P. 1
Kelas12 Sma Matematika-Aplikasi Ipa Pesta-e-s

Kelas12 Sma Matematika-Aplikasi Ipa Pesta-e-s

|Views: 457|Likes:
Published by Niken Widiastuti

More info:

Published by: Niken Widiastuti on Nov 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/04/2013

pdf

text

original

Sections

  • A.Pengertian Integral
  • C.Integral Tertentu
  • D.Menentukan Luas Daerah
  • E.Menentukan Volume Benda Putar
  • Ulangan Bab 1
  • A.Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel
  • B.Model Matematika
  • C.Nilai Optimum Suatu Fungsi Objektif
  • Ulangan Bab 2
  • A.Pengertian Matriks
  • B.Operasi Hitung pada Matriks
  • C.Determinan dan Invers Matriks
  • D.Penerapan Matriks dalam Sistem Persamaan Linear
  • Ulangan Bab 3
  • A.Pengertian Vektor
  • B.Operasi pada Vektor
  • C.Perbandingan Vektor
  • D.Perkalian Skalar Dua Vektor dan Proyeksi Vektor
  • Ulangan Bab 4
  • A.Barisan dan Deret Aritmetika
  • C.Notasi Sigma dan Induksi Matematika
  • D.Aplikasi Barisan dan Deret
  • Ulangan Bab 5
  • Transformasi Geometri Transformasi Geometri
  • A.Translasi
  • B.Refleksi
  • C.Rotasi
  • D.Dilatasi
  • E.Komposisi Transformasi dengan Matriks
  • Ulangan Bab 6
  • A.Grafik Fungsi Eksponen dan Fungsi Logaritma
  • B.Persamaan dan Pertidaksamaan Eksponen
  • C.Persamaan dan Pertidaksamaan Logaritma
  • Ulangan Bab 7
  • Tugas Akhir
  • GLOSARIUM
  • PUSTAKA ACUAN
  • KUNCI JAWABAN
  • INDEKS

Matematika Aplikasi
Jilid 3
untuk

SMA dan MA Kelas XII
Program Studi Ilmu Alam

Pusat Perbukuan
Departemen Pendidikan Nasional

Daftar Isi

i

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-undang

Matematika Aplikasi
Jilid 3
Untuk SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam
Penulis Penelaah Editor : Pesta E. S. Cecep Anwar H. F. S. : Drs. Suwarkono, M.Sc : Adi Setiyawan Agus Tri Antoro Perancang Kulit : Henry Nur Patria Tata Letak Ilustrasi Ukuran Buku : Riefmanto Sri Sugiyarni : Andie Anakota : 20,5 x 28 cm

510.07 PES m

PESTA E.S Matematika aplikasi : untuk SMA dan MA kelas XII program studi ilmu alam/Pesta E>S, Cecep Anwar H. F .S ; editor Adi Setiyawan, Agus Tri Antoro. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008. x, 194 hlm. : ilus. ; 28 Cm. Bibliografi : hlm.190 Indeks ISBN 979-462-948-0 1. Matematika-Studi dan Pengajaran II. Cecep Anwar H. F. S I. Judul

Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2008 Diperbanyak oleh ... ii
ii Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

KATA SAMBUTAN
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2008, telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan Nasional. Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 34 Tahun 2008. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (down load), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.

Jakarta, Juli 2008 Kepala Pusat Perbukuan

Kata Sambutan

iii

konsep dalam buku ini mengakar ke dalam pemikiran siswa karena pengenalan konsep-konsep ini disajikan dengan memberikan masalah yang memiliki makna dalam kehidupan sehari-hari. Upaya yang penulis lakukan adalah dengan menyusun perangkat buku pelajaran Matematika Aplikasi untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA). dan nilai-nilai. buku ini juga didukung dengan tampilan tata letak yang baik. GameMath yang berisi pemainan matematika. Pengembangan aspekaspek tersebut dilakukan untuk meningkatkan dan mengembangkan kecakapan hidup (life-skills) melalui seperangkat kompetensi agar siswa dapat bertahan hidup. menyesuaikan diri. buku ini dilengkapi dengan bagian pelatihan yang terdiri atas dua kelompok soal. sikap. Dalam buku ini. siswa juga dapat menemukan bagian pengayaan seperti Aktivitas di Kelas yang berisi kegiatan untuk dilakukan oleh siswa. Kebijakan pemerintah ini telah menyulut pemikiran penulis untuk ikut meningkatkan mutu pendidikan.KATA PENGANTAR Upaya menyeluruh dari pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan meliputi aspek-aspek pengetahuan. Selain itu. Buku ini masih jauh dari sempurna. Dengan mengusung pendekatan induktif-dedukatif konstruktif. Bagian pelatihan ini dimaksudkan untuk mengukur penguasaan siswa terhadap konsep yang diberikan. kritik dan saran yang ada hubungannya dengan penyempurnaan buku ini sangat penulis harapkan untuk perbaikan pada edisi berikutnya. Kebermaknaan ini dapat dirasakan dari awal mempelajari setiap pelajaran dalam buku ini. Terbitnya buku ini diharapkan seperti matahari yang mampu menjadi energi dan penerang dalam pendidikan bangsa kita. Masing-masing diberi nama Asah Kompetensi dan Asah Kemampuan. Juli 2008 Penulis iv iv Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . dan berhasil di masa datang. keterampilan. Buku ini berbalur ungkapan santun dengan bahasa yang komunikatif sehingga mudah dipahami oleh siswa. Jakarta. dan Siapa Berani yang berisi soal-soal menantang khusus diberikan bagi siswa penggemar matematika. disain dan ilustrasi yang menarik dengan memperhatikan tingkat pemahaman siswa. Sahabat Kita yang berisi informasi tentang tokoh matematika. Sebagai buku siswa.

Info Math disisipkan sebagai informasi untuk membuka wawasan sehingga tidak buta terhadap informasi Matematika dan perkembangan teknologi. Daftar simbol merupakan kumpulan simbol atau rotasi beserta penjelasannya yang dilengkapi nomor halaman kemunculannya. Ada Aktivitas di Kelas yang merupakan kegiatan di mana kamu dapat mengembangkan keterampilan dalam merencanakan melaksanakan dan menyimpulkan aktivitas. Asah Kompetensi digunakan untuk mengukur kemampuan dalam menguasai materi yang telah dibahas. Sahabat Kita merupakan informasi latar belakang matematikawan yang telah berjasa dengan menemukan berbagai macam teori yang sekarang ini digunakan dan dirasakan manfaatnya. Soal-soal ini khusus diberikan buat kamu yang gemar Matematika dan telah memahami materi. Siapa Berani merupakan soal-soal yang menantang. Apakah Keunggulan Buku Ini? v . Catatan disajikan berupa informasi yang berguna untuk memperjelas konsep Matematika.Pada setiap awal bab terdapat tujuan pembelajaran untuk mengetahui isi dan manfaat setelah mempelajari bab tersebut dan diberikan juga pengantar bab berupa uraian singkat dan gambar yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.

Rangkuman disajikan di akhir materi bab supaya kamu dapat dengan cepat mengingat kembali materi-materi yang telah dipelajari pada bab tersebut. Indeks merupakan kumpulan istilah penting yang dilengkapi dengan nomor halaman kemunculan istilah dan disajikan secara alfabetis. Tugas Akhir digunakan untuk mengukur kemampuan kamu mengingat dan menguasai semua materi yang telah dipelajari selama dua semester. vi vi Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .GameMath berisi soal berupa permainan matematika. Glosarium disajikan untuk memahami istilahistilah penting yang disusun secara alfabetis beserta penjelasannya. Ulangan Bab disajikan untuk mengukur kemampuan kamu dalam menguasai semua materi yang telah dibahas dalam bab tersebut. Jawabannya dapat dicari dengan menggunakan logika sehingga dapat mengasah logika dan cara berpikir kritis. Asah Kemampuan digunakan untuk menguji kamu dalam menyelesaikan soal-soal relatif lebih sulit yang berkaitan dengan materi yang telah dibahas.

.......................................... MATRIKS ......................................................................... C....................................................... Ulangan Bab 1 .......................................................................................... Apakah Keunggulan Buku Ini? ................ 1 2 4 13 21 26 31 33 Rangkuman .... Penerapan Matriks dalam Sistem Persamaan Linear .................................................................................................................................................................. 51 52 57 69 76 79 80 Rangkuman ........................................... Determinan dan Invers Matriks ......... BAB 3 A.. BAB 2 A............................................................. C............................................................. D.. Operasi pada Vektor .................................................................. INTEGRAL .............. Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel .............. BAB 4 A......................................... B....................................................... Ulangan Bab 2 ....... B.............. Menentukan Volume Benda Putar ................................................................. Model Matematika ....................................................................................................... Ulangan Bab 3 ........................................................................................... Integral Tertentu ................................................................................................................ E.................................................. Integral Tak Tentu ............................................................. 35 36 39 41 47 48 Rangkuman .................................... Operasi Hitung pada Matriks ....................................................................................................................................................DAFTAR ISI Kata Sambutan .......................................................................... B..................... Nilai Optimum Suatu Fungsi Objektif .............................................................. VEKTOR ................................................................................. Daftar Simbol .................................................................................................................................. PROGRAM LINEAR ..................... Pengertian Integral .............................................................................. C................................................................................................ Kata Pengantar .... Pengertian Matriks .. 83 84 89 Daftar Isi vii ....... Pengertian Vektor .......................................................................................................................................................................................................................... Menentukan Luas Daerah ................... B......................................................................................... D................................ iii iv v ix BAB 1 A.....

....................................................... viii viii Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ................................................................. D BARISAN............................................... Ulangan Bab 7 ............................................................. 161 162 165 173 179 181 184 187 190 191 193 Rangkuman ................................... DERET................................................................................................... Translasi ............. Ulangan Bab 5 ....... Indeks ..... B..................................................................................................................... DAN PERTIDAKSAMAAN EKSPONEN DAN LOGARITMA .............. B... BAB 7 A........................ DAN NOTASI SIGMA ............... Persamaan dan Pertidaksamaan Logaritma ........ Perbandingan Vektor ................................................................................................................... Ulangan Bab 6 ................ 131 132 138 146 151 153 156 158 Rangkuman ........................................................ E.... Grafik Fungsi Eksponen dan Fungsi Logaritma ............................................................................. Barisan dan Deret Aritmetika ......................................................................................................... BAB 6 A................................................................................................................................................................................... Pustaka Acuan ........................................................................ Komposisi Transformasi dengan Matriks ........C..................... C............. Glosarium ...................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................... Persamaan dan Pertidaksamaan Eksponen .................................................................................................................................... Aplikasi Barisan dan Deret ................................................................ FUNGSI....................................................................................................................... Rotasi ........ B............... Tugas Akhir ............................................. Kunci Jawaban ............................ C.... C.......................................... BAB 5 A............................ Refleksi ........................................................ PERSAMAAN............................................................................. D.......................................... 109 110 114 120 124 127 129 Rangkuman ... Perkalian Skalar Dua Vektor dan Proyeksi Vektor .... TRANSFORMASI GEOMETRI ...................... 98 100 104 107 Rangkuman ............................... Dilatasi ... D...................... Notasi Sigma dan Induksi Matematika ...................................................... Barisan dan Deret Geometri ........................................................................ Ulangan Bab 4 .............................................................

133. 110. 133. selang tertutup a sampai b Rata-rata. 36 71. 67. 162 36. 151. 69. 67. ÷ > < ≥ ≤ ≠ ± dy ( x ) dx xn f dx Arti Tanda penjumlahan. 85. 132. 36. b] x Konstanta Interval. 162 4. 89. a per b Tanda kurung Akar kuadrat dari n Halaman 2. 55. 137 98 36. 162 2. 36. 90. 85.DAFTAR SIMBOL Simbol + − = ×. 85. 167 6. y) Fungsi x Turunan pertama dari fungsi f(x) Fungsi objektif dari x dan y Nilai mutlak x Turunan fungsi y terhadap x Integral fungsi f(x) terhadap dx c [a. 151. ⋅ :. 116 2. 37 22. diambil. 120 a b ( ) f (x) f ′(x) f (x. dikurang. 116. 117 4 4 4 4 26 14. 110. 89. 110. 162 2. 110. 162 52. 36. 133 2. 162 21. mean Notasi sigma ∑ Daftar Isi Simbol ix . ditambah. 162 2 40 28. dikali dengan Tanda pembagian. 162 9. dibagi dengan Lebih besar dari Lebih kecil dari Lebih besar atau sama dengan Lebih kecil atau sama dengan Tidak sama dengan Kurang lebih. minus Sama dengan Tanda perkalian. 116. 111. plus minus a dibagi b. 57. plus Tanda pengurangan.

Simbol Un Sn S∝ sin x cos x tan x sec x lim f ( x ) x a Arti Suku ke-n Jumlah n suku yang pertama Jumlah suku tak terhingga Sinus x Cosinus x Tangen x Secan x Limit x mendekati dari f(x) Matriks dengan i baris dan j kolom Transpos dari A Bayangan pertama dari A Bayangan kedua dari A Bayangan ketiga dari A Determinan A Invers dari A Vektor bawah dari A ke B 110 111 116 5. 150 9 14 53 54 133 142 142 71 71 84 133 162 Halaman Ai × j At A′ A′′ A′′′ A A−1 T2 ο T1 log x Komposisi transformasi T1 dilanjutkan dengan T2 Logaritma dari x x x Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 146 5. 146 5.

Bab 1 Integral 1 . baling-baling pesawat akan berputar dengan kecepatan tinggi.com Pernahkah kalian melihat baling-baling pesawat? Bagaimanakah bentuknya? Ketika pesawat hendak mengudara. kalian akan dapat mengetahuinya. Dapatkah kalian mengetahui luas lingkaran yang terbentuk dari perputaran baling-baling itu? Dengan menggunakan integral. E. Bagaimanakah bentuk baling-baling itu saat berputar? Saat baling-baling berputar.Integral B A B 1 A. kalian akan mengamati sebuah bentuk seperti lingkaran.wallpaperbase. Pengertian Integral Integral Tak Tentu Integral Tertentu Menentukan Luas Daerah Menentukan Volume Benda Putar Sumber: www. C. B. D.

1 3 x . 2 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . integral merupakan antiturunan (antidiferensial) atau operasi invers terhadap diferensial. coba tentukan turunan fungsi-fungsi berikut. 1 2 x 2 c 2. berarti menentukan antiturunan dari f (x). Pengertian Integral Di Kelas XI. perhatikan turunan fungsi-fungsi berikut.A. didapat g4 (x) 6 Jadi. g2 (x) dx 1 2 x . didapat g2 (x) 2 Jadi. didapat g1 (x) 1. kalian telah mempelajari konsep turunan. turunan fungsi f(x) 3x3 c adalah f (x) 9x2. f(x) dx F(x) c dengan: notasi integral (yang diperkenalkan oleh Leibniz. jika g1 (x) • g2(x) 1 maka g1(x) x. f(x). Pemahaman tentang konsep turunan ini dapat kalian gunakan untuk memahami konsep integral. Jadi. 3 • f1(x) 3x3 • f2(x) 3x3 7 3 1 • f3(x) 3x • f4(x) 3x3 10 • f5(x) 3x3 99 Perhatikan bahwa fungsi-fungsi tersebut memiliki bentuk umum f(x) 3x3 c. maka F(x) Pengintegralan fungsi f(x) terhadap x dinotasikan sebagai berikut. Jadi. didapat g3 (x) 3 Jadi. • g1(x) x. g1 (x) dx x c 1. dengan c suatu konstanta. Sekarang. bagaimana jika kalian harus menentukan fungsi f(x) dari f (x) yang diketahui? Menentukan fungsi f(x) dari f (x). Setiap fungsi ini memiliki turunan f (x) 9x2. 1 6 x . jika g4 (x) 2 x5 maka g4(x) g4 (x) dx 1 6 x 6 c 4. jika g3 (x) • g4(x) x2 maka g3(x) x5 . jika g2 (x) • g3(x) x maka g2(x) x2. Untuk itu. g3 (x) dx 1 3 x 3 c 3. seorang matematikawan Jerman) f(x) fungsi integran F(x) fungsi integral umum yang bersifat F (x) f(x) c konstanta pengintegralan Sekarang. Jika F(x) adalah fungsi umum yang bersifat F (x) merupakan antiturunan atau integral dari f(x). Sehingga.

antiturunan dari f (x) 9x2 adalah f(x) 3x3 c atau dituliskan f ‘(x) dx 3x2 c. g4 (x) 1 4 x 4 3 0 1 c x0 1 2 6 1 x6 1 1 2 7 x 7 c 3x c 3 5 x 5 2 2 x 2 3 5 x 5 x2 c 3 4 1 x4 2 1 1 x1 1 Bab 1 Integral 3 . f ’(x) 4 3 1 3 x 3 1 2 1 2 x 2 1 0 x3 x2 x 2. tampak bahwa jika g‘(x) dapat dituliskan x n dx 1 n 1 xn 1 xn. g1 (x) b. f(x) Jawab: a. g 2 (x) Jawab: a.Dari uraian ini. 1 n 1 xn 1 c atau c. Tentukanlah turunan dari setiap fungsi berikut! a. Uraian ini menggambarkan hubungan berikut. g 3(x) 1 x3 3 1 1 x3 2x6 3 c. maka f(x) xn 1 c. 1 n 1 Jika f ‘(x) konstanta xn. g 1(x) b. f ’(x) b. n 1 dengan c suatu Contoh 1. f ’(x) c. Tentukanlah antiturunan x jika diketahui: a. f ’(x) (2 5)x2 (3 2)x3 6x2 6x 3 1 1 5x2 2x3 10 3x2 4x 5 c. Ini berarti. g3 (x) 3x4 x2 2x 4x 1 2 d. turunan fungsi f(x) 3x3 c adalah f (x) 9x2. f(x) b. f(x) 1 3 x 2 1 4 x 4 2x 1 3 x 3 1 2 x 2 d. maka g(x) 1. n Sebagai contoh. f(x) 1 0 10x (2 3)x2 4 1 1 (1 4)x1 1 1 0 1 3 x 2 (1 2)x1 3 2 x 2 2 1 4 x 4 1 d. g 2(x) c.

dx maka antiturunan dari f(x) adalah F(x) c. ditulis f ( x ) dx F(x) c di mana dx f(x) c Sebagai contoh. apabila terdapat fungsi F(x) yang dapat d(F( x )) didiferensialkan pada interval a .teorema berikut yang akan membantu dalam pengerjaan hitung integral. yaitu fungsi yang dicari antiturunannya Konstanta dapat kalian tuliskan x3 x 2 dx c 3 d x3 dx 3 c x2 Sehingga kalian dapat memandang integral tak tentu sebagai wakil keseluruhan keluarga fungsi (satu antiturunan untuk setiap nilai konstanta c). Pengertian tersebut dapat digunakan untuk membuktikan teorema. Integral Tak Tentu Pada bagian sebelumnya. karena Lambang integral yang menyatakan operasi antiturunan Fungsi integran. Jadi. Secara matematis. 1. Teorema 1 Jika n bilangan rasional dan n c adalah konstanta. b sedemikian hingga f(x). maka x n dx 1 n x n 1 1 c di mana Teorema 2 Jika f fungsi yang terintegralkan dan k suatu konstanta. g 4(x) 1 2 1 x 2 1 4 1 1 x 1 1 1 2 0 1x 0 1 c 1 3 x 3 1 3 x 3 4 2 x 2 2x2 1 1 x 2 1 x 2 c c B. maka kf ( x ) dx k f ( x ) dx 4 4 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . kalian telah mengetahui bahwa integral merupakan antiturunan.d.

di mana c r 1 1. maka ( f ( x ) g( x )) dx f ( x )dx g( x ) dx Teorema 4 Jika f dan g fungsi-fungsi yang terintegralkan. maka ( f ( x ) g( x )) dx f ( x ) dx g( x ) dx Teorema 5 Aturan integral substitusi Jika u suatu fungsi yang dapat didiferensialkan dan r suatu bilangan 1 r ( u( x ))r 1 rasional tak nol.Teorema 3 Jika f dan g fungsi-fungsi yang terintegralkan. maka u dv uv v du Teorema 7 Aturan integral trigonometri • • • cos x dx sin x dx sin x cos x c c 1 dx cos 2 x tan x c di mana c adalah konstanta Bab 1 Integral 5 . adalah konstanta dan r Teorema 6 Aturan integral parsial Jika u dan v fungsi-fungsi yang dapat didiferensialkan. maka ( u( x )) u ( x ) dx c.

(3x 2 3x 7) dx x3 3 2 x 2 7 x c. dan 4) 2 x3 3 x2 1 3 2 x 2 7x 1 3 x1 1 c 7x c (Teorema 1) Jadi. . d dx d dx f ( x ) dx f ( x ) dx g( x ) dx g( x ) dx d dx f ( x ) dx d dx g( x ) dx f x g x f ( x ) g( x ) Sehingga didapat: ( f ( x ) g( x )) dx f ( x ) dx g( x ) dx Contoh Hitunglah integral dari Jawab: (3x 2 3x 7) dx 3 x 2 dx 3 x dx 7 dx (3x 2 3x 7) dx! (Teorema 2. 3. 6 6 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . d n (x dx 1 n 1 c) (n 1 n 1)xn n . kalikan kedua ruas dengan 1 n 1 d n 1 x c 1 dx d xn 1 c dx n 1 1 1 xn xn n 1 1 xn 1 Sehingga x n dx c Pembuktian Teorema 3 dan 4 Untuk membuktikan Teorema 4. kalian dapat mendiferensialkan f ( x ) dx g( x ) dx yang terdapat pada ruas kanan seperti berikut.Pembuktian Teorema 1 1 Untuk membuktikan Teorema 1. kalian dapat mendiferensialkan xn 1 c yang terdapat pada ruas kanan seperti berikut. .

Caranya adalah dengan mengintegralkan kedua ruas persamaan seperti berikut. x 9 x 2 dx 2 c c u3 1u u 3 x2 1 9 x2 3 Bab 1 Integral 7 . x 4dx 1 2x2 Jawab: a. Aturan ini digunakan untuk memecahkan masalah pengintegralan yang tidak dapat diselesaikan dengan rumus-rumus dasar yang sudah dipelajari. u(x) v(x) adalah d u x dx v x u x v x dx v x u x dx v x u x dx u x v x u x v x dx u x v x dx u x v x v x u x dx Karena v (x) dx dv dan u’(x) dx du Maka persamaan dapat ditulis u dv uv v du B. u 2 du 2 2u 2 3 3 1 1 u 2 du 2 1 2 1 9 3 Jadi.Pembuktian Teorema 6 Di kelas XI. maka du 2x dx x dx x 9 x 2 dx 9 x2 1 1 2x du 2 dx 1 2 2 3 9 c x2 c 9 x2 c. perhatikan contoh berikut ini. Aturan Integral Substitusi Aturan integral substitusi seperti yang tertulis di Teorema 5. Contoh Hitunglah integral dari: a. Misalkan u 9 x2. kalian telah mengetahui turunan hasil kali dua fungsi f(x) d u( x )v( x ) u x v x v x u x dx Akan dibuktikan aturan integral parsial dengan rumus tersebut. Untuk lebih jelasnya. sin x dx x c. x 9 x 2 dx b. 1.

x 1 2x 2 4 dx x du u4 ( 4x ) 1 u 4 du 4 1 u 12 1 4 1 u 3 3 3 (Teorema 5) c c 3 Substitusi u x 1 2x 2 4 1 dx 2x2 ke persamaan 12u 1 u3 12 1 (1 12 c c 2x2 ) 1 (1 12 3 c 2x2 ) 3 Jadi.1 b. Berikut ini akan dibuktikan aturan integral trigonometri menggunakan rumus tersebut. Caranya adalah dengan mengintegralkan kedua ruas seperti berikut. dan d (tan x) dx sec2x. (1 x dx 2 x 2 )4 c 1 12(1 2 x 2 )3 c. d (cos x) dx sin x. • • • 8 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam d (sin x) dx d Dari (cos x) dx d Dari (tan x) dx Dari cos x diperoleh cos x dx sin x diperoleh sin x dx sec2x diperoleh sin x cos x tan x c c c sec 2 x 8 . yaitu d (sin x) dx cos x. Pembuktian Teorema 7 Di Kelas XI. Misalkan u 1 2x2. sehingga sin u x 2 x du 2 sin u du 2 cos u c 2 cos x c c. kalian telah mempelajari turunan fungsi trigonometri. Misalkan u du dx x x2 dx sin x dx x 1 1 2 1 x 2 2 x 2 x du . maka du dx 4x dx du 4x sehingga integral tersebut dapat ditulis sebagai berikut.

terlebih dahulu kalian harus mengubah sin (3x 1) cos (3x 1) ke dalam rumus trigonometri sudut rangkap. Hitunglah setiap integral berikut! a.1 Segitiga siku-siku untuk integral substitusi trigonometri: (i) a2 x2 a cos t . sin (3x 1) cos (3x 1) dx x2 9 x2 dx Jawab: a. 2. b. Sehingga diperoleh bentuk-bentuk seperti ini. x a tan t .B. dan x 2 a 2 dapat dilakukan dengan menggunakan subtisusi dengan x a sin t. (iii) x2 a2 a tan t Contoh 1. x a sec t. a 2 x 2 . a2 x2 a2 2 a 2 sin 2 t 2 a2 1 sin 2 t Ingat cos (ax 1 sin a b) dx b) b) b) c c c b) dx (ax b) dx a cos t a cos t 2 (ax a 2 x 2 sin (ax a 2 a tan t a sec t a2 2 a 2 1 tan t 2 a 2 sec 2 t sec (ax 1 tan a 1 cos a 2 (ax x2 a2 a 2 sec 2 t a 2 sec 2 t 1 a2 tan 2 t a tan t x a t x x2 t a2 x 2 a 2 x t a2 (i) x2 a (ii) a (iii) Gambar 1. (ii) a2 x2 a sec t . yaitu Bab 1 Integral 9 . Integral dengan Bentuk a2 x 2 . Untuk mengerjakan integral ini. a2 x 2 . dan x 2 a2 Pengintegralan bentuk-bentuk a 2 x 2 .

sin cos 1 sin 2 . sin 3x 1 cos 3x 1 dx 1 cos 6 x 12 x dan dx 3 2 c b. Misalkan. Sekarang. x 3 sin t. maka sin t 3 cos t dt. x2 9 x 2 dx 9 sin 2 x 3 x 9 2 x2 c 10 10 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . kalian mendapatkan: sin (3x 1) cos (3x 1) dx 1 2 1 2 1 cos (6 x 12 1 cos (6 x 6 2) Jadi. rumus kosinus sudut rangkap cos 2t 1 2 sin2 t 1 (1 cos 2t ) dt 2 dx 9 2 (1 cos 2t ) dt 9 t 2 1 sin 2t 2 c 9 9 t sin 2t 2 4 c c 9 x2 3 c 9 9 t sin t cos t 2 2 9 x sin 1 2 3 9 sin 2 1 9 x 2 3 c x 3 x 9 x2 2 1 Jadi. cos t 9 x2 9 x2 3 x 3 3 cos t dx (3 sin t ) 3 cos t 2 t 3 cos t dt 9 x 2 x2 9 x2 Ingat a Integral bentuk: • • • a2 x 2 diubah menjadi x a sin t a2 x 2 diubah menjadi x a tan t x2 a 2 diubah menjadi x a sec t x2 9 x 2 9 sin 2 t Ingat. perhatikan segitiga berikut ini! Dari segitiga di samping. 2 1 sin (6x 2 sin (6x 2) dx 2) dx 2) c c Dengan rumus ini.

Tentukan persamaan kurva yang melalui titik ( 2. Jika g’(x) Jawab: g(x) 2x 3 dan g(2) 1. 2x 3 dx (4 x 2 3x 5) dx 1 c. Bab 1 Integral 11 . Asah Kompetensi a.2. 2) dan memiliki gradien garis singgung x 3. 6x (6 x 15 15) dx y f(x) 3x2 15x c 3x 2 15x c Karena kurva melalui titik ( 2. Jika g’(x) dy dx 4x 5 dan g(3) 6. maka c dapat ditentukan sebagai berikut. 12) dan memiliki persamaan gradien garis singgung Jawab: dy dx dy dx 6 x 15 . persamaan kurva tersebut adalah f(x) 3x2 15x 30. 1 ( x4 4 (5x 3 2x3 10x 2 3) dx 3x 1 ) dx 4 1. tentukanlah g(x). g(x) x2 3x 3 3. Hitunglah setiap integral berikut! 2. 12). g '( x ) dx (2 x 3) dx x2 3x c Karena g(2) 1. d. maka: f( 2) 3( 2)2 15( 2) c 12 3 4 30 c 12 12 30 c 12 42 c c 12 42 c 30 Jadi. Tentukanlah persamaan kurva yang melalui titik (1. b. g(x) x2 3x c g(2) 22 3 2 c 1 4 6 c 1 2 c c 1 2 c 3 Jadi. tentukanlah g(x). 3.

1
Waktu : 90 menit a. b. c. d. e. f. g. h.
x dx (5x 4
(18x 8
2 3

ASAH KEMAMPUAN

1. Tentukanlah integral berikut! i.
) dx
25x 4 3x 2 ) dx

( x x

4)3

Bobot soal: 30
dx
2

j. k. l. m. n. o.

1 1 1 2 x x

dx

1 x 1 x
3

dx

4x 6
( 4 x5

3x 5 8 dx x5 3 ) dx x4
x ) dx

( x 2) x 2
x 4x 1 x2 1 x

4x 1 dx
dx dx

(x3

3x 2 dx x2 (x3 5)9 dx

( 2 x 4)dx

2. Tentukanlah setiap integral berikut! a. b. c. d. e.
(sin x cos x ) dx (x 2 2 sin x ) dx

Bobot soal: 30
sin x cos 6 x
4

f. g. h. i. j.

cos 8x sin 8x

dx

(8 sin 9 x cos 3x 6 sin 9 x sin 3x ) dx (sin 5 x 2 )( x cos x 2 ) dx (x 2 1)3 x sin 3 ( x 2 1)4 cos( x 2 1)4 dx

sin x cos 2 x dx (3 sin x 4 cos x ) dx sin 5x sin 4 x dx

(2 x 1)sin 3x dx

3. Tentukanlah fungsi g(t), jika diketahui: a. g‘(t) 7 dan g(0) 0 b. g‘(t) 3t2 8t 1 dan g(2) 5 c. g‘(t) 6t2 4t 1 dan g(1) 5 d. g‘(t) e. g‘(t) f. g‘(t) t
1 1 4 2 dan g(2) 2 t 1 1 dan g(4) 3 t 3 t 1 dan g(3) 18 t 1 1 1 2t 1 dan g( ) 2 3 t dan g(4) 19

Bobot soal: 20

g. g‘(t) h. g‘(t)
12

UMPTN 1994

12
Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

4. Tentukanlah persamaan kurva yang melalui titik (2, 8) dan memiliki persamaan gradien garis singgung
dy dx

Bobot soal: 10

2 x

1 . x2
Bobot soal: 10

5. Tentukanlah persamaan kurva yang melalui titik (1, 2) dan gradien garis singgung pada sebarang titiknya adalah setengah koordinat-y.

C. Integral Tertentu
C. 1. Memahami Luas Sebagai Limit Suatu Jumlah
Sebelumnya kalian telah mempelajari grafik fungsi kuadrat. Daerah grafik fungsi kuadrat berupa garis lengkung. Berapakah luas daerah yang batas-batasnya berupa garis lengkung ini? Untuk mengetahui, lakukanlah aktivitas berikut.

A
3. 4. 5.

ktivitas di

K

elas
9 x2 pada interval 0, 3 .
3 , memakai titikn

1. Gambarlah grafik fungsi kuadrat, misalnya f(x)

2. Bagi selang menjadi n selang bagian yang lebarnya masing-masing x

6.

titik x0 0 x1 x2 … xn 1 xn 3. Buat persegi panjang-persegi panjang yang alasnya x dan tingginya f(xi). Tentukan pula luas setiap persegi panjang tersebut! Jumlahkan luas setiap persegi panjang tersebut! Dengan memilih x sekecil-kecilnya hingga mendekati nol, hitunglah limit jumlah dari hasil pada langkah 4. Hasil yang kalian dapatkan menunjukkan luas daerah yang dibatasi kurva f(x) 9 x2, sumbu-x, garis x 0, dan x 3. Buatlah kesimpulannya dan diskusikan kesimpulan tersebut dengan teman-temanmu!
y 9 f(x) 9 x2

Dari Aktivitas ini, kalian memperoleh daerah yang akan ditentukan luasnya. Setelah membagi interval 0, 3 menjadi n selang bagian yang lebarnya masing-masing x x0 x1 x2 x3 0 x 2 x 3 x
3 n 6 n 9 n 3i n 3 , kalian memperoleh: n

x x0 O x1 x3 3

x

xi

i x

Gambar 1.2 Daerah yang dibagi menjadi n selang bagian 13

Bab 1 Integral

Luas setiap persegi panjang pada gambar tersebut adalah:
f (xi ) x f 3i n 3 n 9 3i n
2

3 n

27 n

27 2 i n3

Luas seluruh persegi panjang adalah sebagai berikut. L f(x1) x
27 n

f(x2) x
27 12 n3

...
27 n

f(xn) x
27 2 2 n3 27 n

……(*)
27 n2 n3

n. 27 n
27

n

3

12

22

...

n2
27 9 2 2 3 n 1 n2 18 9 2 3 n 1 n2

27 n n 1 2 n 1 6 n3

Dengan memilih x 0 maka n , sehingga akan diperoleh luas daerah yang dibatasi kurva f(x) 9 x2, sumbu-x, garis x 0, dan x 3 sebagai berikut. L(R)
lim 18
n

9 3 2 n

1 n2

18

Sekarang, perhatikan kembali persamaan berikut. L(Rn) f(x1) x f(x2) x … f(xn) x Dengan menggunakan notasi sigma, kalian dapat menuliskan persamaan tersebut sebagai berikut.
L(Rn )
n i 1

f ( xi ) x

Jika x

0, maka akan diperoleh
L(Rn ) lim
x n i 1 0

f ( xi ) x

Dengan mengambil batas daerah x1 a dan x2 b, maka bentuk di atas merupakan suatu bentuk integral tertentu yang dituliskan sebagai L
3
b

f ( x ) dx
a

Sehingga diperoleh
0

(9 x 2 ) dx

9x

1 3 x 3

3

27 9
0

18.
b

Jika fungsi f terdefinisi pada interval [a, b], maka

f ( x ) dx adalah integral

a

tertentu terhadap fungsi f dari a ke b. Pengintegralannya dituliskan sebagai berikut.
b

f ( x ) dx

f x

b a

F b

F a

dengan: f(x) fungsi integran a batas bawah b batas atas

a

14

14
Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

Sehingga kalian harus dapat membedakan bahwa integral tertentu

b

f ( x ) dx
a

adalah bilangan, sedangkan integral tak tentu yang dibahas sebelumnya adalah fungsi.

Asah Kompetensi
1

2
4. 5. 6.
2 0 3

Gambarlah daerah dari integral tertentu berikut. Kemudian, hitunglah integral tersebut! 1.
0 1

5x dx ( x 1) dx
2 3

sin x dx x dx

2. 3.

3

x 2 dx

cos 2 x dx
0

0

Sahabat Kita
Siapakah orang yang pertama kali menemukan integral tertentu? Dia adalah George Friedrich Bernhard Riemann, seorang Matematikawan asal Jerman yang lahir pada tahun 1826. Riemann menjelaskan integral tertentu dengan menggunakan luas daerah yang dihitungnya menggunakan poligon dalam dan poligon luar. Untuk mengenang jasanya, integral tertentu tersebut dinamakan integral Riemann. Riemann meninggal pada tahun 1866.
Sumber: Calculus and Geometry Analitic

Sumber: http://www-groups.dcs.stand.ac.uk

Gambar 1.3 Riemann

C. 2. Teorema Dasar Kalkulus
Berdasarkan definisi integral tertentu, maka dapat diturunkan suatu teorema yang disebut dengan Teorema Dasar Kalkulus.

Jika f kontinu pada interval a, b dan andaikan F sembarang antiturunan dari f pada interval tersebut, maka
b

f ( x ) dx
a

F(b)

F(a).

Dalam pengerjaan hitung integral tertentu ini akan lebih mudah jika kalian menggunakan teorema-teorema berikut.

Bab 1 Integral

15

Teorema 1
Kelinearan Jika f dan g terintegralkan pada interval [a, b] dan k suatu konstanta, maka
b

b

a.
a

kf ( x ) dx
b

k f ( x ) dx
a
b

b

b.
b

( f ( x ) g( x )) dx
a a b

f ( x ) dx
a b

g( x ) dx

c.
a

( f ( x ) g( x )) dx
a

f ( x ) dx
a

g( x ) dx

Teorema 2
Perubahan batas Jika f terintegralkan pada interval [a, b] maka: a.
a

f ( x ) dx
a

0

b.

a

f ( x ) dx
b

b

f (x) dx
a

Teorema 3
Teorema penambahan interval Jika f terintegralkan pada suatu interval yang memuat tiga titik a, b, dan c, maka
c b c

f ( x ) dx
a a

f ( x ) dx
b

f ( x ) dx

Teorema 4
Kesimetrian
a a

a. Jika f fungsi genap, maka
a a

f ( x ) dx f ( x ) dx
a

2 f ( x ) dx
0

b. Jika f fungsi ganjil, maka

0

16

16
Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

Akan dibuktikan teorema 1a dan 1c, teorema 2b, dan teorema 3.
Pembuktian Teorema 1a

1a. Jika F(x) sembarang antiturunan dari f(x), maka
b

kf ( x ) dx
a

kF( x )

b a

kF(b) k(F(b)
b

kF(a) F(a))

k f ( x ) dx
a

Jadi,

b

b

kf ( x ) dx
a

k f ( x ) dx
a

Pembuktian Teorema 1b dan 1c

1b. Jika F(x) dan G(x) masing-masing sembarang antiturunan dari f(x) dan g(x), maka
b

( f ( x ) g( x )) dx
a

F( x )
(F(b) (F(b)
b

G( x )
G(b)) F(a))
b

b a

(F(a) (G(b)

G(a)) G(a))

f ( x ) dx
a b b a

g( x ) dx
b

Jadi,
a

( f ( x ) g( x )) dx
a

f ( x ) dx
a

g( x ) dx .

Pembuktian Teorema 2b 1

2b. Jika F(x) sembarang antiturunan dari f(x), maka
b

f ( x ) dx
a

F x
F(b) (F(a)
a

b a

F(a) F(b))

f ( x ) dx
b b a

Jadi,
a

f (x) dx
b

f ( x) dx .

Bab 1 Integral

17

Pembuktian Teorema 3 1

Jika F(x) sembarang antiturunan dari f(x), maka
c

f ( x) dx [ F ( x)]c a
a

F(c) (F(c)
c

F(a) F(b))
b

(F(b)

F(a))

f ( x ) dx
b c c a

f ( x ) dx
b b c

Jadi,

f ( x ) dx
a b

f ( x ) dx
a

f ( x ) dx
a

f ( x ) dx
b

f ( x ) dx .

Contoh
1. Hitunglah Jawab:
6

6

(sin 3x cos x ) dx .

0

sin 3x cos x dx

6

sin 3x dx
1 cos 3x 3

6

cos x dx (Teorema 1b)

0

0

0

6 0

sin x

6 0

1 cos 3 2
1 3 1

cos 0
1 2

sin

6

sin 0

5 6

Jadi,

6 0

(sin 3x cos x ) dx
1

5 . 6

2. Tentukan Jawab:

x 2 dx .

1

Oleh karena untuk f(x) x2, berlaku f( x) f(x), maka f(x) merupakan fungsi genap. Dengan menggunakan Teorema 4, akan diperoleh:
1

x2

x 2 dx

2 x 2 dx
0

1

1

2

1 3 x 3

1

0

18

18
Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

c. g. Asah Kompetensi 5 3 e.2 3 (1 3 0 3) 2 3 1 Jadi. jika x 2 2 4 f ( x ) dx 0 0 2 f ( x ) dx 2 f ( x ) dx 4 (Teorema 3) ( x 2) dx 0 2 2 1 dx 1 2 4 x 2x x 2 2 0 1 2 1 ( 2 2 2) ( 0 2 2 2 2 0) 4 2 2 8 4 4 2 Jadi. cos(3x 0 3 ) dx 4 Bab 1 Integral 19 . (4 x 3 cos x ) dx x 5 dx 0 100 2 (cos x 100 d. jika 0 x 1 . Tentukanlah integral tertentu berikut ini! a. 1 x 2 dx 4 2 . 0 f ( x ) dx 8. 1 2x dx 2 1 0 5 0 x2 x 3x 2 7x 6 1 5x sin x ) dx b. 2 (2 x 0 1)3 dx h. Tentukanlah f(x) Jawab: 4 2 x 2. 6 1. 3 f ( x ) dx jika fungsi f didefinisikan sebagai 0 3. f.

1 4 (x 3 x 3 ) dx f. jika 4 10 x x 2 . 1 1 dt (t 2)2 1 h. f x x 6 4 2 2. f x 4 x 2 . 0 (2 x 1) x x 2 dx 1 cos x dx 2 3 d. 1 4 tan 4 x dx 0 2. Jika f ( x ) dx 0 4 dan g( x ) dx 0 2 . g. jika 3 x . 2 2 8 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 80 0 4t 6t 2 dt 1 4 e. hitunglah integral-integral Bobot soal: 10 berikut! a. f x 9 5x Waktu : 60 menit 1. 1 1 3 f ( x ) dx 0 1 d. jika 0 x . jika 2 x x 2 5 b. Dari fungsi f(x) berikut. hitunglah 0 f ( x ) dx a. jika 0 . b. Tentukanlah integral tertentu berikut! a. 3x 2 x 3 1 dx 1 1 b. e. 4 (sin 3 2 x cos 2 x ) dx 0 c. jika x x 3 3 c. (3 f ( x ) 2 g( x ) 2) dx 0 20 20 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . (2 g( x ) 3 f ( x )) dx 0 0 ( f ( x ) g( x )) dx 0 1 (2 f ( x ) 3x 2 ) dx 1 c.5 2.

1 f ( x ) dx D. garis x a. dengan f(x) 0 pada [a. 1 f ( x ) dx 1 1 g( x ) dx 1 1 c. Pada subbab ini.3. Misalkan R daerah yang dibatasi oleh kurva y f(x). Menentukan Luas Daerah D. Menentukan Luas Daerah di Atas Sumbu-x Pada subbab c kalian telah mengetahui bahwa luas merupakan limit suatu jumlah.4 Luas daerah di atas sumbu-x Bab 1 Integral 21 . sumbu-x. dan garis x b. yang kemudian dapat dinyatakan sebagai integral tertentu. b. Diketahui f merupakan fungsi ganjil dan g merupakan fungsi genap 1 1 Bobot soal: 10 dengan 0 f ( x ) dx 0 g( x ) dx 3 . L(R) b f ( x )dx a y y = f(x) R L(R) O a b x Gambar 1. akan dikembangkan pemahaman untuk menentukan luas daerah yang dibatasi oleh beberapa kurva. maka luas daerah R adalah sebagai berikut. Tentukanlah integral-integral berikut! a. b]. 1.

Jawab: Daerah tersebut adalah daerah R. dan garis x b. maka luas daerah S adalah b L(S) a f ( x ) dx y a O b x S y = f(x) Gambar 1. garis x a. dan x 1. seperti yang telah dibahas di subbab D. dengan f(x) 0 pada [a. 3 D. garis x 0.5 Luas daerah di bawah sumbu x 22 22 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . sumbu-x. luas daerah R adalah 3 2 satuan luas. b].1. 2.Contoh Tentukanlah luas daerah yang dibatasi oleh kurva f(x) 4 x2. sumbu-x. Menentukan Luas Daerah di Bawah Sumbu-x Misalnya S daerah yang dibatasi oleh kurva y f(x). Luas daerah R adalah: 1 y 4 x=1 R f(x) = 4 2 x2 1 L(R) 0 (4 x ) dx 4x 1 3 x 3 1 2 O 1 2 x 0 (4 1 3 2 3 1 3 1 3 0) Jadi.

dan garis x c. Kalian dapat menentukan luas T1 sebagai luas darah yang terletak di atas sumbu-x dan luas T2 sebagai luas daerah yang terletak di bawah sumbu-x. garis x Jawab: 1 3 2 1 4. Luas Daerah S adalah L(S) 4 0 1 x 2 dx 4 4 1 2 x 8 2x 0 1 (( 4 2 2 4) 0) 8 (2 8) 6 Jadi. Menentukan Luas Daerah yang Terletak Dibatasi Kurva y f(x) dan sumbu-x Misalkan T daerah yang dibatasi oleh kurva y f(x). c]. sumbu-x. c]. garis x a. y x=4 1 x 4 2.Contoh Tentukanlah luas daerah yang dibatasi oleh garis y sumbu-x. maka luas daerah T adalah b c L(T) a f ( x ) dx b f ( x ) dx Rumus ini didapat dengan membagi daerah T menjadi T1 dan T2 masingmasing pada interval [a. b] dan [b. 3.6 Luas daerah yang dibatasi kurva y = f(x) dan sumbu-x 23 Bab 1 Integral . y y b c f(x) x T1 a O T2 Gambar 1. dengan f(x) 0 pada [a. y= 4x 1 S 2 3 4 5 6 7 8 1 2 x O 1 2 3 Daerah tersebut adalah daerah S. dan sumbu-y. luas daerah yang diarsir adalah 6 satuan. b] dan f(x) 0 pada [b. D.

4. luas daerah U adalah b b b L(U) a f ( x ) dx a g( x ) dx a ( f ( x ) g( x )) dx 24 24 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . –1 D. dan sumbux adalah: L L(A1) L(A2) 2 f(x) sin x. Menentukan Luas Daerah yang Terletak di Antara Dua Kurva Luas daerah U pada gambar di bawah adalah L(U) Luas ABEF Luas ABCD F U D A a E y1 C y 2 B b f(x) g(x) Gambar 1. x b. y 1 f(x) sin x dx 0 sin x dx 1 2 A1 2 x cos x 2 cos x 0 (cos 2 cos ) (cos (1 ( 1)) ( 1 1) 2 2 4 cos 0) O 1 2 1 2 3 2 A2 Jadi. 0 x 2 . luas daerah tersebut adalah 4 satuan luas.7 Luas daerah yang terletak di antara dua kurva ABEF adalah daerah yang dibatasi oleh kurva y1 y 0 sehingga b f ( x ) dx Luas ABEF a f(x). x a. x a. dan y 0 sehingga b g(x). Luas ABEF g( x ) dx a Dengan demikian. dan sumbu-x. Jawab: Luas daerah yang dibatasi oleh kurva y f(x) sin x. dan Adapun ABCD adalah daerah yang dibatasi oleh kurva y2 x b.Contoh Tentukanlah luas daerah yang dibatasi oleh kurva y y 0 x 2 .

Contoh Tentukanlah luas daerah yang dibatasi oleh kurva f(x) 4 x2. x2 Substitusi y 1 ke persamaan y 4 sehingga didapat: 4 x2 1 x2 3 x1 3 atau x2 3 1 O 2 x y 4 f(x) U U y 1 4 x2 Oleh karena daerah U ada di kuadran I. i(x) x. g(x) 2x. 3 L(U) 0 (4 x 2 3 1) dx (3 x 2 ) dx 1 3 x 3 3 3 3 0 3x 3 3 0 1 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 2 3 Jadi. Kemudian. pengintegralannya adalah x 0 sampai x Dengan demikian. dan sumbu simetri parabola d. dan x 5 e. dan di atas garis y 1. Waktu : 60 menit 1. h(x) x2 3x. Gambarlah daerah yang dibatasi oleh kurva-kurva berikut. sumbu-x. g(x) 1 x3. b. Tentukanlah batas-batas pengintegralan. tentukan luas daerah tersebut! a. yaitu absis titik potong antara kurva y f(x) 4 x2 dan garis y 1 di kuadran I. untuk 0 x 2 Bobot soal: 60 3 ASAH KEMAMPUAN contoh Bab 1 Integral 25 . luas daerah U adalah sebagai berikut. dan garis x 2 c. luas daerah U adalah 2 3 satuan luas. f(x) 3x2 x3 dan sumbu-x. Jawab: Luas daerah yang dimaksud adalah luas daerah U. x 0. sumbu-x. maka batas-batas 3. k(x) sin x dan g(x) cos x. garis x 0. j(x) x2 3x 4 dan sumbu garis y 4 f.

Bagi selang [a. yaitu Vi A( x ) xi dengan xi 1 xi xi . luas bidang tegak lurus pada sumbu-x. kemudian akan A ( x ) dx . b) dengan a dan b bilangan real positif merupakan dua titik pada parabola f(x) 1 x2. Misalnya. b) dan ( a. b] dengan titik-titik bagi a x0 x1 x2 . 2000 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Titik (a. Dengan demikian volume benda putar dapat dinyatakan sebagai V 26 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam b a f (x) 2 dx . sehingga diperoleh pemotongan benda menjadi lempengan yang tipis-tipis. Melalui titik-titik ini. A(x) adalah luas alas benda putar. 0) membentuk trapesium. Volume suatu lempengan ini dapat dianggap sebagai volume tabung. xn b. Tentukan luas persegi panjang terbesar yang dapat dibuat dalam daerah yang dibatasi kurva y x2 dan garis y 4. oleh karena alas benda putar ini berupa lingkaran. Menentukan Volume Benda Putar yang Diputar Mengelilingi Sumbu-x Secara umum. volume dinyatakan sebagai luas alas dikali tinggi. Menentukan Volume Benda Putar E. 1. Dengan jumlah yang kalian dapatkan V menjadi V b a n t 1 A( xi ) xi . 26 . maka A(x) r2 jari-jari yang dimaksud merupakan sebuah fungsi dalam xi misalnya f(x). garis tersebut adalah sumbu-x dan andaikan luas penampang di x adalah A(x) dengan a x b. 0) dan ( 1.2. perhatikan sebuah benda yang bersifat bahwa penampangpenampang tegak lurusnya pada suatu garis tertentu memiliki luas tertentu.h Kemudian... Tentukan perbandingan luas bagian masing-masing! 3. Olimpiade Matematika SMU. Suatu daerah yang dibatasi oleh kurva f(x) x2 2x 8 dan sumbu-x dibagi menjadi dua bagian oleh sumbu-y. Jika kedua titik tersebut dengan titik (1. tentukanlah luas terbesar trapesium tersebut! Sumber : Olimpiade Matematika SMU. ditulis V A. 2000 E. Secara matematis.

8 Volume benda putar yang mengelilingi sumbu-x y V ( f ( y ))2 dy y b f(x) a Contoh Tentukanlah volume benda putar. Untuk menentukan volume benda putar yang terjadi jika daerah R diputar mengelilingi sumbu-y. maka volume benda putar yang diperoleh dengan memutar daerah S mengelilingi sumbu-y adalah V. sumbu-y. sumbu-x. Menentukan Volume Benda Putar yang Diputar Mengelilingi Sumbu-y Misalkan S daerah yang dibatasi oleh grafik fungsi x f(y). dan sumbu-y diputar 360° terhadap: a. jika daerah yang dibatasi oleh grafik f(x) 4 x2. dengan a b. y 4 x2 x2 4 y Volume benda putar tersebut adalah 27 Bab 1 Integral . sumbu-y Jawab: a. b. volume benda putar yang terjadi jika daerah R diputar mengelilingi sumbu-x adalah 256 15 satuan volume.Misalkan R daerah yang dibatasi oleh grafik fungsi f(x). sumbu-x. b Gambar 1. kalian harus nyatakan persamaan kurva y f(x) 4 x2 menjadi persamaan x2 dalam variabel y. garis x b. 2. garis x b. garis x a. dengan a b. Volumenya adalah: 2 2 a y f(x) = 4 x2 O x R 2 1 O 1 2 x Gambar 1. sumbu-x b. maka volume benda putar yang diperoleh dengan memutar daerah R mengelilingi sumbu-x adalah y y f(x) V b a ( f ( x ))2 dx O a R b x E.9 Volume benda putar yang mengelilingi sumbu-y V (4 x 2 )2 dx (16 8x 2 16 x 8 3 x 3 x 4 ) dx 1 5 x 5 8 3 23 2 0 0 0 16 2 1 5 25 0 32 256 15 64 3 32 5 Jadi. garis x a.

10 Volume benda putar yang dibatasi kurva f(x) dan g(x) jika diputar mengelilingi sumbu-x Contoh Tentukanlah volume benda putar. Menentukan Volume Benda Putar yang Dibatasi Kurva f(x) dan g(x) jika Diputar Mengelilingi Sumbu-x g x Daerah yang dibatasi oleh kurva f(x) dan g(x) dengan f x pada interval [a.1.4 V (4 y ) dy 0 4y 1 2 y 2 1 2 4 0 4 4 42 0 (16 8) 8 Jadi. sumbu-y. garis x 2. b V(T) a f (x) 2 g( x ) dx 2 y y T f(x) y g(x) O a b x Gambar 1. volume benda putar yang terjadi jika daerah R diputar mengelilingi sumbu-y adalah 8 satuan volume. maka volume nya adalah 2 V 0 (( 1)2 ( x 2)2 )) dx 28 28 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 3. maka volume benda putar yang diperoleh adalah sebagai berikut. jika daerah yang dibatasi oleh grafik f(x) x 2. b] diputar mengelilingi sumbu-x seperti yang telah dijelaskan di subbab E. dan y 1 diputar 360° mengelilingi sumbu-x Jawab: Karena daerah yang dimaksud ada di bawah sumbu-x. E.

29 Bab 1 Integral . b V(U) a (( f ( y ))2 g( y ) dy 2 Contoh Tentukanlah volume benda putar. Menentukan Volume Benda Putar yang Dibatasi Kurva f(y) dan g(y) jika Diputar Mengelilingi Sumbu-y y b U a x f(y) x x g(y) Jika daerah yang dibatasi oleh kurva f(y) dan g(y) dengan f ( y ) g( y ) pada interval [a. y x 4 f(x) 8 1 x 4 1 x 4 2. sumbu-x. volume benda putar yang terjadi jika daerah S diputar 1 mengelilingi sumbu-x adalah 4 6 satuan volume. 1 x 4 Substitusi x 4 ke persamaan y 2 sehingga diperoleh. Seperti yang telah dijelaskan di subbab E.1. dan garis x 4 diputar 360° Volume benda putar yang dibatasi kurva f(y) dan g(y) jika diputar mengelilingi sumbu-y 2 x Untuk menentukan volume benda putar tersebut. maka volume benda putar yang diperoleh adalah sebagai berikut. jika daerah yang dibatasi oleh grafik f(x) Jawab: 1 3 2 1 O 1 2 3 1 2 3 4 U 5 6 7 O Gambar 1. yaitu ordinat titik potong antara kurva y f(x) 1 x 4 2 dan garis x 4. b] diputar mengelilingi sumbu-y. tentukan batas-batas pengintegralan.11 mengelilingi sumbu-y. garis x 0. E.2 y 1 0 (x 2 4x 4) dx f (x) x 2 2 1 3 x 3 8 3 8 2x2 3x 0 O 6 0 2 S 2 y x 1 2 3 x 2 Jadi.4.

volume benda putar tersebut adalah V 1 0 ((4 y (16 y 2 8)2 64 y 4 2 ) dy 48) dy 0 (4 y 2 1 8)2 dy 64 y 64) dy 1 (16 y 2 1 2 16 3 y 3 0 32 y 2 48y 1 16 3 y 3 48( 1) 64( 1) 32 y 2 64 y 2 16 ( 1)3 3 16 ( 1)3 3 16 3 16 32( 1)2 32( 1)2 16 ( 2)3 3 64 16 3 32( 2)2 8 128 64( 2) 128 16 3 32 21 1 3 16 3 80 3 80 3 Dengan demikian. sumbu-x. y 2. dan garis x 2 . 3 2 6 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 dan sumbu-x 64. Dari y 1 x 4 x 0 1 x 4 2 menjadi 1 x 4 2 2 8 1 y 4y Jadi. tentukan volume benda putar yang terjadi jika daerah tersebut diputar 360° mengelilingi sumbu-x dan volume jika diputar 360° mengelilingi sumbu-y. x2 30 ASAH KEMAMPUAN Gambarlah daerah yang dibatasi oleh kurva-kurva berikut ini. f(x) 3. Oleh karena daerah tersebut diputar mengelilingi sumbu-y. volume benda putar yang terjadi jika daerah U diputar mengelilingi sumbu-y adalah satuan volume. Kemudian. batas-batas pengintegralannya adalah y 1 sampai y 0. sumbu-x. x. garis x sin x pada interval y2 0. 4 Waktu : 60 menit 1. dan sumbu-y 30 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .y f(x) 1 4 4 2 1 Jadi. maka kalian harus menyatakan persamaan kurva y persamaan x dalam variabel y.

di mana c adalah konstanta sin x dx cos x c . g(x) 2 4 EBTANAS 1989 Bobot soal: 20 x. di mana c adalah konstanta. y2 1 3 x 4 4x. Bentuk umum integral tak tentu f ( x ) dx F(x) c dengan dx : Lambang integral yang menyatakan operasi antiturunan f(x) : Fungsi integran. di mana c adalah konstanta cos 2 x b 3. yaitu fungsi yang dicari antiturunannya c : Konstanta 2. b 4. dan x 2 Bobot soal: 20 angkuman Rangkuman 1. di mana c adalah konstanta 1 tan x c . dan x 2. di mana c adalah konstanta. Rumus integral tak tentu • • • • • • • • • x n dx kf ( x ) dx 1 n 1 xn 1 c. y2 5. Bentuk umum integral tertentu f ( x ) dx a F(b) F(a) di mana f kontinu pada interval a. Rumus-rumus integral tertentu b b • a kf ( x ) dx k f ( x ) dx a Bab 1 Integral 31 .4. n 1 k f ( x ) dx f ( x )dx f ( x ) dx g( x ) dx g( x ) dx 1 ( f ( x ) g( x )) dx ( f ( x ) g( x )) dx (u( x ))r u ( x ) dx u dv uv v du 1 (u( x ))r r 1 c. n 1 cos xdx sin x c . f(x) 10x.

sumbu-y dan dibatasi kurva f(y) dan g(y) V a (( f ( y ))2 g( y ))2 dy 32 32 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . di atas dan di bawah sumbu–x b b f ( x ) dx a b f ( x ) dx a c L(T) d. di bawah sumbu-x L(S) c. sumbu-x b V b. Volume benda putar (V) yang diputar mengelilingi a. sumbu-x dan dibatasi kurva f(x) dan g(x) b V a b (( f ( x ))2 g( x ))2 dx d. di antara dua kurva b f ( x ) dx a b b f ( x ) dx b L(U) f ( x ) dx a a g( x ) dx a ( f ( x ) g( x )) dx 6. Rumus luas daerah (L) yang terletak a. sumbu-y V a a b ( f ( x ))2 dx ( f ( y ))2 dy c. di atas sumbu-x L(R) b.b b b • a ( f ( x ) g( x )) dx b a b f ( x ) dx a g( x ) dx b • • ( f ( x ) g( x )) dx a a a f ( x ) dx a g( x ) dx f ( x ) dx a a 0 a • • • • b c f ( x ) dx b b f (x) dx c f ( x ) dx a a a f ( x ) dx b a f ( x ) dx f ( x ) dx a a 2 f ( x ) dx di mana f fungsi genap 0 f ( x ) dx a 0 di mana f fungsi ganjil 5.

5 E. 1 3 A. 2 E. 36 1 satuan luas E. 4 3 x 3 0 (3x2 3x 7) dx adalah . 10 2. 3 C. 1 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 33 . . . . . 2 B. . ○ ○ ○ D. 1 2 ○ 1 1 O 1 2 x ○ ○ ○ A. . C. . 2 4 5 2 3 x2 ○ ○ ○ ○ 3. x 3 E. maka nilai b 8. 6 12. Luas bidang yang dibatasi oleh grafik y 6x2 x dan sumbu-x adalah. 4 2x 5x 5x 5x 5x 5x b ○ ○ ○ ○ ○ ○ . x 3 1 3 x B. . . B. . Volume benda yang terjadi adalah . A. 12 B. 3 2 ○ ○ ○ ○ ○ ○ 5 2 ○ ○ ○ 5 ○ ○ 5. 2 1 2 2 1 2 2 A. . maka ○ 7. 3 2 3 x C. B. maka nilai p adalah . Luas daerah terbatas di bawah ini adalah . 1 satuan luas D. . 2 1 5 1 5 4 5 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ D. 2 E. Daerah yang dibatasi oleh kurva y x 7 dan y 7 x2 diputar mengelilingi sumbu-x sejauh 360°. . 72 1 satuan luas 108 1 satuan luas 216 1 satuan luas 432 ○ ○ ○ ○ 1. 12 B. 1 2 sin x cos x dx adalah . (x2 x2 2x2 2x2 x 2 5) dx dan f(0) 5 5 5 5 5 5. 1 2 1 2 C. . y ○ ○ ○ adalah . . C. . Nilai dari A. 4 3 10 3 8 3 D.Ulangan Bab 1 ○ I. 3 2 3 D. ○ ○ ○ 1 2 B. . Jika f(x) f(x) . 2 E. . . 1 E. . 2 2 Bab 1 Integral 14 2 2 D. A. 16 C. 11 C. . 4 p ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 4. D. B. Jika 1 (1 x ) dx p . 6 E. A. Jika b 0 dan 1 2x 3 dx D. . Pilihlah jawaban yang paling tepat! 2 6. . C. Nilai dari A.

kurva y x 2 1. Sekelompok bakteri dalam suatu lingkungan hidup tertentu berkembang biak sesuai d 0.00? 2. Sebuah benda bergerak dengan laju v m/det. . hitunglah jumlah bakteri setelah t 2 detik.5 N. A. 18 C. Sebuah bola bergulir pada sebuah bidang datar dengan laju awal 4 m/det. 2 x x dari x 3 0 jauhkah jarak yang ditempuh bola dari awal sampai berhenti? 4. t 4 detik.500. Luas daerah yang dibatasi oleh sumbu-y. . . Jika pada saat t 0 posisi benda berada pada s 0. 18 3 B. . 5 Berapakah jarak yang ditempuh mereka masing-masing pada saat kecepatannya sama? ○ ○ ○ ○ pada gambar di bawah ini. 16 2 3 8 adalah . Jika jumlah dengan perumusan n dt bakteri pada keadaan awal adalah 200. . Kecepatan pada waktu t adalah v(t) dan jarak yang dijalani b E. 3 D.9. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. Terletak 36 di antara a dan b yang bernilai 0 dan 6. berapa Kecepatan Ayu seperti kurva yang terlihat 5 . Jika sin ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ y ○ ○ ○ ○ ○ 1 ○ ○ ○ ○ ○ ○ tg ○ x 1 2 ○ ○ ○ ○ ○ O ○ 5. 60 B. Proporsi dari pekerja yang mendapatkan upah antara a ribu dan b ribu rupiah/hari adalah x 2 6x y dan dibatasi sumbu-x. 16 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ antara t a dan t b adalah a v t dt . 71828 . bola mengalami perlambatan 2 m/det2. dan kurva y x 2 19 adalah . .) 34 34 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ . t 10 detik! (Petunjuk: Nyatakan hasil perhitungan dalam e 2. Berapakah persentase pekerja yang mendapatkan upah di bawah Rp1. 54 II. Pada saat t 2 detik posisi benda berada pada jarak 30 m dari titik asal. 14 ○ ○ 2 3 ○ ○ ○ ○ D. Tentukanlah posisi benda sebagai fungsi waktu t! 3. Panjang busur kurva y sampai x 2 A. . Akibat gesekan dengan bidang itu. Ayu dan Bernard berangkat dari tempat yang sama pada saat t 0. ○ 10. . t 8 detik. 72 C. 36 E.

pengusaha tersebut membuat perencanaan untuk mengoptimalisasi sumber daya yang tersedia. seorang pengusaha pada umumnya ingin memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya dari bidang usaha yang digelutinya. seperti bahan baku. Sumber: http://blontankpoer.com Dalam dunia usaha.blogsome. Upaya optimalisasi ini dapat dimodelkan dengan program linear. dan lain-lain. transportasi. sumber daya manusia. Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel Model Matematika Nilai Optimum Suatu Fungsi Objektif B. Bab 2 Program Linear 35 . Untuk itu.Program Linear B A B 2 A. C.

. “ ”. x2. . a2. . “ ”. Misalnya. a1n. maka disebut dengan sistem persamaan linear. Didapat. . Ini berarti. yaitu daerah x y 2 dan daerah x y 2. 0) ke persamaan garis tersebut. Untuk pertidaksamaan linear. .. Untuk saat ini. . 0) berada pada daerah x y 2. amnxn bn dengan x1. a12. pembahasan dibatasi menjadi dua variabel saja.. . xn dalam bentuk berikut. xn adalah variabel a11. substitusi titik sembarang. Dapat dituliskan sebagai berikut. a2nxn b2 an1x1 an2x2 . untuk pertidaksamaan linear dua variabel dijelaskan sebagai berikut. an. . . Secara umum. . 36 36 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . amn adalah konstanta real. . 0 0 0 2. . a22.A. kalian menggambar garis x y 2 dapat digambarkan sebagai berikut. a1nxn b1 a21x1 a22x2 . x2. a11x1 a12x2 . Sebagai contoh.. . dapat didefinisikan sebagai persamaan linear dengan n variabel x1. . titik O(0. a1x1 a2x2 . . .. . . tanda “ ” diganti dengan “ ”. . . . a2n. . Daerah x y 2 ini diarsir seperti pada gambar berikut. Sekarang. . y 3 2 1 3 2 1 O 1 2 3 x y x 1 2 3 Gambar 2. misalnya titik O(0. anxn b dengan a1. .. b adalah konstanta-konstanta real Jika melibatkan lebih dari satu persamaan. “ ”.1 Garis x y 2 Garis x y 2 membagi bidang koordinat menjadi dua daerah. Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel Suatu garis dalam bidang koordinat dapat dinyatakan dengan persamaan yang berbentuk: a1x a2y b Persamaan semacam ini dinamakan persamaan linear dalam variabel x dan y (dua variabel). . a21. .

x 0. dan y 0. himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linear ini disebut daerah penyelesaian. maka diperoleh 3 2 1 3 y 0 2 1 O 1 2 3 x 0 x y 1 HP 2 3 x Gambar 2. dan y 0 Daerah yang diarsir berupa daerah segitiga. Bab 2 Program Linear 37 . Untuk selanjutnya. x 0.3 Himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan x y 2.y 3 2 1 3 2 1 O 1 2 3 x y 1 2 3 x Gambar 2. y 0.2 Daerah penyelesaian x y 2 Jika daerah tersebut dibatasi untuk nilai-nilai x. y gambar seperti berikut. Tampak bahwa daerah ini merupakan himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linear x y 2.

4x 2y 10. Jawab: Daerah yang diarsir berikut merupakan daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan linear x y 3. y R. a. y R. x 6y 12. y 4 3 2 1 4 3 2 1 O 1 2 x 3y 3 0 3 4 x daerah kanan 1 2 3 4 HP x x+y 0 3 Waktu : 60 menit 1. y 2x 6. Kesimpulan apa yang diperoleh? 38 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam 1 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 80 Bobot soal: 20 38 . Gambarlah daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan linear berikut untuk x. x 0. x 4. x 3y 3 0. dan x 0. 2x 8y 6 0. 0 x 2. 7x 14y 21 0. 2 x 3. x 3 4 f. x 8. y 0 e. y 0 2. x 9y 27 0. y x 3. y g. x 1 y. 0 y 4 c. Gambarlah daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan linear berikut untuk x. x 8y 80 2x y 4 2x 4y 5 x 0. x 5y 10. 8x 4y 56 x 0. x 0. x 3y 3 0. dan x 0. y 0 2x y 12 Tentukanlah luas daerah penyelesaian tersebut. x 5 b.Contoh Tentukanlah daerah penyelesaian dari pertidaksamaan dengan x y 3. 2 y 2 d. 6x 9y 3. y 0 h.

dan 10 menit pada mesin III. atau fungsi. dengan x dan y bilangan asli. PT. Persamaan 1 Pada mesin II : 8x 4y 800 . y 0 .germes-online. maka pihak perusahaan merencanakan banyak ban motor dan banyak ban sepeda yang akan diproduksinya dengan merumuskan berbagai kendala sebagai berikut. Pada mesin I : 2x 5y 800 ….000y. Lia memiliki persediaan 11 kg mangga dan 14 kg melon. Adapun ban sepeda diprosesnya melalui dua mesin. Sebagai ilustrasi perhatikan contoh berikut. ia membutuhkan 1 kg mangga dan 4 kg melon. pertidaksamaan.… Persamaan 3 x. Samba Lababan telah membuat model matematika dari suatu masalah program linear.00 dari setiap penjualan ban sepeda. Untuk memperoleh keuntungan maksimum. ia membutuhkan 3 kg mangga dan 2 kg melon. 8 menit pada mesin II. Model Matematika Sistem pertidaksamaan linear yang telah dijelaskan sebelumnya dapat diterapkan pada permasalahan sehari-hari dengan memodelkan permasalahan tersebut ke dalam model matematika. Buatlah model matematika dari persoalan ini! Jawab: Misalkan: x y banyaknya puding buah banyaknya es buah Sumber: electronicintifada. Dengan menggunakan variabel x dan y tersebut.000x 30.000. Contoh Lia ingin membuat puding buah dan es buah. Proses pembuatan ban motor melalui tiga mesin. y bilangan asli : x 0. y) 40. Berdasarkan keuntungan yang ingin dicapai ini. PT. Sumber: www. rencananya perusahaan ini akan mengambil keuntungan Rp40.00 dari setiap penjualan ban motor dan Rp30. Dalam merumuskan masalah tersebut.… Persamaan 2 Pada mesin III : 10 x 800 .B. perusahaan itu membuat rumusan kendala-kendala sebagai berikut. Perusahaan tersebut memisalkan banyak ban motor yang diproduksi sebagai x dan banyak ban sepeda yang diproduksi sebagai y. Tiap mesin ini dapat dioperasikan 800 menit per hari.net Bab 2 Program Linear 39 . yaitu 5 menit pada mesin I dan 4 menit pada mesin II. Sedangkan untuk membuat es buah.com DEFINISI Model matematika adalah suatu cara sederhana untuk menerjemahkan suatu masalah ke dalam bahasa matematika dengan menggunakan persamaan. Samba Lababan memproduksi ban motor dan ban sepeda.… Persamaan 4 Fungsi tujuan (objektif) yang digunakan untuk memaksimumkan keuntungan adalah f(x. Untuk membuat puding buah. yaitu 2 menit pada mesin I.000.

00 dari sebungkus roti manis dan Rp600. Jika modal yang dimiliki Umar Bakri Rp600.00 per bungkusnya. ia memperoleh keuntungan Rp500. Umar Bakri adalah pedagang roti.00 dan Rp4. dan sepertiganya untuk membeli majalah.000. harga spidol tidak lebih dari Rp12.000.00 per buah. Luas suatu tempat parkir 300 m2.000.00. Dari penjualan rotiroti ini.000. buatlah model matematika dari masalah tersebut! 2. Buatlah model matematika dari persoalan ini! Sumber: www. Tempat parkir tersebut tidak dapat menampung lebih dari 15 mobil dan bus.000. 16 September 2002 3.Kalian dapat merumuskan kendala-kendala dalam permasalahan ini sebagai berikut. Jika pabrik tersebut menjual boneka Si Unyil dan boneka Pak Ogah dengan keuntungan masing-masing Rp10.unityspokane.00. Untuk memarkir mobil diperlukan tempat seluas 10 m2 dan untuk bus diperlukan 20 m2.org Sumber: Fortune. dan harga majalah tidak lebih dari Rp30. Harga buku tidak lebih dari Rp15. Sebuah pabrik pembuat boneka akan memproduksi boneka Si Unyil dan Pak Ogah dengan menggunakan dua mesin.00 dari sebungkus roti tawar.00. Waktu yang diperlukan untuk memproduksi kedua boneka ini dapat dilihat pada tabel berikut.500. Roti yang dijualnya adalah roti manis dan roti tawar dengan harga masing-masing Rp5.500. Ia menjual roti menggunakan gerobak yang hanya dapat memuat 600 roti. seperlimanya untuk membeli spidol. Jenis Boneka Si Unyil Pak Ogah Waktu untuk membuat sebuah boneka Mesin I Mesin II 20 10 10 20 Mesin I dan mesin II masing-masing beroperasi 8 jam per hari. Liliana memiliki sejumlah uang.00.000. 3x y 11 … Persamaan 1 2x 4y 14 … Persamaan 2 x 0 … Persamaan 3 y 0 … Persamaan 4 Asah Kompetensi 1 1.00 dan Rp8. buatlah model matematika dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya! 4. Seperempat dari uang ini digunakannya untuk membeli buku.500.00. buatlah model matematika dari permasalahan ini agar pabrik tersebut dapat memperoleh keuntungan sebesar-besarnya! 40 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam 40 . Jika sisa uangnya Rp13.

y) 40. lakukanlah langkah-langkah berikut. Untuk menentukan nilai optimum fungsi objektif ini. b. Substitusikan koordinat setiap titik pojok itu ke dalam fungsi objektif. Suatu fungsi yang akan dioptimumkan (maksimum atau minimum).00 dikurangi uang Niko Sentera. Buatlah model matematika dari persoalan tersebut! C. Sebagai contoh. Bentuk umum dari fungsi tersebut adalah f(x. y). Metode Uji Titik Pojok Untuk menentukan nilai optimum fungsi objektif dengan menggunakan metode uji titik pojok. Adapun uang Ivan kurang dari Rp1. yaitu metode uji titik pojok dan metode garis selidik. 1. y). 41 Bab 2 Program Linear . Nilai Optimum Suatu Fungsi Objektif Dalam pemodelan matematika masalah produksi ban PT. Tentukan titik-titik pojok dari daerah penyelesaian itu.000. kalian akan mencari nilai x dan y sedemikian sehingga f(x.000. y) ax by.Jumlah uang Niko Sentera dan Butet kurang dari Rp5. Bandingkan nilai-nilai fungsi objektif tersebut.000x 30. a. d.00. Nilai terbesar berarti menunjukkan nilai maksimum dari fungsi f(x. Samba Lababan dari produksi ban dengan model matematika f(x. c. Gambarlah daerah penyelesaian dari kendala-kendala dalam masalah program linear tersebut.000y maksimum. y) 40.000.000x 30. kalian dapat menggunakan dua metode. sedangkan nilai terkecil berarti menunjukkan nilai minimum dari fungsi f(x.00. kalian akan memaksimumkan keuntungan PT. Samba Lababan. Jumlah uang mereka ini juga kurang dari uang Ivan setelah ditambah Rp3. Fungsi ini disebut fungsi objektif.000y. C.

titik O(0. titik B(80. 8x + 4y 800. titik C(25. 800 dan sumbu-y. Substitusi nilai y ke persamaan 2x 5y 800 2x 5(200 2x) 800 2x 1000 10x 800 8x 200 x 25 Substitusi x 25 ke persamaan y 200 2x y 200 2 · 25 y 150 Jadi. 42 42 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . x 0. • Titik A adalah titik potong antara garis x 80 dan sumbu-x. 40).y x 0 Daerah kanan 200 D 160 150 C x 80 100 50 40 HP HP A B 2x 5y 800 y 0 Daerah atas x O 8 0 100 200 300 400 500 8x + 4y 800 Gambar 2. Titik-titik pojoknya adalah titik O. dan D. a. Jadi. • Titik D adalah titik potong antara garis 2x 5y Substitusi x 0 ke persamaan 2x 5y 800 2 0 5y 800 5y 800 y 160 Jadi. B. 0). y 0 Perhatikan daerah penyelesaian dari grafik pada gambar di atas. 150). C. Substitusi x 80 ke persamaan 8x 4y 800 8 80 4y 800 y 40 Jadi. • Titik O adalah titik pusat koordinat. titik D(0. 160).0). Jadi. titik A(80. A. Dari 8x 4y 800 didapat y 200 2x. • Titik C adalah titik potong antara garis 8x 4y 800 dan 2x 5y 800.4 Daerah penyelesaian yang memenuhi 2x + 5y 800. • Titik B adalah titik potong antara garis x 80 dan garis 8x 4y 800.

000 5.500. dan y 0. B. Contoh Tentukan nilai minimum fungsi objektif f(x.000 4. Jawab: y x 0 10y yang Daerah kanan 15 C HP y 0 Daerah atas 5 O B A 5 3x 10 y x 15 2y 10 x a. Titik Pojok (x. Substitusi y 0 ke persamaan x 2y 10. x 2y 10 x 2 0 10 x 10 Jadi. Untuk menentukan nilai minimum dilakukan langkah yang sama. y) fungsi objektif ini maksimum. Uji titik-titik pojok ke fungsi objektif f(x. sehingga 40. 0) B(80. 150) D(0.b. titik A(0. 10). • Titik A adalah titik potong garis x 2y 10 dengan sumbu-x. Substitusi nilai x ke persamaan 3x y 15 3x y 15 3(10 2y) y 15 30 6y y 15 30 5y 15 5y 30 15 5y 15 y 3 43 Bab 2 Program Linear .000x 30. 3x y 15. perhatikan contoh berikut ini.800. dan C. Jadi.500. PT.200. Samba Lababan harus memproduksi 25 ban motor dan 150 ban sepeda untuk memperoleh keuntungan maksimum. 160) f(x. y) A(80.400. y) 40. 40) C(25.000x 30.000x 3. Lebih jelasnya.000.000 4. Titik-titik pojoknya adalah titik A. y) 2x memenuhi x 2y 10.000y.000y adalah f(25.000y Dari tabel tersebut dapat diperoleh nilai maksimum fungsi objektif f(x.000 30. • Titik B adalah titik potong garis x 2y 10 dengan garis 3x y 15 Dari x 2y 10 diperoleh x 10 2y. y) 40. x 0. 150) 5.

b. b. lakukanlah langkah-langkah berikut. 3). x 0. yaitu garis-garis yang sejajar dengan garis ax by k. 15). 3) C(0. Sebagai contoh. 0) 20. a. Tentukan garis selidik. 0) B(4. 15) f(x. b 0. Sedangkan untuk menentukan nilai minimum fungsi tujuan maka carilah garis selidik yang jaraknya terkecil terhadap titik pusat O(0. Untuk menentukan nilai maksimum fungsi tujuan maka carilah garis selidik yang jaraknya terbesar terhadap titik pusat O(0. 3x + y 15. y) 2x 10y adalah f(10.Substitusi nilai y 3 ke persamaan x x 10 2y 10 2 3 10 6 4 Jadi. Titik Pojok (x. titik C(0. y 3x y 15 15 C Daerah kanan x 0 HP y 0 Daerah atas 5 O B A 5 10 x 2y 10 x Gambar 2. C. Metode Garis Selidik Untuk menentukan nilai optimum fungsi objektif dengan menggunakan metode garis selidik. Samba Lababan. titik B(4. a 0. Substitusi x 0 ke persamaan 3x y 15. y) A(10. 0) dan berada pada daerah penyelesaian. • 10 2y Titik C adalah titik potong garis 3x y 15 dengan sumbu-y. y) 2x 20 38 150 10y Dari tabel diperoleh nilai minimum fungsi objektif f(x. Gambarkan garis selidik-garis selidik tersebut pada koordinat Cartesius! c. grafik berikut ini adalah produksi ban PT. 0) dan berada pada daerah penyelesaian. Uji titik-titik pojok. dan k R.5 Daerah penyelesaian yang memenuhi x + 2y 10. 2. y 0 44 44 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 3x y 15 3 0 y 15 y 15 Jadi.

000x 30. fungsi objektif f(x. Ini berarti. didapat garis selidik 4x 550. 150). Jadi.500. 4x + 3y = 550. Asah Kompetensi 2 b. Dari gambar di atas tampak bahwa garis selidik 4x 3y 550 melalui titik C(25. Gambarkan garis-garis selidik ini sehingga kamu dapat menentukan nilai maksimum fungsi objektif f(x.500.000y.6 Garis-garis selidik yang memenuhi 2x + 5y = 800. PT. Dengan mengalikan kedua ruas persamaan garis selidik dengan 10.00. y) 8x 6y 75x 45y 45 Bab 2 Program Linear .000. 550. kamu mendapatkan nilai maksimum fungsi objektif sebagai berikut.000y mencapai maksimum pada titik C(25.000y adalah 4x 3y Ambil k Ambil k Ambil k 120.Garis selidik dari fungsi objektif f(x. didapat garis selidik 4x 3y 3y 3y 120. y) 1.000. 3y 5x 11 0 5x 3y 9 x 0.500.000x 30. y) 40. Kemudian. y 0 Fungsi tujuannya f(x. 4x 2y 60 2x 4y 48 x 0.000.000(550) 40.000y adalah 5. 150).000y 5. 4x + 3y = 240. Gambarkan daerah penyelesaian dari setiap sistem pertidaksamaan berikut ini.000x 30. 8x + 4y = 800.000x 30. y) 40. nilai maksimum fungsi objektif f(x. 4x + 3y = 120 Perhatikan bahwa garis selidik yang menyebabkan fungsi objektif maksimum adalah 4x 3y 550. y) 40. y x 200 160 80 100 80 4x 3y 240 40 8x 4x 30 60 100 4y 3y 800 550 4x 3y 120 O 2x 400 5y x 800 Gambar 2. tentukanlah nilai maksimum dan minimum dari fungsi tujuannya dengan metode uji titik pojok dan metode garis selidik! a. Samba Lababan harus memproduksi 25 ban motor dan 150 ban sepeda untuk memperoleh keuntungan maksimum Rp5. y 0 Fungsi tujuannya f(x. 240.000(4x 3y) 10.000x 30. didapat garis selidik 4x 240. y) 40. 10.000 Jadi. k.

000. Sebuah pesawat udara mempunyai 48 buah tempat duduk yang terbagi dalam dua kelas.00 per kilogram.000.com Bobot soal: 20 46 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . y) 60x 60y 2.440 kg. tentukanlah keuntungan maksimum yang diperoleh Pak Jeri! 2 ASAH KEMAMPUAN Sumber: member. Jika keuntungan dari penjualan pepaya Rp500.mzxshoes. y) d.infoseek. Buah-buahan ini dijualnya kembali dengan menggunakan gerobak yang dapat memuat maksimum 300 kg. Pak Jeri membeli pepaya seharga Rp1. PT. sedang kelas B y orang.000 pasang sepatu dan modal yang disediakan 15 milyar rupiah.jp Bobot soal: 20 2. Sepatu sepakbola akan dijual Rp500.000 dari sepasang sepatu kets.000.00 dan jeruk seharga Rp3.c. gambarkan daerah penyelesaian sistem pertidaksamaan tersebut! Waktu : 60 menit 1. Ketok Magic! 46 Sumber: www. yaitu sepatu sepakbola dan sepatu kets.00 dari sepasang sepatu sepakbola dan Rp50.000. maka: a. buatlah model matematika dari permasalahan tersebut! b. y) 2x 5y 3 3x 3y 27 0 x 0. 3x 2y 8 3x 2y 2 4x y 12 4x y 6 x 0.00 sepasang.00 sepasang dan sepatu kets akan dijual Rp250.000. y Fungsi tujuannya f(x. Ketok Magic akan memproduksi dua jenis sepatu. tentukanlah keuntungan maksimal yang mungkin didapat PT.500.at. Setiap penumpang kelas A diberi hak membawa barang seberat 60 kg. y 0 Fungsi tujuannya f(x. Dari penjualan kedua jenis sepatu ini. x y 3 7x 6y e. sedang penumpang kelas B hanya 20 kg. tempat bagasi paling banyak dapat memuat 1. x 3 y 2 4 2x 3y 4 x 0. direncanakan akan diperoleh keuntungan Rp100. Dengan modal Rp450. yaitu kelas A dan kelas B. Bila banyaknya penumpang kelas A x orang.00 per kilogram. Jika kapasitas produksi sebulan 17.000.00 per kilogram dan dari penjualan jeruk Rp1. y 0 Fungsi tujuannya f(x.co.

3. d. tentukanlah: a.00 dan dijual Rp5.google.00 dan dijual Rp4.000. yaitu rokok kretek dan rokok filter.co.00 per bungkus.00 dan ia bermaksud membeli kedua jenis rokok tersebut. George B. fungsi tujuannya b. Robi Sigara adalah pedagang asongan yang menjual dua jenis rokok. Maka Ling ling menyewa truk itu sekurang-kurangnya 48 buah. Mula-mula digunakan oleh Marsekal Wood pada angkatan udara Amerika Serikat (USAF). ia tidak mau membeli lebih dari 150 bungkus. Ling ling membeli 120 ton beras untuk dijual lagi.000. Sewa tiap truk jenis a adalah Rp100.jp Bobot soal: 40 Info Math Pada mulanya program linear ini dikembangkan pada tahun 1940 oleh John Van Neumam. Berapa banyak jenis truk a dan b yang harus disewa agar biaya yang dikeluarkan minimum? 4. Ia menyewa dua jenis truk untuk mengangkut beras tersebut.com Bobot soal: 20 Sumber: member. Nilai optimum fungsi objektif (himpunan penyelesaian) dapat ditentukan dengan menggunakan nilai metode. Namun karena keterbatasan tempat. Bentuk umum pertidaksamaan linear dengan dua variabel adalah • ax by e • cx dy f 2. kendalanya dalam bentuk suatu sistem pertidaksamaan dan gambarkanlah daerah penyelesaiannya c.500. Rokok filter dibeli Rp4.infoseek.00 per bungkus. Di kantongnya terdapat uang Rp240. nilai fungsi tujuan dari setiap titik pojok tersebut. titik-titik pojok dari daerah penyelesaian tersebut. Daerah yang merupakan himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan disebut daerah layak. keuntungan maksimum yang dapat diperoleh dari penjualan kedua jenis rokok tersebut dan berapa bungkus rokok kretek dan rokok filter yang harus dibeli Robi Sigara untuk memperoleh keuntungan maksimum itu? Sumber: lh3.000. Dantzig.00 sekali jalan. Rangkuman angkuman 1.000.3. Jika kedua jenis rokok tersebut diperkirakan akan laku semuanya.at.750.00 sekali jalan dan truk jenis b adalah Rp50. Truk jenis a memiliki kapasitas 6 ton dan truk jenis b memiliki kapasitas 4 ton. yaitu: • metode uji titik pojok • metode garis selidik 47 Bab 2 Program Linear . Rokok kretek dibeli dari agen Rp4. dan para mitranya. e.500.

. . 4) (0. III 3 D. y 4. Pilihlah jawaban yang paling tepat! 1. segi lima 3. . x y 2 2. . . maka nilai maksimum f(x. Daerah yang diarsir pada gambar di bawah ini menunjukan himpunan titik (x. Daerah yang memenuhi pertidaksamaan x y 6 y 2x y 3 6 I x 2y 6 0 II adalah . . x 0. 2 x 3 y 0. y 0. y (0. y). y ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 1 3 O 2 2 x x x 48 48 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ .Ulangan Bab 2 I. . 3 A. x 0. segitiga D. y ○ E. IV E. y ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ D. . Himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan (x y)(x y) 0 adalah . y) x y. . 2) ( 2. . 0) x ○ ○ ○ ○ ○ ○ x A. y 0. B. . y B. . y A. y 0 berbentuk . y) adalah . Batasbatas yang memenuhi adalah . x 0. x y 2 E. . A. persegi panjang B. 12. x 0. y ○ ○ ○ ○ ○ ○ x ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ x ○ D. 3x 2 y 12.5 C. segi enam C. 2 x 3 y 0. segi empat E. Daerah yang layak memenuhi 4x y 4 2x 3y 6 3x 3y 12 x. y O (6. III dan IV 5. 3x 2y 12. II x 6 1. y 0. . 12. Jika daerah yang diarsir pada diagram di bawah ini merupakan daaerah penyelesaian dengan fungsi objektif f(x. . x x x y y y 2 2 2 C. 2 x 3 y 12. x 0. I III IV B. 2) ○ C.

. f(3. 0) D. 52 D. Jika x 0.000 B. . y 0 terletak pada daerah yang berbentuk . f(2. . . 180 D. trapesium C. x x x x x 0. . y 0 . persegi panjang D. . 3x 7x 4y 280 adalah . . 4 7. x 0 .000 C. 0. 0. 120 10. . 4x D. Nilai maksimum fungsi objektif z dengan syarat 4x 2y 60 2x 4y 48 x 0 y 0 adalah . 140. 2) y ○ 5 f 2. A.000 E. 134 E. 110. 60. Daerah yang diarsir pada gambar tersebut ini adalah himpunan semua (x. A. 49 B. 144 B. x 2y 40. 50 C. 3x B. 164 C. . . . 6 D. maka fungsi Q x y mempunyai nilai maksimum .000x 10. . 4x E. x y 20. 50 y 8y 8x 6y. 0. . x 2y 30. 3x C. 25 C. . 132 D. 6 y ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ I 3 III II IV V 9. 60. x y 10. . x 0. C. Himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan 2x y 40. 150. III 14.000 y yang memenuhi x 2y 10 3x y 15 x. 60. 2 C. segi empat 13. 2x y 30. y 0 adalah . . x 2y 30. A. y . . dan x 2y 6.000 11. 5 E. y y y y y 0 0 0 0 0 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 6 yang 340. 2x y 30. y) 20. . 0. A. Nilai maksimum fungsi tujuan z dengan syarat 4x 2y 60 2x 4y 48 x 0.5 6 x ○ ○ ○ ○ ○ 3 ○ ○ ○ Daerah yang memenuhi penyelesaian dari x y 6 2x y 3 x 2y 6 0 adalah . 136 8. . . II E. . . y 0 adalah . segitiga E. 3 ○ ○ ○ ○ 30 ○ 6. 60 B. 30. I D. 8x y ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Bab 2 Program Linear 49 . 51 E. 60. y 0 adalah . A. A. dan 12. V C. 4x ○ 4y 4y 3y 3y 3y 60. y) yang ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ O 1. Nilai maksimum dari x memenuhi x 0. A. Nilai minimum fungsi objektif f(x. 150 E. 2x y 6.B. . 2 2 E. 9 5 f . A. . 2x y 30. . 1) ○ ○ ○ A. segi lima B. . IV B. . f(2. 3 B. Nilai maksimum dari z 3x 6y yang memenuhi 4x y 20. 0 D. 15 ○ ○ ○ ○ ○ ○ O 15 20 x ○ ○ ○ memenuhi .

Jika banyak sepatu laki-laki tidak boleh melebihi 150 pasang. 12 15. 108 C. .000. Syarat untuk masuk ke sekolah tersebut adalah nilai Bahasa Indonesia tidak boleh kurang dari 6 dan nilai Matematika tidak boleh kurang dari 7. 2 4 5 1 5 3 5 D.00 per ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 4 5 bungkus dijual dengan keuntungan Rp300. sedangkan jumlah nilai Bahasa Indonesia dan Matematika tidak boleh kurang dari 12. Agar biaya proyek minimum.00 per bungkus.00 per bungkus. 1 B. 120 B. 3 1 5 C. tentukanlah jumlah kedua roti terbanyak yang dapat dibuat! 5.5 kg mentega dan 2.00 per bungkus dijual dengan keuntungan Rp200.000.000. Seorang pedagang mempunyai modal Rp900. 102 D.600 120/x) ratus ribu rupiah. A.000. Toko tersebut dapat memuat 460 pasang sepatu. Seorang pemilik toko sepatu ingin mengisi tokonya dengan sepatu laki-laki paling sedikit 100 pasang dan sepatu wanita paling sedikit 150 pasang.A.00.00 dan setiap pasang sepatu wanita Rp5. . Apakah Wingki diterima di sekolah favorit tersebut? 2. Jika tersedia 3. nilai minimum untuk f x y adalah .000. Untuk membuat satu cetak roti B diperlukan 100 gram mentega dan 20 gram tepung. Untuk membuat satu cetak roti A dipergunakan 50 gram mentega dan 60 gram tepung. Harga permen A Rp2. Wingki mendapat nilai dengan jumlah tiga kali nilai Bahasa Indonesia dan empat setengah kali nilai Matematika sama dengan 45. 64 E.2 kg tepung. Wingki akan mendaftar ke sekolah favorit.00 dan kiosnya mampu menampung 500 bungkus permen. Harga permen B Rp3. 2 II. . Untuk (x. y) yang memenuhi 4x y 4. berapa lamakah proyek tersebut diselesaikan? 50 50 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ . Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. Berapa banyak permen A dan permen B untuk memperoleh keuntungan maksimum? Gambarkanlah dengan layaknya! 3. 2 E. 2x 3y 6 dan 4x 3y 12. tentukanlah keuntungan maksimum yang diperoleh pemilik toko! 4. Keuntungan setiap pasang sepatu laki-laki Rp10. Suatu proyek pembangunan gedung sekolah dapat diselesaikan dalam x hari dengan biaya proyek per hari (3x 3.

Dalam matriks. pelajarilah bab berikut. letak tempat duduk tersebut dinyatakan sebagai elemen-elemen matriks. kalian dapat meringkas penyajian denah tersebut sehingga dengan mudah diketahui letak tempat duduk dan teman-teman kalian. Sumber: www. Agar kalian lebih memahami tentang matriks ini.smanela-bali. pada baris dan kolom berapakah kalian berada? Siapa sajakah yang duduk pada baris pertama? Dengan menggunakan matriks. Pengertian Matriks Operasi Hitung pada Matriks Determinan dan Invers Matriks Penerapan Matriks dalam Sistem Persamaan Linear D. B. C. Bab 3 Matriks 51 .net Pernahkah kalian mengamati denah tempat duduk di kelas? Berdasarkan denah tersebut.Matriks B A B 3 A.

Oleh karena itu. Pengertian Matriks Pada 17 April 2003. dan seterusnya. 34 A4 34 2 8 6 12 13 Baris pertama Baris kedua Baris ketiga Baris keempat Kolom pertama Kolom kedua 51 51 Matriks A terdiri atas 4 baris dan 2 kolom.A. C. • Elemen-elemen pada baris pertama adalah 34 dan 8. Berikut ini data wisudawan FPMIPA UPLI pada April 2003 tersebut. 52 52 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Adapun bilangan-bilangan yang terdapat dalam matriks dinamakan elemen matriks. seperti A.630 mahasiswanya. Jurusan Banyak Wisudawan Program Program Non Kependidikan Kependidikan 34 34 51 51 8 6 12 13 Sumber: Koleksi Penerbit Matematika Fisika Biologi Kimia Dengan menghilangkan judul baris dan judul kolomnya. • Elemen-elemen pada baris keempat adalah 51 dan 13. B. Susunan suatu kumpulan bilangan dalam bentuk persegi panjang yang diatur menurut baris dan kolom dengan menggunakan kurung biasa/ siku ini disebut matriks. Universitas Pendidikan Literatur Indonesia (UPLI). • Elemen-elemen pada baris ketiga adalah 51 dan 12. mewisuda 2. penulisan data tersebut dapat diringkas sebagai berikut. Susunan kumpulan bilangan di atas berbentuk persegi panjang dan dinyatakan dalam baris dan kolom. • Elemen-elemen pada baris kedua adalah 34 dan 6. kita dapat menuliskan elemen-elemennya sebagai berikut. Sebuah matriks dapat diberi nama menggunakan huruf kapital. 209 wisudawan di antaranya adalah wisudawan dari Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA). 34 34 51 51 8 6 12 13 Perhatikan susunan kumpulan bilangan di atas. matriks A dikatakan berordo 4 2. Misalnya nama matriks di atas adalah matriks A. Pada matriks A tersebut.

34. Kolom sebuah matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang tegak dalam matriks. Matriks kolom adalah matriks yang terdiri dari satu kolom. Misalnya: 8 3 0 3 1 T .• • Elemen-elemen pada kolom pertama adalah 34. 6. 51. Secara umum. S 0 1 3. Q [10 9 8] 2. dan 51. Baris sebuah matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang mendatar dalam matriks. Matriks baris adalah matriks yang terdiri dari satu baris. Misalnya: 0 0 0 O 0 0 0 Bab 3 Matriks 53 . W 2 0 4 3 2 4 4 0 4. dan 13. 1. Matriks nol adalah matriks yang semua elemennya nol. Matriks persegi adalah matriks yang banyak baris sama dengan banyak kolom. Uraian ini menggambarkan definisi berikut. Misalnya: 1 R 4 3 . a11 a21 Ai j j dengan i dan j bilangan asli dapat Baris pertama Baris kedua a12 a22 a1 j a2 j ai 1 ai 2 aij Baris ke-i Kolom pertama Kolom kedua Kolom ke-j Beberapa jenis matriks berdasarkan ordo dan elemen-elemen matriks adalah sebagai berikut. Matriks adalah susunan bilangan-bilangan dalam baris dan kolom yang berbentuk persegi panjang. matriks berordo i ditulis sebagai berikut. 12. Elemen-elemen pada kolom kedua adalah 8. Misalnya: P [ 5 2].

Misalnya: 8 3 0 8 2 4 Jika W 2 4 54 0 4 4 0 . sedangkan elemen-elemen lainnya sama dengan 0. T S 0 4 5 0 0 4 12 0 0 6 0 0 0 16 9. Matriks diagonal adalah matriks persegi yang elemen di luar diagonal utamanya bernilai nol. J 1 0 0 0 1 0 0 0 1 6. Matriks segitiga atas adalah matriks persegi yang elemen-elemen di bawah diagonal utamanya bernilai nol. sedangkan elemen di luar elemen diagonalnya bernilai nol. Misalnya: 1 0 1 I 0 .5. Misalnya: 3 X 6 2 0 5 4 0 0 1 . Matriks Skalar adalah matriks yang elemen-elemen diagonal utamanya sama. L 0 0 0 2 0 0 0 2 K 7. Transpos matriks A atau (A t) adalah sebuah matriks yang disusun dengan cara menuliskan baris ke-i matriks A menjadi kolom ke-i dan sebaliknya. Y 2 4 5 7 0 3 6 8 0 0 1 5 0 0 0 1 10. Matriks identitas adalah matriks yang elemen-elemen diagonal utamanya sama dengan 1. menuliskan kolom ke-j matriks A menjadi baris ke-j. Matriks segitiga bawah adalah matriks persegi yang elemen-elemen di atas diagonal utamanya bernilai nol. maka W t 3 0 0 4 4 0 54 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Misalnya: 5 7 8 4 1 2 3 0 3 2 6 . Misalnya: 4 0 0 4 2 . D 0 0 0 2 0 0 0 3 D 8. Misalnya: 6 0 0 7 1 .

c adalah konstanta Asah Kompetensi 1 Bulan kedua 2 3 8 Bulan ketiga 3 2 12 Bulan keempat 3 4 6 1. (cA)t 4. 1. K (2 5 3) b. elemen-elemen pada setiap baris c. (A B)t At 2. banyaknya baris dan kolom b. (At)t A 3. elemen-elemen pada baris pertama d. M 5 1 c. banyaknya baris dan kolom pada matriks yang anda peroleh c. elemen-elemen pada baris ketiga e. elemen-elemen pada baris ketiga kolom keempat 2. letak elemen-elemen berikut (i) 2 (iii) 4 (ii) 3 (iv) 5 3. O 2 4 Bab 3 Matriks 55 . elemen-elemen pada kolom pertama f. Berikut ini adalah data hasil panen Bu Bariah salama 4 bulan (dalam ton). Diketahui matriks 1 0 A 1 1 1 1 2 1 1 2 4 3 0 5 2 3 Tentukanlah: a.Beberapa sifat matriks adalah sebagai berikut. bentuk matriks dari data di atas b. Hasil panen Bulan pertama Mangga Pisang Jambu 1 5 10 Tentukanlah: a. (AB)t BtAt Bt cAt. elemen-elemen pada setiap kolom d. elemen-elemen pada kolom ketiga g. Sebutkanlah jenis dari setiap matriks berikut ini! 10 3 0 1 5 0 0 6 a.

1

2 1 7

3 5 1

1
e.
N 2 0 0 1

0 1 0 0

0 0 1 0

0 0 0 1

d. L

4 6

f.

P

0 0 0

4. Tentukanlah transpos dari setiap matriks berikut!
4 7 5 8

11

9 6 4

7 1 8

a.

P

c.

R

5 3

1
b.
Q 1 4 2 5 3 6

8 4 8 16

7 3 6 14

6 2 4 12

d.

S

5 10 2

Waktu : 60 menit 1. Perhatikan tabel jarak antardua kota dalam satuan kilometer berikut!
Bandung Bandung Jakarta Bogor Tasikmalaya Sukabumi Surabaya 0 180 126 106 96 675 Jakarta 180 0 54 275 115 793 Bogor 126 54 0 232 61 801 Tasikmalaya Sukabumi 106 275 232 0 202 649 96 115 61 202 0 771 Surabaya 675 793 801 649 771 0

1

ASAH KEMAMPUAN
Bobot soal: 30

a. Dengan menghilangkan judul baris dan judul kolomnya, tuliskanlah matriks yang kita peroleh! b. Tentukanlah ordo matriks! c. Tuliskanlah elemen-elemen pada setiap baris matriks! d. Tuliskanlah elemen-elemen pada setiap kolom matriks! e. Tentukanlah transpos dari matriks tersebut. Samakah matriks tersebut dengan matriks transposnya? Mengapa demikian?
56
Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

56

2. Berikan contoh dari setiap matriks berikut! a. Matriks berordo 2 7 b. Matriks berordo 7 2 c. Matriks berordo 5 5 d. Matriks berordo 1 4 e. Matriks berordo 4 1 f. Matriks identitas berordo 5 5 g. Transpos matriks identitas berordo 5 5 3. Tentukanlah x, jika At a. A B.

Bobot soal: 30

Bobot soal: 40

2 8
2 3 8 0 1 8 p 1

x 2 4

2 dan B 1 2
3 1 0 4x 1 x 2p

8 4

b. A

dan B

x p 4 2p 1

c. A

1 40 6 0

dan B

d. A

dan B

3p 0

B. Operasi Hitung pada Matriks
B. 1. Penjumlahan dan Pengurangan Matriks
Niko Sentera dan Ucok mengikuti tes untuk membuat SIM C. Tes ini terdiri atas tes tertulis dan tes praktek. Hasil tes mereka ini tampak seperti pada tabel berikut.
Nilai Tes Tertulis 4 5 Praktek 4 2 Nilai Total 8 7

Nama Niko Sentera Ucok

Penjumlahan tersebut dapat juga dilakukan dengan menggunakan matriks, yaitu sebagai berikut. 4 4 4 4 8 5 2 5 2 7

Bab 3 Matriks

57

Perhatikan bahwa kedua matriks yang dijumlahkan memiliki ordo yang sama. Hasil matriks yang diperoleh adalah matriks yang berordo sama, diperoleh dengan cara menjumlahkan elemen-elemen yang seletak. Bagaimana dengan pengurangan matriks? Pengurangan matriks juga dapat dilakukan jika ordo matriks yang akan dikurangkan sama. Hasil pengurangan matriks ini merupakan matriks yang berordo sama, diperoleh dengan cara mengurangkan elemen-elemen yang seletak.

Contoh
Diketahui matriks-matriks berikut.
1 A 4 1 2 2 1 ,B 3 2 3 4 1 6 , dan C 5 2 1 5 3 4

Tentukanlah: a. A b. B c. B d. A Jawab: B A C B e. B f. g. (A A A B) (B C C)

a. A

B

1 4 1
1 4

2 2 1
3 2 1 3
2 2 3 7

3 4 2 1 3 6
2 4 2 1 1 6 2 2 2 2 3 7

Jadi, A

B

2 2 3 4 1 6

.

1 4 1

2 2 1

b. B

A

2 3

3 1 2 4 3 ( 1)

4 ( 2) 1 2 6 1

2 2 2

2 3 7

58

58
Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

2

2 3 7 5 2 1 5 3 4

Jadi, B

A

2 2 3 4 1 6

.

c.

B

C

2 3

3 5 2 2 3 1
2

4 6
1 4 2

5 1 3 4

2 4 4

1 4 2

Jadi, B

C

4 4 1 2 2 1

.

3 2 3

4 1 6

d. A

B

4 1

1 4

3 2 1 3
4 6

2 4 2 1 1 6

4 6 4

6 1 5

Jadi, A

B

6 4 3 4 1 6

1 . 5 1 4 1 2 2 1

e. B

A

2 3

3 1 2 4 3 1
4

4

2 1 2 6 1

4 6 4

6 1 5

6 1 5

Jadi, B

A

6 4

.

Bab 3 Matriks

59

(A B) C 0 3 1 . A (B C) 4 1 1 2 2 1 1 4 3 3 6 3 2 1 3 3 3 3 6 3 2 4 1 2 Jadi. dan F 2 2 3 0 4 1 60 60 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .2 2 3 7 5 2 1 5 3 4 f. B 1 2 2 4 5 . Diketahui matriks-matriks berikut. A B b. g. (C B)t e. E 0 1 4 2 f. j. dan C 2 3 1 4 1. i. A (B C) 0 3 . (A B) C 2 2 2 5 2 2 2 1 3 3 6 3 2 2 1 2 7 5 3 3 4 3 0 3 3 6 3 Jadi. (B C)t d. Asah Kompetensi A 3 0 1 3 . Tentukanlah: a. Diketahui matriks-matriks berikut. (A B)t 2. h. B A (A A At C B C B) C (B C) (B C)t 2 3 . D 3 1 1 0 2 3 . 2 4 4 1 4 2 g. B A c.

P d. Jika tidak. D (E F) e. P (Q (Q R) R) B. Diketahui: P 1 5 2 6 3 7 6 .Tentukanlah: a. D (E F) 3. Perkalian Bilangan Real dengan Matriks Setelah Kita mempelajari penjumlahan dua dan tiga matriks. a11 a21 A ai 1 maka: a12 a22 a1 j a2 j ai 2 aij a11 a12 a21 a22 A A A ai 1 ai 2 a1 j a2 j a11 a12 a21 a22 a1 j a2 j a11 a12 a21 a22 a1 j a2 j aij ai 1 ai 2 aij ai 1 ai 2 aij 61 Bab 3 Matriks . lakukan penjumlahan matriks A berordo i j secara berulang sebanyak n kali. dan R 1 3 2 4 Jika mungkin. h. (D E) F b. (P Q) Q) R R c. (E F) D c. B f. berikan alasannya! a. Sekarang. Diketahui A Tentukanlah (A 4. (P b. i. (D E) F d. dan C 0 1 C) (A B) 3 a1 3 a2 1 4 2 b1 b2 4 3 c1 c2 1 4 2c 3 3 a3 1 b3 5. Hitunglah: 2 a1 a2 2 3 a3 b1 b2 2 b3 3 4 1 c3 c1 2 2c 2 4 1 2 3 4 . g. 2. selesaikanlah operasi matriks berikut ini. j. D (E F) (F E) D (D F) E D (E F) (D F) E 5 2 1 0 Proyek Perintis 1979 2 3 . Q 4 5 3 4 3 7 6 8 .

3B Jawab: 2 d. (2 3)A 1 2 1 6 3 6 3 2 3 4 1 2 1 2 3 4 1 2 1 6 9 12 3 6 3 a. 2 A 3 4 1 2 1 B 0 2 7 1 3 5 Tentukanlah: a. B e. A A A b. 3A B f. A A A 3 4 Jadi. A A A 9 12 . kita dapat menarik kesimpulan sebagai berikut. 2(3A) g. Contoh Diketahui matriks-matriks berikut. 62 62 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .a11 a21 nA ai 1 a11 n a11 a21 n a12 a22 a12 n a12 a22 n a1 j a2 j a1 j n a1 j a2 j n a21 a22 a2 j ai 1 n ai 1 ai 2 ai 2 n ai 2 aij aij n aij na11 na21 nA nai 1 na12 na22 na1 j na2 j nai 2 naij Dari uraian ini. 3A c. Jika A sebuah matriks dan k bilangan real maka hasil kali kA adalah matriks yang diperoleh dengan mengalikan masing-masing elemen matriks A dengan k.

2 1 2 1 b. 3B 6 21 d. 3A B 3A 6 9 12 ( B) 3 6 3 0 2 7 1 3 5 6 7 5 2 9 2 Bab 3 Matriks 63 . 3B 3 2 7 3 0 3 2 3 7 0 3 1 3 3 3 5 3 9 . 5 1 1 1 3 1 5 0 2 7 1 3 5 Jadi. 3A 3 3 4 3 2 3 3 3 4 3 1 3 2 3 1 6 3 6 3 9 12 6 9 12 3 6 3 Jadi. B 2 7 e. 3A . B ( 1)B ( 1) 2 7 1 0 1 2 1 7 0 1 3 . 15 0 1 3 5 0 6 21 3 9 15 Jadi. 0 1 3 5 c.

2(3A) 2 9 12 2 6 2 9 2 12 12 18 24 6 6 12 6 Jadi. 3A B 7 5 6 3 6 3 2 3 2 6 2 3 12 f. g. (2 3)A 18 24 . 2 Jadi. (2 3)A 6A 6 3 4 6 2 6 3 6 4 12 6 1 6 2 6 1 6 12 6 12 18 24 6 12 6 Jadi. B. 3. Perkalian Dua Matriks Pernahkah kita bermain domino? Bagaimanakah memasangkan kartu dalam permainan domino? Agar selembar kartu domino dipasangkan dengan kartu domino yang lain. jumlah mata bagian kartu tersebut harus sama dengan jumlah mata bagian kiri pasangannya. 2(3A) 18 24 2 12 6 1 2 1 .6 2 9 . 2 4 4 1 kartudapat kanan kartu 2 64 1 64 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .

BA 1 7 2 8 31 41 . AB b. dan C 1 3 2 4 Tentukanlah: a. BA c. AC d. BA 15 69 . A(B C) Jawab: a. A 3 6 4 5 . Am p Bp n Cm n ordo hasil perkalian A A B a c b d a c dan B b d e g e g f h f h ae bg ce dg af bh cf dh Contoh Diketahui matriks-matriks berikut. Bab 3 Matriks 65 . yaitu sebuah matriks A dapat dikalikan dengan matriks B jika banyak kolom matriks A sama dengan banyak baris matriks B. AB 3 6 4 5 1 7 2 8 3 1 4 7 6 1 5 7 3 2 4 8 6 2 5 8 38 52 3 6 4 5 31 41 38 52 Jadi.Prinsip pemasangan kartu domino ini dapat kita gunakan untuk memahami perkalian dua matriks.B 1 7 2 8 . Adapun elemen-elemen matriks hasil kali ini adalah jumlah dari hasil kali elemen-elemen pada baris matriks A dengan elemen-elemen pada kolom matriks B. AB AC e. AB b. 1 3 2 6 7 3 8 6 1 4 2 5 6 2 8 5 14 68 15 69 14 52 Jadi.

AC 3 6 4 5 1 3 2 4 3 6 Jadi. KM d. k. MK e. Asah Kompetensi K 2 1 5 3 3 30 11 1. p. K(L M) g. l. AB AB AC AC 15 21 22 32 16 20 16 20 Jadi.c. A(B C) . Diketahui matriks-matriks berikut. AC 1 1 15 21 31 41 16 20 4 5 3 3 22 32 38 52 16 20 16 20 3 6 . (L M)K 66 i. 2 2 4 5 4 4 15 21 22 32 d. o. KL b. AB AC 16 20 . . KL KM f. m. L 11 4 . dan M 3 1 5 2 Tentukanlah: a. e. A(B C) 3 6 3 6 4 5 4 5 16 20 0 4 16 20 1 7 0 4 2 8 16 20 1 3 16 20 2 4 Jadi. n. (KL)M K(LM) 4(KM) ( 4K)M 4(MtKt) (( 4Mt)Kt)t (K(L M)t ((L M)K)t 66 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . LK MK h. j. LK c.

2. Diketahui matriks-matriks berikut. A a 4 2c 3b 2a 1 b 7 2A B. • • • • • • • • • • • • • P (P P(Q (P P(Q (P a(P a(P (a (a Q Q) R) Q)R R) Q)R Q) Q) b)P b)P Q R P P PQ PR PQ PQ aP aP aP aP a(bP) (aP)Q P(QR) P(aQ) (Q PR QR PR QR aQ aQ bP bP R) (ab)P a(PQ) (PQ)R Bab 3 Matriks 67 . (1 x) 6 3 2 1 1 x Contoh-contoh dan latihan yang telah Kita kerjakan menggambarkan sifatsifat operasi hitung matriks. 1 3 0 4 2 4 3 1 3 0 4 2 4 3 A 1 5 B 1 5 Tentukanlah matriks C yang memenuhi 3C 3. Diketahui matriks-matriks berikut. Tentukan nilai x yang menyebabkan perkalian matriks berikut menghasilkan matriks nol. Jika setiap matriks berikut dapat dioperasikan di mana a adalah konstanta. maka berlaku sifat-sifat berikut. 2 b 3c Tentukanlah nilai c agar A dan B a 2Bt! 4.

tentukanlah matriks Y yang memenuhi AY 4Y! 68 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam 68 . gunakan hasil ini untuk menentukan matriks X! 2. Kemudian. Diketahui: Bobot soal: 60 Tentukanlah x y . tentukan nilai d. Tentukanlah nilai a dan b yang memenuhi persamaan-persamaan berikut! a. 2. a 3 4 3 1 b 1 a d 3 x y a b b 2 6 2 1 2a b 4 3 3 1 2 5 5 4 1 7 5 7b 2 1 3 2 12 14 1 7 2 4 a b p q 27 23 15 20 1 3 2c c 1 a 1 b. Diketahui matriks-matriks berikut.B a 1 c 0 d . Diketahui matriks-matriks berikut. Perlihatkan bahwa persamaan AX X dapat dinyatakan sebagai (A I)X 0. dan C 1 1 0 1 Bobot soal: 20 Bt C2. A Jika A 1 b a b c Bobot soal: 20 2 ASAH KEMAMPUAN . 2 2 2 2 3 1 1 x1 A 1 2 dan X x2 x3 1. Dengan cara yang sama. c. 3.Waktu : 60 menit 1.

A B 2 1 3 3 5 4 2 5 1 10 Jadi. Determinan dari matriks persegi A dinotasikan dengan A . Untuk matriks A berordo 2 2. 3 5 4 4 6 1 2 1 3 ( 2)3 4 6 10 Jadi. Determinan Suatu matriks persegi selalu dapat dikaitkan dengan suatu bilangan yang disebut determinan. maka determinan matriks A adalah A c d a b c d ad bc. B 54 83. Determinan dan Invers Matriks C.C. maka determinan matriks B adalah B aei bfg cdh ceg afh bdi Contoh Diketahui matriks A Tentukanlah A dan B . 1. Jawab: A 1 1 3 2 4 2 2 5 4 4 6 1 dan B 1 3 1 4 10. determinan matriks A didefinisikan sebagai berikut. Adapun untuk matriks B berordo 3 3. ( 3)( 6)( 3) 16 60 48 4 1 4 3 83 4 5 ( 3) 2 ( 6) 4 ( 3) 1 1 Bab 3 Matriks 69 . a b e h c f i a b d e g h c f i Jika B d g a b d e g h . determinan matriks B ini didefinisikan sebagai berikut menggunakan kaidah Sarrus. Jika A a b .

Asah Kompetensi 8 A 4 4 16 1. 3. Tanpa mengevaluasi determinan secara langsung. dan F 14 9 3 2 9 4 1 0 1 3 D 3 1 . Tentukanlah nilai x dari setiap persamaan berikut a. Tentukanlah determinan dari setiap matriks berikut 2 1 4 3 4 1 3 2 . 0 e. 2x 1 x 2x 1 3 5 x 1 6 3 c.E 22 10 2. 2 1 4 0 0 0 2 1 1 1 0 3 2 1 A 3 0 dan B 7 5 Buktikan bahwa AB A B. x 1 2 x x 1 2 3 b. B 2 8 . 2x 3 2x x 1 6 x 6 x 1 x 5 3 x 1 0 5 x 1 d. tunjukkan bahwa: sin sin sin cos cos cos sin sin sin 0 Sumber : Elementary Linear Algebra 70 70 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 0 f. Diketahui matriks A dan B sebagai berikut.C 0 10 0 17 4 5 1 0 8 1 7 12 6 .

maka matriks A mempunyai invers. maka matriks A tidak mempunyai invers. • Jika A 0. Oleh karena itu. Matriks Minor Matriks minor Mij diperoleh dengan cara menghilangkan elemenelemen pada baris ke-i dan kolom ke-j matriks A berordo 3 3. a. 0. kofaktor. Pada persamaan AB BA In n. Invers Matriks Matriks persegi A mempunyai invers.C. 1 Adj A A1 det A d b 1 ad bc c a Untuk matriks A berordo 2 2 ini. Determinan dari matriks tersebut disebut minor dari determinan matriks A. (AB) 1 B 1A 1 3. • Jika A dikatakan matriks A sebagai matriks nonsingular. Oleh karena itu. dan adjoint. saling invers! Kita harus membuktikan bahwa AB AB 5 2 3 2 7 3 7 5 3 2 5 2 7 5 7 3 1 0 1 0 0 1 0 1 BA I2 Catatan Sifat-sifat invers matrik: 1. Contoh Tunjukkan bahwa A Jawab: 5 2 7 3 dan B 3 2 7 5 2. a11 a12 a13 A a21 a31 a22 a32 a23 a33 Bab 3 Matriks 71 . dikatakan matriks A sebagai matriks singular. jika ada matriks B sedemikian hingga AB BA I n n dengan I matriks identitas. (A 1) 1 A 2. kita dapat menentukan Untuk menentukan invers suatu matriks dengan ordo 3 3. Berikut ini adalah syarat suatu matriks A mempunyai invers. sehingga didapat matriks baru dengan ordo 2 2. (AT) 1 (A 1)T BA Perhatikan bahwa bentuk AB bahwa A dan B saling invers. ditulis dengan |Mij|. A dan B disebut saling invers. 2. a b d BA I2 2 sehingga dapat dikatakan c inversnya sebagai berikut. kalian harus memahami tentang matriks minor.

Adjoint n dengan Aij kofaktor dari Misalkan suatu matriks A berordo n matriks A. maka A11 A21 An 1 A12 A22 An 2 Adjo int A Adj A A1n A2 n Anm Untuk matriks A berordo 3 3. M11 a22 a32 a21 a31 a21 a31 a23 a33 a23 a33 a22 a32 M 21 a12 a32 a11 a31 a11 a31 a13 a33 a13 a33 a12 a32 M 31 a12 a22 a11 a21 a11 a21 a13 a23 a13 a23 a12 a22 M12 M 22 M 32 M13 M 23 M 33 b. Kofaktor Kofaktor dari baris ke-i dan kolom ke-j dituliskan dengan Aij. A11 = ( 1)1 + 1 |M11| = |M11| A12 = ( 1)1 + 2 |M12| = |M12| A13 = ( 1)1 + 3 |M13| = |M13| A21 = ( 1)2 + 1 |M21| = |M21| A22 = ( 1)2 + 2 |M22| = |M22| A23 = ( 1)2 + 3 |M23| = |M23| A31 = ( 1)3 + 1 |M31| = |M31| A32 = ( 1)3 + 2 |M32| = |M32| A33 = ( 1)3 + 3 |M33| = |M33| c.Minor-minor dari matriks A adalah sebagai berikut. Untuk menentukannya ditentukan dengan rumus Aij = ( 1)i + j |Mij| Kofaktor-kofaktor dari matriks A adalah sebagai berikut. maka Adj A A11 A12 A13 A21 A22 A23 A31 A32 A33 72 72 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .

Contoh Tentukan invers dari matriks A Jawab: 1 2 3 2 5 3 . 1 0 8 A 1 2 3 1 2 2 5 3 2 5 1 0 8 1 0 40 6 0 15 46 47 1 5 3 40 0 0 8 2 3 1 8 2 5 1 0 2 3 0 8 1 3 1 8 1 2 1 0 2 3 5 3 1 3 2 3 1 2 2 5 5 6 8 0 16 5 16 3 0 15 3 4 6 1 0 32 A11 A12 A13 A21 A22 A23 A31 A32 A33 40 3 5 0 5 2 9 3 2 16 13 Adj A 40 13 5 16 5 2 40 13 5 9 3 1 16 5 2 1 9 3 1 A 1 Adj A A 40 16 13 5 5 2 9 3 1 Bab 3 Matriks 73 .

A 1 1 14 1 2 5 2( a b ) 2( a b ) 74 74 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .Untuk menentukan determinan dari matriks berordo 3 3. B . Misalkan matriks A A11 A21 A31 A12 A22 A32 A13 A23 A33 Determinan matriks A (det A) dapat ditentukan menggunakan rumus: (i) |A| = a11A11 + a12A12 + a13A13 = a11 M11 = a11 a22 a32 a23 a33 a12 M12 a12 a21 a31 a13 M13 a23 a33 a13 a21 a31 a22 a32 (ii) |A| = a21A21 + a22A22 + a23A23 = = a21 M21 a21 a12 a32 a13 a33 a22 M22 a22 a11 a31 a23 M23 a13 a33 a23 a11 a31 a12 a32 (iii) |A| = a31A31 + a32A32 + a33A33 = a31 M31 = a31 a12 a22 a13 a23 a32 M32 a32 a11 a21 a33 M33 a13 a23 a33 a11 a21 a12 a22 Contoh Tentukan determinan dari matriks B Jawab: 1 3 3 1 4 3 .C . 1 3 4 Untuk menentukan determinannya. dapat juga digunakan matriks minor dan kofaktor. Gunakan salah satu rumus tersebut. B a11 A11 a12 A12 a13 A13 4 3 1 3 1 3 3 3 4 1 4 1 16 9 3 4 3 7 3 3 1 1 4 1 3 3 3 4 Asah Kompetensi 5 1. selain dengan kaidah Sarrus. Tentukanlah invers dari setiap matriks berikut! 1 1 3 5 6 15 2( a b ) 2( a b ) . dapat digunakan ketiga rumus yang telah dijelaskan di atas.

2. Jika matriks (A 1 0 1 4 kI) adalah matriks singular. dan C 8 x 2 x A 1 3x 4 x 2 1 3 3. EBTANAS 1997 2 3 1 8 4 0 9 3 7 1 2 1 7 9 6 2 5 5 8 2 3 4 4. B . Jika XA B. Diketahui matriks A Jika At dan B . Bobot soal: 30 Bab 3 Matriks 75 . Diketahui matriks A nilai k! 4. dan E 1 1 1 2 1 1 1 1 0 2. Tentukanlah nilai x sehingga setiap matriks berikut singular! 4 2 1 9 x x 9 . tentukanlah nilai k. Bobot soal: 50 k At . Diketahui matriks A 1 2 4 3 7 5 3 4 a b a a a b 3 ASAH KEMAMPUAN tidak mempunyai Bobot soal: 10 . Diketahui matriks A 4 2 1 2 1 1 1 2 . Tentukanlah syarat agar matriks invers. Tunjukkan bahwa (A 1)t 2 4 1 3 (At) 1 . Bobot soal: 10 3. tentukanlah dan B .D 1 1 2 4 3 6 2 3 8 . tentukanlah matriks X. Tunjukkan bahwa 3 4 7 habis dibagi 19. EBTANAS 1995 Waktu : 60 menit 1.

maka X A 1B. ubah sistem persamaan linear tersebut menjadi persamaan matriks berikut. Pada bab ini.Buktikan bahwa jika matriks B dapat bertukar tempat. Penerapan Matriks dalam Sistem Persamaan Linear Pada bab sebelumnya telah dibahas tentang penyelesaian sistem persamaan linear dengan menggunakan metode grafik. ax by e cx dy f Sistem persamaan linear tersebut dapat kita tuliskan dalam persamaan matriks berikut. dengan |A| 0 0 Contoh Tentukanlah penyelesaian sistem persamaan linear berikut! 3x 4y 5 5x 6y 1 Jawab: Terlebih dahulu. 76 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam 76 . kita akan menyelesaikan sistem persamaan linear tersebut dengan menggunakan matriks. sistem persamaan linear berikut. yaitu : 3 5 4 6 5 6 18 ( 20) 38 Penyelesaian sistem persamaan linear tersebut dapat kita tentukan dengan cara berikut. Jika AX 2. Misalkan. 3 4 5 x 1 y A X B Kemudian. Jika XA B. maka X B. dan metode substitusi. tentukan determinan matriks A. 1. maka AB 1 B 1A jika dan hanya jika AB BA. a b x e c d y f Persamaan matriks ini dapat kita selesaikan dengan menggunakan sifat berikut. Sumber: Elementary Linear Algebra D. metode eliminasi. dengan |A| BA 1.

tentukan A . 19 17 19 11 19 17 dan y 19 Selain dengan cara di atas. penyelesaian sistem persamaan linear tersebut adalah x 17 dan y 19 11 . sistem persamaan linear dapat juga diselesaikan dengan menggunakan aturan Cramer berikut. dan A2 A 3 5 5 1 4 6 4 6 38 A1 A2 34 3 5 5 1 A1 A 22 Jadi. x 34 38 17 dan y 19 A2 A 22 38 11 . Contoh Tentukanlah penyelesaian sistem persamaan linear berikut dengan aturan Cramer! 3x 4y 5 5x 6y 1 Jawab: Terlebih dahulu. 19 Bab 3 Matriks 77 .A 1 1 6 38 5 4 3 x y X Jadi. xj Aj A . A1 . …. 19 Dengan demikian. x 1 38 6 5 A 1 4 3 5 1 B 11 . x2 A2 A . Jika AX B maka x1 A1 A . Aj adalah matriks yang didapat dengan mengganti elemen-elemen pada kolom-j dari matriks A dengan elemen-elemen matriks B.

a. c. c. g. b. x x 4x 3y y y 3y 4x 0 12 6 0 Bobot soal: 40 4 ASAH KEMAMPUAN e. Tentukanlah penyelesaian sistem persamaan linear berikut dengan menggunakan invers matriks dan aturan Cramer. f. h.Waktu : 60 menit 1. d. 3y x x 9 5 x x 6y 0 1 8 14 3y 2 x x 3 y x 3 y 5 2x y x 3y x x 1 y 2 y 5 x 1 y 3 Bobot soal: 60 2. Tentukanlah penyelesaian sistem persamaan linear berikut dengan menggunakan invers matriks dan aturan Cramer. a. z 9 9z 6 78 78 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . x y 2z 9 2 x 4 y 3z 1 3x 6 y 5 0 x z 1 2y z 1 2x y 2 x z 1 2x y z 3 y 2z 4 x y 2x 9 2 x 4 y 3z 1 3x 6 y 5 z 0 x y 2y 7y 2y 5y 6y 2z 3z 4z 3z 8 1 10 2 0 x 3x x x 3x b. f. d. e.

• Matriks segitiga bawah. 4. 5. • Matriks diagonal. maka invers matriks A adalah: b a A 1 Bab 3 Matriks 79 . Matriks adalah susunan suatu kumpulan bilangan dalam bentuk persegi panjang yang diatur menurut baris dan kolom. • Matriks segitiga atas. yaitu matriks yang semua elemennya nol. yaitu matriks persegi yang elemen di luar elemen diagonalnya bernilai nol. • Matriks persegi. maka determinan matriks A adalah: A ad b d d c bc. yaitu matriks yang terdiri dari satu baris. (AB)t BtAt 6. • Matriks skalar. • Matriks nol. Jenis-jenis matriks berdasarkan ordo dan elemen-elemen matriks • Matriks baris. yaitu matriks persegi yang elemen-elemen di atas diagonal utamanya bernilai nol. yaitu matriks persegi yang elemen-elemen di bawah diagonal utamanya bernilai nol. Jika A . Beberapa sifat matriks adalah sebagai berikut. yaitu matriks yang banyak barisnya sama dengan banyak kolomnya. Matriks A transpos (At) adalah sebuah matriks yang disusun dengan cara menuliskan baris ke-i matriks A menjadi kolom ke–i dan sebaliknya. yaitu matriks yang terdiri dari satu kolom. 3. 7. • Matriks kolom.Rangkuman 1. • Matriks identitas. yaitu matriks yang elemen-elemen diagonal utamanya sama dengan 1. yaitu matriks yang elemen-elemen diagonal utamanya sama. Baris suatu matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang mendatar dalam matriks. c adalah konstanta d. Jika A a c a b c d a c 1 ad bc b d . (A B)t At Bt b. 2. (At)t A c. Kolom suatu matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang tegak dalam matriks. sedangkan elemen di luar elemen diagonalnya bernilai nol. (cA)t cAt . a. sedangkan elemen-elemen lainnya sama dengan 0.

○ ○ ○ E. C. Jika . E. . . 0 E. 2 B. C. dan maka . . di mana Bt ○ ○ ○ ○ E. dan 1 4 0 1 1 5 0 1 5 1 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ AC = B. y = 3x B. y = x x D. Invers dari matriks 1 2 a b 1 2 a b 1 2 a b 1 2 a b transpos dari B. A. . . y = 2x C. 80 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ . 1 5. ○ ○ ○ ○ . . . 3 dan 2 D. B 1 1 1 3 . A. 3 dan 2 E. A. B. 2 dan 4 C. . 1 D. 4 C. D. A. . 1 5 2 5 2 5 3 5 4 5 3 5 1 5 4 5 D. . . . . B a 1 c 0 d 1. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ A.. 0 1 1 11 0 3 0 1 1 5 1 5 3 2 4 1 adalah . A. dan C adalah matriks persegi ordo dua dengan A = 2 1 . . y = 3 ○ ○ ○ ○ ○ C . Invers matriks A = 1 5 2 5 3 5 4 5 1 11 2 11 4 5 3 5 2 5 1 5 4 11 3 11 adalah . A. Jika A + Bt = Ct. Maka matriks C adalah . y 1 x 2 2. E. 4 dan 5 B. . 3 dan 2 80 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ C. Diketahui A 1 b 1 1 0 1 a b c . B. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 6. . maka x dan B. a b a b a b a b a b a b a b a b a b a b 1 4 a b a b a b a b a b a b a b a b a b a b 5 6 x y 13 24 ○ ○ ○ ○ D.Ulangan Bab 3 ○ I. B. y berturut-turut adalah . Jika . . maka nilai d adalah . Pilihlah jawaban yang paling tepat! x 5 5 4 2 4 2 1 y 1 0 16 2 5 4. ○ ○ ○ ○ ○ 3. .

Jika A 2 2 2 3 5 4 2 3 . maka nilai B. maka ○ ○ ○ ○ ○ ○ B=. maka 4 2 1 . . Nilai determinan A. A. dan C 1 ○ ○ ○ ○ ○ ○ E. 4 . . 2 C. 4 5 ○ ○ 2 3 8. . ○ ○ ○ 10. . A. 12 maka (AB)C = . 18 46 4 16 38 4 ○ ○ 1 a adalah .7. ○ ○ B. 2 1 3 2 dan B 1 3 ○ 1 3 2 . 8 6 20 14 2 2 ○ ○ ○ D. 4 5 3 2 E. A. 7 3 .. . 2 C. . 4 11 A. ○ 1 2 1 4 1 3 1 5 ○ ○ ○ ○ 0 2 3 2 3 C. 9. 6 9 3 11 12 8 13 8 3 8 5 11 13 8 13 9 5 6 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ B. . . 1 4 9 13 5 6 6 5 1 1 13 9 5 3 1 12 ○ ○ adalah . L 8 3c 11 t ○ ○ ○ B. . . 0 1 E. 18 46 4 15 39 3 81 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ . A. . 2 3 5 4 4b . E. . . Jika a b x y 2 5 3 1 3 1 p q p q p q p q p q 0 2 1 p q a b ○ dan x y 11. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 12. 16 D. Diketahui K 0 7 4 0 ○ ○ ○ ○ ○ 1 13. 1 2 1 1 2 1 D. 1 a 2 2 3 0 4 4 0 adalah . 13 B. Jika A Kalau K = L .. maka c adalah . maka A 1 = . . 2 Bab 3 Matriks ○ ○ ○ ○ ○ . ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ D. C. C. 14 8 5 20 13 2 1 10 9 4 3 D. . 2 1 2 2 1 1 2 1 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ D. Diketahui 3 3 3 0 4 a 1 2 2 1 2 1 2 4 3 2 ○ ○ ○ ○ C. 4 B. . Jika A A A. . . E. 3 B. E. E.. 4 6 C. 7 2 6 8 5 11 13 8 13 9 5 2 4 9 4 2 3 4 2 3 9 4 2 D.

Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. Tentukanlah (AB)–1At. Jika a.... . 0 4 1 0 26 1 27 27 0 4 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ E. 1 3 1 1 3 2 2 1 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Tentukanlah nilai x + y. c dan d memenuhi persamaan 2d 1 1 a b c 2c d b 2a 1 1 A. 4 9 2 4 9 2 7 6 9 8 1 1 2 dan B 1 3 3 2 . 4. 3 7 2 3 7 2 1 D. 2. x dan y memenuhi persamaan matriks.14. P = 3 4 1 2 C. E. 1 x 3 1 2x y 3 2 6 2 =. . 4 0 2 1 4 0 3 4 B. Jika x memenuhi x ○ ○ ○ ○ 1 0 15. Jika diketahui 1 2 4 6 5 4 B. Q = 4 7 82 82 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ . Misalkan A adalah matriks . Nilai dari 2 3 log a log 2 a b 1 log b log a 1 1 ○ ○ ○ A 2 2A + I adalah . 2 2 II. ○ ○ ○ ○ ○ A= 3 dan B = ○ 5 ○ ○ C. Hitunglah determinan dari: a. . ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 1 2 5 8 3 6 9 ○ ○ ○ ○ b. 5. Diketahui A Nilai (AB) A. 1 0 26 27 ○ log b 2 ○ maka tentukanlah nilai x. ○ maka tentukanlah a + b + c + d. . 3. D. b.

Bab 4 Vektor 83 . C. D.encarta. Pengertian Vektor Operasi pada Vektor Perbandingan Vektor Perkalian Skalar Dua Vektor dan Proyeksi Vektor Sumber: http://images. pelajarilah bab berikut. Agar kalian lebih memahami tentang vektor ini.com Pernahkah kalian melihat lembing yang meluncur di udara saat dilempar oleh atlet lempar lembing? Lembing tersebut meluncur dengan kecepatan dan arah tertentu sesuai dengan keinginan sang atlet. Dalam matematika. yaitu suatu besaran yang memiliki besar dan arah. lembing yang meluncur ini mewakili sebuah vektor.Vektor B A B 4 A.msn. B.

Pengertian Vektor Untuk memahami tentang vektor. b . Karena mnggunakan tulisan tangan. Karena titik pangkal P dan titik ujung Q. c dan sebagainya. 5. Sekarang. b2) pada koordinat Cartesius 84 84 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . b2) c A(a1. vektor PQ di samping ditulis sebagai vektor a. y B(b1. 4. a2) dan titik B(b1. 6. Kalian bebas memilih cara penulisan vektor tersebut. Panjang vektor PQ ini dilambangkan dengan |PQ |. Misalnya vektor PQ dapat ditulis sebagai vektor a . c. P • huruf kecil yang di atas huruf itu dibubuhi tanda panah. 2. Panjang garis yang diukur menggunakan penggaris menunjukkan panjang vektor tersebut. lakukanlah kegiatan berikut. Misalnya. a2) b2 a2 a O b a1 x b1 Gambar 5. 3. vektor yang dibubuhi tanda panah lebih mudah dituliskan daripada yang dicetak tebal. a2) dan B(b1. Ukurlah panjang ruas garis dengan menggunakan penggaris! Diskusikan dengan teman sebangkumu! Apa yang dapat disimpulkan dari aktivitas ini? Kemukakan hasil kegiatan ini di depan kelas! Ruas garis berarah yang kalian gambar pada kegiatan ini mewakili sebuah vektor. dan sebagainya. ktivitas di K elas Gambarlah sebuah ruas garis pada selembar kertas! Berilah tanda panah pada ujung ruas garis tersebut ini! Sebut titik pangkal ruas garis sebagai titik P dan titik ujungnya sebagai titik Q. A 1. Selain cara di atas. Seperti a. sebuah vektor dapat pula ditulis menggunakan: • huruf kecil yang dicetak tebal. Seperti a . maka vektor disebut sebagai vektor PQ . perhatikan sebarang titik A(a1.A. b2) pada koordinat Cartesius berikut. P a Q a Q Penulisan vektor dengan menggunakan lambang panah di atas lebih sering digunakan. b.1 Titik A(a1.

a2. 0) ke titik B(b1. Dengan menggunakan rumus jarak. a3) dan b (b1. Adapun vektor b mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal O(0. 0) ke titik A(a1. a2. Oleh karena itu. yaitu sebuah vektor yang panjangnya sama dengan panjang vektor c dengan arah berlawanan. yaitu: Panjang vektor a adalah |a| Panjang vektor b adalah |b| a12 b12 a2 2 b2 2 Dengan menarik ruas garis dari titik A ke titik B. a2 b2). kalian dapat memahami vektor pada ruang (R3). Jika ditulis dalam bentuk pasangan terurut. b2. dapat ditentukan suatu ˆ vektor satuan dari vektor a. dilambangkan dengan e . Vektor b dapat kalian tuliskan sebagai b (b1. Jika arah vektor c dibalik. b2). a2). a3) dan B(b1. i j yaitu: ˆ i 1 dan ˆ j 0 0 1 Dengan pemahaman yang sama seperti vektor pada bidang (R2). a (a1. Jika vektor a x . b3) Panjang kedua vektor ini masing-masing |a| a12 a2 2 a3 2 dan |b| b12 b2 2 b3 2 Bab 4 Vektor 85 . Dengan menggunakan rumus jarak. Vektor ini disebut vektor invers dari vektor c. b2). vektor a ini dapat kalian tuliskan dalam bentuk pasangan terurut a (a1. vektor a mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal O(0. b 2 a 2 ) sehingga panjang vektor c adalah c b1 a1 2 b2 a2 2 . maka vektor satuan dari a dirumuskan dengan: y x a 1 ˆ e a x2 y 2 y Vektor-vektor satuan ˆ dan ˆ dapat dinyatakan dengan vektor kolom. Vektor satuan arahnya searah dengan vektor a dan panjangnya sama dengan satu satuan. b3) pada ruang (R3). kalian dapat menentukan panjang vektor a dan b ini. kalian mendapatkan vektor c. Misalnya. vektor c ini dapat di tuliskan sebagai c (b 1 a 1. b2. ambil sebarang titik A(a1. vektor c (a1 b1.Pada bidang Cartesius tersebut. maka kalian dapat menuliskan vektor a yang mewakili vektor OA dan vektor b yang mewakili vektor OB dalam bentuk pasangan terurut sebagai berikut. a2). maka akan didapat vektor c. Panjangnya adalah c a1 b1 2 a2 b2 2 b1 a1 2 b2 a2 2 Untuk setiap vektor a yang bukan vektor nol.

4). Tentukan: a. yaitu: 1 0 0 ˆ ˆ i 0 . maka vektor satuan dari a dirumuskan z a a 1 x2 y2 z2 x y z ˆ e ˆ Vektor-vektor satuan ˆ ˆ dan k dapat dinyatakan dengan vektor i. 4. 6). maka q BC (4 2. juga dapat ditentukan vektor satuannya. 1). 5). Diketahui segitiga ABC dengan titik-titik sudut A(0. 1. Panjang vektor p adalah p 22 6 12 12 4 1 1 6 AB b. dan k 0 0 0 1 Contoh 1. 1 – 6) (2.Untuk vektor pada ruang (R 3 ). 1 5) (4. j. B(2. 4 3. 0. 5). Keliling segitiga ABC adalah p q r 6 30 4 2 86 86 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . maka r AC (4 0. 3 4. Keliling segitiga ABC Jawab: a. 3. 2 2 ( 1)2 ( 5)2 4 1 25 30 Vektor r mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik C. maka p AB (2 0. Jika vektor a dengan: x y . Vektor p mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik B. 3 3. dan C(4. Vektor p yang mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik B b. Panjang vektor r adalah r 42 02 ( 4)2 16 16 32 4 2 d. kolom. Vektor q yang mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal B ke titik C c. 1. 1). Vektor q mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal B ke titik C. 6 5) (2. Panjang vektor q adalah q c.ˆ j 1 . Vektor r yang mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik C d. 3.

a12 b1 2 a2 2 b2 2 5 7 a12 b12 a22 b22 25 … Persamaan 1 49 . 0) 2. 5. 2. 3. 5) i. 3) b. 7. Diketahui vektor a dan b di R2. a b 43 . Diketahui segitiga ABC dengan titik-titik sudut A(3. dan 4 ke persamaan 5 a b 25 49 31 43 Jadi. Gambarlah segitiga tersebut. 1 Waktu : 60 menit ASAH KEMAMPUAN 1. a. t (0. Bobot soal: 20 Bobot soal: 30 Bab 4 Vektor 87 . Persamaan 2 Dari a b 105 . 0) d. 0. 4. dan C(2. m (5.. 4) g. l (7. 4. n (0. s (4. k (4. 8) c. o ( 5. 2. 0) h. 5).2. didapat ( a1 b1 )2 ( a2 b2 )2 105 Sehingga diperoleh a12 2a1b1 b12 a22 2a2b2 b22 105 (a1 b1)2 (a2 b2)2 105 … Persamaan 3 a12 a22 b12 b22 2a1b1 2a2b2 105 Substitusi persamaan 1 dan 2 ke persamaan 3 25 49 2a1b1 2a2b2 105 2a1b1 2a2b2 31 a b ( a1 b1 ) 2 … Persamaan 4 ( a2 b2 ) 2 2 a12 2 a1b1 b12 a2 2 2 a2 b2 b2 2 a12 a2 2 b12 2 a1 b1 2 a2 b2 b2 2 … Persamaan 5 Substitusi persamaan 1. didapat 7. 5) j. dan a b 105 . b 7. 4) e. Jika a tentukan a b Jawab: Dari a Dari b 5. 7) f. q (6. 6).. Gambarkan vektor-vektor berikut pada koordinat Cartesius! a. didapat 5. r ( 2. 2). B(6. 0. p ( 3.

3. v 5. Jika u 5. Diketahui vektor u dan v di R2. Tentukanlah vektor b yang mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal B ke titik C dan tentukan panjang vektor b. Jika u 3. dan u v c. g. f. d. 2. e. 3. Tentukanlah vektor c yang mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik C dan tentukan panjang vektor c. Tentukanlah luas segitiga ABC. (1. u u v v2 u u v v2 2u2 2 v 2. c. dan u v Bobot soal: 30 . v 3. dan w w u (2. a. Sumber: Elementary Linear Algebra 88 88 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 1. h. dan u v b.b. u v u u v v u v (1. v 2. d. 0). f. tentukanlah u v Buktikan secara geometris dan aljabar bahwa jika u dan v di R2. Tentukanlah vektor a yang mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik B dan tentukan panjang vektor a. 4). b. tentukanlah u v 37 . 2). c. v e. Tentukanlah keliling segitiga ABC. maka: 1. 2. Bobot soal: 20 w u w u 1 w w 1 w w w u 4. Diketahui vektor u Tentukanlah: a. tentukanlah u v . Jika u 4.

b2) A(a1. a2) dan B(b1. Dapat pula ditulis. B(b1. dan C(c1. penjumlahan antara vektor a dan b ini dapat kalian lakukan dengan dua cara. b. a (b1 a1. Dengan aturan ini. c2) pada koordinat Cartesius berikut ini! y b2 a2 a1 c O c2 b1 C(c1. Uraian tersebut menunjukkan bahwa a b c. c2 a2). c2) pada koordinat Cartesius Pada gambar tersebut. a b (c1 b1.B. vektor a. a2) a b x Gambar 5. c Sekarang. b2) dan C(c1. maka kalian dapat menjumlahkan vektor a dan b dengan menggunakan aturan penjumlahan matriks. b c (c1 a1. b2). dan c dapat kalian tulis sebagai berikut. b2 a2).2 Titik A(a1. a2). Operasi pada Vektor B. yaitu: 89 Bab 4 Vektor . c2) B(b1. b1 b2 c1 c2 c1 c2 a1 a2 b1 b2 a1 a2 Dapat pula ditulis. Penjumlahan dan Pengurangan Vektor Perhatikan titik-titik A(a1. 1. jumlahkanlah vektor a dan b. Secara geometris. c2 b2). akan diperoleh a b b1 b2 a1 a2 c1 c2 c1 c2 b1 b2 a1 a2 b1 b2 a1 a2 c1 c2 b1 b2 c1 c2 a1 a2 Perhatikan bahwa c. Karena vektor merupakan matriks kolom. Dapat pula ditulis.

a b c a b Gambar 5. maka kalian mendapatkan penjumlahan vektor a ( b) sebagai berikut. AD b. a ( b) a c b b Gambar 5. Ruas garis ini diwakili oleh vektor c. jika vektor a dijumlahkan dengan invers vektor b. dan AE c. titik pangkal vektor b berimpit ruas dengan titik ujung vektor a. a b c. akan diperoleh AB AD AB BE AE (Oleh karena AD BE ) (Gunakan cara segitiga) Oleh karena AB a. Akibatnya.3 Penjumlahan vektor a + b = c dengan cara segitiga b. yaitu A C.a. vektor a mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik B dan vektor b mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal C ke titik D. Jumlah vektor a dan b didapat dengan menarik ruas garis dari titik pangkal vektor a ke titik ujung vektor b. Cara segitiga Dalam cara ini. Dengan membuat jajargenjang ABED. Dalam cara jajargenjang.5 Penjumlahan vektor a + ( b) 90 90 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Cara jajargenjang a A b D a c a B b b E Gambar 5. titik pangkal vektor a berimpit dengan titik pangkal vektor b. maka a b c.4 Penjumlahan vektor a + b = c dengan cara jajargenjang Misalkan. Sekarang.

kalian dapat mengurangkan a dengan b sebagai berikut. b2) (a1 b1. a2 b2) • Untuk a dan b vektor-vektor di R3. dapat dituliskan a b (a1 . a2 b2. a2) (b1. kalian dapat menyatakan aturan penjumlahan dan pengurangan vektor sebagai berikut. a2 b2. • Untuk a dan b vektor-vektor di R2. a2. b3) (a1 b1. b2) (a1 b1. berlaku a1 b1 b2 b3 b1 b2 b3 a1 a2 a3 a1 a2 a3 b1 b2 b3 b1 b2 b3 a b a2 a3 a1 a b a2 a3 Dengan menggunakan pasangan terurut. a3) . a2) (b1. kalian dapat menuliskan a ( b) a b. dapat dituliskan a b (a1. b3) (a1 b1. a2 b2) a b (a1. a3) (b1.(b1. a3 b3) Bab 4 Vektor 91 . a3 b3) a b (a1. b2. Secara geometris. a b b a Gambar 5. b2. a2.6 Pengurangan a .b secara geometris Dengan menggunakan aturan penjumlahan dan pengurangan matriks kolom. berlaku a b a1 a2 a1 a2 b1 b2 b1 b2 a1 a2 a1 a2 b1 b2 b1 b2 a b Dengan menggunakan pasangan terurut.Seperti pada bilangan real.

0. 1) (2 0. 2 ( 2). 2 ( 2). 3. 1 ( 1)) (0. 3. 1) a Jadi. (a b) c (2. 4 3) (5. c b ( 3. (a b) c 5. a b (2. 3). 0. 1 4) (2. 3. 8. dan c ( 3. 1 0) (0. 3) ( 3. 3) Jadi. b c 9. a (b c) (0. b a 7. 1. a a (0. 3. 0) o Jadi. 0. 1) (0. 2). 1. 7). 2) Jadi. 2. 1). 1. 1) ((0 0. 1). 3. 2. 3) (2 ( 3). 1) (0. 3) Jadi. 7) (0 ( 1). 3. 1 0. 1 ( 1)) (0. b c (2. c b 10. 2. 2. 4) ( 3. 0. 2. 1. 4. 4). 4. kalian dapat menyatakan: • b c a • d e c • b d e a Gambar 5. 3 0. 1. b c 8. a b 6. a a 3. 1). b c (5. 4) ( 3. 1. 10. 0 3. 3 4) ( 5. a (b c) Jawab: 1. b a (2. 6). 3). a a o. 3. a o a. 9. a b (0. a o (0. 0) (0 0. b c ( 1. 4) ( 3 2. 0. 4 3) ( 1. 92 92 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 3. 2 3. a a (0. 2 3. a a (0. 7. 1 7) ( 1. 6). 0. tentukan: 1. (a b) c ( 1. 2. 2 0. a (b c) ( 1. 3) (2. 7) Jadi. b (2.a b c d e Perhatikan gambar berikut! Dari gambar di samping. 3. 6) Jadi. 1) Jadi. b c (2. 1) (0. 3. a a 2. b a (2. 4) (0. 1) Jadi. 3. 1. 2. c b ( 5. 3 0. 1. 0. 4 ( 1)) (2. 3). 6. 6) Jadi. 3. 2. 3. 3) (2 ( 3). 4) (0 2. 1) (2. 2. 3. 3) (2 ( 3). 5. 1. 3 3) ( 1. 1) ( 1. 2. 4. 3 ( 2). a 0 4. 1) ((0 0. 2.7 Penjumlahan vektor Contoh Diketahui vektor-vektor a (0.

c i h 3. a b l. b (1. 4. c a q. buktikan bahwa: a. gambarkan vektor-vektor berikut! 2 k. b c c. j. (a b) (a c) 2. a b h. ( a b) c g. (b o. Diketahui vektor-vektor berikut. c b k. (a n. 3). a (b c) s. a c p. c b i c f. a b b c a c (a (b a a 2 c . Berdasarkan gambar berikut. c w. a c l. b. c u. d e b d. dan b b a c b c a b) c a) c (b c) ( c a) 2 1 c . 8. a b d. c. i. f. ( a b) c e. (a b) (a c) t. u d. b a m. b a i. (a b) c r. h. u o o ( u) u u u u o Bab 4 Vektor 93 . a (b c) f. b t. a q.Asah Kompetensi a 1 b c 1. 5). a e g g f e. a r. b c n. b c j. (u v) w u (v w) c. 2. d. dan c ( 3. e. a b b. b s. tuliskanlah operasi-operasi vektornya dalam bentuk yang paling sederhana. m. tentukanlah: b) c a) c (b c) (c a) b a c b c a b) (a c) b) (a c) 4. b d a e h b. u v v u b. Secara geometri. c b o. (a x. a v. a. g. b f d c. Jika a a. Diketahui vektor-vektor a a. c a ( 5. (a 3). a p.

k vektor u k 0 u u u ku u u . 2). 94 (1. Jika k skalar tak nol dan vektor u (u1. maka vektor ku searah dengan vektor u. maka.. 0) Didapat. 5) dan b (2. 0. 2k) (0. 2.8 Perkalian skalar dengan vektor u Contoh 1.. 6) k(1. 0. 0. kalian akan mendapatkan sebuah vektor baru yang setiap komponen-komponennya diperoleh dengan mengalikan k dengan setiap komponen-komponen vektor u. vektor u ( 3. 4. 6) (8.. 2) (0.. u 3v. 0. …. un). 6) sejajar dengan vektor v (1. 3. 0. 0. 16) Jadi. 6) sejajar dengan vektor v (1. 9. 3 3. Adapun jika k 0. 5) 3(2. maka vektor ku berlawanan arah dengan vektor u. 0. 0. 6) (k. Bukti: Untuk membuktikan bahwa vektor u ( 3. Perkalian Skalar dengan Vektor Pada bagian sebelumnya. 10) (6. 2 5) (3 2. Dalam perkalian skalar dengan vektor ini. 6 2k ) (0.B. …. 2. u2. 0. ku u k 0 Gambar 5. 17. Buktikan bahwa vektor u v (1. 0. vektor baru tersebut segaris dengan vektor u dan memiliki panjang k u .. 6) sejajar dengan vektor 94 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . u u . u u u . Diketahui vektor a c 2a 3b. 2 4. jika k 0. 8. 3. 2). 0. 17. Akibatnya. 0) ( 3. 2). u kv u kv o ( 3. kun). maka ku (ku1. Jawab: 2a 3b 2(1. kalian telah mempelajari penjumlahan vektor. k 3. 0. Jadi. 0) ( 3 k. 16). ku2. tentukan vektor c 2) ( 3. 0.. kalian harus menunjukkan ada bilangan real k sehingga u kv. 0. Apa yang terjadi jika vektor-vektor yang dijumlahkan adalah k vektor yang sama? Dalam penjumlahan tersebut. 2) (2 1. 2). 4. 3 (2. c 2a 3b (8.

4) Gambar 5.Asah Kompetensi 1. 6. Carilah vektor dengan titik pangkal P(2. 95 Bab 4 Vektor . –2) x A(1. 2a b d. 7) yang arahnya berlawanan dengan vektor v ( 2. 3) sejajar dengan vektor v ( 4. Tunjukkan bahwa titik A. 3a c. 3). 2. bidang xz. Diketahui vektor a ( 1. a b Gambarkan vektor c jika: a. 2) C( 1. 2a b. 2. 1. 3. 6)! 6. c 3a b 3. Buktikanlah bahwa vektor u (2. dan c b 4c 2b 4c b 2c ( 1.9 Koordinat Cartesius di R2 Vektor R2 mempunyai pasangan bilangan (x. 1). Sifat-Sifat Operasi Hitung pada Vektor Vektor di R2 berhubungan dengan letak suatu titik pada sebuah bidang dengan pasangan bilangan (x. 4a 2 3). dan C(14. 2b 4c e. B(6. Diketahui vektor a dan b seperti gambar berikut. b 4a f. y 5 B( 2. 1)! 5. 4. 2). 4. 3) 4 3 2 1 5 4 3 2 1 O 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 D(5. c a 2b c. 6. 2. y. 6). Hitunglah: 2. y) merupakan koordinat Cartesius dari suatu titik atau koordinat bidang. 1. 4) yang mempunyai arah sama seperti vektor v (7. B. 6). 10. a. c 2a 3b b. dan C segaris (kolinier)! B. Diketahui titik A(2. 2. 3)! 4. dan bidang yz. 0. Carilah vektor dengan titik ujung Q(2. b (0. yaitu bidang xy. z) yang merupakan koordinat Cartesius dari suatu titik atau koordinat ruang ke tiga sumbu membentuk tiga bidang.

z x y Gambar 5. b2. a b b a 5. a o o a a 7. Jika a. dan c vektor-vektor di R2 atau nol maka berlaku hubungan berikut. a3) dan b a b (a1. sifat 4. a2. a3) b a Jadi. 4) x Gambar 5. dan sifat 7.Ketiga bidang tersebut membagi ruang dimensi tiga menjadi 8 daerah seperti Gambar 5. b. sifat 2. a b b a. a3 b3) (b1 a1. 3. 2. (b1. b2. 4. 5) y (3. Pembuktian sifat 1 Ambil sebarang vektor a (a1. Untuk sifat-sifat yang lain. b3) (a1 b1. maka 96 96 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . dapat kalian buktikan sendiri.10. a2 b2. 4.10 Daerah perpotongan pada ruang dimensi tiga z A(3. a2. b3 a3) (b1. a3) (b1.11 Koordinat Cartesius di R3 Sifat-sifat yang terdapat dalam operasi hitung vektor adalah sebagai berikut. (a b) c a (b c) 6. di R3 dan k serta l skalar tak k(la) (kl)a k(a b) ka kb (k l)a ka la 1a a Dalam buku ini akan dibuktikan sifat 1. a ( a) o 8. b3). 1. b2 a2. b3) (a1. b2. a2.

0. b3) (c1. 0). a2. a2. c2. 7. Buktikan secara geometri bahwa: a. a3). B(3. a2 Jadi. a3 b3 c3) (a1 (b1 c1). k(la) (kl)a c. a3) (a1 a1. dan c 3 yang memenuhi c1(2. a3 (b3 c3)) (a1. b3 c3) (a1. 2. a2. 8) c2(1. b2. c2. Ambil sebarang vektor a (a1. 2) dan 2u 5v (12. Diketahui titik A( 6. ka2 la2. Kemudian. 3) c3(3. a2. a3) ( a1. a2. a3) ((k l)a1. B. 6. dan C(3. Tunjukkan bahwa titik A. a3). buktikanlah bahwa C terletak pada garis AB. 1). a2 b2. (k l)a ka la. c2. dan BC . a3) ((b1. AC . a2. maka : a ( a) (a1. c 2 . 2). ka3 la3) (ka1. a3) ka la Jadi. 4). b (b1. Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Bab 4 Vektor 97 . a2. Ambil sebarang skalar k dan l serta vektor a (k l)a (k l)(a1. 3. a2. a3 b3) (c1. ka2. Diketahui titik A(7. maka : Pembuktian sifat 7 2 Waktu : 60 menit ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 20 1. a3) l(a1. Tentukanlah semua skalar c 1 . 0. B(1. 4). 0) o Pembuktian sifat 4 (a1. a2. a ( a) o. a2 b2 c2. c2. Tentukan panjang AB. c3) (a1 b1 c1. maka: Pembuktian sifat 2 a3) (0. k(a b) ka kb 2. (k l)a3) (ka1 la1. b3). 5. 1). 2. c3) (a1 b1. ka3) (la1. a ( a) o b. c3). a3 (c1. la3) k(a1. 2. a3) (b1 c1. a3) (b1. b2 c2. b2. b2. (a b) c a (b c). a2. jika u 3v (7. (k l)a2. 11) 0. 4. dan C(6.Ambil sebarang vektor a (a1. Tentukanlah vektor u dan v. 3. 1. 1. a3). 0. la2. b3)) (c1. 6). dan c (a b) c ((a1. c3)) a (b c) Jadi. a2. dan C segaris (kolinier). a2. 2. a2 (b2 c2).

. n ms n r . y1) dan Q(x2. Jika saat ini. maka n Koordinat titik N adalah N m n my 2 ny1 mz2 nz1 mx2 nx1 . Dari perbandingan ini. z1) dan Q(x2. m n m n x2 m y2 z2 x1 n y1 z1 • Jika P(x1. y2. kalian dapat menyatakan titik N sebagai vektor posisi n dalam vektor posisi titik P dan Q. maka perbandingan jarak yang telah ditempuh dengan jarak yang belum ditempuhnya adalah m : n.C. n PN : NQ Q m:n 98 98 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . maka n Koordinat titik N adalah N m n m n mx2 nx1 my 2 ny1 . Caranya sebagai berikut. m n • Jika P(x1. m n m n m n Dalam perbandingan PN : NQ m P N m : n terdapat dua kasus. n r r r PN m PQ m n m (s m n P m N n r) r n s O x2 y2 x1 y1 mr n r ms mr m n ms n r m n Q Jadi. y1. yaitu: 1. z2) di R3. ia telah meninggalkan rumah sejauh m meter dan ia harus menempuh jarak n meter lagi untuk tiba di sekolah. Perbandingan Vektor Niko Sentera pergi dari rumah ke sekolahnya dengan berjalan kaki melintasi sebuah jalan yang lurus. Titik N membagi PQ di dalam. y2) di R2. Misalkan: Posisi rumah Niko Sentera adalah P Posisi sekolah adalah Q Posisi Niko Sentera saat ini adalah N maka dapat dituliskan PN : NQ m : n.

Tentukanlah koordinat titik sudut keempat dari persegi ABCD. P P(3.2. 5. Titik-titik sudut segitiga ABC adalah A(3. ( 3) 1 ( 3) 4 ( 3) P(0. 6). 5). 5). . 0. 2). dan AP : PB 3: 2 2. 4) dan B(6. 2. 4). Koordinat titik P dapat kalian tentukan dengan cara berikut. B(10. A(1. 4. 0. Tentukanlah koordinat-koordinat titik P. 3. Titik D pada sisi 4. m P Q N n PN : NQ m: n) Contoh Tentukanlah koordinat suatu titik pada garis hubung A(2. titik P(3 . Waktu : 60 menit 1. A(2. 5) 1 3 1 3 1 3 Jadi. Buktikan bahwa A(1. Q. • Untuk titik P membagi AB di luar dengan perbandingan 1 : 3. dan titik R membagi BC di luar dengan perbandingan 2 : 1. b. 1). 1. • Untuk titik P membagi AB di dalam dengan perbandingan 1 : 3. 3. 0). ( 3) 1 ( 3) 3 1 8 . Titik Q adalah titik tengah AC. C( 1. 4. Diketahui segitiga ABC dengan AB a dan AC BC dengan BD : DC 1 : 2 dan titik E pada AC dengan AE : EC 2 : 1. 1. dan AP : PB 3 : 1 b. B(0. 7. 3. 1. 4. 1). Koordinat titik P dapat kalian tentukan sebagai berikut. 1) adalah titik-titik sudut segitiga siku-siku samakaki. 3. Bobot soal: 20 3 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 20 Bobot soal: 10 Bobot soal: 40 Bab 4 Vektor 99 . 0. 5). Titik N membagi PQ di luar. dan R. Tentukanlah koordinat titik P yang terletak pada garis AB jika: a. berlaku AP : PB 1 : 3. Titik P membagi AB di dalam dengan perbandingan 1 : 2. 1). 3). 8) di dalam dan di luar dengan perbandingan 1 : 3. berlaku AP : PB 1 : 3. P 1 6 1 ( 3) 2 1 7 . dan C(1. Jawab: Misalkan. 1 6 3 2 1 7 3 3 1 8 3 4 . B(3. 4. B(3. titik P(0. 2) Jadi. titik tersebut adalah titik P.

tentukanlah perbandingan AF : FB. .a. dan F berturut-turut titik tengah sisi AB. perkalian skalar dua vektor ini didefinisikan sebagai berikut. Buktikanlah bahwa a b c d e f D. anbn 100 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . BC. 5. dan CA suatu segitiga ABC. Diketahui jajargenjang OABC. nyatakan vektor dalam vektor a dan b. b2.. Jika a (a1. D adalah titik tengah OA. Jika dinyatakan dalam bentuk pasangan terurut. Jika M titik potong antara garis AD dan BE. b. . . Jika perpanjangan garis CM memotong garis AB di titik F. a2. . Nyatakan vektor AE dan AD dalam vektor a dan b. an) dan b (b1.. Buktikanlah bahwa CD dibagi dua oleh OB dengan perbandingan 1 : 2. Jika perpanjangan garis DE memotong garis AB atau perpanjangannya di titik H... . c. . maka hasil kali dalam atau perkalian skalarnya adalah a b 100 a1b1 a2b2 . tentukan perbandingan AH : HB. Bobot soal: 10 D. E. bn) adalah sebarang vektor pada Rn. d. Perkalian Skalar Dua Vektor dan Proyeksi Vektor B b O a A Jika a dan b vektor-vektor tak nol dan sudut di antara vektor a dan b. Buktikan juga bahwa OB dibagi dua oleh CD dengan perbandingan 1 : 2. maka perkalian skalar vektor a dan b didefinisikan oleh a b a b cos .

yaitu: c c vektor satuan c Bab 4 Vektor 101 . panjang proyeksi vektor a pada vektor b adalah c Setelah mengetahui panjangnya. b3) dan k skalar tak nol. a b b a 3. maka a b a1b1 a2b2 (b1. diperoleh k(a b) a1(kb1) a2(kb2) a3(kb3) a (kb) Perhatikan gambar berikut! Proyeksi vektor a pada vektor b adalah vektor c. maka: 1. Ambil sebarang vektor a (a1. a b b a. Jika a. a3). b3). maka : k(a b) k(a1b1 a2b2 a3b3) (ka1b1 ka2b2 ka3b3) … (*) (ka1)b1 (ka2)b2 (ka3)b3 (ka) b Dari persamaan (*). Ambil sebarang vektor a Misalkan a i a b ( a1 ˆ (a1. b2. a (b c) a b a c 4. a2. maka: ˆ b3 k a2 b2 ˆ ˆ j j a3 b2 ˆ k j ˆ a1 b3 ˆ k i ˆ ˆ i a1 ˆ a2 ˆ a3 k dan b b1 ˆ i j ˆ ˆ ˆ a k ) (b ˆ b ˆ b k ) a2 j 1i 2j 3 3 a2 b1 ˆ ˆ a3 b1 ˆ k i j i ˆ ˆ ˆ abk k 3 3 Pembuktian sifat 1 a1 b1 ˆ ˆ i i a2 b3 ˆ k j ˆ i i karena ˆ ˆ a1 b2 ˆ ˆ i j ˆ ˆ ˆ ˆ j j k k 1 dan ˆ karena ˆ ˆ dan k saling tegak lurus. i j ˆ k i ˆ ˆ k j ˆ 0 sehingga a b a1b1 a2b2 a3b3 b1a1 b2a2 b3a3 b a Jadi. b (b1. dan c vektor-vektor di R2 atau di R3 dan k skalar tak nol. maka a b a1b1 a2b2 a3b3 (a1. k(a b) (ka) b a (kb) 2. a2. a2. b2) vektor-vektor di R2. kalian dapat pula menentukan vektor proyeksi tersebut. b2. a a a 2 Dalam buku ini akan dibuktikan sifat 1 dan sifat 3. Perhatikan segitiga AOB! Pada segitiga AOB. b. b2. a2) dan b (b1. a3) dan b b2 ˆ j (b1. dapat dibuktikan sendiri. cos A a c O C b B c a c a cos a a b a b a b b a b b Jadi. j. maka ˆ ˆ i. b3) vektor-vektor di R3. a3) dan b Dalam perkalian skalar dua vektor terdapat sifat-sifat berikut. Untuk sifat-sifat lainnya.• • Jika a Jika a (a1.

besar sudut yang dibentuk oleh vektor a dan vektor b b. 3 2 . 1. 2) 3 1 . panjang proyeksi vektor a pada vektor b adalah 1. 2. Tentukanlah: a.b Contoh Diketahui vektor a (1. panjang proyeksi vektor a pada vektor b c. a . Misalkan vektor proyeksi a pada b adalah c. 0) dan b ( 1.Oleh karena c berimpit dengan b maka vektor satuan c adalah Jadi. 2. maka: a b 3 c 1 1 b 3 Jadi. 3 2 3 1 102 102 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . maka: a b 3 1 2 cos a b 2 2 3 Didapat 135°. c b b a b b b b a b 2 b b a b 2 Sehingga proyeksi vektor a pada vektor b adalah vektor c b . Vektor proyeksi a pada b adalah c c b b ( 1. dan b . c. terlebih dahulu tentukanlah a b. 2). a b 1 ( 1) ( 1) 2 0 2 1 2 3 a 12 ( 1)2 02 1 1 2 ( 1)2 2 2 2 2 1 4 4 9 3 b Misalkan sudut yang dibentuk oleh vektor a dan vektor b adalah . b. vektor proyeksi a pada vektor b Jawab: a. Untuk menentukan besar sudut yang dibentuk oleh vektor a dan vektor b.

0. a ( 7. 1. ( 2. 2. luas segitiga PQR c. Misalkan. 2000 Bobot soal: 10 Bab 4 Vektor 103 . b ( 5. Diketahui vektor a (2. 1) dan b ( 3. Tentukanlah: 4 dengan tan c. Diketahui vektor a (7. 0. 1) (8. 1. 8. 0. b a a c dengan a 4. 6. dan sudut antara vektor c. panjang PQ e. Tentukan a b. panjang PR b. c) Bobot soal: 10 Bobot soal: 20 6. b o. Panjang proyeksi vektor a pada vektor b b. tentukan: a. a (2. dan sudut antara vektor a dan b adalah 3 . 4) Bobot soal: 20 Bobot soal: 10 4 ASAH KEMAMPUAN 2. a (a b) d. Panjang proyeksi vektor b pada vektor a d. 1) dan b (5. Tentukan nilai x agar vektor (a xb) tegak lurus pada vektor a. panjang proyeksi PR pada PQ 8. a (a b). a d. (a b) (a b) (1. Diketahui segitiga PQR dengan P(5. 3. 2) b. 5). 6) dan b ( 9. a b 5. Vektor proyeksi a pada b c. dan (1. 3). a b b. dan c Tentukanlah panjang proyeksi vektor a pada vektor (b 7. dan R( 3. Tentukanlah: d. 2) dan b (4. 1). b (a a dan b jika: a. 3. Olimpiade Matematika SMU. 10. 4. 1. 2). proyeksi vektor PR pada PQ a. 1). Gunakan vektor-vektor untuk menentukan sudut-sudut di bagian dalam segitiga dengan titik-titik sudut ( 1. Apakah b c? Jelaskan! Bobot soal: 10 Bobot soal: 10 Bobot soal: 10 2. Vektor proyeksi b pada a 3. a (2. 8). Diketahui a lancip a. 4). Q(11.Waktu : 90 menit 1. 4). 3) dan b ( 0. 0). Dari vektor-vektor a dan b pada soal nomor 1. 3) b). 2).

Jika a. b. Panjang vektor c adalah |c| (b1 a1 )2 (b2 a2 ) 2 . 2 tentukanlah nilai y yang mungkin! angkuman Rangkuman 1. . Panjang vektor a dirumuskan sebagai berikut: • • Jika a Jika a R2. dapat ditentukan suatu vektor satuan dari ˆ vektor a. . y. c. b2). a R3. Misalkan: a . Untuk setiap vektor a yang bukan vektor nol. l adalah vektor maka sifat-sifat operasi hitung pada vektor adalah sebagai berikut • • • • • 104 a (a a a b b) o b c o a a a o a (b c) ( a) k(la) (kl)a 104 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . . 2. c . Penulisan vektor • • Dengan huruf kecil dicetak tebal. a2. dilambangkan dengan e . c. . b. b. a2) dan vektor b (b1. b2 a2). maka a (a1. Jika vektor a x . a3). 4. a (a1. Misalkan: a. 2). Jika vektor a (a1. maka a a1 2 a2 2 a12 a2 2 a3 2 3. 2. maka vektor satuan dari a dirumuskan dengan: y x a 1 ˆ e a x2 y 2 y 5. k. . 1) dan b (2. Vektor satuan arahnya searah dengan vektor a dan panjangnya sama dengan satu satuan.Diketahui vektor a (3. . Jika panjang proyeksi a pada b adalah 1 b . Dengan huruf kecil yang di atas huruf tersebut dibubuhi tanda panah. maka vektor yang menghubungkan vektor a dan b adalah vektor c (b1 a1. . . a2).

Perbandingan vektor • Titik N membagi PQ di dalam m PN : NQ n m:n a a b a b b A R N S Bab 4 Vektor 105 . Cara segitiga a b c Titik pangkal vektor b berimpit dengan titik ujung vektor a. Sifat-sifat perkalian skalar dua vektor • • • • a b a (b k(a b) a a b a c) a2 B a b (ka) b a c a (kb). k adalah konstanta 7. Penjumlahan antara vektor a dan b dapat dilakukan dengan dua cara berikut ini.• • • • k(a (k 1a b) l)a a ka ka kb la 5. Sudut antara dua vektor cos Sehingga a b a b cos O 8. • Cara jajargenjang a c b a b Titik pangkal vektor a berimpit dengan titik pangkal vektor . 6.

• Titik N membagi PQ di luar m PN : NQ m : ( n) R S n N 106 106 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .

2v u B. . 1 1 atau D. 0 . 48i 45j 36k E. (4. u dan AF v. C. A. 32i 30j 24k D. Diberikan segi enam beraturan ABCDEF. C. 3v u C. . Pilihlah jawaban yang paling tepat! 1. . 2). . maka p . 5 9 D. jika AB dan BC masingmasing dinyatakan oleh vektor u dan v. 6) C. maka vektor proyeksi AF ke OF adalah . A. . . 1 (a 2 1 (a 3 2 a 3 Jika AB CD b) b) 1 b 3 D. CD memotong diagonal AB di P. . 2) 6. b (3.Ulangan Bab 4 ○ I. . 1 a 3 1 a 2 2 b 3 3 b 4 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ OA . v u 9. (5. 1). 1 4 ○ ○ ○ ○ ○ ○ D. maka d . . 5u 5v 4. 7) dan Q(4. 6u 6v B. 2) dan maka tan . . Jika OA (1. B. maka sama dengan . . u 2v E. . . 2) B. (2. OB ) ○ 8. Jika sudut antara vektor a b A. k).. E. . (1. . B. maka konstanta positif k ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Bab 4 Vektor 107 . 0) dan OC (0. . . Diketahui kubus OABC. 2u 2v D. 0. 5) ○ D. C. Diketahui persegi panjang OABC dan D titik tengah OA. A. OB (4.. AD A. 8u 8v C. DEFG. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ B. . 56i 36j 24k 3. 4u 4v E. 3 A. Koordinat titik C 3 1 2 C. ABCDEF adalah segi enam beraturan dengan pusat O. maka AB AE AF . 4 E. 2) E. . . dan sudut (a. b) ○ ○ 4 adalah . Jika a adalah (2. . . 1). 5). 32i 30j 24k C. Jika OA a dan OB b. . 5 atau 5 2 2 1 atau 1 E. . Jika OA (1. (3. B. i i 2j pk dan ○ ○ ○ ○ ○ ○ 2. 7 atau 7 2 atau 2 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 7. . Diketahui C 16i 15j 12k dan d vektor yang segaris (kolinear) berlawanan arah dengan c. 3 4 4 3 E. 16i 15j 12k B. maka OP dapat dinyatakan sebagai . A.. Titik R adalah sebuah titik pada garis hubung PQ sehingga PR A. Diketahui titik P (1. 16 2 j pk adalah 60 . u v D. 8 1 PQ . 6 13 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 5. 2 ○ ○ ○ ○ adalah . Jika d 75.

(1. d. 7b 3c c. 2 (1. 108 3. A. A. 90° E. . 1 (1. Jika panjang proyeksi a ke b sama dengan 1 5 . (2. 2 (1. A. Sebuah vektor x dengan panjang 5 membuat sudut lancip dengan vektor y (3. Diketahui u 3i 4j xk dan v 2i 3j – 6k. dan OB (0.u u . 0) dan 3p 1 r r ○ ○ ○ ○ ○ ○ 2. u v 2 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ u v ○ ○ 2 2u 2 2v 2 b. 90° B. m b. . 3(a 7b) e. Jika vektor x diproyeksikan ke vektor y. 1) 3 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Vektor proyeksi OD ke OF adalah . 1) 4 2 3 (1. 5 5 2 11 . D. (1. 1 atau 2 14. 2) (0. Buktikanlah! a. 2. 0. . panjang proyeksinya 2. 1. . 5 3 5 5 ○ ○ ○ ○ ○ atau ○ ○ ○ ○ ○ II. C. . p e. 1. Diketahui kubus OABC. 1) dan (0. c b a. . Sudut antara vektor a xi (2x 1)j x 3 k dan b adalah 60°. 180° C. Misalkan p (1. 2). 1) 3 15. 4). 90° D. Jika O B (1. 4) (2. . 5 5 5 4 5. 3. –1). OC 1 (1. 1. . 2c c E. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. 1. Jika panjang proyeksi u dan v adalah 6. 1. 8 D. 1)..A. 1. w v . 8 C. . 1 r r ○ ○ ○ ○ 4. . 2. 2 C. 3. . b. A. 3). (2... maka . Hitunglah: a. 1) 3 3 (1. 2p 2p f. Gambarlah vektor-vektor berikut! 1 1 1 . Hitunglah: a. 2 11 . Vektor x tersebut adalah . A. B. . 5 3 5 5 10. 2) atau B. . a c b. maka x . 10 E. 2) (1.1. c a B. p p q q d. 5 5 2 11 . 1. E. Buktikanlah bahwa: (u kv) v u v 5. Jika (u · w) dan (v · w). 0. Gambar di bawah ini menunjukkan bahwa a b c . 1 atau 4 E.v. 1. 2) atau D. 1) 3 ○ ○ 3 (1. 1. 1) atau C. 1. q r (2. e. C. u v 1 2 u v 4 1 2 u v 4 108 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ . 2b D. n c. 1) 3 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 3 4 5. . f. b c (3. 1) 2 1 3(1. 2 1 1 A. 5 5 4 5. Diketahui u dan v vektor tak nol sebarang. 4) (2. 4). Misalkan a (1. B. . 0. 7) ( 6. 1) 2 D. 1) 3 2 3(1. c 12. 0. 2) (0. 3. 3 3 3 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 13. 1) atau E. 2a b C. 6 B. E. 2b (a c) d. 4 atau D. 0). . o ( 3. 4 11. 0). ○ ○ ○ ○ 5q r ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ c. atau 1 2 2 1 atau 1 B. maka x adalah . q r (2. 2. 3b 8c f.DEFG.

20. dan Notasi Sigma . Sumber: http://jsa007.com Saat mengendarai motor. pernahkah kalian mengamati speedometer pada motor tersebut? Pada speedometer terdapat angka-angka 0.tripod. 60. 80.Barisan. B. 40. 100. C. dan 120 yang menunjukkan kecepatan motor saat kalian mengendarainya. Angka-angka ini berurutan mulai dari yang terkecil ke yang terbesar dengan pola tertentu sehingga membentuk sebuah barisan aritmetika. Agar kalian lebih memahami tentang barisan aritmetika ini. dan Notasi Sigma B A B 5 A. 109 Bab 5 Barisan. Deret. Deret. pelajarilah bab berikut dengan baik. Barisan dan Deret Aritmetika Barisan dan Deret Geometri Notasi Sigma dan Induksi Matematika Aplikasi Barisan dan Deret D.

yaitu 1 cm.. Setiap bilangan berurutan pada penggaris ini mempunyai jarak yang sama. dan seterusnya hingga selisih antara bilangan keduapuluh dan keduapuluh satunya juga 1. Mulai dengan suku pertama a Jumlahkan dengan beda b Tuliskan jumlahnya b b b b a U1 Tampak bahwa. Bilangan-bilangan berurutan seperti pada penggaris ini memiliki selisih yang sama untuk setiap dua suku berurutannya sehingga membentuk suatu barisan bilangan. (a b)..A. (a 2b). 110 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Bilangan-bilangan tersebut berurutan 0. Barisan aritmetika adalah suatu barisan dengan selisih (beda) antara dua suku yang berurutan selalu tetap. …. Jadi. selisih antara bilangan pertama dan kedua adalah 1 0 1. suku pertamanya 0. 20. Barisan dan Deret Aritmetika Niko Sentera memiliki sebuah penggaris ukuran 20 cm. Jarak antar bilangan berurutan ini menunjukkan selisih antarbilangan. 2. Un 110 a b U2 a (n a 2b U3 a U4 3b . sehingga dapat dikatakan beda suku ke-n dengan suku sebelumnya adalah Un Un 1 1. . Ia mengamati bilangan-bilangan pada penggarisnya ini. Pada barisan aritmetika. Bentuk umum: U1. . . U3. selisih antara bilangan kedua dan ketiga adalah 2 1 1. 3. U2 1.. Begitu seterusnya. Adapun suku keduanya. .. . Beda antara suku pertama dan suku kedua ini adalah U2 U1 1. U2. a (n Un 1)b 1)b. Barisan bilangan seperti ini disebut barisan aritmetika dengan selisih setiap dua suku berurutannya disebut beda (b). ditulis U1 0. berlaku Un Un b sehingga Un Un b 1 1 Jika kalian memulai barisan aritmetika dengan suku pertama a dan beda b maka kalian mendapatkan barisan berikut. 1. . Un atau a. (a (n 1)b) Pada penggaris yang dimiliki Niko Sentera.

tentukanlah: a. . Bentuk umum: U1 U2 U3 . . . 2. kalian mendapatkan Sn a (a b) … (a (n 1)b) … Persamaan 1 … a … Persamaan 2 Sn (a (n 1)b) (a (n 2)b) 2Sn 2a (n 1)b 2a (n 1)b … 2a (n 1)b Catatan Barisan dituliskan sebagai berikut. a3. . …. Un atau a (a b) (a 2b) . an Deret dituliskan sebagai berikut. maka diperoleh deret aritmetika.Suku ke-n barisan aritmetika adalah Un di mana Un Suku ke-n a Suku pertama b beda n banyaknya suku a (n 1)b Contoh Diketahui barisan 5. Deret. 16. a1 a2 a 3 . 2. Deret aritmetika adalah jumlah suku-suku dari barisan aritmetika. Rumus suku ke-n barisan aritmetika tersebut adalah a (n 1) b U n 5 (n 1)( 7) 5 7n 7 12 7n b. 9. dan Notasi Sigma . . . . a. rumus suku ke-n b. a n • n suku 111 Bab 5 Barisan. . suku ke-25 Jawab: Selisih dua suku berurutan pada barisan 5. . 16. a2. yaitu b 7 sehingga barisan bilangan tersebut merupakan barisan aritmetika. (a (n 1)b) Sn a (a b) (a 2b) … (a (n 1)b) … Persamaan 1 • Persamaan 1 ini dapat pula ditulis sebagai berikut. 9. Suku ke-25 barisan aritmetika tersebut adalah U25 12 7 25 175 163 Jika setiap suku barisan aritmetika dijumlahkan. a1. … adalah tetap. … Persamaan 2 Sn (a (n 1)b) … (a 2b) (a b) a Dengan menjumlahkan Persamaan 1 dan Persamaan 2. .

Sn n {2 a (n 1)b 2 (n 1)b. berarti: (a 3b) (a 5b) 28 (a b 2b) (a b 4b) 28 (5 2b) (5 4b) 28 10 6b 28 6b 18 b 3 Dengan mensubstitusi b 3 ke a b 5. berarti a b 5 U6 28. Jawab: 5. yaitu ia akan mendapat gaji pertama Rp1. Tentukanlah suku kesembilannya. berapakah gaji yang diterimanya pada bulan Desember 2005? 112 U2 U4 Sumber: Koleksi Penerbit 112 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Saat diterima bekerja di penerbit Literatur. suku kesembilan deret aritmetika tersebut adalah U9 2 8 3 2 24 26 2. Jika ia mulai bekerja pada bulan Juli 2004.2S n Sn n(2a n (2a 2 (n (n 1)b) 1)b) a n 2 Oleh karena Un berikut.000.000. Suku kedua suatu deret aritmetika adalah 5. didapat a 3 5 sehingga a 2.00 setiap dua bulan. Jadi. Meylin membuat kesepakatan dengan pimpinan perusahaan. maka Sn dapat juga dinyatakan sebagai n a Un 2 a a (n 1)b ) Un Rumus jumlah n suku pertama deret aritmetika adalah Sn di mana Sn n a b Un n [2a 2 (n – 1)b] atau Sn n (a 2 Un) Jumlah suku ke-n banyaknya suku Suku pertama Beda Suku ke-n Contoh 1.00 dan akan mengalami kenaikan Rp50. Jumlah suku keempat dan suku keenam adalah 28.800.

200. U19 n 1 n 3 n 5 log 2.00. 2 5 2 5 5 . .800. gaji yang diterima Meylin pada bulan Desember 2005 adalah Rp2.00 Jadi.00 Rp2. log . Tentukanlah jumlah 12 suku pertama deret tersebut! 3. …. Jarak kentang pertama ke keranjang 6 meter. U31 b. Tentukanlah jumlah 10 suku pertama deret tersebut! c.000. Banyak suku suatu deret aritmetika adalah 15. . 2 log . Semua bilangan asli yang terletak di antara 1 dan 50 dan habis dibagi 4 b. ( 8. Jarak dua kentang yang berdekatan 6 meter. ….800. U20 c. Tentukanlah suku yang dicantumkan di akhir barisan dan juga suku ke-n dari setiap barisan berikut! a. 9. Tentukanlah jumlah deret berikut! a. sedangkan suku ke-54 adalah 86 .000. Suku terakhir adalah 47 dan jumlah deret 285. 3). (2. 13. a. Semua bilangan genap yang terletak di antara 1 dan 100 dan habis dibagi 3 5. Suku pertama suatu deret aritmetika adalah 3 Tentukanlah jumlah 50 suku pertama deret tersebut! b. Tentukanlah total jarak yang harus ditempuh peserta tersebut agar dapat menyelesaikan permainan! 1 3 .Jawab: Gaji Meylin mengikuti pola barisan aritmetika dengan suku pertama a Rp1.000. Semua bilangan bulat yang terletak di antara 1 dan 50 dan tidak habis dibagi 3 c. Suku kedua suatu deret aritmetika adalah 25. Asah Kompetensi 1 1. mengambil satu kentang sekali ambil dan memasukkannya ke dalam keranjang.00 dan beda b Rp50. Dalam sebuah permainan.000. ( 3. Suku ketiga suatu deret aritmetika adalah 38. 1).00 8 Rp50.00. 2). Tentukanlah suku pertama deret tersebut! 4. Deret. U 14 16 8 4 n 1 n 3 n 5 . d. …. …. 8 kentang ditempatkan pada sebuah garis lurus.000. sedangkan suku ke-6 adalah 49. 4 4 113 Bab 5 Barisan. dan Notasi Sigma .200. Juli—Agustus September—Oktober 2004 2004 November—Desember … 2004 November—Desember 2005 U1 U2 U3 U9 U9 a 8b Rp1.000. 5. Seorang peserta mulai bergerak dari keranjang. sedangkan suku ke-7 adalah 66.

dan 352. . J 100 99 98 … 1.. G..050. tentukanlah lambang bilangan yang tersembunyi di balik huruf H. Bentuk umum penjumlahan bilangan asli dari 1 sampai n: Jn Jn 2J n 2J n Jn 1 n 2 (n 1) 1) (n (n 3 2) 1) .050 101 … 101 Jadi. Barisan Geometri Niko Sentera mempunyai selembar kertas. . H I T U N G Jika huruf N. Misalkan. 1 bagian kertas 114 114 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . J 1 2 3 … 100 J 100 99 98 … 1 2J 2J 2J J 101 101 100 101 10.100 5. (n 2 (n 1) (n 1) n 1 1) (n 1) (n n(n 1) n n 1 2 GaMeMath Di balik huruf-huruf yang membentuk kata HITUNG berikut tersembunyi bilangan-bilangan dengan pola tertentu. bagaimanakah cara menentukan jumlah 100 bilangan asli pertama? Caranya adalah sebagai berikut. jumlahkan kedua nilai J tersebut. 418. dan U! B. jumlah 100 bilangan asli pertama adalah 5.. 1. J 1 2 3 … 100.Info Math Tanpa menggunakan rumus. Kalian juga dapat menuliskan.. Barisan dan Deret Geometri B. I.. dan T berturut-turut menyembunyikan lambang bilangan 396.. Sekarang.

Barisan bilangan seperti ini disebut barisan geometri dengan perbandingan setiap dua suku berurutannya dinamakan rasio (r). U2 U1 U3 Setiap dua suku berurutan dari barisan bilangan tersebut memiliki perbandingan yang sama. yaitu U2 U1 U3 U2 … Un Un 1 2. U2.. dan Notasi Sigma . ia selalu membuka hasil lipatan dan mendapatkan kertas tersebut terbagi menjadi 2 bagian sebelumnya. ar2. ar. Kertas terbagi menjadi 4 bagian yang sama besar Niko Sentera terus melipat dua kertas yang sedang terlipat sebelumnya.. . . Kertas terbagi menjadi 2 bagian yang sama besar Kertas yang sedang terlipat ini. . . . . U3. Deret. arn 1 Pada barisan geometri.. Un atau a. Tampak bahwa. perhatikan bagian kertas tersebut yang membentuk sebuah barisan bilangan. Bentuk umum: U1. Sekarang..Ia melipat kertas ini menjadi 2 bagian yang sama besar. berlaku Un Un 1 r sehingga Un r Un 1 115 Bab 5 Barisan. kemudian dilipat dua kembali olehnya. perbandingan setiap dua suku berurutan pada barisan tersebut selalu tetap. 1 2 4 . Barisan geometri adalah suatu barisan dengan pembanding (rasio) antara dua suku yang berurutan selalu tetap. Setelah melipat ini.

3. Deret Geometri Jika setiap suku barisan geometri tersebut dijumlahkan.. . . 3. Rumus suku ke-n barisan geometri tersebut adalah Un 27 ( 33 (3 1)n 33 3 n 34 n b. arn – 1 Un Contoh Diketahui barisan 27. . 9. Un atau a 116 ar ar2 . 2. 1.. . . yaitu r geometri. Mulai dengan suku pertama a Kalikan dengan rasio r Tuliskan hasil kalinya r a U1 ar U2 r ar2 U3 r ar 3 U4 r . Deret geometri adalah jumlah suku-suku dari barisan geometri.Jika kalian memulai barisan geometri dengan suku pertama a dan rasio r maka kalian mendapatkan barisan berikut. adalah tetap. arn 1 116 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 9. rumus suku ke-n b. Suku ke-8 barisan geometri tersebut adalah U8 34 34 1 81 8 1 n ) 3 1 1 1 B. .. 1. suku ke-8 Jawab : Rasio dua suku berurutan pada barisan 27. maka diperoleh deret geometri. Tentukanlah: a. Bentuk umum: U1 U2 U3 . . 1 sehingga barisan bilangan tersebut merupakan barisan 3 a. ..

nilai rn makin besar. 1 atau r 1 ini disebut deret geometri divergen Contoh 1.Sn a ar ar2 . Jumlah S dari dert geometri tak hingga adalah S lim Sn n Catatan Rumus jumlah n suku pertama deret geometri. maka rn menuju 0. a(1 0) 1 r a 1 r Sn a(r n 1) . S Kasus Jika r Untuk Untuk Untuk 2 1. Tentukanlah jumlah 10 suku pertama dan jumlah n suku pertama deret geometri tersebut! Jawab: U2 8. didapatkan persamaan 2 berikut. . berarti ar 8 U5 64. n r 1. r r 1 1 Deret geometri dengan 1 1 atau r r 1. 3. maka untuk n . r 1 1 r a 1 r Rumus pada deret geometri berlaku juga untuk n tak terhingga. arn 1 … Persamaan 1 Dengan mengalikan kedua ruas persamaan 1 dengan r. dengan n ganjil didapat rn dengan n genap didapat rn didapat rn Akibatnya. 1. n r 1. berarti: ar4 64 117 Bab 5 Barisan. S a(1 ) 1 r Deret geometri dengan r (memencar). Deret. kurangkan persamaan 1 dengan persamaan 2. dan Notasi Sigma . Sn rSn (a ar ar2 … arn 1) (ar ar2 ar3 … arn ) Sn(1 r) a arn Sn a(1 r n ) 1 r Rumus jumlah n suku pertama deret geometri adalah Sn a(1 r n ) . n r 1 ini disebut deret geometri konvergen (memusat). . a(1 r n ) Sn . Adapun untuk n tak terhingga terdapat dua kasus yang harus kalian perhatikan. rSn ar ar2 ar3 . yaitu: Kasus 1 Jika 1 r Akibatnya. Suatu deret geometri mempunyai suku ke-5 sama dengan 64 dan suku ke-2 sama dengan 8. arn … Persamaan 2 Sekarang. r 1 r 1 B. . Deret Geometri Tak Terhingga Deret geometri tak hingga adalah deret geometri dengan |r| < 1. .

berapakah panjang tali semula? Jawab: Panjang potongan yang paling pendek merupakan U1. Panjang tali semula merupakan jumlah 5 suku pertama deret geometri tersebut. Jadi. haruslah 1 r 1 sehingga 1 x 1. sedangkan panjang potongan yang paling panjang merupakan U5. U1 2 cm dan U5 162 cm. Tentukanlah nilai x agar deret geometri 1 x x2 x3 … konvergen. Jumlah n suku pertama deret ini adalah Sn 8.ar r3 64 8r3 64 r3 8 Didapat r 2. Jadi. kalian harus menentukan rasio dari deret tersebut. 118 118 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .096 4 4.092 2. Dari U1 2 cm. Dari U5 162 cm. Didapat. Panjang kelima potong tali ini membentuk barisan geometri. r4 81. Catatan S S Sganjil Sgenap r a 1 r Sganjil a 1 1 r ar 2 r x 1 x Agar deret geometri tersebut konvergen. Jika potongan yang paling pendek 2 cm dan potongan yang paling panjang 162 cm. didapat ar4 162 cm. 3. maka 2 r4 162 cm. didapat a 2 cm. panjang tali semula adalah 242 cm. Dengan mensubstitusi r 2 ke persamaan ar mendapatkan a 2 8 sehingga a 4. r 3. yaitu: S5 2(1 35 ) 1 3 2(1 243) 2 Sgenap r2 Sganjil Sgenap 242 cm Jadi. Oleh karena a 2 cm. kalian 4(1 2 n ) 1 2 4 4 2n 1 4 2n 4 2 2 2n 4 22 n 4 Jumlah 10 suku pertama deret ini adalah S10 22 10 4 212 4 4. Niko Sentera memotong seutas tali menjadi 5 potong. Jawab: Terlebih dahulu.

dan Notasi Sigma .. tentukanlah nilai x. Bagian keempat dibagi empat bagian dan setiap orang mendapat bagian.. . suku ke-4 adalah 40. ... b. U9 1 a 1 a . Tentukanlah luas lingkaran seluruhnya! 119 Bab 5 Barisan. . U6 2a 1 2. a. Tentukanlah jumlah 6 suku pertama deret tersebut! d. .. Diketahui P Agar 1 P 64 42 2) 64 43 … 4x 2) 1. cos x sin2 x .. a. apel dibagi menjadi empat bagian sehingga setiap orang mendapat bagian. Jika Un menyatakan suku ke-n barisan geometri. Jika suku-suku deret geometri tersebut merupakan suku-suku positif. 2000 2. 128. 2... ... 1. (x 2)3 . dan suku ke-8 adalah x52. . Tentukanlah suku yang dicantumkan di akhir barisan dan juga suku ke-n dari setiap barisan berikut! a. Pertama. . tentukanlah jumlah n suku pertama deret tersebut! b. dan suku ke-n adalah 160.. dan r rasio. suku ke-3 adalah x2a. 2 1. Tiga orang membagi sebuah apel.. . Olimpiade Matematika SMU. Suku kedua suatu deret geometri adalah 10.364 64 log (x log2 (x log3 (x 2) . cos x cos x sin x 4. Tentukan nilai x agar 4 7. demikian seterusnya. Suku ke-5 suatu deret adalah geometri x3 dan suku ke-8 adalah x4. U10 81 27 9 2 c. . 32. 64. a suku pertama. Deret.. . . Tentukan nilai x agar deret geometri berikut konvergen. 8. 2 . Suku pertama suatu deret geometri adalah x–4. 5. 1. . Tentukan rasio dari barisan tersebut! 6. . maka tentukan Un 2 2 Un . Tentukanlah nilai a dan jumlah 10 suku pertama deret tersebut! 3..Asah Kompetensi 1 1 1 . Berapa bagiankah yang didapat oleh mereka masing-masing? Perhatikan gambar di samping! Di dalam segitiga samasisi yang panjang sisinya 20 cm diisi lingkaranlingkaran yang jumlahnya sampai tak hingga.... d. x 1 2 1 3 x 4 . (x b. c. 1 2) 1 x Un 2 1 (x 1 x2 2)2 . U12 d. Suku ke-5 suatu deret geometri adalah 12 dan suku ke-8 adalah 96. . Di antara bilangan 7 dan 448 disisipkan dua bilangan sehingga keempat bilangan tersebut membentuk barisan geometri. 1 . Tentukanlah jumlah 8 suku pertama deret tersebut! c..

Di antara bilangan a dan b disisipkan 4 bilangan sehingga terbentuk barisan geometri dengan rasio. Tiga bilangan rasional membentuk barisan aritmetika. tentukanlah suku kedua dari barisan tersebut! 3. dan b beda barisan aritmetika. Olimpiade Matematika SMU. Jika jumlah semua bilangan tersebut 53. 2001 1 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 5. Tiga bilangan merupakan barisan aritmetika. Tentukanlah beda dari barisan tersebut! b. x. Tentukanlah bilangan terkecilnya! 4. z diketahui tiga suku pertama membentuk barisan geometri dan tiga suku terakhir membentuk barisan aritmetika.520. Sn jumlah n suku pertama. a suku pertama. Un 3 3Un 2 3Un 1 Un b. Di antara bilangan 3 dan 57 disisipkan 8 bilangan sehingga terbentuk barisan aritmetika. Notasi Sigma dan Induksi Matematika Notasi sigma yang dilambangkan dengan ” ” adalah sebuah huruf Yunani yang artinya penjumlahan. U4. U3. a. Jumlah ketiga bilangan 42 dan hasil kalinya 2.Waktu : 90 menit 1. Jika Un menyatakan suku ke-n. Tentukanlah nilai x y. Notasi ini digunakan untuk meringkas penulisan penjumlahan bentuk panjang dari jumlah suku-suku yang merupakan variabel berindeks atau suku-suku suatu deret. Di antara bilangan 2 dan 62 disisipkan 9 bilangan sehingga terbentuk deret aritmetika. Jika log U 1 log U2 log U 3 log U 4 log U5 5 log 3 dan U 4 12. Olimpiade Matematika SMU. U1. Jika suku tengah dikurangi 5. tentukanlah: a. maka akan terbentuk barisan geometri dengan rasio 2. tentukanlah U5. 2001 Bobot soal: 10 Bobot soal: 10 C. U2. 120 120 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Tentukanlah jumlah suku-suku deret tersebut! c. Tentukanlah jumlah barisan aritmetika dan barisan geometri yang terbentuk! 6. Sn 2 2Sn 1 Sn 2. Pada barisan bilangan 4. dan U5 adalah 5 suku pertama deret geometri. y.

a2. Adapun pada contoh nomor 3. . an. Penjumlahan yang ditulis dalam notasi sigma ini merupakan penjumlahan 5 bilangan ganjil pertama. Pada contoh nomor 2. a n 1 b Untuk deret geometri: Sn n k 1 ar k 1 a ar ar 2 .. Penjumlahan yang ditulis dalam notasi sigma ini merupakan penjumlahan n bilangan ganjil pertama. n2 Jawab: a. sedangkan 5 disebut batas atas. . Apakah rumus yang kalian tuliskan tersebut benar? 121 Bab 5 Barisan. a3.Jika diketahui suatu barisan tak berhingga a1.. Pada notasi sigma ini. 1 4 9 16 … n2 n k 1 k2 n(n 1)(2n 1). sedangkan n disebut batas atas. . an Jumlah suatu deret aritmetika dan geometri (Sn) dapat ditulis dalam notasi sigma. . dan Notasi Sigma . 1 3 5 7 . c. maka jumlah dari n suku pertama barisan tersebut dinyatakan dengan n k 1 n k 1 ak ak a1 a2 a3 . 1 3 5 7 9 5 n 1 (2n 1) 25. k 1 disebut batas bawah sedangkan n disebut batas atas. yaitu: Sn Untuk deret aritmetika: n k 1 n k 1 Uk U1 U2 U3 . b. . Penjumlahan yang ditulis dalam notasi sigma ini merupakan penjumlahan n bilangan kuadrat pertama. kalian menyatakan bahwa jumlah n bilangan kuadrat pertama adalah n(n 1)(2n 1).. 1 3 5 7 9 b. Un Sn a k 1 b a a b a 2b . . kalian menyatakan bahwa jumlah n bilangan ganjil pertama adalah n2. ar n 1 Contoh Tentukanlah bentuk umum dari setiap deret berikut dengan menggunakan notasi sigma dan hitunglah hasil dari penjumlahan deret tersebut! a. . 1 4 9 16 . (2n 1) c. 1 3 5 7 … (2n 1) n k 1 (2 k 1) n2. Pada notasi sigma ini. . . . n 1 disebut batas bawah. k 1 disebut batas bawah. . Pada notasi sigma ini. . Deret. .

… (2k 1) (2(k 1) 1) 5 7 . yaitu 1. sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa 1 3 5 7 … (2n – 1) n2 berlaku untuk semua n bilangan asli. pada ruas kiri persamaan P(1) 1 Pada ruas kanan didapat 6 1 n(n 2 1)(2n 1). a. didapat ruas kiri persamaan.Untuk membuktikannya. sebab ruas kiri dan ruas persamaan menghasilkan bilangan yang sama. pada ruas kiri didapat. untuk n 1. maka 1 3 Selidiki. 1(1 1)(2 1 1) Jadi. c. (2k 1) 1? k2 2k 1 (k 1)2 k2 k2 Pada ruas kanan persamaan. ruas kiri dan ruas kanan persamaan menghasilkan bilangan yang sama. apakah rumus berlaku untuk n k 1? Untuk n k 1. Misalkan rumus tersebut berlaku untuk n 1 4 9 16 … k2 1 k(k 6 1 2 3 6 1. 122 122 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . ruas kiri dan ruas kanan persamaan menghasilkan bilangan yang sama. Sekarang. 1 4 9 16 … k2 1) (k 1) 2 1 k(k 6 1)(2k 1) 2k2 6 1) 7k 6 1 (k 1)2 1 k(k 2 1)(2k (k (k (k 1)(2k2 1)(k 7k 2)(2k 6) 3) 2)(2k 3). didapat (k 1)2. akan dibuktikan 1 2 4 9 16 … 12 n2 1. untuk n k 1. yaitu (k 1)2. . Buktikanlah bahwa rumus tersebut berlaku juga untuk n k 1. P(1) 2 1 1 1 Jadi. Untuk n 1. Dengan demikian. Jadi. kalian dapat membuktikan contoh nomor 2 dan contoh nomor 3. k. Misalkan P(n) n . yaitu 1. b. 1 Pada ruas kanan persamaan. untuk n 1 rumus berlaku. rumus berlaku sebab ruas kiri dan ruas kanan persamaan menghasilkan bilangan yang sama. Buktikan rumus tersebut berlaku untuk n 1. apakah rumus berlaku untuk n k Untuk n 1 3 5 k 7 1. yaitu (k 1)(k 2)(2k 3). . Langkah-langkah pembuktian tersebut adalah sebagai berikut. 1 3 5 7 … (2n 1) n2 berlaku untuk n k dan untuk n k 1. untuk n k 1. Misalkan rumus tersebut berlaku untuk n k. Misalkan rumus berlaku untuk n k. juga didapat (k 6 1)(k Jadi. Selidiki. Akan dibuktikan 1 3 5 7 … (2n 1) n2 Misalkan. maka 1)(2k 1). Dengan induksi matematika ini. P(n) 2n 1 Untuk n 1. kalian dapat menggunakan induksi matematika yang telah kalian pelajari di kelas X.

. dengan m berlaku: 1.. 8. 4 .. 5. 4. 1 . 0 c. 1 untuk n bahwa 1 k dan untuk n 4 9 16 … 4 k 9 16 1 n(n 6 … n2 1 n(n 6 1)(2n 1) berlaku 1 sehingga kalian dapat membuat kesimpulan n2 1)(2n 1) di mana n adalah bilangan asli.Dengan demikian.... Tentukanlah bentuk notasi sigma dari setiap deret berikut! 6 2 27 3 5 1 2 1 3 8 3 64 4 7 . dan Notasi Sigma . maka ak ak c ak ak c ak ak ak a1 bk c a2 n k m n k m a3 ak . 6. Berikut ini adalah sifat-sifat notasi sigma... 2 b.. 2. 3.. 1 4 1 8 2 3 3 1. 123 Bab 5 Barisan. n k 1 n n dan c R. n k m an bk k m n k m n k m n k m p 1 k m m 1 k m n k m ak p 1 c n k m n p k m p ak n n k p m ak ak 0 bk 2 n k m a2 k 2 n k m a k bk n k m b2 k Asah Kompetensi a. .. 7. Jika m dan n adalah bilangan asli. 5 9 1 4 1 5 d. 1 e... Deret.

dan lain sebagainya.2. xn xn 1y xn 2 y2 .00..000. 1 b. Berapakah harga jual komputer tersebut pada akhir 9 bulan kerja? 124 124 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . (an 1 1) 1 n 1 an D. b adalah bunga setiap tahun.050.000.000. .05) 2 22.050. a2n a2n 1 b a2n 2 2 b .000(1 0.000. 6 n 2 5 n 1 2n n2 1 1 c. Tentukanlah bentuk notasi sigma dari penjumlahan berikut! a.00 • n 2 • b 5% 0. .. 2. . ab2n 1 b2n 4. . ...000. y1 y2 y3 . perdagangan. n adalah periode.000 Jadi.05)2 20. Setiap satu bulan kerja terjadi penyusutan sebesar 10% dari harga beli. Berapakah besar modal setelah 2 tahun? Jawab: Misalkan M adalah modal awal. xyn 1 yn b.000.00 dengan bunga majemuk 5%.000. Nyatakanlah bentuk notasi sigma berikut dalam bentuk deret! a. Contoh 1.. Lebih jelasnya.. b. y20 c.000(1. 13 c. 6 n 1 10 n 5 1 n2 4n 1 n 3. Wagiman membeli sebuah komputer seharga Rp3. • M Rp20.00. Buktikanlah! a.000. d. Rina menanam modal sebesar Rp20. (a0 2 23 1) 3 .000. . setelah 2 tahun modalnya menjadi Rp22. Aplikasi Barisan dan Deret Barisan dan deret banyak digunakan dalam bidang ekonomi seperti perbankan. .05 • M n M(1 b)n 20. perhatikan contoh berikut ini. (a1 n3 1) n n n 1 2 2 n2 n 1 4 (a2 1) . dan Mn adalah modal setelah ditambah bunga majemuk.

1 b. Kemudian.000.000 Jadi.000.00 • p 10 • n 9 p 100 Maka harga jual komputer pada akhir 9 bulan kerja adalah n Harga komputer pada akhir periode n adalah M 10 100 9 M 1 3.000. n adalah periode. Tentukanlah harga jual motor tersebut setelah 2 tahun! 2 Waktu : 90 menit a.000.00 dengan bunga majemuk 6% per tahun. Hitunglah jumlah seluruh modal Wisnu setelah 3 tahun! 2.000. Tuliskan penjumlahan berikut dengan notasi sigma.000. 2002 1 2 125 Bab 5 Barisan.000.161.1)9 3.000 1 3. 16 1 2 1 3 ASAH KEMAMPUAN 1.000. dan Notasi Sigma .387 1.000 0. Deret.161. dan Mn adalah modal setelah ditambah harga majemuk.000. Makmur membeli sebuah motor dengan harga Rp10.00. Asah Kompetensi 4 1. • M Rp3. 1 c. p adalah penyusutan.000.000(1 0.Jawab: Misalkan M adalah harga beli.00. Setiap tahun diperkirakan menyusut 15%.000(0. tentukanlah hasil penjumlahannya 1 … 4 1 50 Bobot soal: 20 81 256 … n4 … Olimpiade Matematika SMU. Pada setiap awal tahun Wisnu menanamkan modalnya sebesar Rp5.000. harga jual komputer setelah 9 bulan kerja adalah Rp1.9) 9 3.

Untuk semua bilangan asli n. Untuk semua bilangan asli n. bola itu dipantulkan lagi dan mencapai tinggi 3 dari tinggi sebelumnya.000. Buktikanlah dengan induksi matematika! a.4 n n 1 n 1 b.d. 3. Tentukanlah panjang seluruh jalan yang 4 dilalui bola itu sampai berhenti! Bobot soal: 30 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 126 126 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .000. Pada bulan-bulan berikutnya.000. 1 1997 1999 Olimpiade Matematika SMU.00.3 3.00. 2n 1 n 1 n 1 5 n 1 c. (2 n) (2 n) selalu merupakan bilangan bulat 4.. Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian 1 meter. kemudian pada bulan Maret 2004 menabung lagi sebesar Rp55. 1 1 3 1 5 10 1 3 5 1 1 5 9 1 5 7 1 7 9 . Ferdy menabung Rp60. 5. Ferdy menabung Rp50. 2002 e.2 2.. Pada bulan Januari 2004. 7 i 3 ( 1)i (5i 2 4i ) n 1 d.. n3 2n adalah kelipatan 3 e. Rp65. Untuk semua bilangan asli n 1.00. berlaku: n 1 + 1 + 1 +. Untuk semua bilangan asli n. berlaku (1 h)n 1 nh d. Ferdy membuka tabungan di bank pada bulan Desember 2003 sebesar Rp500.+ 1 =1 1. Setiap kali sesudah jatuh mengenai lantai.. 1 5 10 1 Olimpiade Matematika SMU. berlaku 1 2 n 1 n c. b.00.00. dan seterusnya sampai bulan Desember 2004. 2002 2.. Untuk semua bilangan asli n 1.. 1 10 k 0 6 i (2 k (2 i 2 1 2k 1 ) 3i 1) e. 1 5 1 1 1 5 0 1 .. Tentukanlah hasil penjumlahan yang dituliskan dengan notasi sigma berikut! 7 Bobot soal: 10 a.000. Berapakah jumlah seluruh tabungan Ferdy sampai akhir tahun 2004? (tidak termasuk bunga bank).000. 1 ..

000. Bentuk umum jumlah n suku pertama deret aritmetika dituliskan sebagai berikut. U1 U2 U3 U4 .000. U3 . Deret.Andika ingin mengambil uang di ATM yang hanya menyediakan pecahan uang Rp20. Un n i 1 Ui 3. . Deret aritmetika adalah penjumlahan dari suku-suku suatu barisan aritmetika. . Deret adalah penjumlahan dari suku-suku suatu barisan.andrew.cdu Rangkuman angkuman 1. Kelipatan berapakah uang yang dapat diambil Andika jika ia akan mengambil kedua pecahan uang tersebut? Sumber : Matematika Diskrit Sumber: www. Selisih dua suku berurutannya disebut beda (b). . U1 . . U4 . Sn di mana Sn n a b Un n 2a 2 n 1 b atau Sn n a Un 2 Jumlah suku ke–n Banyaknya suku Suku pertama Beda Suku ke–n 127 Bab 5 Barisan.cmu. Un 2. .00. Barisan arimetika adalah barisan bilangan dengan selisih setiap suku dengan suku sebelumnya selalu sama. dan Notasi Sigma . Un di mana U n a b n Suku ke–n Suku pertama Beda Banyaknya suku a (n 1)b 4. Bentuk umum deret dituliskan sebagai berikut.00 dan Rp50. U2 . . Bentuk umum barisan dituliskan sebagai berikut. Barisan adalah bilangan-bilangan yang diurutkan menurut suatu aturan tertentu. Bentuk umum suku ke–n barisan aritmetika dituliskan sebagai berikut.

Un di mana U n a r n Suku ke–n Suku pertama Rasio Banyaknya suku arn – 1 6. Sn di mana Sn a r n Jumlah suku ke–n Suku pertama Rasio Banyaknya suku a(1 r n ) . Bentuk umum suku ke–n barisan geometri dituliskan sebagai berikut. Deret geometri adalah penjumlahan dari suku-suku suatu barisan geometri. Misalkan rumus tersebut berlaku untuk n c. Buktikan bahwa rumus tersebut berlaku untuk n 128 128 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . maka S 8. Deret geometri tak terhingga terdiri dari dua kasus. Bentuk umum jumlah n suku pertama deret geometri dituliskan sebagai berikut. k 1. maka S a 1 r Deret geometri divergen (memencar) Jika r 1 atau r 1. k. Perbandingan setiap dua suku berurutannya disebut rasio (r). Buktikan bahwa rumus berlaku untuk n b. Langkah-langkah pembuktian dengan induksi matematika: a. • Deret geometri konvergen (memusat) Jika 1 • r 1. r 1 r 1 7.5. 1. Barisan geometri adalah barisan bilangan dengan perbandingan setiap suku dengan suku sebelumnya selalu sama.

55 35 C. A. . . . Jumlah 10 suku pertama 1 1 1 a a a log log 2 log 3 . 55 alog x D. 73.000 yang habis dibagi 7 adalah . . 1. . . . A. . . . D. 98. Suku ke-100 adalah . . . 886 E. 2 9. 1. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 3 3 3 . Jika hasil kalinya adalah 216 dan jumlahnya adalah 26. . 1 D. .300 E. 3 2 3 . Bab 5 Barisan. C. 2 4 6 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 1 4 1 5 ○ ○ 6. . . .396 B. 4 3 3. . Jika suku pertama deret itu 100 dan Un + 1 Un 6 untuk setiap n. 4. . . 36 dan 20 1 3 1 4 atau 4 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 129 . Jumlah bilangan dari deret bilangan yang habis dibagi 2 tetapi tidak habis dibagi 5 adalah . Rasio deret 1 tersebut adalah . . 66. . . . . 36. maka rasio deret tersebut adalah . . . 1 E. 8 4 2 1 n(11 2 D. . A. dan jumlah semua suku pada 8 urutan genap adalah . . 94 E. 888 D. Jika jumlah tiga suku pertama adalah 7. 6 8 12 3 3 3 . B. 2 atau 1 2 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 5. log x 45 1 a 1 a log x log x E. Jumlah n suku pertama suatu deret aritmetika adalah Sn n). . . . 12 ○ ○ ○ ○ ○ C.. Diketahui deret bilangan 10 12 14 16 . 884 8. Pilihlah jawaban yang paling tepat! ○ A. Jumlah tak hingga suatu deret geometri adalah 8. x x x adalah . 864 B. . Jumlah suku-suku nomor ganjil suatu deret geometri tak terhingga adalah 4. 4 E. Jumlah bilangan-bilangan bulat antara 250 dan 1. . C. . . . Tiga bilangan memberikan suatu deret geometri.692 E. . . .500 C. . . . A. . Un adalah suku ke-n suatu deret. . 6 B. 16 3 3 3 .661 D. .456 C. 3 atau E.775 2. .Ulangan Bab 5 I. E. . Suku kelima deret 3 tersebut adalah . 3 . . Deret. . ○ B. . 2 3 . A. 1 a A. 3. .. Hasil kali suku kedua dan suku keempat dari suatu barisan geometri yang semua sukunya positif adalah 16. maka suku pertamanya adalah . 18 atau 2 C. 4 B. A. 54.980 D. . A. 45 alog x ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 7. 3 C.380 B. 1 2 1 3 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ D. 1 B. 1. .400 deret 1. 45. dan Notasi Sigma D. maka jumlah semua suku deret itu yang positif adalah . 0 4. Maka deret tersebut 2 adalah . . 3. B. . 3. 846 C.

dan an 1 an untuk n 1. Rp29. 2. Grafik hasil produksi suatu pabrik per tahun merupakan suatu garis lurus. populasi hewan P bertambah menjadi empat kali lipat setiap 5 tahun.00. Rp27. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. 240 220 200 D.000. berapakah populasi hewan tersebut pada tahun 1990? 4. 3. . Jika pada tahun 200 populasi hewan P adalah 640 ekor. . Edwin menumpuk bata dalam bentuk barisan. demikian seterusnya.000. Hitunglah jumlah semua bata yang ditumpuk! 3. 180 160 2.000. Diketahui barisan sepuluh bilangan a1. A. a2.00. Banyaknya bata pada baris pertama lebih banyak satu bata dari banyaknya bata pada baris di atasnya. .. Ia melakukan pembayaran dengan diangsur berturut-turut setiap bulan sebesar Rp25. a3. a10 Jika a1 2p 25. .000. Berapa lamakah kredit barang tersebut akan lunas? II. C. . tentukanlah produksi tahun ke-10! 5. Sebuah ayunan memiliki panjang tali 60 cm mulai berayun dari posisi terjauh ke Posisi terjauh yang dicapainya setiap kali berkurang sebesar 15 posisi dari sebelumnya.. 9. . Jika produksi pada tahun pertama 150 unit dan pada tahun ketiga 190. . B. Tentukanlah panjang busur yang dijalani ujung ayunan itu sampai berhenti penuh! 9876543210987654321 9876543210987654321 9876543210987654321 5 kedudukan seimbangnya sebesar rad. a3 3p 7. Tumpukan bata dimulai dari 200 bata pada baris pertama dan baris terakhir satu bata. a2 p q. E. . .00. 12 5 12 tali 130 130 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ kedudukan seimbang ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ .10. maka jumlah semua bilangan itu adalah .00. Riska membeli barang kredit seharga Rp880. Berdasarkan survei.

Transformasi Geometri B A B 6 A.geocities. Gambar peta yang dibuatnya memiliki bentuk yang sama dengan peta Pulau Sulawesi sesungguhnya dengan ukuran lebih besar.com Pantograf adalah alat untuk menggambar ulang suatu gambar dengan cara membesarkan dan mengecilkan gambar tersebut. Agar kalian lebih paham tentang dilatasi. Miko Sagala telah mendilatasi peta sesungguhnya. Dengan menggunakan pantograf. 131 Bab 6 Transformasi Geometri . C. D. B. Dengan menggunakan pantograf ini. pelajarilah bab berikut. Translasi Refleksi Rotasi Dilatasi Komposisi Transformasi dengan Matriks Sumber: www. Miko Sagala menggambar peta Pulau Sulawesi. E.

Saat berpindah ini. Translasi Minggu lalu. Niko Sentera duduk di pojok kanan baris pertama di kelasnya. Ucok telah melakukan translasi 2 satuan ke kiri dan 1 dan 2 satuan ke atas yang ditulis sebagai satuan ke bawah yang ditulis sebagai . Niko Sentera telah melakukan translasi 2 satuan ke kiri 2 . Hendra Ucok Bagas Bani Nugi Jerisa Anah Riska Damai Asep 1 Martina Tino Irma Samuel Boy Feri 2 Mega Gusti Fadel Ucok Oci 2 Pasha Ganjar Albert Katon Erika Mahmud Esti 2 Nunu Rajasa Agus Utut Andre Niko Sentera Guru Baris Bambang Tia Lajur Gambar 6. Minggu ini. Ucok berpindah 2 lajur ke kiri dan 1 baris ke depan. tempat duduk Niko Sentera minggu lalu di titik N(a.com Gambar 6. Ucok sendiri berpindah ke baris kedua lajur kedua yang minggu lalu ditempati Martina. Sumber: smpstece1yk. ia berpindah ke baris ketiga lajur keempat yang minggu lalu ditempati Ucok. 132 2 132 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . b) pada koordinat Cartesius.tripod. Saat berpindah ini. 2 Kemudian. 1 Misalkan.2 Perpindahan tempat duduk Niko Sentra dan Ucok Niko Sentera berpindah 2 lajur ke kiri dan 2 baris ke belakang.1 Niko Sentera dan kawan-kawan sedang belajar Perhatikan perpindahan tempat duduk Niko Sentera dan Ucok ini.A.

b 2). b) h k h . b) dengan T h k l m . P (a h l. yang ditulis sebagai T2 T1.Dengan translasi N (a 2. Oleh karena T1 h k dan T2 l . b k m) Perhatikan bahwa P (a h l. b k m) P (a (h l). b) N (a 2. 2 . diketahui tempat duduknya minggu ini pada titik 2 y b 2 2 2 b 2 2 N(a. m l m T2 k) P (a h. b P (a h l.3 2 2 titik N pada koordinat Cartesius Kalian dapat menuliskan translasi ini sebagai berikut 2 2 N(a. b) x O a a Translasi Gambar 6. jika titik P(a. T1 P(a. maka T2 m T1 h k l m 133 Bab 6 Transformasi Geometri . Translasi T ini merupakan translasi T1 dilanjutkan dengan T2. translasikan lagi bayangan yang telah kalian peroleh dengan T2 l . b k m) diperoleh dengan mentranslasikan P(a. b (k m)). k P (a h. Ini berarti. b k). Didapat. b 2) h. b) ditranslasikan dengan T1 maka diperoleh bayangannya P’(a Secara matematis. b k) Sekarang. ditulis sebagai berikut. Dengan prinsip yang sama.

Samakah d. T1. 2 4) A (4. 4 4) B (6. Sehingga. 6) 3 4 A (1 3. 4). dan C( 5. 2 q) A (4. 10 . 2) Diperoleh 1 2 p q T1 p q A (1 3 4 3 4 p. B 6. p 6. B(3. 8 . Translasi T1 3 . 4) C( 5. dan C 2. A(1. 2). b k m) Contoh 1. 10) Jadi. kalian memperoleh segitiga A B C sebagai berikut. a. Jika segitiga yang kalian peroleh pada jawaban b ditranslasikan lagi dengan T2 1 1 . q Jadi. 6 . Didapat. 8) C ( 5 3. titik P(a. Translasi T1 p q memetakan titik A(1. 6) B (3 3. 6 4) C ( 2. translasi tersebut adalah T1 b. 2) B(3. 134 134 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . B . b) ditranslasikan dengan T 1 dilanjutkan dengan translasi T2 menghasilkan bayangan P sebagai berikut. Translasikan segitiga ABC dengan translasi T2 jawabannya dengan jawaban c? Jawab: a. Tentukanlah bayangan segitiga ABC dengan titik sudut A(1. artinya memindahkan suatu titik 3 satuan 4 ke kanan dan 4 satuan ke atas. h k l m T2 P(a. T1 A(1. b) T1 P (a h l.Akibatnya. Tentukan bayangannya. 6) oleh translasi tersebut. c. dan C dari segitiga ABC dengan translasi T1. Dengan mentranslasikan titiktitik A . Tentukan translasi tersebut. b. bayangan segitiga ABC adalah segitiga A’B’C’ dengan titik A 4. 6). 6) 4. 2) ke A (4.

6 1 . 8 1 . 6) A 1 2. titik P a 5. Bayangan segitiga ABC dengan translasi T2 T1 adalah sebagai berikut. 7 C 3.c. bayangan segitiga ABC dengan translasi T2 T1 adalah segitiga A B C dengan titik A 3. akan diperoleh 135 Bab 6 Transformasi Geometri .b 2 P a 5. 4) C( 5. 9 . 7 . bayangan segitiga A B C adalah segitiga A B C dengan titik A 3. 2) B(3. 2. 7 C 3. Jadi. T2 T1 2 3 A(1. dan C d. b) P a 5 . b 2 . Dari persamaan (*). didapat a 2. 5 B 5. 4+3 C 5 2. 9 Jadi. . Perhatikan bahwa segitiga yang kalian peroleh pada jawaban c sama dengan segitiga yang kalian peroleh pada jawaban d. B 5. 5 . 7 . 6 + 3 A 3. B 6. b Dengan mensubstitusi nilai a dan b ini ke persamaan (*). 5 B 5. Dari persamaan (*). 10 1 1 1 A 3. 8 C 2. b 2 Jadi. Translasi T2 T1 3 4 ( 1) ( 1) 2 3 3. 5 . 2 3) 2 (y 1) 2 4 jika titik P(a. Tentukanlah bayangan lingkaran (x ditranslasikan oleh T Jawab: Ambil sebarang titik P(a. 9 . b) pada (x 3)2 (y 1)2 4. 1 1 A 4 B 6 C 2 1 . sehingga (a 3)2 (b 1)2 4 . 2. didapat b a 5. . Perhatikan bahwa: a b a b 5. (*) 5 Translasikan titik P dengan T 2 sehingga kalian memperoleh 5 2 5 . 2 + 3 B 3 2. dan C 3. T2 A 4. B 5.

Asah Kompetensi 1 1. Titik D(3. 7) ditranslasikan dengan T3 menghasilkan C 4. 3 c. Bangun apakah yang kalian peroleh? b. 6) ditranslasikan dengan T2 menghasilkan B 6. Tarik garis dari titik A ke B. Diketahui titik P(2. 3 b. bayangan lingkaran (x 3) (y oleh T 5 adalah (x 2 2)2 (y 1)2 4. Tentukanlah translasi yang sesuai untuk pemetaan berikut! a. Titik B(2. Gambarlah segitiga siku-siku PQR yang memiliki luas enam petak satuan! b. Bangun apakah 6 yang kalian peroleh? Kongruenkah dengan bangun ABCD? d. a. Titik C( 4. 0 d. Tentukanlah bayangan bangun ABCD dengan translasi T . Tentukanlah koordinat titik Q dan R! c. Tentukanlah keliling dan luas bangun ABCD tersebut! 3 c. Tentukanlah keliling dan luas segitiga tersebut! 136 136 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Titik A(3. Tentukanlah keliling dan luas bangun hasil translasi ini! 3. 3). 9 2. B ke C. 9 ) ditranslasikan dengan T1 menghasilkan A 9. dan D ke A. Perhatikan bidang koordinat berikut! y 7 6 5 4 A 3 2 1 D C B x a. 9) ditranslasikan dengan T4 menghasilkan D 3.(( a 5) 3)2 (( b 2 2) 1)2 2 4 1)2 4 jika ditranslasikan (a 2) ( b 1) 4 2 Jadi. C ke D.

Garis 3x b. Bayangan garis y x oleh translasi T1 a dilanjutkan oleh T2 b adalah y x. Jika lingkaran tersebut ditranslasikan oleh y2 36 yang ditarik dari titik 5 . Bayangan lingkaran (x Tentukanlah nilai a b 2)2 (y 3)2 1 oleh translasi T a b adalah (x 3)2 (y 1)2 1. Tentukan bayangan kurva berikut a. Tentukanlah bayangan segitiga PQR dengan translasi T f. Bangun apakah yang 3 4. Tentukan translasi T1 dan T2 tersebut. tentukan persamaan bayangannya. 0). Parabola y c. Lingkaran x2 2y x2 y2 2 3 0 ditranslasikan oleh T 1 ditranslasikan oleh T1 4x 6 dilanjutkan oleh T2 4 3 1 1 0 ditranslasikan oleh T2 2 3 dilanjutkan oleh T1 6 b 5.e. Tentukanlah persamaan garis singgung pada lingkaran x2 (8. 3 Tentukan pula persamaan garis singgung setelah ditranslasikan! 137 Bab 6 Transformasi Geometri . kalian peroleh? Kongruenkah dengan segitiga PQR? Tentukanlah keliling dan luas bangun hasil translasi! 1 2 3 2 0 . 6.

138 138 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Untuk membantu menjawab tekateki mimpi Dimas. Ahmad Yani Sumber: Atlas Indonesia dan Dunia Gambar 6. Ia berangkat ke Surabaya naik pesawat. perhatikan lingkaran Q yang dicerminkan terhadap sumbu-y berikut ini. Refleksi Kalian pasti sering bercermin. Sekarang. Ketika bercermin. Apakah memiliki bentuk dan ukuran yang sama? Amati pula jarak diri kalian ke cermin. ia merasa heran karena bandara tersebut adalah Halim Perdana Kusumah. ia pun bertanya-tanya. Halim Perdana Kusumah Semarang Bandung B. “Di kota mana sebenarnya aku ini?” Jika dalam mimpi Dimas terjadi perpindahan letak bandara Halim Perdana Kusumah. Dimas bermimpi sangat aneh. kalian dapat mengamati peta berikut! A 1 2 3 4 5 6 7 8 B C D E F G H I J K L M N B. kalian akan menemukan beberapa sifat pencerminan. Adi Sucipto B. Dalam hati. Ketika tiba di bandara. amatilah diri dan bayangan kalian. ia berlibur ke Surabaya. tentukan translasi yang memindahkan bandara tersebut ke Surabaya.GaMeMath Suatu malam. Dalam mimpinya. Juanda Surabaya B.4 Peta pulau jawa B. Husein Sastranegara Yogyakarta B. Soekarno-Hatta Jakarta B. Samakah dengan jarak bayangan kalian ke cermin? Dengan bercermin dan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

b ) dengan a a dan b b. yaitu lingkaran Q . 2k b) a b O b a b a B(a.y P B Q O A Q x P Gambar 6. kalian dapat mengatakan bahwa: • • Lingkaran Q kongruen dengan bayangannya. a) A(a.5 Lingkaran Q yang dicerminkan terhadap sumbu–y. Jarak setiap titik pada lingkaran Q ke cermin sama dengan jarak setiap titik bayangannya ke cermin. b b b 0 a B(a. b) a B(a. A(a.7 Pencerminan titik A terhadap sumbu-x 139 Bab 6 Transformasi Geometri . Dengan menggunakan sifat-sifat ini. b) H(a. Perhatikan gambar berikut! y 2k y x b k a C( a. b) terhadap sumbu-x menghasilkan bayangan titik B(a . b) x Dari gambar tampak bahwa: • Pencerminan titik A(a. Dari gambar tersebut. a) y Gambar 6. kalian dapat menentukan bayangan sebuah titik yang dicerminkan terhadap suatu garis atau terhadap suatu titik lain. b) a a a 1 a 0 b. Sifat-sifat tersebut merupakan sifat-sifat refleksi. b) h 2h a x E( b.6 Bayangan sebuah titik yang dicerminkan terhadap garis atau titik lainnya b O b A(a. b) 1 b Gambar 6. yaitu QA Q A dan PB P B . • Sudut yang dibentuk oleh cermin dengan garis yang menghubungkan setiap titik ke bayangannya adalah sudut siku-siku. b) b D(b.

a) A(a. b ) dengan a b dan b a. b) b a A(a. b) a b b a a b 0 a 1 a 1 b 0 b x x menghasilkan bayangan D(b. b) terhadap garis y titik D(a . b) a x • Pencerminan titik A(a.10 Pencerminan titik A terhadap garis y x Matriks transformasi untuk pencerminan ini adalah E a b 0 1 1 0 a b 0 1 1 . sehingga 1 0 y • Pencerminan titik A(a.8 Pencerminan titik A terhadap sumbu-y Matriks transformasi untuk pencerminan ini adalah C a b 1 0 0 1 a b 1 0 0 . b) x y x E( b. b) a b b a a b 0 a 1 b 1 a 0 b x x menghasilkan bayangan b b E( b. b ) dengan a b dan b a. Sumbu-y C( a. Garis y A(a. sehingga 1 y a b O y x b D(b. b) terhadap sumbu-y menghasilkan bayangan titik C a . sehingga 1 a b 1 0 0 1 a b • Pencerminan titik A(a. Garis y A(a. sehingga 0 140 140 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . b ) dengan a a dan b b. b) x a O A(a. a) Gambar 6. a) O a a A(a.9 Pencerminan titik A terhadap garis y x Matriks transformasi untuk pencerminan ini adalah D a b 0 1 1 0 a b 0 1 . a) Gambar 6. b) Gambar 6. b) terhadap garis y titik E(a . b) a b a b a b 1 a 0 b 0 a 1 b C( a.Matriks transformasi untuk pencerminan ini adalah B y 1 0 0 .

b) O a b 2h b a a b a b 1 a 0 b) 2h (0 a 1 b) 0 1 0 0 1 a b 2h 0 Jika ditulis dalam matriks transformasi sebagai berikut. b) F( a. b ) dengan a 2h a dan b b. H a b 1 0 0 1 a b 0 2k Gambar 6. amatilah gambar berikut! 141 Bab 6 Transformasi Geometri . Garis y A(a.12 Pencerminan titik A terhadap garis x h Pencerminan titik A(a. b) x A(a. b) terhadap garis x h menghasilkan bayangan titik G(a . b) O b a x a b a b a b 1 a 0 b 0 a 1 b 1 0 0 1 .11 Pencerminan titik A terhadap titik asal Pencerminan titik A(a. G • Gambar 6. sehingga Matriks transformasi untuk pencerminan ini adalah F • a b 1 0 0 1 a b Gambar 6. 0) Titik asal y b a F( a. Garis x h b y x h a. b ) dengan a a dan b b. Kemudian. b) A(a. titik A(a.• Pencerminan titik A(a. b ) dengan a a dan b 2k b. b) terhadap titik asal menghasilkan bayangan titik F(a .13 Pencerminan titik A terhadap garis y k Bagaimana jika dua refleksi dikomposisikan? Misalnya. b) k k menghasilkan bayangan 2k b b y H(a. b) terhadap garis y titik H(a . b) G(2h a 2h a A (a. O(0. 2k A(a. b) a x b) y k H(a. b) G (2h a. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis x k. 2k b) O a a a 1 a 0 b) 0 b 2k b b (0 a 1 b) 2k Jika ditulis dalam matriks transformasi sebagai berikut. Untuk mengetahui pencerminan ini. b) A(a. b) dicerminkan terhadap garis x h.

b) A (2( k h ) a . 2m b) A A (a. 5). b) Dengan cara yang sama. 2). dicerminkan terhadap sumbu-y. tampak bahwa: Garis x h Garis x k A(a. Diperoleh bayangan A sebagai berikut. b) (a. 2m b m y m b A(a. C(3. 2m b) Contoh 1. kalian dapat menentukan bayangan titik A(a. b) A (2(k h) a. Garis y m Garis y n A(a. 2(n m) b) Sekarang. Kemudian. dicerminkan terhadap sumbu-y c. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-x. 142 142 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 4). misalnya pencerminan terhadap garis x h. dicerminkan terhadap sumbu-x. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-y d. b) yang dicerminkan terhadap garis y m. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y n sebagai berikut. B(0.y A 2h a . 11) jika a. Garis x h A (2h a. b) A (2h a. Kemudian. dicerminkan terhadap sumbu-x b. b) O a h x h k x k x Gambar 6. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y m. b) A (2h a. jika titik A(a. b) a. Tentukan bayangan jajargenjang ABCD dengan titik sudut A( 2. b) Garis y m A (2h A(a. b) dicerminkan terhadap dua garis yang saling berpotongan tegak lurus.14 Pencerminan titik A(a. b) terhadap garis x = h dan x = k Dari gambar. dan D(1.

dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-y adalah jajargenjang A B C D dengan titik sudut A 2. C 3. Pencerminan terhadap sumbu-y x1 x 2 x 3 y1 y 2 y 3 x4 y4 1 0 0 1 2 4 0 5 3 2 1 11 Jadi. 4 . Pada jawaban a. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-y. dan D 1. cerminkan lagi terhadap sumbu-y sehingga diperoleh x1 x2 x3 x4 y1 y2 y3 y4 1 0 0 1 2 4 0 5 2 0 4 5 3 2 3 2 1 11 1 1 Jadi. 2 . 2 . Pencerminan terhadap sumbu-x x1 y1 x2 x3 y2 y3 x4 y4 1 0 2 4 0 1 0 5 3 2 2 4 0 5 1 11 3 2 1 11 Jadi. B 0. bayangan jajargenjang ABCD oleh pencerminan terhadap sumbu-y adalah jajargenjang A’B’C’D’ dengan titik sudut A 2. C 3. 11 . dan D 1. bayangan jajargenjang ABCD oleh pencerminan terhadap sumbu-x. Pencerminan terhadap sumbu-x. B 0. 4 . Sekarang hasil pencerminan tersebut. b. 4 . kalian telah menemukan bayangan jajargenjang ABCD yang dicerminkan terhadap sumbu-x. Bayangan jajargenjang ABCD ini dapat pula kalian tentukan dengan terlebih dahulu menentukan matriks komposisi refleksi terhadap sumbu-x dilanjutkan refleksi terhadap sumbu-y sebagai berikut.Jawab: a. c. 5 . B 0. bayangan jajargenjang ABCD oleh pencerminan terhadap sumbu-x adalah jajargenjang A B C D dengan titik sudut A 2. dan D 1. 5 . 5 . 11 . C 3. x1 x2 x3 x4 y4 1 0 1 0 0 1 0 1 y1 y 2 y 3 1 0 2 4 3 2 0 1 0 5 1 11 2 4 3 2 0 5 1 1 3 2 1 11 2 0 4 5 143 Bab 6 Transformasi Geometri . 11 . 2 .

Pencerminan terhadap sumbu-y. Refleksikan titik P terhadap garis y 3 sehingga kalian memperoleh titik P ( a . . b ) . dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-x 4 . adalah jajargenjang A B C D dengan titik sudut A 2. Jawab: Ambil sembarang titik P(a. B 0. . B 0. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-x. b) pada y x2 2x 1. .dan D 1. bayangan jajargenjang ABCD oleh pencerminan terhadap sumbu-x. . C 3. x1 x2 x3 x 4 y3 y 4 y1 y 2 1 0 1 0 2 4 0 1 0 1 0 5 1 0 0 1 2 4 3 2 2 4 3 2 1 11 0 5 1 11 3 2 1 11 0 5 Jadi. kalian telah menemukan bayangan jajargenjang ABCD yang dicerminkan terhadap sumbu-y. . C 3. C 3. 144 x2 2x 1 yang dicerminkan 144 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . bayangan jajargenjang ABCD oleh pencerminan terhadap sumbu-y. adalah jajargenjang A B C D dengan titik sudut A 2. . B 0. cerminkan lagi terhadap sumbu-x sehingga diperoleh x1 y1 x2 y2 x3 y3 x4 y4 1 0 2 4 0 1 0 5 3 2 2 4 0 5 1 11 3 2 1 1 Jadi. Bayangan jajargenjang ABCD ini dapat pula kalian tentukan dengan terlebih dahulu menentukan matriks komposisi refleksi terhadap sumbu-y dilanjutkan refleksi terhadap sumbu-x sebagai berikut. bayangan jajargenjang ABCD oleh pencerminan terhadap sumbu-y. Sekarang hasil pencerminan tersebut. sehingga b a2 2a 1 (*). dan D 1. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu–y 4 . dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-x 4 . .Jadi. d. Tentukan bayangan parabola y terhadap garis y 3. adalah jajargenjang A B C D dengan titik sudut A 2. . Pada jawaban b. . 2. dan D 1.

pencerminan terhadap garis y 2x. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y 2x. Dengan mensubstitusi nilai a dan b ini ke persamaan (*). dicerminkan terhadap sumbu-y c. 4). pencerminan terhadap garis x 1. b) terhadap garis y memperoleh titik A ( a . pencerminan terhadap garis y 1. Tentukanlah bayangan titik A(3. titik P ( a . bayangan parabola y x2 garis y 3 adalah y x2 2x Asah Kompetensi 2 1. dicerminkan terhadap sumbu-x. 2) oleh: a. dicerminkan terhadap garis y x d. 6 b) Jadi. didapat b 6 b . dicerminkan terhadap titik O. pencerminan terhadap garis y 3. dicerminkan terhadap sumbu-x b. 2. b) Garis y 3 3. 1 yang dicerminkan terhadap Jadi. dicerminkan terhadap sumbu-x. pencerminan terhadap garis y x. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap titik O h. dicerminkan terhadap sumbu-y. Dari persamaan ini. 6 b ). Tentukanlah bayangan titik A(4. 3. 2).Dengan mencerminkan titik P(a. kalian memperoleh: 6 b b ( a )2 (a ) 2 2a 2a 1 5 2x 5. Titik-titik sudut segitiga ABC adalah A(1. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis x 2 i. kalian P ( a. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y x b. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y x 145 Bab 6 Transformasi Geometri . 3) oleh: a. a Perhatikan bahwa: a b 6 b. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y x g. pencerminan terhadap sumbu-x. 2 3 b) P ( a. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis x 1 j. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y 3 d. pencerminan terhadap garis x 4. dicerminkan terhadap titik O f. Tentukan bayangan segitiga ABC tersebut jika: a. dan C(5. 6). dicerminkan terhadap garis y 2. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y 1. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis x 4 b. dicerminkan terhadap garis y x e. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y 2x c. b ) P(a. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis x 1 c. B(3.

b). 2 b. Rotasi Dengan menggunakan jangka. Anakota telah melakukan rotasi sebesar a dengan pusat titik O. pencerminan terhadap sumbu-y. dan dilanjutkan dengan dua kali pencerminan terhadap sumbu-x. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis x 1. posisi awal pensil jangka pada titik A(a. 4. posisi pensil jangka ini berada pada titik A(a . A 146 a b r cos ( r sin ( ) ) 146 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . pencerminan terhadap garis y x. y A (a . persamaan tersebut menjadi matriks berikut. kemudian memutar jangka dengan sudut putar berlawanan dengan arah perputaran jarum jam. Tentukanlah bayangan kurva berikut! a. c. b) sebesar dengan pusat titik O Posisi awal pensil jangka ini dapat pula ditulis dalam koordinat kutub. A(r cos . Melalui peragaan ini. Adapun posisi pensil jangka setelah diputar sebesar dengan arah berlawanan dengan arah perputaran jarum dapat ditulis . dinyatakan dalam bentuk matriks. b) r O B B x Gambar 6. Garis x 2y 2 0 dicerminkan terhadap garis x 9. Misalkan. Setelah dirotasi sebesar dengan pusat titik O. b ) r A(a. pencerminan terhadap garis y x. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-y f. Anakota membuat sebuah busur lingkaran. Lingkaran x2 y2 2x 4y 3 0 dicerminkan terhadap garis y x. sebagai A r cos Jadi.d. Ia menusukkan jarum jangka pada titik O. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-x e. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y x. Parabola y x 2 dicerminkan terhadap sumbu-y.15 Rotasi titik A(a. r sin ). C. b ) seperti pada gambar berikut.

b) dengan pusat titik O sebesar dan dilanjutkan rotasi sebesar 147 Bab 6 Transformasi Geometri . 0). b ) O A(a. A a b cos sin a b tersebut adalah dengan pusat titik O(0. posisi pensil jangka setelah diputar sebesar a cos sin b sin cos Uraian ini menggambarkan rumus rotasi sebesar sebagai berikut.r cos cos r cos sin a cos a sin cos sin b sin b cos sin cos r sin sin r sin cos a b Jadi. b ) A (a . b) Gambar 6.16 Rotasi titik A(a. Kemudian. n) dapat ditentukan A sin cos a b m n m n Nilai bertanda positif jika arah putaran sudut berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dan bertanda negatif jika arah putaran sudut searah dengan arah perputaran jarum jam. 0) Adapun untuk rotasi sebesar sebagai berikut. rotasi lagi sebesar dengan pusat yang sama? Perhatikan gambar berikut! A (a . Bagaimana jika titik A(a. a b cos sin dengan pusat titik P(m. b) dirotasi sebesar dengan pusat titik O(0.

b ) . 2. 0). Rotasikan titik A sebesar 90 searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat titik P(1. 2) berturut-turut sebesar 180° dan 90 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat yang sama. 148 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 2) adalah A ( 2. kalian memperoleh titik A ( a . Bayangan titik A adalah sebagai berikut. bayangan titik A dapat kalian tentukan sebagai berikut. a a Perhatikan bahwa: a 3. 1). A a b 0 1 cos 270 sin 270 1 0 1 2 sin 270 cos 270 2 1 1 2 Jadi. 0). Dengan rotasi ini. 0). Tentukan bayangan titik A( 1. 2).Tampak bahwa posisi rotasi sebesar dilanjutkan rotasi sebesar dengan pusat titik O(0. 2) yang dirotasi berturut-turut sebesar 180 dan 90 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat yang sama. titik A (b dan dari b 148 3. Kemudian dengan pusat yang sama diwakili oleh rotasi sebesar dengan pusat titik O(0. 0) sama artinya dengan merotasi titik A sebesar 270 dengan pusat O(0. Tentukan bayangan parabola y x2 1 yang dirotasi sebesar 90 searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat titik P(1. Akibatnya. A a b cos ( sin ( ) ) sin( cos( ) ) a b Contoh 1. 0). a b cos 90 sin 0 1 90 1 0 a b sin cos 1 2 1). bayangan titik A( 1. b 90 90 1 2 b a 1 2 b a 3 1 1 2 Jadi. Jawab: Ambil sembarang titik A(a. Jawab: Merotasi titik A( 1. b) pada y x2 1 sehingga b a2 1 (*). dari persamaan ini didapat b a 3 1 didapat a b 1. yaitu titik O(0. yaitu titik O(0. 2).

c. Titik S( 6. searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat 6 putar O(0. 0). 2 dirotasi 3 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan c. bayangan parabola y x2 1 yang dirotasi sebesar 90 searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat titik P(1. 5) dirotasi 270 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar O(0. Segitiga ABC dengan A(5.Dengan mensubstitusi nilai a dan b ini ke persamaan (*). 0). Titik P( 1. dilanjutkan dirotasi 15 dengan pusat yang sama dan arah putar berlawanan. Kemudian. Dilanjutkan dirotasi 2 berlawanan. Tentukanlah bayangan bangun berikut. 0). Tentukanlah bayangan kurva-kurva berikut ini! a. 2) dirotasi 60 searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar A(2. Titik T(2. d. Lingkaran x2 y2 6x 10y 10 0 dirotasi 30 searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar P( 2. 7) dirotasi 45 searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar B( 3. 6). 10). 2. 149 Bab 6 Transformasi Geometri . e. Tentukanlah bayangan titik-titik berikut! a. Titik Q(5. 0). B( 10. b. Asah Kompetensi 3 1. kalian memperoleh: a a 3 3 ( b 1)2 1 ( b )2 2b 2 ( b )2 a 2b 5 Jadi. 4) dirotasi 90 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar O(0. 2). 4 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan Parabola x2 6y 0 dirotasi 3 dengan pusat yang sama dan arah pusat putar P(4. 9) dirotasi 240 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar C( 3. Garis x b. dilanjutkan dirotasi 135 dengan arah dan pusat yang sama. dilanjutkan dirotasi 30 dengan arah dan pusat yang sama. dan C(0. 5). b. 3. Kemudian. 0). Kemudian. Garis y y x 3 0 dirotasi pusat putar O(0. 15) dirotasi sebesar 225 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar O(0. tentukan pula luas bangun bayangan tersebut! a. 3). 0). 2) adalah x y2 2y 5. Kemudian. Titik R(3. 2). Dilanjutkan dirotasi dengan arah dan pusat yang sama.

Diketahui segitiga ABC dengan titik A( 8. 1 . dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y x. dan C 2. dilanjutkan dengan translasi T Tentukanlah matriks pencerminan terhadap garis y x tan sebagai komposisi transformasi! 150 150 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . c. A adalah translasi 3 dan B adalah translasi 4 Tentukanlah (B A B A B)( 1. Lingkaran yang berpusat di titik (2. 1 3x. Lingkaran x2 y y2 4x 6y 9 0 dicerminkan terhadap garis 4 . Kemudian. 4). 2). 3) dan menyinggung sumbu-x dirotasi sebesar 90° searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar titik P(2. Garis y 3x 1 dirotasikan sebesar 90° berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar titik O(0. B . Bobot soal: 20 b. Tentukanlah translasi tersebut dan koordinat A . Kemudian. Translasi T a b memetakan segitiga ABC dan titik beratnya menjadi segitiga A B C dan C (2.3). Z adalah titik berat segitiga ABC. 2 Bobot soal: 60 3. B(2.1 Waktu : 60 menit ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 20 1. 0). 1). Tentukanlah bayangan kurva-kurva berikut ini! a. dan C( 3. 2). dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-x. Kemudian. 0).

0) dan faktor skala 151 Bab 6 Transformasi Geometri . Di sana. Dengan dilatasi terhadap pusat O(0. Faktor dilatasi ini dinotasikan dengan huruf kecil. 4) berikut yang didilatasi terhadap pusat 1 O(0. 2) dan melalui titik Q(4. 1) dan melalui titik Q (2. maka hasil dilatasinya tidak mengalami perubahan Sekarang. Lingkaran ini sebangun dengan lingkaran P dengan ukuran diperkecil. Selain dilatasi diperkecil. Dilatasi Aini dan teman-temannya berkunjung ke IPTN.D. x1 x 2 y1 y 2 1 2 0 0 1 2 P Q 4 4 P 2 Q 2 2 4 1 2 1 . terdapat pula dilatasi diperbesar. 1) dan melalui titik Q (2. mereka mengamati miniatur sebuah pesawat terbang. tetapi ukurannya lebih kecil.10 yang berpusat di titik P(4. misalnya k. misalnya pencetakan foto yang diperbesar dari klisenya. Faktor yang menyebabkan diperbesar atau diperkecilnya suatu bangun ini disebut faktor dilatasi. maka hasil dilatasinya diperbesar 1. Bayangan yang diperoleh adalah lingkaran 2 yang berpusat di titik P (2. diperoleh 2 lingkaran dengan titik pusat P (2. Miniatur pesawat terbang ini mempunyai bentuk yang sama dengan pesawat terbang sesungguhnya.10 Dilatasi lingkaran P terhadap pusat O dengan faktor skala 1 2 kalian dapat menentukan lingkaran hasil dilatasi ini dengan menggunakan matriks seperti berikut. 0) dengan faktor skala . perhatikan lingkaran pada Gambar 6. Bentuk seperti miniatur pesawat terbang ini telah mengalami dilatasi diperkecil dari pesawat terbang sesungguhnya. 2). y 4 3 2 1 3 2 1 O 1 2 1 2 Q Q P P 3 4 x 5 6 Gambar 6. 2). • • • Jika k Jika 1 Jika k 1 atau k k 1. maka hasil dilatasinya diperkecil 1.

4(6 3) 3) P (14. [F(2. ditulis: P(a. 15) Jadi. 6) jika didilatasikan oleh: 1. Secara matematis. k P( a . 3 6) P (15. 3 P (3 5. 15). 18). n). kb Kalian dapat menyatakannya dalam bentuk matriks berikut. 2. P a b k 0 0 k a b m n m n Contoh Tentukanlah bayangan titik P(5. titik P (15. P a b k 0 0 k a b • Titik P(a. b) didilatasi terhadap pusat F(m. • Titik P(a. 6) F (2. titik P (14. b) O.Secara umum. k b n n . 152 152 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . [O. 3) . ditulis: F(m . dilatasi ini sebagai berikut. k P ka . 4 P (4(5 2) 2. k ( b n) n) Kalian dapat menyatakannya dalam bentuk matriks berikut. 3). 3] Jawab: P(5. n) dengan faktor skala k menghasilkan titik P k a m m . 6) O. 0) dengan faktor skala k menghasilkan titik P ka . 4] Jawab: P(5. b) didilatasi terhadap pusat O(0. b ) P ( k( a m) m. Secara matematis. 18) Jadi. kb .

. 3...... Identitas (I) Dilatasi dengan faktor skala k Refleksi (M) a. .. .. y) (x... ... terhadap sumbu-x (Mx) (x... . Berikut ini adalah tabel matriks-matriks transformasi geometri berordo 2. y) (kx.. . 4.. . .. 7...... ... . 5. Transformasi Pemetaan Matriks transformasi 1 0 k 0 0 1 0 k No. Jenis Transformasi Refleksi terhadap sumbu-x Refleksi terhadap sumbu-y Refleksi terhadap sumbu y Refleksi terhadap sumbu y Rotasi sejauh x x Matriks . matriks yang bersesuaian dengan transformasi T adalah M 2 a b c d .. Hubungan antara (x . y) ditentukan oleh: x ax by x a b x y cx dy atau y c d y Dengan demikian... .. . . .... . y) 1 0 0 1 153 Bab 6 Transformasi Geometri . ... 2.. 2. Sekarang rangkumlah semua matriks komposisi tersebut dengan menyalin dan melengkapi tabel berikut! No. . y ). y) (x.. . ky) (x. . .. 1.. .. . .. y) (x. 1.. . .. E. terhadap titik pusat O Dilatasi terhadap O dengan faktor skala k Dilatasi terhadap pusat F(m. 6... n) dengan faktor skala k Diskusikan dengan teman-temanmu dan hasilnya tuliskan di papan tulis.. y ) dengan (x...A ktivitas di K elas Komposisi transformasi dengan menggunakan matriks akan diperlukan pada pembahasan selanjutnya. .. .... Kalian telah membahas matriks transformasi pada subbab sebelumnya.. Komposisi Transformasi dengan Matriks Transformasi T memetakan titik P(x.. 3... .. y) P (x ..

9) 154 10 9 154 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . terhadap garis y 4. x) 1 0 0 1 0 1 0 1 1 0 1 0 d. y) (x. Rotasi terhadap titik asal O(0. y) x cos x cos (x. sebesar (x. 4) Jawab: a. y) ) (x. y) (y. x) ( x. T1 T2 bersesuaian dengan perkalian matriks a b e f M1 M 2 c d g h Hasil perkalian M1 M2 belum tentu sama dengan hasil perkalian M2 M1. T2 T1 (2. sebesar (setengah putaran) Jika T1 dan T2 masing-masing adalah transformasi yang bersesuaian dengan matriks-matriks. y) (x.b. T2 T1 bersesuaian dengan perkalian matriks e f a b M 2 M1 g h c d b. a. 3) 0 2 0 1 2 2 2 2 3 0 1 1 3 0 3 3 Jadi. a b e f M1 c d dan M 2 g h maka komposisi transformasi yang dinyatakan dengan: a. y) 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 0 1 cos sin sin cos 2 2 90 90 d. x) (y. T2 T1 (2. y) (x . y ) y sin y cos ( y. Diketahui T 1 dan T 2 adalah transformasi yang bersesuaian dengan matriks. Contoh 1. T2 T1 ( 1. y) (x. T2 T1 (2. 3) b.0) a. y) ( x. terhadap sumbu-y (My) c. tentukanlah koordinat bayangan yang dinyatakan dengan komposisi transformasi berikut ini. 3) (10. sebesar c. M1 0 3 2 0 dan M 2 0 1 1 1 Dengan menggunakan matriks-matriks yang bersesuaian. sebesar (R ) x y b. x) ( y. terhadap garis y x (My x) x (My x (x.

T2 T1 ( 1. Jawab: 0 1 1 0 Transformasi T2 T1 : M1 M2 1 0 0 1 P 3. 4) ( 3. T2 T1 ( 1. Lingkaran x2 G( 10. 4) 0 1 0 2 1 3 0 1 1 3 0 4 3 2 Jadi.b. bayangan akhir titik P(3.5 . P( 2. 2). 10). T( 10. Tentukanlah bayangan kurva-kurva berikut ini! a. 5) yang ditransformasikan terhadap T1 dan dilanjutkan terhadap T2. d. 5) terhadap transformasi T1 dan T2 adalah ( 5. y2 2x 6y 14 5 d. 6) didilatasikan oleh [O. Tentukan bayangan titik P(3. 0 yang didilatasikan oleh 155 Bab 6 Transformasi Geometri . 5] b. x 2 5 3 4 4y2 9 yang didilatasikan oleh F( 5. y c. P 5 T2 T1 P 3 5 1 0 0 1 0 1 1 0 3 5 0 1 1 0 5 3 Jadi. 3). 2 1 . T 1 adalah transformasi pencerminan terhadap garis y T2 adalah transformasi perputaran setengah putaran terhadap titik asal. 1 4 2 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 20 S(12. 8) didilatasikan oleh F(3. 2. 9] O. x2 1 yang didilatasikan oleh O . 21) didilatasikan oleh G 2 1 2 Bobot soal: 40 2. Garis 3x 5y 15 0 yang didilatasikan oleh [O. R(9. Waktu : 60 menit 1. b. Tentukanlah bayangan titik-titik berikut ini! a. 1). 4) didilatasikan oleh c. 5) 1 4 3 5 x.

Tentukanlah bayangan dari parabola y T 1 . B(4. Tentukanlah bayangan bangun-bangun berikut. b) • Sumbu-x B(a. 2 . 2) dan berjari-jari 4 oleh dilatasi F( 6. 2 x2 1 yang ditranslasi oleh Bobot soal: 10 Rangkuman 1. b k) (l. 7). maka akan diperoleh A(a. 4. b) direfleksikan terhadap sumbu-x. Persegi panjang ABCD dengan titik-titik sudut A(1. b) direfleksikan terhadap sumbu-y. k) dilanjutkan dengan T2 l m P (a h l. Refleksi (pencerminan) merupakan transformasi yang memindahkan tiap titik pada bidang dengan sifat bayangan cermin. tentukan pula luas bangun bayangan tersebut! a. 7). 7 b. Kemudian. maka akan diperoleh P sebagai berikut h k P(a. Lingkaran yang berpusat di titik P( 5. b) • P (a h. m). k). Translasi (pergeseran) merupakan transformasi yang memindahkan titik pada bidang dengan arah dan jarak tertentu. • Jika titik A(a. b) Jika titik A(a. oleh dilatasi O . C(1. B(4. c. 7) oleh dilatasi O . maka Jika titik P(a. b) ditranslasikan dengan T1 T1 (h. 1). b) 156 156 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 3 . 3). dan D(4. b k m) 2. b) ditranslasikan dengan T1 akan diperoleh P sebagai berikut. b) T1 h k (h. T2 P(a. dilanjutkan oleh dilatasi O . 2). Segitiga ABC dengan titik-titik sudut A(2. • Jika titik P(a. 6) Bobot soal: 30 2 . maka akan diperoleh A(a. 2). b) Sumbu-y C ( a.3. dan C(3. 3 .

maka akan diperoleh • Jika titik A(a. b) direflesikan terhadap garis y A(a. b) dirotasikan sebesar dengan titik pusat P(m. Rotasi (perputaran) merupakan transformasi yang memutar suatu bidang. k A( a . maka akan diperoleh • Jika titik A(a. b) Garis y k k. b) dirotasikan sebesar dengan titik dengan titik pusat O.• Jika titik A(a. b) dilatasikan terhadap titik pusat F(m. n) dengan faktor skala k. n . 2k 3. b) Garis y x E( b. a) • Jika titik A(a. • Jika titik A(a. b) direfleksikan terhadap garis y A(a. b) • [O. maka akan diperoleh A(a. b) direfleksikan garis x terhadap garis x A(a. k( b n ) n ) 157 Bab 6 Transformasi Geometri . n). a) x. maka akan diperoleh A a b a cos a sin b sin b cos • Jika titik A(a. maka akan diperoleh b) H(a. b) Garis y x x. n) dengan faktor skala k. kb) Jika titik A(a. b) direfleksikan terhadap titik asal O(0. b) didilatasikan terhadap titik pusat F(m. b) h. maka akan diperoleh A a b m n (a (b m) cos m) sin (b n) sin (b n) cos 4. b) Garis x = h G(2h a. b ) A ( k( a m ) m . k] A (ka. 0). maka akan diperoleh A(a. b) • Jika titik A(a. maka akan diperoleh D(b. • Jika titik A(a. b) direfleksikan terhadap garis y A(a. Dilatasi (perkalian) merupakan transformasi yang memperkecil atau memperbesar suatu bidang. b) Titik asal F( a. maka akan diperoleh: F(m .

Ulangan Bab 6

I.

Pilihlahlah jawaban yang paling tepat!

1. Bayangan titik A(1, 4) oleh translasi T(2, 3) adalah . . . . A. A (3, 7) B. D. A (4, 6) E.

A (3, 5)

A (4, 4)

C. A (4, 3) 2. Jika titik M(2, 1) direfleksikan terhadap garis x 3 dan terhadap garis y 3, maka bayangan M adalah . . . . A. M (4, 1) B. D. M (2, 4) E.

6. Bidang V dan W berpotongan tegak lurus sepanjang garis g. Garis l membentuk sudut 45 dengan V dan 30 dengan W. Sinus sudut antara l dan g adalah . . . . 1 3 A. D. 2 2 1 2 3 B. E. 3 2 C.
3 3

7. Diketahui satu transformasi T dinyatakan oleh matriks
0 1 1 , maka transformasi T 0

M (2, 5)

M (5, 1)

C. M (5, 4) 3. Jika titik P(1, 2) diputar 90 berlawanan arah jarum jam terhadap titik asal koordinat O, maka bayangan dari titik P adalah . . . . A. P (2, B.

adalah . . . . A. Pencerminan terhadap sumbu-x B. Pencerminan terhadap sumbu-y C. Perputaran D. Perputaran E. Perputaran
1 4 1 2 1 2

P (2, 1)

E.

P (1,

2)

C. P (2, 1) 4. Jika titik B(2, 6) dilatasi terhadap T(0, 1), maka bayangan titik B adalah . . . . A. B (4, 12) B. B (1, 3) C. B ( 2, 12) 5. Garis g tegak lurus pada bidang V dan bidang W membentuk sudut lancip dengan V. Jika W memotong V menurut suatu garis s, maka proyeksi g pada W . . . . A. tegak lurus pada V B. tegak lurus pada s C. sejajar dengan V D. sejajar dengan s E. sejajar dengan W D. B (2, 12) E. B ( 2, 6)

1)

D. P ( 2, 1)

8. Diketahui T 1 dan T 2 adalah transformasi yang bersesuaian dengan matriks
M1 0 2 2 0 dan M 2 1 1 0 1 ,

maka T2 T1 ( 3, 1) A. (4, 12) B. ( 4, 12) C. (4, 12)

.... D. ( 4, 6) E. (4, 6)

9. Diketahui PQR dengan titik-titik sudut P(1, 3), Q(1, 4), dan R( 2, 1). Jika PQR

158

158

Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

A. P B.

1, 3 , Q 1,

4 , dan R 2, -1 4 , dan R 2, 1

direfleksikan terhadap sumbu-x kemudian dilanjutkan dengan dilatasi (0, 1), maka koordinat bayangannya adalah . . . .

Titik A(a, b) dicerminkan terhadap sumbu-x dan bayangannya dicerminkan pula terhadap sumbu-y. Bayangan terakhir titik A merupakan . . . . A. Perputaran titik A dengan titik pusat O sebesar radian berlawanan perputaran jarum jam. B. Perputaran titik A dengan titik pusat O sebesar 2 radian berlawanan perputaran jarum jam. C. Pencerminan titik A terhadap garis y D. Pencerminan titik A terhadap garis y x x

P

1, 3 , Q 1, 4 , dan R 2, 1

1 D. P 1, 3 , Q 1, 4 , dan R 2, E. P 1, 3 , Q 1, 4 , dan R 2, 1
10. Suatu lingkaran digambarkan sebagai berikut
y

C. P 1, 3 , Q 1,

y

x

4

P(3, 4)

E. Pencerminan titik A terhadap sumbu-y 12. Jika garis 3x 2y 6 ditranslasikan terhadap T(2, 3), maka . . . . A. 3x B. 3x C. 3x 2y 2y 2y 6 3 4 D. 3x E. 3x 2y 2y 4 11

4

O 3

3

x

P ( 4, 3)

Jika lingkaran yang berpusat di (3, 4) dan menyinggung sumbu-x dicerminkan pada y x, maka persamaan lingkaran yang terjadi adalah . . . . A. x2 B. x2 C. x2 D. x2 E. x2 y2 y2 y2 y2 y2 8x 8x 8x 8x 8x 6y 6y 6y 6y 6y 9 9 9 9 9 0 0 0 0 0

II. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. Sebuah lingkaran target dibuat warna-warni seperti gambar berikut.
Kuning Hitam Putih

Merah

r1 r2 r3

11. Suatu pencerminan ditunjukkan seperti gambar berikut.
y

r4

A(a, b)

dengan: 1 r1 r2 2 1 r2 r4 2

r3

3 r4 4

O

x

A ( a, b)

A (a, b)

Tentukanlah faktor skala dari: A. Merah ke Putih B. Merah ke Hitam C. Merah ke Kuning D. Kuning ke Putih E. Hitam ke Putih
159

Bab 6 Transformasi Geometri

3. Sebutkan jenis transformasi memetakan tiap gambar berikut ini! A.
A A

yang

E.
A

F.

A

A

4. Tentukanlah persamaan bayangan dari garis 3x y 2 0 oleh refleksi terhadap garis y x dilanjutkan dengan rotasi 90 terhadap O. 5. Titik P(x, y) direfleksikan terhadap y x menghasilkan bayangan titik Q. Kemudian, diputar 90° dengan titik pusat O, sehingga bayangan akhirnya adalah R(1, 2). Tentukan: A. koordinat titik P B. koordinat titik Q

160

160

Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

C.

A

A

A

B.

A

A

A

A

A

2. Sebuah bangun mula-mula ditransformasikan dengan refleksi terhadap garis y x, dilanjutkan dengan rotasi 90 searah dengan jarum jam terhadap titik asal O. Tentukanlah bayangannya!

D.

A

A

A

A

A

A A A

A A A

Fungsi, Persamaan, dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma

B A B

7
A. Grafik Fungsi Eksponen dan Fungsi Logaritma Persamaan dan Pertidaksamaan Eksponen Persamaan dan Pertidaksamaan Logaritma B. C.

Sumber: http://peacecorpsonline.org

Gempa pemicu tsunami yang telah memporak-porandakan Nanggroe Aceh Darussalam merupakan gempa terdashyat ketiga di dunia dengan kekuatan R 9 skala Richter. Kekuatan gempa ini dicatat dengan alat yang dinamakan seismograf dengan menggunakan rumus dasar R
log
M M0

. Penerapan

pada seismograf ini merupakan salah satu kegunaan logaritma. Pada bab ini, kalian juga akan mempelajari penerapan lainnya.

161 Bab 7 Fungsi, Persamaan, dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma

yaitu g(x) 2log x. 0) Merupakan fungsi naik untuk setiap x 162 162 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . gambarkan titik-titik tersebut pada koordinat Cartesius. 4. x f(x) 2x 0 . x R} Daerah hasilnya { y y R} Sumbu y asimtot tegak Grafik di sebelah kanan sumbu-y Memotong sumbu-x di titik (1.1 Grafik fungsi f(x) = 2x dan g(x) = 2logx Dengan memperhatikan grafik fungsi f(x) 2x dan g(x) 2log x yang masing-masing merupakan grafik fungsi eksponen dan fungsi logaritma dengan bilangan pokok 2. kalian telah mengetahui bahwa fungsi eksponen dan fungsi logaritma adalah dua fungsi yang saling invers. Untuk memahami sifat-sifat kedua fungsi tersebut. 1) Merupakan fungsi naik untuk setiap x Fungsi g(x) = 2log x Daerah asalnya { x x 0. Untuk memudahkan menggambar kedua grafik fungsi ini. Grafik yang kalian dapatkan ini. 1. Lalu hubungkan dengan kurva mulus. Grafik Fungsi Eksponen dan Fungsi Logaritma dengan Bilangan Pokok a 1 Di Kelas X.. kalian dapat mengetahui bahwa: No. 1. 6. sehingga diperoleh grafik f(x) 2x.. y R} Sumbu-x asimtot datar Grafik di atas sumbu-x Memotong sumbu-y di titik (0. 3.. yaitu g(x) log x dalam satu sumbu koordinat. y 8 7 6 5 4 3 2 1 O 1 2 3 f(x) 2x y g(x) x 2 log x x 1 2 3 4 Gambar 7. 5. 1 4 1 2 Setelah itu.A.. Sekarang. 3 1 8 2 1 0 1 1 2 2 4 3 8 . terlebih dahulu buatlah tabel nilai-nilai x dan f(x) 2x seperti berikut. . ... coba gambar grafik fungsi f(x) 2x dan 2 inversnya. pada bab ini kalian akan menggambar grafik kedua fungsi itu... 2. Grafik Fungsi Eksponen dan Fungsi Logaritma A. cerminkan terhadap garis y x sehingga kalian mendapatkan grafik fungsi inversnya. Fungsi f(x) = 2x Daerah asalnya {x x R} Daerah hasilnya { y y 0.

Sifat-sifat ini berlaku juga untuk setiap fungsi eksponen f(x) fungsi logaritma g(x) alog x dengan a 1. 2. ax dan A. Untuk memudahkan 1 2 x menggambar kedua grafik fungsi ini. yaitu g(x) 1 2 log x . y 6 f(x) 1 x 2 5 4 3 2 1 y x 3 2 1 O 1 2 3 1 2 3 x g(x) 1 2 log x Gambar 7.2 1 x dan g(x) Grafik fungsi f(x) 2 1 2 log x 163 Bab 7 Fungsi. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . Sekarang. gambarkan titik-titik tersebut pada koordinat Cartesius. 3 8 2 4 1 2 0 1 1 2 3 … … 0 … 0 … 1 2 1 4 1 8 Setelah itu. Persamaan. yaitu fungsi logaritma. Grafik yang kalian dapatkan ini. Lalu. terlebih dahulu buatlah tabel nilainilai x dan f(x) x 1 x f(x) = 2 seperti berikut. cerminkan terhadap garis f(x) 2 y x sehingga kalian mendapatkan grafik fungsi inversnya. yaitu terlebih dahulu gambarkan grafik fungsi eksponennya. kalian dapat menggunakan prinsip yang sama seperti pada bilangan pokok a 1. Kemudian. coba gambar grafik fungsi f(x) g(x) 1 2 log 1 2 x dan inversnya. hubungkan dengan kurva mulus. yaitu x dalam satu sumbu koordinat. cerminkan terhadap garis y x untuk mendapatkan inversnya. sehingga diperoleh grafik x 1 . Grafik Fungsi Eksponen dan Fungsi Logaritma dengan Bilangan Pokok 0 a 1 Untuk menggambar grafik fungsi eksponen dan fungsi logaritma dengan bilangan pokok 0 a 1.

x f (x) x 3 d. kalian dapat mengetahui bahwa: Fungsi g(x) = 1 2 log Fungsi f(x) = 1 2 x x Daerah asalnya {x|x R} Daerah hasilnya {y|y > 0.Dengan memperhatikan grafik fungsi f(x) logaritma dengan bilangan pokok No. f(x) b. ax dan Asah Kompetensi a. f(x) b. k(x) l( x ) 1 2 1 2 3x 2 2 3x 2 164 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . f (x) 2. g(x) 164 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 40 1. 0) Merupakan fungsi turun untuk setiap x Sifat-sifat ini berlaku juga untuk setiap fungsi eksponen f(x) fungsi logaritma g(x) alog x dengan 0 a 1. f (x) 1 Waktu : 60 menit a. Gambarlah grafik dan invers dari tiap fungsi berikut! a. d. f(x) c. 4. 2. Gambarkan grafik fungsi-fungsi eksponen berikut ini! 23x 23x 2 c. f(x) 2x 2 1 3 2 5 1 c. x R} Daerah hasilnya {y|y R} Sumbu-y asimtot tegak Grafik di sebelah kanan sumbu-y Memotong sumbu-x di titik (1. 1 2 1 x 2 dan g(x) 1 2 log x yang masing-masing merupakan grafik fungsi eksponen dan fungsi . 6. 1) Merupakan fungsi turun untuk setiap x Daerah asalnya {x|x > 0. f(x) b. y R} Sumbu-x asimtot datar Grafik di atas sumbu-x Memotong sumbu-y di titik (0. 3. 5. f (x) 3x 3x 1 4 2 3 1. Gambarlah grafik dari tiap fungsi berikut ini! 1 3x x 1 3 x 1 d. 1.

l(x) 1 3 log 1 3 log (x (x 1) 1) 1 1 2x 1 3 3 3 log x g. k(x) 1 3 log x 1 3 log d. Sifat-sifat Fungsi Eksponen Untuk menentukan penyelesaian persamaan eksponen. g(x) c. maka sifat-sifat fungsi eksponen adalah sebagai berikut. (3x2 y 5)( 3x y 5)( 3x8 8 y9) y9) b. Sederhanakanlah! a. k(x) f. j(x) 2 3x 2 g. a 0. m dan n bilangan rasional. m( x ) h. f(x) b. Persamaan. n(x) 1 2 1 2 3x 2 23x 2 3x 2 2. • • • • am am an an a m am n n • • • • (am am bn mn bn)p p amp bnp am p bn p mn (am)n a m amn 1 a p a p p mn a am a0 1 Contoh 1. a. (3x2 Jawab: a. Tentukanlah titik potong grafik fungsi f(x) terhadap sumbu-x dan sumbu-y! ( 2 )x 3 Bobot soal: 20 B. 5x 5 y 2 7x3 y 5 (3x2)( 3x 8)(y 5)(y9) (3)( 3)x2 x 8 y 5 9 x2 8 y 5 9 9x 6 y4 9y 4 x6 y9 165 Bab 7 Fungsi. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . Gambarkan grafik fungsi-fungsi logaritma berikut ini. h(x) 3 Bobot soal: 40 log (x log (x 1) 1) 1 1 e. 1. h(x) f. sebaiknya kalian mengingat kembali sifat-sifat fungsi yang telah dipelajari di Kelas X. j(x) log x x 3. b R. m(x) h.e. Jika a. Persamaan dan Pertidaksamaan Eksponen B.

6 4 x y5 x2 10 Jawab: 1 2 10 a. 5x 5 y 2 7x3 y 5 5x 5 7x3 y2 y 5 ( 5) 5 5 3 x · y2 7 5 2 x · y2 5 7 5 2 7 x y 7 2. b. b. (8 x 3 y 12 ) 6 1 (2 3 ) 6 22 1 1 (x3 )6 x 2 y2 1 1 ( y 12 ) 6 1 y 2 2x 3. x2 x2 24 x2 x 24 x 12 12 x 166 166 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . x 3 1 (8x 3 y 12 ) 6 Jawab: a. Sederhanakanlah! a. x 3 ( x 2 )3 3 1 x2 b. Sederhanakanlah! a.b. x y5 6 4 x y5 6 4 1 2 10 x y5 2 5 x5 y5 1 x5 5 y 25 b.

( a b ) 15 1 4 a5 2a 3 2m 4 2 1 f... Persamaan Eksponen Persamaan eksponen adalah persamaan yang eksponen dan bilangan pokoknya memuat variabel. (y 5) 5y 1 (y 5)5 – y merupakan persamaan eksponen yang eksponen dan bilangan pokoknya memuat variabel y. Sederhanakanlah! a. 2 3 m2 3 5 3 e. (4x y )(3x y b. Sederhanakanlah! a.. x y x y 2 1 2 1 y x 2 4 x 2 1 2 1 2 1 1 1 2 .. Ada beberapa bentuk persamaan eksponen ini. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . Simaklah contoh-contoh berikut ini. af(x) am Jika af(x) am. 4x 5 e. a 0 dan a 1. di antaranya: a.. • • • 42x 1 32x 3 merupakan persamaan eksponen yang eksponennya memuat variabel x. 16t 2 4t 1 0 merupakan persamaan eksponen yang eksponennya memuat variabel t. 1 13 13 4 3 1 2 1 2 . 3k 2 5l 3 1 6 2. x2 y6 1 1. B. Persamaan. 2. 2x3 b. d.Asah Kompetensi 1. ( 4x2y6) 3 f. 1 2x 2 y4 4 3 5 x 7 10 y 5 9x 3 y 2 d. maka f(x) m 167 Bab 7 Fungsi. x 5 2 c. 3 2 2 0 ) c. 2..

3 5x 1 adalah x 7. penyelesaian 25x 3 5x 1 . 50x 6 ruas kiri dan kanan sama. a 0 dan a 1. 271 x adalah x 2. sehingga 450 = 500 Jadi. maka f(x) 0 Jika af(x) bf(x). penyelesaian 3 b. c. a b 0. 168 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . b 1. penyelesaian 45x 168 50x 6 adalah x 6. x 0 6 6 6 0. b 0. 3 Contoh Tentukanlah penyelesaian 25x Jawab: 25(x 3) 5(x 1) 52(x 3) 5(x 1) 2(x 3) x 1 2x 6 x 1 x 7 Jadi. a 1. dan a b.Contoh Tentukanlah penyelesaian 3 271 x 33(1 x) 1 1 1 x 3 2 x 3 Jadi. af(x) ag(x) Jika af(x) ag(x). af(x) bf(x). maka f(x) g(x) Jawab: 3 31 3(1 x) 271 x . a Contoh Tentukanlah penyelesaian 45x Jawab: 45x 6 Supaya x 6 x 6 50x 6 .

himpunan penyelesaian 3x 10 x2 (3x 10)2x adalah 0. maka penyelesaiannya adalah sebagai berikut. Dengan demikian. asalkan g(x) dan h(x) keduanya genap atau keduanya ganjil Contoh Tentukanlah himpunan penyelesaian (3x Jawab: • x2 x(x • 3x x2 2x 2) x 10 3x x • 10) x 3x 2x 0 0 0 atau x 1 11 2 (3x 0 10 10)2x. • g(x) h(x) • f(x) 1 • f(x) 0. 3 3 169 Bab 7 Fungsi. Persamaan. 10 3x x 2 10 3 11 3 Sekarang periksa apakah untuk x positif? g 10 3 h 10 3 10 3 3 10 . g(x). f(x)g(x) f(x)h(x) Jika f(x)g(x) f(x)h(x). asalkan g(x) dan h(x) keduanya positif • f(x) 1. untuk x . g(x) dan h(x) keduanya 3 • 100 0 9 20 2 10 0 3 3 10 Jadi. dan h(x) keduanya genap atau keduanya ganjil? g(3) 32 9 dan h(3) 2 . x 3 3x 10 1 3x 9 x 3 Sekarang periksa apakah untuk x 3. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . 11 . 2. 10 . 3 6 Perhatikan bahwa untuk x 3. g(x) dan h(x) keduanya positif. g(x) ganjil dan h(x) genap sehingga x 3 bukan penyelesaian.d. sehingga 3 10 merupakan penyelesaian.

substitusi kembali pada pemisalan y af(x) sehingga kalian memperoleh nilai x. A. 25 y 83 1 y 1 3 b. Asah Kompetensi 2 3 1. C R. sehingga diperoleh: y2 2y 1 0 (y 1)2 0 y 1 Substitusi nilai y yang kalian peroleh ke pemisalan y 4t 4t 1. t Oleh karena untuk setiap t R. 32x 2 6x 4 3x 5 3 0 log( x 1) log( x 1) x 2. Tentukan himpunan penyelesaian persamaan-persamaan berikut! a. maka tidak ada nilai t yang t memenuhi 4 1. Dari pemisalan ini. Nilai y yang kalian peroleh. Contoh Tentukan himpunan penyelesaian 16t 2 4t 1 0. 6x h. Jawab: 16t 2 4t 1 0 42t 2 4t 1 0 Misalkan y 4t. himpunan penyelesaian 16t 2 4t 1 0 adalah . 170 170 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 32x d. a 0.e. 2x c. misalkan y af(x). a 1. 1 2 16 9x 27x 8x 3 2x 3 4x 2 8 12 x 2 x 2 24 x 1 2 x 2 g. x1 dan x2 memenuhi persamaan Tentukanlah 5 x5 100 100 log x log 100 log x 100 5 log x x1 x 2 . Jadi. A 0 Terlebih dahulu. f. 35x e. A(af(x))2 B af(x) C 0. 4 0. x1 dan x2 memenuhi persamaan Tentukanlah x1 x2 1 log 10 log 10 100 3. B. diperoleh Ay2 By C 0.

kalian telah mengetahui sifat-sifat fungsi eksponen. himpunan penyelesaiannya adalah HP Asah Kompetensi 1 2 3x 2 3 4. (x2 4 Tentukanlah himpunan penyelesaian pertidaksamaan-pertidaksamaan berikut! 1. Sifat-sifat ini berguna untuk menyelesaikan pertidaksamaan eksponen.. maka fungsi naik 10 3 x x 10 . Artinya.... Contoh Tentukan himpunan penyelesaian 2x Jawab: 2x 2 2x 2 x 2 x 2 3x x 16x 24(x 4(x 4x 10 2 2) 2 16x 2 .Tentukan nilai x yang memenuhi 3 2 2 x 3 2 2 x 3 . Artinya.. fungsi f(x) ax merupakan fungsi naik. • Untuk a 1. 22x 3x 2 1 25 4 6x 11 32x 2x 3 5 3)2x 8 · 6x 1 (x2 0 2x 3)x 3 1 2 x2 2x 1 1 4 x 1 6. x 3 R . Catatan Himpunan penyelesaian dapat disingkat dengan HP... untuk setiap x 1 . Jadi. x 2 R berlaku x 1 x 2 jika dan hanya jika f(x1) f(x2).... 3. 32x 5. 62x 1 2 171 Bab 7 Fungsi. • Untuk 0 a 1. 3.. Persamaan... untuk setiap x1. 2) .. a 8 1.. yaitu sebagai berikut. Pertidaksamaan Eksponen Sebelumnya.. 2 B.. 2.. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma .. fungsi f(x) ax merupakan fungsi turun. x2 R berlaku x1 x2 jika dan hanya jika f(x1) f(x2)..

berapa lama waktu yang diperlukan oleh koloni itu agar populasinya menjadi berlipat tiga? Sumber: www.000 dalam 18 bulan mendatang. 32 8 c. (3x 1)2x 3x 1 2 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 20 a. Tentukanlah himpunan penyelesaian persamaan-persamaan berikut. banyak kafein di dalam darah berkurang 50%. 2005 5. 2005 a. (5x 3)3 x 2 22x 2x 2 32 1 0 6 0 Bobot soal: 20 8 d. 3. Setelah berapa jam kafein di dalam darah tinggal 1 mg? 172 172 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 32x 5 · 34x 2. Setiap 5 jam. Pak Tahomadu ingin memelihara lebah-lebah ini. b.net Bobot soal: 20 Sumber: Microsoft Encarta Reference Library. Ia menargetkan lebah-lebah tersebut mencapai 18. Bobot soal: 20 Sumber: Microsoft Encarta Reference Library. kafein akan diserap ke dalam darah dan akhirnya dimetabolisme oleh tubuh. Segelas kopi kira-kira mengandung 100 mg kafein. Berapa banyak lebah yang harus dipeliharanya sekarang? 4. Tentukanlah himpunan pertidaksamaan berikut! a. Tulislah sebuah persamaan yang menyatakan banyak kafein di dalam darah sebagai suatu fungsi eksponen dari waktu t sejak kalian minum kopi! b.Waktu : 60 menit 1. (x 1 2 2 2x penyelesaian pertidaksamaan- 8 c. 4x 4)3x 5 3x 22x 3 3x 2x 2 4 3 0 0 Bobot soal: 20 2)2x 6 (x2 d. Jika kalian meminum segelas kopi. Sebuah koloni lebah meningkat 25% setiap tiga bulan. Jika populasi suatu koloni bakteri berlipat dua setiap 30 menit. 1 64 b.soccer.

dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . g. h. b. b. Persamaan dan Pertidaksamaan Logaritma C. 16 8 log 4 1 3 log log 32 1 2 log 8 1 3 1 log d. Secara umum bentuk logaritma dituliskan ab dengan a 0 dan a 1 c a log c b Sifat-sifat logaritma: • • • • • a log 1 log a log 1 a 0 1 1 b a • • • • a a log b a a log c a log b c a a a log b c c b log b log a a logb a log ab log b a log b log b d b 1 log a a a log c log bc • ac log b c d d c a log b Contoh Hitunglah! a. 1.C. 4 log 1 0 e. c. c. 4 log 1 1 3 e. 5 Jawab: 5 log 6 2 1 log 6 3 3 log 18 log 2 a. Persamaan. f. 16 log 4 1 3 log 1 3 1 1 2 log 4 2 log 16 2 2 log 2 2 2 1 2 log 8 log 1 5 log 1 1 2 3 log 2 4 3 5 2 4 1 2 173 Bab 7 Fungsi. Sifat-Sifat Fungsi Logaritma Di Kelas X telah dipelajari sifat-sifat logaritma. d.

f(x) 0. a a log f(x) log m a Jika alog f(x) log m. 2 Jadi. 8 log 32 23 log 2 5 2 5 3 log 2 6 5 3 6 g. penyelesaian 2log (x 174 174 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Persamaan Logaritma Persamaan logaritma adalah persamaan yang variabelnya sebagai numerus atau sebagai bilangan pokok dari suatu logaritma. 2) 4. 1 3 log 6 2 1 log 6 log 3 log 3 2 log 6 3 log 2 6 6 1 18 2 h. Contoh Tentukanlah penyelesaian 2log (x Jawab: 2 log (x 2 log (x x 2) 2) 2 x 4 log 24 24 18 2) 4 adalah x 18. di antaranya: a. • log x log (2x 1) 1 merupakan persamaan logaritma yang numerusnya memuat variabel x 5 • 5log 4m log m 2 0 merupakan persamaan logaritma yang numerusnya memuat variabel m x • xlog 5 log 2 2 merupakan persamaan logaritma yang bilangan pokoknya memuat variabel x • 2tlog (t 2) 2tlog 2t 2 merupakan persamaan logaritma yang numerus dan bilangan pokoknya memuat variabel t Ada beberapa bentuk persamaan logaritma ini. maka f(x) m. Perhatikan contoh berikut ini. 3 log 18 3 log 2 log 3 3 log 9 log 3 2 2 C. 2.f.

penyelesaian 7log (x2 x 5. 175 Bab 7 Fungsi. Persamaan. maka g(x) h(x). a log f(x) b log f(x) b. maka f(x) = 1. f(x) 0. 5 0 dan g(x) 0? 2 3 2 0 2 0 10 18 3 0 18 0 0. a log (x2 3) adalah x 2 atau x 2. penyelesaian log (x2 c. h(x) 0. Contoh Tentukanlah penyelesaian 7log (x2 Jawab: 7 log (x2 2x x2 2x x2 6x (x 1)(x 3) 7log (4x 3 4x 2 5 0 5) 0 x 1 atau x Sekarang. f(x) 0 dan g(x) 7 2x 3) log (4x 2) adalah x 1 dan log g(x) f(x) f(x) log h(x) 0. selidiki apakah f(x) • f(1) 12 2 1 3 1 g(1) 4 1 2 4 2 • f(5) g(5) 52 2 5 4 5 2 3 25 20 2 2) 2x 3) 7 log (4x 2).b. Jadi. log f(x) a log g(x) 0. dan g(x) 0. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . dan Jika f(x) log g(x) f(x)log h(x). d. a Contoh Jawab: log (x2 x2 3) 3 x2 x Tentukanlah penyelesaian log (x2 4 3) 4 log (x2 3). log (x2 3) 1 4 2 atau x 2 3) 4 Jadi. g(x) 0. f(x) 1. a maka f(x) = g(x). Jika alog f(x) = alog g(x). a 1. f(x) dan x 5 merupakan penyelesaian. Jika alog f(x) = blog f(x). maka x 1 Karena untuk x 1 dan x 5.

4 Jadi. misalkan y plog f(x). substitusi kembali pada p pemisalan y log f(x). Aplog2 f(x) Bplog f(x) C 0 Terlebih dahulu. sehingga x 4. dan h(x) 0 Oleh karena untuk x 0 dan x x 2 bukan penyelesaian. diperoleh Ay2 By C 0. g(x) 0. Dari pemisalan ini.Contoh Tentukanlah himpunan penyelesaian dari x 1 log (x 2) x 1log (x2 3x 2) Jawab: log (x 2) x 2 2 x 2x x(x 2) x Sekarang. 2. Nilai y yang kalian peroleh. log2 x log2 x 4 log x3 2 2 0. e. sehingga x 2. maka y2 3y 2 0 (y 1)(y 2) 0 y 1 atau y 2 Untuk mendapatkan nilai x. sehingga kalian memperoleh nilai x. Contoh Tentukan penyelesaian 4log2 x Jawab: 4 4 4 log x3 2 0. penyelesaian 4log2x – 4log x3 176 176 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . f(x) 0. himpunan penyelesaian dari x 1 log (x 2) x 1log (x2 3x 2) adalah . substitusilah nilai y yang kalian peroleh ke pemisalan y 4log x y y 1 2 4 log x log x 1. maka x 0 atau Jadi. 34log x Misalkan y 4log x. 2 0 adalah x 4 atau x 16. 0. f(x) 0 3 0 log (x2 3x 3x 2 2) 1. selidiki f(0) 0 1 1 f( 2) 2 1 x 1 x 2 1 x 0 0 0 atau x 2 apakah f(x) 0. 16.

untuk setiap x 1 . d. Bilangan pertama terdiri atas 14 angka sedangkan bilangan kedua terdiri atas 18 angka. log 30 c. 3 1. 2000 b. Sifat-sifat ini berguna untuk menyelesaikan pertidaksamaan logaritma. Tentukan penyelesaian persamaan-persamaan logaritma berikut. 3 5 d. Artinya. x 2 R berlaku x 1 x 2 jika dan hanya jika f(x1) f(x2). • Untuk 0 a 1. fungsi f(x) alog x merupakan fungsi turun. Persamaan. C. c. log (x2 log (x2 log (3x 5x 3x 4) 7) 2) x 0 3 9 log x 4 x 3 log (2x 2x log (2 x 3 3) log ( x x 2 6) log x log x 1 x log (x2 2. untuk setiap x 1 . Pertidaksamaan Logaritma Pada pembahasan sebelumnya. e. 3. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . Ia meminta Uci memperkirakan banyak angka di depan koma jika bilangan pertama dibagi bilangan kedua. fungsi f(x) log x merupakan fungsi naik. untuk sin x 0 dan cos x 0 GaMeMath Nini Sentera dan Uci bermain tebak-tebakan.Asah Kompetensi a. 2 log2x 4) 10) e. Hitunglah! a. Nini Sentera merahasiakan dua bilangan. a • Untuk a 1. x 2 R berlaku x 1 x 2 jika dan hanya jika f(x1) f(x2). 177 Bab 7 Fungsi. 2 log 10 5log 10 48 (2log 5 16 5 log 2) Olimpiade Matematika SMU. b. kalian telah mengetahui sifat-sifat fungsi logaritma. yaitu sebagai berikut. 1 log 10 ( 5 log y )2 5 1 log 10 ( 5 log x )2 5 log x log y log x y log y x log xy log xy 2 log sin x 2 log cos x 2 log sin 2x. Artinya.

x 5 0. log x log (x log (x2 log (x2 2 2) 2x) x 2x 3) 1) 4 3 1 log (3x 4) log (3x log (x log (x2 log (3x2 1) 3) 3) 4x 5 3log x 2 0 1) 2 0 0 1 2 log (x 7) 7.... 5) 0 adalah Jadi... log x log 3 log (x 3) b... karena a 1. 4.. 10. 3 3 2 9 6 6. g. 9..... loglog (x 2) 2 log 3 c.. 5) 0 5) 3log 1 5 1 . x R} Asah Kompetensi 1. 178 Bobot soal: 70 3 ASAH KEMAMPUAN 25 5 log x 1 2 4 log( log (2x 2 3 1)) 2 log x 6 2 178 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 3.. f. log (x2 23log2x Waktu : 60 menit 1. 5.. 0. maka fungsi naik x 4 Perhatikan pula bahwa numerusnya harus lebih dari nol. log x log (log x 4) 4 e.Contoh Tentukan himpunan penyelesaian 3log (x Jawab: 3 log (x 3 log (x x 5) 0.. Tentukan himpunan penyelesaian persamaan-persamaan logaritma berikut! a.. 1 2 1 3 1 2 1 2 Tentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan-pertidaksamaan logaritma berikut. Berarti. himpunan penyelesaian 3log (x HP {x x 5 atau x 4. 2. Didapat x 5. 8.5log (x 2) 4log (x 2) 0 d.

Persamaan. Sifat-sifat fungsi eksponen • • • • am . dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . f(x) ax g(x) alog x dengan f(x): fungsi eksponen g(x): fungsi logaritma 2. I2 Olimpiade Matematika SMU. Diketahui xy y) log 3 9 log 4 dan 2x 1 4y x . • Jika af(x) am. 2000 Rangkuman 1. maka f(x) g(x) • Jika af(x) bf(x). dan a b. a 0 dan a 1. Fungsi eksponen dan fungsi logaritma adalah dua fungsi yang saling invers. tunjukkan bahwa B1 B2 10 log I1 . a 0 dan a 1. Tentukanlah Bobot soal: 10 80 dan log x 2 log y 1. b 0.2. Banyak desibel suatu suara yang berintensitas I didefinisikan sebagai B 10 log I . 2000 x1 dan x2 adalah akar-akar persamaan 3log (9x 18) 2 x. Olimpiade Matematika SMU. a 0. Jika dua suara yang berintensitas I1 dan I2 mempunyai I0 Bobot soal: 10 desibel B1 dan B2. 3. maka g(x) h(x) 3. Tentukanlah nilai x1 x2. maka f(x) • Jika f(x)g(x) f(x)h(x). an = am+n am a n n 0 • • • • (am am bn mn p bn)p p am p am p bn p bn p am n amn am a mn p p a a mn a m 1 am a0 1 179 Bab 7 Fungsi. 2000 Bobot soal: 10 4. Diketahui log (x nilai x dan y. b 1. maka f(x) m • Jika af(x) ag(x). Tentukanlah nilai x – 4y Olimpiade Matematika SMU. Bentuk-bentuk persamaan eksponen. a 1.

h(x) 0. maka f(x) m Jika log f(x) log f(x). maka f(x) 1 a a Jika log f(x) log g(x). f(x) 0. g(x) 0. dan f(x) b 1 5. g(x) 0.4. maka f(x) g(x) f(x) Jika log g(x) f(x)log h(x). a b. dan g(x) 0. f(x) 0. Sifat-sifat fungsi logaritma • • • • • a log 1 = 0 log a = 1 log 1 a log ab = b log b + alog c = alog bc • • a log b a a log c b c c a log b c a a a log b a 1 • • • log b log b log b log a a a b 1 log a a a ac log b d log b c d d c a log b 180 180 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Bentuk-bentuk persamaan logaritma • • • • Jika alog f(x) a a log m.

xx xx 1. 6 42 x 2 x2 ○ . 6 dan 1 D. . . 4 < x < 2 ○ 8. 2 2. 1 dan B. x 6. A. ○ ○ ○ D. Nilai dari log( a2 x 2 ) log a a log 1 x2 a2 2 atau x x 1 ○ ○ ○ 0 atau 2 0 atau x D. . B. . Nilai x yang memenuhi 2 n adalah . {x x < 0 atau x 2} ○ ○ ○ 5. A.x R 1 2 2 181 ○ ○ ○ ○ 0 atau 1 atau x x 0. . dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma ○ ○ ○ ○ ○ . 8 atau 2 2 9. Himpunan penyelesaian pertidaksamaan x x 2 3 adalah . 2 dan C. . 1 2 1 2 2 x x x D. 2 ○ ○ ○ E. . 2p q p 1 p 2q p 1 2q 1 p A. Jika x1 dan x2 memenuhi 2 4 ○ 1. 8 atau 1 B. .Ulangan Bab 7 I. . 64 2 ○ ○ ○ ○ A. 1 ○ ○ ○ 4. . 20 B. B. C. C. . D. 1 E. B. . Jika 15 3 64 7. Nilai x yang memenuhi 2 2 4 3 0 log x log x 4 adalah . . 12 C. . 16 atau 1 4 C. D. 8 atau 4 x0 xx xx x 1 . . . D. x 1 2 R 1. (2p E. 4 E. . maka log x 2 6 4 log 4 1 ○ D. E. . . . . Jika a a A. x 2 ○ 1 0. . . 4 6 3 n 4 ○ ○ ○ ○ . 6. C. Persamaan. . . x R Bab 7 Fungsi. C. B. x R R ○ ○ ○ ○ A. 1 C. b 4 3 dan b 1 1 3 3 . x R 6. A. Himpunan penyelesaian pertidaksamaan 2 ○ ○ log x xx x0 xx xx 12 x ○ 3 adalah . Pilihlah jawaban yang paling tepat! 1 1 3 3 ○ ○ ○ 6. maka log 275 . Nilai x yang memenuhi 3x 5 ○ ○ 6 8 1 adalah . . E. x R ○ ○ ○ atau x ○ ○ E. p q 2q q)(p 1) ○ ○ ○ ○ ○ ○ E. maka x1 A. 2 B. 16 atau 4 D. 2 x 2 1 2 1 2 ○ ○ ○ ○ ○ log 5 p dan 3 log 11 q . ○ ○ ○ ○ ○ ○ A. B. . 6 3. 3 E. C. 2 atau x x ○ ○ adalah .

Jika 3 5x 2 atau x 4 atau x 1 x 3 4} ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 6. . 7 C. A. Nilai-nilai yang memenuhi persamaan x adalah . . .10. B. a a B. x1 B. . 41 12 7 2 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 12. x2 1. 19. 0 D. . . C. x 2 2 3x 2 ○ ○ ○ maka nilai a sama dengan . . Jika log (3x 1) 5 log a 3 . Penyelesaian dari 2log x 1 adalah . xx x 3 x 3 A. . . 36 B. . E. E. a ○ ○ ○ ○ 17. ○ ○ 9 maka nilai x adalah . . 39 C. 2 B. 12 ○ ○ ○ ○ 3 3 2 ○ ○ ○ ○ ○ ○ log ( x 3x 2x 4) 3. 5 3 2 2 3 2 3 9 D.b. . A. Jika (x 1) ○ ○ 9 2 7 2 7 2 D. . b a (x 2 C. . 1 3 2 x x 2 atau x 6 6 6 2 atau 0 x D. . . . 5 20 maka nilai x adalah . maka nilai dari ○ ○ ○ log 15 adalah . 15. A. Jika a a a ○ D. 3 C. B. Nilai x yang memenuhi adalah . Bentuk b 3 3 2 dapat disederhanakan ○ ○ ○ ○ 2 3 61 20 16. A. 0 D. 45 E. 9 C. 1 E. . B. . . Himpunan penyesaian pertidaksamaan log 4 log (x 3) log x² adalah . 3 E. 9 E. x2 1. 3 B. maka nilai ○ ○ ○ b 13. 6 B. . 42 18. 2 D. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ log 3 a dan b. Bila 1. ○ ○ ○ 27 0 A. . x1 E. b A. 48 1000 3x 4) 1 9 2 (x 2 2x 3) adalah . 5 1 a2 1 ○ 61 36 9 4 D. . A. A. . 3 20. . x1 C. . A. x x E. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ log 81 2 log 27 log 27 a ○ log 243 6. C. Jika nilai 4 5 ) 4 (2 8x 1. 5 B. . x2 1. .x R ○ ○ ○ ○ ○ log 27 log 125 16 log 32 . 10 ○ ○ ○ ○ ○ ○ a b menjadi . . ab E. 1 10 a D. . 1 E. . . {x x 11. . C. x2 1. x1 14. b C. x1 D. 182 182 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ .

ab a 1 b 1 e. g. a E.A. Suatu zat radioaktif yang meluruh dapat dinyatakan dengan persamaan x(t) x(0) . e t ○ ○ ○ ○ ○ ○ 1 4 3x 3 5 x 1 3 2 2 ○ ○ ○ ○ 3 2 3x 1 dengan x(t) : Massa yang ditinggal setelah t detik x(0) : Massa awal : Konstanta peluruhan Tunjukkanlah: a. f. c. ○ ○ ○ ○ x3 dx dt 2 ○ ○ ○ ○ 0. 2. h. jika t 1 adalah waktu paruh ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 183 Bab 7 Fungsi. Hitunglah nilai x yang memenuhi tiap persamaan berikut ini! a. Persamaan. t1 2 ○ ○ ○ ○ ○ 5x 93x 25 x2 7 3 x 4 dx dt ○ yang memenuhi x t . Laju peluruhan persamaan b. d. B. x 2 log x 2 6 x4 8 2 ○ ○ ○ ○ log x 2 log x 2 log x 3 2 log 3 . b. 3 log 2 1 ○ ○ ○ a a b 1 ○ ○ 1 l og 5x 10 ○ log x 2 4x 4 ○ ○ ○ ○ II. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. C. a ab ab a 1 a D. 693 . dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma .

xcos x c B. 18 16 46 38 4 4 x 2 . C. 1 4 C. Nilai dari A. 1 8 4. . 184 184 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . xcos x sin x c E. . 19 4 c c c D. 8. D. E. . . Suku kesembilan dari barisan 16. . . xcos x sin x c 3. A. garis x 0 dan garis C. adalah .200 C. . Suku ke-n dari barisan 3. . Jumlah 24 suku deret 2 4 6 adalah . 39 E. 3 2 3 x C. c 19 4 1 2x 3 10 C. B. . Nilai dari x sin x dx adalah . . cos x dx adalah . 3 1 3 x D. A. . 2 8. sumbu-x. Jika daerah yang dibatasi oleh grafik f(x) 1 4 8 5 20 13 2 1 18 15 46 39 4 3 E. A. 5 nilai f(x) x2 x2 2x 2 9. 4. 600 B. 0 E. . . 50 D. . . . 1 E. maka volume benda putar adalah . xcos x c C. . Diketahui f x dan f(0) 4 3 x 3 2 3 x B. D. 15 D. . 9 3 10 4 2x2 x2 B. adalah . 20 4 2. 21 E. 1 B. 1 2 A. xcos x sin x c D. 51 C. x 4 diputar 360 mengelilingi sumbu-y. . 300 . 22 1 3 1 3 c 4 B. .Tugas Akhir 1. 11. A. . . 9 x2 2 x 5 dx . . 43 7. . . Nilai dari 0 6. Jika A.d. . 1. . C 2 1 1 0 2 3 . . . 0 B. maka A(BC) adalah . 150 E. 47 B. 9 1 3 x E. A. . 7. . B 0 1 10 9 4 3 4 3 . A. 1 16 C. 1 2x 3 8 1 2 1 3 1 3 D. 2 D. 1 2x 3 2 1 2x 3 4 1 2x 3 6 2x 3 4 3 dx adalah . . . . 5. 5x 5 5x 5 5x 5 5x 3 5x 5 A 1 2 3 4 . .

. . 0 1 1 0 6 1 1 1 0 1 1 B. E. B. dan C adalah (5. 6). x 2 1 B. 15). C. 11. x atau x 4 C. . 26 27 3 5 2 0 1 27 2 3 2 cos sin sin cos cos sin sin cos sin cos sin cos 1 2 1 3 E. . .10. . 6). . 4. 1 0 26 27 . . . C. B 3 2 2 2 . D. Jika B 1A A. . cos sin sin cos cos sin cos sin cos sin sin cos adalah . C. A. Nilai x dari (2 x 2 3 1) x 2 1 1 3 1 1 3 2 2 1 D. . D. A. . Jika B maka BA D. . . 2 : 4 C. x 2 atau x D. 3) dan Q (4. E. x 3 atau x 1 atau x 2 2 4 2 3 2 Catatan Tugas Akhir 185 . E. x E. C. Nilai dari AB : BC adalah . 3 Nilai A3 adalah . . Invers dari A. 1 A . Misalkan A 1 0 . E. 0 4 2 5 0 4 1 3 3 1 5 . . A. 1 : 4 15. 5. B. 6 17. 5 E. C. 2 B. 2. . 2. 7 6 9 8 7 9 6 8 3x 2 1 B. 2 3 13. . . 10. 1 : 3 E. A adalah titik (1. 25 6 3 1 1 4 10 4 2 3 A. 4 D. A 2 2 1 5 . maka nilai = . . 16. 3 C. D. 4 9 2 3 7 2 adalah . 2 : 3 B. 14. . 1 : 2 D. . Jika vektor a adalah . . Besar dari vektor a 5 6 8 10 12. Jika P adalah (1. B adalah titik (2. Panjang vektor PQ adalah . B. . 1 atau x A. 4 (1 1 2). 3). A.

. Nilai dari x adalah . . Nilai x adalah . C. . B. x 3 atau x 2 E. log x 2 2x 2 log 3 . Nilai x adalah . x 5 atau x 2 D. . A. Diketahui x2 1 log x 2 3 x2 1 log x 3 . . . 3 C. 4 D. Diketahui 2 A. D. .18. 6 186 186 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Diketahui log 2 x 3 2 log x 1 . x 3 atau x 2 19. x 3 atau x 2 B. E. A. x 4 atau x 2 C. . 2 B. x x x x x 3 atau x 1 3 atau x 1 3 atau x 1 3 atau x 1 3 atau x 2 2 20. . 5 E.

254 atau 36. x adalah bilangan pokok suatu bilangan yang mungkin dituliskan dalam bentuk a b dimana a dan b adalah bilangan asli dan b tidak sama dengan nol suatu bilangan yang dapat ditulis dalam bentuk desimal himpunan semua nilai x (bilangan pertama dalam setiap pasangan berurutan) dalam suatu relasi himpunan semua nilai y (bilangan kedua pada setiap pasangan berurutan) pada sebuah relasi himpunan semua nilai y (bilangan kedua dalam setiap pasangan berurutan) dalam suatu relasi jumlah dari suku-suku barisan aritmetika jumlah dari suku-suku pada barisan geometri suatu garis lurus yang menghubungkan dua sudut yang berbeda dari suatu bangun pada pemangkatan xn. disebut juga pembagi suatu bilangan yang mengalikan bilangan-bilangan lain untuk merubah ukurannya bilangan real daerah asal daerah hasil daerah kawan deret aritmetika deret geometri diagonal eksponen elemen eliminasi : : : : : : : : : : faktor faktor skala : : 187 Glosarium . n adalah eksponen anggota sebuah himpunan dalam sistem persamaan. eliminasi berarti proses menggabungkan persamaan untuk menghilangkan salah satu peubahnya sehingga lebih mudah dikerjakan suatu bilangan yang membagi bilangan lain dengan tepat.650 pada pemangkatan xn. seperti 12.GLOSARIUM absis asimtot barisan barisan aritmetika barisan geometri bayangan beda bilangan bilangan pokok bilangan rasional : : : : : : : : : : jarak di sepanjang sumbu horisontal pada grafik koordinat garis putus-putus pada sebuah grafik yang mewakili batas nilai dimana fungsi rasional atau hiperbola terdefinisi suatu daftar bilangan-bilangan dalam urutan dan pola tertentu barisan bilangan dimana setiap suku setelah suku pertama berlaku tambahkan bilangan tertentu pada suku sebelumnya suatu barisan bilangan dengan suku-sukunya merupakan hasil kali suku sebelumnya dengan pengali yang tetap posisi akhir dari suatu bangun yang dihasilkan dari suatu transformasi selisih suatu suku dengan suku sebelumnya pada barisan aritmetika kombinasi angka-angka.

fungsi : suatu aturan. Titik tertentu tersebut terletak di tengah lingkaran sebuah bilangan yang sudah ditentukan (bilangan pokok) yang dipangkatkan untuk menghasilkan sebuah bilangan ukuran ruang di dalam bangun dua dimensi sebuah kumpulan bilangan atau peubah yang disusun sehingga berbentuk persegi panjang yang bisa digunakan untuk mewakili sistem persamaan jarak di sepanjang sumbu vertikal pada grafik koordinat suatu grafik yang persamaannya y a 0 ax2 bx c. tabel. . atau grafik yang menghubungkan setiap anggota (biasanya suatu bilangan) dari satu himpunan bilangan pada anggota tertentu himpunan bilangan lain. biasanya berupa persamaan. Persamaan y 2x adalah suatu fungsi yang menggandakan setiap bilangan x garis-garis yang tepat berpotongan pada sebuah titik gradien dari suatu garis adalah rasio dari perubahan pada y terhadap perubahan di x sebuah gambar yang menyatakan jawaban persamaan matematika operasi kebalikan dari suatu operasi tertentu suatu segiempat yang memiliki dua pasang sisi yang sejajar jarak di sekeliling bangun datar mempunyai ukuran dan bentuk yang sama sesuatu yang tidak berubah. dengan garis berpotongan gradien grafik invers jajargenjang keliling kongruen konstanta koordinat koordinat cartesius kuadrat lingkaran : : : : : : : : : : : : logaritma luas matriks : : : ordinat parabola pencerminan persamaan persegi panjang pertidaksamaan : : : : : : suatu transformasi (gerakan) dari bentuk geometri dengan suatu cermin kalimat matematika yang memiliki simbol “sama dengan” di dalamnya suatu segi empat yang mempunyai empat sudut siku-siku suatu kalimat/pernyataan yang memiliki satu dari simbolsimbol: . suatu kalimat linear yang tidak mengandung tanda “sama dengan” ( ) pertidaksamaan linear : 188 188 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . . . yang bukan merupakan variabel suatu pasangan terurut dari bilangan-bilangan yang dipasangkan dengan suatu titik pada bidang koordinat sistem untuk menyatakan posisi suatu titik pada sebuah bidang grafik hasil kali sebuah bilangan dengan dirinya sendiri kumpulan titik-titik pada bidang datar yang mempunyai jarak sama dari titik tertentu (tetap) pada bidang tersebut.

rasio substitusi : : hasil bagi dari dua bilangan yang memiliki satuan sama dalam sistem dua persamaan dengan dua peubah. substitusi merupakan proses penyelesaian sebuah persamaan untuk mencari sebuah peubah dan mensubstitusikan hasilnya ke persamaan kedua untuk mendapatkan satu persamaan dalam satu peubah semua bilangan dalam sebuah barisan atau bagian polinomial yang terpisah dengan tanda atau garis putus-putus atau lipatan suatu bangun datar untuk menghasilkan tepat dua bagian yang sama garis bilangan horisontal pada grafik koordinat garis bilangan vertikal pada grafik koordinat suatu operasi pada bangun geometri pada setiap titik-titiknya sehingga bangun tersebut menjadi bangun yang baru suatu transformasi (gerakan) dari bentuk geometri dengan suatu pergeseran tanpa perputaran jumlah satuan kubik bagian dalam suatu bangun ruang suku sumbu simetri sumbu-x sumbu-y transformasi translasi volume : : : : : : : 189 Glosarium .

L. W. B. Singapura: Shinglee Nasution. Logika Matematika Elementer..PUSTAKA ACUAN Arsyad. L. 1995. Matematika Program Pemantapan Kemampuan Siswa.. Bogor: Yudhistira Wahyudin. dan Poyk. New Syllabus. Penuntun Belajar Matematika. Kuala Lumpur: Darul Fikir Sobel. J. Bogor: Regina Bostock.. Bandung: ITB Phillips. Bandung: Yrama Widya Simangunsong. dan Varberg. Olimpiade Matematika. Jakarta: Gematama Soka. W. D. W. cs.. Ensiklopedi Matematika dan Peradaban Manusia. 2001. 2002.. 2001. New York: Pearson Sembiring. 2004. 2002. cs. Matematika Plus. Jakarta: Erlangga Swee Hock . Kalkulus dan Geometri Analitik. Seribu Pena Matematika SMU. dan Chin Keong. 1999. Matematik Tingkatan 4. Bandung: Ganesha Exact Demana. Y. 2002. STP National Curriculum Mathematics 7A. E. 1990. M. 1986.. 2000. H. 2003. 2002. 2004. and Waits. E. Australia: John Wiley Purcell. Maths Quest for Victoria. F. 1995. 2002. O. Matematika. 2004. Jakarta: Erlangga . A. E. D. cs. Matematika. 2004. New York: Mc Graw-Hill Daiman.. Matematika. Jakarta: Balai Pustaka Neswan. A. M. Jakarta: Tarity Samudra Berlian 190 190 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . H. M. Bandung: Tarsito Tampomas. United Kingdom: Nelson Thornes Collins. M. Contextual Mathematics. 2001. College Algebra and Trigonometri. dan Setya Budhi. H. Teaching Mathematics. L. Jakarta: Literatur Aminulhayat. dan Maletsky. Mathematics Aplications and Connection. F. T. New York: Addison Wesley Keng Seng. S.

7.625 % S(t) 5t t2 15 Ayu ULANGAN BAB 4 9 . 7. 7. 8. 5. b. 1. 11. C 15. 12) ( 30. 4. 8. 2) ( 39. 15. B II. A 15. 10. 0.000. 12. 3. A 3. C D 9. 2. 1. B 10. C D A C 13. b. 5. B D C C 9. A D B 4. 6. A 14. 2. 1. a. 4. 1. D D D D 13. 4. 3. Rp275. 12. 5. 2. 4) ( 1. 4. C 14. C D 9. 2. Bernard 8 9 16 I. 6. 10. 12. 8. 6. 2. 4) (23. 6. 3. e. c. A 15. C D A D 9. 5. c. 2. C A B A 5. 3. D B C C 31 6 5. 10. 5. 4. 11. 5) (0. D 14. 14. 6. A C A D 9. 3. 1. C D a. d. 10 b. 7. 1. 1. 1. 10. f. B O x II. 0) 2 3 2 1 4 14 2 2 191 191 ULANGAN BAB 3 I. 1. 2. 2. 3. 2. 4. 4. 5. 7 Catatan Kunci Jawaban . 3.100 80 330 20 bulan II. 5. B A D 4.KUNCI JAWABAN ULANGAN BAB 1 I. 8 II. 3. B II. ULANGAN BAB 2 I. d. B D A A 13. 125 rad 20. D 10. 69. C 1. Tidak 300 bungkus permen A dan 200 bungkus permen B y 21 2 3 41 2 5 7 a. 11. A B D 7. 8. B C A 7. 240 ULANGAN BAB 5 I. 8.00 50 buah 150 hari ( 2.

9. 20. A 11. 192 192 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 10. e. 2. B C B A A II. b. e. 9. 5. 18. D C 10. 1. x x z m p q n r o x 6. 2. Bukti Bukti 2. c. 13. A B D a. c. 4. 10. E D A E D a. 5. x x e. 5 9 A D B D B 11. 8. 17. 1 2. 2. 7. 19. 13. 12. 20. 2 2 y 1 2 2 2 ULANGAN BAB 7 I. x = 1 atau x = 4 g.e. 1. b. 9. 17. 2. C D B C A 11. 3. b. 15. 7. c. 12. x 8 h. 1:2 1:3 1:4 2:1 3:2 Rotasi Rotasi Rotasi Rotasi Dilatasi Dilatasi 4. f. 4. d. 14. 8. 3. A C B B C 16. 4 4 1 2. 15. C B B B E 16. 5. 18. 3. 2 x 3 Bukti 2 3 4 0 atau 1 3 TUGAS AKHIR 1. a. 4. 1 2. ULANGAN BAB 6 I. 1. 8. 1. 14. E D D 7. B A A A C II. 19. A I. 5. f. 1 2. f. d. 3. x d. D D A D 6. 6.

121. 21 integral parsial: 5. 95. 174. 5. 91 G George Fredrich Gernhard Riemann: 15 I induksi matematika: 120. 28. 151 L Leibniz: 2 logaritma: 173. 134. 71. 114. 63 Indeks Catatan 193 . 116. 120. 174 bilangan rasional: 4. 146. 4. 121 deret geometri divergen: 117 deret geometri konvergen: 117 determinan: 69. 77 kongruen: 139 konstanta: 2–5. 74 kofaktor: 71. 148. 89. 71 C cara jajargenjang: 90 cermin: 138. 164 daerah hasil: 162. 139. 21–24. 164 aturan Cramer: 77 F faktor dilatasi: 151 faktor skala: 151 fungsi eksponen: 162–165. 139 D daerah asal: 162. 132. 71. 29. 138–142. 171 fungsi kuadrat: 13 fungsi logaritma: 162–164. 65. 74 kolom: 52–54. 165 bilangan real: 61.INDEKS A absis: 25 adjoint: 71. 13–16. 65. 71. 121. 177 fungsi naik: 162. 18 asimtot: 162. 171. 15 integral tertentu: 13–15. 173. 7–10. 21–26 E elemen matriks: 50. 72. 177 fungsi objektif: 41. 21 integral trigonometri: 5. 51. 43–45 fungsi turun: 164. 124 deret aritmetika: 110–112. 8 invers matriks: 69. 164 deret: 110–112. 17. 163 kurva: 14. 74 diagonal: 54 dilatasi: 151–153 K kaidah Sarrus: 69. 116. 162. 121 integral: 2. 6 integral tak tentu: 4. 138. 162. 72 barisan: 110–112. 72 antiturunan: 15. 152 bidang koordinat: 36 bilangan kuadrat: 121 bilangan pokok: 162–164. 171. 117. 117. 163 lingkaran: 26. 124 barisan aritmetika: 110–112 barisan geometri: 114–116 beda: 110–112 bayangan: 133. 177 luas: 13–15. 177 B baris: 52–54. 114–116. 62. 121 deret geometri: 114. 16 koordinat cartesius: 44. 7 integral substitusi: 4. 84.

121. 100. 116 refleksi: 138. 101 V vektor: 84–86. 171 program linear: 39. 86. 64. 98. 67. 101. 53. 141. 3. 65. 61. 85 pencerminan: 138–142 perkalian skalar: 94. 100. 74 P panjang vektor: 84. 72. 96. 37. 10 N nilai optimum: 41. 58. 167 pertidaksamaan eksponen: 165. 101 sudut rangkap: 9. 71. 45 metode uji titik pojok: 41–43 model matematika: 39. 74 matriks nol: 53 matriks persegi: 53. 41 proyeksi vektor: 100–102 R rasio: 115. 77 matriks baris: 53 matriks diagonal: 53 matriks identitas: 54 matriks kolom: 53 matriks minor: 71. 72. 154 S saling invers: 71 seismograf: 161 sistem pertidaksamaan linear: 36. 39 sistem persamaan linear: 76. 65. 69. 77 skalar: 94. 7 O ordinat: 29 ordo: 52. 44 notasi sigma: 14. 102 volume benda putar: 26–29 194 194 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 153 rotasi: 146–148. 102 vektor satuan: 85. 100. 139. 89–92. 74. 69 matriks skalar: 53 matriks segitiga atas: 54 matriks segitiga bawah: 54 metode garis selidik: 41. 123 T teorema dasar kalkulus: 15 transformasi geometri: 153 translasi: 132–134 transpos matriks: 54 turunan: 2. 61. 94–96. 41 persamaan eksponen: 165.M matriks: 52–55. 57. 44. 62. 76. 71. 97. 58. 54.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->