P. 1
Sudahkah AndaBenar-BenarDilahirkan Kembalidari Air dan Roh?

Sudahkah AndaBenar-BenarDilahirkan Kembalidari Air dan Roh?

|Views: 36|Likes:
Published by C Knox Jarmon

More info:

Published by: C Knox Jarmon on Nov 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2011

pdf

text

original

The New Life Mission

S UDAHKAH ANDA B ENAR - B ENAR DILAHIRKAN K EMBALI DARI AIR DAN R OH ?
Daftar Isi Mulai Membaca Petunjuk Pemakaian

Worldwide websites of
A

The Official Website of The New Life Mission

The New Life Mission

www.nlmission.com or www.bjnewlife.org

Please find your vernacular websites below. You can download Christian e-books and request Christian books for free. Feel free to visit our websites below right now!
www.nlmafghanistan.com www.nlmafrikaans.com www.nlmalbania.com www.nlmamharic.com www.nlmangola.com www.nlmarabemirates.com www.nlmarabic.com www.nlmargentina.com www.nlmarmenia.com www.nlmaruba.com www.nlmaustralia.com www.nlmaustria.com www.nlmbahamas.com www.nlmbahrain.com www.nlmbangladesh.com www.nlmbelarus.com www.nlmbelgium.com www.nlmbengali.com www.nlmbenin.com www.nlmbhutan.com www.nlmbolivia.com www.nlmbotswana.com www.nlmbrasil.com www.nlmbriton.com www.nlmbrunei.com www.nlmbulgalia.com www.nlmburkinafaso.com www.nlmburundi.com www.nlmcameroon.com www.nlmcanada.com www.nlmcebuano.com www.nlmchichewa.com www.nlmchile.com www.nlmchin.com www.nlmchina.com www.nlmcolombia.com www.nlmcongo.com www.nlmcostarica.com www.nlmcotedivoire.com www.nlmcroatia.com www.nlmczech.com www.nlmdenmark.com www.nlmdioula.com www.nlmdominica.com www.nlmdutch.com www.nlmecuador.com www.nlmegypt.com www.nlmelsalvador.com www.nlmequatorialguinea.com www.nlmethiopia.com www.nlmfinland.com www.nlmfrance.com www.nlmfrench.com www.nlmgabon.com www.nlmgeorgian.com www.nlmgerman.com www.nlmgermany.com www.nlmghana.com www.nlmgreek.com www.nlmgrenada.com www.nlmguatemala.com

E

C

F G

B

D

DAFTAR ISI

¦ Some of these websites may not work because they are still under construction.

Worldwide websites of
H I

The New Life Mission
www.nlmsouthafrica.com www.nlmspain.com www.nlmspanish.com www.nlmsrilanka.com www.nlmsuriname.com www.nlmswahili.com www.nlmswaziland.com www.nlmsweden.com www.nlmswiss.com www.nlmtagalog.com www.nlmtaiwan.com www.nlmtamil.com www.nlmtanzania.com www.nlmtelugu.com www.nlmthailand.com www.nlmtogo.com www.nlmtonga.com www.nlmturkey.com www.nlmuganda.com www.nlmukraine.com www.nlmurdu.com www.nlmusa.com www.nlmvenezuela.com www.nlmvietnam.com www.nlmzambia.com www.nlmzimbabwe.com www.nlmzou.com

J K

L M

www.nlmgujarati.com www.nlmhaiti.com www.nlmhindi.com www.nlmholland.com www.nlmhonduras.com www.nlmhungary.com www.nlm-india.com www.nlmindonesia.com www.nlmiran.com www.nlmiraq.com www.nlmisrael.com www.nlmitaly.com www.nlmjamaica.com www.nlmjapan.com www.nlmjavanese.com www.nlmkannada.com www.nlmkazakhstan.com www.nlmkenya.com www.nlmkhmer.com www.nlmkirghiz.com www.nlmkirundi.com www.nlmkorea.com www.nlmlatvia.com www.nlmluganda.com www.nlmluo.com www.nlmmadi.com www.nlmmalagasy.com www.nlmmalayalam.com www.nlmmalaysia.com www.nlmmarathi.com

N

P

Q R
S

www.nlmmauritius.com www.nlmmexico.com www.nlmmindat.com www.nlmmizo.com www.nlmmoldova.com www.nlmmongolia.com www.nlmmyanmar.com www.nlmnepal.com www.nlmnewzealand.com www.nlmnigeria.com www.nlmnorthkorea.com www.nlmnorway.com www.nlmpakistan.com www.nlmpanama.com www.nlmperu.com www.nlmphilippines.com www.nlmpoland.com www.nlmportugal.com www.nlmportuguese.com www.nlmprcongo.com www.nlmqatar.com www.nlmromania.com www.nlmrussia.com www.nlmsaudiarabia.com www.nlmserbian.com www.nlmshona.com www.nlmsingapore.com www.nlmslovakia.com www.nlmslovene.com www.nlmsolomon.com

6

U

V

Z

DAFTAR ISI

Sudahkah Anda Benar-Benar Dilahirkan Kembali dari Air dan Roh?

Sudahkah anda benar-benar dilahirkan kembali dari air dan Roh? Hak cipta © 2001 oleh The New Life Mission Hak-cipta dilindungi oleh Undang-Undang. Dilarang mengutip dan/atau memperbanyak/mereproduksi dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Penerbit. Kutipan Alkitab yang dipakai di dalam buku ini diambil dari New King James Version dan Alkitab Terjemahan Baru, Lembaga Alkitab Indonesia. ISBN 978-89-6532-650-2
Website : http://www.nlmission.com http://www.bjnewlife.org http://www.nlmbookcafe.com E-mail : newlife@bjnewlife.org

PAUL C. JONG

Hephzibah Publishing House
Bagian dari pelayanan THE NEW LIFE MISSION Seoul, Korea

DAFTAR ISI

Terima kasih
Kami mau memanjatkan pujian syukur kepada Tuhan yang memberi firman keselamatan dan memberkati kita dengan Injil kelahiran kembali dari air dan Roh. Terima kasih kepada semua hamba Tuhan, termasuk Pdt. John Kyunghwan Shin, yang memberikan bahan-bahan yang tidak ternilai harganya dalam penerbitan buku ini, S.W. Song yang menerjemahkan buku ini, dan saudara-saudara di Hephzibah Publishing House. Mereka semua bekerja keras untuk penerbitan buku ini. Terima kasih. Saya berharap dan berdoa bahwa buku dan kaset ini dapat menolong orang untuk dilahirkan kembali, dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang bekerja sama dengan kami. Saya sunguh-sungguh rindu agar Tuhan mengijinkan kita untuk mengabarkan Injil kelahiran kembali dari air dan Roh ini ke seluruh dunia melalui

orang-orang yang percaya kepada Jahshua Kristus. Dengan iman yang tetap, saya bersyukur kepada Tuhan.

PAUL C. JONG

DAFTAR ISI

6 Pendahuluan

Pendahuluan
Kita harus dilahirkan kembali dari air dan Roh
Jahweh, pada waktu Ia menciptakan langit dan bumi di awal masa, juga menciptakan Firman yang kekal, sorga dan neraka. Dia menciptakan manusia serupa dengan gambarNya. Namun, oleh karena Adam, manusia pertama, berdosa di depan Tuhan, manusia ditetapkan untuk mati satu kali. “Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi” (Ibrani 9:27). Kematian kita adalah pintu gerbang untuk masuk ke dalam kehidupan kekal. Orang yang tidak berdosa akan masuk ke dalam sorga yang kekal, dan menikmati sukacita sebagai anak Jahweh untuk selama-lamanya, tetapi orang yang berdosa akan dilemparkan ke dalam “lautan api dan belerang”

DAFTAR ISI

7 Pendahuluan

(Wahyu 20 : 10) dan mereka disiksa siang malam selama-lamanya. Oleh karena itu, semua manusia harus dilahirkan kembali. Kita harus dilahirkan kembali melalui iman kita, menerima penebusan dan dibenarkan. Hanya melalui itu sajalah kita dapat masuk kedalam kerajaan sorga yang kekal. Alkitab berkata : “Jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Jahweh” (Yohanes 3:5). “dilahirkan kembali dari air dan Roh” adalah satu-satunya cara agar kita dapat masuk ke dalam kerajaan sorga yang kekal. Lalu apakah “air” dan “Roh” yang membuat kita dilahirkan kembali itu? “Air” dalam Alkitab adalah ‘baptisan Jahshua.’ Mengapa Jahshua, yang adalah Tuhan, dibaptis oleh Yohanes Pembaptis? Apakah itu untuk memperlihatkan kerendahan hatiNya? Apakah itu untuk memproklamirkan dirinya sebagai Mesias? Tidak. Pada waktu Jahshua dibaptis oleh Yohanes dengan

“meletakkan kedua tangannya” (Imamat 16 : 21), itu adalah “perbuatan kebenaran” (Roma 5 : 18), yang menanggung semua dosa manusia. Di dalam Perjanjian Lama, Tuhan memberi hukum penebusan yang penuh belas kasihan kepada Israel, sehingga pada Hari raya Pendamaian, semua dosa Israel untuk tahun itu dapat dihapuskan melalui Imam Besar Harun dengan meletakkan kedua tangannya di atas kepala “kambing jantan” dan meletakkan segala dosa mereka di atas kepala kambing itu. Perbuatan ini merupakan wahyu yang menubuatkan tentang penebusan kekal yang akan dating. Perbuatan itu menyatakan kebenaran bahwa segala dosa manusia akan diletakkan sekaligus kepada Jahshua yang datang dalam rupa manusia sesuai dengan kehendak Jahweh. Dia dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis yang adalah keturunan Harun dan wakil manusia. Sewaktu Jahshua dibaptiskan, Ia berkata, “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita

DAFTAR ISI

8 Pendahuluan

menggenapkan seluruh kehendak Jahweh” (Matius, 3:15). Kata “demikianlah sepatutnya” di sini berarti bahwa dengan peletakkan tangan itu semua dosa manusia diletakkan kepada diri Jahshua, sehingga kebenaran digenapkan bagi semua manusia. Kata, “kebenaran” di sini adalah “dikaiosune” di dalam bahasa Yunani, dan artinya “jujur dalam sifat atau perbuatan dengan implikasi menjadi benar atau layak.” Jahshua menggenapkan kebenaran bagi semua manusia melalui baptisan-Nya yang adil dan layak. Oleh karena Jahshua menanggung semua dosa manusia dengan baptisan-Nya, keesokan harinya Yohanes berkata : “Lihatlah Anak domba Jahweh, yang menghapus dosa dunia” (Yohanes 1:29). Dengan segala dosa manusia di atas bahu-Nya, Jahshua berjalan sambil memikul salib-Nya. Dan Ia menanggung hukuman untuk segala dosa yang Dia tanggung melalui baptisan-Nya. Dia mati di atas kayu salib, sambil berkata, “Sudah selesai” (Yohanes

19:30). Dia meletakkan segala dosa manusia ke atas bahuNya sendiri, dan menanggung seluruh hukuman atas dosa itu.

Baptisan Jahshua adalah kiasan penyelamatan.
Dengan demikian, tanpa “iman dalam baptisan Jahshua,” kita tidak dapat diselamatkan. Itulah alasan mengapa rasul Petrus menyatakan air dari baptisan-Nya sebagai “kiasan yang menyelamatkan kita” (1 Petrus 3:21). Sekarang ini, kebanyakan orang yang percaya Jahshua tidak percaya baptisan Jahshua, “air”itu, tetapi hanya percaya kepada kematian-Nya di atas kayu salib. Namun, apakah hal itu akan menyelamatkan orang-orang berdosa? Apakah kita dapat diselamatkan oleh iman hanya dalam darah Jahshua? Apakah kepercayaan itu dapat memberi keselamatan kepada orang-orang berdosa? ◄ DAFTAR ISI ►

9 Pendahuluan

Tidak. Kita tidak bisa ditebuskan di hadapan Jahweh hanya dengan mempercayai kematian Jahshua di atas kayu salib. Sewaktu masyarakat Israel memberi korban perdamaian pada masa Perjanjian Lama, tidak dibenarkan untuk menyembelih korban itu tanpa meletakkan kedua tangan di atas kepala binatang korban. Dengan kata lain, jika mereka memberi korban tanpa meletakkan dosanya di atas kepala binatang korban itu, korban itu dianggap tidak benar. Jadi tidak benar dan tidak layak untuk hanya mempercayai salib Jahshua tanpa mempercayai baptisan-Nya. Oleh karena itu rasul Petrus berkata, “Ada kiasan yang menyelamatkan kita, yaitu baptisan - oleh kebangkitan Jahshua Kristus” (1 Petrus 3:21). Seperti orang yang tidak percaya kepada ‘air’ bah pada jaman Nabi Nuh dimusnahkan, demikian juga mereka yang tidak percaya kepada ‘air,’ yaitu ‘baptisan Jahshua’ sekarang pasti akan dimusnahkan. Iman sempurna yang memimpin kita kepada

keselamatan yang sesungguhnya adalah iman kepada “Dia yang telah datang dengan air dan darahJahshua Kristus” (1 Yohanes 5:6). Kita harus percaya baptisan dan salib Jahshua Kristus. Rasul Yohanes berkata bahwa iman yang benar adalah yang percaya kepada “kesaksian Roh, air dan darah” (1 Yohanes 5:8). Dengan demikian iman yang benar adalah yang percaya ini. “Jahshua adalah Jahweh sendiri dan Dia datang dalam rupa manusia karena Roh Kudus melalui rahim Anak Dara Maria dan Dia menanggung semua dosa dunia dengan baptisan di sungai Yordan oleh Yohanes Pembaptis yang menjadi wakil manusia. Dan Jahshua memikul segala dosa manusia ke salib-Nya dan Dia menanggung hukuman untuk semua manusia.” Dengan demikian Injil tidaklah sempurna tanpa ‘baptisan Jahshua,’ ‘air’ dan bagaimanapun kita percaya kepada Jahshua, kita tidak dapat sampai penyelamatan kekal tanpa itu.

DAFTAR ISI

10 Pendahuluan

Latar Belakang Historis Yang Mengeluarkan Injil yang sesungguhnya dari Gereja.
Mengapa pada zaman sekarang ini ‘Injil baptisan Jahshua’ jarang ada, dan Injil yang lain disebarkan di seluruh dunia? Setelah Jahshua dibangkitkan dan naik ke sorga, rasul-rasul mengajarkan ‘Injil air dan darah’ ini. Jika kita membaca Perjanjian Baru secara teliti, kita dapat melihat bahwa bukan saja penulis Alkitab, melainkan semua rasul-rasul dan pekerja-pekerja di gerejamulamula, termasuk rasul Paulus, Petrus, dan Yohanes, secara jelas mengajarkan ‘Injil air dan darah.’ Sementara itu, iblis terus berusaha untuk mengubah Injil itu, mengeluarkan kuasa kehidupan yang dimilikinya dari gereja. Sejak masa Edik Milan pada tahun 313 SM, gereja Kristus masuk ke dalam perangkap iblis. Kekuatan politik Kerajaan Roma, sebagai akibat dari menerima agama Kristen sebagai agama negara, mendapatkan stabilitas politik.

Dan dengan menentukan bahwa, “siapa saja yang masuk ke gereja harus dibaptiskan,” Kerajaan Roma dapat menyatukan masyarakat beraneka-ragam dari banyak bangsa. Keadaan seperti itulah yang melatarbelakangi pembacaan Pengakuan Iman Rasuli menjadi dasar pelatihan agama. Dengan demikian, ‘Injil yang tepat menurut Alkitab,’ yaitu, ‘Injil air dan Roh’ - yang memberi “kekuatan oleh Roh Kudus dan dengan suatu kepastian yang kokoh” (1 Tesalonika 1:5) – lambat laun hilang. Seperti yang direncanakan iblis, Injil palsu yang tidak membiarkan seorangpun dilahirkan kembali semakin berkembang di seluruh dunia. Seribu tahun setelah Edik Milan, Zaman Kegelapan Kristen mennyebar di seluruh Eropa. Walaupun ada gerakan reformis baru di banyak negara yang mendorong orang-orang kembali kepada ‘Firman, Anugerah dan iman,’ tidak seorangpun menemukan injil yang sesungguhnya, yaitu ‘injil air dan darah.’

DAFTAR ISI

11 Pendahuluan

Injil yang sesungguhnya ini masih diajarkan di antara beberapa orang yang mempercatyai ajaran para Rasul. Dan seperti awan yang lenyap dari muka bumi, yang muncul lagi di daratan rendah, ajaran itu muncul lagi ke permukaan di saat menjelang Hari Akhir.

Buku ini adalah buku pertama di dunia yang mengajarkan Injil baptisan Jahshua sebagaimana tertulis di dalam Alkitab
Buku ini adalah buku pertama di dunia yang mengajarkan mengenai Injil baptisan dan darah Jahshua sebagaimana tertulis di dalam Alkitab; yang mengatakan bahwa Dia menanggung segala dosa kita melalui baptisan-Nya dan menanggung hukuman karena segala dosa kita di atas salib-Nya. Saya percaya bahwa tidak ada buku lain yang mengajarkan

“Injil air dan darah” lebih teliti dan tepat dari pada buku ini. Pada masa ini, saat segala sesuatu dapat dicari dengan Internet, saya pernah berusaha untuk mencari beberapa orang yang mengajarkan Injil sebagaimana yang tertulis di dalam Alkitab, seseorang yang mengetahui dan mengajarkan dengan iman, rahasia baptisan Jahshua. Sampai sekarang saya belum pernah menemukannya. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk menerbitkan “Buku Injil” ini di dalam bahasa Indonesia. Isi buku ini dipilih dari khotbah yang diterbitkan melalui “Gospel Newletters” yang sekarang beredar secara teratur di Korea. Ketika air bah menutup seluruh dunia, air memang akan ada di seluruh dunia, tetapi tidak ada yang aman untuk diminum. Demikian juga, sekarang ada banyak orang yang disebut sebagai “hamba Tuhan” yang mengajarkan Injil palsu, tetapi tidak ada orang yang memberi kehidupan yang sesungguhnya kepada kita. Wanita Samaria yang minum air dari sumur

DAFTAR ISI

12 Pendahuluan

Yakub setiap hari tidak bisa melepaskan dahaganya, tapi sewaktu dia minum air Jahshua, dia mendapat keselamatan dan dahaganya dipuaskan untuk selamalamanya. Air Jahshua itu mengalir di dalam buku ini. Barang siapa yang meminum air itu akan diselamatkan dari dosanya selama-lamanya. Dia tidak akan ditawan oleh dosa lagi, tetapi justru air kehidupan akan mengalir dari dirinya dan melepaskan segala dahaga orang-orang sekelilingnya.

Mari kita menjadi pekerja Tuhan, Yang meluruskan kebengkokan.
Kita sedang hidup di dalam masa-masa yang sangat dekat dengan akhir jaman. Masa ini adalah masa di mana dosa manusia semakin menjadi-jadi di mana saja, yang sangat mengundang hukuman Tuhan. Para ilmuwan menciptakan “Dolly,” seekor domba yang dibuat secara genetika (cloning), dan

manusia hampir bisa menerima adanya usaha untuk menciptakan manusia secara genetika. Kita sedang membuat menara Babel sekali lagi sekarang. Ketika dahulu manusia berusaha membuatmenara itu, Tuhan menyerakkan mereka ke seluruh dunia dan mengacaukan bahasanya. Sekarang, tanpa belas kasihan Tuhan, Ketujuh Sesengsara Besar dan penghukuman kekal akan dicurahkan kepada jiwa-jiwa yang terhilang yang belum dilahirkan kembali. Oleh karena itu, saya berdoa dan mendesak anda untuk membaca buku ini dengan teliti. Saya berdoa agar anda dapat ‘diselamatkan kembali dari air dan Roh.’ Buku ini mengajarkan Injil tepat sebagaimana tertulis di dalam Alkitab. Maka, “Jikalau anda tetap dalam firman-Ku, anda benar-benar adalah muridKu” (Yohanes 8:31-32). Kiranya anda dapat mengerti firman kebenaran melalui buku ini dan dibebaskan dari dosa dan kematian. Kiranya anda diselamatkan dan mendapat kehidupan kekal dalam-Nya.

DAFTAR ISI

13 Pendahuluan

Marilah kita melakukan pekerjaan Bapa bersamasama untuk menyelamatkan jiwa-jiwa umatNya melalui ‘Injil air dan darah.’ Saya benar-benar berharap bahwa Injil yang benar akan menyinari dan menguatkan kita pada saat kita bekerja sama untuk dengan tekun meluruskan kebengkokan iman dengan firman kebenaran. “Engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebutkan “yang memperbaiki tembok yang tembus, yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni” (Yesaya 58:12). Kebanyakan anda pasti tidak terlalu mengenal Injil mengenai dilahirkan kembali dari air dan Roh. Oleh karena itu saya berusaha memberikan tekanan kepada baptisan Jahshua dan salib-Nya dalam setiap khotbah di dalam buku ini. Jikalau baptisan Jahshua tidak ada, Salib-Nya tidak memiliki makna bagi kita. Itulah sebabnya kami menekankan ajaran mengenai baptisan-Nya

berulang-kali. Maksud saya di sini adalah untuk menjelaskan hal ini kepada anda. Sampai anda semua diselamatkan oleh Injil air (baptisan Jahshua) dan Roh, saya akan mengulangi itu untuk anda. Saya sungguh-sungguh rindu bahwa anda semua percaya kepada Injil baptisan dan darahNya agar anda diselamatkan dari dosa. Saya yakin khotbah ini akan membimbing anda untuk dilahirkan kembali.

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI
Bagian Pertama - Khotbah
1. Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita (Markus 7:8-9, 20-23) ------------------------- 15 2. Manusia dilahirkan sebagai orang berdosa (Markus 7:20-23) ------------------------------ 33 3. Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita? (Lukas 10:25-30) ------------------------------ 46 4. Keselamatan Kekal (Yohanes 8:1-12) ------------------------------ 68 5. Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa (1 Petrus 3:20-22) ---------------------------- 100 6. Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh (Yohanes yang pertama 5:1-12) ------------ 150 7. Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa (1 Petrus 3:20-22)---------- 185 8. Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan (Yohanes 13:1-17) --------------------------- 202

Bagian Kedua - Lampiran
1. Kesaksian Keselamatan ---------------------- 266 2. Penjelasan Tambahan ------------------------ 288 3. Pertanyaan & Jawaban ----------------------- 321

Cover Page

Khotbah 1
Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita

DAFTAR ISI

16 Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita

Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita
< Markus 7:8-9 > “Perintah Jahweh kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia” “Jahshua berkata pula kepada mereka: ‘Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Jahweh, supaya kamu dapat memelihara adat istiadat-mu sendiri.’” < Markus 7:20-23 > “KataNya lagi ‘Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-

hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.’”

Pertama-tama, saya mau memberi definisi apakah dosa itu. Ada definisi menurut Jahweh dan menurut manusia. Kata dosa, dalam bahasa Yunani, berarti “meleset.” Artinya, tidak melakukan sesuatu dengan benar. Jika kita tidak mengikuti perintah Jahweh dengan benar, maka itu disebut sebagai dosa. Mari kita melihat dosa dalam definisi manusia. Aplkah dosa itu? Tidak mentaati perintah Jahweh Kita mengukur dosa menurut kata hati kita. Dengan kata lain, dosa bukanlah pelanggaran terhadap perintah Jahweh, tetapi sangat tergantung dengan latar belakang, perasaan dan kata hati seseorang.

DAFTAR ISI

17 Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita

Dosa atau tidaknya sesuatu, diputuskan oleh masing-masing individu. Dengan demikian, perbuatan yang sama dapat dinilai sebagai dosa atau tidak berdasarkan standar masing-masing individu. Oleh karena itulah maka kemudian Jahweh memberikan 613 peraturan Hukum Taurat kepada kita untuk dipakai sebagai pedoman bagi penilaian. Diagram di bawah menggambarkan dosa manusia hukum nasional, hukum sipil, kata hati manusia, Hukum Jahweh Moralitas, norma sosial Oleh karena itu, kita tidak boleh menentukan standar mengenai dosa atau tidak hanya berdasarkan kata hati kita saja. Dosa dalam kata hati kita tidak sesuai dengan dosa

dalam definisi Jahweh. Oleh karena kita seharusnya tidak mendengarkan kata hati kita, tetapi mendasarkan segala tindakan kita kepada apa yang diperintahkan Jahweh. Kita semua memiliki pemahaman sendiri-sendiri mengenai dosa. Ada orang yang berpikir bahwa dosa adalah kelemahan, dan ada orang lain yang berpikr bahwa dosa adalah sikap menyeleweng. Misalnya, di Korea orang-orang menutupi kubur orang tua mereka dengan rumput dan berpikir bahwa mereka memiliki kewajiban untuk memotong rumput dan menjaga kuburan itu sampai mereka mati. Tetapi, ada satu golongan masyarakat pribumi Papua Nugini, yang menghormati orang tua mereka yang meninggal dengan membagi-bagi tubuhnya kepada anggota-anggota keluarga yang lain, dan kemudian memakan daging itu. (Saya tidak tahu apakah mereka memasak itu atau tidak). Nampaknya, hal itu dibuat untuk mencegah tubuh orang tua mereka dari serangan serangga. Adat-istiadat semacam ini menggambarkan bahwa konsep manusia tentang dosa

DAFTAR ISI

18 Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita

bisa berbeda-beda. Demikian pula apa pendapat orang mengenai apa yang baik dan apa yang dosa. Tetapi Alkitab berkata kepada kita bahwa adalah dosa untuk melanggar perintah Jahweh. “Perintah Jahweh kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia” “Jahshua berkata pula kepada mereka : “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Jahweh, supaya kamu dapat memelihara adat istiadat-mu sendiri” (Markus 7:8-9). Jahweh tidak melihat penampilan luar, tetapi lebih melihat kepada apa yang ada di dalam hati sanubari kita.

Kriteria Pribadi adalah Dosa di Hadapan Jahweh
Apakah dosa yang paling serius? mengabaikan firman Jahweh Saya mau mengatakan kepada anda apa artinya dosa di hadapan Jahweh. Dosa adalah kegagalan untuk hidup menurut kehendakNya. Dosa adalah tidak percaya kepada firmanNya. Jahweh berkata bahwa kehidupan yang seperti orang Farisi, yang menolak perintah Jahweh dan mengutamakan ajaran tradisi sendiri adalah dosa. Dan Jahshua menganggap orang Farisi sebagai orang munafik. “Jahweh yang mana yang kamu percaya? Apakah kamu sungguh-sungguh menghormati-Ku? Kamu banyak menyebut nama-Ku, tetapi apakah kamu sungguh-sungguh menghormati-Ku?” Manusia hanya

DAFTAR ISI

19 Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita

melihat penampilan luar saja dan mengabaikan firman Jahweh. Hal itu adalah dosa di hadapanNya. Dosa yang paling serius adalah mengabaikan fiman Jahweh. Apakah anda menyadari hal ini? Inilah dosa di atas segala dosa. Kelemahan kita hanya merupakan kesalahan saja dan sekedar pelanggaran saja. Kekeliruan yang kita buat dan kesalahan yang kita lakukan, yang disebabkan oleh ketidaksempurnaan kita bukanlah dosa yang paling mendasar, melainkan sekedar kesalahan saja. Jahweh membedakan dosa dari kesalahan. Orang yang mengabaikan firmanNya adalah orang yang berdosa, meskipun mereka tidak pernah melakukan satu kesalahanpun. Mereka termasuk orang-orang yang berdosa besar di hadapan Jahweh. Itu sebabnya Jahshua menegur orang Farisi. Di dalam kitab-kitab Taurat, dari Kejadian ke Ulangan, ada perintah-perintah yang memberitahukan kepada kita apa yang harus kita lakukan dan apa yang tidak boleh kita lakukan. Semua itu adalah firman Jahweh, perintah-perintah Jahweh. Mungkin kita

tidak bisa mentaati semuanya 100 persen, atau mungkin kita tidak bisa melakukan semua, tapi kita harus mengakui bahwa semua itu adalah perintahperintahNya. Dia memberi firmanNya itu kepada kita sejak awal, dan kita harus menerima semuanya sebagai kebenaran firman Jahweh. “Pada mulanya Jahweh menciptakan langit dan bumi.” Kemudian Dia berkata, “Hendaklah ada terang. Lalu terangpun jadilah” Dia menciptakan segala sesuatu. Dan kemudian Dia menetapkan Hukum. “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, Jahweh adalah Firman” (Yohanes, 1 : 1, 14). Lalu, bagaimana, Jahweh menyatakan DiriNya kepada kita? Dia menyatakan DiriNya melalui perintah-perintahNya. Jahweh adalah Firman dan Dia menyatakan DiriNya melalui perintah-perintah itu. Jahweh adalah Roh. Dan Alkitab kita biasa sebut sebagai apa? Kita menyebut Alkitab sebagai Firman Jahweh. Dikatakan di sini, “Perintah Jahweh kamu abaikan

DAFTAR ISI

20 Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita

untuk berpegang pada adat istiadat manusia.” Ada 613 peraturan di dalam Hukum TauratNya. Lakukan ini, Jangan lakukan itu, hormati orang tuamu...dll. Dalam kitab Imamat dikatakan bahwa wanita harus melakukan ini, dan laki-laki harus melakukan itu, dan apa yang harus dilakukan kalau ada binatang ternak jatuh ke dalam selokan. Ada 613 peraturan seperti itu, yang kesemuanya disebut Hukum Taurat. Karena hukum-hukum itu bukan perkataan manusia, maka kita harus senantiasa mengingatnya. Kita harus mentaati Jahweh dan meskipun kita tidak bisa mengikuti semua HukumNya, paling tidak kita mengakuinya sebagai firman Jahweh. Apakah ada Firman Jahweh yang tidak benar? Orang Farisi mengesampingkan perintah Jahweh. Mereka lebih berpegang kepada adat-istiadat manusia daripada kepada perintah-perintah Jahweh. Perkataan para tua-tua dianggap lebih penting dari pada firman Jahweh. Hal itu juga terjadi pada masa ketika Jahshua lahir. Jahshua paling tidak suka kalau ada orang yang tidak mengakui Firman Jahweh.

Jahweh memberi 613 peraturan dalam Hukum Taurat untuk mengajar kita bahwa Dia adalah Kebenaran, bahwa Dialah Jahweh kita, bagaimana dosa-dosa kita di hadapanNya dan untuk menyatakan KekudusanNya. Dengan demikian, karena kita semua berdosa di hadapan Jahweh, maka kita harus percaya kepada Jahshua, yang diutus oleh Jahweh kepada kita karena kasihNya, dan kita harus hidup dengan iman. Mereka yang mengabaikan FirmanNya, mereka yang tidak percaya, adalah orang-orang berdosa. Mereka yang tidak bisa mentaati FirmanNya adalah orang berdosa juga, tetapi mengabaikan FirmanNya adalah dosa yang paling dasar. Merekalah orang-orang yang akan menjalani kekekalan di neraka. Di hadapan Jahweh, tidak percaya berarti dosa.

DAFTAR ISI

21 Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita

Alasan Mengapa Jahweh memberi Hukum Taurat kepada kita
Mengapa Jahweh memberi Hukum Taurat kepada kita? Untuk membuat kita menyadari dosa kita dan hukumannya Mengapa Jahweh memberikan Taurat kepada kita? Jahweh memberikannya untuk membuat kita sadar akan dosa kita dan kemudian kembali kehadiratNya. Dia memberikan 613 peraturan Hukum Taurat, supaya kita dapat mengenal dosa kita dan diselamatkan melalui Jahshua. Inilah alasan mengapa Ia memberikan Hukum Taurat kepada kita. Dalam Roma 3:20 tertulis, “karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.” Jadi kita mengetahui bahwa alasan Tuhan memberi hukum Taurat bukanlah untuk memaksa kita untuk hidup

dengan hukum itu. Kalau begitu, pengetahuan apa yang dapat kita peroleh dari Hukum Taurat? Kita bisa tahu mengenai kenyataan bahwa kita terlalu lemah untuk menaati seluruh Hukum Taurat, dan bahwa kita semua berdosa di hadapan Dia. Dan apakah kita bisa sadari dengan melihat 613 peraturan dalam Hukum TauratNya itu? Kita bisa menyadari kelemahan kita, ketidakmampuan kita untuk hidup dengan ketaatan penuh kepada Hukum TauratNya. Kita menyadari bahwa kita, ciptaan Jahweh, adalah mahkluk yang dipenuhi ketidakmampuan. Kita menyadari bahwa kita semua berdosa di hadapanNya, dan kita semua akan mengakhiri kehidupan kita di neraka seperti yang dikatakan dalam Hukum TauratNya. Jika kita menyadari dosa kita dan juga ketidakmampuan kita, lalu apa yang harus kita lakukan? Apakah kita harus berusaha untuk menjadi mahkluk yang sempurna? Tidak. Yang kita harus lakukan adalah mengakui bahwa kita adalah orang yang berdosa, percaya Jahshua, dan ditebus melalui

DAFTAR ISI

22 Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita

keselamatanNya di dalam air dan Roh, dan bersyukur kepadaNya. Alasan Ia memberi Hukum Taurat adalah untuk membuat kita menyadari dosa kita dan hukuman atas dosa-dosa itu, dan agar kita tahu bahwa kita tidak dapat diselamatkan dari neraka tanpa Jahshua. Jikalau kita percaya Jahshua sebagai Juruselamat, kita akan diselamatkan. Dia memberi Hukum Taurat kepada kita untuk menyelamatkan kita. Dia memberi Hukum Taurat untuk membuat kita menyadari betapa dalamnya dosa kita dan untuk menyelamatkan jiwa kita dari dosa. Dia memberi Hukum Taurat kepada kita dan mengutus Jahshua untuk menyelamatkan kita. Dia mengutus AnakNya sendiri untuk membasuh dosa kita melalui baptisanNya. Dan kita dapat diselamatkan oleh iman kepadaNya. Kita harus menyadari bahwa kita adalah orang berdosa yang tanpa harapan dan kita harus percaya Jahshua supaya kita dapat dibebaskan oleh dosa, dan menjadi anak-anakNya serta mendapatkan kembali

kemuliaan Jahweh. Kita harus mengerti firmanNya. Segala permulaan adalah dari Dia. Kita juga harus memulai dari FirmanNya dan memahami kebenaran karya penebusan melalui kebenaran firmanNya. Kita harus berpikir dan menilai sesuatu melalui firmanNya. Inilah iman yang benar dan yang sejati.

Apa yang ada di dalam hati manusia?
Iman harus dimulai dari FirmanNya dan kita harus percaya kepada Jahweh melalui FirmanNya. Kalau tidak, kita akan jatuh ke dalam kesalahan. Iman yang seperti itu akan menjadi iman yang salah. Ketika orang Farisi dan ahli-ahli Taurat menulis melihat murid-murid Jahshua makan tanpa mencuci tangan terlebih dahulu, mereka tidak akan memarahi murid-murid Jahshua itu karena jika mereka melihatnya melalui firman Jahweh. Firman Jahweh berkata bahwa apa saja yang masuk ke dalam mulit

DAFTAR ISI

23 Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita

manusia tidak bisa menajiskannya karena itu langsung ke perut, tidak ke hati, dan kemudian hal itu langsung keluar. Seperti yang tertulis di Markus 7:20-23, “FirmanNya lagi Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinaan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.” Dia berkata bahwa manusia berdosa karena mereka dilahirkan dengan dosa. Apakah Anda mengerti maksudnya? Kita semua adalah keturunan Adam. Kita tidak bisa melihat kebenaran karena kita tidak menerima ataupun percaya kepada FirmanNya. Apa yang ada di dalam hati manusia ? Mari kita melihat Markus 7:21-22. “sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan,

keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.” Semua itu keluar dari hati manusia dan menajiskan dirinya sendiri dan juga menajiskan orang-orang lain. Di dalam Mazmur ada tertulis, “Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan: apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?” (Mazmur 8, 45). Kenapa Dia mempedulikan kita? Dia mempedulikan kita karena Dia mengasihi kita. Dia menciptakan kita, mengasihi kita dan berbelas kasihan kepada kita yang berdosa. Dia menghapuskan segala dosa kita dan menjadikan kita sebagai umatNya. “Ya, Tuhan, Tuhan kami, betapa mulianya namaMu dibumi dan di , langit!” Raja Daud menyanyikan pujian ini di dalam Perjanjian Lama, pada waktu dia menyadari bahwa Jahweh akan menjadi Juruselamat bagi orang berdosa. Dan di dalam Perjanjian Baru, rasul Paulus

DAFTAR ISI

24 Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita

mengatakan hal yang sama. Betapa mengagumkan bahwa kita, ciptaan Jahweh, bisa menjadi anakanakNya. Hal itu hanya bisa terjadi karena kasihNya kepada kita. Itulah kasih Jahweh. Kalau kita berusaha untuk hidup taat sepenuhnya kepada Hukum Taurat berarti kita sedang menentang Jahweh. Dan keinginan untuk berusaha seperti itu muncul dari ketidaktahuan kita. Kita melakukan suatu kesalahan besar kalau kita hidup di luar kasihNya pada saat kita bergumul untuk mentaati Hukum Taurat dan berdoa. Jahweh menghendaki agar kita menyadari bahwa kita adalah orang berdosa melalui Hukum Taurat dan percaya pada penyelamatan air dan darah (Roh). FirmanNya tertulis di dalam Markus 7:20-23, “apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam

dan menajiskan orang.” Jahshua berkata bahwa apa yang keluar dari dalam diri seseorang, yaitu dosa yang ada di dalam dirinya, itulah yang menajiskannya. Makanan yang Jahweh beri kepada kita tidak menajiskan seseorang. Semua ciptaan adalah halal, dan hanya yang keluar dari dalam diri seseorang, dosa kita, menajiskan kita. Kita semua keturunan Adam. Kalau begitu, dengan cara bagaimana kita dilahirkan? Kita dilahirkan dengan dua belas macam dosa. Bukankah begitu? Lalu bisakah kita hidup tanpa dosa? Kita akan terus menerus melakukan dosa karena kita dilahirkan dengan dosa. Bisakah kita berhenti melakukan dosa hanya karena kita mengenal Hukum Taurat? Bisakah kita hidup karena semua perintah-perintah itu? Tidak. Semakin keras kita berusaha, hal itu akan menjadi semakin berat. Kita harus mengakui keterbatasan kita dan menyerah. Lalu, dengan penuh kerendahan hati, kita dapat menerima baptisan dan darah Jahshua menyelamatkan kita.

DAFTAR ISI

25 Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita

Apa yang kita harus buat di hadapan Jahweh? Kita harus mengakui dosa kita dan Meminta penyelamatan dari Jahweh 613 peraturan Hukum Taurat itu sebenarnya benar dan adil, akan tetapi manusia ada dalam keadaan berdosa sejak mereka berada di dalam kandungan ibunya. Ketika kita menyadari bahwa hukum Jahweh itu benar, dan bahwa kita dilahirkan sebagai orang berdosa yang tidak bisa dibenarkan dengan usaha sendiri, maka kita juga perlu menyadari bahwa kita memerlukan belas kasihan Jahweh dan perlu diselamatkan dengan penebusan Jahshua di dalam air, darah, dan Roh. Pada waktu kita menyadari keterbatasan kita – bahwa kita tidak bisa dibenarkan karena diri kita sendiri dan kita bahwa akan masuk neraka karena dosa kita, maka tidak bisa tidak, kita harus bersandar kepada penebusan Jahshua.

Dengan cara demikianlah kita bisa dibebaskan. Kita harus mengetahui bahwa kita tidak bisa dibenarkan atau menjadi baik di hadapan Jahweh dengan usaha kita sendiri. Oleh karena itu, kita harus mengakui di hadapan Jahweh bahwa kita adalah orang berdosa yang ditentukan untuk menjalani penghukuman neraka dan kemudian kita bisa berdoa untuk mendapatkan belas kasihanNya, “Ya Jahweh, tolonglah selamatkan aku dari dosa-dosaku dan kasihanilah aku.” Kita sering melihat doa Daud sebagai Firman Jahweh yang tertulis. “Terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusanMu, bersih dalam penghukuman-Mu” (Mazmur 51:6). Dia tahu bahwa dosanya cukup untuk membawanya ke dalam penghukuman neraka, dan dia mengakui hal itu di hadapan Jahweh. “Kalau Engkau mengatakan bahwa aku orang berdosa, maka aku memang orang berdosa ; Kalau Engkau berkata bahwa aku orang benar, maka aku memang orang

DAFTAR ISI

26 Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita

benar; Kalau Engkau menyelamatkan aku, aku akan selamat ; dan kalau Kamu Engkau membuang aku ke neraka, aku akan berada selama-lamanya di neraka.” Inilah iman yang benar. Beginilah cara kita diselsamatkan. Inilah yang harus kita lakukan kalau kita yakin bahwa kita siap untuk percaya di dalam penebusan Jahshua.

Kita harus sungguh-sungguh menyadari dosa-dosa kita
Karena kita semua adalah keturunan Adam, kita memiliki nafsu di dalam hati kita. Tetapi apa yang dikatakan Jahweh kepada kita? Dia melarang kita melakukan perzinahan. Di dalam hati kita juga ada keinginan membunuh, tetapi apa yang dikatakan Jahweh kepada kita? Dia melarang kita untuk membunuh. Kita sebenarnya kurang menghormati orang tua kita, tetapi Ia memerintahkan agar kita menghormati orang tua kita. Kita harus mengakui

bahwa segala FirmanNya adalah benar dan baik dan bahwa kita semua kita semua berdosa di dalam hati kita. Apakah saya orang benar atau tidak? Apa yang saya harus lakukan di hadapan Jahweh? Kita harus mengakui bahwa kita dipenuhi dengan dosa, dan bahwa kita adalah orang berdosa yang tidak memiliki pengharapan. Sangat tidak benar kalau kita berpikir bahwa kehidupan kita kemarin adalah kehidupan yang benar, hanya karena kita melakukan perbuatanperbuatan baik dan hari ini kita menjadi orang berdosa karena hari ini kita melakukan dosa. Kita semua dilahirkan menjadi orang berdosa. Apapun yang kita lakukan, kita tetap menjadi orang berdosa. Itulah sebabnya kita perlu ditebus melalui baptisan Jahshua. Kita bukan menjadi orang berdosa karena perbuatan kita ; percabulan, pembunuhan, pencurian...tetapi kita adalah orang berdosa karena kita dilahirkan demikian. Kita dilahirkan dengan dua belas macam dosa. Karena di mata Jahweh kita dilahirkan sebagai orang berdosa, kita tidak bisa

DAFTAR ISI

27 Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita

menjadi baik dengan usaha kita sendiri. Kita hanya dapat berpura-pura menjadi orang baik. Kita dilahirkan dengan hati yang penuh dengan dosa seperti pembunuhan, pencurian, dll. Jadi bagaimana kita bisa menjadi benar hanya karena kita tidak melakukan dosa? Kita tidak bisa menjadi benar di hadapan Jahweh dengan kekuatan kita sendiri. Kalau kita berkata bahwa kita orang benar, yang kita katakan itu adalah kemunafikan. Jahshua menyebut orang Farisi dan ahli Taurat sebagai ‘orang Farisi dan ahli Taurat yang munafik.’ Manusia dilahirkan sebagai orang berdosa. Mereka berdosa di hadapan Jahweh sepanjang kehidupan mereka. Kalau ada seseorang yang berkata bahwa ia tidak pernah berkelahi atau tidak pernah memukul seseorang atau tidak pernah mencuri sebatang jarumpun dari orang lain, maka ia adalah seorang pendusta, karena semua manusia dilahirkan sebagai orang berdosa. Jadi, orang yang berkata demikian adalah seorang pendusta, seorang berdosa dan juga seorang yang munafik. Demikianlah Jahweh melihat

kehidupan orang itu. Anda dilahirkan sebagai orang yang berdosa. Walaupun anda tidak pernah sekalipun melakukan dosa, anda tetap akan menjalani hukuman neraka. Meskipun pada umumnya kehidupan anda taat kepada perintah Hukum Taurat dan melakukan segala perintahnya, anda tetaplah seorang berdosa yang ditentukan untuk masuk neraka. Kalau begitu apa yang harus kita lakukan menghadapi masa depan yang demikian? Kita harus meminta belas kasihanNya dan bersandar kepadaNya untuk bisa diselamatkan dari dosa-dosa kita. Kalau Ia tidak menyelamatkan kita, tidak bisa tidak kita tetap akan masuk neraka. Demikianlah nasib kita. Mereka yang menerima FirmanNya juga mengakui bahwa mereka memang benar-benar orang berdosa. Dan di lain pihak, mereka juga tahu bahwa mereka juga orang benar. Dan mereka juga memahami bahwa mengabaikan FirmanNya tanpa mengakui FirmanNya adalah dosa. Mereka yang menerima FirmanNya adalah orang-orang benar, meskipun sebelumnya

DAFTAR ISI

28 Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita

mereka adalah orang-orang berdosa. Mereka dilahirkan kembali oleh FirmanNya dan menerima anugerahNya. Merekalah orang-orang yang paling diberkati.

Orang yang berusaha mendapatkan keselamatan melalui usaha mereka tetaplah orang berdosa
Siapakah yang masih berdosa meskipun Sudah percaya kepada Jahshua? Mereka yang berusaha mendapatkan keselamatan melalui usaha sendiri Mari kita melihat Galatia 3:10 dan 11, “Karena semua orang, yang hidup dari pekerjaan hukum Taurat, berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis : Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala

sesuatu yang tertulis dalam Alkitab hukum Taurat.” Dan bahwa tidak ada orang yang diyang sesungguhnyakan di hadapan Jahweh karena melakukan hukum Taurat adalah jelas, karena: “Orang yang sesungguhnya akan hidup oleh iman.” Dikatakan disana bahwa “orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam Alkitab hukum Taurat adalah orang yang terkutuk”. Mereka yang percaya kepada Jahshua tetapi tetap berusaha untuk dibenarkan melalui usaha mereka sendiri adalah orang-orang yang terkutuk. Di manakan posisi orang yang berusaha untuk dibenarkan melalui usahanya sendiri? Mereka berada di bawah kutukan Jahweh ? Mengapa Jahweh memberikan Hukum Taurat kepada kita? Dia memberikan Hukum Taurat itu agar kita mengenal dosa (Roma 3 : 20). Ia memberikan Hukum Taurat itu agar kita menyadari bahwa kita adalah orang yang berdosa dan bahwa kita memang ditentukan untuk masuk ke dalam neraka. Lalu, yang harus anda lakukan adalah mempercayai baptisan Jahshua dan Anak Jahweh dan

DAFTAR ISI

29 Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita

dilahirkan kembali dari air dan Roh. Kemudian anda akan diselamatkan dari dosa-dosa anda, menjadi orang benar, memiliki kehidupan kekal dan masuk ke dalam surga. Milikilah iman di dalam hati anda.

Dosa yang paling sombong di dunia
Dosa apakah yang paling sombong di dunia? berusaha hidup oleh Hukum Taurat Selain percaya kepada Jahweh, tidak ada satupun yang diperhitungkan. Kita diberkati dengan memiliki iman kepada berkat-berkatNya. Ia memutuskan untuk menyelamatkan mereka yang memiliki iman kepada FirmanNya. Tetapi bahkan sampai masa sekarang ini, banyak di antara orang-orang percaya yang berusaha untuk

hidup dengan hukum Taurat. Kebanyakan orang Kristen seperti itu. Memang sangat patut dihargai kalau mereka mau mentaati keseluruhan Hukum Taurat, tetapi apakah hal itu mungkin? Kita harus menyadari betapa bodoh perbuatan mereka yang berusaha hidup menurut Hukum TauratNya. Semakin keras kita berusaha untuk mentaatinya, maka hal itu akan menjadi semakin sulit. Ia berkata, “Iman datang dari pendengaran dan pendengaran kepada Firman Jahweh.” Kita perlu membuang kesombongan kita agar kita diselamatkan.

Kita harus membuang standar kita untuk diselamatkan
Apa yang kita harus lakukan untuk diselamatkan? Kita harus membuang standar kita ◄ DAFTAR ISI ►

30 Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita

Bagaimana manusia bisa diselamatkan? Dengan menyadari bahwa mereka adalah orang-orang berdosa. Ada banyak orang yang belum ditebus oleh Kristus karena mereka tidak mau meninggalkan kepercayaankepercayaan serta usaha-usaha yang keliru. Jahweh berkata bahwa mereka yang bergantung kepada Hukum Taurat adalah orang-orang yang terkutuk. Mereka yang percaya bahwa mereka bisa menjadi orang benar sedikit demi sedikit pada saat mereka percaya kepada Jahshua dan sekaligus bersandar kepada ketaatan mereka kepada Hukum Taurat adalah orang-orang yang terkutuk. Mereka percaya kepada Jahweh tetapi mereka masih berpikir bahwa mereka harus hidup dalam ketaatan penuh kepada Hukum Taurat agar mereka diselamatkan. Saudara-saudara yang kekasih, bisakah kita menjadi benar melalui pekerjaan-pekerjaan dan usahausaha kita selama kita masih hidup? Kita bisa menjadi orang benar hanya dengan percaya kepada apa yang dikatakan Jahshua dan kemudian kita ditebus olehNya. Hanya dengan beriman kepada baptisan

Jahshua, darahNya yang tercurah dan keilahianNya sajalah kita bisa ditebus dan dibenarkan. Inilah sebabnya mengapa Jahweh menyiapkan Hukum iman untuk kita sebagai jalan agar kita dibenarkan. Penebusan oleh air dan Roh tidak terletak dalam usaha manusia, tetapi di dalam iman percaya kepada firman Jahweh. Dan Jahweh membebaskan kita kalau kita memiliki iman yang demikian. Demikianlah rencana Jahweh dan cara Ia menggenapinya. Mengapa ada orang yang percaya pada Jahshua tetapi tidak diselamatkan? Hal itu terjadi karena mereka tidak menerima firman penyelamatan air dan Roh. Akan tetapi kita, betapapun kita tidak sempurna, telah diselamatkan karena iman kita kepada firman Jahweh. Kalau ada dua orang yang bekerja di pengirikan, satu orang yang akan ditinggalkan dan bekerja terus, meskipun orang yang satunya telah diangkat. Orang yang ditinggalkan adalah orang yang tidak diselamatkan dan dia harus terus berusaha untuk

DAFTAR ISI

31 Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita

mendapatkan pembebasan. Mengapa yang satu terangkat dan yang satunya tertinggal? Karena yang satunya mendengarkan dan percaya kepada Firman Jahweh. Orang yang lainnya, yang bekerja keras untuk menaati Hukum Taurat dilemparkan ke dalam neraka. Dia berusaha untuk terus mendekat kepada Jahweh, tetapi Jahweh akan mengebaskannya, seperti kita mengebaskan serangga yang merayap di kaki kita. Kalau seseorang berusaha untuk mendekat kepada Jahweh dengan berusaha mentaati keseluruhan Hukum Taurat, maka dapat dipastikan ia akan dilemparkan ke dalam neraka. Itulah sebabnya kita perlu diselamatkan oleh iman di dalam air dan Roh. “Kalau semua orang, yang hidup dari pekerjaan hukum Taurat, berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis : “Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam Alkitab hukum Taurat.” “Tetapi tidak ada orang yang diyang sesungguhnyakan di hadapan Jahweh karena melakukan hukum Taurat adalah jelas, karena ‘Orang

yang sesungguhnya akan hidup oleh iman’” (Galatia, 3:10-11, Roma 1: 17). Tidak percaya kepada Firman Jahweh adalah dosa di hadapan Jahweh. Dan dosa juga kalau kita mengabaikan Firman Jahweh dan membuat standar kehidupan kita sendiri. Kita sebagai manusia tidak bisa mendapatakan keselamatan dengan mentaati Hukum TauratNya karena kita semua adalah orangorang berdosa sejak lahir. Dan kita terus menerus melakukan dosa sepanjang kehidupan kita. Kita berdosa sedikit di sini, sedikit di sana, dan kemanapun kita pergi. Kita harus menyadari bahwa kita dikuasai oleh kedagingan, dan karena itu, mau tidak mau kita akan melakukan dosa. Manusia adalah seperti sebuah ember besar yang berisi kotoran. Kalau kita membawa ember itu ke mana-mana, maka kita akan menumpahkan isi ember itu di jalan. Seperti itulah kita. Kita terus menumpahkan dosa ke mana saja kita pergi. Bisakah anda menggambarkannya? Apakah anda kamu masih berpura-pura menjadi

DAFTAR ISI

32 Untuk diselamatkan, pertama-tama kita harus menyadari dosa kita

orang suci? Kalau anda dapat melihat diri anda sendiri dengan jelas, anda akan berhenti berusaha untuk secara sia-sia menjadi suci dan kemudian anda akan mengambil tindakan untuk percaya kepada air dan darah Jahshua. Kita perlu membuang keangkuhan kita dan mengakui bahwa kita adalah orang-orang berdosa di hadapan Jahweh. Kemudian, kita kembali kepada FirmanNya dan mengetahui bagaimana Ia menyelamatkan kita dengan air dan Roh.

DAFTAR ISI

Khotbah 2
Manusia dilahirkan sebagai orang berdosa

DAFTAR ISI

34 Manusia dilahirkan sebagai orang berdosa

Manusia dilahirkan sebagai orang berdosa
< Markus 7:20-23 > “KataNya lagi ‘Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua halhal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.”

Manusia dipenuhi kebingungan dan hidup di dalam khayalannya sendiri
Siapa yang dapat diselamatkan? Orang yang merasa bahwa dia orang Adalah orang yang paling berdosa Sebelum saya melanjutkan, saya ingin menanyakan sesuatu kepada anda. Apa pendapat anda mengenai diri anda sendiri? Dalam perasaan anda, apakah anda termasuk orang yang cukup baik atau orang yang cukup jahat? Apa pendapat anda? Semua manusia hidup di dalam khayalan mereka sendiri . Kamu mungkin tidak sejahat atau tidak sebaik yang anda pikirkan. Lali, menurut anda, siapa yang dapat membimbing anda ke dalam kehidupan iman yang lebih baik? Apakah mereka measa dirinya baik atau yang dirinya jahat?

DAFTAR ISI

35 Manusia dilahirkan sebagai orang berdosa

Itu pertanyaan kedua. Lalu, siapa lebih mungkin untuk dapat diselamatkan : orang yang dosa banyak atau yang dosanya sedikit? Orang yang dosanya lebih banyak mempunyai kemungkinan lebih besar untuk diselamatkan karena mereka mentehaui bahwa dosa mereka banyak. Mereka dengan mudah dapat menerima penyelamatan oleh Jahshua. Ketika kita melihat diri kita sendiri, kita dapat melihat bahwa kita adalah orang yang dipenuhi dosa. Siapakah manusia? Manusia adalah, “benih kejahatan.” Yesaya 59 berkata bahwa di dalam hati manusia ada banyak kesalahan. Oleh karena itu manusia penuh dengan dosa. Namun kalau kita mendefinisikan manusia sebagai yang penuh dengan dosa, banyak orang yang akan tidak setuju. Definisi manusia sebagai “benih kejahatan” adalah definisi yang benar. Kalau kita melihat secara jujur kepada diri kita sendiri, kita bisa sampai kepada kesimpulan bahwa kita adalah orang yang jahat. Mereka yang jujur kepada dirinya sendiri akan sampai kepada kesimpulan seperti ini.

Akan tetapi di dunia hanya sedikit orang yang mengakui dirinya penuh dengan dosa. Banyak orang hidup dengan perasaan tenang karena mereka tidak merasa bahwa mereka adalah orang berdosa. Oleh karena kita orang berdosa, kita menciptakan juga peradaban yang berdosa. Kalau tidak ada begitu banyak orang yang menyangkali dosa mereka, maka mereka akan merasa malu untuk berbuat dosa. Akan tetapi ada begitu banyak orang yang mengyangkal bahwa mereka berdosa, sehingga mereka tidak merasa malu terhadap mereka sendiri. Akan tetapi hati nurani mereka tahu. Semua orang memiliki hati nurani yang berkata kepada mereka, “Memalukan.” Adam dan Hawa menyembunyikan diri mereka di antara pepohonan setelah mereka jatuh ke dalam dosa. Di masa sekarang ini banyak orang menyembunyikan diri di balik kebudayaan kotor kebudayaan dosa kita. Mereka menyembunyikan diri mereka sendiri di belakang orang-orang berdosaa yang lain untuk menghindari hukuman Jahweh. Orang-orang ditipu oleh khayalan mereka sendiri .

DAFTAR ISI

36 Manusia dilahirkan sebagai orang berdosa

Mereka berpikir bahwa mereka lebih suci dari pada orang-orang lain. Mereka berteriak dengan penuh kemarahan, “Bagaimana orang bisa berbuat seperti itu? Bagaimana orang bisa berpakaian seperti itu? Bagaimana seorang anak bisa berbuat seperti itu kepada orang tuanya?” Mereka berpikir bahwa mereka tidak akan pernah berbuat seperti itu. Saudara yang kekasih, sangat sulit untuk mengetahui sifat manusia. Kalau kita sungguhsungguh ingin mengenali diri kita sebagaimana adanya, kita lebih dahulu harus diselamatkan. Hal itu adalah sebuah proses yang memerlukan waktu yang panjang, dan ada banyak orang yang tidak bisa mengetahui kebenaran sebelum kematian datang.

Kenali dirimu sendiri
Bagaimana orang yang tidak mengenali diri sendiri menjalani hidupnya? Dia hidup berusaha menyembunyikan diri sendiri Kadang-kadang kita melihat ada orang yang tidak mengenali dirinya sendiri. Socrates berkata, “Kenail dirimu sendiri.” Banyak orang tidak tahu apa yang ada di dalam hati mereka. Percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, dll. Di dalam hatinya ada bisa ular yang mematikan, tetapi ia berkata mengenai kebaikan. Hal itu terjadi karena dia tidak tahu bahwa dia dilahirkan sebagai dia orang berdosa. Di dunia ini ada begitu banyak orang yang tidak mengenali diri mereka sendiri. Mereka tertipu oleh

DAFTAR ISI

37 Manusia dilahirkan sebagai orang berdosa

diri mereka sendiri dan mereka menjalani kehidupan mereka tebungkus dalam penipuan diri mereka sendiri. Mereka melemparkan diri ke neraka. Mereka akan masuk ke nereka karena penipuan diri mereka sendiri.

Manusia Menumpahkan dosa terus-menerus sepanjang kehidupan mereka
Mengapa mereka menuju neraka? Karena mereka tidak Mengenali diri sendiri Mari kita melihat Markus 7:20-23. “Sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri

hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.” Hati seseorang penuh dengan pikiran jahat sejak hari dia dikandung. Mari kita bayangkan bahwa hati manusia terbuat dari gelas dan penuh dengan cairan kotor, namanya, dosa kita. Apa yang akan terjadi kalau eorang bergerak ke sana kemari? Tentu saja cairan kotor (dosa) itu akan tertumpuh ke mana-mana. Ketika dia bergerak kesana kemari, cairannya akan terus menerus tertumpah. Kita, orang yang penuh dengan dosa, hidup seperti itu. Kita menumpahkan dosa kemana kita pergi. Kita akan melakukan dosa sepanjang kehidupan kita karena kita penuh dengan dosa. Masalahnya adalah bahwa kita tidak menyadari bahwa kita dipenuhi dengan dosa dan bahwa kita adalah benih dosa. Kita penuh dengan dosa dan kita memiliki dosa di dalam hati kita. Inilah keadaan manusia. Dosa yang sudah penuh ini siap untuk tertumpah.

DAFTAR ISI

38 Manusia dilahirkan sebagai orang berdosa

Dosa manusia adalah karena mereka berpikir bahwa mereka dirinya bukanlah orang berdosa, tapi bahwa orang-orang di sekitarnyalah yang membuat mereka berbuat dosa dan bahwa hal itu sama sekali bukan kesalahan mereka. Jadi, meskipun dia melakukan tindakan-tindakan yang penuh dengan dosa, dia merasa bahwa hal yang harus dibuatnya adalah membersihkannya. Dia selalu berusaha membersihkan tumpahannya, sambil berkata bahwa hal itu bukanlah kesalahannya. Hanya karena kita mau membersihkannya, apakah itu berarti bahwa kita tidak akan menumpahkannya lagi? Kita mungkin harus membersihkan tumpahan itu terus-menerus. Sewaktu sebuah gelas penuh dengan dosa, maka dosa itu akan tertumpah terus. Sama sekali tidak perlu untuk membersihkan bagian luarnya saja. Seberapapun kita sering membersihkan bagian luarnya dengan moral kita, hal itu sama sekali tidak berguna kalau gelas itu tetap penuh dengan dosa. Manusia dilahirkan begitu penuh dengan dosa sampai-sampai hatinya tidak akan menjadi kosong

walaupun dia menumpahkan banyak sekali dosa di dalam kehidupan. Oleh karena itulah kita terus berbuat dosa di sepanjang kehidupan kita. Sewaktu seseorang tidak menyadari bahwa dia penuh dengan dosa, dia tetap akan menyembunyikan dirinya. Dosa itu berada di dalam hati manusia dan tidak akan hilang kalau manusia membersihkan bagian luarnya. Dia menumpahkan sedikit dan kemudian berusaha mengelapnya dengan kain lap, handuk, dll. Lalu ia merasa bahwa kalau ia membersihkan tumpahan dosanya sekali lagi, maka semuanya akan menjadi bersih . . tetapi kemudian ia akan menumpahkannya lagi. Menuru anda, sampai berapa lama hal itu akan terus terjadi? Hal itu akan terus terjadi sampai dia mati. Manusia berbuat dosa sampai dia mati. Ini sebabnya kita harus percaya kepada Jahshua untuk diselamatkan. Dan untuk diselamatkan, kita harus mengenalidiri kita sendiri.

DAFTAR ISI

39 Manusia dilahirkan sebagai orang berdosa

Siapa bisa menerima Jahshua Dengan penuh ucapan syukur? Orang berdosa yang mengakui bahwa dia berbuat banyak dosa Mari kita menganggap bahwa ada dua orang yang kita ibaratkan seperti dua gelas yang diisi dengan cairan kotor. Kedua gelas itu penuh dengan dosa. Yang seorang melihat dirinya sendiri dan berkata, “Oh, saya orang berdosa.” Lalu dia berhenti berbuat dosa dan mencari seseorang yang bisa menolong dia. Akan tetapi orang yang satunya berpikir bahwa dia tidak begitu jahat. Seluruh kehidupannya dia diisi dengan pembersihan kotoran yang tertumpah. Dia membersihkan bagian ini, kemudian bagian lain, dan seterusnya.. Ada begitu banyak orang di dunia ini yang menjalani kehidpuannya dengan sangat berhati-hati agar jangan sampai menumpahkan dosa. Akan tetapi karena mereka masih memiliki dosa di dalam hati

mereka, apa artinya kehati-hatian mereka? Kehidupan mereka yang sangat hati-hati itu tidak membuat mereka semakin dekat ke surga. Sikap ‘hati-hati’ itu tetap akan meletakkan anda di jalan menuju ke neraka. Saudara yang kekasih, kehidupan yang “berhatihati,” tetap akan membawa anda ke neraka. Kalau mereka hidup dengan hati-hati memang ada kemungkinan mereka tidak akan banyak menumpahkan dosa. Akan tetapi mereka masih orang berdosa yang hidup dalam kepura-puraan. Apa yang ada di dalam hati manusia? Dosa? Kebejatan moral? Ya! Pikiran jahat? Ya! Pencurian? Ya! Kesombongan? Ya! Kita tahu bahwa kita penuh dengan dosa sewaktu kita melihat diri kita sendiri berbuat jahat tanpa ada yang mengajari kita untuk berbuat begitu. Hal itu mungkin tidak nampak jelas ketika kita masih kecil. Tetapi bagaimana kalau kita tambah dewasa? Saat kita masuk ke SMA, universitas, dan seterusnya . . .kita menyadari bahwa yang ada di dalam hati kita adalah dosa. Benar, bukan? Dan hal itu sangat tidak

DAFTAR ISI

40 Manusia dilahirkan sebagai orang berdosa

mungkin untuk disembunyikan. Benar? Kita tetap akan menumpahkan dosa. Lalu kita menyesal. “Saya seharusnya tidak melakukan hal itu.” Tetapi kita tidak bisa berubah. Mengapa? Karena semua kita dilahirkan sebagai orang penuh dengan dosa. Kita tidak jadi orang suci hanya dengan melakukan perbuatan dengan hati-hati. Yang kita perlu ketahui adalah fakta bahwa kita dilahirkan dalam keadaan penuh dengan dosa agar kita diselamatkan. Hanya orang-orang berdosa yang bisa dengan penuh ucapan syukur menerima penyelamatan yang dipersiapkan oleh Jahshua untuk mereka sajalah yang bisa memperoleh keselamatan. Tetapi orang yang berpikir, “Saya tidak melakukan banyak kesalahan. Saya tidak memiliki banyak dosa,” tidak percaya bahwa Jahshua menghapus dosa mereka, dan mereka akan masuk ke neraka. Kita harus mengetahui bahwa kita mempunyai dosa yang begitu penuh di dalam diri kita. Kita memang dilahirkan alam keadaan yang demikian. Kalau anda berpikir, “Saya tidak melakukan

banyak kesalahan, saya berharap saya diselamatkan dari dosa saya yang sediki tini,” apakah anda merasa bahwa anda akan dibebaskan dari dosa setelah itu? Tidak. Orang yang bisa diselamatkan mengenali dirinya sebagai orang penuh dengan dosa. Dan dia percaya bahwa Jahshua menanggung segala dosanya melalui baptisanNya di sungai Yordan dan Dia menghapuskan semua dosa itu di atas salibNya. Kalau kita diselamatkan atau tidak, kita semua hidup di dalam sebuah pemikiran pribadi. Memang demikianlah kita. Kita hanya bisa diselamatkan kalau kita percaya bahwa bahwa Jahshua mengangkat semua dosa kita.

DAFTAR ISI

41 Manusia dilahirkan sebagai orang berdosa

Jahweh tidak menyelamatkan orang yang hanya memiliki “sedikit dosa.”
Siapa orang yang mendustai Jahweh? Orang yang meminta ampun untuk dosa sehari-hari Jahweh tidak menyelamatkan orang yang memiliki ‘sedikit dosa.’ Jahweh tidak sedikitpun menoleh kepada orang yang berkata, “Ya Jahweh, dosa saya hanya sedikit.” Orang yang diperhatikanNya adalah orang yang berkata, “Ya Jahweh, saya penuh dengan dosa. Saya akan masuk ke neraka. Tolong selamatkan saya.” Orang yang berdosa yang berkata, “Jahweh, saya hanya akan selamat kalau Engkau menyelamatkan saya.. Saya tidak bisa berdoa lagi menaikkan doa pertobatan karena saya hanya tetap akan terus melakukan terus. Tolong selamatkan saya.” Jahweh menyelamatkan orang yang berserah sepenuhnya kepadaNya. Saya juga pernah berusaha

melakukan hal itu juga. Akan tetapi doa pertobatan tidak membebaskan kita dari dosa. “Jahweh, kasihanilah saya dan selamatkan saya dari dosa.” Orang yang berdosa seperti itu akan diselamatkan. Mereka percaya pada penyelamatan Jahweh, baptisan Jahshua oleh Yohanes Pembaptis. Mereka akan diselamatkan. Jahweh hanya membebaskan orang-orang yang mengenali dirinay sebagai orang yang penuh dengan dosa, benih dosa. Orang-orang yang berkata, “Saya melakukan dosa kecil ini. Ampunilah saya untuk dosa kecil itu” adalah orang berdosa dan Jahweh tidak akan menyelamatkan mereka. Jahweh hanya menyelamatkan orang-orang yang mengenali dirinya sendiri sebagai orang yang penuh dengan dosa. Dalam Yesaya 59:1 tertulis, “Sesungguhnya, tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaranNya tidak kurang tajam untuk mendengar ; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Jahwehmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia

DAFTAR ISI

42 Manusia dilahirkan sebagai orang berdosa

menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segaka dosamu.” Karena manusia dilahirkan dengan penuh dosa, Jahweh tidak bisa melihat dia dengan hati yang bersukacita. Hal itu tidak terjadi karena tanganNya terlalu pendek atau pendengaranNya kurang tajam sampai tidak bisa mendengar permohonan kita meminta penyelamatan. Jahweh berkata bahwa, “yang merupakan pemisah antara kamu dan Jahwehmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar.” Karena kita mempunyai begitu banyak dosa di dalam hati kita, kita tidak bisa masuk ke sorga walaupun pintunya terbuka lebar. Kalau seseorang, sebagai orang yang penuh dosa, meminta ampun kapan saja dia berdosa, Jahweh harus akan berkali-kali menyalibkan anakNya. Jahweh tidak mau melakukan hal semacam itu. Jadi Ia berkata, “Jangan dating kepadaKu setiap hari dengan dosamu. Saya mengirim anak-Ku untuk

menyelamatkan kamu dari dosamu. Yang harus kamu lakukan adalah mengerti bagaimana Ia menanggung dosamu dan mengetahui bahwa hal itu asalah suatu kebenaran. Dan, percaya pada Injil penebusan agar bisa diselamatkan. Inilah kasih yang paling besar yang dapat Aku berikan kepadamu, ciptaanKu.” Hal itulah yang Dia katakana kepada kita. “Percayalah kepada AnakKu dan diselamatkan. Aku, Jahwehmu, mengirim Anak-Ku untuk mengampuni segala dosa dan kejahatanmu. Percaya kepada AnakKu dan diselamatkan.” Orang-orang yang tidak mengenal dirinya sebagai orang yang penuh dosa akan meminta ampun terhadap dosa kecilnya. Mereka datang ke hadapan Jahweh tanpa memiliki kesadaran akan dosa besar mereka, dan berdoa, “Ampunilah dosa kecil saya. Saya tidak akan melakukannya lagi.” Mereka juga berusaha mendustaiNya. Kita tidak akan berhenti melakukan dosa sampai kita mati. Mereka akan terus meminta pengampun sampai akhir hayat mereka.

DAFTAR ISI

43 Manusia dilahirkan sebagai orang berdosa

Diampuninya satu dosa kecil tidak dapat menyelesaikan masalah karena kita memang terus berbuat dosa setiap hari sampai kita mati. Oleh karena itu satu-satunya jalan agar kita bisa dibebaskan dari dosa kita adalah dengan menanggungkan dosa kita kepadaJahshua. Apakah manusia? Perwujudan dosa Alkitab mencatat dosa manusia. Dalam Yesaya 59:3-8 tertulis bahwa, ; “Sebab tanganmu cemar oleh kejahatan ; mulutmu mengucapkan dusta, lidahmu menyebut-nyebut kecurangan. Tidak ada yang mengajukan pengaduan dengan alasan yang sesungguhnya, dan tidak ada yang menghakimi dengan alasan teguh; orang mengandalkan kesiasiaan dan mengucapkan dusta, orang mengandung bencana dan melahirkan kelaliman. Meraka menetaskan telur ular beludak dan menenun sarang laba-laba; siapa yang makan dari telurnya itu akan

mati, dan apabila sebutir ditekan pecah, keluarlah seekor ular beludak. Sarang yang ditenun itu tidak dapat dipergunakan sebagai pakaian. dan buatan mereka itu tidak dapat dipakai sebagai kain; perbuatan mereka adalah perbuatan kelaliman, dan yang dikerjakan tangan mereka adalah kekerasan belaka. Mereka segera melakukan kejahatan, dan bersegera hendak menumpahkan darah orang yang tidak bersalah ; rancangan mereka adalah rancangan kelaliman, dan ke mana saja mereka pergi mereka meninggalkan kebinasaan dan keruntuhan. Mereka tidak mengenal jalan damai, dan dalam jejak mereka tidak ada keadilan ; mereka mengambil jalan-jalan yang bengkok, dan setiap orang yang berjalan di situ tidaklah mengenal damai.” Kaki tangan manusia tercemar oleh kejahatan dan mereka bekerja untuk kejahatan sepanjang kehidupan mereka. Apa saja yang mereka lakukan adalah kejahatan. Dan lidah kita, “mengucapkan dusta.” Segala hal yang keluar dari mulut adalah dusta. “Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas

DAFTAR ISI

44 Manusia dilahirkan sebagai orang berdosa

kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta” (Yohanes, 8:44). Orang-orang yang tidak dilahirkan kembali suka berkata, “Yang saya ucapkan adalah kebenaran . . . Saya mengatakannya kepadamu. Apa yang saya ucapkan ini sungguh-sungguh suatu kebenaran.” Akan tetapi mereka tetap saja berdusta. Hal itu seperti yang tertulis. “Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri.” Manusia percaya kepada kata-kata yang kosong dan mengucapkan dusta. Mereka mengandung kejahatan dan menetaskan kesalahan. Mereka menetaskan telur ular beludak dan menenun sarang laba-laba. Jahweh berkata, “siapa yang makan dari telurnya itu akan mati, dan apabila sebutir ditekan pecah, keluarlah seekor ular beludak.” Dia berkata bahwa ada terlur ular beludak di dalam hatimu. Telur ular beludak! Artinya ada kejahatan di dalam hatimu. Berilah diri anda ditebus dengan percaya pada Injil dari air dan darah. Sewaktu saya mulai berbicara tentang Jahweh, ada

orang-orang yang berkata, “Ya ampun. Jangan bicara dengan saya tentang Jahweh. Setiap kali saya berusaha untuk melakukan sesuatu, dosa tumpah dari hati dari saya. Kotoran ini membanjiri kehidupan saya. Saya bahkan tidak bisa melangkah tanpa menumpahkan dosa saya. Saya benar-benar tidak berdaya. Dosa saya terlalu memenuhi kehidupan saya. Jadi jangan berbicara kepada saya tentang Jahweh.” Orang ini tahu dengan pasti bahwa dia penuh dengan dosa, tapi dia tidak tahu mengenai Injil yang dapat menyelamatkannya. Seseorang yang menyadari bahwa dia dipenuhi dengan dosa dapat diselamatkan. Pada hakekatnya, memang semua orang ada dalam keadaan seperti itu. Semua orang menumpahkan dosa mereka. Dosa itu tertumpah karena mereka dipenuhi dengan dosa. Cara untuk menyelamatkan orang yang demikian adalah melalui kekuatan Jahweh. Mengagumkan sekali bukan? Orang yang menumpahkan dosanya sewaktu dia marah, senang, tenang . . . bisa diselamatkan hanya melalui Tuhan kita Jahshua. Jahshua datang untuk menyelamatkan

DAFTAR ISI

45 Manusia dilahirkan sebagai orang berdosa

orang-orang seperti itu. Dan Dia telah sepenuhnya membereskan dosa kita. Kenalilah dirimu sendiri yang penuh dengan dosa dan diselamatkan.

DAFTAR ISI

Khotbah 3
Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?
Hukum Taurat

Dosa

DAFTAR ISI

47 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?
< Lukas 10:25-30 > Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Jahshua, katanya; “Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Jawab Jahshua kepadanya; “Apa yang kaubaca di sana?” Jawab orang itu ; “Kasihilah Tuhan,Jahwehmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Kata Jahshua kepadanya; “Jawabmu itu yang sesungguhnya; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.” Tetapi untuk memyang sesungguhnyakan dirinya orang itu berkata kepada Jahshua; “Dan siapakah

sesamaku manusia?” Jawab Jahshua; “Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho ; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.”

Apakah masalah terbesar manusia? Dia hidup dengan khayalan-khayalan yang salah Lukas 10:28, “perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.” Manusia hidup dengan khayalan-khayalan yang salah. Kelihatannya mereka sangat lemah di dalam segi ini. Mereka nampaknya pandai tetapi dengan mudah ditipu dan tidak bisa melihat sisi jahat mereka. Kita dilahirkan tanpa memiliki kesadaran tentang diri kita sendiri. Karena mereka tidak mengenal diri

DAFTAR ISI

48 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

sendiri, maka Alkitab memberitahukan keadaan manusia, bahwa manusia adalah berdosa. Manusia berbicara tentang adanya dosa mereka. Dan kadang-kadang, kelihatannya manusia sebenarnya tidak bisa melakukan sesuatu yang baik dan mereka terlalu banyak menganggap dirinya sebagai orang baik. Mereka terlalu membanggakan dirinya tentang kerja mereka. Mereka ingin menyombongkan kebaikan dan memamerkan hasil pekerjaan mereka. Dengan bibir mereka, mereka berkata bahwa mereka orang berdosa, tapi mereka berlaku seolah-olah mereka adalah orang baik. Mereka tahu bahwa mereka tidak memiliki kebaikan di dalam diri mereka dan tidak bisa melakukan yang baik tetapi mereka berusaha mendustai orang lain dan bahkan kadangkala mendustai diri mereka sendiri. “Kita tidak akan mungkin menjadi sepenuhnya jahat. Pasti di dalam diri kita ada juga kebaikan.” Oleh karena itu mereka melihat diri sendiri dan berkata, “Ya ampun, mengapa dia lakukan hal itu.

Pasti sangat lebih baik kalau ia tidak melakukan hal itu. Ia pasti akan lebih baik kalau ia berkata seperti ini. Saya rasa lebih baik mengajarkan Injil dengan cara begini dan begini. Ia sudah lama menjadi orang Kristen, jadi saya rasa ia harus menunjukkan perbuatan yang baik. Saya memang baru saja menjadi orang Kristen tetapi perbuatan saya jauh lebih baik dari pada perbuatannya.” Mereka mengasah pisau di dalam hati mereka. “Tunggu saja. Kamu akan melihat bahwa saya tidak seperti kamu. Jadi kamu merasa dirimu lebih baik dari pada aku? Tunggu saja. Dalam Alkitab tertulis bahwa yang terdahulu akan menjadi yang terkemudian dan yang terkemudian akan menjadi yang terdahulu. Saya tahu ayat itu cocok untuk saya. Tunggu saja dan aku akan menunjukannya kepadamu.” Mereka menipu mereka sendiri. Walaupun dia akan melakukan hal yang sama kalau ia menghadapi situasi yang sama, tetapi ia menghakimi orang lain. Kemudian kalau ia diberi kesempatan untuk berdiri di depan seperti orang lain,

DAFTAR ISI

49 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

ia akan mendapati bahwa dirinya juga sama gemetar dan gugupnya seperti orang lain. Para pengkhotbah seharusnya hanya memandang kepada Jahweh dan tidak memulai dengan memikirkan mengenai apa yang dipikirkan orang lain. Kalau mereka memulai dari pandangan yang salah, mereka tidak akan bisa berkhotbah. Sewaktu manusia ditanyakan bahwa apakah mereka bisa berbuat baik, kebanyakan mereka akan mengatakan bahwa mereka tidak bisa. Tetapi mereka mengkhayal bahwa mereka memiliki kemampuan itu. Oleh karena itu kemudian mereka berusaha keras sampai mereka mati. Mereka berpikir bahwa mereka mempunyai ‘kebaikan’ di dalam hati mereka. Mereka juga berpikir bahwa mereka sendiri cukup baik. Tanpa memperhatikan berapa lama mereka sudah dilahirkan kembali, bahkan mereka yang sudah mendapat banyak kemajuan di dalam pelayanan Jahweh akan berpikir, “Saya bisa melakukan ini dan itu untuk Jahweh.” Akan tetapi kalau kita mengeluarkan Jahweh dari

kehidupan kita, apakah kita bisa melakukan kebaikan? Apakah ada kebaikan di dalam diri manusia? Bisakah ia berbuat yang baik? Manusia tidak mempunyai kemampuan melakukan kebaikan. Kapan saja manusia berusaha untuk berbuat sesuatu dari dirinya sendiri, ia berdosa. Beberapa orang mengesampingkan Jahshua setelah mereka diselamatkan dan berusaha melakukan kebaikan dari dirinya sendiri. Yang ada di dalam diri kita hanyalah kejahatan saja. Dan oleh karena itu kita hanya bisa melakukan kejahatan. Dengan kekuatan kita sendiri (meskipun kita sudah diselamatkan) kita hanya melakukan yang salah. Itulah realitas kedagingan kita. Apa yangselalu kita lakukan, Yang baik atau yang jahat? Yang jahat Di dalam buku pujian, ‘Pujilah Tuhan,’ ada sebuah

DAFTAR ISI

50 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

lagu yang berbunyi seperti ini, “♪Tanpa Jahshua kita hanya akan tersandung. Kita seperti kapal di tengah samudera tanpa layar.♪” Tanpa Jahshua kita hanya bisa berbuat dosa. Kita adalah menjadi benar hanya karena kita sudah diselamatkan. Dan pada kenyataannya, kita adalah orang jahat. Rasul Paulus mengatakan, “Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat.” Kalau seseorang ada di dalam Jahshua, hal itu tidak penting. Akan tetapi kalau dia tidak ada di dalam Dia, dia akan berusaha melakukan yang baik di hadapanNya. Akan tetapi semakin keras dia berusaha, semakin dia mendapati dirinya melakukan kejahatan. Bahkan raja Daud mempunyai sifat-dasar yang sama. Ketika negaranya damai dan makmur, dia mulai melihat-lihat dari sotoh rumahnya. Dia melihat sesuatu yang sangat menggoda dan jatuh kedalam kesenangan sensual. Bagaimana keadaannya ketika dia melupakan Jahweh! Dia yang sungguh-sungguh

jahat. Dia membunuh Uriah dan mengambil isterinya, tapi dia tidak bisa melihat kejahatannya sendiri. Dia membuat alasan untuk perbuatan-perbuatannya sendiri. Dan pada suatu hari, Natan pergi menghadap Daud, lalu berkata. : “Ada dua orang dalam suatu kota: yang seorang kaya, yang lain miskin. Si kaya mempunyai sangat banyak kambing domba dan lembu sapi; si miskin tidak mempunyai apa-apa, selain dari seekor anak domba betina yang kecil, yang dibeli dan dipeliharanya. Anak domba itu menjadi besar padanya bersama-sama dengan anak-anaknya, makan dari suapnya dan minum dari pialanya dan tidur di pangkuannya, seperti seorang anak perempuan baginya. Pada suatu waktu orang kaya itu mendapat tamu; dan ia merasa sayang mengambil seekor dari kambing dombanya atau lembunya untuk memasaknya bagi pengembara yang datang kepadanya itu. Jadi ia mengambil anak domba betina kepunyaan si miskin itu, dan memasaknya bagi orang yang datang kepadanya itu” (2 Samuel 12 :1-4).

DAFTAR ISI

51 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

Daud berkata, “Demi TUHAN yang hidup: orang yang melakukan itu harus dihukum mati.” Kemarahannya begitu besar, sampai dia berkata, “Dia mempunyai banyak ternak dan dia bisa mengambil seekor saja domba dari antara ternak-ternaknya sendiri. Tetapi dia mengambil satu-satunya domba miliki orang miskin itu untuk memberi makan tamunya. Dia harus mati!” Dan Natan berkata, “Engkaulah orang itu.” Kalau kita tidak mengikuti Jahshua dan ada di dalam Dia, bahkan orang yang sudah mengaku dilahirkan kembali sekalipun bisa jatuh ke dalam kesalahan yang sama saja. Hal itu juga sama bagi semua orang, termasuk mereka yang setia. Kita selalu tersandung , mempraktekkan kejahatan tanpa Jahshua. Jadi saat ini kita berterima kasih lagi bahwa Jahshua menyelamatkan kita meskipun di dalam diri kita ada kejahatan. “Saya ingin berteduh di bawah naung salib” Hati kita mendapat kelegaan di bawah naung penyelamatan Kristus. Tetapi kalau kita pergi dari naung salib itu dan mencari kelegaan dari diri kita

sendiri, kita tidak akan pernah mendapat kelegaan.

Jahweh memberikan kepada kita kebenaran iman Sebelum ada Hukum Taurat
Apa yang terlebih dulu, Iman atau Hukum Taurat? Iman Rasul Paulus berkata bahwa Jahweh memberikan kepada kita kebenaran iman terlebih dahulu. Kebenaran iman ada terlebih dahulu. Jahweh memberikan hal itu kepada Adam dan Hawa, kepada Kain dan Habel, lalu kepada Set dan Henokh....terus kepada Nuh..., lalu kepada Abraham, Ishak, kepada Yakub dan 12 orang anaknya. Meskipun tanpa Hukum Taurat mereka menjadi orang benar di hadapan

DAFTAR ISI

52 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

Jahweh melalui iman di dalam FirmanNya. Mereka diberkati dan mendapat kelegaan melalui iman mereka di dalam FirmanNya. Dan kemudian keturunan Yakub tinggal di Mesir sebagai budak selama 400 tahun karena Yusuf. Lalu Jahweh membimbing mereka keluar ke tanah Kanaan di bawah pimpinan Musa. Akan tetapi selama masa 400 tahun perbudakan, mereka melupakan kebenaran iman. Kemudian Jahweh membawa mereka menyeberang Laut Merah melalui mujizat-Nya dan membawa mereka ke padang gurun. Sewaktu mereka mencapai padang gurun Sin, Dia memberikan kepada mereka Hukum Taurat di Gunung Sinai. Dia memberi mereka Sepuluh Firman Jahweh yang memiliki 613 perincian. “Akulah Jahweh ayahmu, Jahweh Abraham, Jahweh Ishak dan Jahweh Yakub. Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Jahweh.” Jahweh memberikan Hukum Taurat kepada bangsa Israel. Dia memberikan hukum Taurat kepada mereka

supaya mereka “mengenal dosa” (Roma 3: 20). Ia memberikan hokum Taurat agar manusia mengerti apa yang disukai dan yang tidak disukai Jahweh dan untuk menyatakan kebenaran dan kekudusan-Nya. Semua orang Israel yang telah diperbudak di Mesir selama 400 tahun menyeberangi Laut Merah. Tetapi mereka tidak pernah bertemu dengan Jahweh Abraham, Jahweh Ishak dan Jahweh Yakub. Mereka tidak mengenal-Nya. Pada saat mereka hidup sebagai budak selama 400 tahun, mereka sudah melupakan kebenaran Jahweh. Mereka tidak memiliki pemimpin. Yakub dan Yusuf adalah pemimpin mereka, tetapi keduanya telah lama mati. Dan nampaknya Yusuf gagal dalam mewariskan imannya kepada kedua anaknya, Manasye dan Efraim. Oleh karena itu, bangsa Israel perlu menemukan dan bertemu dengan Jahweh karena mereka telah melupakan kebenaran Jahweh. Oleh karena itu Jahweh memberikan kepada mereka kebenaran iman terlebih dahulu dan kemudian memberikan kepada mereka Hukum Taurat setelah mereka melupakan iman itu.

DAFTAR ISI

53 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

Jahweh memberikan Hukum Taurat untuk membawa mereka kembali kepadaNya. Untuk menyelamatkan bangsa Israel, untuk menjadikan mereka sebagai umat-Nya, umat Abraham, maka Jahweh memerintahkan mereka untuk disunat. Tujuan-Nya dalam memanggil mereka adalah pertama-tama untuk membuat mereka tahu bahwa ada Jahweh dengan menetapkan Hukum dan yang kedua adalah untuk membuat mereka tahu bahwa mereka berdosa di hadapan-Nya. Ia ingin agar mereka datang ke hadirat-Nya dan menjadi umat-Nya dengan menerima penyelamatan melalui korban penyelamatan yang diberikan Jahweh kepada mereka. Dan Ia menjadikan bangsa Israel sebagai umat-Nya. Bangsa Israel diselamatkan melalui hukum (sistim korban) dengan percaya kepada Mesias yang akan datang.

Siapakah yang ingin ditemui Jahshua? Orang berdosa yang tidak memiliki gembala Belakangan ini banyak orang seperti itu. Mereka membimbing gerakan sosial dengan slogan, “selamatkan orang yang tertindas dalam negara.” Mereka percaya bahwa Jahshua datang untuk menyelamatkan orang miskin dan orang tertindas. Jadi, mereka belajar teologi di dalam seminari teologi, ambil bagian dalam gerakan politik, dan berusaha menyelamatkan orang lemah di dalam segala bidang di masyarakat. Mereka adalah orang yang mengatakan bahwa, “Mari kita hidup dengan hukum yang kudus dan penuh anugerah, yaitu taat kepada Hukum Taurat melalui FirmanNya.” Akan tetapi mereka tidak mengenal arti yang sesungguhnya dari Hukum Taurat. Kita juga bisa mengatakan bahwa tidak ada nabi,

DAFTAR ISI

54 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

hamba Jahweh selama 400 tahun sebelum Kristus. Bangsa Israel menjadi sekawan domba tanpa gembala. Mereka tidak mempunyai Hukum ataupun pemimpin. Jahweh tidak menyatakan diriNya melalui pemimpin agama yang munafik. Israel menjadi jajahan kerajaan Roma. Oleh karena itu Jahshua berkata kepada orang Israel yang mengikutiNya ke padang gurun bahwa Ia tidak akan membiarkan mereka pergi dalam keadaan lapar. Dia merasa kasihan kepada sekawan domba yang tidak memiliki gembala itu. Saat itu banyak di antara mereka yang menderita. Dan para ahli Taurat adalah kelompok orang yang mempunayi hak pribadi yang tetap; orang-orang Farisi adalah sokoguru Israel, agama Yahudi. Mereka sangat sombong. Dan ahli Taurat ini bertanya kepada Jahshua di dalam Lukas 10:25, “Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Dia berpikir bahwa tidak ada orang yang lebih baik daripadanya di antara seluruh bangsa Israel. Oleh karena itu, ahli

Taurat ini (yang belum diselamatkan) menantang Jahshua dan berkata, “Apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Ahli Taurat ini adalah bayangan kita. Dia bertanya kepada Jahshua, “Apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”, Jahshua menjawab “Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?” Maka ahli Taurat itu menjawab, “Kasihilah Tuhan, Jahwehmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Lalu Jahshua berkata kepadanya, “Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.” Dia menantang Jahshua tanpa mengetahui bahwa dirinya adalah jahat, yang dia tidak akan bisa selamat. Jahshua bertanya kepadanya, “Apa yang tertulis di dalam hukum? Apa yang kaubaca?”

DAFTAR ISI

55 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

Apa yang kaubaca? Kita adalah orang berdosa yang tidak bisa mengikuti hukum “Apa yang kaubaca?” “Jawabanmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.” “Apa yang kaubaca?” Artinya, apa yang engkau ketahui dan yang engkau pahami dari Hukum Taurat. Seperti banyak orang lain di masa sekarang ini, ahli Taurat ini mengira bahwa Jahweh memberikan Hukum Taurat untuk ditaatinya. Oleh karena itu dia menjawab, “Kasihilah Tuhan, Jahwehmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Hukum Taurat tidak mempunyai kesalahan. Hukum ini memberikan kepada kita hukum yang sempurna. Hukum ini mengajarkan kepada kita untuk

mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa dan dengan segenap kekuatan dan dengan segenap akal budi, dan mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri. Memang sangat benar untuk untuk mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa dan dengan segenap kekuatan, tetapi perintah ini begitu kudus sehingga tidak bisa diikuti. “Bagaimana kamu membaca itu?” berarti bahwa Hukum Taurat itu benar tetapi bagaimana engkau mengerti hal itu? Ahli Taurat itu berpikir bahwa Jahweh memberikan hukum itu kepadanya untuk ditaati. Akan tetapi hukum Jahweh diberikan supaya kita mengenal kekurangan dan kejahatan kita. Hukum itu memperlihatkan dosa kita, “Kamu berdosa. Kamu membunuh sewaktu Aku berkata jangan membunuh. Mengapa kamu tidak mentaati Aku?” Hukum Taurat memperlihatkan dosa manusia yang ada di dalam hatinya. Mari kita mengambil sebuah contoh, saya melihat buah Semangka yang matang di kebun. Jahweh memperingatkan saya dengan Hukum

DAFTAR ISI

56 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

Taurat, “Jangan memetik semangka itu. Kalau kamu memetik itu, perbuatan itu akan mempermalukan Aku.” “Ya, Bapa.” “Kebun itu adalah milik Tuan ini dan Tuan itu, oleh karena itu kamu tidak boleh memetiknya.” “Ya, Bapa.” Sewaktu kita mendengar Hukum Taurat yang melarang kita memetik buah itu, kita merasakan adanya dorongan yang kuat untuk memetiknya. Kalau kita menekan sebuah pegas, maka pegas cenderung melenting sebagai reaksi atas tekanan yang kita lakukan. Dosa manusia juga seperti itu. Jahweh melarang kita untuk melakukan yang jahat. Jahweh dapat berkata demikian oleh karena Dia adalah suci dan karena Dia sempurna dan Dia karena mempunyai kemampuan untuk melakukannya. Di pihak lain, kita hanya bisa “tidak pernah” tidak berdosa dan “tidak pernah” melakukan yang benar. Kita “tidak pernah” memiliki kebaikan di dalam hati kita. Hukum Taurat berkata jangan (kata ‘jangan’ dipakai dengan arti sama dengan ‘tidak pernah’). Mengapa? Karena menudia mempunyai nafsu di

dalam hati mereka. Kita melakukan perzinahan karena di dalam hati kita ada nafsu perzinahan.. Kita harus membaca Alkitab secara teliti. Waktu pertama kali saya percaya kepada Jahshua, saya sangat percaya kepada apa yang dikatakan oleh Firman Jahweh. Saya membaca bahwa Jahshua mati di atas kayu salib bagi saya dan saya tidak bisa menahan air mata saya. Saya sungguh-sungguh jahat sampai Dia harus mati di atas kayu salibNya....hati saya begitu hancur sekali sampai saya percaya padaNya. Kemudian saya berpikir bahwa “kalau saya mau percaya kepadaNya, saya akan percaya sesuai dengan FirmanNya.” Sewaktu saya membaca Keluaran 20, dikatakan disana, “Jangan ada padamu Jahweh lain di hadapan-Ku.” Saya berdoa dalam hati penuh pertobatan karena firman ini. Saya mencoba menyelidiki ingatan saya untuk mencari apakah saya pernah memiliki Jahweh lain di hadapanNya, menyebut namaNya secara sembarangan, atau pernah sujud menyembah Jahweh yang lain. Dan saya

DAFTAR ISI

57 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

mengingat bahwa saya pernah beberapa kali menyembah kepada Jahweh lain di dalam ibadah penghormatan kepada nenek-moyang saya. Saya melakukan dosa menyembah Jahweh lain. Jadi saya berdoa pertobatan, “Tuhan, saya pernah menyembah berhala. Saya harus mendapat hukum atas perbuatan saya. Ampuni dosa saya. Saya tidak akan melakukan hal itu lagi.” Dengan demikian satu buah dosa sudah diselesaikan. Kemudian saya mulai mengingat-ingat apakah saya pernah memanggil namaNya dengan sembarangan. Lalu saya mengingat bahwa waktu saya mulai percaya, saya merokok. Seorang teman saya mengatakan, “Tidakkah engkau mempermalukan nama Tuhan kalau engkau merokok? Bagaimana mungkin orang Kristen merokok?” Itu juga berarti menyebut nama Tuhan dengan sembarangan, bukan? Kemudian saya berdoa, “Tuhan, saya pernah menyebut namaMu dengan sembarangan. Apuni saya. Saya akan berhenti merokok.” Lalu saya berusaha berhenti merokok, tapi

saya terus saja menghisapnya selama hampir setahun. Rasanya susah sekali berhenti merokok, bahkan kelihatannya hampir tidak mungkin.. tetapi pada akhirnya saya berhasil berhenti merokok. Saya merasa dosa ini sudah diselesaikan. Yang selanjutnya adalah, “Kuduskanlah Hari Sabat.” Itu berarti kita tidak boleh melakukan hal-hal yang lain pada hari Minggu ; tidak boleh bisnis ; tidak boleh mencari uang. Maka saya menghentikan semuanya itu. Dan ada juga, “Hormatilah ayah dan ibumu.” Saya menghormati mereka kalau mereka jauh dari saya, tapi saya rasa mereka menjadi sumber sakit kepala kalau dekat. “Ya ampun, saya melakukan kesalahan di hadapan Jahweh. Ampuni saya.” Saya berdoa dengan penuh pertobatan. Akan tetapi saya tidak dapat menghotmati orang tua saya lagi karena mereka sudah meninggal saat itu. Apa yang dapat saya lakukan? “Tuhan, ampuni saya, orang berdosa yang tidak berguna ini. Engkau mati di atas salib untuk saya.” Betapa saya berterima kasih

DAFTAR ISI

58 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

kepadaNya! Dengan cara ini, saya merasa bahwa dosa-dosa saya satu demi satu sudah dibereskan. Selain itu, ada juga Hukum Taurat lain seperti...jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, dll. Saya menyadari bahwa saya sama sekali tidak mentaati satu hukumpun.. Saya berdoa semalam suntuk. Akan tetapi doa pertobatan sama sekali tidak menyenangkan. Saya akan membicarakan hal itu. Sewaktu saya berpikir mengenai penyaliban Jahshua, saya dapat ikut merasakan sakit yang dialami Jahshua. Dan Dia mati untuk kita yang tidak bisa hidup dalam ketaatan kepada FirmanNya. Saya menangis semalaman dan memikirkan betapa saya mengasihiNya dan berterima kasih kepadaNya karena Ia memberikan saya kesenangan yang sesungguhnya.. Pada tahun pertama saya ke gereja, semua sesuatu nampaknya mudah, tapi pada tahun kedua, situasi menjadi sangat sulit karena saya harus berpkir lebih keras untuk membuat air mata saya tercurah, karena sudah terlalu sering..

Kalau air mata tidak juga tercurah, saya pergi ke gunung untuk berdoa dan berpuasa di sana selama tiga hari. Dan saya mulai menangis lagi. Saya basah oleh air mata, kembali tempat tinggal saya, dan menangis lagi di gereja. Orang-orang di sekitar saya berkata, “Anda menjadi begitu suci dengan doa anda di gunung itu.” Namun air mata akhirnya kering lagi. Pada tahun ketiga, rasanya jauh lebih susah lagi. Saya akan memikirkan mengenai kesalahan yang saya lakukan kepada sahabat-sahabat sayad dan kepada suadarasaudara seiman saya, dan saya akan menangis lagi. Sejak 4 tahu demikian, air mata saya kering lagi. Memang masihada kelenjar air mata di mata saya, tetapi nampaknya sudah tidak berguna lagi. Setelah tahun kelima, saya tidak dapat menangis bagaimanapun kerasnya saya berusaha. Kemudian yang terjadi, hidung saya yang mulai mengeluarkan air. Setelah beberapa tahun demikian, saya menjadi jijik kepada diri saya sendiri, dan kembai ke Alkitab sekali lagi.

DAFTAR ISI

59 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

Hukum Taurat adalah untuk Pengetahuan akan Dosa
Apa yang harus kita ketahui tentang Hukum Taurat? Kita tidak akan pernah bisa mentaati Hukum Taurat Dalam Roma 3 :20, kita membaca, “Justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.” Saya menganggap bahwa ayat ini adalah pesan pribadi kepada rasul Paulus, dan hanya percaya ayat-ayat yang saya pilih sendiri. Namun setelah air mata saya kering, saya tidak bisa melanjutkan kehidupan iman saya. Oleh karena itu, saya berdosa berkali-kali dan saya menyadari bahwa saya memiliki dosa di dalam hati saya dan tidak mungkin bisa mentaati hukum Taurat. Namun, saya tidak bisa meninggalkan hukum Taurat karena saya percaya bahwa Hukum itu diberikan

untuk ditaati. Akhirnya saya menjadi ahli Taurat seperti ada di dalam Alkitab. Saya merasa sulit sekali untuk menjalani kehidupan oleh iman. Jadi untuk melepaskan diri dari kesulitan itu, saya berusaha sekuat tenaga untuk mencari pendeta yang berkhotbah tentang kelahiran dari air dan Roh. Saya bertemu dengan seorang pendeta yang berkata bahwa segala dosa kita telah ditebus. Ketika saya mendengar bahwa saya tidak lagi berdosa, hal itu menjadi seperti angin segar yang bertiup di dalam hati saya. Saya memiliki banyak kali dosa dan saat saya membaca Hukum Taurat, saya mulai menyadari dosa-dosa itu. Saya sudah melanggar Sepuluh Perintah Jahweh di dalam hati saya. Berdosa di dalam hati juga merupakan suatu dosa, dan tidak sengaja saya menjadi orang percaya pada Hukum Taurat. Setiap kali saya mentaati Hukum Taurat, saya merasa senang. Akan tetapi kalau saya tidak bisa mentaati Hukum Taurat, saya menjadi sangat tersiksa marah dan menderita. Akhirnya saya menjadi sangat

DAFTAR ISI

60 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

kecewa atas semuanya itu. Kalau saja saya diajar sejak awal, “Bukan demikian. Ada maksud yang lain dalam Hukum Taurat. Hukum itu adalah untuk menunjukkan bahwa engkau hanyalah segumpal dosa; engkau cinta uang; lawan jenismu; dan hal-hal lain yang nampaknya indah. Engkau memiliki hal-hal yang lebih kasihi daripada Jahweh. Engkau mau mengikuti perkara-perkara dunia. Hukum Taurat diberikan kepadamu bukan untuk ditaati, tetapi agar engkau mengenal bahwa engkau adalah orang berdosa dengan kejahatan di dalam hatimu. Kalau seseorang mengajar hal itu sejak dahulu, saya tidak perlu tersiksa selama 10 tahun. Karena saya tidak tahu, saya hidup di bawah Hukum Taurat selama 10 tahun, sampai saya sendiri menyadari kebenaran yang sesungguhnya Hukum yang keempat adalah, “Kuduskanlah hari sabat.” Itu berarti tidak boleh bekerja pada hari Sabat. Artinya bahwa kalau kita mengadakan perjalanan jauh pada hari itu, kita harus berjalan kaki, dan tidak naik kendaraan. Dan saya pikir bahwa saya harus

berjalan kaki ke tempat saya berkhotbah agar saya leboh dihargai. Tetapi hal itu begitu sulit untuk dipraktekkan sampai akhirnya saya berhenti mempraktekannya. Ada tertulis, “Apa yang kaubaca?” Saya tidak memahami pertanyaan ini dan tersiksa selama 10 tahun. Ahli Taurat itu juga tidak mengerti maksud pertanyaan itu. Dia berpikir bahwa kalau dia mentaati Hukum Taurat dan hidup dengan hati-hati, dia akan mendapat berkat di hadapan Jahweh. Akan tetapi Jahshua berkata kepadanya, “Apa yang kaubaca?” Ya, jawaban kamu benar; kamu menjawab sebagaimana apa yang tertulis. Berusahalah untuk mentaatinya. Kalau kamu bisa mentaatinya, kamu akan hidup, tapi kalau kamu tidak bisa mentaatinya, kamu akan mati (kebalikan dari ‘hidup’ adalah ‘mati’, bukan ?). Akan tetapi ahli Taurat itu masih juga tidak mengerti. Ahli Taurat ini adalah kita, anda dan saya. Saya belajar theology selama 10 tahun. Saya berusaha mencoba banyak hal, membaca semua, berpuasa,

DAFTAR ISI

61 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

merenung, berbicara dalam bahasa roh dll. Saya membaca Alkitab selama 10 tahun dan berharap untuk mencapai sesuatu. Akan tetapi secara rohani saya adalah orang yang buta. Inilah alasan mengapa orang berdosa harus bertemu seseorang yang bisa mengajarkan kepadanya bahwa hanya Jahshua, Tuhan kita, yang bisa membukakan matanya. Kemudian dia akan menyadari, “Ah. Kita tidak akan bisa mentaati Hukum Taurat. Seberapapun kerasnya kita berusaha, kita tidak akan mampu. Tetapi Jahshua datang untuk menyelamatkan kita dengan air dan Roh. Halleluya!” Kita dapat diselamatkan oleh air dan Roh. Itulah anugerah, karunia dari Jahweh. Jadi kita memuji Tuhan. Saya sangat beruntung karena telah selesai dengan jalan yang sangat sulit, tapi ada banyak orang yang menghabiskan seluruh kehidupan mereka untuk belajar belajar teologi dengan sia-sia, tanpa pernah mengenal kebenaran sampai mereka mati. Banyak orang yang percaya selama puluhan tahun atau dari

generasi ke generasi, tetapi tetap belum dilahirkan kembali. Kita mengakhiri keadaan sebagai orang berdosa sewaktu kita sadar bahwa kita tidak akan bisa mentaati Hukum Taurat, dan berdiri di hadapan Jahshua dan mendengar Injil air dan Roh. Sewaktu kita bertemu Jahshua, kita mengakhiri segala hukuman dan kutukan. Kita adalah orang yang paling berdosa, tapi menjadi orang benar karena Jahshua menyelamatkan kita dari air dan Roh. Jahshua berkata bahwa kita tidak akan bisa hidup seturut dengan kehendakNya. Jahshua mengatakan hal itu kepada ahli Taurat yang bercakap-cakap denganNya, tetapi ahli Taurat itu tidak mengerti. Oleh karena itu, Ia menceritakan sebuah perumpamaan untuk menolongnya mengerti. Apakah yang membuat seseorang gagal dalam kehidupan iman? Dosa

DAFTAR ISI

62 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

“Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho ; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati” (Lukas 10:30). Jahshua berkata kepadanya bahwa dia tersiksa sepanjang kehidupannya sama seperti orang yang dipukuli oleh perampok dan ditinggalkan setengah mati. Seseorang turun dari Yerusalem ke Yerikho. Yerikho adalah dunia sekuler, dan Yerusalem berarti kota agama; kota iman, kota pengikut hukum. Perumpamaan itu mengajarkan kepada kita bahwa kalau kita percaya pada Kristus sebagai agama kita, kita tidak akan bisa dirusakkan. “Seseorang turun dari Yerusalem ke Yerikho dan jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati” Yerusalem adalah kota besar dengan banyak penduduk. Di sana ada

Imam Besar, dan sekumpulan imam-imam, orangorang Lewi dan para tokoh agama. Banyak orang yang sungguh-sungguh mengenal hukum Taurat dengan baik. Di kota itu, mereka berusaha hidup dengan Hukum Taurat, tetapi seringkali gagal dan menuju ke Yerikho. Mereka sering jatuh ke dalam dunia (Yerikho) dan bertemu dengan perampok. Orang itu bertemu dengan perampok di tengah jalan dari Yerusalem ke Yerikho dan dirampok habishabisan, Itu berarti bahwa dia kehilangan kebenarannya. Kita tidak mungkin bisa hidup oleh Hukum Taurat, dan hidup dengan ketaatan kepada Hukum Taurat. Rasul Paulus berkata di dalam Roma 7, “Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat. Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku.” Saya berharap bahwa saya bisa melakukan hal yang baik dan hidup di dalam FirmanNya. Akan tetapi

DAFTAR ISI

63 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

yang ada di hati manusia, adalah percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, dan kebebalan (Markus 7:21-23). Oleh karena kejahatan tersebut ada di dalam hati kita, dan kadangkala terjadi dalam tindakan, maka kita melakukan apa yang sbeenarnya tidak ingin kita lakukan dan tidak melakukan apa yang ingin kita lakukan. Kita terus mengulangi perbuatan jahat di dalam hati kita. Yang dilakukan oleh iblis adalah memberikan dorongan sedikit untuk kita melakukan dosa.

Dosa-dosa yang ada di dalam hati seseorang
Bisakah kita hidup oleh Hukum Taurat? Tidak

Di dalam Markus 7, ada tertulis, “Apa yang masuk ke dalam seseorang dari luar tidak menajiskannya, tapi yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.” Dia berkata bahwa didalam hati manusia ada pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, dan kebabalan. Kita semua memiliki dosa pembunuhan di dalam hati kita. Tidak ada seorangpun yang tidak memiliki dosa pembunuhan. Ibu-ibu berkata kepada anaknya, “Jangan lakukan itu. Sialan kamu.” Lalu, “Sini! Saya sudah katakan jangan lakukan itu. Aku bunuh kamu karena perbuatanmu itu.” Itu pembunuhan. Anda dapat membunuh anak-anak anda dengan mengucapkan kata-kata yang tidak anda sadari. Anak-anak kita pasti masih hidup, karena mereka pasti akan lari dengan cepat; tetapi kalau kita mengeluarkan semua kemarahan kita, maka mereka bisa benar-benar mati. Di hadapan Jahweh, kita bisa

DAFTAR ISI

64 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

saja sudah membunuh mereka. Kadang kala kita berteriak sambil berkata, “Ya Tuhan, apa yang aku buat kepada anakku? Mengapa aku melakukan hal itu?” Setelah melihat bahwa anak kita babak belur setelah kita memukulinya, kita berpikir bahwa kita pasti sudah gila karena memukul anak kita sampai demikian. Kita melakukan hal itu karena kita mempunyai pembunuhan di dalam hati kita. Jadi, “aku melakukan apa yang tidak ingin aku lakukan” berarti kita melakukan kejahatan karena memang pada dasarnya kita jahat. Dan sangat mudah bagi Iblis untuk mencobai kita untuk berbuat dosa. Katakanlah ada seseorang yang belum diselamatkan duduk di sebuah pondok selama 10 tahun. Yang dilakukannya hanya memandang ke dinding dan bersemadi seperti Sung Chol, seorang biarawan Budha yang terkenal di Korea. Memang tidak ada masalah dengan apa yang dilakukannya, memandang ke dinding dan bermeditasi, tetapi tetap saja harus ada seseorang yang membawa makanan dan membersihkan kotorannya.

Lalu, dia harus mengadakan kontak dengan seseorang. Kalau orang itu laki-laki, tidak ada masalah, tapi coba saja kalau seseorang itu adalah seorang wanita cantik. Kalau misalnya orang yang bermeditasi itu kebetulan melihat wanita cantik itu, maka usahanya bermeditasi di pondok akan sia-sia. Dia akan mulai berpikir, “Saya tidak akan berzinah. Saya punya nafsu zinah, tapi saya akan menghilangkannya. Aku harus membuangnya. Tidak. Lenyaplah dari pikiranku.” Akan tetapi ketetapan hatinya akan hilang pada saat dia melihat wanita itu. Setelah wanita itu pergi, dia akan melihat dalam hatinya. Latihan selama 5 tahun sia-sia karena kesalahan sedikit saja. Sangat mudah bagi Setan untuk menghilangkan kebenaran manusia. Yang dilakukan setan hanyalah memberikan sedikit dorongan kepada manusia itu. Ketika seseorang berjuang untuk kebenaran tanpa terlebih dahulu diselamatkan, dia akan tetap jatuh ke dalam dosa. Dia memberi perpuluhan setiap hari Minggu, berpuasa selama 40 hari, berdoa fajar

DAFTAR ISI

65 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

sebanyak 100 kali...tapi Setan akan menggodanya dengan keindahan-keindahan di dunia. “Saya akan memberi jabatan yang bagus di perusahaan, tetapi kamu orang Kristen yang tidak bisa bekerja pada hari Minggu, bukan? Jabatan ini sangat penting. Mungkin kamu bisa bekerja pada hari Minggu 3 kali sebulan, dan pergi ke gereja pada hari Minggu sekali saja dalam sebulan. Kalau kamu setuju, kamu bisa menduduki jabatan itu dan menikmati penghargaan yang besar dan gaji yang tinggi. Bagaimana?” Untuk tawaran seperti ini, kemungkinan 100 dari 100 orang akan setuju. Kalau tidak, ada juga yang memiliki kelemahamn dengan lawan jenis. Iblis mengirim wanita kepadanya dan dia akan jatuh cinta mati-matian kepada wanita itu dan langsung lupa kepada Jahweh. Demikianlah kebenaran manusia hilang. Kalau kita berusaha hidup menurut Hukum Taurat, hasilnya hanya luka dosa, kemiskinan; kita akan kehilangan semua kebenaran.“Turun dari Yerusalem ke Yerikho dan jatuh ke tangan penyamun-penyamun

yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.” Ini berarti bahwa walaupun kita berusaha menetap di Yerusalem dengan mentaati kehendak Jahweh, kita akan senantiasa tersandung oleh kelemahan kita sendiri dan akhirnya akan hancur. Dan kemudian kita akan berdoa meminta pengampunan berkali-kali di hadapan Jahweh. “Tuhan, saya sudah berdosa. Ampuni saya; saya tidak akan melakukan hal itu lagi. Saya berjanji bahwa itu yang terakhir. Saya memohon agar Engkau mengampuni saya sekali ini saja.” Namun itu bukan yang terakhir. Manusia tidak bisa hidup di dunia ini tanpa berdosa. Dia bisa saja menghindarinya beberapa kali, tetapi tidak mungkin untuk tidak berdosa lagi. Maka dia berdosa lagi. “Tuhan, ampuni saya.” Kalau hal itu diulangi, dia akan menjauhkan dirinya dari gereja, dan Tuhan, sehingga akhirnya dia akan masuk ke neraka. Perjalanan ke Yerikho berarti jatuh ke dunia

DAFTAR ISI

66 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

sekular ; semakin dekat ke dunia dan jauh dari Yerusalem. Pada awalnya, Yerusalem masih dekat. Tetapi setelah lingkaran dosa—pertobatan berulang terus, kita akan mendapati bahwa kita sedang berdiri di jalanan Yerikho ; semakin mendalam kejatuhan ke dalam dunia. Siapa bisa diselamatkan? Orang yang berhenti berusaha sendiri Siapa yang ditemui orang itu di Yerikho? Dia bertemu perampok. Orang yang sama sekali tidak mengenal Hukum Taurat dan menjadi penjahat seperti anjing. Ia minum minuman keras, tidur di mana saja, membuang kotoran di mana saja. Itulah sebabnya dia seperti anjing. Dia tahu bahwa dia tidak boleh minum minuman keras. Ia kapok keesokan paginga, tetapi kemudian minum lagi. Hal itu sama dengan seseorang yang pergi ke

Yerikho. Dia ditinggalkan dalam keadaan terluka dan hampir mati. Di dalam hatinya hanya ada dosa saja. Inilah manusia. Orang-orang percaya kepada Jahshua dan hidup di dalam Hukum Taurat di Yerusalem, tapi mereka ditinggalkan dalam keadaan berdosa di dalam hatinya. Yang mereka miliki untuk ditunjukkan kepada orang lain adalah luka-luka dosa mereka. Mereka yang memiliki dosa akan masuk ke dalam neraka. Mereka telah tahu itu, tapi mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan. Anda dan saya sama saja. Ahli Taurat yang kurang mengerti hukum Taurat Jahweh akan berjuang sepanjang hidupnya, tapi akan berakhir di dalam neraka dengan luka besar. Itulah kita, anda dan saya. Hanya Jahshua yang dapat menyelamatkan kita. Di sekitar kita ada banyak orang yang pandai yang terus menerus membanggakan pengetahuan mereka. Mereka semua berpura-pura hidup menurut hukum Taurat Jahweh, tapi mereka tidak bisa jujur kepada diri mereka sendiri.

DAFTAR ISI

67 Kalau kita mentaati Hukum Taurat, apakah itu dapat menyelamatkan kita?

Di antara mereka adalah orang-orang berdosa yang sedang mengadakan perjalan ke Yerikho, yang telah dipukuli habis-habisan oleh perampok dan hampir mati. Kita menyadari betapa tidak berdayanya kita di hadapan Jahweh. Kita harus mengakui di hadapanNya. “Tuhan, saya akan masuk ke neraka kalau Engkau tidak menyelamatkan saya. Saya akan pergi kemana saja Engkau pergi, walaupun ada angin ribut dan badai, kalau Engkau mengijinkan saya untuk mendengar Injil yang sesungguhnya. Kalau Engkau meninggalkan saya, saya akan masuk ke neraka. Saya mohon kepadaMu agarEngkau menyelamatkan saya.” Orang yang mengetahui bahwa mereka sedang menuju ke neraka dan berhenti berusaha membuat jalan sendiri akan diselamatkan. Kita tidak bisa diselamatkan dengan cara kita sendiri. Kita harus mengetahui bahwa kita sama seperti orang yang jatuh ke tangan para perampok itu.

DAFTAR ISI

Khotbah 4
Keselamatan Kekal

DAFTAR ISI

69 Keselamatan Kekal

Keselamatan Kekal
< Yohanes 8:1-12 > “Tetapi Jahshua pergi ke Bukit Zaitun. Pagipagi benar Ia berada lagi di Bait Jahweh, dan seluruh rakyat datang kepadaNya. Ia duduk dan mengajar mereka. Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepadaNya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah. Mereka menempatkan perempuan itu di tengahtengah lalu berkata kepada Jahshua: Mereka mengatakan hal itu untuk menguji Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkanNya. Tetapi Jahshua membungkuk lalu menulis dengan jariNya di tanah. Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepadaNya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.” Lalu Ia membungkuk

pula dan menulis di tanah. Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggJahweh Jahshua seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya. Lalu Jahshua bangkit berdiri dan berkata kepadanya: “Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?” Jawabnya: “Tidak ada, Tuhan.” Lalu kata Jahshua: “Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.” Maka Jahshua berkata pula kepada orang banyak, kataNya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, dia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” Berapa banyak dosa yang dihapuskan Jahshua? Segala dosa dunia

DAFTAR ISI

70 Keselamatan Kekal

Jahshua memberi keselamatan kekal bagi kita. Tidak ada orang di dunia ini yang tidak dapat diselamatkan kalau dia percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamatnya. Dia menyelamatkan kita semua. Kalau ada orang berdosa yang menderita karena dosanya, itu adalah karena dia belum mengerti bagaimana Jahshua melepaskan dia dari segala dosanya melalui baptisanNya. Kita harus mengetahui dan percaya terhadap rahasia keselamatan. Jahshua menanggung segala dosa kita dengan BaptisanNya, Dia sudah menanggung hukuman untuk dosa kita dan Dia mati di kayu Salib untuk kita. Anda harus percaya kepada keselamatan air dan Roh; penyelamatan yang kekal dari seluruh dosa. Anda harus percaya akan kasihNya yang agung. Percayalah kepada apa yang dilakukanNya bagi keselamatan Anda di sungai Yordan dan di kayu Salib. Jahshua juga mengetahui seluruh dosa kita yang tersembunyi. Beberapa orang salah pahamn tentang

dosa. Mereka berpikir bahwa sebagian dosa tidak dapat dihapuskan. Jahshua telah menghapuskan semua dosa. Tidak ada dosa dunia ini yang Dia ditinggalkan. Karena Dia sudah menyelamatkan segala dosa dunia ini, tidak ada lagi orang yang berdosa. Apakah Anda mengetahui Injil yang menyelamatkan dosa Anda, bahkan dosa masa depan Anda? Percayalah, lalu diselamatkan. Dan kembalilah kepada kemuliaan Tuhan.

Perempuan yang tertangkap basah ketika berbuat zinah
Berapa banyak orang yang melakukan perzinahan di dunia? Semuanya Dalam Yohanes 8, ada seorang perempuan yang ◄ DAFTAR ISI ►

71 Keselamatan Kekal

kedapatan berbuat zinah. Dan kita melihat bagaimana dia diselamatkan oleh Jahshua. Kita berharap bahwa kita akan mendapatkan berkat yang sama dengan yang dia terima. Tidaklah berlebihan bila dikatakan bahwa seluruh manusia berbuat zinah selama kehidupannya. Setiap orang memang melakukan perzinahan. Jika hal itu tidak begitu nampak, itu hanya karena kita melakukan perzinahan itu begitu sering, sehingga tidak lagi nampak menyolok. Mengapa? Karena kita terlalu sering berbuat zinah dalam kehidupan kita. Saya memandang perempuan itu dan merenungkan apakah ada orang yang tidak berbuat zinah di antara kita. Tidak ada orang yang tidak berbuat zinah seperti wanita yang kedapatan itu. Kita hanya berpura-pura tidak demikian. Apakah Anda berpikir bahwa saya salah? Tidak, saya tidak salah. Lihat kepada kedalaman hati. Semua orang yang hidup di dunia sudah melakukan itu. Mereka berbuat zinah pada saat menatap wanita di jalan, dalam pikiran mereka dan dalam tindakan mereka, kapan saja, di mana saja.

Mereka hanya tidak menyadari bahwa mereka sedang melakukan hal itu. Ada banyak orang yang tidak menyadari sampai hari waktu dia meninggal dunia bahwa mereka telah berbuat zinah banyak sekali selama kehidupannya. Bukan hanya mereka yang kedapatan, tetapi juga yang tidak pernah kedapatan. Semua orang berbuat zinah di dalam hatinya dan dengan tindakannya. Hal itu sudah menjadi bagian dari kehidupan kita, bukan? Apakah Anda marah? Itulah kebenaran. Kita hanya mendiamkan itu karena malu. Saya mempercayai bahwa orang-orang jaman sekarang ini selalu berbuat zinah, tetapi belum menyadari bahwa mereka melakukan itu. Orang-orang bahkan berbuat zinah di dalam jiwanya. Kita, yang diciptakan oleh Tuhan, tinggal di dunia tanpa pernah menyadari bahwa kita berbuat zinah di dalam jiwa kita. Menyembah ilah lain adalah perzinahan rohani karena Jahshua adalah Suami satusatunya dari semua umat manusia. Perempuan yang kedapatan berbuat zinah itu

DAFTAR ISI

72 Keselamatan Kekal

adalah manusia biasa sama seperti kita, dan dia mendapat berkat Tuhan sebagaimana kita yang diselamatkan. Tetapi, orang-orang Farisi yang munafik meminta dia berdiri di tengah-tengah mereka, dan menunjuk-nunjuk kepadanya seakan-akan mereka adalah para hakim dan hampir melempari perempuan itu dengan batu. Mereka mau mengejek dan menghakiminya seakan-akan mereka sendiri suci, seakan-akan mereka tidak pernah berbuat zinah. Saudara-saudara seiman, mereka yang mengetahui bahwa diri mereka berdosa, jangan menghakimi orang lain di hadapan Tuhan. Justru, karena mereka mengetahui bahwa mereka terlalu juga berbuat zinah sepanjang kehidupannya, mereka mendapat anugerah Jahweh yang menyelamatkan kita semua. Hanya orang yang menyadari bahwa mereka adalah orang berdosa yang berbuat zinah, layak untuk mendapatkan keselamatan dari Tuhan.

Siapakah yang mendapat anugerah Jahweh?
Apakah orang yang hidup suci tanpa melakukan perzinahan yang mendapat anugerahNya atau orang yang tidak layak yang mendapat anugerahNya? Orang yang melakukan perzinahan itulah yang mendapat anugerah keselamatanNya yang berlimpah-limpah. Orang yang tidak dapat menolong diri mereka sendiri, orang yang lemah dan tidak berdaya akan mendapat keselamatan. Mereka adalah orang yang ada dalam anugerahNya. Siapakah yang mendapat Anugerah Jahweh? Orang yang tidak layak Orang yang mengatakan bahwa mereka tidak berdosa, tidak dapat diselamatkan. Bagaimana mereka mendapat anugerah penyelamatan Tuhan kalau tidak

DAFTAR ISI

73 Keselamatan Kekal

ada hal yang harus diselamatkan? Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa perempuan yang telah ditangkap karena melakukan perzinahan ke hadapan Jahshua dan memintanya duduk di tengah-tengah dan bertanya kepadaNya, “Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah. Apakah pendapatMu tentang hal itu?” Mengapa mereka membawa perempuan itu kepadaNya dan menguji Dia? Mereka sendiri juga sering berbuat zinah, tetapi mereka mencoba menghakimi dan membunuh perempuan itu melalui Jahshua dan mencoba menimpakan kesalahan kepadaNya. Jahshua mengetahui apa yang ada dalam pikiran mereka dan mengetahui segala sesuatu tentang perempuan itu. Maka, Dia mengatakan, “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.” Ketika itu, ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, mulai dari yang tertua sampai yang terakhir, pergi seorang demi seorang dan yang tetap di sana hanya

Jahshua perempuan itu. Orang yang pergi itu adalah ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, para pemimpin agama. Mereka bermaksud untuk menghakimi perempuan yang telah ditangkap karena melakukan perzinahan seakan-akan mereka sendiri bukan orang berdosa. Jahshua menyatakan kasihNya di dunia ini. Dia adalah Maha Pengasih. Jahshua memberi makanan kepada orang banyak, membangkitkan orang mati, mengembalikan kehidupan anak laki-laki seorang janda, membangkitkan Lazarus, menyembuhkan orang sakit dan melakukan mujizat bagi orang miskin. Serta Dia menghilangkan dosa seluruh orang berdosa dan memberi keselamatan kepada mereka. Jahshua mengasihi kita. Dia adalah Tuhan yang mahakuasa yang bisa melakukan apa saja, tetapi orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat menganggap Dia sebagai musuh mereka. Itulah alasannya mengapa mereka membawa perempuan tersebut ke hadapanNya dan menguji Dia. Mereka bertanya, “Rabi, Musa dalam hukum

DAFTAR ISI

74 Keselamatan Kekal

Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapatMu tentang hal itu?” Mereka berpikir Dia akan menyuruh mereka untuk melempar batu kepada perempuan itu. Mengapa? Kalau kita dihukum menurut apa yang tertulis dalam hukum Tuhan, semua orang yang berbuat zinah harus dilempar batu tanpa kecuali. Semua orang harus dirajam sampai mati dan semua orang ditakdirkan masuk ke dalam neraka. Upah dosa adalah maut. Tetapi, Jahshua tidak menyuruh mereka melempari perempuan itu dengan batu, sebaliknya Dia mengatakan, “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.” Mengapa Jahweh memberi 613 peraturan dalam Hukum Taurat bagi kita? Agar kita menyadari bahwa kita adalah orang berdosa

Hukum membawa kemurkaan. Jahweh itu kudus dan begitu juga Hukum Jahweh . Hukum yang kudus itu datang kepada kita dalam 613 peraturan. Alasan mengapa Tuhan memberi 613 peraturan kepada kita adalah agar kita menyadari bahwa kita madalah orang berdosa; bahwa kita adalah makhluk yang tidak sempurna. Hukum itu mengajarkan bahwa kita harus memandang kepada anugerah Jahweh untuk diselamatkan. Kalau kita tidak mengetahui hal ini dan hanya berpikir mengenai apa yang tertulis, kita semua harus dilempari batu seperti perempuan yang telah ditangkap karena melakukan perzinahan. Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi yang tidak tahu kebenaran HukumNya mungkin berpikir bahwa mereka berhak untuk melempari perempuan itu dengan batu dan mungkin melempari kita juga. Siapa yang boleh melemparkan batu kepada perempuan yang tak berdaya itu? Meskipun dia ditangkap karena melakukan perzinahan, tidak ada seorangpun di dunia ini yang boleh melemparkan batu kepadanya. Kalau perempuan itu dan masing-masing kita

DAFTAR ISI

75 Keselamatan Kekal

dihakimi sesuai dengan Hukum itu, maka seperti perempuan tersebut kita juga akan mendapat penghukuman yang mengerikan.. Akan tetapi, Jahshua menyelamatkan kita, kita yang berdosa, dari dosa kita dan dari penghukuman yang adil itu. Dengan seluruh dosa kita, jika hukum Tuhan diterapkan secara ketat, siapa di antara kita yang dapat tetap hidup? kita semua akan mati dan masuk ke neraka. Namun demikian, ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi mengetahui Hukum Taurat hanya seperti yang tertulis. Kalau HukumNya diterapkan secara ketat, maka hukum itu akan membunuh dia juga seperti orang yang dihakiminya. Sebenarnya, hukum Tuhan diberikan kepada manusia untuk menyadarkan mereka akan dosa mereka, tetapi mereka menderita karena mereka salah mengerti dan salah menerapkannya. Orang-orang Farisi jaman sekarang ini, seperti orang-orang Farisi dalam Alkitab, hanya tahu Hukum sebagaimana yang tertulis. Mereka harus mengerti anugerah, keadilan dan kebenaran Tuhan. Mereka harus diajar mengenai Injil penyelamatan agar bisa

diselamatkan. Orang-orang Farisi berkata, “Hukum memerintahkan kita untuk melempari perempuanperempuan yang demikian. Apakah pendapatMu tentang hal itu?” Mereka bertanya sambil memegang batu dengan penuh keyakinan. Mereka merasa yakin bahwa Jahshua tidak akan mengatakan apa pun tentang hal itu. Mereka menunggu Jahshua memakan umpan atas jebakan mereka. Kalau Jahshua dihakimi menurut Hukum itu, Dia juga harus dilempari batu oleh mereka. Tujuan mereka adalah untuk melempari keduanya dengan batu. Kalau Jahshua melarang untuk melempari perempuan itu dengan batu, mereka akan mengatakan bahwa Jahshua harus menghina Hukum Tuhan dan Dia juga akan dilempari karena Ia menghujat Tuhan. Betapa mengerikan rencana jahat mereka! Tetapi, Jahshua membungkuk lalu menulis dengan jariNya di tanah, lalu mereka terus-menerus bertanya kepadaNya, “Apakah pendapatMu tentang hal itu?” Mereka menunjuk Jahshua dengan jarinya dan terus-

DAFTAR ISI

76 Keselamatan Kekal

menerus menggangguNya. Jahshua berdiri lalu mengatakan bahwa barangsiapa di antara mereka tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu. Lalu Ia membungkuk dan menulis di tanah sekali lagi. Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua sampai yang terakhir. Lalu tinggJahweh Jahshua seorang diri dengan perempuan itu yang tetap berdiri di tempatnya.

Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.
Di mana dosa-dosa itu tercatat? Pada loh hati kita dan di Kitab Pekerjaan Jahshua berkata kepada mereka “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu,” lalu Ia menulis lagi di tanah. Ketika itu, beberapa orang yang lebih tua mulai pergi dari situ. Orang yang lebih tua yang berdosa lebih banyak pergi terlebih dulu. Orang-orang yang muda juga pergi. Mari kita membayangkan Jahshua berdiri diantara kita dan kita

DAFTAR ISI

77 Keselamatan Kekal

berdiri di dekat perempuan itu. Ketika Jahshua mengatakan orang yang tidak berdosa di antara kita melemparkan batu pertama, apa yang dapat Anda lakukan? Apakah yang dituliskan Jahshua di tanah? Jahweh yang menciptakan kita menulis dosa kita di 2 tempat yang berbeda. Yang pertama, Dia menulis dosa kita pada loh hati kita. “Dosa Yehuda telah tertulis dengan pena besi, yang matanya dari intan, terukir pada loh hati mereka dan pada tanduk-tanduk mezbah mereka” (Yeremia 17:1). Tuhan berkata pada kita melalui Yehuda yang mewakili kita. Dosa-dosa manusia tertulis dengan pena besi, yang matanya dari intan. Dan semuanya itu dicatat pada loh hati manusia. Jahshua membungkuk lalu menulis di tanah bahwa seluruh manusia adalah orang berdosa. Tuhan mengetahui bahwa kita berdosa dan Dia menulis dosa-dosa kita pada loh hati kita. Pertama,

Dia mencatat perbuatan-perbuatan kita, dosa-dosa yang kita lakukan karena kita lemah terhadap Hukum. Pada saat dosa-dosa itu tertulis pada loh hati kita, kita menyadari bahwa kita adalah orang-orang berdosa pada saat kita melihat Hukum Taurat. Karena Dia mencatat itu pada loh hati kita, dalam hati nurani kita, kita mengetahui bahwa kita adalah orang-orang berdosa dihadapan Tuhan. Dan Jahshua membungkuk dua kali untuk menulis di tanah. Alkitab mengatakan bahwa seluruh dosa kita juga tertulis pada Kitab Pekerjaan dihadapan Tuhan (Wahyu 20:12). Nama seorang dan dosa-dosanya tercatat pada Kitab itu dan juga pada loh hati manusia. Dosa-dosa kita tercatat dua kali, yaitu pada Buku Kehidupan itu dan pada loh hati kita. Dosa-dosa itu tertulis pada loh hati manusia, tua maupun muda. Itulah mengapa mereka tidak bisa berkata apa-apa yang berkaitan dengan dosa mereka di hadapan Jahshua. Mereka yang mencoba melempar batu kepada perempuan itu tidak dapat berbuat apaapa karena perkataan Jahshua.

DAFTAR ISI

78 Keselamatan Kekal

Tetapi ketika Anda mendapatkan keselamatan, seluruh dosa Anda dalam Kitab Pekerjaan dihapuskan dan nama Anda akan dimasukkan dalam Kitab Kehidupan. Orang yang namanya tertulis dalam Buku Kehidupan akan masuk ke sorga. Perbuatan mereka yang baik, hal-hal yang telah dilakukan di dunia ini untuk kerajaan Jahweh dan kebenaranNya juga dicatat dalam Buku Kehidupan. Dan mereka diterima di sorga. Orang yang dibebaskan dari dosanya masuk ke negeri kekekalan Kapan dosa kita yang tercatat pada dua tempat itu dihapuskan? Ketika kita menerima keselamatan air dan darah Jahshua dalam hati kita. Dosa-dosa setiap orang dicatat pada dua tempat. Jadi tak seorang pun dapat membohongi Tuhan. Tidak ada orang yang tidak berdosa di hati mereka dan tidak ada orang yang tidak melakukan perzinahan di dalam

hatinya. Kita semua adalah orang berdosa dan kita semua tidak sempurna. Mereka yang tidak menerima keselamatan Jahshua dalam hatinya akan selalu menderita sekali karena dosa-dosa mereka. Mereka tidak memiliki keyakinan. Mereka takut kepada Tuhan, takut kepada Tuhan dan manusia karena dosa-dosa mereka. Tetapi saat mereka menerima di hatinya Injil keselamatan air dan Roh, seluruh dosa yang dicatat pada loh hati mereka dan Kitab Pekerjaan dihapuskan. Mereka dibebaskan dari seluruh dosanya. Ada Buku Kehidupan di sorga. Nama orang-orang yang percaya kepada keselamatan air dan Roh dicatat di buku itu, dan mereka akan masuk ke sorga. Mereka masuk ke sorga bukan karena mereka tidak berdosa dunia ini, tetapi karena mereka telah dibebaskan dari seluruh dosa mereka di dunia dengan percaya keselamatan air dan Roh. Itu adalah ‘Hukum Iman’ (Roma 3:27). Saudara-saudara seiman, ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi juga orang berdosa seperti

DAFTAR ISI

79 Keselamatan Kekal

perempuan yang ditangkap karena melakukan perzinahan. Sebenarnya mereka berbuat dosa lebih banyak karena mereka berpura-pura dan menipu diri mereka sendiri bahwa mereka bukan orang berdosa. Pemimpin agama merupakan pencuri dengan ijin resmi. Mereka adalah pencuri jiwa dan pencuri kehidupan. Mereka berani mengajar orang lain dengan yakin meskipun mereka sendiri masih belum diselamatkan. Tidak ada orang yang tidak berdosa menurut Hukum Taurat. Tetapi orang menjadi benar, bukan karena mereka tidak berdosa, tetapi karena dia diselamatkan dari seluruh dosanya dan namanya dicatat dalam Kitab Kehidupan. Hal yang penting adalah apakah nama seseorang dicatat dalam Buku Kehidupan atau tidak. Karena orang tidak bisa hidup bebas dari dosa, maka dia harus diselamatkan. Apakah Anda akan diterima ke sorga atau tidak, itu tergantung kepada apakah Anda percaya kebenaran itu atau tidak. Apakah Anda menerima kemuliaan Tuhan

atau tidak, itu tergantung kepada apakah Anda menerima keselamatan Jahshua atau tidak. Apakah yang terjadi dengan perempuan yang ditangkap itu? Dia berdiri di tempat itu dengan menutup mata karena dia mengetahui dia akan segera mati. Barangkali dia menangis karena ketakutan dan penyesalan. Orangorang menjadi jujur kepada diri mereka sendiri ketika mereka menghadapi kematian. “Oh, Tuhan, saya pantas untuk mati. Terimalah jiwa saya kedalam tanganMu. Kasihanilah saya, Jahshua.” Dia memohon kepada Jahshua untuk mendapat kasih penyelamatan. “Tuhan, kalau Engkau menghukum saya, saya akan dihukum dan kalau Engkau mengatakan saya tidak berdosa, maka dosa saya akan dihapuskan. Hal itu sepenuhnya tergantung kepadaMu.” Dia mungkin mengatakan semua hal itu. Segala sesuatu diserahkan sepenuhnya kepada Jahshua. Wanita yang dibawa ke depan Jahshua itu tidak mengatakan, “Saya salah, mohon ampuni saya atas perzinahan saya.” Dia berkata, “Tolong selamatkan

DAFTAR ISI

80 Keselamatan Kekal

saya dari dosa saya. Kalau Engkau menghapus dosadosa saya, saya akan diselamatkan. Kalau tidak, saya akan masuk ke dalam neraka. Saya memerlukan keselamatan dariMu. Saya memerlukan kasih Tuhan dan saya memerlukan belas kasihan Tuhan” Dia menutup matanya dan mengakui dosanya. Dan Jahshua bertanya kepadanya, “Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?” Jawabnya: “Tidak ada, Tuhan.” Lalu kata Jahshua: “Akupun tidak menghukum engkau.” Jahshua tidak menghukum perempuan itu karena Dia sudah menanggung dosa-dosanya melalui baptisanNya di sungai Yordan, dan perempuan itu sudah diselamatkan. Sekarang, Jahshua, dan bukan perempuan itu, yang harus menanggung hukuman untuk dosa-dosa perempuan tersebut.

Dia berkata, “Akupun tidak menghukum engkau.”
Apakahperempuan itu dihukum oleh Jahshua? Tidak Perempuan itu diberkati dengan keselamatan di dalam Jahshua. Dia diselamatkan dari semua dosadosanya. Tuhan kita Jahshua mengatakan kepada kita bahwa Dia menebus semua dosa-dosa kita, sehingga kita menjadi orang benar. Tuhan mengatakan demikian kepada kita di dalam Alkitab. Dia mati di kayu salib untuk membayar dosadosa kita yang ditanggungNya melalui baptisanNya di sungai Yordan. Dia mengatakan bagi kita dengan jelas bahwa Dia menyelamatkan seluruh orang yang percaya terhadap penebusan melalui baptisanNya dan hukumanNya di kayu salib. Kita semua memerlukan perkataan Jahshua yang tertulis dan perlu bergantung

DAFTAR ISI

81 Keselamatan Kekal

pada firman itu. Pada saat itulah, kita akan diberkati dengan keselamatan. “Tuhan, Saya tidak punya kebaikan di hadapanMu. Saya tidak memiliki talenta. Tidak ada yang bisa saya tunjukkan kepadaMu selain dosa-dosa saya. Tetapi saya percaya bahwa Jahshua adalah Tuhan penyelamat saya. Dia menanggung semua dosa saya di sungai Yordan dan membereskan semua dosa-dosa saya di kayu salib. Dia mengangkut seluruh dosa saya dengan baptisanNya dan DarahNya. Saya percaya kepadaMu, Tuhan.” Itulah cara untuk Anda diselamatkan. Jahshua tidak ‘menghukum kita.’ Dia memberikan kepada kita hak untuk menjadi anak-anak Jahweh. Bagi orang yang percaya keselamatan air dan Roh, Dia menanggung seluruh dosa mereka dan menyebut mereka sebagai orang benar. Saudara-saudara yang kekasih! Perempuan itu diselamatkan. Perempuan yang ditangkap ketika berbuat zinah itu diberkati dengan keselamatan di hadapan Jahshua. Kita juga dapat diberkati seperti itu.

Siapa saja yang mengenali dosa-dosanya dan meminta belas kasihan kepada Tuhan, siapa saja yang percaya kepada penyelamatan air dan Roh dalam Jahshua menerima berkat penyelamatan dari Tuhan. Orang yang berdosa akan diselamatkan. Orang yang berdosa dan tidak menyadari dosa-dosanya tidak dapat diberkati dengan keselamatan. Jahshua menanggung dosa-dosa dunia ini (Yohanes 1:29). Siapapun orang berdosa dunia ini bisa diselamatkan kalau dia percaya Jahshua. Jahshua mengatakan kepada perempuan itu, “Akupun tidak menghukum engkau.” Jahshua berkata bahwa Dia tidak menghukum perempuan itu karena seluruh dosanya sudah ditanggungNya, Dia menimpakan semua dosa kita kepada diriNya sendiri, dan Dia menjalani hukuman menggantikan kita.

DAFTAR ISI

82 Keselamatan Kekal

Kita juga harus diselamatkan di hadapan Jahshua.
Yang mana lebihbesar , kasih Tuhan atau hukuman Tuhan? Kasih Tuhan. Orang-orang Farisi, dengan batu di tangan mereka, sama seperti pemimpin agama sekarang ini, menafsirkan Hukum Taurat secara harafah. Mereka percaya bahwa karena Hukum mengatakan kita tidak boleh berzinah, orang yang berdosa akan dilempar dengan batu sampai mati. Mereka melihat wanita dan mempunyai nafsu-birahi terhadap mereka sambil berpura-pura tak berzinah. Mereka tidak bisa ditebus dan tidak bisa diselamatkan. Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat adalah orang yang kelihatannya menjunjung moral di dunia ini. Mereka bukan orang yang dipanggil oleh Jahshua. Orang-orang itu tidak

pernah mendengarkan Jahshua berkata, “Aku tidak akan menghukum engkau.” Hanya perempuan yang ditangkap karena berzinah itu yang mendengar perkataan yang penuh dengan sukacita itu. Kalau Anda jujur di hadapanNya, Anda juga dapat diberkati seperti perempuan itu. “Tuhan, Saya melakukan perzinahan sepanjang hidup saya. Karena begitu sering, sehingga tidak lagi merasakannya dan seakan-akan saya tidak melakukannya. Saya berdosa beberapa kali setiap hari.” Ketika kita menerima Hukum Taurat dan kenyataan bahwa kita adalah orang berdosa yang harus mati lalu menghadap Tuhan secara jujur dan mengakui, “Tuhan, inilah keberadaan saya. Selamatkanlah saya,” Tuhan akan memberkati kita dengan keselamatan. Kasih Jahshua, air dan Roh sudah menang atas penghakiman Tuhan. “Akupun tidak menghukum engkau.” Dia tidak menghukum kita dan Dia berkata, “Engkau diselamatkan.” Tuhan Kita, Jahshua Kristus

DAFTAR ISI

83 Keselamatan Kekal

adalah Tuhan yang penuh Kasih. Dia membebaskan kita dari segala dosa dunia ini. Tuhan kita adalah Tuhan Keadilan dan Tuhan Kasih. Kasih air dan Roh adalah jauh lebih tinggi daripada penghakimanNya.

KasihNya lebih besar daripada keadilanNya.
Mengapa Dia menyelamatkan kita semua? Karena kasihNya lebih besar daripada keadilanNya. Kalau Tuhan menekankan hukumannNya untuk melengkapkan keadilanNya, Dia akan menghukum seluruh orang berdosa dan mengirim mereka ke neraka. Tetapi karena kasih Jahshua yang menyelamatkan kita lebih tinggi daripada

keadilanNya, Jahweh mengirim Anak TunggalNya, Jahshua. Jahshua menimpakan seluruh dosa kita kepada diriNya sendiri dan menanggung hukuman untuk kita semua. Sekarang, siapa saja yang percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat menjadi anakNya dan menjadi orang benar. Karena kasihNya lebih besar daripada keadilanNya, Dia menyelamatkan kita semua. Kita harus menyatakan terima kasih kepada Tuhan karena Dia tidak menghakimi kita hanya dengan keadilanNya. Sebagaimana yang Jahshua katakan kepada orang-orang Farisi dan pengikut-pengikut mereka, Tuhan menginginkan belas kasihan dan pengenalan akan Tuhan, bukan persembahan kita. Sebagian orang membunuh sapi atau domba setiap hari dan mempersembahkan itu di hadapan Tuhan dan berdoa, “Tuhan, ampuni dosa-dosa saya setiap hari.” Tuhan tidak menginginkan persembahan kita, tetapi lebih menghendaki kepercayaan kita kepada penyelamatan air dan roh. Dia ingin kita ditebus dan diselamatkan. Dia ingin memberikan kasihNya

DAFTAR ISI

84 Keselamatan Kekal

kepada kita dan Dia ingin menerima iman kita. Dapatkah Anda semua melihat hal itu? Jahshua memberi keselamatan kepada kita. Jahshua membenci dosa, tetapi Dia mempunyai kasih yang menyala kepada manusia yang diciptakan serupa dengan Jahweh. Dia menentukan sebelum permulaan waktu untuk menjadikan kita sebagai anakanak Jahweh dan Dia menghapuskan semua dosa kita dengan baptisan dan darahNya. Tuhan menciptakan kita untuk menyelamatkan kita, untuk mendandani kita dalam Jahshua, dan untuk menjadikan kita sebagai anakNya. Itulah kasih yang Dia dimiliki untuk kita, ciptaanNya. Kalau Tuhan hanya menghakimi kita menurut HukumNya yang adil, kita, orang-orang berdosa, harus dibunuh. Tetapi Dia membebaskan kita melalui baptisan dan penghukuman anakNya di kayu Salib. Apakah Anda percaya? Mari kita melihat hal itu dalam Perjanjian Lama.

Harun meletakkan tangannya di atas korban domba.
Siapakah yang meletakkan dosa-dosa Israel kepada domba yang hidup sebagai wakil mereka? Imam Besar Segala dosa dunia ini dihilangkan dengan peletakkan tangan di dalam Perjanjian Lama dan pembaptisan dalam Perjanjian Baru. Dalam Perjanjian Lama itu, seluruh dosa Israel selama tahun diperdamaikan melalui Imam Besar yang meletakkan tangannya di atas kepala domba yang tidak tercela. “Dan Harun harus meletakkan kedua tangannya ke atas kepala kambing jantan yang hidup itu dan mengakui di atas kepala kambing itu segala sesalahan orang Israel dan segala pelanggaran mereka, apapun juga dosa mereka; ia harus menanggung semuanya itu ke atas kepala kambing jantan itu dan kemudian ◄ DAFTAR ISI ►

85 Keselamatan Kekal

melepaskannya ke padang gurun dengan perantaraan seseorang yang sudah siap sedia untuk itu” (Imamat 16:21). Itulah caranya mereka diperdamaikan pada masa Perjanjian Lama. Untuk diselamatkan dari dosa-dosa setiap hari, orang membawa anak domba atau kambing yang tidak tercela ke kemah, lalu mempersembahkan korban itu pada mezbah. Dia meletakkan tangannya di atas kepala binatang korban, lalu dosa-dosanya diletakkan kepada binatang korban itu. Sesudah itu, korba itu disembelih dan darahnya ditaruh pada tanduk-tanduk mezbah oleh imam. Ada tanduk-tanduk di keempat sudut mezbah. Tanduk itu melambangkan Buku Pekerjaan yang dijelaskan di Wahyu 20:12. Dan sisa darah itu disiramkan ke tanah. Tanah itu mewakili hati manusia karena manusia diciptakan dari debu tanah. Orang memperdamaikan atas dosa setiap hari dengan jalan seperti itu. Tetapi mereka tidak dapat membuat korban penebus dosa setiap hari. Maka, Tuhan meminta

kepada mereka untuk mengadakan pendamaian sekali setahun untuk dosa-dosa setahun. Itulah hari kesepuluh bulan ketujuh, Hari Raya Pendamaian. Pada hari itu, wakil seluruh orang Israel, Imam Besar, membawa 2 ekor domba dan meletakkan tangannya ke atas kedua binatang itu untuk meletakkan seluruh dosa bangsa itu dan mengorbankannya di hadapan Jahweh untuk pendamaian bagi bangsa Israel. “Harun harus meletakkan kedua tangannya ke atas kepala kambing jantan yang hidup itu dan mengakui di atas kepala kambing itu segala sesalahan orang Israel dan segala pelanggaran mereka, apapun juga dosa mereka; ia harus menanggungkan semuanya itu ke atas kepala kambing jantan itu.” Tuhan sudah menetapkan Harun, Imam Besar di Israel sebagai wakil. Yang meletakkan tangan di atas korban pendamaian itu tidak perlu semua orang Israel, tetapi hanya Harun sendiri, sebagai Imam Besar, mewakili seluruh bangsa itu meletakkan tangannya di atas kepala domba yang hidup sebagai tebusan bagi seluruh dosa bangsa itu selama setahun.

DAFTAR ISI

86 Keselamatan Kekal

Dan dia mengakui seluruh dosa Israel di hadapan Tuhan. “Oh Tuhan, umatMu Israel sudah berdosa. Kita menyembah berhala, melanggar semua peraturan dalam HukumMu, menyebut namaMu dengan semabarang, membuat ilah-ilah lain dan mengasihi mereka lebih daripada mengasihiMu. Kami tidak menguduskan Hari Sabat, tidak menghormati orang tua kami, membunuh, melakukan perzinahan dan pencurian... Kami tenggelam di dalam kecemburuan dan pertengkaran.” Dia mendaftarkan semua dosa. “Tuhan, baik orang-orang Israel maupun saya juga tidak mematuhi Hukum. Untuk diselamatkan dari seluruh dosa itu, saya meletakkan tangan saya di atas kepala domba itu dan meletakkan seluruh dosa kepadanya.” Imam Besar meletakkan tangannya di atas kepala korban sebagai lambing bahwa seluruh bangsa itu meletakkan semua dosa mereka kepada binatang itu. Peletakkan tangan itu bermakna ‘untuk menyerahkan’ (Imamat 1:1-4). Tuhan menetapkan upacara korban atas dosa bagi

orang-orang Israel agar mereka bisa menyerahkan seluruh dosanya dan diselamatkan. Dia menetapkan bahwa harus ada korban yang tidak tercela dan korban penghapus dosa itu harus dibunuh sebagai pengganti manusia. Pada Hari Raya Pendamaian, binatang korban itu disembelih dan darahnya dibawa masuk ke Tempat Kudus dan dipercikkan 7 kali di tutup pendamaian. Dengan itu, orang-orang Israel diperdamaiakn dari dosa mereka selama setahun pada hari kesepuluh bulan ketujuh. Imam Besar kemudian masuk ke Tempat Kudus seorang diri, tetapi orang banyak berkumpul di luar dan mendengar bunyi bel emas di gamis baju efod Imam Besar yang berbunyi tujuh kali pada saat darah dipercikkan di tutup pendamaian. Orang banyak itu kemudian akan bersukacita karena dosa-dosanya sudah diperdamaikan. Bunyi bel emas adalah bunyi Injil yang membawa sukacita

DAFTAR ISI

87 Keselamatan Kekal

Bagaimana pendamaian diperoleh pada masa Perjanjian Lama? Dengan meletakkan tangan di atas Binatang korban penghapus dosa Jahshua tidak hanya mengasihi orang-orang tertentu dan menyelamatkan orang-orang itu saja. Jahshua menghapuskan semua dosa di seluruh dunia ini sekaligus dengan baptisanNya. Dia mau menyelamatkan kita semua sekaligus. Dosa-dosa kita tidak dapat ditebuskan setiap hari; dosa-dosa itu ditebuskan sekaligus. Dalam Perjanjian Lama, pendamaian didapat melalui peletakkan tangan dan korban penghapus dosa. Harun meletakkan tangannya di atas korban domba yang hidup di depan seluruh bangsa Israel dan mendaftarkan semua dosa yang dilakukan bangsa itu selama setahun. Dia meletakkan dosa-dosa kepada domba korban di depan semua orang. Di mana dosa-

dosa orang itu? Semuanya sudah diletakkan kepada domba itu. Sesudah itu, domba tersebut dibawa pergi oleh ‘seseorang yang sudah disiapkan untuk itu.’ Domba itu, dengan seluruh dosa Islael, dibawa ke padang gurun mana tidak ada air dan tidak ada rumput. Domba tersebut, kemudian, akan berjalan di padang gurun di bawah sengatan matahari yang panas dan akhirnya mati. Domba itu mati untuk dosa-dosa Israel. Itulah kasih Tuhan, kasih penyelamatan. Itulah cara bagaimana mereka pada saat itu mengadakan pendamaian atas dosa-dosa yang mereka lakukan selama setahun. Tetapi, kita hidup di masa Perjanjian Baru. Pendamaian itu sudah dilakukan sekitar 2000 tahun, sejak Jahshua datang ke dunia kita. Dia datang dan menggenapkan nubuat yang Ia katakan dalam Perjanjian Lama. Dia datang dan menebus seluruh dosa kita.

DAFTAR ISI

88 Keselamatan Kekal

Untuk menebus kita semua.
Apakah artinya ‘JAHSHUA?’ Juruselamat yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka. Mari kita membaca Matius 1. “Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: ‘Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Jahshua, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka’” (Matius 1:20-21). Bapa kita yang ada di sorga memakai anak dara Maria untuk mengutus AnakNya ke dalam dunia ini untuk menghapuskan seluruh dosa manusia. Dia mengirimkan seorang malaikat kepada Maria dan

berkata kepadanya, “Dan lihatlah, engkau akan mengandung dalam kandungankau dan akan melahirkan Anak laki-laki, dan akan menamakan Dia JAHSHUA.” Itu berarti bahwa Anak dari Maria menjadi Juruselamat. Jahshua Kristus berarti orang yang akan menyelamatkan umatNya, atau dengan kata lain, Juruselamat. Cara Jahshua menghapuskan segala dosa dunia adalah melalui baptisanNya di sungai Yordan. Dia dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis dan segala dosa dunia ditimpakan kepadaNya. Mari kita membaca Matius 3:13-17. “Maka datanglah Jahshua dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya; ‘Akulah yang perlu dibaptis olehMu, dan Engkau yang datang kepadaku?’ Lalu Jahshua menjawab, kataNya kepadanya: ‘Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh.’ Dan Yohanes pun menurutiNya. Sesudah dibaptis, Jahshua segera keluar dari air dan

DAFTAR ISI

89 Keselamatan Kekal

pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Jahweh seperti burung merpati turun ke atasNya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: ‘Inilah Anak yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan.’” Jahshua pergi kepada Yohanes Pembaptis untuk menebus kita semua dari semua dosa kita. Dia masuk ke dalam air dan menundukkan kepalaNya di depan Yohanes. “Yohanes, akulah yang perlu dibaptis olehMu sekarang. Demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh. Karena Aku menghilangkan segala dosa dunia dan membebaskan semua orang berdosa dari dosa-dosanya, Aku perlu menghapuskan dosa-dosa mereka dengan Baptisan. Baptiskanlah Aku sekarang! Turutilah itu!” Karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh. Jahshua dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. Dan saat itu, seluruh kehendak Jahweh untuk menebus segala dosa telah digenapi. Itulah cara Jahshua menghapuskan seluruh dosa-

dosa kita. Seluruh dosa diletakkan ke dalam diri Jahshua. Mengertikah Anda? Percayalah terhadap penyelamatan baptisan dan Roh Jahshua, dan diselamatkan. Bagaimana digenapkannya seluruh kehendak Jahweh? Melalui baptisan Jahshua Tuhan terlebih dahulu sudah berjanji kepada orangorang Israel bahwa seluruh dosa manusia akan dihapuskan dengan meletakkan tangannya dan dengan pengorbanan korban penghapus dosa. Tetapi karena tidak semua orang boleh meletakkan tangannya ke atas domba korban itu, Tuhan menetapkan Harun untuk menjadi Imam Besar, sehingga dia dapat mempersembahkan korban penghapus dosa bagi semua orang. Demikianlah, Dia meletakkan semua dosa mereka selama setahun ke atas kepala korban penghapus dosa

DAFTAR ISI

90 Keselamatan Kekal

sekaligus. Itulah KebijaksanaanNya dan Kuasa penyelamatanNya. Tuhan memang Bijaksana dan Ajaib. Dia mengutus AnakNya Jahshua untuk menyelamatkan dunia kita. Maka korban penghapus dosa disediakan. Sekarang, harus ada seseorang yang menjadi wakil semua manusia yang meletakkan tangannya di atas kepala Jahshua dan meletakkan semua dosa dunia ini. Wakil itu adalah Yohanes Pembaptis. Dalam Matius 11:11, Tuhan mengirim wakil seluruh manusia ke hadapan Jahshua. Itulah Yohanes Pembaptis, Imam Besar manusia yang terakhir. Sebagaimana dicatat dalam Matius 11:11, “di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis.” Dia adalah satu-satunya wakil manusia. Jahweh mengirim Yohanes sebagai wakil setiap makhluk, sehingga dia bisa membaptiskan Jahshua dan meletakkan seluruh dosa manusia kepadaNya. Kalau enam milyar orang di dunia ini sekarang

harus pergi kepada Jahshua dan masing-masing orang harus meletakkan tangannya ke atas Jahshua untuk menyerahkan dosanya, apa yang akan terjadi dengan kepalaNya? Kalau enam milyar orang lebih di dunia ini harus meletakkan tangannya di Jahshua, pasti bukan sesuatu yang enak untuk dilihat. Sebagian orang yang bersemangat akan menekan dengan terlalu keras sampai semua rambutNya akan rontok. Jahweh, dalam hikmatNya, menetapkan Yohanes sebagai wakil kita dan meletakkan segala dosa dunia ini kepada Jahshua satu kali untuk semua orang. Dalam Matius 3:13-17 dikatakan. “Maka datanglah Jahshua dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.” Hal itu terjadi ketika Jahshua berumur 30 tahun. Jahshua disunat pada hari ke-8 setelah ia dilahirkan. Dan hanya ada sedikit catatan mengenai kehidupanNya dari saat itu sampai Dia berumur 30 tahun. Alasan mengapa Jahshua harus menunggu sampai Dia berumur 30 tahun untuk menjadi Imam Besar Surgawi adalah karena untuk memenuhi peraturan

DAFTAR ISI

91 Keselamatan Kekal

Perjanjian Lama. Dalam Ulangan, Tuhan berkata kepada Musa bahwa Imam Besar harus berusia sekurang-kurangnya 30 tahun sebelum dia bisa melayani sebagai Imam Besar. Jahshua adalah Imam Besar Surgawi. Apakah Anda percaya itu? Dalam Perjanjian Baru, dalam Matius 3:13-15, dikatakan, “Maka datanglah Jahshua dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya ‘Akulah yang perlu dibaptis olehMu.’” Siapakah wakil dari manusia? Yohanes Pembaptis. Siapakah wakil dari sorga? Kedua wakil itu bertemu. Siapakah yang lebih besar? Tentu saja, wakil dari sorga. Maka Yohanes Pembaptis, yang begitu berani untuk menyerukan kepada pemimpin agama masa itu, “Bertobatlah hai keturunan ular beludak!” secara mendadak menjadi sangat rendah hati di hadapan Jahshua. “Akulah yang perlu dibaptis olehMu, dan Engkau yang datang kepadaku?” Kemudian Jahshua berkata, “Biarlah hal itu

terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh.” Jahshua datang ke dunia ini untuk menggenapkan serluruh kehendak Jahweh, dan itu diselesaikan ketika Dia dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. “Dan Yohanes pun menurutiNya. Sesudah dibaptis, Jahshua segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Jahweh seperti burung merpati turun ke atasNya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: ‘Inilah Anak yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan.’” Itulah yang terjadi ketika Dia dibaptiskan. Pintu sorga terbuka ketika Dia dibaptis oleh Yohanes Pembaptis dan menanggung dosa dunia. “Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya” (Matius 11:12). Semua nabi dan Taurat Tuhan sudah menubuatkan mengenai Yohanes Pembaptis. “Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga

DAFTAR ISI

92 Keselamatan Kekal

diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.” Semua orang yang percaya kepada baptisanNya dapat memasuki kerajaan sorga tanpa kecuali.

“Akupun tidak menghukum engkau.”
Mengapa Jahshua dihukum di kayu Salib? Karena Dia menanggung seluruh dosa. Jahshua dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis dan menanggung segala dosa dunia. Sesudah itu, Dia mengatakan kepada perempuan itu, “Akupun tidak menghukum engkau.” Dia tidak menghukum perempuan itu karena Dia sudah menanggung segala dosa dunia di sungai Yordan dan Jahshua, bukan perempuan itu, yang harus dihukum untuk dosa-dosa

itu. Jahshua menghapuskan semua dosa dunia ini. Dan kita dapat melihat betapa takutnya Ia akan kesakitan yang harus ditanggungNya di kayu Salib karena ‘Upah dosa ialah maut.’ Dia berdoa kepada Tuhan 3 kali di Bukit Zaitun untuk mengangkat hukuman itu dari padaNya. Jahshua mempunyai daging manusia, sehingga dapat dimengerti bahwa Dia takut kepada rasa sakit. Jahshua harus mengeluarkan darah untuk menggenapkan penghukuman itu. Sebagaimana persembahan atas dosa dalam Perjanjian Lama harus mengeluarkan darah untuk membayar dosa-dosa, Jahshua juga harus dikorbankan di kayu Salib. Dia sudah menanggung segala dosa dunia dan sekarang Dia harus memberi hidupNya untuk keselamatan kita. Dia mengetahui bahwa Dia harus dihukum di hadapan Tuhan. Jahshua tidak memiliki dosa apa pun di dalam hatiNya. Tetapi karena seluruh dosa ditanggungkan kepadaNya melalui baptisanNya, Tuhan harus menghukum anakNya sekarang.

DAFTAR ISI

93 Keselamatan Kekal

Dengan demikian, pertama, keadilan Tuhan digenapi dan kedua, Dia menunjukkan kasihNya demi keselamatan kita. Oleh karena itu, Jahshua harus menanggung hukuman di kayu Salib. “Akupun tidak menghukum engkau, dan tidak menghakimi engkau.” Segala dosa, disengaja atau tidak disengaja, yang sudah diketahui atau belum diketahui, harus dihukum oleh Jahweh. Jahweh tidak menghukum kita, namun menjatuhkan hukuman itu kepada Jahshua yang menanggung semua dosa kita melalui baptisanNya. Tuhan tidak ingin menghakimi orang berdosa karena kasih dan kemurahanNya, Baptisan dan darah di kayu Salib adalah kasih penebusanNya untuk kita. “Karena begitu besar kasih Jahweh akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:16). Itulah cara kita mengetahui kasihNya. Jahshua tidak menghukum perempuan yang ditangkap karena berzinah itu.

Perempuan itu mengetahui bahwa dia adalah orang berdosa karena dia ditangkap pada waktu melakukan perzinahan. Bukan hanya di dalam hatinya, tetapi perempuan itu juga melakukan perzinahan dengan tubuhnya. Tidak ada cara untuk menyangkal dosanya. Tetapi, karena perempuan itu percaya bahwa Jahshua sudah menanggung segala dosanya, maka ia diselamatkan. Kalau kita percaya kepada penebusan Jahshua, kita akan diselamatkan. Percayalah itu! Demi kebikan kita sendiri. Siapakah orang yang paling diberkati? Orang yang tidak berdosa. Semua orang berbuat dosa. Semua orang melakukan perzinahan. Tetapi tidak semua orang dihakimi akibat dosa-dosanya. Kita semua sudah berdosa, namun orang yang percaya keselamatan Jahshua Kristus tidak berdosa dalam hatinya. Orang yang percaya penebusan Jahshua adalah

DAFTAR ISI

94 Keselamatan Kekal

orang yang paling bahagia. Orang yang paling diberkati adalah orang yang dibebaskan dari seluruh dosanya, orang yang sekarang berada dalam Jahshua. Jahweh mengatakan kepada kita mengenai kebahagiaan dalam Roma 4:7, “Berbahagialah orang yang diampuni pelanggaran-pelanggarannya, dan yang ditutupi dosa-dosanya.” Kita semua berbuat dosa sampai kita meninggal dunia. Kita tidak menghormati Jahweh dan kita belum sempurna. Kita terus berzinah bahkan setelah kita menyadari HukumNya. Kita terlalu lemah. Tatapi Jahweh membebaskan kita dengan baptisan dan darah Anak TunggalNya dan berkata kepada kita, Anda dan saya, bahwa kita bukan lagi orang-orang yang berdosa, dan bahwa kita sekarang benar di depanNya. Dia mengatakan pada kita, bahwa kita adalah anak-anakNya. Injil air dan Roh adalah Injil penebusan. Apakah Anda percaya itu? Bagi orang yang percaya itu, Dia menyebut mereka sebagai orang benar, diselamatkan dan anak-anakNya. Siapakah orang yang paling

bahagia di dunia ini? Orang yang percaya dan sudah dibebaskan. Sudahkah Anda dibebaskan? Jahshua melewatkan dosa Anda? Tidak, Dia menanggung dosa Anda melalui baptisanNya. Percayalah kepada kebenaran itu. Percayalah dan dibebaskan dari seluruh dosa Anda. Mari kita membaca Yohanes 1:29.

Dosa kita disapu bersih.
Berapa banyak dosa yang dihapuskan Jahshua? Segala dosa dunia. “Pada kebesokan harinya Yohanes melihat Jahshua datang kepadanya dan ia berkata; ‘Lihatlah Anak Domba Jahweh, yang menghapus dosa dunia’” (Yohanes 1:29). “Lihatlah Anak Domba Jahweh, yang menghapus

DAFTAR ISI

95 Keselamatan Kekal

dosa dunia.” Yohanes Pembaptis meletakkan segala dosa dunia kepada Jahshua di sungai Yordan. Pada keesokan harinya, dia bersaksi bahwa Jahshua adalah Domba Jahweh yang menghapuskan segala dosa dunia. Dia menanggung semua dosa dunia di atas bahuNya. Segala dosa dunia berarti seluruh dosa yang dilakukan manusia di dunia ini, dari awal Penciptaan sampai akhir jaman. Sekitar 2000 tahun lalu, Jahshua menghapuskan segala dosa dunia dan menyelamatkan kita. Sebagai Anak Domba Jahweh, Dia menghapuskan semua dosa kita dan dihakimi demi kita. Dosa apa pun yang kita lakukan ditanggungkan kepada Jahshua. Dan Dia menjadi Anak Domba Jahweh yang menanggung segala dosa dunia. Jahshua datang ke dunia ini sebagai seorang yang rendah hati, sebagai orang yang akan menyelamatkan semua orang berdosa di dalam dunia. Kita berdosa karena kita lemah, karena kita jahat, karena kita belum sempurna. Seluruh dosa disapu bersih dan diletakkan

di atas kepala Jahshua melalui baptisanNya di sungai Yordan. Dan Dia mengakhiri semuanya itu dengan kematian tubuhNya di kayu Salib. Dia dikubur dan bangkit kembali pada hari yang ketiga. Sebagai Juruselamat orang berdosa, sebagai Pemenang, sebagai Hakim, Dia sedang duduk di sebelah kanan Jahweh. Dia tidak perlu berulang-ulang menyelamatkan kita, dan yang harus lakukan oleh kita adalah percaya agar kita diselamatkan. Kehidupan kekal menunggu orang yang percaya dan kebinasaan menunggu orang yang tidak percaya. Tidak ada pilihan lain. Jahshua membebaskan Anda semua. Anda adalah orang yang paling bahagia di bumi. Segala dosa yang akan Anda lakukan akibat kelemahan Anda, sudah ditanggungNya. Apakah ada dosa yang masih tertinggal di dalam hati Anda? -Tidak.Apakah Jahshua menanggung semuanya? -Ya! Dia menanggung semuanya.Semua orang sama. Tidak ada orang yang lebih

DAFTAR ISI

96 Keselamatan Kekal

suci daripada sesamanya. Tetapi karena banyak orangorang yang munafik, mereka berpikir bahwa mereka bukan orang berdosa. Namun tentu saja mereka juga orang yang berdosa. Dunia ini merupakan tempat yang subur untuk menumbuhkan dosa. Ketika para wanita keluar dari rumahnya, mereka memakai lipstik merah, membedaki mukanya, mengeritingkan rambutnya, memakai pakaian yang bagus dan memakai sepatu bertumit tinggi. Para pria juga pergi ke toko pemangkas rambut untuk memotong rambutnya, mendandani diri, memakai pakaian yang bersih, berdasi modern, membersihkan sepatunya. Tetapi sementara mereka tampak bersih dari luar, di bagian dalam mereka seperti tempat sampah yang paling kotor. Apakah uang bisa membahagiakan orang? Apakah kesehatan membahagiakan orang? Tidak. Hanya keselamatan yang sungguh-sungguh membahagiakan. Meskipun orang tampak seperti orang bahagia dari luar, dia adalah orang yang sangat tersiksa kalau

memiliki dosa dalam hatinya. Dia hidup dalam ketakutan akan penghukuman. Meskipun pakaiannya buruk, orang yang diselamatkan akan berani seperti singa. Tidak ada dosa dalam hatinya. “Terima kasih, Tuhan, Engkau menyelamatkan orang berdosa seperti saya, Engkau menghapuskan seluruh dosa saya. Saya tahu saya belum sempuna, namun saya memuji Engkau untuk keselamatan saya. Saya diselamatkan dari dosa saya secara abadi. Terpujilah Tuhan!” Orang yang dibebaskan adalah orang yang sungguh-sungguh bahagia. Orang yang diberkati dengan anugerah keselamatan adalah orang yang sungguh-sungguh bahagia. Karena Jahshua, ‘Anak Domba Jahweh yang menghapus dosa dunia,’ sudah menanggung seluruh dosa kita, kita tidak memiliki dosa. Dia ‘menyelesaikan’ keselamatan bagi kita di kayu Salib. Seluruh dosa kita, termasuk Anda dan saya, juga termasuk pada ‘dosa dunia,’ dan dengan demikian kita semua juga ikut diselamatkan.

DAFTAR ISI

97 Keselamatan Kekal

Karena kehendak Jahweh
Apakah kita mempunyai dosa dalam hati kita kalau kita di dalam Jahshua Kristus? Tidak, kita tidak mempunyainya Saudara-saudara yang kekasih, perempuan yang ditangkap karena melakukan perzinahan itu percaya kepada perkataan Jahshua dan dia diselamatkan. Ceritanya dicatat di dalam Alkitab karena dia diberkati dengan keselamatan. Tetapi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi yang munafik berlari dari Jahshua. Kalau Anda percaya Jahshua, itu berarti sorga, namun kalau Anda meninggalkan Jahshua, itu berarti neraka. Kalau Anda percaya kepada karyaNya, itu seperti sorga, namun kalau tidak percaya kepada karyaNya, itu seperti neraka. Keselamatan tidak tergantung pada usaha perseorangan, tetapi karena

oleh keselamatan dari Jahshua. Mari kita membaca Ibrani 10. “Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri. Karena itu dengan korban yang sama, yang setiap tahun terusmenerus dipersembahkan, hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang mengambil bagian di dalamnya. Sebab jika hal itu mungkin, pasti orang tidak mempersembahkan korban lagi, sebab mereka yang melakukan ibadah itu tidak sadar lagi akan dosa setelah disucikan sekali untuk selama-lamanya. Tetapi justru oleh korban-korban itu setiap tahun orang diperingatkan akan adanya dosa. Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa. Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: ‘Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki-tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku.- Kepada korban bakaran dan korban penghapus dosa. Engkau tidak berkenan. Lalu Aku berkata: Sungguh, Aku datang;

DAFTAR ISI

98 Keselamatan Kekal

dalam gulungan Alkitab ada tertulis tentang Aku untuk melakukan kehendakMu, ya JahwehKu.’ Di atas Ia berkata: ‘Korban dan persembahan, korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau kehendaki dan Engkau tidak berkenan kepadanya.’ meskipun dipersembahkan menurut hukum Taurat.Dan kemudian kataNya, : ‘Sungguh, Aku datang untuk melakukan kehendakMu.’ Yang pertama Ia hapuskan, supaya menegakkan yang kedua. Dan karena kehendakNya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Jahshua Kristus” (Ibrani 10:1-10). “Karena kehendak Jahweh” Jahshua mengorbankan hidupNya untuk menanggung dosadosa kita satu kali saja dan menanggung hukuman sekali saja dan kemudian bangkit kembali. Oleh karena itu, kita telah dikuduskan. ‘telah dikuduskan,’ menunjuk kepada sebuah perbuatan yang sudah diselesaikan secara sempurna. Itu berarti bahwa keselamatan tidak perlu disebut lagi. Anda telah dikuduskan.

“Selanjutnya setiap imam melakukan tiap-tiap hari pelayanannya dan berulang-ulang mempersembahkan korban yang sama, yang sama sekali tidak dapat menghapuskan dosa. Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Jahweh, dan sekarang Ia hanya menantikan saatnya, di mana musuh-musuhNya akan dijadikan tumpuan kakiNya. Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan” (Ibrani 10:11-14). Anda semua dikuduskan untuk selama-lamanya. Kalau Anda berbuat dosa besok, apakah Anda menjadi orang berdosa kembali? Apakah Jahshua tidak menghapuskan dosa-dosa itu? Dia sudah menghapuskannya. Dia sudah menghapuskan dosa dalam masa depan sekalipun. “Dan tentang hal itu Roh Kudus juga memberi kesaksian kepada kita, sebab setelah Ia berfirman: ‘Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka sesudah waktu itu,’ Ia berfirman pula: ‘Aku

DAFTAR ISI

99 Keselamatan Kekal

akan menaruh hukumKu di dalam hati mereka dan menuliskannya dalam akal budi mereka, dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka.’ Jadi apabila untuk semuanya itu ada pengampunan, tidak perlu lagi dipersembahkan korban karena dosa” (Ibrani 10:15-18). Ungkapan ‘pengampunan” berarti bahwa Dia mengampuni segala dosa dunia. Jahshua adalah Juruselamat kita. Juruselamat saya dan Juruselamat Anda. Kita diselamatkan dengan percaya kepada Jahshua. Itulah keselamatan dalam Jahshua dan itulah anugerah terbesar dan karunia yang terindah dari Jahweh. Anda dan saya, yang diselamatkan dari semua dosa, adalah orang yang paling diberkati.

DAFTAR ISI

Khotbah 5
Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

DAFTAR ISI

101 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa
< Matius 3:13-17 > “Maka datanglah Jahshua dari Galilea ke sungai Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya; ‘Akulah yang perlu dibaptis olehMu, dan Engkau yang datang kepadaku?’ Lalu Jahshua menjawab, kataNya kepadanya: ‘Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh.’ Dan Yohanes pun menurutiNya. Sesudah dibaptis, Jahshua segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Jahweh seperti burung merpati turun ke atasNya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: ‘Inilah Anak yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan.’”

Apakah ada orang yang masih menderita Karena dosa?
Apakah ikatan dosa kita sudah diselesaikan? Ya. Tuhan Jahweh kita sudah memutuskan belenggu dosa bagi semua orang. Semua orang yang bekerja di bawah dosa adalah budak. Dengan PenyelamatanNya, Tuhan kita memutuskan semua ikatan itu. Dia menghapuskan segala dosa kita. Apakah ada orang yang masih menderita karena dosa? Kita harus mengerti perjuangan kita melawan dosa sudah berakhir. Kita tidak lagi akan menderita karena dosa. Ikatan kita terhadap dosa berakhir ketika Jahshua menebus kita; semua dosa diselesaikan saat itu dan di tempat itu juga. Segala dosa kita dihilangkan oleh AnakNya. Jahweh membayar segala ◄ DAFTAR ISI ►

102 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

dosa kita melalui Jahshua yang membebaskan kita, untuk selama-lamanya. Tahukah anda betapa banyak orang menderita karena dosa-dosanya? Hal itu dimulai sejak jaman Adam dan Hawa. Manusia menderita karena dosadosanya yang diwariskan dari Adam. Tetapi Tuhan kita membuat suatu perjanjian yang ditulis dalam Kejadian 3:15, dan perjanjian itu adalah bahwa Dia akan membebaskan semua orang berdosa. Dia berkata bahwa manusia akan diselamatkan dari dosanya melalui pengorbanan Jahshua Kristus dengan air dan Roh. Dan ketika saatnya tiba, Dia mengutus Juruselamat kita, Jahshua, untuk hidup di antara kita. Dia juga berjanji untuk mengutus Yohanes Pembaptis sebelum kedatangan Jahshua dan Dia menetapi janjiNya. Dalam Markus 1:1-8, “Inilah permulaan Injil tentang Jahshua Kristus, Anak Jahweh. Seperti ada tertulis dalam Alkitab nabi Yesaya: “Lihatlah, Aku menyuruh utusanKu mendahului Engkau, ia akan mempersipkan jalan bagiMu; ada suara orang yang berseru-seru di

padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagiNya,” demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: “Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Jahweh akan mengampuni dosamu.” Lalu datanglah kepadanya orang-orang dari seluruh daerah Yudea dan semua penduduk Yerusalem, dan sambil mengaku dosanya mereka dibaptis di sungai Yordan. Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. Inilah yang diberitakannya: ‘Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa daripadaku; membungkuk dan membuka tali kasutNyapun aku tidak layak. Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus.’”

DAFTAR ISI

103 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

Saksi dan Pendahulu Injil, Yohanes Pembaptis.
Siapakah Yohanes Pembaptis? Imam Besar dan wakil Manusia Orang yang percaya kepada Jahshua, dibaptiskan. Baptisan berarti; ‘dicuci, dikubur, dibenamkan, diserahkan.’ Ketika Jahshua dibaptiskan, kehendak Jahweh digenapkan. ‘Kebenaran’ adalah ‘dikaiosune’ dalam bahasa Yunani yang berarti ‘adil,’ dan juga berarti ‘paling tepat’ ‘paling layak.’ Dengan baotisanNya, Jahshua menjadi Juruselamat dengan cara yang paling tepat dan layak. Oleh karena itu, orang yang percaya kepada Jahshua menerima anugerah keselamatan dari Jahweh dengan percaya kepada baptisan dan SalibNya, air dan Roh. Dalam Perjanjian Baru, Yohanes Pembaptis adalah Imam Besar terakhir dari Perjanjian Lama. Mari kita

melihat Matius 11:10-11. Alkitab berkata Yohanes Pembaptis merupakan wakil manusia. Dan sebagai Imam Besar dalam era Perjanjian Baru, dia menanggungkan segala dosa dunia kepada Jahshua; dengan demikian melaksanakan playanan Imam Besar dalam Perjanjian Lama. Jahshua memberi kesaksian mengenai Yohanes. Dia berkata, dalam Matius 11:13, “Sebab semua nabi dan Alkitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes. Dan jika kamu mau menerimanya, ialah Elia yang akan datang itu.” Karena itu, Yohanes Pembaptis, yang membaptiskan Jahshua, merupakan keturunan Imam Besar Harun dan Imam Besar terakhir. Alkitab juga menyaksikan bahwa Yohanes merupakan keturunan Harun dalam Perjanjian Lama (Lukas 1:5, 1 Tawarikh 24:10). Kalau begitu, mengapa Yohanes tinggal sendirian di padang gurun dengan memakai jubah bulu unta? Untuk mendapatkan posisi sebagai Imam Besar. Dan sebagai wakil manusia, Yohanes Pembaptis tidak dapat tinggal di antara orang banyak. Maka dia

DAFTAR ISI

104 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

menyerukan kepada orang banyak, “Bertobatlah hai kamu sekalian keturunan ular beludak” dan membaptiskan mereka sebagai hasil perobatan mereka, dan mengembalikan orang-orang kepada Jahshua, yang menghapuskan segala dosa mereka. Yohanes Pembaptis menanggungkan segala dosa dunia kepada Jahshua bagi keselamatan kita.

2 Jenis Baptisan
Mengapa Yohanes Pembaptis membaptiskan orang-orang? Untuk membawa orang kepada pertobatan akan segala dosanya dan agar mereka percaya kepada baptisan Jahshua untuk keselamatan. Yohanes Pembaptis membaptiskan orang-orang

dan kemudian membaptiskan Jahshua. Kelompok yang pertama, adalah ‘baptisan pertobatan’ yang memanggil orang yang berdosa kembali kepada Tuhan. Banyak orang yang mendengar firman Tuhan melalui Yohanes membuang berhala mereka dan kembali kepada Tuhan. Baptisan kedua adalah baptisan Jahshua, baptisan yang menanggungkan segala dosa dunia kepada Jahshua. Yohanes Pembaptis membaptiskan Jahshua untuk menggenapkan seluruh kedendak Jahweh. Jahshua dibaptis oleh Yohanes Pembaptis untuk menyelamatkan semua orang dari dosa-dosanya (Matius 3:15). Mengapa Yohanes harus membaptiskan Jahshua? Untuk menghapuskan dosa-dosa di dunia, Tuhan harus membiarkan Yohanes menanggungkan segala dosa kepada Jahshua, sehingga orang-orang yang percaya Jahshua dapat diselamatkan. Yohanes Pembaptis adalah hamba Tuhan yang bekerja untuk menolong semua orang untuk dibasuh dari dosa-dosanya dan dia adalah wakil manusia yang

DAFTAR ISI

105 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

menyaksikan Injil keselamatan. Oleh karena itu, Yohanes harus tinggal sendiri di padang gurun. Pada masa Yohanes Pembaptis, semua orang Israel jahat dan hatinya penuh dengan kekejian. Jahweh berkata dalam Perjanjian Lama, Maleakhi 4:5-6, “Sungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati bapabapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anakanak kepada bapa-ayahnya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.” Di mata Tuhan, semua orang Israel yang menyembah Yahweh, buruk. Tidak ada seorangpun yang benar di hadapanNya. Pemimpin agama di Bait Jahweh, misalnya, imam-imam, para hakim dan ahliahli Taurat, secara khusus dipenuhi dengan kekejian hatinya. Israel dan para imam tidak mempersembahkan korban sesuai dengan hukum Tuhan. Para imam tidak meletakkan tangannya dan tidak melakukan upacara agama persembahan darah yang

Tuhan ajarkan bagi pendamaian dosa-dosa mereka. Tercatat bahwa para imam pada masa Maleakhi tidak melakukan kroban, tidak meletakkan tangannya dan tidak mempersembahkan darah dalam upacara agama. Karena itu, Yohanes Pembaptis tidak bisa tinggal di antara mereka. Maka Yohanes Pembaptis pergi ke padang gurun dan berseru. Apa yang diserukannya? Hal itu tercatat dalam Markus 1:2, yang mengutip perkataan nabi Yesaya, “Lihatlah, Aku mengutus utusanKu mendahului Engkau, ia akan mempersipkan jalan bagiMu; ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagiNya.” Suara di padang gurun itu berseru kepada orangorang untuk menerima baptisan pertobatan. Apakah yang dimaksudkan Alkitab dengan ‘baptisan pertobatan?’ Yang dimaksudkan adalah baptisan yang diserukan oleh Yohanes Pembaptis; baptisan yang memanggil orang kembali kepada Jahshua, agar mereka percaya kepada Jahshua yang menghapuskan dosa-dosanya dan diselamatkan. Baptisan pertobatan

DAFTAR ISI

106 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

adalah untuk membawa mereka kepada keselamatan. “Bertobat dan dibaptiskan, dan Jahshua akan dibaptiskan dengan cara sama untuk menanggung segala dosa Anda.” Seruan Yohanes Pembaptis adalah bahwa Jahshua akan menanggung segala dosa dunia dan akan dihakimi di kayu Salib untuk menyelamatkan semua orang, sehingga mereka kembali kepada Jahweh. “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus.” ‘Baptisan dengan Roh Kudus’ berarti menghapus dosa Anda. Baptis berarti ‘membasuh.’ Baptisan Jahshua di sungai Yordan menunjukkan kepada kita bahwa Anak Jahweh dibaptiskan dan menanggung segala dosa kita untuk menyelamatkan kita. Oleh karena itu, kita dilepaskan dari dosa dan percaya kepadaNya. Dia adalah Anak Domba yang menghapuskan dosa manusia. Dan inilah Injil keselamatan yang disaksikan oleh Yohanes Pembaptis.

Pekerjaan Imam Besar Untuk Pendamaian bagi Dosa
Siapakah yang mempersiapkan jalan keselamatan? Yohanes Pembaptis Nabi Yesaya menubuatkan, “Tenangkanlah hati Yerusalem dan serukanlah kepadanya, bahwa perhambaannya sudah berakhir, bahwa kesalahannya telah diampuni, sebab ia telah menerima hukuman dari tangan TUHAN dua kali lipat karena segala dosanya” (Yesaya 40:2). Jahshua Kristus menanggung dosa-dosa Anda dan saya dan semua orang tanpa kecuali; dosa asal, dosa sekarang, dan dosa masa depan pun dihapuskan melalui baptisanNya. Dia menyelamatkan kita semua. Kita harus mengetahui dan harus percaya bahwa Yohanes Pembaptis menanggungkan semua dosa manusia kepada Jahshua melalui baptisan. ◄ DAFTAR ISI ►

107 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

Kita tidak boleh salahpaham, dan berpikir, “Karena Tuhan adalah kasih, kita dapat masuk ke kerajaan sorga hanya dengan percaya terhadap Jahshua meskipun kita berdosa dalam hati kita.” Agar bisa ditebus dari segala dosa kita, kita harus percaya kepada baptisanNya, dimana melalui baptisan itu Yohanes Pembaptis menanggungkan semua dosa dunia ini kepada Jahshua dan kayu Salib. Yohanes Pembaptis menanggungkan semua dosa manusia kepada Jahshua “dengan air.” Hal pertama yang dilakukan Tuhan untuk menyelamatkan kita adalah dengan mengutus Yohanes ke dalam dunia ini. Utusan Tuhan, Yohanes Pembaptis disuruh sebagai duta sang Raja, yang menanggungkan semua dosa di dunia kepada Jahshua melalui baptisan. Dan dia menjalankan pelayanan sebagai Imam Besar bagi seluruh manusia. Tuhan berkata bahwa Dia mengutus Yohanes Pembaptis bagi kita. “Aku mengutus utusanKu mendahului Engkau.” Mendahului Engkau berarti sebelum Jahshua. Apa sebabnya Jahweh mengutus

Yohanes sebelum kedatangan Jahshua? Untuk meletakman seluruh dosa-dosa dunia kepada Jahshua, Anak Jahweh, melalui baptisan. “Ia akan mempersiapkan jalan bagiMu.” Itulah maksudNya. Siapakah yang mempersiapkan jalan sehingga kita dapat diselamatkan dan masuk ke sorga? Yohanes Pembaptis. 'Engkau' berarti Jahshua dan ‘Aku’ berarti Jahweh sendiri. Dengan demikian, ketika Dia berkata, “Aku mengutus utusanKu mendahului Engkau, yang akan mempersiapkan jalan bagiMu,” apakah artinya? Siapakah yang mempersiapkan jalan kita agar kita bisa masuk ke sorga? Yohanes Pembaptis menanggungkan segala dosa kita kepada Jahshua, sehingga kita percaya bahwa Jahshua menghapuskan semua dosa kita bagi kita; pekerjaan Yohanes Pembaptis adalah menanggungkan dosa-dosa, membaptiskan Jahshua Kristus. Orang yang memungkinkan kita agar percaya terhadap kenyataan itu dan diselamatkan ialah Jahshua dan Yohanes. Keselamatan kita tergantung kepada apa? Hal itu tergantung kepada apakah kita mempercayai

DAFTAR ISI

108 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

perbuatan Jahshua, Anak Jahweh atau tidak, dan mempercayai kenyataan bahwa utusan Tuhan sudah menanggungkan segala dosa di dunia kepadaNya. Kita semua harus memahami Injil pengampunan dosa. Jahweh Bapa mengutus utusanNya, orang yang membaptiskan AnakNya, dan menjadikan dia sebagai wakil manusia. Dengan demikian, Dia menyempurnakan karya keselamatan bagi kita. Jahweh mengutus hambaNya, Yohanes Pembaptis untuk membaptiskan AnakNya, sehingga Yohanes Pembaptis bisa mempersiapkan jalan keselamatan bagi orang yang percaya AnakNya. Itulah alasan pembaptisan Jahshua. Baptisan Jahshua yang dilakukan Yohanes Pembaptis. Pembaptisan Jahshua oleh Yohanes Pembaptis adalah penebusan di mana segala dosa ditanggungkan kepada Jahshua supaya setiap orang bisa percaya kepada Jahshua dan masuk ke surga. Bahkan dosa-dosa masa depan manusiapun ditanggungkan kepada Jahshua melalui baptisanNya. Jahshua dan Yohanes Pembaptis mempersiapkan jalan

ke sorga bagi kita. Dengan jalan ini, Jahweh menyatakan rahasia keselamatan melalui Yohanes Pembaptis. Sebagai wakil kita semua, Yohanes Pembaptis membaptiskan Jahshua agar kita bisa percaya kepada keselamatan kita dan masuk ke sorga. Dia menanggungkan segala dosa kepada Jahshua melalui baptisan. Itulah kabar keselamatan yangpenuh sukacita, atau Injil.

Mengapa Yohanes Pembaptis dilahirkan?
Melalui siapa kita percaya terhadap Jahshua? Yohanes Pembaptis Dalam Maleakhi 3:1, tertulis, “Lihatlah, Aku

DAFTAR ISI

109 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

mengutus utusanKu mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagiMu.” Anda harus membaca Alkitab dengan teliti. Mengapa Tuhan mengutus utusanNya? Mengapa Yohanes Pembaptis dilahirkan 6 bulan lebih dahulu daripada Jahshua? Kita harus mengerti apa sebenarnya isi Alkitab. Ada bagian dalam Perjanjian Lama yang menulis mengenai pelayanan Imam Besar Harun. Harun adalah kakak Musa. Dia dan anak-anaknya diurapi sebagai imam oleh Tuhan. Kaum Lewi yang lain bekerja di bawah pengawasan mereka, mempersiapkan alat-alat yang diperlukan, mencampur adonan untuk roti dan sejenisnya, sementara anak-anak Harun mempersembahkan korban di kemah suci. Anak-anak Harun diurapi untuk membagi pekerjaan mererka masing-masing, namun pada Hari Raya Pendamaian, hari ke-10 bulan ke-7, Imam Besar sendirilah yang mempersembahkan korban penebusan untuk bangsanya. Dalam Lukas 1:5, ada cerita tentang jalur silsilah Yohanes Pembaptis. Kita harus mengerti dengan

benar mengenai utusan Jahweh ini untuk bisa mengerti mengenai Jahshua dengan benar. Kita cenderung untuk hanya berpikir secara mendalam tentang Jahshua, namun mengabaikan Yohanes Pembaptis yang datang mendahuluiNya. Saya ingin menolong Anda untuk mengerti itu. “Inilah permulaan Injil tentang Jahshua Kristus, Anak Jahweh. Seperti ada tertulis dalam Alkitab nabi Yesaya, Lihatlah, Aku mengutus utusanKu mendahului Engkau.” Injil dari sorga selalu bermula dengan Yohanes Pembaptis. Ketika kita mengerti dengan baik tentang Yohanes Pembaptis, kita bisa mengerti dengan jelas dan percaya terhadap Injil keselamatan Jahshua. Itu mirip dengan seorang duta yang dikirim di seluruh dunia untuk mengerti situasi seluruh negara. Kalau kita mengetahui tentang Yohanes Pembaptis, kita dapat mengerti penebusan dari Jahweh dengan baik. Tetapi, alangkah sayangnya, banyak umat Kristen sekarang ini tidak mengetahui kepentingan Yohanes. Tuhan tidak mengirim Yohanes Pembaptis karena Dia

DAFTAR ISI

110 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

bosan dan tidak ada hal lain lagi yang bisa dilakukan. Keempat kitab Injil Perjanjian Baru berbicara tentang Yohanes Pembaptis sebelum berbicara tentang keselamatan Jahshua. Tetapi, para pengabar Injil masa kini cenderung mengabaikan Yohanes Pembaptis sama sekali dan mengajarkan bahwa percaya kepada Jahshua sudah cukup untuk menyelamatkan kita. Sebenarnya, mereka memimpin orang untuk hidup sebagai orang berdosa sepanjang hidup mereka dan menuju ke neraka. Kalau Anda hanya percaya Jahshua, tidak mengerti peran Yohanes Pembaptis, agama Kristen menjadi agama lain bagi Anda. Bagaimana Anda dapat ditebus dari dosa-dosa Anda kalau tidak mengetahui kebenaran mengenai hal itu? Tidak mungkin bisa. Injil keselamatan itu bukan sesuatu yang sederhana atau mudah. Begitu banyak orang berpikir keselamatan tergantung pada iman kita terhadap Salib karena Jahshua mati di kayu Salib bagi kita. Namun kalau Anda hanya percaya penyaliban dengan tidak mengetahui kebenaran mengenai dosa yang

ditanggungkan kepada Jahshua, seberapapun iman yang demikian tidak akan membawa kita kepada keselamatan yang sempurna. Oleh karena itu, Tuhan mengutus Yohanes Pembaptis agar dunia tahu bagaimana penebusan diselesaikan dan bagaimana Jahshua menanggung dosa-dosa dunia. Hanya kalau kita mengerti kenyataan itu, kita bisa mengerti bahwa Jahshua adalah Anak Jahweh yang menanggungkan segala dosa kita kepada diriNya sendirinya. Yohanes Pembaptis berbicara kepada kita tentang kebenaran mengenai keselamatan. Dia mengatakan kepada kita bagaimana dia datang untuk menyaksikan keilahian Jahshua; bagaimana orang-orang tidak menerima Dia ketika Terang itu turun ke dunia ini. Dia juga menyaksikan dalam Yohanes 1 bahwa dialah orang yang mempersiapkan Injil keselamatan dengan membaptiskan Jahshua Kristus. Kalau kita tidak memiliki kesaksian Yohanes Pembaptis mengenai keselamatan, bagaimana kita bisa percaya Jahshua? Kita tidak pernah melihat

DAFTAR ISI

111 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

Jahshua, dan karena kita berasal dari kebudayaan dan agama-agama yang berbeda-beda, bagaimana mungkin kita bisa percaya Yahweh? Dengan adanya bermacam-macam agama di seluruh dunia ini, bagaimana kita bisa mengetahui tentang Jahshua Kristus? Bagaimana kita bisa mengetahui bahwa Jahshua adalah sungguh-sungguh Anak Jahweh yang menebus kita dengan menanggung segala dosa dunia di atas DiriNya sendiri? Dengan demikian, kita harus melihat ke Perjanjian Lama untuk menemukan asal mula firman keselamatan dan untuk mengetahui bahwa Jahshua adalah Juruselamat kita. Kita harus mendapatkan pengetahuan yang benar agar bisa percaya dengan benar. Tidak ada yang bisa kita lakukan tanpa kita mengetahuinya terlebih dahulu. Agar bisa percaya Jahshua dan diselamatkan, kita harus mengetahui Injil keselamatan yang disaksikan Yohanes Pembaptis dan peranan Yohanes Pembaptis dalam kebenaran ini. Untuk memiliki iman yang lengkap kepada Kristus, kita harus mengetahui kebenaran mengenai

keselamatan. Oleh karena itu, sebagaimana Jahshua berkata, “dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu,” kita harus mengetahui tentang kebenaran keselamatan dalam Jahshua.

Bukti-bukti dalam Alkitab
Dari titik mana Injil dimulai? Dari kedatangan Yohanes Pembaptis Mari kita terus menyelidiki seluruh bukti tentang penebusan di dalam Alkitab. Mari kita melihat yang dikatakan tentang Yohanes Pembaptis dalam 4 Injil , tentang siapakah orang itu, mengapa dia disebut sebagai ‘wakil manusia’ atau ‘Imam Besar,’ bagaimana segala dosa di dunia ditanggungkan

DAFTAR ISI

112 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

kepada Jahshua melaluinya, dan apakah Jahshua menanggung segala dosa atau tidak. 4 Injil semua dimulai dengan Yohanes Pembaptis. Yohanes 1:6 mengatakan kepada kita bagian yang paling penting dalam Injil. Ayat itu berbicara kepada kita mengenai siapa yang akan melakukan tugas menanggungkan segala dosa di dunia kepada Jahshua. “Datanglah seorang yang diutus Jahweh, namanya Yohanes; ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya” (Yohanes 1:6-7). Di sini dikatakan, ‘oleh dia semua orang menjadi percaya,’ dan ‘untuk memberi kesaksian tentang terang itu.’ Terang itu adalah Jahshua Kristus. Itu berarti Yohanes datang untuk memberi kesaksian mengenai Jahshua supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. Sekarang, mari kita membaca Matius dengan lebih teliti. Dalam Matius 3:13-17, “Maka datanglah Jahshua dari Galilea ke sungai Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. Tetapi Yohanes mencegah Dia,

katanya; ‘Akulah yang perlu dibaptis olehMu, dan Engkau yang datang kepadaku?’ Lalu Jahshua menjawab, kataNya kepadanya: ‘Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh.’ Dan Yohanes pun menurutiNya. Sesudah dibaptis, Jahshua segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Jahweh seperti burung merpati turun ke atasNya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: ‘Inilah Anak yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan.’” Yohanes Pembaptis membaptiskan Jahshua. Dalam Lukas 1:7-8, Jahshua Kristus menyelesaikan karya penebusan semua dosa dengan dibaptis oleh Yohanes. Mari kita melihat bagian ini.

DAFTAR ISI

113 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

Mengapa kita harus mengerti Jalur silsilah Yohanes? Karena Alkitab mengatakan bagi kita Yohanes adalah imam teragung di antara seluruh manusia. Dalam Lukas 1:1-14, “Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita, seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman. Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu, supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar. Pada Zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari

keturunan Harun, namanya Elisabet. Keduanya adalah benar di hadapan Jahweh dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat. Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya. Pada suatu kali, waktu tiba giliran rombongannya, Zakharia melakukan tugas keimaman di hadapan Tuhan. Sebab ketika diundi, sebagaimana lazimnya, untuk menentukan imam yang bertugas, dialah yang ditunjuk untuk masuk ke dalam Bait Suci dan membakar ukupan di situ. Sementara itu seluruh umat berkumpul di luar dan sembahyang. Waktu itu adalah waktu pembakaran ukupan. Maka tampaklah kepada Zakharia seorang malaikat Tuhan berdiri di sebelah kanan mezbah pembakaran ukupan. Melihat hal itu ia terkejut dan menjadi takut. Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: “Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes. Engkau akan bersukacita dan bergembira, bahkan banyak orang

DAFTAR ISI

114 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

akan bersukacita atas kelahirannya itu.” Lukas menjelaskan kepada kita secara detail mengenai jalur silsilah Yohanes. Lukas, seorang murid Jahshua, menjelaskan jalur silsilah Yohanes sejak awal. Lukas mengajarkan Injil kepada seorang yang bernama Teofilus, yang berasal dari latar belakang kebudayaan lain dan tidak tahu tentang Tuhan. Jadi, untuk mengajar Teofilus tentang Jahshua, Juruselamat orang-orang yang berdosa, Lukas merasa bahwa dia perlu menjelaskan mengenai jalur silsilah Yohanes Pembaptis dengan secara detail. Dalam Lukas 1:5-9, dia berkata, “Pada Zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet. Keduanya adalah benar di hadapan Jahweh dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat. Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya. Pada suatu kali,

waktu tiba giliran rombongannya, Zakharia melakukan tugas keimaman di hadapan Tuhan. Sebab ketika diundi, sebagaimana lazimnya, untuk menentukan imam yang bertugas.” Di sini, satu peristiwa terjadi pada saat Zakharia melakukan pelayanan sebagai imam di hadapan Tuhan sebagaimana lazimnya. Dan Lukas menyaksikan secara jelas bahwa Zakharia adalah keturunan Harun. Dan, dalam rombongan yang manakah Zakharia termasuk? Ini adalah pokok yang sangat penting. Dia menjelaskan, “waktu tiba giliran rombongannya, Zakharia melakukan tugas keimaman di hadapan Tuhan. Sebab ketika diundi, sebagaimana lazimnya, untuk menentukan imam yang bertugas.” Kita bisa melihat bahwa Lukas mengetahui tentang Zakharia dengan baik, sehingga dia menjelaskan Injil keselamatan melalui Zakharia dan Elisabet. Karena kita juga orang-orang non Yahudi, kita tidak dapat mengerti keselamatan dari Jahshua kalau hal itu tidak dijelaskan dengan teliti, satu demi satu. Mari kita melihat dengan teliti. Yohanes Pembaptis

DAFTAR ISI

115 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

lahir dari pasangan Zakharia dan istrinya Elisabet, yang juga keturunan Harun. Sekarang, mari kita melihat jalur silsilah Zakharia dan Yohanes.

Jalur silsilah Yohanes Pembaptis
Yohanes Pembaptis, keturunan siapa? Harun, Imam Besar Untuk mengerti jalur silsilah Yohanes Pembaptis, kita harus membaca Perjanjian Lama, 1 Tawarikh 24:1-19. “Inilah rombongan-rombongan anak-anak Harun. Anak-anak Harun ialah Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar. Tetapi Nadab dan Abihu mati lebih dahulu dari pada ayah mereka dengan tidak mempunyai anak laki-laki, maka yang memegang jabatan imam ialah Eleazar dan Itamar. Daud, bersama-sama Zadok dari

bani Eleazar dan Ahimelekh dari bani Itamar, membagi-bagi mereka menurut jabatan mereka dalam penyelenggaraan ibadah. Lalu ternyata bahwa di antara keturunan Eleazar ada lebih banyak kepala kaum dari pada di antara keturunan Itamar, sebab itu orang membagi-bagi mereka sebagai berikut: untuk bani Eleazar enam belas orang kepala puak, tetapi untuk bani Itamar delapan orang kepala puak. Dan orang membagi-bagi mereka dengan membuang undi tanpa mengadakan perbedaan, sebab ada ‘pemimpinpeminpin kudus’ dan ‘pemimpin-pemimpin Jahweh,’ baik di antara keturunan Eleazar maupun di antara keturunan Itamar. Dan Semaya bin Netaneel, penitera itu, seorang Lewi, menulis nama mereka di dapan raja, di depan pembesar-pembesar, imam Zadok, Ahimelekh bin Abyatar dan di depan kepala-kepala puak para imam dan orang Lewi; setiap kali satu puak diambil dari Eleazar, dan demikian pula satu puak dari Itamar. Undian yang pertama jatuh pada Yoyarib; yang kedua pada Yedaya; yang ketiga pada Harim; yang keempat pada Seorim; yang kelima pada

DAFTAR ISI

116 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

Malkia; yang keenam pada Miyamin; yang ketujuh pada Hakos; yang kedelapan pada Abia; yang kesembilan pada Yesua; yang kesepuluh pada Sekhanya; yang kesebelas pada Elyasib; yang kedua belas pada Yakim, yang ketiga belas pada Hupa; yang kelima belas pada Bilga; yang keenam belas pada Imer; yang ketujuh belas pada Hezir; yang kedelapan belas pada Hapizes; yang kesembilan belas pada Petahya; yang kedua puluh pada Yehezkel; yang kedua puluh satu pada Yakhin; yang kedua puluh dua pada Gamul; yang kedua puluh tiga pada Delaya; yang kedua puluh empat pada Maazya. Itulah jabatan mereka dalam menyelenggarakan ibadah setelah mereka masuk rumah TUHAN, sesuai dengan peraturan yang diberikan kepada mereka dengan perantaraan Harun, bapa leluhur mereka, seperti yang diperintahkan kepadanya oleh TUHAN, Jahweh Israel.” Mari kita membaca ayat 10 sekali lagi. “yang ketujuh pada Hakos; yang kedelapan pada Abia” Di sini, yang dilakukan Daud adalah membagi-bagi

keturunan Harun agar korban dipersembahkan secara bergiliran. (Sebagaimana sudah Anda ketahui, Harun adalah kakak Musa. Tuhan menobatkan Musa sebagai hambaNya, dan Harun sebagai Imam Besar di Kemah Suci di hadapan orang-orang Israel.) Kaum Lewi yang lain diletakkan di bawah para imam, Harun dan anak-anaknya mengurus pengorbanan di hadapan Tuhan. Sebelum Daud membuang undi, para imam, keturunan Harun harus selalu membuang undi setiap kali akan mengadakan pelayanan dan hal itu menyebabkan banyak kekacauan. Oleh karena itu, Daud mengatur sebuah sistem dengan mengatur urutan masing-masing rombongan. Ada 24 rombongan imam yang berasal dari keturunan Harun dan romnbongan yang kedelapan adalah rombongan Abia. Dan dalam Injil Lukas dikatakan, “Seorang imam yang bernama Zakharia, dari rombongan Abia.” Dengan demikian, Zakharia adalah imam dari rombongan Abia dan dua-duanya ialah keturunan Harun Imam Besar.

DAFTAR ISI

117 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

Dan Zakharia ini, imam dari rombongan Abia, yang adalah ayah dari Yohanes Pembaptis. Kita mengetahui dari Alkitab bahwa bangsa Israel biasa menikah dengan anak saudaranya. Sebagaimana Anda ketahui, Yakub menikah dengan anak perempuan pamannya dari garis keturunan ibunya. Dan penjelasan mengenai jalur silsilah merupakan sesuatu yang sangat penting. Dikatakan, “Seorang imam yang bernama Zakharia, dari rombongan Abia.” Dengan demikian, dapat dipastikan berasal dari keturunan Harun. Siapa? Zakharia, ayah Yohanes Pembaptis. Itu adalah hal yang sangat penting dalam menjelaskan mengenai karya penebusan Jahshua dan keimanan Yohanes Pembaptis dan diletakkanya beban dosa dunia kepada Jahshua.

Hanya Anak Harun yang bisa melayani sebagai imam.
Siapa yang bisa melayani Sebagai Imam Besar pada masa Perjanjian Lama? Harun dan keturunannya Dimanakah dicatat dalam Alkitab yang menyebutkan bahwa hanya anak-anak Harun yang bisa memegang jabatan imam? Mari kita lihat itu. Dalam Bilangan 20:22-29, “Setelah mereka berangkat dari Kadesy, sampailah segenap umat Israel ke gunung Hor. Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa dan Harun dekat gunung Hor, di perbatasan tanah Edom: ‘Harun akan dikumpulkan kepada kaum leluhurnya, sebab ia tidak akan masuk ke negeri yang Kuberikan kepada orang Israel, karena kamu berdua telah mendurhaka kepada titahKu dekat mata air Meriba. Panggillah Harun dan

DAFTAR ISI

118 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

Eleazar, anaknya, dan bawalah mereka naik ke gunung Hor; tanggalkanlah pakaian Harun dan kenakanlah itu kepada Eleazar, anaknya, kemudian Harun akan dikumpulkan kepada kaum leluhurnya dan mati di sana.’ Lalu Musa melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN. Mereka naik ke gunung Hor sedang segenap umat itu memandangnya. Musa menanggalkan pakaian Harun dan mengenakannya kepada Eleazar, anaknya. Lalu matilah Harun di puncak gunung itu, kemudian Musa dengan Eleazar turun dari gunung itu. Ketika segenap umat itu melihat, bahwa Harun telah mati, maka semua orang Israel menangis, Harun tiga puluh hari lamanya.” Dalam Keluaran, di mana Sepuluh Hukum Tuhan tercatat, dijelaskan bahwa anak Imam Besar harus memegang jabatan Imam Besar seperti hal yang dijabat ayah mereka setelah mereka cukup umur. Dalam Keluaran 28:1-5, “Engkau harus mengutus abangmu Harun bersama-sama dengan anak-anaknya datang kepadamu, dari tengah-tengah orang Israel, untuk memegang jabatan imam bagiKu. Harun dan

anak-anak Harun, yakni Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar. Haruslah engkau membuat pakaian kudus bagi Harun, abangmu, sebagai perhiasan kemuliaan. Haruslah engkau mengatakan kepada semua orang yang ahli, yang telah Kupenuhi dengan roh keadilan, membuat pakaian Harun, untuk menguduskan dia, supaya dipegangnya jabatan imam bagiKu. Inilah pakaian yang harus dibuat mereka: tutup dada, baju efod, gamis, kemeja yang ada raginya, serban dan ikat pinggang. Demikianlah mereka harus membuat pakaian kudus bagi Harun, abangmu, dan bagi anakanaknya, supaya ia memegang jabatan imam bagiKu. Untuk itu haruslah mereka mengambil emas, kain ungu tua dan kain ungu muda, kain kirmizi dan lenan halus.” Tuhan dengan jelas menetapkan Harun, kakak Musa ke dalam pelayanan keimanan. Pelayanan sebagai imam tidak dibuka bagi orang lain. Sebab itu, Tuhan memerintahkan kepada Musa untuk mentahbiskan Harun sebagai Imam Besar, dan untuk membuat pakaian yang cocok denganya seperti yang

DAFTAR ISI

119 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

ditetapkan Tuhan. Kita tidak boleh melupakan firman Tuhan. Dalam Keluaran 29:1-9 kita lihat juga, “Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka, untuk menguduskan mereka, supaya mereka memegang jabatan imam bagiKu: Ambillah seekor lembu jantan muda dan dua ekor domba jantan yang tidak tercela, roti yang tidak beragi dan roti bundar yang tidak beragi, yang diolah dengan minyak, dan roti tipis yang tidak beragi, yang diolesi dengan minyak; dari tepung gandum yang terbaik haruslah kaubuat semuanya itu. Kautaruhlah semuanya dalam sebuah bakul dan kaupersembahkanlah semuanya dalam bakul itu, demikian juga lembu jantan dan kedua domba jantan itu. Lalu kausuruhlah Harun dan anakanaknya datang ke pintu Kemah Pertemuan dan haruslah engkau membasuh mereka dengan air. Kemudian kauambillah pakaian itu, lalu kaukenakanlah kepada Harun kemeja, gamis baju efod, dan baju efod serta tutup dada; kaukebatkanlah sabuk baju efod kepadanya; kautaruhlah serban di

kepalanya dan jamang yang kudus kaububuh pada serban itu. Sesudah itu kauambillah minyak urapan dan kautuang ke atas kepalanya, dan kauurapilah dia. Kausuruhlah anak-anaknya mendekat dan kaukenakanlah kemeja-kemeja itu kepada mereka. Kauikatkanlah ikat pinggang kepada mereka, kepada Harun dan anak-anaknya, dan kaulilitkanlah destar itu kepada kepala mereka, maka merekalah yang akan memegang jabatan imam; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya. Demikianlah engkau harus mentasbihkan Harun dan anak-anaknya.” Kauikatkanlah ikat pinggang kepada mereka, kepada Harun dan anak-anaknya, dan kaulilitkanlah destar itu kepada kepala mereka... maka merekalah yang akan memegang jabatan imam. Itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya... Demikianlah engkau harus mentasbihkan Harun dan anak-anaknya. Tuhan menetapkan hanya Harun dan anak-anaknya ditasbihkan memegang jabatan imam untuk selamalamanya. Ketika Dia berkata tegasnya “suatu ketetapan untuk selama-lamanya,” hal itu masih

DAFTAR ISI

120 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

berlaku bahkan setelah Jahshua datang ke dunia ini. Oleh karena itu, Lukas menjelaskan dengan mendalam bahwa Zakharia merupakan keturunan Harun, Imam Besar. Ketika Zakharia melakukan tugas keimaman di hadapan Tuhan di Bait Suci, seorang malaikat muncul lalu berkata kepadanya bahwa doanya telah dikabulkan; Elisabet isterinya akan melahirkan seorang anak laki-laki baginya. Zakharia tidak bisa mempercayainya, lalu berkata, “Isteri saya telah lanjut umurnya, bagaimana dia dapat melahirkan anak laki-laki?” Akibat kesangsiannya, Tuhan menjadikannya bisu untuk sementar untuk menunjukkan bahwa firmanNya benar. Tidak lama kemudian, isterinya hamil dan beberapa waktu kemudian, Maria, seorang perawan, juga hamil. 2 peristiwa itu adalah karya persiapan yang dilakukan Jahweh untuk keselamatan kita. Untuk menyelamatkan manusia yang jahat, Dia harus mengirim hambaNya Yohanes dan membuat Anak TunggalNya, Jahshua, lahir ke dunia ini.

Kemudian Dia membuat AnakNya dibaptiskan oleh Yohanes untuk menanggung segala dosa di dunia, sehingga orang yang percaya kepadaNya bisa diselamatkan.

Pemeliharaan Tuhan yang Istimewa
Siapakah yang disiapkan Jahweh Sebelum Jahshua untuk Karya penebusan? Yohanes Pembaptis Dia adalah Juruselamat manusia, Jahshua Kristus, yang dilahirkan dari anak dara Maria. Maria bertunangan dengan Yusuf yang merupakan keturunan Yudas. Jahshua harus dilahirkan melalui keturunan Yudas untuk menggenapkan Perjanjian Tuhan sebagaimana Yohanes Pembaptis harus dilahirkan di antara keturunan Imam Besar Harun. ◄ DAFTAR ISI ►

121 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

Tuhan mempersiapkan 2 orang itu untuk lahir di dunia ini, Yohanes sebelum Jahshua. Yohanes lahir, sehingga dia bisa membaptiskan Jahshua dan menanggungkan segala dosa di dunia kepadaNya. Seorang keturunan Imam Besar harus mempersembahkan korban penebusan unutk menggenapi Perjanjian Tuhan yang dibuat dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru; agar Injil penebusan Jahshua bisa dipercayai dan dilaksanakan dengan benar. Dalam Keluaran, Tuhan memberi HukumNya dan Perjanjian kepada Israel; hukum Tuhan dan hukum untuk mengatur pelayanan korban di Kemah Suci, sampai kepada pakaian para imam, detail mengenai pengorbanan, dan penggantian tugas para imam oleh anak-anak laki-lakinya. Tuhan menunjuk Harun dan keturunannya sebagai imam untuk selama-lamanya. Oleh karena itu, semua keturunan Harun bisa mempersembahkan korban dan para Imam Besar hanya bisa berasal dari keturunan Harun. Apakah Anda melihat hal itu?

Namun demikian, di antara banyak keturunan Harun, Tuhan memilih seorang imam tertentu yang bernama Zakharia dan isterinya Elisabet. Dia berkata, “Lihatlah, Aku mengutus utusanKu mendahului Engkau.” Ketika Tuhan mengatakan kepada Zakharia bahwa Dia akan memungkinkan Elisabet mempunyai anak laki-laki, dan bahwa Dia harus menamai anaknya itu Yohanes, dia sangat terkejut, sampai dia menjadi bisu atas kehendak Jahweh sampai anak itu dilahirkan dan diberi nama. Dan benarlah, seorang anak laki-laki terlahir di rumahnya. Ketika sudah tiba waktu untuk menamai bayi itu menurut adat Israel, anak laki-laki itu mau diberi nama seperti nama ayahnya. “Kemudian genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin dan iapun melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika tetangga-tetangganya serta anak saudaranya mendengar, bahwa Tuhan telah menujukkkan rahmatNya yang begitu besar kepadanya, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia. Maka datanglah mereka pada hari yang kedepalan

DAFTAR ISI

122 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

untuk menyunatkan anak itu dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama ayahnya, tetapi ibunya berkata: ‘Jangan, ia harus dinamai Yohanes.’ Kata mereka kepadanya: ‘Tidak ada di antara anak saudaramu yang bernama demikian.’ Lalu mereka memberi isyarat kepada ayahnya untuk bertanya nama apa yang hendak diberikannya kepada anaknya itu. Ia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini: ‘Namanya adalah Yohanes.’ Dan merekapun heran semuanya. Dan seketika itu juga terbukalah mulutnya dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkatakata dan memuji Jahweh. Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea. Dan semua orang, yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata: ‘Menjadi apakah anak ini nanti?’ Sebab tangan Tuhan menyertai dia” (Lukas 1:57-66). Zakharia dalam keadaan bisu pada waktu itu. Ketika datang waktunya untuk memberi nama kepada anak itu, saudara-saudaranya hendak menamai dia

Zakharia menurut nama ayahnya. Tetapi, ibunya meminta dengan keras bahwa bayi itu harus dinamai Yohanes. Setelah mendengar hal itu sanak saudaranya mengatakan bahwa tidak ada di antara sanak saudara mereka yang bernama Yohanes dan bayi itu harus diberi nama menurut nama ayahnya. Ketika Elisabet terus menegaskan nama tersebut, sanak saudaranya pergi ke Zakharia dan memintanya menamai bayi itu. Zakharia, karena dia masih tidak bisa berbicara, meminta batu tulis, lalu menulis ‘Yohanes.’ Semua sanak saudaranya heran terhadap pilihan nama yang tidak biasa itu. Tetapi setelah menamai demikian, mulut Zakharia segera terbuka. Dia memuji Jahweh dan dia penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat. Lukas mengatakan tentang kelahiran Yohanes Pembaptis di rumah Zakharia. “Adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia.” Di bawah pemeliharaan Tuhan yang istimewa, Yohanes Pembaptis, wakil manusia dilahirkan dalam keluarga Zakharia, seorang keturunan Harun.

DAFTAR ISI

123 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

Dan melalui Yohanes Pembaptis dan Jahshua Kristus, Tuhan menggenapkan keselamatan manusia. Kita diselamatkan dari segala dosa kita dengan percaya kepada karya penebusan yang dilakukan melalui Yohanes dan Jahshua Kristus.

Baptisan Jahshua
Mengapa Jahshua dibaptiskan oleh Yohanes? Untuk menanggung segala dosa dunia Yohanes Pembaptis menyaksikan bahwa Jahshua adalah Anak Jahweh dan bahwa Ia menanggung segala dosa kita. Yohanes Pembaptis, hamba Tuhan itu juga yang menyaksikan keselamatan kita. Itu tidak berarti bahwa Tuhan tidak mengatakan sendiri bahwa Dia adalah Juruselamat. Tuhan berkarya melalui hamba-hambaNya di gereja, dan melalui mulut semua

umatNya yang telah diselamatkan. Tuhan berkata, “Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Jahweh kita tetap untuk selama-lamanya. Serukanlah kepadanya, bahwa perhambaannya sudah berakhir, bahwa kesalahannya telah diampuni, sebab ia telah menerima hukuman dari tangan TUHAN dua kali lipat karena segala dosanya” (Yesaya 40:2,8). “Engkau bukan lagi orang-orang berdosa. Aku sudah memperdamaikan engkau dari segala dosamu dan peperangan melawan dosa sudah selesai.” Demikian, suara dari Injil keselamatan yang terus berseru kepada kita. Itulah apa yang disebut sebagai Injil yang disiapkan. Kalau kita mengerti pekerjaan Yohanes Pembaptis, kalau kita sungguh-sungguh mengerti bahwa semua dosa di dunia ditanggungkan kepada Jahshua melalui Yohanes Pembaptis, kita dapat dibebaskan dari dosadosa kita. Keempat kitab Injil berkata kepada kita tentang Yohanes Pembaptis, dan nabi terakhir dalam

DAFTAR ISI

124 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

Perjanjian Lama juga memberi kesaksian Yohanes Pembaptis, hamba Tuhan itu. Dan Perjanjian Baru dimulai dengan kelahiran Yohanes Pembaptis dan dengan ditanggungnya segala dosa kita adalah melalui dia. Kalau begitu, mengapa kita memanggil Yohanes sebagai Pembaptis? Karena dia yang membaptiskan Jahshua. Apakah artinya baptisan? Itu berarti ‘menanggungkan, dikubur, dihapuskan’ -sama dengan artinya ‘meletakkan tangan’ dalam Perjanjian Lama. Dalam Perjanjian Lama, ketika seseorang berdosa, dia meletakkan dosa-dosanya ke kepala korban penghapus dosa, yang tanpa cacat dan cela, lalu korban mati dengan menanggung dosa mereka. Oleh karena itu, ‘meletakkan tangan’ dan ‘baptisan,’ artinya sama meskipun namanya berbeda. Kalau begitu, apakah artinya baptisan Jahshua? Baptisan Jahshua merupakan satu-satunya jalan untuk membuat pendamaian dalam ketetapan Jahweh. Dalam Perjanjian Lama, orang-orang berdosa harus meletakkan tangannya di atas kepala korban untuk

menanggungkan dosa-dosa mereka ke kepala korban itu. Mereka harus menyembelihnya dan imam membawa darahnya untuk diletakkannya pada tanduktanduk mezbah dimama korbannya dibakar. Itulah cara untuk pendamaian atas dosa-dosa setiap hari. Nah, bagaimana mereka mendamaikan dosa-dosa tahunan? Harun, Imam Besar itu mempersembahkan korban untuk orang-orang Israel. Karena Yohanes Pembaptis dilahirkan dari keturunan Harun, maka dia layak menjadi Imam Besar, dan Tuhan menetapkan dia untuk menjadi Imam Besar menurut perjanjian keselamatanNya. Yohanes Pembaptis merupakan wakil seluruh manusia dan Imam Besar seluruh manusia yang terakhir karena Perjanjian Lama berakhir ketika Jahshua Kristus dilahirkan. Selain Yohanes, siapa yang berhak menanggungkan semua dosa dunia kepada Jahshua dalam Perjanjian Baru sebagaimana Harun menyerahkan dosa-dosa orang dalam Perjanjian Lama? Sebagai Imam Besar terakhir dalam Perjanjian

DAFTAR ISI

125 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

Lama dan sebagai wakil seluruh manusia, Yohanes Pembaptis saja yang berhak menanggungkan semua dosa kepada Jahshua dengan baptisan Jahshua. Karena Yohanes menanggungkan semua dosa kepada Jahshua, kita dapat diselamatkan dengan percaya kepada Injil air dan Roh. Jahshua menjadi Anak Domba untuk menyelamatkan orang berdosa, dan menggenapkan karya keselamatan yang direncanakan Jahweh. Jahshua berkata bahwa Yohanes Pembaptis adalah nabi terahkir, Imam Besar terakhir yang menanggungkan segala dosa di dunia kepadaNya. Mengapa Jahshua tidak bisa melakukan itu sendiri? Mengapa Dia memerlukan Yohanes Pembaptis? Itulah alasan mengapa Yohanes Pembaptis datang 6 bulan lebih dahulu daripada Jahshua. Hal itu adalah untuk menggenapkan hukum Perjanjian Lama, untuk menyempurnakan Perjanjian Lama. Jahshua dilahirkan oleh anak dara Maria, dan Yohanes Pembaptis dilahirkan dari seorang wanita tua yang bernama Elisabet.

Itulah karya Jahweh, dan Dia merencanakan mereka untuk menyelamatkan orang berdosa. Untuk menyelamatkan kita dari perhambaan dosa, dan dari semua penderitaan manusia yang penuh dosa, Dia mengutus hambaNya Yohanes, dan AnakNya Jahshua. Yohanes Pembaptis ditetapkan sebagai wakil manusia , Imam Besar.

Manusia Terhebat yang pernah Dilahirkan
Siapakah manusia terhebat di dunia ini? Yohanes Pembaptis Mari kita melihat Matius 11:7-14. “Setelah muridmurid Yohanes pergi, mulailah Jahshua berbicara kepada orang banyak itu tentang Yohanes: “Untuk apakah kamu pergi ke padang gurun? Melihat buluh ◄ DAFTAR ISI ►

126 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

yang digoyangkan angin kian ke mari? Atau untuk apakah kamu pergi? Melihat orang yang berpakaian halus? Orang yang berpakaian halus itu tempatnya di istana raja. Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi. Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku mengutus utusanKu mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalanMu di hadapanMu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar daripadanya. Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya. Sebab semua nabi dan Alkitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes dan jika kamu mau menerimanya, ialah Elia yang akan datang itu.”” Orang-orang pergi ke padang gurun untuk bertemu Yohanes Pembaptis, yang berseru, “Bertobatlah hari

kamu sekalian” Dan Jahshua berbicara, “Untuk apakah kamu pergi? Melihat orang yang berpakaian halus? Orang yang berpakaian halus itu tempatnya di istana raja.” Jahshua sendiri menyaksikan kehebatan Yohanes. “Siapakah yang akan kalian lihat? Seorang biadab yang memakai jubah bulu unta dan berseru sekuat tenaga? Dia pasti memakai jubah bulu unta. Siapa yang hendak kalian lihat? Orang yang berpakaian halus itu? Orang yang berpakaian halus itu tempatnya di istana raja. Tetapi dia lebih besar daripada raja itu,” demikian kata Jahshua. “Orang yang berpakaian halus itu tempatnya di istana raja. Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih daripada nabi.” Pada masa lalu, para nabi lebih hebat daripada para raja. Apakah Anda tahu hal itu? Namun Yohanes Pembaptis lebih besar daripada raja dan lebih agung daripada nabi. Dia lebih agung daripada para nabi dalam Perjanjian Lama. Sebenarnya, Yohanes, Imam Besar dan wakil manusia, lebih besar daripada Harun,

DAFTAR ISI

127 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

imam pertama. Jahshua sendiri memberi kesaksian mengenai Yohanes. Siapakah wakil manusia? Kecuali Kristus sendiri, siapakah manusia yang paling hebat di dunia? Yohanes Pembaptis. “Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih daripada nabi. ‘Lihatlah, Aku mengutus utusanKu mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalanMu di hadapanMu.’” Yohanes Pembaptis menyaksikan bahwa peperangan melawan dosa sudah berakhir. “Lihatlah, Anak Domba Jahweh yang menghapuskan segala dosa dunia ini.” Orang yang menyaksikan bahwa Jahshua menanggung dosa dunia ini ialah Yohanes Pembaptis. Dalam Matius 11:11, “Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis.” Adakah manusia yang lebih besar daripada Yohanes yang dilahirkan oleh perempuan? Apakah artinya ‘dilahirkan oleh perempuan?’ Artinya, semua orang. Kecuali Adam, semua orang

dilahirkan oleh perempuan. Ya, di antara orang yang dilahirkan oleh perempuan, tidak ada yang lebih besar daripada Yohanes Pembaptis. Dengan demikian, dia adalah Imam Besar terakhir dan wakil manusia. Yohanes Pembaptis ialah Imam Besar, nabi, dan wakil kita. Dalam Perjanjian Lama, Harun dan anaknya ditasbihkan Tuhan untuk melayani untuk selamalamanya. Semua dosa harus dihapuskan melalui Harun dan anaknya. Itulah yang ditetapkan oleh Tuhan. Jika ada orang lain di antara Lewi yang berani tampil dan melakukan hal itu, pastilah dia akan mati. yang bisa mereka lakukan adalah mengumpulkan kayu api untuk mezbah, menguliti binatang, membersihkan usus, dan memisahkan lemak. Jika mereka bersikeras untuk melakukan tugas imam, mereka pastilah mati. Itulah hukum Tuhan. Mereka tidak bisa menentangnya. Di dunia, tidak ada orang yang lebih besar daripada Yohanes Pembaptis. Dia paling besar di antara seluruh makhluk hidup. “Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis

DAFTAR ISI

128 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.” Penebusan manusia digenapkan ketika Yohanes Pembaptis membaptiskan Jahshua, dan orang yang percaya Jahshua dapat masuk ke dalam kerajaan sorga. Mereka menjadi orang benar. Mari kita melihat bagaimana ayah Yohanes memberi kesaksian mengenai anaknya.

Kesaksian Zakharia, Ayah Yohanes
Bagaimana nubuat Zakharia tentang anaknya? Yohanes akan mempersiapkan jalan Tuhan dengan memberi pengetahuan keselamatan bagi umatNya. Mari kita membaca Lukas 1:67-80. “Dan

Zakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya: ‘Terpujilah Tuhan, Jahweh Israel, sebab Ia melawat umatNya dan membawa kelapasan baginya, Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kiga di dalam keturunan Daud, hambaNya itu, seperti yang telah difirmankanNya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabiNya yang kudus untuk melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang membenci kita, untuk menunjukkan rahmatNya kepada nenek moyang kita dan mengingat akan perjanjianNya yang kudus, yaitu sumpah yang diucapkanNya kepada Abraham, bapa leluhur kita, bahwa Ia mengaruniai kita, supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepadaNya tanpa takut, dalam kekudusan dan kebenaran di hadapanNya seumur hidup kita. Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Jahweh Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagiNya, untuk memberikan kepada umatNya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan

DAFTAR ISI

129 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

pengampunan dosa-dosa mereka, oleh rahmat dan belas kasihan dari Jahweh kita, dengan mana Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi, untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera.’ Adapun anak itu bertambah besar dan makin kuat rohnya. Dan ia tinggal di padang gurun sampai kepada hari ia harus menampakkan diri kepada Israel.” Zacharia menubuatkan dua hal. Dia menubuatkan bahwa Raja umat manusia akan datang. Dari ayat 68 sampai 73, dia menubuatkan dengan sukacita bahwa Tuhan tidak melupakan perjanjianNya dan Jahshua, seperti yang Tuhan janjikan dengan Abraham, dilahirkan dari anak dara Maria untuk menyelamatkan keturunannya dari tangan musuhnya. Dan dalam ayat 74, “Supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepadaNya tanpa takut” Itulah untuk meningkatkan Perjanjian Tuhan kepada Abraham dan orang-orang Israel, serta dia menubuatkan, “supaya kita, kita dapat beribadah

kepadaNya tanpa takut.” Dalam ayat 76, dia bernubuat tentang anak lakilakinya. “Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Jahweh Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagiNya, untuk memberikan kepada umatNya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka, oleh rahmat dan belas kasihan dari Jahweh kita, dengan mana Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi, untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera.” Di sini, dia mengatakan, “untuk memberikan kepada umatNya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka” Melalui siapa pengetahuan tentang keselamatan akan diberikan? Yohanes Pembaptis. Apakah Anda melihat semua itu? Yohanes Pembaptis, melalui firman Tuhan, memberitahukan kepada kita bahwa Jahshua adalah Anak Jahweh yang menanggung dosa-dosa di

DAFTAR ISI

130 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

dunia. Sekarang, mari kita melihat Markus 1. “Inilah permulaan Injil tentang Jahshua Kristus, Anak Jahweh. Seperti ada tertulis dalam Alkitab nabi Yesaya: ‘Lihatlah, Aku mengutus utusanKu mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagiMu; ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagiNya,’ demikianlah Yohanes Pembaptis tempil di padang gurun dan menyerukan: ‘Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Jahweh akan mengampuni dosamu.’ Lalu datanglah kepadanya orang-orang dari seluruh daerah Yudea dan semua penduduk Yerusalem, dan sambil mengaku dosanya mereka dibaptis di sungai Yordan” (Markus 1:1-5). Orang-orang berbalik dari pemujaan kepada ilahilah asing dan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis. Namun Yohanes memberi kesaksian, “Aku membaptiskan engkau dengan air agar engkau kembali kepada Tuhan. Tetapi Anak Jahweh akan

datang dan aku akan membaptiskanNya, sehingga semua dosamu akan ditanggungkan kepadaNya. Dan kalau kamu percaya pada saat kamu sedang saya baptiskan, segala dosamu akan ditanggungkan kepadaNya sebagaimana dosa-dosa ditanggungkan dengan peletakkan tangan dalam Perjanjian Lama.” Itulah yang disaksikan Yohanes. Kenyataan bahwa Jahshua dibaptiskan di sungai Yordan berarti bahwa Dia dibaptiskan di sungai kematian. Kita bernyanyi di pemakaman, “Dan waktunya segera akan tiba. Kita akan bertemu di pantai yang indah. Kita akan bertemu di pantai yang indah.” Ketika kita mati, kita akan menyeberang sungai Yordan. Sungai Yordan adalah sungai kematian. Jahshua dibaptiskan di sungai kematian itu.

DAFTAR ISI

131 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

Baptisan yang menanggungkan dosa-dosa kita.
Apakah peletakkan tangan dalam Perjanjian Baru? Baptisan Jahshua Dalam Matius 3:13-17, kita membaca, “Maka datanglah Jahshua dari Galilea ke sungai Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya; ‘Akulah yang perlu dibaptis olehMu, dan Engkau yang datang kepadaku?’ Lalu Jahshua menjawab, kataNya kepadanya: ‘Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh.’ Dan Yohanes pun menurutiNya. Sesudah dibaptis, Jahshua segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Jahweh seperti burung merpati turun ke atasNya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan:

‘Inilah Anak yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan.’” Jahshua datang ke sungai Yordan dan dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. “Baptiskanlah Aku” “Tetapi, akulah yang perlu dibaptiskan olehMu, dan Engkau yang datang kepadaku?” Imam Besar sorgawi dan Imam Besar dunia bertemu. Menurut surat Ibrani, Jahshua Kristus ialah Imam Besar untuk selama-lamanya menurut peraturan Melkisedek. Dia tidak memiliki silsilah. Dia bukan keturunan Harun, bukan juga keturunan siapapun. Ialah Anak Jahweh, Pencipta kita. Karena itu, Dia tidak punya silsilah. Tetapi Dia membuang kemuliaan sorga dan turun ke dunia untuk menyelamatkan umatNya. Alasan mengapa Dia turun ke dunia ini adalah untuk menyelamatkan orang berdosa yang menderita dari tipu daya Iblis. Dan Dia menanggung semua dosa dunia dengan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis. “Lalu Jahshua menjawab, kataNya kepadanya: ‘Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah

DAFTAR ISI

132 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh.’ Dan Yohanes pun menurutiNya.” “Biarlah hal itu terjadi” Biarkan itu terjadi! Jahshua memerintah wakil manusia dan menundukkan kepalaNya. Dalam Perjanjian Lama, ketika korban dipersembahkan bagi Tuhan, orang berdosa dan Imam Besar meletakkan tangannya di atas kepala korba dan menanggungkan dosa. ‘Meletakkan tangan’ berarti ‘menanggungkan.’ Jahshua dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis. Artinya sama dengan peletakkan tangan dalam Perjanjian Lama ‘Menanggungkan,’ ‘dikubur,’ ‘dihapuskan’ dan ‘dikorbankan’ juga artinya sama. Perjanjian Baru adalah kenyataan, sedangkan Perjanjian Lama merupakan bayangannya. Ketika orang berdosa meletakkan tangannya di atas domba korban dalam Perjanjian Lama, dosanya ditanggungkan kepada domba itu dan domba itu mati. Ketika domba itu mati, dikubur, domba itu mati dengan menanggung dosa! Ketika dosa itu ditanggungkan kepada domba itu, apakah orang yang

memberikan korban menjadi tanpa dosa? Andaikata sapu tangan merupakan dosa dan mikropon ini merupakan domba. Dan ketika saya meletakkan tangan saya di atas mikropon itu, dosa itu diserahkan ke mikropon itu, domba. Tuhan sendiri yang menentukan hal itu demikian. “Letakkanlah tanganmu.” Jadi, untuk diselamatkan dari dosadosanya, orang harus meletakkan tangannya di atas korban itu. Setelah itu, dia tidak mempunyai dosa. Pembaptisan Jahshua adalah untuk penyucian, dikubur dan menanggungkan dosa kepadaNya. Itulah maksudnya. Apakah artinya menggenapkan seluruh kehendak Jahweh? menghapuskan segala dosa dengan menyerahkan dosa-dosa kepada Jahshua Maka, ketika Jahshua dibaptis untuk menanggung

DAFTAR ISI

133 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

segala dosa dunia, apakah semuanya sungguhsungguh ditanggungkan kepadaNya? Ya, Semua dosa di dunia ditanggungkan kepada Jahshua dan semua orang diselamatkan. Hal itu sama dengan menanggungkan dosa-dosa ke dalam diri binatang korban dalam Perjanjian Lama. Jahshua datang ke dunia ini dan di sungai Yordan, Dia berkata, “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh. Dan Yohanes pun menurutiNya” (Matius 3:15). Demikianlah Dia mengijinkan diriNya untuk dibaptis. Jahshua mengatakan kepada Yohanes bahwa sepatutnya mereka menggenapkan seluruh kehendak Jahweh dengan baptisanNya. ‘seluruh kehendak Jahweh’ berarti ‘paling cocok dan layak.’ ‘karena demikianlah’ sepatutnya mereka menggenapkan seluruh kehendak Jahweh. Itu berarti sepatutnya Yohanes membaptiskan Jahshua, dan Jahshua dibaptis oleh Yohanes untuk menanggungkan semua dosa kepadaNya. Tuhan memberikan penebusan berdasarkan kepada

pembaptisan Jahshua, pengorbananNya, dan iman kita. “Semua orang menderita karena dosa dan disiksa oleh setan karena dosa mereka. Oleh karena itu, agar mereka bisa diselamatkan dan masuk ke sorga, engkau, sebagai wakil manusia dan seorang keturunan Harun, harus membaptiskanKu bagi semua orang. Aku harus dibaptis olehmu. Demikianlah karya penebusan akan digenapkan.” “Aku mengerti.” Lalu Yohanes membaptiskan Jahshua. Dia meletakkan tangannya di atas kepala Jahshua dan menanggungkan semua dosa dunia kepada Jahshua. Jahshua adalah Juruselamat yang menghapuskan segala dosa kita. Kita diselamatkan dengan percaya akan penebusanNya. Apakah Anda percaya? Setelah baptisanNya, yaitu karya pertama Jahshua dalam pelayananNya di sungai Yordan melalui tangan wakil semua manusia, Dia berkeliling sambil memberitakan Injil selama 3 setengah tahun dengan membawa semua dosa dunia di atas kepalaNya. Dia berkata kepada perempuan yang ditangkap

DAFTAR ISI

134 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

karena berbuat zinah, “Akupun tidak menghukum engkau.” Dia tidak bisa menghukum perempuan itu karena Dia telah menanggung semua dosa perempuan itu dan akan menjalani kematian di kayu Salib bagi dosa-dosa itu. Selama berdoa di tempat yang bernama sebagai Getsemani, Dia berdoa 3 kali meminta Bapa menghilangkan cawan itu dariNya, namun segera berhenti dan mengatakan, “Bukan kehendakKu, tetapi kehendakMu yang jadi.”

“Lihatlah! Anak Domba Jahweh, yang Menghapus Dosa Dunia!”
Berapa banyak dosa ditanggung oleh Jahshua? Segala dosa dunia Dalam Yohanes 1:29 ditulis, “Pada keesokan

harinya Yohanes melihat Jahshua datang kepadanya dan ia berkata: ‘Lihatlah Anak Domba Jahweh, yang menghapus dosa dunia.’” Yohanes Pembaptis membaptiskan Jahshua. Dan pada keesokan harinya, Jahshua datang kepadanya, dan ia berkata kepada orang-orang, “Lihatlah! Anak Domba Jahweh yang menghapus dosa dunia!” Itulah kesaksiannya. Anak Jahweh datang ke dunia ini dan menghapus semua dosa dunia. Yohanes Pembaptis menyaksikan sekali lagi. Dalam Yohanes 1:35, “Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya. Dan ketika ia melihat Jahshua lewat, ia berkata: ‘Lihatlah Anak domba Jahweh!’” Anak Domba Jahweh berarti Dia adalah kenyataan yang sesungguhnya dari korban dalam Perjanjian Lama yang mati untuk dosa-dosa Israel. Bagi Anda dan saya, Anak Jahweh, Pencipta kita turun ke dunia ini dan menanggung segala dosa kita; semua dosa mulai dari penciptaan dunia ini sampai akhir zaman, dari dosa asal sampai semua ketidakadilan kita, dari kekurangan kita sampai kesalahan kita. Dia

DAFTAR ISI

135 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

menyelamatkan kita semua dengan baptisanNya dan darahNya di kayu Salib. Jahshua menghapus semua dosa kita dan memberi penebusan. Apakah Anda mengerti itu? “Anak Domba Jahweh yang menghapus dosa dunia.” Tahun berapa sekarang? Sekarang sekitar tahun 2000. Itu berarti 2000 telah lewat sejak Dia turun ke dunia ini. Dan pada tahun 30 M, Jahshua menanggung segala dosa dunia. Mereka berkata bahwa tahun kelahiran Jahshua adalah tahun 1 tahun Masehi. Kita menyebut tahun-tahun sebelum kelahiran Jahshua sebagai Sebelum Masehi. Maka sekitar 2000 tahun sudah berlalu sejak Jahshua datang ke dunia ini. Pada tahun 30 M, Jahshua dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis. Dan pada keesokan harinya Yohanes berseru-seru, “Lihatlah! Anak Domba Jahweh yang menghapus dosa dunia” “Lihatlah” Dia mengajar orang banyak untuk percaya kepada Jahshua yang menanggung semua dosa kita. Dia menyaksikan bahwa Jahshua adalah Anak Domba Jahweh, yang menyelamatkan kita dari semua dosa

kita. Jahshua menanggung semua dosa kita dan menyelesaikan peperangan kita. Kita sekarang tidak memiliki dosa karena Anak Jahweh sudah menanggung segala dosa kita. Yohanes Pembaptis menyaksikan bahwa Dia menanggung semua dosa kita, dosa Anda dan dosa saya. “Ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya” (Yohanes 1:7). Tanpa kesaksian Yohanes, bagaimana kita dapat mengetahui bahwa Jahshua menanggung dosa kita? Alkitab sering mengatakan bahwa Dia mati untuk kita, namun hanya Yohanes Pembaptis menyaksikan bahwa Dia menanggung dosa kita. Berapa banyakkah dosa Yang ada di dunia ini? Segala dosa manusia dari jaman penciptaan Sampai akhir jaman

DAFTAR ISI

136 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

Banyak orang memberi kesaksian setelah kematian Jahshua, namun hanya Yohanes Pembaptis yang memberi kesaksian selama Dia hidup. Memang, para murid Jahshua juga menyaksikan penebusan Jahshua. Mereka bersaksi bahwa Jahshua menghapuskan dosadosa kita, bahwa Dia ialah Juruselamat. Jahshua menanggung dosa di dunia.Sekarang, Anda belum berusia 100 tahun,? Jahshua menghapuskan dosa di dunia ketika Dia berumur 30 tahun. Sekarang, pikirkanlah diagram berikut.
Adam Abraham baptisan Jahshua 4000 SM 2000 SM 30 M sekarang ini akhir jaman 2000 M ?M

Segala dosa dunia Mari kita andaikan bahwa dunia diciptakan 4000 tahun sebelum Jahshua datang. Dan ada 2000 tahun sejak Jahshua datang sampai sekarang. Kita tidak tahu berapa lama lagi waktunya, namun akhir jaman pasti akan datang. Dia berfirman, “Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang

awal dan Yang Akhir” (Wahyu 22:13). Dengan demikian akhir jaman pasti akan datang. Dan kita berada di titik yang ditujukan tahun 2001. Kristus menghapus dosa-dosa kita pada tahun 30 M., dan itu 3 tahun sebelum Dia mati di kayu Salib. “Anak Domba Jahweh yang menghapus dosa dunia.” Dia menghapus dosa dunia, dosa-dosa Anda dan saya. Kita berada sekitar 2000 tahun dari saat kematian Jahshua. Kita sedang hidup sekitar 2000 tahun setelah Jahshua menanggung dosa kita. Dan kita masih hidup dan berdosa hari dan tahun ini. Jahshua adalah Domba Jahweh yang menghapus dosa dunia. Kita mulai hidup di dunia ini sejak saat kita dilahirkan. Apalak kita semua berdosa dari saat waktu kita dilahirkan, atau tidak? -Kita berdosa.- Marilah kita memeriksa seluruhnya. Dari hari saat kita dilahirkan sampai saat kita berumur 10 tahun, apakah kita berdosa, atau tidak? -Kita berdosa.- Dosa-dosa itu ditanggung oleh Jahshua atau tidak? -Dosa kitaditanggungNya.- Karena segala dosa ditanggung

DAFTAR ISI

137 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

oleh Jahshua, Dia adalah Juruselamat. Kalau tidak begitu, bagaimana Dia dapat menjadi Juruselamat kita? Segala dosa ditanggung oleh Jahshua. Mulai umur 11 hingga 20 tahun, kita berdosa atau tidak? Kita berbuat dosa dalam hati kita, dalam perbuatan... Kita sangat pandai berdosa. Kita sudah tahu bahwa kita tidak boleh melakukan dosa, tetapi kita dengan mudah jatuh dan melakukan dosa. Dan Tuhan mengatakan kepada kita bahwa dosadosa kita ditanggungkan kepada Jahshua. Ia mengetahui keberadaan kita, sehingga Dia menghapus dosa-dosa kita. Berapa lama biasanya kita hidup di dunia ini? Katakan saja sampai sekitar 70 tahun. Kalau kita mengumpulkan semua dosa yang kita lakukan selama 70 tahun, berapa banyaknya? Kalau kita muatkan dosa itu pada truk yang kapasitas 8 ton, barangkali diperlukan lebih dari 100 truk. Coba bayangkan berapa banyak dosa yang akan kita lakukan dalam seumur hidup kita. Apakah itu dosa-dosa dunia, atau bukan? Itu termasuk dosa dunia.

Kita melakukan dosa juga antara usia 20 dan usia 30 dan itu juga termasuk dosa dunia.

Juruselamat Manusia, Jahshua Kristus
Berapa banyak dosa dihapus Jahshua? Semua dosa nenek moyang kita,dosa kita dan keturunan kita sampai dunia ini berakhir. Jahshua berkata bahwa Dia menghapuskan segala dosa. Jahshua tidak dapat berbicara kepada diriNya sendiri, ‘Baptiskan Aku,’ oleh karena itu Jahweh terlebih dahulu mengirim hambaNya, Yohanes, yang dipilih menjadi wakil manusia. ‘namaNya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Jahweh yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.” Karena kepribadianNya, karena hikmatNya, karena kebijaksanaanNya, dia ◄ DAFTAR ISI ►

138 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

mengutus wakil manusia itu lebih dulu, dan Dia sendiri, Anak Jahweh, datang dalam rupa manusia dan menanggung dosa dunia. Keselamatan yang sangat indah, bukan? Indah sekali, bukan? Maka, sekali saja, dengan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, Dia menanggung semua dosa manusia di seluruh dunia dan membebaskan manusia dari dosa dengan disalibkan. Dia membebaskan kita semua. Bayangkan! Semua dosa Anda mulai usia 20 sampai 30 tahun, usia 30 usia sampai 40, 40 sampai 60 tahun, sampai 70 tahun, 100 tahun, dan masa kanak-kanak Anda. Apakah Ia menghapuskan semua dosa Anda? Ya, Dia sudah melakukannya. Dialah Jahshua Kristus, Juruselamat manusia. Karena Yohanes Pembaptis menanggungkan semua dosa kita kepada Jahshua, dan karena Tuhan merencanakan itu, kita dapat dibebaskan dengan percaya kepada Jahshua. Apakah Anda dan saya orang-orang berdosa? Apakah dosa kita semua ditanggungkan kepada Jahshua? -Kita tidak lagi

berdosa, dan dosa-dosa kita ditanggungkan semuanya kepada Jahshua.Siapakah berani mengatakan bahwa dosa masih ada di dalam dunia ini? Jahshua menanggung segala dosa dunia. Dia mengetahui bahwa kita akan berbuat dosa dan juga menghapuskan semua dosa-dosa masa depan. Beberapa di antara kita masih belum berusia 50 tahun dan beberapa orang bahkan masih belum setengah baya, namun kita berbicara tentang diri kita, termasuk saya, seolah-olah kita hidup selama-lamanya. Sebagian di antara kita hidup dalam keadaan naik turun. Saya akan menjelaskan hal itu sebagai berikut. Berapakah setengah waktu kehidupam seekor lalat buah? 12 jam. “Ya ampun! Saya bertemu orang ini dan orang itu, dan dia mengayunkan pemukul lalat kepadaku, dan aku hampir mati hancur, dan kamu tahu...” Dia baru saja hidup 12 jam dan terus menerus berbicara. Tetapi ia sudah menjalani setengah waktu kehidupannya. Jam 7 atau 8 malam dia berada dalam masa tua, dan sesaat kemudian, mati. Sebagian hidup selama 20

DAFTAR ISI

139 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

jam, beberapa 21 jam, dan sebagian lain hidup 24 jam. Mereka berbicara tentang pengalaman selama hidupnya, namun bagi kita, hal itu nampak seperti apa? Karena kita hidup sampai 70 tahun, atau 80 tahun, kita bisa berbicara, “Jangan bercanda.” Pengalaman mereka sangat sepele di mata kita. Jahweh adalah kekal. Ia hidup untuk selamalamanya. Dia menentukan yang awal dan yang akhir. Karena Ia hidup selama-lamanya, Ia hidup dalam bingkai waktu kekekalan. Dia melihat kita dalam keabadianNya. Pada suatu ketika, Dia menghapus segala dosa dunia, mati di kayu Salib, dan kataNya, “Sudah selesai.” Dia bangkit kembali setelah 3 hari dan naik ke sorga. Sekarang Dia tinggal di dalam kekekalan. Sekarang, Dia melihat kita. Dan ada orang berkata, “Ya ampun, Saya sudah melakukan begitu banyak dosa. Meskipun hanya hidup 20 tahun, saya telah melakukan begitu banyak dosa.” “Saya hidup 30 tahun dan sudah melakukan begitu banyak dosa. Terlalu banyak. Bagaimana saya

dapat diampuni?” Tetapi Tuhan kita dalam keabadianNya berfirman, “Jangan bercanda. Aku tidak hanya menyelamatkan dosamu sampai saat ini, tetapi dosa nenek-moyangu sebelum engkau dilahikanan dosa keturunan yang akan dilahirkan setelah engkau mati.” Dia mengatakan itu kepada Anda dari bingkai kekekalan. Bisakah anda percaya itu? Percayalah! Dan dapatkanlah anugerah keselamatan yang diberi secara cuma-cuma kepada anda. Dan masuklah ke dalam kerajaan sorga. Jangan percaya kepada pikiran kita, tetapi percayalah kepada firman Tuhan. “Demikianlah sepatutnya, kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh.” Seluruh kehendak Jahweh sudah digenapkan oleh Anak Domba Jahweh yang menanggung dosa dunia. Jahshua menanggung semua dosa dunia. Demikian bukan? Ya, Dia sudah melakukannya. Jahshua Kristus menanggung semua dosa dunia, dijatuhi hukuman mati di pengadilan Pontius Pilatus, dan disalibkan.

DAFTAR ISI

140 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

“Sambil memikul salibNya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota. Dan di situ Ia disalibkan mereka dan bersama-sama dengan Dia disalibkan juga dua orang lain, sebelah-menyebelah, Jahshua di tengah-tengah. Dan Pilatus mengutus memasang juga tulisan di atas Salib itu, bunyinya: ‘JAHSHUA, ORANG NAZARET, RAJA ORANG YAHUDI.’ Banyak orang Yahudi yang membaca tulisan itu, sebab tempat di mana Jahshua disalibkan letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, bahasa Latin dan bahasa Yunani” (Yohanes 19:17-20). Apakah yang dikatakan Jahshua pada saat terakhir di kayu Salib? “Sudah selesai.” Mari kita melihat apa yang terjadi setelah Dia disalibkan. “Sesudah itu, Jahshua tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, dan bahwa yang ada tertulis dalam Alkitab Suci akan digenapkan.” Dia

mengambil semua dosa kita menurut Alkitab Suci. “Ia berkatalah -supaya genaplah yang ada tertulis dalam Alkitab Suci-: ‘Aku haus!’ Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Jahshua. Sesudah Jahshua meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: ‘Sudah selesai.’ Lalu Ia menundukkan kepalaNya dan menyerahkan nyawaNya.” (Yohanes 19:28-30) Setelah Dia meminum anggur asam itu, berkatalah Ia, “Sudah selesai.” dan menundukkan kepalaNya serta menyerahkan nyawaNya. Lalu Jahshua Kristus bangkit kembali pada hari yang ketiga dan naik ke sorga. Mari kita membaca Ibrani 10:1-9, “Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri. Karena itu dengan korban yang sama, yang setiap tahun terus-menerus dipersembahkan, hukum Taurat tidak mungkin

DAFTAR ISI

141 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

menyempurnakan mereka yang datang mengambil bagian di dalamnya. Sebab jika hal itu mungkin, pasti orang tidak mempersembahkan korban lagi, sebab mereka yang melakukan ibadah itu tidak sadar lagi akan dosa setelah disucikan sekali untuk selamalamanya. Tetapi justru oleh korban-korban itu setiap tahun orang diperingatkan akan adanya dosa. Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa. Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: ‘Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki -tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiKu.- Kepada korban bakaran dan korban penghapus dosa Engkau tidak berkenan. Lalu Aku berkata: Sungguh, Aku datang; dalam gulungan Alkitab ada tertulis tentang Aku untuk melakukan kehendakMu, ya JahwehKu.’ Di atas Ia berkata: ‘Korban dan persembahan, korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau kehendaki dan Engkau tidak berkenan kepadanya.’ meskipun dipersembahkan menurut hukum Taurat.Dan kemudian kataNya, ‘Sungguh, Aku datang untuk

melakukan kehendakMu.’ Yang pertama Ia hapuskan, supaya menegakkan yang kedua.”

Penebusan Kekal
Bagaimana kita dapat memecahkan masalah dosa harian setelah percaya Jahshua? Dengan menegaskan bahwa Jahshua telah menghapuskan semua dosa melalui pembaptisanNya Hukum Taurat hanyalah bayangan dari keselamatan yang akan datang. Korban dalam Perjanjian Lama, domba atau kambing, menyatakan bagi kita bahwa Jahshua Kristus akan datang dan menanggung dosa kita dengan cara yang sama untuk menghapuskan segala dosa. Semua orang dalam Perjanjian Lama, Daud, ◄ DAFTAR ISI ►

142 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

Abraham dan semua orang lain mengetahui dan percaya kepada makna sistem yang berkorban itu. Sistem itu menunjukkan bahwa Mesias, Kristus (Kristus berarti Juruselamat) akan datang dan menghapuskan semua dosanya. Mereka percaya penebusan mereka dan diselamatkan oleh imannya. Hukum Taurat hanyalah bayangan saja dari keselamatan yang akan datang. Mempersembahkan korban penghapus dosa hari demi hari, tahun demi tahun tidak akan pernah bisa menyelamatkan kita secara sempurna. Karena itu Dia yang sempurna dan abadi, yang tidak tercela, Anak Jahweh harus datang ke dunia. Dan Ia berkata Ia telah datang untuk melakukan kehendak BapaNya seperti yang tertulis dalam Alkitab yang menulis mengenai Dia. “Dan kemudian kataNya, ‘Sungguh, Aku datang untuk melakukan kehendakMu.’ Yang pertama Ia hapuskan, supaya menegakkan yang kedua.” Kita diselamatkan dari dosa kita karena Jahshua Kristus menanggung dosa kita seperti yang tertulis di dalam Perjanjian Lama,

dan karena kita percaya di dalam Dia. Mari kita baca Ibrani 10:10. “Dan karena kehendakNya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Jahshua Kristus.” Karena kehendakNya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Jahshua Kristus. Apakah Kita sudah dikuduskan? -Sudah.Apa artinya? Jahweh Bapa mengutus AnakNya dan menanggungkan segala dosa kita kepadaNya melalui baptisan dan menjatuhkan hukuman kepadaNya satu kali untuk semua manusia, di kayu Salib.Dengan demikian, Ia melepaskan kita semua yang menderita karena dosa. Itulah Kehendak Jahweh. Untuk membebaskan kita, Jahshua mengorbankan diriNya sekali untuk selama-lamanya, supaya kita dapat dikuduskan. Kita sudah dikuduskan. Jahshua mengorbankan DiriNya demi semua dosa kita dan mati sebagai pengganti kita agar tidak lagi dihakimi. Korban Perjanjian Lama dipersembahkan setiap hari karena semua dosa baru memerlukan korban

DAFTAR ISI

143 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

penghapus dosa yang lain lagi. Dalam Yohanes 13, ada cerita tentang Jahshua membersihkan kaki Petrus. Ia membersihkan kaki Petrus untuk mengajarkan kepada Petrus bahwa dia akan berdosa dan bahwa Ia sudah menebus Petrus. Jahshua mengetahui Petrus akan berdosa lagi di masa yang akan datang, sehingga Ia menuangkan air ke baskom dan membersihkan kakinya. Petrus mencoba menolak, tapi Jahshua berkata, “Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak.” Artinya adalah ‘Engkau akan berbuat dosa lagi sesudah ini. Engkau akan menyangkal Aku dan berdosa lagi setelah Aku menghapus semua dosamu. Engkau berbuat dosa bahkan setelah KenaikanKu. Sebab itu Aku membersihkan kakimu untuk memperingatkan kepada Setan agar tidak mencobai engkau karena Aku sudah menghapuskan dosa masa depanmu.” Apakah Anda berpikir bahwa Dia membersihkan kaki Petrus untuk mengajarkan agar kita bertobat setiap hari? Tidak. Kalau kita harus bertobat setiap

hari untuk diselamatkan, Jahshua tidak akan menghapuskan semua dosa kita sekali untuk semua dan selamanya. Tetapi Jahshua berkata bahwa Ia menguduskan kita sekali untuk semua dan selamanya. Kalau kita harus bertobat setiap hari, lebih baik kita kembali ke masa Perjanjian Lama. Lalu siapakah yang bisa menjadi orang benar? Siapa yang dapat diselamatkan secara sempurna? Meskipun kita percaya kepada Tuhan, siapa yang dapat hidup tanpa dosa? Siapakah yang dapat dikuduskan oleh pertobatan? Kita berdosa dengan tak henti-hentinya setiap hari, bagaimana kita bisa meminta pengampunan untuk setiap dosa itu? Bagaimana kita begitu tebal muka untuk setiap hari datang kepadaNya untuk bertobat? Kita cenderung melupakan dosa pagi ketika sore hari, dan dosa malam keesokan paginya. Tidak mungkin bagi kita untuk bertobat secara sempurna atas semua dosa kita. Sebab itu, Jahshua dibaptiskan satu kali, mengorbankan diriNya satu kali agar kita dikuduskan

DAFTAR ISI

144 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

sekali untuk selamanya. Dapatkah anda mengerti hal ini? Kita ditebus sekali dari dosa-dosa kita. Kita tidak ditebus bilamana setiap kali kita bertobat. Apakah masih ada dosa yang untuknya Kita harus berdoa pertobatan? Tidak ada Kita telah diselamatkan dari dosa kita dengan percaya bahwa Jahshua menanggung semua dosa kita, dosa Anda, dan dosa saya. “Selanjutnya setiap imam melakukan tiap-tiap hari pelayanannya dan berulang-ulang mempersembahkan korban yang sama, yang sama sekali tidak dapat menghapuskan dosa. Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Jahweh, dan sekarang Ia hanya menantikan saatnya, di mana musuh-musuhNya akan dijadikan tumpuan kakiNya. Sebab oleh satu korban saja Ia

telah menyempurnakan untuk salama-lamanya mereka yang Ia kuduskan. Dan tentang hal itu Roh Kudus juga memberi kesaksian kepada kita, sebab setelah Ia berfirman: ‘Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka sesudah waktu itu,’ Ia berfirman pula: ‘Aku akan menaruh hukumKu di dalam hati mereka dan menuliskannya dalam akal budi mereka, dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan keselahan mereka.’ Jadi apabila untuk semuanya itu ada pengampunan, tidak perlu lagi dipersembahkan korban karena dosa” (Ibrani 10:1118). Apakah artinya “pengampunan?” dalam 10:118, itu berarti bahwa dosa itu sendiri, semua dosa yang ada, dihapuskan untuk selama-lamanya, tanpa perkecualian. Jahweh sudah memberi pengampunan. Anda percaya itu? “Jadi apabila untuk semuanya itu ada pengampunan, tidak perlu lagi dipersembahkan korban karena dosa.” Mari kita membuat kesimpulan. Kalau Yohanes Pembaptis tidak meletakkan tangannya kepada

DAFTAR ISI

145 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

Jahshua, dengan kata lain, kalau dia tidak membaptiskan Jahshua, apakah kita bisa diselamatkan? Kita tidak bisa diselamatkan. Mari kita melihat ke belakang. Kalau Jahshua tidak memilih Yohanes Pembaptis sebagai wakil manusia dan tidak menanggung semua dosa melalui dia, apakah Dia dapat menghapuskan segala dosa kita? Tidak dapat. Hukum Tuhan adil dan benar. Jahweh tidak bisa hanya berkata bahwa Dia adalah Juruselamat kita, bahwa Dia menanggung segala dosa kita. Dia harus menanggung dosa kita secara fisik. Mengapa Jahshua, Tuhan datang kepada kita dalam rupa jasmani manusia? Karena Ia mengetahui semua dosa manusia, dosa dalam hati dan dosa oleh tubuh, agar Ia menanggung semua dosa kita, Ia, Anak Jahweh, harus datang kepada kita dalam rupa jasmani. Kalau Jahshua Kristus tidak dibaptiskan, dosa kita masih ada. Kalau Dia disalibkan tanpa terlebih dahulu menanggung dosa kita, kematianNya tak berarti. Tidak ada hubungannya kita. Sema sekali tidak berarti.

Maka, ketika Dia memulai pelayananNya pada usia 30 tahun, Ia mendatangi Yohanes Pembaptis di sungai Yordan untuk dibaptiskan. PelayananNya dimulai pada saat Ia berumur 30 tahun dan selesai pada saat Ia berumur 33 tahun. Ketika berumur 30 tahun, Ia datang kepada Yohanes Pembaptis untuk dibaptiskan. “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita melakukan seperti itu untuk semua orang agar dapat dikuduskan dan mejadi benar. Itulah hal yang patut dilakukan. Sekarang, baptiskan Ku.” Ya, Jahshua Kristus dibaptiskan demi penebusan semua manusia. Karena Jahshua dibaptiskan dan menanggung semua dosa kita, dan karena semua dosa kita ditanggungkan kepadaNya melalui tangan Yohanes Pembaptis, Jahweh sendiri memalingkan mataNya ketika Jahshua menderita di kayu Salib. Meskipun Jahshua adalah Anak tunggalNya, Dia harus membiarkan kematianNya. Jahweh adalah kasih, namun Dia harus membiarkan Anaknya mati. Jadi, selama 3 jam, bumi

DAFTAR ISI

146 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

menjadi gelap. Jahshua berseru sebelum Dia mati, “Eli, Eli, lama sabachthani?” dan, “JahwehKu, JahwehKu, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” Jahshua menanggung semua dosa kita dan menanggung hukuman di kayu Salib demi kita. Demikianlah Ia menyelamatkan kita. Tanpa baptisan Jahshua, kematianNya tidak berarti. Kalau Jahshua mati pada Salib tanpa menghapuskan dosa kita, tanpa dibaptiskan, kematianNya tidak bisa akan menggenapkan karya penebusan. Untuk menyelamatkan kita, Jahshua dibaptis Yohanes, wakil manusia, dan dihakimi di atas kayu Salib, sehingga semua orang yang percaya kepadaNya, diselamatkan. Anda orang berdosa atau orang benar? Orang benar yang tidak berdosa Di dalam hati.

Sejak jaman Yohanes Pembaptis sampai sekarang, kerajaan surga telah diserongkan. Karena Yohanes Pembaptis menanggungkan semua dosa manusia kepada Jahshua, maka ada pendamaian bagi dosa-dosa anda dan saya. Demikianlah anda dan saya bisa memanggil Jahweh sebagai Bapa dan dengan penuh keberanian masuk ke dalam kerajaan Jahweh. Dalam Ibrani 10:18 dikatakan, “Jadi apabila untuk semuanya itu ada pengampunan, tidak perlu lagi dipersembahkan korban karena dosa.” Apakah Anda orang-orang berdosa? Sekarang, setelah Jahshua melunasi semua hutang Anda, apakah Anda masih harus membayar hutang? Ada orang yang karena kebiasaannya minum minuman keras membuatnya berhutang kepada banyak orang. Suatu hari, anaknya mendapatkan rejeki besar, dan kemudian melunasi hutang ayahnya. Ayahnya tidak lagi berhutang berapapun banyaknya ia minum minuman keras. Itulah yang dilakukan Jahshua untuk kita. Dia membayar lebih banyak sebelum kita melakukan

DAFTAR ISI

147 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

hutang dosa. Bukan hanya dosa seumur hidup kita, tetapi semua dosa dunia juga dilunasiNya. Dosa-dosa itu sudah ditanggungkan kepada Jahshua ketika Ia dibaptiskan. Jadi, apakah sekarang Anda masih orang berdosa? Bukan, Anda bukan orang berdosa. Kalau kita mengetahui Injil penebusan ini dariawal , betapa mudah bagi kita percaya Jahshua. Namun, sayangnya hal ini terasa sangat baru sampai-sampai banyak orang merasa ragu tentang itu. Namun itu bukan hal yang baru. Kebenaran ini sudah ada sejak awal. Kita hanya tidak mengetahuinya. Injil air dan Roh selalu tercatat dalam Alkitab dan selalu terbukti kebenarannya. Kebenaran ini sudah ada sebelum Anda dan saya dilahirkan. Kebenaran itu sudah ada sejak dunia diciptakan.

Injil Penebusan
Aapa yang harus kita lakukan di hadapan Tuhan? Kita harus percaya kepada Injil Penebusan kekal. Jahshua Kristus, yang menghapuskan semua dosa kita bagi kita, melakukan hal itu sebelum Anda dan saya dilahirkan. Dia sudah menanggung semua dosa itu. Apakah Anda masih berdosa? -Tidak.- lalu bagaimana dengan dosa yang akan Anda lakukan di masa yang akan datang? Semua dosa itu juga termasuk dosa-dosa dunia. Mari kita meninggalkan dosa-dosa masa depan kita saan ini juga. Dosa yang kita lakukan sampai hari ini juga termasuk dosa-dosa dunia, bukan? Semua itu ditanggungkan kepada Jahshua, bukan? Ya, semua itu ditanggungkan kepadaNya. ◄ DAFTAR ISI ►

148 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

Apakah dosa besok juga ditanggungkan kepadaNya? Ya, Dia menanggung semua dosa, tanpa kecuali. Dia tidak meninggalkan satu dosapun. Injil mengajar kita untuk percaya dengan sepenuh hati bahwa Jahshua menanggung semua dosa kita, semua sekaligus, dan membayar lunas semuanya. ‘Permulaan Injil Jahshua Kristus, Anak Jahweh.’ Injil sorga adalah kabar sukacita. Jahshua bertanya, “Aku menanggung semua dosamu. Aku Juruselamatmu. Apakah engkau percaya kepadaKu?” di antara orang yang tak terhitung banyaknya, hanya beberapa orang menjawab, “Ya, Saya percaya. Saya percaya karena Engkau mengatakannya. Tiba-tiba, Sangat mudah untuk saya agar mengerti kebenaran itu.” Orang yang berkata seperti itu, menjadi benar seperti Abraham Tetapi, orang lain berkata, “Saya tidak bisa percaya itu. Itu ajaran baru dan aneh bagi saya.” Ketika itu, Dia bertanya, “Katakan kepadaKu, Aku menanggung semua dosamu atau tidak?” “Saya diajar bahwa Engkau menghapuskan hanya

dosa asal saya, bukan dosa saya setiap hari.” “Aku tahu bahwa engkau terlalu pandai untuk percaya hanya kepada apa yang kamu dengar.. Engkau harus masuk ke neraka karena Aku tidak punya apaapa lagi yang harus kukatakan kepadamu.” Kita telah diselamatkan karena percaya kepada penebusanNya yang sempurna. Semua orang yang terus percaya bahwa mereka berdosa, harus masuk ke neraka. Itu pilihan mereka sendiri. Injil penebusan dimulai dari kesaksian Yohanes Pembaptis. Karena Jahshua menghapuskan semua dosa kita dengan dibaptis oleh Yohanes Pembaptis, kita dikuduskan ketika kita percaya. Rasul Paulus sering berbicara tentang baptisan Jahshua dalam suratnya. Dalam Galatia 3:27, “Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus.” Dibaptis dalam Kristus berarti kita berada dalam Kristus. Ketika Jahshua dibaptis, dosa-dosa kita ditanggungkan kepadaNya melalui Yohanes Pembaptis dan dosa-dosa kita dihapuskan. Dalam surat pertama Petrus pasal 3:21, “Juga

DAFTAR ISI

149 Baptisan Jahshua dan pendamaian dosa-dosa

kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan -maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Jahweholeh kebangkitan Jahshua Kristus.” Hanya orang yang percaya kepada kesaksian Yohanes Pembaptis, pembatisan Jahshua, dan darah di kayu Salib, mendapat anugerah penebusan di dalamnya. Terimalah baptisan Jahshua, kiasan keselamatan dalam hati Anda, dan diselamatkan.

DAFTAR ISI

Khotbah 6
Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

DAFTAR ISI

151 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh
< 1 Yohanes 5:1-12> “Setiap manusia yang percaya, bahwa Jahshua adalah Kristus, lahir dari Jahweh; dan setiap manusia yang mengasihi Dia yang melahirkan, mengasihi juga dia yang lahir dari padaNya. Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Jahweh, yaitu apabila kita mengasihi Jahweh serta melakukan perintah-perintahNya. Sebab inilah kasih kepada Jahweh, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintahNya. Perintah-pertintahnya itu tidak berat, sebab semua yang lahir dari Jahweh, mengalahkan dunia dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Jahshua adalah Anak Jahweh? Inilah Dia yang telah datang dengan air dan

darah, yaitu Jahshua Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran. Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu. Kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Jahweh lebih kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Jahweh tentang AnakNya. Barangsiapa percaya kepada Anak Jahweh, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Jahweh, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Jahweh tentang AnakNya. Dan inilah kesaksian itu: Jahweh telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam AnakNya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak

DAFTAR ISI

152 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

memiliki hidup.”

Jahshua datang dengan apa? Air, darah dan Roh Jahshua datang dengan air? Ya. Dia datang dengan PembaptisNya. Air itu adalah baptisan Jahshua oleh Yohanes Pembaptis di sungai Yordan. Itulah baptisan penebusan yang menanggung segala dosa dunia. Jahshua datang dengan darah? Ya. Dia datang dalam rupa manusia dan dibaptis untuk menanggung segala dosa dunia, dan membayar upah dosa dengan mencurahkan darahNya di kayu Salib. Jahshua datang dengan darah. Jahshua datang dengan Roh? Ya. Jahshua adalah Jahweh, tetapi Dia datang sebagai Roh di dalam daging untuk menjadi Juruselamat orang berdosa. Banyak orang tidak percaya bahwa Jahshua datang dengan air, darah dan Roh. Hanya beberapa orang saja percaya bahwa Jahshua adalah Raja segala raja, Tuhan

segala tuhan dengan sungguh-sungguh. Kebanyakan orang masih meragukan, ‘Apakah Jahshua sungguhsungguh Anak Jahweh atau anak manusia?’ Dan banyak manusia, termasuk para teolog dan hamba Tuhan yang lebih percaya Jahshua sebagai manusia daripada sebagai Tuhan, Juruselamat dan Hakekat yang mutlak. Tetapi, Tuhan berfirman bahwa orang yang percaya bahwa Jahshua adalah Raja segala raja, Jahweh yang sejati, dan Juruselamat, akan diperanakkan di dalam Dia. Mereka yang mengasihi Jahweh, mengasihi Jahshua dan mereka yang percaya kepada Jahweh secara sungguh-sungguh, mengasihi Jahshua dengan cara yang sama. Manusia tidak dapat mengalahkan dunia. Rasul Yohanes berkata kepada kita bahwa orang yang sungguh-sungguh Kristen bisa mengalahkan dunia. Dan alasan mengapa yang setia bisa mengalahkan dunia adalah karena mereka memiliki iman kepada air, darah dan Roh Jahshua. Kekuatan untuk mengalahkan dunia tidak bisa bersumber dari

DAFTAR ISI

153 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

kehendak, usaha dan semangat manusia. “Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumAndang dan canang yang gemerincing. Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. Dan sekalipun aku membagibagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku” (Korintus yang pertama 13:1-3). ‘Kasih’ di sini berarti Jahshua, yang datang dengan air, darah dan Roh.

Hanya orang yang percaya air dan darah saja yang dapat mengalahkan dunia.
Siapakah yang dapat mengalahkan dunia? Orang yang percaya kepada penebusan Dari baptisan Jahshua, darah dan Roh Dalam 1 Yohanes 5:5-6 dikatakan, “Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Jahshua adalah Anak Jahweh? Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Jahshua Kristus.” Saudara-saudara seiman, Dia yang telah mengalahkan dunia, yang mengalahkan setan adalah Jahshua Kristus. Ia yang percaya dalam dunia air, darah, dan Roh Jahshua juga akan mengalahkan dunia.

DAFTAR ISI

154 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

Bagaimana Jahshua mengalahkan dunia? Melalui penebusan air, darah dan Roh. Dalam Alkitab, ‘air’ berarti ‘baptisan Jahshua’ (1 Petrus 3:21). Jahshua datang ke dunia ini di dalam daging. Dia datang untuk menyelamatkan orang berdosa. Dia dibaptis untuk menanggung dosa semua orang berdosa di dunia dan Dia mati di kayu Salib untuk memperdamaikan dosa mereka. Darah pada Salib berarti bahwa Dia datang ke dunia ini dalam rupa manusia. Dia datang dalam rupa manusia untuk menyelamatkan orang-orang berdosa dan dibaptis dengan air. Karena itu, Jahshua datang dengan air dan darah. Dengan kata lain, Dia menanggung dosa dunia dengan air baptisan dan darah kematianNya. Bagaimana Setan memerintah dunia? Setan membuat manusia meragukan firman Tuhan dan menanamkan benih ketidaktaatan di dalam hati mereka. Dengan kata lain, Setan mengubah manusia menjadi budaknya dengan menipu mereka agar tidak mematuhi firman Tuhan.

Tetapi Jahshua datang ke dunia ini dan menanggung segala dosa manusia dengan air baptisanNya dan darahNya di kayu Salib: Dia mengalahkan Setan dan menanggung dosa dunia. Itu terjadi karena Jahshua Kristus adalah Juruselamat orang berdosa. Dia menjadi Juruselamat karena Ia datang dengan air dan darah.

Jahshua Menanggung Dosa Dunia dengan Baptisan Penebusan
Apa artinya Jahshua mengalahkan? Artinya Dia menanggung Segala dosa dunia Karena Jahshua dibaptis untuk menanggung segala dosa dunia dan mati dalam keadaan sebagai manusia untuk menanggung segala dosa, Ia bisa melepaskan

DAFTAR ISI

155 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

kita dari segala dosa. Karena Jahshua dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes Pembaptis, wakil manusia, segala dosa di dunia ditanggungkan kepadaNya. Dan Ia menyerahkan hidupnNya di kayu Salib untuk membayar hutang dosa. Karena Dia mati dan dibangkitkan kembali dari kematian, Dia mengalahkan kekuatan Setan. Dia membayar upah dosa dengan kematianNya.

Jahshua Datang kepada orang berdosa dengan Air Baptisan dan Darah di kayu Salib
Bagaimana Dia mengalahkan kekuatan Setan? Melalui baptisanNya, darah dan Roh

Rasul Yohanes berkata bahwa penebusan bukan hanya dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Sebab itu, karena Jahshua telah menanggung segala dosa dan membuang segala dosa kita untuk selamalamanya, semua manusia yang berdosa diselamatkan dengan percaya kepadaNya, dan dengan setia kepada firmanNya. Ketika Jahshua datang ke dunia, Ia bukan hanya menanggung dosa kita, tetapi Ia juga menyelamatkan kita dari dosa dengan mencurahkan darah sampai mati di kayu Salib. Dia menanggung segala dosa kita dengan baptisanNya di sungai Yordan dan membayar hutang dosa di kayu Salib. Dan nubuat yang dikatakan dalam hukum Tuhan, ‘upah dosa adalah maut’ (Roma 6:23) digenapkan. Apakah artinya mengalahkan dunia? Iman yang mengalahkan dunia itu adalah iman dalam Injil penebusan yang dibawa Jahshua dengan air dan darah. Dia datang dalam rupa manusia dan Dia memberi kesaksian tentang keselamatan dengan baptisanNya dengan air dan kematianNya di kayu Salib.

DAFTAR ISI

156 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

Jahshua mengalahkan dunia, atau khususnya, Setan. Para murid Tuhan pada masa gereja mula-mula sangat berani menghadapi kesyahidan dan tidak tunduk kepada Kekaisaran Roma atau kepada godaangodaan dunia. Semua itu adalah hasil dari kepercayaan mereka bahwa Jahshua datang dengan air (Dia dibaptis untuk menanggung segala dosa kita), dan dengan darahNya di kayu Salib (Dia membayar hutang dosa kita dengan kematianNya). Jahshua datang dalam Roh (Ia datang dalam tubuh manusia), dan Ia menanggung dosa orang berdosa dengan baptisanNya dan darahNya di kayu Salib supaya kita semua yang diselamatkan bisa mengalahkan dunia.

Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan, oleh kebangkitan Jahshua Kristus < 1 Petrus 3:21 >
Apakah kiasan keselamatan? Baptisan Jahshua Dikatakan dalam 1 Petrus 3:21, “Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan (maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Jahweh), oleh kebangkitan Jahshua Kristus.” Rasul Petrus memberi kesaksian bahwa Jahshua adalah Juruselamat dan Dia datang dengan air baptisan dan darah. Sebagai akibatnya, kita harus percaya kepada Jahshua yang datang dengan air dan darah. Dan kita harus mengetahui bahwa air baptisan Jahshua adalah kiasan yang menyelamatkan kita. Rasul Petrus ◄ DAFTAR ISI ►

157 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

mengatakan kepada kita bahwa ‘air’ baptisan, ‘darah’ dan ‘Roh’ merupakan ‘unsur yang mutlak’ dalam penebusan. Tak satupun di antara para murid yang percaya kepada darah di kayu Salib tanpa percaya kepada baptisan Jahshua. Hanya percaya kepada darah adalah setengah dari iman. Iman yang hanya setengah akan menjadi pudar sejalan dengan berlalunya waktu. Namun iman yang percaya Injil air, darah dan Roh akan menjadi lebih kuat sejalan dengan waktu. Tetapi ajaran Injil darah saja menjadi semakin kuat di dunia masa ini. Mengapa? Orang-orang tidak tahu firman kebenaran, penebusan air dan Roh, sehingga mereka tidak dapat dilahirkan kembali. Pada suatu waktu gereja di Barat terjebak ke dalam takhayul. mereka nampaknya berkembang untuk sementara, namun hamba-hamba Setan mengubah iman menjadi takhayul. Takhayul percaya bahwa iblis akan melarikan diri kalau seseorang menggambar salib pada sehelai kertas atau kayu, dan bahwa Setan akan melarikan diri kalau

seseorang percaya kepada darah Jahshua. Melalui iman takhayul itu, Setan menipu manusia untuk percaya mereka hanya perlu percaya kepada darah Jahshua. Setan berpura-pura takut kepada darah sambil berkata Jahshua mencurahkan darah untuk orang berdosa. Tetapi, Petrus dan semua murid-murid lain memberi kesaksian mengenai Injil baptisan Jahshua yang benar dan pencurahan darah di kayu Salib. Namun demikian, apa yang disaksikan orang Kristen sekarang ini? Mereka memberi kesaksian mengenai darah Jahshua saja. Namun, kita harus percaya firman yang tercatat dalam Alkitab dan percaya kepada keselamatan Roh, terhadap baptisan Jahshua dan terhadap darah. Kalau kita tidak mengabaikan baptisan Jahshua dan hanya memberi kesaksian tentang kenyataan bahwa Jahshua mati di kayu Salib untuk kita, keselamatan tidak bisa menjadi sempurna.

DAFTAR ISI

158 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

“Firman Kesaksian” untuk keselamatan melalui Air dari Tuhan
apakah bukti bahwa Tuhan menyelamatkan kita? Air, darah dan Roh Dalam 1 Yohanes 5:8, Tuhan berfirman, “Ada tiga yang memberi kesaksian di bumi” Yang pertama adalah Roh, yang kedua adalah air baptisan Jahshua dan yang ketiga adalah darah di kayu Salib. Ketiganya adalah satu. Jahshua datang ke dunia ini untuk menyelamatkan kita semua dari dosa-dosa. Dia sendiri melakukan itu dengan tiga hal, baptisan, darah dan Roh. ‘Ada tiga yang memberi kesaksian.’ Ada tiga hal yang membuktikan bahwa Tuhan menyelamatkan kita. Bukti itu adalah air baptisan Jahshua, darah dan

Roh. Ketiganya adalah yang dilakukan Jahshua untuk kita di dunia ini. Kalau salah satu di antara ketiganya dihilangkan, keselamatan menjadi tidak sempurna. Ada tiga yang memberi kesaksian di dunia : Roh, air dan darah. Jahshua Kristus yang datang bagi kita dalam daging adalah Jahweh, Roh dan Anak. Dia turun ke dunia ini sebagai Roh dalam tubuh manusia dan dibaptiskan dalam air untuk menanggung segala dosa dunia. Dan Ia menanggung segala dosa kepada tubuhNya dan menyelamatkan kita orang berdosa dengan mencurahkan darah dan mati di kayu Salib. Dia membayar hutang dosa secara sempurna. Itulah Injil penebusan yang sempurna dengan air, darah dan Roh. Kalau salah satu di antara ketiganya dihilangkan, berarti menolak keselamatan Jahweh yang sudah menyelamatkan kita dari dosa. Kalau kita menyetujui pendapat kebanyakan orang di masa sekarang ini, maka kita harus mengatakan ‘ada dua yang memberi kesaksian di dunia: darah dan Roh.’

DAFTAR ISI

159 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

Tetapi rasul Yohanes berkata bahwa ada tiga yang memberi kesaksian: air baptisan Jahshua, darah di kayu Salib, dan Roh. Rasul Yohanes sangat jelas memberi kesaksiannya. Iman yang menyelamatkan orang berdosa adalah iman dalam Roh, air dan darah. Di manakah iman yang memungkinkan manusia untuk mengalahkan dunia? Iman yang percaya bahwa Jahshua datang dengan air, darah dan Roh. Milikilah iman kepada ketiga hal itu dan terimalah keselamatan dan kehidupan yang kekal. Sempurnakah keselamatan tanpa baptisan Jahshua? Tidak Dahulu, sebelum saya dilahirkan kembali, saya juga seorang Kristen yang hanya percaya kepada darah di kayu Salib dan Roh. Saya percaya bahwa Dia turun sebagai Roh dan mati bagi saya di kayu Salib

dan menyelamatkan saya dari segala dosa. Saya hanya percaya kedua hal itu dan cukup berani untuk mengajarkan hal itu kepada semua orang. Saya berencana untuk belajar teologi dan menjadi utusan Injil agar bekerja dan mati bagi manusia seperti yang dilakukan Jahshua. Saya merencanakan banyak rencana besar. Tetapi, selama saya hanya percaya kedua hal itu saja, selalu ada dosa dalam hati saya. Karena itu, saya tidak dapat mengalahkan dunia. Saya tidak bisa bebas dari dosa. Ketika hanya percaya darah dan Roh saja, saya masih memiliki dosa di dalam hati saya. Alasan saya masih memiliki dosa di dalam hati meskipun saya sudah percaya Jahshua adalah karena Saya tidak tahu mengenai air, baptisan Jahshua. Pembebasan saya tidak sempurna sampai saya diselamatkan dengan percaya kepada air baptisan, darah dan Roh. Sebab mengapa saya tidak bisa mengalahkan dosadosa kedagingan saya adalah karena saya tidak tahu makna baptisan Jahshua. Kendatipun sekarang banyak

DAFTAR ISI

160 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

manusia percaya Jahshua, namun masih berbuat dosa kedagingan. Mereka masih memiliki dosa di dalam hati dan mencoba segala cara untuk memiliki lagi kasih mula-mula mereka kepada Jahshua. Mereka tidak dapat lagi memiliki semangat mulamula karena karena mereka tidak pernah secara sempurna dibasuh dosa mereka dengan air. Mereka tidak menyadari bahwa segala dosa mereka ditanggungkan kepada Jahshua ketika Ia dibaptis, dan mereka tidak dapat membangkitkan iman mereka setelah jatuh. Saya menjelaskan itu kepada Anda semua. Kita dapat hidup dalam iman dan mengalahkan dunia ketika kita percaya kepada Jahshua. Betapapun lemahnya kita, betapapun banyaknya kita melakukan dosa, selama kita percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat yang memerdekakan kita secara sempurna dari dosa dengan baptisanNya, kita terus memiliki kemenangan. Tetapi kalau percaya Jahshua tanpa air baptisan, kita sama sekali tidak bisa dibebaskan. Rasul Yohanes

berkata bahwa iman yang mengalahkan dunia adalah iman kepada Jahshua Kristus yang datang dengan air baptisan, darah dan Roh. Tuhan mengaruniakan AnakNya yang tunggal kepada kita untuk menyelamatkan manusia yang percaya kepada baptisan dan darahNya. Jahshua menanggung segala dosa kita dengan baptisanNya. Jahshua, Anak Tunggal Jahweh, datang dalam Roh (dengan tubuh manusia). Dan Ia mencurahkan darah di kayu Salib untuk membayar hutang dosa. Demikianlah Jahshua membebaskan semua manusia dari dosa. Iman yang membawa kita mengalahkan dunia, berasal dari kepercayaan kepada fakta bahwa Jahshua datang kepada kita dengan air, darah dan Roh serta membebaskan kita secara sempurna dari segala dosa. Kalau tidak ada air baptisan dan darah di kayu Salib, tidak ada keselamatan yang sejati. Kalau salah satunya tidak ada, kita tidak dapat memiliki keselamatan yang sejati. Keselamatan yang sejati tidak bisa dicapai tanpa air, darah dan Roh. Oleh

DAFTAR ISI

161 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

karena itu, kita harus percaya air, darah dan Roh. Ketahuilah itu dan Anda akan mempunyai iman yang sejati.

Saya Mengatakan kepada Anda bahwa Kalau Tidak Ada Kesaksian Mengenai Air, Darah dan Roh, Itu Bukan keselamatan yang Sejati.
Apa tiga hal yang memberi kesaksian tentang keselamatan? Air, darah dan Roh Seseorang mungkin berpikir berikut. “Jahshua adalah Juruselamatku, Aku percaya darah di kayu Salib dan aku ingin mati sebagai martir. Aku percaya Jahshua meskipun aku memiliki

dosa dalam hatiku. Aku rajin bertobat dan melakukan pelayanan setiap hari. Aku sudah memberikan seluruh kehidupanku dan semua harta duniawiku bagiMu. Aku bahkan tidak menikah. Bagaimana Tuhan tidak melihat aku? Jahshua mati bagiku di kayu Salib. Tuhan yang Kudus datang sebagai manusia dan mati bagi kami di kayu Salib. Aku percaya padaMu, berkorban bagiMu dan melakukan kerjaku dengan setia. Meskipun aku tak penting dan masih mempunyai sedikit dosa dalam hatiku, apakah Jahshua akan membuang aku ke neraka karena itu? Tidak, Ia tidak begitu.” Ada banyak orang yang berpikir seperti itu. Mereka adalah orang yang tidak percaya bahwa Jahshua dibaptis untuk menanggung segala dosa dunia. Ketika manusia yang percaya Jahshua seperti itu masih memiliki dosa, mereka akan ke mana? Mereka masuk ke neraka. Mereka manusia yang berdosa! Mereka, yang berpikir sekehendak hatinya dan kemudian berpikir bahwa Jahweh akan memiliki pikiranyang sama dengan mereka, akan masuk neraka.

DAFTAR ISI

162 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

Dan sebagian lagi berkata bahwa karena Jahshua menghapuskan segala dosa ketika Ia mati di kayu Salib, maka tidak ada dosa di dunia. Tetapi, orang itu hanya berbicara tentang darah dan Roh. Itu bukan iman yang mengantar manusia-manusia ke penebusan yang sejati. Kita harus percaya bahwa Jahshua menanggung dosa-dosa kita melalui baptisanNya, dihakimi dan mati di kayu Salib untuk kita, dan bahwa Ia dibangkitkan kembali pada hari yang ketiga. Tanpa iman semacam itu, tidak ada penebusan yang sejati. Jahshua Kristus dibaptiskan, mati di kayu Salib dan bangkit kembali. Jahshua Kristus datang kepada kita dengan air, darah dan Roh. Ia menanggung segala dosa di dunia. Ada tiga yang memberi kesaksian di dunia: Roh, air dan darah. Roh Kudus memberi kesaksian bahwa Jahshua adalah Tuhan dan Ia turun dalam tubuh manusia. Berikutnya, kesaksian tentang ‘air.’ Air adalah baptisan Jahshua di sungai Yordan oleh Yohanes

Pembaptis, yang melaluinya dosa kita ditanggungkan kepada Jahshua. Segala dosa kita ditanggungkan kepadaNya ketika Ia dibaptis (Matius 3:15). Kesaksian ketiga adalah ‘darah’ yang melambangkan hidup baru dan peranan Jahshua memikul hukuman bagi kita. Jahshua mati demi kita, dihakimi demi kita dan bangkit kembali pada hari yang ketiga. Jahweh Bapa mengutus Roh Kudus ke dalam hati orang yang percaya kepada baptisan dan darah AnakNya agar memberi kesaksian bagi keselamatan kita. Manusia yang dilahirkan kembali, mempunyai Firman yang bisa dipakai untuk mengalahkan dunia. Manusia yang diselamatkan akan mengalahkan Setan, dusta nabi-nabi palsu dan halangan atau tekanan yang menyerang mereka dengan tak henti-hentinya. Kita memiliki kuasa ini karena kita mempunyai tiga hal di dalam hati kita: air Jahshua, darahNya dan Roh. Kita mengalahkan Setan dan dunia karena kita percaya kepada Roh, air dan darah. Manusia yang

DAFTAR ISI

163 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

percaya baptisan dan darah Jahshua mengalahkan para nabi palsu. Iman kita, dengan kuasa untuk mengalahkan, terletak di air, darah dan Roh.. Anda percaya itu? Bagaimana kita mengalahkan dunia dan Setan? Dengan percaya kepada tiga kesaksian Anda tidak bisa dilahirkan kembali dan juga tidak bisa mengalahkan dunia kalau tidak memiliki iman di dalam penebusan melalui baptisan Jahshua, darahNya dan percaya bahwa Jahshua adalah Anak Jahweh dan Juruselamat. Apakah itu ada dalam hati Anda? Anda memiliki Roh dan air di dalam hati Anda? Anda percaya segala dosa ditanggunglan kepada Jahshua? Anda mempunyai darah Salib dalam hati Anda? Anda akan mengalahkan dunia kalau mempunyai

air dan darah Jahshua di dalam hati Anda, dan kalau percaya bahwa Jahshua mati di kayu Salib bagi Anda dan bahwa Ia memikul hukuman bagi kita. Rasul Yohanes mengalahkan dunia karena dia mempunyai tiga unsur ini dalam hatinya. Dan dia berbicara tentang penebusan untuk seluruh saudara seimannya yang sedang menahan masalah dan ancaman. Dia bersaksi, “dengan cara ini juga engkau mengalahkan dunia. Jahshua datang dengan Roh, air dan darah. Karena Ia mengalahkan dunia, demikian juga orang-orang yang setia akan mengalahkan dunia. Inilah cara satu-satunya bagi mereka yang setia untuk mengalahkan dunia.” Dalam 1 Yohanes 5:8, ia berkata, “Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi : Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.” Banyak orang masih berkata tentang darah dan Roh, namun mereka menghilangkan air baptisan Jahshua. Kalau menghilangkan ‘air,’ mereka masih ditipu oleh Setan. Mereka harus meninggalkan hal itu dan bertobat; mereka harus percaya kepada ‘air’ baptisan Jahshua,

DAFTAR ISI

164 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

dan dilahirkan kembali. Tidak ada seorangpun yang bisa mengalahkan dunia tanpa percaya kepada air dan darah. Saya berkata sekali lagi, tidak seorangpun! Kita harus berjuang menggunakan air dan darah Jahshua sebagai senjata kita. FirmanNya adalah pedang Roh dan Terang. Masih banyak manusia tidak percaya kepada baptisan Jahshua yangmenghapuskan segala dosa kita. Masih banyak manusia hanya percaya kepada dua unsur. Ketika Jahshua memerintahkan mereka ‘bangkitlah dan menjadi teranglah,’ mereka tidak dapat menjadi terang. Mereka masih memiliki dosa dalam hatinya. Meskipun percaya Jahshua, mereka tetap akan masuk neraka.

Injil Baptisan dan Darah Jahshua Harus Disaksikanan Agar Manusia Dapat Mendengar, Percaya dan diselamatkan.
Iman terhadap baptisan merupakan sejenis dogma saja? Tidak, itu bukan dogma. Inilah kebenaran. Ketika kita memberi kesaksian tentang Injil, kita harus menyaksikannya secara tepat. Jahshua datang dengan Roh, dengan baptisan (yang menanggung dosa kita), dan dengan darah (yang melunaskan dosa kita). Kita harus percaya tiga unsur itu. Kalau tidak, kita mengajarkan agama, bukan Injil. Orang Kristen di dunia ini menyebut kekristenan sebagai agama. Kekristenan bukanlah suatu agama. Kekristenan adalah iman terhadap penebusan yang

DAFTAR ISI

165 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

dibangun dalam kebenaran, iman yang memandang kepada Jahweh . Bukan agama. Agama adalah sesuatu yang diciptakan oleh manusia, and iman adalah memandang kepada keselamatan yang diberikan Jahweh kepada kita. Itulah bedannya. Kalau anda mengabaikan kebenaran itu, Anda memperlakukan kekristenan sama seperti halnya agama lain dan mengajarkan moral dan etika saja. Jahshua Kristus tidak datang untuk mendirikan suatu agama. Ia tidak pernah mendirikan agama yang kemudian diberi nama Kristen. Mengapa anda menganggap bahwa kekristenan hanya sekedar agama? Mengapa Anda tidak percaya saja kepada agama Budha? Apakah saya salah mengatakan itu? Beberapa orang percaya Jahshua sebagai sejenis agama saja dan akhirnya akan berkata, “Apakah perbedaannya? Sorga, Nirwana, firdaus... Itu semuanya sama, hanya nama yang berbeda. Bagaimanapun juga nantinya kita akan bertemu di tempat sama.”

Saudara-saudara seiman, kita harus menghadapi kebenaran. Dan kita harus ‘bangkit dan menjadi terang.’ Kita harus dapat mengatakan kebenaran tanpa ragu-ragu. Ketika sebagian manusia berkata, “Itu bukan satusatunya jalan,” Anda harus mengatakan dengan nada yang penuh kepastian, “Ya, itu satu-satunya jalan. Anda bisa masuk ke sorga hanya dengan percaya Jahshua Kristus yang datang dengan air, darah dan Roh.” Anda harus bersinar terang agar orang lain agar bisa mendengar firman penebusan, dilahirkan kembali dan masuk sorga.

DAFTAR ISI

166 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

Miliklah Iman Yang Benar: Mereka Yang Mengasihi Jahshua Yang Tidak Mengenal Penebusan Baptisan Jahshua Dan Darahnya Akan Binasa.
Siapakah akan binasa meskipun dia percaya Jahshua? Manusia yang tidak percaya baptisan Jahshua Hanya mengaku percaya Jahshua begitu saja adalah cinta yang tak berbalas kepada Jahshua dan yang memperlakukan kebenaraan sekedar sebagai agama. Sebuah Kapal yang menyeberangi Lautan Pasifik tenggelam dan beberapa orang yang selamat terapungapung di perahu karet. Mereka mengirimkan tanda SOS, namun laut yang bergelora menghalangi kapal lain untuk datang menolong mereka. Akhirnya sebuah helikopter datang dan melemparkan tali penyelamat.

Kalau seseseorang di antara mereka memegang tali itu dengan tangannya dan bukan mengikatkannya ke tubuhnya, dia hampir seperti manusia yang mengasihi Jahshua tanpa balsan; percaya kepada Jahweh sekehendak hatinya saja. Orang itu masihbelum selamat, tapi dia berkata, “Aku percaya. Selamatkanlah aku. Aku percaya, maka aku yakin bahwa aku akan diselamatkan.” Orang yang tidak mengerti kebenaran baptisan Jahshua dan darahNya itu percaya bahwa dia akan diselamatkan hanya karena memegang tali. Tetapi ketika tali ditarik, pegangannya akan terlepas. Dia akan berpegang hanya dengan kekuatannya sediri. Ketika kekuatan itu habis, pegangannya akan terlepas dan jatuh ke laut. Seperti itulah hampir kasih yang tak berbalas kepada Jahshua. Banyak orang mungkin berkata bahwa mereka percaya kepada Jahweh dan Jahshua; bahwa mereka percaya Jahshua yang datang dengan Roh, namun itu hanya sebagian kebenaran saja. Mereka tidak bisa percaya dengan sungguh-sungguh

DAFTAR ISI

167 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

dan tidak tinggal dalam kepenuhan Injil, dan kemudian mereka sendiri memaksa diri untuk berkalikali mengatakan bahwa mereka percaya. Menjadi percaya dan berusaha menjadi percaya itu berbeda. Mereka berkata bahwa mereka akan mengikuti Jahshua sampai akhir, namun mereka akan dibuang di hari akhir karena masih ada dosa dalam hati mereka. Mereka mengasihi Jahshua tanpa mengetahui bahwa Jahshua datang dengan baptisanNya, darah dan Roh. Kalau mengasihi Jahshua karena hanya darahNya, mereka akan tetap masuk neraka. Ikatlah jiwa Anda dengan air baptisan, dan firman darah di kayu Salib. Ketika Jahshua melemparkan tali keselamatan, orang yang mengikat diri mereka kepada air, darah dan Roh saja yang akan diselamatkan. Penolong dari helikopter berteriak melalui pengeras suara, “Dengar baik-baik. Ketika saya melemparkan tali, ikat baik-baik kepada tubuh anda, di bawah lengan Anda. Kemudian,tetaplah dimana anda berada. Jangan hanya memegang tali itu dengan

tangan Anda. Ikat saja di dada Anda dan tenanglah. Anda akan selamat.” Setelah petunjuk itu diberikan, orang yang menuruti petunjuk itu dan mengikat tubuhnya dengan tali yang yang akan selamat. Tetapi, orang yang berkata, “Jangan khawatir. Saya sangat kuat. Saya berlatih di pusat kesehatan. Anda lihat otot saya? Saya bisa bertahan beberapa mil.” Lalu dia memegang tali dengan tangannya ketika tali ditarik. Kedua orang itu mula-mula sama-sama ditarik. Namun, ada perbedaan. Orang yang mendengar petunjuk, lalu mengikat diri dengan tali, ditarik tanpakesulitan. Meskipun ia pingsan di perjalanann, dia tetap ditarik. Orang yang membanggakan tenaganya akhirnya lepas pegangannya karena terlalu lelah. Dia mati karena tidak mau mendengar dan mengabaikan petunjuk. Untuk menerima keselamatan yang sempurna, manusia harus percaya kepada penebusan air baptisanNya dan darah yang menyelamatkan kita dari

DAFTAR ISI

168 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

dosa. Keselamatan tersedia bagi mereka yang sepenuhnya percaya kepada Firman: “Aku menyelamatkan engkau sepenuhnya dengan baptisanKu oleh Yohanes Pembaptis dan dengan mencurahkan darah untuk kematian di kayu Salib.” Manusia yang hanya percaya kepada darah berkata, “Jangan khawatir, aku percaya. Aku akan berterima kasih sampai ahkir hidupku untuk darah Jahshua. Aku akan mengikut Jahshua sampai akhir dan iman saya hanya kepada darah itu akan lebih dari cukup untuk mengalahkan dunia dan segala dosa selama sisa kehidupan saya.” Tetapi itu belum cukup. Mereka yang dikatakan Jahweh sebagai umatNya adalah mereka yang percaya kepada 3 unsur: bahwa Jahshua datang dengan Roh dan dibaptis (Jahshua menanggung segala dosa dengan baptisanNya di sungai Yordan), dan mati di kayu Salib untuk membayar segala hutang dosa dan dibangkitkan kembali dari kematian. Roh Kudus hanya datang kepada mereka yang percaya 3 unsur itu dan bersaksi bagi mereka. “Ya,

aku adalah Juruselamatmu. Aku menyelamatkan kamu dengan air dan darah. Aku adalah Jahwehmu.” Tetapi kepada manusia yang tidak percaya 3 unsur itu, Tuhan tidak mengaruniakan keselamatan. Meskipun hanya satu yang kurang, Jahweh berfirman, “Tidak, engkau tidak diselamatkan.” Seluruh muridNya percaya ketiga unsur itu. Jahshua mengatakan bahwa baptisanNya adalah saksi bagi keselamatan dan darahNya adalah hukuman itu.

Rasul Paulus Dan Petrus Juga Memberi Kesaksian Kepada Baptisan Dan Darah Jahshua
Apakah Rasul Paulus berkata mengenai baptisan Jahshua? Marilah melihat berapa kali dia berkata tentang baptisan Jahshua. Dia mengatakan dalam Roma 6:3, “Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematianNya?” Pasal 6:5, “Sebab jika ◄ DAFTAR ISI ►

169 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematianNya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sema dengan kebangkitanNya.” Dia berkata juga dalam Galatia 3:27, “Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus.” Murid-murid Jahshua memberi kesaksian tentang ‘air,’ baptisan Jahshua. “Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan” (1 Petrus 3:21).

Keselamatan Penebusan Tuhan adalah melalui Air dan Darah Jahshua.
Siapakah yang disebut orang benar Oleh Jahweh? Orang yang tidak memiliki dosa Di dalam hatinya

Penebusan yang diberikan Jahshua kepada manusia adalah melalui air baptisan Jahshua dan darahNya di kayu Salib. Dengan penebusan, kita harus bangkit dan bercaya. Bagaimana? Dengan memberi kesaksian terhadap 3 unsur. ‘Bangkitlah dan menjadi teranglah’ Tuhan sudah menyalakan terang bagi kita dan memerintahkan agar kita untuk menjadi terang juga. Kita harus mematuhi perintah itu. Namun banyak orang tidak patuh. Kita harus mengabarkan Injil dengan sekuat tenaga. Percayalah kepada Jahshua dan Anda akan eibebaskan. Anda akan dibenarkan. Kalau masih ada dosa dalam hati Anda, Anda masih belum menjadi orang benar. Anda belum mengalahkan dosa-dosa dunia. Anda tidak akan dapat menghilangkan dosa dari hati Anda kalau anda tidak percaya air Jahshua (baptisan Jahshua). Anda tidak akan dapat menghindari hukuman kalau tidak percaya darah Jahshua Kristus. Anda tidak akan bisa diselamatkan

DAFTAR ISI

170 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

kalau tidak percaya kepada Jahshua Kristus yang datang dengan Roh. Anda sama sekali tidak dapat menjadi benar secara sempurna kalau tidak percaya kepada 3 kesaksian. Kebenaran yang tidak lengkap hanya membawa kepada ke ‘yang dianggap sebagai kebenaran.’ Kalau orang berkata bahwa dia masih berbuat dosa tetapi menganggap diri sebagai orang benar, dia belum ada di dalam Jahshua. Sebagian orag jaman sekarang ini mencoba menggantungkan penebusan kepada “yang dianggap sebagai kebenaran.’ Mereka telah menulis banyak sekali karangan yang tak bermanfaat tentang pokok itu. Apakah Jahweh menganggap seseorang tidak berdosa ketika dosa masih ada di dalam hatinya? Tidak. Ia menganggap mereka sebagaimana yang dilihatNya. Ia memang Mahakuasa tetapi Ia tidak bisa berdusta. manusia tidak mengerti makna kebenaran yang sejati. Kita menyebut sesuatu sebagai ‘bersih’ hanya ketika itu memang bersih. Kita tidak mengatakan ‘bersih’ ketika masih ada dosa.

Anda mungkin berpikir bahwa Anda dianggap benar oleh Jahshua meskipun berada dosa dalam hatimu. Itu salah. Jahshua hanya menyebut kita benar kalau kita percaya kepada Jahshua sebagai manusia yang datang dengan Roh, manusia yang datang dengan air (bahwa Dia menanggung segala dosa kita ketika dibaptis), dan manusia yang datang dengan darah (Ia datang dalam tubuh manusia dan mati bagi kita). Saudar-saudara seiman, ‘yang dianggap sebagai kebenaran’ tidak berkaitan dengan Injil air dan darah. ’yang dianggap,’ atau ‘yang disebut keadilan’ merupakan dogma yang berasal dari manusia. Apakah Jahweh menganggap Anda benar ketika Anda masih memiliki dosa di dalam hati? Jahweh tidak menganggap seseorang sebagi orang benar ketika dia memiliki dosa dalam hatinya meskipun percaya sungguh-sunggu kepada Jahshua. Jahshua tidak pernah bisa berdusta. Apakah Anda masih berpikir bahwa Ia menganggap seseorang benar ketika masih ada dosa

DAFTAR ISI

171 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

dalam hatinya? Itu pikiran manusia, bukan pikiranJahweh . Tuhan membenci dusta. Apakah Ia akan menganggap Anda benar ketika Anda hanya percaya kepada ‘Roh’ dan ‘darah?’ Tidak akan. Hanya ada satu golongan orang yang dianggap benar oleh Jahweh. Mereka adalah orang yang tidak memiliki dosa di dalam hati. Ia hanya membenarkan orang yang percaya tiga unsur: yaitu, bahwa Jahshua, yang adalah Tuhan, turun ke dunia dalam tubuh manuia, Ia dibaptis di sungai Yordan, dan bahwa Ia mencurahkan darah di kayu Salib untuk menghapuskan segala dosa kita. Hanya manusia yang percaya Injil penebusan, yang diterima oleh Jahweh. Merekalah orang-orang yang percaya dengan benar. Mereka percaya sepenuhnya kepada tiga hal yang dilakukanNya bagi kita. Mereka percaya bahwa Jahshua datang dan dibaptis untuk menanggung segala dosa, dan bahwa Ia dihakimi demi kita dengan mati di kayu Salib, dan dibangkitkan kembali dari kematian. Semua itu dilakukan karena kasi Jahweh. Jahshua

turun dari sorga dan berfirman, “Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” (Matius 11:28) Ia melakukannya dengan menanggung dosa-dosa kita. Tuhan tidak menerima orang yang hanya percaya kepada darah Jahshua. Orang yang hanya percaya darah Jahshua saja masih mempunyai dosa dalam hatinya. Siapakah yang diterima Jahshua sebagai orang yang telah dibebaskan? “Aku menanggung segala dosamu ketika turun ke dunia ini dan dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. Aku bersaksi bahwa segala dosa di dunia diserahkan kepadaKu. Aku membayar hutang dosa di kayu Salib. Dengan demikian Aku menyelamatkan engkau.” Percayalah kepada baptisan Jahshua, darahNya dan kenyataan bahwa Ia adalah Tuhan. Semuanya itu perlu untuk keselamatan. Kepada mereka yang percaya ketiga hal itu, Jahshua berkata, “Ya, kau diselamatkan. Engkau dibenarkan dan menjadi Anak Jahweh.” Anda diselamatkan kalau percaya kepada baptisan Jahshua,

DAFTAR ISI

172 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

darahNya dan Roh. Manusia yang hanya percaya darah dan Roh masih memiliki dosa dalam hatinya. Siapakah orang yang melakukan kejahatan? Orang yang tidak percaya kepada baptisan Jahshua dalama Kerajaan Jahweh, yang ada hanya kebenaran. Di sana ada keadilan, kejujuran, kasih dan kebaikan. Tidak ada noda dusta. Dusta dan tipu muslihat tidak berada di sorga. “Pada hari terakhir banyak manusia akan berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan, bukankah kita bernubuat demi namaMu, dan mengusir setan demi namaMu, dan mengadakan banyak mujizat demi namaMu juga?” (Matius 7:22). Tuhan tidak pernah mengakui pekerjaan mereka. “Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal

kamu! Enyahlah dari padaKu, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (7:23). “Saya mempersembahkan dua buah rumah untukMu. Saya menyerahkan kehidupan saya untukMu. Tidakkah Engkau melihatku? Aku tidak menyangkal Engkau di Sungai Yalu dan menyerahkan kehidupan saya. Tidakkah Engkau melihatku?” “Lalu, apakah engkau memiliki dosa dalam hatimu?” “Ya, Tuhan. Ada sedikit.” “Kalau begitu, pergilah. Tidak ada orang berdosa yang boleh masuk ke sini.” “Tetapi Aku mati sebagai martir!” “Apakah maksudmu mati sebagai martir? Engkau mati karena sikap keras kepalamu. Apakah engkau mengakui baptisan dan darahKu? Apakah engkau pernah memberi kesaksian bahwa Anda merupakan manusiaku? Pernahkah Aku memberi kesaksian dalam hatimu bahwa engkau aalah umatKu? Engkau tidak percaya baptisanku dan Aku tidak pernah memberi kesaksian bahwa engkau umatKu, tetapi engkau

DAFTAR ISI

173 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

memegang kepercayaanmu dan mati untuk itu. Engkau mengashihi diri sendiri dan berusaha sendiri untuk penebusanmu se diri. Tahukah engkau? Sekarang, pergilah.” Jahshua mengatakan kepada kita untuk bangkit dan menjadi terang. Manusia yang sudah dibebaskan gemetar ketakutan di depan banyak umat Kristen gadungan dan banyak nabi yang palsu, serta gagal menjadi terang yang bersinar! Tetapi nyala api yang kecil dapat membuat api yang besar. Kalau seseorang berdiri dengan berani dan memberi kesaksian, seluruh dunia akan bersinar terang. Dalam Yesaya 60:1-2, katanya, “Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa: tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaanNya menjadi nyata atasmu.” Ayat itu memerintahkan kepada kita untuk bangkit dan menjadi terang karena kegelapan dosa dan Injil

palsu menutupi bumi. Hanya manusia yang percaya kepada Jahshua dapat mengasihiNya. Manusia yang tidak dibebaskan sama sekali tidak mencintai Jahshua. Mereka hanya berkata tentang kasih namun tidak akan pernah bisa sungguh-sungguh mengasihi kalau tidak percaya.

Ada Tiga hal yang Memberi Kesaksian Atas keselamatan Orang berdosa.
Apakah saksi tentang keselamatan dalam hati kita? Baptisan Jahshua “Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi : Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.” Jahshua datang ke dunia dan Ia melakukan karyaNya

DAFTAR ISI

174 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

dengan air dan darah. Ia melakukan itu dan menyelamatkan kita. “Kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Jahweh lebih kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Jahweh tentang AnakNya. Barangsiapa percaya kepada Anak Jahweh, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Jahweh, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Jahweh tentang AnakNya. Dan inilah kesaksian itu: Jahweh telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam AnakNya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup” (1 Yohanes 5:9-12). Orang yang dilahirkan kembali menerima kesaksian manusia. Kita dikenal sebagai orang benar. Ketika orang yang sudah dilahirkan kembali, yaitu yang sudah ditebus mengatakan kebenaran tentang penebusan, orang lain tidak dapat membantahnya.

Mereka menerima itu. Mereka berkata bahwa kita percaya dengan benar, bahwa kita benar dalam iman kita. Kalau kita menceritakan tentang bagaimana kita dilahirkan kembali, tidak ada manusia yang membantah kebenaran itu. Mereka berkata bahwa kita benar. Kita menerima kesaksian manusia. Tetapi bagian itu juga berkata, “kesaksian Jahweh lebih kuat; sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Jahweh.” Ayat itu berkata bahwa kesaksian Jahweh adalah AnakNya. Betul? Kesaksian apa yang diberikan AnakNya? Bukti bahwa Jahweh menyelamatkan kita adalah Jahshua datang dengan Roh, Ia datang dengan air penebusan, dan Ia datang dengan darah di kayu Salib. Dan Tuhan menyaksikan bahwa itulah cara Ia menyelamatkan kita, dan kita adalah umatNya karena percaya kepada kebenaran itu. “Barangsiapa percaya kepada Anak Jahweh, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Jahweh, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Jahweh

DAFTAR ISI

175 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

tentang AnakNya.” Bagian itu mengatakan kepada kita dengan tepat mengenai siapakah orang yang diselamatkan. Dikatakan bahwa orang yang percaya kepada Anak Jahweh, mempunyai kesaksian itu dalam dirinya. Apakah Anda mempunyai kesaksian itu di dalam hati anda? Kesaksian itu berada di dalam diri Anda dan saya. Tuhan turun ke bumi demi kita. (Ia datang dalam daging melalui tubuh Maria.) Ketika berumur 30 tahun, Ia dibaptis untuk menanggung segala dosa kita. Dan akibat dosa kita, Ia menjalani hukuman di kayu Salib Ia dibangkitkan kembali pada hari yang ketiga untuk mengaruniakan kehidupan yang kekal. Demikianlah Jahshua menyelamatkan kita. Apa yang akan terjadi kalau Ia tidak bangkit? Bagaimana Ia bersaksi bag kita dari dalam kubur? Itulah sebabnya Ia menjadi Juruselamat saya. Itulah yang kita percaya. Dan seperti yang dikatakanNya, Ia menyelamatkan kita melalui baptisan dan darahNya. Dan karena kita percaya, Anda dan saya diselamatkan. Kesaksian itu

ada di dalam saya dan di dalam anda. Benar? Manusia yang dibebaskan tidak pernah mengabaikan ‘air’ baptisanNya. Kita tidak pernah menghilangkan hal-hal yang dilakukanNya untuk menyelamatkan kita. “Karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh” (Matius 3:15). Kita tidak pernah menyangkal bahwa Jahshua menanggung segala dosa kita di sungai Yordan ketika dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. Manusia yang dibebaskan tidak pernah menyangkal ‘air,’ baptisan Jahshua.

DAFTAR ISI

176 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

Manusia yang Percaya Namun Tidak Dibebaskan, Terus Menyangkali Baptisan Jahshua
Siapa yang membuat Jahweh sebagai pendusta? Orang yang tidak percaya Kepada baptisan Jahshua Betapa tepatnya ketika rasul Yohanes berkata, “Barangsiapa tidak percaya kepada Jahweh, ia membuat Dia menjadi pendusta.” Kalau rasul Yohanes hidup di sini dan sekarang, apa yang dikatakannya kepada kita, orang Kristen? Dia akan bertanya apakah ‘Jahshua menanggung segala dosa kita ketika dibaptis.’ Tidakkah Yohanes Pembaptis juga bersaksi bahwa Jahshua menebus kita dengan baptisanNya? “Tidakkah dosamu ditanggungkan kepada kepala Jahshua dan tidakkah Ia memikul dosamu ketika Ia

aku baptiskan?” Dia akan bersaksi bahwa Jahshua dibaptis untuk menyelamatkan engkau. Manusia yang tidak percaya kepada Jahweh, yang tidak percaya kepada segala karyaNya untuk menyelamatkan kita, membuat Dia menjadi pendusta. Ketika kita berkata bahwa Jahshua menanggung dosa kita ketika dibaptis, mereka berkata, “Oh, Astaga! Dia tidak mungkin menanggung segala dosa kita! Ia hanya menanggung dosa asal saja. Segala dosa setiap hari kita masih ada pada kita.” Mereka terus yakin bahwa mereka harus ‘bertobat setiap hari dan mengakui segala dosa masa kini agar mendapat kebebasan.’ Itulah yang mereka percayai. Apakah Anda semua juga berkata seperti itu? Manusia yang tidak percaya dosa-dosa kita dihapuskan dengan baptisanNya, membuat Jahweh menjadi pendusta.

DAFTAR ISI

177 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

Jahshua menebus kita sekali untuk seterusnya ketika Ia dibaptis dan mencurahkan darahNya di kayu Salib
Siapakah yang berdusta? Manusia yang tidak percaya kepada baptisan Jahshua Dia dibaptis dan menanggung segala dosa kita sekali untuk seterusnya. Jahweh menyelamatkan mereka yang percaya baptisan dan darah Jahshua, namun meninggalkan mereka yang tidak percaya. Mereka masuk neraka. Sebab itu, masalah kita diselamatkan atau tidak, tergantung kepada apa yang kita percayai. Jahshua membebaskan dunia dari segala dosa. Mereka yang percaya akan diselamatkan, dan yang tidak percaya tidak akan diselamatkan karena mereka membuat Tuhan menjadi pendusta. Manusia tidak masuk neraka karena kekurangan

iman, teta[I karena kurang percaya. “Barangsiapa tidak percaya kepada Jahweh, ia membuat Dia menjadi pendusta.” Barangsiapa tidak percaya bahwa segala dosanya ditanggungkan kepada Jahshua, masih memiliki dosa dalam hatinya. Ia tidak dapat berkata bahwa ia tidak memiliki dosa. Suatu saat saya bertemu seseorang diaken dan bertanya kepadanya, “Diaken, apakah dosa saya akan dihapuskan kalau saya percaya Jahshua?” “Tentu saja.” “Kalau begitu, karena Jahshua menanggung segala dosa dunia dan mengatakan bahwa semua itu sudah berakhir, Anda telah diselamatkan. Benar?” “Ya, saya telah diselamatkan.” “Kalau begitu, Anda pasti tidak memiliki dosa.” “Ya, saya begitu.” “Apa yang terjadi kalau Anda berdosa lagi?” “Kita ini manusia belaka. Bagaimana bisa kita tidak membuat dosa lagi? Karena itu kita harus bertobat dan membersihkan dosa kita setiap hari.” Diaken itu masih memiliki dosa di dalam hatinya

DAFTAR ISI

178 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

karena tidak tahu kebenaran mengenai penebusan sempurna. Orang seperti dialah yang menghina Jahweh dan membuat Dia menjadi pendusta. Apakah Jahshua, yang adalah Tuhan, gagal dalam membuang segala dosa dunia? Itu sangat tidak mungkin. Kalau Jahshua tidak berhasil membuang segala dosa, bagaimana Dia dapat menjadi Jahweh Penyelamat? Bagaimana Ia dapat memerintahkan kita untuk percaya kepadaNya? Apakah Anda akan membuat Ia menjadi pendusta? Saya menasehatkan agar Anda tidak melakukan hal itu! Alkitab melarang kita menghina Dia. Itu berarti jangan membuat Ia menjadi pendusta dan jangan mencoba menipu Dia. Dia berbeda dengan kita. Rasul Yohanes mengatakan kepada kita dengan tepat tentang Injil penebusan. Banyak manusia tidak ingin percaya kepada hal yang telah dilakukan Tuhan bagi kita (kenyataan bahwa Jahshua Kristus datang dengan air, darah dan Roh).

Kalau ada orang yang tidak percaya apa yang dikatakan kepada mereka dan ada orang yang percaya kepada hal yang telah dilakukan Tuhan bagi kita (manusia yang berkata di hadapan Tuhan, “Saya benar” dan manusia yang berkata, “Saya berdosa”), siapakah mengatakan yang sebenarnya? Manusia yang tidak percaya kepada apa yang dilakukan Tuhan, kesaksian air, darah dan Roh, adalah pendusata. Mereka memiliki iman yang salah. Manusia yang tidak percaya sedang membuat Jahweh menjadi pendusta. Jangan membuat Dia menjadi pendusta. Jahshua datang ke sungai Yordan dan dengan itu (dengan dibaptis) menggenapkan seluruh kehendak Jahweh (menanggung dosa dunia).

DAFTAR ISI

179 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

Orang Yang Tidak Benar, Menyangkali Baptisan Jahshua Dan KekudusanNya
Apa yang disangkal Setan dan iblis? Baptisan Jahshua dan kekudusanNya Orang yang percaya kepada AnakNya mempunyai kesaksian di dalamnya. Orang yang dibebaskan percaya bahwa dosanya ditanggungkan kepada Jahshua ketika Dia dibaptis dan bahwa dia dibebaskan dengan air dan darah Jahshua. Dia percaya bahwa Jahshua dilahirkan di dunia ini melalui rahim Maria; Dia dibaptis di sungai Yordan sebelum mati di kayu Salib; Dia mati dan dibangkitkan kembali. Orang-orang benar memiliki kesaksian. Bukti keselamatan kita berada dalam iman kepada Jahshua,

yang datang dengan air, darah dan Roh. Kesaksian itu ada di dalam diri Anda. ‘Memiliki kesaksian dalam diri Anda.’ Saya katakana kepada anda. bukan keselamatan kalau tidak ada kesaksian, bukti keselamatan yang ada di dalam Anda. Rasul Yohanes berkata, “Barangsiapa percaya kepada Anak Jahweh, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya.” Apakah orang bisa kesaksian dengan percaya hanya kepada darahNya di kayu Salib? Atau hanya percaya kepada air, dan tidak percaya kepada darah? Anda harus percaya kepada semuanya untuk diterima oleh Jahweh. Hanya dengan cara itu, Jahshua akan memberi kesaksian bahwa, ‘engkau diselamatkan.’ Apakah Anda berkata bahwa Anda akan mempunyai kesaksian kalau percaya kepada hanya dua unsur saja? Itu yang dinamakan percaya Jahweh sekehendak hati Anda. Dan dalam hal itu maka anda ‘bersaksi untuk diri sendiri.’ Ada banyak orang yang demikian. Di dunia ada banyak orang yang percaya hanya dua dari ketiga

DAFTAR ISI

180 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

unsure yang ada. Mereka bersaksi bahwa mereka telah diselamatkan dan mengarang buku tentang itu. Betapa hebatnya tulisan mereka. Mereka menyebut dirinya “kaum Injili.” Merea tidak hanya merasa sebagai “Injili”, tetapi juga “yang rohani.” Mereka tidak percaya ‘air’ namun masih berbicara tentang keselamatan! Betapa masuk akal apa yang mereka katakan. Tetapi, mereka tidak mempunyai kesaksian Jahweh. Semuanya hanya hipotesa. Bagaimana Anda bisa mengatakan hal itu sebagai keselamatan? Hanya manusia yang percaya Jahshua, yang datang dengan Roh, air dan darah, yang mempunyai kesaksian Jahweh dan manusia. Rasul Paulus mengatakan, “Sebab Injil yang kita beritakan bukan disampaikan kepada kamu dengan kata-kata saja, tetapi juga dengan kekuatan oleh Roh Kudus dan dengan suatu kepastian yang kokoh” (1 Tesalonika 1:5). Setan senang ketika manusia percaya hanya kepada darah Jahshua. “Oh, orang bodoh, kamu aku bohongi...ha....” Banyak orang percaya bahwa ketika

mereka memuji-muji darah Jahshua, Setan pergi. Mereka berpikir bahwa Setan takut Salib. Setan hanya berpura-pura. Kita tidak boleh dibohongi. Ketika iblis memasuki seseseorang, orang itu bisa menjadi gila dan mulutnya berbusa. Itu bukan hal yang sulit untuk iblis. Iblis memiliki kuasa untuk membuat manusia melakukan apa saja. Iblis hanya harus berpikir sedikit. Tuhan memberi kepada iblis semua kuasa kecuali untuk membunuh. Iblis dapat membuat manusia gemetar seperti daun, berteriak dan berbusa mulutnya. Ketika hal itu terjadi, orang percaya berseru, “Pergilah dalam nama Jahshua! Pergilah!” Dan ketika orang itu sadar kembali dan kembali normal, mereka berkata bahwa itulah kuasa darah Jahshua. Tetapi itu bukan kuasa darahNya. Itu hanya ‘pertunjukan’ yang dilakukan iblis. Setan dan iblis sangat takut kepada orang yang percaya Jahshua, yang membasuh kita hingga bersih dengan baptisanNya dan yang menanggung hukuman bagi kita dengan darahNya dan dibangkitkan pada hari

DAFTAR ISI

181 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

ketiga. Setan akan tidak dekat-dekat kepada kesaksian baptisan Jahshua dan keselamatan dari darahNya. Sebagaimana Anda ketahui, imam-imam Katolik kadang-kadang mengusir Setan. Kita melihat itu dalam film-film. Dalam film ‘The Omen,’ seseorang imam memegang Salib dan menggoyang-goyangkan salib itu namun imam itu mati. Seseorang yang dilahirkan kembali tidak akan dikalahkan seperti itu. Dia akan berbicara tentang darah dan air Jahshua. Ketika iblis mencoba menyiksa dia, dia akan bertanya kepada iblis itu. “Tahukah engkau bahwa Jahshua menanggung segala dosaku?” Ketika itu, Iblis tersebut akan melarikan diri. Iblis tidak suka berada di dekat manusia yang ‘dilahirkan kembali.’ Kalau ‘manusia yang dilahirkan kembali’ hanya duduk saja di suatu tempat, iblis akan menyingkir. Dikatakan bahwa barangsiapa yang tidak percaya kepada Jahweh membuat Dia menjadi pendusta. Mereka tidak percaya kepada kesaksian AnakNya, kesaksian air dan darah.

Apa saksi dari Anak Jahweh? BaptisanNya, darahNya dan Roh Apa saksi dari Anak Jahweh? Saksi itu adalah bahwa Dia datang dengan Roh dan menanggung dosa kita dengan air. Dia menanggung segala dosa dunia dalam diriNya dan mencurahkan darah di kayu Salib demi kita. Itulah penebusan air, darah dan Roh, bukan? Manusia berdusta di hadapan Tuhan karena tidak percaya Injil air dan darah, ajarah penebusan. Kepercayaan mereka palsu, dan mereka menyebarkan kebohongan itu. Mari kita kembali ke 1 Yohanes 5. Ayat 11 berkata, “Dan inilah kesaksian itu: Jahweh telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam AnakNya.” Ayat itu mengatakan kepada kita bahwa Jahweh telah mengaruniakan hidup yang kekal, dan hidup itu

DAFTAR ISI

182 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

berada di dalam manusia yang menerimanya. Hidup itu juga ada di dalam AnakNya. Orang yang menerima hidup kekal adalah orang yang dibebaskan karena percaya baptisan Jahshua dan darahNya. Manusia yang dibebaskan menerima hidup yang kekal dan hidup untuk selama-lamanya. Sudahkah Anda menerima kehidupan yang kekal? Di ayat ke 12, “Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup.” Dengan kata lain, orang yang percaya kepada yang dilakukan Anak di bumi: bahwa Ia dibaptis dan mati di kayu Salib dan kebangkitanNya, memiliki kehidupan yang kekal. Tetapi manusia yang mengabaikan satu pun di antara ketiga hal itu, tidak memiliki kehidupan, dan juga tidak dibebaskan. Rasul Yohanes membedakan umat Tuhan dengan berdasar kepada kepercayaan mereka kepada hal yang dilakukan Jahshua: air, darah dan Roh. Ketiga hal itu yang membuktikan kepada kita apakah seseorang memiliki Firman di dalam dirinya atau tidak. Ia

mengidentifikasikan manusia yang sudah ditebus dengan kepercayaan mereka kepada air baptisan Jahshua, darahNya dan Roh.

Manusia yang tidak dilahirkan kembali tidak bisa membedakan antara domba dan kambing
Siapakah dapat membedakan antara mereka yang dibebaskan dan mereka yang tidak? Orang yang sudah dilahirkan kembali Rasul Yohanes secara jelas mengidentifikasikan orang-orang benar yang sudah ditebus. Rasul Paul juga bisa. Bagaimana hamba Tuhan membedakan antara domba dan kambing? Bagaimana mereka

DAFTAR ISI

183 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

membedakan antara hamba Tuhan yang setia dengan yang hanya berpura-pura? Orang yang sudah ditebus dengan percaya air dan darah Jahshua menerima kuasa untuk membedakannya. Meskipun orang itu adalah pendeta, pengabar Injil, atau anggota pengurus gereja, kalau tidak dapat mengenali orang-orang yang sudah ditebus, kalau tidak dapat membedakan anatara domba dan kambing, dia sendiri belum dibebaskan, dan dia tidak memiliki kehidupan di dalam dirinya. Tetapi orang yang sudah sungguh-sungguh dibebaskan dapat membedakan. Manusia yang tidak mempunyai kehidupan dalam dirinya, tidak bisa melihat perbedaannya dan juga tidak bisa mengenal itu. Hal itu seperti yang membedakan warna dalam kegelapan. Warna hijau adalah hijau dan warna putih adalah putih. Ketika anda menutup mata, Anda tidak akan bisa melihat dan juga tidak bisa mengenal warna. Tetapi orang yang membuka matanya dapat membedakan sedikit saja perbedaan warna. Mereka dapat mengatakan mana yang warna hijau dan mana

yang putih. Demikian juga, ada perbedaan yang jelas antara manusia yang ditebus dengan yang tidak. Kita harus mengabarkan Injil penebusan, Injil air, darah dan Roh. Kita harus bangkit dan menjadi terang. Ketika kita mengumpulkan orang disekitar kita untuk memberitakan iman kita, kita tidak berkata-kata dengan perkataan manusia. Dalam Alkitab, 1 Yohanes 5 menjelaskan arti kebenaran itu. Kita harus menjelaskan kebenaran itu satu demi satu agar tidak membingungkan. Firman yang kita beritakan, yaitu firman air, darah dan Roh Jahshua adalah terang keselamatan. Kalau kita membuat ‘air’ Jahshua dikenal orang berarti kita sedang menjadi terang yang gemilang. Kalau kita membuat ‘darah’ Jahshua dikenal orang berarti kita sedang menjadi terang yang gemilang. Kita harus harus menjelaskan dengan baik agar tidak ada orang di dunia ini yang tidak mengetahui kebenaran itu. Kalau manusia yang dibebaskan tidak bangkit dan tidak menjadi terang, banyak manusia akan mati tanpa penebusan dan Tuhan akan tidak senang. Ia akan

DAFTAR ISI

184 Jahshua Kristus datang dengan Air, Darah dan Roh

menyebut kita sebagai pelayan yang malas. Kita harus memberitakan Injil air dan darah Jahshua. Alasan mengapa saya mengulanginya berkali-kali adalah karena baptisan Jahshua sangat penting untuk keselamatan kita. Ketika kita berbicara dengan anakanak, kita harus berulang-kali menjelaskan itu sambil memeriksa setiap pokok, sehingga kita yakin bahwa mereka benar-benar mengerti. Kalau kita berusaha mengajar orang yang buta huruf, barangkali kita akan memulai dengan abjad. Kemudian, perlahan-lahan kita mengajarkan cara menulis kata dengan abjad itu. Ketika dia mulai bisa menyusun kata-kata seperti ‘hukuman,’ kita bisa mulai menjelaskan arti dari kata-katanya. Demikianlah cara kita mengatakan kepada orang tentang Jahshua untuk meyakinkan bahwa mereka benar-benar mengerti. Kita harus menjelaskan baptisan Jahshua dengan jelas. Dia datang ke dunia ini dalam air, darah dan Roh. Saya berdoa agar Anda percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat Anda dan mendapat penebusan.

Kepercayaan kepada penebusan air dan Roh muncul dari iman terhadap baptisan Jahshua, darah di kayu Salib dan dari iman bahwa Jahshua adalah Tuhan dan Juruselamat kita.

DAFTAR ISI

Khotbah 7
Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa

DAFTAR ISI

186 Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa

Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa
< 1 Petrus 3:20-22 > “Di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu. Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan - maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Jahweh oleh kebangkitan Jahshua Kristus, yang duduk di sebelah kanan Jahweh, setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat , kuasa dan kekuatan ditaklukkan kepada-Nya.” Dengan apa kita menjadi benar? Melalui anugerah Jahweh.

Kita dilahirkan di bumi namun sebelum itu Tuhan sudah mengenal. Tuhan tahu bahwa kita dilahirkan sebagai orang yang berdosa dan menyelamatkan kita yang percaya melalui baptisanNya, yang menanggung dosa dunia. Tuhan menyelamatkan semua yang percaya dan menjadikan mereka sebagai umatNya. Semua ini karena anugerah Tuhan. Seperti ditulis dalam Mazmur, ‘apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya?’ Orang yang diselamatkan dari dosa adalah orang yang mendapat kasihNya yang khusus. Merekalah anak-anakNya. Siapakah kita yang percaya pada air dan Roh, sebelum kita menjadi anak Jahweh, sebelum kita dibenarkan, sebelum kita diselamatkan dan diberikan hak memanggil Jahweh sebagai Bapa? Kita adalah orang berdosa yang hidup di dunia ini hanya selama 60-70 tahun atau 70-80 tahun kalau kita sehat. Sebelum kita disucikan dari dosa memiliki iman pada Injil baptisan Jahshua dan darahNya, kita adalah manusia yang berdosa yang pasti akan binasa. Rasul Paulus mengatakan bahwa dia ada karena ◄ DAFTAR ISI ►

187 Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa

anugerah Tuhan. Keberadaan kita sekarang adalah karena anugerah Tuhan. Sang Pencipta datang ke dunia ini dan menyelamatkan kita dengan, menjadikan kita sebagai anakNya, umatNya. Kita bersyukur atas anugerahNya yaitu keselamatan melalui air dan Roh. Mengapa Jahweh menjadikan kita, yang dibenarkan, sebagai anakNya? Karena kita nampak indah? Apakah karena kita berharga? Atau karena kita baik sekali? Mari kita berpikir mengenai hal itu dan berterima kasih. Alasannya adalah karena Jahweh menciptakan kita untuk menjadikan kita sebagai anakNya dan mengizinkan kita hidup di sorga selama-lamanya bersama Dia. Tuhan menjadikan kita sebagai umatNya agar kita hidup kekal denganNya. Tidak ada alasan lain Tuhan menganugerahi kita dengan kehidupan kekal. Tidak benar bahwa Tuhan menjadikan kita sebagai anakNya karena kita nampak indah, berharga, atau memiliki kehidupan yang lebih baik daripada ciptaan lain. Alasan satu-satunya ialah karena Jahweh mengasihi kita.

“Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan” (1 Petrus 3:21). “di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu” (1 Petrus 3:20). Hanya sedikit, satu orang dari satu kota dan dua orang dari satu keluarga diselamatkan. Apakah kita lebih baik daripada orang lain? Tidak. Kita tidak sehebat itu, kita diselamatkan melalui iman kita pada air dan roh. Keselamatan yang kita terima adalah mujizat di atas segala mujizat, dan semata-mata anugerah dari Tuhan bahwa kita bisa memanggil Jahweh sebagai Bapa, Tuhan kita. Kita tidak bisa menyangkali itu. Bagaimana kita bisa memanggil Tuhan sebagai Bapa atau Tuhan kalau kita masih orang yang berdosa? Kalau kita berpikir mengenai kenyataan bahwa kita diselamatkan, kita tahu bahwa kita dikasihiNya. Bisakah kita tidak bersyukur kepadaNya? Kalau tidak ada kasih dan anugerah Tuhan, kita akan dilahirkan dan mati tanpa arti. Kita bersyukur kepada Tuhan terus menerus atas anugerah dan kasihNya yang

DAFTAR ISI

188 Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa

menjadikan kita sebagai anakNya dan menjadikan kita berharga di mataNya.

Keselamatan Yang sangat Berharga Diberikan Kita Melalui Baptisan Jahshua
Mengapa manusia zaman Nuh dibinasakan? Karena mereka tidak percaya Kepada air (baptisan Jahshua). ‘Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan’ Ditulis dalam 1 Petrus bahwa hanya 8 jiwa diselamatkan dari air. Berapa banyak manusia yang ada pada zaman Nuh? Kita tidak bisa tahu pasti, tetapi katakanlah jumlahnya sejuta orang. Di antara manusia sebanyak itu, hanya 8 anggota keluarga Nuh

diselamatkan. Perbandingan itu mungkin agak sama dengan zaman ini. Ada yang mengatakan bahwa penduduk dunia sekarang adalah 5 milyar orang. Berapa orang yang sudah disucikan dari dosa di antara mereka yang percaya Jahshua saat ini? Kalau kita melihat satu kota saja, hany ada sedikit saja yang demikian. Di kota yang berpenduduk 250 ribu, berapa orang yang disucikan dari dosa - barangkali 200 orang? Apa artinya? berarti bahwa kurang dari satu orang diselamatkan dari antara setiap seribu penduduk. Di Korea ada 12 juta orang Kristen termasuk Katolik. Di antara itu berapa orang dilahirkan kembali melalui air dan Roh? Kita harus ingat bahwa hanya 8 orang dari seluruh dunia pada zaman Nuh diselamatkan. Kita harus tahu dan percaya bahwa Jahshua menyucikan dosa orang yang percaya kepada baptisanNya. Tidak banyak orang yang percaya bahwa Jahshua menebus kita dengan baptisan dan darahNya di kayu Salib. Lihatlah gambar berjudul ‘Kebangkitan

DAFTAR ISI

189 Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa

Jahshua.’ Berapa orang yang dibangkitkan yang terlihat di sana? Anda bisa melihat mereka datang dari istana Yeruzalem kepada Jahshua, tanganNya terbuka lebar untuk menyambut. Berapa orang antara mereka yang teolog? Sekarang ada banyak teolog di dunia ini, tetapi hanya ada sedikit yang tahu dan percaya kepada baptisan penyelamatan. Sebagian teolog mengatakan bahwa Jahshua dibaptis karena dia rendah hati dan sebagian lain mengatakan bahwa Jahshua dibaptis untuk menjadi sama dengan orang lain. Namun ditulis dalam Alkitab bahwa semua rasul termasuk Petrus dan Yohanes memberi kesaksian mengenai peletakkan dosa kita kepada Jahshua melalui baptisan dan kita juga percaya pada itu. Dalam Alkitab para rasul memberi kesaksian bahwa dosa kita ditanggungkan kepada Jahshua melalui baptisanNya. Hal itu menjadi kesaksian tentang anugerah Jahweh, bahwa kita bisa mendapat dibebaskan dari dosa hanya dengan percaya.

Tidak Ada kata ‘Mungkin’ Mengenai Baptisan Penyelamatan
Siapa yang mendapatkan kasih Jahweh yang tidak terbatas? Orang yang percaya kepada baptisan dan darahNya. Kita cenderung percaya bahwa kita akan diselamatkan hanya dengan percaya kepada Jahshua. Semua denominasi yakin mengenai keselamatan sesuai dengan kepercayaan mereka dan banyak orang mengira bahwa baptisan Jahshua itu hanya salah satu dari doktrin saja. Itu tidak benar. Di antara buku-buku yang saya baca, saya tidak bisa menemukan buku mengenai keselamatan yang menjelaskan hubungan antara penebusan dan baptisan dan darah Jahshua dan keselamatan. Hanya 8 orang diselamatkan pada zaman Nuh. Saya tidak tahu berapa orang diselamatkan pada

DAFTAR ISI

190 Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa

zaman ini, tetapi barangkali tidak banyak. Orang yang akan diselamatkan adalah orang yang percaya kepada baptisan dan darah Jahshua. Pada saat mengunjungi banyak gereja, saya selalu menyadari bahwa hanya ada sedikit orang yang mengajarkan Injil baptisan Jahshua, yang adalah Injil kebenaran. Kalau kita tidak percaya kepada penebusan dari baptisan dan darah Jahshua, kita masih orang yang berdosa. (Tidak peduli berapa kali kita pergi ke gereja.) Kita mungkin setia pergi ke gereja selama kita hidup. Namun kalau kita memiliki dosa di dalam hati, kita masih orang yang berdosa. Kalau kita pergi gereja selama 50 tahun tapi masih mempunyai dosa dalam hati, iman yang 50 tahun itu sia-sia. Lebih baik pergi ke gereja satu hari dengan iman yang benar. diantara mereka yang percaya Jahshua, hanya beberapa orang yang percaya pada arti baptisan Jahshua dan darahNya akan diijinkan masuk ke sorga. Iman yang benar adalah percaya kepada fakta bahwa Anak Jahweh datang ke dunia dan dibaptis

untuk menanggung dosa dunia. Inilah iman yang bisa membawa kita ke sorga. Kita juga harus percaya bahwa Jahshua mencurahkan darah di kayu Salib untuk saya dan untuk Anda. Kita perlu tahu kebenaran ini agar bisa bersyukur kepadaNya. Siapa kita? Kita adalah anakNya yang diselamatkanNya melalui baptisan dan darahNya. Bagaimana kita bisa tidak bersyukur kepadaNya? Jahshua dibaptis di Yordan saat Ia berusia 30 tahun untuk menyelamatkan kita. Dengan itu, Jahshua menanggung dosa kita dan menerima hukuman salib bagi kita. Akalau kita berpikir tentang hal itu, kita tidak melakukan hal lain selain dengan rendah hati bersyukur kepadaNya. Kita harus tahu bahwa semua yang Jahshua lakukan di dunia ini adalah untuk keselamatan kita. Pertama-tama Jahshua datang ke dunia ini. Dia dibaptis, disalibkan di kayu Salib, dibangkitkan dari kematian setelah 3 hari, dan sekarang duduk di sebelah kanan Jahweh. Penebusan Tuhan adalah untuk kita semua tanpa

DAFTAR ISI

191 Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa

kecuali. Keselamatan Jahshua adalah untuk Anda dan saya. Kita memuji Tuhan untuk kasih dan berkatNya. Kita tahu lagu rohani berbunyi. “Ada kisah yang indah. Diantara banyak orang di dunia ini, saya adalah orang yang memiliki kasihNya dan keselamatan. O betapa mengagumkan kasihNya! KasihNya untuk saya, KasihNya untuk saya. Ada kisah yang indah. Diantara banyak orang di dunia ini, kita adalah orangorang yang diselamatkan, yang menjadi umatNya. Kita mengenakan kasihNya. O kasih Tuhan, anugerah Tuhan. O betapa mengagumkan kasihNya! KasihNya untuk saya!” Jahshua datang untuk menyelamatkan Anda dan saya dan penebusan dari baptisanNya juga untuk Anda dan saya. Injil bukan hanya kisah yang indah tetapi juga kebenaran yang mengangkat kita keluar dari murka dan membawa kita ke dalam kerajaan Jahweh yang indah. Iman adalah hubungan antara Tuhan dengan Anda sendiri. Jahshua datang ke dunia ini untuk menyelamatkan kita. Dia dibaptis dan disalibkan untuk membasuh

dosa kita. Anugerah yang sangat luar biasa ketika orang yang setia bisa memanggil Jahweh sebagai Bapa mereka! Bagaimana kita percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat kita dan diselamatkan dari dosa dengan iman? Semua ini bisa terjadi karena kasihNya yang tidak terhingga bagi kita. Kita diselamatkan karena Dia mengasihi kita terlebih dahulu.

Jahshua Membasuh Dosa Kita Sekali untuk seterusnya
Apakah kita diselamatkan satu kali saja atau berulang kali? Hanya satu kali saja “Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang

DAFTAR ISI

192 Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa

tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Jahweh;” (1 Petrus 3;18). Jahshua dibaptis bagi penebusan kita dan mati di atas Salib untuk menyelamatkan Anda dan saya, orang yang tidak benar agar kita tidak usah berdiri di hadapan Tuhan untuk dihakimi, Jahshua mati di bumi ini. Agar kita bisa hidup di dalam kerajaan sorga di hadapan Jahweh, Jahshua datang ke dunia ini dalam tubuh manusia dan membasuh semua dosa kita untuk satu kali saja melalui baptisanNya, kematianNya di kayu Salib, dan kebangkitanNya. Anda percaya bahwa Jahshua menyelamatkan kita secara sempurna melalui baptisan dan darah? Kalau Anda tidak percaya pada Injil baptisanNya dan darah, Anda tidak bisa diselamatkan. Karena kita sangat lemah, kita tidak bisa dilahirkan kembali kalau kita tidak percaya bahwa Jahshua menghapuskan semua dosa kita hingga bersih melalui baptisan dan darahNya. Jahshua dibaptis untuk menanggung semua dosa kita dan disalibkan karena kita. Jahshua membasuh

dosa manusia yang berdosa melalui penyelamatan baptisan dan darahNya. Tidak mungkin bagi kita manusia untuk mendapat penebusan kalau kita harus bertobat setiap kali kita melakukan dosa, untuk hidup baik dan tidak melakukan kesalahan, dan untuk memberi banyak persembahan kepada gereja. Oleh sebab itu iman kepada baptisan Jahshua dan darahNya di kayu Salib adalah suatu keharusan untuk keselamatan kita. Kita harus percaya pada air dan darah. Kita tidak bisa hanya sekedar melakukan kebaikan supaya dilahirkan kembali. Memberikan pakaian yang bagus kepada orang miskin atau memberi makanan yang enak kepada hamba Tuhan sama sekali tidak ada hubungannya dengan keselamatan. Jahshua hanya menyelamatkan mereka yang percaya di dalam baptisan dan darahNya. Kalau kita percaya bahwa Jahweh menyelamatkan kita melalui Jahshua dengan baptisan dan darahNya sekali untuk seterusnya, kita akan diselamatkan. Sebagian orang mungkin mengira bahwa walaupun

DAFTAR ISI

193 Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa

Tuhan berkata begitu dalam Alkitab, mereka harus memikirkannya lagi secara mendalam. Hal itu terserah mereka. Tetapi kita harus percaya pada sabdaNya seperti yang tertulis. Dalam Ibrani 10:1-10 ditulis bahwa Dia menyelamatkan kita untuk satu kali saja. Benar sekali bahwa Tuhan menyelamatkan orang yang percaya kepada baptisan dan darah Jahshua. Kita juga harus percaya pada itu. “Dia mati sekali, menyelamatkan kita semuasatu kali untuk seterusnya. O saudara, percayalah dan diselamatkan. Letakkan bebanmu di bawah baptisan Jahshua.” Jahshua menyelamatkan kita dari ketidakadilan dan dosa untuk satu kali saja dengan dibaptis sekali, dan mencurahkan darah sekali. ‘Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar’ (1 Petrus 3:18). Jahshua adalah Jahweh yang kudus, yang tidak pernah berdosa. Dia datang kepada kita dalam rupa manusia untuk menyelamatkan manusia dari dosa mereka. Dia dibaptis dan menanggung dosa untuk orang-orang yang tidak benar. Dia menyelamatkan

kita dari dosa dan ketidakadilan. Semua dosa manusia dari kelahiran sampai kematian ditimpakan ke atas Jahshua pada saat Dia dibaptis dan semua manusia diselamatkan dari hukuman pada saat Dia mencurahkan darah dan mati di kayu Salib. Dia dibaptis untuk orang yang berdosa dan mati di tempat orang yang berdosa. Inilah penebusan dari baptisanNya. Jahshua menyelamatkan kita semua yang berdosa untuk satu kali saja. Betapa lemahnya kita! Jahshua menyelamatkan semua dosa kita dari kelahiran sampai kematian dan mengorbankan diriNya untuk menanggung hukuman salib. Kita yang percaya kepada Jahshua harus percaya bahwa Dia menyelamatkan kita untuk satu kali saja dengan baptisan dan darah. Kita lemah tapi Jahshua tidak lemah. Kita tidak setia, tapi Jahshua setia. Tuhan menyelamatkan kita untuk satu kali saja. “Karena begitu besar kasih Jahweh akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya

DAFTAR ISI

194 Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa

setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3;16). Jahweh memberikan Anak TunggalNya kepada kita. Jahweh membaptis AnakNya untuk menanggungkan semua dosa dunia ini kepada anakNya supaya Jahshua dihukum bagi semua manusia. Betapa ajaib keselamatannya! Betapa indahnya kasihNya! Kita bersyukur kepada Tuhan atas kasih dan keselamatanNya. Jahweh menyelamatkan orang yang percaya kepada air dan darah Jahshua: baptisan Jahshua dan fakta bahwa Jahshua adalah Anak Jahweh. Oleh sebab itu orang yang percaya kepada Jahshua bisa diselamatkan dengan percaya kepada kebenaran tentang baptisan dan darah Jahshua dan mempunyai kehidupan kekal sebagai orang benar. Kita harus percaya pada hal itu. Siapa menyelamatkan kita? Tuhan yang menyelamatkan kita, atau salah satu ciptaan Tuhan yang menyelamatkan kita? Inilah Jahshua, yang ialah Tuhan, yang menyelamatkan kita. Kita diselamatkan

karena kita percaya pada penyelamatan Tuhan dan inilah keselamatan dari penyelamatan.

Jahshua Adalah Tuhan Keselamatan.
Apa artinya ‘Kristus?’ Imam, Raja, Nabi Jahshua Kristus adalah Jahweh. Jahshua berarti Juruselamat dan Kristus berarti ‘Dia yang diurapi.” Seperti Samuel mengurapi Saul dalam Perjanjian Lama, raja-raja juga diurapi, imam juga diurapi, dan bagi nabi yang akan menjalankan pelayanan kenabian, akan mendapat pengurapan. Jahshua datang ke dunia ini dan diurapi untuk ketiga peranan itu: Imam, Raja, dan Nabi. Sebagai Imam, Jahshua dibaptis untuk menanggung semua dosa manusia. Dengan mematuhi kehendak BapaNya, Dia

DAFTAR ISI

195 Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa

menunjukkan diriNya sebagai korban penghapus dosa di depan Bapa. “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” Jahshua menyelamatkan orang yang percaya kepadaNya dengan menanggung semua dosa kita melalui baptisan dan penyaliban. “Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya” (Imamat 17:11). Jahshua mencurahkan darah di kayu Salib setelah Ia dibaptis; menyerahkan nyawaNya kepada Bapa agar kita yang percaya diselamatkan. Dia dibangkitkan 3 hari setelah kematianNya di kayu Salib dan memberitakan Injil kepada roh-roh yang ditawan. Orang yang belum diselamatkan adalah seperti tawanan dalam penjara dosa dan kepada mereka Jahshua memberitakan Injil kebenaran; Injil dari air dan darah. Tuhan memberikan Injil dari air dan Roh kepada kita untuk menyelamatkan kita. Setiap orang yang percaya pada hal ini akan dilahirkan kembali.

Baptisan Dan Darah Jahshua Menyelamatkan Orang Berdosa
Jahshua Kristus adalah Juruselamat kita dan hal itu dikatakan dalam 1 Petrus 3:21-22, “Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan - maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Jahweh.” Air baptisan Jahshua unsur yang penting unguk keselamatan orang yang berdosa. Bagaimana kita bisa memiliki hati nurani Yang baik di hadapan Tuhan? Dengan beriman kepada baptisan dan darah Jahshua. Jahshua membasuh dosa manusia yang berdosa dengan menanggungnya melalui baptisanNya. Apakah ◄ DAFTAR ISI ►

196 Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa

Anda percaya kepada baptisan Jahshua? Apakah Anda percaya bahwa hati kita dibasuh hingga bersih dari semua dosa melalui baptisan Jahshua? Hati kita dibersihkan dari dosa tapi tubuh kita masih berdosa. ‘Seseorang ditebus’ tidak berarti bahwa dia tidak akan berdosa lagi. Kita tetap melakukan dosa. Akan tetapi hati kita tetap bersih karena iman kita kepada baptisan Jahshua. Ini tidak berarti “membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Jahweh” (1 Petrus 3:21). Karena Jahshua sudah membasuh dosa saya dan karena tuhan menanggung hukuman bagi saya, bagaimana saya bisa tidak mempercayaiNya! Setelah tahu bahwa Jahshua, yang adalah Tuhan, menyelamatkan saya melalui baptisan dan darahNya, bagaimana saya bisa tidak mempercayaiNya! Kita diselamatkan di hadapan Tuhan dan sekarang hati nurani kita bersih. Kita tidak bisa berkata di hadapan Jahweh bahwa Jahshua tidak membersihkan semua dosa kita sama dengan kita tidak bisa berkata bahwa Jahweh tidak mengasihi kita.

Hati nurani kita sangat peka dan ia memberitahukan kepada kita kapan saja kita membuat kesalahan. Kalau hati nurani kita terganggu sedikit saja, kita tidak bisa sepenuhnya bebas dari dosa tanpa percaya kepada baptisan Jahshua. Inilah jalan satu-satunya agar kita memiliki hati nurani yang baik. Bila hati nurani kita mengganggu kita, ini berarti bahwa ada yang salah. Air baptisan Jahshua membersihkan semua debu dosa. Jahshua menanggung dosa kita melalui baptisanNya dan membersihkan kita. Bila kita benar-benar percaya kepada hal ini, hati nurani kita juga bisa dibersihkan. Bagaimana hati nurani kita bisa dibersihkan? Dengan percaya kepada baptisan dan darah Jahshua. Setiap orang mempunyai hati nurani yang jahat dan kotor sejak saat ia dilahirkan. Namun kalau kita percaya bahwa semua dosa kita ditanggungkan kepada Jahshua, kita bisa menghapusnya. Inilah iman kepada kelahiran kembali. Ini bukan sesuatu yang Anda akui dengan sadar. Apakah hati

DAFTAR ISI

197 Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa

nurani Anda bersih? Apakah hati nurani itu bersih karena Anda hidup dalam kebaikan atau karena semua dosa Anda ditanggungkan kepada Jahshua dan Anda percaya kepadaNya? Hanya melalui iman ini saja Anda mendapat hati nurani yang bersih. Ada kata-kata yang mengandung kehidupan dan yang tidak mengandung kehidupan. Bagaimana hati nurani semua manusia bisa dibersihkan? Cara satusatunya untuk kita bisa dibenarkan dan memiliki hati nurani yang bersih adalah dengan percaya kepada penebusan sempurna melalui Jahshua. Pada saat kita disucikan dengan percaya kepada baptisanNya, tidak berarti kotoran tubuh kita juga hilang, tetapi membersihkan hati nurani terhadap Tuhan. Untuk itu, Jahshua datang dan dibaptis serta mati di kayu Salib dan dibangkitkan dari kematian dan sekarang duduk di sebelah kanan Jahweh. Bila waktunya tiba, Jahshua akan datang ke dunia ini lagi. “maka pada kali yang kedua kelak, dengan tiada menanggung dosa, Ia akan kelihatan kepada segala orang yang menantikan Dia, akan

menyelamatkan mereka itu” (Ibrani 9:28). Kita percaya bahwa Jahshua akan datang untuk membawa kita yang sungguh-sungguh menantikanNya, yang percaya kepada baptisan dan darahNya.

Percobaan Klinik Mengenai Iman
Bisakah kita diselamatkan tanpa baptisan Jahshua? Tidak bisa. Kita pernah mengadakan percobaan klinik di Gereja Taejon. Pendeta Park dari gereja itu mengatakan kepada sepasang suami istri bahwa di dunia tidak ada dosa kecuali tidak memberitakan makna baptisan Jahshua. Sang Suami sering mengantuk selama khotbah kalau dia datang ke gereja lain karena semua pendeta di sana mengajarkan Injil tanpa penjelasan mengenai ◄ DAFTAR ISI ►

198 Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa

penyelamatan melalui baptisan Jahshua, dan memaksanya bertobat setiap hari. Namun di sini, di gereja Taejon, dia mendengar khotbah dengan kedua mata terbuka lebar karena dia diberitahu bahwa semua dosanya ditanggungkan kepada Jahshua. Hal ini memudahkan istrinya dalam membujuk suaminya untuk pergi ke gereja dengannya. Suatu hari, dia duduk di gereja dan mendengar pembacaan Roma 8:1. “Maka oleh sebab itu sekarang tiadalah lagi hukuman ke atas orang yang di dalam Jahshua Kristus.” Kemudian dia langsung berpikir, ‘Ah, kalau manusia percaya kepada Jahshua, dia bebas dari dosa. Karena saya percaya kepada Jahshua, saya juga bebas dari dosa.’ Oleh karena itu dia menelepon adik iparnya dan teman-temannya serta berkata, “Apakah kamu memiliki dosa di dalam hatimu? Kalau begitu, iman Anda tidak benar.” Saat ini, pendeta Park agak kaget. Suami itu tidak tahu mengenai baptisan Jahshua tapi mengatakan kepada orang lain bahwa dia sudah tidak berdosa.

Kemudian pasangan itu mulai menghadapi masalah. Sang Isteri biasanya lebih setia tetapi ia masih memiliki dosa di dalam hatinya sedangkan suaminya mengatakan bahwa dia sudah tidak memiliki dosa. Sang Suami pergi ke gereja hanya beberapa kali tetapi ia sudah tidak memiliki dosa lagi. Sang Istri yakin bahwa mereka berdua masih memiliki dosa di dalam hati. Mereka mulai berdebat karena hal itu. Sang Suami mengatakan bahwa dia tidak memiliki dosa karena “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Jahshua.” Itetapi sang istri membantah dia masih memiliki dosa di dalam hati. Pada suatu hari, sang istri memutuskan untuk bertanya kepada pendeta bahwa apa maksudnya pada saat ia berkata bahwa semua dosa ditimpakan kepada Jahshua. Oleh sebab itu pada suatu hari setelah selesai ibadah malam, ia menuruh suaminya pulang dulu dan menemui pendeta Park untuk menanyakan pertanyaan itu. Dia bertanya, “Saya tahu bahwa Anda berusaha

DAFTAR ISI

199 Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa

mengajarkan sesuatu kepada kami, tapi saya yakin ada bagian penting yang belum dibicarakan. Saya mohon agar anda menjelaskan itu.” Lalu pendeta Park menjelaskan mengenai kelahiran kembali dari air dan Roh. Saat itu si istri menyadari mengapa tertulis di dalam Roma 8:1. “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Jahshua.” Dia langsung percaya dan diselamatkan. Dia akhirnya menyadari bahwa semua dosa kita ditanggungkan kepada Jahshua melalui baptisan Jahshua, sebab itu orang yang ada di dalam Kristus tidak akan dihukum. Dia mulai mengerti firman yang tertulis. Dia akhirnya menemukakan bahwa kunci kepada penebusan adalah baptisan Jahshua dan kita bisa menjadi benar melalui penebusan baptisan. Sang Suami ternyata tidak pulang ke rumah tetapi menunggu istri di luar. Ia bertanya, “Apakah engkau sudah diselamatkan sekarang?” Lalu dia mendengar apa yang dikatakan pendeta

kepada isterinya dan menjadi bingung. Dia tidak pernah mendengar mengenai Injil baptisan Jahshua sebelumnya. Dia yakin bahwa dia tidak memiliki dosa lagi walaupun tanpa baptisan Jahshua. Oleh karena itu mereka berdebat lagi di rumah. Kali ini keadaan berubah. Isteri menekan suaminya dengan pertanyaan apakah dia memiliki dosa dalam hati atau tidak. Dia bertanya kepada suaminya bagaimana dia bisa bebas dari dosa padahal dia tidak percaya kepada baptisan Jahshua. Dia menyuruh suaminya melihat hati nuraninya sendiri dengan seksama. Dengan menyelidki hatinya itu, Sang Suami menyadari dia masih memiliki dosa di dalam hatinya. Oleh karena itu dia datang kepada pendeta Park dan mengakui bahwa dia memiliki dosa di dalam hatinya. Kemudian dia bertanya, “Kapan mereka meletakkan tangan di atas kepala korban penghapus dosa, sebelum mereka menyembelihnya atau sesudahnya?” Dia belum pernah mendengar mengenai Injil tentang air dan Roh, jadi dia bingung sekali. Inilah inti dari eksperimen rohani. Jahshua harus

DAFTAR ISI

200 Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa

dibaptis untuk menanggung semua dosa dunia ini kepadaNya. Baru kemudian Dia bisa mati di kayu Salib karena upah dosa adalah maut. “Apakah mereka menempatkan tangannya di atas kepala korban sebelum atau sesudah disembelih?” Dia menanyakan hal ini karena dia masih bingung mengenai peletakkan tangan dan baptisan Jahshua. Pendeta Park menjelaskan penebusan melalui baptisan Jahshua kepadanya. Pada hari itu, untuk pertama kalinya sang suami mendengar mengenai Injil tentang air dan Roh dan diselamatkan. Dia mendengar Injil hanya sekali dan diselamatkan. Inilah percobaan mengenai dihilangkannya baptisan Jahshua. Kita mungkin mengatakan bahwa kita tidak memiliki dosa tetapi kita pasti masih memiliki dosa di dalam hati kalau tidak ada baptisan Jahshua. Manusia biasanya mengatakan bahwa Jahshua membasuh dosa melalui kematianNya di kayu Salib, tetapi hanya orang yang percaya kepada baptisan dan darahNya yang bisa mengakui bahwa

mereka tidak memiliki dosa di hadapan Jahweh. Pendeta Park membuktikan melalui suami isteri itu bahwa kita tidak bisa ditebus secara sempurna tanpa penebusan melalui iman kepada baptisan Jahshua.

Kiasan Keselamatan: Baptisan Jahshua
Apakah kiasan Untuk keselamatan? Baptisan Jahshua ‘Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan’ Jahshua datang ke dunia kita utnuk membasuh semua dosa dunia ini dan membuat hati nurani kita putih seperti salju. Kita dibebaskan dari dosa karena Jahshua menanggungkan semua dosa kepada diriNya sendiri melalui baptisan. Dia menyelamatkan kita dengan baptisan dan darah. Oleh ◄ DAFTAR ISI ►

201 Baptisan Jahshua adalah Kiasan Keselamatan Orang Berdosa

karena itu, semua ciptaan harus berlutut kepada Jahshua. Kita diselamatkan dengan percaya kepada Jahshua. Kita menjadi anak Tuhan dan masuk ke sorga dengan percaya kepada Jahshua. Kita menjadi benar dengan percaya kepada Jahshua. Kita adalah imamat rajani. Kita bisa memanggil Jahweh sebagai Bapa kita. Kita tinggal di dunia ini tetapi kita adalah raja. Apakah Anda sungguh-sungguh percaya bahwa Jahweh menyelamatkan manusia yang percaya kepada penebusan air dan Roh? Penyelamatan kita tidak akan sempurna tanpa baptisan Jahshua. Iman yang benar yang diakui oleh Jahweh dan Jahshua adalah percaya kepada Injil mengenai karya Jahshua menyelamatkan kita Jahshua dengan baptisan, SalibNya, dan Roh. Inilah satu-satunya iman yang benar. Dosa kita dibasuh pada saat Jahshua menanggungnya melalui baptisanNya dan semua dosa kita dibayar lunas pada saat Dia mencurahkan darahNya di kayu Salib. Jahshua Kristus menyelamatkan kita dengan air dan Roh. Ya! Kita

percaya!

DAFTAR ISI

Khotbah 8
Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

DAFTAR ISI

203 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan
< Yohanes 13:1-17 > “Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Jahshua telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk berahli dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi muridmurid-Nya demikianlah sekarang. Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya. Mereka sedang makan bersama, dan Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia. Jahshua tahu, bahwa Bapa-Nya telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya dan bahwa Ia datang dari Jahweh dan kembali kepada Jahweh. Lalu bangunlah Jahshua dan meninggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya, kemudian Ia

menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang -Nya itu. Maka sampailah Ia kepada Simon Petrus. Kata Petrus kepada-Nya ; “Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?” Jawab Jahshua kepada-Nya ; ‘Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya.’” Jawab Jahshua : “Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku.” Kata Simon Petrus kepada-Nya : “Tuhan, jangan hanya kakiku saja, tetapi juga tangan dan kepalaku!” Kata Jahshua kepadanya ; “Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua.” Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu ia berkata : “Tidak semua kamu bersih.” Sesudah Ia membasuh kaki mereka, Ia

DAFTAR ISI

204 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempatNya. Lalu Ia berkata kepada mereka ; ‘Mengertikah kamu apa yang telah Muperbuat kepadamu? Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasih kakimu; sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu. Aku berkata kepadamu ; Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya. Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya.’”

tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya.” Simon Petrus adalah yang terbaik diantara murid-murid Jahshua. Dia percaya bahwa Jahshua adalah Anak Jahweh dan memberi kesaksian bahwa Jahshua adalah Kristus. Pasti ada alasan yang baik mengapa Jahshua membasuh kakinya. Saat Petrus mengakui bahwa dia percaya bahwa Jahshua adalah Kristus, ini berarti dia percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat yang akan menyelamatkannya dari semua dosanya.

Mengapa Jahshua membasuh kaki Murid-muridNya sebelum Ia disalibkan? Karena Dia ingin agar murid-muridNya mengerti keselamatan sempurna. Mengapa Dia membasuh kaki Petrus? Jahshua tahu bahwa Petrus akan menyangkal Dia tiga kali, bahwa dia akan berbuat banyak dosa di masa yang akan ◄ DAFTAR ISI ►

Mengapa Jahshua membasuh kaki Petrus pada hari sebelum pesta Paskah? Saat membasuh kakinya, Jahshua mengatakan “Apa yang Kuperbuat, engkau

205 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

datang. Kalau, setelah Jahshua naik ke sorga, Petrus masih memiliki dosa di dalam hati, dia tidak bisa menjadi satu dengan Jahshua. Jahshua tahu semua kelemahan murid-muridNya dan Dia tidak mau dosa mereka menghalangi antara Dia dan murid-muridNya. Oleh sebab itu Dia perlu mengajarkan bahwa semua kecemaran mereka telah dibersihkan. Inilah alasan mengapa Jahshua membasuh kaki murid-muridNya. Jahshua, sebelum Dia mati dan meninggalkan mereka, yaitu untuk memastikan bahwa mereka mengerti Injil baptisan dan pengampunanNya atas semua dosa sepanjang hidup mereka. Yohanes 13 berbicara mengenai keselamatan sempurna yang Jahshua berikan untuk muridmuridNya. Selama membasuh kaki mereka, Jahshua mengajarkan mengenai hikmat Injil baptisanNya yang membuat manusia dibasuh dari pelanggaran mereka. “Jangan ditipu oleh iblis lagi di masa yang akan datang. Aku menanggung dosamu melalui baptisanKu di sungai Yordan dan Aku akan dibangkitkan dari

kematian dan menyelesaikan keselamatan dari kelahiran kembali untuk kamu semua. Untuk mengajarkan kepadamu bahwa Aku telah membasuh dosa yang setiap hari kau buat, untuk mengajarkan kepadamu mengenai Injil yang benar tentang pengampunan dosa, Aku membasuh kakimu sebelum Aku disalibkan. Inilah rahasia Injil tentang kelahiran kembali. Kalian harus percaya kepada itu.” Kita semuanya harus mengerti alasan mengapa Jahshua membasuh kaki murid-muridNya dan harus tahu mengapa Dia mengatakan bahwa “Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak.” Saat itulah kita percaya kepada Injil tentang dilahirkan kembali dan kemudian kita sendiri dilahirkan kembali.

Kata Jahshua Dalam Yohanes 13:12
Sebelum Dia mati di kayu Salib, Jahshua mengadakan pesta Paskah dengan murid-muridNya dan

DAFTAR ISI

206 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

meyakinkan mereka tentang Injil pengampunan dosa dengan membasuh kaki mereka dengan tanganNya sendiri. Apakah pelanggaran itu? Dosa-dosa yang kita buat setiap hari karena kita lemah. “Ia datang dari Jahweh dan kembali kepada Jahweh. Lalu bangunlah Jahshua dan meninggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya, kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang -Nya itu. Maka sampailah Ia kepada Simon Petrus. Kata Petrus kepada-Nya ; “Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?” Jawab Jahshua kepada-Nya ; ‘Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya.’”

Dia mengajari murid-muridNya tentang Injil baptisan dan penebusan dosa melalui air baptisannya. Pada saat itu, Petrus tidak bisa mengerti mengapa Jahshua membasuh kakinya. Setelah Jahshua mengatakannya caranya percaya kepada Jahshua berubah. Jahshua ingin mengajar Petrus tentang penebusan dosa dan Injil air baptisanNya. Jahshua khawatir bahwa Petrus tidak bisa datang kepadaNya karena semua dosa yang akan dilakukannya kelak, khususnya dosa kedagingan. Jahshua membasuh kaki mereka supaya iblis tidak bisa merampas iman murid-muridNya. Baru setelah itu Petrus mengerti. Jahshua mempersiapkan cara agar semua manusia yang percaya kepada air baptisan dan darah dapat diselamatkan dari dosa yang selama-lamanya. Dalam Yohanes 13, apa yang dikatakanNya pada saat membasuh kaki murid ditulis. Firman itu sangat penting dan hanya bise dimengerti oleh orang yang dilahirkan kembali. Alasan Jahshua membasuh kaki murid-muridNya

DAFTAR ISI

207 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

setelah pesta Paskah adalah untuk memberitahui mereka bahwa Jahshua telah menanggung segala dosa mereka. Jahshua berkata “Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak.” Bagi Petrus perkataan itu mengandung kebenaran tentang kelahiran kembali. Kita semuanya harus tahu dan percaya kepada baptisan Jahshua, yang membasuh pelanggaran kita. Baptisan Jahshua di Yordan ialah Injil peletakkan tangan. Kita semua harus percaya perkataan Jahshua. Dia menanggung semua dosa dunia ini melalui baptisanNya dan menggenapkan pengampunan dosa dengan dihukum dan disalibkan. Jahshua dibaptis untuk membuang segala dosa manusia.

Penebusan Dari Dosa Sepanjang Hidup Disempurnakan Dengan Baptisan Dan Darah Jahshua
Apa ‘perangkap’ iblis kepada budiaman? Iblis berusaha menipu orang benari supaya berbuat dosa lagi. Jahshua tahu bahwa setelah Dia disalibkan, bangkit dan naik ke sorga, iblis dan pengajar iman palsu akan datang dan menggoda para murid. Kita bisa melihat kesaksian Petrus, “Engkau adalah Mesias, Anak Jahweh yang hidup!,” bahwa dia percaya kepada Jahshua. Namun masih Jahshua mau mengajari Petrus sekali lagi tentang Injil pengampunan dosa. Injil adalah baptisan Jahshua, yang melaluinya Dia menanggung semua dosa dunia. Dia mau mengajarkan hal ini sekali lagi kepada Petrus dan murid-muridnya ◄ DAFTAR ISI ►

208 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

dan juga mengajar kita semua. “Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak.” Setiap saat murid-murid Jahshua berbuat dosa, iblis akan mencobai dan menuduh mereka dan berkata “Kalau engkau berbuat dosa, bagaimana kau tidak berdosa! Engkau tidak diselamatkan. Engkau orang yang berdosa.” Untuk mencegahnya Jahshua berkata kepada mereka bahwa iman kepada baptisan Jahshua telah membasuh semua dosa sepanjang hidup mereka—masa lampau, masa kini, dan masa depan. “Engkau tahu sudah Aku dibaptis! Aku dibaptis di Yordan untuk membasuh semua dosa sepanjang hidupmu dan juga dosa asalmu. Apakah Engkau mengerti mengapa Aku dibaptis, mengapa Aku harus disalibkan dan mati di kayu Salib?” Jahshua membasuh kaki murid-muridNya untuk mengajar kepada mereka bahwa Dia menanggung semua dosa yang mereka lakukan setiap hari melalui baptisanNya, dan bahwa Dia akan menanggung hukuman salib karena mereka.

Sekarang, Anda dan saya sudah diselamatkan dari semua dosa kita melalui iman kepada Injil baptisan dan darah Jahshua, yang adalah pengampunan bagi semua dosa kita. Jahshua dibaptis dan disalibkan untuk kita. Dia membasuh semua dosa melalui baptisan dan darah. Siapapun yang tahu dan percaya kepada Injil penebusan dosa, yang percaya kepada kebenaran, diselamatkan dari semua dosanya. Kemudian apa yang harus dilakukan setelah seseorang diselamatkan? Dia harus mengakui dosanya yang dibuat setiap hari dan percaya kepada keselamatan baptisan dan darah Jahshua, Injil pengamPaulusn semua dosa. Dia harus memasukkan ke dalam hatinya Injil yang mengatakan bahwa Jahshua menanggung semua dosanya melalui baptisan dan darahNya. Hanya karena Anda berbuat dosa lagi, Anda akan menjadi orang yang berdosa lagi? Tidak. Dengan mengerti bahwa Jahshua menanggung semua dosa kita, bagaimana kita menjadi orang yang berdosa lagi? Baptisan Jahshua dan darahNya di kayu Salib adalah

DAFTAR ISI

209 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Injil pengampunan semua dosa kita. Siapapun yang percaya kepada Injil yang benar untuk pengampunan dosa akan dilahirkan kembali sebagai ‘orang benar.’

Orang Benar Tidak Bisa Menjadi Orang Yang Berdosa Lagi
Mengapa orang benar tidak akan menjadi orang yang berdosa lagi? Karena Jahshua telah mengampuni semua dosa sepanjang hidup mereka. Kalau Anda percaya kepada Injil dari pengampunan dosa, Injil dari air dan Roh, tetapi masih merasa bahwa Anda orang berdosa karena kesalahan-kesalahan yang dibuat setiap hari, maka Anda harus pergi ke sungai Yordan di mana Jahshua

dibaptis untuk menanggung semua dosa kita. Kalau Anda menjadi orang yang berdosa lagi setelah mencapai pengampunan, Jahshua harus dibaptis lagi. Anda harus memiliki iman kepada pengampunan dosa Anda dan kepada Injil tentang baptisan Jahshua. Anda harus terus mengingat bahwa Jahshua menanggung semua dosa kita melalui baptisanNya, sekali saja. Anda harus mempunyai iman kuat kepada Jahshua Kristus sebagai Juruselamat Anda. Percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat Anda berarti bahwa Anda percaya kepada baptisan Jahshua, yang menanggung semua dosa sepanjang hidup Anda. Kalau Anda benar-benar percaya kepada baptisan, Salib, kematian, dan kebangkitan Jahshua, Anda tidak akan menjadi orang yang berdosa lagi walaupun Anda melakukan dosa apa pun. Anda diselamatkan dari semua dosa sepanjang hidup Anda melalui iman Anda. Jahshua Kristus membasuh semua dosa masa depan juga, walaupun dosa itu dilakukan adalah karena kelemahan kita. Dan karena Jahshua harus

DAFTAR ISI

210 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

menekankan kepentingan baptisanNya, maka Dia membasuh kaki murid-muridNya dengan air untuk melambangkan Injil dari pengampunan dosa, baptisanNya. Jahshua Kristus dibaptis, disalibkan, dibangkitkan, dan naik ke sorga untuk memenuhi janji Jahweh tentang pendamaian yang berkelimpahan bagi dosa dunia ini dan untuk menyelamatkan manusia. Murid-muridNya kemudian bisa mengabarkan Injil penebusan dosa, baptisan, Salib, dan kebangkitan, sampai mati.

Mengapa Petrus menyangkal Jahshua? Karena dia lemah. Mari kita membaca satu bagian Alkitab. Dari Matius 26:69, “Sementara itu Petrus duduk di luar di halaman. Maka datanglah seorang hamba peremPaulusn kepadanya, katanya ; “Engkau juga selalu bersama-sama dengan Jahshua, orang Galilea itu.” Tetapi ia menyangkalnya di depan semua orang, katanya ; “Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud.” Ketika ia pergi ke pintu gerbang, seorang hamba lain melihat dia dan berkata kepada orang-orang yang ada di situ’ “Orang ini bersama-sama dengan Jahshua, orang Nazaret itu.” Dan ia menyangkalnya pula dengan bersumpah : “Aku tidak kenal orang itu.” Tidak lama kemudian orang-orang yang ada di situ datang kepada Petrus dan berkata ; “Pasti engkau juga salah seorang dari mereka, itu nyata dari bahasamu.” Maka mulailah petrus mengutuk dan

Kelemahan Daging Petrus
Alkitab menulis bahwa pada saat Petrus ditentang oleh banyak orang dan ditanyai apakah dia salah satu murid Jahshua, dia menyangkali dua kali dengan berkata, “Tidak, saya tidak kenal Orang itu.” Kemudian dia bersumpah dan menegaskan penyangkalan itu pada kali yang ketiga.

DAFTAR ISI

211 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

bersumpah : “Aku tidak kenal orang itu.” Dan pada saat itu berkokoklah ayam. Maka teringatlah Petrus akan apa yang dikatakan Jahshua kepadanya ; “Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyankal Aku tiga kali.” Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya (Matius 26;69-75). Petrus sungguh-sungguh percaya kepada Jahshua dan mengikutiNya secara setia. Dia percaya bahwa Jahshua adalah Tuhan dan Juruselamat, ‘Nabi.’ Tetapi saat Jahshua dibawa ke pengadilan Pilatus, saat-saat yang membahayakan untuk mereka yang memiliki hubungan dengan Jahshua, dia menyangkal dan mengutuk Jahshua. Petrus tidak tahu bahwa dia akan menyangkal Jahshua. Tapi Jahshua tahu. Jahshua tahu bahwa dia lemah. Oeleh karena itu Jahshua membasuh kaki Petrus dan mengajarkan Injil keselamatan seperti ditulis dalam Yohanes 13, “Engkau akan berbuat dosa di masa yang akan datang tetapi Aku telah membasuh semua dosa masa depanmu.” Petrus menyangkal Jahshua pada saat bahaya

datang, tetapi kelemahan dagingnyalah yang membuatnya melakukan hal itu. Oleh karena itu, untuk menyelamatkan murid-muridNya dari semua dosa masa depan, Jahshua membasuh kaki mereka. “Aku harus menghapus semua dosa masa depanmu juga. Aku disalibkan karena aku dibaptis dan menanggung semua dosamu, dan aku harus melunasi hutang itu untuk menjadi Juruselamat bagimu. Akulah Tuhanmu, Juruselamatmu. Aku akan melunaskan semua hutang dosamu dan akan menjadi Gembala melalui baptisan dan darahKu. Aku adalah Gembala untuk keselamatanmu.” Untuk menanamkan kebenaran ini ke dalam hati mereka, Jahshua membasuh kaki mereka setelah pesta Paskah. Inilah kebenaran Injil. Karena tubuh kita lemah walaupun sudah dilahirkan kembali, kita berbuat dosa lagi. Memang, kita seharusnya tidak berbuat dosa lagi, tetapi bila kita berbuat dosa dan harus menemui masalah berat seperti Petrus, kita cenderung berbuat dosa tanpa sengaja. Karena kita hidup dalam tubuh, kadang-kadang kita

DAFTAR ISI

212 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

dibawa kepada kehancuran oleh dosa kita. Tubuh akan berbuat dosa selama kita hidup di dunia ini tetapi Jahshua mengampuni semua dosa kita melalui baptisan dan darahNya di kayu Salib. Kita tidak menyangkal bahwa Jahshua adalah Juruselamat kita tetapi bila kita hidup dalam tubuh, kita akan terus membuat kesalahan melawan kehendak Tuhan. Itu karena kita dilahirkan dalam tubuh. Akan tetapi Jahshua tahu kita adalah orang yang berdosa dalam tubuh kedagingan kita. Jahshua menjadi Juruselamat dengan melunasi semua hutang dosa manusia melalui baptisan dan darahNya. Dia menyelamatkan kita yang percaya kepada keselamatanNya dan kebangkitanNya. Keempat Injil dimulai dengan baptisan Jahshua oleh Yohanes. Tujuan kehidupanNya sebagai manusia adalah untuk menggenapi Injil kelahiran kembali, Injil keselamatan. Saat Petrus menyangkal Jahshua bukan satu dan dua kali tetapi tiga kali sebelum ayam berbunyi,

bagaimana sakitnya hatinya? Betapa malunya? Dia bersumpah di hadapan Jahshua bahwa dia tidak akan pernah mengkhianatiNya. Dia berbuat dosa karena kelemahan tubuhnya, tetapi betapa sedih perasaannya ketika dia menyadari kelemahan dirinya dan menyangkal Jahshua bukan satu atau dua kali tetapi tiga kali? Betapa malunya dia pada saat dia melihat Jahshua? Tetapi Jahshua tahu semuanya. Oleh sebab itu Diaberkata, “Aku tahu engkau akan berbuat dosa lagi. Tetapi Aku telah menanggung semua dosamu melalui baptisanKu supaya dosamu tidak membuatmu menjadi orang yang berdosa lagi, tidak bisa menghalangimu kembali kepadaKu. Aku menjadi JuruselamatMu dengan dibaptis dan menanggung hukuman atas semua dosa. Aku menjadi TuhanMu, GembalaMu. Percayalah kepada Injil pengampunan atas dosamu. Aku akan tetap mengasihimu walaupun engkau melakukan dosa dari tubuhmu. Aku telah membasuh semua kesalahanmu. Injil pengampunan dosamu adalah kebenaran yang kekal. KasihKu kepadamu

DAFTAR ISI

213 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

juga kekal.” Sampai kapan kita berbuat dosa dalam tubuh? Kita berbuat dosa sampai kita mati. Jahshua berkata kepada Petrus dan muridmuridNya, “Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku.” Alasan Jahshua mengatakan apa yang tercatat dalam Yohanes adalah karena sangat penting bagi manusia untuk dilahirkan kembali melalui air dan Roh. Apakah Anda percaya itu? Dalam ayat 9: “Tuhan , jangan hanya kakiku saja, tetapi juga tangan dan kepalaku!” Kata Jahshua kepadanya ; “Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya.” Saudara, apakah Anda melakukan dosa “dalam kedagingan” lagi atau tidak? Anda akan berbuat dosa

lagi. Tetapi Jahshua berkata bahwa Dia telah membasuh dosa masa depan kita, semua kelemahan daging kita melalui baptisan dan darahNya dan Dia mengatakan dengan jelas kepada murid-muridNya tentang Injil penebusan dosa sebelum Dia disalibkan. Karena kita hidup di dalam tubuh dengan semua kelemahan kita, kita akan selalu berbuat dosa. Jahshua membasuh semua dosa dunia ini melalui baptisanNya. Dia tidak hanya membasuh kepala dan tubuh kita tetapi juga membasuh kaki kita, dosa masa depan kita. Inilah Injil kelahiran kembali, Injil baptisan Jahshua. Setelah Jahshua dibaptis, Yohanes memberi kesaksian, “Lihatlah Anak domba Jahweh, yang mengangkut dosa isi dunia” (Yohanes 1:29). Kita harus percaya bahwa semua dosa dunia ini telah dihapuskan dengan ditanggungkan kepada Jahshua saat Dia dibaptis. Selama hidup di dunia ini, manusia selalu berbuat dosa. Kita harus menerima itu sebagai fakta yang tidak terelakkan. Kapan aja kelemahan tubuh kita muncul, kita harus mengingatkan diri kita bahwa

DAFTAR ISI

214 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Jahshua membasuh semua dosa kita dan dunia ini melalui Injil pengampunan dan melunasi dosa dengan darahNya. Kita harus bersyukur kepadaNya dari dasar hati kita. Mari kita akui dengan iman bahwa Jahshua Juruselamat kita dan Tuhan kita. Puji Tuhan. Setiap manusia di dunia ini berbuat dosa kedagingan. Manusia mati karena dosa sepanjang hidup mereka. Manusia senatiasa berbuat dosa kedagingan.

pembunuhan, zinah, persundalan, pencurian, saksi dusta, hujat; segala hal itulah yang menajiskan orang, tetapi makan dengan tangan yang tidak berbasuh tidak menajiskan orang.” Karena bermacam-macam dosa dalam hati manusia mencemarkannya, dia najis.

Manusia Harus Menyadari Kejahatan Sendiri
Apa yang ada di dalam hati manusia? Duabelas macam dosa (Mark 7:21-23) Kita harus bisa berkata, “Ada duabelas dosa di dalam hati manusia. Saya mempunyai semuanya. Saya mempunyai keduabelas dosa di dalam hati yang ditulis dalam Alkitab.” Sebelum kita dilahirkan kembali dari air dan Roh, kita harus mengakui adanya dosa-dosa di dalam hati kita. Kita harus mengakui ◄ DAFTAR ISI ►

Pikiran Jahat Di Dalam Hati Manusia
Apa yang menghancurkan manusia? Bermacam-macam dosa dan pikiran jahat Jahshua berkata dalam Matius 15:19-20 “Karena dari dalam hati itu pun keluar pikiran yang jahat,

215 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

bahwa kita benar-benar orang yang berdosa di hadapan Tuhan. Tetapi kita jarang melakukan itu. Sebagian besar kita membuat alasan bagi dosa kita dan berkata, “Saya tidak pernah pikir seperti itu sebelumnya, saya hanya khilaf.” Namun apa yang dikatakan Jahshua mengenai manusia? Jahshua secara tepat mengatakan baha apa yang keuar dari hati manusia akan menajiskan manusia. Dia berkata bahwa manusia mempunyai pikiran jahat di dalam hati. Apa pendapat Anda? Apakah Anda baik atau jahat? Anda tahu manusia mempunyai pikiran jahat? Ya, pikiran manusia memang jahat. Beberapa tahun yang lalu Toserba Sampoong di Seoul mendadak roboh. Keluarga-keluarga yang kehilangan anggota yang mereka kasihi merasakan kesedihan yang mendalam. Tetapi banyak orang pergi ke sana untuk menonton pemandangan tragis itu. Beberapa orang berpikir, ‘Berapa banyak orang tewas? 200? Tidak, ini terlalu sedikit. 300? Mungkin? Makin banyak jumlah yang tewas makin seru dan

menarik.’ Hati manusia bisa demikian jahatnya begitu. Kita harus menerima kenyataan itu. Betapa mereka tidak menghormati yang mati! Betapa sakitnya hati keluarga korban! Banyak juga orang yang menderita kerugian materi. Namun beberapa penonton justru tidak menunjukkan kepedulian mereka. ‘Kalau lebih banyak lagi orang yang tewas pasti akan lebih menarik! Betapa hebatnya peristiwa ini! Bagaimana kalau peristiwa seperti ini terjadi di stadion sepak bola yang penuh dengan penonton? Ribuan orang terkubur di reruntuhan stadion itu, benar kan? O, ya! Itu akan lebih seru daripada peristiwa ini!’ Barangkali ada orang yang pikir begitu. Kita juga tahu betapa manusia kadang kala menjadi begitu jahat. O, mereka tidak akan mengatakannya keras-keras. Mereka mungkin menyampaikannya dengan halus dan menunukkan simpati, tetapi diam-diam, di dalam hati, mereka menginginkan pemandangan itu lebih seru. Mereka ingin melihat malapetaka yang besar dimana ribuan

DAFTAR ISI

216 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

orang tewas asal tidak merugikan mereka. Inilah cara kerja hati manusia. Dan sebagian besar kita juga begitu sebelum dilahirkan kembali.

Pembunuhan Di Dalam Hati Manusia
Mengapa kita berdosa? Karena kita mempunyai pikiran jahat di dalam hati. Jahweh mengatakan bahwa ada pembunuhan di dalam hati semua manusia. Tetapi banyak orang menyangkalinya. “Bagaimana Engkau berkata begitu? Saya tidak pernah berpikir tentang pembunuhan! Bagaimana Engkau bisa berpikir begitu?” Mereka tidak akan mengakui bahwa mereka mempunyai pembuhuhan di dalam hati. Mereka pikir pembunuh berbeda dengan mereka. “Berita kemarin tentang pembunuh berantai, massa

yang membunuh dan membakar orang di ruang di bawah tanah, merekalah yang memiliki pembunuhan di dalam hati! Mereka berbeda dengan kita. Saya tidak begitu! Mereka penjahat! Pembunuh!” Mereka marah dan memaki, “Orang yang dilahirkan dari benih kejahatan harus dimusnahkan dari bumi ini! Mereka harus dihukum mati!” Tetapi sayang, pikiran pembunuhan ada di dalam hati orang yang suka marah sama seperti di dalam hati seorang pembunuh. Jahweh berkata bahwa di dalam hati semua manusia ada pembunuhan. Kita harus setuju dengan firman Tuhan, yang bisa melihat ke kedalaman diri kita. Kita harus mengakui, “Saya adalah orang yang berdosa yang memiliki pembunuhan di dalam hati.” Ya, Jahweh berkata bahwa ada pikiran jahat, termasuk pembunuhan di dalam hati manusia. Mari kita mengakui kebenaran kata-kata Tuhan. Saat Generasi manusia bertambah kejahatannya, semua peralatan pembelaan diri menjadi alat pembunuhan. Inilah hasil pembunuhan yang ada di hati kita. Anda

DAFTAR ISI

217 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

bisa membunuh karena takut, atau marah. Saya tidak berkata bahwa kita semua akan melakukan pembunuhan tetapi bahwa kita mempunyai pikiran itu di dalam hati. Karena manusia dilahirkan dengan pikiran jahat, kita semua mempunyai pikiran itu di dalam hati. Beberapa orang melakukan pembunuhan, tetapi bukan karena mereka dilahirkan sebagai pembunuh, tetapi karena kita semua memiliki kemungkinan menjadi pembunuh. Inilah kebenaran. Tidak satu orang pun antara kita menjadi pengecualian dari kebenaran itu. Oleh sebab itu jalan yang tepat untuk menyadari hal itu adalah menerima kata-kata Tuhan dan mematuhinya.

perzinahan di dalam hati? Ya, ada perzinahan dalam hati semua manusia. Karena itu, pelacuran, dan semua godaan dosa bertumbuh subur di masyarakat kita. Inilah jalan yang termudah untuk mendapat uang bagi seluruh generasi. Bisnis yang lain mendapat kesulitan karena krisis ekonomi, tetapi usaha seperti ini tidak mendapat gangguan karena memang ada perzinahan dalam hati manusia.

Buah Kehidupan Orang Berdosa Adalah Dosa
Dengan apa yang orang dibandingkan? Pohon yang berbuah dosa Seperti pohon apel berbuah apel, pohon per berbuah per, pohon kurma berbuah kurma, pohon

Perzinahan Dalam Hati Kita
Jahweh berkata bahwa ada perzinahan di dalam hati semua manusia. Apakah Anda setuju? Apakah Anda mengakui Anda bahwa anda mempunyai

DAFTAR ISI

218 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

kesemak berbuah kesemak, kita, yang dilahirkan dengan duabelas dosa di dalam hati, akan menghailkan buah dosa. Jahshua berkata bahwa apa yang keluar dari hati manusia menajiskan meraka. Apakah Anda setuju? Kita hanya bisa setuju dengan Jahshua dan berkata, “Ya, kami orang yang berdosa, pelaku kejahatan. Ya, Engkau benar, Tuhan.” Ya, kita harus mengakui kejahatan kita sendiri. Kita harus mengakui kebenaran di hadapanTuhan. Seperti Jahshua Kristus mematuhi kehendak Jahweh, kita harus menerima firman Tuhan dan mematuhiNya. Inilah jalan satu-satunya agar kita bisa diselamatkan dari semua dosa melalui air dan Roh. Inilah anugerah Jahweh. Negara saya diberikati dengan empat musim yang indah. Dan saat musim berubah, bermacam-macam pohon berbuah. Dengan cara yang sama, keduabelas dosa di dalam hati kita terus menerus menggoda kita berdosa. Hari ini yang mengontrol hati kita adalah pembunuh, esok hari yang mengontrol hati kita

mungkin perzinahan. Kemudian keesok hari, pikiran jahat, perzinahan, pencurian, saksi dusta, dan lain-lain. Dan kita terus berdosa sepanjang tahun, setiap bulan, setiap hari, dan setiap jam. Satu hari pun tidak berlalu tanpa membuat kita melakukan satu dosa. Kita berjanji menghindari dosa tetapi kita selalu berbuat dosa karena kita dilahirkan demikian. Apakah Anda pernah melihat pohon apel tidak berbuah karena tidak mau? “Saya tidak mau berbuah apel!” Walaupun pohon itu tidak mau berbuah apel, bagaimana mungkin? Bunga berkembang pada musim semi, apel bertumbuh dan matang pada musim panas, kemudian buah dipersiapkan dipetik dan dimakan pada musim panen. Inilah suratan alam, dan kehidupan orang yang berdosa juga demikian . Orang yang berdosa tidak bisa tidak berbuah dosa.

DAFTAR ISI

219 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

‘Baptisan Dan Salib Jahshua’ Menjadi Pendamaian Bagi Dosa Kita
Apa artinya pendamaian dosa? Artinya pembayaran hutang dosa melalui baptisan Jahshua dan darahNya di kayu Salib Mari kita membaca Alkitab untuk melihat bagaimana orang berdosa, pelaku kejahatan bisa mendapatkan pendamaian di hadapan Tuhan dan hidup dalam sukacita. Inilah Injil pendamaian dari dosa. Dalam Imamt 4, “Jikalau yang berbuat dosa dengan tak sengaja itu seorang dari rakyat jelata, dan ia melakukan salah satu hal yang dilarang TUHAN, sehingga ia bersalah, maka jikalau dosa yang telah diperbuatnya itu diberitahukan kepadanya, haruslah ia menanggung sebagai persembahannya karena dosa

yang telah diperbuatnya itu seekor kambing betina yang tidak bercela. Lalu haruslah ia meletakkan tangannya ke atas kepala korban penghapus dosa dan menyembelih korban itu di tempat korban bakaran. Kemudian imam harus mengambil dengan jarinya sedikit dari darah korban itu, lalu membubuhnya pada tanduk-tanduk mezbah korban bakaran. Semua darah selebihnya haruslah dicurahkannya kepada bagian bawah mezbah. Tetapi segala lemak haruslah dipisahkannya, seperti juga lemak korban keselamatan dipisahkan, lalu haruslah dibakar oleh imam di atas mezbah menjadi bau yang menyenangkan bagi TUHAN. Dengan demikian imam mengadakan pendamaian bagi orang itu sehingga ia menerima pengampun” (Imamat, 4;27-31). Pada zaman Perjanjian Lama bagaimana manusia melakukan pendamaian atas dosa? Mereka menempatkan tangannya di atas kepala korban penghapus dosa dan memindahkan dosa ke atas binatang. Dalam Imamat tertulis“Berbicaralah kepada orang

DAFTAR ISI

220 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Israel dan katakan kepada mereka: Apabila seseorang di antaramu hendak mempersembahkan persembahan kepada TUHAN, haruslah persembahanmu yang kamu persembahkan itu dari ternak, yakni dari lembu sapi atau dari kambing domba. Jikalau persembahannya merupakan korban bakaran dari lembu, haruslah ia mempersembahkan seekor jantan yang tidak bercela. Ia harus membawanya ke pintu Kemah Pertemuan, supaya TUHAN berkenan akan dia. Lalu ia harus meletakkan tangannya ke atas kepala korban bakaran itu, sehingga baginya persembahan itu diperkenan untuk mengadakan pendamaian baginya” (Imamat 1;2-4). Jahweh menyuruh mereka mempersiapkan korban penghapus dosa yang akan dipakai untuk pendamaian bagi dosa Israel. Dan Ia memerintahkan mereka untuk meletakkan tangan di kepala korban penghapus dosa untuk memindahkan dosanya. Di pelataran kemah suci ada mezbah. Mezbah adalah sebuah kotak yang sedikit lebih besar daripada meja mimbar dan bertanduk di keempat sudut. Rakyat Israel melakukan

pendamaian atas dosa dengan memindahkan dosanya kepada korban penghapus dosa dan membakar daging itu di atas mezbah. Jahweh berkata di dalam Imamat agar bangsa itu “Mempersembahkannya dengan kerelaan di pintu gerbang pelataran kemah suci di hadapan Tuhan.” Dosa mereka dipindahkan kepada korban penghapus dosa bila mereka meletakkan tangan ke atas kepala binatang itu, lalu menyembelih binatang itu dan membubuhkan darahnya di tanduk-tanduk mezbah korban bakaran. Setelah itu, daging korban itu dibersihkan dan dipotong-potong, dan dibakar habis di mezbah korban bakaran. Lalu aroma dari korba itu dipersembahkan kepada Jahweh sebagau pendamaian dari dosa mereka. Begitulah cara mereka menfadakan pendamaian atas dosa yang dibuat setiap hari. Kemudian ada juga persembahan korban penghapus dosa untuk dosa tahunan. Berbeda dengan penebusan dosa harian, Imam Besar meletakkan tangannya di atas korban penghapus dosa bagi rakyat

DAFTAR ISI

221 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Israel dan dia memercikkan darah di sebelah timur tutup pendamaian tujuh kali. Juga, peletakkan tangan di atas kepala kambing yang hidup di hadapan seluruh Israel pada setiap ke-10 hari pada ke7 bulan setiap tahun (Imamat 16:5-27). Sekarang, mari kita lihat bagaimana sistim pengorbanan diubah pada zaman Perjanjian Baru dan bagaimana ketepan Tuhan yang kekal masih bertahan. Mengapa Jahshua harus mati di kayu Salib? Kesalahan apa yang dilakukanNya di bumi sampai Jahweh membiarkan AnakNya mati di kayu salib? Siapa yang membuatNya mati di kayu salib? Saat semua orang yang berdosa di dunia ini jatuh ke dalam dosa, Jahshua datang dan menyelamatkan kita.

Siapa Melambangkan Persembahan Korban Penghapus Dosa Pada Masa Perjanjian Lama? Jahshua Kristus

Dia dibaptis oleh Yohanes Pembaptis di sungai Yordan dan disalibkan mengganti manusia. Cara Jahshua dibaptis, cara Jahshua mencurahkam darah di kayu Salib adalah sama dengan korban pendamaian dalam Perjanjian Lama, peletakkan tangan di atas kepala korban penghapus dosa dan pencurahan darah. Cara inilah yang dilakukan dalam Perjanjian Lama. Orang yang berdosa meletakkan tangan di atas korban penghapus dosa dan mengakui dosanya dengan berkata, “Tuhan saya berbuat dosa. Saya melakukan pembunuhan dan perzinahan.” Lalu dosanya ditanggungkan kepada korban penghapus dosa. Dan sama seperti orang yang berdosa menyembelih korban penghapus dosa itu dan mempersembahkannya kepada Tuhan, Jahshua dikorbankan dengan cara yang sama untuk mendamaikan kita dari dosa. Jahshua dibaptis dan mencurahkan darah di kayu Salib untuk menyelamatkan Anda dan saya dan mendamaikan kita daria semua dosa melalui pengorbananNya. Sebenarnya, Jahshua mati karena kita. Kalau kita berpikir mengenai hal itu, apa artinya mengorbankan

DAFTAR ISI

222 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

binatang tanpa cacat dan cela sebagai korban bagi semua dosa manusia? Apakah binatang itu tahu apa itu dosa? Binatang tidak tahu tentang dosa. Mereka tidak bisa menanggung dosa manusia. Seperti binatang yang tidak bercela, Jahshua tidak pernah berbuat dosa. Dia Jahweh yang Kudus, Anak Jahweh, dan Dia tidak pernah berbuat dosa. Oleh karena itu, Dia mengambil semua dosa kita melalui baptisanNya di Yordan waktu Dia berumur 30 tahun. Semua itu adalah untuk menanggung dosa kita, dan Ia mati di kayu Salib karena dosa-dosa yang ditanggungNya itu. Itulah pelayananNya bagi keselamatan, menanggung dosa manusia. Dan semua itu tercatat dalam Matius pasal 3.

Permulaan Injil Pendamaian Atas Dosa
Mengapa Jahshua dibaptis oleh Yohanes Pembaptis di sungai Yordan? Untuk menggenapi semua kebenaran. Hal ini ditulis dalam Matius 3, “Maka datanglah Jahshua dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes Pembaptis untuk dibaptis olehnya.” Tetapi Yohanes Pembaptis mencegah Dia, katanya ; “Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?” Lalu Jahshua menjawab, kata-Nya kepadanya ; “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh.” “Dan Yohanes Pembaptispun menuruti-Nya” (Matius, 3;13-15). Kita harus tahu mengapa Jahshua dibaptis pada ◄ DAFTAR ISI ►

223 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

saat berusia 30 tahun. Dia dibaptis untuk menebus dosa semua manusia dan menggenapi semua kebenaran Jahweh. Untuk menyelamatkan manusia dari dosa, Jahshua Kristus, yang murni dibaptis dirinya sendiri oleh Yohanes Pembaptis. Oleh sebab itu, Dia membasuh dosa di dunia ini dan mengorbankan diriNya untuk menebus dosa manusia. Untuk diselamatkan dari dosa, kita harus tahu segala kebenaran dan percaya kepada kebenaran itu. Selamat atau tidaknya kita tergantung kepada kepercayaan kita kepada keselamatan yang diberikanNya. Apa artinya baptisan Jahshua? Hal itu sama dengan peletakkan tangan dalam Perjanjian Lama. Dalam Perjanjian Lama, dosa manusia dipindahkan ke kepala korban penghapus dosa dengan meletakkan tangan di atas kepala korban sementara pada zaman Perjanjian Baru, Jahshua menanggung semua dosa dunia ini dengan mempersembahkan diriNya sebagai korban penghapus dosa dan dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. Yohanes Pembaptis, adalah manusia terbesar,

ditetapkan Jahweh untuk mewakili seluruh manusia. Sebagai wakil manusia dan Imam Besar, dia meletakkan tangannya di atas kepala Jahshua dan menanggungkan dosa dunia ini kepadaNya. ‘baptisan’ berarti ‘memindahkan kepada, menguburkan, dan membasuh.’ Nah, apakah Anda mengerti mengapa Jahshua datang ke dunia ini dan dibaptis oleh Yohanes Pembaptis? Apakah Anda percaya kepada Jahshua, mengerti arti baptisanNya? Baptisan Jahshua menanggung dosa kita, yang kita lakukan sepanjang hidup kita. Jahshua dibaptis oleh Yohanes Pembaptis untuk menggenapi Injil, menjadi pendamaian bagi dosa kita. Dalam Matius 3:13-17, ‘Saat itu,’ yang menunjuk kepada saat Jahshua dibaptis, saat dosa-dosa ditanggungkan kepadaNya. ‘Saat itu’ Jahshua menanggung semua dosa manusia, mati di kayu Salib, dan dibangkitkan setelah 3 hari. Untuk menanggung semua dosa dunia ini, Dia dibaptis satu kali, mati di kayu Salib satu kali, dan

DAFTAR ISI

224 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

dibangkitkan dari kematian satu kali saja. Bagi semua manusia yang ingin ditebus dari dosa di hadapan Tuhan, Dia menyelamatkan mereka sekali untuk seterusnya. Mengapa Jahshua harus dibaptis? Mengapa Dia harus memakai mahkota duri dan dihukum di pengadilan Pilatus seperti penjahat biasa? Mengapa Dia harus disalibkan di kayu Salib dan mencurahkan darahNya hingga mati? Karena Dia menanggung semua dosa dunia ini, dosa saya dan Anda melalui baptisanNya. Dan untuk dosa kita, Dia harus mati di kayu Salib. Kita harus percaya kepada firman keselamatan, bahwa Tuhan menyelamatkan kita dan bersyukur kepada Tuhan. Tanpa baptisan Jahshua, SalibNya, kebangkitanNya, tidak ada keselamatan untuk kita. Ketika Jahshua dibaptis oleh Yohanes Pembaptis untuk menanggung dosa dunia ini, Dia membasuh semua dosa dan menyelamatkan kita yang percaya kepada Injil keselamatanNya. Ada orang yang berkata, ‘Tetapi Dia hanya membasuh dosa asal,

bukan?’ Mereka salah. Di dalam Alkitab tertulis bahwa Jahshua menanggung semua dosa dunia ini untuk satu kali saja saat Dia dibaptis. Semua dosa kita, termasuk dosa asal dibersihkan. Fakta ini ditulis dalam Matius 3:15, “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh.” Untuk menggenapkan seluruh kebenatan berarti semua dosa tanpa kecuali, dibuang dari hidup kita. Apakah Jahshua membasuh dosa sepanjang hidup kita juga? Ya. Mari kita melihat buktinya dalam Imamat terlebih dulu. Dikatakan mengenai Imam Besar dan korban Hari Raya Pendamaian.

DAFTAR ISI

225 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Korban Pendamaian bagi Dosa Tahunan Seluruh Israel
Bisakah rakyat Israel dikuduskan oleh persembahan korban penghapus dosa? Tidak. “Kemudian Harun harus mempersembahkan lembu jantan yang akan menjadi korban penghapus dosa baginya sendiri dan dengan demikian mengadakan pendamaian baginya dan bagi keluarganya. Ia harus mengambil kedua ekor kambing jantan itu dan menempatkannya di hadapan TUHAN di depan pintu Kemah Pertemuan, dan harus membuang undi atas kedua kambing jantan itu, sebuah undi bagi TUHAN dan sebuah bagi Azazel. Lalu Harun harus mempersembahkan kambing jantan yang kena undi bagi TUHAN itu dan mengolahnya sebagai korban penghapus dosa. Tetapi kambing jantan yang kena

undi bagi Azazel haruslah ditempatkan hidup-hidup di hadapan TUHAN untuk mengadakan pendamaian, lalu dilepaskan bagi Azazel ke padang gurun” (Imamat 16:6-10). Harun mengambil dua ekor kambing di pintu ruang pertemuaan untuk melakukan pendamaian bagi dosa tahunan Israel. “Dan Harun harus membuang undi atas kedua kambing jantan itu, sebuah undi bagi TUHAN dan sebuah bagi Azazel.” Kambing itu diperlukan untuk pendamaian. Inilah korban pendamaian dosa harian, dimana orang berdosa meletakkan tangan di atas kepala korban untuk memindahkah dosanya kepada korban itu. Tetapi untuk dosa tahunan, Imam Besar, mewakili bangsa itu memindahkan dosa tahunan kepada korban pendamaian pada hari ke-10 pada bulan ke-7 setiap tahun. Dalam Imamat 16:29-31, dituliskan “Inilah yang harus menjadi ektetapan untuk selama-lamanya bagi kamu, yakni pada bulan yang ketujuh, pada tanggal sepuluh bulan itu kamu harus merendahkan diri

DAFTAR ISI

226 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

dengan berPaulussa dan janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan, baik orang Israel asli maupun oraing asing yang tinggal di tengah-tengahmu. Karena pada hari itu harus diadakan pendamaian bagimu untuk mentahirkan kamu. Kamu akan ditahirkan dari segala dosamu di hadapan TUHAN. Hari itu harus menjadi sabat, hari perhentian penuh, bagimu dan kamu harus merendahkan diri dengan berPaulussa. Itulah suatu ketetapan untuk selamalamanya” (Imamat 16;29-31). Dalam Perjanjian Lama, rakyat Israel membawa korban penghapus dosa untuk melakukan penebusan dosa harian dan memindahkan dosanya kepada kepala korban, dengan berkata, “Tuhan, saya berdosa. Ampunilah saya.” Kemudian dia menyembelih binatang korban, memberikan darahnya kepada imam, dan pulang dengan keyakinan bahwa dia bebas dari dosa. Korban penghapus dosa dikorbankan untuk orang yang berdosa, dengan dosa di kepalanya. Korban penghapus dosa itu mati bagi orang yang berdosa, dengan dosa orang itu ditanggungkan ke atas

kepalanya. Dalam Perjanjian Lama, korban penghapus dosa boleh berupa seekor domba, anak sapi, sapi jantan, dan binatang lain yang dikhususkan Tuhan. Tuhan yang penuh kasih mengizinkan binatang dikorbankan sebagai pengganti orang yang berdosa. Dengan jalan itu pada zaman Perjanjian Lama, orang yang berdosa bisa mendamaikan dosanya melalui korban pendamaian. Kesalahan orang yang berdosa ditempatkan atas korban penghapus dosa dengan peletakkan tangan dan memberikan darahnya kepada imam untuk menghapus dosanya. Namun tidak mungkin melakukan pendamian atas dosa setiap hari. Oleh karena itu Jahweh menyuruh Imam Besar menghapuskan dosa sepanjang tahun, setiap tahun pada hari ke-10 pada bulan ke-7 atas nama rakyat Israel. Kemudian apa peranan Imam Besar pada Hari Raya Pendamaian? Pertama, Harun, Imam Besar meletakkan tanggannya atas korban penghapus dosa, mengakui dosa bangsanya, “Tuhan, rakyat Israel melakukan dosa, pembunuhan, perzinahan, pencurian,

DAFTAR ISI

227 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

saksi dusta, pemfitnahan...” Kemudian dia menyembelih korban itu, mengambil darahnya dan dipercikkan 7 kali pada tutup pendamaian di dalam kemah suci. (Menurut Alkitab, angka 7 menunjukkan kesempurnaan.) Imam berperan menanggungkan dosa tahunan bangsanya ke atas kepala korban binatang atas nama rakyat dan korban itu dikorbankan di tempat tertentu. Karena Tuhan adil, untuk menyelamatkan manusia dari dosa, Dia mengizinkan korban binatang mati bagi manusia. Karena Tuhan penuhbelas kasihan, Dia mengizinkan manusia membunuh korban penghapus dosa sebagai penggantinya. Kemudian Imam Besar memercikkan darah ke sebelah timur tutup pendamaian dan dengan demikian mendamaikan dosadosa manusia sepanjangtahun yang lalu di Hari Raya Pendamaian, pada hari ke-10 bulan ke-7.

Siapa Domba Korban menurut Perjanjian Lama? Jahshua yang tidak bercela Imam Besar harus mempersembahkan dua ekor kambing pada Hari Ray Pendamaian bagi rakyat Israel. Salah satunya disebut Azazel yang berarti ‘untuk diletakkan.’ Dengan cara yang sama Domba Korban pada zaman Perjanjian Baru adalah Jahshua Kristus. “Karena begitu besar kasih Jahweh akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3;16). Jahweh memberikan Anak TunggalNya kepada kita untuk menjadi Domba Korban. Dan sebagai Domba Korban bagi semua manusia, Dia dibaptis oleh Yohanes Pembaptis dan menjadi Juruselamat, yakni Mesias bagi dunia ini. Mesias berarti ‘Juruselamat’

DAFTAR ISI

228 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

dan Jahshua Kristus berarti ‘Raja yang datang untuk menyelamatkan kita.’ Oleh sebab itu, sama seperti dosa tahunan manusia dihapuskan pada Hari Raya Pendamaian pada zaman Perjanjian Lama, Jahshua Kristus, hampir 2000 tahun yang lalu, datang ke dunia ini untuk dibaptis dan mencurahkan darah atas kayu Salib untuk menggenapkan Injil penebusan dosa kita semua. Dalam Imamat ditulis, “Dan Harun harus meletakkan kedua tangannya ke atas kepala kambing jantan yang hidup itu dan mengakui di atas kepala kambing itu segala kesalahan orang Israel dan segala pelanggaran mereka, apapun juga dosa mereka ; ia harus menanggungkan semuanya itu ke atas kepala kambing jantan itu dan kemudian melepaskannya ke padang gurun dengan perantaraan seseorang yang sudah siap sedia untuk itu. Demikianlah kambing jantan itu harus mengangkut segala kesalahan Israel ke tanah yang tandus, dan kambing itu hasus dilepaskan di padang gurun” (Imamat 16; 21-22). Dituliskan bahwa dosa manusia ditanggungkan

keatas kepala kambing sama seperti yang tertulis dalam Imamat 1. ‘Segala pelanggaran mereka’ berarti semua dosa yang mereka buat di dalam hati, semua dosa yang lakukan dalam tubuh. Dan ‘segala pelanggaran mereka’ ditanggungkan ke atas kepala korban binatang melalui peletakkan tangan.

Dengan Hukum Jahweh, Kita Harus Tahu Semua Dosa Kita
Mengapa Jahweh memberikan hukum kepada kita? Untuk memberi pengetahuan Tentang dosa. Hukum dan perintah Jahweh terdiri dari 613 penjelasan. Sebenarnya ketika kita berpikir tentang hal itu, kita sudah melakukan hal yang dilarangNya dan tidak melakukan apa yang diperintahkanNya. ◄ DAFTAR ISI ►

229 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Oleh sebab itulah kita berdosa. Dan dalam Alkitab dituliskan bahwa Jahweh memberikan hukum itu agar kita menyadari dosa kita (Roma 3:20). Ini berarti bahwa Dia memberikan Hukum dan PerintahNya untuk mengajar kita bahwa kita semua berdosa. Dia tidak memberikan hukum itu karena kita bisa mentaatinya tetapi untuk memberitahukan tentang dosa kita. Dia tidak memberikan Hukum dan PerintahNya untuk kita jaga. Anda tidak akan mengharapkan seekor anjing akan hidup seperti manusia. Demikian juga, kita tidak bisa hidup sesuai dengan Hukum Tuhan tetapi bisa menyadari dosa kita melalui Hukum dan PerintahNya. Tuhan memberikan hal itu kepada kita karena kita berdosa, tetapi kita tidak menyadari hal itu. “engkau pembunuh, penzinah, dan pelaku kejahatan.” Dia melarang kita membunuh tetapi kita tetap melakukan pembunuhan di dalam hati bahkan kadang-kadang dalam kenyataan. Tetapi karena ditulis dalam Hukum bahwa kita

tidak boleh membunuh, kita tahu bahwa kita adalah pembunuh, dan berkata, “Ah, saya salah. Saya orang yang berdosa karena saya melakukan sesuatu yang tidak boleh saya lakukan. Saya berdosa.” Oleh karena itu, untuk menyelamatkan bangsa Israel dari dosa, Tuhan memerintah Harun untuk memberi korban pendamaian di dalam Perjanjian Lama, dan Harunlah yang melakukan pendamaian bagi manusia sekali setahun. Di dalam Perjanjian Lama, dua korban binatang dipersembahkan kepada Tuhan pada Hari Raya Pendamaian. Satu dikorbankan kepada Tuhan sementara yang lain dibuang setelah peletakkan tangan, dan menanggung dosa tahunan semua orang. Sebelum domba itu diusir oleh orang yang disiapkan, Imam Besar meletakkan tangannya keatas kepala kambing yang masih hidup itu dan mengakui dosa Israel. “Tuhan kami melakukan pembunuhan, perzinahan, pencurian, penyembahan berhala... kami berdosa.” Tanah Palestina adalah padang gurun yang kering.

DAFTAR ISI

230 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Domba itu diusir ke padang gurun yang tidak berair dan akan mati. Saat domba itu diusir, bangsa Israel melihat, dan percaya bahwa dosa mereka sudah dihapuskan. Kemudian mereka mendapatkan kedamaian di hati, dan domba itu mati di padang gurun bagi dosa tahunan bangsa itu. Lalu Jahweh memperdamaikan dosa kita semua melalui Anak Domba Jahweh, Jahshua Kristus. Dosa kita semua dibasuh hingga bersih melalui baptisan Jahshua dan darahNya di atas kayu Salib. Jahshua adalah Tuhan dan Juruselamat kita. Dia Anak Jahweh yang datang untuk menyelamatkan kita dari dosa dan Pencipta kita yang menjadikan kita seturut dengan gambarNya. Dia datang ke dunia ini untuk menyelamatkan kita dari dosa. Tidak hanya dosa harian yang kita lakukan dalam tubuh tetapi juga semua dosa masa depan, semua dosa di dalam hati kita dan tubuh kita ditanggungkan ke atas Jahshua. Dia harus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis untuk menggenapkan semua kebenaran Jahweh, pendamaian yang sempurna bagi dunia ini.

3 tahun sebelum Jahshua disalibkan, ketika Dia memulai pelayananNya, Dia membasuh dosa dunia ini melalui baptisanNya oleh Yohanes Pembaptis di sungai Yordan. Penyelamatkan yang dilakukanNya bagi manusia melalui pendamaian bagi dosa kita dimulai dengan baptisanNya. Di sungai Yordan, di tempat yang airnya sedalam pinggang, Yohanes Pembaptis menempatkan tangannya atas kepala Jahshua dan mencelupkanNya ke dalam sungai. Baptisan ini sama dengan peletakkan tangan dalam Perjanjian Lama dan memiliki hasil yang sama, ditanggungkannya semua dosa. Tubuh yang dicelupkan berarti mati sedangkan dikeluarkannya tubuh dari air berarti kebangkitan. Maka dengan dibaptis oleh Pembaptis Yohanes Pembaptis, Jahshua menggenapi dan menyatakan ketiga hal itu : menanggung dosa, penyaliban, dan kebangkitan. Kita bisa diselamatkan hanya kalau kita mematuhi firman yang dipakai oleh Jahshua untuk menyelamatkan kita dari dosa. Tuhan memutuskan

DAFTAR ISI

231 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

untuk menyelamatkan kita melalui Jahshua, dan perjanjianNya di dalam Perjanjian Lama telah digenapi. Dan Jahshua berjalan menuju kayu Salib dengan dosa kita semua atas kepalaNya. Pekerjaan apa yang masih ada pada kita setelah Jahshua menghapuskan dosa kita? Kita harus mentaati Firman Jahweh. Dalam Yohanes 1:29, ditulis bahwa “Pada keesokan harinya Yohanes Pembaptis melihat Jahshua datang kepadanya dan ia berkata;” Lihatlah Anak domba Jahweh, yang menghapus dosa dunia!” Yohanes Pembaptis memberi kesaksian, “Lihatlah Anak domba Jahweh, yang menghapus dosa dunia!” Semua dosa manusia ditanggungkan ke atas Jahshua ketika Dia dibaptis di sungai Yordan. Percayalah akan hal ini! Lalu Anda akan diberkati dengan pendamaian atas semua dosa.

Kita manusia harus mempunyai iman kepada Firman Jahweh. Kita harus meninggalkan pikiran kita sendiri dan hanya percaya kepada kebenaran bahwa Jahshua membasuh dosa dunia ini dan mentaati Firman Jahweh yang tertulis. Untuk berkata bahwa Jahshua membasuh dosa dunia ini dan bahwa Dia menggenapi kebenaran Jahweh dengan mengadakan pendamaian bagi dosa kita adalah sama. ‘Peletakkan tangan’ dan ‘baptisan’ juga sama. Bagaimanapun kita menyebutkannya ‘semua,’ ‘setiap,’ atau ‘seluruh,’ artinya sama. Arti kata, ‘peletakkan tangan’ dalam Perjanjian Lama sama dengan Perjanjian Baru kecuali bahwayang dipakai adalah kata ‘baptisan.’ Satu kebenaran yang sangat sederhana yang harus kita percayai adalah bahwa Jahshua dibaptis dan menanggung hukuman di atas kayu Salib untuk menghapus dosa. Dan kita diselamatkan kalau kita percaya kepada Injil yang benar. Saat kita berkata bahwa Jahshua menghilangkan

DAFTAR ISI

232 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

dosa dunia ini, apa maksudnya dosa dunia ini? Artinya semua dosa asal kita, semua pikiran yang jahat, peniPaulusn, perzinahan, iri hati, kejahatan, kesombongan, dan kebebalan kita. Itu berarti semua kesalahan dan pelanggaran yang kita lakukan di dalam hati maupun tubuh kita “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Jahweh ialah hidup yang kekal dalam Kristus Jahshua, Tuhan kita” (Roma 6:23). Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan (Ibrani 9:22). Seperti dikatakan dalam ayat-ayat itu, segala dosa harus harys dibayar. Dan Jahshua Kristus, untuk menyelamatkan manusia dari dosa, mengorbankan hidupNya dan membayar hutang dosa kita satu kali untuk seterusnya. Oleh sebab itu yang kita harus lakukan adalah percaya kepada baptisan Jahshua dan darahNya, Injil yang asli, dan keberadaan Jahshua sebagai Tuhan dan Juruselamat kita supaya bebas dari segala dosa kita.

Pendamaian bagi Dosa Masa Depan
Apakah kita perlu memberikan korban untuk dosa kita? Tidak lagi. Dosa besok dan masa depan, dan dosa yang kita lakukan sampai kita mati juga termasuk di dalam ‘dosa dunia ini’ seperti dosa masa kini dan masa lampau yang termasuk di dalam ‘dosa dunia ini.’ Dosa manusia sejak lahir sampai mati termasuk dalam ‘dosa dunia ini,’ dan dosa dunia ini ditanggungkan keatas Jahshua lewat baptisanNya. Oleh karena itu segala macam dosa yang akan kita lakukan sampai saat mati telah ditanggungNya. Kita perlu percaya kepada Injil yang asli, Firman Jahweh yang tertulis, dan mentaatinya agar diselamatkan. Kita harus membuang pikiran sendiri untuk diselamatkan dari dosa kita. Anda mungkin bertanya, “Bagaimana Dia bisa membasuh dosa yang ◄ DAFTAR ISI ►

233 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

belum dilakukan?” Saya ingin tanya, “Haruskah Jahshua datang kembali ke dunia ini setiap kali kita membuat kesalahan dan mencurahkan darahNya terus menerus?” Dalam Injil mengenai kelahiran kembali, ada hukum pendamaian bagi dosa. “Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan” (Ibrani 9:22). Kalau seorang ingin diselamtkan dari dosa, dia harus memindahkan dosanya dengan meletakkan tangan ke atas korban penghapus dosa dan korban penghapus dosa itu harus mati karena dosa orang itu. Demikian juga, Anak Jahweh datang ke dunia ini untuk menyelamatkan manusia. Dia dibaptis untuk menanggung dosa kita dan mencurahkan darah di atas kayu Salib untuk membayar hutang dosa kita dan Dia mati di kayu Salib, sambil berkata, “Sudah Selesai.” Dia dibangkitkan dari kematian 3 hari kemudian dan saat ini duduk di sebelah kanan Tuhan. Dia menjadi Juruselamat kita untuk selamanya.

Untuk menghilangkan dosa kita dengan sempurna, kita harus membuang pikiran kita sendiri dan membuang kepercayaan agama yang mengatakan bahwa kita harus diselamatkan dari dosa setiap hari. Untuk membasuh dosa manusia, suatu pengorbanan harus dilakukan, satu kali untuk seterusnya. Jahweh di sorga menanggungkan semua dosa dunia ini ke atas AnakNya melalui baptisanNya dan penyalibanNya bagi kita. Dan dengan kebangkitanNya dari kematian, keselamatan kita sempurna. “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembhu”. Dalam Yesaya 53, ditulis bahwa semua pemberontakan dan kejahatan dunia ini, ditanggungkan kepada Jahshua Kristus. Lalu dalam Perjanjian Baru, dalam Efesus 1:4, ditulis, “Sebab di dalam Dia Jahweh telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapanNya,” Ayat ini berkata bahwa

DAFTAR ISI

234 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Dia memilih kita di dalamNya sebelum dunia diciptakan. Sebelum dunia diciptakan, Jahweh memilih kita untuk menjadikan kita sebagai umatNya, yang benar tanpa cela di dalam Kristus. Apapun pikiran kita sebelumnya, kita harus percaya dan taat kepada Firman Jahweh, firman tentang air, darah, dan Roh. Jahweh berkata bahwa Anak DombaNya, Jahshua Kristus menanggung dosa dunia ini dan mendamaikan manusia dari dosa. Dalam Ibrani 10, dituliskan, “Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri. Karena itu dengan korban yang sama, yang setiap tahun terusmenerus dipersembahkan, hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang mengambil bagian di dalamnya” (Ibrani 10:1). Dikatakan bahwa korban yang terus menerus yang dilakukan setiap tahun tidak akan menjadikan kita sempurna. Hukum Taurat hanyalah bayangan dari hal yang sempurna akan datang, bukan hanya sekedar

bayangan biasa. Jahshua Kristus, Mesias yang akan datang, akan menjadikan kita sempurna sekali untuk selamanya (sama seperti korban pendamaian tahunan bangsa Israel mendamaikan selama setahun itu), dengan dibaptis dan disalibkan untuk mendamaikan kita dari segala dosa kita. Oleh karena itu Jahshua berkata dalam Ibrani 10, “Dan kemudian kata-Nya: “Sungguh, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu.” Yang pertama Ia hapuskan, supaya menegakkan yang kedua. Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Jahshua Kristus Selanjutnya setiap imam melakukan tiap-tiap hari pelayanannya dan berulangulang mempersembahkan korban yang sama, yang sama sekali tidak dapat menghapuskan dosa Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Jahweh, dan sekarang Ia hanya menantikan saatnya, di mana musuh-musuh-Nya akan dijadikan tumPaulusn kaki-Nya. Sebab oleh satu

DAFTAR ISI

235 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selamalamanya mereka yang Ia kuduskan. Dan tentang hal itu Roh Kudus juga memberi kesaksian kepada kita, sebab setelah Ia berfirman: “Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka sesudah waktu itu,” Ia berfirman pula: “Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam hati mereka dan menuliskannya dalam akal budi mereka, dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka.” Jadi apabila untuk semuanya itu ada pengampunan, tidak perlu lagi dipersembahkan korban karena dosa” (Ibrani 10:918). Dan kita percaya bahwa Jahshua menyelamatkan kita dari dosa dunia ini melalui baptisan dan darahNya di atas kayu Salib.

Keselamatan Karena DilahirkanKembali Dari Air dan Roh, Yang Diukir Di Hati dan Pikiran Kita
Apakah kita benar karena hanya kita tidak berbuat dosa lagi? Tidak. Kita benar karena Jahshua membasuh dosa kita dan kita percaya kepadaNya. Apakah Anda sekalian percaya? -Amien.- Apakah Anda taat dengan iman kepada Firman Tuhan bahwa Jahshua Kristus dibaptis dan mencurahkan darah di kayu Salib untuk menyelamatkan kita? Kita harus taat untuk dilahirkan kembali. Bila kita percaya bahwa Jahshua Kristus, lewat Injil pengampunan, membasuh dosa kita dan dosa dunia ini, kita bisa diselamatkan. Kita tidak bisa sempurna dengan taat kepada ◄ DAFTAR ISI ►

236 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

hukum Tuhan tetapi kita bisa menjadi sempurna melalui iman kita kepada karya Jahweh. Jahshua Kristus menanggung dosa kita melalui baptisanNya di sungai Yordan dan menanggung hukuman serta disalibkan di kayu Salib bagi dosa kita semua. Dengan percaya kepada Injil dengan segenap hati kita, kita bisa ditebus dari dosa kita dan menjadi orang benar. Anda percaya itu? Baptisan Jahshua, Penyaliban, dan KebangkitanNya adalah bagi pengampunan dosa manusia dan hukum keselamatan berdasarkan kasihNya yang tidak terbatas. Jahweh mengasihi kita dan Diaadil, sebab itu Dia membenarkan kita terlebih dahulu. Dia membenarkan kita dengan meletakkan semua dosa kita kepada Jahshua melalui baptisanNya. Untuk membasuh dosa kita, Jahweh memberikan Anak TunggalNya, Jahshua, ke dunia ini bagi kita. Dia mengijinkan Jahshua menanggung dosa dunia ini melalui baptisanNya dan meletakkan hukuman ke atas AnakNya untuk dosa kita semua. Dia menjadikan kita sebagai anakkNya yang benar melalui keselamatan air

dan darah, kasih Tuhan. Ditulis dalam Ibrani 10:16, “Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam hati mereka dan menuliskannya dalam akal budi mereka.” Dalam hati dan pikiran kita, apakah kita orang yang berdosa di hadapan Tuhan atau orang benar? Kalau kita taat kepada Firman Jahweh, kita orang benar. Jahshua Kristus menanggung dosa kita semua dan hukuman atas dosa itu. Jahshua Kristus adalah Juruselamat kita. Kita mungkin berpikir, “Karena kita berdosa setiap hari, bagaimana kita menjadi benar? Kita orang yang sungguh-sungguh berdosa.” Tetapi ketika kita taat kepada Firman Tuhan seperti Jahshua Kristus taat kepada Bapa, kita menjadi benar. Memang, seperti saya katakan di atas, kita berdosa di dalam hati sebelum kita dilahirkan kembali. Setelah kita menerima Injil pengampunan dosa ke dalam hati, kita diselamatkan dari dosa. Ketika kita belum mengenal Injil, kita orang yang berdosa. Namun kita menjadi benar saat kita mulai percaya kepada keselamatan Jahshua, dan saat itu kita menjadi

DAFTAR ISI

237 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

anakNya yang benar. Inilah iman yang membenarkan seperti kata Paulus. Iman kepada Injil pengampunan menjadikan kita ‘benar.’ Baik rasul Paulus maupun Abraham ataupun para Bapa Iman tidak menjadi benar karena usaha mereka tetapi karena iman dan taat kepada Firman berkat Tuhan. Ibrani 10:18 berkata, “Jadi apabila untuk semuanya itu ada pengampunan, tidak perlu lagi dipersembahkan korban karena dosa.” Sebagaimana ditulis di atas, Jahweh sudah menyelamatkan kita, sebab itu kita tidak perlu mati karena dosa. Anda percaya kepada hal ini? -Amien.Dalam Filipi 2, “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Jahshua, yang walaupun dalam rupa Jahweh, tidak menganggap kesetaraan dengan Jahweh itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diriNya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan

sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu Salib. Itulah sebabnya Jahweh sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Jahshua bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku; “Jahshua Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Jahweh, Bapa!” (Filipi 2: 5-11). Jahshua Kristus mengosongkan diriNya sendiri dan mengambil rupa seorang hamba, Dia datang dalam rupa manusia. Dia merendahkan diriNya dan taat sampai mati untuk menyelamatkan kita. Oleh karena itu kita memuji Jahshua, “Dia adalah Tuhan kita, Juruselamat dan Raja.” Alasan mengapa kita memuliakan Tuhan dan memuji Jahshua adalah karena Jahshua mematuhi kehendak BapaNya sampai mati. Kalau Dia tidak taat, kita tidak memuliakan Anak Jahweh sekarang. Tetapi karena Anak Jahweh mematuhi kehendak BapaNya sampi mati, semua ciptaan dan semua manusia di dunia ini

DAFTAR ISI

238 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

memuliakanNya dan akan melakukannya selamalamanya. Jahshua Kristus menjadi Domba Jahweh yang membasuh dosa dunia ini, dan dituliskan bahwa Dia menanggung dosa melalui baptisanNya. Sekarang, hampir 2000 tahun telah berlalu sejak Dia menghapuskan dosa dunia. Dan karena Anda dan saya tinggal di dunia ini sejak kita dilahirkan, semua dosa kita juga termasuk dalam dosa dunia Apakah kita orang yang berdosa walaupun kita berbuat dosa pada keesok hari? Bukan. Karena Jahshua menghapuskan semua dosa kita masa lampau, masa kini, dan masa depan. Tanpa memisahkan dosa asal dari dosa sepanjang hidup kita, tidakkah kita berdosa sejak kita dilahirkan? Jahshua tahu bahwa kita akan berdosa sejak kita

dilahirkan sampai mati dan Dia menanggung dosa kita terlebih dahulu. Anda bisa melihat itu sekarang? Kalau kita bisa hidup sampai 70 tahun, dosa kita akan begitu banyak sampai memenuhi seratus truk besar. Tetapi Jahshua langsung menanggung dosa kita dan semua manusia melalui baptisanNya. Dia menanggung semua dosa kita ke Kayu SalibNya. Kalau Jahshua menghapus dosa asal saja, kita semua akan mati dan masuk ke neraka. Walaupun kita merasa kalau Dia tidak mungkin menanggung semua dosa kita, hal itu tidak tidak mengubah fakta bahwa Jahshua membasuh semua dosa kita. Berapa banyak dosa yang kita lakukan di dunia ini? Semua dosa kita itu termasuk dalam dosa dunia. Ketika Jahshua meminta Yohanes Pembaptis membaptiskanNya, inilah yang dimaksudkanNya. Jahshua sendiri memberi kesaksian bahwa Dia membasuh semua dosa kita. Jahweh mengutus hambaNya ke hadapan Jahshua dan menyuruhnya membaptiskan Jahshua. Dan dengan dibaptis oleh Yohanes Pembaptis, wakil manusia, dengan

DAFTAR ISI

239 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

menundukkan kepala di hadapanya untuk dibaptis, Jahshua mengambil semua dosa manusia. Saat ini, semua dosa kita dari usia 20 sampai 30, dari 30 sampai 40 dan seterusnya, dan dosa anak-anak juga termasuk dalam dosa dunia ini yang dihapuskan oleh Jahshua melalui baptisanNya. Siapa bisa berkata bahwa masih ada dosa di dunia ini? Jahshua Kristus menghapuskan semua dosa dunia ini, dan kita semua bisa diselamatkan pada saat kita percaya kepada di dalam kita, tanpa ragu-ragu, pada apa yang dilakukan Jahshua untuk pendamaian bagi dosa kita: baptisanNya dan pencurahan darahNya yang tak ternilai harganya. Sebagian besar manusia hidup dalam ikatan pikirannya sendiri, dan berkata mengenai kehidupannya seolah-olah kehidupannya adalah segala-galanya. Tetapi ada banyak juga yang menjalani kehidupan yang berat. Banyak juga, termasuk saya, menjalani kehidupan yang naik turun. Bagaimana Anda bisa tidak mengerti atau menerima Injil pengampunan, Injil baptisan Jahshua dan

darahNya?

Keselamatan Orang Berdosa Diselesaikan
Mengapa Jahshua membasuh kaki Petrus? Karena Dia ingin Petrus mempunyai iman yang kuat kepada fakta bahwa Ia sudah membasuh semua dosa masa depannya melalui baptisanNya. Mari kita baca Yohanes 19. “Sambil memikul salib-Nya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota. Dan di situ Ia disalibkan mereka dan bersama-sama dengan Dia disalibkan juga dua orang lain, sebelahmenyebelah, Jahshua di tengah-tengah. Dan Pilatus

DAFTAR ISI

240 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu salib itu, bunyinya: “Jahshua, orang Nazaret, Raja orang Yahudi.” Banyak orang Yahudi yang membaca tulisan itu, sebab tempat di mana Jahshua disalibkan letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, bahasa Latin dan bahasa Yunani (Yohanes 19:17-20). Saudara, Jahshua Kristus menanggung dosa dunia ini dan dijatuhi hukuman Salib di pengadilan Pilatus. Nah mari kita membayangkan apayang kemudian terjadi. Dari ayat 28, “Sesudah itu, karena Jahshua tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia— supaya genaplah yang ada tertulis dalam Alkitab Suci.” Jahshua menanggung semua dosa kita untuk menggenapi Firman Jahweh. “Aku haus!” Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Jahshua. Sesudah itu, berkatalah Ia ; “Sudah selesai.” Lalu Ia

menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawaNya” (Yohanes 19:28-30). Dan setelah 3 hari, Dia dibangkitkan dari kematian dan naik ke sorga. Baptisan Jahshua oleh pembaptis Yohanes Pembaptis dan kematianNya atas Kayu Salib berkaitan, sehingga yang satu tidak bisa ada tanpa ada yang satunya. Oleh karena itu mari kita memuji Tuhan Jahshua atas keselamatan yang diberikan kepada kita melalui Injil pengampunanNya. Daging manusia selalu mengikuti keinginannya, dan kita terpaksa berbuat dosa karena kelemahan daging. Jahshua Kristus memberikan kita baptisan dan darahNya untuk menyelamatkan kita dari dosa kedagingan kita. Dia menyelamatkan kita dari dosa kedagingan kita dengan InjilNya. Dan orang yang memiliki pengampunan sempurna bisa masuk ke kerajaan sorga kapan saja dengan iman kepada Jahshua, yang dilahirkan di Bethlehem, yang dibaptis di sungai Yordan, yang mati atas Kayu Salib dan dibangkitkan setelah 3 hari. Oleh karena itu kita

DAFTAR ISI

241 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

memuji Tuhan dan memuliakan namaNya selamalamanya. Dalam pasal terakhir Injil Yohanes, Jahshua pergi ke Galilea setelah Dia dibangkitkan dari kematian. Dia menemui Petrus dan berkata, “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” Jawab Petrus kepada-Nya: “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Jahshua kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” Petrus menyadari semuanya, Injil dari baptisan Jahshua dan darahNya, pengampunan dosa. Sekarang dia percaya kepada Injil air dan darah, tentang pengampunan, dan menyadari alasan mengapa Jahshua membasuh kakinya, imannya kepada Jahshua menjadi semakin kuat. Mari kita baca Yohanes 21:15 lagi. “Sesudah sarapan Jahshua berkata kepada Simon Petrus: “Simon, anak Yohanes Pembaptis, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?” Jawab Petrus kepada-Nya: “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Jahshua

kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” Dia mempercayakan domba-dombaNya kepada Petrus karena Petrus adalah muridNya, karena Petrus diselamatkan secara sempurna dan karena Petrus menjadi hamba Tuhan yang benar dan sempurna. Kalau Petrus menjadi orang yang berdosa karena dosa setiap hari, Jahshua tidak menyuruhnya mengabarkan Injil penebusan dosa, karena dia, termasuk murid lain, terus berdosa setiap hari dalam tubuh. Namun Jahshua menyuruh mereka mengabarkan Injil yang menghapuskan dosa mereka karena mereka percaya kepada baptisan Jahshua dan darahNya di atas Kayu Salib, Injil penebusan dosa.

DAFTAR ISI

242 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Tuhan, Engkau Tahu Bahwa Aku Mengasihi Engkau
Apakah Anda akan menjadi ‘orang berdosa’ kembali bila Anda berbuat dosa lagi? Tidak. Jahshua telah membasuh semua dosa masa depan di sungai Yordan.

Mari kita berpikir tentang perkataan Jahshua kepada Petrus. “Simon, anak Yohanes Pembaptis, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?” “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Pengakuannya meengenai kasihnya memang benar karena keluar dari iman kepada Injil penebusan dosa. Kalau Jahshua tidak mengajarkan Petrus dan murid yang lain Injil pengampunan dosa dengan membasuh

kaki mereka, mereka tidak bisa mengakui kasih seperti itu. Sebaliknya, kalau Jahshua datang ke mereka dan bertanya, “Apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?” Petrus mungkin menjawab, “Tuhan, Aku tidak sempurna dan orang berdosa. Aku orang berdosa yang tidak bisa mengasihi Engkau lebih dari pada mereka ini. Mohon tinggalkan aku.” Dan Petrus mungkin lari serta menyembunyikan diri dari hadapan. Namun mari kita berpikir mengenai jawaban Petrus. Dia diberkati dengan Injil pengampunan, baptisan Jahshua dan darahNya yang menyelamatkan manusia. Oleh karena itu dia berkata, “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Pengakuan ini keluar dari imannya kepada Injil pengampunan Jahshua. Petrus percaya kepada Injil pengampunan yang benar, yang melaluinya Jahshua mengangkat dosa dunia, termasuk dosa masa depan yang akan dilakukan karena ketidaksempurnaan dan kelemahan

DAFTAR ISI

243 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

daging. Karena Petrus percaya kepada Injil pengampunan dosa dan kebenaran bahwa Jahshua adalah Domba Jahweh, dia bisa menjawab kepada Tuhan tanpa raguragu. Keselamatan dari Jahshua berasal dari Injil pengampunan dosa, dan Petrus diselamatkan dari dosa setiap harinya juga. Petrus percaya kepada keselamatan melalui Injil pengampunan dosa dunia. Apakah Anda juga seperti itu? Bisakah Anda mengasihi dan percaya kepada Jahshua yang menanggung dosa dunia ini bagi kita melalui Injil pengampunanNya, melalui baptisan dan darahNya? Bagaimana Anda bisa tidak mengasihiNya dan mempercayaiNya? Tidak ada yang lain yang bisa kita lakukan. Kalau Jahshua hanya membasuh semua dosa masa lampau atau masa kini, dan meninggalkan dosa masa depan, bisakah kita memujiNya seperti sekarang? Dan kalau begitu kita mungkin masuk ke neraka. Oleh karena itu kita harus mengakui bahwa kita diselamatkan dengan percaya kepada Injil

pengampunan dosa. Daging selalu lemah atas dosa dan karena itukita terus menerus berdosa. Oleh karena itu kita harus mengakui bahwa kita sudah diselamatkan karena percaya kepada Injil pendamaian yang berkelimpahan yang diberikan Jahshua bagi kita, yaitu baptisan dan darahNya. Kalau kita tidak percaya kepada Injil penebusan dosa, kepada baptisan dan darahNya, tidak ada yang akan diselamatkan dari dosa sepanjang hidup. Dan kalau kita diselamatkan dari semua dosa sepanjang hidup dengan mengakui dan bertobat setiap saat, kita mungkin akan menjadi terlalu untuk tetap berada dalam kebenaran dan kemudian kita akan selalu berdosa di dalam hati. Kalau begitu, kita kembali menjadi orang yang berdosa dan tidak bisa mengasihi Jahshua atau mendekatiNya. Kemudian kita tidak bisa percaya kepada keselamatan Jahshua dan kita tidak bisa mengikutiNya sampai mati. Akan tetapi, Jahshua memberikan Injil

DAFTAR ISI

244 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

pengampunan dosa dan menyelamatkan yang percaya. Dia menjadi Juruselamat sempurna dan membasuh semua kesalahan yang kita lakukan setiap hari dalam kehidupan sehingga kita bisa sungguh-sungguh mengasihiNya. Oleh karena itu kita, yang percaya tidak bisa tidak mengasihi Injil baptisan dan darah Jahshua, pengampunan dosa kita. Semua orang percaya bisa mengasihi Jahshua selama-lamanya dan menjadi tawanan dari kasih keselamatan melalui Injil pengampunan dosa yang diberikan Jahshua kepada kita. Saudara yang kekasih. Kalau Jahshua meninggalkan sedikit saja dosa, Anda tidak akan bisa percaya kepada Jahshua dan tidak bisa menjadi saksi atas Injil pengampunan dosa. Anda tidak bisa bekerja sebaga hamba Tuhan. Tetapi kalau Anda percaya kepada Injil pengampunan dosa, Anda bisa diselamatkan dari semua dosa. Dia menyelamatkan Anda dari semua dosa dunia pada saat Anda menyadari kebenaran Injil

pengampunan yang dikatakan Jahshua.

Apakah Engkau Mengasihi Aku Lebih Dari Pada Mereka Ini?
Apa yang membuat kita mengasihi Jahshua lebih dari pada yang lain? KasihNya kepada kita melalui baptisan yang membasuh semua dosa kita termasuk dosa masa depan Tuhan mempercayakan domba-dombaNya kepada hambaNya, yang percaya kepada Injil pengampunan dosa. Yeus bertanya tiga kali, “Simon, anak Yohanes Pembaptis, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?” dan jawab kepadaNya Petrus, “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Sekarang, mari kita berpikir tentang ◄ DAFTAR ISI ►

245 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

jawaban Petrus. Kita bisa melihat bahwa ini bukan jawaban atas kehendaknya sendiri, tetapi iman kepada Injil pengampunan semua dosa dunia. Bila kita mengasihi seseorang, dan kalau kasih ini muncul dari kehendak kita, kasih itu akan berakhir bila kita lemah. Tetapi kalau kasih ini bergantung dengan kekuatan kasihnya, maka kasih itu ini bertahan selama-lamanya. Kasih Tuhan, contohnya, pengampunan berlimpah atas dosa kita, keselamatan air pembaptisan Jahshua dan Roh adalah seperti itu. Iman kita pada Injil pengampunan dosa dunia ini menjadi dasar untuk pekerjaan kita untuk Tuhan dan kasih kita terhadapNya. Kalau kita mengasihiNya hanya dengan kehendak kita, kita akan tersandung dan akhirnya saling membenci karena kesalahan kita. Tetapi Jahshua membasuh semua dosa kita: dosa asal, dosa setiap hari pada masa lampau, dosa masa depan, dan semua dosa sepanjang kehidupan. Dia tidak meninggalkan satu orang pun dari jangkauan keselamatanNya. Ya, Kalau kasih kita dan iman kita bergantung

kepada kehendak kita, iman kita juga akan gagal. Tetapi karena kasih dan iman kita bergantung kepada Injil pengampunan yang Jahshua berikan, kita telah menjadi anak-anak Jahweh, orang benar. Karena kita percaya kepada keselamatan lewat air dan Roh, kita menjadi orang tanpa dosa. Dan karena keselamatan kita telah datang, tidak dari iman kepada diri kita sendiri, tetapi dari kasih Tuhan, hukum keselamatanNya yang benar melalui pengampunan dosa kita, kita adalah orang benar walaupun kita tidak sempurna dan lemah dalam kehidupan nyata. Kita akan masuk kerajaan sorga dan memuji Tuhan selama-lamanya. Percayakah anda? Jahshua berkata, “Bukan kamu yang mengasihiKu tetapi Aku yang mengasihimu.” “Dalam kasih ini, bukan Engkau yang mengasihiKu melainkan Aku yang mengasihimu.” Jahshua menyelamatkan kita dengan air dan Roh Kudus, jadi kita harus percaya kepada Injil pengampunan, baptisan Jahshua dan darahNya. Kalau Tuhan tidak menyelamatkan kita dengan

DAFTAR ISI

246 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Injil pengampunan dosa, kita tidak diselamatkan sekuat apapun iman kita. Tetapi Jahshua membasuh semua dosa yang kita lakukan dalam hati dan tubuh. Untuk percaya kepada Tuhan, untuk menjadi benar, kita harus yakin akan keselamatan kita, melalui iman kepada Firman tentang air dan Roh, Injil pengampunan. Injil pengampunan semua dosa dunia adalah dengan mempunyai iman kepada baptisan Jahshua dan darahNya. Injil pengampunan adalah iman yang benar, dasar keselamatan yang benar, kunci kepada Injil Jahweh.

Manusia Harus Membuang Iman Yang Berasal Dari Kehendak Sendiri
Dari mana sumber iman yang sejati? Dari kasih Tuhan yang telah membasuh semua dosa masa depan kita Iman atau kasih yang berasal dari kehendak sendiri bukanlah kasih atau iman benar. Ada banyak orang di dunia ini yang pertama-tama percaya kepada Jahshua dengan kehendak baik, kemudian membuang semua iman mereka karena dosanya di dalam hati. Tetapi kita harus tahu bahwa Jahshua membasuh semua dosa dunia ini: bukan hanya kesalahan yang tidak penting tetapi juga dosa serius yang kita buat karena ketidaktahuan kita. Dalam Yohanes 13, untuk mengajar muridmuridNya betapa penting keselamatanNya, Jahshua ◄ DAFTAR ISI ►

247 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

mengumpulkan semua muridNya sebelum Ia disalibkan. Sebelum Dia makan malam dengan muridmurid, Dia membasuh kaki mereka untuk memberikan gambaran mengenai keselamatanNya. Kita semua harus tahu dan percaya kepada Injil pengampunan yang diajarkan Jahshua kepada murid-muridNya dengan membasuh kaki mereka. Tetapi Petrus mua-mula tidak membiarkan Jahshua membasuh kakinya. “Engkau tidak akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya.” Dan inilah ungkapan iman yang berasal kehendak diri sendiri. Tetapi Jahshua berkatanya, “Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak.” Dengan Injil dari air dan Roh, kita bisa mengerti perkataan Jahshua. Perkataan-perkataan itu adalajh kebenaran, Injil dari air dan Roh, pengampunan dosa, yang membuat orang berdosa menjadi benar dengan memcayainya sepenuh hati. Petrus mencari ikan dengan murid-murid yang lain. Mereka mencari ikan seperti sebelum mereka bertemu

Jahshua. Lalu Jahshua muncul di hadapan mereka dan memanggil mereka. Jahshua mempersiapkan sarapan untuk mereka, dan selama mereka makan, Petrus menyadari arti Firman yang Jahshua katakan sebelumnya. “Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak.” Dia akhirnya menyadari apa yang Jahshua maksudkan ketika Dia membasuh kakinya. “Tuhan membasuh semua dosa saya. Semua dosa yang saya lakukan karena saya lemah, termasuk semua dosa yang akan saya lakukan.” Oleh sebab itu Petrus membuang iman yang berasal dari kehendaknya sendiri dan mulai percaya kepada baptisan dan darah Jahshua, Injil pengampunan. Setelah sarapan, Jahshua bertanya Petrus, “Apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?” Dan sekarang, dengan didasari oleh imannya kepada kasih Jahshua, Petrus mengakui, “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Petrus bisa berkata begitu karena dia menyadari apa yang Jahshua maksudkan ketika Dia berkata,

DAFTAR ISI

248 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

“engkau akan mengertinya kelak.” Dia bisa mengakui imannya yang benar, imannya kepada baptisan dan darah Jahshua, Injil pengampunan.

Kemudian, Dia Menjadi Hamba Jahweh Yang Benar
Bagaimana Anda bisa menjadi hambaNya yang benar? Dengan iman kepada penebusan KekalNya atas dosa kita. Sejak itu, Petrus dan murid-murid yang lain mengabarkan Injil sampai mati. Bahkan Paulus, yang menganiaya orang Kristen tanpa belas kasihan, memberi kesaksian tentang Injil selama zaman Kerajaan Romawi yang sulit Di antara keduabelas murid Jahshua, Yudas

menjual Jahshua dan menggantung diri. Lalu rasul Paulus yang mengantikannya. Murid-murid memilih Matias antara mereka, tetapi Paulus yang dipilih oleh Tuhan, dan Paulus menjadi rasul dan mengabarkan Injil pengampunan dengan murid-murid lainnya. Sebagian besar diantara murid Jahshua mati sebagai martir. Meskipun mereka diancam kematian, mereka terus mengabarkan Injil yang asli. “Jahshua Kristus membasuh semua dosa tubuh Anda dengan InjilNya tentang baptisan dan darah, Injil pengampunanNya. Jahshua menghapus dosa Anda melalui baptisanNya di sungai Yordan dan menanggung hukuman Salib untuk Anda. Percayalah kepada Injil baptisan Jahshua dan darahNya di atas Kayu Salib, dan diselamatkan.” Dan ada banyak orang yang diselamatkan karena mendengar Injil dan dengan percaya kepadanya. Inilah kekuatan iman kepada Injil dari baptisan Jahshua, DarahNya, dan Roh Kudus. Murid-murid mengabarkan Injil tentang air dan Roh, “Jahshua adalah Tuhan dan Juruselamat.” Dan

DAFTAR ISI

249 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

karena mereka memberi kesaksian tentang Injil dari air dan Roh, Anda dan saya sekarang bisa mendengar Injil dari baptisan dan darah Jahshua, dari keselamatan, dan diselamatkan dari dosa. Karena kasih Jahweh yang berlimpah dan keselamatan sempurna Jahshua, kita semua menjadi murid-murid Jahshua. Anda sekalian percaya? Jahshua sungguh-sungguh mengasihi kita sehingga Dia memberikan Injil dari air dan Roh kepada kita, memberi pengampunan dan menjadikan kita murid-murid Jahshua yang sejati. Dan untuk mengajarkan Injil pengampunan yang benar, Jahshua membasuh kaki murid-muridNya. Jahshua membasuh kaki murid-muridNya untuk mengajarkan kapada mereka dan kita bahwa semua dosa dunia ini, semua dosa yang kita buat sepanjang kehidupan kita, telah dibasuh secara sempurna pada saat Jahshua dibaptis dan mencurahkan darah atas Kayu Salib. Dan kita bersyukur kepada Jahshua atas kasihNya dan Injil pengampunan. Jahshua mengajarkan kita dua hal dengan

membasuh kaki murid-murid. Pertama, seperti yang dikatakanNya, “Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak.” bahwa semua dosa kita telah dibasuh melalui Injil pengampunan, baptisan Jahshua dan darahNya. Hal itu juga mengajarkan bahwa Jahshua merendahkan diriNya sendiri untuk menyelamatkan orang yang berdosa dan membuat mereka benar, kita, yang dilahirkan kembali harus melayani orang lain dengan mengabarkan Injil pengampunan. Kita yang datang lebih dahulu melayani yang kemudian. Dua alasan Jahshua membasuh kaki murid-murid pada hari Paskah jelas sekali. Dan keduanya masih ada di dalam gereja. Murid tidak bisa lebih tinggi dari pada gurunya. Oleh sebab itu kita mengabarkan Injil kepada dunia dan melayani seperti kita melayani Jahshua. Dan kita, yang diselamatkan terlebih dahulu, harus melayani yang kemudian. Untuk mengajarkan hal ini, Jahshua membasuh kaki muridNya. Juga dengan membasuh kaki Petrus, Dia memperlihatkan kepada kita bahwa

DAFTAR ISI

250 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Dia adalah Juruselamat yang sempurna untuk kita, sebab itu kita tidak akan digoda iblis lagi. Anda sekalian bisa diselamatkan dengan percaya kepada Injil pengampunan, dari air dan Roh. Jahshua membasuh semua dosa kita melalui baptisanNya, penyalibanNya, dan KebangkitanNya, dan hanya orang yang percaya kepada InjilNya yang diselamatkan dari dosa dunia selama-lamanya.

Percayalah Kepada Injil Yang Membasuh Semua Dosa Setiap Hari Kita
Kita bisa mengelakkan tipuan iblis dengan iman kepada Injil pengampunan, Firman dari air dan Roh. Manusia mudah digoda iblis dan iblis terus-menerus berbisik ke telinga kita. Mengingat bahwa tubuh berdosa di dunia ini, bagaimana dia bisa bebas dari dosa? Semua manusia adalah orang berdosa. Kita tahu jawabnya, “Kalau tahu bahwa Jahshua

telah membasuh semua dosa tubuh kita melalui baptisanNya, bagaimana mungkin orang percaya bisa berdosa? Karena Jahshua melunasi semua hutang dosa, bagaimana mungkin masih ada dosa yang kita harus bayar?” Kalau kita tidak percaya kepada Injil dari air dan darah, kata-kata iblis kedengaran benar. Tetapi kalau kita mempunyai Injil di dalam hati, kita bisa mempunyai iman kuat kepada kebenaran Firman Tuhan. Oleh sebab itu kita harus percaya kepada Injil kelahiran kembali dari air dan darah. Iman benar adalah iman kepada Injil dari baptisan Jahshua, darahNya, kematianNya dan kebangkitanNya. Apakah Anda pernah melihat gambar pelataran Kemah Suci? Bangunan itu kecil saja. Bangunan ini dibagi dua, yang diluar adalah tempat kudus dan yang didalam merupakan tempat maha kudus di mana ada tahta rahmat berada. Ada sekitar 60 tiang di pelataran luar, dan di tempat kudus ada 48 papan. Kita harus memiliki

DAFTAR ISI

251 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

gambaran tentang kemah suci di dalam pikiram kita untuk mengerti Firman Tuhan.

Dan Dibuat Dari Apakah Gerbang Pelataran Kemah Suci?
Dengan apa pintu gerbang pelataran Kemah Suci dibuat? Tirai dari kain ungu tua dan kain ungu muda, kain kirmizi dan dari lenan halus yang dipintal benangnya Gerbang pelataran kemah suci dijelaskan didalam Keluaran 27:16, “untuk pintu gerbang pelataran itu tirai dua hasta dari kain kirmizi dan dari lenan halus yang dipintal benangnya -dengan empat tiangnya dan empat alas tiang itu” (Keluaran, 27:16). Bahan-bahan

yang digunakan untuk pintu gerbang pelataran itu adalah kain yang berwarna biru, ungu, merah tua dan benang lenan bagus. Dan semuanya dipintal halus berwarna-warni. Jahweh menyuruh Musa menenun pintu gerbang secara berwarna-warni lenan tenun biru, ungu, merah tua supaya mudah ditemukan. Dan pintu gerbang yang dibuat dengan tenun berwarna biru, ungu, merah tua dan benang lenan yang bagus digantung pada 4 tiang. Keempat bahan itu melambangkan pola keselamatan Tuhan, yang dengannya Ia menyelamatkan semua manusia yang percaya kepada Tuhan, kepada pembatisan dan darah Jahshua dan kepada PribadiNya sebagai Tuhan. Setiap bahan yang dipakai untuk membangun Kemah Suci mempunyai arti masing-masing dan mewakili Firman Tuhan dan rencanaNya untuk menyelamatkan manusia melalui Jahshua. Berapa jenis bahan yang berbeda digunakan untuk pintu gerbang pelataran itu? Kain biru, kain ungu, kain merah tua dan benang lenan halus. Dan keempat

DAFTAR ISI

252 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

bahan ini sangat penting untuk menguatkan iman kita kepada Injil kelahiran kembali. Kalau hal ini tidak penting, maka informasi ini tidak akan ditulis dalam Alkitab secara sangat terperinci. Dan karena semua bahan yang digunakan untuk pintu gerbang pelataran Kemah Suci itu dan pelataran luar bagian penting untuk keselamatan yang membasuh dosa setiap hari kita, dosa asal, dan dosa masa depan, maka pintu gerbang itu dibuat dengan kain biru, kain ungu, dan kain merah tua dan benang lenan halus. Jahweh yang menunjukkan kepada Musa bahan-bahan itu dan menyuruhnya melakukan secara tepat seperti yang dikatakan kepadanya.

Apa Artinya Kain Biru, Kain Ungu, dan Kain Merah Tua Dalam Injil Tuhan?
Apa yang dilambangkan oleh Semua bahan yang digunakan Untuk Kemah Suci?? Keselamatan Jahshua melalui baptisanNya Di dalam Kemah Suci, kain biru, kain ungu, dan kain merah tua, dan benang lenan halus digunakan juga untuk tabir yang digantung antara tempat kudus dan tempat maha kudus. Dan bahan yang sama digunakan untuk jubah Imam Besar yang melayani di Kemah Suci. Kain biru melambangkan baptisan Jahshua. Dalam 1 Petrus 3:21, ditulis, “Juga kamu sekarang

DAFTAR ISI

253 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan.” Baptisan Jahshua yang melaluinya Dia menanggung semua dosa dunia dikuatkan oleh perkataan Petrus dalam ayat itu sebagai kiasan keselamatan pengampunan. Semua dosa kita, semua dosa dunia ini ditanggungkan keatas Jahshua melalui baptisanNya. Oleh karena itu kain biru, Baptisan, merupakan bagian paling penting untuk keselamatan dunia. Kain merah tua melambangkan darah Jahshua, dan kain ungu melambangkan kerajaan— status Jahshua sebagai Raja dan Tuhan. Oleh karena itu ketiga warna kain itu diperlukan oleh iman kita kepada Jahshua dan keselamatanNya. Jubah berwarna-warni yang dipakai Imam Besar disebut sebagai baju efod, dan baju efod itu berwarna biru. Imam Besar memakai serban di atas patam yang dibuat dari emas murni dan diukirkan tulisan ‘KUDUS BAGI TUHAN’ Kemudian patam itu diikat pada serban dengan tali biru.

Kebenaran Yang Dilambangkan Oleh Kain Biru
Saya mencari arti kain biru di dalam Alkitab. Bagaimana Alkitab menjelaskan warna biru? Kita harus mengerti kain biru di antara kain biru, kain ungu, dan kain merah tua. Apa yang kain biru lambangkan? Baptisan Jahshua Kain biru berarti baptisan Jahshua. Jahshua Kristus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis untuk menanggung semua dosa dunia ini (Matius 3:15). Kalau Jahshua tidak menanggung semua dosa dunia ini melalui baptisanNya, kita, yang setia, tidak bisa disucikan di hadapan Tuhan. Maka, Jahshua Kristus harus datang ke dunia ini dan dibaptis oleh Yohanes Pembaptis di sungai Yordan untuk menanggung semua dosa dunia ini. ◄ DAFTAR ISI ►

254 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Alasan kain biru harus diletakkan di pintu gerbang pelataran Kemah Suci itu adalah bahwa kita tidak bisa disucikan tanpa baptisan Jahshua. Kain merah tua berarti kematian Jahshua. Ungu berarti Roh, maka keadaan Jahshua “Penguasa yang satu-satunya dan yang penuh bahagia, Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan” (1 Timotius 6:15). Kain merah tua berarti darah Kristus, yang dicurahkan di atas Salib untuk melunasi hutang dosa bagi manusia. Jahshua Kristus datang ke dunia ini dalam rupa manusia untuk menempatkan dosa manusia di atas diriNya sendiri, sebelum mengorbankan diriNya sendiri di atas Kayu Salib untuk Injil pengampunan dosa. Baptisan Jahshua adalah kebenaran Injil pengampunan yang dinubuatkan melalui warna kain yang digunakan untuk Kemah Suci di Perjanjian Lama. Tiang-tiang di dalam Kemah Suci itu dibuat dari kayu akasia dan alas-alas tiang itu dari tembaga, dan setiap alas tiang disambung dengan kawat perak.

Semua orang yang berdosa harus dihukum karena dosa mereka karena upah dosa adalah maut. Sebelum manusia bisa diberkati Tuhan untuk hidup kembali, dia harus dihukum atas dosanya. Namun demikian baptisan Jahshua dalam Perjanjian Baru, yang adalah kain biru di Kemah Suci dalam Perjanjian Lama, menjadi lambing ditanggungnya semua dosa kita. Dia mengangkat semua dosa kita ke Kayu Salib untuk mencurahkan darah dan dihukum karena dosa-dosa itu dan menyelamatkan kita semua yang setia kepada Injil pengampunan. Dia adalah Raja di atas segala raja dan Jahweh yang Kudus. Saudara yang kekasih, baptisan Jahshua adalah keselamatan dari Jahshua yang menyelamatkan kita dengan mengangkat semua dosa kita. Jahshua, yang adalah Tuhan, datang ke dunia ini dalam rupa manusia; Dia dikorbankan dan mencurahkan darah atas Kayu Salib untuk menanggung penghukuman kita. Dan baptisan Jahshua mengajar kepada kita melampaui bayangan semu itu bahwa Dia menjadi

DAFTAR ISI

255 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Juruselamat yang benar untuk semua manusia. Kita bisa juga melihat ini dalam warna yang digunakan untuk pintu gerbang Kemah Suci. Benang lenan halus berarti bahwa Dia menyelamatkan kita semua tapa kecuali dari semua dosa dunia. Sulaman tirai pada pintu gerbang dengan kain biru, kain ungu, dan kain merah tua dan benang lenan halus adalah untuk mengajar kita secara jelas tentang kebenaran keselamatan Tuhan. Inilah yang paling penting bagi keselamatan pendamaian. Kita bisa melihat dari bahan-bahan yang digunakan untuk pintu gerbang Kemah Suci bahwa Jahshua Kristus tidak menyelamatkan kita secara sembarngan atau tanpa rencana. Dia, menuruti rencana Jahweh dengan sangat teliti, dibaptis dan disalibkan, kemudian dibangkitkan dari kematian untuk menggenapkan keselamatan manusia. Dengan kain biru, kain ungu, dan kain merah tua, yaitu bahanbahan Injil pengampunan, Jahshua menyelamatkan kita semua yang percaya kepada keselamatanNya.

Bejana Tembaga di Perjanjian Lama adalah Bayangan Baptisan di Perjanjian Baru
Mengapa Imam membasuh tangan dan kaki sebelum mereka masuk ke tempat kudus? Karena mereka harus berdiri di hadapan Tuhan tanpa dosa. Bejana juga dibuat dari tembaga. Tembaga melambangkan hukuman yang Jahshua derita karena kita. Dan air dalam bejana melambangkan perkataan Injil yang mengatakan kepada kita semua bahwa kesalahan kita telah dibasuhkan. Ini menunjukkan kepada kita bagaimana pembersihan dosa kita semua dilakukan. Ini adalah bayangan kebenaran bahwa dosa setiap hari manusia bisa dibersihkan melalui iman kepada Firman baptisan

DAFTAR ISI

256 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Jahshua. Mezbah korban bakaran melambangkan penghukuman. Dan air Jahshua, yang berwarna biru, adalah Injil penebusan dosa, baptisan Jahshua oleh pembaptis Yohanes Pembaptis (Matius 3:15, 1 Yohanes 5:5-10). Semuanya ini merupakan kesaksian bagi Injil keselamatan melalui pendamaian. Dalam 1 Yohanes 5, ditulis, “Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.” Dan Dia juga berkata kita bahwa orang yang percaya kepada Anak Jahweh memiliki kesaksian di air, darah, dan Roh di dalam dirinya. Jahweh menyucikan kita melalui iman kepada Injil penebusan dan memasukkan kita ke dalam Kemah Suci. Oleh karena itu kita bisa hidup dalam iman, makan dari Firman Tuhan, diberkatiNya, dan hidup menghidupi kehidupan sebagai orang benar. Menjadi umat Jahweh berarti diselamatkan melalui iman kepada Injil penebusan dosa dan hidup di dalam

Kemah Suci. Banyak orang saat ini berkata bahwa cukup percaya saja tanpa berpikir mengenai kain biru, kain ungu, dan kain merah tua di pintu gerbang Kemah Suci itu. Kalau seseorang percaya kepada Jahshua tanpa mengerti hal-hal itu, imannya mungkin bukan iman benar karena masih ada dosa dalam hatinya. Orang masih berdosa dalam hati karena dia tidak percaya kepada kebenaran dari kelahiran kembali melalui Injil penebusan, dari air, dari darah, dan Roh. Kalau orang diminta menilai seseorang yang tidak dikenalnya sama sekali, dan supaya orang itu senang dia berkata, “Ya, saya percaya kepadanya. Saya belum pernah bertemu denganya tapi saya percaya kepadanya.” Apakah Anda pikir orang itu akan senang dengan jawaban itu? Mungkin sebagian dari Anda senang, tapi itu bukanlah kepercayaan yang Tuhan inginkan. Tuhan ingin kita percaya kepada Injil pengampunan, keselamatan Jahshua melalui biru (baptisan), ungu (kerajaan), dan merah tua (darah).

DAFTAR ISI

257 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Kita harus tahu sebelum kita mempunyai iman kepada Jahshua bagaimana Dia menyelamatkan kita dari dosa. Ketika kita percaya kepada Jahshua, kita harus tahu bagaimana Dia menyelamatkan kita dari semua dosa kita melalui air (baptisan Jahshua), darah (kematianNya), dan Roh (Jahshua sebagai Jahweh). Ketika kita sungguh-sungguh mengerti, kita bisa mengalami dan memiliki iman yang sempurna. Iman kita tidak akan sempurna tanpa mengerti kebenaran. Iman benar datang hanya dari pemahaman yang benar kepada kesaksian tentang keselamatan dari Jahshua, kepada Injil pengampunan, dan Jahshua sebagai Juruselamat manusia yang sejati. Lalu, iman yang bagaimana yang menghina Jahshua? Mari kita lihat!

Iman Yang Menghina Jahshua
Apa yang paling penting pada iman? Pengetahuan yang benar tentang baptisan Jahshua Anda harus tahu bahwa iman sekehendak hati sendiri adalah penghinaan kepada Jahshua. Kalau anda pikir, “Saya menyadari bahwa sangat sulit percaya, tetapi karena Dia adalah Tuhan dan Dia adalah Anak Jahweh, saya tetap harus percaya,” Anda sedang menghina Jahshua. Anda harus percaya kepada baptisan dan darah Jahshua, Injil penebusan. Iman kepada Jahshua tanpa mengenal Injil penebusan lebih buruk dari pada tidak percaya kepada Jahshua sama sekali. Mengabarkan Injil pada saat seseorang hanya percaya kepada darah Jahshua ialah pekerjaan sia-sia tanpa mengerti kebenaran. Jahshua tidak ingin seorang pun pergi untuk

DAFTAR ISI

258 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

mengabarkan mengenai iman kepadaNya secara sembarangan, atau keyakinan padaNya tanpa alasan. Dia ingin kita percaya kepadaNya melalui pengertian kepada Injil penebusan. Bila kita percaya kepada Jahshua, kita tahu bahwa Injil penebusan adalah baptisan dan darah Jahshua. Bila kita percaya kepada Jahshua, kita harus mengerti Injil penebusan melalui FirmanNya dan mengerti secara khusus bagaimana Dia membasuh dosa kita. Dan kita harus mengerti apa yang dilambangkan oleh kain biru, kain ungu, dan kain merah tua di pintu gerbang Kemah Suci. Kemudian kita bisa mempunyai iman yang benar yang akan bertahan selama-lamanya.

Kita Tidak Bisa Dilahirkan Kembali Tanpa Iman Kepada Jahshua, Yang Dilambangkan oleh Kain Biru, Kain Ungu, Dan Kain Merah Tua
Apa yang Imam lakukan sebelum mereka masuk ke tempat suci? Mereka membasuh tangan dan kaki Di dalam air dari bejana tembaga. Tuhan Jahshua menyelamatkan kita. Kita tidak bisa tidak memuji Tuhan bila kita melihat betapa hebatnya penyelamatan yang dilakukanNya. Kita harus melihat Kemah Suci. Dia memberikan Firman Injil penebusan melalui kain biru, kain ungu, dan kain merah tua di Kemah Suci dan menyelamatkan kita dengan hal-hal itu. Kita bersyukur dan memuji Tuhan. Orang yang berdosa tidak bisa masuk ke Kemah

DAFTAR ISI

259 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Suci tanpa melalui hukuman yang mengerikan. Bagaimana orang masuk ke Kemah Suci tanpa dihukum karena dosanya? Dia tidak bisa. Kalau orang seperti itu masuk, dia akan langsung dibunuh. Ini bukan berkat melainkan kutukan. Orang yang berdosa tidak bisa masuk ke Kemah Suci dan tidak bisa berharap mendapat kehidupan. Jahweh menyelamatkan kita melalui rahasia yang tersembunyi di pintu gerbang Kemah Suci. Dengan kain biru, kain ungu, dan kain merah tua, dan benang lenan halus, Dia menyelamatkan kita. Dan Dia menjelaskan rahasia keselamatanNya melalui hal-hal itu. Sekarang, apakah Anda dan saya telah diselamatkan dengan cara itu? Kalau kita tidak percaya kepada Firman kain biru, kain ungu, dan kain merah tua, tidak ada keselamatan melalui Injil penebusan. Warna biru tidak melambangkan Tuhan, tetapi melambangkan baptisan Jahshua. Artinya adalah baptisan Jahshua yang mengangkat semua dosa kita.

Orang bisa masuk sampai ke mezbah korban bakaran tanpa percaya kepada kain biru. Tetapi dia tidak bisa masuk ke Kemah Suci di mana Tuhan berdiam. Oleh karena itu, sebelum kita masuk ke pintu gerbang Kemah Suci, kita harus percaya kepada kain biru (baptisan Jahshua), kain merah tua (darahNya atas Kayu Salib), dan kain ungu (keberadaan Jahshua sebagai Tuhan, Anak Jahweh). Hanya kalau kita percaya, kita akan diterima Tuhan dan diizinkan masuk melalui tabir tempat Maha Kudus. Sebagian orang masuk ke bagian luar Kemah Suci dan berpikir bahwa mereka ada di dalamnya. Tetapi ini bukan keselamatan. Sampai Berapa jauh kita masuk untuk diselamatkan? Kita harus bisa masuk ke tempat Maha Kudus. Untuk masuk ke Bagian Maha Kudus, kita harus melewati bejana tembaga. Bejana tembaga itu melambangkan baptisan Jahshua, dan kita harus membasuh dosa setiap hari kita melalui baptisan Jahshua dan disucikan untuk masuk ke Tempat

DAFTAR ISI

260 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Kudus. Dalam Perjanjian Lama, Imam harus membasuh dirinya sendiri sebelum masuk, dan dalam Perjanjian Baru, Jahshua membasuh kaki murid-muridNya untuk melambangkan pembasuhan semua kesalahan sepanjang hidup mereka. Hukum Jahweh berkata, “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Jahweh ialah hidup yang kekal dalam Kristus Jahshua, Tuhan kita” (Roma 6:23). Tuhan menghakimi dosa manusia tanpa kecuali tetapi Dia menanggungkan semianya ke atas AnakNya dan menghukumNya. Inilah kasih Tuhan, keselamatanNya. Keselamatan sejati tercapai hanya bila kita percaya kepada Injil penebusan, dari baptisan, dari darah, dan kebangkitan Jahshua.

Untuk Dilahirkan Kembali, Orang Tidak Boleh Menghina Firman Jahweh yang Tertulis, Injil Penebusan Dosa
Apa yang harus kita lakukan? Percaya kepada Firman Jahweh yang tertulis Saya tidak pernah menghina orang lain. Ketika seseorang berkata tentang sesuatu yang saya belum tahu, saya meminta kepadanya untuk mengajar saya. Tapi ketika saya bertanya tentang arti Kemah Suci, tidak ada orang yang menjelaskannya. Lalu apa yang bisa saya lakukan? Saya harus kembali kepada Alkitab. Didalam Alkitab, di bagian mana Kemah Suci dijelaskan? Hal iyu dijelaskan secara teliti dalam kitab Keluaran. Dan kalau seseorang membaca buku ini dengan hati-hati, dia ◄ DAFTAR ISI ►

261 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

bisa mengerti artinya melalui Firman Jahweh yang tertulis. Saudara, Anda tidak bisa diselamatkan dengan percaya kepada Jahshua secara buta. Anda tidak bisa dilahirkan kembali hanya dengan datang gereja secara tetap. Kita tahu Jahshua berkata kepada Nikodemus. “Engkau adalah pengajar Israel, dan engkau tidak mengerti hal-hal itu? Jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Jahweh” (Yohanes 3). Semua orang yang percaya kepada Jahshua harus percaya kepada kain biru (semua dosa dunia ini ditanggungkan kepada Jahshua saat Dia dibaptis), kain merah tua (kematian Jahshua karena semua dosa kita), kain ungu (Jahshua adalah Juruselamat, Tuhan, dan Anak Jahweh). Kita harus percaya bahwa Jahshua adalah Juruselamat untuk semua orang berdosa di seluruh dunia. Tanpa iman ini, manusia tidak bisa dilahirkan kembali, dan juga tidak bisa masuk ke Tempat Kudus di Kerajaan Jahweh. Orang tidak bisa hidup dengan

setia di dunia ini tanpa iman itu. Bukankah terlalu mudah kalau seseorang dilahirkan kembali hanya dengan iman kepada Jahshua? -Ya.- “♪Engkau telah diselamatkan. Saya telah diselamatkan. Kita semua telah diselamatkan.♪” Betapa indahnya. Tetapi ada terlalu banyak orang yang percaya kepada Jahshua tanpa benar-benar ‘dilahirkan kembali.’ Seseorang harus tahu kebenaran dalam Alkitab dan juga memiliki iman kepada Jahshua. Kita harus mengerti Injil pengampunan dosa di dalam Alkitab dan makna kain biru, kain ungu, dan kain merah tua untuk bisa masuk ke Kemah Suci dan bersama Jahweh di dunia iman. Di dalam Kemah Suci iman, kita bisa hidup dengan bahagia sampai tiba waktu untuk beralih ke kerajaan sorga. Penting sekali untuk mengetahui bagaimana percaya kepada Jahshua dengan benar.

DAFTAR ISI

262 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

Injil Yang Asli Menghasilkan Pengudusan Dengan Kain Biru
Apakah syarat yang sangat diperlukan untuk keselamatan? Baptisan Jahshua Kadangkala orang berpikir bahwa dia bisa hidup sempurna tanpa melakukan kesalahan. Ketika dia berusaha melakukan sesuatu, dia akan segera menyadari kekurangannya. Manusia sangat lemah, maka tidak mungkin dia tidak berbuat dosa. Tetapi karena Jahshua menyelamatkan kita dengan kain biru, kain ungu, dan kain merah tua, Injil penebusan, kita bisa dikuduskan dan masuk ke tempat kudus Tuhan. Kalau Tuhan tidak menyelamatkan kita dengan kain biru, kain ungu, dan kain merah tua, kita tidak bisa masuk ke tempat kudus kita dengan kekuatan sendiri. Mengapa? Kalau hanya orang yang hidup sempurna dalam dagingnya bisa masuk, tidak akan

ada orang yang memenuhi syarat. Kalau orang percaya kepada Jahshua tanpa Injil, dia hanya menambah dosa di hatinya. Jahshua menyelamatkan kita melalui keselamatan yang direncanakanNya dengan cermat, keselamatan dari kain biru, kain ungu, dan kain merah tua, dan benang lenan halus. Dia menanggung semua dosa kita. Apakah Anda percaya ini? -Ya.- Apakah Anda memiliki kebenaran Injil pengampunan di dalam hati dan memberi kesaksian tentang hal itu? -Ya.Hanya pada saat Anda memberi kesaksian kepada Injil, Anda dapat meletakkan patam yang diukirkan ‘Kudus Bagi Tuhan’ dan menjadi ‘imamat yang rajani’ (1 Petrus 2:9). Hanya setelah itu Anda bisa berdiri di hadapan orang-orang dan berkata kepada mereka bahwa Anda adalah hamba Tuhan, yang melayani sebagai Imam Besar. Serban Imam Besar berpatam emas murni dan patam itu diikat dengan tali biru. Mengapa biru? Karena Jahshua menyelamatkan kita dengan Injil pengampunan, karena Dia menanggung semua dosa

DAFTAR ISI

263 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

kita dan membuat kita tidak berdosa melalui baptisanNya (pelatakkan tangan dalam Perjanjian Lama, baptisan dalam Perjanjian Baru). Betapapun setia kita percaya Jahshua, kita tidak bisa mendapat patam itu yang ditulis ‘Kudus Bagi Tuhan’ tanpa memiliki rahasia dari kain biru, kain ungu, dan kain merah tua. Bagaiman kita menjadi benar? Ditulis dalam Matius 3:15, “Karena demikianlah patut bagi kita menggenapi segala syarat agama.” Jahshua dibaptis dan menyelamatkan kita dari semua dosa dunia ini. Karena Dia dibaptis dan menanggung semua dosa kita, kita yang percaya menjadi benar. Bagaimana kita bisa berkata bahwa kita tidak berdosa kalau tidak ada baptisan Jahshua? Meskipun kita percaya kepada Jahshua, walaupun kita menangis, berpikir tentang penyaliban Jahshua, semua air mata di seluruh dunia tidak bisa membasuh dosa kita. Tidak. Bagaimanapun kita menangis dan bertobat, dosa-dosa kita akan tetap ada pada kita. ‘Kudus Bagi Tuhan’ Karena Dia mengangkat

semua dosa kita melalui baptisan dan darahNya, karena Tuhan mengijinkan segala dosa ditanggungkan kepada Jahshua, karena Firman keselamatan ditulis dalam Alkitab, kita menjadi benar melalui iman kita walaupun kita lemah. Oleh karena itu kita bisa berdiri di hadapan Tuhan. Kita sekarang hidup sebagai orang benar dan mengabarkan Injil ke seluruh dunia. “♪Oh, saya diselamatkan. Anda telah diselamatkan. Kita semua diselamatkan.♪” Kita telah diselamatkan sesuai dengan rencana Jahweh. Tanpa Firman Injil penebusan di dalam hati Anda, tidak ada keselamatan bagaimanapun kerasnya kita berusaha. Hal itu seperti lagu Korea tentang kasih tak berbalas. “♪Oh, hatiku berdebar tanpa alasan setiap melihat dia, setiap aku didekainya. Aku pasti jatuh cinta.♪” Hatiku berdebar cepat, tetapi bukan hatinya. Tapi kasihku tak akan berbalas. Orang cenderung berpikir bahwa keselamatan datang melalui jalan yang berbeda untuk orang yang berbeda. Mereka bertanya, “Mengapa hal itu datang

DAFTAR ISI

264 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

hanya melalui Injil baptisan?” Kalau keselamatan tidak datang melalui Injil baptisan Jahshua, itu bukan keselamatan yang sempurna. Itu adalah satu-satunya jalan untuk menjadi orang benar di hadapan Jahweh karena itu adalah satu-satunya jalan dimana kita bisa dibasuhkan secara sempurna dari dosa kita.

Apa Keselamatan Dari Kain Biru Yang Diberikan Jahshua Kepada Kita?
Apa membuat kita benar? Injil dari kain biru, kain ungu, dan kain merah tua Keselamatan melalui Injil dari kain biru, kain ungu, dan kain merah tua adalah anugerah Jahweh untuk manusia. Dan anugerah ini memampukan kita masuk

ke Kemah Suci dan hidup dalam kedamaian. Hal ini membuat kita benar. Hal itu membuat kita benar dan memampukan kita hidup di dalam gereja dilatih tentang Firman kudus di dalam gereja. Setiap kita pergi ke hadapan Jahweh untuk berdoa, Injil memberkati kita dengan kasihNya. Oleh sebab itu keselamatan sangat berharga bagi kita. Jahshua mengajar kita untuk membangun rumah ‘di atas batu.’ Dan batu itu adalah baptisan Jahshua. Kita semua harus diselamatkan, hidup dengan keselamatan, masuk ke sorga, mendapat kehidupan kekal, dan menjadi anak Tuhan. Saudara, karena Injil penebusan, kita bisa masuk ke Kemah Suci dengan iman. Karena dosa kita dibasuhkan (baptisan Jahshua) dan hukuman di kayu Salib, kita diselamatkan dengan iman kepada Injil baptisan Jahshua. Pendamaian berkelimpahan atas semua dosa kita, baptisan dan darah Jahshua adalah Injil yang membasuh dosa kita. Apakah Anda percaya kepada hal ini? Injil yang sejati adalah Injil dari sorga tentang

DAFTAR ISI

265 Injil Pendamaian Yang Berkelimpahan

pendamaian yang berkelimpahan, yang membasuh semua dosa kita secara sempurna. Kita dilahirkan kembali dengan percaya kepada Injil penebusan. Jahshua memberikan Injil penebusan kepada kita, yang membasuh dosa setiap hari kita juga. Puji Tuhan. Haleluya! Syukur kepada Tuhan. Injil air dan Roh (Injil air dan darah) adalah Injil yang benar yang dikatakan oleh Jahshua Kristus. Buku ini ditulis untuk menyatakan Injil Jahshua, Injil air dan Roh. Karena banyak orang percaya kepada Jahshua tanpa mengerti mengenai kebenaran selengkapnya, mereka sekarang jatuh dalam teologi Kristen saja, yang disebut sebagai teologi filsafat, dan juga ajaran sesat, dan kebingungan. Oleh karena itu kita harus kembali dan percaya kepada kebenaran Injil yang benar. Belum terlambat. Saya ingin masuk ke bagian yang lebih terperinci dalam buku ke dua untuk mereka yang memiliki pertanyaan tentang Injil kelahiran kembali dari air dan Roh.

DAFTAR ISI

Lampiran 1
Kesaksian Keselamatan

DAFTAR ISI

267 Kesaksian Keselamatan

Kesaksian Keselamatan
Saudari Eun-young Hwang Syukur kepada Tuhan yang menyelamatkan kita dari ikatan dosa. Saya dibesarkan sebagai seorang Kristen tetapi bukan seorang Kristen yang sungguh-sungguh. Semakin saya bertambah besar, pergi ke gereja hanya menjadi sekedar rutinitas saja. Saya jatuh ke dalam cobaan dunia. Saya justru lebih berusaha mengenal dunia dari pada saya mengenal Jahweh. Saya lebih percaya kepada berbagai hipotesa dunia ini dari pada kepada Firman Jahweh. Saya mulai dengan tidak beribadah secara tetap dan kemudian berdoa memohon pengampunan dosa kepada Jahweh. hal itu saya lakukan selama beberapa waktu. Tetapi pada saat itu, saya lebih banyak mendapatkan penderitaan dari pada kebahagiaan.

Setelah lulus dari SMA, saya tidak masuk ke perguruan tinggi. Pada saat teman-teman saya sibuk mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian masuk ke perguruan tinggi, saya berusaha untuk mendapatkan pekerjaan tetap, sambil saya juga melakukan pekerjaan sambilan saya. Keadasan itu sangat berat bagi saya. Dan saya hampir tidak bisa lepas dari perasaan depresi. Namun saya mendapatkan kesempatan untuk mendengar Firman Jahweh. Saya bertemu dengan saudara-saudara seiman melalui kakak laki-laki saya, dan saat itu, untuk pertama kali saya mendengar pengajaran benar. Saya sebenarnya mengenal firman Jahweh itu tetapi saya tidak mengetahui arti yang sebenarnya. “Lalu Jahshua menjawab, kata-Nya kepadanya: ‘Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh’” (Matius 3:15). Semula ayat ini tidak memberikan kesan apaapa kepada saya. Tetapi semakin lama, saya mulai

DAFTAR ISI

268 Kesaksian Keselamatan

mengerti ajaran mengenai baptisan Jahshua dan darahNya. Ajaran itu membangkitkan jiwa saya dari kematian dengan iman. Dan saya menyadari bahwa saya tidak lagi merasakan kesedihan dan kehampaan hidup. Bagi saya, hal ini merupakan sebuah keajaiban yang luar biasa. Saya mulai menyadari betapa berharganya firman Jahweh. Saya merasa yakin bahwa Jahweh itu memang hidup. Saya bahagia karena saya bisa menghidupi suatu kehidupan yang didasarkan kepada iman. Saya yakin di dalam hati saya bahwa saya tidak memiliki dosa. Terpujilah Tuhan yang menyelamatkan saya dari dosa.

Saudara Jae-dong Park “Lalu Jahshua menjawab, kata-Nya kepadanya: ‘Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh’” (Matius 3:15). Orang yang sudah ditentukan untuk mati karena dosa sudah diselamatkan. Terpujilah Tuhan. “Bertahan sajalah dengan segala manteramu dan sihirmu yang banyak itu” (Yesaya 47:12). Saya melakukan saja itu. Saya dilahirkan dalam keluarga yang sangat kolot, ibu saya penganut agama Buda yang setia. Saya sering mengikuit perkemahan untuk para penganut Buda, dan menghafal ajaran Buda, dan mengikuti ibadah di wihara dengan sangat rajin. Saya tidak terlalu percaya kepada takhayul dalam agama Budha dan kebanyakan wanita yang mempercayainya, dan saya berusaha untuk mencari sesuatu yang lain yang memberikan arti

DAFTAR ISI

269 Kesaksian Keselamatan

ke dalam kehidupan saya. Saya merasa begitu beratnya dosa di dalam hati saya, dan berusaha keras untuk memperbaiki perilaku saya agar saya dipuji oleh orang-orang yang ada disekeliling saya. Ketika saya kuliah di kota Sokcho, saya bertemu dengan seorang teman yang beragama Kristen. Saat itu menjadi titik balik dalam kehidupan saya. Tuhan merencanakan pertemuan ini. Beberapa saat kemudian saya melihat bahwa teman saya ini juga sangat rajin untuk mengikuti kegiatan keagamaan dengan sangat bersemangat, tetapi juga belum menemukan kepuasan dalam kehidupannya, sama seperti yang saya alami; dan hal itu membuat saya merasa sangat kasihan kepadanya. Di dalam gereja saya menyadari bahwa sikap baik saya yang didorong karena keterpaksaan juga termasuk dosa. “sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan,

kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan” (Markus 7:21-22). Saya menyadari bahwa saya tidak bisa melakukan kebaikan karena pikirab saya penuh dengan hal yang jahat, dan permaslaahn dosa saya juga belum diselesaikan. Saya sedang menuji ke neraka. Sejak saat itu saya menderita sekali karena dosa-dosa saya dan kemudian daya memutuskan untuk meminta bantuan kepada pendeta Choi. Dari dia saya mengerti bahwa Jahshua adalah “yang menghapus dosa dunia” (Yohanes 1:29) dan bahwa Dia mengambil dosa saya dan membayarnya secara lunas. Hal ini sangat melegakan saya dan pikiran saya yang begitu gelisah pada akhirnya mendapatkan kelegaan. Beberapa saat kemudian saya bertemu dengan pendeta Paul Jong dan belajar bagaimana Jahshua menghapuskan semua dosa kita dan bagaimana rakyat Israel mempersembahkan korban di dalam Perjanjian Lama. Dan saya menyadari mengapa

DAFTAR ISI

270 Kesaksian Keselamatan

Jahshua, yang dikandung dari Roh Kudus (Matius 1:20), harus menanggung kutukan dan tergantung di kayu Salib (Galatia 3:13). Yohanes, sebagai imam besar yang terakhir, membaptis dan meletakkan semua dosa kita di dalam diri Jahshua, Domba Jahweh yang tidak bercela. Kemudian Jahshua membayar lunas semua dosa itu di atas Salib. Inilah inti Injil yang benar yang menyadarkan dan membenarkan saya. Saya, yang dahulu berdosa, sekarang sudah menjadi orang benar. “Yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang” (2 Korintus 5:17). Ayat ini cocok sekali dengan keadaan saya. Saya menyesali kehidupan lama saya (Acts 11:18) dan dibaptis ke dalam Kristus, dan di sana tidak akan ada penghukuman bagi saya (Roma 8:1). Saya menerima curahan anugerahNya dan saya bersyukur kepada Tuhan atas keselamatan yang diberikan kepada saya. Kiranya semua orang yang menderita karena dosa dan mencari Jahshua

menemukan injil penebusan di dalam Dia! Halleluya.

DAFTAR ISI

271 Kesaksian Keselamatan

Saudari Sung-hyun Kim Saya menikah pada usia 19 tahun dan keluarga suami saya adalah keluarga yang sangat miskin. Karena saya tidak kaya dan juga tidak dikasihi oleh suami saya, maka saya selalu merasa iri hati kepada wanita-wanita yang mendapatkan kasih saying dari suaminya dan menikmati kekayaan. Keluarga suami saya percaya kepada dewa-dewa gunung, dan mertua laki-laki suami saya bekerja sebagai peramal nasib. Suami saya masuk dalam wajib militer 3 hari setelah pernikahan kami, dan adik laki-laki suami terkena penyakit jiwa ketika dia berumur 22. Dan lagi, ibu meryua saya menjadi buta waktu dia berumur 50. Karena saya tidak terpelajar, dan tidak cantik ataupun pintar, saya merasa bahwa memang saya ditakdirkan untuk menjalani sepanjang kehidupan saya dengan beban yang demikian. Ibu mertua saya ingin sekali dioperasi, tetapi saya tidak pernah membawa dia ke rumah sakit dan bahkan

tidak pernah membelikan obat apapun untuk dia. Saya justru berharap agar ia menderita sakit yang parah dan kemudian mati. Saat ini saya berusia 54 tahun dan ibu mertua saya sudah meninggal dunia 2 tahun yang lalu. Ada kepercyaan yang mengatakan bahwa kalau kita memasukkan bantal yang dipakai orang yang mati ke dalam peti matinya akan membawa kesialan. Tetapi pada waktu itu, saya tidak tahu dan memasukkan bantal ibu mertua saya ke peti matinya dan kemudian menguburkannya. Sejak itu, ibu mertua saya sering muncul di dalam mimpi saya, dan saya menyesal sekali bahwa saya meletakkan bantalnya ke peti matinya dan juga karena saya begitu keras kepadanya pada waktu ia masih hidup. Orang-orang lain nampak sangat mengasihi keluarga suami mereka, tetapi saya tidak bisa menghilangkan perasaan benci saya kepada ibu mertua saya. Saya menjadi tersiksa karena mimpi buruk dan kata hati saya sendiri.

DAFTAR ISI

272 Kesaksian Keselamatan

Saya mempunyai satu anak laki-laki dan empat anak perempuan. Saya khawatir bahwa hal yang buruk akan terjadi kepada anak laki-laki saya satu-satunya. Ketika saya mecertiakan mengenai mimpi saya kepadate tangga-tetangga saya, tetangga saya memberi nasehat untuk mengusri roh jahat itu. Saya mengunjungi dukun-dukun dan pergi ke tempat ibadah kami untuk berdoa dengan tidak henti-hentinya meminta kedamaian, tetapi semuanya sia-sia. Saya sampai merasakan keinginan untuk membunuh diri agar bebas dari tuduhan kata hati saya. Kalau saya tidak bertemu Jahshua dan diselamatkan, mungkin saya sudah tidak ada lagi di dunia ini. Pada suatu hari saya lari dari rumah saya dan pergi ke rumah anak perempuan untuk beristirahat dan mendapatkan perawatan. Itulah saat Jahweh menunjukkan jalan hidup saya. Anak perempuan saya adalah seorang Kristen yang sudah lahir baru dan kemudian ia memanggil istri pendetanya dan kemudian beberapa wanita datang

dan berbicara dengan saya. Saya tidak tahu apa-apa tentang Jahweh. Tetapi ketika mereka berkata bahwa Jahshua sudah menghapuskan semua dosa saya, saya memutuskan untuk percaya kepada FirmanNya. Biasanya saya melarang anak-anak perempuan saya pergi ke gereja karena saya yakin bahwa kalau ada dua tuhan di dalam satu rumah akan membawa nasib buruk. Tetapi saat itu saya berpikir bahwa keadaan saya sudah sangat buruk, dan bahkwn paling buruk, dan oleh karena itu, saya tidak mau mati dalam keadaan berdosa. Istri pendeta itu mengatakan bahwa semua orang dilahirkan sebagai orang yang berdosa tetapi Jahweh sudah menghapuskan semua dosa kita melalui Jahshua dan kita yang percaya kepada Jahshua tidak lagi menjadi orang berdosa. Lalu saya mulai rajin pergi ke gereja dan berusaha mendengar Firman Jahweh, tetapi saya tidak banyak mengerti mengenai Firman itu. Tetapi sedikit demi sedikit, semua Firman Jahweh yang

DAFTAR ISI

273 Kesaksian Keselamatan

disampaikan mulai masuk akal bagi saya. Saya menyadari bahwa saya dilahirkan sebagai orang yang berdosa dan saya tidak bisa menjadi berdosa karena dosa asal. Dan saya juga mengerti pikiran jahat di dalam hati saya juga merupakan dosa di hadapan Tuhan. Persembahan-persembahan korban di dalam Perjanjian Lama adalah cara Tuhan untuk memberitahukan mengenai apa yang sebenarnya akan terjadi. Dan Jahshua, seperti terjadi dalam Perjanjian Lama, dibaptis dan semua dosa saya diletakkan di dalam diri Jahshua di sungai Yordan. Dia menganmbil semua dosa kita dan mencurahkan darah di atas Salib untuk membayar hutang dosa itu. Akhirnya saya percaya bahwa saya tidak lagi berdosa, dan tidak ada sesuatupun yang bisa menuntut saya atas dosa-dosa saya. Saya bisa tidur dengan perasaan tenang dan damai. “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam

Kristus Jahshua” (Roma 8:1). Saya sudah sangat menderita karena dosa di dalam hati saya, dan sekarang dosa itu hilang. Saya tidak bermimpi buruk lagi. Saya tidak bisa menjelaskan perasaan saya dengan baik secara tertulis karena saya bukan orang yang terpelajar, tetapi saya bisa bicara dengan siapa pun mengenai bagaimana Jahshua membasuh dosa saya. Saya berdoa bahwa Jahshua akan menyelamatkan suami saya dan anggotaanggota keluarga saya yang lain seperti Dia telah menyelamatkan saya. Dan saya harap kesaksian ini akan menolong orang lain yang mencari keselamatan di dalam Jahshua. Saya bersyukur kepada Jahweh atas keselamatan dan saya sangat bersukacita atas kesempatan untuk mengabarkan InjilNya kepada banyak orang. Sekarang, saya sama sekali tidak pernah merasakan iri hati kepada orang-orang yang pintar dan orang-orang yang kaya.

DAFTAR ISI

274 Kesaksian Keselamatan

Saudara Sung-min Choi Halleluya! Puji kepada Tuhan yang menyelamatkan saya dari neraka melalui Jahshua dan menjadikan saya sebagai orang benar dan tidak berdosa. Saya tidak menyadari betapa berdosa dan jahatnya saya sampai saya menerima pengajaran mengenai Injil penyelamatan. Saya pernah mendengar bahwa “kita semua di bawah dosa” dan “Tidak ada yang benar, seorangpun tidak” (Roma 3:10) dan saya rasa hal itu memang benar. Saya memang merasa bahwa saya adalah orang yang berdosa karena banyak orang mengatakan begitu kepada saya, dengan mengutip apa yang dikatakan Alkitab. Kemudian saya bertemu dengan pendeta Paul Jong ketika dia datang ke gereja saya. Pertama-tama saya tidak mengerti apa yang diajarkannya. Pengajaran-pengajarannya merupakan sesuatu yang sama sekali baru bagi saya dan hati saya menjadi begitu bingung

sehingga telinga saya tertutup kepada pengajaran yang benar. Tetapi memang iman muncul dari pendengaran. Setelah beberapa saat mendengarkan, saya mulai mengerti injil yang benar dan mulai mempercayanya. Akhirnya hati saya bisa menerima suatu fakta yang ajaib, yaitu bahwa Jahshua mengangkat semua dosa saya ketika Ia dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. Sekarang, apapun yang terjadi, saya tidak lagi merasa bahwa saya berada di bawah kutuk dan saya bisa yakin bahwa memang saya adalah orang benar. Saya sama sekali tidak tahu dengan pasti saat Jahshua dating untuk kedua kalinya, tetapi saya yakin sekali bahwa saya telah diselamatkan. Saya sudah benar-benar menerima kebenaran Alkitab yang terdapat di dalam Imamat 1:4, Matius 3:15 dan Yohanes 1:29. Pada zaman Perjanjian Lama, orang Israel mempersembahkan seekor lembu atau domba yang tidak bercela, menaruh tangan mereka ke atas kepala korban penghapus dosa itu untuk

DAFTAR ISI

275 Kesaksian Keselamatan

memindahkah dan dosa mereka kemudian dihapuskan. Tetapi korban penghapus dosa tidak cukup untuk menghapuskan segala dosa kita. Kita tidak bisa bertobat atas semua dosa yang kita lakukan setiap hari. Oleh sebab itu Jahshua memberikan DiriNya sendiri sebagai korban penghapus dosa untuk menghapus semua dosa sekaligus. Jahshua tidak berdosa, dengan kata lain, Ia adalah korban penghapus dosa yang sempurna, yang tidak bercacat-cela. Dia dibaptis oleh Yohanes Pembaptis untuk menghapuskan semua dosa dunia ini. Semua dosa yang saya lakukan sepanjang kehidupan saya telah ditimpakan kepada Jahshua. Namun tanpa pencurahan darah, tidak bisa pengampunan dosa (Ibrani 9:21), sebab itulah Jahshua mati di kayu Salib. Pengajaran itu menjadi iman di dalam hati dan sekarang saya yakin akan pengampunan itu. Saya sudah dilahirkan kembali seperti seorang bayi yang baru dilahirkan dari kandungan ibunya.

Sekarang, saya adalah orang benar. Iman saya belum kuat dan saya masih berbuat dosa, tetapi ketika saya mengingat bahwa Jahshua telah membasuh kelemahan saya, saya sangat bersukacita dan bersyukur lagi kepadaNya. Dulunya, saya sering merasa bosan kalau mendengarkan khotbah, tetapi sekarang khotbah itu bisa saya rasakan sebagai kebenaran FirmanNya. Saya sekarang malah sering merasakan kerinduan untuk mendengarkan SabdaNya. Saya juga merasakan kerinduan yang membara untuk mengabarkan Injil kepada mereka yang belum diselamatkan. Saya sekarang menyadari betapa pentingnya menjadi anggota dari sebuah Gereja. Hati saya sekarang dipenuhi dengan ketaatan dan ucapan syukur. Saya sekarang sudah membuang semua dewa-dewa yang biasa saya sembah dan hanya beribadah serta mencari Jahweh saja. Dengan sangat rendah hati saya berharap dan percaya bahwa Jahweh akan menuntun saya

DAFTAR ISI

276 Kesaksian Keselamatan

dengan TanganNya dan memakai saya untuk mengabarkan InjilNya. Saya bersyukur kepada Jahweh yang telah menyelamatkan saya dan dan menjadikan saya sebagai anakNya.

Diaken Sang-duk Choi Saya melihat ke belakang ke saat-saat sebelum saya diselamatkan. Saya hanyalah seorang Kristen biasa saja. Tentu saja saya melakukan dosa, tetapi tetapi saya merasa bahwa saya tidak pernah melakukan dosa-dosa besar. Saya sama dengan orang-orang lain juga, yang penuh dengan maaf kalau mengingat dosa-dosa dan kesalahan saya sendiri. Seperti tertulis di dalam Alkitab, “Tidak ada yang benar, seorangpun tidak” (Roma 3:10), saya biasa mengingat mengenai diri saya sebagai seorang yang berdosa dan kemudian berdoa untuk pertobatan, sambil meminta pengampunanNya setiap saat. Saya biasa merenungkan bagian Firman Tuhan ini, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Matius 11:28). dan berusaha membebaskan diri dari beban berat. Namun beban saya justru semakin bertambah

DAFTAR ISI

277 Kesaksian Keselamatan

berat dan bertambah besar saja setiap hari. Saya seringkali bertanya-tanya, dimanakah kelegaan yang ditawarkan oleh Tuhan, dan merasa bahwa saya menanggung semua beban saya ini seorang diri saja. Saya tidak bisa mendapatkan kelegaan karena saya tidak mengetahui kebenaran. Saya menghadiri segala macam kebaktian kebangunan rohani dan memang kadangkala untuk sementara waktu saya merasakan adanya pembaharuan ketika saya mendengar suara loud speaker yang begitu menggelegar. Tetapi semakin lama saya mendengar bunyi musik yang begitu keras dan teriakan pendeta yang berkhotbah dalam suasana yang hiruk-pikuk itu, saya semakin merasa bahwa kami semua juga orang berdosa dan bahwa semua orang yang berdosa akan tidak akan bisa masuk ke surga. Hamba-hamba Tuhan yang berkhotbah dalam KKR itu akan berkata bahwa saya harus bertobat setiap hari, taat kepada apa yang dikatakan hamba Tuhan, bekerja keras dalam pelayanan di Gereja, setia memberi

persembahan dan menjadi penginjil yang setia. Demikianlah saya harus menjalani kehidupan keagamaan saya supaya saya bisa diberkati oleh Jahweh. Semua itu nampaknya bagus dan saya tidak bisa melakukan hal yang lain selain mengikuti semuanya dengan setia. Saya dipuji oleh banyak orang sebagai seorang Kristen yang baik dan saleh, bahkan baru saja setahun saya bergabung dalam sebuah Gereja, saya sudah ditunjuk untuk menjadi diakon di sana. Tentu saja saya merasa bahwa segala sesuatu berjalan dengan sangat baik. Tetapi makin lama, saya menjadi semakin tidak yakin mengenai keselamatan saya, dan juga tidak yakin akan adanya kelegaan bagi saya. Dalam Alkitab ada tertulis, “Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan” (Martius 24:40). Saya tidak bisa menghilangkan ketakutan dari pikiran saya. Kalau saya bangun tidur di pagi hari, saya sering mencari-cari istri

DAFTAR ISI

278 Kesaksian Keselamatan

saya, karena saya khawatir ia sudah diangkat dan saya tidak. Saya mulai merasakanan kegelisahan dan keraguan semakin bertumbuh di dalam hati saya. Tetapi Jahweh begitu memperhatikan saya sehingga Ia memimpin saya ke Gereja Whapyong di kota Sokcho. Saya pernah bertemu dengan banyak penginjil dan pendeta yang terkenal, tetapi berkat yang saya rasakan dari apa yang mereka sampaikan tidak bertahan lama. Mereka tidak bisa menyelsaikan permasalahan saya mengenai dosa. Tetapi Tuhan mengirim pendeta Paul Jong kepada saya, dan Injil penebusan kemudian mulai diajarkan di Gereja. Namun iblis berusaha keras membawa saya kembali. Saya sering mengeraskan hati dan tidak mau mendengar Injil ketika pendeta Jong berkhotbah. Tetapi saya masih pergi ke gereja dengan setia. Nampaknya, khotbah yang sama diulang-ulang saja. Saya sering dianggap sebagai seorang Kristen

yang setia dan tidak berdosa kalau saya bertobat. Tetapi di sini, saya bisa melihat diri saya sendiri pada saat saya merasa malu atas semua kesalahan saya, termasuk yang sebenarnya sangat tersembunyi di dalam hati saya. Dalam Alkitab ada tertulis, “sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan” (Markus 7:21). Saya menyadari bahwa hati saya penuh dengan dosa. Dan juga ditulis, “Sebab upah dosa ialah maut,” (Roma 6:23). Saya menyadari bahwa saya tidak bisa berdiri di hadapan Tuhan karena semua dosa saya, dan hati saya penuh dengan kekecewaan. Tetapi pada suatu hari, Tuhan memberi penerangan kepada saya. Ayat yang ini sebenarnya sudah sangat sering saya dengar, tetapi maknanya yang sesungguhnya benar-benar

DAFTAR ISI

279 Kesaksian Keselamatan

menggerakkan saya untuk pertama kalinya. “Lihatlah Anak domba Jahweh, yang menghapus dosa dunia” (Yohanes 1:29). Saya menyadari bahwa dosa dunia berarti semua dosa, termasuk dosa saya. Dia tidak hanya menghapus dosa masa lampau dan hari ini saja, tetapi juga dosa masa depan. Jahshua menanggung semua dosa dunia ketika Dia dibaptis. “Lalu Jahshua menjawab, kata-Nya kepadanya: “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh.” Dan Yohanespun menuruti-Nya” (Matius 3:15). Saya akhirnya bisa percaya bahwa semua dosa saya telah dibebankan kepada Jahshua ketika Dia dibaptis oleh Yohanes Pembaptis dan semua dosa saya dibayar lunas ketika Dia mati di kayu Salib. “Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah

mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa” (Imamat 17:11). Jahshua tidak hanya mati tetapi Dia juga berkata, “Sudah selesai” (Yohanes 19:30). Kemudian lambungNya ditusuk dengan tombak, dan darah dan air tertumpah (Yohanes 19:34), meruntuhkan tembok dosa yang memisahkan antara Jahweh dengan manusia. Sekarang setelah saya diselamatkan, saya tidak lagi dibebani oleh hal-hal dunia tetapi saya bisa bebas dan merasa bangga menjadi salah satu dari orang-orang yang dibenarkan. Saya berterima kasih kepada Tuhan bahwa saya bisa mengikuti Abraham, orang benar itu, dalam perjalannya ke Bethel. Saya berterima kasih kepada Jahweh sekali lagi karena saya bisa manna sorgawi setiap hari dan karena saya bisa menghadiri pesta surgawi. Amin.

DAFTAR ISI

280 Kesaksian Keselamatan

Saudari Jung-soon Lee Saya sering bermimpi, berharap untuk tahu arti dari keberadaan saya. “Siapa saya? Mengapa saya dilahirkan dan kemanakah tujuan saya? Apakah setelah saya mati, saya hanya meninggalkan sebuah kuburan saja? Kalau begitu, kehidupan saya sama sekali tidak berarti, dan saya lebih baik tidak dilahirkan sama sekali.” Saat saya bertumbuh, hati saya senantiasa kosong dan saya merasakan adanya kesedihan yang tidak ada habisnya. Ketika saya menikah, saya merasakan bahwa untuk menjadi bergantung kepada orang lain dan menjadi ibu adalah sebuah resiko yang sangat besar. Saya sangat takut untuk berpikir mengenai masa depan saya yang tidak memiliki kepastian. Saya mempunyai begitu banyak masalah dengan suami dan ibu mertua saya. Sering masalah itu terasa terlalu berat untuk saya pikul. Saat itu saya sangat membenci mereka. Beberapa

kali saya ingin bunuh diri sehingga saya menjadi semakin kurus. Saya harus mencari sesuatu untuk bergantung. Oleh karena itu saya pergi ke sebuah gereja Katolik. Selama saya duduk di sana, saya merasakan adanya kedamaian dan ketenangan. Saya memanggil nama Tuhan dan berdoa dengan tekun. Tetapi setelah 3 tahun, saya menyadari bahwa tidak ada yang berubah. Dari luar, saya adalah seorang Katolik yang setia tetapi di dalam kehidupan pribadi saya, banyak hal yang memalukan. Kesetiaan adalah seperti perhiasan saja, tetapi di dalam saya jatuh semakin dalam ke dalam dosa. Saya yakin Jahweh melihat ke kedalaman kehidupan saya dan yang bisa saya lakukan hanyalah berdoa agar Ia tidak meninggalkan saya. Saya mulai membaca Alkitab dan menyadari bahwa gereja Katolik tidak mengajarkan Alkitab seperti apa yang tertulis di sana. Saya meninggalkan gereja dengan beberapa teman lain.

DAFTAR ISI

281 Kesaksian Keselamatan

Kami berkumpul setiap hari untuk berdoa dan mendengar Firman Jahweh. Semakin saya membaca Firman Jahweh, semakin saya menyadari bahwa saya orang yang berdosa di hadapan Tuhan. Saya berdosa setiap hari dan pikiran saya dipenuhi dengan dosa. Alkitab mengatakan bahwa Jahshua mati di kayu Salib karena dosa kita tetapi saya masih dihadapkan kepada dosa saya. Setiap kali saya berdoa, saya pakai untuk mengungkapkan penyesalan saya. Lebih dari separuh dari doa saya adalah mengenai pengakuan dosa saya, meminta pengampunanNya. Saya memohon kepada Tuhan setiap pagi supaya saya tidak berbuat dosa lagi hari itu. Berapa banyak hal-hal yang dilarang Tuhan di dalam Alkitab? Semakin saya berusaha hidup menurut FirmanNya, semakin saya menyadari kelemahan saya. Saya berulang kali berkata kepada diri saya sendiri bahwa saya akan menjadi lebih baik kalau saya berusaha lebih keras. Ketika

saya tidak menghadiri gereja, saya menjadi sangat khawatir mengenai dosa dan pelahan-lahan, saya mulai merasa lemah. Ada peribahasa, “Kalau seekor tikus merasa terpojok, ia akan berbalik dan menyerang kucing.” Saya berusaha keras untuk menerima berkat Jahweh, tetapi berkat itu tidak kunjung datang. Sebaliknya saya menjadi takut akan kutukan Tuhan. Saya mulai mengeluh kepada Tuhan. Saya mengeluh bahwa Dia meminta saya melakukan terlalu banyak hal dan saya menjadi marah kepada Jahweh karena Dia membuat saya menjadi begitu menderita. Saya mulai kehilangan akal saya. Setelah Jahshua dibangkitkan, tiga kali Dia mengatakan kepada murid-muridNya, “Damai sejahtera bagimu.” Saya menunggu Dia dan ingin agar Dia mengatakan hal itu juga kepada saya. Tetapi tidak ada kedamaian di dalam diri saya. Jahshua mati di Salib karena saya dan dibangkitkan. Dia berkata siapa yang berseru

DAFTAR ISI

282 Kesaksian Keselamatan

memanggil namaNya akan diselamatkan. Saya percaya kepadaNya dan memanggil namaNya tetapi mengapa tidak ada kedamaian bagi saya? Saya tahu bahwa Alkitab benar dan percaya kepadaAlkitab, tetapi mengapa Dia tidak memberikan kedamaian kepada saya? Saya berdoa setiap hari kepadaNya agar Ia menolong saya agar saya tidak berbuat dosa lagi dan saya pikir Ia mendengar doa saya. Tetapi Ia tidak menjawab doa saya. Saya percaya kepada Jahweh kepada karena saya berpikir bahwa Dialah yang Mahakuasa yang bisa mengubah saya sehingga saya tidak berbuat dosa lagi. “Kalau Dia tidak menolong saya, bagaimana saya bisa meneruskan kehidupan saya? Saya menyadari bahwa saya sangat lemah sehingga kehidupan saya berada di dalam tanganNya. Kalau Dia tidak menyelamatkan saya dari semua dosa saya, apa yang saya harus lakukan?” Tuhan berbelas kasihan kepada saya dan mengirim hambaNya, Pendeta Paul Jong ke gereja

saya. “Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama seperti kepada mereka, tetapi firman pemberitaan itu tidak berguna bagi mereka, karena tidak bertumbuh bersama-sama oleh iman dengan mereka yang mendengarnya” (Ibrani 4:2). Saya mulai mempelajari Firman Tuhan. Pada saat membaca sistim pengorbanan dalam kitab Imamat, saya mulai menyadari bahwa Jahshua dikorbankan sesuai dengan Hukum TauratNya dan Dia menghapus semua dosa melalui pembaptisanNya. Saat itulah saya tahu mengenai darah Jahshua dan ketidakmampuan saya menyelesaikan dosa. Ketika Jahshua dibaptis oleh pembaptis Yohanes, Dia mengatakan, “karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh” (Matius 3:15). Dan kemudian Yohanes Pembaptis berkata, “Lihatlah Anak domba Jahweh, yang menghapus dosa dunia” (Yohanes 1:29).

DAFTAR ISI

283 Kesaksian Keselamatan

Ketika saya mulai percaya bahwa Dia menghapus semua dosa saya, termasuk dosa masa depan saya, dan dihukum karena saya dan kemudian dibangkitkan dan bahwa semua dosa sayatidak ada lagi, saya mulai merasakan kedamaian yang saya inginkan. Dosa saya hilang. Saya sekarang menjadi orang benar. Semua dosa yang saya sesali sudah hilang semua. Sekarang saya tahu alasan keberadaan saya. Saya sudah dilahirkan kembali dan dibenarkan untuk bersama-sama dengan Tuhan selamalamanya. Dan Dia membuat saya dilahirkan kembali untuk mengabarkan kabar keselamatan yang indah. Saya tidak takut mengenai dosa saya lagi. Tuhan yang menciptakan dunia menopang kehidupan saya di dalam tanganNya dan menjaga saya sekarang. Terpujilah Tuhan yang menyelamatkan saya dari dosa.

Saudara Gae-jin Umm “Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu” (Yohanes 8:32). Saya berterima kasih kepada Tuhan yang menaburkan ‘Terang yang sesungguhnya’ kepada saya, yang sesat dalam kegelapan. Pada ahkir semester ke 4, saya mengetuk pintu gereja untuk mencari Tuhan. Selama 8 tahun sejak itu, saya melayani dengan rajin dalam paduan suara dan menghadiri kegiatan-kegiatan gereja yang lain. Meskipun saya tahu kita akan diselamatkan melalui ‘tinggal di dalam FirmanNya” saya lebih menekankan kepada usaha saya sendiri, yang saya ukur dengan ukuran saya sendiri. Kapan saja saya merasa bahwa saya melakukan sesuatu yang benar atau ketika perasaan saya begitu penuh dengan sukacita, saya memiliki perasaan yang salah bahwa saya telah diselamatkan. Dan orang-orang di sekitar saya

DAFTAR ISI

284 Kesaksian Keselamatan

sering memuji saya karena kegiatan ‘benar’ saya dan menghibur saya karena ‘iman kuat’ yang saya miliki. Iman harus didasarkan kepada FirmanNya. Namun saya dipuji karena kegiatan saya dan ini sebenarnya sangat konyol. Karena saya lebih mengenal kemunafikan saya, saya selalu khawatir kalau-kalau mereka tahu siapa saya yang sebenarnya, dan hal itu membuat saya sangat merasa bersalah. Saya mencoba apa saja untuk memuaskan keingintahuan saya mengenai Jahweh, tetapi karena saya tidak mendasari kepada FirmanNya, ‘iman’ kelihatannya terlalu abstrak untuk dimengerti. Sementara itu, karena saya sangat tertarik pada kesejahteraan sosial, saya masuk ke dalam sebuah sekolah Teologi. Karena waktu itu saya lebih menekankan pada pekerjaan yang nyata, maka semua orang yang berkata ‘kasih, kasih, mengasihi sesama’ saya anggap sebagai orangorang yang munafik. Saya tidak suka kepada

mereka yang berbicara mengenai kasih tetapi tidak bisa menolong mereka yang tidak berdaya dan terabaikan. Tetapi setelah saya diselamatkan, saya menyadari bahwa tidak ada yang lebih penting daripada menyelamatkan jiwa-jiwa. Saya ingin mengalami banyak hal selama saya berada di Sekolah Teologi. Lebih dari semua yang lain, saya mau memahami apa sebenarnya arti ‘iman’ yang bagi saya nampak begitu abstrak dantidak jelas. Oleh karena itu saya menangis dan bertobat di dalam, doa-doa saya, membaca Alkitab dan buku-buku yang ditulis oleh ahli teologis yang terkenal tetapi mereka semuanya tidak memberikan petunjuk yang praktis. Saya menyadari banyak hamba Tuhan cenderung memakai buku referensi untuk berkhotbah tetapi tidak murni bersandar kepada Firman Tuhan. Saya sangat kecewa, tapi pada saat yang sama, keinginan saya untuk menemukan kebenaran menjadi semakin kuat. Pada saat itu, saya bertemu dengan seorang

DAFTAR ISI

285 Kesaksian Keselamatan

hamba Tuhan di kuliah saya dan belajar mengenai sistim pengorbanan yang dijelaskan dalam kitab Imamat, Perjanjian Lama. Sebelum saya diselamatkan, hal ini sangat terasa sangat membosankan dan sangat sulit untuk membaca pengulangan-pengulangan yang tidak ada habishabisnya mengenai pembunuhan binatang. Saya tidak menyadari bahwa ada hubungan yang begitu mendalam tersimpan di dalam ayat-ayat itu. Saya tahu pada saat itu bahwa Tuhan akan mengirim seorang Juruselamat yang akan menyediakan sistim pengorbanan yang dijelaskan dalam Perjanjian Lama untuk menghapus semua dosa kita dan memurnikan saya seperti salju. “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh” (Matius 3:15). Dengan keadaan yang tidak bercela, Jahshua datang ke dunia ini sebagai korban penghapus dosa dan dibaptis dan semua dosa saya diletakkan kepadaNya. Dia memikul semua dosa saya di atas bahuNya (Yesaya 38:17).

Dia menghapus dosa dunia (Yohanes 1:29) dan mati di kayu Salib menanggung hukuman karena kita dan menyelamatkan kita dari hukum dosa dan kematian. Karena semua dosa saya ditimpakan kepadaNya melalui baptisanya, saya bisa merasakan kepenuhan hidup saya seperti yang dikatakan rasul Paul, “Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku” (Gal 2:20). Saya mengalami air sungaikehidupanNya masuk ke dalam hati saya yang kering dan tandus. FirmanNya benar-benar hidup dan berkuasa. Halhal abstrak dan kosong yang saya dulu rasakan mengenai ‘iman’ sekarang menjadi sangat nyata. Ketika saya mengingat kehidupan masa lalu saya, ada kesulitan dan ada juga kebahagiaan. Namun saya bersyukur kepadaNya atas semua itu. Saya sekarang tahu Jahshua membawa saya ke tempat di mana saya ada sekarang. Walaupun saya tidak pernah bisa mengungkapkan dengan

DAFTAR ISI

286 Kesaksian Keselamatan

kata-kata mengenai Berkat dan Kasih Tuhan, saya akan hidup sebagai hambaNya seumur hidup saya dan saya berharap bahwa saya akan berguna bagiNya. Saya ingin membawa orang yang masih berada di dalam kegelapan kepada Terang yang benar. Saya memuji dan mengembalikan kemuliaan kepada Tuhan yang menyelamatkan saya dari hukuman dosa dan kematian dan memberikan kepada saya kehidupan yang kekal. Halleluya!

Saudari Belova Lyssa Moscow Saya ingin mengucapkan salam kepada semua pelayan Tuhan di Korea di dalam nama Jahshua dan membagi peristiwa menyenangkan yang mengubah kehidupan saya sepenuhnya. Pada suatu seminar yang diadakan di Moscow beberapa tahun yang lalu, saya mendengar sabda Tuhan yang sangat luar biasa. Ketika saya hadir di pertemuan latihan di Korea pada tahun depannya, saya mendengar banyak pengajaran mengenai Firman Tuhan, mengenai kelahiran kembali dalam air dan Roh. Betapa senangnya saya bisa tahu secara jelas bahwa saya sudah bebas dari semua dosa saya! Saya sudah 6 tahun percaya kepada Jahshua. Sebelum ‘dilahirkan kembali secara benar’, saya diajar bahwa saya adalah orang yang berdosa besar dan bahwa saya harus bertobat terus menerus. Saya berdoa dan bertobat setiap hari.

DAFTAR ISI

287 Kesaksian Keselamatan

Saya dibaptis dengan air tetapi saya masih belum dilahirkan kembali. Saya percaya bahwa saya adalah orang yang berdosa dan bahwa saya memiliki banyak sekali dosa di dalam hati saya. Saya harus terus menerus meminta pengampunan Jahweh. Saya selalu tersiksa karena dosa saya. Tetapi saya sungguh-sungguh percaya bahwa Tuhan tidak akan meninggalkan saya dalam kesedihan ini dan bahwa pada akhirnya Dia akan menyelamatkan saya. Tuhan kemudian membawa saya kepada seorang hamba Tuhan yang sudah dilahirkan kembali. Melalui dia saya bisa mendengar ajaran yang paling berharga di dunia ini, Injil keselamatan yang benar. Saya baru tahu bahwa saya sudah dibenarkan dan bahwa Jahshua sudah menghapus dosa saya dengan baptisanNya dan SalibNya. Sekarang saya bukan orang berdosa lagi, dan hati saya penuh dengan sukacita. Sekarang bukannya berdoa meminta pengampunan, saya

justru bersyukur kepada Jahweh setiap hari, dan kehidupan saya menjadi penuh dengan damai sejahtera dan sukacita. Saya tahu sekarang bahwa tidak ada Injil yang lain dan tidak ada iman yang lebih benar daripada yang ini. Saya hanya berdoa bahwa iman saya akan semakin kuat. Saya memuji Tuhan setiap hari dan saya yakin bahwa tidak ada iman yang lebih berharga dari pada iman saya. Saya merasakan damai sejahtera setelah saya tahu bahwa saya akan masuk ke dalam kerajaan surga setelah kehidupan saya di dunia ini berakhir. Saya sekarang bekerja untuk Tuhan dan mengbarkan Injil kepada orang-orang yang ada di sekitar saya. Saya hidup dalam sukacita yang tetap, dengan membagi kasih Tuhan dengan semua orang di dunia.

DAFTAR ISI

Lampiran 2
Penjelasan Tambahan

DAFTAR ISI

289 Penjelasan Tambahan

Penjelasan Tambahan
• TEBUSAN
Harga yang dibayar untuk menebus orang yang sedang ditawan, pembayaran gadai atau hutang, tindakan untuk menyelesaikan suatu masalah sehubungan dengan uang. Paling sering dipakai sebagai ungkapan untuk tindakan positif penbusan (contoh: Keluaran 21:30, ‘uang pendamaian’; Bilangan 35:31-32, Yesaya 43:3, ‘uang tebusan’). Dalam Perjanjian Baru, Matius 20:28 dan Markus 10:45 menjelaskan mengenai tebusan dalam konsep sebagai “pembayaran sejumlah uang.”

• PENEBUSAN, PENDAMAIAN
Ritual untuk meletakkan semua dosa manusia ke

dalam diri Jahshua. Dalam Perjanjian Lama, pendamaian berarti pemindahan dosa kepada binatang korban penghapus dosa dengan meletakkan tangan di atas kepalanya. Dalam Perjanjian Baru, kata ini menujuk kepada baptisan Jahshua oleh Yohanes Pembaptis. Dalam bahasa Ibrani dan Yunani, kata ini berarti memindahkan dosa ke dalam diri Jahshua Kristus sehingga orang yang berdosa bisa menikmati hubungan yang benar dengan Jahweh. Perjanjian Baru dengan tepat memberikan gambaran mengenai upacara penebusan ini: baptisan Jahshua dan kematianNya di kayu Salib. Dalam Perjanjian Lama : Kata ‘pendamaian’ digunakan hampir seratus kali dalam Perjanjian Lama dan selalu menggunakan (contoh: Imamat 23:27, Bilangan 5:8) kata ‘kaphar’ dalam bahasa Yunani (biasanya ditulis ‘melakukan pendamaian). Pendamaian adalah terjemahan dari kata Ibrani yang berarti pemindahan dosa dengan meletakkan tangan di atas kepala seekor kambing masih hidup dan di saat yang sama mengakui semua kesalahan umat Israel

DAFTAR ISI

290 Penjelasan Tambahan

(Imamat 16:20). Dalam Perjanjian Baru : Pendamaian berhubungan dengan sebuah kata dalam bahasa Aram ‘kpr’ yang berarti menutup. Ini menunjuk kepada baptisan penyelamatan Jahshua dalam Perjanjian Baru. Jahshua datang ke dunia ini dan dibaptis pada usia 30 tahun untuk menggenapi keselamatan manusia.

• PENDAMAIAN DALAM ALKITAB
A. Dalam Perjanjian Lama, pendamaian biasanya dilakukan dengan melakukan pengorbanan berupa seekor binatang (contoh Keluaran 30:10, Imamat 1:4, 4:20-21). B. Dalam Perjanjian Baru, konsep pengorbanan untuk pendamaian dalam Perjanjian Lama masih digunakan, tetapi penebusan manusia selalu dihubungkan dengan Jahshua Kristus. Rasul Paul mengatakan Jahshua Kristus mati karena dosa kita (1

Korintus 15:3). Kata pendamaian digunakan untuk menjelaskan mengenai kematian Kristus yang tidak hanya menghapuskan dosa asal saja, tetapi semua dosa manusia juga. Dan setelah baptisan yang menjadi lambang dari diletakannya dosa manusia kepada Jahshua (Matius 3:15), Dia menyelamatkan manusia dengan mencurahkan darahNya di atas kayu Salib (Imamat 1:1-5, Yohanes 19:30). Rasul Paulus menjelaskan dalam 2 Korintus 514 bahwa ‘satu orang sudah mati untuk semua orang,’ kemudian dalam ayat ke 21, ‘untuk semua orang,’ dalam Galatia 3:13, ‘menjadi kutuk karena kita.’ Di antara banyak ayat dalam Perjanjian Baru yang menyebutkan Jahshua sebagai Korban (contoh Efesus 5:2), adalah Yohanes 1:29, 36 (‘Anak Domba’— Yohanes, Pembaptis) dan 1 Korintus 5:7 (‘Anak Domba Paskah kita—rasul Paulus). Tetapi Paulus menegaskan bahwa baptisan Jahshua di sungai Yordan adalah penebusan bagi semua dosa dunia. Dia menjelaskan dalam Roma 6 bahwa semua

DAFTAR ISI

291 Penjelasan Tambahan

dosa manusia telah ditimpakan kepada Jahshua melalui baptisan Jahshua oleh Yohanes Pembaptis. Paulus kemudian menjelaskan bahwa penyaliban Jahshua adalah pelaksanaan hukuman dan juga pembayaran bagi hutang dosa, bahwa korban pendamaian dilakukan bagi jiwa-jiwa manusia. Kematian Jahshua menegaskan kepada kita peranan korban pendamaian dalam Perjanjian Lama. Diletakannya tangan di atas kepala binatang korban dalam Perjanjian Lama dan baptisan Jahshua dalam Perjanjian Baru adalah sesuai dengan hukum Jahweh (Yesaya 53:10, Matius 3:13-17, Ibrani 7:1-10, 18, 1 Petrus 3:21). Perjanjian Baru tidak berakhir dengan baptisan dan kematian Jahshua tetapi melanjutkannya dengan berbicara kepada kita mengenai penggenapan keselamatan itu adalah dengan dibaptisnya kita ke dalam Kristus dan dalam kematian denganNya (Roma 6:3-7, Galatia 2:19-20). Dikatakan bahwa Jahshua dibaptis oleh Yohanes Pembaptis untuk menghapus semua dosa dunia dan

bahwa Dia disalibkan sebagai akibat dari penghapusan itu. Jahshua Kristus, melalui baptisan dan darahNya, tidak hanya menghapus dosa manusia dan menanggung siksaan mereka tetapi juga menyelamatkan kita dari kuasa Iblis dan mengembalikannya kepada kekuasan Jahweh Tuhan dengan menanggung hukuman bagi manusia. Oleh sebab itu penebusan Jahshua menyelesaikan masalah dosa yang menghalangi hubungan manusia dengan Jahweh, dan dengan demikian mengembalikan kedamaian dan kehamonisan antara manusia dan Allh, membawa keselamatan, sukacita (Roma 5:11), kehidupan (Roma 5:17-18), dan penebusan (Matius 3:15, Yohanes 1:29, Ibrani 10:1-20, Efesus 1:7, Kolose 1:14) pada saat yang sama.

• HARI PENDAMAIAN
Dalam bahasa Ibrani, kata ini berarti hari ‘menutup,’ atau ‘kesesuaian.’ Hari yang paling

DAFTAR ISI

292 Penjelasan Tambahan

penting bagi orang Yahudi adalah Hari Raya Pendamaian pada hari ke-10 bulan ke-7 (Imamat 23:27, 25:9). Kita bisa melihat dalam Imamat 16 bahwa Imam Besar sekalipun tidak diperbolehkan masuk ke Tempat Maha Kudus kecuali untuk upacara khusus. Tempat Maha Kudus itu membutuhkan pendamaian, sama seperti bangsa Israel: sebab itu Imam Besar harus mempersembahkan korban pendamaian untuk penghapusan dosa dengan meletakkan tangannya di atas kepala binatang korban. Bangsa Israel memikirkan tentang kekudusan Tuhan dan dosa-dosa mereka pada Hari Raya Pendamaian itu. Kemudian sebanyak 15 korban (termasuk domba korban penghapus dosa), 12 korban bakaran, dan 3 korban pendamaian diletakkan di hadapan Tuhan (Imamat 16;5-29, Bilangan 29:7-11). Kalau kita menghitung ‘domba yang lain’ yang disebutkan dalam Bilangan 28:8, maka akan kita lihat ada 13 korban bakaran dan 4 korban pendamaian.

Hari saat bangsa Israel mengadakan pendamaian atas dosa sepanjang tahun itu adalah hari ke 10 pada bulan ke 7. Dengan cara yang sama, hari pendamaian bagi seluruh dunia adalah hari pada saat Jahshua dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. Inilah Hari Raya Pendamaian (Matius 3:13-17). Inilah hari saat Jahweh menghapus semua dosa dunia (Matius 3:15). Inilah Hari Raya Pendamaian di mana Jahweh “dengan demikian … menggenapi semua kebenaran.”

• KORBAN PENDAMAIAN
Dalam Perjanjian Lama: Seperti korban-korban yang lain, korban pengudusan juga dipersembahkan di kemah suci. Imam Besar membersihkan dirinya dan memakai baju efod yang dibuat dari kain lenan suci, bukan sekedar pakaian biasa, dan kemudian memilih seekor lembu sebagai korban penghapus dosa dan seekor domba sebagai korban bakaran untuk diri sendiri dan keluarganya (Imamat 16:3-4). Imam Besar ◄ DAFTAR ISI ►

293 Penjelasan Tambahan

kemudian meletakkan tangannya di atas kepala binatang korban penghapus dosa sebagai lambang untuk memindahkan dosa. Peletakan tangan merupakan bagian sangat penting pada Hari Raya Pendamaian. Kalau hal itu tidak dilakukan, persembahan korban tidak bisa dilakukan karena penebusan dosa tidak bisa dianggap sempurna tanpa peletakan tangan, sebagai tindakan pemindahan dosa tahunan Israel kepada binatang korban penghapus dosa. Dalam Imamat 16:21, “dan Harun harus meletakkan kedua tangannya ke atas kepala kambing jantan yang hidup itu dan mengakui di atas kepala kambing itu segala kesalahan orang Israel dan segala pelanggaran mereka, apapun juga dosa mereka; ia harus menanggungkan semuanya itu ke atas kepala kambing jantan itu dan kemudian melepaskannya ke padang gurun dengan perantaraan seseorang yang sudah siap sedia untuk itu.” Dia mengambil dua ekor kambing sebagai korban penghapus dosa dan seekor domba sebagai korban

bakaran dari bangsa Israel (ayat 5). Kemudian dia meletakkan dua ekor kambing di hadapan Tuhan di pintu gerbang pelataran Kemah Suci dan membuang undi untuk memilih satu untuk ‘Tuhan’ dan yang satunya lagi dibiarkan menjadi domba penebus salah. Satu kambing yang dipersembahkan kepada Tuhan kemudian dipersembahkan sebagai korban penghapus dosa dan kambing yang satunya, yang masih hidup dipersembahkan di hadapan Tuhan sebagai pendamaian bagi dosa tahunan bangsa Israel dan kemudian dilepaskan di padang gurun (Imamat 16:710). Dosa Israel harus dipindahkan kepada kambing yang masih hidup itu dengan meletakkan tangan. Kemudian kambing itu, yang menanggung semua dosa bangsa Israel, dilepaskan di padang gurun untuk perdamaian antara manusia dengan Jahweh. Demikianlah dosa bangsa Israel selama satu tahun dihapus. Dalam Perjanjian Baru: cara yang sama dilakukan juga dalam Perjanjian Baru, Jahshua Kristus dibaptis

DAFTAR ISI

294 Penjelasan Tambahan

oleh Yohanes Pembaptis (peletakan tangan dalam Perjanjian Lama) dan menghapus semua dosa mansusia sebagai korban Domba korban untuk menggenapkan keselamatan Tuhan (Imamat 20:22, Matius 3:15, Yohanes 1:29, 36). Dalam Perjanjian Lama, sebelum membuang undi, Harun memotong seekor lembu sebagai korban penghapus dosa untuk diri sendiri dan keluarganya (Imamat 16:11). Kemudian dia mengambil perbaraan yang penuh dengan bara api dari mezbah di hadapan Tuhan dengan tangan yang penuh dengan ukupan dan wangi-wangian yang digiling sampai halus dan kemudian membawanya ke belakang tabir. Kemudian dia menaruh ukupan itu ke dalam api di hadapan Tuhan, sehingga asap ukupan yang harum itu memenuhi tahta rahmat. Dia juga mengambil sedikit darah dari lembu dan menaburkannya pada tutup pendamaian sebanyak 7 kali (Imamat 16:12-19). Pada Hari Raya Pendamaian, peletakan tangan Harun di kepala binatang korban penghapus dosa tidak bias ditinggalkan. Harun meletakkan tangannya

di atas kepala kambing dan memindahkan semua dosa dan kesalahan Israel keatas kepala kambing itu. Setelah itu ada orang yang ditentukan untuk membawa kambing itu ke padang gurun dan kemudian melepaskannya. Kambing itu berkeliaran padang gurun dengan membawa serta dosa bangsa Israel dan pada ahirnya mati bagi mereka. Inilah korban penebusan dalam Perjanjian Lama. Hal itu juga dilakukan dalam Perjanjian Baru, kecuali bahwa Jahshua Kristus, sebagai domba pembawa dosa itu yang menanggung dosa-dosa manusia melalui baptisanNya dan kemudian Ia mencurahkan darahNya dan mati di kayu Salib bagi kita. Oleh karena itu sekarang, keselamatan dari semua dosa tidak bisa dibawa tanpa baptisan dan penyaliban dari Imam Besar surgawi itu, Jahshua Kristus. Inilah kepenuhan keselamatan dalam hal dilahirkan kembali dari air dan Roh.

DAFTAR ISI

295 Penjelasan Tambahan

• PELETAKAN TANGAN, PENTAHBISAN
Ini adalah cara untuk memindahkan dosa kepada binatang korban penghapus dosa dalam Perjanjian Lama (Imamat 4:29, 16:21). Pada zaman Perjanjian Lama, Tuhan mengijinkan orang dibebaskan dari dosa mereka dengan meletakkan tangan di kepala binatang korban penghapus dosa di Kemah Suci. Dan hal itu menyatakan pembaptisan Jahshua yang akan terjadi dalam Perjanjian Baru.

• BAPTISAN
Baptisan berarti ①dicuci ②dikubur (dibenamkan) dan dalam arti rohani, ③memindahkan dosa dengan meletakkan tangan, seperti dilakukan pada zaman Perjanjian Lama. Dalam Perjanjian Baru, baptisan Jahshua oleh

Yohanes Pembaptis dilakukan untuk menghapus semua dosa manusia. ‘Baptisan Jahshua’ mengandung arti mengangkat dosa manusia, untuk menghapus dosa dunia. Jahshua dibaptis oleh Yohanes Pembaptis, wakil umat manusia dan Imam Besar menurut tradisi Harun, dan meletakkan semua dosa manusia kepadaNya. Inilah tujuan baptisan. Dalam kata ‘baptisan Jahshua’ ada arti rohani yaitu ‘memindahkan, dikubur.’ Ini berarti bahwa semua dosa telah dipindahkan kepada Jahshua dan bahwa Dia yang dihukum dan bukannya manusia. Untuk menyelamatkan manusia, Jahshua harus menanggung dosa manusia dan mati bagi umat manusia. Oleh sebab itu kematian Jahshua berarti juga kematian Anda dan saya, semua orang yang berdosa di dunia, dan kebangkitanNya berarti kebangkitan semua manusia. PengorbananNya berarti keselamatan orang yang berdosa, dan baptisanNya menjadi kesaksian mengenai penghapusan semua dosa manusia.

DAFTAR ISI

296 Penjelasan Tambahan

Alkitab menyatakan kepada kita, “Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan” (1 Petrus 3:21). Baptisan Jahshua adalah jalan yang benar untuk menyelamatkan manusia dengan menghapus semua dosanya.

• DOSA
Segala sesuatu yang bertentangan dengan Jahweh. Semua dosa termasuk dosa asal dan pelanggaranpelanggaran yang kita lakukan sendiri sepanjang hidup kita. Dosa dalam bahasa Yunani ialah ‘hamartia.’ Dan ‘berbuat dosa’ ialah ‘hamartano’ yang berarti ‘meleset,’ dengan kata lain, percaya kepada Jahshua tetapi tidak memiliki kesmpatan untuk diselamatkan. Ketidaktahuan dan ketidakpercayaan kepada kebenaran adalah tindakan dosa yang tidak taat kepada Tuhan dan bahkan menghujat Tuhan. Kalau manusia tidak ingin berdosa di hadapan

Tuhan, dia harus mengerti Firman Tuhan dengan benar dan menyadari kebenaran bahwa Jahshua menjadi Juruselamatnya. Kita harus percaya pada baptisan dan Salib Jahshua melalui Firman Tuhan. Adalah dosa kalau kita tidak menerima Firman Tuhan dan menyimpang dari kebenaran dan percaya pada teori yang salah. Alkitab mengatakan kepada kita bahwa dosa yang paling berat adalah sikap tidakpercaya bahwa Jahweh menghapus semua dosa dunia. Kita harus percaya kepada kelahiran Jahshua, pada karyaNya menghapus dosa melalui baptisanNya, dan pada anugerahNya yang memberi kehidupan dengan pencurahan DarahNya di kayu Salib. Adalah suatu dosa kalau kita tidak percaya pada Firman yang tertulis yang mengatakan bahwa Jahshua dibaptis dan mati di kau Salib dan dibangkitkan untuk membebaskan kita dari dosa.

DAFTAR ISI

297 Penjelasan Tambahan

• PERTOBATAN
Ketika orang yang sudah jauh dari Tuhan menyadari dosanya dan berterima kasih kepada Jahshua atas penghapusan dosanya dan dating kepada Tuhan, inilah yang dinamakan pertobatan. Semua manusia berbuat dosa. Pertobatan yang benar adalah pengakuan bahwa kita adalah orang yang berdosa di hadapan Tuhan, bahwa kita tidak bisa tidak berbuat dosa tidak sepanjang kehidupan kita dan bahwa kita akan masuk ke dalam neraka kalau kita mati, dan bahwa kita harus menerima Jahshua dengan percaya bahwa Dia datang ke dunia ini untuk menyelamatkan orang yang berdosa, bahwa Dia menghapus segala dosa (melalui baptisanNya) dan mati dan dibangkitkan untuk menyelamatkan kita. Pertobatan yang benar adalah membuang pikiran kita sendiri dan berbalik kepada Tuhan (Kisah Para Rasul 2:38). Pertobatan adalah pengakuan dosa kita dan kembalinya kita kepada Firman Tuhan, menerima

keselamatan dari air dan darah dengan segenap hati kita (1 Yohanes 5:6). Pertobatan yang benar adalah pengakuan bahwa diri kita adalah orang yang sungguh-sungguh berdosa dan percaya kepada Jahshua, Anak Jahweh, sebagai Juruselamat yang menyelamatkannya dari semua dosa. Agar bias diselamatkan dan dibasuh dosanya, kita harus berhenti berusaha menyucikan diri dengan kekuatan kita sendiri dan mengakui bahwa kita adalah orang yang sungguh-sungguh bersalah di hadapan Tuhan dan HukumNya. Kemudian kita harus menerima kebenaran, keselamatan dari air dan Roh, keselamatan yang diberikan Jahshua kepada kita melalui baptisan dan darahNya. Orang yang berdosa harus membuang semua pemahaman dan kehendaknya sendiri dan kembali sepenuhnya kepada Jahshua. Dia akan diselamatkan ketika dia percaya bahwa baptisan Jahshua adalah pembawaan dosa kepdaNya. Dengan kata lain, iman bahwa baptisan, penyaliban, dan Kebangkitan Jahshua merupakan

DAFTAR ISI

298 Penjelasan Tambahan

jalan untuk menyelamatkan orang yang berdosa. Jahshua datang menjadi daging dan dibaptis serta disalibkan untuk menghapus semua dosa manusia. Memiliki iman sepenuhnya kepada semua itu dan percaya bahwa Jahshua sungguh-sungguh telah dibangkitkan untuk menjadi Juruselamat manusia yang percaya kepadaNya, itulah yang disebut dengan pertobatan yang benar dan iman yang sejati.

• KESELAMATAN
Keselamatan berarti ‘diselamatkan dari keadaan tenggelam.’ Orang menerima keselamatan ketika dia mengakui bahwa dia tidak bisa tidak akan masuk ke dalam neraka karena dosanya dan percaya bahwa Jahshua menyelamatkannya dari semua dosa melalui kelahiran dan baptisan sertaperncurahan darahNya di kayu Salib. Orang yang dibersihkan dari dosanya dengan percaya kepada keselamatan di dalam Jahshua, kepada

baptisan dan darahNya disebut ‘Yang diselamatkan, yang dilahirkan kembali, orang benar.’ Kita bisa memakai kata ‘keselamatan’ untuk mereka yang diselamatkan dari semua dosa mereka, termasuk dosa asal dan dosa harian mereka, dengan iman kepada Jahshua. Sama seperti orang yang tenggelam diselamatkan, orang yang tenggelam di dalam dosa dunia bisa diselamatkan dengan percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat, dengan percaya kepada baptisan dan darahNya, dengan percaya kepada firman kebenaran rohani.

• DILAHIRKAN KEMBALI
‘Dilahirkan untuk yang kedua kali’ Orang yang berdosa dilahirkan kembali ketika dia diselamatkan secara rohani melalui kepercayaannya kepada baptisan Jahshua dan SalibNya. Orang dilahirkan kembali secara rohani dengan percaya kepada baptisan dan darah Jahshua. Orang

DAFTAR ISI

299 Penjelasan Tambahan

yang dilahirkan kembali adalah orang yang telah dihapuskan semua dosa mereka dan yang ‘menantikan kedatangan Jahshua dalam kedaan tidak bercela.’

• PENDAMAIAN BAGI DOSA
Atau pengampunan dosa. Dosa diampuni ketika kita dibasuuh dari semua dosa melalui kabar baik mengenai air dan Roh. Iman pada Injil mengenai air dan Roh adalah dengan percaya kepada kenyataan bahwa Jahshua adalah Anak Jahweh, kedatanganNya ke dalam dunia dalam rupa manusia, baptisan dan penyalibanNya bagi keselamatan manusia. Penyelamatan yang Jahshua berikan kepada manusia melalui iman kepada baptisan dan darahNya (seperti ditulis dalam Perjanjian Lama) bahwa Jahshua sendiri akan menyelamatkan semua manusia dari dosa. Penyelamatan dalam Alkitab menunjuk kepada penghapusan dosa melalui iman kepada baptisan Jahshua dan pencurahan darahNya, sehingga tidak ada

dosa lagi di dalam hati manusia. Kita semua bisa menyebut diri kita sebagai orang yang diselamatkan dann dibenarkan hanya setelah dosa kita ditanggungkan kepada Jahshua melalui baptisanNya.

• JAHSHUA KRISTUS
Jahshua: ‘Juruselamat yang menyelamatkan semua manusia dari dosa dan hukuman mereka.’ Jahshua berarti Juruselamat, orang yang menyelamatkan semua manusia dari dosa mereka. Kristus: ‘Yang diurapi’ Ada tiga tugas bagi orang yang diurapi Tuhan. Dan Jahshua menggenapi semua tugas itu. ➀ sebagai Raja ➁ sebagai Nabi ➂ sebagai Imam Jahshua Kristus melaksanakan ketiga tugas itu. Kita harus percaya kepada Jahshua sebagai Raja,

DAFTAR ISI

300 Penjelasan Tambahan

Nabi, dan Imam yang mengajar kita mengenai penebusan dan keselamatan, dan karena itu kita memanggilNya ‘Jahshua Kristus.’ Dialah Imam Besar surgawi yang menyelamatkan kita dari semua dosa dunia melalui baptisan dan darahNya. Demikianlah Ia adalah Raja semua orang yang percaya kepadaNya. Dan Dia membuat kita menyadari dosa-dosa kita ketika kita datang di hadapanNya. Dia mengajar kita bahwa kita adalah orang yang berdosa sejak dari nenek moyang kita, bahwa sebagai keturunan orang yang berdosa kita dilahirkan sebagai orang yang berdosa, dan bahwa sebagai hasilnya kita ada di bawah hukuman Tuhan. Dia juga mengajar kita bahwa kita sudah disucikan dari semua dosa kita melalui baptisan dan darahNya. Dia melakukan semua ini bagi kita orang berdosa.

• MENGAPA ANAK JAHWEH MENJADI MANUSIA?
Dia menjadi manusia untuk menjadi Juruselamat dan menyelamatkan semua orang yang berdosa, dari dosa, hukuman dan neraka.

• SIAPAKAH JAHSHUA?
Seperti disebutkan dalam Kejadian 1:3, Dia adalah sang Pencipta, Jahweh yang sejati, Tuhan semesta alam yang menyelamatkan semua orang yang berdosa dari dosa dunia (Filipi 2:6, “yang walaupun dalam rupa Jahweh,” Yohanes 1:2, “Ia pada mulanya bersama-sama dengan Jahweh.Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.”) Tetapi banyak orang tidak menerima keselamatan karena tidak percaya pada kasih dan keselamatan yang

DAFTAR ISI

301 Penjelasan Tambahan

dating dari Jahshua ketika Dia datang ke dunia dalam rupa manusia. Tetapi orang-orang lain yang menerima keselamatan, menjadi umat Tuhan, dan mendapat kehidupan kekal dengan percaya kepadaNya. Mereka adalah orang yang dibenarkan.

• APAKAH HUKUM YANG DITETAPKAN OLEH JAHWEH?
Tuhan adalah Sang Perencana, satu-satunya Jahweh yang sejati, dan Ia berdaulat penuh. Oleh sebab itu Dia menetapkan Hukum di dunia. ➀ Dia memberikan kepada orang-orang berdosa Hukum dan FirmanNya untuk menyelamatkan mereka dari dosa-dosa mereka. ➁ Hukum kedua yang Dia berikan kepada kita adalah Hukum Iman yang menyelamatkan orang yang berdosa. Hukum inilah yang memberikan kesempatan untuk mendapat keselamatan melalui iman depada Jahshua Kristus sebagai Juruselamat (Roma 5:1-2).

Jahshua datang ke dunia ini untuk menggenapkan hukum yang ditetapkanNya dan kemudian dibaptiskan dan mencurahkan darahNya di atas kayu Salib dan kemudian dibangkitkan. Jahshua memasang menetapkan hokum keselamatan untuk menyelamatkan semua orang berdosa di dalam dunia. ➂ Tuhan menetapkan Hukum iman untuk orang yang percaya pada keselamatan dari air dan Roh. Siapa pun yang ingin diselamatkan dan menjadi anakanakNya harus percaya kepada hukum iman yang ditetapkanNya. Inilah satu-satunya jalan keselamatan. ➃ Dia menganugerahkan sorga kepada orang yang percaya pada keselamatan orang-orang yang dibenarkan.

• HUKUM JAHWEH (SEPULUH HUKUM TUHAN)
Yang paling penting dari semua hal yang harus kita taati di hadapan Tuhan adalah Sepuluh Hukum ◄ DAFTAR ISI ►

302 Penjelasan Tambahan

Jahweh, dan ada 613 penjelasan untuk kehidupan sehari-hari. Ada perintah dan larangan seperti “Lakukanlah .. ini” dan “Jangan lakukan..itu” Inilah pedoman kehidupan dan Perintah-perintah Tuhan yang diberikan kepada kita, agar kita menyadari dosa kita. Melalui perintah-perintah Tuhan yang tertulis, kita bisa menyadari betapa kita tidak taath kepada Tuhan (Roman 3:19-20). Alasan mengapa Tuhan memberikan perintahperintahNya adalah untuk membuat kita menyadari dosa kita. Kita tidak akan bisa mentaati semua perintahNya, jadi kita harus dengan rendah hati menerima kenyataan bahwa kita adalah orang yang berdosa sebelum kita percaya kepada Jahshua. Kita tidak boleh melakukan dosa kesombongan dengan berusaha hidup seturut dengan perintah-perintahNya. Semua manusia berdosa dan Tuhan tahu bahwa mereka tidak akan pernah bisa hidup sesuai dengan HukumNya. Oleh sebab itu Dia datang ke dunia ini sebagai manusia dan dibaptis dan dihukum di Salib. Hal ini memperlihatkan betapa sempurnanya

hukum Tuhan dan betapa lemahnya makhluk manusia. Pada saat yang sama, kesucian dan kesempurnaan Tuhan dinyatakan dalam hukum Tuhan.

• APAKAH KITA ‘HARUS’ PERCAYA KEPADA JAHSHUA?
Ya, kita harus percaya kepada Jahshua. “sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Kisah 4:12). Karena Dia adalah Tuhan kita, karena Dia adalah kebenaran itu, karena inilah kehendakNya, karena tidak ada Juruselamat yang lain, karena hanya Jahshualah Juruselamat kita, karena kita bisa diselamatkan dan dilahirkan kembali hanya dengan iman kepadaNya, karena kita hanya bisa masuk ke sorga dan hidup kekal dengan percaya kepadaNya, maka kita harus percaya kepadaNya.

DAFTAR ISI

303 Penjelasan Tambahan

• MENGAPA KITA HARUS PERCAYA KEPADA JAHSHUA?
Kita harus percaya kepada Jahshua: ① untuk menggenapi kehendak Tuhan ② untuk diselamatkan dari semua dosa kita ③ untuk diselamatkan dan masuk ke dalam kerajaan sorga supaya kita bisa hidup selama-lamanya dengan Tuhan.

• BISAKAH KITA PERCAYA KEPADA JAHSHUA, DAN MASIH MENJADI ORANG BERDOSA?
Tidak. Rasul Paulus berkata pada waktu ia mengingat hari hari sebelum dia bertemu Jahshua dalam 1 Timotius 1:15, “dan di antara mereka akulah yang paling berdosa,” Pada masa kini ada banyak orang yang berpikir bahwa mereka adalah orang

berdosa bahkan setelah mereka percaya kepada Jahshua. Tetapi hal itu adalah salah. Semua orang adalah orang berdosa sebelum mereka percaya kepada Jahshua. Namun sejak mereka percaya kepada Jahshua dengan cara yang benar seperti yang dikehendakiNya, mereka langsung dibenarkan dan menjadi orang benar. Rasul Paulus pada saat mengingat waktu-waktu sebelum dia mengenal Jahshua mengakui bahwa dia adalah orang yang paling berdosa. Tetapi Paulus, yang saat itu dipanggil Saulus, bertemu dengan Jahshua dalam perjalanan ke Damsyik dan saat itu menyadari bahwa Jahshua adalah Juruselamatnya dan kemudian dia percaya dan berterima kasih kepada Jahshua. Kemudian sepanjang kehidupannya sesudah peristiwa itu dia menyaksikan bahwa kebenaran Jahweh, baptisan Jahshua, adalah untuk menanggung dosa dunia dan bahwa Dia harus mati untuk menghapus semua dosa dunia. Dengan kata lain, dia menjadi hamba Tuhan yang mengabarkan kabar sukacita mengenai air dan Roh.

DAFTAR ISI

304 Penjelasan Tambahan

Karena kesalahpahaman akan pengakuan Paulus bahwa dia adalah orang yang paling berdosa sebelum ia bertemu Jahshua, banyak orang berpikir bahwa rasul Paulus tetaplah orang yang paling berdosa, bahkan sesudah ia mengenal Jahshua. Akan tetapi yang benar adalah bahwa dia bukan lagi orang berdosa lagi tetapi ia telah menjadi oang yang bisa bertemu dengan Jahshua kapan saja dia menghendakinya. Dia menjalani kehidupannya dengan mengabarkan kabar sukacita, penyelamatan dalam baptisan dan darah Jahshua. Setelah dia dipanggil Tuhan, surat-suratnya ditinggalkan kepada kita di dalam Alkitab yang menyaksikan bahwa Injil air dan Roh ialah Injil dari dari gereja mula-mula. Pengakuan rasul Paul adalah pengingatan dari masa yang lalu dan juga merupakan pengucapan sykurnya kepada Jahweh. Apakah dia tetaplah orang berdosa setelah dia percaya kepada Jahshua? Tidak. Dia adalah orang berdosa sebelum dia dilahirkan kembali, tetapi pada saat dia percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat,

saat dimana dia menyadari bahwa dosa dunia ditanggungkan kepada Jahshua melalui baptisanNya, saat dia percaya pada baptisan Jahshua dan darahNya di kayu Salib, dia menjadi orang benar. Alasan yang dia menyebut dirinya sendiri sebagai orang yang paling berdosa adalah karena dia mengingat waktu dia menganiaya pengkikut-pengikut Jahshua dan juga bersyukur kepada Tuhan atas keselamatan yang diberikan kepada orang berdosa tanpa pengharapan seperti dia. Siapa yang bisa menyebutnya sebagai orang berdosa? Siapa yang bisa menyebut seseorang yang sudah dibenarkan karena percaya di dalam baptisan dan darah Jahshua sebagai jalan keselamatan, sebagai orang berdosa? Hanya mereka yang tidak memahami kebenaran mengenai karya penebusan Jahshua. Rasul Paulus menjadi orang benar dengan percaya kepada keselamatan melalui Jahshua dan sejak saat itu, sebagai hamba Tuhan, ia mengajarkan Injil tentang bagaimana menjadi orang benar dengan percaya kepada Jahshua Kristus, Anak Jahweh sebagai

DAFTAR ISI

305 Penjelasan Tambahan

Juruselamat. Rasul Paulus bukan orang berdosa tetapi hamba Jahweh yang benar, hamba dengan setia mengabarkan Injil kepada orang-orang berdosa di dalam dunia. Bisakah orang berdosa mengajar orang lain? Tidak mungkin berhasil. Bagaimana orang bias mengajar orang sesuatu yang tidak bisa dilakukannya sendiri! Sebelum dia diselamatkan bagaimana dia bisa menyelamatkan orang lain. Kalau ada orang yang tenggelam dan kemudian berusaha menolong orang lain yang juga tenggelam, maka keduanya sama-sama akan tenggelam. Bagaimana seorang berdosa bisa menyelamatkan sesamanya? Dia hanya akan menarik temannya itu lebih dalam ke neraka. Bagaimana orang sakit bisa menyelamatkan orang sakit yang lain? Bagaimana orang masuk dalam perangkap dusta Iblis bisa menolong orang lain? Rasul Paul dulunya memang orang berdosa tetapi menjadi orang benar ketika dia percaya pada baptisan dan darah Jahshua serta diselamatkan dari dosa. Oleh

sebab itulah dia bisa menjadi hamba Tuhan dan mengabarkan Injil kepada orang-orang berdosa yang ada di dunia ini. Dia bisa menyelamatkan banyak orang berdosa dengan kebenaran Tuhan. Dia sendiri bukan orang berdosa lagi. Dia dilahirkan kembali dan hidup tidak dalam kebenaran hokum Taurat, tetapi dalam kebenaran Jahweh yang membawa banyak orang kembali kepadaJahweh. Dia bukan mengabarkan Injil dengan kekuatan sendiri atau berbicara mengenai kebenaran Hukum Taurat tetapi mengenai kebenaran Jahweh. Apakah dia orang berdosa? Bukan. Dia orang benar. Sebagai orang yang benar, dia menjadi rasul kebenaran Tuhan. Jangan lagi menyebutnya sebagai orang berdosa karena hal itu merupakan penghinaan pada Tuhan danjuga menjadi tanda kesalah pengertian tentang kebenaran. Dia adalah orang benar. Kita tidak boleh menghina dia ataupun menghina Jahshua dengan berpikir bahwa ia adalah seorang yang masih berdosa. Kalau kita mengatakan dia masih orang berdosa

DAFTAR ISI

306 Penjelasan Tambahan

setelah dia bertemu Jahshua, maka hal itu berarti juga bahwa kita menyebut Jahshua sebagai pembohong. Jahshua menjadikannya sebagai orang benar, dan Jahshua jugalah yang membuatnya sebagai hamba kebenaran.

• BISAKAH DOSA KITA DIHAPUS DENGAN DOA PERTOBATAN?
Dosa kita tidak bisa dihapus oleh doa dan penyesalan karena keselamatan tidak diperoleh melalui usaha manusia maupun doa manusia. Tetapi agar dosa kita dihapuskan sekali untuk seterusnya, kita harus percaya pada baptisan dan darah Jahshua dan bahwa Jahshua adalah Tuhan. Penyelamatan yang sesungguhnya diberikan kepada mereka yang percaya bahwa Jahshua menghapus dosa kita dengan baptisanNya dan penumpahan darahNya di kayu Salib untuk memberikan kita kehidupan baru. Lalu bisakah kita menghapus dosa harian dengan

doa penyesalan? Tidak. Semua dosa yang kita buat dalam kehidupan kita telah dihapus hampir 2000 tahun yang lalu ketika Jahshua menanggung dosadosa itu dengan baptisanNya. Kita disucikan untuk selamanya dari dosa-dosa kita dengan baptisan Jahshua dan pencurahan darahNya di kayu Salib. Dia menjadi Domba penghapus dosa untuk kita, menghapus dosa kita, dan membayar lunas hutang dosa itu melalui baptisanNya dan darahNya di kayu Salib. Bahkan dosa yang kita buat setelah percaya pada Jahshua telah dihapus dengan mata air keselamatan dalam baptisan, kebenaran penyelamatan; Jahshua telah menjadi Juruselamat dan Dia menghapus semua dosa kita yang kita lakukan sepanjang kehidupan kita. Jahshua datang ke dunia ini dan dibaptis “karena demikianlah” (Matius 3:15), dan memenuhi semua ketentuan pembenaran dengan menanggung semua dosa kita. Anak Jahweh menanggung dosa kita dengan dibaptis. Baptisan Jahshua mengndung makna “dihapus”

DAFTAR ISI

307 Penjelasan Tambahan

Karena semua dosa kita ditimpakan kepada Jahshua ketika Dia dibaptis, kita disucikan secara sempurna dari dosa kita dan hal itu membebaskan kita dari semua dosa kita. Baptisan juga berarti ‘dikubur, dibenamkan’ Karena semua dosa kita dipindah kepada Jahshua, Dia mati karena kita, orang berdosa. Dan orang yang percaya bahwa semua dosa ditimpakan kepada Jahshua melalui baptisanNya menjadi suci selamalamanya. Iman yang benar adalah percaya di dalam hati kita, bahwa semua dosa kita, termasuk dosa yang kita buat sekarang, telah ditimpakan kepada Jahshua sekitar 2000 tahun yang lalu ketika Dia menanggung semua dosa kita dan “karena demikianlah” (Matius 3:15) memenuhi kebenaran Tuhan. Kalau Dia tidak menghapus semua dosa pada saat itu dengan baptisanNya, tidak ada jalan untuk kita untuk menghapus semua dosa kita. Ingatlah bahwa semua dosa kita dihapus oleh Jahshua sejak dahulu. Iman yang benar dan keselamatan rohani masa kini

berarti membawa dosa kita ke hadapan Jahshua untuk meyakinkan bahwa semuanya telah dihapus, dan bicara ‘Engkau menghapus dosa ini juga, bukan?’ dan untuk percaya kepadaNya dan berterima kasih kepadaNya. Inilah alasan mengapa Dia datang, dibaptis, dan mati di kayu Salib, kemudian dibangkitkan pada hari yang ketiga; menjadi Juruselamat kita. Diberkatilah orang yang dihapus dosanya dan percaya pada baptisan Jahshua, yang menghapus semua dosa kita. Inilah kebenaran mengenai penghapusan dosa yang kita lakukan setiap hari. Iman yang benar ialah percaya kepada Jahshua yang menghapus semua dosa dunia melalui baptisanNya.

DAFTAR ISI

308 Penjelasan Tambahan

• ROMA 8:30 MENGATAKAN, “DAN MEREKA YANG DITENTUKAN-NYA DARI SEMULA, MEREKA ITU JUGA DIPANGGIL-NYA, DAN MEREKA YANG DIPANGGILNYA, MEREKA ITU JUGA DIBENARKAN-NYA. DAN MEREKA YANG DIBENARKANNYA, MEREKA ITU JUGA DIMULIAKAN-NYA.” APAKAH SABDA INI BERBICARA MENGENAI PENGUDUSAN BERTAHAP?
Ayat ini tidak berbicara mengenai penyucian bertahap, sedikit demi sedikit. Banyak teologis dan guru-guru palsu yang mengajar, “Orang yang percaya

kepada Jahshua akan berubah berangsur-angsur dan menjadi sempurna disucikan secara jasmani dan rohani,” dan banyak orang percaya pada ini. Namun sebenarnya, manusia menyadari bahwa mereka sendiri menjadi semakin keras kepala. Dan dosa dalam hati mereka bertumbuh sejalan dengan bertambahnya usia mereka. Bagaimana mungkin pengudusan manusia bergantung kepada waktu? Kata ‘pengudusan bertahap” adalah kata yang paling dibenci Jahweh danpaling disukai iblis. Manusia bisa menjadi benar kalau mereka tidak lagi memiliki hubungan apa-apa lagi dengan dosa. Karena Jahshua menghapus semua dosa melalui baptisanNya dan mengorbankan driNya sendiri untuk membayar hutang bagi dosa, manusia menjadi benar karena baptisan dan darah Jahshua. Manusia menjadi benar dengan percaya kepada kenyataan bahwa Jahshua menanggung sendiri semua dosa manusia. Kata ‘pengudusan’ berarti ‘menjadi kudus.’ Usaha untuk pengudusan dengan kekuatan diri sendiri berarti tidak percaya kepada kebenaran, tetapi justru

DAFTAR ISI

309 Penjelasan Tambahan

tertipu oleh kelemahan pribadinya sendiri. Konsep pengudusan bertahap juga dating dari kehendak hati manusia sendiri. Semua agama memiliki konsep mengenai pengudusan, tetapi bagi kita yang percaya kepada Jahshua, kita tidak boleh terikat kepada gagasan-gagasan itu. Kita tidak menjadi kudus secara berangsur-angsur dengan percaya kepada Jahshua; kita menjadi benar sekali untuk selama-lamanya dengan iman percaya kepada baptisan dan darah Jahshua, injil keselamatan rohani. Orang yang sungguh-sungguh benar dilahirkan dari iman dalam kabar keselamatan dari baptisan dan darah Jahshua.

• BISAKAH PENGAKUAN DOSA KITA MENGHILANGKAN DOSA KITA?
Tidak. Dosa tidak dihilangkan dengan pengakuan,

tetapi dengan iman pada Injil dari air dan Roh. Dosa kita bisa dihapuskan hanya karena kita percaya pada baptisan dan darah Jahshua, yang membersihkan kita dari semua dosa. Inilah Injil keselamatan rohani dari Jahshua, yang menghapus semua dosa kita melalui baptisanNya di sungai Yordan. Pengakuan dosa adalah penerimaan hukum Tuhan, tetapi penyelamatan diberikan kepada kita ketika kita percaya pada baptisan dan Salib Jahshua. Air baptisan dan darah Jahshua adalah kebenaran sorga yang menyelamatkan semua manusia dari dosa, dan keselamatan manusia tidak tergantung pada pengakuan dosa tetapi pada kepercayaan bahwa Jahshua menanggung semua dosa manusia melalui baptisanNya. Penyaliban Jahshua adalah hukuman karena dosa yang Dia tanggung dari, yang sebenarnya milik kita, orang berdosa. Oleh karena itu, keselamatan manusia yang sebenarnya adalah dalam baptisan di sungai Yordan dan darah di kayu Salib. Alasannya mengapa kita disucikan dari semua dosa adalah karena kita percaya

DAFTAR ISI

310 Penjelasan Tambahan

kepada Jahshua yang menghapus semua dosa kita. Kalau ada orang yang mengajarkan bahwa kita bisa dibebaskan dari dosa melalui pengakuan dosa kita, kita mengabaikan keselamatan yang sesungguhnya yang berasal dari Tuhan. Oleh sebab itu kita harus percaya kepada baptisan dan darah Jahshua, keselamatan dari Jahshua. Jangan pernah berkata bahwa dosa manusia bisa dihapus dengan mengakuinya kepada Tuhan. Ketahuilah bahwa dosa kita akan membawa kita ke neraka tetapi dosa kita bisa dihapus dengan percaya kepada Jahshua, baptisanNya dan darahNya, yang menyelamatkan kita dan membuat kita menjadi orang benar di hadapan Tuhan. Inilah jalan satu-satunya dimana kita bisa diselamatkan dari semua dosa kita. Mari kita sadari bahwa kita sudah disucikan dari dosa kita sekaligus dengan percaya kepada Firman kebenaran, air dan darah Jahshua. Dosa tidak dihilangkan setiap saat kita mengakuinya. Kalau anda bertahan kepada keyakinan bahwa pengakuan akan membawa penyucian, anda

akan masuk ke dalam neraka. Mari kita percaya kepada Injil yang benar sehingga dosa di dalam hati kita bisa dihapus. Percaya dengan hati Anda bukan dengan kepala, dan anda akan dibebaskan dari dosa kekal.

• APAKAH INJIL YANG BENAR ITU?
Injil yang benar adalah Injil yang membebaskan kita sepenuhnya dari dosa kita pada saat kita mempercaya Injil itu. Injil Jahweh adalah kuasa yang dahsyat atau sebuah dinamit. Inti dari Injil Tuhan adalah “Jahshua Kristus membayar lunas hutang dari seorang yang berdosa, yang tidak bisa membayar hutangnya sendiri.” Alasan menyebut Injil ini sebagai dinamit adalah bahwa ketika kita harus mati karena dosa kita dan kemudian masuk ke neraka, ketika kita harus dihukum, Anak Jahweh menjadi korban penghapus dosa kita untuk ◄ DAFTAR ISI ►

311 Penjelasan Tambahan

menghapus semua dosa kita. Dia datang ke dunia ini satu kali dan menanggung semua dosa dunia melalui baptisanNya di sungai Yordan dan menghapuskan semua dosa kita untuk selamanya. Dia melunasi hutang dosa kita dengan menanggung semua dosa kita melalui baptisanNya di Yordan dan kematian di Salib. Jahshua menghilangkan semua dosa dunia seperti dinamit melalui baptisan dan darahNya. Inilah Injil yang benar. Injil yang benar adalah bahwa Jahshua datang ke dunia ini dan dengan pembaptisanNya dan pencurahan darahNya di kayu Salib menyelamatkan semua orang yang percaya padaNya. Seperti tertulis dalam 1 Yohanes 5:6, “Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Jahshua Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran.”

• MENGAPA JAHSHUA MENGORBANKAN DIRINYA DI KAYU SALIB?
Pengorbanan Jahshua adalah ubtuk dosa manusia yang Dia tanggung melalui peristiwa baptisanNya. Dia memberikan tubuhNya untuk melunasi hutang dosa manusia supaya manusia bisa dibebaskan dari hukuman dosa. Yang harus ketahui adalah bahwa Jahshua dibaptis di sungai Yordan untuk menanggung semua dosa manusia. Dan kita harus percaya bahwa Jahshua mati di Salib karena alasan itu. Kalau Jahshua tidak dibaptis sebelum Dia disalibkan, kalau Dia tidak mati di kayu Salib, maka semua dosa masih tetap ada. Oleh karena itu kita harus percaya pada baptisan dan darah Jahshua. Karena Jahshua adalah Anak Jahweh, Domba korban penghapus dosa, Dia dikorbankan untuk menghapuskan semua dosa kita.

DAFTAR ISI

312 Penjelasan Tambahan

Kita semua harus percaya bahwa Jahshua adalah Anak Jahweh, bahwa Dia dibaptis untuk menghilangkan semua dosa dunia, dan bahwa Dia disalibkan bagi dosa kita. Jahshua dibaptis untuk menghapuskan semua dosa manusia, kemudian disalibkan agar kita, orang berdosa, bisa diselamatkan dari semua dosa dan dibebaskan dari hukuman.

• SIAPAKAH YOHANES PEMBAPTIS YANG MEMBAPTIS JAHSHUA?
Jahweh memberikan HukumNya kepada manusia melalui Musa dan juga memberikan peraturan korban keselamatan agar manusia bisa mendapatkan penebusan atas dosa dan kesalahannya. Dia memilih Harun, saudara Musa, sebagai Imam Besar dan memerintahkan kepadanya untuk memberikan korbah penebusan pada hari ke-10 bulan ke-7, Hari Raya

Pendamaian, supaya dosa bangsa Israel selama setahun bisa dihilangkan (Imamat 16). Jahweh menjelaskan bahwa korban Hari Raya Pendamaian hany bisa dilaksanakan oleh keturunan Harun. Tuhan membuka jalan bagi rakyat Israel untuk memperdamaikan semua dosa mereka melalui peletakan tangan, korban pendamaian yang dilaksanakan oleh Harun dan keturunannya. Inilah hukum pendamaian yang ditetapkan Tuhan bagi manusia. Dia menjlaskan sejelas-jelasnya bahwa Jahshua adalah Juruselamat manusia. Dan di zaman Perjanjian Baru, Yohanes Pembaptis adalah keturunan Harun dan Imam Besar Perjanjian Lama yang terakhir. Dan Yohanes Pembaptis, sebagai Nabi Jahweh dan wakilserta Imam Besar dari pihak manusia, membaptis Jahshua, Anak Jahweh, yang datang untuk menyelamatkan orang berdosa dan memindahkan semua dosa manusia kepada kepadaNya. Semua orang mendapatkan berkat yang besar dengan dipindahkannya semua dosa mereka kepada

DAFTAR ISI

313 Penjelasan Tambahan

Jahshua melalui Yohanes Pembaptis; peranan Yohanes adalah Imam Besar mewakili manusia; hamba Tuhan yang memindahkan semua dosa manusia kepada Jahshua. Jahshua Pembaptis adalah wakil dan Imam Besar manusia yang dikirim oleh Tuhan, dan utusan yang dikirim 6 bulan sebelum Jahshua dilahirkan. Sementara itu, Jahshua adalah Domba Jahweh yang menghapus semua dosa dunia sedangkan pada saat yang sama Yohanes Pmbaptis adalah Imam Besar yang memindahkan dosa dunia kepada Jahshua melalui baptisan. Yohanes Pembaptis adalah hamba Tuhan.

permukaan laut. Oleh sebab itu air Laut Mati tidak bisa mengalir ke mana-mana, tetapi tetap ada di Laut Mati. Jahshua dibaptis oleh Yohanes Pembaptis di sungai mati (sungai Yordan) itu. Ini melambangkan bahwa semua manusia kecuali mereka yang tidak berdosa di dalam hatinya menghadapi suatu hukuman kekal karena dosa mereka. Sungai Yordan dalah sungai yang dipakai untuk menghilangkan dosa, sungai dimana orang-orang berdosa mati. Secara singkat, inilah sungai penebusan dimana semua dosa manusia dihapus melalui baptisan Jahshua, pemindahan dosa kepada Jahshua.

• SUNGAI YORDAN DI MANA JAHSHUA DIBAPTISKAN
Sungai Yordan mengalir deras ke Laut Mati dimana tidak ada makhluk hidup di dalamnya. Permukaan Laut Mati jauh lebih rendah daripada ◄ DAFTAR ISI ►

314 Penjelasan Tambahan

• APAKAH KORBAN PENDAMAIAN BAGI DOSA HARIAN DALAM PERJANJIAN LAMA?
Ada korban pendamaian untuk dosa harian. Untuk membereskan dosa harian, manusia harus membawa seekor domba, seekor lembu, seekor kambing atau seekor merpati ke dalam kemah suci dan kemudian meletakkan tangannya di atas kepala binatang korban itu untuk memindahkan dosanya kepada binatang korban itu. Inilah korban pendamaian untuk dosa harian seperti ditetapkan dalam hukum Tuhan (Imamat 3:1-11).

• APAKAH PENGORBANAN PENEBUSAN UTUK DOSA TAHUNAN DALAM PERJANJIAN LAMA?
Korban ini adalah untuk membereskan dosa yang dilakukan selama setahun. Imam Besar meletakkan tangannya di atas kepala kambing korban dan memindahkan dosa tahunan semua rakyat Israel sekaligus (Imamat 16:1-34). Korban untuk dosa harian dan dosa tahunan digenapi oleh Jahshua Kristus ketika Dia menjadi Domba Jahweh untuk menanggung semua dosa di atas kepalaNya melalui baptisanNya.

• APAKAH KORBAN UNTUK PENEBUSAN YANG KEKAL?
Korban ini adalah penebusan bagi semua dosa ◄ DAFTAR ISI ►

315 Penjelasan Tambahan

dunia sekaligus dengan percaya kepada Jahshua. Dan karena Jahshua adalah Anak Jahweh dan Tuhan kita yang hidup, Dia bisa menghapuskan semua dosa manusia selama-lamanya. Bagaimana Dia menghilangkan dosa kita untuk selama-lamanya? ① Dengan dilahirkan dalam rupa manusia. ② Dengan dibaptis oleh Pembaptis Yohanes di sungai Yordan. ③ Dengan menanggung hukuman di kayu Salib. Anak Jahweh datang ke dunia ini dalam rupa manusia dan dibaptis untuk menghilangkan semua dosa manusia melalui Yohanes Pembaptis, kemudian mencurahkan darahnya di kayu Salib untuk menyelamatkan manusia dari semua dosanya untuk selama-lamanya (Imamat 16:6-22, Matirus 3:13-17, Yohanes 1:29, Ibrani 9:12, 10:1-18).

• APAKAH PENEBUSAN DIBERIKAN SEKALIGUS ATAU SEDIKIT DEMI SEDIKIT/BERTAHAP?
Penebusan diberikan sekaligus karena Jahshua sekali saja untuk menghilangkan dosa kita dengan satu kali baptisan dan menerima satu kali hukuman. Dia mengatakan, seperti ditulis dalam Matius 3:15, “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh.” Dalam Yohanes 1:29, Pembaptis Yohanes mengatakan, “Lihatlah Anak domba Jahweh, yang menghapus dosa dunia.” dan dalam Yohanes 19:30, Jahshua mengatakan, “Sudah selesai.” Dalam Ibrani 10:9-18, “Dan kemudian kata-Nya: “Sungguh, Aku datang untuk melakukan kehendakMu.” Yang pertama Ia hapuskan, supaya menegakkan yang kedua. Dan karena kehendak-Nya inilah kita

DAFTAR ISI

316 Penjelasan Tambahan

telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Jahshua Kristus. Selanjutnya setiap imam melakukan tiap-tiap hari pelayanannya dan berulang-ulang mempersembahkan korban yang sama, yang sama sekali tidak dapat menghapuskan dosa. Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selamalamanya di sebelah kanan Jahweh, dan sekarang Ia hanya menantikan saatnya, di mana musuh-musuhNya akan dijadikan tumpuan kaki-Nya. Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan. Dan tentang hal itu Roh Kudus juga memberi kesaksian kepada kita, sebab setelah Ia berfirman: “Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka sesudah waktu itu,” Ia berfirman pula: “Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam hati mereka dan menuliskannya dalam akal budi mereka, dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka.” Jadi apabila untuk semuanya itu ada pengampunan, tidak perlu lagi dipersembahkan

korban karena dosa.” Semua dosa manusia dihapuskan sekaligus dengan baptisan dan darah Jahshua.

• APAKAH UPAH DOSA?
Upah dosa adalah maut. Tanpa mempedulikan jenisnya, semua dosa manusia harus dihukum di hadapan Tuhan, dan hukuman atas semua dosa ialah maut. Untuk mendamaikan semua dosa, manusia harus mengorbankan seekor domba yang tidak bercela di hadapan Tuhan. Oleh karena itu, Tuhan menyiapkan Domba untuk membebaskan semua manusia dari dosa mereka. Domba itulah yang akan ditumpangi tangan untuk menanggung semua dosa kemudian domba itulah yang mati dan bukannya manusia yang berdosa itu. Dalam Perjanjian Baru, Jahshua menanggung semua dosa manusia melalui baptisanNya di sungai Yordan sebagai Domba korban dan mati bagi

DAFTAR ISI

317 Penjelasan Tambahan

manusia. “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Jahweh ialah hidup yang kekal dalam Kristus Jahshua, Tuhan kita” (Roma 6:23). Upah dosa memang maut, tetapi Jahshua menunjukkan kasihNya dengan mati sebagai ganti manusia dan memberikan anugerah kehidupan kekal bagi semua orang berdosa di dalam dunia.

• MENGAPA JAHSHUA HARUS MATI DI KAYU SALIB?
Kematian Jahshua adalah pembayaran lunas bagi semua dosa manusia yang ditanggungNya melalui pembaptisanNya. Manusia menghadapi kematian dalam api yang menyala di neraka karena dosadosanya. Tetapi karena Jahshua mengasihi kita, Dia menerima baptisan, yang memindahkan semua dosa kita kepadaNya, dan Dia mati di Salib untuk menyelamatkan kita. Dia mengorbankan diriNya sendiri untuk

menyelamatkan kita dari dosa, dari kutukan neraka. KematianNya adalah untuk melunasi hutang dosa manusia. Dia dibaptis untuk menanggung semua dosa manusia dan memberikan diriNya untuk menjalani hukuman di kayu Salib untuk menyelamatkan semua manusia dari dosa, maut, hukuman dan kutukan kekal. Kematian Jahshua adalah bagi dosa manusia yang DitanggungNya di sungai Yordan supaya Dia bisa menanggung hukuman bagi dosa manusia. Dia mati di kayu Salib dan dibangkitkan untuk membuat kita hidup sebagai orang benar.

• APA YANG KITA DAPATKAH KETIKA KITA PERCAYA KEPADA JAHSHUA?
① Kita diselamatkan dari semua dosa kita dan menjadi orang benar (Roma 8:1-2). ② Kita menerima RohNya dan kehidupan kekal

DAFTAR ISI

318 Penjelasan Tambahan

(Kisah Para Rasul 2:38, 1 Yohanes 5:11-12) ③ Kita menerima hak untuk menjadi anak-anak Jahweh (Yohanes 1:12) ④ Kita mendapatkan jalan masuk dalam kerajaan Tuhan, kerajaan sorga (Wahyu 21-22) ⑤ Kita menerima semua berkat Tuhan (Efesus 1:323)

• MENGAPA KITA HARUS PERCAYA KEPADA JAHSHUA?
Kita adalah orang berdosa yang akan jatuh ke dalam neraka kalau kita tidak percaya kepada Jahshua Kristus, Juruselmat kita. Hanya Jahshualah Juruselamat kita yang bisa menyelamatkan kita dari neraka. Kita harus percaya kepada Jahshua karena hanya Dialah Juruselamat yang sesungguhnya. ·Dimanakah akhir kehidupan manusia yang sudah percaya kepada Jahshua dan diselamatkan dari dosa mereka? -di sorga-

·Dimanakah akhir kehidupan dari orang yang tidak percaya kepada Jahshua dan diselamatkan? -Di neraka karena semua dosa mereka; lautan yang dipenuhi api dan belerang (Wahyu 21:8).·Siapakah domba-domba Jahweh? -Orang yang menerima keselamatan rohani dengan percaya kepada baptisan dan darah Jahshua.Dan ‘domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini,’ (Yohanes 10:16), adalah kambing karena mereka percaya kepada apa yang mereka sukai saja, karena mereka masih menjadi orang berdosa sedangkan mereka yang percaya kepada baptisan dan darah Jahshua serta diselamatkan adalah domba-domba Tuhan.

• APAKAH GEREJA TUHAN YANG SESUNGGUHNYA?
Gereja Tuhan adalah tempat orang-orang benar, orang yang diselamatkan dan dikuduskan dalam ◄ DAFTAR ISI ►

319 Penjelasan Tambahan

Kristus dengan percaya pada baptisan dan darah Jahshua, berkumpul dan menyembah Jahweh (1 Korintus 1:2). Gereja Tuhan yang benar seperti ditulis dalam Efesus 4:5 adalah tempat di mana semua anggota percaya pada “satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu Jahweh dan Bapa dari semua.”

• SIAPAKAH ORANG-ORANG SESAT DI DALAM ALKITAB?
Orang-orang yang sesat adalah orang yang berdosa dalam hati pada saat percaya kepada Jahshua. Dalam Titus 3:11, ditulis bahwa “orang yang semacam itu benar-benar sesat dan dengan dosanya menghukum dirinya sendiri.” Jahshua menanggung semua dosa kita melalui baptisanNya, tetapi orang yang sesat tidak percaya pada Injil yang keberkatan itu, kepada air (baptisan Jahshua, baptisan penyelamatan) yang adalah karunia kemurahan Tuhan yang sangat luar biasa, tetapi

orang-orang sesat itu menolak keselamatan dan menjatuhkan hukuman bagi dirinya sendiri sebagai orang berdosa. Tuhan menyebut mereka sebagai orang-orang sesat yaitu mereka yang percaya kepada Jahshua tetapi menghakimi diri mereka sendiri sebagai orang berdosa (Tirus 3:11). Anda harus merenungkan apakah Anda sendiri termasuk orang yang sesat atau bukan. Kalau anda sudah percaya kepada Tuhan Jahshua tetapimasih menyebut diri sebagai orang berdosa maka anda tidak sungguh-sungguh mengenal kebenaran Injil dari air dan Roh. Kalau Anda percaya kepada Jahshua tetapi masih menganggap Anda sendiri sebagai orang berdosa, maka Anda termasuk sebagai orang sesat; hal iniberarti merendahkan keselamatan dari Injil air dan Roh dan juga membuktikan bahwa Anda bukan termasuk anak Jahweh. Kalau Anda termasuk salah seorang dari mereka yang mengakui dosa Anda di hadapan Jahweh dan mengaku bahwa Anda adalah orang berdosa, maka Anda harus merenungkan iman

DAFTAR ISI

320 Penjelasan Tambahan

anda dengan sungguh-sungguh. Bagaimana Anda bisa masih menjadi orang berdosa setelah semua dosa Anda ditanggung oleh Jahshua? Mengapa Anda terus berusaha membayar hutang anda ketika hutang itu telah dibayar lunas oleh Jahshua sebagai anugerah bagi Anda. Kalau Anda memaksa mau membayar hutang Anda, Anda termasuk orang sesat karena apa yang anda pahami Anda berbeda dengan apa yang direncanakan Tuhan. Siapa saja yang percaya kepada Jahshua tapi belum dilahirkan kembali adalah orang yang sesat. Anda harus tahu mengenai kebenaran. Karena Tuhan menanggung semua dosa dunia, maka kalau Anda mengabaikan keselamatanNya, Anda termasuk orang yang sesat. Orang yang sesat adalah orang yang menganggap dirinya sebagai orang berdosa. Kalau Anda menganggap diri Anda sendiri sebagai orang berdosa pada saat Anda percaya kepada Jahweh yang Kudus, maka Anda termasuk orang yang sesat. Agar tidak menjadi sesat, Anda harus percaya pada baptisan

Jahshua dan pencurahan darahNya di kayu Salib sebagai satu rangkaian yang tidak terpisahkan. Anda hanya bisa diselamatkan kalau Anda percaya kepada kedua hal itu: baptisan Jahshua dan darahNya.

DAFTAR ISI

Lampiran 3
Pertanyaan & Jawaban

DAFTAR ISI

322 Pertanyaan & Jawaban

Pertanyaan & Jawaban
1. Pertanyaan: Saya sudah membaca buku anda yang anda kirim kepada saya dan mendapatkan bahwa beberapa konsep anda mengenai baptisan Jahshua sangat menarik. Apakah anda dapat memberitahukan kepada saya bagaimana Injil anda mengenai hubungan baptisan kita dengan baptisan, kematian dan kebangkitan Jahshua Kristus? Jawaban : Pertama-tama, kita harus memperhatikan kepada “doktrin baptisan” sebagaimana tertulis di dalam Ibrani 6:2. Menurut Alkitab, ada 3 jenis baptisan, yaitu baptisan Yohanes untuk pertobatan, baptisan Jahshua oleh Yohanes Pembaptis, dan baptisan kita. Baptisan yang kita terima adalah pengakuan iman kita akan

kepercayaan terhadap baptisan Jahshua. Hal itu berarti bahwa kita dibaptiskan untuk mengakui bahwa kita percaya bahwa Jahshua dibaptiskan untuk menghapus segala dosa kita dan mati di atas salib untuk menanggungnya. Sekarang anda bisa mengerti Matius 3:15 yang berkata, “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh.” “Demikianlah” di sini berarti bahwa Jahshua sendiri menanggung segala dosa dunia dengan dobaptis oleh Yohanes Pembaptis, wakil dari manusia. Itulah rencana Jahweh untuk menyelamatkan kita dari dosa. Jahweh menimpakan kejahatan kita kepada-Nya (Yesaya 53:6) dan memberikan kepada kita kebenaran atau dikaiosune dalam bahasa Yunani, yang juga berarti keadilan dan kebenaran. Hal itu berari bahwa Jahshua menanggung segala kejahatan manusia dengan cara yang paling adil dan benar yaitu dengan penumpangan tangan.

DAFTAR ISI

323 Pertanyaan & Jawaban

Kita diselamatkan oleh iman yang kuat di dalam baptisan, kematianNya di atas salib, dan kebangkitan Jahshua. Sunat di dalam hati, secara rohani (Roma 2: 29), yang memotong segala dosa kita dari hati kita, sudah membersihkan segala kejahatan kita dari hati kita. Demikianlah rasul Petrus berkata kepada orang banyak, “Bertobatlah dan hendaklah anda masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Jahshua Kristus untuk pengampunan dosamu, maka anda akan menerima karunia Roh Kudus” (Kisah Para Rasul 2:38) pada hari Pantekosta. Semua orang berdosa harus mendapat pengampunan dari dosa yang ada di dalam hati kita dengan percaya di dalam nama Jahshua. Apakah artinya nama-Nya? “Dia akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka” (Matius 1:21) Nama Jahshua berarti Juruselamat, orang yang menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka. Bagaimana dia menyelamatkan kita dari dosa kita? Jahshua menyelamatkan kita dari

segala dosa kita dengan baptisan dan kematianNya di atas salib. Sewaktu rasul-rasul Jahshua Kristus mengkhotbahkan Injil, mereka mengajarkan secara jelas tentang baptisan Jahshua dan salibNya, dan membaptiskan semua umat yang percaya pada-Nya. Sesuai dengan hal itu, kita dibaptiskan untuk mengakui bahwa kita percaya kepada baptisan and kematian Jahshua dari dalam lubuk hati mereka. Sewaktu dibaptiskan, kita mengatakan, “Terima kasih, Tuhan. Engkau menanggung segala dosaku oleh baptisanMu dan mati untuk saya dan bangkit kembali untuk menyelamatkan saya. Saya percaya.” Kita dibaptis oleh hamba Tuhan di dalam air sebagai lambang iman kita kepada baptisan Jahshua dan kematian-Nya di atas salib, segabaimana Dia dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. Maka, orangorang yang kudus gereja mula-mula dibaptiskan sebagai bukti dari kepercayaan mereka, setelah mereka mengambil keputusan yang tepat kepada

DAFTAR ISI

324 Pertanyaan & Jawaban

Injil dan keselamata, pengampunan dosa. Upacara baptisan itu sendiri bukanlah sebuah kewajiban, dan baptisan air kita tidak ada hubungan dengan keselamatan kita walaupun hal itu sangat penting. Kita hanya bisa diselamatkan dengan percaya kepada Injil tentang air dan darah. Alkitab mengatakan bahwa kita semua telah dibaptiskan ke dalam Jahshua Kristus (Roma 6:3, Galatia 3:27). Kalau begitu, bagaimana kita dapat dibaptiskan kedalam-Nya? Hal itu bisa terjadi hanya ketika kita percaya kepada baptisan-Nya, karena daging, manusia lama, bisa dipersatukan dengan Jahshua dan disalibkan dengan-Nya dengan baptisan-Nya. Karena Jahshua menghapus dosa kita dengan baptisan-Nya, maka kematianNya adalah hukuman untuk kesalahankesalahan kita. Dengan demikian, kita juga mati di atas salib dengan-Nya dan daging kita, yang berbuat kesalahan, mati bagi dosa dan kita akan diselamatkan dari segala kesalahan kita.

Orang-orang yang dipersatukan dengan Jahshua oleh baptisan dan kematian-Nya juga bisa dipersatukan lagi dalam kebangkitan-Nya. Kebangkitan-Nya bukan hanya kebangkitan kita dari kematian, tapi juga membuat kita dilahirkan kembali sebagai anak Jahweh, dalam keadaan suci dan tidak ada dosa di hadapan Jahweh. Kalau kita meletakkan dosa-dosa kita ke atasNya dengan ketidakpercayaan kita kepada baptisan, maka kematian dan kebangkitan tidak akan memiliki makna apa-apa, dan tidak ada hubungannya dengan keselamatan kita. Orang-orang yang meletakkan dosanya kepada Jahshua dengan iman akan bisa dipersatukan dengan kematian-Nya di atas salib, dan baptisanNya akan membawa keselamatan dan dia akan dilahirkan lagi sebagai orang benar. Tetapi, orang-orang yang tidak meletakkan dosanya dengan percaya kepada baptisanNya tidak memiliki hubungan apapun dengan kematian dan kebangkitanNya. Baptisan orang percaya bisa dipercaya sebagaimana kita

DAFTAR ISI

325 Pertanyaan & Jawaban

yang kita lihat pada sepasang suami-isteri di dalam acara pernikahan. Baptisan orang-orang suci adalah proklamasi dari iman yang ada di dalam hati. Ketika kita memproklamasikan kepercayaan kita di dalam baptisan dan salib-Nya di depan Jahweh, orang-orang kudus, dan dunia, kepercayaan kita menjadi lebih kuat. 2. Pertanyaan: Bagaimana saya bisa mengatakan bahwa saya orang benar padahal saya berdosa setiap hari? Jawaban : Kita, sebagai manusia, berdosa sejak kita lahir sampai mati. Bahkan, hal itu sangat sesuai dengan keadaan kita yang sebenarnya, yang selalu membawa dosa. Maka, Alkitab mengatakan, “Tidak ada yang benar, seorangpun tidak” (Roma 3:10). Inilah alasan mengapa rasul Paulus mengakui dihadapan Jahweh “Perkataan ini benar dan patut diterima

sepenuhnya: “Kristus Jahshua datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa,” dan di antara mereka akulah yang paling berdosa” (Timotius 1:15). “Tetapi sekarang, tanpa hukum Taurat kebenaran Jahweh telah dinyatakan, seperti yang disaksikan dalam Kitab Taurat dan Kitab-kitab para nabi, yaitu kebenaran Jahweh karena iman dalam Jahshua Kristus bagi semua orang yang percaya. Sebab tidak ada perbedaan. Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Jahweh, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Jahshua” (Roma 3:21-24). “Kebenaran” Jahweh ini berarti bahwa Jahshua telah dibaptis oleh Yohanes Pembaptis di sungai Yordan. Sewaktu Dia dibaptiskan, Dia berkata kepada Yohanes, “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh” (Matius 3:15). Dia

DAFTAR ISI

326 Pertanyaan & Jawaban

menanggung dosa dunia dengan cara yang paling adil dan benar sewaktu dia dibaptis oleh Yohanes Pembaptis sebagai wakil manusia. Lalu, keesokan harinya, Yohanes mengatakan, “Lihatlah Anak domba Jahweh, yang menghapus dosa dunia” (Yohanes 1:29). Kalau demikian, apa artinya dosa dunia di sini? Hal itu berarti bahwa segala dosa manusia sejak Adam dan Hawa, manusia pertama di dunia, sampai manusia terakhir di dunia. Masa lampau adalah dunia, masa sekarang adalah dunia, dan masa mendatang adalah dunia juga. Jahshua, Alpa dan Omega, sudah memberikan satu pengorbanan untuk semua dosa manusia dengan baptisan di sungai Yordan dan kematianNya di atas kayu salib. Dan kita diselamatkan. Perhatikanlah bahwa ini tertulis di dalam kata kerja masa kini yang lengkap. Kita diselamatkan dari waktu kita percaya pada Jahweh dan hal itu akan terus terjadi. Oleh karena Tuhan adalah Jahweh yangMaha kuasa, hingga dia memiliki penglihatan

yang melihat dengan jelas awal dan akhir dari dunia ini. Walaupun baptisan itu terjadi 2000 tahun yang lalu, Dia dapat menghapuskan segala dosa yang dilakukan manusia sejak permulaan sampai akhir dunia. Maka, sebelum Dia mati di atas salib-Nya, Dia berkata, sudah selesai (Yohanes 19: 30). Dia menanggung segala dosa dunia sekitar 2000 ribu tahun yang lalu dan mati di atas salib-Nya untuk menghapuskan segala dosa manusia. Kita masih melakukan dosa setelah kita diselamatkan karena daging kita lemah. Namun, Jahshua sudah menyelamatkan kita dari segala dosa pada masa lampau, sekarang, dan masa depan dengan meletakkan segala dosa di atas-Nya melalui baptisan dan menjalani hukuman demi mereka di atas salib-Nya. Inilah keselamatan Jahweh yang sempurna dan benar. Jikalau Jahshua tidak membuang segala dosa masa depan kita, tidak ada seseorangpun yang dapat diselamatkan dari dosa harian karena “upah

DAFTAR ISI

327 Pertanyaan & Jawaban

dosa itu adalah maut” (Roma 6:23). Sewaktu Esau dan Yakub masih ada di dalam kandungan ibunya, Jahweh memisahkan mereka menjadi dua bangsa sebelum mereka melakukan sesuatu yang baik atau buruk, dan mengasihi Yakub, tapi membenci Esau, dan berkata, “anak yang tua akan menjadi hamba kepada anak yang muda.” (Kejadian 25:23). Kita manusia ditentukan untuk berdosa sejak kita dilahirkan sampai kita mati, tapi Jahweh sudah mengetahui dosa kita dan menghapuskan segala dosa kita dengan baptisan dan salib JahshuaNya karena Dia mengasihi kita. Kita hidup dalam waktu yang penuh dengan berkat. Nabi Yesaya berkatka, “tenangkanlah hati Yerusalem dan serukanlah kepadanya, bahwa perhambaannya sudah berakhir, bahwa kesalahannya telah diampuni, sebab ia telah menerima hukuman dari tangan Tuhan dua kali lipat karena segala dosanya” (Yesaya 40:2). Waktu perbudakan kita kepada dosa sudah

berakhir melalui Injil baptisan Jahshua dan salibNya, sehingga setiap orang yang percaya pada Injil itu akan diselamatkan dari dosanya. “Inilah perjanjian yang akan kuadakan dengan mereka sesudah waktu itu, “Ia berfirman pula : Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam hati mereka, dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka. Jadi apabila untuk semuanya itu ada pengampunan, tidak perlu lagi dipersembahkan korban karena dosa” (Ibrani 10:16-18). Jahweh tidak menghakimi kita atas dosa-dosa harian kita karena Dia telah membasuh semua dosa manusia di dunia dan menjatuhkan hukuman atas dosa-dosa itu kepada diri Jahshua. Sebagai hasilnya, kita bisa menantikan kedatangan Tuhan dan menaati Firman-Nya, sebagai orang yang benar tanpa dosa, walaupun kita masih melakukan dosa di dalam kehidupan kita.

DAFTAR ISI

328 Pertanyaan & Jawaban

3. Pertanyaan: Apakah baptisan Pertobatan oleh Yohanes? Jawaban : Yohanes Pembaptis, adalah seorang hamba Tuhan, manusia yang lahir pada 6 bulan lebih awal dari pada Jahshua, dan orang yang disebutkan di dalam Maleakhi, nabi terakhir di dalam Perjanjian Lama. “Ingatlah kepada Taurat yang telah Kuperintahkan kepada Musa, hambaKu, gunung Horeb untuk disampaikan kepada seluruh Israel, yakni ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum. Seseunggnuhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari Tuhan yang besar dan dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anakanak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah” (Maleakhi 4: 4-6). Sewaktu Jahshua dilahirkan, orang-orang Israel mengabaikan firman Jahweh dan menyembah kepada Jahweh asing. Mereka

mempersembahkan binatang yang buta dan cacat sebagai korban, dan menjadikan Bait Jahweh sebagai tempat usaha. Jahshua Kristus dinubuatkan di dalam kitab Taurat Musa dan nabi-nabi. Hukum itu memberikan kepada manusia pengetahuan akan dosa, menunjukkan kepada manusia bahwa mereka berdosa (Roma 3:20). Adalah dosa kalau seseorang tidak menaati segala hal yang tertulis di dalam buku-buku Hukum Taurat. Di dalam Perjanjian Lama, seorang berdosa yang tidak menaati apa yang tertulis di dalam Hukum Taurat membawa korban penebus dosa kehadapan Kemah Suci, dan meletakkan tangannya di atas kepala korban untuk meletakkan dosanya ke atas kepalanya binatang itu, dan menyembelih binatang itu untuk memperoleh pengampunan dan dan dipersatukan dengan Jahweh. Kemudian imam akan mengambil sebagian darah binatang itu meletakannya di dalam tanduk mesbah korban bakaran dan menuangkan darah yang lainnya yang ada di dasar

DAFTAR ISI

329 Pertanyaan & Jawaban

mezbah itu. Namun, orang Israel tidak dapat diselamatkan dari semua dosa-dosanya walaupun mereka mempersembahkan korban setiap hari. Maka, Jahweh membuat sebuah peraturan baru untuk mereka, yaitu menetapkan Hari Raya Pendamaian. Saat itulah Jahweh mengampuni dosa mereka selama setahun yaitu pada hari kesepuluh bulan ketujuh. Pada hari itu Harun, Imam Besar membawa dua ekor kambing, dan membuang undi, satu untuk Tuhan dan yang lain untuk dilepaskan di padang gurun. Lalu Harun meletakkan tangannya ke atas kepala korban penghapus dosa dan menyembelih korban itu itu untuk menimpakan seluruh dosa bangsa Israel selama setahun kepada binatang korban itu. Kemudian Harun harus mengambil darah korban itu, dan memercikannya tujuh kali ke tanduktanduk mezbah korban bakaran. Setelah selesai dengan prosesi pendamaian tempat kudus itu, ia membakar semua sisa dari binatang itu. Ia

meletakkan tangannya ke atas kepala binatang korban yang satunya lagi sambil mengakui dosa seluruh bangsa itu selama setahun, serta menimpakan dosa itu kepada binatang korban, lalu melepaskannya ke padang gurun. Orangorang Israel bisa dibebaskan dari dosa-dosa tahunan mereka dengan cara demikian. Namun, persembahan yang diberikan menurut Hukum Perjanjian Lama tidak bisa menyempurnakan orang-orang yang memberikan persembahan mereka setiap tahun. Hal itu hanyalah semacam gambaran mengenai hal yang baik (Mesias) yang akan datang. Orang-orang Israel tidak menunggu Jahshua Kristus, Sang Juruselamat. Mereka justru memuja ilah asing dalam dunia yang berdosa, dan meninggalkan perkataan para nabi di dalam Perjanjian Lama. Maka, Tuhan menubuatkan akan mengutus Yohanes Pembaptis, untuk mengembalikan hati bangsa Israel kepada-Nya dan untuk mempersiapkan mereka menerima Jahshua Kristus. Sebelum Yohanes Pembaptis

DAFTAR ISI

330 Pertanyaan & Jawaban

membaptiskan Jahshua, dia memberikan baptisan pertobatan kepada orang-orang Israel di padang gurun Yudea. Tujuannya dalam membaptiskan mereka dengan air adalah untuk membimbing mereka untuk percaya dan memandang kepada Jahshua yang akan dibaptis olehnya dengan cara peletakkan tangan untuk mengangkat semua dosa dunia dan disalibkan untuk menyelamatkan mereka. Dia berkata bahwa Jahshua akan datang dan menghapuskan korban-korban yang tidak sempurna serta mempersembahkan suatu korban bagi dosa, sekali untuk selamanya, sama seperti orang Israel juga diselamatkan dengan membawa sebuah korban penghapus dosa yang tidak bercacat dengan cara meletakkan tangan mereka ke atas binatang itu, dan membunihnya menurut sistem korban yang tertulis di dalam Perjanjian Lama. Banyak orang Israel mengakui dosa mereka, bertobat, dan dibaptis olehnya. “Pertobatan” berarti “mengembalikan hati seseorang ke

Tuhan.” Mereka datang kepada Yohanes, dan mengingat Hukum Perjanjian Lama, dan mengakui bahwa mereka selalu berdosa sebelum mereka mati dan tidak bisa masuk ke dalam kerajaan sorga dengan mengandalkan perbuatan baik menurut Hukum Taurat, dan mengembalikan hati mereka kepada Jahshua Kristus, yang dapat menghapuskan segala dosa mereka dan membuka pintu masuk ke dalam kerajaan sorga. Baptisan yang Yohanes berikan kepada orang-orang Israel untuk memberi kesempatan kepada mereka untuk mengakui betapa mereka sangat berdosa di dalam kehidupan mereka dan kemudian mempercayai Jahshua Kristus, yang dibaptis olehnya, Imam Besar dan wakil manusia, dan disalibkan untuk menyelamatkan mereka dari segaka dosa mereka, sama seperti dia membaptiskan mereka. Inilah perobatan yang sungguh-sungguh Alkitabiah. Oleh karena itu, Yohanes berkata kepada orang banyak itu, “Aku membaptis anda dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang

DAFTAR ISI

331 Pertanyaan & Jawaban

kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasutNya. Ia akan membaptiskan anda dengan Roh Kudus dan dengan api” (Matius 3:11). Yohanes Pembaptis mengembalikkan hati orang-orang kepada Jahshua, bersaksi kepada mereka bahwa Jahshua menghapus segala dosa dunia (Yohanes 1: 29), dan mati sebagai martir. 4. Pertanyaan: tidakkah anda berpikir bahwa pemahaman mengenai baptisan Jahshua sebagai suatu keharusan untuk diselamatkan akan menghilangkan makna kematian-Nya di atas kayu salib di dalam Injil? Jawaban : Baptisan Jahshua dan kematianNya di atas salib-Nya adalah sama pentingnya. Kita tidak bisa berkata bahwa yang satu lebih penting dariyang lainnya. Tetapi masalahnya

adalah bahwa banyak orang Kristen masa ini hanya mengenal darah Jahshua saja di atas salib saja. Mereka percaya bahwa mereka diselamatkan karena Dia mati di atas kayu salib, tetapi bukan hanya dengan salib saja Jahshua menghapus segala dosa dunia. Oleh karena Dia dibaptis oleh Yohanes, yang meletakkan segala dosa dunia ke atas-Nya, kematian-Nya di kayu salib dapat dikatakan sebagai kenyataan akan dijatuhkannya hukuman untuk segala dosa kita. Percaya kepada Salib-Nya saja tanpa baptisan Jahshua adalah hanya seperti memberikan korban persembahan kepada Tuhan tanpa meletakkan tangannya ke atas itu. Orang-orang yang memberikan persembahan seperti itu tidak bisa diselamatkan karena itu tidak sesuai dengan peraturan sehingga tidak bisa diterima oleh Tuhan. Tuhan memanggil Musa dan berkata kepadanya di Kemah Pertemuan, “jikalau persembahannya merupakan korban bakaran dari lembu, haruslah ia mempersembahkan seekor

DAFTAR ISI

332 Pertanyaan & Jawaban

jantan yang tidak bercela. Ia harus membawanya ke pintu Kemah Pertemuan, supaya Tuhan berkenan akan dia. Lalu ia harus meletakkan tangannya ke atas kepala korban bakar itu, sehingga baginya persembahan itu diperkenan untuk mengadakan pendamaian baginya” (Imamat 1: 3-4). Tuhan adalah benar dan adil. Dia membuat hukum yang benar dan adil untuk menghapuskan segaka dosa kita. Sewaktu kita memberikan korban persembahan sesuai dengan hukum, persembahan itu akan diterima oleh Tuhan yang akan membuat pendamaian bagi kita. Namun, satu kesalahan yang banyak dibuat orang adalah karena mereka percaya bahwa mereka diselamatkan hanya dengan mengakui Jahshua sebagai Juruselamat, karena Jahweh adalah kasih. Alkitab berkata, “barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan” (Kisah Para Rasul 2:21, Roma 10:13), tetapi juga dikatakan “Bukan setiap orang yang berseru

kepada-Ku : Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga” (Matius 7:21). Untuk bisa mengakui bahwa Jahshua adalah Juruselamat, kita harus mengakui hukum keselamatan yang ditetapkan Jahweh. Kalau kita dapat diselamatkan hanya dengan percaya nama Jahshua, maka tidak ada alasan mengapa peraturan-peraturan tentang sistem korban ditulis di dalam Perjanjian Lama dan ditulis juga tentang orang-orang tidak melaksanakan hukum Taurat di Matius 7:21. Memang, cara keselamatan yang sangat ajaib sempurna ditulis di dalam Akitab. Kita dapat melihat dari Imamat pasal 3 dan 4 bahwa orang berdosa meletakkan tangannya ke atas kepala korban dan meletakkan dosanya ke atas kepala binatang itu dan kemudian menyembelih binatang itu serta memercikkan darahnya pada saat ia memberikan korban penebus dosa dan korban pendamaian. Memberikan korban tanpa meletakkan tangannya

DAFTAR ISI

333 Pertanyaan & Jawaban

atau mengorbankan binatang yang bercacat adalah pelanggaran dan tidak akan mendapat pengampunan. Firman di dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru memiliki perkataan yang sama artinya (Yesaya 34: 16). Baptisan Jahshua di Yordan itu sama dengan orang berdosa yang meletakkan tangannya ke atas kepala binatang korban penghapus dosa yang dilakukan di dalam Perjanjian Lama. Sewaktu Dia dibaptis oleh Yohanes di Yordan, Dia berkata, Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh (Matius 3:15). Di sini arti seluruh kehendak adalah kebenaran dan keadilan. Itu berarti bahwa sangat layak bagi Jahshua untuk menjadi korban penghapus dosa manusia, dalam bentuk pembaptisan oleh Yohanes dengan cara meletakkan tangannya untuk menghapuskan segala dosa dunia dengan cara yang paling adil menurut system korban yang

ditetapkan Jahweh di dalam Perjanjian Lama, yang terdiri atas peletakkan tangan dan penumpahan darah. Berarti kalau kita kalau kita hanya percaya kepada salib-Nya, dan tidak percaya baptisanNya makadapat dikatakan Dia tidak mati untuk tujuan apapun dalam hubungannya dengan dosa kita karena dosa itu tidak ditimpakan kepadaNya. bkan karena kita tidak meletakkan dosa kita ke atasNya. Hal itu justru menganggap najis darah perjanjian yang menguduskannya (Ibrani 10:29). Oleh karena itu, darah-Nya akan bermanfaat untuk menghapus segaka dosa di dalam hati orang percaya, hanya kalau mereka percaya bahwa segala dosa mereka sudah diletakkan ke atas diri Jahshua sewaktu Yohanes membaptiskanNya dengan meletakkan tangannya keatasNya. Rasul Yohanes menyaksikan bahwa mereka yang mengalahkan dunia percaya bahwa Jahshua adalah anak Tuhan dan datang dari air dan darah. Jahshua datang dari air dan darah, tidak hanya

DAFTAR ISI

334 Pertanyaan & Jawaban

dari air, ataupun hanya dari darah (1Yohanes 5: 46). Jahshua menjelaskan kepada murid-Nya mengenai diriNya yang tertulis di dalam seluruh kitab Perjanjian LAma, mulai dari Musa dan semua nabi-nabi, dan menunjukkan bahwa korban penghapus dosa di dalam Perjanjian Lama adalah Dia Sendiri. Dan Daud berkata di dalam kitab Mazmur “Sungguh, aku datang: dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku” (Mazmur 40:7). Kesimpulannya, baptisanNya tidak menghapuskan salib-Nya, tapi hal itu Injil Tuhan yang melengkapi dan menggenapkan arti salibNya. Hal itu juga mengajarkan kita bahwa kita tidak bisa diselamatkan tanpa ada baptisan dan darah Jahshua. Yang dimaksudkan dengan diselamatkan ialah anda mendapat pengampunan dosa dengan percaya kepada baptisan Jahshua dan darahNya di kayu Salib dan menerima karunia Roh Kudus (1 Yohanes 5:8, Kisah Para Rasul 2: 38).

5. Pertanyaan: Dapatkah anda memberikan penjelasan yang bisa dipercayai tentang Injil air dan Roh? Jawaban : Kalau kita kehilangan jarum di suatu tempat luar rumah, kita mungkin akan mencari jarum itu di tempat di mana kita kehilangan. Namun, akan sangat aneh untuk mencari jarum itu di dalam rumah hanya karena di dalam rumah lebih terang. Saya pernah bertemu dengan orang aneh semacam itu di gereja masa kini. Walaupun mereka berada ditengah-tengah kontroversi Injil alkitab yang kurang lengkap mengenai pembaptisan air kita dan mengenai alas an mengapa Jahshua dibaptis oleh Yohanes Pembaptis, tetapi mereka tidak bertanya sendiri. Karena sikap yang demikian, muncullah banyak denominasi dan sub-sub cabang dalam agama kita ini. Untuk menyelesaikan konflik yang tidak berkeseudahan ini, kita harus keluar dari wilayah

DAFTAR ISI

335 Pertanyaan & Jawaban

kekacauan dan kembali ke tempat di mana kita kehilangan jarum kita. Kalau kita benar-benar rindu untuk menemukan kebenaran, kita harus menghapuskan stereotip yang ada karena kita tidak akan bisa menemukannya dalam wilayah keagamaan. Mengapa para rasul sangat menekankan mengenai baptisan Jahshua Kristus? Karena hal itu adalah rahasia kebenaran Injil air dan Roh yang mereka terima dari Jahshua dan mereka khotbahkan ke seluruh dunia. Jahshua berkata, “sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Jahweh” (Yohanes 3: 5). Alkitab berkata kepada kita bahwa Jahshua datang dalam air dan darah untuk menyelamatkan kita dari segala dosa kita (1 Yohanes 5:6). Arti darah adalah Salib. Dan apa artinya air? Mengapa Jahshua dibaptis oleh Yohanes? Mengapa Diamenyatakan, “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh.” (Matius 3:15) pada

saat pembaptisan-Nya? Saya ingin agar anda mengerti Injil air dan Roh dan baptisan Jahshua. Ada beberapa penjelasan sederhana mengenai Injil air dan Roh yang Dia berikan kepada murid-murid-Nya. Rasul-rasul memberi penekanan terbesar kepada baptisan Jahshua sewaktu mereka mengabarkan Injil. Rasul Paulus berkata, “Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci” (1 Korintus 15:3-4). Apa arti “kitab suci” di sini? Itu adalah Perjanjian Lama. Dia mati untuk kita sesuai dengan wahyu dan perjanjian yang ada di dalam Perjanjian Lama. Ibrani 10:1 berkata, Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang. Mari kita melihat beberapa hokum tradisional tentang korban persembahan di dalam Imamat 1:3-5. Seorang berdosa harus menyediakan korban bakaran dan memenui tiga syarat agar ia bisa

DAFTAR ISI

336 Pertanyaan & Jawaban

dihapuskan dosanya. (1) Dia membawa korban yang tidak bercela (Imamat 1:3). (2) Dia meletakkan tangannya ke atas kepala korban (Imamat 1:4) Di sini, kita harus benarbenar mengerti hukum Jahweh: peletakkan tangan ke atas kepala korban adalah peletakkan dosanya ke atas binatang korban itu. (3) Dia meyembelih binatang itu untuk mendapat pengampunan (Imamat 1:5). Pada Hari Raya Pendamaian, Harun meletakkan kedua tangannya ke atas kepala kambing jantan yang hidup dan mengakui seluruh dosa bangsa Israel dan segala pelanggaran mereka, apapun juga dosa mereka dan meletakkannya ke atas kepala binatang korban itu (Imamat 16:21). Waktu itu, Harun adalah wakil dari bangsa Israel. Dia sendiri saja meletakkan tangannya ke atas kepala binatang korban, tapi dia meletakkan segala dosa orang-orang Isreal (sekitar 2-3 juta jiwa) ke atas korban itu. Korban

dalam Perjanjian Lama adalah bayangan mengenai hal-hal indah yang akan atang. Jahshua mengorbankan diriNya sendiri untuk menyucikan kita seuai dengan Kitab Suci. Pertama-tama, Jahshua lahir dalam rupa manusia sebagai Anak Domba Jahweh yang tidak bercela. Dia Anak Jahweh dan ada di dalam bentuk Jahweh. Maka, Dia sangat layak untuk menjadi korban penghapus segala dosa manusia. Yang kedua, Jahshua dibaptis oleh Yohanes Pembaptis di sungai Yordan. Baptisan itu diberikan di dalam bentuk “peletakkan tangannya”, dan Yohanes adalah keturunan Harun. Sewaktu Yohanes meletakkan tangannya ke atas kepala Jahshua Kristus, segala dosa dunia diletakkan kepada-Nya sesuai dengan hukum Tuhan. Jahshua berkata kepada Yohanes, “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh,” dan dia membaptiskan-Nya. Kita meletakkan dosa kita kepada-Nya. Pada keesokan

DAFTAR ISI

337 Pertanyaan & Jawaban

harinya Nya dia berseru, “Lihatlah Anak domba Jahweh, yang menghapus dosa dunia” (Yohanes 1:29). Yang ketiga, Jahshua mati di atas kayu Salib untuk pengampunan dosa kita dan berkata, “Sudah selesai” (Yohanes 19:30). dan bangkit kembali dari antara orang mati untuk menjadikan kita benar di hadapan Jahweh. Kebanyakan Ingatlah bahwa seekor binatang korban penghapus dosa harus dikorbankan sebagai jalan untuk pengampunan dosa. Seorang berdosa harus meletakkan tangannya di atas kepala binatang korban itu sebelum menyembelihnya. Kalau ia melupakan satu unsure “meletakkan tangannya ke atas kepala binatang korban itu” ia tidak akan mendapatkan pengampunan dosa, katrena apa yang dilakukannya itu tidak sah. Kalau ada orang Kristen yang tidak mengetahu apa makna baptisan yang sesungguhnya, pasti ia memiliki dosa di dalam hatinya dan tidak bisa diselamatkan.

Kebanyakan orang Kristen hanya memahami setengah pelayanan Jahshua saja. Rasul Yohanes menjelaskan mengenai Injil di dalam suratnya yang pertama. “Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Jahshua Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran” (1 Yohanes 5:6). Ada banyak frasa di dalam Alkitab terdapat yang membuktikan betapa pentingnya baptisan-Nya dalam karyaNya membenarkan dan menyelamatkan kita. Semua orang Kristen harus kembali ke Injil air dan Roh. 6. Pertanyaan: Sebutkan ayat-ayat Alkitab yang menurut anda menjadi bukti bahwa “Rasul-rasul memberi penekanan besar kepada baptisan Jahshua?” Jawaban: Marilah kita terlebih dahulu

DAFTAR ISI

338 Pertanyaan & Jawaban

membedakan antara baptisan kita dan baptisan Jahshua. Kita tidak dapat dilahirkan lkembali dengan menerima baptisan air. Kita hanya dapat dilahirkan kembali melalui iman kepada Jahshua Kristus. Upacara tambahan seperti baptisan atau sunat bukanlah hal yang berhubungan langsung dengan karya keselamatan Jahweh. Alkitab tidak memberi perhatian khusus kepada baptisan air yang diterima oleh orang-orang percaya. Alkitab hanya memperhatikan secara khusus mengenai baptisan yang diterima oleh Jahshua dari Yohanes Pembaptis. Sebenarnya, ada banyak frasa yang membuktikan bahwa baptisan Jahshua tidak bisa terpisah dan sangat penting untuk keselamatan kita. Di dalam Injil, baptisan-Nya tertuils di awalawal kitab. Injil Markus memulai dari cerita Jahshua Kristus, Anak Jahweh, dengan baptisan Jahshua, dan Yohanes menulis Injil yang menggunakan istilah-istilah waktu seperti pada keesokan harinya (1:29) dan pada hari ketiga

(2:1) berdasarkan pada hari dimana Jahshua dibaptiskan. Yohanes Pembaptis menyatakan Firman Jahweh pada keesokan hari setelah Jahshua dibaptis dan berkata, “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh” (Yohanes 1:29). Segala dosa dunia diletakkan pada-Nya pada saat Yohanes membaptiskan-Nya. Kemudian Dia mati di atas kayu Salib-Nya untuk pengampunan dosa kita dan berkata, “Sudah Selesai!” (Yohanes 19:30), dan bangkit kembali pada hari yang ketiga. Rasul Paulus berkata, “Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci” (1 Korintus 15:3). Kitab Suci di sini berarti Perjanjian Lama. Bagaimana caranya orang berdosa memberikan korban keselamatan? Dia harus meletakkan tangannya ke atas kepala korba itu sebelum menyembelihnya. Kalau dia meniadakan proses peletakkan tangannya ke atas kepala korban itu, dia tidak bisa mendapat

DAFTAR ISI

339 Pertanyaan & Jawaban

pengampunan karena memberikan korban dengan cara yang tidak sah. Rasul Paulus berkata, “Atau tidak tahukah anda, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematianNya?” (Roma 6:3). Untuk dibaptiskan ke dalam Jahshua Kristus, kita harus mempercayai baptisan Jahshua di Yordan, tidak hanya kepada baptisan air kita. Dan bagaimana bisa terjadi bahwa kita dibaptiskan ke dalam Jahshua? Sewaktu kita percaya di dalam fakta bahwa Yohanes Pembaptis meletakkan segala dosa kita ke atas-Nya sewaktu dia membaptiskan Jahshua, barulah kita bisa dibaptis ke dalam-Nya. “Karena anda semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus” (Galatia 3:27). Mereka yang telah meletakkan semua dosanya kepada Jahshua melalui Yohanes Pembaptis dihapuskan dosanya dan menjadi anakanak Jahweh yang kudus. “Dalam Dia anda telah disunat, bukan dengan

sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa” (Kolose 2:11). Cara diselamatkan dengan memotong bagian tubuh dosa adalah sunat di dalam hati yang tidak dilakukan oleh tangan manusia (Sunat ialah sunat di dalam hati, Roma 2: 29), yaitu mempercayai baptisan Jahshua, yang memotong dosa kita di dalam hati kita, seperti yang dikatakan rasul Paulus. “Juga anda sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan - maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Jahweh oleh kebangkitan Jahshua Kristus” (1 Petrus 3:21). Baptisan adalah sebuah kiasan yang menyelamatkan kita. Walaupun kita mengetahui bahwa manusia dimusnahkan pada jaman Nuh karena mereka tidak percaya pada air, tetapi sampai masa inipun masih ada orang tidak percaya, orang yang tidak percaya pada Jahshua,

DAFTAR ISI

340 Pertanyaan & Jawaban

karena mereka tidak percaya pada baptisan Jahshua, yaitu air. Rasul Yohanes menyatakan segala kebenaran dalam Injil di dalma suratnya yang pertama. “Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Jahshua Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah adalah kebenaran” (I Yohanes 5:6). Jahshua datang kepada kita melalui baptisan dan Salib-Nya untuk menyelamatkan kita dari segala dosa kita. Yohanes juga berkata bahwa, “Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu” (1 Yohanes 5:8). Ayat ini berkata bahwa baptisan Jahshua, SalibNya, dan Roh semuanya menjadi satu membentuk keselamatan yang sempurna. Jahshua berkata kepada Nikodemus, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Jahweh” (Yohanes 3:5). Kita dilahirkan kembali dari air dan Roh. Percaya

kepada baptisan air Jahshua dan Salib sajalah yang anda perlukan untuk diselamatkan dan untuk mendapat Roh Kudus sebagai anugerah. Inilah yang dikatakan Alkitab kepada kita mengenai “dilahirkan kembali.” Itulah sebabnya, rasul Petrus berkata, “bertobatlah dan hendaklah anda masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Jahshua Kristus untuk pengampunan dosamu, maka anda akan menerima karunia Roh Kudus” (Kisah Para Rasul 2:38). Untuk mendapatkan pengampunan atas segala dosa dan karunia Roh Kudus, anda harus memiliki iman yang teguh di dalam baptisan Jahshua di dalam hati anda. Apa lagi yang bisa kami katakan? Ada banyak frasa yang menjelaskan mengenai baptisan-Nya sebagai tindakan yang benar dan adil untuk keselamatan. Kekristenan harus kembali kepada Injil air dan Roh. “Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari Injil tentang Kristus dan beraliih

DAFTAR ISI

341 Pertanyaan & Jawaban

kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar iman kepada Jahweh, yaitu Injil tentang pelbagai baptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal” (Ibrani 6:1-2). Di sini, kita bisa mendapatkan petunjuk untuk mencari Injil yang dipercayai oleh gereja mula-mula. Mereka mengajarkan doktrin baptisan, peletakkan tangan, kebangkitan orang mati, dan penghakiman kekal kepada orang yang hanya sekedar menjadi orang Kristen KTP saja. Kita semua harus percaya di dalam hati kita bahwa Jahshua menghapuskan segala dosa kita dengan baptisan-Nya dan kematianNya di atas kayu Salib untuk menanggung hukuman demi dosa kita sesuai dengan Hukum Taurat Jahweh yang benar.

7. Pertanyaan: Hal itulah yang sudah saya percayai dan ajarkan, anda hanya menambahkan penekanan kepada baptisan Jahshua yang memang banyak dilalaikan. Apakah perbedaan besar yang ada mengenaiInjil air dan Roh? Jawaban : Hal “diselamatkan” berarti mendapat penebusan, pengampunan dosa. Hal itu juga berarti kelahiran kembali karena seorang berdosa menjadi orang benar dengan percaya kepada Injil kehidupan yang membuatnya dilahirkan kembali dari air dan Roh melalui keselamatan yang dilakukan Jahshua. Roh Kudus datang kepada mereka yang diselamatkan dan dilahirkan kembali dan menyaksikan bahwa mereka adalah anak-anak Jahweh. Jadi, semuanya sebenarnya sama saja; menerima Roh Kudus, diselamatkan, dilahirkan kembali, menjadi anakanak Jahweh, dan dibenarkan. Jahshua berkaka, “Akulah jalan dan kebenaran

DAFTAR ISI

342 Pertanyaan & Jawaban

dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Yohanes 14:6), kalimat ini berarti bahwa hanya melalui Jahshua, Anak Tunggal Jahweh, kita bisa masuk ke dalam kerajaan Jahweh. Maka, kita harus tahu bagaimana Jahshua menghapus segala dosa dan membuat kita menjadi orang-orang yang berhak masuk ke dalam kerajaan-Nya. Namun, kebanyakan umat Kristus berpikir bahwa hanya dengan memanggil nama-Nya saja mereka bisa diselamatkan. Mereka percaya pada Jahshua tanpa membuka Alkitab, tanpa mengetahui apa yang Jahshua lakukan untuk menyelamatkan kita dari segala dosa kita. Hal masuk ke dalam kerajaan Jahweh hanya bisa terjadi melalui Jahshua, dan kita bisa percaya kepada-Nya dengan iman di dalam hukum Roh kehidupan di dalam Jahshua Kristus. Banyak orang tidak mengenal apa yang Jahshua lakukan untuk keselamatan kita, tetapi hanya percaya buta-buta kepada-Nya, sambil

berkata, “Tuhan, Tuhan!” Mereka juga berpikir bahwa mereka diselamatkan, tapi dosa mereka masih ada di dalam hati mereka. Kalau anda masih berdosa di dalam hati anda walaupun anda sudah percaya pada Jahshua, dari apa anda diselamatkan? Jikalau ada orang bertanya, “Bagaimana Jahshua menghapus segala dosa?” Banyak orang akan menjawab, “Mungkin menghapus dosa itu di atas kayu Salib.” Kemudian untuk pertanyaan lainnya, “Apakah anda memiliki dosa di dalam hati anda” Mereka pasti akan menjawab, “Tentu saja.” Nama Jahshua berarti “Juruselamat yang menyelamatkan umatNya dari dosa mereka” (Matius 1:21). Kita percaya kepada Jahshua agar diselamatkan dari dosa. Akan tetapi, kalau kita masih memiliki dosa di dalam hati kita walaupun kita sudah percaya kepada Jahshua, maka kita masih tetap orang berdosa, budak dosa, dan akan dihakimi. Rasul Paulus berkata, “Demikianlah sekarang

DAFTAR ISI

343 Pertanyaan & Jawaban

tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Jahshua” (Roma 8:1). Ayat ini memberikan kepastian bahwa seseorang yang masih memiliki dosa di dalam hatinya tidak berada di dalam Kristus Jahshua. Mengapa mereka masih menjadi orang berdosa walaupun mereka masih percaya pada Jahshua? Itu karena mereka hanya percaya kepada darah Salib dan tidak meletakkan dosa mereka ke atas-Nya melalui baptisan Jahshua. Oleh karena itu, mereka masih memiliki dosa di dalam hati mereka walaupun Jahshua mati di atas kayu Salib bagi dosa mereka. Ada perbedaan yang penting antara iman percaya kepada Jahshua dan tidakpercaya kepada halitu; beberapa orang diselamatkan dan menjadi benar karena mereka percaya pada baptisan Jahshua, tapi sebagian yang lain masih menjadi orang berdosa karena tidak percaya. Roh Kudus tidak datang kepada orang berdosa. Dia hanya datang kepada orang benar yang diselamatkan

dari air dan Roh. Karena itulah rasul Paulus berkata, “Atau tidak tahukah anda, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?” (Roma 6:3). Banyak orang percaya bahwa Jahshua menghapus dosa kita di atas kayu Salib, tapi kita tidak bisa berkata bahwa kita tidak memiliki dosa lagi di dalam hati kita kalau kita tidak percaya kepada baptisan Jahshua. Kalau kita mengatakan demikian, kita berdusta kepada Jahweh dan kepada hati nuraninya sendiri. Kita tetap masih memiliki dosa di dalam hati kita kalau kita tidak percaya pada baptisan-Nya. Kalau seseorang tidak percaya pada Injil baptisan dan Salib Jahshua, mereka akan menjadi orang-orang legalisme dan jatuh ke dalam dosa maut. Oleh karena itu, apapun yang mereka lakukan, seperti berdoa di gunung-gunung atau meminta pengampunan di gereja, mereka masih akan menemukan dosa di dalam hati mereka. Jahshua berkata, “Bukan setiap orang yang

DAFTAR ISI

344 Pertanyaan & Jawaban

berseru kepada-Ku : Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukanlah kita bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujimat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal anda! Enyalah dari padaKu, anda sekalian pembuat kejahatan” (Matius 7:21-23). Siapakah “anda sekalian pembuat kejahatan” itu? Kata itu menunjuk kepada mereka yang belum menerima penebusan sempurna di dalam hati mereka, karena mereka hanya percaya kepada Salib saja. Kita adalah pembuat kejahatan kalau kita tidak percaya kepada kenyataan bahwa Jahshua menyelamatkan kita melalui baptisan dan salibNya. Kita tidak bisa berkata bahwa kita memiliki iman benar sebelum kita mengenal

baptisan Jahshua dan Salib-Nya. Jahshua berkata bahwa kalau seseorang ingin dilahirkan kembali, maka hal itu akan terjadi dari air dan Roh. Sama seperti manusia tidak bisa diselamatkan dari air baha kalau mereka berada di dalam bahtera Nuh, anda juga bisa mendapatkan penebusan, pengampunan dosa dan kehidupan yang sesungguhnya hanya kalau anda percaya kepada Injil air dan Roh. Tanpa Injil air dan Roh, anda tidak akan bisa mendapat pertobatan dan tidak bisa menjadi anak-anak Jahweh.

DAFTAR ISI

345 Pertanyaan & Jawaban

8. Pertanyaan : Saya yakin bahwa iman saya pada Jahshua menyelamatkan saya. Saya sudah memiliki damai sejahtera dan dan keyakinan di dalam hati saya. Tetapi sekarang saya menjadi bingung karena khotbah anda. Apakah saya harus percaya kepada baptisanNya dan kepada salib-Nya untuk diselamatkan? Jawaban : Kalau anda tidak percaya pada baptisan Jahshua, saya yakin bahwa anda memiliki dosa di dalam hati anda. Rasul Yohanes berkata, “Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita” (I Yohanes 1:8). Kalau anda berkata bahwa anda tidak memiliki dosa walaupun anda sebenarnya berdosa karena tidak percaya pada baptisan Jahshua, maka hal itu merupakan tindakan yang bertentangan dengan hati nurani anda sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam diri anda.

Keyakinan akan keselamatan muncul sewaktu kita mendapat pengampunan dosa dan menerima Roh Kudus sebagai anugerah dengan percaya kepada baptisan Jahshua dan SalibNya. Rasul Paulus berkata, . . . suatu injil lain,.yang sebenarnya bukan injil.. (Galatia 1:7). Hanya Injil air dan Roh yang diterima oleh para rasul dari pengInjil Jahshua dan yang mereka kotbahkan kepada orang-orang sejaman mereka, yang bisa menyelamatkan kita dari segala dosa kita. Kalau kita tidak percaya pada Injil air dan Roh, kita masih memiliki dosa dalam diri kita. Bagaimana kita bisa hidup dengan keyakinan keseelamatan pada waktu kita masih memiliki dosa di dalam kehidupan kita? Sewaktu kita berbuat kebenaran di hadapan Jahweh, kita bisa yakin bahwa kita memiliki sukacita dan keyakinan akan keseelamatan kita, namun sewaktu kita berdosa, kita tidak akan memiliki keyakinan dan merasa ketakutan di dalam hati

DAFTAR ISI

346 Pertanyaan & Jawaban

kita. Keselamatan yang demikian adalah keselamatan yang didasarkan kepada pemikiran dan emosi pribadi, dan bukan keselamatan yang disetujui oleh Jahweh. Keselamatan yang berasal dari pemikiran pribadi pada akhirnya akan membawa orang kepada pemahaman bahwa pengudusan kita bersifat bertahap, dengan meminta dan memperoleh pengampunan sedikit demi sedikit setiap hari. Mereka yang percaya kepada pengInjil yang salah ini percaya bahwa mereka suatu saat nanti akan diselamatkan kalau mereka menjaga kekudusan hidup mereka, meminta ampun atas dosa mereka setiap hari dan berusaha mentaati hukum Taurat. Tetapi, mereka tetaplah orang berdosa kalau mereka tidak meletakkan dosa-dosa mereka kepada Jahshua melalui iman kepada baptisan Jahshua. Keselamatan yang diberikan Jahweh adalah keseelamatan yang sempurna, yang memberi keyakinan kepada kita bahwa Jahshua menanggung segala dosa dunia dengan baptisan-

Nya oleh Yohanes di sungai Yordan dan mengahapus semuanya dengan Salib-Nya.Oleh karena itulah rasul Yohanes berkata, “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan” (1 Yohanes 1:9). Kalau segala dosa tidak diampuni melalui Injil air dan Roh karena tidak mengetahui kebenaran itu, kita harus mengakui di hadapan Tuhan bahwa kita masih orang berdosa walaupun kita percaya kepada-Nya dan kita ditakdirkan untuk menuju ke neraka karena dosa kita tidak bisa dihapuskan tanpa Injil air dan Roh berapapun jumlah dosa yang kita milikiInilah pengakuan dosa yang sebenarnya. Sewaktu kita mengakuinya demikian, Injil air dan Roh menghapus dosa kita sekaligus dan menjadikan kita sebagai orang benar. Sekarang adalah saat yang sangat istimewa. Siapa saja yang mendengar dan percaya pada Injil baptisan Jahshua dan SalibNya akan diselamatkan dari segala dosa, menjadi orang benar, dan

DAFTAR ISI

347 Pertanyaan & Jawaban

memiliki iman yang kuat bahwa dia selalu siap untuk masuk ke dalam kerajaan sorga kapan saja Tuhan akan dating kembali. Keyakinan, doktrin, dan teologi kita tidak menyelamatkan kita dari segala dosa kita. Kita harus kembali kepada Injil air dan Roh dan menerima kepada keseelamatan yang sesungguhnya dari Jahshua dari segala dosa yang ada di dalam hati kita. Inilah cara kita mengasihi-Nya dan karya-Nya. 9. Pertanyaan: Jikalau pengertian anda mengenai “air dan Roh” itu benar, maka keselamatan tidak mungkin terjadi kepada pencuri di atas kayu salib. Kalau pencuri di kayu salib itu dianggap sebagai kekecualian untuk peraturan yang ada, maka Jahweh menjadi nampak tidak adil, karena Dia mengingkari hukum-Nya sendiri tentang syarat untuk masuk ke dalam KerajaanNya. Bagaimana anda dapat menjelaskan

keselamatan pencuri di atas kayu salib itu? Jawaban : Pada waktu itu, semua orang Yahudi menunggu Mesias yang dinubuatkan Jahweh.oleh karena itu, mereka sangat mengenal “Hukum Taurat dan sistem korban,” yang diberikan Jahweh melalui Musa. Mereka percaya bahwa Mesias akan datang sesuai dengan Hukum Taurat, dan akan membebaskan mereka dari segala dosa mereka. Namun, mereka tidak percaya kepada fakta bahwa baptisan Jahshua oleh Yohanes datang dari Jahweh dan untuk meletakkan segaka dosa dunia ke atas Jahshua (Markus 11: 27-33), tetapi justru menganggapNya sebagai seseorang yang menyesatkan, oleh karena itu mereka menyalibkan-Nya. Oleh karena orang-orang Romawi terlindung dari hukuman sesan dan salib oleh hukum Romawi (Kisa Para Rasul 22:25-29, 23:27), kita bisa tahu bahwa pencuri-pencuri di atas kayu salib adalah bukanlah orang Romawi,

DAFTAR ISI

348 Pertanyaan & Jawaban

tetapi orang Yahudi. Kita juga bisa melihat bahwa pencuri itu adalah seorang Yahudi yang takut akan Tuhan, yang bisa kita ketahui dari perkataannya “Tuhan, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja.” (Lukas 23:42) karena Injil kerajaan sorga tidak dikotbahkan kepada orang-orang bukan Yahudi sebelum Petrus mengabarkan Injil kepada mereka (Kisah Para Rasul 10:1-11:18). Pencuri itu sudah tahu tentang Hukum Taurat dan sistem korban, yang diberikan Jahweh kepada Musa. Oleh karena itu dia percaya bahwa Mesias akan datang sesuai dengan apa yang dikatakan Hukum Taurat. Mereka yang datang kepada Jahweh harus mengakui bahwa mereka adalah orang berdosa, dan mengakui dia akan masuk ke neraka karena dosa-dosanya. Pencuri itu mengakui dosanya, dan berkata, “Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah” (Lukas 23:41). Kita

juga tahu bahwa pencuri merasa takut akan Tuhan dan berharap bahwa dia akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, yang bisa kita lihat dari perkataannya, “Jahshua, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja” (Lukas 23:42). Dia berkata, “tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah” (Lukas 23:41). Apakah yang diketahui oleh pencuri itu tentang apa yang dilakukan Jahshua? Dia percaya bahwa Jahshua dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh anak dara Maria, dibaptis oleh Yohanes Pembaptis, sebagai wakil manusia, menanggung segala dosa dunia, dan disalibkan. Dia adalah seorang Yahudi yang percaya kepada Jahshua di dalam hatinya, meskipun dia disalibkan untuk menerima hukuman karena perbuatannya di dunia. Orang-orang yang mengakui dosa mereka melalui baptisan Yohanes Pembaptis mengakui keadilan Jahweh ketika mereka mendengar bahwa seluruh dosa mereka ditanggungkan kepada

DAFTAR ISI

349 Pertanyaan & Jawaban

Jahshua melalui baptisanNya. Tetapi, mereka yang tidak menerima baptisan Yohanes menolak kehendak Jahweh bagi mereka karena mereka tidak percaya kepada baptisan Jahshua (Lukas 7:28-30). Sebaliknya, pencuri yang diselamatkan itu mengakui bahwa semua yang dilakukan Jahshua adalah tepat dan benar walaupun orangorang Yahudi yang lain tidak mengakuinya. Dia bisa berkata bahwa Jahshua tidak bersalah karena dia mengakui dosa-dosanya melalui baptisan Yohanes dan percaya bahwa Jahshua menanggung segala dosanya melalui baptisan. Dengan demikian, dia bisa diselamatkan. Dia juga seorang yang percaya kepada Injil air dan Roh. Oleh karena Jahweh itu adil, Dia membenarkan orang-orang yang percaya kepada baptisan Jahshua dan Salib-Nya sesuai dengan Hukum yang ditetapkanNya.

10. Pertanyaan: Kalau Jahweh penuh dengan anugerah dan belas kasihan, tidakkah Ia menganggap kita benar walaupun kita memiliki dosa di dalam hati kita kalau kita percaya kepada Jahshua? Jawaban : Jahweh adalah kadih dan juga benar. Oleh karena itu, Dia memperhitungkan dosa apapun yang kita miliki. Upah dosa adalah maut (Roma 6: 23). Itu berarti bahwa seorang berdosa diditakdirkan masuk ke neraka setelahmenjalani pengadilan. Dia memisahkan antara orang yang benar dengan orang-orang berdosa, seperti Dia memisahkan terang dari kegelapan. Jahweh memanggil orang-orang yang tidak berdosa karena percaya bahwa Jahshua menghapus segala dosa mereka melalui baptisan-Nya dan disalibkan untuk menanggung hukuman karena dosa mereka. Namun, orang-orang yang masih memiliki dosa di dalam hatinya, karena tidak percaya kepada

DAFTAR ISI

350 Pertanyaan & Jawaban

baptisan Jahshua, adalah orang berdosa di hadapan Jahweh. Mereka adalah orang-orang yang tidak percaya pada air, atau baptisan Jahshua, seperti orang-orang yang sejaman dengan Nuh. Kalau Jahweh menganggap orangorang yang memiliki dosa dalam hatinya sebagai orang benar dan tidak memiliki dosa, maka Dia menjadi pendusta dan karena itu tidak layak untuk menghakimi atau berkuasa atas ciptaanNya. Dia berkata, “Aku tidak akan membenarkan orang bersalah” (Keluaran 23:7). Orang bersalah adalah orang yang lebih taat dan bersandar kepada tradisi manusia, dan mengabaikan Injil air dan Roh, yang melaluinya Jahweh menyelamatkan kita dari segala dosa kita dalam cara yang paling adil dan benar. Jahshua berkata, “akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku”, (Yohanes 16:9). Satu-satunya dosa yang masih ada di dalam dunia adalah ketidakpercayaan akan kenyataan bahwa Jahshua sudah menanggung segala dosa kita melalui baptisan dan Salib-Nya

dan menjadi Juruselamat kita. Inilah dosa menghujat Roh Kudus. Orang yang berdosa menghina Roh Kudus ini tidak bisa diselamatkan karena mereka tidak percaya bahwa Jahshua sudah menghapus segala dosa mereka. Rasul Yohanes berkata, “Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Jahweh, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Jahweh. Dan anda tahu, bahwa Ia telah menyatakan diri-Nya, supaya Ia menghapus segala dosa, dan di dalam DIa tidak ada dosa” (1 Yohanes 3:4-6). Tidak percaya bahwa Jahshua menghapus segala dosa kita melalui baptisan-Nya dan SalibNya adalah sama dengan melakukan pelanggaran dan perbuatan dosa dan orang-orang berdosa ini akan ditolak oleh-Nya pada hari penghakiman. Seseorang yang tinggal di dalam Dia tidak memiliki dosa dan dipersatukan dengan Jahshua melalui baptisan-Nya. Mereka yang menyerahkan segala dosa mereka seumur hidup mereka kepada

DAFTAR ISI

351 Pertanyaan & Jawaban

Jahshua melalui baptisanNya tidak lagi menjadi orang berdosa meskipun mereka masih melakukan dosa karena kelemahan daging. Jahweh menyebut mereka, orang-orang yang meletakkan dosa mereka kepada Jahshua dan dikuduskan oleh hukum Roh kehidupan, sebagai orang benar. Dan Dia memberikan mereka Roh Kudus sebagai karunia. Roh Kudus tidak datang kepada orang yang memiliki dosa di dalam hati mereka. Alkitab berkata, “Sebab Engkau bukanlah Jahweh yang berkenan kepada kefasirkan; orang jahat takkan menumpang pada-Mu” (Mazmur 5:5). Roh Kudus Jahweh tidak pernah tinggal di dalam hati orang-orang yang memiliki dosa. Seseorang yang tidak memiliki Roh Kudus di dalamnya bisa berkata bahwa dia tidak memiliki dosa menurut doktrin dan pikiran sendiri. Namun, dari lubuk hatinya, dia tidak akan bisa berkata bahwa dia tidak memiliki dosa dan benar karena hati nuraninya akan berseru kepadanya.

Ada kemungkinan bahwa dia berkata dirinya sebagai orang berdosa dari mata manusia, tetapi orang benar di mata Jahweh. Tetapi Jahweh tidak memanggil orang berdosa sebagai orang benar. Orang berdosa adalah subyek penghakiman dan dia harus percaya pada Injil air dan Roh.

DAFTAR ISI

TheNewLifeMission

e-Books

PETUNJUK
?

Cara Membaca
Cara Lebih Mudah Untuk Membaca

Halaman Sampul

353

PETUNJUK

CARA MEMBACA

MEMBUKA SELURUH HALAMAN BUKU
Halaman demi Halaman Lompat ke Halaman

PETUNJUK

354

PETUNJUK

HALAMAN DEMI HALAMAN
• KeyBoard
1) Page Up / Tombol Page Down Page Up = Halaman Sebelumnya, 2) Tombol Panah ← atau ↑ = Halaman Sebelumnya, → atau ↓ = Halaman sesudahnya Page Down = Halaman sesudahnya

• Tombol Menu Acrobat Reader
◄ = Halaman Sebelumnya, ► = Halaman sesudahnya

• Sambungan
◄ = Halaman Sebelumnya, Daftar Isi = Melihat Daftar Isi ► = Halaman sesudahnya

PETUNJUK

355

PETUNJUK

LOMPAT KE HALAMAN
1) Key Board Ctrl + N Key : Nomor halaman yang anda tuju.

2) Scroll Bar untuk Acrobat Reader Tekan dan tarik di dalam scroll bar until sampai nomor halaman yang nampak cocok dengan halaman yang anda tuju.

PETUNJUK

356

PETUNJUK

CARA LEBIH MUDAH UNTUK MEMBACA
Menggunakan Penanda
Anda bisa bergerak dengan bebas kemanapun anda inginkan dengan menggunakan penanda
- Tunjukkan Penanda : Tekan tombol F5 Key di keyboard anda - Sembunyikan Penanda : Tekan Tombol F5 lagi

PETUNJUK

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->