P. 1
HUKUM MUSIK

HUKUM MUSIK

|Views: 6|Likes:
Published by Mutiara Eka P

More info:

Published by: Mutiara Eka P on Nov 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/10/2013

pdf

text

original

Keprihatinan yang dalam akan kita rasakan, kalau kita melihat ulah generasi muda Islam saat ini

yang cenderung liar dalam bermain musik atau bernyanyi. Mungkin mereka berkiblat kepada penyanyi atau kelompok musik terkenal yang umumnya memang bermental bejat dan bobrok serta tidak berpegang dengan nilai-nilai Islam. Atau mungkin juga, mereka cukup sulit atau jarang mendapatkan teladan permainan musik dan nyanyian yang Islami di tengah suasana hedonistik yang mendominasi kehidupan saat ini. Walhasil, generasi muda Islam akhirnya cenderung membebek kepada para pemusik atau penyanyi sekuler yang sering mereka saksikan atau dengar di TV, radio, kaset, VCD, dan berbagai media lainnya. Tak dapat diingkari, kondisi memprihatinkan tersebut tercipta karena sistem kehidupan kita telah menganut paham sekularisme yang sangat bertentangan dengan Islam. Muhammad Quthb mengatakan sekularisme adalah iqamatul hayati ‘ala ghayri asasin minad dîn, artinya, mengatur kehidupan dengan tidak berasaskan agama (Islam). Atau dalam bahasa yang lebih tajam, sekularisme menurut Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani adalah memisahkan agama dari segala urusan kehidupan (fashl ad-din ‘an al-hayah) (Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani, Nizhâm Al-Islâm, hal. 25). Dengan demikian, sekularisme sebenarnya tidak sekedar terwujud dalam pemisahan agama dari dunia politik, tetapi juga nampak dalam pemisahan agama dari urusan seni budaya, termasuk seni musik dan seni vokal (nyanyian). Kondisi ini harus segera diakhiri dengan jalan mendobrak dan merobohkan sistem kehidupan sekuler yang ada, lalu di atas reruntuhannya kita bangun sistem kehidupan Islam, yaitu sebuah sistem kehidupan yang berasaskan semata pada Aqidah Islamiyah sebagaimana dicontohkan Rasulullah Saw dan para shahabatnya. Inilah solusi fundamental dan radikal terhadap kondisi kehidupan yang sangat rusak dan buruk sekarang ini, sebagai akibat penerapan paham sekulerisme yang kufur. Namun demikian, di tengah perjuangan kita mewujudkan kembali masyarakat Islami tersebut, bukan berarti kita saat ini tidak berbuat apa-apa dan hanya berpangku tangan menunggu perubahan. Tidak demikian. Kita tetap wajib melakukan Islamisasi pada hal-hal yang dapat kita jangkau dan dapat kita lakukan, seperti halnya bermain musik dan bernyanyi sesuai ketentuan Islam dalam ruang lingkup kampus kita atau lingkungan kita. Tulisan ini bertujuan menjelaskan secara ringkas hukum musik dan menyanyi dalam pandangan fiqih Islam. Diharapkan, norma-norma Islami yang disampaikan dalam makalah ini tidak hanya menjadi bahan perdebatan akademis atau menjadi wacana semata, tetapi juga menjadi acuan dasar untuk merumuskan bagaimana bermusik dan bernyanyi dalam perspektif Islam. Selain itu, tentu saja perumusan tersebut diharapkan akan bermuara pada pengamalan konkret di lapangan, berupa perilaku Islami yang nyata dalam aktivitas bermain musik atau melantunkan lagu.

drama) (Dr. Definisi Seni Karena bernyanyi dan bermain musik adalah bagian dari seni. Abdurrahman al-Baghdadi. Maka dari itu. Seni vokal tersebut dapat digabungkan dengan alat-alat musik tunggal (gitar. biola. cara membuat not. sebagai proses pendahuluan untuk memahami fakta (fahmul waqi’) yang menjadi objek penerapan hukum. Di samping pembahasan ini. . agar aktivitas bermain musik dan bernyanyi tidak tercampur dengan kemaksiatan atau keharaman. Sebab fakta yang ada. orkes simfoni. dan sebagainya (Dr. yaitu hukum memainkan musik dan hukum menyanyi. Seni Dalam Pandangan Islam. Abdurrahman al-Baghdadi. Seni Dalam Pandangan Islam. yaitu: • Pertama. yang dilahirkan dengan perantaraan alat komunikasi ke dalam bentuk yang dapat ditangkap oleh indera pendengar (seni suara). • Kedua.Minimal di kampus atau lingkungan kita. Menurut penulis. seperti telah dijelaskan di muka. Adapun seni musik (instrumental art) adalah seni yang berhubungan dengan alat-alat musik dan irama yang keluar dari alat-alat musik tersebut. maka kita akan meninjau lebih dahulu definisi seni. Seni musik membahas antara lain cara memainkan instrumen musik. Inilah sekilas penjelasan fakta seni musik dan seni vokal yang menjadi topik pembahasan. dan studi bermacam-macam aliran musik. hal. karawitan. Sedang seni vokal. ada 4 (empat) hukum fiqih yang berkaitan dengan aktivitas bermain musik dan menyanyi. penulis melakukan pemilahan hukum berdasarkan variasi dan kompleksitas fakta yang ada dalam aktivitas bermusik dan menyanyi. akan disajikan juga tinjauan fiqih Islam berupa kaidah-kaidah atau patokan-patokan umum. adalah seni yang diungkapkan dengan cara melagukan syair melalui perantaraan oral (suara saja) tanpa iringan instrumen musik. adalah seni yang diperdengarkan melalui media alat-alat musik. lebih beraneka ragam dari dua aktivitas tersebut. 13-14). Seni musik ini bentuknya dapat berdiri sendiri sebagai seni instrumentalia (tanpa vokal) dan dapat juga disatukan dengan seni vokal. Dalam Ensiklopedi Indonesia disebutkan bahwa seni adalah penjelmaan rasa indah yang terkandung dalam jiwa manusia. 13). hukum mendengarkan nyanyian. Tinjauan Fiqih Islam Dalam pembahasan hukum musik dan menyanyi ini. hukum memainkan alat musik. paling tidak. piano. Seni instrumentalia. indera pendengar (seni lukis). terlalu sederhana jika hukumnya hanya digolongkan menjadi dua. atau dilahirkan dengan perantaraan gerak (seni tari. hukum mendengarkan musik. • Keempat. hukum melantunkan nyanyian (ghina’). dan lain-lain) atau dengan alat-alat musik majemuk seperti band. • Ketiga. hal.

Hadits Abu Malik Al-Asy’ari ra bahwa Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya akan ada di kalangan umatku golongan yang menghalalkan zina. http://www. Pendapat-pendapat Islami seputar musik dan menyanyi yang berbeda dengan pendapat penulis. arak. 27-38). Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki. Jadi para ulama mempunyai pendapat berbeda-beda dalam masalah ini (Syaikh Abdurrahman al-Jaziri. hal. seperti diuraikan oleh al-Ustadz Muhammad alMarzuq Bin Abdul Mu’min al-Fallaty mengemukakan dalam kitabnya Saiful Qathi’i lin-Niza’ bab Fi Bayani Tahrimi al-Ghina’ wa Tahrim Istima’ Lahu (Musik./ juga oleh Dr. Luqmân [31]: 6) Beberapa ulama menafsirkan maksud lahwal hadits ini sebagai nyanyian. al-Qurthubi. Hadits Aisyah ra Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah mengharamkan nyanyian-nyanyian (qoynah) dan . di antaranya al-Hasan. Seni Dalam Pandangan Islam. c. an-Najm [53]: 59-61.” [HR. Mereka itu akan memperoleh adzab yang menghinakan. dan alat-alat musik (al-ma’azif). sutera. 3). 96. 1. Masing-masing mempunyai dalilnya sendiri-sendiri. Karena itu.Ada baiknya penulis sampaikan. Seni Suara. hal. AlKhalash wa Ikhtilaf an-Nas. Hukum Melantunkan Nyanyian (al-Ghina’ / at-Taghanni) Para ulama berbeda pendapat mengenai hukum menyanyi (al-ghina’ / attaghanni). dan Qs. Abdurrahman al-Baghdadi. Dalil-Dalil Yang Mengharamkan Nyanyian: a. Ibnu Abbas dan Ibnu Mas’ud. 21-25. Dr.tripod. Kitab al-Fiqh ‘Ala al-Madzahib al-Arba’ah. musik atau lagu. Dan Seni Tari Dalam Islam. dan Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki dalam Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas (hal. hal. hal. Toha Yahya Omar. Ayat-ayat lain yang dijadikan dalil pengharaman nyanyian adalah Qs. Haramkah Musik Dan Lagu? (al-I’lam bi Anna al-‘Azif wa al-Ghina Haram). Sebagian mengharamkan nyanyian dan sebagian lainnya menghalalkan. Abdurrahman al-Baghdadi dalam bukunya Seni dalam Pandangan Islam (hal. melainkan hukum yang termasuk dalam masalah khilafiyah. tetap penulis hormati. bahwa hukum menyanyi dan bermain musik bukan hukum yang disepakati oleh para fuqaha. Berikut sebagian dalil masing-masing. boleh jadi pendirian penulis dalam tulisan ini akan berbeda dengan pendapat sebagian fuqaha atau ulama lainnya. 20-22).” (Qs. hadits no. Hukum Seni Musik.ashifnet. 5590]. 41-42.com/). al-Isrâ’ [17]: 64 (Abi Bakar Jabir al-Jazairi. Bukhari. hal. b. 97-101): A. Shahih Bukhari. Berdasarkan firman Allah: “Dan di antara manusia ada orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna (lahwal hadits) untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu ejekan.

d. Alunan suara nyanyian yang melalaikan dengan iringan seruling syaitan (mazamirus syaithan). janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Ibnu Abi Dunya dan al-Baihaqi. e. Ratapan seorang ketika mendapat musibah sehingga menampar wajahnya sendiri dan merobek pakaiannya dengan ratapan syetan (rannatus syaithan). yaitu: 1.menjualbelikannya.” [HR. Tiba-tiba salah seorang di antara mereka berkata: “Di antara kita ada Nabi Saw yang mengetahui apa yang akan terjadi kemudian. Hadits dari Nafi’ ra. seperti air menumbuhkan kembang. Hadits dari Ibnu Mas’ud ra. . mempelajarinya atau mendengar-kannya. Hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Auf ra bahwa Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya aku dilarang dari suara yang hina dan sesat.” Kemudian beliau membacakan ayat di atas. c. sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang melampaui batas. katanya: Aku berjalan bersama Abdullah Bin Umar ra. Dalil-Dalil Yang Menghalalkan Nyanyian: a. Rasulullah Saw bersabda: “Orang yang bernyanyi. maka Allah SWT mengutus padanya dua syaitan yang menunggangi dua pundaknya dan memukul-mukul tumitnya pada dada si penyanyi sampai dia berhenti. 2. lalu mulailah beberapa orang hamba perempuan kami memukul gendang dan mereka menyanyi dengan memuji orang yang mati syahid pada perang Badar. maka dia menutup telinganya dengan telunjuknya terus berjalan sambil berkata.” Maka Nabi Saw bersabda: “Tinggalkan omongan itu. Rasulullah Saw bersabda: “Nyanyian itu bisa menimbulkan nifaq.” (Qs. Kemudian dia lepaskan jarinya dan berkata. “Demikianlah yang dilakukan Rasulullah Saw. Teruskanlah apa yang kamu (nyanyikan) tadi. f. [HR. Ruba’i Binti Mu’awwidz Bin Afra berkata: Nabi Saw mendatangi pesta perkawinanku. masihkah kau dengar suara itu?” sampai aku menjawab tidak.” [HR. b. Firman Allah SWT: “Hai orang-orang yang beriman. Ibnu Abid Dunya dan al-Baihaqi].” B. Hadits dari Abu Umamah ra. “Hai Nafi.]. Ibnu Abi Dunya dan Ibnu Mardawaih]. hadits mauquf].” [HR. Ibnu Abid Dunya.” [HR. alMâ’idah [5]: 87). lalu beliau duduk di atas dipan seperti dudukmu denganku. Dalam perjalanan kami mendengar suara seruling.

d.” [HR. Lalu Hasan berkata: “Aku pernah bersya’ir di masjid dan di sana ada orang yang lebih mulia daripadamu (yaitu Rasulullah Saw)” [HR. dari Aisyah ra]. nasionalisme. yaitu nyanyian yang kriterianya adalah bersih dari unsur kemaksiatan atau kemunkaran. Muslim. yang muncul dari penciptaan manusia. 113. menceritakan keindahan alam semesta. Tiba-tiba Rasulullah Saw bersabda: “Mengapa tidak kalian adakan permainan karena orang Anshar itu suka pada permainan. Dari Aisyah ra. yaitu nyanyian yang disertai dengan kemaksiatan atau kemunkaran. seperti berjalan. termasuk dalam hukum af-‘âl jibiliyah. Nyanyian haram didasarkan pada dalil-dalil yang mengharamkan nyanyian. misalnya mengajak pacaran. dan sebagainya. Maka Umar memicingkan mata tidak setuju. dalam Fâth al-Bârî. 485]. membaui. Kaidah syariah menetapkan: . Af-‘âl jibiliyyah adalah perbuatan-perbuatan alamiah manusia. Hukum melantunkan lagu termasuk dalam hukum af-‘âl (perbuatan) yang hukum asalnya wajib terikat dengan hukum syara’ (at-taqayyud bi al-hukm asy-syar’i). sesungguhnya Umar melewati shahabat Hasan sedangkan ia sedang melantunkan sya’ir di masjid. mempropagandakan sekularisme. juz. Perbuatan-perbuatan yang tergolong kepada af‘âl jibiliyyah ini hukum asalnya adalah mubah. ikhtilath (campur baur pria–wanita). III.Bukhari. kecuali adfa dalil yang mengharamkan. menggerakkan tangan. mengajak taubat dari judi. Sedangkan mendengarkan lagu. dia pernah menikahkan seorang wanita kepada pemuda Anshar. makan. 64-65. Hukum Mendengarkan Nyanyian a. mendukung pergaulan bebas. dan sebagainya. Misalnya nyanyian yang syairnya memuji sifat-sifat Allah SWT. Seni Dalam Pandangan Islam. mengajak menuntut ilmu. liberalisme. Hukum Mendengarkan Nyanyian (Sama’ al-Ghina’) Hukum menyanyi tidak dapat disamakan dengan hukum mendengarkan nyanyian. mendorong orang meneladani Rasul. e. Nyanyian halal didasarkan pada dalil-dalil yang menghalalkan. juz II. tidur. penampakan aurat. hal. duduk. dan semisalnya (Dr. Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki. dan ada yang dihalalkan. perbuatan (fi’il). zina. baik berupa perkataan (qaul). Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas. misalnya disertai khamr. yang hukum asalnya mubah. Dari Abu Hurairah ra. atau sarana (asyyâ’). hal. minum. atau syairnya yang bertentangan dengan syara’. Sebab memang ada perbedaan antara melantunkan lagu (at-taghanni bi al-ghina’) dengan mendengar lagu (sama’ al-ghina’). hal. mendengar. hal. Bukhari]. melihat. menggerakkan kaki. 103). Abdurrahman al-Baghdadi. 2. Dari sini kita dapat memahami bahwa nyanyian ada yang diharamkan.

adalah mubah.Al-ashlu fi al-af’âl al-jibiliyah al-ibahah “Hukum asal perbuatan-perbuatan jibiliyyah. yaitu duduk bersama sang penyanyi. maka pada saat itu melihat hukumnya haram. apakah melihat gunung. Jika tidak mampu. berada dalam satu forum. tidak haram. . misalnya melihat aurat wanita. Mendengar suara apa saja boleh. dan seterusnya. Sebab mendengar adalah perbuatan jibiliyyah yang hukum asalnya mubah. kita tidak dibolehkan berdiam diri dan wajib melakukan amar ma’ruf nahi munkar. Hukum Mendengar Nyanyian Secara Interaktif (Istima’ al-Ghina’) Penjelasan sebelumnya adalah hukum mendengar nyanyian (sama’ al-ghina’). Maka dari itu. Perbuatan mendengar termasuk perbuatan jibiliyyah. melihat apa saja adalah boleh. apakah suara gemericik air. Jika suara yang terdengar berisi suatu aktivitas maksiat. sehingga hukum asalnya adalah boleh. tanpa ada interaksi misalnya ikut hadir dalam proses menyanyinya seseorang. ada kewajiban amar ma’ruf nahi munkar. Imam Muslim. Dan itu adalah selemah-lemah iman. Hanya saja jika ada dalil khusus yang mengaramkan melihat sesuatu. Mendengar nyanyian (sama’ al-ghina’) adalah sekedar mendengar. suara binatang. Dalam bahasa Arab. mobil. pohon. ubahlah dengan hatinya (dengan tidak meridhai). Tetapi jika isi atau syair nyanyian itu mengandung kemungkaran. Hanya saja kita berkewajiban melakukan amar ma’ruf nahi munkar terhadap orang tersebut dan kita diharamkan mendiamkannya. sebab melihat itu sendiri adalah boleh menurut syara’. maka meskipun mendengarnya mubah. Hanya saja di sini ada sedikit catatan. Jadi. Misalnya kita mendengar seseorang mengatakan. sebenarnya adalah mubah. Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas. suara halilintar. yaitu mendengarkan nyanyian secara interaktif (istima’ li alghina’). “Saya akan membunuh si Fulan!” Membunuh memang haram. ubahlah kemungkaran itu dengan tangannya (kekuatan fisik). Demikian pula hukum mendengar nyanyian. Masing-masing ini tidak memerlukan dalil khusus untuk membolehkannya. kerikil. Abu Dawud dan Ibnu Majah]. dan tidak boleh mendiamkannya. Sedangkan istima’ li al-ghina’. 96). Nabi Saw bersabda: “Siapa saja di antara kalian melihat kemungkaran.” (Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki. Demikian pula mendengar. adalah lebih dari sekedar mendengar. ada perbedaan antara mendengar (as-sama’) dengan mendengar-interaktif (istima’). hal. Tapi perbuatan kita mendengar perkataan orang tadi. Ada hukum lain. Sekedar mendengarkan nyanyian adalah mubah. an-Nasa’i. bagaimanapun juga nyanyian itu. ubahlah dengan lisannya (ucapannya). batu. melihat sebagai perbuatan jibiliyyah hukum asalnya adalah boleh (ibahah).” [HR. Jika tidak mampu. yaitu ada tambahannya berupa interaksi dengan penyanyi. b. juga suara manusia termasuk di dalamnya nyanyian.

Sabda Nabi Saw: “Umumkanlah pernikahan dan tabuhkanlah untuknya rebana (ghirbal). atau rebana. as-Sakhawy dalam Fathul Mugits. secara tekstual (nash). 24). Hukum Memainkan Alat Musik Bagaimanakah hukum memainkan alat musik. Menurut Syaikh Nashiruddin al-Albani hadits-hadits yang mengharamkan alat-alat musik seperti seruling. Toha Yahya Omar. Ada yang mengharamkan dan ada pula yang menghalalkan. dan kemudian mendengarkan nyanyian sang penyanyi (Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki. 52. “…Maka janganlah kamu duduk bersama kaum yang zhalim setelah (mereka) diberi peringatan. Imam Ibnu Katsir dalam Ikhtishar ‘Ulumul Hadits. Allah SWT berfirman: “Maka janganlah kamu duduk bersama mereka hingga mereka beralih pada pembicaraan yang lainnya.” (Qs. Dan Seni Tari Dalam Islam. Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas. hal. Akan tetapi Syaikh Nashiruddin al-Albani dalam kitabnya . hal. Jadi kalau mendengar nyanyian (sama’ al-ghina’) adalah perbuatan jibiliyyah. dan sebagainya? Jawabannya adalah. 104). 104). Haramkah Musik Dan Lagu? (Al-I’lam bi Anna al-‘Azif wa al-Ghina Haram). yaitu ad-duff atau al-ghirbal.” [HR. maka aktivitasnya itu adalah haram (Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki. seperti gitar. Ibnu Majah] ( Abi Bakar Jabir al-Jazairi. Hukum Seni Musik. rebana. gendang. Adapun selain alat musik ad-duff / al-ghirbal.berdiam di sana.” (Qs. Memang ada beberapa ahli hadits yang memandang shahih. maka orang itu boleh mendengarkan nyanyian tersebut. hal. Seni Suara. al-An’âm [6]: 68). ash-Shan’ani dalam Tanqihul Afkar dan Taudlihul Afkar juga Syaikh al-Islam Ibnu Taimiyah dan Imam Ibnul Qayyim dan masih banyak lagi. maka ulama berbeda pendapat. sedang mendengar-menghadiri nyanyian (istima’ al-ghina’) bukan perbuatan jibiliyyah. dan sejenisnya. Adapun jika seseorang mendengar nyanyian secara interaktif (istima’ al-ghina’) dan nyanyiannya adalah nyanyian haram. Jika seseorang mendengarkan nyanyian secara interaktif. atau kondisi yang melingkupinya haram (misalnya ada ikhthilat) karena disertai dengan kemaksiatan atau kemunkaran. 3. hal. Imam Ibnu Hajar dalam Taghliqul Ta’liq. Imam an-Nawawi dalam Al-Irsyad. piano. an-Nisâ’ [4]: 140). ada satu jenis alat musik yang dengan jelas diterangkan kebolehannya dalam hadits. Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas. seperti Ibnu Shalah dalam Muqaddimah ‘Ulumul Hadits. dan nyanyian serta kondisi yang melingkupinya sama sekali tidak mengandung unsur kemaksiatan atau kemungkaran. Dalam hal ini penulis cenderung kepada pendapat Syaikh Nashiruddin al-Albani. seluruhnya dha’if.

59 mengatakan: “Jika belum ada perincian dari Allah SWT maupun Rasul-Nya tentang sesuatu yang kita perbincangkan di sini [dalam hal ini adalah nyanyian dan memainkan alat-alat musik]. TV. Abdurrahman al-Baghdadi (Seni Dalam Pandangan Islam. maka hukumnya haram. Jika tidak ada dalil yang mengharamkan. memainkan alat musik apa pun. atau terjadi penampakan aurat.Dha’if al-Adab al-Mufrad setuju dengan pendapat Ibnu Hazm dalam Al-Muhalla bahwa hadits yang mengharamkan alat-alat musik adalah Munqathi’ (Syaikh Nashiruddin Al-Albani. juz VI. di GOR. seperti show di panggung pertunjukkan. Imam Ibnu Hazm dalam kitabnya Al-Muhalla. 107-108):"hukum mendengarkan musik melalui media TV. "Jika terdapat unsur kemaksiatan atau kemungkaran. 4. kembali kepada hukum asalnya. maka hukumnya adalah mubah" (Dr. adalah mubah (Ibadah)." Kemubahannya didasarkan pada hukum asal pemanfaatan benda (asy-yâ’) dalam hal ini TV. VCD. hal. 7476) dan Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki (Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas. 74). Mendengarkan Musik Secara Langsung (Live) Pada dasarnya mendengarkan musik (atau dapat juga digabung dengan vokal) secara langsung. Abdurrahman al-Baghdadi. atau terjadi ikhthilat. Dan Semisalnya Menurut Dr. bagaimana pun juga bentuk musik atau nyanyian yang ada dalam media tersebut. dan semisalnya. 57). selama tidak terdapat dalil yang mengharamkannya. lapangan. tidak sama dengan hukum mendengarkan musik secara langsung sepereti show di panggung pertunjukkan. Kesimpulannya. Dha’if al-Adab al-Mufrad. Patokannya adalah tergantung ada tidaknya unsur kemaksiatan atau kemungkaran dalam pelaksanaannya.” (Dr. Seni Dalam Pandangan Islam.” (Dr. Hukum asalnya adalah mubah (ibahah). Abdurrahman al-Baghdadi. yaitu mubah. adalah boleh. dan semisalnya yaitu mubah. maka telah terbukti bahwa ia halal atau boleh secara mutlak. radio. Hukum Mendengarkan Musik a. Seni Dalam Pandangan Islam. maka pada saat itu suatu alat musik tertentu adalah haram. b. hukumnya sama dengan mendengarkan nyanyian secara interaktif. hal. Mendengarkan Musik Di Radio. dan semisalnya. kaset. hal. Seni Dalam Pandangan . hal. hal. Kecuali jika ada dalil tertentu yang mengharamkan. Abdurrahman al-Baghdadi. misalnya syairnya tidak Islami. 14-16). Inilah hukum dasarnya."" Jika tidak terdapat unsur kemaksiatan atau kemungkaran. Kaidah syar’iyah mengenai hukum asal pemanfaatan benda menyebutkan: Al-ashlu fi al-asy-yâ’ al-ibahah ma lam yarid dalilu at-tahrim “Hukum asal benda-benda. hal.

Berikut sekilas uraiannya: 1). 2). mengajak mendirikan masyarakat Islam. Misalnya. Dalam hal ini. Pedoman Umum Nyanyian Dan Musik Islami Setelah menerangkan berbagai hukum di atas. 2. Salah satu bentuknya seperti genderang untuk membangkitkan semangat. seperti diuraikan di atas. c) Tidak menyalahi ketentuan syara’. hukumnya dapat menjadi haram. Waktu dan Tempat. hal. Muqaddimah adDustur. atau sebaliknya. instrumen yang digunakan . Atau menentang judi. penulis ingin membuat suatu pedoman umum tentang nyanyian dan musik yang Islami. b) Tidak ada unsur tasyabuh bil-kuffar dengan alat musik atau bunyi instrumen yang biasa dijadikan sarana upacara non muslim. Instrumen/Alat Musik Dengan memperhatikan instrumen atau alat musik yang digunakan para shahabat. 5. menentang pergaulan bebas. dalam bentuk yang lebih rinci dan operasional. berpakaian ketat dan transparan. yang wanita memakai pakaian dan/atau asesoris pria. 86). Atau yang laki-laki memakai pakaian dan/atau asesoris wanita. Instrumen (alat musik). hal. dan sejenisnya. Ini semua haram. seperti wanita tampil menampakkan aurat.Islam. maka di antara yang mendekati kesamaan bentuk dan sifat adalah: a) Memberi kemaslahatan bagi pemain ataupun pendengarnya. bahwa nyanyian dan musik Islami wajib bersih dari segala unsur kemaksiatan atau kemungkaran. Sya’ir dalam bait lagu. Kaidah syar’iyah menetapkan: Al-wasilah ila al-haram haram “Segala sesuatu perantaraan kepada yang haram. Setidaknya ada 4 (empat) komponen pokok yang harus diislamisasikan. mengajak jihad fi sabilillah. menentang kezaliman penguasa sekuler. bila diduga kuat akan mengantarkan pada perbuatan haram. dan sejenisnya. 76). mengenakan kalung salib. hingga tersuguh sebuah nyanyian atau alunan musik yang indah (Islami): 1. menentang pacaran. hukumnya haram juga. Musisi/Penyanyi a) Bertujuan menghibur dan menggairahkan perbuatan baik (khayr / ma’ruf) dan menghapus kemaksiatan. dan kezhaliman. Namun demikian. 4. 3. Pedoman ini disusun atas di prinsip dasar. berpakaian ala pastor atau bhiksu. bergoyang pinggul. Misalnya. b) Tidak ada unsur tasyabuh bil-kuffar (meniru orang kafir dalam masalah yang bersangkutpaut dengan sifat khas kekufurannya) baik dalam penampilan maupun dalam berpakaian. atau mengakibatkan dilalaikannya kewajiban.” (Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani. kemungkaran. meskipun asalnya adalah mubah. Musisi/Penyanyi.

(hanya Allah yang Mahatahu Kebenarannya) Catatan ini kami tujukan untuk kami pada khususnya dan untuk semua pembaca pada umumnya. c) Tidak mengganggu orang lain (baik dari segi waktu maupun tempat). Rasul-Nya dan ciptaan-Nya. mendapatkan rizki. Rasul-Nya. c) Berisi “bius” yang menghilangkan kesadaran manusia sebagai hamba Allah.. b) Tidak melalaikan atau menyita waktu beribadah (yang wajib). Tidak berisi: a) Amar munkar (mengajak pacaran. dan sebagainya). d) Ungkapan yang tercela menurut syara’ (porno. Maka dari itu. Sumber : http://virouz007. kedatangan saudara. dialog dan kritik konstruktif sangat diperlukan guna penyempurnaan dan koreksi. Wallahu a’lam bi ash-showab. Tentu saja tulisan ini terlalu sederhana jika dikatakan sempurna. kecuali ada dalil yang mengharamkannya. dan perbedaan itu sangat penulis hormati...sangat relatif tergantung maksud si pemakainya. yaitu masyarakat Islam di bawah naungan Laa ilaaha illallah Muhammadur Rasulullah. c) Berisi ‘ibrah dan menggugah kesadaran manusia. yang menjadi pendahuluan untuk membangun peradaban dan masyarakat Islam yang kita idam-idamkan bersama. 3). 4). Semua ini mudah-mudahan dapat menjadi kontribusi —walau pun cuma secuil— dalam upaya melepaskan diri dari masyarakat sekuler yang bobrok.dsb). b) Mencela Allah. dan sebagainya) b) Memuji Allah. Penulis sadari bahwa permasalahan yang dibahas ini adalah permasalahan khilafiyah. Amin.. Mungkin sebagian pembaca ada yang berbeda pandangan dalam menentukan status hukum menyanyi dan musik ini. d) Pria dan wanita wajib ditempatkan terpisah (infishal) tidak boleh ikhtilat (campur baur). kebenaran dan sebagainya) dan nahi munkar (menghujat kedzaliman. dan sebagainya) dan nahi ma’ruf (mencela jilbab. Sya’ir Berisi: a) Amar ma’ruf (menuntut keadilan. hukum asal alat musik adalah mubah. e) Hal-hal mubah yang tidak bertentangan dengan aqidah dan syariah Islam.com/2010/04/23/hukum-musik-dalamislam/ Wallahu a’lam bish-shawabi. d) Tidak menggunakan ungkapan yang dicela oleh agama. Penutup Demikianlah kiranya apa yang dapat penulis sampaikan mengenai hukum menyanyi dan bermusik dalam pandangan Islam. Dan perlu diingat. tak tahu malu. al-Qur’an. memberantas kemaksiatan. dan sebagainya. . Waktu Dan Tempat a) Waktu mendapatkan kebahagiaan (waqtu sururin) seperti pesta pernikahan.wordpress. e) Segala hal yang bertentangan dengan aqidah dan syariah Islam. perdamaian. hari raya.

memberi kekuatan untuk kita amalkan. Amin Wassalam.. kami mohon ampunan...... dan kepada Allah SWT. Itu hanyalah dari kami. Semoga Allah SWT. .Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini......

   .5*3*8**.*7 **7**0-*-*-*3.01*5*****-**1 6 * * .+*0***  86*7*8*08 -*7*5*** *6* * 85718+ +8++*6-*+8 *6@8.+.*/65**68-*1:*1*-766.

-* 6 * 65 @.

01*** . +**5*+5 * **5 *5**186**08 * @*+** ?/:* * 1**5* 1*    + *-76+8* 6@*55*+*1:*!*688*1"*:+.56*+-* A".680081****-*-**0*8*780220**0.

+*0 B ! +8+8*-** *1*4 1*-76*848/   .56*+-* A".* 687.8-* +.56*+-* A**78+6*.5* *5* -***7 **786 * *@*/ B! 81*5  "1*1181*5 1*-762     .680081**8-*5*0-*568*5**01*-*6.087863*-**-8*6*7* *0.5* ***1"&#.** .57*5.0*5 ** B.01*5**** ** 42*1 -* .*-76-*5+8*6@8-5* !*688*1"*:+.3. *-766*15*!*688*1"*:+.800*0-8*38-**-*.56*+-* A5*0*0+.*6*3*-*+.8+81*.+8*/*4 6. *-76-*5+8$**15* !*688*1"*:+.3.680081**1.88 88787*3*-*-*-*6 3.1+8?8/5*+*1:*!*688*1"*: +.****7-*7*6 ! +8+8*-*+8*5-*:*1   .7 B! +8+-8*    / *-76*0-5:**7*2.-.51.+*.6*7 *78.**5**7*8.56*+-* A".*8.8*+.

3*6**5*-*+.0*568*5*78B 6*3**8.01***** * 5**1"&# A*25*0 25*0*0+.8*25*0*0.5*7* A.580 **-*. !8+*@78@*::-/5*+.-5-*.*3*8+*7*6 B 6 *  @-*1    + *-76-*5*/@5* *7** 8+.0*568*5*6.5**+.-*3*786+*1 6.0* 5*7*3*6.***-.0*7.  8*68*5****0.5**6*++.56**+-8*1$*55* **3.5806*7* **5866*71*  !*7*3*6.7*.**1*0-*8*!*688*1"*: B! +8+-8*-* * *1*4    .0**-.586+.680081**17-*.7* 5**7866*71* B    * **0.8-*-*.5*7*A**/ *61*1*8-.52+.5**** .-.5*7* .*:*+7-* .0*50*6.100*.88* 7.87837.5* *0**1*81*5***3* *3**0 +**07.3****-.*3*5:**1*6.*3*8 +*7*6 6.25*0.*1*11***+*0*8-**0**1*8.

586**1*3**0*8 ** 7*- B ! 81*5 -** 71*  5 8  1* .0*8 *88**1+.0.8-* B***+"*:+.*-.5.3.5.* +.5.-*0-*.5*:*8 *8+.5*-.+.38* *.*.5*0*-*5 #+* 7+*6**16.-*7*03.5*3*25*01*+*3.25*0-*7*5*.*+"*:.825*0*0*7 6*1-3*-*3.5*7*A*7*5*7**-**+"*:*0.880.*8-8-8-*7*6-3* 6.67*3.0*.56*+-* A#00**220*78 #.57-8-88-.7*18*3**0** 7.

.

680081*$*5.561-*58685.0**3*.-8803..5*1+.+*6  .5*1.:*761*1*+*7*6* 6..*78*6*@5-*6.3*-*3.5** B! 81*5   . -*56*15*    .5***-**1+.5*7* A83.*1*6.*1*+*1:****-**0-1*5** -* *-**0-1*** **1*5*--*6*5*3*-*-* -**0 .*3***85*7  17*71 .67* -*6.0**.+18* -*53*-*8 *78!*688*1"*: B! 86 8 1*    *567*-*3*7.*-*!*68 .*6*7**7*8.56*@5-*6--*-6***-*25*0*0.*56*15*-*3.**$*5.*5* .*385+*8535* :*7* *7*86*5**0+.87878  .57*-.-*0..788 *8*6*+.0**7*8+*7-*58- .0*.8*5* +*+.5***5.01*5**** *78***0-6.57.5*7** 4*8 3.5+8*7* /@ *7*8 6*5** *6  @ 6**-6.7*0* -.-2520 25*0..57*1*5 * 3.56*+-* A.-*1***6.5*6. -*6.0* *7*7-*6.57**.-*0**6.8*5*  6*****06*5*.***-*0*6* 1*  "*181**- *6 "8:*  1**61:*17*/* *6 1* .01*** *78** *057. *5+885*5*15* 6.25*0:*7*. *62*6. +.6** 5 +-855*1* * *01-*- ".3523*0*-**6.50*8*+.0*6*5*@ 6**.0*3*7-****-**3.583*3.8*56.+*0**  **1**--*6*5*3*-*-* -**0..*25*061*57868* 3*-*3..8-* 61*5 #+* 7+*!*688*1"*:+.86/*7 6/*7*1"&# .*6*7* *7*8.

+*+.0*.*78**08 *7 7*01*+* 01*@ -.5+8*7* *0188 *6**:*+7.5*7-.*7-*-*3*7-6***-.-.5+.-***7*5*.-.    88.0*1886*5*@ *7 7*4*8-+* 18 .-.-.0*5*** "**@* 1*@  88.*0*-*3.0*5*** * 88.0*5*08 6**@* 01*@ 88 .0*188.*78**087.0*5* ** ".5*68-**188*/ ?  3.

100*188*6***-**1+2.80*5* 7*7-*-+2.+*+.*5**-**1 8+*1 7-*1*5* **6**7*+.*1* B! *86  * *6*@ +8*:8--*+8**1   .5+8*7*+*1 *-**18+*1 B "*181**-*6 "8:*  1**61:*17*/* *6 1*    **-*578 .*01*5*  #*33.-*5.-.0*57.+2.1.-.37***86*  6.-.5+8*7****1*86* *08.*5 68*5*1*7*5 68*5*+*7*0 80* 68*5**86*7.1*76.0*5*** *-**18+*1 +*0***3880***78 ".0*5*-**1 3.0*5+.-.25*0 .5**7*0*  ** 8 .58*-*18686878.*6 6*5@ ".-..5+8*7**07.:*+***5*@58/*1 8*5 -*7-*+2.1*7*85*7:*7* **3*-* 6**778.-.0*5**08 7.5+8*7*.+881.00.5 2+ -*6..5*7**25*07*- 6.1.0*56.01*5** *-*16*5*1 .1 .1*7.5+8*7* 3.+*+.+*8 .8**-/*-**0.7*3*  *618/* */@ * +*1* +*1*1A88*6*3.-5 *-**1+2.*8***5*@58/*18*5   *+"*:+.+88168*\B.1** 6.6..+*0** .51*-*325*07.5+8*7*7*.5.5*68--***** **6**-6*-* 6.+87-*7*-1*5**.50220.5-*-5 -*:*+..-***  .0*1*7* -.5-1* *78*-**16.0*53.1*70880  3212 +*78 .-.7.0*5** ".1 *3**168*5*0.5+8*7* 3.3.5-.3*-**/ ? +*1188*6** *-**18+*1 .0* 6** 8.0*7** A"****.5*683.5+8*7*+*1*0188*6**8+*1 #.0*5**.*8***5*@58/ *18*57.85876*5*@ **6****-*-*18686*0 .5+8*7* +*1 6.56.00.1*7786.0*-80.5668*78*797*6*6*7  **.1*+.56*+-* A"*3*6**-*7*5***.0*5 .*3** *7-**38 8+*1*1-.1*7188*1*5*   .1*76.+.5*** .0*7*0** .*1 ..-*0*.*7*7* *68*5**07..-.638.5*68-**188*/ ? +*1 *0188*6**8+*1 / ? +*1*-**1 3.7*3*6*7*86*5 **78.0* 7-*.1 *3**1.8*7*/6 *7-**38 8+*1*1-.1 +*1*1 *- .5** -8-8 7-85 .0*5 -*6.80*5* 8+*1*1.68*78 6**.80*5*78 -.0*568*5**3*6** +2.-.-*** 6**7*.586* *60 *607-* .1*7 .*38*.-7.8-*53.5+8*7* 3.5.57+.0*5*8+*1 *-*.-.1*7*3*6***-**1+2.*38*188..5+8*7*+*1188*6***-**1 +2.+*0*3.-.:*+*.

25*0  ".-.5*-*-**6*78/258 +.-.-.**6.0*5 7*3* *-*7.6.*6*6.0*.0*5***6.56**6*03.5*7/ 67*@  .5*66**871*-5-**3526.-.0*5** 6**@* 01*@ *-**16.583*7.+1-*56.-.-...0*5** 6**@* 01*@ -*188* *78.5*7/ 67*@* 01*@ **+*1*6*5*+ *-*3.5*6-.0*5  *78*-*7*+*1**+.0*3.* "*181**-*6 "8:*  1**61:*17*/* *6 1* .-..8**-**1188.*5*7.*5*7.8-*.-*5.-.+.0*5**".* *78-8-8 +.5*7/ 67*@* 1*@  .-***7*5* .0*5***6*03.-*5.5-*-6** -* .* +..6.0*5 7.5+..-.0*5 *6 6**@ -.+ 88.-*0*67*@* 01*@ *-**1.

-.*7-*.*-6..01*-5** 67*@* 01*@ +8*3.0*-808685 .1.25*0.57*-.5*7/ 67*@* 01*@ -*****-**1**1*5* *7*82-6*0 .0*5* **7.083*6**6.0*5 .0*5 ** 6**@* 01*@ *-**13.25*0.+87  -*38*6.0*5**6.57*2-6*0.*6*7**7*8.8*5* ***797*6*78*-**11*5* "*1 81**-*6 "8:*  1**61:*17*/* *6 1* .5+8*7* +*1   *6.*5*7..80*5* **25*078+2.-.-.*6*7**7*8.-.0*5***6.6.5+8*7*+*1 6.-.6.  *-**8.*5*7.0* .5*7/ -*** 6.56.083*1*5* 6***-*171*7 *5.-*0 .

   *1"&#+.*+.56**.5.5*13*-* 3.+.*100*.5/5* A***0**1*8-8-8+.5.*5***0** B 6 * 6 @.

56***8*01*6.*  -+.+2.86 ".53.+**  -*6.*5*7.6**786*0-.+*0***:*+***-**1 6.***786 *0****1188.5707*5 3*2 5.5*1*-*7*+81**1878*5.50*7* B 6 * @     88.*1 .#*5**6* 1*    .+** 015+* B!  +8**1 +**5*+5* **5 *5**186**08  @*+** ?/:** 1**5* 1*  #21**1**5  88".1**-**1*-76  *78*.0*.+**   "*+-**+"*: A$8**13.5.7.-8//*7*8* 015+* *7*85.5*0*.****786 6."8*5* *".678* *61 *-*6*78 ..   A=***0**1*8-8-8+.*6-7.3.

-*3*7+8*-** 81**+*1:*1*-76*0 .86..-* 3.5+.8581* -1*@/ .+.5*3**11*-76*0.-*3*7 -**0.-*0 -*6.7*3"*1 *6158--* +*-**7*+*1*@/* -*+* 8/5*-6.1* .3*-*3.01*5**-**-*38**0.-*3*7"*1*6158--* +*  .580 0.*+8*765-**1761*5?$88*-76 *+8**5 -**#*0148#*@4 *6 "*1*:-***7188076 *61 "1*@* -**#*418/*5-*#*8-18/*580*"*1* 6*+8 #**1-**+8 *-**61+***0 *7. -*386..***786*.*-*061*11 6.788 -.576.580.01*5****7 **786*-**184*71@ "*1*6158-- +* 1*@/* -*+* 8/5*.*0*-*+.57 +8"1**1-**84*--*1?$88*-76 ** *:*:-** 56*.0*3.01*5** **7 **7866.3.-.6* 6.3.01*** ** 1*3.-8// * 015+* **8**+.8587"*1*6158--* +*1*-76 1*-76*0.

 .

8*-*3.***-*0* 6* 1*    .5-*3*78685..5788* -!  *3*0* -*6.*0*-6-**1**-**1**-* .5*-3.*6****   [*7.*6*7**7*8.  *-*-*6*5*.*17.80*5* **188* *-**18+*1[ 5 +-855*1** *01-*- ".*5*87* B 5 +-855*1** *01-*- ".6** 188*6**-.0*5*** 6.***-*0*6*  1*    .****786*3*38 *-**18+*1 +*-*1 *1 188-*6*5* ..   *+8*-**7*+* 81** 8% 1* .+*.5+87+*1:**1***7*8+2.50*780*-*7-**8685 .*-*5*1"&#*838!*68 *7.78*-**11*5* *7-**-*-* *0.5-*3*78685..8***-*-*7.57..-.5+.-.68*78*07*3.3*-*188*6** *788+*1    88.*6*7**7*8.5.-.0* 92* 6..01*5** .7*0 6.0*5*86".*5*7.3.80*5* 6**6*5* 7-*6* *7*87.1 6.****7 **786 **7.-.*5**0680 6.5*-171*7 *7*87.57.0*5*86 * .78*0.638** .5*7/ *72***-**17.0*.80*5*-**3.0*5*86 *7*8-*3*780*-0*+80-.*6*7**7*8.*5**0680 9.*3***85*7 ** 188*1*5* [[ *7-*7.0*7** A*+.01*5** ** 3*-*6**77868*78**7867.57612:-3*00803.

6** .***-*0*6* 1*    -*"*181**-*6 "8:*  1**61:*17*/* *6 1* .0*5*86!*-2 #% *".85875 +-855*1** *01-*- ".+ .-.

 .

561-*56.-* *6  @  -**1*#% *6.-.68*783.-2*$8***866* ".5.638*6***-**18+*1 188*-*3*7.-.5680816.-* *-**1+2.-*.0.-*7.01*5*** B 5 +-855*1** *01-*- ".5-*3*7-**0 .80*5* 6.*5* *06806.322*01*586-6*6*6* 100*7.78*0 .-*#% 5*-2  -*6.*6*7* *7*8.0*5*86.7612:-3*00803.-* +.+87 [  .5+8*7*1*5* *7*8 .3*7  232.*- 1*5* +*--80*8*7**.5*62* .7*0**-*86*06* -**+.*188*6*3.*1.7 % -*6.0*188.+87*  *618/* *6  @* +*1*1***5--*8*7 7*15A88 *6*+.7*3*  :*6*1** 1*5*1*5*A".6***788+*1 *-*1 6*5@*1.+8*768*78 3.6** 7-*6**-.-2*887.+15.7-***-* .  [188.*8.1 6.3*-**0 1*5* 188*1*5*80* B "*1#*48--* *+1* 84*--*1 *.5*7*5**.*/**7*+.86785 1*     .***-*0* 6* 1*   *8-.3.56.7886*7*8***0*-* -**.8+*1**--*6*5*3*-*188*6*3.:*+* *-*16*5@*1..5+*0*188-*7*6 3..-2*-6868*7*6-3563-*6*5  +*1:***-*866*:*++.* .-*23.0**6.0*7*5*3*-*3.57-85**-*7*6 ".0*5*866.5*0*+..**7-*7.0**8685.+8*1 ***7*8*8*86*0-*1 6*  ..7.0*+*7*-****.*/**7*+.860.3.5788* 88*6***-**1 8+*1 +*1*1 +*0***3880*+.

    866 .*  6758.*685*** .3*7  .5876. **786  "*@5-**+*7*08  &*78-*#.

866 .5 + #-**-*86857*6*+81+ .50*8*+.7*03*.8.7*0.**3.1** 6**  .5+8*7*+* 1*5 *@58/  -*.+*6 .80*5* -*..5788*.* * ..7*08- ..01+85-*.*6*7* .08*6*6.*5*  .00*5*1*3..01*386.7*03.0**.-5**6*5**76* 7*8 .0**1*-/6*+*1 .

+*0** -**1*@58/ . * 1*8+*1*07-* +.57.85876*5*@ 3252 7*7*18*8 -* 6.7*7-*75*63*5* +..0*5* "**16*78 +.7.*-*+.536*1 /61* 7-*+2..6*-*5**86* .56 A+86B*0.*+*+ -6+ + . ".5*1* 1*55** .586-**3*-*0*6* #.**1.****7*8.**1 5** *3* *0 -*3*7 3.+*0** -**18*5 .*5*-* 6.7*0*-.5.*7/7.+.*0 +*6*-*-*6*5**83*.*7*8**786 *0-08**3*5*61*1*+*7 **-*7*5**0.573.+** *0:*7*.86 6*3** .3*7 .-*3*7*.**1 !*68 * * 85@* .+*0** + .5+*-*1 *0:*+  .67* 3.0* 6/*71*6.37** *  .**3***-* *7*8*6.0**4-*1-*6*5*16*  #-*+.3*7*7.-*7*0*6*8-*5* .8//*5 .-.117*7 .78*6.0**3*.6256 :*7* *7*86.5*8 .008** 80*3**0-.3.51*7*6758.5*7*6 .5-*** .57.56 * *5*@58/ . .502*03008  -*6.3..0:*78*8387.**3***-* *7*8*6.6*** +.+*0*1*+**1 .+*0** + #-*.*-* 3.-** .0.0..53***.786**786*7.+. #-*.6256 35* 6.56?+5*1-*.6* .8**-*-**0 .+*1*0** :*47868585 6.8*1*5*   6758.8*1 !*68 *-*.+..56 * *58*5 .53*****3*6725*7*8+168 -* 6.*3**838-**+. *786.01*0*.6*-*5**86*6.58 -0*7 188*6***786*-**18+*1 .78-*6/*7*-**1 * .+*07*6.*6*1*7*+*03.0*.5825*0*/5-***6**1*0+..***806*+ +.3*7 * &*78.7*0*-. . 5*-*:*7*:*+-7.00*00825*0* +*-*56.8787.6* 7*8*0* *.*385+*85  .018*7.#-*.*5*286 **1* 6758. #-*.-.**7*8383.-*3*7*5 -* 6.3.5.* 188 .*0 -08**6*0*75..7*:*78+.0***786*7*8+86758.0**4-*1-*6*5*1 6*   &*78*#.0080*1.*6*7* -*6.8/85** +*-**3..*** *3.50*780*68-63.53***  6** .*7.1*0** .3.01*5***    "*@5.8783 .*.+*0** .56*0873*87-.-.*5* -*6.5*0878.*3***85*7 +..570.57:*7*7*3 .*0*7 + #-**-* 86857*6*+81+ 8//*5-.78*6*5*@ 6.*2. $0*3**07.0**1**0+.

385** -* 25.385*  ** -*5 78  -*20 -* 57 267587/ 6*0*7 -3.5*-*+* -* *6*5**76**07*-* -**+.*- 275+86 :**8 38 .6.66 .-*188* 878 .8  -** 83** ....5+.58* 08* 3.+*.-** 78 6*0*7 3.-*3*-*0*-**.8* 6.86 125*7  ".6  .5  1773 9528  :25-35.51** * -*7** 6.56** *78*6*5**76* -+*:*1*80*****1***181**-85!*688*1   &**18*@*+*61 612:*+   "8+.86 6*-*5+*1:*3.**-**0+.+*08 3.5*6**1**0-+*1*6*-**13.*- 3.-.3*6* -5 -*5 *6*5**7 6.5+.5*6**1*1*/*1  806.8*  8-*1 8-*1* -*3*7 .78* 67*786 188 ..8.+*0*3.2 .5 *0 +2+52  *0 .* -* 86   -* 3.

*3*-*88*  *7.*5**  *7*7**788*878*3*-*18686* -*8786.+.8*3.20**1"&# .+*.5*-.6**1*-*.3*-**1"&# *212*38*   ".   188 86 -** 6*    &**18*@*+61 61*:*+  1***1*0*1*7*18.*7*7*  781***1-*5*  -*.5.8*7*8787****  &*66**  .85*0*-6** 6-**.+.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->