Fisika Dasar

Pengertian Besaran
 Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur yang

memiliki nilai dan satuan.  Besaran menyatakan sifat dari benda. Sifat ini dinyatakan dalam angka melalui hasil pengukuran.  Pengukuran adalah membandingkan suatu besaran dengan satuan yang dijadikan sebagai patokan.  Dalam fisika pengukuran merupakan sesuatu yang sangat vital. Suatu pengamatan terhadap besaran fisis harus melalui pengukuran. Pengukuran-pengukuran yang sangat teliti diperlukan dalam fisika, agar gejalagejala peristiwa yang akan terjadi dapat diprediksi dengan kuat.

langsung menyatakan nilai besaran yang diukur. Secara tidak langsung Yaitu dalam pengukuran memerlukan penghitungan tambahan untuk mendapatkan nilai besaran yang diukur. Secara Langsung Yaitu ketika hasil pembacaan skala pada alat ukur.  Untuk mendapatkan hasil pengukuran yang akurat.alat ukur yang dipakai .aturan angka penting .Pengukuran dapat dilakukan dengan dua cara: 1. 2.posisi mata pengukuran (paralax) . faktor yang harus diperhatikan antara lain : . tanpa menggunakan rumus untuk menghitung nilai yang diinginkan.

. Ketelitian (accuracy) adalah suatu ukuran yang menyatakan tingkat pendekatan dari nilai yang diukur terhadap nilai benar X0 2. Kepekaan adalah ukuran minimal yang masih dapat dideteksi (dikenal) oleh instrumen. 4.Beberapa istilah dalam pengukuran: 1. Presisi berkaitan dengan perlakuan dalam proses pengukuran. Akurasi yaitu seberapa dekat hasil suatu pengukuran dengan nilai yang sesungguhnya. Ketepatan (precision) adalah suatu ukuran kemampuan untuk mendapatkan hasil pengukuran yang sama. penyimpangan hasil ukuran dan jumlah angka desimal yang dicantumkan dalam hasil pengukuran. misal galvanometer memiliki kepekaan yang lebih besar daripada Amperemeter / Voltmeter 3. 5.

mikrometer sekrup Neraca (timbangan) Stop Watch Termometer Kuat Arus Jumlah molekul Amperemete Tidak diukur secara langsung * Intensitas Cahaya Light meter . Jangka sorong.ALAT UKUR BESARAN Besaran Pokok Panjang Massa Waktu Suhu Alat Ukur Mistar.

 Mikrometer : untuk mengukur suatu panjang benda mempunyai batas ketelitian 0.  angka sorong : untuk mengukur suatu panjang benda mempunyai batas ketelitian 0.1 mm.  Termometer : untuk mengukur suhu.  Amperemeter : untuk mengukur kuat arus listrik (multimeter) .01 mm.01 detik.  Stop Watch : untuk mengukur waktu mempunyai batas ketelitian 0.5 mm.  Neraca : untuk mengukur massa suatu benda. Mistar : untuk mengukur suatu panjang benda mempunyai batas ketelitian 0.

.

 Higrometer : untuk mengukur kelembaban udara.Alat Ukur Besaran Turunan  Speedometer : untuk mengukur kelajuan  Dinamometer : untuk mengukur besarnya gaya.  Ohm meter : untuk mengukur tahanan ( hambatan ) listrik  Barometer : untuk mengukur tekanan udara luar  dsb .

.

 Besaran turunan Besaran turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan dari besaran pokok atau besaran yang didapat dari penggabungan besaran-besaran pokok. .Besaran fisis terdiri dari:  Besaran pokok Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain.

i T n Iv L T M I θ N J Satuan SI meter detik (sekon) kilogram ampere kelvin Mol Candela Simbol satuan m s kg A K mol Cd .Besaran pokok dalam Sistem Internasional Nama Panjang Waktu Massa Arus listrik Suhu Jumlah molekul Intensitas cahaya Simbol dalam Simbol rumus dimensi l. dll. x. r. t m I.

Keterangan dari macam-macam besaran pokok : 1. 1967) 4.“ 2. Massa Massa zat merupakan kuantitas yang terkandung dalam suatu zat Satuan massa adalah "kilogram" (disingkat kg) Definisi adalah massa sebuah kilogram standar yang disimpan di lembaga Timbangan dan Ukuran Internasional (CGPM ke-1. menghasilkan gaya 2 X 10-7 newton pada setiap meter kawat. Definisi baru satuan "meter" "satu meter adalah jarak yang ditempuh cahaya (dalam vakum) dalam selang waktu 1/299 792 458 sekon. Waktu Satuan waktu adalah "sekon" (disingkat s) (detik) Definisi adalah selang waktu yang diperlukan oleh atom sesium-133 untuk melakukan getaran sebanyak 9 192 631 770 kali dalam transisi antara dua tingkat energi di tingkat energi dasarnya (CGPM ke-13. dengan tebal yang dapat diabaikan dan diletakkan pada jarak pisah 1 meter dalam vakum. 1899) 3. Kuat arus listrik Satuan kuat arus listrik adalah "ampere" (disingkat A) Definisi adalah kuat arus tetap yang jika dialirkan melalui dua buah kawat yang sejajar dan sangat panjang. . Panjang Satuan panjang adalah "meter".

1967).5. Intensitas Cahaya Satuan intensitas cahaya adalah "kandela" (disingkat cd).16 kali suhu termodinamika titik tripel air (CGPM ke-13. 1979) . Jumlah molekul Satuan jumlah molekul adalah "mol". suhu termodinamika titik tripel air adalah 273. Dengan demikian. Suhu Satuan suhu adalah "kelvin" (disingkat K) Definisi adalah 1/273. 7. Definisi adalah intensitas cahaya suatu sumber cahaya yang memancarkan radiasi monokromatik pada frekuensi 540 X 1012 hertz dengan intensitas radiasi sebesar 1/683 watt per steradian dalam arah tersebut (CGPM ke-16.16 K. 6. Titik tripel air adalah suhu dimana air murni berada dalam keadaan seimbang dengan es dan uap jenuhnya.

Tekanan. Massa Jenis. Energi Potensial. Momentum. Usaha. Kecepatan. Percepatan. Gaya. Volume.Besaran turunan  Contoh besaran turunan adalah Berat. Impuls. Momen inersia. Daya. dll. Energi Kinetik. Berat jenis. Luas. .

Besaran Turunan Luas Volume Kecepatan Percepatan Massa Jenis Gaya Usaha dan energi Daya Tekanan Lambang L V (volume) v (velocity) A (acceleration) (rho) w (weight) W P (power) P (pressure) Satuan dan Singkatan Meter kuadrat (m2) Meter kubik (m3) “Meter per sekon” (m/s) Meter “per sekon kuadrat” (m/s2) Kg/m3 Kg m/s2 = Newton (N) Kg m2/s2 = joule (J) Kg m2/s3 = watt (W) Kg/m s2 = Pascal (Pa) .

SISTEM SATUAN INTERNASIONAL  Sistem satuan internasional telah disepakati pada tahun 1960 oleh Konferensi Umum Kesebelas mengenai berat dan ukuran. atau biasa disebut sistem MKS dan satuan yang lain yang biasa dipakai dalam fisika adalah centimeter. kilogram. dan sekon. gram sekon atau sistem CGS . dengan nama Sistem international (SI). Sistem satuan internasional menggunakan satuan dasar meter.

mempunyai dimensi (L) (T)-1 3. kecepatan. mempunyai dimensi (L3) 2.  Contoh dimensi dari beberapa besaran turunan yaitu 1. massa jenis. mempunyai dimensi (M) (L)-3 4. volume. gaya. mempunyai dimensi (M) (L) (T)-2 .Dimensi  Kegunaan menentukan dimensi adalah : Untuk mengungkapkan adanya kesetaraan atau kesamaan antara dua besaran yg sejenis Untuk menentukan tepat atau tidak tepatnya suatu persamaan yg menyatakan hubungan antara berbagai besaran fisika.

lebar dan tinggi di mana ketiganya memiliki dimensi panjang. Dimensi Volum  (b) Persamaan Massa Jenis adalah hasil bagi massa dan volum. yakni [L]. (d) usaha  (a) Persamaan Volum adalah hasil kali panjang. Massa memiliki dimensi [M] dan volum memiliki dimensi [L]3. (b) massa jenis. Dengan demikian.Contoh Soal : menentukan dimensi suatu besaran  Tentukan dimensi dari besaran-besaran berikut ini : (a) volum. Dengan demikian Dimensi massa jenis : . (c) percepatan.

di mana Kecepatan adalah hasil bagi Perpindahan dengan Waktu. kemudian dimensi Gaya dan terakhir dimensi Usaha. kita terlebih dahulu menentukan dimensi Kecepatan. kemudian dimensi Percepatan. . Karena itu kita tentukan dahulu dimensi Percepatan (lihat (c)). sedang Gaya adalah hasil kali massa (dimensi = [M]) dengan percepatan (besaran turunan).  (d) Persamaan Usaha adalah hasil kali Gaya (besaran Turunan) dan Perpindahan (dimensi = [L]). Oleh karena itu. (c) Persamaan Percepatan adalah hasil bagi Kecepatan (besaran turunan) dengan Waktu.

Besaran Vektor dan Besaran Skalar  Besaran Vektor adalah besaran yang selain mempunyai besar juga mempunyai arah. gaya. tetapi tidak mempunyai arah. Contoh panjang. waktu. Contoh perpindahan. kecepatan dan percepatan. . volume dan tekanan. massa.  Besaran Skalar adalah besaran yg hanya mempunyai besar.

waktu dan volum. yaitu besaran yang memiliki besar (atau nilai) dan juga memiliki arah. kecepatan. yakni besaran yang hanya memiliki besar atau nilai saja tetapi tidak memiliki arah.Con’t  Besaran-besaran seperti massa. . percepatan dan gaya termasuk besaran vektor. termasuk besaran skalar.  Sedangkan besaran seperti perpindahan. jarak.

Bagaimana membedakan besaran skalar dan vektor ?  Jika saya mengatakan massa sebuah batu adalah 400 gram. usaha. massa jenis. tekanan. Demikian juga dengan besaran waktu. daya dll. kuat arus listrik. . pernyataan ini sudah cukup bagi anda untuk mengetahui semua hal tentang massa batu. Anda tidak membutuhkan arah untuk mengetahui massa batu. suhu. volume.

impuls. di mana memerlukan pernjelasan mengenai besar dan arahnya. maka pernyataan ini belum cukup. ia berpindah ke mana ? apakah ke arah utara. selatan. Anda mungkin bertanya. besaran yang demikian disebut besaran vektor. Selengkapnya akan anda pelajari pada pokok bahasan yang berkaitan dengan besaran tersebut. Misalnya ketika saya mengatakan bahwa seorang anak berpindah sejauh 10 meter. . Contoh besaran vektor adalah perpindahan. Ada beberapa besaran fisika yang tidak dapat dinyatakan dengan nilai atau besarnya saja. timur atau barat ? Demikian juga apabila anda mengatakan bahwa anda mendorong meja dengan gaya sebesar 100 N. Kemana arah dorongan anda ? nah. momentum dll. percepatan.

Bagaimana Menyatakan Suatu Vektor ?  Sebagai contoh. satuan gaya) dan berarah 30o utara dari timur atau 30o terhadap sumbu x positif. . pada gambar di bawah dilukiskan suatu vektor gaya (F) yang besarnya 40 N (N = Newton. Besar vektor F = 40 N dilukiskan dengan panjang anak panah 4 cm. Ini berarti skala yang dipilih adalah 1 cm = 10 N atau 4 cm = 40 N.

2. 5. Apakah pengertian besaran? Sebutkan 6 besaran pokok dan satuannya! Sebutkan perbedaan satuan MKS dan satuan SI pada besaran pokok! Sebutkan 5 contoh besaran turunan! Apakah perbedaan antara besaran vektor dan skalar ? Manakah dari besaran-besaran berikut ini yang termasuk besaran vektor ? jelaskan alasannya        massa berat jarak perpindahan volume luas volume .Latihan soal 1. 3. 4. 6.

Bagaimana ketentuan menulis suatu besaran vektor dan vektor ? . Manakah dari besaran-besaran berikut ini yang termasuk besaran skalar ? jelaskan alasannya…  energi potensial  periode  energi kinetik  gaya gesekan  kelajuan  kecepatan  percepatan  gaya  usaha 8.7.

Selesai .

°fff°fI " O WTSYSU[Z`[\SVSYSTS^VTScSVa_SZ _aS`abW`[^YS S  SZYTW_S^Z S #   Wc`[Z_S`aSZYS SVSZTW^S^S##[ a`S^SVS^ `a^S`Sa##[ `W^SVS\_aTa \[_`XW_S^ bW`[^  # Va_SZVWZYSZ\SZSZYSZS \SZS U ZTW^S^`_SS SZYV\SVSS# U## S`Sa U #  . f–f¯f°f.

ff° ¾f # # #    \SS \WZYW^`SZ TW_S^SZ WTa`SZ TW_S^SZ \[[ VSZ _S`aSZZ S WTa`SZ \W^TWVSSZ _S`aSZ VSZ _S`aSZ  \SVS TW_S^SZ \[[ WTa`SZ U[Z`[ TW_S^SZ `a^aZSZ \SS \W^TWVSSZ SZ`S^S TW_S^SZ bW`[^ VSZ _SS^  SZSS VS^ TW_S^SZTW_S^SZ TW^a` Z SZY`W^S_a TW_S^SZ bW`[^ WS_SZ SS_SZZ S O O O O O O O S__S TW^S` S^S \W^\ZVSSZ b[aW aS_ b[aW .

 SZSS VS^ TW_S^SZTW_S^SZ TW^a` Z SZY `W^S_a TW_S^SZ _SS^ WS_SZ SS_SZZ S O WZW^Y \[`WZ_S O \W^[VW O WZW^Y ZW` O YS S YW_WSZ O WSaSZ O WUW\S`SZ O \W^UW\S`SZ O YS S O a_SS SYSSZS W`WZ`aSZ WZa_ _aS`a TW_S^SZ bW`[^ VSZ bW`[^  .

  ¾f .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful