P. 1
Makalah Budaya Dan Kepribadian

Makalah Budaya Dan Kepribadian

|Views: 671|Likes:
Published by Arif Suharyono

More info:

Published by: Arif Suharyono on Nov 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/14/2013

pdf

text

original

               

MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR PERAN KEBUDAYAAN DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN    

DIBUAT OLEH : NAMA : ARIF SUHARYONO NPM : 31411146 KELAS : 1ID06

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTI JURUSAN TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS GUNADARMA 2011  

Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar Dosen : Muhammad Burhan Amin

KATA PENGANTAR Alhamdulillah saya bersyukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat , nikmat , dan karunia-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini. Shalawat serta salam tak lupa saya panjatkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW beserta keluarga, dan para sahabatnya. Makalah ini disusun untuk melengkapi tugas Ilmu Budaya Dasar. Dalam penyusunan makalah ini, banyak sekali masalah yang saya hadapi, dalam mengerjakan makalah ini saya telah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan hasil yang baik .   Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada teman-teman yang telah membantu dalam penulisan makalah ini, khususnya kepada Bapak Burhan Amin selaku dosen pembimbing Ilmu Budaya Dasar. Saya menyadari bahwa dalam penulisan dan pembuatan penulisan ilmiah ini, masih terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat saya butuhkan untuk dapat menyempurnakannya di masa yang akan datang. Semoga apa yang disampaikan dalam makalah ini dapat bermanfaat bagi saya dan teman-teman maupun pihak lain yang berkepentingan.  

                                                                                                                    Jakarta, 12 Oktober 2011                                                                                                              Hormat Saya                                                                                                                    Arif Suharyono                                                                                                                NPM : 31411146

DAFTAR ISI  JUDUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang................................................................................................................................ 1 1.2 Tujuan.............................................................................................................................................. 3 1.3 Sasaran............................................................................................................................................ 3 BAB 2 PERMASALAHAN 2.1 Strength (Kekuatan)........................................................................................................................4 2.2 Weakness (Kelemahan).................................................................................................................. 4 2.3 Opportunity (Peluang).................................................................................................................... 4 2.3 Threat (Tantangan)......................................................................................................................... 4 BAB 3 PENUTUP 3.1 Kesimpulan..................................................................................................................................... 5 3.2 Rekomendasi.................................................................................................................................. 5 3.3 Referensi......................................................................................................................................... 5

BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG Budaya Indonesia adalah seluruh kebudayaan nasional, kebudayaan lokal, maupun kebudayaan asal  asing yang telah ada di Indonesia sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1945.Setiap Kebudayaan  memiliki   kepribadian   yang   berbeda,Penelitian   kepribadian   berhubungan   erat   dengan   perilaku   khas  perseorangan   yang   membedakanya   dari   pribadi   lain.  Kepribadian   merupakan   hasil   proses   interaksi  seumur hidup antara organisme dan lingkungan. Pengaruh factor eksternal memungkinkan perbedaan  sistematis   dalam   perilaku   khas   perseorangan   yang   dibesarkan   dalam   budaya   berbeda.   Penelitian  kepribadian   cenderung   menekankan   perbedaan   diantara   individu   atau   dalam   tradisi   lintas  budaya,diantara anggota yang berbeda. Hal paling menarik dari hubungan kepribadian dengan konteks lintas budaya adalah masalah locus of  control. Sebuah konsep yang dibangun oleh Rotter (1966) yang menyatakan bahwa setiap orang berbeda  dalam  bagaimana  dan  seberapa  besar  kontrol  diri  mereka  terhadap  perilaku  dan hubungan   mereka  dengan orang lain serta lingkungan.               Locus   of   control   kepribadian   umumnya   dibedakan   menjadi   dua   berdasarkan   arahnya,   yaitu  internal dan eksternal. Individu dengan locus of control eksternal melihat diri mereka sangat ditentukan  oleh bagaimana lingkungan dan orang lain melihat mereka. Sedangkan locus of control internal melihat  independency yang besar dalam kehidupan dimana hidupnya sangat ditentukan oleh dirinya sendiri.              Sebagai contoh adalah penelitian perbandingan antara masyarakat Barat (Eropa­Amerika) dan  masyarakat Timur (Asia). Orang­orang Barat cenderung melihat diri mereka dalam kaca mata personal  individual sehingga seberapa besar prestasi yang mereka raih ditentukan oleh seberapa keras mereka  bekerja dan seberapa tinggi tingkat kapasitas mereka. Sebaliknya, orang Asia yang locus of control  kepribadiannya cenderung eksternal melihat keberhasilan mereka dipengaruhi oleh dukungan  orang  lain ataupun lingkungan. Menurut Koentjaraningrat budaya adalah keseluruhan sistem gagasan tindakan dan hasil karya manusia  dalam   rangka   kehidupan   masyarakat   yang   dijadikan   miliki   diri   manusia   dengan   cara   belajar.  Kebudayaan dapat dibagi menjadi 3 macam dilihat dari keadaan. Jenis­jenisnya antara lain : • Hidup­kebatinan manusia, • Angan­angan manusia,  • Kepandaian manusia,  • Kepribadian (personality)   Hidup­kebatinan manusia, yaitu yang menimbulkan tertib damainya hidup masyarakat   dengan adat­ istiadatnya yang halus dan indah; tertib damainya pemerintahan negeri; tertib damainya agama atau  ilmu kebatinan dan kesusilaan. Kepribadian  bukan sebagai bakat kodrati, melainkan terbentuk oleh  proses   sosialisasi   Kepribadian   merupakan   kecenderungan   psikologis   seseorang   untuk   melakukan 

tingkah   laku   sosial   tertentu,   baik   berupa   perasaan,   berpikir,   bersikap,   dan   berkehendak   maupun  perbuatan. Konsep kepribadian merupakan konsep yang sangat luas, sehingga sulit untuk merumuskan  satu definisi yang dapat mencakup keseluruhannya. Oleh karena itu, pengertian dari satu ahli dengan  yang lainnya pun juga berbeda­beda.  Setiap orang mempunyai kepribadian, hanya saja tiap orang berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh faktor  warisan biologis, lingkungan fisik, kebudayaan, pengalaman kelompok dan pengalaman unik. 1 a. Warisan Biologis (keturunan). Faktor keturunan berpengaruh terhadap pembentukan kepribadian.  Warisan biologis menyediakan bahan mentah kepribadian dan bahan mentah ini dapat dibentuk dengan  dan dalam berbagai cara. Manusia normal dan sehat mempunyai kesamaan biologis sehingga membantu menjelaskan beberapa  persamaan dalam kepribadian dan perilaku semua orang. Menurut Paul B. Horton dan Chester L. Hunt, karakteristik fisik tertentu menjadi suatu faktor dalam  perkembangan kepribadian sesuai dengan bagaimana ia didefinisikan dan diperlakukan dalam  masyarakat dan oleh kelompok acuan seseorang. Untuk beberapa ciri, faktor warisan biologis lebih penting dari yang lain. b.  Lingkungan Fisik (geografi). Perbedaan perilaku kelompok terutama disebabkan oleh perbedaan  iklim, topografi, dan sumber alam. c.   Kebudayaan. Merupakan keseluruhan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial, baik   berupa  gagasan, aktifitas dan hasil dari aktivitas manusia yang digunakan untuk memahami lingkungan dan  pengalamannya, serta dijadikan pedoman hidup anggota masyarakat. Di dalam kebudayaan terkandung  unsur kepercayaan, mata pencaharian, kesenian, dan adat istiadat. d. Pengalaman Kelompok. Masyarakat majemuk memiliki kelompok­kelompok dengan budaya dan  standar atau ukuran moral yang berbeda­beda standar. Suatu ukuran tersebut digunakan untuk  menentukan mana kepribadian yang baik dan mana yang tidak baik. e. Pengalaman Unik. Menurut Paul B. Horton, pengalaman unik mengandung pengertian bahwa tidak  seorang   pun   mengalami   serangkaian   pengalaman   yang   persis   sama   antara   yang   satu   dengan   yang  lainnya  dan  tidak seorangpun mempunyai latar belakang pengalaman yang sama. Pengalaman   unik  dapat membentuk kepribadian seseorang.

2

1.2  Tujuan Dalam   pembuatan   makalah   ini   ,   saya   berharap   agar   pembaca   bisa   menambah   wawasan   ,   dan  mengetahui kepribadian budaya yang ada disekitar kita. Adapun tujuan makalah ini adalah : 1.      Dapat Menambah Pengetahuan Tentang Kebudayaan 2.     Mengetahui kepribadian disetiap Daerah 3.      Mengetahui berbagai macam masalah tentang kebudayaan 4.      Mengetahui cara mengatasi kepribadian budaya yang kurang baik 1.3 Sasaran Sasaran utama untuk para Mahasiswa agar tetap menjaga kesopanan perilaku dengan kebudayaan asing, karena beruntung kita di Indonesia di tandai sebagai negara yang penduduknya sopan dan baik. Jangan sampai pemikiran itu hilang karena kepribadian kita yang tidak baik.

3

BAB II PERMASALAHAN

2.1 Strength (Kekuatan) a.     Indonesia memiliki keturunan yang memiliki kepribadian baik. b.     Kepribadian orang Indonesia diketahui baik oleh negara lain. c.     Indonesia memiliki kebebasan untuk memeluk agama . d.     Indonesia memiliki kebudayaan yang unik dan baik. e.     Indonesia memiliki masyarakat yang majemuk. 2.2 Weakness (Kelemahan) a.    Ketidaksadaran masyarakat bahwa keturunan kita sama dan baik yaitu adam dan hawa. b.    Masyarakat kita tidak menyadari bahwa Indonesia memiliki orang – orang yang sopan. c.    Kebebasan itu disalah gunakan untuk membuat agama baru yang tidak baik. d.    Kebudayaan Indonesia mencerminkan sifat daerahnya, banyak pemahaman yang berbeda. e.    Kemajemukan itu tidak didorongi rasa gotong royong.   2.3 Opportunity (Peluang) a.         Dengan kesadaran penuh , dan mengembangkan rasa cinta kebudayaan sendiri maupun asing,  Indonesia akan disegani oleh berbagai negara. b.     Kebebasan itu harus didasari tanggung jawab, agar menjadi hasil yang positif c.     Banyak yang tertarik dengan kebudayaan kita, dengan masuknya wisatawan asing , maka negara  ini akan semakin dikenal. d.         Kebudayaan daerah Indonesia harus dikenal oleh negara asing, karena didalam keseniannya   mengandung makna yang baik. e.    Dengan gotong royong membangun kepribadian yang baik, negara Indonesia akan lebih maju  dan berkembang karena rakyat yang memiliki rasa tanggung jawab, dan kepedulian .   2.4 Threat (Tantangan)

a.  b. c. d.  e. 

Kurangnya dukungan untuk mengembangkan kepribadian yang baik. Sulitnya menjalankan sebuah acara, karena keterbatasan ilmu. Dana yang kurang untuk mengembangkan kebudayaan Indonesia. Kesenian kita belum diketahui banyak rakyatnya sendiri , karena kurangnya sosialisai.  Sulit Membangun jiwa kepemimpinan yang tangguh dan berakhlakul karimah.

4

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan Kesimpulan yang di ambil dari makalah yang saya buat adalah membahas tentang SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) dari Peran Kebudayaan dalam membentuk kepribadian. Kepribadian   merupakan   keseluruhan   pengetahuan   manusia   sebagai   makhluk   sosial,   baik   berupa  gagasan, aktifitas dan hasil dari aktivitas manusia yang digunakan untuk memahami lingkungan dan  pengalamannya, serta dijadikan pedoman hidup anggota masyarakat. Di dalam kebudayaan terkandung  unsur kepercayaan, mata pencaharian, kesenian, dan adat istiadat. Kita sebagai warga negara Indonesia  yang cinta terhadap tanah air, hendaknya mengembangkan kebudayaan yang telah dimilikinya dan juga  menjaganya.   3.2 Rekomendasi Belajar memahami tentang budaya yang ada di Indonesia , kemudian kita mempelajarinya , dan mengerti arti sebuah kebudayaan . Segala sesuatu yang kita cintai pasti akan selalu kita jaga, untuk itu cintailah kebudayaan kita. Dunia pun telah mengakui bahwa Indonesia memiliki kebudayaan yang beranekaragam, jadi berbanggalah menjadi anak Indonesia.   3. Referensi                                                 http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya_Indonesia http://psikology09b.blogspot.com http://id.shvoong.com/social­sciences/sociology/2169651­faktor­faktor­pembentukan­kepribadian/

5

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->