P. 1
FARMAKOGNOSI

FARMAKOGNOSI

|Views: 443|Likes:
Published by Evi Setiatin

More info:

Published by: Evi Setiatin on Nov 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/06/2013

pdf

text

original

Nama MK

: Farmakognosi

Kode MK/SKS

: FAD 1101/2

Prasyarat

: Biologi Sel (FAD 1001)

Status

: Wajib untuk minat PST dan CCP

Diskripsi MK

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program studi SI IImu
Farmasi dan Program Studi Obat Alami yang memberi pengetahuan tentang obat-
obatan yang berasal dan tumbuhan dan hewan. Di dalam kuliah ini dibahas tentang
definisi, sejarah Farmakognosi, tatanama dan taksonomi tumbuhan, tumbuhan dan
hewan sebagai sumber obat, pendekatan taksonomi untuk mengkaji tumbuhan obat
dan hewan untuk obat, aktivitas farmakologi bahan alami, produksi simplisia, perubahan
simplisia dalam penyimpanan, produk alami dan HTS (High Throughput Screening),
senyawa bioaktif dari organisme kelautan, tanaman obat sebagai bahan dasar
penemuan obat baru, metabolit primer dan asal usul metabolit sekunder, asam organik
dan lipida, karbohidrat, glikosida, minyak atsiri dan resin, steroid, isoprenoid, alkaloid,
antikanker dari tumbuhan, obat dengan aktivitas antihepatotoksik dan hipoglikemik, dan
identifikasi obat alami.

Tujuan Pembelajaran:

Mata kuliah ini memberikan dasar-dasar dalam rnengethui, memahami, dan mengerti
obat yang berasal dari tumbuhan dan hewan serta ruang Iingkupnya dalam praktek
pengobatan modern maupun tradisional.
Dengan mengambil mata kuliah ini dan mata kuliah lain yang terkait, mahasiswa
mampu menjelaskan kegunaan obat yang berasal dari tumbuhan dan hewan serta
pemeriksaan identitas obat alami.

Materi Pembelajaran :

Perkuliahan MK ini selama satu semester akan dibagi menjadi 14 kali pertemuan atau
14 minggu, masing-masing selama 2x50 menit, dan kegiatan tidak tenjadwal sebanyak
28x50 menit (belajar mandiri, riset pustaka, dan mengerjakan tugas).
Topik-topik yang akan dibahas selama satu semester meliputi :
I.Definisi Farmakognosi, obat tradisional, jamu, fitofarmaka, zoofarmaka, fitoterapi,
homoeopati, dan aromaterapi; penggoIongan obat, sistem penamaan tumbuhan,
serta hubungan tumbuhan obat dan penemuan obat baru (2 x pertemuan).
2.Biosintesis dan metabolisme produk alami (2 x petemuan).
3.Tumbuhan obat sebagai bahan baku fitofarmasetikal (1 x pertemuan).
4.Bahan obat yang berasal dan metabolisme primer: karbohidrat, lipida, dan protein
(2 x pertemuan).
5.Bahan obat yang berasal dari metabolisme sekunder: glikosida, terpenoid,
alkaloid, serta tumbuhan yang digunakan dalam pengobatan (5 x pertemuan).
6.Identifikasi simplisia (1 x pertemuan).
7.Pengembangan penemuan obat baru di masa mendatang (1 x pertemuan).

Rencana Kegiatan Pembelajaran Semester

FARMAKOGNOSI

1

Learning Outcomes

Setelah selesai kuliah ini, mahasiswa diharapkan akan :
1.Mampu menjelaskan asal-usul Farmakognosi serta ruang lingkupnya serta istilah
yang terkait.
2.Mampu menyebutkan tumbuhan dan hewan yang digunakan sebagai obat serta
kandungan berkhasiat,
3.Mampu menyebutkan berbagai sifat fisika-kimia, stuktur, dan kegunaan senyawa
alami yang digunakan sebagai obat.,
4.Mampu memeriksa kemurnian dan identifikasi simplisia, baik domestik maupun

impor, dan

5.Mampu menjelaskan tumbuhan dan hewan sebagai sumber inspirasi penemuan

obat baru.

Rencana Kegiatan Pembelajaran Semester

FARMAKOGNOSI

2

DAFTAR PUSTAKA

Bruneton , J. ,1999, Pharmacognosy Phytochemistry Medicinal Plants,
Second, Lavoisier Pub. Inc. c/o Springer Verlag, Secausus USA.

Evans,W.C. and Evans,D., 2002, Trease and Evans Pharmacognosy, 15 th Edition,
W.B.Saunders, Edinburg, London.

Samuellsson G.. 1999. Drugs of Natural Origin — A Textbook of Pharmacognosy. 4
th Revised Edition, Apotekarsocieteten, Stockholm, Sweden.

Tyler,V.E, Brady.L R.. Robbers J.E., 1988. Pharmacognosy, Ninth Edition, Lea &
Febiger. Philadephia.

Retno Sunarminingsih Sudibyo, 2002, Metabolit Sekunder: Manfaat dan
Perkembangannya dalam Dunia Farmasi, Pidato Pengukuhan Jabatan
Guru Besar UGM, Jogjakarta.

Anonim,1975-1995, Materia Medika Indonesia. jilid I-VI, Dep, Kes. RI, Jakarta

Anonim,1990, Cara Pembuatan Simplisia, Dep. Kes RI. Jakarta

Anonim, 1990, Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Balk, Dep. Kes. RI. Jakarta

Warta Tumbuhan Obat Indonesia dan jurnal terkait.

Informasi dan Internet search engine (Yahoo!, Google, dll).

Informasi dan website yang terkait.

Rencana Kegiatan Pembelajaran Semester

FARMAKOGNOSI

3

BAB I
PENDAHULUAN
A. Definisi

1.

Farmakognosi (Pharmacognosy)

“Pharmacognosy is a multidisciplinary subject which comprises parts of botany,
organic chemistry, biochemistry, and pharmacology” (Samuelssofl, 1991).
“The subject of pharmacognosy deals with natural products used as or for the
production and discovery of drugs” (Samuelsson, 1999).
“A natural product can be entire organism such as a plant, an animal or a
microorganism, which has not been subjected to any treatment except, perhaps, to a
simple process of preservation such as drying”
“Crude drug is used for those natural products such as plant or parts of plants,
extracts, and exudates which are not pure compounds.

2.

Obat tradisional

a. Obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan
tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan galenik atau campuran dari bahan-
bahan tersebut, yang secara tradisional telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan
pengalaman. (menurut Permenkes 246/Menkes/Per/V/1990).
b. Obat tradisional berlisensi adalah obat tradisional asing yang diproduksi oleh
suatu industri obat tradisional (lOT) atas persetujuan dari perusahaan yang
bersangkutan dengan memakai merek dan nama dagang perusahaan tersebut.
c. lndustri Obat Tradisional (lOT) adalah perusahaan OT dengan total aset di
atas Rp 600 juta tidak termasuk harga tanah dan bangunan.
d. Industri Kecil Obat Tradisional (IKOT) adalah perusahaan OT dengan total
aset di bawah Rp 600 juta tidak termasuk harga tanah dan bangunan.
e. Jamu adalah nama asli Indonesia untuk obat tradisional. Ada beberapa
macam jenis usaha secara perorangan, misalnya Usaha Jamu racikan, Usaha Jamu
Gendong atau, Jamu Bagolan. Tulisan ”JAMU” di dalam lingkaran hitam digunakan
sebagai penanda produk obat tradisional pada umumnya.

Rencana Kegiatan Pembelajaran Semester

FARMAKOGNOSI

4

f. Sediaan herbal adalah sediaan OT yang bahan dasarnya berupa ekstrak.
Merupakan jembatan antara jamu dengan fitofarmaka.
g. Fitofarmaka adalah sediaan obat yang telah dibuktikan keamanan dan
khasiatnya, bahan bakunya terdiri dari simplisia atau sediaan galenik yang telah
memenuhi persyaratan yang berlaku. Fitofarmaka setaraf dengan obat modern.
(Permenkes nomor 76OIMenkesIPerIlXIl 992).
h. Fitoterapi sama dengan fitofarmaka.
I. Herbal medicine merupakan istilah Anglo-Saxon untuk obat tradisional.
j. Homoeopati adalah sistem pengobatan dengan menggunakan bahan obat
dalam bentuk pengenceran yang besar, jadi kadar bahan obat sangat kecil.
k. Aromaterapi adalah pengobatan atau pemeliharaan kesehatan dengan
menggunakan minyak atsiri. Hal ini sangat erat hubungannya dengan Spa (Sano par
aqua), yaitu pemeliharaan kesehatan atau kebuugaran dengan air dan minyak atsiri.
I. Etnobotani adalah ilmu yang mengkaji tentang tanaman yang terkait dengan
kehidupan suku bangsa tertentu untuk digunakan utamanya untuk pengobatan dan
pemeliharaan kesehatan atau keperluan lain. lImu ini sangat berguna untuk
mempelajari tanaman tertentu guna dikembangkan menjadi komoditi yang berguna bagi
orang.

m. Etnofarmakologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kegunaan tumbuhan
yang memiliki efek farmakologi dalam hubungannya dengan pengobatan dan
pemeliharaan kesehatan oleh suatu suku bangsa.
n. Fitokimia adalah ilmu yang mempelajari seluk-beluk kandungan kimia dalam

tumbuhan atau bagiannya.

a. Sediaan galenik adalah bentuk penyarian tumbuhan atau bagiannya yang
berupa ekstrak (infusa, ekstrak, dan tingtur).
p. Obat gubal atau simplisia adalah sama dengan crude drugs.
q. Zoofarmaka adalah sama dengan fitofarmaka tetapi bahan dasarnya berasal

dari hewan.

Rencana Kegiatan Pembelajaran Semester

FARMAKOGNOSI

5

BAB II
OBAT GUBAL (
CRUDE DRUGS)
A. Tata-nama dan Produksi Obat Gubal

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->