P. 1
Metamorfosis hewan

Metamorfosis hewan

|Views: 1,097|Likes:
Published by Adrian Rahardi

More info:

Published by: Adrian Rahardi on Nov 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2014

pdf

text

original

Metamorfosis : Lebah Madu

Posted by Erwin on April 8, 2008

Lebah Madu adalah serangga yang termasuk pada kelompok Holometabola, yaitu serangga yang mengalami metamorfosis sempurna. Tahapan dari daur serangga yang mengalami metamorfosis sempurna adalah : Telur – Larva – Pupa – Imago Larva adalah hewan muda yang bentuk dan sifatnya berbeda dengan dewasa. Pupa adalah kepompong dimana pada saat itu serangga tidak melakukan kegiatan, pada saat itu pula terjadi penyempurnaan dan pembentukan organ. Imago adalah fase dewasa atau fase perkembangbiakan. Lebah madu termasuk pada ordo Hymenoptera yang memiliki ciri-ciri :  Mempunyai dua pasang sayap, tipis seperti selaput  Tipe mulut menggigit Siklus metamorfosis lebah madu adalah sebagai berikut : 1. Ratu menghasilkan telur-telur dan disimpan di dalam sel-sel 2. Selanjutnya telur akan berubah menjadi ulat-ulat atau larva 3. Larva akan membesar dan berkembang membentuk pupa 4. Pupa berubah dan berkembang kepada bentuk seekor lebah

Gambar dibawah ini menunjukkan lebah-lebah pekerja yang berkumpul di sekeliling ratu.

Sumber : 1. Edukasi.net, http://www.e-dukasi.net/mol/mo_full.php?moid=78&fname=bio111_19.htm

http://www. dan tunicata mengalami proses metamorfosis. dimulai dari larva atau nimfa.com/indo/artikel/006. echinodermata. Ada dua macam metamorfosis utama pada serangga. http://www.com/malaysian/l ebahmadu1. Perbandingan lama metamorfosis Spesies Lalat rumah Kepik Telur 1 hari 4 hari Larva/Nimfa Pupa 2 minggu 2 minggu 2 minggu 1 minggu 2 minggu 10 hari Dewasa 2 minggu 3-9 bulan 2-6 minggu 2 bulan tidak melewati tahapan ini 1 hari 9 bulan Monarch Butterfly 4 hari Mayfly Kecoa Periodical Cicada 1 bulan 13/17 tahun 1 bulan 3 tahun 1 bulan 3 bulan . Keajaiban Lebah madu.php Metamorfosis : Dari Wikipedia bahasa Indonesia. hemimetabola dan h olometabola. amfibi. dan berakhir sebagai imago dewasa. kadang-kadang melewati fase pupa. Seekor capung sedang melakukan ekdisisterakhirnya. bermetamorfosis dari bentuknimfanya Metamorfosis adalah suatu proses perkembangan biologi pada hewan yang melibatkan perubahan penampilan fisik dan/atau struktur setelah kelahiran atau penetasan. ensiklopedia bebas Untuk kegunaan lain dari Metamorfosis atau Metamorphosis.htm . crustacea. Daftar isi [sembunyikan]  1 Metamorfosis serangga  2 Metamorfosis amfibi  3 Lihat pula  4 Referensi  5 Pranala luar Metamorfosis serangga: Metamorfosis biasanya terjadi pada fase berbeda-beda.harunyahya. lihat Metamorfosis (disambiguasi).2. mollusca. Beberapa serangga.harunyahya. yang biasanya (tapi tidak selalu) disertai perubahan habitat atau kelakuan. Perubahan fisik itu terjadi akibat pertumbuhan sel dan differensiasi sel yang secara radikal berbeda.

Ada beberapa hal yang berbeda dari daur amfibi pada umumnya. Banyak spesies kodok tropis meletakkan telurnya di darat. untuk menghancurkan tubuh larva. Setelah menetas. Sementara di dalam pupa. ingsang tak berfungsi lagi ekornya menjadi pendek serta bernapas dengan paru-paru. Tapi pada metamorfosis kompleks pada kebanyakan spesies serangga. katak tersebut akan berubah menjadi katak dewasa dan kembali berkembang biak. Misalnya mayfly yang hanya hidup pada fase dewasa hanya satu hari.maka bentuk dari muka akan lebih jelas Setelah pertumbuhan anggota badannya sempurna. Pada hemimetabolisme.Metamorfosis tidak sempurna pada belalang : Fase spesies yang belum dewasa pada metamorfosis biasanya disebut larva/nimfa. kaki depannya mulai berbentuk. kemudian telur tersebut akan menetas setelah 10 hari. dan akhirnya menjadi dewasa (imago). kemudian memasuki fase tidak aktif yang disebut pupa. . menyisakan sebagian sel saja.berudu hidup di air Setelah berumur 2 hari. Berudu mempunyai insang luar yang berbulu untuk bernapas. dan hanya akan bermetamorfosis dalam tekanan kondisi lingkungan tertentu. Pada holometabola. Beberapa spesies salamander tidak perlu bermetamorfosis untuk menjadi dewasa sepenuhnya secara seksual. di mana kecebong bermetamorfosis di dalam telur. [sunting]Metamorfosis amfibi pada awalnya. Sebagian sel itu kemudian akan tumbuh menjadi dewasa menggunakan nutrisi dari hancuran tubuh larva. mereka menjadi dewasa yang belum benarbenar matang. larva sangat berbeda dengan dewasanya. fase ini disebut instar. serangga akan mengeluarkan cairan pencernaan. Umur 12 minggu. Menjelang umur 8 minggu. kadang-kadang masih memiliki ekor yang dalam beberapa hari kemudian diserap kembali. dan pertumbuhan sel lagi disebut histogenesis. kaki belakang berudu akan terbentuk kemudian membesar ketika kaki depan mulai muncul. Setelah berumur 3 minggu insang berudu akan tertutup oleh kulit. Hemimetabola juga dikenal dengan metamorfosis tidak sempurna. telur katak tersebut menetas menjadi Berudu. Serangga yang melakukan holometabola melalui fase larva. atau chrysalis. Proses kematian sel disebut histolisis. katak betina dewasa akan bertelur. dan cicada. hanya fase pertama yang disebut larva/nimfa. Lama serangga menghabiskan waktunya pada fase dewasa atau pada fase remajanya tergantung pada spesies serangga itu. yang fase remajanya hidup di bawah tanah selama 13 hingga 17 tahun. Ketika mereka menetas. perkembangan nimfa berlangsung pada fase pertumbuhan berulang dan ekdisis (pergantian kulit). Holometabola juga dikenal dengan metamorfosis sempurna. Kedua spesies ini melakukan metamorfosis tidak sempurna.

osis (bagian dari). melibatkan perubahan bentuk atau struktur melalui pertumbuhan sel dan differensiasi sel. kupu-kupu dan serangga.jenis Metamorphosis Jenis-jenis metamorphosis adalah sebagai berikut : 1. Contoh metamorphosis sempurna terjadi pada katak dan kupu-kupu.Berikut adalah proses metamorfosis tidak sempurna : Metamorfosis tidak sempurna pada capung (E-smart. Metamorphosis tidak sempurna merupakan metamorphosis yang melewati 2 tahapan yaitu dari telur menjadi nimfa kemudian menjadi hewan dewasa. di antaranya adalah katak. Hewan yang mengalami metamorfosis cukup banyak. Metamorphosis berasal dari bahasa Yunani yaitu Greek = meta (diantara. Biasanya metamorfosis ini terjadi pada serangga seperti capung. Jenis . sekitar. Metamorphosis sempurna merupakan metamorphosis yang melewati tahapan-tahapan mulai dari telur-larvapupa-imago (dewasa). jangkrik dan lainnya. morphe` ( bentuk). setelah).Metamorfosis adalah suatu proses biologi di mana hewan secara fisik mengalami perkembangan biologis setelah dilahirkan atau menetas. belalang. Berikut adalah proses metamorfosis sempurna : . 2. jadi metamorphosis merupakan perubahan bentuk selama perkembangan post-embrionik. 2008).

kemudian akan terjadi proses pembentukan seperti berkembangnya anggota tubuh dan morfogenesis kelenjar dermoid. telur katak tersebut menetas menjadi Berudu. Selama metamorfosis. kemudian telur tersebut akan menetas setelah 10 hari.Pada awalnya. Gigi yang digunakan untuk mencabik tanaman hilang dan digantikan dengan perubahan bentuk baru dari mulut dan rahangnya. Proses Biokimia Penambahan secara nyata pada perubahan morfologi. ekornya menjadi pendek serta bernapas dengan paru-paru. fotopigmen ratina yang utama adalah porphyropsin. a. pigmen ini merubah karakterisik fotopigmen dari darat dan vertebrata perairan. Respon hormon thyroid lebih spesifik pada bagian-bagian tubuh tertentu. kaki depannya mulai berbentuk. otot dari lidah juga berkembang. Pada berudu. Pengikatan hemoglobin (Hb) dengan O2 juga mengalami perubahan. b. kupu-kupu akan bertelur. Perubahan lokomosi terjadi dari pergerakan ekor menjadi terbentuknya lengan depan dan lengan belakang. dari kepompong tersebut akan keluar seekor kupu-kupu yang masih muda. Perubahan spesifik organ tubuh yang berbeda juga akan merespon beda pada stimulasi hormon. Setelah pertumbuhan anggota badannya sempurna. insang mengalami degenerasi. Selama metamorfosis. Meskipun terjadi kematian dari sel-sel epidermal pada ekor. Setelah berumur 3 minggu insang berudu akan tertutup oleh kulit. Pertama-tama. Pada anura. Ulat tersebut nantinya akan menempel pada pohon dan daun-daunan sehingga menjadi kepompong. metamorphosis sempurna juga terjadi pada kupu-kupu. Umur 12 minggu. hati mensintesis enzim untuk siklus urea agar dapat membentuk atau menghasilkan urea dari CO2 dan amonia. Perubaan ini meliputi hilangnya gigi dan insang internal pada anak katak. perubahan ini meliputi berkurangnya ekor dan rusaknya insang bagian dalam dan berubahnya struktur kulit. Selain pada katak. Kemudian tidak berapa lama menjadi kupu-kupu dewasa. Telinga bangian tengah berkembang dan membran timfani terletak pada bagian telinga luar. kaki belakang berudu akan terbentuk kemudian membesar ketika kaki depan mulai muncul. Stimulus yang sama menyebabkan beberapa jaringan degenerasi dan menyebabkan diferensiasi dan perkembangan yang berbeda. ulat tersebut akan berubah bentuknya menjadi panjang. metamorfosis umumnya digabungkan dengan perubahan persiapan yang mana dari organisme aquatik untuk menjadi organisme daratan. . Kecebong bersifat ammonotelik yaitu mensekresikan amonia. Setelah menetas. katak betina dewasa akan bertelur. otot dan tulang rawan berkembang untuk memompa udara masuk dan keluar pada paru-paru. Enzim yang terdapat pada hati juga mengalami perubahan. Telur tersebut akan menetas menjadi Larva (ulat). paru-paru membesar. Setelah berumur 2 hari. kepala dan epidermis tubuh tetap melanjutkan fungsinya. Pada urodela (salamander). Pada ekor. Menjelang umur 8 minggu. T3 menyebabkan kematian dari sel-sel epidermal. seperti hilangnya ekor. hal ini disebabkan adanya perubahan habitat. Metamorfosis Katak Pada metamorfosis amphibi banyak sekali mengalami perubahan baik secara morfologi maupun fisiologi. Mata dan telinga berdiferensiasi. sedangkan katak dewasa bersifat ureotelic yaitu mensekresikan urea. c. katak tersebut akan berubah menjadi katak dewasa. perubahan metamorfosis berlangsung secara dramatis dan kebanyakan organ-organnya telah termodifikasi. Proses Morfologi Pada amphibi. Setelah beberapa lama. Berudu mempunyai insang luar yang berbulu untuk bernapas. yang terpenting adalah terjadinya transformasi biokimia selama metamorfosis.

2. proses molting diinisiasi di otak. Holometabola. Sel sekretori corpora allataaktif selama larva molting. yaitu metamorfosis yang dimulai dengan tahapn larva setelah penetasan. Setelah tahap instar tahapan yang terakhir terbentuk pupa.Hormon yang berperan dalam metamorfosis katak Metamorfosis ini dikontrol hormon thyroid. dan berikatan dengan ikatan reseptor kromatin. Hormon yang berpengaruh pada metamorfosis kupu . berfungsi untuk menginisiasi dan mengkordinir atau mengatur tiap tahapan molting dan meregulasi perubahan ekspresi gen yang terjadi selama metamorfosis melalui proses ekdisis. organ genitalia. ekor tidak mengalami degenerasi sampai terbentuk dan berkembangnya organ-organ lokomosi. TR berikatan dengan sisi yang spesifik pada kromatin sebelum hormon thyroid dibentuk. Metagenesis pada hewan pada dasarnya sama dengan metagenesis pada tumbuhan. Hewan mengalami pergiliran generasi. dan struktur ciri-ciri perkembangan lainnya sudah terbentuk tapi belum sempurna. sayap rudimen. Namun. Contoh hewannya yaitu Hydra dan Ubur-ubur. Contohnya dapat ditemui pada belalang dan kutu busuk. terjadi proses pembentukan struktur hewan dewasa. Setelah itu. Salah satu masalah utama dari metamorfosis adalah koordinasi saat perkembangan. atau sinyal lingkungan. Larva yang mengalami molting akan tumbuh dan berukuran besar. c) Prothoracicotropic (PTIH). akan meregulasi produksi hormon thyroid. Tahapan diantara larva yang mengalami molting dinamakan instar. hal ini terjadi pada pembelahan holoblastic dimana gastrulasi diawali pada posisi subequatorial. pembentukan neural dibagian permukaan dan kuncup anggota tubuh juga terbentuk dibagian permukaan. Untuk menjamin sistem kerja ini. Pembentukan anggota tubuh tidak tergantung hormon thyroid. PTIH adalah hormon peptida yang menstimulasi ekdison dari kelenjar prothoracic. dimana sel neurosekretori menghasilkan hormon Prothoracicotropic (PTIH) yang merespon neural. Ketika T3 dan T4 masuk kedalam sel. 3. Seperti transkripsi gen untuk albumin. insekta mengalami tahap nimpha. Hormon thyroid berfungsi untuk membentuk hubungan timbal balik dengan kelenjar pituitary yang menyebabkan interior pituitary menginduksi thyroid untuk menghasilkan T3 dan T4 lebih banyak. Selama pembentukan pupa. Seperti berkembangnya kaki dan tangan untuk pergerakan dan insang tidak akan mengalami perubahan fungsi sampai berkembang otot paru-paru. 2 organ yang sensitif terhadap thyroksin yaitu thyroid dan kelenjar pituitary. Hal ini menunjukkan bahwa koordinasi metamorfosis yang berbeda pada jaringan dan organ akan memberikan respon yang berbeda pada hormon. Pembentukan anggota tubuh tidak tergantung pada hormon thyroid. Insekta tumbuh dengan cara molting yaitu pertumbuhan kutikula baru dengan meningkatkan ukuran tubuh. 3. yaitu fase generatif (seksual) dan fase vegetatif (aseksual) secara bergantian. Hemimetabola. globin dewasa. keratin kulit dewasa diaktivasi oleh hormon thyroid. contoknya pada ngengat dan kutu loncat. Metamorfosis Kupu . Selain itu. Koordinasi dari perubahan perkembangan dan respon molekul hormon thyroid. Ametabola. yaitu metamorfosis yang melalui tahapan pro-nimpha yang terjadi persis setelah penetasan. organ-organ ini tumbuh dengan sempurna pada akhir molting.hormon juvennil juga berungsi untuk mencegah perubahan induksi ekdison pada ekspresi gen yang penting saat terjadi metamorfosis b) 20-hidroxyecdysone. Belum diketahui mekanisme dari hormon thyroid dengan respon yang berbeda pada jaringan yang berbeda (proliferasi. kematian sel). hal ini disebabkan perubahan metamorfosis pada thyroidectomized berudu memiliki konsentrasi yang lebih rendah bila dibandingkan dengan hormon T4. Peranan hormon T3 lebih penting. Pada dasarnya. Ada tiga jenis pertumbuhan pada insecta: 1.kupu Metamorfosis pada insekta sering kali diikuti dengan pengerusakan pada jaringan-jaringan pada fase larva digantikan dengan jaringan-jaringan dari sel-sel yang baru yang telah berdiferensiasi. disekresikan oleh corpora allata. Selama hormon juvennil terbentuk hidroksi ekdison menstimulasi molting dan menghasilkan larva instar yang baru. Respon T3 adalah aktivasi transkripsi gen reseptor hormon thyroid (TR). hormonal.kupu Molting dan metamorfosis dikontrol oleh beberapa hormon efektor diantaranya yaitu: a) Juvennile hormon. Perubahan metamorfosis dari perkembangan katak dengan mensekresikan hormon thyroxin (T4) dan triiodothronine (T3) dari thyroid selama metamorfosis. yaitu tahapan yang tidak melalui tahap larva. Hewan yang mengalami metagenesis misalnya golongan Cnidaria. hormon reseptor kompleks dirubah dari aktivator transkripsi. . hormon thyroid juga berfungsi untuk transkripsi dan mengaktivasi transkripsi pada beberapa gen. Pada metamorfosis hemimetabola. diferensiasi.

. yaitu medusa dan polip.8 Metagenesis pada Obelia KESIMPULAN Metamorphosis pada katak dan kupu-kupu merupakan metamorphosis sempurna dimana metamorphosisnya melewati tahapan-tahapan mulai dari telur-larva-pupa-imago (dewasa). Hormon yang berpengaruh pada metamorfosis kupu – kupu antara lain Juvennile hormon.Perhatikan Gambar 1. Medusa merupakan fase seksual (generatif) dan polip merupakan fase aseksual (vegetatif). 20-hidroxyecdysone. Gambar 1. Hormon yang berpengaruh pada metamorfosis katak adalah hormon thyroid dengan mensekresikan hormon thyroxin (T4) dan triiodothronine (T3) dari thyroid selama metamorfosis. Ubur-ubur memiliki dua fase dalam daur hidupnya.13. dan prothoracicotropic (PTIH).

KESIMPULAN Metamorphosis pada katak dan kupu-kupu merupakan metamorphosis sempurna dimana metamorphosisnya melewati tahapan-tahapan mulai dari telur-larva-pupa-imago (dewasa). 20-hidroxyecdysone. Hormon yang berpengaruh pada metamorfosis katak adalah hormon thyroid dengan mensekresikan hormon thyroxin (T4) dan triiodothronine (T3) dari thyroid selama metamorfosis. . Hormon yang berpengaruh pada metamorfosis kupu – kupu antara lain Juvennile hormon. dan prothoracicotropic (PTIH).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->