PENGERTIAN ETIKA

Dalam pergaulan hidup bermasyarakat, bernegara hingga pergaulan hidup tingkat internasional di perlukan suatu system yang mengatur bagaimana seharusnya manusia bergaul. Sistem pengaturan pergaulan tersebut menjadi saling menghormati dan dikenal dengan sebutan sopan santun, tata krama, protokoler dan lain-lain. Maksud pedoman pergaulan tidak lain untuk menjaga kepentingan masing-masing yang terlibat agar mereka senang, tenang, tentram, terlindung tanpa merugikan kepentingannya serta terjamin agar perbuatannya yang tengah dijalankan sesuai dengan adat kebiasaan yang berlaku dan tidak bertentangan dengan hak-hak asasi umumnya. Hal itulah yang mendasari tumbuh kembangnya etika di masyarakat kita. Menurut para ahli maka etika tidak lain adalah aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk. Perkataan etika atau lazim juga disebut etik, berasal dari kata Yunani ETHOS yang berarti norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah dan ukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia yang baik, seperti yang dirumuskan oleh beberapa ahli berikut ini : - Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik. - Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal. - Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya. Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini. Etika pada akhirnya membantu kitauntuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan dan yangpelru kita pahami bersama bahwa etika ini dapat

diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita, dengan demikian etika ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya
Norma-norma itu dapat dipertahankan melalui sanksi-sanksi, yaitu berupa ancaman hukuman terhadap siapa yang telah melanggarnya. Tetapi dalam kehidupan masyarakat yang terikat oleh peraturan hidup yang disebut norma, tanpa atau dikenakan sanksi atas pelanggaran, bila seseorang melanggar suatu norma, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat dan sifatnya suatu pelanggaran yang terjadi, misalnya sebagai berikut:

Semestinya tahu aturan tidak akan berbicara sambil menghisap rokok di hadapan tamu atau orang yang dihormatinya, dan sanksinya hanya berupa celaan karena dianggap tidak sopan walaupun merokok itu tidak dilarang.Seseorang tamu yang hendak pulang, menurut tata krama harus diantar sampai di muka pintu rumah atau kantor, bila tidak maka sanksinya hanya berupa celaan karena dianggap sombong dan tidak menghormati tamunya.

Mengangkat gagang telepon setelah di ujung bunyi ke tiga kalinya serta mengucapkan salam, dan jika mengangkat telepon sedang berdering dengan kasar, maka sanksinya dianggap “intrupsi” adalah menunjukkan ketidaksenangan yang tidak sopan dan tidak menghormati si penelepon atau orang yang ada disekitarnya.

Orang yang mencuri barang milik orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya, maka sanksinya cukup berat dan bersangkutan dikenakan sanksi hukuman, baik hukuman pidana penjara maupun perdata (ganti rugi). Kemudian norma tersebut dalam pergaulan hidup terdapat empat (4) kaedah atau norma, yaitu norma agama, kesusilaan, kesopanan dan hukum . Dalam pelaksanaannya, terbagi lagi menjadi norma-norma umum (non hukum) dan norma hukum, pemberlakuan normanorma itu dalam aspek kehidupan dapat digolongkan ke dalam dua macam kaidah, sebagai berikut: 1. Aspek kehidupan pribadi (individual) meliputi:

Kaidah kepercayaan untuk mencapai kesucian hidup pribadi atau kehidupan yang beriman.

Kehidupan kesusilaan, nilai moral, dan etika yang tertuju pada kebaikan hidup pribadi demi tercapainya kesucian hati nu-rani yang berakhlak berbudi luhur (akhlakul kharimah). 2. Aspek kehidupan antar pribadi (bermasyarakat) meliputi:

Kaidah atau norma-norma sopan-santun, tata krama dan etiketdalam pergaulan sehari-hari dalam bermasyarakat (pleasantliving together).

Kaidah-kaidah hukum yang tertuju kepada terciptanya ketertiban, kedamaian dan keadilan dalam kehidupan bersama atau bermasyarakat yang penuh dengan kepastian atau ketenteraman (peaceful living together).Sedangkan masalah norma non hukum adalah masalah yang cukup penting dan selanjutnya akan dibahas secara lebih luas mengenai kode perilaku dan kode profesi Humas/PR, yaitu seperti nilai-nilai moral, etika, etis, etiket, tata krama dalam pergaulan sosial atau bermasyarakat, sebagai nilai aturan yang telah disepakati bersama, dihormati, wajib dipatuhi dan ditaati. Norma moral tersebut tidak akan dipakai untuk menilai seorang dokter ketika mengobati pasiennya, atau dosen dalam menyampaikan materi kuliah terhadap para mahasiswanya, melainkan untuk menilai bagaimana sebagai profesional tersebut menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik sebagai manusia yang berbudi luhur, juiur, bermoral, penuh integritas dan bertanggung jawab.Terlepas dari mereka sebagai profesional tersebut jitu atau tidak dalam memberikan obat sebagai penyembuhnya, atau metodologi dan keterampilan dalam memberikan bahan kuliah dengan tepat. Dalam hal ini yang ditekankan adalah “sikap atau perilaku” mereka dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai profesional yang diembannya untuk saling menghargai sesama atau kehidupan manusia. Pada akhirnya nilai moral, etika, kode perilaku dan kode etik standard profesi adalah memberikan jalan, pedoman, tolok ukur dan acuan untuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang akan dilakukan dalam berbagai situasi dan kondisi tertentu dalam memberikan pelayanan profesi atau keahliannya masingmasing. Pengambilan keputusan etis atau etik, merupakan aspek kompetensi dari perilaku moral sebagai seorang profesional yang telah memperhitungkan konsekuensinya, secara matang baik-buruknya akibat yang ditimbulkan dari tindakannya itu secara obyektif, dan sekaligus memiliki tanggung jawab atau integritas yang tinggi. Kode etik profesi dibentuk dan disepakati oleh para profesional tersebut bukanlah ditujukan untuk melindungi kepentingan individual (subyektif), tetapi lebih ditekankan kepada kepentingan yang lebih luas (obyektif).
Etiket

Pengertian etiket dan etika sering dicampuradukkan, padahal kedua istilah tersebut terdapat arti yang berbeda, walaupun ada persamaannya. Istilah etika sebagaimana dijelaskan sebelumnya adalah berkaitan dengan moral (mores), sedangkan kata etiket adalah berkaitan dengan nilai sopan santun, tata krama dalam pergaulan formal. Persamaannya adalah mengenai perilaku manusia secara normatif yang etis. Artinya memberikan pedoman atau norma-norma tertentu yaitu bagaimana seharusnya seseorang itu melakukan perbuatan dan

tidak melakukan sesuatu perbuatan.Istilah etiket berasal dariEt iq u e tt e (Perancis) yang berarti dari awal suatu kartu undangan yang biasanya dipergunakan semasa raja-raja di Perancis mengadakan pertemuan resmi, pesta dan resepsi untuk kalangan para elite kerajaan atau bangsawan. Dalam pertemuan tersebut telah ditentukan atau disepakati berbagai peraturan atau tata krama yang harus dipatuhi, seperti cara berpakaian (tata busana), cara duduk, cara bersalaman, cara berbicara, dan cara bertamu dengan si kap serta perilaku yang penuh sopan santun dalam pergaulan formal atau resmi.Definisi etiket, menurut para pakar ada beberapa pengertian, yaitu merupakan kumpulan tata cara dan sikap baik dalam pergaulan antar manusia yang beradab. Pendapat lain mengatakan bahwa etiket adalah tata aturan sopan santun yang disetujui oleh masyarakat tertentu dan menjadi norma serta panutan dalam

bertingkah lake sebagai anggota masyarakat yang baik dan menyenangkan.Menurut K. Bertens, dalam buku berjudul Etika, 1994. yaitu selain ada persamaannya, dan juga ada empat perbedaan antara etika dan etiket, yaitu secara umumnya sebagai berikut:

1.Etika adalah niat, apakah perbuatan itu boleh dilakukan atau tidak sesuai
pertimbangan niat baik atau buruk sebagai akibatnya.Etiket adalah menetapkan cara, untuk melakukan perbuatan benar sesuai dengan yang diharapkan.

2.Etika adalah nurani (bathiniah), bagaimana harus bersikap etis dan baik
yang sesungguhnya timbul dari kesadaran dirinya.Etiket adalah formalitas (lahiriah), tampak dari sikap luarnya penuh dengan sopan santun dan kebaikan. 3.Etika bersifat absolut, artinya tidak dapat ditawar-tawar lagi, kalau perbuatan baik mendapat pujian dany a n g salah harus mendapat sanksi.Etiket bersifat relatif, yaitu yang dianggap tidak sopan dalam suatu kebudayaan daerah tertentu, tetapi belum tentu di tempat daerah lainnya.

4.Etika berlakunya, tidak tergantung pada ada atau tidaknya orang lain yang
hadir.Etiket hanya berlaku, jika ada orang lain yang hadir, dan jika tidak ada orang lain maka etiket itu tidak berlaku. (dari berbagai sumber)

http://asyilla.wordpress.com/2007/06/30/pengertian-etika/

Sunday, March 19, 2006
ETIKA PROFESI DAN TANGGUNG JAWAB PROFESI
Diposting oleh Y0u_N13 pada 3/19/2006 06:21:00 PM
Pengertian Profesi dan Pelaksanaan Profesi

Istilah profesi telah dimengerti oleh banyak orang bahwa suatu hal yang berkaitan dengan bidang tertentu atau jenis pekerjaan (occupation) yang sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan keahlian, sehingga banyak orang yang bekerja tetapi belum tentu dikatakan memiliki profesi yang sesuai. Tetapi dengan keahlian saja yang diperoleh dari pendidikan kejuruan, juga belum cukup untuk menyatakan suatu pekerjaan dapat disebut profesi. Tetapi perlu penguasaan teori sistematis yang mendasari praktek pelaksaan, dan penguasaan teknik intelektual yang merupakan hubungan antara teori dan penerapan dalam praktek. Adapun hal yang perlu diperhatikan oleh para pelaksana profesi.
1. Etika Profesi

Berkaitan dengan bidang pekerjaan yang telah dilakukan seseorang sangatlah perlu untuk menjaga profesi dikalangan masyarakat atau terhadap konsumen (klien atau objek). Dengan kata lain orientasi utama profesi adalah untuk kepentingan masyarakat dengan menggunakan keahlian yang dimiliki. Akan tetapi tanpa disertai suatu kesadaran diri yang tinggi, profesi dapat dengan mudahnya disalahgunakan oleh seseorang seperti pada penyalahgunaan profesi seseorang dibidang komputer misalnya pada kasus kejahatan komputer yang berhasil mengcopy program komersial untuk diperjualbelikan lagi tanpa ijin dari hak pencipta atas program yang dikomesikan itu. Sehingga perlu pemahaman atas etika profesi dengan memahami kode etik profesi.
2. Kode Etik Profesi

Kode etik profesi merupakan sarana untuk membantu para pelaksana seseorang sebagai seseorang yang professional supaya tidak dapat merusak etika profesi. Ada tiga hal pokok yang merupakan fungsi dari kode etik profesi :

Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan. Maksudnya bahwa dengan kode etik profesi, pelaksana profesi mampu mengetahui suatu hal yang boleh dia lakukan dan yang tidak boleh dilakukan.

Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan. Maksudnya bahwa etika profesi dapat memberikan suatu pengetahuan kepada masyarakat agar juga dapat memahami arti pentingnya suatu profesi, sehingga memungkinkan pengontrolan terhadap para pelaksana di lapangan keja (kalanggan social).

Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi. Arti tersebut dapat dijelaskan bahwa para pelaksana profesi pada suatu instansi atau perusahaan yang lain tidak boleh mencampuri pelaksanaan profesi di lain instansi atau perusahaan.
3. Penyalahgunaan Profesi

Dalam bidang computer sering terjadi penyalahgunaan profesi contohnya penjahat berdasi yaitu orang-orang yang menyalahgunakan profesinya dengan cara penipuan kartu kredit, cek, kejahatan dalam bidang komputer lainnya yang biasa disebut Cracker dan bukan Hacker, sebab Hacker adalah Membangun sedangkan Cracker Merusak. Hal ini terbukti bahwa Indonesia merupakan kejahatan komputer di dunia diurutan 2 setelah Ukraine. Maka dari itu banyak orang yang mempunyai profesi tetapi tidak tahu ataupun tidak sadar bahwa ada kode Etik tertentu dalam profesi yang mereka miliki, dan mereka tidak lagi bertujuan untuk menolong kepentingan masyarakat, tapi sebaliknya masyarakat merasa dirugikan oleh orang yang menyalahgunakan profesi.

4. Kesimpu lan

Kesadara n itu penting dan lebih .

penting lagi kesadara n itu .

timbul dari Diri kita masing - .

masing yang sebentar lagi akan .

menjadi pelaksan a profesi di bidang .

kompute r disetiap tempat kita .

dan selalu memaha .bekerja.

mi dengan baik atas Etika .

Profesi yang memban gun dan .

bukan untuk merugik .

sesama manusia. . dan alam.1 Latar Belakang Masalah 2. yang menyangkut peri kehidupan manusia dalam hubungannya dengan Tuhan.an orang lain.2 Pengertian Etika Etika adalah suatu ajaran yang berbicara tentang baik dan buruknya yang menjadi ukuran baik buruknya atau dengan istilah lain ajaran tenatang kebaikan dan keburukan. BAB II PEMBAHASAN 2.

2. sejak 1953 – mengutip dari Bertens. etika mempunyai arti sebagai : “ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak (moral)”.Istilah Etika berasal dari bahasa Yunani kuno. kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak. kepada Allah. Kalau kita misalnya sedang membaca sebuah kalimat di berita surat kabar “Dalam dunia bisnis etika merosot terus” maka kata „etika‟ di sini bila dikaitkan dengan arti yang terdapat dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tersebut tidak cocok karena maksud dari kata „etika‟ dalam kalimat tersebut bukan etika sebagai ilmu melainkan „nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat‟. padang rumput.Bertens. secara etimologis (asal usul kata). kebiasaan/adat. Ethos mempunyai banyak arti yaitu : tempat tinggal yang biasa. mempunyai arti : 1. Jadi. 3.2000). Dari perbadingan kedua kamus tersebut terlihat bahwa dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama hanya terdapat satu arti saja yaitu etika sebagai ilmu. cara berpikir. Kitab kitabnya. perasaan. ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak). akhlak. 1988 – mengutip dari Bertens 2000). Jadi arti kata „etika‟ dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tidak lengkap.watak. 2000). Sedangkan kata „etika‟ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang baru (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. dan . orang yang tidak percaya. etika mempunyai arti yaitu ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan (K. nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat. Malaikat malaikat Nya. 2. Rasul Rasul Nya. sikap. Sedangkan arti ta etha yaitu adat kebiasaan. kandang. Dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama (Poerwadarminta. Sedangkan Kamus Bahasa Indonesia yang baru memuat beberapa arti. Bentuk tunggal kata „etika‟ yaitu ethos sedangkan bentuk jamaknya yaitu ta etha.3 Pengertian Kafir Kafir secara garis besar bisa diartikan sebagai orang yang menutup dirinya dari kebenaran. Arti dari bentuk jamak inilah yang melatar-belakangi terbentuknya istilah Etika yang oleh Aristoteles dipakai untuk menunjukkan filsafat moral.

contonya : hadis rasulullah "barang siapa yang menfitnah. mengingkari nikmat-nikmat Tuhan dan tidak berterima kasih kepada-Nya (QS. Hmm. Hal ini tercermin pada sejarah Islam periode Madinah (masyarakat Madani) dimana Muslim nonMuslim dpt hidup berdampingan secara damai dalam kepemimpinan Muhammad SAW.. dia adalah fasik dan membunuh orang muslim adalah kafir"wallahu a'lam.menolak. Dan semoga setelah paham betul akan pengertian kafir tersebut kita bisa menjaga diri agar tidak termasuk dalam golongan kafir. barangkali ada yang mau menjelaskan secara lebih mendalam pengertian dan seputar kafir setelah dikembalikan pada Al Quran dan Hadist? Tapi dimohon dengan sangat jangan menunjuk orang atau golongan tertentu. maka dia kafir. Kafir (non-Muslim) dalam perspektif negara Islam menurut Ibnu Arabi tetaplah harus dijamin hak dan kewajibannya sebagai warga negara. QS. Kafir berasal dari kata "kafaro" yang artinya tertutup. Ada juga hadist Muslim yang menyebutkan : " Janganlah kamu membenci bapakmu. pengertianya:hati manusia yang tertutup atau menolak kebenaran yang hakiki berasal dari Allah dan rasulnya. 2.16:55." Pengertian 'kafir' tentunya sangatlah luas. karena kita tidak boleh sembarangan menunjuk orang lain sebagai kafir.14:22). 2.tapi ada juga orang Islam yang di jatuhi hukum kafir.44). 4. 30:44). Dalam Al-Qur’an secara umum kafir berarti: 1. Ada orang kafir yang memang tidak mengakui Allah sbg rab. lari dari tanggung jawab (QS.kerana amalnya. Thread ini hanya sebagai instropeksi aja. 30:34). 5.4 Ayat dan Hadist yang berhubungan Sebenarnya banyak sekali ayat dan hadist tentang orang kafir berikut diantaranya:  . karena ada juga yang mendefinisikan kafir sebagai orang yang meninggalkan amal sholeh yang diperintahkan Allah. meninggalkan amal soleh yang diperintahkan Allah (QS. 3.hari kiamat. menolak hukum Allah (QS. Siapa yang membenci bapaknya.

[Ali „Imrân/3: 28]  “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum. untukmu agamamu. maka ia termasuk kaum tersebut”. pelindung. dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. 2. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. dan oleh Al Albani dalam “Al Irwaa`”: (1269) .” 2. Katakanlah: “Hai orang-orang kafir. Banyak dalil yang menunjukkan hal tersebut diantaranya firman Allah Al-‘Azîz Al-Hakîm : 1 Dikeluarkan oleh Abu Dawud dalam “Al Libaas” bab tentang libaasu sy syuhroti: (4033). dan oleh Ahmad:(5232) dari hadis Ibnu Umar rodhiyallaahu‟anhumaa. Kafir seperti ini tidak boleh dibunuh selama ia masih menaati peraturan-peraturan yang dikenakan kepada mereka. pemimpin. Dan dishahihkan oleh Al „Irooqiy dalam “Takhrriju l ihyaa`”: (1/359). agamaku. dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. 4. yaitu orang kafir yang membayar jizyah (upeti) yang dipungut tiap tahun sebagai imbalan bolehnya mereka tinggal di negeri kaum muslimin. penolong) dengan meninggalkan orang-orang mukmin.Artinya: Janganlah orang-orang Mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali (teman akrab. 6. dan dihasankan oleh Ibnu Hajar dalam “Fathu l Baariy”: (10/288). dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. dan untukkulah. 1  Artinya: 1. 5. 3.5 Pembagian Kafir Kafir dalam syari’at Islam terbagi empat : -Pertama : Kafir dzimmy.

yaitu orang-orang kafir yang telah terjadi kesepakatan antara mereka dan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu yang telah disepakati. hendaklah kalian berlaku istiqomah (pula) terhadap mereka. Dan dalam hadits Buraidah radhiyallahu ‘anhu. sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan shôgirun (hina. rendah. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka. apa saja yang mereka jawab dari tiga perkara itu maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka . AtTaubah : 7). Dan kafir seperti ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang mereka menjalankan kesepakatan yang telah dibuat. Dan dalam hadits Al-Mughîroh bin Syu’bah radhiyallahu ‘anhu. beliau berkata. ْ ِ ْ ُّ َ َ‫أَيسََب زسُْٕ ل زبَُِّب صهَّٗ هللاُ عهَيّ ٔآنِّ ٔسهَّى أٌَ َُقَبحِهَكى حخَّٗ حَعبُدْٔ ا هللاَ ٔحْ دُِ أَْٔ حُؤدْٔ ا انجصيَت‬ ْ َ َ َ ِ َ ِْ َ ُ ْ َ َ َ ُْ َ َ ُ َ َ َ “Kami diperintah oleh Rasul Rabb kami shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam untuk memerangi kalian sampai kalian menyembah Allah satu-satunya atau kalian membayar Jizyah”. Allah Jalla Dzikruhu berfirman.“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah). apabila mereka menolak maka mintalah pertolongan kepada Allah kemudian perangi mereka”. patuh)”. At-Taubah : 29). (QS. Kemudian beliau berkata : “Berperanglah kalian di jalan Allah dengan nama Allah. Dan Allah berfirman. apabila mereka menolak maka mintalah jizyah (upeti) dari mereka dan apabila mereka memberi maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. “Maka selama mereka berlaku istiqomah terhadap kalian. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. “Kecuali orang-orang musyrikin yang kalian telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi dari kalian sesuatu pun (dari isi perjanjian) dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kalian. ‫كبٌَ زسُْٕ ل هللاِ صهَّٗ هللا ُ عهَيّ ٔآنِّ ٔسهَّى إِذا أَيس أَييسًا عهَٗ جيْش أَْٔ سسيَّت أَْٔ صبِ ُ فِي خَبصخِّ بِخَقٕٖ هللاِ ٔيٍ يعُّ يٍ انًسهًِيٍَ خيسًا ثُى قَبل‬ ُ َ َ َ ْ ِ َ َّ َ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ ٍ ِ َ َ َّ ْ َ ْ ِ ْ ُ ْ ْ ِ َ َ ْ َ َ ْ َ َ َ ْ ِ َّ ٍ َ ْ َ ْ َ َ ْ َ ُ ُ ْ ُ ْ َ ْ َ ْ ِ ِ ْ ُ ْ ِ َ َّ ُ َ ْ َ ْ ‫أُغصْٔ ا بِبسْى هللاِ فِي سبِيم هللاِ قَبحِهُْٕ ا يٍ كفَس بِبهللِ أُغصْٔ ا ٔالَ حَغهُّْٕ ا ٔالَ حَغدزُْٔ ا ٔالَ حًُثِّهُْٕ ا ٔالَ حَقخُهُْٕ ا ٔنِيدًا ٔإِذا نَقِيْجَ عدٔك يٍَ انًشسكي‬ ٍَ َ ِ َ َ َ ِ ِ َ َ‫فَبدعُٓى إِنَٗ ثَالَد خصبل فَأَيَّخٍُُٓ يب أَجببُْٕ ك فَبقبَمْ يُُٓى ٔكف عُُٓى ثُى ادعُٓى إِنَٗ السالَو فَئٌِ أَجببُْٕ ك فَبقبَمْ يُُٓى ٔكف عُُٓى فَئٌِ ُْى أ‬ ْ ْ ْ َ َّ ُ َ ْ ْ ِ ْ َ ْ ِ ْ ِْ َّ ُ ْ َّ ْ ْ َ َّ ُ َ ْ ْ ِ ْ َ ُ ْ ‫ْ بَْٕ ا‬ َ ْ َ َ ْ ٍ َ ِ ِ ْ ِ ْ ُ َ ْ ِ ْ ‫فَس ْهُٓى انجصيَتَ فَئٌِ ُْى أَجببُْٕ ك فَبقبَمْ يُُٓى ٔكف عُُٓى فَئٌِ ُْى أَبَْٕ ا فَبسخَعٍ بِبهللِ ٔقَبحِ ْهُٓى‬ ْ ْ ْ ْ ْ َ َّ ُ َ ْ ْ ِ ْ َ َ ْ ْ َ “Adalah Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam apabila beliau mengangkat amir/pimpinan pasukan beliau memberikan wasiat khusus untuknya supaya bertakwa kepada Allah dan (berwasiat pada) orang-orang yang bersamanya dengan kebaikan. maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya . (QS. Kedua : Kafir mu’ahad. berperanglah kalian dan jangan mencuri harta rampasan perang dan janganlah mengkhianati janji dan janganlah melakukan tamtsîl (mencincang atau merusak mayat) dan janganlah membunuh anak kecil dan apabila engkau berjumpa dengan musuhmu dari kaum musyrikin dakwailah mereka kepada tiga perkara. serulah mereka kepada Islam apabila mereka menerima maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. bunuhlah siapa yang kafir kepada Allah.

” Dan Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. AtTaubah : 4). maka lindungilah ia agar ia sempat mendengar firman Allah. At-Taubah : 6). Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berpendapat bahwa kata Mu’ahad dalam hadits di atas mempunyai cakupan yang lebih luas. agar supaya mereka berhenti”. siapa yang menzholimi seorang mu’ahad. yaitu orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin atau sebagian kaum muslimin. ‫ذيتُ انًسهًِيٍَ ٔاحدةٌ يَسعٗ بَِٓب أَدََبُْى‬ ْ ْ َ ْ َ ِ َ ْ ِ ْ ُ ْ َّ ِ “Dzimmah (janji. dan mereka tidak takut (akibat-akibatnya).” (QS. maka saya adalah lawan bertikainya pada hari kiamat. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui”.” Ketiga : Kafir musta’man. “Jika mereka merusak sumpah (janji) nya sesudah mereka berjanji. (QS. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.sampai batas waktunya. kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. “Dan jika seorang di antara kaum musyrikin meminta perlindungan kepadamu. (QS. At-Taubah : 12). Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. karena mereka itu tidak beriman. َ ‫أَال يٍ ظَهَى يعبَْدًا، أَٔ اَخَقَصُّ، أَْٔ كهَّفَُّ فَْٕ ق طَبقَخِّ، أَْٔ أَخر يُُّ شيئًب بِغيْس طيب ََفْس، فَأَََب حجيجُّ يَْٕ و انقِيَبيت‬ ُ ِْ َ َ َ ْ ِ َُ َ ْ َ َ ِ َ ْ َ ِ ِْ ِ َ َْ ِْ َ َ ِ ٍ “Ingatlah. maka perangilah pemimpin-pemimpin kekafiran itu. (Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka. Beliau berkata. atau jaminan keamanan dari seorang muslim. Kafir jenis ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang masih berada dalam jaminan keamanan. baik dengan akad jizyah. sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya. . membebaninya di atas kemampuannya atau mengambil sesuatu darinya tanpa keridhaan dirinya. ِْ ‫يٍ قَخَم يعبَْدًا نَى يَسحْ زائِحتَ انجَُّت ٔإٌِ زيحَٓب حُْٕ جد يٍ يسيسة أَزْ بَعيٍَ عَبيب‬ َ ْ ِ َّ َ ِ َ ْ َ َ َ ْ َُ َ ْ َ َِ ِْ َ ْ ِ َُ ً “Siapa yang membunuh kafir Mu’ahad ia tidak akan mencium bau surga dan sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun”. Dan Allah Jallat ‘Azhomatuhu menegaskan dalam firman-Nya. diusahakan oleh orang yang paling bawah (sekalipun)”. jaminan keamanan dan tanggung jawab) kaum muslimin itu satu. “Dan yang diinginkan dengan (Mu’ahad) adalah setiap yang mempunyai perjanjian dengan kaum muslimin. dan mereka mencerca agama kalian. AL-Anfal : 55-56) Dan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam bersabda. perjanjian dari penguasa. karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang tidak dapat dipegang janjinya. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam berpesan. “Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir. (QS. Dan dalam hadits ‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu. Dan Allah ‘Azza wa Jalla menegaskan. merendahkannya.

1420 H). Dan dari ulama masa kini seperti Syaikh Ibnu Baz (w. Syaikh ‘Abdullah Al-Bassam (w. Syaikh Al-Albany (w. Syaikh Sholih Al-Fauzan. bahwa tiga kafir di atas. Dan bagi siapa yang menelaah buku-buku fiqih dari berbagai madzhab akan menemukan benarnya pembagian ini tanpa perselisihan. maka siapa yang diberikan kepadanya Aman dari seorang muslim maka haram atas (muslim) yang lainnya mengganggunya sepanjang ia masih berada dalam Amannya. baik laki-laki dan perempuan.5 Etika Terhadap Orang Kafir Orang Muslim meyakini bahwa seluruh agama adalah batil kecuali agama Islam yang merupakan agama yang benar.” Keempat : Kafir harby. 1422 H). mu’ahad dan musta`man adalah termasuk jiwa yang diharamkan untuk dibunuh sebagaimana yang telah lalu. . Al-An’am : 151) Berkata Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’dy rahimahullah. Syaikhul Islam Ibnu Tamiyah.” 2. kecuali pemeluk agama Islam. dan sebagaimana yang ditegaskan dalam firman-Nya. yaitu kafir dzimmi. 1420 H). (kafir) dzimmi. Maknanya bahwa Aman kaum muslimin kepada orang kafir itu adalah sah (diakui). Syaikh Ibnu ‘Utsaimin (w. “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar. 1421 H).” Dan dalam hadits Ummu Hani` radhiyallahu ‘anha. Dan harus kami tegaskan disini. dan (jiwa) kafir yang terlindung dengan perjanjian dan keterikatan." (Ali Imran: 19). "Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam.” (QS. beliau berkata. 1424 H) dan lain-lainnya. “Kami telah lindungi orang yang engkau lindungi wahai Ummu Hani`”. Mereka yakin karena dalildalil berikut: Firman Allah Ta‘ala.-pent) menyangka bahwa ia boleh membunuh orang yang telah saya lindungi (yaitu) si Fulan bin Hubairah. Maka Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. dan bahwa para pemeluk semua agama adalah kafir.” Dan berkata Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimîn rahimahullah. ْ ‫يَب زسُْٕ ل هللاِ شعى ابٍُْ أُيي أَََُّّ قَبحِم زجالً قَد أَجسْ حُُّ فَالٌََ بٍَ ُْبَيسةَ فَقَبل زسُْٕ ل هللاِ صهَّٗ هللاُ عهَيّ ٔآنِّ ٔسهَّى قَد أَجسْ ََب يٍ أَجسْ ث يَب أُو َْبَِئ‬ ُ َ َ َ ْ َ َ َ ِ َ ِْ َ َ َ ْ َ ْ ُ َ ٌ ْ ِّ َ َ َّ ِ َ ْ َ ََ َ ٍ “Wahai Rasulullah anak ibuku (yaitu ‘Ali bin Abi Tholib. “Dan firman-Nya “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar” dia adalah jiwa muslim. karena mereka orang-orang Mukmin dan orang-orang Muslim. yaitu jiwa seorang muslim. Kafir jenis inilah yang disyari’atkan untuk diperangi dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam syari’at Islam. kecil dan besar. Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy (w. Demikianlah pembagian orang kafir telah masyhur dalam uraian para ulama seperti Imam Empat. “Dan jiwa yang diharamkan oleh Allah adalah jiwa yang terjaga.Berkata Imam An-Nawawy rahimahullah : “Yang diinginkan dengan Dzimmah di sini adalah Aman (jaminan keamanan). mu’ahad dan mus`tamin. yaitu kafir selain tiga di atas. Ibnul Qayyim dan lain-lainnya.

dan tidak meridhai Syariat selain Syariat Islam." (Al-Mujadilah: 22). dan berbuat baik kepada orang-orang kafir. Untuk itu. maka orang Muslim pun membenci orang kafir. 3. orang Muslim mengetahui bahwa semua agama sebelum Islam telah dihapus dengan Islam. karena Allah Ta‘ala berfirman. sebab cinta dan benci itu harus karena-Nya. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Tidak memberikan loyalitas dan kasih sayang kepadanya. maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. "Allah tidak melarang kalian untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangi kalian karena agama dan tidak (pula) mengusir kalian dari negeri kalian. Allah Ta‘ala membolehkan berbuat adil. dan berbuat baik kepadanya jika ia bukan orang kafir yang harus diperangi. Allah Ta‘ala tidak menerima agama selain Islam dari siapa pun. karena dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta‘ala." (Ali Imran: 28). 4. kecuali orang-orang kafir yang wajib diperangi. Dengan dalil-dalil Ilahi yang benar di atas. dan telah Ku-cukupkan kepada kalian nikmat-Ku. dan bahwa Islam adalah agama seluruh manusia. dan tidak meridhainya. Oleh karena itu. "Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. dan telah Kuridhai Islam menjadi agama bagi kalian." (Al-Mumtahanah: 8). Benci kepada orang kafir karena kebencian Allah Ta‘ala kepadanya. selagi Allah Azza wa Jalla membencinya karena kekafirannya. 2. ia menerapkan etika-etika berikut terhadap orang kafir: 1." (Ali Imran: 85). karena meridhai kekafiran adalah kekafiran. Berbuat adil terhadapnya. Dari sinilah. atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. karena kebencian-Nya kepadanya."Barangsiapa mencari agama selain agama Islam. orang Muslim menyadari bahwa siapa saja yang tidak menyembah Allah Ta‘ala dengan agama Islam ia orang kafir. karena mereka . Oleh karena itu. sekalipun orang-orang itu bapak-bapak. "Janganlah orang-orang Mukminin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang Mukminin. saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya." (Al-Maidah: 3). Pada ayat yang mulia di atas. "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kalian agama kalian. Tidak mengakui kekafirannya.

" (Diriwayatkan Muslim). karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. memberinya minum jika ia kehausan. Menyayanginya dengan kasih sayang umum dengan memberinya makan jika ia lapar. "Pada setiap orang yang mempunyai hati yang basah terdapat pahala. dan orang Kristen.. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. kemudian beliau memenuhi undangannya. mengobatinya jika ia sakit. dan boleh menikahi wanita-wanita kafir dan Ahli Kitab. Dikisahkan dengan shahih bahwa Rasulullah saw. Hadits ini shahih)." (Diriwayatkan Muslim). dan kehormatannya. ‘Hai hamba-hamba-Ku. "Makanan orang-orang yang diberi Al-Kitab itu halal bagi kalian. 7. Tidak menikahkan wanita Mukminah dengannya. "Allah Ta‘ala berfirman. . Ia boleh memberinya hadiah. dan memakan makanan yang dihidangkan kepada beliau." (Al Maidah: 5). Tidak mengganggu harta." (Al-Mumtahanah: 10). menyelamatkannya dan kebinasaan. "Mereka (wanita-wanita Mukminah) tersebut tidak halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tidak halal pula bagi mereka. diundang makan oleh orang Yahudi Madinah. "Sayangilah orang yang ada di bumi niscaya engkau disayangi siapa yang ada di langit. darah. Hadits ini shahih). 6.mempunyai ketentuan-ketentuan tersendiri dalam ketentuan orang-orang yang wajib diperangi." (Diriwayatkan Ath-Thabrani dan Al-Hakim. "Barangsiapa menyakiti orang kafir dzimmi. 5." (Diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah. dan menjauhkan gangguan daripadanya. jika ia bukan termasuk orang yang wajib diperangi. Oleh karena itu. berdasarkan dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta‘ala. berdasarkan dalil-dalil berikut: Allah Ta'ala melarang pernikahan wanita Mukminah dengan orang kafir secara mutlak dalam firman-Nya. menerima hadiahnya. dan Aku mengharamkannya terhadap kalian. maka Aku menjadi lawannya pada hari kiamat.. 8. dan memakan hadiahnya jika ia Ahli Kitab orang Yahudi. sesungguhnya Aku haramkan kezhaliman atas Diri-Ku. kalian jangan saling menzhalimi'.

karena Rasulullah bersabda."Dan janganlah kalian menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita Mukmin) sebelum mereka beriman. ‘Wa‘alaikum' (juga atas kalian). dan cukurlah kumis. atau kopiah." (Muttafaq Alaih)." kemudian beliau mendoakan balik. bila kalian telah membayar maskawin mereka dengan maksud menikahinya. 12. ia menjawabnya dengan mengatakan." (Al-Baqarah: 221). dan memperbaiki urusanmu. maka katakan kepada mereka. dan memperbaiki urusan kalian. tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundikgundik. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. 11. Jika kalian bertemu dengan salah seorang dari mereka di jalan. mengecatnya jika ia tidak mengecatnya. "Semoga Allah memberi petunjuk kepadamu." Karena Rasulullah pernah bersin di samping orang orang Yahudi. misalnya memanjangkan jenggotnya jika ia tidak memanjangkannya. dan berbeda dengannya dalam pakaian. "Hendaklah kalian berbeda dan orang-orang musyrik. Karena Rasulullah bersabda. 9. ia termasuk mereka." (Muttafaq Alaih). Hadits ini hasan).." 10. ." (Muttafaq Alaih). maka mendorongnya ke jalan yang paling sempit baginya. Tidak memulai ucapan salam kepadanya." (Diriwayatkan Abu Daud dan AthThabrani. "Wa'alaikum (juga atas kalian)"." (Al-Maidah: 5). dan jika orang kafir mengucapkan salam kepadanya. dan tidak menirunya dalam hal-hal yang tidak penting. "Dan barangsiapa meniru satu kaum. panjangkan jenggot. "Jika orang-orang Ahli Kitab mengucapkan salam kepada kalian. Mendoakannya jika ia bersin dengan memuji Allah dan berkata. Menyempitkan ruang geraknya jika bertemu dengannya di salah satu jalan ke jalan yang paling sempit. karena mengharap mereka berkata. Tampil beda dengannya. "Semoga Allah merahmatimu. "Semoga Allah memberi petunjuk kepada kalian. Allah Ta‘ala membolehkan seorang Muslim menikahi wanita-wanita Ahli Kitab dalam firman-Nya. "Janganlah kalian memulai mengucapkan salam kepada orang-orang Yahudi dan orangorang Kristen. "(Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanitawanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al-Kitab sebelum kalian.

2. "Rubahlah ini (rambut putih) dan tinggalkan warna hitam. dan ketertiban beragama sehingga terjadi kedamaian. Kita berakhlak pada orang kafir pun mempunyai hikmah/ manfaat. Agar kita tidak menyerupai orang kafir. Sedang mewamainya dengan warna hitam dilarang Rasulullah saw. kenyamanan. 4. atau rambut dengan warna kuning.Islam memang mengakui adanya agama laintetapi Islam tidak mengakui apa yang mereka yakini( tidak mengakui kekafirannya). atau merah.6 Hikmah Berakhlak Terhadap Orang Kafir Sesuatu yang diciptakan oleh Allah pasti ada hikmahnya.. Memupuk sikap tenggang rasa dan toleransiantar umat. ia termasuk mereka. 3. Dapat menjaga hubungan kita dengan orang kafiragar tidak terlalu jauh hubungan kita." (Muttafaq Alaih). Agar terjadi keamanan. Hikmahnya antara lain: 1. Maksudnya mewarna jenggot."Sesungguhnya orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen tidak mengecat. 5. Agar kita hidup di dunia bisa saling rukun satu sama lainnya. PENGERTIAN ETIKA ." (Diriwayatkan Al-Bukhari). 6. Agar kita mengetahui tentang larangan menikah dengan orang kafir. Seuai dengan perintah rasulullah yang berbunyi: "Dan barangsiapa meniru satu kaum. bahwa beliau bersabda. tetapi Islam menghargai apa saja yang mereka lakukan asal tidak mengganggu umat Islam sendiri." (Diriwayatkan Muslim). maka berbedalah dari mereka. Ini akan mencerminkan toleransi dalam Islam. karena Imam Muslim meriwayatkan. 2.

Kebahagiaan. Adat Kebiasaan. atau bahagia (Sesuatu dikatakan baik bila ia dihargai secara positif) PENGERTIAN BURUK Segala yang tercela. . Aliran Pragmatisme. Utilitarisme. Aliran Positivisme. dan memberikan perasaan senang. Evolusi. Aliran Naturalisme. Paham Eudaemonisme. Aliran Vitalisme. Bisikan Hati (Intuisi).Ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia TUJUAN MEMPELAJARI ETIKA Untuk mendapatkan konsep yang sama mengenai penilaian baik dan buruk bagi semua manusia dalam ruang dan waktu tertentu PENGERTIAN BAIK Sesuatu hal dikatakan baik bila ia mendatangkan rahmat. Perbuatan buruk berarti perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma masyarakat yang berlaku CARA PENILAIAN BAIK DAN BURUK Menurut Ajaran Agama.

dan kebudayaan tidak akan dibahas disini. sedangkan jika keputusan tersebut tidak baik maka itulah yang buruk. Aliran Eksistensialisme. Khusus penilaian perbuatan baik dan buruk menurut agama. Faham Kebahagiaan (Hedonisme) “Tingkah laku atau perbuatan yang melahirkan kebahagiaan dan kenikmatan/kelezatan”. Ada tiga sudut pandang dari faham ini yaitu (1) hedonisme individualistik/egostik hedonism yang menilai bahwa jika suatu keputusan baik bagi pribadinya maka disebut baik. Aliran Marxisme. Faham ini merupakan bantahan terhadap faham . adapt kebiasaan. Aliran Komunisme [carilah di internet mengenai faham atau aliran-aliran tersebut secara lengkap] Kriteria perbuatan baik atau buruk yang akan diuraikan di bawah ini sebatas berbagai aliran atau faham yang pernah dan terus berkembang sampai saat ini. (2) hedonisme rasional/rationalistic hedonism yang berpendapat bahwa kebahagian atau kelezatan individu itu haruslah berdasarkan pertimbangan akal sehat.Aliran Idealisme. dan (3) universalistic hedonism yang menyatakan bahwa yang menjadi tolok ukur apakah suatu perbuatan itu baik atau buruk adalah mengacu kepada akibat perbuatan itu melahirkan kesenangan atau kebahagiaan kepada seluruh makhluk. Bisikan Hati (Intuisi) Bisikan hati adalah “kekuatan batin yang dapat mengidentifikasi apakah sesuatu perbuatan itu baik atau buruk tanpa terlebih dahulu melihat akibat yang ditimbulkan perbuatan itu”.

(3) perbuatan baik. kebebasan. struggle for life. dan nilai moral yang bertahanlah (tetap) yang dikatakan dengan baik. bahkan dengan segala yang ada di ala mini. keistimewaan yang dapat juga diartikan sebagai “kebaikan budi pekerti” Evolusi Paham ini berpendapat bahwa segala sesuatu yang ada di alam ini selalu (secara berangsur-angsur) mengalami perubahan yaitu berkembang menuju kea rah kesempurnaan. Yang menjadi titik beratnya adalah pengalaman. Menurut Aristoteles. . kemerdekaan. Aliran Pragmatisme Aliran ini menititkberatkan pada hal-hal yang berguna dari diri sendiri baik yang bersifat moral maupun material. Tujuan utama dari aliran ini adalah keutamaan.hedonisme. kekayaan dan kekuasaan. keunggulan. (2) kemauaan. oleh karena itu penganut faham ini tidak mengenal istilah kebenaran sebab kebenaran bersifat abstrak dan tidak akan diperoleh dalam dunia empiris. dan nilai-nilai yang tidak bertahan (kalah dengan perjuangan antar nilai) dipandang sebagai buruk. Dengan mengadopsi teori Darwin (ingat konsep selection of nature. dan survival for the fittest) Alexander mengungkapkan bahwa nilai moral harus selalu berkompetisi dengan nilai yang lainnya. Paham Eudaemonisme Prinsip pokok faham ini adalah kebahagiaan bagi diri sendiri dan kebahagiaan bagi orang lain. untuk mencapai eudaemonia ini diperlukan 4 hal yaitu (1) kesehatan. dan (4) pengetahuan batiniah.

apabila alami maka itu dikatakan baik. dan Etika. Niettsche yang banyak memberikan pengaruh terhadap Adolf Hitler. Aliran ini terdiri dari dua kelompok yaitu (1) vitalisme pessimistis (negative vitalistis) dan (2) vitalisme optimistime. sebab orang yang berperang itulah (yang menang) yang akan memegang kekuasaan. Musik. Aliran Vitalisme Aliran ini merupakan bantahan terhadap aliran natiralisme sebab menurut faham vitalisme yang menjadi ukuran baik dan buruk itu bukan alam tetapi “vitae” atau hidup (yang sangat diperlukan untuk hidup).Aliran Naturalisme Yang menjadi ukuran baik atau buruk adalah :”apakah sesuai dengan keadaan alam”. Kelompok pertama terkenal dengan ungkapan “homo homini lupus” artinya “manusia adalah serigala bagi manusia yang lain”. pengetahuan dan kebudayaan adalah menjadi perusak alam semesta. Aliran Gessingnungsethik Diprakarsai oleh Albert Schweitzer. seorang ahli Teolog. sedangkan apabila tidak alami dipandang buruk. Tokoh terkenal aliran vitalisme adalah F. dan yang buruk adalah setiap usaha yang berakibat kebinasaan dan menghalangihalangi hidup. Yang terpenting menurut aliran ini adalah “penghormatan akan kehidupan”. Jean Jack Rousseau mengemukakan bahwa kemajuan. Filsuf. yaitu sedapat mungkin setiap makhluk harus saling menolong dan berlaku baik. Ukuran kebaikannya adalah “pemelihataan akan kehidupan”. Sedangkan menurut aliran kedua “perang adalah halal”. Medik. .

Ungkapan terkenal dari aliran ini adalah “segala yang ada hanyalah yang tiada” sebab yang ada itu hanyalah gambaran/perwujudan dari alam pikiran (bersifat tiruan). Aliran Eksistensialisme Etika Eksistensialisme berpandangan bahwa eksistensi di atas dunia selalu terkait pada keputusan-keputusan individu. Jadi apapun dapat dipandang baik asalkan dapat menyampaikan/menghantar kepada tujuan . Ungkapan dari aliran ini adalah “ Truth is subjectivity” atau kebenaran terletak pada pribadinya maka disebutlah baik. Aliran Marxisme Berdasarkan “Dialectical Materialsme” yaitu segala sesuatu yang ada dikuasai oleh keadaan material dan keadaan material pun juga harus mengikuti jalan dialektikal itu. Sebaik apapun tiruan tidak akan seindah aslinya (yaitu ide). Jadi yang bai itu hanya apa yang ada di dalam ide itu sendiri. Aliran ini memegang motto “segala sesuatu jalan dapatlah dibenarkan asalkan saja jalan dapat ditempuh untuk mencapai sesuatu tujuan”. dan sebaliknya apabila keputusan itu tidak baik bagi pribadinya maka itulah yang buruk. Artinya.Aliran Idealisme Sangat mementingkan eksistensi akal pikiran manusia sebab pikiran manusialah yang menjadi sumber ide. terutama sekali bagi kepentingan dirinya. andaikan individu tidak mengambil suatu keputusan maka pastilah tidak ada yang terjadi. Individu sangat menentukan terhadao sesuatu yang baik.

dan kependetaan. hukum.PENGERTIAN PROFESI Belum ada kata sepakat mengenai pengertian profesi karena tidak ada standar pekerjaan/tugas yang bagaimanakah yang bisa dikatakan sebagai profesi. Ada yang mengatakan bahwa profesi adalah “jabatan seseorang walau profesi tersebut tidak bersifat komersial”. Ciri-ciri profesionalisme: 1. Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan 3. pendidikan. Secara tradisional ada 4 profesi yang sudah dikenal yaitu kedokteran. Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain. Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya 4. PROFESIONALISME Biasanya dipahami sebagai suatu kualitas yang wajib dipunyai oleh setiap eksekutif yang baik. namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya . Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi 2.

CIRI KHAS PROFESI Menurut Artikel dalam International Encyclopedia of education. Hal ini disebabkan perbedaan adat. Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri 7. Suatu teknik intelektual 3. Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan 6. Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi 5. dan peranan tenaga ahli profesi yang didefinisikan dalam suatu negar tidak sama. Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi 10. Hubungan yang erat dengan profesi lain TUJUAN KODE ETIKA PROFESI Prinsip-prinsip umum yang dirumuskan dalam suatu profesi akan berbeda satu dengan yang lainnya. yaitu: 1. Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas 2. ada 10 ciri khas suatu profesi. Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis 4. Adapun yang menjadi tujuan pokok dari rumusan etika yang dituangkan dalam kode etik (Code of conduct) profesi adalah: . kebiasaan. kebudayaan. Pengakuan sebagai profesi 9. Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi yang tinggi antar anggotanya 8.

1. dengan demikian standar-standar etika menjamin bahwa para anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya 5. Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum (atau undang-undang). yaitu orang kafir yang membayar jizyah (upeti) yang dipungut tiap tahun sebagai imbalan bolehnya mereka tinggal di negeri kaum muslimin. Standar-standar etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moral-moral dari komunitas. Banyak dalil yang menunjukkan hal tersebut diantaranya firman Allah Al-‘Azîz Al-Hakîm : . Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya Orang kafir dalam syari’at Islam terbagi empat : Pertama : Kafir dzimmy. institusi. Standar-standar etika membantu tenaga ahli profesi dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka menghadapi dilema-dilema etika dalam pekerjaan 3. Standar-standar etika menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien. dan masyarakat pada umumnya 2. Kafir seperti ini tidak boleh dibunuh selama ia masih menaati peraturan-peraturan yang dikenakan kepada mereka. Standar-standar etika membiarkan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsi-fungsi profesi dalam masyarakat melawan kelakuan-kelakuan yang jahat dari anggota-anggota tertentu 4. Standar-standar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi 6.

Dan dalam hadits Buraidah radhiyallahu ‘anhu. patuh)”. sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan shôgirun (hina. Kemudian beliau berkata : “Berperanglah kalian di jalan Allah dengan nama Allah. beliau berkata. [2] Kedua : Kafir mu’ahad. berperanglah kalian dan jangan mencuri harta rampasan perang dan janganlah mengkhianati janji dan janganlah melakukan tamtsîl (mencincang atau merusak mayat) dan janganlah membunuh anak kecil dan apabila engkau berjumpa dengan musuhmu dari kaum musyrikin dakwailah mereka kepada tiga perkara. rendah. apabila mereka menolak maka mintalah pertolongan kepada Allah kemudian perangi mereka”. َ ً ْ ِ َ َّ َ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ َ ْ ٍ ِ َ ْ ٍ َْ َ ِ‫كبٌَ زسٕل هللاِ صهَّٗ هللاُ عهَّٛ ٔآنِّ ٔسهَّى إِذا أَيس أَيٛسا عهَٗ جٛش أَٔ سسَّٚت أَٔصبُِ فِٙ خبصخِّ بِخَقٕٖ هللا‬ َ ْ ِ َّ َ ْ ُ ُْ َ َ َ‫ٔيٍْ يعُّ يٍْ انًسهًٍَِْٛ خٛسا ثُى قَبل أُغصٔا بِبسى هللاِ فِٙ سبِٛم هللاِ قَبحِهُٕا يٍْ كفَس بِبهللِ أُغصٔا ٔالَ حَغهٕا ٔال‬ َ َ َ ْ ِ ْ ُْ ِ َ َ َ َ ْ ُ ْ َ َّ ً ْ َ َ ْ ُ َ ْ ُ ْ ِْ َ ْ ِْ َ َ ْ َ ْ ْ ‫حَغدزٔا ٔالَ حًُثِّهُٕا ٔالَ حَقخُهُٕا ٔنِٛدًا ٔإِذا نَقِْٛجَ عدٔكَ يٍَ انًشسكٍَْٛ فَبدعٓى إِنَٗ ثَالَد خصبل فَأََّٚخٍَُّٓ يب‬ ِ ِ ْ ُ ْ ِ َّ ُ َ ٍ َ ِ ِ َ ْ َ َ ْ ُِْ ُْ ُ ْ َ ُ ُ َ ُْ ِْ ْ ْ ُ َ ُْ ِْ ْ ْ ‫أَجببُٕكَ فَبقبَم يُٓى ٔكفَّ عُٓى ثُى ادعٓى إِنَٗ اْلسالَو فَئٌِْ أَجببُٕكَ فَبقبَم يُٓى ٔكفَّ عُٓى فَئٌِْ ْى أَبَٕا فَسهٓى‬ ْ َ ْ َ ِ ْ ِْ ُْ َْ ْ ُ ُ ْ َّ ْ ُ ْ َ ُُ َْ ْ ُْ ُ َ ُْ ِْ ْ ْ ْ ِ ْ ‫انجصَٚتَ فَئٌِْ ْى أَجببُٕكَ فَبقبَم يُٓى ٔكفَّ عُٓى فَئٌِْ ْى أَبَٕا فَبسخَعٍْ بِبهللِ ٔقَبحِهٓى‬ ِ ْ ْ ُْ ْ َ ُْ ُْ ْ َ ُْ َْ “Adalah Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam apabila beliau mengangkat amir/pimpinan pasukan beliau memberikan wasiat khusus untuknya supaya bertakwa kepada Allah dan (berwasiat pada) orang-orang yang bersamanya dengan kebaikan. (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka. apabila mereka menolak maka mintalah jizyah (upeti) dari mereka dan apabila mereka memberi maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. َ‫أَيسََب زسٕل زبَُِّب صهَّٗ هللاُ عهَّٛ ٔآنِّ ٔسهَّى أٌَْ َُقَبحِهَكى حخَّٗ حَعبُدُٔا هللاَ ٔحدُِ أَٔ حُؤَدٔا انجصَٚت‬ ْ ِ ْ ْ َ ُْ َ َ ُ ُْ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ ْ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ “Kami diperintah oleh Rasul Rabb kami shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam untuk memerangi kalian sampai kalian menyembah Allah satu-satunya atau kalian membayar Jizyah”. bunuhlah siapa yang kafir kepada Allah.“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah). Dan kafir seperti ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang mereka menjalankan kesepakatan yang telah dibuat. serulah mereka kepada Islam apabila mereka menerima maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. . Allah Jalla Dzikruhu berfirman. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. (QS. At-Taubah : 29). yaitu orang-orang kafir yang telah terjadi kesepakatan antara mereka dan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu yang telah disepakati. apa saja yang mereka jawab dari tiga perkara itu maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka . [1] Dan dalam hadits Al-Mughîroh bin Syu’bah radhiyallahu ‘anhu.

hendaklah kalian berlaku istiqomah (pula) terhadap mereka. Beliau berkata. agar supaya mereka berhenti”. “Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir.[3] Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berpendapat bahwa kata Mu’ahad dalam hadits di atas mempunyai cakupan yang lebih luas. dan mereka tidak takut (akibatakibatnya). At-Taubah : 4). karena sesungguhnya mereka itu adalah orangorang yang tidak dapat dipegang janjinya. sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya. atau jaminan keamanan[6] dari seorang muslim. maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya. َ ْ ‫أَ َال يٍْ ظَهَى يعبْدًا، أَٔ اَخَقَصُّ، أَٔ كهَّفَُّ فَٕق طَبقَخِّ، أَٔ أَخر يُُّ شٛئًب بِغٛس طٛب ََفس، فَأَََب حجٛجُّ َٕٚو‬ َ ْ َ َ ُ َ َ ْ ِ ٍ ْ ِ ْ ِ ِ َْ َْ ِْ َ َ ْ ِ َ ْ ُ ِْ َ َ ْ‫ان‬ ‫قَِٛبيت‬ ِ َ . (QS. “Kecuali orang-orang musyrikin yang kalian telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi dari kalian sesuatu pun (dari isi perjanjian) dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kalian. (QS. perjanjian dari penguasa[5]. dan mereka mencerca agama kalian. Dan Allah Jallat ‘Azhomatuhu menegaskan dalam firman-Nya. At-Taubah : 7).” (QS. Dan Allah ‘Azza wa Jalla menegaskan. karena mereka itu tidak beriman. (Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka.” [7] Dan Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. ‫يٍْ قَخَم يعبْدًا نَى َٚسح زائِحتَ انجَُّت ٔإٌَِّ زٚحٓب حُٕجد يٍْ يسٛسة أَزبَعٍَْٛ عَبيب‬ ِ ْ ِ َِْ َ ِ ُ َ ْ َ َ ِْ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ َ ُ َ ً َ “Siapa yang membunuh kafir Mu’ahad ia tidak akan mencium bau surga dan sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun”. “Dan yang diinginkan dengan (Mu’ahad) adalah setiap yang mempunyai perjanjian dengan kaum muslimin. AL-Anfal : 55-56) Dan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam bersabda. Dan Allah berfirman.“Maka selama mereka berlaku istiqomah terhadap kalian. (QS. maka perangilah pemimpin-pemimpin kekafiran itu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. At-Taubah : 12). “Jika mereka merusak sumpah (janji) nya sesudah mereka berjanji. baik dengan akad jizyah[4].

(QS. 1420 H). jaminan keamanan dan tanggung jawab) kaum muslimin itu satu. maka lindungilah ia agar ia sempat mendengar firman Allah. “Kami telah lindungi orang yang engkau lindungi wahai Ummu Hani`”. beliau berkata. Ibnul Qayyim dan lain-lainnya. Dan dalam hadits ‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu. Maka Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. siapa yang menzholimi seorang mu’ahad.” Dan dalam hadits Ummu Hani` radhiyallahu ‘anha. [9] Berkata Imam An-Nawawy rahimahullah : “Yang diinginkan dengan Dzimmah di sini adalah Aman (jaminan keamanan).”[10] Keempat : Kafir harby. Maknanya bahwa Aman kaum muslimin kepada orang kafir itu adalah sah (diakui). Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam berpesan. ‫ذيتُ انًسهًٍَِْٛ ٔاحدةٌ َٚسعٗ بِٓب أَدََبْى‬ َ ْ َ ِ َ ِ ْ ُ ْ َّ ِ ُْ ْ َ “Dzimmah (janji. At-Taubah : 6). yaitu orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin atau sebagian kaum muslimin. Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy (w. Dan dari ulama masa kini seperti Syaikh Ibnu Baz (w. diusahakan oleh orang yang paling bawah (sekalipun)”.” [8] Ketiga : Kafir musta’man. ‫َٚب زسٕل هللاِ شَ عى ابٍُْ أُيٙ أَََُّّ قَبحِم زجالً قَد أَجسحُُّ فَالٌََ بٍَْ ْبَٛسةَ فَقَبل زسٕل هللاِ صهَّٗ هللاُ عهَّٛ ٔآنِّ ٔسهَّى‬ ْ َ ْ ُ َ ٌ َ َْ ُ ْ ِّ ُ ُْ َ َ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ ََ َ ُْ َ ‫قَد أَجسََب يٍْ أَجسث َٚب أُو َْبَِئ‬ ِ ْ َ َ ْ َ ْ َّ ٍ “Wahai Rasulullah anak ibuku (yaitu ‘Ali bin Abi Tholib. 1422 H). maka saya adalah lawan bertikainya pada hari kiamat. kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.-pent) menyangka bahwa ia boleh membunuh orang yang telah saya lindungi (yaitu) si Fulan bin Hubairah. 1420 H). merendahkannya. Syaikh Al-Albany (w. Syaikhul Islam Ibnu Tamiyah. Kafir jenis ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang masih berada dalam jaminan keamanan. “Dan jika seorang di antara kaum musyrikin meminta perlindungan kepadamu. membebaninya di atas kemampuannya atau mengambil sesuatu darinya tanpa keridhaan dirinya.“Ingatlah. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui”. Demikianlah pembagian orang kafir telah masyhur dalam uraian para ulama seperti Imam Empat. yaitu kafir selain tiga di atas. . Kafir jenis inilah yang disyari’atkan untuk diperangi dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam syari’at Islam. maka siapa yang diberikan kepadanya Aman dari seorang muslim maka haram atas (muslim) yang lainnya mengganggunya sepanjang ia masih berada dalam Amannya.

kalau mereka ingin. yaitu jiwa seorang muslim. walaupun dia kafir namun Allah mengharamkan membunuh jiwa mukminin dan juga mengharamkan membunuh jiwa para mu’ahad dari kaum kuffar yang ada perjanjian dengan kaum muslimin dalam masalah dzimmah atau jaminan keamanan. dan sebagaimana yang ditegaskan dalam firman-Nya. Berkata Ibnu ‘Abddil Barr (w. Dan kebanyakan para ulama berpendapat bahwa walaupun sekedar isyarat. 1421 H). mereka masuk ke dalam (Islam).” [11] Dan berkata guru kami. Tidak boleh mengkhianati dzimmah kaum muslimin.” Dan berkata Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimîn rahimahullah. Mereka ini empat macam. dan kalau mereka ingin. bahwa tiga kafir di atas. 463 H) rahimahullah. maka telah (terjalin) sempurna jaminan keamanan untuknya. “Dan saya tidak mengetahui ada silang pendapat di kalangan para ulama bahwa siapa yang memberi jaminan keamanan kepada seorang kafir harby dengan bentuk pernyataan yang dipahami bahwa ia memberi keamanan. (1) para utusan. (kafir) dzimmi. karena mereka berada dalam dzimmah kaum muslimin dan dalam jaminan keamanan kaum muslimin. “Dan firman-Nya “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar” dia adalah jiwa muslim. 1424 H) dan lain-lainnya. yaitu kafir dzimmi. Syaikh Sholih Al-Fauzan. mu’ahad dan musta`man adalah termasuk jiwa yang diharamkan untuk dibunuh sebagaimana yang telah lalu. namun dipahami. dan (jiwa) kafir yang terlindung dengan perjanjian dan keterikatan. “Dan jiwa yang diharamkan oleh Allah adalah jiwa yang terjaga. Dan bagi siapa yang menelaah buku-buku fiqih dari berbagai madzhab akan menemukan benarnya pembagian ini tanpa perselisihan. Dan demikian pula jiwa mu’ahad. “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar. (2) para pedagang. mu’ahad dan mus`tamin. maka hal itu terhitung jaminan keamanan sebagaimana halnya pernyataan. karena itu datang dalam hadits “Siapa yang membunuh kafir mu’ahad ia tidak akan mencium baunya sorga. baik laki-laki dan perempuan. Al-An’am : 151) Berkata Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’dy rahimahullah. mereka ke . (3) orang-orang yang meminta perlindungan untuk dihadapkan kepadanya keislaman dan Al-Qur`an. Syaikh ‘Abdullah Al-Bassam (w.” [12] Dan berikut ini beberapa pernyataan para ulama umat. “Jiwa yang diharamkan oleh Allah adalah jiwa mukmin.”. Dzimmah adalah mereka membayar jizyah atau mereka yang masuk ke negara kita dengan jaminan keamanan. Dan harus kami tegaskan disini.Syaikh Ibnu ‘Utsaimin (w.” [13] Dan berkata Ibnul Qayyim rahimahullah. kecil dan besar. Syaikh Sholih Al-Fauzan hafizhohullah.” (QS. ia adalah orang yang masuk ke negara kaum muslimin bukan untuk menetap padanya. “Adapun (kafir) musta`man. Tidak boleh membunuh dan melampaui batas terhadap mereka.

tidak boleh dibunuh. Namun kami akan menutup pembahasan pembagian orang kafir ini dengan beberapa fatwa para ulama abad ini. tidak boleh dipungut jizyah darinya.negeri mereka.-pent. maka itu tidak boleh. Tetapi pemerintah hendaknya dinasehati sehinga melarang apa-apa yang tidak patut untuk ditampakkan. Hukum terhadap mereka adalah tidak boleh diboikot. selain dari apa yang telah disebutkan. “Ini tidak boleh. karena menganiaya mereka adalah berarti menganiaya orang-orang yang telah masuk dengan jaminan keamanan. 1250 H) rahimahullah. serta shalawat dan salam semoga selalu terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad dan kepada keluarganya dan para shahabatnya. beliau ditanya.) kepada pemerintah. sangatlah panjang untuk menyebutkan seluruhnya. Beliau menjawab. maka itu (yang diinginkan). Fatwa Syaikh Ibnu Baz Tentang Mengganggu Turis Dan Tamu Asing Dalam kumpulan fatwa-fatwa beliau jilid 8 halaman 229.” [14] Berkata Imam Asy-Syaukany (w.” Keputusan Haiah Kibarul Ulama Saudi Arabia 13/7/1417 H “Jiwa yang terjaga dalam hukum syari’at Islam adalah semua (jiwa) muslim atau semua (kafir) yang antara dia dengan kaum muslimin ada aman (jaminan keamanan) sebagaimana firman (Allah) Ta’ala : . “Mu’ahad adalah seorang kafir harby yang masuk ke negeri Islam dengan jaminan keamanan. bahkan kewajiban mereka untuk mengangkat perkara (yang perlu diperbaiki menurut pandangan mereka. karena mereka adalah musta’man (orang yang mendapat jaminan keamanan dari pemerintah). menganiaya siapa saja tidak boleh. Adapun menganiaya mereka. Wallahul Musta’an wa la Haula wa la Quwwata Illa billah.pent. dan terhadap orang-orang yang meminta perlindungan agar diperlihatkan kepada mereka keislaman dan Al-Qur`an.). maka haram terhadap kaum muslimin untuk membunuhnya hingga ia kembali kepada keamanannya (negaranya) tanpa ada silang pendapat di kalangan penganut Islam. kalau mereka ingin kembali kepada keamanannya (negaranya. “Apa hukum menganiaya turis-turis asing dan para tamu di negeri-negeri Islam?”. mereka dibiarkan kembali. maka tidak boleh menganiaya mereka. maka itulah perkara yang diinginkan. Dalil-dalil syari’at meliputi hal-hal tersebut. Mereka masuk dengan jaminan keamanan. tidak ada hak bagi mereka untuk membunuh. Adapun menasehati dan mendakwahi mereka kepada Islam atau meninggalkan kemungkaran apabila mereka telah muslim. memukul dan menyakiti mereka (para turis tersebut). Maka tidak boleh menganiaya mereka akan tetapi perkara mereka diangkat kepada orang yang mampu menahan masuknya mereka atau menahan mereka dari kemungkaran yang zhohir. Wallahul Musta’an. kalau mereka masuk (Islam). Apakah itu para turis atau para pekerja. Adapun individu-individu manusia. (4) serta orang-orang yang punya hajat berupa kunjungan dan selainnya.” [15] Dan banyak lagi ucapan para ulama dalam masalah ini.

maka akibat hal tersebut dia akan terbunuh atau lebih dari itu.أَ٘ فِٙ عٓدِ ٔأَيبَِّ. Kemudian andaikata hal tersebut terjadi.“Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu’min dengan sengaja. atau …. maka ia tidak akan mencium baunya sorga. maka balasannya ialah Jahannam. “Dan jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu. dan sesungguhnya hal itu termasuk dari dosa-dosa besar yang diancam dengan tidak masuknya si pembunuh ke dalam Surga. HR. Karena itu. dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya”. sehingga pelampauan batas terhadap darah pesiar seperti ini dan di negeri Islam tidaklah tercapai dibelakangnya suatu manfaat islamy. ‫يٍْ قَخَم يعبْدًا نَى َٚسح زائِحتَ انجَُّت‬ ِ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ َ ُ َ َ “Barangsiapa yang membunuh kafir mu’ahad maka dia tidak akan mencium baunya Surga”. maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang mukmin”. mereka tidaklah masuk ke negara kita yang Islamy kecuali dengan izin dari seorang hakim (penguasa) muslim. bahkan ia telah menyelisihi hadits yang telah lalu penyebutannya. (QS An-Nisa` : 92) Maka jika kafir dzimmy yang memiliki jaminan keamanan. An-Nisa` : 93) Dan (Allah) Subhanahu berfirman tentang hukum kafir dzimmy yang terbunuh tanpa sengaja. “Apabila seorang kafir dari para pesiar atau turis tersebut masuk. bila dibunuh tanpa sengaja padanya ada diyah dan kaffarah. atau …. tentunya kekejiannya lebih hebat dan dosanya lebih besar. Dan telah shohîh dari Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda. -dan telah terjadi lebih dari sekali dimana seorang muslim melampaui batas terhadap salah seorang dari mereka-. Dan ini adalah ancaman yang keras terhadap siapa yang membunuh (kafir) mu’ahad. ‫يٍْ قَخَم يعبْدًا فِٙ كُّٓ .” Fatwa Syaikh Al-Albany Tentang Mengganggu turis Asing Beliau berkata dalam sebuah kaset terekam. AlBukhary. apalagi membunuhnya seperti (yang terjadi pada) kekejian yang besar dan mungkar ini.[16] Maka tidak boleh mengganggu (kafir) musta`man. kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya.[17]” [18] .فَهَى َٚسح زائِحتَ انجَُّت‬ َ َ ُ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ْ ِ َ َ ِِْ َ ْ ْ ِ ِ ُْ ْ َ “Siapa yang membunuh (kafir) mu’ahad dalam kunhi-nya –yaitu dalam penjanjian dan jaminan keamanan padanya-. kita berlindung kepada Allah dari segala kehinaan. maka bagaimana pula jika dibunuh dengan sengaja?. sebab ia adalah seorang (kafir) mu’ahad. tidak boleh melampaui batas terhadapnya. (QS. atau ia dipenjara.

1183 (cet. Muslim no. [10] Hadits riwayat Al-Bukhary no. 3166. 1070. musuh. [3] Hadits ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma riwayat Al-Bukhary no. Ibnul Jarûd no. Abu Daud no. 337 (Kitab Shalatul Musafirîn wa Qashriha). jizyah. muslimin. Ahmad 5/36. [17] Dikeluarkan oleh Ath-Thayalisi no. 3171. Kafir dzimmy. umat Baca juga :      Resensi Buku (0) Pembagian Jihad Melawan Kafir Secara Fisik (2) (0) Pembagian Jihad Melawan Kafir Secara Fisik (1) (0) Beberapa Ketentuan Seputar Jihad (0) Anjuran Berbuat Perbaikan Dan Peringatan Bahaya Berbuat Kerusakan di Muka Bumi (0) . [13] Al-Istidzkar 5/36. 6755. 2760. [7] Fathul Bary 12/259. [5] Yaitu kafir Mu’ahad. 835. Kafir harby. Kafir musta'man. Ad-Darimy 2/308. 38. Dan dishohihkan oleh Syaikh Al-Albany dalam Silsilah Al-Ahadîts Ash-Shohîhah no. 3179. kami dinukil dengan perantara kitab “Al-Qaul Al-Amîn fii Tahdzîril Muslimîn Minal I’tida` ‘Alal Mu’ahadin Wal Musta`manîn” karya Sholih Al-Bakry. dzimmah. 3158. Pertama). An-Nasa`i 8/24. 2034 dan At-Tirmidzy no. [14] Ahkam Ahludz Dzimmah 2/475. [12] I’anatul Mustafîd 1/33. 6158 dan Muslim 1/517-518 no. kafir. 357. [18] Demikian ucapan beliau dari sebuah kaset rekaman. dosa. [15] Nailul Author 7/155. -pen. 3052 dan Al-Baihaqy 9/205. Dan dishohîhkan oleh Al-Albani dalam Shohîh Abi Daud dan Shohîh An-Nasa`i dan guru kami. Abu Daud no. pemimpin. [8] Hadits riwayat Abu Daud no. [9] Hadits riwayat Al-Bukhary no. dzimmi. 6914. negara. -pen. An-Nasa`i 8/25 dan Ibnu Majah no. 2686. membunuh. 879. Kafir mu'ahad. pemerintah. 7300. Ibnu Abi Syaibah 5/457. keamanan. Al-Hakim 2/142 dan Al-Baihaqi 9/231 dari Jalan ‘Uyainah bin Abdurrahman dari ayahnya dari Abu Bakrah radhiyallahu ‘anhu. 2132. Menyelami Jihad. Fatwa. [6] Yaitu kafir Musta`man. hukum. Syaikh Muqbil dalam Ash-Shohih Al-Musnad 2/248 no. 445. Islam.[1] [2] Telah berlalu takhrijnya. Tags: darah. Hadits riwayat Al-Bukhary no. perang. [4] Yaitu kafir Dzimmi. [11] Al-Qaul Al-Mufîd 1/38. 1370. [16] Telah berlalu takhrijnya.

motivator serta motor penggerak utama suatu ahlak. Maksudnya adalah. Rahmat (rasa kasih sayang) merupakan ahlak yang paling tinggi. Kata “Khuluqin „azhim” (budi pekerti yang agung) dalam ayat ini. para utusan yang dikirim oleh orang-orang kafir sebagai duta dan penghubung antara kaum Muslimin dengan kaum Kafir. Yang pertama. sabda Rasulullah saw: “…Sesungguhnya para utusan (duta) itu tidak boleh dibunuh. (Qs al Qalam:4). .” ( Riwayat Abu Dawud). beliau menjawab: Make money online Make money online free  Make Money  T mobile smartphones  Yamaha waverunner parts  T mobile family plan  How to make money online   “Ahlak beliau (nabi saw) adalah al Qur‟an”. mencakup seluruh ahlak terhadap semua mahluk. Jika contoh-contoh dan riwayat-riwayat yang telah dibawakan dalam ceramah tersebut berkaitan dengan ahlak beliau saw. maka bagaimana kita akan menggambarkan ahlak beliau saw terhadap mereka dalam kondisi damai? Saya akan menyebutkan tiga hadits tentang hal itu. Kemudian „Aisyah ra membacakan ayat: “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung”. terhadap orang-orang kafir saat peperangan.Ahlak Terhadap Orang Kafir 29th July 2007 42 4 0digg 42 EmailShare Ahlak Terhadap Orang Kafir Bagaimana ahlak Rasulullah saw ketika bergaul dengan orang-orang kafir? Ahlak nabi saw adalah al Qur‟an sebagaimana riwayat dari „Aisyah ra ketika ditanya ahlak nabi saw.

atau orangorang shalih (salih). tetangga nabi saw. Karena.” Mendengar seruan ini. non Islam. Hadis ketiga. Dalam hadits ini. yang senantiasa membantu dan menolong din Islam. katakanlah laa ilaaha illallah. Rasulullah saw mengulangi lagi: “Wahai bocah. yang mushlih (muslih. si anak memandang ke arah bapaknya dan memperhatikannya. Lalu mereka mengatakan: . atau orang-orang yang mengerjakan shalat”. Hadis kedua.Keadilan dan kasih-sayang Islam tidak memperbolehkan untuk membunuh dan menyakiti mereka. akan tetapi beliau mengatakan”…dan pergaulilah manusia dengan ahlak yang baik”. atau dari nabi Islam kepada orang-orang Kafir. Ini di antara gambaran cara bergaul tingkat tinggi dari kaum Muslimin. yaitu hadis tentang seorang Yahudi. katakanlah laa ilaaha illallah!” Si anak memandang ke arah bapaknya lagi. sebagai bentuk keluasaan rahmat dan kelengkapannya dengan ahlak din (agama).” (Hr Ahmad. dalam Islam terdapat ajaran (agar menjaga dan menataati) perjanjian dan ikatan janji. Kejadian yang sama juga terjadi antara Rasulullah saw dengan pamannya. nabi mengetahui bahwa orang yang selalu menyakitinya ini memiliki seorang anak yang sedang sekarat. atau dari agama Islam. dengan harapan semoga Allah memberikan petunjuk dan memperbaiki keadaan orang ini. Beliau saw membalas keburukan dengan kebaikan. sementara bapaknya juga ada bersama mereka: “Wahai bocah. yang kafir. Rasulullah saw bersabda kepadanya: “Wahai paman. kaum Muslimin dan Rasulullah saw. dia tidak masuk Islam. akan tetapi. Rasulullah saw bersabda kepada si anak. Rasulullah saw tidak mengatakan “pergaulillah kaum Muslimin. yang melakukan perbaikan). Maksudnya adalah semua agama. yang muslim. Maka nabi saw datang berkunjung kerumahnya dan mengajaknya menuju jalan Rabb-nya. yaitu dalam wasiat nabi saw kepada Mu‟adz bin Jabal ra. Abu Thalib memandang para pembesar Qurays. meskipun terhadap orang kafir. Abu Thalib. itu akan menyelamatkanmu dari api neraka. Darimi). yang sering menyakiti beliau saw. Suatu ketika. yang faajir (jahat) dan yang shalih. katakanlah laa ilaaha illallah…” Mendengar seruan ini. beliau bersabda: “…dan pergaulilah manusia dengan ahlak yang baik. Tirmidzi.

Abu Dawud). ketika kondisi perang dan dalam keadaan damai. Inilah ahlak Rasulullah saw yang muliah. 19 febuari 2006). Semoga bermanfaat Amiin Allahuma Amiin. agar menjadikan ahlak kita sama seperti ahlak beliau saw. dan semoga Allah menjadikan Rasulullah saw sebagai panutan terbaik kita. Allah Berfirman: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. Rasulullah bersabda: “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkannya dari neraka dengan sebabku.” (Hr Bukhari. Allah menceritakan kondisi mereka: “Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepadanya. 1356. taatlah kepada Abul Qasim (Muhammad saw)!” Maka si anak mengucapkan syahadatain. mereka mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri.” (QS Al An‟aam :20) Bagaimana jawaban dan responnya? Orang Yahudi itu mengatakan: “Wahai anakku. Akhirnya Abu Thalib meninggal dalam kekafiran. Sebelum menghembuskan napas terakhir. mereka itu tidak beriman (kepada Allah). Wassallam Alikum Warrohmattullahi Wabbarakatuhu . Sedangkan orang Yahudi (dalam cerita ini) yang mendengar nabi saw mengajak anaknya agar masuk Islam. Tulisan ini dikutip dari rubrik Soal-Jawab majalah As-Sunnah halaman 10. Orang-orang yang merugikan dirinya.“Apakah kamu benci terhadap agama nenek moyangmu?” (Hadis riwayat Imam Bukhari). Mendapat respon positif ini. adab beliau yang luhur terhadap orang-orang non Muslim. Kita memohon kepada Allah SWT.” (Al Ahzab :21) (Syaikh Ali bin Abdul Hamid Hasan al Halaby dalam muhadharah di Masjid Istiqlal. Edisi 02/X/1427 H/2006 M.

yaitu etos yang artinya adat. Menurut kamus Webster.prinsip yang menentukan tingkah laku yang benar. yaitu: e.prinsip yang menentukan aturan. etik adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang apa yang baik dan buruk secara mempelajari tentang apa yang baik dan buruk secara moral moral Kesimpulan: Dari pengertian diatas etika adalah ilmu tentang Kesimpulan: Dari pengertian diatas etika adalah ilmu tentang kesusilaan yang menentukan bagaimana sepatutnya kesusilaan yang menentukan bagaimana sepatutnya manusia hidup di dalam masyarakat yang menyangkut manusia hidup di dalam masyarakat yang menyangkut aturan. yaitu etos Etik atau ethics berasal dari bahasa Yunani. perilaku atau karakter. yang artinya adat. f. kebiasaan. Kewajiban dan tanggung jawab.aturan atau prinsip. kebiasaan. Kewajiban dan tanggun . perilaku atau karakter. Baik dan buruk Baik dan buruk f. etik adalah suatu ilmu yang Menurut kamus Webster. yaitu: tingkah laku yang benar.aturan atau prinsip.PENGERTIAN PENGERTIAN Etik atau ethics berasal dari bahasa Yunani. e.

.

.sulit Etika --.dan Etiket--..sulit .Moral --.dan Etiket--.Ketiga istilah diatas: Ketiga istilah diatas: Etika --.Moral --.

untuk dibedakan. hanya dapat dilihat bahwa etika lebih menitik beratkan bahwa etika lebih menitik beratkan pada aturan – aturan.undang aturan. dan undang. .prinsip yang melandasi perilaku yang yang melandasi perilaku yang mendasar dan mendekati aturan – mendasar dan mendekati aturan – aturan. hukum. prinsip. hanya dapat dilihat untuk dibedakan.prinsip pada aturan – aturan. hukum.undang yang membedakan benar atau salah yang membedakan benar atau salah secara moralitas. dan undang. secara moralitas. prinsip.

ETIK DALAM ETIK DALAM KEPERAWATAN KEPERAWATAN .

.Untuk menjadi seorang profesional Untuk menjadi seorang profesional dewasa yg mampu secara aktif dewasa yg mampu secara aktif berpartisipasi dalam dimensi etis berpartisipasi dalam dimensi etis praktik mereka. mencari dukungan moral mereka. mencari dukungan dari sumber profesional yang dari sumber profesional yang tersedia dan mengembangkan tersedia dan mengembangkan pengetahuan serta kemampuan pengetahuan serta kemampuan mereka dalam bidang etik. seorang perawat harus terus mengembangkan suatu harus terus mengembangkan suatu perasaan yang kuat tentang identitas perasaan yang kuat tentang identitas moral mereka. mereka dalam bidang etik. seorang perawat praktik mereka.

Posisi atau identitas moral Posisi atau identitas moral perawat yang disebut : perawat yang disebut : .

“ “ Etik perawatan” dijelaskan di Etik perawatan” dijelaskan di dalam : kode etik profesional. dan komite etik institusional memberikan etik institusional memberikan dukungan dan arahan untuk dukungan dan arahan untuk praktik etis. praktik etis. dalam : kode etik profesional. dan komite dan tanggung gugat. menugaskan tanggung jawab menugaskan tanggung jawab dan tanggung gugat. .

Etik keperawatan di hubungkan Etik keperawatan di hubungkan dengan hubungan antar masyarakat dengan hubungan antar masyarakat dan dengan karakter serta sikap .

. Etik keperawatan Etik keperawatan Pengetahuan perawatan diperoleh Pengetahuan perawatan diperoleh melalui keterlibatan pribadi dan melalui keterlibatan pribadi dan emosional dengan orang lain dengan emosional dengan orang lain dengan ikut terlibat dalam masalah moral ikut terlibat dalam masalah moral mereka ( Cooper. perawat terhadap orang lain. 1991). mereka ( Cooper.dan dengan karakter serta sikap perawat terhadap orang lain. 1991).

SEKIAN SEKIAN DAN DAN .

Oleh karena itu. Dari sinilah. dan bahwa Islam adalah agama seluruh manusia. karena mereka orang-orang Mukmin dan orang-orang Muslim. Dengan dalil-dalil Ilahi yang benar di atas. dan tidak meridhai Syariat selain Syariat Islam. Allah Ta„ala tidak menerima agama selain Islam dari siapa pun. maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. kecuali pemeluk agama Islam.TERIMA KASIH TERIMA KASIH Etika terhadap orang kafir Orang Muslim meyakini bahwa seluruh agama adalah batil kecuali agama Islam yang merupakan agama yang benar. "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kalian agama kalian." (Al-Maidah: 3). orang Muslim mengetahui bahwa semua agama sebelum Islam telah dihapus dengan Islam. dan telah Ku-cukupkan kepada kalian nikmat-Ku. ia menerapkan etika-etika berikut terhadap orang kafir: . Mereka yakin karena dalildalil berikut: Firman Allah Ta‘ala. Untuk itu. orang Muslim menyadari bahwa siapa saja yang tidak menyembah Allah Ta„ala dengan agama Islam ia orang kafir." (Ali Imran: 85). "Barangsiapa mencari agama selain agama Islam. "Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. dan bahwa para pemeluk semua agama adalah kafir. dan telah Kuridhai Islam menjadi agama bagi kalian." (Ali Imran: 19).

" (AlMujadilah: 22). karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. maka orang Muslim pun membenci orang kafir. Hadits ini shahih). dan berbuat baik kepadanya jika ia bukan orang kafir yang harus diperangi. mengobatinya jika ia sakit.1. selagi Allah Azza wa Jalla membencinya karena kekafirannya. 3." (Diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah. 6. Oleh karena itu. sekalipun orangorang itu bapak-bapak. "Sayangilah orang yang ada di bumi niscaya engkau disayangi siapa yang ada di langit. Berbuat adil terhadapnya. karena kebencian-Nya kepadanya.. atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. jika ia bukan termasuk orang yang wajib diperangi. 4. . 5. 2. Menyayanginya dengan kasih sayang umum dengan memberinya makan jika ia lapar. darah. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. menyelamatkannya dan kebinasaan. "Pada setiap orang yang mempunyai hati yang basah terdapat pahala. karena mereka mempunyai ketentuan-ketentuan tersendiri dalam ketentuan orang-orang yang wajib diperangi. Pada ayat yang mulia di atas. karena meridhai kekafiran adalah kekafiran. "Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. dan tidak meridhainya. Allah Ta„ala membolehkan berbuat adil. Tidak mengakui kekafirannya." (Ali Imran: 28). dan menjauhkan gangguan daripadanya. kecuali orang-orang kafir yang wajib diperangi. "Allah tidak melarang kalian untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangi kalian karena agama dan tidak (pula) mengusir kalian dari negeri kalian." (Diriwayatkan Ath-Thabrani dan Al-Hakim. dan berbuat baik kepada orang-orang kafir. Benci kepada orang kafir karena kebencian Allah Ta„ala kepadanya. sebab cinta dan benci itu harus karena-Nya. memberinya minum jika ia kehausan. saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya. Tidak mengganggu harta. dan kehormatannya. "Janganlah orang-orang Mukminin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang Mukminin.. karena Allah Ta„ala berfirman." (Al-Mumtahanah: 8). Hadits ini shahih). karena dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta„ala. Tidak memberikan loyalitas dan kasih sayang kepadanya. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.

"Makanan orang-orang yang diberi Al-Kitab itu halal bagi kalian. diundang makan oleh orang Yahudi Madinah. Ia boleh memberinya hadiah. Dikisahkan dengan shahih bahwa Rasulullah saw." (Al-Baqarah: 221). dan memakan hadiahnya jika ia Ahli Kitab orang Yahudi. Allah Ta„ala membolehkan seorang Muslim menikahi wanita-wanita Ahli Kitab dalam firmanNya. kemudian beliau memenuhi undangannya. Oleh karena itu. tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. dan boleh menikahi wanita-wanita kafir dan Ahli Kitab. 7." Karena Rasulullah pernah bersin di samping orang orang Yahudi. 9. dan memakan makanan yang dihidangkan kepada beliau." (Al-Maidah: 5). karena mengharap mereka berkata. bila kalian telah membayar maskawin mereka dengan maksud menikahinya. kalian jangan saling menzhalimi'. dan memperbaiki urusanmu." (Al-Mumtahanah: 10). "Mereka (wanita-wanita Mukminah) tersebut tidak halal bagi orang-orang kafir itu dan orangorang kafir itu tidak halal pula bagi mereka. "Semoga Allah merahmatimu. Tidak menikahkan wanita Mukminah dengannya. "Dan janganlah kalian menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita Mukmin) sebelum mereka beriman. sesungguhnya Aku haramkan kezhaliman atas Diri-Ku. ‘Hai hamba-hamba-Ku." kemudian beliau mendoakan balik. dan Aku mengharamkannya terhadap kalian. berdasarkan dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta„ala." ." (Al Maidah: 5). maka Aku menjadi lawannya pada hari kiamat." (Diriwayatkan Muslim). 8. "Barangsiapa menyakiti orang kafir dzimmi. "Semoga Allah memberi petunjuk kepada kalian. dan memperbaiki urusan kalian. berdasarkan dalil-dalil berikut: Allah Ta'ala melarang pernikahan wanita Mukminah dengan orang kafir secara mutlak dalam firman-Nya. dan orang Kristen. Mendoakannya jika ia bersin dengan memuji Allah dan berkata." (Diriwayatkan Muslim)."Allah Ta‘ala berfirman. "Semoga Allah memberi petunjuk kepadamu. "(Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al-Kitab sebelum kalian. menerima hadiahnya.

Tampil beda dengannya." (Muttafaq Alaih). atau Ensiklopedi Muslim: Minhajul Muslim. 11. 12. Minhaajul Muslim. karena Rasulullah bersabda. atau kopiah. "Wa'alaikum (juga atas kalian)". 168-172 < Sebelumnya Berikutnya > . Sumber: Diadaptasi dari Abu Bakr Jabir al-Jazairi. mengecatnya jika ia tidak mengecatnya.." (Diriwayatkan Abu Daud dan Ath-Thabrani. Jika kalian bertemu dengan salah seorang dari mereka di jalan. terj. hlm. maka mendorongnya ke jalan yang paling sempit baginya. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw." (Muttafaq Alaih). dan berbeda dengannya dalam pakaian. Sedang mewamainya dengan warna hitam dilarang Rasulullah saw. ‘Wa‘alaikum' (juga atas kalian). "Rubahlah ini (rambut putih) dan tinggalkan warna hitam. maka katakan kepada mereka. 2002). "Dan barangsiapa meniru satu kaum.. "Jika orang-orang Ahli Kitab mengucapkan salam kepada kalian. Hadits ini hasan). panjangkan jenggot. atau merah." (Diriwayatkan Al-Bukhari)." (Diriwayatkan Muslim). ia termasuk mereka. "Hendaklah kalian berbeda dan orang-orang musyrik. Menyempitkan ruang geraknya jika bertemu dengannya di salah satu jalan ke jalan yang paling sempit. misalnya memanjangkan jenggotnya jika ia tidak memanjangkannya. maka berbedalah dari mereka. Tidak memulai ucapan salam kepadanya. Karena Rasulullah bersabda. dan tidak menirunya dalam hal-hal yang tidak penting. Maksudnya mewarna jenggot. atau rambut dengan warna kuning. "Janganlah kalian memulai mengucapkan salam kepada orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen. dan cukurlah kumis. "Sesungguhnya orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen tidak mengecat. karena Imam Muslim meriwayatkan.10." (Muttafaq Alaih). Fadhli Bahri (Darul Falah. bahwa beliau bersabda. ia menjawabnya dengan mengatakan. dan jika orang kafir mengucapkan salam kepadanya.

"Siapakah orang yang tidak beriman wahai Rasulullah?" Beliau bersabda." (An-Nisa': 36). berikut: Sabda Rasulullah saw. dan Hari Akhir. Itu . "Yaitu orang yang tetangganya tidak aman dari gangguannya. memulai ucapan salam untuknya. Sabda Rasulullah saw. namun ia menyakiti tetangganya. "Demi Allah tidak beriman.. tidak mengintip auratnya. "Jibril tidak henti-hentinya berwasiat kepadaku agar berbuat baik kepada tetangga. atau kotoran yang dibuang di depan rumahnya. "Dan berbuat baiklah kepada ibu-bapak. tidak menyakiti dengan air yang mengenainya. tetangga dekat dan tetangga yang jauh. dan etika-etika yang harus dijalankan seseorang terhadap tetangga mereka dengan sempurna. orang-orang miskin." (Muttafaq Alaih).. menghiburnya jika ia mendapatkan musibah. "Barangsiapa beriman kepada Allah." (Muttafaq Alaih). melindungi area tanahnya. berdasarkan dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta„ala." (Muttafaq Alaih). maka ia jangan menyakiti tetangganya. "Wanita tersebut masuk neraka. karib-kerabat. dan qiyamul lail di malam hari. dan Hari Akhir. tidak menyusahkannya dengan bangunan rumah atau jalannya. hingga aku beranggapan bahwa ia akan mewarisi. membantunya jika ia membutuhkan. Etika terhadap tetangga adalah sebagai berikut 1. membantunya jika ia meminta bantuan. mengucapkan selamat kepadanya jika bahagia. Sabda Rasulullah saw. 14 Februari 2007 19:49 Abu Bakr Jabir al-Jazairi Orang Muslim meyakini bahwa tetangga mempunyai hak-hak atas dirinya. memaafkan kesalahannya. "Barangsiapa beriman kepada Allah. santun ketika berbicara dengan ayah tetangganya. menjenguknya jika ia sakit. berkata kepadanya dengan lemah-lembut." Ditanyakan kepada Rasulullah saw. Berbuat baik kepadanya dengan menolongnya jika ia meminta pertolongan. atau perbuatan karena sabda-sabda Rasulullah saw. Tidak menyakitinya dengan ucapan.Etika terhadap Tetangga Rabu. anak-anak yatim." (Muttafaq Alaih). Sabda Rasulullah saw. membimbingnya kepada apa yang di dalamnya terdapat kebaikan agama dan dunianya.. kepada wanita yang konon berpuasa di siang hari..." Sabda di atas ditujukan Rasulullah saw. hendaklah ía memuliakan tetangganya. 2.

"Apa yang terjadi denganmu?" Orang tersebut berkata.. "Jika engkau mendengar mereka berkata bahwa engkau telah berbuat baik maka engkau memang telah berbuat baik. guna mengeluhkan sikap tetangganya. tidak menjual atau menyewakan apa saja yang menyatu dengan temboknya. Rasulullah saw. berdasarkan sabda Rasulullah saw. kendati hanya dengan ujung kuku kambing. "Aku mempunyai dua tetangga. atau mitra. atau keempat kalinya kepada orang tersebut. Ada dua manfaat yang kita dapatkan dan etika-etika di atas: Pertama: Seorang Muslim mengenal dirinya jika ia telah berbuat baik kepada tetangganya. ketiga kalinya. Kedua: Jika seorang Muslim diuji dengan tetangga yang brengsek. kepada Abu Dzar ra. "(An-Nisa': 36). Sabda Rasulullah saw. Bersikap dermawan dengan memberikan kebaikan kepadanya. hendaklah ia bersabar. "Barangsiapa mempunyai kebun bersama tetangga. kemudian beliau bersabda kepadanya." (Diriwayatkan Al-Bukhari). dan jika engkau mendengar mereka berkata bahwa engkau berbuat salah maka engkau memang telah berbuat salah. Menghormati dan menghargainya dengan tidak melarangnya meletakkan kayu di temboknya.. karena kesabarannya akan menjadi penyebab pembebasan dirinya dan gangguan tetangganya. "Hai Abu Dzar. "Hai wanita-wanita Muslimah. "Tetanggaku menyakitiku. kemudian berikan kepada tetanggamu. Akibatnya. maka yang manakah yang berhak aku berhadiah?" Rasulullah saw. dan tidak mendekat ke temboknya hingga ia bermusyawarah dengannya berdasarkan sabda-sabda Rasulullah saw. jika engkau memasak kuah. hendaklah ia berbuat baik kepada tetangganya. berikut: Sabda Rasulullah saw. Sabda Rasulullah saw.." (HR Bukhari)." Orang tersebut pun membuang barangnya di jalan. karena sabda-sabda Rasulullah saw. "Buanglah barangmu di jalan. Seseorang datang kepada Rasulullah saw. janganlah seorang tetangga meremehkan tetangganya yang lain. hingga ia bemusyawarah dengannya. "Barangsiapa beriman kepada Allah. maka perbanyaklah airnya.. atau berbuat yang tidak baik terhadap mereka.. orang orang berjalan melewatinya sambil berkata. "Salah seorang dan kalian jangan sekali-kali melarang tetangganya meletakkan kayu di dinding rumahnya." (Muttafaq Alaih). berikut: Sabda Rasulullah saw. 3. Aisyah ra bertanya kepada Rasulullah saw. bersabda. bersabda." (Muttafaq Alaih). "Kepada orang yang pintu rumahnya lebih dekat kepadamu." (Diriwayatkan Al-Hakim dan ia men-shahih-kannya). bersabda untuk kedua kalinya." (HR Bukhari).semua perbuatan baik yang diperintahkan dalam firman Allah Ta'ala. dan Hari Akhir. maka ia tidak boleh menjualnya." (Muttafaq Alaih). "Sabarlah!" Rasulullah saw." Orang-orang pun mengutuk tetangga yang dimaksud orang tersebut hingga kemudian tetangga . 4. "Tetangga dekat dan tetangga yang jauh.

www. dan tanyakanlah keadaan mereka. aku tidak akan mengulangi perbuatanku lagi. terj.tersebut datang kepada orang tersebut dan berkata kepadanya. Minhaajul Muslim.alsofwah. Fadhli Bahri (Darul Falah. lalu pergaulilah mereka. Mendudukkan orang lain pada kedudukannya dan masing-masing dari mereka diberi hak dan dihargai. ETIKA BERGAUL DENGAN ORANG LAIN Posted on Oktober 18." (HR Ahmad). karena demi Allah.muslim. www. Sumber: Diadaptasi dari Abu Bakr Jabir al-Jazairi. . tidak mencoba menghina atau menilai mereka cacat. Berbicaralah kepada mereka sesuai dengan kemampuan akal mereka. 2002). atau Ensiklopedi Muslim: Minhajul Muslim. masing-masing menurut apa yang sepantasnya.or. Bermuka manis dan senyumlah bila anda bertemu orang lain.id . 148-151. 2007 by Situs islam: www.almanhaj.or.id Hormati perasaan orang lain. kenalilah keadaan dan kondisi mereka. Bersikap tawadhu’lah kepada orang lain dan jangan merasa lebih tinggi atau takabbur dan bersikap angkuh terhadap mereka. hlm. kenalilah karakter dan akhlaq mereka. Perhatikanlah mereka.id . "Kembalikan barangmu ke rumah. Jaga dan perhatikanlah kondisi orang.or.

dan tahanlah rasa benci terhadap mereka. Mema`afkan kekeliruan mereka dan jangan mencari-cari kesalahan-kesalahannya. Remaja Islam Mau Mengenal Islam      Home Islam Dasar o Aqidah o Jalanku o Fiqih Remaja o Menata Hati o Akhlaq Mulia o Pojok Muslimah o Kisah Teladan o Amalan o Nasehat Gaya Muda o Cinta o Pra Nikah Dunia Muda o Tips o Iptek o Dunia Islam o Hidayah Kamu o Resensi Buku Tamu You are here:: .Berbaik sangkalah kepada orang lain dan jangan memata-matai mereka. Dengarkanlah pembicaraan mereka dan hindarilah perdebatan dan bantah-membantah dengan mereka.

Semoga kita bisa merenungkan ayat yang mulia. sms. jika kita telaah. Lalu lama kelamaan pun bisa terjerumus dalam hubungan yang melampaui batas layaknya suami istri. Al Isro‟: 32). yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. “Dan janganlah kamu mendekati zina. Allah Ta’ala mewanti-wanti kita agar jangan mendekati zina. maka jalan tersebut juga menjadi haram. apalagi jika sampai berzina. Dan suatu jalan yang buruk. Allah memerintahkan kepada para pria yang beriman untuk menundukkan pandangan dari hal-hal yang diharamkan yaitu wanita yang bukan mahrom. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan memelihara kemaluannya. Mendekati dengan berbagai jalan saja tidak dibolehkan.Apakah Mengenal Pasangan Harus Lewat Pacaran? Sebagian orang menyangka bahwa jika seseorang ingin mengenal pasangannya mestilah lewat pacaran.”(QS. sekedar mencium lawan jenis saja otomatis terlarang.” (QS. Namun jika ia tidak sengaja memandang wanita . Begitu banyak anak-anak yang duduk di bangku sekolah yang mengalami semacam ini sebagaimana berbagai info yang mungkin pernah kita dengar di berbagai media. Itulah yang dimaksud dengan ayat ini. Saudaraku. Karena segala jalan menuju sesuatu yang haram. Dalam ayat ini. Oleh karenanya. Kami pun merasa aneh kenapa sampai dikatakan bahwa cara seperti ini adalah satu-satunya cara untuk mengenal pasangan. Namun lambat laut akan janjian kencan. “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya. “Allah melarang mendekati zina. Pertama: Pacaran adalah jalan menuju zina Yang namanya pacaran adalah jalan menuju zina dan itu nyata.”[1] Selanjutnya. Asy Syaukani rahimahullah menjelaskan. bentuk pacaran pasti tidak lepas dari perkara-perkara berikut ini. Awalnya mungkin hanya melakukan pembicaraan lewat telepon. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat". atau chating. kami akan tunjukkan beberapa jalan menuju zina yang tidak mungkin lepas dari aktivitas pacaran. Kedua: Pacaran melanggar perintah Allah untuk menundukkan pandangan Padahall Allah Ta'ala perintahkan dalam firman-Nya. Maka benarlah. An Nur: 30).

dan seterusnya. tangan pun ikut berzina Zina tangan adalah dengan menyentuh lawan jenis yang bukan mahrom sehingga ini menunjukkan haramnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. tidak bisa tidak. lewat kata-kata mesra via chating dan lainnya.”[4] Inilah beberapa pelanggaran ketika dua pasangan memadu kasih lewat pacaran. beliau mengatakan. Solusi Terbaik untuk Memadu Kasih . namun bisa pula bentuknya lewat pesan singkat (sms). bagaimanakah mungkin pacaran dikatakan halal? Dan bagaimana mungkin dikatakan ada pacaran islami padahal pelanggaranpelanggaran di atas pun ditemukan? Jika kita berani mengatakan ada pacaran Islami. Seperti ini termasuk semi kholwat yang juga terlarang karena bisa pula sebagai jalan menuju sesuatu yang terlarang (yaitu zina). Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu . ‫ع‬ “Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi. ‫ع‬ ‫ص‬ ‫ص‬ ‫. maka hendaklah ia segera memalingkan pandangannya. Dari Jarir bin Abdillah. Zina kaki adalah dengan melangkah.ع‬ “Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang pandangan yang cuma selintas (tidak sengaja). Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Zina kedua telinga dengan mendengar. arak islami. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Menikah. Adakah bentuk pacaran yang selamat dari hal-hal di atas? Lantas dari sini. Keempat: Dalam pacaran. judi islami. Zina lisan adalah dengan berbicara.”[2] Ketiga: Pacaran seringnya berdua-duaan (berkholwat) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepadaku agar aku segera memalingkan pandanganku. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh).”[3] Berdua-duaan (kholwat) yang terlarang di sini tidak mesti dengan berdua-duan di kesepian di satu tempat. maka seharusnya kita berani pula mengatakan ada zina islami.yang bukan mahrom. “Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya.

Obatnya adalah dengan menikah jika mampu. Barangsiapa yang belum mampu. Manusia tidak akan meninggalkan sesuatu yang dicintainya. Atau takut terhadap sesuatu yang membahayakannya. syaratnya adalah mampu yaitu telah mampu menafkahi keluarga. Cinta pada Allah dan nikmat dalam beribadah akan mengalahkan cinta-cinta lainnya. Jika seseorang benar-benar ikhlas menghadapkan diri pada Allah. bahwa kerinduan pada si dia yang diidam-idamkan adalah penyakit. lebih nikmat dan lebih baik daripada Allah. Cinta yang buruk akan bisa dihilangkan dengan cinta yang baik.Solusi terbaik bagi yang ingin memadu kasih adalah dengan menikah.”[5] Inilah jalan yang terbaik bagi orang yang mampu menikah. » “Kami tidak pernah mengetahui solusi untuk dua orang yang saling mencintai semisal pernikahan.”[7] Yang dimaksud baa-ah dalam hadits ini boleh jadi jima‟ yaitu mampu berhubungan badan. jika hati telah merasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya. lebih indah. Yahya bin Syarf An Nawawi rahimahullahh mengatakan bahwa kedua makna tadi kembali pada makna kemampuan memberi nafkah. maka Allah akan menolongnya dari penyakit rindu dengan cara yang tak pernah terbetik di hati sebelumnya. niscaya ia tidak akan menjumpai hal-hal lain yang lebih manis. Inilah solusi terbaik untuk orang yang akan memadu kasih. barangsiapa yang memiliki baa-ah. Ingatlah. Bukan malah lewat jalan yang haram dan salah. Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan. “Wahai para pemuda[6].”[9] Obat Bagi Yang Dimabuk Cinta Berikut adalah beberapa obat bagi orang yang dimabuk cinta namun belum sanggup untuk menikah. Pertama: Berusaha ikhlas dalam beribadah. Namun ingat. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan.[8] Itulah yang lebih tepat. maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya. Obatnya tentu saja bukanlah ditambah dengan penyakit lagi. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.”[10] Kedua: Banyak memohon pada Allah . Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. “Sesungguhnya obat bagi orang yang saling mencintai adalah dengan menyatunya dua insan tersebut dalam jenjang pernikahan. Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud baa-ah adalah telah mampu memberi nafkah. melainkan setelah memperoleh kekasih lain yang lebih dicintainya. maka menikahlah. “Sungguh. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda. Atau karena adanya sesuatu yang ditakutinya.

“Nyanyian adalah mantera-mantera zina. Namun pandangan yang berulang-ulanglah yang merupakan biang kehancuran. Ibnu Mas‟ud mengatakan. sedih dan sengsara. Ia berkata. Akibatnya rasa rindu kepadanya semakin memuncak. merasakan kebutuhannya pada Allah. Sehingga sempat diungkapkan oleh beberapa ulama nyanyian adalah mantera-mantera zina. berbagai angan-angan yang menyimpang pun terbetik dalam hati dan pikiran.” Fudhail bin „Iyadh mengatakan. sudah layak jika nyanyian dan tontonan seperti ini dan secara umum ditinggalkan. “Nyanyian dapat menumbuhkan kemunafikan dalam hati sebagaimana air dapat menumbuhkan sayuran. Penyakit yang menyebabkan dirinya gundah gulana. Demi keselamatan dan kejernihan hati. Lihatlah surat An Nur ayat 30 yang telah kami sebutkan sebelumnya. Al Mu‟min: 60) Ketiga: Rajin memenej pandangan Pandangan yang berulang-ulang adalah pemantik terbesar yang menyalakan api hingga terbakarlah api dengan kerinduan. Bila demikian. Apalagi jika nyanyian tersebut dikemas dengan mengharu biru. Oleh karena itu. “Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq). Ingatlah. mendayudayu tentu akan menggetarkan hati orang yang sedang ditimpa kerinduan. “Nyanyian itu akan merusak hati dan akan mendatangkan kemurkaan Allah. Termasuk di antaranya apabila seseorang memohon pada Allah agar dilepaskan dari penyakit rindu dan kasmaran yang terasa mengoyak-ngoyak hatinya. niscaya Allah akan mengabulkan do‟anya. pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil). Mujahid mengatakan.”[11] Keempat: Lebih giat menyibukkan diri Dalam situasi kosong kegiatan biasanya seseorang lebih mudah untuk berangan memikirkan orang yang ia cintai.Ketika seseorang berada dalam kesempitan dan dia bersungguh-sungguh dalam berdo‟a. “Menundukkan pandangan dari berbagai hal yang diharamkan oleh Allah akan menumbuhkan rasa cinta pada Allah. Allah Ta’ala berfirman.”[13] Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal . Dalam keadaan sibuk luar biasa berbagai pikiran tersebut mudah untuk lenyap begitu saja. Orang yang memandang dengan sepintas saja jarang yang mendapatkan rasa kasmaran. niscaya akan Kuperkenankan bagimu.”[12] Kelima: Menjauhi musik dan film percintaan Nyanyian dan film-film percintaan memiliki andil besar untuk mengobarkan kerinduan pada orang yang dicintai. kita diperintahkan untuk menundukkan pandangan agar hati ini tetap terjaga. ‫ع‬ “Dan Rabbmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku.” (QS. Ibnul Qayyim pernah menyebutkan nasehat seorang sufi yang ditujukan pada Imam Asy Syafi‟i.” Adh Dhohak mengatakan.

Artikel www. [2] HR. 4/300.com [1]Fathul Qodir. [12]Al Jawabul Kafi. 6925. 1400. Syaikh Syu‟aib Al Arnauth mengatakan hadits ini shohih ligoirihi(shahih dilihat dari jalur lainnya). hal. Ibnul Jauzi. 289. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. 15734. [9]Rodhotul Muhibbin. Muslim no. Mawqi‟ At Tafaasir. Lihat Ash Shahihah no. Inilah pendapat ulama-ulama Syafi‟iyah. Ibnu Qayyim Al Jauziyah. Darul Kutub Al „Ilmiyyah Beirut.remajaislam. 5065 dan Muslim no. 9/173. cetakan pertama. 624. Ibnu Majah no. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani. 15/394. Darul Kutub Al „Arobi. tahun 1405 H. hal. 1847. Darul Kutub Al „Ilmiyah [13] Lihat Talbis Iblis. hal. Ibnu Qayyim Al Jauziyah. [6] Yang dimaksud dengan syabab (pemuda) di sini adalah siapa saja yang belum mencapai usia 30 tahun. [11]Majmu’ Al Fatawa. [10]Majmu’ Al Fatawa. [5] HR. Darul Wafa‟. (Lihat Al Minhaj Syarh Shahih Muslim. Ahmad no. 212. 9/173. 5770 [3] HR. 1392 H) [7] HR. 10/187. tahun 1412 H. [8] Lihat Al Minhaj Syarh Shahih Muslim. 109. Bukhari no. cetakan ketiga. [4] HR.     Disqus Setuju Banget Dislike . 1426 H. Muslim no. Dar Ihya‟ At Turots. cetakan kedua. Asy Syaukani. Yahya bin Syarf An Nawawi.

..jodohnya pasti musyrik juga".Namun.. Lah terus saya harus gmna ya untuk tetap istiqomah ??Tolong jawabannya dong...jodohnya pasti beriman. lakukan hanya karna allah.sebenarnya sedang ingin melakukan semaksimal mungkin apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi larangan Allah.sya sendiri sedang menguatkan hati untuk tidak mengikuti trend "Pacaran" ini.. Kresna Nurul Fadhila and 3 more liked this   Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Desy Subagjo  Kami sarankan baca artikel berikut ini: 1. jodoh kita sudah diatur.banyak orang disekitar saya menyebut saya "sok fanatik" atau sebangsa itu.Saya tidak mau pacaran dibilang "Awas nanti ga laku loh!".Saya yang juga baru dalam berjilbab...bukan karna manusia. http://rumaysho. 2...Makachi. "bagi yang beriman...semua sudah tertuliskan di al-qur'an..sedangkan orang yang musyrik...com/belajar-is.. http://rumaysho.... o 70 people liked this. 21 people liked this. Tambahkan Komentar Baru Image Showing 41 comments Urutan tampil  Subscribe by email Subscribe by RSS Desy Subagjo 1 tahun yang lalu   Pacaran.  Adydiedy 1 bulan yang lalu in reply to Desy Subagjo  kenapa harus lihat dan dengerin orang.. Semoga Allah beri keistiqomahn ...Saya berhijab dari lawan jenis dibilang "berlebih"...com/belajar-is...

com/belajar-is. Riko Rahmatullah and 7 more liked this   muhammad sholeh selsi 1 tahun yang lalu    ana minta ijin copy buat tautan di catatan ana.... jazakallohu khoir ya ustadz . adex rosa black 1 tahun yang lalu  asaalamualaikum. jazakallahu khoiron katsiro 6 people liked this. http://rumaysho..   .. http://rumaysho. mow izin share ke tautan saya 3 people liked this.. Rofikalubis 9 bulan yang lalu in reply to Desy Subagjo   tetap istiqomah menjalaninya . sulistiawati 1 tahun yang lalu  saya minta ijin copy buat catatan saya.  5 people liked this. 2...com/belajar-is.. Semoga Allah beri keistiqomahn 2 people liked this.. Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Desy Subagjo    Kami sarankan baca artikel berikut ini: 1.. sekalian mau dibagikan ke teman-teman.

.buat artikel2 nya. sekalian. alhamdulillah. 1 person liked this... ana izin share . saya minta izin untuk membagikan ilmu yang saya dapat ini kepada teman2 saya n_n 1 person liked this.Jazzakallahu khair Riko Rahmatullah and 3 more liked this Vannyoktaviany 6 bulan yang lalu    subhanallah bermanfaat sekali setelah membaca ini :)) syukron .. Awi Biang 1 tahun yang lalu    > syukron. . rhin 1 tahun yang lalu  Assalammualaikum mau izin share jazzakallahu khoir Ariyati Putri Mustika and 1 more liked this   Udar Ahmad 1 tahun yang lalu    setuju bgt apa yang tercatum dalil2 diatas 1 person liked this.....ana minta izin CoPas buat share artikel2nya dg ttp mencantumkan sumbernya... sangat bermanfaat sekali buat menambah wawasan / ilmu agama ana.heri 1 tahun yang lalu    Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh.

Trus nasehati sahabatmu trsbt dan trus doakan dirinya. artikelnya bagus sekali karena didasarkan atas dalil-dalil al-qur'an dan sunnah. ustad...Dan yang saya hadapi saat ini adalah banyaknya temn2 bahkan sahabat saya yg "berpacaran".dan saya masih sangat dangkal sekali tentang agama. 1 person liked this. ketika ana membaca judul "apakah mengenal pasangan harus lewat pacaran?" kemudian jawabannya tidak maka pertanyaannya adalah "bagaimana cara mengenal pasangan yang .dan apa yg sebaiknya saya lakukan?? 1 person liked this..memang saya baru belajar tentang agamaku islam.. hanya saja berdasarkan judul diatas maka artikel tadi masih menyisakan pertanyaan.amin.. Semoga Allah beri hidayah demi hidayah...dan saya hanya bisa mendoakan mereka semoga mendapatkan hidayah dari ALLAH SAW. Barakallahu fiikum. wahid_albanjary 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaykum ana share ya artikelnya .saya suka bgt tulisannya.arub makarim 1 tahun yang lalu   assalamualaikum.saya tak berdaya untuk bilang sama mereka kalo yg mereka lakukan itu sangat dilarang agama.tapi saya sangat risih bgt....! Syukron..... 2 people liked this.  Atang_2702 6 bulan yang lalu in reply to wahid_albanjary   ya xdraw 5 bulan yang lalu  assalamu alaikum.dg mereka.  Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to arub makarim    Wa'alaikumus salam..memang saya bukan manusia sempurna ..

jadi cuma kenal pasangan lewat org ketiga dan tidak ketemu langsung...kayaknya tu jg cara untuk mengenal lebih dalam tentang pasangan kita..... nasyid misalnya?  Muhammad Abduh Tuasikal 5 bulan yang lalu in reply to Dithakalalo   sebaiknya seorang muslim menjauhi semacam itu. di dalam Islam .sebelum nikah ada istilah ta'aruf dan itu hanya sebatas niatan untuk nikah..... syukran wa jazakallahu khair..... 1 person liked this..syar'i?" jika jawabannya dengan menikah maka kurang tepat karena yang ana maksud adalah sebelum menikah.. di artikel belum dijelaskan.. Syintialaras 6 bulan yang lalu   Assalamu'alaikum.... izin copas ya akhy/ukhty utk di syiarkan kpd teman-teman ana. Chory Coboy 10 bulan yang lalu  yupz........  Muhammad Abduh Tuasikal 10 bulan yang lalu in reply to Chory Coboy ...... langsung dilamar dan tentukan kapan akan menikah. mohon penjelasannya  Muhammad Abduh Tuasikal 4 bulan yang lalu in reply to xdraw    wa'alaikumus salam. lalu setelah cocok... Dithakalalo 5 bulan yang lalu  bagaimana dengan nyanyian yang beraroma islami.

.dmana hukum2 atau larangan2 yg d buat tdak akan merugikan umatny.ups untuk itu...d balik aturan nya tersimpan kebaikan khususnya untuk kaum wanita agar senantiasa menjaga iffah <kehormatan diri="">... Haa_pee@yahoo...ini baru sebagian kecil loh..islam telah ada aturan dan batasan nya.... -) Jazakallah... 1 person liked this. Artikel yang bnar bnar mnarik Riska_kaka 1 tahun yang lalu  assalamu'alaikum ... temen-temen bnyak yg udh pacaran ustadz .com 11 bulan yang lalu   assalamualaikum izin copy ustadz.sukron........ jadi apa yg harus saya buat biar mereka tau kalau tindakan mereka yaitu "pacaran" itu zina ?  Ariyati Putri Mustika 1 tahun yang lalu  ijin share ya. wah ......tentunya islam melarang berpacaran karna agama kita tahu pasti ada kemudarathan d balik itu semua contoh yg ringan patah hati heeeeeeeeeeeee.... syukron Purwantyipunk 11 bulan yang lalu  masyaallah ternyata islam adalah agama yang haq. saya baru liat nih --" . ..   mengenalnya tidak mesti lewat pacaran....... kalau saya nasihatin ke mereka entar saya dikira gak gaul ........khususny dalam hal berpacaran ini.*sok tau dot com*</kehormatan>  Zara 1 tahun yang lalu   Izin share ya.....ikutilah ajaran n aturan islam pasti ga akan rugi deh heee.

. **nagabonar** 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaikum.... terima kasih **nagabonar** 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaikum.Sebelumnya salam kenal ya akhi ya ukhti dari Dede Rohmayanti saya mau ijin share ya!!! Terimakasih  Ripu_adsuni 1 tahun yang lalu  Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh. **nagabonar** 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaikum.. Cessa_19girl 1 tahun yang lalu   subhanallah.. Izin share. jazakallahu khairan katsira.izin share ya ustad. izi share ya ustad. ijin share ya ustad jazakallahu khairan. Dealiza 1 tahun yang lalu  Assalamualaikum.. mengingatkan nih. jazakallohu khoir . ijin ngopy ustadz.

Silakan pak..tx. dan udah menikah.. Heri Susilo 1 tahun yang lalu  Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh. Reactions . Semoga Allah senantiasa memberkahi... smoga tidak dialami oleh anak2 kami.  Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Abi Neisa   Semoga Allah beri taufik.Jazzakallahu khair  Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Heri Susilo  Wa'alaikumus salam wa rahmatullah wa barakatuh.. Indah Prameswari 1 tahun yang lalu   ijin share. kLanz 1 tahun yang lalu   jazakallahu khairan katsira.. Semoga bermanfaat untuk yg lain. Abi Neisa 1 tahun yang lalu  saya udah terlanjur. ana izin share dan boleh ngak saya posting d blog saya .

 SudirmanTahir 2 minggu yang lalu From twitter  Emang pacaran buat apa?? http://t.co/jtcRsvee http://disqu URL Lacakbalik blog comments powered by Disqus back to top Login Username Password Ingat Saya    Lupa Password? Lupa Username? Mendaftar Subscribe .

Pasang RSS Remaja Islam di web Anda di sini.info'y..06.99 .11...:) Hati-Hati Memajang Foto di FB · 1 month ago  kawaii jazakillah khoiron katsiron. Sedang Online Kami memiliki 18 Tamu online Komentar Terbaru  kawaii syukron atas info'y..:) Hati-Hati Memajang Foto di FB · 1 month ago  bdhi ekha nTD mksh Buku Tamu · 1 month ago Powered by Disqus Terbanyak Dibaca    Apakah Mengenal Pasangan Harus Lewat Pacaran? 30...99 Mencari Jodoh Sholihah dengan Do'a Sapu Jagad 02.11.10 Agar Do'a Kita Terkabul 30.

id Muslimah.com Yufid.or.11.com Muslim.or. . Semua Hak Dilindungi.id Konsultasisyariah.99 10 Kerusakan dalam Perayaan Tahun Baru 30.11.net PengusahaMuslim.com Fans Remaja Islam  Hubungi Kami Hakcipta © 2011 Remaja Islam Mau Mengenal Islam.com Kajian.99 Link Sahabat        Rumaysho.  Obat Ketika Merindukan Si Dia 30.

com/ TIPS PACARAN YANG ISLAMI (pacaran itu haram: www. dll.blogspot.pacaranislamikenapa.com ) situs anti pacaran: www.com http://www.PACARAN ITU HARAM HUKUMNYA.” [HR Bukhori: 1088.blogspot. curhat masalah cinta.com http://www.com http://abul-jauzaa. keluarga. agama.Tirmidzi) 2.523.wordpress. atau membaca artikel2 islam yg sangat menarik dan penting.com http://www.abul-jauzaa. Muslim 1339] .wordpress. Jangan pergi dengan pacar lebih dari sehari semalam kecuali si wanita ditemani mahramnya “Tidak halal bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk bepergian sehari semalam tidak bersama mahromnya. Lihat Mausu'ah Al Manahi Asy Syari'ah 2/102] “Tidaklah seorang lelaki bersepi-sepian (berduaan) dengan seorang perempuan melainkan setan yang ketiganya“ (HSR.blogspot.com 1.com http://www. silahkan kunjungi situs islam yang sangat bermanfaat.alimalbantuliy. kecuali ditemani mahram dari sang wanita (jadi bertiga) “Janganlah seorang laki-laki berkholwat (berduaan) dengan seorang wanita kecuali bersama mahromnya…”[HR Bukhori: 3006.bestabuabdullah.abul-jauzaa.wordpress.com bagi yang ingin bertanya masalah2 agama. konsultasi.blogspot.blogspot. http://www. silahkan kunjungi situs2 islam yang sangat bermanfaat berikut ini: http://www.gizanherbal. Muslim 1341.aslibumiayu. Jangan berduaan dengan pacar di tempat sepi.majalah-elfata.

Jangan membicarakan/melakukan hal-hal yang membuat terjerumus kedalam zina “Dan janganlah kamu mendekati zina. apalagi yang lebih dari sekedar jabat tangan “Seandainya kepala seseorang di tusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya. Dan barangsiapa yang tidak mampu.R.R. dll] 5.jangan bepergian dengan wanita kecuali bersama mahromnya….) WARNING: . Muslim. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang jelek” (Al Qur‟an Surat Al Isra 32) “Kedua tangan berzina dan zinanya adalah meraba. bahkan berjabat tangan juga tidak boleh. Muslim 1341] 4.” (H. Turmudzi dan dia berkata hadits ini shahih. Tirmidzi 1597. Nasa‟i.R. Nasa'i 7/149.. Jangan memandang aurat pacar. masing-masing harus memakai pakaian yang menutupi auratnya “Katakanlah kepada orang-orang beriman laki-laki hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya.” (Al Qur‟an Surat An Nur ayat 30) “…zina kedua matanya adalah memandang….523. karena nikah itu lebih menundukan pandangan.” (H.. Jangan berjalan-jalan dengan pacar ke tempat yang jauh kecuali si wanita ditemani mahramnya “…. Muslim dan Abu Dawud) 7. dan mulut berzina dan zinanya adalah bicara. Tirmidzi.” (H. Bukhari. maka nikahlah. dan lebih membentengi farji (kemaluan). Jangan bersentuhan dengan pacar. Abu Dawud dan Nasa‟i) 6. Muslim. (Hadits Shahih Riwayat Ahmad. “Yang paling banyak menjerumuskan manusia ke-dalam neraka adalah mulut dan kemaluan. Bukhari.” (Hadits hasan riwayat Thobroni dalam Al-Mu‟jam Kabir 20/174/386 dan Rauyani dalam Musnad: 1283. karena shaum itu dapat membentengi dirinya”. Ibnu Jarud dan Baihaqi). Darimi. maka hendaklah ia puasa (shaum). lihat Ash Shohihah 1/447/226) Bersabda Rasulullahi Shallallahu „alaihi wassallam: “Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita. Jangan menunda-nunda menikah jika sudah saling merasa cocok “Wahai para pemuda ! Barangsiapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah.3. ahmad 6/357.” [HR Malik 2/982. Ibnu Majah 2874. jangan meraba. jangan mencium. jangan berpelukan. kedua kaki berzina dan zinanya adalah melangkah.”[HR Bukhori: 3006.

Karena itu. konten percakapan antara laki-laki dan perempuan hanya di seputar masalah2 berikut ini: ekonomi (contoh:perdagangan). kesehatan. Kita tidak akan pernah menemukan Rasul maupun sahabat berinteraksi dengan lawan jenis di luar 6 perkara tadi. dan pernikahan (rumah tangga). lantas janjian.Kebolehan bagi perempuan untuk bepergian lebih dari 1 hari 1 malam dengan ditemani mahram hanya diperuntukkan untuk hajat umum yang dimubahkan. kemudian berkencan. dan akhirnya berzina Bagi yang sudah terlanjur berbuat dosa maka bertaubatlah dan jangan putus asa. Rasulullah dan para sahabat tidak melakukan interaksi antar gender. Sedangkan di luar 6 masalah tersebut. Di masa Rasulullah dan sahabat.Melakukan perjalanan kurang dari 1hari 1 malam dengan pacar juga tidak boleh.sebenarnya banyak ulama dan ustadz yang mengharamkan pacaran. lalu tersenyum. Yang mesti dibahas dalam masalah pergaulan antar pria bukan hanya jumlah wanita dan laki2 yang berinteraksi. lalu mengobrol. Desember 26th. pendidikan. Pacaran di tempat rame juga nggak boleh. saya pribadi belum pernah menemukan pacaran yang konten pembicaraannya terbatas pada 6 perkara tadi. Untuk masalah ini. Adakah perjudian Islami dalam Islam? 1. 2. Atau pergi dengan pacar lebih dari 1 hari 1 malam dengan ditemani mahram juga tidak boleh. . 2008 jam 3:52 am Komentar: Menyatakan adanya pacaran Islami sama dengan menyatakan adanya perjudian islami. Sedangkan dalam pacaran. Wong pacarannya saja tidak boleh. misalnya saja ustadz Muhammad Umar as Sewed. apalagi di tempat sepi. dakwah. Ini tetap tidak boleh walaupun wanita tersebut ditemani mahram. politik (co‟: muhasabah terhadap penguasa). coba teliti kisah2 perjalanan hidup Rasul dan sahabat yang tercantum dalam hadits ataupun sirah. tapi juga konten pembicaraannya. Selalu saja ada konten pembicaraan yang tidak diperbolehkan syara (minimal bercanda). Ini seperti halnya wanita bepergian bepergian lebih dari 1 ahari 1malam dengan ditemani mahram untuk keperluan berjudi. baik dalam keadaan sepi atau ramai. Allah pasti mengampuni hambanya yang bertaubat dan memohon ampun… ===================================================================== ===== BANTAHAN ATAS ARTIKEL DIATAS dari Prima. kemudian menyapa. jadi sebaiknya segera menikahlah dan jangan berpacaran… sebuah syair mengatakan: kadang peristiwa besar bermula dari hal-hal kecil permulaannya memandang. bercakap-cakap hanya sekadar hanya untuk menyatakan kata2 romantis atau bercanda ria(seperti dalam pacaran). tidak diperbolehkan.

perjudian tetap haram walaupun pelakunya adalah wanita yang menutup aurat. Banyak diantara pemuda dan pemudi yang lebih terdorong oleh rasa ketertarikan semata. Paling tidak dengan cara membiarkan pasangan yang sedang pacaran itu melakukan aktifitasnya. usia. pacaran tetap haram. bukan hanya seputar persinggungan tubuh. dan ke tempat dekat pun tidak boleh. 3)Walaupun ditemani mahram. sebagian norma di tengah masyarakat membolehkan pacaran. -==================================== HUKUM PACARAN MENURUT ISLAM (penjelasan mengenai sebab diharamkannya pacaran) Istilah pacaran itu sebenarnya bukan bahasa hukum. Dengan tujuan itu. berpacaran ke tempat jauh tetap tidak boleh. Dan bahkan ada juga yang memang menjadikan masa pacaran sebagai masa perkenalan dan penjajakan dalam menempuh jenjang pernikahan. agar tidak salah konotasi. Ada yang sekedar iseng. a)walaupun untuk keperluan mubah. media perkenalan sisi yang lebih dalam serta mencari kecocokan antar keduanya. Pemahaman yang benar terhadap hadits tersebut adalah. KOnteks hadits yang dicantumkan pada point ke-2 memang seputar masalah2 mubah. 5)Dengan menutup aurat ataupun tidak. Namun tidak semua bentuk pacaran itu bertujuan kepada jenjang pernikahan. sebab dari sisi kedewasaan. Dan sangat mungkin berbeda dalam setiap budaya.c)walaupun bepergian kurang dari 1 hari tanpa ditemani mahram atau suami. II. Semua itu dilakukan karena nantinya mereka akan membentuk rumah tangga. Secara lebih khusus. ada yang menganggap bahwa masa pacaran itu sebagai masa penjajakan. pergaulannya tetap haram. Ibaratnya. tetapi untuk urusan yang haram (seperti pacaran) tetap tidak boleh. Karena itu kami tidak akan menggunakan istilah `pacaran` dalam masalah ini. mereka sangat belum siap. Tujuan Pacaran Ada beragam tujuan orang berpacaran. Apa Yang Dilakukan Saat Pacaran ? . Maka istilah apel malam minggu menjadi fenomena yang wajar dan dianggap sebagai bagian dari aktifitas yang normal. kemampuan finansial dan persiapan lainnya dalam membentuk rumah tangga. karena pengertian dan batasannya tidak sama buat setiap orang. Apabila konten pembicaraannya tidak syar‟i walaupun tidak bersinggungan tubuh (berciuman atau bergandengan tangan). bukan perkara2 haram seperti pacaran atau perjudian. atau mencari teman bicara.yakni yang termasuk ke dalam 6 perkara tadi. 4)Pembahasan dalam masalah pergaulan islami. I. tetapi juga seputar konten pembicaraan. bepergian lebih dari 1 hari 1 malam untuk hal yang diharamkan tidak diperbolehkan.b)walaupun ditemani mahram atau suami. atau lebih jauh untuk tempat mencurahkan isi hati. wanita bepergian lebih dari 1 hari 1 malam tanpa mahram atau suami tetap tidak boleh.

III. maka hal itu adalah anugerah Yang Kuasa. Pola budaya yang permisif (serba boleh) telah menjadikan hubungan pacaran sebagai legalisasi kesempatan berzina. Termasuk rasa cinta kepada wanita (lawan jenis) dan lain-lainnya. Sebab buat sistem hukum sekuluer warisan penjajah. pengawasan dan perhatian dari anggota keluarga lainnya. yaitu: wanita-wanita. Itulah kesenangan hidup di dunia. Bahkan bila seks bebas itu menghasilkan hukuman dari Allah berupa AIDS. Ketika seseorang memiliki rasa cinta. Bahkan hal ini sudah menjadi bagian dari lahan pemasukan tersendiri buat beberapa hotel dengan memberi kesempatan chek-in secara short time. Namun tidak sedikit hotel yang pada hari ini berali berfungsi sebagai tempat untuk berzina pasangan pelajar dan mahasiswa. sebab hal itu dianggap sebagai hak asasi setiap orang. binatang-binatang ternak dan sawah ladang. yang awalnya adalah istilah dalam dunia perhotelan untuk menginap. perak. Maka jelaslah bahwa praktek pacaran pelajar dan mahasiswa sangat rentan dengan perilaku zina yang oleh sistem hukum di negeri ini sama sekali tidak dilarang. juga pasanga-pasangan tidak syah lainnya. Fakta dan data lebih jujur berbicara kepada kita ketimbang apologi. Bukan sekedar kencan. anak-anak. Sehingga kita juga sering mendengar istilah “chek-in”. tetapi data menunjukkan bahwa ciuman. Islam Mengakui Rasa Cinta Islam mengakui adanya rasa cinta yang ada dalam diri manusia. . Pacaran Dalam Pandangan Islam a. Data menunjukkan bahwa seks di luar nikah itu sudah dilakukan bukan hanya oleh pasangan mahasiswa dan orang dewasa. zina adalah hak asasi yang harus dilindungi. para pelakunya justru akan diberi simpati.Lepas dari tujuan. yaitu kamar yang disewakan secara jam-jaman untuk ruangan berzina bagi para pasangan di luar nikah. dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik .`(QS. namun anak-anak pelajar menengah atas (SLTA) dan menengah pertama (SLTP) juga terbiasa melakukannya. jalan-jalan dan berduaan. Selain di hotel. Ali Imran :14). yaitu memanfaatkan kesibukan kedua orang tua. Sepasang pelajar atau mahasiswa yang berzina. Dan terbukti dengan maraknya kasus `hamil di luar nikah` dan aborsi ilegal. Bahkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa aktifitas pacaran pelajar dan mahasiswa sekarang ini cenderung sampai kepada level yang sangat jauh. secara umum pada saat berpacaran banyak terjadi hal-hal yang diluar dugaan. Maka para pelajar dan mahasiswa bisa lebih bebas melakukan hubungan seksual di luar nikah di dalam rumah mereka sendiri tanpa kecurigaan. tidak bisa dituntut secara hukum. harta yang banyak dari jenis emas. aktifitas percumbuan dan hubungan seksual di luar nikah juga sering dilakukan di dalam rumah sendiri. kuda pilihan. Pihak pengelola hotel sama sekali tidak mempedulikan apakah pasangan yang melakukan chekin itu suami istri atau bulan. `Dijadikan indah pada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini. rabaan anggota tubuh dan bersetubuh secara langsung sudah merupakan hal yang biasa terjadi.

Bahkan `mengambil alih` kepemimpinannya dari bahu sang ayah ke atas bahunya. Bahkan lebih `keren`nya. ucapan janji itu tidaklah ditujukan kepada pasangan.`Orang yang paling baik diantara kamu adalah orang yang paling baik terhadap pasangannya (istrinya). Sedangkan di luar nikah. Islam menganjurkan untuk mewujudkan rasa cinta itu dengan perlakuan yang baik. pegangan. b. Islam tidak pernah membenarkan semua itu. Karena dia telah menjadi suami dari seorang wanita. jujur. namun karena terjadi penyimpangan besar sampai masalah sendi yang paling pokok. Tapi cinta sejati haruslah berbentuk ikrar dan pernyataan tanggungjawab yang disaksikan oleh orang banyak. tapi hampir semua agama mengharamkan perzinaan. maka menjadi kewajibannya untuk memperlakukannya dengan cara yang paling baik. cinta kepada lain jenis itu hanya dibenarkan manakala ikatan di antara mereka berdua sudah jelas. akhirnya tidak pernah terdengar kejelasan agama ini mengharamkan zina dan perbuatan yang menyerampet kesana. Dan hanya ikatan inilah yang bisa memastikan apakah seorang laki-laki itu betul serorang gentlemen atau sekedar kelas laki-laki iseng tanpa nyali. Dengan ikatan itu. Karena praktek itu bukan hanya terjadi pada masyarakat Islam yang nota bene masih sangat kental dengan keaslian agamanya. melainkan nafsu syahwat dan ketertarikan sesaat. chatting dan sejenisnya. Beraninya hanya menikmati sensasi seksual. jadilah seorang laki-laki itu `laki-laki sejati`. Sehingga bila seseorang mencintai wanita. hanya hubungan suami istri sajalah yang membolehkan terjadinya kontak-kontak yang mengarah kepada birahi. Maka seorang laki-laki yang bertanggung-jawab akan berikrar dan melakukan ikatan untuk menjadikan wanita itu sebagai orang yang menjadi pendamping hidupnya. tentu . Sedangkan pemandangan yang kita lihat dimana ada orang Islam yang melakukan praktek pacaran dengan pegang-pegangan. maka pada hakikatnya bukan sebuah cinta. Apalagi agama Kristen yang dulunya adalah agama Islam juga. Rasulullah SAW bersabda. Cinta Kepada Lain Jenis Hanya Ada Dalam Wujud Ikatan Formal Namun dalam konsep Islam. Sebab cinta dalam pandangan Islam adalah sebuah tanggung jawab yang tidak mungkin sekedar diucapkan atau digoreskan di atas kertas surat cinta belaka. Sebelum adanya ikatan itu. ramah dan yang paling penting dari semua itu adalah penuh dengan tanggung-jawab. Dan aku adalah orang yang paling baik terhadap istriku`. Dalam Islam. ini menunjukkan bahwa umumnya manusia memang telah terlalu jauh dari agama. Sehingga kalau pemandangan buruk itu terjadi juga pada sebagian pemuda-pemudi Islam. cium dan juga seks. tapi masyakat dunia ini memang benarbenar telah dilanda degradasi agama. mencukupi seluruh kebutuhan hidupnya dan menjadi `pelindung` dan `pengayomnya`.Khusus kepada wanita. melainkan kepada ayah kandung wanita itu. tapi tidak siap menjadi “the real man”. Atau janji muluk-muluk lewat SMS. Baik itu sentuhan. Barat yang mayoritas nasrani justru merupakan sumber dari hedonisme dan permisifisme ini. Akhlaq ini sebenarnya bukan hanya monopoli agama Islam saja. bijaksana.

Jauh lebih bermanfaat dan objektif ketimbang kencan berduaan. Semua bentuk aktifitas itu sebenarnya bukanlah aktifitas cinta. Dalam format pacaran.kita tidak melihat dari satu sudut pandang saja. Islam telah memberikan panduan yang jelas tentang apa saja yang perlu diperhitungkan. tanggung-jawab. d. Juga tidak ada ikatan tanggung-jawab antara mereka. Inilah proses yang dikenal dalam Islam sebagai ta`aruf. sebab yang terjadi adalah kencan dan bersenang-senang. peran orang tua atau pihak keluarga menjadi sangat penting. bermake-up. sehingga jelas sekali bahwa pacaran itu sangat berbeda dengan cinta. [3] kecantikannya dan [4] agamanya. bahkan justru lebih parah. [2] keturunannya. misalnya dengan bertemu di suatu kesempatan tertentu lalu saling bertelepon. Pacaran Bukan Cinta Melihat kecenderungan aktifitas pasangan muda yang berpacaran. Padahal nantinya dalam berumah tangga tidak lagi demikian kondisinya. Tapi lihatlah bahwa kemerosotan moral ini juga terjadi pada agama lain. berparfum dan mencari tempat-tempat yang indah dalam kencan. Terbukti dengan mereka mengenakan pakaian yang terbaik. Bukhari Kitabun Nikah Bab Al-Akfa` fiddin nomor 4700. bukanlah anggapan yang benar. Maka perhatikanlah agamanya kamu akan selamat. Misalnya sabda Rasulullah SAW tentang 4 kriteria yang terkenal itu. Sebab kecenderungan pasangan yang sedang kencan adalah menampilkan sisi-sisi terbaiknya saja. Muslim Kitabur-Radha` Bab Istihbabu Nikah zatid-diin nomor 2661) Selain keempat kriteria itu. ikatan syah dan sebuah harga kesetiaan. sesungguhnya sangat sulit untuk mengatakan bahwa pacaran itu adalah media untuk saling mencinta satu sama lain. Sebab sebuah cinta sejati tidak berbentuk sebuah perkenalan singkat. semua instrumen itu tidak terdapat. c. Padahal cinta itu adalah memiliki.`Wanita itu dinikahi karena 4 hal : [1] hartanya. . Pacaran Bukanlah Penjajakan / Perkenalan Bahkan kalau pun pacaran itu dianggap sebagai sarana untuk saling melakukan penjajakan. Sebab penjajagan itu tidak adil dan kurang memberikan gambaran sesungguhnya atas data yang diperlukan dalam sebuah persiapan pernikahan. Maka dalam masalah ini. atau perkenalan atau mencari titik temu antara kedua calon suami istri. Bahkan tidak ada kepastian tentang kesetiaan dan seterusnya. Dalam format mencari pasangan hidup. Islam membenarkan bila ketika seorang memilih pasangan hidup untuk mengetahui hal-hal yang tersembunyi yang tidak mungkin diceritakan langsung oleh yang bersangkutan. Sama sekali tidak ada ikatan formal yang resmi dan diakui. tukar menukar SMS. Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW berdabda. (HR. chatting dan diteruskan dengan janji bertemu langsung.

Bahkan rumah yang mereka tempati itu bukanlah tempat-tempat indah mereka dulu kunjungi sebelumnya. Allah SWT berfirman yang bermaksud: “Dialah (Allah) yang menjadikan untuk kamu apa yang ada di bumi kesemuanya. fasik haram Posted on January 27. pakaian atau tempat tinggal adalah halal dan dibenarkan. Pacaran bukanlah perkenalan melainkan ajang kencan saja. pacaran bukanlah sebuah penjajakan yang jujur. ayat 29) . Ini berdasarkan dalil yang menyatakan tentang nikmat kurniaan Allah kepada hamba-Nya. Dengan demikian. tidak setiap saat berbusana terbaik dan juga lebih sering bertemu dengan suaminya dalam keadaan tanpa parfum dan acak-acakan. Tiru perbuatan orang kafir.” (Surah al-Baqarah. sebaliknya bisa dikatakan sebuah penyesatan dan pengelabuhan. Padahal mereka pacaran bertahun-tahun dan membina rumah tangga dalam hitungan hari. 2011 under Islam by wizvax 0digg 12KShare 1 HUKUM asal bagi perhiasan sama ada yang berada pada tubuh badan. Maka kesan indah saat pacaran itu tidak akan ada terus menerus di dalam kehidupan sehari-hari mereka. namun segera mengurus perceraian belum lama setelah pernikahan terjadi.Istri tidak selalu dalam kondisi bermake-up. Dan tidak heran bila kita dapati pasangan yang cukup lama berpacaran. Setelah menikah mereka akan menjalani hari-hari biasa yang kondisinya jauh dari suasana romantis saat pacaran.

Itu permasalahan menindik telinga. Namun ia bukanlah jawapan yang menunjukkan keharusan amalan ini. Islam mendatangkan kaedah umum dalam etika berhias antaranya perhiasan yang dikenakan mestilah tidak digambarkan seolah-olah meniru atau menyerupai orang kafir dan golongan fasik. Malah ia sudah mula melarat kepada golongan lelaki. Sambil Baginda SAW menyeru supaya mereka semua bersedekah. Amalan bertindik menjadi kecenderungan remaja masa kini. sama ada berbentuk emas. Diriwayatkan oleh al-Bukhari daripada Ibn Abbas katanya: “Pada suatu hari raya. selepas Baginda Nabi SAW solat dan berkhutbah. Bagaimana pula mereka yang menindik di kawasan selain telinga? Perbuatan menindik selain dari kawasan telinga tidak pernah didengari pada zaman Nabi dan salafussaleh. maka ia tergolong daripada golongan berkenaan. masa merubah segala dengan perkembangan teknologi dan pengaruh budaya luar membuatkan semakin ramai bertindik di bahagian selain telinga. Sabda Nabi SAW yang bermaksud: “Sesiapa yang menyerupai suatu golongan itu. lidah. Ibn Abbas mengatakan bahawa: Aku melihat mereka mengisyaratkan kepada telinga mereka dan leher mereka. Kebiasaan masyarakat Melayu di Malaysia sejak dulu mengenali amalan bertindik hanya terbatas di bahagian telinga. Lelaki yang menyerupai wanita dengan mengenakan perhiasan wanita adalah suatu yang dilarang dalam Islam. Baginda menuju ke kawasan perempuan dan memberi tazkirah khas kepada golongan wanita. perak dan berlian. isyarat yang diberikan wanita (sahabiyyah) berkenaan adalah antinganting. Advertise Here Sebenarnya perbuatan bertindik adalah amalan yang sudah dikenali pada zaman Rasulullah SAW. Ia perhiasan diketahui umum sejak dari zaman awal Islam dan perhiasan ini khusus kepada golongan wanita. Namun. Disebabkan itulah golongan lelaki dilarang daripada menindik telinga mereka kerana ia dengan jelas menyalahi kebiasaan perhiasan bagi lelaki.Salah satu contoh perhiasan yang diamalkan ialah menindik anggota badan dengan meletakkan barang perhiasan. Walaupun tidak dibincangkan secara khusus dalam nas jelas. Lalu menyerahkan (barang perhiasan mereka) kepada Bilal.” Dalam hadis berkenaan.” (Hadis riwayat Imam Abu Daud dari Ibnu „Umar) . bibir dan kening. seperti di pusat. namun perkembangan fiqh Islam tetap berkembang dalam menjawab setiap persoalan baru yang timbul hasil ijtihad ulama semasa.

pakaian. Bahkan ada yang berbangga memiliki tatu di badan dengan mempertontonkan kepada orang ramai sedangkan ia membawa imej seorang Muslim. namun taubat juga perlu bertepatan dengan caranya. Dr Yusuf al-Qaradhawi dalam kitabnya al-Halal wa al-Haram fi al-Islam mengatakan. Memang benar taubat dapat menghapuskan dosa. ayat 286) . Selain bertindik. Bagi yang sudah tergelincir dan ingin kembali ke pangkal jalan. perbuatan. Jika menanggalkan tatu itu mendatangkan kemudaratan atau membuatkan anggota badan nampak jelik. Firman Allah SWT yang bermaksud: “Allah tidak membebani seseorang sesuai dengan kemampuannya. bertatu di badan adalah perbuatan yang dilaknat oleh Rasulullah SAW. Islam melarang meniru kebiasaan dan gaya hidup orang lain tanpa membawa manfaat jelas.” (Surah Al-Baqarah. tatu itu tetap wajib ditanggalkan jika ada teknologi yang dapat menanggalkannya dengan mudah dan tidak mendatangkan mudarat. Ini pandangan Imam Ibn Hajar al-Asqalani dalam kitabnya Fathul Bari. perayaan dan ibadah bukan saja mengkhususkan kepada menyerupai orang kafir. Mengukir badan sendiri dengan melakarkan corak atau bentuk tertentu sehinggakan kesakitan dianggap satu kepuasan. Ia budaya negatif remaja di Barat yang jelas jauh dari adat budaya tatasusila seorang Muslim. ayat 195) Namun.Larangan keras terhadap perbuatan meniru orang kafir sama ada dalam ucapan.” (Surah al-Baqarah. Ada segelintir yang menyeksa tubuh badan mereka semata-mata untuk menghilangkan tatu. menyeksa diri dan dibuktikan boleh memberi kesan sampingan terhadap kesihatan tubuh badan dan mampu mendekatkan pelaku dengan jangkitan penyakit seperti Hepatitis B. timbul pula persoalan untuk menghilangkan tatu yang ada. termasuk meniru perbuatan orang fasik (iaitu orang yang biasa melakukan maksiat). ada yang menggunakan seterika. Permasalahan mengenai tindik sudah dijelaskan Keputusan Muzakarah Jawatankuasa Fatwa Majlis Kebangsaan Bagi Hal Ehwal Ugama Islam yang menyatakan perbuatan berhias secara aneh dan berlebih-lebihan seperti bertindik anggota badan selain cuping telinga adalah dilarang oleh Islam. Jelasnya. Malah. Pandangan ini bertepatan firman Allah SWT yang bermaksud: “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan. maka harus membiarkannya dan memadai dengan taubat (baik lelaki mahupun wanita). remaja kini juga gemar bertatu dan melihat perbuatan itu seolah-olah tidak menjadi kesalahan dari sudut pandang agama. Tambahan. amalan bertindik selain anggota telinga adalah amalan diambil bukan daripada golongan solihin.

Telinga. Anda mungkin juga meminati: Adab Berpuasa dan Solat Tarawih Logiknya Solat dalam Sudut Pandangan Sains Pemimpin amanah lahirkan negara berkat Cetek ilmu punca pertikai larangan rai Hari Kekasih Tiada alasan kerja GRO LinkWithin Tags: Al Bukhari. Berlian. Bibir. Dalam Islam. Surah Al Baqarah. Perkembangan Teknologi. Remaja Masa Kini. Anting Anting. solat. Budaya Luar. Nikmat. Pakaian.Tidak kira zaman mana pun kita. Lidah. Tubuh Badan Advertise Here . etika berhias terbaik adalah pakaian takwa. Pengaruh Budaya. Perhiasan Wanita. Tazkirah. membuatkan kita terselamat daripada segala kecintaan melebihi dari cinta kepada Baginda. Semoga dengan mengikut suri teladan terbaik iaitu Baginda Nabi SAW. Dilarang. Leher.

bahagia dan sedihnya. dikala bepergian dan iqamah. Semoga shalawat dan salam tetap dilimpahkan kepada Nabi Muhammad. hendaklah ia menempuh jalan hidup Rasulullah SAW dan meneladani etikanya. Rasulullah telah menjelaskan kepada kita contoh etika yang seharusnya ditiru. dengan iringan do`a kepada Allah semoga amal ini berguna bagi segenap kaum muslimin. keluarga dan para sahabatnya. lapang dan kesulitannya. Maka barang siapa yang menghendaki kebahagiaan. Segala puji bagi Allah yang telah mengajarkan kesempurnaan etika kepada manusia dan membuka pintu bagi mereka untuk mengamalkannya. . makan dan minum. maka kami memandang perlu menyajikannya secara singkat. agama dan dunianya.nya ditempuh oleh setiap mu'min di dalam hidupnya. bangun dan tidurnya. Rasulullah telah menggoreskan buat kita melalui ucapan dan perbuatannya rambu-rambu etika yang seyogya. Oleh karena kebanyakan orang pada akhir-akhir ini yang tidak mengetahui etika-etika tersebut atau butuh untuk diingatkan kembali." Etika Kehidupan Muslim Sehari-hari " Oleh : Al-Qismu Al-Ilmi-Dar Al-Wathan PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang. Shalawat dan salam semoga tetap dilimpahkan kepada manusia terbaik yang beribadah dan kembali kepada Allah. Tidak ada perkara kecil ataupun besar apapun yang tidak dijelaskan oleh Islam. Sesungguhnya Islam benar-benar menaruh perhatian yang sangat besar kepada manusia di dalam segala perihal dan urusannya. Melalui kepribadiannya yang mulia.

baik secara sosiologis.35. kita telah memeluk agama yang berbeda-beda. Sebagai seorang muslim misalnya. Rasjidi. bermacam-macam 2 Argumen ini dikemukakan oleh Prof. yakni di dalam Majalah Al-Djami’ah. Dalam konteks ini. Rasjidi bahwa agama adalah masalah yang tidak dapat ditawar-tawar. Rasjidi dalam satu tulisannya yang disampaikan dalam Pidato Sambutan Musyawarah Antar Agama. Ini adalah kenyataan sosial.HUBUNGAN ANTAR AGAMA DI INDONESIA : TANTANGAN DAN HARAPAN Oleh : Zainul Abas Dosen STAIN Surakarta A. penulis memfokuskan diri dari sumber yang pertama. Jika seseorang memeluk keyakinan. Dalam kenyataan sosial. wacana pluralisme agama menjadi perbincangan utama. Berbagai Perspektif Pluralisme Agama Berbicara tentang hubungan antar agama. pluralisme agama adalah suatu kenyataan bahwa kita adalah berbedabeda. .Tahun ke VIII dan buku karangan Umar Hasyim Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama. hlm. ia menyadari sepenuhnya bahwa ia involved (terlibat) dengan Islam. Nomor Khusus. beragam dan plural dalam hal beragama. Mei 1968. umat beragama sulit berbicara objektif dalam soal keagamaan. karena manusia dalam keadaan involved (terlibat). Pluralisme agama sendiri dimaknai secara berbeda-beda di kalangan cendekiawan Muslim Indonesia. karena pengakuan ini tidak berarti mengizinkan pengakuan terhadap kebenaran teologi atau bahkan etika dari agama lain. 4Ibid. 3M. Sebagaimana yang dikemukakan oleh M. Mei 1968 Tahun ke VIII. apalagi berganti. Secara sosiologis. teologis maupun etis.3 Berdasarkan keyakinan inilah. Penulis mendapati tulisan ini dari dua sumber. sesuatu yang niscaya dan tidak dapat dipungkiri lagi. Pengakuan terhadap adanya pluralisme agama secara sosiologis ini merupakan pluralisme yang paling sederhana. menurut Rasjidi. 30 November 1967 di Jakarta. maka keyakinan itu tidak dapat pisah darinya. Rasjidi mengakui bahwa dalam kenyataan sejarah masyarakat adalah multi-complex yang mengandung religious pluralism.4 Namun. Al-Djami’ah. Nomor Khusus.2 Ia mengibaratkan agama bukan sebagai (seperti) rumah atau pakaian yang kalau perlu dapat diganti.

5 Dapat dicermati bahwa Rasjidi tidak memandang adanya pertemuan dalam masalah-masalah teologis. sehingga terkesan defensif. dalam pengakuan-pengakutan sosial. Kritiknya terhadap agama lain adalah kritik sosial. Hal ini adalah realitas. dalam arti bahwa ia mengritik praktek-praktek misi atau zending dari agama Kristen. Terdapat kesan bahwa pandangan tentang absolutisme agama didasarkan oleh kandungan ajaran bahwa pemeluk agama tidak dapat objektif terhadap kebenaran lain. Menurutnya. Apa yang dikemukakannya adalah sebuah pembelaan. bukan menyerang. Ia sama sekali tidak menyinggung tentang hal itu. orang Islam melakukan penghargaan yang tinggi terhadap Mariam dan Jesus. Karena itulah pola yang dipakai Rasjidi adalah pola responsif atas persoalan yang berkembang. Mukti Ali secara sosial tidak mempersoalkan adanya pluralisme. Ia mengritik aktivitas misi atau zending tersebut. dan apakah seluruhnya merupakan wahyu Tuhan. ia juga tidak memandang kesalahan-kesalahan ajaran teologis dari agama lain. namun hanya merupakan pengakuan atas keberadaan agama-agama lain. tudingan dalam dalam hal-hal yang empirik (aktual). Pandangan pluralismenya tidak sampai masuk pada perbincangan tentang kebenaran-kebenaran yang ada di dalam agama lain. Yesus dan Mariam. bahkan kadang kalah tidak dapat menghindari munculnya tuduhan. sebuah dialog bertahan. Ia tidak mengritik berbagai ajaran teologis yang ada di dalam agama Kristen. dalam satu persoalan (objek) yang sama. Hal ini bukan berarti bahwa orang Islam selalu 5 Ibid. tetapi ia sangat tegas dalam hal-hal teologis. masing-masing pemeluk agama memiliki sudut pandang yang berbeda-beda. . Nabi Muhammad. Pembelaan Rasjidi atas berbagai persoalan yang menimpa umat Islam disampaikan secara terus-terang dan terbuka. misalnya tentang kristenisasi. apakah Kitab Bibel yang ada sekarang ini otentik atau tidak. Bibel. Pandangan pluralismenya tidak berarti adanya pertemuan dalam hal keimanan. Orang Islam sungguh tidak dapat mempercayai (mengimani) ketuhanan Jesus Kristus tetapi mempercayai kenabiannya sebagaimana Nabi Muhammad. Oleh karena itu. Bagi umat Islam barangkali didasarkan pada ajaran bahwa ―agama yang paling benar di sisi Allah adalah Islam‖. Ia tidak pernah menutupi sesuatu pun. Pengakuan pluralisme secara sosiologis ini juga dikemukakan oleh Mukti Ali. dengan mengakui adanya religious pluralism dalam masyarakat Indonesia. Yang menjadi persoalan. misalnya tentang apa yang dilakukan oleh umat Kristen.agama. orang Islam juga tidak hanya memandang al-Qur‘an tetapi juga Torah dan Injil sebagai Kitab Suci (Kitabullah). meskipun hal itu terasa pahit dan keras. Hal itu merupakan bagian keimanan orang Islam. misalnya pandangan tentang al-Qur‘an. Namun demikian. karena itu mau tidak mau kita harus menyesuaikan diri. Kemudian. Ia menegaskan bahwa keyakinan terhadap hal-hal teologis tidak bisa dipakai hukum kompromistis.

55. Namun demikian. diyakini oleh Islam. Ia mengakui jalan inilah yang penting ditempuh untuk menimbulkan kerukunan hidup beragama. Mukti Ali. Diyakini bahwa antara satu agama dan agama lainnya. Kelima. XI Djuli 1970. Kedua. Ketiga. juga terdapat persamaan. 7A. dan berusaha supaya orang-orang yang lain agama masuk dalam agamanya. supaya dengan demikian tiaptiap pemeluk agama merasa bahwa sebagian dari ajaran agamanya telah terambil dalam agama sintesis (campuran) itu. Isa atau rasul-rasul lain. dan orang lain Ali. 6 Tampak Mukti Ali ingin menegaskan bahwa masing-masing agama memiliki keyakinan teologis yang tidak bisa dikompromikan.). yaitu menyelami dan meninjau kembali agama sendiri dalam konfrontasi dengan agama-agama lain. misalnya konsep tentang Nabi Isa. hlm. Keempat. orang Islam percaya bahwa Bibel memuat/mengandung Kalam Tuhan. ―Ilmu Perbandingan Agama. Kristen memiliki keimanan sendiri. 4 Th. 7 Mukti Ali sendiri setuju dengan jalan ―agree in disagreement‖. sinkretisme. No. Mukti Ali menjelaskan bahwa ada beberapa pemikiran diajukan orang untuk mencapai kerukunan dalam kehidupan beragama. Dialog. (Jakarta : INIS. Pertama. agree in disagreement (setuju dalam perbedaan). bahkan termasuk mengenai hal-hal yang tentang Nabi Muhammad. yaitu mengakui bahwa agamanya sendiri itulah yang benar. yaitu menciptakan suatu agama baru yang elemen-elemennya diambilkan dari pelbagai agama. sedang agama-agama lain adalah salah. dalam Burhanuddin Daja dan Herman Leonard Beck (red. yaitu pendapat yang menyatakan bahwa semua agama adalah sama. Begitu juga. bahkan termasuk mengenai hal-hal yang diyakini oleh umat agama lain. 1992). Orang yang beragama harus percaya bahwa agama yang ia peluk itulah agama yang paling baik dan paling benar. ―Dialog between Muslims and Christians in Indonesia and its Problems‖ dalam AlJami’ah. Islam memiliki keimanan sendiri. yakni bahwa secara sosiologis kita memiliki keimanan dan keyakinan masing-masing. meskipun orang Islam tidak bisa mengakui bahwa Bibel sebagaimana sebelum mereka hari ini terdiri dari Kalam Tuhan seluruhnya. reconception. Persoalan kebenaran adalah persoalan dalam wilayah masing-masing agama. Dakwah dan Misi‖. misalnya konsep Jadi.menolak Wahyu Tuhan yang diturunkan kepada Nabi Musa. sintesis. dan mempersilahkan orang lain untuk mempercayai bahwa agama yang dipeluknya adalah agama yang paling baik. Ilmu Perbandingan agama di Indonesia dan Belanda. selain terdapat perbedaan. penggantian. 227-229. yaitu percaya bahwa agama yang dipeluk itulah agama yang paling baik. pengakuan tentang pluralismenya berada pada tataran sosial. 6Mukti . hlm.

Effendi.‖11 hlm. Paragraf ini juga pernah dikutip oleh Greg Barton. yang ada dalam pikirannya bukan hanya agama sendiri. maka kebenaran agama itu tidak bisa sepenuhnya ditangkap dan dijangkau oleh manusia. tidak absolut. Hal itu hanya ada dalam ilmu Tuhan. . Lihat juga Djohan Effendi. bahkan pengertian dan pemahamannya sendiri. Agama memiliki nilai mutlak. Lihat Greg Barton.10 Djohan mengemukakan: ―Sebagai makhluk yang bersifat nisbi. agama –terutama yang bersumber pada wahyu.). 54-58. Djohan Effeni. untuk percaya dan yakin bahwa agama yang dipeluknya adalah agama yang paling baik dan paling benar. cet. I. kebenaran apapun yang dikemukakan oleh manusia – termasuk kebenaran agama yang dikatakan oleh manusia—bersifat nisbi. pengertian dan pemahamannya tentang agama jelas bukan agama itu sendiri dan karena itu tidak ada alasan untuk secara mutlak dan a priori menyalahkan pengertian dan pemahaman orang lain. 239. Ia membedakan antara agama itu sendiri dengan keberagamaan manusia. Oleh karena itu. hlm. 16. hlm. Greg Barton menyebut bahwa Djohan Effendi menolak absolutisme agama dan mengakui pluralisme agama. (ed. 9 Dengan bahasa lain. Menurutnya. 11Djohan Effendi. pengertian dan pengetahuan manusia tidak mungkin mampu menjangkau dan menangkap agama sebagai doktrin kebenaran secara tepat dan menyeluruh. dalam Majalah Prisma 5. Ahmad Wahib dan Abdurrahman Wahid. 230. Yang absolut adalah kebenaran agama itu sendiri. 10Lihat Greg Barton.8 Wacana pluralisme agama Djohan Effendi berbeda dengan pluralisme Rasjidi dan Mukti Ali di atas. diyakini sebagai bersifat ilahiyah. 237. karena manusia sendiri bersifat nisbi. tetapi juga pengakuan tentang titik temu secara teologis di antara umat beragama. 16. Djohan tidak setuju dengan absolutisme agama. Pengertian antara agama dan keberagamaan harus dipahami secara proporsional. hlm. akan tetapi juga aliran yang dianutnya..juga dipersilahkan. Namun. pent. Juni 1978. 9Djohan 8Ibid. bahkan dihargai. Nanang Tahqiq (Jakarta : Paramadina. 1999). ―Kemusliman dan Kemajemukan Agama‖ dalam Th. hlm. Kebenaran absolut itu hanya bisa diketahui oleh ilmu Tuhan. Gagasan Islam Liberal di Indonesia: Pemikiran Neo-Modernisme Nurcholish Madjid. Gagasan Islam Liberal. Dialog: Kritik dan Identitas Agama. sementara kebenaran agama yang dikatakan oleh manusia itu nisbi. hlm. ―Dialog Antar Agama: Bisakah Melahirkan Teologi Kerukunan?‖. Pengakuan pluralisme Djohan Effendi bukan hanya pengakuan secara sosiologis bahwa umat beragama berbeda. Sumarthana dkk. Oleh karena itu. ―Dialog Antar Agama‖. Dengan demikian apabila seorang penganut mengatakan perkataan agama. ketika agama itu dipahami oleh manusia.

Berbagai persoalan yang menimpa umat beragama sering kali disebabkan adanya pandangan bahwa keberagamaan seseorang sebagai satu-satunya yang paling benar. menurut Djohan.Pemikiran pluralisme Djohan Efendi berangkat dari suatu pemahaman bahwa dakwah (baik Islam maupun Kristen) adalah sesuatu yang penting. Ia merujuk ayat al-Qur‘an yang menyatakan bahwa ―tak ada paksaan dalam agama. .S. Islam sama sekali tidak menafikan agama-agama yang ada. Djohan tidak menyetujui absolutisme agama. yang dibutuhkan adalah sikap moderat dan liberal terhadap iman lain. teologi kerukunan akan bisa terwujud.15 Menurutnya. Djohan mengemukakan: ―Dengan pendekatan dan pemahaman yang menyadari sepenuhnya akan keterbatasan dan ketidakmutlakan manusia. dakwah dan semacamnya. Al-Kahfi (18) : 29. 243.‖ 13 Djohan membuat garis pembatas yang tegas antara agama dan keberagamaan. yaitu suatu pandangan keagamaan yang tidak bersifat memonopoli kebenaran dan keselamatan. Kedua hal ini tidak dapat dicampuraduk. Menurutnya. Kebebasan beragama dan respek terhadap 12Djohan 13Ibid. sementara keberagamaan orang lain salah. 15Q. zending. Islam secara tegas memberikan kebebasan sepenuhnya kepada manusia dalam masalah agama dan keberagamaan. Dari situlah. Paragraf ini juga pernah dikutip oleh Greg Barton. Al-Baqarah (2) : 156. ―Dialog Antar Agama‖. hlm. Dari sinilah. Islam mengakui eksistensi agama-agama tersebut dan tidak menolak nilai-nilai ajarannya. boleh jadi bisa dikembangkan semacam Teologi Kerukunan. Absolutisme keberagamaan adalah tidak benar. Dalam hal ini. suatu pandangan keagamaan yang didasarkan atas kesadaran bahwa agama sebagai ajaran kebenaran tidak pernah tertangkap dan terungkap oleh manusia secara penuh dan utuh.yang dianggap bersifat absolut. 14Q. Ia tidak setuju terhadap pandangan keagamaan seseorang –sebagai suatu keberagamaan-. atau setidak-tidaknya pengaruh lingkungan. dialog merupakan sesuatu yang esensial untuk merangsang keberagamaan kita agar tidak mandeg dan statis.S. 17.‖14 Ia juga merujuk ayat yang menunjukkan bahwa Tuhan mempersilahkan siapa saja yang mau beriman atau kufur terhadap-Nya. sehingga paksaan atau kekerasan apapun tidak boleh mendapat tempat di dalam usaha-usaha dakwah. Inilah yang kemudian menumbuhsuburkan adanya misi.12 Sekali lagi. tapi ia kurang setuju jika keberagamaan seperti itu bertolak dari pandangan keagamaan yang bersifat mutlak dan statis (menganggap bahwa kebenaran atau keselamatan menjadi klaim satu kelompok). hlm. lebih merupakan produk. Lihat Greg Barton. Gagasan Islam Liberal. dan bahwa keagamaan seseorang pada umumnya. Effendi.

‖ 18 Nurcholish menegaskan betapa pentingnya kehidupan beragama. kesejarahan. Namun. Ia mengemukakan ketidaksetujuannya dengan absolutisme. 16Djohan . kesukuan. dan sebagainya. No. gereja. kekuasaan teritorial.IV. 4 dan 6. 19Tulisan Nurcholish Madjid yang penuh dengan nuansa dialog ini disampaikan di Taman Ismail Marzuki 21 Oktober 1992. hlm. dan masjid. 259. membela kebebasan beragama bagi siapa saja dan menghormati agama dan kepercayaan orang lain dianggap sebagai bagian dari kemusliman. Dengan demikian. Ia mengakui bahwa dalam agama-agama.agama dan kepercayaan orang lain adalah ajaran agama. ia mengupas bagaimana generasi mendatang menjalankan kehidupan beragama. 1998).17 Hal yang sama juga dikemukan oleh Nurcholis Madjid.19 Nurcholish melihat bahwa peta tahun 1992 sedang ditandai oleh konflik-konflik dengan warna keagamaan. Ini mengajajarkan kita –dalam pergaulan dengan sesama manusia. (Bandung : Pustaka Hidayah. Lihat Nurcholish Madjid. ―Beberapa Renungan tentang Kehidupan Keagamaan untuk Generasi Mendatang‖. Th. sinagog. Nurcholish ingin melaksanakan kandungan hadis yang menyatakan ―agama adalah pesan‖ (al-dîn alnashîhah).16 Ia merujuk ayat al-Qur‘an yang menyatakan keharusan membela kebebasan beragama yang disimbolkan dengan sikap mempertahankan rumahrumah ibadah seperti biara. 17Q. 54-55. dengan bahasa yang dialektis. 1993. 20Faktor-faktor selain agama. selalu ada potensi kenegatifan dan perusakan yang amat berbahaya. hlm. suatu pangkal dari segala permusuhan. dalam lingkungan para penganut agama-agama. adalah faktor kebangsaan. Ia tidak menjelaskan secara tegas apakah yang dimaksud agama di sini adalah agama Islam saja. Atas Nama Agama: Wacana Agama dalam Dialog “Bebas” Konflik. Lihat Andito (ed.S. sebab siapa tahu mereka yang dipandang rendah itu lebih baik daripada mereka yang memandang rendah.1 Vol. dalam Jurnal Ulumul Qur’an. agama memang bukan satu-satunya faktor. agama yang dimaksud adalah agama secara umum. Diakui. Al-Hajj (22) : 40. Pengamatan terhadap realitas pluralitas umat menjadi perhatian serius. Dalam tulisannya itu. Beberapa Renungan tentang Kehidupan Keagamaan untuk Generasi Mendatang. misalnya. Sebagaimana judulnya. hlm. Kata generasi mendatang adalah kata yang masih umum yang tidak perlu dikotak hanya dalam generasi Islam. lebih tepatnya. 18Paragraf itu merupakan komentar Nurcholish Madjid yang dicantumkan dalam buku Atas Nama Agama. kebahasaan.20 tapi jelas sekali bahwa pertimbangan keagamaan dalam konflik-konflik itu dan dalam eskalasinya sangat banyak Effendi. khususnya sesama kalangan yang percaya kepada Tuhan—tidak melakukan absolutisme. Artinya. ia melakukan otokritik terhadap pemeluk agama.). karena absolutisme adalah pangkal dari segala permusuhan. disamping itu memang merupakan sesuatu yang penting bagi masyarakat majemuk. Ia mengatakan: ―Petunjuk konkret lain untuk memelihara ukhuwah adalah tidak dibenarkannya sama sekali suatu kelompok dari kalangan orang-orang beriman untuk memandang rendah atau kurang menghargai kelompok lainnya. kesenjangan ekonomi. ―Kemusliman dan Kemajemukan‖.

memainkan peran. Setiap warna keagamaan dalam suatu konflik seringkali melibatkan agama formal atau agama terorganisir (organized religion). Ia menyebut tempat-tempat konflik; Irlandia, sekitar Perancis dan Jerman, Bosnia-Herzegovina, Cyprus, Palestina, Timur Dekat, Afrika Hitam, Sudan, Perang Teluk, Pakistan, Srilangka, Burma, Thailang, dan Filipina.21 Menanggapi semboyan yang diperkenalkan oleh futurolog, John Naisbitt dan Patricia Aburdene, Spiritualiy, Yes; Organized Religion, No, Nurcholish menyatakan bahwa semboyan itu mengandung makna prinsipil daripada semboyan yang pernah ia kemukakan 20 tahun sebelumnya –―Islam, Yes; Partai Islam, No‖. Nurcholish mengaku mengalami kesulitan besar, bahkan kemustahilan, untuk dapat menerima kebenarannya. Ia juga menegaskan bahwa semboyan Spirituality, Yes; Organized Religion, No, agaknya tidak memiliki pijakan yang kuat.22 Artinya, agama-agama resmi memang masih menjadi fenomena yang banyak memainkan peran dalam kehidupan manusia.
Merujuk pada Kitab Suci al-Qur‘an, Nurcholish menegaskan bahwa setiap umat atau golongan manusia telah pernah dibangkitkan atau diutus seorang utusan Tuhan, dengan tugas menyeru umatnya untuk menyembah kepada Tuhan saja (dalam pengertian paham Ketuhanan Yang Maha Esa yang murni). Ia mengutip Surat al-Nahl (16): 36. Berdasarkan firman-firman Allah itu dikatakan bahwa:

―... semua agama Nabi dan Rasul yang telah dibangkitkan dalam setiap umat adalah sama, dan inti dari ajaran semua Nabi dan Rasul itu ialah Ketuhanan Yang Maha Esa dan perlawanan terhadap kekuatan-kekuatan tiranik. Dengan perkataan lain, Ketuhanan Yang Maha Esa dan perlawanan terhadap tirani adalah titik pertemuan, common platform atau, dalam bahasa al-Qur‘an, kalimatun-sawâ’ (kalimat atau ajaran yang sama) antara semua kitab suci.‖23 Menurut Nurcholish, kesamaan-kesamaan yang ada dalam agama-agama bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Ia berargumentasi, semua yang benar berasal dari sumber yang sama, yaitu Allah, Yang Maha Benar (al-Haqq). Semua Nabi dan Rasul membawa ajaran kebenaran yang sama. Sementara itu, adanya perbedaan itu hanyalah dalam bentuk-bentuk responsi khusus tugas seorang Rasul kepada tuntutan zaman dan tempatnya. Ditegaskan bahwa perbedaan itu tidaklah prinsipil, sedangkan ajaran pokok atau syariat para Nabi dan Rasul adalah sama. Dalam rangka menjelaskan hal ini, ia mengutip al-Qur‘an, yakni dalam Surat Al-Syûrâ (42):13, al-Nisâ‘ (4):163-165, al-Baqarah (2):136, al-Ankabût (29):46, Al-Syûrâ
21Nurcholish 22

Madjid, ―Beberapa Renungan‖, hlm. 7-8. Ibid., hlm. 8. 23Ibid., hlm. 12.

(42):15, dan al-Mâidah (5):8. Ayat-ayat yang dikutip itu berkenaan dengan kesamaan antara syariat Muhammad dengan syariat Nuh, Ibrahim, Isma‘il, Ishaq, Ya‘qub, Ayyub, Yunus, Harun, Musa, Sulaiman, Dawud, Isa dan kepada rasul-rasul yang tidak dikisahkan kepada Muhammad.24 Ayat-ayat itu menunjukkan adanya kesinambungan, kesatuan dan persamaan agama-agama para Nabi dan Rasul Allah. Nurcholish mengritik masyarakat sekarang ini, baik Muslim maupun yang bukan, karena banyak yang tidak menyadari adanya pandangan itu. Menjelasakan tentang titik temu agama-agama, ada empat prinsip yang dikemukakan oleh Nurcholish. Pertama, Islam mengajarkan bahwa agama Tuhan adalah universal, karena Tuhan telah mengutus Rasul-Nya kepada setiap umat manusia. Kedua, Islam mengajarkan pandangan tentang kesatuan nubuwwah (kenabian) dan umat yang percaya kepada Tuhan. Ketiga, agama yang dibawa Nabi Muhammad adalah kelanjutan langsung agama-agama sebelumnya, khususnya yang secara ―genealogis‖ paling dekat ialah agama-agama SemitikAbrahamik. Keempat, umat Islam diperintahkan untuk menjaga hubungan yang baik dengan orang-orang beragama lain, khususnya para penganut kitab suci (Ahl al-Kitab).25 Semua prinsip itu mengarah pada ajaran ―tidak boleh ada paksaan dalam agama‖. Menurut Nurcholish, pandangan-pandangan inklusivitas amat relevan untuk

dikembangkan pada zaman sekarang, yaitu zaman globalisasi berkat teknologi informasi dan transportasi, yang membuat umat manusia hidup dalam sebuah ―desa buwana‖ (global village). Ia menegaskan: ―Dalam desa buwana itu, seperti telah disinggung, manusia akan semakin intim dan mendalam mengenal satu sama lain, tetapi sekaligus juga lebih mudah terbawa kepada penghadapan dan konfrontasi langsung. Karena itu sangat diperlukan sikap-sikap saling mengerti dan paham, dengan kemungkinan mencari dan menemukan titik kesamaan atau kalimatun sawa’ seperti diperintahkan Allah dalam al-Qur‘an. Dengan tegas al-Qur‘an melarang pemaksaan suatu agama kepada orang atau komunitas lain, betapapun benarnya agama itu, karena akhirnya hanya Allah yang bakal mampu memberi petunjuk kepada seseorang, secara pribadi. Namun, demi kebahagiaannya sendiri, manusia harus terbuka kepada setiap ajaran atau pandangan, kemudian bersedia mengikuti mana yang terbaik. Itulah pertanda adanya hidayah Allah kepada mereka. Dan patut kita camkan benar-benar pendapat Sayyid Muhammad Rasyid Ridla sebagaimana dikutip oleh ‗Abdul Hamid Hakim bahwa pengertian sebagai Ahl al-kitab tidak terbatas hanya kepada kaum Yahudi dan Kristen seperti tersebut dengan jelas dalam al-Qur‘an serta kaum Majusi
hlm. 13-14. Nurcholish Madjid, ―Hubungan Antar Umat Beragama : Antara Ajaran dan Kenyataan‖, dalam W.A.L. Stokhof (red.), Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia (Beberapa Permasalahan), ( Jakarta : INIS, 1990), jilid VII, hlm. 108-109.
25Lihat 24Ibid.,

(pengikut Zoroaster) seperti tersebut dalam sebuah hadits, tetapi juga mencakup agamaagama lain yang mempunyai suatu bentuk kitab suci.‖26 Nurcholish menyinggung tentang bagaimana sikap keberagamaan yang benar. Ia menegaskan bahwa sebaik-baik agama di sisi Allah ialah al-hanîfiyyah al-samhah, agama yang memiliki semangat kebenaran yang lapang dan terbuka. Ia mengemukakan: ―Sikap mencari Kebenaran secara tulus dan murni (hanîfiyyah, kehanifan) adalah sikap keagamaan yang benar, yang menjanjikan kebahagiaan sejati, dan yang tidak bersifat palliative atau menghibur secara semu dan palsu seperti halnya kultus dan fundamentalisme. Maka Nabi pun menegaskan bahwa sebaik-baik agama di sisi Allah ialah al-hanîfiyyah al-samhah (baca: ―al-hanîfiyyatus-samhah‖) yaitu semangat mencari kebenaran yang lapang, toleran, tidak sempit, tanpa kefanatikan, dan tidak membelenggu jiwa.‖27

Oleh karena itu, umat Islam tidak dilarang untuk berbuat baik dan adil kepada siapapun dari kalangan bukan Muslim yang tidak menunjukkan permusuhan, baik atas nama agama atau lainnya, seperti penjajahan, pengusiran dari tempat tinggal dan bentuk penindasan yang lain.28 Sementara itu, Abdurrahman Wahid menegaskan masalah pluralisme bukan dalam pengertian pluralisme yang dikemukakan oleh Djohan Effendi dan Nurcholish Madjid di muka. Ia menekankan pandangan keterbukaan untuk menemukan kebenaran di mana pun juga.29 Pluralisme yang ditekankan Gus Dur adalah pluralisme dalam bertindak dan berpikir. Inilah yang melahirkan toleransi. Sikap toleran tidak bergantung pada tingginya tingkat pendidikan formal atau pun kepintaran pemikiran secara alamiah, tetapi merupakan persoalan hati, persoalan perilaku. Tidak pula harus kaya dulu. Bahkan, seringkali semangat ini terdapat justru pada mereka yang tidak pintar juga tidak kaya, yang biasanya disebut ―orang-orang terbaik‘.30 Gus Dur memberi contoh sebagaimana yang dilakukan oleh Kyai Iskandar, dengan cara bergaul secara berbaur dalam masyarakat.

26Nurcholish 27Ibid.,

Madjid, ―Beberapa Renungan‖, hlm. 16. hlm. 19. 28Q.S. Al-Mumtahanah (60) : 8. Lihat Nurcholish Madjid, ―Hubungan Antar Umat Beragama‖, hlm. 111.
29Abdurrahman 30

Wahid, Muslim di Tengah Pergumulan, (Jakarta : Lappenas, 1981), hlm. 3. Lihat Greg Barton, Gagasan Islam Liberal, hlm. 398.

―Dialog Agama dan Masalah Pendangkalan Agama‖. Tidak rela itu artinya tidak bisa menerima konsep-konsep dasar.Gus Dur mengembangkan pandangan anti eksklusivisme agama. Tidak menerima konsep dasar bukan berarti mesti mengembangkan sikap permusuhan atau perlawanan. Gus Dur memandang bahwa ayat ini sering digunakan untuk membenarkan sikap dan tindakan anti-toleransi. tidak ada alasan untuk mengembangkan sikap permusuhan kepada mereka selama tidak memerangi agama Islam. berkenaan dengan bunyi ayat al-Qur’an dalam Surat Al-Baqarah (2) ayat 120 (Wahai Muhammad. karena kata ―tidak rela‖ di sini dianggap melawan atau memusuhi. berbagai peristiwa kerusuhan yang berkedok agama di beberapa tempat adalah akibat adanya eksklusivisme agama. yaitu sikap toleransi dan sikap pluralisme. 32 Kemudian. termasuk orang berlainan agama. menurutnya. lalu dikaitkan dengan pembuatan gereja-gereja. Sementara itu. ini tidak bisa dipungkiri oleh siapapun. Islam juga tidak bisa menerima konsep dasar agama Kristen dan Yahudi. tapi kita menghargai pendapat orang lain. Oleh karena itu. Passing Over: Melintasi Batas Agama (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. hlm. esensi ―saling menyantuni‖ justru terletak pada sikap-sikap di mana kita bisa saling mengoreksi sesama orang Islam. 53. karena adanya politisasi agama dan pendangkalan agama.. Nabi pernah mencontohkan. ia memahami bahwa ada perbedaan antara orang non-Muslim sekarang dengan kaum kafir yang memerangi agama Islam (dalam konteks ayat itu adalah kaum kafir Mekkah). Menurutnya. 1998). hlm. sesungguhnya orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu sampai kamu ikuti agama mereka. menurutnya. Jadi. namun adanya Wahid. kita tidak akan goyang dari konsep Tauhid. 33Ibid. 31Abdurrahman . dan sebagainya.31 Apa yang disampaikan oleh Gus Dur sebenarnya lebih merupakan otokritik bagi umat Islam sendiri. kata ―tidak rela‖ harus didudukkan secara proporsional. 33 Pendapat orang lain ini tentu saja berarti keyakinan orang lain. 53-54. sikap santun tidak boleh dengan standar ganda atau tidak boleh mengabaikan keadilan kepada siapa pun. Adapun yang dimaksud dengan pluralisme adalah (1) tidak semata menunjuk pada kenyataan tentang adanya kemajemukan. 32Ibid. Tentu saja. 52. bahwa jika Fatimah (putri beliau) melakukan pencurian maka ia tetap harus dihukum. Begitu juga sebaliknya.. hlm. dalam Komaruddin Hidayat dan Ahmad Gaus AF (ed. Toleransi adalah upaya untuk menahan diri agar potensi konflik dapat ditekan. Menurutnya. Oleh karena itu.). penginjilan atau pekabaran Injil. Kristen dan Yahudi tidak bisa menerima konsep dasar Islam adalah sudah pasti. Alwi Shihab menunjukkan dua komitmen penting yang harus dipegang oleh dialog. Selain itu. Berkenaan dengan makna salah satu ayat al-Qur’an Surat Al-Fath (48) ayat 9 yang berbunyi “Asyiddâ-u âlâ al-Kuffârm ruhamâ-u bayna hum.

35Ibid. apalagi memaksakan kebenaran tersebut kepada pihak lain. kalaupun ada. Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama (Bandung : Mizan. dan Musa a. maka ia harus bersyaratkan komitmen yang kokoh terhadap agama masing-masing. seorang pluralis akan menghindari sikap absolutisme yang menonjolkan keunggulannya terhadap pihak lain.keterlibatan aktif terhadap kenyataan kemajemukan tersebut. Seorang pluralis. seorang relativis tidak akan mengenal. tapi terlibat dalam usaha memahami perbedaan dan persamaan guna tercapainya kerukunan. Atau. dan menghormati kemajemukan agama. cet. hlm. bangsa hidup berdampingan di suatu lokasi. sangat minimal. terhadap pengikut Isa a. belajar dan menghormati mitra dialognya. VII. hlm. paham pluralisme terdapat unsur relativisme. (4) pluralisme agama bukanlah sinkretisme. al-Qur‘an menggunakan kata ahl al-kitab (yang Shihab.. Oleh karena itu. khususnya di bidang agama. Dikatakan. 43. Namun demikian. menerima perbedaan. Namun. 1999). 35 Alwi menegaskan. Hal ini untuk menghindari relativisme agama. dalam kebhinekaan. ras. Kosmopolitanisme menunjuk pada suatu realita di mana aneka ragam agama. Ia menekankan perlunya membudayakan sikap keterbukaan. (2) pluralisme harus dibedakan dengan kosmopolitanisme.34 Satu hal yang ditegaskan oleh Alwi adalah apabila konsep pluralisme agama hendak diterapkan di Indonesia. 34Alwi . tidak saja dituntut untuk membuka diri. tetapi yang terpenting ia harus committed terhadap agama yang dianutnya. suatu kebenaran universal yang berlaku untuk semua dan sepanjang masa. 41-43. Paling tidak. Pengertian pluralisme agama adalah bahwa tiap pemeluk agama dituntut bukan saja mengakui keberadaan dan hak agama lain. Islam sejak semula menganjurkan dialog dengan umat lain.s. apalagi menerima. dibarengi loyalitas komitmen terhadap agama masingmasing.s. ―semua agama adalah sama‖. dalam berinteraksi dengan aneka ragam agama. yakni menciptakan suatu agama baru dengan memadukan unsur tertentu atau sebagian komponen ajaran dari beberapa agama untuk dijadikan bagian integral dari agama baru tersebut. konsekuensi dari paham relativisme agama bahwa doktrin agama apapun harus dinyatakan benar. interaksi positif antar penduduk ini. (3) konsep pluralisme tidak dapat disamakan dengan relativisme. yakni unsur tidak mengklaim kebenaran tunggal (monopoli) atas suatu kebenaran. Karena..

Dialog dan Tantangan Umat Beragama Sekarang ini umat beragama dihadapkan pada tantangan munculnya benturan-benturan atau konflik di antara mereka. No. manusia terkelompok ke dalam identitas-identitas yang membedakan antara satu dengan lainnya. pandangan pluralisme yang menempati posisi antara absolutisme agama dan pluralisme liberal. Perbedaan antar pembatas itu adalah nyata dan penting. Ketiga. unsur-unsur pembatas objektif adalah bahasa. adat istiadat. Unsur pembatas subjektifnya adalah identifikasi dari manusia. . hlm. Huntington. hlm. Kedua. menerima perbedaan. dan menghormati kemajemukan agama. Katolik. Potensi pecahnya konflik sangatlah besar. P. Oleh karena itu. dan lembaga-lembaga. umat manusia terkelompok dalam agama Islam. menunjukkan keakraban dan kedekatan hubungan. Kong Hucu dan sebagainya. Ini dikemukakan oleh Djohan Effendi. Dari klasifikasi di atas.. Nurcholish Madjid. ―Benturan Antar Peradaban. Pertama.memiliki kitab suci). Kristen. Begitu juga pandangan Alwi Shihab. agama. Menurut Samuel P.IV Tahun 1993. agama merupakan salah satu pembatas peradaban. Pandangan ini dikemukakan Rasjidi dan Natsir. B. sejarah. sebesar pemilahan-pemilahan umat manusia ke dalam batas-batas objektif dan subjektif peradaban. Ada sikap terbuka. Yang paling aktual adalah konflik antar umat beragama di Poso. Masa Depan Politik Dunia?‖ dalam Jurnal Ulumul Qur’an. pandangan pluralisme yang masih menyisakan adanya absolutisme agama. Vol.36 Dari berbagai pandangan tentang pluralisme di atas Penulis dapat mengklasifikasi ada tiga model pluralisme. tetapi ada loyalitas komitmen terhadap agama masingmasing. untuk mengantisipasi pecahnya konflik antar umat beragama perlu dikembangkan upaya-upaya dialog untuk mengeliminir perbedaan-perbedaan pembatas di atas. Artinya. pandangan pluralisme liberal. Penggunaan kata ahl. Pandangan ini masih memegang adanya hal-hal yang bersifat absolut yang tidak dapat dipertemukan atau disamakan. dan Abdurrahman Wahid. Huntington. 12. 37Samuel 36Ibid. Potensi konflik antar mereka tidak bisa dihindari. tetapi juga mengakui bahwa pluralisme itu tidak hanya sekedar ada namun juga harus diwujudkan dalam keterlibatan aktif dalam memahami perbedaan dan persamaan. 37 Secara tidak sadar. Konsep yang dikemukaan Mukti Ali ―agree in disagreement‖ kiranya dapat mewakili pandangan yang terakhir ini. 5. 67. yang berarti keluarga.

―Dialog Agama. 39 Ibid. merupakan upaya untuk mencari solusi bagaimana umat beragama bisa hidup damai dan harmonis. yaitu hak asasi manusia. Namun. Selanjutnya. Di sinilah kemudian diperlukan suatu pendekatan dan metodologi yang proporsional baik secara intra-agama maupun antar agama untuk menghindari lahirnya truth claim yang mungkin justru akan memperuncing benturan.Dialog adalah upaya untuk menjembatani bagaimana benturan bisa dieliminir. 1996). 5. Perbedaan adalah sesuatu yang wajar dan memang merupakan suatu realitas yang tidak dapat dihindari. perlu adanya standar yang bisa diterima semua pihak. Apa yang dikemukakan oleh Rasjidi dengan pluralisme agama secara sosiologis. Declaration Toward a Global Ethic (Chicago : t. 213 Tahun Ke-32. Terbuka berarti mau mendengarkan semua pihak secara proporsional. 39 Kedua adalah menyadari adanya perbedaan. Pertama. adil dan setara. paling tidak. Lihat juga Parliament of the World‘s Religions. dalam Kompas. Agama dan Dialog Antar Peradaban (Jakarta : Yayasan Paramadina.). Standar itu hendaknya bermuara pada moralitas internasional atau etika global. 38 Standar universal ini memang bukan persoalan mudah. Lihat juga Zainul Abas. Abdurrahman Wahid dengan self-kritiknya dan pluralisme dalam bertindak dan berpikir. 31 Januari 1997. tidak ada yang berhak menghakimi atas 38Lihat Bassam Tibi. dalam M. Dengan kata lain. Menurut hemat penulis. dan Alwi Shihab dengan sikap toleransi dan sikap pluralisme serta perlunya memahami pesan Tuhan. Dialog bukanlah tempat untuk memenangkan suatu urusan atau perkara. Mukti Ali dengan agree in disagreement. sebagai nilai-nilai universal yang bisa melindungi hak-hak semua masyarakat dunia tampaknya nilai-nilai itu bisa mewakili kebutuhan bersama manusia. Djohan Effendi dengan dimensi moral dan etisnya. Artinya. Pluralitas Budaya dan Visi Perdamaian‖. Nurcholish Madjid dengan samhah al-hanîfiyyah-nya. karena ia adalah gagasan teoritis yang mungkin berbeda dengan kenyataan-kenyataan di lapangan. kebebasan. 163. keadilan dan perdamaian. . demokrasi. Nasir Tamara dan Elza Pelda Taher (ed.). hlm.t. juga bukan tempat untuk menyelundupkan berbagai ―agenda yang tersembunyi‖ yang tidak diketahui dengan partner dialog. paling tidak dari stadar kemanusiaan (manusiawi). toleransi agama dan hak asasi manusia. ―Moralitas Internasional sebagai Landasan Lintas Budaya‖. Hal-hal ini bersifat universal dan melampaui kepentingan umat tertentu. Dialog memang bukan tanpa persoalan. suatu dialog akan dapat mencapai hasil yang diharapkan apabila. Natsir dengan konsep modus vivendi dan persaudaraan universal yang penuh dengan nuansa hak-hak asasi manusia dan kebebasan beragama. hlm. adanya keterbukaan atau transparansi. No. perlu ada standar universal untuk semua. Tawaran-tawaran yang telah dikemukakan oleh para cendekiawan muslim Indonesia merupakan sumbangan pemikiran yang dapat menjadi moralitas yang bersifat universal atau menjadi global etik yang dapat dipakai oleh semua orang. memenuhi hal-hal berikut ini. misalnya berkenaan dengan standar apa yang harus digunakan untuk mencakup beragam peradaban yang ada di dunia.

Suatu dialog hendaknya tidak ada ―tangan di atas‘ dan ―tangan di bawah‖. Dengan kata lain. Di antara sesuatu yang dapat menjadi penghambat itu adalah sebagai berikut: (1) kurang memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang agama-agama lain secara benar dan seimbang. hlm. hlm. Lihat juga Komaruddin Hidayat. ―Lingkup dan Metodologi Studi Agama-Agama‖ dalam Mursyid Ali (ed. Jika masing-masing tidak memahami secara benar terhadap agama orang lain maka ini akan menjadi penghambat dialog. yaitu untuk saling memberikan pertimbangan serta memberikan pendapat kepada orang lain berdasarkan keyakinannya sendiri. dialog ibarat pedang bermata dua.. hlm. hlm. alih bahasa Joko Susilo Kahhar dan Supriyanto Abdullah. Sunardi. Hal ini akibat adanya truth claim. penulis melihat adanya berbagai permasalahan yang dapat menjadi penghambat dialog antar umat beragama. 43Lihat St. yakni kritis terhadap sikap eksklusif dan segala kecenderungan untuk meremehkan dan mendiskreditkan orang lain. 76. Trialog Tiga Agama Besar: Yahudi. 42Ismail Raji al-Faruqi (ed. 1998/1999). Cet.suatu kebenaran atau tidak ada ―truth claim‖ dari salah satu pihak. Bingkai Sosio-Kultural Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Indonesia. 42. 12.). I (Surabaya : Pustaka Progressif. ―Lingkup dan Metodologi Studi Agama-Agama‖.44 (2) Faktor- Tarmizi Thaher.41 Keempat adalah adanya persamaan. 35-36. artinya kritik pada pemahaman dan perilaku umat beragama sendiri. dan simbol agama dalam rangka untuk memahami orang lain secara benar. Suatu dialog tidak dapat berlangsung dengan sukses apabila satu pihak menjadi ―tuan rumah‖ sedangkan lainnya menjadi ―tamu yang diundang‖. Islam. ―Dialog:Cara Baru Beragama‖. 1994). 40Lihat . 40 Ketiga adalah sikap kritis. atau sesuatu yang akan mengakibatkan adanya truth claim. 42 Kelima. Studi Agama-Agama di Perguruan Tinggi. (Jakarta : Balitbang Depag RI. sisi pertama mengarah pada diri sendiri atau otokritik. Tiap-tiap pihak hendaknya bebas berbicara dari hatinya. 41 Lihat Komaruddin Hidayat. 2-3. 44 Hal ini adalah antitesis dari prasyarat dialog yang mengharuskan adanya saling pemahaman terhadap berbagai macam agama. Kristen. adalah ada kemauan untuk memahami kepercayaan.). Dari situlah bisa ditemukan dasar yang sama sehingga dapat menjadi landasan untuk hidup bersama di dunia ini secara damai. Masing-masing pihak harus mau berusaha melakukan itu agar pemahaman terhadap orang lain tidak hanya di permukaan saja tetapi bisa sampai pada bagiannya yang paling dalam (batin). karena akan muncul kecurigaan-kecurigaan.). Masing-masing pihak diperlakukan secara sama dan setara dalam memperbincangkan tentang kebenaran agamanya. 43 Namun demikian. Studi Agama-Agama. akibatnya kurang penghargaan dan muncul sikap saling curiga yang berlainan. hlm. ritus. Agama bisa berfungsi sebagai kritik. dan sisi kedua mengarah pada suatu percakapan kritis yang sifatnya eksternal. maupun kesediaannya pada organisasinya dan pemerintahannya. sekaligus membebaskan dari beban: misalnya kewajiban terhadap pihak lainnya. meskipun adanya perbedaan juga menjadi kenyataan yang tidak dapat dipungkiri. ―Kerukunan Hidup Umat Beragama dan Studi Agama-Agama di Indonesia‖ dalam Mursyid Ali (ed. Tiap-tiap pihak hendaknya merasa menjadi tuan rumah. semuanya harus sama.

misalnya Perang Salib atau konflik antar agama yang pernah terjadi di suatu daerah tertentu. terkurung dalam ras. diskusi dan sikap menerima terhadap masyarakat yang pluralistik menjadi sesuatu yang sangat menentukan pada masa-masa mendatang. hlm. Beberapa kasus yang menimpa umat beragama. melibatkan kelompok agama. Oleh karena itu. 46Umar 45Poin . Ligoy. tampak bahwa di kalangan umat beragama ada segudang persoalan.46 (9) Ketegangan politik yang C. Beberapa persoalan dalam hubungan antar umat beragama terasa masih berlanjut sampai masa sekarang dan mungkin sampai masa yang akan datang. perlu dilakukan kajian agama (studi agama) terhadap persoalanpersoalan yang selama ini terabaikan dalam konteks relasi antar umat beragama. kerukunan yang ada hanyalah kerukunan semu. Kita perlu mengembangkan kesadaran konstruktif mengenai ―agama-agama lain‖. Melalui kajian-kajian itu dimungkinkan tidak hanya dapat menemukan fakta-fakta tetapi juga meneliti fakta-fakta yang berarti pada masa lalu atau berarti pada masa sekarang. ―Gereja Indonesia‖. Kajian-kajian itu adalah usaha untuk melakukan kritisisme situasi sejarah yang seringkali menunjukkan kesalahpahaman antar umat beragama. 350-351. sebagaimana tercermin dalam tawaran pemikiran-pemikiran yang dikemukakan oleh para intelektual Muslim Indonesia. Hendaknya studi agama-agama tidak hanya berkonsentrasi pada fakta-fakta agama tetapi juga pada hal-hal yang telah diinterpretasikan oleh pemeluk agama 3 dan 4 lihat A. (3) Munculnya sekte-sekte keagamaan yang tidak ada sikap kompromistik dengan memakai ukuran kebenaran hitam-putih. Hasyim. Urgensi Studi Agama Mencermati perjalanan umat beragama di Indonesia 30 tahun terakhir. maka kebutuhan untuk belajar lebih banyak tentang agama orang lain adalah sangat penting. seperti di Poso.). (4) Kesenjangan sosial ekonomi. t. adalah satu contoh yang masih hangat di telinga. Di tengah umat beragama yang terbiasa melihat dunia hanya dari perspektif agama mereka secara spesifik sehingga memunculkan Kristen-sentris dan Islam-sentris. Bina Ilmu. CP.faktor sosial politik dan trauma akan konflik-konflik dalam sejarah. 45 (5) Masih adanya kecurigaan dan ketidakpercayaan kepada orang lain. (8) Penafsiran tentang misi atau dakwah yang konfrontatif. Selain itu. Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama (Surabaya : PT. Atau dengan kata lain. hlm. Persoalan-persoalan itu ada yang sudah terlesesaikan. 131. ada yang masih dalam proses penyelesaian.t. dan ada juga yang belum terselesaikan. etnis dan golongan tertentu.

dimensi spiritualitas keberagamaan lebih terasa promising and challenging dan bukannya hanya terfokus pada dimensi formalitas lahiriyah kelembagaan agama. perkembangan studi agama di beberapa pendidikan tinggi dan lembaga-lembaga lain menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Adanya perbedaan agama-agama itu bukan berarti tidak ada ―titik temu‖ yang dapat melahirkan mutual understanding di antara mereka. mengkaji sejarah relasi-relasi antar umat beragama. menjunjung tinggi harkat kemanusiaan (human dignity). tanpa henti-hentinya. salah satunya lewat pintu masuk etika. Untuk era sekarang. tantangan scientisme dengan berbagai implikasinya. IV. harus dilihat sebagai momen yang istimewa dalam sejarah relasi umat beragama dan interaksi pada umumnya.‖47 Keperluan yang urgen untuk melakukan studi agama adalah pada tiga aspek. dalam Jurnal Ulumul Qur’an.dalam semua varietasnya. bahwa pintu masuk titik temu agama-agama bisa melalui etika dan spiritualitas. seorang guru besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. sehingga pencarian titik temu agama-agama bisa lebih banyak alternatif. Pertama. seluruh penganut agama-agama dapat tersentuh ―relijiusitas‖nya. Ketiga. Dalam studi semacam itu tentu saja diperlukan kontribusi ilmu-ilmu sosial dan ilmu-ilmu humaniora untuk menghindari konflik-konflik di masa depan. Ia mengemukakan: ―Al-Qur‘an hanya mengajak kepada seluruh penganut agama-agama lain dan penganut agama Islam sendiri untuk mencari ―titik temu‖ (kalimatun sawa’) di luar aspek teologis yang memang sudah berbeda sejak semula. Pencarian titik temu antar umat beragama dapat dimungkinkan lewat berbagai cara. Lewat pintu etika ini. menghormati hak asasi manusia adalah merupakan agenda bersama umat manusia tanpa pandangan ―bulu‖ keagamaannya. karena lewat pintu masuk etika manusia beragama secara universal menemui tantangan-tantangan kemanusiaan yang sama. Lewat pintu masuk etika ini – untuk tidak mengatakan lewat pintu teologis—manusia beragama merasa mempunyai puncak-puncak keprihatinan yang sama. 47M. 1993. 21. Di Indonesia. ―Etika dan Dialog Antar Agama: Perspektif Islam‖. mengkaji akar-akar konflik antara komunitas-komunitas beragama dan mencari solusi yang tepat untuk memecahkan konflik semacam itu. Amin Abdullah. misalnya tentang perkembangan-perkembangan pada hari-hari ini dan implikasi-implikasinya bagi relasi mereka. Titik temu itu bisa berupa kesatuan yang bersifat social. tantangan lingkungan hidup. Th. untuk tidak hanya menonjolkan ―having a religion‖nya. No. Dialog antar umat beragama. Seperti yang dikemukakan oleh M. teologis Amin Abdullah. . Kedua. mengkaji relasi-relasi yang sedang terjadi pada masa sekarang. Lewat pintu etika. abadi. hlm. sebagaimana yang pernah terjadi dalam rentang sejarah. Pencarian titik temu lewat perjumpaan dan dialog yang konstruktif berkesinambungan merupakan tugas kemanusiaan yang perenial. 4 Vol.

penulis menekankan pentingnya moralitas dan etika dalam mencari jalan keluar untuk mengembangkan dialog di masa depan. 28. titik temu bukan hanya berarti dimensi eksoteris (lahiriyah) agama-agama. Al-Qur‘an bersikap positif terhadap agama-agama lain. tetapi juga dimensi esoterisnya (batinnya). Mahbub Djunaedi (Jakarta : Pustaka Jaya. hlm. hlm. 21. 45. Selain itu. Hart bahwa di kota Mekkah sebelum datangnya Islam ada sejumlah kecil pemeluk-pemeluk Yahudi dan Nasrani.49 Kontak telah terjadi di antara mereka. Muhammad menceritakan kepada istrinya Khadijah tentang apa yang telah dialaminya di Gua Hira ketika didatangi Malaikat Jibril dan disampaikan wahyu dari Allah. Di antara pemeluk agama saat itu melihat ada kesamaan antara agama yang dibawa Musa. Waraqa kemudian mengakui bahwa Muhammad adalah Nabi umat ini. dan menolak eksklusivisme. Pengalaman Nabi yang paling awal adalah pengalaman hidup bersama dengan pemeluk agama lain. Ketika itu. Dalam masalah dialog dan hubungan antar agama. cet. Ali Audah (Jakarta : Tintamas. Pengakuan dan ajakan dialog itu bisa dilihat dalam surat Ali Imron ayat 64. Abdullah ibnu Djahsy dan Zaid ibnu Umar. hlm. meski ia belum bertemu dengan Muhammad. 1970). Tokoh yang sempat terekam mengakui kesamaan apa (wahyu) yang diterima oleh Nabi dan Musa adalah Waraqa bin Naufal. 1989). 49A.48 Di antara mereka adalah Waraqah bin Naufal. Djah dan Humam (Yogyakarta : Kota Kembang. Usman ibnu Huairis. tawaran Al-Qur‘an adalah teologi inklusif yang ramah. Dialog antar agama bukanlah sesuatu yang diharamkan. Sebagaimana dikatakan Michael H. terj. Selain itu. hlm. terj. (Karachi : Oxford University Press. Hart. 111-116. XII. Sejarah dan Kebudayaan Islam. 48Michael .51 Kemudian ketika Nabi H. dapat belajar dari pengalaman Nabi Muhammad ketika mengimplementasikan pengalaman toleransi. Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah. AlQur‘an sebagai kitab suci kaum muslimin telah berdialog dengan agama-agama lain yang hadir sebelum datangnya. Lihat juga Hasan Ibrahim Hassan. Sjalabi. 51Lihat A. 50Waraqa adalah seorang penganut agama Nasrani yang sudah mengenal Bibel dan sudah pula menerjemahkannya sebagian ke dalam bahasa Arab. 1970). hlm. 1990). The Life of Muhammad: A Translation of Ibn Ishaq’s Sirat Rasul Allah. kerukunan antar umat beragama dan pengakuan akan pluralisme agama yang pernah dialami oleh umat beragama pada masa Nabi. 1984). serta sejumlah besar penyembah berhala. Dalam hal ini umat beragama.dan etis (moral). Guillaume. Khadijah berkonsultasi dengan saudara sepupunya (anak pamannya) Waraqa bin Naufal50 perihal apa yang telah dialami Muhammad. Sejarah Hidup Muhammad. khususnya umat Islam. Sedjarah dan Kebudajaan Islam (Djakarta : Djajamurni. Setelah Khadijah mendengar cerita dari Muhammad dan ketika Muhammad sedang tidur. 93-94. terj. Lihat juga Muhammad Husain Haekal.

kesejahteraan.54 Orang-orang Islam mendapat perlindungan keamanan Raja Najasy dari ancaman kaum kafir Quraisy yang mengejar sampai ke negeri Abisinia. Sejarah Peradaban Islam (Jakarta : RajaGrafindo Persada. menyambung silaturrahmi. memiliki titik-titik persamaan. terutama agama Ibrahimi (abrahamic religions). Guillaume. Dialog tersebut membahas juga tentang posisi Islam dan Nasrani. hlm. 22. Raja Najasy mengibaratkan dengan menggoreskan tongkat di tanah dan dia berkata. 53Lihat A. bersih.. Ia juga mengingatkan bahwa tantangan Muhammad sangat berat. 1978). 65. hlm. 55Ibid. Lihat juga Chadijah Nasution. Sejarah dan Perkembangan Dakwah Islam (Yogyakarta : Ideal Offset.Sjalabi.53 Pengalaman itu menunjukkan betapa antar pemeluk agama bisa hidup rukun dan saling menerima antara satu dengan lainnya.. The Life of Muhammad. Nasrani dan Yahudi) menjalin hubungan kehidupan bernegara. A. . Begitu juga halhal yang berkaitan dengan moralitas dan etika dalam kehidupan sesama manusia. saling menghormati.. 54Muhammad Husain Haekal. Titik-titik persamaan ini bahkan sampai pada hal-hal yang bersifat teologis. misalnya tentang keesaan Tuhan (tauhid). Pengalaman ini menunjukkan bahwa antara agama-agama. Sedjarah dan Kebudajaan Islam. Dikatakannya bahwa Muhammad telah menerima Namus besar seperti yang pernah disampaikan kepada Musa. hlm.. 1. 118.Muhammad bertemua dengan Waraqa bin Naufal pada saat akan mengelilingi Ka‘bah. Mengenai hal ini.‖55 Selama di Abisinia kaum muslimin merasa aman dan tenteram. kejujuran. menyudahi pertumpahan darah dan sebagainya. hlm. Pengalaman berikutnya adalah pengalaman ketika umat beragama (umat Islam. ―Antara agama tuan-tuan dan agama kami sebenarnya tidak lebih dari garis ini. seperti sopan santun. Sejarah Hidup Muhammad. Ketika pada periode Madinah. Badri Yatim. dapat dipercaya. Waraqa mengingatkan kepada Muhammad bahwa beliau adalah Nabi atas umat ini. tidak berdusta. 146-148. Raja Najasy sempat berdialog dengan umat Islam berkenaan dengan keberadaan agama Islam yang menganjurkan untuk berlaku jujur. 1993). hlm. 122.52 Pengalaman yang sangat berkesan dan memiliki bekas yang sangat berharga adalah ketika Muhammad menyarankan kaum Muslimin untuk pergi ke Abisinia (Habsyi atau Ethiopia) yang penguasa dan rakyatnya memeluk agama Kristen. hlm. saling menghargai dan lainlain. keadilan. Mereka tinggal di Abisinia sampai sesudah hijrah Nabi ke Yatsrib. 52Ibid.

Muhammad at Medina (London : Oxford University Press. 1996). tentang keselamatan harta benda dan larangan orang melakukan kejahatan. 57A. Montgomery Watt. Bahkan sebelumnya. Lalu disepakatilah Piagam Madinah. Semua penduduk menyambut kedatangan umat Islam dengan damai. dalam bidang politik kenegaraan. Jeram-jeram. suku dan golongan. orang-orang musyrik dan Yahudi menyambut kedatangan Muhammad dengan baik. Lihat juga Nourouzzaman Shiddiqi. 195-204. Secara lengkap isi perjanjian Madinah itu dimuat dalam buku Sirah Muhammad karya Ibnu Ishak.56 Kemudian.58 Dari situlah penduduk Madinah memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. 1956). umat Nasrani dan Yahudi ditandai terbentuknya negara kota Madinah yang menjunjung tinggi pluralitas. hlm.57 Di antara isi Piagam Madinah adalah bahwa negara mengakui dan melindungi kebebasan menjalankan ibadah agama masing-masing. Itu merupakan sejarah baru dalam kehidupan politik dunia waktu itu. kesadaran pluralitas ini terlihat sangat menonjol. seperti pengakuan atas agama mereka masingmasing dan harta benda mereka. Guillaume. 58 Lihat Nourouzzaman Shiddiqi.hubungan umat Islam. 231-233. Nabi Muhammad memantapkan suatu tatanan kenegaraan yang luar biasa dengan mencoba melihat berbagai pihak dan berbagai kepentingan yang berkembang pada saat itu. 56Lihat W. Dalam Piagam Madinah itu kaum muslimin –Anshar dan Muhajirin—dengan orang-orang Yahudi dan penduduk Madinah lainnya membuat perjanjian tertulis yang berisi beberapa hal yang prinsip. semua orang memiliki kedudukan yang sama sebagai anggota masyarakat. Bahkan. Nabi lalu mewujudkan persatuan Madinah dan meletakkan dasar organisasi politik kenegaraan dengan mengadakan persekutuan yang kuat. The Muhammad Life. yang banyak dinukil oleh tokoh-tokoh sejarah. kebebasan menyatakan pendapat. 84. Hubungan umat beragama waktu itu diawali dengan kontak damai antara umat Islam dengan penduduk Madinah. . hlm. Jeramjeram Peradaban Muslim (Yogyakarta : Pustaka Pelajar. baik agama. lintas agama dan lintas suku. ketika umat Islam baru saja melalukan hijrah ke Madinah. hlm. Dalam perjanjian itu disinggung juga tentang kebebasan beragama. hlm. 93-94. baik yang sudah menjadi muslim maupun yang masih memegang agama dan keyakinan sebelumnya.

kemajemukan agama tidak menghalangi umat beragama untuk membangun suatu negara yang bisa mengayomi dan menghargai keberadaan agama-agama tersebut. perdamaian dan persaudaran bisa terwujud. Pengalaman-pengalaman Nabi di atas mengandung dimensi moral dan etis. Bahkan. . Di antara dimensi moral dan etis agama-agama adalah saling menghormati dan menghargai agama/pemeluk agama lain. berdampingan secara damai dan aman.Pengalaman-pengalaman di atas memberi gambaran bahwa kemajemukan agama tidak menghalangi untuk hidup bersama. maka kerukunan. Adanya saling pengertian dan pemahaman yang dalam akan keberadaan masing-masing menjadi modal dasar yang sangat menentukan. Jika masing-masing pemeluk agama memegang moralitas dan etikanya masing-masing.

Andito (ed. Mahbub Djunaedi (Jakarta : Pustaka Jaya. Greg Barton. 1999). Passing Over: Melintasi Batas Agama (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. 4 Th. 1998). Passing Over: Melintasi Batas Agama (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. XII.IV Tahun 1993. . dalam Jurnal Ulumul Qur’an. Trialog Tiga Agama Besar: Yahudi. Sejarah dan Kebudayaan Islam.. (Jakarta : INIS. 1956). Huntington. Majalah Prisma 5.). Chadijah Nasution. Muhammad Husain Haekal. Ahmad Wahib dan Abdurrahman Wahid. 1998). Montgomery Watt. 4 Vol. cet. Hasan Ibrahim Hassan. Alwi Shihab. IV.. Mei 1968. 1970). 5. Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah. The Life of Muhammad: A Translation of Ibn Ishaq’s Sirat Rasul Allah. (Jakarta : Lappenas. Islam. cet. ―Benturan Antar Peradaban. M. Vol. Michael H. Majalah Al-Djami’ah. cet. 1990). Cet. 1984). 1993. Sejarah Peradaban Islam (Jakarta : RajaGrafindo Persada. A. Djah dan Humam (Yogyakarta : Kota Kembang. I (Surabaya : Pustaka Progressif. 1989).. Nanang Tahqiq (Jakarta : Paramadina. Ilmu Perbandingan agama di Indonesia dan Belanda. Muhammad at Medina (London : Oxford University Press. Juni 1978. Ali Audah (Jakarta : Tintamas. (Karachi : Oxford University Press. Kristen. Guillaume. ―Etika dan Dialog Antar Agama: Perspektif Islam‖. Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama (Bandung : Mizan. A. 1978). 259. Muslim di Tengah Pergumulan. pent. Nomor Khusus. Mukti Ali.). Ismail Raji al-Faruqi (ed. Amin Abdullah.). terj. Sejarah dan Perkembangan Dakwah Islam (Yogyakarta : Ideal Offset.. Sejarah Hidup Muhammad. Badri Yatim.Tahun ke VIII. . Th. terj.).DAFTAR PUSTAKA Abdurrahman Wahid. ―Dialog between Muslims and Christians in Indonesia and its Problems‖ dalam Al-Jami’ah. Komaruddin Hidayat dan Ahmad Gaus AF (ed. terj. 1993). VII. Atas Nama Agama: Wacana Agama dalam Dialog “Bebas” Konflik. Hart. Gagasan Islam Liberal di Indonesia: Pemikiran Neo-Modernisme Nurcholish Madjid. 1992). Burhanuddin Daja dan Herman Leonard Beck (red. (Bandung : Pustaka Hidayah. 1998). XI Djuli 1970. W. alih bahasa Joko Susilo Kahhar dan Supriyanto Abdullah.). Komaruddin Hidayat dan Ahmad Gaus AF (ed. hlm. Masa Depan Politik Dunia?‖ dalam Jurnal Ulumul Qur’an. No. I. 1999). No. No. Djohan Effeni. Samuel P. 1981). 1994).

Dialog: Kritik dan Identitas Agama. ―Beberapa Renungan tentang Kehidupan Keagamaan untuk Generasi Mendatang‖.A. 1993. Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia (Beberapa Permasalahan). W.. Bina Ilmu. Nourouzzaman Shiddiqi. Th. Parliament of the World‘s Religions. 31 Januari 1997. A. Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama (Surabaya : PT. Bingkai Sosio-Kultural Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Indonesia. 1998/1999).). (Jakarta : Balitbang Depag RI. dalam Jurnal Ulumul Qur’an. Nasir Tamara. 1996). (red. No. t.). dkk.t. ( Jakarta : INIS.). (ed. Jeram-jeram Peradaban Muslim (Yogyakarta : Pustaka Pelajar. jilid VII. Agama dan Dialog Antar Peradaban (Jakarta : Yayasan Paramadina. 1970).1 Vol. ―Dialog Agama.). Mursyid Ali (ed. Sedjarah dan Kebudajaan Islam (Djakarta : Djajamurni.t. Pluralitas Budaya dan Visi Perdamaian‖. (Jakarta : Balitbang Depag RI.). Sumarthana. 1990). Declaration Toward a Global Ethic (Chicago : t.). . Stokhof. Studi Agama-Agama di Perguruan Tinggi. 213 Tahun Ke-32. Zainul Abas.L. No. Th. Nurcholish Madjid. dan Elza Pelda Taher (ed. 1996).IV. 1998/1999). Umar Hasyim. Studi Agama-Agama di Perguruan Tinggi.). Sjalabi. M.Mursyid Ali (ed. Bingkai Sosio-Kultural Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Indonesia. dalam Kompas.

. Bertingkahlaku yang baik D. Arti Definisi / Pengertian Etika ( Etik ) Etika berasal dari bahasa yunani yaitu ethos yang berarti karakter.Menerima segala perbedaan pendapat atau perselisihan yang terjadi . 14/10/2008 . Etika Dan Etiket Yang Baik Dalam Komunikasi Berikut di bawah ini adalah beberapa etika dan etiket dalam berkomunikasi antar manusia dalam kehidupan sehari-hari : 1.Gunakan bahawa yang mudah dimengerti oleh lawan bicara .Memakai pakaian yang rapi.Menggunakan kata dan kalimat yang baik menyesuaikan dengan lingkungan . intonasi suara serta kecepatan bicara yang baik. Berinisiatif sebagai pembuka dialog 8.Gunakan gerakan tubuh / gesture yang sopan dan wajar . Tidak mudah emosi / emosional 7. . Contoh Teknik Komunikasi Yang Baik . Bersikap Dewasa tidak kekanak-kanakan 3.Bertingkah laku yang baik dan ramah terhadap lawan bicara . C.Tidak mudah terpancing emosi lawan bicara .Menggunakan komunikasi non verbal yang baik sesuai budaya yang berlaku seperti berjabat . Berbahasa yang baik. nada.1:22am — godam64 A.Etiket/Etika Dalam Berkomunikasi/Komunikasi & Pengertian Etika/Etiket Sosiologi Tue.Menatap mata lawan bicara dengan lembut .Menggunakan volume. ramah dan sopan 9. watak kesusilaan atau adat kebiasaan di mana etika berhubungan erat dengan konsep individu atau kelompok sebagai alat penilai kebenaran atau evaluasi terhadap sesuatu yang telah dilakukan. Menggunakan panggilan / sebutan orang yang baik 5. Jujur tidak berbohong 2. menutup aurat dan sesuai sikon .Mampu menempatkan diri dan menyesuaikan gaya komunikasi sesuai dengan karakteristik lawan bicara.Memberikan ekspresi wajah yang ramah dan murah senyum . Arti Definisi / Pengertian Etiket Etiket adalah suatu sikap seperti sopan santun atau aturan lainnya yang mengatur hubungan antara kelompok manusia yang beradab dalam pergaulan. B. Menggunakan pakaian yang pantas sesuai keadaan 10. Menggunakan pesan bahasa yang efektif dan efisien 6. Lapang dada dalam berkomunikasi 4.

berhubung dengan tatacara untuk mempraktiskan kebaikan dan menolak keburukan dalam amalan dan penggunaan sanis dan teknologi. Kepatuhan kepada peraturan Allah dijadikan asas penting kepada etika kerjanya sekalipun berlawanan dengan tuntutan keinginan kerana sains tidak boleh bersifat neutral dan bebas. ETIKA ISLAM DALAM SAINS DAN TEKNOLOGI ISLAM Etika merupakan satu bidang falsafah yang membicarakan tentang tingkah laku manusia dari aspek-aspek lahiriah dan batiniahnya . seseorang ahli sains atau teknokrat muslim yang ingin melaksanakan sesuatu perbuatan atau amalan sainsnya. Allah merupakan Pencipta dan Pemilik alam yang menjadi bahan kajian dan penggunaan sains dan teknologi. hormat. ces. cipika cipiki (cium pipi kanan . Beliau juga perlu bertindak untuk memastikan adanya persiapan yang cukup sama ada dari segi kuasa intelek atau pun kuasa emperik yang bercorak teknik.Dan lain sebagainya. Seorang ahli sains perlu mempunyai keimanan serta keyakinan yang kukuh kepada Allah dan sentiasa memohon bantuan daripadaNya. bersifat belas ihsan dan menghormati hak-hak manusia dan lain-lain kehidupan untuk hidup dengan selesa. Mereka bertanggungjawab untuk membawa kemakmuran dan menjaga keharmonian.dalam hubungan dengan sains. seharusnya bermula dengan kepercayaan dan keimanan kepada Allah serta berpegang teguh kepada ajaran agama dalam profesyennya. Dengan itu persoalan krisis etika dalam pelbagai amalan sains dapat dihindarkan . Mereka perlu menghindari diri dari mengekskploitasi sewenang-wenangnya segala isi kandungan alam semata-mata untuk kepentingan sanis. Kepatuhan kepada Syariah dan etika kerka Seseorang ahli sains perlu mempunyai ketaantan yang tinggi terhadap peraturan-peraturan dan ketentuan Allah dengan mengambil kira persoalan halal dan haram dalam kerjayanya. Mereka perlu melindungi alam sekitar. Para saintis adalah khalifah Allah di bumi. Mereka perlu sedar Allah sentiasa melihat segala pemikiran dan perlakuan manusia. Sesungguhnya keimana kepada Allah akan menyediakan asas yang kukuh kepada kelahiran generasi muslim yang bermoral. Iman adalah teras kepada semua jenis amalan dalam Islam. Sebagai rumusannya. Mementingkan aspek kemanusiaan dan ihsan Dalam penggunaan sains dan teknologi aspek kemanusiaan dan ihsan merupakan suatu yang tidak boleh diabaikan. ii. iii.tangan. Tindak tanduknya pula dibaluti dengan nilai-nilai etika dan moral yang suci murni berdasarkan prinsip “melakukan sesuatu yang baik dan menjauhi yang mungkar”.w. Terdapat konsep-konsep asas yang mampu membimbing ahli sains dalam urusan peribadi dan profesyennya.cium pipi kiri) . merunduk. Islam telah menyediakan panduan yang sempurna untuk mengatur segala perlakuan manusia dalam apa jua bidang kerjaya sepanjang zaman.t. Matlamat yang murni dalam pembangunan dan penggunaan teknologi seharusnya seiring dengan kaedah yang tidak melanggar batas-batas ajaran Islam. etika adalah satu bidang ilmu yang mengkaji soal kebaikan dan keburukan dalam sains. Konsep asas tersebut terdiri daripada tiga unsur utama: i. Keimanan kepada Allah s. material dan kekayaan.

dan sains menjadi ilmu yang mampu memberi manfaat yang menyeluruh. Dipetik dari “Pengenalan falsafah dan konotasi aksiologi atau etika Islam dalam sains dan teknologi” oleh Zulfikri bin Mohd Zain.

Etika Islam
Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel

ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Masalah kemerosotan moral dewasa ini menjadi santapan keseharian masyarakat kita. Meski demikian tidak jelas faktor apa yang menjadi penyebabnya. Masalah moral adalah masalah yang pertama muncul pada diri manusia, "baik ideal maupun realita". Secara ideal bahwa pada ketika pertama manusia di beri "ruh" untuk pertama kalinya dalam hidupnya, yang padanya disertakan "rasio" penimbang baik dan buruk (QS. Assyams 7-8). Secara realita bahwa dalam kehidupan bermasyarakat, dimana individu merupakan bagian dari masyarakat manusia, maka yang awal mula muncul dalam kesadarannya ialah pertanyaan "What must be?"(Apa yang seharusnya), yang lalu disusul dengan "What must I do?"(Apa yang dilakukan) pelaksanaan "What must I do?", menanti lebih dulu jawaban "What must be?". Pertanyaan "What must be?", ditujukan kepada kemampuan rohani pada diri manusia yang berbentuk kategori-kategori tertentu yang tidak timbul dari pengalaman maupun pemikiran, kemampuan ini bersifat intuitif dan apriori. Oleh sebab itu masalah moral adalah masalah "normatif". Di dalam hidupnya manusia dinilai! Atau akan melakukan sesuatu karena nilai! Nilai mana yang akan dituju tergantung kepada tingkat pengertian akan nilai tersebut. Pengertian yang dimaksud adalah bahwa manusia memahami apa yang baik dan buruk serta ia dapat mambedakan keduanya dan selanjutnya mengamalkannya. Pengertian tentang baik buruk tidak dilalui oleh pengalaman akan tetapi telah ada sejak pertama kali "ruh" ditiupkan. Demi jiwa serta penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya (QS. 91: 7-8) Pengertian (pemahaman) baik dan buruk merupakan asasi manusia yang harus diungkap lebih jelas, "atas dasar apa kita melakukan sesuatu amalan".

Imam Al Ghazali menamakan pengertian apriori sebagai pengertian "awwali". Dari mana pengertian-pengertian tersebut diperoleh, sebagaimana ucapannya: Pikiran menjadi sehat dan berkeseimbangan kembali dan dengan aman dan yakin dapat ia menerima kembali segala pengertian-pengertian awwali dari akal itu. Semua itu terjadi tidak dengan mengatur alasan atau menyusun keterangan, melainkan dengan Nur (cahaya) yang dipancarkan Allah SWT ke dalam batin dari ilmu ma'rifat1). Di sini, Al Ghazali mengembalikannya ke dasar pengertian awwali yaitu pengertian Ilahyah. Sedang Plato menyebutnya "idea". Ia mengungkapkan bahwa "idea" hakekatnya sudah ada, tinggal manusia mencarinya dengan cara menenangkan pikiran atau disebut mencari inspirasi bagi seniman. Jelasnya "idea" bukan timbul dari pengalaman atau ciptaan pikiran sehingga menghasilkan "ide". Kesadaran tentang keberlangsungan ide yang sejak awal ruh ditiupkan, menyebabkan Allah dalam firman-firmanNya menghendaki manusia masuk pada posisi asasinya yang disebut "idul fitri", yaitu kembali kepada "kesejatian diri". Sebab kesejatian inilah yang bisa dipertanggungjawabkan kebenaran sikapnya karena perilaku yang keluar bersandar pada kejernihan fitrah. Maka sesungguhnya fitrah itu sejalan dengan kehendak Allah (fitrah Allah), yang disebut dalam Al Qur'an: Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah). (Tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya (QS. Arrum: 30). Pada dasarnya fitrah manusia itu suci, akan tetapi proses penerimaan ide (ilham) tersebut, terkadang menjadi tidak murni disebabkan kekotoran jiwa yang diliputi nafsu syahwat. Dalam hal ini Allah berfirman: "Dan demi jiwa serta penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu Dan merugilah orang yang mengotorinya." (QS Asysyams 7-8). Betapa bahayanya ilham-ilham tersebut bila diterima oleh jiwa yang kotor, sebab pengetahuanpengetahuan itu akan digunakan untuk bagaimana mencuri, korupsi, menipu dan merusak alam semesta. Tetapi alangkah indahnya jika ilham-ilham tersebut diterima oleh jiwa yang tenang dan bersih yang akan menimbulkan kemaslahatan bagi dirinya maupun alam semesta. Maka dari sini dapat dimengerti, walau seseorang sudah memiliki pengertian "baik buruk secara apriori", bukan berarti ia telah tahu secara mutlak, namun pengertiannya masih bersifat relatif dan hal itu akan lebih jelas jika disinari oleh wahyu ketuhanan. Sebab ia tidak akan mampu menelusuri secara intelektual tanpa adanya "daya spiritual" dalam menerima ide yang sesuai dengan Fitrah Allah. Sebaliknya kalau dibiarkan jiwa kita diam, terbelenggu oleh keinginan syahwat, maka apa yang diperoleh oleh jiwa berupa ide ilmu pengetahuan akan digunakan sesuai dengan kepentingan syahwatnya.

Kembali kepada masalah "nilai". Seseorang pasti akan dinilai atau pasti akan melakukan sesuatu karena nilai, dan jika "nilai" masih bersifat relatif, maka nilai tersebut akan tergantung kepada dasar yang ia pakai. Bisa jadi, mencuri itu mendapat nilai kebajikan apabila perilaku tersebut didasari oleh hukum-hukum tentang permalingan, juga sekularisme, hedonisme, komunisme dan ateisme, dasar-dasar inilah yang akan menilai perilaku itu baik atau buruk. Begitupun tata nilai ketuhanan (Islam), setiap "perilaku" Islam sangat menekankan orientasi niat yang kuat, menyandarkan peribadatannya didasari konsep "Lillahi ta'ala". Pendasaran kepada setiap "laku" manusia, mengandung tuntutan kesadaran, bukan paksaan!! Perilaku seseorang tersebut baru bisa dikatakan mempunyai nilai. Hal ini sesuai dengan Hadist Nabi: Sesungguhnya segala perbuatan itu disertai niat. Dan seseorang diganjar sesuai dengan niatnya (Hadist riwayat Bukhari Muslim). Dalam hadist tersebut jelas, setiap perilaku mempunyai dasar (niat), sehingga perbuatannya dikategorikan baik atau buruk dimana ia menggantungkan niatnya. Suatu riwayat, ketika Rasulullah Hijrah ke Madinah, diungkapkan masalah "niat". "Maka barang siapa hijrahnya didasari (niat) karena Allah dan Rasulullah maka hijrahnya akan sampai diterima oleh Allah dan Rasulullah. Dan barang siapa hijrahnya didasari (niat) karena kekayaan dunia yang akan didapat atau karena perempuan yang akan dikawin, maka hijrahnya terhenti (tertolak) pada apa yang ia hijrah kepadanya". (Al Hadits) Di sini sangat penting kesadaran akan "niat" untuk memperjelas perbedaan mana yang baik menurut nafsu, dan baik menurut Allah. Perilaku yang lalai atau tidak karena Allah seperti dalam shalat, maka nilai kelurusan shalat yang terhalang oleh pikiran yang tidak khusyu' akan berakibat pada rusaknya nilai ibadah shalat. Seperti yang termaktub alam Al Qur'an: "Maka celakalah bagi yang melakukan shalat karena"niat"-nya (lalai) terhambat oleh ingin dilihat orang lain." 1) Perbuatan macam ini tidak bisa dikatakan sebagai "Dien". Sebab agama mempunyai satu dasar penilaian yang sangat sempurna yakni; Islam, Iman, dan Ihsan. Etika pada umumnya menentukan "sadar bebas" sebagai obyeknya, dan ternyata hal ini hanya melihat dari segi lahiriah perbuatan. Setia dan bertingkah baik an-sich tanpa memperhitungkan syarat lain, memang dapat digolongkan ke dalam "kebajikan". Namun belum tentu dikategorikan dalam kebajikan jika ditinjau lebih jauh pada kondisi-kondisi lain, yakni pada apa perbuatan itu bersangkut paut atau apa yang melatari perbuatan tersebut. Misalnya: Si Abdullah memberikan sedekah kepada fakir miskin. Ketika terjadi tindakan tersebut terdapat:

4. kepada kitab-kitab-Nya. yaitu hendaknya engkau menyembah Allah yang seolah-olah engkau melihat Allah. b. 2. dan hendaknya engkau beriman kepada takdir tentang takdir baik dan buruknya. Subjek yang berbuat. transendental. Maka setiap peribadatan. ialah hendaknya engkau bersaksi sesungguhnya tidak ada tuhan selain Allah dan sesungguhnya Muhammad itu utusan Allah. islam. Pada faktor-faktor inilah disamping "niat" batin. Objek yang diperbuat. engkau puasa bulan Ramadhan dan engkau pergi haji ke Baitullah jika engkau mampu pergu ke sana. puasa akan terasa sia-sia apabila dilakukan tanpa dibarengi dengan tunduk dan patuh serta merasakan adanya sikap "ihsan" (seakan-akan . keyakinan. Karena akan dikatakan (dinilai) sebagai agama apabila meliputi ketiga kriteria tersebut. Hal ini seluruhnya termasuk agama. lalu ia bertanya kepadanya tentang islam. sekalipun engkau tidak bisa melihat-Nya tetapi Ia bisa melihat engkau. zakat. Agama meliputi: a. iman dan ihsan. puasa. karena Allah dll). Lalu Jibril bertanya apakah Iman itu? Nabi menjawab. yaitu sedekah diberikan kepada fakir miskin. maka Nabi menjawab. engkau mendirikan shalat. c. Ihsan: kekuatan psikologis dimana ia mengaitkan nilai perilakunya karena Allah. dan agama (dien) itu sendiri berarti khudhu' (tunduk) dan dzull (merendah) seperti perkataan: "Ku tundukkan dia. yaitu Abdullah melakukan "sedekah". yaitu "Abdullah". Dalam tahapan ini manusia sampai kepada tahapan tertinggi yang dalam tindakannya sesuai dengan kehendak Allah (Fitrah Allah). diharapkan setiap perilaku (ibadah) sampai kepada syarat. Objek yang terkena perbuatan.1. haji). 3. "Yaitu hendaknya engkau beriman kepada Allah. bangkit dari kubur sesudah mati. yaitu niat karena apa (bisa karena ingin dilihat orang. Islam: berupa syariat Islam (syahadat. Iman : kepercayaan. Tegas sekali Islam mewajibkan "niat karena Allah" sebagai tanggung jawab penghambaan kepada Kholiqnya. "Islam itu. apakah itu shalat. Objek yang dipergunakan. Jibril bertanya lagi. kepada para Utusan-Nya. mengembalikan kepada Fitrah Allah. Tanggung jawab Islam dalam syariat (etika ketuhanan) selalu mengandung kedalaman dimensi yang tidak saja tindakan fisik sebagai objek nilai. Kemudian dalam akhir Hadist itu dikatakan Rasulullah saw bersabda (kepada para sahabatnya): Dia itu Jibril. zakat. Dalam Hadist riwayat Bukhori dan Muslim disebutkan: Artinya: sesungguhnya Jibril pernah datang kepada Nabi dalam bentuk seorang Arab Badui. kepada MalaikatNya. Ia datang kepadamu untuk mengajarkan tentang agamamu. shalat. Islam meletakkan nilai syarat yang ikut mengambil bagian dalam menilai suatu perbuatan sebagai tindakan etis. engkau keluarkan zakat. apakah ihsan itu? Nabi menjawab. maka ia tunduk" yakni: beribadah kepada Allah dan taat kepada-Nya serta merendahkan diri kepada-Nya. juga di dalamnya nilai psikologis merupakan tindakan etis yang secara naluriah.

melihat Allah. dan orang gila sampai sembuh" (Abu Dawud. Dan kebersihan jiwa akan didapat apabila kita melaksanakan peribadatan sesuai dengan kriteria-kriteria pada penjelasan di atas. Permasalahan rukun agama ini telah dihukumkan dan disyaratkan kepada orang yang sampai baligh. Untuk itu kecenderungan berbuat baik akan terjadi apabila kita mampu berusaha membersihkan jiwa. Bersyukur & Khusyu' Beribadah" (Al Hadits) Dengan menjadi anggota keluarga Majelis Dzikrullah memahami seluruh artikel: Perjalanan Menuju Ilahi. Berguru Kepada Allah. yaitu mengembalikan kepada posisi fitrah manusia. Ajari Kami Untuk Selalu Ingat Kepada-Mu. orang yang tidur sampai bangun. Ihsan adalah kontak batin dan dialogis. sebagaimana firman Allah: "Kami menurunkan kitab ini kepada engkau dengan sebenarnya. Selanjutnya Islam mengajarkan bahwa seorang muslim yang beramal kebajikan. jika tidak mampu melihat-Nya sesungguhnya Ia melihat kalian). Sebagaimana Hadist Rasulullah: "Hukum tidak berlaku bagi tiga golongan. Hal inilah yang selalu menjadi permasalahan pokok dan mensosialisasi sebagai kebiasaan buruk yang tidak lagi menjadi masalah. responsif. dengan kecenderungan berbuat baik tanpa beban dan paksaan. (Yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya" From: Sangkan SB <patrap1@yahoo. Etika Islam. Syari'at. Az-zumar: 2). 1999 9:11am Subject: Etika Islam (sebelum. dan menentukan diterima tidaknya peribadatan. sebab itu sembahlah Allah seraya mengihklaskan agama bagi-Nya saja" (Q. padahal kita bertahun-tahun melakukan peribadatan tidak mendapatkan apaapa kecuali capek dan sia-sia. maka ia akan menjadi manusia paripurna dan ia akan berakhlaq sebagaimana akhlaq Allah. tetapi tujuannya bukan Lillahi ta'ala tidak mungkin diterima amalnya. anak kecil sampai mimpi basah. Jiwa. Ihsan adalah roh setiap peribadatan. maka batallah sebagai agama. Nash tersebut di atas merupakan kesimpulan dari tujuan etika Islam. Ibnu Majah dan Annasay. sesudah) "Ya Allah. yang apabila ditinggalkan salah satu rukun agama. . Membuka Hijab.s. Hakikat Manusia. hadist sohih). Hati. Catatan kaki: 1) Al Qur'an surat Al Maa'uun ayat 4-5 yang artinya: "Maka kecelakaanlah bagi orang yang shalat.com> Date: Fri Oct 22. yang dengan kesadaran itu. Sikap ini pula yang menjadikan ihsan itu rukun agama.

seperti menyapih anak. Bahkan sengatannya pun dapat menjadi obat. b. sekaligus sumber kesehatan dan kekuatan. dan hasilnya madu. Di mana pun hinggap. Insya Allah anda akan mampu melaksanakan peribadatan secara kusyu' dalam kehidupan sehari-hari. Madu bukan saja manis. Ayat ini membicarakan bagaimana seharusnya hubungan suami istri saat mengambil keputusan yang berkaitan dengan rumah tangga dan anak-anak. yang pada mulanya bermakna mengeluarkan madu dari sarang lebah. Karena itu. Al-Quran yang akar katanya menunjukkan a. Dalam surat Ali 'Imran (3): 159 Maka disebabkan rahmat dari Allahlah. w-.. Makna ini kemudian berkembang. lebah tak pernah merusak.Patrap/Dzikir. Musyawarah dapat juga berarti mengatakan atau mengajukan sesuatu. Kata musyawarah pada dasarnya hanya digunakan untuk hal-hal yang baik. yang bermusyawarah mesti bagaikan lebah: makhluk yang sangat berdisiplin. engkau bersikap lemah lembut terhadap mereka. Itu sebabnya madu dicari di mana pun dan oleh siapa pun. Madu dihasilkan oleh lebah. makanannya sari kembang. dan demikian pula sifat yang melakukannya.. niscaya mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu. r-. kerjasamanya mengagumkan. maka tidak ada dosa atas keduanya. Pada ayat di atas. menyamakan seorang mukmin dengan lebah. Jika demikian. sejalan dengan makna dasarnya. Seandainya engkau bersikap kasar dan berhati keras. . Ia takkan mengganggu kecuali diganggu. melainkan juga obat untuk banyak penyakit. tanggapan & artikel lainnya . AYAT-AYAT TENTANG MUSYAWARAH Ada tiga ayat musyawarah. Al-Quran memberi petunjuk agar persoalan itu (dan juga persoalan-persoalan rumah tangga lainnya) dimusyawaraLkan antara suami-istri. Seperti itulah makna permusyawarahan. Tak heran jika Nabi Saw. MUSYAWARAH (1/2) Kata musyawarah terambil dari akar kata sy-. sehingga mencakup segala sesuatu yang dapat diambil atau dikeluarkan dari yang lain (termasuk pendapat). Dalam Al-Quran surat Al-Baqarah (2): 233 Apabila keduanya (suami istri) ingin menyapih anak mereka (sebelum dua tahun) atas dasar kerelaan dan permusyawarahan antar mereka.

demikian seterusnya. serta urusan mereka diputuskan dengan musyawarah antar mereka. PETUNJUK AL-QURAN MENYANGKUT PERKEMBANGAN MASYARAKAT Secara umum dapat dikatakan bahwa petunjuk Al-Quran yang rinci lebih banyak tertuju terhadap persoalan-persoalan yang tak terjangkau nalar serta tak mengalami perkembangan atau perubahan. dan mereka menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. selama jiwanya normal. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya. Dari ketiga ayat di atas saja. Seorang anak. agar memusyawarahkan persoalan-persoalan tertentu dengan sahabat atau anggota masyarakatnya. c. karena ia tak mengalami perkembangan. Memang amat sulit jika rincian suatu persoalan yang diterapkan . jika menyadari cara Al-Quran memberi petunjuk serta menggali lebih jauh kandungan ayat-ayat tersebut.maafkanlah mereka. dalam surat Al-Syura (42): 38. melaksanakan shalat (dengan sempurna). Tetapi. Al-Quran menjelaskan petunjuknya dalam bentuk global (prinsip-prinsip umum). saudara. agar bermusyawarah dengan anggota-anggotanya. amat rinci karena ini merupakan soal yang tak terjangkau nalar. agar petunjuk itu dapat menampung segala perubahan dan perkembangan sosial budaya manusia. Demikian juga soal mahram (yang terlarang dikawini). tak mungkin memiliki birahi terhadap orang tuanya. Allah menyatakan bahwa orang mukmin akan mendapat ganjaran yang lebih baik dan kekal di sisi Allah. ayat ini juga berlaku umum. dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan (tertentu). mencakup setiap kelompok yang melakukan musyawarah. khususnya kepada setiap pemimpin. Dari sini dipahami kenapa uraian Al-Quran mengenai metafisika. Adapun yang dimaksud dengan orang-orang mukmin itu adalah: Orang-orang yang mematuhi seruan Tuhan mereka. ayat ini juga merupakan petunjuk kepada setiap Muslim. Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad. bertawakallah kepada Allah. Namun dugaan tersebut akan sirna. Ayat ketiga ini turun sebagai pujian kepada kelompok Muslim Madinah (Anshar) yang bersedia membela Nabi Saw. mohonkanlah ampun bagi mereka. dan menyepakati hal tersebut melalui musyawarah yang mereka laksanakan di rumah Abu Ayyub Al-Anshari. seperti yang akan dijelaskan lebih jauh. Namun demikian. atau keluarga dekat tertentu. maka sepintas dapat diduga bahwa Al-Quran tidak memberikan perhatian yang cukup terhadap persoalan musyawarah. seperti surga dan neraka. Ayat ini dan segi redaksional ditujukan kepada Nabi Muhammad Saw. Adapun persoalan yang dapat mengalami perkembangan dan perubahan.

tidak meletakkan petunjuk tegas yang rinci tentang cara dan pola syura. maka kalian lebih mengetahuinya. pada akhirnya syarat-syarat itu membelenggu diri kita. dan Ali r. untuk menetapkan bagi kita (masyarakat) pada setiap periode hal-hal yang bermanfaat dan membahagiakan masyarakat. dan yang berkaitan dengan urusan dunia kalian.. harus diterapkan pula dengan rincian yang sama untuk masyarakat lain. maka kepadaku (rujukannya). apalagi di tempat yang lain pada masa yang berlainan. kemudian kita namakan syarat itu ajaran agama. petunjuk kitab suci Al-Quran menyangkut hal ini amat singkat dan hanya mengandung prinsip-prinsip umumnya saja. itu pun berlaku untuk masa beliau saja. Musyawarah atau demokrasi adalah salah satu contohnya.-.untuk masa sesudahnya. yang dalam banyak ha1 menjabarkan petunjuk-petunjuk umum Al-Quran. periha1 musyawarah ini tidak meletakkan rinciannya. Bukankah Rasul Saw. baik di tempat yang sama pada masa yang berbeda. Bahkan tidak juga memberikan pola tertentu yang harus diikuti. Karena jika beliau sendiri yang meletakkan hukumnya. MUSYAWARAH DALAM AL-QURAN menafsirkan . Nabi Saw. Utsman. ini bertentangan dengan prinsip syura yang diperintahkan Al-Quran --bukankah Al-Quran memerintahkan agar persoalan umat dibicarakan bersama? Sedangkan apabila beliau bersama sahabat yang lain menetapkan sesuatu. Kita sering mengikat diri sendiri dengan berbagai ikatan (syarat) yang kita ciptakan. Rasul Saw. Umar.berbeda-beda di antara satu dengan lainnya. a. Jangankan Al-Quran.. Yakni yang dilakukan oleh orang-orang cakap dan terpandang yang kita percayai.pada suatu masa atau masyarakat tertentu dengan ciri kondisi sosial budayanya. Demikianlah." Sungguh tepat keterangan pakar tafsir Muhammad Rasyid Ridha: Allah telah menganugerahkan kepada kita kemerdekaan penuh dan kebebasan sempurna di dalam urusan dunia dan kepentingan masyarakat dengan jalan memberi petunjuk untuk melakukan musyawarah. telah memberi kebebasan kepada umat Islam agar mengatur sendiri urusan dunianya dengan sabda beliau yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Namun. Karena itu pula. "Yang berkaitan dengan urusan agama kalian. "Kalian lebih mengetahui persoalan dunia kalian. Demikian lebih kurang tulisan Rasyid Ridha ketika surat Al-Nisa' (4): 59. Tidak berlaku --rincian itu-." Dan dalam sabdanya yang diriwayatkan oleh Ahmad. Itu sebabnya cara suksesi yang dilakukan oleh empat khalifah beliau --Abu Bakar.

Sebelum menguraikan sekilas tentang hal-hal tesebut. Petunjuk-petunjuk tersebut secara tersurat ditemukan dalam surat Ali 'Imran ayat 159 yang terjemahannya telah dikutip di atas. Kedua. karena tiada pihak lain. Namun. Berbagai masalah yang dibahas para ulama mengenai musyawarah antara lain: (a) orang yang diminta bermusyawarah. (b) dalam hal-hal apa saja musyawarah dilaksanakan. Pertama. atau keluar . tidak sedikit dari jawaban tesebut merupakan pemahaman para sahabat Nabi atau ulama. berarti "menghapus". Ini perlu. Dalam ayat atas disebutkan sebagai fa'fu anhum (maafkan mereka).namun.Memang banyak persoalan yang dapat diambil jawabannya dari ketiga ayat musyawarah itu.walaupun dikemukakan sesuai konteks turunnya ayat. Seandainya engkau bersikap kasar dan berhati keras. menghapus bekas luka di hati akibat perlakuan dinilai tidak wajar. Sikap-sikap tersebut sebagian terbaca pada ayat Ali 'Imran di atas. mitra musyawarah akan bertebaran pergi. Pada ayat itu disebutkan tiga sikap yang secara berurutan diperintahkan kepada Muhammad Saw. dan (c) dengan siapa sebaiknya musyawarah dilakukan. di Memaafkan adalah pihak lain yang musyawarah tanpa hadir bersamaan Di sisi lain. orang yang bermusyawarah harus menyiapkan mental untuk selalu bersedia memberi maaf. dari segi pelaksanaan dan esensi musyawarah agaknya sifat-sifat tersebut sengaja dikemukakan agar ketiganya menghiasi diri Nabi dan setiap orang yang melakukan musyawarah. secara harfiah. Maaf. harus menghindari tutur kata yang kasar serta sikap keras kepala. Penyebutan ketiga sikap tersebut --menurut hemat penulis-.. memberi maaf dan membuka lembaran baru. apalagi sebagai pemimpin. untuk beliau lakukan sebelum datangnya perintah bermusyawarah. Meskipun ada juga yang merupakan petunjuk-petunjuk umum yang bersumber dari Sunnah Nabi Saw. adalah sikap lemah lembut. terlebih dahulu periu dikemukakan petunjuk yang diisyaratkan Al-Quran mengenai beberapa sikap yang harus dilakukan seseorang untuk mensukseskan musyawarah. sedangkan kecerahan pikiran hanya dengan sirnanya kekeruhan hati. tetapi petunjuk-petunjuk tersebut masih dapat dikembangkan atau tidak sepenuhnya mengikat. Seseorang yang melakukan musyawarah. Petunjuk ini dikandung oleh frase. karena jika tidak. Setelah itu disebutkan satu lagi sikap yang harus dilakukan setelah musyawarah. serta mempunyai makna tersendiri berkaitan dengan sikap atau pandangan para sahabat --sebagaimana akan diutarakan kemudian-. Karena mungkin saja ketika bermusyawarah terjadi perbedaan pendapat. yakni kebulatan tekad untuk melaksanakan apa yang telah ditetapkan dalam musyawarah. niscaya mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.

karena datangnya sekejap. ORANG-ORANG YANG DIMINTA BERMUSYAWARAH Secara tegas dapat terbaca bahwa perintah musyawarah pada ayat 159 surat Ali 'Imran ditujukan kepada Nabi Muhammad Saw. hidayat. wa istaghfir lahum. Kemudian orang yang melakukan musyawarah harus menyadari bahwa kecerahan atau ketajaman analisis saja. Tidak jelas cara kerja "sesuatu" itu. hal ketiga yang harus mengiringi musyawarah adalah permohonan maghfirah dan ampunan Ilahi. Hal ini dengan mudah dipahami dari redaksi perintahnya yang berbentuk tunggal. kita masih membutuhkan "sesuatu" di samping akal. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berserah diri. yaitu konteks musyawarah adalah Apabila telah bulat tekad (laksanakanlah) dan berserah dirilah kepada Allah. Akal memang mengagumkan. Biasanya. untuk mencapai hasil yang terbaik ketika musyawarah. jika demikian. William James. Terserah Anda. Ini akan dapat mengantarkan kita kepada keraguan yang mengguncangkan etika dan nilai-nilai hidup kita. Itulah sebabnya. karena Allah tidak akan memberi hidayat kepada orang yang berlaku aniaya (QS Al-Haqarah [2]: 258). apa nama "sesuatu" itu. Namailah "indera keenam" sebagaimana filosof dan psikolog menamainya.kalimat-kalimat yang menyinggung pihak lain. tidaklah cukup. Itulah kandungan pesan fa'fu anhum. saja diperintahkan oleh Al-Quran untuk bermusyawarah. akan mengeruhkan pikiran. hubungan dengan Tuhan pun harus harmonis. kafir (QS Al-Baqarah [2]: 264). dan firasat" menurut nama yang diberikan agamawan. Namun demikian. bergelimang dosa atau fasik (QS Al-Ma-idah [5]: 108). melampaui batas lagi pendusta (QS A1 Mu'min [40]: 28). bahkan boleh jadi akan mengubah musyawarah menjadi pertengkaran. Nah. menegaskan. pengkhianat (QS Yusuf [12]: 52). pakar-pakar Al-Quran sepakat berpendapat bahwa perintah musyawarah ditujukan kepada semua orang. dan kepergiannya pun tanpa izin orang yang dikunjungi. Dan bila hal itu masuk ke dalam hati. sekadar untuk mencampakkan informasi yang diduga "kebetulan" oleh sebagian orang. Pesan terakhir Ilahi di dalam setelah musyawarah usai. atau "bisikan atau gerak hati" seperti kata orang kebanyakan. padahal beliau orang yang ma'shum . atau "ilham. Ia mampu membatalkan suatu argumen dengan argumen lain. dan pembohong (QS Al-Zumar [39]: 3). "sesuatu" itu mengunjungi orang-orang yang jiwanya dihiasi kesucian. filosof Amerika kenamaan. Jika demikian. Bila Nabi Saw. sebagaimana ditegaskan oleh pesan surat Ali 'Imran ayat 159 di atas.

Nabi mengumpulkan sahabat-sahabatnya untuk memusyawarahkan bagaimana sikap menghadapi musuh yang sedang dalam perjalanan dari Makkah ke Madinah. bahwa musyawarah harus tetap dipertahankan dan dilanjutkan. dan tidak juga akan menyesal seseorang yang melakukan musyawarah. yang berkewajiban menyampaikan kandungan ayat kepada seluruh umat. atau kesalahan). Tetapi. Perintah bermusyawarah pada ayat di atas turun setelah peristiwa menyedihkan pada perang Uhud.(terpelihara dari dosa manusia-manusia selain beliau. dan sahabat beliau setelah turunnya ayat ini. peperangan berakhir dengan gugurnya tidak kurang dari tujuh puluh orang sahabat Nabi Saw. Di sini Nabi berperan sebagai pemimpin umat." . petunjuk ayat ini tetap dapat dipahami berlaku untuk Semua orang. menyetujuinya. Sahabat-sahabat beliau terutama kaum muda yang penuh semangat mendesak agar kaum Muslim di bawah pimpinan Nabi Saw "keluar" menghadapi musuh. walaupun terbukti pendapat yang pernah mereka putuskan keliru. Ketika itu. Dalam literatur keagamaan ditemukan ungkapan: "Takkan kecewa orang yang memohon petunjuk [kepada Allah] tentang pilihan yang terbaik. Ayat ini seakan-akan berpesan kepada Nabi Saw. amat perlu digarisbawahi untuk melihat bagaimana pandangan Al-Quran tentang musyawarah. sehingga Nabi Saw. Konteks turunnya ayat ini. dibandingkan dengan kesalahan seseorang meskipun diakui kejituan pendapatnya sekalipun. apalagi Tanpa analogi di atas. sehingga sejak semula kandungannya telah ditujukan kepada mereka semua. Nabi cenderung untuk bertahan di kota Madinah. dan tidak ke luar menghadapi musuh yang datang dari Makkah. serta kondisi psikologis yang dialami Nabi Saw. menjelang pertempuran. walaupun redaksinya ditujukan kepada Nabi Saw. Pendapat mereka itu memperoleh dukungan mayoritas. Kesalahan mayoritas lebih dapat ditoleransi dan menjadi tanggung jawab bersama.

merupakan konsep agung dan mulia yang sepenuhnya menjadi bagian organik dari ajaran agama-agama. Syamsul Arifin Nababan Pendahuluan Toleransi (Arab: as-samahah) adalah konsep modern untuk menggambarkan sikap saling menghormati dan saling bekerjasama di antara kelompok-kelompok masyarakat yang berbeda baik secara etnis. Kemudian rumusan-rumusan ini disempurnakan oleh para ulama dengan pengayaan-pengayaan baru sehingga akhirnya menjadi praktik kesejarahan dalam masyarakat Islam. Islam menyadari bahwa keragaman umat manusia dalam agama dan keyakinan adalah kehendak Allah. Makalah berikut akan mengulas pandangan Islam tentang toleransi. politik. Toleransi adalah bagian integral dari Islam itu sendiri yang detail-detailnya kemudian dirumuskan oleh para ulama dalam karya-karya tafsir mereka. binatang. doktrin.Toleransi Antar-Umat Beragama dalam Pandangan Islam Oleh Ust. karena itu. budaya. dan bagi kami agama kami” adalah contoh populer dari toleransi dalam Islam. tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Juga sejumlah hadis dan praktik toleransi dalam sejarah Islam. Menurut ajaran Islam. toleransi sepenuhnya diharuskan oleh Islam. Ia begitu sensitif. primordial. “Bagi kalian agama kalian. Fakta-fakta historis itu menunjukkan bahwa masalah toleransi dalam Islam bukanlah konsep asing. maupun agama. maka toleransi antar-umat beragama dalam Islam memperoleh perhatian penting dan serius. Islam secara definisi adalah “damai”. dan lingkungan hidup. teori maupun praktik toleransi dalam kehidupan manusia. toleransi bukan saja terhadap sesama manusia. ““dan Jikalau Tuhanmu menghendaki. Konsep Toleransi Dalam Islam Secara doktrinal. Ulasan ini dilakukan baik pada tingkat paradigma. dan mudah membakar konflik sehingga menyedot perhatian besar dari Islam. Definisi Islam yang demikian sering dirumuskan dengan istilah “Islam agama rahmatal lil‟ālamîn” (agama yang mengayomi seluruh alam). Dalam al-Qur‟an Allah berfirman yang artinya. banyak ayat lain yang tersebar di berbagai Surah. yang artinya: “Sesungguhnya ini adalah umatmu semua . tetapi juga terhadap alam semesta. Ini berarti bahwa Islam bukan untuk menghapus semua agama yang sudah ada. Toleransi. Islam menawarkan dialog dan toleransi dalam bentuk saling menghormati. termasuk agama Islam. karena itu tak mungkin disamakan. Selain ayat-ayat itu. “Tidak ada paksaan dalam agama” . Maka Apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya?” Di bagian lain Allah mengingatkan. Dalam konteks toleransi antar-umat beragama. “selamat” dan “menyerahkan diri”. Apalagi toleransi beragama adalah masalah yang menyangkut eksistensi keyakinan manusia terhadap Allah. Islam memiliki konsep yang jelas. bahasa. Dengan makna toleransi yang luas semacam ini.

yaitu sikap tidak menyekutukan Allah dengan selain-Nya. dikatakan: “Siapa yang membongkar aib orang lain di dunia ini. Piagam ini adalah satu contoh mengenai prinsip kemerdekaan beragama yang pernah dipraktikkan oleh Nabi Muhamad SAW di Madinah. di Surah Yunus Allah menandaskan lagi. Persaudaraan ini menyebabkan terlindunginya hak-hak orang lain dan diterimanya perbedaan dalam suatu masyarakat Islam. Dalam persaudaraan universal juga terlibat konsep keadilan. Ayat ini juga mengajak untuk sama-sama menjunjung tinggi tawhid. Konsekuensi dari prinsip ini adalah lahirnya spirit taqwa dalam beragama. dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dalam Syu‟ab alImam. Bahkan sikap ini dianggap sebagai bagian yang melibatkan Tuhan. al-Baihaqi. dan kehilangan sifat kemanusiaannya bila mereka menyakiti . dan aku adalah Tuhanmu. perdamaian. yaitu bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan tidak pula memperserikatkan-Nya kepada apa pun. maka sembahlah olehmu sekalian akan Daku (saja). Fakta historis toleransi juga dapat ditunjukkan melalui Piagam Madinah. Karena taqwa kepada Allah melahirkan rasa persaudaraan universal di antara umat manusia. yaitu „menjauhi konflik‟. yaitu umat yang tunggal. Sikap melindungi dan saling tolong-menolong tanpa mempersoalkan perbedaan keyakinan juga muncul dalam sejumlah Hadis dan praktik Nabi. Sebagai contoh. “Al-khalqu kulluhum „iyālullāhi fa ahabbuhum ilahi anfa‟uhum li‟iyālihi” (“Semu makhluk adalah tanggungan Allah. Abu Ju‟la dengan amat menarik mengemukakan. Ayat ini menegaskan bahwa pada dasarnya umat manusia itu tunggal tapi kemudian mereka berpencar memilih keyakinannya masing-masing. dan bahwa sebagian dari kita tidak mengangkat sebagian yang lain sebagai “tuhan-tuhan” selain Allah!” Ayat ini mengajak umat beragama (terutama Yahudi. karya seorang pemikir abad ke-11. „Wahai Ahli Kitab! Marilah menuju ke titik pertemuan (kalimatun sawā atau common values) antara kami dan kamu. Di sini. ayat ini dengan amat jelas menyuguhkan suatu konsep toleransi antar-umat beragama yang didasari oleh kepentingan yang sama. “irhamuu man fil ardhi yarhamukum man fil samā” (sayangilah orang yang ada di bumi maka akan sayang pula mereka yang di lanit kepadamu). Jadi. dan yang paling dicintainya adalah yang paling bermanfaat bagi sesama tanggungannya”). Persaudaran universal adalah bentuk dari toleransi yang diajarkan Islam. maka Allah (nanti) pasti akan membongkar aibnya di hari pembalasan”. yang artinya: “Katakan olehmu (ya Muhamad). Ini mengartikulasikan bahwa Islam memahami pilihan keyakinan mereka sekalipun Islam juga menjelaskan “sesungguhnya telah jelas antara yang benar dari yang bathil”. Selanjutnya. dan kerja sama yang saling menguntungkan serta menegasikan semua keburukan.(wahai para rasul). Kristiani. saling tolong-menolong di antara sesama umat manusia muncul dari pemahaman bahwa umat manusia adalah satu badan. dan Islam) menekankan persamaan dan menghindari perbedaan demi merengkuh rasa saling menghargai dan menghormati. hadits Nabi tentang persaudaraan universal juga menyatakan. Saling menghargai dalam iman dan keyakinan adalah konsep Islam yang amat komprehensif. Selain itu. Di antara butir-butir yang menegaskan toleransi beragama adalah sikap saling menghormati di antara agama yang ada dan tidak saling menyakiti serta saling melindungi anggota yang terikat dalam Piagam Madinah.

Penegasan Baidhawi sangat relevan jika dikaitkan dengan hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari. 8. Nabi ditanya: “Agama yang manakah yang paling dicintai Allah?‟ Beliau menjawab “agama asal mula yang toleran (al-hanîfiyyatus samhah). Artinya: “Sebaik-baik orang adalah yang memiliki hati yang mahmum dan lisan yang jujur. Ini jelas berbeda dengan gagasan dan praktik toleransi yang ada di barat. Tolong-menolong. 3. prinsip yang mengakar paling kuat dalam pemikiran Islam yang mendukung sebuah teologi toleransi adalah keyakinan kepada sebuah agama fitrah. Namun. Jawabnya : 'Orang-orang yang membenci dunia dan cinta akhirat'. dan [c] Puncak tertinggi budi pekerti (akhlaq). Latar belakang itu menghasilkan kesepakatan-kesepakatan di bidang Toleransi Antaragama yang kemudian meluas ke aspek-aspek kesetaraan manusia di depan hukum. Ditanyakan: Siapa lagi (yang lebih baik) setelah itu?. tidak ada sikap melampui batas dan tidak ada rasa dengki'. Ditanyakan : Siapa lagi setelah itu? Jawabnya : 'Seorang mukmin yang berbudi pekerti luhur." Dasar-dasar al-Sunnah (Hadis Nabi) tersebut dikemukakan untuk menegaskan bahwa toleransi . menajdi prinsip yang sangat kuat di dalam Islam. Kerelaan hati karena kemuliaan dan kedermawanan Kelapangan dada karena kebersihan dan ketaqwaan Kelemah lembutan karena kemudahan Muka yang ceria karena kegembiraan Rendah diri dihadapan kaum muslimin bukan karena kehinaan Mudah dalam berhubungan sosial (mu'amalah) tanpa penipuan dan kelalaian Menggampangkan dalam berda'wah ke jalan Allah tanpa basa basi Terikat dan tunduk kepada agama Allah Subhanahu wa Ta'ala tanpa ada rasa keberatan. karena semua benih umat manusia berasal dari sulbi anak-anak Adam. yang dianggap seluruh kaum Muslim sebagai suatu yang sentral dalam sejarah moral umat manusia. Perjanjian ini dibuat dalam suatu keadaan. bersih tidak ada dosa. Lalu. Selanjutnya. apa itu as-samahah (toleransi)? Toleransi menurut Syekh Salim bin Hilali memiliki karakteristik sebagai berikut. 7. 5. 4. Dalam konteks ini Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. 6.satu sama lain. Dilihat dari argumen-argumen di atas. 2. menunjukkan bahwa baik al-Qur‟an maupun Sunnah Nabi secara otentik mengajarkan toleransi dalam artinya yang penuh. Toleransi di barat lahir karena perang-perang agama pada abad ke-17 telah mengoyak-ngoyak rasa kemanusiaan sehingga nyaris harga manusia jatuh ke titik nadir. yang alamiah sesuai dengan pola pemberian (fitrah) Allah. dan kebaikan manusia merupakan konsekuensi alamiah dari prinsip ini. yaitu antara lain: 1. yang tertanam di dalam diri semua manusia. al-Qur‟an menyatakan yang artinya: “Maka hadapkanlah wajahmu ke arah agama menurut cara (Alla). sebagai bagian dari inti toleransi. bersabda. ditanyakan: Apa hati yang mahmum itu? Jawabnya : 'Adalah hati yang bertaqwa. atas dasar mana Dia menciptakan manusia…” Mufassir Baidhawi terhadap ayat di atas menegaskan bahwa kalimat itu merujuk pada perjanjian yang disepakati Adam dan keturunanya. [b] Seutama iman. menurut Salin al-Hilali karakteristik itu merupakan [a] Inti Islam. Dalam hal ini.

dan memakai orang-orang Kristen. Pengakuan Max I. dari dalam. Bahkan sekalipun Islam telah berkuasa. Yahudi. Di sinilah. Persia. kata Max I. konsep Islam tentang toleransi (assamahah) menjadi dasar bagi umat Islam untuk melakukan mu‟amalah (hablum minan nas) yang ditopang oleh kaitan spiritual kokoh (hablum minallāh). Ekspansi-ekspansi Islam ke Siria. tetapi juga memerlukan pengorbanan material maupun spiritual. Dimon menyatakan bahwa “salah satu akibat dari toleransi Islam adalah bebasnya orang-orang Yahudi berpindah dan mengambil manfaat dengan menempatkan diri mereka di seluruh pelosok Empirium Islam yang amat besar itu. Spanyol. Orang-orang Yahudi. tak akan tegak jika tidak lahir dari hati.dalam Islam itu sangat komprehensif dan serba-meliputi. karena itu. masyarakat Islam membuka pintu masjid. Ini berarti toleransi bukan saja memerlukan kesediaan ruang untuk menerima perbedaan. Ia bahkan menyatakan bahwa dalam peradaban Islam. bekerjasama. tidak pernah mengalami hal . maupun asimilasi. Dimon selanjutnya. Shabi‟un. Perkembangan Islam ke wilayah-wilayah luar Jazirah Arabia yang begitu cepat menunjukkan bahwa Islam dapat diterima sebagai rahmatal lil‟alamin (pengayom semua manusia dan alam semesta). Peperangan itu bukan karena memaksakan keyakinan kepada mereka tapi karena ekses-ekses politik sebagai konsekuensi logis dari sebuah pendudukan. Lebih lanjut kesaksian seorang Yahudi bernama Max I. Dimon atas toleransi Islam pada orang-orang Yahudi di Spanyol adalah pengakuan yang sangat tepat. dan ke seluruh dunia dilakukan melalui jalan damai. namun secara doktrin tak ada dukungan teks Syari‟ah. Bahkan bukti-bukti sejarah menunjukkan bahwa pemerintah-pemerintah Muslim membiarkan. dan kamar tidur mereka. lahir maupun batin. Ini berarti kekerasan yang terjadi atas nama Islam bukanlah otentisitas ajaran Islam itu sendiri. juga tak ada keahlian khusus yang diserahkan kepada mereka”. Pemaksaan keyakinan agama adalah dilarang dalam Islam. Baik lahir maupun batin. dan penyembah berhala dalam pemerintahan mereka atau sebagai pegawai dalam pemerintahan. Toleransi. banyak agama lokal yang tetap dibolehkan hidup. Asia. Mesir. Meski praktik toleransi sering mengalami interupsi. Lainnya ialah bahwa mereka dapat mencari penghidupan dalam cara apapun yang mereka pilih. untuk pindah agama. sikap toleransi Islam terhadap agama-agama dan keyakinan-keyakinan lokal dalam sejarah kekuasaan Islam menunjukkan garis kontinum antara prinsip Syari‟ah dengan praktiknya di lapangan. Kondisi ini berjalan merata hingga Islam mencapai wilayah yang sangat luas ke hampir seluruh dunia dengan amat singkat dan fantastik. Toleransi Dalam Praktik Sejarah Islam Sejarah Islam adalah sejarah toleransi. Islam tidak memaksakan agama kepada mereka (penduduk taklukan) sampai akhirnya mereka menemukan kebenaran Islam itu sendiri melalui interaksi intensif dan dialog. pendidikan. karena tidak ada profesi yang dilarang bagi mereka. Memang perlu diakui bahwa perluasan wilayah Islam itu sering menimbulkan peperangan. Demikianlah. Tapi peperangan itu dilakukan hanya sebagai pembelaan sehingga Islam tak mengalami kekalahan.

Sementara penduduk lokal lain yang tetap pada keyakinan lamanya juga tidak dimusuhi. Inilah esensi toleransi di mana masing-masing pihak untuk mengendalikan diri dan menyediakan ruang untuk saling menghormati keunikannya masing-masing tanpa merasa terancam keyakinan maupun hak-haknya. maka toleransi di dalam Islam hanyalah persoalan implementasi dan komitmen untuk mempraktikkannya secara konsisten. Kutipan ini saya tegaskan karena ini dapat menjadi kesaksian dari seorang non-Muslim tentang toleransi Islam. perlu dicatat bahwa model akulturasi dan enkulturasi budaya juga dilakukan demi toleransi dengan budaya-budaya setempat sehingga tak menimbulkan konflik. Selanjutnya. Karena sifatnya yang organik. Apa yang dicontohkan para walisongo di Jawa. islamisasi di seluruh Nusantara hampir mendekati sempurna yang dilakukan tanpa konflik sedikitpun. Dan toleransi ini secara relatif terus dipraktikkan di dalam sejarah Islam di masa-masa sesudahnya oleh orang-orang Muslim di kawasan lain. termasuk di Nusantara. Artinya tidak asing lagi dan bahkan mengeksistensi sejak Islam itu ada. ia dilakukan melalui perdagangan dan interaksi kawin-mawin. Secara perlahan dan pasti. 15 Januari 2009 . yakni sikap menghormati perbedaan budaya maka perkembangan Islam di Nusantara tak akan sefantastik sekarang. Toleransi di sini adalah dalam pengertian mu‟amalah (interaksi sosial).yang begitu bagus sebelumnya. Ini membuktikan bahwa jika tak ada toleransi. Namun. Ia tidak dilakukan melalui kolonialisme atau penjajahan sehingga sikap penerimaan masyarakat Nusantara sangat apresiatif dan dengan suka rela memeluk agama Islam. dalam sejarah penyebaran Islam di Nusantara. yang tidak ada dasar dan contohnya di dalam sejarah Islam awal. sejarah peradaban Islam telah menghasilkan kegemilangan sehingga dicatat dalam tinta emas oleh sejarah peradaban dunia hingga hari ini dan insyaallah di masa depan. Penutup Toleransi dalam Islam adalah otentik. para raja di Nusantara Indonesia masuk Islam dan ini menjadi cikal bakal tumbuhnya Islam di sini. Bukan pula untuk saling bertukar keyakinan di antara kelompok-kelompok agama yang berbeda itu. ada batas-batas bersama yang boleh dan tak boleh dilanggar. Jadi. merupakan contoh sahih betapa penyebaran Islam dilakukan dengan pola-pola toleransi yang amat mencengangkan bagi keagungan ajaran Islam. toleransi beragama menurut Islam bukanlah untuk saling melebur dalam keyakinan. Hingga hari ini kegairahan beragama Islam dengan segala gegap-gempitanya menandai keberhasilan toleransi Islam. misalnya. Melalui para pedagang Gujarat dan Arab. Jakarta. Justru dengan sikap toleran yang amat indah inilah. Di sini. Karena pemaksaan kehendak kepada orang lain untuk mengikuti agama kita adalah sikap a historis. Syari‟ah telah menjamin bahwa tidak ada paksaan dalam agama.

kita berusaha menutup diri dari tradisi agama lain dan menganggap agama selain agama mereka sebagai lawan yang sesat serta penuh kecurigaan terhadap berbagai aktivitas agama lain. Orang tidak lagi bersikap negatif dan apriori terhadap agama lain. cet. 1962). Toleransi Islam Menurut Pandangan Al-Qur'an dan As-Sunnah. Dimon. Abu Hajir Muhamad b. Agama tidak bisa dengan dirinya sendiri dan dianggap dapat memecahkan semua masalah. 105. and History (New York: New American Library.com weblog « Kerukunan Antar Umat Beragama di Indonesia Biografi Singkat. Al-Baihaqi. keterbukaan satu agama terhadap agama lain sangat penting. h.t). karena religisitas umat beragama mudah terprovokasi. No. termasuk ilmu pengetahuan dan juga filsafat. Syeikh Salim bin „Ied al-Hilali. Agama hanya salah satu faktor dari kehidupan manusia. Shahih Al-Jami' As-Shaghir wa Ziyadatuhu. 2003) . 1970). h. ed.). Mungkin faktor yang paling penting dan mendasar karena memberikan sebuah arti dan tujuan hidup. VI. tetapi agama juga sering membuat masyarakat hancur. Bahkan mulai muncul pengakuan positif atas kebenaran agama lain yang pada gilirannya mendorong terjadinya saling pengertian. 194. II.DAFTAR PUSTAKA Al-Qur‟nul Karim Natsir. Di masa lampau. Syu‟ab al-Imam (Beirut: t. sukses dalam keikhlasan Just another Blogdetik. bahwa hanya agama kita sendiri saja yang paling benar. Kalau kita masih mempunyai pandangan yang fanatik. Mohamad. Namun ketika kontak-kontak antaragama sering kali terjadi sejak tahun 1950-an. 3266 Max I. Basyuni Zaghlul. Abu Abdillah Mohammad Afifuddin As-Sidawi (Misra: Penerbit Maktabah Salafy Press.t. maka muncul paradigma dan arah baru dalam pemikiran keagamaan. Karena. maka sekarang kita lebih mengedepankan sikap keterbukaan dan saling menghargai satu sama lain. Yang paling mungkin adalah mendapatkan pengertian yang mendasar dari agama-agama. Jadi. t. Bapak Multikulturalisme dan Pluralis » HUBUNGAN ANTAR UMAT BERAGAMA DI INDONESIA Agama memang tetap menjadi basis moral dan benteng spiritual. Keragaman Hidup Antar Agama (Jakarta: Penerbit Hudaya. Jews. (Bali Post . God. terj. Tetapi sekarang kita mengetahui bahwa untuk mengerti lebih dalam tentang agama perlu segi-segi lainnya. maka itu menjadi penghalang yang paling berat dalam usaha memberikan sesuatu pandangan yang optimis.

tidak jelas sumbernya) yang berisi “rencana” penyebaran agama. argumen bahwa adalah orang atau penganut agama― bukan agama itu sendiri―sebagai masalah mengandung kekuatan dan kebenarannya sendiri. ketiga. karena pada akhirnya memang sikap dan tindakan manusialah yang menjadi persoalan dan menimbulkan masalah.sebagian besar perjumpaan di antara agama-agama itu. Dalam hal ini juga tercakup tulisan-tulisan (biasanya. yang secara bebas mengambang (freefloating) begitu saja. usaha penyebaran agama secara agresif. Karena itu. ajaran-ajaran agama dan kebutuhan untuk membela struktur-struktur institusional agama sebagai alat dan justifikasi bagi tingkah laku mereka yang tak bisa diterima. perjumpaan keras antar agama di Indonesia bersumber setidak-tidaknya dari lima faktor. Sebagaimana Ali Masrur (Ali Masrur : 2004) menyatakan dalam artikelnya bahwa. Agama hidup sebagai suatu tradisi yang dipeluk dan menjadi hidup di tangan masyarakat manusia. sebaliknya manusia juga memengaruhi agama. penerbitan tulisan-tulisan yang diterbitkan kalangan suatu agama tertentu tentang suatu agama lain yang dipandang para pemeluk agama lainnya ini tidak sesuai dengan apa yang mereka imani dan.Seperti ditegaskan Kimball (2003:12). ini jelas memperkuat perjumpaan secara damai tersebut. ketegangan. karena itu. keempat. orang yang berpikiran mendalam harus mencoba belajar lebih banyak lagi tentang kemungkinan bahaya-bahaya dan janji-janji yang terkandung dalam fenomena kemanusiaan global yang kita sebut agama. dan kelima. tidak . Karena itulah ajaran-ajaran dan struktur-struktur agama tertentu dapat digunakan siapa saja untuk kepentingannya sendiri. bahwa kedamaian lebih sering menjadi feature utama. eds: 2001). kehidupan berdampingan secara damai. Kedamaian dalam perjumpaan itu. Para penganut agama terlalu sering menjadikan pemimpin-pemimpin agama mereka. Dalam waktu-waktu tertentu―ketika terjadi perubahan-perubahan politik dan sosial yang cepat. hampir sama dengan pistol atau senjata apa saja yang dapat digunakan untuk menghabisi riwayat orang lain. kecurigaan timbal-balik berkenaan dengan posisi dan peranan agama dalam negara-bangsa Indonesia. Fenomena antar umat beragama seperti kesalahpahaman. Dalam kajian Azyumardi Azra (Azra: 2001). dianggap mencemarkan agama mereka (blasphemous). pada gilirannya. Tetapi hal ini seyogyanya tidak mengaburkan perspektif kita. kedua. Dialog Dalam bukunya Ansari. penetapan dan penerapan ketentuan pemerintah yang dipandang diskriminatif dan membatasi penyebaran agama. dkk((cf Ansari & Esposito. penggunaan rumah sebagai tempat ritual secara bersama-sama atau pembangunan rumah ibadah di lingkungan masyarakat penganut agama tertentu. yang memunculkan krisis― pertikaian dan konflik sangat boleh jadi meningkat intensitasnya. khususnya Kristen dan Islam. hemat saya. agama bukanlah entitas abstrak. bersifat damai. banyak bersumber dari pertukaran (exchanges) dalam lapangan sosio-kultural atau bidang-bidang yang secara longgar dapat disebut sebagai “non-agama. Tetapi penting juga diingat. Pertama. Agama yang kemudian menjadi tradisi memengaruhi perjalanan manusia. dan mungkin juga konflik antaragama membuat kita semua. Melalui berbagai pertukaran semacam ini terjadi penguatan saling pengertian dan.” Bahkan terjadi juga pertukaran yang semakin intensif menyangkut gagasan-gagasan keagamaan melalui dialog-dialog antaragama dan kemanusiaan baik pada tingkat domestik di Indonesia maupun pada tingkat internasional.

Tentu saja yang dimaksudkan dengan dialog di sini bukanlah upaya mengonversi pihak lain untuk memeluk agama kita. Dialog semacam ini menuntut para peserta dialog untuk dapat menghormati. bersedia mendengar. dan menggaet pihak lain ke agama kita. . dan mau bekerja sama dengan orang lain. Prospek ke Depan Perjumpaan antar umat beragama di Indonesia yang kadang-kadang keras seperti disarankan di atas. serta menguraikan dan mengomunikasikan pengalaman keagamaannya kepada orang lain. agama-agama lebih mengembangkan sikap egosentrisme masyarakat yang beranggapan bahwa merekalah satu-satunya masyarakat yang beragama secara benar sedangkan agama-agama lain yang dianut oleh komunitas agama lain diklaim salah dan sesat. Hal ini disebabkan karena hubungan antaragama belum sering terjadi. Yang tidak kurang pentingnya. bukan beradu argumentasi antar pelbagai pemeluk agama hingga ada yang menang dan ada yang kalah.bisa tidak. menundukkan. Karena itu. Pada level ini. toleran dan penuh persahabatan antara para penganut Kristen dan Islam dan. harus melakukan dialog untuk mengurangi benturan-benturan tersebut. umat-umat beragama seharusnya dipandang bukan hanya sebagai academic exercises. terbuka. pemahaman atas faktor-faktor penyebab pertemuan keras itu semakin relevan dan mendesak. Dialog lebih merupakan komunikasi antar penganut agama dan jalan bersama untuk mencapai tujuan dan kerja sama dalam projek-projek yang menyangkut kepentingan bersama. agama-agama lain di Indonesia. Di masa lalu hubungan antaragama ditandai dengan antagonisme polemik dan upaya untuk mengalahkan. mau menerima pendapat orang lain. Perjumpaan ini akan semakin meningkat intensitasnya di masa-masa mendatang. sehingga peristiwa-peristiwa pahit yang pernah terjadi di masa silam tidak terulang kembali di masa kini dan mendatang. Agama-agama saat itu hidup dalam suatu masyarakat yang relatif homogen. berbagai kesimpulan dan saran yang dikemukakan Aritonang dalam karyanya dapat menjadi semacam “guidance” bagi perjumpaan yang lebih damai. tidak kecuali. dialog mensyaratkan suatu kebebasan beragama sehingga setiap penganut agama bebas mendalami dan melakukan keyakinannya. dan belum mengenal dunia lain selain dunianya sendiri. Karya Aritonang (Aritonang : 2004). tertutup. bukan usaha menyatukan semua ajaran agama menjadi satu agama. Sebagaimana kajian-kajian historis umumnya. ini jelas memperkaya pengetahuan kita tentang berbagai faktor yang mengakibatkan terjadinya perjumpaan antar umat beragama di Indonesia. Dalam keadaan demikian. tetapi juga sebagai “pelajaran”. jika bukan meniadakannya. muncul karena banyak faktor yang rumit. supaya dapat dilakukan antisipasi sebelum segalanya menjadi terlambat. dan bukan pula meminta pertanggungjawaban orang lain dalam menjalankan agamanya Dialog antaragama adalah pertemuan hati dan pikiran antarpemeluk berbagai agama dalam kedudukannya yang setaraf dan sederajat tanpa merasa lebih baik atau lebih tinggi daripada yang lain. tulus. Semua ini tidak bisa terwujud tanpa adanya dialog antar pemeluk agama secara intensif dan berkesinambungan. serta tanpa tujuan yang dirahasiakan.

Kita seringkali prihatin melihat orang-orang awam yang pemahaman keagamaannya bahkan bertentangan dengan ajaran agamanya sendiri. berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Ini merupakan ujian bagi agama autentik (authentic religion) dan penganutnya. 2003. tetapi juga oleh para penganut agama sampai ke akar rumput sehingga tidak terjadi jurang pemisah antara pemimpin agama dan umat atau jemaatnya. pada beberapa dekade terakhir ini studi agama-agama. Adalah tugas kita bersama. Mereka tidak lagi mudah disulut dan diadu-domba serta dimanfaatkan. semakin merebak dan berkembang di berbagai tempat. para pemimpin masing-masing agama semakin sadar akan perlunya perspektif baru dalam melihat hubungan antar-agama.Dan. dan masyarakat untuk mengingatkan para aktor politik di negeri kita untuk tidak memakai agama sebagai instrumen politik dan tidak lagi menebar teror untuk mengadu domba antar penganut agama. Pertama. Ketiga. tetapi sekaligus melindungi agama itu sendiri dari pencemaran yang dapat menimbulkan citra yang tidak benar dan keliru terhadap agama. termasuk juga dialog antaragama. New York: HarperCollins . tetapi semakin teruji bahwa masyarakat kita sudah bisa membedakan mana wilayah agama dan mana wilayah politik. Kedua.gatra. Inilah kesalahan kita bersama. kita perlu dan seharusnya mengembangkan optimisme dalam menghadapi dan menyongsong masa depan dialog.com/2001-10-26/versi Koran bali post cetak 29/12/2003/. maka umat beragama tidak hanya telah memberikan suatu kontribusi penting dalam perwujudan kehidupan beragama. Meskipun berkali-kali masjid dan gereja diledakkan. Adapun Solusi yang ditawarkan oleh Ali Masrur (Ali Masrur : 2004). masyarakat kita sebenarnya semakin dewasa dalam menanggapi isu-isu atau provokasiprovokasi. Paling tidak ada tiga hal yang dapat membuat kita bersikap optimis. yakni pemerintah. baik secara reguler maupun insidentil untuk menjalin hubungan yang lebih erat dan memecahkan berbagai problem keagamaan yang tengah dihadapi bangsa kita dewasa ini. Mereka seringkali mengadakan pertemuan. Charles. tetapi kurang menekankan kedalaman (intensity) keberagamaan serta kualitas mereka dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama.(ditranslit oleh Azyumardi Azra) Becomes Evil. Daftar Pustaka www. Kita lebih mementingkan bangunan-bangunan fisik peribadatan dan menambah kuantitas pengikut. jika semua itu dapat diaktualisasikan. baik oleh pribadi maupun kelompok demi target dan tujuan politik tertentu. When Religion Publishers. Hlm 3 Kimball. para pemimpin agama. Kesadaran semacam ini seharusnya tidak hanya dimiliki oleh para pemimpin agama.

“Islam and Christianity in Indonesia: The Roots of Conflict and Hostility”. Dr.2004.Ag. Victoria. Azyumardi. Artikel cfm. Ansari. 2004). 2001.. Aritonang.). Ali Masrur.   Home INDEKS ARTIKEL ISLAM YANG SANGAT BERMANFAAT . Muslims and the West: Encounter and Dialogue. Jan S..Azra. dalam Joseph A. Camillery (ed. Dr. Sejarah Perjumpaan Kristen dan Islam di Indonesia (Jakarta: BPK Gunung Mulia. International Islamic University & Center for Muslim-Christian Understanding. 2001. Islamabad & Washington DC. Carlton South. Esposito. Australia: Pax Christi & Vista Publications. Islamic Research Institute. Problem dan Prospek Dialog Antaragama. eds. Religion and Culture in Asia Pacific: Violence or Healing?. Zafar Ishaq & John L. M. Georgetown University.

Pacaran Makin Murahan Hari Gini Pacaran? Apa kata dunia ?????????? WAHAI WANITA TUTUPLAH AURATMU … Usaha Yang Ditempuh Untuk Taubat . CINTA.sesungguhnya pacaran adalah perbuatan haram. maka janganlah berpacaran Entries RSS | Comments RSS  Recent Posts o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o SITUS-SITUS TEMPAT BERTANYA. KELUARGA. Kembalilah ke Jalan Tuhanmu Pacaran Berkedok Ta’aruf Makin Marak di Dunia Maya Jangan Ada Cinta di Facebook! Pacaran = Percobaan Tindak Pidana Perzinahan Bermula dari Pacaran. Terjerumus Ketagihan Gaul Bebas Makin Modern. CURHAT DAN KONSULTASI MASALAH AGAMA. DLL Kenapa Sih Kamu Tidak Mau Punya Pacar Untuk Apa Kita Diciptakan Di Dunia Ini? Gadis Yang Tak Mencuri Hatiku… Musik itu Haram Menurut Imam 4 Madzhab kumpulan sms tausiyah – sms nasehat islami – sms religi – sms dakwah Nasehat Untuk Remaja Muslim Ukhti…. renungkanlah! TIDAK ADA ISTILAH MANTAN PEZINA DALAM ISLAM (dilarang menghina orang yang sudah bertobat) Memadu Kasih di Hari Valentine? (jangan merayakan hari valentine agar tidak mendapat murka Allah) 6 Kerusakan Valentine’s Day Pandangan Islam terhadap Hari Valentine Tips Memilih Pasangan Hidup Bila Cinta Tak Berbalas Putriku.

o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o

Bagaimana Kiat-kiat Untuk Membangkitkan Semangat Beribadah? Bila Cinta Menyapa 10 Nasihat Ibnul Qayyim Untuk Bersabar Agar Tidak Terjerumus Dalam Lembah Maksiat Sikap Yang Islami Menghadapi Hari Ulang Tahun Di Mana Allah? KIAT-KIAT AGAR TERHINDAR DARI MAKSIAT Nasihat Bagi Muslimah! Cara Memanfaatkan Waktu Mendapatkan Pasangan Yang Shalih Nasihat Kepada Para Gadis Remaja Pertemanan Dalam Islam BERHATI-HATILAH DARI PARA PRIA SERIGALA BERBULU DOMBA (Sebab Mekarmu Hanya Sekali) Kehilangan Kehormatan Yang Berakibat Ketaatan TIPS AGAR KAYA MENURUT AJARAN ISLAM – TIPS MELEPASKAN DIRI DARI KEMISKINAN Ketahuilah wahai hamba Allah… Tidak Semua Majikan Arab Kejam Fenomena TKI di Arab Saudi SAUDARIKU, MAUKAH ENGKAU MENJADI SEORANG RATU? RAHASIA TKW ** UKHTI APAKAH ENGKAU MENGINGINKAN KEBAHAGIAAN ? ** jauhilah penyakit Riya’ dan Gila Popularitas TATA CARA BERTAUBAT (mari bertaubat sebelum terlambat) SEORANG SALAFI TIDAK SOMBONG WALAUPUN KEPADA ANJING (BINATANG) Waspada Teman Buruk (bahayanya berteman dengan orang-orang yang menyimpang dari agama) Zina, Akibat Buruk Dan Bahayanya Ta’aruf Syar’i, Solusi Pengganti Pacaran Kiat Mengenal Calon Tanpa Pacaran Berteman Yes!, Pacaran No! (Nikah: lebih cepat lebih baik) Nggak Virgin Nggak Ok! (bagi yang terlanjur nggak virgin masih tetap belum terlambat untuk bertaubat) Aku Ingin Bertaubat, Tetapi … BAGAIMANA PACARAN MENURUT ISLAM ? Pacaran, kuno ? Perbedaan ta’aruf dan pacaran Asmara Aktivis Rohis (CBSA= cinta bersemi sesama aktivis ??) Saat Cinta Terbentur Orang Tua Rayuan Setan Dalam Pacaran SAYANG, HARI INI KITA PUTUS, KU HARAP KAU MENGERTI ! (PASTI BISA) CARA BERTAUBAT DARI PERBUATAN ZINA Bersamamu dalam Naungan Ilmu (Di Atas Sunnah Kita Menikah) Tips Memilih Pasangan Idaman Siapakah Yang Ukhti Pilih Untuk Menjadi Pendamping Hidup? Adakah Pacaran Islami ?! (tentu tidak) Teman dan Pengaruhnya dalam Kehidupan Beragama Seseorang (Hati-hati memilih teman!) Bila Pacar Meninggalkan Kamu… (karena pacaran itu haram hukumnya) Batasan Pergaulan Antara Pria dan Wanita menurut Syariat Islam

o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o

Save Sex? No Free Sex..!! Maraknya Pacaran Berujung Zina, Kita Punya Tanggung Jawab Dakwah Pacaran? Nggak, Ah! Ada Cinta di Sekolah Taubat, Muara Terindah bagi Seorang Hamba PUTRIKU, PAPA HANYA IJINKAN KAMU MENIKAH, BUKAN BERPACARAN Kalau Mau Pacaran, yang “Islami” Saja !!! INDEKS ARTIKEL ISLAM YANG SANGAT BERMANFAAT SURAT UNTUK PARA PEROKOK 13 Sifat Laki-laki Yang Tidak Disukai Perempuan 13 Penawar Racun Kemaksiatan ** UKHTI APAKAH ENGKAU MENGINGINKAN KEBAHAGIAAN ** kumpulan kata mutiara – kata-kata motivasi – kata-kata indah – nasehat cinta islami ramadhan kumpulan kata mutiara nasehat islami – kata-kata motivasi nasehat islami – kalimat nasehat dakwah islam INDEKS ARTIKEL-ARTIKEL ISLAM YANG MENARIK DAN SANGAT BERMANFAAT DARI gizanherbal.wordpress.com DAFTAR ARTIKEL YANG MENJELASKAN MENGENAI HARAMNYA MUSIK, TERMASUK MUSIK RELIGI SEMUANYA HARAM DAFTAR ARTIKEL YANG MENJELASKAN MENGENAI HARAMNYA PACARAN , ajakan berpacaran adalah ajakan iblis dan setan, maka jangan tergoda Kalo Ikhwan Nyari ‘Gebetan’ Berteman Yes!, Pacaran No! Jomblo Vs Pacaran Sisi Gelap Pacaran Nikmati Cinta Tanpa Pacaran Pacaran Syari’ah Pacaran? Pikir Lagi, Deh! Pacaran? Norak Bangeet! Pacaran? Huahaha… Kuno! …karena pacaran diajarkan Gantung Valentine! Bubarkan Pacaran! Perkawinan Hambar apakah saya masih virgin? Nikah dengan Orang yang Sama Melakukan Zina di Masa Lalu Menuju Pernikahan Menikah Dulu, Baru Pacaran Malam Pengantin Menyatakan Langsung ke Gadis dan Pacaran, Bolehkah? Ingin Bertobat dari Maksiat Dilema Setelah Zina… Berzinah Ketika Pacaran Bagaimana Kiat-kiat Untuk Membangkitkan Semangat Beribadah? Usaha Yang Ditempuh Untuk Taubat Pacaran Atau Bukan? Pacaran Lagi, Pacaran Lagi… Bergaul dengan Lawan Jenis

o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o

Cara Mendapatkan Jodoh Berdasarkan Koridor Agama Islam Dosa Pacaran Pacaran?! Salahkah Bila Aku Jatuh Hati??? Ta’aruf lewat internet Menikah dan Tentang Dosa Besar masa lalu Memberikan Motivasi Untuk Pasangan Hukum Berpacaran Ingin Putus Dari Pacar Ingin Lepas Dari Kecanduan Zina Mata Cara Agar Bisa Lepas Dari Mantan Pacar Pacaran dan Zina Pacaran dengan Non Muslim Pacaran dalam Islam Menikah Tanpa Pacaran Cinta Sejati: “Pacaran Dulu atau Nikah Dulu?” HUKUM PACARAN MENURUT ISLAM (penjelasan mengenai sebab diharamkannya pacaran) Wanita yang Berpakaian Tapi Telanjang, Sadarlah! Bukan Pria Idaman Obat Ketika Merindukan Si Dia “Sex Before Marriage” Bukan Cinta Sejati Cinta Bukanlah Disalurkan Lewat Pacaran Hello world! kata mutiara – kumpulan kata-kata mutiara cinta – kata mutiara islami – kata mutiara bijak – kumpulan fatwa ulama mengenai haramnya KB (pembatasan jumlah anak) Hukum Penghasilan Penyanyi Adalah Haram (?) HUKUM PACARAN MENURUT ISLAM (penjelasan mengenai sebab diharamkannya pacaran) Cara Menghilangkan Derita Cinta Ditolak Haramnya Nyanyian dan Musik Dalam Islam Faedah Menikah di Usia Muda

Tips Memilih Pasangan Hidup
Posted on August 10, 2011 by Situs islam: www.almanhaj.or.id , www.alsofwah.or.id , www.muslim.or.id

Antara memilih dan dipilih. Begitulah sesungguhnya hidup ini. Hal ini dikarenakan kehidupan manusia di dunia ini sering diwarnai sebuah proses pilihan hidup yang saling susul menyusul, yang selalu hadir dalam dua buah kondisi : Memilih ataukah dipilih! Dan salah satu kenyataan hidup yang tak dapat kita hindari adalah keniscayaan untuk memilih calon suami atau istri sebagai pendamping hidupnya di dunia bahkan hingga di akhirat.

Masalah Pertama Yang Harus Diperhatikan.

dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula). mawaddah. Ingat! Setelah pernikahan. sehingga perjalanan selanjutnya menjadi lebih mudah dan indah untuk dilalui. pemilihan pasangan hidup merupakan pintu gerbang pertama yang harus dilewati secara benar sebelum masuk kepada lembaga keluarga Islami yang sesungguhnya. dan wanita-wanita yang baik adalah untk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)” (QS. Na‟udzubillahi min dzaalik! Akibat Salah Memilih . An Nuur: 26). warahmah. tidak ada pilihan lagi buat kita. kecuali dua hal: mendapatkan ketenangan yang membahagiakan rumah tangga atau memperoleh kesengsaraan yang membinasakan. Karena itu ajaran Islam sangat menekankan system pemilihan pasangan hidup yang berpedoman kepada nilai-nilai Islam. demikian pula sebaliknya. keduanya tentu memiliki kebaikan dan keburukan yang tingkatannya juga berbeda satu sama lain.Dalam membentuk sebuah keluarga yang sakinah. Allah berfirman: “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji. Tujuannya agar lelaki yang shalih akan mendapatkan wanita yang shalihah. Apalagi mengingat pernikahan merupakan bentuk penyatuan dari dua lawan jenis yang berbeda dalam banyak hal. Mengapa Kita Harus Selektif? Kecermatan memilih pasangan hidup sangat menentukan keberhasilan perjalanan seorang hamba di dunia dan akhirat. yang dilandasi oleh semangat Islami sebagai dasar terjadinya suatu pernikahan. Adalah menjadi suatu hak dan kewajiban bagi setiap muslim dan muslimah untuk mencari pendamping yang benar-benar akan membuka pintu kebaikan buat dirinya dan mengundang keridhaan dari Rabb-nya dan hal ini hanya dapat dicapai bila diawali proses pemilihan calon pasangan hidup yang selektif.

dan berhati-hati dalam memilih pasangan hidup menjadi suatu keharusan bagi kita. Lalu bagaimana mungkin akan kembali kepada Qur‟an dan Sunnah. begitu banyak kasus pertikaian di dalam sebuah keluarga. melimpahnya materi dan mulianya status di masyarakat.Akibat salah dalam memilih pasangan hidup. sedangkan mereka dahulunya tidak berangkat dari keduanya? Maka memilih pasangan hidup atas dasar nilai-nilai Islam adalah sikap yang penting. bahkan perceraian dan gonta ganti pasangan menjadi sesuatu yang sudah biasa dilakukan. dari sekedar konflik yang berbentuk pertengkaran mulut sampai dengan penganiayaan fisik bahkan pembunuhan. banyak pasangan suami istri yang menghadapi kesulitan dan hidupnya malah tidak bahagia. tanpa ada landasan nilai-nilai ke-Islaman yang mengawali. dan hendaklah kamu berhati-hati mencari yang baik dari mereka. Dan takutlah wanita yang tidak baik karena mereka mengajak kamu kepada yang tidak baik. merupakan penyebab utama yang melahirkan pernikahan sebatas dorongan nafsu semata. lantaran proses pernikahan mereka terjadi begitu saja secara naluriah. atau bahkan hanya karena sudah terlanjur cinta yang telah menyebabkan mata hati menjadi buta terhadap kebaikan dan keburukan orang yang dicinta. yang disebabkan oleh kesalahan langkah awal dalam membentuk rumah tangga.” (Begitu pula untuk Wanita berhati-hatilah dalam mencari pasangan) Siapa Yang Harus Kita Pilih? Islam telah mengajarkan dengan cermat atas dasar apa kita harus memilih pasangan hidup kita: . Melainkan seringkali hanya sebatas keindahan fisik. camkanlah nasehat Luqman Al Hakim berikut ini: “Wahai anakku. Apabila pernikahan terjadi hanya lantaran dorongan nafsu semacam itu. maka wajarlah jika banyak pasangan yang bertikai mereasa kesulitan menyelesaikan permasalahan rumah tangga mereka secara Islami. Tolak ukur pencarian pasangan hidup jarang yang berorientasi pada nilai-nilai agama. Iklim pergaulan di masyarakat kita yang memang cenderung permisif dan belum Islami. takutlah terhadap wanita jahat karena dia membuat engkau beruban sebelum masanya. Dewasa ini.

yakhi kekayaan. .“Dinikahi wanita atas dasar empat perkara: karena hartanya. Karena memang tidak ada keelokan yang berkekalan di dunia yang fana ini. al Bukhari dan Muslim) Maka jelaslah bagi kita bahwa ada empat dasar dalam menentukan siapa yang layak untuk kita pilih menjadi pasangan hidup kita. bahkan Allah mengancam mereka yang menikah semata-mata karena mengharapkan kekayaan dengan kefakiran: ”Barangsiapa yang menikahi wanita karena hartanya.” (HR. dan k arena agamanya. Dan di antara semuanya. yang kelak pasti akan diambil-Nya secara perlahan dengan bertambahnya usia sang hamba. Alangkah indahnya memang bila kesemuanya terkumpul pada diri seseorang hamba Allah. tetapi pernikahan pun bukan sekedar kesenangan mata belaka. sebaliknya pengabaian bahkan pengingkaran terhadap masalah ini akan menyebabkan fitnah dan kerusakan yang besar bagi para pelakunya. Pilih Yang Taqwa. Baru Yang Lain Yang pertama adalah perihal kekayaan Hal ini memang utama. karena kecantikannya. Yang kedua adalah keelokan Hal ini juga memang boleh-boleh saja dan menyukai keelokan memang fitrah manusia. Ibnu Hibban). karena keturunannya. keturunan serta akhlak dan agama.” (HR. tetapi pernikahan bukanlah sekedar transaksi perdagangan semata.. maka akhlak dan agama menjadi jaminan kedamaian dan kebahagiaan. bahkan Rasullah saw adalah seorang dermawan yang paling banyak sedekahnya. Allah tidak akan menambahkannya kecuali kefakiran. bahkan Allah sendiri indah dan menyukai keindahan. maka beruntunglah ia. keelokan. Sesungguhnya keelokan merupakan karunia Allah kepada hamba-Nya. Barangsiapa yang memilih agamanya.

sebab harta itu akan membuat dia sombong. melainkan mencakup ucapan dan perbuatan sebagai cerminan dari hati seseorang yang telah melekat dalam kepribadiannya. Demikian pula hal ini juga sesuatu yang utama. “Barangsiapa yang menikahi wanita karena keturunannya. Semakin baik akhlak dan agama seseorang. Ibnu Hibban) Terakhir yang keempat adalah akhlak dan agama. yang tidak boleh tidak. Inilah faktor yang paling utama.“Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya. sebab seorang budak wanita yang hitam dan beragama itu lebih utama. dan jika marah maka ia tidak akan menzhaliminya. Ibnu Majah). dan inilah TAQWA yang sebenarnya!. Allah tidak akan menambahkan kecuali kerendahan…”(HR. Dan ketiga adalah keturunan. Betapa beruntungnya menikah dengan hamba yang bertaqwa. Bahkan Allah mengancam mereka yang menikahi seseorang hanya untuk mengejar keturunan. Jika lelaki itu mencintainya. maka ia akan menghormatinya. sebagaimana jawaban Hasan bin Ali ketika ada seseorang yang bertanya. menurutmu kepada siapa aku harus menikahkannya?” Maka Hasan menjawab. “Aku mempunyai anak gadis. dengan memberikan kerendahan bukan kemuliaan. sebab kecantikan itu akan lenyap dan janganlah kamu menikahi mereka karena hartanya.” Nikahkanlah ia dengan lelaki yang bertaqwa kepada Allah. maka seakan-akan semakin jelaslah kebahagiaan sebuah rumah tangga telah terbentang dihadapan kita. . tetapi pernikahan pun bukan sekedar kebanggaan silsilah yang justru bias membawa kepada penyakit „ashobiyah‟.” (HR. karena ia pandai menghormati pasangan hidupnya dan sangat berhati-hati dari menzhaliminya. Akhlak dan agama disini bukanlah sebatas ilmu dan retorika atau banyaknya hapalan di kepala. harus ada pada calon pasangan hidup kita. Akan tetapi nikahilah mereka karena agamanya.

Ibnu Majah) : “Apabila telah dating kepadamu seorang wanita yang agama dan akhlaknya baik maka nikahilah dia. jangan sampai niatan kita hanya sekedar mencari kecantikan atau keturunan atau harta saja dengan meninggalkan criteria taqwa. sedang kau tahu ia baik akhlak dan agamanya lalu kau tolak. At Tirmidzi). “Barangsiapa yang menikahi wanita karena hartanya. bagaikan menolak kebaikan dan menggantinya dengan kerusakan: Simaklah kedua hadits berikut ini: : “Jika datang seorang laki-laki kepadamu (untuk melamar). maka wanita itu akan menjadi fitnah dan menimbulkan kerusakan luas. Barangsiapa yang mengawini wanita karena untuk memejamkan pandangannya. Akhirnya pernikahan yang ideal sesungguhnya merupakan keseimbangan dari semua faktor tersebut. dengan akhlak dan agama sebagai parameter yang paling penting. maka jadilah fitnah buatmu dan kerusakan yang besar.Dan sebaliknya penolakan terhadap lelaki atau wanita yang bertaqwa. sehingga tidak ada keberkahan yang akan kita dapatkan dalam rumah tangga kita kelak. Mempersempit Pilihan Untuk Keutamaan Tidak jarang seseorang dihadapkan pada sekian banyak pilihan pasangan hidup yang dari segi akhlak dan agama sama dan setaraf.” (HR. Allah tidak akan menambahkannya kecuali kafakiran. karena itu dalam memilih pasangan hidup. Jika engkau menikahi wanita bukan atas dasar agama dan akhlak. apalagi masalah di dalam ketaqwaan seseorang memang . Ibnu Hibban). menjaga kemaluannya serta menjalin tali persaudaraan. niscaya Allah memberkahinya.” (HR.”(HR.

atau tingkat pendidikan. Maka untuk mencari sebuah keutamaan. adalah semata-mata sebagai tindakan kehati-hatian. Ada beberapa keutamaan yang bias dipertimbangkan dalam memilih pasangan hidup. Ibnu Majah. sebab semakin banyak pilihan maka akan semakin sulit bagi kita untuk memilih yang terbaik. Dan menurut kacamata agama yang tentunya selalu selaras dengan fitrah dan naluriah seorang insan. Para ulama menyarankan agar laki-laki idealnya menikah dengan wanita yang setingkat dengannya atau dibawahnya. profesi. Al Hakim. Ahmad). 2. karena sesungguhnya hati manusia itu memang sering labil dan mudah berubah-ubah. bahwa tingkat kesamaan sosial ini bukanlah merupakan syarat mutlak dalam sebuah proses pernikahan. seperti pertimbangan akan masalah: usia. Pilihan yang sekufu “Pilihlah wanita-wanita yang akan melahirkan anak-anakmu dan nikahilah wanita yang sekufu (sederajat) dan nikahlah dengan mereka. agar kelak tidak ada penyesalan dikemudian hari yang akhirnya bias lebih menyakitkan. 1. sebenarnya merupakan tata cara kebijaksanaan duniawi yang masih bisa disepakati bila ada persetujuan diantara kedua belah pihak. Kalaupun ia menjadi sebuah pertimbangan. garis keturunan.”(HR.sulit untuk dideteksi dalam waktu yang singkat. kehormatan. terkecuali dari ketakwaanya. sedangkan seorang wanita sebaiknya menikah dengan laki-laki yang mempunyai tingkatan yang sama atau di atasnya. Memilih yang penuh kasih sayang dan subur “Nikahilah wanita-wanita yang penuh kasih dan banyak memberikan keturunan (subur) sebab aku akan bangga dengan banyaknya ummat dihari kiamat kelak” (HR. pilihan kadang memang perlu dipersempit. Tetapi penting untuk dipahami. dan Al Baihaqi) Al Kafa‟ah merupakan masalah kesesuaian dan kesamaan antara pasangan pernikahan yang dianggap paling mendekati. karena Islam sendiri adalah agama tanpa kelas. Dan masalah ini. yang menyamakan kedudukan semua hambanya. .

Sementara itu mereka secara mudahnya dapat kita ketahui dari berapa jumlah saudara atau keluarganya yang terdekat. baik dikala ia gembira maupun kecewa. Al Baihaqi dari Uwaimir bin Saidah) . dan tidak berfikir untuk menyeleweng. perbuatan ataupun tatapan mata. Memilih kerabat yang jauh Nasihat Rasulullah saw. “Janganlah kalian menikahi kerabat dekat. Memilih para gadis “Nikahilah para gadis sebab ia lebih lembut mulutnya. Kita dapat mengenali apakah seseorang termasuk kriteria ini melalui ucapan.” (HR.Hamba yang penuh kasih dan mengasihi adalah hamba yang memiliki nada perasaan (afek) yang halus serta emosi yang terkendali. kebencian dan kepalsuan. sebab dapat berakibat melahirkan keturunan yang lemah akal dan fisik. yang kesemuanya itu dapat memberikan gambaran tentang bagaimana kepribadian dan isi hati yang dimilikinya. Apakah dipenuhi kelembutan dan kasih sayang? Ataukah dipenuhi kekasaran . lebih lengkap rahimnya. 4. Ibnu Majah.” Dan selain untuk menjaga kualitas keturunan dari penyakit bawaan. serta rela dengan apa yang ada di tanganmu. 3. atau dari jenis penyakit penghambat keturunan yang diderita dirinya ataupun saudaranya dan keluarganya yang terdekat. menikahi mereka yang berasal jauh dari keluarga kita akan menambah ikatan kekerabatan dengan orang lain. serta memberikan kebahagiaan sendiri bila harus berpergian jauh untuk saling silaturahim.

dan Workshop Tingkat Nasional. Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama. atau seorang janda. Motivator. selama pijakannya tetap berpedoman kepada nilai-nilai Islam. Jadi sangat jauh berbeda diantara keduanya Jadikan Teman | Kirim Pesan Wijaya Kusumah Teacher. kepuasan dan kesyukuran seorang hamba atas nikmat Allah yang sangat banyak. bukanlah suatu perbuatan yang bernilai minus di dalam Islam. sehingga tiada hari . dan Guru TIK SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs. Wijaya adalah Dosen STMIK Muhammdiyah Jakarta. Pembicara Seminar. Father. Yang perlu digaris bawahi adalah bahwa mempersempit pilihan ini tidaklah sama dengan mempersulit pilihan. bila ada alas an yang kuat untuk dilakukan. Semua ini mempunyai kesan dan kenikmatan tersendiri di dalam menambah keindahan rumah tangga. karena dapat membuat hubungan lebih erat dan menyatu. Blogger. dan PTK. atau yang kurang kesuburannya. Dalam kondisi-kondisi tertentu. keinginan ini bukan suatu kemutlakan yang harus dilakukan apalagi dipaksakan. Learning. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT. Fotografer. menikahi seorang yang dari satu sisi dianggap tidak sekufu. Jika mempersempit pilihan berdasarkan anjuran agama demi keutamaan. atau yang masaih memiliki hubungan kerabat dekat.Eduprenership. bahkan bisa jadi lebih utama. Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Mempersempit pilihan bukan mempersulit pilihan Jadi sesungguhnya tidak ada larangan untuk mempersempit pilihan kita dalam rangkan meraih sebuah ketentraman. Walaupun demikian. Trainer. lebih setia dan menerima. maka mempersulit pilihan merupakan anjuran hawa nafsu demi keangkuhan. mereka lebih mudah digoda dan Bercanda serta bersenangsenang.Pernikahan dengan yang masih gadis lebih utama daripada janda.com. serta lebih sedikit beban mental dan psikologisnya bagi kita. gengsi dan kepuasan duniawi belaka.

sampai masalah kediplinan yang semakin payah. Orang yang bertakwa akan sadar-sesadarnya bahwa dirinya hanya hamba Tuhan yang harus bertanggungjawab dengan apa yang telah dilakukannya di dunia. Nilai-nilai dasar pendidikan karakter yang harus diajarkan adalah: •1. Nilai-nilai Dasar Pendidikan Karakter Bangsa OPINI | 06 January 2011 | 10:11 3547 13 1 dari 1 Kompasianer menilai bermanfaat pendidikan karakter bangsa Belakangan ini kita dibuat menangis dengan hampir runtuhnya karakter bangsa Indonesia. ada 16 nilai-nilai Dasar Pendidikan Karakter bangsa yang dapat ditumbuhkan dan dikembangkan di sekolah-sekolah kita.. kurang pekanya generasi muda terhadap lingkungan sekitar. Sebagai seorang pendidik.. Ke-16 nilai dasar itu dapat diintegrasikan dalam berbagai kegiatan akademik dan kesiswaan.tanpa menulis di kompasiana. Bertakwa (religious) Para guru harus mampu mengarahkan anak didiknya menjadi manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. . dan mampu pula menjauhkan segala larangan-Nya. Mampu melaksanakan perintah-Nya. Dari sanalah kita dapat melakukan pembinaan peserta didik. Perlu kiranya kita menyatukan langkah untuk menanamkan kembali nilai-nilai dasar pendidikan karakter bangsa. Pesan . Mulai dari kasus korupsi yang sulit diberantas. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Menurut penulis. Kegiatan seperti tadarus dan sholat berjamaah adalah merupakan contoh dari kegiatan meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik. tentu penulis tak akan berpangku tangan saja menghadapi kenyataan ini.

•5. •3. Timbulnya korupsi. Siswa harus dididik untuk mampu tepat waktu. Kegiatan seperti pentas seni adalah merupakan salah satu bentuk dimana siswa atau peserta didik diberi tanggung jawab dalam mengelola sebuah kegiatan seni. Kerja keras (Hard work) . dengan demikian dia kan terbiasa disiplin dalam kehidupannya. Para guru harus mampu memberikan contoh kepada para peserta didiknya untuk mampu berlaku jujur. Baik dalam berbicara mamupun bertindak. Budaya tepat waktu harus ditegakkan. Belajar melakukan empati kepada orang lain dengan rasa kepedulian yang tinggi. •4. Banyaknya musibah yang silih berganti di negeri ini. Kebiasaan jujur ini jelas harus menjadi fokus utama dalam pendidikan di sekolah. maka para peserta didik tak akan berani berbohong karena telah terbiasa jujur. Jujur (honest) Kejujuran saat ini merupakan hal yang langka. Sopan (polite) Mampu berperilaku sopan adalah dambaan setiap insan. Di situlah akhirnya jiwa kepedulian kita teruji. Peduli (care) Peserta didik harus dilatih untuk peduli kepada sesama. Mampu mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukannya dan berani menanggung segala resiko dari apa yang telah diperbuatnya. Bertanggung jawab (responsible) Para guru harus mampu mengajak para peserta didiknya untuk menjadi manusia yang bertanggungjawab. Dengan berlaku sopan orang lain akan segan kepada kita. Rasa tanggung jawab ini harus ada dalam diri para peserta didik kita. Hal inilah yang harus kita rubah dalam pendidikan karakter bangsa. Kedisiplinan harus dimulai pada saat masuk sekolah. Ketika kita mau peduli. Sebab kejujuran telah menjadi barang langka di negeri ini. dan nepotisme adalah akibat dari karakter jujur yang kurang terpelihara dengan baik. •6. Terutama kepada mereka yang telah lebih tua daripadanya. dan dicontohkan bagaimana cara berlaku sopan kepada orang lain. Sioswa harus diajarkan disiplin. baik musibah bencana alam maupun bencana lainnya harus membuat kita semakin peduli dengan bangsa sendiri. kolusi. Berdisiplin (dicipline) Para guru harus mampu menamkan disiplin yang tinggi kepada para peserta didiknya. •7. Contoh yang paling mudaha adalah tepat waktu. Karakter sopan ini harus dilatihkan kepada peserta didik. Siapa yang terlambat datang ke sekolah harus terkena sanksi atau hukuman sesuai dengan peraturan tata tertib yang berlakuk di sekolah. Tentu karakter kesopanan harus diperlihatkan dan dijunjung tinggi. Ketika jujur diajarkan di sekolahsekolah kita.•2. maka saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan akan terbantu. Seringkali kita melihat karkater anak sekolahan yang kurang sopan.

Mandiri bukan hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri. Toleransi (tolerate) Peserta didik harus dilatih agar mampu bertoleransi dengan baik kepada orang lain. •8. tetapi juga mampu bekerja cerdas. Perlu tolerasi yang tinggi agar mampu memahami kalau kita berbeda tetapi hakekatnya tetap satu juga. Bila peserta didik memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Dengan begitu orang lain akan menaruh hormat kepadanya karena sikapnya yang baik. Toleransi antar umat beragama adalah salah satu bentuk toleransi yang paling jelas terlihat dalam kehidupan sehari-hari. dan tuntas. •9. Kreatif (Creative) Peserta didik harus diajarkan agar mampu kreatif. apalagi kepada hal-hal yang bernuansa Suku. •13. agama. Sikap yang baik kepada orang lain harus dicontohkan oleh guru kepada para peserta didiknya. ikhlas. tetapi juga mampu membawa dirinya untuk tidak bergantung penuh kepada orang lain. Sikap yang baik (good attitude) Peserta didik harus memiliki sikap yang baik. Dengan begitu dia telah terbiasa menciptakan sesuatu yang baru. Toleransi harus dipupuk sejak dini. dan antar golongan (SARA). Kemandirian harus ditanamkan kepada para peserta didik kita bila ingin anak menjadi mandiri. Rasa ingin tahu ini harus terus dimotivasi agar para peserta didik kita mampu juga meneliti di usia remaja. Ras. Dia lahir dari proses pendidikan yang berkelanjutan. Rasa Ingin Tahu (curiosty) Setiap anak pasti memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Dengan begitu kerja keras yang dilakukannya akan bernilai ibadah di mata Tuhan pemilik langit dan bumi. amak itu adalah modal dasar untuk menjadi seorang ilmuwan muda dan kaya.Peserta didik harus dilatih untuk mampu bekerja keras. Bukan hanya mampu bekerja keras. •10. Orang yang senang bekerja keras pastilah akan menuai kesuksesan dari apa yang telah dikerjakannya. •11. Guru kreatif akan menghasilkan peserta didik yang kreatif pula. Perilaku orang dapat dilihat dari sikap baik yang dimunculkannya. Anak kreatif tidak lahir begitu saja. Tentu sebagai guru kita dituntut untuk mampu mengarahkan rasa ingin tahu mereka kearah hal-hal yang positif seperti rasa ingin tahu mereka tentang bumi dan antariksa yang ilmunya terus berkembang seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengatahuan dan teknologi. Ajarkan peserta didik kita agar mampu kreatif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Semangat Kebangsaan (Nationality Spirit) . Dengan sikap yang baik akan terlihat karakter dari peserta didik tersebut. Oleh karenanya sikap yang baik harus diajarkan para guru dalam pendidikan karakter di sekolah. •12. Orang yang bekerja keras pasti mampu meujudkan impiannya menjadi kenyataan. Mandiri (independent) Anak yang terbiasa mandiri biasanya akan jauh lebih berhasil hidupnya daripada anak yang kurang mandiri.

Dengan begitu ada penghargaan yang diberikan olehnya kepada orang lain. Bersahabat (Friendly) Ketika peserta didik sudah terbiasa bersahabat.Para peserta didik harus didorong memiliki semangat kebangsaan. tepai kita pun cinta kemerdekaan. Kita semua bersaudara dan tidak selayaknya kita saling bertengkar. Cinta damai (Peace Ful) Peserta didik harus cintai damai. •16. Semoga kita semua dapat menyiapkan para generasi penerus bangsa menjadi calon pemimpin masa depan yang memiliki karakter yang penulis jabarkan di atas serta mempunyai kemampuan intektual yang tinggi. Dengan begitu akan semakin dekatlah hati kita masing-masing. Mengharagai pendapat orang lain adalah salah satu contoh dari karakter saling menghargai sesama. Bila kita saling bersahabat. Demikianlah nilai-nilai dasar pendidikan karakter bangsa yang dapat diterapkan di sekolahsekolah kita. Sungguh indahnya sebuah persahabatan. Dengan permainan sepakbola. maka kita akan semakin dekat dan akrab. Kita pun berharap akan muncul pemimpin masa depan yang berkarakter. Contoh yang paling mudah dari semangat kebangsaan adalah sepakbola. para pemain dan penonton dituntut harus memiliki semangat kebangsaan yang tinggi. •15. Saling menghargai merupakan cerminan budaya bangsa yang harus dilestarikan secara turuh temurun. Kita cinta damai. Menghargai (Respect) Peserta didik harus mampu menghargai hasil karya orang lain yang dilihatnya. •14. Dengan begitu akan ada rasa bangga kepada bangsanya sendiri. Siapa saja bangsa yang mengusik kemerdekaan kita. maka kita akan melawannya dengan gagah perkasa karena kita lebih mencintai bangsa sendiri. berintegrasi yang tinggi dan cerdas dalam melihat perkembangan sejarah bangsa . Persahabatan bagai kepompong yang akan mengubah ulat menjadi kupu-kupu. Bersahabat adalah karakter penting yang harus dimiliki oleh para peserta didik. Apalagi bila kita bermain di negeri orang lain. maka akan terasalah pentingnya sebuah persahabatan. Kita harus memupuk rasa persaudaraan yang tinggi. Cinta mencintai antar sesama anak manusia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful