P. 1
Banjir Rob

Banjir Rob

|Views: 96|Likes:
Published by Aswin Asad

More info:

Published by: Aswin Asad on Nov 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/21/2013

pdf

text

original

KOMPAS - Minggu, 4 Mei 01997 Semarang "Kaline" Banjir, Semarang "Laute" Banjir...

Semarang kaline banjir jo sumelang, yen ra dipikir... TEMBANG langgam Jawa yang pernah dinyanyikan pesinden ternama dari Solo, Waljinah, itu mendekati kenyataan. Kota Semarang, Ibu Kota Jawa Tengah, terkenal sering dilanda banjir. Dahulu karena sungai (kali) yang meluap. Kini, meskipun telah "dibuatkan" dua sungai besar penampungan dan pembuangan air bah yang dinamakan Kali Banjir Kanal, banjir itu tetap melanda. Tak cuma sungai di Semarang yang banjir. Bahkan laut turut banjir. "Jadi kini Semarang laute banjir. Tak sekadar kaline banjir," ujar Wakil Ketua DPRD I Jateng, HA Karmani. Omongan Karmani bukan kelakar. Tengoklah Kota Lama di dekat Pasar Djohar yang ternama atau di sekitar Stasiun Tawang dan Pelabuhan Tanjung Emas. Pasti ada air yang menggenang. Itu bukan sisa hujan semalam serta banjir yang belum surut. Itu genangan air yang disebut rob, banjir yang disebabkan pasangsurut air laut yang tertinggal di daratan. Karena itu, air banjir rob terasa payau dan lebih berdaya merusak dibanding air banjir kiriman atau lokal. Lokakarya pengendalian banjir dan rob yang diagendakan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro dan Pemda Kodya Semarang menyimpulkan, banjir rob terjadi karena permukaan tanah yang lebih rendah daripada muka air laut dan penurunan permukaan tanah. *** AIR rob lebih merusak dibanding banjir biasa. Ini diakui warga perumahan Tanah Mas, satu kompleks elite di wilayah utara Semarang. Perumahan yang dihuni awal tahun 1979 itu sekitar sepuluh tahun terakhir ini menjadi wilayah langganan banjir rob. Rob telah menjadikan keadaan berubah. Berkeliling di kawasan perumahan yang terdiri sekitar 5.000 unit rumah itu tak sulit mencari rumah yang rusak, porak-poranda. Dindingnya yang kumuh tidak terawat, pecah-pecah, bahkan nyaris runtuh. Rumah yang dulunya mewah terbengkalai, ditinggalkan penghuni begitu saja. Rumah-rumah yang masih dihuni memang lebih banyak. Bahkan tutur Ny Hj Munira Suharto, Lurah Panggung Lor, yang membawahi semua daerah perumahan Tanah Mas, sekitar 95 persen rumah di kompleks itu sekarang masih dihuni, namun wajah rumah lama sudah tak tampak lagi. Pemiliknya mesti merenovasi agar rumah itu layak dihuni. Sebagian besar rumah di perumahan Tanah Mas berubah menjadi lebih rendah dibanding jalan yang ada di sekitarnya. Bahkan ada yang sampai setengah meter lebih rendah dari jalan. Ini tidak cuma terjadi pada sebuah bagian kompleks, tetapi merata di setiap wilayah Tanah Mas. Ini terjadi, kata Ny Munira, karena air rob sering menggenangi jalanan. Karena itu, warga

membuat "bendungan" pelindung rumahnya serta meninggikan dinding rumah. *** NY Munira menuturkan." jelas Bu Lurah. Barangkali karena kurang padat menimbunnya. kompleks itu juga mengalami masalah penurunan permukaan tanah. "Jika rumah di sini kelihatan lebih rendah dibanding jalan bukan hanya karena jalannya ditinggikan. Hal ini berlangsung selama beberapa tahun sejak tahun 1988-an. Kini pipa itu sudah terbenam sedalam 1. meninggikan tanah pekarangan.5 cm. Untuk mereka yang tidak betah. ya meninggalkan rumahnya begitu saja. bukan mustahil warga meninggikan dinding rumahnya sampai satu meter agar tetap bisa dihuni. Dua kali ia harus meninggikan dinding rumah itu. Surya (60). Warga yang kurang mampu menjadi korban. Warga yang mampu. tanah di wilayah Tanah Mas amblas sekitar 7. Hampir seluruh biaya itu ditanggung warga Tanah Mas secara swadaya. Developer PT Tanah Mas membantu pem-buatan rumah untuk pompa. pipa PAM masih kelihatan di permukaan tanah. sekitar lima tahun lalu.meninggikan jalan yang ada. Namun itu belum seberapa dibanding penderitaan yang dialami penghuninya. "Tanah di perumahan Tanah Mas semula berupa rawa-rawa yang diuruk (ditimbun tanah). Setiap tahunnya. sekitar 70 persen penguni perumahan Tanah Mas adalah WNI (Warga Negara Indonesia) keturunan. Tetapi juga karena rumahnya ambles. untuk mengatasi banjir rob semula tak ada upaya terkoordinasi yang dilakukan warga. Sepuluh pompa pengendali dipasang di seluruh penjuru Kompleks Tanah Mas. penghuni Jl Tambak Mas pun mengaku terpaksa harus meninggikan dinding rumahnya agar tetap bisa ditinggali. karena dinding rumah itu amblas. Setelah hampir sepuluh tahun dilanda banjir rob dan penurunan permukaan tanah. sering terjadi cekcok antar warga. *** BANJIR rob yang melanda Tanah Mas hampir tiap hari memang telah merusak jalanan. Pompa-pompa itu secara otomatis membuang air bila ada rumah warga yang tergenang. masuk ke dalam tanah. sebab rumah yang ditinggalinya sejak sepuluh tahun lalu tiba-tiba terasa teramat rendah. sehingga jalanannya juga semakin meninggi. Akibatnya rumah-rumah di kawasan Tanah Mas mirip rumah di bawah tanah. Baru pada awal tahun 1996 muncul kesadaran baru penghuni Tanah Mas. Ini dilakukan. Akibatnya. Selain dilanda rob. "Untuk mendirikan pompa pengendali banjir ini dibutuhkan biaya sekitar Rp 355 juta. sekitar satu meter. seorang warga yang menghuni Jl Tambak Mas menyatakan telah dua kali menaikkan dinding rumahnya.5 meter. Apalagi rumah itu masih kredit dari bank." Ny Sugi (45). Dulu waktu saya mulai tinggal di perumahan ini. Namun banjir rob tetap datang juga. tanah di sini turun lagi. Sedangkan bantuan . dapat mudah "menghalau" air rob dari rumahnya dengan berbagai upaya. Mereka secara sendiri-sendiri "membuang" air rob dari halaman rumahnya. warga berswadaya membangun pompa pengendali banjir. Sebab itu. Diduga pada kedalaman tertentu penurunan itu akan berakhir.

Prof Dr Ir RW van Bemmelen mengungkapkan.pemda seperti yang dijanjikan.500 per KK.id to unsub . Amen Budiman dalam bukunya Semarang Riwayatmu Dulu yang mengutip pendapat pakar Geologi Belanda.000 per KK.masih berupa lautan. paling rendah memberi kontribusi Rp 20.net.5 abad.net. antara Rp 1. Penelitian yang dilaksanakan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Undip bekerjasama dengan Bapedalda Kodya Semarang tahun 1995 menunjukkan. antara lain terlihat di Muara Kali Garang serta pesisir utara Semarang. Pembangunan pompa pengendali banjir di perumahan Tanah Mas menerapkan betul prinsip pemerataan. Sekarang tak tampak lagi genangan air rob di kompleks itu." ungkap Lurah Panggung Lor. Jrakah atau Pasar Djohar yang terletak tak kurang dari 10 kilometer dari pantai. Subdirektorat Hidrogeologi Geologi Tata Lingkungan (Bandung) tahun 1994 telah melakukan penelitian soal itu. jalur pantai yang berupa tanah muda di Semarang berkembang cepat: dua kilometer selama 2. Sejarawan Semarang.id for unsub _________________________________________________________________________ Tabloid-Arsitek ub. Setiap bulan mereka masih ditarik lagi untuk biaya perawatan pompa serta mengupah pegawai yang menjaganya. genangan air rob dan instrusi air laut sebenarnya tak terlepas dari sejarah kota ini sendiri. Hal ini diperburuk adanya intrusi air laut.ub. sampai saat ini belum turun juga. penurunan permukaan tanah di Semarang Utara dalam beberapa tahun ini mencapai sekitar 20 cm. Warga yang dulu meninggalkan rumahnya. intrusi air laut telah sampai di wilayah Simpang Lima. telah menyebabkan lantai bangunan retak-retak. Penurunan permukaan tanah.Rp 1. (xjb/tra) ___________________________________________________________________________ IAI-NET hosted by UniINTERNET send "unsubscribe iai" in body-text to majordomo@kopyor.ub. Terungkap.net. *** PROBLEMA rob dan penurunan permukaan tanah di Semarang bukanlah masalah warga setempat saja.id send "unsubscribe Tabloid-Arsitek" to majordomo@kopyor. Dari hasil ini dapat dibayangkan apa yang terjadi pada kompleks Tanah Mas yang berada kurang satu kilometer dari pantai. Lima abad lalu diperkirakan "kota bawah" Semarang -termasuk kawasan Simpanglima. Warga yang mampu menyumbang Rp 87. kini kembali meninggalinya. Terjadinya penurunan permukaan tanah di Semarang. sedang yang menghuni rumah tipe kecil.000 .500 per KK (Kepala Keluarga).

dan Penjaringan. Menanggapi fenomena ini. Sayangnya. Jika tak segera dilakukan. Kali ini permukiman nelayan di kawasan Marunda terendam banjir rob setinggi 60-80 sentimeter dan merendam 500 rumah. “Pemerintah DKI Jakarta juga harus meninjau-kembali Rencana Induk Penanggulangan Banjir Jakarta agar lebih akomodatif terhadap kepentingan nelayan tradisional dan masyarakat pesisir. Lima kecamatan di Jakarta Utara bakal terendam banjir. Jawa Barat.Banjir rob memerlukan pencegahan dan penanganan yang serius 9 November 2009 Banjir rob kembali menggenangi pantai Jakarta utara Kamis (5/11). makanan. Untuk saat ini. pembangunan yang dilakukan adalah pendirian Kawasan Ekonomi Khusus bukannya penyelamatan lingkungan dan masyarakat pesisir.” tutur Halim Menurut Abdul ketika terjadi banjir rob tahun 2008. dan obatobatan. seperti diutarakan sebelumnya. langkah darurat yang perlu dilakukan adalah dengan bertindak langsung kepada korban banjir rob. “Pemerintah perlu melakukan langkah-langkah yang tepat untuk mencegah dan menanggulangi dampak banjir rob. Penanganan dan pencegahan yang lebih mendasar antara lain adalah mengevaluasi tata ruang wilayah DKI Jakarta dengan pembuatan rencana tata ruang wilayah yang lebih mengedepankan prinsip perbaikan lingkungan hidup dan tanggap atas pelbagai potensi bencana yang bakal terjadi. Menurut Abdul. Senada dengan Abdul Halim. Banjir ini telah berlangsung sejak 2007 dan hingga saat ini penanganan yang dilakukan oleh pemerintah masih kurang. air bersih.” tutur Abdul. Koja. Selamet Daroyni dari Institut Hijau Indonesia menuturkan bahwa PP Nomor 54 / 2008 bisa menjadi acuan menata wilayah pembangunan agar lebih ramah lingkungan bagi Pemerintah DKI Jakarta.4 kilometer persegi atau 24. selama ini pengelolaan wilayah pesisir Jakarta utara diprioritaskan bagi pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang dinilai kurang berpihak pada perlindungan dan penyelamatan nelayan dan masyarakat pesisir. yakni Cilincing. Pademangan. Tanjung Priok. kenaikan paras muka laut akan membanjiri daerah Jakarta seluas lebih kurang 160. namun hingga saat ini belum selesai. . Langkah tersebut yakni memberikan bantuan terhadap korban banjir seperti penyediaan tempat pengungsian yang layak.3 persen dari luas Jakarta pada 2050. Pemerintah juga pernah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 54 /2008 tentang Penataan Ruang Kawasan Jabodetabek-Puncur pasca banjir yang menenggelamkan Tol Sedyatmo pada Februari 2008. Pemerintah DKI Jakarta berencana memperbaiki tanggul yang jebol. Pada tahun itu akan terjadi akumulasi banjir akibat curah hujan dan kenaikan paras muka laut. Dua obyek penting yang ikut terendam adalah Bandar Udara Soekarno-Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok. Abdul Halim selaku koordinator program KIARA menuturkan bahwa pemerintah perlu lebih berpihak kepada nelayan. dan Banten. Selain tanggul.

rob selalu terjadi pada November. adaptasi yang paling efisien untuk menanggulangi banjir ini adalah dengan menyelesaikan pembangunan tanggul di wilayah tersebut yang hingga sekarang belum selesai. Desember. Badai rob terjadi karena pengaruh pengaruh bulan baru dan bulan purnama.Untuk mengatasi hal ini. gelombang laut. hingga saat ini pemerintah masih belum terlihat serius membantu masyarakat sekitar untuk beradaptasi dengan fenomena ini. dan Januari. Banjir rob sudah terjadi sejak 2007 dan mengakibatkan banyak kerugian bagi nelayan dan masyarakat pesisir utara Jakarta. serta kecepatan dan arah angin. Berdasarkan pengamatan nelayan. (RR) . Sehingga apa yang dialami oleh nelayan tidak akan lagi dialami di kemudian hari. Sayangnya.

kantor pelayanan warga seperti puskesmas. Bahkan. warga perumahan panjang. kini telah mencapai di atas 40 sentimeter.20 sentimeter pada saat rob datang. kantor kecamatan. kolam penampungan. juga menimbulkan aroma tak sedap dan mengganggu kesehatan. Jika sebelumnya ketinggian air berkisar 10 . "Banyak rumah di sini sudah ditinggal pemiliknya pindah ke wilayah lain. karena rob telah mencapai ketinggian 50 sentimeter menggenangi jalan dan masuk ke dalam rumah setiap harinya. Basyir mengatakan Pemkot Pekalongan telah menganggarkan puluhan miliar rupiah untuk mengatasi rob tersebut. "Biasanya penyakit gatal akan muncul jika banjir mulai datang. Pemantauan Media Indonesia di Pekalongan. Karena itu. Soalnya." kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Dwi Heri Wibowo." kata Basyir.3 kilometer. Dapat dibayangkan jika 10 tahun ke depan ketinggian air di daerah pantai ini. banjir akibat air laut pasang (rob) hingga saat ini terus menggenangi. beberapa kantor juga tergenang seperti kantor Dinas Kelautan dan Perikanan yang berada di radius dua kilometer dari bibir pantai." kata Riyanto. Selain menggenangi perkampungan penduduk. Jawa Tengah. pada saat banjir air laut pasang tersebut datang pada siang hingga petang hari.85 sentimeter. radius rob juga meluas dari tahun sebelumnya yang hanya berkisar satu kilometer dari bibir pantai kini telah mencapai hingga 2 . seperti Tirto. Panjang Baru. Rabu (28/4). Disinggung mengenai upaya dilakukan. Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan. Selain itu. Dalam waktu dekat akan 0 Komentar 0 0 . setiap tahun genangan air meningfkat sebanyak 0. Bandengan. mulai mengatasi banjir dari laut tersebut dengan membangun perangkat pengamanan seperti membangun tanggul. selain mengganggu aktivitas warga. Kota Pekalongan. Kondisi ini juga terjadi di kelurahan lain. "Berdasarkan analisa. rob bahkan telah mengganggu kerja pemerintah. dan pintu air.Strategi Pemkot Pekalongan Atasi Rob Rabu. setiap tahun ketinggian terus meningkat. dan kantor kelurahan. Hasil kajian tersebut dalam wqaktu dekat akan diterapkan setelah melakukan inventarisasi luasan wilayah terjangan rob. 28 April 2010 09:31 WIB Penulis : Akhmad Safuan CETAK KIRIM FACEBOOK Buzz up! PEKALONGAN--MI: Banjir air laut pasangan (rob) masih menjadi ancaman bagi daerah pantura. dan Krapyak Lor yang sebelumnya tak pernah tersentuh rob. Bahkan. Kondisinya semakin memprihatinkan. Wali Kota Pekalongan Basyir Achmad mengatakan untuk mengatasi banjir rob Pemkot Pekalongan telah melakukan kerja sama dan mendatangkan tim ahli dari Swedia dan Belanda.

dibangun tiga kolam penampungan air (folder) di tiga tempat yaitu Panjang Baru. serta dibuatkan pintu air dengan kanal khusus yang dapat dibuka dan ditutup. "Kalau banjir datang. Bandengan. penanaman hutan mangrove juga terus dilakukan sebagai sabuk pengaman pantai. dibangun tanggul di sepanjang pesisir. maka pintu air langsung ditutup dan dibuka setelah air pasang . Selain itu. dan Krapyak Lor.

4. SLUICES Project dan masyarakat telah melakukan studi di lokasi UPT Lamunti dan telah menghasilkan rekomendasi desain yang akan dibangun bersama-sama dengan masyarakat. Rancangan perbaikan untuk pintu Tipe 1 dengan penggantian pintu airnya kemudian memasangkan pelat precast segmental satu persatu pada alur stop log sampai pada elevasi muka air rencana. Pintu ayun merupakan pintu dengan sistem klep dimana daun pintu bersifat fleksible.Modul Pelatihan Pembangunan Pintu Air PANDUAN PEMBANGUNAN INSTALASI TATA AIR UPT – LAMUNTI download lengkap dengan foto disini Disusun oleh : SLUICES Team Kata Pengantar Dalam pemanfaatan lahan usaha di lokasi UPT Lamunti. Desain pintu tipe IV Bangunan kontrol tipe 4 yaitu bangunan kontrol dengan stop log precast dan ditambah pintu ayun (flap gate). Desain pintu tipe III Bangunan kontrol Tipe 3 merupakan bangunan kontrol baru di lokasi bangunan lama yang sudah rusak parah atau di lokasi dengan yang memang belum pernah dibangun pintu air. Perbaikan untuk rancangan pada Tipe 2 meliputi penggantian pintu air tipe sorong tersebut. Desain pintu tipe II Bangunan kontrol Tipe 2 merupakan bangunan kontrol yang telah ada (eksisting) di lapangan menggunakan jenis pintu sorong akan tetapi badan bangunan terbentuk dari pelat pracetak eksisting dan tidak tersedia alur stop log. Besar harapan kita akan adanya sebuah pengelolaan lahan usaha yang memaksimalkan fungsi kanal yang telah ada yang tentunya akan membuat hasil usaha akan menjadi lebih optimal. di desa A3 dan C1. memasang klos kayu 5/7 sebagai alur yang dibaut pada pelat. 2. Pintu ini baik untuk . 3. masyarakat mengalami kendala dalam pengelolaan air. Pada saat muka air di hulu (upstream) lebih tinggi daripada muka air di hilir (downstream) maka secara otomatis pintu membuka. setelah itu memasang pelat precast segmental satu persatu sampai pada elevasi muka air rencana. Bekerja sama dengan LPPM IPB. Puluhan bangunan yang telah dibangun pada saat pembukaan awal lokasi PLG didesain dengan perencanaan yang tidak site specific. Desain pintu tipe I Bangunan kontrol Tipe 1 merupakan bangunan kontrol yang telah ada (eksisting) di lapangan akan tetapi menggunakan jenis pintu sorong sehingga menghasilkan tipe aliran underflow. Bangunan ini juga menggunakan pintu stop log overflow dengan menggunakan pelat pre-cast segmental. Lima Jenis Rekomendasi Desain 1. sehingga tidak dapat dimanfaatkan.

8 kg/segmen (ukuran besar) Ukuran 80 cm x 20 cm x 5 cm = 19. Arah pergeseran keluar untuk lebar saluran lebih besar dan sebaliknya pergeseran ke dalam untuk lebar saluran lebih kecil.2 kg/segmen (ukuran sedang) Ukuran 80 cm x 15 cm x 5 c m = 14. maka perlu dibangun tambahan badan bangunan dari material kayu galam untuk penempatan pintu ayun beserta rangkanya. rangka yang dimaksud adalah tulangan baja. yang dirangkai dengan jarak rata – rata (10 cm x 10 cm) yang luasannya disesuaikan dengan ukuran lebar pintu. Untuk sisi 1. Pada pekerjaan pembangunan instalasi tata air Lamunti.21) dibuat statis dengan memaku batang kaso ke multiplex. Sementara pada pekerjaan di Lamunti. Tipe pintu ayun untuk bangunan kontrol tipe 5 sama dengan desain pintu ayun bangunan kontrol tipe 4.  Pembesian Adalah penyiapan rangka bangunan sebelum dilakukan pengecoran. Desain pintu tipe V Bangunan kontrol tipe 5 merupakan bangunan pintu air lama lengkap dengan stop log nya sehingga rekonstruksi pintu air mengacu kepada bangunan kontrol tipe 1 akan tetapi pada bangunan kontrol tipe 5 dilengkapi dengan pintu ayun sedangkan pada bangunan kontrol tipe 1 tidak. Cetakan beton harus sesuai dengan ukuran teknis dari gambar rencana guna menghasilkan pelat precast yang seragam. 80 cm x 30 cm x 5 cm (ukuran Besar)  2 = Precast uk. Pada bangunan pintu air eksisting memilki lebar saluran yang bervariasi. rupa. material pembentuk cetakan berupa multiplex dan kayu kaso 5/7.21).4 kg/segmen (ukuran kecil) (Sebagai asumsi berat volume beton = 2 400 kg/m3 dan lebar saluran 80 cm) Keterangan:  1 = Precast uk. 5. PELAT PRE CAST SEGMENTAL Pelat precast segmental merupakan pelat beton pracetak yang berfungsi sebagai pintu air untuk menghasilkan tipe aliran over flow yang disusun secara bertumpuk sesuai dengan rencana elevasi muka air Ukuran 80 cm x 30 cm x 5 cm = 28. Pada umumnya tulangan mencapai luas 10 % dari luas penampang struktur. Setelah rangkaian besi selesai. 80 cm x 15 cm x 5 cm (ukuran Kecil) Penjelasan tahapan kerja umum  Cetakan beton (fomrwork) Cetakan beton (formwork) adalah suatu sarana pembantu struktur beton untuk mencetak beton sesuai ukuran. kemudian besi diletakkan di atas cetakan beton yang telah dilapisi plastik PE kemudian untuk mempertahankan posisi tulangan . Melihat kondisi dilapangan. 2 dan 3 (Gambar 6. Oleh karena itu cetakan didesain fleksibel. sehingga dapat digunakan dalam berbagai ukuran lebar saluran. Di bawah ini menggambarkan model desain cetakan beton tersebut (Gambar 6. pekerjaan pembesian menggunakan besi polos Ø 10 mm. bentuk. ataupun posisi serta alinyemen yang dikehendaki. Pembuatan rangka ini disesuaikan dengan kebutuhan kekuatan bangunan.digunakan daerah pasang surut cukup besar yang berpotensi mengganggu pencucian air masam pada musim hujan. 80 cm x 20 cm x 5 cm (ukuran Sedang)  3 = Precast uk. Sedangkan pada sisi 4 dibuat fleksibel sehingga dapat digeser sesuai kebutuhan lebar saluran di lapangan.

Setelah pekerjaan pengecoran. sampah plastik. Cetakan (formwork) . bergradasi baik. dan kotoran lain yang dapat mengganggu. Air yang akan digunakan harus mendapat persetujuan dari pengawas. kemudian dilakukan perawatan beton dengan selalu membasahi permukaan beton yang terbuka. lumpur. Penjelasan mengenai bahan Mutu beton Beton merupakan campuran semen portland. dan berasal dari pasir alam. maksimal penyimpanan adalah 30 hari dan harus disetujui oleh konsultan pengawas. dan agregat halus. garam. Agregat halus Agregat halus yang akan digunakan harus bersih. Pekerjaan mencampur beton dilakukan di lokasi produksi pelat precast segmental hal ini dikarenakan metoda konstruksi yang diaplikasikan adalah metode beton pracetak. agregat kasar. Mixer yang digunakan dapat berupa mixer manual dengan pengoperasian menggunakan tenaga kerja (diputar secara manual). Kontraktor harus mendapat persetujuan konsultan pengawas mengenai agregat kasar yang akan digunakan. Air Air yang dipergunakan untuk mencampur semen dengan agregat adalah air yang bersih dari kotoran. Agregat kasar harus bersih dari bahan organik dan non organik seperti potongan kayu. Butiran harus bersih dan tajam sehingga menghasilkan pengikatan yang lebih kuat dengan semen. seperti: lemak.225) Pada saat pengecoran perlu dilakukan penusukan pada beton agar tidak terdapat rongga-rongga beton. Hal ini bertujuan menjaga semen agar tetap pada kondisi normal sebelum digunakan. Penyimpanan agregat kasar dan halus harus terpisah dan tidak boleh tercampur dengan material lainnya Mixer Beton harus diaduk dengan alat pengaduk (mixer) atau dengan metoda manual (cangkul dan sekop). beton yang digunakan harus merupakan beton yang sejenis untuk menjaga kualitas beton yang merata. minyak. Agregat halus harus disetujui oleh konsultan pengawas sebelum digunakan.di tengah-tengah badan cetakan maka dipasang beton decking dengan ukuran 2 cm x 2 cm x 2 cm.225) untuk pelat precast segmental yang didapat dengan takaran campuran adalah 1 PC : 2 Pasir : 3 Krikil : 0.5 Mpa (K. Mutu beton yang digunakan adalah 22. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut : Pengecoran dilakukan setelah besi terpasang dan cetakan dikunci. Selain itu. Penyimpanan semen tidak boleh terlalu lama. Penyimpanan material Penyimpanan material semen harus di tempat yang terlindung dari pengaruh faktor cuaca. Apabila beton mencapai umur kering (7 hari) maka cetakan dibuka dengan mengendurkan kunci baut pada sisi 4 (sisi fleksibel) kemudian pelat precast dikeluarkan secara perlahan. dan bahan organik lainnya yang dapat berpengaruh terhadap mutu dan stabilitas beton. Mutu beton yang digunakan (fc) 22. Agregat kasar Agregat kasar merupakan material alam yang diproduksi melalui proses pemecahan menggunakan mesin pecah sehingga menghasilkan kerikil bergradasi merata. Penyimpanan semen di gudang dengan kondisi suhu tidak lembab. Semen tidak boleh ditumpuk lebih dari 10 tumpuk.5 Mpa (K. Tahapan produksi tersebut diulang terus menerus sampai jumlah precast yang dibutuhkan terpenuhi.  Pengecoran Pengecoran berarti memasukkan campuran semen ke dalam cetakan yang telah disediakan.5 air. air.

Besi tulangan yang digunakan adalah Ø 10 mm polos mutu U-24 dengan kekuatan tarik ijin = 1400 kg/cm2 (fy = 140 Mpa). dimensi.Pemotongan besi dan perangkaian besi tulangan .Produksi decking ukuran 2 cm x 2 cm x 2 cm . dimensi. dan bentuk. Besi tulangan merupakan elemen penahan tarik yang bekerja sama dengan beton membentuk struktur beton bertulang. Pekerjaan pembesian dilakukan sesuai dengan spesifikasi dan gambar teknis desain.Produksi cetakan (formwork) .9 mm. Penyimpanan material Material besi tulangan yang belum digunakan harus disimpan ditempat yang terlindung oleh pengaruh cuaca. Kemudian perangkaian besi tulangan dengan pengikatan kawat tali diameter 0.Pengecoran.Melapisi cetakan dengan plastik PE . Pekerjaan Pemancangan Lingkup kerja Pekerjaan pemancangan meliputi pekerjaan pemancangan kayu gelam Ø 10 cm ke dalam tanah sesuai gambar rencana. Material yang digunakan untuk . Sebelum digunakan. Pelaksanaan pekerjaan pelat precast segmental Pelaksanaan pekerjaan produksi pelat precast segmental dilakukan sebelum pekerjaan konstruksi bangunan kontrol/pintu air dilaksanakan. Besi harus terhindar dari lumpur atau kotoran lainnya yang dapat menyebabkan korosi. kemudian pasang decking di bawah tulangan besi. sesuai kebutuhan di lapangan. Konsultan pengawas harus mengecek ulang dan menyetujui. Cetakan harus sesuai dengan gambar teknis rencana cetakan mengenai garis. Selain itu cetakan dapat digunakan kembali dalam jangka waktu tertentu. Pekerjaan Besi Tulangan Lingkup kerja Pekerjaan besi tulangan merupakan seluruh pekerjaan pembesian untuk betun bertulang. oleh karena itu setelah digunakan agar dibersihkan dan disimpan pada tempat yang aman dari pengaruh cuaca. Apabila besi telah siap maka besi tulangan tersebut diletakan pada cetakan beton (formwork) dan diberi ganjalan dari beton decking ukuran 2 cm x 2 cm x 2 cm dengan mutu beton sama. Sehingga perlu dibangun badan bangunan kontrol yang belum ada dengan material kayu gelam. Tahapan pekerjaan sebagai berikut: . dan hal lain yang dianggap penting dalam menjamin ketepatan hasil pelat precast segmental.Kunci cetakan sesuai dengan kebutuhan lebar saluran . Pelaksanaan pekerjaan Pelaksanaan pekerjaan besi tulangan adalah meliputi pemotongan besi sesuai dengan gambar teknis desain.Memasang besi ke dalam cetakan.Cetakan/formwork yang digunakan adalah berbahan kayu kaso 5/7 dan multiplex tebal 12 mm. Hubungan antar besi diikat dengan kawat tali diameter 0.Perawatan beton basah menjadi kering. cetakan harus dilapisi plastik PE pada bagian yang akan kontak langsung dengan beton. Jumlah cetakan disesuaikan dengan kebutuhan untuk dapat memproduksi pelat precast segmental secara massal. Bantalan penyimpanan besi dari balok kayu dengan tinggi 30 cm diatas muka tanah.Mencampur material menjadi beton .9 mm. Produksi pelat precast dilakukan dalam jumlah banyak. .. Pekerjaan pemancangan hanya termasuk dalam pekerjaan bangunan kontrol tipe 3 atau bangunan baru. tusuk-tusuk adukan agar beton merata . mengenai bentuk.

Pemasangan bambu-bambu melintang di saluran untuk jembatan sementara .Pemotongan tiang besi pintu sorong .Pembersihan area bangunan kontrol .Pemancangan kayu gelam berbaris melintang di dasar saluran sedalam 1 meter rata pemukaan lantai saluran sebagai cut off . Setelah itu pekerjaan dilanjutkan dengan mengurug tanah sampai bagian kosong badan bangunan tertutupi dan rata terhadap muka tanah.Pengangkutan pelat precast segmental ke lokasi yang direncanakan .Pemasangan pelat precast segmental .Urugan tanah di bagian badan bangunan .Pengangkatan pintu sorong .Pemotongan tiang besi pintu sorong .Pembuatan cover dam (dari material plastik PE dan bambu) untuk pengeringan sementara saluran selama proses pekerjaan plesteran lantai saluran dan pekerjaan cut off saluran (Gambar 6.Pekerjaan beton lantai saluran dari material beton tidak bertulang campuran 1 Portland Cement : 2 Pasir : 3 Kerikil : 0.Pemasangan klos kaso 5/7 dengan baut . Metode Pelaksanaan Konstruksi Bangunan Kontrol Tipe 1 . tebal 20 cm .Pekerjaan beton lantai saluran dari material beton tidak bertulang campuran 1 Portland Cement : 2 Pasir : 3 Kerikil : 0.Pembuatan cover dam (dari material plastik PE dan bambu) untuk pengeringan sementara saluran selama proses pekerjaan plesteran lantai saluran dan pekerjaan cut off saluran . Pelaksanaan pekerjaan Pelaksanaan pekerjaan badan bangunan kontrol adalah dengan memancangkan kayu gelam Ø 10 cm sesuai dengan gambar rencana.Pemancangan kayu gelam Ø 10 cm .Bracing antar kayu .Pemasangan plastik PE atau terpal .Pemancangan kayu gelam berbaris melintang di dasar saluran sedalam 1 meter rata pemukaan lantai saluran sebagai cut off .Pembersihan lokasi .Pemasangan bowplank .Selesai Bangunan Kontrol Tipe 3 . Kemudian bagian dalam bangunan dilapisi dengan plastik PE untuk mencegah tanah urug keluar badan bangunan.Bor pelat precast eksisting untuk pemasangan klos kaso 5/7 .5 Air ( tebal lantai saluran = 20 cm ) .22).Pembersihan area bangunan kontrol .Pengangkutan pelat precast segmental ke lokasi pintu air .Pengangkatan pintu sorong .5 Air.Pemasangan pelat precast segmental .Selesai Bangunan Kontrol Tipe 2 .pembangunan badan bangunan kontrol tipe 3 adalah kayu gelam Ø 10 cm.Pengangkutan pelat precast segmental ke lokasi pintu air . .

Pemasangan bowplank .Pembuatan jembatan pelayanan dari bambu . rangka pintu ayun. rangka pintu ayun.Pemotongan tiang besi pintu sorong .Pemadatan dan perataan.Pengangkutan panel pintu ayun.5 Air.Pekerjaan beton lantai saluran dari material beton tidak bertulang campuran 1 Portland Cement : 2 Pasir : 3 Kerikil : 0. dan pelat precast segmental ke lokasi .Bracing rangka pintu ayun dengan badan bangunan .Urugan badan bangunan . dan pelat precast segmental ke lokasi yang direncanakan . kemudian dilanjutkan ke pekerjaan saluran .Pembersihan lokasi .5 Air.Pemasangan pelat precast segmental .Pemancangan kayu gelam berbaris melintang di dasar saluran sedalam 1 meter rata .Pemancangan kayu galam Ø 10 cm untuk badan bangunan tambahan .5 Air ( tebal lantai saluran = 20 cm ) .Bracing antar kayu galam .Pekerjaan plesteran lantai saluran dari material beton tidak bertulang campuran 1 Portland Cement : 2 Pasir : 3 Kerikil : 0. tebal lantai saluran 20 cm . Pekerjaan badan bangunan kontrol selesai.Pembuatan cover dam (dari material plastik PE dan bambu) untuk pengeringan sementara saluran selama proses pekerjaan plesteran lantai saluran dan pekerjaan cut off saluran .Pekerjaan beton lantai saluran dari material beton tidak bertulang campuran 1 Portland Cement : 2 Pasir : 3 Kerikil : 0.Pembersihan lokasi . Pekerjaan badan bangunan kontrol selesai.Bracing antar kayu gelam .Selesai Bangunan Kontrol Tipe 5 .Pemasangan bambu-bambu melintang di saluran untuk jembatan sementara .Pengangkatan pintu sorong .Pemancangan kayu gelam berbaris melintang di dasar saluran sedalam 1 meter rata pemukaan lantai saluran sebagai cut off .Pemasangan pelat precast segmental .Pembuatan cover dam (dari material plastik PE dan bambu) untuk pengeringan sementara saluran selama proses pekerjaan plesteran lantai saluran dan pekerjaan cut off saluran .Pemasangan panel pintu ayun .Pembuatan jembatan pelayanan dari bambu .Pemasangan plastik PE atau terpal .Pemancangan kayu gelam Ø 10 cm untuk badan bangunan .Pengangkutan panel pintu ayun. kemudian dilanjutkan ke pekerjaan saluran .Pemasangan plastik PE atau terpal ..Pemadatan dan perataan .Pemancangan kayu gelam berbaris melintang di dasar saluran sedalam 1 meter rata pemukaan lantai saluran sebagai cut off .Pembuatan cover dam (dari material plastik PE dan bambu) untuk pengeringan sementara saluran selama proses pekerjaan beton lantai saluran dan pekerjaan cut off saluran . tebal lantai saluran 20 cm .Pemasangan rangka pintu ayun .Pemadatan dan perataan.Urugan badan bangunan .Selesai Bangunan Kontrol Tipe 4 .

Bracing rangka pintu ayun dengan badan bangunan sistem angkur Dynabolt .Pemasangan panel pintu ayun .pemukaan lantai saluran sebagai cut off .Pemasangan pelat precast segmental .Pemasangan rangka pintu ayun .Selesai .

5.343974950 0.:380/.343974950207:5.:.2:82:.3:3.3   08.3894543.8.89802039.55..72././.:05../.3 .7.38:7:9.03..3439749508..7 :39:203..3 703.3 -./:3.3..3-.7203.3.2:39:503025.7.343974950/03.-.09.7./.3539:950' .2.3-07549038203..207:5.507:/-.2-.3:3.8.8.00.3:3.3:3..9-094357.3:3.:..3/08. 803.343974950 9/.907.5/03.82:.3 2.5..3:3.35.3539:.7 &:7.3:3.343974950.7 2.:3 -.25.3950.:3:39:-./.5/03.3.7.2 .-079:25:808:.::5-08.3:3.3539:.2 .3:39.3-.943/8/. -.2.350.7..9570.3/8:8:380.3539:.0714.3539:..-.9.3/.3.:3-08079..3-071:3880-..3/./03.3909.7043897:8539:.3.  !%!#$%$% !0.. %50539:.3.34...2../03.07.3:503.539:.

2 .2 .7  &:7.3-08.80203 ::7.2.3 .

3 .3  &:7.380/.2 .80203 ::7.2.2.

9.  $0-.4:20-0943 .30..8:28-07.80203 ::7..

3.:5:354888079.2 ::7.7..7.  !030.8:.3/003/.:7.. 2:950/..2.307.30-..3.3502-.::7.3  !70.2..502-.2 ::7.3807. ..502-039:.2  !..89:  .8.8..09.09.3 .3 !70.5..3./03.9.7.2:39 2.9:8.89:  .7:8808:.2 ::7. 09.203..30203..3389.3-0943 147247 .350..30.2.84.3::7..2 .:.308.:3.39:897:9:7-0943:39:203.9.2 .89.2..5007.39.3. -0943808:./.2-.39038/.:2:2 09./.3-0943 142747  09.9 570.3 -039: 7:5.2/.3:3.907.89:  .7703...89.78.3$0/.7  !70.2  0907.3-07:5.3 -0943.

7:.2-07-.:7.3 ./.89!02:/. 7.7.3 /.3108-0 803.7   !./808:./.3.2-.30-:9:.3.3. 5070807. !02-:.5.2-..9108-0803.3203:3.98/03.7.7.3 !.7/..2:39 5007.3:3.7.  .5.3..3 7.7:39:0-.324/0/08..78.:./.9.3.09.47.78.-./.:.9:.2 .3-088008..9.3897:9:7  $02039.3/808:...8  0.5.7  /-:.30--08..3.354889:.  !02-08.3:.5.3  &39:88 /.3..3.8402:950  $0/.3-08/09.989.3 /03.3.3 .3:3./.78.0-:9:.3-085448[  22 .:7.5007.:7.3:39:2025079.703.3/7..30-0.7.9/:3./.9: .3.3.5070807.9.35.-. -..30:.7.33.30-.3.5.8503.9.37.9.3-07.3-.7088932020-..30-.9:.3203.35030.8.3.09..:7./.2:39:0-.2-.7539: $090..::7.380-.3.30-.380-0:2/.5.3:3.3//08.3/.3/03.2 .3502-08.30:.37.3 /.3/..3/...30/. 02:/.3202.3::7.503.09..3 7.3.3.78.25.390.3/2.:7.3-0943 90780-:9 .78.:-.585..8 .:2:23./.3203../03..3 -.9.9/0807808:..3539:.88/-:.3-0943.8:/ .8 /.

7503..380203 70.52:9:/..3-0943.2  !030.3 :9:-0943 0943207:5.55.7:890758.7 4947.7 2.3/-:..9.3.389..89..9 -07503.5.3/.9.8.7:1...343/88::9/..:95.9203.3:39:203.39073/:3/.25.8..3.2. 3/.:8./.3903.25:7. 07 .947..3507:/.3.47..  09.43897:8.3.3 !030.:2:7073 .. -40907.7 /.380507954943.7/.3-079::./03.3-0943/03..3 /..7:907.25:7.3 147247  ..8-0943..7.35..7:8/...7503.47.3.-9.8.8.9503. /.5.09.7909./.7. 903.79202.:/03.9.70.3-0943.70.907.   :39:50...8.3/:3.95030.: 8.33.203.8.907.09.5:3.32094/.:8 70..3  !0325..43/83472..2. /5:9.-...8.3574/:890780-:9/:.3.7-..3/:3.9.:.3/.3.3..09.8.3507:/507.7.3.8207.7:8203/.3.380..:.3/507:3.3203. :9:-0943.89802039.2 .7 $0. ..9/03.3/ .:2.:202-.3  %..3/..3/574/:820./80/.3/.25:780203/03..9570.3208350.307-077../.80-.3503..   !.8 $02039/.3 8045 !007.:.347.:5748085020..3. . 2.3  !0325.8-./5.5072:..8  70.320303/:7.3507.88 88108-0 02:/..9570.-0943203.70.9.09./.7 70.8.3....80-0:2/:3.3.:8.39.203.3.3-0943/0.3907-:.5. 07 0943.8. 23.5.9.390.3 503.3.-07:9 !030.3.3 1.877 .3.3 /:3.3.3503..3.5.3 /:3.-0943 $090..3  70.507.3/03.3/03.32.2 :25:7 /.2803.-40/9:25:0-/.3..-40907.3 203:3.32.39: -0943.3/./.79/.32.3/:3.89  /.3203:3.7:8/809::40438:9.../....7.:..3.570.3802035479.:..3.87.380..350.5.:8 :9: -0943.3.39.380038:39:203..3.9.3.3802030/.3: 4397. 07.347.../:/03.47.3 02:/./..3.3/.7:8203/.3..9.8:.2  70.!!.3203.2072.9. ./903.7.2.9.  5..7:8-078 -077.3. 5.820303.32.35034507.907.3/:3..8..32094/.8574/:850.89802039.8.7.7./.3503:8:.3.3438:9.25:7/03.:8.9 507809::.3:.3::7.5.  .- !0325.320303./: 207 .5.3.3-../.7:8 -078/.-.... -0943.9570.3.09..7.89/0:.3:.3.-089075.3.2.35030.3-07.47.3 80507902.9-07:5.-.8.7207:5.3/4.75.9.3  /.3207.39/.-..5007..33..47.8-0943 7.7 9:25: !0325..9..780./..7:8-078/.9.25:7.947.82..3/.3:. :97.7 .8.334347.3:/.. .02-.3/.80203.9.9 /03..9.8.3/:3.8./.3-078/. !0325.3//.3.907.9.  7 7.3/-:9:. 743.3.703.3 503.32.80203.2.9743.380203/:/.  5.5./.3907:820307:88.3802039/.38090.907/.3/:3....25..70.7:8/9025..9507809::.9..3 :3.2..25:7-0943/.9./..880-0:2/:3.:...9 .7 /.70.3.50325.34947.7:8207:5./.:./.3 907503:  !030.7:8/809::40438:9.5.3-07..803./..5.../03.2094/0-094357.30-:.

.09.3.

:.147247.3.84.3/:3../.-07-...3.

78 /2038  /.3..38:3/03.703.7:82030.2.80.320309:: 20303.35007.5..09...3.32:95090-.3 43897:8-.7:8/...3.3.3/.3.320303.3.550393/.3574/:850./.585.9.09..89802039.7:.3:39:/.3.:.7/-078.380-0:25007.3/.9:8090.35007.0 :.9/:3.3 439.2..8..5.3.3-039: $0-0:2/:3. $0./.9570.79038703.7:8808:.9.3.3..:...9025../:3.7./.3/808:...7503.  !0.89!5.3503.3/. 22 09.3-0943 :2..3 02-.3.3:3..39:.-..09...3..343974.2-..89802039.2 203.3/03.9 202574/:850.9570.3/.3 .2.89802039.3..09....350.9570.3/...3.8.-039: /2038 /.9570.35... !0..3.89802039.9:9079039: 40.... 438:9./03./.230905.850./.8.30-:9:.88.3 /825.

.:.7.3..907.3.3-089:.09.2../073  !74/:850.3502-08.3/.[ 2254482:9:&  /03.3.3-0943202-039: 897:9:7-0943-079:.9:. !007.3-0943-.-.3 !030.3.3::7..:7.9.3-08/.0-:9:.-07:9 !74/:8..3 08 9:.30-./03.3207:5. 808:.39.3/-.300203503.3.2.8.3.2-.3 9:8: 9:8:.8/.3808:.3 !74/:8/0.3..89! 02.7/...25:72.8.73 .7-0943207..3-089:.2:2..09..5..3502-08..89/..35007.:..308%:.35.3/03.3 02:/.3  %.3/.2 03.3-007.380-.3..203.3.47.09.3.3 089:.3/.3.8.2.3/0./:..79038/08.3-080/./03.35./03..3-08  :3.9..385081./-0943 0.3207:5..3  !007.58.5.2..380:7:5007.8.3:39:-09:3-079:..30:..09.9570..203.78.9.30-:9:./.3.3.39.3.3 147247  !024943.3/:3.3507.539:.3  !007.3 3:507.8.3808:... !07.3.

2.3/9025.3/..3...33.3 3:507..2.2/.3./..3:3-.8.507:/-.7 9038/08.3.3 -.3.  !007.32..3.3 02:/.. !007.3.3-089:.. .3.99.2 1 5.3.3-0:2/:3.3:3.5.25007../.3507.:0.20907 22  !0325.205:95024943.39.:4947..3.-.2-.3..3502../.3-.-089:./.92030-..7:25:7.3.7/.3205:95007./03.3.3-.-0890.39.20/.3.3 4748  !0.39073/:340 503.9072. 08.3.32.9.:-.7703.3.907.343974950.:.7:.3-0943 147247 /.907.9.3502.7-0943/0.8..9..3.393 ..:/03.2/03.09.3/...:0.20907 22 5....8 2:.32:9: -09438.8.3.2-.390780-:9/09..2 .3503.7-08/.3502.3-089:.-.3.8:/.3..3.35007..7:8/825.3::7.35.3...4.907.3..3:3.99.3.350325.907.9./03.3.2 9.7:89073/.9 /03.3/03.7-.9.3-0:2.3. :-:3.3.3.3:3.3!02....3-08808:..3 !0.3/-07..3:39: .2.-089:.2[ .52./.3.808:.3./.3... !007.9.3.3.3.3 43974.35007.7: $03.3-08/.3/:3. ..

502-.3/.78./03.3//.  094/0!0..3:3.:0.-.9.70.:7..-09439/.39.380../.:9411 !02.3!479.9.7-./....8539:.2-07-.4...3:9...3.3-0943.7703.350.39.3.34843-.07/.84.9.52:..2808:.5748085007.:7.72.9570.04.:94118..89802039.8539:.2.8.8707 7 90-.782039.35007./.7 !02-078.89!:39:203.9:5007.3.58/03.9570..343974%50 !03.8.3 $090.8.39.3-.3:3.3-.3 .3.89802039.3508907.350.89802039.3:3..39.8908893:39:502.3/.35007.37.3 !0.8.-..3.2[  .3.3-08539:84743 !03.3.8..3.3..39.5.3.380/.39079:9:5/.3 .3:3.72.3:3.380-.343974 !024943.2  !02.35007. 502:.3-..2[ .3-.8.3203:7:9.3-.8./03.-.3-.3:3.9.:7.25:7..3-08539:84743 !03.3.2209077.3.89!/.907.:0.2-: :39:503073.3:3.3/.:7.3539:84743 !02-:. $008.3/03..3.3.3.8.7 !02-078.9.3.3:9.3802039./.2-...7.3.3.:0.3 5..350.343974.9570.:7.8.:7.3:3. ..8.2 /.3.2-./.907..3539:84743 4750.3202. 8.3 /.3.8.:7:0:.3:3.25. 907.3/.348.-079:.3.343974 !024943.2  !0.9.././.7   !007.3-.343974%50 !03.39.0. 02:/.3:3..3.343974950.9.04.3-.3..343897:8 .3:9.2-.3/ 02039!.:7.3.9570.70.3.

8.348.84. !02.3.

:7./.3 !02./03.3.. 8.3.380.3.3.9.3 .07/.2..8.3.89802039.89802039.3.3//.2 !02.35...: !02.89!/. !02..04.3508907.89!.72.2-: :39:503073.3-45.8.3802039.:7.3 !007.78.3.7.:7.2 /..:7.3:3.3.907.380-.3-.3-.8 !02. $008.34.3.3802039.343974%50 !03.3/ 02039!.25:7.3:39:02-.2 7.2209077.782039.:0..3..9.:9411 !02.3.8.72..350.9.39.8. .:7.2-:2039.350.8707 7 90-.3/.:94118.9570.7..2-07-..3.3.8.380/.3:3.4..3-0943.3!479.8.8.3/703.3.3:9.39.8.3/. .2[ .35007.-079:.3-.:7.907. 502:.2-: -.3/8.3-.:7.39...3.3-.7.:9075.:0.3.39.3.9570.9./-.3.8.:9 !02-:.39..3 !02-078.5748085007.5.-09439/.. &7:.

3-.9.3-..3-.8 !024943.380-.:9411 !02.3:9.:7.5748085007..04...8.3/ 02039!.25:7..89802039.-09439/.8. 502:.350.8./.3508907.3.2 !02.3:39:02-.:7.3/ 02039!.380.:0.3/.9570.3.3 .3.35. .9570.3539:84743 !02.3-.3.:7.2-: :39:503073.3..25:7.3.4..5.72.72.2-: -.39.37.:...3 !007.8.3 !02.3:3.:0.3-0943.3 7.3:9.3 ..3:3.04.2-07-. !02-:.3-45./.8707 7 90-.5..3.3.3:9..:3/03.2.07/.3!479.3..3-0943.7.78.72.782039.3. !02.2 /.3.380.89!.3:3.:94118.:7.39.3-.9.7..3-.2209077.:3 7.72.2-07-.9.39.07/.72.:7.2[ .350./.907.3/./.39...3-.302-.35.89!/.7.9.539:.9.3:3..3-.3802039.3-..3..539:.8.2  !02.8707 7 90-..3 05007. 8.9..9570.3:3.2:39:-.:9075.30539:.2 !02.8.343974%50 !03.907.2 /..2 !02.907.39.3. 02:/.3/8.9.3 !02-:.8 !02-078. !02.8.34.9.8.3 05007.07/.3//.:9075.3/.3508907.7-.78.9.3507.3-.3./.39.3.380.3.3 7.9570.539:.3.3..3/703.3 !02.8.2-:2039.:3 /.3/.8.:7./.3:3.:7..:0.380/.2-07-.:7.3 !02-:.9.3:3.:94118.3.907.2209077.89!.8.89802039.9.3-.7.:3 7....380-.3802039.3/.8.8.3-. 502:.2-..3/. !02-:.3.8..:0.3.8.5748085007.9.3.3.3.2209077. .380/.3.3/.7.3..89!/.:3 /.25:7.:7.3 !02.:3 7.2-: :39:503073..:7.3/.9.39..3/.35.3/.9.3 !02.8.89802039.3//.9.39...35.3.3.:7..2-: $008.:7.:.3802039.3.3 .782039.7.8.3/.3802039.:7.:7.35007.907.39.350.8 .39.350.3.302-..343974%50 !03.3 !007.3/.39. &7:.3..8.30539:.3/.3507.3439748008.3 !007.3508907.-079:.:7.89802039.3-.3.5748085007.-09439/.3-0943.9.350..89!/..3//.3. &7:.3.37.380/.2-: $008.3.:7.539:.2 !02.-079:.3.9.3-08539:84743 !03..3.3.35007.35...39. .3-.:7.2[ ..39.8.8707 7 90-.782039./.35007.38..3 !007.3 !02-078.3-.39./.3439748008.:0.2:39:-.8.38.-079:.3 !007.3:3.3-.:7.:7.350... 02:/.34.2.-09439/.4.8..5.4.:94118.3.3 !02-:. 8.:3 !02.39.3.9.3:3.3:9.:7.3.2-: :39:503073.8..7-...2 /.3.78.8 !02.3.:9411 !02.3.3507.:7. 8./.72.3/ 02039!.:7.3!479.30539:.3.9.3.3!479./.:7.2.907.3.9.

388902.:7.8.:3 7.30539:.350.380-..3.3.8.3.539:.3-.-49 !02../.8. $008.3:73.39.3-.37.8..9570.89802039.:3/03.3:3.35.502:..539:.:3 !02.37..3.:9411 !02.  .3.3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->