P. 1
modul pelatihan PCB

modul pelatihan PCB

|Views: 229|Likes:
Published by singgih_kurniawan

More info:

Published by: singgih_kurniawan on Nov 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/06/2014

pdf

text

original

MODUL ELECTRICAL PCB DESIGN 2011

Laboratorium Konversi Energi Listrik dan Sistem Tenaga Jurusan Teknik Elektro – Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
Jl. Prof. Soedharto, SH Tembalang, Semarang, 50275 Telp.Fax : (024) 7460057 Website : www.elektro.undip.ac.id , Email : labpower@elektro.ft.undip.ac.id

DESAIN PCB DENGAN EAGLE 5.4.0

Untuk membuka program eagle, pertama-tama harus punya komputer dulu, diinstal windows XP dah bagus lah, seven juga gak papa, trus instal eaglenya, kalo yang kita punya ini eagle versi 5.4.0, yang sudah komplit dengan krek2an dan juga serial numbernya, jadi asli lo. Kemudian buka program eaglenya, seperti terlihat pada gambar di bawah ini, jangan yang atas kanannya lo yang dibuka!!

Tampilan eagle pertama kali adalah sebuah control panel sebagai berikut, nanti di buka sendiri-sendiri ya, soale panjang banget kalo dijelasin satu-satu.

Untuk membuat project baru, arahkan kursor pada folder eagle, klik kanan dan pilih “new project”.

Setelah itu buat schematicnya dulu, yaitu klik kanan di new project tadi, klik kanan dan pilih “new schematic”,

.

dengan memilih panel add.Tampilan schematic seperti berikut. Untuk IC 4017: . Pilih salah satu komponen. cari di IC. komponen apa saja yang diperlukan. untuk membuat PCB pertama kali pertama-tama kita masukkan dulu komponen-komponen elektronika yang akan dipakai. Lihat gambar rangkaian. karena kita mau pake IC 4017 (kaki 16) dan IC 4047 (kaki 14).

. cari yang dual in line package.Untuk IC 4047: Atau bisa juga jika di library tidak ada. maka cari ic-package . dan klik OK. sesuaikan dengan jumlah kaki.

pilih kakinya. con-ptr500 (konektor masukan power supply). sesuaikan ukurannya dengan komponen aslinya. dengan melihat pada ukuran grid dan lainya.Setelah itu tambah semua komponen yang diperlukan lainya. sesuaikan! kapasitor .

bisa pakai dioda .potensiometer Untuk LED.

Setelah itu tempatkan komponen serapi mungkin Hubungkan masing-masing komponen dengan panel wire dan tiap-titik perhubungan beri junction seperti pada gambar .

klik pada panelnya Maka tampilanya pada board pertama kali .Setelah skema jadi. pindah skema menuju papan board.

liat di bawah: . jarak antar jalur pada panel DRC. kalo kebiasaan dan saran dari kakak senior biasanya diset pada 40/50 mil semua. jarak antar komponen.Seting dulu ukuran kawat. Set clearance dan sizes.

Dan width nya 40/50 mil. liat di gambar. sesuaikan dengan di eagle Misal kita memiliki PCB ukuran 10x10 cm. dan ukur. jika di kenyataan 1 cm. yang lain dibiarin aja Kemudian ukur papan PCB.4. maka beri gambaran wire untuk menyesuaikan agar mudah. ukuran PCB adalah garis persegi putih . maka di eagle adalah 0.

rapikan . properties Letakkan semua komponen di dalam persegi putih.Klik kanan pada wire.

eksekusi program.Setelah rapi. OK! . dengan mengklik tombol auto Pilih top dengan N/A dan bottom dengan *.

Bisa juga diberi nama tiap2 komponen dengan member text. Untuk berkreasi. bisa dipindah-pindahkan tiap komponen. dan juga ukuran kawat.Maka jadinya seperti ini Secara otomatis jalur tampil. dan juga nilai tiap komponen. Untuk mengulang jalur pilih tombol ripup . sesuai selera dan kebutuhan.

OK . sebelum itu hilangkan komponen sehingga yang tersisa adalah jalur dan lubang saja. dan klik yes! Saatnya membuat cetakan. klik display dan hilangkan tplace sampai ke bawah.Kemudian klik tombol gambar lampu lalu lintas bangjo di atas.

. pdf.Maka jadinya Setelah board jadi. print. pindahkan gambar untuk siap di print. dengan cara pilih file. ubah ke pdf dulu.

.Setelah itu siap di print dan mari saatnya membuat papan PCB.

Spidol kecil permanent (for OHP) produk SNOWMAN • Jangan lupa kertas bekas Kalender yang bakal dipakai untuk ngeprint tentunya disisi yang masih kosong. Papan PCB 4.P500 atau P600 5. Langsung saja ke tukang fotokopi. Kikir (halus) 9. Penggaris (stainless steel) 11. Berikut ini tips n triknya. yaitu memindahkan ke kertas CTS atau kertas mika yang biasanya untuk proyektor. Ferric Cloride 7.. Setrika listrik 6. Printer Laser Jet (harus Tinta Toner) jika tidak ada bisa pakai mesin Foto Copy. 2. Kertas bekas kalender . 1. Bor PCB 8. usahakan kertas kalender dipilih yang masih bersih termasuk tangan kita juga harus bersih lho… tunda dulu kalau mau nyemil goreng pisang… (berminyak). Pisau (Cutter) 10. Kertas bekas Kalender dinding yang masih baik (tidak kusut/lecek) 3. biasanya kita ke ABADI depan polines..PENYABLONAN Untuk menyablon PCB ada dua cara yang sering dipakai. minta bubuknya yang banyak. pertama print dulu pdf nya dengan kertas biasa. trus minta ma masnya fotokopi pake mika transparan ato kertas CTS. Kertas Ampelas (abrasive paper) No.

dak e . ma hasil prin diatas ker biasa yan tadi lalu d aka nt rtas ng di Foto Cop tapi hasil Foto Copyn (Target) harus diatas kertas Kale py. Mencet langsung dengan Pri tak g inter Toner a akan lebih ba hasilnya aik • Setelah ter-print ke kertas kalen nder dan mem mastikan tid ada trace yang putus. . bisa dic coba dulu ke kertas biasa e a. guntingla gambar PCB tersebut kira-kira 2-3mm diluar garis gamba ah t ar.gu l nder. • Jika rag ngeprint langsung ke kertas kalen • Jika pri inter Toner tidak ada. l nya s ender.

. kan k as Lakuk pemolesan dengan kertas ampela denga gerakan se an earah jarum jam. • Panaska Setrika. • Potong PCB dengan pisau Cutter seukuran gambar PCB yang baru saja di-print lalu kikir bag tepi PCB agar tidak menonjol. Usaha akan bekas g goresan ampe tidak elas begitu nampak ya menanda u ang akan pemol lesan berjala an denga “baik”. sambil disiram air sampa permukaan PCB bersih m ai n h. an an gn mpai kira-kira ara di jam 12ah -2. k • Posisika gambar P an PCB diatas p papan PCB. lakuk proses gan kan pengamp pelasan deng cara mem gan mutar searah jarum jam sampai bersi lalu s ih. • Ampela seluruh pe as ermukaan PC sambil d CB dibasahi deng air. .sampai permu gian B ukaanya rata dan tidak a tajam. jg putar sam penuh. t trace PCB (t tinta Toner) menghadap ke papan PCB (tem mbaga).n B t. keringkan n.

d usahakan permukaan meja setrik rata P a ap dan n n ka Kertas kalender di s itutup dgn k kertas polos .Posisi gambar menghada ke PCB.

15 s 30 menit s/d t. g • Waktu y yang diperlu ukan selama proses setrik +/. tergantun dari tebal/ ng /tipisnya ker kalender hingga ker kalender nampak ba rtas r. rendam papan PCB ke d dalam air sel lama +/. • Jika sud benar-be dah enar dingin. • Setelah kertas kalen nder menemp ke PCB lalu dingink papan PC dengan c di-angin mpel kan CB cara nanginkan jangan sek n. rtas r asah pada permukaa bagian da an alam. ampai lebih dari 4 menit k karena jika te erlalu lama biasanya gam b mbar akan m melebar/puda ar.k der engan kertas biasa. • Tekan S Setrika agak kuat diatas kerta kalend yang sud dilapisi d kertas bi k der dah dgn iasa tadi samp kira-kira 30 detik sam gambar menempel ke papan PC dan laku pai mpai r CB ukan penggoso okan secara m merata ke pe ermukaan yg lain.3 men jangan sa ka nit. gambar ( (toner) bisa terkelupas se t ewaktu masu pada pros selanjutn uk ses nya. biasan jika meng nya ggunakan ke ertas kalende yang tipis… kertas er akan terk kelupas deng sendiriny gan ya…. kali-kali lang gsung dirend ke air at diblow de dam tau engan udara dingin / AC a C. agar T yg ada di kalender Text • Diatas kertas kalend lapisi de tidak men nempel ke p permukaan Setrika. (terapu ung) .

ter rutama kerta yang nem pada bag lubang/ as mpel gian /pads kompo onen dan dian ntara traces sampai b bersih.Sete PCB dingi masukan ke elah in. sedikit-demi sedikit bersihkan sis b sa-sisa kerta yang masih nempel de as engan bantua Sikat Gig an gi bekas. edalam air • Kupas kertas kalend pelan-pe dengan t k der elan tangan samp gambar/tr pai race nampak lalu k. .

Pad / trace ya terkelupa digambar ulang dgn spidol P ang as. g gunakan Spid permanen untuk mem dol nt mbantu menyamb bungnya. r .• Jika terdapat trace y yang terkelu upas/putus.

gosoka ampelas p an pelan-pelan sambil disira am air kran s sampai benar-benar bers sih. • Periksa kembali apa a akah terdapa trace yang putus. ir • Untuk m membersihkan gambar/toner.100 (1/2 gelas). jang lupa pen gan nutup hidung (masker) d sarung ta g dan angan plastic c/karet. • Masukk papan PC kedalam larutan Ferr Cloride t kan CB m ric tadi.kan kupnya ke da alam “nampa plastic” y tidak dipa atau beli an yg akai i • Masukk Ferric Cloride secuk baru. dan masukkan air panas/ha n angat secukup pnya +/. sampai seluruhnya 0ml lebur den ngan air. a ng awass tumpa ah… • Sambil diamati jika papan PCB sudah selur a B ruhnya lebur maksudnya tembaga yang r. at hkan dengan n air yang m mengalir (ai kran). maka angka papan PCB dan bersih . dan aga prosesnya lebih ar cepat. y tidak tert tutup oleh ga ambar/toner. at g . ba antu dengan c menggo cara oyang-goyan nampan.

.

• Setelah komponen tersolder seluruhnya. lalu mulailah menyolder.500./kaleng (300cc). segera lakukan penyemprotan papan PCB dengan Lacquer produk PYLOX Clear128 atau produk “rj” (Acrylic Epoxy Spray Paint) harganya sekitar Rp. Tujuanya agar papan PCB tidak mudah Oxidasi dan tampak mengkilap terus.. • Bersihkan papan PCB. syukur2 kalau ada PCB Varnis sebelum di Lacquer. hasilnya akan lebih menarik. lakukan pengetesan. jika semuanya sudah berfungsi dengan baik.• Bor papan PCB dengan mata Bor ukuran 0.14.8mm s/d 1mm. .

. mu p n ulailah mera dan SELESAI sudah akit h. mu sekarang jika ada ka ulai alender dind ding yang ud kadaluars sebaiknya dah sa a jangan di ibuang… .10meni.• Proses pengeringan selama +/. • Jadi. • Waktu y yang dibutuh hkan mulai d proses N dari Nge-Print sa ampai selesai Pelarutan (Etching) +/i 30 menit.

Bersihkan bagian-bagian yang akan disolder dengan amplas atau pisau. Usahakanlah sesuai dengan komponen yang tertulis dalam gambar proyek 3. perlu diperhatikan beberapa hal 1.Rencanakanlah metode konstruksi yang hendak digunakan 5.PENYOLDERAN Teknik Merangkai Komponen Dalam merakit komponen elektronika untuk suatu proyek.Ujilah tiap-tiap komponen dan pilihlah komponen yang paling baik 4.Usahakan ujung solder selalu bersih 2.Sediakanlah komponen yang diperlukan. dll 6.Pasanglah komponen dan solderlah dengan urutan berikut : resistor – kondensator – transistor – IC Hal ini untuk menjaga supaya komponen yang tidak tahan panas tidak terkena panas solder terlalu lama yang mungkin dapat merusakan komponen tersebut Dalam pemasangan komponen perlu diatur sedemikian rupa sehingga komponen tidak rusak dan yang labih penting lagi ialah kaki-kai komponen tak saling mengganggu Teknik Penyolderan Untuk menyolder dapat menggunakan solder listrik yang mempunyai daya listrik 20v – 30 watt sedangkan untuk timah patrinya sebaiknya pergunakanlah timah kawat yang berlubang di tengahnya.Persiapkanlah alat-alat pelaksanaannya misalnya solder. Cara Menyolder 1. Damar tersebut selain berguna untuk mencegah timbulnya oksida pada sambungan. Jangan sampai renggang. tang. maka timah solder tidak mau melekat atau kalau melekat maka sambungan tersebut kemungkinan kurang sempurna 3. timah.Periksa dan pelajarilah gambar proyek dengan cermat 2. Sebab bila ada kotoran yang melekat pada tempat solderan. juga berguna untuk membentuk lapisan sambungan yang halus dan mengkilat.Persatukanlah bagian-bagian yang akan disambung sehingga merapat dengan baik. Di dalam lubang tersebut berisikan damar. sebab akan menjadikan sulitnya penyolderan sehingga sambungan menjadi lebih tebal .

Tempelkanlah kedua ujung kabel pada kedua ujung steker solder Bila jarum menunjuk angka tertentu maka solder baik.Tempelkanlah ujung kabel merah dengan kabel hitam dan aturlah hingga jarum menunjuk angka nol Ohm 3.Setelah ujung solder diangkat. Bila sambungan masih nampak buram. jagalah sambungan jangan sampai bergerak hingga timah solder mengeras Sambungan yang baik adalh sambungan yang kelihatan licin dan mengkilap.kalau hendak menyambung baterai atau accu jangan keliru polaritasnya. maka sebelum mencoba suatu rangkaian perlu diperhatikan beberapa hal berikut 1. Bila jarum tidak bergerak berarti filamen solder putus. kemudian ambillah timah solder.4. maka selanjutnya adalah mencoba apakah rangkaian elektronik yang kita buat dapat bekerja sesuai dengan yang diharapakan. dan terminal mana yang harus diberi potensial negatif . Apakah semua sedah tersambung sesuai dengan skema rangkaian yang bersangkutan 2. Akatlah timah solder dan pertahankan ujung solder untuk beberapa saat sehingga cairan timah melebar dan kelihatan mengkilat 5. Usahakanlah agar menggunakan timah solder sesedikit mungkin Menguji Solder Listrik 1. apakah tegangan sudah sesuai dengan yang dibutuhkan oleh rangkaian yang bersangkutan 3.periksalah besarnya tegangan sumber .Tempelkan ujung solder yang telah panas pada tempat sambungan yang akan disolder. Bila jarum menunjuk angka nol maka ada perkawatan solder yang hubung singkat Mencoba Rangkaian Elektronika Setelah pekerjaan perakitan komponen selesai kita kerjakan. Untuk menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan kita misalnya rusaknya komponen karena salah meyambung yang tidak kita sengaja. Timah solder akan meleleh dan menempel.Putarlah saklar pada posisi R x 10 2. Yakinkanlah terminal mana yang harus diberi potensial positif. ujungnya tempelkan pada ujung solder dan tempat sambungan. panaskanlah kembali hingga timah solder mencair dan memperoleh permukaan sambungan yang licin dan mengkilap.periksalah sekali lagi sambungan kaki komponen didalam perkawatan2nya.

setelah sumber tenaga dipasang ukurlah sumber tegangannya. Kalau ada segera lepaskan dari hubungan sumber tenaga. . Periksalah kemungkinan terjadinya hubung singkat dalam rangkaian 5. maka yang kita periksa selanjutnya adalah kemungkinan penyolderan yang belum sempurna penyambungannya.setelah sumber tenaga terpasang perhatikanlah adakah bau asap (terbakar) adakah komponen yang panas. padahal komponen dan pemasangan dalam perkawatan sudah benar. Lakukanlah pekerjaan kalibrasi dengan menempelkan kedua ujung kabel multimeter dan putarlah pengatur nol Ohm sehingga jarum tepat menunjuk angka nol Ohm. jarum akan menunjuk angka nol ohm.Periksalah perkawatannya mungkin ada logam yang menempel pada perkawatan atau kemungkinan ada komponen yang bocor / nilai hambatan terlampau kecil Bila semua komponen dalam keadaan baik dan penyambungan di dalam perkawatan sesuai dengan skema rangkaian yang bersangkutan biasanya rangkaian sudah dapat bekerja seperti yang diharapkan Bila rangkaian belum dapat bekerja. kemungkinan terjadi hubung singkat dalam rangkaian atau karena sumber tenaga yang tidak mencukupi (misal karena baterainya sudah lama). Bila ada penurunan tegangan yang mencolok dibanding sebelum sumber tenaga dipasang. Bila jarum tak menunjuk angka nol Ohm berarti penyolderan belum mendapatkan penyambungan yang sempurna.4. Jadi penyolderan yang baik adalah bila penyambungannnya diukur seperti tersebut diatas. Selanjutnya salah satu kabel ditempelkan pada perkawatan dan kabel yang satunya ditempelkan pada kaki komponen yang dicurigai. Periksalah tempat penyolderan yang dicurigai dengan menggunakan Ohmmeter pada posisi saklar R x 1.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->