Remaja Pakai Kontrasepsi?

Hmm… Posted in Sobat Muda Tahun 1 by Leila Amra on the July 5th, 2007

Kamu kenal kontrasepsi kan? Benar, kontrasepsi itu biasa dipakai ibu-ibu atau bapak-bapak para peserta keluarga berencana. Nah itu yang biasa kita temui. Tapi ternyata nih, sekarang para pengguna kontrasepsi ini adalah para remaja yang tentunya belum pada menikah. Aduuh, kok bisa sih? Yuk kita simak uraian berikut, biar kita jadi ngeh. Kontrasepsi adalah usaha yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kehamilan. Tentu saja kontrasepsi itu ditujukan untuk para wanita yang sudah menikah. Urusan “perkontrasepsianâ€‌ ini kalo di Indonesia diurusin oleh BKKBN alias Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional. Kenapa mesti ngurusin masalah seperti ini? Kata pemerintah nih ya, untuk mengatur jumlah kelahiran, supaya aman dan terkendali alias pengurusan anak dan masa depan anak terjamin. Jadi selama pasangan suami-istri itu belum atau tidak ingin punya anak, maka mereka menggunakan alat kontrasepsi untuk mencegah terjadinya kehamilan. Kalo sudah ada keinginan untuk punya momongan, maka alat kontrasepsi ini tidak digunakan lagi atau diberhentikan dari pekerjaannya (PHK nih ye).‫ آ‬Jadi, alat-alat kontrasepsi disediakan untuk pasangan suami-istri agar mereka mampu mengatur jumlah kelahiran anak yang mereka inginkan. Adapun jenis alat kontrasepsi (alkon) ada bermacam-macam. Ada kontrasepsi tanpa alat, ada juga yang menggunakan alat, atau obat. Juga ada yang sifatnya permanen, yang dinamakan dengan sterilisasi atau kontrasepsi mantap alias kontap, namun ada juga yang sementara. Jangan salah lho bahwa alkon yang ada hanya untuk wanita saja, pria juga bisa pake. Apa saja sih yang termasuk alat atau obat kontrasepsi? Kita akan bahas beberapa saja ya.‫ آ‬Untuk para ibu, tersedia banyak pilihan, mulai dari pil, suntik baik suntik bulanan maupun tiga bulanan, susuk KB yang dipasang di bawah kulit, maupun IUD atau spiral. Sedangkan untuk para bapak tersedia kondom. Itu semua termasuk dalam kelompok alat dan obat kontrasepsi yang bersifat sementara atau temporer. Jadi kalo sudah ingin punya anak lagi, maka alat kontrasepsinya berhenti dipakai. Sedangkan kontap atau kontrasepsi mantap, maka teoritis, metode ini merupakan metode yang permanen, baik untuk para pria maupun para ibu, yang sudah tidak ingin punya anak lagi. Nah, jenis yang banyak peminatnya adalah yang menggunakan obat-obatan. Sebagaimana sudah disebutkan di atas, yang termasuk di dalamnya adalah pil, suntik, dan susuk. Isi dari ketiga jenis obat kontrasepsi ini adalah hormon. Itu sebabnya dinamakan juga dengan kontrasepsi hormonal. Hormon yang digunakan untuk kontrasepsi adalah estrogen dan progesteron. Dua hormon ini digunakan sebagai bahan kontrasepsi karena keduanya dapat mencegah terjadinya ovulasi (pembuahan), yang kemudian dapat mencegah terjadinya kehamilan. Sebagai kontrasepsi hormonal, kedua hormon tersebut digunakan secara sendiri-sendiri atau dikombinasi dalam dosis tertentu.‫ آ‬Jadi ada banyak sekali pilihannya. Jadi tahu deh kamu tentang perkontrasepsian, walaupun tidak mendetail. Tapi Insya Allah bermanfaat untukmu. Jika remaja putri pake “alkonâ€‌ Meski alkon sejatinya buat pasangan suami-istri, tapi sekarang ini malah ditemukan para gadis,

Kalian ingin tahu hal-hal yang bisa terjadi pada pemakaian obat KB? Simak baik-baik uraian berikut ini ya. Efek samping yang lebih berat adalah terjadinya trombo emboli yang sangat berbahaya. Efek samping yang ringan yang sering ditemui adalah mual. Nah. bahwa perbuatan seperti yang mereka lakukan itu bisa mengakibatkan terjadinya kehamilan. Sangat besar kemungkinannya mereka tidak mendapat informasi yang tepat dan akurat serta lengkap tentang obat KB yang mereka konsumsi. kok bisa begitu ya. Kalangan ini selalu melakukan konsultasi dan pemeriksaan rutin kepada para tenaga kesehatan.‫آ‬ Dan yang namanya obat. atau yang bergaul bebas. tapi suka dan sering melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh pria dan wanita yang sudah menikah. juga adanya retensi cairan (berkurangnya pengeluaran cairan oleh tubuh) dan peningkatan berat badan. Sebagaimana telah disebutkan di atas bahan aktif obat KB adalah hormon estrogen dan atau progesteron. maka diminumlah pil KB itu untuk mencegah terjadinya kehamilan. adalah termasuk dalam jenis obat. baik dalam bentuk pil ataupun suntik. Rupanya remaja putri yang menjadi â€‫ک‬akseptor’ KB itu adalah mereka-mereka yang menjalani model kehidupan bebas yang dicontohkan oleh Barat. ngapain repot-repot minum pil dan suntik KB? Kalau belum menikah kan nggak bakalan hamil. Selain itu pemakaian kontrasepsi hormonal ini juga bisa menaikkan tensi alias tekanan darahnya menjadi lebih tinggi. sakit kepala. alias jadi akseptor? Begitu mungkin pertanyaaan yang terlintas di benakmu. Jadi bagi penderita hipertensi (tekanan darah tinggi) tidak dianjurkan memakai kontrasepsi hormonal. yang menggunakan kontrasepsi ini. Oleh karena itu para akseptor KB dimonitor terus berat badan dan tekanan darahnya. baik itu berupa pil maupun suntik. hanya boleh dipakai sesuai dengan aturannya dan peruntukannya. Begitu. keputihan. terutama kontrasepsi hormonal. obat adalah racun dalam dosis yang tepat. Demikian juga halnya dengan pemakaian obat-obat KB secara sembarangan. nyeri pada payudara. jerawat bermunculan. Wah. nafsu makan bertambah. karena mereka tidak mau hamil. Sementara itu pemakaian hormon progesteron yang berlebihan dapat menyebabkan perdarahan yang tidak teratur. juga ditemukan bukti-bukti yang nyata bahwa mengkonsumsi hormon estrogen dalam waktu yang lama dan dosis tinggi dapat menyebakan pembesaran mioma uteri. ada efek sampingannya bila orang mengkonsumsi obat KB. yang pacarannya kebablasan. Mengancam kesehatan Kontrasepsi hormonal.‫آ‬ Terlebih lagi.‫ آ‬Jadi penggunaan obat tanpa aturan justru akan membahayakan tubuh manusia. Kayaknya banyak teman remaja yang tahu. jadi ngapain juga menjadi konsumen alat KB. Berbeda halnya dengan para remaj putri yang “semau gueâ€‌ mengkonsumsi obat-obat KB tersebut. rambut rontok dan bisa juga menimbulkan depresi. Biasanya mau hidup bersama tanpa nikah alias kumpul kebo. Nah. Jadilah mereka itu remaja putri pemakai kontrasepsi. Para wanita yang sudah menikah yang menjadi akseptor KB akan mengkonsumsi obat-obat KB secara benar dan tepat karena mereka mendapatkan informasi yang cukup oleh tenaga kesehatan yang berwenang. . Bahkan boleh jadi mereka mendapatkan obat itu pada tempat yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kenapa? Ternyata mereka-mereka tidak ingin hamil! Eh. Dengan demikian.remaja putri yang belum menikah. efek samping yang mungkin timbul selalu dalam pengawasan. Mioma uteri adalah salah satu jenis tumor jinak pada rahim. Hmm… teman-teman itu belum nikah. Selain itu.

jelas sudah bahaya pemakaian obat KB tanpa aturan. kalau asal minum saja. mari kita kembali kepada aturan Islam yang diciptakan oleh Sang Pencipta manusia. Kebayang kan. dibolehkan oleh Islam. perlu diketahui juga bahwa tidak semua orang dapat minum pil atau disuntik KB. Kebayang dong konsekuensi yang harus ditanggung. Hal ini hanya bisa diketahui dengan pemeriksaan kesehatan secara teliti oleh petugas kesehatan yang berwenang. apalagi melakukannya. resiko besar mengancam kesehatan para pemakaianya. Kita jaga pergaulan kita sesuai dengan aturan Islam. Itu semua adalah resiko yang akan dihadapi di dunia. Itu sebabnya. Mendekati zina saja diharamkan. Tapi ada risiko yang jauh lebih besar. Ada kondisi-kondisi tertentu yang membuat pemakaian pil atau suntik justru membahayakan jiwa. Hukuman perbuatan seperti itu yang dilakukan oleh para remaja putri dan jejaka adalah dicambuk seratus kali. Insya Allah akan membawa keberkahan dalam hidup kita. Jadi mari tinggalkan perbuatan maksiat itu. Islam sudah memiliki aturan tentang bagaimana pergaulan antar jenis. Pergaulan bebas. bahwa dari sudut kesehatan pemakaian obat KB secara tidak bertanggung jawab memiliki risiko yang bermacam-macam. haram hukumnya jika “alkonâ€‌ ini dipakai oleh para gadis dan jejaka yang melakukan seks bebas tapi takut terjadi kehamilan. yaitu Daulah Islam. Jelas juga hukum gaul bebas dalam ajaran Islam.Oya. yang menunggu di akhirat kelak. Oke deh sobat. seks bebas atau apalah namanya adalah dosa besar. Islam sebagai dien yang sempurna sudah memberikan aturan bagi kita agar kita mendapatkan kemaslahatan atau kebaikan. selamat dunia akhirat. Ingat dosa ya… Kontrasepsi bagi para pasangan suami istri untuk mengatur jarak dan jumlah kelahiran. adalah satu hal yang diharamkan oleh Islam. tinggalkan ajakan setan. Sobat muda sudah tahu. ngeri juga ya.[arum] . Pergaulan bebas. yang biasanya justru dihindari oleh para remaja putri yang nakal. Kalau kita ingin mendapat ridla Allah. Tentu yang melaksanakan hukuman itu adalah institusi yang memiliki wewenang. yang Maha Tahu tentang keadaan manusia. Wah. Namun hal ini hanya berlaku untuk pasangan suami istri.

4.4.4.5.1.4.4.4.2.4.3.4.2.1 Aman pemakaiannya dan dapat dipercaya 2.2 Kontrasepsi Efektif 2.4.4.3.2 Mekanisme Kerja Kontrasepsi IUD Menurut Saifuddin.3 Syarat Kontrasepsi yang Baik Menurut Mochtar (1998). atau dengan operasi (Mansjoer.4.1 Menunda kehamilan Pasangan dengan istri berusia kurang dari 20 tahun dianjurkan untuk menunda kehamilannya 2.4. menggunakan obat/alat.4.4.3.1.4. secara mekanis. Kontrasepsi adalah upaya mencegah kehamilan yang bersifat sementara atau menetap.1.4.4.2 Kontrasepsi suntik 2.4 Diafragma cap serviks 2.1.4.3 Lama kerjanya dapat diatur sesuai keinginan 2.4.1 Menghambat kemampuan sperma untuk masuk ke tuba fallopii 2.4. dapat juga bersifat permanen (Winkjosastro. tujuan penggunaan kontrasepsi adalah: 2. 1999).1 Pengertian Alat Kontrasepsi IUD Alat kontrasepsi IUD/AKDR adalah alat kecil yang terdiri dari bahan plastik yang lentur.1 Definisi Kontrasepsi Kontrasepsi adalah suatu usaha untuk mencegah terjadinya konsepsi/kehamilan dengan memakai cara.4.4.4.4.2 Efek samping yang merugikan tidak ada 2.2 Pantang berkala 2.3 Norplant 2.1 Sterilisasi pria 2. tablet busa 2.2.5 Cara penggunaannya sederhana 2.4 Sterilisasi 2.4.4. 1998).4.4.3 Kondom 2. Kontrasepsi (kontra-konsepsi) merupakan pencegahan terjadinya kehamilan atau konsepsi dengan memakai cara.4. 2. alat atau obat-obatan (Mochtar.3.4.2.3 Kontrasepsi Efektif Mekanis 2.1 IUD/AKDR 3 2. jenis-jenis kontrasepsi adalah: 2.4.2 Sterilisasi wanita 2.2.2 Tujuan Penggunaan Kontrasepsi Menurut Manuaba (2001).4. misal jelli.5.4. Usaha-usaha itu dapat bersifat sementara.4.4. 1999). 2.1 Kontrasepsi oral 2. Kontrasepsi adalah usaha-usaha untuk mencegah terjadinya kehamilan.4.1. 2. 1999).2.5 Kontrasepsi kimiawi (spermicida).6 Harganya murah supaya dapat dijangkau masyarakat luas 2. yang dimasukkan ke dalam rongga rahim oleh petugas kesehatan yang terlatih (Manuaba.1 Kontrasepsi Sederhana 2.4 Tidak mengganggu hubungan persetubuhan 2.4.4.4. kontrasepsi hendaknya memenuhi syarat sebagai berikut: 2.2 Mempengaruhi fertilisasi sebelum ovum mencapai kavum uteri . alat.4 Jenis-jenis Kontrasepsi Menurut Manuaba (1999). yang dapat dilakukan tanpa menggunakan alat.5 Kajian Tentang Kontrasepsi IUD 2. 2003 Mekanisme kerja Kontrasepsi IUD adalah: 2.3.2 Menjarangkan kehamilan (mengatur kesuburan) Masa saat istri berusia 20-30 tahun adalah masa yang paling baik untuk melahirkan dengan dua anak yang jarak kelahirannya 3-4 tahun.4.7 Dapat diterima oleh pasangan suami istri 2.4.2.5.5.4 Kajian Tentang Kontrasepsi 2.4. obat-obatan yang dapat bersifat permanen (Manuaba.1 Senggama terputus 2.4.3.3.3.4.2. 2001).4.

3 Cara Memasang Kontrasepsi IUD Menurut Mochtar.3 Kontrasepsi IUD bekerja teutama untuk mencegah sperma dan ovum bertemu.6.11 Membantu mencegah kehamilan ektopik 2.5.4 Tidak mempengaruhi hubungan seksual 2.5.5. namun takut atau menolak cara permanen (kontrasepsi mantap).9 Dapat digunakan sampai menopause (1 tahun atau lebih setelah haid terakhir) 2. 1998 Indikasi Pemakaian Kontrasepsi IUD adalah: 2.5 Keuntungan Kontrasepsi IUD Menurut Saifuddin.5.4.4 Setelah mengalami abortus (segera atau dalam waktu 7 hari) apabila tidak ada gejala infeksi 2.4.5. dimana kontrasepsi hormonal dapat kurang menguntungkan. tabung penyalur berisi IUD dimasukkan ke dalam rahim 2.5. dan lepaskan spekulum 2. 1998 cara memasang kontrasepsi IUD adalah: 2.4 Memungkinkan terjadinya implantasi telur dalam uterus 2.3.6. hati) 2.5. ibu akan merasa nyeri dan kesakitan 2.5. Biasanya dipasang IUD yang efeknya lama 2. 2003 waktu yang tepat untuk menggunakan alat kontrasepsi IUD ini adalah: 2.4 Waktu Penggunaan Kontrasepsi IUD Menurut Saifuddin.10 Tidak ada interaksi dengan obat-obatan 2.5 Selama 1-5 hari setelah senggama yang tidak dilindungi 2.2.5.2 Hari pertama sampai ketujuh siklus haid 2.2 Metode jangka panjang (10 tahun proteksi dari CuT-380A dan tidak perlu diganti) 2.5.3.5.5.2.5. IUD didorong dengan alat pendorong perlahan-lahan sampai keluar seluruhnya dari tabungnya 2.5.10 Setelah dipastikan posisinya baik.7 Kalau pembukaan kanalis servikalis agak sempit.3.8 Dapat dipasang segera setelah melahirkan atau sesudah abortus (apabila tidak terjadi infeksi) 2.1 Sebelum periksa dalam dan pemasangan.3 Sudah cukup anak hidup.3.3.5.6.1 Setiap waktu dalam siklus haid.5.1 Kontrasepsi IUD dapat efektif segera setelah pemasangan 2.3 Segera setelah melahirkan. 2. lepaskan cunam porsio dan olesi bekas jepitan dengan jodium tinctur. 2003 keuntungan pemakaian kontrasepsi IUD ini adalah: 2.5. walaupun IUD membuat sperma sulit masuk kedalam alat reproduksi wanita dan mengurangi kemampuan sperma untuk fertilisasi 2.5.5.4 Jepit porsio depan dengan cunam.4. tidak mau hamil lagi.6 Masukkan sonde rahim sesuai dengan arah letak rahim untuk mengukur dalamnya rahim 2.5.5.5.5.5.5.5.3.12 Akhirnya.5. Jangan ditarik terlalu kuat.5.6 Tidak ada efek samping hormonal dengan Cu AKDR (CuT-380A) 2.9 Selagi kanalis ditarik perlahan dengan cunam.8 Buatlah ancang-ancang bagaimana alat penyalur harus dimasukkan kedalam rongga rahim 2.5. dapat dilebarkan dengan dilatator hegar no 4-7 2.11 Keluarkan pendorong terlebih dahulu.5.5.5.5.3. 2003 kontraindikasi pemakaian kontrasepsi IUD adalah: .7 Kontraindikasi Pemakaian Kontrasepsi IUD Menurut Saifuddin.2 Ingin menjarangkan kehamilan 2. sebaiknya IUD telah disiapkan dan dimasukkan dalam tabung penyalurnya 2.5.3 Pasanglah spekulum 2.3.6.3.3.5.5.5.6.4.5.5.4.5. agar benang tidak terjepit.5.5 Meningkatkan kenyamanan seksual karena tidak perlu takut untuk hamil 2.5.5.6 Indikasi Pemakaian Kontrasepsi IUD Menurut Mochtar.5. baru kemudian tabung penyalurnya 2.7 Tidak mempengaruhi kualitas dan volume ASI 2. hipertensi.5.1 Wanita yang telah mempunyai anak hidup satu atau lebih 2.5 Berusia diatas 35 tahun.3.5.5.2.3 Sangat efektif karena tidak perlu mengingat-ingat 2. selama 48 jam pertama atau setelah 4 minggu pasca persalinan 2. yang dapat dipastikan klien tidak hamil 2.5.5.2 Bilas kemaluan luar dengan kapas air lisol 2. suci hamakan kemudian bersihkan serviks dan vagina dengan larutan antiseptik 2.3.4 Tidak boleh atau tidak cocok memakai alat kontrasepsi hormonal (mengidap penyakit jantung.5 Tariklah pelan-pelan cunam porsio sehingga kanalis serviks arahnya menjadi lurus.5.5.

8.8.8. Juga responsif terhadap berbagai tahap kehidupan reproduksi wanita.2.1 Nyeri dan mulas 2.8.7. meskipun tidak selalu diakui demikian.5.5.2 Perdarahan 2.7.7 Infeksi 2.5. 1998 efek samping kontrasepsi IUD adalah: 2.7. tetapi juga karena metode-metode tersebut mungkin tidak dapat diterima sehubungan dengan kebijakan nasional KB.5. lekorea) 2.1 Sedang hamil (diketahui hamil atau kemungkinan hamil) 2. Konseling yang baik dapat membuat klien lebih puas dan dapat membantu klien dalam menggunakan kontrasepsinya lebih lama.5. kesehatan individual.7.5.8 Efek Samping Kontrasepsi IUD Menurut Mochtar. Hal ini dikarenakan konseling merupakan suatu proses untuk meningkatkan keyakinan bagi akseptor KB IUD untuk tetap menggunakan IUD sebagai alat kontrasepsi yang tepat bagi dirinya karena klien (dalam hal ini akseptor KB IUD) memutuskan jenis kontrasepsi yang digunakan apakah sesuai dengan keadaan dirinya.5.6 Kanker alat genital 2. Dalam memilih suatu metode. dan seksualitas wanita atau biaya untuk memperoleh kontrasepsi. besarnya keluarga yang diinginkan. Konseling Cara Tepat Memilih Alat Kontrasepsi Keluarga Berencana bagi Wanita Pendahuluan Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu pelayanan kesehatan preventif yang paling dasar dan utama bagi wanita.5.5 Kelainan bawaan uterus yang abnormal atau tumor jinak rahim yang dapat mempengaruhi kavum uteri 2.5. konsisten dan meningkatkan keberhasilan KB.5. Diposkan oleh trisna's blog di 03:37 Label: IUD.5.7. servisitis) 2.5 Disparenia (Nyeri sewaktu koitus) 2.5.5.5. Banyak wanita harus menentukan pilihan kontrasepsi yang sulit. pelayanan tersebut harus disediakan bagi wanita dengan cara menggabungkan dan memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan reproduksi utama dan yang lain.10 IUD tertanam dalam dinding rahim 2.8. Untuk optimalisasi manfaat kesehatan KB. .5.8 Translokasi-dislokasi 2.5.9 Kehamilan dengan IUD insitu 2.2 Perdarahan vagina yang tidak diketahui (sampai dapat dievaluasi) 2.6 Dampak Konseling terhadap Kemantapan Penggunaan Alat Kontrasepsi IUD bagi Akseptor KB IUD Konseling merupakan aspek yang sangat penting dalam pelayanan Kelurga Berencana.3 Keputihan (flour albus. kerjasama pasangan.8.8. efek samping potensial suatu metode.7 Ukuran rongga panggul kurang dari 5 cm 2. termasuk status kesehatan mereka.8.4 Dismenorea (nyeri selama haid) 2. wanita harus menimbang berbagai faktor.8.8. konsekuensi terhadap kehamilan yang tidak diinginkan.7. Tidak hanya karena terbatasnya jumlah metode yang tersedia.6 Ekspulsi (IUD keluar dengan sendirinya) 2.3 Sedang menderita infeksi alat genital (vaginitis.7. dan norma budaya mengenai kemampuan mempunyai anak.5. Peningkatan dan perluasan pelayanan keluarga berencana merupakan salah satu usaha untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu yang sedemikian tinggi akibat kehamilan yang dialami oleh wanita.5.4 Tiga bulan terakhir sedang mengalami atau sering menderita abortus septik 2.

Dilain pihak. yaitu dengan operasi tubektomi (sterilisasi pada wanita) vasektomi (sterilisasi pada pria). yaitu cara kontrasepsi sederhana dan cara kontrasepsi moderen (metode efektif). Berbagai Cara Kontrasepsi Kontrasepsi berasal dari kata kontra berarti ‘mencegah’ atau ‘melawan’ dan konsepsi yang berarti pertemuan antara sel telur yang matang dan sel sperma yang mengakibatkan kehamilan. Kontarsepsi sederhana tanpa alat dapat dilakukan dengan senggama terputus dan pantang berkala. Tidaklah mengejutkan apabila banyak wanita merasa bahwa penggunaan kontrasepsi terkadang problematis dan mungkin terpaksa memilih metode yang tidak cocok dengan konsekuensi yang merugikan atau tidak menggunakan metode KB sama sekali. tetapi pada puncak senggama. Cara Kontrasepsi Moderen/Metode EfektifCara kontrasepsi ini dibedakan atas kontrasepsi tidak permanen dan kontrasepsi permanen. Sedangkan cara kontrasepsi permanen dapat dilakukan dengan metode mantap. meskipun telah mempertimbangkan untung rugi semua kontrasepsi yang tersedia. diafragma atau cup. serta kelebihan dan kekurangan masing-masing kontrasepsi. Pantang Berkala (Sistem Kalender) .Setiap metode mempunyai kelebihan dan kekurangan. Tulisan ini diharapakan dapat memberi masukan dan menambah pengetahuan bagi wanita untuk memilih alat kontrasepsi yang tepat. karena takut bahwa perdarahan yang lama dapat mengubah pola hubungan seksual dan dapat mendorong suami berhubungan seks dengan wanita lain. 1. Kontrasepsi permanen dapat dilakukan dengan pil. Maksud dari kontrasepsi adalah menghindari/mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan antara sel telur yang matang dengan sel sperma tersebut. Wanita mungkin takut. beberapa wanita memilih menggunakan kontrasepsi tanpa sepengetahuan pasangannya. Dalam tulisan ini akan diuraikan beberapa cara dan pemakaian alat kontrasepsi. Siklus yang memanjang atau perdarahan intermiten dapat membatasi partisipasi dalam aktivitas keagamaan maupun budaya. Cara ini tidak dianjurkan karena sering gagal. Cara Kontrasepsi SederhanaKontrasepsi sederhana terbagi lagi atas kontrasepsi tanpa alat dan kontrasepsi dengan alat/obat. efektif. alat kemaluan pria dikeluarkan dari liang vagina dan sperma dikeluarkan di luar. jelly. dengan metode yang dapat diterima. Senggama Terputus Merupakan cara kontrasepsi yang paling tua. tetap saja terdapat kesulitan untuk mengontrol fertilitas secara aman. Karena wanita mempunyai semacam kendali apabila mereka bertanggung jawab dalam penggunaan kontrasepsi. Akhirnya. 2. Senggama dilakukan sebagaimana biasa. Oleh karena itu. Namun demikian. karena suami belum tentu tahu kapan spermanya keluar. Perasaan dan kepercayaan wanita mengenai tubuh dan seksualitasnya tidak dapat dikesampingkan dalam pengambilan keputusan untuk menggunakan kontrasepsi. atau tablet berbusa (vaginal tablet). baik secara perseorangan maupun budaya pada berbagai tingkat reproduksi. untuk berbicara dengan pasangannya. karena alasan kesopanan atau rasa malu. mereka juga dapat merasa kecewa karena harus menolak permintaan seks pasangannya dan memikul beban berat dari setiap efek samping dan risiko kesehatan. dan norplant. Ada dua pembagian cara kontrasepsi. Banyak wanita tidak bersedia mengubah siklus normalnya. Sedangkan kontarsepsi dengan alat/obat dapat dilakukan dengan menggunakan kondom. suntikan. cream. baik tentang KB maupun menolak keinginan pasangannya untuk berhubungan ataupun mempunyai anak. pendapat suami mengenai KB cukup kuat pengaruhnya untuk menentukan penggunaan metode KB oleh istri. AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim).

ada pula keuntungan bagi penggunaan jangka panjang pil pencegah kehamilan. Akan tetapi. maka hendaknya penggunaan pil ditunda sampai 6 bulan sesudah kelahiran anak (atau selama masih menyusui) dan disarankan menggunakan cara pencegah kehamilan yang lain. Kondom sudah dibuktikan dalam penelitian di laboratorium sehingga dapat mencegah penularan penyakit seksual. Pil Pil adalah obat pencegah kehamilan yang diminum. Pil gabungan atau kombinasi Tiap pil mengandung dua hormon sintetis. Selain itu. Cara ini tidak populer di masyarakat dan biasanya mengalami keluhan rasa panas pada vagina dan terlalu banyak cairan sehingga pria kurang puas. yaitu hormon estrogen dan progestin. Sedangkan diafragma adalah kondom yang digunakan pada wanita. Pil telah diperkenalkan sejak 1960. Minum pil dapat dimulai segera sesudah terjadinya keguguran. dipakai untuk menutupi zakar yang berdiri (tegang) sebelum dimasukkan ke dalam liang vagina. Cream. atau pada masa post-partum bagi para ibu yang tidak menyusui bayinya. Berdasarkan atas bukti-bukti yang ada dewasa ini. Pil diperuntukkan bagi wanita yang tidak hamil dan menginginkan cara pencegah kehamilan sementara yang paling efektif bila diminum secara teratur. Kondom adalah suatu kantung karet tipis. Jelly. termasuk HIV/AIDS. Atau mungkin menginginkan perlindungan yang paling efektif terhadap kemungkinan hamil tanpa pembedahan. toko obat. Kondom/Diafragma Kondom merupakan salah satu pilihan untuk mencegah kehamilan yang sudah populer di masyarakat. yaitu untuk menghambat geraknya sel sperma atau dapat juga membunuhnya. hanya estrogen yang disediakan selama 14—15 hari . tidak berpori. Misalnya. Pil dapat digunakan untuk menghindari kehamilan pertama atau menjarangkan waktu kehamilankehamilan berikutnya sesuai dengan keinginan wanita. cara-cara jangka panjang lainnya seperti spiral atau sterilisasi. atau supermarket dengan harga yang terjangkau dan mudah dibawa kemana-mana. hampir semua orang bisa memakai tanpa mengalami efek sampingan. pil itu dapat diminum secara aman selama bertahun-tahun. dan hampir 100% efektif bila diminum secara teratur. beberapa wanita tertentu merasa dirinya secara fisik lebih baik dengan menggunakan pil daripada tidak. Jika seorang ibu ingin menyusui. kadang juga istri kurang terampil dalam menghitung siklus haidnya setiap bulan. Tetapi. Cara ini kurang dianjurkan karena sukar dilaksanakan dan membutuhkan waktu lama untuk ‘puasa’. 2. setelah menstruasi. atau Tablet Berbusa Semua kontrasepsi tersebut masing-masing dimasukkan ke dalam liang vagina 10 menit sebelum melakukan senggama. Kondom tersedia dalam berbagai bentuk dan aroma. hendaknya juga dipertimbangkan. Jenis-jenis Pil 1. Pil berturutan Dalam bungkusan pil-pil ini. serta tidak berserakan dan mudah dibuang. Selain itu. biasanya terbuat dari lateks. Kondisi-kondisi ini merupakan alasanalasan yang paling baik untuk menggunakan pil itu secara jangka panjang. Kondom mempunyai kelebihan antara lain mudah diperoleh di apotek. bagi wanitawanita yang telah mempunyai anak yang cukup dan pasti tidak lagi menginginkan kehamilan selanjutnya. Pil gabungan mengambil manfaat dari cara kerja kedua hormon yang mencegah kehamilan. namun kenyataannya kurang populer di masyarakat.Cara ini dilakukan dengan tidak melakukan senggama pada saat istri dalam masa subur.

Karena pil berturutan dalam mencegah kehamilan hanya bersandar kepada estrogen maka dosis estrogen harus lebih besar dengan kemungkinan risiko yang lebih besar pula sehubungan dengan efek-efek sampingan yang ditimbulkan oleh estrogen. Lippes Loop terdiri dari 4 jenis yang berbeda menurut ukuran panjang bagian atasnya. penderita sesak napas. dan migraine (sakit kepala yang berat pada sebelah kepala). setiap calon pemakai AKDR perlu memperoleh informasi yang lengkap tentang selukbeluk alat kontrasepsi ini. Kelalaian minum 1 atau 2 pil berturutan pada awal siklus akan dapat mengakibatkan terjadinya pelepasan telur sehingga terjadi kehamilan. gangguan jantung. Ketepatgunaan dari pil berturutan ini hanya sedikit lebih rendah daripada pil gabungan. Karena itu. Copper-7 AKDR ini berbentuk angka 7 dengan maksud untuk memudahkan pemasangan. bentuknya seperti spiral atau huruf S bersambung. terbuat dari bahan polyethelen di mana pada bagian vertikalnya diberi lilitan kawat tembaga halus. Jenis-jenis AKDR di Indonesia 1. eksim. bercak hitam di pipi (hiperpigmentasi). Copper-T AKDR berbentuk T. Ada 3 ukuran multi load. Alat ini sangat efektif dan tidak perlu diingat setiap hari seperti halnya pil. Multi Load AKDR ini terbuat dari dari plastik (polyethelene) dengan dua tangan kiri dan kanan berbentuk sayap yang fleksibel. berkisar antara 98—99%. diikuti oleh 5—6 hari pil gabungan antara estrogen dan progestin pada sisa siklusnya. pembesaran kelenjar gondok (struma). yaitu standar. 3. 3. radang pembuluh darah. Selain itu. nyeri kepala. AKDR tidak akan mempengaruhi isi. dan mini. dipasang benang pada ekornya. Namun. terutama dengan mengubah mukosa dari leher rahim (merubah sekresi pada leher rahim) sehingga mempersulit pengangkutan sperma. Lippes Loop AKDR ini terbuat dari bahan polyethelene. hipertensi. kencing manis. rasa mual. AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) AKDR atau IUD (Intra Uterine Device) bagi banyak kaum wanita merupakan alat kontrasepsi yang terbaik. varises.pertama dari siklus menstruasi. 4. Untuk meudahkan kontrol. Bagi ibu yang menyusui. Batangnya diberi gulungan kawat tembaga dengan luas permukaan 250 mm2 atau 375 mm2 untuk menambah efektivitas. Pil khusus – Progestin (pil mini) Pil ini mengandung dosis kecil bahan progestin sintetis dan memiliki sifat pencegah kehamilan. perdarahan abnormal melalui vagina. Jenis ini mempunyai ukuran diameter batang vertikal 32 mm dan ditambahkan gulungan kawat tembaga (Cu) yang mempunyai luas permukaan 200 mm2. kanker payudara atau kanker kandungan. juga mengubah lingkungan endometrium (lapisan dalam rahim) sehingga menghambat perletakan telur yang telah dibuahi. dan penambahan berat badan. kelancaran ataupun kadar air susu ibu (ASI). ada wanita yang ternyata belum dapat menggunakan sarana kontrasepsi ini. Tipe A . Efek Samping Pemakaian Pil Pemakaian pil dapat menimbulkan efek samping berupa perdarahan di luar haid. Kontra indikasi Pemakaian Pil Kontrasepsi pil tidak boleh diberikan pada wanita yang menderita hepatitis. Panjangnya dari ujung atas ke bawah 3. Lilitan kawat tembaga halus ini mempunyai efek antifertilisasi (anti pembuahan) yang cukup baik. fungsinya sama seperti halnya lilitan tembaga halus pada jenis Coper-T. jerawat. small (kecil).6 cm. 2. penyakit jamur pada liang vagina (candidiasis).

sebab terbuat dari bahan plastik. Lama Pemakaian AKDR Sampai berapa lama AKDR dapat dipakai? Hal ini sering menjadi pertanyaan. Untuk AKDR yang mengandung tembaga. Lippes Loop mempunyai angka kegagalan yang rendah. Setelah itu harus diganti dengan yang baru.5 mm 9 (benang hitam). hanya mampu berfungsi selama 2–5 tahun. Misalnya. Pengaruh lainnya terjadi pada perangai haid. lalu setiap bulan selama tiga bulan berikutnya. Sedangkan jika permukaan AKDR yang bersentuhan dengan rahim (cavum uteri) cukup besar. Dengan pemberian obat analgetik keluhan ini akan segera teratasi. jika perdarahan berlangsung terus-menerus dalam jumlah banyak. disebabkan ukuran AKDR yang terlalu kecil. Pemasangan AKDR Prinsip pemasangan adalah menempatkan AKDR setinggi mungkin dalam rongga rahim (cavum uteri). Tetapi. pemakaian AKDR harus dihentikan. Hal ini karena terjadi kontraksi rahim sebagai reaksi terhadap AKDR yang merupakan benda asing dalam rahim. Ekspulsi ini juga dipengaruhi oleh jenis bahan yang dipakai. Kemungkinan lain yang terjadi adalah kejang rahim (uterine cramp). tipe C berukuran 30 mm (benang kuning). yaitu AKDR keluar dari rahim. perdarahan di leher rahim. Selanjutnya kembali sedikit selama beberapa hari. bisa juga disertai dengan mules yang biasanya hanya berlangsung tiga hari. dan kanker rahim. dan 30 mm (tebal. kemungkinan terjadinya ekspulsi kecil.berukuran 25 mm (benang biru). Saat pemasangan yang paling baik ialah pada waktu mulut peranakan masih terbuka dan rahim dalam keadaan lunak. Pemeriksaan selanjutnya dilakukan setiap enam bulan sekali. Selain hal di atas. tipe B 27. 40 hari setelah bersalin dan pada akhir haid. Misalnya. AKDR ini dapat terus dipakai selama pemakai merasa cocok dan tidak ada keluhan. Makin elastis sifatnya makin besar kemungkinan terjadinya ekspulsi. serta rasa tidak enak pada perut bagian bawah. Pemeriksaan secara berkala harus dilakukan setelah pemasangan satu minggu. Sebenarnya. kemudian secara mendadak jumlahnya menjadi banyak selama 1–2 hari. Kontra indikasi pemasangan AKDR:  Belum pernah melahirkan  Adanya perkiraan hamil  Kelainan alat kandungan bagian dalam seperti: perdarahan yang tidak normal dari alat kemaluan. tergantung daya dan luas permukaan tembaganya.Keluhan-keluhan pemakai AKDR Keluhan yang dijumpai pada penggunaan AKDR adalah terjadinya sedikit perdarahan. benang putih) untuk tipe D. Keuntungan lain dari pemakaian spiral jenis ini ialah bila terjadi perforasi jarang menyebabkan luka atau penyumbatan usus. pada permulaan haid darah yang keluar jumlahnya lebih sedikit daripada biasa. Hal ini biasanya terjadi pada waktu haid. keputihan dan infeksi juga dapat timbul selama pemakaian AKDR. ekspulsi juga sering dialami pemakai AKDR. Ekspulsi Selain keluhan-keluhan di atas. Pemasangan AKDR dapat dilakukan oleh dokter atau bidan yang telah dilatih secara khusus. .

Sebagai negara pelopor. jerawat. . muntah. Norplant dipasang di bawah kulit. Ourselves. kencing manis.6% pada tahun keempat. di atas daging pada lengan atas wanita. hepatitis. Indonesia merupakan negara pemula dalam penerimaan norplant yang dimulai pada 1987. Efektivitas norplant Efektivitas norplant cukup tinggi.Suntikan Kontrasepsi suntikan adalah obat pencegah kehamilan yang pemakaiannya dilakukan dengan jalan menyuntikkan obat tersebut pada wanita subur. Alat tersebut terdiri dari enam kapsul lentur seukuran korek api yang terbuat dari bahan karet silastik.2%. dan 1. Tingkat kehamilan yang ditimbulkan pada tahun pertama adalah 0. Wanita dengan berat badan lebih dari 75 kilogram mempunyai risiko kegagalan yang lebih tinggi sejak tahun ketiga pemakaian (5. pemakai norplant di Indonesia tercatat sejumlah 800. Penyuntikan dilakukan pada otot (intra muskuler) di bokong (gluteus) yang dalam atau pada pangkal lengan (deltoid). kenaikan berat badan.1 persen). Norplant adalah satu-satunya merek implant yang saat ini beredar di Indonesia. Kontra indikasi Kontrasepsi suntikan tidak diperbolehkan untuk wanita yang menderita penyakit jantung. pada tahun ketiga 1. hipertensi.000 orang. The Our Bodies. 1992) Norplant sama artinya dengan implant. Suntikan pertama dapat diberikan dalam waktu empat minggu setelah melahirkan. Suntikan kedua diberikan setiap satu bulan atau tiga bulan berikutnya. Cara pemakaian Cara ini baik untuk wanita yang menyusui dan dipakai segera setelah melahirkan. Indonesia belum mempunyai referensi mengenai efek samping dan permasalahan yang muncul sebagai akibat pemakaian norplant. mual. hiperpigmentasi.2%.Norplant Norplant merupakan alat kontrasepsi jangka panjang yang bisa digunakan untuk jangka waktu 5 tahun. Efek samping kontrasepsi suntikan  Tidak datang haid (amenorrhoe)  Perdarahan yang mengganggu  Lain-lain: sakit kepala. implant biasa disebut dengan susuk. dan kelainan darah. Secara keseluruhan. Obat ini berisi Depo Medorxi Progesterone Acetate (DMPA). pada tahun kedua 0. sering juga digunakan untuk menyebut implant. Pada 1993. Oleh karena itu. rambut rontok. tingkat kehamilan yang mungkin ditimbulkan dalam jangka waktu lima tahun pemakaian adalah 3. Masing-masing kapsul mengandung progestin levonogestrel sintetis yang juga terkandung dalam beberapa jenis pil KB. Hormon ini lepas secara perlahan-lahan melalui dinding kapsul sampai kapsul diambil dari lengan pemakai. Di beberapa daerah. paru-paru.9 persen. Kapsul-kapsul ini bisa terasa dan kadangkala terlihat seperti benjolan atau garis-garis. ( The Boston’s Book Collective.5%.

Umur ibu kurang dari 20 tahun: o Penggunaan prioritas kontrasepsi pil oral. benjolan pada payudara. untuk usia istri 25–30 tahun. Dengan demikian. karena pasangan muda frekuensi bersenggama tinggi sehingga akan mempunyai kegagalan tinggi. Sedangkan kekurangannya adalah bahwa pemasangan hanya bisa dilakukan oleh dokter atau bidan yang terlatih dan kadang-kadang menimbulkan efek samping. pasangan yang tidak harmonis atau hubungan perkawinan yang sewaktu-waktu terancam perceraian. agar tidak mengganggu kegiatan. dan tidak boleh kena air selama 5 hari. Sebelum pemasangan dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu dan juga disuntik untuk mencegah rasa sakit. tidak terpengaruh faktor lupa sebagaimana kontrasepsi pil/suntik. depresi mental. Penggunaan Kontrasepsi Menurut Umur 1. setahun sekali selama pemakaian dan setelah 5 tahun norplant harus diambil/dilepas. Tubektomi (Sterilisasi pada Wanita) Tubektomi adalah setiap tindakan pada kedua saluran telur wanita yang mengakibatkan wanita tersebut tidak akan mendapatkan keturunan lagi. o Penggunaan kondom kurang menguntungkan. Misalnya. karena kemungkinan untuk menjadi hamil kecil sekali. o Bagi yang belum mempunyai anak. o Umur di bawah 20 tahun sebaiknya tidak mempunyai anak dulu. migrain. (The Boston Women’s Book Collective. Setelah itu. jumlah anak yang hidup harus 3 atau lebih. maka tidak diperlukan lagi alat-alat kontrasepsi yang konvensional. Cara kontrasepsi ini baik sekali. Pemeriksaan ulang dilakukan oleh dokter seminggu setelah pemasangan. epilepsi. 1992) Pemasangan norplant Pemasangan norplant biasanya dilakukan di bagian atas (bawah kulit) pada lengan kiri wanita (lengan kanan bagi yang kidal). Sterilisasi bisa dilakukan juga pada pria. Kelebihan dan kekurangan norplant Kelebihan norplant adalah masa pakainya cukup lama.Yang tidak diperbolehkan menggunakan norplant Wanita yang tidak diperbolehkan menggunakan norplant adalah mereka yang menderita penyakit diabetes. penyakit jantung. kering. kencing batu. Norplant dapat dipasang pada waktu menstruasi atau setelah melahirkan oleh dokter atau bidan yang terlatih. sterilisasi tidak boleh dilakukan kepada wanita yang belum/tidak menikah. kolesterol tinggi. misalnya spotting atau menstruasi yang tidak teratur. Selain itu. AKDR kurang dianjurkan. dan tidak mengganggu kelancaran air susu ibu. jika salah satu pasangan telah mengalami sterilisasi. Yang harus dijadikan patokan untuk mengambil keputusan untuk sterilisasi adalah jumlah anak dan usia istri. dan pasangan yang masih ragu menerima sterilisasi. Luka bekas pemasangan harus dijaga agar tetap bersih. Faktor yang paling penting dalam pelaksanaan sterilisasi adalah kesukarelaan dari akseptor. Dengan demikia. atau ginjal. kadang-kadang juga menimbulkan berat badan bertambah. yaitu vasektomi. . tekanan darah tinggi.

Suntikan Kontrasepsi ini menggunakan mikrosfero atau mikrokapsul. digunakan implantasi plasebo sehingga terjadi menstruasi. 3. Tanpa HCG. suatu hormon yang memelihara kehamilan. Pilihan kedua adalah norplant atau pil. atau enam bulan. dianjurkan untuk memakai spiral sebagai pilihan utama. karena norplant II hanya memerlukan dua implantasi subdermal. pengembangan kontrasepsi baru untuk menambah yang sudah ada sangat terasa kurang membawa perubahan yang positif dan inovatif. o Segera setelah anak pertama lahir. Umur ibu di atas 30 tahun o Pilihan utama menggunakan kontrasepsi spiral atau norplant. dan mengandung steroid. yaitu progestin atau progestin ditambah estrogen. lapisan uterus lepas dengan membawa telur yang sudah dibuahi sehingga terjadi menstruasi. Wanita dapat memasukkan dan mengeluarkan cincin ini sendiri. tiga. Meskipun demikian. yang melepaskan hormon dan menghambat ovulasi. Injeksi terbuat dari satu atau lebih hormon di dalam kapsul yang dapat dibiodegrasi. Setiap implantasi efektif selama tujuh hari. lebih mudah memasukkan dan mengeluarkannya. metode mantap dengan cara operasi (sterlilisasi) dapat dipakai dan relatif lebih baik dibandingkan dengan spiral. tergantung dari jenis komposisi kimianya. Beberapa metode yang sedang diuji klinik antara lain: 1. 4. 2. Vaksin antifertilitas reversibel Vaksin ini menyebabkan antibodi berinteraksi dengan human chrrionic gonadotropin (HCG). Wanita dapat menempatkan implant tersebut pada tubuh dan melepaskannya sesuai keinginan. bentuknya seperti kue donat. 5. Implantasi Transdermal Implantasi transdermal menyebabkan pelepasan kontrasepsi steroid yang lambat dan teratur ke aliran darah melalui kulit. Dengan demikian. Norplant II Norplant II memiliki kelebihan dibanding dengan norplant yang ada sekarang. seorang wanita menggunakan tiga implantasi selama tiga minggu. 3. Cincin kontrasepsi Cincin ini dimasukkan ke dalam vagina.2. kondom. Satu suntikan dapat melindungi satu. Umur ibu antara 20–30 tahun o Merupakan usia yang terbaik untuk mengandung dan melahirkan. Beberapa Metode Kontasepsi Baru Dengan adanya metode kontrasepsi yang baru. Cincin kontrasepsi mengandung dosis hormon yang lebih rendah dibanding dengan kontrasepsi oral. . Kondom bisa merupakan pilihan kedua. maupun pil dalam arti mencegah. yang dilepas ke dalam aliran darah. dapat membantu mengatasi beberapa kendala pemakaian kontrasepsi. o Dalam kondisi darurat. Pada minggu berikutnya. Pada salah satu jenis implantasi transdermal. berarti pula memberikan lebih banyak pilihan.

dan hambatan efektivitasnya lebih baik dibandingkan kondom pria. Penelitian yang didasarkan pada hasil mengenai manfaat dan kepercayaan akseptor yang berkaitan dengan seksualitas serta penggunaan kontrasepsi. Kondom wanita Kondom ini dikendalikan oleh wanita dan mengurangi risiko terkena penyakit menular seksual. Dari uji klinik menunjukkan bahwa kelicinan. sehingga diharapkan dapat memperkecil terjadi kehamilan serta mengurangi efek samping dari alat kontrasepsi tersebut. 2008 8:34 am dan di isikan dibawah Alat Kontrasepsi. kerusakan. harus terdapat metode kontrasepsi yang dapat diterima. dan efektif serta dapat dipakai wanita pada berbagai tahap kehidupan reproduksi. Tulisan ini dikirim pada pada Senin. Dengan demikian. 7. Metode kontrasepsi juga harus dapat diterima secara seksual maupun sosial tanpa adanya pengaruh negatif terhadap kesehatan dan kesejahteraan secara umum. Baik komentar maupun ping saat ini ditutup. IUD bentuk T yang baru IUD ini melepaskan lenovorgegestrel dengan konsentrasi yang rendah selama minimal lima tahun. Di dalam suatu program yang terintegrasi. sebaiknya calon akseptor diberi penjelasan tentang keuntungan dan kerugian masing-masing alat kontrasepsi.0 feed. kebocoran. harus dilakukan terlebih dahulu sebelum suatu metode kontrasepsi dipasarkan dan dianggap sebagai pilihan tambahan. diharapkan wanita merasa terpanggil untuk meningkatkan kesadaran hak seksual dan reproduksinya sebagai langkah utama menuju kesehatan yang utuh. Untuk peningkatan dan perluasan pelayanannya. Anda dapat meneruskan melihat respon dari tulisan ini melalui RSS 2. keluarga berencana dapat dimasukkan ke dalam pelayanan kesehatan reproduksi serta pelayanan kesehatan primer yang lain agar tanggap terhadap seluruh kebutuhan kesehatan reproduksi wanita. Juli 21st. aman.6. þÿ Search Catalogs Indonesia English . Kerugian metode ini adalah tambahan terjadinya efek samping hormonal dan amenore. Kesimpulan dan Saran Dalam memilih alat kontrasepsi yang tepat. Apabila tersedia pilihan metode kontrasepsi yang lebih bervariasi dan pelayanan yang lebih responsif terhadap keinginan serta kebutuhan pelayanan kesehatan reproduksi wanita maka tujuan keluarga berencana akan mulai tercapai. Dari hasil penelitian menunjukkan efektivitas yang tinggi dalam mencegah kehamilan yang tidak direncanakan maupun perdarahan menstruasi.

9 dari 9 Research Report dari GDLHUB / 2008-08-11 11:39:28 PERBEDAAN RISIKO KEJADIAN HIPERTENSI MENURUT POLA MEROKOK Oleh: Martini. dengan 1 file(s). sehingga dalam jangka panjang akan menurunkan prevalensi penyakit hipertensi dan penyakit pada pembuluh darah pada umumnya. (2) Mempelajari perbedaan risiko kejadian hipertensi menurut jumlah rokok yang dihisap per hari. Informasi yang didapatkan dari penelitian ini bisa memberikan masukan untuk program pencegahan primer terhadap hipertensi.ac. umur mulai merokok.id. (6) Mempelajari perbedaan risiko kejadian hipertensi menurut lama kebiasaan merokok.ac.123/06 Mar p Penelitian ini dilakukan untuk menjawab permasalahan sebagai berikut: (1) Apakah ada perbedaan risiko kejadian hipertensi menurut frekwensi merokok. lama merokok. jenis rokok yang diisap (filter atau tidak).. Pada akhimya juga menambah pengetahuan rnengenai penyakit yang berhubungan dengan merokok. jumlah rokok yang diisap per hari.Menu Ber an da FAQ Login Registrasi Mengaktifkan Account Sub-folder 21 . Penelitian ini menggunakan rancangan kasus kontrol dan dilakukan di RSU Haji . Santi Email: library@lib. TOBACCO-PHYSIOLOGICAL EFFECT Heading: HYPERTENSION .id Faculty of Public Health Airlangga University Dibuat: 2006-02-09 . TOBACCO-PHYSIOLOGICAL EFFECT Call Number: LP. library@unair. Keywords: Hipertensi Subject: HYPERTENSION . (3) Mempelajari perbedaan risiko kejadian hipertensi menurut jenis rokok yang dihisap. (4) Mempelajari perbedaan risiko kejadian hipertensi menurut cara menghisap rokok. 21 . Tujuan penelitian ini adalah (1) Mempelajari perbedaan risiko kejadian hipertensi menurut frekuensi merokok.unair. cara menghisap rokok.9 dari 9 Ke atas. (5) Mempelajari perbedaan risiko kejadian hipertensi menurut umur mulai merokok.

68) dan selama 18 sampai 32 tahun dengan besar risiko 3.81 kali (95% Confidence Interval 1.0%) pada kedua kelompok. Sedangkan variabel lain seperti frekuensi merokok setiap hari mempunyai risiko 0. umur mulai merokok dan lama kebiasaan merokok.02 kali dan mulai merokok pada umur 16 -18 tahun mempunyai risiko sebesar 4.63).19 – 7. jenis rokok non filter mempunyai risiko 1. Meskipun perbedaan risiko pada variabel-variabel tersebut tidak signifikan secara statistik.26.83 kali. Sebagian besar responden bekerja sebagai Pegawai negeri Sipil atau ABRI (33.94) dan jumlah rokok yang dihisap per hari sebanyak 10 sampai 20 batang dengan besar risiko 3. Adapun kriteria inklusi untuk kasus adalah penderita hipertensi dengan kriteria 1) merokok.02 – 13.51 – 9.02 kali (95% Confidence Interval 1.13 dan 18 sampai 32 tahun mempunyai risiko 2. cara menghisap rokok. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan risiko yang signifikan secara statistik terhadap kejadian hipertensi berdasarkan jumlah rokok yang dihisap setiap hari 10 -20 batang mempunyai risiko sebesar 3. Untuk mengetahui besar risiko kejadian hipertensi dengan menghitung odds ratio (OR) untuk masing-masing variabel dan untuk mengetahui ada perbedaan risiko dengan menghitung nilai interval keyakinan 95%. jumlah rokok yang dihisap per hari. adapun variabel babas meliputi frekuensi merokok. Sampel penelitian sebanyak 75 orang untuk kasus hipertensi dan 75 orang bukan kasus hipertensi.0%) dan di sektor swasta (33. serta umur responden diatas 80 tahun mempunyai risiko 1.39 kali (95% Confidence Interval 1. 2) tidak menderita Diabetes Mellitus.32 tahun). Pada analisis bivariat.0%).3% vs 32.Surabaya. variabel yang menunjukkan perbedaan risiko yang signifikan terhadap kejadian hipertensi adalah umur mulai merokok pada usia 16 -18 tahun dengan besar risiko 3.04 vs 44. jenis rokok yang dihisap. Kelompok kontrol adalah perokok yang bukan penderita hipertensi primer maupun sekunder dan bersedia ikut dalam penelitlan ini.78 Kali (95% Confidence Interval 1.3% vs 44.47 kali terhadap kejadian hipertensi. 4) bersedia ikut dalam penelitian.58).00 kali. Copyrights: Copyright©2003 by Airlangga University Library.3% vs 52. kebiasaan merokok telah dilakukan selama 33 sampai 58 tahun dengan besar risiko 5.14 – 8.48 kali dan lama kebiasaan merokok 33 sampai 58 tahun mempunyai risiko 2.81 kali.79 – 12. Ada perbedaan risiko kejadian hipertensi apabila nilai interval keyakinan 95% tidak melewati angka 1. umur responden 61 sampai 80 tahun mempunyai risiko 3.21 kali (95% Confidence Interval 2. Sedangkan hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa terdapat perbedaan risiko yang signilfikan terhadap kejadian hipertensl menurut mulail merokok pada umur 16 sampai 18 tahun dengan besar risiko 4. 3) tidak menderita Gagal Ginjal Kronis atau Gagal Ginjal Terminal. Variabel tergantung adalah hipertensi.28). Surabaya . Hasil penefitian ini menunjukkan bahwa pada kelompok hipertensi usia rate-rata lebih tua dibandingkan pada kelompok tidak hipertensi (53.60 kali dan umur 41 sampai 60 tahun mempunyai risiko 2. Semua responden pada kedua kelompok adalah laki-laki dan sebagian besar dengan tingkat pendidikan SMU (45.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful