Perilaku Menyimpang Remaja dan Solusinya

Masalah Remaja Di Sekolah Remaja yang masih sekolah di SLTP/ SLTA selalu mendapat banyak hambatan atau masalah yang biasanya muncul dalam bentuk perilaku. Berikut ada lima daftar masalah yang selalu dihadapi para remaja di sekolah.

1. Perilaku Bermasalah (problem behavior). Masalah perilaku yang dialami remaja di sekolah dapat
dikatakan masih dalam kategori wajar jika tidak merugikan dirinya sendiri dan orang lain. Dampak perilaku bermasalah yang dilakukan remaja akan menghambat dirinya dalam proses sosialisasinya dengan remaja lain, dengan guru, dan dengan masyarakat. Perilaku malu dalam dalam mengikuti berbagai aktvitas yang digelar sekolah misalnya, termasuk dalam kategori perilaku bermasalah yang menyebabkan seorang remaja mengalami kekurangan pengalaman. Jadi problem behaviour akan merugikan secara tidak langsung pada seorang remaja di sekolah akibat perilakunya sendiri. Perilaku menyimpang (behaviour disorder). Perilaku menyimpang pada remaja merupakan perilaku yang kacau yang menyebabkan seorang remaja kelihatan gugup (nervous) dan perilakunya tidak terkontrol (uncontrol). Memang diakui bahwa tidak semua remaja mengalami behaviour disorder. Seorang remaja mengalami hal ini jika ia tidak tenang, unhappiness dan menyebabkan hilangnya konsentrasi diri. Perilaku menyimpang pada remaja akan mengakibatkan munculnya tindakan tidak terkontrol yang mengarah pada tindakan kejahatan. Penyebab behaviour disorder lebih banyak karena persoalan psikologis yang selalu menghantui dirinya. Penyesuaian diri yang salah (behaviour maladjustment). Perilaku yang tidak sesuai yang dilakukan remaja biasanya didorong oleh keinginan mencari jalan pintas dalam menyelesaikan sesuatu tanpa mendefinisikan secara cermat akibatnya. Perilaku menyontek, bolos, dan melangar peraturan sekolah merupakan contoh penyesuaian diri yang salah pada remaja di sekolah menegah (SLTP/SLTA). Perilaku tidak dapat membedakan benar-salah (conduct disorder). Kecenderungan pada sebagian remaja adalah tidak mampu membedakan antara perilaku benar dan salah. Wujud dari conduct disorder adalah munculnya cara pikir dan perilaku yang kacau dan sering menyimpang dari aturan yang berlaku di sekolah. Penyebabnya, karena sejak kecil orangtua tidak bisa membedakan perilaku yang benar dan salah pada anak. Wajarnya, orang tua harus mampu memberikan hukuman (punisment) pada anak saat ia memunculkan perilaku yang salah dan memberikan pujian atau hadiah (reward) saat anak memunculkan perilaku yang baik atau benar. Seorang remaja di sekolah dikategorikan dalam conduct disorder apabila ia memunculkan perikau anti sosial baik secara verbal maupun secara non verbal seperti melawan aturan, tidak sopan terhadap guru, dan mempermainkan temannya . Selain itu, conduct disordser juga dikategorikan pada remaja yang berperilaku oppositional deviant disorder yaitu perilaku oposisi yang ditunjukkan remaja yang menjurus ke unsur permusuhan yang akan merugikan orang lain. Attention Deficit Hyperactivity disorder, yaitu anak yang mengalami defisiensi dalam perhatian dan tidak dapat menerima impul-impuls sehingga gerakan-gerakannya tidak dapat terkontrol dan menjadi hyperactif. Remaja di sekolah yang hyperactif biasanya mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatian sehingga tidak dapat menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan kepadanya atau tidak dapat berhasil dalam menyelesaikan tugasnya. Jika diajak berbicara, remaja yang hyperactif tersebut tidak memperhatikan lawan bicaranya. Selain itu, anak hyperactif sangat mudah terpengaruh oleh stimulus yang datang dari luar serta mengalami kesulitan dalam bermain bersama dengan temannya.

2.

3.

4.

5.

Peranan Lembaga Pendidikan Untuk tidak segera mengadili dan menuduh remaja sebagai sumber segala masalah dalam kehidupan di masyarakat, barangkali baik kalau setiap lembaga pendidikan (keluarga, sekolah, dan masyarakat) mencoba merefleksikan peranan masing-masing. Pertama, lembaga keluarga adalah lembaga pendidikan yang utama dan pertama. Kehidupan kelurga yang kering, terpecah-pecah (broken home), dan tidak harmonis akan menyebebkan anak tidak kerasan tinggal di rumah. Anak tidak mersa aman dan tidak mengalami perkembangan emosional yang seimbang. Akibatnya, anak mencari bentuk ketentraman di luar keluarga, misalnya gabung dalam group gang, kelompok preman dan lain-lain. Banyak keluarga yang tak mau tahu dengan perkembangan anak-anaknya dan menyerahkan seluruh proses pendidikan anak kepada sekolah. Kiranya keliru jika ada pendapat yang

gang-gang yang berpakaian serem dan bertingkah laku menakutkan yang hampir pasti membuat masyarakat prihatin dan ngeri terhadap tindakantindakan mereka. memberikan kesempatan untuk mengadakan dialog untuk menyiapkan jalan bagi tindakan bersama. bagaimana kehidupan sosial ekonomi keluarga dan masyarakat apakah mendukung optimalisasi perkembangan remaja atau tidak. sekolah maupun masyarakat. guru di sekolah. dan psikomotor anak. pendidik di sekolah. Pemenuhan kebutuhan materiil selalu tidak disesuaikan dengan kondisi dan usia perkembangan anak. Akibatnya. Namun muncul kecenderungan yang sebaliknya. kelompok yang hanya mengisi kekosongan emosional tanpa tujuan jelas. lembaga-lembaga pendidikan perlu membuka kesempatan untuk mengadakan dialog dengan para remaja. Dalam proses pencarian identitas itu. Secara psikologis. Pengaruh-pengaruh tersebut maka munculah kelompok-kelompok remaja. kemampuan fisik dan kemampuan inteligensi yang terbatas pada seorang anak sering tidak diperhitungkan oleh orangtua. Dewasa ini jumlah orang tua yang bertindak otoriter terhadap anak-anak mereka sudah jauh berkurang. yaitu sikap memanjakan anak secara berlebihan. kaum muda dan anak-anak. anak cenderung menjadi sok malas. Siswa tidak hanya belajar di sekolah. Akibatnya. di sekolah ataupun dalam lingkungan masyarakat yang tidak memungkinkan karena antara lain begitu otoriter dan begitu bersikap monologis. anak-anak menjadi kecapaian dan over acting. sehingga melupakan segi pembinaan kepribadian penanaman nilai-nilai pendidikan moral dan pembentukan sikap. Akhir-akhir ini banyak dirasakan beban tuntutan sekolah yang terlampau berat kepada para peserta didik. Menyadari kekurangan ini. Keempat. usia mencari identitas dan eksistensi diri dalam kehidupan di masyarakat. Segala keinginannya dapat dipenuhi oleh orangtuanya. Ketiga. Tetapi sering kerinduan itu menjadi macet bila melihat realitas mereka dalam keluarga. kehidupan remaja adalah kehidupan mencari idola. sekolah. Kelima. Ada beberapa hal kunci yang bisa dilakukan oleh lembaga-lembaga pendidikan. dan suka meremehkan orang lain. Faktor kelelahan. menjalin pergaulan yang tulus. tetapi juga dipaksa oleh orangtua untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dan mengikuti les tambahan di luar sekolah. bagaimana pembinaan moral dalam lembaga keluarga. Para remaja tidak dipersatukan oleh suatu identitas yang ideal. Kondisi semacam ini sering melupakan unsur-unsur yang berkaitan dengan kedewasaan anak.mengatakan bahwa tercukupnya kebutuhan-kebutuhan materiil menjadi jaminan berlangsungnya perkembangan kepribadian yang optimal bagi para remaja. yang malahan memperjuangkan sesuatu yang tidak berharga (hura-hura). banyak anak-anak di kota-kota besar seperti Jakarta sudah merasakan kemewahan yang berlebihan. Segi pembinaan moral menjadi terlupakan pada saat orang tua ataupun pendidik hanya memperhatikan segi intelektual. peran aktif dari ketiga lembaga pendidikan akan banyak membantu melancarkan pencapaian kepribadian yang dewasa bagi para remaja. bagaimana lembaga pendidikan di sekolah dalam memberikan bobot yang proposional antara perkembangan kognisi. pengalaman. Banyak orang tua . dan tokoh-tokoh panutan di masyarakat akan memberikan pengaruh yang besar kepada sikap. dan masyarakat dengan remaja pada umumnya adalah kesempatan yang diinginkan para remaja. Kontras tajam antara ajaran dan teladan nyata dari orang tua. Saat ini. dan mengalami pelampiasan kegembiraan yang berlebihan pada saat mereka selesai menghadapi suasana yang menegangkan dan menekan dalam kehidupan di sekolah. dan kekuatan atau dorongan dari orang tua. Kedua. Mereka mendambakan sosok orang yang dapat dijadikan panutan. Dalam hati sanubari para remaja tersimpan kebutuhan akan nasihat. Kurang adanya pembinaan moral yang nyata dan pudarnya keteladanan para orangtua ataupun pendidik di sekolah menjadi faktor kunci dalam proses perkembangan kepribadian remaja. sombong. bagaimana pengaruh tayangan media massa baik media cetak maupun elektronik yang acapkali menonjolkan unsur kekerasan dan diwarnai oleh berbagai kebrutalan. Kedua. Mereka hanya himpunan anakanak remaja atau pemuda-pemudi. mengejar bahan ajaran. Apa Jalan Keluar Kita? Siswa-siswi SLTP/SLTA adalah siswa-siswi yang berada dalam golongan usia remaja. dan moralitas para remaja. Sikap mau berdialog antara orangtua. dan masyarakat. perilaku. afeksi. Pertama. Pendidikan disekolah terkadang terjerumus pada formalitas pemenuhan kurikulum pendidikan. entah dalam lingkungan keluarga.

Lewat kondisi dan suasana hidup dalam keluarga. 1. katanya. Itulah suatu keadaan atau kondisi yang disebut dengan istilah Penyimpangan Sosial. Yang perlu dipahami bahwa setiap individu memerlukan rasa aman dan merasakan dirinya dicintai. maka para remaja akan mendapatkan rasa aman. rasa aman. tata tertib dan mengabaikan nilai dan norma. hak. memberikan pendampingan. Anak saya anak yang tidak tahu berterima kasih. Modul ini terbagi menjadi 3 kegiatan. Kegiatan Belajar 2 : Dampak Penyimpangan Sosial. Dengan usaha-usaha dan perlakuan-perlakuan yang memberikan perhatian. Ketiga. dan sikap mau berdialog. "Saya telah memberikan segala-galanya". Dengan begitu gaya hidup yang mereka tampilkan benar-benar merupakan proses untuk menemukan identitas diri mereka sendiri yang sebenarnya. Dalam bermasyarakat kita sering menemukan suatu keadaan atau kondisi dimana seseorang atau sekelompok orang mulai tidak patuh pada aturan. Sebagai warga masyarakat sudah selayaknya kalau kita punya niat untuk tidak berbuat hal seperti itu dan mau berusaha untuk turun tangan mengatasinya. Kegiatan Belajar 1 : Pengertian Penyimpangan Sosial. konservatif dan ketinggalan jaman. ataupun lingkungan masyarakat seperti di atas itulah para remaja akan merasa terdampingi dan mengalami perkembangan kepribadian yang optimal dan tidak terkungkung dalam perasaan dan tekanan-tekanan batin yang mencekam. Bagaimana keadaan Anda? Baik-baik saja bukan? Semoga Anda selalu dalam keadaan sehat walafiat! Dengan demikian Anda bisa mulai belajar. 2. untuk tidak dianggap sebagai orangtua kolot. dan perasaan dicintai sangat dibutuhkan oleh para remaja. status dan peranan yang kita miliki.yang tidak berani mengatakan tidak terhadap anak-anak mereka supaya tidak dicap sebagai orangtua yang tidak mempercayai anak-anaknya. . kasih sayang. perhatian dan cinta sejati. lingkungan sekolah. PERILAKU MENYIMPANG PENDAHULUAN Salam jumpa! Kita bertemu kembali dengan mata pelajaran Sosiologi. Sejak lahir satu kebutuhan pokok yang yang pertama-tama dirasakan manusia adalah kebutuhan akan "kasih sayang" yang dalam masa perkembangan selanjutnya di usia remaja. itulah keluhan seorang ibu yang merasa kecewa karena anak-anaknya yang ugal-ugalan di sekolah dan di masyarakat. Ada begitu banyak orangtua yang mengira bahwa mereka telah mencintai anak-anaknya. cinta yang tulus. merupakan tujuan pencapaian hasil pembelajaran Anda dalam Modul ini. Kemampuan Anda untuk dapat mengantisipasi dan mengatasi Penyimpangan Sosial dalam masyarakat. Pernahkah Anda sadari dalam kehidupan ini pasti kita pernah berkawan atau berteman? Dengan kata lain kita mesti bermasyarakat? Dalam mata pelajaran Sosiologi ini kita akan mendapatkan pengetahuan untuk berkawan dengan baik dan menjadi anggota masyarakat yang menyadari akan kewajiban. serta memiliki keberanian untuk terbuka dalam mengungkapkan pendapatnya. Sayang sekali bahwa egoisme mereka sendiri menghalang-halangi kemampuan mereka untuk mencintaianak secara sempurna.

1.3. Selamat belajar. menyimpulkan penyimpangan sosial menurut beberapa ahli. 2. apakah Anda dapat memahami? . Pada akhir setiap kegiatan belajar Anda. guru. Bacaan-bacaan lain yang menunjang seperti koran. majalah dan sebagainya dapat pula Anda gunakan untuk referensi Anda. menjelaskan faktor-faktor penyimpangan sosial. menguraikan pengertian penyimpangan kolektif. Modul ini hendaknya dapat Anda selesaikan dalam waktu 4 jam pelajaran atau 4 x 45 menit termasuk penyelesaian tugas-tugasnya. Catat bagian-bagian yang belum paham sebagai bahan diskusi dengan teman. Kegiatan Belajar 3 : Usaha Antisipasi dan Mengatasi Penyimpangan Sosial. bacalah kembali kalimat demi kalimat lebih cermat dan penuh konsentrasi. 4. dan 5. semoga Anda sukses! 5 PENYIMPANGAN SOSIAL Setelah mempelajari kegiatan belajar 1 ini Anda diharapkan dapat: 1. Dengan cara belajar berurutan. 3. kegiatan demi kegiatan. Namun tidak tertutup kemungkinan apabila Anda dapat menyelesaikan kurang dari waktu tersebut. Bagaimana. Pahamilah tujuan sebelum membaca uraian. terdapat soal-soal latihan dan tugas yang harus Anda kerjakan. Anda pasti mampu menguasai dengan baik semua materi pelajaran dalam Modul ini. Pada akhir modul ini disediakan kunci jawaban. Pergunakan kunci tersebut setelah Anda selesai mengerjakan latihan dan tugas Anda. Diharapkan Anda mampu mengukur atau menilai sendiri kemajuan belajar Anda melalui kunci jawaban tersebut. Suatu perilaku dianggap menyimpang apabila tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma sosial yang berlaku dalam masyarakat atau dengan kata lain penyimpangan (deviation) adalah segala macam pola perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan diri (conformity) terhadap kehendak masyarakat. bilamana menemukan kesulitan dalam memahami materi modul ini. mengkategorikan penyimpangan individual. Sejauh mana penyimpangan itu terjadi. dalam skala luas atau sempit tentu akan berakibat terganggunya keseimbangan kehidupan dalam masyarakat. Apabila masih kurang paham. mendefinisikan penyimpangan individual. sadar atau tidak sadar pernah kita alami atau kita lakukan. Penyimpangan sosial dapat terjadi dimanapun dan dilakukan oleh siapapun. Bisa juga Anda melakukan diskusi dengan teman atau bertanya pada guru bina Anda. Pengertian Penyimpangan Sosial Penyimpangan sosial atau perilaku menyimpang. besar atau kecil.

Definisi-definisi penyimpangan sosial: a. mengapa termasuk sebagai perilaku menyimpang. . Pelaku didominasi oleh tindakan menyimpang tersebut. Van Der Zanden: Penyimpangan perilaku merupakan perilaku yang oleh sejumlah besar orang dianggap sebagai hal yang tercela dan diluar batas toleransi.menunggak iuran listrik. Z. Penyimpangan ini tidak bisa ditolerir oleh masyarakat. Penyimpangan Sekunder (secondary deviation) Penyimpangan yang berupa perbuatan yang dilakukan seseorang yang secara umum dikenal sebagai perilaku menyimpang. Faktor-faktor Penyimpangan Sosial a. telepon. . Penyimpangan Primer (Primary Deviation) Penyimpangan yang dilakukan seseorang akan tetapi si pelaku masih dapat diterima masyarakat.pembunuh. pelacuran.Atau belum. 1 s/d no. Contohnya: . Robert M. Kegiatan Belajar 1 6 c. penjudi. James W. Van Der Zanden Faktor-faktor penyimpangan sosial adalah sebagai berikut: 1). b. . 2). marilah kita pelajari beberapa definisi para ahli. . untuk memperjelas pengertian penyimpangan sosial. Lawang: Perilaku menyimpang adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma yang berlaku dalam sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku menyimpang.ngebut di jalanan. amatilah gambar berikut ini: Gambar 1. karena merupakan tindakan pengulangan dari penyimpangan sebelumnya. BTN dsb. pengguna obat-obatan terlarang. 5 diatas coba Anda jawab di kertas jawaban tersendiri. Contohnya: . Lemert (1951): Penyimpangan dibagi menjadi dua bentuk: 1). Perilaku menyimpang di masyarakat Dari gambar no.melanggar rambu-rambu lalu lintas. Longgar/tidaknya nilai dan norma. perampok. Untuk lebih memperjelas pengertian Anda tentang Penyimpangan Sosial. tidak dilakukan secara berulang-ulang dan masih dapat ditolerir oleh masyarakat. Diskusikan jawaban Anda dengan teman-temanmu! Madat/candu/ngganja Judi Pelacur/WTS Pencuri Mabuk 7 2. Ciri penyimpangan ini bersifat temporer atau sementara. . Menurut James W.pemerkosa.pemabuk.

Sosialisasi yang tidak sempurna. sehingga menimbulkan perilaku menyimpang. masalah etika dan estetika kurang diperhatikan. 2). karena umumnya mereka sibuk dengan usaha memenuhi kebutuhan hidup yang pokok (makan). Sosialisasi sub kebudayaan yang menyimpang. Dapat juga karena pengalaman traumatis yang dialami seseorang. seperti melakukan KKN. 2). 8 3). Norma dan nilai sosial masyarakat yang satu berbeda dengan norma dan nilai sosial masyarakat yang lain. . Individu tidak dapat menyerap norma-norma kultural budayanya atau individu yang menyimpang harus belajar bagaimana melakukan penyimpangan. Ia membuat penjelasan mengenai “si penjahat yang sejak lahir”. mengeluarkan kata-kata kotor. Contoh: Masyarakat yang tinggal di lingkungan kumuh. di masyarakat barat merupakan hal yang biasa dan wajar. kedua alis yang menyambung menjadi satu dan sebagainya. Karena masyarakat mentolerir tindakan tersebut maka terjadilah tindak perilaku menyimpang. Hal itu oleh masyarakat umum dianggap perilaku menyimpang. yaitu suatu kebudayaan khusus yang normanya bertentangan dengan norma-norma budaya yang dominan/ pada umumnya. Sosiologis Menjelaskan sebab terjadinya perilaku menyimpang ada kaitannya dengan sosialisasi yang kurang tepat. buang sampah sembarangan dsb. Perilaku menyimpang terjadi pada masyarakat yang memiliki nilai-nilai sub kebudayaan yang menyimpang. b. Di masyarakat sering terjadi proses sosialisasi yang tidak sempurna. Menurut Casare Lombroso Perilaku menyimpang disebabkan oleh faktor-faktor: 1). Contoh: di masyarakat seorang pemimpin idealnya bertindak sebagai panutan atau pedoman. 3). sering cekcok. Ciriciri fisik tersebut antara lain: bentuk muka. Misalnya: kumpul kebo di Indonesia dianggap penyimpangan. Berdasarkan ciri-ciri tertentu orang bisa diidentifikasi menjadi penjahat atau tidak. Penyimpangan ini disebabkan oleh kelainan jiwa seseorang atau karena perilaku yang jahat/tindak kriminalitas. 3. Biologis Misalnya orang yang lahir sebagai pencopet atau pembangkang. Penyimpangan Individual (Individual Deviation) Penyimpangan individual merupakan penyimpangan yang dilakukan oleh seseorang yang berupa pelanggaran terhadap norma-norma suatu kebudayaan yang telah mapan. menjadi teladan namun kadangkala terjadi pemimpin justru memberi contoh yang salah. melainkan berdasarkan ukuran longgar tidaknya norma dan nilai sosial suatu masyarakat. Psikologis Menjelaskan sebab terjadinya penyimpangan ada kaitannya dengan kepribadian retak atau kepribadian yang memiliki kecenderungan untuk melakukan penyimpangan.Ukuran perilaku menyimpang bukan pada ukuran baik buruk atau benar salah menurut pengertian umum.

Apakah Anda pernah melakukan penyimpangan individual? Semoga tidak! Namun kadangkala karena kekhilafan kita sebagai manusia biasa penyimpangan individual itu pernah kita lakukan. pencurian dan sebagainya.Narkotika (candu.Sodomi . Contohnya: seseorang menjadi pencuri karena terbentuk oleh lingkungannya yang banyak melakukan tidak ketidakjujuran. d. Penyimpangan seksual Adalah perilaku seksual yang tidak lazim dilakukan seseorang. Penyalahgunaan narkoba Merupakan bentuk penyelewengan terhadap nilai. ganja. Pelacuran Pelacuran dapat diartikan sebagai suatu pekerjaan menyerahkan diri kepada umum untuk dapat melakukan perbuatan sexual dengan mendapatkan upah. Apabila seseorang dalam kehidupannya mengalami sosialisasi yang tidak sempurna. norma sosial dan agama. pelanggaran. antara lain: a. penyimpangannya disebut pelanggar. Tidak taat kepada peringatan orang-orang yang berwenang di lingkungannya.Sadisme .) Gambar 2.Alkoholisme. penyimpangannya disebut pembandel. Pelacuran lebih disebabkan oleh tidak masaknya jiwa seseorang atau pola kepribadiannya yang tidak seimbang. Melanggar norma-norma umum yang berlaku. penyimpangannya disebut pembangkang. 9 c. Obat-obatan psikotropika d. magadon. maka akan muncul penyimpangan pada perilakunya. Bagaimana kalau hal itu terjadi? Tentu Anda akan minta maaf pada lingkungan Anda dan berjanji untuk tidak mengulangi kembali perbuatan itu. Mengabaikan norma-norma umum. Tidak patuh nasihat orang tua agar mengubah pendirian yang kurang baik. c.Psikotropika (ectassy. Kategori Penyimpangan Individual Yang termasuk dalam tindak penyimpangan individual antara lain: a. putau) . keluarga dsb. Beberapa jenis penyimpangan seksual: . Contoh: seseorang menjadi pelacur karena mengalami masalah (ekonomi. bukan? Marilah kita lanjutkan kembali belajarnya! 4. b. amphetamin) .Penyimpangan yang bersifat individual sesuai dengan kadar penyimpangannya dapat dibagi menjadi beberapa hal. kerugian harta benda atau jiwa di lingkungannya. penyimpangannya disebut perusuh atau penjahat. Proses sosialisasi yang tidak sempurna. b. Contoh pemakaian obat terlarang/narkoba antara lain: .Transvestitisme . menimbulkan rasa tidak aman/tertib.Lesbianisme dan Homosexual .

Penyimpangan yang dilakukan kelompok. Demikian juga tawuran yang terjadi antar kelompok/etnis/warga yang akhir-akhir ini sering muncul. Penyimpangan yang dilakukan secara kelompok/kolektif antara lain: a. Bagaimana. sosial dan agama. penganiayaan. Tujuan perkelahian bukan untuk mencapai nilai yang positif. umumnya sebagai akibat pengaruh pergaulan/teman. Gaya hidup Penyimpangan dalam bentuk gaya hidup yang lain dari perilaku umum atau biasanya.Pedophilia . 10 .Perzinahan . Penyimpangan ini antara lain: . Mereka patuh pada norma kelompoknya yang kuat dan biasanya bertentangan dengan norma masyarakat yang berlaku. Penyimpangan Kolektif (Group Deviation) Penyimpangan kolektif yaitu: penyimpangan yang dilakukan secara bersamasama atau secara berkelompok. b. penipuan. Kenakalan remaja Karena keinginan membuktikan keberanian dalam melakukan hal-hal yang dianggap bergengsi. rambut gondrong dsb.. Tindak kejahatan/kriminal Tindakan yang bertentangan dengan norma hukum. supaya jangan disingkirkan dari kelompoknya. Kesatuan dan persatuan dalam kelompok dapat memaksa seseorang ikut dalam kejahatan kelompok. misalnya kebut-kebutan. pembunuhan. Penyimpangan ini dilakukan oleh sekelompok orang yang beraksi secara bersama-sama (kolektif). f. membentuk geng-geng yang membuat onar dsb. Dengan demikian kita bisa melanjutkan belajarnya dengan bahasan penyimpangan kolektif berikut ini: 5. kekayaan dsb.Sikap eksentrik Perbuatan yang menyimpang dari biasanya. misalnya laki-laki beranting di telinga. sekelompok orang melakukan tindakan-tindakan menyerempet bahaya. kekuasaan.Sikap arogansi Kesombongan terhadap sesuatu yang dimilikinya seperti kepandaian. Yang termasuk ke dalam tindak kriminal antara lain: pencurian. . apakah Anda telah paham seluruh kategori penyimpangan individual? Semoga. perampokan dan pemerkosaan. Tawuran/perkelahian pelajar Perkelahian antar pelajar termasuk jenis kenakalan remaja yang pada umumnya terjadi di kota-kota besar sebagai akibat kompleknya kehidupan di kota besar. melainkan sekedar untuk balas dendam atau pamer kekuatan/unjuk kemampuan.Kumpul kebo e. sehingga dianggap aneh. Namun bila ada yang sulit catatlah hal-hal yang belum Anda pahami tersebut sebagai bahan diskusi atau pertanyaan pada saat tatap muka.