Matematika Aplikasi
Jilid 3
untuk

SMA dan MA Kelas XII
Program Studi Ilmu Alam

Pusat Perbukuan
Departemen Pendidikan Nasional

Daftar Isi

i

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-undang

Matematika Aplikasi
Jilid 3
Untuk SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam
Penulis Penelaah Editor : Pesta E. S. Cecep Anwar H. F. S. : Drs. Suwarkono, M.Sc : Adi Setiyawan Agus Tri Antoro Perancang Kulit : Henry Nur Patria Tata Letak Ilustrasi Ukuran Buku : Riefmanto Sri Sugiyarni : Andie Anakota : 20,5 x 28 cm

510.07 PES m

PESTA E.S Matematika aplikasi : untuk SMA dan MA kelas XII program studi ilmu alam/Pesta E>S, Cecep Anwar H. F .S ; editor Adi Setiyawan, Agus Tri Antoro. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008. x, 194 hlm. : ilus. ; 28 Cm. Bibliografi : hlm.190 Indeks ISBN 979-462-948-0 1. Matematika-Studi dan Pengajaran II. Cecep Anwar H. F. S I. Judul

Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2008 Diperbanyak oleh ... ii
ii Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

KATA SAMBUTAN
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2008, telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan Nasional. Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 34 Tahun 2008. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (down load), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.

Jakarta, Juli 2008 Kepala Pusat Perbukuan

Kata Sambutan

iii

buku ini dilengkapi dengan bagian pelatihan yang terdiri atas dua kelompok soal. GameMath yang berisi pemainan matematika. Sahabat Kita yang berisi informasi tentang tokoh matematika. siswa juga dapat menemukan bagian pengayaan seperti Aktivitas di Kelas yang berisi kegiatan untuk dilakukan oleh siswa. disain dan ilustrasi yang menarik dengan memperhatikan tingkat pemahaman siswa. sikap. buku ini juga didukung dengan tampilan tata letak yang baik. Upaya yang penulis lakukan adalah dengan menyusun perangkat buku pelajaran Matematika Aplikasi untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA). kritik dan saran yang ada hubungannya dengan penyempurnaan buku ini sangat penulis harapkan untuk perbaikan pada edisi berikutnya. Terbitnya buku ini diharapkan seperti matahari yang mampu menjadi energi dan penerang dalam pendidikan bangsa kita. Bagian pelatihan ini dimaksudkan untuk mengukur penguasaan siswa terhadap konsep yang diberikan. Kebermaknaan ini dapat dirasakan dari awal mempelajari setiap pelajaran dalam buku ini. Jakarta. Sebagai buku siswa. Buku ini berbalur ungkapan santun dengan bahasa yang komunikatif sehingga mudah dipahami oleh siswa. dan Siapa Berani yang berisi soal-soal menantang khusus diberikan bagi siswa penggemar matematika.KATA PENGANTAR Upaya menyeluruh dari pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan meliputi aspek-aspek pengetahuan. Masing-masing diberi nama Asah Kompetensi dan Asah Kemampuan. Selain itu. menyesuaikan diri. Dengan mengusung pendekatan induktif-dedukatif konstruktif. Juli 2008 Penulis iv iv Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Pengembangan aspekaspek tersebut dilakukan untuk meningkatkan dan mengembangkan kecakapan hidup (life-skills) melalui seperangkat kompetensi agar siswa dapat bertahan hidup. dan berhasil di masa datang. konsep dalam buku ini mengakar ke dalam pemikiran siswa karena pengenalan konsep-konsep ini disajikan dengan memberikan masalah yang memiliki makna dalam kehidupan sehari-hari. dan nilai-nilai. Kebijakan pemerintah ini telah menyulut pemikiran penulis untuk ikut meningkatkan mutu pendidikan. Buku ini masih jauh dari sempurna. keterampilan. Dalam buku ini.

Info Math disisipkan sebagai informasi untuk membuka wawasan sehingga tidak buta terhadap informasi Matematika dan perkembangan teknologi. Apakah Keunggulan Buku Ini? v . Asah Kompetensi digunakan untuk mengukur kemampuan dalam menguasai materi yang telah dibahas. Soal-soal ini khusus diberikan buat kamu yang gemar Matematika dan telah memahami materi.Pada setiap awal bab terdapat tujuan pembelajaran untuk mengetahui isi dan manfaat setelah mempelajari bab tersebut dan diberikan juga pengantar bab berupa uraian singkat dan gambar yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Ada Aktivitas di Kelas yang merupakan kegiatan di mana kamu dapat mengembangkan keterampilan dalam merencanakan melaksanakan dan menyimpulkan aktivitas. Siapa Berani merupakan soal-soal yang menantang. Catatan disajikan berupa informasi yang berguna untuk memperjelas konsep Matematika. Daftar simbol merupakan kumpulan simbol atau rotasi beserta penjelasannya yang dilengkapi nomor halaman kemunculannya. Sahabat Kita merupakan informasi latar belakang matematikawan yang telah berjasa dengan menemukan berbagai macam teori yang sekarang ini digunakan dan dirasakan manfaatnya.

GameMath berisi soal berupa permainan matematika. Jawabannya dapat dicari dengan menggunakan logika sehingga dapat mengasah logika dan cara berpikir kritis. Indeks merupakan kumpulan istilah penting yang dilengkapi dengan nomor halaman kemunculan istilah dan disajikan secara alfabetis. Rangkuman disajikan di akhir materi bab supaya kamu dapat dengan cepat mengingat kembali materi-materi yang telah dipelajari pada bab tersebut. Ulangan Bab disajikan untuk mengukur kemampuan kamu dalam menguasai semua materi yang telah dibahas dalam bab tersebut. Asah Kemampuan digunakan untuk menguji kamu dalam menyelesaikan soal-soal relatif lebih sulit yang berkaitan dengan materi yang telah dibahas. vi vi Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Glosarium disajikan untuk memahami istilahistilah penting yang disusun secara alfabetis beserta penjelasannya. Tugas Akhir digunakan untuk mengukur kemampuan kamu mengingat dan menguasai semua materi yang telah dipelajari selama dua semester.

.................DAFTAR ISI Kata Sambutan ........................... Pengertian Integral ............................................................................................................ D..................................................................................................................................................................................................................... B.............................................................................................................................. B............................... Nilai Optimum Suatu Fungsi Objektif ...................... B........................................................................................................................................................... Operasi Hitung pada Matriks . 83 84 89 Daftar Isi vii .......... Kata Pengantar ........................................ Menentukan Luas Daerah ............ Ulangan Bab 2 ................... Integral Tertentu .................................................... Apakah Keunggulan Buku Ini? ........................ Menentukan Volume Benda Putar ................. BAB 2 A....................... E.............. Penerapan Matriks dalam Sistem Persamaan Linear ...... BAB 4 A............................................................................. BAB 3 A..... iii iv v ix BAB 1 A........................... B............. C................................ 1 2 4 13 21 26 31 33 Rangkuman ..................................................................... Operasi pada Vektor ..................................................................................................................................................................................... Determinan dan Invers Matriks ................. 51 52 57 69 76 79 80 Rangkuman .............................. C........................................................................................... Integral Tak Tentu ......... D....................................................................... Pengertian Vektor ......................................................................................................................... 35 36 39 41 47 48 Rangkuman .......... VEKTOR ............ Ulangan Bab 1 ...................... Daftar Simbol ................................................ INTEGRAL ........................... C........................................................................................................................................................................................ PROGRAM LINEAR ................ MATRIKS .................. Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel .......... Ulangan Bab 3 ................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................. Pengertian Matriks .............. Model Matematika ..............................................

....................................................................................................... Aplikasi Barisan dan Deret ... Notasi Sigma dan Induksi Matematika .....................................................................................C................................................... Ulangan Bab 4 ....... 109 110 114 120 124 127 129 Rangkuman ........................... 161 162 165 173 179 181 184 187 190 191 193 Rangkuman .......... C................................................. E....... BAB 6 A............................................................................................ TRANSFORMASI GEOMETRI ............................... Pustaka Acuan ............................................................. Perbandingan Vektor .................................................................... DAN NOTASI SIGMA ................................................................................................................................ Komposisi Transformasi dengan Matriks ............................................................................................................... DERET............................... 131 132 138 146 151 153 156 158 Rangkuman ........ B....... PERSAMAAN............................................... Barisan dan Deret Aritmetika ...... B.......................................................................................................................................................................................... Indeks ............................................................................ Glosarium ............... Ulangan Bab 6 ..................... Rotasi .............................................................. Barisan dan Deret Geometri .... Tugas Akhir ......................................................................................................................................................... Translasi ............................................... D BARISAN....................................................................................................................... Persamaan dan Pertidaksamaan Logaritma ..... Ulangan Bab 5 ................................ Refleksi ............................................. Persamaan dan Pertidaksamaan Eksponen ................................................................ D.............................................. D.............................................................................. FUNGSI.................................................... DAN PERTIDAKSAMAAN EKSPONEN DAN LOGARITMA ..................................... Grafik Fungsi Eksponen dan Fungsi Logaritma ................................................................................................................................. C................................... 98 100 104 107 Rangkuman .... Perkalian Skalar Dua Vektor dan Proyeksi Vektor .......... Ulangan Bab 7 ................................................................................................................................................................. Dilatasi ........................ Kunci Jawaban .................... BAB 5 A................................. BAB 7 A............. B....................................................... C.............. viii viii Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ....................................

162 2 40 28. 36. selang tertutup a sampai b Rata-rata. 116 2. 69. 85. 151. ÷ > < ≥ ≤ ≠ ± dy ( x ) dx xn f dx Arti Tanda penjumlahan. y) Fungsi x Turunan pertama dari fungsi f(x) Fungsi objektif dari x dan y Nilai mutlak x Turunan fungsi y terhadap x Integral fungsi f(x) terhadap dx c [a. 162 52. 85. 162 21. 162 4. ⋅ :. a per b Tanda kurung Akar kuadrat dari n Halaman 2. 85. 117 4 4 4 4 26 14. 90. mean Notasi sigma ∑ Daftar Isi Simbol ix . 37 22. 132. dibagi dengan Lebih besar dari Lebih kecil dari Lebih besar atau sama dengan Lebih kecil atau sama dengan Tidak sama dengan Kurang lebih. 137 98 36. diambil. 133 2. 57. 110. plus Tanda pengurangan. ditambah. 162 2. 89. plus minus a dibagi b. 116. 110.DAFTAR SIMBOL Simbol + − = ×. 110. 55. 120 a b ( ) f (x) f ′(x) f (x. dikali dengan Tanda pembagian. 111. 162 36. 36. 167 6. 162 9. minus Sama dengan Tanda perkalian. 133. 110. 89. 36 71. dikurang. 36. 151. 67. 116. 67. 133. 162 2. b] x Konstanta Interval.

146 5. 150 9 14 53 54 133 142 142 71 71 84 133 162 Halaman Ai × j At A′ A′′ A′′′ A A−1 T2 ο T1 log x Komposisi transformasi T1 dilanjutkan dengan T2 Logaritma dari x x x Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .Simbol Un Sn S∝ sin x cos x tan x sec x lim f ( x ) x a Arti Suku ke-n Jumlah n suku yang pertama Jumlah suku tak terhingga Sinus x Cosinus x Tangen x Secan x Limit x mendekati dari f(x) Matriks dengan i baris dan j kolom Transpos dari A Bayangan pertama dari A Bayangan kedua dari A Bayangan ketiga dari A Determinan A Invers dari A Vektor bawah dari A ke B 110 111 116 5. 146 5.

Bab 1 Integral 1 . Bagaimanakah bentuk baling-baling itu saat berputar? Saat baling-baling berputar.com Pernahkah kalian melihat baling-baling pesawat? Bagaimanakah bentuknya? Ketika pesawat hendak mengudara.Integral B A B 1 A. Dapatkah kalian mengetahui luas lingkaran yang terbentuk dari perputaran baling-baling itu? Dengan menggunakan integral. baling-baling pesawat akan berputar dengan kecepatan tinggi. kalian akan mengamati sebuah bentuk seperti lingkaran. B. E. D.wallpaperbase. Pengertian Integral Integral Tak Tentu Integral Tertentu Menentukan Luas Daerah Menentukan Volume Benda Putar Sumber: www. kalian akan dapat mengetahuinya. C.

maka F(x) Pengintegralan fungsi f(x) terhadap x dinotasikan sebagai berikut. jika g1 (x) • g2(x) 1 maka g1(x) x. jika g4 (x) 2 x5 maka g4(x) g4 (x) dx 1 6 x 6 c 4. Setiap fungsi ini memiliki turunan f (x) 9x2. turunan fungsi f(x) 3x3 c adalah f (x) 9x2. bagaimana jika kalian harus menentukan fungsi f(x) dari f (x) yang diketahui? Menentukan fungsi f(x) dari f (x). berarti menentukan antiturunan dari f (x). Sehingga. Pengertian Integral Di Kelas XI. Jadi. jika g2 (x) • g3(x) x maka g2(x) x2. Untuk itu. dengan c suatu konstanta. perhatikan turunan fungsi-fungsi berikut. Jadi. f(x). jika g3 (x) • g4(x) x2 maka g3(x) x5 . integral merupakan antiturunan (antidiferensial) atau operasi invers terhadap diferensial. Sekarang. g2 (x) dx 1 2 x . kalian telah mempelajari konsep turunan. Jika F(x) adalah fungsi umum yang bersifat F (x) merupakan antiturunan atau integral dari f(x). didapat g4 (x) 6 Jadi. f(x) dx F(x) c dengan: notasi integral (yang diperkenalkan oleh Leibniz. 2 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . • g1(x) x. g3 (x) dx 1 3 x 3 c 3. seorang matematikawan Jerman) f(x) fungsi integran F(x) fungsi integral umum yang bersifat F (x) f(x) c konstanta pengintegralan Sekarang. didapat g2 (x) 2 Jadi. 1 3 x . 1 2 x 2 c 2. 1 6 x . coba tentukan turunan fungsi-fungsi berikut. g1 (x) dx x c 1. didapat g1 (x) 1.A. Pemahaman tentang konsep turunan ini dapat kalian gunakan untuk memahami konsep integral. 3 • f1(x) 3x3 • f2(x) 3x3 7 3 1 • f3(x) 3x • f4(x) 3x3 10 • f5(x) 3x3 99 Perhatikan bahwa fungsi-fungsi tersebut memiliki bentuk umum f(x) 3x3 c. didapat g3 (x) 3 Jadi.

1 n 1 xn 1 c atau c. g4 (x) 1 4 x 4 3 0 1 c x0 1 2 6 1 x6 1 1 2 7 x 7 c 3x c 3 5 x 5 2 2 x 2 3 5 x 5 x2 c 3 4 1 x4 2 1 1 x1 1 Bab 1 Integral 3 . antiturunan dari f (x) 9x2 adalah f(x) 3x3 c atau dituliskan f ‘(x) dx 3x2 c. g 2(x) c. f ’(x) b. g 1(x) b. f(x) 1 3 x 2 1 4 x 4 2x 1 3 x 3 1 2 x 2 d. Tentukanlah antiturunan x jika diketahui: a. turunan fungsi f(x) 3x3 c adalah f (x) 9x2.Dari uraian ini. g 3(x) 1 x3 3 1 1 x3 2x6 3 c. f ’(x) (2 5)x2 (3 2)x3 6x2 6x 3 1 1 5x2 2x3 10 3x2 4x 5 c. tampak bahwa jika g‘(x) dapat dituliskan x n dx 1 n 1 xn 1 xn. f ’(x) 4 3 1 3 x 3 1 2 1 2 x 2 1 0 x3 x2 x 2. n 1 dengan c suatu Contoh 1. Ini berarti. f(x) 1 0 10x (2 3)x2 4 1 1 (1 4)x1 1 1 0 1 3 x 2 (1 2)x1 3 2 x 2 2 1 4 x 4 1 d. Uraian ini menggambarkan hubungan berikut. g3 (x) 3x4 x2 2x 4x 1 2 d. g 2 (x) Jawab: a. f(x) Jawab: a. n Sebagai contoh. 1 n 1 Jika f ‘(x) konstanta xn. g1 (x) b. f ’(x) c. f(x) b. maka g(x) 1. Tentukanlah turunan dari setiap fungsi berikut! a. maka f(x) xn 1 c.

dx maka antiturunan dari f(x) adalah F(x) c. kalian telah mengetahui bahwa integral merupakan antiturunan. g 4(x) 1 2 1 x 2 1 4 1 1 x 1 1 1 2 0 1x 0 1 c 1 3 x 3 1 3 x 3 4 2 x 2 2x2 1 1 x 2 1 x 2 c c B.teorema berikut yang akan membantu dalam pengerjaan hitung integral. karena Lambang integral yang menyatakan operasi antiturunan Fungsi integran. Pengertian tersebut dapat digunakan untuk membuktikan teorema. maka x n dx 1 n x n 1 1 c di mana Teorema 2 Jika f fungsi yang terintegralkan dan k suatu konstanta. 1. b sedemikian hingga f(x). Integral Tak Tentu Pada bagian sebelumnya. Jadi. apabila terdapat fungsi F(x) yang dapat d(F( x )) didiferensialkan pada interval a . yaitu fungsi yang dicari antiturunannya Konstanta dapat kalian tuliskan x3 x 2 dx c 3 d x3 dx 3 c x2 Sehingga kalian dapat memandang integral tak tentu sebagai wakil keseluruhan keluarga fungsi (satu antiturunan untuk setiap nilai konstanta c).d. maka kf ( x ) dx k f ( x ) dx 4 4 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . ditulis f ( x ) dx F(x) c di mana dx f(x) c Sebagai contoh. Secara matematis. Teorema 1 Jika n bilangan rasional dan n c adalah konstanta.

Teorema 3 Jika f dan g fungsi-fungsi yang terintegralkan. maka u dv uv v du Teorema 7 Aturan integral trigonometri • • • cos x dx sin x dx sin x cos x c c 1 dx cos 2 x tan x c di mana c adalah konstanta Bab 1 Integral 5 . maka ( f ( x ) g( x )) dx f ( x )dx g( x ) dx Teorema 4 Jika f dan g fungsi-fungsi yang terintegralkan. maka ( f ( x ) g( x )) dx f ( x ) dx g( x ) dx Teorema 5 Aturan integral substitusi Jika u suatu fungsi yang dapat didiferensialkan dan r suatu bilangan 1 r ( u( x ))r 1 rasional tak nol. adalah konstanta dan r Teorema 6 Aturan integral parsial Jika u dan v fungsi-fungsi yang dapat didiferensialkan. di mana c r 1 1. maka ( u( x )) u ( x ) dx c.

(3x 2 3x 7) dx x3 3 2 x 2 7 x c. dan 4) 2 x3 3 x2 1 3 2 x 2 7x 1 3 x1 1 c 7x c (Teorema 1) Jadi. d n (x dx 1 n 1 c) (n 1 n 1)xn n . . kalian dapat mendiferensialkan f ( x ) dx g( x ) dx yang terdapat pada ruas kanan seperti berikut. 3. kalikan kedua ruas dengan 1 n 1 d n 1 x c 1 dx d xn 1 c dx n 1 1 1 xn xn n 1 1 xn 1 Sehingga x n dx c Pembuktian Teorema 3 dan 4 Untuk membuktikan Teorema 4. kalian dapat mendiferensialkan xn 1 c yang terdapat pada ruas kanan seperti berikut. . d dx d dx f ( x ) dx f ( x ) dx g( x ) dx g( x ) dx d dx f ( x ) dx d dx g( x ) dx f x g x f ( x ) g( x ) Sehingga didapat: ( f ( x ) g( x )) dx f ( x ) dx g( x ) dx Contoh Hitunglah integral dari Jawab: (3x 2 3x 7) dx 3 x 2 dx 3 x dx 7 dx (3x 2 3x 7) dx! (Teorema 2.Pembuktian Teorema 1 1 Untuk membuktikan Teorema 1. 6 6 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .

perhatikan contoh berikut ini. maka du 2x dx x dx x 9 x 2 dx 9 x2 1 1 2x du 2 dx 1 2 2 3 9 c x2 c 9 x2 c. x 9 x 2 dx b. Aturan Integral Substitusi Aturan integral substitusi seperti yang tertulis di Teorema 5. u 2 du 2 2u 2 3 3 1 1 u 2 du 2 1 2 1 9 3 Jadi. x 9 x 2 dx 2 c c u3 1u u 3 x2 1 9 x2 3 Bab 1 Integral 7 . Contoh Hitunglah integral dari: a. Misalkan u 9 x2. Caranya adalah dengan mengintegralkan kedua ruas persamaan seperti berikut. x 4dx 1 2x2 Jawab: a. Untuk lebih jelasnya. Aturan ini digunakan untuk memecahkan masalah pengintegralan yang tidak dapat diselesaikan dengan rumus-rumus dasar yang sudah dipelajari. 1. sin x dx x c. u(x) v(x) adalah d u x dx v x u x v x dx v x u x dx v x u x dx u x v x u x v x dx u x v x dx u x v x v x u x dx Karena v (x) dx dv dan u’(x) dx du Maka persamaan dapat ditulis u dv uv v du B. kalian telah mengetahui turunan hasil kali dua fungsi f(x) d u( x )v( x ) u x v x v x u x dx Akan dibuktikan aturan integral parsial dengan rumus tersebut.Pembuktian Teorema 6 Di kelas XI.

kalian telah mempelajari turunan fungsi trigonometri. x 1 2x 2 4 dx x du u4 ( 4x ) 1 u 4 du 4 1 u 12 1 4 1 u 3 3 3 (Teorema 5) c c 3 Substitusi u x 1 2x 2 4 1 dx 2x2 ke persamaan 12u 1 u3 12 1 (1 12 c c 2x2 ) 1 (1 12 3 c 2x2 ) 3 Jadi. Caranya adalah dengan mengintegralkan kedua ruas seperti berikut. Pembuktian Teorema 7 Di Kelas XI. Berikut ini akan dibuktikan aturan integral trigonometri menggunakan rumus tersebut. sehingga sin u x 2 x du 2 sin u du 2 cos u c 2 cos x c c. • • • 8 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam d (sin x) dx d Dari (cos x) dx d Dari (tan x) dx Dari cos x diperoleh cos x dx sin x diperoleh sin x dx sec2x diperoleh sin x cos x tan x c c c sec 2 x 8 . d (cos x) dx sin x. yaitu d (sin x) dx cos x. dan d (tan x) dx sec2x.1 b. Misalkan u du dx x x2 dx sin x dx x 1 1 2 1 x 2 2 x 2 x du . maka du dx 4x dx du 4x sehingga integral tersebut dapat ditulis sebagai berikut. Misalkan u 1 2x2. (1 x dx 2 x 2 )4 c 1 12(1 2 x 2 )3 c.

1 Segitiga siku-siku untuk integral substitusi trigonometri: (i) a2 x2 a cos t .B. 2. dan x 2 a 2 dapat dilakukan dengan menggunakan subtisusi dengan x a sin t. terlebih dahulu kalian harus mengubah sin (3x 1) cos (3x 1) ke dalam rumus trigonometri sudut rangkap. (ii) a2 x2 a sec t . a2 x 2 . dan x 2 a2 Pengintegralan bentuk-bentuk a 2 x 2 . x a tan t . (iii) x2 a2 a tan t Contoh 1. Sehingga diperoleh bentuk-bentuk seperti ini. b. Untuk mengerjakan integral ini. Integral dengan Bentuk a2 x 2 . a 2 x 2 . sin (3x 1) cos (3x 1) dx x2 9 x2 dx Jawab: a. Hitunglah setiap integral berikut! a. a2 x2 a2 2 a 2 sin 2 t 2 a2 1 sin 2 t Ingat cos (ax 1 sin a b) dx b) b) b) c c c b) dx (ax b) dx a cos t a cos t 2 (ax a 2 x 2 sin (ax a 2 a tan t a sec t a2 2 a 2 1 tan t 2 a 2 sec 2 t sec (ax 1 tan a 1 cos a 2 (ax x2 a2 a 2 sec 2 t a 2 sec 2 t 1 a2 tan 2 t a tan t x a t x x2 t a2 x 2 a 2 x t a2 (i) x2 a (ii) a (iii) Gambar 1. x a sec t. yaitu Bab 1 Integral 9 .

rumus kosinus sudut rangkap cos 2t 1 2 sin2 t 1 (1 cos 2t ) dt 2 dx 9 2 (1 cos 2t ) dt 9 t 2 1 sin 2t 2 c 9 9 t sin 2t 2 4 c c 9 x2 3 c 9 9 t sin t cos t 2 2 9 x sin 1 2 3 9 sin 2 1 9 x 2 3 c x 3 x 9 x2 2 1 Jadi. x 3 sin t. x2 9 x 2 dx 9 sin 2 x 3 x 9 2 x2 c 10 10 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . perhatikan segitiga berikut ini! Dari segitiga di samping. Sekarang. Misalkan. 2 1 sin (6x 2 sin (6x 2) dx 2) dx 2) c c Dengan rumus ini.sin cos 1 sin 2 . kalian mendapatkan: sin (3x 1) cos (3x 1) dx 1 2 1 2 1 cos (6 x 12 1 cos (6 x 6 2) Jadi. cos t 9 x2 9 x2 3 x 3 3 cos t dx (3 sin t ) 3 cos t 2 t 3 cos t dt 9 x 2 x2 9 x2 Ingat a Integral bentuk: • • • a2 x 2 diubah menjadi x a sin t a2 x 2 diubah menjadi x a tan t x2 a 2 diubah menjadi x a sec t x2 9 x 2 9 sin 2 t Ingat. sin 3x 1 cos 3x 1 dx 1 cos 6 x 12 x dan dx 3 2 c b. maka sin t 3 cos t dt.

Jika g’(x) dy dx 4x 5 dan g(3) 6. tentukanlah g(x). Hitunglah setiap integral berikut! 2. g '( x ) dx (2 x 3) dx x2 3x c Karena g(2) 1. tentukanlah g(x). Asah Kompetensi a.2. 2) dan memiliki gradien garis singgung x 3. maka c dapat ditentukan sebagai berikut. 12) dan memiliki persamaan gradien garis singgung Jawab: dy dx dy dx 6 x 15 . g(x) x2 3x c g(2) 22 3 2 c 1 4 6 c 1 2 c c 1 2 c 3 Jadi. Tentukanlah persamaan kurva yang melalui titik (1. Jika g’(x) Jawab: g(x) 2x 3 dan g(2) 1. Tentukan persamaan kurva yang melalui titik ( 2. persamaan kurva tersebut adalah f(x) 3x2 15x 30. 2x 3 dx (4 x 2 3x 5) dx 1 c. 12). d. 3. b. 1 ( x4 4 (5x 3 2x3 10x 2 3) dx 3x 1 ) dx 4 1. 6x (6 x 15 15) dx y f(x) 3x2 15x c 3x 2 15x c Karena kurva melalui titik ( 2. Bab 1 Integral 11 . maka: f( 2) 3( 2)2 15( 2) c 12 3 4 30 c 12 12 30 c 12 42 c c 12 42 c 30 Jadi. g(x) x2 3x 3 3.

1
Waktu : 90 menit a. b. c. d. e. f. g. h.
x dx (5x 4
(18x 8
2 3

ASAH KEMAMPUAN

1. Tentukanlah integral berikut! i.
) dx
25x 4 3x 2 ) dx

( x x

4)3

Bobot soal: 30
dx
2

j. k. l. m. n. o.

1 1 1 2 x x

dx

1 x 1 x
3

dx

4x 6
( 4 x5

3x 5 8 dx x5 3 ) dx x4
x ) dx

( x 2) x 2
x 4x 1 x2 1 x

4x 1 dx
dx dx

(x3

3x 2 dx x2 (x3 5)9 dx

( 2 x 4)dx

2. Tentukanlah setiap integral berikut! a. b. c. d. e.
(sin x cos x ) dx (x 2 2 sin x ) dx

Bobot soal: 30
sin x cos 6 x
4

f. g. h. i. j.

cos 8x sin 8x

dx

(8 sin 9 x cos 3x 6 sin 9 x sin 3x ) dx (sin 5 x 2 )( x cos x 2 ) dx (x 2 1)3 x sin 3 ( x 2 1)4 cos( x 2 1)4 dx

sin x cos 2 x dx (3 sin x 4 cos x ) dx sin 5x sin 4 x dx

(2 x 1)sin 3x dx

3. Tentukanlah fungsi g(t), jika diketahui: a. g‘(t) 7 dan g(0) 0 b. g‘(t) 3t2 8t 1 dan g(2) 5 c. g‘(t) 6t2 4t 1 dan g(1) 5 d. g‘(t) e. g‘(t) f. g‘(t) t
1 1 4 2 dan g(2) 2 t 1 1 dan g(4) 3 t 3 t 1 dan g(3) 18 t 1 1 1 2t 1 dan g( ) 2 3 t dan g(4) 19

Bobot soal: 20

g. g‘(t) h. g‘(t)
12

UMPTN 1994

12
Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

4. Tentukanlah persamaan kurva yang melalui titik (2, 8) dan memiliki persamaan gradien garis singgung
dy dx

Bobot soal: 10

2 x

1 . x2
Bobot soal: 10

5. Tentukanlah persamaan kurva yang melalui titik (1, 2) dan gradien garis singgung pada sebarang titiknya adalah setengah koordinat-y.

C. Integral Tertentu
C. 1. Memahami Luas Sebagai Limit Suatu Jumlah
Sebelumnya kalian telah mempelajari grafik fungsi kuadrat. Daerah grafik fungsi kuadrat berupa garis lengkung. Berapakah luas daerah yang batas-batasnya berupa garis lengkung ini? Untuk mengetahui, lakukanlah aktivitas berikut.

A
3. 4. 5.

ktivitas di

K

elas
9 x2 pada interval 0, 3 .
3 , memakai titikn

1. Gambarlah grafik fungsi kuadrat, misalnya f(x)

2. Bagi selang menjadi n selang bagian yang lebarnya masing-masing x

6.

titik x0 0 x1 x2 … xn 1 xn 3. Buat persegi panjang-persegi panjang yang alasnya x dan tingginya f(xi). Tentukan pula luas setiap persegi panjang tersebut! Jumlahkan luas setiap persegi panjang tersebut! Dengan memilih x sekecil-kecilnya hingga mendekati nol, hitunglah limit jumlah dari hasil pada langkah 4. Hasil yang kalian dapatkan menunjukkan luas daerah yang dibatasi kurva f(x) 9 x2, sumbu-x, garis x 0, dan x 3. Buatlah kesimpulannya dan diskusikan kesimpulan tersebut dengan teman-temanmu!
y 9 f(x) 9 x2

Dari Aktivitas ini, kalian memperoleh daerah yang akan ditentukan luasnya. Setelah membagi interval 0, 3 menjadi n selang bagian yang lebarnya masing-masing x x0 x1 x2 x3 0 x 2 x 3 x
3 n 6 n 9 n 3i n 3 , kalian memperoleh: n

x x0 O x1 x3 3

x

xi

i x

Gambar 1.2 Daerah yang dibagi menjadi n selang bagian 13

Bab 1 Integral

Luas setiap persegi panjang pada gambar tersebut adalah:
f (xi ) x f 3i n 3 n 9 3i n
2

3 n

27 n

27 2 i n3

Luas seluruh persegi panjang adalah sebagai berikut. L f(x1) x
27 n

f(x2) x
27 12 n3

...
27 n

f(xn) x
27 2 2 n3 27 n

……(*)
27 n2 n3

n. 27 n
27

n

3

12

22

...

n2
27 9 2 2 3 n 1 n2 18 9 2 3 n 1 n2

27 n n 1 2 n 1 6 n3

Dengan memilih x 0 maka n , sehingga akan diperoleh luas daerah yang dibatasi kurva f(x) 9 x2, sumbu-x, garis x 0, dan x 3 sebagai berikut. L(R)
lim 18
n

9 3 2 n

1 n2

18

Sekarang, perhatikan kembali persamaan berikut. L(Rn) f(x1) x f(x2) x … f(xn) x Dengan menggunakan notasi sigma, kalian dapat menuliskan persamaan tersebut sebagai berikut.
L(Rn )
n i 1

f ( xi ) x

Jika x

0, maka akan diperoleh
L(Rn ) lim
x n i 1 0

f ( xi ) x

Dengan mengambil batas daerah x1 a dan x2 b, maka bentuk di atas merupakan suatu bentuk integral tertentu yang dituliskan sebagai L
3
b

f ( x ) dx
a

Sehingga diperoleh
0

(9 x 2 ) dx

9x

1 3 x 3

3

27 9
0

18.
b

Jika fungsi f terdefinisi pada interval [a, b], maka

f ( x ) dx adalah integral

a

tertentu terhadap fungsi f dari a ke b. Pengintegralannya dituliskan sebagai berikut.
b

f ( x ) dx

f x

b a

F b

F a

dengan: f(x) fungsi integran a batas bawah b batas atas

a

14

14
Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

Sehingga kalian harus dapat membedakan bahwa integral tertentu

b

f ( x ) dx
a

adalah bilangan, sedangkan integral tak tentu yang dibahas sebelumnya adalah fungsi.

Asah Kompetensi
1

2
4. 5. 6.
2 0 3

Gambarlah daerah dari integral tertentu berikut. Kemudian, hitunglah integral tersebut! 1.
0 1

5x dx ( x 1) dx
2 3

sin x dx x dx

2. 3.

3

x 2 dx

cos 2 x dx
0

0

Sahabat Kita
Siapakah orang yang pertama kali menemukan integral tertentu? Dia adalah George Friedrich Bernhard Riemann, seorang Matematikawan asal Jerman yang lahir pada tahun 1826. Riemann menjelaskan integral tertentu dengan menggunakan luas daerah yang dihitungnya menggunakan poligon dalam dan poligon luar. Untuk mengenang jasanya, integral tertentu tersebut dinamakan integral Riemann. Riemann meninggal pada tahun 1866.
Sumber: Calculus and Geometry Analitic

Sumber: http://www-groups.dcs.stand.ac.uk

Gambar 1.3 Riemann

C. 2. Teorema Dasar Kalkulus
Berdasarkan definisi integral tertentu, maka dapat diturunkan suatu teorema yang disebut dengan Teorema Dasar Kalkulus.

Jika f kontinu pada interval a, b dan andaikan F sembarang antiturunan dari f pada interval tersebut, maka
b

f ( x ) dx
a

F(b)

F(a).

Dalam pengerjaan hitung integral tertentu ini akan lebih mudah jika kalian menggunakan teorema-teorema berikut.

Bab 1 Integral

15

Teorema 1
Kelinearan Jika f dan g terintegralkan pada interval [a, b] dan k suatu konstanta, maka
b

b

a.
a

kf ( x ) dx
b

k f ( x ) dx
a
b

b

b.
b

( f ( x ) g( x )) dx
a a b

f ( x ) dx
a b

g( x ) dx

c.
a

( f ( x ) g( x )) dx
a

f ( x ) dx
a

g( x ) dx

Teorema 2
Perubahan batas Jika f terintegralkan pada interval [a, b] maka: a.
a

f ( x ) dx
a

0

b.

a

f ( x ) dx
b

b

f (x) dx
a

Teorema 3
Teorema penambahan interval Jika f terintegralkan pada suatu interval yang memuat tiga titik a, b, dan c, maka
c b c

f ( x ) dx
a a

f ( x ) dx
b

f ( x ) dx

Teorema 4
Kesimetrian
a a

a. Jika f fungsi genap, maka
a a

f ( x ) dx f ( x ) dx
a

2 f ( x ) dx
0

b. Jika f fungsi ganjil, maka

0

16

16
Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

Akan dibuktikan teorema 1a dan 1c, teorema 2b, dan teorema 3.
Pembuktian Teorema 1a

1a. Jika F(x) sembarang antiturunan dari f(x), maka
b

kf ( x ) dx
a

kF( x )

b a

kF(b) k(F(b)
b

kF(a) F(a))

k f ( x ) dx
a

Jadi,

b

b

kf ( x ) dx
a

k f ( x ) dx
a

Pembuktian Teorema 1b dan 1c

1b. Jika F(x) dan G(x) masing-masing sembarang antiturunan dari f(x) dan g(x), maka
b

( f ( x ) g( x )) dx
a

F( x )
(F(b) (F(b)
b

G( x )
G(b)) F(a))
b

b a

(F(a) (G(b)

G(a)) G(a))

f ( x ) dx
a b b a

g( x ) dx
b

Jadi,
a

( f ( x ) g( x )) dx
a

f ( x ) dx
a

g( x ) dx .

Pembuktian Teorema 2b 1

2b. Jika F(x) sembarang antiturunan dari f(x), maka
b

f ( x ) dx
a

F x
F(b) (F(a)
a

b a

F(a) F(b))

f ( x ) dx
b b a

Jadi,
a

f (x) dx
b

f ( x) dx .

Bab 1 Integral

17

Pembuktian Teorema 3 1

Jika F(x) sembarang antiturunan dari f(x), maka
c

f ( x) dx [ F ( x)]c a
a

F(c) (F(c)
c

F(a) F(b))
b

(F(b)

F(a))

f ( x ) dx
b c c a

f ( x ) dx
b b c

Jadi,

f ( x ) dx
a b

f ( x ) dx
a

f ( x ) dx
a

f ( x ) dx
b

f ( x ) dx .

Contoh
1. Hitunglah Jawab:
6

6

(sin 3x cos x ) dx .

0

sin 3x cos x dx

6

sin 3x dx
1 cos 3x 3

6

cos x dx (Teorema 1b)

0

0

0

6 0

sin x

6 0

1 cos 3 2
1 3 1

cos 0
1 2

sin

6

sin 0

5 6

Jadi,

6 0

(sin 3x cos x ) dx
1

5 . 6

2. Tentukan Jawab:

x 2 dx .

1

Oleh karena untuk f(x) x2, berlaku f( x) f(x), maka f(x) merupakan fungsi genap. Dengan menggunakan Teorema 4, akan diperoleh:
1

x2

x 2 dx

2 x 2 dx
0

1

1

2

1 3 x 3

1

0

18

18
Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

6 1. 3 f ( x ) dx jika fungsi f didefinisikan sebagai 0 3. 1 2x dx 2 1 0 5 0 x2 x 3x 2 7x 6 1 5x sin x ) dx b. 2 (2 x 0 1)3 dx h. 0 f ( x ) dx 8. jika x 2 2 4 f ( x ) dx 0 0 2 f ( x ) dx 2 f ( x ) dx 4 (Teorema 3) ( x 2) dx 0 2 2 1 dx 1 2 4 x 2x x 2 2 0 1 2 1 ( 2 2 2) ( 0 2 2 2 2 0) 4 2 2 8 4 4 2 Jadi. (4 x 3 cos x ) dx x 5 dx 0 100 2 (cos x 100 d.2 3 (1 3 0 3) 2 3 1 Jadi. cos(3x 0 3 ) dx 4 Bab 1 Integral 19 . c. Tentukanlah f(x) Jawab: 4 2 x 2. g. jika 0 x 1 . Asah Kompetensi 5 3 e. 1 x 2 dx 4 2 . f. Tentukanlah integral tertentu berikut ini! a.

jika 2 x x 2 5 b.5 2. f x x 6 4 2 2. 3x 2 x 3 1 dx 1 1 b. jika 0 x . 0 (2 x 1) x x 2 dx 1 cos x dx 2 3 d. jika 0 . 1 4 tan 4 x dx 0 2. f x 4 x 2 . 2 2 8 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 80 0 4t 6t 2 dt 1 4 e. hitunglah integral-integral Bobot soal: 10 berikut! a. 1 4 (x 3 x 3 ) dx f. Dari fungsi f(x) berikut. Jika f ( x ) dx 0 4 dan g( x ) dx 0 2 . 1 1 3 f ( x ) dx 0 1 d. 1 1 dt (t 2)2 1 h. b. f x 9 5x Waktu : 60 menit 1. e. jika 3 x . g. jika 4 10 x x 2 . Tentukanlah integral tertentu berikut! a. jika x x 3 3 c. (2 g( x ) 3 f ( x )) dx 0 0 ( f ( x ) g( x )) dx 0 1 (2 f ( x ) 3x 2 ) dx 1 c. 4 (sin 3 2 x cos 2 x ) dx 0 c. (3 f ( x ) 2 g( x ) 2) dx 0 20 20 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . hitunglah 0 f ( x ) dx a.

maka luas daerah R adalah sebagai berikut. Menentukan Luas Daerah di Atas Sumbu-x Pada subbab c kalian telah mengetahui bahwa luas merupakan limit suatu jumlah.4 Luas daerah di atas sumbu-x Bab 1 Integral 21 . Misalkan R daerah yang dibatasi oleh kurva y f(x). 1 f ( x ) dx D. 1. L(R) b f ( x )dx a y y = f(x) R L(R) O a b x Gambar 1. sumbu-x. dengan f(x) 0 pada [a.3. akan dikembangkan pemahaman untuk menentukan luas daerah yang dibatasi oleh beberapa kurva. b]. Diketahui f merupakan fungsi ganjil dan g merupakan fungsi genap 1 1 Bobot soal: 10 dengan 0 f ( x ) dx 0 g( x ) dx 3 . 1 f ( x ) dx 1 1 g( x ) dx 1 1 c. garis x a. b. Pada subbab ini. dan garis x b. Menentukan Luas Daerah D. Tentukanlah integral-integral berikut! a. yang kemudian dapat dinyatakan sebagai integral tertentu.

sumbu-x. 3 D.1. garis x a. garis x 0. 2. Jawab: Daerah tersebut adalah daerah R. b]. Menentukan Luas Daerah di Bawah Sumbu-x Misalnya S daerah yang dibatasi oleh kurva y f(x).5 Luas daerah di bawah sumbu x 22 22 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . seperti yang telah dibahas di subbab D. Luas daerah R adalah: 1 y 4 x=1 R f(x) = 4 2 x2 1 L(R) 0 (4 x ) dx 4x 1 3 x 3 1 2 O 1 2 x 0 (4 1 3 2 3 1 3 1 3 0) Jadi. luas daerah R adalah 3 2 satuan luas. sumbu-x. maka luas daerah S adalah b L(S) a f ( x ) dx y a O b x S y = f(x) Gambar 1. dan garis x b. dengan f(x) 0 pada [a.Contoh Tentukanlah luas daerah yang dibatasi oleh kurva f(x) 4 x2. dan x 1.

b] dan [b. dan garis x c. D.6 Luas daerah yang dibatasi kurva y = f(x) dan sumbu-x 23 Bab 1 Integral . c]. Luas Daerah S adalah L(S) 4 0 1 x 2 dx 4 4 1 2 x 8 2x 0 1 (( 4 2 2 4) 0) 8 (2 8) 6 Jadi. maka luas daerah T adalah b c L(T) a f ( x ) dx b f ( x ) dx Rumus ini didapat dengan membagi daerah T menjadi T1 dan T2 masingmasing pada interval [a. luas daerah yang diarsir adalah 6 satuan. y x=4 1 x 4 2. b] dan f(x) 0 pada [b. c]. Kalian dapat menentukan luas T1 sebagai luas darah yang terletak di atas sumbu-x dan luas T2 sebagai luas daerah yang terletak di bawah sumbu-x. sumbu-x. dengan f(x) 0 pada [a. Menentukan Luas Daerah yang Terletak Dibatasi Kurva y f(x) dan sumbu-x Misalkan T daerah yang dibatasi oleh kurva y f(x). garis x Jawab: 1 3 2 1 4. y y b c f(x) x T1 a O T2 Gambar 1. dan sumbu-y. y= 4x 1 S 2 3 4 5 6 7 8 1 2 x O 1 2 3 Daerah tersebut adalah daerah S.Contoh Tentukanlah luas daerah yang dibatasi oleh garis y sumbu-x. garis x a. 3.

x a. y 1 f(x) sin x dx 0 sin x dx 1 2 A1 2 x cos x 2 cos x 0 (cos 2 cos ) (cos (1 ( 1)) ( 1 1) 2 2 4 cos 0) O 1 2 1 2 3 2 A2 Jadi. x b. 0 x 2 . luas daerah tersebut adalah 4 satuan luas. 4. luas daerah U adalah b b b L(U) a f ( x ) dx a g( x ) dx a ( f ( x ) g( x )) dx 24 24 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . x a. dan sumbux adalah: L L(A1) L(A2) 2 f(x) sin x. –1 D. dan sumbu-x. Luas ABEF g( x ) dx a Dengan demikian. dan y 0 sehingga b g(x).Contoh Tentukanlah luas daerah yang dibatasi oleh kurva y y 0 x 2 . Menentukan Luas Daerah yang Terletak di Antara Dua Kurva Luas daerah U pada gambar di bawah adalah L(U) Luas ABEF Luas ABCD F U D A a E y1 C y 2 B b f(x) g(x) Gambar 1.7 Luas daerah yang terletak di antara dua kurva ABEF adalah daerah yang dibatasi oleh kurva y1 y 0 sehingga b f ( x ) dx Luas ABEF a f(x). dan Adapun ABCD adalah daerah yang dibatasi oleh kurva y2 x b. Jawab: Luas daerah yang dibatasi oleh kurva y f(x) sin x.

Tentukanlah batas-batas pengintegralan. i(x) x. yaitu absis titik potong antara kurva y f(x) 4 x2 dan garis y 1 di kuadran I.Contoh Tentukanlah luas daerah yang dibatasi oleh kurva f(x) 4 x2. x2 Substitusi y 1 ke persamaan y 4 sehingga didapat: 4 x2 1 x2 3 x1 3 atau x2 3 1 O 2 x y 4 f(x) U U y 1 4 x2 Oleh karena daerah U ada di kuadran I. dan di atas garis y 1. Kemudian. k(x) sin x dan g(x) cos x. f(x) 3x2 x3 dan sumbu-x. h(x) x2 3x. dan x 5 e. 3 L(U) 0 (4 x 2 3 1) dx (3 x 2 ) dx 1 3 x 3 3 3 3 0 3x 3 3 0 1 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 2 3 Jadi. pengintegralannya adalah x 0 sampai x Dengan demikian. j(x) x2 3x 4 dan sumbu garis y 4 f. Gambarlah daerah yang dibatasi oleh kurva-kurva berikut. tentukan luas daerah tersebut! a. sumbu-x. maka batas-batas 3. b. garis x 0. dan garis x 2 c. g(x) 1 x3. g(x) 2x. Jawab: Luas daerah yang dimaksud adalah luas daerah U. x 0. untuk 0 x 2 Bobot soal: 60 3 ASAH KEMAMPUAN contoh Bab 1 Integral 25 . dan sumbu simetri parabola d. luas daerah U adalah sebagai berikut. sumbu-x. Waktu : 60 menit 1. luas daerah U adalah 2 3 satuan luas.

2000 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Titik (a.. xn b. maka A(x) r2 jari-jari yang dimaksud merupakan sebuah fungsi dalam xi misalnya f(x). Secara matematis. garis tersebut adalah sumbu-x dan andaikan luas penampang di x adalah A(x) dengan a x b. Menentukan Volume Benda Putar yang Diputar Mengelilingi Sumbu-x Secara umum. Suatu daerah yang dibatasi oleh kurva f(x) x2 2x 8 dan sumbu-x dibagi menjadi dua bagian oleh sumbu-y. 1. Dengan demikian volume benda putar dapat dinyatakan sebagai V 26 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam b a f (x) 2 dx . 26 . Bagi selang [a. Tentukan luas persegi panjang terbesar yang dapat dibuat dalam daerah yang dibatasi kurva y x2 dan garis y 4. Dengan jumlah yang kalian dapatkan V menjadi V b a n t 1 A( xi ) xi . Volume suatu lempengan ini dapat dianggap sebagai volume tabung. luas bidang tegak lurus pada sumbu-x. oleh karena alas benda putar ini berupa lingkaran. b) dengan a dan b bilangan real positif merupakan dua titik pada parabola f(x) 1 x2. 2000 E. sehingga diperoleh pemotongan benda menjadi lempengan yang tipis-tipis. b] dengan titik-titik bagi a x0 x1 x2 .. 0) membentuk trapesium. tentukanlah luas terbesar trapesium tersebut! Sumber : Olimpiade Matematika SMU.2. 0) dan ( 1. Melalui titik-titik ini. perhatikan sebuah benda yang bersifat bahwa penampangpenampang tegak lurusnya pada suatu garis tertentu memiliki luas tertentu. kemudian akan A ( x ) dx . volume dinyatakan sebagai luas alas dikali tinggi. Tentukan perbandingan luas bagian masing-masing! 3. Jika kedua titik tersebut dengan titik (1. A(x) adalah luas alas benda putar. Olimpiade Matematika SMU. Menentukan Volume Benda Putar E.h Kemudian. yaitu Vi A( x ) xi dengan xi 1 xi xi . Misalnya. b) dan ( a. ditulis V A.

garis x b. garis x a. kalian harus nyatakan persamaan kurva y f(x) 4 x2 menjadi persamaan x2 dalam variabel y.Misalkan R daerah yang dibatasi oleh grafik fungsi f(x). garis x b. b Gambar 1. 2. dan sumbu-y diputar 360° terhadap: a. volume benda putar yang terjadi jika daerah R diputar mengelilingi sumbu-x adalah 256 15 satuan volume. sumbu-y Jawab: a.9 Volume benda putar yang mengelilingi sumbu-y V (4 x 2 )2 dx (16 8x 2 16 x 8 3 x 3 x 4 ) dx 1 5 x 5 8 3 23 2 0 0 0 16 2 1 5 25 0 32 256 15 64 3 32 5 Jadi. jika daerah yang dibatasi oleh grafik f(x) 4 x2. sumbu-x b. Untuk menentukan volume benda putar yang terjadi jika daerah R diputar mengelilingi sumbu-y. maka volume benda putar yang diperoleh dengan memutar daerah R mengelilingi sumbu-x adalah y y f(x) V b a ( f ( x ))2 dx O a R b x E. garis x a. Menentukan Volume Benda Putar yang Diputar Mengelilingi Sumbu-y Misalkan S daerah yang dibatasi oleh grafik fungsi x f(y).8 Volume benda putar yang mengelilingi sumbu-x y V ( f ( y ))2 dy y b f(x) a Contoh Tentukanlah volume benda putar. dengan a b. y 4 x2 x2 4 y Volume benda putar tersebut adalah 27 Bab 1 Integral . Volumenya adalah: 2 2 a y f(x) = 4 x2 O x R 2 1 O 1 2 x Gambar 1. sumbu-x. b. maka volume benda putar yang diperoleh dengan memutar daerah S mengelilingi sumbu-y adalah V. sumbu-x. sumbu-y. dengan a b.

garis x 2. jika daerah yang dibatasi oleh grafik f(x) x 2. sumbu-y. maka volume benda putar yang diperoleh adalah sebagai berikut. 3. maka volume nya adalah 2 V 0 (( 1)2 ( x 2)2 )) dx 28 28 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .4 V (4 y ) dy 0 4y 1 2 y 2 1 2 4 0 4 4 42 0 (16 8) 8 Jadi.10 Volume benda putar yang dibatasi kurva f(x) dan g(x) jika diputar mengelilingi sumbu-x Contoh Tentukanlah volume benda putar. E.1. b] diputar mengelilingi sumbu-x seperti yang telah dijelaskan di subbab E. dan y 1 diputar 360° mengelilingi sumbu-x Jawab: Karena daerah yang dimaksud ada di bawah sumbu-x. volume benda putar yang terjadi jika daerah R diputar mengelilingi sumbu-y adalah 8 satuan volume. Menentukan Volume Benda Putar yang Dibatasi Kurva f(x) dan g(x) jika Diputar Mengelilingi Sumbu-x g x Daerah yang dibatasi oleh kurva f(x) dan g(x) dengan f x pada interval [a. b V(T) a f (x) 2 g( x ) dx 2 y y T f(x) y g(x) O a b x Gambar 1.

tentukan batas-batas pengintegralan. 29 Bab 1 Integral . maka volume benda putar yang diperoleh adalah sebagai berikut.1. y x 4 f(x) 8 1 x 4 1 x 4 2.4. jika daerah yang dibatasi oleh grafik f(x) Jawab: 1 3 2 1 O 1 2 3 1 2 3 4 U 5 6 7 O Gambar 1. Seperti yang telah dijelaskan di subbab E.11 mengelilingi sumbu-y. E. Menentukan Volume Benda Putar yang Dibatasi Kurva f(y) dan g(y) jika Diputar Mengelilingi Sumbu-y y b U a x f(y) x x g(y) Jika daerah yang dibatasi oleh kurva f(y) dan g(y) dengan f ( y ) g( y ) pada interval [a. dan garis x 4 diputar 360° Volume benda putar yang dibatasi kurva f(y) dan g(y) jika diputar mengelilingi sumbu-y 2 x Untuk menentukan volume benda putar tersebut. volume benda putar yang terjadi jika daerah S diputar 1 mengelilingi sumbu-x adalah 4 6 satuan volume. garis x 0.2 y 1 0 (x 2 4x 4) dx f (x) x 2 2 1 3 x 3 8 3 8 2x2 3x 0 O 6 0 2 S 2 y x 1 2 3 x 2 Jadi. yaitu ordinat titik potong antara kurva y f(x) 1 x 4 2 dan garis x 4. 1 x 4 Substitusi x 4 ke persamaan y 2 sehingga diperoleh. sumbu-x. b V(U) a (( f ( y ))2 g( y ) dy 2 Contoh Tentukanlah volume benda putar. b] diputar mengelilingi sumbu-y.

x2 30 ASAH KEMAMPUAN Gambarlah daerah yang dibatasi oleh kurva-kurva berikut ini. 4 Waktu : 60 menit 1. Oleh karena daerah tersebut diputar mengelilingi sumbu-y. 3 2 6 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 dan sumbu-x 64. sumbu-x. Kemudian. dan garis x 2 .y f(x) 1 4 4 2 1 Jadi. maka kalian harus menyatakan persamaan kurva y persamaan x dalam variabel y. volume benda putar yang terjadi jika daerah U diputar mengelilingi sumbu-y adalah satuan volume. tentukan volume benda putar yang terjadi jika daerah tersebut diputar 360° mengelilingi sumbu-x dan volume jika diputar 360° mengelilingi sumbu-y. f(x) 3. sumbu-x. volume benda putar tersebut adalah V 1 0 ((4 y (16 y 2 8)2 64 y 4 2 ) dy 48) dy 0 (4 y 2 1 8)2 dy 64 y 64) dy 1 (16 y 2 1 2 16 3 y 3 0 32 y 2 48y 1 16 3 y 3 48( 1) 64( 1) 32 y 2 64 y 2 16 ( 1)3 3 16 ( 1)3 3 16 3 16 32( 1)2 32( 1)2 16 ( 2)3 3 64 16 3 32( 2)2 8 128 64( 2) 128 16 3 32 21 1 3 16 3 80 3 80 3 Dengan demikian. batas-batas pengintegralannya adalah y 1 sampai y 0. Dari y 1 x 4 x 0 1 x 4 2 menjadi 1 x 4 2 2 8 1 y 4y Jadi. dan sumbu-y 30 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . garis x sin x pada interval y2 0. x. y 2.

g(x) 2 4 EBTANAS 1989 Bobot soal: 20 x. dan x 2. Bentuk umum integral tertentu f ( x ) dx a F(b) F(a) di mana f kontinu pada interval a. Rumus integral tak tentu • • • • • • • • • x n dx kf ( x ) dx 1 n 1 xn 1 c. b 4. Rumus-rumus integral tertentu b b • a kf ( x ) dx k f ( x ) dx a Bab 1 Integral 31 . y2 1 3 x 4 4x. Bentuk umum integral tak tentu f ( x ) dx F(x) c dengan dx : Lambang integral yang menyatakan operasi antiturunan f(x) : Fungsi integran. yaitu fungsi yang dicari antiturunannya c : Konstanta 2. di mana c adalah konstanta. di mana c adalah konstanta. n 1 k f ( x ) dx f ( x )dx f ( x ) dx g( x ) dx g( x ) dx 1 ( f ( x ) g( x )) dx ( f ( x ) g( x )) dx (u( x ))r u ( x ) dx u dv uv v du 1 (u( x ))r r 1 c. y2 5. dan x 2 Bobot soal: 20 angkuman Rangkuman 1. di mana c adalah konstanta sin x dx cos x c . f(x) 10x. n 1 cos xdx sin x c . di mana c adalah konstanta 1 tan x c . di mana c adalah konstanta cos 2 x b 3.4.

sumbu-x b V b. di atas dan di bawah sumbu–x b b f ( x ) dx a b f ( x ) dx a c L(T) d. sumbu-y V a a b ( f ( x ))2 dx ( f ( y ))2 dy c. Rumus luas daerah (L) yang terletak a. sumbu-x dan dibatasi kurva f(x) dan g(x) b V a b (( f ( x ))2 g( x ))2 dx d. di atas sumbu-x L(R) b. Volume benda putar (V) yang diputar mengelilingi a. di bawah sumbu-x L(S) c.b b b • a ( f ( x ) g( x )) dx b a b f ( x ) dx a g( x ) dx b • • ( f ( x ) g( x )) dx a a a f ( x ) dx a g( x ) dx f ( x ) dx a a 0 a • • • • b c f ( x ) dx b b f (x) dx c f ( x ) dx a a a f ( x ) dx b a f ( x ) dx f ( x ) dx a a 2 f ( x ) dx di mana f fungsi genap 0 f ( x ) dx a 0 di mana f fungsi ganjil 5. di antara dua kurva b f ( x ) dx a b b f ( x ) dx b L(U) f ( x ) dx a a g( x ) dx a ( f ( x ) g( x )) dx 6. sumbu-y dan dibatasi kurva f(y) dan g(y) V a (( f ( y ))2 g( y ))2 dy 32 32 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .

x 3 E. 6 E. B. 2 E. . .Ulangan Bab 1 ○ I. Nilai dari A. 12 B. . 2 B. A. B. 4 p ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 4. Nilai dari A. Luas daerah terbatas di bawah ini adalah . 1 E. 1 2 1 2 C. . Daerah yang dibatasi oleh kurva y x 7 dan y 7 x2 diputar mengelilingi sumbu-x sejauh 360°. 3 2 3 D. 6 12. . 1 2 sin x cos x dx adalah . Volume benda yang terjadi adalah . Jika 1 (1 x ) dx p . . Pilihlah jawaban yang paling tepat! 2 6. . C. . 2 E. 1 satuan luas D. . y ○ ○ ○ adalah . 1 3 A. ○ ○ ○ D. 4 3 x 3 0 (3x2 3x 7) dx adalah . 3 2 ○ ○ ○ ○ ○ ○ 5 2 ○ ○ ○ 5 ○ ○ 5. 72 1 satuan luas 108 1 satuan luas 216 1 satuan luas 432 ○ ○ ○ ○ 1. 2 E. A. 12 B. 2 1 2 2 1 2 2 A. C. 36 1 satuan luas E. Luas bidang yang dibatasi oleh grafik y 6x2 x dan sumbu-x adalah. . 5 E. D. maka nilai p adalah . (x2 x2 2x2 2x2 x 2 5) dx dan f(0) 5 5 5 5 5 5. x 3 1 3 x B. B. 2 2 Bab 1 Integral 14 2 2 D. 2 4 5 2 3 x2 ○ ○ ○ ○ 3. . . Jika f(x) f(x) . 4 2x 5x 5x 5x 5x 5x b ○ ○ ○ ○ ○ ○ . . . . . C. 11 C. ○ ○ ○ 1 2 B. . maka ○ 7. . . 10 2. Jika b 0 dan 1 2x 3 dx D. A. 3 2 3 x C. 4 3 10 3 8 3 D. . 1 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 33 . maka nilai b 8. . 3 C. . 16 C. 2 1 5 1 5 4 5 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ D. . 1 2 ○ 1 1 O 1 2 x ○ ○ ○ A.

14 ○ ○ 2 3 ○ ○ ○ ○ D. 72 C. t 10 detik! (Petunjuk: Nyatakan hasil perhitungan dalam e 2. Sebuah bola bergulir pada sebuah bidang datar dengan laju awal 4 m/det. t 8 detik. dan kurva y x 2 19 adalah . Jika sin ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ y ○ ○ ○ ○ ○ 1 ○ ○ ○ ○ ○ ○ tg ○ x 1 2 ○ ○ ○ ○ ○ O ○ 5. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. . A. 60 B. Ayu dan Bernard berangkat dari tempat yang sama pada saat t 0. Panjang busur kurva y sampai x 2 A. Akibat gesekan dengan bidang itu.5 N. . . Jika jumlah dengan perumusan n dt bakteri pada keadaan awal adalah 200.500. bola mengalami perlambatan 2 m/det2. ○ 10. 5 Berapakah jarak yang ditempuh mereka masing-masing pada saat kecepatannya sama? ○ ○ ○ ○ pada gambar di bawah ini. Jika pada saat t 0 posisi benda berada pada s 0. 54 II. 18 C.00? 2. 18 3 B. Tentukanlah posisi benda sebagai fungsi waktu t! 3. 36 E. Terletak 36 di antara a dan b yang bernilai 0 dan 6. Berapakah persentase pekerja yang mendapatkan upah di bawah Rp1. 2 x x dari x 3 0 jauhkah jarak yang ditempuh bola dari awal sampai berhenti? 4. 3 D. hitunglah jumlah bakteri setelah t 2 detik. . . Kecepatan pada waktu t adalah v(t) dan jarak yang dijalani b E. kurva y x 2 1. . 16 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ antara t a dan t b adalah a v t dt . Sebuah benda bergerak dengan laju v m/det. Sekelompok bakteri dalam suatu lingkungan hidup tertentu berkembang biak sesuai d 0. 71828 . . Luas daerah yang dibatasi oleh sumbu-y. . berapa Kecepatan Ayu seperti kurva yang terlihat 5 . 16 2 3 8 adalah . Proporsi dari pekerja yang mendapatkan upah antara a ribu dan b ribu rupiah/hari adalah x 2 6x y dan dibatasi sumbu-x.9. t 4 detik. Pada saat t 2 detik posisi benda berada pada jarak 30 m dari titik asal.) 34 34 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ .

Bab 2 Program Linear 35 . Upaya optimalisasi ini dapat dimodelkan dengan program linear. sumber daya manusia. Untuk itu. Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel Model Matematika Nilai Optimum Suatu Fungsi Objektif B. C. seperti bahan baku. Sumber: http://blontankpoer.com Dalam dunia usaha.blogsome.Program Linear B A B 2 A. pengusaha tersebut membuat perencanaan untuk mengoptimalisasi sumber daya yang tersedia. transportasi. seorang pengusaha pada umumnya ingin memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya dari bidang usaha yang digelutinya. dan lain-lain.

. Secara umum. “ ”. Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel Suatu garis dalam bidang koordinat dapat dinyatakan dengan persamaan yang berbentuk: a1x a2y b Persamaan semacam ini dinamakan persamaan linear dalam variabel x dan y (dua variabel). . . “ ”. 36 36 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .1 Garis x y 2 Garis x y 2 membagi bidang koordinat menjadi dua daerah. Dapat dituliskan sebagai berikut. a1n. Didapat. Daerah x y 2 ini diarsir seperti pada gambar berikut. . maka disebut dengan sistem persamaan linear. a21. . y 3 2 1 3 2 1 O 1 2 3 x y x 1 2 3 Gambar 2. . anxn b dengan a1. Untuk pertidaksamaan linear. amnxn bn dengan x1. an. misalnya titik O(0. . . . . a2n. . Sebagai contoh. pembahasan dibatasi menjadi dua variabel saja. tanda “ ” diganti dengan “ ”.. kalian menggambar garis x y 2 dapat digambarkan sebagai berikut. a2.. . substitusi titik sembarang. Untuk saat ini. . x2. . .. a2nxn b2 an1x1 an2x2 . Sekarang. . titik O(0. a1nxn b1 a21x1 a22x2 . . 0 0 0 2. 0) berada pada daerah x y 2. .A. . a11x1 a12x2 . amn adalah konstanta real. . . a12. . yaitu daerah x y 2 dan daerah x y 2. dapat didefinisikan sebagai persamaan linear dengan n variabel x1. Ini berarti. 0) ke persamaan garis tersebut. . a22. b adalah konstanta-konstanta real Jika melibatkan lebih dari satu persamaan. . untuk pertidaksamaan linear dua variabel dijelaskan sebagai berikut. “ ”. a1x1 a2x2 . . x2. . xn dalam bentuk berikut. Misalnya. xn adalah variabel a11. ..

y 0. dan y 0 Daerah yang diarsir berupa daerah segitiga. Tampak bahwa daerah ini merupakan himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linear x y 2. dan y 0.2 Daerah penyelesaian x y 2 Jika daerah tersebut dibatasi untuk nilai-nilai x.y 3 2 1 3 2 1 O 1 2 3 x y 1 2 3 x Gambar 2. x 0. himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linear ini disebut daerah penyelesaian.3 Himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan x y 2. Bab 2 Program Linear 37 . x 0. y gambar seperti berikut. maka diperoleh 3 2 1 3 y 0 2 1 O 1 2 3 x 0 x y 1 HP 2 3 x Gambar 2. Untuk selanjutnya.

x 5 b. y 2x 6. y R. x 8. Jawab: Daerah yang diarsir berikut merupakan daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan linear x y 3. y R. x 4. a.Contoh Tentukanlah daerah penyelesaian dari pertidaksamaan dengan x y 3. x 1 y. y x 3. 4x 2y 10. x 3y 3 0. 2 x 3. 6x 9y 3. y g. y 0 e. y 4 3 2 1 4 3 2 1 O 1 2 x 3y 3 0 3 4 x daerah kanan 1 2 3 4 HP x x+y 0 3 Waktu : 60 menit 1. 2 y 2 d. Kesimpulan apa yang diperoleh? 38 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam 1 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 80 Bobot soal: 20 38 . Gambarlah daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan linear berikut untuk x. dan x 0. x 5y 10. 8x 4y 56 x 0. dan x 0. 2x 8y 6 0. 7x 14y 21 0. y 0 h. x 9y 27 0. x 0. 0 y 4 c. y 0 2x y 12 Tentukanlah luas daerah penyelesaian tersebut. x 0. 0 x 2. x 3 4 f. x 3y 3 0. x 8y 80 2x y 4 2x 4y 5 x 0. x 6y 12. Gambarlah daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan linear berikut untuk x. y 0 2.

000y. Contoh Lia ingin membuat puding buah dan es buah. ia membutuhkan 3 kg mangga dan 2 kg melon. Perusahaan tersebut memisalkan banyak ban motor yang diproduksi sebagai x dan banyak ban sepeda yang diproduksi sebagai y. Berdasarkan keuntungan yang ingin dicapai ini.00 dari setiap penjualan ban sepeda. yaitu 2 menit pada mesin I.net Bab 2 Program Linear 39 . PT.B. y bilangan asli : x 0. Adapun ban sepeda diprosesnya melalui dua mesin. Pada mesin I : 2x 5y 800 …. Samba Lababan memproduksi ban motor dan ban sepeda.000x 30. yaitu 5 menit pada mesin I dan 4 menit pada mesin II. Proses pembuatan ban motor melalui tiga mesin.… Persamaan 4 Fungsi tujuan (objektif) yang digunakan untuk memaksimumkan keuntungan adalah f(x.000.com DEFINISI Model matematika adalah suatu cara sederhana untuk menerjemahkan suatu masalah ke dalam bahasa matematika dengan menggunakan persamaan. maka pihak perusahaan merencanakan banyak ban motor dan banyak ban sepeda yang akan diproduksinya dengan merumuskan berbagai kendala sebagai berikut. dengan x dan y bilangan asli. y) 40. pertidaksamaan. rencananya perusahaan ini akan mengambil keuntungan Rp40. Tiap mesin ini dapat dioperasikan 800 menit per hari.germes-online. 8 menit pada mesin II.… Persamaan 2 Pada mesin III : 10 x 800 . PT. perusahaan itu membuat rumusan kendala-kendala sebagai berikut. Sumber: www. Sedangkan untuk membuat es buah. Samba Lababan telah membuat model matematika dari suatu masalah program linear.00 dari setiap penjualan ban motor dan Rp30.000. Dalam merumuskan masalah tersebut. Untuk membuat puding buah. Buatlah model matematika dari persoalan ini! Jawab: Misalkan: x y banyaknya puding buah banyaknya es buah Sumber: electronicintifada. Persamaan 1 Pada mesin II : 8x 4y 800 . atau fungsi. Dengan menggunakan variabel x dan y tersebut.… Persamaan 3 x. Model Matematika Sistem pertidaksamaan linear yang telah dijelaskan sebelumnya dapat diterapkan pada permasalahan sehari-hari dengan memodelkan permasalahan tersebut ke dalam model matematika. Lia memiliki persediaan 11 kg mangga dan 14 kg melon. Sebagai ilustrasi perhatikan contoh berikut. dan 10 menit pada mesin III. ia membutuhkan 1 kg mangga dan 4 kg melon. y 0 . Untuk memperoleh keuntungan maksimum.

Untuk memarkir mobil diperlukan tempat seluas 10 m2 dan untuk bus diperlukan 20 m2. 3x y 11 … Persamaan 1 2x 4y 14 … Persamaan 2 x 0 … Persamaan 3 y 0 … Persamaan 4 Asah Kompetensi 1 1.00 dari sebungkus roti manis dan Rp600.00.500. buatlah model matematika dari masalah tersebut! 2.00. Jika sisa uangnya Rp13. Harga buku tidak lebih dari Rp15. Jenis Boneka Si Unyil Pak Ogah Waktu untuk membuat sebuah boneka Mesin I Mesin II 20 10 10 20 Mesin I dan mesin II masing-masing beroperasi 8 jam per hari.00 dari sebungkus roti tawar.000. Waktu yang diperlukan untuk memproduksi kedua boneka ini dapat dilihat pada tabel berikut.00 dan Rp4.00. Tempat parkir tersebut tidak dapat menampung lebih dari 15 mobil dan bus. Sebuah pabrik pembuat boneka akan memproduksi boneka Si Unyil dan Pak Ogah dengan menggunakan dua mesin. buatlah model matematika dari permasalahan ini agar pabrik tersebut dapat memperoleh keuntungan sebesar-besarnya! 40 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam 40 . ia memperoleh keuntungan Rp500.00. dan sepertiganya untuk membeli majalah.500. Ia menjual roti menggunakan gerobak yang hanya dapat memuat 600 roti.000.org Sumber: Fortune.00. Jika pabrik tersebut menjual boneka Si Unyil dan boneka Pak Ogah dengan keuntungan masing-masing Rp10. Jika modal yang dimiliki Umar Bakri Rp600. 16 September 2002 3. Umar Bakri adalah pedagang roti. Buatlah model matematika dari persoalan ini! Sumber: www.00 per buah. seperlimanya untuk membeli spidol. Liliana memiliki sejumlah uang.000.000. dan harga majalah tidak lebih dari Rp30. Seperempat dari uang ini digunakannya untuk membeli buku. harga spidol tidak lebih dari Rp12.unityspokane.500.000. buatlah model matematika dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya! 4.00 dan Rp8. Dari penjualan rotiroti ini. Luas suatu tempat parkir 300 m2.00 per bungkusnya.Kalian dapat merumuskan kendala-kendala dalam permasalahan ini sebagai berikut. Roti yang dijualnya adalah roti manis dan roti tawar dengan harga masing-masing Rp5.000.

000. Samba Lababan. 41 Bab 2 Program Linear . a. Substitusikan koordinat setiap titik pojok itu ke dalam fungsi objektif. Buatlah model matematika dari persoalan tersebut! C. Suatu fungsi yang akan dioptimumkan (maksimum atau minimum). Jumlah uang mereka ini juga kurang dari uang Ivan setelah ditambah Rp3. b. y). Bandingkan nilai-nilai fungsi objektif tersebut. Fungsi ini disebut fungsi objektif.000. sedangkan nilai terkecil berarti menunjukkan nilai minimum dari fungsi f(x. Samba Lababan dari produksi ban dengan model matematika f(x. Untuk menentukan nilai optimum fungsi objektif ini.000. y).00.000x 30. Gambarlah daerah penyelesaian dari kendala-kendala dalam masalah program linear tersebut. Bentuk umum dari fungsi tersebut adalah f(x. c. y) 40.000y maksimum. 1. y) ax by. yaitu metode uji titik pojok dan metode garis selidik. y) 40.Jumlah uang Niko Sentera dan Butet kurang dari Rp5. lakukanlah langkah-langkah berikut. Tentukan titik-titik pojok dari daerah penyelesaian itu.00.00 dikurangi uang Niko Sentera. d. kalian dapat menggunakan dua metode. Sebagai contoh.000y. kalian akan memaksimumkan keuntungan PT. kalian akan mencari nilai x dan y sedemikian sehingga f(x. Adapun uang Ivan kurang dari Rp1. Metode Uji Titik Pojok Untuk menentukan nilai optimum fungsi objektif dengan menggunakan metode uji titik pojok. Nilai Optimum Suatu Fungsi Objektif Dalam pemodelan matematika masalah produksi ban PT. C. Nilai terbesar berarti menunjukkan nilai maksimum dari fungsi f(x.000x 30.

• Titik O adalah titik pusat koordinat. 42 42 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . titik A(80. 160). Substitusi nilai y ke persamaan 2x 5y 800 2x 5(200 2x) 800 2x 1000 10x 800 8x 200 x 25 Substitusi x 25 ke persamaan y 200 2x y 200 2 · 25 y 150 Jadi. 0). Jadi. C. x 0. • Titik C adalah titik potong antara garis 8x 4y 800 dan 2x 5y 800. Titik-titik pojoknya adalah titik O. titik O(0. a. titik D(0. • Titik B adalah titik potong antara garis x 80 dan garis 8x 4y 800. 150). 8x + 4y 800.0). A. 40). y 0 Perhatikan daerah penyelesaian dari grafik pada gambar di atas. 800 dan sumbu-y. • Titik A adalah titik potong antara garis x 80 dan sumbu-x. dan D. titik B(80. B. Substitusi x 80 ke persamaan 8x 4y 800 8 80 4y 800 y 40 Jadi. Dari 8x 4y 800 didapat y 200 2x. titik C(25.4 Daerah penyelesaian yang memenuhi 2x + 5y 800. • Titik D adalah titik potong antara garis 2x 5y Substitusi x 0 ke persamaan 2x 5y 800 2 0 5y 800 5y 800 y 160 Jadi.y x 0 Daerah kanan 200 D 160 150 C x 80 100 50 40 HP HP A B 2x 5y 800 y 0 Daerah atas x O 8 0 100 200 300 400 500 8x + 4y 800 Gambar 2. Jadi.

400.000 5. Substitusi y 0 ke persamaan x 2y 10.800. 10).000x 30.000 30. x 2y 10 x 2 0 10 x 10 Jadi.000x 3. x 0.000y. 3x y 15. titik A(0.000y Dari tabel tersebut dapat diperoleh nilai maksimum fungsi objektif f(x. B. Jawab: y x 0 10y yang Daerah kanan 15 C HP y 0 Daerah atas 5 O B A 5 3x 10 y x 15 2y 10 x a. sehingga 40. Uji titik-titik pojok ke fungsi objektif f(x.500. y) 40.000x 30. Titik Pojok (x. Titik-titik pojoknya adalah titik A. dan C. • Titik B adalah titik potong garis x 2y 10 dengan garis 3x y 15 Dari x 2y 10 diperoleh x 10 2y.000 4. 160) f(x.200. Contoh Tentukan nilai minimum fungsi objektif f(x. Substitusi nilai x ke persamaan 3x y 15 3x y 15 3(10 2y) y 15 30 6y y 15 30 5y 15 5y 30 15 5y 15 y 3 43 Bab 2 Program Linear . PT. y) fungsi objektif ini maksimum.000 4. 40) C(25. y) 40.500. 150) D(0. Lebih jelasnya. Jadi. perhatikan contoh berikut ini.000. 0) B(80. Samba Lababan harus memproduksi 25 ban motor dan 150 ban sepeda untuk memperoleh keuntungan maksimum. Untuk menentukan nilai minimum dilakukan langkah yang sama.b. y) 2x memenuhi x 2y 10. • Titik A adalah titik potong garis x 2y 10 dengan sumbu-x. dan y 0. y) A(80.000y adalah f(25. 150) 5.

0) dan berada pada daerah penyelesaian. 0) dan berada pada daerah penyelesaian. b 0. Tentukan garis selidik. 3x + y 15. yaitu garis-garis yang sejajar dengan garis ax by k. C. Samba Lababan. a 0. x 0. b. Sebagai contoh. • 10 2y Titik C adalah titik potong garis 3x y 15 dengan sumbu-y. 3). y 3x y 15 15 C Daerah kanan x 0 HP y 0 Daerah atas 5 O B A 5 10 x 2y 10 x Gambar 2. y) A(10. 3) C(0. y) 2x 20 38 150 10y Dari tabel diperoleh nilai minimum fungsi objektif f(x. titik B(4. 3x y 15 3 0 y 15 y 15 Jadi. Titik Pojok (x. Untuk menentukan nilai maksimum fungsi tujuan maka carilah garis selidik yang jaraknya terbesar terhadap titik pusat O(0. 0) B(4. 15). b.5 Daerah penyelesaian yang memenuhi x + 2y 10.Substitusi nilai y 3 ke persamaan x x 10 2y 10 2 3 10 6 4 Jadi. Uji titik-titik pojok. Sedangkan untuk menentukan nilai minimum fungsi tujuan maka carilah garis selidik yang jaraknya terkecil terhadap titik pusat O(0. Substitusi x 0 ke persamaan 3x y 15. lakukanlah langkah-langkah berikut. 15) f(x. a. 2. y 0 44 44 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . y) 2x 10y adalah f(10. 0) 20. grafik berikut ini adalah produksi ban PT. titik C(0. Gambarkan garis selidik-garis selidik tersebut pada koordinat Cartesius! c. dan k R. Metode Garis Selidik Untuk menentukan nilai optimum fungsi objektif dengan menggunakan metode garis selidik.

y 0 Fungsi tujuannya f(x.000(4x 3y) 10.000. y) 1. didapat garis selidik 4x 240. Ini berarti. kamu mendapatkan nilai maksimum fungsi objektif sebagai berikut. 8x + 4y = 800. 150).000y adalah 5.000. Jadi. Dengan mengalikan kedua ruas persamaan garis selidik dengan 10. Kemudian. 550.500.000y mencapai maksimum pada titik C(25. Dari gambar di atas tampak bahwa garis selidik 4x 3y 550 melalui titik C(25.000 Jadi.000. Gambarkan garis-garis selidik ini sehingga kamu dapat menentukan nilai maksimum fungsi objektif f(x. k. Gambarkan daerah penyelesaian dari setiap sistem pertidaksamaan berikut ini. didapat garis selidik 4x 550.000y 5. 10.000x 30. Samba Lababan harus memproduksi 25 ban motor dan 150 ban sepeda untuk memperoleh keuntungan maksimum Rp5.500. y) 40. Asah Kompetensi 2 b. 4x + 3y = 550.000(550) 40.6 Garis-garis selidik yang memenuhi 2x + 5y = 800. y) 40. 150).00. 4x + 3y = 120 Perhatikan bahwa garis selidik yang menyebabkan fungsi objektif maksimum adalah 4x 3y 550.000y adalah 4x 3y Ambil k Ambil k Ambil k 120. 3y 5x 11 0 5x 3y 9 x 0. y x 200 160 80 100 80 4x 3y 240 40 8x 4x 30 60 100 4y 3y 800 550 4x 3y 120 O 2x 400 5y x 800 Gambar 2.000x 30. 4x 2y 60 2x 4y 48 x 0. nilai maksimum fungsi objektif f(x.Garis selidik dari fungsi objektif f(x.500. fungsi objektif f(x. y 0 Fungsi tujuannya f(x.000x 30. 4x + 3y = 240. didapat garis selidik 4x 3y 3y 3y 120. 240.000y. y) 8x 6y 75x 45y 45 Bab 2 Program Linear .000x 30. y) 40. y) 40.000x 30. tentukanlah nilai maksimum dan minimum dari fungsi tujuannya dengan metode uji titik pojok dan metode garis selidik! a. PT.

00 dan jeruk seharga Rp3. tempat bagasi paling banyak dapat memuat 1.440 kg. Sebuah pesawat udara mempunyai 48 buah tempat duduk yang terbagi dalam dua kelas.000 pasang sepatu dan modal yang disediakan 15 milyar rupiah. tentukanlah keuntungan maksimum yang diperoleh Pak Jeri! 2 ASAH KEMAMPUAN Sumber: member. gambarkan daerah penyelesaian sistem pertidaksamaan tersebut! Waktu : 60 menit 1.00 dari sepasang sepatu sepakbola dan Rp50. y) 60x 60y 2.at. y 0 Fungsi tujuannya f(x. Setiap penumpang kelas A diberi hak membawa barang seberat 60 kg.mzxshoes.000. yaitu kelas A dan kelas B.000. maka: a.000. Bila banyaknya penumpang kelas A x orang.co. Dari penjualan kedua jenis sepatu ini. y) d.jp Bobot soal: 20 2.00 per kilogram. direncanakan akan diperoleh keuntungan Rp100.500.com Bobot soal: 20 46 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Sepatu sepakbola akan dijual Rp500. sedang kelas B y orang.000.000. PT. Ketok Magic! 46 Sumber: www.00 per kilogram dan dari penjualan jeruk Rp1. yaitu sepatu sepakbola dan sepatu kets.000 dari sepasang sepatu kets. 3x 2y 8 3x 2y 2 4x y 12 4x y 6 x 0. Jika keuntungan dari penjualan pepaya Rp500.infoseek. x 3 y 2 4 2x 3y 4 x 0. buatlah model matematika dari permasalahan tersebut! b. Ketok Magic akan memproduksi dua jenis sepatu. Pak Jeri membeli pepaya seharga Rp1.c. Buah-buahan ini dijualnya kembali dengan menggunakan gerobak yang dapat memuat maksimum 300 kg. tentukanlah keuntungan maksimal yang mungkin didapat PT.000. Dengan modal Rp450. sedang penumpang kelas B hanya 20 kg. x y 3 7x 6y e. y 0 Fungsi tujuannya f(x.00 sepasang dan sepatu kets akan dijual Rp250. y Fungsi tujuannya f(x. Jika kapasitas produksi sebulan 17.00 sepasang.00 per kilogram. y) 2x 5y 3 3x 3y 27 0 x 0.

jp Bobot soal: 40 Info Math Pada mulanya program linear ini dikembangkan pada tahun 1940 oleh John Van Neumam. e. d.000.00 dan ia bermaksud membeli kedua jenis rokok tersebut. dan para mitranya. nilai fungsi tujuan dari setiap titik pojok tersebut. Bentuk umum pertidaksamaan linear dengan dua variabel adalah • ax by e • cx dy f 2. yaitu rokok kretek dan rokok filter.co. Maka Ling ling menyewa truk itu sekurang-kurangnya 48 buah.00 dan dijual Rp5.at.750. Dantzig. Rangkuman angkuman 1.com Bobot soal: 20 Sumber: member. Namun karena keterbatasan tempat. Daerah yang merupakan himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan disebut daerah layak. George B. 3. fungsi tujuannya b.500. titik-titik pojok dari daerah penyelesaian tersebut.infoseek.00 sekali jalan dan truk jenis b adalah Rp50. yaitu: • metode uji titik pojok • metode garis selidik 47 Bab 2 Program Linear .3. Robi Sigara adalah pedagang asongan yang menjual dua jenis rokok.000. Mula-mula digunakan oleh Marsekal Wood pada angkatan udara Amerika Serikat (USAF).google. kendalanya dalam bentuk suatu sistem pertidaksamaan dan gambarkanlah daerah penyelesaiannya c. Sewa tiap truk jenis a adalah Rp100. Ia menyewa dua jenis truk untuk mengangkut beras tersebut. Truk jenis a memiliki kapasitas 6 ton dan truk jenis b memiliki kapasitas 4 ton.00 dan dijual Rp4. Ling ling membeli 120 ton beras untuk dijual lagi.500.000.00 per bungkus. Jika kedua jenis rokok tersebut diperkirakan akan laku semuanya. keuntungan maksimum yang dapat diperoleh dari penjualan kedua jenis rokok tersebut dan berapa bungkus rokok kretek dan rokok filter yang harus dibeli Robi Sigara untuk memperoleh keuntungan maksimum itu? Sumber: lh3.000.00 per bungkus. tentukanlah: a.00 sekali jalan. Rokok kretek dibeli dari agen Rp4. Nilai optimum fungsi objektif (himpunan penyelesaian) dapat ditentukan dengan menggunakan nilai metode. Rokok filter dibeli Rp4. ia tidak mau membeli lebih dari 150 bungkus. Berapa banyak jenis truk a dan b yang harus disewa agar biaya yang dikeluarkan minimum? 4. Di kantongnya terdapat uang Rp240.

segi enam C. maka nilai maksimum f(x. Daerah yang memenuhi pertidaksamaan x y 6 y 2x y 3 6 I x 2y 6 0 II adalah . 12. x x x y y y 2 2 2 C. . x 0. 12. 3x 2 y 12. x y 2 E. Daerah yang diarsir pada gambar di bawah ini menunjukan himpunan titik (x. x 0. y 0. . . . 2) ( 2. 2 x 3 y 0. x y 2 2. Himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan (x y)(x y) 0 adalah . . 0) x ○ ○ ○ ○ ○ ○ x A. segitiga D. y ○ ○ ○ ○ ○ ○ x ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ x ○ D. II x 6 1. x 0. y A. y O (6. B. 3 A. y ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ D. y 0. III 3 D. . y). III dan IV 5. y ○ E. segi lima 3. persegi panjang B. y 4. 4) (0. 2 x 3 y 0. I III IV B.Ulangan Bab 2 I. y B. A. Jika daerah yang diarsir pada diagram di bawah ini merupakan daaerah penyelesaian dengan fungsi objektif f(x. IV E. x 0. x 0. 3x 2y 12. . y) adalah . . . Daerah yang layak memenuhi 4x y 4 2x 3y 6 3x 3y 12 x. . Pilihlah jawaban yang paling tepat! 1. 2 x 3 y 12. . . y (0. y 0 berbentuk . . y ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 1 3 O 2 2 x x x 48 48 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ . Batasbatas yang memenuhi adalah . 2) ○ C. segi empat E. . y) x y. y 0. .5 C.

0. IV B. 4x D.000 B. 60 B. x y 10. . . 3 B. 5 E. I D. Nilai maksimum dari x memenuhi x 0. . . . 2) y ○ 5 f 2. Daerah yang diarsir pada gambar tersebut ini adalah himpunan semua (x. y 0 . . . . x x x x x 0. 2 C. x 2y 30. f(2. 4 7. y) 20. 51 E. . . segitiga E. . A. 60. . 4x ○ 4y 4y 3y 3y 3y 60. Nilai maksimum fungsi tujuan z dengan syarat 4x 2y 60 2x 4y 48 x 0. . 6 D. . dan 12. y y y y y 0 0 0 0 0 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 6 yang 340. . 132 D. A. x 2y 40. . maka fungsi Q x y mempunyai nilai maksimum . 0. . A. 60. 9 5 f . . 134 E. A. Nilai maksimum dari z 3x 6y yang memenuhi 4x y 20. 3x 7x 4y 280 adalah . x 2y 30. . . 15 ○ ○ ○ ○ ○ ○ O 15 20 x ○ ○ ○ memenuhi . 4x E.000 y yang memenuhi x 2y 10 3x y 15 x. 3 ○ ○ ○ ○ 30 ○ 6. 6 y ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ I 3 III II IV V 9. 49 B.5 6 x ○ ○ ○ ○ ○ 3 ○ ○ ○ Daerah yang memenuhi penyelesaian dari x y 6 2x y 3 x 2y 6 0 adalah . 60. . 8x y ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Bab 2 Program Linear 49 . A. 180 D. 3x C. trapesium C. 0. A. segi lima B. Jika x 0. 50 y 8y 8x 6y. 52 D. 50 C. f(2. 3x B. A. A. 2x y 30. . persegi panjang D. 2 2 E.B. II E. 110. y . . y 0 terletak pada daerah yang berbentuk . 60. 136 8.000 E. Nilai maksimum fungsi objektif z dengan syarat 4x 2y 60 2x 4y 48 x 0 y 0 adalah . 140. 25 C. dan x 2y 6. . f(3. III 14. 0) D. 2x y 6. 2x y 30. 30. y 0 adalah . 120 10. 144 B. 1) ○ ○ ○ A. y 0 adalah . Nilai minimum fungsi objektif f(x.000 C. x 0 . .000x 10. y) yang ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ O 1. x y 20.000 11. y 0 adalah . 2x y 30. 164 C. x 0. 0 D. Himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan 2x y 40. C. V C. segi empat 13. 0. . . 150 E. 150.

Harga permen B Rp3. 12 15. . nilai minimum untuk f x y adalah . Berapa banyak permen A dan permen B untuk memperoleh keuntungan maksimum? Gambarkanlah dengan layaknya! 3.000. .000. 2 4 5 1 5 3 5 D.A. . 120 B. Agar biaya proyek minimum. tentukanlah jumlah kedua roti terbanyak yang dapat dibuat! 5. Untuk (x. A. 2x 3y 6 dan 4x 3y 12.5 kg mentega dan 2. tentukanlah keuntungan maksimum yang diperoleh pemilik toko! 4. Untuk membuat satu cetak roti B diperlukan 100 gram mentega dan 20 gram tepung. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. Jika tersedia 3. Wingki mendapat nilai dengan jumlah tiga kali nilai Bahasa Indonesia dan empat setengah kali nilai Matematika sama dengan 45.000. Harga permen A Rp2. 2 II.2 kg tepung. Untuk membuat satu cetak roti A dipergunakan 50 gram mentega dan 60 gram tepung. 102 D.00.00 per bungkus.000. Jika banyak sepatu laki-laki tidak boleh melebihi 150 pasang. Keuntungan setiap pasang sepatu laki-laki Rp10. 108 C. Apakah Wingki diterima di sekolah favorit tersebut? 2. 64 E.00 dan kiosnya mampu menampung 500 bungkus permen.00 dan setiap pasang sepatu wanita Rp5. Syarat untuk masuk ke sekolah tersebut adalah nilai Bahasa Indonesia tidak boleh kurang dari 6 dan nilai Matematika tidak boleh kurang dari 7.00 per ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 4 5 bungkus dijual dengan keuntungan Rp300. sedangkan jumlah nilai Bahasa Indonesia dan Matematika tidak boleh kurang dari 12.600 120/x) ratus ribu rupiah. Wingki akan mendaftar ke sekolah favorit. 3 1 5 C. Seorang pemilik toko sepatu ingin mengisi tokonya dengan sepatu laki-laki paling sedikit 100 pasang dan sepatu wanita paling sedikit 150 pasang. Seorang pedagang mempunyai modal Rp900.00 per bungkus dijual dengan keuntungan Rp200. 1 B. y) yang memenuhi 4x y 4. Toko tersebut dapat memuat 460 pasang sepatu.00 per bungkus. berapa lamakah proyek tersebut diselesaikan? 50 50 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ . Suatu proyek pembangunan gedung sekolah dapat diselesaikan dalam x hari dengan biaya proyek per hari (3x 3.000. 2 E.

kalian dapat meringkas penyajian denah tersebut sehingga dengan mudah diketahui letak tempat duduk dan teman-teman kalian.Matriks B A B 3 A. Bab 3 Matriks 51 . B. C. pada baris dan kolom berapakah kalian berada? Siapa sajakah yang duduk pada baris pertama? Dengan menggunakan matriks.net Pernahkah kalian mengamati denah tempat duduk di kelas? Berdasarkan denah tersebut. pelajarilah bab berikut. Sumber: www. Pengertian Matriks Operasi Hitung pada Matriks Determinan dan Invers Matriks Penerapan Matriks dalam Sistem Persamaan Linear D. Dalam matriks. letak tempat duduk tersebut dinyatakan sebagai elemen-elemen matriks. Agar kalian lebih memahami tentang matriks ini.smanela-bali.

209 wisudawan di antaranya adalah wisudawan dari Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA). Pada matriks A tersebut. • Elemen-elemen pada baris ketiga adalah 51 dan 12. Susunan suatu kumpulan bilangan dalam bentuk persegi panjang yang diatur menurut baris dan kolom dengan menggunakan kurung biasa/ siku ini disebut matriks. Universitas Pendidikan Literatur Indonesia (UPLI). Misalnya nama matriks di atas adalah matriks A. mewisuda 2. 52 52 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Oleh karena itu. seperti A. Adapun bilangan-bilangan yang terdapat dalam matriks dinamakan elemen matriks.630 mahasiswanya. dan seterusnya. penulisan data tersebut dapat diringkas sebagai berikut. Berikut ini data wisudawan FPMIPA UPLI pada April 2003 tersebut.A. • Elemen-elemen pada baris keempat adalah 51 dan 13. Sebuah matriks dapat diberi nama menggunakan huruf kapital. Pengertian Matriks Pada 17 April 2003. Jurusan Banyak Wisudawan Program Program Non Kependidikan Kependidikan 34 34 51 51 8 6 12 13 Sumber: Koleksi Penerbit Matematika Fisika Biologi Kimia Dengan menghilangkan judul baris dan judul kolomnya. 34 34 51 51 8 6 12 13 Perhatikan susunan kumpulan bilangan di atas. Susunan kumpulan bilangan di atas berbentuk persegi panjang dan dinyatakan dalam baris dan kolom. B. • Elemen-elemen pada baris pertama adalah 34 dan 8. • Elemen-elemen pada baris kedua adalah 34 dan 6. 34 A4 34 2 8 6 12 13 Baris pertama Baris kedua Baris ketiga Baris keempat Kolom pertama Kolom kedua 51 51 Matriks A terdiri atas 4 baris dan 2 kolom. kita dapat menuliskan elemen-elemennya sebagai berikut. matriks A dikatakan berordo 4 2. C.

Misalnya: 0 0 0 O 0 0 0 Bab 3 Matriks 53 . Uraian ini menggambarkan definisi berikut. a11 a21 Ai j j dengan i dan j bilangan asli dapat Baris pertama Baris kedua a12 a22 a1 j a2 j ai 1 ai 2 aij Baris ke-i Kolom pertama Kolom kedua Kolom ke-j Beberapa jenis matriks berdasarkan ordo dan elemen-elemen matriks adalah sebagai berikut. Q [10 9 8] 2. Elemen-elemen pada kolom kedua adalah 8. Baris sebuah matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang mendatar dalam matriks. matriks berordo i ditulis sebagai berikut. Matriks adalah susunan bilangan-bilangan dalam baris dan kolom yang berbentuk persegi panjang. Matriks persegi adalah matriks yang banyak baris sama dengan banyak kolom. 12. 6. Matriks kolom adalah matriks yang terdiri dari satu kolom. dan 51. 51. W 2 0 4 3 2 4 4 0 4. S 0 1 3. Secara umum. 1. Misalnya: 8 3 0 3 1 T . Matriks baris adalah matriks yang terdiri dari satu baris. dan 13. 34. Kolom sebuah matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang tegak dalam matriks. Matriks nol adalah matriks yang semua elemennya nol. Misalnya: P [ 5 2]. Misalnya: 1 R 4 3 .• • Elemen-elemen pada kolom pertama adalah 34.

J 1 0 0 0 1 0 0 0 1 6. Misalnya: 1 0 1 I 0 . Misalnya: 3 X 6 2 0 5 4 0 0 1 . T S 0 4 5 0 0 4 12 0 0 6 0 0 0 16 9. Misalnya: 8 3 0 8 2 4 Jika W 2 4 54 0 4 4 0 . maka W t 3 0 0 4 4 0 54 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . sedangkan elemen-elemen lainnya sama dengan 0. sedangkan elemen di luar elemen diagonalnya bernilai nol. Matriks diagonal adalah matriks persegi yang elemen di luar diagonal utamanya bernilai nol. Misalnya: 4 0 0 4 2 . Transpos matriks A atau (A t) adalah sebuah matriks yang disusun dengan cara menuliskan baris ke-i matriks A menjadi kolom ke-i dan sebaliknya. Matriks Skalar adalah matriks yang elemen-elemen diagonal utamanya sama. Matriks identitas adalah matriks yang elemen-elemen diagonal utamanya sama dengan 1. Misalnya: 6 0 0 7 1 .5. D 0 0 0 2 0 0 0 3 D 8. Y 2 4 5 7 0 3 6 8 0 0 1 5 0 0 0 1 10. menuliskan kolom ke-j matriks A menjadi baris ke-j. L 0 0 0 2 0 0 0 2 K 7. Misalnya: 5 7 8 4 1 2 3 0 3 2 6 . Matriks segitiga bawah adalah matriks persegi yang elemen-elemen di atas diagonal utamanya bernilai nol. Matriks segitiga atas adalah matriks persegi yang elemen-elemen di bawah diagonal utamanya bernilai nol.

elemen-elemen pada setiap kolom d. (A B)t At 2. (AB)t BtAt Bt cAt. (At)t A 3. elemen-elemen pada kolom ketiga g. letak elemen-elemen berikut (i) 2 (iii) 4 (ii) 3 (iv) 5 3. M 5 1 c. 1. elemen-elemen pada baris pertama d. Berikut ini adalah data hasil panen Bu Bariah salama 4 bulan (dalam ton). elemen-elemen pada baris ketiga e. c adalah konstanta Asah Kompetensi 1 Bulan kedua 2 3 8 Bulan ketiga 3 2 12 Bulan keempat 3 4 6 1. (cA)t 4. Diketahui matriks 1 0 A 1 1 1 1 2 1 1 2 4 3 0 5 2 3 Tentukanlah: a. banyaknya baris dan kolom b. bentuk matriks dari data di atas b. elemen-elemen pada baris ketiga kolom keempat 2. O 2 4 Bab 3 Matriks 55 . elemen-elemen pada setiap baris c.Beberapa sifat matriks adalah sebagai berikut. elemen-elemen pada kolom pertama f. K (2 5 3) b. Hasil panen Bulan pertama Mangga Pisang Jambu 1 5 10 Tentukanlah: a. banyaknya baris dan kolom pada matriks yang anda peroleh c. Sebutkanlah jenis dari setiap matriks berikut ini! 10 3 0 1 5 0 0 6 a.

1

2 1 7

3 5 1

1
e.
N 2 0 0 1

0 1 0 0

0 0 1 0

0 0 0 1

d. L

4 6

f.

P

0 0 0

4. Tentukanlah transpos dari setiap matriks berikut!
4 7 5 8

11

9 6 4

7 1 8

a.

P

c.

R

5 3

1
b.
Q 1 4 2 5 3 6

8 4 8 16

7 3 6 14

6 2 4 12

d.

S

5 10 2

Waktu : 60 menit 1. Perhatikan tabel jarak antardua kota dalam satuan kilometer berikut!
Bandung Bandung Jakarta Bogor Tasikmalaya Sukabumi Surabaya 0 180 126 106 96 675 Jakarta 180 0 54 275 115 793 Bogor 126 54 0 232 61 801 Tasikmalaya Sukabumi 106 275 232 0 202 649 96 115 61 202 0 771 Surabaya 675 793 801 649 771 0

1

ASAH KEMAMPUAN
Bobot soal: 30

a. Dengan menghilangkan judul baris dan judul kolomnya, tuliskanlah matriks yang kita peroleh! b. Tentukanlah ordo matriks! c. Tuliskanlah elemen-elemen pada setiap baris matriks! d. Tuliskanlah elemen-elemen pada setiap kolom matriks! e. Tentukanlah transpos dari matriks tersebut. Samakah matriks tersebut dengan matriks transposnya? Mengapa demikian?
56
Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

56

2. Berikan contoh dari setiap matriks berikut! a. Matriks berordo 2 7 b. Matriks berordo 7 2 c. Matriks berordo 5 5 d. Matriks berordo 1 4 e. Matriks berordo 4 1 f. Matriks identitas berordo 5 5 g. Transpos matriks identitas berordo 5 5 3. Tentukanlah x, jika At a. A B.

Bobot soal: 30

Bobot soal: 40

2 8
2 3 8 0 1 8 p 1

x 2 4

2 dan B 1 2
3 1 0 4x 1 x 2p

8 4

b. A

dan B

x p 4 2p 1

c. A

1 40 6 0

dan B

d. A

dan B

3p 0

B. Operasi Hitung pada Matriks
B. 1. Penjumlahan dan Pengurangan Matriks
Niko Sentera dan Ucok mengikuti tes untuk membuat SIM C. Tes ini terdiri atas tes tertulis dan tes praktek. Hasil tes mereka ini tampak seperti pada tabel berikut.
Nilai Tes Tertulis 4 5 Praktek 4 2 Nilai Total 8 7

Nama Niko Sentera Ucok

Penjumlahan tersebut dapat juga dilakukan dengan menggunakan matriks, yaitu sebagai berikut. 4 4 4 4 8 5 2 5 2 7

Bab 3 Matriks

57

Perhatikan bahwa kedua matriks yang dijumlahkan memiliki ordo yang sama. Hasil matriks yang diperoleh adalah matriks yang berordo sama, diperoleh dengan cara menjumlahkan elemen-elemen yang seletak. Bagaimana dengan pengurangan matriks? Pengurangan matriks juga dapat dilakukan jika ordo matriks yang akan dikurangkan sama. Hasil pengurangan matriks ini merupakan matriks yang berordo sama, diperoleh dengan cara mengurangkan elemen-elemen yang seletak.

Contoh
Diketahui matriks-matriks berikut.
1 A 4 1 2 2 1 ,B 3 2 3 4 1 6 , dan C 5 2 1 5 3 4

Tentukanlah: a. A b. B c. B d. A Jawab: B A C B e. B f. g. (A A A B) (B C C)

a. A

B

1 4 1
1 4

2 2 1
3 2 1 3
2 2 3 7

3 4 2 1 3 6
2 4 2 1 1 6 2 2 2 2 3 7

Jadi, A

B

2 2 3 4 1 6

.

1 4 1

2 2 1

b. B

A

2 3

3 1 2 4 3 ( 1)

4 ( 2) 1 2 6 1

2 2 2

2 3 7

58

58
Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

2

2 3 7 5 2 1 5 3 4

Jadi, B

A

2 2 3 4 1 6

.

c.

B

C

2 3

3 5 2 2 3 1
2

4 6
1 4 2

5 1 3 4

2 4 4

1 4 2

Jadi, B

C

4 4 1 2 2 1

.

3 2 3

4 1 6

d. A

B

4 1

1 4

3 2 1 3
4 6

2 4 2 1 1 6

4 6 4

6 1 5

Jadi, A

B

6 4 3 4 1 6

1 . 5 1 4 1 2 2 1

e. B

A

2 3

3 1 2 4 3 1
4

4

2 1 2 6 1

4 6 4

6 1 5

6 1 5

Jadi, B

A

6 4

.

Bab 3 Matriks

59

h.2 2 3 7 5 2 1 5 3 4 f. dan C 2 3 1 4 1. A (B C) 4 1 1 2 2 1 1 4 3 3 6 3 2 1 3 3 3 3 6 3 2 4 1 2 Jadi. Diketahui matriks-matriks berikut. g. (A B) C 0 3 1 . (A B)t 2. D 3 1 1 0 2 3 . i. 2 4 4 1 4 2 g. (A B) C 2 2 2 5 2 2 2 1 3 3 6 3 2 2 1 2 7 5 3 3 4 3 0 3 3 6 3 Jadi. Tentukanlah: a. Asah Kompetensi A 3 0 1 3 . A (B C) 0 3 . E 0 1 4 2 f. B A c. (B C)t d. Diketahui matriks-matriks berikut. j. (C B)t e. B A (A A At C B C B) C (B C) (B C)t 2 3 . dan F 2 2 3 0 4 1 60 60 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . B 1 2 2 4 5 . A B b.

dan R 1 3 2 4 Jika mungkin. j. (D E) F d. B f. a11 a21 A ai 1 maka: a12 a22 a1 j a2 j ai 2 aij a11 a12 a21 a22 A A A ai 1 ai 2 a1 j a2 j a11 a12 a21 a22 a1 j a2 j a11 a12 a21 a22 a1 j a2 j aij ai 1 ai 2 aij ai 1 ai 2 aij 61 Bab 3 Matriks . berikan alasannya! a. (P Q) Q) R R c. g. D (E F) (F E) D (D F) E D (E F) (D F) E 5 2 1 0 Proyek Perintis 1979 2 3 . Diketahui A Tentukanlah (A 4. D (E F) e. selesaikanlah operasi matriks berikut ini. i. dan C 0 1 C) (A B) 3 a1 3 a2 1 4 2 b1 b2 4 3 c1 c2 1 4 2c 3 3 a3 1 b3 5. Sekarang. P d. (P b. (D E) F b. 2. D (E F) 3.Tentukanlah: a. P (Q (Q R) R) B. (E F) D c. lakukan penjumlahan matriks A berordo i j secara berulang sebanyak n kali. Perkalian Bilangan Real dengan Matriks Setelah Kita mempelajari penjumlahan dua dan tiga matriks. Hitunglah: 2 a1 a2 2 3 a3 b1 b2 2 b3 3 4 1 c3 c1 2 2c 2 4 1 2 3 4 . Jika tidak. h. Diketahui: P 1 5 2 6 3 7 6 . Q 4 5 3 4 3 7 6 8 .

3B Jawab: 2 d. 2 A 3 4 1 2 1 B 0 2 7 1 3 5 Tentukanlah: a. Jika A sebuah matriks dan k bilangan real maka hasil kali kA adalah matriks yang diperoleh dengan mengalikan masing-masing elemen matriks A dengan k. 3A B f. (2 3)A 1 2 1 6 3 6 3 2 3 4 1 2 1 2 3 4 1 2 1 6 9 12 3 6 3 a.a11 a21 nA ai 1 a11 n a11 a21 n a12 a22 a12 n a12 a22 n a1 j a2 j a1 j n a1 j a2 j n a21 a22 a2 j ai 1 n ai 1 ai 2 ai 2 n ai 2 aij aij n aij na11 na21 nA nai 1 na12 na22 na1 j na2 j nai 2 naij Dari uraian ini. kita dapat menarik kesimpulan sebagai berikut. 62 62 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . A A A b. B e. A A A 3 4 Jadi. 2(3A) g. 3A c. A A A 9 12 . Contoh Diketahui matriks-matriks berikut.

B ( 1)B ( 1) 2 7 1 0 1 2 1 7 0 1 3 . 3B 6 21 d. 15 0 1 3 5 0 6 21 3 9 15 Jadi.2 1 2 1 b. 3A B 3A 6 9 12 ( B) 3 6 3 0 2 7 1 3 5 6 7 5 2 9 2 Bab 3 Matriks 63 . 5 1 1 1 3 1 5 0 2 7 1 3 5 Jadi. 3A . 3A 3 3 4 3 2 3 3 3 4 3 1 3 2 3 1 6 3 6 3 9 12 6 9 12 3 6 3 Jadi. 0 1 3 5 c. B 2 7 e. 3B 3 2 7 3 0 3 2 3 7 0 3 1 3 3 3 5 3 9 .

Perkalian Dua Matriks Pernahkah kita bermain domino? Bagaimanakah memasangkan kartu dalam permainan domino? Agar selembar kartu domino dipasangkan dengan kartu domino yang lain. 2(3A) 18 24 2 12 6 1 2 1 . (2 3)A 18 24 . (2 3)A 6A 6 3 4 6 2 6 3 6 4 12 6 1 6 2 6 1 6 12 6 12 18 24 6 12 6 Jadi. B. 2(3A) 2 9 12 2 6 2 9 2 12 12 18 24 6 6 12 6 Jadi. jumlah mata bagian kartu tersebut harus sama dengan jumlah mata bagian kiri pasangannya. 3. g. 3A B 7 5 6 3 6 3 2 3 2 6 2 3 12 f.6 2 9 . 2 4 4 1 kartudapat kanan kartu 2 64 1 64 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 2 Jadi.

AB 3 6 4 5 1 7 2 8 3 1 4 7 6 1 5 7 3 2 4 8 6 2 5 8 38 52 3 6 4 5 31 41 38 52 Jadi. A(B C) Jawab: a. BA c.B 1 7 2 8 . dan C 1 3 2 4 Tentukanlah: a. Am p Bp n Cm n ordo hasil perkalian A A B a c b d a c dan B b d e g e g f h f h ae bg ce dg af bh cf dh Contoh Diketahui matriks-matriks berikut. AB AC e.Prinsip pemasangan kartu domino ini dapat kita gunakan untuk memahami perkalian dua matriks. AB b. AC d. 1 3 2 6 7 3 8 6 1 4 2 5 6 2 8 5 14 68 15 69 14 52 Jadi. Adapun elemen-elemen matriks hasil kali ini adalah jumlah dari hasil kali elemen-elemen pada baris matriks A dengan elemen-elemen pada kolom matriks B. BA 15 69 . A 3 6 4 5 . AB b. yaitu sebuah matriks A dapat dikalikan dengan matriks B jika banyak kolom matriks A sama dengan banyak baris matriks B. Bab 3 Matriks 65 . BA 1 7 2 8 31 41 .

c. dan M 3 1 5 2 Tentukanlah: a. (KL)M K(LM) 4(KM) ( 4K)M 4(MtKt) (( 4Mt)Kt)t (K(L M)t ((L M)K)t 66 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . e. p. L 11 4 . m. Asah Kompetensi K 2 1 5 3 3 30 11 1. LK MK h. A(B C) 3 6 3 6 4 5 4 5 16 20 0 4 16 20 1 7 0 4 2 8 16 20 1 3 16 20 2 4 Jadi. k. (L M)K 66 i. AB AC 16 20 . KL b. . l. 2 2 4 5 4 4 15 21 22 32 d. j. Diketahui matriks-matriks berikut. KL KM f. AB AB AC AC 15 21 22 32 16 20 16 20 Jadi. o. K(L M) g. LK c. MK e. AC 3 6 4 5 1 3 2 4 3 6 Jadi. AC 1 1 15 21 31 41 16 20 4 5 3 3 22 32 38 52 16 20 16 20 3 6 . A(B C) . n. KM d.

Jika setiap matriks berikut dapat dioperasikan di mana a adalah konstanta. Diketahui matriks-matriks berikut. • • • • • • • • • • • • • P (P P(Q (P P(Q (P a(P a(P (a (a Q Q) R) Q)R R) Q)R Q) Q) b)P b)P Q R P P PQ PR PQ PQ aP aP aP aP a(bP) (aP)Q P(QR) P(aQ) (Q PR QR PR QR aQ aQ bP bP R) (ab)P a(PQ) (PQ)R Bab 3 Matriks 67 . 1 3 0 4 2 4 3 1 3 0 4 2 4 3 A 1 5 B 1 5 Tentukanlah matriks C yang memenuhi 3C 3. maka berlaku sifat-sifat berikut.2. A a 4 2c 3b 2a 1 b 7 2A B. Tentukan nilai x yang menyebabkan perkalian matriks berikut menghasilkan matriks nol. (1 x) 6 3 2 1 1 x Contoh-contoh dan latihan yang telah Kita kerjakan menggambarkan sifatsifat operasi hitung matriks. 2 b 3c Tentukanlah nilai c agar A dan B a 2Bt! 4. Diketahui matriks-matriks berikut.

Kemudian. c. Dengan cara yang sama. dan C 1 1 0 1 Bobot soal: 20 Bt C2. tentukanlah matriks Y yang memenuhi AY 4Y! 68 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam 68 . 2. A Jika A 1 b a b c Bobot soal: 20 2 ASAH KEMAMPUAN . Tentukanlah nilai a dan b yang memenuhi persamaan-persamaan berikut! a. 3. Perlihatkan bahwa persamaan AX X dapat dinyatakan sebagai (A I)X 0. Diketahui matriks-matriks berikut.Waktu : 60 menit 1. tentukan nilai d.B a 1 c 0 d . a 3 4 3 1 b 1 a d 3 x y a b b 2 6 2 1 2a b 4 3 3 1 2 5 5 4 1 7 5 7b 2 1 3 2 12 14 1 7 2 4 a b p q 27 23 15 20 1 3 2c c 1 a 1 b. Diketahui: Bobot soal: 60 Tentukanlah x y . Diketahui matriks-matriks berikut. gunakan hasil ini untuk menentukan matriks X! 2. 2 2 2 2 3 1 1 x1 A 1 2 dan X x2 x3 1.

A B 2 1 3 3 5 4 2 5 1 10 Jadi. 3 5 4 4 6 1 2 1 3 ( 2)3 4 6 10 Jadi. ( 3)( 6)( 3) 16 60 48 4 1 4 3 83 4 5 ( 3) 2 ( 6) 4 ( 3) 1 1 Bab 3 Matriks 69 . a b e h c f i a b d e g h c f i Jika B d g a b d e g h . Jawab: A 1 1 3 2 4 2 2 5 4 4 6 1 dan B 1 3 1 4 10. determinan matriks A didefinisikan sebagai berikut. Determinan dan Invers Matriks C.C. Determinan Suatu matriks persegi selalu dapat dikaitkan dengan suatu bilangan yang disebut determinan. Determinan dari matriks persegi A dinotasikan dengan A . Adapun untuk matriks B berordo 3 3. B 54 83. maka determinan matriks A adalah A c d a b c d ad bc. Jika A a b . maka determinan matriks B adalah B aei bfg cdh ceg afh bdi Contoh Diketahui matriks A Tentukanlah A dan B . determinan matriks B ini didefinisikan sebagai berikut menggunakan kaidah Sarrus. 1. Untuk matriks A berordo 2 2.

Tanpa mengevaluasi determinan secara langsung. 3. dan F 14 9 3 2 9 4 1 0 1 3 D 3 1 . 0 f. Diketahui matriks A dan B sebagai berikut. 0 e.C 0 10 0 17 4 5 1 0 8 1 7 12 6 . Tentukanlah nilai x dari setiap persamaan berikut a.E 22 10 2. 2x 1 x 2x 1 3 5 x 1 6 3 c. tunjukkan bahwa: sin sin sin cos cos cos sin sin sin 0 Sumber : Elementary Linear Algebra 70 70 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . B 2 8 . Tentukanlah determinan dari setiap matriks berikut 2 1 4 3 4 1 3 2 .Asah Kompetensi 8 A 4 4 16 1. 2 1 4 0 0 0 2 1 1 1 0 3 2 1 A 3 0 dan B 7 5 Buktikan bahwa AB A B. x 1 2 x x 1 2 3 b. 2x 3 2x x 1 6 x 6 x 1 x 5 3 x 1 0 5 x 1 d.

sehingga didapat matriks baru dengan ordo 2 2. 0. (AT) 1 (A 1)T BA Perhatikan bahwa bentuk AB bahwa A dan B saling invers. Oleh karena itu. Pada persamaan AB BA In n. kalian harus memahami tentang matriks minor. ditulis dengan |Mij|.C. saling invers! Kita harus membuktikan bahwa AB AB 5 2 3 2 7 3 7 5 3 2 5 2 7 5 7 3 1 0 1 0 0 1 0 1 BA I2 Catatan Sifat-sifat invers matrik: 1. Berikut ini adalah syarat suatu matriks A mempunyai invers. kofaktor. 2. dan adjoint. Contoh Tunjukkan bahwa A Jawab: 5 2 7 3 dan B 3 2 7 5 2. (AB) 1 B 1A 1 3. • Jika A 0. (A 1) 1 A 2. A dan B disebut saling invers. Oleh karena itu. jika ada matriks B sedemikian hingga AB BA I n n dengan I matriks identitas. a11 a12 a13 A a21 a31 a22 a32 a23 a33 Bab 3 Matriks 71 . a b d BA I2 2 sehingga dapat dikatakan c inversnya sebagai berikut. Invers Matriks Matriks persegi A mempunyai invers. maka matriks A mempunyai invers. a. Matriks Minor Matriks minor Mij diperoleh dengan cara menghilangkan elemenelemen pada baris ke-i dan kolom ke-j matriks A berordo 3 3. kita dapat menentukan Untuk menentukan invers suatu matriks dengan ordo 3 3. maka matriks A tidak mempunyai invers. 1 Adj A A1 det A d b 1 ad bc c a Untuk matriks A berordo 2 2 ini. • Jika A dikatakan matriks A sebagai matriks nonsingular. dikatakan matriks A sebagai matriks singular. Determinan dari matriks tersebut disebut minor dari determinan matriks A.

Kofaktor Kofaktor dari baris ke-i dan kolom ke-j dituliskan dengan Aij. M11 a22 a32 a21 a31 a21 a31 a23 a33 a23 a33 a22 a32 M 21 a12 a32 a11 a31 a11 a31 a13 a33 a13 a33 a12 a32 M 31 a12 a22 a11 a21 a11 a21 a13 a23 a13 a23 a12 a22 M12 M 22 M 32 M13 M 23 M 33 b. maka A11 A21 An 1 A12 A22 An 2 Adjo int A Adj A A1n A2 n Anm Untuk matriks A berordo 3 3. Untuk menentukannya ditentukan dengan rumus Aij = ( 1)i + j |Mij| Kofaktor-kofaktor dari matriks A adalah sebagai berikut. maka Adj A A11 A12 A13 A21 A22 A23 A31 A32 A33 72 72 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Adjoint n dengan Aij kofaktor dari Misalkan suatu matriks A berordo n matriks A. A11 = ( 1)1 + 1 |M11| = |M11| A12 = ( 1)1 + 2 |M12| = |M12| A13 = ( 1)1 + 3 |M13| = |M13| A21 = ( 1)2 + 1 |M21| = |M21| A22 = ( 1)2 + 2 |M22| = |M22| A23 = ( 1)2 + 3 |M23| = |M23| A31 = ( 1)3 + 1 |M31| = |M31| A32 = ( 1)3 + 2 |M32| = |M32| A33 = ( 1)3 + 3 |M33| = |M33| c.Minor-minor dari matriks A adalah sebagai berikut.

1 0 8 A 1 2 3 1 2 2 5 3 2 5 1 0 8 1 0 40 6 0 15 46 47 1 5 3 40 0 0 8 2 3 1 8 2 5 1 0 2 3 0 8 1 3 1 8 1 2 1 0 2 3 5 3 1 3 2 3 1 2 2 5 5 6 8 0 16 5 16 3 0 15 3 4 6 1 0 32 A11 A12 A13 A21 A22 A23 A31 A32 A33 40 3 5 0 5 2 9 3 2 16 13 Adj A 40 13 5 16 5 2 40 13 5 9 3 1 16 5 2 1 9 3 1 A 1 Adj A A 40 16 13 5 5 2 9 3 1 Bab 3 Matriks 73 .Contoh Tentukan invers dari matriks A Jawab: 1 2 3 2 5 3 .

dapat digunakan ketiga rumus yang telah dijelaskan di atas. A 1 1 14 1 2 5 2( a b ) 2( a b ) 74 74 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Tentukanlah invers dari setiap matriks berikut! 1 1 3 5 6 15 2( a b ) 2( a b ) . selain dengan kaidah Sarrus. B . Misalkan matriks A A11 A21 A31 A12 A22 A32 A13 A23 A33 Determinan matriks A (det A) dapat ditentukan menggunakan rumus: (i) |A| = a11A11 + a12A12 + a13A13 = a11 M11 = a11 a22 a32 a23 a33 a12 M12 a12 a21 a31 a13 M13 a23 a33 a13 a21 a31 a22 a32 (ii) |A| = a21A21 + a22A22 + a23A23 = = a21 M21 a21 a12 a32 a13 a33 a22 M22 a22 a11 a31 a23 M23 a13 a33 a23 a11 a31 a12 a32 (iii) |A| = a31A31 + a32A32 + a33A33 = a31 M31 = a31 a12 a22 a13 a23 a32 M32 a32 a11 a21 a33 M33 a13 a23 a33 a11 a21 a12 a22 Contoh Tentukan determinan dari matriks B Jawab: 1 3 3 1 4 3 . 1 3 4 Untuk menentukan determinannya.Untuk menentukan determinan dari matriks berordo 3 3. B a11 A11 a12 A12 a13 A13 4 3 1 3 1 3 3 3 4 1 4 1 16 9 3 4 3 7 3 3 1 1 4 1 3 3 3 4 Asah Kompetensi 5 1.C . Gunakan salah satu rumus tersebut. dapat juga digunakan matriks minor dan kofaktor.

Tunjukkan bahwa (A 1)t 2 4 1 3 (At) 1 . Tentukanlah nilai x sehingga setiap matriks berikut singular! 4 2 1 9 x x 9 . Jika matriks (A 1 0 1 4 kI) adalah matriks singular. Bobot soal: 10 3. Diketahui matriks A 1 2 4 3 7 5 3 4 a b a a a b 3 ASAH KEMAMPUAN tidak mempunyai Bobot soal: 10 . EBTANAS 1997 2 3 1 8 4 0 9 3 7 1 2 1 7 9 6 2 5 5 8 2 3 4 4. Diketahui matriks A nilai k! 4. Tunjukkan bahwa 3 4 7 habis dibagi 19. Diketahui matriks A Jika At dan B . dan C 8 x 2 x A 1 3x 4 x 2 1 3 3. 2. tentukanlah dan B .D 1 1 2 4 3 6 2 3 8 . tentukanlah nilai k. EBTANAS 1995 Waktu : 60 menit 1. B . Diketahui matriks A 4 2 1 2 1 1 1 2 . Bobot soal: 50 k At . Tentukanlah syarat agar matriks invers. Bobot soal: 30 Bab 3 Matriks 75 . dan E 1 1 1 2 1 1 1 1 0 2. tentukanlah matriks X. Jika XA B.

dengan |A| BA 1. kita akan menyelesaikan sistem persamaan linear tersebut dengan menggunakan matriks. ax by e cx dy f Sistem persamaan linear tersebut dapat kita tuliskan dalam persamaan matriks berikut. Jika AX 2. 3 4 5 x 1 y A X B Kemudian. Sumber: Elementary Linear Algebra D. Penerapan Matriks dalam Sistem Persamaan Linear Pada bab sebelumnya telah dibahas tentang penyelesaian sistem persamaan linear dengan menggunakan metode grafik. tentukan determinan matriks A. maka X A 1B. maka X B. Misalkan. dengan |A| 0 0 Contoh Tentukanlah penyelesaian sistem persamaan linear berikut! 3x 4y 5 5x 6y 1 Jawab: Terlebih dahulu. 1. Jika XA B. maka AB 1 B 1A jika dan hanya jika AB BA.Buktikan bahwa jika matriks B dapat bertukar tempat. metode eliminasi. Pada bab ini. a b x e c d y f Persamaan matriks ini dapat kita selesaikan dengan menggunakan sifat berikut. yaitu : 3 5 4 6 5 6 18 ( 20) 38 Penyelesaian sistem persamaan linear tersebut dapat kita tentukan dengan cara berikut. 76 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam 76 . ubah sistem persamaan linear tersebut menjadi persamaan matriks berikut. sistem persamaan linear berikut. dan metode substitusi.

Contoh Tentukanlah penyelesaian sistem persamaan linear berikut dengan aturan Cramer! 3x 4y 5 5x 6y 1 Jawab: Terlebih dahulu.A 1 1 6 38 5 4 3 x y X Jadi. A1 . 19 Bab 3 Matriks 77 . xj Aj A . tentukan A . x 1 38 6 5 A 1 4 3 5 1 B 11 . Jika AX B maka x1 A1 A . Aj adalah matriks yang didapat dengan mengganti elemen-elemen pada kolom-j dari matriks A dengan elemen-elemen matriks B. …. x2 A2 A . sistem persamaan linear dapat juga diselesaikan dengan menggunakan aturan Cramer berikut. penyelesaian sistem persamaan linear tersebut adalah x 17 dan y 19 11 . 19 Dengan demikian. 19 17 19 11 19 17 dan y 19 Selain dengan cara di atas. x 34 38 17 dan y 19 A2 A 22 38 11 . dan A2 A 3 5 5 1 4 6 4 6 38 A1 A2 34 3 5 5 1 A1 A 22 Jadi.

g. 3y x x 9 5 x x 6y 0 1 8 14 3y 2 x x 3 y x 3 y 5 2x y x 3y x x 1 y 2 y 5 x 1 y 3 Bobot soal: 60 2. c.Waktu : 60 menit 1. h. Tentukanlah penyelesaian sistem persamaan linear berikut dengan menggunakan invers matriks dan aturan Cramer. c. a. f. Tentukanlah penyelesaian sistem persamaan linear berikut dengan menggunakan invers matriks dan aturan Cramer. f. d. x y 2z 9 2 x 4 y 3z 1 3x 6 y 5 0 x z 1 2y z 1 2x y 2 x z 1 2x y z 3 y 2z 4 x y 2x 9 2 x 4 y 3z 1 3x 6 y 5 z 0 x y 2y 7y 2y 5y 6y 2z 3z 4z 3z 8 1 10 2 0 x 3x x x 3x b. e. z 9 9z 6 78 78 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . a. x x 4x 3y y y 3y 4x 0 12 6 0 Bobot soal: 40 4 ASAH KEMAMPUAN e. d. b.

• Matriks nol. sedangkan elemen di luar elemen diagonalnya bernilai nol. 7. Matriks adalah susunan suatu kumpulan bilangan dalam bentuk persegi panjang yang diatur menurut baris dan kolom. Beberapa sifat matriks adalah sebagai berikut. • Matriks segitiga atas. • Matriks persegi. (cA)t cAt . Jika A . a. yaitu matriks persegi yang elemen di luar elemen diagonalnya bernilai nol. yaitu matriks yang terdiri dari satu kolom. 4. maka determinan matriks A adalah: A ad b d d c bc. • Matriks skalar. 3. yaitu matriks persegi yang elemen-elemen di bawah diagonal utamanya bernilai nol. yaitu matriks yang semua elemennya nol.Rangkuman 1. • Matriks kolom. (AB)t BtAt 6. yaitu matriks yang elemen-elemen diagonal utamanya sama dengan 1. yaitu matriks yang banyak barisnya sama dengan banyak kolomnya. maka invers matriks A adalah: b a A 1 Bab 3 Matriks 79 . • Matriks segitiga bawah. Matriks A transpos (At) adalah sebuah matriks yang disusun dengan cara menuliskan baris ke-i matriks A menjadi kolom ke–i dan sebaliknya. • Matriks diagonal. 2. (At)t A c. sedangkan elemen-elemen lainnya sama dengan 0. (A B)t At Bt b. Jenis-jenis matriks berdasarkan ordo dan elemen-elemen matriks • Matriks baris. • Matriks identitas. 5. yaitu matriks yang elemen-elemen diagonal utamanya sama. Baris suatu matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang mendatar dalam matriks. c adalah konstanta d. Kolom suatu matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang tegak dalam matriks. yaitu matriks persegi yang elemen-elemen di atas diagonal utamanya bernilai nol. Jika A a c a b c d a c 1 ad bc b d . yaitu matriks yang terdiri dari satu baris.

. Jika . dan 1 4 0 1 1 5 0 1 5 1 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ AC = B. ○ ○ ○ ○ ○ 3. A. y = 3 ○ ○ ○ ○ ○ C . Pilihlah jawaban yang paling tepat! x 5 5 4 2 4 2 1 y 1 0 16 2 5 4. B a 1 c 0 d 1. 0 1 1 11 0 3 0 1 1 5 1 5 3 2 4 1 adalah . dan C adalah matriks persegi ordo dua dengan A = 2 1 . y 1 x 2 2. 1 5 2 5 2 5 3 5 4 5 3 5 1 5 4 5 D. .Ulangan Bab 3 ○ I. 3 dan 2 E. . y berturut-turut adalah . C. dan maka . Invers dari matriks 1 2 a b 1 2 a b 1 2 a b 1 2 a b transpos dari B. Jika . . y = 3x B. Diketahui A 1 b 1 1 0 1 a b c . 2 B. Invers matriks A = 1 5 2 5 3 5 4 5 1 11 2 11 4 5 3 5 2 5 1 5 4 11 3 11 adalah . E. y = x x D. . . B. . 1 5.. di mana Bt ○ ○ ○ ○ E. . E. 0 E. B. . 4 dan 5 B. . . A. maka nilai d adalah . . 2 dan 4 C. B 1 1 1 3 . 1 D. A. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ A. D. . 3 dan 2 D. C. B. . . a b a b a b a b a b a b a b a b a b a b 1 4 a b a b a b a b a b a b a b a b a b a b 5 6 x y 13 24 ○ ○ ○ ○ D. . . Maka matriks C adalah . maka x dan B. ○ ○ ○ E. 80 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ . ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 6. Jika A + Bt = Ct. . A. 4 C. A. y = 2x C. ○ ○ ○ ○ . A. 3 dan 2 80 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ C.

○ 1 2 1 4 1 3 1 5 ○ ○ ○ ○ 0 2 3 2 3 C. 7 3 . . Jika A 2 2 2 3 5 4 2 3 . . A. . 1 4 9 13 5 6 6 5 1 1 13 9 5 3 1 12 ○ ○ adalah . Diketahui K 0 7 4 0 ○ ○ ○ ○ ○ 1 13. C. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ D. . 2 Bab 3 Matriks ○ ○ ○ ○ ○ . E. . . 6 9 3 11 12 8 13 8 3 8 5 11 13 8 13 9 5 6 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ B. 0 1 E. maka nilai B. 14 8 5 20 13 2 1 10 9 4 3 D. 12 maka (AB)C = . A. . maka 4 2 1 . 9..7. . 13 B. C. . ○ ○ ○ 10. 1 a 2 2 3 0 4 4 0 adalah . Jika a b x y 2 5 3 1 3 1 p q p q p q p q p q 0 2 1 p q a b ○ dan x y 11. . 7 2 6 8 5 11 13 8 13 9 5 2 4 9 4 2 3 4 2 3 9 4 2 D. 18 46 4 16 38 4 ○ ○ 1 a adalah . 8 6 20 14 2 2 ○ ○ ○ D. 3 B. 16 D. E. maka ○ ○ ○ ○ ○ ○ B=. L 8 3c 11 t ○ ○ ○ B. E. 4 11 A. 4 5 ○ ○ 2 3 8. Diketahui 3 3 3 0 4 a 1 2 2 1 2 1 2 4 3 2 ○ ○ ○ ○ C. . 1 2 1 1 2 1 D. . 4 5 3 2 E. 18 46 4 15 39 3 81 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ . 2 C. . Jika A A A. 2 C. . . A. . E.. 4 6 C. Jika A Kalau K = L . ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 12. Nilai determinan A.. maka c adalah . 2 1 2 2 1 1 2 1 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ D. ○ ○ B. maka A 1 = . 4 . 2 1 3 2 dan B 1 3 ○ 1 3 2 . . 4 B. . 2 3 5 4 4b . dan C 1 ○ ○ ○ ○ ○ ○ E. A.

. 4 0 2 1 4 0 3 4 B. 4. x dan y memenuhi persamaan matriks. ○ ○ ○ ○ ○ A= 3 dan B = ○ 5 ○ ○ C. D. 4 9 2 4 9 2 7 6 9 8 1 1 2 dan B 1 3 3 2 . . 0 4 1 0 26 1 27 27 0 4 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ E. Jika x memenuhi x ○ ○ ○ ○ 1 0 15.. . Jika a. b. Jika diketahui 1 2 4 6 5 4 B. 3. E. Misalkan A adalah matriks . c dan d memenuhi persamaan 2d 1 1 a b c 2c d b 2a 1 1 A. . Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. Q = 4 7 82 82 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ . ○ maka tentukanlah a + b + c + d. P = 3 4 1 2 C. 2 2 II. 5. 3 7 2 3 7 2 1 D. 1 3 1 1 3 2 2 1 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Tentukanlah nilai x + y. Nilai dari 2 3 log a log 2 a b 1 log b log a 1 1 ○ ○ ○ A 2 2A + I adalah .. 2. 1 x 3 1 2x y 3 2 6 2 =. Hitunglah determinan dari: a. Diketahui A Nilai (AB) A.14. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 1 2 5 8 3 6 9 ○ ○ ○ ○ b. . 1 0 26 27 ○ log b 2 ○ maka tentukanlah nilai x. Tentukanlah (AB)–1At.

msn. lembing yang meluncur ini mewakili sebuah vektor.encarta.com Pernahkah kalian melihat lembing yang meluncur di udara saat dilempar oleh atlet lempar lembing? Lembing tersebut meluncur dengan kecepatan dan arah tertentu sesuai dengan keinginan sang atlet. B. yaitu suatu besaran yang memiliki besar dan arah. pelajarilah bab berikut. Agar kalian lebih memahami tentang vektor ini.Vektor B A B 4 A. D. Pengertian Vektor Operasi pada Vektor Perbandingan Vektor Perkalian Skalar Dua Vektor dan Proyeksi Vektor Sumber: http://images. C. Dalam matematika. Bab 4 Vektor 83 .

4. b2) c A(a1. a2) dan titik B(b1.1 Titik A(a1. A 1. vektor yang dibubuhi tanda panah lebih mudah dituliskan daripada yang dicetak tebal. Pengertian Vektor Untuk memahami tentang vektor. b . a2) b2 a2 a O b a1 x b1 Gambar 5. Panjang vektor PQ ini dilambangkan dengan |PQ |. ktivitas di K elas Gambarlah sebuah ruas garis pada selembar kertas! Berilah tanda panah pada ujung ruas garis tersebut ini! Sebut titik pangkal ruas garis sebagai titik P dan titik ujungnya sebagai titik Q. Ukurlah panjang ruas garis dengan menggunakan penggaris! Diskusikan dengan teman sebangkumu! Apa yang dapat disimpulkan dari aktivitas ini? Kemukakan hasil kegiatan ini di depan kelas! Ruas garis berarah yang kalian gambar pada kegiatan ini mewakili sebuah vektor.A. b2) pada koordinat Cartesius 84 84 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . y B(b1. Seperti a. Panjang garis yang diukur menggunakan penggaris menunjukkan panjang vektor tersebut. Selain cara di atas. 6. 2. 5. a2) dan B(b1. P • huruf kecil yang di atas huruf itu dibubuhi tanda panah. dan sebagainya. sebuah vektor dapat pula ditulis menggunakan: • huruf kecil yang dicetak tebal. c. maka vektor disebut sebagai vektor PQ . Misalnya. vektor PQ di samping ditulis sebagai vektor a. P a Q a Q Penulisan vektor dengan menggunakan lambang panah di atas lebih sering digunakan. b2) pada koordinat Cartesius berikut. c dan sebagainya. perhatikan sebarang titik A(a1. Kalian bebas memilih cara penulisan vektor tersebut. Misalnya vektor PQ dapat ditulis sebagai vektor a . 3. Karena titik pangkal P dan titik ujung Q. Karena mnggunakan tulisan tangan. Sekarang. Seperti a . b. lakukanlah kegiatan berikut.

a2). Jika ditulis dalam bentuk pasangan terurut. a (a1. Jika arah vektor c dibalik. maka akan didapat vektor c. Panjangnya adalah c a1 b1 2 a2 b2 2 b1 a1 2 b2 a2 2 Untuk setiap vektor a yang bukan vektor nol. a2). b2). a2 b2). Dengan menggunakan rumus jarak. dilambangkan dengan e . b3) Panjang kedua vektor ini masing-masing |a| a12 a2 2 a3 2 dan |b| b12 b2 2 b3 2 Bab 4 Vektor 85 . Vektor ini disebut vektor invers dari vektor c. i j yaitu: ˆ i 1 dan ˆ j 0 0 1 Dengan pemahaman yang sama seperti vektor pada bidang (R2). Vektor b dapat kalian tuliskan sebagai b (b1. a2. maka vektor satuan dari a dirumuskan dengan: y x a 1 ˆ e a x2 y 2 y Vektor-vektor satuan ˆ dan ˆ dapat dinyatakan dengan vektor kolom.Pada bidang Cartesius tersebut. kalian dapat menentukan panjang vektor a dan b ini. 0) ke titik A(a1. ambil sebarang titik A(a1. vektor a ini dapat kalian tuliskan dalam bentuk pasangan terurut a (a1. Vektor satuan arahnya searah dengan vektor a dan panjangnya sama dengan satu satuan. Misalnya. a3) dan b (b1. a2. vektor a mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal O(0. vektor c ini dapat di tuliskan sebagai c (b 1 a 1. b2. Jika vektor a x . kalian mendapatkan vektor c. Adapun vektor b mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal O(0. b3) pada ruang (R3). b 2 a 2 ) sehingga panjang vektor c adalah c b1 a1 2 b2 a2 2 . Dengan menggunakan rumus jarak. yaitu: Panjang vektor a adalah |a| Panjang vektor b adalah |b| a12 b12 a2 2 b2 2 Dengan menarik ruas garis dari titik A ke titik B. b2). 0) ke titik B(b1. dapat ditentukan suatu ˆ vektor satuan dari vektor a. a3) dan B(b1. vektor c (a1 b1. Oleh karena itu. kalian dapat memahami vektor pada ruang (R3). yaitu sebuah vektor yang panjangnya sama dengan panjang vektor c dengan arah berlawanan. maka kalian dapat menuliskan vektor a yang mewakili vektor OA dan vektor b yang mewakili vektor OB dalam bentuk pasangan terurut sebagai berikut. b2.

maka p AB (2 0. maka vektor satuan dari a dirumuskan z a a 1 x2 y2 z2 x y z ˆ e ˆ Vektor-vektor satuan ˆ ˆ dan k dapat dinyatakan dengan vektor i. Keliling segitiga ABC Jawab: a. Panjang vektor p adalah p 22 6 12 12 4 1 1 6 AB b. 4. 1. Vektor q mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal B ke titik C. 3 4. juga dapat ditentukan vektor satuannya. 1. Panjang vektor r adalah r 42 02 ( 4)2 16 16 32 4 2 d. 5). Vektor p mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik B. 4 3. 3. 1). Vektor q yang mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal B ke titik C c. dan C(4. j.Untuk vektor pada ruang (R 3 ). Jika vektor a dengan: x y . Tentukan: a. 4). yaitu: 1 0 0 ˆ ˆ i 0 . 1 5) (4. Diketahui segitiga ABC dengan titik-titik sudut A(0. 3. 1 – 6) (2.ˆ j 1 . Vektor p yang mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik B b. 6 5) (2. Panjang vektor q adalah q c. 0. maka r AC (4 0. Vektor r yang mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik C d. dan k 0 0 0 1 Contoh 1. kolom. 5). B(2. maka q BC (4 2. 3 3. 1). Keliling segitiga ABC adalah p q r 6 30 4 2 86 86 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 2 2 ( 1)2 ( 5)2 4 1 25 30 Vektor r mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik C. 6).

Diketahui segitiga ABC dengan titik-titik sudut A(3. 5) j. 7) f. 4) e. 1 Waktu : 60 menit ASAH KEMAMPUAN 1. 4. m (5. a12 b1 2 a2 2 b2 2 5 7 a12 b12 a22 b22 25 … Persamaan 1 49 . r ( 2. Diketahui vektor a dan b di R2. l (7. B(6. a b 43 . didapat ( a1 b1 )2 ( a2 b2 )2 105 Sehingga diperoleh a12 2a1b1 b12 a22 2a2b2 b22 105 (a1 b1)2 (a2 b2)2 105 … Persamaan 3 a12 a22 b12 b22 2a1b1 2a2b2 105 Substitusi persamaan 1 dan 2 ke persamaan 3 25 49 2a1b1 2a2b2 105 2a1b1 2a2b2 31 a b ( a1 b1 ) 2 … Persamaan 4 ( a2 b2 ) 2 2 a12 2 a1b1 b12 a2 2 2 a2 b2 b2 2 a12 a2 2 b12 2 a1 b1 2 a2 b2 b2 2 … Persamaan 5 Substitusi persamaan 1. 3) b. 0) h. 2).2. 3. Gambarlah segitiga tersebut. Jika a tentukan a b Jawab: Dari a Dari b 5.. 0. dan C(2. 2. p ( 3. Gambarkan vektor-vektor berikut pada koordinat Cartesius! a. 7. 4) g. a. 6). 4. s (4. 5. b 7. 5). dan 4 ke persamaan 5 a b 25 49 31 43 Jadi. 0) d. k (4. 5) i. 0) 2. didapat 7. n (0. dan a b 105 . 8) c. 2. t (0. o ( 5. Bobot soal: 20 Bobot soal: 30 Bab 4 Vektor 87 . Persamaan 2 Dari a b 105 .. didapat 5. q (6. 0.

dan u v Bobot soal: 30 . 3. Tentukanlah vektor b yang mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal B ke titik C dan tentukan panjang vektor b. Diketahui vektor u Tentukanlah: a. v 2. f. 1. 3. d. c. b. f. dan w w u (2.b. Tentukanlah vektor a yang mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik B dan tentukan panjang vektor a. Bobot soal: 20 w u w u 1 w w 1 w w w u 4. v 3. d. c. e. v e. g. 2). dan u v b. Tentukanlah vektor c yang mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik C dan tentukan panjang vektor c. Tentukanlah keliling segitiga ABC. Jika u 5. v 5. tentukanlah u v Buktikan secara geometris dan aljabar bahwa jika u dan v di R2. tentukanlah u v . Jika u 4. 0). u u v v2 u u v v2 2u2 2 v 2. Jika u 3. Sumber: Elementary Linear Algebra 88 88 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 2. tentukanlah u v 37 . dan u v c. 2. (1. h. 4). Tentukanlah luas segitiga ABC. a. maka: 1. u v u u v v u v (1. Diketahui vektor u dan v di R2.

b. penjumlahan antara vektor a dan b ini dapat kalian lakukan dengan dua cara. c Sekarang. Dapat pula ditulis. a b (c1 b1. 1. c2 a2). a (b1 a1. akan diperoleh a b b1 b2 a1 a2 c1 c2 c1 c2 b1 b2 a1 a2 b1 b2 a1 a2 c1 c2 b1 b2 c1 c2 a1 a2 Perhatikan bahwa c. Dengan aturan ini. b1 b2 c1 c2 c1 c2 a1 a2 b1 b2 a1 a2 Dapat pula ditulis. b c (c1 a1. a2). vektor a. c2) B(b1. b2). c2 b2). b2) dan C(c1. c2) pada koordinat Cartesius Pada gambar tersebut. maka kalian dapat menjumlahkan vektor a dan b dengan menggunakan aturan penjumlahan matriks. Uraian tersebut menunjukkan bahwa a b c. Penjumlahan dan Pengurangan Vektor Perhatikan titik-titik A(a1. B(b1. b2) A(a1. yaitu: 89 Bab 4 Vektor . a2) a b x Gambar 5. a2) dan B(b1. jumlahkanlah vektor a dan b. Karena vektor merupakan matriks kolom. dan c dapat kalian tulis sebagai berikut. c2) pada koordinat Cartesius berikut ini! y b2 a2 a1 c O c2 b1 C(c1.2 Titik A(a1. Dapat pula ditulis. Operasi pada Vektor B. Secara geometris.B. dan C(c1. b2 a2).

titik pangkal vektor b berimpit ruas dengan titik ujung vektor a. Akibatnya. Sekarang. Dalam cara jajargenjang. a b c. maka a b c. Dengan membuat jajargenjang ABED. dan AE c. Ruas garis ini diwakili oleh vektor c. titik pangkal vektor a berimpit dengan titik pangkal vektor b. Cara segitiga Dalam cara ini. AD b. maka kalian mendapatkan penjumlahan vektor a ( b) sebagai berikut. jika vektor a dijumlahkan dengan invers vektor b. a b c a b Gambar 5. yaitu A C. Jumlah vektor a dan b didapat dengan menarik ruas garis dari titik pangkal vektor a ke titik ujung vektor b.3 Penjumlahan vektor a + b = c dengan cara segitiga b.5 Penjumlahan vektor a + ( b) 90 90 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .4 Penjumlahan vektor a + b = c dengan cara jajargenjang Misalkan. akan diperoleh AB AD AB BE AE (Oleh karena AD BE ) (Gunakan cara segitiga) Oleh karena AB a.a. Cara jajargenjang a A b D a c a B b b E Gambar 5. a ( b) a c b b Gambar 5. vektor a mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal A ke titik B dan vektor b mewakili ruas garis berarah dari titik pangkal C ke titik D.

a2) (b1.6 Pengurangan a . b2) (a1 b1. a2 b2. a2 b2. b2. a b b a Gambar 5. a2 b2) • Untuk a dan b vektor-vektor di R3. a3 b3) Bab 4 Vektor 91 . a2 b2) a b (a1. a3 b3) a b (a1. kalian dapat mengurangkan a dengan b sebagai berikut.b secara geometris Dengan menggunakan aturan penjumlahan dan pengurangan matriks kolom. • Untuk a dan b vektor-vektor di R2. a2. b2) (a1 b1.Seperti pada bilangan real. a2) (b1. berlaku a b a1 a2 a1 a2 b1 b2 b1 b2 a1 a2 a1 a2 b1 b2 b1 b2 a b Dengan menggunakan pasangan terurut. Secara geometris. a3) . berlaku a1 b1 b2 b3 b1 b2 b3 a1 a2 a3 a1 a2 a3 b1 b2 b3 b1 b2 b3 a b a2 a3 a1 a b a2 a3 Dengan menggunakan pasangan terurut. dapat dituliskan a b (a1 . kalian dapat menyatakan aturan penjumlahan dan pengurangan vektor sebagai berikut. b3) (a1 b1. b3) (a1 b1. b2. a3) (b1. kalian dapat menuliskan a ( b) a b. dapat dituliskan a b (a1. a2.(b1.

2. a a 2. 1) Jadi. 0. 1) Jadi. kalian dapat menyatakan: • b c a • d e c • b d e a Gambar 5. 2 3. 2. 2 ( 2). 0. 3). 3. 3. 4). 4) ( 3 2. (a b) c 5. 2 3. 1) ((0 0. 7) (0 ( 1). 6) Jadi. 3) ( 3. b a (2. a b (2. 6). 1). 3. tentukan: 1. c b ( 3. 2. 1 0) (0. (a b) c ( 1. b c (2. a a (0. 1) (0. 1 ( 1)) (0. 1. 6. b c 8. 6). 0) (0 0. 4) (0 2. 1. b a 7. 1) (0. b c (5. 4 ( 1)) (2. 0) o Jadi. 1. 92 92 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 1 ( 1)) (0. 4) (0. 4) ( 3. 1. 1) ( 1. a o a. 3) Jadi. a (b c) ( 1. 3. 5. b c ( 1. 4) ( 3. 3. 3. 6) Jadi. 1) (2 0. 3) (2. 0 3. (a b) c (2. 1. a a 3. 3. 4. 1. 4 3) (5. 8. 3. 1) (0. a (b c) (0. 3. a a o. b c 9. 7. 2 ( 2). 2. 1 0. 9. 0. 3). 2 0. 0. 0. b (2.7 Penjumlahan vektor Contoh Diketahui vektor-vektor a (0. b c (2. c b ( 5. c b 10. 3. 1. 2) Jadi. a b (0. 3. a a (0. 10. 2. 3. a a (0. 1. 3 3) ( 1. a (b c) Jawab: 1. 1) a Jadi. 3. 1). 4. 1). 2. 2). 2. dan c ( 3. 3) Jadi. 4 3) ( 1. 3 4) ( 5.a b c d e Perhatikan gambar berikut! Dari gambar di samping. b a (2. 1 4) (2. 3) (2 ( 3). 7) Jadi. 0. 3 0. 1) ((0 0. 2. 3. 3 ( 2). 3 0. a o (0. a 0 4. 3) (2 ( 3). 2. 1. a b 6. 1 7) ( 1. 0. 1) (2. 7). 3) (2 ( 3). 2. 4. 3). 2.

b s. d. a q. m. 5). c b k. 4. a p. h. 8. a v. a b b c a c (a (b a a 2 c . u d. (a b) (a c) 2. a (b c) f. (a b) (a c) t. a r. e. a c l. 3). a e g g f e. i. c b o. (a 3). f. c w. ( a b) c g. ( a b) c e. Berdasarkan gambar berikut. (a n. c u. c i h 3. a b h. 2. Jika a a. b f d c. Diketahui vektor-vektor a a. gambarkan vektor-vektor berikut! 2 k. u v v u b. (b o. a c p. b a m. dan b b a c b c a b) c a) c (b c) ( c a) 2 1 c . b c j. b c c. j. Diketahui vektor-vektor berikut. b. d e b d. tentukanlah: b) c a) c (b c) (c a) b a c b c a b) (a c) b) (a c) 4.Asah Kompetensi a 1 b c 1. a b b. dan c ( 3. b (1. b d a e h b. a b l. c a q. c b i c f. g. c. (u v) w u (v w) c. (a x. (a b) c r. c a ( 5. a b d. b c n. b a i. Secara geometri. b t. a. buktikan bahwa: a. a (b c) s. u o o ( u) u u u u o Bab 4 Vektor 93 . tuliskanlah operasi-operasi vektornya dalam bentuk yang paling sederhana.

0. 2). kalian telah mempelajari penjumlahan vektor. 0) ( 3. 0.. 94 (1. 2. 4. 2. 0. 0. 3 3. u2.. …. 0) ( 3 k. u u u . k 3. u u . 5) 3(2. kalian akan mendapatkan sebuah vektor baru yang setiap komponen-komponennya diperoleh dengan mengalikan k dengan setiap komponen-komponen vektor u. 0. maka. jika k 0. 6) sejajar dengan vektor v (1. Perkalian Skalar dengan Vektor Pada bagian sebelumnya. 2) (2 1. 0. 6 2k ) (0..B. c 2a 3b (8. 16). 0. maka vektor ku searah dengan vektor u. 17. Adapun jika k 0. 0. u 3v. u kv u kv o ( 3. Diketahui vektor a c 2a 3b. 3 (2.8 Perkalian skalar dengan vektor u Contoh 1. 2 4. 0. ku u k 0 Gambar 5. 6) (8. kun). Dalam perkalian skalar dengan vektor ini. 0. Apa yang terjadi jika vektor-vektor yang dijumlahkan adalah k vektor yang sama? Dalam penjumlahan tersebut. 9. 0. 2). maka ku (ku1. 2).. Buktikan bahwa vektor u v (1.. Akibatnya.. ku2. 6) sejajar dengan vektor 94 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 3. k vektor u k 0 u u u ku u u . 2 5) (3 2. un). 6) (k. Jadi. Jika k skalar tak nol dan vektor u (u1. 17. Bukti: Untuk membuktikan bahwa vektor u ( 3. …. 0) Didapat. kalian harus menunjukkan ada bilangan real k sehingga u kv. 0. 6) sejajar dengan vektor v (1. 0. 3. 16) Jadi. 2). 6) k(1. vektor u ( 3. maka vektor ku berlawanan arah dengan vektor u. vektor baru tersebut segaris dengan vektor u dan memiliki panjang k u . 0. tentukan vektor c 2) ( 3. 10) (6. 8. 2k) (0. 2) (0. 5) dan b (2. 4. Jawab: 2a 3b 2(1.

9 Koordinat Cartesius di R2 Vektor R2 mempunyai pasangan bilangan (x. Buktikanlah bahwa vektor u (2. 4. a. Carilah vektor dengan titik ujung Q(2. b (0. Sifat-Sifat Operasi Hitung pada Vektor Vektor di R2 berhubungan dengan letak suatu titik pada sebuah bidang dengan pasangan bilangan (x. 6). 2. 6). c a 2b c. 2. dan C segaris (kolinier)! B. 6. 10. 4) Gambar 5. 3a c. 0. 7) yang arahnya berlawanan dengan vektor v ( 2. Diketahui vektor a dan b seperti gambar berikut. 3) sejajar dengan vektor v ( 4. Diketahui vektor a ( 1. 2) C( 1. 1)! 5. Tunjukkan bahwa titik A. y 5 B( 2. dan c b 4c 2b 4c b 2c ( 1. Diketahui titik A(2. y. 1). 1. 6)! 6. –2) x A(1. 6. 1. 3) 4 3 2 1 5 4 3 2 1 O 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 D(5. 4) yang mempunyai arah sama seperti vektor v (7. Carilah vektor dengan titik pangkal P(2. bidang xz.Asah Kompetensi 1. 3. 2b 4c e. 95 Bab 4 Vektor . B. c 2a 3b b. 2). 3). y) merupakan koordinat Cartesius dari suatu titik atau koordinat bidang. a b Gambarkan vektor c jika: a. c 3a b 3. 4. B(6. 4a 2 3). dan C(14. dan bidang yz. 2. 2. b 4a f. yaitu bidang xy. z) yang merupakan koordinat Cartesius dari suatu titik atau koordinat ruang ke tiga sumbu membentuk tiga bidang. Hitunglah: 2. 2a b. 2a b d. 3)! 4.

10.11 Koordinat Cartesius di R3 Sifat-sifat yang terdapat dalam operasi hitung vektor adalah sebagai berikut. z x y Gambar 5. 4) x Gambar 5. 5) y (3. a o o a a 7.Ketiga bidang tersebut membagi ruang dimensi tiga menjadi 8 daerah seperti Gambar 5. a3) dan b a b (a1. maka 96 96 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . dan sifat 7. a3) b a Jadi. 4. a2. b2. dapat kalian buktikan sendiri. b3).10 Daerah perpotongan pada ruang dimensi tiga z A(3. a2. (a b) c a (b c) 6. 3. Untuk sifat-sifat yang lain. b2 a2. sifat 2. dan c vektor-vektor di R2 atau nol maka berlaku hubungan berikut. a b b a. (b1. b. b3) (a1. a ( a) o 8. b3 a3) (b1. di R3 dan k serta l skalar tak k(la) (kl)a k(a b) ka kb (k l)a ka la 1a a Dalam buku ini akan dibuktikan sifat 1. Pembuktian sifat 1 Ambil sebarang vektor a (a1. a2 b2. a b b a 5. 1. 2. a2. a3) (b1. a3 b3) (b1 a1. b2. Jika a. 4. sifat 4. b3) (a1 b1. b2.

a3) (b1 c1. 2) dan 2u 5v (12. (k l)a2. 4). 0) o Pembuktian sifat 4 (a1. Tentukan panjang AB. Diketahui titik A(7. k(a b) ka kb 2. 3) c3(3. a2. a3) (b1. 5. c2. b3 c3) (a1. a2. a2 (b2 c2). 1). dan C(6. la2. Tentukanlah vektor u dan v. Tunjukkan bahwa titik A. a2 b2. a2. 8) c2(1. a2. 2. b2. 0. a3) ((k l)a1. a3) ((b1. 4). b3)) (c1. a2. B(3. 1). Ambil sebarang vektor a (a1. 1. 6). Ambil sebarang skalar k dan l serta vektor a (k l)a (k l)(a1. dan C(3. a2. 2). dan C segaris (kolinier).Ambil sebarang vektor a (a1. a3) ( a1. b3). c3). dan c 3 yang memenuhi c1(2. a3 (b3 c3)) (a1. a2 Jadi. c 2 . Kemudian. ka3) (la1. a3 (c1. a3). B(1. Buktikan secara geometri bahwa: a. a3). 7. a ( a) o b. c2. ka2 la2. 2. 2. la3) k(a1. 4. buktikanlah bahwa C terletak pada garis AB. a3 b3) (c1. Diketahui titik A( 6. (a b) c a (b c). c3) (a1 b1. a3) l(a1. jika u 3v (7. c3)) a (b c) Jadi. a3). b3) (c1. a ( a) o. b2. Tentukanlah semua skalar c 1 . maka : Pembuktian sifat 7 2 Waktu : 60 menit ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 20 1. (k l)a ka la. maka: Pembuktian sifat 2 a3) (0. a3) ka la Jadi. 0). a3 b3 c3) (a1 (b1 c1). maka : a ( a) (a1. ka3 la3) (ka1. 3. b (b1. B. dan BC . a2. a3) (a1 a1. a2. 0. (k l)a3) (ka1 la1. 11) 0. b2 c2. a2. 1. 6. 3. c3) (a1 b1 c1. Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Bab 4 Vektor 97 . b2. a2 b2 c2. 0. a2. a2. a2. k(la) (kl)a c. c2. c2. ka2. dan c (a b) c ((a1. AC . 2.

m n m n m n Dalam perbandingan PN : NQ m P N m : n terdapat dua kasus. Titik N membagi PQ di dalam. m n • Jika P(x1. yaitu: 1. Misalkan: Posisi rumah Niko Sentera adalah P Posisi sekolah adalah Q Posisi Niko Sentera saat ini adalah N maka dapat dituliskan PN : NQ m : n.C. y1) dan Q(x2. y1. n r r r PN m PQ m n m (s m n P m N n r) r n s O x2 y2 x1 y1 mr n r ms mr m n ms n r m n Q Jadi. n ms n r . maka perbandingan jarak yang telah ditempuh dengan jarak yang belum ditempuhnya adalah m : n. ia telah meninggalkan rumah sejauh m meter dan ia harus menempuh jarak n meter lagi untuk tiba di sekolah. y2. . Perbandingan Vektor Niko Sentera pergi dari rumah ke sekolahnya dengan berjalan kaki melintasi sebuah jalan yang lurus. z1) dan Q(x2. y2) di R2. z2) di R3. maka n Koordinat titik N adalah N m n my 2 ny1 mz2 nz1 mx2 nx1 . Dari perbandingan ini. maka n Koordinat titik N adalah N m n m n mx2 nx1 my 2 ny1 . kalian dapat menyatakan titik N sebagai vektor posisi n dalam vektor posisi titik P dan Q. n PN : NQ Q m:n 98 98 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . m n m n x2 m y2 z2 x1 n y1 z1 • Jika P(x1. Jika saat ini. Caranya sebagai berikut.

( 3) 1 ( 3) 4 ( 3) P(0. b. . dan C(1. 2. Titik N membagi PQ di luar. C( 1. 1). 1. 0). P P(3. B(3. Titik Q adalah titik tengah AC. 1). Koordinat titik P dapat kalian tentukan sebagai berikut. 4. 1. B(0. berlaku AP : PB 1 : 3. 1 6 3 2 1 7 3 3 1 8 3 4 . 4. titik P(0. 4) dan B(6. 2) Jadi. B(10. 1. 3. 7. Tentukanlah koordinat-koordinat titik P. P 1 6 1 ( 3) 2 1 7 . Q. 5. A(2. m P Q N n PN : NQ m: n) Contoh Tentukanlah koordinat suatu titik pada garis hubung A(2. 5) 1 3 1 3 1 3 Jadi. dan R. berlaku AP : PB 1 : 3. dan AP : PB 3 : 1 b. titik tersebut adalah titik P. 5). Tentukanlah koordinat titik P yang terletak pada garis AB jika: a. A(1.2. dan AP : PB 3: 2 2. 4. 4). 5). 0. • Untuk titik P membagi AB di dalam dengan perbandingan 1 : 3. 1) adalah titik-titik sudut segitiga siku-siku samakaki. 0. Diketahui segitiga ABC dengan AB a dan AC BC dengan BD : DC 1 : 2 dan titik E pada AC dengan AE : EC 2 : 1. Tentukanlah koordinat titik sudut keempat dari persegi ABCD. 3. dan titik R membagi BC di luar dengan perbandingan 2 : 1. Titik P membagi AB di dalam dengan perbandingan 1 : 2. 4. 3. 8) di dalam dan di luar dengan perbandingan 1 : 3. titik P(3 . B(3. 5). Titik D pada sisi 4. ( 3) 1 ( 3) 3 1 8 . 3. Bobot soal: 20 3 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 20 Bobot soal: 10 Bobot soal: 40 Bab 4 Vektor 99 . Titik-titik sudut segitiga ABC adalah A(3. Jawab: Misalkan. 3). 6). 0. Koordinat titik P dapat kalian tentukan dengan cara berikut. 2). 1). Waktu : 60 menit 1. Buktikan bahwa A(1. • Untuk titik P membagi AB di luar dengan perbandingan 1 : 3.

. b2. nyatakan vektor dalam vektor a dan b. maka hasil kali dalam atau perkalian skalarnya adalah a b 100 a1b1 a2b2 ... . perkalian skalar dua vektor ini didefinisikan sebagai berikut. Jika perpanjangan garis DE memotong garis AB atau perpanjangannya di titik H. maka perkalian skalar vektor a dan b didefinisikan oleh a b a b cos . a2. bn) adalah sebarang vektor pada Rn. anbn 100 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . tentukanlah perbandingan AF : FB. tentukan perbandingan AH : HB. Diketahui jajargenjang OABC. Jika M titik potong antara garis AD dan BE. Jika dinyatakan dalam bentuk pasangan terurut. dan CA suatu segitiga ABC. Nyatakan vektor AE dan AD dalam vektor a dan b. dan F berturut-turut titik tengah sisi AB. Buktikan juga bahwa OB dibagi dua oleh CD dengan perbandingan 1 : 2.. . . BC. d. Jika perpanjangan garis CM memotong garis AB di titik F. b. c.. . E. Bobot soal: 10 D. an) dan b (b1. 5. Jika a (a1. . D adalah titik tengah OA.a. Perkalian Skalar Dua Vektor dan Proyeksi Vektor B b O a A Jika a dan b vektor-vektor tak nol dan sudut di antara vektor a dan b. Buktikanlah bahwa a b c d e f D. Buktikanlah bahwa CD dibagi dua oleh OB dengan perbandingan 1 : 2.

i j ˆ k i ˆ ˆ k j ˆ 0 sehingga a b a1b1 a2b2 a3b3 b1a1 b2a2 b3a3 b a Jadi. Perhatikan segitiga AOB! Pada segitiga AOB. b2) vektor-vektor di R2. cos A a c O C b B c a c a cos a a b a b a b b a b b Jadi. b (b1. b2. diperoleh k(a b) a1(kb1) a2(kb2) a3(kb3) a (kb) Perhatikan gambar berikut! Proyeksi vektor a pada vektor b adalah vektor c. kalian dapat pula menentukan vektor proyeksi tersebut. b2. a b b a 3. maka a b a1b1 a2b2 a3b3 (a1. b. a2. Untuk sifat-sifat lainnya. maka : k(a b) k(a1b1 a2b2 a3b3) (ka1b1 ka2b2 ka3b3) … (*) (ka1)b1 (ka2)b2 (ka3)b3 (ka) b Dari persamaan (*). b3) vektor-vektor di R3. maka ˆ ˆ i. a b b a. b3). a3) dan b b2 ˆ j (b1. a2. a3) dan b Dalam perkalian skalar dua vektor terdapat sifat-sifat berikut. a (b c) a b a c 4. maka a b a1b1 a2b2 (b1. dapat dibuktikan sendiri. b3) dan k skalar tak nol. maka: ˆ b3 k a2 b2 ˆ ˆ j j a3 b2 ˆ k j ˆ a1 b3 ˆ k i ˆ ˆ i a1 ˆ a2 ˆ a3 k dan b b1 ˆ i j ˆ ˆ ˆ a k ) (b ˆ b ˆ b k ) a2 j 1i 2j 3 3 a2 b1 ˆ ˆ a3 b1 ˆ k i j i ˆ ˆ ˆ abk k 3 3 Pembuktian sifat 1 a1 b1 ˆ ˆ i i a2 b3 ˆ k j ˆ i i karena ˆ ˆ a1 b2 ˆ ˆ i j ˆ ˆ ˆ ˆ j j k k 1 dan ˆ karena ˆ ˆ dan k saling tegak lurus. Ambil sebarang vektor a Misalkan a i a b ( a1 ˆ (a1. a2) dan b (b1. a a a 2 Dalam buku ini akan dibuktikan sifat 1 dan sifat 3. yaitu: c c vektor satuan c Bab 4 Vektor 101 . a2.• • Jika a Jika a (a1. Ambil sebarang vektor a (a1. panjang proyeksi vektor a pada vektor b adalah c Setelah mengetahui panjangnya. dan c vektor-vektor di R2 atau di R3 dan k skalar tak nol. maka: 1. j. k(a b) (ka) b a (kb) 2. b2. a3). Jika a.

2. panjang proyeksi vektor a pada vektor b adalah 1. Untuk menentukan besar sudut yang dibentuk oleh vektor a dan vektor b. c b b a b b b b a b 2 b b a b 2 Sehingga proyeksi vektor a pada vektor b adalah vektor c b . maka: a b 3 1 2 cos a b 2 2 3 Didapat 135°. vektor proyeksi a pada vektor b Jawab: a. Tentukanlah: a. 2) 3 1 .Oleh karena c berimpit dengan b maka vektor satuan c adalah Jadi. a . panjang proyeksi vektor a pada vektor b c. c. a b 1 ( 1) ( 1) 2 0 2 1 2 3 a 12 ( 1)2 02 1 1 2 ( 1)2 2 2 2 2 1 4 4 9 3 b Misalkan sudut yang dibentuk oleh vektor a dan vektor b adalah . Vektor proyeksi a pada b adalah c c b b ( 1.b Contoh Diketahui vektor a (1. maka: a b 3 c 1 1 b 3 Jadi. b. dan b . Misalkan vektor proyeksi a pada b adalah c. 3 2 . besar sudut yang dibentuk oleh vektor a dan vektor b b. terlebih dahulu tentukanlah a b. 2. 1. 0) dan b ( 1. 3 2 3 1 102 102 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 2).

Diketahui vektor a (7. Panjang proyeksi vektor b pada vektor a d. luas segitiga PQR c. a b b. a (a b) d. Apakah b c? Jelaskan! Bobot soal: 10 Bobot soal: 10 Bobot soal: 10 2. 1) (8. Gunakan vektor-vektor untuk menentukan sudut-sudut di bagian dalam segitiga dengan titik-titik sudut ( 1. 6. b a a c dengan a 4. Diketahui a lancip a. a (2. 2000 Bobot soal: 10 Bab 4 Vektor 103 . 0). 3) b). Tentukanlah: d. dan c Tentukanlah panjang proyeksi vektor a pada vektor (b 7. Tentukanlah: 4 dengan tan c. 3). Tentukan nilai x agar vektor (a xb) tegak lurus pada vektor a. 1). dan sudut antara vektor c. Misalkan. b ( 5. Vektor proyeksi b pada a 3. 3. b (a a dan b jika: a. 1). 4).Waktu : 90 menit 1. c) Bobot soal: 10 Bobot soal: 20 6. b o. dan (1. 4. 2) dan b (4. Olimpiade Matematika SMU. a (a b). Dari vektor-vektor a dan b pada soal nomor 1. 3) dan b ( 0. Tentukan a b. 1. (a b) (a b) (1. 3. 2) b. ( 2. 1) dan b ( 3. 0. 2). 8). panjang PQ e. 0. dan sudut antara vektor a dan b adalah 3 . panjang PR b. 2. proyeksi vektor PR pada PQ a. Q(11. panjang proyeksi PR pada PQ 8. Panjang proyeksi vektor a pada vektor b b. a ( 7. dan R( 3. 5). Vektor proyeksi a pada b c. 2). a b 5. 1. Diketahui segitiga PQR dengan P(5. 1) dan b (5. 4). Diketahui vektor a (2. a d. 10. 0. 1. 4) Bobot soal: 20 Bobot soal: 10 4 ASAH KEMAMPUAN 2. 8. a (2. tentukan: a. 6) dan b ( 9.

Untuk setiap vektor a yang bukan vektor nol. b. 1) dan b (2. 2. Misalkan: a . y. . . . Jika vektor a (a1. maka vektor yang menghubungkan vektor a dan b adalah vektor c (b1 a1. a3). . a2. Jika a.Diketahui vektor a (3. Panjang vektor c adalah |c| (b1 a1 )2 (b2 a2 ) 2 . c. dapat ditentukan suatu vektor satuan dari ˆ vektor a. Dengan huruf kecil yang di atas huruf tersebut dibubuhi tanda panah. . b. b. Misalkan: a. 2 tentukanlah nilai y yang mungkin! angkuman Rangkuman 1. Panjang vektor a dirumuskan sebagai berikut: • • Jika a Jika a R2. dilambangkan dengan e . Jika panjang proyeksi a pada b adalah 1 b . a R3. l adalah vektor maka sifat-sifat operasi hitung pada vektor adalah sebagai berikut • • • • • 104 a (a a a b b) o b c o a a a o a (b c) ( a) k(la) (kl)a 104 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . . a2). Vektor satuan arahnya searah dengan vektor a dan panjangnya sama dengan satu satuan. c . 2). Jika vektor a x . maka vektor satuan dari a dirumuskan dengan: y x a 1 ˆ e a x2 y 2 y 5. . c. maka a a1 2 a2 2 a12 a2 2 a3 2 3. b2). . a (a1. maka a (a1. b2 a2). Penulisan vektor • • Dengan huruf kecil dicetak tebal. k. a2) dan vektor b (b1. 4. 2.

6.• • • • k(a (k 1a b) l)a a ka ka kb la 5. Penjumlahan antara vektor a dan b dapat dilakukan dengan dua cara berikut ini. Perbandingan vektor • Titik N membagi PQ di dalam m PN : NQ n m:n a a b a b b A R N S Bab 4 Vektor 105 . k adalah konstanta 7. • Cara jajargenjang a c b a b Titik pangkal vektor a berimpit dengan titik pangkal vektor . Cara segitiga a b c Titik pangkal vektor b berimpit dengan titik ujung vektor a. Sifat-sifat perkalian skalar dua vektor • • • • a b a (b k(a b) a a b a c) a2 B a b (ka) b a c a (kb). Sudut antara dua vektor cos Sehingga a b a b cos O 8.

• Titik N membagi PQ di luar m PN : NQ m : ( n) R S n N 106 106 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .

2) E. i i 2j pk dan ○ ○ ○ ○ ○ ○ 2. A. . 7 atau 7 2 atau 2 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 7. CD memotong diagonal AB di P. 2) B. (1. b (3. Jika d 75. jika AB dan BC masingmasing dinyatakan oleh vektor u dan v. . OB (4. B. 16 2 j pk adalah 60 ... E. . 6 13 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 5. 32i 30j 24k C. . Jika a adalah (2. 1). 6) C.. Diketahui titik P (1. . . 5) ○ D. Jika OA a dan OB b. ABCDEF adalah segi enam beraturan dengan pusat O. maka p . . 0. . 5 atau 5 2 2 1 atau 1 E. maka d . Pilihlah jawaban yang paling tepat! 1. A.Ulangan Bab 4 ○ I. A. . u dan AF v. 2v u B. (4. 1). 8 1 PQ . b) ○ ○ 4 adalah . ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ B. 16i 15j 12k B. . Diberikan segi enam beraturan ABCDEF. . 2). . DEFG. 5u 5v 4. 1 (a 2 1 (a 3 2 a 3 Jika AB CD b) b) 1 b 3 D. 4u 4v E. 2u 2v D. maka sama dengan . . . 8u 8v C. Jika OA (1. 5 9 D. 32i 30j 24k D. AD A. dan sudut (a. (2. maka vektor proyeksi AF ke OF adalah . 6u 6v B. (3. B. Diketahui C 16i 15j 12k dan d vektor yang segaris (kolinear) berlawanan arah dengan c. Titik R adalah sebuah titik pada garis hubung PQ sehingga PR A. . v u 9. Diketahui persegi panjang OABC dan D titik tengah OA. . Jika sudut antara vektor a b A. 7) dan Q(4. u 2v E. . . 1 4 ○ ○ ○ ○ ○ ○ D. 0) dan OC (0. . C. . . k). 1 1 atau D. Koordinat titik C 3 1 2 C. . 4 E. Diketahui kubus OABC. C. 2) dan maka tan . 3 4 4 3 E. u v D. A. (5. . maka AB AE AF . B. maka konstanta positif k ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Bab 4 Vektor 107 . 1 a 3 1 a 2 2 b 3 3 b 4 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ OA . OB ) ○ 8. 3v u C. maka OP dapat dinyatakan sebagai . . 2) 6. 2 ○ ○ ○ ○ adalah . 56i 36j 24k 3. 48i 45j 36k E. 5). C. Jika OA (1. 3 A. . 0 .

Vektor x tersebut adalah . 0). p e. C. 7b 3c c. c b a. . f. b. . 0. 90° B.v. 2a b C. dan OB (0. D. . 4) (2. 8 D. . . . Jika vektor x diproyeksikan ke vektor y. A. 1. 4 atau D. 3. 1) 3 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Vektor proyeksi OD ke OF adalah . 108 3. A. . 0). 1 r r ○ ○ ○ ○ 4. 2. . 2) (1. Hitunglah: a. 90° E. Hitunglah: a. 2 11 .. 2b (a c) d. 1) 4 2 3 (1. . p p q q d. 1. 1) dan (0. (2. Misalkan a (1. 90° D. c a B. Gambarlah vektor-vektor berikut! 1 1 1 . 1.A. 10 E. a c b. 2) (0. E. 180° C. Misalkan p (1. 1). 1. u v 2 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ u v ○ ○ 2 2u 2 2v 2 b. u v 1 2 u v 4 1 2 u v 4 108 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ . 3. 2) atau D.1. OC 1 (1. Jika panjang proyeksi a ke b sama dengan 1 5 . 2 C. B. 0. atau 1 2 2 1 atau 1 B. 2). 2 (1. 1) 2 1 3(1. m b. 1) 3 15. e. 3 3 3 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 13. 0. 1) atau C. maka x . . 3). 2p 2p f. . 1. 1) 2 D. ○ ○ ○ ○ 5q r ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ c. . A. 1) 3 2 3(1. . Jika (u · w) dan (v · w). . 5 5 5 4 5. . –1). 2) atau B. 1 (1. 5 3 5 5 10. C. 2b D. q r (2. 5 5 4 5. panjang proyeksinya 2. maka x adalah . Buktikanlah! a. 3(a 7b) e. Diketahui kubus OABC. c 12. 1. 2. 1) 3 3 (1. 1) 3 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 3 4 5. n c. Diketahui u dan v vektor tak nol sebarang. 1. E. 1 atau 4 E. A. Sudut antara vektor a xi (2x 1)j x 3 k dan b adalah 60°. 1. o ( 3. A. Sebuah vektor x dengan panjang 5 membuat sudut lancip dengan vektor y (3. 1) 3 ○ ○ 3 (1. Gambar di bawah ini menunjukkan bahwa a b c . 8 C.DEFG. 0) dan 3p 1 r r ○ ○ ○ ○ ○ ○ 2. 6 B. 1. 0. 5 3 5 5 ○ ○ ○ ○ ○ atau ○ ○ ○ ○ ○ II. 2. (1. d.. 3. B. 7) ( 6. 4). Buktikanlah bahwa: (u kv) v u v 5. Diketahui u 3i 4j xk dan v 2i 3j – 6k. b c (3.u u . (1. 5 5 2 11 . 1 atau 2 14. 2 1 1 A. 3b 8c f. Jika O B (1. 1. 2c c E. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. (2. . 4) (2. 2) (0. q r (2. 1) atau E. 4 11. 2 (1.. Jika panjang proyeksi u dan v adalah 6. maka . 4). 5 5 2 11 . w v .

80. 100. 60. 109 Bab 5 Barisan. Sumber: http://jsa007. dan Notasi Sigma . 40. Barisan dan Deret Aritmetika Barisan dan Deret Geometri Notasi Sigma dan Induksi Matematika Aplikasi Barisan dan Deret D. Angka-angka ini berurutan mulai dari yang terkecil ke yang terbesar dengan pola tertentu sehingga membentuk sebuah barisan aritmetika. dan Notasi Sigma B A B 5 A. Deret. pernahkah kalian mengamati speedometer pada motor tersebut? Pada speedometer terdapat angka-angka 0.tripod. Agar kalian lebih memahami tentang barisan aritmetika ini. B. 20. Deret. dan 120 yang menunjukkan kecepatan motor saat kalian mengendarainya.Barisan.com Saat mengendarai motor. pelajarilah bab berikut dengan baik. C.

suku pertamanya 0. 2.A. U2 1. selisih antara bilangan pertama dan kedua adalah 1 0 1. selisih antara bilangan kedua dan ketiga adalah 2 1 1. Ia mengamati bilangan-bilangan pada penggarisnya ini. …. U2. Jarak antar bilangan berurutan ini menunjukkan selisih antarbilangan. 3.. U3. Un atau a. Barisan dan Deret Aritmetika Niko Sentera memiliki sebuah penggaris ukuran 20 cm. a (n Un 1)b 1)b. berlaku Un Un b sehingga Un Un b 1 1 Jika kalian memulai barisan aritmetika dengan suku pertama a dan beda b maka kalian mendapatkan barisan berikut. Adapun suku keduanya. Un 110 a b U2 a (n a 2b U3 a U4 3b . . (a b). sehingga dapat dikatakan beda suku ke-n dengan suku sebelumnya adalah Un Un 1 1. Mulai dengan suku pertama a Jumlahkan dengan beda b Tuliskan jumlahnya b b b b a U1 Tampak bahwa.. Setiap bilangan berurutan pada penggaris ini mempunyai jarak yang sama. Bilangan-bilangan tersebut berurutan 0. (a (n 1)b) Pada penggaris yang dimiliki Niko Sentera. Jadi. yaitu 1 cm. Beda antara suku pertama dan suku kedua ini adalah U2 U1 1. 1.. Barisan bilangan seperti ini disebut barisan aritmetika dengan selisih setiap dua suku berurutannya disebut beda (b). . 20.. . ditulis U1 0. Begitu seterusnya. . Barisan aritmetika adalah suatu barisan dengan selisih (beda) antara dua suku yang berurutan selalu tetap. . 110 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . dan seterusnya hingga selisih antara bilangan keduapuluh dan keduapuluh satunya juga 1. (a 2b). Pada barisan aritmetika. . Bentuk umum: U1. Bilangan-bilangan berurutan seperti pada penggaris ini memiliki selisih yang sama untuk setiap dua suku berurutannya sehingga membentuk suatu barisan bilangan.

Deret aritmetika adalah jumlah suku-suku dari barisan aritmetika. . (a (n 1)b) Sn a (a b) (a 2b) … (a (n 1)b) … Persamaan 1 • Persamaan 1 ini dapat pula ditulis sebagai berikut. tentukanlah: a. Suku ke-25 barisan aritmetika tersebut adalah U25 12 7 25 175 163 Jika setiap suku barisan aritmetika dijumlahkan. …. a3. yaitu b 7 sehingga barisan bilangan tersebut merupakan barisan aritmetika. suku ke-25 Jawab: Selisih dua suku berurutan pada barisan 5. Bentuk umum: U1 U2 U3 . . 16. … adalah tetap. dan Notasi Sigma . 9. Rumus suku ke-n barisan aritmetika tersebut adalah a (n 1) b U n 5 (n 1)( 7) 5 7n 7 12 7n b. . 9. a1. Un atau a (a b) (a 2b) . . kalian mendapatkan Sn a (a b) … (a (n 1)b) … Persamaan 1 … a … Persamaan 2 Sn (a (n 1)b) (a (n 2)b) 2Sn 2a (n 1)b 2a (n 1)b … 2a (n 1)b Catatan Barisan dituliskan sebagai berikut. . 2. a2. an Deret dituliskan sebagai berikut. . . … Persamaan 2 Sn (a (n 1)b) … (a 2b) (a b) a Dengan menjumlahkan Persamaan 1 dan Persamaan 2. . a. . 16. maka diperoleh deret aritmetika. Deret. rumus suku ke-n b. 2. .Suku ke-n barisan aritmetika adalah Un di mana Un Suku ke-n a Suku pertama b beda n banyaknya suku a (n 1)b Contoh Diketahui barisan 5. a n • n suku 111 Bab 5 Barisan. a1 a2 a 3 .

Saat diterima bekerja di penerbit Literatur.2S n Sn n(2a n (2a 2 (n (n 1)b) 1)b) a n 2 Oleh karena Un berikut. Sn n {2 a (n 1)b 2 (n 1)b. Tentukanlah suku kesembilannya. Jawab: 5. Jika ia mulai bekerja pada bulan Juli 2004. berarti: (a 3b) (a 5b) 28 (a b 2b) (a b 4b) 28 (5 2b) (5 4b) 28 10 6b 28 6b 18 b 3 Dengan mensubstitusi b 3 ke a b 5. Suku kedua suatu deret aritmetika adalah 5. Meylin membuat kesepakatan dengan pimpinan perusahaan. maka Sn dapat juga dinyatakan sebagai n a Un 2 a a (n 1)b ) Un Rumus jumlah n suku pertama deret aritmetika adalah Sn di mana Sn n a b Un n [2a 2 (n – 1)b] atau Sn n (a 2 Un) Jumlah suku ke-n banyaknya suku Suku pertama Beda Suku ke-n Contoh 1. didapat a 3 5 sehingga a 2.000. berapakah gaji yang diterimanya pada bulan Desember 2005? 112 U2 U4 Sumber: Koleksi Penerbit 112 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Jumlah suku keempat dan suku keenam adalah 28.00 setiap dua bulan.000. suku kesembilan deret aritmetika tersebut adalah U9 2 8 3 2 24 26 2.00 dan akan mengalami kenaikan Rp50. Jadi. berarti a b 5 U6 28.800. yaitu ia akan mendapat gaji pertama Rp1.

…. Tentukanlah total jarak yang harus ditempuh peserta tersebut agar dapat menyelesaikan permainan! 1 3 . (2. ….00. 4 4 113 Bab 5 Barisan. U 14 16 8 4 n 1 n 3 n 5 . U20 c. ( 8.200. .800. Suku ketiga suatu deret aritmetika adalah 38.000. U31 b. sedangkan suku ke-6 adalah 49. 9. Asah Kompetensi 1 1. 2 5 2 5 5 .000. sedangkan suku ke-54 adalah 86 . 13. Tentukanlah jumlah 10 suku pertama deret tersebut! c. 8 kentang ditempatkan pada sebuah garis lurus.000. Jarak kentang pertama ke keranjang 6 meter. Semua bilangan genap yang terletak di antara 1 dan 100 dan habis dibagi 3 5. sedangkan suku ke-7 adalah 66. 3). Tentukanlah suku yang dicantumkan di akhir barisan dan juga suku ke-n dari setiap barisan berikut! a. Tentukanlah suku pertama deret tersebut! 4.000.Jawab: Gaji Meylin mengikuti pola barisan aritmetika dengan suku pertama a Rp1. Juli—Agustus September—Oktober 2004 2004 November—Desember … 2004 November—Desember 2005 U1 U2 U3 U9 U9 a 8b Rp1.00 dan beda b Rp50. Tentukanlah jumlah deret berikut! a. ( 3.000. Dalam sebuah permainan. Jarak dua kentang yang berdekatan 6 meter.200.00.00 8 Rp50.00 Rp2. 5. Suku pertama suatu deret aritmetika adalah 3 Tentukanlah jumlah 50 suku pertama deret tersebut! b. d. …. Banyak suku suatu deret aritmetika adalah 15.000. U19 n 1 n 3 n 5 log 2. dan Notasi Sigma . Suku terakhir adalah 47 dan jumlah deret 285. mengambil satu kentang sekali ambil dan memasukkannya ke dalam keranjang. 1). Semua bilangan bulat yang terletak di antara 1 dan 50 dan tidak habis dibagi 3 c. Suku kedua suatu deret aritmetika adalah 25.00 Jadi. 2 log . 2). log . Semua bilangan asli yang terletak di antara 1 dan 50 dan habis dibagi 4 b. Deret. a. …. Tentukanlah jumlah 12 suku pertama deret tersebut! 3. .800. gaji yang diterima Meylin pada bulan Desember 2005 adalah Rp2. Seorang peserta mulai bergerak dari keranjang.

G. tentukanlah lambang bilangan yang tersembunyi di balik huruf H. jumlah 100 bilangan asli pertama adalah 5. jumlahkan kedua nilai J tersebut. H I T U N G Jika huruf N. Bentuk umum penjumlahan bilangan asli dari 1 sampai n: Jn Jn 2J n 2J n Jn 1 n 2 (n 1) 1) (n (n 3 2) 1) ..Info Math Tanpa menggunakan rumus. dan U! B. dan T berturut-turut menyembunyikan lambang bilangan 396. bagaimanakah cara menentukan jumlah 100 bilangan asli pertama? Caranya adalah sebagai berikut. 1. Misalkan. I. J 1 2 3 … 100.050 101 … 101 Jadi. .. Kalian juga dapat menuliskan. J 100 99 98 … 1. J 1 2 3 … 100 J 100 99 98 … 1 2J 2J 2J J 101 101 100 101 10. 1 bagian kertas 114 114 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . . (n 2 (n 1) (n 1) n 1 1) (n 1) (n n(n 1) n n 1 2 GaMeMath Di balik huruf-huruf yang membentuk kata HITUNG berikut tersembunyi bilangan-bilangan dengan pola tertentu.. Sekarang.. dan 352.050. Barisan Geometri Niko Sentera mempunyai selembar kertas..100 5. Barisan dan Deret Geometri B. 418..

arn 1 Pada barisan geometri. . Barisan geometri adalah suatu barisan dengan pembanding (rasio) antara dua suku yang berurutan selalu tetap. Setelah melipat ini. Barisan bilangan seperti ini disebut barisan geometri dengan perbandingan setiap dua suku berurutannya dinamakan rasio (r). . Bentuk umum: U1. ar. berlaku Un Un 1 r sehingga Un r Un 1 115 Bab 5 Barisan.. Sekarang. Kertas terbagi menjadi 4 bagian yang sama besar Niko Sentera terus melipat dua kertas yang sedang terlipat sebelumnya. U2.. kemudian dilipat dua kembali olehnya. U2 U1 U3 Setiap dua suku berurutan dari barisan bilangan tersebut memiliki perbandingan yang sama. . ar2. yaitu U2 U1 U3 U2 … Un Un 1 2. Kertas terbagi menjadi 2 bagian yang sama besar Kertas yang sedang terlipat ini. Un atau a. Deret. ... . Tampak bahwa. perbandingan setiap dua suku berurutan pada barisan tersebut selalu tetap. perhatikan bagian kertas tersebut yang membentuk sebuah barisan bilangan. dan Notasi Sigma . .Ia melipat kertas ini menjadi 2 bagian yang sama besar. 1 2 4 . U3. ia selalu membuka hasil lipatan dan mendapatkan kertas tersebut terbagi menjadi 2 bagian sebelumnya.

3. . maka diperoleh deret geometri. 1. Rumus suku ke-n barisan geometri tersebut adalah Un 27 ( 33 (3 1)n 33 3 n 34 n b. Deret geometri adalah jumlah suku-suku dari barisan geometri. arn – 1 Un Contoh Diketahui barisan 27. yaitu r geometri. 9.Jika kalian memulai barisan geometri dengan suku pertama a dan rasio r maka kalian mendapatkan barisan berikut. . 1 sehingga barisan bilangan tersebut merupakan barisan 3 a. Un atau a 116 ar ar2 .. 2. suku ke-8 Jawab : Rasio dua suku berurutan pada barisan 27. . Deret Geometri Jika setiap suku barisan geometri tersebut dijumlahkan.. Suku ke-8 barisan geometri tersebut adalah U8 34 34 1 81 8 1 n ) 3 1 1 1 B. 3. arn 1 116 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . . . 1. . rumus suku ke-n b.. . 9. Tentukanlah: a. Mulai dengan suku pertama a Kalikan dengan rasio r Tuliskan hasil kalinya r a U1 ar U2 r ar2 U3 r ar 3 U4 r .. adalah tetap. Bentuk umum: U1 U2 U3 . .

Sn a ar ar2 . Suatu deret geometri mempunyai suku ke-5 sama dengan 64 dan suku ke-2 sama dengan 8. Jumlah S dari dert geometri tak hingga adalah S lim Sn n Catatan Rumus jumlah n suku pertama deret geometri. Sn rSn (a ar ar2 … arn 1) (ar ar2 ar3 … arn ) Sn(1 r) a arn Sn a(1 r n ) 1 r Rumus jumlah n suku pertama deret geometri adalah Sn a(1 r n ) . didapatkan persamaan 2 berikut. r 1 1 r a 1 r Rumus pada deret geometri berlaku juga untuk n tak terhingga. 1 atau r 1 ini disebut deret geometri divergen Contoh 1. Deret Geometri Tak Terhingga Deret geometri tak hingga adalah deret geometri dengan |r| < 1. 1. 3. dan Notasi Sigma . r r 1 1 Deret geometri dengan 1 1 atau r r 1. . arn 1 … Persamaan 1 Dengan mengalikan kedua ruas persamaan 1 dengan r. . S Kasus Jika r Untuk Untuk Untuk 2 1. Deret. . r 1 r 1 B. S a(1 ) 1 r Deret geometri dengan r (memencar). . nilai rn makin besar. yaitu: Kasus 1 Jika 1 r Akibatnya. dengan n ganjil didapat rn dengan n genap didapat rn didapat rn Akibatnya. arn … Persamaan 2 Sekarang. a(1 0) 1 r a 1 r Sn a(r n 1) . kurangkan persamaan 1 dengan persamaan 2. Tentukanlah jumlah 10 suku pertama dan jumlah n suku pertama deret geometri tersebut! Jawab: U2 8. maka untuk n . Adapun untuk n tak terhingga terdapat dua kasus yang harus kalian perhatikan. n r 1 ini disebut deret geometri konvergen (memusat). maka rn menuju 0. berarti: ar4 64 117 Bab 5 Barisan. berarti ar 8 U5 64. n r 1. n r 1. rSn ar ar2 ar3 . a(1 r n ) Sn .

kalian harus menentukan rasio dari deret tersebut. berapakah panjang tali semula? Jawab: Panjang potongan yang paling pendek merupakan U1. Jadi. didapat a 2 cm. 118 118 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Tentukanlah nilai x agar deret geometri 1 x x2 x3 … konvergen. Panjang kelima potong tali ini membentuk barisan geometri.092 2.096 4 4. didapat ar4 162 cm. Dari U1 2 cm. maka 2 r4 162 cm. yaitu: S5 2(1 35 ) 1 3 2(1 243) 2 Sgenap r2 Sganjil Sgenap 242 cm Jadi. Panjang tali semula merupakan jumlah 5 suku pertama deret geometri tersebut. Catatan S S Sganjil Sgenap r a 1 r Sganjil a 1 1 r ar 2 r x 1 x Agar deret geometri tersebut konvergen. sedangkan panjang potongan yang paling panjang merupakan U5. haruslah 1 r 1 sehingga 1 x 1. Didapat. Jadi. Dengan mensubstitusi r 2 ke persamaan ar mendapatkan a 2 8 sehingga a 4. r 3. Jawab: Terlebih dahulu. Jumlah n suku pertama deret ini adalah Sn 8. panjang tali semula adalah 242 cm. kalian 4(1 2 n ) 1 2 4 4 2n 1 4 2n 4 2 2 2n 4 22 n 4 Jumlah 10 suku pertama deret ini adalah S10 22 10 4 212 4 4. Niko Sentera memotong seutas tali menjadi 5 potong. r4 81. Dari U5 162 cm. Oleh karena a 2 cm. 3.ar r3 64 8r3 64 r3 8 Didapat r 2. Jika potongan yang paling pendek 2 cm dan potongan yang paling panjang 162 cm. U1 2 cm dan U5 162 cm.

. 8. Suku ke-5 suatu deret geometri adalah 12 dan suku ke-8 adalah 96. Tentukan nilai x agar 4 7.. U12 d. b.. .364 64 log (x log2 (x log3 (x 2) . Tentukanlah suku yang dicantumkan di akhir barisan dan juga suku ke-n dari setiap barisan berikut! a. Jika Un menyatakan suku ke-n barisan geometri. . Olimpiade Matematika SMU.Asah Kompetensi 1 1 1 .. suku ke-4 adalah 40. Suku kedua suatu deret geometri adalah 10. . Diketahui P Agar 1 P 64 42 2) 64 43 … 4x 2) 1. tentukanlah jumlah n suku pertama deret tersebut! b. demikian seterusnya. x 1 2 1 3 x 4 . suku ke-3 adalah x2a. 2 1. Tentukanlah jumlah 8 suku pertama deret tersebut! c. U9 1 a 1 a . Tentukan nilai x agar deret geometri berikut konvergen. . cos x cos x sin x 4. Tentukanlah luas lingkaran seluruhnya! 119 Bab 5 Barisan. Suku ke-5 suatu deret adalah geometri x3 dan suku ke-8 adalah x4. . . Jika suku-suku deret geometri tersebut merupakan suku-suku positif. . Bagian keempat dibagi empat bagian dan setiap orang mendapat bagian. a suku pertama. dan Notasi Sigma .. 5. Tentukanlah jumlah 6 suku pertama deret tersebut! d.. Tentukanlah nilai a dan jumlah 10 suku pertama deret tersebut! 3. Pertama.. 2 . apel dibagi menjadi empat bagian sehingga setiap orang mendapat bagian. .. 2000 2. 2. . maka tentukan Un 2 2 Un . (x b. 1 . a. Tentukan rasio dari barisan tersebut! 6. Suku pertama suatu deret geometri adalah x–4.. 32.. U6 2a 1 2. a. tentukanlah nilai x. . dan suku ke-n adalah 160. Di antara bilangan 7 dan 448 disisipkan dua bilangan sehingga keempat bilangan tersebut membentuk barisan geometri.. dan r rasio.. . U10 81 27 9 2 c. cos x sin2 x . 64. c. 1. . 1 2) 1 x Un 2 1 (x 1 x2 2)2 ... 1. . (x 2)3 ... Deret.. dan suku ke-8 adalah x52. d.. . 128. Berapa bagiankah yang didapat oleh mereka masing-masing? Perhatikan gambar di samping! Di dalam segitiga samasisi yang panjang sisinya 20 cm diisi lingkaranlingkaran yang jumlahnya sampai tak hingga. Tiga orang membagi sebuah apel.

Jumlah ketiga bilangan 42 dan hasil kalinya 2. Sn jumlah n suku pertama. Notasi ini digunakan untuk meringkas penulisan penjumlahan bentuk panjang dari jumlah suku-suku yang merupakan variabel berindeks atau suku-suku suatu deret. Sn 2 2Sn 1 Sn 2. Jika log U 1 log U2 log U 3 log U 4 log U5 5 log 3 dan U 4 12. Tentukanlah beda dari barisan tersebut! b. Un 3 3Un 2 3Un 1 Un b. Tentukanlah jumlah barisan aritmetika dan barisan geometri yang terbentuk! 6. U3. a. tentukanlah U5. Jika suku tengah dikurangi 5. Tentukanlah nilai x y. dan b beda barisan aritmetika. U2. 120 120 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Di antara bilangan 3 dan 57 disisipkan 8 bilangan sehingga terbentuk barisan aritmetika. Jika jumlah semua bilangan tersebut 53.520. maka akan terbentuk barisan geometri dengan rasio 2. Pada barisan bilangan 4. U1. tentukanlah: a. y. Notasi Sigma dan Induksi Matematika Notasi sigma yang dilambangkan dengan ” ” adalah sebuah huruf Yunani yang artinya penjumlahan. Di antara bilangan a dan b disisipkan 4 bilangan sehingga terbentuk barisan geometri dengan rasio. Tiga bilangan rasional membentuk barisan aritmetika. U4. Olimpiade Matematika SMU. Tentukanlah bilangan terkecilnya! 4. dan U5 adalah 5 suku pertama deret geometri. tentukanlah suku kedua dari barisan tersebut! 3. 2001 1 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 5. a suku pertama. z diketahui tiga suku pertama membentuk barisan geometri dan tiga suku terakhir membentuk barisan aritmetika.Waktu : 90 menit 1. Tentukanlah jumlah suku-suku deret tersebut! c. Jika Un menyatakan suku ke-n. x. 2001 Bobot soal: 10 Bobot soal: 10 C. Olimpiade Matematika SMU. Di antara bilangan 2 dan 62 disisipkan 9 bilangan sehingga terbentuk deret aritmetika. Tiga bilangan merupakan barisan aritmetika.

1 4 9 16 … n2 n k 1 k2 n(n 1)(2n 1). Pada notasi sigma ini. a2. Penjumlahan yang ditulis dalam notasi sigma ini merupakan penjumlahan n bilangan ganjil pertama. Un Sn a k 1 b a a b a 2b . an Jumlah suatu deret aritmetika dan geometri (Sn) dapat ditulis dalam notasi sigma. sedangkan 5 disebut batas atas. a3. (2n 1) c. 1 3 5 7 . k 1 disebut batas bawah. n 1 disebut batas bawah. . sedangkan n disebut batas atas. 1 4 9 16 . Pada notasi sigma ini. Pada notasi sigma ini... .. Deret. n2 Jawab: a. 1 3 5 7 9 5 n 1 (2n 1) 25. Penjumlahan yang ditulis dalam notasi sigma ini merupakan penjumlahan n bilangan kuadrat pertama. Apakah rumus yang kalian tuliskan tersebut benar? 121 Bab 5 Barisan. Penjumlahan yang ditulis dalam notasi sigma ini merupakan penjumlahan 5 bilangan ganjil pertama. c. dan Notasi Sigma . . . k 1 disebut batas bawah sedangkan n disebut batas atas. a n 1 b Untuk deret geometri: Sn n k 1 ar k 1 a ar ar 2 . . . maka jumlah dari n suku pertama barisan tersebut dinyatakan dengan n k 1 n k 1 ak ak a1 a2 a3 . kalian menyatakan bahwa jumlah n bilangan kuadrat pertama adalah n(n 1)(2n 1). 1 3 5 7 9 b. . an. kalian menyatakan bahwa jumlah n bilangan ganjil pertama adalah n2.Jika diketahui suatu barisan tak berhingga a1. . . . . Pada contoh nomor 2. Adapun pada contoh nomor 3. yaitu: Sn Untuk deret aritmetika: n k 1 n k 1 Uk U1 U2 U3 . . ar n 1 Contoh Tentukanlah bentuk umum dari setiap deret berikut dengan menggunakan notasi sigma dan hitunglah hasil dari penjumlahan deret tersebut! a. b. . 1 3 5 7 … (2n 1) n k 1 (2 k 1) n2.

c. yaitu (k 1)2. Buktikan rumus tersebut berlaku untuk n 1. Selidiki. sebab ruas kiri dan ruas persamaan menghasilkan bilangan yang sama. Akan dibuktikan 1 3 5 7 … (2n 1) n2 Misalkan. Misalkan P(n) n . k. untuk n 1. Langkah-langkah pembuktian tersebut adalah sebagai berikut. Misalkan rumus berlaku untuk n k. 1(1 1)(2 1 1) Jadi. a. 1 4 9 16 … k2 1) (k 1) 2 1 k(k 6 1)(2k 1) 2k2 6 1) 7k 6 1 (k 1)2 1 k(k 2 1)(2k (k (k (k 1)(2k2 1)(k 7k 2)(2k 6) 3) 2)(2k 3). apakah rumus berlaku untuk n k Untuk n 1 3 5 k 7 1. ruas kiri dan ruas kanan persamaan menghasilkan bilangan yang sama. 122 122 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . maka 1)(2k 1). b. . Dengan induksi matematika ini. P(1) 2 1 1 1 Jadi. Untuk n 1. pada ruas kiri didapat. . Buktikanlah bahwa rumus tersebut berlaku juga untuk n k 1. untuk n k 1. Sekarang. pada ruas kiri persamaan P(1) 1 Pada ruas kanan didapat 6 1 n(n 2 1)(2n 1). yaitu 1. didapat ruas kiri persamaan. Misalkan rumus tersebut berlaku untuk n k. 1 3 5 7 … (2n 1) n2 berlaku untuk n k dan untuk n k 1.Untuk membuktikannya. 1 Pada ruas kanan persamaan. yaitu 1. ruas kiri dan ruas kanan persamaan menghasilkan bilangan yang sama. yaitu (k 1)(k 2)(2k 3). maka 1 3 Selidiki. Dengan demikian. juga didapat (k 6 1)(k Jadi. akan dibuktikan 1 2 4 9 16 … 12 n2 1. Misalkan rumus tersebut berlaku untuk n 1 4 9 16 … k2 1 k(k 6 1 2 3 6 1. sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa 1 3 5 7 … (2n – 1) n2 berlaku untuk semua n bilangan asli. Jadi. untuk n k 1. (2k 1) 1? k2 2k 1 (k 1)2 k2 k2 Pada ruas kanan persamaan. kalian dapat menggunakan induksi matematika yang telah kalian pelajari di kelas X. kalian dapat membuktikan contoh nomor 2 dan contoh nomor 3. didapat (k 1)2. P(n) 2n 1 Untuk n 1. rumus berlaku sebab ruas kiri dan ruas kanan persamaan menghasilkan bilangan yang sama. … (2k 1) (2(k 1) 1) 5 7 . apakah rumus berlaku untuk n k 1? Untuk n k 1. untuk n 1 rumus berlaku.

. 1 untuk n bahwa 1 k dan untuk n 4 9 16 … 4 k 9 16 1 n(n 6 … n2 1 n(n 6 1)(2n 1) berlaku 1 sehingga kalian dapat membuat kesimpulan n2 1)(2n 1) di mana n adalah bilangan asli. 5 9 1 4 1 5 d. dengan m berlaku: 1. . . 0 c. Berikut ini adalah sifat-sifat notasi sigma. 1 e. Deret. 5.. dan Notasi Sigma .. maka ak ak c ak ak c ak ak ak a1 bk c a2 n k m n k m a3 ak .. 6. 4 . 4.. 7.. 1 .. 3. n k m an bk k m n k m n k m n k m p 1 k m m 1 k m n k m ak p 1 c n k m n p k m p ak n n k p m ak ak 0 bk 2 n k m a2 k 2 n k m a k bk n k m b2 k Asah Kompetensi a.. Jika m dan n adalah bilangan asli. 2 b. Tentukanlah bentuk notasi sigma dari setiap deret berikut! 6 2 27 3 5 1 2 1 3 8 3 64 4 7 . 123 Bab 5 Barisan... 8. 1 4 1 8 2 3 3 1. 2.. n k 1 n n dan c R.Dengan demikian..

dan lain sebagainya. xn xn 1y xn 2 y2 . d.05 • M n M(1 b)n 20. 2. .. Tentukanlah bentuk notasi sigma dari penjumlahan berikut! a.00. xyn 1 yn b. .000. Lebih jelasnya. Contoh 1. perhatikan contoh berikut ini. Buktikanlah! a. Aplikasi Barisan dan Deret Barisan dan deret banyak digunakan dalam bidang ekonomi seperti perbankan. • M Rp20.05) 2 22. 6 n 1 10 n 5 1 n2 4n 1 n 3.000. .000. .000. (a1 n3 1) n n n 1 2 2 n2 n 1 4 (a2 1) .000 Jadi. ab2n 1 b2n 4. setelah 2 tahun modalnya menjadi Rp22. Rina menanam modal sebesar Rp20.000. n adalah periode. . 1 b. dan Mn adalah modal setelah ditambah bunga majemuk. . Berapakah besar modal setelah 2 tahun? Jawab: Misalkan M adalah modal awal.05)2 20.. 6 n 2 5 n 1 2n n2 1 1 c.00 dengan bunga majemuk 5%.00.. 13 c. .000..050.. Setiap satu bulan kerja terjadi penyusutan sebesar 10% dari harga beli.00 • n 2 • b 5% 0.000. Berapakah harga jual komputer tersebut pada akhir 9 bulan kerja? 124 124 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . a2n a2n 1 b a2n 2 2 b .050. (an 1 1) 1 n 1 an D. Wagiman membeli sebuah komputer seharga Rp3. b. perdagangan. (a0 2 23 1) 3 . y20 c.000.000(1. b adalah bunga setiap tahun..2.000(1 0. Nyatakanlah bentuk notasi sigma berikut dalam bentuk deret! a. y1 y2 y3 .000.

000. 2002 1 2 125 Bab 5 Barisan. tentukanlah hasil penjumlahannya 1 … 4 1 50 Bobot soal: 20 81 256 … n4 … Olimpiade Matematika SMU. Kemudian.000.000 Jadi. Tuliskan penjumlahan berikut dengan notasi sigma.00 • p 10 • n 9 p 100 Maka harga jual komputer pada akhir 9 bulan kerja adalah n Harga komputer pada akhir periode n adalah M 10 100 9 M 1 3.000. • M Rp3. dan Mn adalah modal setelah ditambah harga majemuk.000 1 3.000.000.000.00 dengan bunga majemuk 6% per tahun.000(0.000(1 0.161. Asah Kompetensi 4 1. 1 c. 16 1 2 1 3 ASAH KEMAMPUAN 1.1)9 3.000.000.387 1.00. n adalah periode.161.00. harga jual komputer setelah 9 bulan kerja adalah Rp1. Hitunglah jumlah seluruh modal Wisnu setelah 3 tahun! 2.9) 9 3. Deret. 1 b. Setiap tahun diperkirakan menyusut 15%.000. Tentukanlah harga jual motor tersebut setelah 2 tahun! 2 Waktu : 90 menit a. Makmur membeli sebuah motor dengan harga Rp10. p adalah penyusutan.000 0. Pada setiap awal tahun Wisnu menanamkan modalnya sebesar Rp5.000. dan Notasi Sigma .Jawab: Misalkan M adalah harga beli.000.

2002 2. berlaku (1 h)n 1 nh d. 1 . 1 1997 1999 Olimpiade Matematika SMU. berlaku: n 1 + 1 + 1 +.00. 1 10 k 0 6 i (2 k (2 i 2 1 2k 1 ) 3i 1) e.000.+ 1 =1 1. Rp65. kemudian pada bulan Maret 2004 menabung lagi sebesar Rp55. Ferdy menabung Rp60.. 5. Ferdy menabung Rp50. Untuk semua bilangan asli n. Buktikanlah dengan induksi matematika! a.000.. 1 5 1 1 1 5 0 1 .. dan seterusnya sampai bulan Desember 2004. Berapakah jumlah seluruh tabungan Ferdy sampai akhir tahun 2004? (tidak termasuk bunga bank). Untuk semua bilangan asli n 1.4 n n 1 n 1 b. 7 i 3 ( 1)i (5i 2 4i ) n 1 d.d.00. n3 2n adalah kelipatan 3 e.. bola itu dipantulkan lagi dan mencapai tinggi 3 dari tinggi sebelumnya. Untuk semua bilangan asli n 1. Pada bulan Januari 2004.00. Untuk semua bilangan asli n.00.000.00.2 2. 2002 e.. Untuk semua bilangan asli n. Ferdy membuka tabungan di bank pada bulan Desember 2003 sebesar Rp500.3 3. Pada bulan-bulan berikutnya.. Setiap kali sesudah jatuh mengenai lantai. berlaku 1 2 n 1 n c.000.000. Tentukanlah panjang seluruh jalan yang 4 dilalui bola itu sampai berhenti! Bobot soal: 30 Bobot soal: 20 Bobot soal: 20 126 126 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . b. (2 n) (2 n) selalu merupakan bilangan bulat 4. 3. Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian 1 meter.. 1 1 3 1 5 10 1 3 5 1 1 5 9 1 5 7 1 7 9 . 2n 1 n 1 n 1 5 n 1 c.. Tentukanlah hasil penjumlahan yang dituliskan dengan notasi sigma berikut! 7 Bobot soal: 10 a. 1 5 10 1 Olimpiade Matematika SMU.

00 dan Rp50. Barisan adalah bilangan-bilangan yang diurutkan menurut suatu aturan tertentu. Deret. Un 2.cmu. .000. Bentuk umum suku ke–n barisan aritmetika dituliskan sebagai berikut. Deret aritmetika adalah penjumlahan dari suku-suku suatu barisan aritmetika. .Andika ingin mengambil uang di ATM yang hanya menyediakan pecahan uang Rp20. Bentuk umum barisan dituliskan sebagai berikut. Un n i 1 Ui 3. Un di mana U n a b n Suku ke–n Suku pertama Beda Banyaknya suku a (n 1)b 4. U2 . . Selisih dua suku berurutannya disebut beda (b). . Sn di mana Sn n a b Un n 2a 2 n 1 b atau Sn n a Un 2 Jumlah suku ke–n Banyaknya suku Suku pertama Beda Suku ke–n 127 Bab 5 Barisan. Barisan arimetika adalah barisan bilangan dengan selisih setiap suku dengan suku sebelumnya selalu sama.00. U1 . Bentuk umum deret dituliskan sebagai berikut.000.cdu Rangkuman angkuman 1.andrew. U1 U2 U3 U4 . Bentuk umum jumlah n suku pertama deret aritmetika dituliskan sebagai berikut. U4 . Kelipatan berapakah uang yang dapat diambil Andika jika ia akan mengambil kedua pecahan uang tersebut? Sumber : Matematika Diskrit Sumber: www. U3 . dan Notasi Sigma . . . Deret adalah penjumlahan dari suku-suku suatu barisan.

1. Misalkan rumus tersebut berlaku untuk n c. Un di mana U n a r n Suku ke–n Suku pertama Rasio Banyaknya suku arn – 1 6. Buktikan bahwa rumus tersebut berlaku untuk n 128 128 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . maka S a 1 r Deret geometri divergen (memencar) Jika r 1 atau r 1. maka S 8. Bentuk umum jumlah n suku pertama deret geometri dituliskan sebagai berikut. Barisan geometri adalah barisan bilangan dengan perbandingan setiap suku dengan suku sebelumnya selalu sama. Bentuk umum suku ke–n barisan geometri dituliskan sebagai berikut. Deret geometri adalah penjumlahan dari suku-suku suatu barisan geometri. k 1. k. Langkah-langkah pembuktian dengan induksi matematika: a. Deret geometri tak terhingga terdiri dari dua kasus.5. Buktikan bahwa rumus berlaku untuk n b. r 1 r 1 7. Sn di mana Sn a r n Jumlah suku ke–n Suku pertama Rasio Banyaknya suku a(1 r n ) . • Deret geometri konvergen (memusat) Jika 1 • r 1. Perbandingan setiap dua suku berurutannya disebut rasio (r).

C. . 1. A. 98. 3. 4 E. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 3 3 3 . 3. . . . .000 yang habis dibagi 7 adalah . . .380 B. .396 B. . . 884 8. 4 3 3. 888 D. . B. A. 3 2 3 . Pilihlah jawaban yang paling tepat! ○ A. . . . . Jumlah tak hingga suatu deret geometri adalah 8. Tiga bilangan memberikan suatu deret geometri. 1. A. Jika hasil kalinya adalah 216 dan jumlahnya adalah 26. . dan Notasi Sigma D. .Ulangan Bab 5 I. . 3 atau E. ○ B. A. 1 a A. Jumlah suku-suku nomor ganjil suatu deret geometri tak terhingga adalah 4.692 E.300 E.980 D. A. Jumlah bilangan dari deret bilangan yang habis dibagi 2 tetapi tidak habis dibagi 5 adalah . 4. Un adalah suku ke-n suatu deret. .775 2. x x x adalah . dan jumlah semua suku pada 8 urutan genap adalah . . 1 D. 1 2 1 3 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ D. maka rasio deret tersebut adalah . E. Diketahui deret bilangan 10 12 14 16 . Suku ke-100 adalah . . C. B. 55 alog x D. 66. . 18 atau 2 C. . 3. 3 . Hasil kali suku kedua dan suku keempat dari suatu barisan geometri yang semua sukunya positif adalah 16. 886 E. D. maka jumlah semua suku deret itu yang positif adalah .. . 8 4 2 1 n(11 2 D. . 4 B. 2 9. 2 3 . . . 1 E. . 16 3 3 3 . 36 dan 20 1 3 1 4 atau 4 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 129 . .500 C. 12 ○ ○ ○ ○ ○ C. Rasio deret 1 tersebut adalah . Jika jumlah tiga suku pertama adalah 7. Maka deret tersebut 2 adalah . . 55 35 C. . 864 B. . 3 C. 45. . 36. . .456 C. . . 73. . . Jumlah 10 suku pertama 1 1 1 a a a log log 2 log 3 . . Deret. . 1 B.. A. 2 atau 1 2 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 5. 1. log x 45 1 a 1 a log x log x E. Jumlah n suku pertama suatu deret aritmetika adalah Sn n). . . . . . 94 E. Jumlah bilangan-bilangan bulat antara 250 dan 1. A. 2 4 6 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 1 4 1 5 ○ ○ 6. . . Jika suku pertama deret itu 100 dan Un + 1 Un 6 untuk setiap n. 54. . . . 6 8 12 3 3 3 . 846 C. Bab 5 Barisan.661 D. 45 alog x ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 7. . . 6 B. . Suku kelima deret 3 tersebut adalah . 0 4. . .400 deret 1. maka suku pertamanya adalah .

Grafik hasil produksi suatu pabrik per tahun merupakan suatu garis lurus. . . a2 p q. 180 160 2. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1.. Riska membeli barang kredit seharga Rp880. 240 220 200 D. a2. Diketahui barisan sepuluh bilangan a1. dan an 1 an untuk n 1. Ia melakukan pembayaran dengan diangsur berturut-turut setiap bulan sebesar Rp25.000. 9.000. A. . . demikian seterusnya.000. Jika produksi pada tahun pertama 150 unit dan pada tahun ketiga 190. a3. E. .. 12 5 12 tali 130 130 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ kedudukan seimbang ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ . tentukanlah produksi tahun ke-10! 5. Tentukanlah panjang busur yang dijalani ujung ayunan itu sampai berhenti penuh! 9876543210987654321 9876543210987654321 9876543210987654321 5 kedudukan seimbangnya sebesar rad.00. Edwin menumpuk bata dalam bentuk barisan.00.10. a3 3p 7. berapakah populasi hewan tersebut pada tahun 1990? 4. . . maka jumlah semua bilangan itu adalah . Jika pada tahun 200 populasi hewan P adalah 640 ekor. 2. Rp27. Hitunglah jumlah semua bata yang ditumpuk! 3.00. .000. C. Banyaknya bata pada baris pertama lebih banyak satu bata dari banyaknya bata pada baris di atasnya. a10 Jika a1 2p 25. Tumpukan bata dimulai dari 200 bata pada baris pertama dan baris terakhir satu bata. Sebuah ayunan memiliki panjang tali 60 cm mulai berayun dari posisi terjauh ke Posisi terjauh yang dicapainya setiap kali berkurang sebesar 15 posisi dari sebelumnya. Berdasarkan survei.00. populasi hewan P bertambah menjadi empat kali lipat setiap 5 tahun. Rp29. Berapa lamakah kredit barang tersebut akan lunas? II. 3. B. .

D. C.Transformasi Geometri B A B 6 A. pelajarilah bab berikut. E. Agar kalian lebih paham tentang dilatasi.com Pantograf adalah alat untuk menggambar ulang suatu gambar dengan cara membesarkan dan mengecilkan gambar tersebut. Dengan menggunakan pantograf.geocities. Gambar peta yang dibuatnya memiliki bentuk yang sama dengan peta Pulau Sulawesi sesungguhnya dengan ukuran lebih besar. B. Miko Sagala telah mendilatasi peta sesungguhnya. Dengan menggunakan pantograf ini. Translasi Refleksi Rotasi Dilatasi Komposisi Transformasi dengan Matriks Sumber: www. Miko Sagala menggambar peta Pulau Sulawesi. 131 Bab 6 Transformasi Geometri .

1 Niko Sentera dan kawan-kawan sedang belajar Perhatikan perpindahan tempat duduk Niko Sentera dan Ucok ini.tripod. 132 2 132 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 1 Misalkan. Saat berpindah ini. Sumber: smpstece1yk. ia berpindah ke baris ketiga lajur keempat yang minggu lalu ditempati Ucok. Saat berpindah ini. Niko Sentera duduk di pojok kanan baris pertama di kelasnya. tempat duduk Niko Sentera minggu lalu di titik N(a. Translasi Minggu lalu.2 Perpindahan tempat duduk Niko Sentra dan Ucok Niko Sentera berpindah 2 lajur ke kiri dan 2 baris ke belakang.com Gambar 6. Ucok sendiri berpindah ke baris kedua lajur kedua yang minggu lalu ditempati Martina.A. b) pada koordinat Cartesius. Niko Sentera telah melakukan translasi 2 satuan ke kiri 2 . Minggu ini. Ucok telah melakukan translasi 2 satuan ke kiri dan 1 dan 2 satuan ke atas yang ditulis sebagai satuan ke bawah yang ditulis sebagai . Ucok berpindah 2 lajur ke kiri dan 1 baris ke depan. 2 Kemudian. Hendra Ucok Bagas Bani Nugi Jerisa Anah Riska Damai Asep 1 Martina Tino Irma Samuel Boy Feri 2 Mega Gusti Fadel Ucok Oci 2 Pasha Ganjar Albert Katon Erika Mahmud Esti 2 Nunu Rajasa Agus Utut Andre Niko Sentera Guru Baris Bambang Tia Lajur Gambar 6.

Dengan translasi N (a 2. b) h k h . k P (a h. diketahui tempat duduknya minggu ini pada titik 2 y b 2 2 2 b 2 2 N(a. T1 P(a. maka T2 m T1 h k l m 133 Bab 6 Transformasi Geometri . jika titik P(a. b) x O a a Translasi Gambar 6. ditulis sebagai berikut. b) dengan T h k l m . 2 . translasikan lagi bayangan yang telah kalian peroleh dengan T2 l . b 2) h.3 2 2 titik N pada koordinat Cartesius Kalian dapat menuliskan translasi ini sebagai berikut 2 2 N(a. P (a h l. b k m) Perhatikan bahwa P (a h l. b (k m)). b P (a h l. yang ditulis sebagai T2 T1. b 2). b k). Oleh karena T1 h k dan T2 l . b k) Sekarang. b) ditranslasikan dengan T1 maka diperoleh bayangannya P’(a Secara matematis. Dengan prinsip yang sama. Didapat. b) N (a 2. b k m) diperoleh dengan mentranslasikan P(a. Translasi T ini merupakan translasi T1 dilanjutkan dengan T2. m l m T2 k) P (a h. Ini berarti. b k m) P (a (h l).

A(1. 8) C ( 5 3. b) ditranslasikan dengan T 1 dilanjutkan dengan translasi T2 menghasilkan bayangan P sebagai berikut. 4 4) B (6. 2 4) A (4. 6 4) C ( 2. b k m) Contoh 1. 6 . q Jadi. a. artinya memindahkan suatu titik 3 satuan 4 ke kanan dan 4 satuan ke atas. Tentukan translasi tersebut. p 6. Didapat. T1. Tentukanlah bayangan segitiga ABC dengan titik sudut A(1. 6) 3 4 A (1 3. Jika segitiga yang kalian peroleh pada jawaban b ditranslasikan lagi dengan T2 1 1 . Translasi T1 p q memetakan titik A(1. 2) ke A (4. Tentukan bayangannya. h k l m T2 P(a. B 6. 8 . 10 . Dengan mentranslasikan titiktitik A . titik P(a. 4). 10) Jadi. bayangan segitiga ABC adalah segitiga A’B’C’ dengan titik A 4. dan C dari segitiga ABC dengan translasi T1. 134 134 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Translasi T1 3 . Sehingga. Samakah d. dan C 2. 6). 6) B (3 3. dan C( 5. 6) oleh translasi tersebut. B . b) T1 P (a h l. c. kalian memperoleh segitiga A B C sebagai berikut. B(3. T1 A(1.Akibatnya. b. 2) B(3. 2 q) A (4. 4) C( 5. translasi tersebut adalah T1 b. Translasikan segitiga ABC dengan translasi T2 jawabannya dengan jawaban c? Jawab: a. 6) 4. 2) Diperoleh 1 2 p q T1 p q A (1 3 4 3 4 p. 2).

6 1 . b Dengan mensubstitusi nilai a dan b ini ke persamaan (*). 9 . 8 1 . 1 1 A 4 B 6 C 2 1 . 5 B 5. . b 2 . (*) 5 Translasikan titik P dengan T 2 sehingga kalian memperoleh 5 2 5 . 5 . 2 + 3 B 3 2. titik P a 5. 2. 5 . 6) A 1 2. 4) C( 5. 8 C 2.c. didapat a 2. Jadi. T2 T1 2 3 A(1. T2 A 4. Perhatikan bahwa: a b a b 5. b 2 Jadi. 2 3) 2 (y 1) 2 4 jika titik P(a. B 5. dan C 3. 5 B 5. B 6. Dari persamaan (*). bayangan segitiga A B C adalah segitiga A B C dengan titik A 3. 7 . Perhatikan bahwa segitiga yang kalian peroleh pada jawaban c sama dengan segitiga yang kalian peroleh pada jawaban d. 7 .b 2 P a 5. b) pada (x 3)2 (y 1)2 4. akan diperoleh 135 Bab 6 Transformasi Geometri . 2) B(3. B 5. Translasi T2 T1 3 4 ( 1) ( 1) 2 3 3. didapat b a 5. 4+3 C 5 2. 2. sehingga (a 3)2 (b 1)2 4 . Tentukanlah bayangan lingkaran (x ditranslasikan oleh T Jawab: Ambil sebarang titik P(a. bayangan segitiga ABC dengan translasi T2 T1 adalah segitiga A B C dengan titik A 3. 7 C 3. 6 + 3 A 3. dan C d. b) P a 5 . 10 1 1 1 A 3. . 9 Jadi. 7 C 3. Bayangan segitiga ABC dengan translasi T2 T1 adalah sebagai berikut. 9 . Dari persamaan (*).

9 2. 3 c. a. Titik D(3. 7) ditranslasikan dengan T3 menghasilkan C 4. dan D ke A. bayangan lingkaran (x 3) (y oleh T 5 adalah (x 2 2)2 (y 1)2 4. Titik A(3.(( a 5) 3)2 (( b 2 2) 1)2 2 4 1)2 4 jika ditranslasikan (a 2) ( b 1) 4 2 Jadi. Tarik garis dari titik A ke B. 3). Tentukanlah koordinat titik Q dan R! c. Asah Kompetensi 1 1. 3 b. Titik B(2. Gambarlah segitiga siku-siku PQR yang memiliki luas enam petak satuan! b. C ke D. 6) ditranslasikan dengan T2 menghasilkan B 6. Tentukanlah translasi yang sesuai untuk pemetaan berikut! a. Perhatikan bidang koordinat berikut! y 7 6 5 4 A 3 2 1 D C B x a. B ke C. 9) ditranslasikan dengan T4 menghasilkan D 3. Diketahui titik P(2. 9 ) ditranslasikan dengan T1 menghasilkan A 9. Titik C( 4. Tentukanlah keliling dan luas segitiga tersebut! 136 136 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Bangun apakah yang kalian peroleh? b. Tentukanlah bayangan bangun ABCD dengan translasi T . 0 d. Tentukanlah keliling dan luas bangun hasil translasi ini! 3. Bangun apakah 6 yang kalian peroleh? Kongruenkah dengan bangun ABCD? d. Tentukanlah keliling dan luas bangun ABCD tersebut! 3 c.

e. Jika lingkaran tersebut ditranslasikan oleh y2 36 yang ditarik dari titik 5 . Tentukan translasi T1 dan T2 tersebut. 6. 0). Tentukan bayangan kurva berikut a. tentukan persamaan bayangannya. kalian peroleh? Kongruenkah dengan segitiga PQR? Tentukanlah keliling dan luas bangun hasil translasi! 1 2 3 2 0 . Tentukanlah persamaan garis singgung pada lingkaran x2 (8. Garis 3x b. Bayangan lingkaran (x Tentukanlah nilai a b 2)2 (y 3)2 1 oleh translasi T a b adalah (x 3)2 (y 1)2 1. Bangun apakah yang 3 4. 3 Tentukan pula persamaan garis singgung setelah ditranslasikan! 137 Bab 6 Transformasi Geometri . Bayangan garis y x oleh translasi T1 a dilanjutkan oleh T2 b adalah y x. Parabola y c. Lingkaran x2 2y x2 y2 2 3 0 ditranslasikan oleh T 1 ditranslasikan oleh T1 4x 6 dilanjutkan oleh T2 4 3 1 1 0 ditranslasikan oleh T2 2 3 dilanjutkan oleh T1 6 b 5. Tentukanlah bayangan segitiga PQR dengan translasi T f.

“Di kota mana sebenarnya aku ini?” Jika dalam mimpi Dimas terjadi perpindahan letak bandara Halim Perdana Kusumah. Ia berangkat ke Surabaya naik pesawat.GaMeMath Suatu malam. Ketika bercermin. ia merasa heran karena bandara tersebut adalah Halim Perdana Kusumah. Refleksi Kalian pasti sering bercermin. kalian dapat mengamati peta berikut! A 1 2 3 4 5 6 7 8 B C D E F G H I J K L M N B.4 Peta pulau jawa B. Samakah dengan jarak bayangan kalian ke cermin? Dengan bercermin dan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Husein Sastranegara Yogyakarta B. tentukan translasi yang memindahkan bandara tersebut ke Surabaya. kalian akan menemukan beberapa sifat pencerminan. ia berlibur ke Surabaya. Dalam mimpinya. Halim Perdana Kusumah Semarang Bandung B. Sekarang. Ahmad Yani Sumber: Atlas Indonesia dan Dunia Gambar 6. Adi Sucipto B. ia pun bertanya-tanya. perhatikan lingkaran Q yang dicerminkan terhadap sumbu-y berikut ini. Untuk membantu menjawab tekateki mimpi Dimas. Juanda Surabaya B. amatilah diri dan bayangan kalian. Apakah memiliki bentuk dan ukuran yang sama? Amati pula jarak diri kalian ke cermin. Dalam hati. Ketika tiba di bandara. Dimas bermimpi sangat aneh. Soekarno-Hatta Jakarta B. 138 138 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .

b) 1 b Gambar 6. yaitu lingkaran Q . Sifat-sifat tersebut merupakan sifat-sifat refleksi. 2k b) a b O b a b a B(a. kalian dapat mengatakan bahwa: • • Lingkaran Q kongruen dengan bayangannya. Dengan menggunakan sifat-sifat ini. b) h 2h a x E( b. b) b D(b. Jarak setiap titik pada lingkaran Q ke cermin sama dengan jarak setiap titik bayangannya ke cermin. b) H(a. b) x Dari gambar tampak bahwa: • Pencerminan titik A(a. a) A(a.7 Pencerminan titik A terhadap sumbu-x 139 Bab 6 Transformasi Geometri . yaitu QA Q A dan PB P B . b ) dengan a a dan b b. Perhatikan gambar berikut! y 2k y x b k a C( a. A(a. b b b 0 a B(a. Dari gambar tersebut. b) a a a 1 a 0 b. • Sudut yang dibentuk oleh cermin dengan garis yang menghubungkan setiap titik ke bayangannya adalah sudut siku-siku.6 Bayangan sebuah titik yang dicerminkan terhadap garis atau titik lainnya b O b A(a.5 Lingkaran Q yang dicerminkan terhadap sumbu–y. b) a B(a. b) terhadap sumbu-x menghasilkan bayangan titik B(a . kalian dapat menentukan bayangan sebuah titik yang dicerminkan terhadap suatu garis atau terhadap suatu titik lain. a) y Gambar 6.y P B Q O A Q x P Gambar 6.

b ) dengan a b dan b a. Sumbu-y C( a. b) a b a b a b 1 a 0 b 0 a 1 b C( a. b) Gambar 6.9 Pencerminan titik A terhadap garis y x Matriks transformasi untuk pencerminan ini adalah D a b 0 1 1 0 a b 0 1 . Garis y A(a. sehingga 0 140 140 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . b) a b b a a b 0 a 1 a 1 b 0 b x x menghasilkan bayangan D(b. b) x y x E( b. a) O a a A(a. sehingga 1 y a b O y x b D(b.10 Pencerminan titik A terhadap garis y x Matriks transformasi untuk pencerminan ini adalah E a b 0 1 1 0 a b 0 1 1 .Matriks transformasi untuk pencerminan ini adalah B y 1 0 0 . a) Gambar 6.8 Pencerminan titik A terhadap sumbu-y Matriks transformasi untuk pencerminan ini adalah C a b 1 0 0 1 a b 1 0 0 . a) Gambar 6. b) a b b a a b 0 a 1 b 1 a 0 b x x menghasilkan bayangan b b E( b. b) b a A(a. a) A(a. b ) dengan a b dan b a. Garis y A(a. b) terhadap garis y titik E(a . b ) dengan a a dan b b. b) x a O A(a. b) terhadap garis y titik D(a . b) a x • Pencerminan titik A(a. sehingga 1 a b 1 0 0 1 a b • Pencerminan titik A(a. b) terhadap sumbu-y menghasilkan bayangan titik C a . sehingga 1 0 y • Pencerminan titik A(a.

b) terhadap titik asal menghasilkan bayangan titik F(a .13 Pencerminan titik A terhadap garis y k Bagaimana jika dua refleksi dikomposisikan? Misalnya. b) terhadap garis y titik H(a . b ) dengan a 2h a dan b b. H a b 1 0 0 1 a b 0 2k Gambar 6. b) a x b) y k H(a. sehingga Matriks transformasi untuk pencerminan ini adalah F • a b 1 0 0 1 a b Gambar 6. G • Gambar 6. b) O a b 2h b a a b a b 1 a 0 b) 2h (0 a 1 b) 0 1 0 0 1 a b 2h 0 Jika ditulis dalam matriks transformasi sebagai berikut. b) x A(a. b) dicerminkan terhadap garis x h. 0) Titik asal y b a F( a. titik A(a.11 Pencerminan titik A terhadap titik asal Pencerminan titik A(a. b) F( a. b) k k menghasilkan bayangan 2k b b y H(a. b) terhadap garis x h menghasilkan bayangan titik G(a . b ) dengan a a dan b b. b) O b a x a b a b a b 1 a 0 b 0 a 1 b 1 0 0 1 . Untuk mengetahui pencerminan ini. Kemudian. b) G(2h a 2h a A (a. 2k A(a. b) G (2h a. 2k b) O a a a 1 a 0 b) 0 b 2k b b (0 a 1 b) 2k Jika ditulis dalam matriks transformasi sebagai berikut. O(0. b ) dengan a a dan b 2k b. Garis x h b y x h a. b) A(a. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis x k. Garis y A(a. amatilah gambar berikut! 141 Bab 6 Transformasi Geometri .12 Pencerminan titik A terhadap garis x h Pencerminan titik A(a.• Pencerminan titik A(a. b) A(a.

4). 2(n m) b) Sekarang. b) A (2( k h ) a . Diperoleh bayangan A sebagai berikut. dicerminkan terhadap sumbu-y c. Kemudian. 11) jika a. kalian dapat menentukan bayangan titik A(a. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-x. b) A (2(k h) a. b) yang dicerminkan terhadap garis y m. b) dicerminkan terhadap dua garis yang saling berpotongan tegak lurus. 2). 2m b) A A (a. B(0. Garis y m Garis y n A(a. b) A (2h a. dan D(1. 2m b m y m b A(a. b) A (2h a. 142 142 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . b) (a. 2m b) Contoh 1. b) a. dicerminkan terhadap sumbu-x.14 Pencerminan titik A(a. b) terhadap garis x = h dan x = k Dari gambar.y A 2h a . tampak bahwa: Garis x h Garis x k A(a. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-y d. b) Dengan cara yang sama. b) O a h x h k x k x Gambar 6. Kemudian. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y m. 5). misalnya pencerminan terhadap garis x h. dicerminkan terhadap sumbu-y. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y n sebagai berikut. jika titik A(a. C(3. dicerminkan terhadap sumbu-x b. b) Garis y m A (2h A(a. Garis x h A (2h a. Tentukan bayangan jajargenjang ABCD dengan titik sudut A( 2.

4 . Pencerminan terhadap sumbu-x. 4 . dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-y adalah jajargenjang A B C D dengan titik sudut A 2. bayangan jajargenjang ABCD oleh pencerminan terhadap sumbu-y adalah jajargenjang A’B’C’D’ dengan titik sudut A 2. 11 . Pencerminan terhadap sumbu-y x1 x 2 x 3 y1 y 2 y 3 x4 y4 1 0 0 1 2 4 0 5 3 2 1 11 Jadi. C 3. B 0. dan D 1. B 0. 2 . 2 . dan D 1.Jawab: a. 5 . c. Pencerminan terhadap sumbu-x x1 y1 x2 x3 y2 y3 x4 y4 1 0 2 4 0 1 0 5 3 2 2 4 0 5 1 11 3 2 1 11 Jadi. Pada jawaban a. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-y. kalian telah menemukan bayangan jajargenjang ABCD yang dicerminkan terhadap sumbu-x. 11 . 2 . C 3. cerminkan lagi terhadap sumbu-y sehingga diperoleh x1 x2 x3 x4 y1 y2 y3 y4 1 0 0 1 2 4 0 5 2 0 4 5 3 2 3 2 1 11 1 1 Jadi. 5 . dan D 1. Bayangan jajargenjang ABCD ini dapat pula kalian tentukan dengan terlebih dahulu menentukan matriks komposisi refleksi terhadap sumbu-x dilanjutkan refleksi terhadap sumbu-y sebagai berikut. 5 . bayangan jajargenjang ABCD oleh pencerminan terhadap sumbu-x. B 0. b. Sekarang hasil pencerminan tersebut. bayangan jajargenjang ABCD oleh pencerminan terhadap sumbu-x adalah jajargenjang A B C D dengan titik sudut A 2. 4 . C 3. 11 . x1 x2 x3 x4 y4 1 0 1 0 0 1 0 1 y1 y 2 y 3 1 0 2 4 3 2 0 1 0 5 1 11 2 4 3 2 0 5 1 1 3 2 1 11 2 0 4 5 143 Bab 6 Transformasi Geometri .

Sekarang hasil pencerminan tersebut. C 3. . dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-x 4 . dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-x 4 . 2. adalah jajargenjang A B C D dengan titik sudut A 2. Pencerminan terhadap sumbu-y. .Jadi. . x1 x2 x3 x 4 y3 y 4 y1 y 2 1 0 1 0 2 4 0 1 0 1 0 5 1 0 0 1 2 4 3 2 2 4 3 2 1 11 0 5 1 11 3 2 1 11 0 5 Jadi. . dan D 1. d. adalah jajargenjang A B C D dengan titik sudut A 2. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu–y 4 .dan D 1. 144 x2 2x 1 yang dicerminkan 144 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . adalah jajargenjang A B C D dengan titik sudut A 2. Jawab: Ambil sembarang titik P(a. bayangan jajargenjang ABCD oleh pencerminan terhadap sumbu-y. . sehingga b a2 2a 1 (*). B 0. cerminkan lagi terhadap sumbu-x sehingga diperoleh x1 y1 x2 y2 x3 y3 x4 y4 1 0 2 4 0 1 0 5 3 2 2 4 0 5 1 11 3 2 1 1 Jadi. C 3. b ) . bayangan jajargenjang ABCD oleh pencerminan terhadap sumbu-x. b) pada y x2 2x 1. bayangan jajargenjang ABCD oleh pencerminan terhadap sumbu-y. Refleksikan titik P terhadap garis y 3 sehingga kalian memperoleh titik P ( a . dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-x. . Bayangan jajargenjang ABCD ini dapat pula kalian tentukan dengan terlebih dahulu menentukan matriks komposisi refleksi terhadap sumbu-y dilanjutkan refleksi terhadap sumbu-x sebagai berikut. C 3. Tentukan bayangan parabola y terhadap garis y 3. dan D 1. . . . Pada jawaban b. kalian telah menemukan bayangan jajargenjang ABCD yang dicerminkan terhadap sumbu-y. B 0. B 0.

6 b ). Tentukanlah bayangan titik A(3. b ) P(a. 6 b) Jadi. didapat b 6 b . Tentukan bayangan segitiga ABC tersebut jika: a. kalian P ( a. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis x 1 c. dicerminkan terhadap garis y x d. pencerminan terhadap garis y 3. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y 2x c. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y x b. pencerminan terhadap garis x 1. pencerminan terhadap garis x 4. kalian memperoleh: 6 b b ( a )2 (a ) 2 2a 2a 1 5 2x 5. 1 yang dicerminkan terhadap Jadi. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y 2x. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis x 1 j. dan C(5. 2 3 b) P ( a. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y x g. B(3. Dengan mensubstitusi nilai a dan b ini ke persamaan (*). dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y x 145 Bab 6 Transformasi Geometri . dicerminkan terhadap sumbu-y. bayangan parabola y x2 garis y 3 adalah y x2 2x Asah Kompetensi 2 1. Dari persamaan ini. titik P ( a . Titik-titik sudut segitiga ABC adalah A(1. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y 3 d. b) terhadap garis y memperoleh titik A ( a . dicerminkan terhadap sumbu-x b. a Perhatikan bahwa: a b 6 b. pencerminan terhadap garis y x. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis x 4 b. b) Garis y 3 3. 3.Dengan mencerminkan titik P(a. 2). 2) oleh: a. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis x 2 i. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y 1. dicerminkan terhadap sumbu-x. dicerminkan terhadap titik O. dicerminkan terhadap sumbu-y c. 4). pencerminan terhadap garis y 1. Tentukanlah bayangan titik A(4. 3) oleh: a. dicerminkan terhadap sumbu-x. dicerminkan terhadap garis y x e. pencerminan terhadap sumbu-x. pencerminan terhadap garis y 2x. 2. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap titik O h. dicerminkan terhadap titik O f. dicerminkan terhadap garis y 2. 6).

d. Setelah dirotasi sebesar dengan pusat titik O. pencerminan terhadap garis y x. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y x. sebagai A r cos Jadi. r sin ). Melalui peragaan ini. A 146 a b r cos ( r sin ( ) ) 146 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis x 1. b ) seperti pada gambar berikut. C. c. Tentukanlah bayangan kurva berikut! a. y A (a . Adapun posisi pensil jangka setelah diputar sebesar dengan arah berlawanan dengan arah perputaran jarum dapat ditulis . posisi awal pensil jangka pada titik A(a. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-x e. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-y f. A(r cos . Misalkan. dinyatakan dalam bentuk matriks. 2 b. Rotasi Dengan menggunakan jangka. kemudian memutar jangka dengan sudut putar berlawanan dengan arah perputaran jarum jam.15 Rotasi titik A(a. b) sebesar dengan pusat titik O Posisi awal pensil jangka ini dapat pula ditulis dalam koordinat kutub. Lingkaran x2 y2 2x 4y 3 0 dicerminkan terhadap garis y x. pencerminan terhadap garis y x. Anakota membuat sebuah busur lingkaran. Garis x 2y 2 0 dicerminkan terhadap garis x 9. Anakota telah melakukan rotasi sebesar a dengan pusat titik O. pencerminan terhadap sumbu-y. b ) r A(a. persamaan tersebut menjadi matriks berikut. b) r O B B x Gambar 6. 4. posisi pensil jangka ini berada pada titik A(a . dan dilanjutkan dengan dua kali pencerminan terhadap sumbu-x. Ia menusukkan jarum jangka pada titik O. Parabola y x 2 dicerminkan terhadap sumbu-y. b).

b) dengan pusat titik O sebesar dan dilanjutkan rotasi sebesar 147 Bab 6 Transformasi Geometri . b) Gambar 6. a b cos sin dengan pusat titik P(m.r cos cos r cos sin a cos a sin cos sin b sin b cos sin cos r sin sin r sin cos a b Jadi. 0). Kemudian. Bagaimana jika titik A(a. n) dapat ditentukan A sin cos a b m n m n Nilai bertanda positif jika arah putaran sudut berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dan bertanda negatif jika arah putaran sudut searah dengan arah perputaran jarum jam. A a b cos sin a b tersebut adalah dengan pusat titik O(0. b) dirotasi sebesar dengan pusat titik O(0. rotasi lagi sebesar dengan pusat yang sama? Perhatikan gambar berikut! A (a .16 Rotasi titik A(a. b ) O A(a. 0) Adapun untuk rotasi sebesar sebagai berikut. b ) A (a . posisi pensil jangka setelah diputar sebesar a cos sin b sin cos Uraian ini menggambarkan rumus rotasi sebesar sebagai berikut.

bayangan titik A( 1. Kemudian dengan pusat yang sama diwakili oleh rotasi sebesar dengan pusat titik O(0. Rotasikan titik A sebesar 90 searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat titik P(1. bayangan titik A dapat kalian tentukan sebagai berikut. b) pada y x2 1 sehingga b a2 1 (*). A a b cos ( sin ( ) ) sin( cos( ) ) a b Contoh 1. 0). dari persamaan ini didapat b a 3 1 didapat a b 1. 0). Akibatnya. Bayangan titik A adalah sebagai berikut. yaitu titik O(0. 2). b ) . Jawab: Ambil sembarang titik A(a.Tampak bahwa posisi rotasi sebesar dilanjutkan rotasi sebesar dengan pusat titik O(0. Tentukan bayangan titik A( 1. Jawab: Merotasi titik A( 1. 0). 2) adalah A ( 2. 1). Tentukan bayangan parabola y x2 1 yang dirotasi sebesar 90 searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat titik P(1. a b cos 90 sin 0 1 90 1 0 a b sin cos 1 2 1). Dengan rotasi ini. kalian memperoleh titik A ( a . A a b 0 1 cos 270 sin 270 1 0 1 2 sin 270 cos 270 2 1 1 2 Jadi. 2) berturut-turut sebesar 180° dan 90 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat yang sama. 2) yang dirotasi berturut-turut sebesar 180 dan 90 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat yang sama. 148 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 2). b 90 90 1 2 b a 1 2 b a 3 1 1 2 Jadi. 2. 0) sama artinya dengan merotasi titik A sebesar 270 dengan pusat O(0. 0). a a Perhatikan bahwa: a 3. titik A (b dan dari b 148 3. yaitu titik O(0.

3). 5). Kemudian. Titik T(2.Dengan mensubstitusi nilai a dan b ini ke persamaan (*). 3. 2). 0). 6). 2). 4 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan Parabola x2 6y 0 dirotasi 3 dengan pusat yang sama dan arah pusat putar P(4. searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat 6 putar O(0. 0). Dilanjutkan dirotasi dengan arah dan pusat yang sama. 5) dirotasi 270 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar O(0. Kemudian. Lingkaran x2 y2 6x 10y 10 0 dirotasi 30 searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar P( 2. b. 7) dirotasi 45 searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar B( 3. Garis y y x 3 0 dirotasi pusat putar O(0. bayangan parabola y x2 1 yang dirotasi sebesar 90 searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat titik P(1. 2) dirotasi 60 searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar A(2. 2 dirotasi 3 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan c. Titik Q(5. dilanjutkan dirotasi 30 dengan arah dan pusat yang sama. kalian memperoleh: a a 3 3 ( b 1)2 1 ( b )2 2b 2 ( b )2 a 2b 5 Jadi. Garis x b. 0). Tentukanlah bayangan kurva-kurva berikut ini! a. 2. Titik S( 6. Titik R(3. Tentukanlah bayangan titik-titik berikut! a. Titik P( 1. 149 Bab 6 Transformasi Geometri . dan C(0. 4) dirotasi 90 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar O(0. 2) adalah x y2 2y 5. Asah Kompetensi 3 1. dilanjutkan dirotasi 15 dengan pusat yang sama dan arah putar berlawanan. Tentukanlah bayangan bangun berikut. 9) dirotasi 240 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar C( 3. d. dilanjutkan dirotasi 135 dengan arah dan pusat yang sama. c. 15) dirotasi sebesar 225 berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar O(0. Segitiga ABC dengan A(5. tentukan pula luas bangun bayangan tersebut! a. e. 0). Kemudian. B( 10. 0). 10). Kemudian. 0). b. Dilanjutkan dirotasi 2 berlawanan.

Bobot soal: 20 b. 1). Kemudian. 0).1 Waktu : 60 menit ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 20 1. A adalah translasi 3 dan B adalah translasi 4 Tentukanlah (B A B A B)( 1. B(2. dilanjutkan dengan translasi T Tentukanlah matriks pencerminan terhadap garis y x tan sebagai komposisi transformasi! 150 150 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 3) dan menyinggung sumbu-x dirotasi sebesar 90° searah dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar titik P(2. Kemudian. 1 . 2). dilanjutkan dengan pencerminan terhadap garis y x. c. 4). dan C 2. dilanjutkan dengan pencerminan terhadap sumbu-x. Tentukanlah translasi tersebut dan koordinat A . 1 3x. 2 Bobot soal: 60 3. B . dan C( 3. Diketahui segitiga ABC dengan titik A( 8. 2). Tentukanlah bayangan kurva-kurva berikut ini! a. Garis y 3x 1 dirotasikan sebesar 90° berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dengan pusat putar titik O(0.3). Translasi T a b memetakan segitiga ABC dan titik beratnya menjadi segitiga A B C dan C (2. 0). Kemudian. Lingkaran yang berpusat di titik (2. Z adalah titik berat segitiga ABC. Lingkaran x2 y y2 4x 6y 9 0 dicerminkan terhadap garis 4 .

Bayangan yang diperoleh adalah lingkaran 2 yang berpusat di titik P (2. 2) dan melalui titik Q(4. • • • Jika k Jika 1 Jika k 1 atau k k 1. x1 x 2 y1 y 2 1 2 0 0 1 2 P Q 4 4 P 2 Q 2 2 4 1 2 1 . 4) berikut yang didilatasi terhadap pusat 1 O(0. terdapat pula dilatasi diperbesar.10 yang berpusat di titik P(4. Dengan dilatasi terhadap pusat O(0. diperoleh 2 lingkaran dengan titik pusat P (2. Faktor dilatasi ini dinotasikan dengan huruf kecil. misalnya pencetakan foto yang diperbesar dari klisenya. tetapi ukurannya lebih kecil. 1) dan melalui titik Q (2. Di sana. Dilatasi Aini dan teman-temannya berkunjung ke IPTN. Miniatur pesawat terbang ini mempunyai bentuk yang sama dengan pesawat terbang sesungguhnya. maka hasil dilatasinya tidak mengalami perubahan Sekarang. Bentuk seperti miniatur pesawat terbang ini telah mengalami dilatasi diperkecil dari pesawat terbang sesungguhnya. 1) dan melalui titik Q (2. Selain dilatasi diperkecil. Lingkaran ini sebangun dengan lingkaran P dengan ukuran diperkecil. perhatikan lingkaran pada Gambar 6. maka hasil dilatasinya diperkecil 1. 0) dengan faktor skala . 2).10 Dilatasi lingkaran P terhadap pusat O dengan faktor skala 1 2 kalian dapat menentukan lingkaran hasil dilatasi ini dengan menggunakan matriks seperti berikut.D. 0) dan faktor skala 151 Bab 6 Transformasi Geometri . Faktor yang menyebabkan diperbesar atau diperkecilnya suatu bangun ini disebut faktor dilatasi. misalnya k. 2). y 4 3 2 1 3 2 1 O 1 2 1 2 Q Q P P 3 4 x 5 6 Gambar 6. mereka mengamati miniatur sebuah pesawat terbang. maka hasil dilatasinya diperbesar 1.

15). 18) Jadi. Secara matematis. kb . dilatasi ini sebagai berikut. kb Kalian dapat menyatakannya dalam bentuk matriks berikut. k P( a . k b n n . P a b k 0 0 k a b m n m n Contoh Tentukanlah bayangan titik P(5. 3) . 0) dengan faktor skala k menghasilkan titik P ka . b) didilatasi terhadap pusat F(m. P a b k 0 0 k a b • Titik P(a. n). 4] Jawab: P(5. 3] Jawab: P(5. b ) P ( k( a m) m. ditulis: P(a. titik P (14. ditulis: F(m . 6) F (2. 152 152 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 3 6) P (15. 6) O. k P ka . 15) Jadi. n) dengan faktor skala k menghasilkan titik P k a m m . titik P (15. [F(2. b) O. 3 P (3 5. 2. Secara matematis. 18). • Titik P(a. [O. 6) jika didilatasikan oleh: 1. k ( b n) n) Kalian dapat menyatakannya dalam bentuk matriks berikut. 3). 4 P (4(5 2) 2. b) didilatasi terhadap pusat O(0. 4(6 3) 3) P (14.Secara umum.

.. . .. 3.... ... ... y) P (x .. y) (x. n) dengan faktor skala k Diskusikan dengan teman-temanmu dan hasilnya tuliskan di papan tulis... y) (x. . Identitas (I) Dilatasi dengan faktor skala k Refleksi (M) a. 7.. ... ... .. 4. . ... y) (x... y ) dengan (x... E. Transformasi Pemetaan Matriks transformasi 1 0 k 0 0 1 0 k No. 6. 1... .... Sekarang rangkumlah semua matriks komposisi tersebut dengan menyalin dan melengkapi tabel berikut! No... . terhadap titik pusat O Dilatasi terhadap O dengan faktor skala k Dilatasi terhadap pusat F(m.. . .. y) (kx. ... y) ditentukan oleh: x ax by x a b x y cx dy atau y c d y Dengan demikian.... y ).. . ... ky) (x.. . .. Berikut ini adalah tabel matriks-matriks transformasi geometri berordo 2. .. 2. Hubungan antara (x . Komposisi Transformasi dengan Matriks Transformasi T memetakan titik P(x. matriks yang bersesuaian dengan transformasi T adalah M 2 a b c d . ... Jenis Transformasi Refleksi terhadap sumbu-x Refleksi terhadap sumbu-y Refleksi terhadap sumbu y Refleksi terhadap sumbu y Rotasi sejauh x x Matriks ... . terhadap sumbu-x (Mx) (x. ... y) 1 0 0 1 153 Bab 6 Transformasi Geometri . 3. . . . 5.. 2.A ktivitas di K elas Komposisi transformasi dengan menggunakan matriks akan diperlukan pada pembahasan selanjutnya.. ... Kalian telah membahas matriks transformasi pada subbab sebelumnya. 1..

y) (x. x) ( x. T1 T2 bersesuaian dengan perkalian matriks a b e f M1 M 2 c d g h Hasil perkalian M1 M2 belum tentu sama dengan hasil perkalian M2 M1. a b e f M1 c d dan M 2 g h maka komposisi transformasi yang dinyatakan dengan: a. y) (y.b. M1 0 3 2 0 dan M 2 0 1 1 1 Dengan menggunakan matriks-matriks yang bersesuaian. terhadap sumbu-y (My) c. T2 T1 (2. x) ( y. sebesar c. 4) Jawab: a. Rotasi terhadap titik asal O(0. 3) 0 2 0 1 2 2 2 2 3 0 1 1 3 0 3 3 Jadi. T2 T1 bersesuaian dengan perkalian matriks e f a b M 2 M1 g h c d b. T2 T1 (2. terhadap garis y x (My x) x (My x (x. 9) 154 10 9 154 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . y ) y sin y cos ( y. T2 T1 ( 1. y) (x. terhadap garis y 4. T2 T1 (2. y) ( x. sebesar (x. Diketahui T 1 dan T 2 adalah transformasi yang bersesuaian dengan matriks. Contoh 1. sebesar (R ) x y b. y) x cos x cos (x. 3) (10. x) 1 0 0 1 0 1 0 1 1 0 1 0 d. y) 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 0 1 cos sin sin cos 2 2 90 90 d. x) (y. y) (x. 3) b. y) (x . sebesar (setengah putaran) Jika T1 dan T2 masing-masing adalah transformasi yang bersesuaian dengan matriks-matriks. a. tentukanlah koordinat bayangan yang dinyatakan dengan komposisi transformasi berikut ini.0) a. y) ) (x.

10). R(9. 5] b. x 2 5 3 4 4y2 9 yang didilatasikan oleh F( 5. 4) 0 1 0 2 1 3 0 1 1 3 0 4 3 2 Jadi. 1). x2 1 yang didilatasikan oleh O . Tentukanlah bayangan titik-titik berikut ini! a. 5) yang ditransformasikan terhadap T1 dan dilanjutkan terhadap T2. y c. Tentukan bayangan titik P(3. P 5 T2 T1 P 3 5 1 0 0 1 0 1 1 0 3 5 0 1 1 0 5 3 Jadi. T2 T1 ( 1. 6) didilatasikan oleh [O. 1 4 2 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 20 S(12. 5) terhadap transformasi T1 dan T2 adalah ( 5. Jawab: 0 1 1 0 Transformasi T2 T1 : M1 M2 1 0 0 1 P 3.5 . 21) didilatasikan oleh G 2 1 2 Bobot soal: 40 2. Tentukanlah bayangan kurva-kurva berikut ini! a. Waktu : 60 menit 1. y2 2x 6y 14 5 d. Garis 3x 5y 15 0 yang didilatasikan oleh [O. Lingkaran x2 G( 10. bayangan akhir titik P(3. 8) didilatasikan oleh F(3. 2 1 . 0 yang didilatasikan oleh 155 Bab 6 Transformasi Geometri . d. 2. b. T2 T1 ( 1. 4) ( 3.b. T( 10. 9] O. T 1 adalah transformasi pencerminan terhadap garis y T2 adalah transformasi perputaran setengah putaran terhadap titik asal. 2). 3). P( 2. 4) didilatasikan oleh c. 5) 1 4 3 5 x.

b) Jika titik A(a. oleh dilatasi O . maka akan diperoleh A(a. k). b) T1 h k (h. b) direfleksikan terhadap sumbu-y. Tentukanlah bayangan bangun-bangun berikut. C(1. 3 . tentukan pula luas bangun bayangan tersebut! a. T2 P(a. dilanjutkan oleh dilatasi O . Segitiga ABC dengan titik-titik sudut A(2. b) Sumbu-y C ( a.3. Tentukanlah bayangan dari parabola y T 1 . b k m) 2. dan D(4. 2 . 1). 6) Bobot soal: 30 2 . b) ditranslasikan dengan T1 akan diperoleh P sebagai berikut. B(4. dan C(3. maka akan diperoleh A(a. 7) oleh dilatasi O . Lingkaran yang berpusat di titik P( 5. b k) (l. 2 x2 1 yang ditranslasi oleh Bobot soal: 10 Rangkuman 1. 3). b) ditranslasikan dengan T1 T1 (h. 2) dan berjari-jari 4 oleh dilatasi F( 6. maka akan diperoleh P sebagai berikut h k P(a. b) • P (a h. k) dilanjutkan dengan T2 l m P (a h l. Kemudian. Persegi panjang ABCD dengan titik-titik sudut A(1. m). • Jika titik P(a. • Jika titik A(a. 2). 7). b) 156 156 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Translasi (pergeseran) merupakan transformasi yang memindahkan titik pada bidang dengan arah dan jarak tertentu. 3 . 7). 7 b. maka Jika titik P(a. c. 4. B(4. 2). Refleksi (pencerminan) merupakan transformasi yang memindahkan tiap titik pada bidang dengan sifat bayangan cermin. b) direfleksikan terhadap sumbu-x. b) • Sumbu-x B(a.

a) • Jika titik A(a. maka akan diperoleh • Jika titik A(a. k] A (ka. maka akan diperoleh A(a. maka akan diperoleh A(a. b) h. 0). b) • Jika titik A(a. b) Garis y k k. maka akan diperoleh b) H(a. Rotasi (perputaran) merupakan transformasi yang memutar suatu bidang. b) didilatasikan terhadap titik pusat F(m. b ) A ( k( a m ) m . b) dirotasikan sebesar dengan titik dengan titik pusat O. b) direflesikan terhadap garis y A(a. maka akan diperoleh D(b. b) dilatasikan terhadap titik pusat F(m. 2k 3. b) direfleksikan terhadap garis y A(a. k A( a . b) direfleksikan terhadap titik asal O(0. maka akan diperoleh • Jika titik A(a. maka akan diperoleh A a b a cos a sin b sin b cos • Jika titik A(a. n) dengan faktor skala k. maka akan diperoleh A a b m n (a (b m) cos m) sin (b n) sin (b n) cos 4. b) Titik asal F( a. b) Garis y x x. n). • Jika titik A(a. kb) Jika titik A(a. n) dengan faktor skala k. k( b n ) n ) 157 Bab 6 Transformasi Geometri . Dilatasi (perkalian) merupakan transformasi yang memperkecil atau memperbesar suatu bidang. b) dirotasikan sebesar dengan titik pusat P(m. • Jika titik A(a.• Jika titik A(a. b) Garis y x E( b. n . b) direfleksikan terhadap garis y A(a. b) Garis x = h G(2h a. maka akan diperoleh: F(m . b) • [O. a) x. b) direfleksikan garis x terhadap garis x A(a.

Ulangan Bab 6

I.

Pilihlahlah jawaban yang paling tepat!

1. Bayangan titik A(1, 4) oleh translasi T(2, 3) adalah . . . . A. A (3, 7) B. D. A (4, 6) E.

A (3, 5)

A (4, 4)

C. A (4, 3) 2. Jika titik M(2, 1) direfleksikan terhadap garis x 3 dan terhadap garis y 3, maka bayangan M adalah . . . . A. M (4, 1) B. D. M (2, 4) E.

6. Bidang V dan W berpotongan tegak lurus sepanjang garis g. Garis l membentuk sudut 45 dengan V dan 30 dengan W. Sinus sudut antara l dan g adalah . . . . 1 3 A. D. 2 2 1 2 3 B. E. 3 2 C.
3 3

7. Diketahui satu transformasi T dinyatakan oleh matriks
0 1 1 , maka transformasi T 0

M (2, 5)

M (5, 1)

C. M (5, 4) 3. Jika titik P(1, 2) diputar 90 berlawanan arah jarum jam terhadap titik asal koordinat O, maka bayangan dari titik P adalah . . . . A. P (2, B.

adalah . . . . A. Pencerminan terhadap sumbu-x B. Pencerminan terhadap sumbu-y C. Perputaran D. Perputaran E. Perputaran
1 4 1 2 1 2

P (2, 1)

E.

P (1,

2)

C. P (2, 1) 4. Jika titik B(2, 6) dilatasi terhadap T(0, 1), maka bayangan titik B adalah . . . . A. B (4, 12) B. B (1, 3) C. B ( 2, 12) 5. Garis g tegak lurus pada bidang V dan bidang W membentuk sudut lancip dengan V. Jika W memotong V menurut suatu garis s, maka proyeksi g pada W . . . . A. tegak lurus pada V B. tegak lurus pada s C. sejajar dengan V D. sejajar dengan s E. sejajar dengan W D. B (2, 12) E. B ( 2, 6)

1)

D. P ( 2, 1)

8. Diketahui T 1 dan T 2 adalah transformasi yang bersesuaian dengan matriks
M1 0 2 2 0 dan M 2 1 1 0 1 ,

maka T2 T1 ( 3, 1) A. (4, 12) B. ( 4, 12) C. (4, 12)

.... D. ( 4, 6) E. (4, 6)

9. Diketahui PQR dengan titik-titik sudut P(1, 3), Q(1, 4), dan R( 2, 1). Jika PQR

158

158

Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

A. P B.

1, 3 , Q 1,

4 , dan R 2, -1 4 , dan R 2, 1

direfleksikan terhadap sumbu-x kemudian dilanjutkan dengan dilatasi (0, 1), maka koordinat bayangannya adalah . . . .

Titik A(a, b) dicerminkan terhadap sumbu-x dan bayangannya dicerminkan pula terhadap sumbu-y. Bayangan terakhir titik A merupakan . . . . A. Perputaran titik A dengan titik pusat O sebesar radian berlawanan perputaran jarum jam. B. Perputaran titik A dengan titik pusat O sebesar 2 radian berlawanan perputaran jarum jam. C. Pencerminan titik A terhadap garis y D. Pencerminan titik A terhadap garis y x x

P

1, 3 , Q 1, 4 , dan R 2, 1

1 D. P 1, 3 , Q 1, 4 , dan R 2, E. P 1, 3 , Q 1, 4 , dan R 2, 1
10. Suatu lingkaran digambarkan sebagai berikut
y

C. P 1, 3 , Q 1,

y

x

4

P(3, 4)

E. Pencerminan titik A terhadap sumbu-y 12. Jika garis 3x 2y 6 ditranslasikan terhadap T(2, 3), maka . . . . A. 3x B. 3x C. 3x 2y 2y 2y 6 3 4 D. 3x E. 3x 2y 2y 4 11

4

O 3

3

x

P ( 4, 3)

Jika lingkaran yang berpusat di (3, 4) dan menyinggung sumbu-x dicerminkan pada y x, maka persamaan lingkaran yang terjadi adalah . . . . A. x2 B. x2 C. x2 D. x2 E. x2 y2 y2 y2 y2 y2 8x 8x 8x 8x 8x 6y 6y 6y 6y 6y 9 9 9 9 9 0 0 0 0 0

II. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. Sebuah lingkaran target dibuat warna-warni seperti gambar berikut.
Kuning Hitam Putih

Merah

r1 r2 r3

11. Suatu pencerminan ditunjukkan seperti gambar berikut.
y

r4

A(a, b)

dengan: 1 r1 r2 2 1 r2 r4 2

r3

3 r4 4

O

x

A ( a, b)

A (a, b)

Tentukanlah faktor skala dari: A. Merah ke Putih B. Merah ke Hitam C. Merah ke Kuning D. Kuning ke Putih E. Hitam ke Putih
159

Bab 6 Transformasi Geometri

3. Sebutkan jenis transformasi memetakan tiap gambar berikut ini! A.
A A

yang

E.
A

F.

A

A

4. Tentukanlah persamaan bayangan dari garis 3x y 2 0 oleh refleksi terhadap garis y x dilanjutkan dengan rotasi 90 terhadap O. 5. Titik P(x, y) direfleksikan terhadap y x menghasilkan bayangan titik Q. Kemudian, diputar 90° dengan titik pusat O, sehingga bayangan akhirnya adalah R(1, 2). Tentukan: A. koordinat titik P B. koordinat titik Q

160

160

Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam

C.

A

A

A

B.

A

A

A

A

A

2. Sebuah bangun mula-mula ditransformasikan dengan refleksi terhadap garis y x, dilanjutkan dengan rotasi 90 searah dengan jarum jam terhadap titik asal O. Tentukanlah bayangannya!

D.

A

A

A

A

A

A A A

A A A

Fungsi, Persamaan, dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma

B A B

7
A. Grafik Fungsi Eksponen dan Fungsi Logaritma Persamaan dan Pertidaksamaan Eksponen Persamaan dan Pertidaksamaan Logaritma B. C.

Sumber: http://peacecorpsonline.org

Gempa pemicu tsunami yang telah memporak-porandakan Nanggroe Aceh Darussalam merupakan gempa terdashyat ketiga di dunia dengan kekuatan R 9 skala Richter. Kekuatan gempa ini dicatat dengan alat yang dinamakan seismograf dengan menggunakan rumus dasar R
log
M M0

. Penerapan

pada seismograf ini merupakan salah satu kegunaan logaritma. Pada bab ini, kalian juga akan mempelajari penerapan lainnya.

161 Bab 7 Fungsi, Persamaan, dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma

kalian dapat mengetahui bahwa: No. 1) Merupakan fungsi naik untuk setiap x Fungsi g(x) = 2log x Daerah asalnya { x x 0. 5.. 3. sehingga diperoleh grafik f(x) 2x. . terlebih dahulu buatlah tabel nilai-nilai x dan f(x) 2x seperti berikut. pada bab ini kalian akan menggambar grafik kedua fungsi itu. coba gambar grafik fungsi f(x) 2x dan 2 inversnya.. Fungsi f(x) = 2x Daerah asalnya {x x R} Daerah hasilnya { y y 0. gambarkan titik-titik tersebut pada koordinat Cartesius. Sekarang.. Lalu hubungkan dengan kurva mulus. Grafik yang kalian dapatkan ini. 6. 1.. Untuk memudahkan menggambar kedua grafik fungsi ini. Grafik Fungsi Eksponen dan Fungsi Logaritma dengan Bilangan Pokok a 1 Di Kelas X.A.1 Grafik fungsi f(x) = 2x dan g(x) = 2logx Dengan memperhatikan grafik fungsi f(x) 2x dan g(x) 2log x yang masing-masing merupakan grafik fungsi eksponen dan fungsi logaritma dengan bilangan pokok 2. yaitu g(x) log x dalam satu sumbu koordinat. y R} Sumbu-x asimtot datar Grafik di atas sumbu-x Memotong sumbu-y di titik (0. Untuk memahami sifat-sifat kedua fungsi tersebut.. 1.. 3 1 8 2 1 0 1 1 2 2 4 3 8 .. 0) Merupakan fungsi naik untuk setiap x 162 162 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .. Grafik Fungsi Eksponen dan Fungsi Logaritma A. yaitu g(x) 2log x. 1 4 1 2 Setelah itu. 4. cerminkan terhadap garis y x sehingga kalian mendapatkan grafik fungsi inversnya. . 2. y 8 7 6 5 4 3 2 1 O 1 2 3 f(x) 2x y g(x) x 2 log x x 1 2 3 4 Gambar 7. x R} Daerah hasilnya { y y R} Sumbu y asimtot tegak Grafik di sebelah kanan sumbu-y Memotong sumbu-x di titik (1. kalian telah mengetahui bahwa fungsi eksponen dan fungsi logaritma adalah dua fungsi yang saling invers. x f(x) 2x 0 .

3 8 2 4 1 2 0 1 1 2 3 … … 0 … 0 … 1 2 1 4 1 8 Setelah itu. 2.2 1 x dan g(x) Grafik fungsi f(x) 2 1 2 log x 163 Bab 7 Fungsi. Untuk memudahkan 1 2 x menggambar kedua grafik fungsi ini. Lalu. ax dan A. Grafik yang kalian dapatkan ini.Sifat-sifat ini berlaku juga untuk setiap fungsi eksponen f(x) fungsi logaritma g(x) alog x dengan a 1. Persamaan. yaitu terlebih dahulu gambarkan grafik fungsi eksponennya. y 6 f(x) 1 x 2 5 4 3 2 1 y x 3 2 1 O 1 2 3 1 2 3 x g(x) 1 2 log x Gambar 7. Kemudian. cerminkan terhadap garis f(x) 2 y x sehingga kalian mendapatkan grafik fungsi inversnya. cerminkan terhadap garis y x untuk mendapatkan inversnya. Grafik Fungsi Eksponen dan Fungsi Logaritma dengan Bilangan Pokok 0 a 1 Untuk menggambar grafik fungsi eksponen dan fungsi logaritma dengan bilangan pokok 0 a 1. yaitu fungsi logaritma. coba gambar grafik fungsi f(x) g(x) 1 2 log 1 2 x dan inversnya. Sekarang. yaitu g(x) 1 2 log x . yaitu x dalam satu sumbu koordinat. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . hubungkan dengan kurva mulus. kalian dapat menggunakan prinsip yang sama seperti pada bilangan pokok a 1. sehingga diperoleh grafik x 1 . terlebih dahulu buatlah tabel nilainilai x dan f(x) x 1 x f(x) = 2 seperti berikut. gambarkan titik-titik tersebut pada koordinat Cartesius.

f (x) 1 Waktu : 60 menit a. Gambarlah grafik dari tiap fungsi berikut ini! 1 3x x 1 3 x 1 d. x R} Daerah hasilnya {y|y R} Sumbu-y asimtot tegak Grafik di sebelah kanan sumbu-y Memotong sumbu-x di titik (1. 4. k(x) l( x ) 1 2 1 2 3x 2 2 3x 2 164 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . x f (x) x 3 d. 3. 6. f(x) c. 1 2 1 x 2 dan g(x) 1 2 log x yang masing-masing merupakan grafik fungsi eksponen dan fungsi . 1. kalian dapat mengetahui bahwa: Fungsi g(x) = 1 2 log Fungsi f(x) = 1 2 x x Daerah asalnya {x|x R} Daerah hasilnya {y|y > 0. 0) Merupakan fungsi turun untuk setiap x Sifat-sifat ini berlaku juga untuk setiap fungsi eksponen f(x) fungsi logaritma g(x) alog x dengan 0 a 1. ax dan Asah Kompetensi a. Gambarlah grafik dan invers dari tiap fungsi berikut! a. f (x) 3x 3x 1 4 2 3 1. 5. f (x) 2. f(x) b. 1) Merupakan fungsi turun untuk setiap x Daerah asalnya {x|x > 0. y R} Sumbu-x asimtot datar Grafik di atas sumbu-x Memotong sumbu-y di titik (0. f(x) 2x 2 1 3 2 5 1 c. g(x) 164 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 40 1. f(x) b. 2.Dengan memperhatikan grafik fungsi f(x) logaritma dengan bilangan pokok No. Gambarkan grafik fungsi-fungsi eksponen berikut ini! 23x 23x 2 c. f(x) b. d.

1. Sederhanakanlah! a. m dan n bilangan rasional. f(x) b. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . m( x ) h. a 0. Gambarkan grafik fungsi-fungsi logaritma berikut ini. g(x) c. n(x) 1 2 1 2 3x 2 23x 2 3x 2 2. j(x) 2 3x 2 g. maka sifat-sifat fungsi eksponen adalah sebagai berikut. Tentukanlah titik potong grafik fungsi f(x) terhadap sumbu-x dan sumbu-y! ( 2 )x 3 Bobot soal: 20 B. Sifat-sifat Fungsi Eksponen Untuk menentukan penyelesaian persamaan eksponen. k(x) 1 3 log x 1 3 log d. (3x2 y 5)( 3x y 5)( 3x8 8 y9) y9) b. Persamaan. • • • • am am an an a m am n n • • • • (am am bn mn bn)p p amp bnp am p bn p mn (am)n a m amn 1 a p a p p mn a am a0 1 Contoh 1.e. Jika a. k(x) f. a. b R. h(x) f. sebaiknya kalian mengingat kembali sifat-sifat fungsi yang telah dipelajari di Kelas X. j(x) log x x 3. 5x 5 y 2 7x3 y 5 (3x2)( 3x 8)(y 5)(y9) (3)( 3)x2 x 8 y 5 9 x2 8 y 5 9 9x 6 y4 9y 4 x6 y9 165 Bab 7 Fungsi. (3x2 Jawab: a. h(x) 3 Bobot soal: 40 log (x log (x 1) 1) 1 1 e. l(x) 1 3 log 1 3 log (x (x 1) 1) 1 1 2x 1 3 3 3 log x g. m(x) h. Persamaan dan Pertidaksamaan Eksponen B.

Sederhanakanlah! a. 5x 5 y 2 7x3 y 5 5x 5 7x3 y2 y 5 ( 5) 5 5 3 x · y2 7 5 2 x · y2 5 7 5 2 7 x y 7 2. x2 x2 24 x2 x 24 x 12 12 x 166 166 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . b. Sederhanakanlah! a. 6 4 x y5 x2 10 Jawab: 1 2 10 a. (8 x 3 y 12 ) 6 1 (2 3 ) 6 22 1 1 (x3 )6 x 2 y2 1 1 ( y 12 ) 6 1 y 2 2x 3. x y5 6 4 x y5 6 4 1 2 10 x y5 2 5 x5 y5 1 x5 5 y 25 b. b. x 3 ( x 2 )3 3 1 x2 b. x 3 1 (8x 3 y 12 ) 6 Jawab: a.b.

a 0 dan a 1. di antaranya: a. (y 5) 5y 1 (y 5)5 – y merupakan persamaan eksponen yang eksponen dan bilangan pokoknya memuat variabel y. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . d. Persamaan Eksponen Persamaan eksponen adalah persamaan yang eksponen dan bilangan pokoknya memuat variabel.. B.. • • • 42x 1 32x 3 merupakan persamaan eksponen yang eksponennya memuat variabel x.Asah Kompetensi 1. ( a b ) 15 1 4 a5 2a 3 2m 4 2 1 f. x y x y 2 1 2 1 y x 2 4 x 2 1 2 1 2 1 1 1 2 . 4x 5 e. 2x3 b. 1 2x 2 y4 4 3 5 x 7 10 y 5 9x 3 y 2 d. ( 4x2y6) 3 f. 2. 3 2 2 0 ) c. 1 13 13 4 3 1 2 1 2 . 3k 2 5l 3 1 6 2.. x 5 2 c. 2. Simaklah contoh-contoh berikut ini. Sederhanakanlah! a.. Sederhanakanlah! a. (4x y )(3x y b. x2 y6 1 1. 16t 2 4t 1 0 merupakan persamaan eksponen yang eksponennya memuat variabel t. Ada beberapa bentuk persamaan eksponen ini. Persamaan. maka f(x) m 167 Bab 7 Fungsi.. 2 3 m2 3 5 3 e.. af(x) am Jika af(x) am.

a 0 dan a 1. 271 x adalah x 2. 3 Contoh Tentukanlah penyelesaian 25x Jawab: 25(x 3) 5(x 1) 52(x 3) 5(x 1) 2(x 3) x 1 2x 6 x 1 x 7 Jadi. 50x 6 ruas kiri dan kanan sama. 168 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . penyelesaian 3 b. dan a b. 3 5x 1 adalah x 7. af(x) ag(x) Jika af(x) ag(x). b 0. a Contoh Tentukanlah penyelesaian 45x Jawab: 45x 6 Supaya x 6 x 6 50x 6 .Contoh Tentukanlah penyelesaian 3 271 x 33(1 x) 1 1 1 x 3 2 x 3 Jadi. a b 0. a 1. penyelesaian 45x 168 50x 6 adalah x 6. maka f(x) g(x) Jawab: 3 31 3(1 x) 271 x . af(x) bf(x). x 0 6 6 6 0. sehingga 450 = 500 Jadi. b 1. penyelesaian 25x 3 5x 1 . maka f(x) 0 Jika af(x) bf(x). c.

dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . dan h(x) keduanya genap atau keduanya ganjil? g(3) 32 9 dan h(3) 2 . 2. himpunan penyelesaian 3x 10 x2 (3x 10)2x adalah 0. g(x) dan h(x) keduanya positif. sehingga 3 10 merupakan penyelesaian.d. asalkan g(x) dan h(x) keduanya genap atau keduanya ganjil Contoh Tentukanlah himpunan penyelesaian (3x Jawab: • x2 x(x • 3x x2 2x 2) x 10 3x x • 10) x 3x 2x 0 0 0 atau x 1 11 2 (3x 0 10 10)2x. g(x). asalkan g(x) dan h(x) keduanya positif • f(x) 1. 10 . Dengan demikian. x 3 3x 10 1 3x 9 x 3 Sekarang periksa apakah untuk x 3. 3 6 Perhatikan bahwa untuk x 3. 3 3 169 Bab 7 Fungsi. f(x)g(x) f(x)h(x) Jika f(x)g(x) f(x)h(x). • g(x) h(x) • f(x) 1 • f(x) 0. g(x) ganjil dan h(x) genap sehingga x 3 bukan penyelesaian. maka penyelesaiannya adalah sebagai berikut. Persamaan. 11 . untuk x . 10 3x x 2 10 3 11 3 Sekarang periksa apakah untuk x positif? g 10 3 h 10 3 10 3 3 10 . g(x) dan h(x) keduanya 3 • 100 0 9 20 2 10 0 3 3 10 Jadi.

25 y 83 1 y 1 3 b. Jadi. 32x d. Tentukan himpunan penyelesaian persamaan-persamaan berikut! a. B. A. misalkan y af(x). 1 2 16 9x 27x 8x 3 2x 3 4x 2 8 12 x 2 x 2 24 x 1 2 x 2 g. diperoleh Ay2 By C 0. Asah Kompetensi 2 3 1. Nilai y yang kalian peroleh. 6x h. 4 0. Dari pemisalan ini. Jawab: 16t 2 4t 1 0 42t 2 4t 1 0 Misalkan y 4t. t Oleh karena untuk setiap t R. A 0 Terlebih dahulu. 170 170 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .e. 2x c. A(af(x))2 B af(x) C 0. himpunan penyelesaian 16t 2 4t 1 0 adalah . x1 dan x2 memenuhi persamaan Tentukanlah x1 x2 1 log 10 log 10 100 3. maka tidak ada nilai t yang t memenuhi 4 1. a 0. f. 32x 2 6x 4 3x 5 3 0 log( x 1) log( x 1) x 2. Contoh Tentukan himpunan penyelesaian 16t 2 4t 1 0. substitusi kembali pada pemisalan y af(x) sehingga kalian memperoleh nilai x. 35x e. x1 dan x2 memenuhi persamaan Tentukanlah 5 x5 100 100 log x log 100 log x 100 5 log x x1 x 2 . a 1. C R. sehingga diperoleh: y2 2y 1 0 (y 1)2 0 y 1 Substitusi nilai y yang kalian peroleh ke pemisalan y 4t 4t 1.

Artinya. x 3 R .. untuk setiap x1. Catatan Himpunan penyelesaian dapat disingkat dengan HP. Contoh Tentukan himpunan penyelesaian 2x Jawab: 2x 2 2x 2 x 2 x 2 3x x 16x 24(x 4(x 4x 10 2 2) 2 16x 2 . 22x 3x 2 1 25 4 6x 11 32x 2x 3 5 3)2x 8 · 6x 1 (x2 0 2x 3)x 3 1 2 x2 2x 1 1 4 x 1 6.. kalian telah mengetahui sifat-sifat fungsi eksponen.. Artinya...... Persamaan. untuk setiap x 1 .. maka fungsi naik 10 3 x x 10 . 62x 1 2 171 Bab 7 Fungsi..Tentukan nilai x yang memenuhi 3 2 2 x 3 2 2 x 3 . x 2 R berlaku x 1 x 2 jika dan hanya jika f(x1) f(x2). Jadi. Pertidaksamaan Eksponen Sebelumnya. • Untuk a 1.... 32x 5. fungsi f(x) ax merupakan fungsi turun.. Sifat-sifat ini berguna untuk menyelesaikan pertidaksamaan eksponen... x2 R berlaku x1 x2 jika dan hanya jika f(x1) f(x2). yaitu sebagai berikut. 2 B. • Untuk 0 a 1.. fungsi f(x) ax merupakan fungsi naik.. (x2 4 Tentukanlah himpunan penyelesaian pertidaksamaan-pertidaksamaan berikut! 1. a 8 1.. himpunan penyelesaiannya adalah HP Asah Kompetensi 1 2 3x 2 3 4. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . 3. 3. 2) . 2..

1 64 b. (3x 1)2x 3x 1 2 ASAH KEMAMPUAN Bobot soal: 20 a. 3. Setelah berapa jam kafein di dalam darah tinggal 1 mg? 172 172 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Bobot soal: 20 Sumber: Microsoft Encarta Reference Library. Jika populasi suatu koloni bakteri berlipat dua setiap 30 menit.net Bobot soal: 20 Sumber: Microsoft Encarta Reference Library. Pak Tahomadu ingin memelihara lebah-lebah ini. 32x 5 · 34x 2. Setiap 5 jam. Tentukanlah himpunan penyelesaian persamaan-persamaan berikut.Waktu : 60 menit 1. 32 8 c. berapa lama waktu yang diperlukan oleh koloni itu agar populasinya menjadi berlipat tiga? Sumber: www. 4x 4)3x 5 3x 22x 3 3x 2x 2 4 3 0 0 Bobot soal: 20 2)2x 6 (x2 d.soccer. Segelas kopi kira-kira mengandung 100 mg kafein. 2005 a. Jika kalian meminum segelas kopi. Sebuah koloni lebah meningkat 25% setiap tiga bulan. Berapa banyak lebah yang harus dipeliharanya sekarang? 4. Tulislah sebuah persamaan yang menyatakan banyak kafein di dalam darah sebagai suatu fungsi eksponen dari waktu t sejak kalian minum kopi! b. (5x 3)3 x 2 22x 2x 2 32 1 0 6 0 Bobot soal: 20 8 d. (x 1 2 2 2x penyelesaian pertidaksamaan- 8 c. kafein akan diserap ke dalam darah dan akhirnya dimetabolisme oleh tubuh. b.000 dalam 18 bulan mendatang. 2005 5. banyak kafein di dalam darah berkurang 50%. Ia menargetkan lebah-lebah tersebut mencapai 18. Tentukanlah himpunan pertidaksamaan berikut! a.

16 8 log 4 1 3 log log 32 1 2 log 8 1 3 1 log d. Sifat-Sifat Fungsi Logaritma Di Kelas X telah dipelajari sifat-sifat logaritma. b. 4 log 1 0 e. 16 log 4 1 3 log 1 3 1 1 2 log 4 2 log 16 2 2 log 2 2 2 1 2 log 8 log 1 5 log 1 1 2 3 log 2 4 3 5 2 4 1 2 173 Bab 7 Fungsi.C. 5 Jawab: 5 log 6 2 1 log 6 3 3 log 18 log 2 a. d. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . Secara umum bentuk logaritma dituliskan ab dengan a 0 dan a 1 c a log c b Sifat-sifat logaritma: • • • • • a log 1 log a log 1 a 0 1 1 b a • • • • a a log b a a log c a log b c a a a log b c c b log b log a a logb a log ab log b a log b log b d b 1 log a a a log c log bc • ac log b c d d c a log b Contoh Hitunglah! a. 1. h. f. g. Persamaan dan Pertidaksamaan Logaritma C. c. Persamaan. c. 4 log 1 1 3 e. b.

Persamaan Logaritma Persamaan logaritma adalah persamaan yang variabelnya sebagai numerus atau sebagai bilangan pokok dari suatu logaritma. di antaranya: a. f(x) 0. 8 log 32 23 log 2 5 2 5 3 log 2 6 5 3 6 g. a a log f(x) log m a Jika alog f(x) log m. Contoh Tentukanlah penyelesaian 2log (x Jawab: 2 log (x 2 log (x x 2) 2) 2 x 4 log 24 24 18 2) 4 adalah x 18. Perhatikan contoh berikut ini.f. 2 Jadi. • log x log (2x 1) 1 merupakan persamaan logaritma yang numerusnya memuat variabel x 5 • 5log 4m log m 2 0 merupakan persamaan logaritma yang numerusnya memuat variabel m x • xlog 5 log 2 2 merupakan persamaan logaritma yang bilangan pokoknya memuat variabel x • 2tlog (t 2) 2tlog 2t 2 merupakan persamaan logaritma yang numerus dan bilangan pokoknya memuat variabel t Ada beberapa bentuk persamaan logaritma ini. 2) 4. 2. penyelesaian 2log (x 174 174 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 3 log 18 3 log 2 log 3 3 log 9 log 3 2 2 C. 1 3 log 6 2 1 log 6 log 3 log 3 2 log 6 3 log 2 6 6 1 18 2 h. maka f(x) m.

b. selidiki apakah f(x) • f(1) 12 2 1 3 1 g(1) 4 1 2 4 2 • f(5) g(5) 52 2 5 4 5 2 3 25 20 2 2) 2x 3) 7 log (4x 2). f(x) 0. a log f(x) b log f(x) b. penyelesaian log (x2 c. log (x2 3) 1 4 2 atau x 2 3) 4 Jadi. g(x) 0. 175 Bab 7 Fungsi. h(x) 0. maka g(x) h(x). dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . a 1. a Contoh Jawab: log (x2 x2 3) 3 x2 x Tentukanlah penyelesaian log (x2 4 3) 4 log (x2 3). a log (x2 3) adalah x 2 atau x 2. dan Jika f(x) log g(x) f(x)log h(x). a maka f(x) = g(x). Jadi. d. log f(x) a log g(x) 0. Jika alog f(x) = blog f(x). maka x 1 Karena untuk x 1 dan x 5. Persamaan. Jika alog f(x) = alog g(x). f(x) dan x 5 merupakan penyelesaian. penyelesaian 7log (x2 x 5. f(x) 1. 5 0 dan g(x) 0? 2 3 2 0 2 0 10 18 3 0 18 0 0. maka f(x) = 1. Contoh Tentukanlah penyelesaian 7log (x2 Jawab: 7 log (x2 2x x2 2x x2 6x (x 1)(x 3) 7log (4x 3 4x 2 5 0 5) 0 x 1 atau x Sekarang. dan g(x) 0. f(x) 0 dan g(x) 7 2x 3) log (4x 2) adalah x 1 dan log g(x) f(x) f(x) log h(x) 0.

4 Jadi. selidiki f(0) 0 1 1 f( 2) 2 1 x 1 x 2 1 x 0 0 0 atau x 2 apakah f(x) 0. substitusi kembali pada p pemisalan y log f(x). 16. maka y2 3y 2 0 (y 1)(y 2) 0 y 1 atau y 2 Untuk mendapatkan nilai x. 2 0 adalah x 4 atau x 16. 0. sehingga kalian memperoleh nilai x. Aplog2 f(x) Bplog f(x) C 0 Terlebih dahulu.Contoh Tentukanlah himpunan penyelesaian dari x 1 log (x 2) x 1log (x2 3x 2) Jawab: log (x 2) x 2 2 x 2x x(x 2) x Sekarang. f(x) 0. Contoh Tentukan penyelesaian 4log2 x Jawab: 4 4 4 log x3 2 0. sehingga x 2. log2 x log2 x 4 log x3 2 2 0. penyelesaian 4log2x – 4log x3 176 176 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Dari pemisalan ini. dan h(x) 0 Oleh karena untuk x 0 dan x x 2 bukan penyelesaian. himpunan penyelesaian dari x 1 log (x 2) x 1log (x2 3x 2) adalah . Nilai y yang kalian peroleh. f(x) 0 3 0 log (x2 3x 3x 2 2) 1. g(x) 0. misalkan y plog f(x). 34log x Misalkan y 4log x. sehingga x 4. substitusilah nilai y yang kalian peroleh ke pemisalan y 4log x y y 1 2 4 log x log x 1. diperoleh Ay2 By C 0. e. maka x 0 atau Jadi. 2.

Sifat-sifat ini berguna untuk menyelesaikan pertidaksamaan logaritma. Tentukan penyelesaian persamaan-persamaan logaritma berikut. C. x 2 R berlaku x 1 x 2 jika dan hanya jika f(x1) f(x2). Ia meminta Uci memperkirakan banyak angka di depan koma jika bilangan pertama dibagi bilangan kedua. fungsi f(x) alog x merupakan fungsi turun. kalian telah mengetahui sifat-sifat fungsi logaritma. d. c. Nini Sentera merahasiakan dua bilangan. a • Untuk a 1.Asah Kompetensi a. fungsi f(x) log x merupakan fungsi naik. 3 5 d. log 30 c. Artinya. Persamaan. 3. untuk setiap x 1 . b. Bilangan pertama terdiri atas 14 angka sedangkan bilangan kedua terdiri atas 18 angka. log (x2 log (x2 log (3x 5x 3x 4) 7) 2) x 0 3 9 log x 4 x 3 log (2x 2x log (2 x 3 3) log ( x x 2 6) log x log x 1 x log (x2 2. Pertidaksamaan Logaritma Pada pembahasan sebelumnya. untuk sin x 0 dan cos x 0 GaMeMath Nini Sentera dan Uci bermain tebak-tebakan. 177 Bab 7 Fungsi. untuk setiap x 1 . 2000 b. • Untuk 0 a 1. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . 1 log 10 ( 5 log y )2 5 1 log 10 ( 5 log x )2 5 log x log y log x y log y x log xy log xy 2 log sin x 2 log cos x 2 log sin 2x. yaitu sebagai berikut. x 2 R berlaku x 1 x 2 jika dan hanya jika f(x1) f(x2). Hitunglah! a. 2 log 10 5log 10 48 (2log 5 16 5 log 2) Olimpiade Matematika SMU. 2 log2x 4) 10) e. 3 1. Artinya. e.

. loglog (x 2) 2 log 3 c. himpunan penyelesaian 3log (x HP {x x 5 atau x 4.Contoh Tentukan himpunan penyelesaian 3log (x Jawab: 3 log (x 3 log (x x 5) 0.... 2. 9. maka fungsi naik x 4 Perhatikan pula bahwa numerusnya harus lebih dari nol. 5. x R} Asah Kompetensi 1. Berarti. 4. 8. Didapat x 5.. log x log (log x 4) 4 e.. 1 2 1 3 1 2 1 2 Tentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan-pertidaksamaan logaritma berikut. log x log (x log (x2 log (x2 2 2) 2x) x 2x 3) 1) 4 3 1 log (3x 4) log (3x log (x log (x2 log (3x2 1) 3) 3) 4x 5 3log x 2 0 1) 2 0 0 1 2 log (x 7) 7.. 3 3 2 9 6 6. 5) 0 5) 3log 1 5 1 . 0. 5) 0 adalah Jadi... f. 10.. 178 Bobot soal: 70 3 ASAH KEMAMPUAN 25 5 log x 1 2 4 log( log (2x 2 3 1)) 2 log x 6 2 178 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ..5log (x 2) 4log (x 2) 0 d. log (x2 23log2x Waktu : 60 menit 1. Tentukan himpunan penyelesaian persamaan-persamaan logaritma berikut! a.. karena a 1... 3.. log x log 3 log (x 3) b. x 5 0.. g..

• Jika af(x) am.2. a 1. Bentuk-bentuk persamaan eksponen. Diketahui log (x nilai x dan y. Jika dua suara yang berintensitas I1 dan I2 mempunyai I0 Bobot soal: 10 desibel B1 dan B2. Sifat-sifat fungsi eksponen • • • • am . b 0. a 0 dan a 1. tunjukkan bahwa B1 B2 10 log I1 . Tentukanlah nilai x1 x2. maka f(x) g(x) • Jika af(x) bf(x). 2000 Rangkuman 1. Banyak desibel suatu suara yang berintensitas I didefinisikan sebagai B 10 log I . Persamaan. a 0. an = am+n am a n n 0 • • • • (am am bn mn p bn)p p am p am p bn p bn p am n amn am a mn p p a a mn a m 1 am a0 1 179 Bab 7 Fungsi. dan a b. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . maka f(x) m • Jika af(x) ag(x). b 1. f(x) ax g(x) alog x dengan f(x): fungsi eksponen g(x): fungsi logaritma 2. Tentukanlah nilai x – 4y Olimpiade Matematika SMU. maka g(x) h(x) 3. Fungsi eksponen dan fungsi logaritma adalah dua fungsi yang saling invers. 2000 Bobot soal: 10 4. 3. I2 Olimpiade Matematika SMU. 2000 x1 dan x2 adalah akar-akar persamaan 3log (9x 18) 2 x. a 0 dan a 1. Tentukanlah Bobot soal: 10 80 dan log x 2 log y 1. Diketahui xy y) log 3 9 log 4 dan 2x 1 4y x . maka f(x) • Jika f(x)g(x) f(x)h(x). Olimpiade Matematika SMU.

maka f(x) m Jika log f(x) log f(x). Bentuk-bentuk persamaan logaritma • • • • Jika alog f(x) a a log m. Sifat-sifat fungsi logaritma • • • • • a log 1 = 0 log a = 1 log 1 a log ab = b log b + alog c = alog bc • • a log b a a log c b c c a log b c a a a log b a 1 • • • log b log b log b log a a a b 1 log a a a ac log b d log b c d d c a log b 180 180 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . maka f(x) 1 a a Jika log f(x) log g(x). dan f(x) b 1 5. a b. g(x) 0.4. h(x) 0. f(x) 0. maka f(x) g(x) f(x) Jika log g(x) f(x)log h(x). g(x) 0. f(x) 0. dan g(x) 0.

C. 2 x 2 1 2 1 2 ○ ○ ○ ○ ○ log 5 p dan 3 log 11 q . . Himpunan penyelesaian pertidaksamaan x x 2 3 adalah . 2 2. x R 6. . A. x 2 ○ 1 0. E. Nilai x yang memenuhi 2 n adalah . 2 B. . x R Bab 7 Fungsi. B. 1 E. C. .x R 1 2 2 181 ○ ○ ○ ○ 0 atau 1 atau x x 0. . . 1 dan B. . A. . B. Nilai x yang memenuhi 2 2 4 3 0 log x log x 4 adalah . . b 4 3 dan b 1 1 3 3 . 4 E. 20 B. . xx xx 1. Pilihlah jawaban yang paling tepat! 1 1 3 3 ○ ○ ○ 6. 6. 12 C. Nilai x yang memenuhi 3x 5 ○ ○ 6 8 1 adalah . maka log x 2 6 4 log 4 1 ○ D. C. Jika x1 dan x2 memenuhi 2 4 ○ 1. Persamaan. . 2 dan C. 1 ○ ○ ○ 4. Nilai dari log( a2 x 2 ) log a a log 1 x2 a2 2 atau x x 1 ○ ○ ○ 0 atau 2 0 atau x D. maka x1 A. 8 atau 1 B. . 16 atau 1 4 C.Ulangan Bab 7 I. 2 atau x x ○ ○ adalah . E. ○ ○ ○ ○ ○ ○ A. . . Jika a a A. . . . {x x < 0 atau x 2} ○ ○ ○ 5. . 8 atau 2 2 9. Jika 15 3 64 7. D. . 1 C. ○ ○ ○ D. 8 atau 4 x0 xx xx x 1 . maka log 275 . (2p E. 6 42 x 2 x2 ○ . D. . B. B. . x R ○ ○ ○ atau x ○ ○ E. C. . 6 3. C. 1 2 1 2 2 x x x D. p q 2q q)(p 1) ○ ○ ○ ○ ○ ○ E. 16 atau 4 D. . x R R ○ ○ ○ ○ A. A. 3 E. . 2 ○ ○ ○ E. B. x 6. 6 dan 1 D. 4 6 3 n 4 ○ ○ ○ ○ . 2p q p 1 p 2q p 1 2q 1 p A. 4 < x < 2 ○ 8. D. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma ○ ○ ○ ○ ○ . . . x 1 2 R 1. . Himpunan penyelesaian pertidaksamaan 2 ○ ○ log x xx x0 xx xx 12 x ○ 3 adalah . 64 2 ○ ○ ○ ○ A.

Jika nilai 4 5 ) 4 (2 8x 1. Bila 1. . . 182 182 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ . Jika 3 5x 2 atau x 4 atau x 1 x 3 4} ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 6. . x2 1. x1 14. 42 18. 3 E. . C. 9 C. 12 ○ ○ ○ ○ 3 3 2 ○ ○ ○ ○ ○ ○ log ( x 3x 2x 4) 3. C. 3 B. . x2 1. . Penyelesaian dari 2log x 1 adalah . {x x 11. ○ ○ 9 maka nilai x adalah .10. . A. E. a ○ ○ ○ ○ 17. A. Jika log (3x 1) 5 log a 3 . ab E. 39 C. b C. 3 C. Bentuk b 3 3 2 dapat disederhanakan ○ ○ ○ ○ 2 3 61 20 16. 3 20. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ log 3 a dan b. x x E. A. x1 C. 1 E. . . a a B. B. C. . . ○ ○ ○ 27 0 A. maka nilai ○ ○ ○ b 13. 36 B. 1 E. 5 3 2 2 3 2 3 9 D. 2 D. . . 7 C. x2 1. Nilai x yang memenuhi adalah . . . . . x1 D. 19. . 0 D. . . B.x R ○ ○ ○ ○ ○ log 27 log 125 16 log 32 . Jika (x 1) ○ ○ 9 2 7 2 7 2 D. 5 20 maka nilai x adalah . A. x 2 2 3x 2 ○ ○ ○ maka nilai a sama dengan . 1 3 2 x x 2 atau x 6 6 6 2 atau 0 x D. . 41 12 7 2 ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 12. 0 D. . . maka nilai dari ○ ○ ○ log 15 adalah . ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ log 81 2 log 27 log 27 a ○ log 243 6. x2 1. . . A. . x1 B. A. E. x1 E. . . Jika a a a ○ D. b a (x 2 C. . A. xx x 3 x 3 A. 45 E. 48 1000 3x 4) 1 9 2 (x 2 2x 3) adalah . 9 E. . . 5 1 a2 1 ○ 61 36 9 4 D. Nilai-nilai yang memenuhi persamaan x adalah . 15. 2 B. b A.b. . . 10 ○ ○ ○ ○ ○ ○ a b menjadi . 6 B. 5 B. B. Himpunan penyesaian pertidaksamaan log 4 log (x 3) log x² adalah . 1 10 a D.

b. x 2 log x 2 6 x4 8 2 ○ ○ ○ ○ log x 2 log x 2 log x 3 2 log 3 . Persamaan. dan Pertidaksamaan Eksponen dan Logaritma . a ab ab a 1 a D. Laju peluruhan persamaan b. Hitunglah nilai x yang memenuhi tiap persamaan berikut ini! a. 2. Suatu zat radioaktif yang meluruh dapat dinyatakan dengan persamaan x(t) x(0) . 693 . f.A. 3 log 2 1 ○ ○ ○ a a b 1 ○ ○ 1 l og 5x 10 ○ log x 2 4x 4 ○ ○ ○ ○ II. C. ab a 1 b 1 e. B. d. t1 2 ○ ○ ○ ○ ○ 5x 93x 25 x2 7 3 x 4 dx dt ○ yang memenuhi x t . c. jika t 1 adalah waktu paruh ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ 183 Bab 7 Fungsi. a E. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat! 1. ○ ○ ○ ○ x3 dx dt 2 ○ ○ ○ ○ 0. h. g. e t ○ ○ ○ ○ ○ ○ 1 4 3x 3 5 x 1 3 2 2 ○ ○ ○ ○ 3 2 3x 1 dengan x(t) : Massa yang ditinggal setelah t detik x(0) : Massa awal : Konstanta peluruhan Tunjukkanlah: a.

garis x 0 dan garis C. . 2 8. 51 C. 1 2x 3 8 1 2 1 3 1 3 D. . Nilai dari 0 6. . 1 16 C. A. Jika A.200 C. 18 16 46 38 4 4 x 2 . 1 2 A. 0 E. . . . . C 2 1 1 0 2 3 . 47 B. . 9 3 10 4 2x2 x2 B. adalah . D. . 7. A. 50 D. . . 150 E. . 11. . Nilai dari A. c 19 4 1 2x 3 10 C. 1 2x 3 2 1 2x 3 4 1 2x 3 6 2x 3 4 3 dx adalah . 600 B. E. 43 7. x 4 diputar 360 mengelilingi sumbu-y. Suku ke-n dari barisan 3. 20 4 2. 39 E. xcos x sin x c D. 5x 5 5x 5 5x 5 5x 3 5x 5 A 1 2 3 4 . 0 B. Jumlah 24 suku deret 2 4 6 adalah . 9 x2 2 x 5 dx . sumbu-x. 4. . . . 22 1 3 1 3 c 4 B. 300 . 184 184 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 3 2 3 x C. . adalah . . 1. 1 B. xcos x sin x c 3. maka A(BC) adalah . 2 D. . .d. Suku kesembilan dari barisan 16. . . . Jika daerah yang dibatasi oleh grafik f(x) 1 4 8 5 20 13 2 1 18 15 46 39 4 3 E. . Diketahui f x dan f(0) 4 3 x 3 2 3 x B. D. 19 4 c c c D. . A. . xcos x sin x c E. . . xcos x c C. . . . 1 8 4. . 8. A. 3 1 3 x D. 9 1 3 x E. 5 nilai f(x) x2 x2 2x 2 9. 5. Nilai dari x sin x dx adalah . A. 1 4 C. A. . . cos x dx adalah . maka volume benda putar adalah . C. B. 1 E. . 21 E. xcos x c B. 15 D. B 0 1 10 9 4 3 4 3 .Tugas Akhir 1.

0 1 1 0 6 1 1 1 0 1 1 B. Nilai dari AB : BC adalah . 6). x 2 atau x D. 5. C. A. . 16. . . 1 A . . A. x atau x 4 C. 1 : 2 D. 4 (1 1 2). . 4. . Jika vektor a adalah . E. A 2 2 1 5 . D. 3 Nilai A3 adalah . 1 : 4 15. C. 1 atau x A. 6 17. Invers dari A. Jika P adalah (1. x 2 1 B. cos sin sin cos cos sin cos sin cos sin sin cos adalah . 2. B. 1 : 3 E. . C. 2. x 3 atau x 1 atau x 2 2 4 2 3 2 Catatan Tugas Akhir 185 . 7 6 9 8 7 9 6 8 3x 2 1 B. . . . . Misalkan A 1 0 . . E. 15). 4 D. . . A adalah titik (1. B adalah titik (2. 25 6 3 1 1 4 10 4 2 3 A. Besar dari vektor a 5 6 8 10 12. B 3 2 2 2 . B. A. 5 E. 2 3 13. 3) dan Q (4. 3). E. D. . maka nilai = . Nilai x dari (2 x 2 3 1) x 2 1 1 3 1 1 3 2 2 1 D. 2 : 3 B. D. 2 : 4 C. 1 0 26 27 . 4 9 2 3 7 2 adalah . . . 0 4 2 5 0 4 1 3 3 1 5 .10. E. . x E. B. C. 3 C. 10. 6). 2 B. Jika B 1A A. . . 11. Jika B maka BA D. 26 27 3 5 2 0 1 27 2 3 2 cos sin sin cos cos sin sin cos sin cos sin cos 1 2 1 3 E. Panjang vektor PQ adalah . . 14. dan C adalah (5. . C. . . A.

. Nilai x adalah . . log x 2 2x 2 log 3 . C. A. 6 186 186 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Diketahui log 2 x 3 2 log x 1 . B. . 2 B. A. x x x x x 3 atau x 1 3 atau x 1 3 atau x 1 3 atau x 1 3 atau x 2 2 20. x 5 atau x 2 D. D. 5 E. x 4 atau x 2 C. Diketahui 2 A. . 4 D. . Nilai x adalah . Diketahui x2 1 log x 2 3 x2 1 log x 3 .18. . . x 3 atau x 2 E. E. x 3 atau x 2 19. Nilai dari x adalah . 3 C. . x 3 atau x 2 B. .

eliminasi berarti proses menggabungkan persamaan untuk menghilangkan salah satu peubahnya sehingga lebih mudah dikerjakan suatu bilangan yang membagi bilangan lain dengan tepat. disebut juga pembagi suatu bilangan yang mengalikan bilangan-bilangan lain untuk merubah ukurannya bilangan real daerah asal daerah hasil daerah kawan deret aritmetika deret geometri diagonal eksponen elemen eliminasi : : : : : : : : : : faktor faktor skala : : 187 Glosarium . seperti 12. n adalah eksponen anggota sebuah himpunan dalam sistem persamaan.650 pada pemangkatan xn.GLOSARIUM absis asimtot barisan barisan aritmetika barisan geometri bayangan beda bilangan bilangan pokok bilangan rasional : : : : : : : : : : jarak di sepanjang sumbu horisontal pada grafik koordinat garis putus-putus pada sebuah grafik yang mewakili batas nilai dimana fungsi rasional atau hiperbola terdefinisi suatu daftar bilangan-bilangan dalam urutan dan pola tertentu barisan bilangan dimana setiap suku setelah suku pertama berlaku tambahkan bilangan tertentu pada suku sebelumnya suatu barisan bilangan dengan suku-sukunya merupakan hasil kali suku sebelumnya dengan pengali yang tetap posisi akhir dari suatu bangun yang dihasilkan dari suatu transformasi selisih suatu suku dengan suku sebelumnya pada barisan aritmetika kombinasi angka-angka. x adalah bilangan pokok suatu bilangan yang mungkin dituliskan dalam bentuk a b dimana a dan b adalah bilangan asli dan b tidak sama dengan nol suatu bilangan yang dapat ditulis dalam bentuk desimal himpunan semua nilai x (bilangan pertama dalam setiap pasangan berurutan) dalam suatu relasi himpunan semua nilai y (bilangan kedua pada setiap pasangan berurutan) pada sebuah relasi himpunan semua nilai y (bilangan kedua dalam setiap pasangan berurutan) dalam suatu relasi jumlah dari suku-suku barisan aritmetika jumlah dari suku-suku pada barisan geometri suatu garis lurus yang menghubungkan dua sudut yang berbeda dari suatu bangun pada pemangkatan xn.254 atau 36.

.fungsi : suatu aturan. atau grafik yang menghubungkan setiap anggota (biasanya suatu bilangan) dari satu himpunan bilangan pada anggota tertentu himpunan bilangan lain. suatu kalimat linear yang tidak mengandung tanda “sama dengan” ( ) pertidaksamaan linear : 188 188 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Titik tertentu tersebut terletak di tengah lingkaran sebuah bilangan yang sudah ditentukan (bilangan pokok) yang dipangkatkan untuk menghasilkan sebuah bilangan ukuran ruang di dalam bangun dua dimensi sebuah kumpulan bilangan atau peubah yang disusun sehingga berbentuk persegi panjang yang bisa digunakan untuk mewakili sistem persamaan jarak di sepanjang sumbu vertikal pada grafik koordinat suatu grafik yang persamaannya y a 0 ax2 bx c. . yang bukan merupakan variabel suatu pasangan terurut dari bilangan-bilangan yang dipasangkan dengan suatu titik pada bidang koordinat sistem untuk menyatakan posisi suatu titik pada sebuah bidang grafik hasil kali sebuah bilangan dengan dirinya sendiri kumpulan titik-titik pada bidang datar yang mempunyai jarak sama dari titik tertentu (tetap) pada bidang tersebut. biasanya berupa persamaan. dengan garis berpotongan gradien grafik invers jajargenjang keliling kongruen konstanta koordinat koordinat cartesius kuadrat lingkaran : : : : : : : : : : : : logaritma luas matriks : : : ordinat parabola pencerminan persamaan persegi panjang pertidaksamaan : : : : : : suatu transformasi (gerakan) dari bentuk geometri dengan suatu cermin kalimat matematika yang memiliki simbol “sama dengan” di dalamnya suatu segi empat yang mempunyai empat sudut siku-siku suatu kalimat/pernyataan yang memiliki satu dari simbolsimbol: . tabel. Persamaan y 2x adalah suatu fungsi yang menggandakan setiap bilangan x garis-garis yang tepat berpotongan pada sebuah titik gradien dari suatu garis adalah rasio dari perubahan pada y terhadap perubahan di x sebuah gambar yang menyatakan jawaban persamaan matematika operasi kebalikan dari suatu operasi tertentu suatu segiempat yang memiliki dua pasang sisi yang sejajar jarak di sekeliling bangun datar mempunyai ukuran dan bentuk yang sama sesuatu yang tidak berubah. .

substitusi merupakan proses penyelesaian sebuah persamaan untuk mencari sebuah peubah dan mensubstitusikan hasilnya ke persamaan kedua untuk mendapatkan satu persamaan dalam satu peubah semua bilangan dalam sebuah barisan atau bagian polinomial yang terpisah dengan tanda atau garis putus-putus atau lipatan suatu bangun datar untuk menghasilkan tepat dua bagian yang sama garis bilangan horisontal pada grafik koordinat garis bilangan vertikal pada grafik koordinat suatu operasi pada bangun geometri pada setiap titik-titiknya sehingga bangun tersebut menjadi bangun yang baru suatu transformasi (gerakan) dari bentuk geometri dengan suatu pergeseran tanpa perputaran jumlah satuan kubik bagian dalam suatu bangun ruang suku sumbu simetri sumbu-x sumbu-y transformasi translasi volume : : : : : : : 189 Glosarium .rasio substitusi : : hasil bagi dari dua bilangan yang memiliki satuan sama dalam sistem dua persamaan dengan dua peubah.

W. D. O. dan Chin Keong. F. New Syllabus. L. Matematika. Kalkulus dan Geometri Analitik. Maths Quest for Victoria. Bandung: ITB Phillips. New York: Pearson Sembiring. T.PUSTAKA ACUAN Arsyad. New York: Addison Wesley Keng Seng. M. dan Setya Budhi. W. Matematika Program Pemantapan Kemampuan Siswa. Seribu Pena Matematika SMU. Jakarta: Erlangga . H. 2001. cs. Ensiklopedi Matematika dan Peradaban Manusia. 1995. 1999. Mathematics Aplications and Connection.. 1995. 2004. Jakarta: Gematama Soka.. 2001. A. Matematika. Matematik Tingkatan 4. Bandung: Tarsito Tampomas. College Algebra and Trigonometri. Bogor: Regina Bostock. STP National Curriculum Mathematics 7A. Bandung: Yrama Widya Simangunsong. E. United Kingdom: Nelson Thornes Collins. cs. 2002. Matematika. 2002. 1990. 1986. 2004. M. New York: Mc Graw-Hill Daiman. Jakarta: Balai Pustaka Neswan. Olimpiade Matematika. 2002. 2004. Penuntun Belajar Matematika. M. cs. E. dan Varberg. L. 2002. Bandung: Ganesha Exact Demana. A. dan Maletsky.. J. B. Jakarta: Erlangga Swee Hock . H. Singapura: Shinglee Nasution. 2002. 2004. Bogor: Yudhistira Wahyudin. L. F. 2001. W. M. Matematika Plus. and Waits. Australia: John Wiley Purcell... Jakarta: Literatur Aminulhayat. Teaching Mathematics. 2000. S. 2003. Jakarta: Tarity Samudra Berlian 190 190 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam .. Logika Matematika Elementer. Kuala Lumpur: Darul Fikir Sobel. Contextual Mathematics. Y. dan Poyk. H.. E. D.

3. 5. Bernard 8 9 16 I. 3. 1. 3. 10. 6. 1. 4. 10. Tidak 300 bungkus permen A dan 200 bungkus permen B y 21 2 3 41 2 5 7 a. 5. f. 1. 2. D D D D 13. 2. 11. 2. Rp275. C D A C 13. 1. A 14. 4) (23. 8. A 3. 2. 7. 1. 10 b. C D a. 69. D 10. 3. d. B D A A 13. 11. 6. B C A 7. 5. 5. 3. d. 0) 2 3 2 1 4 14 2 2 191 191 ULANGAN BAB 3 I. 125 rad 20. 5) (0. 1. 11. 4. 4. 8 II. B D C C 9. 4. b. C 15.100 80 330 20 bulan II. c. 4) ( 1. 12. 6. C 1. 7. 2. 2. A D B 4. C A B A 5. 5. B O x II. C 14. 7. c. a.KUNCI JAWABAN ULANGAN BAB 1 I. 2. B II. 2.625 % S(t) 5t t2 15 Ayu ULANGAN BAB 4 9 . A C A D 9. e. C D A D 9. 6. ULANGAN BAB 2 I. A B D 7.00 50 buah 150 hari ( 2. 2) ( 39. 7 Catatan Kunci Jawaban . 5. B II. 7. 6. 240 ULANGAN BAB 5 I. C D 9. 1. 12) ( 30. 4. 1. A 15. A 15. 12.000. 12. 8. 0. D 14. 3. 4. 8. 3. D B C C 31 6 5. 8. 5. 14. 10. 8. 2. B A D 4. 3. b. 4. C D 9. 1. 15. B 10. 10.

4 4 1 2. 8. 18. x x z m p q n r o x 6. b. 5. 9. b. 3. x x e. 15. 13. 2. 19. 2 2 y 1 2 2 2 ULANGAN BAB 7 I. B C B A A II. a. 1. 7. 4. e. 3. 9. 10. C D B C A 11. A B D a. 14. 4. C B B B E 16. 4. 5. 10. 15. A C B B C 16. B A A A C II. 2. 1. D D A D 6. 5. A 11. 17. b. 5 9 A D B D B 11. E D A E D a. 20. 13. 5. x d. 1 2. 192 192 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . Bukti Bukti 2. 20. 12. f. 2. 7. 12.e. f. 8. 17. f. 2 x 3 Bukti 2 3 4 0 atau 1 3 TUGAS AKHIR 1. 18. 9. 3. 14. 19. A I. d. c. D C 10. 6. e. E D D 7. 1:2 1:3 1:4 2:1 3:2 Rotasi Rotasi Rotasi Rotasi Dilatasi Dilatasi 4. 1 2. 8. d. 1 2. 2. x = 1 atau x = 4 g. 1. 1. c. c. x 8 h. 3. ULANGAN BAB 6 I.

164 aturan Cramer: 77 F faktor dilatasi: 151 faktor skala: 151 fungsi eksponen: 162–165. 164 daerah hasil: 162. 171 fungsi kuadrat: 13 fungsi logaritma: 162–164. 116. 120. 72. 152 bidang koordinat: 36 bilangan kuadrat: 121 bilangan pokok: 162–164. 72 antiturunan: 15. 177 fungsi naik: 162. 29. 15 integral tertentu: 13–15. 63 Indeks Catatan 193 . 121. 16 koordinat cartesius: 44. 21–26 E elemen matriks: 50. 4. 174 bilangan rasional: 4. 65. 17. 28. 177 fungsi objektif: 41. 8 invers matriks: 69. 132. 62. 7–10. 21 integral parsial: 5. 177 luas: 13–15. 114. 174. 151 L Leibniz: 2 logaritma: 173. 148. 89. 91 G George Fredrich Gernhard Riemann: 15 I induksi matematika: 120. 121 deret geometri divergen: 117 deret geometri konvergen: 117 determinan: 69. 65. 139 D daerah asal: 162. 139. 121 deret geometri: 114. 72 barisan: 110–112. 84. 71 C cara jajargenjang: 90 cermin: 138. 74 kofaktor: 71. 124 deret aritmetika: 110–112. 124 barisan aritmetika: 110–112 barisan geometri: 114–116 beda: 110–112 bayangan: 133. 173. 138–142. 165 bilangan real: 61. 171. 121 integral: 2. 177 B baris: 52–54.INDEKS A absis: 25 adjoint: 71. 162. 5. 163 kurva: 14. 71. 6 integral tak tentu: 4. 116. 71. 117. 71. 121. 117. 18 asimtot: 162. 43–45 fungsi turun: 164. 146. 74 diagonal: 54 dilatasi: 151–153 K kaidah Sarrus: 69. 162. 21 integral trigonometri: 5. 77 kongruen: 139 konstanta: 2–5. 7 integral substitusi: 4. 163 lingkaran: 26. 95. 21–24. 171. 138. 74 kolom: 52–54. 51. 13–16. 164 deret: 110–112. 134. 114–116.

171 program linear: 39. 10 N nilai optimum: 41. 53. 61. 39 sistem persamaan linear: 76. 67. 96. 65. 58. 101 sudut rangkap: 9. 3. 74 matriks nol: 53 matriks persegi: 53. 72. 54. 71. 121. 69. 167 pertidaksamaan eksponen: 165. 89–92. 94–96. 76. 101. 65. 41 persamaan eksponen: 165. 74. 154 S saling invers: 71 seismograf: 161 sistem pertidaksamaan linear: 36. 100. 58. 86. 7 O ordinat: 29 ordo: 52. 100. 71. 97. 44 notasi sigma: 14. 74 P panjang vektor: 84. 61. 102 volume benda putar: 26–29 194 194 Matematika Aplikasi SMA dan MA Kelas XII Program Studi Ilmu Alam . 57. 102 vektor satuan: 85.M matriks: 52–55. 72. 77 skalar: 94. 64. 45 metode uji titik pojok: 41–43 model matematika: 39. 44. 85 pencerminan: 138–142 perkalian skalar: 94. 153 rotasi: 146–148. 69 matriks skalar: 53 matriks segitiga atas: 54 matriks segitiga bawah: 54 metode garis selidik: 41. 141. 37. 101 V vektor: 84–86. 116 refleksi: 138. 77 matriks baris: 53 matriks diagonal: 53 matriks identitas: 54 matriks kolom: 53 matriks minor: 71. 139. 98. 100. 62. 123 T teorema dasar kalkulus: 15 transformasi geometri: 153 translasi: 132–134 transpos matriks: 54 turunan: 2. 41 proyeksi vektor: 100–102 R rasio: 115.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer: Get 4 months of Scribd and The New York Times for just $1.87 per week!

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times