Gedung museum

Gambar gedung Museum Fatahillah saat masih merupakan Balai Kota Batavia, tahun 1770

Museum Fatahillah yang juga dikenal sebagai Museum Sejarah Jakarta atau Museum Batavia adalah sebuah museum yang terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat dengan luas lebih dari 1.300 meter persegi. Gedung ini dulu adalah sebuah Balai Kota (bahasa Belanda: Stadhuis) yang dibangun pada tahun 1707-1710 atas perintah Gubernur Jendral Johan van Hoorn. Bangunan itu menyerupaiIstana Dam di Amsterdam, terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai kantor, ruang pengadilan, dan ruang-ruang bawah tanah yang dipakai sebagai penjara. Pada tanggal 30 Maret 1974, gedung ini kemudian diresmikan sebagai Museum Fatahillah.
Daftar isi
[tampilkan]

[sunting]Arsitektur

.Gedung Stadhuis di awal abad ke-20. Ruang Fatahillah.Republik Rakyat Cina. Arsitektur bangunannya bergaya abad ke-17 bergaya Barok klasik[rujukan?] dengan tiga lantai dengan cat kuning tanah. Ruang Sultan Agung. replika peninggalan masa Tarumanegara dan Pajajaran. Ruang Tarumanegara. gerabah. Museum ini memiliki luas lebih dari 1. dan sebuah kolam dihiasi beberapa pohon tua. Juga ada keramik. dan Indonesia. dan batu prasasti. kusen pintu dan jendela dari kayu jati berwarna hijau tua. dan Ruang MH Thamrin. seperti Ruang Prasejarah Jakarta. [sunting]Koleksi Plang Peringatan Pembangunan Museum Fatahillah yang dahulunya adalah Balai Kota Objek-objek yang dapat ditemui di museum ini antara lain perjalanan sejarah Jakarta. Ruang Jayakarta. Pekarangan dengan susunan konblok.300 meter persegi. hasil penggalian arkeologi di Jakarta. yang merupakan perpaduan dari gaya Eropa. dihubungkan dengan jalur trem ke pusat pemerintahan di kawasan Weltevreden. Bagian atap utama memiliki penunjuk arah mata angin. mebelantik mulai dari abad ke-17 sampai 19. Koleksi-koleksi ini terdapat di berbagai ruang.

di Museum Fatahillah juga terdapat bekas penjara bawah tanah yang dulu sempat digunakan pada zaman penjajahan Belanda. [sunting]Galeri gambar  Salah satu koleksi meriam di Museum Fatahillah  Ciri khas bangunan. Selain itu. Bahkan kini juga diletakkan patung Dewa Hermes (menurut mitologi Yunani. merupakan dewa keberuntungan dan perlindungan bagi kaum pedagang) yang tadinya terletak di perempatanHarmoni dan meriam Si Jagur yang dianggap mempunyai kekuatan magis. penunjuk arah mata angin di atap  Ciri khas lain. dan becak.Terdapat juga berbagai koleksi tentang kebudayaan Betawi. numismatik. tulisanGouvernourskantoor di bagian depan .

27 (kini museum Wayang) dan membangunnya kembali sebagai Museum Oud Batavia. Selain itu. memamerkan benda yang berasal dari periode Batavia. Gubernur DKI Jakarta pada saat itu. Museum Sejarah Jakarta sejak tahun 1999 bertekad menjadikan museum ini bukan sekedar tempat untuk merawat. Museum Batavia Lama ini dibuka untuk umum pada tahun 1939. orang dewasa bahkan bagi penyandang cacat untuk menambah pengetahuan dan pengalaman serta dapat dinikmati sebagai tempat rekreasi. tetapi juga harus bisa menjadi tempat bagi semua orang baik bangsa Indonesia maupun asing. anak-anak.Ali Sadikin. Museum Sejarah Jakarta juga selalu berusaha menyelenggarakan kegiatan yang rekreatif sehingga dapat merangasang . Untuk itu Museum Sejarah Jakarta berusaha menyediakan informasi mengenai perjalanan panjang sejarah kota Jakarta. yayasan tersebut kemudian membeli gudang perusahaan Geo Wehry & Co yang terletak di sebelah timur Kali Besar tepatnya di Jl. Pintu Besar Utara No. melalui tata pamernya Museum Sejarah Jakarta berusaha menggambarkan “Jakarta Sebagai Pusat Pertemuan Budaya” dari berbagai kelompok suku baik dari dalam maupun dari luar Indonesia dan sejarah kota Jakarta seutuhnya.Museum Fatahillah Museum Sejarah Jakarta [sunting]Sejarah Pada tahun 1937. Pada masa kemerdekaan museum ini berubah menjadi Museum Djakarta Lama di bawah naungan LKI (Lembaga Kebudayaan Indonesia) dan selanjutnya pada tahun 1968 „‟Museum Djakarta Lama'‟ diserahkan kepada PEMDA DKI Jakarta. sejak masa prasejarah hingga masa kini dalam bentuk yang lebih rekreatif. kemudian meresmikan gedung ini menjadi Museum Sejarah Jakarta pada tanggal30 Maret 1974. Yayasan Oud Batavia mengajukan rencana untuk mendirikan sebuah museum mengenai sejarah Batavia. Untuk meningkatkan kinerja dan penampilannya.

Tahun 1968. Menurut sebuah lukisan uang dibuat oleh pegawai VOC „'‟Johannes Rach”‟ yang berasal dari „'‟Denmark”‟. Menurut catatan sejarah. lalu diubah kembali menjadi KODIM 0503 Jakarta Barat. tetapi menaikkan lantai sekitar 2 kaki (56 cm). gedung ini dimanfaatkan sebagai Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pada tahun 1942-1945 dipakai untuk kantor pengumpulan logistik Dai Nippon. Maka dengan bukti sejarah itu dapat dibangun kembali sesuai gambar Johannes Rach. [sunting]Sejarah Gedung Gedung Museum Sejarah Jakarta mulai dibangun pada tahun 1620 oleh Gubernur Jendral Jan Pieterszoon Coen sebagai gedung balai kota kedua pada tahun 1626 (balai kota pertama dibangun pada tahun 1620 di dekat Kalibesar Timur). gedung balaikota dilengkapi dengan lapangan yang dinamakan „‟stadhuisplein'‟. Setelah itu beberapa perbaikan dan perubahan di gedung stadhuis dan penjara-penjaranya terus dilakukan hingga menjadi bentuk yang kita lihat sekarang ini. Tahun 1952m gedung ini menjadi markas Komando Militer Kota (KMK) I. Pada tahun 1973 Pemda DKI Jakarta memfungsikan kembali taman tersebut dengan memberi nama baru yaitu „'‟Taman Fatahillah”‟ untuk mengenang panglima Fatahillah pendiri kota Jakarta. diadakan penggalian terhadap lapangan tersebut dan ditemukan pondasi air mancur lengkap dengan pipa-pipanya. di tengah lapangan tersebut terdapat sebuah air mancur yang merupakan satu-satunya sumber air bagi masyarakat setempat. Menurut suatu laporan 5 buah sel yang berada di bawah gedung dibangun pada tahun 1649. lalu diresmikan menjadi Museum Sejarah Jakarta pada tanggal 30 Maret 1974. Pada tahun 1925-1942. Tahun 1648 kondisi gedung sangat buruk.pengunjung untuk tertarik kepada Jakarta dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya warisan budaya. Tahun 1665 gedung utama diperlebar dengan menambah masing-masing satu ruangan di bagian Barat dan Timur. gedung ini hanya bertingkat satu dan pembangunan tingkat kedua dilakukan kemudian. [sunting]Sejarah Kota Jakarta . Selain digunakan sebagai stadhuis. gedung ini diserahkan kepada Pemda DKI Jakarta. Solusi mudah yang dilakukan oleh pemerintah Belanda adalah tidak mengubah pondasi yang sudah ada. Seperti umumnya di Eropa. Tanah Jakarta yang sangat labil dan beratnya gedung menyebabkan bangunan ini turun dari permukaan tanah. lalu terciptalah air mancur di tengah Taman Fatahillah. Pada tahun 1972. Air itu berasal dari Pancoran Glodok yang dihubungkan dengan pipa menujustadhuiplein. gedung ini juga digunakan sebagai „‟Raad van Justitie'‟ (dewan pengadilan).

lemari arsip. mengenai penyelenggaraan . [sunting]Koleksi Perbendaharaannya mencapai jumlah 23. kendi gerabah. porselen. beliung persegi. kulit. Di antara koleksi yang patut diketahui masyarakat adalam Meriam si Jagur. Prasasti merupakan bukti adanya kegiatan keagamaan pada masa itu. Pemukiman ini di duga berasal dari 2500 SM (Masa Neolothicum). Secara berkala dilakukan rotasi sehingga semua koleksi dapat dinikmati pengunjung. [sunting]Tata Pamer Tetap Dengan mengikuti perkembangan dinamika masyarakat yang menghendaki perubahan agar tidak tenggelam dalam suasana yang statis dan membosankan. Terdiri atas ragam bahan material baik yang sejenis maupun campuran. peralatan masyarakat prasejarah. pedang eksekusi. meja bulat berdiameter 2. Koleksi warisan Museum Jakarta Lama berasal dari abad ke-18 dan 19 seperti kursi. lemari arsip. tempat tidur dan senjata. Koleksi yang dipamerkan berjumlah lebih dari 500 buah. kayu. serta ditunjang dengan kebijakan yang tertuang dalam visi dan misi museum. yang lainnya disimpan di storage (ruang penyimpanan). meliputi logam. Umur koleksi ada yang mencapai lebih 1. lukisan Gubernur Jendral VOC Hindia Belanda tahun 1602-1942. Tahun 1942 bangsa Jepang merebut kekuasaan dari tangan Belanda dan berkuasa di Indonesia sampai tahun 1945. kertas dan tulang. pelabuhan Sunda Kelapa berubah menjadi Jayakarta (1527) dan kemudian menjadi Batavia (1619). meja. prasasti dan senjata.Berdasarkan penggalian arkeologi. Pada masa berikutnya sekitar abad ke-12 daerah ini berada di bawah kekuasaan kerajaan Sunda dengan pelabuhannya yang terkenal pelabuhan Sunda Kelapa.25 meter tanpa sambungan. Pada masa inilah diadakan perjanjian perdagangan antara pihak Portugis dengan raja Sunda. keramik.500 buah berasal dari warisan Museum Jakarta Lama (Oud Batavia Museum). kaca. Pada abad ke-17 perdagangan dengan pihak-pihak asing makin meluas.500 tahun khususnya koleksi peralatan hidup masyarakat prasejarah seperti kapak batu. kristal. hasil upaya pengadaan Pemerintah DKI Jakarta dan sumbangan perorangan maupun institusi. terdapat bukti bahwa pemukiman pertama di Jakarta terdapat di tepi sungai Ciliwung. patung Hermes. Untuk memperkaya perbendaharaan koleksi museum membuka kesempatan kepada masyarakat perorangan maupun institusi meminjamkan atau menyumbangkan koleksinya kepada Museum Sejarah Jakarta. batu. gerabah. kain. sketsel. Bukti tertulis pertama yang diketemukan adalah prasasti Tugu yang dikeluarkan oleh RajaTarumanegara pada abad ke-5.

Selain itu. Jakarta dan mengabadikan sejumlah lokasi bersejarah di dan di sekitar Jakarta dalam gambar dan . diperlukan koleksi-koleksi yang berkaitan dengan sejarah dan ditunjang secara grafis dengan menggunakan foto-foto. Untuk merekonstruksi sejarah masa lampau khususnya peristiwa pengadilan atas masyarakat yang dinyatakan bersalah. gambar-gambar dan sketsa. sehingga menimbulkan kenyamanan serta menambah wawasan bagi pengunjungnya. dan Jakarta sebagi pusat pertemuan budaya dari berbagai kelompok suku bangsa baik dari dalam maupun dari luar Indonesia. Untuk menampilkan cerita berdasarkan kronologis sejarah Jakarta dalam bentuk display. bertahap. Seminar yang telah diselenggarakan antara lain adalah seminar tentang keberadaan museum ditinjau dari berbagai aspek dan seminar internasional mengenai arsitektur gedung museum. ditampilkan teater pengadilan dimana masyarakat dapat berimprovisasi tentang pelaksanaan pengadilan sekaligus memahami jiwa zaman pada abad ke-17. Penataannya disesuaikan dencan cara yang seefektif mungkin untuk menghayati budaya-budaya yang ada sehingga dapat mengundang partisipasi masyarakat. Teks yang berikut ini dipinjam sesudah disetujui oleh penulis buku 'Historical Sites of Jakarta (Beberapa Situs Sejarah di Jakarta). skematis dan artistik. peta dan label penjelasan agar mudah dipahami dalam kaitannya dengan faktor sejarah dan latar belakang sejarah Jakarta. maka tata pamer tetap Museum Sejarah Jakarta dilakukan berdasarkan kronologis sejarah Jakarta. Buku yang sangat kaya akan informasi ini diterbitkan pada tahun 2007 oleh Yayasan Cipta Loka Caraka. Sedangkan penyajian yang bernuansa budaya juga dikemas secara artistik dimana terlihat terjadinya proses interaksi budaya antar suku bangsa. Penataan tata pamer tetap Museum Sejarah Jakarta dilakukan secara terencana. sejak tahun 2001 Museum Sejarah Jakarta setiap tahunnya menyelenggarakan seminar mengenai keberadaan Museum Sejarah Jakarta baik berskala nasional maupun internasional.museum yang berorientasi kepada kepentingan pelayanan masyarakat. [sunting]Kegiatan Sejak tahun 2001 sampai dengan 2002 Museum Sejarah Jakarta menyelenggarakan Program Kesenian Nusantara setiap minggu ke-II dan ke-IV untuk tahun 2003 Museum Sejarah Jakarta memfokuskan kegiatan ini pada kesenian yang bernuansa Betawi yang dikaitkan dengan kegiatan wisata kampung tua setian minggu ke III setiap bulannya.

Penulisnya. Heuken atas kiriman tulisannya ke situs web ini. tapi sudah lama lenyap sejak pembongkarannya. Sebagian dari gudang ini dibangun lagi pada akhir abad ke-17 untuk memberikan lebih banyak ruang antara tembok kota dan gudang-gudang tersebut. Selain itu kopi. Beberapa tanggal yang berbeda di batu tampak di atas beberapa pintu gudang musium yang mungkin mengacu pada tahun ketika perbaikan. atau tambahan terhadap gudang dilakukan. Beberapa jenis logam berharga ini dilindungi dari hujan oleh semacam balkon dari kayu yang terpasang pada bagian depan gudang-gudang tersebut. Antara beberapa gudang dan tembok kota di depan musium. perluasan. Adolf Heuken SJ. the. Beberapa bangunan tua yang mengesankan menunjukkan konstruksi yang kokoh dan gaya Belanda yang khas. kongsi dagang ini menyimpan suplai tembaga dan timah. Beberapa gancu besi besar yang dulu menyangga balkon ini masih dapat dilihat. Balkon ini dihubungkan dengan lantai dua gudang-gudang yang menghadap bagian kota/bandar yang berbatas dengan laut. Bekas gudang ini sudah ada sejak tahun 1652. Semua bangunan yang terangkai telah dipugar beberapa kali sejak musium dibuka dan dirawat dengan sebaik-baiknya dengan mempertimbangkan dana yang terbatas. tapi diubah dan diperbesar beberapa kali hingga tahun 1759. seorang sejarawan terkenal yang pernah tinggal cukup lama di Jakarta. Tembok kota yang tersisa di depan Musium Bahari terus sampai ke Benteng Zeeburg dan . Musium Bahari merupakan bagian dari 'Westzijdsche Pakhuizen' atau 'Beberapa Gudang di Tepi/Tebing Barat. dan kain disimpan di sini sebelum dikirimkan ke berbagai bandar/pelabuhan di Asia dan Eropa. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Bpk. karena jalur di tembok kota di depannya agak sempit. Balkon yang lebar ini juga dipakai oleh para penjaga yang berpatroli.peta lama dan foto modern. serangkaian bangunan bersejarah sambungmenyambung dapat dilihat yang sekarang menjadi tempat Musium Bahari.' Di sini VOC menyimpan banyak sekali persediaan pala dan lada. Di sebelah barat utara laut dari Menara Pengintai.

Sejak itu pengelolaan museum resmi olehDirektorat Jendral Sejarah dan Arkeologi. pemerintah HindiaBelanda mendirikan gedung baru yang berlokasi di Jalan Merdeka Barat No.sedikit lagi ke arah barat itu saja yang tertinggal dari tembok yang dulu mengelilingi Batavia selama abad ke-17 dan 18. Di tahun 1862. terutama semangat Abad Pencerahan. pada saat pembentukan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen oleh pemerintah Belanda. yang muncul pada sekitar abad 18. Gedung ini dibuka untuk umum pada tahun 1868. Gedung ini dibangun pada tahun 1862 oleh Pemerintah Belanda di bawah Gubernur-JendralJCM Radermacher sebagai respons adanya perhimpunan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen yang bertujuan menelaah riset-riset ilmiah di Hindia Belanda. menyerahkan Museum kepada pemerintah Republik Indonesia.) Gedung ini sekarang berada di kompleks Sekretariat Negara.3.12. tepatnya tanggal 24 April. tapi secara institusi cikal bakal Museum ini lahir tahun 1778. Buku 'Historical Sites of Jakarta' dijual di toko-toko buku di Jakarta. Sejarah Museum Gajah Museum Royal Batavian Society of Arts and Sciences Batavia (sekarang Museum Nasional) pada tahun 1900an Museum Nasional Republik Indonesia adalah salah satu wujud pengaruh Eropa. Kemudian pada 17 September 1962. setelah koleksi memenuhi museum di Jalan Majapahit. Di masa pemerintahan Inggris di bawah pimpinan Sir Thomas Stamford Raffles(18111816). Museum Nasional dikenal sebagai Museum Gajah sejak dihadiahkannya patung gajah perunggu oleh Raja Chulalongkorn dari Thailand pada 1871. Hanya Benteng Zeeburg dan Culemborg tersisa dari dua puluh tiga benteng dari masa itu. Lembaga Kebudayaan Indonesia yang mengelolanya. Radermacher menyumbang sebuah gedung yang bertempat di Jalan Kalibesar beserta dengan koleksi buku dan bendabenda budaya sehingga menjadi dasar untuk pendirian museum. di bawah Kementrian Pendidikan dan . namanya resmi menjadi Museum Nasional Republik Indonesia. Museum ini diresmikan pada tahun 1868. Gedung ini digunakan sebagai museum dan ruang pertemuan untuk Literary Society (dahulu bernama "Societeit de Harmonie". Tetapi pada 28 Mei 1979. yang juga berlaku sebagai Direktur dari Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen memerintahkan pembangunan gedung baru yang terletak di Jalan Majapahit No.

tersimpan dan dikelola materi-materi geologi yang berlimpah.000 buah. Sebagai salah satu monumen bersejarah. Setelah mengalami renovasi. Museum Geologi didirikan pada tanggal 16 Mei 1928. mineral. Tetapi mulai tahun 2005. Megawati Soekarnoputri pada tanggal 23 Agustus 2000.342 buah. Setelah dirapikan. Museum Geologi Bandung Dari Wikipedia bahasa Indonesia. ensiklopedia bebas Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wikifikasi artikel. Museum Geologi Bandung. Pada tahun 2006 jumlah koleksinya sudah melebihi 140. batuan. Catatan di website Museum Nasional Republik Indonesia pada tahun 2001 menunjukkan bahwa koleksinya telah mencapai 109. Kesemuanya itu dikumpulkan selama kerja lapangan di Indonesia sejak 1850. Jumlah koleksi itulah yang membuat museum ini dikenal sebagai yang terlengkap di Indonesia. Museum ini telah direnovasi dengan dana bantuan dari JICA (Japan International Cooperation Agency). museum berada di bawah perlindungan pemerintah dan merupakan peninggalan nasional. tolong hapus pesan ini. seperti fosil. Museum ini terletak di Jalan Merdeka Barat. Museum Nasional berada di bawah pengelolaan Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata. . tapi baru sepertiganya saja yang dapat diperlihatkan kepada khalayak.Kebudayaan. Dalam Museum ini. Museum Geologi dibuka kembali dan diresmikan oleh Wakil Presiden RI.

.sehingga pada tahun 1928 Dienst van den Mijnbouw membangun gedung di Rembrandt Straat Bandung. mineral. fosil. pada tahun 1850. Ter Poorten (Panglima Tentara Sekutu di Hindia Belanda) atas nama Pemerintah Kolonial Belanda menyerahkan kekuasaan teritorial Indonesia kepada Letjen.  Gedung Geologisch Laboratorium dirancang dengan gaya Art Deco oleh arsitek Ir. Setelah Eropa mengalami revolusi industri pada pertengahan abad ke-18. dan dibangun selama 11 bulan dengan 300 pekerja serta menghabiskan dana sebesar 400 Gulden. laporan dan peta memerlukan tempat untuk penganalisaan dan penyimpanan. yang bertugas melakukan penyelidikan geologi serta sumberdaya mineral. diharapkan perkembangan industri di Negeri Belanda dapat ditunjang. H. Gedung tersebut pada awalnya bernama Geologisch Laboratorium yang kemudian juga disebut Geologisch Museum. Imamura (Panglima Tentara Jepang) pada tahun 1942. dibentuklah Dienst van het Mijnwezen. Melalui hal ini.  Peresmian tersebut bertepatan dengan penyelenggaraan Kongres Ilmu Pengetahuan Pasifik ke-4 (Fourth Pacific Science Congress) yang diselenggarakan di Bandung pada tanggal 18-24 Mei 1929.  Hasil penyelidikan yang berupa contoh-contoh batuan. H. Pemerintah Belanda sadar akan pentingnya penguasaan bahan galian di wilayah Nusantara. Maka. Pembangunannya dimulai pada pertengahan tahun 1928 dan diresmikan pada tanggal 16 Mei 1929. keberadaan Dienst van den Mijnbouw berakhir. Menalda van Schouwenburg. [sunting] [sunting]Masa Penjajahan Jepang Sebagai akibat dari kekalahan pasukan Belanda dari pasukan Jepang pada perang dunia II.Daftar isi [tampilkan] [sunting]Pengantar Masa Penjajahan Belanda Keberadaan Museum Geologi berkaitan erat dengan sejarah penyelidikan geologi dan tambang di wilayah Nusantara yang dimulai sejak pertengahan abad ke-17 oleh para ahli Eropa. Eropa sangat membutuhkan bahan tambang sebagai bahan dasar industri. Letjen. Kelembagaan ini berganti nama jadi Dienst van den Mijnbouw pada tahun 1922.

pasukan Jepang mendidik dan melatih para pemuda Indonesia untuk menjadi: PETA (Pembela Tanah Air) dan HEIHO (pasukan pembantu bala tentara Jepang pada Perang Dunia II). berganti nama menjadi CHISHITSU CHOSACHO. Laporan hasil kegiatan di masa itu tidak banyak yang ditemukan. telah diculik dan dibunuh tentara Belanda. Yogyakarta. Di Bandung. Mereka mendarat di Tanjungpriuk. Solo. pada tanggal 12 Desember 1945. [sunting]Masa Kemerdekaan Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945. Kepindahan kantor PDTG rupanya terdorong pula oleh gugurnya seorang pengemudi bernama Sakiman dalam rangka berjuang mempertahankan kantor PDTG. Bandung. Setelah kantor di Rembrandt Straat ditinggalkan oleh pegawai PDTG. pasukan Belanda mendirikan lagi kantor yang bernama Geologische Dienst ditempat yang sama. Selama masa pendudukan Jepang. dan baru kemudian. yang tenaganya diambil dari PDTG. pada tahun 1950 dokumendokumen tersebut dapat dikembalikan ke Bandung. Kepala Pusat Jawatan Tambang dan Geologi. Tentara Republik Indonesia Divisi III Siliwangi mendirikan Bagian Tambang. Pemerintah Indonesia berusaha menyelamatkan dokumen-dokumen hasil penelitian geologi. Tekanan yang dilancarkan oleh pasukan Belanda memaksa kantor PDTG dipindahkan ke Jl. sejak Desember 1945 sampai dengan Desember 1949. pada tanggal 7 Mei 1949. Gedung Geologisch Laboratorium berpindah kepengurusannya dan diberi nama KOGYO ZIMUSHO. pasukan sekutu pimpinan Amerika Serikat dan Inggris yang diboncengi oleh Netherlands Indiës Civil Administration (NICA) tiba di Indonesia. Pada tanggal 19 September 1945. Ia telah gugur sebagai kusuma bangsa di Desa Pakem. Pada waktu itu. Maka. 3 dan No. Setahun kemudian.Penyerahan itu dilakukan di Kalijati. Dalam usaha penyelamatan dokumen-dokumen tersebut. . Jakarta. karena banyak dokumen (termasuk laporan hasil penyelidikan) yang dibumihanguskan tatkala pasukan Jepang mengalami kekalahan di mana-mana pada awal tahun 1945. ke Tasikmalaya. mereka berusaha menguasai kembali kantor PDTG yang sudah dikuasai oleh para pemerintah Indonesia. yaitu selama 4 tahun berturut-turut. Magelang. Braga No. kantor PDTG terlunta-lunta berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya. pengelolaan Museum Geologi berada dibawah Pusat Djawatan Tambang dan Geologi (PDTG/1945-1950). 8. Yogyakarta. Hal ini menyebabkan dokumen-dokumen tersebut harus berpindah tempat dari Bandung. Arie Frederic Lasut. Di mana-mana terjadi pertempuran. Dengan masuknya tentara Jepang ke Indonesia. Subang.

dibentuklah 2 seksi dan 1 SubBag yaitu Seksi Peragaan. Direktorat Geologi (1963-1978). Sedangkan untuk koleksi dokumentasi. Pembukaannya diresmikan oleh Wakil Presiden RI pada waktu itu. Tempat orang melakukan kajian awal sebelum penelitian lapangan. Soekarno.  Objek geowisata yang menarik. seirama dengan kemajuan teknologi. pameran. Setelah ditutup selama satu tahun. tersedia sarana penyimpan koleksi yang lebih memadai. Geologi Indonesia. Hal ini terbukti pada tahun 1960. Untuk menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Museum Geologi dibuka kembali pada tanggal 20 Agustus 2000. Seksi Dokumentasi.Sekembalinya ke Bandung. Museum Geologi dikunjungi oleh Presiden Pertama RI. Ibu Megawati Soekarnoputri yang didampingi oleh Menteri Pertambangan dan Energi Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. berganti nama menjadi: Djawatan Pertambangan Republik Indonesia (1950-1952). Djawatan Geologi (1952-1956). telah dinaikkan menjadi UPT Museum Geologi.5 juta Yen untuk direnovasi. Pengelolaan Museum Geologi yang semula berada dibawah PUSAT DJAWATAN TAMBANG DAN GEOLOGI (PDTG). Guna lebih mengoptimalkan perananya sebagai lembaga yang memasyarakatkan ilmu geologi. Museum Geologi juga mengadakan kegiatan antara lain penyuluhan. Dimana Museum Geologi sebagai pusat informasi ilmu kebumian yang menggambarkan keadaan geologi bumi Indonesia dalam bentuk kumpulan peraga. Pusat Djawatan Geologi (1956-1957).2005). menjadikan museum geologi sebagai :   Tempat pendidikan luar sekolah yang berkaitan dengan bumi dan usaha pelestariannya. Museum Geologi mulai mendapat perhatian dari pemerintah RI. seminar serta kegiatan survei penelitian untuk pengembangan peragaan dan dokumentasi koleksi. Diharapkan pengelolaan contoh koleksi di Museum Geologi akan dapat lebih mudah diakses oleh pengguna baik peneliti maupun grup industri. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi (1978 . serta Geologi dan Kehidupan Manusia. dan SubBag Tatausaha. Ir. Djawatan Geologi (1957-1963). Pusat Survei Geologi (sejak akhir tahun 2005 hingga sekarang) Seiring dengan perkembangan zaman. Dengan penataan yang baru ini peragaan Museum Geologi terbagi menjadi 3 ruangan yang meliputi Sejarah Kehidupan. . pada tahun 1999 Museum Geologi mendapat bantuan dari Pemerintah Jepang senilai 754. Sejak tahun 2002 Museum Geologi yang statusnya merupakan Seksi Museum Geologi. Pergeseran fungsi museum.

geomorfologi. Ruang Sayap Barat. yang mempertunjukkan keadaan beberapa gunungapi aktif di Indonesia seperti : Tangkuban Perahu. Ruang Sayap Barat dan Ruang Sayap Timur. Panel-panel gambar yang menghiasi dinding ruangan diawali dengan informasi tentang keadaan bumi yang terbentuk sekitar 4. Berikut ini merupakan ruangan-ruangan yang berada di kedua lantai Museum Geologi serta fungsi dan isi dari ruangan tersebut. Sementara.[1] == Pembagian Lantai dan Ruangan == Museum Geologi terbagi menjadi beberapa ruang pamer yang menempati lantai I dan II. Sulawesi.5 miliar tahun lalu. Selain panel-panel informasi ruangan ini dilengkapi dengan maket kompleks Gunungapi Bromo-Kelut-Semeru. diujudkan dalam bentuk maket model gerakan lempeng-lempeng kulit bumi aktif Keadaan geologi sumatera. Maluku dan Nusa Tenggara serta Irian Jaya Fosil fosil serta sejarah manusia menurut evolusi Darwin juga terdapat di sini   Selain maket dan panel-panel informasi. Beberapa contoh batuan hasil kegiatan gunung api tertata dalam lemari kaca. Ruang Sayap Timur Ruangan yang mengambarkan sejarah pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Beberapa miliar tahun sesudahnya.Jawa. bilik pelayanan informasi museum serta bilik pelayanan pendidikan dan penelitian. disaat . Galunggung. yang terdiri dari beberapa bilik yang menyajikan informasi tentang :   Hipotesis terjadinya bumi di dalam sistem tata surya. geofisika. Dunia batuan dan mineral menempati bilik di sebelah baratnya. dari primitif hingga modern. dipamerkan kegiatan penelitian geologi Indonesia termasuk jenis-jenis peralatan/perlengkapan lapangan. yang memamerkan beragam jenis batuan. seismotektonik dan segalanya) dan publikasi-publikasi sebagai sarana pemasyarakan data dan informasi geologi Indonesia. [sunting]Lantai I Terbagi menjadi 3 ruang utama : Ruang orientasi di bagian tengah. mineral dan susunan kristalografi dalam bentuk panel dan peraga asli. malihan) dan sumber daya mineral yang ada di setiap daerah. Merapi dan Batu. sedimen. sarana pemetaan dan penelitian serta hasil akhir kegiatan seperti peta (geolologi. yang mendiami planet bumi ini dikenal sebagai ruang sejarah kehidupan. Tatanan tektonik regional yang membentuk geologi Indonesia. Ruang Orientasi berisi peta geografi Indonesia dalam bentuk relief layar lebar yang menayangkan kegiatan geologi dan museum dalam bentuk animasi. Masih di dalam ruangan yang sama. dimana makhluk hidup yang paling primitiv pun belum ditemukan. Ujung ruang sayap barat adalah ruang kegunung apian. Krakatau. gunung api. dikenal sebagai Ruang Geologi Indonesia. masing-masing bilik di ruangan ini juga memamerkan beragam jenis batuan (beku.

Tambang terbuka Gransberg yang mempunyai cadangan sekitar 1. Jejak evolusi mamalia yang hidup pada zaman Tersier (6. Ruang Tengah Berisi maket pertambangan emas terbesar di dunia.19 gram/ton dan perak 3 gram/ton. [sunting]Lantai II Terbagi menjadi 3 ruangan utama: ruang barat.7 juta tahun lalu hingga sekarang) di Indonesia terekam baik melalui fosil-fosil binatang menyusui (gajah.186 miliar ton. Kumpulan fosil tengkorak manusia-purba yang ditemukan di Indonesia (Homo erectus P. Kehidupan awal di bumi yang dimulai sekitar 3 miliar tahun lalu selanjutnya berkembang dan berevolusi hingga sekarang. selain keadaan lingkungan-purba.7 juta tahun lalu) dan Kuarter (1. badak. Trinil dan Mojokerto (Jawa Timur) yang sangat berarti dalam pengungkap sejarah dan evolusi manusia-purba diperagakan dalam bentuk panel dan maket. Informasi yang disampaikan diantaranya adalah proses pembentukan fosil.bumi sudah mulai tenang. Artefak yang terkumpul dari beberapa tempat di pinggiran Danau Bandung menunjukkan bahwa sekitar 6000 tahun lalu danau tersebut pernah dihuni oleh manusia prasejarah.5 m dan berat 8 ton. dengan kandungan tembaga 1. emas 1. VIII) dan di beberapa tempat lainnya di dunia terkoleksi dalam bentuk replikanya. Sejarah pembentukan Danau Bandung yang melegenda itu ditampilkan dalam bentuk panel di ujung ruangan. kuda nil) dan hominid yang ditemukan pada lapisan tanah di beberapa tempat khususnya di Pulau Jawa. lingkungannya mendukung perkembangan beberapa jenis tumbuhan bersel-tunggal. kerbau. yang terletak di Pegunungan Tengan Irian Jaya. Gabungan beberapa tambang terbuka dan tambang bawahtanah aktif di sekitarnya . termasuk batubara dan minyak bumi. yang keberadaan terekam dalam bentuk fosil Reptilia bertulang-belakang berukuran besar yang hidup menguasai Masa Mesozoikum Tengah hingga Akhir (210-65 juta tahun lalu) diperagakan dalam bentuk replika fosil Tyrannosaurus Rex Osborn (Jenis kadal buas pemakan daging) yang panjangnya mencapai 19 m. Jawa Tengah). Informasi lengkap tentang fosil dan sisa-sisa kehidupan masa lalu ditempatkan pada bilik tersendiri di Ruang Sejarah Kehidupan. yang mencirikan perkembangan kebudayaan-purba dari waktu ke waktu.5-1. Fosil ular dan ikan yang ditemukan pada lapisan tanah bekas Danau Bandung serta artefak diperagakan dalam bentuk aslinya. Begitu pula dengan artefak yang dipergunkan. ruang tengah dan ruang timur Ruang barat (dipakai oleh staf museum) Sementara ruang tengah dan ruang timur di lantai II yang digunakan untuk peragaan dikenal sebagai ruang geologi untuk kehidupan manusia. tinggi 6. Penampang stratigrafi sedimen Kuarter daerah Sangiran (Solo.02%.

yang kesemuanya memberikan informasi tentang aspek positif dan negatif tataan geologi bagi kehidupan manusia.5 miliar ton.  Ruang 1 menyajikan informasi tentang manfaat dan kegunaan mineral atau batu bagi manusia.       [sunting]Rujukan .memberikan cadangan bijih sebanyak 2. Miniatur menara pemboran minyak dan gas bumi juga diperagakan di sini. Ruang 7 menjelaskan tentang sumberdaya air dan pemanfaatannya. Ruang Timur Terbagi menjadi 7 ruangan kecil. serta panel gambar sebaran sumberdaya mineral di Indonesia. khususnya di Indonesia. baik secara tradisional maupun modern. Ruang 2 menampilkan rekaman kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sumberdaya mineral Ruang 3 berisi informasi tentang pemakaian mineral dalam kehidupan sehari-hari. juga pengaruh lingkungan terhadap kelestarian sumberdaya tersebut. Ruang 6 menyajikan informasi tentang aspek positif geologi terutama berkaitan dengan gejala kegunungapian. Bekas Tambang Ertsberg (Gunung Bijih) di sebelah tenggara Grasberg yang ditutup pada tahun 1988 merupakan situs geologi dan tambang yang dapat dimanfaatkan serta dikembangkan menjadi objek geowisata yang menarik. Beberapa contoh batuan asal Irian Jaya (Papua) tertata dan terpamer dalam lemari kaca di sekitar maket. Ruang 4 menunjukkan cara pengolahan dan pengelolaan komoditi mineral dan energi Ruang 5 memaparkan informasi tentang berbagai jenis bahaya geologi (aspek negatif) seperti tanah longksor. letusas gunungapi dan sebagainya.