PENGERTIAN ETIKA

Dalam pergaulan hidup bermasyarakat, bernegara hingga pergaulan hidup tingkat internasional di perlukan suatu system yang mengatur bagaimana seharusnya manusia bergaul. Sistem pengaturan pergaulan tersebut menjadi saling menghormati dan dikenal dengan sebutan sopan santun, tata krama, protokoler dan lain-lain. Maksud pedoman pergaulan tidak lain untuk menjaga kepentingan masing-masing yang terlibat agar mereka senang, tenang, tentram, terlindung tanpa merugikan kepentingannya serta terjamin agar perbuatannya yang tengah dijalankan sesuai dengan adat kebiasaan yang berlaku dan tidak bertentangan dengan hak-hak asasi umumnya. Hal itulah yang mendasari tumbuh kembangnya etika di masyarakat kita. Menurut para ahli maka etika tidak lain adalah aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk. Perkataan etika atau lazim juga disebut etik, berasal dari kata Yunani ETHOS yang berarti norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah dan ukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia yang baik, seperti yang dirumuskan oleh beberapa ahli berikut ini : - Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik. - Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal. - Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya. Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini. Etika pada akhirnya membantu kitauntuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan dan yangpelru kita pahami bersama bahwa etika ini dapat

diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita, dengan demikian etika ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya
Norma-norma itu dapat dipertahankan melalui sanksi-sanksi, yaitu berupa ancaman hukuman terhadap siapa yang telah melanggarnya. Tetapi dalam kehidupan masyarakat yang terikat oleh peraturan hidup yang disebut norma, tanpa atau dikenakan sanksi atas pelanggaran, bila seseorang melanggar suatu norma, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat dan sifatnya suatu pelanggaran yang terjadi, misalnya sebagai berikut:

Semestinya tahu aturan tidak akan berbicara sambil menghisap rokok di hadapan tamu atau orang yang dihormatinya, dan sanksinya hanya berupa celaan karena dianggap tidak sopan walaupun merokok itu tidak dilarang.Seseorang tamu yang hendak pulang, menurut tata krama harus diantar sampai di muka pintu rumah atau kantor, bila tidak maka sanksinya hanya berupa celaan karena dianggap sombong dan tidak menghormati tamunya.

Mengangkat gagang telepon setelah di ujung bunyi ke tiga kalinya serta mengucapkan salam, dan jika mengangkat telepon sedang berdering dengan kasar, maka sanksinya dianggap “intrupsi” adalah menunjukkan ketidaksenangan yang tidak sopan dan tidak menghormati si penelepon atau orang yang ada disekitarnya.

Orang yang mencuri barang milik orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya, maka sanksinya cukup berat dan bersangkutan dikenakan sanksi hukuman, baik hukuman pidana penjara maupun perdata (ganti rugi). Kemudian norma tersebut dalam pergaulan hidup terdapat empat (4) kaedah atau norma, yaitu norma agama, kesusilaan, kesopanan dan hukum . Dalam pelaksanaannya, terbagi lagi menjadi norma-norma umum (non hukum) dan norma hukum, pemberlakuan normanorma itu dalam aspek kehidupan dapat digolongkan ke dalam dua macam kaidah, sebagai berikut: 1. Aspek kehidupan pribadi (individual) meliputi:

Kaidah kepercayaan untuk mencapai kesucian hidup pribadi atau kehidupan yang beriman.

Kehidupan kesusilaan, nilai moral, dan etika yang tertuju pada kebaikan hidup pribadi demi tercapainya kesucian hati nu-rani yang berakhlak berbudi luhur (akhlakul kharimah). 2. Aspek kehidupan antar pribadi (bermasyarakat) meliputi:

Kaidah atau norma-norma sopan-santun, tata krama dan etiketdalam pergaulan sehari-hari dalam bermasyarakat (pleasantliving together).

Kaidah-kaidah hukum yang tertuju kepada terciptanya ketertiban, kedamaian dan keadilan dalam kehidupan bersama atau bermasyarakat yang penuh dengan kepastian atau ketenteraman (peaceful living together).Sedangkan masalah norma non hukum adalah masalah yang cukup penting dan selanjutnya akan dibahas secara lebih luas mengenai kode perilaku dan kode profesi Humas/PR, yaitu seperti nilai-nilai moral, etika, etis, etiket, tata krama dalam pergaulan sosial atau bermasyarakat, sebagai nilai aturan yang telah disepakati bersama, dihormati, wajib dipatuhi dan ditaati. Norma moral tersebut tidak akan dipakai untuk menilai seorang dokter ketika mengobati pasiennya, atau dosen dalam menyampaikan materi kuliah terhadap para mahasiswanya, melainkan untuk menilai bagaimana sebagai profesional tersebut menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik sebagai manusia yang berbudi luhur, juiur, bermoral, penuh integritas dan bertanggung jawab.Terlepas dari mereka sebagai profesional tersebut jitu atau tidak dalam memberikan obat sebagai penyembuhnya, atau metodologi dan keterampilan dalam memberikan bahan kuliah dengan tepat. Dalam hal ini yang ditekankan adalah “sikap atau perilaku” mereka dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai profesional yang diembannya untuk saling menghargai sesama atau kehidupan manusia. Pada akhirnya nilai moral, etika, kode perilaku dan kode etik standard profesi adalah memberikan jalan, pedoman, tolok ukur dan acuan untuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang akan dilakukan dalam berbagai situasi dan kondisi tertentu dalam memberikan pelayanan profesi atau keahliannya masingmasing. Pengambilan keputusan etis atau etik, merupakan aspek kompetensi dari perilaku moral sebagai seorang profesional yang telah memperhitungkan konsekuensinya, secara matang baik-buruknya akibat yang ditimbulkan dari tindakannya itu secara obyektif, dan sekaligus memiliki tanggung jawab atau integritas yang tinggi. Kode etik profesi dibentuk dan disepakati oleh para profesional tersebut bukanlah ditujukan untuk melindungi kepentingan individual (subyektif), tetapi lebih ditekankan kepada kepentingan yang lebih luas (obyektif).
Etiket

Pengertian etiket dan etika sering dicampuradukkan, padahal kedua istilah tersebut terdapat arti yang berbeda, walaupun ada persamaannya. Istilah etika sebagaimana dijelaskan sebelumnya adalah berkaitan dengan moral (mores), sedangkan kata etiket adalah berkaitan dengan nilai sopan santun, tata krama dalam pergaulan formal. Persamaannya adalah mengenai perilaku manusia secara normatif yang etis. Artinya memberikan pedoman atau norma-norma tertentu yaitu bagaimana seharusnya seseorang itu melakukan perbuatan dan

tidak melakukan sesuatu perbuatan.Istilah etiket berasal dariEt iq u e tt e (Perancis) yang berarti dari awal suatu kartu undangan yang biasanya dipergunakan semasa raja-raja di Perancis mengadakan pertemuan resmi, pesta dan resepsi untuk kalangan para elite kerajaan atau bangsawan. Dalam pertemuan tersebut telah ditentukan atau disepakati berbagai peraturan atau tata krama yang harus dipatuhi, seperti cara berpakaian (tata busana), cara duduk, cara bersalaman, cara berbicara, dan cara bertamu dengan si kap serta perilaku yang penuh sopan santun dalam pergaulan formal atau resmi.Definisi etiket, menurut para pakar ada beberapa pengertian, yaitu merupakan kumpulan tata cara dan sikap baik dalam pergaulan antar manusia yang beradab. Pendapat lain mengatakan bahwa etiket adalah tata aturan sopan santun yang disetujui oleh masyarakat tertentu dan menjadi norma serta panutan dalam

bertingkah lake sebagai anggota masyarakat yang baik dan menyenangkan.Menurut K. Bertens, dalam buku berjudul Etika, 1994. yaitu selain ada persamaannya, dan juga ada empat perbedaan antara etika dan etiket, yaitu secara umumnya sebagai berikut:

1.Etika adalah niat, apakah perbuatan itu boleh dilakukan atau tidak sesuai
pertimbangan niat baik atau buruk sebagai akibatnya.Etiket adalah menetapkan cara, untuk melakukan perbuatan benar sesuai dengan yang diharapkan.

2.Etika adalah nurani (bathiniah), bagaimana harus bersikap etis dan baik
yang sesungguhnya timbul dari kesadaran dirinya.Etiket adalah formalitas (lahiriah), tampak dari sikap luarnya penuh dengan sopan santun dan kebaikan. 3.Etika bersifat absolut, artinya tidak dapat ditawar-tawar lagi, kalau perbuatan baik mendapat pujian dany a n g salah harus mendapat sanksi.Etiket bersifat relatif, yaitu yang dianggap tidak sopan dalam suatu kebudayaan daerah tertentu, tetapi belum tentu di tempat daerah lainnya.

4.Etika berlakunya, tidak tergantung pada ada atau tidaknya orang lain yang
hadir.Etiket hanya berlaku, jika ada orang lain yang hadir, dan jika tidak ada orang lain maka etiket itu tidak berlaku. (dari berbagai sumber)

http://asyilla.wordpress.com/2007/06/30/pengertian-etika/

Sunday, March 19, 2006
ETIKA PROFESI DAN TANGGUNG JAWAB PROFESI
Diposting oleh Y0u_N13 pada 3/19/2006 06:21:00 PM
Pengertian Profesi dan Pelaksanaan Profesi

Istilah profesi telah dimengerti oleh banyak orang bahwa suatu hal yang berkaitan dengan bidang tertentu atau jenis pekerjaan (occupation) yang sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan keahlian, sehingga banyak orang yang bekerja tetapi belum tentu dikatakan memiliki profesi yang sesuai. Tetapi dengan keahlian saja yang diperoleh dari pendidikan kejuruan, juga belum cukup untuk menyatakan suatu pekerjaan dapat disebut profesi. Tetapi perlu penguasaan teori sistematis yang mendasari praktek pelaksaan, dan penguasaan teknik intelektual yang merupakan hubungan antara teori dan penerapan dalam praktek. Adapun hal yang perlu diperhatikan oleh para pelaksana profesi.
1. Etika Profesi

Berkaitan dengan bidang pekerjaan yang telah dilakukan seseorang sangatlah perlu untuk menjaga profesi dikalangan masyarakat atau terhadap konsumen (klien atau objek). Dengan kata lain orientasi utama profesi adalah untuk kepentingan masyarakat dengan menggunakan keahlian yang dimiliki. Akan tetapi tanpa disertai suatu kesadaran diri yang tinggi, profesi dapat dengan mudahnya disalahgunakan oleh seseorang seperti pada penyalahgunaan profesi seseorang dibidang komputer misalnya pada kasus kejahatan komputer yang berhasil mengcopy program komersial untuk diperjualbelikan lagi tanpa ijin dari hak pencipta atas program yang dikomesikan itu. Sehingga perlu pemahaman atas etika profesi dengan memahami kode etik profesi.
2. Kode Etik Profesi

Kode etik profesi merupakan sarana untuk membantu para pelaksana seseorang sebagai seseorang yang professional supaya tidak dapat merusak etika profesi. Ada tiga hal pokok yang merupakan fungsi dari kode etik profesi :

Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan. Maksudnya bahwa dengan kode etik profesi, pelaksana profesi mampu mengetahui suatu hal yang boleh dia lakukan dan yang tidak boleh dilakukan.

Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan. Maksudnya bahwa etika profesi dapat memberikan suatu pengetahuan kepada masyarakat agar juga dapat memahami arti pentingnya suatu profesi, sehingga memungkinkan pengontrolan terhadap para pelaksana di lapangan keja (kalanggan social).

Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi. Arti tersebut dapat dijelaskan bahwa para pelaksana profesi pada suatu instansi atau perusahaan yang lain tidak boleh mencampuri pelaksanaan profesi di lain instansi atau perusahaan.
3. Penyalahgunaan Profesi

Dalam bidang computer sering terjadi penyalahgunaan profesi contohnya penjahat berdasi yaitu orang-orang yang menyalahgunakan profesinya dengan cara penipuan kartu kredit, cek, kejahatan dalam bidang komputer lainnya yang biasa disebut Cracker dan bukan Hacker, sebab Hacker adalah Membangun sedangkan Cracker Merusak. Hal ini terbukti bahwa Indonesia merupakan kejahatan komputer di dunia diurutan 2 setelah Ukraine. Maka dari itu banyak orang yang mempunyai profesi tetapi tidak tahu ataupun tidak sadar bahwa ada kode Etik tertentu dalam profesi yang mereka miliki, dan mereka tidak lagi bertujuan untuk menolong kepentingan masyarakat, tapi sebaliknya masyarakat merasa dirugikan oleh orang yang menyalahgunakan profesi.

4. Kesimpu lan

Kesadara n itu penting dan lebih .

penting lagi kesadara n itu .

timbul dari Diri kita masing - .

masing yang sebentar lagi akan .

menjadi pelaksan a profesi di bidang .

kompute r disetiap tempat kita .

dan selalu memaha .bekerja.

mi dengan baik atas Etika .

Profesi yang memban gun dan .

bukan untuk merugik .

yang menyangkut peri kehidupan manusia dalam hubungannya dengan Tuhan. dan alam. sesama manusia.an orang lain. .1 Latar Belakang Masalah 2.2 Pengertian Etika Etika adalah suatu ajaran yang berbicara tentang baik dan buruknya yang menjadi ukuran baik buruknya atau dengan istilah lain ajaran tenatang kebaikan dan keburukan. BAB II PEMBAHASAN 2.

etika mempunyai arti yaitu ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan (K. Kalau kita misalnya sedang membaca sebuah kalimat di berita surat kabar “Dalam dunia bisnis etika merosot terus” maka kata „etika‟ di sini bila dikaitkan dengan arti yang terdapat dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tersebut tidak cocok karena maksud dari kata „etika‟ dalam kalimat tersebut bukan etika sebagai ilmu melainkan „nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat‟. Jadi. kebiasaan/adat. 2000). kepada Allah. Arti dari bentuk jamak inilah yang melatar-belakangi terbentuknya istilah Etika yang oleh Aristoteles dipakai untuk menunjukkan filsafat moral.2000). perasaan. dan . kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak. orang yang tidak percaya.Bertens. akhlak. nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat. kandang. Ethos mempunyai banyak arti yaitu : tempat tinggal yang biasa. etika mempunyai arti sebagai : “ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak (moral)”. 2. Sedangkan Kamus Bahasa Indonesia yang baru memuat beberapa arti. 1988 – mengutip dari Bertens 2000). Dari perbadingan kedua kamus tersebut terlihat bahwa dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama hanya terdapat satu arti saja yaitu etika sebagai ilmu. padang rumput. 3. cara berpikir. secara etimologis (asal usul kata). sejak 1953 – mengutip dari Bertens. Jadi arti kata „etika‟ dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tidak lengkap.Istilah Etika berasal dari bahasa Yunani kuno. Malaikat malaikat Nya. Sedangkan arti ta etha yaitu adat kebiasaan.watak. Sedangkan kata „etika‟ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang baru (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak). 2. Rasul Rasul Nya. Kitab kitabnya. Dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama (Poerwadarminta. sikap. Bentuk tunggal kata „etika‟ yaitu ethos sedangkan bentuk jamaknya yaitu ta etha.3 Pengertian Kafir Kafir secara garis besar bisa diartikan sebagai orang yang menutup dirinya dari kebenaran. mempunyai arti : 1.

Dalam Al-Qur’an secara umum kafir berarti: 1. menolak hukum Allah (QS.44). 3. Kafir (non-Muslim) dalam perspektif negara Islam menurut Ibnu Arabi tetaplah harus dijamin hak dan kewajibannya sebagai warga negara. mengingkari nikmat-nikmat Tuhan dan tidak berterima kasih kepada-Nya (QS. QS. lari dari tanggung jawab (QS. Ada juga hadist Muslim yang menyebutkan : " Janganlah kamu membenci bapakmu. Thread ini hanya sebagai instropeksi aja..menolak.14:22). 2. Dan semoga setelah paham betul akan pengertian kafir tersebut kita bisa menjaga diri agar tidak termasuk dalam golongan kafir. 30:34). Siapa yang membenci bapaknya. 4. Kafir berasal dari kata "kafaro" yang artinya tertutup. barangkali ada yang mau menjelaskan secara lebih mendalam pengertian dan seputar kafir setelah dikembalikan pada Al Quran dan Hadist? Tapi dimohon dengan sangat jangan menunjuk orang atau golongan tertentu. Hmm.16:55.tapi ada juga orang Islam yang di jatuhi hukum kafir. 2. meninggalkan amal soleh yang diperintahkan Allah (QS.hari kiamat. karena ada juga yang mendefinisikan kafir sebagai orang yang meninggalkan amal sholeh yang diperintahkan Allah. Ada orang kafir yang memang tidak mengakui Allah sbg rab.4 Ayat dan Hadist yang berhubungan Sebenarnya banyak sekali ayat dan hadist tentang orang kafir berikut diantaranya:  . karena kita tidak boleh sembarangan menunjuk orang lain sebagai kafir.kerana amalnya. 5. 30:44). pengertianya:hati manusia yang tertutup atau menolak kebenaran yang hakiki berasal dari Allah dan rasulnya." Pengertian 'kafir' tentunya sangatlah luas.contonya : hadis rasulullah "barang siapa yang menfitnah. maka dia kafir. Hal ini tercermin pada sejarah Islam periode Madinah (masyarakat Madani) dimana Muslim nonMuslim dpt hidup berdampingan secara damai dalam kepemimpinan Muhammad SAW. dia adalah fasik dan membunuh orang muslim adalah kafir"wallahu a'lam.

5. untukmu agamamu. Kafir seperti ini tidak boleh dibunuh selama ia masih menaati peraturan-peraturan yang dikenakan kepada mereka. dan oleh Al Albani dalam “Al Irwaa`”: (1269) . dan dihasankan oleh Ibnu Hajar dalam “Fathu l Baariy”: (10/288). [Ali „Imrân/3: 28]  “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum. penolong) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. 3. Dan dishahihkan oleh Al „Irooqiy dalam “Takhrriju l ihyaa`”: (1/359). pelindung. dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Banyak dalil yang menunjukkan hal tersebut diantaranya firman Allah Al-‘Azîz Al-Hakîm : 1 Dikeluarkan oleh Abu Dawud dalam “Al Libaas” bab tentang libaasu sy syuhroti: (4033).Artinya: Janganlah orang-orang Mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali (teman akrab. agamaku. yaitu orang kafir yang membayar jizyah (upeti) yang dipungut tiap tahun sebagai imbalan bolehnya mereka tinggal di negeri kaum muslimin. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. maka ia termasuk kaum tersebut”.” 2. 1  Artinya: 1. dan oleh Ahmad:(5232) dari hadis Ibnu Umar rodhiyallaahu‟anhumaa.5 Pembagian Kafir Kafir dalam syari’at Islam terbagi empat : -Pertama : Kafir dzimmy. 4. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Katakanlah: “Hai orang-orang kafir. pemimpin. dan untukkulah. 2. 6. dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.

maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya . Dan dalam hadits Buraidah radhiyallahu ‘anhu. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. ْ ِ ْ ُّ َ َ‫أَيسََب زسُْٕ ل زبَُِّب صهَّٗ هللاُ عهَيّ ٔآنِّ ٔسهَّى أٌَ َُقَبحِهَكى حخَّٗ حَعبُدْٔ ا هللاَ ٔحْ دُِ أَْٔ حُؤدْٔ ا انجصيَت‬ ْ َ َ َ ِ َ ِْ َ ُ ْ َ َ َ ُْ َ َ ُ َ َ َ “Kami diperintah oleh Rasul Rabb kami shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam untuk memerangi kalian sampai kalian menyembah Allah satu-satunya atau kalian membayar Jizyah”. (QS. Dan kafir seperti ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang mereka menjalankan kesepakatan yang telah dibuat. Dan Allah berfirman.“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah). apa saja yang mereka jawab dari tiga perkara itu maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka . Kedua : Kafir mu’ahad. apabila mereka menolak maka mintalah jizyah (upeti) dari mereka dan apabila mereka memberi maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. (QS. patuh)”. Kemudian beliau berkata : “Berperanglah kalian di jalan Allah dengan nama Allah. bunuhlah siapa yang kafir kepada Allah. serulah mereka kepada Islam apabila mereka menerima maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. AtTaubah : 7). (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka. beliau berkata. sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan shôgirun (hina. “Maka selama mereka berlaku istiqomah terhadap kalian. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. At-Taubah : 29). Allah Jalla Dzikruhu berfirman. rendah. “Kecuali orang-orang musyrikin yang kalian telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi dari kalian sesuatu pun (dari isi perjanjian) dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kalian. berperanglah kalian dan jangan mencuri harta rampasan perang dan janganlah mengkhianati janji dan janganlah melakukan tamtsîl (mencincang atau merusak mayat) dan janganlah membunuh anak kecil dan apabila engkau berjumpa dengan musuhmu dari kaum musyrikin dakwailah mereka kepada tiga perkara. Dan dalam hadits Al-Mughîroh bin Syu’bah radhiyallahu ‘anhu. hendaklah kalian berlaku istiqomah (pula) terhadap mereka. yaitu orang-orang kafir yang telah terjadi kesepakatan antara mereka dan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu yang telah disepakati. ‫كبٌَ زسُْٕ ل هللاِ صهَّٗ هللا ُ عهَيّ ٔآنِّ ٔسهَّى إِذا أَيس أَييسًا عهَٗ جيْش أَْٔ سسيَّت أَْٔ صبِ ُ فِي خَبصخِّ بِخَقٕٖ هللاِ ٔيٍ يعُّ يٍ انًسهًِيٍَ خيسًا ثُى قَبل‬ ُ َ َ َ ْ ِ َ َّ َ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ ٍ ِ َ َ َّ ْ َ ْ ِ ْ ُ ْ ْ ِ َ َ ْ َ َ ْ َ َ َ ْ ِ َّ ٍ َ ْ َ ْ َ َ ْ َ ُ ُ ْ ُ ْ َ ْ َ ْ ِ ِ ْ ُ ْ ِ َ َّ ُ َ ْ َ ْ ‫أُغصْٔ ا بِبسْى هللاِ فِي سبِيم هللاِ قَبحِهُْٕ ا يٍ كفَس بِبهللِ أُغصْٔ ا ٔالَ حَغهُّْٕ ا ٔالَ حَغدزُْٔ ا ٔالَ حًُثِّهُْٕ ا ٔالَ حَقخُهُْٕ ا ٔنِيدًا ٔإِذا نَقِيْجَ عدٔك يٍَ انًشسكي‬ ٍَ َ ِ َ َ َ ِ ِ َ َ‫فَبدعُٓى إِنَٗ ثَالَد خصبل فَأَيَّخٍُُٓ يب أَجببُْٕ ك فَبقبَمْ يُُٓى ٔكف عُُٓى ثُى ادعُٓى إِنَٗ السالَو فَئٌِ أَجببُْٕ ك فَبقبَمْ يُُٓى ٔكف عُُٓى فَئٌِ ُْى أ‬ ْ ْ ْ َ َّ ُ َ ْ ْ ِ ْ َ ْ ِ ْ ِْ َّ ُ ْ َّ ْ ْ َ َّ ُ َ ْ ْ ِ ْ َ ُ ْ ‫ْ بَْٕ ا‬ َ ْ َ َ ْ ٍ َ ِ ِ ْ ِ ْ ُ َ ْ ِ ْ ‫فَس ْهُٓى انجصيَتَ فَئٌِ ُْى أَجببُْٕ ك فَبقبَمْ يُُٓى ٔكف عُُٓى فَئٌِ ُْى أَبَْٕ ا فَبسخَعٍ بِبهللِ ٔقَبحِ ْهُٓى‬ ْ ْ ْ ْ ْ َ َّ ُ َ ْ ْ ِ ْ َ َ ْ ْ َ “Adalah Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam apabila beliau mengangkat amir/pimpinan pasukan beliau memberikan wasiat khusus untuknya supaya bertakwa kepada Allah dan (berwasiat pada) orang-orang yang bersamanya dengan kebaikan. apabila mereka menolak maka mintalah pertolongan kepada Allah kemudian perangi mereka”.

merendahkannya. (QS.” (QS. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. diusahakan oleh orang yang paling bawah (sekalipun)”. dan mereka tidak takut (akibat-akibatnya). AtTaubah : 4). Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berpendapat bahwa kata Mu’ahad dalam hadits di atas mempunyai cakupan yang lebih luas. (Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka. Dan Allah Jallat ‘Azhomatuhu menegaskan dalam firman-Nya. AL-Anfal : 55-56) Dan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam bersabda. dan mereka mencerca agama kalian. “Dan yang diinginkan dengan (Mu’ahad) adalah setiap yang mempunyai perjanjian dengan kaum muslimin. maka saya adalah lawan bertikainya pada hari kiamat.sampai batas waktunya. (QS. “Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir. ِْ ‫يٍ قَخَم يعبَْدًا نَى يَسحْ زائِحتَ انجَُّت ٔإٌِ زيحَٓب حُْٕ جد يٍ يسيسة أَزْ بَعيٍَ عَبيب‬ َ ْ ِ َّ َ ِ َ ْ َ َ َ ْ َُ َ ْ َ َِ ِْ َ ْ ِ َُ ً “Siapa yang membunuh kafir Mu’ahad ia tidak akan mencium bau surga dan sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun”. karena mereka itu tidak beriman. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam berpesan. siapa yang menzholimi seorang mu’ahad. ‫ذيتُ انًسهًِيٍَ ٔاحدةٌ يَسعٗ بَِٓب أَدََبُْى‬ ْ ْ َ ْ َ ِ َ ْ ِ ْ ُ ْ َّ ِ “Dzimmah (janji. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui”. maka lindungilah ia agar ia sempat mendengar firman Allah. atau jaminan keamanan dari seorang muslim. َ ‫أَال يٍ ظَهَى يعبَْدًا، أَٔ اَخَقَصُّ، أَْٔ كهَّفَُّ فَْٕ ق طَبقَخِّ، أَْٔ أَخر يُُّ شيئًب بِغيْس طيب ََفْس، فَأَََب حجيجُّ يَْٕ و انقِيَبيت‬ ُ ِْ َ َ َ ْ ِ َُ َ ْ َ َ ِ َ ْ َ ِ ِْ ِ َ َْ ِْ َ َ ِ ٍ “Ingatlah. “Dan jika seorang di antara kaum musyrikin meminta perlindungan kepadamu. . Dan Allah ‘Azza wa Jalla menegaskan. yaitu orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin atau sebagian kaum muslimin. jaminan keamanan dan tanggung jawab) kaum muslimin itu satu. (QS. kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. Kafir jenis ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang masih berada dalam jaminan keamanan.” Dan Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. perjanjian dari penguasa. sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya.” Ketiga : Kafir musta’man. At-Taubah : 6). At-Taubah : 12). Beliau berkata. agar supaya mereka berhenti”. Dan dalam hadits ‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu. karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang tidak dapat dipegang janjinya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman. “Jika mereka merusak sumpah (janji) nya sesudah mereka berjanji. baik dengan akad jizyah. membebaninya di atas kemampuannya atau mengambil sesuatu darinya tanpa keridhaan dirinya. maka perangilah pemimpin-pemimpin kekafiran itu.

Maka Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. "Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. dan sebagaimana yang ditegaskan dalam firman-Nya. Syaikhul Islam Ibnu Tamiyah. mu’ahad dan mus`tamin. ْ ‫يَب زسُْٕ ل هللاِ شعى ابٍُْ أُيي أَََُّّ قَبحِم زجالً قَد أَجسْ حُُّ فَالٌََ بٍَ ُْبَيسةَ فَقَبل زسُْٕ ل هللاِ صهَّٗ هللاُ عهَيّ ٔآنِّ ٔسهَّى قَد أَجسْ ََب يٍ أَجسْ ث يَب أُو َْبَِئ‬ ُ َ َ َ ْ َ َ َ ِ َ ِْ َ َ َ ْ َ ْ ُ َ ٌ ْ ِّ َ َ َّ ِ َ ْ َ ََ َ ٍ “Wahai Rasulullah anak ibuku (yaitu ‘Ali bin Abi Tholib. “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar. 1420 H). yaitu jiwa seorang muslim. Syaikh Al-Albany (w. Dan dari ulama masa kini seperti Syaikh Ibnu Baz (w. maka siapa yang diberikan kepadanya Aman dari seorang muslim maka haram atas (muslim) yang lainnya mengganggunya sepanjang ia masih berada dalam Amannya. beliau berkata. mu’ahad dan musta`man adalah termasuk jiwa yang diharamkan untuk dibunuh sebagaimana yang telah lalu. 1424 H) dan lain-lainnya. Demikianlah pembagian orang kafir telah masyhur dalam uraian para ulama seperti Imam Empat. “Kami telah lindungi orang yang engkau lindungi wahai Ummu Hani`”. Syaikh Ibnu ‘Utsaimin (w.” (QS. Mereka yakin karena dalildalil berikut: Firman Allah Ta‘ala. karena mereka orang-orang Mukmin dan orang-orang Muslim. Syaikh Sholih Al-Fauzan. Maknanya bahwa Aman kaum muslimin kepada orang kafir itu adalah sah (diakui). bahwa tiga kafir di atas. dan bahwa para pemeluk semua agama adalah kafir. Dan bagi siapa yang menelaah buku-buku fiqih dari berbagai madzhab akan menemukan benarnya pembagian ini tanpa perselisihan. Dan harus kami tegaskan disini. Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy (w. Al-An’am : 151) Berkata Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’dy rahimahullah.” Keempat : Kafir harby. kecil dan besar. “Dan jiwa yang diharamkan oleh Allah adalah jiwa yang terjaga. yaitu kafir selain tiga di atas.-pent) menyangka bahwa ia boleh membunuh orang yang telah saya lindungi (yaitu) si Fulan bin Hubairah. 1421 H). “Dan firman-Nya “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar” dia adalah jiwa muslim.Berkata Imam An-Nawawy rahimahullah : “Yang diinginkan dengan Dzimmah di sini adalah Aman (jaminan keamanan). yaitu kafir dzimmi. kecuali pemeluk agama Islam. 1420 H).” Dan berkata Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimîn rahimahullah.5 Etika Terhadap Orang Kafir Orang Muslim meyakini bahwa seluruh agama adalah batil kecuali agama Islam yang merupakan agama yang benar." (Ali Imran: 19). dan (jiwa) kafir yang terlindung dengan perjanjian dan keterikatan. (kafir) dzimmi. Kafir jenis inilah yang disyari’atkan untuk diperangi dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam syari’at Islam. 1422 H). Syaikh ‘Abdullah Al-Bassam (w. Ibnul Qayyim dan lain-lainnya. baik laki-laki dan perempuan.” 2. .” Dan dalam hadits Ummu Hani` radhiyallahu ‘anha.

orang Muslim mengetahui bahwa semua agama sebelum Islam telah dihapus dengan Islam. "Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Berbuat adil terhadapnya."Barangsiapa mencari agama selain agama Islam. maka orang Muslim pun membenci orang kafir. Oleh karena itu. 4. Untuk itu. Benci kepada orang kafir karena kebencian Allah Ta‘ala kepadanya. karena meridhai kekafiran adalah kekafiran. Pada ayat yang mulia di atas." (Al-Mujadilah: 22). sebab cinta dan benci itu harus karena-Nya. Dari sinilah. saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya. orang Muslim menyadari bahwa siapa saja yang tidak menyembah Allah Ta‘ala dengan agama Islam ia orang kafir. dan berbuat baik kepadanya jika ia bukan orang kafir yang harus diperangi. karena dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta‘ala. dan tidak meridhai Syariat selain Syariat Islam. karena mereka . dan telah Ku-cukupkan kepada kalian nikmat-Ku." (Ali Imran: 28). Allah Ta‘ala membolehkan berbuat adil. kecuali orang-orang kafir yang wajib diperangi. karena kebencian-Nya kepadanya. Oleh karena itu. atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kalian agama kalian. 2. 3. Dengan dalil-dalil Ilahi yang benar di atas. karena Allah Ta‘ala berfirman. maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi." (Al-Maidah: 3). dan berbuat baik kepada orang-orang kafir. dan tidak meridhainya. Allah Ta‘ala tidak menerima agama selain Islam dari siapa pun. ia menerapkan etika-etika berikut terhadap orang kafir: 1. sekalipun orang-orang itu bapak-bapak. selagi Allah Azza wa Jalla membencinya karena kekafirannya. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. dan bahwa Islam adalah agama seluruh manusia. "Allah tidak melarang kalian untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangi kalian karena agama dan tidak (pula) mengusir kalian dari negeri kalian. Tidak memberikan loyalitas dan kasih sayang kepadanya." (Al-Mumtahanah: 8). Tidak mengakui kekafirannya." (Ali Imran: 85). dan telah Kuridhai Islam menjadi agama bagi kalian. "Janganlah orang-orang Mukminin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang Mukminin.

Tidak mengganggu harta. berdasarkan dalil-dalil berikut: Allah Ta'ala melarang pernikahan wanita Mukminah dengan orang kafir secara mutlak dalam firman-Nya. dan memakan hadiahnya jika ia Ahli Kitab orang Yahudi. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. kemudian beliau memenuhi undangannya. maka Aku menjadi lawannya pada hari kiamat." (Diriwayatkan Muslim). dan menjauhkan gangguan daripadanya. Dikisahkan dengan shahih bahwa Rasulullah saw. kalian jangan saling menzhalimi'. mengobatinya jika ia sakit. dan boleh menikahi wanita-wanita kafir dan Ahli Kitab. 7. "Barangsiapa menyakiti orang kafir dzimmi. darah. Ia boleh memberinya hadiah. dan memakan makanan yang dihidangkan kepada beliau." (Diriwayatkan Muslim). "Makanan orang-orang yang diberi Al-Kitab itu halal bagi kalian. 5. menerima hadiahnya. dan kehormatannya.mempunyai ketentuan-ketentuan tersendiri dalam ketentuan orang-orang yang wajib diperangi. "Mereka (wanita-wanita Mukminah) tersebut tidak halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tidak halal pula bagi mereka. dan Aku mengharamkannya terhadap kalian. dan orang Kristen." (Al-Mumtahanah: 10). 6. diundang makan oleh orang Yahudi Madinah. "Pada setiap orang yang mempunyai hati yang basah terdapat pahala. berdasarkan dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta‘ala. "Sayangilah orang yang ada di bumi niscaya engkau disayangi siapa yang ada di langit. Hadits ini shahih). Oleh karena itu. Hadits ini shahih). jika ia bukan termasuk orang yang wajib diperangi." (Diriwayatkan Ath-Thabrani dan Al-Hakim.. Menyayanginya dengan kasih sayang umum dengan memberinya makan jika ia lapar. menyelamatkannya dan kebinasaan. 8. memberinya minum jika ia kehausan. Tidak menikahkan wanita Mukminah dengannya. "Allah Ta‘ala berfirman. sesungguhnya Aku haramkan kezhaliman atas Diri-Ku." (Diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah." (Al Maidah: 5). ‘Hai hamba-hamba-Ku. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw.. .

"Jika orang-orang Ahli Kitab mengucapkan salam kepada kalian." (Muttafaq Alaih). tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundikgundik. panjangkan jenggot. "Semoga Allah merahmatimu." (Al-Maidah: 5). Karena Rasulullah bersabda. "Semoga Allah memberi petunjuk kepadamu." 10. dan berbeda dengannya dalam pakaian. 11. ia termasuk mereka. . "Dan barangsiapa meniru satu kaum. misalnya memanjangkan jenggotnya jika ia tidak memanjangkannya. mengecatnya jika ia tidak mengecatnya. Menyempitkan ruang geraknya jika bertemu dengannya di salah satu jalan ke jalan yang paling sempit. Tidak memulai ucapan salam kepadanya. dan memperbaiki urusan kalian. Tampil beda dengannya." (Muttafaq Alaih)."Dan janganlah kalian menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita Mukmin) sebelum mereka beriman. dan tidak menirunya dalam hal-hal yang tidak penting. "(Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanitawanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al-Kitab sebelum kalian. dan cukurlah kumis. maka mendorongnya ke jalan yang paling sempit baginya. 12. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw." kemudian beliau mendoakan balik." (Diriwayatkan Abu Daud dan AthThabrani. karena mengharap mereka berkata. ia menjawabnya dengan mengatakan. maka katakan kepada mereka. 9. Allah Ta‘ala membolehkan seorang Muslim menikahi wanita-wanita Ahli Kitab dalam firman-Nya. bila kalian telah membayar maskawin mereka dengan maksud menikahinya. Hadits ini hasan)." Karena Rasulullah pernah bersin di samping orang orang Yahudi. dan memperbaiki urusanmu. dan jika orang kafir mengucapkan salam kepadanya. "Hendaklah kalian berbeda dan orang-orang musyrik. "Janganlah kalian memulai mengucapkan salam kepada orang-orang Yahudi dan orangorang Kristen. "Wa'alaikum (juga atas kalian)". karena Rasulullah bersabda. Mendoakannya jika ia bersin dengan memuji Allah dan berkata." (Muttafaq Alaih)." (Al-Baqarah: 221). ‘Wa‘alaikum' (juga atas kalian). atau kopiah. "Semoga Allah memberi petunjuk kepada kalian.. Jika kalian bertemu dengan salah seorang dari mereka di jalan.

PENGERTIAN ETIKA ." (Diriwayatkan Al-Bukhari). Sedang mewamainya dengan warna hitam dilarang Rasulullah saw. atau merah. Dapat menjaga hubungan kita dengan orang kafiragar tidak terlalu jauh hubungan kita. kenyamanan. Hikmahnya antara lain: 1. 2.. karena Imam Muslim meriwayatkan. 3. Agar terjadi keamanan. bahwa beliau bersabda. Memupuk sikap tenggang rasa dan toleransiantar umat." (Diriwayatkan Muslim)." (Muttafaq Alaih). Ini akan mencerminkan toleransi dalam Islam. Maksudnya mewarna jenggot. Agar kita tidak menyerupai orang kafir. Agar kita mengetahui tentang larangan menikah dengan orang kafir.Islam memang mengakui adanya agama laintetapi Islam tidak mengakui apa yang mereka yakini( tidak mengakui kekafirannya). Seuai dengan perintah rasulullah yang berbunyi: "Dan barangsiapa meniru satu kaum. ia termasuk mereka.6 Hikmah Berakhlak Terhadap Orang Kafir Sesuatu yang diciptakan oleh Allah pasti ada hikmahnya. Kita berakhlak pada orang kafir pun mempunyai hikmah/ manfaat. dan ketertiban beragama sehingga terjadi kedamaian. "Rubahlah ini (rambut putih) dan tinggalkan warna hitam. 2. maka berbedalah dari mereka. atau rambut dengan warna kuning."Sesungguhnya orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen tidak mengecat. 4. 5. Agar kita hidup di dunia bisa saling rukun satu sama lainnya. tetapi Islam menghargai apa saja yang mereka lakukan asal tidak mengganggu umat Islam sendiri. 6.

atau bahagia (Sesuatu dikatakan baik bila ia dihargai secara positif) PENGERTIAN BURUK Segala yang tercela. Utilitarisme. Aliran Vitalisme. Paham Eudaemonisme. Kebahagiaan. . dan memberikan perasaan senang. Evolusi. Aliran Pragmatisme. Aliran Naturalisme.Ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia TUJUAN MEMPELAJARI ETIKA Untuk mendapatkan konsep yang sama mengenai penilaian baik dan buruk bagi semua manusia dalam ruang dan waktu tertentu PENGERTIAN BAIK Sesuatu hal dikatakan baik bila ia mendatangkan rahmat. Adat Kebiasaan. Perbuatan buruk berarti perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma masyarakat yang berlaku CARA PENILAIAN BAIK DAN BURUK Menurut Ajaran Agama. Bisikan Hati (Intuisi). Aliran Positivisme.

Faham ini merupakan bantahan terhadap faham . Ada tiga sudut pandang dari faham ini yaitu (1) hedonisme individualistik/egostik hedonism yang menilai bahwa jika suatu keputusan baik bagi pribadinya maka disebut baik. Bisikan Hati (Intuisi) Bisikan hati adalah “kekuatan batin yang dapat mengidentifikasi apakah sesuatu perbuatan itu baik atau buruk tanpa terlebih dahulu melihat akibat yang ditimbulkan perbuatan itu”. Faham Kebahagiaan (Hedonisme) “Tingkah laku atau perbuatan yang melahirkan kebahagiaan dan kenikmatan/kelezatan”. Aliran Eksistensialisme. Aliran Komunisme [carilah di internet mengenai faham atau aliran-aliran tersebut secara lengkap] Kriteria perbuatan baik atau buruk yang akan diuraikan di bawah ini sebatas berbagai aliran atau faham yang pernah dan terus berkembang sampai saat ini. Khusus penilaian perbuatan baik dan buruk menurut agama. dan (3) universalistic hedonism yang menyatakan bahwa yang menjadi tolok ukur apakah suatu perbuatan itu baik atau buruk adalah mengacu kepada akibat perbuatan itu melahirkan kesenangan atau kebahagiaan kepada seluruh makhluk.Aliran Idealisme. dan kebudayaan tidak akan dibahas disini. adapt kebiasaan. sedangkan jika keputusan tersebut tidak baik maka itulah yang buruk. Aliran Marxisme. (2) hedonisme rasional/rationalistic hedonism yang berpendapat bahwa kebahagian atau kelezatan individu itu haruslah berdasarkan pertimbangan akal sehat.

keistimewaan yang dapat juga diartikan sebagai “kebaikan budi pekerti” Evolusi Paham ini berpendapat bahwa segala sesuatu yang ada di alam ini selalu (secara berangsur-angsur) mengalami perubahan yaitu berkembang menuju kea rah kesempurnaan. Dengan mengadopsi teori Darwin (ingat konsep selection of nature. Aliran Pragmatisme Aliran ini menititkberatkan pada hal-hal yang berguna dari diri sendiri baik yang bersifat moral maupun material. Tujuan utama dari aliran ini adalah keutamaan. kemerdekaan. oleh karena itu penganut faham ini tidak mengenal istilah kebenaran sebab kebenaran bersifat abstrak dan tidak akan diperoleh dalam dunia empiris. Paham Eudaemonisme Prinsip pokok faham ini adalah kebahagiaan bagi diri sendiri dan kebahagiaan bagi orang lain. bahkan dengan segala yang ada di ala mini. (2) kemauaan. (3) perbuatan baik. kebebasan. untuk mencapai eudaemonia ini diperlukan 4 hal yaitu (1) kesehatan. dan nilai moral yang bertahanlah (tetap) yang dikatakan dengan baik. dan (4) pengetahuan batiniah. dan survival for the fittest) Alexander mengungkapkan bahwa nilai moral harus selalu berkompetisi dengan nilai yang lainnya. .hedonisme. keunggulan. Menurut Aristoteles. Yang menjadi titik beratnya adalah pengalaman. struggle for life. kekayaan dan kekuasaan. dan nilai-nilai yang tidak bertahan (kalah dengan perjuangan antar nilai) dipandang sebagai buruk.

apabila alami maka itu dikatakan baik. Tokoh terkenal aliran vitalisme adalah F. Sedangkan menurut aliran kedua “perang adalah halal”. Niettsche yang banyak memberikan pengaruh terhadap Adolf Hitler. yaitu sedapat mungkin setiap makhluk harus saling menolong dan berlaku baik. dan Etika. Aliran Vitalisme Aliran ini merupakan bantahan terhadap aliran natiralisme sebab menurut faham vitalisme yang menjadi ukuran baik dan buruk itu bukan alam tetapi “vitae” atau hidup (yang sangat diperlukan untuk hidup). seorang ahli Teolog. Aliran ini terdiri dari dua kelompok yaitu (1) vitalisme pessimistis (negative vitalistis) dan (2) vitalisme optimistime. Filsuf. Kelompok pertama terkenal dengan ungkapan “homo homini lupus” artinya “manusia adalah serigala bagi manusia yang lain”.Aliran Naturalisme Yang menjadi ukuran baik atau buruk adalah :”apakah sesuai dengan keadaan alam”. pengetahuan dan kebudayaan adalah menjadi perusak alam semesta. Musik. Yang terpenting menurut aliran ini adalah “penghormatan akan kehidupan”. sedangkan apabila tidak alami dipandang buruk. sebab orang yang berperang itulah (yang menang) yang akan memegang kekuasaan. Aliran Gessingnungsethik Diprakarsai oleh Albert Schweitzer. . dan yang buruk adalah setiap usaha yang berakibat kebinasaan dan menghalangihalangi hidup. Ukuran kebaikannya adalah “pemelihataan akan kehidupan”. Medik. Jean Jack Rousseau mengemukakan bahwa kemajuan.

Aliran ini memegang motto “segala sesuatu jalan dapatlah dibenarkan asalkan saja jalan dapat ditempuh untuk mencapai sesuatu tujuan”. Jadi yang bai itu hanya apa yang ada di dalam ide itu sendiri. andaikan individu tidak mengambil suatu keputusan maka pastilah tidak ada yang terjadi. Sebaik apapun tiruan tidak akan seindah aslinya (yaitu ide). Ungkapan terkenal dari aliran ini adalah “segala yang ada hanyalah yang tiada” sebab yang ada itu hanyalah gambaran/perwujudan dari alam pikiran (bersifat tiruan). Ungkapan dari aliran ini adalah “ Truth is subjectivity” atau kebenaran terletak pada pribadinya maka disebutlah baik. Jadi apapun dapat dipandang baik asalkan dapat menyampaikan/menghantar kepada tujuan . Aliran Eksistensialisme Etika Eksistensialisme berpandangan bahwa eksistensi di atas dunia selalu terkait pada keputusan-keputusan individu. dan sebaliknya apabila keputusan itu tidak baik bagi pribadinya maka itulah yang buruk. Individu sangat menentukan terhadao sesuatu yang baik. Artinya. Aliran Marxisme Berdasarkan “Dialectical Materialsme” yaitu segala sesuatu yang ada dikuasai oleh keadaan material dan keadaan material pun juga harus mengikuti jalan dialektikal itu. terutama sekali bagi kepentingan dirinya.Aliran Idealisme Sangat mementingkan eksistensi akal pikiran manusia sebab pikiran manusialah yang menjadi sumber ide.

Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain. Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya 4. hukum. Secara tradisional ada 4 profesi yang sudah dikenal yaitu kedokteran. dan kependetaan. Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan 3.PENGERTIAN PROFESI Belum ada kata sepakat mengenai pengertian profesi karena tidak ada standar pekerjaan/tugas yang bagaimanakah yang bisa dikatakan sebagai profesi. Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi 2. namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya . pendidikan. Ada yang mengatakan bahwa profesi adalah “jabatan seseorang walau profesi tersebut tidak bersifat komersial”. PROFESIONALISME Biasanya dipahami sebagai suatu kualitas yang wajib dipunyai oleh setiap eksekutif yang baik. Ciri-ciri profesionalisme: 1.

kebudayaan. Hal ini disebabkan perbedaan adat. Adapun yang menjadi tujuan pokok dari rumusan etika yang dituangkan dalam kode etik (Code of conduct) profesi adalah: . Hubungan yang erat dengan profesi lain TUJUAN KODE ETIKA PROFESI Prinsip-prinsip umum yang dirumuskan dalam suatu profesi akan berbeda satu dengan yang lainnya. Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri 7. Pengakuan sebagai profesi 9. ada 10 ciri khas suatu profesi. Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi 10. Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas 2. Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi 5. kebiasaan. yaitu: 1. Suatu teknik intelektual 3. dan peranan tenaga ahli profesi yang didefinisikan dalam suatu negar tidak sama. Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis 4.CIRI KHAS PROFESI Menurut Artikel dalam International Encyclopedia of education. Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi yang tinggi antar anggotanya 8. Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan 6.

Kafir seperti ini tidak boleh dibunuh selama ia masih menaati peraturan-peraturan yang dikenakan kepada mereka. Standar-standar etika menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien. Standar-standar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi 6. Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum (atau undang-undang). Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya Orang kafir dalam syari’at Islam terbagi empat : Pertama : Kafir dzimmy. dengan demikian standar-standar etika menjamin bahwa para anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya 5. Standar-standar etika membantu tenaga ahli profesi dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka menghadapi dilema-dilema etika dalam pekerjaan 3. Standar-standar etika membiarkan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsi-fungsi profesi dalam masyarakat melawan kelakuan-kelakuan yang jahat dari anggota-anggota tertentu 4. Banyak dalil yang menunjukkan hal tersebut diantaranya firman Allah Al-‘Azîz Al-Hakîm : .1. Standar-standar etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moral-moral dari komunitas. institusi. yaitu orang kafir yang membayar jizyah (upeti) yang dipungut tiap tahun sebagai imbalan bolehnya mereka tinggal di negeri kaum muslimin. dan masyarakat pada umumnya 2.

yaitu orang-orang kafir yang telah terjadi kesepakatan antara mereka dan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu yang telah disepakati. sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan shôgirun (hina. [2] Kedua : Kafir mu’ahad. Kemudian beliau berkata : “Berperanglah kalian di jalan Allah dengan nama Allah. rendah. apabila mereka menolak maka mintalah pertolongan kepada Allah kemudian perangi mereka”. (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka. apabila mereka menolak maka mintalah jizyah (upeti) dari mereka dan apabila mereka memberi maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. Allah Jalla Dzikruhu berfirman. At-Taubah : 29). serulah mereka kepada Islam apabila mereka menerima maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. berperanglah kalian dan jangan mencuri harta rampasan perang dan janganlah mengkhianati janji dan janganlah melakukan tamtsîl (mencincang atau merusak mayat) dan janganlah membunuh anak kecil dan apabila engkau berjumpa dengan musuhmu dari kaum musyrikin dakwailah mereka kepada tiga perkara. Dan kafir seperti ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang mereka menjalankan kesepakatan yang telah dibuat. apa saja yang mereka jawab dari tiga perkara itu maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka . bunuhlah siapa yang kafir kepada Allah. patuh)”. َ‫أَيسََب زسٕل زبَُِّب صهَّٗ هللاُ عهَّٛ ٔآنِّ ٔسهَّى أٌَْ َُقَبحِهَكى حخَّٗ حَعبُدُٔا هللاَ ٔحدُِ أَٔ حُؤَدٔا انجصَٚت‬ ْ ِ ْ ْ َ ُْ َ َ ُ ُْ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ ْ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ “Kami diperintah oleh Rasul Rabb kami shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam untuk memerangi kalian sampai kalian menyembah Allah satu-satunya atau kalian membayar Jizyah”. (QS. َ ً ْ ِ َ َّ َ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ َ ْ ٍ ِ َ ْ ٍ َْ َ ِ‫كبٌَ زسٕل هللاِ صهَّٗ هللاُ عهَّٛ ٔآنِّ ٔسهَّى إِذا أَيس أَيٛسا عهَٗ جٛش أَٔ سسَّٚت أَٔصبُِ فِٙ خبصخِّ بِخَقٕٖ هللا‬ َ ْ ِ َّ َ ْ ُ ُْ َ َ َ‫ٔيٍْ يعُّ يٍْ انًسهًٍَِْٛ خٛسا ثُى قَبل أُغصٔا بِبسى هللاِ فِٙ سبِٛم هللاِ قَبحِهُٕا يٍْ كفَس بِبهللِ أُغصٔا ٔالَ حَغهٕا ٔال‬ َ َ َ ْ ِ ْ ُْ ِ َ َ َ َ ْ ُ ْ َ َّ ً ْ َ َ ْ ُ َ ْ ُ ْ ِْ َ ْ ِْ َ َ ْ َ ْ ْ ‫حَغدزٔا ٔالَ حًُثِّهُٕا ٔالَ حَقخُهُٕا ٔنِٛدًا ٔإِذا نَقِْٛجَ عدٔكَ يٍَ انًشسكٍَْٛ فَبدعٓى إِنَٗ ثَالَد خصبل فَأََّٚخٍَُّٓ يب‬ ِ ِ ْ ُ ْ ِ َّ ُ َ ٍ َ ِ ِ َ ْ َ َ ْ ُِْ ُْ ُ ْ َ ُ ُ َ ُْ ِْ ْ ْ ُ َ ُْ ِْ ْ ْ ‫أَجببُٕكَ فَبقبَم يُٓى ٔكفَّ عُٓى ثُى ادعٓى إِنَٗ اْلسالَو فَئٌِْ أَجببُٕكَ فَبقبَم يُٓى ٔكفَّ عُٓى فَئٌِْ ْى أَبَٕا فَسهٓى‬ ْ َ ْ َ ِ ْ ِْ ُْ َْ ْ ُ ُ ْ َّ ْ ُ ْ َ ُُ َْ ْ ُْ ُ َ ُْ ِْ ْ ْ ْ ِ ْ ‫انجصَٚتَ فَئٌِْ ْى أَجببُٕكَ فَبقبَم يُٓى ٔكفَّ عُٓى فَئٌِْ ْى أَبَٕا فَبسخَعٍْ بِبهللِ ٔقَبحِهٓى‬ ِ ْ ْ ُْ ْ َ ُْ ُْ ْ َ ُْ َْ “Adalah Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam apabila beliau mengangkat amir/pimpinan pasukan beliau memberikan wasiat khusus untuknya supaya bertakwa kepada Allah dan (berwasiat pada) orang-orang yang bersamanya dengan kebaikan.“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah). . Dan dalam hadits Buraidah radhiyallahu ‘anhu. beliau berkata. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. [1] Dan dalam hadits Al-Mughîroh bin Syu’bah radhiyallahu ‘anhu.

AL-Anfal : 55-56) Dan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam bersabda. baik dengan akad jizyah[4]. atau jaminan keamanan[6] dari seorang muslim. Dan Allah Jallat ‘Azhomatuhu menegaskan dalam firman-Nya. maka perangilah pemimpin-pemimpin kekafiran itu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. karena mereka itu tidak beriman. “Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir. َ ْ ‫أَ َال يٍْ ظَهَى يعبْدًا، أَٔ اَخَقَصُّ، أَٔ كهَّفَُّ فَٕق طَبقَخِّ، أَٔ أَخر يُُّ شٛئًب بِغٛس طٛب ََفس، فَأَََب حجٛجُّ َٕٚو‬ َ ْ َ َ ُ َ َ ْ ِ ٍ ْ ِ ْ ِ ِ َْ َْ ِْ َ َ ْ ِ َ ْ ُ ِْ َ َ ْ‫ان‬ ‫قَِٛبيت‬ ِ َ .” [7] Dan Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. (QS. hendaklah kalian berlaku istiqomah (pula) terhadap mereka. At-Taubah : 7). Dan Allah berfirman. agar supaya mereka berhenti”.” (QS. Dan Allah ‘Azza wa Jalla menegaskan. At-Taubah : 12). ‫يٍْ قَخَم يعبْدًا نَى َٚسح زائِحتَ انجَُّت ٔإٌَِّ زٚحٓب حُٕجد يٍْ يسٛسة أَزبَعٍَْٛ عَبيب‬ ِ ْ ِ َِْ َ ِ ُ َ ْ َ َ ِْ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ َ ُ َ ً َ “Siapa yang membunuh kafir Mu’ahad ia tidak akan mencium bau surga dan sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun”. maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya. (QS. karena sesungguhnya mereka itu adalah orangorang yang tidak dapat dipegang janjinya. sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya. At-Taubah : 4). Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”.[3] Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berpendapat bahwa kata Mu’ahad dalam hadits di atas mempunyai cakupan yang lebih luas. (QS. perjanjian dari penguasa[5].“Maka selama mereka berlaku istiqomah terhadap kalian. “Dan yang diinginkan dengan (Mu’ahad) adalah setiap yang mempunyai perjanjian dengan kaum muslimin. dan mereka mencerca agama kalian. dan mereka tidak takut (akibatakibatnya). “Kecuali orang-orang musyrikin yang kalian telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi dari kalian sesuatu pun (dari isi perjanjian) dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kalian. (Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka. “Jika mereka merusak sumpah (janji) nya sesudah mereka berjanji. Beliau berkata.

yaitu orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin atau sebagian kaum muslimin. [9] Berkata Imam An-Nawawy rahimahullah : “Yang diinginkan dengan Dzimmah di sini adalah Aman (jaminan keamanan). Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy (w. beliau berkata. Ibnul Qayyim dan lain-lainnya. maka saya adalah lawan bertikainya pada hari kiamat. 1420 H). At-Taubah : 6). ‫َٚب زسٕل هللاِ شَ عى ابٍُْ أُيٙ أَََُّّ قَبحِم زجالً قَد أَجسحُُّ فَالٌََ بٍَْ ْبَٛسةَ فَقَبل زسٕل هللاِ صهَّٗ هللاُ عهَّٛ ٔآنِّ ٔسهَّى‬ ْ َ ْ ُ َ ٌ َ َْ ُ ْ ِّ ُ ُْ َ َ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ ََ َ ُْ َ ‫قَد أَجسََب يٍْ أَجسث َٚب أُو َْبَِئ‬ ِ ْ َ َ ْ َ ْ َّ ٍ “Wahai Rasulullah anak ibuku (yaitu ‘Ali bin Abi Tholib. (QS. Dan dalam hadits ‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu. Syaikh Al-Albany (w. jaminan keamanan dan tanggung jawab) kaum muslimin itu satu. Maka Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. merendahkannya. Maknanya bahwa Aman kaum muslimin kepada orang kafir itu adalah sah (diakui).” Dan dalam hadits Ummu Hani` radhiyallahu ‘anha.” [8] Ketiga : Kafir musta’man. 1420 H). maka lindungilah ia agar ia sempat mendengar firman Allah. siapa yang menzholimi seorang mu’ahad.”[10] Keempat : Kafir harby. yaitu kafir selain tiga di atas. diusahakan oleh orang yang paling bawah (sekalipun)”.“Ingatlah. Syaikhul Islam Ibnu Tamiyah. Dan dari ulama masa kini seperti Syaikh Ibnu Baz (w. Kafir jenis inilah yang disyari’atkan untuk diperangi dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam syari’at Islam. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam berpesan. . Kafir jenis ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang masih berada dalam jaminan keamanan.-pent) menyangka bahwa ia boleh membunuh orang yang telah saya lindungi (yaitu) si Fulan bin Hubairah. Demikianlah pembagian orang kafir telah masyhur dalam uraian para ulama seperti Imam Empat. ‫ذيتُ انًسهًٍَِْٛ ٔاحدةٌ َٚسعٗ بِٓب أَدََبْى‬ َ ْ َ ِ َ ِ ْ ُ ْ َّ ِ ُْ ْ َ “Dzimmah (janji. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman. 1422 H). Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui”. “Dan jika seorang di antara kaum musyrikin meminta perlindungan kepadamu. “Kami telah lindungi orang yang engkau lindungi wahai Ummu Hani`”. kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. membebaninya di atas kemampuannya atau mengambil sesuatu darinya tanpa keridhaan dirinya. maka siapa yang diberikan kepadanya Aman dari seorang muslim maka haram atas (muslim) yang lainnya mengganggunya sepanjang ia masih berada dalam Amannya.

Syaikh ‘Abdullah Al-Bassam (w. Berkata Ibnu ‘Abddil Barr (w. Mereka ini empat macam. dan sebagaimana yang ditegaskan dalam firman-Nya. karena itu datang dalam hadits “Siapa yang membunuh kafir mu’ahad ia tidak akan mencium baunya sorga. ia adalah orang yang masuk ke negara kaum muslimin bukan untuk menetap padanya.” [13] Dan berkata Ibnul Qayyim rahimahullah. (2) para pedagang. Syaikh Sholih Al-Fauzan hafizhohullah. “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar. Syaikh Sholih Al-Fauzan. Dan bagi siapa yang menelaah buku-buku fiqih dari berbagai madzhab akan menemukan benarnya pembagian ini tanpa perselisihan. Dan kebanyakan para ulama berpendapat bahwa walaupun sekedar isyarat.Syaikh Ibnu ‘Utsaimin (w. 1421 H). 463 H) rahimahullah. (1) para utusan. “Adapun (kafir) musta`man. mu’ahad dan musta`man adalah termasuk jiwa yang diharamkan untuk dibunuh sebagaimana yang telah lalu. Dzimmah adalah mereka membayar jizyah atau mereka yang masuk ke negara kita dengan jaminan keamanan. “Jiwa yang diharamkan oleh Allah adalah jiwa mukmin. “Dan jiwa yang diharamkan oleh Allah adalah jiwa yang terjaga. Tidak boleh mengkhianati dzimmah kaum muslimin. maka hal itu terhitung jaminan keamanan sebagaimana halnya pernyataan. walaupun dia kafir namun Allah mengharamkan membunuh jiwa mukminin dan juga mengharamkan membunuh jiwa para mu’ahad dari kaum kuffar yang ada perjanjian dengan kaum muslimin dalam masalah dzimmah atau jaminan keamanan. dan kalau mereka ingin. mereka masuk ke dalam (Islam). (kafir) dzimmi. “Dan saya tidak mengetahui ada silang pendapat di kalangan para ulama bahwa siapa yang memberi jaminan keamanan kepada seorang kafir harby dengan bentuk pernyataan yang dipahami bahwa ia memberi keamanan. maka telah (terjalin) sempurna jaminan keamanan untuknya. Tidak boleh membunuh dan melampaui batas terhadap mereka. Al-An’am : 151) Berkata Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’dy rahimahullah.” [11] Dan berkata guru kami. karena mereka berada dalam dzimmah kaum muslimin dan dalam jaminan keamanan kaum muslimin. kecil dan besar. yaitu kafir dzimmi.”.” [12] Dan berikut ini beberapa pernyataan para ulama umat. 1424 H) dan lain-lainnya. namun dipahami. dan (jiwa) kafir yang terlindung dengan perjanjian dan keterikatan. kalau mereka ingin.” Dan berkata Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimîn rahimahullah.” (QS. mereka ke . baik laki-laki dan perempuan. yaitu jiwa seorang muslim. mu’ahad dan mus`tamin. Dan harus kami tegaskan disini. (3) orang-orang yang meminta perlindungan untuk dihadapkan kepadanya keislaman dan Al-Qur`an. Dan demikian pula jiwa mu’ahad. “Dan firman-Nya “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar” dia adalah jiwa muslim. bahwa tiga kafir di atas.

Wallahul Musta’an. Beliau menjawab. “Apa hukum menganiaya turis-turis asing dan para tamu di negeri-negeri Islam?”. Wallahul Musta’an wa la Haula wa la Quwwata Illa billah. beliau ditanya. mereka dibiarkan kembali. maka itulah perkara yang diinginkan. Adapun individu-individu manusia. kalau mereka ingin kembali kepada keamanannya (negaranya. maka itu tidak boleh. karena mereka adalah musta’man (orang yang mendapat jaminan keamanan dari pemerintah). Mereka masuk dengan jaminan keamanan.” Keputusan Haiah Kibarul Ulama Saudi Arabia 13/7/1417 H “Jiwa yang terjaga dalam hukum syari’at Islam adalah semua (jiwa) muslim atau semua (kafir) yang antara dia dengan kaum muslimin ada aman (jaminan keamanan) sebagaimana firman (Allah) Ta’ala : . bahkan kewajiban mereka untuk mengangkat perkara (yang perlu diperbaiki menurut pandangan mereka. sangatlah panjang untuk menyebutkan seluruhnya. tidak ada hak bagi mereka untuk membunuh. tidak boleh dipungut jizyah darinya. menganiaya siapa saja tidak boleh.-pent. maka haram terhadap kaum muslimin untuk membunuhnya hingga ia kembali kepada keamanannya (negaranya) tanpa ada silang pendapat di kalangan penganut Islam. Fatwa Syaikh Ibnu Baz Tentang Mengganggu Turis Dan Tamu Asing Dalam kumpulan fatwa-fatwa beliau jilid 8 halaman 229. Maka tidak boleh menganiaya mereka akan tetapi perkara mereka diangkat kepada orang yang mampu menahan masuknya mereka atau menahan mereka dari kemungkaran yang zhohir. Tetapi pemerintah hendaknya dinasehati sehinga melarang apa-apa yang tidak patut untuk ditampakkan. Dalil-dalil syari’at meliputi hal-hal tersebut.negeri mereka. Hukum terhadap mereka adalah tidak boleh diboikot. Adapun menasehati dan mendakwahi mereka kepada Islam atau meninggalkan kemungkaran apabila mereka telah muslim.) kepada pemerintah. kalau mereka masuk (Islam). “Mu’ahad adalah seorang kafir harby yang masuk ke negeri Islam dengan jaminan keamanan. serta shalawat dan salam semoga selalu terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad dan kepada keluarganya dan para shahabatnya. Namun kami akan menutup pembahasan pembagian orang kafir ini dengan beberapa fatwa para ulama abad ini.). 1250 H) rahimahullah. tidak boleh dibunuh. memukul dan menyakiti mereka (para turis tersebut). maka tidak boleh menganiaya mereka. Adapun menganiaya mereka. “Ini tidak boleh. karena menganiaya mereka adalah berarti menganiaya orang-orang yang telah masuk dengan jaminan keamanan. maka itu (yang diinginkan). dan terhadap orang-orang yang meminta perlindungan agar diperlihatkan kepada mereka keislaman dan Al-Qur`an. selain dari apa yang telah disebutkan.” [15] Dan banyak lagi ucapan para ulama dalam masalah ini. (4) serta orang-orang yang punya hajat berupa kunjungan dan selainnya. Apakah itu para turis atau para pekerja.pent.” [14] Berkata Imam Asy-Syaukany (w.

atau …. kita berlindung kepada Allah dari segala kehinaan. maka ia tidak akan mencium baunya sorga. sehingga pelampauan batas terhadap darah pesiar seperti ini dan di negeri Islam tidaklah tercapai dibelakangnya suatu manfaat islamy. HR. mereka tidaklah masuk ke negara kita yang Islamy kecuali dengan izin dari seorang hakim (penguasa) muslim. bahkan ia telah menyelisihi hadits yang telah lalu penyebutannya. Kemudian andaikata hal tersebut terjadi. Dan telah shohîh dari Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda. maka balasannya ialah Jahannam.“Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu’min dengan sengaja.[17]” [18] . “Apabila seorang kafir dari para pesiar atau turis tersebut masuk. dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya”. tidak boleh melampaui batas terhadapnya. maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang mukmin”. atau ia dipenjara. -dan telah terjadi lebih dari sekali dimana seorang muslim melampaui batas terhadap salah seorang dari mereka-. Karena itu. bila dibunuh tanpa sengaja padanya ada diyah dan kaffarah. ‫يٍْ قَخَم يعبْدًا فِٙ كُّٓ . “Dan jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu.فَهَى َٚسح زائِحتَ انجَُّت‬ َ َ ُ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ْ ِ َ َ ِِْ َ ْ ْ ِ ِ ُْ ْ َ “Siapa yang membunuh (kafir) mu’ahad dalam kunhi-nya –yaitu dalam penjanjian dan jaminan keamanan padanya-. (QS. dan sesungguhnya hal itu termasuk dari dosa-dosa besar yang diancam dengan tidak masuknya si pembunuh ke dalam Surga. maka akibat hal tersebut dia akan terbunuh atau lebih dari itu. apalagi membunuhnya seperti (yang terjadi pada) kekejian yang besar dan mungkar ini. (QS An-Nisa` : 92) Maka jika kafir dzimmy yang memiliki jaminan keamanan. maka bagaimana pula jika dibunuh dengan sengaja?. tentunya kekejiannya lebih hebat dan dosanya lebih besar. ‫يٍْ قَخَم يعبْدًا نَى َٚسح زائِحتَ انجَُّت‬ ِ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ َ ُ َ َ “Barangsiapa yang membunuh kafir mu’ahad maka dia tidak akan mencium baunya Surga”. kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya. Dan ini adalah ancaman yang keras terhadap siapa yang membunuh (kafir) mu’ahad.أَ٘ فِٙ عٓدِ ٔأَيبَِّ. sebab ia adalah seorang (kafir) mu’ahad.” Fatwa Syaikh Al-Albany Tentang Mengganggu turis Asing Beliau berkata dalam sebuah kaset terekam.[16] Maka tidak boleh mengganggu (kafir) musta`man. An-Nisa` : 93) Dan (Allah) Subhanahu berfirman tentang hukum kafir dzimmy yang terbunuh tanpa sengaja. AlBukhary. atau ….

dzimmi. keamanan. [17] Dikeluarkan oleh Ath-Thayalisi no. Ad-Darimy 2/308. 3158. jizyah.[1] [2] Telah berlalu takhrijnya. [13] Al-Istidzkar 5/36. 3166. 3052 dan Al-Baihaqy 9/205. 1070. dosa. [6] Yaitu kafir Musta`man. 357. Menyelami Jihad. musuh. [10] Hadits riwayat Al-Bukhary no. 38. Dan dishohîhkan oleh Al-Albani dalam Shohîh Abi Daud dan Shohîh An-Nasa`i dan guru kami. 835. perang. [15] Nailul Author 7/155. [7] Fathul Bary 12/259. Ibnu Abi Syaibah 5/457. [5] Yaitu kafir Mu’ahad. Ahmad 5/36. pemimpin. Pertama). -pen. dzimmah. Hadits riwayat Al-Bukhary no. 2132. 1183 (cet. [3] Hadits ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma riwayat Al-Bukhary no. umat Baca juga :      Resensi Buku (0) Pembagian Jihad Melawan Kafir Secara Fisik (2) (0) Pembagian Jihad Melawan Kafir Secara Fisik (1) (0) Beberapa Ketentuan Seputar Jihad (0) Anjuran Berbuat Perbaikan Dan Peringatan Bahaya Berbuat Kerusakan di Muka Bumi (0) . An-Nasa`i 8/25 dan Ibnu Majah no. [16] Telah berlalu takhrijnya. 1370. pemerintah. Ibnul Jarûd no. 3171. Kafir harby. 7300. 879. Tags: darah. kafir. muslimin. 6755. 3179. -pen. Dan dishohihkan oleh Syaikh Al-Albany dalam Silsilah Al-Ahadîts Ash-Shohîhah no. [14] Ahkam Ahludz Dzimmah 2/475. Kafir dzimmy. Al-Hakim 2/142 dan Al-Baihaqi 9/231 dari Jalan ‘Uyainah bin Abdurrahman dari ayahnya dari Abu Bakrah radhiyallahu ‘anhu. Abu Daud no. 337 (Kitab Shalatul Musafirîn wa Qashriha). 2686. [18] Demikian ucapan beliau dari sebuah kaset rekaman. [4] Yaitu kafir Dzimmi. Muslim no. 6914. hukum. [11] Al-Qaul Al-Mufîd 1/38. Kafir musta'man. An-Nasa`i 8/24. 6158 dan Muslim 1/517-518 no. negara. Syaikh Muqbil dalam Ash-Shohih Al-Musnad 2/248 no. [12] I’anatul Mustafîd 1/33. kami dinukil dengan perantara kitab “Al-Qaul Al-Amîn fii Tahdzîril Muslimîn Minal I’tida` ‘Alal Mu’ahadin Wal Musta`manîn” karya Sholih Al-Bakry. [9] Hadits riwayat Al-Bukhary no. membunuh. [8] Hadits riwayat Abu Daud no. Fatwa. Kafir mu'ahad. Abu Daud no. 445. Islam. 2760. 2034 dan At-Tirmidzy no.

. mencakup seluruh ahlak terhadap semua mahluk. Maksudnya adalah. Kata “Khuluqin „azhim” (budi pekerti yang agung) dalam ayat ini.Ahlak Terhadap Orang Kafir 29th July 2007 42 4 0digg 42 EmailShare Ahlak Terhadap Orang Kafir Bagaimana ahlak Rasulullah saw ketika bergaul dengan orang-orang kafir? Ahlak nabi saw adalah al Qur‟an sebagaimana riwayat dari „Aisyah ra ketika ditanya ahlak nabi saw. sabda Rasulullah saw: “…Sesungguhnya para utusan (duta) itu tidak boleh dibunuh. motivator serta motor penggerak utama suatu ahlak. maka bagaimana kita akan menggambarkan ahlak beliau saw terhadap mereka dalam kondisi damai? Saya akan menyebutkan tiga hadits tentang hal itu. Yang pertama. (Qs al Qalam:4). Rahmat (rasa kasih sayang) merupakan ahlak yang paling tinggi.” ( Riwayat Abu Dawud). para utusan yang dikirim oleh orang-orang kafir sebagai duta dan penghubung antara kaum Muslimin dengan kaum Kafir. terhadap orang-orang kafir saat peperangan. Jika contoh-contoh dan riwayat-riwayat yang telah dibawakan dalam ceramah tersebut berkaitan dengan ahlak beliau saw. beliau menjawab: Make money online Make money online free  Make Money  T mobile smartphones  Yamaha waverunner parts  T mobile family plan  How to make money online   “Ahlak beliau (nabi saw) adalah al Qur‟an”. Kemudian „Aisyah ra membacakan ayat: “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung”.

Maka nabi saw datang berkunjung kerumahnya dan mengajaknya menuju jalan Rabb-nya. Darimi). akan tetapi beliau mengatakan”…dan pergaulilah manusia dengan ahlak yang baik”. Lalu mereka mengatakan: . Abu Thalib memandang para pembesar Qurays. yang melakukan perbaikan). Karena. akan tetapi. Kejadian yang sama juga terjadi antara Rasulullah saw dengan pamannya. Dalam hadits ini. yang senantiasa membantu dan menolong din Islam. nabi mengetahui bahwa orang yang selalu menyakitinya ini memiliki seorang anak yang sedang sekarat. yaitu dalam wasiat nabi saw kepada Mu‟adz bin Jabal ra. Rasulullah saw mengulangi lagi: “Wahai bocah. non Islam. atau orangorang shalih (salih). dalam Islam terdapat ajaran (agar menjaga dan menataati) perjanjian dan ikatan janji. Rasulullah saw bersabda kepada si anak. katakanlah laa ilaaha illallah…” Mendengar seruan ini. sebagai bentuk keluasaan rahmat dan kelengkapannya dengan ahlak din (agama). Ini di antara gambaran cara bergaul tingkat tinggi dari kaum Muslimin.” (Hr Ahmad. Suatu ketika. yang muslim. katakanlah laa ilaaha illallah!” Si anak memandang ke arah bapaknya lagi.Keadilan dan kasih-sayang Islam tidak memperbolehkan untuk membunuh dan menyakiti mereka. atau orang-orang yang mengerjakan shalat”. katakanlah laa ilaaha illallah.” Mendengar seruan ini. meskipun terhadap orang kafir. yang kafir. kaum Muslimin dan Rasulullah saw. dengan harapan semoga Allah memberikan petunjuk dan memperbaiki keadaan orang ini. Hadis ketiga. tetangga nabi saw. yang mushlih (muslih. atau dari agama Islam. Hadis kedua. yang faajir (jahat) dan yang shalih. si anak memandang ke arah bapaknya dan memperhatikannya. Rasulullah saw tidak mengatakan “pergaulillah kaum Muslimin. yaitu hadis tentang seorang Yahudi. beliau bersabda: “…dan pergaulilah manusia dengan ahlak yang baik. yang sering menyakiti beliau saw. Rasulullah saw bersabda kepadanya: “Wahai paman. atau dari nabi Islam kepada orang-orang Kafir. sementara bapaknya juga ada bersama mereka: “Wahai bocah. Beliau saw membalas keburukan dengan kebaikan. Tirmidzi. itu akan menyelamatkanmu dari api neraka. dia tidak masuk Islam. Abu Thalib. Maksudnya adalah semua agama.

Allah Berfirman: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. Sebelum menghembuskan napas terakhir.“Apakah kamu benci terhadap agama nenek moyangmu?” (Hadis riwayat Imam Bukhari). Inilah ahlak Rasulullah saw yang muliah. Kita memohon kepada Allah SWT. adab beliau yang luhur terhadap orang-orang non Muslim. Abu Dawud). Edisi 02/X/1427 H/2006 M. 1356.” (QS Al An‟aam :20) Bagaimana jawaban dan responnya? Orang Yahudi itu mengatakan: “Wahai anakku. ketika kondisi perang dan dalam keadaan damai. Allah menceritakan kondisi mereka: “Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepadanya. Akhirnya Abu Thalib meninggal dalam kekafiran. agar menjadikan ahlak kita sama seperti ahlak beliau saw. Wassallam Alikum Warrohmattullahi Wabbarakatuhu . Semoga bermanfaat Amiin Allahuma Amiin. dan semoga Allah menjadikan Rasulullah saw sebagai panutan terbaik kita.” (Al Ahzab :21) (Syaikh Ali bin Abdul Hamid Hasan al Halaby dalam muhadharah di Masjid Istiqlal. Rasulullah bersabda: “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkannya dari neraka dengan sebabku. mereka itu tidak beriman (kepada Allah). taatlah kepada Abul Qasim (Muhammad saw)!” Maka si anak mengucapkan syahadatain. Orang-orang yang merugikan dirinya. Mendapat respon positif ini. mereka mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri.” (Hr Bukhari. Sedangkan orang Yahudi (dalam cerita ini) yang mendengar nabi saw mengajak anaknya agar masuk Islam. Tulisan ini dikutip dari rubrik Soal-Jawab majalah As-Sunnah halaman 10. 19 febuari 2006).

perilaku atau karakter. yaitu etos Etik atau ethics berasal dari bahasa Yunani. yang artinya adat. f. kebiasaan.aturan atau prinsip.prinsip yang menentukan aturan. etik adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang apa yang baik dan buruk secara mempelajari tentang apa yang baik dan buruk secara moral moral Kesimpulan: Dari pengertian diatas etika adalah ilmu tentang Kesimpulan: Dari pengertian diatas etika adalah ilmu tentang kesusilaan yang menentukan bagaimana sepatutnya kesusilaan yang menentukan bagaimana sepatutnya manusia hidup di dalam masyarakat yang menyangkut manusia hidup di dalam masyarakat yang menyangkut aturan. Baik dan buruk Baik dan buruk f.PENGERTIAN PENGERTIAN Etik atau ethics berasal dari bahasa Yunani. perilaku atau karakter. yaitu: tingkah laku yang benar.aturan atau prinsip. Kewajiban dan tanggung jawab. Menurut kamus Webster. e. kebiasaan. yaitu: e. Kewajiban dan tanggun . yaitu etos yang artinya adat. etik adalah suatu ilmu yang Menurut kamus Webster.prinsip yang menentukan tingkah laku yang benar.

.

Moral --..dan Etiket--.Ketiga istilah diatas: Ketiga istilah diatas: Etika --.Moral --.sulit Etika --.sulit .dan Etiket--..

prinsip. .prinsip pada aturan – aturan. hukum. prinsip. hanya dapat dilihat bahwa etika lebih menitik beratkan bahwa etika lebih menitik beratkan pada aturan – aturan.prinsip yang melandasi perilaku yang yang melandasi perilaku yang mendasar dan mendekati aturan – mendasar dan mendekati aturan – aturan. hukum.undang yang membedakan benar atau salah yang membedakan benar atau salah secara moralitas.undang aturan. dan undang. secara moralitas. dan undang.untuk dibedakan. hanya dapat dilihat untuk dibedakan.

ETIK DALAM ETIK DALAM KEPERAWATAN KEPERAWATAN .

Untuk menjadi seorang profesional Untuk menjadi seorang profesional dewasa yg mampu secara aktif dewasa yg mampu secara aktif berpartisipasi dalam dimensi etis berpartisipasi dalam dimensi etis praktik mereka. mencari dukungan moral mereka. seorang perawat harus terus mengembangkan suatu harus terus mengembangkan suatu perasaan yang kuat tentang identitas perasaan yang kuat tentang identitas moral mereka. mereka dalam bidang etik. . seorang perawat praktik mereka. mencari dukungan dari sumber profesional yang dari sumber profesional yang tersedia dan mengembangkan tersedia dan mengembangkan pengetahuan serta kemampuan pengetahuan serta kemampuan mereka dalam bidang etik.

Posisi atau identitas moral Posisi atau identitas moral perawat yang disebut : perawat yang disebut : .

menugaskan tanggung jawab menugaskan tanggung jawab dan tanggung gugat. dan komite dan tanggung gugat. . praktik etis.“ “ Etik perawatan” dijelaskan di Etik perawatan” dijelaskan di dalam : kode etik profesional. dalam : kode etik profesional. dan komite etik institusional memberikan etik institusional memberikan dukungan dan arahan untuk dukungan dan arahan untuk praktik etis.

Etik keperawatan di hubungkan Etik keperawatan di hubungkan dengan hubungan antar masyarakat dengan hubungan antar masyarakat dan dengan karakter serta sikap .

Etik keperawatan Etik keperawatan Pengetahuan perawatan diperoleh Pengetahuan perawatan diperoleh melalui keterlibatan pribadi dan melalui keterlibatan pribadi dan emosional dengan orang lain dengan emosional dengan orang lain dengan ikut terlibat dalam masalah moral ikut terlibat dalam masalah moral mereka ( Cooper. 1991). . perawat terhadap orang lain. mereka ( Cooper. 1991).dan dengan karakter serta sikap perawat terhadap orang lain.

SEKIAN SEKIAN DAN DAN .

dan tidak meridhai Syariat selain Syariat Islam. Oleh karena itu. dan telah Kuridhai Islam menjadi agama bagi kalian. Dengan dalil-dalil Ilahi yang benar di atas. dan bahwa Islam adalah agama seluruh manusia. orang Muslim mengetahui bahwa semua agama sebelum Islam telah dihapus dengan Islam. ia menerapkan etika-etika berikut terhadap orang kafir: . karena mereka orang-orang Mukmin dan orang-orang Muslim. Allah Ta„ala tidak menerima agama selain Islam dari siapa pun. Untuk itu. maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. orang Muslim menyadari bahwa siapa saja yang tidak menyembah Allah Ta„ala dengan agama Islam ia orang kafir." (Al-Maidah: 3).TERIMA KASIH TERIMA KASIH Etika terhadap orang kafir Orang Muslim meyakini bahwa seluruh agama adalah batil kecuali agama Islam yang merupakan agama yang benar. Mereka yakin karena dalildalil berikut: Firman Allah Ta‘ala. dan telah Ku-cukupkan kepada kalian nikmat-Ku." (Ali Imran: 19). "Barangsiapa mencari agama selain agama Islam. Dari sinilah. dan bahwa para pemeluk semua agama adalah kafir. "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kalian agama kalian. "Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam." (Ali Imran: 85). kecuali pemeluk agama Islam.

sebab cinta dan benci itu harus karena-Nya. Tidak memberikan loyalitas dan kasih sayang kepadanya. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. "Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. dan berbuat baik kepadanya jika ia bukan orang kafir yang harus diperangi. . "Pada setiap orang yang mempunyai hati yang basah terdapat pahala." (Ali Imran: 28). 5." (Diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah." (Al-Mumtahanah: 8). Allah Ta„ala membolehkan berbuat adil. karena kebencian-Nya kepadanya. Benci kepada orang kafir karena kebencian Allah Ta„ala kepadanya. karena Allah Ta„ala berfirman. Pada ayat yang mulia di atas. dan berbuat baik kepada orang-orang kafir... atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. maka orang Muslim pun membenci orang kafir. Menyayanginya dengan kasih sayang umum dengan memberinya makan jika ia lapar. "Allah tidak melarang kalian untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangi kalian karena agama dan tidak (pula) mengusir kalian dari negeri kalian. sekalipun orangorang itu bapak-bapak. 6." (Diriwayatkan Ath-Thabrani dan Al-Hakim. karena dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta„ala. selagi Allah Azza wa Jalla membencinya karena kekafirannya. karena mereka mempunyai ketentuan-ketentuan tersendiri dalam ketentuan orang-orang yang wajib diperangi. "Janganlah orang-orang Mukminin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang Mukminin. darah. Berbuat adil terhadapnya. memberinya minum jika ia kehausan. Tidak mengakui kekafirannya. saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya. 3. Oleh karena itu. jika ia bukan termasuk orang yang wajib diperangi. 2. kecuali orang-orang kafir yang wajib diperangi. menyelamatkannya dan kebinasaan. Hadits ini shahih). "Sayangilah orang yang ada di bumi niscaya engkau disayangi siapa yang ada di langit. dan tidak meridhainya. karena meridhai kekafiran adalah kekafiran." (AlMujadilah: 22). dan kehormatannya. Tidak mengganggu harta.1. dan menjauhkan gangguan daripadanya. Hadits ini shahih). karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. mengobatinya jika ia sakit. 4. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw.

"Semoga Allah merahmatimu. bila kalian telah membayar maskawin mereka dengan maksud menikahinya." ." (Al-Maidah: 5). "Makanan orang-orang yang diberi Al-Kitab itu halal bagi kalian. 9. Ia boleh memberinya hadiah. "(Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al-Kitab sebelum kalian. "Barangsiapa menyakiti orang kafir dzimmi. Mendoakannya jika ia bersin dengan memuji Allah dan berkata. menerima hadiahnya."Allah Ta‘ala berfirman. dan Aku mengharamkannya terhadap kalian." (Al-Mumtahanah: 10). karena mengharap mereka berkata. ‘Hai hamba-hamba-Ku. berdasarkan dalil-dalil berikut: Allah Ta'ala melarang pernikahan wanita Mukminah dengan orang kafir secara mutlak dalam firman-Nya. tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. dan memperbaiki urusanmu. "Semoga Allah memberi petunjuk kepada kalian. Tidak menikahkan wanita Mukminah dengannya. dan memakan hadiahnya jika ia Ahli Kitab orang Yahudi. dan boleh menikahi wanita-wanita kafir dan Ahli Kitab. Dikisahkan dengan shahih bahwa Rasulullah saw. Oleh karena itu. Allah Ta„ala membolehkan seorang Muslim menikahi wanita-wanita Ahli Kitab dalam firmanNya. 8. "Dan janganlah kalian menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita Mukmin) sebelum mereka beriman. sesungguhnya Aku haramkan kezhaliman atas Diri-Ku." kemudian beliau mendoakan balik. dan orang Kristen. diundang makan oleh orang Yahudi Madinah." (Diriwayatkan Muslim). dan memperbaiki urusan kalian. berdasarkan dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta„ala." (Diriwayatkan Muslim). kemudian beliau memenuhi undangannya. "Semoga Allah memberi petunjuk kepadamu. 7. maka Aku menjadi lawannya pada hari kiamat." (Al-Baqarah: 221)." (Al Maidah: 5)." Karena Rasulullah pernah bersin di samping orang orang Yahudi. "Mereka (wanita-wanita Mukminah) tersebut tidak halal bagi orang-orang kafir itu dan orangorang kafir itu tidak halal pula bagi mereka. kalian jangan saling menzhalimi'. dan memakan makanan yang dihidangkan kepada beliau.

ia menjawabnya dengan mengatakan. panjangkan jenggot. dan cukurlah kumis. 11. "Rubahlah ini (rambut putih) dan tinggalkan warna hitam." (Muttafaq Alaih). bahwa beliau bersabda. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw.10.. Tidak memulai ucapan salam kepadanya. maka katakan kepada mereka. dan jika orang kafir mengucapkan salam kepadanya. maka mendorongnya ke jalan yang paling sempit baginya. "Dan barangsiapa meniru satu kaum. Maksudnya mewarna jenggot. karena Rasulullah bersabda. misalnya memanjangkan jenggotnya jika ia tidak memanjangkannya. 2002). "Wa'alaikum (juga atas kalian)". Sumber: Diadaptasi dari Abu Bakr Jabir al-Jazairi. dan berbeda dengannya dalam pakaian." (Muttafaq Alaih). Fadhli Bahri (Darul Falah. karena Imam Muslim meriwayatkan." (Diriwayatkan Abu Daud dan Ath-Thabrani. "Sesungguhnya orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen tidak mengecat. atau kopiah. "Hendaklah kalian berbeda dan orang-orang musyrik. Tampil beda dengannya. Jika kalian bertemu dengan salah seorang dari mereka di jalan. "Jika orang-orang Ahli Kitab mengucapkan salam kepada kalian. 12. hlm. mengecatnya jika ia tidak mengecatnya. "Janganlah kalian memulai mengucapkan salam kepada orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen. Karena Rasulullah bersabda. maka berbedalah dari mereka. atau merah." (Diriwayatkan Muslim). Hadits ini hasan). Sedang mewamainya dengan warna hitam dilarang Rasulullah saw. atau Ensiklopedi Muslim: Minhajul Muslim." (Muttafaq Alaih). terj. 168-172 < Sebelumnya Berikutnya > . dan tidak menirunya dalam hal-hal yang tidak penting. ‘Wa‘alaikum' (juga atas kalian). ia termasuk mereka. atau rambut dengan warna kuning. Menyempitkan ruang geraknya jika bertemu dengannya di salah satu jalan ke jalan yang paling sempit.. Minhaajul Muslim." (Diriwayatkan Al-Bukhari).

14 Februari 2007 19:49 Abu Bakr Jabir al-Jazairi Orang Muslim meyakini bahwa tetangga mempunyai hak-hak atas dirinya. 2. "Dan berbuat baiklah kepada ibu-bapak. "Jibril tidak henti-hentinya berwasiat kepadaku agar berbuat baik kepada tetangga." (Muttafaq Alaih)." (Muttafaq Alaih). melindungi area tanahnya. "Demi Allah tidak beriman. hendaklah ía memuliakan tetangganya. Etika terhadap tetangga adalah sebagai berikut 1. mengucapkan selamat kepadanya jika bahagia. "Barangsiapa beriman kepada Allah.. membantunya jika ia membutuhkan.Etika terhadap Tetangga Rabu. tidak menyusahkannya dengan bangunan rumah atau jalannya." Ditanyakan kepada Rasulullah saw. "Siapakah orang yang tidak beriman wahai Rasulullah?" Beliau bersabda. berdasarkan dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta„ala." (An-Nisa': 36). atau perbuatan karena sabda-sabda Rasulullah saw. berkata kepadanya dengan lemah-lembut. karib-kerabat. atau kotoran yang dibuang di depan rumahnya. menghiburnya jika ia mendapatkan musibah. "Barangsiapa beriman kepada Allah. hingga aku beranggapan bahwa ia akan mewarisi. dan etika-etika yang harus dijalankan seseorang terhadap tetangga mereka dengan sempurna. berikut: Sabda Rasulullah saw. dan Hari Akhir. "Wanita tersebut masuk neraka. Berbuat baik kepadanya dengan menolongnya jika ia meminta pertolongan. santun ketika berbicara dengan ayah tetangganya. membantunya jika ia meminta bantuan. Sabda Rasulullah saw. tidak mengintip auratnya. tetangga dekat dan tetangga yang jauh. dan Hari Akhir. memaafkan kesalahannya. memulai ucapan salam untuknya. menjenguknya jika ia sakit. orang-orang miskin. anak-anak yatim. Sabda Rasulullah saw. membimbingnya kepada apa yang di dalamnya terdapat kebaikan agama dan dunianya... Sabda Rasulullah saw. dan qiyamul lail di malam hari. Tidak menyakitinya dengan ucapan. kepada wanita yang konon berpuasa di siang hari.. maka ia jangan menyakiti tetangganya. "Yaitu orang yang tetangganya tidak aman dari gangguannya. namun ia menyakiti tetangganya.." Sabda di atas ditujukan Rasulullah saw. tidak menyakiti dengan air yang mengenainya. Itu ." (Muttafaq Alaih)." (Muttafaq Alaih).

atau keempat kalinya kepada orang tersebut. "Tetangga dekat dan tetangga yang jauh. bersabda. atau berbuat yang tidak baik terhadap mereka. kemudian beliau bersabda kepadanya. janganlah seorang tetangga meremehkan tetangganya yang lain. Akibatnya. Aisyah ra bertanya kepada Rasulullah saw.. Seseorang datang kepada Rasulullah saw." Orang tersebut pun membuang barangnya di jalan. Rasulullah saw.semua perbuatan baik yang diperintahkan dalam firman Allah Ta'ala. "Kepada orang yang pintu rumahnya lebih dekat kepadamu." (Muttafaq Alaih). ketiga kalinya. berdasarkan sabda Rasulullah saw. "Salah seorang dan kalian jangan sekali-kali melarang tetangganya meletakkan kayu di dinding rumahnya." Orang-orang pun mengutuk tetangga yang dimaksud orang tersebut hingga kemudian tetangga . kendati hanya dengan ujung kuku kambing. Kedua: Jika seorang Muslim diuji dengan tetangga yang brengsek. "Hai Abu Dzar. bersabda. atau mitra.. "Aku mempunyai dua tetangga. orang orang berjalan melewatinya sambil berkata. Bersikap dermawan dengan memberikan kebaikan kepadanya. "Barangsiapa mempunyai kebun bersama tetangga. 3. hendaklah ia berbuat baik kepada tetangganya.. "(An-Nisa': 36). dan Hari Akhir. 4.. "Apa yang terjadi denganmu?" Orang tersebut berkata.. Sabda Rasulullah saw. maka perbanyaklah airnya. "Hai wanita-wanita Muslimah. "Barangsiapa beriman kepada Allah. berikut: Sabda Rasulullah saw. "Sabarlah!" Rasulullah saw." (Diriwayatkan Al-Bukhari). karena sabda-sabda Rasulullah saw." (Muttafaq Alaih). Sabda Rasulullah saw. bersabda untuk kedua kalinya. hingga ia bemusyawarah dengannya. maka yang manakah yang berhak aku berhadiah?" Rasulullah saw." (HR Bukhari). dan tidak mendekat ke temboknya hingga ia bermusyawarah dengannya berdasarkan sabda-sabda Rasulullah saw. guna mengeluhkan sikap tetangganya. jika engkau memasak kuah. tidak menjual atau menyewakan apa saja yang menyatu dengan temboknya. kepada Abu Dzar ra. kemudian berikan kepada tetanggamu. maka ia tidak boleh menjualnya. hendaklah ia bersabar." (Diriwayatkan Al-Hakim dan ia men-shahih-kannya)." (HR Bukhari). dan jika engkau mendengar mereka berkata bahwa engkau berbuat salah maka engkau memang telah berbuat salah." (Muttafaq Alaih). Menghormati dan menghargainya dengan tidak melarangnya meletakkan kayu di temboknya. "Jika engkau mendengar mereka berkata bahwa engkau telah berbuat baik maka engkau memang telah berbuat baik. Ada dua manfaat yang kita dapatkan dan etika-etika di atas: Pertama: Seorang Muslim mengenal dirinya jika ia telah berbuat baik kepada tetangganya. berikut: Sabda Rasulullah saw. "Buanglah barangmu di jalan. karena kesabarannya akan menjadi penyebab pembebasan dirinya dan gangguan tetangganya. "Tetanggaku menyakitiku.

Perhatikanlah mereka.or. hlm.or. tidak mencoba menghina atau menilai mereka cacat.alsofwah. Jaga dan perhatikanlah kondisi orang.tersebut datang kepada orang tersebut dan berkata kepadanya. atau Ensiklopedi Muslim: Minhajul Muslim. kenalilah keadaan dan kondisi mereka. Bermuka manis dan senyumlah bila anda bertemu orang lain. karena demi Allah. 148-151. Fadhli Bahri (Darul Falah. terj. kenalilah karakter dan akhlaq mereka.muslim.id . Bersikap tawadhu’lah kepada orang lain dan jangan merasa lebih tinggi atau takabbur dan bersikap angkuh terhadap mereka. "Kembalikan barangmu ke rumah. 2007 by Situs islam: www. aku tidak akan mengulangi perbuatanku lagi. dan tanyakanlah keadaan mereka.almanhaj." (HR Ahmad). masing-masing menurut apa yang sepantasnya. . lalu pergaulilah mereka. ETIKA BERGAUL DENGAN ORANG LAIN Posted on Oktober 18.or. Mendudukkan orang lain pada kedudukannya dan masing-masing dari mereka diberi hak dan dihargai.id . Minhaajul Muslim. www. www. 2002).id Hormati perasaan orang lain. Sumber: Diadaptasi dari Abu Bakr Jabir al-Jazairi. Berbicaralah kepada mereka sesuai dengan kemampuan akal mereka.

Remaja Islam Mau Mengenal Islam      Home Islam Dasar o Aqidah o Jalanku o Fiqih Remaja o Menata Hati o Akhlaq Mulia o Pojok Muslimah o Kisah Teladan o Amalan o Nasehat Gaya Muda o Cinta o Pra Nikah Dunia Muda o Tips o Iptek o Dunia Islam o Hidayah Kamu o Resensi Buku Tamu You are here:: . Dengarkanlah pembicaraan mereka dan hindarilah perdebatan dan bantah-membantah dengan mereka.Berbaik sangkalah kepada orang lain dan jangan memata-matai mereka. dan tahanlah rasa benci terhadap mereka. Mema`afkan kekeliruan mereka dan jangan mencari-cari kesalahan-kesalahannya.

An Nur: 30). maka jalan tersebut juga menjadi haram. atau chating. Lalu lama kelamaan pun bisa terjerumus dalam hubungan yang melampaui batas layaknya suami istri. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Begitu banyak anak-anak yang duduk di bangku sekolah yang mengalami semacam ini sebagaimana berbagai info yang mungkin pernah kita dengar di berbagai media. kami akan tunjukkan beberapa jalan menuju zina yang tidak mungkin lepas dari aktivitas pacaran. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat". Allah memerintahkan kepada para pria yang beriman untuk menundukkan pandangan dari hal-hal yang diharamkan yaitu wanita yang bukan mahrom. Kami pun merasa aneh kenapa sampai dikatakan bahwa cara seperti ini adalah satu-satunya cara untuk mengenal pasangan. Oleh karenanya. Itulah yang dimaksud dengan ayat ini. Namun lambat laut akan janjian kencan. dan memelihara kemaluannya. Mendekati dengan berbagai jalan saja tidak dibolehkan. sms. yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Pertama: Pacaran adalah jalan menuju zina Yang namanya pacaran adalah jalan menuju zina dan itu nyata. Awalnya mungkin hanya melakukan pembicaraan lewat telepon. apalagi jika sampai berzina. sekedar mencium lawan jenis saja otomatis terlarang. Kedua: Pacaran melanggar perintah Allah untuk menundukkan pandangan Padahall Allah Ta'ala perintahkan dalam firman-Nya. “Allah melarang mendekati zina. bentuk pacaran pasti tidak lepas dari perkara-perkara berikut ini. Al Isro‟: 32).”[1] Selanjutnya. “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya. jika kita telaah. Dalam ayat ini. Asy Syaukani rahimahullah menjelaskan.” (QS. Semoga kita bisa merenungkan ayat yang mulia. Karena segala jalan menuju sesuatu yang haram. Maka benarlah.Apakah Mengenal Pasangan Harus Lewat Pacaran? Sebagian orang menyangka bahwa jika seseorang ingin mengenal pasangannya mestilah lewat pacaran. Namun jika ia tidak sengaja memandang wanita .”(QS. Saudaraku. “Dan janganlah kamu mendekati zina. Allah Ta’ala mewanti-wanti kita agar jangan mendekati zina. Dan suatu jalan yang buruk.

Dari Jarir bin Abdillah. Menikah. “Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya. Zina lisan adalah dengan berbicara. Solusi Terbaik untuk Memadu Kasih . Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian. arak islami. tidak bisa tidak.yang bukan mahrom. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepadaku agar aku segera memalingkan pandanganku. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. Keempat: Dalam pacaran. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. maka hendaklah ia segera memalingkan pandangannya. bagaimanakah mungkin pacaran dikatakan halal? Dan bagaimana mungkin dikatakan ada pacaran islami padahal pelanggaranpelanggaran di atas pun ditemukan? Jika kita berani mengatakan ada pacaran Islami. Zina kaki adalah dengan melangkah. maka seharusnya kita berani pula mengatakan ada zina islami. Adakah bentuk pacaran yang selamat dari hal-hal di atas? Lantas dari sini. beliau mengatakan. ‫ع‬ “Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi. Zina kedua mata adalah dengan melihat. lewat kata-kata mesra via chating dan lainnya. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh).”[2] Ketiga: Pacaran seringnya berdua-duaan (berkholwat) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.”[4] Inilah beberapa pelanggaran ketika dua pasangan memadu kasih lewat pacaran. Zina kedua telinga dengan mendengar. namun bisa pula bentuknya lewat pesan singkat (sms). judi islami. Seperti ini termasuk semi kholwat yang juga terlarang karena bisa pula sebagai jalan menuju sesuatu yang terlarang (yaitu zina).”[3] Berdua-duaan (kholwat) yang terlarang di sini tidak mesti dengan berdua-duan di kesepian di satu tempat. ‫ع‬ ‫ص‬ ‫ص‬ ‫. tangan pun ikut berzina Zina tangan adalah dengan menyentuh lawan jenis yang bukan mahrom sehingga ini menunjukkan haramnya. dan seterusnya.ع‬ “Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang pandangan yang cuma selintas (tidak sengaja). Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu .

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda. Barangsiapa yang belum mampu. syaratnya adalah mampu yaitu telah mampu menafkahi keluarga. Atau takut terhadap sesuatu yang membahayakannya. maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.”[7] Yang dimaksud baa-ah dalam hadits ini boleh jadi jima‟ yaitu mampu berhubungan badan. niscaya ia tidak akan menjumpai hal-hal lain yang lebih manis. Bukan malah lewat jalan yang haram dan salah. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan. Obatnya tentu saja bukanlah ditambah dengan penyakit lagi. Cinta yang buruk akan bisa dihilangkan dengan cinta yang baik. melainkan setelah memperoleh kekasih lain yang lebih dicintainya. Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan.[8] Itulah yang lebih tepat.”[5] Inilah jalan yang terbaik bagi orang yang mampu menikah. Namun ingat. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. bahwa kerinduan pada si dia yang diidam-idamkan adalah penyakit. lebih indah. maka menikahlah. “Sesungguhnya obat bagi orang yang saling mencintai adalah dengan menyatunya dua insan tersebut dalam jenjang pernikahan. Cinta pada Allah dan nikmat dalam beribadah akan mengalahkan cinta-cinta lainnya. Manusia tidak akan meninggalkan sesuatu yang dicintainya. Jika seseorang benar-benar ikhlas menghadapkan diri pada Allah. Obatnya adalah dengan menikah jika mampu. Pertama: Berusaha ikhlas dalam beribadah. jika hati telah merasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya. Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud baa-ah adalah telah mampu memberi nafkah. » “Kami tidak pernah mengetahui solusi untuk dua orang yang saling mencintai semisal pernikahan. Ingatlah. “Wahai para pemuda[6]. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. Inilah solusi terbaik untuk orang yang akan memadu kasih.Solusi terbaik bagi yang ingin memadu kasih adalah dengan menikah. “Sungguh. barangsiapa yang memiliki baa-ah.”[9] Obat Bagi Yang Dimabuk Cinta Berikut adalah beberapa obat bagi orang yang dimabuk cinta namun belum sanggup untuk menikah. maka Allah akan menolongnya dari penyakit rindu dengan cara yang tak pernah terbetik di hati sebelumnya.”[10] Kedua: Banyak memohon pada Allah . lebih nikmat dan lebih baik daripada Allah. Yahya bin Syarf An Nawawi rahimahullahh mengatakan bahwa kedua makna tadi kembali pada makna kemampuan memberi nafkah. Atau karena adanya sesuatu yang ditakutinya.

Termasuk di antaranya apabila seseorang memohon pada Allah agar dilepaskan dari penyakit rindu dan kasmaran yang terasa mengoyak-ngoyak hatinya. Namun pandangan yang berulang-ulanglah yang merupakan biang kehancuran.”[11] Keempat: Lebih giat menyibukkan diri Dalam situasi kosong kegiatan biasanya seseorang lebih mudah untuk berangan memikirkan orang yang ia cintai. Ia berkata. mendayudayu tentu akan menggetarkan hati orang yang sedang ditimpa kerinduan. Bila demikian. Orang yang memandang dengan sepintas saja jarang yang mendapatkan rasa kasmaran. “Nyanyian itu akan merusak hati dan akan mendatangkan kemurkaan Allah. merasakan kebutuhannya pada Allah.Ketika seseorang berada dalam kesempitan dan dia bersungguh-sungguh dalam berdo‟a. pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil). Penyakit yang menyebabkan dirinya gundah gulana.” Fudhail bin „Iyadh mengatakan. Ibnul Qayyim pernah menyebutkan nasehat seorang sufi yang ditujukan pada Imam Asy Syafi‟i. “Nyanyian adalah mantera-mantera zina.”[13] Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal . Ingatlah. sedih dan sengsara. Akibatnya rasa rindu kepadanya semakin memuncak.” Adh Dhohak mengatakan. berbagai angan-angan yang menyimpang pun terbetik dalam hati dan pikiran. “Nyanyian dapat menumbuhkan kemunafikan dalam hati sebagaimana air dapat menumbuhkan sayuran. Allah Ta’ala berfirman. “Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq). Mujahid mengatakan. Apalagi jika nyanyian tersebut dikemas dengan mengharu biru. Lihatlah surat An Nur ayat 30 yang telah kami sebutkan sebelumnya. kita diperintahkan untuk menundukkan pandangan agar hati ini tetap terjaga. Oleh karena itu. Ibnu Mas‟ud mengatakan. niscaya Allah akan mengabulkan do‟anya. Sehingga sempat diungkapkan oleh beberapa ulama nyanyian adalah mantera-mantera zina. sudah layak jika nyanyian dan tontonan seperti ini dan secara umum ditinggalkan.” (QS.”[12] Kelima: Menjauhi musik dan film percintaan Nyanyian dan film-film percintaan memiliki andil besar untuk mengobarkan kerinduan pada orang yang dicintai. ‫ع‬ “Dan Rabbmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku. Al Mu‟min: 60) Ketiga: Rajin memenej pandangan Pandangan yang berulang-ulang adalah pemantik terbesar yang menyalakan api hingga terbakarlah api dengan kerinduan. Dalam keadaan sibuk luar biasa berbagai pikiran tersebut mudah untuk lenyap begitu saja. niscaya akan Kuperkenankan bagimu. “Menundukkan pandangan dari berbagai hal yang diharamkan oleh Allah akan menumbuhkan rasa cinta pada Allah. Demi keselamatan dan kejernihan hati.

Ibnu Qayyim Al Jauziyah. 109. Ibnul Jauzi. 1400. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Muslim no. Darul Kutub Al „Ilmiyah [13] Lihat Talbis Iblis.     Disqus Setuju Banget Dislike . 9/173. 6925. 212. Darul Kutub Al „Arobi. Mawqi‟ At Tafaasir.remajaislam. [4] HR. 15/394. Darul Kutub Al „Ilmiyyah Beirut. Dar Ihya‟ At Turots. Muslim no. Inilah pendapat ulama-ulama Syafi‟iyah. cetakan pertama. cetakan kedua. 1426 H. 5770 [3] HR.Artikel www. hal. 1392 H) [7] HR. 624. [11]Majmu’ Al Fatawa. 5065 dan Muslim no. 4/300. cetakan ketiga. Lihat Ash Shahihah no. 289. (Lihat Al Minhaj Syarh Shahih Muslim. [12]Al Jawabul Kafi. [2] HR. [8] Lihat Al Minhaj Syarh Shahih Muslim. tahun 1412 H. Ibnu Qayyim Al Jauziyah. [5] HR. [9]Rodhotul Muhibbin. hal. Yahya bin Syarf An Nawawi. 9/173. 1847. 10/187. 15734. Asy Syaukani.com [1]Fathul Qodir. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani. Ahmad no. [6] Yang dimaksud dengan syabab (pemuda) di sini adalah siapa saja yang belum mencapai usia 30 tahun. [10]Majmu’ Al Fatawa. Bukhari no. hal. Ibnu Majah no. tahun 1405 H. Syaikh Syu‟aib Al Arnauth mengatakan hadits ini shohih ligoirihi(shahih dilihat dari jalur lainnya). Darul Wafa‟.

. "bagi yang beriman....banyak orang disekitar saya menyebut saya "sok fanatik" atau sebangsa itu..Saya yang juga baru dalam berjilbab....  Adydiedy 1 bulan yang lalu in reply to Desy Subagjo  kenapa harus lihat dan dengerin orang.com/belajar-is.jodohnya pasti musyrik juga". 21 people liked this.com/belajar-is. lakukan hanya karna allah...Saya tidak mau pacaran dibilang "Awas nanti ga laku loh!".Namun..... http://rumaysho.. 2.sebenarnya sedang ingin melakukan semaksimal mungkin apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi larangan Allah.... http://rumaysho.. o 70 people liked this.sedangkan orang yang musyrik.sya sendiri sedang menguatkan hati untuk tidak mengikuti trend "Pacaran" ini. Tambahkan Komentar Baru Image Showing 41 comments Urutan tampil  Subscribe by email Subscribe by RSS Desy Subagjo 1 tahun yang lalu   Pacaran. jodoh kita sudah diatur.bukan karna manusia.jodohnya pasti beriman. Kresna Nurul Fadhila and 3 more liked this   Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Desy Subagjo  Kami sarankan baca artikel berikut ini: 1.. Semoga Allah beri keistiqomahn ..Makachi.semua sudah tertuliskan di al-qur'an.Saya berhijab dari lawan jenis dibilang "berlebih".. Lah terus saya harus gmna ya untuk tetap istiqomah ??Tolong jawabannya dong.....

Riko Rahmatullah and 7 more liked this   muhammad sholeh selsi 1 tahun yang lalu    ana minta ijin copy buat tautan di catatan ana. sekalian mau dibagikan ke teman-teman.   . sulistiawati 1 tahun yang lalu  saya minta ijin copy buat catatan saya. Semoga Allah beri keistiqomahn 2 people liked this... http://rumaysho. 2...  5 people liked this. Rofikalubis 9 bulan yang lalu in reply to Desy Subagjo   tetap istiqomah menjalaninya . mow izin share ke tautan saya 3 people liked this. http://rumaysho.com/belajar-is. adex rosa black 1 tahun yang lalu  asaalamualaikum. Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Desy Subagjo    Kami sarankan baca artikel berikut ini: 1.. jazakallohu khoir ya ustadz .com/belajar-is...... jazakallahu khoiron katsiro 6 people liked this..

.ana minta izin CoPas buat share artikel2nya dg ttp mencantumkan sumbernya... Awi Biang 1 tahun yang lalu    > syukron.heri 1 tahun yang lalu    Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh.Jazzakallahu khair Riko Rahmatullah and 3 more liked this Vannyoktaviany 6 bulan yang lalu    subhanallah bermanfaat sekali setelah membaca ini :)) syukron . 1 person liked this.. alhamdulillah... sangat bermanfaat sekali buat menambah wawasan / ilmu agama ana. . sekalian. rhin 1 tahun yang lalu  Assalammualaikum mau izin share jazzakallahu khoir Ariyati Putri Mustika and 1 more liked this   Udar Ahmad 1 tahun yang lalu    setuju bgt apa yang tercatum dalil2 diatas 1 person liked this... saya minta izin untuk membagikan ilmu yang saya dapat ini kepada teman2 saya n_n 1 person liked this.buat artikel2 nya... ana izin share .

artikelnya bagus sekali karena didasarkan atas dalil-dalil al-qur'an dan sunnah.. Trus nasehati sahabatmu trsbt dan trus doakan dirinya...tapi saya sangat risih bgt.dan saya hanya bisa mendoakan mereka semoga mendapatkan hidayah dari ALLAH SAW.dg mereka.memang saya bukan manusia sempurna . Barakallahu fiikum. ustad.saya tak berdaya untuk bilang sama mereka kalo yg mereka lakukan itu sangat dilarang agama.  Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to arub makarim    Wa'alaikumus salam..dan saya masih sangat dangkal sekali tentang agama..Dan yang saya hadapi saat ini adalah banyaknya temn2 bahkan sahabat saya yg "berpacaran".dan apa yg sebaiknya saya lakukan?? 1 person liked this.memang saya baru belajar tentang agamaku islam.saya suka bgt tulisannya. Semoga Allah beri hidayah demi hidayah... hanya saja berdasarkan judul diatas maka artikel tadi masih menyisakan pertanyaan..! Syukron.. ketika ana membaca judul "apakah mengenal pasangan harus lewat pacaran?" kemudian jawabannya tidak maka pertanyaannya adalah "bagaimana cara mengenal pasangan yang .arub makarim 1 tahun yang lalu   assalamualaikum.. 1 person liked this... 2 people liked this..amin.  Atang_2702 6 bulan yang lalu in reply to wahid_albanjary   ya xdraw 5 bulan yang lalu  assalamu alaikum... wahid_albanjary 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaykum ana share ya artikelnya ..

Dithakalalo 5 bulan yang lalu  bagaimana dengan nyanyian yang beraroma islami.. jadi cuma kenal pasangan lewat org ketiga dan tidak ketemu langsung.... Chory Coboy 10 bulan yang lalu  yupz... izin copas ya akhy/ukhty utk di syiarkan kpd teman-teman ana..  Muhammad Abduh Tuasikal 10 bulan yang lalu in reply to Chory Coboy .. di dalam Islam . Syintialaras 6 bulan yang lalu   Assalamu'alaikum......sebelum nikah ada istilah ta'aruf dan itu hanya sebatas niatan untuk nikah.. nasyid misalnya?  Muhammad Abduh Tuasikal 5 bulan yang lalu in reply to Dithakalalo   sebaiknya seorang muslim menjauhi semacam itu....syar'i?" jika jawabannya dengan menikah maka kurang tepat karena yang ana maksud adalah sebelum menikah.... lalu setelah cocok.. di artikel belum dijelaskan..... mohon penjelasannya  Muhammad Abduh Tuasikal 4 bulan yang lalu in reply to xdraw    wa'alaikumus salam... syukran wa jazakallahu khair... langsung dilamar dan tentukan kapan akan menikah..kayaknya tu jg cara untuk mengenal lebih dalam tentang pasangan kita... 1 person liked this...

..islam telah ada aturan dan batasan nya.. kalau saya nasihatin ke mereka entar saya dikira gak gaul ..tentunya islam melarang berpacaran karna agama kita tahu pasti ada kemudarathan d balik itu semua contoh yg ringan patah hati heeeeeeeeeeeee..   mengenalnya tidak mesti lewat pacaran...ikutilah ajaran n aturan islam pasti ga akan rugi deh heee...khususny dalam hal berpacaran ini. .... Artikel yang bnar bnar mnarik Riska_kaka 1 tahun yang lalu  assalamu'alaikum .... 1 person liked this.. wah .....ups untuk itu.......com 11 bulan yang lalu   assalamualaikum izin copy ustadz.dmana hukum2 atau larangan2 yg d buat tdak akan merugikan umatny..... syukron Purwantyipunk 11 bulan yang lalu  masyaallah ternyata islam adalah agama yang haq.. saya baru liat nih --" ... jadi apa yg harus saya buat biar mereka tau kalau tindakan mereka yaitu "pacaran" itu zina ?  Ariyati Putri Mustika 1 tahun yang lalu  ijin share ya.... temen-temen bnyak yg udh pacaran ustadz ....ini baru sebagian kecil loh. -) Jazakallah... Haa_pee@yahoo.....d balik aturan nya tersimpan kebaikan khususnya untuk kaum wanita agar senantiasa menjaga iffah <kehormatan diri="">...sukron.*sok tau dot com*</kehormatan>  Zara 1 tahun yang lalu   Izin share ya..

izi share ya ustad. jazakallahu khairan katsira. **nagabonar** 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaikum.Sebelumnya salam kenal ya akhi ya ukhti dari Dede Rohmayanti saya mau ijin share ya!!! Terimakasih  Ripu_adsuni 1 tahun yang lalu  Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.. Dealiza 1 tahun yang lalu  Assalamualaikum. jazakallohu khoir .izin share ya ustad. Izin share..... terima kasih **nagabonar** 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaikum.. Cessa_19girl 1 tahun yang lalu   subhanallah.. ijin share ya ustad jazakallahu khairan. mengingatkan nih. **nagabonar** 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaikum. ijin ngopy ustadz.

Indah Prameswari 1 tahun yang lalu   ijin share. Abi Neisa 1 tahun yang lalu  saya udah terlanjur. smoga tidak dialami oleh anak2 kami.. Semoga bermanfaat untuk yg lain. Silakan pak.Jazzakallahu khair  Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Heri Susilo  Wa'alaikumus salam wa rahmatullah wa barakatuh. dan udah menikah. Reactions ...tx.  Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Abi Neisa   Semoga Allah beri taufik.. kLanz 1 tahun yang lalu   jazakallahu khairan katsira. Heri Susilo 1 tahun yang lalu  Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh.. ana izin share dan boleh ngak saya posting d blog saya . Semoga Allah senantiasa memberkahi..

co/jtcRsvee http://disqu URL Lacakbalik blog comments powered by Disqus back to top Login Username Password Ingat Saya    Lupa Password? Lupa Username? Mendaftar Subscribe . SudirmanTahir 2 minggu yang lalu From twitter  Emang pacaran buat apa?? http://t.

06.info'y...11. Sedang Online Kami memiliki 18 Tamu online Komentar Terbaru  kawaii syukron atas info'y.11.Pasang RSS Remaja Islam di web Anda di sini..10 Agar Do'a Kita Terkabul 30.:) Hati-Hati Memajang Foto di FB · 1 month ago  bdhi ekha nTD mksh Buku Tamu · 1 month ago Powered by Disqus Terbanyak Dibaca    Apakah Mengenal Pasangan Harus Lewat Pacaran? 30...:) Hati-Hati Memajang Foto di FB · 1 month ago  kawaii jazakillah khoiron katsiron.99 ..99 Mencari Jodoh Sholihah dengan Do'a Sapu Jagad 02.

net PengusahaMuslim. Semua Hak Dilindungi.99 10 Kerusakan dalam Perayaan Tahun Baru 30.id Muslimah.11.or.com Muslim.  Obat Ketika Merindukan Si Dia 30.com Kajian.99 Link Sahabat        Rumaysho.com Fans Remaja Islam  Hubungi Kami Hakcipta © 2011 Remaja Islam Mau Mengenal Islam.or. .com Yufid.11.id Konsultasisyariah.

wordpress.Tirmidzi) 2. silahkan kunjungi situs islam yang sangat bermanfaat.gizanherbal. keluarga.blogspot. curhat masalah cinta.wordpress. Lihat Mausu'ah Al Manahi Asy Syari'ah 2/102] “Tidaklah seorang lelaki bersepi-sepian (berduaan) dengan seorang perempuan melainkan setan yang ketiganya“ (HSR. http://www.com bagi yang ingin bertanya masalah2 agama. kecuali ditemani mahram dari sang wanita (jadi bertiga) “Janganlah seorang laki-laki berkholwat (berduaan) dengan seorang wanita kecuali bersama mahromnya…”[HR Bukhori: 3006. atau membaca artikel2 islam yg sangat menarik dan penting.com 1. silahkan kunjungi situs2 islam yang sangat bermanfaat berikut ini: http://www. Muslim 1339] .com http://abul-jauzaa.com/ TIPS PACARAN YANG ISLAMI (pacaran itu haram: www.aslibumiayu.com ) situs anti pacaran: www.com http://www. Jangan berduaan dengan pacar di tempat sepi.wordpress.PACARAN ITU HARAM HUKUMNYA. agama.523.pacaranislamikenapa.alimalbantuliy.blogspot. Muslim 1341.” [HR Bukhori: 1088.com http://www.majalah-elfata.abul-jauzaa.com http://www.blogspot. dll.blogspot.bestabuabdullah. konsultasi.com http://www.blogspot.abul-jauzaa. Jangan pergi dengan pacar lebih dari sehari semalam kecuali si wanita ditemani mahramnya “Tidak halal bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk bepergian sehari semalam tidak bersama mahromnya.

Turmudzi dan dia berkata hadits ini shahih. Tirmidzi 1597. karena shaum itu dapat membentengi dirinya”.. ahmad 6/357.” (H. Dan barangsiapa yang tidak mampu. Muslim.R. “Yang paling banyak menjerumuskan manusia ke-dalam neraka adalah mulut dan kemaluan. Muslim dan Abu Dawud) 7. Nasa'i 7/149. (Hadits Shahih Riwayat Ahmad. Jangan membicarakan/melakukan hal-hal yang membuat terjerumus kedalam zina “Dan janganlah kamu mendekati zina.) WARNING: . apalagi yang lebih dari sekedar jabat tangan “Seandainya kepala seseorang di tusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya. jangan meraba. dan mulut berzina dan zinanya adalah bicara. Ibnu Jarud dan Baihaqi). Nasa‟i. Jangan memandang aurat pacar. maka hendaklah ia puasa (shaum). Tirmidzi. lihat Ash Shohihah 1/447/226) Bersabda Rasulullahi Shallallahu „alaihi wassallam: “Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita. Jangan menunda-nunda menikah jika sudah saling merasa cocok “Wahai para pemuda ! Barangsiapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah. Jangan berjalan-jalan dengan pacar ke tempat yang jauh kecuali si wanita ditemani mahramnya “…. Muslim. Abu Dawud dan Nasa‟i) 6. Darimi. bahkan berjabat tangan juga tidak boleh.” (H. maka nikahlah. jangan mencium.” [HR Malik 2/982.” (H.. dan lebih membentengi farji (kemaluan). Muslim 1341] 4. Bukhari.” (Al Qur‟an Surat An Nur ayat 30) “…zina kedua matanya adalah memandang…. Jangan bersentuhan dengan pacar. karena nikah itu lebih menundukan pandangan. dll] 5. Ibnu Majah 2874.” (Hadits hasan riwayat Thobroni dalam Al-Mu‟jam Kabir 20/174/386 dan Rauyani dalam Musnad: 1283.jangan bepergian dengan wanita kecuali bersama mahromnya…. jangan berpelukan.”[HR Bukhori: 3006. kedua kaki berzina dan zinanya adalah melangkah.R.R. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang jelek” (Al Qur‟an Surat Al Isra 32) “Kedua tangan berzina dan zinanya adalah meraba. Bukhari.523.3. masing-masing harus memakai pakaian yang menutupi auratnya “Katakanlah kepada orang-orang beriman laki-laki hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya.

jadi sebaiknya segera menikahlah dan jangan berpacaran… sebuah syair mengatakan: kadang peristiwa besar bermula dari hal-hal kecil permulaannya memandang. Selalu saja ada konten pembicaraan yang tidak diperbolehkan syara (minimal bercanda). tidak diperbolehkan. pendidikan. bercakap-cakap hanya sekadar hanya untuk menyatakan kata2 romantis atau bercanda ria(seperti dalam pacaran). Pacaran di tempat rame juga nggak boleh. Di masa Rasulullah dan sahabat. kemudian menyapa. saya pribadi belum pernah menemukan pacaran yang konten pembicaraannya terbatas pada 6 perkara tadi. apalagi di tempat sepi. Ini tetap tidak boleh walaupun wanita tersebut ditemani mahram. Sedangkan dalam pacaran. Karena itu. Yang mesti dibahas dalam masalah pergaulan antar pria bukan hanya jumlah wanita dan laki2 yang berinteraksi. Allah pasti mengampuni hambanya yang bertaubat dan memohon ampun… ===================================================================== ===== BANTAHAN ATAS ARTIKEL DIATAS dari Prima. lalu mengobrol. kemudian berkencan. Ini seperti halnya wanita bepergian bepergian lebih dari 1 ahari 1malam dengan ditemani mahram untuk keperluan berjudi. tapi juga konten pembicaraannya. Rasulullah dan para sahabat tidak melakukan interaksi antar gender. Wong pacarannya saja tidak boleh. 2. Atau pergi dengan pacar lebih dari 1 hari 1 malam dengan ditemani mahram juga tidak boleh.sebenarnya banyak ulama dan ustadz yang mengharamkan pacaran. baik dalam keadaan sepi atau ramai.Melakukan perjalanan kurang dari 1hari 1 malam dengan pacar juga tidak boleh. coba teliti kisah2 perjalanan hidup Rasul dan sahabat yang tercantum dalam hadits ataupun sirah. konten percakapan antara laki-laki dan perempuan hanya di seputar masalah2 berikut ini: ekonomi (contoh:perdagangan). dan akhirnya berzina Bagi yang sudah terlanjur berbuat dosa maka bertaubatlah dan jangan putus asa. misalnya saja ustadz Muhammad Umar as Sewed. Sedangkan di luar 6 masalah tersebut. lalu tersenyum. . politik (co‟: muhasabah terhadap penguasa). Kita tidak akan pernah menemukan Rasul maupun sahabat berinteraksi dengan lawan jenis di luar 6 perkara tadi. dan pernikahan (rumah tangga). Untuk masalah ini. 2008 jam 3:52 am Komentar: Menyatakan adanya pacaran Islami sama dengan menyatakan adanya perjudian islami. dakwah.Kebolehan bagi perempuan untuk bepergian lebih dari 1 hari 1 malam dengan ditemani mahram hanya diperuntukkan untuk hajat umum yang dimubahkan. kesehatan. lantas janjian. Desember 26th. Adakah perjudian Islami dalam Islam? 1.

ada yang menganggap bahwa masa pacaran itu sebagai masa penjajakan. -==================================== HUKUM PACARAN MENURUT ISLAM (penjelasan mengenai sebab diharamkannya pacaran) Istilah pacaran itu sebenarnya bukan bahasa hukum. 3)Walaupun ditemani mahram. Pemahaman yang benar terhadap hadits tersebut adalah. tetapi untuk urusan yang haram (seperti pacaran) tetap tidak boleh. Secara lebih khusus. Ada yang sekedar iseng. 4)Pembahasan dalam masalah pergaulan islami. Semua itu dilakukan karena nantinya mereka akan membentuk rumah tangga. Banyak diantara pemuda dan pemudi yang lebih terdorong oleh rasa ketertarikan semata. agar tidak salah konotasi. Maka istilah apel malam minggu menjadi fenomena yang wajar dan dianggap sebagai bagian dari aktifitas yang normal. a)walaupun untuk keperluan mubah.yakni yang termasuk ke dalam 6 perkara tadi. perjudian tetap haram walaupun pelakunya adalah wanita yang menutup aurat. Apabila konten pembicaraannya tidak syar‟i walaupun tidak bersinggungan tubuh (berciuman atau bergandengan tangan). usia. Ibaratnya. bukan perkara2 haram seperti pacaran atau perjudian. dan ke tempat dekat pun tidak boleh. pacaran tetap haram. media perkenalan sisi yang lebih dalam serta mencari kecocokan antar keduanya. karena pengertian dan batasannya tidak sama buat setiap orang. wanita bepergian lebih dari 1 hari 1 malam tanpa mahram atau suami tetap tidak boleh. atau mencari teman bicara. Tujuan Pacaran Ada beragam tujuan orang berpacaran. atau lebih jauh untuk tempat mencurahkan isi hati. Dan bahkan ada juga yang memang menjadikan masa pacaran sebagai masa perkenalan dan penjajakan dalam menempuh jenjang pernikahan. Paling tidak dengan cara membiarkan pasangan yang sedang pacaran itu melakukan aktifitasnya. Dengan tujuan itu. pergaulannya tetap haram. Dan sangat mungkin berbeda dalam setiap budaya. kemampuan finansial dan persiapan lainnya dalam membentuk rumah tangga. Karena itu kami tidak akan menggunakan istilah `pacaran` dalam masalah ini. mereka sangat belum siap.c)walaupun bepergian kurang dari 1 hari tanpa ditemani mahram atau suami. berpacaran ke tempat jauh tetap tidak boleh. bepergian lebih dari 1 hari 1 malam untuk hal yang diharamkan tidak diperbolehkan. I. sebagian norma di tengah masyarakat membolehkan pacaran. Apa Yang Dilakukan Saat Pacaran ? . II. Namun tidak semua bentuk pacaran itu bertujuan kepada jenjang pernikahan. 5)Dengan menutup aurat ataupun tidak. tetapi juga seputar konten pembicaraan. sebab dari sisi kedewasaan. KOnteks hadits yang dicantumkan pada point ke-2 memang seputar masalah2 mubah. bukan hanya seputar persinggungan tubuh.b)walaupun ditemani mahram atau suami.

Selain di hotel. Pacaran Dalam Pandangan Islam a. jalan-jalan dan berduaan. kuda pilihan. yaitu kamar yang disewakan secara jam-jaman untuk ruangan berzina bagi para pasangan di luar nikah. Termasuk rasa cinta kepada wanita (lawan jenis) dan lain-lainnya. Pola budaya yang permisif (serba boleh) telah menjadikan hubungan pacaran sebagai legalisasi kesempatan berzina. namun anak-anak pelajar menengah atas (SLTA) dan menengah pertama (SLTP) juga terbiasa melakukannya. III. Bahkan hal ini sudah menjadi bagian dari lahan pemasukan tersendiri buat beberapa hotel dengan memberi kesempatan chek-in secara short time. juga pasanga-pasangan tidak syah lainnya. `Dijadikan indah pada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini. Namun tidak sedikit hotel yang pada hari ini berali berfungsi sebagai tempat untuk berzina pasangan pelajar dan mahasiswa. Sehingga kita juga sering mendengar istilah “chek-in”. Bukan sekedar kencan. Sepasang pelajar atau mahasiswa yang berzina. sebab hal itu dianggap sebagai hak asasi setiap orang. Maka para pelajar dan mahasiswa bisa lebih bebas melakukan hubungan seksual di luar nikah di dalam rumah mereka sendiri tanpa kecurigaan. Dan terbukti dengan maraknya kasus `hamil di luar nikah` dan aborsi ilegal. Maka jelaslah bahwa praktek pacaran pelajar dan mahasiswa sangat rentan dengan perilaku zina yang oleh sistem hukum di negeri ini sama sekali tidak dilarang.`(QS. anak-anak.Lepas dari tujuan. Itulah kesenangan hidup di dunia. Fakta dan data lebih jujur berbicara kepada kita ketimbang apologi. aktifitas percumbuan dan hubungan seksual di luar nikah juga sering dilakukan di dalam rumah sendiri. harta yang banyak dari jenis emas. Data menunjukkan bahwa seks di luar nikah itu sudah dilakukan bukan hanya oleh pasangan mahasiswa dan orang dewasa. Sebab buat sistem hukum sekuluer warisan penjajah. . zina adalah hak asasi yang harus dilindungi. para pelakunya justru akan diberi simpati. yang awalnya adalah istilah dalam dunia perhotelan untuk menginap. tidak bisa dituntut secara hukum. Ketika seseorang memiliki rasa cinta. dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik . maka hal itu adalah anugerah Yang Kuasa. secara umum pada saat berpacaran banyak terjadi hal-hal yang diluar dugaan. binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Bahkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa aktifitas pacaran pelajar dan mahasiswa sekarang ini cenderung sampai kepada level yang sangat jauh. tetapi data menunjukkan bahwa ciuman. perak. pengawasan dan perhatian dari anggota keluarga lainnya. yaitu: wanita-wanita. Islam Mengakui Rasa Cinta Islam mengakui adanya rasa cinta yang ada dalam diri manusia. Ali Imran :14). Pihak pengelola hotel sama sekali tidak mempedulikan apakah pasangan yang melakukan chekin itu suami istri atau bulan. Bahkan bila seks bebas itu menghasilkan hukuman dari Allah berupa AIDS. rabaan anggota tubuh dan bersetubuh secara langsung sudah merupakan hal yang biasa terjadi. yaitu memanfaatkan kesibukan kedua orang tua.

bijaksana. jujur. Barat yang mayoritas nasrani justru merupakan sumber dari hedonisme dan permisifisme ini. ucapan janji itu tidaklah ditujukan kepada pasangan. Baik itu sentuhan. melainkan nafsu syahwat dan ketertarikan sesaat. Apalagi agama Kristen yang dulunya adalah agama Islam juga. Atau janji muluk-muluk lewat SMS.Khusus kepada wanita. Dengan ikatan itu. jadilah seorang laki-laki itu `laki-laki sejati`. melainkan kepada ayah kandung wanita itu. maka menjadi kewajibannya untuk memperlakukannya dengan cara yang paling baik. akhirnya tidak pernah terdengar kejelasan agama ini mengharamkan zina dan perbuatan yang menyerampet kesana. Beraninya hanya menikmati sensasi seksual.`Orang yang paling baik diantara kamu adalah orang yang paling baik terhadap pasangannya (istrinya). b. Dan hanya ikatan inilah yang bisa memastikan apakah seorang laki-laki itu betul serorang gentlemen atau sekedar kelas laki-laki iseng tanpa nyali. Karena dia telah menjadi suami dari seorang wanita. ini menunjukkan bahwa umumnya manusia memang telah terlalu jauh dari agama. maka pada hakikatnya bukan sebuah cinta. Sehingga bila seseorang mencintai wanita. mencukupi seluruh kebutuhan hidupnya dan menjadi `pelindung` dan `pengayomnya`. tentu . tapi hampir semua agama mengharamkan perzinaan. tapi tidak siap menjadi “the real man”. cium dan juga seks. Islam tidak pernah membenarkan semua itu. Rasulullah SAW bersabda. Akhlaq ini sebenarnya bukan hanya monopoli agama Islam saja. Dan aku adalah orang yang paling baik terhadap istriku`. Bahkan `mengambil alih` kepemimpinannya dari bahu sang ayah ke atas bahunya. Cinta Kepada Lain Jenis Hanya Ada Dalam Wujud Ikatan Formal Namun dalam konsep Islam. ramah dan yang paling penting dari semua itu adalah penuh dengan tanggung-jawab. Sedangkan pemandangan yang kita lihat dimana ada orang Islam yang melakukan praktek pacaran dengan pegang-pegangan. namun karena terjadi penyimpangan besar sampai masalah sendi yang paling pokok. Sehingga kalau pemandangan buruk itu terjadi juga pada sebagian pemuda-pemudi Islam. Tapi cinta sejati haruslah berbentuk ikrar dan pernyataan tanggungjawab yang disaksikan oleh orang banyak. cinta kepada lain jenis itu hanya dibenarkan manakala ikatan di antara mereka berdua sudah jelas. tapi masyakat dunia ini memang benarbenar telah dilanda degradasi agama. hanya hubungan suami istri sajalah yang membolehkan terjadinya kontak-kontak yang mengarah kepada birahi. Sedangkan di luar nikah. Maka seorang laki-laki yang bertanggung-jawab akan berikrar dan melakukan ikatan untuk menjadikan wanita itu sebagai orang yang menjadi pendamping hidupnya. Bahkan lebih `keren`nya. Islam menganjurkan untuk mewujudkan rasa cinta itu dengan perlakuan yang baik. Karena praktek itu bukan hanya terjadi pada masyarakat Islam yang nota bene masih sangat kental dengan keaslian agamanya. chatting dan sejenisnya. Sebab cinta dalam pandangan Islam adalah sebuah tanggung jawab yang tidak mungkin sekedar diucapkan atau digoreskan di atas kertas surat cinta belaka. Dalam Islam. Sebelum adanya ikatan itu. pegangan.

Misalnya sabda Rasulullah SAW tentang 4 kriteria yang terkenal itu. Terbukti dengan mereka mengenakan pakaian yang terbaik. c.`Wanita itu dinikahi karena 4 hal : [1] hartanya. Sebab sebuah cinta sejati tidak berbentuk sebuah perkenalan singkat. Bukhari Kitabun Nikah Bab Al-Akfa` fiddin nomor 4700. Maka dalam masalah ini. Maka perhatikanlah agamanya kamu akan selamat. sesungguhnya sangat sulit untuk mengatakan bahwa pacaran itu adalah media untuk saling mencinta satu sama lain. (HR. atau perkenalan atau mencari titik temu antara kedua calon suami istri. Juga tidak ada ikatan tanggung-jawab antara mereka. Dalam format pacaran. Bahkan tidak ada kepastian tentang kesetiaan dan seterusnya. Semua bentuk aktifitas itu sebenarnya bukanlah aktifitas cinta. [3] kecantikannya dan [4] agamanya. bahkan justru lebih parah. Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW berdabda. Sebab penjajagan itu tidak adil dan kurang memberikan gambaran sesungguhnya atas data yang diperlukan dalam sebuah persiapan pernikahan. Tapi lihatlah bahwa kemerosotan moral ini juga terjadi pada agama lain. Jauh lebih bermanfaat dan objektif ketimbang kencan berduaan. Islam telah memberikan panduan yang jelas tentang apa saja yang perlu diperhitungkan. Inilah proses yang dikenal dalam Islam sebagai ta`aruf. tukar menukar SMS. d. bukanlah anggapan yang benar. Sama sekali tidak ada ikatan formal yang resmi dan diakui. peran orang tua atau pihak keluarga menjadi sangat penting. misalnya dengan bertemu di suatu kesempatan tertentu lalu saling bertelepon. Pacaran Bukanlah Penjajakan / Perkenalan Bahkan kalau pun pacaran itu dianggap sebagai sarana untuk saling melakukan penjajakan. chatting dan diteruskan dengan janji bertemu langsung. berparfum dan mencari tempat-tempat yang indah dalam kencan. . [2] keturunannya. bermake-up. Dalam format mencari pasangan hidup. Sebab kecenderungan pasangan yang sedang kencan adalah menampilkan sisi-sisi terbaiknya saja. Muslim Kitabur-Radha` Bab Istihbabu Nikah zatid-diin nomor 2661) Selain keempat kriteria itu. Pacaran Bukan Cinta Melihat kecenderungan aktifitas pasangan muda yang berpacaran. Padahal cinta itu adalah memiliki. sebab yang terjadi adalah kencan dan bersenang-senang. tanggung-jawab. sehingga jelas sekali bahwa pacaran itu sangat berbeda dengan cinta.kita tidak melihat dari satu sudut pandang saja. Padahal nantinya dalam berumah tangga tidak lagi demikian kondisinya. ikatan syah dan sebuah harga kesetiaan. Islam membenarkan bila ketika seorang memilih pasangan hidup untuk mengetahui hal-hal yang tersembunyi yang tidak mungkin diceritakan langsung oleh yang bersangkutan. semua instrumen itu tidak terdapat.

Ini berdasarkan dalil yang menyatakan tentang nikmat kurniaan Allah kepada hamba-Nya. Allah SWT berfirman yang bermaksud: “Dialah (Allah) yang menjadikan untuk kamu apa yang ada di bumi kesemuanya. sebaliknya bisa dikatakan sebuah penyesatan dan pengelabuhan.” (Surah al-Baqarah. Dan tidak heran bila kita dapati pasangan yang cukup lama berpacaran. fasik haram Posted on January 27. Maka kesan indah saat pacaran itu tidak akan ada terus menerus di dalam kehidupan sehari-hari mereka. Tiru perbuatan orang kafir. Pacaran bukanlah perkenalan melainkan ajang kencan saja.Istri tidak selalu dalam kondisi bermake-up. Padahal mereka pacaran bertahun-tahun dan membina rumah tangga dalam hitungan hari. tidak setiap saat berbusana terbaik dan juga lebih sering bertemu dengan suaminya dalam keadaan tanpa parfum dan acak-acakan. Setelah menikah mereka akan menjalani hari-hari biasa yang kondisinya jauh dari suasana romantis saat pacaran. pakaian atau tempat tinggal adalah halal dan dibenarkan. namun segera mengurus perceraian belum lama setelah pernikahan terjadi. 2011 under Islam by wizvax 0digg 12KShare 1 HUKUM asal bagi perhiasan sama ada yang berada pada tubuh badan. pacaran bukanlah sebuah penjajakan yang jujur. Dengan demikian. ayat 29) . Bahkan rumah yang mereka tempati itu bukanlah tempat-tempat indah mereka dulu kunjungi sebelumnya.

Sambil Baginda SAW menyeru supaya mereka semua bersedekah. perak dan berlian. Baginda menuju ke kawasan perempuan dan memberi tazkirah khas kepada golongan wanita. Kebiasaan masyarakat Melayu di Malaysia sejak dulu mengenali amalan bertindik hanya terbatas di bahagian telinga. Walaupun tidak dibincangkan secara khusus dalam nas jelas.” (Hadis riwayat Imam Abu Daud dari Ibnu „Umar) . Islam mendatangkan kaedah umum dalam etika berhias antaranya perhiasan yang dikenakan mestilah tidak digambarkan seolah-olah meniru atau menyerupai orang kafir dan golongan fasik. Ia perhiasan diketahui umum sejak dari zaman awal Islam dan perhiasan ini khusus kepada golongan wanita. Lelaki yang menyerupai wanita dengan mengenakan perhiasan wanita adalah suatu yang dilarang dalam Islam. Advertise Here Sebenarnya perbuatan bertindik adalah amalan yang sudah dikenali pada zaman Rasulullah SAW. sama ada berbentuk emas. seperti di pusat. Namun ia bukanlah jawapan yang menunjukkan keharusan amalan ini. Malah ia sudah mula melarat kepada golongan lelaki. lidah. Lalu menyerahkan (barang perhiasan mereka) kepada Bilal. Amalan bertindik menjadi kecenderungan remaja masa kini.” Dalam hadis berkenaan. namun perkembangan fiqh Islam tetap berkembang dalam menjawab setiap persoalan baru yang timbul hasil ijtihad ulama semasa. Ibn Abbas mengatakan bahawa: Aku melihat mereka mengisyaratkan kepada telinga mereka dan leher mereka. Bagaimana pula mereka yang menindik di kawasan selain telinga? Perbuatan menindik selain dari kawasan telinga tidak pernah didengari pada zaman Nabi dan salafussaleh.Salah satu contoh perhiasan yang diamalkan ialah menindik anggota badan dengan meletakkan barang perhiasan. selepas Baginda Nabi SAW solat dan berkhutbah. maka ia tergolong daripada golongan berkenaan. masa merubah segala dengan perkembangan teknologi dan pengaruh budaya luar membuatkan semakin ramai bertindik di bahagian selain telinga. Sabda Nabi SAW yang bermaksud: “Sesiapa yang menyerupai suatu golongan itu. Namun. bibir dan kening. Diriwayatkan oleh al-Bukhari daripada Ibn Abbas katanya: “Pada suatu hari raya. Itu permasalahan menindik telinga. Disebabkan itulah golongan lelaki dilarang daripada menindik telinga mereka kerana ia dengan jelas menyalahi kebiasaan perhiasan bagi lelaki. isyarat yang diberikan wanita (sahabiyyah) berkenaan adalah antinganting.

maka harus membiarkannya dan memadai dengan taubat (baik lelaki mahupun wanita). Ini pandangan Imam Ibn Hajar al-Asqalani dalam kitabnya Fathul Bari. pakaian.Larangan keras terhadap perbuatan meniru orang kafir sama ada dalam ucapan. Selain bertindik. namun taubat juga perlu bertepatan dengan caranya. Memang benar taubat dapat menghapuskan dosa. Malah. Jelasnya. Permasalahan mengenai tindik sudah dijelaskan Keputusan Muzakarah Jawatankuasa Fatwa Majlis Kebangsaan Bagi Hal Ehwal Ugama Islam yang menyatakan perbuatan berhias secara aneh dan berlebih-lebihan seperti bertindik anggota badan selain cuping telinga adalah dilarang oleh Islam. termasuk meniru perbuatan orang fasik (iaitu orang yang biasa melakukan maksiat). ayat 195) Namun. Bahkan ada yang berbangga memiliki tatu di badan dengan mempertontonkan kepada orang ramai sedangkan ia membawa imej seorang Muslim. Jika menanggalkan tatu itu mendatangkan kemudaratan atau membuatkan anggota badan nampak jelik. remaja kini juga gemar bertatu dan melihat perbuatan itu seolah-olah tidak menjadi kesalahan dari sudut pandang agama. ayat 286) . Tambahan. Bagi yang sudah tergelincir dan ingin kembali ke pangkal jalan. tatu itu tetap wajib ditanggalkan jika ada teknologi yang dapat menanggalkannya dengan mudah dan tidak mendatangkan mudarat. Pandangan ini bertepatan firman Allah SWT yang bermaksud: “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.” (Surah Al-Baqarah. Ada segelintir yang menyeksa tubuh badan mereka semata-mata untuk menghilangkan tatu. Mengukir badan sendiri dengan melakarkan corak atau bentuk tertentu sehinggakan kesakitan dianggap satu kepuasan. Dr Yusuf al-Qaradhawi dalam kitabnya al-Halal wa al-Haram fi al-Islam mengatakan. perbuatan. menyeksa diri dan dibuktikan boleh memberi kesan sampingan terhadap kesihatan tubuh badan dan mampu mendekatkan pelaku dengan jangkitan penyakit seperti Hepatitis B. timbul pula persoalan untuk menghilangkan tatu yang ada. Ia budaya negatif remaja di Barat yang jelas jauh dari adat budaya tatasusila seorang Muslim.” (Surah al-Baqarah. amalan bertindik selain anggota telinga adalah amalan diambil bukan daripada golongan solihin. Firman Allah SWT yang bermaksud: “Allah tidak membebani seseorang sesuai dengan kemampuannya. perayaan dan ibadah bukan saja mengkhususkan kepada menyerupai orang kafir. Islam melarang meniru kebiasaan dan gaya hidup orang lain tanpa membawa manfaat jelas. ada yang menggunakan seterika. bertatu di badan adalah perbuatan yang dilaknat oleh Rasulullah SAW.

Tubuh Badan Advertise Here . Leher. Anda mungkin juga meminati: Adab Berpuasa dan Solat Tarawih Logiknya Solat dalam Sudut Pandangan Sains Pemimpin amanah lahirkan negara berkat Cetek ilmu punca pertikai larangan rai Hari Kekasih Tiada alasan kerja GRO LinkWithin Tags: Al Bukhari. Pengaruh Budaya. Pakaian. Semoga dengan mengikut suri teladan terbaik iaitu Baginda Nabi SAW. Dalam Islam. Perkembangan Teknologi. Nikmat. solat. Anting Anting. Tazkirah. Lidah. Budaya Luar. Remaja Masa Kini. Berlian. Perhiasan Wanita. Telinga. etika berhias terbaik adalah pakaian takwa. membuatkan kita terselamat daripada segala kecintaan melebihi dari cinta kepada Baginda. Surah Al Baqarah. Dilarang. Bibir.Tidak kira zaman mana pun kita.

Tidak ada perkara kecil ataupun besar apapun yang tidak dijelaskan oleh Islam. dikala bepergian dan iqamah. keluarga dan para sahabatnya. Sesungguhnya Islam benar-benar menaruh perhatian yang sangat besar kepada manusia di dalam segala perihal dan urusannya. bangun dan tidurnya. Rasulullah telah menggoreskan buat kita melalui ucapan dan perbuatannya rambu-rambu etika yang seyogya. Maka barang siapa yang menghendaki kebahagiaan. Shalawat dan salam semoga tetap dilimpahkan kepada manusia terbaik yang beribadah dan kembali kepada Allah. dengan iringan do`a kepada Allah semoga amal ini berguna bagi segenap kaum muslimin. Segala puji bagi Allah yang telah mengajarkan kesempurnaan etika kepada manusia dan membuka pintu bagi mereka untuk mengamalkannya. maka kami memandang perlu menyajikannya secara singkat. agama dan dunianya. makan dan minum. lapang dan kesulitannya. Melalui kepribadiannya yang mulia. Rasulullah telah menjelaskan kepada kita contoh etika yang seharusnya ditiru. hendaklah ia menempuh jalan hidup Rasulullah SAW dan meneladani etikanya. Semoga shalawat dan salam tetap dilimpahkan kepada Nabi Muhammad. bahagia dan sedihnya.nya ditempuh oleh setiap mu'min di dalam hidupnya. Oleh karena kebanyakan orang pada akhir-akhir ini yang tidak mengetahui etika-etika tersebut atau butuh untuk diingatkan kembali." Etika Kehidupan Muslim Sehari-hari " Oleh : Al-Qismu Al-Ilmi-Dar Al-Wathan PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang. .

Rasjidi bahwa agama adalah masalah yang tidak dapat ditawar-tawar. Pluralisme agama sendiri dimaknai secara berbeda-beda di kalangan cendekiawan Muslim Indonesia. Rasjidi. wacana pluralisme agama menjadi perbincangan utama. Dalam konteks ini. sesuatu yang niscaya dan tidak dapat dipungkiri lagi. yakni di dalam Majalah Al-Djami’ah.2 Ia mengibaratkan agama bukan sebagai (seperti) rumah atau pakaian yang kalau perlu dapat diganti. baik secara sosiologis. Al-Djami’ah. Dalam kenyataan sosial. karena pengakuan ini tidak berarti mengizinkan pengakuan terhadap kebenaran teologi atau bahkan etika dari agama lain. karena manusia dalam keadaan involved (terlibat). maka keyakinan itu tidak dapat pisah darinya. Rasjidi dalam satu tulisannya yang disampaikan dalam Pidato Sambutan Musyawarah Antar Agama. Nomor Khusus.Tahun ke VIII dan buku karangan Umar Hasyim Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama. bermacam-macam 2 Argumen ini dikemukakan oleh Prof.3 Berdasarkan keyakinan inilah. Secara sosiologis. Pengakuan terhadap adanya pluralisme agama secara sosiologis ini merupakan pluralisme yang paling sederhana. umat beragama sulit berbicara objektif dalam soal keagamaan. Berbagai Perspektif Pluralisme Agama Berbicara tentang hubungan antar agama.35. . Sebagaimana yang dikemukakan oleh M. Rasjidi mengakui bahwa dalam kenyataan sejarah masyarakat adalah multi-complex yang mengandung religious pluralism.4 Namun. menurut Rasjidi. 4Ibid. ia menyadari sepenuhnya bahwa ia involved (terlibat) dengan Islam. 3M. Mei 1968. teologis maupun etis. Jika seseorang memeluk keyakinan. hlm.HUBUNGAN ANTAR AGAMA DI INDONESIA : TANTANGAN DAN HARAPAN Oleh : Zainul Abas Dosen STAIN Surakarta A. Nomor Khusus. penulis memfokuskan diri dari sumber yang pertama. pluralisme agama adalah suatu kenyataan bahwa kita adalah berbedabeda. 30 November 1967 di Jakarta. apalagi berganti. Mei 1968 Tahun ke VIII. beragam dan plural dalam hal beragama. kita telah memeluk agama yang berbeda-beda. Penulis mendapati tulisan ini dari dua sumber. Sebagai seorang muslim misalnya. Ini adalah kenyataan sosial.

Ia menegaskan bahwa keyakinan terhadap hal-hal teologis tidak bisa dipakai hukum kompromistis. Kritiknya terhadap agama lain adalah kritik sosial. namun hanya merupakan pengakuan atas keberadaan agama-agama lain. Yesus dan Mariam. Yang menjadi persoalan. Ia tidak mengritik berbagai ajaran teologis yang ada di dalam agama Kristen. meskipun hal itu terasa pahit dan keras.agama. Pengakuan pluralisme secara sosiologis ini juga dikemukakan oleh Mukti Ali. Bibel. Orang Islam sungguh tidak dapat mempercayai (mengimani) ketuhanan Jesus Kristus tetapi mempercayai kenabiannya sebagaimana Nabi Muhammad. misalnya tentang apa yang dilakukan oleh umat Kristen. misalnya tentang kristenisasi. Hal ini adalah realitas. Pandangan pluralismenya tidak sampai masuk pada perbincangan tentang kebenaran-kebenaran yang ada di dalam agama lain. sehingga terkesan defensif. . dalam pengakuan-pengakutan sosial. Apa yang dikemukakannya adalah sebuah pembelaan. Terdapat kesan bahwa pandangan tentang absolutisme agama didasarkan oleh kandungan ajaran bahwa pemeluk agama tidak dapat objektif terhadap kebenaran lain. bukan menyerang. tetapi ia sangat tegas dalam hal-hal teologis. Bagi umat Islam barangkali didasarkan pada ajaran bahwa ―agama yang paling benar di sisi Allah adalah Islam‖. Mukti Ali secara sosial tidak mempersoalkan adanya pluralisme. tudingan dalam dalam hal-hal yang empirik (aktual). Hal itu merupakan bagian keimanan orang Islam. bahkan kadang kalah tidak dapat menghindari munculnya tuduhan. Pandangan pluralismenya tidak berarti adanya pertemuan dalam hal keimanan. dan apakah seluruhnya merupakan wahyu Tuhan. orang Islam melakukan penghargaan yang tinggi terhadap Mariam dan Jesus. dengan mengakui adanya religious pluralism dalam masyarakat Indonesia. Ia tidak pernah menutupi sesuatu pun. Namun demikian. Nabi Muhammad. sebuah dialog bertahan. misalnya pandangan tentang al-Qur‘an. dalam satu persoalan (objek) yang sama. Kemudian. Karena itulah pola yang dipakai Rasjidi adalah pola responsif atas persoalan yang berkembang. Ia mengritik aktivitas misi atau zending tersebut. apakah Kitab Bibel yang ada sekarang ini otentik atau tidak. Pembelaan Rasjidi atas berbagai persoalan yang menimpa umat Islam disampaikan secara terus-terang dan terbuka.5 Dapat dicermati bahwa Rasjidi tidak memandang adanya pertemuan dalam masalah-masalah teologis. orang Islam juga tidak hanya memandang al-Qur‘an tetapi juga Torah dan Injil sebagai Kitab Suci (Kitabullah). Hal ini bukan berarti bahwa orang Islam selalu 5 Ibid. masing-masing pemeluk agama memiliki sudut pandang yang berbeda-beda. Oleh karena itu. ia juga tidak memandang kesalahan-kesalahan ajaran teologis dari agama lain. dalam arti bahwa ia mengritik praktek-praktek misi atau zending dari agama Kristen. karena itu mau tidak mau kita harus menyesuaikan diri. Ia sama sekali tidak menyinggung tentang hal itu. Menurutnya.

sinkretisme. Dialog. 227-229. yaitu mengakui bahwa agamanya sendiri itulah yang benar. Ilmu Perbandingan agama di Indonesia dan Belanda. orang Islam percaya bahwa Bibel memuat/mengandung Kalam Tuhan. penggantian.menolak Wahyu Tuhan yang diturunkan kepada Nabi Musa. hlm. 1992). yaitu pendapat yang menyatakan bahwa semua agama adalah sama. dan mempersilahkan orang lain untuk mempercayai bahwa agama yang dipeluknya adalah agama yang paling baik. supaya dengan demikian tiaptiap pemeluk agama merasa bahwa sebagian dari ajaran agamanya telah terambil dalam agama sintesis (campuran) itu. Diyakini bahwa antara satu agama dan agama lainnya. meskipun orang Islam tidak bisa mengakui bahwa Bibel sebagaimana sebelum mereka hari ini terdiri dari Kalam Tuhan seluruhnya. No. 7A. Orang yang beragama harus percaya bahwa agama yang ia peluk itulah agama yang paling baik dan paling benar. misalnya konsep tentang Nabi Isa. sedang agama-agama lain adalah salah. Ia mengakui jalan inilah yang penting ditempuh untuk menimbulkan kerukunan hidup beragama.). yaitu percaya bahwa agama yang dipeluk itulah agama yang paling baik. Mukti Ali menjelaskan bahwa ada beberapa pemikiran diajukan orang untuk mencapai kerukunan dalam kehidupan beragama. Persoalan kebenaran adalah persoalan dalam wilayah masing-masing agama. misalnya konsep Jadi. pengakuan tentang pluralismenya berada pada tataran sosial. 7 Mukti Ali sendiri setuju dengan jalan ―agree in disagreement‖. Dakwah dan Misi‖. bahkan termasuk mengenai hal-hal yang tentang Nabi Muhammad. reconception. yaitu menyelami dan meninjau kembali agama sendiri dalam konfrontasi dengan agama-agama lain. agree in disagreement (setuju dalam perbedaan). 4 Th. bahkan termasuk mengenai hal-hal yang diyakini oleh umat agama lain. yaitu menciptakan suatu agama baru yang elemen-elemennya diambilkan dari pelbagai agama. yakni bahwa secara sosiologis kita memiliki keimanan dan keyakinan masing-masing. diyakini oleh Islam. juga terdapat persamaan. ―Ilmu Perbandingan Agama. selain terdapat perbedaan. Namun demikian. 55. Pertama. dan berusaha supaya orang-orang yang lain agama masuk dalam agamanya. 6Mukti . Islam memiliki keimanan sendiri. (Jakarta : INIS. sintesis. Kedua. XI Djuli 1970. Kristen memiliki keimanan sendiri. Ketiga. hlm. Isa atau rasul-rasul lain. 6 Tampak Mukti Ali ingin menegaskan bahwa masing-masing agama memiliki keyakinan teologis yang tidak bisa dikompromikan. Kelima. dalam Burhanuddin Daja dan Herman Leonard Beck (red. Begitu juga. dan orang lain Ali. Mukti Ali. Keempat. ―Dialog between Muslims and Christians in Indonesia and its Problems‖ dalam AlJami’ah.

maka kebenaran agama itu tidak bisa sepenuhnya ditangkap dan dijangkau oleh manusia. I. . Gagasan Islam Liberal di Indonesia: Pemikiran Neo-Modernisme Nurcholish Madjid. pent. (ed. 1999). 16. Juni 1978. hlm.juga dipersilahkan. pengertian dan pemahamannya tentang agama jelas bukan agama itu sendiri dan karena itu tidak ada alasan untuk secara mutlak dan a priori menyalahkan pengertian dan pemahaman orang lain. hlm. 9Djohan 8Ibid. Sumarthana dkk. hlm. Ia membedakan antara agama itu sendiri dengan keberagamaan manusia. Gagasan Islam Liberal.‖11 hlm. bahkan pengertian dan pemahamannya sendiri. 237. Pengakuan pluralisme Djohan Effendi bukan hanya pengakuan secara sosiologis bahwa umat beragama berbeda. karena manusia sendiri bersifat nisbi. Lihat juga Djohan Effendi. agama –terutama yang bersumber pada wahyu. cet. Greg Barton menyebut bahwa Djohan Effendi menolak absolutisme agama dan mengakui pluralisme agama. bahkan dihargai. Lihat Greg Barton. 11Djohan Effendi. pengertian dan pengetahuan manusia tidak mungkin mampu menjangkau dan menangkap agama sebagai doktrin kebenaran secara tepat dan menyeluruh. sementara kebenaran agama yang dikatakan oleh manusia itu nisbi. Djohan tidak setuju dengan absolutisme agama. ―Dialog Antar Agama‖. Oleh karena itu. Oleh karena itu.. Paragraf ini juga pernah dikutip oleh Greg Barton. Kebenaran absolut itu hanya bisa diketahui oleh ilmu Tuhan. 9 Dengan bahasa lain. Pengertian antara agama dan keberagamaan harus dipahami secara proporsional. hlm. diyakini sebagai bersifat ilahiyah. tetapi juga pengakuan tentang titik temu secara teologis di antara umat beragama. ketika agama itu dipahami oleh manusia. ―Dialog Antar Agama: Bisakah Melahirkan Teologi Kerukunan?‖. 10Lihat Greg Barton. Namun. tidak absolut. 239. 16. 230. 54-58. Menurutnya. untuk percaya dan yakin bahwa agama yang dipeluknya adalah agama yang paling baik dan paling benar. Hal itu hanya ada dalam ilmu Tuhan. yang ada dalam pikirannya bukan hanya agama sendiri. Ahmad Wahib dan Abdurrahman Wahid. kebenaran apapun yang dikemukakan oleh manusia – termasuk kebenaran agama yang dikatakan oleh manusia—bersifat nisbi. Yang absolut adalah kebenaran agama itu sendiri.8 Wacana pluralisme agama Djohan Effendi berbeda dengan pluralisme Rasjidi dan Mukti Ali di atas. Dialog: Kritik dan Identitas Agama.). Nanang Tahqiq (Jakarta : Paramadina.10 Djohan mengemukakan: ―Sebagai makhluk yang bersifat nisbi. Agama memiliki nilai mutlak. dalam Majalah Prisma 5. Djohan Effeni. Effendi. hlm. Dengan demikian apabila seorang penganut mengatakan perkataan agama. akan tetapi juga aliran yang dianutnya. ―Kemusliman dan Kemajemukan Agama‖ dalam Th.

S. Kedua hal ini tidak dapat dicampuraduk. Effendi. teologi kerukunan akan bisa terwujud. suatu pandangan keagamaan yang didasarkan atas kesadaran bahwa agama sebagai ajaran kebenaran tidak pernah tertangkap dan terungkap oleh manusia secara penuh dan utuh. yaitu suatu pandangan keagamaan yang tidak bersifat memonopoli kebenaran dan keselamatan. 243.Pemikiran pluralisme Djohan Efendi berangkat dari suatu pemahaman bahwa dakwah (baik Islam maupun Kristen) adalah sesuatu yang penting. Djohan tidak menyetujui absolutisme agama. Absolutisme keberagamaan adalah tidak benar. Inilah yang kemudian menumbuhsuburkan adanya misi. Kebebasan beragama dan respek terhadap 12Djohan 13Ibid.12 Sekali lagi.‖14 Ia juga merujuk ayat yang menunjukkan bahwa Tuhan mempersilahkan siapa saja yang mau beriman atau kufur terhadap-Nya. Dari sinilah. Paragraf ini juga pernah dikutip oleh Greg Barton. lebih merupakan produk.‖ 13 Djohan membuat garis pembatas yang tegas antara agama dan keberagamaan. Islam secara tegas memberikan kebebasan sepenuhnya kepada manusia dalam masalah agama dan keberagamaan. dakwah dan semacamnya. Islam sama sekali tidak menafikan agama-agama yang ada. Lihat Greg Barton. . zending. sementara keberagamaan orang lain salah.yang dianggap bersifat absolut. dan bahwa keagamaan seseorang pada umumnya. 15Q. Dalam hal ini. 14Q. sehingga paksaan atau kekerasan apapun tidak boleh mendapat tempat di dalam usaha-usaha dakwah.S. Ia tidak setuju terhadap pandangan keagamaan seseorang –sebagai suatu keberagamaan-. Al-Kahfi (18) : 29. atau setidak-tidaknya pengaruh lingkungan. Berbagai persoalan yang menimpa umat beragama sering kali disebabkan adanya pandangan bahwa keberagamaan seseorang sebagai satu-satunya yang paling benar. 17. Dari situlah. yang dibutuhkan adalah sikap moderat dan liberal terhadap iman lain. boleh jadi bisa dikembangkan semacam Teologi Kerukunan. Gagasan Islam Liberal. hlm. Islam mengakui eksistensi agama-agama tersebut dan tidak menolak nilai-nilai ajarannya. tapi ia kurang setuju jika keberagamaan seperti itu bertolak dari pandangan keagamaan yang bersifat mutlak dan statis (menganggap bahwa kebenaran atau keselamatan menjadi klaim satu kelompok). Djohan mengemukakan: ―Dengan pendekatan dan pemahaman yang menyadari sepenuhnya akan keterbatasan dan ketidakmutlakan manusia. dialog merupakan sesuatu yang esensial untuk merangsang keberagamaan kita agar tidak mandeg dan statis. hlm.15 Menurutnya. ―Dialog Antar Agama‖. menurut Djohan. Menurutnya. Ia merujuk ayat al-Qur‘an yang menyatakan bahwa ―tak ada paksaan dalam agama. Al-Baqarah (2) : 156.

4 dan 6. Beberapa Renungan tentang Kehidupan Keagamaan untuk Generasi Mendatang. agama yang dimaksud adalah agama secara umum. 16Djohan . Ia tidak menjelaskan secara tegas apakah yang dimaksud agama di sini adalah agama Islam saja. Diakui. khususnya sesama kalangan yang percaya kepada Tuhan—tidak melakukan absolutisme. suatu pangkal dari segala permusuhan. 17Q. hlm. kebahasaan. kesenjangan ekonomi. Namun. Dalam tulisannya itu.). hlm. Th. 259. kekuasaan teritorial. ―Beberapa Renungan tentang Kehidupan Keagamaan untuk Generasi Mendatang‖. Ia mengatakan: ―Petunjuk konkret lain untuk memelihara ukhuwah adalah tidak dibenarkannya sama sekali suatu kelompok dari kalangan orang-orang beriman untuk memandang rendah atau kurang menghargai kelompok lainnya. Artinya. 1998). Al-Hajj (22) : 40. Pengamatan terhadap realitas pluralitas umat menjadi perhatian serius. Ini mengajajarkan kita –dalam pergaulan dengan sesama manusia. dalam lingkungan para penganut agama-agama. Ia mengakui bahwa dalam agama-agama.19 Nurcholish melihat bahwa peta tahun 1992 sedang ditandai oleh konflik-konflik dengan warna keagamaan. disamping itu memang merupakan sesuatu yang penting bagi masyarakat majemuk. Lihat Nurcholish Madjid. agama memang bukan satu-satunya faktor. Atas Nama Agama: Wacana Agama dalam Dialog “Bebas” Konflik. Lihat Andito (ed. kesejarahan. adalah faktor kebangsaan.16 Ia merujuk ayat al-Qur‘an yang menyatakan keharusan membela kebebasan beragama yang disimbolkan dengan sikap mempertahankan rumahrumah ibadah seperti biara. sinagog. dengan bahasa yang dialektis.1 Vol. membela kebebasan beragama bagi siapa saja dan menghormati agama dan kepercayaan orang lain dianggap sebagai bagian dari kemusliman. (Bandung : Pustaka Hidayah. 19Tulisan Nurcholish Madjid yang penuh dengan nuansa dialog ini disampaikan di Taman Ismail Marzuki 21 Oktober 1992. sebab siapa tahu mereka yang dipandang rendah itu lebih baik daripada mereka yang memandang rendah. dalam Jurnal Ulumul Qur’an. kesukuan. 20Faktor-faktor selain agama. karena absolutisme adalah pangkal dari segala permusuhan. misalnya. No.17 Hal yang sama juga dikemukan oleh Nurcholis Madjid.‖ 18 Nurcholish menegaskan betapa pentingnya kehidupan beragama. 1993. Nurcholish ingin melaksanakan kandungan hadis yang menyatakan ―agama adalah pesan‖ (al-dîn alnashîhah). ―Kemusliman dan Kemajemukan‖. hlm. 54-55. gereja. ia mengupas bagaimana generasi mendatang menjalankan kehidupan beragama. Ia mengemukakan ketidaksetujuannya dengan absolutisme.20 tapi jelas sekali bahwa pertimbangan keagamaan dalam konflik-konflik itu dan dalam eskalasinya sangat banyak Effendi. dan masjid. lebih tepatnya.agama dan kepercayaan orang lain adalah ajaran agama.S. Kata generasi mendatang adalah kata yang masih umum yang tidak perlu dikotak hanya dalam generasi Islam. selalu ada potensi kenegatifan dan perusakan yang amat berbahaya. Sebagaimana judulnya.IV. 18Paragraf itu merupakan komentar Nurcholish Madjid yang dicantumkan dalam buku Atas Nama Agama. Dengan demikian. ia melakukan otokritik terhadap pemeluk agama. dan sebagainya.

memainkan peran. Setiap warna keagamaan dalam suatu konflik seringkali melibatkan agama formal atau agama terorganisir (organized religion). Ia menyebut tempat-tempat konflik; Irlandia, sekitar Perancis dan Jerman, Bosnia-Herzegovina, Cyprus, Palestina, Timur Dekat, Afrika Hitam, Sudan, Perang Teluk, Pakistan, Srilangka, Burma, Thailang, dan Filipina.21 Menanggapi semboyan yang diperkenalkan oleh futurolog, John Naisbitt dan Patricia Aburdene, Spiritualiy, Yes; Organized Religion, No, Nurcholish menyatakan bahwa semboyan itu mengandung makna prinsipil daripada semboyan yang pernah ia kemukakan 20 tahun sebelumnya –―Islam, Yes; Partai Islam, No‖. Nurcholish mengaku mengalami kesulitan besar, bahkan kemustahilan, untuk dapat menerima kebenarannya. Ia juga menegaskan bahwa semboyan Spirituality, Yes; Organized Religion, No, agaknya tidak memiliki pijakan yang kuat.22 Artinya, agama-agama resmi memang masih menjadi fenomena yang banyak memainkan peran dalam kehidupan manusia.
Merujuk pada Kitab Suci al-Qur‘an, Nurcholish menegaskan bahwa setiap umat atau golongan manusia telah pernah dibangkitkan atau diutus seorang utusan Tuhan, dengan tugas menyeru umatnya untuk menyembah kepada Tuhan saja (dalam pengertian paham Ketuhanan Yang Maha Esa yang murni). Ia mengutip Surat al-Nahl (16): 36. Berdasarkan firman-firman Allah itu dikatakan bahwa:

―... semua agama Nabi dan Rasul yang telah dibangkitkan dalam setiap umat adalah sama, dan inti dari ajaran semua Nabi dan Rasul itu ialah Ketuhanan Yang Maha Esa dan perlawanan terhadap kekuatan-kekuatan tiranik. Dengan perkataan lain, Ketuhanan Yang Maha Esa dan perlawanan terhadap tirani adalah titik pertemuan, common platform atau, dalam bahasa al-Qur‘an, kalimatun-sawâ’ (kalimat atau ajaran yang sama) antara semua kitab suci.‖23 Menurut Nurcholish, kesamaan-kesamaan yang ada dalam agama-agama bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Ia berargumentasi, semua yang benar berasal dari sumber yang sama, yaitu Allah, Yang Maha Benar (al-Haqq). Semua Nabi dan Rasul membawa ajaran kebenaran yang sama. Sementara itu, adanya perbedaan itu hanyalah dalam bentuk-bentuk responsi khusus tugas seorang Rasul kepada tuntutan zaman dan tempatnya. Ditegaskan bahwa perbedaan itu tidaklah prinsipil, sedangkan ajaran pokok atau syariat para Nabi dan Rasul adalah sama. Dalam rangka menjelaskan hal ini, ia mengutip al-Qur‘an, yakni dalam Surat Al-Syûrâ (42):13, al-Nisâ‘ (4):163-165, al-Baqarah (2):136, al-Ankabût (29):46, Al-Syûrâ
21Nurcholish 22

Madjid, ―Beberapa Renungan‖, hlm. 7-8. Ibid., hlm. 8. 23Ibid., hlm. 12.

(42):15, dan al-Mâidah (5):8. Ayat-ayat yang dikutip itu berkenaan dengan kesamaan antara syariat Muhammad dengan syariat Nuh, Ibrahim, Isma‘il, Ishaq, Ya‘qub, Ayyub, Yunus, Harun, Musa, Sulaiman, Dawud, Isa dan kepada rasul-rasul yang tidak dikisahkan kepada Muhammad.24 Ayat-ayat itu menunjukkan adanya kesinambungan, kesatuan dan persamaan agama-agama para Nabi dan Rasul Allah. Nurcholish mengritik masyarakat sekarang ini, baik Muslim maupun yang bukan, karena banyak yang tidak menyadari adanya pandangan itu. Menjelasakan tentang titik temu agama-agama, ada empat prinsip yang dikemukakan oleh Nurcholish. Pertama, Islam mengajarkan bahwa agama Tuhan adalah universal, karena Tuhan telah mengutus Rasul-Nya kepada setiap umat manusia. Kedua, Islam mengajarkan pandangan tentang kesatuan nubuwwah (kenabian) dan umat yang percaya kepada Tuhan. Ketiga, agama yang dibawa Nabi Muhammad adalah kelanjutan langsung agama-agama sebelumnya, khususnya yang secara ―genealogis‖ paling dekat ialah agama-agama SemitikAbrahamik. Keempat, umat Islam diperintahkan untuk menjaga hubungan yang baik dengan orang-orang beragama lain, khususnya para penganut kitab suci (Ahl al-Kitab).25 Semua prinsip itu mengarah pada ajaran ―tidak boleh ada paksaan dalam agama‖. Menurut Nurcholish, pandangan-pandangan inklusivitas amat relevan untuk

dikembangkan pada zaman sekarang, yaitu zaman globalisasi berkat teknologi informasi dan transportasi, yang membuat umat manusia hidup dalam sebuah ―desa buwana‖ (global village). Ia menegaskan: ―Dalam desa buwana itu, seperti telah disinggung, manusia akan semakin intim dan mendalam mengenal satu sama lain, tetapi sekaligus juga lebih mudah terbawa kepada penghadapan dan konfrontasi langsung. Karena itu sangat diperlukan sikap-sikap saling mengerti dan paham, dengan kemungkinan mencari dan menemukan titik kesamaan atau kalimatun sawa’ seperti diperintahkan Allah dalam al-Qur‘an. Dengan tegas al-Qur‘an melarang pemaksaan suatu agama kepada orang atau komunitas lain, betapapun benarnya agama itu, karena akhirnya hanya Allah yang bakal mampu memberi petunjuk kepada seseorang, secara pribadi. Namun, demi kebahagiaannya sendiri, manusia harus terbuka kepada setiap ajaran atau pandangan, kemudian bersedia mengikuti mana yang terbaik. Itulah pertanda adanya hidayah Allah kepada mereka. Dan patut kita camkan benar-benar pendapat Sayyid Muhammad Rasyid Ridla sebagaimana dikutip oleh ‗Abdul Hamid Hakim bahwa pengertian sebagai Ahl al-kitab tidak terbatas hanya kepada kaum Yahudi dan Kristen seperti tersebut dengan jelas dalam al-Qur‘an serta kaum Majusi
hlm. 13-14. Nurcholish Madjid, ―Hubungan Antar Umat Beragama : Antara Ajaran dan Kenyataan‖, dalam W.A.L. Stokhof (red.), Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia (Beberapa Permasalahan), ( Jakarta : INIS, 1990), jilid VII, hlm. 108-109.
25Lihat 24Ibid.,

(pengikut Zoroaster) seperti tersebut dalam sebuah hadits, tetapi juga mencakup agamaagama lain yang mempunyai suatu bentuk kitab suci.‖26 Nurcholish menyinggung tentang bagaimana sikap keberagamaan yang benar. Ia menegaskan bahwa sebaik-baik agama di sisi Allah ialah al-hanîfiyyah al-samhah, agama yang memiliki semangat kebenaran yang lapang dan terbuka. Ia mengemukakan: ―Sikap mencari Kebenaran secara tulus dan murni (hanîfiyyah, kehanifan) adalah sikap keagamaan yang benar, yang menjanjikan kebahagiaan sejati, dan yang tidak bersifat palliative atau menghibur secara semu dan palsu seperti halnya kultus dan fundamentalisme. Maka Nabi pun menegaskan bahwa sebaik-baik agama di sisi Allah ialah al-hanîfiyyah al-samhah (baca: ―al-hanîfiyyatus-samhah‖) yaitu semangat mencari kebenaran yang lapang, toleran, tidak sempit, tanpa kefanatikan, dan tidak membelenggu jiwa.‖27

Oleh karena itu, umat Islam tidak dilarang untuk berbuat baik dan adil kepada siapapun dari kalangan bukan Muslim yang tidak menunjukkan permusuhan, baik atas nama agama atau lainnya, seperti penjajahan, pengusiran dari tempat tinggal dan bentuk penindasan yang lain.28 Sementara itu, Abdurrahman Wahid menegaskan masalah pluralisme bukan dalam pengertian pluralisme yang dikemukakan oleh Djohan Effendi dan Nurcholish Madjid di muka. Ia menekankan pandangan keterbukaan untuk menemukan kebenaran di mana pun juga.29 Pluralisme yang ditekankan Gus Dur adalah pluralisme dalam bertindak dan berpikir. Inilah yang melahirkan toleransi. Sikap toleran tidak bergantung pada tingginya tingkat pendidikan formal atau pun kepintaran pemikiran secara alamiah, tetapi merupakan persoalan hati, persoalan perilaku. Tidak pula harus kaya dulu. Bahkan, seringkali semangat ini terdapat justru pada mereka yang tidak pintar juga tidak kaya, yang biasanya disebut ―orang-orang terbaik‘.30 Gus Dur memberi contoh sebagaimana yang dilakukan oleh Kyai Iskandar, dengan cara bergaul secara berbaur dalam masyarakat.

26Nurcholish 27Ibid.,

Madjid, ―Beberapa Renungan‖, hlm. 16. hlm. 19. 28Q.S. Al-Mumtahanah (60) : 8. Lihat Nurcholish Madjid, ―Hubungan Antar Umat Beragama‖, hlm. 111.
29Abdurrahman 30

Wahid, Muslim di Tengah Pergumulan, (Jakarta : Lappenas, 1981), hlm. 3. Lihat Greg Barton, Gagasan Islam Liberal, hlm. 398.

ia memahami bahwa ada perbedaan antara orang non-Muslim sekarang dengan kaum kafir yang memerangi agama Islam (dalam konteks ayat itu adalah kaum kafir Mekkah).Gus Dur mengembangkan pandangan anti eksklusivisme agama. Jadi. Tidak menerima konsep dasar bukan berarti mesti mengembangkan sikap permusuhan atau perlawanan. ―Dialog Agama dan Masalah Pendangkalan Agama‖. 53.. 32Ibid. Passing Over: Melintasi Batas Agama (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.. Menurutnya. penginjilan atau pekabaran Injil. tapi kita menghargai pendapat orang lain. berkenaan dengan bunyi ayat al-Qur’an dalam Surat Al-Baqarah (2) ayat 120 (Wahai Muhammad. bahwa jika Fatimah (putri beliau) melakukan pencurian maka ia tetap harus dihukum. lalu dikaitkan dengan pembuatan gereja-gereja. hlm. 52. hlm. tidak ada alasan untuk mengembangkan sikap permusuhan kepada mereka selama tidak memerangi agama Islam. dan sebagainya. 33Ibid. kita tidak akan goyang dari konsep Tauhid. menurutnya. namun adanya Wahid. Toleransi adalah upaya untuk menahan diri agar potensi konflik dapat ditekan. berbagai peristiwa kerusuhan yang berkedok agama di beberapa tempat adalah akibat adanya eksklusivisme agama. Begitu juga sebaliknya. Islam juga tidak bisa menerima konsep dasar agama Kristen dan Yahudi. Nabi pernah mencontohkan. Gus Dur memandang bahwa ayat ini sering digunakan untuk membenarkan sikap dan tindakan anti-toleransi. dalam Komaruddin Hidayat dan Ahmad Gaus AF (ed. 53-54. yaitu sikap toleransi dan sikap pluralisme. karena adanya politisasi agama dan pendangkalan agama. Menurutnya. 31Abdurrahman .31 Apa yang disampaikan oleh Gus Dur sebenarnya lebih merupakan otokritik bagi umat Islam sendiri. hlm. Tidak rela itu artinya tidak bisa menerima konsep-konsep dasar. Adapun yang dimaksud dengan pluralisme adalah (1) tidak semata menunjuk pada kenyataan tentang adanya kemajemukan. 1998). kata ―tidak rela‖ harus didudukkan secara proporsional. Alwi Shihab menunjukkan dua komitmen penting yang harus dipegang oleh dialog. Oleh karena itu. ini tidak bisa dipungkiri oleh siapapun. Selain itu. Oleh karena itu. Berkenaan dengan makna salah satu ayat al-Qur’an Surat Al-Fath (48) ayat 9 yang berbunyi “Asyiddâ-u âlâ al-Kuffârm ruhamâ-u bayna hum. karena kata ―tidak rela‖ di sini dianggap melawan atau memusuhi. termasuk orang berlainan agama. Kristen dan Yahudi tidak bisa menerima konsep dasar Islam adalah sudah pasti.). 32 Kemudian. 33 Pendapat orang lain ini tentu saja berarti keyakinan orang lain. menurutnya. Tentu saja. sesungguhnya orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu sampai kamu ikuti agama mereka. sikap santun tidak boleh dengan standar ganda atau tidak boleh mengabaikan keadilan kepada siapa pun. Sementara itu. esensi ―saling menyantuni‖ justru terletak pada sikap-sikap di mana kita bisa saling mengoreksi sesama orang Islam.

Karena. 43. Namun. yakni menciptakan suatu agama baru dengan memadukan unsur tertentu atau sebagian komponen ajaran dari beberapa agama untuk dijadikan bagian integral dari agama baru tersebut. Ia menekankan perlunya membudayakan sikap keterbukaan. hlm. ras. dan menghormati kemajemukan agama. ―semua agama adalah sama‖.s. 34Alwi . sangat minimal. 41-43. yakni unsur tidak mengklaim kebenaran tunggal (monopoli) atas suatu kebenaran. khususnya di bidang agama. 35Ibid.. apalagi memaksakan kebenaran tersebut kepada pihak lain. Atau. (4) pluralisme agama bukanlah sinkretisme. tetapi yang terpenting ia harus committed terhadap agama yang dianutnya. seorang pluralis akan menghindari sikap absolutisme yang menonjolkan keunggulannya terhadap pihak lain. Namun demikian. interaksi positif antar penduduk ini. paham pluralisme terdapat unsur relativisme. tidak saja dituntut untuk membuka diri. Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama (Bandung : Mizan.keterlibatan aktif terhadap kenyataan kemajemukan tersebut. apalagi menerima. Kosmopolitanisme menunjuk pada suatu realita di mana aneka ragam agama.34 Satu hal yang ditegaskan oleh Alwi adalah apabila konsep pluralisme agama hendak diterapkan di Indonesia. tapi terlibat dalam usaha memahami perbedaan dan persamaan guna tercapainya kerukunan. menerima perbedaan. belajar dan menghormati mitra dialognya. suatu kebenaran universal yang berlaku untuk semua dan sepanjang masa. 1999). (2) pluralisme harus dibedakan dengan kosmopolitanisme. terhadap pengikut Isa a. maka ia harus bersyaratkan komitmen yang kokoh terhadap agama masing-masing. Hal ini untuk menghindari relativisme agama. dalam kebhinekaan. dan Musa a. Seorang pluralis. Dikatakan. dalam berinteraksi dengan aneka ragam agama.s. al-Qur‘an menggunakan kata ahl al-kitab (yang Shihab. Oleh karena itu. 35 Alwi menegaskan. kalaupun ada. bangsa hidup berdampingan di suatu lokasi. Islam sejak semula menganjurkan dialog dengan umat lain. hlm. cet. (3) konsep pluralisme tidak dapat disamakan dengan relativisme. Pengertian pluralisme agama adalah bahwa tiap pemeluk agama dituntut bukan saja mengakui keberadaan dan hak agama lain. konsekuensi dari paham relativisme agama bahwa doktrin agama apapun harus dinyatakan benar. seorang relativis tidak akan mengenal. dibarengi loyalitas komitmen terhadap agama masingmasing. VII.. Paling tidak.

36 Dari berbagai pandangan tentang pluralisme di atas Penulis dapat mengklasifikasi ada tiga model pluralisme. dan Abdurrahman Wahid. menerima perbedaan. Menurut Samuel P. Potensi konflik antar mereka tidak bisa dihindari. umat manusia terkelompok dalam agama Islam. pandangan pluralisme yang menempati posisi antara absolutisme agama dan pluralisme liberal. No. hlm. 12. Masa Depan Politik Dunia?‖ dalam Jurnal Ulumul Qur’an. sejarah. Vol. agama. menunjukkan keakraban dan kedekatan hubungan. Dialog dan Tantangan Umat Beragama Sekarang ini umat beragama dihadapkan pada tantangan munculnya benturan-benturan atau konflik di antara mereka. Kristen. yang berarti keluarga. Artinya. Ada sikap terbuka. Ketiga. Penggunaan kata ahl. unsur-unsur pembatas objektif adalah bahasa. Katolik. Huntington. Kong Hucu dan sebagainya. Oleh karena itu. adat istiadat. 37 Secara tidak sadar. manusia terkelompok ke dalam identitas-identitas yang membedakan antara satu dengan lainnya. Huntington. dan menghormati kemajemukan agama.. hlm.memiliki kitab suci). sebesar pemilahan-pemilahan umat manusia ke dalam batas-batas objektif dan subjektif peradaban. Pandangan ini masih memegang adanya hal-hal yang bersifat absolut yang tidak dapat dipertemukan atau disamakan. 37Samuel 36Ibid. 5. pandangan pluralisme liberal. 67. Kedua. Konsep yang dikemukaan Mukti Ali ―agree in disagreement‖ kiranya dapat mewakili pandangan yang terakhir ini. B. tetapi juga mengakui bahwa pluralisme itu tidak hanya sekedar ada namun juga harus diwujudkan dalam keterlibatan aktif dalam memahami perbedaan dan persamaan. . Unsur pembatas subjektifnya adalah identifikasi dari manusia. untuk mengantisipasi pecahnya konflik antar umat beragama perlu dikembangkan upaya-upaya dialog untuk mengeliminir perbedaan-perbedaan pembatas di atas. dan lembaga-lembaga. Pertama. Yang paling aktual adalah konflik antar umat beragama di Poso. Perbedaan antar pembatas itu adalah nyata dan penting. ―Benturan Antar Peradaban. Pandangan ini dikemukakan Rasjidi dan Natsir. P. Potensi pecahnya konflik sangatlah besar. Ini dikemukakan oleh Djohan Effendi. Begitu juga pandangan Alwi Shihab. Dari klasifikasi di atas. Nurcholish Madjid. agama merupakan salah satu pembatas peradaban. tetapi ada loyalitas komitmen terhadap agama masingmasing.IV Tahun 1993. pandangan pluralisme yang masih menyisakan adanya absolutisme agama.

Dialog memang bukan tanpa persoalan. memenuhi hal-hal berikut ini. 213 Tahun Ke-32. misalnya berkenaan dengan standar apa yang harus digunakan untuk mencakup beragam peradaban yang ada di dunia. adil dan setara. Di sinilah kemudian diperlukan suatu pendekatan dan metodologi yang proporsional baik secara intra-agama maupun antar agama untuk menghindari lahirnya truth claim yang mungkin justru akan memperuncing benturan. 39 Kedua adalah menyadari adanya perbedaan. Lihat juga Parliament of the World‘s Religions.). sebagai nilai-nilai universal yang bisa melindungi hak-hak semua masyarakat dunia tampaknya nilai-nilai itu bisa mewakili kebutuhan bersama manusia. kebebasan. Pluralitas Budaya dan Visi Perdamaian‖. Nurcholish Madjid dengan samhah al-hanîfiyyah-nya. suatu dialog akan dapat mencapai hasil yang diharapkan apabila. 31 Januari 1997. toleransi agama dan hak asasi manusia. 38 Standar universal ini memang bukan persoalan mudah. karena ia adalah gagasan teoritis yang mungkin berbeda dengan kenyataan-kenyataan di lapangan. yaitu hak asasi manusia. Hal-hal ini bersifat universal dan melampaui kepentingan umat tertentu. tidak ada yang berhak menghakimi atas 38Lihat Bassam Tibi. 1996). 163. . ―Moralitas Internasional sebagai Landasan Lintas Budaya‖. Terbuka berarti mau mendengarkan semua pihak secara proporsional. hlm. perlu ada standar universal untuk semua. Artinya. dan Alwi Shihab dengan sikap toleransi dan sikap pluralisme serta perlunya memahami pesan Tuhan. Dialog bukanlah tempat untuk memenangkan suatu urusan atau perkara. paling tidak. Standar itu hendaknya bermuara pada moralitas internasional atau etika global. Djohan Effendi dengan dimensi moral dan etisnya. 5. Selanjutnya. Perbedaan adalah sesuatu yang wajar dan memang merupakan suatu realitas yang tidak dapat dihindari. hlm. Nasir Tamara dan Elza Pelda Taher (ed.t. perlu adanya standar yang bisa diterima semua pihak. Declaration Toward a Global Ethic (Chicago : t. demokrasi. Apa yang dikemukakan oleh Rasjidi dengan pluralisme agama secara sosiologis. Namun. Dengan kata lain. Natsir dengan konsep modus vivendi dan persaudaraan universal yang penuh dengan nuansa hak-hak asasi manusia dan kebebasan beragama. Mukti Ali dengan agree in disagreement. paling tidak dari stadar kemanusiaan (manusiawi).Dialog adalah upaya untuk menjembatani bagaimana benturan bisa dieliminir. Agama dan Dialog Antar Peradaban (Jakarta : Yayasan Paramadina. adanya keterbukaan atau transparansi. dalam Kompas. merupakan upaya untuk mencari solusi bagaimana umat beragama bisa hidup damai dan harmonis.). keadilan dan perdamaian. Menurut hemat penulis. No. Lihat juga Zainul Abas. Tawaran-tawaran yang telah dikemukakan oleh para cendekiawan muslim Indonesia merupakan sumbangan pemikiran yang dapat menjadi moralitas yang bersifat universal atau menjadi global etik yang dapat dipakai oleh semua orang. juga bukan tempat untuk menyelundupkan berbagai ―agenda yang tersembunyi‖ yang tidak diketahui dengan partner dialog. 39 Ibid. ―Dialog Agama. Pertama. Abdurrahman Wahid dengan self-kritiknya dan pluralisme dalam bertindak dan berpikir. dalam M.

Studi Agama-Agama. sekaligus membebaskan dari beban: misalnya kewajiban terhadap pihak lainnya. artinya kritik pada pemahaman dan perilaku umat beragama sendiri.suatu kebenaran atau tidak ada ―truth claim‖ dari salah satu pihak. yaitu untuk saling memberikan pertimbangan serta memberikan pendapat kepada orang lain berdasarkan keyakinannya sendiri. 40Lihat . 42Ismail Raji al-Faruqi (ed. 2-3. penulis melihat adanya berbagai permasalahan yang dapat menjadi penghambat dialog antar umat beragama. 43 Namun demikian.. 42 Kelima. adalah ada kemauan untuk memahami kepercayaan. alih bahasa Joko Susilo Kahhar dan Supriyanto Abdullah. semuanya harus sama. 76.). dan sisi kedua mengarah pada suatu percakapan kritis yang sifatnya eksternal. I (Surabaya : Pustaka Progressif. 43Lihat St. 41 Lihat Komaruddin Hidayat. hlm. Cet. 40 Ketiga adalah sikap kritis. Masing-masing pihak diperlakukan secara sama dan setara dalam memperbincangkan tentang kebenaran agamanya. Tiap-tiap pihak hendaknya merasa menjadi tuan rumah. Trialog Tiga Agama Besar: Yahudi.). meskipun adanya perbedaan juga menjadi kenyataan yang tidak dapat dipungkiri. Jika masing-masing tidak memahami secara benar terhadap agama orang lain maka ini akan menjadi penghambat dialog. Lihat juga Komaruddin Hidayat. 1994).). 35-36. hlm.41 Keempat adalah adanya persamaan. Kristen. hlm. dan simbol agama dalam rangka untuk memahami orang lain secara benar. atau sesuatu yang akan mengakibatkan adanya truth claim. yakni kritis terhadap sikap eksklusif dan segala kecenderungan untuk meremehkan dan mendiskreditkan orang lain. Dari situlah bisa ditemukan dasar yang sama sehingga dapat menjadi landasan untuk hidup bersama di dunia ini secara damai. 44 Hal ini adalah antitesis dari prasyarat dialog yang mengharuskan adanya saling pemahaman terhadap berbagai macam agama. Sunardi. 12. Tiap-tiap pihak hendaknya bebas berbicara dari hatinya. ―Kerukunan Hidup Umat Beragama dan Studi Agama-Agama di Indonesia‖ dalam Mursyid Ali (ed. ritus. ―Lingkup dan Metodologi Studi Agama-Agama‖. Masing-masing pihak harus mau berusaha melakukan itu agar pemahaman terhadap orang lain tidak hanya di permukaan saja tetapi bisa sampai pada bagiannya yang paling dalam (batin). Agama bisa berfungsi sebagai kritik. ―Dialog:Cara Baru Beragama‖. Suatu dialog tidak dapat berlangsung dengan sukses apabila satu pihak menjadi ―tuan rumah‖ sedangkan lainnya menjadi ―tamu yang diundang‖. 42. hlm. 1998/1999). (Jakarta : Balitbang Depag RI. maupun kesediaannya pada organisasinya dan pemerintahannya. Bingkai Sosio-Kultural Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Indonesia. Studi Agama-Agama di Perguruan Tinggi. Hal ini akibat adanya truth claim. Suatu dialog hendaknya tidak ada ―tangan di atas‘ dan ―tangan di bawah‖. akibatnya kurang penghargaan dan muncul sikap saling curiga yang berlainan. dialog ibarat pedang bermata dua. hlm. sisi pertama mengarah pada diri sendiri atau otokritik. karena akan muncul kecurigaan-kecurigaan. Di antara sesuatu yang dapat menjadi penghambat itu adalah sebagai berikut: (1) kurang memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang agama-agama lain secara benar dan seimbang. Dengan kata lain. ―Lingkup dan Metodologi Studi Agama-Agama‖ dalam Mursyid Ali (ed.44 (2) Faktor- Tarmizi Thaher. Islam.

Ligoy. terkurung dalam ras. Beberapa kasus yang menimpa umat beragama. 46Umar 45Poin . ―Gereja Indonesia‖. Selain itu. ada yang masih dalam proses penyelesaian. Persoalan-persoalan itu ada yang sudah terlesesaikan. Urgensi Studi Agama Mencermati perjalanan umat beragama di Indonesia 30 tahun terakhir. hlm. etnis dan golongan tertentu. misalnya Perang Salib atau konflik antar agama yang pernah terjadi di suatu daerah tertentu. t. Atau dengan kata lain.46 (9) Ketegangan politik yang C. Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama (Surabaya : PT. (8) Penafsiran tentang misi atau dakwah yang konfrontatif. Hasyim. sebagaimana tercermin dalam tawaran pemikiran-pemikiran yang dikemukakan oleh para intelektual Muslim Indonesia. hlm. 350-351.faktor sosial politik dan trauma akan konflik-konflik dalam sejarah. Kita perlu mengembangkan kesadaran konstruktif mengenai ―agama-agama lain‖. Melalui kajian-kajian itu dimungkinkan tidak hanya dapat menemukan fakta-fakta tetapi juga meneliti fakta-fakta yang berarti pada masa lalu atau berarti pada masa sekarang. adalah satu contoh yang masih hangat di telinga. seperti di Poso. (4) Kesenjangan sosial ekonomi. Hendaknya studi agama-agama tidak hanya berkonsentrasi pada fakta-fakta agama tetapi juga pada hal-hal yang telah diinterpretasikan oleh pemeluk agama 3 dan 4 lihat A. Di tengah umat beragama yang terbiasa melihat dunia hanya dari perspektif agama mereka secara spesifik sehingga memunculkan Kristen-sentris dan Islam-sentris. 45 (5) Masih adanya kecurigaan dan ketidakpercayaan kepada orang lain. 131. maka kebutuhan untuk belajar lebih banyak tentang agama orang lain adalah sangat penting. kerukunan yang ada hanyalah kerukunan semu. Bina Ilmu. Kajian-kajian itu adalah usaha untuk melakukan kritisisme situasi sejarah yang seringkali menunjukkan kesalahpahaman antar umat beragama. CP. dan ada juga yang belum terselesaikan.t. perlu dilakukan kajian agama (studi agama) terhadap persoalanpersoalan yang selama ini terabaikan dalam konteks relasi antar umat beragama.). Beberapa persoalan dalam hubungan antar umat beragama terasa masih berlanjut sampai masa sekarang dan mungkin sampai masa yang akan datang. diskusi dan sikap menerima terhadap masyarakat yang pluralistik menjadi sesuatu yang sangat menentukan pada masa-masa mendatang. melibatkan kelompok agama. tampak bahwa di kalangan umat beragama ada segudang persoalan. Oleh karena itu. (3) Munculnya sekte-sekte keagamaan yang tidak ada sikap kompromistik dengan memakai ukuran kebenaran hitam-putih.

. sebagaimana yang pernah terjadi dalam rentang sejarah. IV. Adanya perbedaan agama-agama itu bukan berarti tidak ada ―titik temu‖ yang dapat melahirkan mutual understanding di antara mereka. Amin Abdullah. dimensi spiritualitas keberagamaan lebih terasa promising and challenging dan bukannya hanya terfokus pada dimensi formalitas lahiriyah kelembagaan agama. bahwa pintu masuk titik temu agama-agama bisa melalui etika dan spiritualitas. karena lewat pintu masuk etika manusia beragama secara universal menemui tantangan-tantangan kemanusiaan yang sama. Ia mengemukakan: ―Al-Qur‘an hanya mengajak kepada seluruh penganut agama-agama lain dan penganut agama Islam sendiri untuk mencari ―titik temu‖ (kalimatun sawa’) di luar aspek teologis yang memang sudah berbeda sejak semula. Seperti yang dikemukakan oleh M. No. tantangan scientisme dengan berbagai implikasinya.dalam semua varietasnya. ―Etika dan Dialog Antar Agama: Perspektif Islam‖. Lewat pintu etika. abadi. Pencarian titik temu lewat perjumpaan dan dialog yang konstruktif berkesinambungan merupakan tugas kemanusiaan yang perenial. Dalam studi semacam itu tentu saja diperlukan kontribusi ilmu-ilmu sosial dan ilmu-ilmu humaniora untuk menghindari konflik-konflik di masa depan. seluruh penganut agama-agama dapat tersentuh ―relijiusitas‖nya. Lewat pintu etika ini. menghormati hak asasi manusia adalah merupakan agenda bersama umat manusia tanpa pandangan ―bulu‖ keagamaannya. Th. dalam Jurnal Ulumul Qur’an. salah satunya lewat pintu masuk etika. perkembangan studi agama di beberapa pendidikan tinggi dan lembaga-lembaga lain menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. 4 Vol. Pencarian titik temu antar umat beragama dapat dimungkinkan lewat berbagai cara. Kedua. seorang guru besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. untuk tidak hanya menonjolkan ―having a religion‖nya. Ketiga. harus dilihat sebagai momen yang istimewa dalam sejarah relasi umat beragama dan interaksi pada umumnya. 21. hlm. Dialog antar umat beragama. Pertama. Titik temu itu bisa berupa kesatuan yang bersifat social. mengkaji akar-akar konflik antara komunitas-komunitas beragama dan mencari solusi yang tepat untuk memecahkan konflik semacam itu. menjunjung tinggi harkat kemanusiaan (human dignity). 47M. mengkaji relasi-relasi yang sedang terjadi pada masa sekarang. sehingga pencarian titik temu agama-agama bisa lebih banyak alternatif. tanpa henti-hentinya. misalnya tentang perkembangan-perkembangan pada hari-hari ini dan implikasi-implikasinya bagi relasi mereka. Di Indonesia. 1993. mengkaji sejarah relasi-relasi antar umat beragama. tantangan lingkungan hidup.‖47 Keperluan yang urgen untuk melakukan studi agama adalah pada tiga aspek. teologis Amin Abdullah. Untuk era sekarang. Lewat pintu masuk etika ini – untuk tidak mengatakan lewat pintu teologis—manusia beragama merasa mempunyai puncak-puncak keprihatinan yang sama.

Usman ibnu Huairis. 93-94. 1970). terj. 51Lihat A. Setelah Khadijah mendengar cerita dari Muhammad dan ketika Muhammad sedang tidur. 1990). meski ia belum bertemu dengan Muhammad.49 Kontak telah terjadi di antara mereka. hlm. XII. Al-Qur‘an bersikap positif terhadap agama-agama lain. serta sejumlah besar penyembah berhala. Sjalabi. Ali Audah (Jakarta : Tintamas. kerukunan antar umat beragama dan pengakuan akan pluralisme agama yang pernah dialami oleh umat beragama pada masa Nabi. 50Waraqa adalah seorang penganut agama Nasrani yang sudah mengenal Bibel dan sudah pula menerjemahkannya sebagian ke dalam bahasa Arab. Lihat juga Muhammad Husain Haekal. Pengalaman Nabi yang paling awal adalah pengalaman hidup bersama dengan pemeluk agama lain. Hart. (Karachi : Oxford University Press. 111-116. The Life of Muhammad: A Translation of Ibn Ishaq’s Sirat Rasul Allah. khususnya umat Islam. hlm. Dalam hal ini umat beragama. 21.51 Kemudian ketika Nabi H. dan menolak eksklusivisme. 1984). 1970). Selain itu. hlm. Abdullah ibnu Djahsy dan Zaid ibnu Umar. Selain itu. dapat belajar dari pengalaman Nabi Muhammad ketika mengimplementasikan pengalaman toleransi. 49A. terj. 28. Sebagaimana dikatakan Michael H. Ketika itu.48 Di antara mereka adalah Waraqah bin Naufal. Hart bahwa di kota Mekkah sebelum datangnya Islam ada sejumlah kecil pemeluk-pemeluk Yahudi dan Nasrani. Sejarah Hidup Muhammad. Waraqa kemudian mengakui bahwa Muhammad adalah Nabi umat ini. Guillaume. 45. Mahbub Djunaedi (Jakarta : Pustaka Jaya. Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah. Lihat juga Hasan Ibrahim Hassan. Dalam masalah dialog dan hubungan antar agama. cet. hlm. Khadijah berkonsultasi dengan saudara sepupunya (anak pamannya) Waraqa bin Naufal50 perihal apa yang telah dialami Muhammad. Pengakuan dan ajakan dialog itu bisa dilihat dalam surat Ali Imron ayat 64. titik temu bukan hanya berarti dimensi eksoteris (lahiriyah) agama-agama. 48Michael . tetapi juga dimensi esoterisnya (batinnya). Djah dan Humam (Yogyakarta : Kota Kembang. tawaran Al-Qur‘an adalah teologi inklusif yang ramah. AlQur‘an sebagai kitab suci kaum muslimin telah berdialog dengan agama-agama lain yang hadir sebelum datangnya. Tokoh yang sempat terekam mengakui kesamaan apa (wahyu) yang diterima oleh Nabi dan Musa adalah Waraqa bin Naufal. Di antara pemeluk agama saat itu melihat ada kesamaan antara agama yang dibawa Musa. penulis menekankan pentingnya moralitas dan etika dalam mencari jalan keluar untuk mengembangkan dialog di masa depan.dan etis (moral). hlm. Dialog antar agama bukanlah sesuatu yang diharamkan. terj. Sedjarah dan Kebudajaan Islam (Djakarta : Djajamurni. 1989). Sejarah dan Kebudayaan Islam. Muhammad menceritakan kepada istrinya Khadijah tentang apa yang telah dialaminya di Gua Hira ketika didatangi Malaikat Jibril dan disampaikan wahyu dari Allah.

Titik-titik persamaan ini bahkan sampai pada hal-hal yang bersifat teologis. kejujuran. Lihat juga Chadijah Nasution. . Mereka tinggal di Abisinia sampai sesudah hijrah Nabi ke Yatsrib.Sjalabi. hlm. Badri Yatim. saling menghormati.54 Orang-orang Islam mendapat perlindungan keamanan Raja Najasy dari ancaman kaum kafir Quraisy yang mengejar sampai ke negeri Abisinia. 122. dapat dipercaya. seperti sopan santun. Sedjarah dan Kebudajaan Islam. Sejarah Peradaban Islam (Jakarta : RajaGrafindo Persada. 52Ibid. Begitu juga halhal yang berkaitan dengan moralitas dan etika dalam kehidupan sesama manusia. 1978). Raja Najasy sempat berdialog dengan umat Islam berkenaan dengan keberadaan agama Islam yang menganjurkan untuk berlaku jujur. Guillaume. hlm. Sejarah dan Perkembangan Dakwah Islam (Yogyakarta : Ideal Offset. bersih. 146-148.Muhammad bertemua dengan Waraqa bin Naufal pada saat akan mengelilingi Ka‘bah..53 Pengalaman itu menunjukkan betapa antar pemeluk agama bisa hidup rukun dan saling menerima antara satu dengan lainnya. 65. 1. A. keadilan. hlm. Pengalaman berikutnya adalah pengalaman ketika umat beragama (umat Islam. Ketika pada periode Madinah. Dialog tersebut membahas juga tentang posisi Islam dan Nasrani. tidak berdusta. Mengenai hal ini. terutama agama Ibrahimi (abrahamic religions). The Life of Muhammad.‖55 Selama di Abisinia kaum muslimin merasa aman dan tenteram. kesejahteraan. ―Antara agama tuan-tuan dan agama kami sebenarnya tidak lebih dari garis ini. 1993).. misalnya tentang keesaan Tuhan (tauhid). Ia juga mengingatkan bahwa tantangan Muhammad sangat berat.52 Pengalaman yang sangat berkesan dan memiliki bekas yang sangat berharga adalah ketika Muhammad menyarankan kaum Muslimin untuk pergi ke Abisinia (Habsyi atau Ethiopia) yang penguasa dan rakyatnya memeluk agama Kristen. hlm. 53Lihat A. Waraqa mengingatkan kepada Muhammad bahwa beliau adalah Nabi atas umat ini.. saling menghargai dan lainlain. hlm. Pengalaman ini menunjukkan bahwa antara agama-agama.. menyambung silaturrahmi. Raja Najasy mengibaratkan dengan menggoreskan tongkat di tanah dan dia berkata. menyudahi pertumpahan darah dan sebagainya. hlm. Sejarah Hidup Muhammad. 55Ibid. Dikatakannya bahwa Muhammad telah menerima Namus besar seperti yang pernah disampaikan kepada Musa. memiliki titik-titik persamaan. 22. Nasrani dan Yahudi) menjalin hubungan kehidupan bernegara. 54Muhammad Husain Haekal. 118.

195-204. Hubungan umat beragama waktu itu diawali dengan kontak damai antara umat Islam dengan penduduk Madinah. suku dan golongan. baik yang sudah menjadi muslim maupun yang masih memegang agama dan keyakinan sebelumnya. kebebasan menyatakan pendapat. Guillaume. semua orang memiliki kedudukan yang sama sebagai anggota masyarakat. .57 Di antara isi Piagam Madinah adalah bahwa negara mengakui dan melindungi kebebasan menjalankan ibadah agama masing-masing. 56Lihat W. Dalam perjanjian itu disinggung juga tentang kebebasan beragama. hlm. 57A. 231-233. dalam bidang politik kenegaraan. hlm.56 Kemudian. kesadaran pluralitas ini terlihat sangat menonjol. 84. Nabi Muhammad memantapkan suatu tatanan kenegaraan yang luar biasa dengan mencoba melihat berbagai pihak dan berbagai kepentingan yang berkembang pada saat itu. Nabi lalu mewujudkan persatuan Madinah dan meletakkan dasar organisasi politik kenegaraan dengan mengadakan persekutuan yang kuat. Dalam Piagam Madinah itu kaum muslimin –Anshar dan Muhajirin—dengan orang-orang Yahudi dan penduduk Madinah lainnya membuat perjanjian tertulis yang berisi beberapa hal yang prinsip. hlm. Semua penduduk menyambut kedatangan umat Islam dengan damai. The Muhammad Life. 58 Lihat Nourouzzaman Shiddiqi. Bahkan sebelumnya. 1996). baik agama. Jeram-jeram. seperti pengakuan atas agama mereka masingmasing dan harta benda mereka. lintas agama dan lintas suku.58 Dari situlah penduduk Madinah memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Jeramjeram Peradaban Muslim (Yogyakarta : Pustaka Pelajar. Secara lengkap isi perjanjian Madinah itu dimuat dalam buku Sirah Muhammad karya Ibnu Ishak. Lalu disepakatilah Piagam Madinah. 93-94. ketika umat Islam baru saja melalukan hijrah ke Madinah.hubungan umat Islam. Muhammad at Medina (London : Oxford University Press. Itu merupakan sejarah baru dalam kehidupan politik dunia waktu itu. Bahkan. hlm. Montgomery Watt. 1956). Lihat juga Nourouzzaman Shiddiqi. tentang keselamatan harta benda dan larangan orang melakukan kejahatan. yang banyak dinukil oleh tokoh-tokoh sejarah. umat Nasrani dan Yahudi ditandai terbentuknya negara kota Madinah yang menjunjung tinggi pluralitas. orang-orang musyrik dan Yahudi menyambut kedatangan Muhammad dengan baik.

Adanya saling pengertian dan pemahaman yang dalam akan keberadaan masing-masing menjadi modal dasar yang sangat menentukan. Pengalaman-pengalaman Nabi di atas mengandung dimensi moral dan etis. kemajemukan agama tidak menghalangi umat beragama untuk membangun suatu negara yang bisa mengayomi dan menghargai keberadaan agama-agama tersebut. . berdampingan secara damai dan aman.Pengalaman-pengalaman di atas memberi gambaran bahwa kemajemukan agama tidak menghalangi untuk hidup bersama. maka kerukunan. Di antara dimensi moral dan etis agama-agama adalah saling menghormati dan menghargai agama/pemeluk agama lain. Bahkan. Jika masing-masing pemeluk agama memegang moralitas dan etikanya masing-masing. perdamaian dan persaudaran bisa terwujud.

Kristen. alih bahasa Joko Susilo Kahhar dan Supriyanto Abdullah.). 1999). 1989). Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama (Bandung : Mizan. IV. Ahmad Wahib dan Abdurrahman Wahid. Hasan Ibrahim Hassan. No. Djohan Effeni. 1970). Burhanuddin Daja dan Herman Leonard Beck (red. 259. Th. cet. No. Sejarah Hidup Muhammad. Gagasan Islam Liberal di Indonesia: Pemikiran Neo-Modernisme Nurcholish Madjid. 1998).). 1981). 1998). Ismail Raji al-Faruqi (ed. I. (Bandung : Pustaka Hidayah. Majalah Al-Djami’ah. 5.. Majalah Prisma 5. Huntington. Djah dan Humam (Yogyakarta : Kota Kembang. 1993. Hart. hlm. 1994). Sejarah dan Kebudayaan Islam. Montgomery Watt. 1978). 1992). Samuel P. A.IV Tahun 1993.DAFTAR PUSTAKA Abdurrahman Wahid. Passing Over: Melintasi Batas Agama (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. A. XI Djuli 1970. cet. The Life of Muhammad: A Translation of Ibn Ishaq’s Sirat Rasul Allah. Nomor Khusus. terj. Mahbub Djunaedi (Jakarta : Pustaka Jaya. Masa Depan Politik Dunia?‖ dalam Jurnal Ulumul Qur’an. Alwi Shihab. terj. VII. ―Dialog between Muslims and Christians in Indonesia and its Problems‖ dalam Al-Jami’ah. Passing Over: Melintasi Batas Agama (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. pent. Sejarah dan Perkembangan Dakwah Islam (Yogyakarta : Ideal Offset. 1999). cet. Chadijah Nasution. 1984). Mukti Ali. (Jakarta : Lappenas. . Greg Barton. No. (Karachi : Oxford University Press.. . Muslim di Tengah Pergumulan. XII. Guillaume. Cet. Michael H. Badri Yatim. Andito (ed. Ilmu Perbandingan agama di Indonesia dan Belanda. ―Benturan Antar Peradaban. Islam. (Jakarta : INIS. 4 Th.Tahun ke VIII. 1956).. terj. Amin Abdullah. 4 Vol. 1998). W. Juni 1978.. 1993). Sejarah Peradaban Islam (Jakarta : RajaGrafindo Persada. ―Etika dan Dialog Antar Agama: Perspektif Islam‖. Komaruddin Hidayat dan Ahmad Gaus AF (ed. Nanang Tahqiq (Jakarta : Paramadina. Ali Audah (Jakarta : Tintamas. I (Surabaya : Pustaka Progressif. Komaruddin Hidayat dan Ahmad Gaus AF (ed. M. Trialog Tiga Agama Besar: Yahudi. Atas Nama Agama: Wacana Agama dalam Dialog “Bebas” Konflik. 1990). Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah. Mei 1968. dalam Jurnal Ulumul Qur’an.).). Muhammad Husain Haekal.). Muhammad at Medina (London : Oxford University Press. Vol.

Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama (Surabaya : PT. 1990).). Nourouzzaman Shiddiqi. (Jakarta : Balitbang Depag RI. A.t.IV. ―Beberapa Renungan tentang Kehidupan Keagamaan untuk Generasi Mendatang‖. Studi Agama-Agama di Perguruan Tinggi.1 Vol. dkk.). Declaration Toward a Global Ethic (Chicago : t. Nurcholish Madjid. dalam Jurnal Ulumul Qur’an. Mursyid Ali (ed.t. (red. . Agama dan Dialog Antar Peradaban (Jakarta : Yayasan Paramadina. No. 1970). 31 Januari 1997.. Bingkai Sosio-Kultural Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Indonesia. Zainul Abas.). Th. Stokhof. jilid VII. W. 1993.L. No. (Jakarta : Balitbang Depag RI. 1996). Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia (Beberapa Permasalahan). t.). Nasir Tamara. Th. ( Jakarta : INIS. Pluralitas Budaya dan Visi Perdamaian‖.Mursyid Ali (ed. 213 Tahun Ke-32. Parliament of the World‘s Religions. Sjalabi.A. Bingkai Sosio-Kultural Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Indonesia. dan Elza Pelda Taher (ed. Sedjarah dan Kebudajaan Islam (Djakarta : Djajamurni. Sumarthana.). 1998/1999). 1996). Umar Hasyim.). (ed. dalam Kompas. Jeram-jeram Peradaban Muslim (Yogyakarta : Pustaka Pelajar. M. Bina Ilmu. 1998/1999). Studi Agama-Agama di Perguruan Tinggi.). Dialog: Kritik dan Identitas Agama. ―Dialog Agama.

menutup aurat dan sesuai sikon .Menerima segala perbedaan pendapat atau perselisihan yang terjadi . Menggunakan pesan bahasa yang efektif dan efisien 6. C. nada.Mampu menempatkan diri dan menyesuaikan gaya komunikasi sesuai dengan karakteristik lawan bicara. Jujur tidak berbohong 2.Menggunakan kata dan kalimat yang baik menyesuaikan dengan lingkungan . Contoh Teknik Komunikasi Yang Baik . Arti Definisi / Pengertian Etiket Etiket adalah suatu sikap seperti sopan santun atau aturan lainnya yang mengatur hubungan antara kelompok manusia yang beradab dalam pergaulan. .Menggunakan komunikasi non verbal yang baik sesuai budaya yang berlaku seperti berjabat . ramah dan sopan 9. Tidak mudah emosi / emosional 7. . Menggunakan pakaian yang pantas sesuai keadaan 10. Etika Dan Etiket Yang Baik Dalam Komunikasi Berikut di bawah ini adalah beberapa etika dan etiket dalam berkomunikasi antar manusia dalam kehidupan sehari-hari : 1.Etiket/Etika Dalam Berkomunikasi/Komunikasi & Pengertian Etika/Etiket Sosiologi Tue.Menatap mata lawan bicara dengan lembut .Gunakan gerakan tubuh / gesture yang sopan dan wajar . Berbahasa yang baik.Menggunakan volume. intonasi suara serta kecepatan bicara yang baik. Menggunakan panggilan / sebutan orang yang baik 5. Berinisiatif sebagai pembuka dialog 8. Arti Definisi / Pengertian Etika ( Etik ) Etika berasal dari bahasa yunani yaitu ethos yang berarti karakter.Memakai pakaian yang rapi.1:22am — godam64 A. Lapang dada dalam berkomunikasi 4. watak kesusilaan atau adat kebiasaan di mana etika berhubungan erat dengan konsep individu atau kelompok sebagai alat penilai kebenaran atau evaluasi terhadap sesuatu yang telah dilakukan. Bertingkahlaku yang baik D.Bertingkah laku yang baik dan ramah terhadap lawan bicara .Gunakan bahawa yang mudah dimengerti oleh lawan bicara . B.Tidak mudah terpancing emosi lawan bicara .Memberikan ekspresi wajah yang ramah dan murah senyum . Bersikap Dewasa tidak kekanak-kanakan 3. 14/10/2008 .

Iman adalah teras kepada semua jenis amalan dalam Islam. ces. iii. Dengan itu persoalan krisis etika dalam pelbagai amalan sains dapat dihindarkan . seseorang ahli sains atau teknokrat muslim yang ingin melaksanakan sesuatu perbuatan atau amalan sainsnya. Matlamat yang murni dalam pembangunan dan penggunaan teknologi seharusnya seiring dengan kaedah yang tidak melanggar batas-batas ajaran Islam.cium pipi kiri) . Mereka perlu sedar Allah sentiasa melihat segala pemikiran dan perlakuan manusia. Para saintis adalah khalifah Allah di bumi. Tindak tanduknya pula dibaluti dengan nilai-nilai etika dan moral yang suci murni berdasarkan prinsip “melakukan sesuatu yang baik dan menjauhi yang mungkar”. Terdapat konsep-konsep asas yang mampu membimbing ahli sains dalam urusan peribadi dan profesyennya.Dan lain sebagainya. Mereka perlu menghindari diri dari mengekskploitasi sewenang-wenangnya segala isi kandungan alam semata-mata untuk kepentingan sanis. berhubung dengan tatacara untuk mempraktiskan kebaikan dan menolak keburukan dalam amalan dan penggunaan sanis dan teknologi. Kepatuhan kepada Syariah dan etika kerka Seseorang ahli sains perlu mempunyai ketaantan yang tinggi terhadap peraturan-peraturan dan ketentuan Allah dengan mengambil kira persoalan halal dan haram dalam kerjayanya. Mereka bertanggungjawab untuk membawa kemakmuran dan menjaga keharmonian. cipika cipiki (cium pipi kanan . Seorang ahli sains perlu mempunyai keimanan serta keyakinan yang kukuh kepada Allah dan sentiasa memohon bantuan daripadaNya. Allah merupakan Pencipta dan Pemilik alam yang menjadi bahan kajian dan penggunaan sains dan teknologi. etika adalah satu bidang ilmu yang mengkaji soal kebaikan dan keburukan dalam sains. Keimanan kepada Allah s. Kepatuhan kepada peraturan Allah dijadikan asas penting kepada etika kerjanya sekalipun berlawanan dengan tuntutan keinginan kerana sains tidak boleh bersifat neutral dan bebas. ii. Sesungguhnya keimana kepada Allah akan menyediakan asas yang kukuh kepada kelahiran generasi muslim yang bermoral. Mementingkan aspek kemanusiaan dan ihsan Dalam penggunaan sains dan teknologi aspek kemanusiaan dan ihsan merupakan suatu yang tidak boleh diabaikan. ETIKA ISLAM DALAM SAINS DAN TEKNOLOGI ISLAM Etika merupakan satu bidang falsafah yang membicarakan tentang tingkah laku manusia dari aspek-aspek lahiriah dan batiniahnya . material dan kekayaan. Islam telah menyediakan panduan yang sempurna untuk mengatur segala perlakuan manusia dalam apa jua bidang kerjaya sepanjang zaman. seharusnya bermula dengan kepercayaan dan keimanan kepada Allah serta berpegang teguh kepada ajaran agama dalam profesyennya. merunduk. Konsep asas tersebut terdiri daripada tiga unsur utama: i. hormat. Sebagai rumusannya.t. Mereka perlu melindungi alam sekitar. bersifat belas ihsan dan menghormati hak-hak manusia dan lain-lain kehidupan untuk hidup dengan selesa.tangan. Beliau juga perlu bertindak untuk memastikan adanya persiapan yang cukup sama ada dari segi kuasa intelek atau pun kuasa emperik yang bercorak teknik.w.dalam hubungan dengan sains.

dan sains menjadi ilmu yang mampu memberi manfaat yang menyeluruh. Dipetik dari “Pengenalan falsafah dan konotasi aksiologi atau etika Islam dalam sains dan teknologi” oleh Zulfikri bin Mohd Zain.

Etika Islam
Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel

ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Masalah kemerosotan moral dewasa ini menjadi santapan keseharian masyarakat kita. Meski demikian tidak jelas faktor apa yang menjadi penyebabnya. Masalah moral adalah masalah yang pertama muncul pada diri manusia, "baik ideal maupun realita". Secara ideal bahwa pada ketika pertama manusia di beri "ruh" untuk pertama kalinya dalam hidupnya, yang padanya disertakan "rasio" penimbang baik dan buruk (QS. Assyams 7-8). Secara realita bahwa dalam kehidupan bermasyarakat, dimana individu merupakan bagian dari masyarakat manusia, maka yang awal mula muncul dalam kesadarannya ialah pertanyaan "What must be?"(Apa yang seharusnya), yang lalu disusul dengan "What must I do?"(Apa yang dilakukan) pelaksanaan "What must I do?", menanti lebih dulu jawaban "What must be?". Pertanyaan "What must be?", ditujukan kepada kemampuan rohani pada diri manusia yang berbentuk kategori-kategori tertentu yang tidak timbul dari pengalaman maupun pemikiran, kemampuan ini bersifat intuitif dan apriori. Oleh sebab itu masalah moral adalah masalah "normatif". Di dalam hidupnya manusia dinilai! Atau akan melakukan sesuatu karena nilai! Nilai mana yang akan dituju tergantung kepada tingkat pengertian akan nilai tersebut. Pengertian yang dimaksud adalah bahwa manusia memahami apa yang baik dan buruk serta ia dapat mambedakan keduanya dan selanjutnya mengamalkannya. Pengertian tentang baik buruk tidak dilalui oleh pengalaman akan tetapi telah ada sejak pertama kali "ruh" ditiupkan. Demi jiwa serta penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya (QS. 91: 7-8) Pengertian (pemahaman) baik dan buruk merupakan asasi manusia yang harus diungkap lebih jelas, "atas dasar apa kita melakukan sesuatu amalan".

Imam Al Ghazali menamakan pengertian apriori sebagai pengertian "awwali". Dari mana pengertian-pengertian tersebut diperoleh, sebagaimana ucapannya: Pikiran menjadi sehat dan berkeseimbangan kembali dan dengan aman dan yakin dapat ia menerima kembali segala pengertian-pengertian awwali dari akal itu. Semua itu terjadi tidak dengan mengatur alasan atau menyusun keterangan, melainkan dengan Nur (cahaya) yang dipancarkan Allah SWT ke dalam batin dari ilmu ma'rifat1). Di sini, Al Ghazali mengembalikannya ke dasar pengertian awwali yaitu pengertian Ilahyah. Sedang Plato menyebutnya "idea". Ia mengungkapkan bahwa "idea" hakekatnya sudah ada, tinggal manusia mencarinya dengan cara menenangkan pikiran atau disebut mencari inspirasi bagi seniman. Jelasnya "idea" bukan timbul dari pengalaman atau ciptaan pikiran sehingga menghasilkan "ide". Kesadaran tentang keberlangsungan ide yang sejak awal ruh ditiupkan, menyebabkan Allah dalam firman-firmanNya menghendaki manusia masuk pada posisi asasinya yang disebut "idul fitri", yaitu kembali kepada "kesejatian diri". Sebab kesejatian inilah yang bisa dipertanggungjawabkan kebenaran sikapnya karena perilaku yang keluar bersandar pada kejernihan fitrah. Maka sesungguhnya fitrah itu sejalan dengan kehendak Allah (fitrah Allah), yang disebut dalam Al Qur'an: Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah). (Tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya (QS. Arrum: 30). Pada dasarnya fitrah manusia itu suci, akan tetapi proses penerimaan ide (ilham) tersebut, terkadang menjadi tidak murni disebabkan kekotoran jiwa yang diliputi nafsu syahwat. Dalam hal ini Allah berfirman: "Dan demi jiwa serta penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu Dan merugilah orang yang mengotorinya." (QS Asysyams 7-8). Betapa bahayanya ilham-ilham tersebut bila diterima oleh jiwa yang kotor, sebab pengetahuanpengetahuan itu akan digunakan untuk bagaimana mencuri, korupsi, menipu dan merusak alam semesta. Tetapi alangkah indahnya jika ilham-ilham tersebut diterima oleh jiwa yang tenang dan bersih yang akan menimbulkan kemaslahatan bagi dirinya maupun alam semesta. Maka dari sini dapat dimengerti, walau seseorang sudah memiliki pengertian "baik buruk secara apriori", bukan berarti ia telah tahu secara mutlak, namun pengertiannya masih bersifat relatif dan hal itu akan lebih jelas jika disinari oleh wahyu ketuhanan. Sebab ia tidak akan mampu menelusuri secara intelektual tanpa adanya "daya spiritual" dalam menerima ide yang sesuai dengan Fitrah Allah. Sebaliknya kalau dibiarkan jiwa kita diam, terbelenggu oleh keinginan syahwat, maka apa yang diperoleh oleh jiwa berupa ide ilmu pengetahuan akan digunakan sesuai dengan kepentingan syahwatnya.

Kembali kepada masalah "nilai". Seseorang pasti akan dinilai atau pasti akan melakukan sesuatu karena nilai, dan jika "nilai" masih bersifat relatif, maka nilai tersebut akan tergantung kepada dasar yang ia pakai. Bisa jadi, mencuri itu mendapat nilai kebajikan apabila perilaku tersebut didasari oleh hukum-hukum tentang permalingan, juga sekularisme, hedonisme, komunisme dan ateisme, dasar-dasar inilah yang akan menilai perilaku itu baik atau buruk. Begitupun tata nilai ketuhanan (Islam), setiap "perilaku" Islam sangat menekankan orientasi niat yang kuat, menyandarkan peribadatannya didasari konsep "Lillahi ta'ala". Pendasaran kepada setiap "laku" manusia, mengandung tuntutan kesadaran, bukan paksaan!! Perilaku seseorang tersebut baru bisa dikatakan mempunyai nilai. Hal ini sesuai dengan Hadist Nabi: Sesungguhnya segala perbuatan itu disertai niat. Dan seseorang diganjar sesuai dengan niatnya (Hadist riwayat Bukhari Muslim). Dalam hadist tersebut jelas, setiap perilaku mempunyai dasar (niat), sehingga perbuatannya dikategorikan baik atau buruk dimana ia menggantungkan niatnya. Suatu riwayat, ketika Rasulullah Hijrah ke Madinah, diungkapkan masalah "niat". "Maka barang siapa hijrahnya didasari (niat) karena Allah dan Rasulullah maka hijrahnya akan sampai diterima oleh Allah dan Rasulullah. Dan barang siapa hijrahnya didasari (niat) karena kekayaan dunia yang akan didapat atau karena perempuan yang akan dikawin, maka hijrahnya terhenti (tertolak) pada apa yang ia hijrah kepadanya". (Al Hadits) Di sini sangat penting kesadaran akan "niat" untuk memperjelas perbedaan mana yang baik menurut nafsu, dan baik menurut Allah. Perilaku yang lalai atau tidak karena Allah seperti dalam shalat, maka nilai kelurusan shalat yang terhalang oleh pikiran yang tidak khusyu' akan berakibat pada rusaknya nilai ibadah shalat. Seperti yang termaktub alam Al Qur'an: "Maka celakalah bagi yang melakukan shalat karena"niat"-nya (lalai) terhambat oleh ingin dilihat orang lain." 1) Perbuatan macam ini tidak bisa dikatakan sebagai "Dien". Sebab agama mempunyai satu dasar penilaian yang sangat sempurna yakni; Islam, Iman, dan Ihsan. Etika pada umumnya menentukan "sadar bebas" sebagai obyeknya, dan ternyata hal ini hanya melihat dari segi lahiriah perbuatan. Setia dan bertingkah baik an-sich tanpa memperhitungkan syarat lain, memang dapat digolongkan ke dalam "kebajikan". Namun belum tentu dikategorikan dalam kebajikan jika ditinjau lebih jauh pada kondisi-kondisi lain, yakni pada apa perbuatan itu bersangkut paut atau apa yang melatari perbuatan tersebut. Misalnya: Si Abdullah memberikan sedekah kepada fakir miskin. Ketika terjadi tindakan tersebut terdapat:

bangkit dari kubur sesudah mati. Maka setiap peribadatan. Tanggung jawab Islam dalam syariat (etika ketuhanan) selalu mengandung kedalaman dimensi yang tidak saja tindakan fisik sebagai objek nilai. keyakinan. islam. 2. Hal ini seluruhnya termasuk agama. Iman : kepercayaan. shalat. zakat. kepada para Utusan-Nya. sekalipun engkau tidak bisa melihat-Nya tetapi Ia bisa melihat engkau. puasa. Dalam tahapan ini manusia sampai kepada tahapan tertinggi yang dalam tindakannya sesuai dengan kehendak Allah (Fitrah Allah). yaitu niat karena apa (bisa karena ingin dilihat orang. iman dan ihsan. dan hendaknya engkau beriman kepada takdir tentang takdir baik dan buruknya. Ihsan: kekuatan psikologis dimana ia mengaitkan nilai perilakunya karena Allah. Objek yang diperbuat. Dalam Hadist riwayat Bukhori dan Muslim disebutkan: Artinya: sesungguhnya Jibril pernah datang kepada Nabi dalam bentuk seorang Arab Badui. c. puasa akan terasa sia-sia apabila dilakukan tanpa dibarengi dengan tunduk dan patuh serta merasakan adanya sikap "ihsan" (seakan-akan . "Islam itu. Ia datang kepadamu untuk mengajarkan tentang agamamu. apakah ihsan itu? Nabi menjawab. Jibril bertanya lagi. mengembalikan kepada Fitrah Allah. Objek yang terkena perbuatan. Subjek yang berbuat. Karena akan dikatakan (dinilai) sebagai agama apabila meliputi ketiga kriteria tersebut. dan agama (dien) itu sendiri berarti khudhu' (tunduk) dan dzull (merendah) seperti perkataan: "Ku tundukkan dia. "Yaitu hendaknya engkau beriman kepada Allah. yaitu sedekah diberikan kepada fakir miskin. karena Allah dll). apakah itu shalat. Agama meliputi: a. engkau keluarkan zakat. transendental. Objek yang dipergunakan. Pada faktor-faktor inilah disamping "niat" batin. 4. kepada MalaikatNya. haji). Kemudian dalam akhir Hadist itu dikatakan Rasulullah saw bersabda (kepada para sahabatnya): Dia itu Jibril. maka ia tunduk" yakni: beribadah kepada Allah dan taat kepada-Nya serta merendahkan diri kepada-Nya. Islam: berupa syariat Islam (syahadat. maka Nabi menjawab.1. zakat. ialah hendaknya engkau bersaksi sesungguhnya tidak ada tuhan selain Allah dan sesungguhnya Muhammad itu utusan Allah. Islam meletakkan nilai syarat yang ikut mengambil bagian dalam menilai suatu perbuatan sebagai tindakan etis. b. yaitu "Abdullah". Lalu Jibril bertanya apakah Iman itu? Nabi menjawab. 3. engkau mendirikan shalat. yaitu Abdullah melakukan "sedekah". kepada kitab-kitab-Nya. engkau puasa bulan Ramadhan dan engkau pergi haji ke Baitullah jika engkau mampu pergu ke sana. lalu ia bertanya kepadanya tentang islam. diharapkan setiap perilaku (ibadah) sampai kepada syarat. yaitu hendaknya engkau menyembah Allah yang seolah-olah engkau melihat Allah. Tegas sekali Islam mewajibkan "niat karena Allah" sebagai tanggung jawab penghambaan kepada Kholiqnya. juga di dalamnya nilai psikologis merupakan tindakan etis yang secara naluriah.

sesudah) "Ya Allah. Hakikat Manusia. maka ia akan menjadi manusia paripurna dan ia akan berakhlaq sebagaimana akhlaq Allah. Catatan kaki: 1) Al Qur'an surat Al Maa'uun ayat 4-5 yang artinya: "Maka kecelakaanlah bagi orang yang shalat. (Yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya" From: Sangkan SB <patrap1@yahoo. Ihsan adalah roh setiap peribadatan. Syari'at. orang yang tidur sampai bangun. tetapi tujuannya bukan Lillahi ta'ala tidak mungkin diterima amalnya. hadist sohih). Ajari Kami Untuk Selalu Ingat Kepada-Mu. Az-zumar: 2). Hati. Sebagaimana Hadist Rasulullah: "Hukum tidak berlaku bagi tiga golongan. dengan kecenderungan berbuat baik tanpa beban dan paksaan. Selanjutnya Islam mengajarkan bahwa seorang muslim yang beramal kebajikan. dan menentukan diterima tidaknya peribadatan.melihat Allah. Permasalahan rukun agama ini telah dihukumkan dan disyaratkan kepada orang yang sampai baligh.com> Date: Fri Oct 22. padahal kita bertahun-tahun melakukan peribadatan tidak mendapatkan apaapa kecuali capek dan sia-sia. Membuka Hijab. sebagaimana firman Allah: "Kami menurunkan kitab ini kepada engkau dengan sebenarnya. Jiwa. maka batallah sebagai agama. . yang dengan kesadaran itu. sebab itu sembahlah Allah seraya mengihklaskan agama bagi-Nya saja" (Q. 1999 9:11am Subject: Etika Islam (sebelum. yang apabila ditinggalkan salah satu rukun agama. jika tidak mampu melihat-Nya sesungguhnya Ia melihat kalian). Ibnu Majah dan Annasay. Sikap ini pula yang menjadikan ihsan itu rukun agama. Berguru Kepada Allah. Bersyukur & Khusyu' Beribadah" (Al Hadits) Dengan menjadi anggota keluarga Majelis Dzikrullah memahami seluruh artikel: Perjalanan Menuju Ilahi. yaitu mengembalikan kepada posisi fitrah manusia. Ihsan adalah kontak batin dan dialogis.s. anak kecil sampai mimpi basah. Dan kebersihan jiwa akan didapat apabila kita melaksanakan peribadatan sesuai dengan kriteria-kriteria pada penjelasan di atas. Hal inilah yang selalu menjadi permasalahan pokok dan mensosialisasi sebagai kebiasaan buruk yang tidak lagi menjadi masalah. Etika Islam. Nash tersebut di atas merupakan kesimpulan dari tujuan etika Islam. Untuk itu kecenderungan berbuat baik akan terjadi apabila kita mampu berusaha membersihkan jiwa. dan orang gila sampai sembuh" (Abu Dawud. responsif.

Al-Quran yang akar katanya menunjukkan a.Patrap/Dzikir. Bahkan sengatannya pun dapat menjadi obat. . Dalam Al-Quran surat Al-Baqarah (2): 233 Apabila keduanya (suami istri) ingin menyapih anak mereka (sebelum dua tahun) atas dasar kerelaan dan permusyawarahan antar mereka.. yang bermusyawarah mesti bagaikan lebah: makhluk yang sangat berdisiplin. Pada ayat di atas. Ia takkan mengganggu kecuali diganggu. Tak heran jika Nabi Saw.. yang pada mulanya bermakna mengeluarkan madu dari sarang lebah. Itu sebabnya madu dicari di mana pun dan oleh siapa pun. sejalan dengan makna dasarnya. Kata musyawarah pada dasarnya hanya digunakan untuk hal-hal yang baik. Jika demikian. menyamakan seorang mukmin dengan lebah. maka tidak ada dosa atas keduanya. Karena itu. makanannya sari kembang. tanggapan & artikel lainnya . Madu bukan saja manis. MUSYAWARAH (1/2) Kata musyawarah terambil dari akar kata sy-. Makna ini kemudian berkembang. melainkan juga obat untuk banyak penyakit. Madu dihasilkan oleh lebah. kerjasamanya mengagumkan. Musyawarah dapat juga berarti mengatakan atau mengajukan sesuatu. dan hasilnya madu. AYAT-AYAT TENTANG MUSYAWARAH Ada tiga ayat musyawarah. r-. niscaya mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu. Dalam surat Ali 'Imran (3): 159 Maka disebabkan rahmat dari Allahlah. Insya Allah anda akan mampu melaksanakan peribadatan secara kusyu' dalam kehidupan sehari-hari. sehingga mencakup segala sesuatu yang dapat diambil atau dikeluarkan dari yang lain (termasuk pendapat). seperti menyapih anak. Seperti itulah makna permusyawarahan. sekaligus sumber kesehatan dan kekuatan. Seandainya engkau bersikap kasar dan berhati keras. dan demikian pula sifat yang melakukannya. lebah tak pernah merusak. Al-Quran memberi petunjuk agar persoalan itu (dan juga persoalan-persoalan rumah tangga lainnya) dimusyawaraLkan antara suami-istri. engkau bersikap lemah lembut terhadap mereka. Ayat ini membicarakan bagaimana seharusnya hubungan suami istri saat mengambil keputusan yang berkaitan dengan rumah tangga dan anak-anak. b. Di mana pun hinggap. w-.

amat rinci karena ini merupakan soal yang tak terjangkau nalar. Ayat ketiga ini turun sebagai pujian kepada kelompok Muslim Madinah (Anshar) yang bersedia membela Nabi Saw. ayat ini juga merupakan petunjuk kepada setiap Muslim. PETUNJUK AL-QURAN MENYANGKUT PERKEMBANGAN MASYARAKAT Secara umum dapat dikatakan bahwa petunjuk Al-Quran yang rinci lebih banyak tertuju terhadap persoalan-persoalan yang tak terjangkau nalar serta tak mengalami perkembangan atau perubahan. bertawakallah kepada Allah.maafkanlah mereka. melaksanakan shalat (dengan sempurna). dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan (tertentu). maka sepintas dapat diduga bahwa Al-Quran tidak memberikan perhatian yang cukup terhadap persoalan musyawarah. Ayat ini dan segi redaksional ditujukan kepada Nabi Muhammad Saw. Adapun yang dimaksud dengan orang-orang mukmin itu adalah: Orang-orang yang mematuhi seruan Tuhan mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya. selama jiwanya normal. serta urusan mereka diputuskan dengan musyawarah antar mereka. seperti surga dan neraka. agar memusyawarahkan persoalan-persoalan tertentu dengan sahabat atau anggota masyarakatnya. demikian seterusnya. seperti yang akan dijelaskan lebih jauh. Namun demikian. Demikian juga soal mahram (yang terlarang dikawini). Dari sini dipahami kenapa uraian Al-Quran mengenai metafisika. karena ia tak mengalami perkembangan. dan mereka menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. Seorang anak. tak mungkin memiliki birahi terhadap orang tuanya. dalam surat Al-Syura (42): 38. Memang amat sulit jika rincian suatu persoalan yang diterapkan . Dari ketiga ayat di atas saja. khususnya kepada setiap pemimpin. Namun dugaan tersebut akan sirna. saudara. ayat ini juga berlaku umum. Allah menyatakan bahwa orang mukmin akan mendapat ganjaran yang lebih baik dan kekal di sisi Allah. Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad. dan menyepakati hal tersebut melalui musyawarah yang mereka laksanakan di rumah Abu Ayyub Al-Anshari. mencakup setiap kelompok yang melakukan musyawarah. Adapun persoalan yang dapat mengalami perkembangan dan perubahan. Tetapi. jika menyadari cara Al-Quran memberi petunjuk serta menggali lebih jauh kandungan ayat-ayat tersebut. agar petunjuk itu dapat menampung segala perubahan dan perkembangan sosial budaya manusia. mohonkanlah ampun bagi mereka. Al-Quran menjelaskan petunjuknya dalam bentuk global (prinsip-prinsip umum). agar bermusyawarah dengan anggota-anggotanya. atau keluarga dekat tertentu. c.

periha1 musyawarah ini tidak meletakkan rinciannya." Sungguh tepat keterangan pakar tafsir Muhammad Rasyid Ridha: Allah telah menganugerahkan kepada kita kemerdekaan penuh dan kebebasan sempurna di dalam urusan dunia dan kepentingan masyarakat dengan jalan memberi petunjuk untuk melakukan musyawarah.untuk masa sesudahnya.. Kita sering mengikat diri sendiri dengan berbagai ikatan (syarat) yang kita ciptakan. Karena itu pula.. Nabi Saw. dan yang berkaitan dengan urusan dunia kalian. Yakni yang dilakukan oleh orang-orang cakap dan terpandang yang kita percayai. MUSYAWARAH DALAM AL-QURAN menafsirkan . petunjuk kitab suci Al-Quran menyangkut hal ini amat singkat dan hanya mengandung prinsip-prinsip umumnya saja. "Kalian lebih mengetahui persoalan dunia kalian. Itu sebabnya cara suksesi yang dilakukan oleh empat khalifah beliau --Abu Bakar. kemudian kita namakan syarat itu ajaran agama. apalagi di tempat yang lain pada masa yang berlainan.-. Bukankah Rasul Saw. Tidak berlaku --rincian itu-. "Yang berkaitan dengan urusan agama kalian. harus diterapkan pula dengan rincian yang sama untuk masyarakat lain. maka kepadaku (rujukannya). telah memberi kebebasan kepada umat Islam agar mengatur sendiri urusan dunianya dengan sabda beliau yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. pada akhirnya syarat-syarat itu membelenggu diri kita. dan Ali r. maka kalian lebih mengetahuinya. Utsman. itu pun berlaku untuk masa beliau saja.pada suatu masa atau masyarakat tertentu dengan ciri kondisi sosial budayanya. Demikian lebih kurang tulisan Rasyid Ridha ketika surat Al-Nisa' (4): 59.berbeda-beda di antara satu dengan lainnya. baik di tempat yang sama pada masa yang berbeda." Dan dalam sabdanya yang diriwayatkan oleh Ahmad. a. Bahkan tidak juga memberikan pola tertentu yang harus diikuti. Musyawarah atau demokrasi adalah salah satu contohnya. Rasul Saw. Umar. untuk menetapkan bagi kita (masyarakat) pada setiap periode hal-hal yang bermanfaat dan membahagiakan masyarakat. yang dalam banyak ha1 menjabarkan petunjuk-petunjuk umum Al-Quran. tidak meletakkan petunjuk tegas yang rinci tentang cara dan pola syura. Demikianlah. Namun. Jangankan Al-Quran. ini bertentangan dengan prinsip syura yang diperintahkan Al-Quran --bukankah Al-Quran memerintahkan agar persoalan umat dibicarakan bersama? Sedangkan apabila beliau bersama sahabat yang lain menetapkan sesuatu. Karena jika beliau sendiri yang meletakkan hukumnya.

memberi maaf dan membuka lembaran baru.namun. berarti "menghapus". Penyebutan ketiga sikap tersebut --menurut hemat penulis-. adalah sikap lemah lembut. Karena mungkin saja ketika bermusyawarah terjadi perbedaan pendapat. Petunjuk ini dikandung oleh frase. orang yang bermusyawarah harus menyiapkan mental untuk selalu bersedia memberi maaf. Meskipun ada juga yang merupakan petunjuk-petunjuk umum yang bersumber dari Sunnah Nabi Saw. Kedua. Pada ayat itu disebutkan tiga sikap yang secara berurutan diperintahkan kepada Muhammad Saw. Pertama. menghapus bekas luka di hati akibat perlakuan dinilai tidak wajar. atau keluar . karena jika tidak. di Memaafkan adalah pihak lain yang musyawarah tanpa hadir bersamaan Di sisi lain. terlebih dahulu periu dikemukakan petunjuk yang diisyaratkan Al-Quran mengenai beberapa sikap yang harus dilakukan seseorang untuk mensukseskan musyawarah.. Ini perlu. untuk beliau lakukan sebelum datangnya perintah bermusyawarah. yakni kebulatan tekad untuk melaksanakan apa yang telah ditetapkan dalam musyawarah. tidak sedikit dari jawaban tesebut merupakan pemahaman para sahabat Nabi atau ulama. harus menghindari tutur kata yang kasar serta sikap keras kepala. secara harfiah.Memang banyak persoalan yang dapat diambil jawabannya dari ketiga ayat musyawarah itu. dari segi pelaksanaan dan esensi musyawarah agaknya sifat-sifat tersebut sengaja dikemukakan agar ketiganya menghiasi diri Nabi dan setiap orang yang melakukan musyawarah. Maaf.walaupun dikemukakan sesuai konteks turunnya ayat. sedangkan kecerahan pikiran hanya dengan sirnanya kekeruhan hati. Seandainya engkau bersikap kasar dan berhati keras. Dalam ayat atas disebutkan sebagai fa'fu anhum (maafkan mereka). Seseorang yang melakukan musyawarah. dan (c) dengan siapa sebaiknya musyawarah dilakukan. tetapi petunjuk-petunjuk tersebut masih dapat dikembangkan atau tidak sepenuhnya mengikat. karena tiada pihak lain. mitra musyawarah akan bertebaran pergi. serta mempunyai makna tersendiri berkaitan dengan sikap atau pandangan para sahabat --sebagaimana akan diutarakan kemudian-. apalagi sebagai pemimpin. Berbagai masalah yang dibahas para ulama mengenai musyawarah antara lain: (a) orang yang diminta bermusyawarah. niscaya mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Setelah itu disebutkan satu lagi sikap yang harus dilakukan setelah musyawarah. Namun. Sikap-sikap tersebut sebagian terbaca pada ayat Ali 'Imran di atas. (b) dalam hal-hal apa saja musyawarah dilaksanakan. Petunjuk-petunjuk tersebut secara tersurat ditemukan dalam surat Ali 'Imran ayat 159 yang terjemahannya telah dikutip di atas. Sebelum menguraikan sekilas tentang hal-hal tesebut.

hidayat. Dan bila hal itu masuk ke dalam hati. pengkhianat (QS Yusuf [12]: 52). Kemudian orang yang melakukan musyawarah harus menyadari bahwa kecerahan atau ketajaman analisis saja. atau "bisikan atau gerak hati" seperti kata orang kebanyakan. Tidak jelas cara kerja "sesuatu" itu. sekadar untuk mencampakkan informasi yang diduga "kebetulan" oleh sebagian orang. Bila Nabi Saw. menegaskan. wa istaghfir lahum. dan firasat" menurut nama yang diberikan agamawan. kafir (QS Al-Baqarah [2]: 264). Itulah kandungan pesan fa'fu anhum. filosof Amerika kenamaan. bahkan boleh jadi akan mengubah musyawarah menjadi pertengkaran. akan mengeruhkan pikiran. Biasanya. saja diperintahkan oleh Al-Quran untuk bermusyawarah. karena Allah tidak akan memberi hidayat kepada orang yang berlaku aniaya (QS Al-Haqarah [2]: 258). Namun demikian. hal ketiga yang harus mengiringi musyawarah adalah permohonan maghfirah dan ampunan Ilahi.kalimat-kalimat yang menyinggung pihak lain. "sesuatu" itu mengunjungi orang-orang yang jiwanya dihiasi kesucian. Nah. pakar-pakar Al-Quran sepakat berpendapat bahwa perintah musyawarah ditujukan kepada semua orang. jika demikian. sebagaimana ditegaskan oleh pesan surat Ali 'Imran ayat 159 di atas. Hal ini dengan mudah dipahami dari redaksi perintahnya yang berbentuk tunggal. tidaklah cukup. dan kepergiannya pun tanpa izin orang yang dikunjungi. Pesan terakhir Ilahi di dalam setelah musyawarah usai. Ini akan dapat mengantarkan kita kepada keraguan yang mengguncangkan etika dan nilai-nilai hidup kita. atau "ilham. dan pembohong (QS Al-Zumar [39]: 3). William James. padahal beliau orang yang ma'shum . Terserah Anda. karena datangnya sekejap. Ia mampu membatalkan suatu argumen dengan argumen lain. Jika demikian. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berserah diri. untuk mencapai hasil yang terbaik ketika musyawarah. apa nama "sesuatu" itu. hubungan dengan Tuhan pun harus harmonis. yaitu konteks musyawarah adalah Apabila telah bulat tekad (laksanakanlah) dan berserah dirilah kepada Allah. bergelimang dosa atau fasik (QS Al-Ma-idah [5]: 108). Akal memang mengagumkan. Namailah "indera keenam" sebagaimana filosof dan psikolog menamainya. Itulah sebabnya. kita masih membutuhkan "sesuatu" di samping akal. ORANG-ORANG YANG DIMINTA BERMUSYAWARAH Secara tegas dapat terbaca bahwa perintah musyawarah pada ayat 159 surat Ali 'Imran ditujukan kepada Nabi Muhammad Saw. melampaui batas lagi pendusta (QS A1 Mu'min [40]: 28).

amat perlu digarisbawahi untuk melihat bagaimana pandangan Al-Quran tentang musyawarah. Di sini Nabi berperan sebagai pemimpin umat. menjelang pertempuran. menyetujuinya. Konteks turunnya ayat ini. yang berkewajiban menyampaikan kandungan ayat kepada seluruh umat. Kesalahan mayoritas lebih dapat ditoleransi dan menjadi tanggung jawab bersama. serta kondisi psikologis yang dialami Nabi Saw." . dan tidak juga akan menyesal seseorang yang melakukan musyawarah. Pendapat mereka itu memperoleh dukungan mayoritas. dibandingkan dengan kesalahan seseorang meskipun diakui kejituan pendapatnya sekalipun. Sahabat-sahabat beliau terutama kaum muda yang penuh semangat mendesak agar kaum Muslim di bawah pimpinan Nabi Saw "keluar" menghadapi musuh. petunjuk ayat ini tetap dapat dipahami berlaku untuk Semua orang. atau kesalahan). Dalam literatur keagamaan ditemukan ungkapan: "Takkan kecewa orang yang memohon petunjuk [kepada Allah] tentang pilihan yang terbaik. bahwa musyawarah harus tetap dipertahankan dan dilanjutkan. peperangan berakhir dengan gugurnya tidak kurang dari tujuh puluh orang sahabat Nabi Saw. Ketika itu. Perintah bermusyawarah pada ayat di atas turun setelah peristiwa menyedihkan pada perang Uhud. apalagi Tanpa analogi di atas. dan tidak ke luar menghadapi musuh yang datang dari Makkah. Tetapi. walaupun redaksinya ditujukan kepada Nabi Saw. walaupun terbukti pendapat yang pernah mereka putuskan keliru. sehingga Nabi Saw. dan sahabat beliau setelah turunnya ayat ini. Nabi mengumpulkan sahabat-sahabatnya untuk memusyawarahkan bagaimana sikap menghadapi musuh yang sedang dalam perjalanan dari Makkah ke Madinah. Nabi cenderung untuk bertahan di kota Madinah. Ayat ini seakan-akan berpesan kepada Nabi Saw.(terpelihara dari dosa manusia-manusia selain beliau. sehingga sejak semula kandungannya telah ditujukan kepada mereka semua.

karena itu. teori maupun praktik toleransi dalam kehidupan manusia. “Bagi kalian agama kalian. doktrin. dan bagi kami agama kami” adalah contoh populer dari toleransi dalam Islam. Selain ayat-ayat itu. Toleransi. dan lingkungan hidup. yang artinya: “Sesungguhnya ini adalah umatmu semua . dan mudah membakar konflik sehingga menyedot perhatian besar dari Islam. Dengan makna toleransi yang luas semacam ini. Dalam al-Qur‟an Allah berfirman yang artinya. maka toleransi antar-umat beragama dalam Islam memperoleh perhatian penting dan serius. “selamat” dan “menyerahkan diri”. Islam menyadari bahwa keragaman umat manusia dalam agama dan keyakinan adalah kehendak Allah. Islam memiliki konsep yang jelas. merupakan konsep agung dan mulia yang sepenuhnya menjadi bagian organik dari ajaran agama-agama. budaya. politik. toleransi sepenuhnya diharuskan oleh Islam. karena itu tak mungkin disamakan. Ulasan ini dilakukan baik pada tingkat paradigma. Islam secara definisi adalah “damai”. tetapi juga terhadap alam semesta. banyak ayat lain yang tersebar di berbagai Surah. primordial. Syamsul Arifin Nababan Pendahuluan Toleransi (Arab: as-samahah) adalah konsep modern untuk menggambarkan sikap saling menghormati dan saling bekerjasama di antara kelompok-kelompok masyarakat yang berbeda baik secara etnis. Definisi Islam yang demikian sering dirumuskan dengan istilah “Islam agama rahmatal lil‟ālamîn” (agama yang mengayomi seluruh alam).Toleransi Antar-Umat Beragama dalam Pandangan Islam Oleh Ust. Dalam konteks toleransi antar-umat beragama. toleransi bukan saja terhadap sesama manusia. bahasa. Ia begitu sensitif. termasuk agama Islam. Kemudian rumusan-rumusan ini disempurnakan oleh para ulama dengan pengayaan-pengayaan baru sehingga akhirnya menjadi praktik kesejarahan dalam masyarakat Islam. Juga sejumlah hadis dan praktik toleransi dalam sejarah Islam. “Tidak ada paksaan dalam agama” . Apalagi toleransi beragama adalah masalah yang menyangkut eksistensi keyakinan manusia terhadap Allah. tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Ini berarti bahwa Islam bukan untuk menghapus semua agama yang sudah ada. Makalah berikut akan mengulas pandangan Islam tentang toleransi. Menurut ajaran Islam. Konsep Toleransi Dalam Islam Secara doktrinal. Islam menawarkan dialog dan toleransi dalam bentuk saling menghormati. Toleransi adalah bagian integral dari Islam itu sendiri yang detail-detailnya kemudian dirumuskan oleh para ulama dalam karya-karya tafsir mereka. maupun agama. binatang. ““dan Jikalau Tuhanmu menghendaki. Fakta-fakta historis itu menunjukkan bahwa masalah toleransi dalam Islam bukanlah konsep asing. Maka Apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya?” Di bagian lain Allah mengingatkan.

yang artinya: “Katakan olehmu (ya Muhamad). Ayat ini menegaskan bahwa pada dasarnya umat manusia itu tunggal tapi kemudian mereka berpencar memilih keyakinannya masing-masing. dan kehilangan sifat kemanusiaannya bila mereka menyakiti . “Al-khalqu kulluhum „iyālullāhi fa ahabbuhum ilahi anfa‟uhum li‟iyālihi” (“Semu makhluk adalah tanggungan Allah. dan kerja sama yang saling menguntungkan serta menegasikan semua keburukan. ayat ini dengan amat jelas menyuguhkan suatu konsep toleransi antar-umat beragama yang didasari oleh kepentingan yang sama. Konsekuensi dari prinsip ini adalah lahirnya spirit taqwa dalam beragama. „Wahai Ahli Kitab! Marilah menuju ke titik pertemuan (kalimatun sawā atau common values) antara kami dan kamu.(wahai para rasul). dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dalam Syu‟ab alImam. yaitu umat yang tunggal. Ini mengartikulasikan bahwa Islam memahami pilihan keyakinan mereka sekalipun Islam juga menjelaskan “sesungguhnya telah jelas antara yang benar dari yang bathil”. al-Baihaqi. Persaudaraan ini menyebabkan terlindunginya hak-hak orang lain dan diterimanya perbedaan dalam suatu masyarakat Islam. Jadi. yaitu „menjauhi konflik‟. yaitu bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan tidak pula memperserikatkan-Nya kepada apa pun. perdamaian. Saling menghargai dalam iman dan keyakinan adalah konsep Islam yang amat komprehensif. Fakta historis toleransi juga dapat ditunjukkan melalui Piagam Madinah. Selain itu. dan yang paling dicintainya adalah yang paling bermanfaat bagi sesama tanggungannya”). Karena taqwa kepada Allah melahirkan rasa persaudaraan universal di antara umat manusia. dan bahwa sebagian dari kita tidak mengangkat sebagian yang lain sebagai “tuhan-tuhan” selain Allah!” Ayat ini mengajak umat beragama (terutama Yahudi. Di sini. dikatakan: “Siapa yang membongkar aib orang lain di dunia ini. Dalam persaudaraan universal juga terlibat konsep keadilan. “irhamuu man fil ardhi yarhamukum man fil samā” (sayangilah orang yang ada di bumi maka akan sayang pula mereka yang di lanit kepadamu). di Surah Yunus Allah menandaskan lagi. saling tolong-menolong di antara sesama umat manusia muncul dari pemahaman bahwa umat manusia adalah satu badan. Abu Ju‟la dengan amat menarik mengemukakan. Di antara butir-butir yang menegaskan toleransi beragama adalah sikap saling menghormati di antara agama yang ada dan tidak saling menyakiti serta saling melindungi anggota yang terikat dalam Piagam Madinah. dan aku adalah Tuhanmu. yaitu sikap tidak menyekutukan Allah dengan selain-Nya. Sebagai contoh. Kristiani. karya seorang pemikir abad ke-11. Ayat ini juga mengajak untuk sama-sama menjunjung tinggi tawhid. maka Allah (nanti) pasti akan membongkar aibnya di hari pembalasan”. Bahkan sikap ini dianggap sebagai bagian yang melibatkan Tuhan. hadits Nabi tentang persaudaraan universal juga menyatakan. Piagam ini adalah satu contoh mengenai prinsip kemerdekaan beragama yang pernah dipraktikkan oleh Nabi Muhamad SAW di Madinah. Selanjutnya. Sikap melindungi dan saling tolong-menolong tanpa mempersoalkan perbedaan keyakinan juga muncul dalam sejumlah Hadis dan praktik Nabi. maka sembahlah olehmu sekalian akan Daku (saja). Persaudaran universal adalah bentuk dari toleransi yang diajarkan Islam. dan Islam) menekankan persamaan dan menghindari perbedaan demi merengkuh rasa saling menghargai dan menghormati.

al-Qur‟an menyatakan yang artinya: “Maka hadapkanlah wajahmu ke arah agama menurut cara (Alla). 5. Ditanyakan: Siapa lagi (yang lebih baik) setelah itu?. Selanjutnya. Dilihat dari argumen-argumen di atas. dan kebaikan manusia merupakan konsekuensi alamiah dari prinsip ini. 6. Tolong-menolong. yang tertanam di dalam diri semua manusia. atas dasar mana Dia menciptakan manusia…” Mufassir Baidhawi terhadap ayat di atas menegaskan bahwa kalimat itu merujuk pada perjanjian yang disepakati Adam dan keturunanya. Kerelaan hati karena kemuliaan dan kedermawanan Kelapangan dada karena kebersihan dan ketaqwaan Kelemah lembutan karena kemudahan Muka yang ceria karena kegembiraan Rendah diri dihadapan kaum muslimin bukan karena kehinaan Mudah dalam berhubungan sosial (mu'amalah) tanpa penipuan dan kelalaian Menggampangkan dalam berda'wah ke jalan Allah tanpa basa basi Terikat dan tunduk kepada agama Allah Subhanahu wa Ta'ala tanpa ada rasa keberatan. yaitu antara lain: 1. Nabi ditanya: “Agama yang manakah yang paling dicintai Allah?‟ Beliau menjawab “agama asal mula yang toleran (al-hanîfiyyatus samhah).satu sama lain. [b] Seutama iman. Latar belakang itu menghasilkan kesepakatan-kesepakatan di bidang Toleransi Antaragama yang kemudian meluas ke aspek-aspek kesetaraan manusia di depan hukum. 7. tidak ada sikap melampui batas dan tidak ada rasa dengki'. 2. menurut Salin al-Hilali karakteristik itu merupakan [a] Inti Islam. apa itu as-samahah (toleransi)? Toleransi menurut Syekh Salim bin Hilali memiliki karakteristik sebagai berikut. yang dianggap seluruh kaum Muslim sebagai suatu yang sentral dalam sejarah moral umat manusia. Jawabnya : 'Orang-orang yang membenci dunia dan cinta akhirat'. ditanyakan: Apa hati yang mahmum itu? Jawabnya : 'Adalah hati yang bertaqwa. sebagai bagian dari inti toleransi. Dalam konteks ini Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Lalu. Perjanjian ini dibuat dalam suatu keadaan. 3. karena semua benih umat manusia berasal dari sulbi anak-anak Adam. 8. yang alamiah sesuai dengan pola pemberian (fitrah) Allah. bersih tidak ada dosa. Penegasan Baidhawi sangat relevan jika dikaitkan dengan hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari. Toleransi di barat lahir karena perang-perang agama pada abad ke-17 telah mengoyak-ngoyak rasa kemanusiaan sehingga nyaris harga manusia jatuh ke titik nadir. bersabda. menunjukkan bahwa baik al-Qur‟an maupun Sunnah Nabi secara otentik mengajarkan toleransi dalam artinya yang penuh. menajdi prinsip yang sangat kuat di dalam Islam. Ini jelas berbeda dengan gagasan dan praktik toleransi yang ada di barat. Namun. prinsip yang mengakar paling kuat dalam pemikiran Islam yang mendukung sebuah teologi toleransi adalah keyakinan kepada sebuah agama fitrah. 4." Dasar-dasar al-Sunnah (Hadis Nabi) tersebut dikemukakan untuk menegaskan bahwa toleransi . Dalam hal ini. Artinya: “Sebaik-baik orang adalah yang memiliki hati yang mahmum dan lisan yang jujur. dan [c] Puncak tertinggi budi pekerti (akhlaq). Ditanyakan : Siapa lagi setelah itu? Jawabnya : 'Seorang mukmin yang berbudi pekerti luhur.

Ia bahkan menyatakan bahwa dalam peradaban Islam. pendidikan. juga tak ada keahlian khusus yang diserahkan kepada mereka”. Yahudi. Bahkan bukti-bukti sejarah menunjukkan bahwa pemerintah-pemerintah Muslim membiarkan. banyak agama lokal yang tetap dibolehkan hidup. Dimon menyatakan bahwa “salah satu akibat dari toleransi Islam adalah bebasnya orang-orang Yahudi berpindah dan mengambil manfaat dengan menempatkan diri mereka di seluruh pelosok Empirium Islam yang amat besar itu. sikap toleransi Islam terhadap agama-agama dan keyakinan-keyakinan lokal dalam sejarah kekuasaan Islam menunjukkan garis kontinum antara prinsip Syari‟ah dengan praktiknya di lapangan. tetapi juga memerlukan pengorbanan material maupun spiritual. dan penyembah berhala dalam pemerintahan mereka atau sebagai pegawai dalam pemerintahan. untuk pindah agama. Pemaksaan keyakinan agama adalah dilarang dalam Islam. Baik lahir maupun batin. dan memakai orang-orang Kristen. karena tidak ada profesi yang dilarang bagi mereka. Ini berarti kekerasan yang terjadi atas nama Islam bukanlah otentisitas ajaran Islam itu sendiri. konsep Islam tentang toleransi (assamahah) menjadi dasar bagi umat Islam untuk melakukan mu‟amalah (hablum minan nas) yang ditopang oleh kaitan spiritual kokoh (hablum minallāh). Peperangan itu bukan karena memaksakan keyakinan kepada mereka tapi karena ekses-ekses politik sebagai konsekuensi logis dari sebuah pendudukan. Mesir. Memang perlu diakui bahwa perluasan wilayah Islam itu sering menimbulkan peperangan. Dimon atas toleransi Islam pada orang-orang Yahudi di Spanyol adalah pengakuan yang sangat tepat. lahir maupun batin. Ekspansi-ekspansi Islam ke Siria. dari dalam. maupun asimilasi. Pengakuan Max I. Ini berarti toleransi bukan saja memerlukan kesediaan ruang untuk menerima perbedaan. Shabi‟un. Spanyol. Bahkan sekalipun Islam telah berkuasa. Meski praktik toleransi sering mengalami interupsi. masyarakat Islam membuka pintu masjid. bekerjasama. Orang-orang Yahudi. dan ke seluruh dunia dilakukan melalui jalan damai. Di sinilah. Toleransi. kata Max I. Lainnya ialah bahwa mereka dapat mencari penghidupan dalam cara apapun yang mereka pilih. Asia. dan kamar tidur mereka. tak akan tegak jika tidak lahir dari hati. karena itu. Toleransi Dalam Praktik Sejarah Islam Sejarah Islam adalah sejarah toleransi. Tapi peperangan itu dilakukan hanya sebagai pembelaan sehingga Islam tak mengalami kekalahan. Islam tidak memaksakan agama kepada mereka (penduduk taklukan) sampai akhirnya mereka menemukan kebenaran Islam itu sendiri melalui interaksi intensif dan dialog.dalam Islam itu sangat komprehensif dan serba-meliputi. Kondisi ini berjalan merata hingga Islam mencapai wilayah yang sangat luas ke hampir seluruh dunia dengan amat singkat dan fantastik. Demikianlah. Persia. Dimon selanjutnya. tidak pernah mengalami hal . Lebih lanjut kesaksian seorang Yahudi bernama Max I. namun secara doktrin tak ada dukungan teks Syari‟ah. Perkembangan Islam ke wilayah-wilayah luar Jazirah Arabia yang begitu cepat menunjukkan bahwa Islam dapat diterima sebagai rahmatal lil‟alamin (pengayom semua manusia dan alam semesta).

Bukan pula untuk saling bertukar keyakinan di antara kelompok-kelompok agama yang berbeda itu. Dan toleransi ini secara relatif terus dipraktikkan di dalam sejarah Islam di masa-masa sesudahnya oleh orang-orang Muslim di kawasan lain. Selanjutnya. Jadi. Hingga hari ini kegairahan beragama Islam dengan segala gegap-gempitanya menandai keberhasilan toleransi Islam. sejarah peradaban Islam telah menghasilkan kegemilangan sehingga dicatat dalam tinta emas oleh sejarah peradaban dunia hingga hari ini dan insyaallah di masa depan. ia dilakukan melalui perdagangan dan interaksi kawin-mawin. dalam sejarah penyebaran Islam di Nusantara. Karena sifatnya yang organik. misalnya. merupakan contoh sahih betapa penyebaran Islam dilakukan dengan pola-pola toleransi yang amat mencengangkan bagi keagungan ajaran Islam. para raja di Nusantara Indonesia masuk Islam dan ini menjadi cikal bakal tumbuhnya Islam di sini. Secara perlahan dan pasti. Penutup Toleransi dalam Islam adalah otentik. yang tidak ada dasar dan contohnya di dalam sejarah Islam awal. toleransi beragama menurut Islam bukanlah untuk saling melebur dalam keyakinan. Karena pemaksaan kehendak kepada orang lain untuk mengikuti agama kita adalah sikap a historis. Melalui para pedagang Gujarat dan Arab. Sementara penduduk lokal lain yang tetap pada keyakinan lamanya juga tidak dimusuhi. perlu dicatat bahwa model akulturasi dan enkulturasi budaya juga dilakukan demi toleransi dengan budaya-budaya setempat sehingga tak menimbulkan konflik. maka toleransi di dalam Islam hanyalah persoalan implementasi dan komitmen untuk mempraktikkannya secara konsisten. Namun. Apa yang dicontohkan para walisongo di Jawa. Ia tidak dilakukan melalui kolonialisme atau penjajahan sehingga sikap penerimaan masyarakat Nusantara sangat apresiatif dan dengan suka rela memeluk agama Islam.yang begitu bagus sebelumnya. termasuk di Nusantara. Inilah esensi toleransi di mana masing-masing pihak untuk mengendalikan diri dan menyediakan ruang untuk saling menghormati keunikannya masing-masing tanpa merasa terancam keyakinan maupun hak-haknya. Syari‟ah telah menjamin bahwa tidak ada paksaan dalam agama. Justru dengan sikap toleran yang amat indah inilah. Ini membuktikan bahwa jika tak ada toleransi. 15 Januari 2009 . Kutipan ini saya tegaskan karena ini dapat menjadi kesaksian dari seorang non-Muslim tentang toleransi Islam. Toleransi di sini adalah dalam pengertian mu‟amalah (interaksi sosial). islamisasi di seluruh Nusantara hampir mendekati sempurna yang dilakukan tanpa konflik sedikitpun. ada batas-batas bersama yang boleh dan tak boleh dilanggar. Jakarta. yakni sikap menghormati perbedaan budaya maka perkembangan Islam di Nusantara tak akan sefantastik sekarang. Artinya tidak asing lagi dan bahkan mengeksistensi sejak Islam itu ada. Di sini.

DAFTAR PUSTAKA Al-Qur‟nul Karim Natsir. (Bali Post . Mungkin faktor yang paling penting dan mendasar karena memberikan sebuah arti dan tujuan hidup. Jadi. 2003) . 3266 Max I. Kalau kita masih mempunyai pandangan yang fanatik.t). II. 1962). bahwa hanya agama kita sendiri saja yang paling benar. 194. and History (New York: New American Library. Agama tidak bisa dengan dirinya sendiri dan dianggap dapat memecahkan semua masalah.t. Orang tidak lagi bersikap negatif dan apriori terhadap agama lain. Tetapi sekarang kita mengetahui bahwa untuk mengerti lebih dalam tentang agama perlu segi-segi lainnya. Abu Hajir Muhamad b. Mohamad. Bahkan mulai muncul pengakuan positif atas kebenaran agama lain yang pada gilirannya mendorong terjadinya saling pengertian. Toleransi Islam Menurut Pandangan Al-Qur'an dan As-Sunnah. cet. Di masa lampau. maka itu menjadi penghalang yang paling berat dalam usaha memberikan sesuatu pandangan yang optimis. Abu Abdillah Mohammad Afifuddin As-Sidawi (Misra: Penerbit Maktabah Salafy Press. VI. karena religisitas umat beragama mudah terprovokasi. Namun ketika kontak-kontak antaragama sering kali terjadi sejak tahun 1950-an. God. Yang paling mungkin adalah mendapatkan pengertian yang mendasar dari agama-agama. Agama hanya salah satu faktor dari kehidupan manusia. No. Basyuni Zaghlul. ed. Karena. Bapak Multikulturalisme dan Pluralis » HUBUNGAN ANTAR UMAT BERAGAMA DI INDONESIA Agama memang tetap menjadi basis moral dan benteng spiritual. Jews. h. maka muncul paradigma dan arah baru dalam pemikiran keagamaan. sukses dalam keikhlasan Just another Blogdetik.). Dimon. t. Al-Baihaqi. termasuk ilmu pengetahuan dan juga filsafat. Syu‟ab al-Imam (Beirut: t. kita berusaha menutup diri dari tradisi agama lain dan menganggap agama selain agama mereka sebagai lawan yang sesat serta penuh kecurigaan terhadap berbagai aktivitas agama lain. h. 1970). keterbukaan satu agama terhadap agama lain sangat penting.com weblog « Kerukunan Antar Umat Beragama di Indonesia Biografi Singkat. maka sekarang kita lebih mengedepankan sikap keterbukaan dan saling menghargai satu sama lain. Syeikh Salim bin „Ied al-Hilali. terj. tetapi agama juga sering membuat masyarakat hancur. Keragaman Hidup Antar Agama (Jakarta: Penerbit Hudaya. 105. Shahih Al-Jami' As-Shaghir wa Ziyadatuhu.

dan mungkin juga konflik antaragama membuat kita semua. agama bukanlah entitas abstrak. penerbitan tulisan-tulisan yang diterbitkan kalangan suatu agama tertentu tentang suatu agama lain yang dipandang para pemeluk agama lainnya ini tidak sesuai dengan apa yang mereka imani dan. penetapan dan penerapan ketentuan pemerintah yang dipandang diskriminatif dan membatasi penyebaran agama. Agama hidup sebagai suatu tradisi yang dipeluk dan menjadi hidup di tangan masyarakat manusia. Karena itu. Agama yang kemudian menjadi tradisi memengaruhi perjalanan manusia. Para penganut agama terlalu sering menjadikan pemimpin-pemimpin agama mereka. Fenomena antar umat beragama seperti kesalahpahaman. Dialog Dalam bukunya Ansari. kecurigaan timbal-balik berkenaan dengan posisi dan peranan agama dalam negara-bangsa Indonesia. ketegangan. ini jelas memperkuat perjumpaan secara damai tersebut. dkk((cf Ansari & Esposito. yang memunculkan krisis― pertikaian dan konflik sangat boleh jadi meningkat intensitasnya. kedua. yang secara bebas mengambang (freefloating) begitu saja. Pertama. penggunaan rumah sebagai tempat ritual secara bersama-sama atau pembangunan rumah ibadah di lingkungan masyarakat penganut agama tertentu. hemat saya. pada gilirannya. banyak bersumber dari pertukaran (exchanges) dalam lapangan sosio-kultural atau bidang-bidang yang secara longgar dapat disebut sebagai “non-agama. hampir sama dengan pistol atau senjata apa saja yang dapat digunakan untuk menghabisi riwayat orang lain. ajaran-ajaran agama dan kebutuhan untuk membela struktur-struktur institusional agama sebagai alat dan justifikasi bagi tingkah laku mereka yang tak bisa diterima. karena itu.” Bahkan terjadi juga pertukaran yang semakin intensif menyangkut gagasan-gagasan keagamaan melalui dialog-dialog antaragama dan kemanusiaan baik pada tingkat domestik di Indonesia maupun pada tingkat internasional. tidak . Tetapi hal ini seyogyanya tidak mengaburkan perspektif kita. dianggap mencemarkan agama mereka (blasphemous). perjumpaan keras antar agama di Indonesia bersumber setidak-tidaknya dari lima faktor. argumen bahwa adalah orang atau penganut agama― bukan agama itu sendiri―sebagai masalah mengandung kekuatan dan kebenarannya sendiri. Dalam waktu-waktu tertentu―ketika terjadi perubahan-perubahan politik dan sosial yang cepat. tidak jelas sumbernya) yang berisi “rencana” penyebaran agama. keempat. bahwa kedamaian lebih sering menjadi feature utama. khususnya Kristen dan Islam.sebagian besar perjumpaan di antara agama-agama itu. Dalam hal ini juga tercakup tulisan-tulisan (biasanya. Kedamaian dalam perjumpaan itu. Melalui berbagai pertukaran semacam ini terjadi penguatan saling pengertian dan. ketiga. sebaliknya manusia juga memengaruhi agama. Sebagaimana Ali Masrur (Ali Masrur : 2004) menyatakan dalam artikelnya bahwa. bersifat damai. kehidupan berdampingan secara damai. dan kelima. usaha penyebaran agama secara agresif. Karena itulah ajaran-ajaran dan struktur-struktur agama tertentu dapat digunakan siapa saja untuk kepentingannya sendiri. orang yang berpikiran mendalam harus mencoba belajar lebih banyak lagi tentang kemungkinan bahaya-bahaya dan janji-janji yang terkandung dalam fenomena kemanusiaan global yang kita sebut agama. Dalam kajian Azyumardi Azra (Azra: 2001). Tetapi penting juga diingat.Seperti ditegaskan Kimball (2003:12). karena pada akhirnya memang sikap dan tindakan manusialah yang menjadi persoalan dan menimbulkan masalah. eds: 2001).

dan menggaet pihak lain ke agama kita. jika bukan meniadakannya. bukan beradu argumentasi antar pelbagai pemeluk agama hingga ada yang menang dan ada yang kalah. Di masa lalu hubungan antaragama ditandai dengan antagonisme polemik dan upaya untuk mengalahkan. Semua ini tidak bisa terwujud tanpa adanya dialog antar pemeluk agama secara intensif dan berkesinambungan. harus melakukan dialog untuk mengurangi benturan-benturan tersebut. agama-agama lebih mengembangkan sikap egosentrisme masyarakat yang beranggapan bahwa merekalah satu-satunya masyarakat yang beragama secara benar sedangkan agama-agama lain yang dianut oleh komunitas agama lain diklaim salah dan sesat. Prospek ke Depan Perjumpaan antar umat beragama di Indonesia yang kadang-kadang keras seperti disarankan di atas. dan belum mengenal dunia lain selain dunianya sendiri. bukan usaha menyatukan semua ajaran agama menjadi satu agama. Tentu saja yang dimaksudkan dengan dialog di sini bukanlah upaya mengonversi pihak lain untuk memeluk agama kita. serta menguraikan dan mengomunikasikan pengalaman keagamaannya kepada orang lain. terbuka. sehingga peristiwa-peristiwa pahit yang pernah terjadi di masa silam tidak terulang kembali di masa kini dan mendatang. tidak kecuali. toleran dan penuh persahabatan antara para penganut Kristen dan Islam dan. Dialog semacam ini menuntut para peserta dialog untuk dapat menghormati. supaya dapat dilakukan antisipasi sebelum segalanya menjadi terlambat. . Hal ini disebabkan karena hubungan antaragama belum sering terjadi. ini jelas memperkaya pengetahuan kita tentang berbagai faktor yang mengakibatkan terjadinya perjumpaan antar umat beragama di Indonesia. Dalam keadaan demikian. agama-agama lain di Indonesia. Dialog lebih merupakan komunikasi antar penganut agama dan jalan bersama untuk mencapai tujuan dan kerja sama dalam projek-projek yang menyangkut kepentingan bersama. dan mau bekerja sama dengan orang lain. tulus. pemahaman atas faktor-faktor penyebab pertemuan keras itu semakin relevan dan mendesak. Sebagaimana kajian-kajian historis umumnya. mau menerima pendapat orang lain. Pada level ini.bisa tidak. dialog mensyaratkan suatu kebebasan beragama sehingga setiap penganut agama bebas mendalami dan melakukan keyakinannya. menundukkan. berbagai kesimpulan dan saran yang dikemukakan Aritonang dalam karyanya dapat menjadi semacam “guidance” bagi perjumpaan yang lebih damai. Perjumpaan ini akan semakin meningkat intensitasnya di masa-masa mendatang. muncul karena banyak faktor yang rumit. Karena itu. tetapi juga sebagai “pelajaran”. Yang tidak kurang pentingnya. serta tanpa tujuan yang dirahasiakan. tertutup. bersedia mendengar. umat-umat beragama seharusnya dipandang bukan hanya sebagai academic exercises. dan bukan pula meminta pertanggungjawaban orang lain dalam menjalankan agamanya Dialog antaragama adalah pertemuan hati dan pikiran antarpemeluk berbagai agama dalam kedudukannya yang setaraf dan sederajat tanpa merasa lebih baik atau lebih tinggi daripada yang lain. Agama-agama saat itu hidup dalam suatu masyarakat yang relatif homogen. Karya Aritonang (Aritonang : 2004).

pada beberapa dekade terakhir ini studi agama-agama. kita perlu dan seharusnya mengembangkan optimisme dalam menghadapi dan menyongsong masa depan dialog.(ditranslit oleh Azyumardi Azra) Becomes Evil.gatra. Kita lebih mementingkan bangunan-bangunan fisik peribadatan dan menambah kuantitas pengikut. tetapi semakin teruji bahwa masyarakat kita sudah bisa membedakan mana wilayah agama dan mana wilayah politik.Dan. Ketiga. baik oleh pribadi maupun kelompok demi target dan tujuan politik tertentu. Kita seringkali prihatin melihat orang-orang awam yang pemahaman keagamaannya bahkan bertentangan dengan ajaran agamanya sendiri. para pemimpin agama. Paling tidak ada tiga hal yang dapat membuat kita bersikap optimis. baik secara reguler maupun insidentil untuk menjalin hubungan yang lebih erat dan memecahkan berbagai problem keagamaan yang tengah dihadapi bangsa kita dewasa ini. Inilah kesalahan kita bersama. Mereka seringkali mengadakan pertemuan. Kedua. para pemimpin masing-masing agama semakin sadar akan perlunya perspektif baru dalam melihat hubungan antar-agama. Hlm 3 Kimball. 2003. New York: HarperCollins . yakni pemerintah. semakin merebak dan berkembang di berbagai tempat. Daftar Pustaka www. dan masyarakat untuk mengingatkan para aktor politik di negeri kita untuk tidak memakai agama sebagai instrumen politik dan tidak lagi menebar teror untuk mengadu domba antar penganut agama. tetapi sekaligus melindungi agama itu sendiri dari pencemaran yang dapat menimbulkan citra yang tidak benar dan keliru terhadap agama. tetapi juga oleh para penganut agama sampai ke akar rumput sehingga tidak terjadi jurang pemisah antara pemimpin agama dan umat atau jemaatnya. Meskipun berkali-kali masjid dan gereja diledakkan. Adalah tugas kita bersama. berbangsa dan bernegara yang lebih baik. tetapi kurang menekankan kedalaman (intensity) keberagamaan serta kualitas mereka dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama. Mereka tidak lagi mudah disulut dan diadu-domba serta dimanfaatkan. Ini merupakan ujian bagi agama autentik (authentic religion) dan penganutnya. maka umat beragama tidak hanya telah memberikan suatu kontribusi penting dalam perwujudan kehidupan beragama. Pertama. jika semua itu dapat diaktualisasikan. When Religion Publishers.com/2001-10-26/versi Koran bali post cetak 29/12/2003/. Adapun Solusi yang ditawarkan oleh Ali Masrur (Ali Masrur : 2004). Kesadaran semacam ini seharusnya tidak hanya dimiliki oleh para pemimpin agama. Charles. masyarakat kita sebenarnya semakin dewasa dalam menanggapi isu-isu atau provokasiprovokasi. termasuk juga dialog antaragama.

Carlton South. Ansari. Artikel cfm. Ali Masrur. M. Aritonang. 2001. 2004). 2001. Esposito.. Zafar Ishaq & John L. Georgetown University. “Islam and Christianity in Indonesia: The Roots of Conflict and Hostility”. Azyumardi. Dr.2004.. eds. Islamabad & Washington DC. Jan S. Australia: Pax Christi & Vista Publications.Ag. Victoria. International Islamic University & Center for Muslim-Christian Understanding. Sejarah Perjumpaan Kristen dan Islam di Indonesia (Jakarta: BPK Gunung Mulia.).   Home INDEKS ARTIKEL ISLAM YANG SANGAT BERMANFAAT . Problem dan Prospek Dialog Antaragama. dalam Joseph A.Azra. Muslims and the West: Encounter and Dialogue. Camillery (ed. Religion and Culture in Asia Pacific: Violence or Healing?. Islamic Research Institute. Dr.

renungkanlah! TIDAK ADA ISTILAH MANTAN PEZINA DALAM ISLAM (dilarang menghina orang yang sudah bertobat) Memadu Kasih di Hari Valentine? (jangan merayakan hari valentine agar tidak mendapat murka Allah) 6 Kerusakan Valentine’s Day Pandangan Islam terhadap Hari Valentine Tips Memilih Pasangan Hidup Bila Cinta Tak Berbalas Putriku.sesungguhnya pacaran adalah perbuatan haram. Terjerumus Ketagihan Gaul Bebas Makin Modern. KELUARGA. maka janganlah berpacaran Entries RSS | Comments RSS  Recent Posts o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o SITUS-SITUS TEMPAT BERTANYA. Pacaran Makin Murahan Hari Gini Pacaran? Apa kata dunia ?????????? WAHAI WANITA TUTUPLAH AURATMU … Usaha Yang Ditempuh Untuk Taubat . DLL Kenapa Sih Kamu Tidak Mau Punya Pacar Untuk Apa Kita Diciptakan Di Dunia Ini? Gadis Yang Tak Mencuri Hatiku… Musik itu Haram Menurut Imam 4 Madzhab kumpulan sms tausiyah – sms nasehat islami – sms religi – sms dakwah Nasehat Untuk Remaja Muslim Ukhti…. CINTA. Kembalilah ke Jalan Tuhanmu Pacaran Berkedok Ta’aruf Makin Marak di Dunia Maya Jangan Ada Cinta di Facebook! Pacaran = Percobaan Tindak Pidana Perzinahan Bermula dari Pacaran. CURHAT DAN KONSULTASI MASALAH AGAMA.

o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o

Bagaimana Kiat-kiat Untuk Membangkitkan Semangat Beribadah? Bila Cinta Menyapa 10 Nasihat Ibnul Qayyim Untuk Bersabar Agar Tidak Terjerumus Dalam Lembah Maksiat Sikap Yang Islami Menghadapi Hari Ulang Tahun Di Mana Allah? KIAT-KIAT AGAR TERHINDAR DARI MAKSIAT Nasihat Bagi Muslimah! Cara Memanfaatkan Waktu Mendapatkan Pasangan Yang Shalih Nasihat Kepada Para Gadis Remaja Pertemanan Dalam Islam BERHATI-HATILAH DARI PARA PRIA SERIGALA BERBULU DOMBA (Sebab Mekarmu Hanya Sekali) Kehilangan Kehormatan Yang Berakibat Ketaatan TIPS AGAR KAYA MENURUT AJARAN ISLAM – TIPS MELEPASKAN DIRI DARI KEMISKINAN Ketahuilah wahai hamba Allah… Tidak Semua Majikan Arab Kejam Fenomena TKI di Arab Saudi SAUDARIKU, MAUKAH ENGKAU MENJADI SEORANG RATU? RAHASIA TKW ** UKHTI APAKAH ENGKAU MENGINGINKAN KEBAHAGIAAN ? ** jauhilah penyakit Riya’ dan Gila Popularitas TATA CARA BERTAUBAT (mari bertaubat sebelum terlambat) SEORANG SALAFI TIDAK SOMBONG WALAUPUN KEPADA ANJING (BINATANG) Waspada Teman Buruk (bahayanya berteman dengan orang-orang yang menyimpang dari agama) Zina, Akibat Buruk Dan Bahayanya Ta’aruf Syar’i, Solusi Pengganti Pacaran Kiat Mengenal Calon Tanpa Pacaran Berteman Yes!, Pacaran No! (Nikah: lebih cepat lebih baik) Nggak Virgin Nggak Ok! (bagi yang terlanjur nggak virgin masih tetap belum terlambat untuk bertaubat) Aku Ingin Bertaubat, Tetapi … BAGAIMANA PACARAN MENURUT ISLAM ? Pacaran, kuno ? Perbedaan ta’aruf dan pacaran Asmara Aktivis Rohis (CBSA= cinta bersemi sesama aktivis ??) Saat Cinta Terbentur Orang Tua Rayuan Setan Dalam Pacaran SAYANG, HARI INI KITA PUTUS, KU HARAP KAU MENGERTI ! (PASTI BISA) CARA BERTAUBAT DARI PERBUATAN ZINA Bersamamu dalam Naungan Ilmu (Di Atas Sunnah Kita Menikah) Tips Memilih Pasangan Idaman Siapakah Yang Ukhti Pilih Untuk Menjadi Pendamping Hidup? Adakah Pacaran Islami ?! (tentu tidak) Teman dan Pengaruhnya dalam Kehidupan Beragama Seseorang (Hati-hati memilih teman!) Bila Pacar Meninggalkan Kamu… (karena pacaran itu haram hukumnya) Batasan Pergaulan Antara Pria dan Wanita menurut Syariat Islam

o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o

Save Sex? No Free Sex..!! Maraknya Pacaran Berujung Zina, Kita Punya Tanggung Jawab Dakwah Pacaran? Nggak, Ah! Ada Cinta di Sekolah Taubat, Muara Terindah bagi Seorang Hamba PUTRIKU, PAPA HANYA IJINKAN KAMU MENIKAH, BUKAN BERPACARAN Kalau Mau Pacaran, yang “Islami” Saja !!! INDEKS ARTIKEL ISLAM YANG SANGAT BERMANFAAT SURAT UNTUK PARA PEROKOK 13 Sifat Laki-laki Yang Tidak Disukai Perempuan 13 Penawar Racun Kemaksiatan ** UKHTI APAKAH ENGKAU MENGINGINKAN KEBAHAGIAAN ** kumpulan kata mutiara – kata-kata motivasi – kata-kata indah – nasehat cinta islami ramadhan kumpulan kata mutiara nasehat islami – kata-kata motivasi nasehat islami – kalimat nasehat dakwah islam INDEKS ARTIKEL-ARTIKEL ISLAM YANG MENARIK DAN SANGAT BERMANFAAT DARI gizanherbal.wordpress.com DAFTAR ARTIKEL YANG MENJELASKAN MENGENAI HARAMNYA MUSIK, TERMASUK MUSIK RELIGI SEMUANYA HARAM DAFTAR ARTIKEL YANG MENJELASKAN MENGENAI HARAMNYA PACARAN , ajakan berpacaran adalah ajakan iblis dan setan, maka jangan tergoda Kalo Ikhwan Nyari ‘Gebetan’ Berteman Yes!, Pacaran No! Jomblo Vs Pacaran Sisi Gelap Pacaran Nikmati Cinta Tanpa Pacaran Pacaran Syari’ah Pacaran? Pikir Lagi, Deh! Pacaran? Norak Bangeet! Pacaran? Huahaha… Kuno! …karena pacaran diajarkan Gantung Valentine! Bubarkan Pacaran! Perkawinan Hambar apakah saya masih virgin? Nikah dengan Orang yang Sama Melakukan Zina di Masa Lalu Menuju Pernikahan Menikah Dulu, Baru Pacaran Malam Pengantin Menyatakan Langsung ke Gadis dan Pacaran, Bolehkah? Ingin Bertobat dari Maksiat Dilema Setelah Zina… Berzinah Ketika Pacaran Bagaimana Kiat-kiat Untuk Membangkitkan Semangat Beribadah? Usaha Yang Ditempuh Untuk Taubat Pacaran Atau Bukan? Pacaran Lagi, Pacaran Lagi… Bergaul dengan Lawan Jenis

o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o

Cara Mendapatkan Jodoh Berdasarkan Koridor Agama Islam Dosa Pacaran Pacaran?! Salahkah Bila Aku Jatuh Hati??? Ta’aruf lewat internet Menikah dan Tentang Dosa Besar masa lalu Memberikan Motivasi Untuk Pasangan Hukum Berpacaran Ingin Putus Dari Pacar Ingin Lepas Dari Kecanduan Zina Mata Cara Agar Bisa Lepas Dari Mantan Pacar Pacaran dan Zina Pacaran dengan Non Muslim Pacaran dalam Islam Menikah Tanpa Pacaran Cinta Sejati: “Pacaran Dulu atau Nikah Dulu?” HUKUM PACARAN MENURUT ISLAM (penjelasan mengenai sebab diharamkannya pacaran) Wanita yang Berpakaian Tapi Telanjang, Sadarlah! Bukan Pria Idaman Obat Ketika Merindukan Si Dia “Sex Before Marriage” Bukan Cinta Sejati Cinta Bukanlah Disalurkan Lewat Pacaran Hello world! kata mutiara – kumpulan kata-kata mutiara cinta – kata mutiara islami – kata mutiara bijak – kumpulan fatwa ulama mengenai haramnya KB (pembatasan jumlah anak) Hukum Penghasilan Penyanyi Adalah Haram (?) HUKUM PACARAN MENURUT ISLAM (penjelasan mengenai sebab diharamkannya pacaran) Cara Menghilangkan Derita Cinta Ditolak Haramnya Nyanyian dan Musik Dalam Islam Faedah Menikah di Usia Muda

Tips Memilih Pasangan Hidup
Posted on August 10, 2011 by Situs islam: www.almanhaj.or.id , www.alsofwah.or.id , www.muslim.or.id

Antara memilih dan dipilih. Begitulah sesungguhnya hidup ini. Hal ini dikarenakan kehidupan manusia di dunia ini sering diwarnai sebuah proses pilihan hidup yang saling susul menyusul, yang selalu hadir dalam dua buah kondisi : Memilih ataukah dipilih! Dan salah satu kenyataan hidup yang tak dapat kita hindari adalah keniscayaan untuk memilih calon suami atau istri sebagai pendamping hidupnya di dunia bahkan hingga di akhirat.

Masalah Pertama Yang Harus Diperhatikan.

Tujuannya agar lelaki yang shalih akan mendapatkan wanita yang shalihah. dan wanita-wanita yang baik adalah untk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)” (QS. Karena itu ajaran Islam sangat menekankan system pemilihan pasangan hidup yang berpedoman kepada nilai-nilai Islam. mawaddah. An Nuur: 26). Ingat! Setelah pernikahan. Na‟udzubillahi min dzaalik! Akibat Salah Memilih . pemilihan pasangan hidup merupakan pintu gerbang pertama yang harus dilewati secara benar sebelum masuk kepada lembaga keluarga Islami yang sesungguhnya.Dalam membentuk sebuah keluarga yang sakinah. demikian pula sebaliknya. warahmah. tidak ada pilihan lagi buat kita. keduanya tentu memiliki kebaikan dan keburukan yang tingkatannya juga berbeda satu sama lain. Allah berfirman: “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji. Mengapa Kita Harus Selektif? Kecermatan memilih pasangan hidup sangat menentukan keberhasilan perjalanan seorang hamba di dunia dan akhirat. yang dilandasi oleh semangat Islami sebagai dasar terjadinya suatu pernikahan. kecuali dua hal: mendapatkan ketenangan yang membahagiakan rumah tangga atau memperoleh kesengsaraan yang membinasakan. dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula). Adalah menjadi suatu hak dan kewajiban bagi setiap muslim dan muslimah untuk mencari pendamping yang benar-benar akan membuka pintu kebaikan buat dirinya dan mengundang keridhaan dari Rabb-nya dan hal ini hanya dapat dicapai bila diawali proses pemilihan calon pasangan hidup yang selektif. sehingga perjalanan selanjutnya menjadi lebih mudah dan indah untuk dilalui. Apalagi mengingat pernikahan merupakan bentuk penyatuan dari dua lawan jenis yang berbeda dalam banyak hal.

melimpahnya materi dan mulianya status di masyarakat. dan hendaklah kamu berhati-hati mencari yang baik dari mereka.” (Begitu pula untuk Wanita berhati-hatilah dalam mencari pasangan) Siapa Yang Harus Kita Pilih? Islam telah mengajarkan dengan cermat atas dasar apa kita harus memilih pasangan hidup kita: . Tolak ukur pencarian pasangan hidup jarang yang berorientasi pada nilai-nilai agama. merupakan penyebab utama yang melahirkan pernikahan sebatas dorongan nafsu semata. Lalu bagaimana mungkin akan kembali kepada Qur‟an dan Sunnah. Dewasa ini. atau bahkan hanya karena sudah terlanjur cinta yang telah menyebabkan mata hati menjadi buta terhadap kebaikan dan keburukan orang yang dicinta. dan berhati-hati dalam memilih pasangan hidup menjadi suatu keharusan bagi kita. Apabila pernikahan terjadi hanya lantaran dorongan nafsu semacam itu. Melainkan seringkali hanya sebatas keindahan fisik. begitu banyak kasus pertikaian di dalam sebuah keluarga. tanpa ada landasan nilai-nilai ke-Islaman yang mengawali. dari sekedar konflik yang berbentuk pertengkaran mulut sampai dengan penganiayaan fisik bahkan pembunuhan. camkanlah nasehat Luqman Al Hakim berikut ini: “Wahai anakku.Akibat salah dalam memilih pasangan hidup. maka wajarlah jika banyak pasangan yang bertikai mereasa kesulitan menyelesaikan permasalahan rumah tangga mereka secara Islami. bahkan perceraian dan gonta ganti pasangan menjadi sesuatu yang sudah biasa dilakukan. Dan takutlah wanita yang tidak baik karena mereka mengajak kamu kepada yang tidak baik. sedangkan mereka dahulunya tidak berangkat dari keduanya? Maka memilih pasangan hidup atas dasar nilai-nilai Islam adalah sikap yang penting. lantaran proses pernikahan mereka terjadi begitu saja secara naluriah. banyak pasangan suami istri yang menghadapi kesulitan dan hidupnya malah tidak bahagia. Iklim pergaulan di masyarakat kita yang memang cenderung permisif dan belum Islami. takutlah terhadap wanita jahat karena dia membuat engkau beruban sebelum masanya. yang disebabkan oleh kesalahan langkah awal dalam membentuk rumah tangga.

. yakhi kekayaan. bahkan Allah mengancam mereka yang menikah semata-mata karena mengharapkan kekayaan dengan kefakiran: ”Barangsiapa yang menikahi wanita karena hartanya. bahkan Rasullah saw adalah seorang dermawan yang paling banyak sedekahnya. Pilih Yang Taqwa. karena keturunannya.” (HR. Allah tidak akan menambahkannya kecuali kefakiran.” (HR. Sesungguhnya keelokan merupakan karunia Allah kepada hamba-Nya. bahkan Allah sendiri indah dan menyukai keindahan. yang kelak pasti akan diambil-Nya secara perlahan dengan bertambahnya usia sang hamba. Ibnu Hibban). maka akhlak dan agama menjadi jaminan kedamaian dan kebahagiaan. keturunan serta akhlak dan agama. al Bukhari dan Muslim) Maka jelaslah bagi kita bahwa ada empat dasar dalam menentukan siapa yang layak untuk kita pilih menjadi pasangan hidup kita. Karena memang tidak ada keelokan yang berkekalan di dunia yang fana ini. tetapi pernikahan pun bukan sekedar kesenangan mata belaka.“Dinikahi wanita atas dasar empat perkara: karena hartanya. Baru Yang Lain Yang pertama adalah perihal kekayaan Hal ini memang utama. sebaliknya pengabaian bahkan pengingkaran terhadap masalah ini akan menyebabkan fitnah dan kerusakan yang besar bagi para pelakunya. Barangsiapa yang memilih agamanya. Alangkah indahnya memang bila kesemuanya terkumpul pada diri seseorang hamba Allah. Dan di antara semuanya. tetapi pernikahan bukanlah sekedar transaksi perdagangan semata. karena kecantikannya. Yang kedua adalah keelokan Hal ini juga memang boleh-boleh saja dan menyukai keelokan memang fitrah manusia. . keelokan. maka beruntunglah ia. dan k arena agamanya.

. maka seakan-akan semakin jelaslah kebahagiaan sebuah rumah tangga telah terbentang dihadapan kita. Akhlak dan agama disini bukanlah sebatas ilmu dan retorika atau banyaknya hapalan di kepala. Allah tidak akan menambahkan kecuali kerendahan…”(HR. melainkan mencakup ucapan dan perbuatan sebagai cerminan dari hati seseorang yang telah melekat dalam kepribadiannya.” Nikahkanlah ia dengan lelaki yang bertaqwa kepada Allah. Demikian pula hal ini juga sesuatu yang utama. Betapa beruntungnya menikah dengan hamba yang bertaqwa. Inilah faktor yang paling utama. sebab seorang budak wanita yang hitam dan beragama itu lebih utama. dan inilah TAQWA yang sebenarnya!. dan jika marah maka ia tidak akan menzhaliminya.” (HR. Bahkan Allah mengancam mereka yang menikahi seseorang hanya untuk mengejar keturunan. Jika lelaki itu mencintainya. Semakin baik akhlak dan agama seseorang. “Barangsiapa yang menikahi wanita karena keturunannya.“Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya. dengan memberikan kerendahan bukan kemuliaan. Ibnu Hibban) Terakhir yang keempat adalah akhlak dan agama. menurutmu kepada siapa aku harus menikahkannya?” Maka Hasan menjawab. Dan ketiga adalah keturunan. sebab kecantikan itu akan lenyap dan janganlah kamu menikahi mereka karena hartanya. sebagaimana jawaban Hasan bin Ali ketika ada seseorang yang bertanya. karena ia pandai menghormati pasangan hidupnya dan sangat berhati-hati dari menzhaliminya. Akan tetapi nikahilah mereka karena agamanya. yang tidak boleh tidak. “Aku mempunyai anak gadis. Ibnu Majah). tetapi pernikahan pun bukan sekedar kebanggaan silsilah yang justru bias membawa kepada penyakit „ashobiyah‟. maka ia akan menghormatinya. sebab harta itu akan membuat dia sombong. harus ada pada calon pasangan hidup kita.

bagaikan menolak kebaikan dan menggantinya dengan kerusakan: Simaklah kedua hadits berikut ini: : “Jika datang seorang laki-laki kepadamu (untuk melamar). “Barangsiapa yang menikahi wanita karena hartanya. Jika engkau menikahi wanita bukan atas dasar agama dan akhlak. sehingga tidak ada keberkahan yang akan kita dapatkan dalam rumah tangga kita kelak. sedang kau tahu ia baik akhlak dan agamanya lalu kau tolak. niscaya Allah memberkahinya.” (HR. menjaga kemaluannya serta menjalin tali persaudaraan.”(HR. At Tirmidzi). Ibnu Hibban).Dan sebaliknya penolakan terhadap lelaki atau wanita yang bertaqwa. Barangsiapa yang mengawini wanita karena untuk memejamkan pandangannya. Ibnu Majah) : “Apabila telah dating kepadamu seorang wanita yang agama dan akhlaknya baik maka nikahilah dia. Allah tidak akan menambahkannya kecuali kafakiran. Mempersempit Pilihan Untuk Keutamaan Tidak jarang seseorang dihadapkan pada sekian banyak pilihan pasangan hidup yang dari segi akhlak dan agama sama dan setaraf. Akhirnya pernikahan yang ideal sesungguhnya merupakan keseimbangan dari semua faktor tersebut. maka wanita itu akan menjadi fitnah dan menimbulkan kerusakan luas. jangan sampai niatan kita hanya sekedar mencari kecantikan atau keturunan atau harta saja dengan meninggalkan criteria taqwa. maka jadilah fitnah buatmu dan kerusakan yang besar. apalagi masalah di dalam ketaqwaan seseorang memang . karena itu dalam memilih pasangan hidup.” (HR. dengan akhlak dan agama sebagai parameter yang paling penting.

2. Maka untuk mencari sebuah keutamaan. Kalaupun ia menjadi sebuah pertimbangan. karena sesungguhnya hati manusia itu memang sering labil dan mudah berubah-ubah. Dan menurut kacamata agama yang tentunya selalu selaras dengan fitrah dan naluriah seorang insan. Al Hakim. bahwa tingkat kesamaan sosial ini bukanlah merupakan syarat mutlak dalam sebuah proses pernikahan. terkecuali dari ketakwaanya. Ahmad). sebab semakin banyak pilihan maka akan semakin sulit bagi kita untuk memilih yang terbaik. Ibnu Majah. Ada beberapa keutamaan yang bias dipertimbangkan dalam memilih pasangan hidup. agar kelak tidak ada penyesalan dikemudian hari yang akhirnya bias lebih menyakitkan. . Para ulama menyarankan agar laki-laki idealnya menikah dengan wanita yang setingkat dengannya atau dibawahnya. dan Al Baihaqi) Al Kafa‟ah merupakan masalah kesesuaian dan kesamaan antara pasangan pernikahan yang dianggap paling mendekati. Memilih yang penuh kasih sayang dan subur “Nikahilah wanita-wanita yang penuh kasih dan banyak memberikan keturunan (subur) sebab aku akan bangga dengan banyaknya ummat dihari kiamat kelak” (HR. pilihan kadang memang perlu dipersempit. Pilihan yang sekufu “Pilihlah wanita-wanita yang akan melahirkan anak-anakmu dan nikahilah wanita yang sekufu (sederajat) dan nikahlah dengan mereka. adalah semata-mata sebagai tindakan kehati-hatian. profesi. kehormatan. 1. atau tingkat pendidikan.sulit untuk dideteksi dalam waktu yang singkat. yang menyamakan kedudukan semua hambanya. karena Islam sendiri adalah agama tanpa kelas. Dan masalah ini.”(HR. sebenarnya merupakan tata cara kebijaksanaan duniawi yang masih bisa disepakati bila ada persetujuan diantara kedua belah pihak. sedangkan seorang wanita sebaiknya menikah dengan laki-laki yang mempunyai tingkatan yang sama atau di atasnya. seperti pertimbangan akan masalah: usia. Tetapi penting untuk dipahami. garis keturunan.

Kita dapat mengenali apakah seseorang termasuk kriteria ini melalui ucapan. “Janganlah kalian menikahi kerabat dekat. Ibnu Majah.” Dan selain untuk menjaga kualitas keturunan dari penyakit bawaan. lebih lengkap rahimnya. serta rela dengan apa yang ada di tanganmu. dan tidak berfikir untuk menyeleweng. kebencian dan kepalsuan.Hamba yang penuh kasih dan mengasihi adalah hamba yang memiliki nada perasaan (afek) yang halus serta emosi yang terkendali. Sementara itu mereka secara mudahnya dapat kita ketahui dari berapa jumlah saudara atau keluarganya yang terdekat. menikahi mereka yang berasal jauh dari keluarga kita akan menambah ikatan kekerabatan dengan orang lain. yang kesemuanya itu dapat memberikan gambaran tentang bagaimana kepribadian dan isi hati yang dimilikinya. Al Baihaqi dari Uwaimir bin Saidah) . serta memberikan kebahagiaan sendiri bila harus berpergian jauh untuk saling silaturahim. sebab dapat berakibat melahirkan keturunan yang lemah akal dan fisik. Memilih kerabat yang jauh Nasihat Rasulullah saw. Memilih para gadis “Nikahilah para gadis sebab ia lebih lembut mulutnya. perbuatan ataupun tatapan mata. 4. 3. baik dikala ia gembira maupun kecewa.” (HR. Apakah dipenuhi kelembutan dan kasih sayang? Ataukah dipenuhi kekasaran . atau dari jenis penyakit penghambat keturunan yang diderita dirinya ataupun saudaranya dan keluarganya yang terdekat.

maka mempersulit pilihan merupakan anjuran hawa nafsu demi keangkuhan. selama pijakannya tetap berpedoman kepada nilai-nilai Islam.Eduprenership. menikahi seorang yang dari satu sisi dianggap tidak sekufu. kepuasan dan kesyukuran seorang hamba atas nikmat Allah yang sangat banyak. dan PTK. Learning. Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT. bahkan bisa jadi lebih utama. keinginan ini bukan suatu kemutlakan yang harus dilakukan apalagi dipaksakan. dan Workshop Tingkat Nasional. atau seorang janda. Dalam kondisi-kondisi tertentu.com. bukanlah suatu perbuatan yang bernilai minus di dalam Islam. gengsi dan kepuasan duniawi belaka. mereka lebih mudah digoda dan Bercanda serta bersenangsenang. Mempersempit pilihan bukan mempersulit pilihan Jadi sesungguhnya tidak ada larangan untuk mempersempit pilihan kita dalam rangkan meraih sebuah ketentraman. Wijaya adalah Dosen STMIK Muhammdiyah Jakarta. sehingga tiada hari . Pembicara Seminar. Yang perlu digaris bawahi adalah bahwa mempersempit pilihan ini tidaklah sama dengan mempersulit pilihan. lebih setia dan menerima. Walaupun demikian. Jadi sangat jauh berbeda diantara keduanya Jadikan Teman | Kirim Pesan Wijaya Kusumah Teacher. Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama. karena dapat membuat hubungan lebih erat dan menyatu. atau yang masaih memiliki hubungan kerabat dekat. Semua ini mempunyai kesan dan kenikmatan tersendiri di dalam menambah keindahan rumah tangga. atau yang kurang kesuburannya. dan Guru TIK SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.Pernikahan dengan yang masih gadis lebih utama daripada janda. bila ada alas an yang kuat untuk dilakukan. Father. serta lebih sedikit beban mental dan psikologisnya bagi kita. Blogger. Fotografer. Jika mempersempit pilihan berdasarkan anjuran agama demi keutamaan. Motivator. Trainer.

Dari sanalah kita dapat melakukan pembinaan peserta didik. Mulai dari kasus korupsi yang sulit diberantas. tentu penulis tak akan berpangku tangan saja menghadapi kenyataan ini. Bertakwa (religious) Para guru harus mampu mengarahkan anak didiknya menjadi manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. ada 16 nilai-nilai Dasar Pendidikan Karakter bangsa yang dapat ditumbuhkan dan dikembangkan di sekolah-sekolah kita. Sebagai seorang pendidik. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya.. dan mampu pula menjauhkan segala larangan-Nya. Nilai-nilai dasar pendidikan karakter yang harus diajarkan adalah: •1. sampai masalah kediplinan yang semakin payah. Menurut penulis. . Kegiatan seperti tadarus dan sholat berjamaah adalah merupakan contoh dari kegiatan meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik. Orang yang bertakwa akan sadar-sesadarnya bahwa dirinya hanya hamba Tuhan yang harus bertanggungjawab dengan apa yang telah dilakukannya di dunia. Pesan . Ke-16 nilai dasar itu dapat diintegrasikan dalam berbagai kegiatan akademik dan kesiswaan.tanpa menulis di kompasiana. Nilai-nilai Dasar Pendidikan Karakter Bangsa OPINI | 06 January 2011 | 10:11 3547 13 1 dari 1 Kompasianer menilai bermanfaat pendidikan karakter bangsa Belakangan ini kita dibuat menangis dengan hampir runtuhnya karakter bangsa Indonesia. Mampu melaksanakan perintah-Nya. Perlu kiranya kita menyatukan langkah untuk menanamkan kembali nilai-nilai dasar pendidikan karakter bangsa. kurang pekanya generasi muda terhadap lingkungan sekitar..

Sebab kejujuran telah menjadi barang langka di negeri ini. Contoh yang paling mudaha adalah tepat waktu. Hal inilah yang harus kita rubah dalam pendidikan karakter bangsa. Bertanggung jawab (responsible) Para guru harus mampu mengajak para peserta didiknya untuk menjadi manusia yang bertanggungjawab. Peduli (care) Peserta didik harus dilatih untuk peduli kepada sesama. baik musibah bencana alam maupun bencana lainnya harus membuat kita semakin peduli dengan bangsa sendiri. Kerja keras (Hard work) . •3. Kegiatan seperti pentas seni adalah merupakan salah satu bentuk dimana siswa atau peserta didik diberi tanggung jawab dalam mengelola sebuah kegiatan seni. dengan demikian dia kan terbiasa disiplin dalam kehidupannya. dan dicontohkan bagaimana cara berlaku sopan kepada orang lain. Jujur (honest) Kejujuran saat ini merupakan hal yang langka. Timbulnya korupsi. Sioswa harus diajarkan disiplin. •4. Dengan berlaku sopan orang lain akan segan kepada kita. Mampu mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukannya dan berani menanggung segala resiko dari apa yang telah diperbuatnya. Siswa harus dididik untuk mampu tepat waktu. •5. Budaya tepat waktu harus ditegakkan. Tentu karakter kesopanan harus diperlihatkan dan dijunjung tinggi. Seringkali kita melihat karkater anak sekolahan yang kurang sopan.•2. Kedisiplinan harus dimulai pada saat masuk sekolah. •7. Sopan (polite) Mampu berperilaku sopan adalah dambaan setiap insan. dan nepotisme adalah akibat dari karakter jujur yang kurang terpelihara dengan baik. Ketika jujur diajarkan di sekolahsekolah kita. maka para peserta didik tak akan berani berbohong karena telah terbiasa jujur. Belajar melakukan empati kepada orang lain dengan rasa kepedulian yang tinggi. kolusi. Terutama kepada mereka yang telah lebih tua daripadanya. Di situlah akhirnya jiwa kepedulian kita teruji. Para guru harus mampu memberikan contoh kepada para peserta didiknya untuk mampu berlaku jujur. maka saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan akan terbantu. Siapa yang terlambat datang ke sekolah harus terkena sanksi atau hukuman sesuai dengan peraturan tata tertib yang berlakuk di sekolah. Berdisiplin (dicipline) Para guru harus mampu menamkan disiplin yang tinggi kepada para peserta didiknya. Karakter sopan ini harus dilatihkan kepada peserta didik. Baik dalam berbicara mamupun bertindak. •6. Ketika kita mau peduli. Banyaknya musibah yang silih berganti di negeri ini. Rasa tanggung jawab ini harus ada dalam diri para peserta didik kita. Kebiasaan jujur ini jelas harus menjadi fokus utama dalam pendidikan di sekolah.

Perlu tolerasi yang tinggi agar mampu memahami kalau kita berbeda tetapi hakekatnya tetap satu juga. Orang yang senang bekerja keras pastilah akan menuai kesuksesan dari apa yang telah dikerjakannya. Rasa Ingin Tahu (curiosty) Setiap anak pasti memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Toleransi (tolerate) Peserta didik harus dilatih agar mampu bertoleransi dengan baik kepada orang lain. Orang yang bekerja keras pasti mampu meujudkan impiannya menjadi kenyataan. Guru kreatif akan menghasilkan peserta didik yang kreatif pula. Oleh karenanya sikap yang baik harus diajarkan para guru dalam pendidikan karakter di sekolah. amak itu adalah modal dasar untuk menjadi seorang ilmuwan muda dan kaya. Kreatif (Creative) Peserta didik harus diajarkan agar mampu kreatif. tetapi juga mampu membawa dirinya untuk tidak bergantung penuh kepada orang lain. •9. Dia lahir dari proses pendidikan yang berkelanjutan.Peserta didik harus dilatih untuk mampu bekerja keras. Kemandirian harus ditanamkan kepada para peserta didik kita bila ingin anak menjadi mandiri. Dengan begitu orang lain akan menaruh hormat kepadanya karena sikapnya yang baik. Mandiri (independent) Anak yang terbiasa mandiri biasanya akan jauh lebih berhasil hidupnya daripada anak yang kurang mandiri. Bukan hanya mampu bekerja keras. Sikap yang baik kepada orang lain harus dicontohkan oleh guru kepada para peserta didiknya. Anak kreatif tidak lahir begitu saja. tetapi juga mampu bekerja cerdas. Dengan begitu dia telah terbiasa menciptakan sesuatu yang baru. Sikap yang baik (good attitude) Peserta didik harus memiliki sikap yang baik. Tentu sebagai guru kita dituntut untuk mampu mengarahkan rasa ingin tahu mereka kearah hal-hal yang positif seperti rasa ingin tahu mereka tentang bumi dan antariksa yang ilmunya terus berkembang seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengatahuan dan teknologi. •11. Rasa ingin tahu ini harus terus dimotivasi agar para peserta didik kita mampu juga meneliti di usia remaja. Ras. •10. Dengan begitu kerja keras yang dilakukannya akan bernilai ibadah di mata Tuhan pemilik langit dan bumi. •13. Dengan sikap yang baik akan terlihat karakter dari peserta didik tersebut. dan tuntas. Mandiri bukan hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri. •8. •12. agama. Toleransi antar umat beragama adalah salah satu bentuk toleransi yang paling jelas terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Toleransi harus dipupuk sejak dini. Bila peserta didik memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. ikhlas. Semangat Kebangsaan (Nationality Spirit) . Perilaku orang dapat dilihat dari sikap baik yang dimunculkannya. dan antar golongan (SARA). Ajarkan peserta didik kita agar mampu kreatif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. apalagi kepada hal-hal yang bernuansa Suku.

berintegrasi yang tinggi dan cerdas dalam melihat perkembangan sejarah bangsa . Semoga kita semua dapat menyiapkan para generasi penerus bangsa menjadi calon pemimpin masa depan yang memiliki karakter yang penulis jabarkan di atas serta mempunyai kemampuan intektual yang tinggi. Demikianlah nilai-nilai dasar pendidikan karakter bangsa yang dapat diterapkan di sekolahsekolah kita. Apalagi bila kita bermain di negeri orang lain. Dengan begitu ada penghargaan yang diberikan olehnya kepada orang lain.Para peserta didik harus didorong memiliki semangat kebangsaan. Kita pun berharap akan muncul pemimpin masa depan yang berkarakter. Dengan begitu akan ada rasa bangga kepada bangsanya sendiri. Kita semua bersaudara dan tidak selayaknya kita saling bertengkar. Saling menghargai merupakan cerminan budaya bangsa yang harus dilestarikan secara turuh temurun. Dengan permainan sepakbola. •14. Contoh yang paling mudah dari semangat kebangsaan adalah sepakbola. Sungguh indahnya sebuah persahabatan. •15. Kita harus memupuk rasa persaudaraan yang tinggi. Siapa saja bangsa yang mengusik kemerdekaan kita. Kita cinta damai. •16. Bila kita saling bersahabat. maka kita akan melawannya dengan gagah perkasa karena kita lebih mencintai bangsa sendiri. Bersahabat (Friendly) Ketika peserta didik sudah terbiasa bersahabat. tepai kita pun cinta kemerdekaan. Dengan begitu akan semakin dekatlah hati kita masing-masing. Bersahabat adalah karakter penting yang harus dimiliki oleh para peserta didik. para pemain dan penonton dituntut harus memiliki semangat kebangsaan yang tinggi. Mengharagai pendapat orang lain adalah salah satu contoh dari karakter saling menghargai sesama. Cinta damai (Peace Ful) Peserta didik harus cintai damai. Cinta mencintai antar sesama anak manusia. maka kita akan semakin dekat dan akrab. maka akan terasalah pentingnya sebuah persahabatan. Menghargai (Respect) Peserta didik harus mampu menghargai hasil karya orang lain yang dilihatnya. Persahabatan bagai kepompong yang akan mengubah ulat menjadi kupu-kupu.