BERKENALAN DENGANPENDIDIKAN IPA SEKOLAH DASAR I A.

TUJUAN Setelah mengkaji materi pada bagian I ini mahasiswa mampu: • Mendeskripsikan kondisi objektif pelaksanaan pembelajaran IPA di SD pada umumnya. • Mendeskripsikan pentingnya pembelajaran IPA dilaksanakan sejak dinibagi siswa. • Mendeskripsikan dimensi dan ruang lingkup pendidkan IPA menurut kajian para akhli dan kurikulum. • Mengidentifikasi keterkaitan antar dimensi/ruang lingkup pendidikan IPA yang dikemukakan oleh para akhli dan kurikulum. • Mengidentifikasi ciri-ciri pembelajaran IPA yang efektif serta persaratankompetensi profesional yang harus dimiliki guru untuk mencapai hal itu. B. KAJIAN MATERI 1. Pendahuluan B agaimana pengertian Anda tentang belajar, mengajar, dan mendidik?Adakah perbedaan antara pembelajaran, pengajaran, danpendidikan? Setujukah jika pendidikan dimaknai sebagai proses mereproduksiserta mengelaborasi sistim nilai dan budaya ke arah yang lebih baik, antara laindalam hal pembentukan wawasan, keyakinan ( belieft) , kepribadian, keterampilandan kematangan intelektual peserta didik. Bagaimana pula pandangan Andabahwa dalam lembaga formal proses reproduksi sistim nilai dan budaya inidilakukan terutama dengan mediasi proses belajar mengajar sejumlah matapelajaran dalam kelas. Jika Anda mendukung gagasan-gagasan tersebut,bagaimana Anda menjelaskan bahwa salah satu mata pelajaran yang turutberperan penting dalam mendidikkan wawasan, keterampilan dan sikap ilmiahsejak dini bagi anak adalah mata pelajaran IPA? Sekedar untuk mengungkapulang hasil belajar Anda pada beberapa mata kuliah terdahulu, jawablah1 pertanyaan-pertanyaan tersebut. Setelah itu, untuk mengkritisi jawaban Andasendiri, simaklah paparan berikut.Sejatinya, melalui pembelajaran dan pengembangan potensi diri padapembelajaran IPA siswa akan memperoleh bekal pengetahuan, keterampilan, dansikap yang diperlukan untuk memahami dan menyesuaikan diri terhadapfenomena dan perubahanperubahan di lingkungan sekitar dirinya, disampingmemenuhi keperluan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.Pembelajaran dan pengembangan potensi ini merupakan salah satu kuncikeberhasilan peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam memasukidunia teknologi, termasuk teknologi informasi pada era globalisasi. Meskipundemikian, pencermatan terhadap realitas di lapangan; pada mayoritas waktu dantempat, pembelajaran IPA di sekolah dasar masih menunjukkan sejumlahkelemahan.Salah satu kelemahan pembelajaran IPA pada mayoritas SD selama iniadalah bahwa pembelajaran tersebut lebih menekankan pada penguasaan sejumlahfakta dan konsep, dan kurang memfasilitasi siswa agar memiliki hasil belajar yang comprehensive . Keseluruhan tujuan dan karakteristik berkenaan denganpendidikan IPA SD -sebagaimana tertuang dalam kurikulum- pada kegiatanpembelajaran secara umum telah direduksi menjadi sekedar pemindahan konsep-konsep yang kemudian menjadi bahan hapalan bagi siswa. Tidak jarangpembelajaran IPA bahkan dilaksanakan dalam bentuk latihan-latihan penyelesaiansoalsoal tes, semata-mata dalam rangka mencapai target nilai tes tertulis evaluasihasil belajar sebagai “ukuran utama” prestasi siswa dan kesuksesan guru dalammengelola pembelajaran. Pembelajaran IPA yang demikian jelas lebihmenekankan pada penguasaan sejumlah konsep dan kurang menekankan padapenguasaan kemampuan dasar kerja ilmiah atau keterampilan proses

IPA. Olehkarena target seperti itu maka guru tidak terlalu terdorong untuk menghadirkanfenomena-fenomena alam – betapa pun melalui alat peraga sederhana – ke dalampembelajaran IPA.

Kondisi objektif bermasalah lainnya di lapangan saat ini adalah bahwamateri penilaian hasil belajar untuk mata pelajaran IPA -dengan pelaksanaan yangdikordinasikan oleh Dinas Pendidikan kabupaten/kota- masih didominasi danberfokus pada penilaian hasil belajar ranah kognitif melalui tes. Oleh karena itu,penilaian tersebut tidak pernah mengukur sejauh mana kinerja, karya, dan sikapsiswa dalam kegiatan praktikum atau proses inkuiri IPA di SD itu telah berjalandengan benar, melainkan yang diukur dan dievaluasi itu adalah sejauh mana siswaSD menguasai (mengetahui) sejumlah konsep-konsep IPA yang terdapat dalambuku ajar. Tidak jadi soal dengan cara apa siswa memperoleh pengetahuan danpenguasaan konsep-konsep tersebut. Dengan bersandar pada alasan ini lah paraguru di SD pada umumnya "cenderung enggan" menyelenggarakan pembelajaranIPA yang lebih menuntut siswa terlibat dalam berbagai kegiatan praktikum dan jenis kegiatan inkuiri lainnya sekurang-kurangnya melalui metode demonstrasi,karena hal demikian dipandang kurang efektif untuk meningkatkan penguasaansiswa terhadap konsep-konsep dalam IPA.Dengan mencermati karakteristik soal-soal ujian (Tes Formatif dan TesSumatif (EHB dan EBTA/ EBTANAS) -khususnya untuk Mata Pelajaran IPASD- yang hanya mengukur hasil belajar siswa pada ranah kognitif belaka; makanilai IPA siswa pada raport dan STTB -hingga kahir tahun 2004- pada umumnyabelum menjadi indikator yang representatif dan sahih bagi hasil belajar yangkomprehensif (meliputi ranah kognitif, psikomotor, dan afektif); serta tidak begiturelevan dengan karakteristik pendidikan IPA. Namun demikian, tidak lah sertamerta aspek kognitif siswa pada pembelajaran IPA di SD menjadi tidak penting,karena penguasaan konsep-konsep IPA pun berperan memberikan kemampuandasar akademis bagi siswa untuk dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yanglebih tinggi. Hanya saja persoalannya menjadi tidak benar apabila demi mencapainilai EHB dan EBTA/EBTANAS yang tinggi belaka, kemudian pembelajaran IPAdireduksi menjadi sekedar pemindahan/penuangan pengetahuan IPA dari benak guru ke otak anak; dan dengan sadar mengabaikan tuntutan ideal kurikulum danhakikat pendidikan IPA sebagai proses, produk, dan sikap (nilai)

Kondisi pembelajaran IPA di SD selama ini telah mendorong para pakarmelakukan studi reflektif dan evaluatif terhadap isi ( content ), pelaksanaan, danhasil keluaran dari kurikulum pendidikan dasar dan menengah (khususnya IPA)hingga periode Kurikulum Tahun 1994 memberikan temuan sejumlah kelemahanyang berujung dengan kesimpulan perlunya penyempurnaan kurikulum sesuaidengan tuntutan masyarakat yang cenderung berubah, perkembangan ilmu danteknologi, kebutuhan daerah dalam konteks kesatuan bangsa, dan upaya memban-gun bangsa agar menjadi negara maju, mandiri, berwibawa dan kompetitif dalampercaturan pasar bebas dan global internasional. Hal demikian mendesak untuk dipenuhi karena bagaimana pun operasionalisasi kurikulum harus berhadapandengan berbagai kendala, tuntutan dan kondisi objektif di lapangan (Eddy,1996:20; Dahar,1985:292 dan 1992:32).Sehubungan dengan temuan itu upaya pengembangan kurikulum mutakhir(Kurikulum tahun 2004 dan disempurnakan menjadi kurikulum 2006) yang ber-alih dari kurikulum berbasis isi atau materi ( content-based curriculum ) ke kuriku-lum berbasis kemampuan ( competency-based curriculum ) dimana terdapat ke-seimbangan peningkatan kemampuan konseptual dan kemampuan prosedural me-rupakan langkah maju Departemen Pendidikan Nasional dalam mengantisipasikecenderungan pembelajaran IPA selama ini. Kurikulum ini selama proses penyusunan awalnya sejak tahun 2000/2001 populer dengan nama KBK. Akronim dariKurikulum Berbasis Kompetensi (Depdiknas, 2001:6).Ada kesan serius dalam penyusunan kurikulum 2004 atau kurikulum 2006ini. Selain melakukan uji coba di beberapa sekolah yang dijadikan sebagai pilot project , pemerintah melalui Pusat Kurikulum Balitbang Depdiknas juga BSPNmenerbitkan buku-buku pelayanan profesional yang terkait langsung dengan pen-erapan kurikulum di lapangan. Misalnya cara pengelolaan kurikulum di sekolah,cara dan contoh pengembangan silabus, pedoman penilaian berbasis kelas, danrambu-rambu pembelajaran efektif. Hal-hal tersebut juga

harus dikuasai oleh paraguru dan mahassiswa calon guru. Denganl demikian sangat jelas pentingnya pem-belajaran – termasuk IPA – di SD dilaksanakan secara profesional 2. Mengapa Anak SD Harus Belajar IPA ? Mengapa harus disusun kurikulum pembelajaran IPA bagi anak SD?Mengapa di SD anak-anak harus belajar IPA? Mengapa mereka harus belajarkonsep-konsep listrik, magnet, fotosintesis, atau dasar-dasar antariksa nun jauh disana. Mengapa mereka harus belajar mengobservasi, mencatat data, melaporkandata, bahkan melakukan penyelidikan? Akan kah mereka semua dijadikan ⎯ ataubahkan digiring ⎯ menjadi ahli IPA? Untuk membantu Anda menjawabpertanyaan ini, pertama-tama cermatilah apa yang ditulis Bobbi dePorter & MikeHernacki berikut dalam Quatum Learning (1992:22) ."Kita semua dilahirkan dengan rasa ingin tahu yang tak pernah terpuaskan.Dan kita semua memiliki peralatan yang memadai untuk memuaskannya.Pernahkah Anda memperhatikan seorang bayi yang meneliti dengan saksamasebuah mainan baru? Ia meraih mainan tersebut dan memasukkanya ke dalammulut untuk mengetahui rasanya. Ia menggoyang-kannya, mengangkatnya, danmemutarkannya perlahan-lahan sehingga ia bisa melihat bagaimana setiap sisinyaterkena cahaya. Ia menempelkannya di telinga, menjatuhkannya ke lantai danmengambilnya kembali, membongkar bagian-bagiannya dan menyelidikinya satudemi satu.Proses penelitian yang dilakukan anak seperti demikian, kini, disebutbelajar secara menyeluruh ( global learning ). Global Learning merupakan caraefektif dan alamiah bagi seseorang untuk belajar. Dari sini diketahui bahwa otak seorang anak hingga usia enam atau tujuh tahun adalah seperti spons, menyerapberbagai fakta, sifat-sifat fisis, dan kerumitan bahasa yang kacau dengan carayang menyenangkan dan bebas stres. Proses ini juga didukung dengan faktor-faktor umpan balik positif dan rangsangan dari lingkungan, sehingga Anda telahmenciptakan kondisi yang sempurna bagi anak Anda untuk belajar apa saja".Inilah potensi scientist dalam diri anak, salah satu anugerah terbesar dari Tuhanbagi manusia yang sekaligus membedakannya dari makhluk lainnya. Karenabegitu besarnya potensi ini terdapat dalam diri anak maka Herbert Zim dengan tegas menyatakan, “ Young children are more scientists then they are anythingelse .” (Holt, 1991:1-6).Potensi scientist dibawa serta oleh anak dalam serangkaian kegiatansehari-hari, berhadapan dengan dunia IPA yang sederhana sampai yangmembutuhkan pemikiran kompleks. Anak secara intrinsik terdorong inginmengerti dan menelusuri apa saja, termasuk yang berkaitan dengan IPA. Anak ingin mengerti mengapa benda-benda bergerak, mengapa tumbuhan dan hewanberagam, mengapa matahari hanya nampak pada siang hari, mengapa jika iaberlari pada saat rembulan muncul rembulan tersebut selalu mengikutinya. Danmasih banyak lagi fenomena-fenomena alam lainnya yang mengusik rasa ingintahunya. Ada-lah tugas utama pendidikan (melalui kolaborasi gurusiswa) untuk mengembangkan potensi saintis siswa secara optimal sejak dini melalui prosespembelajaran IPA yang dikelola secara profesional.Selain itu, dalam konteks era globalisasi dan informasi - dengan tuntutanketerampilan hidup ( life sklill) yang semakin tinggi dan kompleks – pembelajaranIPA di SD merupakan wahana untuk membekali siswa dengan pengetahuan,keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk melanjutkan pendidikan dan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan di sekelilingnya. Para pakar IPAsepakat bahwa dengan melibatkan siswa ke dalam kegiatan IPA sejak dini akanmenghasilkan generasi dewasa yang melek sains yang dapat menghadapitantangan hidup dalam dunia yang makin kompetitif, sehingga mereka mamputurut serta memilih dan mengolah informasi untuk digunakan dalam mengambilkeputusan. (Depdiknas, 2001:6; Rutherford, F.J. & Ahlgren,A.,1990; Susan,etal.,1990:2/31; Yager, 1993:4; Connor, 1990:6/7; Carin & Sund,1989:16).Tepat apa yang dinyatakan oleh Roth, W.F.

et al. (1993:127) bahwa “Animportant task of science educators is to help students develop the thinking skillsof scientists”. Tugas penting guru IPA dalam membantu siswa mengembangkanketerampilan berpikir saintis ini dapat dituangkan dalam pembelajaran IPA bagianak melalui penyediaan konteks yang autentik yang melibatkan benda-benda,peristiwa, istilah dan pengertian IPA. 3. Pengertian dan Dimensi Umum Pendidikan IPA Cara pandang guru terhadap hakikat (esensi dan karakteristik) pendidikanIPA akan sangat mempengaruhi profil pembelajaran IPA yang diselenggarakanguru bersama siswa. Oleh karenanya pemahaman yang benar tentang karakteristik pendidikan IPA mutlak diperlukan guru. Karakteristik tersebut sekurang-kurangnya meliputi pengertian dan dimensi (ruang lingkup) pendidikan IPA.IPA secara sederhana didefinisikan sebagai ilmu tentang fenomena alamsemesta. Dalam kurikulum pendidikan dasar terdahulu (1994) dijelaskan penger-tian IPA (sains) sebagai hasil kegiatan manusia berupa pengetahun, gagasan, dankonsep yang terorganisasi tentang alam sekitar, yang diperoleh dari pengalamanmelalui serangkaian proses ilmiah antara lain penyelidikan, penyusunan dan pen-gujian gagasan-gagasan. Sedangkan dalam kurikulum 2004 sains (IPA) diartikansebagai cara mencari tahu secara sistematis tentang alam semesta.Menurut Hendro dan Jenny (1993:3) ucapan Einstein: Science is theatempt to make the chaotic diversity of our sense experience correspond to a logically uniform system of thought , mempertegas bahwa IPA merupakan suatu ben-tuk upaya yang membuat berbagai pengalaman menjadi suatu sistem pola berpikiryang logis tertentu, yang dikenal dengan istilah pola berpikir ilmiah.Untuk membahas hakikat IPA, ada beberapa hal yang perlu diperhatikansebagaimana dikemukakan oleh Hardy & Fleer (1996:15-16) sehingga memung-kinkan para guru memahami IPA dalam perspektif yang lebih luas. Menurutmereka, sekurang-kurangnya ada 7 ruang lingkup pemahaman IPA sebagaimanaberikut. a. IPA sebagai kumpulan pengetahuan IPA sebagai kumpulan pengetahuan mengacu pada kumpulan berbagaikonsep IPA yang sangat luas. IPA dipertimbangakan sebagai akumulasi berbagaipengetahuan yang telah ditemukan sejak zaman dahulu sampai penemuanpengetahuan yang sangat baru. Pengetahuan tersebut berupa fakta, teori, dangeneralisasi yang menjelaskan alam

b. IPA sebagai suatu proses penelusuran (investigation) IPA sebagai suatu proses penelusuran umumnya merupakan suatupandangan yang menghubungkan gambaran IPA yang berhu-bungan erat dengankegiatan laboratorium beserta perangkatnya. Dalam kategori ini IPA dipandangsebagai sesuatu yang memiliki disi-plin yang ketat, objektif, dan suatu prosesyang bebas nilai. c. IPA sebagai kumpulan nilai IPA sebagai kumpulan nilai berhubungan erat dengan pene-kanan IPAsebagai proses. Bagaimanapun juga, pandangan ini mene-kankan pada aspek nilaiilmiah yang melekat pada IPA. Ini termasuk di dalamnya nilai kejujuran, rasaingin tahu, dan keterbukaan. d. IPA sebagai cara untuk mengenal dunia Proses IPA dipengaruhi oleh cara di mana orang memahami kehidupandan dunia di sekitarnya. IPA dipertimbangkan sebagai suatu cara di mana manusiamengerti dan memberi makna pada dunia di sekeliling mereka, selain jugamerupakan salah satu cara untuk mengetahui dunia beserta isinya dengan segalaketerbatasannya. e. IPA sebagai institusi sosial Ini berarti bahwa IPA seharusnya dipandang dalam penegrtian sebagaikumpulan para profesional, yang melalui IPA mereka didanai, dilatih dan diberipenghargaan akan hasil karya. Para ilmuwan ini sangat terikat dengankepentingan institusi, pemerintah, politik, bahkan militer. f. IPA sebagai hasil konstruksi manusia Pandangan ini menunjuk pada pengertian bahwa IPA sebenarnyamerupakan penemuan dari suatu kebenaran ilmiah mengenai hakikat semestaalam. Pengetahuan ilmiah ini tidak lain merupakan akumulasi kebenaran. Halpokok dalam pandangan ini adalah IPA merupakan konstruksi pemikiran manusia.Oleh karenanya, dapat saja apa yang dihasilkan IPA memiliki sifat bias dansementara. g. IPA sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari

dan bukan mendefinisikannya. me-lainkan pula cara bagaimana orang berpikir mengenai situasi sehari-hari sangatkuat dipengaruhi oleh pendekatan ilmiah ( scientific approach ). merumuskan hipotesis.prinsip-prinsip. dan teori-teori di dalam IPA yang merupakan ha-sil rekaan manusia dalam rangka memahami dan menjelaskan alam bersama den-gan berbagai fenomena yang terjadi di dalamnya. Ketiga kriteria tersebut adalah: (1)mampu menjelaskan fenomena yang telah diamati atau telah terjadi. Sedangkan rumusrumus dan kalimat matematikaadalah contoh konsep menyatakan hubungan. 1998:134).Dimensi sikap ilmiah adalah berbagai keyakinan.10 c. melakukan eksperimen. (3) pengklasifikasian data. Termasuk ke dalam kelompok pertama. Sikap dapat diklasifikasi ke dalam duakelompok besar.yaitu: melakukan observasi. dan dimensi sikap. (4) perumusanhipotesis. Bertumpu pada sekumpulan data yang sahih itulah suatu fenomena alam diabstraksikan ke dalambentuk konsep. Kemudian.Orang menyadari bahwa apa yang dipakai dan digunakan untuk pemenuhan kebutuhan hidup sangat dipengaruhi oleh IPA.Dimensi Proses. dan konsep menyatakan hubungan.Sedangkan sikap-sikap yang termasuk kelompok kedua adalah:a. Dalam pengajaranIPA. mengklasifikasi.b. menyadari adanya keterbatasan dalam penemuan keilmuan. seperangkat sikap tertentu yang meru-pakan cara memandang dunia serta berguna bagi pengembangan karir di masayang akan datang (T. hukum-hukum. Secara sederhana ada tiga jenis konsep: konsep teramati. Carin & Sund (1989:4) mengajukantiga kriteria bagi suatu produk IPA yang benar.menganalisis data. yaitu metode memperoleh pengetahuan. Metode ini dalam IPA sekarang merupakan gabunganantara metode induksi dan metode deduksi. Energi. (2) mampumemprediksi peristiwa yang akan terjadi. yang dikenal dengan keterampilan proses.d. Metode gabungan ini merupakankegiatan beranting antara deduksi dan induksi. kesadaran akan perlunya bukti ketika mengemukakan suatu pernyataan. Dimensi produk meliputi konsep-konsep. opini dan nilainilai yangharus dipertahankan oleh seorang ilmuwan khususnya ketika mencari ataumengembangkan pengetahuan baru.Fakta adalah fenomena alam yang berhasil diobservasi tetapi masih me-mungkinkan adanya perbedaan persepsi di antara pengamat (pelaku observasi). pengakuan . prinsip. (5) pengujian hipotesis.antara lain adalah:a. yang disebutdengan metode ilmiah. dan mengkomu-nikasikan hasil penelitian. Sarkim (1998) maka hakikatpendidikan IPA dapat dikategorikan kedalam tiga dimensi yaitu: Dimensi Produk. (3) mampu diuji dengan eksperimensejenis.hokum dan teori) tidak diperoleh berdasarkan fakta semata. suhu adalahcontoh konsep terdefinisi.Pada tahap-tahap tersebut terdapat aktivitas-aktivitas yang secara umumbiasa dilakukan oleh para peneliti. Adatidaknya aspek proses ini sangat bergantung pada guru. dan kedua. memiliki rasa antusias untuk menguasi pengetahuan dan metode ilmiah. Sarkim.b. konsepterdefinisi. pengakuan bahwa IPA dapat membantu pemecahan masalah-masalah indi-vidual dan global. medan.c. Dimensi proses. seperangkat sikap yang bila diikuti akan membantuproses pemecahan masalah.membandingkan. hipotesis ini kemudian diujimelalui serangkaian data yang dikumpulkan secara empiris. Metode ilmiah dalamproses IPA memiliki kerangka dasar prosedur yang dapat dijabarkan dalam enamlangkah: (1) sadar akan adanya masalah dan merumusan masalah. memprediksi. Produk IPA (konsep. Kita dapat memahaminya semata-mata dengan menyaksikanbentuk konkritnya. kemauan melakukan eksperimen atau kegiatan pengujian lainnya secaraberhati-hati. dand. Pertama. mengukur. dimana seorang peneliti mula-mulamenggunakan metode induksi dalam menguhubungkan pengamatan denganhipotesis. secara deduksi hipotesis ini dihubungkan denganpengetahuan yang ada untuk melihat kecocokan dan implikasinya. Setelahmelewati berbagai perubahan yang dinilai perlu. menyimpulkan.Fakta yang dipersepsi sama oleh setiap observer disebut data. aspek proses ini muncul dalam bentuk kegiatan belajar mengajar. kemauan untuk mempertimbangkan interpretasi/pandangan lain. rasa ingin tahu terhadap dunia fisik/biologis dan cara kerjanya. melainkan berdasar-kan data yang telah teruji melalui serangkaian eksperimen dan penyelidikan. Kursi dan ruang kelas adalah con-toh konsep teramati. Bukan saja pemakaianberbagai jenis produk teknologi sebagai hasil investigasi dan pengetahuan. (2) pengamatandan pengumpulan data yang relevan. dan (6) melakukan generalisasi.Berdasarkan hasil analisis terhadap berbagai paparan para pakar tentangruang lingkup IPA sebagaimana dilakukan oleh T.

konsep-konsep. terutama dalam mata pelajaran Bahasa Indonesiamelalui model pembelajaran tematis. sikap kedisiplinan diri ( self discipline )Dari keseluruhan uraian tentang hakikat IPA di atas.Pendidikan IPA menekankan pada pemberian pengalaman belajar secaralangsung. Dalam KTSP ditegaskan pengertian Sains(IPA) sebagai cara mencari tahu tentang alam secara sistematis dan bukan hanyakumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta. sikap terbuka untuk menerima ( open-mindedness )f.pentingnya pemahaman keilmuan dalam masa kini.e. kiranya cukup jelasbahwa pendidikan IPA bukan sekedar berisi rumus-rumus dan teori-teorimelainkan suatu proses dan sikap ilmiah untuk mendapatkan konsep-konsepilmiah tentang alam semesta. Ket-erampilan proses ini meliputi: keterampilan mengamati dengan seluruh indera. sikap ingin tahu ( curiousity )b.Kurikulum Tingakat Satuan Pendidikan tahun 2006).Wynne Harlen (1987) dalam Teaching and Learning Premary Science semenjelaskan sembilan sikap ilmiah yang harus dikembangkan sejak dini padasiswa sekolah dasar. sikap berpikir bebas ( independence in thinking )i. Kesembilan sikap tersebut adalah:a. sikap tidak putus asa ( perseverance )e. pendidikan sains (IPA) disekolah dasar (SD) secara eksplisit berupa mata pelajaran mulai diajarkan pada jenjang kelas tinggi. sikap mawas diri ( self critism )g. mengakui IPA merupakan hasil dan kebutuhan aktivitas manusia. Sedangkan di kelas rendah pembelajaran IPA ini terintegrasibersama mata pelajaran lainnya. prinsip-prinsipsaja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. sikap bertanggung jawab ( responsibility )h. Pengembangan sikap ilmiah ini bukan melalui ceramahmelainkan dengan memunculkannya ketika siswa terlibat dalam kegiatanpemecahan masalah. sikap kerja sama (cooperation )d. Pendidikan IPA di SekolahDasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) diharapkan dapat menjadi wahana bagisiswa untuk mempelajari dirinya sendiri dan alam sekitarnya. IPA dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi Menurut Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK tahun 2004 dan KTSP.keterampilan menggunakan alat dan bahan secara benar dengan selalu . Dalam pembelajaran tersebut siswa difasilitasi untuk mengembangkansejumlah keterampilan proses (keterampilan atau kerja ilmiah) dan sikap ilmiahdalam memperoleh pengetahuan ilmiah tentang dirinya dan alam sekitar. 4. sikap ingin mendapatkan sesuatu yang baru ( originality )c.

menafsirkan data. serta meng-gali dan memilah informasi faktual yang relevan untuk menguji gagasan-gagasanatau memecahkan masalah sehari-hari. dan benda-bendalangit lainnya. terbuka pada pikiran dan gagasan baru. yaitu manusia.memper-timbangkan keselamatan kerja. Benda/materi. memecahkan masalah danmembuat keputusan. mengkomunikasikan hasil temuan secara beragam. Energi dan perubahannya meliputi: gaya. Teknologi. Lingkungan. dan Masyarakat (salingtemas) merupakanpenerapan konsep IPA dan saling keterkaitannya dengan . Dalam kegiatan pembelajaran keduadimensi ini dilaksanakan secara sinergi dan terintegrasi. berkomunikasi ilmiah. mengum-pulkan. padat dan gas. tata surya. 2004:3).tekun dan teliti.b. Sikap dan Nilai Ilmiah Siswa mengembangkan sikap ingin tahu. bersikap ilmiahdan religius. panas. Berkomunikasi Ilmiah Siswa mengkomunikasikan pengetahuan ilmiah hasil temuan dan kajiannyakepada berbagai kelompok sasaran untuk berbagai tujuan. (2) Menanamkan rasaingin tahu dan sikap positip terhadap sains dan teknologi. (4) Ikut serta dalam memelihara.Adapun dimensi Pemahaman Konsep dan Penerapannya mencakup:a. sertamenilai rencana prosedur dan hasilnya.Secara global dimensi yang hendak dicapai oleh serangkaian tujuankurikuler pendidikan IPA dalam kurikulum pendidikan dasar adalah mendidik anak agar memahami konsep IPA. teknologi dan masyarakat. serta kesehatan. Pada prinsipnya. 1990:2). (3) Mengembangkanketerampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar. Makhluk hidup dan proses kehidupan. Penyelidikan/Penelitian Siswa menggali pengetahuan yang berkaitan dengan alam dan produk teknologi melalui refleksi dan analisis untuk merencanakan. Sains. tum-buhan daninteraksinya dengan lingkungan. kreatif dalammenghasilkan karya ilmiah. Keilmiah dan tujuan transendental pendidikan IPA sebagaimanadipaparkan di atas sudah barang tentu tidak serta merta dapat dicapai oleh materipelajaran IPA. b. Berikut adalah deskripsi kerja ilmiah tersebut. lingkungan. jujur dalammenyajikan data faktual. c. Ruang Lingkup (dimensi) Mata Pelajaran IPA Ruang lingkup mata pelajaran Sains (IPA) di SD menurut KBK tahun2004 (cikal bakal Kurikulum 2006) meliputi dua dimensi: (1) Kerja Ilmiah dan (2)Pemahaman Konsep dan Penerapannya. Fungsi dan Tujuan Pendidikan IPA Dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi dijelaskan bahwa mata pelajaranIPA di Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) berfungsi untuk menguasai konsep dan manfaat IPA dalam kehidupan sehari-hari serta untuk melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Madrasah Tsanawiyah (MTs). dan (6)Menghargai alam dan segala ketera-turannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan. memiliki keterampilan ilmiah. tidak percaya tahayul. d.e. pengembangan kreativitas dan pemecahanmasalah. Pengembangan Kreatifitas dan Pemecahan Masalah Siswa mampu berkreatifitas dan memecahkan masalah serta membuatkeputusan dengan menggunakan metode ilmiah.c. Bumi dan alam semesta meliputi: tanah. sifat-sifat dan kegunaannya meliputi: cair. listrik. mengolah dan menafsirkan data. hewan. karakteristik dan tujuan pendidikan IPA SD dalam kurikulum menuntut proses belajar-mengajar IPA yang tidak terlalu akademis yakni penekanan pada penyampaiankonsep-konsep dengan sistimatika yang ketak berdasarkan buku teks dan lebih-lebih sekedar verbalistik semata. a. menjaga dan melestarikanlingkungan alam.d. melainkan oleh cara melibatkan siswa ke dalam kegiatan didalamnya (Galton & Harlen. (5) Mengembangkan kesadaran tentang adanya hubungan yangsaling mempengaruhi antara sains. bunyi. mengajukan pertanyaan. sikap dan nilai ilmiah. Dengan demikian pengertian. menggolongkan data. peduli terhadap makhluk hidup dan lingkungan. pembelajaran IPA harusdirancang dan dilaksanakan sebagai cara „mencari tahu‟ dan cara „mengerja-kan/melakukan‟ yang dapat membantu siswa memahami fenomena alam secaramendalam (Depdiknas.Kerja ilmiah sains dalam kurikulum sekolah dasar terdiri daripenyelidikan. serta bertujuan: (1) Menanamkan pengetahuan dan konsep-konsep sains yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. mengkomunikasikan kesim-pulan. magnet. bumi. cahayadan pesawat sederhana.

lingkungan.b. Siswa menyadari kapan/apa teknologi dan informasi yang diperlukan. dan diperolehnya dari berbagai sumber dan mampu menilai. dalam kaitan ini siswa memahami hak-hak dan kewajiban sertamenjalankannya secara bertanggung jawab.Kompetensi Rumpun Mata Pelajaran Sains (IPA) berkaitan dengan penca-paian kompetensi yang meliputi kerja ilmiah dan penguasaan konsep yakni pema-haman dan penerapannya. dan nilai-nilai untuk mengambilkeputusan. berpikir lateral. dan hubungan. Mampu memahami proses pembentukan ilmu dan melakukan inkuiri ilmiahmelalui pengamatan dan sesekali melakukan penelitian sederhana dalamlingkup pengalamannyad. serta untuk bertinteraksi dengan oranglain.Ada sembilan Kompetensi Lintas Kurikulum (KLK) yang terkait denganpendidikan Sains. sikap dan nilai-nilai dasar yang direfleksikan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak‟. Mampu bersikap ilmiah dengan penekanan pada sikap ingin tahu. Siswa menunjukkan kemampuan untuk berpikir konsekuen.d.i. Siswa memilih.e. dan meng-komunikasikan gagasan dan informasi. serta berinteraksi dan berkontribusi dalam masyarakat dan budayaglobal. keterampilan. Siswa memahami dan menghargai dunia fisik. budaya dan intelektual serta menerap-kan nilai-nilai luhur untuk meningkatkan kematangan pribadi menujumasyarakat beradab. keterampilan.f. Kompetensi Pendidikan IPA Kompetensi yang merupakan penjabaran dari tujuan pendidikan nasionaldalam Kurikulum 2004 diartikan oleh Pusat Kurikulum Balibang Depdiknas se-bagai „pengetahuan. Mampu menterjemahkan perilaku alam tentang diri dan lingkungan di sekitarrumah dan sekolah.Standar Kompetensi mata pelajaran Sains (IPA) di SD/MI adalah:a. Siswa menunjukkan motivasi dan percaya diri dalam belajar serta mampubekerja mandiri sekaligus dapat bekerjasama. serta siap menghadapi berbagai ke-mungkinan. Siswa memahami dan berpartisipasi dalam kegiatan kreatif di ling-kungannyauntuk saling menghargai karya artistic. geografi dan sejarah.a. h. makhluk hidup.b. dan peka terhadap makhluk hidup dan lingkungan. Pembelajaran IPA dirancang. Kompetensi tersebut dikenaldengan istilah Standar Komptensi Mata Pelajaran. Dari kompetensi rumpun mata pelajaran ini kemudiandijabarkan menjadi kompetensi yang lebih operasioanl dan lebih mencerminkanaspek-aspek khusus pencapai tujuan mata pelajaran. kompetensi rumpun mata pelajaran (standar kompetensi kajian) dan stan-dar kompetensi mata pelajaran.memperhitungkan peluang dan potensi. Kompetensi tersebut antara lain kompetensi lintas kurikulum(dicapai siswa melalui pembelajaranpembelajaran dari semu rumpun pembela. Siswa memahami konteks budaya. serta memiliki penge-tahuan. Siswa menyadari bahwa setiap orang mempunyai hak untuk dihargai danmerasa aman. dan dievaluasi dengan berorientasi pada pencapaian kompetensi ter-tentu oleh siswa. mengembangkan.g. dan nilai-nilai untuk berpartisipasi aktif dalam ke-hidupannya.bekerjasama. dan teknologiserta mempunyai pengetahuan. serta mampu menyusun pola. teknologidan masyarakat melalui pembuatan suatu karya teknologi sederhana termasuk merancang dan membuat. menggunakandan berbagai informasi dengan orang lain.jaran). diope-rasionalkan.c. Kesembilan KLK tersebut adalah sebagai berikut. Siswa menggunakan bahasa untuk memahami. ditemu-kan.c. memadukan dan menerapkan konsep-konsep dan teknik-teknik numerik dan spasial. struktur. . bertanya. keterampilan.

Semua itu dapat Anda jalani dengan relatif tidak adakendala. "Siapa yang dapat menjawab pertanyaan ini?"Anda mengacungkan tangan sambil bergeser ke ujung tempat duduk Andadengan bersemangat hingga guru memanggil nama Anda. Mengapa demikian? Saya yakin. Lalu Anda mendengar beberapa anak tertawa danguru berkata. mungkin ketika di kelas satu atau kelas dua. memperbaiki konsepsi mereka yang masih keliru tentang fenomena alam. Anda dapat melakukannya walaudengan berkali-kali tersandung dan terjatuh. Anda dapat mengingat danmembandingkannya dengan beberapa kasus ketika Anda menyerah mempelajarisesuatu yang baru setelah gagal satu atau dua kali. Dengan kata lain. . bahwa Anda tidak mengenal konsep mengenaikegagalan. Saat Anda merayakan ulang tahun pertama. Selainitu penilaian dalam pengajaran IPA harus dilakukan dengan menggunakan sistempenilaian (asesmen) yang adil. sebagai orang dewasa.Berdasarkan jenjang dan karakteristik perkembangan intelektual anak seusia siswa SD maka penyajian konsep dan keterampilan dalam pembelajaranIPA harus dimulai dari nyata (konkrit) ke abstrak. 5. "Marilah kita mencermati beberapa tonggak belajar pada usia awalseorang anak yang normal dan sehat. pembelajaran IPA di SD justru mengabaikan ⎯ apalagi menghi-langkan ⎯ dunia bermain anak.Bobbi dePorter dalam Quantum Learning (1999:22-24) menginformasikankepada Anda tentang pentingnya menciptakan suasana kelas sebagai tempat 'bermain sambil belajar ' yang aman dari caci maki dan ancaman serta bermaknabagi siswa. diminati serta diperlukan siswa.Lalu pada suatu hari. Untuk membantu. Tugas guru adalahmenciptakan dan mengoptimalkan suasana bermain tersebut dalam kelas sehinggamenjadi media yang efektif untuk membelajarkan siswa dalam IPA. proporsional. transparan. orangtua Anda meyakinkan betul bahwa Anda bisamelakukannya jika terus menerus berusaha dan mereka selalu mendampingi Andauntuk mendorong Anda. yang merupakansalah seorang tokoh penting dalam hidup Anda saat itu.mengembangkan potensi saintis yang terdapat dalam dirinya. . dan komprehensif bagisetiap aspek proses dan hasil belajar siswa. Jadi. mungkin Anda telahbelajar berjalan ⎯ suatu proses yang rumit baik secara fisik maupun mental yanghampir-hampir mustahil dapat dijelaskan dengan kata-kata atau diajarkan tanpamendemons-trasikannya. Anda menjalani apa yang oleh para pakar pendidikandianggap sebagai tugas belajar tersulit yang dapat dilakukan oleh manusia ⎯ Anda belajar membaca!. sambil membekaliketerampilan dan membangun konsep-konsep baru yang harus dikuasainya. Pembelajaran IPA akan berlangsung efektif jikakegiatan belajar mengajarnya mampu mencitrakan kepada siswa bahwa kelasadalah tempat untuk bermain. serta memfasilitasi siswa untuk secara lugas mengemukakan dan men-cobakan ide-idenya. darisederhana ke rumit. hingga pada usiaenam atau tujuh tahun. Bagaimana Mengajarkan Sains (IPA) di SD? Pembelajaran IPA sebagai media pengembangan potensi siswa SDseharusnya didasarkan pada karakteristik psikologis anak. aman dari segala bentuk ancaman dan hambatanpsikologis. Setiap keberhasilan diakhiri dengan kegembiraan dantepukan. memberikankesenangan bermain dan kepuasan intelektual bagi mereka dalam membongkarmisteri. itu salah! Saya heran kamu berani tergesa-gesa menjawab!"Anda merasa malu sekali di hadapan teman-teman dan guru.Mampu memanfaatkan sains dan merancang/membuat produk teknologisederhana dengan menerapkan prinsip sains dan mampu mengelola lingkungandi sekitar rumah dan sekolah serta memiliki saran/usul untuk mengatasidampak negatif teknologi di sekitar rumah dan sekolah. dan benih-benih keraguan mulai tersemaidalam . "Tidak. dari mudah ke sukar. Meskipun demikian. Boleh jadi anak ini sangat mirip denganAnda dahulu.Keyakinan Anda terguncang. Sesekali tidak boleh terjadi. yang memompa diri diri Anda untuk lebih berhasil . seluk beluk dan teka-teki fenomena alam di sekitar dirinya.Secara psikologis. anak usia SD berada dalam dunia bermain. mengapa justru pada saatkanak-kanak Anda mencoba dan mencoba lagi ketika Anda sedang belajarberjalan? Jawabannya adalah. dan dari dekat ke jauh. Andaduduk di kelas dan guru berkata. mulailah dari apayang ada pada/di sekitar siswa dan yang dikenal. Dengan penuhkeyakinan Anda menjawabnya.

dan (4) isu sosial yang berdasarpada sains. dalam pembelajaranIPA guru mengharapkan siswa diam dengan sikap duduk tegak dan bersidekaptangan.B. dalam deretan bangku-bangku yang berjajar menghadap ke depan. (4) AcademicPreparation : memberi landasan bagi siswa yang akan mendalami IPA secaraakademik dan profesional. maka pendidikanteknologi bertujuan untuk memberi siswa caracara memberi nilai tambahterhadap benda yang di lingkungan serta cara-cara berurusan dengan kehidupanmoderen yang kompleks. 1990:6) cakupan pendidikan IPA untuk pendidikandasar harus berorientasi pada empat hal: (1) Personal needs : menyiapkan individuyang mampu menggunakan IPA bagi peningkatan tarap hidup dan menghadapiperkembangan teknologi. Keberhasilan menghubungkan pendidikan IPA . c.Connor (1990:7) berkesimpulan bahwa pendidikan IPA untuk sekolahdasar harus secara konsisten berorientasi pada: (1) pengembangan keterampilanproses. (2) Social Issues : menanamkan tanggung jawabterhadap isu-isu sosial yang berkaitan dengan IPA.. menanamkan pengertian akan adanya hubungan yang erat antara IPA danteknologi. Komentar negatif enam kali lebih banyak dibandingkan komentar positif! Dengan demikian kelas (sekolah) telahmemindahkan siswa dari lingkungan hidup yang humanis dan demokratis ke' kamp-kamp konsentrasi ala Nazi'. linear. belajar menjadi tugas berat". menanamkan ke dalam diri siswa keingintahuan akan alam sekitar. pembelajaran IPA di sekolah dasar tradisional telah mengalihkananak dari pendekatan " global learning " yang menyenangkan dan holistik menjadipendekatan kaku. Masih sering terjadi.jiwa Anda. M. yaitu:a.b. Bagi banyak orang.Sejak saat itu. dan verbalistis. menyiapkan siswa agar dapat menggunakan IPA dan teknologi dalammemahami dan memperbaiki kehidupan sehari-hari. (3) aplikasi.sementara guru dengan fasih menceramahkan materi IPA. kejelasan wawasan guru tentang ruang lingkup IPA juga sangat menentukan kualitas pengajaran IPA di Sekolah Dasar.Hal lain yang juga penting disadari oleh para guru adalah bahwapendidikan IPA di SD tidak boleh lepas dari pendidikan teknologi. Pembelajaran IPA yang demikian. 3) Career Education Awareness : menanamkan kesadaran akan sifat dan ruang lingkup IPA yangberhubungan dengan pengembangkan bakat dan minat .Jack Canfield (1982) dalam Quantum Learning melaporkan hasilpenelitiannya di sejumlah sekolah dasar di USA bahwa setiap anak dalam seharirata-rata menerima 460 komentar negatif atau kritik dan hanya 75 komentarpositif atau yang bersifat mendukung. Hilang sudah kinerjasaintis anak yang begitu cekatan mengobservasi dan memperlakukan benda-benda apa saja yang ada di sekitarnya.d. menanamkan kesadaran dan pengertian akan hakikat IPA sebagai programinternasional. serta dapatmemahami penjelasan-penjelasan ilmiah tentang fenomena alam. Sedangkan Carin & Sund (1989:16) memberikan arahan bagaimanasemestinya IPA diajarkan pada pendidikan dasar ⎯ termasuk SD.Disamping pemahaman dan pengimplementasian karakteristik psikologissiswa pada pembelajaran IPA. (2) pengembangan konsep. Sangat disayangkan! Berdasarkan hasil survey dan penelitian penulis disejumlah SD. jelassangat bertentangan dengan hakikat anak dan pendidikan IPA itu sendiri. menyiapkan siswa agar dapat menggunakan IPA dan teknologi dalammenghadapi isu-isu sosial yang berhubungan dengan IPA. MenurutConnor (dalam Rowe. Jikapendidikan IPA terutama ditujukan untuk mendorong siswa agar mampumenjelaskan hasil observasi mengenai lingkungan sekitar. ini lah awal terbentuknya citra negatif diri.f.

fisik. yang harus relevan antara tujuan kurikuler. mau memonitor se-berapa besar kadar on-task siswa. Untuk itudituntut kemampuan guru dalam mengemas pembelajaran IPA sehinggamembentuk konfigurasi yang bermakna yang mengkaitkan antara materi IPA. Mengacu pada tujuan . Keseimbangan antara bahan pelajaran teoritis dan kegiatan-kegiatan-kegiatannyata serta pengembangan sikap dan nilai.Guru pengajar IPA yang amanah dan profesional dituntut untuk mampumengelaborasi keenam prinsip di atas dalam kegiatan belajar mengajar IPA di ke-las.Pada buku Pedoman Belajar Mengajar Sekolah Dasar dicantumkan enamprinsip (azas) pengembangan dan operasional pembelajaran bagi para guru SD. dan perubahan yang terjadi pada bumi dan sistem tatasurya. jika dalam kurikulum tertulis Kompetensi Dasar: 'Men-gidentifikasi ciri-ciri umum makhluk hidup dan kebutuhannya‟ maka tujuan pemtidak lain merupakan pengelompokan dari keterampilan proses IPA yang sudahkita kenal. dan keadaan daerahsiswa. 7. serta evaluasi yang digunakan. memecahkan masalah. dan sejauh mana konsep-konsep IPA dikuasaidan diimplementasikan siswa.c.d. materi pelajaran danstrategi pembelajaran yang dikembangkan. lingkungan . penggunaan pendekatan dan metodemengajar. penggunaan sarana dan sumber belajar.(2) merancang dan membuat produk teknologi berdasarkan ciri-cirimakhluk hidup.a.jaran IPA yang efektif.serta mengambil keputusan (Horsley.denganpendidikan teknologi dapat meningkatkan dan mengembangkan proses berpikiryang meliputi keterampilan mengumpulkan informasi. Bahan kajian sains . seberapa banyak keterampilan dan sikap ilmiahsiswa yang dapat dikembangkan. dan urutan bahan pelajarandalam satu caturwulan. konsep gaya besertakarakteristiknya. tujuaninstruksional dan pelaksanaan pembelajaran. Kesinambungan bahan pelajaran.keterampilan teknologi dan isu-isu ilmiah yang berada di lingkungan masyarakat. Tujuan pembelajaran yang disusun. sifat dan struktur benda. satusama lain harus saling bertautan dengan serta bersumber dari Kompetensi Umum. baik antar tingkat/kelas di SD maupun antaraSD dan SLTP. diperoleh rambu-rambu pembelajaran IPAdi SD sebagai berikut.Sebagai contoh.Literasi sains dan teknologi serta peran keduanya dalam lingkungan danmasyarakat sangat penting dan mendesak untuk diperkenalkan sejak tingkat pendidikan dasar agar peserta didik terbiasa untuk cepat tanggap terhadap situasilingkungan dan masyarakat serta terampil menyelesaikan masalah denganmenggunakan konsep-konsep yang telah dipelajari melalui pendidikan. dan masyarakat. Materi Pokok dan Indikator Pencapaian Hasil Belajar seba-gaimana tercantum pada kurikulum Mata Pelajaran Sains SD.Kompetensi Dasar. Sub aspek salingtemas yang perludipelajari siswa adalah: (1) mengidentifikasi kebutuhan dan kesempatan. teknologilingkungan. Jika semua itu tercapai secara optimal maka dapatdipastikan bahwa pembelajaran IPA yang diselenggarakan guru adalah pembela. dan (3) memperbaiki produk teknologi yang ramah lingkungan danmasyarakat. Rambu-rambu Pembelajaran Sains (IPA) dalam Kurikulum Dari berbagai buku layanan profesional yang dikeluarkan oleh Pusat Kuri-kulum Depdiknas (2003) untuk pelaksanaan Kurikulum 2004 atau sekarang dis-empurnakan menjadi kurikulum 2006. Salah satu sikap pro aktif guru adalah sejak awal berusahamemahami benar rambu-rambu pembelajaran IPA dalam kurikulum.e. tingkat pemahaman.Sehubungan dengan keterkaitan antara pendidikan IPA.b. dan masyarakat (salingtemas) Standar Kompetensi Mata PelajaranSains Kurikulum 2004 menjelaskan:Sains terdapat di dalam teknologi.Prinsip-prinsip tersebut adalah:a. maupun sosial. Belajar aktif dan koperatif baik secara mental. metode yang dipilih. Sainsdiperlukan dalam kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhanmanusia melalui pemecahan masalah-masalah yang dapatdiidentifikasikan.f. Keluwesan dalam hal penyesuaian waktu.Dalam menyelenggarakan pembelajaran IPA dengan pendekatan danmodel apa pun guru harus tetap pro aktif sebagai fasilitator. Penerapan Sains perlu dilakukan secara bijaksana agartidak berdampak buruk terhadap lingkungan. Kesesuaian dalam hal tingkat usia. Penekanan pembelajaransalingtemas diarahkan pada pe-ngalaman belajar untuk merancang danmembuat suatu karya melalaui penerapan konsep sains dan kompetensibekerja ilmiah secara bijaksana.1990).

untuk kelas I. Hasilpenilaian dapat diwujudkan dalam bentuk nilai dengan ukuran kuantitatif ataupun dalam bentuk komentar deskriptif kualitatif. penelitian danpengujian. de-monstrasi/peragaan model. Teknologi dan Masyarakat (Salingtemas). yaitu: 1) Empat pilar pendidikan yaitu belajar untuk mengetahui ( learning toknow ). pembuatan kliping.i. Pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran IPA berorientasi pada siswa.2) Inkuiri IPA. belajar untuk hidupdalam kebersamaan ( learning to live together ). bekerja keras dan cerdas. mengkomunikasikan hasilmelalui berbagai cara seperti lisan.c. Penilaian tidak hanya dilakukan pada akhir periode tetapi dilakukan se-cara terintegrasi (tidak terpisahkan) dari kegiatan pembelajaran dalam arti kemajuan belajar dinilai dari proses. mengambil keputusan yang bertanggung jawab. Apabila dipandang perlu. Guru membiasakan memberipeluang seluas-luasnya agar siswa dapat belajar lebih bermakna dengan mem-beri respon yang mengaktifkan semua siswa secara positip dan edukatif. Pemberian pengalaman belajar secara langsung sangat ditekankan melaluipenggunaan dan pengembangan keterampilan proses dan sikap ilmiah dengantujuan untuk memahami konsep-konsep dan mampu memecahkan masalah. Penilaian tentang kemajuan belajar siswa dilakukan selama proses pembela.f. pen-gamatan. nyanyian.menggolongkan. Dengan demikian. dan diagram. tulisan. hal ini untuk menghindari pengelapan. Guru berperan sebagai fasilitator sehinggasiswa lebih aktif berperan dalam proses belajar. belajar untuk menjadi dir-inya sendiri ( learning to be ). skala sikap. Aspek kerja ilmiahdisusun bergradasi untuk kelas I dan II. Tugas proyek hendaknya dikaitkan dengan kompetensi matapelajaran lain di luar IPA.6) Pembelajaran IPA yang bermuatan nilai.4) Sains.5) Pemecahan Masalah. Setiap kom-petensi yang berkaitan dengan mata pelajaran lain perlu dinilai dalam kegiatanbelajar proyek tersebut.3) Konstruktivisme. h. Lingkungan.g. Guru dapat memberikan tugas proyek yang perlu dikerjakan serta ditinjauulang untuk senantiasa menyempurnakan hasil. penggalian informasi mandiri melaluitugas baca. . bukan hanya hasil (produk).Ada 6 pertimbangan yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan pembela.Keterampilan proses yang digunakan dalam IPA antara lain: mengamati. belajar untuk melakukan ( learning to do ). hasil proyek. Teknologi.Agar mampu “bekerja secara ilmiah”pada para siswa perlu ditanamkan sikap: rasa ingin tahu. Pengalamanbelajar diperoleh melalui serangkaian kegiatan untuk mengeksplorasi lingkun-gan melalui interaksi aktif dengan teman. lingkungan.d. Penilaian IPAdapat dilakukan dengan berbagai cara seperti tes perbuatan.jaran IPA yang berorientasi pada siswa. tetapi diajarkan dengan pendekatan tematis.lingkup penilaian IPA dapat dilakukan baik pada hasil belajar (akhir kegiatan)maupun pada proses perolehan hasil belaj ar (selama kegiatan belajar). serta kelas V dan VI. tujuan pembelajaran untuk masing-masing mata pelajaran serta kompetensi pendidikan yang diharapkan akantetap tercapai. peduli terhadap makhluk hidup dan lingkungan. Kegiatan pembelajaran lebih diarahkan pada pengalaman belajar langsungdaripada pengajaran (mengajar). melakukan percobaan.Peran guru bergeser dari menentukan “apa yang akan dipelajari” ke „bagai-mana menyediakan dan memperkaya pengalaman belajar siswa”. diskusi. wawancara nara sumber. Pembelajaran IPA dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti penga-matan. dan nara sumber lain. pembuatan sari bacaan. simulasi/bermain peran. II dan III tidak diajarkan sebagai matapelajaran yang berdiri sendiri.e. Lingkungan.b. kelas III dan IV. mengukur. bekerja sama secaraterbuka.memprediksi. pengujian/penelitian. kuesioner. Pengem-bangan aspek ini disesuaikan dengan tingkat perkembangan anak artinya tidak harus seluruh aspek serta merta ada pada setiap kegiatan. portofolio. Aspek kerja ilmiah bukanlah bahan ajar. tes tertulis. guru diperkenankan mengubah urutan materi asalmasih dalam semester yang sama. dan Masyarakat (Salingtemas) se-cara nyata dalam konteks pengembangan teknologi sederhana. melainkan cara untuk menyampaikanbahan pembelajaran yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran. penulisan gagasanilmiah atau sejenisnya dengan demikian. menggunakan alat. Tugas proyek ini diharapkanmenyangkut Sains.jaran. menafsirkan.

Dalam kaitannya dengan komunikasi interaksi dalam bentuk organisasi Dr. Sementara Bringgs (1970) berpendapat bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar buku. Pengertian Media Pengertian Media . film. karena pada hakekatnya media memperluas atau memperpanjang kemampuan manusia untuk merasakan. sehingga terjadi proses saling mempengaruhi. baik di sekolah maupun di dalam pergaulan masyarakat yang lebih luas dan di dalam bentuk-bentuk masyarakat dengan struktur dan fungsinya masing-masing.A. Ada yang lebih senang menggunakan istilah peragaan. Dewasa ini telah mulai dipopulerkan istilah baru yakni “Media pendidikan”. tetapi arah dan tujuannya sama. Para ahli di dalam memberikan batasan media berbeda-beda pendapat. apa yang dimaksud dengan media. Sadiman (1984) berpendapat bahwa media adalah sarana yang juga disebut channel. Bertitik tolak dar alat bantu (media) itu dapat dipahami bahwa. Bentuk komunikasi itu berlaku di dalam semua bentuk hubungan sosial. Selanjutnya akan diuraikan pengertian media menurut istilah. Di sekolah berlangsung hubungan komunikasi interaksi antara para siswa dan guru. media dalam hubungannya dengan komunikasi interaksi suatu organisasi sangat menentukan. Sedangkan Assosiasi Teknologi dan Komunikasi (Association of Education and Communication Technology/ AECT) di Amerika memberi batasan yaitu: Media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan orang untuk menyalurkan pesan/ informasi. yakni sarana dan prasarana. Gagne (1970) menyatakan bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsang untuk belajar. Hamidjojo dalam Amir Achsin (1980). Dalam dunia pendidikan kita mengenal peragaan atau keperagaan. Melalui berbagai bentuk komunikasi maka kelompok-kelompok masyarakat melakukan banyak kegiatan atau tingkah laku sosial sehingga tercapai tujuan-tujuan bersama. Oemar Hamalik (1994) berpendapat bahwa media komunikasi adalah suatu media atau alat bantu yang digunakan oleh suatu organisasi untuk mencapai efisiensi dan efektivitas kerja dengan hasil yang maksimal. yang tidak lepas dari kata medium. perlu peningkatan efisiensi dan efektivitasnya. alat bantu itulah yang disebut dengan media. ruang.Dalam kehidupan bermasyarakat terdapat ciri utama yakni adanya hubungan diantara anggotanya. Dengan perkataan lain. yang mempunyai tekanan sendiri-sendiri. sehingga ide atau gagasan itu sampai pada penerima. media adalah semua bentuk perantara yang dipakai orang menyebar ide. hubungan komunikasi interaksi itu akan berjalan dengan lancar dan mendapat hasil yang maksimal. Untuk mencapai maksud dan tujuannya. Beragamnya istilah tersebut. Menurut Santoso S. dan melihat dalam batas-batas jarak. Hubungan itu berlangsung sedemikian rupa. Jadi dapat dipahami bahwa media adalah perantara atau pengantar dari pengirim ke penerima pesan. bentuk-bentuk organisasi masyarakat itu. Dengan kata lain antara anggota kelompok terdapat hubungan yang disebut komunikasi interaksi. dan waktu yang hampir tak terbatas lagi. Tetapi ada pula yang senang yang menggunakan istilah komunikasi peragaan. mendengarkan. Namun yang masih perlu kejelasan adalah. Peningkatan efisiensi dan efektivitas tersebut sebagian bergantung kepada faktor penunjang. Luhan dalam Arif S. kaset adalah contohcontohnya. Selanjutnya Mc. Apabila organisasi itu berjalan dan menggunakan alat bantu. Media berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. maka akan lebih baik di .

kegiatan seni. Sadiman. dalam tulisan ini kita menggunakan pengertian “media pendidikan” Berdasarkan dari ciri-ciri umum media pendidikan tersebut. tanpa memerlukan perlengkapan dan tidak diproyeksikan untuk mengamatinya. 3. dramatisasi. melukis dan menggambar serta membantu mereka menafsirkan dan mengingat-ingat isi materi bacaan dari buku teks (Arif S. sebagai tindakan operasional. antara guru dengan siswa. maka pada dasarnya media pendidikan merupakan suatu “perantara” (medium. bacaan. Karena itu. Oemar Hamlik (1994) memberi batasan media pendidikan adalah alat. dan dapat diamati. perasaan. Media pendidikan digunakan dalam rangka hubungan (komunikasi) dalam pengajaran. film strips dan transparancies. 5. yaitu: pertama flat opaque picture atau gambar datar tidak tembus pandang. karena gambar datar tidak tembus pandang ini mudah pengadaannya serta biasanya relatif murah. brosur-brosur dan buku-buku. Jadi media gambar adalah media yang dipergunakan untuk memvisualisasikan atau menyalurkan pesan dari sumber ke penerima (siswa). memperjelas sajian ide. B. kartun. Dia merupakan . Pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam komunikasi visual. terdapat beberapa persamaan diantaranya. misanya dari surat-surat kabar. ilustrasi dan foto yang diperoleh dari berbagai sumber tersebut dapat dipergunakan oleh guru secara efektif dalam kegiatan belajar mengajar. yang sangat erat pertaliannya dengan metode mengajar. Dr. Dewasa ini gambar fotografi secara luas dapat diperoleh dari berbagai sumber. dan pernyataan kreatif dalam bercerita. 2. bahwa media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke sehingga dapat merangsang fikiran. perhatian dan minat perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi. Media pendidikan mengandung aspek. lukisan. Kedua adalah transparent picture atau gambar tembus pandang. Media gambar termasuk kepda gambar tetap atau still picture yang terdiri dari dua kelompok. didengar. majalah-majalah. Gambar pada dasarnya membantu mendorong para siswa dan dapat membangkitkan minatnya pada pelajaran. Gambar. Media pendidikan identik artinya dengan pengertiankeparagaan yang berasal dari kata raga. misalnya film slides. Media pendidikan sebagai alat bantu belajar mengajar. Tekanan utama terdapat pada benda atau hal-hal yang bisa dilihat dan didengar. Pemanfaatan Media Gambar Data Proses Belajar Mengajar Di antara media pendidikan. di samping itu media gambar berfungsi pula untuk menarik perhatian. 7. Berdasarkan (3) dan (4). Namun yang termasuk media gambar. 4. Media Gambar Berikut ini akan dipaparkan beberapa uraian berkaitan dengan pemahaman terhadap media gambar yang merupakan salah satu fokus dalam penelitian. dilihat. sebagai alat dan sebagai teknik. mengilustrasikan atau menghiasi fakta yang mungkin akan cepat dilupakan atau diabaikan bila tidak digrafiskan. Media pendidikan sebagai alat bantu memiliki ciri-ciri: 1. gambar/ foto adalah media paling umum dipakai. Dari pengertian media serta batasan-batasan yang dikemukakan oleh para ahli di atas.salah satu diantaranya yaitu “Media pendidikan”. penulisan. Membantu mereka dalam kemampuan berbahasa. metode dan teknik digunakan dalam rangka mengaktifkan komunikasi dan interaksi antar guru dan siswa dalam prose pendidikan dan pengajaran disekolah”. misalnya gambar fotografi. media) dan digunakan dalam rangka pendidikan. suatu benda yang dapat diraba. 6. gambar dan lukisan cetak. penulis maksudkan dalam pembahasan skripsi ini yang terdapat pada kelompok pertama yakni Flat opeque picture. C. 1984). baik diluar kelas. Gambar fotografi merupakan salah satu media pengajaran yang amat dikenal di dalam setiap kegiatan pengajaran hal ini disebabkan kesederhanaannya.

Misalnya dalam mata pelajaran biologi. uraian dan tafsiran sendiri. 2. Keterampilan jenis keterbacaan visual dalam hal ini sangat diperlukan bagi para siswa dalam membaca gambar-gambar itu. Sekali gagasan dibentuk dengan baik. Pergunakanlah gambar-gambar itu sedikit saja. seni grafis dan bentukbentuk kegiatan lainnya. lebih baik daripada dua kali mempertunjukkan gambar yang serabutan tanpa pilih-pilih. maka gambargambarnya harus memperhatikan perbedaan yang mencolok. dan lain-lain berturutturut secara lengkap. Gambar ilustrasi fotografi adalah gambar yang tidak dapat diproyeksikan. Prinsip-prinsip pemakaian media gambar. yang dapat dimengerti dan dinikmati di mana-mana. Karena itu gambar dapat dipergunakan sebagai media pendidikan dan mempunyai nilainilai pendidikan bagi peserta didik yang memungkinkan belajar secara efisien peserta didik yang berkaitan dengan pemanfaatan media gambar dalam data PBM beberapa ahli membekas rambu yang perlu diperhatikan yaitu : 1. Bilamana gambar-gambar itu akan dipakai semuanya. akan mengakibatkan para siswa merasa dirongrong oleh sekelompok gambar yang mengikat mereka. Jumlah gambar yang sedikit tetapi selektif. Jadi guru bisa mempergunakan gambar datar. Beberapa prinsip yang perlu diperhatikan antara lain:       Pergunakanlah gambar untuk tujuan-tujuan pengajaran yang spesifik. Lalu diperhatikan gambar yang menyertainya. Demikian pula istilah supermarket terdengar asing bagi siswa-siswa yang hidup si kampung. atau dalam menyajikan gagasan baru. perlu dipikirkan kemungkinan dalam kaitan pokok-pokok pelajaran. Gambar-gambar yang ril sangat berfaedah untuk suatu mata pelajaran. Penyajian gambar hendaknya dilakukan secara bertahap. dalam upaya memperoleh hasil tes yang komprehensip serta menyeluruh. sebab keefektivan pemakaian gambar-gambar di dalam proses belajar mengajar memerlukan keterpaduan. daripada menggunakan banyak gambar tetapi tidak efektif. Mengevaluasi kemajuan kelas. Hematlah penggunaan gambar yang mendukung makna. karena maknanya akan membantu pemahaman para siswa dan cara itu akan ditiru untuk hal-hal yang sama dikemudian hari. Melalui gambar itulah mereka akan memperoleh kejelasan tentang istilah Verbal Mendorong pernyataan yang kreatif. dimulai dengan memperagakan konsep-konsep pokok artinya apa yang terpenting dari pelajaran itu. Banyaknya ilustrasi gambar-gambr secara berlebihan. baik dalam lingkungan anak-anak maupun dalam lingkungan orang dewasa. slides atau transparan untuk melakukan evaluasi belajar bagi para siswa. Pemakaian instrumen tes secara bervariasi akan sangat baik dilakukan guru. melalui gambar-gambar para siswa akan didorong untuk mengembangkan keterampilan berbahasa lisan dan tulisan. Para siswa mengamati gambar-gambar candi gaya Jawa Tengah dan Jawa Timur menjelaskan bahwa mengapa bentuk tidak sama. jadi yang terpenting adalah pemusatan Perhatian pada gagasan utama. ilustrasi tambahan bisa berfaedah memperbesar konsepkonsep permulaan.bahasa yang umum. Oleh karena itu ada pepatah Cina mengatakan bahwa sebuah gambar berbicara lebih banyak dari pada seribu kata. dapat dipergunakan. Gambar yang berwarna umumnya menarik perhatian. Guru bisa saja tidak bisa mudah dipahami oleh para siswa yang bertempat tinggal di lingkungan hutan tropis asing. bisa juga dengan memanfaatkan gambar baik secara umum maupun secara khusus. akan tetapi tidak menghasilkan kesan atau inpresi visual yang jelas. apa ciri-ciri membedakan satu sama lain. Memilih gambar yang baik dalam pengajaran . yaitu dengan cara memilih gambar tertentu yang akan mendukung penjelasan inti pelajaran atau pokokpokok pelajaran. Pameran gambar di papan pengumuman pada umumnya mempunyai nilai kesan sama seperti di dalam ruang kelas. lingkungannya. Kurangilah penambahan kata-kata pada gambar oleh karena gambar-gambar itu sangat penting dalam mengembangkan kata-kata atau cerita. Semua gambar mempunyai arti. Padukan gambar-gambar kepada pelajaran. Tujuan khusus itulah yang mengarahkan minat siswa kepada pokokpokok pelajaran. Bilamana tujuan instruksional yang ingin dicapainya adalah kemampuan siswa membandingkan kelompok hewan bertulang belakang dengan tidak.

seperti melihat keadaan atau benda yang sesungguhnya. Perbuatan. Sesuatu gambar dapat menunjukkan suatu gerakan. barulah ia tafsirkan. Hendaknya sipengamat dapat memperoleh tanggapan yang tetap tentang obyek-obyek dalam gambar. Mengajar siswa membaca gambar Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengajar siswa membaca gambar:      Warna. Gambar hendaknya hal sedang melakukan perbuatan. Ukuran. Umumnya pada mulanya mereka mengamati warna sebelum mereka mengetahui nama warna. Gambar dapat digunakan untuk suatu tujuan tertentu seperti pengajaran yang dapat memberikan pengalaman dasar. yang dikerjakan secara tidak profesional seperti terlalu terang atau gelap. dan menafsirkan warna perlu dilakukan guru terhadap para siswa. dalam gambar terdapat sebuah simbol-simbol gerakan. Kekeliruan dalam hal ini akan memberikan pengaruh yang tak diharapkan gambar yang palsu dikatakan asli. mana yang lebih tinggi antara seorang manusia dengan gereja. besar. perhatian. 3. Dapat dibandingkan mana yang lebih besar antara seekor ayam dengan seekor sapi. Artistik. bisa ditempel. Fotografi. detai. Gambar menunjukkan situasi yang sebenarnya. Jangan sampai peserta didik menjadi bingung dan tidak tertarik pada gambar. Kesederhanaan. baik dalam hal besarnya gambar. Pengajaran dalam kelas dengan gambar sedapat mungkin penyajiannya efektif. Gambar yang bagus belum tentu menarik dan efektif bagi pengajaran. Siswa dapat lebih tertarik kepada gambar yang nilai fotografinya rendah. membedakan. Maksudnya agar anak dapat mengira-ngira jarak antara suatu obyek dengan obyek lainnya dalam suatu gambar. misalnya jarak antara puncak gunung latar belakangnya. Dijadikan alat untuk pengalaman kreatif. menulis pertanyaan tentang gambar. Gambar sebaiknya disusun menurut urutan tertentu dan dihubungkan dengan masalah yang luas. Siswa sangat tertarik pada gambar-gambar berwarna. Penggunaan gambar tentu saja disesuaikan dengan tujuan yang hendak dicapai Kriteria-kriteria memilih gambar seperti yang telah dikemukakan di atas juga berfungsi untuk menilai apakah suatu gambar efektif atau tidak untuk digunakan dalam pengajaran. dan menambah pengetahuan siswa. digantung atau diproyeksikan. mempunyai nilai estetis secara murni dan mengandung nilai praktis. Jarak. Mempelajari gambar sendiri dalam kegiatan pengajaran dapat dilakukan cara. dapat dilihat oleh semua peserta didik. 4. menulis cerita. warna dan latar belakang untuk penafsiran. apabila terlalu sering digunakan dalam waktu yang tidak lama. menimbulkan kesan tertentu. Akan tetapi gambar juga menjadi tidak efektif. dan memperbaiki kekurang jelasan. menjadikan ruangan menarik. Melatih menanggapi. Siswa akan lebih tertarik dan akan lebih memahami gambar-gambar yang sedang bergerak. Mobil yang sedang diparkir yang nampak dalam sebuah gambar. Display gambar-gambar dapat ditempel pada papan buletin. Pada umumnya mereka memilikji kriteria tersendiri tentang kombinasi warna-warna. mencari gambar-gambar yang sama. Gambar yang tidak memenuhi kriteria tidak dapat digunakan sebagai media dalam mengajar. Bermaksud anak memperoleh kesan apakah di dalam gambar temperaturnya dingin atau panas. Segi artistik pada umumnya dapat mempengaruhi nilai gambar.Dalam pemilihan gambar yang baik untuk kegiatan pengajaran terdapat beberapa kriteria yang perlu diperhatikan antara lain:       Keaslian gambar. Gambar itu sederhana dalam warna. meningkatkan minat. dan menggunakan gambar untuk mendemonstrasikan suatu obyek. memotivasi siswa. Menggunakan gambar dalam kelas Penggunaan gambar secara efektif disesuaikan dengan tingkatan anak. Temperatur. Bandingkan gambar yang menunjukkan musim salju dan gambar . memperkaya fakta. dan sebagainya. Bentuk item. Gambar-gambar yang digunakan merupakan gambar yang terpilih.

wilayah yang terpilih adalah Wilayah Sumatra Barat yang dipilih secara acak dan yang terpilih adalah wilayah Pesisir Selatan. Maka dapat dibedakan temperatur rendah dan keadaan panas. Sel atau penampang daun yang tak mungkin kita lihat dengan mata telanjang dapat disajikan dengan jelas dalam bentuk gambar. Pelaksanaan penelitian dilakukan secara bertahap setiap tahunnya per wilayah.    Selain kelebihan-kelebihan tersebut gambar atau foto mempunyai beberapa kelemahan yaitu :    Gambar atau foto hanya menekankan presepsi indra mata.. dan Pariaman.. Beberapa kelebihan yang lain dari media gambar adalah :   Sifatnya konkrit. Berdasarkan jumlah dan sifat perilaku para anggotanya. Padang Panjang. Pada tahun ketiga diharapkan sudah menjangkau wilayah-wilayah lainnya yang masih belum dijangkau. Tidak semua benda. Media gambar dapat mengatasi keterbatasan pengamatan kita. memperbaiki mutu dan hasil pembelajaran dan mencobakan hal-hal baru pembelajaran demi peningkatan mutu dan hasil pembelajaran. Solok. PENELITIAN TINDAKAN KELAS (CLASSROOM ACTION RESEARCH) Apakah Penelitian Tikdakan Kelas (PTK) itu ? Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan ragam penelitian pembelajaran yang berkonteks kelas yang dilaksanakan oleh guru untuk memecahkan masalah-masalah pembelajaran yang dihadapi oleh guru. Dalam PTK individual seorang guru melaksanakan PTK di kelasnya sendiri atau kelas orang lain..orang-orang yang berada dalam keadaan membuka pakaian. direncanakan Lemlit UNP sudah dapat memperluas wilayah ke daerah tetangga. .. Gambar atau foto benda yang terlalu kompleks kurang efektif untuk kegiatan pembelajaran. Peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lampau. Murah harganya. Ukuran sangat terbatas untuk kelompok besar. SMA. Bengkulu.. dan tidak selalu bisa. yang dapat disebut PTK individual dan PTK kaloboratif. Air terjun niagara atau danau toba dapat disajikan ke kelas lewat gambar atau foto. Pada tahun kedua. mudah didapat. Jambi. Untuk itu gambar atau foto dapat mengatasinya. (baca selanjutnya klik disini) BERITA DARI LEMBAGA PENELITIAN UNP Baru-baru ini.. anak-anak dibawa ke objek tersebut. sedang dalam PTK kaloboratif beberapa orang guru secara sinergis melaksanakan PTK di kelas masing-masing dan diantara anggota melakukan kunjungan antar kelas. dan SMK sebanyak 100 orang per tahun untuk kawasan Sumatra dalam melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Lembaga Penelitian UNP baru saja selesai menyelenggarakan Program Kerja sama dengan Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK). Dapat memperjelas suatu masalah. objek atau peristiwa dapat dibawa ke kelas. Gambar dapat mengatasai masalah batasan ruang dan waktu. mudah digunakan. Gambar atau foto sangat bermanfaat dalam hal ini. dalam bidang apa saja dan untuk tingkat usia beberapa saja. Gambar/ foto lebih realistis menunjukkan pokok masalah dibanding dengan media verbal semata. seperti Propvinsi Riau.. Untuk kesempatan tahun ini. kemarin atau bahkan menit yang lalu kadang-kadang tak dapat dilihat seperti apa adanya. PTK dapat berbentuk individual dan kaloboratif. SMP. tanpa memerlukan peralatan yang khusus. Program tersebut berbentuk kepercayaan yang diberikan kepada Lemlit UNP untuk melatih para guru SD. sehingga dapat mencegah atau membetulkan kesalah pahaman.

kemudian berdasarkan data dilakukan refleksi. Learn More Scribd Upload a Document Search Documents Explore Documents              Books . siklus-siklus tindakan berlanjut sampai perubahan yang diinginkan dicapai dengan catatan bahwa tidak mungkin dicapai ketuntasan perubahan karena situasi dan kondisi kelas berubah terus secara dinamis. Begitu seterusnya. sedangkan sebagian besar siswa tampak takut salah. Maka. kemudian dilakukan refleksi untuk melihat sejauh mana perubahan dicapai lewat tindakan kedua.Fiction Books . dan rasa malu. yang menghasilkan permasalahan baru. cemas dan malu berbicara dalam bahasa Inggris. para guru membuat laporan penelitian dan kemudian dialihkan menjadi sebuah artikel yang akan dimuat di dalam Jurnal Pendidikan yang ada di UNP.Setelah penelitian selesai. Rencana ini dilaksanakan dan direkam prosesnya. dalam tindakan kedua direncanakan untuk melakukan sesuatu yang dapat mengurangi rasa takut salah. yaitu bahwa hanya sebagian kecil siswa menjadi aktif dengan tugas „information gap‟ tersebut. kecemasan.Non-fiction Health & Medicine Brochures/Catalogs Government Docs How-To Guides/Manuals Magazines/Newspapers Recipes/Menus School Work + all categories Featured Recent People                 Authors Students Researchers Publishers Government & Nonprofits Businesses Musicians Artists & Designers Teachers + all categories Most Followed Popular Sign Up | Log In / 41 Download this Document for Free prosesnya. .

Maka data penelitian tindakan dapat berbentuk catatan lapangan. Dengan berperan sebagai fasilitator. Oleh sebab itu. dan oleh karena itu dia perlu berdiskusi dengan peserta-peserta yang lainnya untuk dapat melihat datanya lewat perspektif yang berbeda. Data mewakili tindakan dalam arti bahwa data itu memungkinkan peneliti untuk merekonstruksi tindakan terkait. melainkan sebagai alat untuk membukukan amatan dan menjembatani antara momen-momen tindakan dan refleksi dalam putaran penelitian tindakan. rekaman audio dan/atau video peristiwa/kejadian. transkrip wawancara. yang salah satu modelnya adalah teknik analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman . Rasa ikut memiliki ini dapat dikembangkan dengan melibatkan mereka dalam seluruh proses penelitian. Jadi penelitian tindakan tidak cocok digunakan untuk tujuan pengembangan teori karena alasan utama dilakukannya penelitian tindakan adalah peningkatan praktik dalam situasi kehidupan nyata. Sasaran Penelitian Tindakan Penelitian tindakan bukan merupakan teknik pemecahan masalah. misalnya peneliti dari perguruan tinggi atau lembaga penelitian. peneliti mengenalkan penelitian tindakan kepada guru-guru atau pimpinan dan stafnya sebagai cara untuk meneliti masalah yang telah diidentifikasi oleh para guru. Data tersebut dapat berupa semua catatan tentang hasil amatan.mengajar di kelas dan situasi pengelolaan sekolah. sebaiknya orang-orang yang langsung dikenai dan sekaligus ikut serta dalam pelaksanaan penelitian tindakan tsb.. Kemudian mereka bekerja sama untuk melaksanakan penelitian tindakan. rekaman video. Analisis Data Analisis data diwakili oleh momen refleksi putaran penelitian tindakan. usaha triangulasi hendaknya dilakukan dengan mengacu pendapat atau persepsi orang lain. Tetapi perlu diingat bahwa dalam menganalisis data sering seorang peserta penelitian tindakan menjadi terlalu subyektif.unsurnya. pengumpulan data tidak hanya untuk keperluan hipotesis. Akan lebih bagus jika dalam menganalisis data yang kompleks peneliti menggunakan teknik analisis kualitatif.. misalnya situasi belajar. catatan harian. Rasa ikut memiliki ini akan sangat mempengaruhi kelancaran dan kualitas pelaksanaan penelitian tsb. yang dikumpulkan lewat berbagai teknik seperti disebutkan di bawah.Persoalan-Persoalan Praktis Pemrakarsa Peneliti Tindakan Penelitian tindakan biasanya diprakarsai oleh orang yang memiliki kepedulian besar terhadap kebutuhan untuk meningkatkan suatu situasi. merupakan bagian dari dirinya. namun dorongan untuk meneliti praktik secara sistematik yang sering timbul karena ada masalah yang perlu ditangani lewat tindakan praktis. Atau pimpinan suatu kantor dan stafnya merasa bahwa ada kekuranglancaran dalam komunikasi antara mereka dan para bawahan mereka sehingga penyelesaian pekerjaan tertentu sering terhambat tetapi mereka kurang mengetahui bagaimana mengatasi masalah yang mereka hadapi dalam situasi seperti itu. Dengan kata lain. seperti guru dalam situasi belajar-mengajar dan pimpinan dalam situasi pengelolaan (manajemen). semua orang yang terkena dampak penelitian tindakan tersebut akan merasa bahwa penelitian tindakan tsb. Ada dua kelompok orang yang dapat terlibat dalam usaha kolaborasi penelitian tindakan: (1) kelompok orang yang langsung terlibat dalam kehidupan situasi terkait. foto dan rekaman/catatan lainnya. Dengan melakukan refleksi peneliti akan memiliki wawasan autentik yang akan membantu dalam menafsirkan datanya. dibuat merasa ikut memilikinya. Data Penelitian Tindakan Data dalam penelitian tindakan berfungsi sebagai landasan refleksi. misalnya seorang konsultan. Dengan demikian. yaitu dari langkah pertama sampai langkah terakhir. bukan hanya mengingat kembali. Pemilik Penelitian Tindakan Meskipun suatu penelitian tindakan sering diprakarsai oleh fasilitator. rekaman audio. Para guru mungkin merasakan adanya sesuatu yang perlu ditingkatkan tetapi mungkin tidak begitu mengetahui bagaimana melakukannya. transkrip komentar peserta penelitian. Data penelitian tindakan diambil dari suatu situasi bersama seluruh unsur. dan (2) kelompok orang yang memiliki pengetahuan tentang penelitian tindakan dan kemampuan untuk melaksanakannya.

menentukan fokus. kosakata. Analisis interaktif tersebut terdiri atas tiga komponen kegiatan yang saling terkait satu sama lain: reduksi data. bermain peran. Dalam proses ini dilakukan penajaman. melainkan juga mencakup data tentang peningkatan/perubahan yang tak diharapkan (di luar rencana). interaktif. Reduksi data merupakan proses menyeleksi. data tentang proses pembelajaran kelas bahasa Inggris yang tergambar dalam Vignette 1 di bawah dapat direduksi dengan menfokuskan perhatian pada apa yang dilakukan guru pada permulaan kelas (membuka pelajaran).(c) upaya membantu dan/atau memfasilitasi siswa dalam menggunakan ungkapan yang sama untuk berkomunikasi. pandangan mata. Penarikan kesimpulan tentang peningkatan atau perubahan yang terjadi dilakukan secara bertahap mulai dari kesimpulan sementara. ke kesimpulan terevisi pada akhir Siklus II dan seterusnya. dan kesimpulan terakhir pada akhir Siklus terakhir. dan (c) peningkatan suasana pembelajaran dari suasana membosankan menjadi mengasyikkan dan menyenangkan. meringkas. dan pengelompokan siswa. Juga dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran dikelola sedemikian rupa sehingga cukup kondusif bagi terjadinya pembelajaran yang menyenangkan tetapi cukup efektif. dan ejaan. dan penarikan kesimpulan. dan kepala sekolah terkait juga . apakah lewat permainan bahasa. atau simulasi. beberan (display) data. dan/atau diagram. ketepatan dan keakuratan berbahasa Inggris. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bagaimana guru mengelola kelas.(d) upaya memotivasi siswa atau meningkatkan percaya diri siswa dengan memuji siswa yang telah menunjukkan upaya keras atau kinerja bagus dalam menggunakan bahasa Inggris dan mendorong siswa yang kehilangan semangat atau percaya diri untuk tetap berupaya. misalnya. terutama dalam praktik berbahasa Inggris. Dengan mereduksi data tentang proses pembelajaran bahasa Inggris yang demikian. penyisihan data yang kurang bermakna. pemfokusan. analisis data dilakukan sepanjang proses pelaksanaan tindakan penelitian. dan(e) upaya membantu siswa untuk meningkatkan kelancaran berbahasa Inggris serta(f) upaya membantu siswa untuk meningkatkan keakuratan berbahasa Inggris. pada bagian utama pembelajaran.Perlu dicatat bahwa data yang dikumpulkan tidak hanya terbatas pada data tentang perubahan yang diharapkan. akan dapat ditarik kesimpulan apakah guru menekankan pengembangan keterampilan berkomunikasi atau hanya mengajarkan unsur-unsur bahasa seperti struktur. kesimpulan yang ditarik juga harus mencakup perubahan yang direncanakan/diharapkan dan yang tidak diharapkan sebelumnya. gerakan fisiknya. Maka. dan pada akhir pelajaran (menutup pelajaran). dan mengubah bentuk data ‟mentah‟ yang ada dalam catatan lapangan. menyederhanakan. ternyata guru peneliti juga menjadi sadar atas kekurangannya dalam hal kelancaran. dan menatanya sedemikian rupa sehingga kesimpulan akhir dapat ditarik dan diverifikasi. yang ditarik pada akhir Siklus I. Setelah direduksi data siap dibeberkan. Seperti layaknya yang terjadi dalam penelitian kualitatif.(b) upaya membantu dan/atau memfasilitasi siswa dalam memahami aturan tatabahasa yang dipakai untuk mengungkapkan makna/pesan yang sama. pengaturan tempat duduk. Artinya. dengan( a) upaya membantu dan/atau memfasilitasi siswa dalam mamahami makna/isi teks bahasa Inggris sebagai teks asupan. Misalnya. dan inventif serta mantab akan memudahkan pemahaman terhadap apa yang telah terjadi sehingga memudahkan penarikan kesimpulan atau menentukan tindakan yang akan dilakukan selanjutnya. atau hanya menekankan keterampilan membaca tanpa menghiraukan keterampilan berbicara. Pada bagian utama pembelajaran dapat direduksi dengan menfokuskan perhatian pada apakah ada tindakan guru yang berkenaan. yang bisa berkenaan dengan volume suaranya. tahap analisis sampai pada pembeberan data. Misalnya. peningkatan/perubahan yang diharapkan adalah (a) peningkatan keterlibatan siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. grafik.(1984: 21-23). Kesimpulan yang pertama sampai dengan yang terakhir saling terkait dan kesimpulan pertama sebagai pijakan. Pembeberan data yang sistematik. lafal. pemilahan. (b) peningkatan pemahaman guru peneliti terhadap hakikat proses pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Berbagai macam data penelitian tindakan yang telah direduksi perlu dibeberkan dengan tertata rapi dalam bentuk narasi plus matriks. Namun.

Deskripsi Perilaku Ekologis Teknik ini kurang terarah pada persoalan jika dibandingkan dengan teknik pertama di atas. memo guru atau pejabat. Mereka belum terlatih untuk menunda penilaian sampai refleksi dilakukan. Pendeknya. Deskripsi boleh mencakup referensi misalnya pelajaran yang lebih baik. . kantor atau bagian kantor. Catatan Anekdot Catatan anekdot adalah riwayat tertulis. deskriptif. Penggunaan setiap teknik tentu saja ditentukan oleh sifat dasar data yang akan dikumpulkannya. kesimpulan yang dibuat hendaknya mencakup semua perubahan/peningkatan pada diri peneliti dan anggota penelitian lainnya serta situasi tempat penelitian dilakukan. longitudinal tentang apa yang dikatakan atau dilakukan perseorangan dalam kelas Anda dalam suatu jangka waktu.Kelas dalam suasana serius. misalnya dalam situasi belajar-mengajar: . Kecenderungan untuk memberikan penilaian seperti ini banyak dialami oleh peneliti pemula. Analisis Dokumen Gambaran tentang persoalan. 1. pekerjaan siswa yang dipamerkan. dan/atau peraturan. Misalnya. yang tidak disadari oleh guru atau pimpinan terkait. misalnya seperti yang terjadi dalam penelitian Madya dkk (2002). Catatan harian mungkin memuat observasi. tes formal dan informal. perasaan. tetapi mencakup kesan dan penafsiran subjektif. 4. pertengkaran picik. Metode ini dapat diterapkan pada kelompok dan individu. peneliti tidak boleh memberi komentar tentang maksud tertawa siswa tersebut.Seorang siswa bernama Toni mendeskripsikan hobinya dalam acara “tunjukkan dan katakan” . ketika seorang siswa diamati tertawa terbahak-bahak. refleksi. dan penjelasan. penafsiran. perhatian diarahkan pada persoalan yang dianggap menarik. Teknik-Teknik Pemantauan dalam Penelitian Tindakan Banyak teknik yang dapat digunakan untuk melakukan pemantauan dalam penelitian tindakan. garis besar. 3. tetapi tawa meledak … . memo untuk staf.Dengan kakinya diseret di lantai dan kedua tangannya saling menggenggam di punggung seorang siswa … Deskripsi sebaiknya mengurangi penafsiran psikologis dan terminologis. reaksi. seperti telah disinggung di atas. Tingkat-tingkat deskripsi yang berbeda dapat dipakai. dugaan. Deskripsi tersebut biasanya mencakup konteks dan peristiwa yang terjadi sebelum dan sesudah peristiwa yang gayut dengan persoalan yang diteliti. Catatan Harian Catatan harian adalah riwayat pribadi yang dilakukan secara teratur seputar topik yang diminati atau yang diperhatikan. perilaku kurang perhatian. edaran untuk orangtua atau karyawan. kebijaksanaan. papan pengumuman guru.mengalami perubahan sikap. kecerobohan. Seperti halnya catatan anekdot. Catatan Lapangan Teknik ini sejenis dengan catatan anekdot. hipotesis. sekolah atau bagian sekolah. Atau ketika beberapa siswa menolak mengerjakan tugas. Persoalan mungkin berkisar dari riwayat tentang pekerjaan siswa atau karyawan individual sampai pemantauan diri tentang perubahan dalam metode mengajar atau metode pengawasan. 2. 5. yaitu dari sikap berpihak pada kelas yang diam/sunyi ke sikap yang menghargai kelas yang agak bising penuh suara siswa yang praktik berbahasa Inggris. Siswa atau karyawan dapat didorong untuk membuat catatan harian tentang topik yang sama untuk memperoleh perspektif alternatif. dapat dikonstruksi dengan menggunakan berbagai dokumen: surat. Teknik-teknik yang dimaksud disajikan berikut ini. papan pengumuman siswa. publikasi siswa atau karyawan. peneliti tidak boleh menafsirkan bahwa penolakan tersebut karena malas atau alasan lain. Dokumen-dokumen ini dapat memberikan informasi yang berguna untuk berbagai persoalan. Teknik ini berusaha untuk mencatat observasi dan pemahaman terhadap urutan perilaku yang lengkap. Deskripsi akurat ditekankan untuk meenghasilkan gambaran umum yang layak untuk keperluan penjelasan dan penafsiran.

kualitas pekerjaan siswa. Tertutup atau pilihan ganda: meminta responden untuk memilih kalimat atau deskripsi yang paling dekat dengan pendapat. Mengujicobakan pertanyaan dengan teman atau cuplikan (sample) kecil responden akan meningkatkan kualitasnya. dan perilaku seorang siswa. 6. Tak terencana: misalnya. Pertanyaan harus secara cermat diungkapkan dan tujuannya harus jelas dan tidak taksa (bermakna ganda). dan perasaan pribadi dalam rangka memahami penelitiannya. 8. dan dengan demikian membangun gambaran tentang semua persoalan sebagai dasar refleksi tanpa resiko memberikan tekanan terlalu berat atau menimbulkan kebosanan dengan aspek tertentu. Kartunya dikocok dan catatan harian dibuat untuk satu topik setiap harinya. • Memotret secara rinci peristiwa dan situasi tertentu yang memberikan data deskriptif lengkap yang akan digunakan untuk laporan lengkap tertulis • Catatan introspektif dan evaluatif-diri di mana peneliti mencatat pengalaman. 7.Catatan harian dapat digunakan untuk salah satu atau beberapa tujuan berikut: • merekam secara teratur informasi faktual tentang peristiwa. tetapi dapat menghasilkan jawaban-jawaban yang sulit untuk disatukan. misalnya Kapan? Di mana? Siapa? Yang mana? Bagamana? Mengapa? Data yang direkam dapat membantu peneliti merekonstruksi urutan waktu atau peristiwa sebagaimana terjadi. Misalnya: satu set kartu boleh mencakup topik-topik seperti pendahuluan pelajaran. perasan. korespondensi yang berkaitan dengan kemajuan dan perilaku subyek penelitian. penilaian. 10. Wawancara dapat: a. Wawancara Teknik ini memungkinkan meningkatnya fleksibilitas dari pada angket. pengelompokan kelas. Jumlah angket yang dikembalikan mungkin juga sangat rendah. a. dan oleh sebab itu berguna untuk persoalan-persoalan yang sedang dijajagi daripada yang secara jelas dibatasi dari mula. Pertanyaan ada dua macam. Portfolio Teknik ini digunakan untuk membuat koleksi bahan yang disusun dengan tujuan tertentu. dan sebagainya. b. Kartu Cuplikan Butir Teknik ini mirip dengan catatan harian tetapi sekitar enam kartu digunakan untuk mencatat kesan tentang sejumlah topik. omong-omong informal di antara para pelaku penelitian atau antara pelaku penelitian dan subyek penelitian. Kegunaannya ditingkatkan jika mencakup komentar seperti yang terdapat dalam catatan harian tentang organisasi dan peristiwa lain. dan/atau tambatan rapat staf yang relevan. Pertanyaan macam ini berguna bagi tahap-tahap eksplorasi. 9. singkatnya dokumen apa pun yang relevan dengan persoalan yang diteliti dapat dimuat. kontak individual dengan siswa. dengan klasifikasi judul. Membatasi lingkup topik yang dicakup merupakan cara yang bermanfaat untuk meningkatkan jumlah angket yang kembali dan kualitas informasi yang diperoleh. disiplin. kliping korespodensi dan surat kabar yang berkaitan dengan persoalan di mana lembaga tempat penelitian menjadi pusat perhatian khalayak ramai. Angket Angket terdiri atas serangkaian pertanyaan tertulis yang memerlukan jawaban tertulis. atau posisi mereka. satu untuk satu kartu. Terbuka: meminta informasi atau pendapat dengan kata-kata responden sendiri. Terencana tetapi tak terstruktur: Satu atau dua pertanyaan pembukaan dari . Portfolio mungkin memuat hal-hal seperti tambatan rapat staf yang gayut dengan sejarah suatu persoalan yang diteliti. tanggal dan orang. pemikiran. b. • Aide mémoire untuk merekam catatan pendek tentang penelitian yang sedang dilakukan untuk refleksi kemudian. efisiensi penilaian. Logseknik ini pada dasarnya sama dengan catatan harian tetapi biasanya disusun dengan mempertimbangkan alokasi waktu untuk kegiatan tertentu.

c. Penelitian Tindakan Kelas Download this Document for FreePrintMobileCollectionsReport Document This is a private document. Pewancara boleh mengajukan pertanyaan untuk menggali atau memperjelas.pewancara. . Info and Rating Islam Pendidikan Education-Teaching Follow muhtadin_abrori Share & Embed Related Documents PreviousNext 1. p. p. p. 2. tetapi setelah itu pewancara memberikan kesempatan bagi responden untuk memilih apa yang akan dibicarakan. Terstruktur: Pewancara telah menyusun serentetan pertanyaan yang akan diajukan dan mengendalikan percakapan sesuai dengan arah pertanyaanpertanyaan.

p. 3. p. p. 4. p.p. . p.

p.p. . p. 5. p. p. p. 6.

p. p. p. . 8. p. p. 7. p.

p. p. p. 9. . p. p. p. 10.

p. 11.p. p. p. p. p. 12. .

14. 13. p.p. p. p. . p. p.

More from this user PreviousNext 1. 2. 9 p. 1 p. 7 p. . 11 p. 22 p.p.

1 p.6 p. 20 p. 3. 4. 3 p. 2 p. . 1 p.

1 p. 1 p. 1 p. 2 p. . 5.6 p. 6. 1 p.

1 p. 1 p. 7.3 p. 5 p. 8 p. 8. 2 p. .

18 p. 11 p. Recent Readcasters . 9.

terima kasih sebelumnya.Com..net/hypnotherapy/?id=. Saya Ikbal Barlian. telah menemukan cara bagaimana melatih PTK dalam sehari mampu membuat judul PTK ratusan dan mampu menyelesaikan proposal PTK secara tuntas.Add a Comment dd2597202ff0aaa Submit Characters: 400 document_comme 4gen Ahmad Josept Khan Fatahillahleft a comment sangat bermanfaat http://favstore. .. 07 / 07 / 2011 Reply Ahmad Mappaleft a comment tolong kirim dong ke email sy majonkies@yahoo.com. sangat membantu 06 / 30 / 2011 Reply Randa Fabiolaleft a comment Sebaik-baik manusia adalah manusia yg bermanfaat bagi orang lain. saya ada di PTK-Tidak-Sulit blogspot.

com/scribd twitter.com. Discover and connect with people of similar interests. and occasional account related communications. banyak buku PTK. 06 / 17 / 2011 Reply Ricky Hermawan Lembayungleft a comment bisa kirimkan contoh PTK juga ke email saya rlembayung@yahoo. karena hanya menampilkan hasilnya saja. Share your reading interests on Scribd and social sites.id 03 / 26 / 2011 Reply Send me the Scribd Newsletter.co. Terima kasih. tidak bicara proses. dan hasil PTK saya sebut salah arti.hubungi via SMS. Email address: Submit Upload a Document Search Documents                Follow Us! scribd.com/scribd About Press Blog Partners Scribd 101 Web Stuff Scribd Store Support FAQ Developers / API Jobs .com/scribd facebook. Publish your documents quickly and easily. sangat membantu 04 / 13 / 2011 Reply Retno Agustinileft a comment retnoagustini70@yahoo.

scribd. . scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. scribd. Seekor capung sedang melakukan ekdisis terakhirnya. scribd. Language: English scribd.   Terms Copyright Privacy Copyright © 2011 Scribd Inc. scribd. dan tunicata mengalami proses metamorfosis. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. amfibi. scribd. scribd. lihat Metamorfosis (disambiguasi). cari Untuk kegunaan lain dari Metamorfosis atau Metamorphosis. Beberapa serangga. mollusca. scribd. scribd. scribd. echinodermata. crustacea. Metamorfosis Dari Wikipedia bahasa Indonesia. scribd. scribd. scribd. Perubahan fisik itu terjadi akibat pertumbuhan sel dan differensiasi sel yang secara radikal berbeda. bermetamorfosis dari bentuk nimfanya Metamorfosis adalah suatu proses perkembangan biologi pada hewan yang melibatkan perubahan penampilan fisik dan/atau struktur setelah kelahiran atau penetasan. yang biasanya (tapi tidak selalu) disertai perubahan habitat atau kelakuan. scribd. scribd.

Daftar isi [sembunyikan]      1 Metamorfosis serangga 2 Metamorfosis amfibi 3 Lihat pula 4 Referensi 5 Pranala luar [sunting] Metamorfosis serangga Metamorfosis biasanya terjadi pada fase berbeda-beda. perkembangan nimfa berlangsung pada fase pertumbuhan . Tapi pada metamorfosis kompleks pada kebanyakan spesies serangga. hanya fase pertama yang disebut larva/nimfa. dimulai dari larva atau nimfa. dan berakhir sebagai imago dewasa. hemimetabola dan holometabola. Pada hemimetabolisme. Ada dua macam metamorfosis utama pada serangga. kadang-kadang melewati fase pupa. Perbandingan lama metamorfosis Spesies Lalat rumah Kepik Telur Larva/Nimfa 1 hari 2 minggu 4 hari 2 minggu 1 minggu 2 minggu 10 hari Pupa Dewasa 2 minggu 3-9 bulan 2-6 minggu 2 bulan tidak melewati tahapan ini 1 hari 9 bulan Monarch Butterfly 4 hari 2 minggu Periodical Cicada 1 bulan 13/17 tahun Mayfly Kecoa 1 bulan 3 tahun 1 bulan 3 bulan Metamorfosis tidak sempurna pada belalang Fase spesies yang belum dewasa pada metamorfosis biasanya disebut larva/nimfa.

Apa saja jenis metamorphosis dan proses metamorphosis pada hewan? Jenis-jenis metamorphosis . Pada holometabola. Banyak spesies kodok tropis meletakkan telurnya di darat. katak tersebut akan berubah menjadi katak dewasa dan kmbali berkembang biak. Sementara di dalam pupa. menyisakan sebagian sel saja. dan akhirnya menjadi dewasa (imago). telur katak tersebut menetas menjadi Berudu.berudu hidup di air Setelah berumur 2 hari. mereka menjadi dewasa yang belum benar-benar matang. katak betina dewasa akan bertelur. serangga akan mengeluarkan cairan pencernaan. [sunting] Metamorfosis amfibi pada awalnya. kupu-kupu dan serangga. ada beberapa hewan yang hidupnya harus melewati beberapa tahapan berbeda sebelum menjadi dewasa. Ketika mereka menetas. Tahapan-tahapan ini disebut juga dengan "Metamorfosis". kaki depannya mulai berbentuk. Sebelum mengetahui tahapan metamotphosis pada katak. kemudian telur tersebut akan menetas setelah 10 hari. sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis metamorphosis. dan hanya akan bermetamorfosis dalam tekanan kondisi lingkungan tertentu. Berudu mempunyai insang luar yang berbulu untuk bernapas. Metamorfosis pada hewan Monday. Holometabola juga dikenal dengan metamorfosis sempurna. kemudian memasuki fase tidak aktif yang disebut pupa. atau chrysalis. larva sangat berbeda dengan dewasanya. Tahapan tersebut bisa terlihat dari perubahan bentuk tubuh hewan. Hemimetabola juga dikenal dengan metamorfosis tidak sempurna. kaki belakang berudu akan terbentuk kemudian membesar ketika kaki depan mulai muncul. Serangga yang melakukan holometabola melalui fase larva. Hewan yang mengalami metamorfosis cukup banyak. Beberapa spesies salamander tidak perlu bermetamorfosis untuk menjadi dewasa sepenuhnya secara seksual. yang fase remajanya hidup di bawah tanah selama 13 hingga 17 tahun.ingsang tak berfungsi lagi ekornya menjadi pendek serta bernapas dengan paru-paru. Kupu-kupu dan serangga. dan cicada. fase ini disebut instar.maka bentuk dari muka akan lebih jelas Setelah pertumbuhan anggota badannya sempurna. Kedua spesies ini melakukan metamorfosis tidak sempurna. kadang-kadang masih memiliki ekor yang dalam beberapa hari kemudian diserap kembali. Menjelang umur 8 minggu. 03 May 2010 04:12 Bantar Suryonanto Apakah Metamorfosis itu ? Dari sekian banyak hewan yang ada di dunia ini. Misalnya mayfly yang hanya hidup pada fase dewasa hanya satu hari. Setelah menetas. untuk menghancurkan tubuh larva.berulang dan ekdisis (pergantian kulit). dan pertumbuhan sel lagi disebut histogenesis. Umur 12 minggu. Sebagian sel itu kemudian akan tumbuh menjadi dewasa menggunakan nutrisi dari hancuran tubuh larva. Ada beberapa hal yang berbeda dari daur amfibi pada umumnya. Setelah berumur 3 minggu insang berudu akan tertutup oleh kulit. Proses kematian sel disebut histolisis. di mana kecebong bermetamorfosis di dalam telur. Lama serangga menghabiskan waktunya pada fase dewasa atau pada fase remajanya tergantung pada spesies serangga itu. di antaranya adalah Katak.

ulat tersebut akan berubah bentuknya menjadi panjang. Setelah beberapa lama. kaki depannya mulai berbentuk. Metamorphosis sempurna Metamorphosis sempurna kebalikan dari metamorphosis sempurna. kupu-kupu akan bertelur. ekornya menjadi pendek serta bernapas dengan paru-paru. jangkrik dan lainnya. Menjelang umur 8 minggu. dari kepompong tersebut akan keluar seekor kupu-kupu yang masih muda. belalang. Ulat tersebut nantinya akan menempel pada pohon dan daun-daunan sehingga menjadi kepompong. Telur tersebut akan menetas menjadi Larva (ulat). Setelah pertumbuhan anggota badannya sempurna. Berudu mempunyai insang luar yang berbulu untuk bernapas. Seperti terlihat pada gambar di bawah. Metamorfosis Katak Pada awalnya. Metamorfosis Kupu-kupu Pertama-tama. Kemudian tidak berapa lama menjadi kupu-kupu dewasa. Setelah berumur 2 hari. Mengapa dikatakan tidak sempurna ? Jawabannya adalah karena hewan tersebut hanya melewati 2 tahapan. Contoh proses metamorphosis sempurna terjadi pada katak dan kupu-kupu. katak tersebut akan berubah menjadi katak dewasa.Metamorphosis tidak sempurna Metamorphosis tidak sempurna umumnya terjadi pada hewan jenis serangga seperti capung. Setelah menetas. kaki belakang berudu akan terbentuk kemudian membesar ketika kaki depan mulai muncul. katak betina dewasa akan bertelur. . Setelah berumur 3 minggu insang berudu akan tertutup oleh kulit. yaitu dari telur menjadi nimfa kemudian menjadi hewan dewasa. telur katak tersebut menetas menjadi Berudu. kemudian telur tersebut akan menetas setelah 10 hari. Umur 12 minggu.

. ayam c. a. kecoa dewasa tidak bersayap c. ulat membuat sarangnya dengan . Kucing menghasilkan anak dengan cara . kecoa muda dan kecoa dewasa memiliki kaki 4... lidahnya d. katak b... ekornya c. Sebelum menjadi kupu-kupu. a. bertelur c.. membelah diri 2. belalang 6. Kecebong bernapas dengan . kambing b. kotorannya b..Daur Hidup Hewan Tujuan: Anak dapat belajar mengenai daur hidup yang terjadi pada hewan..... beranak dan bertelur d.. insang c.. a.. trakea 5.... paru-paru b. air liurnya 3... kecoa c. beranak b.. Daur hidup tanpa metamorfosis dialami oleh hewan .. Yang membedakan antara kecoa muda dengan kecoa dewasa ialah . kucing d. kangguru d. kulit d. Berikut ini manakah hewan yang mengalami tahap jentik-jentik dalam daur hidupnya ? .. Petunjuk: Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan memilih salah satu jawaban yang benar ! 1. kecoa muda tidak memiliki kaki d. a. a... Berikut ini manakah hewan yang mengalami daur hidup dengan metamorfosis ? a... kecoa muda tidak bersayap b.. lalat 7.

kupu-kupu .telur .a. Hewan yang mengalami saat lahir tidak terlalu berbeda bentuknya dengan hewan dewasa disebut .jentik-jentik . Sedangkan pada beberapa serangga lainnya seperti belalang.kupu-kupu c. nyamuk.kupu-kupu b.kecebong .. telur . lalat..kupu-kupu Metamorfosis adalah perubahan bentuk tubuh yang dialami oelh hewan dari tahap larva hingga mencapai bentuk dewasa. a.nyamuk 10. kecoa c. metamorfosis sempurna b. metamorfosis pendek d. metamorfosis tidak sempurna c.nyamuk b. Pada bentuk dewasa (imago) telah terjadi perkembangan organ reproduksi sehingga sudah mampu untuk bereproduksi.jentik-jentik . Bagaimanakah proses daur hidup pada kupu-kupu ? a. lipas (kecoa). metamorfosis panjang 9.kepompong .ulat . 1.jentik-jentik .. dan kumbang. bentuk larva (nimfa) mirip bentuk dewasa. telur . Serangga biasanya mengalami empat kali molting.telur . a.kepompong . telur .. Pada proses metamorfosis terjadi proses fisik.pupa .. telur .nyamuk c.ulat . lebah. katak b. telur . Pada proses ini terjadi pembentukan kulit baru dan membentuk alat-alat tubuh yang diperlukan menjelang dewasa.kepompong ..pupa . bentuk larva dan dewasa sering hampir tdak ada kemiripan.ulat .pupa . lalat d. ulat . nyamuk 8.. dan jangkrik. Yang merupakan proses daur hidup pada nyamuk adalah ..belatung ..kepompong d.. yaitu pergantian kulit yang disebut molting. . Metamorfosis pada Serangga Pada beberapa serangga seperti kupu-kupu. telur .nyamuk d.

lalat. Contoh serangga yang mengalami metamorfosis sempurna antara lain : kupu-kupu. Metagenesis Metagenesis pada hewan pada dasarnya sama dengan metagenesis pada tumbuhan.Berdasarkan kemiripan bentuk larva dan dewasa. Ubur-ubur memiliki dua fase dalam daur hidupnya. yaitu medusa dan polip.13. . Larva umumnya mengalami molting empat kali sehingga terbentuk larva stadium satu hingga larva stadium empat. Umur 12 minggu. serangga dalam daur hidupnya mengalami perubahan-perubahan yang mencolok pada bentuk luar dan organ tubuh dari berbagai stadiumnya. Hewan yang mengalami metagenesis misalnya golongan Cnidaria. serangga mengalami perubahan bentuk dari telur hingga dewasa yang tidak mencolok dalam daur hidupnya. kemudian telur tersebut akan menetas setelah 10 hari. lebah dan kumbang. katak betina dewasa akan bertelur. 2. yaitu fase generatif (seksual) dan fase vegetatif (aseksual) secara bergantian. kaki belakang berudu akan terbentuk kemudian membesar ketika kaki depan mulai muncul. Contoh hewannya yaitu Hydra dan Ubur-ubur. Metamorfosis Katak Pada awalnya. Gambar 1. Setelah berumur 3 minggu insang berudu akan tertutup oleh kulit. telur katak tersebut menetas menjadi Berudu. Pada metamorfosis sempurna. Medusa merupakan fase seksual (generatif) dan polip merupakan fase aseksual (vegetatif). katak tersebut akan berubah menjadi katak dewasa. Setelah berumur 2 hari. kaki depannya mulai berbentuk. Menjelang umur 8 minggu. nyamuk. Perhatikan Gambar 1. Metamorfosis Sempurna (holometabola). ekornya menjadi pendek serta bernapas dengan paru-paru. metamorfosis pada serangga dapat dibedakan menjadi dua. Berudu mempunyai insang luar yang berbulu untuk bernapas. Hewan mengalami pergiliran generasi. 3. Metamorfosis sempurna perubahannya adalah sebagai berikut : Telur larva pupa (kepompong) imago (dewasa) Telur menetas menjadi larva. Setelah menetas. Setelah pertumbuhan anggota badannya sempurna.7 Metamorfosis pada kupu-kupu Metamorfosis Tidak Sempurna (hemimetabola). yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. Pada metamorfosis tidak sempurna.

2) Tahap kepompong. . Makanannya pun tidak lagi daun melainkan sari bunga yang manis. Setelah induk kupu-kupu bertelur. kupu-kupu. Kupu-kupu dewasa meninggalkan kepompong. tonggeret. pupa (kepompong). yaitu fase telur. larva membentuk kepompong. berupa kupukupu. lalat hijau. Di dalam kepompong terjadi perubahan bentuk. Contoh capung. 3) Tahap dewasa. kecoa. Klik Gambar Untuk Memperbesar Metamorfosis Kupu-Kupu Tahapan yang dialami kupu-kupu. melainkan dari larva terus berubah menjadi serangga dewasa. kupu-kupu. menjadi kupu-kupu. suatu hal yang tidak dapat dilakukan seekor ulat. Hewan yang berkembangbiak melalui proses metamorfosis antara lain. belalang. Sedangkan metamorfosis tidak sempurna kalau serangga yang keluar dari telur tidak mengalami fase kepompong. kemudian telur tersebut menetas menjadi larva yang disebut ulat. dan lipas. Bentuk baru. katak.Gambar 1. belalang. Kupu-kupu merupakan bentuk akhir dari suatu proses metamorfosis. Contoh katak. larva. nyamuk. Kali ini kita hanya membahas mengenai metamorfosis sempurna dari kupu-kupu. Tahap ini merupakan masa “makan”. Metamorfosis Kupu-Kupu . seperti ulat yang terus makan dedaunan yang ada di sekitarnya. jangkrik. lalu terbang mencari makan dengan cara menghisap sari bunga (nektar). yaitu 1) Tahap larva (tempayak). dan kumbang mas-masan.8 Metagenesis pada Obelia Proses. bentuk ulat sangat berbeda dari bentuk induknya. Golongan hewan yang bermetamorfosis ini dibedakan menjadi metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. Disebut metamorfosis sempurna bila hewan mengalami empat fase. dan imago (dewasa). Setelah selesai masa makan. ini dapat terbang jauh dan bebas dari satu pohon ke pohon lainnya.Terdapat golongan hewan yang mengalami tahapan perubahan bentuk atau disebut metamorfosis (perubahan tingkatan atau fase bentuk). dan kecoak. Tahap ini merupakan masa istirahat.

22 p. 1 p. . 2.1 p. 11 p. 3. 9 p. 6 p. 7 p.

5. .1 p. 3 p. 2 p. 6 p. 20 p. 1 p. 1 p. 4.

1 p. 3 p. 1 p. 2 p. 7. 8 p. 8.1 p. 6. 1 p. .

2 p. Recent Readcasters . 11 p.5 p. 9. 18 p.

Add a Comment Top of Form dd2597202ff0aaa Submit Characters: 400 document_comme 4gen Bottom of Form .

Terima kasih.net/hypnotherapy/?id=. terima kasih sebelumnya. sangat membantu 06 / 30 / 2011 Reply Randa Fabiolaleft a comment Sebaik-baik manusia adalah manusia yg bermanfaat bagi orang lain.. sangat membantu 04 / 13 / 2011 Reply Retno Agustinileft a comment retnoagustini70@yahoo. hubungi via SMS.co. Other login options .Com. Download and Print Sign up Use your Facebook login and see what your friends are reading and sharing. saya ada di PTK-Tidak-Sulit blogspot.Ahmad Josept Khan Fatahillahleft a comment sangat bermanfaat http://favstore.com. karena hanya menampilkan hasilnya saja.com. tidak bicara proses. 07 / 07 / 2011 Reply Ahmad Mappaleft a comment tolong kirim dong ke email sy majonkies@yahoo. dan hasil PTK saya sebut salah arti. banyak buku PTK. Saya Ikbal Barlian. telah menemukan cara bagaimana melatih PTK dalam sehari mampu membuat judul PTK ratusan dan mampu menyelesaikan proposal PTK secara tuntas.id 03 / 26 / 2011 Reply Show More Print this document High Quality Open the downloaded document. 06 / 17 / 2011 Reply Ricky Hermawan Lembayungleft a comment bisa kirimkan contoh PTK juga ke email saya rlembayung@yahoo. and select print from the file menu (PDF reader required)..

scrib http://w w w . You can manage these notifications in your account settings. Publish your documents quickly and easily.. and occasional account related communications. Already have a Scribd account? Top of Form dd2597202ff0aaa email address or username password Log In Trouble logging in? Bottom of Form Login Successful Now bringing you back. « Back to Login Reset your password .. Sign Up Privacy policy You will receive email notifications regarding your account activity.scrib Bottom of Form Signup I don't have a Facebook account Top of Form dd2597202ff0aaa default email address (required) create username (required) password (required) Send me the Scribd Newsletter.Login with Facebook Top of Form http://w w w . Bottom of Form Why Sign up? Discover and connect with people of similar interests. Share your reading interests on Scribd and social sites. We promise to respect your privacy.

Login: Submit Bottom of Form Upload a Document Top of Form Search Documents Bottom of Form • • • • • • • • • • • • • • • • • • Follow Us! scribd. scribd. Top of Form dd2597202ff0aaa Email address: You need to provide a login for this account as well. Language: English Choose the language in which you want to experience Scribd: • • • English Español Português (Brasil) scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. Metamorfosis . scribd. scribd. scribd. scribd. We will send you an email with instructions on how to continue.Please enter your email address below to reset your password.com/scribd About Press Blog Partners Scribd 101 Web Stuff Scribd Store Support FAQ Developers / API Jobs Terms Copyright Privacy Copyright © 2011 Scribd Inc.com/scribd facebook. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.com/scribd twitter. scribd. scribd. scribd.

mollusca. bermetamorfosis dari bentuk nimfanya Metamorfosis adalah suatu proses perkembangan biologi pada hewan yang melibatkan perubahan penampilan fisik dan/atau struktur setelah kelahiran atau penetasan. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. crustacea.Dari Wikipedia bahasa Indonesia. echinodermata. amfibi. yang biasanya (tapi tidak selalu) disertai perubahan habitat atau kelakuan. cari Untuk kegunaan lain dari Metamorfosis atau Metamorphosis. Beberapa serangga. Seekor capung sedang melakukan ekdisis terakhirnya. Perubahan fisik itu terjadi akibat pertumbuhan sel dan differensiasi sel yang secara radikal berbeda. dan tunicata mengalami proses metamorfosis. Daftar isi [sembunyikan] • • • • • 1 Metamorfosis serangga 2 Metamorfosis Spesies amfibi 3 Lihat pula 4 Referensi Lalat rumah 5 Pranala luar Kepik Monarch Butterfly Periodical Cicada Mayfly Kecoa Perbandingan lama metamorfosis Telur Larva/Ni mfa Pupa Dewasa 2 minggu 3-9 bulan 2-6 minggu 2 bulan tidak melewati tahapan ini 1 hari 9 bulan 1 hari 2 minggu 1 minggu 4 hari 2 minggu 2 minggu 4 hari 2 minggu 10 hari 1 13/17 bulan tahun 1 3 tahun bulan 1 3 bulan bulan [sunting] Metamorfosis serangga . lihat Metamorfosis (disambiguasi).

Lama serangga menghabiskan waktunya pada fase dewasa atau pada fase remajanya tergantung pada spesies serangga itu. kemudian memasuki fase tidak aktif yang disebut pupa. Sementara di dalam pupa. serangga akan mengeluarkan cairan pencernaan.maka bentuk dari muka akan lebih jelas Setelah pertumbuhan anggota badannya sempurna. Tapi pada metamorfosis kompleks pada kebanyakan spesies serangga. telur katak tersebut menetas menjadi Berudu. katak betina dewasa akan bertelur.ingsang tak berfungsi lagi ekornya menjadi pendek serta bernapas dengan paru-paru. hemimetabola dan holometabola. katak tersebut akan berubah menjadi katak dewasa dan kmbali berkembang biak. fase ini disebut instar. hanya fase pertama yang disebut larva/nimfa. kadangkadang melewati fase pupa. yang fase remajanya hidup di bawah tanah selama 13 hingga 17 tahun. perkembangan nimfa berlangsung pada fase pertumbuhan berulang dan ekdisis (pergantian kulit).Metamorfosis biasanya terjadi pada fase berbeda-beda. atau chrysalis. [sunting] Metamorfosis amfibi pada awalnya. Kedua spesies ini melakukan metamorfosis tidak sempurna. Ada beberapa hal yang berbeda dari daur amfibi pada umumnya. Setelah menetas. menyisakan sebagian sel saja. Sebagian sel itu kemudian akan tumbuh menjadi dewasa menggunakan nutrisi dari hancuran tubuh larva. kemudian telur tersebut akan menetas setelah 10 hari. dan hanya akan . kaki belakang berudu akan terbentuk kemudian membesar ketika kaki depan mulai muncul. larva sangat berbeda dengan dewasanya. Holometabola juga dikenal dengan metamorfosis sempurna. dan pertumbuhan sel lagi disebut histogenesis.berudu hidup di air Setelah berumur 2 hari. dan cicada. Menjelang umur 8 minggu. Proses kematian sel disebut histolisis. Misalnya mayfly yang hanya hidup pada fase dewasa hanya satu hari. Ada dua macam metamorfosis utama pada serangga. Hemimetabola juga dikenal dengan metamorfosis tidak sempurna. dan akhirnya menjadi dewasa (imago). Serangga yang melakukan holometabola melalui fase larva. Umur 12 minggu. dan berakhir sebagai imago dewasa. Pada holometabola. Pada hemimetabolisme. Setelah berumur 3 minggu insang berudu akan tertutup oleh kulit. Beberapa spesies salamander tidak perlu bermetamorfosis untuk menjadi dewasa sepenuhnya secara seksual. Berudu mempunyai insang luar yang berbulu untuk bernapas. dimulai dari larva atau nimfa. Metamorfosis tidak sempurna pada belalang Fase spesies yang belum dewasa pada metamorfosis biasanya disebut larva/nimfa. untuk menghancurkan tubuh larva. kaki depannya mulai berbentuk.

yaitu dari telur menjadi nimfa kemudian menjadi hewan dewasa. Metamorfosis Katak Pada awalnya. Seperti terlihat pada gambar di bawah. Umur 12 minggu. jangkrik dan lainnya. kemudian telur tersebut akan menetas setelah 10 hari. di mana kecebong bermetamorfosis di dalam telur. Mengapa dikatakan tidak sempurna ? Jawabannya adalah karena hewan tersebut hanya melewati 2 tahapan. Ketika mereka menetas. Hewan yang mengalami metamorfosis cukup banyak.bermetamorfosis dalam tekanan kondisi lingkungan tertentu. Sebelum mengetahui tahapan metamotphosis pada katak. Contoh proses metamorphosis sempurna terjadi pada katak dan kupu-kupu. Apa saja jenis metamorphosis dan proses metamorphosis pada hewan? Jenis-jenis metamorphosis Metamorphosis tidak sempurna Metamorphosis tidak sempurna umumnya terjadi pada hewan jenis serangga seperti capung. kaki belakang berudu akan terbentuk kemudian membesar ketika kaki depan mulai muncul. kadang-kadang masih memiliki ekor yang dalam beberapa hari kemudian diserap kembali. belalang. Metamorfosis pada hewan Monday. kaki depannya mulai berbentuk. Setelah berumur 2 hari. Kupu-kupu dan serangga. kupu-kupu dan serangga. Berudu mempunyai insang luar yang berbulu untuk bernapas. Tahapan tersebut bisa terlihat dari perubahan bentuk tubuh hewan. katak betina dewasa akan bertelur. 03 May 2010 04:12 Bantar Suryonanto Apakah Metamorfosis itu ? Dari sekian banyak hewan yang ada di dunia ini. telur katak tersebut menetas menjadi Berudu. Setelah menetas. sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis metamorphosis. Banyak spesies kodok tropis meletakkan telurnya di darat. mereka menjadi dewasa yang belum benar-benar matang. Tahapan-tahapan ini disebut juga dengan "Metamorfosis". ada beberapa hewan yang hidupnya harus melewati beberapa tahapan berbeda sebelum menjadi dewasa. Menjelang umur 8 minggu. Metamorphosis sempurna Metamorphosis sempurna kebalikan dari metamorphosis sempurna. Setelah berumur 3 minggu insang berudu akan tertutup oleh kulit. ekornya menjadi pendek serta . di antaranya adalah Katak.

kupu-kupu akan bertelur. membelah diri 2. Setelah beberapa lama. Daur Hidup Hewan Tujuan: Anak dapat belajar mengenai daur hidup yang terjadi pada hewan. Ulat tersebut nantinya akan menempel pada pohon dan daun-daunan sehingga menjadi kepompong. beranak b. katak tersebut akan berubah menjadi katak dewasa. Yang membedakan antara kecoa muda dengan kecoa dewasa ialah .. Telur tersebut akan menetas menjadi Larva (ulat).bernapas dengan paru-paru. Petunjuk: 1.. bertelur c. Kemudian tidak berapa lama menjadi kupu-kupu dewasa.. a.. dari kepompong tersebut akan keluar seekor kupu-kupu yang masih muda... Metamorfosis Kupu-kupu Pertama-tama. beranak dan bertelur d.. kecoa muda tidak bersayap . air liurnya 3. Sebelum menjadi kupu-kupu.. lidahnya d. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan memilih salah satu jawaban yang benar ! Kucing menghasilkan anak dengan cara . ulat membuat sarangnya dengan ... a.. ekornya c.... Setelah pertumbuhan anggota badannya sempurna. ulat tersebut akan berubah bentuknya menjadi panjang. a... kotorannya b.

a. kecoa muda tidak memiliki kaki d.... kecoa c. paru-paru b.. Daur hidup tanpa metamorfosis dialami oleh hewan . belalang 6.... lalat 7. lalat d.. kecoa c. Berikut ini manakah hewan yang mengalami daur hidup dengan metamorfosis ? a.. kecoa dewasa tidak bersayap c. kangguru d. kecoa muda dan kecoa dewasa memiliki kaki 4.. ayam c. trakea 5. Kecebong bernapas dengan . kambing b. kulit d.b.... insang c. kucing d... . nyamuk 8. katak b. Berikut ini manakah hewan yang mengalami tahap jentik-jentik dalam daur hidupnya ? a. a.. Hewan yang mengalami saat lahir tidak terlalu berbeda bentuknya dengan hewan dewasa disebut . katak b.

Metamorfosis pada Serangga Pada beberapa serangga seperti kupu-kupu.jentik-jentik .. lalat.belatung ..nyamuk 10.nyamuk d. bentuk larva (nimfa) mirip bentuk dewasa. telur . a. telur . 1..ulat ..kepompong . metamorfosis tidak sempurna c. yaitu pergantian kulit yang disebut molting. ulat . lebah.telur .telur . telur .kepompong . telur . kupu-kupu .nyamuk b.ulat . Pada proses ini terjadi pembentukan kulit baru dan membentuk alat-alat tubuh yang diperlukan menjelang dewasa.jentik-jentik .kupu-kupu c.kupu-kupu Metamorfosis adalah perubahan bentuk tubuh yang dialami oelh hewan dari tahap larva hingga mencapai bentuk dewasa. bentuk larva dan dewasa sering hampir tdak ada kemiripan. nyamuk. Pada proses metamorfosis terjadi proses fisik. . telur ..ulat .a.nyamuk c.jentik-jentik . metamorfosis panjang 9. metamorfosis pendek d. metamorfosis sempurna b. Pada bentuk dewasa (imago) telah terjadi perkembangan organ reproduksi sehingga sudah mampu untuk bereproduksi. lipas (kecoa).pupa .pupa .kepompong . dan jangkrik. dan kumbang.kepompong d. Serangga biasanya mengalami empat kali molting. Yang merupakan proses daur hidup pada nyamuk adalah .pupa . Bagaimanakah proses daur hidup pada kupu-kupu ? a. telur . Sedangkan pada beberapa serangga lainnya seperti belalang.kecebong .kupu-kupu b.

Gambar 1. 3. metamorfosis pada serangga dapat dibedakan menjadi dua. kaki depannya mulai berbentuk. kemudian telur tersebut akan menetas setelah 10 hari. lalat. Menjelang umur 8 minggu. Setelah berumur 2 hari. Pada metamorfosis tidak sempurna. 2. yaitu medusa dan polip. Larva umumnya mengalami molting empat kali sehingga terbentuk larva stadium satu hingga larva stadium empat. Contoh hewannya yaitu Hydra dan Ubur-ubur. Setelah menetas. lebah dan kumbang. Perhatikan Gambar 1. ekornya menjadi pendek serta bernapas dengan paru-paru.7 Metamorfosis pada kupu-kupu Metamorfosis Tidak Sempurna (hemimetabola). Metagenesis Metagenesis pada hewan pada dasarnya sama dengan metagenesis pada tumbuhan. telur katak tersebut menetas menjadi Berudu. Hewan yang mengalami metagenesis misalnya golongan Cnidaria. yaitu fase generatif (seksual) dan fase vegetatif (aseksual) secara bergantian. Metamorfosis Katak Pada awalnya. nyamuk. serangga mengalami perubahan bentuk dari telur hingga dewasa yang tidak mencolok dalam daur hidupnya. yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. katak betina dewasa akan bertelur.13.Berdasarkan kemiripan bentuk larva dan dewasa. Hewan mengalami pergiliran generasi. Medusa merupakan fase seksual (generatif) dan polip merupakan fase aseksual (vegetatif). Setelah pertumbuhan anggota badannya sempurna. Pada metamorfosis sempurna. Berudu mempunyai insang luar yang berbulu untuk bernapas. katak tersebut akan berubah menjadi katak dewasa. . kaki belakang berudu akan terbentuk kemudian membesar ketika kaki depan mulai muncul. serangga dalam daur hidupnya mengalami perubahan-perubahan yang mencolok pada bentuk luar dan organ tubuh dari berbagai stadiumnya. Ubur-ubur memiliki dua fase dalam daur hidupnya. Umur 12 minggu. Metamorfosis sempurna perubahannya adalah sebagai berikut : Telur larva pupa (kepompong) imago (dewasa) Telur menetas menjadi larva. Contoh serangga yang mengalami metamorfosis sempurna antara lain : kupu-kupu. Metamorfosis Sempurna (holometabola). Setelah berumur 3 minggu insang berudu akan tertutup oleh kulit.

Gambar 1. menjadi kupu-kupu. Klik Gambar Untuk Memperbesar Metamorfosis Kupu-Kupu Tahapan yang dialami kupu-kupu. seperti ulat yang terus makan dedaunan yang ada di sekitarnya. Contoh capung. ini dapat terbang jauh dan bebas dari satu pohon ke pohon lainnya. suatu hal yang tidak dapat dilakukan seekor ulat. dan imago (dewasa). kupu-kupu. Metamorfosis Kupu-Kupu . Makanannya pun tidak lagi daun melainkan sari bunga yang manis. . Setelah induk kupu-kupu bertelur. Kupu-kupu dewasa meninggalkan kepompong. Disebut metamorfosis sempurna bila hewan mengalami empat fase. Setelah selesai masa makan. 3) Tahap dewasa. Golongan hewan yang bermetamorfosis ini dibedakan menjadi metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. nyamuk. lalu terbang mencari makan dengan cara menghisap sari bunga (nektar). larva. melainkan dari larva terus berubah menjadi serangga dewasa. katak. dan lipas. 2) Tahap kepompong. tonggeret. belalang. dan kumbang mas-masan. pupa (kepompong). Kupu-kupu merupakan bentuk akhir dari suatu proses metamorfosis. Bentuk baru. kemudian telur tersebut menetas menjadi larva yang disebut ulat. Hewan yang berkembangbiak melalui proses metamorfosis antara lain. larva membentuk kepompong. belalang. Tahap ini merupakan masa “makan”. kecoa. jangkrik. berupa kupukupu. Kali ini kita hanya membahas mengenai metamorfosis sempurna dari kupu-kupu.8 Metagenesis pada Obelia Proses. Sedangkan metamorfosis tidak sempurna kalau serangga yang keluar dari telur tidak mengalami fase kepompong. yaitu fase telur. yaitu 1) Tahap larva (tempayak). bentuk ulat sangat berbeda dari bentuk induknya. lalat hijau. Di dalam kepompong terjadi perubahan bentuk. kupu-kupu.Terdapat golongan hewan yang mengalami tahapan perubahan bentuk atau disebut metamorfosis (perubahan tingkatan atau fase bentuk). Contoh katak. dan kecoak. Tahap ini merupakan masa istirahat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful