P. 1
Pemasaran Produk Dan Harga

Pemasaran Produk Dan Harga

|Views: 727|Likes:
Published by RuthSitumorangUthe

More info:

Published by: RuthSitumorangUthe on Nov 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/04/2013

pdf

text

original

PEMASARAN

PENGERTIAN & KONSEP PEMASARAN Pemasaran (marketing) adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga, promosi, dan distribusi dari gagasan, barang, dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan perseorangan dan organisasi. (Griffin) Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan dan bertukar sesuatu yang bernilai satu sama lain (Philip Kotler, 1995). Pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan konsumen. Wiliam J. Stanton (1978) Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa pemasaran sebagai suatu sistem dari kegiatan-kegiatan yang saling berhubungan, sehingga konsumen mendapatkan kebutuhan dan keinginan serta kepuasan.

Dalam melakukan kegiatan-kegiatan pemasaran yang efisien, efektif dan bertanggung jawab serta dapat berpedoman pada salah satu filosofi pemasaran. Ada 5 filosofi pemasaran yang mendasari cara organisasi melakukan kegiatan-kegiatan pemasarannya (Philip Kotler, 2000), yaitu:

a) Konsep Berwawasan Produksi. Konsep berwawasan produksi berpendapat bahwa konsumen akan memilih produk yang mudah didapat dan murah harganya. b) Konsep Berwawasan Produk. Konsep berwawasan produk berpendapat bahwa konsumen akan memilih produk yang menawarkan mutu, kinerja terbaik, atau halhal inovatif lainnya. c) Konsep Berwawasan Menjual. Konsep berwawasan menjual berpendapat bahwa konsumen dibiarkan saja, konsumen tidak akan membeli produk organisasi dalam jumlah cukup, artinya konsumen enggan membeli dan harus didorong supaya membeli, serta perusahaan mempunyai banyak cara promosi dan penjualan yang efektif untuk merangsang pembeli. d) Konsep Berwawasan Pemasaran. Konsep berwawasan pemasaran berpendapat bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien dari pada saingannya. William J. Stanton, menyatakan bahwa konsep pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi

kelangsungan hidup perusahaan. Penggunaan konsep pemasaran bagi sebuah perusahaan dapat menunjang berhasilnya bisnis yang dilakukan. Sebagai falsafah bisnis, konsep pemasaran tersebut disusun dengan memasukkan tiga elemen pokok, yaitu: 1. Orientasi konsumen/pasar/pembeli. 2. Volume penjualan yang menguntungkan. 3. Koordinasi dan integrasi seluruhan kegiatan pemasaran. Philip Kotler (1995) mengemukakan konsep berwawasan pemasaran, berpendapat bahwa untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentu kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien dari para sainganya. Konsep berwawasan pemasaran bersandar pada empat pilar utama, yaitu: 1. Pasar sasaran 2. Kebutuhan pelanggan 3. Pemasaran yang terkoordinir 4. Keuntungan.

BAURAN PEMASARAN Bauran Pemasaran adalah gabungan strategi produk,

penetapan harga, promosi dan distribusi yang digunakan untuk memasarkan produk. Disebut juga konsep 4 P : Product, Price, Promotion and Place. A. Produk Produk adalah barang atau jasa yang bisa ditawarkan di pasar untuk mendapat konsumen. perhatian, permintaan, pemakaian atau konsumsi yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan

Pembeli akan membeli produk kalau merasa cocok. Karena itu produk harus disesuaikan dengan keinginan maupun kebutuhan pembeli, agar pemasaran produk berhasil. Jadi pembuatan produk lebih baik diorientasikan pada keinginan pasar atau selera konsumen, misalnya dalam hal mutu, kemasan, dll. Karena itu tugas bagian pemasaran harus menyesuaikan kemampuan perusahaan dengan keinginan pasar (konsumen). Diferensiasi produk adalah penciptaan suatu produk atau citra produk yang cukup berbeda dengan produk-produk yang telah beredar dengan maksud menarik konsumen. B. Harga 1. Harga adalah sejumlah kompensasi (uang maupun barang) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi barang atau jasa. Saat ini harga masih merupakan atau jasa. komponen terpenting sebagai penentu dalam pengambilan keputusan untuk membeli suatu barang

Penentuan harga merupakan salah satu keputusan penting bagi manajemen perusahaan. Harga yang ditetapkan harus dapat menutup semua biaya yang telah dikeluarkan untuk produksi diinginkan. 2. Strategi harga rendah dan strategi harga tinggi dapat efektif pada tinggi situasi yang berbeda. membatasi Harga rendah umumnya tetapi mengakibatkan volumen penjualan yang lebih besar. Harga biasanya ukuran pasar meningkatkan laba per unit. Harga tinggi dapat juga menarik konsumen mengisyaratkan bahwa produk memiliki kualitas yang sangat tinggi. ditambah besarnya persentase laba yang

C. Promosi Promosi merupakan kegiatan-kegiatan yang secara aktif dilakukan perusahaan untuk mendorong konsumen membeli produk yang ditawarkan.. Kegiatan dalam promosi antara lain periklanan, personal selling, promosi penjualan, pemasaran langsung, hubungan masyarakat dan publisitas. - Iklan adalah bentuk komunikasi bukan pribadi yang digunakan oleh sponsor tertentu untuk membujuk atau menginformasikan kepada konsumen atau calon konsumen mengenai suatu produk. - Penjualan pribadi (personal selling). Banyak produk yang dipromosikan melalui penjualan pribadi atau penjualan dari satu orang ke orang yang lain misalnya asuransi, MLM, rumah. Barang-barang industri menerima banyak penjualan pribadi. Sewaktu perusahaan membeli dari perusahaan lain, para petugas pembelian dan orang lain yang memerlukan informasi teknis dan rinci biasanya meminta informasi ke wakil penjualan perusahaan penjual.

- Promosi penjualan Barang-barang yang relative murah seringkali dipasarkan melalui promosi penjualan yang melibatkan bujukan langsung seketika kepada pembeli. Premium (biasanya barang-barang gratisan), kupon, sisipan dalam supaya membeli produk. paket semuanya adalah promosi penjualan yang dilakukan untuk membujuk konsumen

. Publisitas mengacu ke usaha-usaha perusahaan berkomunikasi kepada masyarakat umum. tapi bila jumlah penyalur terlalu banyak mengakibatkan pemborosan waktu. Publisitas tidak dibayar oleh perusahaan dan isi publisitas tidak dapat dikendalikan oleh perusahaan dan terkadang merugikan suatu bisnis. pengendalian persediaan. Perusahaan harus membuat keputusan mengenai saluran yang akan digunakan mendistribusikan produk-produk mereka. Place / penempatan / distribusi. pergudangan.Hubungan masyarakat Hubungan masyarakat mencakup seluruh komunikasi yang ditujukan untuk membangun nama baik. biasanya melalui media massa. . Misalnya pilihan transportasi. perhatian dan biaya. took grosir maupun langsung ke konsumen. misalnya menjualnya via pengecer. Bila jumlah penyalur terlau sedikit menyebabkan penyebaran produk kurang luas. agar mudah didapat oleh konsumen. agen. D. Menempatkan suatu produk ke outlet yang sesuai memerlukan sejumlah aktivitas distribusi yang berkaitan dengan cara penyampaian produk dari produsen ke konsumen. Saluran distribusi adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan produk sampai ke konsumen atau berbagai aktivitas perusahaan yang mengupayakan agar produk sampai ke tangan konsumen. Usaha itu berusaha membangun sikap yang menguntungkan terhadap organisasi dan produk-produknya. Penentuan jumlah penyalur disesuaikan dengan sifat produk yang ditawarkan contoh barang kebutuhan sehari-hari membutuhkan banyak penyalur.

Segmentasi pasar (Segmenting) 2. Pemosisian Pasar (Positioning) Segmentasi Pasar adalah Membagi pasar menjadi kelompok pembeli yang terbedakan dengan kebutuhan. Menetapkan pemosisian bersaing bagi produk dan bauran pemasaran yang terinci. Mengidentifikasi Pangsa Pasar Anggota pangsa pasar (market segment) harus memiliki beberapa sifat umum yang akan mempengaruhi keputusan . karakteristik atau tingkah laku berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran terpisah Mentargetkan pasar Proses mengevaluasi daya tarik setiap segmen pasar dan memilih satu atau beberapa segmen pasar untuk dimasuki. Mercy – mobil mewah untuk orang yang sudah mapan.SEGMENTASI PASAR Tiga langkah dalam pemasaran terarah adalah 1. Memposisikan pasar Mengatur agar suatu produk menduduki tempat yang jelas. Misalnya : Mobil Volvo mempunyai positioning kuat pada keamanan. berbeda dan dikehendaki relatif terhadap produk pesaing di benak konsumen sasaran. BMW – mobil eksekutif muda. Pentargetan Pasar (Targeting) 3.

dan sepatu pesta. daur kehidupan baju Segmentasi Psikografis yaitu membagi pembeli menjadi kelompok berbeda berdasarkan pada karakteristik kelas sosial. dicari sejumlah pengaruh berbeda pada perilaku konsumen antara lain yaitu variabel geografis. kesetiaan mereka terhadap merek tertentu dan alasan mereka membeli. mengidentifikasikan ada tiga segmen: pemakai sepatu olah raga. Contoh majalah Hai. demografis. Bobo. Gadis. jenis kelamin. pendidikan. kota atau kompleks perumahan. Segmentasi geografis adalah membagi pasar menjadi beberapa unit secara geografis seperti negara. regional. ras dan kebangsaan. casual. ukuran keluaran. Orang yang berada dalam kelompok demografis yang sama dapat mempunyai ciri psikografis berbeda. daerah. pendapatan. pendapat. gaya hidup. Contoh koran Jawa Pos Segmentasi demografis adalah membagi pasar menjadi kelompok berdasarkan pada variabel seperti umur. psikografis dan variabel penggunaan produk. Contoh produsen sepatu wanita. Latihan: Buat STP dari Majalah Playboy Indonesia keluarga. restoran. Segmentasi Penggunaan Produk yaitu membagi pembeli berdasarkan pada cara-cara bagaimana konsumen menggunakan suatu produk. Dalam mengidentifikasi pangsa pasar. minat atau kepribadian. pekerjaan. Contoh majalah Full Frame tentang fotografi. . negara bagian. agama.pembelian mereka.

5. Laporan ini harus mencakup metodologi dan riset pada studi laporan. Memilih metode riset 3. 6. data dari biro statistik. .RISET PASAR Riset Pemasaran adalah Fungsi yang menghubungkan pemasar dengan konsumen. 4. mempertajam dan mengevaluasi tindakan pemasaran. Mempersiapkan laporan. Data tidak berguna sampai data tersebut diorganisasikan menjadi informasi. untuk memantau kinerja pemasaran dan memperbaiki pemahaman mengenai proses pemasaran. Laporan harus mengindentifikasi alternatif pemecahan masalah dan rekomendasi tindakan perbaikan.data sekunder : data yang telah tersedia sebagai hasil riset sebelumnya. Informasi tersebut dipergunakan untuk mengetahui dan menentukan peluang serta masalah pemasaran untuk menghasilkan. pelanggan dan publik lewat informasi. Mempelajari situasi terakhir 2. Ada dua jenis data yaitu . Mengumpulkan data. survei langsung / survei lapangan.data primer : data yang dikembangkan dari riset yang baru dilakukan misalnya melalui observasi. Menganalisa data. Proses Riset Ada lima tahap dasar dalam melaksanakan riset pasar: 1. 7. misalnya riset pustaka. wawancara .

. Survei yaitu tehnik riset pemasaran dengan menggunakan kuesioner yang dikirimkan kepada perseorangan ataupun digunakan sebagai dasar wawancara. mengamati dan mencatat perilaku konsumen dan situasi yang relevan. Percobaan adalah tehnik riset pemasaran yang mencoba untuk membandingkan tanggapan individu yang sama atau serupa dalam situasi yang berbeda. 7. kelompok fokus dan percobaan. Idealnya kelompok fokus terdiri dari 6 – 15 orang. mengemukakan suatu permasalahan dan diminta untuk membahasnya. survei. Metode Riset Empat metode dasar riset pasar adalah observasi (pengamatan).6. 9. Kelompok Fokus (FGD = Focus Group Discussion) adalah tehnik riset pemasaran dengan sekelompok individu yang berkumpul di satu tempat. Daur Hidup Produk (Product Life Cycle = PLC) Yaitu serangkaian tahapan yang dilewati produk selama masa hidupnya untuk menghasilkan laba. FGD sering digunakan sebagai langkah awal riset. 8. Observasi (Pengamatan) adalah tehnik riset pemasaran yang dilakukan dengan hanya melihat.

Pocari . Selama tahap akhir. maka labanya belum terlihat. meningkatnya persaingan dapat mengarah pada pemotongan harga dan laba yang lebih rendah. Produkproduk baru dalam tahap perkenalan mengambil alih penjualan. tenaga-tenaga pemasaran berfokus pada usaha membuat konsumen potensial sadar akan keberadaan produk dan manfaat. mengeluarkan produk versi mereka. motor Bajaj. Tahap perkenalan dimulai sewaktu produk mencapai pasar.Indomie. Selama tahapan ini. Pertumbuhan. Contohnya Ize Pop – Sun Miguel. penjualan dan laba terus jatuh. Air mineral – Aqua 4. Karenanya biaya promosi dan pengembangannya sangat besar. produk mulai memperlihatkan laba. Minuman Isotonik . tetapi tetap membiarkan produk tersebut beredar untuk memberikan laba tambahan contohnya VCD Player.Empat Tahap PLC yaitu: 1. Pada akhir tahap ini.You C 1000. Selama tahapan ini. 3G – XL 2. Dewasa. Perkenalan. Minuman bervitamin . pesaing juga mulai Sweat 3. Walaupun produknya menghasilkan laba tertinggi di awal tahap ini. Contohnya Mie instant . penjualan mulai menanjak secara cepat. Kamera saku analog mengikuti. penjualan mulai jatuh. Penurunan. Pertumbuhan penjualan mulai melambat. Jika produk baru menarik perhatian dan cukup memuaskan konsumen. Perusahaan membuang atau mengurangi dukungan promosi.

2. Chatz Mie. mie untuk anak muda. berwujud dan tidak berwujud. restoran cepat saji.Produk yang baru tahap perkenalan kemudian mati contohnya Nasi Instant . Ada 3 kategori yang mencerminkan perilaku pembeli: 1.Barang / jasa khusus: Produk yang mahal dan jarang dibeli seperti gaun pengantin dan catering untuk resepsi pernikahan. . 3. yang ditanamkan oleh perusahaan ke dalam produknya Klasifikasi Produk-produk Konsumsi. Barang / jasa kenyamanan (convenience goods / services) : Produk yang relatif tidak mahal yang dibeli dan dikonsumsi secara cepat dan teratur) contohnya: susu. mobil dan asuransi. koran. baik secara fisik maupun emosional.Tara Nasiku dari Unilever dikembangkan lagi oleh pesaingnya yaitu Nasi Instant dari Garuda Food. PRODUK DAN PENGEMBANGANNYA Konsumen membeli produk karena mereka menyukai apa yang dapat dilakukan produk tersebut kepada mereka. Ciri khas (feature) produk adalah kualitas. . Suatu produk harus mencakup ciri khas yang tepat dan menawarkan manfaat yang tepat. Barang / jasa belanja : Produk yang cukup mahal dan lebih jarang dibeli seperti : televisi.

bahan produksi pendukung. tahan lama dan jarang dibeli misalnya gedung kantor. pabrik. . Sharp Indonesia membuat televisi. Misalnya: PT.Klasifikasi Produk Industri Ada2 kategori yaitu : Barang biaya beban: produk industri yang dibeli dan dikonsumsi secara cepat dan teratur dalam operasi sehari-hari misalnya barang industri yang langsung digunakan dalam proses produksi. home theater. Barang modal: produk industri yang mahal. mesin cuci. HP Nokia bermacam-macam seri dan melayani berbagai segmen. dll. Misalnya: mobil BMW ada bermacam macam seri. ac. computer. pemeliharaan gedung atau jasa hukum. Lini Produk adalah: Sekelompok produk yang serupa yang ditujukan untuk sekelompok pembeli yang serupa yang akan menggunakan mereka dengan cara yang serupa. kulkas. Bauran Produk adalah: Kelompok produk yang dibuat oleh suatu perusahaan agar tersedia untuk dijual. barang habis pakai. jasa yang dibuat untuk komitmen jangka panjang misalnya jasa makanan karyawan.

dengan kemampuan. Pengujian konsep: dengan menggunakan riset pasar untuk mendapatkan input dari konsumen. Tujuh Tahap Proses Pengembangan 1. Penyaringan : usaha untuk menghilangkan seluruh gagasan yang tidak berhubungan perusahaan. sedangkan bauran produk bisa melebar contohnya PT. keahlian atau tujuan . Pengujian produk dan uji pemasaran 7. Pengembangan produk atau merek biasanya dilakukan oleh divisi R&D (riset dan pengembangan). Analisis bisnis: perbandingan biaya dan manfaat untuk melihat apakan produk tersebut memenuhi tujuan profitabilitas minimum. pesaing. Gagasan Produk : didapat dari konsumen. 3. 4.Pengembangan lini produk bisa ke atas dan ke bawah. Pengembangan prototipe / sample 6. 5. 2. badan penelitian dari luar perusahaan. Komersialisasi. Unilever Mengembangkan produk baru. merupakan hal yang penting bagi kelangsungan hidup perusahaan atau merek. internal perusahaan.

Merek nasional : Produk bermerek yang diproduksi dan didistribusikan secara luas oleh produsen serta membawa nama produsen b. pelabelan. Merek lisensi : Penggunaan nama merek yang telah mapan dengan membeli hak dari organisasi atau individu yang memilikinya. Value Plus – Hypermart. . Merek Pribadi / Private label : Produk bermerek yang dikomisikan kepada pedagang grosir atau pengecer dari suatu produsen misalnya Hero Save. Jenis-jenis nama merek: a. i. ad. pakaian anak-anak. Pemberian Merek merupakan: proses menggunakan simbol untuk mengkomunikasikan kualitas suatu produk tertentu yang dibuat oleh suatu produsen tertentu. Contohnya Disney jadi merek tas anak-anak. ii. pengemasan. iii. pemberian merek.Menyesuaikan Strategi Pemasaran selama Daur HiduP Mengidentifikasi Produk melalui: i. c. No1 Carrefour.

memamerkan nama merek. produsen dan isinya. Pengemasan : Wadah fisik yang memuat produk yang akan dijual. pecah. Pengemasan berperan sebagai suatu iklan dalam toko yang dapat membuat produknya terlihat menarik. mengurangi resiko kerusakan. . mengidentifikasi ciri dan manfaatnya. ii.ad.iii. pencurian barang-barang kecil. pembusukan. Pelabelan produk: Bagian dari pengemasan produk yang mengidentifikasikan nama. ad. diiklankan atau dilindungi.

Untuk menutup kerugian Alat-alat penetapan harga: 1. Tujuan penetapan harga bermacam-macam antara lain: 1..000. telp.Jadi harga penjualanya sebesar Rp.PENENTUAN HARGA Penentuan harga adalah proses menentukan apa yang akan diterima suatu perusahaan dalam penjualan produknya. Tujuan Pangsa Pasar : harga rendah – rugi untuk mendapatkan kebutuhan perusahaan untuk memperoleh laba dan kebutuhan untuk menutup biaya-biaya produksi. maka dicari harga optimal pangsa pasar 3. Misalnya biaya pembelian sepatu Rp. listrik. Contoh : toko sepatu memberi harga pada sepatunya dengan cara menghitung biaya yang mencakup biaya pembelian sepatu. Tujuan Memaksimalkan Laba : harga rendah – unit terjual banyak. dll dan menetapkan laba yang diinginkan.-. Angka-angka ini bersama-sama membentuk mark-up. 100. sewa toko. 40.dan markup yang dapat diterima sebesar Rp. Markup biasanya ditentukan sebagai suatu persentase dari harga penjualan dan dihitung sebagai Persentase markup = = berikut: . 2. upah pegawai. Penetapan harga berorientasi biaya 2.. harga tinggi – unit terjual sedikit.000. iklan. Penetapan harga berorientasi biaya mempertimbangkan untuk memaksimalkan laba. Analisis titik impas (BEP = break even point) 1..000. 140.

ada dua macam kebijakan yaitu penetapan harga yang sangat tinggi ( penetapan harga . Strategi Penetapan Harga 1. Penetapan Harga Produk yang telah beredar memiliki tiga piilihan produk serupa. dll Biaya variabel yaitu biaya yang berubah sejalan dengan kuantitas suatu produk yang diproduksi atau dijual misalnya biaya pembelian produk.000..000. asuransi. . 100. 40. jika lebih akan merupakan keuntungan.000.Penetapan harga pada atau di dekat harga pasar Pemimpin harga (price leaders) yaitu perusahaan dominan yang menetapkan harga-harga produk yang diikuti oleh perusahaanperusahaan lain. Markup Rp. Penetapan harga produk baru.) 2.merupakan 40% dari biaya Rp. sewa toko.untuk sepasang sepatu(Rp.Markup dapat dilihat juga sebagi persentase dari biaya. 40.../ Rp. Titik impas sepatu = = 375 pasang sepatu Jadi jika toko menjual kurang dari 375 pasang perbulan akan rugi. biaya pengiriman.Penetapan harga di atas harga pasar yang berlaku bagi produk- 2. 100.000. upah pegawai..Penetapan harga di bawah harga pasar . yaitu: . Analisis titik impas Titik impas dalam unit = Biaya tetap : biaya yang tidak dipengaruhi oleh kuantitas suatu produk yang diproduksi atau dijual misalnya biaya penerangan.

400.-.000. kamera digital.3.mengapung / price skimming) atau penetapan harga yang sangat rendah ( penetapan harga penetrasi / penetration pricing). 15. Taktik Penetapan Harga 1. 19.900 daripada Rp.900 daripada Rp. 20. kue. 25. Salah satu jenis penetapan harga psikologis adalah penetapan harga ganjil-genap yaitu taktik penetapan harga yang didasarkan pada pengetahuan bahwa pelanggan memilih harga-harga yang tercantum dalam jumlah rupiah yang pas misalnya Rp.000. Rp. Pendiskonan yaitu pengurangan harga yang ditawarkan sebagai suatu intensif terhadap pembelian untuk meningkatkan penjualan.000. misalnya toko kaset menetapkan lima macam harga untuk lima jenis kaset misalnya Rp. . Penetapan harga lini (Pricing Lining) yaitu menetapkan sejumlah harga terbatas untuk kategori tertentu. Skimming berhasil dilakukan bila tenaga pemasaran dapat meyakinkan konsumen bahwa produknya sangat berbeda dari produk lain yang telah ada di pasaran contohnya: HP. Penetapan harga penetrasi yaitu menetapkan suatu harga rendah di awal untuk mendukung suatu produk baru di pasar agar menarik minat konsumen dan mendorong pembelian percobaan dari suatu produk baru misalnya makanan. 399. Penetapan harga mengapung adalah menetapkan suatu harga tinggi di awal untuk mendukung biaya-biaya produk baru dan menghasilkan laba.000. Penetapan harga psikologis yaitu taktik penetapan harga yang mengambil manfaat dari fakta bahwa konsumen tidak selalu menanggapi harga yang secara rasional tercantum. Rp.- 2.

Perantara yaitu individual atau perusahaan yang membantu mendistribusikan suatu produk. Target pasar perusahaan 2. Strategi Distribusi Strategi distribusi tergantung pada kelas produk dan tingkat keterpapasan pasar (market exposure) yang paling efektif dalam .SALURAN DISTRIBUSI Bauran Distribusi yaitu kombinasi saluran-saluran distribusi untuk menyampaikan produk suatu perusahaan kepada pengguna akhir. Sifat dasar produk 3. Biaya pemeliharaan distribusi dan jaringan penjualan Saluran distribusi adalah jaringan antar perusahaan yang dilalui suatu produk dari produsen ke pengguna akhir. Perantara ada dua macam yaitu pedagang grosir dan pengecer. Pegadang grosir yaitu perantara yang menjaul produk ke bisnis lain untuk dijual kembali pada konsumen final. Keputusan perusahaan untuk menggunakan saluran distribusi tergantung pada 1. Pengecer yaitu perantara yang menjual produknya langsung ke konsumen.

Distribusi Intensif yaitu strategi pendistribusian suatu produk melalui sebanyak mungkin saluran dan anggota saluran.menyampaikan produk kepada jumlah pelanggan terbesar. Biasanya untuk barang-barang konsumsi biaya rendah dengan daya tarik yang luas contoh : permen dan majalah 2. Perdagangan Eceran : toko serba ada (departement store). Hypermarket. Ada tiga macam strategi distribusi yaitu : 1. misalnya mobil jaguar. minimarket. Pedagangan Partai Besar : Pegadang Grosir dan Agen atau broker 3.) Pengecer tanpa toko dan pengecer elektronis : . Tujuannya adalah untuk menjadikan suatu produk dapat dicapai dalam jumlah lokasi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. pasar swalayan. toko. Toko khusus (speciality store). Distribusi selektif yaitu strategi perusahaan yang hanya menggunakan grosir dan pengecer yang memberikan perhatian khusus kepada produk tertentu. Umumnya untuk produk bergengsi dengan biaya tinggi. Factory Outlet (adalah toko milik pabrikan yang menghindari grosir dan pengecer dengan menjual barang-barang dagangan langsung dari pabrik ke konsumen. Toko Diskon. Biasanya peralatan dan perabotan rumah tangga seperti elektrolux. 2. warung . Distribusi Eksklusif yaitu strategi yang digunakan suatu manufaktur untuk memberikan hak eksklusif untuk mendistribusikan atau menjual suatu produk kepada sejumlah grosir atau pengecer tertentu dalam wilayah geografis tertentu.

penetapan harga dan iklan atau menjual di luar wilayah yang sudah ditetapkan. Membuat mereka sadar terhadap produk . Mail Marketing. sama. Bhineka. Tujuannya untuk mempengaruhi keputusan belanja. Konflik horisontal terjadi di antara perusahaan pada tingkat saluran saluran yang yang sama. PROMOSI Perusahaan menggunakan metode promosi untuk menyampaikan informasi tentang diri dan produknya kepada konsumen dan pembeli industri. Promosi bertujuan untuk menyampaikan empat hal kepada calon pelanggan yaitu : 1. Pemasaran melalui internet / website / blog misalnya toko buku Amazone. Direct selling (Tuppeware. Konflik vertikal adalah konflik antara tingkat yang berbeda dari Umumnya konflik terjadi karena masalah pelayanan. Avon). Konflik saluran Ketidaksepakatan di antara saluran anggota pemasaran terhadap sasaran dan peran siapa yang harus melakukan apa dan apa imbalannya.Direct – response retailing adalah pengecer tanpa toko yang menggunakan interaksi langsung dengan para pelanggan untuk menginformasikan tentang produk kepada mereka dan untuk menerima pesanan penjualan.com. Telemarketing. Jenis eceran ini meliputi mail order / catalog marketing.

Misalnya dengan iklan . bertingkat.Strategi tarik (Pull Strategy) adalah strategi promosi yang dirancang untuk langsung menarik pelanggan yang akan meminta suatu produk dari pengecer. Membujuk mereka untuk membeli produk Tujuan akhir dari promosi adalah untuk meningkatkan penjualan. Strategi Promosi: . Membujuk mereka untuk menyukai produk 4. periklanan Dalam dan yang digunakan untuk iklan sebuah informatif produk dapat tergantung pada tahap mana produk tersebut berada dalam daur tahap pengenalan. biaya alat-alat yang berbeda dan karakteristik target pasar. Strategi produk. . penjualan pribadi. menambah nilai dan mengontrol volume penjualan. Alat promosi ada 4 tipe yaitu pemasangan iklan. diskon misalnya dengan bonus. Membuat mereka banyak mengetahui tentang produk 3. menyampaikan informasi. promosi penjualan serta publisitas dan hubungan masyarakat. serta membantu mengembangkan kesadaran para pembeli mengenai perusahaan produknya membantu meningkatkan permintaan akan produk tersebut.Strategi dorong (Push Strategy) adalah strategi promosi yang dirancang untuk mendorong grosir dan atau pengecer untuk memasarkan memberikan produk kepada konsumen.2. Bauran promosi (Promotional Mix) adalah kombinasi alat-alat yang digunakan untuk mempromosikan suatu produk. Kombinasi ini tergantung pada banyak faktor antara lain produk perusahaan. memposisikan produk.

Jenis-jenis iklan ada tiga kategori yaitu : 16. Iklan institusi (institutional advertising) mempromosikan citra jangka suatu maksud. 17. iklan luar ruangan (billboard. Bauran media adalah kombinasi media periklanan yang dipilih untuk membawa pesan mengenai sebuah produk. 1. Para pemasar harus mengetahui siapakah pelanggan mereka (STP). dll. Iklan merek (brand advertising) mempromosikan sebuah merek tertentu. .Selama masa pertumbuhan dan dewasa. media apa yang digunakan. 15. pemasar dapat memilih satu dari tiga pendekatan umum: . Iklan pengingat (reminder advertising) adalah strategi periklanan untuk menjaga nama suatu produk dalam ingatan konsumen. Iklan dukungan (advocacy advertising) adalah iklan yang 18. internet. pandangan atau . iklan produk yang mempromosikan barang atau jasa.Iklan persuasif (persuasive advertising) yaitu strategi periklanan yang mencoba mempengaruhi konsumen untuk membeli produk satu perusahaan daripada produk pesaingnya. direct mail (brosur). iklan di bus. 14. katalog. televisi. Media periklanan yang umum adalah koran. Media periklanan 12. 10. 2. majalah. yellow pages. mempromosikan calon/kandidat. 3. taxi). 11.Iklan perbandingan (comparative advertising) yaitu strategi periklanan yang secara langsung membandingkan dua produk atau lebih. 13. pesan apa yang akan menarik bagi mereka dan bagaimana mendapatkan perhatian dari mereka. radio.

Titik pembelian (POP / Point of Purchase) yang terletak didekat kasir 24. bilboard. hadiah bazzar. dsb.Pameran dagang industri . . . . dll dimana target audiencenya lebih masih massive BTL : Below the line : consumer promotion / promosi langsung ke konsumen. 27. media cetak.Lomba atau kontes . kalender. 30. pameran dimana BTL mempunyai ruang lingkup audience yang lebih terbatas. mainan. . 20.19. atau pintu masuk / pintu keluar.Kupon diskon 23. Jenis Promosi ATL : Above the Line : iklan di TV.panjang dari sebuah perusahaan. pena. 25. radio. 29.Sampel gratis (produk lain) dan hadiah (premium) misalnya berupa 26. 28. 21. Tipe promosi penjualan antara lain : 22.

promosi dan distribusi dari gagasan. Konsep-konsep inti pemasaran Kebutuhan Konsep paling pokok yang melandasi pemasaran adalah kebutuhan manusia. pemasaran adalah kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran. pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi. 3. pemasaran meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan kegiatan untuk merencanakan dan menentukan harga. Kebutuhan adalah suatu keadaan perasaan yang membutuhkan pemenuhan terhadap sesuatu seperti makanan. Keinginan Konsep pokok kedua dalam pemasaran adalah yang menyangkut . Menurut American Marketing Asociation. harga diri. baik yang aktual maupun potensial. 2. Menurut Griffin dan Ebert. Menurut Kotler. 4. barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan perseorangan atau organisasi.LINGKUNGAN PEMASARAN FUNGSIPEMASARAN Pemasaran memiliki arti yang berbeda-beda: 1. pakaian. pemasaran merupakan pelaksanaan kegiatan usaha niaga yang diarahkan pada arus aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen. perumahan. rasa aman dan kasih sayang. hingga mempromosikan dan mendistribusikan barang atau jasa yang dapat memuaskan kebutuhan pembeli. penetapan harga. Menurut Stanton.

Dalam kaitannya dengan tingkat pemuasan keinginan.ber daya yang ada. ada tiga tingkat pemuasan keinginan sebagai berikut: A. untuk dimiliki.keinginan manusia. mereka memilih produk-produk yang menghasilkan kepuasan maksimal. ataupun dikonsumsi dalam rangka memenuhi kebutuhan atau keinginan. digunakan. Karena itu dengan keterbatasan su. . namun sumber dayanya terbatas. Pemenuhan Kepuasan Sebagian manusia yang didukung oleh daya beli. Keinginan manusia akan menjadi permintaan bila didukung oleh daya beli. yaitu kebutuhan yang dibentuk oleh budaya dan pribadi Permintaan Manusia memiliki kebutuhan dan keinginan yang tidak terbatas. Tidak ada Pemuasan keinginan B. Produsen perlu mengetahui apa yang diinginkan konsumen untuk kemudian menyediakan produk yang sedekat mungkin dengan pemuasan keinginan tsb. seseorang. Jadi permintaan adalah kebutuhan/keinginan Produk Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk mendapat perhatian.

LINGKUNGAN PEMASARAN Lingkungan Mikro: Berbagai kekuatan yang dekat dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuannya untuk melayani . tempat kesepakatan. Pemenuhan Lengkap Pertukaran Pemasaran terjadi apabila orang memutuskan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya melalui pertukaran. Transaksi melibatkan sedikitnya dua barang atau jasa yang bernilai. Pertukaran adalah kegiatan untuk memperoleh barang/jasa yang diinginkan dari pihak lain dengan memberikan sesuatu sebagai gantinya. Transaksi Transaksi mengandaikan adanya nilai-nilai yang dipertukarkan diantara dua pihak. waktu kesepakatan dan Pasar Konsep transaksi mengarah pada konsep pasar.C. syarat-syarat yang disepakati. Pasar adalah himpunan pembeli nyata dan pembeli potensial atas suatu produk.

membangun dan mempertahankan pertukaran yang bermanfaat dengan pembeli untuk mencapai tujuantujuan organisasi. Manajemen yaitu perusahaan. Persaingan manfaat didasarkan produk yang misalnya pada persepsi Aqua. Pesaing Dalam lingkungan yang persaingannya ketat. ditawarkan perusahaan bersangkutan. mengenai yang dll Vit. . pemasaran dan politik adalah suatu dari dan analisis. Rencana pemasaran Strategi rinci dan terfokus untuk mengarahkan bauran pemasaran agar dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.pelanggan pemasaran. pembeli Ades. perencanaan. Setiap program pemasaran mencari cara agar produknya terlihat paling menarik. luas yang masyarakat mempengaruhi seluruh lingkungan mikro : demografi. ekonomi. Persaingan Merek terjadi antara produk-produk yang serupa. pesaing perusahaan dan lebih saluran pasar Makro masyarakat. budaya. : Kekuatan pemasok. Lingkungan alam. Ada tiga tipe persaingan yaitu: 31. yang implementasi pengendalian program-program dirancang untuk menciptakan. pelanggan. Manajer Pemasaran Manajer transfer yang bertanggung atau jawab jasa dalam kepada perencanaan dan pelaksanaan seluruh kegiatan bauran pemasaran yang menghasilkan barang konsumennya. teknologi. tenaga pemasaran harus meyakinkan pembeli untuk membeli produk mereka bukan produk yang dijual penjual lain.

perusahaan asuransi) 37. Perantara pembeli mempromosikan. agen periklanan. pemogokan tenaga kerja dan peristiwa lain dapat mengurangi penjualan dalam jangka pendek dan merusak kepuasan pelanggan dalam jangka panjang. yaitu pemasaran kompetitif dari Misalnya komputer Zyrex dengan HP / Acer. Manajer pemasaran juga memantau harga dari sumber pemasok utama mereka. membantu perusahaan meliputi untuk penjual 35. . perusahaan distribusi fisik. perusahaan kredit. perusahaan media dan konsultan pemasaran) dan perantara keuangan (bank. . Marketing Channel / Perantara Pemasaran 36. agen / pengecer). menjual dan mendistribusikan barang ke Perantara pemasaran (pedagang besar. yaitu produk yang berbeda dari produk pesaing tetapi dapat mengisi kebutuhan yang sama. Lingkungan Politik dan Hukum penjualan.Aqua. Manajer pemsaran harus mengawasi ketersediaan pasokan – kekurangan atau penundaan pengiriman pasokan. Misalnya minuman. .Multi Suppliers pemasaran akhir. negeri. produk-produk The domestik Botol terhadap dan produk Coca luar Cola.Single Supplier / Pemasok Tunggal – monopoli 34.Produk substitusi. 32. Kenaikan harga pasok bisa memaksa perusahaan menaikan harga yang dapat menurunkan volume . Suppliers / Pemasok 33. Pemasok menyediakan sumber daya yang diperlukan oleh perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa..Persaingan Internasional. dll. sepatu Cibaduyut dengan sepatu Nike. agen jasa pemasaran (perusahaan riset pemasaran.

dan strategi promosi. pilihan makanan dan kegiatan fisik / olah raga. 44. telah 39. kriminaltas yang semakin meningkat serta bertumbuhnya pemahaman atas keragaman budaya sehingga mendorong tenaga pemasaran untuk memperbaiki cara-cara mereka melakukan bisnis yaitu dengan cara mengembangkan dan mempromosikan produk-produk baru bagi konsumen maupun industri. 42. baik luar negeri maupun domestik. Teknologi-teknologi baru mempengaruhi pemasaran karena teknologi menciptakan barang dan jasa baru. handphone. 40. Misalnya DVD. Lingkungan Teknologi 43. Semakin banyak orang yang berkantor di rumah. rencana pelaku Kondisi ekonomi dalam mempengaruhi pemasaran berpengaruh pada dunia usaha. Kegiatan-kegiatan politis. dunia usaha dan setiap pemerintahan. Lingkungan Sosial dan Budaya 41. Kondisi ekonomi menentukan pola pengeluaran konsumen. penetapan harga. jumlah keluarga dengan orang tua tunggal semakin meningkat.38. . internet. tingkat suku bunga. penawaran produk. 46. kamera digital. cara belanja baru melalui internet. mencerminkan semakin meningkatnya kepedulian terhadap gaya hidup sehat. Variabel ekonomi yang diperhatikan antara lain inflasi. Lingkungan Ekonomi 45. resesi dan pemulihan ekonomi.

kegiatan yang berhubungan dengan usaha penciptaan dan penambahan kegunaan suatu barang atau jasa. suku cadang (output). 49. suatu kegiatan atau proses yang mengubah masukan (input) menjadi setengah jadi. 1. . Terdapat empat jenis utilitas berbasis produksi: 50. barang keluaran industri. Utilitas / Kegunaan (Utility) adalah kemampuan suatu produk untuk memuaskan keinginan manusia (konsumen). baik barang jadi. komponen-komponen penunjang. maupun . Utilitas tempat: Produk-produk tersedia di tempat yang .MANAJEMEN PRODUKSI MANAJEMEN PRODUKSI Produksi adalah 47. 48. Utilitas waktu : perusahaan membuat produk tersedia sewaktu konsumen menginginkannnya.kegiatan yang menghasilkan barang. Misalnya hiasan pohon natal sesuai di bagi waktu natal konsumen 2.

54. 52. 60. Satu cara mengklasifikasikan jasa adalah menanyakan apakah suatu jasa tertentu dapat diberikan tanpa pelanggan menjadi bagian dalam sistem produksi. • Produksi sintetis : proses produksi yang mengkombinasikan bahan-bahan mentah untuk memproduksi suatu barang jadi. 56. produksi menyebabkan produk-produk menjadi tersedia. Utilitas bentuk : Dengan mengubah bahan mentah menjadi barang jadi. Proses jasa : Tingkat kontak dengan pelanggan 61. Proses Operasi / Produksi adalah serangkaian metode dan teknologi yang digunakan dalam memproduksi barang atau jasa. 4. Kita dapat menjabarkan jasa berdasarkan tingkat kontak dengan pelanggan yang dibutuhkan. • Proses kontak tinggi: Tingkat kontak antara jasa dengan . 59. 55.3. 58. Jenis produksi dapat diklasifikasikan menurut perbedaan dalam proses-proses operasinya. • Proses analitis: proses produksi yang menguraikan sumbersumber daya menjadi komponen untuk menciptakan produkproduk jadi. Proses Pabrikasi Barang : Proses Analitis vs Sintetis 57. Utilitas kepemilikan : Dengan membuat suatu produk tersedia bagi 51. Seluruh proses pabrikan dapat diklasifikasikan berdasarkan sifat analitis atau sintetis dari proses transformasi. Barang-barang produk berdasarkan apakah proses operasinya mengkombinasikan sumber daya atau dipecah menjadi beberapa bagian komponen. konsumen untuk dimiliki dan digunakan. 53.

Dalam proses produksi ini.konsumen dimana konsumen menerima jasa sebagai bagian dari sistem. menjadi perikanan. 63. Misalnya penyetoran giro di bank. susunan dan fungsi alatalat mesin yang dipakai tidak berubah. Misalnya penggergajian kayu mengubah balok menjadi papan. Produksi yang terputus-putus (Intermitten Production) Proses produksi tidak terus menerus atau operasi seringkali terhenti guna mengubah alat-alat. 2. nasabah tidak mengikuti proses perbankannya. Proses ekstraktif : suatu proses pengambilan langsung dari b. Proses produksi ini menghasilkan produk yang standar (massal). walaupun terjadi perubahan model. bersih. Misalnya jasa transportasi. b. pengaturan kembali alat-alat dan penyesuaian yang terus menerus diadakan sesuai dengan tuntutan produk yang akan dihasilkan. karet menjadi ban atau pun proses perakitan mobil. a. a. alam mentah seperti kayu. • Proses kontak rendah: tingkat kontak antara jasa dengan konsumen dimana konsumen tidak perlu menjadi bagian dari sistem dalam menerima jasa. Proses 1. walaupun terjadi perubahan bentuk tetapi tidak mengubah susunan dan fungsi alat-alat mesin. 62. Produksi Produksi dapat ditinjaui dari dua segi yaitu: Hidup Production) Kelangsungan terus-menerus (Continuous Produksi terus menerus dilakukan sebagai proses untuk mengubah bentuk barang-barang. Proses produksi ini dilakukan berdasarkan pesanan yang sesuai dengan keperluan pemesan. Analitis : Proses memisahkan bahan-bahan seperti minyak . minyak Teknik pertambangan.

yang Revolusi lebih tinggi. . Perkembangan manajemen produksi didorong oleh beberapa faktor 1. kimia d. Adanya kerja Pembagian antara pembagian kerja dan memungkinkan dicapainya tingkat lain: spesialisasi dan kualitas produksi yang lebih baik bila disertai pengelolaan yang baik.c. Proses Sintetis: Proses mencampur dengan unsur-unsur lain Manajemen Operasi / Produksi . Sehingga hal ini akan mengurangi biaya produksi dan mencapai tingkat produksi 2.Merupakan kegiatan untuk mengatur dan mengkoordinasi penggunaan sumber-sumber daya berupa sumber daya manusia. Pekerjaan yang semula terkonsentrasi pada satu pihak dapat dibagikan untuk ditangani oleh pihak-pihak lain sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik pada waktu yang telah Spesialisasi kerja memungkinkan ditentukan.pengarahan dan pengendalian suatu proses secara sistematis untuk mengubah sumber daya menjadi barang atau jasa. sumber daya alat dan sumber daya dana serta bahan secara efektif dan efisien untuk menciptakan dan menambah kegunaan suatu barang atau jasa. Proses Pengubahan: Proses perubahan bentuk seperti alatalat seperti rumah bahan-bahan tangga. peningkatan keahlian seseorang sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan dalam waktu lebih singkat dengan kualitas yang lebih baik. Industri Revolusi industri merupakan penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin dan merupakan proses yang berkaitan .

manajer produksi perlu membuat keputusankeputusan yang berhubungan dengan upaya-upaya untuk mencapai tujuan. 3.dengan berbagai permasalahan sosial ekonomi. . budaya dan politik. 2. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang pasti (certainty).Pengamatan (observasi) atas metode kerja yang berlaku. Perkembangan ilmu dan metode kerja yang mencakup metode ilmiah. Pengambilan keputusan dalam Manajemen Produksi Dalam mengatur dan mengkoordinasi penggunaan sumbersumber daya. terdapat empat macam pengambilan keputusan yaitu: 1. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang mengandung . tepat jumlah (kuantitas) dan tepat waktu dengan biaya yang rendah. Ditinjau dari kondisi keputusan yang harus diambil. agar barang dan jasa yang dihasilkan sesuai dan tepat seperti yang diharapkan yaitu tepat mutu (kualitas).Pengamatan terhadap metode kerja yang lebih baik melalui pengukuran Pelatihan dan pekerja analisis dengan metode ilmiah.Pemanfaatan umpan balik dan pengelolaan atas proses kerja. baru . 4. hubungan antar manusia dan model keputusan. Penggunaan pendekatan metode ilmiah dalam mengkaji pekerjaan berikut: memungkinkan ditemukannya metode kerja terbaik dengan sebagai . penggunaan robot serta otomatisasi mesin dan perkantoran. Perkembangan alat dan teknologi alat yang mencakup penggunaan komputer.

Keputusan mencakup jenis peralatan dan teknologi. Keputusan kapasitas dimaksudkan untuk Kapasitas menentukan besarnya kapasitas yang tepat dan penyediaan waktu yang tepat. penentuan dan pengelolaan tenaga kerja atau sumber daya manusia menempati posisi sangat penting. serta kapan Tenaga pemesanan dilakukan. arus proses. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang timbul karena pertentangan dengan keadaan lain. Bidang produksi mempunyai lima tanggung jawab keputusan utama 1. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang tidak pasti (uncertainty). tata letak (lay out) peralatan dan seluruh aspek fisik pabrik atau fasilitas jasa pelayanan. berapa banyak pemesanan. Dalam jangka pendek kapasitas kadang-kadang diperbesar dengan mengadakan sub-kontrak kepada pihak luar atau penambahan regu (shift) atau menyewa ruangan 3. 4. 3.resiko. kerja Dalam manajemen produksi. menyangkut apa yang dipesan. Proses produksi tidak mungkin berlangsung . / peralatan tambahan. 2. Persediaan Manajer persediaan membuat keputusan-keputusan dalam bidang produksi. 4. yaitu: Proses Keputusan-keputusan dalam kategori ini menentukan proses fisik atau fasilitas yang digunakan untuk untuk memproduksi barang atau jasa. Kapasitas jangka panjang ditentukan oleh besarnya fasilitas fisik yang dibangun.

penggajian. kualitas. Selain rencana bisnis. diperlukan untuk memenuhi Perencanaan Kapasitas . 5. penempatan. Fungsi produksi ditandai dengan penekanan tanggung jawab yang lebih besar terhadap mutu barang atau jasa yang dihasilkan. Mutu merupakan tanggung jawab produksi yang penting dan harus didukung oleh organisasi secara keseluruhan. pelatihan. yang fasilitas akan transportasi. gudang atau penyimpanan permintaan. baik berupa barang atau jasa. penyelian Mutu / atau supervisi. tenaga kerja. permesinan. Rencana bisnis memuat garis besar tujuan dan sasaran perusahaan. Keputusan tentang tenaga kerja mencakup seleksi. Perencanaan Operasi Rencana dan Ramalan Bisnis Keseluruhan rencana dan ramalan bisnis dikembangkan oleh top manajemen dan menjadi panduan perencanaan operasi. Rencana jangka panjang mencakup periode 2-5 tahun dan memerinci jumlah pabrik atau fasilitas jasa.tanpa tenaga kerja yang menggarap kegiatan untuk menghasilkan produk. termasuk barang dan jasa tertentu yang akan ditawarkan pada tahun-tahun mendatang. para manajer juga membuat rencana jangka panjang melalui ramalan atau forecast terhadap permintaan di masa mendatang baik untuk produk baru maupun untuk produk yang sudah ada.

Kapasitas adalah jumlah suatu produk yang dapat diproduksi suatu perusahaan pada kondisi kerja normal.daya tarik lokasi yang dipengaruhi oleh kedekatan lokasi konsumen transportasi ketersediaan kerja. pengurangan karyawan. memenuhi kapasitas perusahaan permintaan. Jika kapasitas terlalu besar perlu dicarikan alternatif penyelesaiannya.Fasilitas produktif : bengkel kerja dan peralatan untuk mengubah bahan-bahan mentah .peraturan pemerintah. sub-contract. Misalnya dsb. dll. barang Perencanaan direncanakan dalam tiga jenis ruang yang berbeda yaitu : . Para manajer harus mempertimbangkan banyak faktor dalam perencanaan dengan bahan lokasi mentah tenaga fasilitasnya dan pasar antara / lain . maka lokasi harus direncanakan dengan cermat. menerima sub-contract. merencanakan alternatif-alternatif lain untuk memenuhi permintaan misalnya outsourching. energi. pajak lokal dan kondisi kehidupan masyarakat Perencanaan Tata ruang Tata ruang menentukan apakah suatu perusahaan dapat cepat tanggap dan efisien terhadap permintaan konsumen atau untuk dapat menyamai Tata kecepatan Ruang untuk produksi memproduksi pesaing. Perencanaan Lokasi suatu pabrik mempengaruhi biaya lokasi produksi dan flexibilitasnya. biaya . bahwa kecil suatu untuk Perencanaan kapasitas Jika berarti menjamin terlalu harus kapasitas perusahaan sedikit melebihi permintaan normal akan produk-produknya.

area parkir. binatu . .- Fasilitas non-produktif : daerah penyimpanan dan pemeliharaan . Pada fasilitas produktif terdapat alternatif pilihan yaitu .Tata Ruang Selular : Pengaturan kegiatan produksi yang dirancang untuk memindahkan satu keluarga produk melalui alur yang sejenis. peralatan. pabrik motor. Misalnya Bengkel mesin. dsb. kamar kecil. jarak antar alur lebih dekat sehingga penanganan bahan prduksi dan waktu transit menjadi lebih efisien. melalui dan administrasinya menjadi lebih sederhana karena alur bahan menjadi adalah . persediaan produksi Kerugiannya dirancang untuk barang dalam proses lebih penggandaan sumber daya lebih sedikit teratur. Peralatan dan manusianya dipersiapkan untuk memproduksi hanya satu jenis barang dan diatur sesuai dengan kebutuhan produksi. waktu persiapan peralatan lebih singkat.Tata Ruang Produk : Pengaturan kegiatan produksi yang memindahkan serangkaian tahap yang lancar dan tetap.Fasilitas pendukung : kantor. Keuntungannya: Karena produk yang serupa membutuhkan lebih sedikit penyesuaian peralatan. toko kue. Tata ruang produk efisien untuk memproduksi produk dalam jumlah besar dan biasanya menggunakan lini perakitan atau assembly line yaitu suatu produk setengah jadi yang bergerak dari satu tahap ke tahap berikutnya melalui pabrik dengan menggunakan ban berjalan atau peralatan lain sampai barang tersebut jadi. Contoh pabrik mobil. pabrik elektronik.Tata Ruang Proses : Pengaturan kegiatan produksi yang mengelompokkan peralatan dan orang-orangnya berdasarkan fungsinya.

Penjadwalan terjadi pada berbagai tingkat. Diagram tersebut mengidentifikasi serangkaian kegiatan produksi. Kualitas ditingkatkan melalui perbaikan metode kerja secara terus menerus. Alur inilah yang dapat dianalisa dan untuk inefisien menentukan lainnya. Pengawasan dilakukan pada setiap tahap produksi dari awal sampai akhir. para manajer harus secara jelas mengidentifikasi setiap tahap produksi dan metode spesifik untuk melaksanakannya. pergerakan bahan produksi dan pekerjaan yang dilaksanakan pada setiap tahap sewaktu produk menempuh produksi. dari bahan mentah sampai barang jadi. Deskripsi rinci dari suatu prosedur biasanya dijabarkan dengan menggunakan diagram yang disebut flow chat proses. pemborosan. suatu . Aspek operasi ini disebut penjadwalan. Pertama.Perencanaan Kualitas Setiap rencana operasi yang lengkap harus memastikan bahwa barang-barang diproduksi untuk memenuhi standar kualitas perusahaan. Perencanaan Metode pemborosan dan meningkatkan kemampuan Dalam merancang sistem operasi. Program perbaikan kualitas bertujuan mengurangi produksi. produksi menerapkan sumber-sumber keterlambatan Tahap dalam perbaikan-perbaikan Penjadwalan Operasi Apabila rencana telah mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan dan merinci maksud dari penggunaannya untuk mencapai tujuan suatu perusahaan. adanya akhir aktivitas alur adalah tersebut. para manajer harus mengembangkan daftar jam (time table) untuk mendapatkan sumber daya.

. Lima bidang utama dalam manajemen bahan produksi adalah: .tingkat puncak atau jadwal produksi induk (master production schedule) yaitu jadwal yang memperlihatkan produk mana yang akan diproduksi.Pergudangan baik bahan mentah. Tindak lanjut (follow up) pemeriksaan untuk memastikan bahwa keputusan produksi telah dilaksanakan adalah merupakan hal yang penting dan harus terus menerus dilakukan dalam pengendalian operasi.Transportasi: mencakup alat-alat transportasi sumber daya ke perusahaan setengah dan jadi barang maupun jadi ke barang pembeli jadi. Produksi perencanaan. . Pengendalian operasi meliputi dua bidang yaitu manajemen bahan produksi dan pengendalian Bahan bahan produksi meliputi proses produksi. bahan pendukung.Pembelian (purchasing) adalah perolehan seluruh bahan produksi dan jasa yang diperlukan suatu perusahaan untuk memproduksi produk-produknya. Jika jadwal atau standar kualitas tidak sesuai maka diperlukan tindakan korektif. Pengendalian Operasi Pengendalian operasi membutuhkan manajer produksi untuk memonitor kinerja produksi dengan cara membandingkan hasil dengan rencana.Seleksi Pemasok (supplier selection) yaitu menemukan dan menentukan pemasok mana yang dipilih untuk membeli . bahan . kapan produksi akan dimulai dan sumber daya apa yang akan digunakan selama periode waktu yang sudah ditentukan. Manajemen Manajemen pengorganisasian dan pengendalian alur bahan produksi.

Alat Sejumlah production Pelatihan untuk alat (tool) systems. barang setengah jadi maupun barang jadi.kebutuhan Pengendalian jasa dan bahan control) produksi. mengurangi sampai hampir tidak ada barang yang berada dalam Material tahap Requirment Planning pemrosesan. serta penghitungan seluruh bahan mentah. Salah satu caranya dengan menetapkan batas minimum persediaan dengan memperhatikan minimum order dan jangka waktu pengiriman barang sampai ke pabrik dari tanggal pemesanan. just in time dan pengendalian Kepuasan pelanggan sangat berkaitan dengan karyawan yang memberikan layanannya. Hal ini untuk memastikan bahwa persediaan bahan produksi cukup tersedia untuk memenuhi jadwal produksi. Pekerja jasa dilatih dan dimotivasi dalam sikap dan perilaku yang berorientasi kepada pelanggan. penyimpanan. penanganan. pekerja mengendalikan operasi adalah pelatihan pekerja. . Tujuan JIT adalah untuk meminimalkan kelebihan biaya persediaan. Just in time (JIT) production system adalah metode produksi yang mengumpulkan keseluruhan bahan dan komponen yang diperlukan di setiap tahap produksi pada waktu yang tepat saat mereka dibutuhkan untuk setiap tahap produksi. termasuk persediaan (inventory penerimaan. (MRP) yaitu metode pengendalian produksi yang menggunakan bill of material untuk menjamin bahwa jumlah bahan yang tepat telah dikirim ke tempat yang tepat pada waktu yang tepat. pengendalian yang membantu Operasi manajer dalam mutu.

Alat yang sering digunakan dalam manajemen kualitas total adalah analisa kontrol studi kualitas nilai proses / tambah statistik biaya . Manufacturing Resource Planning (MRP II) adalah versi lanjutan dari MRP yang mengumpulkan seluruh bagian dari organisasi ke dalam kegiatan produksi perusahaan. Pengendaliaan mutu ini harus dimulai dari tahap awal yaitu dari bahan mentah. Untuk mengelola kualitas. perusahaan ada yang menggunakan cara Manajemen Kualitas Total atau Total Quality Management (TQM) yaitu jumlah seluruh kegiatan yang diperlukan untuk menempatkan kualitas barang dan jasa ke dalam tempat pasar. proses produksi. Pengendalian Mutu / Kualitas (Quality Control) Adalah manajemen dari proses produksi yang dirancang untuk manufaktur barang atau menyediakan jasa yang sesuai dengan standar Dengan memonitor mendeteksi kesalahan kualitas produk dan jasa. perusahaan dapat koreksinya.Bill of material adalah alat pengendali produksi yang menspesifikasikan bahan-bahan kandungan yang penting dari suatu produk (bahan-bahan mentah dan komponen). dan membuat tertentu. pesanan yang harus digabungkan dan seberapa banyak yang dibutuhkan untuk membuat satu batch. sampai barang jadi.

Rekrutmen yaitu proses pencarian dan penarikan calon tenaga kerja yang yaitu serangkaian kegiatan yang digunakan untuk memutuskan memperkenalkan karyawan baru pada peranan atau kedudukan . yaitu Perencanaan peramalan secara sumber sistematis daya terhadap manusia permintaan dan sasaran strategis perusahaan.merupakan suatu proses menganalisis dan mengelola kebutuhan organisasi terhadap sumber daya manusia sehingga dapat menjamin tercapainya Fungsi-fungsi 1. mampu 3. SDM penawaran tenaga kerja organisasi di waktu yang akan datang 2. apakah 4. mereka dalam organisasi dan pada pelamar diterima atau Seleksi ditolak.- tim gugus kendali mutu .serangkaian aktivitas organisasi yang diarahkan ke usaha menarik. .benchmarking POSTED BY DAVID GUNAWAN AT 9:27 PM 0 COMMENTS Manajemen SDM Manajemen SDM A. mengembangkan dan mempertahankan angkatan kerja yang efektif. Orientasi karyawan lain. Manajemen Lingkup sumber fungsi daya manusia SDM .

terinci dan rutin.5. Pemberhentian Pemberhentian dan pemutusan hubungan kerja bisa terjadi karena karyawan mengundurkan diri. sikap dan kepribadian. serta alat. . Spesifikasi pekerjaan (job spesification) merincikan ketrampilan. kemampuan.Suatu pekerjaan adalah organisasi dari satuan kerja. dari dua bagian yaitu: 1. kewajiban. program kesehatan 7. tidak mampu / produktif. hubungan perburuhan. lingkungan kerja. 2. Latihan Latihan bertujuan untuk dan memperbaiki Pengembangan penguasaan berbagai ketrampilan dan tehnik pelaksanaan kerja tertentu. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan organisasi agar mempunyai tenaga kerja yang tetap produktif dan mempunyai moril tinggi antara lain: a. Pengembangan bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan pengetahuan. Deskripsi pekerjaan (job description) merincikan tugas-tugas suatu pekerjaan. pelayanan karyawan.Suatu analisa sitematis terhadap pekerjaan-pekerjaan di dalam organisasi. Analisa suatu Analisis pekerjaan dan (job desain analysis) pekerjaan adalah . . 6. dan keselamatan kerja. Suatu pekerjaan terdiri dari sekumpulan tugas. pensiun. bahan dan perlengkapan yang digunakan dalam melakukan pekerjaan tersebut. penugasan dan tanggung Analisa pekerjaan terdiri jawab. dipecat atau dikeluarkan. Pemeliharaan Merupakan fungsi personalia yang berkaitan dengan pemberian kompensasi.

karyawan tanggung jawab.Menentukan persyaratan-persyaratan untuk mengukur prestasi karyawan dan sistem penilaian kinerja yang berkaitan dengan pekerjaan kerja Menjelaskan batas-batas wewenang dan Menetapkan tingkat kompensasi yang adil.kemampuan dan pengalaman yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan Analisis pekerjaan dibuat agar yang akan tersebut. . alat-alat dan perlengkapan yang digunakan serta bagaimana Material Kecakapan dan fisik perbekalan dan mental menggunakannya.Tugas-tugas dan tanggung jawab khusus yang diberikan kepada pekerjaan c. yang yang digunakan diperlukan tersebut . dapat : Mengidentifikasi kegiatan-kegiatan dikerjakan .Mengidenifikasi informasi dasar tentang prosedir operasional.Mengidentifikasi bahaya-bahaya yang potensial bagi keselamatan .Kecakapan. . misalnya: Hubungan Ciri-ciri Tugas-tugas khusus yang tersebut pekerjaasn Nama yang harus dengan pekerjaan khusus dilaksanakan pekerjaan lain .Menyediakan data yang diperlukan untuk mengembangkan sistem klasifikasi pekerjaan. Uraian Pekerjaan adalah dekripsi tertulis tentang apa yang harus dikerjakan oleh seorang dalam kaitannya dengan pekerjaan tertentu. b. Spesifikasi Pekerjaan .

dalam merekrut tenaga kerja. Contoh mengingat Pendidikan. . kemudian dievaluasi menurut komponen-komponennya seperti berdasarkan kecakapan kerja. Perencanaan SDM Perencanaan sumber daya manusia melibatkan analisa pekerjaan dan prediksi permintaan dan penawaran tenaga kerja Meramalkan permintaan dan Penawaran SDM di masa depan dengan cara menilai trend penggunaan SDM di masa lalu. misalnya dengan memberikan nilai atau bobot kepada tiap bagian. tidak memakai kaca mata .Ciri-ciri pribadi: harus mempunyai emosi stabil.Bakat: harus mempunyai kemampuan untuk mempelajari dan tetap . dan mampu menyesuaikan diri pada keadaan yang berubah-ubah serta mampu bekerja secara harmonis bersama rekan kerja d. upaya dan lingkungan kerja. rencana organisasi . sedangkan uraian pekerjaan menjelaskan pekerjaan yang harus spesifikasi pengetahuan Pengalaman dan pekerjaan keahlian kerja petunjuk-petunjuk. B.Spesifikasi pekerjaan menjelaskan kecakapan seseorang dan digunakan sebagai persyaratan dilaksanakan.Persyaratan fisik: kesehatan yang baik. Evaluasi pekerjaan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Evaluasi Pekerjaan adalah membandingkan suatu pekerjaan dengan pekerjaan yang lain untuk menjamin bahwa pekerjaan tersebut dihargai secara adil. tanggung jawab.

Meramalkan penawaran internal (internal supply) : jumlah dan jenis karyawan yang akan berada di perusahaan pada satu waktu tertentu di masa mendatang . masing-masing ketrampilan. Bagan pergantian adalah daftar setiap posisi manajerial. Bila akan terjadi kekurangan.di masa depan dan tren ekonomi umum. tugas: Peramalan . dan siapa yang saat ini memenuhi syarat sebagai penggantinya. . karyawan baru dapat dipekerjakan. Sistem Informasi Karyawan yaitu sistem terkomputerisasi yang mengandung pengalaman informasi kerja dan mengenai aspirasi pendidikan. karyawan. pilihan utamanya adalah memindahkan karyawan ekstra. Ramalan penjualan yang baik dapat menjadi penawaran dasar tenaga perhitungan kerja terdiri kebutuhan dari dua SDM. mendukung pensiun dini dan menghentikan orang-orang. karyawan yang ada dilatih kembali dan dipindahkan ke pekerjaan yang kekurangan tenaga kerja. berapa lama orang tersebut akan bekerja sebelum pindah ke tempat lain. Menyesuaikan internal. manajer penawaran dapat dan permintaan untuk SDM mengelola Setelah membandingkan permintaan mendatang dan penawaran membuat rencana kekurangan atau surplus staf yang telah diprediksi. Bila surplus staf dan diperkirakan akan menimbulkan masalah. siapa yang menduduki jabatan tersebut.Meramalkan penawaran eksternal (external supply) : jumlah dan jenis orang yang akan tersedia bagi proses rekrutmen dari pasar tenaga kerja manapun.

Staffing / Penyusunan staf dalam organisasi Penyusunan staf dari dalam maupun dari luar harus diawali dengan rekruitmen yang efektif. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->