Jawablah pertanyanan dibahaw ini . 1. Apa yang dimaksud dengan Sistem Operasi DOS ? 2.

Apa yang dimaksud dengan internal cammand pada DOS ? 3. Apa yang dimaksud dengan eksternal cammand pada DOS ? 4. Sebutkan macam-macam perintah internal Cammand Dos beserta fungsi dan contoh penulisannya ? 5. Sebutkan macam-macam perintah Eksternal Cammand Dos beserta fungsi dan contoh penulisannya ? Jawab 1. MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating System, adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengannya. 2. Perintah internal (internal command), yakni perintah-perintah yang telah dimasukkan ke dalam COMMAND.COM (interpreter perintah DOS), sehingga dapat langsung dieksekusi oleh kernel DOS, di mana saja. 3. Perintah eksternal (external command), yakni perintah-perintah yang tidak dimasukkan ke dalam COMMAND.COM, dan membutuhkan sebuah berkas yang dapat dieksekusi (berupa program DOS) yang harus terdapat dalam direktori aktif..

Perintah eksternal (external command). yakni perintah-perintah yang telah dimasukkan ke dalam COMMAND. Perintah ini memiliki dua parameter. adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengannya 2 Perintah internal (internal command). dan membutuhkan sebuah berkas yang dapat dieksekusi (berupa program DOS) yang harus terdapat dalam direktori aktif. Parameter dapat berupa nama berkas atau beberapa nama berkas yang disusun menggunakan karakter wildcard.COM. sehingga dapat langsung dieksekusi oleh kernel DOS. Perintah ini juga dapat digunakan untuk mengganti code page untuk semua perangkat yang mendukung pergantian kumpulan karakter. yakni lokasi direktori di mana hendak menampilkan daftar isi direktori. 3. CHCP Internal CLS Internal Internal Internal Internal Internal COPY CTTY DATE DEL atau ERASE DIR Internal . Jika digunakan tanpa parameter.JAWABAN 1. Perintah ini tidak memiliki parameter. singkatan dari Microsoft Disk Operating System. Mengganti direktori aktif ke direktori lainnya yang ditentukan dalam parameter.COM (interpreter perintah DOS). Menyalin satu atau beberapa berkas dari satu lokasi ke lokasi lainnya yang ditentukan. Jika dijalankan tanpa parameter. perintah ini dapat menampilkan daftar berkas-berkas dan subdirektori yang terdapat di dalam direktori aktif. 4. di mana saja. yakni parameter sumber berkas dan tujuan ke mana berkas akan disalin. Perintah ini juga dapat mengeset tanggal komputer. yakni perintah-perintah yang tidak dimasukkan ke dalam COMMAND. Perintah ini akan menampilkan tanggal saat ini. MS-DOS. perintah ini akan menampilkan code page (kumpulan karakter) dalam bentuk angka yang sedang digunakan. Membersihkan layar dan menempatkan kursor pada pojok kiri layar. Jika dijalankan tanpa parameter. Berkas ini memiliki satu parameter. Perintah ini akan mengganti perangkat terminal (terminal device/tty) yang digunakan untuk mengontrol komputer. Perintah BREAK CD atau CHDIR Jenis perintah Internal Internal Keterangan Mengeset pengecekan penekanan tombol Ctrl+C atau menggagalkannya. Menghapus berkas yang ditentukan dalam parameter. maka perintah ini akan menampilkan lokasi di mana direktori aktif berada..

menghapus atau mengeset variabel-variabel lingkungan. Perintah ini secara default dinyalakan oleh MS-DOS. Jika CHKDSK menjumpai adanya error maka akan memberikan pesan untuk tindak lanjutnya. Mengubah nama sebuah atau beberapa berkas (dengan menggunakan karakter wildcard).COM primer. Menonaktifkan akses hard disk secara langsung. dan menampilkan status verifikasi. Menampilkan atau mengeset waktu saat ini. perintah ini dimasukkan ke dalam berkas AUTOEXEC.BAT.EXIT LH atau LOADHIGH LOCK MKDIR MD PATH PROMPT RMDIR RD Internal Internal Internal atau Internal Internal Internal Keluar dari shell COMMAND. Mengubah tampilan command prompt MS-DOS. Menentukan di mana MS-DOS harus mencari berkas-berkas yang dapat dieksekusi sebagai program. Memuat sebuah program ke upper memory block.menampilkan total memory yang masih tersedia. Perintah ini hanya dimiliki oleh MS-DOS dalam Windows 95/98. Membuat sebuah direktori dalam direktori aktif. Umumnya.kesalahan yang ditemukan pada FAT(file system). Menghapus sebuah direktori kosong. keutuhan dari file dan disk. 1. Menyuruh sistem operasi agar melakukan verifikasi bahwa berkasberkas yang ditulis ke dalam media penyimpanan telah sempurna ditulis. CHKDSK Bentuk: CHKDSK (drive ((path)filename) (/F) (/V) Perintah ini digunakan untuk menampilkan status dari disk. Perintah ini hanya dimiliki oleh MS-DOS dalam Windows 95/98. Menampilkan nama label dari sebuah volume atau partisi. Parameter . Perintah ini mengizinkan akses langsung terhadap hard disk. Gunakan perintah eksternal DELTREE untuk menghapus total sebuah tree direktori. Menampilkan isi dari sebuah berkas (dalam bentuk teks) ke dalam standard output.COM sekunder dan kembali lagi kepada COMMAND. Menampilkan.melihat sistemnya serta dapat juga memperbaikinya bila ada kesalahan. atau Internal Internal Internal Internal Internal Internal Internal Internal Internal REN atau RENAME SET TIME TYPE UNLOCK VER VERIFY VOL 5. Menampilkan versi sistem operasi yang digunakan. Akan gagal bila direktori tersebut mengandung berkas atau subdirektori lainnya.

X. . Contoh: A:diskcopy A: A: Mengkopy dari drive sumber A: ke A: A:diskcopy A: B: Mengkopi sumber A: ke B: Note: Instruksi diskcopy hanya dapat digunakan pada floppy disk. 2.• /F :digunakan untuk memperbaiki kesalahan pada disk. • /V :digunakan untuk menampilkan setiap file di setiap directory Instruksi CHKDSK hanya akan mengenal kesalahan fisik. FDISK Fdisk digunakan untuk mengetahui informasi tentang partisi harddisk yang dimiliki serta dapat juga melakukan: • Membuat partisi dan drive Logical (Logical Drive). DISKCOPY Digunakan untuk membuat salinan disket. Diskcopy tidak bisa digunakan untuk mengkopy dari dan ke harddisk. 3. Sehingga jika terjadi kesalahan/error Cross-Linked CHKDSK tidak dapat memperbaiki kesalahan atau error tersebut. • /V :menguji file yang telah disalin.dalam DOS Versi 6. Perintah ini bisa digunakan untuk menyalin satu sumber ke sumber lainnya Bentuk Umum: DISKCOPY (drive1:drive2 )(/1(/V) Switches • /1 :menyaliln hanya pada satu bagian saja.

2. FORMAT Bentuk Umum: FORMAT drive:[/V[:Label]][/Q][/F:size][/B][/S] FORMAT drive:[/V[:Label]][/Q][/U][/T:tracks/N:sector][/B|s] FORMAT drive:[/Q][/U][/1][/4][/8][/B|S][/BACKUP] • /V :Menentukan Volume Label sebagai Identitas disk Panjang character <=11 • /Q :Memformat Drive dengan cepet (Quick). 3. berfungsi untuk mengatur partisi yang akan diaktifkan. 4. • Menghapus partisi dan logical drive. • /U :cara ini digunakan untuk hardisk yang sering mengalami kesalahan baca dan tulis . Set Active partition. • /mbr : Master Boot Record parameter ini bisa ditambahkan jika kita ingin memformat hard disk yang terinfeksi Virus boot record. Display partition information.• Mengatur partisi yang aktif. Jika menggunakan FDISK maka data pada partisi yang akan diubah akan hilang jadi backuplah terlebih dahulu Menu Utama FDISK pada DOS 6. Create DOS Partition or Logical drive. Delete partition or Logical drive.berfungsi untuk menampilkan informasi tentang partisi. 4.22 Dari Gambar diatas terdapat 4 Opsi yang disediakan oleh FDISK: 1.berfungsi untuk membuat partisi DOS atau drive Logical DOS.berfungsi untuk menghapus partisi DOS atau Logical Drive. Bentuk Umum: FDISK/STATUS/MBR Keterangan : • /status : Untuk menampilkan informasi tentang partisi dari system komputer kita.

SCANDISK Bentuk Umum: SCANDISK[drive:][drive:][/all][checkonly|autofix[/nosave]|custom][/surface] [/mono][/nosummary][/fragment][/undo] Keterangan: Drive :berisi drive yang akan dicheck • /AUTOFIX :digunakan untuk mengecek dan memperbaiki jika ada kerusakan tanpa meminta konfirmasi dari kita untuk memperbaiki atau tidak. • /B :memberikan cadangan tempat untuk system operasi seperti IO. • /1 :memformat pada satu sisi dari floppy disk. • /S :menyalin system operasi seperti file IO. • /ALL :digunakan untuk menecek dan memperbaiki semua local drive • /CHECKONLY:digunakan untuk mengecek drive tanpa perbaikan. .ini • /MONO :digunakan jika kita menggunakan monitor monochrome.SYS pada disk yang baru di format. • /CUSTOM :digunakan untuk menjalankan scandisk dengan menggunakan konfigurasi dari file scandisk.Com dari system yang memiliki drive startup.• /F:size :menentukan kapasitas disk yang akan di format.SYS dan MSDOS. 5. • /T:tracks :menentukan jumlah tracks • /N:sector :menentukan jumlah sector per track operator /N digunakan bersama /T • tetapi tidak dapat digunakan bersam /F. • /4 :memformat disket 51/4 inch • /8 :memformat disket 5 ¼ inch dengan 8sector per track.SYS dan • Command.SYS dan • MSDOS. • /NOSAVE :digunakan untuk menghapus cluster yang rusak jika ditemukan tanpa merekam data.

6. XCOPY Bentuk Umum: XCOPY SUMBER [DESTINATION] [/Y|-Y] [/A|/M] [/D:DATE] [/P] [/S] [/E] [/V] [/W] Keterangan : DESTINATION diisi dengan subdir letak file secara lengkap. .• /NOSUMARRY:digunakan untuk tampilkan hasil output tanpa full screen untuk setiap kali pengecekan. • /SURFACE :aotomatis cek permukaan disk sebelum mengecek lainnya. • /A :Menyalin hanya pada file yang berattribut archieve(arsip). Contoh: A:\>scandisk c: Artinya mengecek drive c C:\scandisk /all Artinya mengecek semua drive yang ada. • /FRAGMENT :untuk mengecak file yang sudah didefragmentasi. • /UNDO :untuk membatalkan proses scandisk. • /Y :Untuk tidak menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file. • /-Y :Untuk menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful