P. 1
Pendahluan,Landasan Teori,Metode Penulisan,Pembahasan,Simpulan Dan Saranrev

Pendahluan,Landasan Teori,Metode Penulisan,Pembahasan,Simpulan Dan Saranrev

|Views: 963|Likes:
Published by NandaBagusPratiktio

More info:

Published by: NandaBagusPratiktio on Nov 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/26/2012

pdf

text

original

1

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Malnutrisi menjadi masalah penting di seluruh dunia khususnya di negara-negara berkembang (Snyder, 2001). Tingginya angka kematian akibat malnutrisi yang terjadi pada anak menjadikan kasus ini perlu mendapatkan perhatian khusus. WHO memperkirakan 54% penyebab kematian bayi dan balita didasari oleh keadaan gizi anak yang buruk. Beberapa studi yang dilakukan menunjukkan bahwa anak dengan status gizi sangat kurang (< 60% BB/usia) memiliki resiko mortalitas lebih tinggi delapan kali dibandingkan dengan anak yang memiliki status gizi normal (Heird, 2004). Selain itu, efek jangka panjang malnutrisi pada anak dapat menghambat perkembangan kognitif dan sosial, kemampuan fisik anak, produktivitas anak serta secara tidak langsung dapat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi (Husaini, 2006). Asupan gizi yang kurang dan dampak penyakit/infeksi merupakan faktor yang berperan langsung pada keadaan anak dengan gizi kurang/buruk, sedangkan secara tidak langsung disebabkan oleh pendidikan yang rendah, pola asuh ibu dan perilaku kurang mendukung kesehatan (Arvin, 2000). Indonesia pada tahun 2003 terdapat sekitar lima juta balita kurang gizi (27,5%), 3,5 juta balita (19,2%) dalam tingkat gizi kurang dan 1,5 juta balita gizi buruk (8,3%). Selain itu, tahun 2004 Indonesia tergolong negara dengan status kekurangan gizi yang tinggi karena 5.119.935 (28.47%) dari 17.983.244 balita di Indonesia termasuk dalam kelompok gizi kurang dan gizi buruk (Koalisi Untuk Indonesia Sehat, 2006). Namun, pada tahun 2005 jumlah balita dengan gizi kurang di Indonesia turun menjadi 28% (SUSENAS, 2005). Di Kota Medan, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Medan (2007), jumlah bayi dan balita penderita gizi kurang dan gizi buruk pada Desember 2007 berturut-turut sebesar 3.286 dan 479 anak (DKK, 2007). Kasus gizi buruk tertinggi di Kota

2

Medan terdapat di Kecamatan Medan Belawan yang mencapai 55 orang dan kasus gizi kurang 174 orang bayi dan Balita (Dinkes, 2007). Protein dalam tubuh berperan sebagai sumber energi, pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh, dan mengatur proses tubuh. Selain itu, protein juga sangat berperan dalam peranan hubungan antarneuron di otak. Kebutuhan protein menurut FAO/WHO/UNU (1995) adalah konsumsi yang diperlukan untuk mencegah kehilangan protein tubuh dan memungkinkan produksi protein yang diperlukan dalam masa pertumbuhan, kehamilan, atau menyusui. Menurut Pusat Satistik tahun 1999, rata-rata 51,4% konsumsi protein penduduk sehari berasal dari padi-padian. Bahan makanan hewani kaya akan kandungan protein bermutu tinggi hanya merupakan 18,4% konsumsi protein rata-rata penduduk Indonesia (Almatsier, 2004). KEP merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia. KEP disebabkan karena defisiensi makronutrien (zat gizi makro). Meskipun sekarang ini terjadi pergeseran masalah gizi dari defisiensi makronutrien kepada defisiensi mikronutrien, namun beberapa daerah di Indonesia, prevalensi KEP masih tinggi (> 30%) sehingga memerlukan penanganan intensif dalam upaya penurunan prevalensi KEP (Eritonang, 2004). Penyakit akibat KEP ini dikenal dengan kwashiorkor, marasmus, dan marasmus kwashiorkor (Arvin, 2000). Kwashiorkor disebabkan karena kurang protein, marasmus disebabkan karena kurang energi, dan marasmus kwashiorkor disebabkan karena kurang energi dan protein (Gehri, 2006). KEP umumnya diderita oleh balita dengan gejala hepatomegali (hati membesar). Tanda-tanda anak yang mengalami kwashiorkor adalah badan gemuk berisi cairan, depigmentasi kulit, rambut jagung dan muka bulan (moon face). Tanda-tanda anak yang mengalami marasmus adalah badan kurus kering, rambut rontok dan plek hitam pada kulit (Arvin, 2000). Di sisi lain, Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri atas 5,8 juta km2 wilayah laut (Hamid, 2003). Kekayaan laut yang terkandung di dalamnya menjadi sebuah potensi besar dalam peningkatan dan pengembangan perekonomian,

Sumatera utara. .4 Manfaat penelitian 1. khususnya pantai timur Sumatera.2 Rumusan masalah Untuk lebih memfokuskan pembahasan karya tulis ini. memiliki potensi yang besar dalam hasil laut. maka penulis mengangkat upaya apa yang dapat dilakukan dalam memanfaatkan hasil perikanan laut untuk peningkatan status nutrisi balita mencapai tumbuh kembang yang optimal di Kecamatan Medan Belawan. 1.329 ton (SIMPATIK. Memberikan pengetahuan bagi pembaca pentingnya peranan protein dalam menjaga stabilitas dan status nutrisi tubuh. Menurut data statistik nilai produksi perairan laut timur Sumatera Utara tahun 1999-2001 mencapai 236. 2006). 1. maka saat ini masih perlu untuk dipikirkan solusi yang tepat dan terjangkau bagi masyarakat pesisir pantai pada umumnya dan masyarakat Kecamatan Medan Belawan pada khususnya guna memanfaatkan hasil perikanan laut sebagai alternatif cara peningkatan status gizi dan optimalisasi tumbuh kembang. 2. Memberikan masukan bagi pembaca tentang tingginya kandungan protein hewani hasil perairan laut. Kurangnya peran lintas sektor dalam pengembangan potensi ini menjadi kendala utama usaha pengembangan hasil laut dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia umumnya dan masyarakat pesisir pantai khususnya. 1.3 Tujuan penulisan Adapun tujuan penulisan karya tulis ini adalah menjadikan hasil perikanan laut dalam berbagai makanan olahan yang berbeda untuk meningkatkan status gizi dalam optimalisasi tumbuh kembang anak terutama anak di Kecamatan Medan Belawan.3 wisata laut dan pangan. Melihat adanya kesenjangan antara hasil perikanan laut yang merupakan sumber protein bermutu tinggi dengan keadaan balita dengan status gizi kurang yang terutama terjadi di Kecamatan Medan Belawan.

Memberikan informasi kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa hasil perikanan laut yang melimpah dapat dijadikan sebagai solusi meningkatkan status gizi anak dalam optimalisasi tumbuh kembangnya 4. .4 3. Memberikan bahan masukan bagi penelitian selanjutnuya untuk lebih mengembangkan potensi laut Indonesia dalam mengatasi masalah gizi kurang pada bayi/balita.

nadi lambat. kalium. Kekurangan protein murni pada stadium berat menyebabkan kwashiorkor pada anak dibawah lima tahun (Almatsier. dan hidrogen. Insufisiensi imunologis sering tampak pada anak malnutrisi dan ditunjukkan dengan angka limfosit total kurang dari 1. konsumsi antibiotik. dan faktor-faktor emosi dapat membatasi masukan makanan. Sedangkan malnutsisi kronik melibatkan defisit lebih dari satu nutrien. mengikuti mode makanan. kehilangan berat badan.500/mm3 serta anergi tarhadap uji antigen kulit. lesu dan nafsu makan menghilang. terutama ion natrium. Malnutrisi dapat bersifat akut atau kronik. reversibel atau irreversibel. 2000) Marasmus merupakan malnutrisi akibat kekurangan kalori dan protein. 2000) Malnutrisi akut diakibatkan gangguan keseimbangan air dan elektrolit. dan angka metabolik basal menurun. seperti streptokinase. diare. kebiasaan diet yang jelek. tuberkulin. 2004). obat-obat katabolik (Arvin. 2006). awalnya tampak kegagalan dalam peningkatan berat badan. Terjadi atrofi otot dengan akibat hipotoni. Kurang protein banyak terjadi pada masyarakat kalangan ekonomi rendah. Suhu biasanya subnormal. Kelainan metabolik tertentu. kondisi stress. Penyediaan makanan yang tidak cukup. Abdomen dapat kembung atau datar dan usus dapat dengan mudah terlihat. tinja berisi mukus dan sedikit (Gehri. Keadaan ini sering diakibatkan oleh asupan kalori makanan yang kurang. Bayi akan tampak rewel.5 BAB II LANDASAN TEORI 2. dan kelainan metabolik serta malformasi kongenital. kebiasaan makan yang tidak tepat. kehilangan turgor kulit akibat penipisan lemak subkutis. . Pada anak dengan marasmus. dan lain-lain (Arvin. klorida.1 Malnutrisi pada Anak Malnutrisi dapat disebabkan oleh masukan makanan dan penyerapan makanan yang tidak cukup. yang berkepanjangan dapat menyebabkan malnutrisi.

dan fungsi tubuler ginjal. stupor. vitamin). mengatur proses tubuh (protein.6 Pada awal kwashiorkor. protein). gangguan perkembangan mental. 2004 menyatakan bahwa makanan sehari-hari yang dipilih dengan baik akan memberikan berbagai kebutuhan zat gizi yang dibutuhkan untuk fungsi normal tubuh. hepatomegali. koma. 2000). dan kehilangann elastisitasnya. dan gangguan pertumbuhan tulang. Zat gizi memiliki tiga fungsi utama dalam menjaga stabilitas tubuh. mineral. pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh (protein. Malnutrisi pada anak sesudah masa bayi juga sering terjadi. dan infiltrasi lemak. misalnya campak. air. Edema biasanya terjadi diawal baik pada organ dalam atau kulit. Rambut akan tumbuh jarang. penggelapan kulit tampak pada daerah yang teriritasi tetapi tidak ada pada daerah yang terpapar sinar matahari. penyakit yang biasanya benigna pada anak gizi baik dapat memburuk dan mematikan pada anak malnutrisi. Selain itu. Malnurtrisi ini sering disebabkan oleh kebiasaan diet yang buruk.2 Asupan Nutrisi Almatsier. lemak. air). tipis. mineral. Sering terjadi dermatitis. jika makanan tidak dipilih dengan baik. akan tampak terjadi letargi. apatis atau iritabilitas. Kemudian akan menyebabkan gangguan pertumbuhan. tubuh akan kekurangan zat gizi esensial tertentu. Jantung mengecil pada awal tetapi biasanya diikuti dengan pembesaran (kardiomegali). 2000). penyakit kronis. penurunan stamina. . Tetapi. angka filtrasi glomerulus. dan masalah dengan orang tua. Imunodefisiensi sekunder merupakan merupakan salah satu dari manifestasi yang paling serius dan konstan. kehilangan jaringan muskuler. Pada anak dapat terjadi anoreksia. 2. Keadaan malnutrisi kronik akan menggangu proses kecerdasan anak (Arvin. yakni: memberi energi (karbihidrat. bertambah kerentanan terhadap infeksi. dan edema. sering terjadi infeksi dan investasi parasit. higienis yang kurang. dan meninggal dapat juga terjadi pada kwashiorkor yang tidak diobati (Arvin. kekenduran jaringan subkutan dan kehilangan tonus otot. Penurunan aliran darah ginjal.

tidak ada ketentuan tentang kebutuhan karbohidrat sehari untuk manusia. Glukosa sebagai sumber-sumber energi untuk sel otak.1 Karbohidrat Karbohidrat memegang peranan penting bagi tubuh karena merupakan sumber energi utama bagi manusia. Bila glukosa memasuki sel. serta sayur kacang-kacangan lebih banyak mengandung karbohidrat. tetapi protein memiliki fungsi lain yang tidak dapat digantikan oleh zat gizi lain. Bila tubuh kekurangan karbohidrat dalam jumlah yang berarti. sel otak dan sistem saraf. Lemak tubuh tidak dapat diubah menjadi glukosa dalam jumlah berarti. Hasil olahan bahan-bahan adalah seperti mie. Ketika terjadi peningkatan jumlah karbohidrat dalam tubuh akan terjadi konversi glukosa menjadi lemak. kacang-kacang kering. 2004). Glukosa memiliki peran sentral dalam metabolisme karbohidrat. Jaringan tertentu hanya memperoleh energi dari karbohidrat. selai. (Almatsier. Begitu juga bahan makanan hewani memiliki kandungan karbohidrat yang sangat sedikit (Almatsier. umbi-umbian. dan gula. seperti sel darah merah. dan sebagainya. seperti untuk pertumbuhan. Sumber karbohidrat adalah padi-padian atau serelia. roti. Karbohidrat dalam jumlah yang cukup akan mencegah penggunaan protein sebagai energi (menghemat protein). Oleh karena itu. Protein dapat diubah menjadi glukosa melalui proses glukoneogenesis dalam batas-batas tertentu. yang kemudian diolah menjadi sumber energi. hendaknya seseorang mengkonsumsi karbohidrat dalam selang waktu tertentu karena glikogen hanya bertahan dalam waktu beberapa jam. Peranan utama karbohidrat dalam tubuh adalah menyediakan glukosa bagi bagi sel-sel tubuh. akan terjadi proses metabolisme sel untuk mengahasilkan energi (Murray. kentang. dan lain-lain). 2003). Agar tubuh selalu memperoleh glukosa untuk kebutuhan energi.2. maka akan terjadi konversi asam amino dan gliserol menjadi glukosa untuk memenuhi kebutuhan energi otak dan sistem saraf pusat. tetapi sayur umbi-umbian (wortel. tepungtepungan. .7 2. Beberapa jenis sayur mengandung sedikit karbohidrat. saraf dan sel darah merah tidak dapat digantikan oleh lemak. 2004).

susu. dan konsumsi kolesterol < 300 mg sehari (Peckenpaugh. yakni sebagai penghasil energi (9 kkal/gram). 2007). serta udang. daging. kecuali alpukat. keju. 2004). malam. kuning telur. sterol. daging dan ayam gemuk. bijibijian. fosfolipid. menghemat penggunaan protein untuk sintesis energi saat tubuh kekurangan glukosa. ginjal. WHO (1990) menganjurkan konsumsi lemak sebanyak 15-30% kebutuhan energi total. kacang kedelai. memelihara suhu tubuh melalui lemak subkutan. susu penuh. berperan dalam pengangkutan vitamin larut lemak. Berdasarkan fungsinya lipid dapat diklasifikasikan menjadi lipid simpanan yang utama/trigliserida dan lemak struktural yang terutama terdiri atas fosfolipid dan kolesterol. dan pelindung organ tubuh. karena tubuh mampu mensistesis kolesterol dalam jumlah . margarine. 2007). 3-7% berasal dari lemak tidak jenuh ganda. dianjurkan paling banyak 10% kebutuhan energi total berasal dari lemak jenuh. memberi rasa kenyang dengan memperlambat waktu pengosongan lambung. kuning telur. termasuk lemak dan minyak yang umum dikenal dalam makanan. keju. sangat sedikit mengandung lemak. Dalam konsumsi sehari. dan makanan yang dimasak dengan lemak atau minyak. krim. kacang tanah. kelapa sawit. Kebutuhan lemak tidak dinyatakan secara mutlak. dan ikatan jenis lain yang terdapat dalam makanan dan tubuh manusia (Almatsier. dan lemak hewan. membantu mengeluarkan sisa pencernaan. seperti jantung. Sumber lemak lain adalah kacang-kacangan. Selain itu. jagung. Sayur dan buah. dan sebagainya). Sumber utama lemak adalah minyak tumbuh-tumbuhan (minyak kelapa. Ada beberapa fungsi lemak yang sangat berperan dalam menjaga kesehatan tubuh. dan ginjal (Peckenpaugh. Jumlah ini memenuhi kebutuhan akan asam lemak esensial dan untuk membentu penyerapan vitamin larut lemak.2.8 2. hati. Akan tetapi. mentega. sumber kolesterol tambahan dari makanan dapat diperoleh dari hati.2 Lemak Lipid meliputi senyawa-senyawa heterogen.

5 12 18 24 Tinggi badan (cm) 60 71 90 110 120 Protein (gr) 12 15 23 32 37 Sumber : Widyakarya Pangan dan Gizi. atau menyusui. Unsur nitrogen merupakan 16% dari berat protein (Murray. 2.5 8. daya cerna Protein (DP) dan berat badan seseorang. karena di dalam semua protein tetapi tidak terdapat pada karbohidrat dan lemak. 2003). oksigen. kehamilan. Asam amino terdiri atas unsur-unsur karbon. iodium. Tabel 1. beberapa asam amino di samping itu mengandung unsur-unsur fosfor. besi. Angka kecukupan protein dipengaruhi oleh mutu protein hidangan yang dinyatakan dalam Skor Asam Amino (SAA). dan kobalt. yang terikat satu sama lain dalam ikatan peptide. 1998 .9 yang mencukupi. 2004). Kebutuhan protein menurut FAO/WHO/UNU (1985) adalah konsumsi yang diperlukan untuk mencegah kehilangan protein tubuh dan memungkinkan produksi protein yang diperlukan dalam masa pertumbuhan.2. maka dianjurkan konsumsi kolesterol dalam jumlah sedikit (Almatsier. Unsur nitrogen adalah unsur utama protein. Protein terdiri atas rantai-rantai panjang asam amino. hidrogen.3 Protein Protein adalah molekul makro yang mempunyai berat molekul antara lima ribu hingga beberapa juta. dan nitrogen. Angka Kecukupan Protein yang Dianjurkan (per orang per hari) Golongan Umur 0-6 bl 7-12 bl 1-3 th 4-6 th 7-9 th Berat badan (kg) 5.

dan kerang. membantu transfer ikatan-ikatan penting melalui membran sel dan pemeliharaan kepekaan otot dan saraf terhadap rangsangan (Almatsier. Hewan memperoleh mineral dari tumbuh-tumbuhan dan menumpuknya di dalam jaringan tubuhnya. sedangkan mineral mikro dibutuhkan kurang dari seratus miligram per hari. Beberapa protein struktural. kecuali magnesium yang lebih banyak didapat dari sumber pangan nabati. Kalsium. ikan. . jaringan. mineral dari sumber hewani memiliki ketersediaan biologik lebih tinggi dibandingkan dari sumber nabati. seperti kedelai. terutama sebagai kofaktor dalam aktivitas enzim-enzim. Sumber protein nabati adalah kacang-kacangan dan hasilnya. Sumber mineral paling baik adalah makanan hewani. berfungsi sebagai pelindung. yaitu sebagai bahan struktural dan sebagai mesin yang bekerja pada tingkat molekular. seperti telur.4 Mineral Mineral memegang peranan penting dalam pemeliharaan fungsi tubuh. mengatur keseimbangan air.2. daging. Selain itu. besi untuk transpor oksigen dalam eritrosit. pembentukan antibodi. Mineral digolongkan ke dalam mineral makro dan mineral mikro. 2007). mineral juga berperan dalam berbagai tahap metabolisme. dan iodium dari hormon tiroksin. serta kacang-kacangan lain (Peckenpaugh. pemeliharaan keseimbangan asam basa. Protein juga berfungsi dalam pertumbuhan dan pemeliharaan. Jumlah mineral mikro dalam tubuh kurang dari 15 mg (Almatsier. tempe dan tahu. 2004). Keseimbangan ion-ion mineral dalam cairan tubuh diperlukan untuk pengaturan kerja enzim-enzim. organ maupun fungsi tubuh secara keseluruhan. mengangkut zat-zat gizi. sumber energi (Almatsier. 2007). Makanan hewani mengandung lebih sedikit bahan pengikat mineral dari pada makanan nabati (Peckenpaugh. unggas. Fungsi protein secara garis besar dapat dibagi ke dalam dua kelompok. Mineral makro adalah mineral yang dibutuhkan oleh tubuh lebih dari seratus miligram per hari. 2. pembentukan ikatan-ikatan esensial tubuh. 2004). fibrousprotein. memelihara netralitas tubuh. baik pada tingkat sel.10 Bahan makanan hewani merupakan sumber protein yang baik dalam jumlah maupun mutu. magnesium dan fosfor penting dalam menjaga densitas tulang. 2004). Di samping itu.

150 0. Di Amerika Serikat telah ditetapkan juga angka minimal konsumsi mineral mikro tembaga (Cu). tetapi memiliki peranan esensial dalam menjaga stabilitas tubuh. fluor (F). Berikut adalah tabel kebutuhan mineral mikro per hari untuk berbagai kalangan usia (Almatsier. dan selenium (Se).05-0. klorida. FAO. Berikut adalah nilai kandungan mineral makro dari beberapa sumber makanan hasil perikanan laut (Peckenpaugh. seng (Zn). fosfor. Tabel 2. Widya Karya Gizi Nasional tahun 1998 telah menetapkan angka kecukupan rata-rata konsumsi mineral mikro besi (Fe).11 Mineral makro antara lain terdiri atas natrium. dan molibden (Mo). kalsium. silikon (Si). 2007). 1998 Angka kecukupan mineral mikro (mg) Fe Zn I 3-5 3-5 0. Angka Kecukupan Mineral Mikro di Indonesia Golongan Umur Bayi Balita Anak sekolah Remaja laki-laki Remaja perempuan Sumber : Widya Karya Pangan dan Gizi. 1972 Mineral mikro dibutuhkan dalam jumlah sedikit dalam tubuh. nikel (Ni).07-0.12 0.150 . Sedangkan kebutuhan manusia akan mineral mikro arsen (As). iodium (I). Komposisi Makanan Kandungan Mineral (mg/100 gram) Bahan Makanan Ikan segar Ikan ekor kuning Sardin Udang segar Teri kering Udang kering Na 59 131 185 885 Ca 354 1200 1209 F 150 434 170 1500 - Sumber: Food Composition Table for Use in East Asia. dan boron (Bo) masih dalam penelitian. mangan (Mn). magnesium.07-0. kalium. 2004). dan sulfur.12 0.07 8-9 10 14-17 14-25 3-5 8-10 15 15 0. krom (Cr). Tabel 3.

www. membuat ulasan/kutipan. Data tersebut dapat berupa data statistik dari Biro Pusat Statistik dan Dinas Kesehatan. status gizi balita dan peranan protein yang mempunyai nilai gizi terbaik untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak.com. 3.com.2.search.2 Sistematika Penulisan Langkah-langkah dalam penulisan karya tulis ini antara lain : 3.com. dan data-data eksperimental yang telah dilakukan dan dipublikasikan. Data dari internet didapat dengan bantuan mesin pencari www.google.yahoo.com. literatur nutrisi dan gizi anak. dan lain-lain dengan menggunakan kata kunci berupa bahan makromolekul. Data dalam karya tulis ini dikumpulkan dari menemukan.12 BAB III METODE PENULISAN 3.2.2 Menentukan Jenis Data yang Dikumpulkan Data-data yang dikumpulkan adalah data yang berhubungan dengan hasil perikanan laut.depoikan. 3. dan menyimpulkan secara langsung bahanbahan yang berhubungan dangan topik karya tulis ini.1 Menentukan Judul Judul karya tulis adalah “Pemanfaatan Sektor Pangan Hasil Perikanan Laut dalam Peningkatan Status Gizi dan Tumbuh Kembang Balita di Kecamatan Medan Belawan”. hasil perikanan laut. tumbuh kembang balita dan lain-lain. . membaca. www. www. buku dan koran yang berhubungan dengan nutrisi anak dan hasil perikanan laut. Adapun sumber data berupa jurnal ilmiah kedokteran.1 Metode Penulisan Karya tulis ini memaparkan suatu gagasan yang membahas tentang pemanfaatan hasil perikanan laut guna peningkatan status gizi untuk optimalisasi tumbuh kembang balita.

4 Menyusun Pembahasan Pembahasan disusun berdasarkan urutan permasalahan yang telah dibahas dan sumber data yang diperoleh.3 Menentukan Kerangka Penulisan Kerangka penulisan disusun berdasarkan format penulisan gagasan tertulis TEMILNAS tahun 2009 disertai penambahan beberapa subbab yang diperlukan mengikuti format yang telah ditentukan. 3. 3.2.2.5 Menyimpulkan Data Kesimpulan diambil berdasarkan analisis permasalahan yang telah ada dan mengikuti alur dari penyusunan pembahasan.2. . Pada bagian pembahasan terdapat analisis pembahasan dan sintesis solusi yang seperti terdapat di bagan di bawah ini : Peningkatan status gizi balita untuk tumbuh kembang yang optimal Konsumsi sumber protein yang bermanfaat dalam tumbuh kembang Pengolahan hasil perikanan laut menjadi berbagai olahan makanan Pemanfaatan sektor pangan hasil perikanan laut 3.13 artikel dan jurnal yang telah dipublikasikan dan sumber informasi yang dimuat di berbagai media informasi.

Ternyata ada sepuluh macam asam amino yang dibutuhkan tikus untuk pertumbuhan yang tidak dapat disintesis .1 Peranan Protein dalam optimalisasi tumbuh kembang anak Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya. Dr. Fenilalanin adalah prekursor tirosin dan bersama membentuk hormon-hormon tiroksin dan epinefrin. Satu per satu asam amino dikeluarkan dari diet semula yang terdiri atas campuran asam amino dan pengaruhnya terhadap tikus diamati. Jadi protein sangat berperan dalam pembentukan organisme karena protein memiliki berbagai peran sebagai molekul-molekul yang esensial untuk kehidupan. William Rose (1917). Protein mempunyai fungsi khas yang tidak dapat digantikan oleh zat gizi lain. Tirosin merupakan prekursor bahan yang membentuk pigmen kulit dan rambut. Pengeluaran beberapa asam amino tertentu ternyata mengganggu pertumbuhan. yaitu membangun serta memelihara sel-sel dan jaringan tubuh. Hal ini terlihat dari zat penyusun protein merupakan asam amino yang sangat berperan dalam berbagai fungsi seperti Triptofan sebagai prekursor vitamin niasin dan pengantar saraf serotonin. seorang pionir dalam penelitian protein dengan mengunakan berbagai campuran asam amino dan meneliti pengaruhnya terhadap pertumbuhan tikus percobaan dan manusia.14 BAB IV PEMBAHASAN 4. membagi asam amino menjadi dua yaitu esensial dan tidak esensial. sedangkan yang lain tidak. Protein juga sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhan dan perkembangan. Metionin memberikan gugus metil guna sistesis kolin dan kreatinin. Dari beberapa penelitian yang ada. protein adalah bagian dari semua sel hidup dan merupakan bagian terbesar tubuh setelah air. penulis akan mengambil satu penelitian yang menurut penulis paling kuat dalam membuktikan peranan protein terhadap optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan untuk manusia dan anak khususnya.

1. Akademi Sains Nasional (direvisi tahun 1989) Protein memegang peranan penting dalam berbagai proses biologi yaitu pertama sebagai katalisis enzimatik. metionin. Misalnya transportasi oksigen di dalam eritrosit oleh hemoglobin dan transportasi oksigen di dalam otot oleh mioglobin.0 . Hampir semua reaksi kimia dalam sistem biologi dikatalisis oleh enzim dan hampir semua enzim adalah protein. Asam amino yang paling sesuai untuk kebutuhan manusia pada umumnya terdapat pada protein hewani misalnya pada ikan dan terdapat juga pada protein nabati.5 0.0 .18 6 9 13 20 28 45 66 (lb) 13 20 29 44 62 99 145 Tinggi Badan (cm) 60 71 90 112 132 157 176 (in) 24 28 35 44 52 62 69 Kebutuhan Protein (g) 13 14 16 24 28 45 59 Sumber : Dewan Makanan dan Nutrisi. Ketiga sebagai koordinasi . lisin dan histidin. fenilalanin. Ternyata ada sembilan jenis asam amino esensial untuk manusia yang diperlukan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh yaitu leusin. dan pengaruhnya terhadap keseimbangan nitrogen pada manusia diamati. Penelitian yang sama dilakukan terhadap manusia. tritofan. Jumlah Protein yang dibutuhkan berdasar berat dan tinggi badan Kategori Umur (th) Berat Badan (kg) Bayi 0. Asam amino tidak esensial ini juga penting untuk pembentukan protein tubuh dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Asam amino yang lain dinamakan asam amino tidak esensial. valin. Satu per satu asam amino dikeluarkan dari campuran tersebut.10 11 . Tabel 4.14 15 . treonin. Asam amino ini dinamakan asam amino esensial.0.0 Anak 1-3 4-6 7 . Kedua sebagai transportasi dan penyimpanan berbagai molekul kecil dan ion-ion ditansport oleh protein spesifik.15 tubuh. isoleusin. dengan menggunakan campuran asam amino yang dianggap esensial untuk tikus.

udang. Protein memiliki peranan yang sangat penting dalam pola pertumbuhan dan perkembangan. seperti ikan. Karena asupan protein sangat berpengaruh. Contoh lainnya adalah protein reseptor pada sinapsis. Respon sel saraf terhadap rangsang spesifik diperantarai oleh oleh protein reseptor. Ketegangan kulit dan tulang disebabkan oleh kolagen yang merupakan protein fibrosa. Bahan makanan hewani kaya dalam . Ketujuh sebagai pengaturan pertumbuhan dan diferensiasi. Misalnya faktor pertumbuhan saraf mengendalikan pertumbuhan jaringan saraf. keseimbangan nitrogen sangat menentukan dalam pertumbuhan. Keenam sebagai membangkitkan dan menghantarkan impuls saraf. Protein merupakan molekul tubuh yang membentuk 20% berat badan badan. Antibodi merupakan protein yang sangat spesifik dan dapat mengenal serta berkombinasi dengan benda asing seperti virus. Protein hewani pada umumnya mempunyai susunan asam amino yang paling sesuai untuk kebutuhan manusia. Kelima sebagai proteksi imun. cumi-cumi. kerang. banyak hormon merupakan protein. Karena balita dan anak sedang tumbuh maka mereka harus cukup makanan nitrogen yang sumbernya merupakan protein. bakteri dan sel dari organisme lain. hal ini terlihat dalam keadaan balita dan anak yang asupan proteinnya cukup memiliki berat badan dan tinggi badan sesuai umurnya serta memiliki tingkatan kecerdasan yang lebih daripada balita dan anak yang kurang asupan protein.16 gerak. Keempat sebagai penunjang mekanis. 4. Nitrogen ini juga sangat memegang peranan dalam pertumbuhan balita dan anak. dalam jumlah maupun mutu. pertumbuhan dan diferensiasi diatur oleh protein faktor pertumbuhan. Selain itu.2 Hasil perikanan laut sebagai sumber protein bermutu tinggi berpotensi untuk tumbuh dan kembang anak Bahan makanan hewani yang berasal dari laut merupakan sumber protein yang baik. Pada organisme tingkat tinggi. dan kepiting. Di dalam protein terdapat berupa unsur nitrogen selain asam amino yang telah dibicarakan di atas. Kontraksi otot dapat terjadi karena pergeseran dua filamen protein.

Sudah jelas semua zat dan molekul yang dikandung dalam ikan sangat baik jika dijadikan konsumsi balita dan anak untuk tumbuh kembang. Tulang ikan mengandung mineral. Potensi sumber daya perikanan sebenarnya cukup besar. taurin. Mulai dari ikan. terutama kalsium dan fosfor. ikan mengandung asam lemak tak jenuh (omega-3. Sedangkan crustacea mengandung dua kali lebih banyak kolesterol dibanding ikan dan mollusca . cumi. Sebagai contoh daging putih ikan mengandung asam lemak tak jenuh omega-3 dan protein yang berisi asam amino taurin dan sepuluh jenis asam amino esensial.4% konsumsi protein rata-rata penduduk Indonesia. teripang laut. magnesium. ikan juga mengandung kalori yang rendah. Masih banyak keuntungan lain dengan mengkonsumsi ikan karena setiap bagian tubuhnya bisa dimakan. ubur-ubur.000 jenis hidup di laut. Diperkirakan tak kurang 4. hanya sebagian dari potensi tersebut yang telah dimanfaatkan. pengolahan. Daging merah ikan mengandung asam lemak tak jenuh omega-3. Kerang mempunyai kandungan zat gizi yang hampir sama dengan ikan. Eicosapentaenoic acid /EPA. penyimpanan. coenzyme Q10. Ikan merupakan salah satu bahan makanan yang mengandung berbagai macam zat nutrisi. zat besi. selenium. Isi perut dari ikan mengandung vitamin dan mineral. kepiting. Salah satu Peneliti asal Bali menyatakan hasil laut yang dapat dimanfaatkan amat beragam. Kepala dan mata ikan mengandung polisakarida yang berperan dalam kelembutan kulit dan pembuluh darah. distribusi menjadi kendala meningkatkan konsumsi ikan masyarakat. Dari sejumlah itu lebih 3. Docosahexanoic acid /DHA). tetapi hanya merupakan 18. vitamin A dan B.17 protein bermutu tinggi. penanganan. yodium. dan rumput laut.000 jenis ikan hidup di perairan Indonesia. protein. Hasil perikanan laut memiliki berbagai macam kandungan yang berperan dalam tumbuh kembang anak dan balita. Di samping itu. Sayang. Kulit ikan mengandung vitamin A dan B2. Rendahnya teknologi perikanan akibat terbatasnya fasilitas pemanfaatan. sedang sisanya hidup di perairan tawar atau payau. udang. Sebagai salah satu sumber protein hewani. kerang-kerangan. landak laut. berikut akan dijabarkan satu-persatu. zink. flourida.

Jadi hasil perikan laut berupa ikan. 4. Ikan mengandung 18 persen protein terdiri dari asam-asam amino esensial yang tidak rusak pada waktu pemasakan. komposisi asam-asam amino dalam bahan makanan hewani sesuai dengan komposisi jaringan di dalam tubuh manusia. Ikan sering disebut sebagai makanan untuk kecerdasan. Namun demikian. Absorbsi protein ikan lebih tinggi dibandingkan daging sapi. kandungan omega-3 dan nutrisi lainnya dalam crustacea dan mollusca juga tinggi. Protein itu sendiri sangat diperlukan sebagai pembentuk jaringan baru. Kalau dalam menu sehari-hari kita menghidangkan ikan. Para ahli menemukan. Oleh karena ada kesamaan ini maka protein dari ikan mempunyai nilai gizi yang tinggi. Kekurangan asupan protein dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan serta tidak optimalnya pertumbuhan jaringan tubuh dan jaringan pembentuk otak sebagai jaringan pusat perkembangan. Keduanya adalah makanan sumber protein yang sangat penting untuk pertumbuhan tubuh.3 Program Pemerintah dalam Peningkatan Status Nutrisi Anak pada Masyarakat Pesisir . banyak lagi zat-zat yang sangat membantu untuk meningkatkan status gizi anak sehingga tumbuh kembang anak menjadi optimal. Ikan terdiri dari ikan air tawar dan ikan laut. Bahkan beberapa ahli nutrisi juga mengungkapkan tingginya kolesterol dalam makanan tidak selalu menjadi prediksi tingginya kolesterol dalam darah. mengkonsumsi crustacea dan mollusca dua kali seminggu masih memiliki efek positif yang lebih besar dibandingkan dengan efek negatifnya. Maka. Oleh karena itu. Selain itu.18 diklasifikasikan makanan yang tinggi kolesterol. hasil perikanan laut merupakan potensi besar sebagai sumber protein. udang. Daging ikan mempunyai seratserat protein lebih pendek daripada serat-serat protein daging sapi atau ayam. cumi-cumi. kerang. dan lain-lain. kita memberikan sumbangan yang tinggi pada jaringan tubuh. Dengan kata lain. ayam. dan kepiting sangat memegang peranan penting dalam penyediaan protein. pemanfaatannya harus tepat guna karena kandungan di dalam ikan berupa protein bermutu tinggi sangat diperlukan untuk masa pertumbuhan dan perkembangan balita dan anak.

penyakit juga masih menjadi masalah utama penyebab tingginya mortalitas dan penurunan status gizi anak. dan lain-lain). penyakit. dan lain-lain. Di sisi lain. revitalisasi perikanan untuk meningkatkan nilai produksi. hepatitis. penyakit infeksi saluran pernafasan atas dan infeksi saluran pencernaan masih merupakan masalah besar di negara berkembang. yang di dalamnya terdapat upaya meningkatkan sarana dan prasarana perikanan. jika kita lihat lebih jauh mengenai penyakit pada anak. ketersediaan variasi makanan dan pengetahuan ibu tentang status gizi anak (Arvin. Ini menunjukkan adanya respon positif yang ingin dibangun pemerintah guna meningkatkan perekonomian nelayan. Program imunisasi gratis. melaksanakan Program Pengembangan Sumber Daya Perikanan. sosiokultural. menyatakan bahwa nelayan pada sepuluh provinsi di Indonesia hanya berpendapatan Rp 82.19 Banyak faktor yang berperan dalam menentukan status gizi anak. baik masyarakat perkotaan. 2000).500 hingga Rp 225. ataupun pesisir. pembinaan dan pengembangan sistem usaha perikanan.000 per bulan. Selain penyakit infeksi yang merupakan pandemik (polio. Di antaranya adalah faktor ekonomi. campak. Faktor ekonomi sudah menjadi hal yang sangat klasik untuk dijadikan suatu alasan besar penurunan status nutrisi di negara berkembang. peranan daya tahan/imun merupakan faktor yang penting. dipteri. revitalisasi peran posyandu diharapkan mampu mengurangi angka kejadian tersebut. Akan tetapi. Kendati sebenarnya faktor ekonomi merupakan faktor yang paling potensial dalam menentukan tingkat konsumsi. peningkatan mutu dan pengembangan hasil perikanan. pedesaan. tetanus. hal tersebut hendaknnya tidak menghentikan upaya dalam mengambil langkah-langkah yang lebih efisien untuk meningkatkan status gizi. Ini menunjukkan masih rendahnya tingkat perekonomian nelayan. Coral Reef Rehabilitation and Management Programe. diharapkan akan tercapai kualitas masyarakat yang baik. Dan faktor nutrisi . Sehingga dengan perbaikan kondisi ekonomi tersebut. terutama masyarakat pesisir. Pemerintah dalam usaha menanggulangi masalah kemiskinan.

PUGS berisikan anjuran konsumsi makanan empat sehat lima sempurna yang digambarkan kedalam bentuk kerucut. program “tiada hari tanpa makan ikan” telah disosialisasikan untuk meningkatkan konsumsi masyarakat terhadap hasil perikanan. mineral. Upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat juga terus dilakukan pemerintah. lemak). air). juga menjadi program yang telah dilaksanakan pemerintah sejak tahun 1960-an. yaitu sebagai zat energi (karbohidrat. Masyarakat pesisir cenderung percaya “jika banyak mengonsumsi ikan dapat berakibat cacingan”. aspek sosiokultural yang masih cukup kental di kehidupan masyarakat masih menjadi tantangan besar yang harus dihadapi. dalam kenyataannya penerapan pola pangan PUGS ini masih banyak menemukan kendala karena ketergantungan . Sehingga akhirnya potensi perikanan yang sangat dekat dengan kehidupan para nelayan dapat dimanfaatkan secara optimal terutama untuk kesehatan anak mereka. air. Kepercayaan masyarakat pesisir terhadap mitos berpengaruh terhadap pola konsumsi mereka. Penganekaragaman pangan atau sering disebut diversifikasi pangan. dan zat pengatur (protein. protein. yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola pangan yang beraneka ragam untuk meningkatkan mutu gizi. tetapi merupakan masalah dan tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara. Selain itu. Program ini tidak hanya merupakan tanggung jawab sekelompok orang saja. melalui program-program penyuluhan puskesmas diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya status gizi anak. masih perlu upaya yang lebih efisien dalam mengatasi masalah gizi. Oleh karena itu. Dengan adanya program ini diharapkan terjadi perubahan pola pangan baik pada anak maupun dewasa sehingga terjadi perbaikan dan peningkatan status gizi. Namun. zat pembangun (protein. Program ini bertujuan menggeser pola konsumsi masyarakat yang umumnya bersumber dari karbohidrat ke arah konsumsi pangan berdasarkan Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS). vitamin).20 masih menjadi penentu dalam stabilitas imun. mineral. Selain itu. Hal ini perlu mendapat perhatian khusus guna memperbaiki pola konsumsi masyarakat pesisir terhadap ikan. Pengelompokan bahan makanan yang ada didalamnya didasarkan pada tiga fungsi utama zat gizi.

dan buah-buahan. Kenyataannya. . sayuran. Padahal. seperti ikan kembung. Program PUGS juga didukung oleh beberapa kebijakan lain. dan lain-lain. sehingga masyarakat cenderung mengkonsumsi ikan-ikan kecil sisa tangkapan. potensi perikanan hasil laut yang ada dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan status gizi anak seiring terus dilakukan usaha peningkatan perekonomian masyarakat pesisir. nilai kandungan gizi tinggi tidak hanya terdapat pada ikan-ikan besar yang diekspor. hasil perikanan laut yang bernilai gizi tinggi (ikan-ikan besar) cenderung diekspor untuk menunjang kebutuhan ekonomi. di samping kebijakan dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat luas.3 juta ton. dan perikanan budi daya mencapai 1. yaitu sejak masa bayi dan anak-anak. 4. Akan tetapi. Tetapi. memperkenalkan beragam bahan makanan sedini mungkin. Beberapa usaha khusus yang dilaksanakan di daerah pesisir masih dalam usaha meningkatkan sektor perekonomian.4 Pemanfaatan Budidaya Perikanan Laut dalam Berbagai Olahan Makanan yang murah dan mudah diolah Hasil budidaya perikanan laut Indonesia sangat melimpah ini terbukti dengan banyaknya jenis tangkapan yang didapat per hari oleh nelayan pesisir pantai. Salah satu yang menjadi penyebab adalah kebiasaan masyarakat Indonesia memberikan bubur nasi saat bayi hingga akhirnya pola makan tersebut menjadi panutan sampai dewasa. terutama masyarakat pesisir. Dan hal tersebut berpengaruh terhadap konsumsi ikan lokal. Sebagian besar usaha-usaha yang telah penulis paparkan di atas adalah langkah positif yang diambil pemerintah dalam upaya meningkatkan status gizi anak nasional. Oleh karena itu. ikan selar.01 kg/kapita/tahun masih sulit dicapai. terutama ikan dan sumber protein hewani lainnya. kebanyakan penduduk Indonesia tak menyukai ikan.7 juta ton pada tahun 2003 saja. padahal jumlah produksi perikanan laut tangkapan termasuk tertinggi di dunia atau mencapai 4.21 konsumsi beras belum dapat dihilangkan sehingga target konsumsi ikan masyarakat sebesar 26. merupakan langkah yang sangat baik untuk kesuksesan program ini. seperti penyediaan berbagai komoditas pangan dalam jumlah cukup. tetapi juga terdapat pada ikan-ikan yang kecil dan berharga murah.

dan tumbuh kembang. sehingga memenuhi kebutuhan gizi seseorang guna pemeliharaan dan perbaikan sel-sel tubuh. 4. Oleh karena itu. Namun. serta tepung ikan. seperti penjemuran yang berlebihan dan kurangnya kebersihan. Menu seimbang adalah menu yang terdiri atas beraneka ragam makanan dalam jumlah dan proporsi yang sesuai. Karena erat kaitannya hasil perikanan dan protein untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. kemplang. . nilai gizi tinggi yang ada pada ikan tidak akan berkurang. termasuk masyarakat nelayan yang sehari-hari biasa memakan ikan. Mereka sering tidak memperhatikan tata cara pengolahan ikan asin. kerupuk ikan. proses kehidupan. bubur udang. balita dan anak-anak sangat menyukai variasi dalam tampilan menu makan mereka sehari-hari. hendaknya usaha olahan ikan tersebut tidak hanya terpatok pada konsumsi ikan asin saja. sehingga kualitas ikan yang seharusnya bernilai gizi tinggi menjadi ikan dengan sedikit kandungan gizi. Ikan asin memang telah menjadi konsumsi harian masyarakat pesisir. ikan kering. karena masih banyak varian makanan. terutama ikan asin yang khusus dikonsumsi untuk keluarga nelayan. seperti yang penulis paparkan pada kalimat sebelumnya. dendeng ikan. akan tetapi konsumsi ini tidak cukup optimal karena dalam proses pembuatannya ikan asin sudah banyak kehilangan nilai gizi. yang masih dapat dijadikan solusi cerdas usaha mengolah hasil perikanan laut. Padahal ikan dapat diolah dengan mudah menjadi berbagai produk seperti ikan asin.5 Penerapan Olahan makanan Hasi Perikanan Laut Usaha pencapaian pola pangan empat sehat lima sempurna merupakan target utama yang dapat dicapai melalui penyusunan menu makan yang seimbang. Mengingat juga. baso ikan dan bak pauw ikan. bubur ikan. Padahal jika diberikan bimbingan dan tata cara pengolahan ikan asin yang baik. Usaha kreatif ibu dalam mengolah bahan baku ikan ini menjadi berbagai varian makanan. konsumsi ikan asin ini dapat menjadi hambatan maupun salah satu solusi yang baik dalam usaha variasi olahan makanan laut bernilai gizi. masyarakat cenderung mengkonsumsi ikan secara langsung.22 Saat ini. abon ikan. akan menjadi solusi cerdas usaha meningkatkan minat makan anak terhadap ikan sekaligus upaya meningkatkan status gizi dan tumbuh kembang optimal.

Sehingga hal ini tidak lagi menjadi sebuah kekhawatiran besar jika diterapkan pada masyarakat pesisir. akan mendorong upaya pemerintah untuk menyukseskan program pola makan PUGS. Tetapi. dengan adanya bimbingan dan arahan kepada ibu untuk lebih berkreasi dalam mengolah hasil laut dapat mengurangi kemungkinan kejenuhan atau penurunan nafsu makan tersebut. seperti yang penulis paparkan sebelumnya. Namun. terutama balita. Oleh karena itu. adalah fase awal perubahan menu makan menuju makanan dewasa. mengingat sering menjadi permasalahan pada anak tentang minat makan dan penurunan nafsu makan saat pemberian makanan utama. Selain itu. Pada beberapa referensi dikatakan bahwa konsumsi snack di antara waktu makanan utama dapat menurunkan nafsu makan anak. hal ini juga akan membantu anak untuk lepas dari keterikatan konsumsi karbohidrat berlebih dan pengenalan awal usaha diversifikasi makanan. Fase ini adalah fase penting dan sangat berpengaruh terhadap konsumsi makanan anak saat dewasa nantinya. Anak akan lebih suka makan di sela waktu makan utama (snack) dan anak cenderung mengharapkan variasi menu makanan yang berbeda. sehingga akhirnya anak akan terbiasa untuk mengkonsumsi makanan dalam berbagai variasi. untuk itu usaha lain dalam bentuk snacking diharapkan menjadi solusi yang cukup efektif dalam meningkatkan status gizi dan tercapainya tumbuh kembang optimal karena snack yang dikonsumsi memiliki nilai kandungan gizi yang lebih tinggi dibandingkan snack yang biasa ada di pasaran. Dengan adanya inovasi dalam penyediaan olahan makanan hasil perikanan laut yang beraneka ragam seperti yang dijelaskan sebelumnya. Selain menambah dan memperkaya nilai gizi makanan. .23 Anak. sangat efektif jika dapat dimasukkan menjadi menu makan utama anak dalam sehari. perubahan minat makan anat pada fase ini akan sangat menonjol.

2. kerupuk ikan.1.2 Pengolahan hasil perikanan laut dalam bentuk makanan olahan yang berbeda seperti ikan asin.24 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5. ikan kering. serta tepung ikan dapat dijadikan solusi yang efektif untuk meningkatkan status gizi dan optimalisasi tumbuh kembang balita. bubur udang.3 Perlu dilakukan lagi beberapa penelitian lanjutan untuk realisasi keabsahan tulisan ini.2.1. bubur ikan. yakni: 5. 5. 5. abon ikan.2. Pemanfaatan hasil perikanan laut dapat digunakan untuk menjadi salah satu cara pemerintah untuk menanaggulanggi permasalahan malnutrisi.1 Simpulan Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan dan beracuan dari masalah yang penulis ajukan maka penulis dapat menarik beberapa kesimpulan dalam penulisan karya tulis ini. baso ikan dan bak pauw ikan.2 Saran Adapun beberapa saran yang dapat diajukan oleh penulis terkait karya tulis ini antara lain : 5. .1 Perlu dilakukan penyuluhan dan latihan yang lebih intensif tentang tata cara pengolahan hasil perikanan laut menjadi makanan olahan kepada ibuibu rumah tangga di daerah pesisir untuk mencapai tujuan seperti yang telah dipaparkan pada isi karya tulis ini. kemplang. dendeng ikan.1 Hasil perikanan laut memiliki kandungan protein tinggi yang dapat membantu meningkatkan status nutrisi dan optimalisasi tumbuh kembang anak. 5.2 5.

25 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->