ANGGARAN RUMAH TANGGA ( ART ) ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH ( OSIS ) SMP NEGERI 2 SAMPANG Jln Bahagia 68 A Sampang

Tilp , 0323 321081 Kode Post.69211 E-mail: smp2sampang@yahoo.co.id BAB I PENGERTIAN Pasal 1 Yang dimaksud dengan : 1. Pembinaan adalah kegiatan yang meliputi perencanaan, pengaturan, pelaksanaan, pengawasan, penilaian, pengembangan dan pemberian berbagai bentuk bantuan yang dilakukan oleh Pembina OSIS atau Sekolah. 2. Siswa adalah peserta didik yang mengikuti pendidikan di sekolah dalam lingkungan pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan dasar dan Menengah. 3. Kesiswaan adalah keberadaan peserta didik atau siswa sebagai insan pribadi, insan pendidikan dan sebagai insan pembangunan nasional sesuai nilai – nilai luhur Pancasila. 4. Sekolah adalah Sekolah Lanjutan Pertama dalam lingkungan pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. 5. Pembina OSIS adalah guru yang ditugaskan oleh kepala sekolah untuk membina kegiatan OSIS. 6. Organisasi Kesiswaan adalah Organisasi Siswa Intra Sekolah disingkat dengan OSIS di sekolah yang bersangkutan. 7. Latihan Kepemimpinan adalah suatu kegiatan dalam usaha untuk meningkatkan sikap, pengetahuan, dan ketrampilan para Pembina OSIS, Perwakilan Kelas dan Pengurus OSIS dalam melaksanakan tugas – tugas kepemimpinan agar lebih berhasil menggerakan kemauan dan kemampuan sesame siswa dan atau orang lain, baik secara perorangan maupun kelompok dalam usaha bersama mencapai tujuan yang ditetapkan. 8. Kegiatan Ekstrakurikuler adalah kegiatan di luar jam pelajaran biasa dan pada waktu libur sekolah, yang dilakukan baik di sekolah maupun di luar sekolah, dengan tujuan untuk memperdalam dan memperluas pengetahuan siswa, mengenal hubungan antara berbagai mata pelajaran, menyalurkan bakat dan minat, serta melengkapi upaya pembinaan manusia seutuhnya. 9. Wawasan Wiyatamandala adalah suatu pandangan yang menetapkan keberadaan sekolah sebagai lingkungan pendidikan, pengembangan tugas pendidikan di tenagh lingkungan masyarakat tempat diselenggarakannya proses belajar mengajar dalam rangka terwujudnya tujuan Pendidikan Nasional. BAB II MAKSUD, TUJUAN DAN SASARAN

Pasal 2 1. Maksud pembinaan kesiswaan adalah mengusahakan agar siswa dapat tumbuh dan berkembang sebagai manusia Indonesia seutuhnya sesuai dengan tujuan Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila. 2. Pembinaan kesiswaan dilakasanakan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Pasal 3 3. Tujuan pembinaan kesiswaan adalah meningkatkan peran serta dan inisiatif para siswa untuk menjaga dan membina sekolah sebagai Wiyatamandala sehingga terhindar dari usaha dan pengaruh yang bertentangan dengan kebudayaan nasional, menumbuhkan daya tangkal pada diri siswa terhadap pengaruh negatif yang datang dari luar maupun dari dalam lingkungan sekolah, meningkatkan apresiasi dan penghayatan seni, menumbuhkan sikap

Pembinaan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara. f. dan III BAB III MATERI DAN JALUR PEMBINAAN KESISWAAN Pasal 5 Materi Pembinaan Kesiswaan mencakup: a. c. Latihan Kepemimpinan. b. Pembinaan Ketrampilan dan Kewiraswastaan. . Pembina OSIS terdiri dari Kepala Sekolah. Pengurus OSIS terdiri dari : a. BAB IV ORGANISASI KESISWAAN Pasal 7 1. 3. Ketua Seksi Kepribadian dan Berbudi pekerti Luhur. dan tidak menjadi bagian dari organisasi lain yang ada diluar sekolah. Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah karena jabatannya. Seorang Bendahara dan seorang wakil Bendahara. Ketua Seksi Ketrampilan dan Kewiraswastaan. Pembinaan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Wakil Kepala Sekolah dan Guru. Ketua Seksi Organisasi. Ketua Seksi Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. dan Kepemimpinan. Pembinaan Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang maha Esa. Pendidikan Politik. Pembinaan Persepsi. Pembinaan Kepribadian dan Budi Pekerti Luhur. 2. h. 6. 2. Seorang Ketua dan dua orang Wakil ketua. Seorang sekretaris dan dua orang Wakil sekretaris. dan Kepemimpinan. 2. Kelas terdiri dari wakil – wakil kelas. d. Ketua Seksi Pendidikan Pendahuluan Bela Negara. 7. 4. Pasal 8 1. Pembinaan Kesegaran Jasmani dan daya Kreasi. 4. d. b. g. OSIS merupakan wadah organisasi sekolah. Guru – guru secara bergantian setiap tahun pelajaran menjadi anggota Pembina OSIS. c. Pasal 6 Jalur Pembinaan Kesiswaan adalah : a. OSIS bersifat intra sekolah. b. Sekolah membentuk Organisasi Kesiswaan yang berupa Organisasi Siswa Intra Sekolah disingkat OSIS. Kegiatan Ekstrakurikuler. semangat serta nilai – nilai 45. Susunan Kepengurusan dan Jumlah keanggotaan Pembina OSIS disesuaikan dengan keadaan dan keperluan sekolah. Perangkat OSIS terdiri dari Pembina OSIS. serta meningkatkan kesegaran jasmani dan rohani. Ketua Seksi Kehidupan Berbangasa dan Bernegara. yaitu . Kegiatan Pemantapan Wawasan Wiyatamandala. 3. meneruskan dan mengembangkan jiwa. Pendidikan Politik. e. artinya tidak ada hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain. setiap kelas diwakili oleh 2 ( dua ) orang siswa. 6. 1. bertindak selaku Ketua dan Wakil Ketua. Apresiasi. II. oleh karena itu setiap siswa secara otomatis menjadi anggota OSIS dari sekolah dan keanggotaan itu secara otomatis berakhir dengan keluarnya siswa dari sekolah. Perwakilan Kelas dan Pengurus OSIS. dan Kreasi Seni. OSIS merupakan satu – satunya wadah organisasi di sekolah untuk mencapai tujuan pembinaan dan pengembangan kesiswaan 3. 5. d. 4. c. Organisasi Kesiswaan. Pasal 4 Sasaran pembinaan kesiswaan adalah seluruh siswa kelas I. Sembilan Orang Ketua Seksi.berbangsa dan bernegara. Pembinaan Berorganisasi. 5.

b. Perwakilan Kelas. c. membimbing serta mengarahkan potensi kepemimpinan. Latihan Kepemimpinan bagi Perwakilan Kelas. Ketua Seksi Keamanan dan Perindangan. Struktur program latihan kepemimpinan. Latihan Kepemimpinan bagi Pengurus OSIS. Latihan Kepemimpinan bagi Anggota OSIS. 8. meningkatkan mementapkan kesadaran dan tanggung jawab sebagai warga negara khususnya generasi muda penerus perjuangan bangsa. Pasal 9 1. 4. Pengurus OSIS bertanggung jawab langsung kepada Perwakilan kelas dan Pembina OSIS. sikap dan perilaku siswa sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing. c. Apresiasi. Meningkatkan dan memantapkan mutu kepemimpinan. Program inti adalah sekelompok pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan baik secara teori maupun praktek yang diperlukan dalam meningkatkan kemampuan kepemimpinan bagi Pembina OSIS. disusun sebagai berikut : a. 3. Pengurus OSIS dan Anggota OSIS. Menumbuhkan.7. sopan santun dan disiplin. Perwakilan Kelas bertanggung jawab langsung kepada Pembina OSIS. untuk : 1. untuk membawahi sub seksi kegiatan. 2. 2. kepribadian. Ketua Seksi Kesegaran Jasmani dan Daya Kreasi Seni . 8. . Ketua Seksi Persepsi. mengajukan usul – usul untuk dijadikan program kerja OSIS dan menilai laporan pertanggung jawaban Pengurus OSIS pada akhir masa jabatannya. 5. budi pekerti luhur. Mendorong. b. 9. 2. Pembina OSIS bertanggung jawab atas seluruh pengolahan. Pasal 11 (1). 3. latihan kepemimpinan bagi Pengurus OSIS. b. Latihan kepemimpinan bagi Pembina OSIS. Meningkatkan kemampuan berorganisasi dan kesadaran politik sebagai warga negara yang baik dan bertanggung jawab. 3. untuk : 1. Meningkatkan dan mengembangkan serta memperluas wawasan dalam melaksanakan tugas-tugas kepemimpinan OSIS. Setiap Ketua Seksi dapat mengangkat beberapa anggota seksi. d. Perwakilan Kelas bertugas memilih Pengurus OSIS. yaitu kegiatan praktek untuk lebih memperdalam hal-hal yang berkaitan dengan program inti dan seluruh program latihan. latihan kepemimpinan bagi Perwakilan Kelas. 6. Program Dasar adalah sekelompok mata sajian latihan yang memberikan dasar-dasar pengetahuan yang berkaitan dengan kebijaksanaan pendidikan dasar dan menengah serta dasar-dasar kebijaksanaan pembinaan kesiswaan sebagai kesiapan untuk mengikuti program inti. d. dan Kreasi Seni. yaitu sekelompok pengetahuan yang berperan untuk memperluas wawasan tentang hal-hal yang berkaitan dengan kepemimpinan. BAB V LATIHAN KEPEMIMPINAN Pasal 10 (1) Latihan Kepemimpinan meliputi : a. Studi lapangan. pembinaan dan pengembangan OSIS di sekolah. Latihan Kepemimpinan bagi Pembina OSIS. (2) Tujuan latihan Kepemimpinan adalah : a. Memberi tuntunan dan meningkatkan pola pikir. Pengurus OSIS bertugas menyusun dan melaksanakan program kerja OSIS sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dan menyampaikan laporan pertanggung jawaban kepada Rapat Perwakilan Kelas pada akhir masa jabatannya. Latihan Kepemimpinan bagi Anggota OSIS. Pengurus OSIS mempunyai masa kerja selama satu tahun pelajaran. Program penunjang.

pecinta alam dan kelestarian alam lingkungan. (3).(2). penilaian. Melaksanakan tata krama pergaulan. Seksi : Karya Wisata. Melaksanakan wisata siswa. d. Pramuka. Pasal 12 Pengembangan latihan kepemimpinan dilaksanakan dengan jalan mengembangkan struktur. Mempelajari dan menghayati semangat perjuangan para pahlawan bangsa (napak tilas). Pembinaan Berorganisasi Pendidikan Politik dan Kepemimpinan. . Pembinaan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. b. sarana dan prasarana. Seksi : Upacara. Melaksanakan baris-berbaris. Pembinaan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara. Meningkatkan sikap hormat siswa terhadap orang tua. Menyelenggarakan kegiatan seni yang bernafaskan keagamaan. Pasal 14 Kegiatan Ekstrakurikuler adalah sebagai berikut : a. guru dan sesama siswa di lingkungan masyarakat. Menghayati dan mampu menyanyikan lagu-lagu nasional (Mars dan Hymne). Mengadakan kegiatan lomba yang bersifat keagamaan. Membina toleransi kehidupan antar umat beragama. penulisan dan laporan kertas kerja. Karate . Materi latihan disusun ke dalam kurikulum latihan kepemimpinan dan garis-garis program latihan kepemimpinan. dan PMR Melaksanakan pengamalan Pancasila. Mengadakan lomba Karya Tulis. secara berkala atau hanya pada waktu-waktu tertentu. Menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran rela berkorban dengan jalan melaksanakan perbuatan amal untuk meringankan beban dan penderitaan orang lain. (4). Mempelajari dan menghayati sejarah perjuangan bangsa. Tatib dan PLH Melaksanakan tata tertib sekolah. Perjanjian materi latihan dalam suatu latihan kepemimpinan dilaksanakan melalui metode : ceramah. BAB VI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER Pasal 13 Kegiatan Ekstrakurikuler dilakukan di luar jam pelajaran biasa dan pada waktu libur sekolah. dan Pendidikan Melaksanakan upacara bendera pada setiap hari Senin. c. penugasan. Pembinaan Kepribadian dan Budi Pekerti Luhur. diskusi. praktek lapangan dan bentuk-bentuk lain yang relevan. metode. e. Melaksanakan perbuatan amaliah sesuai dengan norma agama. Memperingati hari-hari besar agama. Wakil Kepala Sekolah dan Guru. Sertifikat diberikan kepada Pembina OSIS terdiri dari Kepala Sekolah. Pembinaan Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Seksi : Kerohanian Islam dan Kerohanian Kristen Melaksanakan peribadatan sesuai dengan ketentuan agama masing-masing. Tanya jawab. di sekolah atau di luar sekolah. Melaksanakan Pertukaran Siswa antar propinsi. Melaksanakan Bakti Sosial/Masyarakat. Seksi : Sosial. serta hari-hari besar Nasional. Silat. materi. tenaga pengajar sewrta pengelolaan latihan.

minuman keras dan merokok. baik karya siswa/ sekolah maupun karya seniman luar. memamerkan berbagai cabang seni. obat terlarang. i. Melaksanakan latihan kepemimpinan siswa.Seksi : Organisasi. Menyelenggarakan lomba berbagai macam olahraga. drama/sastra. Melaksanakan usaha kesehatan sekolah. Meningkatkan kesehatan mental. Membentuk kelompok belajar berdasarkan keamanan. Pembinaan Keterampilan dan Kewiraswastaan. Melaksanakan Kebersihan lingkungan sekolah Melaksanakan kegiatan Jum’at bersihdi sekolah. ketertiban. Memantapkan dan mengembangkan peran siswa di dalam OSIS sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Mengembangkan wawasan dan keterampilan siswa di bidang seni suara. Seksi : Koperasi Sekolah. Dana Penunjang Pendidikan (DPP) atau yang relevan. g. kebersihan. Apresiasi dan Kreasi Seni. Melaksanakan kegiatan penghijauan di sekolah. f. Pembinaan Kesegaran Jasmani dan Daya Kreasi. Menyelenggarakan sanggar berbagai macam seni. Melaksanakan Senam Pagi Indonesia. Melaksanakan Praktek Kerja Nyata (PKN)/ Pengalaman Kerja Lapangan (PKL). BAB VIII BIAYA Pasal 17 Biaya pelaksanaan Keputusan ini dibedakan kepada : a. Meningkatkan penyelenggaraan perpustakaan sekolah. rumah dan masyarakat /lingkungan. seni tari. Pameran Hasil Karya dan Seni. Mengadakan forum diskusi ilmiah. Senam Kesegaran Jasmani dan Olahraga lainnya. Melaksanakan pencegahan penyalahgunaan narkotika. Meningkatkan usaha koperasi sekolah dan unit produksi. Mengembangkan motto “rekreasi yang kreatif” h. BAB VII PENANGGUNG JAWAB Pasal 15 Tanggung jawab pembinaan kesiswaan di sekolah dilakukan oleh Kepala Sekolah. Kegiatan tersebut pada ayat (1) di atas dapat ditambah dan dikembangkan sesuai dengan kondisi sekolah. seni kerajinan. Meningkatkan daya cipta seni. Meningkatkan keterampilan di bidang tehnik. Pembinaan Persepsi. . dan Mading. musik dan fotografi. Meningkatkan usaha-usaha keterampilan tangan. Melaksanakan pemeliharaan keindahan sekolah. pertanian dan peternakan. elektronik. keindahan dan kekeluargaan. Meningkatkan keterampilan dalam menciptakan suatu barang lebih berguna. Seksi : Kesenian. Mementaskan. Seksi : Olah Raga dan UKS Meningkatkan kesadaran hidup sehat di lingkungan sekolah. kegiatan sehari-hari dilakukan oleh Wakil Kepala Sekolah atau guru yang ditunjuk. LDKMS. Pembinaan Keamanan dan Perindangan Seksi : 5 K Melaksanakan ketertiban dan kedisiplinan siswa. Menyelenggarakan kantin sehat.

Perwakilan . Sumber Dana lain yang sesuai untuk itu.b. BAB IX PENUTUP Pasal 18 Hal-hal yang belum tercantum pada ART ini akan diatur lebih lanjut oleh Pembina OSIS.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful