Keprihatinan yang dalam akan kita rasakan, kalau kita melihat ulah generasi muda Islam saat ini

yang cenderung liar dalam bermain musik atau bernyanyi. Mungkin mereka berkiblat kepada penyanyi atau kelompok musik terkenal yang umumnya memang bermental bejat dan bobrok serta tidak berpegang dengan nilai-nilai Islam. Atau mungkin juga, mereka cukup sulit atau jarang mendapatkan teladan permainan musik dan nyanyian yang Islami di tengah suasana hedonistik yang mendominasi kehidupan saat ini. Walhasil, generasi muda Islam akhirnya cenderung membebek kepada para pemusik atau penyanyi sekuler yang sering mereka saksikan atau dengar di TV, radio, kaset, VCD, dan berbagai media lainnya. Tak dapat diingkari, kondisi memprihatinkan tersebut tercipta karena sistem kehidupan kita telah menganut paham sekularisme yang sangat bertentangan dengan Islam. Muhammad Quthb mengatakan sekularisme adalah iqamatul hayati ‘ala ghayri asasin minad dîn, artinya, mengatur kehidupan dengan tidak berasaskan agama (Islam). Atau dalam bahasa yang lebih tajam, sekularisme menurut Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani adalah memisahkan agama dari segala urusan kehidupan (fashl ad-din ‘an al-hayah) (Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani, Nizhâm Al-Islâm, hal. 25). Dengan demikian, sekularisme sebenarnya tidak sekedar terwujud dalam pemisahan agama dari dunia politik, tetapi juga nampak dalam pemisahan agama dari urusan seni budaya, termasuk seni musik dan seni vokal (nyanyian). Kondisi ini harus segera diakhiri dengan jalan mendobrak dan merobohkan sistem kehidupan sekuler yang ada, lalu di atas reruntuhannya kita bangun sistem kehidupan Islam, yaitu sebuah sistem kehidupan yang berasaskan semata pada Aqidah Islamiyah sebagaimana dicontohkan Rasulullah Saw dan para shahabatnya. Inilah solusi fundamental dan radikal terhadap kondisi kehidupan yang sangat rusak dan buruk sekarang ini, sebagai akibat penerapan paham sekulerisme yang kufur. Namun demikian, di tengah perjuangan kita mewujudkan kembali masyarakat Islami tersebut, bukan berarti kita saat ini tidak berbuat apa-apa dan hanya berpangku tangan menunggu perubahan. Tidak demikian. Kita tetap wajib melakukan Islamisasi pada hal-hal yang dapat kita jangkau dan dapat kita lakukan, seperti halnya bermain musik dan bernyanyi sesuai ketentuan Islam dalam ruang lingkup kampus kita atau lingkungan kita. Tulisan ini bertujuan menjelaskan secara ringkas hukum musik dan menyanyi dalam pandangan fiqih Islam. Diharapkan, norma-norma Islami yang disampaikan dalam makalah ini tidak hanya menjadi bahan perdebatan akademis atau menjadi wacana semata, tetapi juga menjadi acuan dasar untuk merumuskan bagaimana bermusik dan bernyanyi dalam perspektif Islam. Selain itu, tentu saja perumusan tersebut diharapkan akan bermuara pada pengamalan konkret di lapangan, berupa perilaku Islami yang nyata dalam aktivitas bermain musik atau melantunkan lagu.

karawitan. yaitu hukum memainkan musik dan hukum menyanyi. dan lain-lain) atau dengan alat-alat musik majemuk seperti band. sebagai proses pendahuluan untuk memahami fakta (fahmul waqi’) yang menjadi objek penerapan hukum. Seni Dalam Pandangan Islam. Abdurrahman al-Baghdadi. 13-14). Dalam Ensiklopedi Indonesia disebutkan bahwa seni adalah penjelmaan rasa indah yang terkandung dalam jiwa manusia. hal. terlalu sederhana jika hukumnya hanya digolongkan menjadi dua. dan sebagainya (Dr. Seni vokal tersebut dapat digabungkan dengan alat-alat musik tunggal (gitar. hukum melantunkan nyanyian (ghina’). dan studi bermacam-macam aliran musik. adalah seni yang diungkapkan dengan cara melagukan syair melalui perantaraan oral (suara saja) tanpa iringan instrumen musik. hal. Abdurrahman al-Baghdadi. ada 4 (empat) hukum fiqih yang berkaitan dengan aktivitas bermain musik dan menyanyi. yaitu: • Pertama. Seni musik membahas antara lain cara memainkan instrumen musik. hukum mendengarkan nyanyian. . drama) (Dr. orkes simfoni. akan disajikan juga tinjauan fiqih Islam berupa kaidah-kaidah atau patokan-patokan umum. Seni musik ini bentuknya dapat berdiri sendiri sebagai seni instrumentalia (tanpa vokal) dan dapat juga disatukan dengan seni vokal. Tinjauan Fiqih Islam Dalam pembahasan hukum musik dan menyanyi ini. maka kita akan meninjau lebih dahulu definisi seni. adalah seni yang diperdengarkan melalui media alat-alat musik. Sebab fakta yang ada. Menurut penulis. Seni instrumentalia. yang dilahirkan dengan perantaraan alat komunikasi ke dalam bentuk yang dapat ditangkap oleh indera pendengar (seni suara). • Keempat. cara membuat not. biola. paling tidak. Maka dari itu. hukum mendengarkan musik. piano. penulis melakukan pemilahan hukum berdasarkan variasi dan kompleksitas fakta yang ada dalam aktivitas bermusik dan menyanyi. hukum memainkan alat musik. Di samping pembahasan ini. Inilah sekilas penjelasan fakta seni musik dan seni vokal yang menjadi topik pembahasan. • Kedua. • Ketiga. Definisi Seni Karena bernyanyi dan bermain musik adalah bagian dari seni. lebih beraneka ragam dari dua aktivitas tersebut.Minimal di kampus atau lingkungan kita. Adapun seni musik (instrumental art) adalah seni yang berhubungan dengan alat-alat musik dan irama yang keluar dari alat-alat musik tersebut. Seni Dalam Pandangan Islam. indera pendengar (seni lukis). 13). Sedang seni vokal. agar aktivitas bermain musik dan bernyanyi tidak tercampur dengan kemaksiatan atau keharaman. seperti telah dijelaskan di muka. atau dilahirkan dengan perantaraan gerak (seni tari.

Hukum Seni Musik. Dan Seni Tari Dalam Islam. http://www. bahwa hukum menyanyi dan bermain musik bukan hukum yang disepakati oleh para fuqaha. c. Haramkah Musik Dan Lagu? (al-I’lam bi Anna al-‘Azif wa al-Ghina Haram). Ayat-ayat lain yang dijadikan dalil pengharaman nyanyian adalah Qs. Berdasarkan firman Allah: “Dan di antara manusia ada orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna (lahwal hadits) untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu ejekan. Bukhari. boleh jadi pendirian penulis dalam tulisan ini akan berbeda dengan pendapat sebagian fuqaha atau ulama lainnya. 1. Dalil-Dalil Yang Mengharamkan Nyanyian: a.Ada baiknya penulis sampaikan. Masing-masing mempunyai dalilnya sendiri-sendiri. 5590]. Berikut sebagian dalil masing-masing. hal./ juga oleh Dr. Hukum Melantunkan Nyanyian (al-Ghina’ / at-Taghanni) Para ulama berbeda pendapat mengenai hukum menyanyi (al-ghina’ / attaghanni). hadits no.tripod. Karena itu. Seni Suara. 27-38). dan Qs.com/). Sebagian mengharamkan nyanyian dan sebagian lainnya menghalalkan. 3).” [HR. Seni Dalam Pandangan Islam. Kitab al-Fiqh ‘Ala al-Madzahib al-Arba’ah. di antaranya al-Hasan. Pendapat-pendapat Islami seputar musik dan menyanyi yang berbeda dengan pendapat penulis. 21-25. 41-42. Dr.” (Qs. Luqmân [31]: 6) Beberapa ulama menafsirkan maksud lahwal hadits ini sebagai nyanyian. Hadits Abu Malik Al-Asy’ari ra bahwa Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya akan ada di kalangan umatku golongan yang menghalalkan zina. arak. musik atau lagu. tetap penulis hormati. dan Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki dalam Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas (hal. hal. al-Isrâ’ [17]: 64 (Abi Bakar Jabir al-Jazairi. b. Hadits Aisyah ra Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah mengharamkan nyanyian-nyanyian (qoynah) dan . Jadi para ulama mempunyai pendapat berbeda-beda dalam masalah ini (Syaikh Abdurrahman al-Jaziri. Mereka itu akan memperoleh adzab yang menghinakan. Abdurrahman al-Baghdadi dalam bukunya Seni dalam Pandangan Islam (hal. Abdurrahman al-Baghdadi. melainkan hukum yang termasuk dalam masalah khilafiyah. hal. 20-22). sutera. Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki. an-Najm [53]: 59-61. Shahih Bukhari. al-Qurthubi. Ibnu Abbas dan Ibnu Mas’ud. seperti diuraikan oleh al-Ustadz Muhammad alMarzuq Bin Abdul Mu’min al-Fallaty mengemukakan dalam kitabnya Saiful Qathi’i lin-Niza’ bab Fi Bayani Tahrimi al-Ghina’ wa Tahrim Istima’ Lahu (Musik.ashifnet. 97-101): A. Toha Yahya Omar. hal. dan alat-alat musik (al-ma’azif). AlKhalash wa Ikhtilaf an-Nas. 96. hal.

” B. janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu dan janganlah kamu melampaui batas. 2. katanya: Aku berjalan bersama Abdullah Bin Umar ra. masihkah kau dengar suara itu?” sampai aku menjawab tidak. lalu beliau duduk di atas dipan seperti dudukmu denganku. Hadits dari Nafi’ ra. Rasulullah Saw bersabda: “Nyanyian itu bisa menimbulkan nifaq.” [HR.” [HR. seperti air menumbuhkan kembang. Teruskanlah apa yang kamu (nyanyikan) tadi. Alunan suara nyanyian yang melalaikan dengan iringan seruling syaitan (mazamirus syaithan). Dalil-Dalil Yang Menghalalkan Nyanyian: a. Ibnu Abid Dunya. Ruba’i Binti Mu’awwidz Bin Afra berkata: Nabi Saw mendatangi pesta perkawinanku.” (Qs. d.]. Dalam perjalanan kami mendengar suara seruling.menjualbelikannya. lalu mulailah beberapa orang hamba perempuan kami memukul gendang dan mereka menyanyi dengan memuji orang yang mati syahid pada perang Badar. [HR.” Maka Nabi Saw bersabda: “Tinggalkan omongan itu. Ratapan seorang ketika mendapat musibah sehingga menampar wajahnya sendiri dan merobek pakaiannya dengan ratapan syetan (rannatus syaithan). maka dia menutup telinganya dengan telunjuknya terus berjalan sambil berkata. sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang melampaui batas. Ibnu Abi Dunya dan al-Baihaqi. Hadits dari Ibnu Mas’ud ra. . Kemudian dia lepaskan jarinya dan berkata. e. hadits mauquf]. b. alMâ’idah [5]: 87). mempelajarinya atau mendengar-kannya. c. “Hai Nafi. Hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Auf ra bahwa Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya aku dilarang dari suara yang hina dan sesat. yaitu: 1.” [HR.” [HR. Tiba-tiba salah seorang di antara mereka berkata: “Di antara kita ada Nabi Saw yang mengetahui apa yang akan terjadi kemudian. maka Allah SWT mengutus padanya dua syaitan yang menunggangi dua pundaknya dan memukul-mukul tumitnya pada dada si penyanyi sampai dia berhenti. Hadits dari Abu Umamah ra. Ibnu Abi Dunya dan Ibnu Mardawaih].” Kemudian beliau membacakan ayat di atas. “Demikianlah yang dilakukan Rasulullah Saw. Rasulullah Saw bersabda: “Orang yang bernyanyi. Ibnu Abid Dunya dan al-Baihaqi]. f. Firman Allah SWT: “Hai orang-orang yang beriman.

menggerakkan kaki. Kaidah syariah menetapkan: . 64-65. Muslim. d. Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki. dan ada yang dihalalkan. 103). Tiba-tiba Rasulullah Saw bersabda: “Mengapa tidak kalian adakan permainan karena orang Anshar itu suka pada permainan. Dari Aisyah ra. e. makan. minum. menggerakkan tangan. Maka Umar memicingkan mata tidak setuju. atau syairnya yang bertentangan dengan syara’. perbuatan (fi’il). Nyanyian haram didasarkan pada dalil-dalil yang mengharamkan nyanyian. seperti berjalan. liberalisme. yaitu nyanyian yang disertai dengan kemaksiatan atau kemunkaran. Misalnya nyanyian yang syairnya memuji sifat-sifat Allah SWT. juz. mengajak menuntut ilmu. penampakan aurat. III. menceritakan keindahan alam semesta. Nyanyian halal didasarkan pada dalil-dalil yang menghalalkan. dari Aisyah ra]. melihat. zina. Hukum melantunkan lagu termasuk dalam hukum af-‘âl (perbuatan) yang hukum asalnya wajib terikat dengan hukum syara’ (at-taqayyud bi al-hukm asy-syar’i). hal. Dari Abu Hurairah ra. mengajak taubat dari judi. Lalu Hasan berkata: “Aku pernah bersya’ir di masjid dan di sana ada orang yang lebih mulia daripadamu (yaitu Rasulullah Saw)” [HR.Bukhari. membaui. duduk. ikhtilath (campur baur pria–wanita). Af-‘âl jibiliyyah adalah perbuatan-perbuatan alamiah manusia. Hukum Mendengarkan Nyanyian a. dan sebagainya. mendorong orang meneladani Rasul. nasionalisme. misalnya mengajak pacaran. 2. kecuali adfa dalil yang mengharamkan. dalam Fâth al-Bârî. 113. mempropagandakan sekularisme. Sedangkan mendengarkan lagu. misalnya disertai khamr. Bukhari]. dan semisalnya (Dr. Hukum Mendengarkan Nyanyian (Sama’ al-Ghina’) Hukum menyanyi tidak dapat disamakan dengan hukum mendengarkan nyanyian. sesungguhnya Umar melewati shahabat Hasan sedangkan ia sedang melantunkan sya’ir di masjid. Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas. Seni Dalam Pandangan Islam. tidur. Sebab memang ada perbedaan antara melantunkan lagu (at-taghanni bi al-ghina’) dengan mendengar lagu (sama’ al-ghina’). juz II. hal. yang muncul dari penciptaan manusia. hal. Abdurrahman al-Baghdadi. dia pernah menikahkan seorang wanita kepada pemuda Anshar. dan sebagainya. baik berupa perkataan (qaul). atau sarana (asyyâ’).” [HR. hal. yang hukum asalnya mubah. yaitu nyanyian yang kriterianya adalah bersih dari unsur kemaksiatan atau kemunkaran. Perbuatan-perbuatan yang tergolong kepada af‘âl jibiliyyah ini hukum asalnya adalah mubah. 485]. mendengar. mendukung pergaulan bebas. termasuk dalam hukum af-‘âl jibiliyah. Dari sini kita dapat memahami bahwa nyanyian ada yang diharamkan.

yaitu mendengarkan nyanyian secara interaktif (istima’ li alghina’). b. kerikil. hal. yaitu ada tambahannya berupa interaksi dengan penyanyi. Sedangkan istima’ li al-ghina’. Nabi Saw bersabda: “Siapa saja di antara kalian melihat kemungkaran. Abu Dawud dan Ibnu Majah]. Tetapi jika isi atau syair nyanyian itu mengandung kemungkaran. Jika suara yang terdengar berisi suatu aktivitas maksiat. sebab melihat itu sendiri adalah boleh menurut syara’. Dalam bahasa Arab.Al-ashlu fi al-af’âl al-jibiliyah al-ibahah “Hukum asal perbuatan-perbuatan jibiliyyah. Sekedar mendengarkan nyanyian adalah mubah. Ada hukum lain. pohon. Jika tidak mampu. adalah mubah. Jadi. bagaimanapun juga nyanyian itu. ubahlah dengan lisannya (ucapannya). yaitu duduk bersama sang penyanyi. dan seterusnya. sehingga hukum asalnya adalah boleh. Imam Muslim. ubahlah dengan hatinya (dengan tidak meridhai). ada perbedaan antara mendengar (as-sama’) dengan mendengar-interaktif (istima’). Maka dari itu. apakah melihat gunung. kita tidak dibolehkan berdiam diri dan wajib melakukan amar ma’ruf nahi munkar. Hanya saja kita berkewajiban melakukan amar ma’ruf nahi munkar terhadap orang tersebut dan kita diharamkan mendiamkannya. Demikian pula hukum mendengar nyanyian. dan tidak boleh mendiamkannya. ada kewajiban amar ma’ruf nahi munkar. tidak haram. “Saya akan membunuh si Fulan!” Membunuh memang haram. Misalnya kita mendengar seseorang mengatakan.” [HR. maka pada saat itu melihat hukumnya haram. mobil. apakah suara gemericik air. suara halilintar. . suara binatang.” (Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki. Sebab mendengar adalah perbuatan jibiliyyah yang hukum asalnya mubah. adalah lebih dari sekedar mendengar. tanpa ada interaksi misalnya ikut hadir dalam proses menyanyinya seseorang. berada dalam satu forum. Dan itu adalah selemah-lemah iman. maka meskipun mendengarnya mubah. Hanya saja jika ada dalil khusus yang mengaramkan melihat sesuatu. Jika tidak mampu. ubahlah kemungkaran itu dengan tangannya (kekuatan fisik). melihat sebagai perbuatan jibiliyyah hukum asalnya adalah boleh (ibahah). melihat apa saja adalah boleh. Hukum Mendengar Nyanyian Secara Interaktif (Istima’ al-Ghina’) Penjelasan sebelumnya adalah hukum mendengar nyanyian (sama’ al-ghina’). misalnya melihat aurat wanita. Perbuatan mendengar termasuk perbuatan jibiliyyah. Masing-masing ini tidak memerlukan dalil khusus untuk membolehkannya. an-Nasa’i. batu. juga suara manusia termasuk di dalamnya nyanyian. Mendengar suara apa saja boleh. 96). Tapi perbuatan kita mendengar perkataan orang tadi. Mendengar nyanyian (sama’ al-ghina’) adalah sekedar mendengar. Demikian pula mendengar. Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas. Hanya saja di sini ada sedikit catatan. sebenarnya adalah mubah.

yaitu ad-duff atau al-ghirbal. Allah SWT berfirman: “Maka janganlah kamu duduk bersama mereka hingga mereka beralih pada pembicaraan yang lainnya. Dan Seni Tari Dalam Islam. 24). Hukum Seni Musik. ash-Shan’ani dalam Tanqihul Afkar dan Taudlihul Afkar juga Syaikh al-Islam Ibnu Taimiyah dan Imam Ibnul Qayyim dan masih banyak lagi. maka orang itu boleh mendengarkan nyanyian tersebut. atau rebana. Sabda Nabi Saw: “Umumkanlah pernikahan dan tabuhkanlah untuknya rebana (ghirbal). Haramkah Musik Dan Lagu? (Al-I’lam bi Anna al-‘Azif wa al-Ghina Haram). gendang. Seni Suara. Ada yang mengharamkan dan ada pula yang menghalalkan. seperti gitar. Imam Ibnu Hajar dalam Taghliqul Ta’liq. “…Maka janganlah kamu duduk bersama kaum yang zhalim setelah (mereka) diberi peringatan.” (Qs.” [HR. Adapun selain alat musik ad-duff / al-ghirbal. secara tekstual (nash). Menurut Syaikh Nashiruddin al-Albani hadits-hadits yang mengharamkan alat-alat musik seperti seruling. atau kondisi yang melingkupinya haram (misalnya ada ikhthilat) karena disertai dengan kemaksiatan atau kemunkaran. Ibnu Majah] ( Abi Bakar Jabir al-Jazairi. ada satu jenis alat musik yang dengan jelas diterangkan kebolehannya dalam hadits. 104).berdiam di sana. rebana. Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas. hal. as-Sakhawy dalam Fathul Mugits. Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas. hal. Imam Ibnu Katsir dalam Ikhtishar ‘Ulumul Hadits. Dalam hal ini penulis cenderung kepada pendapat Syaikh Nashiruddin al-Albani. Imam an-Nawawi dalam Al-Irsyad. 3. Toha Yahya Omar. seluruhnya dha’if. hal. maka aktivitasnya itu adalah haram (Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki. piano. Hukum Memainkan Alat Musik Bagaimanakah hukum memainkan alat musik. sedang mendengar-menghadiri nyanyian (istima’ al-ghina’) bukan perbuatan jibiliyyah. seperti Ibnu Shalah dalam Muqaddimah ‘Ulumul Hadits. an-Nisâ’ [4]: 140). hal. 52. Adapun jika seseorang mendengar nyanyian secara interaktif (istima’ al-ghina’) dan nyanyiannya adalah nyanyian haram. maka ulama berbeda pendapat. dan sebagainya? Jawabannya adalah. Memang ada beberapa ahli hadits yang memandang shahih. Akan tetapi Syaikh Nashiruddin al-Albani dalam kitabnya . Jadi kalau mendengar nyanyian (sama’ al-ghina’) adalah perbuatan jibiliyyah. dan sejenisnya. dan kemudian mendengarkan nyanyian sang penyanyi (Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki. 104).” (Qs. dan nyanyian serta kondisi yang melingkupinya sama sekali tidak mengandung unsur kemaksiatan atau kemungkaran. Jika seseorang mendengarkan nyanyian secara interaktif. al-An’âm [6]: 68).

hal. atau terjadi ikhthilat. maka telah terbukti bahwa ia halal atau boleh secara mutlak. hal. Hukum Mendengarkan Musik a. dan semisalnya. hal. Seni Dalam Pandangan . b.” (Dr. di GOR. adalah boleh. hal. Seni Dalam Pandangan Islam. hal. tidak sama dengan hukum mendengarkan musik secara langsung sepereti show di panggung pertunjukkan. misalnya syairnya tidak Islami." Kemubahannya didasarkan pada hukum asal pemanfaatan benda (asy-yâ’) dalam hal ini TV. Imam Ibnu Hazm dalam kitabnya Al-Muhalla. bagaimana pun juga bentuk musik atau nyanyian yang ada dalam media tersebut. lapangan. Abdurrahman al-Baghdadi. 74). VCD. Mendengarkan Musik Di Radio. yaitu mubah. selama tidak terdapat dalil yang mengharamkannya. radio. 107-108):"hukum mendengarkan musik melalui media TV. Kecuali jika ada dalil tertentu yang mengharamkan. Dan Semisalnya Menurut Dr. seperti show di panggung pertunjukkan. Mendengarkan Musik Secara Langsung (Live) Pada dasarnya mendengarkan musik (atau dapat juga digabung dengan vokal) secara langsung. Abdurrahman al-Baghdadi. 7476) dan Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki (Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas. dan semisalnya yaitu mubah. hal. kaset. TV. Hukum asalnya adalah mubah (ibahah). adalah mubah (Ibadah). hukumnya sama dengan mendengarkan nyanyian secara interaktif. 59 mengatakan: “Jika belum ada perincian dari Allah SWT maupun Rasul-Nya tentang sesuatu yang kita perbincangkan di sini [dalam hal ini adalah nyanyian dan memainkan alat-alat musik]. Kaidah syar’iyah mengenai hukum asal pemanfaatan benda menyebutkan: Al-ashlu fi al-asy-yâ’ al-ibahah ma lam yarid dalilu at-tahrim “Hukum asal benda-benda. 14-16). juz VI. maka hukumnya adalah mubah" (Dr. Inilah hukum dasarnya. 4."" Jika tidak terdapat unsur kemaksiatan atau kemungkaran. maka pada saat itu suatu alat musik tertentu adalah haram. kembali kepada hukum asalnya. Abdurrahman al-Baghdadi. "Jika terdapat unsur kemaksiatan atau kemungkaran. 57). atau terjadi penampakan aurat. Abdurrahman al-Baghdadi (Seni Dalam Pandangan Islam. memainkan alat musik apa pun.” (Dr. Dha’if al-Adab al-Mufrad. Jika tidak ada dalil yang mengharamkan. maka hukumnya haram. dan semisalnya. Patokannya adalah tergantung ada tidaknya unsur kemaksiatan atau kemungkaran dalam pelaksanaannya. Kesimpulannya.Dha’if al-Adab al-Mufrad setuju dengan pendapat Ibnu Hazm dalam Al-Muhalla bahwa hadits yang mengharamkan alat-alat musik adalah Munqathi’ (Syaikh Nashiruddin Al-Albani. Seni Dalam Pandangan Islam.

hingga tersuguh sebuah nyanyian atau alunan musik yang indah (Islami): 1. atau mengakibatkan dilalaikannya kewajiban. Setidaknya ada 4 (empat) komponen pokok yang harus diislamisasikan. meskipun asalnya adalah mubah. Sya’ir dalam bait lagu. seperti wanita tampil menampakkan aurat. c) Tidak menyalahi ketentuan syara’. Atau menentang judi. berpakaian ketat dan transparan. Namun demikian. menentang kezaliman penguasa sekuler. Instrumen (alat musik). dan kezhaliman. b) Tidak ada unsur tasyabuh bil-kuffar dengan alat musik atau bunyi instrumen yang biasa dijadikan sarana upacara non muslim. Musisi/Penyanyi. hal. Misalnya. hukumnya dapat menjadi haram. Pedoman ini disusun atas di prinsip dasar. dan sejenisnya. mengajak jihad fi sabilillah. Instrumen/Alat Musik Dengan memperhatikan instrumen atau alat musik yang digunakan para shahabat. seperti diuraikan di atas. instrumen yang digunakan . 86). Kaidah syar’iyah menetapkan: Al-wasilah ila al-haram haram “Segala sesuatu perantaraan kepada yang haram. Dalam hal ini. kemungkaran. 5. menentang pacaran. atau sebaliknya. menentang pergaulan bebas. 4. dalam bentuk yang lebih rinci dan operasional. bahwa nyanyian dan musik Islami wajib bersih dari segala unsur kemaksiatan atau kemungkaran. berpakaian ala pastor atau bhiksu. 76). b) Tidak ada unsur tasyabuh bil-kuffar (meniru orang kafir dalam masalah yang bersangkutpaut dengan sifat khas kekufurannya) baik dalam penampilan maupun dalam berpakaian. bergoyang pinggul. 3. dan sejenisnya. Muqaddimah adDustur. maka di antara yang mendekati kesamaan bentuk dan sifat adalah: a) Memberi kemaslahatan bagi pemain ataupun pendengarnya. hukumnya haram juga. 2). hal.” (Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani. bila diduga kuat akan mengantarkan pada perbuatan haram. Waktu dan Tempat. Ini semua haram. 2. mengajak mendirikan masyarakat Islam. Atau yang laki-laki memakai pakaian dan/atau asesoris wanita. mengenakan kalung salib. yang wanita memakai pakaian dan/atau asesoris pria. Pedoman Umum Nyanyian Dan Musik Islami Setelah menerangkan berbagai hukum di atas. Salah satu bentuknya seperti genderang untuk membangkitkan semangat. Misalnya. Berikut sekilas uraiannya: 1). Musisi/Penyanyi a) Bertujuan menghibur dan menggairahkan perbuatan baik (khayr / ma’ruf) dan menghapus kemaksiatan. penulis ingin membuat suatu pedoman umum tentang nyanyian dan musik yang Islami.Islam.

kebenaran dan sebagainya) dan nahi munkar (menghujat kedzaliman. d) Pria dan wanita wajib ditempatkan terpisah (infishal) tidak boleh ikhtilat (campur baur). Tidak berisi: a) Amar munkar (mengajak pacaran. kedatangan saudara. yang menjadi pendahuluan untuk membangun peradaban dan masyarakat Islam yang kita idam-idamkan bersama. mendapatkan rizki.. Dan perlu diingat. dan sebagainya). al-Qur’an. 3). Sya’ir Berisi: a) Amar ma’ruf (menuntut keadilan. yaitu masyarakat Islam di bawah naungan Laa ilaaha illallah Muhammadur Rasulullah. Penulis sadari bahwa permasalahan yang dibahas ini adalah permasalahan khilafiyah.. e) Hal-hal mubah yang tidak bertentangan dengan aqidah dan syariah Islam. e) Segala hal yang bertentangan dengan aqidah dan syariah Islam.. (hanya Allah yang Mahatahu Kebenarannya) Catatan ini kami tujukan untuk kami pada khususnya dan untuk semua pembaca pada umumnya. Sumber : http://virouz007. Tentu saja tulisan ini terlalu sederhana jika dikatakan sempurna. . hari raya.. Waktu Dan Tempat a) Waktu mendapatkan kebahagiaan (waqtu sururin) seperti pesta pernikahan. d) Tidak menggunakan ungkapan yang dicela oleh agama. Amin. kecuali ada dalil yang mengharamkannya. c) Berisi “bius” yang menghilangkan kesadaran manusia sebagai hamba Allah. Rasul-Nya. hukum asal alat musik adalah mubah. dan sebagainya) b) Memuji Allah. dan perbedaan itu sangat penulis hormati. c) Berisi ‘ibrah dan menggugah kesadaran manusia. dan sebagainya) dan nahi ma’ruf (mencela jilbab. tak tahu malu. Semua ini mudah-mudahan dapat menjadi kontribusi —walau pun cuma secuil— dalam upaya melepaskan diri dari masyarakat sekuler yang bobrok. memberantas kemaksiatan. b) Mencela Allah. dialog dan kritik konstruktif sangat diperlukan guna penyempurnaan dan koreksi. perdamaian. d) Ungkapan yang tercela menurut syara’ (porno. Wallahu a’lam bi ash-showab. c) Tidak mengganggu orang lain (baik dari segi waktu maupun tempat). Maka dari itu. 4). b) Tidak melalaikan atau menyita waktu beribadah (yang wajib).dsb).com/2010/04/23/hukum-musik-dalamislam/ Wallahu a’lam bish-shawabi.wordpress. Penutup Demikianlah kiranya apa yang dapat penulis sampaikan mengenai hukum menyanyi dan bermusik dalam pandangan Islam. Mungkin sebagian pembaca ada yang berbeda pandangan dalam menentukan status hukum menyanyi dan musik ini. dan sebagainya.sangat relatif tergantung maksud si pemakainya. Rasul-Nya dan ciptaan-Nya.

Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini...... Itu hanyalah dari kami.. kami mohon ampunan.. memberi kekuatan untuk kita amalkan... Semoga Allah SWT.. . Amin Wassalam. dan kepada Allah SWT..

+.+*0***  86*7*8*08 -*7*5*** *6* * 85718+ +8++*6-*+8 *6@8.5*3*8**.*/65**68-*1:*1*-766.   .*7 **7**0-*-*-*3.01*5*****-**1 6 * * .

-* 6 * 65 @.

01*** .680081****-*-**0*8*780220**0.56*+-* A". +**5*+5 * **5 *5**186**08 * @*+** ?/:* * 1**5* 1*    + *-76+8* 6@*55*+*1:*!*688*1"*:+.

+8*/*4 6.1+8?8/5*+*1:*!*688*1"*: +.** .087863*-**-8*6*7* *0.8-* +.57*5.8*+.3.**5**7*8.56*+-* A". *-76-*5+8$**15* !*688*1"*:+.****7-*7*6 ! +8+8*-*+8*5-*:*1   .* 687.0*5 ** B.+*. *-766*15*!*688*1"*:+.+*0 B ! +8+8*-** *1*4 1*-76*848/   .01*5**** ** 42*1 -* .680081**1.*-76-*5+8*6@8-5* !*688*1"*:+.-.680081**8-*5*0-*568*5**01*-*6.800*0-8*38-**-*.6*7 *78.56*+-* A".7 B! +8+-8*    / *-76*0-5:**7*2.88 88787*3*-*-*-*6 3.3.*8.8+81*.56*+-* A**78+6*.51.5* ***1"&#.5* *5* -***7 **786 * *@*/ B! 81*5  "1*1181*5 1*-762     .*6*3*-*+.56*+-* A5*0*0+.

0*568*5*6.0**-.-*3*786+*1 6.8-*-*.5806*7* **5866*71*  !*7*3*6.3****-.-5-*.5**** .586+.5*7* A.5**6*++.8*25*0*0.56**+-8*1$*55* **3.88* 7.  8*68*5****0.680081**17-*.-.7*.100*.580 **-*.0*50*6.5**+.87837.**1*0-*8*!*688*1"*: B! +8+-8*-* * *1*4    .*3*5:**1*6.*3*8 +*7*6 6.5*7* .0* 5*7*3*6.52+.0*7.*:*+7-* .5* *0**1*81*5***3* *3**0 +**07.5*7*A**/ *61*1*8-.7* 5**7866*71* B    * **0.***-. !8+*@78@*::-/5*+.25*0.*1*11***+*0*8-**0**1*8.0*568*5*78B 6*3**8.01***** * 5**1"&# A*25*0 25*0*0+.*3*8+*7*6 B 6 *  @-*1    + *-76-*5*/@5* *7** 8+.3*6**5*-*+.

0*.5.56*+-* A#00**220*78 #.25*0-*7*5*.0*8 *88**1+.-*7*03.5*7*A*7*5*7**-**+"*:*0.825*0*0*7 6*1-3*-*3.880.+.38* *.67*3.5*3*25*01*+*3.*8-8-8-*7*6-3* 6.8-* B***+"*:+.5*-.0.7*18*3**0** 7.3.57-8-88-.5*0*-*5 #+* 7+*6**16.-*0-*.* +.*-.*.5*:*8 *8+.586**1*3**0*8 ** 7*- B ! 81*5 -** 71*  5 8  1* .5.5.*+"*:.

.

*385+*8535* :*7* *7*86*5**0+.57.:*761*1*+*7*6* 6..*5* .87878  .8*5* +*+.*78*6*@5-*6.3523*0*-**6.0*.*3***85*7  17*71 .+18* -*53*-*8 *78!*688*1"*: B! 86 8 1*    *567*-*3*7.561-*58685..5*1.5** B! 81*5   .0**. *5+885*5*15* 6. -*6.-*0.+*0**  **1**--*6*5*3*-*-* -**0.5*1+. +.583*3.5*7** 4*8 3.788 *8*6*+.5***-**1+.5+8*7* /@ *7*8 6*5** *6  @ 6**-6..57*1*5 * 3.**$*5.0**7*8+*7-*58- .25*0:*7*.3*-*3.0**3*.+*6  .8*56.680081*$*5..7*0* -.*6*7* *7*8.56*+-* A.*1*6. *62*6.8-* 61*5 #+* 7+*!*688*1"*:+.86/*7 6/*7*1"&# .57*-.67* -*6.-2520 25*0.*-*!*68 .-*1***6.5***5.*6*7**7*8.***-*0*6* 1*  "*181**- *6 "8:*  1**61:*17*/* *6 1* .0*3*7-****-**3.50*8*+.56*@5-*6--*-6***-*25*0*0.57**.*56*15*-*3.*25*061*57868* 3*-*3.6** 5 +-855*1* * *01-*- ".. -*56*15*    .*1*+*1:****-**0-1*5** -* *-**0-1*** **1*5*--*6*5*3*-*-* -**0 .-8803.01*** *78** *057.8*5*  6*****06*5*.01*5**** *78***0-6..0* *7*7-*6.-*0**6.5*6.0*6*5*@ 6**.5*7* A83.

0*188.-.0*5*08 6**@* 01*@ 88 .*7-*-*3*7-6***-.5+8*7* *0188 *6**:*+7.*0*-*3.-***7*5*.*78**087.0*5*** * 88.5*7-.*78**08 *7 7*01*+* 01*@ -.0*1886*5*@ *7 7*4*8-+* 18 .5*68-**188*/ ?  3.0*5* ** ".0*5*** "**@* 1*@  88.-.+*+.5+.-.0*.    88.-.

5+8*7* 3.*1* B! *86  * *6*@ +8*:8--*+8**1   .0*56.1*7 .-.8*7*/6 *7-**38 8+*1*1-.6.-.-5 *-**1+2.100*188*6***-**1+2.-..*7*7* *68*5**07.5-.*8***5*@58/*18*5   *+"*:+.0*5*-**1 3.7*3*  *618/* */@ * +*1* +*1*1A88*6*3.+88168*\B.0*5 ..5+8*7*7*.85876*5*@ **6****-*-*18686*0 .1.-.*5 68*5*1*7*5 68*5*+*7*0 80* 68*5**86*7.:*+*.1*76.5+8*7*+*1188*6***-**1 +2.-7.1 +*1*1 *- .0*57.+.01*5** *-*16*5*1 .5668*78*797*6*6*7  **.+*+.3.1.80*5* 8+*1*1.-*** 6**7*.-.7.1 .8**-/*-**0.-*5.0* 6** 8.5*68-**188*/ ? +*1 *0188*6**8+*1 / ? +*1*-**1 3.0*5+.5+8*7*..56.0*568*5**3*6** +2.+*+.1 *3**1.1*7786.+*8 .-.5+8*7* 3.586* *60 *607-* .-.*8***5*@58/ *18*57.1*7*85*7:*7* **3*-* 6**778.5+8*7*+*1*0188*6**8+*1 #.0*5 -*6.5+8*7* +*1 6..0*7** A"****.1*70880  3212 +*78 .5.5-1* *78*-**16.*3** *7-**38 8+*1*1-.50220.5+8*7****1*86* *08.37***86*  6.*38*.80*5* 7*7-*-+2.0*-80.3*-**/ ? +*1188*6** *-**18+*1 .5-*-5 -*:*+.1 *3**168*5*0.+*0** .25*0 .638.+*0*3.5+8*7* 3.+881.5+8*7**07.0*5*8+*1 *-*.1*7*3*6***-**1+2.1*+.*5**-**1 8+*1 7-*1*5* **6**7*+.0*5**08 7.5+8*7*+*1 *-**18+*1 B "*181**-*6 "8:*  1**61:*17*/* *6 1*    **-*578 .+2.1*7188*1*5*   .1*76.5*** .57+.0*5*** *-**18+*1 +*0***3880***78 ".-.1** 6.7*3*6*7*86*5 **78.:*+***5*@58/*1 8*5 -*7-*+2.8-*53.1*7.0*7*0** .*01*5*  #*33..*38*188.-*0*.0*53.0* 7-*.56*+-* A"*3*6**-*7*5***.0*1*7* -.-.0*5** ".5**7*0*  ** 8 .51*-*325*07.-***  ..5.68*78 6**.-.0*5**.5 2+ -*6.+87-*7*-1*5**.*6 6*5@ ".00.5*7**25*07*- 6.5*68--***** **6**-6*-* 6.-.58*-*18686878.5** -8-8 7-85 .5*683.*1 ..80*5*78 -.00.

**6.0*5  *78*-*7*+*1**+.* "*181**-*6 "8:*  1**61:*17*/* *6 1* .+ 88..*5*7.-*5..0*.+..5-*-6** -* .0*5***6*03.+1-*56.0*5***6.0*5 *6 6**@ -.-*0*67*@* 01*@ *-**1.0*5 7.0*5** 6**@* 01*@ -*188* *78.-*5.-.-.5*-*-**6*78/258 +.56**6*03.-.5*7/ 67*@* 01*@ **+*1*6*5*+ *-*3.-.-.25*0  ".* *78-8-8 +.5*7/ 67*@* 1*@  .5*7/ 67*@  .-***7*5* .0*5** 6**@* 01*@ *-**16.8**-**1188.*6*6.-...583*7.-.5+.0*3.0*5**".-.-.8-*.5*6-.* +.5*66**871*-5-**3526.*5*7.6.0*5 7*3* *-*7.6.

56.083*6**6.+87  -*38*6.0*5**6.0*-808685 .6.1.-..-.*-6.01*-5** 67*@* 01*@ +8*3.-.*6*7**7*8.-.0*5***6.0*5 .25*0.5*7/ -*** 6.-*0 .0*5 ** 6**@* 01*@ *-**13.8*5* ***797*6*78*-**11*5* "*1 81**-*6 "8:*  1**61:*17*/* *6 1* ..*7-*.5+8*7*+*1 6.6.5*7/ 67*@* 01*@ -*****-**1**1*5* *7*82-6*0 .0*5* **7.25*0.57*-.*6*7**7*8.0* .5+8*7* +*1   *6.*5*7.083*1*5* 6***-*171*7 *5.-.80*5* **25*078+2.57*2-6*0.*5*7.  *-**8.

5.+.56**.*+.    *1"&#+.*100*.5.5/5* A***0**1*8-8-8+.*5***0** B 6 * 6 @.5*13*-* 3.

*6-7.   A=***0**1*8-8-8+.+**   "*+-**+"*: A$8**13.0*.+*0***:*+***-**1 6.3."8*5* *".5.1**-**1*-76  *78*.53.***786 *0****1188.-8//*7*8* 015+* *7*85.5*0*.86 ".678* *61 *-*6*78 .+** 015+* B!  +8**1 +**5*+5* **5 *5**186**08  @*+** ?/:** 1**5* 1*  #21**1**5  88"..5707*5 3*2 5.50*7* B 6 * @     88.56***8*01*6.*5*7.#*5**6* 1*    .6**786*0-.+**  -*6.5*1*-*7*+81**1878*5.****786 6.7.*  -+.+2.*1 .

*-*061*11 6.788 -.3.3.+.*0*-*+. -*386.0*3.580 0.-.01*** ** 1*3.8581* -1*@/ .3*-*3.5*3**11*-76*0.8587"*1*6158--* +*1*-76 1*-76*0...580.86.*+8*765-**1761*5?$88*-76 *+8**5 -**#*0148#*@4 *6 "*1*:-***7188076 *61 "1*@* -**#*418/*5-*#*8-18/*580*"*1* 6*+8 #**1-**+8 *-**61+***0 *7.-*3*7 -**0.01*5** **7 **7866.7*3"*1 *6158--* +*-**7*+*1*@/* -*+* 8/5*-6.576.-* 3.5+.***786*.6* 6.-*0 -*6.1* .-8// * 015+* **8**+.57 +8"1**1-**84*--*1?$88*-76 ** *:*:-** 56*.-*3*7"*1*6158--* +*  .-*3*7+8*-** 81**+*1:*1*-76*0 .01*5****7 **786*-**184*71@ "*1*6158-- +* 1*@/* -*+* 8/5*.01*5**-**-*38**0.

 .

638** .5*-3.0*5*86".  *-*-*6*5*.5788* -!  *3*0* -*6.****7 **786 **7.*5**0680 9.   *+8*-**7*+* 81** 8% 1* .80*5* **188* *-**18+*1[ 5 +-855*1** *01-*- ".*6*7**7*8.80*5*-**3.8***-*-*7.5-*3*78685.0*5*86 *7*8-*3*780*-0*+80-.5-*3*78685.*3***85*7 ** 188*1*5* [[ *7-*7.0*5*86 * .57.68*78*07*3.*0*-6-**1**-**1**-* .-.*6*7**7*8.5.*17.*5**0680 6.01*5** ** 3*-*6**77868*78**7867.5*-171*7 *7*87.0*5*** 6.*6****   [*7.-.*5*7.****786*3*38 *-**18+*1 +*-*1 *1 188-*6*5* .*5*87* B 5 +-855*1** *01-*- ".-.1 6..7*0 6.8*-*3.3.5*7/ *72***-**17.57.78*-**11*5* *7-**-*-* *0.0*7** A*+.0*..*6*7**7*8.3*-*188*6** *788+*1    88.57612:-3*00803.5+87+*1:**1***7*8+2.50*780*-*7-**8685 .5+.+*.***-*0*6*  1*    .01*5** ..-..80*5* 6**6*5* 7-*6* *7*87.6** 188*6**-.***-*0* 6* 1*    .*-*5*1"&#*838!*68 *7.0* 92* 6..78*0.

***-*0*6* 1*    -*"*181**-*6 "8:*  1**61:*17*/* *6 1* .85875 +-855*1** *01-*- ".+ .-.6** .0*5*86!*-2 #% *".

 .

68*783.+87*  *618/* *6  @* +*1*1***5--*8*7 7*15A88 *6*+.01*5*** B 5 +-855*1** *01-*- ".*6*7* *7*8.7-***-* .-* *-**1+2.5788* 88*6***-**1 8+*1 +*1*1 +*0***3880*+.-.0*5*86.0*188.5*7*5**.  [188.7 % -*6.0*7*5*3*-*3.:*+* *-*16*5@*1..**7-*7.3.-2*887.5*62* .5+8*7*1*5* *7*8 .0*5*866.-* +.56.5-*3*7-**0 .0*+*7*-****.5+*0*188-*7*6 3.*8.6***788+*1 *-*1 6*5@*1...860..+8*768*78 3.*- 1*5* +*--80*8*7**.*/**7*+.7*0**-*86*06* -**+.3.7.638*6***-**18+*1 188*-*3*7.86785 1*     .78*0 .7886*7*8***0*-* -**.6** 7-*6**-.3*7  232.+87 [  .0**6.-*7.*5* *06806.7612:-3*00803.57-85**-*7*6 ".322*01*586-6*6*6* 100*7.3*-**0 1*5* 188*1*5*80* B "*1#*48--* *+1* 84*--*1 *.-2*-6868*7*6-3563-*6*5  +*1:***-*866*:*++.+8*1 ***7*8*8*86*0-*1 6*  .7*3*  :*6*1** 1*5*1*5*A".*1.-.80*5* 6.561-*56.***-*0* 6* 1*   *8-.-* *6  @  -**1*#% *6.-*.1 6.-2*$8***866* ".-*23.+15.*/**7*+.*188*6*3.5.8+*1**--*6*5*3*-*188*6*3.0**8685.-*#% 5*-2  -*6.* .0.5680816.5*0*+.

 **786  "*@5-**+*7*08  &*78-*#.*685*** .3*7  .5876.*  6758.    866 .

1** 6**  .8.50*8*+...0**1*-/6*+*1 .7*08- .**3.7*03*.08*6*6.*6*7* .01*386.01+85-*.80*5* -*.5 + #-**-*86857*6*+81+ .*5*  ..-5**6*5**76* 7*8 ..+*6 .7*03.* * .5788*.5+8*7*+* 1*5 *@58/  -*.0**. 866 .00*5*1*3.7*0.

-** .78*6. $0*3**07..*6*1*7*+*03.502*03008  -*6.0.0*.018*7.3*7 .0**4-*1-*6*5*1 6*   &*78*#.+*1*0** :*47868585 6.00*00825*0* +*-*56.56 A+86B*0.01*0*.#-*.7*7-*75*63*5* +. .6*-*5**86* ..37** *  .53***.3*7 * &*78.7*0*-.6*-*5**86*6.6* .+*0** -**18*5 .*7.+.-*3*7*.-.570.7.536*1 /61* 7-*+2.6256 :*7* *7*86.78-*6/*7*-**1 * .56?+5*1-*..56*0873*87-.*5*-* 6.3.+*0** + .5825*0*/5-***6**1*0+.57.*.5*7*6 . #-*.01*5***    "*@5.86 6*3** .7*:*78+.-..3..56 * *5*@58/ .8*1 !*68 *-*.**1 5** *3* *0 -*3*7 3.+*0** -**1*@58/ ..67* 3.*** *3.8*1*5*   6758.***806*+ +.* 188 .*+*+ -6+ + .**1 !*68 * * 85@* .5+*-*1 *0:*+  .786**786*7.3.57:*7*7*3 .-*7*0*6*8-*5* .0.**1.117*7 .5.*3**838-**+.8787.56 * *58*5 .5-*** . ..*3***85*7 +.51*7*6758. *786.**3***-* *7*8*6.0* 6/*71*6. * 1*8+*1*07-* +.-*3*7*5 -* 6.-.5*8 .0**1**0+.*7/7.5.+.+*0** .586-**3*-*0*6* #.8783 .53***  6** .*0 -08**6*0*75.0***786*7*8+86758.78*6*5*@ 6.3.+.*5*286 **1* 6758.*0*7 + #-**-* 86857*6*+81+ 8//*5-. ".**7*8383.0*5* "**16*78 +.*-*+. #-*.7*0*-.8/85** +*-**3.0**4-*1-*6*5*16*  #-*+.+*07*6. 5*-*:*7*:*+-7.85876*5*@ 3252 7*7*18*8 -* 6.*-* 3.6*** +.50*780*68-63.8**-*-**0 .*5* -*6.008** 80*3**0-.+** *0:*7*.+*0*1*+**1 .**3***-* *7*8*6.****7*8.6256 35* 6.573.*0 +*6*-*-*6*5**83*.*385+*85  .0080*1.3*7*7.0**3*.*7*8**786 *0-08**3*5*61*1*+*7 **-*7*5**0.5*1* 1*55** .53*****3*6725*7*8+168 -* 6..58 -0*7 188*6***786*-**18+*1 .*6*7* -*6.8//*5 ..*2.5*0878.57.0:*78*8387.+*0** + #-*.6* 7*8*0* *.1*0** .

51** * -*7** 6.-*188* 878 .56** *78*6*5**76* -+*:*1*80*****1***181**-85!*688*1   &**18*@*+*61 612:*+   "8+..5  1773 9528  :25-35..*- 275+86 :**8 38 .86 6*-*5+*1:*3.* -* 86   -* 3.58* 08* 3..6  .+*08 3.**-**0+.-.5*-*+* -* *6*5**76**07*-* -**+.5*6**1**0-+*1*6*-**13.66 .+*.385*  ** -*5 78  -*20 -* 57 267587/ 6*0*7 -3.5 *0 +2+52  *0 .86 125*7  ".8* 6.-*3*-*0*-**.8  -** 83** .2 .-** 78 6*0*7 3.5+.6.8.385** -* 25.5+.8*  8-*1 8-*1* -*3*7 .78* 67*786 188 .+*0*3.5*6**1*1*/*1  806.*- 3..3*6* -5 -*5 *6*5**7 6.

5*-.5.*5**  *7*7**788*878*3*-*18686* -*8786.*7*7*  781***1-*5*  -*.3*-**1"&# *212*38*   ".20**1"&# .8*3.85*0*-6** 6-**.8*7*8787****  &*66**  .+.6**1*-*.   188 86 -** 6*    &**18*@*+61 61*:*+  1***1*0*1*7*18.+*.+.*3*-*88*  *7.