RENCANA MUTU PEMBELAJARAN

AKUNTANSI & PERBANKAN SYARI’AH ELVIA IVADA, SE., Msi, Ak

Standar Kompetensi: Mahasiswa dapat mengetahui. teori yang mendasari akuntansi syariah dilanjutkan dengan pengenalan produk perbankan syariah dibandingkan dengan perbankan konvensional. Menjelaskan kuliah untuk satu perkuliahan mengenai silabus semester melalui berikutnya berdasar 3. konvensional syariah 2. Gema Insani. 25-38 • M. 135-168 . Silabus 3. Menjelaskan sejarah perbankan di Indonesia Kompetensi Dasar Indikator Materi Ajar 1. Syafi’i Antonio. dengan mata kuliah akuntansi keuangan lanjutan 1 dan 2 sebagai prasyarat. Dengan mempelajari mata kuliah ini. Mempersiapkan 2. 29-34. • Lukman Denda W. Kontrak belajar 2. 59. Jakarta: 2001. diharapkan mahasiswa akan mampu menjadi lulusan yang kompeten dan siap untuk bekerja dalam dunia perbankan syariah. Mengetahui kontrak Setelah mengikuti 1. Manajemen Perbankan. Dimulai dengan pendahuluan yang meliputi sejarah dan perkembangan akuntansi syari’ah. Mengetahui materi 1. Memahami sejarah dan materi yang perkembangan perbankan terdapat pada bank syariah dan konvensional dan silabus. Pengalaman Pembelajaran 1. memahami. 2003. menguasai dan mampu mengaplikasikan pedoman akuntansi perbankan syari’ah dalam praktek yang sesungguhnya pada perbankan syariah di Indonesia sehingga mahasiswa siap untuk menjadi praktisi yang handal di bidang akuntansi perbankan syari’ah di Indonesia. Bank Syari’ah.SILABUS MATA KULIAH Program Studi : Akuntansi Kode Mata Kuliah : AKT 410 Nama Mata Kuliah : AKUNTANSI & PERBANKAN SYARI’AH Jumlah SKS : Tiga Semester : VII Mata Kuliah prasyarat: Deskripsi mata kuliah: Akuntansi perbankan syariah adalah mata kuliah wajib pada jurusan akuntansi yang termasuk mata kuliah pada konsentrasi bidang keuangan. dan pengakuan dan pengukuran produk-produk bank syariah sesuai dengan Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI) Tahun 2003. Mendiskusikan belajar untuk satu perkuliahan mahasiswa dan menyepakati semester diharapkan dapat: kontrak belajar 2. Menjelaskan silabus pada kontrak belajar sejarah 3. Ghalia Indonesia. Mata kuliah ini membahas mengenai akuntansi untuk lembaga keuangan/bank syariah. Sejarah perkembangan perbankan di Indonesia Waktu 150’ Alat/Bahan/ Penilaian Sumber Belajar Keaktifan OHP. sebagaimana yang telah diatur dalam PSAK No.

Ghalia Indonesia. Mengidentifika si perbedaan bank syariah dan bank konvensional 1. Melakukan sistem operasional 2. Memahami konsep perbankan syariah 2. Memahami konsep manajerial operasional perbankan konvensional 1. pengelolaan SDM dan audit 150’ • OHP. Memahami perlakuan akuntansi pada sistem operasional bank konvensional 2. treasury. Menjelaskan 2. Mengkaji 1. UPP AMP YKPN. Akuntansi untuk pencatatan akuntansi bank konvensional produk bank simpanan bank 2. Menjelaskan dan syariah dan bank mengidentifikasikan konvensional sumber dan alokasi dana bank konvensional dan bank syariah Jenis bank. Manajemen Perbankan. operations. Menjelaskan 2. 29-34. Obyektif tes. Aspek akuntansi 300’ perkuliahan mahasiswa perlakuan dalam perbankan diharapkan dapat: akuntansi pada konvensional 1. Mengkaji perkuliahan mahasiswa manajemen diharapkan dapat: operasional 1. Ghalia Indonesia. Mendiskusika konsep perbankan n perbedaan syariah dan sistem sumber dan operasionalnya alokasi dana bank 2. Mengkaji perkuliahan mahasiswa sistem operasional diharapkan dapat: perbankan syariah 1. Aktivitas utama perbankan konvensional. Jakarta: 2001. Menjelaskan perbankan jenis-jenis bank konvensional 2. • Lukman Denda W. • Lukman Denda W.1. Akuntansi Perbankan. PR Obyektif tes. PR . Syafi’i Antonio. 2003. 25-38 Keaktifan • OHP. Manajemen Perbankan. Mengetahui jenis-jenis bank dan 2. SE. 135-168 • OHP • Taswan. Mendiskusikan peran bank konvensional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Setelah mengikuti 1. Mengkaji cara konvensional Setelah mengikuti 1. yaitu: perkreditan. mampu 150’ • larangan riba • sistem operasional perbankan syariah • sumber dan alokasi dana bank syariah dan bank konvensional • Produkproduk bank syariah Setelah mengikuti 1. marketing. Memahami sistem operasional perbankan syariah 3. 53-70 • M. 2003. Bank Syari’ah. Mengkaji manfaat manajemen perbankan bagi operasional yang nasabah dan terdapat dalam bank masyarakat konvensional 3. Gema Insani.

Mengkaji dan 1. Memahami cara pencatatan mudharabah 4. Mengerjakan mudharabah contoh-contoh 2. 2002 • Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI) IAI. pengukuran dan pencatatan transaksi pada bank konvensional Yogyakarta: 1997. Menjelaskan syariah perlakuan akuntansi 2. Mencatat transaksi musyarakah dan mudharabah pengakuan. • • O HP Pe Obyektif tes 1. Salemba Empat. Melakukan pencatatan akuntansi kas dan penempatan pada bank lain untuk bank konvensional 1. Memahami cara pencatatan mudharabah Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat: 1. Menjelaskan konsep pengakuan pendapatan bagi hasil dalam perbankan syariah 2. Memahami cara menghitung pendapatan bagi hasil musyarakah 2. produk-produk pada bank syariah dan bank konvensional • OHP • M. As’udi. Syafi’i Antonio. Pengakuan dan kasus pengakuan pengukuran dan pengukuran musyarakah. Akuntansi Syari’ah. Gema Insani. IAI. Melakukan pengukuran dan pencatatan akuntansi pencatatan transaksi pinjaman bank produk-produk bank konvensional konvensional 3. Bank Syari’ah. Perbedaan bank syariah dan metode perbedaannya dengan akuntansi bank konvensional. . Sistem mendiskusikan operasional sistem operasional produk bank musyarakah dan syariah berdasar mudharabah dan prinsip aspek akuntansiya usyarakah dan 2. Jakarta: 2001. Memahami Setelah mengikuti perlakuan akuntansi perkuliahan mahasiswa pada sistem diharapkan dapat: operasional bank 1. Memahami cara menghitung pendapatan bagi hasil mudharabah 3. musyarakah dan mudharabah mudharabah 150’ Obyektif tes rnyataan Standar Akuntansi Keuangan nomer 59. Menghitung pendapatan bagi hasil musyarakah dan mudharabah 3.198-207 • Iwan Triyuwono & Moh. Memahami pada produk-produk perbedaan perlakuan bank syariah akuntansi bank 2. Aspek akuntansi 150’ mendiskusikan dalam perbankan perlakuan akuntansi syariah untuk produk-produk 2. Menjelaskan konvensional dan perbedaan akuntansi bank syariah untuk bank syariah dan bank konvensional 1.melakukan konvensional pengakuan dan 2. Jakarta: 2001. 77-224 Mengkaji dan 1.

Pengakuan dan konsep pengakuan dan ishtishna dan pengukuran pendapatan marjin aspek akuntansiya salam jual beli dalam 2. Memahami cara pencatatan Setelah mengikuti 1. Menjelaskan murabahah. Mengerjakan 3. salam dan ishtisna Setelah mengikuti 1. Mengkaji dan perkuliahan mahasiswa mendiskusikan diharapkan dapat: sistem operasional 1. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan nomer 59. Pengakuan dan perbankan syariah contoh-contoh pengukuran 2. Mengerjakan simpanan wadiah contoh-contoh 3. 19-194 Obyektif tes 300’ • • OHP Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI) IAI. Menghitung beban 2. hawalah. 2003. Mencatat transaksi kasus pengakuan ijarah dan pengukuran 4. Mencatat transaksi ijarah dan wadiah wadiah Setelah mengikuti 1. Memahami cara menghitung pendapatan fee jasa 2. Pengakuan dan perkuliahan mahasiswa mendiskusikan pengukuran diharapkan dapat: sistem operasional murabahah 1. Mengkaji dan 1. Memahami cara pencatatan transaksi salam dan istishna 1. kafalah dan qardh 150’ • OHP 1.2003. Menjelaskan konsep wakalah. Menjelaskan konsep ijarah dan wadiah 2. Menghitung kasus pengakuan istishna pendapatan margin dan pengukuran murabahah. Memahami cara pencatatan transaksi wadiah 1. salam murabahah. salam 2. 19-194 1. Memahami cara menghitung pendapatan ijarah 2. Mengkaji dan 1. 19-194 Obyektif tes 300’ • • OHP Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Obyektif tes . hawalah. Memahami cara pencatatan transaksi ijarah 4. Pengakuan dan pengakuan dan aspek pengukuran pendapatan ijarah akuntansiya wadiah 2. 2003. salam dan istishna dan ishtishna 3. Memahami cara menghitung beban simpanan wadiah 3. IAI. Memahami cara menghitung pendapatan dari margin jual beli murabahah 2. Memahami cara pencatatan transaksi murabahah 4. Pengakuan dan perkuliahan mahasiswa mendiskusikan pengukuran diharapkan dapat: sistem operasional ijarah 1. 2002 • Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI) IAI. Mencatat transaksi murabahah. pengakuan kafalah dan qardh Pengakuan dan pengukuran wakalah. Memahami cara menghitung pendapatan dari margin jual beli itishna dan salam 3.

Menyusun laporan keuangan dan 2. 59. Memahami Setelah mengikuti 1. Mengkaji dan cara penyusunan perkuliahan mahasiswa mendiskusikan laporan keuangan diharapkan dapat: unsur laporan perbankan syariah 1. Akuntansi Syari’ah. Yogyakarta: 2003 F. IAI. Bank Syari’ah. SE. kafalah dan qardh pendapatan fee jasa 2. 19-194 Laporan keuangan dan catatan atas laporan keuangan bank syariah 300’ • • OHP Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI) IAI. Gema Insani. hawalah. Mampu keuangan bank catatan atas mempraktekkan syariah laporan keuangan penyusunan laoran 2. Mengerjakan syariah laporan keuangan contoh-contoh 3. PSAK NO. 195-232 Obyektif tes Sumber bacaan: A. Muhammad Syafi’i Antonio. Menghitung pendapatan fee jasa 3. 2003. kafalah dan qardh 1. 2003. 2002 B. Akuntansi Islam. Sofyan Safri Harahap. Salemba Empat. hawalah. Akuntansi Perbankan. Menjelaskan unsurbank syariah keuangan bank unsur catatan atas 2. Mengerjakan contoh-contoh kasus pengakuan dan pengukuran wakalah. UPP AMP YKPN. Jakarta: 2001 D. Bumi Aksara. Mencatat transaksi jasa Indonesia (PAPSI) IAI. Memahami bank syariah kasus penyusunan unsur-unsur catatan laporan keuangan atas laporan keuangan bank syariah bank syariah transaksi jasa: wakalah. Iwan Triyuwono & Moh. Jakarta:2001 C. Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI) IAI. Jakarta: 2001 E. As’udi. 2003 .dan aspek akuntansiya 2. Taswan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful