P. 1
bubut

bubut

|Views: 113|Likes:
Published by Faris P. Ardiansyah

More info:

Published by: Faris P. Ardiansyah on Nov 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2015

pdf

text

original

Mesin bubut adalah mesin perkakas yang berfungsi untuk membubut permukaan bulat (silindris), membubut penampang benda

kerja, membubut ulir, membubut alur, membubut permukaan benda konis dan membubut dalam. Prinsip gerakan utamanya adalah gerakan berputar. Gerakan inilah yang dimanfaatkan untuk pemotongan logam Ukuran dan kapasitas mesin bubut ditentukan oleh Jarak antara kedua ujung senter kepala tetap dan kepala lepas Tinggi garis senter mesin terhadap alas mesin

BAGIAN-BAGIAN UTAMA MESIN BUBUT A. Kepala Tetap Berfungsi untuk memegang dan memutar benda kerja. Kepala tetap dipasang pada poros utama B. Roda Gigi Pengganti Berfungsi memindahkan putaran poros utama ke kotak roda gigi pengatur pemakanan dan penggerak poros transportir yang sekaligus untuk menggerakkan eretan sepanjang alas.

1

Cekam ini dapat menjepit benda kerja bulat. Cekam rahang empat independen 2 . Cekam Rahang Tiga Cekam rahang tiga adalah pemegang benda kerja yang mempunyai tiga rahang penjepit yang dapat bergerak secara bersama-sama sepanjang alur saat mengunci dan membuka benda kerja.segi sembilan dan kelipatan tiga lainnya. yaitu penjepitan arah dalam sisi benda kerja dan penjepitan arah luar sisi benda kerja 2. segi enam. yaitu: Cekam rahang empat universal Prinsip penjepitan cekam rahang empat universal ini sama dengan cekam rahang tiga. Cekam Rahang Empat Cekam rahang empat mempunyai rahang penjepit empat buah. Pembawa Berfungsi untuk mendukung dan mengantarkan alat potong pada posisi/tempat pemotongan. Ada dua type cekam rahang empat. Penjepitan benda kerja dengan cekam rahang tiga dapat dilakukan dengan dua cara. Kepala Lepas Berfungsi untuk mendukung benda kerja yang dipegang oleh cekam atau dipegang dengan senter kepala tetap dan senter kepala lepas. dimana rahang cekam dapat bergerak bersama-sama saat membuka maupun mengunci benda kerja secara otomatis. PEMEGANG BENDA KERJA 1. Bagian atas badan mesin dibuat beralur yang berfungsi untuk landasan luncur dari kepala lepas. Disamping itu kepala lepas juga berfungsi untuk memasang cekam bor/mata bor. D. Badan Mesin Berfungsi untuk mendukung semua komponen utama mesin bubut.C. E. Rahang cekam empat dapat bergerak bebas sepanjang alur rahang pada saat mengunci maupun membuka benda kerja.

Mesin Bubut Ringan Mesin ini bentuknya kecil dan sederhana. 3. Biasanya diletakkan diatas meja kerja. Dalam memegang benda kerja plat pembawa dilengkapi dengan pembawa (lathe dog). Mesin Bubut Revolver Mesin ini khusus untuk memproduksi benda kerja yang ukurannya sama dan dalam jumlah yang banyak atau untuk pengerjaan awal. >b. Plat pembawa berlobang Digunakan untuk menjepit benda kerja yang sukar dijepit oleh cekam rahang tiga dan cekam rahang empat Plat pembawa berbatang Digunakan untuk meletakkan pembawa yang berbatang Pengelompokan Mesin Bubut Pembagian mesin bubut berdasarkan kemampuan pengerjaan dikelompokkan menjadi lima kelompok besar yaitu: >a.Cekam rahang empat independen sama fungsinya dengan cekam rahang empat universal. Contoh : Mesin bubut Kapstan. Masing-masing rahang dapat digerakkan sendiri tanpa ada hubungannya dengan rahang yang lain. Plat Pembawa Plat pembawa adalah alat yang berfungsi untuk membawa benda kerja sehingga ia berputar mengikuti putaran poros mesin. Plat pembawa dapat dibedakan tiga macam. digunakan untuk mengerjakan benda-benda yang kecil pula. Pada cekam rahang empat independen ini masing-masing rahang penjepit harus dikunci dan dibuka satu persatu.yaitu: Plat pembawa beralur. Digunakan untuk meletakkan pembawa yang berujung bengkok. Perbedaannya terletak pada teknik pengunciannya. 3 . Contoh : Mesin bubut Simonet. Kemudian plat ini digunakan untuk memegang benda kerja yang dibubut diantara dua senter.

menghidupkan mesin dengan menekan tombol hijau dan pembubutan mulai berlangsung.Mengukur diameter awal benda kerja dengan menggunakan kaliper. Mesin Bubut Beralas Panjang Mesin bubut ini termasuk mesin bubut industri berat yang banyak digunakan pada benda kerja yang besar dan panjang. . periksa sehingga benar-benar center.Memasang benda kerja pada chuck mesin bubut.Jika pemasangan benda kerja pahat sudah betul. . Cara Kerja .Menyiapkan lembar kerja.Mengatur kecepatan putaran mesin dan kecepatan pemotongan. Sisi lainnya ditumpukan pada tail stock. Mesin Bubut Standart Mesin ini mempunyai power yang lebih besar dan digunakan untuk pengerjaan pembubutan yang memerlukan ketelitian tinggi dengan benda kerja yang cukup besar. . Mesin ini digunakan untuk pengerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi.Mengatur kedalaman potong.Memasang pahat pada rumah pahat dan mengatur tinggi ujung pahat terhadap sumbu benda kerja. >e. . .>c. >d. Misalnya poros-poros kapal dan poros transmisi. . .Pahat potong ditempelkan pada benda kerja dan posisi skala diatur pada posisi nol. 4 . Mesin Bubut Sedang Konstruksi mesin bubut ini lebih cermat dan dilengkapi dengan penggabungan perlengkapan yang khusus. Contoh : Cholcester Master dan Kerry.

Setelah selesai membuat ulir maka dilakukan proses facing pada sisi satunya. * membubut tirus Dapat dilakukan dengan 3 cara : dengan menggeser posisi kepala lepas kearah melintang denganmenggeser sekian derajat eretan atas (penjepit pahat) dengan memasang perkakas pembentuk * membubut eksentris Bila garis hati dari dua / lebih silinder dari sebuah benda kerja sejajar maka benda kerja itu di sebut eksentris.Setelah benda selesai proses pembubutan. berjenjang ke kanan / ke kiri.supaya tepian benda kerja tidak tajam . jarak antara garis-garis hati itu disebut eksentrisitas. maka snei mulai untuk diputar hingga terbentuk ulir yang diinginkan . * membubut alur untuk pengerjaan membubut alur di pergunakan pahat bubut pengalur dan jenisnya ada yang lurus. pasang snei pada benda kerja dibagian yang akan dibuat ulir.Dengan benda masih benda tercekam pada spindle. bengkok. Dalam pembubutan yang otomatis pahat dapat digeserkan maju dan mundur kearah melintang.Dengan bantuan center drill supaya snei tidak bergerak kemana. 5 . sedangkan untuk pembubutan yang datar ini pada benda kerja. maka yang dilakukan selanjutnya adalah pembuatan ulir.mana. benda kerja dilepas dari spindle .Pembubutan dilakukan untuk membubut benda kerja Jika sudah selesai mesin dimatikan .Setelah selesai difacing. pembuatan ulir menggunakan snei .. .Setelah selesai semua maka mesin bubut mulai untuk dibersihkan Jenis Pengerjaan Mesin Bubut * membubut lurus Pada pembuatan memanjang gerak jalan pahat sejajar dengan poros benda kerja.

pada umumnya pahat bubut tidak terlalu tebal sehingga umur pemakaiannya pendek. * mengkartel Adalah membuat rigi-rigi pada benda kerja dengan gigi kartel yang tersedia. sebuah benda kerja yang di jepit diantara senter-senter tidak boleh putus karena dapat melentur dan menghimpit pahat. segitiga. * membubut ulir sekrup Untuk membuat ulir sekrap dengan mesin bubut digunakan pahat khusus yang berbentuk seperti : pahat ulir. caranya tidak jauh berbeda dengan membubut lurus. * mengebor pada mesin bubut pembuatan lubang senter pada mesin bubut ada 2 cara. pahat profil terutama cocok untuk membubut profil pada produk-produk yang pendek. 6 . bulat dan jenis khusus lainnya. Untuk memeriksa pahat ulir. Kartel dipasang pada rumah pahat dan kedudukannya harus setinggi senter.digunakan mal ulir. segi empat. Kerja kartel ini adalah menekan benda kerja bukan menyayat seperti pahat bubut.* memotong benda kerja Pemotongan benda kerja berbentuk batang pada mesin bubut digunakan sebuah pahat pengalur dengan penyayat yang sangat ramping. yakni benda kerja yang berputar dan senter yang berputar * membubut dalam Untuk membesarkan lubang yang sudah ada dapat digunakan pahat dalam. Pahatnya punya bentuk tersendiri * membubut profil Untuk membubut pembulatan pahatnya diasah menurut bentuk profilnya. trapesium.

Adapun persyaratan yang dapat dilakukan adalah : Pakaian kerja harus sesuai dengan syarat keselamatan kerja Alat pelindung pada mesin terpasang Menguasai mesin dan peralatannya dengan baik Menguasai teknik pengerjaan sesuai standart Menguasai kecelakaan Set mesin sesuai dengan SOP pekerjaan tindakan pencegahan dan pertolongan pertama pada 7 .Keselamatan dan Kesehatan Kerja Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) harus ditaati setiap operator. dengan tujuan agar terciptanya keamanan dalam pembubutan.

8 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->