Matematika Aplikasi
Jilid 3
untuk

SMA dan MA Kelas XII
Program Studi Ilmu Alam

Pusat Perbukuan
Departemen Pendidikan Nasional

Daftar Isi

i

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-undang

Matematika Aplikasi
Jilid 3
Untuk SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam
Penulis Penelaah Editor : Pesta E. S. Cecep Anwar H. F. S. : Drs. Suwarkono, M.Sc : Adi Setiyawan Agus Tri Antoro Perancang Kulit : Henry Nur Patria Tata Letak Ilustrasi Ukuran Buku : Riefmanto Sri Sugiyarni : Andie Anakota : 20,5 x 28 cm

510.07 PES m

PESTA E.S Matematika aplikasi : untuk SMA dan MA kelas XII program studi ilmu alam/Pesta E>S, Cecep Anwar H. F .S ; editor Adi Setiyawan, Agus Tri Antoro. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008. x, 194 hlm. : ilus. ; 28 Cm. Bibliografi : hlm.190 Indeks ISBN 979-462-948-0 1. Matematika-Studi dan Pengajaran II. Cecep Anwar H. F. S I. Judul

Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2008 Diperbanyak oleh ... ii
ii Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

KATA SAMBUTAN
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2008, telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan Nasional. Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 34 Tahun 2008. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (down load), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.

Jakarta, Juli 2008 Kepala Pusat Perbukuan

Kata Sambutan

iii

buku ini juga didukung dengan tampilan tata letak yang baik. Dengan mengusung pendekatan induktif-dedukatif konstruktif. siswa juga dapat menemukan bagian pengayaan seperti Aktivitas di Kelas yang berisi kegiatan untuk dilakukan oleh siswa. Selain itu. Juli 2008 Penulis iv iv Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . dan berhasil di masa datang. keterampilan.KATA PENGANTAR Upaya menyeluruh dari pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan meliputi aspek-aspek pengetahuan. Sebagai buku siswa. Pengembangan aspekaspek tersebut dilakukan untuk meningkatkan dan mengembangkan kecakapan hidup (life-skills) melalui seperangkat kompetensi agar siswa dapat bertahan hidup. disain dan ilustrasi yang menarik dengan memperhatikan tingkat pemahaman siswa. Kebijakan pemerintah ini telah menyulut pemikiran penulis untuk ikut meningkatkan mutu pendidikan. Terbitnya buku ini diharapkan seperti matahari yang mampu menjadi energi dan penerang dalam pendidikan bangsa kita. Masing-masing diberi nama Asah Kompetensi dan Asah Kemampuan. kritik dan saran yang ada hubungannya dengan penyempurnaan buku ini sangat penulis harapkan untuk perbaikan pada edisi berikutnya. menyesuaikan diri. Bagian pelatihan ini dimaksudkan untuk mengukur penguasaan siswa terhadap konsep yang diberikan. konsep dalam buku ini mengakar ke dalam pemikiran siswa karena pengenalan konsep-konsep ini disajikan dengan memberikan masalah yang memiliki makna dalam kehidupan sehari-hari. sikap. dan Siapa Berani yang berisi soal-soal menantang khusus diberikan bagi siswa penggemar matematika. dan nilai-nilai. GameMath yang berisi pemainan matematika. Dalam buku ini. Jakarta. Upaya yang penulis lakukan adalah dengan menyusun perangkat buku pelajaran Matematika Aplikasi untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA). Kebermaknaan ini dapat dirasakan dari awal mempelajari setiap pelajaran dalam buku ini. Buku ini berbalur ungkapan santun dengan bahasa yang komunikatif sehingga mudah dipahami oleh siswa. Buku ini masih jauh dari sempurna. Sahabat Kita yang berisi informasi tentang tokoh matematika. buku ini dilengkapi dengan bagian pelatihan yang terdiri atas dua kelompok soal.

Info Math disisipkan sebagai informasi untuk membuka wawasan sehingga tidak buta terhadap informasi Matematika dan perkembangan teknologi.Pada setiap awal bab terdapat tujuan pembelajaran untuk mengetahui isi dan manfaat setelah mempelajari bab tersebut dan diberikan juga pengantar bab berupa uraian singkat dan gambar yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Apakah Keunggulan Buku Ini? v . Asah Kompetensi digunakan untuk mengukur kemampuan dalam menguasai materi yang telah dibahas. Catatan disajikan berupa informasi yang berguna untuk memperjelas konsep Matematika. Soal-soal ini khusus diberikan buat kamu yang gemar Matematika dan telah memahami materi. Daftar simbol merupakan kumpulan simbol atau rotasi beserta penjelasannya yang dilengkapi nomor halaman kemunculannya. Siapa Berani merupakan soal-soal yang menantang. Sahabat Kita merupakan informasi latar belakang matematikawan yang telah berjasa dengan menemukan berbagai macam teori yang sekarang ini digunakan dan dirasakan manfaatnya. Ada Aktivitas di Kelas yang merupakan kegiatan di mana kamu dapat mengembangkan keterampilan dalam merencanakan melaksanakan dan menyimpulkan aktivitas.

Ulangan Bab disajikan untuk mengukur kemampuan kamu dalam menguasai semua materi yang telah dibahas dalam bab tersebut. vi vi Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .GameMath berisi soal berupa permainan matematika. Glosarium disajikan untuk memahami istilahistilah penting yang disusun secara alfabetis beserta penjelasannya. Jawabannya dapat dicari dengan menggunakan logika sehingga dapat mengasah logika dan cara berpikir kritis. Rangkuman disajikan di akhir materi bab supaya kamu dapat dengan cepat mengingat kembali materi-materi yang telah dipelajari pada bab tersebut. Asah Kemampuan digunakan untuk menguji kamu dalam menyelesaikan soal-soal relatif lebih sulit yang berkaitan dengan materi yang telah dibahas. Indeks merupakan kumpulan istilah penting yang dilengkapi dengan nomor halaman kemunculan istilah dan disajikan secara alfabetis. Tugas Akhir digunakan untuk mengukur kemampuan kamu mengingat dan menguasai semua materi yang telah dipelajari selama dua semester.

.................................... Pengertian Integral .................................DAFTAR ISI Kata Sambutan .. INTEGRAL .................................................................................................................................................................................... C.......................................................................................................................................................... B.................................................. BAB 3 A... Model Matematika .............................................................................................................................................................................................................. Menentukan Volume Benda Putar ............................................... Integral Tak Tentu ........ Ulangan Bab 3 ................................................................................................... Kata Pengantar ........................ BAB 4 A............................................................................................................ Pengertian Vektor ................................................. B................................................................................................................................................................. Ulangan Bab 1 ......................................... MATRIKS ...................................... C........................................................................................................................................... Operasi pada Vektor ...................... B................... D........... Operasi Hitung pada Matriks ......... Pengertian Matriks .. Daftar Simbol ............................... 35 36 39 41 47 48 Rangkuman ................................................................................ Nilai Optimum Suatu Fungsi Objektif .................................................... Integral Tertentu ....................................................................... Apakah Keunggulan Buku Ini? .... 51 52 57 69 76 79 80 Rangkuman ............. D........................................................................ Determinan dan Invers Matriks ....... 1 2 4 13 21 26 31 33 Rangkuman .. Ulangan Bab 2 ............................ Menentukan Luas Daerah ........................... C....................................... E.............................................................................. VEKTOR .......................................................................................................................... B..................................................... iii iv v ix BAB 1 A................................................ Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel ........................................ BAB 2 A.................................................... Penerapan Matriks dalam Sistem Persamaan Linear .................................................................... 83 84 89 Daftar Isi vii ............................................................................................ PROGRAM LINEAR ................

............................................................................................................................ B................. Dilatasi ................................................................................................................................................................... Ulangan Bab 5 .................................. Notasi Sigma dan Induksi Matematika ............ Persamaan dan Pertidaksamaan Eksponen ........................ B... Glosarium ................................................................................................................... BAB 7 A......................................................................................................................... Komposisi Transformasi dengan Matriks ...................... D BARISAN............................................................................................ DAN NOTASI SIGMA ............................... Perkalian Skalar Dua Vektor dan Proyeksi Vektor ............................ Barisan dan Deret Aritmetika ........................................ Perbandingan Vektor ............. BAB 5 A............ C................................................................................................................................................................ C........................................................................................ 109 110 114 120 124 127 129 Rangkuman .................................................................................................................................................... Barisan dan Deret Geometri .................................................................................................. 98 100 104 107 Rangkuman ... DAN PERTIDAKSAMAAN EKSPONEN DAN LOGARITMA ..................................................................................................................................................................................................................................... BAB 6 A.............. B.......................... C.. Aplikasi Barisan dan Deret .................... Rotasi ............................... Tugas Akhir ............................................................................................. Indeks . Persamaan dan Pertidaksamaan Logaritma ................................................... E............ Kunci Jawaban ................... PERSAMAAN................................... Ulangan Bab 6 . Ulangan Bab 4 .... Translasi ............................................ FUNGSI.. viii viii Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ........................................................................................................................................ Grafik Fungsi Eksponen dan Fungsi Logaritma .................. 131 132 138 146 151 153 156 158 Rangkuman ...................................................... Refleksi ...................... 161 162 165 173 179 181 184 187 190 191 193 Rangkuman ................................................ D........... D.................. DERET................................................................ TRANSFORMASI GEOMETRI .................................................................................................. Pustaka Acuan .......C.......................................................... Ulangan Bab 7 ..........................................

mean Notasi sigma ∑ Daftar Isi Simbol ix . 89. ⋅ :. 110. 55. ÷ > < ≥ ≤ ≠ ± dy ( x ) dx xn f dx Arti Tanda penjumlahan. diambil. 36.DAFTAR SIMBOL Simbol + − = ×. 36. ditambah. 162 2 40 28. dikali dengan Tanda pembagian. 117 4 4 4 4 26 14. 137 98 36. a per b Tanda kurung Akar kuadrat dari n Halaman 2. 133. 116 2. 110. 57. 162 2. 69. 110. 151. 167 6. 116. 90. 67. 162 21. 67. 162 2. 120 a b ( ) f (x) f ′(x) f (x. selang tertutup a sampai b Rata-rata. 37 22. 132. minus Sama dengan Tanda perkalian. 162 4. y) Fungsi x Turunan pertama dari fungsi f(x) Fungsi objektif dari x dan y Nilai mutlak x Turunan fungsi y terhadap x Integral fungsi f(x) terhadap dx c [a. 110. b] x Konstanta Interval. 85. 133 2. 162 36. dibagi dengan Lebih besar dari Lebih kecil dari Lebih besar atau sama dengan Lebih kecil atau sama dengan Tidak sama dengan Kurang lebih. 36. 133. 89. 85. 36 71. 85. 116. 111. dikurang. 162 52. plus minus a dibagi b. 162 9. 151. plus Tanda pengurangan.

150 9 14 53 54 133 142 142 71 71 84 133 162 Halaman Ai × j At A′ A′′ A′′′ A A−1 T2 ο T1 log x Komposisi transformasi T1 dilanjutkan dengan T2 Logaritma dari x x x Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .Simbol Un Sn S∝ sin x cos x tan x sec x lim f ( x ) x a Arti Suku ke-n Jumlah n suku yang pertama Jumlah suku tak terhingga Sinus x Cosinus x Tangen x Secan x Limit x mendekati dari f(x) Matriks dengan i baris dan j kolom Transpos dari A Bayangan pertama dari A Bayangan kedua dari A Bayangan ketiga dari A Determinan A Invers dari A Vektor bawah dari A ke B 110 111 116 5. 146 5. 146 5.

baling-baling pesawat akan berputar dengan kecepatan tinggi.Integral B A B 1 A. C.com Pernahkah kalian melihat baling-baling pesawat? Bagaimanakah bentuknya? Ketika pesawat hendak mengudara. E. Bab 1 Integral 1 .wallpaperbase. Dapatkah kalian mengetahui luas lingkaran yang terbentuk dari perputaran baling-baling itu? Dengan menggunakan integral. Bagaimanakah bentuk baling-baling itu saat berputar? Saat baling-baling berputar. D. Pengertian Integral Integral Tak Tentu Integral Tertentu Menentukan Luas Daerah Menentukan Volume Benda Putar Sumber: www. kalian akan dapat mengetahuinya. kalian akan mengamati sebuah bentuk seperti lingkaran. B.

jika g3 (x) • g4(x) x2 maka g3(x) x5 . jika g4 (x) 2 x5 maka g4(x) g4 (x) dx 1 6 x 6 c 4. Pengertian Integral Di Kelas XI. Jadi. maka F(x) Pengintegralan fungsi f(x) terhadap x dinotasikan sebagai berikut. 2 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . didapat g4 (x) 6 Jadi. didapat g1 (x) 1. • g1(x) x. seorang matematikawan Jerman) f(x) fungsi integran F(x) fungsi integral umum yang bersifat F (x) f(x) c konstanta pengintegralan Sekarang. berarti menentukan antiturunan dari f (x). Jadi. 1 6 x . integral merupakan antiturunan (antidiferensial) atau operasi invers terhadap diferensial. turunan fungsi f(x) 3x3 c adalah f (x) 9x2. jika g1 (x) • g2(x) 1 maka g1(x) x. 3 • f1(x) 3x3 • f2(x) 3x3 7 3 1 • f3(x) 3x • f4(x) 3x3 10 • f5(x) 3x3 99 Perhatikan bahwa fungsi-fungsi tersebut memiliki bentuk umum f(x) 3x3 c. perhatikan turunan fungsi-fungsi berikut. coba tentukan turunan fungsi-fungsi berikut. 1 3 x . 1 2 x 2 c 2. Sekarang. bagaimana jika kalian harus menentukan fungsi f(x) dari f (x) yang diketahui? Menentukan fungsi f(x) dari f (x). didapat g3 (x) 3 Jadi. f(x) dx F(x) c dengan: notasi integral (yang diperkenalkan oleh Leibniz. Setiap fungsi ini memiliki turunan f (x) 9x2. jika g2 (x) • g3(x) x maka g2(x) x2. Untuk itu. dengan c suatu konstanta. kalian telah mempelajari konsep turunan. Jika F(x) adalah fungsi umum yang bersifat F (x) merupakan antiturunan atau integral dari f(x). g1 (x) dx x c 1. Sehingga. didapat g2 (x) 2 Jadi. f(x). g3 (x) dx 1 3 x 3 c 3.A. Pemahaman tentang konsep turunan ini dapat kalian gunakan untuk memahami konsep integral. g2 (x) dx 1 2 x .

tampak bahwa jika g‘(x) dapat dituliskan x n dx 1 n 1 xn 1 xn. f ’(x) (2 5)x2 (3 2)x3 6x2 6x 3 1 1 5x2 2x3 10 3x2 4x 5 c. Tentukanlah antiturunan x jika diketahui: a. 1 n 1 xn 1 c atau c. f ’(x) 4 3 1 3 x 3 1 2 1 2 x 2 1 0 x3 x2 x 2. f(x) Jawab: a. n 1 dengan c suatu Contoh 1. maka f(x) xn 1 c. Ini berarti.Dari uraian ini. f ’(x) c. 1 n 1 Jika f ‘(x) konstanta xn. f(x) 1 0 10x (2 3)x2 4 1 1 (1 4)x1 1 1 0 1 3 x 2 (1 2)x1 3 2 x 2 2 1 4 x 4 1 d. n Sebagai contoh. turunan fungsi f(x) 3x3 c adalah f (x) 9x2. g 2 (x) Jawab: a. g1 (x) b. g 3(x) 1 x3 3 1 1 x3 2x6 3 c. g3 (x) 3x4 x2 2x 4x 1 2 d. Uraian ini menggambarkan hubungan berikut. antiturunan dari f (x) 9x2 adalah f(x) 3x3 c atau dituliskan f ‘(x) dx 3x2 c. g 2(x) c. f(x) b. Tentukanlah turunan dari setiap fungsi berikut! a. g 1(x) b. g4 (x) 1 4 x 4 3 0 1 c x0 1 2 6 1 x6 1 1 2 7 x 7 c 3x c 3 5 x 5 2 2 x 2 3 5 x 5 x2 c 3 4 1 x4 2 1 1 x1 1 Bab 1 Integral 3 . f ’(x) b. f(x) 1 3 x 2 1 4 x 4 2x 1 3 x 3 1 2 x 2 d. maka g(x) 1.

b sedemikian hingga f(x). maka kf ( x ) dx k f ( x ) dx 4 4 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Integral Tak Tentu Pada bagian sebelumnya. karena Lambang integral yang menyatakan operasi antiturunan Fungsi integran. apabila terdapat fungsi F(x) yang dapat d(F( x )) didiferensialkan pada interval a . Pengertian tersebut dapat digunakan untuk membuktikan teorema. yaitu fungsi yang dicari antiturunannya Konstanta dapat kalian tuliskan x3 x 2 dx c 3 d x3 dx 3 c x2 Sehingga kalian dapat memandang integral tak tentu sebagai wakil keseluruhan keluarga fungsi (satu antiturunan untuk setiap nilai konstanta c). Secara matematis.teorema berikut yang akan membantu dalam pengerjaan hitung integral. kalian telah mengetahui bahwa integral merupakan antiturunan. 1. maka x n dx 1 n x n 1 1 c di mana Teorema 2 Jika f fungsi yang terintegralkan dan k suatu konstanta. Teorema 1 Jika n bilangan rasional dan n c adalah konstanta.d. ditulis f ( x ) dx F(x) c di mana dx f(x) c Sebagai contoh. g 4(x) 1 2 1 x 2 1 4 1 1 x 1 1 1 2 0 1x 0 1 c 1 3 x 3 1 3 x 3 4 2 x 2 2x2 1 1 x 2 1 x 2 c c B. Jadi. dx maka antiturunan dari f(x) adalah F(x) c.

maka ( f ( x ) g( x )) dx f ( x )dx g( x ) dx Teorema 4 Jika f dan g fungsi-fungsi yang terintegralkan. adalah konstanta dan r Teorema 6 Aturan integral parsial Jika u dan v fungsi-fungsi yang dapat didiferensialkan. maka u dv uv v du Teorema 7 Aturan integral trigonometri • • • cos x dx sin x dx sin x cos x c c 1 dx cos 2 x tan x c di mana c adalah konstanta Bab 1 Integral 5 . maka ( u( x )) u ( x ) dx c.Teorema 3 Jika f dan g fungsi-fungsi yang terintegralkan. di mana c r 1 1. maka ( f ( x ) g( x )) dx f ( x ) dx g( x ) dx Teorema 5 Aturan integral substitusi Jika u suatu fungsi yang dapat didiferensialkan dan r suatu bilangan 1 r ( u( x ))r 1 rasional tak nol.

dan 4) 2 x3 3 x2 1 3 2 x 2 7x 1 3 x1 1 c 7x c (Teorema 1) Jadi. . 3. d dx d dx f ( x ) dx f ( x ) dx g( x ) dx g( x ) dx d dx f ( x ) dx d dx g( x ) dx f x g x f ( x ) g( x ) Sehingga didapat: ( f ( x ) g( x )) dx f ( x ) dx g( x ) dx Contoh Hitunglah integral dari Jawab: (3x 2 3x 7) dx 3 x 2 dx 3 x dx 7 dx (3x 2 3x 7) dx! (Teorema 2. kalikan kedua ruas dengan 1 n 1 d n 1 x c 1 dx d xn 1 c dx n 1 1 1 xn xn n 1 1 xn 1 Sehingga x n dx c Pembuktian Teorema 3 dan 4 Untuk membuktikan Teorema 4. d n (x dx 1 n 1 c) (n 1 n 1)xn n . 6 6 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . (3x 2 3x 7) dx x3 3 2 x 2 7 x c. kalian dapat mendiferensialkan f ( x ) dx g( x ) dx yang terdapat pada ruas kanan seperti berikut. .Pembuktian Teorema 1 1 Untuk membuktikan Teorema 1. kalian dapat mendiferensialkan xn 1 c yang terdapat pada ruas kanan seperti berikut.

x 9 x 2 dx 2 c c u3 1u u 3 x2 1 9 x2 3 Bab 1 Integral 7 . x 4dx 1 2x2 Jawab: a. maka du 2x dx x dx x 9 x 2 dx 9 x2 1 1 2x du 2 dx 1 2 2 3 9 c x2 c 9 x2 c. 1. perhatikan contoh berikut ini. sin x dx x c. x 9 x 2 dx b. Untuk lebih jelasnya.Pembuktian Teorema 6 Di kelas XI. u(x) v(x) adalah d u x dx v x u x v x dx v x u x dx v x u x dx u x v x u x v x dx u x v x dx u x v x v x u x dx Karena v (x) dx dv dan u’(x) dx du Maka persamaan dapat ditulis u dv uv v du B. Contoh Hitunglah integral dari: a. kalian telah mengetahui turunan hasil kali dua fungsi f(x) d u( x )v( x ) u x v x v x u x dx Akan dibuktikan aturan integral parsial dengan rumus tersebut. Misalkan u 9 x2. Aturan ini digunakan untuk memecahkan masalah pengintegralan yang tidak dapat diselesaikan dengan rumus-rumus dasar yang sudah dipelajari. Caranya adalah dengan mengintegralkan kedua ruas persamaan seperti berikut. Aturan Integral Substitusi Aturan integral substitusi seperti yang tertulis di Teorema 5. u 2 du 2 2u 2 3 3 1 1 u 2 du 2 1 2 1 9 3 Jadi.

Misalkan u 1 2x2. Berikut ini akan dibuktikan aturan integral trigonometri menggunakan rumus tersebut. yaitu d (sin x) dx cos x. (1 x dx 2 x 2 )4 c 1 12(1 2 x 2 )3 c. Misalkan u du dx x x2 dx sin x dx x 1 1 2 1 x 2 2 x 2 x du . Pembuktian Teorema 7 Di Kelas XI. d (cos x) dx sin x. sehingga sin u x 2 x du 2 sin u du 2 cos u c 2 cos x c c. x 1 2x 2 4 dx x du u4 ( 4x ) 1 u 4 du 4 1 u 12 1 4 1 u 3 3 3 (Teorema 5) c c 3 Substitusi u x 1 2x 2 4 1 dx 2x2 ke persamaan 12u 1 u3 12 1 (1 12 c c 2x2 ) 1 (1 12 3 c 2x2 ) 3 Jadi. kalian telah mempelajari turunan fungsi trigonometri.1 b. dan d (tan x) dx sec2x. Caranya adalah dengan mengintegralkan kedua ruas seperti berikut. maka du dx 4x dx du 4x sehingga integral tersebut dapat ditulis sebagai berikut. • • • 8 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam d (sin x) dx d Dari (cos x) dx d Dari (tan x) dx Dari cos x diperoleh cos x dx sin x diperoleh sin x dx sec2x diperoleh sin x cos x tan x c c c sec 2 x 8 .

dan x 2 a 2 dapat dilakukan dengan menggunakan subtisusi dengan x a sin t. Hitunglah setiap integral berikut! a. (ii) a2 x2 a sec t . b.B. a2 x 2 . 2. sin (3x 1) cos (3x 1) dx x2 9 x2 dx Jawab: a. x a sec t. Integral dengan Bentuk a2 x 2 . yaitu Bab 1 Integral 9 . Sehingga diperoleh bentuk-bentuk seperti ini. a 2 x 2 . x a tan t .1 Segitiga siku-siku untuk integral substitusi trigonometri: (i) a2 x2 a cos t . terlebih dahulu kalian harus mengubah sin (3x 1) cos (3x 1) ke dalam rumus trigonometri sudut rangkap. a2 x2 a2 2 a 2 sin 2 t 2 a2 1 sin 2 t Ingat cos (ax 1 sin a b) dx b) b) b) c c c b) dx (ax b) dx a cos t a cos t 2 (ax a 2 x 2 sin (ax a 2 a tan t a sec t a2 2 a 2 1 tan t 2 a 2 sec 2 t sec (ax 1 tan a 1 cos a 2 (ax x2 a2 a 2 sec 2 t a 2 sec 2 t 1 a2 tan 2 t a tan t x a t x x2 t a2 x 2 a 2 x t a2 (i) x2 a (ii) a (iii) Gambar 1. dan x 2 a2 Pengintegralan bentuk-bentuk a 2 x 2 . Untuk mengerjakan integral ini. (iii) x2 a2 a tan t Contoh 1.

perhatikan segitiga berikut ini! Dari segitiga di samping. Misalkan. Sekarang. 2 1 sin (6x 2 sin (6x 2) dx 2) dx 2) c c Dengan rumus ini.sin cos 1 sin 2 . rumus kosinus sudut rangkap cos 2t 1 2 sin2 t 1 (1 cos 2t ) dt 2 dx 9 2 (1 cos 2t ) dt 9 t 2 1 sin 2t 2 c 9 9 t sin 2t 2 4 c c 9 x2 3 c 9 9 t sin t cos t 2 2 9 x sin 1 2 3 9 sin 2 1 9 x 2 3 c x 3 x 9 x2 2 1 Jadi. kalian mendapatkan: sin (3x 1) cos (3x 1) dx 1 2 1 2 1 cos (6 x 12 1 cos (6 x 6 2) Jadi. maka sin t 3 cos t dt. sin 3x 1 cos 3x 1 dx 1 cos 6 x 12 x dan dx 3 2 c b. x2 9 x 2 dx 9 sin 2 x 3 x 9 2 x2 c 10 10 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . cos t 9 x2 9 x2 3 x 3 3 cos t dx (3 sin t ) 3 cos t 2 t 3 cos t dt 9 x 2 x2 9 x2 Ingat a Integral bentuk: • • • a2 x 2 diubah menjadi x a sin t a2 x 2 diubah menjadi x a tan t x2 a 2 diubah menjadi x a sec t x2 9 x 2 9 sin 2 t Ingat. x 3 sin t.

2) dan memiliki gradien garis singgung x 3. 12). g(x) x2 3x c g(2) 22 3 2 c 1 4 6 c 1 2 c c 1 2 c 3 Jadi. Tentukanlah persamaan kurva yang melalui titik (1. tentukanlah g(x). Tentukan persamaan kurva yang melalui titik ( 2. 6x (6 x 15 15) dx y f(x) 3x2 15x c 3x 2 15x c Karena kurva melalui titik ( 2. 3. g '( x ) dx (2 x 3) dx x2 3x c Karena g(2) 1. Bab 1 Integral 11 . g(x) x2 3x 3 3. 2x 3 dx (4 x 2 3x 5) dx 1 c. Jika g’(x) dy dx 4x 5 dan g(3) 6. maka c dapat ditentukan sebagai berikut. Hitunglah setiap integral berikut! 2. maka: f( 2) 3( 2)2 15( 2) c 12 3 4 30 c 12 12 30 c 12 42 c c 12 42 c 30 Jadi. Jika g’(x) Jawab: g(x) 2x 3 dan g(2) 1. persamaan kurva tersebut adalah f(x) 3x2 15x 30. 12) dan memiliki persamaan gradien garis singgung Jawab: dy dx dy dx 6 x 15 . b. 1 ( x4 4 (5x 3 2x3 10x 2 3) dx 3x 1 ) dx 4 1. d. tentukanlah g(x).2. Asah Kompetensi a.

1
Waktu : 90 menit a. b. c. d. e. f. g. h.
x dx (5x 4
(18x 8
2 3

ASAH KEMAMPUAN

1. Tentukanlah integral berikut! i.
) dx
25x 4 3x 2 ) dx

( x x

4)3

Bobot soal: 30
dx
2

j. k. l. m. n. o.

1 1 1 2 x x

dx

1 x 1 x
3

dx

4x 6
( 4 x5

3x 5 8 dx x5 3 ) dx x4
x ) dx

( x 2) x 2
x 4x 1 x2 1 x

4x 1 dx
dx dx

(x3

3x 2 dx x2 (x3 5)9 dx

( 2 x 4)dx

2. Tentukanlah setiap integral berikut! a. b. c. d. e.
(sin x cos x ) dx (x 2 2 sin x ) dx

Bobot soal: 30
sin x cos 6 x
4

f. g. h. i. j.

cos 8x sin 8x

dx

(8 sin 9 x cos 3x 6 sin 9 x sin 3x ) dx (sin 5 x 2 )( x cos x 2 ) dx (x 2 1)3 x sin 3 ( x 2 1)4 cos( x 2 1)4 dx

sin x cos 2 x dx (3 sin x 4 cos x ) dx sin 5x sin 4 x dx

(2 x 1)sin 3x dx

3. Tentukanlah fungsi g(t), jika diketahui: a. g‘(t) 7 dan g(0) 0 b. g‘(t) 3t2 8t 1 dan g(2) 5 c. g‘(t) 6t2 4t 1 dan g(1) 5 d. g‘(t) e. g‘(t) f. g‘(t) t
1 1 4 2 dan g(2) 2 t 1 1 dan g(4) 3 t 3 t 1 dan g(3) 18 t 1 1 1 2t 1 dan g( ) 2 3 t dan g(4) 19

Bobot soal: 20

g. g‘(t) h. g‘(t)
12

UMPTN 1994

12
Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

4. Tentukanlah persamaan kurva yang melalui titik (2, 8) dan memiliki persamaan gradien garis singgung
dy dx

Bobot soal: 10

2 x

1 . x2
Bobot soal: 10

5. Tentukanlah persamaan kurva yang melalui titik (1, 2) dan gradien garis singgung pada sebarang titiknya adalah setengah koordinat-y.

C. Integral Tertentu
C. 1. Memahami Luas Sebagai Limit Suatu Jumlah
Sebelumnya kalian telah mempelajari grafik fungsi kuadrat. Daerah grafik fungsi kuadrat berupa garis lengkung. Berapakah luas daerah yang batas-batasnya berupa garis lengkung ini? Untuk mengetahui, lakukanlah aktivitas berikut.

A
3. 4. 5.

ktivitas di

K

elas
9 x2 pada interval 0, 3 .
3 , memakai titikn

1. Gambarlah grafik fungsi kuadrat, misalnya f(x)

2. Bagi selang menjadi n selang bagian yang lebarnya masing-masing x

6.

titik x0 0 x1 x2 … xn 1 xn 3. Buat persegi panjang-persegi panjang yang alasnya x dan tingginya f(xi). Tentukan pula luas setiap persegi panjang tersebut! Jumlahkan luas setiap persegi panjang tersebut! Dengan memilih x sekecil-kecilnya hingga mendekati nol, hitunglah limit jumlah dari hasil pada langkah 4. Hasil yang kalian dapatkan menunjukkan luas daerah yang dibatasi kurva f(x) 9 x2, sumbu-x, garis x 0, dan x 3. Buatlah kesimpulannya dan diskusikan kesimpulan tersebut dengan teman-temanmu!
y 9 f(x) 9 x2

Dari Aktivitas ini, kalian memperoleh daerah yang akan ditentukan luasnya. Setelah membagi interval 0, 3 menjadi n selang bagian yang lebarnya masing-masing x x0 x1 x2 x3 0 x 2 x 3 x
3 n 6 n 9 n 3i n 3 , kalian memperoleh: n

x x0 O x1 x3 3

x

xi

i x

Gambar 1.2 Daerah yang dibagi menjadi n selang bagian 13

Bab 1 Integral

Luas setiap persegi panjang pada gambar tersebut adalah:
f (xi ) x f 3i n 3 n 9 3i n
2

3 n

27 n

27 2 i n3

Luas seluruh persegi panjang adalah sebagai berikut. L f(x1) x
27 n

f(x2) x
27 12 n3

...
27 n

f(xn) x
27 2 2 n3 27 n

……(*)
27 n2 n3

n. 27 n
27

n

3

12

22

...

n2
27 9 2 2 3 n 1 n2 18 9 2 3 n 1 n2

27 n n 1 2 n 1 6 n3

Dengan memilih x 0 maka n , sehingga akan diperoleh luas daerah yang dibatasi kurva f(x) 9 x2, sumbu-x, garis x 0, dan x 3 sebagai berikut. L(R)
lim 18
n

9 3 2 n

1 n2

18

Sekarang, perhatikan kembali persamaan berikut. L(Rn) f(x1) x f(x2) x … f(xn) x Dengan menggunakan notasi sigma, kalian dapat menuliskan persamaan tersebut sebagai berikut.
L(Rn )
n i 1

f ( xi ) x

Jika x

0, maka akan diperoleh
L(Rn ) lim
x n i 1 0

f ( xi ) x

Dengan mengambil batas daerah x1 a dan x2 b, maka bentuk di atas merupakan suatu bentuk integral tertentu yang dituliskan sebagai L
3
b

f ( x ) dx
a

Sehingga diperoleh
0

(9 x 2 ) dx

9x

1 3 x 3

3

27 9
0

18.
b

Jika fungsi f terdefinisi pada interval [a, b], maka

f ( x ) dx adalah integral

a

tertentu terhadap fungsi f dari a ke b. Pengintegralannya dituliskan sebagai berikut.
b

f ( x ) dx

f x

b a

F b

F a

dengan: f(x) fungsi integran a batas bawah b batas atas

a

14

14
Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

Sehingga kalian harus dapat membedakan bahwa integral tertentu

b

f ( x ) dx
a

adalah bilangan, sedangkan integral tak tentu yang dibahas sebelumnya adalah fungsi.

Asah Kompetensi
1

2
4. 5. 6.
2 0 3

Gambarlah daerah dari integral tertentu berikut. Kemudian, hitunglah integral tersebut! 1.
0 1

5x dx ( x 1) dx
2 3

sin x dx x dx

2. 3.

3

x 2 dx

cos 2 x dx
0

0

Sahabat Kita
Siapakah orang yang pertama kali menemukan integral tertentu? Dia adalah George Friedrich Bernhard Riemann, seorang Matematikawan asal Jerman yang lahir pada tahun 1826. Riemann menjelaskan integral tertentu dengan menggunakan luas daerah yang dihitungnya menggunakan poligon dalam dan poligon luar. Untuk mengenang jasanya, integral tertentu tersebut dinamakan integral Riemann. Riemann meninggal pada tahun 1866.
Sumber: Calculus and Geometry Analitic

Sumber: http://www-groups.dcs.stand.ac.uk

Gambar 1.3 Riemann

C. 2. Teorema Dasar Kalkulus
Berdasarkan definisi integral tertentu, maka dapat diturunkan suatu teorema yang disebut dengan Teorema Dasar Kalkulus.

Jika f kontinu pada interval a, b dan andaikan F sembarang antiturunan dari f pada interval tersebut, maka
b

f ( x ) dx
a

F(b)

F(a).

Dalam pengerjaan hitung integral tertentu ini akan lebih mudah jika kalian menggunakan teorema-teorema berikut.

Bab 1 Integral

15

Teorema 1
Kelinearan Jika f dan g terintegralkan pada interval [a, b] dan k suatu konstanta, maka
b

b

a.
a

kf ( x ) dx
b

k f ( x ) dx
a
b

b

b.
b

( f ( x ) g( x )) dx
a a b

f ( x ) dx
a b

g( x ) dx

c.
a

( f ( x ) g( x )) dx
a

f ( x ) dx
a

g( x ) dx

Teorema 2
Perubahan batas Jika f terintegralkan pada interval [a, b] maka: a.
a

f ( x ) dx
a

0

b.

a

f ( x ) dx
b

b

f (x) dx
a

Teorema 3
Teorema penambahan interval Jika f terintegralkan pada suatu interval yang memuat tiga titik a, b, dan c, maka
c b c

f ( x ) dx
a a

f ( x ) dx
b

f ( x ) dx

Teorema 4
Kesimetrian
a a

a. Jika f fungsi genap, maka
a a

f ( x ) dx f ( x ) dx
a

2 f ( x ) dx
0

b. Jika f fungsi ganjil, maka

0

16

16
Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

Akan dibuktikan teorema 1a dan 1c, teorema 2b, dan teorema 3.
Pembuktian Teorema 1a

1a. Jika F(x) sembarang antiturunan dari f(x), maka
b

kf ( x ) dx
a

kF( x )

b a

kF(b) k(F(b)
b

kF(a) F(a))

k f ( x ) dx
a

Jadi,

b

b

kf ( x ) dx
a

k f ( x ) dx
a

Pembuktian Teorema 1b dan 1c

1b. Jika F(x) dan G(x) masing-masing sembarang antiturunan dari f(x) dan g(x), maka
b

( f ( x ) g( x )) dx
a

F( x )
(F(b) (F(b)
b

G( x )
G(b)) F(a))
b

b a

(F(a) (G(b)

G(a)) G(a))

f ( x ) dx
a b b a

g( x ) dx
b

Jadi,
a

( f ( x ) g( x )) dx
a

f ( x ) dx
a

g( x ) dx .

Pembuktian Teorema 2b 1

2b. Jika F(x) sembarang antiturunan dari f(x), maka
b

f ( x ) dx
a

F x
F(b) (F(a)
a

b a

F(a) F(b))

f ( x ) dx
b b a

Jadi,
a

f (x) dx
b

f ( x) dx .

Bab 1 Integral

17

Pembuktian Teorema 3 1

Jika F(x) sembarang antiturunan dari f(x), maka
c

f ( x) dx [ F ( x)]c a
a

F(c) (F(c)
c

F(a) F(b))
b

(F(b)

F(a))

f ( x ) dx
b c c a

f ( x ) dx
b b c

Jadi,

f ( x ) dx
a b

f ( x ) dx
a

f ( x ) dx
a

f ( x ) dx
b

f ( x ) dx .

Contoh
1. Hitunglah Jawab:
6

6

(sin 3x cos x ) dx .

0

sin 3x cos x dx

6

sin 3x dx
1 cos 3x 3

6

cos x dx (Teorema 1b)

0

0

0

6 0

sin x

6 0

1 cos 3 2
1 3 1

cos 0
1 2

sin

6

sin 0

5 6

Jadi,

6 0

(sin 3x cos x ) dx
1

5 . 6

2. Tentukan Jawab:

x 2 dx .

1

Oleh karena untuk f(x) x2, berlaku f( x) f(x), maka f(x) merupakan fungsi genap. Dengan menggunakan Teorema 4, akan diperoleh:
1

x2

x 2 dx

2 x 2 dx
0

1

1

2

1 3 x 3

1

0

18

18
Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

(4 x 3 cos x ) dx x 5 dx 0 100 2 (cos x 100 d. c. Tentukanlah integral tertentu berikut ini! a. cos(3x 0 3 ) dx 4 Bab 1 Integral 19 . 2 (2 x 0 1)3 dx h. 6 1. f. jika 0 x 1 . 3 f ( x ) dx jika fungsi f didefinisikan sebagai 0 3. Asah Kompetensi 5 3 e.2 3 (1 3 0 3) 2 3 1 Jadi. g. 1 x 2 dx 4 2 . Tentukanlah f(x) Jawab: 4 2 x 2. 1 2x dx 2 1 0 5 0 x2 x 3x 2 7x 6 1 5x sin x ) dx b. 0 f ( x ) dx 8. jika x 2 2 4 f ( x ) dx 0 0 2 f ( x ) dx 2 f ( x ) dx 4 (Teorema 3) ( x 2) dx 0 2 2 1 dx 1 2 4 x 2x x 2 2 0 1 2 1 ( 2 2 2) ( 0 2 2 2 2 0) 4 2 2 8 4 4 2 Jadi.

0 (2 x 1) x x 2 dx 1 cos x dx 2 3 d. (2 g( x ) 3 f ( x )) dx 0 0 ( f ( x ) g( x )) dx 0 1 (2 f ( x ) 3x 2 ) dx 1 c. 1 4 tan 4 x dx 0 2.5 2. 3x 2 x 3 1 dx 1 1 b. e. 1 1 3 f ( x ) dx 0 1 d. hitunglah integral-integral Bobot soal: 10 berikut! a. f x 9 5x Waktu : 60 menit 1. 1 4 (x 3 x 3 ) dx f. Dari fungsi f(x) berikut. 4 (sin 3 2 x cos 2 x ) dx 0 c. b. jika 0 x . jika 0 . 2 2 8 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 80 0 4t 6t 2 dt 1 4 e. jika 4 10 x x 2 . Jika f ( x ) dx 0 4 dan g( x ) dx 0 2 . Tentukanlah integral tertentu berikut! a. 1 1 dt (t 2)2 1 h. f x 4 x 2 . f x x 6 4 2 2. jika 2 x x 2 5 b. g. (3 f ( x ) 2 g( x ) 2) dx 0 20 20 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . hitunglah 0 f ( x ) dx a. jika 3 x . jika x x 3 3 c.

sumbu-x. 1.3. yang kemudian dapat dinyatakan sebagai integral tertentu. akan dikembangkan pemahaman untuk menentukan luas daerah yang dibatasi oleh beberapa kurva. maka luas daerah R adalah sebagai berikut. Menentukan Luas Daerah D. garis x a. Pada subbab ini. Diketahui f merupakan fungsi ganjil dan g merupakan fungsi genap 1 1 Bobot soal: 10 dengan 0 f ( x ) dx 0 g( x ) dx 3 .4 Luas daerah di atas sumbu-x Bab 1 Integral 21 . 1 f ( x ) dx 1 1 g( x ) dx 1 1 c. b. Misalkan R daerah yang dibatasi oleh kurva y f(x). Tentukanlah integral-integral berikut! a. 1 f ( x ) dx D. b]. Menentukan Luas Daerah di Atas Sumbu-x Pada subbab c kalian telah mengetahui bahwa luas merupakan limit suatu jumlah. L(R) b f ( x )dx a y y = f(x) R L(R) O a b x Gambar 1. dengan f(x) 0 pada [a. dan garis x b.

garis x 0. dan garis x b.Contoh Tentukanlah luas daerah yang dibatasi oleh kurva f(x) 4 x2. Luas daerah R adalah: 1 y 4 x=1 R f(x) = 4 2 x2 1 L(R) 0 (4 x ) dx 4x 1 3 x 3 1 2 O 1 2 x 0 (4 1 3 2 3 1 3 1 3 0) Jadi. luas daerah R adalah 3 2 satuan luas. 2. b]. dan x 1. sumbu-x. 3 D.1. dengan f(x) 0 pada [a. seperti yang telah dibahas di subbab D. Menentukan Luas Daerah di Bawah Sumbu-x Misalnya S daerah yang dibatasi oleh kurva y f(x). sumbu-x. garis x a. maka luas daerah S adalah b L(S) a f ( x ) dx y a O b x S y = f(x) Gambar 1.5 Luas daerah di bawah sumbu x 22 22 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Jawab: Daerah tersebut adalah daerah R.

Contoh Tentukanlah luas daerah yang dibatasi oleh garis y sumbu-x. dengan f(x) 0 pada [a. maka luas daerah T adalah b c L(T) a f ( x ) dx b f ( x ) dx Rumus ini didapat dengan membagi daerah T menjadi T1 dan T2 masingmasing pada interval [a. y y b c f(x) x T1 a O T2 Gambar 1. b] dan f(x) 0 pada [b. sumbu-x. dan sumbu-y. Menentukan Luas Daerah yang Terletak Dibatasi Kurva y f(x) dan sumbu-x Misalkan T daerah yang dibatasi oleh kurva y f(x). y= 4x 1 S 2 3 4 5 6 7 8 1 2 x O 1 2 3 Daerah tersebut adalah daerah S. 3. dan garis x c. y x=4 1 x 4 2. garis x a. c].6 Luas daerah yang dibatasi kurva y = f(x) dan sumbu-x 23 Bab 1 Integral . c]. Luas Daerah S adalah L(S) 4 0 1 x 2 dx 4 4 1 2 x 8 2x 0 1 (( 4 2 2 4) 0) 8 (2 8) 6 Jadi. luas daerah yang diarsir adalah 6 satuan. Kalian dapat menentukan luas T1 sebagai luas darah yang terletak di atas sumbu-x dan luas T2 sebagai luas daerah yang terletak di bawah sumbu-x. D. garis x Jawab: 1 3 2 1 4. b] dan [b.

y 1 f(x) sin x dx 0 sin x dx 1 2 A1 2 x cos x 2 cos x 0 (cos 2 cos ) (cos (1 ( 1)) ( 1 1) 2 2 4 cos 0) O 1 2 1 2 3 2 A2 Jadi. Menentukan Luas Daerah yang Terletak di Antara Dua Kurva Luas daerah U pada gambar di bawah adalah L(U) Luas ABEF Luas ABCD F U D A a E y1 C y 2 B b f(x) g(x) Gambar 1. dan y 0 sehingga b g(x). luas daerah U adalah b b b L(U) a f ( x ) dx a g( x ) dx a ( f ( x ) g( x )) dx 24 24 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . dan sumbu-x. x a. Luas ABEF g( x ) dx a Dengan demikian. 0 x 2 . x b.Contoh Tentukanlah luas daerah yang dibatasi oleh kurva y y 0 x 2 . luas daerah tersebut adalah 4 satuan luas.7 Luas daerah yang terletak di antara dua kurva ABEF adalah daerah yang dibatasi oleh kurva y1 y 0 sehingga b f ( x ) dx Luas ABEF a f(x). Jawab: Luas daerah yang dibatasi oleh kurva y f(x) sin x. x a. 4. dan Adapun ABCD adalah daerah yang dibatasi oleh kurva y2 x b. dan sumbux adalah: L L(A1) L(A2) 2 f(x) sin x. –1 D.

j(x) x2 3x 4 dan sumbu garis y 4 f. Kemudian. dan sumbu simetri parabola d. luas daerah U adalah sebagai berikut. tentukan luas daerah tersebut! a.Contoh Tentukanlah luas daerah yang dibatasi oleh kurva f(x) 4 x2. Tentukanlah batas-batas pengintegralan. f(x) 3x2 x3 dan sumbu-x. Waktu : 60 menit 1. dan di atas garis y 1. g(x) 2x. yaitu absis titik potong antara kurva y f(x) 4 x2 dan garis y 1 di kuadran I. 3 L(U) 0 (4 x 2 3 1) dx (3 x 2 ) dx 1 3 x 3 3 3 3 0 3x 3 3 0 1 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 2 3 Jadi. garis x 0. b. Jawab: Luas daerah yang dimaksud adalah luas daerah U. pengintegralannya adalah x 0 sampai x Dengan demikian. Gambarlah daerah yang dibatasi oleh kurva-kurva berikut. i(x) x. x2 Substitusi y 1 ke persamaan y 4 sehingga didapat: 4 x2 1 x2 3 x1 3 atau x2 3 1 O 2 x y 4 f(x) U U y 1 4 x2 Oleh karena daerah U ada di kuadran I. maka batas-batas 3. luas daerah U adalah 2 3 satuan luas. h(x) x2 3x. g(x) 1 x3. k(x) sin x dan g(x) cos x. untuk 0 x 2 Bobot soal: 60 3 ASAH KEMAMPUAN contoh Bab 1 Integral 25 . sumbu-x. sumbu-x. dan x 5 e. dan garis x 2 c. x 0.

26 . b) dengan a dan b bilangan real positif merupakan dua titik pada parabola f(x) 1 x2. Dengan jumlah yang kalian dapatkan V menjadi V b a n t 1 A( xi ) xi . Misalnya. Bagi selang [a. luas bidang tegak lurus pada sumbu-x. oleh karena alas benda putar ini berupa lingkaran. ditulis V A. Melalui titik-titik ini. Suatu daerah yang dibatasi oleh kurva f(x) x2 2x 8 dan sumbu-x dibagi menjadi dua bagian oleh sumbu-y. b) dan ( a. 0) membentuk trapesium. volume dinyatakan sebagai luas alas dikali tinggi. Tentukan perbandingan luas bagian masing-masing! 3. xn b. 0) dan ( 1. sehingga diperoleh pemotongan benda menjadi lempengan yang tipis-tipis. kemudian akan A ( x ) dx . maka A(x) r2 jari-jari yang dimaksud merupakan sebuah fungsi dalam xi misalnya f(x). Olimpiade Matematika SMU. perhatikan sebuah benda yang bersifat bahwa penampangpenampang tegak lurusnya pada suatu garis tertentu memiliki luas tertentu.. Jika kedua titik tersebut dengan titik (1. 1. Menentukan Volume Benda Putar E. yaitu Vi A( x ) xi dengan xi 1 xi xi . A(x) adalah luas alas benda putar. 2000 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Titik (a. Tentukan luas persegi panjang terbesar yang dapat dibuat dalam daerah yang dibatasi kurva y x2 dan garis y 4. tentukanlah luas terbesar trapesium tersebut! Sumber : Olimpiade Matematika SMU. Menentukan Volume Benda Putar yang Diputar Mengelilingi Sumbu-x Secara umum. 2000 E. Volume suatu lempengan ini dapat dianggap sebagai volume tabung. Secara matematis.. garis tersebut adalah sumbu-x dan andaikan luas penampang di x adalah A(x) dengan a x b. b] dengan titik-titik bagi a x0 x1 x2 .h Kemudian. Dengan demikian volume benda putar dapat dinyatakan sebagai V 26 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam b a f (x) 2 dx .2.

sumbu-y Jawab: a. garis x a. sumbu-x b. Menentukan Volume Benda Putar yang Diputar Mengelilingi Sumbu-y Misalkan S daerah yang dibatasi oleh grafik fungsi x f(y). Untuk menentukan volume benda putar yang terjadi jika daerah R diputar mengelilingi sumbu-y.8 Volume benda putar yang mengelilingi sumbu-x y V ( f ( y ))2 dy y b f(x) a Contoh Tentukanlah volume benda putar. y 4 x2 x2 4 y Volume benda putar tersebut adalah 27 Bab 1 Integral .9 Volume benda putar yang mengelilingi sumbu-y V (4 x 2 )2 dx (16 8x 2 16 x 8 3 x 3 x 4 ) dx 1 5 x 5 8 3 23 2 0 0 0 16 2 1 5 25 0 32 256 15 64 3 32 5 Jadi. Volumenya adalah: 2 2 a y f(x) = 4 x2 O x R 2 1 O 1 2 x Gambar 1. dengan a b. sumbu-y. b. sumbu-x. kalian harus nyatakan persamaan kurva y f(x) 4 x2 menjadi persamaan x2 dalam variabel y. maka volume benda putar yang diperoleh dengan memutar daerah R mengelilingi sumbu-x adalah y y f(x) V b a ( f ( x ))2 dx O a R b x E. sumbu-x. maka volume benda putar yang diperoleh dengan memutar daerah S mengelilingi sumbu-y adalah V. 2. garis x a. jika daerah yang dibatasi oleh grafik f(x) 4 x2. dengan a b.Misalkan R daerah yang dibatasi oleh grafik fungsi f(x). dan sumbu-y diputar 360° terhadap: a. garis x b. garis x b. volume benda putar yang terjadi jika daerah R diputar mengelilingi sumbu-x adalah 256 15 satuan volume. b Gambar 1.

E. volume benda putar yang terjadi jika daerah R diputar mengelilingi sumbu-y adalah 8 satuan volume. 3. maka volume nya adalah 2 V 0 (( 1)2 ( x 2)2 )) dx 28 28 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . maka volume benda putar yang diperoleh adalah sebagai berikut.1. b V(T) a f (x) 2 g( x ) dx 2 y y T f(x) y g(x) O a b x Gambar 1. dan y 1 diputar 360° mengelilingi sumbu-x Jawab: Karena daerah yang dimaksud ada di bawah sumbu-x. b] diputar mengelilingi sumbu-x seperti yang telah dijelaskan di subbab E. jika daerah yang dibatasi oleh grafik f(x) x 2.10 Volume benda putar yang dibatasi kurva f(x) dan g(x) jika diputar mengelilingi sumbu-x Contoh Tentukanlah volume benda putar. Menentukan Volume Benda Putar yang Dibatasi Kurva f(x) dan g(x) jika Diputar Mengelilingi Sumbu-x g x Daerah yang dibatasi oleh kurva f(x) dan g(x) dengan f x pada interval [a.4 V (4 y ) dy 0 4y 1 2 y 2 1 2 4 0 4 4 42 0 (16 8) 8 Jadi. sumbu-y. garis x 2.

29 Bab 1 Integral . maka volume benda putar yang diperoleh adalah sebagai berikut. b V(U) a (( f ( y ))2 g( y ) dy 2 Contoh Tentukanlah volume benda putar. 1 x 4 Substitusi x 4 ke persamaan y 2 sehingga diperoleh. tentukan batas-batas pengintegralan. dan garis x 4 diputar 360° Volume benda putar yang dibatasi kurva f(y) dan g(y) jika diputar mengelilingi sumbu-y 2 x Untuk menentukan volume benda putar tersebut. garis x 0.1.4. volume benda putar yang terjadi jika daerah S diputar 1 mengelilingi sumbu-x adalah 4 6 satuan volume. y x 4 f(x) 8 1 x 4 1 x 4 2. sumbu-x. Seperti yang telah dijelaskan di subbab E. b] diputar mengelilingi sumbu-y. Menentukan Volume Benda Putar yang Dibatasi Kurva f(y) dan g(y) jika Diputar Mengelilingi Sumbu-y y b U a x f(y) x x g(y) Jika daerah yang dibatasi oleh kurva f(y) dan g(y) dengan f ( y ) g( y ) pada interval [a. yaitu ordinat titik potong antara kurva y f(x) 1 x 4 2 dan garis x 4.11 mengelilingi sumbu-y. E.2 y 1 0 (x 2 4x 4) dx f (x) x 2 2 1 3 x 3 8 3 8 2x2 3x 0 O 6 0 2 S 2 y x 1 2 3 x 2 Jadi. jika daerah yang dibatasi oleh grafik f(x) Jawab: 1 3 2 1 O 1 2 3 1 2 3 4 U 5 6 7 O Gambar 1.

garis x sin x pada interval y2 0. x2 30 ASAH KEMAMPUAN Gambarlah daerah yang dibatasi oleh kurva-kurva berikut ini. dan sumbu-y 30 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .y f(x) 1 4 4 2 1 Jadi. tentukan volume benda putar yang terjadi jika daerah tersebut diputar 360° mengelilingi sumbu-x dan volume jika diputar 360° mengelilingi sumbu-y. 3 2 6 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 dan sumbu-x 64. sumbu-x. y 2. f(x) 3. Dari y 1 x 4 x 0 1 x 4 2 menjadi 1 x 4 2 2 8 1 y 4y Jadi. Kemudian. Oleh karena daerah tersebut diputar mengelilingi sumbu-y. dan garis x 2 . x. volume benda putar yang terjadi jika daerah U diputar mengelilingi sumbu-y adalah satuan volume. 4 Waktu : 60 menit 1. volume benda putar tersebut adalah V 1 0 ((4 y (16 y 2 8)2 64 y 4 2 ) dy 48) dy 0 (4 y 2 1 8)2 dy 64 y 64) dy 1 (16 y 2 1 2 16 3 y 3 0 32 y 2 48y 1 16 3 y 3 48( 1) 64( 1) 32 y 2 64 y 2 16 ( 1)3 3 16 ( 1)3 3 16 3 16 32( 1)2 32( 1)2 16 ( 2)3 3 64 16 3 32( 2)2 8 128 64( 2) 128 16 3 32 21 1 3 16 3 80 3 80 3 Dengan demikian. batas-batas pengintegralannya adalah y 1 sampai y 0. sumbu-x. maka kalian harus menyatakan persamaan kurva y persamaan x dalam variabel y.

di mana c adalah konstanta.4. y2 1 3 x 4 4x. yaitu fungsi yang dicari antiturunannya c : Konstanta 2. dan x 2. Bentuk umum integral tak tentu f ( x ) dx F(x) c dengan dx : Lambang integral yang menyatakan operasi antiturunan f(x) : Fungsi integran. dan x 2 Bobot soal: 20 angkuman Rangkuman 1. n 1 cos xdx sin x c . di mana c adalah konstanta 1 tan x c . di mana c adalah konstanta. g(x) 2 4 EBTANAS 1989 Bobot soal: 20 x. b 4. di mana c adalah konstanta sin x dx cos x c . n 1 k f ( x ) dx f ( x )dx f ( x ) dx g( x ) dx g( x ) dx 1 ( f ( x ) g( x )) dx ( f ( x ) g( x )) dx (u( x ))r u ( x ) dx u dv uv v du 1 (u( x ))r r 1 c. Bentuk umum integral tertentu f ( x ) dx a F(b) F(a) di mana f kontinu pada interval a. y2 5. f(x) 10x. Rumus-rumus integral tertentu b b • a kf ( x ) dx k f ( x ) dx a Bab 1 Integral 31 . di mana c adalah konstanta cos 2 x b 3. Rumus integral tak tentu • • • • • • • • • x n dx kf ( x ) dx 1 n 1 xn 1 c.

sumbu-x dan dibatasi kurva f(x) dan g(x) b V a b (( f ( x ))2 g( x ))2 dx d. Rumus luas daerah (L) yang terletak a. di bawah sumbu-x L(S) c.b b b • a ( f ( x ) g( x )) dx b a b f ( x ) dx a g( x ) dx b • • ( f ( x ) g( x )) dx a a a f ( x ) dx a g( x ) dx f ( x ) dx a a 0 a • • • • b c f ( x ) dx b b f (x) dx c f ( x ) dx a a a f ( x ) dx b a f ( x ) dx f ( x ) dx a a 2 f ( x ) dx di mana f fungsi genap 0 f ( x ) dx a 0 di mana f fungsi ganjil 5. Volume benda putar (V) yang diputar mengelilingi a. di atas dan di bawah sumbu–x b b f ( x ) dx a b f ( x ) dx a c L(T) d. sumbu-y dan dibatasi kurva f(y) dan g(y) V a (( f ( y ))2 g( y ))2 dy 32 32 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . sumbu-x b V b. di antara dua kurva b f ( x ) dx a b b f ( x ) dx b L(U) f ( x ) dx a a g( x ) dx a ( f ( x ) g( x )) dx 6. sumbu-y V a a b ( f ( x ))2 dx ( f ( y ))2 dy c. di atas sumbu-x L(R) b.

. . 3 C. maka ○ 7. . . maka nilai p adalah . 36 1 satuan luas E. 6 12. 12 B. 3 2 ○ ○ ○ ○ ○ ○ 5 2 ○ ○ ○ 5 ○ ○ 5. x 3 1 3 x B. C. Jika 1 (1 x ) dx p . 1 E. Pilihlah jawaban yang paling tepat! 2 6. B. 12 B. 72 1 satuan luas 108 1 satuan luas 216 1 satuan luas 432 ○ ○ ○ ○ 1. 5 E. 4 p ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 4. 2 E. . 2 4 5 2 3 x2 ○ ○ ○ ○ 3. Nilai dari A. . 4 2x 5x 5x 5x 5x 5x b ○ ○ ○ ○ ○ ○ . y ○ ○ ○ adalah . . 4 3 10 3 8 3 D. . . . 2 2 Bab 1 Integral 14 2 2 D. . . . . . . 2 B. Luas daerah terbatas di bawah ini adalah . 1 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 33 . ○ ○ ○ D. C. 2 E. Daerah yang dibatasi oleh kurva y x 7 dan y 7 x2 diputar mengelilingi sumbu-x sejauh 360°. Luas bidang yang dibatasi oleh grafik y 6x2 x dan sumbu-x adalah. ○ ○ ○ 1 2 B. . 2 E. 16 C. 6 E. Jika b 0 dan 1 2x 3 dx D. . A. Volume benda yang terjadi adalah .Ulangan Bab 1 ○ I. 1 3 A. A. 1 2 1 2 C. 3 2 3 x C. 1 2 ○ 1 1 O 1 2 x ○ ○ ○ A. . . Nilai dari A. 10 2. D. 1 satuan luas D. A. (x2 x2 2x2 2x2 x 2 5) dx dan f(0) 5 5 5 5 5 5. 1 2 sin x cos x dx adalah . . Jika f(x) f(x) . 11 C. 4 3 x 3 0 (3x2 3x 7) dx adalah . 2 1 5 1 5 4 5 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ D. x 3 E. B. 3 2 3 D. B. C. maka nilai b 8. . . 2 1 2 2 1 2 2 A.

Luas daerah yang dibatasi oleh sumbu-y. t 4 detik. 36 E. 16 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ antara t a dan t b adalah a v t dt . . hitunglah jumlah bakteri setelah t 2 detik. .500. berapa Kecepatan Ayu seperti kurva yang terlihat 5 . A.5 N. . 71828 . kurva y x 2 1. 14 ○ ○ 2 3 ○ ○ ○ ○ D. Sekelompok bakteri dalam suatu lingkungan hidup tertentu berkembang biak sesuai d 0. . Jika pada saat t 0 posisi benda berada pada s 0. . Ayu dan Bernard berangkat dari tempat yang sama pada saat t 0. Proporsi dari pekerja yang mendapatkan upah antara a ribu dan b ribu rupiah/hari adalah x 2 6x y dan dibatasi sumbu-x. Pada saat t 2 detik posisi benda berada pada jarak 30 m dari titik asal. . 54 II. Jika sin ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ y ○ ○ ○ ○ ○ 1 ○ ○ ○ ○ ○ ○ tg ○ x 1 2 ○ ○ ○ ○ ○ O ○ 5. Jika jumlah dengan perumusan n dt bakteri pada keadaan awal adalah 200. 2 x x dari x 3 0 jauhkah jarak yang ditempuh bola dari awal sampai berhenti? 4. 5 Berapakah jarak yang ditempuh mereka masing-masing pada saat kecepatannya sama? ○ ○ ○ ○ pada gambar di bawah ini. Sebuah benda bergerak dengan laju v m/det.00? 2. Panjang busur kurva y sampai x 2 A. 3 D. t 8 detik. .) 34 34 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ . Berapakah persentase pekerja yang mendapatkan upah di bawah Rp1. Kecepatan pada waktu t adalah v(t) dan jarak yang dijalani b E. ○ 10. bola mengalami perlambatan 2 m/det2. 18 3 B. t 10 detik! (Petunjuk: Nyatakan hasil perhitungan dalam e 2. Tentukanlah posisi benda sebagai fungsi waktu t! 3. 16 2 3 8 adalah . Akibat gesekan dengan bidang itu. 72 C.9. 18 C. 60 B. . Sebuah bola bergulir pada sebuah bidang datar dengan laju awal 4 m/det. dan kurva y x 2 19 adalah . Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. Terletak 36 di antara a dan b yang bernilai 0 dan 6.

Upaya optimalisasi ini dapat dimodelkan dengan program linear. dan lain-lain. seorang pengusaha pada umumnya ingin memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya dari bidang usaha yang digelutinya.com Dalam dunia usaha.blogsome. Sumber: http://blontankpoer. Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel Model Matematika Nilai Optimum Suatu Fungsi Objektif B. transportasi.Program Linear B A B 2 A. Untuk itu. Bab 2 Program Linear 35 . sumber daya manusia. pengusaha tersebut membuat perencanaan untuk mengoptimalisasi sumber daya yang tersedia. seperti bahan baku. C.

. kalian menggambar garis x y 2 dapat digambarkan sebagai berikut. xn dalam bentuk berikut.. . . amnxn bn dengan x1... x2. Sekarang. Daerah x y 2 ini diarsir seperti pada gambar berikut. a22. a11x1 a12x2 . a2. 0) ke persamaan garis tersebut. pembahasan dibatasi menjadi dua variabel saja. Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel Suatu garis dalam bidang koordinat dapat dinyatakan dengan persamaan yang berbentuk: a1x a2y b Persamaan semacam ini dinamakan persamaan linear dalam variabel x dan y (dua variabel). . . . . . a1n. a21. misalnya titik O(0. . . Ini berarti.. . . . a2nxn b2 an1x1 an2x2 . . . . 0) berada pada daerah x y 2. maka disebut dengan sistem persamaan linear. “ ”. yaitu daerah x y 2 dan daerah x y 2. . tanda “ ” diganti dengan “ ”. Untuk pertidaksamaan linear. . substitusi titik sembarang. xn adalah variabel a11. Sebagai contoh. . Secara umum. 0 0 0 2. titik O(0. . b adalah konstanta-konstanta real Jika melibatkan lebih dari satu persamaan. a12.1 Garis x y 2 Garis x y 2 membagi bidang koordinat menjadi dua daerah. “ ”. an. amn adalah konstanta real.. . Didapat. a1nxn b1 a21x1 a22x2 . a2n. 36 36 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . dapat didefinisikan sebagai persamaan linear dengan n variabel x1. Misalnya. y 3 2 1 3 2 1 O 1 2 3 x y x 1 2 3 Gambar 2. “ ”. Untuk saat ini. anxn b dengan a1. . untuk pertidaksamaan linear dua variabel dijelaskan sebagai berikut. . x2. . . Dapat dituliskan sebagai berikut.A. . a1x1 a2x2 .

Untuk selanjutnya. dan y 0 Daerah yang diarsir berupa daerah segitiga. x 0. himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linear ini disebut daerah penyelesaian. dan y 0. x 0.y 3 2 1 3 2 1 O 1 2 3 x y 1 2 3 x Gambar 2.3 Himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan x y 2. y gambar seperti berikut.2 Daerah penyelesaian x y 2 Jika daerah tersebut dibatasi untuk nilai-nilai x. maka diperoleh 3 2 1 3 y 0 2 1 O 1 2 3 x 0 x y 1 HP 2 3 x Gambar 2. Bab 2 Program Linear 37 . y 0. Tampak bahwa daerah ini merupakan himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linear x y 2.

0 x 2. dan x 0. x 6y 12. y 0 h. 7x 14y 21 0. 6x 9y 3. dan x 0. 4x 2y 10. x 3 4 f. y 0 2. Jawab: Daerah yang diarsir berikut merupakan daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan linear x y 3. x 5y 10. x 9y 27 0. y 0 2x y 12 Tentukanlah luas daerah penyelesaian tersebut. x 0. x 8y 80 2x y 4 2x 4y 5 x 0. 2 y 2 d. x 5 b. Kesimpulan apa yang diperoleh? 38 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam 1 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 80 Bobot soal: 20 38 .Contoh Tentukanlah daerah penyelesaian dari pertidaksamaan dengan x y 3. y 0 e. x 3y 3 0. 2x 8y 6 0. 0 y 4 c. 2 x 3. x 3y 3 0. x 4. y R. y g. x 8. 8x 4y 56 x 0. y R. Gambarlah daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan linear berikut untuk x. a. x 0. y 4 3 2 1 4 3 2 1 O 1 2 x 3y 3 0 3 4 x daerah kanan 1 2 3 4 HP x x+y 0 3 Waktu : 60 menit 1. Gambarlah daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan linear berikut untuk x. x 1 y. y x 3. y 2x 6.

Contoh Lia ingin membuat puding buah dan es buah. y) 40.000x 30. Persamaan 1 Pada mesin II : 8x 4y 800 .00 dari setiap penjualan ban motor dan Rp30. Dalam merumuskan masalah tersebut.… Persamaan 3 x. Dengan menggunakan variabel x dan y tersebut. Untuk membuat puding buah. perusahaan itu membuat rumusan kendala-kendala sebagai berikut. rencananya perusahaan ini akan mengambil keuntungan Rp40.… Persamaan 4 Fungsi tujuan (objektif) yang digunakan untuk memaksimumkan keuntungan adalah f(x. Tiap mesin ini dapat dioperasikan 800 menit per hari. Sumber: www. Untuk memperoleh keuntungan maksimum. PT. maka pihak perusahaan merencanakan banyak ban motor dan banyak ban sepeda yang akan diproduksinya dengan merumuskan berbagai kendala sebagai berikut.000.germes-online. Model Matematika Sistem pertidaksamaan linear yang telah dijelaskan sebelumnya dapat diterapkan pada permasalahan sehari-hari dengan memodelkan permasalahan tersebut ke dalam model matematika. Proses pembuatan ban motor melalui tiga mesin. Adapun ban sepeda diprosesnya melalui dua mesin. 8 menit pada mesin II. ia membutuhkan 3 kg mangga dan 2 kg melon.000.… Persamaan 2 Pada mesin III : 10 x 800 . Perusahaan tersebut memisalkan banyak ban motor yang diproduksi sebagai x dan banyak ban sepeda yang diproduksi sebagai y. y bilangan asli : x 0. Lia memiliki persediaan 11 kg mangga dan 14 kg melon.000y.B. atau fungsi. Samba Lababan telah membuat model matematika dari suatu masalah program linear. Berdasarkan keuntungan yang ingin dicapai ini. yaitu 5 menit pada mesin I dan 4 menit pada mesin II. Sedangkan untuk membuat es buah. ia membutuhkan 1 kg mangga dan 4 kg melon.net Bab 2 Program Linear 39 . Sebagai ilustrasi perhatikan contoh berikut.00 dari setiap penjualan ban sepeda. Buatlah model matematika dari persoalan ini! Jawab: Misalkan: x y banyaknya puding buah banyaknya es buah Sumber: electronicintifada. dengan x dan y bilangan asli. PT.com DEFINISI Model matematika adalah suatu cara sederhana untuk menerjemahkan suatu masalah ke dalam bahasa matematika dengan menggunakan persamaan. yaitu 2 menit pada mesin I. dan 10 menit pada mesin III. pertidaksamaan. y 0 . Pada mesin I : 2x 5y 800 …. Samba Lababan memproduksi ban motor dan ban sepeda.

Roti yang dijualnya adalah roti manis dan roti tawar dengan harga masing-masing Rp5. 16 September 2002 3.00.000. Tempat parkir tersebut tidak dapat menampung lebih dari 15 mobil dan bus. Jika sisa uangnya Rp13. Liliana memiliki sejumlah uang.00. seperlimanya untuk membeli spidol. Dari penjualan rotiroti ini. Waktu yang diperlukan untuk memproduksi kedua boneka ini dapat dilihat pada tabel berikut. Harga buku tidak lebih dari Rp15. Luas suatu tempat parkir 300 m2.500.00 dari sebungkus roti manis dan Rp600. buatlah model matematika dari permasalahan ini agar pabrik tersebut dapat memperoleh keuntungan sebesar-besarnya! 40 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam 40 . Jika modal yang dimiliki Umar Bakri Rp600.000.00 dan Rp4.00.00 per buah.000. dan harga majalah tidak lebih dari Rp30.000. Jenis Boneka Si Unyil Pak Ogah Waktu untuk membuat sebuah boneka Mesin I Mesin II 20 10 10 20 Mesin I dan mesin II masing-masing beroperasi 8 jam per hari.00 dari sebungkus roti tawar. Umar Bakri adalah pedagang roti. Seperempat dari uang ini digunakannya untuk membeli buku. buatlah model matematika dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya! 4. ia memperoleh keuntungan Rp500.00 dan Rp8.00 per bungkusnya.000. 3x y 11 … Persamaan 1 2x 4y 14 … Persamaan 2 x 0 … Persamaan 3 y 0 … Persamaan 4 Asah Kompetensi 1 1.00. buatlah model matematika dari masalah tersebut! 2.500. dan sepertiganya untuk membeli majalah.000.500. Untuk memarkir mobil diperlukan tempat seluas 10 m2 dan untuk bus diperlukan 20 m2. Buatlah model matematika dari persoalan ini! Sumber: www. Jika pabrik tersebut menjual boneka Si Unyil dan boneka Pak Ogah dengan keuntungan masing-masing Rp10.org Sumber: Fortune.unityspokane. Ia menjual roti menggunakan gerobak yang hanya dapat memuat 600 roti. harga spidol tidak lebih dari Rp12. Sebuah pabrik pembuat boneka akan memproduksi boneka Si Unyil dan Pak Ogah dengan menggunakan dua mesin.00.Kalian dapat merumuskan kendala-kendala dalam permasalahan ini sebagai berikut.

Bentuk umum dari fungsi tersebut adalah f(x. Bandingkan nilai-nilai fungsi objektif tersebut. 1. kalian akan mencari nilai x dan y sedemikian sehingga f(x.Jumlah uang Niko Sentera dan Butet kurang dari Rp5. a. Adapun uang Ivan kurang dari Rp1. y).000y. c. Samba Lababan dari produksi ban dengan model matematika f(x. y). 41 Bab 2 Program Linear . kalian akan memaksimumkan keuntungan PT. Jumlah uang mereka ini juga kurang dari uang Ivan setelah ditambah Rp3. Sebagai contoh.000. b.000y maksimum. Fungsi ini disebut fungsi objektif.00.00 dikurangi uang Niko Sentera. Samba Lababan. Buatlah model matematika dari persoalan tersebut! C. kalian dapat menggunakan dua metode. y) ax by. Nilai terbesar berarti menunjukkan nilai maksimum dari fungsi f(x.000. Nilai Optimum Suatu Fungsi Objektif Dalam pemodelan matematika masalah produksi ban PT. sedangkan nilai terkecil berarti menunjukkan nilai minimum dari fungsi f(x.000. y) 40.000x 30. Metode Uji Titik Pojok Untuk menentukan nilai optimum fungsi objektif dengan menggunakan metode uji titik pojok. Substitusikan koordinat setiap titik pojok itu ke dalam fungsi objektif. Gambarlah daerah penyelesaian dari kendala-kendala dalam masalah program linear tersebut. lakukanlah langkah-langkah berikut. y) 40. Suatu fungsi yang akan dioptimumkan (maksimum atau minimum). yaitu metode uji titik pojok dan metode garis selidik.000x 30. Untuk menentukan nilai optimum fungsi objektif ini. d. C.00. Tentukan titik-titik pojok dari daerah penyelesaian itu.

42 42 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . • Titik C adalah titik potong antara garis 8x 4y 800 dan 2x 5y 800. Substitusi nilai y ke persamaan 2x 5y 800 2x 5(200 2x) 800 2x 1000 10x 800 8x 200 x 25 Substitusi x 25 ke persamaan y 200 2x y 200 2 · 25 y 150 Jadi. x 0. 150). 160). • Titik D adalah titik potong antara garis 2x 5y Substitusi x 0 ke persamaan 2x 5y 800 2 0 5y 800 5y 800 y 160 Jadi. Dari 8x 4y 800 didapat y 200 2x. titik A(80. Jadi. Substitusi x 80 ke persamaan 8x 4y 800 8 80 4y 800 y 40 Jadi. • Titik A adalah titik potong antara garis x 80 dan sumbu-x.0). • Titik B adalah titik potong antara garis x 80 dan garis 8x 4y 800.y x 0 Daerah kanan 200 D 160 150 C x 80 100 50 40 HP HP A B 2x 5y 800 y 0 Daerah atas x O 8 0 100 200 300 400 500 8x + 4y 800 Gambar 2.4 Daerah penyelesaian yang memenuhi 2x + 5y 800. titik O(0. • Titik O adalah titik pusat koordinat. titik B(80. C. B. Titik-titik pojoknya adalah titik O. titik C(25. 0). y 0 Perhatikan daerah penyelesaian dari grafik pada gambar di atas. Jadi. 800 dan sumbu-y. 8x + 4y 800. a. titik D(0. A. 40). dan D.

Titik-titik pojoknya adalah titik A. Contoh Tentukan nilai minimum fungsi objektif f(x. Samba Lababan harus memproduksi 25 ban motor dan 150 ban sepeda untuk memperoleh keuntungan maksimum.000 30. 3x y 15. Lebih jelasnya. 150) D(0.000y adalah f(25.800. x 2y 10 x 2 0 10 x 10 Jadi. Substitusi nilai x ke persamaan 3x y 15 3x y 15 3(10 2y) y 15 30 6y y 15 30 5y 15 5y 30 15 5y 15 y 3 43 Bab 2 Program Linear .b.500.000. • Titik A adalah titik potong garis x 2y 10 dengan sumbu-x. y) A(80.000x 30. Titik Pojok (x. 160) f(x. PT. 10). • Titik B adalah titik potong garis x 2y 10 dengan garis 3x y 15 Dari x 2y 10 diperoleh x 10 2y. y) 40. titik A(0. Uji titik-titik pojok ke fungsi objektif f(x.000y Dari tabel tersebut dapat diperoleh nilai maksimum fungsi objektif f(x. y) fungsi objektif ini maksimum. perhatikan contoh berikut ini.200.000x 3. B.000 4.000 5.000 4. sehingga 40. 40) C(25. 150) 5. Substitusi y 0 ke persamaan x 2y 10.000y. x 0.400. 0) B(80.000x 30. Jawab: y x 0 10y yang Daerah kanan 15 C HP y 0 Daerah atas 5 O B A 5 3x 10 y x 15 2y 10 x a.500. Untuk menentukan nilai minimum dilakukan langkah yang sama. dan C. dan y 0. y) 2x memenuhi x 2y 10. Jadi. y) 40.

0) dan berada pada daerah penyelesaian. b 0. Substitusi x 0 ke persamaan 3x y 15. 0) 20. lakukanlah langkah-langkah berikut. titik C(0. Sedangkan untuk menentukan nilai minimum fungsi tujuan maka carilah garis selidik yang jaraknya terkecil terhadap titik pusat O(0. y) 2x 10y adalah f(10. titik B(4. • 10 2y Titik C adalah titik potong garis 3x y 15 dengan sumbu-y. 3) C(0. b.5 Daerah penyelesaian yang memenuhi x + 2y 10. Tentukan garis selidik. 3). 15) f(x. Untuk menentukan nilai maksimum fungsi tujuan maka carilah garis selidik yang jaraknya terbesar terhadap titik pusat O(0. Sebagai contoh. 0) dan berada pada daerah penyelesaian. Gambarkan garis selidik-garis selidik tersebut pada koordinat Cartesius! c. y 3x y 15 15 C Daerah kanan x 0 HP y 0 Daerah atas 5 O B A 5 10 x 2y 10 x Gambar 2. a 0. 3x + y 15. Uji titik-titik pojok. Metode Garis Selidik Untuk menentukan nilai optimum fungsi objektif dengan menggunakan metode garis selidik. 15). dan k R. b. x 0. yaitu garis-garis yang sejajar dengan garis ax by k. y) A(10. grafik berikut ini adalah produksi ban PT. 0) B(4. a. y 0 44 44 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Titik Pojok (x. Samba Lababan. C.Substitusi nilai y 3 ke persamaan x x 10 2y 10 2 3 10 6 4 Jadi. 3x y 15 3 0 y 15 y 15 Jadi. y) 2x 20 38 150 10y Dari tabel diperoleh nilai minimum fungsi objektif f(x. 2.

PT.000x 30. 240. 10. Asah Kompetensi 2 b. y) 40.500. Jadi. y x 200 160 80 100 80 4x 3y 240 40 8x 4x 30 60 100 4y 3y 800 550 4x 3y 120 O 2x 400 5y x 800 Gambar 2.000y adalah 5. Dengan mengalikan kedua ruas persamaan garis selidik dengan 10. fungsi objektif f(x. Gambarkan garis-garis selidik ini sehingga kamu dapat menentukan nilai maksimum fungsi objektif f(x. y) 40. tentukanlah nilai maksimum dan minimum dari fungsi tujuannya dengan metode uji titik pojok dan metode garis selidik! a.000y 5. nilai maksimum fungsi objektif f(x.000y.000x 30.000. 3y 5x 11 0 5x 3y 9 x 0. Samba Lababan harus memproduksi 25 ban motor dan 150 ban sepeda untuk memperoleh keuntungan maksimum Rp5. 4x + 3y = 240.Garis selidik dari fungsi objektif f(x. y) 40.500.000(4x 3y) 10. y) 1. 4x 2y 60 2x 4y 48 x 0. Gambarkan daerah penyelesaian dari setiap sistem pertidaksamaan berikut ini.00.000x 30. 4x + 3y = 550.000x 30. didapat garis selidik 4x 3y 3y 3y 120. Ini berarti.000y adalah 4x 3y Ambil k Ambil k Ambil k 120.000.000 Jadi. y 0 Fungsi tujuannya f(x. kamu mendapatkan nilai maksimum fungsi objektif sebagai berikut. 150). Kemudian. y) 8x 6y 75x 45y 45 Bab 2 Program Linear . y 0 Fungsi tujuannya f(x.000(550) 40.000y mencapai maksimum pada titik C(25.000x 30. didapat garis selidik 4x 550.500.6 Garis-garis selidik yang memenuhi 2x + 5y = 800.000. k. 8x + 4y = 800. y) 40. 4x + 3y = 120 Perhatikan bahwa garis selidik yang menyebabkan fungsi objektif maksimum adalah 4x 3y 550. 550. 150). Dari gambar di atas tampak bahwa garis selidik 4x 3y 550 melalui titik C(25. didapat garis selidik 4x 240.

PT. Dari penjualan kedua jenis sepatu ini. y Fungsi tujuannya f(x. 3x 2y 8 3x 2y 2 4x y 12 4x y 6 x 0.com Bobot soal: 20 46 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . sedang kelas B y orang.00 sepasang dan sepatu kets akan dijual Rp250.00 sepasang.000 dari sepasang sepatu kets.000.00 per kilogram. Pak Jeri membeli pepaya seharga Rp1. yaitu sepatu sepakbola dan sepatu kets. gambarkan daerah penyelesaian sistem pertidaksamaan tersebut! Waktu : 60 menit 1.00 per kilogram. y 0 Fungsi tujuannya f(x. direncanakan akan diperoleh keuntungan Rp100.c. Buah-buahan ini dijualnya kembali dengan menggunakan gerobak yang dapat memuat maksimum 300 kg.000.jp Bobot soal: 20 2. tempat bagasi paling banyak dapat memuat 1.000.000.000. Setiap penumpang kelas A diberi hak membawa barang seberat 60 kg. sedang penumpang kelas B hanya 20 kg. y) 60x 60y 2. Sepatu sepakbola akan dijual Rp500. tentukanlah keuntungan maksimum yang diperoleh Pak Jeri! 2 ASAH KEMAMPUAN Sumber: member. y 0 Fungsi tujuannya f(x. Sebuah pesawat udara mempunyai 48 buah tempat duduk yang terbagi dalam dua kelas. x 3 y 2 4 2x 3y 4 x 0.infoseek. buatlah model matematika dari permasalahan tersebut! b. y) 2x 5y 3 3x 3y 27 0 x 0. maka: a.000. Jika kapasitas produksi sebulan 17. Jika keuntungan dari penjualan pepaya Rp500.co.00 per kilogram dan dari penjualan jeruk Rp1.440 kg. Dengan modal Rp450. tentukanlah keuntungan maksimal yang mungkin didapat PT. Bila banyaknya penumpang kelas A x orang.00 dan jeruk seharga Rp3.000 pasang sepatu dan modal yang disediakan 15 milyar rupiah.mzxshoes. Ketok Magic! 46 Sumber: www. Ketok Magic akan memproduksi dua jenis sepatu.00 dari sepasang sepatu sepakbola dan Rp50. y) d.at. yaitu kelas A dan kelas B.500. x y 3 7x 6y e.

at.000. kendalanya dalam bentuk suatu sistem pertidaksamaan dan gambarkanlah daerah penyelesaiannya c.00 dan dijual Rp4.000.00 dan dijual Rp5. Dantzig. d. Robi Sigara adalah pedagang asongan yang menjual dua jenis rokok. fungsi tujuannya b. George B. Daerah yang merupakan himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan disebut daerah layak. Nilai optimum fungsi objektif (himpunan penyelesaian) dapat ditentukan dengan menggunakan nilai metode. keuntungan maksimum yang dapat diperoleh dari penjualan kedua jenis rokok tersebut dan berapa bungkus rokok kretek dan rokok filter yang harus dibeli Robi Sigara untuk memperoleh keuntungan maksimum itu? Sumber: lh3.com Bobot soal: 20 Sumber: member. yaitu rokok kretek dan rokok filter.750.infoseek.000. Namun karena keterbatasan tempat. Rangkuman angkuman 1. Ia menyewa dua jenis truk untuk mengangkut beras tersebut.500. titik-titik pojok dari daerah penyelesaian tersebut. dan para mitranya. Maka Ling ling menyewa truk itu sekurang-kurangnya 48 buah. Bentuk umum pertidaksamaan linear dengan dua variabel adalah • ax by e • cx dy f 2.00 sekali jalan.google.000.co.00 per bungkus. Sewa tiap truk jenis a adalah Rp100. yaitu: • metode uji titik pojok • metode garis selidik 47 Bab 2 Program Linear .500. Truk jenis a memiliki kapasitas 6 ton dan truk jenis b memiliki kapasitas 4 ton.jp Bobot soal: 40 Info Math Pada mulanya program linear ini dikembangkan pada tahun 1940 oleh John Van Neumam. 3. Mula-mula digunakan oleh Marsekal Wood pada angkatan udara Amerika Serikat (USAF). ia tidak mau membeli lebih dari 150 bungkus. Berapa banyak jenis truk a dan b yang harus disewa agar biaya yang dikeluarkan minimum? 4. Rokok filter dibeli Rp4. nilai fungsi tujuan dari setiap titik pojok tersebut.00 dan ia bermaksud membeli kedua jenis rokok tersebut. Rokok kretek dibeli dari agen Rp4. Di kantongnya terdapat uang Rp240. Ling ling membeli 120 ton beras untuk dijual lagi.3. tentukanlah: a. Jika kedua jenis rokok tersebut diperkirakan akan laku semuanya.00 per bungkus. e.00 sekali jalan dan truk jenis b adalah Rp50.

Himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan (x y)(x y) 0 adalah . .5 C. Daerah yang diarsir pada gambar di bawah ini menunjukan himpunan titik (x. persegi panjang B. 12. . IV E. y (0. A. Daerah yang memenuhi pertidaksamaan x y 6 y 2x y 3 6 I x 2y 6 0 II adalah . . 0) x ○ ○ ○ ○ ○ ○ x A. x 0. B. Jika daerah yang diarsir pada diagram di bawah ini merupakan daaerah penyelesaian dengan fungsi objektif f(x. 2 x 3 y 0. II x 6 1. segi lima 3. y 0. 3x 2y 12. y A. III 3 D. . y).Ulangan Bab 2 I. segi empat E. . y) x y. y O (6. 3x 2 y 12. . I III IV B. Daerah yang layak memenuhi 4x y 4 2x 3y 6 3x 3y 12 x. x y 2 E. 12. x 0. segitiga D. y ○ ○ ○ ○ ○ ○ x ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ x ○ D. . III dan IV 5. maka nilai maksimum f(x. y 0. y ○ E. x 0. . y B. 4) (0. . 2 x 3 y 12. . y 0. 2) ○ C. . . . y 4. 3 A. x 0. 2 x 3 y 0. y ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 1 3 O 2 2 x x x 48 48 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ . segi enam C. . x x x y y y 2 2 2 C. . 2) ( 2. y ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ D. y) adalah . y 0 berbentuk . Batasbatas yang memenuhi adalah . x 0. x y 2 2. Pilihlah jawaban yang paling tepat! 1.

. 0 D. I D. y 0 adalah . 60 B. 3 ○ ○ ○ ○ 30 ○ 6. 5 E. . 60. 6 D. 30. Nilai maksimum dari z 3x 6y yang memenuhi 4x y 20. 2x y 30. 50 C. . A. 15 ○ ○ ○ ○ ○ ○ O 15 20 x ○ ○ ○ memenuhi . A. y 0 . . x y 10. II E. 4 7. x 0 . . 3x B. x 2y 30.5 6 x ○ ○ ○ ○ ○ 3 ○ ○ ○ Daerah yang memenuhi penyelesaian dari x y 6 2x y 3 x 2y 6 0 adalah . 2x y 6. 134 E. 0) D. f(2. A. . segitiga E. maka fungsi Q x y mempunyai nilai maksimum . 4x E.000 C. dan x 2y 6. 9 5 f . 150 E.000 11.B. 1) ○ ○ ○ A. 0. . x 0. f(2. Nilai maksimum dari x memenuhi x 0. 0. A. Himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan 2x y 40. segi lima B. Nilai maksimum fungsi objektif z dengan syarat 4x 2y 60 2x 4y 48 x 0 y 0 adalah . y 0 adalah . 2x y 30. . dan 12. 52 D. y y y y y 0 0 0 0 0 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 6 yang 340. 50 y 8y 8x 6y. . . . x 2y 40. 3x C. 8x y ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Bab 2 Program Linear 49 . f(3. . y) 20. 2x y 30. V C. 4x D. . Nilai minimum fungsi objektif f(x. . . . A. . A. 49 B. x x x x x 0. 6 y ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ I 3 III II IV V 9. Nilai maksimum fungsi tujuan z dengan syarat 4x 2y 60 2x 4y 48 x 0.000 E. 3 B. 164 C. persegi panjang D. 110. segi empat 13. 140. y . x y 20. 180 D. 51 E. 150. . . 4x ○ 4y 4y 3y 3y 3y 60. III 14. 60. 3x 7x 4y 280 adalah . 2) y ○ 5 f 2. 60. 136 8. A. 144 B. y) yang ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ O 1.000x 10. . 120 10. 60. . 0. . 2 C. x 2y 30. C. 132 D. .000 B. Jika x 0. trapesium C. . A.000 y yang memenuhi x 2y 10 3x y 15 x. Daerah yang diarsir pada gambar tersebut ini adalah himpunan semua (x. . 0. 2 2 E. IV B. . y 0 adalah . . 25 C. y 0 terletak pada daerah yang berbentuk .

2x 3y 6 dan 4x 3y 12.000. 1 B.00 per ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 4 5 bungkus dijual dengan keuntungan Rp300. nilai minimum untuk f x y adalah . y) yang memenuhi 4x y 4. Harga permen A Rp2. . 108 C. Jika tersedia 3.00. 2 4 5 1 5 3 5 D.00 per bungkus. .00 per bungkus dijual dengan keuntungan Rp200. Harga permen B Rp3. Agar biaya proyek minimum. 102 D. Wingki mendapat nilai dengan jumlah tiga kali nilai Bahasa Indonesia dan empat setengah kali nilai Matematika sama dengan 45.00 dan kiosnya mampu menampung 500 bungkus permen. 2 II. A. Untuk (x. sedangkan jumlah nilai Bahasa Indonesia dan Matematika tidak boleh kurang dari 12. 64 E.A. berapa lamakah proyek tersebut diselesaikan? 50 50 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ . Seorang pemilik toko sepatu ingin mengisi tokonya dengan sepatu laki-laki paling sedikit 100 pasang dan sepatu wanita paling sedikit 150 pasang. Wingki akan mendaftar ke sekolah favorit. Toko tersebut dapat memuat 460 pasang sepatu.000. Suatu proyek pembangunan gedung sekolah dapat diselesaikan dalam x hari dengan biaya proyek per hari (3x 3.600 120/x) ratus ribu rupiah. Apakah Wingki diterima di sekolah favorit tersebut? 2. Berapa banyak permen A dan permen B untuk memperoleh keuntungan maksimum? Gambarkanlah dengan layaknya! 3. 2 E.2 kg tepung.000. 12 15. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. tentukanlah jumlah kedua roti terbanyak yang dapat dibuat! 5.000.00 per bungkus. 120 B. . 3 1 5 C. Jika banyak sepatu laki-laki tidak boleh melebihi 150 pasang.5 kg mentega dan 2. Untuk membuat satu cetak roti B diperlukan 100 gram mentega dan 20 gram tepung. Syarat untuk masuk ke sekolah tersebut adalah nilai Bahasa Indonesia tidak boleh kurang dari 6 dan nilai Matematika tidak boleh kurang dari 7.000. Keuntungan setiap pasang sepatu laki-laki Rp10.00 dan setiap pasang sepatu wanita Rp5. Seorang pedagang mempunyai modal Rp900. Untuk membuat satu cetak roti A dipergunakan 50 gram mentega dan 60 gram tepung. tentukanlah keuntungan maksimum yang diperoleh pemilik toko! 4.

B. pelajarilah bab berikut.Matriks B A B 3 A.smanela-bali. Dalam matriks. letak tempat duduk tersebut dinyatakan sebagai elemen-elemen matriks.net Pernahkah kalian mengamati denah tempat duduk di kelas? Berdasarkan denah tersebut. Bab 3 Matriks 51 . Pengertian Matriks Operasi Hitung pada Matriks Determinan dan Invers Matriks Penerapan Matriks dalam Sistem Persamaan Linear D. kalian dapat meringkas penyajian denah tersebut sehingga dengan mudah diketahui letak tempat duduk dan teman-teman kalian. Agar kalian lebih memahami tentang matriks ini. Sumber: www. pada baris dan kolom berapakah kalian berada? Siapa sajakah yang duduk pada baris pertama? Dengan menggunakan matriks. C.

penulisan data tersebut dapat diringkas sebagai berikut. Oleh karena itu. • Elemen-elemen pada baris ketiga adalah 51 dan 12. Pengertian Matriks Pada 17 April 2003. 34 A4 34 2 8 6 12 13 Baris pertama Baris kedua Baris ketiga Baris keempat Kolom pertama Kolom kedua 51 51 Matriks A terdiri atas 4 baris dan 2 kolom. 209 wisudawan di antaranya adalah wisudawan dari Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA). • Elemen-elemen pada baris keempat adalah 51 dan 13. kita dapat menuliskan elemen-elemennya sebagai berikut. Misalnya nama matriks di atas adalah matriks A. seperti A. Jurusan Banyak Wisudawan Program Program Non Kependidikan Kependidikan 34 34 51 51 8 6 12 13 Sumber: Koleksi Penerbit Matematika Fisika Biologi Kimia Dengan menghilangkan judul baris dan judul kolomnya. Susunan suatu kumpulan bilangan dalam bentuk persegi panjang yang diatur menurut baris dan kolom dengan menggunakan kurung biasa/ siku ini disebut matriks. Sebuah matriks dapat diberi nama menggunakan huruf kapital.A. Berikut ini data wisudawan FPMIPA UPLI pada April 2003 tersebut. C. dan seterusnya.630 mahasiswanya. Universitas Pendidikan Literatur Indonesia (UPLI). B. matriks A dikatakan berordo 4 2. Adapun bilangan-bilangan yang terdapat dalam matriks dinamakan elemen matriks. 52 52 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Susunan kumpulan bilangan di atas berbentuk persegi panjang dan dinyatakan dalam baris dan kolom. 34 34 51 51 8 6 12 13 Perhatikan susunan kumpulan bilangan di atas. • Elemen-elemen pada baris pertama adalah 34 dan 8. mewisuda 2. • Elemen-elemen pada baris kedua adalah 34 dan 6. Pada matriks A tersebut.

matriks berordo i ditulis sebagai berikut. 6. Q [10 9 8] 2. Matriks kolom adalah matriks yang terdiri dari satu kolom. W 2 0 4 3 2 4 4 0 4. Matriks nol adalah matriks yang semua elemennya nol. Matriks adalah susunan bilangan-bilangan dalam baris dan kolom yang berbentuk persegi panjang. Misalnya: 8 3 0 3 1 T . S 0 1 3. Elemen-elemen pada kolom kedua adalah 8. Baris sebuah matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang mendatar dalam matriks. dan 13. Misalnya: 1 R 4 3 .• • Elemen-elemen pada kolom pertama adalah 34. dan 51. a11 a21 Ai j j dengan i dan j bilangan asli dapat Baris pertama Baris kedua a12 a22 a1 j a2 j ai 1 ai 2 aij Baris ke-i Kolom pertama Kolom kedua Kolom ke-j Beberapa jenis matriks berdasarkan ordo dan elemen-elemen matriks adalah sebagai berikut. 51. Misalnya: P [ 5 2]. 1. 34. Kolom sebuah matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang tegak dalam matriks. Uraian ini menggambarkan definisi berikut. Misalnya: 0 0 0 O 0 0 0 Bab 3 Matriks 53 . Secara umum. 12. Matriks persegi adalah matriks yang banyak baris sama dengan banyak kolom. Matriks baris adalah matriks yang terdiri dari satu baris.

Misalnya: 4 0 0 4 2 . Misalnya: 8 3 0 8 2 4 Jika W 2 4 54 0 4 4 0 . D 0 0 0 2 0 0 0 3 D 8. maka W t 3 0 0 4 4 0 54 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . T S 0 4 5 0 0 4 12 0 0 6 0 0 0 16 9.5. Matriks diagonal adalah matriks persegi yang elemen di luar diagonal utamanya bernilai nol. Matriks segitiga atas adalah matriks persegi yang elemen-elemen di bawah diagonal utamanya bernilai nol. Misalnya: 5 7 8 4 1 2 3 0 3 2 6 . Matriks identitas adalah matriks yang elemen-elemen diagonal utamanya sama dengan 1. Misalnya: 1 0 1 I 0 . sedangkan elemen-elemen lainnya sama dengan 0. Transpos matriks A atau (A t) adalah sebuah matriks yang disusun dengan cara menuliskan baris ke-i matriks A menjadi kolom ke-i dan sebaliknya. Misalnya: 6 0 0 7 1 . Y 2 4 5 7 0 3 6 8 0 0 1 5 0 0 0 1 10. J 1 0 0 0 1 0 0 0 1 6. L 0 0 0 2 0 0 0 2 K 7. Misalnya: 3 X 6 2 0 5 4 0 0 1 . Matriks Skalar adalah matriks yang elemen-elemen diagonal utamanya sama. Matriks segitiga bawah adalah matriks persegi yang elemen-elemen di atas diagonal utamanya bernilai nol. sedangkan elemen di luar elemen diagonalnya bernilai nol. menuliskan kolom ke-j matriks A menjadi baris ke-j.

1. letak elemen-elemen berikut (i) 2 (iii) 4 (ii) 3 (iv) 5 3. Hasil panen Bulan pertama Mangga Pisang Jambu 1 5 10 Tentukanlah: a. banyaknya baris dan kolom pada matriks yang anda peroleh c. elemen-elemen pada baris pertama d. elemen-elemen pada baris ketiga e. elemen-elemen pada kolom pertama f. M 5 1 c. O 2 4 Bab 3 Matriks 55 . Berikut ini adalah data hasil panen Bu Bariah salama 4 bulan (dalam ton). K (2 5 3) b. c adalah konstanta Asah Kompetensi 1 Bulan kedua 2 3 8 Bulan ketiga 3 2 12 Bulan keempat 3 4 6 1. Diketahui matriks 1 0 A 1 1 1 1 2 1 1 2 4 3 0 5 2 3 Tentukanlah: a. (cA)t 4. elemen-elemen pada setiap baris c. bentuk matriks dari data di atas b. banyaknya baris dan kolom b. elemen-elemen pada setiap kolom d. elemen-elemen pada kolom ketiga g. (At)t A 3. (A B)t At 2. elemen-elemen pada baris ketiga kolom keempat 2. (AB)t BtAt Bt cAt. Sebutkanlah jenis dari setiap matriks berikut ini! 10 3 0 1 5 0 0 6 a.Beberapa sifat matriks adalah sebagai berikut.

1

2 1 7

3 5 1

1
e.
N 2 0 0 1

0 1 0 0

0 0 1 0

0 0 0 1

d. L

4 6

f.

P

0 0 0

4. Tentukanlah transpos dari setiap matriks berikut!
4 7 5 8

11

9 6 4

7 1 8

a.

P

c.

R

5 3

1
b.
Q 1 4 2 5 3 6

8 4 8 16

7 3 6 14

6 2 4 12

d.

S

5 10 2

Waktu : 60 menit 1. Perhatikan tabel jarak antardua kota dalam satuan kilometer berikut!
Bandung Bandung Jakarta Bogor Tasikmalaya Sukabumi Surabaya 0 180 126 106 96 675 Jakarta 180 0 54 275 115 793 Bogor 126 54 0 232 61 801 Tasikmalaya Sukabumi 106 275 232 0 202 649 96 115 61 202 0 771 Surabaya 675 793 801 649 771 0

1

ASAH KEMAMPUAN
Bobot soal: 30

a. Dengan menghilangkan judul baris dan judul kolomnya, tuliskanlah matriks yang kita peroleh! b. Tentukanlah ordo matriks! c. Tuliskanlah elemen-elemen pada setiap baris matriks! d. Tuliskanlah elemen-elemen pada setiap kolom matriks! e. Tentukanlah transpos dari matriks tersebut. Samakah matriks tersebut dengan matriks transposnya? Mengapa demikian?
56
Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

56

2. Berikan contoh dari setiap matriks berikut! a. Matriks berordo 2 7 b. Matriks berordo 7 2 c. Matriks berordo 5 5 d. Matriks berordo 1 4 e. Matriks berordo 4 1 f. Matriks identitas berordo 5 5 g. Transpos matriks identitas berordo 5 5 3. Tentukanlah x, jika At a. A B.

Bobot soal: 30

Bobot soal: 40

2 8
2 3 8 0 1 8 p 1

x 2 4

2 dan B 1 2
3 1 0 4x 1 x 2p

8 4

b. A

dan B

x p 4 2p 1

c. A

1 40 6 0

dan B

d. A

dan B

3p 0

B. Operasi Hitung pada Matriks
B. 1. Penjumlahan dan Pengurangan Matriks
Niko Sentera dan Ucok mengikuti tes untuk membuat SIM C. Tes ini terdiri atas tes tertulis dan tes praktek. Hasil tes mereka ini tampak seperti pada tabel berikut.
Nilai Tes Tertulis 4 5 Praktek 4 2 Nilai Total 8 7

Nama Niko Sentera Ucok

Penjumlahan tersebut dapat juga dilakukan dengan menggunakan matriks, yaitu sebagai berikut. 4 4 4 4 8 5 2 5 2 7

Bab 3 Matriks

57

Perhatikan bahwa kedua matriks yang dijumlahkan memiliki ordo yang sama. Hasil matriks yang diperoleh adalah matriks yang berordo sama, diperoleh dengan cara menjumlahkan elemen-elemen yang seletak. Bagaimana dengan pengurangan matriks? Pengurangan matriks juga dapat dilakukan jika ordo matriks yang akan dikurangkan sama. Hasil pengurangan matriks ini merupakan matriks yang berordo sama, diperoleh dengan cara mengurangkan elemen-elemen yang seletak.

Contoh
Diketahui matriks-matriks berikut.
1 A 4 1 2 2 1 ,B 3 2 3 4 1 6 , dan C 5 2 1 5 3 4

Tentukanlah: a. A b. B c. B d. A Jawab: B A C B e. B f. g. (A A A B) (B C C)

a. A

B

1 4 1
1 4

2 2 1
3 2 1 3
2 2 3 7

3 4 2 1 3 6
2 4 2 1 1 6 2 2 2 2 3 7

Jadi, A

B

2 2 3 4 1 6

.

1 4 1

2 2 1

b. B

A

2 3

3 1 2 4 3 ( 1)

4 ( 2) 1 2 6 1

2 2 2

2 3 7

58

58
Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

2

2 3 7 5 2 1 5 3 4

Jadi, B

A

2 2 3 4 1 6

.

c.

B

C

2 3

3 5 2 2 3 1
2

4 6
1 4 2

5 1 3 4

2 4 4

1 4 2

Jadi, B

C

4 4 1 2 2 1

.

3 2 3

4 1 6

d. A

B

4 1

1 4

3 2 1 3
4 6

2 4 2 1 1 6

4 6 4

6 1 5

Jadi, A

B

6 4 3 4 1 6

1 . 5 1 4 1 2 2 1

e. B

A

2 3

3 1 2 4 3 1
4

4

2 1 2 6 1

4 6 4

6 1 5

6 1 5

Jadi, B

A

6 4

.

Bab 3 Matriks

59

dan C 2 3 1 4 1. Tentukanlah: a. dan F 2 2 3 0 4 1 60 60 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . B A c. Diketahui matriks-matriks berikut. Diketahui matriks-matriks berikut. B A (A A At C B C B) C (B C) (B C)t 2 3 . (B C)t d. A (B C) 0 3 . Asah Kompetensi A 3 0 1 3 . g. E 0 1 4 2 f. D 3 1 1 0 2 3 . (A B) C 0 3 1 . (C B)t e. A (B C) 4 1 1 2 2 1 1 4 3 3 6 3 2 1 3 3 3 3 6 3 2 4 1 2 Jadi. 2 4 4 1 4 2 g. h. B 1 2 2 4 5 . A B b. j. (A B)t 2. (A B) C 2 2 2 5 2 2 2 1 3 3 6 3 2 2 1 2 7 5 3 3 4 3 0 3 3 6 3 Jadi.2 2 3 7 5 2 1 5 3 4 f. i.

j. Perkalian Bilangan Real dengan Matriks Setelah Kita mempelajari penjumlahan dua dan tiga matriks. a11 a21 A ai 1 maka: a12 a22 a1 j a2 j ai 2 aij a11 a12 a21 a22 A A A ai 1 ai 2 a1 j a2 j a11 a12 a21 a22 a1 j a2 j a11 a12 a21 a22 a1 j a2 j aij ai 1 ai 2 aij ai 1 ai 2 aij 61 Bab 3 Matriks . P d. berikan alasannya! a. selesaikanlah operasi matriks berikut ini. (D E) F b.Tentukanlah: a. D (E F) e. (P Q) Q) R R c. B f. dan C 0 1 C) (A B) 3 a1 3 a2 1 4 2 b1 b2 4 3 c1 c2 1 4 2c 3 3 a3 1 b3 5. 2. lakukan penjumlahan matriks A berordo i j secara berulang sebanyak n kali. D (E F) (F E) D (D F) E D (E F) (D F) E 5 2 1 0 Proyek Perintis 1979 2 3 . g. h. dan R 1 3 2 4 Jika mungkin. Jika tidak. Diketahui A Tentukanlah (A 4. Sekarang. i. (E F) D c. Hitunglah: 2 a1 a2 2 3 a3 b1 b2 2 b3 3 4 1 c3 c1 2 2c 2 4 1 2 3 4 . Diketahui: P 1 5 2 6 3 7 6 . P (Q (Q R) R) B. D (E F) 3. (P b. Q 4 5 3 4 3 7 6 8 . (D E) F d.

3B Jawab: 2 d. Jika A sebuah matriks dan k bilangan real maka hasil kali kA adalah matriks yang diperoleh dengan mengalikan masing-masing elemen matriks A dengan k. A A A b. A A A 3 4 Jadi. kita dapat menarik kesimpulan sebagai berikut. (2 3)A 1 2 1 6 3 6 3 2 3 4 1 2 1 2 3 4 1 2 1 6 9 12 3 6 3 a. A A A 9 12 . 2 A 3 4 1 2 1 B 0 2 7 1 3 5 Tentukanlah: a. 2(3A) g. 3A B f. Contoh Diketahui matriks-matriks berikut. B e.a11 a21 nA ai 1 a11 n a11 a21 n a12 a22 a12 n a12 a22 n a1 j a2 j a1 j n a1 j a2 j n a21 a22 a2 j ai 1 n ai 1 ai 2 ai 2 n ai 2 aij aij n aij na11 na21 nA nai 1 na12 na22 na1 j na2 j nai 2 naij Dari uraian ini. 62 62 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 3A c.

3A 3 3 4 3 2 3 3 3 4 3 1 3 2 3 1 6 3 6 3 9 12 6 9 12 3 6 3 Jadi. 15 0 1 3 5 0 6 21 3 9 15 Jadi. 0 1 3 5 c. 3A . 3B 3 2 7 3 0 3 2 3 7 0 3 1 3 3 3 5 3 9 . B ( 1)B ( 1) 2 7 1 0 1 2 1 7 0 1 3 . 5 1 1 1 3 1 5 0 2 7 1 3 5 Jadi. B 2 7 e.2 1 2 1 b. 3B 6 21 d. 3A B 3A 6 9 12 ( B) 3 6 3 0 2 7 1 3 5 6 7 5 2 9 2 Bab 3 Matriks 63 .

(2 3)A 6A 6 3 4 6 2 6 3 6 4 12 6 1 6 2 6 1 6 12 6 12 18 24 6 12 6 Jadi. 2 Jadi. 3. 2 4 4 1 kartudapat kanan kartu 2 64 1 64 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 2(3A) 18 24 2 12 6 1 2 1 . B. Perkalian Dua Matriks Pernahkah kita bermain domino? Bagaimanakah memasangkan kartu dalam permainan domino? Agar selembar kartu domino dipasangkan dengan kartu domino yang lain. jumlah mata bagian kartu tersebut harus sama dengan jumlah mata bagian kiri pasangannya. 3A B 7 5 6 3 6 3 2 3 2 6 2 3 12 f. 2(3A) 2 9 12 2 6 2 9 2 12 12 18 24 6 6 12 6 Jadi. g.6 2 9 . (2 3)A 18 24 .

Bab 3 Matriks 65 . Am p Bp n Cm n ordo hasil perkalian A A B a c b d a c dan B b d e g e g f h f h ae bg ce dg af bh cf dh Contoh Diketahui matriks-matriks berikut. yaitu sebuah matriks A dapat dikalikan dengan matriks B jika banyak kolom matriks A sama dengan banyak baris matriks B. A(B C) Jawab: a. AB 3 6 4 5 1 7 2 8 3 1 4 7 6 1 5 7 3 2 4 8 6 2 5 8 38 52 3 6 4 5 31 41 38 52 Jadi. Adapun elemen-elemen matriks hasil kali ini adalah jumlah dari hasil kali elemen-elemen pada baris matriks A dengan elemen-elemen pada kolom matriks B. A 3 6 4 5 .B 1 7 2 8 .Prinsip pemasangan kartu domino ini dapat kita gunakan untuk memahami perkalian dua matriks. AB b. AC d. AB b. BA c. BA 1 7 2 8 31 41 . 1 3 2 6 7 3 8 6 1 4 2 5 6 2 8 5 14 68 15 69 14 52 Jadi. dan C 1 3 2 4 Tentukanlah: a. AB AC e. BA 15 69 .

e. m. j. AB AB AC AC 15 21 22 32 16 20 16 20 Jadi. p. AC 1 1 15 21 31 41 16 20 4 5 3 3 22 32 38 52 16 20 16 20 3 6 .c. A(B C) 3 6 3 6 4 5 4 5 16 20 0 4 16 20 1 7 0 4 2 8 16 20 1 3 16 20 2 4 Jadi. l. AC 3 6 4 5 1 3 2 4 3 6 Jadi. dan M 3 1 5 2 Tentukanlah: a. n. (KL)M K(LM) 4(KM) ( 4K)M 4(MtKt) (( 4Mt)Kt)t (K(L M)t ((L M)K)t 66 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . (L M)K 66 i. MK e. Diketahui matriks-matriks berikut. Asah Kompetensi K 2 1 5 3 3 30 11 1. KL KM f. L 11 4 . 2 2 4 5 4 4 15 21 22 32 d. KM d. LK c. o. . LK MK h. k. K(L M) g. KL b. A(B C) . AB AC 16 20 .

2. Diketahui matriks-matriks berikut. 1 3 0 4 2 4 3 1 3 0 4 2 4 3 A 1 5 B 1 5 Tentukanlah matriks C yang memenuhi 3C 3. Diketahui matriks-matriks berikut. Tentukan nilai x yang menyebabkan perkalian matriks berikut menghasilkan matriks nol. maka berlaku sifat-sifat berikut. (1 x) 6 3 2 1 1 x Contoh-contoh dan latihan yang telah Kita kerjakan menggambarkan sifatsifat operasi hitung matriks. A a 4 2c 3b 2a 1 b 7 2A B. 2 b 3c Tentukanlah nilai c agar A dan B a 2Bt! 4. • • • • • • • • • • • • • P (P P(Q (P P(Q (P a(P a(P (a (a Q Q) R) Q)R R) Q)R Q) Q) b)P b)P Q R P P PQ PR PQ PQ aP aP aP aP a(bP) (aP)Q P(QR) P(aQ) (Q PR QR PR QR aQ aQ bP bP R) (ab)P a(PQ) (PQ)R Bab 3 Matriks 67 . Jika setiap matriks berikut dapat dioperasikan di mana a adalah konstanta.

2. Dengan cara yang sama. Diketahui matriks-matriks berikut. dan C 1 1 0 1 Bobot soal: 20 Bt C2. Diketahui matriks-matriks berikut. tentukanlah matriks Y yang memenuhi AY 4Y! 68 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam 68 . Diketahui: Bobot soal: 60 Tentukanlah x y . Kemudian. c. A Jika A 1 b a b c Bobot soal: 20 2 ASAH KEMAMPUAN . Tentukanlah nilai a dan b yang memenuhi persamaan-persamaan berikut! a. gunakan hasil ini untuk menentukan matriks X! 2. 2 2 2 2 3 1 1 x1 A 1 2 dan X x2 x3 1. 3.B a 1 c 0 d .Waktu : 60 menit 1. a 3 4 3 1 b 1 a d 3 x y a b b 2 6 2 1 2a b 4 3 3 1 2 5 5 4 1 7 5 7b 2 1 3 2 12 14 1 7 2 4 a b p q 27 23 15 20 1 3 2c c 1 a 1 b. Perlihatkan bahwa persamaan AX X dapat dinyatakan sebagai (A I)X 0. tentukan nilai d.

B 54 83. ( 3)( 6)( 3) 16 60 48 4 1 4 3 83 4 5 ( 3) 2 ( 6) 4 ( 3) 1 1 Bab 3 Matriks 69 . maka determinan matriks A adalah A c d a b c d ad bc. Jika A a b . Untuk matriks A berordo 2 2. A B 2 1 3 3 5 4 2 5 1 10 Jadi. Adapun untuk matriks B berordo 3 3. Determinan dan Invers Matriks C.C. 1. Determinan Suatu matriks persegi selalu dapat dikaitkan dengan suatu bilangan yang disebut determinan. Determinan dari matriks persegi A dinotasikan dengan A . 3 5 4 4 6 1 2 1 3 ( 2)3 4 6 10 Jadi. maka determinan matriks B adalah B aei bfg cdh ceg afh bdi Contoh Diketahui matriks A Tentukanlah A dan B . a b e h c f i a b d e g h c f i Jika B d g a b d e g h . Jawab: A 1 1 3 2 4 2 2 5 4 4 6 1 dan B 1 3 1 4 10. determinan matriks A didefinisikan sebagai berikut. determinan matriks B ini didefinisikan sebagai berikut menggunakan kaidah Sarrus.

C 0 10 0 17 4 5 1 0 8 1 7 12 6 . 2 1 4 0 0 0 2 1 1 1 0 3 2 1 A 3 0 dan B 7 5 Buktikan bahwa AB A B. 2x 1 x 2x 1 3 5 x 1 6 3 c.Asah Kompetensi 8 A 4 4 16 1. Diketahui matriks A dan B sebagai berikut. tunjukkan bahwa: sin sin sin cos cos cos sin sin sin 0 Sumber : Elementary Linear Algebra 70 70 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Tentukanlah determinan dari setiap matriks berikut 2 1 4 3 4 1 3 2 . 3. x 1 2 x x 1 2 3 b. B 2 8 . 2x 3 2x x 1 6 x 6 x 1 x 5 3 x 1 0 5 x 1 d. 0 e.E 22 10 2. 0 f. dan F 14 9 3 2 9 4 1 0 1 3 D 3 1 . Tentukanlah nilai x dari setiap persamaan berikut a. Tanpa mengevaluasi determinan secara langsung.

dikatakan matriks A sebagai matriks singular. maka matriks A mempunyai invers. a b d BA I2 2 sehingga dapat dikatakan c inversnya sebagai berikut. Berikut ini adalah syarat suatu matriks A mempunyai invers. (AB) 1 B 1A 1 3. Determinan dari matriks tersebut disebut minor dari determinan matriks A. Oleh karena itu. kita dapat menentukan Untuk menentukan invers suatu matriks dengan ordo 3 3. kalian harus memahami tentang matriks minor. Contoh Tunjukkan bahwa A Jawab: 5 2 7 3 dan B 3 2 7 5 2. 1 Adj A A1 det A d b 1 ad bc c a Untuk matriks A berordo 2 2 ini. • Jika A dikatakan matriks A sebagai matriks nonsingular. A dan B disebut saling invers. a. (AT) 1 (A 1)T BA Perhatikan bahwa bentuk AB bahwa A dan B saling invers. dan adjoint. kofaktor.C. ditulis dengan |Mij|. sehingga didapat matriks baru dengan ordo 2 2. • Jika A 0. 0. jika ada matriks B sedemikian hingga AB BA I n n dengan I matriks identitas. maka matriks A tidak mempunyai invers. Matriks Minor Matriks minor Mij diperoleh dengan cara menghilangkan elemenelemen pada baris ke-i dan kolom ke-j matriks A berordo 3 3. a11 a12 a13 A a21 a31 a22 a32 a23 a33 Bab 3 Matriks 71 . (A 1) 1 A 2. saling invers! Kita harus membuktikan bahwa AB AB 5 2 3 2 7 3 7 5 3 2 5 2 7 5 7 3 1 0 1 0 0 1 0 1 BA I2 Catatan Sifat-sifat invers matrik: 1. Oleh karena itu. Pada persamaan AB BA In n. 2. Invers Matriks Matriks persegi A mempunyai invers.

Untuk menentukannya ditentukan dengan rumus Aij = ( 1)i + j |Mij| Kofaktor-kofaktor dari matriks A adalah sebagai berikut. M11 a22 a32 a21 a31 a21 a31 a23 a33 a23 a33 a22 a32 M 21 a12 a32 a11 a31 a11 a31 a13 a33 a13 a33 a12 a32 M 31 a12 a22 a11 a21 a11 a21 a13 a23 a13 a23 a12 a22 M12 M 22 M 32 M13 M 23 M 33 b. A11 = ( 1)1 + 1 |M11| = |M11| A12 = ( 1)1 + 2 |M12| = |M12| A13 = ( 1)1 + 3 |M13| = |M13| A21 = ( 1)2 + 1 |M21| = |M21| A22 = ( 1)2 + 2 |M22| = |M22| A23 = ( 1)2 + 3 |M23| = |M23| A31 = ( 1)3 + 1 |M31| = |M31| A32 = ( 1)3 + 2 |M32| = |M32| A33 = ( 1)3 + 3 |M33| = |M33| c. Kofaktor Kofaktor dari baris ke-i dan kolom ke-j dituliskan dengan Aij. maka Adj A A11 A12 A13 A21 A22 A23 A31 A32 A33 72 72 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .Minor-minor dari matriks A adalah sebagai berikut. maka A11 A21 An 1 A12 A22 An 2 Adjo int A Adj A A1n A2 n Anm Untuk matriks A berordo 3 3. Adjoint n dengan Aij kofaktor dari Misalkan suatu matriks A berordo n matriks A.

Contoh Tentukan invers dari matriks A Jawab: 1 2 3 2 5 3 . 1 0 8 A 1 2 3 1 2 2 5 3 2 5 1 0 8 1 0 40 6 0 15 46 47 1 5 3 40 0 0 8 2 3 1 8 2 5 1 0 2 3 0 8 1 3 1 8 1 2 1 0 2 3 5 3 1 3 2 3 1 2 2 5 5 6 8 0 16 5 16 3 0 15 3 4 6 1 0 32 A11 A12 A13 A21 A22 A23 A31 A32 A33 40 3 5 0 5 2 9 3 2 16 13 Adj A 40 13 5 16 5 2 40 13 5 9 3 1 16 5 2 1 9 3 1 A 1 Adj A A 40 16 13 5 5 2 9 3 1 Bab 3 Matriks 73 .

B a11 A11 a12 A12 a13 A13 4 3 1 3 1 3 3 3 4 1 4 1 16 9 3 4 3 7 3 3 1 1 4 1 3 3 3 4 Asah Kompetensi 5 1. dapat digunakan ketiga rumus yang telah dijelaskan di atas.C . B . A 1 1 14 1 2 5 2( a b ) 2( a b ) 74 74 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Tentukanlah invers dari setiap matriks berikut! 1 1 3 5 6 15 2( a b ) 2( a b ) . 1 3 4 Untuk menentukan determinannya.Untuk menentukan determinan dari matriks berordo 3 3. Misalkan matriks A A11 A21 A31 A12 A22 A32 A13 A23 A33 Determinan matriks A (det A) dapat ditentukan menggunakan rumus: (i) |A| = a11A11 + a12A12 + a13A13 = a11 M11 = a11 a22 a32 a23 a33 a12 M12 a12 a21 a31 a13 M13 a23 a33 a13 a21 a31 a22 a32 (ii) |A| = a21A21 + a22A22 + a23A23 = = a21 M21 a21 a12 a32 a13 a33 a22 M22 a22 a11 a31 a23 M23 a13 a33 a23 a11 a31 a12 a32 (iii) |A| = a31A31 + a32A32 + a33A33 = a31 M31 = a31 a12 a22 a13 a23 a32 M32 a32 a11 a21 a33 M33 a13 a23 a33 a11 a21 a12 a22 Contoh Tentukan determinan dari matriks B Jawab: 1 3 3 1 4 3 . dapat juga digunakan matriks minor dan kofaktor. Gunakan salah satu rumus tersebut. selain dengan kaidah Sarrus.

Tunjukkan bahwa 3 4 7 habis dibagi 19. Diketahui matriks A 1 2 4 3 7 5 3 4 a b a a a b 3 ASAH KEMAMPUAN tidak mempunyai Bobot soal: 10 . tentukanlah matriks X. EBTANAS 1995 Waktu : 60 menit 1. dan C 8 x 2 x A 1 3x 4 x 2 1 3 3. Diketahui matriks A Jika At dan B .D 1 1 2 4 3 6 2 3 8 . Tentukanlah nilai x sehingga setiap matriks berikut singular! 4 2 1 9 x x 9 . EBTANAS 1997 2 3 1 8 4 0 9 3 7 1 2 1 7 9 6 2 5 5 8 2 3 4 4. tentukanlah nilai k. B . Jika matriks (A 1 0 1 4 kI) adalah matriks singular. tentukanlah dan B . Jika XA B. Tunjukkan bahwa (A 1)t 2 4 1 3 (At) 1 . Tentukanlah syarat agar matriks invers. Bobot soal: 30 Bab 3 Matriks 75 . Bobot soal: 10 3. Diketahui matriks A 4 2 1 2 1 1 1 2 . 2. Diketahui matriks A nilai k! 4. Bobot soal: 50 k At . dan E 1 1 1 2 1 1 1 1 0 2.

tentukan determinan matriks A. a b x e c d y f Persamaan matriks ini dapat kita selesaikan dengan menggunakan sifat berikut. sistem persamaan linear berikut. Jika XA B. dengan |A| BA 1. Misalkan. Sumber: Elementary Linear Algebra D. ubah sistem persamaan linear tersebut menjadi persamaan matriks berikut. Pada bab ini. 76 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam 76 . dengan |A| 0 0 Contoh Tentukanlah penyelesaian sistem persamaan linear berikut! 3x 4y 5 5x 6y 1 Jawab: Terlebih dahulu. Penerapan Matriks dalam Sistem Persamaan Linear Pada bab sebelumnya telah dibahas tentang penyelesaian sistem persamaan linear dengan menggunakan metode grafik. ax by e cx dy f Sistem persamaan linear tersebut dapat kita tuliskan dalam persamaan matriks berikut. yaitu : 3 5 4 6 5 6 18 ( 20) 38 Penyelesaian sistem persamaan linear tersebut dapat kita tentukan dengan cara berikut. kita akan menyelesaikan sistem persamaan linear tersebut dengan menggunakan matriks. 3 4 5 x 1 y A X B Kemudian. maka X A 1B. maka AB 1 B 1A jika dan hanya jika AB BA.Buktikan bahwa jika matriks B dapat bertukar tempat. metode eliminasi. dan metode substitusi. maka X B. 1. Jika AX 2.

tentukan A . x 1 38 6 5 A 1 4 3 5 1 B 11 . …. penyelesaian sistem persamaan linear tersebut adalah x 17 dan y 19 11 . Jika AX B maka x1 A1 A . 19 Dengan demikian. 19 Bab 3 Matriks 77 . dan A2 A 3 5 5 1 4 6 4 6 38 A1 A2 34 3 5 5 1 A1 A 22 Jadi.A 1 1 6 38 5 4 3 x y X Jadi. sistem persamaan linear dapat juga diselesaikan dengan menggunakan aturan Cramer berikut. xj Aj A . Aj adalah matriks yang didapat dengan mengganti elemen-elemen pada kolom-j dari matriks A dengan elemen-elemen matriks B. A1 . x 34 38 17 dan y 19 A2 A 22 38 11 . x2 A2 A . Contoh Tentukanlah penyelesaian sistem persamaan linear berikut dengan aturan Cramer! 3x 4y 5 5x 6y 1 Jawab: Terlebih dahulu. 19 17 19 11 19 17 dan y 19 Selain dengan cara di atas.

3y x x 9 5 x x 6y 0 1 8 14 3y 2 x x 3 y x 3 y 5 2x y x 3y x x 1 y 2 y 5 x 1 y 3 Bobot soal: 60 2. z 9 9z 6 78 78 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . c. f. h. e. d. b. x y 2z 9 2 x 4 y 3z 1 3x 6 y 5 0 x z 1 2y z 1 2x y 2 x z 1 2x y z 3 y 2z 4 x y 2x 9 2 x 4 y 3z 1 3x 6 y 5 z 0 x y 2y 7y 2y 5y 6y 2z 3z 4z 3z 8 1 10 2 0 x 3x x x 3x b. f. a. a.Waktu : 60 menit 1. g. Tentukanlah penyelesaian sistem persamaan linear berikut dengan menggunakan invers matriks dan aturan Cramer. x x 4x 3y y y 3y 4x 0 12 6 0 Bobot soal: 40 4 ASAH KEMAMPUAN e. c. Tentukanlah penyelesaian sistem persamaan linear berikut dengan menggunakan invers matriks dan aturan Cramer. d.

• Matriks diagonal.Rangkuman 1. Jika A . a. • Matriks persegi. yaitu matriks yang terdiri dari satu baris. sedangkan elemen-elemen lainnya sama dengan 0. Jika A a c a b c d a c 1 ad bc b d . • Matriks segitiga atas. c adalah konstanta d. yaitu matriks persegi yang elemen-elemen di bawah diagonal utamanya bernilai nol. 2. (A B)t At Bt b. (At)t A c. (AB)t BtAt 6. • Matriks nol. yaitu matriks yang elemen-elemen diagonal utamanya sama dengan 1. Jenis-jenis matriks berdasarkan ordo dan elemen-elemen matriks • Matriks baris. 3. yaitu matriks yang elemen-elemen diagonal utamanya sama. Kolom suatu matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang tegak dalam matriks. Matriks adalah susunan suatu kumpulan bilangan dalam bentuk persegi panjang yang diatur menurut baris dan kolom. • Matriks identitas. • Matriks skalar. yaitu matriks persegi yang elemen-elemen di atas diagonal utamanya bernilai nol. • Matriks kolom. 4. • Matriks segitiga bawah. yaitu matriks yang semua elemennya nol. yaitu matriks persegi yang elemen di luar elemen diagonalnya bernilai nol. yaitu matriks yang terdiri dari satu kolom. maka invers matriks A adalah: b a A 1 Bab 3 Matriks 79 . maka determinan matriks A adalah: A ad b d d c bc. (cA)t cAt . 5. Baris suatu matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang mendatar dalam matriks. 7. Beberapa sifat matriks adalah sebagai berikut. sedangkan elemen di luar elemen diagonalnya bernilai nol. yaitu matriks yang banyak barisnya sama dengan banyak kolomnya. Matriks A transpos (At) adalah sebuah matriks yang disusun dengan cara menuliskan baris ke-i matriks A menjadi kolom ke–i dan sebaliknya.

4 dan 5 B. . C. . Jika A + Bt = Ct. 1 5 2 5 2 5 3 5 4 5 3 5 1 5 4 5 D. . maka nilai d adalah . B 1 1 1 3 .Ulangan Bab 3 ○ I. dan maka . Jika . 0 E. Maka matriks C adalah . dan C adalah matriks persegi ordo dua dengan A = 2 1 . . ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 6.. y = x x D. . 1 D. 3 dan 2 80 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ C. . Jika . . . 80 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ . . dan 1 4 0 1 1 5 0 1 5 1 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ AC = B. 3 dan 2 E. ○ ○ ○ ○ . A. A. 1 5. maka x dan B. Invers matriks A = 1 5 2 5 3 5 4 5 1 11 2 11 4 5 3 5 2 5 1 5 4 11 3 11 adalah . Pilihlah jawaban yang paling tepat! x 5 5 4 2 4 2 1 y 1 0 16 2 5 4. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ A. B. . A. . A. B a 1 c 0 d 1. y berturut-turut adalah . y 1 x 2 2. Diketahui A 1 b 1 1 0 1 a b c . 3 dan 2 D. 2 B. E. . E. y = 2x C. . B. A. . ○ ○ ○ E. . C. 4 C. A. D. B. . ○ ○ ○ ○ ○ 3. 0 1 1 11 0 3 0 1 1 5 1 5 3 2 4 1 adalah . Invers dari matriks 1 2 a b 1 2 a b 1 2 a b 1 2 a b transpos dari B. 2 dan 4 C. di mana Bt ○ ○ ○ ○ E. . y = 3x B. . a b a b a b a b a b a b a b a b a b a b 1 4 a b a b a b a b a b a b a b a b a b a b 5 6 x y 13 24 ○ ○ ○ ○ D. y = 3 ○ ○ ○ ○ ○ C .

. 7 2 6 8 5 11 13 8 13 9 5 2 4 9 4 2 3 4 2 3 9 4 2 D. E. 9. 2 C. .. maka A 1 = . ○ ○ ○ 10. maka ○ ○ ○ ○ ○ ○ B=. A. Diketahui K 0 7 4 0 ○ ○ ○ ○ ○ 1 13. A. Jika A Kalau K = L . 4 6 C. 2 1 3 2 dan B 1 3 ○ 1 3 2 . . 18 46 4 15 39 3 81 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ . 1 4 9 13 5 6 6 5 1 1 13 9 5 3 1 12 ○ ○ adalah . ○ ○ B. E. . . 13 B. . . . . A. maka 4 2 1 . 4 B.. 2 3 5 4 4b . 6 9 3 11 12 8 13 8 3 8 5 11 13 8 13 9 5 6 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ B. 2 1 2 2 1 1 2 1 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ D. Jika A 2 2 2 3 5 4 2 3 . A. . Jika a b x y 2 5 3 1 3 1 p q p q p q p q p q 0 2 1 p q a b ○ dan x y 11. 8 6 20 14 2 2 ○ ○ ○ D.7. 2 Bab 3 Matriks ○ ○ ○ ○ ○ . . 4 . 0 1 E. . E. . maka c adalah . Diketahui 3 3 3 0 4 a 1 2 2 1 2 1 2 4 3 2 ○ ○ ○ ○ C. 4 5 3 2 E. 3 B. dan C 1 ○ ○ ○ ○ ○ ○ E. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 12. 2 C. 18 46 4 16 38 4 ○ ○ 1 a adalah . Nilai determinan A. 1 a 2 2 3 0 4 4 0 adalah . L 8 3c 11 t ○ ○ ○ B. . ○ 1 2 1 4 1 3 1 5 ○ ○ ○ ○ 0 2 3 2 3 C. E. . C. 12 maka (AB)C = . 4 5 ○ ○ 2 3 8. 16 D. C. 1 2 1 1 2 1 D. . 4 11 A. maka nilai B. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ D. . 7 3 . . 14 8 5 20 13 2 1 10 9 4 3 D. Jika A A A. .

Jika a. Hitunglah determinan dari: a. Diketahui A Nilai (AB) A. 4. 3 7 2 3 7 2 1 D.. b. c dan d memenuhi persamaan 2d 1 1 a b c 2c d b 2a 1 1 A. x dan y memenuhi persamaan matriks. 2 2 II. ○ maka tentukanlah a + b + c + d.. 5.. 1 x 3 1 2x y 3 2 6 2 =. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 1 2 5 8 3 6 9 ○ ○ ○ ○ b. Nilai dari 2 3 log a log 2 a b 1 log b log a 1 1 ○ ○ ○ A 2 2A + I adalah . 2. 4 9 2 4 9 2 7 6 9 8 1 1 2 dan B 1 3 3 2 . Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. Misalkan A adalah matriks . . . 1 3 1 1 3 2 2 1 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Tentukanlah nilai x + y.14. E. 1 0 26 27 ○ log b 2 ○ maka tentukanlah nilai x. . 3. . Jika diketahui 1 2 4 6 5 4 B. ○ ○ ○ ○ ○ A= 3 dan B = ○ 5 ○ ○ C. D. Jika x memenuhi x ○ ○ ○ ○ 1 0 15. P = 3 4 1 2 C. Q = 4 7 82 82 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ . Tentukanlah (AB)–1At. 4 0 2 1 4 0 3 4 B. 0 4 1 0 26 1 27 27 0 4 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ E.

pelajarilah bab berikut. Bab 4 Vektor 83 . B. lembing yang meluncur ini mewakili sebuah vektor. Dalam matematika.encarta. Agar kalian lebih memahami tentang vektor ini. yaitu suatu besaran yang memiliki besar dan arah. Pengertian Vektor Operasi pada Vektor Perbandingan Vektor Perkalian Skalar Dua Vektor dan Proyeksi Vektor Sumber: http://images. C.msn.Vektor B A B 4 A.com Pernahkah kalian melihat lembing yang meluncur di udara saat dilempar oleh atlet lempar lembing? Lembing tersebut meluncur dengan kecepatan dan arah tertentu sesuai dengan keinginan sang atlet. D.

Seperti a . a2) b2 a2 a O b a1 x b1 Gambar 5. a2) dan titik B(b1. Misalnya. maka vektor disebut sebagai vektor PQ . Pengertian Vektor Untuk memahami tentang vektor. sebuah vektor dapat pula ditulis menggunakan: • huruf kecil yang dicetak tebal. A 1. c dan sebagainya. P • huruf kecil yang di atas huruf itu dibubuhi tanda panah. P a Q a Q Penulisan vektor dengan menggunakan lambang panah di atas lebih sering digunakan. Seperti a. b . 5. Karena mnggunakan tulisan tangan. dan sebagainya. b2) pada koordinat Cartesius berikut. a2) dan B(b1. y B(b1. Selain cara di atas. b2) pada koordinat Cartesius 84 84 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . vektor yang dibubuhi tanda panah lebih mudah dituliskan daripada yang dicetak tebal. 4. 3. Panjang vektor PQ ini dilambangkan dengan |PQ |. 2. c. b.A. lakukanlah kegiatan berikut. Ukurlah panjang ruas garis dengan menggunakan penggaris! Diskusikan dengan teman sebangkumu! Apa yang dapat disimpulkan dari aktivitas ini? Kemukakan hasil kegiatan ini di depan kelas! Ruas garis berarah yang kalian gambar pada kegiatan ini mewakili sebuah vektor. Kalian bebas memilih cara penulisan vektor tersebut. perhatikan sebarang titik A(a1. Panjang garis yang diukur menggunakan penggaris menunjukkan panjang vektor tersebut. ktivitas di K elas Gambarlah sebuah ruas garis pada selembar kertas! Berilah tanda panah pada ujung ruas garis tersebut ini! Sebut titik pangkal ruas garis sebagai titik P dan titik ujungnya sebagai titik Q. 6. vektor PQ di samping ditulis sebagai vektor a. b2) c A(a1. Karena titik pangkal P dan titik ujung Q. Sekarang.1 Titik A(a1. Misalnya vektor PQ dapat ditulis sebagai vektor a .

a2 b2). Jika ditulis dalam bentuk pasangan terurut. Dengan menggunakan rumus jarak. kalian dapat menentukan panjang vektor a dan b ini. 0) ke titik B(b1. Panjangnya adalah c a1 b1 2 a2 b2 2 b1 a1 2 b2 a2 2 Untuk setiap vektor a yang bukan vektor nol. b3) Panjang kedua vektor ini masing-masing |a| a12 a2 2 a3 2 dan |b| b12 b2 2 b3 2 Bab 4 Vektor 85 . Adapun vektor b mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal O(0. vektor c (a1 b1. b2. Misalnya. dapat ditentukan suatu ˆ vektor satuan dari vektor a. Dengan menggunakan rumus jarak. Jika arah vektor c dibalik. Vektor b dapat kalian tuliskan sebagai b (b1. vektor a mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal O(0. ambil sebarang titik A(a1. b2). vektor a ini dapat kalian tuliskan dalam bentuk pasangan terurut a (a1.Pada bidang Cartesius tersebut. dilambangkan dengan e . a2. a2). maka akan didapat vektor c. Oleh karena itu. yaitu sebuah vektor yang panjangnya sama dengan panjang vektor c dengan arah berlawanan. yaitu: Panjang vektor a adalah |a| Panjang vektor b adalah |b| a12 b12 a2 2 b2 2 Dengan menarik ruas garis dari titik A ke titik B. i j yaitu: ˆ i 1 dan ˆ j 0 0 1 Dengan pemahaman yang sama seperti vektor pada bidang (R2). a (a1. b2. a3) dan b (b1. Jika vektor a x . a3) dan B(b1. b3) pada ruang (R3). 0) ke titik A(a1. maka vektor satuan dari a dirumuskan dengan: y x a 1 ˆ e a x2 y 2 y Vektor-vektor satuan ˆ dan ˆ dapat dinyatakan dengan vektor kolom. kalian mendapatkan vektor c. maka kalian dapat menuliskan vektor a yang mewakili vektor OA dan vektor b yang mewakili vektor OB dalam bentuk pasangan terurut sebagai berikut. Vektor satuan arahnya searah dengan vektor a dan panjangnya sama dengan satu satuan. b2). a2. b 2 a 2 ) sehingga panjang vektor c adalah c b1 a1 2 b2 a2 2 . Vektor ini disebut vektor invers dari vektor c. a2). kalian dapat memahami vektor pada ruang (R3). vektor c ini dapat di tuliskan sebagai c (b 1 a 1.

Panjang vektor r adalah r 42 02 ( 4)2 16 16 32 4 2 d. 1).ˆ j 1 . 6). kolom. maka q BC (4 2. 5). 4 3. yaitu: 1 0 0 ˆ ˆ i 0 . 2 2 ( 1)2 ( 5)2 4 1 25 30 Vektor r mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik C. dan C(4. 5). Keliling segitiga ABC adalah p q r 6 30 4 2 86 86 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 4). maka p AB (2 0.Untuk vektor pada ruang (R 3 ). Vektor p mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik B. Panjang vektor p adalah p 22 6 12 12 4 1 1 6 AB b. Tentukan: a. 3 4. maka vektor satuan dari a dirumuskan z a a 1 x2 y2 z2 x y z ˆ e ˆ Vektor-vektor satuan ˆ ˆ dan k dapat dinyatakan dengan vektor i. dan k 0 0 0 1 Contoh 1. 1). Diketahui segitiga ABC dengan titik-titik sudut A(0. 4. 6 5) (2. Vektor r yang mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik C d. juga dapat ditentukan vektor satuannya. Vektor p yang mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik B b. B(2. j. Vektor q mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal B ke titik C. maka r AC (4 0. Vektor q yang mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal B ke titik C c. 1. 3 3. 0. 3. 1 5) (4. 1. 1 – 6) (2. 3. Jika vektor a dengan: x y . Keliling segitiga ABC Jawab: a. Panjang vektor q adalah q c.

Gambarlah segitiga tersebut. a b 43 . 0) d. 6). 7) f. 5) j. 5) i.. didapat 7. dan 4 ke persamaan 5 a b 25 49 31 43 Jadi. 3. 8) c. t (0. l (7. 2. Jika a tentukan a b Jawab: Dari a Dari b 5. k (4. s (4. 4) g. 5. Diketahui vektor a dan b di R2. 4. r ( 2. Diketahui segitiga ABC dengan titik-titik sudut A(3. 3) b. 1 Waktu : 60 menit ASAH KEMAMPUAN 1. 5). 4) e. a12 b1 2 a2 2 b2 2 5 7 a12 b12 a22 b22 25 … Persamaan 1 49 . b 7. 4. 0) h.. a.2. 2). B(6. didapat ( a1 b1 )2 ( a2 b2 )2 105 Sehingga diperoleh a12 2a1b1 b12 a22 2a2b2 b22 105 (a1 b1)2 (a2 b2)2 105 … Persamaan 3 a12 a22 b12 b22 2a1b1 2a2b2 105 Substitusi persamaan 1 dan 2 ke persamaan 3 25 49 2a1b1 2a2b2 105 2a1b1 2a2b2 31 a b ( a1 b1 ) 2 … Persamaan 4 ( a2 b2 ) 2 2 a12 2 a1b1 b12 a2 2 2 a2 b2 b2 2 a12 a2 2 b12 2 a1 b1 2 a2 b2 b2 2 … Persamaan 5 Substitusi persamaan 1. 2. 0. didapat 5. dan C(2. 0) 2. Bobot soal: 20 Bobot soal: 30 Bab 4 Vektor 87 . 0. n (0. Gambarkan vektor-vektor berikut pada koordinat Cartesius! a. p ( 3. 7. m (5. Persamaan 2 Dari a b 105 . q (6. o ( 5. dan a b 105 .

Tentukanlah luas segitiga ABC. Diketahui vektor u Tentukanlah: a. dan u v c. c. v 3. 3. Jika u 4. 2. 0). f. Tentukanlah vektor c yang mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik C dan tentukan panjang vektor c. Tentukanlah vektor b yang mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal B ke titik C dan tentukan panjang vektor b. dan u v b.b. b. 4). v 5. d. 2. Tentukanlah vektor a yang mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik B dan tentukan panjang vektor a. tentukanlah u v . c. u v u u v v u v (1. h. Sumber: Elementary Linear Algebra 88 88 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . (1. Tentukanlah keliling segitiga ABC. u u v v2 u u v v2 2u2 2 v 2. v 2. 2). tentukanlah u v Buktikan secara geometris dan aljabar bahwa jika u dan v di R2. d. g. dan w w u (2. a. Jika u 5. f. tentukanlah u v 37 . e. maka: 1. 1. v e. Bobot soal: 20 w u w u 1 w w 1 w w w u 4. 3. Jika u 3. dan u v Bobot soal: 30 . Diketahui vektor u dan v di R2.

B. c Sekarang. c2) pada koordinat Cartesius Pada gambar tersebut. B(b1. jumlahkanlah vektor a dan b. c2) pada koordinat Cartesius berikut ini! y b2 a2 a1 c O c2 b1 C(c1. maka kalian dapat menjumlahkan vektor a dan b dengan menggunakan aturan penjumlahan matriks. b2). a (b1 a1. dan C(c1. dan c dapat kalian tulis sebagai berikut. b2) A(a1. Secara geometris. akan diperoleh a b b1 b2 a1 a2 c1 c2 c1 c2 b1 b2 a1 a2 b1 b2 a1 a2 c1 c2 b1 b2 c1 c2 a1 a2 Perhatikan bahwa c. 1. b1 b2 c1 c2 c1 c2 a1 a2 b1 b2 a1 a2 Dapat pula ditulis. Karena vektor merupakan matriks kolom. b c (c1 a1. Operasi pada Vektor B. b. vektor a. b2 a2).2 Titik A(a1. a b (c1 b1. c2) B(b1. a2) dan B(b1. Dengan aturan ini. c2 a2). Dapat pula ditulis. Dapat pula ditulis. Penjumlahan dan Pengurangan Vektor Perhatikan titik-titik A(a1. yaitu: 89 Bab 4 Vektor . b2) dan C(c1. penjumlahan antara vektor a dan b ini dapat kalian lakukan dengan dua cara. a2) a b x Gambar 5. a2). c2 b2). Uraian tersebut menunjukkan bahwa a b c.

Dengan membuat jajargenjang ABED. Ruas garis ini diwakili oleh vektor c.5 Penjumlahan vektor a + ( b) 90 90 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Sekarang. akan diperoleh AB AD AB BE AE (Oleh karena AD BE ) (Gunakan cara segitiga) Oleh karena AB a. dan AE c. Akibatnya. titik pangkal vektor a berimpit dengan titik pangkal vektor b. vektor a mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik B dan vektor b mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal C ke titik D.4 Penjumlahan vektor a + b = c dengan cara jajargenjang Misalkan. a ( b) a c b b Gambar 5. AD b. a b c. Cara segitiga Dalam cara ini. yaitu A C.3 Penjumlahan vektor a + b = c dengan cara segitiga b. jika vektor a dijumlahkan dengan invers vektor b. Dalam cara jajargenjang. maka a b c. Jumlah vektor a dan b didapat dengan menarik ruas garis dari titik pangkal vektor a ke titik ujung vektor b.a. a b c a b Gambar 5. maka kalian mendapatkan penjumlahan vektor a ( b) sebagai berikut. Cara jajargenjang a A b D a c a B b b E Gambar 5. titik pangkal vektor b berimpit ruas dengan titik ujung vektor a.

kalian dapat mengurangkan a dengan b sebagai berikut. a2. a2 b2. b2. kalian dapat menyatakan aturan penjumlahan dan pengurangan vektor sebagai berikut. a3) . a3 b3) Bab 4 Vektor 91 . b3) (a1 b1. a2. dapat dituliskan a b (a1 . berlaku a1 b1 b2 b3 b1 b2 b3 a1 a2 a3 a1 a2 a3 b1 b2 b3 b1 b2 b3 a b a2 a3 a1 a b a2 a3 Dengan menggunakan pasangan terurut. a2) (b1. a2 b2) • Untuk a dan b vektor-vektor di R3. b2) (a1 b1.b secara geometris Dengan menggunakan aturan penjumlahan dan pengurangan matriks kolom. b3) (a1 b1.(b1. kalian dapat menuliskan a ( b) a b. • Untuk a dan b vektor-vektor di R2. a b b a Gambar 5. a3 b3) a b (a1.6 Pengurangan a . a3) (b1. dapat dituliskan a b (a1. a2) (b1. a2 b2) a b (a1.Seperti pada bilangan real. b2. berlaku a b a1 a2 a1 a2 b1 b2 b1 b2 a1 a2 a1 a2 b1 b2 b1 b2 a b Dengan menggunakan pasangan terurut. Secara geometris. a2 b2. b2) (a1 b1.

8.7 Penjumlahan vektor Contoh Diketahui vektor-vektor a (0. (a b) c ( 1. a a (0. c b ( 3. 1 4) (2. 1) Jadi. 4) ( 3. 2. 3. a o a. 1. b c (5. 1. 5. a o (0. (a b) c 5. 3. 7. 3) (2 ( 3). tentukan: 1. 0. 1) ((0 0. 4. b c ( 1. 3. 0. 0. 4). 2 0. a a o. b a (2. 3 0. 4) (0. 3. 4) (0 2. 1) (2 0. 4) ( 3. 3 ( 2). 2) Jadi. 0. 1) (0. 2. 2 ( 2). 4. 2. 3). 2. 1. a a 3. 4. 1. 3) (2 ( 3). 1. 0) o Jadi. c b 10. a a (0. 3) (2 ( 3). 1) (2. 1. 1 ( 1)) (0. 7) Jadi. a 0 4. 1. a b 6. 1 ( 1)) (0. a (b c) ( 1. 1) Jadi. b c (2. kalian dapat menyatakan: • b c a • d e c • b d e a Gambar 5. 1) (0. b (2. 2 3. 3. a a (0. 3) ( 3. 6). 1) ((0 0. 0 3. 3. 1). 4 3) (5. 3. 3) Jadi. (a b) c (2. a a 2. 3). 2). 6. 2 3. 6) Jadi. b c (2. 2. 1. 3 0. 3. c b ( 5. a (b c) (0. 0) (0 0. 3. 2. 7) (0 ( 1). 1). 6). 1 0. 3. a b (0. 2. b c 9. 1 0) (0. 3 3) ( 1. 0. 3) Jadi. 1) ( 1. 2. 4 ( 1)) (2. 3. 1 7) ( 1. 2. 3. b c 8.a b c d e Perhatikan gambar berikut! Dari gambar di samping. 92 92 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 3. 7). 6) Jadi. 0. 1) (0. 1. 9. 3 4) ( 5. 10. 2. 4) ( 3 2. 3). 1) a Jadi. 2 ( 2). dan c ( 3. 3) (2. 1). 4 3) ( 1. a b (2. b a (2. 0. 3. 2. a (b c) Jawab: 1. b a 7.

u v v u b. a (b c) s. tentukanlah: b) c a) c (b c) (c a) b a c b c a b) (a c) b) (a c) 4. (a b) (a c) 2. Diketahui vektor-vektor a a. a c p. m. c a q. c a ( 5. Secara geometri. a b b c a c (a (b a a 2 c . a c l. (u v) w u (v w) c. b (1. g. 8. b c n. Berdasarkan gambar berikut. f. b a m. a b h. i. tuliskanlah operasi-operasi vektornya dalam bentuk yang paling sederhana. 4. d. Jika a a. buktikan bahwa: a. j. (a b) (a c) t. c b o. ( a b) c e. a e g g f e. a (b c) f. c. a p. c b k. b c j. c u. b a i. a. c w. b f d c. a r. b c c. dan c ( 3. Diketahui vektor-vektor berikut. 2. (a b) c r. 5). c b i c f. ( a b) c g. c i h 3. a v. (b o. u d. a q. u o o ( u) u u u u o Bab 4 Vektor 93 .Asah Kompetensi a 1 b c 1. b. h. (a x. (a n. a b d. a b l. b t. gambarkan vektor-vektor berikut! 2 k. a b b. (a 3). d e b d. b d a e h b. 3). e. b s. dan b b a c b c a b) c a) c (b c) ( c a) 2 1 c .

0) Didapat. 16). 3 3. c 2a 3b (8. Diketahui vektor a c 2a 3b. 0. 0.. kalian telah mempelajari penjumlahan vektor. 2 4. maka vektor ku berlawanan arah dengan vektor u.. jika k 0. 0. 0. u2. 0) ( 3. u u . ku2. 94 (1. 2) (2 1. 3 (2. 2). 10) (6. 2). vektor baru tersebut segaris dengan vektor u dan memiliki panjang k u . …. kun). 6) k(1. 6) sejajar dengan vektor v (1. 17. 4. 0. maka ku (ku1. ku u k 0 Gambar 5. 16) Jadi. 0. 0. 0) ( 3 k.. Apa yang terjadi jika vektor-vektor yang dijumlahkan adalah k vektor yang sama? Dalam penjumlahan tersebut. 6) sejajar dengan vektor 94 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . un). Jadi. 8. 4. vektor u ( 3. Dalam perkalian skalar dengan vektor ini. Adapun jika k 0. 6 2k ) (0. …. maka. 2) (0. 2). u u u . 0. 0. 5) dan b (2. maka vektor ku searah dengan vektor u. 2. kalian harus menunjukkan ada bilangan real k sehingga u kv. k vektor u k 0 u u u ku u u . 6) sejajar dengan vektor v (1. 3. Buktikan bahwa vektor u v (1. u kv u kv o ( 3. 6) (k. Perkalian Skalar dengan Vektor Pada bagian sebelumnya. 0. tentukan vektor c 2) ( 3.8 Perkalian skalar dengan vektor u Contoh 1. k 3. 0. 6) (8.B. Jawab: 2a 3b 2(1. 9. Bukti: Untuk membuktikan bahwa vektor u ( 3. 5) 3(2. 2. 2 5) (3 2. 2k) (0. kalian akan mendapatkan sebuah vektor baru yang setiap komponen-komponennya diperoleh dengan mengalikan k dengan setiap komponen-komponen vektor u. 0. 17. 2). Akibatnya. 3. 0.. u 3v.. Jika k skalar tak nol dan vektor u (u1. 0..

Diketahui vektor a ( 1. 6. B. Carilah vektor dengan titik pangkal P(2. y) merupakan koordinat Cartesius dari suatu titik atau koordinat bidang. yaitu bidang xy. dan C segaris (kolinier)! B. 6). 4a 2 3). 2b 4c e. a. 1). b (0. 1. 6. a b Gambarkan vektor c jika: a. dan C(14. c 2a 3b b. 2. Diketahui titik A(2. 6). 4. 1. y 5 B( 2. 3. –2) x A(1. 3). Diketahui vektor a dan b seperti gambar berikut. 3a c. dan c b 4c 2b 4c b 2c ( 1. b 4a f. Hitunglah: 2. 3) sejajar dengan vektor v ( 4. 2. z) yang merupakan koordinat Cartesius dari suatu titik atau koordinat ruang ke tiga sumbu membentuk tiga bidang. 2. c a 2b c. c 3a b 3. Tunjukkan bahwa titik A. bidang xz. dan bidang yz. 2. 6)! 6. B(6.9 Koordinat Cartesius di R2 Vektor R2 mempunyai pasangan bilangan (x. 0. 10. 7) yang arahnya berlawanan dengan vektor v ( 2. 2). 4. 3)! 4. 2a b.Asah Kompetensi 1. 1)! 5. 4) Gambar 5. 3) 4 3 2 1 5 4 3 2 1 O 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 D(5. 4) yang mempunyai arah sama seperti vektor v (7. y. Carilah vektor dengan titik ujung Q(2. 2a b d. Sifat-Sifat Operasi Hitung pada Vektor Vektor di R2 berhubungan dengan letak suatu titik pada sebuah bidang dengan pasangan bilangan (x. 95 Bab 4 Vektor . 2) C( 1. Buktikanlah bahwa vektor u (2.

Pembuktian sifat 1 Ambil sebarang vektor a (a1. b3) (a1. (b1. a b b a. Untuk sifat-sifat yang lain. dan c vektor-vektor di R2 atau nol maka berlaku hubungan berikut. b3) (a1 b1. 5) y (3. dapat kalian buktikan sendiri. 1. b3). 4. di R3 dan k serta l skalar tak k(la) (kl)a k(a b) ka kb (k l)a ka la 1a a Dalam buku ini akan dibuktikan sifat 1. a3) dan b a b (a1.10 Daerah perpotongan pada ruang dimensi tiga z A(3. 2.Ketiga bidang tersebut membagi ruang dimensi tiga menjadi 8 daerah seperti Gambar 5. (a b) c a (b c) 6. a ( a) o 8. 3. 4) x Gambar 5. b. b2. a2. maka 96 96 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . sifat 4. b3 a3) (b1. b2. a3 b3) (b1 a1. b2. a o o a a 7. dan sifat 7. a2. a2. sifat 2. Jika a. a b b a 5. z x y Gambar 5. 4. a2 b2. a3) (b1. a3) b a Jadi. b2 a2.11 Koordinat Cartesius di R3 Sifat-sifat yang terdapat dalam operasi hitung vektor adalah sebagai berikut.10.

a3) (a1 a1. 2. 4). a3) ka la Jadi. a2. 2. a2. Tentukanlah semua skalar c 1 . 0. maka: Pembuktian sifat 2 a3) (0. 0) o Pembuktian sifat 4 (a1. 2) dan 2u 5v (12. dan C(6. ka2. 4. (k l)a3) (ka1 la1. c3) (a1 b1. AC . 2. 1. a2. la3) k(a1. maka : Pembuktian sifat 7 2 Waktu : 60 menit ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 20 1. b2. dan C(3. a2. a3) l(a1. 3) c3(3. c2. a3) ( a1. b (b1. c3). a3) ((b1. maka : a ( a) (a1. a2. a2 b2 c2. dan BC . la2. a2. b3) (c1. a3) (b1 c1. 7. b3). dan c 3 yang memenuhi c1(2. a3 b3 c3) (a1 (b1 c1). Tentukan panjang AB. a2. a3). a3 b3) (c1. 1). a3). c2. B(3. 0. dan C segaris (kolinier). jika u 3v (7. a3 (b3 c3)) (a1. a2 b2. 4). a2 Jadi. b3)) (c1. Buktikan secara geometri bahwa: a. 0. 3. Tentukanlah vektor u dan v. Tunjukkan bahwa titik A. b2. B(1. a2. b3 c3) (a1. c3)) a (b c) Jadi. c2. dan c (a b) c ((a1. ka3 la3) (ka1. a3) (b1. c 2 . buktikanlah bahwa C terletak pada garis AB. 2. 3. ka3) (la1. 6). k(a b) ka kb 2. a2 (b2 c2). a3 (c1. 2). b2 c2. a ( a) o. (k l)a2. 6. Diketahui titik A(7. a3). Diketahui titik A( 6. 8) c2(1. 1). (a b) c a (b c). (k l)a ka la. 1.Ambil sebarang vektor a (a1. a2. a2. ka2 la2. a ( a) o b. c2. a2. c3) (a1 b1 c1. a3) ((k l)a1. 11) 0. b2. Ambil sebarang vektor a (a1. Ambil sebarang skalar k dan l serta vektor a (k l)a (k l)(a1. B. k(la) (kl)a c. 5. Kemudian. Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Bab 4 Vektor 97 . 0). a2.

Misalkan: Posisi rumah Niko Sentera adalah P Posisi sekolah adalah Q Posisi Niko Sentera saat ini adalah N maka dapat dituliskan PN : NQ m : n. Caranya sebagai berikut. maka n Koordinat titik N adalah N m n my 2 ny1 mz2 nz1 mx2 nx1 . m n • Jika P(x1. m n m n m n Dalam perbandingan PN : NQ m P N m : n terdapat dua kasus. n PN : NQ Q m:n 98 98 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Perbandingan Vektor Niko Sentera pergi dari rumah ke sekolahnya dengan berjalan kaki melintasi sebuah jalan yang lurus. Jika saat ini. y2. kalian dapat menyatakan titik N sebagai vektor posisi n dalam vektor posisi titik P dan Q. y1) dan Q(x2. n r r r PN m PQ m n m (s m n P m N n r) r n s O x2 y2 x1 y1 mr n r ms mr m n ms n r m n Q Jadi. maka perbandingan jarak yang telah ditempuh dengan jarak yang belum ditempuhnya adalah m : n. z2) di R3. m n m n x2 m y2 z2 x1 n y1 z1 • Jika P(x1. Dari perbandingan ini. z1) dan Q(x2. maka n Koordinat titik N adalah N m n m n mx2 nx1 my 2 ny1 . yaitu: 1. n ms n r . .C. y2) di R2. y1. Titik N membagi PQ di dalam. ia telah meninggalkan rumah sejauh m meter dan ia harus menempuh jarak n meter lagi untuk tiba di sekolah.

4. 5). 4. m P Q N n PN : NQ m: n) Contoh Tentukanlah koordinat suatu titik pada garis hubung A(2. 6). B(3. 1. b. 0. 2) Jadi. Titik P membagi AB di dalam dengan perbandingan 1 : 2. B(0. 1). 0. 5) 1 3 1 3 1 3 Jadi. Diketahui segitiga ABC dengan AB a dan AC BC dengan BD : DC 1 : 2 dan titik E pada AC dengan AE : EC 2 : 1. Tentukanlah koordinat titik sudut keempat dari persegi ABCD. 4) dan B(6. Titik-titik sudut segitiga ABC adalah A(3. 3. 0. dan C(1. 4). Jawab: Misalkan. Bobot soal: 20 3 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 20 Bobot soal: 10 Bobot soal: 40 Bab 4 Vektor 99 . Waktu : 60 menit 1. dan titik R membagi BC di luar dengan perbandingan 2 : 1. 1). Buktikan bahwa A(1. Titik D pada sisi 4. 8) di dalam dan di luar dengan perbandingan 1 : 3. titik tersebut adalah titik P. A(1. 4. dan AP : PB 3: 2 2. P 1 6 1 ( 3) 2 1 7 . 1. Titik N membagi PQ di luar. • Untuk titik P membagi AB di luar dengan perbandingan 1 : 3. C( 1. dan AP : PB 3 : 1 b. B(10. 3. Koordinat titik P dapat kalian tentukan dengan cara berikut. titik P(0. 1 6 3 2 1 7 3 3 1 8 3 4 . 2. 3.2. 7. Tentukanlah koordinat-koordinat titik P. P P(3. 3). • Untuk titik P membagi AB di dalam dengan perbandingan 1 : 3. . ( 3) 1 ( 3) 3 1 8 . berlaku AP : PB 1 : 3. 0). 1. 5). 2). 5. 3. B(3. ( 3) 1 ( 3) 4 ( 3) P(0. dan R. 4. Tentukanlah koordinat titik P yang terletak pada garis AB jika: a. 1). 1) adalah titik-titik sudut segitiga siku-siku samakaki. berlaku AP : PB 1 : 3. 5). Koordinat titik P dapat kalian tentukan sebagai berikut. Titik Q adalah titik tengah AC. A(2. Q. titik P(3 .

BC. Bobot soal: 10 D. a2. b. Buktikanlah bahwa CD dibagi dua oleh OB dengan perbandingan 1 : 2. . . D adalah titik tengah OA. tentukanlah perbandingan AF : FB. Diketahui jajargenjang OABC. anbn 100 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Jika M titik potong antara garis AD dan BE. E. b2. maka perkalian skalar vektor a dan b didefinisikan oleh a b a b cos .. Jika perpanjangan garis DE memotong garis AB atau perpanjangannya di titik H. dan CA suatu segitiga ABC. Nyatakan vektor AE dan AD dalam vektor a dan b. Perkalian Skalar Dua Vektor dan Proyeksi Vektor B b O a A Jika a dan b vektor-vektor tak nol dan sudut di antara vektor a dan b. Buktikanlah bahwa a b c d e f D. Jika dinyatakan dalam bentuk pasangan terurut. . Buktikan juga bahwa OB dibagi dua oleh CD dengan perbandingan 1 : 2. dan F berturut-turut titik tengah sisi AB. Jika perpanjangan garis CM memotong garis AB di titik F. nyatakan vektor dalam vektor a dan b. . maka hasil kali dalam atau perkalian skalarnya adalah a b 100 a1b1 a2b2 .. tentukan perbandingan AH : HB. 5. bn) adalah sebarang vektor pada Rn. perkalian skalar dua vektor ini didefinisikan sebagai berikut. c. . d. an) dan b (b1.a.. Jika a (a1.. .

Jika a. a3) dan b b2 ˆ j (b1. k(a b) (ka) b a (kb) 2. maka: 1. maka a b a1b1 a2b2 a3b3 (a1. a b b a. yaitu: c c vektor satuan c Bab 4 Vektor 101 . a2. b2. a3) dan b Dalam perkalian skalar dua vektor terdapat sifat-sifat berikut. maka: ˆ b3 k a2 b2 ˆ ˆ j j a3 b2 ˆ k j ˆ a1 b3 ˆ k i ˆ ˆ i a1 ˆ a2 ˆ a3 k dan b b1 ˆ i j ˆ ˆ ˆ a k ) (b ˆ b ˆ b k ) a2 j 1i 2j 3 3 a2 b1 ˆ ˆ a3 b1 ˆ k i j i ˆ ˆ ˆ abk k 3 3 Pembuktian sifat 1 a1 b1 ˆ ˆ i i a2 b3 ˆ k j ˆ i i karena ˆ ˆ a1 b2 ˆ ˆ i j ˆ ˆ ˆ ˆ j j k k 1 dan ˆ karena ˆ ˆ dan k saling tegak lurus. Ambil sebarang vektor a Misalkan a i a b ( a1 ˆ (a1. i j ˆ k i ˆ ˆ k j ˆ 0 sehingga a b a1b1 a2b2 a3b3 b1a1 b2a2 b3a3 b a Jadi. b2. dan c vektor-vektor di R2 atau di R3 dan k skalar tak nol. b2.• • Jika a Jika a (a1. cos A a c O C b B c a c a cos a a b a b a b b a b b Jadi. panjang proyeksi vektor a pada vektor b adalah c Setelah mengetahui panjangnya. maka ˆ ˆ i. kalian dapat pula menentukan vektor proyeksi tersebut. b (b1. j. a3). Untuk sifat-sifat lainnya. maka a b a1b1 a2b2 (b1. b3) vektor-vektor di R3. a b b a 3. a2. b. b3) dan k skalar tak nol. maka : k(a b) k(a1b1 a2b2 a3b3) (ka1b1 ka2b2 ka3b3) … (*) (ka1)b1 (ka2)b2 (ka3)b3 (ka) b Dari persamaan (*). a2) dan b (b1. a (b c) a b a c 4. Perhatikan segitiga AOB! Pada segitiga AOB. Ambil sebarang vektor a (a1. a2. dapat dibuktikan sendiri. diperoleh k(a b) a1(kb1) a2(kb2) a3(kb3) a (kb) Perhatikan gambar berikut! Proyeksi vektor a pada vektor b adalah vektor c. b2) vektor-vektor di R2. a a a 2 Dalam buku ini akan dibuktikan sifat 1 dan sifat 3. b3).

Tentukanlah: a. c b b a b b b b a b 2 b b a b 2 Sehingga proyeksi vektor a pada vektor b adalah vektor c b . a . 1. c. dan b .b Contoh Diketahui vektor a (1. Vektor proyeksi a pada b adalah c c b b ( 1. maka: a b 3 1 2 cos a b 2 2 3 Didapat 135°. panjang proyeksi vektor a pada vektor b adalah 1. 3 2 3 1 102 102 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . besar sudut yang dibentuk oleh vektor a dan vektor b b. vektor proyeksi a pada vektor b Jawab: a. maka: a b 3 c 1 1 b 3 Jadi. 2. 2. Misalkan vektor proyeksi a pada b adalah c. terlebih dahulu tentukanlah a b.Oleh karena c berimpit dengan b maka vektor satuan c adalah Jadi. 3 2 . 2) 3 1 . 0) dan b ( 1. panjang proyeksi vektor a pada vektor b c. b. Untuk menentukan besar sudut yang dibentuk oleh vektor a dan vektor b. a b 1 ( 1) ( 1) 2 0 2 1 2 3 a 12 ( 1)2 02 1 1 2 ( 1)2 2 2 2 2 1 4 4 9 3 b Misalkan sudut yang dibentuk oleh vektor a dan vektor b adalah . 2).

8). Diketahui vektor a (2. 1) dan b (5. 6) dan b ( 9. Diketahui a lancip a. 4) Bobot soal: 20 Bobot soal: 10 4 ASAH KEMAMPUAN 2. 3. Q(11. dan R( 3. panjang PR b. Gunakan vektor-vektor untuk menentukan sudut-sudut di bagian dalam segitiga dengan titik-titik sudut ( 1. 0. Dari vektor-vektor a dan b pada soal nomor 1. Tentukanlah: d. Panjang proyeksi vektor a pada vektor b b. luas segitiga PQR c. Diketahui vektor a (7. 10. Panjang proyeksi vektor b pada vektor a d. ( 2. a ( 7. proyeksi vektor PR pada PQ a. a (a b) d. 2) dan b (4. 1).Waktu : 90 menit 1. Misalkan. panjang proyeksi PR pada PQ 8. 2. 3. c) Bobot soal: 10 Bobot soal: 20 6. a (2. 3) b). dan (1. a (2. 6. 2). 1. 2). 4). b ( 5. Tentukan nilai x agar vektor (a xb) tegak lurus pada vektor a. b a a c dengan a 4. 0. dan sudut antara vektor a dan b adalah 3 . dan c Tentukanlah panjang proyeksi vektor a pada vektor (b 7. 1. 8. Olimpiade Matematika SMU. Diketahui segitiga PQR dengan P(5. 3). (a b) (a b) (1. 4). a (a b). 1. 1). tentukan: a. a b 5. 3) dan b ( 0. 4. b (a a dan b jika: a. Vektor proyeksi b pada a 3. 1) (8. 0. a b b. panjang PQ e. a d. 0). 2000 Bobot soal: 10 Bab 4 Vektor 103 . dan sudut antara vektor c. 1) dan b ( 3. Tentukanlah: 4 dengan tan c. 2) b. 5). Apakah b c? Jelaskan! Bobot soal: 10 Bobot soal: 10 Bobot soal: 10 2. Tentukan a b. b o. Vektor proyeksi a pada b c.

b2). Penulisan vektor • • Dengan huruf kecil dicetak tebal. maka vektor satuan dari a dirumuskan dengan: y x a 1 ˆ e a x2 y 2 y 5. maka a a1 2 a2 2 a12 a2 2 a3 2 3. 2. . Panjang vektor c adalah |c| (b1 a1 )2 (b2 a2 ) 2 . dapat ditentukan suatu vektor satuan dari ˆ vektor a. y. dilambangkan dengan e . 2). k. c. Misalkan: a. maka a (a1. l adalah vektor maka sifat-sifat operasi hitung pada vektor adalah sebagai berikut • • • • • 104 a (a a a b b) o b c o a a a o a (b c) ( a) k(la) (kl)a 104 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . b. maka vektor yang menghubungkan vektor a dan b adalah vektor c (b1 a1. 1) dan b (2. b. Jika vektor a (a1. a2) dan vektor b (b1. c . . Dengan huruf kecil yang di atas huruf tersebut dibubuhi tanda panah. a (a1. . c. 4. Jika a. 2 tentukanlah nilai y yang mungkin! angkuman Rangkuman 1. Jika vektor a x . a2. Misalkan: a . . .Diketahui vektor a (3. Jika panjang proyeksi a pada b adalah 1 b . a2). Panjang vektor a dirumuskan sebagai berikut: • • Jika a Jika a R2. a3). Untuk setiap vektor a yang bukan vektor nol. . . a R3. Vektor satuan arahnya searah dengan vektor a dan panjangnya sama dengan satu satuan. b2 a2). 2. b. .

k adalah konstanta 7.• • • • k(a (k 1a b) l)a a ka ka kb la 5. Sudut antara dua vektor cos Sehingga a b a b cos O 8. Sifat-sifat perkalian skalar dua vektor • • • • a b a (b k(a b) a a b a c) a2 B a b (ka) b a c a (kb). Perbandingan vektor • Titik N membagi PQ di dalam m PN : NQ n m:n a a b a b b A R N S Bab 4 Vektor 105 . Cara segitiga a b c Titik pangkal vektor b berimpit dengan titik ujung vektor a. • Cara jajargenjang a c b a b Titik pangkal vektor a berimpit dengan titik pangkal vektor . Penjumlahan antara vektor a dan b dapat dilakukan dengan dua cara berikut ini. 6.

• Titik N membagi PQ di luar m PN : NQ m : ( n) R S n N 106 106 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .

3v u C.. Jika sudut antara vektor a b A. ABCDEF adalah segi enam beraturan dengan pusat O. u dan AF v. i i 2j pk dan ○ ○ ○ ○ ○ ○ 2. 3 A. 2v u B. Jika OA (1. (4. 6u 6v B. v u 9. . 3 4 4 3 E. 8u 8v C. 0. Diketahui persegi panjang OABC dan D titik tengah OA. . maka sama dengan . . . 16i 15j 12k B. AD A. 8 1 PQ . 32i 30j 24k C. . CD memotong diagonal AB di P. 32i 30j 24k D. Jika d 75.. 6 13 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 5. 6) C. maka d . . A. Jika a adalah (2. 1 a 3 1 a 2 2 b 3 3 b 4 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ OA .Ulangan Bab 4 ○ I. 1). 5 atau 5 2 2 1 atau 1 E. 1). b) ○ ○ 4 adalah . (2. A. . Jika OA (1. 7 atau 7 2 atau 2 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 7. . B. A. . jika AB dan BC masingmasing dinyatakan oleh vektor u dan v. Jika OA a dan OB b. 0) dan OC (0. . dan sudut (a. (3. 2u 2v D. . Pilihlah jawaban yang paling tepat! 1. OB ) ○ 8. 2). Diketahui titik P (1. (1. . . 2) 6. . .. . 16 2 j pk adalah 60 . 1 1 atau D. 56i 36j 24k 3. C. . Titik R adalah sebuah titik pada garis hubung PQ sehingga PR A. 5) ○ D. OB (4. maka konstanta positif k ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Bab 4 Vektor 107 . Diberikan segi enam beraturan ABCDEF. 2) B. . 7) dan Q(4. 5u 5v 4. B. 48i 45j 36k E. 1 4 ○ ○ ○ ○ ○ ○ D. DEFG. . b (3. 2 ○ ○ ○ ○ adalah . C. k). B. . C. . 2) E. 2) dan maka tan . maka vektor proyeksi AF ke OF adalah . E. u v D. . Diketahui kubus OABC. . . maka p . . 5). Diketahui C 16i 15j 12k dan d vektor yang segaris (kolinear) berlawanan arah dengan c. 4u 4v E. maka OP dapat dinyatakan sebagai . (5. 5 9 D. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ B. A. Koordinat titik C 3 1 2 C. 4 E. 1 (a 2 1 (a 3 2 a 3 Jika AB CD b) b) 1 b 3 D. 0 . u 2v E. maka AB AE AF .

Diketahui u 3i 4j xk dan v 2i 3j – 6k. 4) (2. 1 (1. Jika vektor x diproyeksikan ke vektor y. 1) 2 D. Buktikanlah! a. –1). 108 3. B. 90° B. 1) 3 15. . 0). 1 atau 2 14. Jika panjang proyeksi a ke b sama dengan 1 5 . q r (2. 0.A. 90° E. 3. Misalkan p (1. u v 1 2 u v 4 1 2 u v 4 108 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ . 1 r r ○ ○ ○ ○ 4. 1) 4 2 3 (1. . 1. ○ ○ ○ ○ 5q r ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ c. A. d. 1) atau C. C. Vektor x tersebut adalah . 4 11. . w v . 1. atau 1 2 2 1 atau 1 B. 2b D. 2c c E. . Sebuah vektor x dengan panjang 5 membuat sudut lancip dengan vektor y (3. D. 3. 5 3 5 5 10. 2p 2p f. 1) 2 1 3(1. 6 B. 2) (1. c a B. A. 2. 1. . 2. 4). 0). . 1.. . 1) 3 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Vektor proyeksi OD ke OF adalah . A. 1) 3 3 (1. 1). 3). Diketahui u dan v vektor tak nol sebarang. . 2) (0. p e.DEFG. maka x . 1. u v 2 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ u v ○ ○ 2 2u 2 2v 2 b. 2) atau B. 1) dan (0. . Gambarlah vektor-vektor berikut! 1 1 1 . dan OB (0. panjang proyeksinya 2. 3 3 3 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 13. 1 atau 4 E.. 2b (a c) d. C. Hitunglah: a. Gambar di bawah ini menunjukkan bahwa a b c . 8 C. p p q q d. 1. 3b 8c f. 4) (2. a c b. . A. 5 5 5 4 5. 1) 3 ○ ○ 3 (1. (1. 5 3 5 5 ○ ○ ○ ○ ○ atau ○ ○ ○ ○ ○ II.. 2a b C. (2. b c (3. 1) 3 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 3 4 5. 2. q r (2. 1. 3. 1. 8 D. 4). Jika panjang proyeksi u dan v adalah 6.v. f. c b a. 3(a 7b) e. 2) atau D. 1. b. maka . 1) atau E. 2 1 1 A. . n c. (2. 1) 3 2 3(1. . E. maka x adalah . 2 (1. 0. A. (1. . 180° C. 2 11 . .1. Sudut antara vektor a xi (2x 1)j x 3 k dan b adalah 60°. 2 (1. . 5 5 2 11 . e. m b. 0. 90° D. Jika (u · w) dan (v · w).u u . 10 E. E. 1. Buktikanlah bahwa: (u kv) v u v 5. 2) (0. 0) dan 3p 1 r r ○ ○ ○ ○ ○ ○ 2. o ( 3. 5 5 2 11 . Misalkan a (1. 4 atau D. 5 5 4 5. 2). 0. 2 C. B. . 7) ( 6. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. Diketahui kubus OABC. 7b 3c c. OC 1 (1. Jika O B (1. Hitunglah: a. c 12.

Deret. Deret. 100. 40. 20.tripod. dan Notasi Sigma . C. dan 120 yang menunjukkan kecepatan motor saat kalian mengendarainya.com Saat mengendarai motor. Barisan dan Deret Aritmetika Barisan dan Deret Geometri Notasi Sigma dan Induksi Matematika Aplikasi Barisan dan Deret D. Sumber: http://jsa007. 60. Agar kalian lebih memahami tentang barisan aritmetika ini. pernahkah kalian mengamati speedometer pada motor tersebut? Pada speedometer terdapat angka-angka 0. dan Notasi Sigma B A B 5 A.Barisan. pelajarilah bab berikut dengan baik. Angka-angka ini berurutan mulai dari yang terkecil ke yang terbesar dengan pola tertentu sehingga membentuk sebuah barisan aritmetika. B. 80. 109 Bab 5 Barisan.

(a (n 1)b) Pada penggaris yang dimiliki Niko Sentera. berlaku Un Un b sehingga Un Un b 1 1 Jika kalian memulai barisan aritmetika dengan suku pertama a dan beda b maka kalian mendapatkan barisan berikut. (a b). . . Bentuk umum: U1. Un atau a. Barisan dan Deret Aritmetika Niko Sentera memiliki sebuah penggaris ukuran 20 cm. . . U2. 20. Pada barisan aritmetika. suku pertamanya 0. 2. 1. Mulai dengan suku pertama a Jumlahkan dengan beda b Tuliskan jumlahnya b b b b a U1 Tampak bahwa... Bilangan-bilangan berurutan seperti pada penggaris ini memiliki selisih yang sama untuk setiap dua suku berurutannya sehingga membentuk suatu barisan bilangan. (a 2b). Barisan aritmetika adalah suatu barisan dengan selisih (beda) antara dua suku yang berurutan selalu tetap. Jarak antar bilangan berurutan ini menunjukkan selisih antarbilangan. U3. sehingga dapat dikatakan beda suku ke-n dengan suku sebelumnya adalah Un Un 1 1. . Adapun suku keduanya. Jadi. Beda antara suku pertama dan suku kedua ini adalah U2 U1 1.. . selisih antara bilangan pertama dan kedua adalah 1 0 1. selisih antara bilangan kedua dan ketiga adalah 2 1 1. Ia mengamati bilangan-bilangan pada penggarisnya ini. Barisan bilangan seperti ini disebut barisan aritmetika dengan selisih setiap dua suku berurutannya disebut beda (b).A. Setiap bilangan berurutan pada penggaris ini mempunyai jarak yang sama. ditulis U1 0. a (n Un 1)b 1)b. …. Bilangan-bilangan tersebut berurutan 0. yaitu 1 cm. U2 1. 110 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 3. Un 110 a b U2 a (n a 2b U3 a U4 3b . dan seterusnya hingga selisih antara bilangan keduapuluh dan keduapuluh satunya juga 1. Begitu seterusnya..

… adalah tetap. 9. maka diperoleh deret aritmetika. . 2. a. a n • n suku 111 Bab 5 Barisan. … Persamaan 2 Sn (a (n 1)b) … (a 2b) (a b) a Dengan menjumlahkan Persamaan 1 dan Persamaan 2. 9. a3. a1 a2 a 3 . .Suku ke-n barisan aritmetika adalah Un di mana Un Suku ke-n a Suku pertama b beda n banyaknya suku a (n 1)b Contoh Diketahui barisan 5. suku ke-25 Jawab: Selisih dua suku berurutan pada barisan 5. yaitu b 7 sehingga barisan bilangan tersebut merupakan barisan aritmetika. rumus suku ke-n b. Rumus suku ke-n barisan aritmetika tersebut adalah a (n 1) b U n 5 (n 1)( 7) 5 7n 7 12 7n b. . tentukanlah: a. dan Notasi Sigma . (a (n 1)b) Sn a (a b) (a 2b) … (a (n 1)b) … Persamaan 1 • Persamaan 1 ini dapat pula ditulis sebagai berikut. 2. an Deret dituliskan sebagai berikut. a2. a1. . . 16. . Un atau a (a b) (a 2b) . . . …. . Deret. kalian mendapatkan Sn a (a b) … (a (n 1)b) … Persamaan 1 … a … Persamaan 2 Sn (a (n 1)b) (a (n 2)b) 2Sn 2a (n 1)b 2a (n 1)b … 2a (n 1)b Catatan Barisan dituliskan sebagai berikut. Bentuk umum: U1 U2 U3 . 16. Suku ke-25 barisan aritmetika tersebut adalah U25 12 7 25 175 163 Jika setiap suku barisan aritmetika dijumlahkan. . Deret aritmetika adalah jumlah suku-suku dari barisan aritmetika.

800. berarti a b 5 U6 28. Saat diterima bekerja di penerbit Literatur.00 setiap dua bulan. berapakah gaji yang diterimanya pada bulan Desember 2005? 112 U2 U4 Sumber: Koleksi Penerbit 112 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Tentukanlah suku kesembilannya.000. suku kesembilan deret aritmetika tersebut adalah U9 2 8 3 2 24 26 2. Jika ia mulai bekerja pada bulan Juli 2004. Jawab: 5. Meylin membuat kesepakatan dengan pimpinan perusahaan.00 dan akan mengalami kenaikan Rp50. didapat a 3 5 sehingga a 2.000.2S n Sn n(2a n (2a 2 (n (n 1)b) 1)b) a n 2 Oleh karena Un berikut. Suku kedua suatu deret aritmetika adalah 5. maka Sn dapat juga dinyatakan sebagai n a Un 2 a a (n 1)b ) Un Rumus jumlah n suku pertama deret aritmetika adalah Sn di mana Sn n a b Un n [2a 2 (n – 1)b] atau Sn n (a 2 Un) Jumlah suku ke-n banyaknya suku Suku pertama Beda Suku ke-n Contoh 1. Sn n {2 a (n 1)b 2 (n 1)b. berarti: (a 3b) (a 5b) 28 (a b 2b) (a b 4b) 28 (5 2b) (5 4b) 28 10 6b 28 6b 18 b 3 Dengan mensubstitusi b 3 ke a b 5. yaitu ia akan mendapat gaji pertama Rp1. Jumlah suku keempat dan suku keenam adalah 28. Jadi.

U31 b. ( 3. sedangkan suku ke-6 adalah 49. Suku terakhir adalah 47 dan jumlah deret 285. Suku ketiga suatu deret aritmetika adalah 38.200.00. 2 log . (2. …. mengambil satu kentang sekali ambil dan memasukkannya ke dalam keranjang. . Tentukanlah jumlah 10 suku pertama deret tersebut! c. Deret. Tentukanlah total jarak yang harus ditempuh peserta tersebut agar dapat menyelesaikan permainan! 1 3 . 3).800.Jawab: Gaji Meylin mengikuti pola barisan aritmetika dengan suku pertama a Rp1.00 Jadi. ( 8. Asah Kompetensi 1 1. Semua bilangan asli yang terletak di antara 1 dan 50 dan habis dibagi 4 b.000.000. Jarak dua kentang yang berdekatan 6 meter. sedangkan suku ke-7 adalah 66. Tentukanlah suku pertama deret tersebut! 4. dan Notasi Sigma . Dalam sebuah permainan.000.000.00 dan beda b Rp50. 1). 5. Tentukanlah jumlah 12 suku pertama deret tersebut! 3. 8 kentang ditempatkan pada sebuah garis lurus. 2 5 2 5 5 . …. gaji yang diterima Meylin pada bulan Desember 2005 adalah Rp2. Tentukanlah jumlah deret berikut! a. …. Jarak kentang pertama ke keranjang 6 meter. 13.000. Tentukanlah suku yang dicantumkan di akhir barisan dan juga suku ke-n dari setiap barisan berikut! a. 4 4 113 Bab 5 Barisan. d. …. Suku pertama suatu deret aritmetika adalah 3 Tentukanlah jumlah 50 suku pertama deret tersebut! b.00 Rp2. Juli—Agustus September—Oktober 2004 2004 November—Desember … 2004 November—Desember 2005 U1 U2 U3 U9 U9 a 8b Rp1. U19 n 1 n 3 n 5 log 2. Banyak suku suatu deret aritmetika adalah 15. U20 c. Seorang peserta mulai bergerak dari keranjang. sedangkan suku ke-54 adalah 86 .200. Semua bilangan genap yang terletak di antara 1 dan 100 dan habis dibagi 3 5. 2). log .00.00 8 Rp50. . U 14 16 8 4 n 1 n 3 n 5 . Semua bilangan bulat yang terletak di antara 1 dan 50 dan tidak habis dibagi 3 c.800. a. 9.000. Suku kedua suatu deret aritmetika adalah 25.

Info Math Tanpa menggunakan rumus. 1. J 1 2 3 … 100.050 101 … 101 Jadi. Sekarang. ... . dan T berturut-turut menyembunyikan lambang bilangan 396.. I. Barisan Geometri Niko Sentera mempunyai selembar kertas. tentukanlah lambang bilangan yang tersembunyi di balik huruf H. Kalian juga dapat menuliskan. J 100 99 98 … 1. (n 2 (n 1) (n 1) n 1 1) (n 1) (n n(n 1) n n 1 2 GaMeMath Di balik huruf-huruf yang membentuk kata HITUNG berikut tersembunyi bilangan-bilangan dengan pola tertentu. Misalkan.100 5. J 1 2 3 … 100 J 100 99 98 … 1 2J 2J 2J J 101 101 100 101 10. Barisan dan Deret Geometri B. 418.050. 1 bagian kertas 114 114 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ... G. bagaimanakah cara menentukan jumlah 100 bilangan asli pertama? Caranya adalah sebagai berikut. H I T U N G Jika huruf N. jumlah 100 bilangan asli pertama adalah 5.. dan 352. jumlahkan kedua nilai J tersebut. Bentuk umum penjumlahan bilangan asli dari 1 sampai n: Jn Jn 2J n 2J n Jn 1 n 2 (n 1) 1) (n (n 3 2) 1) . dan U! B.

berlaku Un Un 1 r sehingga Un r Un 1 115 Bab 5 Barisan. .. yaitu U2 U1 U3 U2 … Un Un 1 2. ar. U3. Tampak bahwa. perbandingan setiap dua suku berurutan pada barisan tersebut selalu tetap. . Sekarang. U2 U1 U3 Setiap dua suku berurutan dari barisan bilangan tersebut memiliki perbandingan yang sama. Barisan geometri adalah suatu barisan dengan pembanding (rasio) antara dua suku yang berurutan selalu tetap. .. Un atau a. kemudian dilipat dua kembali olehnya. ia selalu membuka hasil lipatan dan mendapatkan kertas tersebut terbagi menjadi 2 bagian sebelumnya.Ia melipat kertas ini menjadi 2 bagian yang sama besar. perhatikan bagian kertas tersebut yang membentuk sebuah barisan bilangan. Kertas terbagi menjadi 2 bagian yang sama besar Kertas yang sedang terlipat ini. dan Notasi Sigma . Kertas terbagi menjadi 4 bagian yang sama besar Niko Sentera terus melipat dua kertas yang sedang terlipat sebelumnya. .. . Barisan bilangan seperti ini disebut barisan geometri dengan perbandingan setiap dua suku berurutannya dinamakan rasio (r). Deret. 1 2 4 . Bentuk umum: U1.. ar2. Setelah melipat ini. U2. arn 1 Pada barisan geometri. .

. Suku ke-8 barisan geometri tersebut adalah U8 34 34 1 81 8 1 n ) 3 1 1 1 B. Un atau a 116 ar ar2 .. rumus suku ke-n b. . 1. Tentukanlah: a. yaitu r geometri.. 2. arn – 1 Un Contoh Diketahui barisan 27.. Deret Geometri Jika setiap suku barisan geometri tersebut dijumlahkan. 1.. Deret geometri adalah jumlah suku-suku dari barisan geometri. 3. 3. 1 sehingga barisan bilangan tersebut merupakan barisan 3 a. . . . maka diperoleh deret geometri. 9. . Bentuk umum: U1 U2 U3 . arn 1 116 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . . Rumus suku ke-n barisan geometri tersebut adalah Un 27 ( 33 (3 1)n 33 3 n 34 n b. Mulai dengan suku pertama a Kalikan dengan rasio r Tuliskan hasil kalinya r a U1 ar U2 r ar2 U3 r ar 3 U4 r . adalah tetap. suku ke-8 Jawab : Rasio dua suku berurutan pada barisan 27. 9. .Jika kalian memulai barisan geometri dengan suku pertama a dan rasio r maka kalian mendapatkan barisan berikut.

dan Notasi Sigma . yaitu: Kasus 1 Jika 1 r Akibatnya. . . dengan n ganjil didapat rn dengan n genap didapat rn didapat rn Akibatnya. Deret. n r 1 ini disebut deret geometri konvergen (memusat). n r 1. rSn ar ar2 ar3 . . r 1 1 r a 1 r Rumus pada deret geometri berlaku juga untuk n tak terhingga. arn 1 … Persamaan 1 Dengan mengalikan kedua ruas persamaan 1 dengan r. 3. maka rn menuju 0. maka untuk n .Sn a ar ar2 . r 1 r 1 B. Deret Geometri Tak Terhingga Deret geometri tak hingga adalah deret geometri dengan |r| < 1. a(1 r n ) Sn . r r 1 1 Deret geometri dengan 1 1 atau r r 1. S a(1 ) 1 r Deret geometri dengan r (memencar). S Kasus Jika r Untuk Untuk Untuk 2 1. arn … Persamaan 2 Sekarang. Sn rSn (a ar ar2 … arn 1) (ar ar2 ar3 … arn ) Sn(1 r) a arn Sn a(1 r n ) 1 r Rumus jumlah n suku pertama deret geometri adalah Sn a(1 r n ) . Adapun untuk n tak terhingga terdapat dua kasus yang harus kalian perhatikan. Suatu deret geometri mempunyai suku ke-5 sama dengan 64 dan suku ke-2 sama dengan 8. . 1 atau r 1 ini disebut deret geometri divergen Contoh 1. 1. a(1 0) 1 r a 1 r Sn a(r n 1) . didapatkan persamaan 2 berikut. Jumlah S dari dert geometri tak hingga adalah S lim Sn n Catatan Rumus jumlah n suku pertama deret geometri. Tentukanlah jumlah 10 suku pertama dan jumlah n suku pertama deret geometri tersebut! Jawab: U2 8. nilai rn makin besar. berarti ar 8 U5 64. kurangkan persamaan 1 dengan persamaan 2. berarti: ar4 64 117 Bab 5 Barisan. n r 1.

didapat ar4 162 cm. U1 2 cm dan U5 162 cm. Panjang kelima potong tali ini membentuk barisan geometri.092 2. Dari U5 162 cm. panjang tali semula adalah 242 cm. maka 2 r4 162 cm. Jadi. yaitu: S5 2(1 35 ) 1 3 2(1 243) 2 Sgenap r2 Sganjil Sgenap 242 cm Jadi. 118 118 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Jadi. Jumlah n suku pertama deret ini adalah Sn 8. 3. r4 81. Didapat.ar r3 64 8r3 64 r3 8 Didapat r 2. kalian harus menentukan rasio dari deret tersebut. sedangkan panjang potongan yang paling panjang merupakan U5. Jika potongan yang paling pendek 2 cm dan potongan yang paling panjang 162 cm. Panjang tali semula merupakan jumlah 5 suku pertama deret geometri tersebut. berapakah panjang tali semula? Jawab: Panjang potongan yang paling pendek merupakan U1. Tentukanlah nilai x agar deret geometri 1 x x2 x3 … konvergen. r 3. Jawab: Terlebih dahulu. Catatan S S Sganjil Sgenap r a 1 r Sganjil a 1 1 r ar 2 r x 1 x Agar deret geometri tersebut konvergen. haruslah 1 r 1 sehingga 1 x 1. didapat a 2 cm.096 4 4. Niko Sentera memotong seutas tali menjadi 5 potong. Dengan mensubstitusi r 2 ke persamaan ar mendapatkan a 2 8 sehingga a 4. kalian 4(1 2 n ) 1 2 4 4 2n 1 4 2n 4 2 2 2n 4 22 n 4 Jumlah 10 suku pertama deret ini adalah S10 22 10 4 212 4 4. Dari U1 2 cm. Oleh karena a 2 cm.

. . Suku ke-5 suatu deret geometri adalah 12 dan suku ke-8 adalah 96. . Tentukanlah jumlah 8 suku pertama deret tersebut! c.. . Tentukan nilai x agar 4 7. cos x sin2 x . cos x cos x sin x 4. Pertama. a..... U10 81 27 9 2 c. . demikian seterusnya. . Suku kedua suatu deret geometri adalah 10. U12 d. Tentukanlah suku yang dicantumkan di akhir barisan dan juga suku ke-n dari setiap barisan berikut! a. tentukanlah jumlah n suku pertama deret tersebut! b. Jika Un menyatakan suku ke-n barisan geometri. Di antara bilangan 7 dan 448 disisipkan dua bilangan sehingga keempat bilangan tersebut membentuk barisan geometri.. Tentukan nilai x agar deret geometri berikut konvergen.. 1 2) 1 x Un 2 1 (x 1 x2 2)2 . dan Notasi Sigma .364 64 log (x log2 (x log3 (x 2) . dan suku ke-8 adalah x52. tentukanlah nilai x. . b. 1. 5.. 32.. . x 1 2 1 3 x 4 . Berapa bagiankah yang didapat oleh mereka masing-masing? Perhatikan gambar di samping! Di dalam segitiga samasisi yang panjang sisinya 20 cm diisi lingkaranlingkaran yang jumlahnya sampai tak hingga.. suku ke-3 adalah x2a. 2000 2. . Bagian keempat dibagi empat bagian dan setiap orang mendapat bagian. 1. (x b. 2 . dan suku ke-n adalah 160. Suku ke-5 suatu deret adalah geometri x3 dan suku ke-8 adalah x4.. d. a suku pertama. 64. 2 1. Deret. . maka tentukan Un 2 2 Un .. U9 1 a 1 a . Diketahui P Agar 1 P 64 42 2) 64 43 … 4x 2) 1..Asah Kompetensi 1 1 1 . Olimpiade Matematika SMU. . c... a. Suku pertama suatu deret geometri adalah x–4. suku ke-4 adalah 40. 1 ... Tiga orang membagi sebuah apel. Tentukanlah luas lingkaran seluruhnya! 119 Bab 5 Barisan. 128. dan r rasio. U6 2a 1 2. Tentukanlah nilai a dan jumlah 10 suku pertama deret tersebut! 3. . 8. Tentukanlah jumlah 6 suku pertama deret tersebut! d. Jika suku-suku deret geometri tersebut merupakan suku-suku positif. 2. Tentukan rasio dari barisan tersebut! 6. apel dibagi menjadi empat bagian sehingga setiap orang mendapat bagian. . . (x 2)3 . .

2001 1 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 5. Olimpiade Matematika SMU. Di antara bilangan 3 dan 57 disisipkan 8 bilangan sehingga terbentuk barisan aritmetika. 120 120 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Notasi Sigma dan Induksi Matematika Notasi sigma yang dilambangkan dengan ” ” adalah sebuah huruf Yunani yang artinya penjumlahan. Jika log U 1 log U2 log U 3 log U 4 log U5 5 log 3 dan U 4 12. Tentukanlah beda dari barisan tersebut! b. tentukanlah U5. x. maka akan terbentuk barisan geometri dengan rasio 2. Jika suku tengah dikurangi 5. Sn jumlah n suku pertama. Tentukanlah jumlah suku-suku deret tersebut! c. U3. y. a. Sn 2 2Sn 1 Sn 2. Tentukanlah bilangan terkecilnya! 4. a suku pertama. Di antara bilangan a dan b disisipkan 4 bilangan sehingga terbentuk barisan geometri dengan rasio. Notasi ini digunakan untuk meringkas penulisan penjumlahan bentuk panjang dari jumlah suku-suku yang merupakan variabel berindeks atau suku-suku suatu deret. Jumlah ketiga bilangan 42 dan hasil kalinya 2. U1.Waktu : 90 menit 1. Olimpiade Matematika SMU. dan U5 adalah 5 suku pertama deret geometri. Tentukanlah nilai x y. Tiga bilangan rasional membentuk barisan aritmetika. Di antara bilangan 2 dan 62 disisipkan 9 bilangan sehingga terbentuk deret aritmetika. tentukanlah: a. U2. 2001 Bobot soal: 10 Bobot soal: 10 C. z diketahui tiga suku pertama membentuk barisan geometri dan tiga suku terakhir membentuk barisan aritmetika. Tiga bilangan merupakan barisan aritmetika. dan b beda barisan aritmetika. Jika jumlah semua bilangan tersebut 53. Jika Un menyatakan suku ke-n. U4.520. Un 3 3Un 2 3Un 1 Un b. tentukanlah suku kedua dari barisan tersebut! 3. Tentukanlah jumlah barisan aritmetika dan barisan geometri yang terbentuk! 6. Pada barisan bilangan 4.

1 3 5 7 . yaitu: Sn Untuk deret aritmetika: n k 1 n k 1 Uk U1 U2 U3 .. kalian menyatakan bahwa jumlah n bilangan ganjil pertama adalah n2. Penjumlahan yang ditulis dalam notasi sigma ini merupakan penjumlahan 5 bilangan ganjil pertama. n2 Jawab: a. c. . kalian menyatakan bahwa jumlah n bilangan kuadrat pertama adalah n(n 1)(2n 1). sedangkan 5 disebut batas atas. k 1 disebut batas bawah sedangkan n disebut batas atas. . Pada notasi sigma ini. k 1 disebut batas bawah. 1 4 9 16 … n2 n k 1 k2 n(n 1)(2n 1). a2. . . a3. . a n 1 b Untuk deret geometri: Sn n k 1 ar k 1 a ar ar 2 .. Adapun pada contoh nomor 3. Pada contoh nomor 2.. . an Jumlah suatu deret aritmetika dan geometri (Sn) dapat ditulis dalam notasi sigma. 1 3 5 7 9 b. 1 3 5 7 … (2n 1) n k 1 (2 k 1) n2. sedangkan n disebut batas atas. . . Deret. Pada notasi sigma ini. . Pada notasi sigma ini. maka jumlah dari n suku pertama barisan tersebut dinyatakan dengan n k 1 n k 1 ak ak a1 a2 a3 . Penjumlahan yang ditulis dalam notasi sigma ini merupakan penjumlahan n bilangan kuadrat pertama. (2n 1) c. . Apakah rumus yang kalian tuliskan tersebut benar? 121 Bab 5 Barisan. 1 4 9 16 . . n 1 disebut batas bawah. .Jika diketahui suatu barisan tak berhingga a1. 1 3 5 7 9 5 n 1 (2n 1) 25. ar n 1 Contoh Tentukanlah bentuk umum dari setiap deret berikut dengan menggunakan notasi sigma dan hitunglah hasil dari penjumlahan deret tersebut! a. b. an. Penjumlahan yang ditulis dalam notasi sigma ini merupakan penjumlahan n bilangan ganjil pertama. Un Sn a k 1 b a a b a 2b . . dan Notasi Sigma .

122 122 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Dengan demikian. maka 1)(2k 1). ruas kiri dan ruas kanan persamaan menghasilkan bilangan yang sama. pada ruas kiri didapat. maka 1 3 Selidiki. untuk n k 1. Misalkan P(n) n . 1(1 1)(2 1 1) Jadi. . Langkah-langkah pembuktian tersebut adalah sebagai berikut. yaitu 1. P(1) 2 1 1 1 Jadi.Untuk membuktikannya. Misalkan rumus tersebut berlaku untuk n k. untuk n 1. didapat (k 1)2. apakah rumus berlaku untuk n k Untuk n 1 3 5 k 7 1. . pada ruas kiri persamaan P(1) 1 Pada ruas kanan didapat 6 1 n(n 2 1)(2n 1). Dengan induksi matematika ini. rumus berlaku sebab ruas kiri dan ruas kanan persamaan menghasilkan bilangan yang sama. Jadi. Buktikanlah bahwa rumus tersebut berlaku juga untuk n k 1. a. k. (2k 1) 1? k2 2k 1 (k 1)2 k2 k2 Pada ruas kanan persamaan. 1 4 9 16 … k2 1) (k 1) 2 1 k(k 6 1)(2k 1) 2k2 6 1) 7k 6 1 (k 1)2 1 k(k 2 1)(2k (k (k (k 1)(2k2 1)(k 7k 2)(2k 6) 3) 2)(2k 3). yaitu 1. akan dibuktikan 1 2 4 9 16 … 12 n2 1. c. Untuk n 1. b. Misalkan rumus tersebut berlaku untuk n 1 4 9 16 … k2 1 k(k 6 1 2 3 6 1. ruas kiri dan ruas kanan persamaan menghasilkan bilangan yang sama. yaitu (k 1)2. juga didapat (k 6 1)(k Jadi. sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa 1 3 5 7 … (2n – 1) n2 berlaku untuk semua n bilangan asli. … (2k 1) (2(k 1) 1) 5 7 . untuk n 1 rumus berlaku. P(n) 2n 1 Untuk n 1. untuk n k 1. sebab ruas kiri dan ruas persamaan menghasilkan bilangan yang sama. kalian dapat membuktikan contoh nomor 2 dan contoh nomor 3. Akan dibuktikan 1 3 5 7 … (2n 1) n2 Misalkan. 1 Pada ruas kanan persamaan. Selidiki. apakah rumus berlaku untuk n k 1? Untuk n k 1. kalian dapat menggunakan induksi matematika yang telah kalian pelajari di kelas X. Buktikan rumus tersebut berlaku untuk n 1. Sekarang. yaitu (k 1)(k 2)(2k 3). 1 3 5 7 … (2n 1) n2 berlaku untuk n k dan untuk n k 1. Misalkan rumus berlaku untuk n k. didapat ruas kiri persamaan.

4 . Tentukanlah bentuk notasi sigma dari setiap deret berikut! 6 2 27 3 5 1 2 1 3 8 3 64 4 7 . maka ak ak c ak ak c ak ak ak a1 bk c a2 n k m n k m a3 ak . 123 Bab 5 Barisan. 5 9 1 4 1 5 d.Dengan demikian... 1 untuk n bahwa 1 k dan untuk n 4 9 16 … 4 k 9 16 1 n(n 6 … n2 1 n(n 6 1)(2n 1) berlaku 1 sehingga kalian dapat membuat kesimpulan n2 1)(2n 1) di mana n adalah bilangan asli. 4. 0 c.. Berikut ini adalah sifat-sifat notasi sigma. 3. 1 4 1 8 2 3 3 1. 2 b. Deret... 7... dengan m berlaku: 1. 5. 1 . 1 e. n k m an bk k m n k m n k m n k m p 1 k m m 1 k m n k m ak p 1 c n k m n p k m p ak n n k p m ak ak 0 bk 2 n k m a2 k 2 n k m a k bk n k m b2 k Asah Kompetensi a. dan Notasi Sigma . n k 1 n n dan c R.. 8... . 6.. .. 2. Jika m dan n adalah bilangan asli.

y20 c. ab2n 1 b2n 4.000.000.000. . Aplikasi Barisan dan Deret Barisan dan deret banyak digunakan dalam bidang ekonomi seperti perbankan. 2. b. Buktikanlah! a. (a1 n3 1) n n n 1 2 2 n2 n 1 4 (a2 1) . (a0 2 23 1) 3 .000. Berapakah besar modal setelah 2 tahun? Jawab: Misalkan M adalah modal awal. .00. 13 c. b adalah bunga setiap tahun. dan lain sebagainya. 1 b. Wagiman membeli sebuah komputer seharga Rp3. .000(1 0... 6 n 1 10 n 5 1 n2 4n 1 n 3. setelah 2 tahun modalnya menjadi Rp22. Berapakah harga jual komputer tersebut pada akhir 9 bulan kerja? 124 124 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . .00 dengan bunga majemuk 5%.. a2n a2n 1 b a2n 2 2 b .00...05) 2 22.000(1. Nyatakanlah bentuk notasi sigma berikut dalam bentuk deret! a. perdagangan.050. .. 6 n 2 5 n 1 2n n2 1 1 c. d. xn xn 1y xn 2 y2 .050. dan Mn adalah modal setelah ditambah bunga majemuk.000 Jadi. y1 y2 y3 .000. • M Rp20.05 • M n M(1 b)n 20.2. xyn 1 yn b.05)2 20.000.000. n adalah periode. . Tentukanlah bentuk notasi sigma dari penjumlahan berikut! a.000. Rina menanam modal sebesar Rp20. Setiap satu bulan kerja terjadi penyusutan sebesar 10% dari harga beli. Contoh 1. . (an 1 1) 1 n 1 an D.000. perhatikan contoh berikut ini. Lebih jelasnya.00 • n 2 • b 5% 0.

Hitunglah jumlah seluruh modal Wisnu setelah 3 tahun! 2.000 Jadi. 1 c.000(1 0.1)9 3.000.387 1.00 dengan bunga majemuk 6% per tahun. Tuliskan penjumlahan berikut dengan notasi sigma. Tentukanlah harga jual motor tersebut setelah 2 tahun! 2 Waktu : 90 menit a.00. dan Notasi Sigma .161. harga jual komputer setelah 9 bulan kerja adalah Rp1.000. 2002 1 2 125 Bab 5 Barisan.161.000. Kemudian.000. Pada setiap awal tahun Wisnu menanamkan modalnya sebesar Rp5. p adalah penyusutan.000. Deret. • M Rp3.Jawab: Misalkan M adalah harga beli. n adalah periode. Asah Kompetensi 4 1. tentukanlah hasil penjumlahannya 1 … 4 1 50 Bobot soal: 20 81 256 … n4 … Olimpiade Matematika SMU.000.000 0.000.9) 9 3. 1 b.000. 16 1 2 1 3 ASAH KEMAMPUAN 1.00 • p 10 • n 9 p 100 Maka harga jual komputer pada akhir 9 bulan kerja adalah n Harga komputer pada akhir periode n adalah M 10 100 9 M 1 3.000 1 3.000.000(0.00.000. dan Mn adalah modal setelah ditambah harga majemuk.000. Setiap tahun diperkirakan menyusut 15%. Makmur membeli sebuah motor dengan harga Rp10.

Buktikanlah dengan induksi matematika! a.2 2.d.. Pada bulan-bulan berikutnya.. 2002 2.. Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian 1 meter.00.+ 1 =1 1. 3. Tentukanlah panjang seluruh jalan yang 4 dilalui bola itu sampai berhenti! Bobot soal: 30 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 126 126 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . b. 1 1 3 1 5 10 1 3 5 1 1 5 9 1 5 7 1 7 9 .. (2 n) (2 n) selalu merupakan bilangan bulat 4.4 n n 1 n 1 b... kemudian pada bulan Maret 2004 menabung lagi sebesar Rp55.3 3. berlaku: n 1 + 1 + 1 +. bola itu dipantulkan lagi dan mencapai tinggi 3 dari tinggi sebelumnya. Untuk semua bilangan asli n. Setiap kali sesudah jatuh mengenai lantai. Untuk semua bilangan asli n 1. 2n 1 n 1 n 1 5 n 1 c. Rp65. Ferdy menabung Rp50.000. Ferdy membuka tabungan di bank pada bulan Desember 2003 sebesar Rp500.000. 1 5 10 1 Olimpiade Matematika SMU.. 1 . 1 10 k 0 6 i (2 k (2 i 2 1 2k 1 ) 3i 1) e. 5. 2002 e. Untuk semua bilangan asli n.00. n3 2n adalah kelipatan 3 e. berlaku 1 2 n 1 n c. 1 5 1 1 1 5 0 1 .00.00. Untuk semua bilangan asli n 1. Ferdy menabung Rp60.000. Berapakah jumlah seluruh tabungan Ferdy sampai akhir tahun 2004? (tidak termasuk bunga bank). Tentukanlah hasil penjumlahan yang dituliskan dengan notasi sigma berikut! 7 Bobot soal: 10 a. Untuk semua bilangan asli n. 1 1997 1999 Olimpiade Matematika SMU. 7 i 3 ( 1)i (5i 2 4i ) n 1 d. Pada bulan Januari 2004.00.000.. dan seterusnya sampai bulan Desember 2004.000. berlaku (1 h)n 1 nh d.

Deret. .cdu Rangkuman angkuman 1. U2 . Barisan arimetika adalah barisan bilangan dengan selisih setiap suku dengan suku sebelumnya selalu sama.cmu. Un 2. . Selisih dua suku berurutannya disebut beda (b). Bentuk umum jumlah n suku pertama deret aritmetika dituliskan sebagai berikut.000. Kelipatan berapakah uang yang dapat diambil Andika jika ia akan mengambil kedua pecahan uang tersebut? Sumber : Matematika Diskrit Sumber: www. Deret aritmetika adalah penjumlahan dari suku-suku suatu barisan aritmetika.00. U1 U2 U3 U4 . . Bentuk umum suku ke–n barisan aritmetika dituliskan sebagai berikut. Un n i 1 Ui 3.Andika ingin mengambil uang di ATM yang hanya menyediakan pecahan uang Rp20.00 dan Rp50.andrew. U4 . Bentuk umum barisan dituliskan sebagai berikut. U1 . Sn di mana Sn n a b Un n 2a 2 n 1 b atau Sn n a Un 2 Jumlah suku ke–n Banyaknya suku Suku pertama Beda Suku ke–n 127 Bab 5 Barisan. Barisan adalah bilangan-bilangan yang diurutkan menurut suatu aturan tertentu. dan Notasi Sigma . Un di mana U n a b n Suku ke–n Suku pertama Beda Banyaknya suku a (n 1)b 4. Deret adalah penjumlahan dari suku-suku suatu barisan. . . Bentuk umum deret dituliskan sebagai berikut.000. U3 . .

r 1 r 1 7. k. Bentuk umum jumlah n suku pertama deret geometri dituliskan sebagai berikut. Deret geometri tak terhingga terdiri dari dua kasus. • Deret geometri konvergen (memusat) Jika 1 • r 1. Deret geometri adalah penjumlahan dari suku-suku suatu barisan geometri. Langkah-langkah pembuktian dengan induksi matematika: a. 1. k 1. Misalkan rumus tersebut berlaku untuk n c. Bentuk umum suku ke–n barisan geometri dituliskan sebagai berikut. Buktikan bahwa rumus tersebut berlaku untuk n 128 128 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . maka S 8. Sn di mana Sn a r n Jumlah suku ke–n Suku pertama Rasio Banyaknya suku a(1 r n ) . Perbandingan setiap dua suku berurutannya disebut rasio (r).5. maka S a 1 r Deret geometri divergen (memencar) Jika r 1 atau r 1. Buktikan bahwa rumus berlaku untuk n b. Un di mana U n a r n Suku ke–n Suku pertama Rasio Banyaknya suku arn – 1 6. Barisan geometri adalah barisan bilangan dengan perbandingan setiap suku dengan suku sebelumnya selalu sama.

. B. 98. . . 18 atau 2 C. 3. . . . . Tiga bilangan memberikan suatu deret geometri.980 D. . 55 35 C. . 1 a A. Bab 5 Barisan. 1 E. Jumlah tak hingga suatu deret geometri adalah 8. 2 atau 1 2 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 5. 3 2 3 . Jumlah n suku pertama suatu deret aritmetika adalah Sn n). . . E. Rasio deret 1 tersebut adalah .692 E. . . 3. 3 atau E.. 2 4 6 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 1 4 1 5 ○ ○ 6. 55 alog x D. A. . . A. C.380 B.456 C. .775 2. A. . . 6 B. Jumlah suku-suku nomor ganjil suatu deret geometri tak terhingga adalah 4. . Un adalah suku ke-n suatu deret. 45. Hasil kali suku kedua dan suku keempat dari suatu barisan geometri yang semua sukunya positif adalah 16. . 0 4. maka jumlah semua suku deret itu yang positif adalah . . dan Notasi Sigma D. D. 864 B. . . 3. Jika hasil kalinya adalah 216 dan jumlahnya adalah 26. . Suku kelima deret 3 tersebut adalah . Pilihlah jawaban yang paling tepat! ○ A. . A. 45 alog x ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 7. . . maka rasio deret tersebut adalah . B. 66. 94 E. 16 3 3 3 . 6 8 12 3 3 3 . ○ B. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 3 3 3 . .000 yang habis dibagi 7 adalah . . 888 D. Deret.661 D.500 C. Suku ke-100 adalah . 36 dan 20 1 3 1 4 atau 4 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 129 . . . . . . 3 C. 73. . . . 4 B. Maka deret tersebut 2 adalah .. A. .Ulangan Bab 5 I. Jika suku pertama deret itu 100 dan Un + 1 Un 6 untuk setiap n. 1. . Jumlah bilangan-bilangan bulat antara 250 dan 1. A. 4. . 886 E. maka suku pertamanya adalah . 1 D. . . . 36. 4 3 3. 884 8. C. 2 9. . .300 E. . Jumlah 10 suku pertama 1 1 1 a a a log log 2 log 3 . 1 B. . 4 E. 3 . . dan jumlah semua suku pada 8 urutan genap adalah . x x x adalah .396 B. . 1. 846 C. A. 54. Jika jumlah tiga suku pertama adalah 7.400 deret 1. 2 3 . . . 1. 12 ○ ○ ○ ○ ○ C. log x 45 1 a 1 a log x log x E. . . . 1 2 1 3 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ D. 8 4 2 1 n(11 2 D. . Jumlah bilangan dari deret bilangan yang habis dibagi 2 tetapi tidak habis dibagi 5 adalah . Diketahui deret bilangan 10 12 14 16 . .

Riska membeli barang kredit seharga Rp880. a3 3p 7. 3. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. a2. Diketahui barisan sepuluh bilangan a1. Banyaknya bata pada baris pertama lebih banyak satu bata dari banyaknya bata pada baris di atasnya. Ia melakukan pembayaran dengan diangsur berturut-turut setiap bulan sebesar Rp25. maka jumlah semua bilangan itu adalah . A. 180 160 2. . 240 220 200 D. Sebuah ayunan memiliki panjang tali 60 cm mulai berayun dari posisi terjauh ke Posisi terjauh yang dicapainya setiap kali berkurang sebesar 15 posisi dari sebelumnya. . . C. dan an 1 an untuk n 1. Rp29.000.000. a2 p q. Jika produksi pada tahun pertama 150 unit dan pada tahun ketiga 190. 12 5 12 tali 130 130 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ kedudukan seimbang ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ . E. Berdasarkan survei.00. Hitunglah jumlah semua bata yang ditumpuk! 3. Rp27. Edwin menumpuk bata dalam bentuk barisan.00. tentukanlah produksi tahun ke-10! 5. . . 9. Tentukanlah panjang busur yang dijalani ujung ayunan itu sampai berhenti penuh! 9876543210987654321 9876543210987654321 9876543210987654321 5 kedudukan seimbangnya sebesar rad.000. a3. a10 Jika a1 2p 25.000.. Jika pada tahun 200 populasi hewan P adalah 640 ekor. Berapa lamakah kredit barang tersebut akan lunas? II. Grafik hasil produksi suatu pabrik per tahun merupakan suatu garis lurus. . 2.10. . Tumpukan bata dimulai dari 200 bata pada baris pertama dan baris terakhir satu bata. berapakah populasi hewan tersebut pada tahun 1990? 4.00. demikian seterusnya. B. .. populasi hewan P bertambah menjadi empat kali lipat setiap 5 tahun.00. .

E. Dengan menggunakan pantograf. 131 Bab 6 Transformasi Geometri . C. pelajarilah bab berikut. Translasi Refleksi Rotasi Dilatasi Komposisi Transformasi dengan Matriks Sumber: www. Miko Sagala menggambar peta Pulau Sulawesi.geocities. Agar kalian lebih paham tentang dilatasi. Gambar peta yang dibuatnya memiliki bentuk yang sama dengan peta Pulau Sulawesi sesungguhnya dengan ukuran lebih besar. Dengan menggunakan pantograf ini.Transformasi Geometri B A B 6 A. Miko Sagala telah mendilatasi peta sesungguhnya. B.com Pantograf adalah alat untuk menggambar ulang suatu gambar dengan cara membesarkan dan mengecilkan gambar tersebut. D.

Niko Sentera duduk di pojok kanan baris pertama di kelasnya. 132 2 132 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Hendra Ucok Bagas Bani Nugi Jerisa Anah Riska Damai Asep 1 Martina Tino Irma Samuel Boy Feri 2 Mega Gusti Fadel Ucok Oci 2 Pasha Ganjar Albert Katon Erika Mahmud Esti 2 Nunu Rajasa Agus Utut Andre Niko Sentera Guru Baris Bambang Tia Lajur Gambar 6. Ucok telah melakukan translasi 2 satuan ke kiri dan 1 dan 2 satuan ke atas yang ditulis sebagai satuan ke bawah yang ditulis sebagai . Ucok berpindah 2 lajur ke kiri dan 1 baris ke depan. Translasi Minggu lalu.1 Niko Sentera dan kawan-kawan sedang belajar Perhatikan perpindahan tempat duduk Niko Sentera dan Ucok ini. 1 Misalkan.A.com Gambar 6. 2 Kemudian. Minggu ini.tripod. Saat berpindah ini.2 Perpindahan tempat duduk Niko Sentra dan Ucok Niko Sentera berpindah 2 lajur ke kiri dan 2 baris ke belakang. b) pada koordinat Cartesius. Niko Sentera telah melakukan translasi 2 satuan ke kiri 2 . ia berpindah ke baris ketiga lajur keempat yang minggu lalu ditempati Ucok. Sumber: smpstece1yk. tempat duduk Niko Sentera minggu lalu di titik N(a. Saat berpindah ini. Ucok sendiri berpindah ke baris kedua lajur kedua yang minggu lalu ditempati Martina.

maka T2 m T1 h k l m 133 Bab 6 Transformasi Geometri . Ini berarti.Dengan translasi N (a 2.3 2 2 titik N pada koordinat Cartesius Kalian dapat menuliskan translasi ini sebagai berikut 2 2 N(a. jika titik P(a. b k m) diperoleh dengan mentranslasikan P(a. b P (a h l. yang ditulis sebagai T2 T1. k P (a h. b k) Sekarang. 2 . Oleh karena T1 h k dan T2 l . b 2) h. Dengan prinsip yang sama. T1 P(a. b 2). b k m) Perhatikan bahwa P (a h l. b) ditranslasikan dengan T1 maka diperoleh bayangannya P’(a Secara matematis. ditulis sebagai berikut. translasikan lagi bayangan yang telah kalian peroleh dengan T2 l . b) x O a a Translasi Gambar 6. diketahui tempat duduknya minggu ini pada titik 2 y b 2 2 2 b 2 2 N(a. b) dengan T h k l m . b) N (a 2. b k). m l m T2 k) P (a h. b k m) P (a (h l). P (a h l. Didapat. Translasi T ini merupakan translasi T1 dilanjutkan dengan T2. b (k m)). b) h k h .

T1. 2) B(3. B 6. dan C 2. b. 4). A(1. 2 4) A (4. 6 4) C ( 2. titik P(a. 6) 3 4 A (1 3. Translasikan segitiga ABC dengan translasi T2 jawabannya dengan jawaban c? Jawab: a. bayangan segitiga ABC adalah segitiga A’B’C’ dengan titik A 4. b k m) Contoh 1. dan C dari segitiga ABC dengan translasi T1. c. 6) 4. B(3. q Jadi. dan C( 5. translasi tersebut adalah T1 b. Samakah d. h k l m T2 P(a. Translasi T1 p q memetakan titik A(1. b) ditranslasikan dengan T 1 dilanjutkan dengan translasi T2 menghasilkan bayangan P sebagai berikut. Didapat. Dengan mentranslasikan titiktitik A . 4) C( 5. 2). p 6. Tentukanlah bayangan segitiga ABC dengan titik sudut A(1. 4 4) B (6.Akibatnya. 10 . 10) Jadi. 8 . 6) B (3 3. b) T1 P (a h l. T1 A(1. 8) C ( 5 3. a. artinya memindahkan suatu titik 3 satuan 4 ke kanan dan 4 satuan ke atas. 2) Diperoleh 1 2 p q T1 p q A (1 3 4 3 4 p. B . Translasi T1 3 . 6) oleh translasi tersebut. Sehingga. 6). 2) ke A (4. kalian memperoleh segitiga A B C sebagai berikut. 6 . Jika segitiga yang kalian peroleh pada jawaban b ditranslasikan lagi dengan T2 1 1 . 2 q) A (4. Tentukan translasi tersebut. 134 134 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Tentukan bayangannya.

5 . dan C d. B 6. b 2 Jadi.c. Translasi T2 T1 3 4 ( 1) ( 1) 2 3 3. akan diperoleh 135 Bab 6 Transformasi Geometri . 2 3) 2 (y 1) 2 4 jika titik P(a. 7 . 5 B 5. b Dengan mensubstitusi nilai a dan b ini ke persamaan (*). B 5. Dari persamaan (*). b) P a 5 . 1 1 A 4 B 6 C 2 1 . bayangan segitiga ABC dengan translasi T2 T1 adalah segitiga A B C dengan titik A 3. (*) 5 Translasikan titik P dengan T 2 sehingga kalian memperoleh 5 2 5 . 9 Jadi. 8 C 2. Perhatikan bahwa segitiga yang kalian peroleh pada jawaban c sama dengan segitiga yang kalian peroleh pada jawaban d. 2) B(3. 6 + 3 A 3. b 2 . . 4+3 C 5 2. Dari persamaan (*). 2. bayangan segitiga A B C adalah segitiga A B C dengan titik A 3. didapat b a 5. . 7 C 3. 2 + 3 B 3 2. 10 1 1 1 A 3. 8 1 . 6) A 1 2. dan C 3. Tentukanlah bayangan lingkaran (x ditranslasikan oleh T Jawab: Ambil sebarang titik P(a. Jadi. 5 . Bayangan segitiga ABC dengan translasi T2 T1 adalah sebagai berikut. 7 . 2.b 2 P a 5. 9 . sehingga (a 3)2 (b 1)2 4 . 5 B 5. 4) C( 5. 9 . B 5. T2 A 4.6 1 . didapat a 2. T2 T1 2 3 A(1. 7 C 3. b) pada (x 3)2 (y 1)2 4. titik P a 5. Perhatikan bahwa: a b a b 5.

Bangun apakah 6 yang kalian peroleh? Kongruenkah dengan bangun ABCD? d. bayangan lingkaran (x 3) (y oleh T 5 adalah (x 2 2)2 (y 1)2 4. Titik B(2. Bangun apakah yang kalian peroleh? b. 0 d. Perhatikan bidang koordinat berikut! y 7 6 5 4 A 3 2 1 D C B x a. Tentukanlah keliling dan luas bangun ABCD tersebut! 3 c. dan D ke A. Titik A(3. Titik C( 4. 3). Gambarlah segitiga siku-siku PQR yang memiliki luas enam petak satuan! b. Tentukanlah keliling dan luas segitiga tersebut! 136 136 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Tentukanlah bayangan bangun ABCD dengan translasi T . 3 c. Tentukanlah translasi yang sesuai untuk pemetaan berikut! a. Tentukanlah koordinat titik Q dan R! c. 6) ditranslasikan dengan T2 menghasilkan B 6. Titik D(3. 9 2. Tentukanlah keliling dan luas bangun hasil translasi ini! 3. a. Asah Kompetensi 1 1. Tarik garis dari titik A ke B. Diketahui titik P(2. 3 b. 9 ) ditranslasikan dengan T1 menghasilkan A 9. 7) ditranslasikan dengan T3 menghasilkan C 4. 9) ditranslasikan dengan T4 menghasilkan D 3.(( a 5) 3)2 (( b 2 2) 1)2 2 4 1)2 4 jika ditranslasikan (a 2) ( b 1) 4 2 Jadi. B ke C. C ke D.

Jika lingkaran tersebut ditranslasikan oleh y2 36 yang ditarik dari titik 5 . Tentukanlah persamaan garis singgung pada lingkaran x2 (8. Tentukanlah bayangan segitiga PQR dengan translasi T f. Tentukan translasi T1 dan T2 tersebut. Bangun apakah yang 3 4. 6. 3 Tentukan pula persamaan garis singgung setelah ditranslasikan! 137 Bab 6 Transformasi Geometri . kalian peroleh? Kongruenkah dengan segitiga PQR? Tentukanlah keliling dan luas bangun hasil translasi! 1 2 3 2 0 . Bayangan lingkaran (x Tentukanlah nilai a b 2)2 (y 3)2 1 oleh translasi T a b adalah (x 3)2 (y 1)2 1.e. Tentukan bayangan kurva berikut a. Parabola y c. tentukan persamaan bayangannya. Bayangan garis y x oleh translasi T1 a dilanjutkan oleh T2 b adalah y x. Lingkaran x2 2y x2 y2 2 3 0 ditranslasikan oleh T 1 ditranslasikan oleh T1 4x 6 dilanjutkan oleh T2 4 3 1 1 0 ditranslasikan oleh T2 2 3 dilanjutkan oleh T1 6 b 5. 0). Garis 3x b.

4 Peta pulau jawa B.GaMeMath Suatu malam. Halim Perdana Kusumah Semarang Bandung B. Ketika bercermin. Samakah dengan jarak bayangan kalian ke cermin? Dengan bercermin dan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Untuk membantu menjawab tekateki mimpi Dimas. Ia berangkat ke Surabaya naik pesawat. Juanda Surabaya B. Apakah memiliki bentuk dan ukuran yang sama? Amati pula jarak diri kalian ke cermin. kalian dapat mengamati peta berikut! A 1 2 3 4 5 6 7 8 B C D E F G H I J K L M N B. Ahmad Yani Sumber: Atlas Indonesia dan Dunia Gambar 6. 138 138 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Ketika tiba di bandara. kalian akan menemukan beberapa sifat pencerminan. ia merasa heran karena bandara tersebut adalah Halim Perdana Kusumah. Dimas bermimpi sangat aneh. amatilah diri dan bayangan kalian. perhatikan lingkaran Q yang dicerminkan terhadap sumbu-y berikut ini. Adi Sucipto B. Dalam hati. Husein Sastranegara Yogyakarta B. Soekarno-Hatta Jakarta B. ia pun bertanya-tanya. ia berlibur ke Surabaya. Sekarang. “Di kota mana sebenarnya aku ini?” Jika dalam mimpi Dimas terjadi perpindahan letak bandara Halim Perdana Kusumah. Refleksi Kalian pasti sering bercermin. tentukan translasi yang memindahkan bandara tersebut ke Surabaya. Dalam mimpinya.

yaitu QA Q A dan PB P B . a) A(a. Jarak setiap titik pada lingkaran Q ke cermin sama dengan jarak setiap titik bayangannya ke cermin.6 Bayangan sebuah titik yang dicerminkan terhadap garis atau titik lainnya b O b A(a. b) b D(b.5 Lingkaran Q yang dicerminkan terhadap sumbu–y. b) a a a 1 a 0 b. a) y Gambar 6.7 Pencerminan titik A terhadap sumbu-x 139 Bab 6 Transformasi Geometri . b) x Dari gambar tampak bahwa: • Pencerminan titik A(a.y P B Q O A Q x P Gambar 6. b) 1 b Gambar 6. b b b 0 a B(a. b) a B(a. 2k b) a b O b a b a B(a. • Sudut yang dibentuk oleh cermin dengan garis yang menghubungkan setiap titik ke bayangannya adalah sudut siku-siku. Perhatikan gambar berikut! y 2k y x b k a C( a. b) H(a. Dari gambar tersebut. A(a. kalian dapat menentukan bayangan sebuah titik yang dicerminkan terhadap suatu garis atau terhadap suatu titik lain. Sifat-sifat tersebut merupakan sifat-sifat refleksi. yaitu lingkaran Q . Dengan menggunakan sifat-sifat ini. b) terhadap sumbu-x menghasilkan bayangan titik B(a . b ) dengan a a dan b b. kalian dapat mengatakan bahwa: • • Lingkaran Q kongruen dengan bayangannya. b) h 2h a x E( b.

sehingga 1 a b 1 0 0 1 a b • Pencerminan titik A(a. b) a b b a a b 0 a 1 a 1 b 0 b x x menghasilkan bayangan D(b. b) x a O A(a. b) terhadap sumbu-y menghasilkan bayangan titik C a .9 Pencerminan titik A terhadap garis y x Matriks transformasi untuk pencerminan ini adalah D a b 0 1 1 0 a b 0 1 . Sumbu-y C( a. b) x y x E( b. a) Gambar 6. b) a b a b a b 1 a 0 b 0 a 1 b C( a. b ) dengan a b dan b a. sehingga 1 0 y • Pencerminan titik A(a. b) Gambar 6. b ) dengan a a dan b b. Garis y A(a. a) A(a. sehingga 1 y a b O y x b D(b. b) terhadap garis y titik E(a . b) a b b a a b 0 a 1 b 1 a 0 b x x menghasilkan bayangan b b E( b. b ) dengan a b dan b a. a) Gambar 6. sehingga 0 140 140 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .8 Pencerminan titik A terhadap sumbu-y Matriks transformasi untuk pencerminan ini adalah C a b 1 0 0 1 a b 1 0 0 .10 Pencerminan titik A terhadap garis y x Matriks transformasi untuk pencerminan ini adalah E a b 0 1 1 0 a b 0 1 1 . Garis y A(a. b) terhadap garis y titik D(a . b) b a A(a.Matriks transformasi untuk pencerminan ini adalah B y 1 0 0 . b) a x • Pencerminan titik A(a. a) O a a A(a.

b) a x b) y k H(a.12 Pencerminan titik A terhadap garis x h Pencerminan titik A(a. 2k b) O a a a 1 a 0 b) 0 b 2k b b (0 a 1 b) 2k Jika ditulis dalam matriks transformasi sebagai berikut. b) dicerminkan terhadap garis x h. b) G (2h a.13 Pencerminan titik A terhadap garis y k Bagaimana jika dua refleksi dikomposisikan? Misalnya. Untuk mengetahui pencerminan ini. amatilah gambar berikut! 141 Bab 6 Transformasi Geometri . b ) dengan a a dan b b. Garis y A(a. b) O b a x a b a b a b 1 a 0 b 0 a 1 b 1 0 0 1 . b) x A(a. b) G(2h a 2h a A (a. H a b 1 0 0 1 a b 0 2k Gambar 6. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis x k. b) terhadap garis x h menghasilkan bayangan titik G(a . titik A(a. G • Gambar 6. b) terhadap garis y titik H(a . b) A(a. b) F( a. 2k A(a. Kemudian. sehingga Matriks transformasi untuk pencerminan ini adalah F • a b 1 0 0 1 a b Gambar 6. b ) dengan a 2h a dan b b. b) terhadap titik asal menghasilkan bayangan titik F(a . b) O a b 2h b a a b a b 1 a 0 b) 2h (0 a 1 b) 0 1 0 0 1 a b 2h 0 Jika ditulis dalam matriks transformasi sebagai berikut.11 Pencerminan titik A terhadap titik asal Pencerminan titik A(a. b ) dengan a a dan b 2k b. Garis x h b y x h a. 0) Titik asal y b a F( a. O(0.• Pencerminan titik A(a. b) A(a. b) k k menghasilkan bayangan 2k b b y H(a.

tampak bahwa: Garis x h Garis x k A(a. 4). dan D(1. Kemudian. b) A (2h a. b) (a. 2). misalnya pencerminan terhadap garis x h. Kemudian. 2m b m y m b A(a. b) terhadap garis x = h dan x = k Dari gambar. b) dicerminkan terhadap dua garis yang saling berpotongan tegak lurus. b) A (2( k h ) a . b) O a h x h k x k x Gambar 6. dicerminkan terhadap sumbu-y c. jika titik A(a. Diperoleh bayangan A sebagai berikut. dicerminkan terhadap sumbu-x b. Garis y m Garis y n A(a.y A 2h a . 2(n m) b) Sekarang.14 Pencerminan titik A(a. C(3. b) Dengan cara yang sama. b) Garis y m A (2h A(a. b) a. dicerminkan terhadap sumbu-x. Garis x h A (2h a. kalian dapat menentukan bayangan titik A(a. B(0. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y n sebagai berikut. 2m b) Contoh 1. b) A (2h a. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-y d. 2m b) A A (a. dicerminkan terhadap sumbu-y. 11) jika a. Tentukan bayangan jajargenjang ABCD dengan titik sudut A( 2. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-x. b) yang dicerminkan terhadap garis y m. 142 142 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 5). b) A (2(k h) a. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y m.

B 0. dan D 1. 4 . B 0. 11 . dan D 1.Jawab: a. 2 . Pada jawaban a. 4 . 2 . 5 . Sekarang hasil pencerminan tersebut. bayangan jajargenjang ABCD oleh pencerminan terhadap sumbu-x. C 3. 11 . 5 . Pencerminan terhadap sumbu-x. x1 x2 x3 x4 y4 1 0 1 0 0 1 0 1 y1 y 2 y 3 1 0 2 4 3 2 0 1 0 5 1 11 2 4 3 2 0 5 1 1 3 2 1 11 2 0 4 5 143 Bab 6 Transformasi Geometri . bayangan jajargenjang ABCD oleh pencerminan terhadap sumbu-y adalah jajargenjang A’B’C’D’ dengan titik sudut A 2. Pencerminan terhadap sumbu-x x1 y1 x2 x3 y2 y3 x4 y4 1 0 2 4 0 1 0 5 3 2 2 4 0 5 1 11 3 2 1 11 Jadi. 4 . 5 . B 0. Pencerminan terhadap sumbu-y x1 x 2 x 3 y1 y 2 y 3 x4 y4 1 0 0 1 2 4 0 5 3 2 1 11 Jadi. Bayangan jajargenjang ABCD ini dapat pula kalian tentukan dengan terlebih dahulu menentukan matriks komposisi refleksi terhadap sumbu-x dilanjutkan refleksi terhadap sumbu-y sebagai berikut. cerminkan lagi terhadap sumbu-y sehingga diperoleh x1 x2 x3 x4 y1 y2 y3 y4 1 0 0 1 2 4 0 5 2 0 4 5 3 2 3 2 1 11 1 1 Jadi. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-y adalah jajargenjang A B C D dengan titik sudut A 2. 11 . kalian telah menemukan bayangan jajargenjang ABCD yang dicerminkan terhadap sumbu-x. C 3. b. dan D 1. 2 . dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-y. bayangan jajargenjang ABCD oleh pencerminan terhadap sumbu-x adalah jajargenjang A B C D dengan titik sudut A 2. C 3. c.

cerminkan lagi terhadap sumbu-x sehingga diperoleh x1 y1 x2 y2 x3 y3 x4 y4 1 0 2 4 0 1 0 5 3 2 2 4 0 5 1 11 3 2 1 1 Jadi. Tentukan bayangan parabola y terhadap garis y 3. B 0. . . . . bayangan jajargenjang ABCD oleh pencerminan terhadap sumbu-y. sehingga b a2 2a 1 (*). Pencerminan terhadap sumbu-y. adalah jajargenjang A B C D dengan titik sudut A 2. dan D 1. B 0. dan D 1. Bayangan jajargenjang ABCD ini dapat pula kalian tentukan dengan terlebih dahulu menentukan matriks komposisi refleksi terhadap sumbu-y dilanjutkan refleksi terhadap sumbu-x sebagai berikut. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-x 4 . dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu–y 4 . dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-x 4 . adalah jajargenjang A B C D dengan titik sudut A 2. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-x. kalian telah menemukan bayangan jajargenjang ABCD yang dicerminkan terhadap sumbu-y. b ) . C 3.dan D 1. Pada jawaban b. x1 x2 x3 x 4 y3 y 4 y1 y 2 1 0 1 0 2 4 0 1 0 1 0 5 1 0 0 1 2 4 3 2 2 4 3 2 1 11 0 5 1 11 3 2 1 11 0 5 Jadi. bayangan jajargenjang ABCD oleh pencerminan terhadap sumbu-y. d. adalah jajargenjang A B C D dengan titik sudut A 2. Refleksikan titik P terhadap garis y 3 sehingga kalian memperoleh titik P ( a . 144 x2 2x 1 yang dicerminkan 144 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Sekarang hasil pencerminan tersebut. C 3. . bayangan jajargenjang ABCD oleh pencerminan terhadap sumbu-x. B 0. Jawab: Ambil sembarang titik P(a. . b) pada y x2 2x 1. C 3. 2. . . .Jadi.

dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y x b. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y 1. 2) oleh: a. 4). 6 b ). kalian P ( a. dicerminkan terhadap garis y 2. pencerminan terhadap garis y 2x. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis x 1 j. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y x g. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y 2x. dicerminkan terhadap garis y x e. bayangan parabola y x2 garis y 3 adalah y x2 2x Asah Kompetensi 2 1. b) terhadap garis y memperoleh titik A ( a . pencerminan terhadap sumbu-x. 3. 2. b) Garis y 3 3. Titik-titik sudut segitiga ABC adalah A(1. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis x 4 b. pencerminan terhadap garis x 4. Dengan mensubstitusi nilai a dan b ini ke persamaan (*). dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y 3 d. dicerminkan terhadap sumbu-x. 3) oleh: a. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y 2x c. 6). b ) P(a. dicerminkan terhadap titik O. B(3. titik P ( a . didapat b 6 b . 6 b) Jadi. dicerminkan terhadap titik O f. Dari persamaan ini. dicerminkan terhadap sumbu-x b. dicerminkan terhadap sumbu-y c. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis x 1 c. pencerminan terhadap garis y 1. dicerminkan terhadap garis y x d. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis x 2 i. Tentukanlah bayangan titik A(4. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y x 145 Bab 6 Transformasi Geometri . kalian memperoleh: 6 b b ( a )2 (a ) 2 2a 2a 1 5 2x 5. pencerminan terhadap garis y 3. 1 yang dicerminkan terhadap Jadi. pencerminan terhadap garis x 1. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap titik O h. dan C(5. pencerminan terhadap garis y x. dicerminkan terhadap sumbu-y. 2 3 b) P ( a. Tentukanlah bayangan titik A(3. dicerminkan terhadap sumbu-x.Dengan mencerminkan titik P(a. 2). a Perhatikan bahwa: a b 6 b. Tentukan bayangan segitiga ABC tersebut jika: a.

Melalui peragaan ini. Misalkan. kemudian memutar jangka dengan sudut putar berlawanan dengan arah perputaran jarum jam. Adapun posisi pensil jangka setelah diputar sebesar dengan arah berlawanan dengan arah perputaran jarum dapat ditulis .15 Rotasi titik A(a. sebagai A r cos Jadi. dinyatakan dalam bentuk matriks. 4. pencerminan terhadap sumbu-y. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis x 1. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-y f. Tentukanlah bayangan kurva berikut! a. Garis x 2y 2 0 dicerminkan terhadap garis x 9. Rotasi Dengan menggunakan jangka. Anakota membuat sebuah busur lingkaran. y A (a . b ) seperti pada gambar berikut. pencerminan terhadap garis y x.d. Lingkaran x2 y2 2x 4y 3 0 dicerminkan terhadap garis y x. Anakota telah melakukan rotasi sebesar a dengan pusat titik O. A 146 a b r cos ( r sin ( ) ) 146 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . C. r sin ). b ) r A(a. b). dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-x e. 2 b. A(r cos . pencerminan terhadap garis y x. b) r O B B x Gambar 6. persamaan tersebut menjadi matriks berikut. Setelah dirotasi sebesar dengan pusat titik O. posisi awal pensil jangka pada titik A(a. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y x. posisi pensil jangka ini berada pada titik A(a . b) sebesar dengan pusat titik O Posisi awal pensil jangka ini dapat pula ditulis dalam koordinat kutub. Ia menusukkan jarum jangka pada titik O. dan dilanjutkan dengan dua kali pencerminan terhadap sumbu-x. c. Parabola y x 2 dicerminkan terhadap sumbu-y.

A a b cos sin a b tersebut adalah dengan pusat titik O(0. Bagaimana jika titik A(a. rotasi lagi sebesar dengan pusat yang sama? Perhatikan gambar berikut! A (a .16 Rotasi titik A(a. b) dengan pusat titik O sebesar dan dilanjutkan rotasi sebesar 147 Bab 6 Transformasi Geometri . n) dapat ditentukan A sin cos a b m n m n Nilai bertanda positif jika arah putaran sudut berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dan bertanda negatif jika arah putaran sudut searah dengan arah perputaran jarum jam. a b cos sin dengan pusat titik P(m. 0) Adapun untuk rotasi sebesar sebagai berikut. b ) O A(a. posisi pensil jangka setelah diputar sebesar a cos sin b sin cos Uraian ini menggambarkan rumus rotasi sebesar sebagai berikut. b ) A (a .r cos cos r cos sin a cos a sin cos sin b sin b cos sin cos r sin sin r sin cos a b Jadi. 0). b) Gambar 6. Kemudian. b) dirotasi sebesar dengan pusat titik O(0.

Akibatnya. yaitu titik O(0. Tentukan bayangan titik A( 1. Jawab: Ambil sembarang titik A(a. b) pada y x2 1 sehingga b a2 1 (*). dari persamaan ini didapat b a 3 1 didapat a b 1. a b cos 90 sin 0 1 90 1 0 a b sin cos 1 2 1).Tampak bahwa posisi rotasi sebesar dilanjutkan rotasi sebesar dengan pusat titik O(0. 148 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 2) berturut-turut sebesar 180° dan 90 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat yang sama. 2. 1). bayangan titik A( 1. 2) yang dirotasi berturut-turut sebesar 180 dan 90 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat yang sama. Bayangan titik A adalah sebagai berikut. 0). A a b cos ( sin ( ) ) sin( cos( ) ) a b Contoh 1. b 90 90 1 2 b a 1 2 b a 3 1 1 2 Jadi. Kemudian dengan pusat yang sama diwakili oleh rotasi sebesar dengan pusat titik O(0. 2) adalah A ( 2. Rotasikan titik A sebesar 90 searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat titik P(1. titik A (b dan dari b 148 3. 0). bayangan titik A dapat kalian tentukan sebagai berikut. Dengan rotasi ini. 0). Jawab: Merotasi titik A( 1. b ) . yaitu titik O(0. 2). a a Perhatikan bahwa: a 3. kalian memperoleh titik A ( a . 0). A a b 0 1 cos 270 sin 270 1 0 1 2 sin 270 cos 270 2 1 1 2 Jadi. 2). Tentukan bayangan parabola y x2 1 yang dirotasi sebesar 90 searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat titik P(1. 0) sama artinya dengan merotasi titik A sebesar 270 dengan pusat O(0.

b. 2) adalah x y2 2y 5. Tentukanlah bayangan kurva-kurva berikut ini! a. Dilanjutkan dirotasi dengan arah dan pusat yang sama. c. dan C(0. 0). 2). Asah Kompetensi 3 1. 2) dirotasi 60 searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar A(2. Garis x b. 9) dirotasi 240 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar C( 3. tentukan pula luas bangun bayangan tersebut! a. Titik P( 1. 0). Titik S( 6. 0). Kemudian. Dilanjutkan dirotasi 2 berlawanan. bayangan parabola y x2 1 yang dirotasi sebesar 90 searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat titik P(1. dilanjutkan dirotasi 30 dengan arah dan pusat yang sama. 2. Kemudian. Tentukanlah bayangan titik-titik berikut! a. 3. d. 0). Kemudian. Tentukanlah bayangan bangun berikut. 4) dirotasi 90 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar O(0. 3). 4 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan Parabola x2 6y 0 dirotasi 3 dengan pusat yang sama dan arah pusat putar P(4. 0). kalian memperoleh: a a 3 3 ( b 1)2 1 ( b )2 2b 2 ( b )2 a 2b 5 Jadi. 10). B( 10. 7) dirotasi 45 searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar B( 3.Dengan mensubstitusi nilai a dan b ini ke persamaan (*). Garis y y x 3 0 dirotasi pusat putar O(0. 15) dirotasi sebesar 225 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar O(0. 0). Segitiga ABC dengan A(5. searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat 6 putar O(0. b. dilanjutkan dirotasi 15 dengan pusat yang sama dan arah putar berlawanan. Kemudian. dilanjutkan dirotasi 135 dengan arah dan pusat yang sama. Titik Q(5. e. 6). Lingkaran x2 y2 6x 10y 10 0 dirotasi 30 searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar P( 2. 149 Bab 6 Transformasi Geometri . 5) dirotasi 270 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar O(0. Titik R(3. Titik T(2. 5). 2). 2 dirotasi 3 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan c.

B . 1 3x. Z adalah titik berat segitiga ABC. 1 . Kemudian. 1). 2 Bobot soal: 60 3. Lingkaran x2 y y2 4x 6y 9 0 dicerminkan terhadap garis 4 . Translasi T a b memetakan segitiga ABC dan titik beratnya menjadi segitiga A B C dan C (2. dilanjutkan dengan translasi T Tentukanlah matriks pencerminan terhadap garis y x tan sebagai komposisi transformasi! 150 150 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Garis y 3x 1 dirotasikan sebesar 90° berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar titik O(0. Lingkaran yang berpusat di titik (2. Tentukanlah translasi tersebut dan koordinat A . Kemudian. 3) dan menyinggung sumbu-x dirotasi sebesar 90° searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar titik P(2. dan C( 3. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-x. A adalah translasi 3 dan B adalah translasi 4 Tentukanlah (B A B A B)( 1. 2). 0). dan C 2. B(2. Diketahui segitiga ABC dengan titik A( 8. c. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y x.3). 0). 4). 2). Kemudian.1 Waktu : 60 menit ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 20 1. Bobot soal: 20 b. Tentukanlah bayangan kurva-kurva berikut ini! a.

2).10 yang berpusat di titik P(4. 2). Miniatur pesawat terbang ini mempunyai bentuk yang sama dengan pesawat terbang sesungguhnya. Dengan dilatasi terhadap pusat O(0. Selain dilatasi diperkecil. 0) dan faktor skala 151 Bab 6 Transformasi Geometri . Dilatasi Aini dan teman-temannya berkunjung ke IPTN. x1 x 2 y1 y 2 1 2 0 0 1 2 P Q 4 4 P 2 Q 2 2 4 1 2 1 . Bayangan yang diperoleh adalah lingkaran 2 yang berpusat di titik P (2. maka hasil dilatasinya diperbesar 1. • • • Jika k Jika 1 Jika k 1 atau k k 1. maka hasil dilatasinya diperkecil 1. 0) dengan faktor skala .10 Dilatasi lingkaran P terhadap pusat O dengan faktor skala 1 2 kalian dapat menentukan lingkaran hasil dilatasi ini dengan menggunakan matriks seperti berikut. 2) dan melalui titik Q(4. misalnya pencetakan foto yang diperbesar dari klisenya. 4) berikut yang didilatasi terhadap pusat 1 O(0. tetapi ukurannya lebih kecil. diperoleh 2 lingkaran dengan titik pusat P (2. Faktor dilatasi ini dinotasikan dengan huruf kecil. mereka mengamati miniatur sebuah pesawat terbang.D. 1) dan melalui titik Q (2. Lingkaran ini sebangun dengan lingkaran P dengan ukuran diperkecil. Bentuk seperti miniatur pesawat terbang ini telah mengalami dilatasi diperkecil dari pesawat terbang sesungguhnya. perhatikan lingkaran pada Gambar 6. y 4 3 2 1 3 2 1 O 1 2 1 2 Q Q P P 3 4 x 5 6 Gambar 6. Faktor yang menyebabkan diperbesar atau diperkecilnya suatu bangun ini disebut faktor dilatasi. maka hasil dilatasinya tidak mengalami perubahan Sekarang. misalnya k. terdapat pula dilatasi diperbesar. Di sana. 1) dan melalui titik Q (2.

• Titik P(a. k P ka . n). ditulis: P(a. dilatasi ini sebagai berikut. 152 152 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 6) O.Secara umum. 3). b) O. Secara matematis. Secara matematis. 3) . b) didilatasi terhadap pusat O(0. 3] Jawab: P(5. k ( b n) n) Kalian dapat menyatakannya dalam bentuk matriks berikut. kb . 3 6) P (15. 4(6 3) 3) P (14. 6) jika didilatasikan oleh: 1. b) didilatasi terhadap pusat F(m. [F(2. b ) P ( k( a m) m. n) dengan faktor skala k menghasilkan titik P k a m m . ditulis: F(m . 4 P (4(5 2) 2. P a b k 0 0 k a b m n m n Contoh Tentukanlah bayangan titik P(5. 18) Jadi. 0) dengan faktor skala k menghasilkan titik P ka . P a b k 0 0 k a b • Titik P(a. 6) F (2. 3 P (3 5. k b n n . 4] Jawab: P(5. [O. 2. k P( a . kb Kalian dapat menyatakannya dalam bentuk matriks berikut. 15) Jadi. titik P (15. 18). titik P (14. 15).

matriks yang bersesuaian dengan transformasi T adalah M 2 a b c d .. 1..... y) ditentukan oleh: x ax by x a b x y cx dy atau y c d y Dengan demikian.. . 3. 5. .... Sekarang rangkumlah semua matriks komposisi tersebut dengan menyalin dan melengkapi tabel berikut! No..... ky) (x. . .. E.. ... y) (kx... .. terhadap sumbu-x (Mx) (x... .. y) (x.. y ). terhadap titik pusat O Dilatasi terhadap O dengan faktor skala k Dilatasi terhadap pusat F(m. .. .. .. Jenis Transformasi Refleksi terhadap sumbu-x Refleksi terhadap sumbu-y Refleksi terhadap sumbu y Refleksi terhadap sumbu y Rotasi sejauh x x Matriks . 6. Komposisi Transformasi dengan Matriks Transformasi T memetakan titik P(x. . y ) dengan (x.. n) dengan faktor skala k Diskusikan dengan teman-temanmu dan hasilnya tuliskan di papan tulis.... . Hubungan antara (x .. y) 1 0 0 1 153 Bab 6 Transformasi Geometri . . . ... .... . 7.... .. . . 3.. y) P (x . .... 2. Berikut ini adalah tabel matriks-matriks transformasi geometri berordo 2. Transformasi Pemetaan Matriks transformasi 1 0 k 0 0 1 0 k No.. 2.. Kalian telah membahas matriks transformasi pada subbab sebelumnya. Identitas (I) Dilatasi dengan faktor skala k Refleksi (M) a.. .A ktivitas di K elas Komposisi transformasi dengan menggunakan matriks akan diperlukan pada pembahasan selanjutnya. . y) (x. .. y) (x.. 4. 1... ... .. ..

x) 1 0 0 1 0 1 0 1 1 0 1 0 d. terhadap garis y 4. T2 T1 (2. y) x cos x cos (x. sebesar (R ) x y b.0) a. y) 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 0 1 cos sin sin cos 2 2 90 90 d. 4) Jawab: a. 3) 0 2 0 1 2 2 2 2 3 0 1 1 3 0 3 3 Jadi. T2 T1 (2. 9) 154 10 9 154 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . y) ) (x. x) ( y. Rotasi terhadap titik asal O(0. terhadap garis y x (My x) x (My x (x. y) ( x. Contoh 1. T2 T1 ( 1. tentukanlah koordinat bayangan yang dinyatakan dengan komposisi transformasi berikut ini. y) (y. x) ( x. T2 T1 bersesuaian dengan perkalian matriks e f a b M 2 M1 g h c d b. terhadap sumbu-y (My) c. T1 T2 bersesuaian dengan perkalian matriks a b e f M1 M 2 c d g h Hasil perkalian M1 M2 belum tentu sama dengan hasil perkalian M2 M1. y ) y sin y cos ( y. y) (x. a b e f M1 c d dan M 2 g h maka komposisi transformasi yang dinyatakan dengan: a. sebesar (x. Diketahui T 1 dan T 2 adalah transformasi yang bersesuaian dengan matriks. 3) (10. x) (y. sebesar c. y) (x . 3) b. sebesar (setengah putaran) Jika T1 dan T2 masing-masing adalah transformasi yang bersesuaian dengan matriks-matriks. y) (x. a. T2 T1 (2. y) (x. M1 0 3 2 0 dan M 2 0 1 1 1 Dengan menggunakan matriks-matriks yang bersesuaian.b.

5) terhadap transformasi T1 dan T2 adalah ( 5. y2 2x 6y 14 5 d. 1 4 2 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 20 S(12. 4) didilatasikan oleh c. 10). 5] b. 0 yang didilatasikan oleh 155 Bab 6 Transformasi Geometri . 2. 4) ( 3. 2). x2 1 yang didilatasikan oleh O . 4) 0 1 0 2 1 3 0 1 1 3 0 4 3 2 Jadi.b. Tentukanlah bayangan titik-titik berikut ini! a. 6) didilatasikan oleh [O. P( 2. Waktu : 60 menit 1. d. 3). 5) 1 4 3 5 x. Garis 3x 5y 15 0 yang didilatasikan oleh [O. bayangan akhir titik P(3. x 2 5 3 4 4y2 9 yang didilatasikan oleh F( 5. Lingkaran x2 G( 10. 5) yang ditransformasikan terhadap T1 dan dilanjutkan terhadap T2. Tentukanlah bayangan kurva-kurva berikut ini! a. y c.5 . Jawab: 0 1 1 0 Transformasi T2 T1 : M1 M2 1 0 0 1 P 3. 1). 21) didilatasikan oleh G 2 1 2 Bobot soal: 40 2. 8) didilatasikan oleh F(3. T2 T1 ( 1. 2 1 . T2 T1 ( 1. T( 10. Tentukan bayangan titik P(3. R(9. P 5 T2 T1 P 3 5 1 0 0 1 0 1 1 0 3 5 0 1 1 0 5 3 Jadi. b. 9] O. T 1 adalah transformasi pencerminan terhadap garis y T2 adalah transformasi perputaran setengah putaran terhadap titik asal.

4. k). 3 . 7). 7 b. dan D(4. 2 x2 1 yang ditranslasi oleh Bobot soal: 10 Rangkuman 1. 6) Bobot soal: 30 2 . maka Jika titik P(a. 7) oleh dilatasi O . Lingkaran yang berpusat di titik P( 5. Segitiga ABC dengan titik-titik sudut A(2. b) Sumbu-y C ( a. tentukan pula luas bangun bayangan tersebut! a. maka akan diperoleh P sebagai berikut h k P(a. • Jika titik P(a. b) Jika titik A(a. C(1. b) • Sumbu-x B(a. maka akan diperoleh A(a. 7). b) 156 156 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . m). 2). T2 P(a. Persegi panjang ABCD dengan titik-titik sudut A(1.3. Tentukanlah bayangan bangun-bangun berikut. dan C(3. maka akan diperoleh A(a. b) • P (a h. 1). 2 . Translasi (pergeseran) merupakan transformasi yang memindahkan titik pada bidang dengan arah dan jarak tertentu. B(4. dilanjutkan oleh dilatasi O . b) direfleksikan terhadap sumbu-y. 3). Tentukanlah bayangan dari parabola y T 1 . 3 . k) dilanjutkan dengan T2 l m P (a h l. b k m) 2. b) ditranslasikan dengan T1 akan diperoleh P sebagai berikut. 2). b) ditranslasikan dengan T1 T1 (h. b k) (l. oleh dilatasi O . • Jika titik A(a. b) T1 h k (h. Refleksi (pencerminan) merupakan transformasi yang memindahkan tiap titik pada bidang dengan sifat bayangan cermin. b) direfleksikan terhadap sumbu-x. Kemudian. 2) dan berjari-jari 4 oleh dilatasi F( 6. c. B(4.

k] A (ka. b) direflesikan terhadap garis y A(a. b) Titik asal F( a. b) direfleksikan terhadap garis y A(a. b) • Jika titik A(a. b) Garis y k k. n) dengan faktor skala k. maka akan diperoleh • Jika titik A(a. b) direfleksikan terhadap titik asal O(0. b) dirotasikan sebesar dengan titik pusat P(m. n) dengan faktor skala k. maka akan diperoleh A a b m n (a (b m) cos m) sin (b n) sin (b n) cos 4. maka akan diperoleh A a b a cos a sin b sin b cos • Jika titik A(a. b) Garis y x x. b) Garis x = h G(2h a. • Jika titik A(a. a) x. b) didilatasikan terhadap titik pusat F(m. Rotasi (perputaran) merupakan transformasi yang memutar suatu bidang. maka akan diperoleh A(a. 2k 3. n). b) Garis y x E( b. b) direfleksikan terhadap garis y A(a. b) dirotasikan sebesar dengan titik dengan titik pusat O. b) direfleksikan garis x terhadap garis x A(a. maka akan diperoleh A(a. b) dilatasikan terhadap titik pusat F(m. a) • Jika titik A(a. • Jika titik A(a.• Jika titik A(a. b) • [O. b) h. kb) Jika titik A(a. maka akan diperoleh b) H(a. maka akan diperoleh: F(m . k( b n ) n ) 157 Bab 6 Transformasi Geometri . maka akan diperoleh • Jika titik A(a. 0). n . b ) A ( k( a m ) m . maka akan diperoleh D(b. k A( a . Dilatasi (perkalian) merupakan transformasi yang memperkecil atau memperbesar suatu bidang.

Ulangan Bab 6

I.

Pilihlahlah jawaban yang paling tepat!

1. Bayangan titik A(1, 4) oleh translasi T(2, 3) adalah . . . . A. A (3, 7) B. D. A (4, 6) E.

A (3, 5)

A (4, 4)

C. A (4, 3) 2. Jika titik M(2, 1) direfleksikan terhadap garis x 3 dan terhadap garis y 3, maka bayangan M adalah . . . . A. M (4, 1) B. D. M (2, 4) E.

6. Bidang V dan W berpotongan tegak lurus sepanjang garis g. Garis l membentuk sudut 45 dengan V dan 30 dengan W. Sinus sudut antara l dan g adalah . . . . 1 3 A. D. 2 2 1 2 3 B. E. 3 2 C.
3 3

7. Diketahui satu transformasi T dinyatakan oleh matriks
0 1 1 , maka transformasi T 0

M (2, 5)

M (5, 1)

C. M (5, 4) 3. Jika titik P(1, 2) diputar 90 berlawanan arah jarum jam terhadap titik asal koordinat O, maka bayangan dari titik P adalah . . . . A. P (2, B.

adalah . . . . A. Pencerminan terhadap sumbu-x B. Pencerminan terhadap sumbu-y C. Perputaran D. Perputaran E. Perputaran
1 4 1 2 1 2

P (2, 1)

E.

P (1,

2)

C. P (2, 1) 4. Jika titik B(2, 6) dilatasi terhadap T(0, 1), maka bayangan titik B adalah . . . . A. B (4, 12) B. B (1, 3) C. B ( 2, 12) 5. Garis g tegak lurus pada bidang V dan bidang W membentuk sudut lancip dengan V. Jika W memotong V menurut suatu garis s, maka proyeksi g pada W . . . . A. tegak lurus pada V B. tegak lurus pada s C. sejajar dengan V D. sejajar dengan s E. sejajar dengan W D. B (2, 12) E. B ( 2, 6)

1)

D. P ( 2, 1)

8. Diketahui T 1 dan T 2 adalah transformasi yang bersesuaian dengan matriks
M1 0 2 2 0 dan M 2 1 1 0 1 ,

maka T2 T1 ( 3, 1) A. (4, 12) B. ( 4, 12) C. (4, 12)

.... D. ( 4, 6) E. (4, 6)

9. Diketahui PQR dengan titik-titik sudut P(1, 3), Q(1, 4), dan R( 2, 1). Jika PQR

158

158

Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

A. P B.

1, 3 , Q 1,

4 , dan R 2, -1 4 , dan R 2, 1

direfleksikan terhadap sumbu-x kemudian dilanjutkan dengan dilatasi (0, 1), maka koordinat bayangannya adalah . . . .

Titik A(a, b) dicerminkan terhadap sumbu-x dan bayangannya dicerminkan pula terhadap sumbu-y. Bayangan terakhir titik A merupakan . . . . A. Perputaran titik A dengan titik pusat O sebesar radian berlawanan perputaran jarum jam. B. Perputaran titik A dengan titik pusat O sebesar 2 radian berlawanan perputaran jarum jam. C. Pencerminan titik A terhadap garis y D. Pencerminan titik A terhadap garis y x x

P

1, 3 , Q 1, 4 , dan R 2, 1

1 D. P 1, 3 , Q 1, 4 , dan R 2, E. P 1, 3 , Q 1, 4 , dan R 2, 1
10. Suatu lingkaran digambarkan sebagai berikut
y

C. P 1, 3 , Q 1,

y

x

4

P(3, 4)

E. Pencerminan titik A terhadap sumbu-y 12. Jika garis 3x 2y 6 ditranslasikan terhadap T(2, 3), maka . . . . A. 3x B. 3x C. 3x 2y 2y 2y 6 3 4 D. 3x E. 3x 2y 2y 4 11

4

O 3

3

x

P ( 4, 3)

Jika lingkaran yang berpusat di (3, 4) dan menyinggung sumbu-x dicerminkan pada y x, maka persamaan lingkaran yang terjadi adalah . . . . A. x2 B. x2 C. x2 D. x2 E. x2 y2 y2 y2 y2 y2 8x 8x 8x 8x 8x 6y 6y 6y 6y 6y 9 9 9 9 9 0 0 0 0 0

II. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. Sebuah lingkaran target dibuat warna-warni seperti gambar berikut.
Kuning Hitam Putih

Merah

r1 r2 r3

11. Suatu pencerminan ditunjukkan seperti gambar berikut.
y

r4

A(a, b)

dengan: 1 r1 r2 2 1 r2 r4 2

r3

3 r4 4

O

x

A ( a, b)

A (a, b)

Tentukanlah faktor skala dari: A. Merah ke Putih B. Merah ke Hitam C. Merah ke Kuning D. Kuning ke Putih E. Hitam ke Putih
159

Bab 6 Transformasi Geometri

3. Sebutkan jenis transformasi memetakan tiap gambar berikut ini! A.
A A

yang

E.
A

F.

A

A

4. Tentukanlah persamaan bayangan dari garis 3x y 2 0 oleh refleksi terhadap garis y x dilanjutkan dengan rotasi 90 terhadap O. 5. Titik P(x, y) direfleksikan terhadap y x menghasilkan bayangan titik Q. Kemudian, diputar 90° dengan titik pusat O, sehingga bayangan akhirnya adalah R(1, 2). Tentukan: A. koordinat titik P B. koordinat titik Q

160

160

Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

C.

A

A

A

B.

A

A

A

A

A

2. Sebuah bangun mula-mula ditransformasikan dengan refleksi terhadap garis y x, dilanjutkan dengan rotasi 90 searah dengan jarum jam terhadap titik asal O. Tentukanlah bayangannya!

D.

A

A

A

A

A

A A A

A A A

Fungsi, Persamaan, dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma

B A B

7
A. Grafik Fungsi Eksponen dan Fungsi Logaritma Persamaan dan Pertidaksamaan Eksponen Persamaan dan Pertidaksamaan Logaritma B. C.

Sumber: http://peacecorpsonline.org

Gempa pemicu tsunami yang telah memporak-porandakan Nanggroe Aceh Darussalam merupakan gempa terdashyat ketiga di dunia dengan kekuatan R 9 skala Richter. Kekuatan gempa ini dicatat dengan alat yang dinamakan seismograf dengan menggunakan rumus dasar R
log
M M0

. Penerapan

pada seismograf ini merupakan salah satu kegunaan logaritma. Pada bab ini, kalian juga akan mempelajari penerapan lainnya.

161 Bab 7 Fungsi, Persamaan, dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma

Untuk memahami sifat-sifat kedua fungsi tersebut.. x f(x) 2x 0 . 6. . 2.. 1 4 1 2 Setelah itu. Lalu hubungkan dengan kurva mulus. Grafik Fungsi Eksponen dan Fungsi Logaritma dengan Bilangan Pokok a 1 Di Kelas X. terlebih dahulu buatlah tabel nilai-nilai x dan f(x) 2x seperti berikut. 3 1 8 2 1 0 1 1 2 2 4 3 8 . pada bab ini kalian akan menggambar grafik kedua fungsi itu. 3. kalian telah mengetahui bahwa fungsi eksponen dan fungsi logaritma adalah dua fungsi yang saling invers. Sekarang. yaitu g(x) log x dalam satu sumbu koordinat. 1. x R} Daerah hasilnya { y y R} Sumbu y asimtot tegak Grafik di sebelah kanan sumbu-y Memotong sumbu-x di titik (1.A....1 Grafik fungsi f(x) = 2x dan g(x) = 2logx Dengan memperhatikan grafik fungsi f(x) 2x dan g(x) 2log x yang masing-masing merupakan grafik fungsi eksponen dan fungsi logaritma dengan bilangan pokok 2.. 5.. Grafik yang kalian dapatkan ini. sehingga diperoleh grafik f(x) 2x. 1. 0) Merupakan fungsi naik untuk setiap x 162 162 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . yaitu g(x) 2log x.. coba gambar grafik fungsi f(x) 2x dan 2 inversnya. y 8 7 6 5 4 3 2 1 O 1 2 3 f(x) 2x y g(x) x 2 log x x 1 2 3 4 Gambar 7. Grafik Fungsi Eksponen dan Fungsi Logaritma A. . y R} Sumbu-x asimtot datar Grafik di atas sumbu-x Memotong sumbu-y di titik (0. kalian dapat mengetahui bahwa: No. 4. gambarkan titik-titik tersebut pada koordinat Cartesius. Untuk memudahkan menggambar kedua grafik fungsi ini. 1) Merupakan fungsi naik untuk setiap x Fungsi g(x) = 2log x Daerah asalnya { x x 0. cerminkan terhadap garis y x sehingga kalian mendapatkan grafik fungsi inversnya. Fungsi f(x) = 2x Daerah asalnya {x x R} Daerah hasilnya { y y 0.

2 1 x dan g(x) Grafik fungsi f(x) 2 1 2 log x 163 Bab 7 Fungsi.Sifat-sifat ini berlaku juga untuk setiap fungsi eksponen f(x) fungsi logaritma g(x) alog x dengan a 1. Sekarang. Kemudian. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . cerminkan terhadap garis y x untuk mendapatkan inversnya. Grafik yang kalian dapatkan ini. coba gambar grafik fungsi f(x) g(x) 1 2 log 1 2 x dan inversnya. hubungkan dengan kurva mulus. yaitu x dalam satu sumbu koordinat. 3 8 2 4 1 2 0 1 1 2 3 … … 0 … 0 … 1 2 1 4 1 8 Setelah itu. Untuk memudahkan 1 2 x menggambar kedua grafik fungsi ini. Persamaan. yaitu g(x) 1 2 log x . y 6 f(x) 1 x 2 5 4 3 2 1 y x 3 2 1 O 1 2 3 1 2 3 x g(x) 1 2 log x Gambar 7. kalian dapat menggunakan prinsip yang sama seperti pada bilangan pokok a 1. Lalu. yaitu fungsi logaritma. 2. gambarkan titik-titik tersebut pada koordinat Cartesius. sehingga diperoleh grafik x 1 . ax dan A. Grafik Fungsi Eksponen dan Fungsi Logaritma dengan Bilangan Pokok 0 a 1 Untuk menggambar grafik fungsi eksponen dan fungsi logaritma dengan bilangan pokok 0 a 1. terlebih dahulu buatlah tabel nilainilai x dan f(x) x 1 x f(x) = 2 seperti berikut. yaitu terlebih dahulu gambarkan grafik fungsi eksponennya. cerminkan terhadap garis f(x) 2 y x sehingga kalian mendapatkan grafik fungsi inversnya.

f (x) 2. 1 2 1 x 2 dan g(x) 1 2 log x yang masing-masing merupakan grafik fungsi eksponen dan fungsi . x f (x) x 3 d. f(x) b. 1. Gambarkan grafik fungsi-fungsi eksponen berikut ini! 23x 23x 2 c. Gambarlah grafik dan invers dari tiap fungsi berikut! a.Dengan memperhatikan grafik fungsi f(x) logaritma dengan bilangan pokok No. ax dan Asah Kompetensi a. f(x) 2x 2 1 3 2 5 1 c. d. 4. 0) Merupakan fungsi turun untuk setiap x Sifat-sifat ini berlaku juga untuk setiap fungsi eksponen f(x) fungsi logaritma g(x) alog x dengan 0 a 1. Gambarlah grafik dari tiap fungsi berikut ini! 1 3x x 1 3 x 1 d. g(x) 164 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 40 1. f(x) c. f(x) b. kalian dapat mengetahui bahwa: Fungsi g(x) = 1 2 log Fungsi f(x) = 1 2 x x Daerah asalnya {x|x R} Daerah hasilnya {y|y > 0. k(x) l( x ) 1 2 1 2 3x 2 2 3x 2 164 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . f (x) 3x 3x 1 4 2 3 1. 1) Merupakan fungsi turun untuk setiap x Daerah asalnya {x|x > 0. f(x) b. y R} Sumbu-x asimtot datar Grafik di atas sumbu-x Memotong sumbu-y di titik (0. 5. f (x) 1 Waktu : 60 menit a. 6. x R} Daerah hasilnya {y|y R} Sumbu-y asimtot tegak Grafik di sebelah kanan sumbu-y Memotong sumbu-x di titik (1. 2. 3.

f(x) b. Persamaan dan Pertidaksamaan Eksponen B. j(x) 2 3x 2 g. l(x) 1 3 log 1 3 log (x (x 1) 1) 1 1 2x 1 3 3 3 log x g. k(x) 1 3 log x 1 3 log d. a. maka sifat-sifat fungsi eksponen adalah sebagai berikut. a 0. b R. h(x) 3 Bobot soal: 40 log (x log (x 1) 1) 1 1 e. Sederhanakanlah! a. (3x2 y 5)( 3x y 5)( 3x8 8 y9) y9) b. 5x 5 y 2 7x3 y 5 (3x2)( 3x 8)(y 5)(y9) (3)( 3)x2 x 8 y 5 9 x2 8 y 5 9 9x 6 y4 9y 4 x6 y9 165 Bab 7 Fungsi. Persamaan. Gambarkan grafik fungsi-fungsi logaritma berikut ini. Sifat-sifat Fungsi Eksponen Untuk menentukan penyelesaian persamaan eksponen. g(x) c. m dan n bilangan rasional. 1. m(x) h. h(x) f.e. k(x) f. Jika a. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . m( x ) h. j(x) log x x 3. n(x) 1 2 1 2 3x 2 23x 2 3x 2 2. sebaiknya kalian mengingat kembali sifat-sifat fungsi yang telah dipelajari di Kelas X. • • • • am am an an a m am n n • • • • (am am bn mn bn)p p amp bnp am p bn p mn (am)n a m amn 1 a p a p p mn a am a0 1 Contoh 1. (3x2 Jawab: a. Tentukanlah titik potong grafik fungsi f(x) terhadap sumbu-x dan sumbu-y! ( 2 )x 3 Bobot soal: 20 B.

b. 5x 5 y 2 7x3 y 5 5x 5 7x3 y2 y 5 ( 5) 5 5 3 x · y2 7 5 2 x · y2 5 7 5 2 7 x y 7 2. x 3 1 (8x 3 y 12 ) 6 Jawab: a. Sederhanakanlah! a. (8 x 3 y 12 ) 6 1 (2 3 ) 6 22 1 1 (x3 )6 x 2 y2 1 1 ( y 12 ) 6 1 y 2 2x 3. x 3 ( x 2 )3 3 1 x2 b. x2 x2 24 x2 x 24 x 12 12 x 166 166 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 6 4 x y5 x2 10 Jawab: 1 2 10 a. b. Sederhanakanlah! a. x y5 6 4 x y5 6 4 1 2 10 x y5 2 5 x5 y5 1 x5 5 y 25 b. b.

dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . Simaklah contoh-contoh berikut ini. x2 y6 1 1. 1 2x 2 y4 4 3 5 x 7 10 y 5 9x 3 y 2 d.. 2. Sederhanakanlah! a. x 5 2 c. Persamaan.. 16t 2 4t 1 0 merupakan persamaan eksponen yang eksponennya memuat variabel t. maka f(x) m 167 Bab 7 Fungsi. (y 5) 5y 1 (y 5)5 – y merupakan persamaan eksponen yang eksponen dan bilangan pokoknya memuat variabel y. ( a b ) 15 1 4 a5 2a 3 2m 4 2 1 f.. B.. Persamaan Eksponen Persamaan eksponen adalah persamaan yang eksponen dan bilangan pokoknya memuat variabel. 2.. 4x 5 e. af(x) am Jika af(x) am.. Ada beberapa bentuk persamaan eksponen ini. Sederhanakanlah! a. x y x y 2 1 2 1 y x 2 4 x 2 1 2 1 2 1 1 1 2 . 2 3 m2 3 5 3 e. 1 13 13 4 3 1 2 1 2 . d. 3k 2 5l 3 1 6 2. di antaranya: a. (4x y )(3x y b. ( 4x2y6) 3 f. a 0 dan a 1. • • • 42x 1 32x 3 merupakan persamaan eksponen yang eksponennya memuat variabel x. 2x3 b.Asah Kompetensi 1. 3 2 2 0 ) c.

50x 6 ruas kiri dan kanan sama. c. 271 x adalah x 2. 3 Contoh Tentukanlah penyelesaian 25x Jawab: 25(x 3) 5(x 1) 52(x 3) 5(x 1) 2(x 3) x 1 2x 6 x 1 x 7 Jadi. b 0. 168 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . af(x) ag(x) Jika af(x) ag(x). penyelesaian 45x 168 50x 6 adalah x 6. a 1. b 1. a Contoh Tentukanlah penyelesaian 45x Jawab: 45x 6 Supaya x 6 x 6 50x 6 . maka f(x) 0 Jika af(x) bf(x). a 0 dan a 1. penyelesaian 3 b. af(x) bf(x). penyelesaian 25x 3 5x 1 .Contoh Tentukanlah penyelesaian 3 271 x 33(1 x) 1 1 1 x 3 2 x 3 Jadi. 3 5x 1 adalah x 7. sehingga 450 = 500 Jadi. maka f(x) g(x) Jawab: 3 31 3(1 x) 271 x . dan a b. x 0 6 6 6 0. a b 0.

Persamaan. 10 . himpunan penyelesaian 3x 10 x2 (3x 10)2x adalah 0. g(x) dan h(x) keduanya 3 • 100 0 9 20 2 10 0 3 3 10 Jadi. f(x)g(x) f(x)h(x) Jika f(x)g(x) f(x)h(x). x 3 3x 10 1 3x 9 x 3 Sekarang periksa apakah untuk x 3.d. dan h(x) keduanya genap atau keduanya ganjil? g(3) 32 9 dan h(3) 2 . g(x). asalkan g(x) dan h(x) keduanya genap atau keduanya ganjil Contoh Tentukanlah himpunan penyelesaian (3x Jawab: • x2 x(x • 3x x2 2x 2) x 10 3x x • 10) x 3x 2x 0 0 0 atau x 1 11 2 (3x 0 10 10)2x. asalkan g(x) dan h(x) keduanya positif • f(x) 1. g(x) ganjil dan h(x) genap sehingga x 3 bukan penyelesaian. 3 6 Perhatikan bahwa untuk x 3. • g(x) h(x) • f(x) 1 • f(x) 0. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . untuk x . 3 3 169 Bab 7 Fungsi. Dengan demikian. 2. 11 . g(x) dan h(x) keduanya positif. 10 3x x 2 10 3 11 3 Sekarang periksa apakah untuk x positif? g 10 3 h 10 3 10 3 3 10 . sehingga 3 10 merupakan penyelesaian. maka penyelesaiannya adalah sebagai berikut.

Jawab: 16t 2 4t 1 0 42t 2 4t 1 0 Misalkan y 4t. Nilai y yang kalian peroleh. x1 dan x2 memenuhi persamaan Tentukanlah x1 x2 1 log 10 log 10 100 3. 32x d. 1 2 16 9x 27x 8x 3 2x 3 4x 2 8 12 x 2 x 2 24 x 1 2 x 2 g. t Oleh karena untuk setiap t R. A. substitusi kembali pada pemisalan y af(x) sehingga kalian memperoleh nilai x. a 0. Tentukan himpunan penyelesaian persamaan-persamaan berikut! a. A 0 Terlebih dahulu. x1 dan x2 memenuhi persamaan Tentukanlah 5 x5 100 100 log x log 100 log x 100 5 log x x1 x 2 . 32x 2 6x 4 3x 5 3 0 log( x 1) log( x 1) x 2. misalkan y af(x). f. C R. himpunan penyelesaian 16t 2 4t 1 0 adalah . sehingga diperoleh: y2 2y 1 0 (y 1)2 0 y 1 Substitusi nilai y yang kalian peroleh ke pemisalan y 4t 4t 1. Jadi. maka tidak ada nilai t yang t memenuhi 4 1. Asah Kompetensi 2 3 1. 170 170 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . a 1. B. 25 y 83 1 y 1 3 b. 35x e. 2x c. A(af(x))2 B af(x) C 0.e. Dari pemisalan ini. Contoh Tentukan himpunan penyelesaian 16t 2 4t 1 0. 6x h. 4 0. diperoleh Ay2 By C 0.

untuk setiap x 1 . x2 R berlaku x1 x2 jika dan hanya jika f(x1) f(x2). Catatan Himpunan penyelesaian dapat disingkat dengan HP... 32x 5. himpunan penyelesaiannya adalah HP Asah Kompetensi 1 2 3x 2 3 4. untuk setiap x1... • Untuk a 1.. x 2 R berlaku x 1 x 2 jika dan hanya jika f(x1) f(x2)... (x2 4 Tentukanlah himpunan penyelesaian pertidaksamaan-pertidaksamaan berikut! 1... dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . Pertidaksamaan Eksponen Sebelumnya.. kalian telah mengetahui sifat-sifat fungsi eksponen.. Artinya. Persamaan. • Untuk 0 a 1.. Contoh Tentukan himpunan penyelesaian 2x Jawab: 2x 2 2x 2 x 2 x 2 3x x 16x 24(x 4(x 4x 10 2 2) 2 16x 2 .. 22x 3x 2 1 25 4 6x 11 32x 2x 3 5 3)2x 8 · 6x 1 (x2 0 2x 3)x 3 1 2 x2 2x 1 1 4 x 1 6. maka fungsi naik 10 3 x x 10 . a 8 1. Jadi. 62x 1 2 171 Bab 7 Fungsi.. fungsi f(x) ax merupakan fungsi naik.Tentukan nilai x yang memenuhi 3 2 2 x 3 2 2 x 3 ..... 2.. 3. x 3 R . yaitu sebagai berikut. 2) .. fungsi f(x) ax merupakan fungsi turun. Artinya. 3. 2 B. Sifat-sifat ini berguna untuk menyelesaikan pertidaksamaan eksponen.

berapa lama waktu yang diperlukan oleh koloni itu agar populasinya menjadi berlipat tiga? Sumber: www. b. (5x 3)3 x 2 22x 2x 2 32 1 0 6 0 Bobot soal: 20 8 d. kafein akan diserap ke dalam darah dan akhirnya dimetabolisme oleh tubuh. 2005 a. Setelah berapa jam kafein di dalam darah tinggal 1 mg? 172 172 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 3.net Bobot soal: 20 Sumber: Microsoft Encarta Reference Library. Pak Tahomadu ingin memelihara lebah-lebah ini.soccer. Tentukanlah himpunan penyelesaian persamaan-persamaan berikut. (x 1 2 2 2x penyelesaian pertidaksamaan- 8 c. Tulislah sebuah persamaan yang menyatakan banyak kafein di dalam darah sebagai suatu fungsi eksponen dari waktu t sejak kalian minum kopi! b.000 dalam 18 bulan mendatang.Waktu : 60 menit 1. Segelas kopi kira-kira mengandung 100 mg kafein. Sebuah koloni lebah meningkat 25% setiap tiga bulan. Jika populasi suatu koloni bakteri berlipat dua setiap 30 menit. 32 8 c. Bobot soal: 20 Sumber: Microsoft Encarta Reference Library. Ia menargetkan lebah-lebah tersebut mencapai 18. 4x 4)3x 5 3x 22x 3 3x 2x 2 4 3 0 0 Bobot soal: 20 2)2x 6 (x2 d. Berapa banyak lebah yang harus dipeliharanya sekarang? 4. Jika kalian meminum segelas kopi. Tentukanlah himpunan pertidaksamaan berikut! a. (3x 1)2x 3x 1 2 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 20 a. 2005 5. 1 64 b. 32x 5 · 34x 2. banyak kafein di dalam darah berkurang 50%. Setiap 5 jam.

Persamaan dan Pertidaksamaan Logaritma C. b. 1.C. 5 Jawab: 5 log 6 2 1 log 6 3 3 log 18 log 2 a. b. c. 16 log 4 1 3 log 1 3 1 1 2 log 4 2 log 16 2 2 log 2 2 2 1 2 log 8 log 1 5 log 1 1 2 3 log 2 4 3 5 2 4 1 2 173 Bab 7 Fungsi. Secara umum bentuk logaritma dituliskan ab dengan a 0 dan a 1 c a log c b Sifat-sifat logaritma: • • • • • a log 1 log a log 1 a 0 1 1 b a • • • • a a log b a a log c a log b c a a a log b c c b log b log a a logb a log ab log b a log b log b d b 1 log a a a log c log bc • ac log b c d d c a log b Contoh Hitunglah! a. 4 log 1 1 3 e. Persamaan. 16 8 log 4 1 3 log log 32 1 2 log 8 1 3 1 log d. g. 4 log 1 0 e. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . h. c. f. d. Sifat-Sifat Fungsi Logaritma Di Kelas X telah dipelajari sifat-sifat logaritma.

di antaranya: a.f. 2. 3 log 18 3 log 2 log 3 3 log 9 log 3 2 2 C. • log x log (2x 1) 1 merupakan persamaan logaritma yang numerusnya memuat variabel x 5 • 5log 4m log m 2 0 merupakan persamaan logaritma yang numerusnya memuat variabel m x • xlog 5 log 2 2 merupakan persamaan logaritma yang bilangan pokoknya memuat variabel x • 2tlog (t 2) 2tlog 2t 2 merupakan persamaan logaritma yang numerus dan bilangan pokoknya memuat variabel t Ada beberapa bentuk persamaan logaritma ini. 8 log 32 23 log 2 5 2 5 3 log 2 6 5 3 6 g. 2 Jadi. f(x) 0. penyelesaian 2log (x 174 174 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . maka f(x) m. Persamaan Logaritma Persamaan logaritma adalah persamaan yang variabelnya sebagai numerus atau sebagai bilangan pokok dari suatu logaritma. Perhatikan contoh berikut ini. a a log f(x) log m a Jika alog f(x) log m. Contoh Tentukanlah penyelesaian 2log (x Jawab: 2 log (x 2 log (x x 2) 2) 2 x 4 log 24 24 18 2) 4 adalah x 18. 2) 4. 1 3 log 6 2 1 log 6 log 3 log 3 2 log 6 3 log 2 6 6 1 18 2 h.

f(x) 0. maka x 1 Karena untuk x 1 dan x 5. a log f(x) b log f(x) b. h(x) 0. Jika alog f(x) = alog g(x). f(x) 0 dan g(x) 7 2x 3) log (4x 2) adalah x 1 dan log g(x) f(x) f(x) log h(x) 0. penyelesaian 7log (x2 x 5. f(x) dan x 5 merupakan penyelesaian. Contoh Tentukanlah penyelesaian 7log (x2 Jawab: 7 log (x2 2x x2 2x x2 6x (x 1)(x 3) 7log (4x 3 4x 2 5 0 5) 0 x 1 atau x Sekarang. penyelesaian log (x2 c. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . a log (x2 3) adalah x 2 atau x 2. 5 0 dan g(x) 0? 2 3 2 0 2 0 10 18 3 0 18 0 0. dan g(x) 0. a 1. log f(x) a log g(x) 0. d. g(x) 0. a maka f(x) = g(x). Jika alog f(x) = blog f(x).b. Jadi. Persamaan. log (x2 3) 1 4 2 atau x 2 3) 4 Jadi. maka f(x) = 1. f(x) 1. selidiki apakah f(x) • f(1) 12 2 1 3 1 g(1) 4 1 2 4 2 • f(5) g(5) 52 2 5 4 5 2 3 25 20 2 2) 2x 3) 7 log (4x 2). dan Jika f(x) log g(x) f(x)log h(x). maka g(x) h(x). a Contoh Jawab: log (x2 x2 3) 3 x2 x Tentukanlah penyelesaian log (x2 4 3) 4 log (x2 3). 175 Bab 7 Fungsi.

sehingga kalian memperoleh nilai x. sehingga x 2. Nilai y yang kalian peroleh. f(x) 0. e. misalkan y plog f(x). selidiki f(0) 0 1 1 f( 2) 2 1 x 1 x 2 1 x 0 0 0 atau x 2 apakah f(x) 0. substitusilah nilai y yang kalian peroleh ke pemisalan y 4log x y y 1 2 4 log x log x 1. sehingga x 4. dan h(x) 0 Oleh karena untuk x 0 dan x x 2 bukan penyelesaian. substitusi kembali pada p pemisalan y log f(x). 0. 2. maka y2 3y 2 0 (y 1)(y 2) 0 y 1 atau y 2 Untuk mendapatkan nilai x. Dari pemisalan ini. penyelesaian 4log2x – 4log x3 176 176 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . himpunan penyelesaian dari x 1 log (x 2) x 1log (x2 3x 2) adalah . log2 x log2 x 4 log x3 2 2 0. diperoleh Ay2 By C 0. 4 Jadi.Contoh Tentukanlah himpunan penyelesaian dari x 1 log (x 2) x 1log (x2 3x 2) Jawab: log (x 2) x 2 2 x 2x x(x 2) x Sekarang. 34log x Misalkan y 4log x. f(x) 0 3 0 log (x2 3x 3x 2 2) 1. Contoh Tentukan penyelesaian 4log2 x Jawab: 4 4 4 log x3 2 0. Aplog2 f(x) Bplog f(x) C 0 Terlebih dahulu. g(x) 0. 16. 2 0 adalah x 4 atau x 16. maka x 0 atau Jadi.

d. 3 5 d. Hitunglah! a. 3 1. b. Nini Sentera merahasiakan dua bilangan. 2000 b. 3.Asah Kompetensi a. • Untuk 0 a 1. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . Tentukan penyelesaian persamaan-persamaan logaritma berikut. log (x2 log (x2 log (3x 5x 3x 4) 7) 2) x 0 3 9 log x 4 x 3 log (2x 2x log (2 x 3 3) log ( x x 2 6) log x log x 1 x log (x2 2. c. x 2 R berlaku x 1 x 2 jika dan hanya jika f(x1) f(x2). x 2 R berlaku x 1 x 2 jika dan hanya jika f(x1) f(x2). Sifat-sifat ini berguna untuk menyelesaikan pertidaksamaan logaritma. log 30 c. 2 log 10 5log 10 48 (2log 5 16 5 log 2) Olimpiade Matematika SMU. untuk sin x 0 dan cos x 0 GaMeMath Nini Sentera dan Uci bermain tebak-tebakan. Artinya. kalian telah mengetahui sifat-sifat fungsi logaritma. untuk setiap x 1 . C. 1 log 10 ( 5 log y )2 5 1 log 10 ( 5 log x )2 5 log x log y log x y log y x log xy log xy 2 log sin x 2 log cos x 2 log sin 2x. untuk setiap x 1 . Artinya. Pertidaksamaan Logaritma Pada pembahasan sebelumnya. fungsi f(x) log x merupakan fungsi naik. yaitu sebagai berikut. 177 Bab 7 Fungsi. fungsi f(x) alog x merupakan fungsi turun. Bilangan pertama terdiri atas 14 angka sedangkan bilangan kedua terdiri atas 18 angka. Ia meminta Uci memperkirakan banyak angka di depan koma jika bilangan pertama dibagi bilangan kedua. 2 log2x 4) 10) e. e. a • Untuk a 1. Persamaan.

8. x 5 0. 9. x R} Asah Kompetensi 1.. g...5log (x 2) 4log (x 2) 0 d. 5) 0 adalah Jadi. log x log (log x 4) 4 e. 2... Tentukan himpunan penyelesaian persamaan-persamaan logaritma berikut! a.. 10... 3 3 2 9 6 6. f... 4. log (x2 23log2x Waktu : 60 menit 1.. Didapat x 5.Contoh Tentukan himpunan penyelesaian 3log (x Jawab: 3 log (x 3 log (x x 5) 0. karena a 1... 0.. Berarti. maka fungsi naik x 4 Perhatikan pula bahwa numerusnya harus lebih dari nol.. log x log (x log (x2 log (x2 2 2) 2x) x 2x 3) 1) 4 3 1 log (3x 4) log (3x log (x log (x2 log (3x2 1) 3) 3) 4x 5 3log x 2 0 1) 2 0 0 1 2 log (x 7) 7. 1 2 1 3 1 2 1 2 Tentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan-pertidaksamaan logaritma berikut. himpunan penyelesaian 3log (x HP {x x 5 atau x 4. loglog (x 2) 2 log 3 c. log x log 3 log (x 3) b. 3.. 5. 5) 0 5) 3log 1 5 1 .. 178 Bobot soal: 70 3 ASAH KEMAMPUAN 25 5 log x 1 2 4 log( log (2x 2 3 1)) 2 log x 6 2 178 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .

Sifat-sifat fungsi eksponen • • • • am . maka f(x) • Jika f(x)g(x) f(x)h(x). b 0. Jika dua suara yang berintensitas I1 dan I2 mempunyai I0 Bobot soal: 10 desibel B1 dan B2. Olimpiade Matematika SMU. maka g(x) h(x) 3. Diketahui xy y) log 3 9 log 4 dan 2x 1 4y x . a 0 dan a 1. an = am+n am a n n 0 • • • • (am am bn mn p bn)p p am p am p bn p bn p am n amn am a mn p p a a mn a m 1 am a0 1 179 Bab 7 Fungsi. a 1. dan a b. 2000 Bobot soal: 10 4. maka f(x) g(x) • Jika af(x) bf(x). Tentukanlah nilai x – 4y Olimpiade Matematika SMU. a 0. Persamaan. f(x) ax g(x) alog x dengan f(x): fungsi eksponen g(x): fungsi logaritma 2. maka f(x) m • Jika af(x) ag(x). b 1. • Jika af(x) am. Tentukanlah Bobot soal: 10 80 dan log x 2 log y 1. Diketahui log (x nilai x dan y. Fungsi eksponen dan fungsi logaritma adalah dua fungsi yang saling invers. Bentuk-bentuk persamaan eksponen. 2000 x1 dan x2 adalah akar-akar persamaan 3log (9x 18) 2 x. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . 3. tunjukkan bahwa B1 B2 10 log I1 . Banyak desibel suatu suara yang berintensitas I didefinisikan sebagai B 10 log I . Tentukanlah nilai x1 x2. 2000 Rangkuman 1. a 0 dan a 1.2. I2 Olimpiade Matematika SMU.

f(x) 0. maka f(x) 1 a a Jika log f(x) log g(x). h(x) 0. maka f(x) m Jika log f(x) log f(x). maka f(x) g(x) f(x) Jika log g(x) f(x)log h(x). g(x) 0. a b. dan g(x) 0. f(x) 0. dan f(x) b 1 5. Sifat-sifat fungsi logaritma • • • • • a log 1 = 0 log a = 1 log 1 a log ab = b log b + alog c = alog bc • • a log b a a log c b c c a log b c a a a log b a 1 • • • log b log b log b log a a a b 1 log a a a ac log b d log b c d d c a log b 180 180 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . g(x) 0. Bentuk-bentuk persamaan logaritma • • • • Jika alog f(x) a a log m.4.

. x R ○ ○ ○ atau x ○ ○ E. Nilai x yang memenuhi 3x 5 ○ ○ 6 8 1 adalah . 8 atau 2 2 9. 1 ○ ○ ○ 4. (2p E. Himpunan penyelesaian pertidaksamaan x x 2 3 adalah . b 4 3 dan b 1 1 3 3 . 2 atau x x ○ ○ adalah . x 2 ○ 1 0. B. 4 < x < 2 ○ 8. 16 atau 4 D. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma ○ ○ ○ ○ ○ . Persamaan. . 6. . . ○ ○ ○ D. x 1 2 R 1. D. maka log x 2 6 4 log 4 1 ○ D. xx xx 1. Pilihlah jawaban yang paling tepat! 1 1 3 3 ○ ○ ○ 6. ○ ○ ○ ○ ○ ○ A. Jika a a A. 2 B. . D. 20 B. 8 atau 4 x0 xx xx x 1 . . Nilai dari log( a2 x 2 ) log a a log 1 x2 a2 2 atau x x 1 ○ ○ ○ 0 atau 2 0 atau x D. . 2p q p 1 p 2q p 1 2q 1 p A. . maka x1 A. B. 3 E. . 4 E. Jika 15 3 64 7. C. x R 6. 1 2 1 2 2 x x x D. . D. . x 6. x R R ○ ○ ○ ○ A. 8 atau 1 B. C. 6 42 x 2 x2 ○ . . . 64 2 ○ ○ ○ ○ A. . . . C. 16 atau 1 4 C. 6 3. A. 2 x 2 1 2 1 2 ○ ○ ○ ○ ○ log 5 p dan 3 log 11 q . Nilai x yang memenuhi 2 n adalah . 2 2. . . B. 1 E. C. C. . 1 C. 2 dan C.Ulangan Bab 7 I. Nilai x yang memenuhi 2 2 4 3 0 log x log x 4 adalah . 12 C. B. {x x < 0 atau x 2} ○ ○ ○ 5. 4 6 3 n 4 ○ ○ ○ ○ . B. p q 2q q)(p 1) ○ ○ ○ ○ ○ ○ E. E. . 1 dan B. 2 ○ ○ ○ E. . A. A. . . . Himpunan penyelesaian pertidaksamaan 2 ○ ○ log x xx x0 xx xx 12 x ○ 3 adalah . x R Bab 7 Fungsi.x R 1 2 2 181 ○ ○ ○ ○ 0 atau 1 atau x x 0. 6 dan 1 D. . Jika x1 dan x2 memenuhi 2 4 ○ 1. . E. maka log 275 . .

9 E. 2 D. . 19. . 182 182 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ . Bentuk b 3 3 2 dapat disederhanakan ○ ○ ○ ○ 2 3 61 20 16. 5 3 2 2 3 2 3 9 D. 39 C. C. . x1 C. . 42 18. b C. . 7 C. B. b a (x 2 C. x 2 2 3x 2 ○ ○ ○ maka nilai a sama dengan . A. . A. A. xx x 3 x 3 A.x R ○ ○ ○ ○ ○ log 27 log 125 16 log 32 . E. A. {x x 11. Nilai-nilai yang memenuhi persamaan x adalah .10. 5 B. Jika (x 1) ○ ○ 9 2 7 2 7 2 D. . . 41 12 7 2 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 12. maka nilai dari ○ ○ ○ log 15 adalah . 3 E. . 5 20 maka nilai x adalah . . Jika nilai 4 5 ) 4 (2 8x 1. . Jika a a a ○ D. . x2 1. x1 14. Nilai x yang memenuhi adalah . B. x2 1. . . A. 48 1000 3x 4) 1 9 2 (x 2 2x 3) adalah . . . . ○ ○ ○ 27 0 A. . x x E. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ log 3 a dan b. 1 3 2 x x 2 atau x 6 6 6 2 atau 0 x D. . Jika log (3x 1) 5 log a 3 . . x1 B. Himpunan penyesaian pertidaksamaan log 4 log (x 3) log x² adalah . 5 1 a2 1 ○ 61 36 9 4 D. 1 E. ○ ○ 9 maka nilai x adalah . Bila 1. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ log 81 2 log 27 log 27 a ○ log 243 6. 9 C. A. . . . C. . x1 E. x1 D. a ○ ○ ○ ○ 17. ab E. 12 ○ ○ ○ ○ 3 3 2 ○ ○ ○ ○ ○ ○ log ( x 3x 2x 4) 3. C. . . B. 10 ○ ○ ○ ○ ○ ○ a b menjadi . . . . 1 E. b A. . E. 0 D. a a B. x2 1. Jika 3 5x 2 atau x 4 atau x 1 x 3 4} ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 6. 1 10 a D. . 6 B. 45 E. 3 C.b. 3 B. maka nilai ○ ○ ○ b 13. 0 D. . x2 1. 2 B. 3 20. A. Penyelesaian dari 2log x 1 adalah . 36 B. . 15.

Laju peluruhan persamaan b. a ab ab a 1 a D. a E. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. Hitunglah nilai x yang memenuhi tiap persamaan berikut ini! a. ○ ○ ○ ○ x3 dx dt 2 ○ ○ ○ ○ 0. Suatu zat radioaktif yang meluruh dapat dinyatakan dengan persamaan x(t) x(0) . dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . 3 log 2 1 ○ ○ ○ a a b 1 ○ ○ 1 l og 5x 10 ○ log x 2 4x 4 ○ ○ ○ ○ II. 2. f. jika t 1 adalah waktu paruh ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 183 Bab 7 Fungsi. 693 . c. e t ○ ○ ○ ○ ○ ○ 1 4 3x 3 5 x 1 3 2 2 ○ ○ ○ ○ 3 2 3x 1 dengan x(t) : Massa yang ditinggal setelah t detik x(0) : Massa awal : Konstanta peluruhan Tunjukkanlah: a. b. h. t1 2 ○ ○ ○ ○ ○ 5x 93x 25 x2 7 3 x 4 dx dt ○ yang memenuhi x t . Persamaan. g.A. x 2 log x 2 6 x4 8 2 ○ ○ ○ ○ log x 2 log x 2 log x 3 2 log 3 . d. C. B. ab a 1 b 1 e.

Suku kesembilan dari barisan 16. 11. C 2 1 1 0 2 3 . A. 19 4 c c c D. A. B. maka A(BC) adalah . 1 E. Nilai dari x sin x dx adalah . . 43 7. x 4 diputar 360 mengelilingi sumbu-y. 21 E. c 19 4 1 2x 3 10 C. . xcos x sin x c E. 20 4 2. A. 8. . 9 1 3 x E. 1 4 C.d. 9 3 10 4 2x2 x2 B. . . . 1 2x 3 2 1 2x 3 4 1 2x 3 6 2x 3 4 3 dx adalah . . . 18 16 46 38 4 4 x 2 . . maka volume benda putar adalah . . . 22 1 3 1 3 c 4 B. Nilai dari 0 6. 3 2 3 x C. A. . Jika A. 4. . Jika daerah yang dibatasi oleh grafik f(x) 1 4 8 5 20 13 2 1 18 15 46 39 4 3 E. 1 2 A. 2 8. xcos x c C. B 0 1 10 9 4 3 4 3 . . . 9 x2 2 x 5 dx . . xcos x sin x c D. . . . . xcos x c B. . 50 D. 5x 5 5x 5 5x 5 5x 3 5x 5 A 1 2 3 4 . . . 150 E. D. 5. . 1 16 C. . C. .Tugas Akhir 1. 300 . 0 E. 39 E. cos x dx adalah . 0 B. 15 D. Jumlah 24 suku deret 2 4 6 adalah . . Suku ke-n dari barisan 3. 1 B. 600 B. adalah . . 47 B. 3 1 3 x D. 5 nilai f(x) x2 x2 2x 2 9. 7. D. . 184 184 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . . adalah . Nilai dari A. 2 D. sumbu-x. 1 8 4. A. E. A. . 51 C.200 C. . 1. garis x 0 dan garis C. Diketahui f x dan f(0) 4 3 x 3 2 3 x B. . 1 2x 3 8 1 2 1 3 1 3 D. . xcos x sin x c 3. .

B. dan C adalah (5. . B. 5. 2 B. . B 3 2 2 2 . . . . x 2 atau x D. 3) dan Q (4. . A 2 2 1 5 . 5 E. C. 4 (1 1 2). 14. 2. x atau x 4 C. . 3 C. . 2 3 13. A. 1 0 26 27 . Besar dari vektor a 5 6 8 10 12. . x 2 1 B. . Panjang vektor PQ adalah . Jika vektor a adalah . B. x E. cos sin sin cos cos sin cos sin cos sin sin cos adalah . . 3). maka nilai = . Jika B 1A A. . . 1 : 4 15. 6). . 3 Nilai A3 adalah . . 6 17. 4 9 2 3 7 2 adalah . 7 6 9 8 7 9 6 8 3x 2 1 B. A. 2 : 3 B. .10. x 3 atau x 1 atau x 2 2 4 2 3 2 Catatan Tugas Akhir 185 . 15). 16. 1 atau x A. 2. A. C. . A adalah titik (1. E. . 2 : 4 C. D. A. 4. Nilai dari AB : BC adalah . Misalkan A 1 0 . C. B adalah titik (2. E. 26 27 3 5 2 0 1 27 2 3 2 cos sin sin cos cos sin sin cos sin cos sin cos 1 2 1 3 E. E. C. . E. Jika P adalah (1. C. . D. 1 : 3 E. 4 D. 25 6 3 1 1 4 10 4 2 3 A. . . 11. 6). Jika B maka BA D. D. 1 : 2 D. 0 4 2 5 0 4 1 3 3 1 5 . Nilai x dari (2 x 2 3 1) x 2 1 1 3 1 1 3 2 2 1 D. 0 1 1 0 6 1 1 1 0 1 1 B. 10. Invers dari A. . . 1 A .

B. . Nilai x adalah . 6 186 186 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . C. Nilai dari x adalah . A. . 5 E. E. 2 B. . . x 3 atau x 2 19. . Diketahui x2 1 log x 2 3 x2 1 log x 3 . D. 3 C. Nilai x adalah . x x x x x 3 atau x 1 3 atau x 1 3 atau x 1 3 atau x 1 3 atau x 2 2 20. x 4 atau x 2 C. A. x 3 atau x 2 E.18. 4 D. . log x 2 2x 2 log 3 . x 3 atau x 2 B. . . . Diketahui 2 A. x 5 atau x 2 D. Diketahui log 2 x 3 2 log x 1 .

GLOSARIUM absis asimtot barisan barisan aritmetika barisan geometri bayangan beda bilangan bilangan pokok bilangan rasional : : : : : : : : : : jarak di sepanjang sumbu horisontal pada grafik koordinat garis putus-putus pada sebuah grafik yang mewakili batas nilai dimana fungsi rasional atau hiperbola terdefinisi suatu daftar bilangan-bilangan dalam urutan dan pola tertentu barisan bilangan dimana setiap suku setelah suku pertama berlaku tambahkan bilangan tertentu pada suku sebelumnya suatu barisan bilangan dengan suku-sukunya merupakan hasil kali suku sebelumnya dengan pengali yang tetap posisi akhir dari suatu bangun yang dihasilkan dari suatu transformasi selisih suatu suku dengan suku sebelumnya pada barisan aritmetika kombinasi angka-angka. x adalah bilangan pokok suatu bilangan yang mungkin dituliskan dalam bentuk a b dimana a dan b adalah bilangan asli dan b tidak sama dengan nol suatu bilangan yang dapat ditulis dalam bentuk desimal himpunan semua nilai x (bilangan pertama dalam setiap pasangan berurutan) dalam suatu relasi himpunan semua nilai y (bilangan kedua pada setiap pasangan berurutan) pada sebuah relasi himpunan semua nilai y (bilangan kedua dalam setiap pasangan berurutan) dalam suatu relasi jumlah dari suku-suku barisan aritmetika jumlah dari suku-suku pada barisan geometri suatu garis lurus yang menghubungkan dua sudut yang berbeda dari suatu bangun pada pemangkatan xn.254 atau 36. eliminasi berarti proses menggabungkan persamaan untuk menghilangkan salah satu peubahnya sehingga lebih mudah dikerjakan suatu bilangan yang membagi bilangan lain dengan tepat. disebut juga pembagi suatu bilangan yang mengalikan bilangan-bilangan lain untuk merubah ukurannya bilangan real daerah asal daerah hasil daerah kawan deret aritmetika deret geometri diagonal eksponen elemen eliminasi : : : : : : : : : : faktor faktor skala : : 187 Glosarium . n adalah eksponen anggota sebuah himpunan dalam sistem persamaan.650 pada pemangkatan xn. seperti 12.

atau grafik yang menghubungkan setiap anggota (biasanya suatu bilangan) dari satu himpunan bilangan pada anggota tertentu himpunan bilangan lain. suatu kalimat linear yang tidak mengandung tanda “sama dengan” ( ) pertidaksamaan linear : 188 188 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . . dengan garis berpotongan gradien grafik invers jajargenjang keliling kongruen konstanta koordinat koordinat cartesius kuadrat lingkaran : : : : : : : : : : : : logaritma luas matriks : : : ordinat parabola pencerminan persamaan persegi panjang pertidaksamaan : : : : : : suatu transformasi (gerakan) dari bentuk geometri dengan suatu cermin kalimat matematika yang memiliki simbol “sama dengan” di dalamnya suatu segi empat yang mempunyai empat sudut siku-siku suatu kalimat/pernyataan yang memiliki satu dari simbolsimbol: . biasanya berupa persamaan. Persamaan y 2x adalah suatu fungsi yang menggandakan setiap bilangan x garis-garis yang tepat berpotongan pada sebuah titik gradien dari suatu garis adalah rasio dari perubahan pada y terhadap perubahan di x sebuah gambar yang menyatakan jawaban persamaan matematika operasi kebalikan dari suatu operasi tertentu suatu segiempat yang memiliki dua pasang sisi yang sejajar jarak di sekeliling bangun datar mempunyai ukuran dan bentuk yang sama sesuatu yang tidak berubah. yang bukan merupakan variabel suatu pasangan terurut dari bilangan-bilangan yang dipasangkan dengan suatu titik pada bidang koordinat sistem untuk menyatakan posisi suatu titik pada sebuah bidang grafik hasil kali sebuah bilangan dengan dirinya sendiri kumpulan titik-titik pada bidang datar yang mempunyai jarak sama dari titik tertentu (tetap) pada bidang tersebut. . . tabel.fungsi : suatu aturan. Titik tertentu tersebut terletak di tengah lingkaran sebuah bilangan yang sudah ditentukan (bilangan pokok) yang dipangkatkan untuk menghasilkan sebuah bilangan ukuran ruang di dalam bangun dua dimensi sebuah kumpulan bilangan atau peubah yang disusun sehingga berbentuk persegi panjang yang bisa digunakan untuk mewakili sistem persamaan jarak di sepanjang sumbu vertikal pada grafik koordinat suatu grafik yang persamaannya y a 0 ax2 bx c.

rasio substitusi : : hasil bagi dari dua bilangan yang memiliki satuan sama dalam sistem dua persamaan dengan dua peubah. substitusi merupakan proses penyelesaian sebuah persamaan untuk mencari sebuah peubah dan mensubstitusikan hasilnya ke persamaan kedua untuk mendapatkan satu persamaan dalam satu peubah semua bilangan dalam sebuah barisan atau bagian polinomial yang terpisah dengan tanda atau garis putus-putus atau lipatan suatu bangun datar untuk menghasilkan tepat dua bagian yang sama garis bilangan horisontal pada grafik koordinat garis bilangan vertikal pada grafik koordinat suatu operasi pada bangun geometri pada setiap titik-titiknya sehingga bangun tersebut menjadi bangun yang baru suatu transformasi (gerakan) dari bentuk geometri dengan suatu pergeseran tanpa perputaran jumlah satuan kubik bagian dalam suatu bangun ruang suku sumbu simetri sumbu-x sumbu-y transformasi translasi volume : : : : : : : 189 Glosarium .

Y.. dan Chin Keong. M. 2002. B. United Kingdom: Nelson Thornes Collins. 1995. L. M. A. Matematika. Jakarta: Gematama Soka. 1999. H. 2004. Ensiklopedi Matematika dan Peradaban Manusia. cs. New York: Mc Graw-Hill Daiman. L. Bandung: Tarsito Tampomas. 2003.PUSTAKA ACUAN Arsyad. cs. Contextual Mathematics. D. O. Jakarta: Erlangga . Matematika.. Olimpiade Matematika. cs. J. Maths Quest for Victoria. New York: Addison Wesley Keng Seng. E.. 2002. New York: Pearson Sembiring. T. Penuntun Belajar Matematika. Mathematics Aplications and Connection. M. Matematika. W.. E. L. dan Maletsky. 2004. dan Varberg. Logika Matematika Elementer. Jakarta: Erlangga Swee Hock . Bandung: Ganesha Exact Demana. STP National Curriculum Mathematics 7A. 2001.. Kalkulus dan Geometri Analitik. S. Bogor: Yudhistira Wahyudin. Jakarta: Balai Pustaka Neswan. and Waits. A. Singapura: Shinglee Nasution. H. Matematika Program Pemantapan Kemampuan Siswa. 2004. 2002.. 2002. dan Poyk. 2001. Bogor: Regina Bostock. Jakarta: Literatur Aminulhayat. 2001. Seribu Pena Matematika SMU. D. Kuala Lumpur: Darul Fikir Sobel. W. E. Matematika Plus. H. Bandung: ITB Phillips. Teaching Mathematics. M. College Algebra and Trigonometri. F. 1995. 1986. Matematik Tingkatan 4. 2000. 2002. Bandung: Yrama Widya Simangunsong. 1990. F. W. Jakarta: Tarity Samudra Berlian 190 190 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . New Syllabus. Australia: John Wiley Purcell.. 2004. dan Setya Budhi.

c. 14. 8. 69. 5. 10. A 3. 10. 7. 2. d. 11. 12. C A B A 5. 10.KUNCI JAWABAN ULANGAN BAB 1 I. 2. b. a. 1. 1. 3. C D 9. Rp275. 2) ( 39. A B D 7. 1. 3. C D 9. D B C C 31 6 5. 12. C 1. 7. 8 II. Bernard 8 9 16 I. 11. e. A D B 4. 5. 1. 5. 3. 6. 8. C D A C 13.00 50 buah 150 hari ( 2. 3. 0) 2 3 2 1 4 14 2 2 191 191 ULANGAN BAB 3 I. 10 b. 6. D D D D 13. 3. 4) ( 1. 125 rad 20. 2. A 14. 5. D 14. A C A D 9.000. 2. c. 0. A 15. 4. ULANGAN BAB 2 I. 5) (0. 1. 4. B A D 4. 7. 4. 2. 5. 4. Tidak 300 bungkus permen A dan 200 bungkus permen B y 21 2 3 41 2 5 7 a. 3. 3. 6. D 10. b. C D A D 9. 8. 1. A 15. 15. B D C C 9. 2. C D a. 8. 4. 6. 4. 6. 4) (23. 2. C 15. B O x II. 2. C 14. d. 10. B II. 5. 1. 3. 5.625 % S(t) 5t t2 15 Ayu ULANGAN BAB 4 9 . 2. 12) ( 30. B D A A 13.100 80 330 20 bulan II. 1. 8. B C A 7. B 10. 4. 1. f. 7. B II. 11. 12. 240 ULANGAN BAB 5 I. 7 Catatan Kunci Jawaban .

14. 1:2 1:3 1:4 2:1 3:2 Rotasi Rotasi Rotasi Rotasi Dilatasi Dilatasi 4. 7.e. c. 2. 15. 10. d. 1. 6. 12. 2. 4. D C 10. 5. 2. A C B B C 16. 5. A I. 13. 7. C D B C A 11. 4. C B B B E 16. A 11. 2 x 3 Bukti 2 3 4 0 atau 1 3 TUGAS AKHIR 1. x = 1 atau x = 4 g. 1 2. 19. 3. x x e. f. 4 4 1 2. 2. e. 13. 3. b. 3. e. 10. 1 2. E D D 7. d. 1. x x z m p q n r o x 6. x 8 h. 19. 1. 192 192 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . E D A E D a. b. x d. 5. 8. 2 2 y 1 2 2 2 ULANGAN BAB 7 I. 18. Bukti Bukti 2. 1 2. c. 9. B C B A A II. 17. 1. 9. A B D a. a. f. 5 9 A D B D B 11. 15. 17. 4. B A A A C II. 20. 18. 14. ULANGAN BAB 6 I. b. c. 8. f. D D A D 6. 5. 9. 20. 8. 12. 3.

43–45 fungsi turun: 164. 71. 173. 74 kolom: 52–54. 146. 132. 163 lingkaran: 26. 29. 124 barisan aritmetika: 110–112 barisan geometri: 114–116 beda: 110–112 bayangan: 133. 6 integral tak tentu: 4. 177 luas: 13–15. 120. 165 bilangan real: 61. 117. 162. 121. 121 integral: 2. 177 B baris: 52–54. 21–26 E elemen matriks: 50. 171. 148. 7–10. 71. 177 fungsi naik: 162. 21 integral trigonometri: 5. 72 barisan: 110–112. 114–116. 116. 72 antiturunan: 15. 152 bidang koordinat: 36 bilangan kuadrat: 121 bilangan pokok: 162–164. 89. 74 kofaktor: 71. 21–24. 13–16. 21 integral parsial: 5. 71 C cara jajargenjang: 90 cermin: 138.INDEKS A absis: 25 adjoint: 71. 116. 17. 84. 124 deret aritmetika: 110–112. 121. 95. 5. 77 kongruen: 139 konstanta: 2–5. 151 L Leibniz: 2 logaritma: 173. 51. 138–142. 117. 16 koordinat cartesius: 44. 4. 171. 174 bilangan rasional: 4. 63 Indeks Catatan 193 . 121 deret geometri: 114. 91 G George Fredrich Gernhard Riemann: 15 I induksi matematika: 120. 72. 15 integral tertentu: 13–15. 62. 139. 164 deret: 110–112. 71. 121 deret geometri divergen: 117 deret geometri konvergen: 117 determinan: 69. 65. 177 fungsi objektif: 41. 139 D daerah asal: 162. 8 invers matriks: 69. 74 diagonal: 54 dilatasi: 151–153 K kaidah Sarrus: 69. 65. 163 kurva: 14. 138. 162. 28. 7 integral substitusi: 4. 18 asimtot: 162. 114. 164 aturan Cramer: 77 F faktor dilatasi: 151 faktor skala: 151 fungsi eksponen: 162–165. 171 fungsi kuadrat: 13 fungsi logaritma: 162–164. 174. 134. 164 daerah hasil: 162.

44 notasi sigma: 14. 96. 77 skalar: 94. 45 metode uji titik pojok: 41–43 model matematika: 39. 69. 101. 154 S saling invers: 71 seismograf: 161 sistem pertidaksamaan linear: 36.M matriks: 52–55. 71. 74. 139. 57. 101 sudut rangkap: 9. 86. 100. 102 volume benda putar: 26–29 194 194 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 62. 121. 74 P panjang vektor: 84. 85 pencerminan: 138–142 perkalian skalar: 94. 76. 54. 116 refleksi: 138. 72. 65. 153 rotasi: 146–148. 39 sistem persamaan linear: 76. 37. 97. 61. 58. 167 pertidaksamaan eksponen: 165. 61. 100. 141. 41 proyeksi vektor: 100–102 R rasio: 115. 58. 100. 53. 64. 171 program linear: 39. 69 matriks skalar: 53 matriks segitiga atas: 54 matriks segitiga bawah: 54 metode garis selidik: 41. 71. 7 O ordinat: 29 ordo: 52. 77 matriks baris: 53 matriks diagonal: 53 matriks identitas: 54 matriks kolom: 53 matriks minor: 71. 41 persamaan eksponen: 165. 98. 44. 72. 89–92. 3. 94–96. 65. 123 T teorema dasar kalkulus: 15 transformasi geometri: 153 translasi: 132–134 transpos matriks: 54 turunan: 2. 102 vektor satuan: 85. 10 N nilai optimum: 41. 74 matriks nol: 53 matriks persegi: 53. 101 V vektor: 84–86. 67.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful