Kata Pengantar

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat, rahmat, dan karuniaNya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas laporan hasil observasi ini tepat pada waktu yang telah ditentukan. Tugas ini kami buat untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia. Dalam penyusunan laporan ini , kami menjelaskan hasil observasi kami disebuah perusahaan di Bandung yaitu PT. Pos cabang Bandung terletak di jalan
Pahlawan No. 87 Bandung 40123. Laporan observasi ini pembahasannya sesuai dengan

chapter yang kami dapat yang berjudul “Internal Employee Relations” yang artinya hubungan internal karyawan suatu perusahaan, baik itu melingkupi disiplin perusahaan tersebut dan kegiatan lainya seperti promosi, dan pension. Kami juga sangat menyadari bahwa tugas kami ini masih banyak terdapat kekurangan dan kesalahan dalam penyusunan laporan ini, oleh karena itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak sebagai bahan koreksi dari kami. Kami berharap semoga makalah yang telah kami susun ini dapat menjadi bahan ajar atau pegangan yang dapat bermanfaat bagi anda sekalian.

Bandung, April 2011

Penyusun

i

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ................................................................................................................ i DAFTAR ISI..................................................................................................................ii BAB I PROFIL PT POS INDONESIA ......................................................................... 1 1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 Sejarah PT Pos Indonesia (Persero) ................................................................. 1 Tujuan, Visi dan Misi PT Pos Indonesia .......................................................... 2 Motto dan Falsafah PT. Pos Indonesia ............................................................. 3 Keyakinan, Nilai serta Etika Bisnis PT POS Indonesia ................................... 3 Struktur Perusahaan.......................................................................................... 6 Logo dan Arti Logo PT. Pos Indonesia ............................................................ 7

BAB II HASIL OBSERVASI........................................................................................ 9 Peranan karyawan dalam perusahaan. ....................................................................... 9 Factor pencapaian produktivitas kerja karyawan. ...................................................... 9 Pelaksanaan disiplin di PT POS............................................................................... 10 Faktor-faktor apa saja yang mendukung kedisiplinan kerja pegawai di PT.Pos. .... 11 Peraturan, kewajiban dan Larangan di kantor Pos. .................................................. 13 Pelaksanaan promosi di PT POS cabang Bandung. ................................................. 15 Dasar promosi jabatan di PT. Pos. ........................................................................... 16 Perencanaan pensiun PT. POS. ................................................................................ 17 KESIMPULAN ............................................................................................................ 20

ii

Tahun 1875 Dinas Pos disatukan dengan dinas Telegrap dengan status jawatan dengan nama POST EN TELEGRAFDIENST. Setelah kemerdekaan Indonesia angkatan muda pos. Sejalan dengan kemajuan teknologi modern PN Postel membelah diri menjadi 2 yaitu perusahaan PN Pos dan Giro menjadi Perusahaan Umum Pos dan Giro. Negara dngan Negara dalam kehidupan social. yang dari waktu ke waktu selalu mengalami perubahan. Pada tahun 1867 beralih pengawasannya di bawah departemen Pangreh Praja. baik perubahan jenis. masyarakat mengharuskan pelayanan jasa pos berperan melayani kebutuhan pemerintah dan masyarakat. Dengan staatblad tahun 1906 No. maka dengan PP No. Hal ini sebagai akibat dari perkembangan yang timbul baik dari luar organisasi maupun dari dalam organisasi yang mempengaruhi kegiatan organisasi. Sejalan dengan perkembangan teknologi era globalisasi dan dalam upaya menghadapi tantangan perubahan jaman.1 Sejarah PT Pos Indonesia (Persero) Pada dasarnya sebuah perusahaan merupakan suatu organisasi. Sejalan dengan perkembangan dinamika. telegrap dan telepon yang berada di bawah lingkungan departemen lalu lintas dan pengairan (Departemen Van Verkeer Lin Waterstaat). telegrap di Bandung dari Jepang.BAB I PROFIL PT POS INDONESIA 1. 395 lahirlah jawatan pos. Hal ini dikarenakan perum pos dan giro merupakan suatu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang jasa antar manusia dengan manusia. telepon dan telegrap pada tanggal 27 September 1945 berhasil merebut kepemimpinan kantor pusat pos telepon. 1 . Sejarah perkembangan bentuk usaha dinas pos Indonesia dimulai pada tahun 1864 dinas pos sebagai jawatan berada di bawah pengawasan Direktur Production En Civile Magazine. 240/1961 Jo UU No. bentuk maupun strukturalnya. Berikut ini adalah sejarah perkembangan bentuk usaha dinas pos di Indonesia mulai dari jawatan sampai dengan persero. ekonomi dan budaya. Pada tahun 1931 badan usaha yang semula berlandaskan ICW (Indische Compatabilities Wet) diganti dengan IBW (Indische Bedrijven Wet). maka perusahaan Umum Pos dan Giro diubah menjadi PT Pos Indonesia (Persero). 19 Prp/1960 Pos Telegrap berubahmenjadi PN Postel. Dan sejak menjadi milik Republik Indonesia sampai saat ini tanggal 27 September ditetapkan menjadi hari Bakti Postel.

Tujuan Tujuan PT. dikelola oleh SDM yang professional. c. yang peduli terhadap lingkungan. 24 tahun 1984 yang berbunyi “Tujuan perusahaan adalah membangun. masyarakat. Pos Indonesia (Persero) tercantum dalam pasal 5 PP No. Visi dan Misi PT Pos Indonesia a. b.2 Tujuan. Pos Indonesia  Menyediakan sarana komunikasi yang handal dan terpercaya bagi masyarakat dan pemerintah guna menunjang pembangunan nasional serta memperkuat kesatuan dan keutuhan bangsa dan negara. Visi PT. pemegang saham.  Mengembangkan usaha yang bertumpu pada peningkatan mutu pelayanan melalui penerapan IPTEK tepat guna untuk mencapai kepuasan pelanggan serta memberikan nilai tambah yang optimal bagi karyawan. Pos Indonesia Pos Indonesia senantiasa berupaya untuk menjadi penyedia sarana komunikasi kelas dunia. mengembangkan dan mengusahakan pelayanan pos dan giro dengan arti seluasluasnya guna mempertinggi kelancaran hubungan mayarakat untuk menunjang terlaksananya pembangunan nasional “. dan mitra kerja.1. sehingga mampu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat serta tumbuh berkembang sesuai dengan konsep bisnis yang sehat. Misi PT. 2 .

Kredo PT. 1. nilai-nilai bagi kastemer (customer values) dan pertumbuhan kinerja keuangan yang tinggi dan berkelanjutan (sustainable outstanding financial performance) b. integritas (integrity). Pos Indonesia Pos Indonesia senantiasa berupaya untuk meningkatkan mutu layanan yang berorientasi kepada kepuasan pelanggan dengan memperhatikan efisiensi. Pos Indonesia Motto dalam PT. Pos Indonesia a. berani dan bertanggungjawab (courage and responsible) dan penghargaan berbasis kinerja (reward based on performance) 3 . Pos Indonesia Kredo pada PT.1. efektivitas dan produktivitas sumber daya serta kemampuan usaha melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi. keunggulan layanan (excellence service). Motto PT.4 Keyakinan. Nilai serta Etika Bisnis PT POS Indonesia a. Falsafah PT. Pos Indonesia adalah UNTUK ANDA KAMI ADA c. Nilai Dasar perusahaan Nilai dasar perusahaan adalah regangkan tujuan (streching goals). Pos Indonesia adalah : 1) Tepat waktu (Punctual) 2) Tepat Sarana (Accurate) 3) Terpercaya ( Realiable) b. berfikit kesisteman (system thinking). Keyakinan dasar dan Nilai dasar Keyakinan Dasar perusahaan adalah mempunyai karyawan yang bertalenta (talented people).3 Motto dan Falsafah PT.

Yang dimaksud Perusahaan adalah unsur-unsur yang terdiri dari Komisaris. jajaran manajemen dan seluruh karyawan PT Pos Indonesia ( Persero ). yang dalam menjalankan bisnisnya : 4 .c. Etika Bisnis Keterangan : menunjukkan hubungan internal menunjukkan hubungan eksternal PRINSIP UMUM : Etika Bisnis menjelaskan bagaimana Perusahaan dan jajarannya bersikap. baik itu pihak dari luar Perusahaan maupun dari dalam Perusahaan. Direksi. bertindak dan beretika dalam berhubungan dengan pihak-pihak yang terkait dengan Perusahaan (stakeholders).

Perusahaan menerapkan prinsip – prinsip penghargaan dan pengakuan recognition ) sesuai dengan prestasinya. Direksi. objektif. pensiunan beserta seluruh keluarganya. dan berkeadilan dalam mengenakan sanksi terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan oleh Komisaris. Perusahaan harus secara tegas. Mendorong semangat efisiensi berdasarkan pertimbangan kondisi keuangan perusahaan. Perusahaan senantiasa berupaya membangun dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif . Tidak diperkenankan memberi atau menerima segala bentuk imbalan. Perusahaan memperlakukan karyawan sebagai aset perusahaan ( human capital ). suasana keterbukaan dan komunikasi dua arah. dan hak-hak serta kewajiban karyawan berdasarkan peraturan. agama. Perusahaan menghargai dan menghormati hak-hak asasi manusia secara universal. Selalu meningkatkan rasa solidaritas dan kebersamaan antara karyawan. Secara konsisten menjalankan kewajiban dengan mematuhi dan mentaati undangundang serta peraturan yang berlaku. gender. 3. Perusahaan memberi kesempatan yang sama terhadap karyawan dengan tidak membeda-bedakan berdasarkan senioritas.perundangan yang berlaku dalam perusahaan. KARYAWAN Karyawan adalah individu yang bekerja pada perusahaan dengan menerima upah berdasarkan hubungan kerja. 6. 2. 4. 2. 4. baik langsung maupun tidak langsung yang dapat mempengaruhi pengambilan kebijakan. suku. 5.1. oleh karena itu perusahaan harus menghargai dan meningkatkan kompetensi dan karakternya. dan Karyawan. ( reward and 5 . ras dan golongan masyarakat. Dalam melakukan hubungan kerja dengan karyawan : 1. 3.

KESEJAHTERAAN PERALATAN ASMAN. KINERJA DAN PENGHARGAA N ASMAN. PENGOLAHA N DATA ASMAN ASMAN. PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN SERTA ASMAN. JARINGAN ASMAN. KENDARAAN UPT 6 . AKUNTANSI ASMAN. PERALATAN ASMAN.5 Struktur Perusahaan Berikut ini adalah struktur organisasi PT. PENGENDALIAN DAN PRBENDAHARAAN ASMAN. PERENCANAAN USAHA DAN PROMOSI ASMAN. STANDARISA SI DAN PENGEMBAN GAN MUTU ASMAN. POS Indonesia (Persero) Kantor Divisi V Jawa Barat yang berada di jalan Pahlawan No.1. PENGENDA LIAN MUTU ASMAN. 87 Bandung 40123. PENATA LAYANAN ASMAN. TEKNIK PELATIHAN ASMAN. KAWILPOS Sekretaris SP HUMAS SP HUKUM SP STATISTIK MANAJER BINA MUTU LAYANAN MANAJER BANGUS MANAJER SDM MANAJER KEUANGAN MANAJER TEKNIK & SARANA ASMAN.

PT Pos Indonesia mempunyai logo atau lambang yang dijadikannya senagai identitas perusahaan dengan tujuan agar konsumen atau public pada umumnya mudah mengenal dan mengingat perusahaan. Pos Indonesia 1) Logo Logo atau lambang merupakan bagian dari identitas perusahaan.1.6 Logo dan Arti Logo PT. Yang berlandaskan Pancasila mengutamakan kecepatan. Logo Pos Indonesia terdiri dari : a. sedangkan yang dimaksud dengan identitas perusahaan adalah suatu cara atau hal yang memungkinkan perusahaan dapat dikenal atau dibedakan dari perusahaan lain. Burung merpati dalam posisi terbang dengan pandangan lurus ke depan. lima garis sayap yang berbentuk garis-garis kecepatan melambangkan PT Pos Indonesia menjalankan misinya. ketepatan dan terpercaya.1 Logo Pos Indonesia 2) Arti Logo Logo merupakan identitas perusahaan yang memiliki makna yang penting dalam mengkomunikasikan jati diri perusahaan di samping itu dapat menjiwai dan memberikan semangat yang dalam guna melaksanakan misi dan tujuan perusahaan. 7 . “Memperlancar komunikasi bagi manusia dan penyelenggara pemerintah guna menunjang peningkatan pembangunan nasional dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan negara dalam hubungan di dalam negeri dan antar bangsa”. Adapun logo PT Pos Indonesia adalah sebagai berikut : Gambar 1.

b. Bola dunia. yang akan membawa PT Pos Indonesia ke abad yang baru. 8 . melambangkan PT Pos Indonesia sebagai penyelenggara layanan yang mampu menjadi sarana komunikasi dalam lingkup nasional maupun internasional. Bentuk tulisan PT Pos Indonesia (Fatura Extra Bold) merupakan ciri khas kelas dunia. c.

Karyawan merupakan factor penentu dalam pencapaian tujuan perusahaan ataupun instansi secara efektif dan efisien. menggerakan. Perusahaan tidak perlu bersikap lemah dalam menghadapi karyawan.BAB II HASIL OBSERVASI Peranan karyawan dalam perusahaan. karyawan yang menjadi penggerak dan penentu jalannya organisasi. Perusahaan adalah organisasi yang merupakan kumpulan orang-orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Kedisiplinan adalah kesadaran dan kesediaan seseorang menaati semua peraturan perusahaan dan norma-norma sosial yang berlaku. memenuhi kebutuhan masyarakat akan barang dan jasa. Peranan manusia dalam organisasi sebagai pegawai atau karyawan memegang peranan penting yang menentukan. Suatu perusahaan yang didirikan pasti mempunyai tujuan. karena hidup matinya organisasi semata-mata tergantung pada manusia. maka suatu produktivitas kerja juga akan tercapai. Seorang pemimpin yang lemah bukan hanya akan mengacaukan jalannya perusahaan tetapi juga akan kehilangan rasa hormat dari para bawahannya. karena hal tersebut merupakan salah satu faktor penentu bagi keberhasilan dan kemajuan dalam mencapai tujuan perusahaan. Tujuan perusahaan dapat dicapai apabila manajemen mampu mengelola. memberi lapangan kerja. Selama perusahaan telah 9 . Dengan adanya kesadaran yang tinggi dalam melaksanakan aturan-aturan perusahaan yang diwujudkan dalam disiplin kerja yang tinggi. berkembang. Untuk mencapai produktivitas kerja karyawan yang tinggi bukan hal yang mudah untuk dilaksanakan Factor yang sangat penting untuk pencapaian produktivitas kerja yang tinggi adalah pelaksanaan disiplin kerja dari para karyawan. Factor pencapaian produktivitas kerja karyawan. menggunakan sumber daya manusia yang dimilikinya secara efektif dan efisien. Disiplin kerja disini adalah mengenai disiplin waktu kerja. tujuan yang dimaksud adalah mencari laba. dan disiplin dalam menaati peraturan yang telah ditetapkan dalam perusahaan. Karyawan merupakan factor penting dalam setiap organisasi baik dalam pemerintah maupun swasta.

Disiplin harus diterapkan dengan segera dan secepat mungkin serta diterapkan secara konsisten. Hal ini tentunya mempengaruhi prodiktifitas para pegawai. Dengan kata lain.6% yang berarti dalam hal ini tergolong dalam criteria sangat baik. Pos Indonesia (Persero) itu sendiri adalah berorientasi kepada kepuasan pelanggan. ini adalah sebagai kompensasi terhadap gaji yang mereka terima. Dikantor pos ini tingkat keberhasilan yang dicapai untuk factor kinerja dalam hal ketepatan masuk jam kerja menunjukan angka 81% yang berarti dalam hal ini menurut klasifikasi penilaian menunjukkan criteria sangat baik. Pos Indonesia (Persero) Kantor Pos dalam pelaksanaan disiplin kerjanya cukup bagus. Hal ini juga menunjukkan bahwa semua pegawai memakai seragam dalam bekerja. Pelanggan akan merasa puas apabila semua karyawan bekerja dengan disiplin. Pelaksanaan disiplin di PT POS. namun demikian masih tedapat 2 % jumlah keseluruhan pegawai yang datang terlambat. Pada kenyataannya PT. Hal ini mungkin juga sebagai peraturan utama dalam perusahaan yaitu pemakaian seragam sebagai identitas 10 .5 % yang tergolong sangat baik.beberapa pegawai bekerja tidak optimal atau tidak sesuai dengan ketentuan jam kantor. Perusahaan Pos ini adalah suatu suatu perusahaan yang bersifat jasa dimana tujuan dari PT. Kesadaran pegawai PT.mempunyai peraturan permainan dan telah disepakati bersama. Pos Indonesia (Persero) Kantor Wilayah ini mengetahui akan pentingnya masuk jam kerja tanpa absen sangat tinggi. Kedisiplinan dalam hal absen atau kehadiran ditempat kerja menunjukkan angka 90. dan kurang memberikan pelayanan yang optimum pada pelanggan. baik dalam instansi atau organisasi dimana mereka bekerja. Demikian pula setiap orang berdisiplin sudah tidak mustahil. Kedisiplinan tentang kerapian menurut perhitungan tingkat keberhasilan didapat angka sebesar 96. maka pelanggaraan terhadap peraturan permainan ini haruslah dikenakan tindakan pendisiplinan. Kepatuhan para pegawai mentaati standar kehadiran ditempat kerja didasari oleh motivasi pegawai akan kewajiban yang harus mereka laksanakan.

Dimana setiap pegawai sudah mengetahui dan memahami tiap-tiap standar kedisiplinan. motivasi kerja. Kepemipinan Kepemimpinan karyawan sangat berpengaruh pada tingkat kedisiplinan. Sesungguhnya banyak faktor yang mendukung kedisiplinan kerja pegawai. Pelaksanaan disiplin kerja pegawai di PT. balas jasa dan sanksi. Pos 11 . Faktor-faktor yang paling berpengaruh di PT. Sedangkan kurangnya kedisiplinan masuk tepat jam kerja lebih disebabkan karena kurangnya sangsi yang tegas mengenai pelanggaran keterlambatan masuk pada jam kerja. namun hal itu juga dapat menjadi penghambat kedisiplinan kerja pegawai pula. sehingga para bawahannya pun bersikap demikian.2% sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar tugas dapat selesai tepat waktu tanpa harus melakukan lembur. Setiap aturan yang telah ditetapkan dipatuhi oleh setiap pegawai sehingga kedisiplinan ditempat kerja berjalan dengan baik. komunikasi. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa kedisiplinan mengenai kerapian pakaian mungkin merupakan peraturan utama yang juga merupakan identitas dari suatu instansi sehingga tiap-tiap pakaian mencerminkan cirri-ciri perusahaan itu sendiri. Hampir sebagian besar karyawannya juga melaksankan setiap aturan yang berlaku sehingga suasana kondusif ditempat kerja mendukung untuk lebih berproduktif. Ini merupakan hal yang baik karena disini produktifitas para pegawai terbukti sangat tinggi dan penguasaan materi akan tugas yang harus mereka emban sangat dikuasai dengan baik. Pos Indonesia (Persero) Kantor Pos Divisi V Bandung itu adalah kepemimpinan.perusahaan sehingga disiplin mengenai kerapian akan mencerminkan kekompakan perusahaan. Pemimpin harus bisa memberikan contoh sikap disiplin yang baik.5% dan yang paling sedikit adalah kedisiplinan tentang ketepatan masuk jam kerja. Faktor-faktor apa saja yang mendukung kedisiplinan kerja pegawai di PT.Pos. Pos Indonesia (Persero) Kantor wilayah Pos V Bandung ini berjalan dengan sangat baik. Tetapi pelaksanaan disiplin preventif dikalangan pegawai PT. Dari beberapa kriteria faktor-faktor kinerja tentang kedisiplinan tentang kerapian yang mencapai angka 96. Kedisiplinan tentang penyelesaian tugas menurut tingkat keberhasilan diperoleh hasil 88. 1. lingkungan kerja.

Hal ini terlihat jumlah presentase sebesar 89.4 % yang menunjukkan kedisiplinan yang berawal dari sikap kepemimpinan sangat baik.bukan sekedar takut akan sanksi yang akan dijatuhkan akan tetapi disiplin yang timbul dari kesadaran masing-masing pegawai. 2. Dalam hal ini motivasi kerja sangat berpengaruh di Kantor Pos ini. Agar peraturan tata tertib pegawai di PT Pos Indonesia (Persero) Kantor Pos dapat dilaksanakan dengan baik. demikian juga dengan pelaksanaan disiplin kerja pegawai. Motivasi Kerja Dengan adanya sikap kepemimpinan yang baik akan dapat memotivasi para bawahannya karena dengan keteladanan pemimpin dapat meningkatkan disipilin kerja pegawainya. 89. Apabila sebagian besar pegawai melaksanakan disiplin kerja yang baik. Kedisiplinan yang dimulai dari disiplin pemimpinnya dapat merangsang kedisiplinan para pegawainya.8 % menunjukkan tingkat kedisiplinan berpengaruh pada lingkungan kerja. Komunikasi Komunikasi antar bawahan dengan pimpinan akan semakin baik apabila tindakan disiplin pegawai semakin ditingkatkan.4 % menunjukkan pegawai semakin termotivasi dengan adanyapelaksanaan disiplin kerja pegawai 3. Lingkungan Kerja Dengan lingkungan kerja yang baik akan menciptakan produktivitas kerja yang baik pula. Komunikasi merupakan kegiatan untuk saling member keterangan dan ide secara timbal balik. 12 . maka tidak meutup kemungkinan pegawai yang lain akan terpengaruh akan melaksanakan disiplin kerja yang baik pula. Jika pemimpinnya dapat memiliki rasa disiplin yang tinggi dalam etos kerjanya maka secara otomatis rasa disiplin diri itu juga dimiliki oleh para pegawainya. 4. Demikian juga dengan Kantor Pos ini sebesar 84 % menunjukkan adanya komunikasi yang baik antara pemimpin dengan pegawainya. Dalam kantor pos cabang Bandung ini presentase sebesar 84.Indonesia (Persero) Kantor Pos juga dikembangkan dengan cara kepemimpinan yang dapat dijadikan panutan atau teladan bagi para bawahan sehingga bisa membangkitkan semangat dan kegairahan kerja serta bertindak sebagai motivator. yang diperlukan dalam setiap usaha kerjasama manusia untuk mencapai tujuan tertentu. pemimpin PT Pos Indonesia (Persero) Kantor Pos pun perlu selalu berusaha datang tepat waktu dan mengawasi serta membimbing bawahannya.

Dengan adanya sanksi tersebut maka sebesar 91. dengan cara memberikan balas jasa yaitu melalui penghargaan (reward) bagi pegawai yang berkualitas dan bersikap disiplin selama ia bekerja. 13 . Pelaksanaan disiplin kerja di PT Pos Indonesia sesuai dengan peraturanperaturan yang telah ditetapkan. Tidak bisa dipungkiri –penghargaan (reward) sangat diinginkan semua pegawai. Untuk melaksanakan disiplin kerja pegawai. dengan memberikan hukuman (punishment) bagi pegawai yang tidak berdisiplin atau melanggar peraturan tata tertib selama bekerja. 91 % menunjukkan pemberian balas jasa melalui penghargaan sangat berpengaruh pada pelaksanaan disipli kerja pegawai. semua pegawai tentu tidak menginginkannya dan secara otomatis bila pegawai tidak menginginkan hukuman. Bagi pegawai yang tidak masuk kerja diwajibkan ijin terlebih dahulu. Wajib mengisi daftar hadir setiap harinya c. Dengan adanya hukuman (punishment). Balas Jasa dan Sanksi Balas jasa (baik itu gaji dan kesejahteraan) akan menjadikan kecintaan karyawan terhadap pekerjaannya dan sikap disiplin tentu berjalan.00 WIB. Hari kerja dimulai hari Senin sampai Sabtu pukul 07. akan senantiasa mematuhi peratutan tata tertib dan meningkatkan kedisiplinan kerjanya.00 sampai dengan 20. Yang kedua adalah. Pada dasarnya semua peraturan disini sama saja dengan peraturan yang terdapat pada PT POS seluruh Indonesia. Peraturan-peraturan tersebut diantaranya : a.00 WIB untuk jam kerja pagi sedangkan jam kerja sore dimulai pukul 14.6 % dari jumlah keseluruhan karyawan dapat melaksanakan disiplin kerja yang baik. kewajiban dan Larangan di kantor Pos. Hal ini dilaksanakan karena disiplin yang berlaku di peruhasaan ini adalah disiplin preventif.30 sampai dengan 16.5. PT Pos Indonesia (Persero) Kantor Pos cabang Bandung ini menerapkan sistem keadilan yaitu pertama. Pemberian penghargaan (reward) dan hukuman (punishment) diberikan dngan maksud pegawai yang mendapatkan penghargaan (reward) tersebut semakin termotivasi dalam meningkatkan prestasi dan disiplin kerjanya. Lain halnya dngan hukuman (punishment) tidak diinginkan pegawai akan tetapi pemberian hukuman (punishment) disini dimaksudkan sama dengan pemberian penghargaan (reward). Peraturan. b.

Dalam rangka mewujudkan pegawai yang berkualitas tidak hanya diperlukan peraturan-peraturan sebagaimana di atas. Memperhatikan dan menyelesaikan dengan sebaikbaiknya setiap laporan yang diterima mengenai pelanggaran disiplin. Mengingat bahwa Perum Pos dan Giro juga termasuk pegawai negeri. 4. Kewajiban Pegawai 1. Pegawai yang mempunyai kepentingan lain dalam jam kerja jika keluar kantor harus ijin pemimpin. Mentaati segala peraturan perundang-undangan dan peraturan kedinasan yang berlaku. 7. 14 . uang atau surat-surat berharga milik Negara. tetapi para pegawai juga diharapkan menjalankan kewajiban dan larangan pegawai perum pos dan giro yang harus mereka taati pula. tertib. Mempertanggungjawabkan hasil kerja pada yang berwenang. Dalam mengambil hari libur harus dengan persetujuan rekan kerja dalam bidang yang sama agar tidak terjadi kekosongan jabatan. b.d. cermat dan bersemangat 2. g. 5. Mentaati ketentuan jam kerja 3. kewajiban dan larangan tersebut adalah sebagai berikut : a. 2) Menyalahgunakan wewenang 3) Menyalahgunakan barang0barang. Menggunakan dan memelihara barang-barang milik Negara dengan sebaiknya. 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok kepegawaian dan sekaligus sebagai landasan pelaksanaan disiplin kerja pegawai di kantor pos cabang Bandung ini. Berpakaian rapi dan sopan serta bersikap dan beringkah laku sopan santun terhadap masyarakat. Larangan Pegawai 1) Melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan atau martabat pegawai negeri. Bekerja dengan jujur. 6. e. Wajib memakai seragam kerja dan tanda pengenal. Memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat sesuai bidang tugasnya masing-masing. maka kewajiban dan larangan pegawai negeri diatur dalam UU No. f.

Sebagian besar pegawai disini sudah melaksanakan kedisiplinan kerja yang baik. Pendekatan disiplin progresif di perusahaan ini melembagakan sejumlah langkah dalam membentuk perilaku pegawai dan menekankan bahwa tindakan-tindakan dalam memodifikasi perilaku akan bertambah berat secara bertahap jika pegawai tetap menunjukkan perilaku yang tidak layak. Sistem disiplin pegawai dipandang sebagai suatu penerapan modifikasi perilaku untuk pegawai bermasalah atau pegawai yang tidak produktif. Usaha apa yang dilakukan perusahaan dalam mengatasi masalah kedisiplinan? Adakah sanksi yang diberikan terhadap pelanggaran peraturan atau tata tertib? Dalam hal ini PT Pos Indonesia (Persero) Kantor Pos Divisi 5 telah menetapkan peraturan.4) Memilki. PT. tergantung pada pengelolaan sumber daya sebagai potensi perusahaan. teratur dan saling menghormati. membeli atau menyewakan barang barang dokumen atau surat-surat berharga milik Negara secara tidak sah. Dalam hal ini pegawai diberikan kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya sebelum diberhentikan. keterampilan serta prestasi kerja yang baik. peraturan yang telah lengkap dan baik itu tidak dapat dijalankan semua pegawai di kantor ini. Tentu saja hal ini akan menghambat kedisiplinan yang dikhawatirkan akan berpengaruh yang sama bagi pegawai lain. Perlu disadari pembentukan disiplin diri perlu dibantu dengan pendekatan disiplin. Dengan mengikuti tahapan tersebut akan memastikan bahwa sifat dan keseriusan masalah telah dikomunikasikan dengan jelas kepada pegawai sehingga pegawaipun tidak ingin mendapatkan sanksi lagi. Pelaksanaan promosi di PT POS cabang Bandung. menjual. akan tetapi masih ada pegawai yang melanggarnya. Dalam melaksanakan promosi jabatan berarti menghargai atas kemampuan. Persoalannya tidak terletak pada peraturannya tetapi pada pelakunya. 5) Membiarkan tindakan yang bersifat negarif. yang telah dicapai kae\ryawannya dengan memberikan kepercayaan untuk menduduki suatu jabatan yang lebih tinggi dari 15 . Namun di dalam kenyataannya. Karena keberhasilannya dapat tercapai. kewajiban dan larangan yang sudah cukup menjadikan pedoman dalam menciptakan kondisi yang tertib. POS Indonesia menerapkan promosi jabatan untuk menciptakan sumber daya manusia yang berdaya guna dan berhasil.

Pos tidak begitu saja mempromosi seorang karyawan tetapi ada dasar pertimbangan.jabatan sebelumnya dalam rangka pemberdaya gunaan kesempatan pada karyawan untuk mengembangkan diri dan mencapai jenjang karir yang lebih baik. yaitu atas dasar kombinasi kecakapan dan pengalaman kerja. mengatasi kejenuhan dan kebosanan karyawan dalam bekerja sehingga promosi jabatan diharapkan menjadi salah satu upaya meningkatkan gairah dan semangat kerja karyawan. 5. Untuk meningkatkan dan mempertahankan prestasi kerja keryawan dengan memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuannya dengan memberikan jabatan yang mempunyai tanggung jawab dan wewenang yang lebih besar. Pos Indonesia adalah sebagai berikut: 1. Untuk menghindari suasana kerja yang rutin dan monoton. 4. Adapun bentuk-bentuk promosi jabatan yang ada di PT Pos . Untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan. Promosi sementara Promosi ini bersifat sementara karena karyawan yang bersangkutan hanya diminta untuk menduduki jabatan yang sedang kosong karena suatu sebab tertentu.Pos Indonesia yang bersifat tetap. Dalam melaksanakan promosi jabatan seorang karyawan PT. Promosi tetap Merupakan promosi biasa sesuai dengan ketentuan dan kebijakan dari PT. Tujuan yang ingin dicapai melalui pelaksanaan promosi jabatan pada PT. Untuk mencari orang yang tepat dan kreatif untuk menempati jabatan tersebut. Untuk mencegah terjadinya kekosongan suatu jabatan. Selain penilaian terhadap prestasi kerja dasar pertimbangan yang kedua adalah pengembangan kerja atau senioritas. 2. tetapi bukan berarti karyawan pemula yang lebih sedikit pengalamannya tidak mempunyai kesempatan untuk di promosikan karena 16 . diantaranya 1. Pos. 2. Seorang karyawan senior memang mempunyai pengalaman kerja yang banyak. Dasar promosi jabatan di PT. 3. Penilaian yang dilakukan berdasarkan kecakapan atau prestasi kerja meliputi hasil kerja yang telah dicapai baik dari segi kualitas maupun kuantitas disamping sikap dan sifat pribadi karyawan itu sendiri.

Karyawan harus lulu masa percobaab kemudian akan di angkat sebagai penjabat baru disertai perubahan fasilitas dan penghasilan. DAPENPOS merupakan Badan Hukum untuk mengelola dan menjalankan Program Pensiun yang menjanjikan Program Pensiun Manfaat Pasti bagi para pegawai PT. Perencanaan pensiun PT. diantaranya: 1. maka unsure senioritaslah yang menjadi pertimbangan. POS. Karyawan yang disetujui untuk dipromosikan harus mengikuti massa percobaan terlebih dahulu selama 3 bulan dan menduduki jabatan sementara. Pos mempunyai dana pensiun yang diberikan kepada semua pegawai PT. Pos atau yang disebut juga DAPENPOS. Calon karyawan yang dipromosikan harus mendapat rekomendasi dari kepala bagian masing-masing yang berbentuk surat yang bersifat rahasia yang meliputi penilaian hasil kerja yang kemudian akan diajukan kepada departemen personalia. Pos. 2. DAPENPOS telah melalui perubahan nama dari Dana Pensiun PT Pos Indonesia. Pertimbangan senioritas pun memudahkan pimpinan dalam mengalami keputusan apabila 2 orang atau lebih yang akan dipromosikan dan memiliki prestasi kerja yang sama. Adapun tujuan dari DAPENPOS itu sendiri yaitu memberikan kesinambungan penghasilan bagi peserta. 3. diantaranya: 1. 17 . Mempunyai tanggung jawab Kemanusian ada juga syarat-syarat umum yang diterapkan oleh perusahaan dan harus dipenuhi oleh karyawan yang akan mengikuti program promosi jabatan. Tugas dan Kewajiban Pengurus Dapenpos adalah antara lain memelihara dan mengelola kekayaan Dana Pensiun dengan mengutamakan kepentingan peserta dan pihak lain yang berhak atas manfaat pensiun. Ada pula syarat-syarat khusus yang pada umumnya juga terdapat di perusahan lain. PT. Kecakapan karyawan tersebut 2.karyawan senior juga belum tentu memiliki keterampilan dan kemampuan yang lebih baik dibandingkan karyawan pemula. Adanya lowongan jabatan yang kosong 3.

Kekayaan awal Dapenpos berasal dari kekayaan program pensiun yang dikelola Yayasan Dana Pensiun Pegawai Perum Pos dan Giro dan selanjutnya kekayaan dihimpun dari : 1. Pensiun Ditunda adalah hak atas manfaat pensiun bagi peserta yang berhenti bekerja sebelum mencapai usia pensiun dipercepat dan telah mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 3 tahun. Manfaat Pensiun Dipercepat adalah manfaat pensiun bagi peserta yang dibayarkan bila peserta pensiun pada usia tertentu sebelum mencapai usia pensiun normal. Manfaat Pensiun Normal adalah manfaat pensiun bagi peserta yang mulai dibayarkan pada saat peserta pensiun setelah mencapai usia pensiun normal. Peserta pegawai berhak menerima uang pensiun apabila berhenti bekerja dan telah mencapai usia 56 tahun. Iuran Pemberi Kerja. atau berhenti bekerja/pensiun yang memindahkan haknya ke Dana Pensiun lain. terdiri atas iuran normal dan iuran tambahan. 3. 4. Peserta pegawai berhak menerimanya apabila berhenti bekerja dan telah mencapai usia 46 tahun. 4. Pengalihan dari Dana Pensiun lain. paling cepat 10 tahun sebelum usia pensiun normal. Kepesertaan berakhir apabila peserta meninggal dunia. 2. 3. atau berhenti bekerja dengan memiliki masa kerja kurang dari 3 tahun dan berhak menerima secara sekaligus himpunan iurannya sendiri. yang ditunda pembayarannya sampai pada saat peserta mencapai usia pensiun dipercepat sesuai dengan peraturan dana pensiun. 2. Kepesertaan Setiap pegawai dan calon pegawai berhak menjadi peserta dana pensiun apabila mengisi formulir pendaftaran sebagai peserta. Manfaat Pensiun adalah pembayaran sejumlah uang secara berkala kepada peserta dan keluarganya pada saat dan dengan cara yang ditetapkan dalam peraturan dana pensiun. Hasil investasi. Manfaat Pensiun 1. Peserta 18 . ditambah bunga yang layak. Batas usia normal untuk pension di PT. Kepesertaan dimulai sejak pegawai terdaftar sebagai peserta. Iuran Peserta Pegawai.Pos ini adalah 55 tahun.

Fotocopy surat nikah yang dilegalisi 4. Keterangan anggota keluarga (anak) berumur >21 tahun yang masih sekolah 19 . Peserta pegawai berhak menerimanya apabila diberhentikan karena cacat yang dinyatakan oleh dokter yang ditunjuk PT Pos Indonesia. maka pegawai harus melengkapi beberapa dokumen. Adapun syarat-syarat yang diperlukan untuk pengajuan pensiun diterima dalam pengambilan uang pensiun. apabila berhenti bekerja dan telah mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 3 tahun dan belum mencapai usia 46 tahun. diantaranya: 1. Manfaat Pensiun Cacat adalah menfaat pensiun bagi peserta yang dibayarkan bila peserta menjadi cacat. Fotocopy kartu kerluarga terakhir 3. Salinan surat keputusan pemberhentian dari pendiri dengan mempunyai hak manfaan pensiun 2.pegawai berhak atas pensiun ditunda. 5. Fotocopy KTP 5.

Tentu saja hal ini akan menghambat kedisiplinan yang dikhawatirkan akan berpengaruh yang sama bagi pegawai lain. Persoalannya tidak terletak pada peraturannya tetapi pada pelakunya. akan tetapi masih ada pegawai yang melanggarnya. Perusahaan menggunakan pendekatan disiplin progresif dengan setiap langkah dalam membentuk perilaku pegawai dan menekankan bahwa tindakan-tindakan dalam memodifikasi perilaku akan bertambah berat secara bertahap jika pegawai tetap menunjukkan perilaku yang tidak layak atau melanggar peraturan yang telah ada. Dengan mengikuti tahapan tersebut akan memastikan bahwa sifat dan keseriusan masalah telah dikomunikasikan dengan jelas kepada pegawai. Sebagian besar pegawai kantor pos disini sudah melaksanakan kedisiplinan kerja yang baik. 20 .KESIMPULAN Kantor Pos wilayah ini telah menetapkan peraturan. peraturan yang telah lengkap dan baik itu tidak dapat dijalankan semua pegawai PT Pos Indonesia (Persero) disini. Dalam hal ini pegawai diberikan kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya sebelum diberhentikan. teratur dan saling menghormati. Namun di dalam kenyataannya. kewajiban dan larangan yang sudah cukup menjadikan pedoman dalam menciptakan kondisi yang tertib.