P. 1
PENGERTIAN ETIKA

PENGERTIAN ETIKA

|Views: 842|Likes:
Published by Teroris Cinta

More info:

Published by: Teroris Cinta on Nov 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/13/2013

pdf

text

original

PENGERTIAN ETIKA

Dalam pergaulan hidup bermasyarakat, bernegara hingga pergaulan hidup tingkat internasional di perlukan suatu system yang mengatur bagaimana seharusnya manusia bergaul. Sistem pengaturan pergaulan tersebut menjadi saling menghormati dan dikenal dengan sebutan sopan santun, tata krama, protokoler dan lain-lain. Maksud pedoman pergaulan tidak lain untuk menjaga kepentingan masing-masing yang terlibat agar mereka senang, tenang, tentram, terlindung tanpa merugikan kepentingannya serta terjamin agar perbuatannya yang tengah dijalankan sesuai dengan adat kebiasaan yang berlaku dan tidak bertentangan dengan hak-hak asasi umumnya. Hal itulah yang mendasari tumbuh kembangnya etika di masyarakat kita. Menurut para ahli maka etika tidak lain adalah aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk. Perkataan etika atau lazim juga disebut etik, berasal dari kata Yunani ETHOS yang berarti norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah dan ukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia yang baik, seperti yang dirumuskan oleh beberapa ahli berikut ini : - Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik. - Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal. - Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya. Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini. Etika pada akhirnya membantu kitauntuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan dan yangpelru kita pahami bersama bahwa etika ini dapat

diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita, dengan demikian etika ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya
Norma-norma itu dapat dipertahankan melalui sanksi-sanksi, yaitu berupa ancaman hukuman terhadap siapa yang telah melanggarnya. Tetapi dalam kehidupan masyarakat yang terikat oleh peraturan hidup yang disebut norma, tanpa atau dikenakan sanksi atas pelanggaran, bila seseorang melanggar suatu norma, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat dan sifatnya suatu pelanggaran yang terjadi, misalnya sebagai berikut:

Semestinya tahu aturan tidak akan berbicara sambil menghisap rokok di hadapan tamu atau orang yang dihormatinya, dan sanksinya hanya berupa celaan karena dianggap tidak sopan walaupun merokok itu tidak dilarang.Seseorang tamu yang hendak pulang, menurut tata krama harus diantar sampai di muka pintu rumah atau kantor, bila tidak maka sanksinya hanya berupa celaan karena dianggap sombong dan tidak menghormati tamunya.

Mengangkat gagang telepon setelah di ujung bunyi ke tiga kalinya serta mengucapkan salam, dan jika mengangkat telepon sedang berdering dengan kasar, maka sanksinya dianggap “intrupsi” adalah menunjukkan ketidaksenangan yang tidak sopan dan tidak menghormati si penelepon atau orang yang ada disekitarnya.

Orang yang mencuri barang milik orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya, maka sanksinya cukup berat dan bersangkutan dikenakan sanksi hukuman, baik hukuman pidana penjara maupun perdata (ganti rugi). Kemudian norma tersebut dalam pergaulan hidup terdapat empat (4) kaedah atau norma, yaitu norma agama, kesusilaan, kesopanan dan hukum . Dalam pelaksanaannya, terbagi lagi menjadi norma-norma umum (non hukum) dan norma hukum, pemberlakuan normanorma itu dalam aspek kehidupan dapat digolongkan ke dalam dua macam kaidah, sebagai berikut: 1. Aspek kehidupan pribadi (individual) meliputi:

Kaidah kepercayaan untuk mencapai kesucian hidup pribadi atau kehidupan yang beriman.

Kehidupan kesusilaan, nilai moral, dan etika yang tertuju pada kebaikan hidup pribadi demi tercapainya kesucian hati nu-rani yang berakhlak berbudi luhur (akhlakul kharimah). 2. Aspek kehidupan antar pribadi (bermasyarakat) meliputi:

Kaidah atau norma-norma sopan-santun, tata krama dan etiketdalam pergaulan sehari-hari dalam bermasyarakat (pleasantliving together).

Kaidah-kaidah hukum yang tertuju kepada terciptanya ketertiban, kedamaian dan keadilan dalam kehidupan bersama atau bermasyarakat yang penuh dengan kepastian atau ketenteraman (peaceful living together).Sedangkan masalah norma non hukum adalah masalah yang cukup penting dan selanjutnya akan dibahas secara lebih luas mengenai kode perilaku dan kode profesi Humas/PR, yaitu seperti nilai-nilai moral, etika, etis, etiket, tata krama dalam pergaulan sosial atau bermasyarakat, sebagai nilai aturan yang telah disepakati bersama, dihormati, wajib dipatuhi dan ditaati. Norma moral tersebut tidak akan dipakai untuk menilai seorang dokter ketika mengobati pasiennya, atau dosen dalam menyampaikan materi kuliah terhadap para mahasiswanya, melainkan untuk menilai bagaimana sebagai profesional tersebut menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik sebagai manusia yang berbudi luhur, juiur, bermoral, penuh integritas dan bertanggung jawab.Terlepas dari mereka sebagai profesional tersebut jitu atau tidak dalam memberikan obat sebagai penyembuhnya, atau metodologi dan keterampilan dalam memberikan bahan kuliah dengan tepat. Dalam hal ini yang ditekankan adalah “sikap atau perilaku” mereka dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai profesional yang diembannya untuk saling menghargai sesama atau kehidupan manusia. Pada akhirnya nilai moral, etika, kode perilaku dan kode etik standard profesi adalah memberikan jalan, pedoman, tolok ukur dan acuan untuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang akan dilakukan dalam berbagai situasi dan kondisi tertentu dalam memberikan pelayanan profesi atau keahliannya masingmasing. Pengambilan keputusan etis atau etik, merupakan aspek kompetensi dari perilaku moral sebagai seorang profesional yang telah memperhitungkan konsekuensinya, secara matang baik-buruknya akibat yang ditimbulkan dari tindakannya itu secara obyektif, dan sekaligus memiliki tanggung jawab atau integritas yang tinggi. Kode etik profesi dibentuk dan disepakati oleh para profesional tersebut bukanlah ditujukan untuk melindungi kepentingan individual (subyektif), tetapi lebih ditekankan kepada kepentingan yang lebih luas (obyektif).
Etiket

Pengertian etiket dan etika sering dicampuradukkan, padahal kedua istilah tersebut terdapat arti yang berbeda, walaupun ada persamaannya. Istilah etika sebagaimana dijelaskan sebelumnya adalah berkaitan dengan moral (mores), sedangkan kata etiket adalah berkaitan dengan nilai sopan santun, tata krama dalam pergaulan formal. Persamaannya adalah mengenai perilaku manusia secara normatif yang etis. Artinya memberikan pedoman atau norma-norma tertentu yaitu bagaimana seharusnya seseorang itu melakukan perbuatan dan

tidak melakukan sesuatu perbuatan.Istilah etiket berasal dariEt iq u e tt e (Perancis) yang berarti dari awal suatu kartu undangan yang biasanya dipergunakan semasa raja-raja di Perancis mengadakan pertemuan resmi, pesta dan resepsi untuk kalangan para elite kerajaan atau bangsawan. Dalam pertemuan tersebut telah ditentukan atau disepakati berbagai peraturan atau tata krama yang harus dipatuhi, seperti cara berpakaian (tata busana), cara duduk, cara bersalaman, cara berbicara, dan cara bertamu dengan si kap serta perilaku yang penuh sopan santun dalam pergaulan formal atau resmi.Definisi etiket, menurut para pakar ada beberapa pengertian, yaitu merupakan kumpulan tata cara dan sikap baik dalam pergaulan antar manusia yang beradab. Pendapat lain mengatakan bahwa etiket adalah tata aturan sopan santun yang disetujui oleh masyarakat tertentu dan menjadi norma serta panutan dalam

bertingkah lake sebagai anggota masyarakat yang baik dan menyenangkan.Menurut K. Bertens, dalam buku berjudul Etika, 1994. yaitu selain ada persamaannya, dan juga ada empat perbedaan antara etika dan etiket, yaitu secara umumnya sebagai berikut:

1.Etika adalah niat, apakah perbuatan itu boleh dilakukan atau tidak sesuai
pertimbangan niat baik atau buruk sebagai akibatnya.Etiket adalah menetapkan cara, untuk melakukan perbuatan benar sesuai dengan yang diharapkan.

2.Etika adalah nurani (bathiniah), bagaimana harus bersikap etis dan baik
yang sesungguhnya timbul dari kesadaran dirinya.Etiket adalah formalitas (lahiriah), tampak dari sikap luarnya penuh dengan sopan santun dan kebaikan. 3.Etika bersifat absolut, artinya tidak dapat ditawar-tawar lagi, kalau perbuatan baik mendapat pujian dany a n g salah harus mendapat sanksi.Etiket bersifat relatif, yaitu yang dianggap tidak sopan dalam suatu kebudayaan daerah tertentu, tetapi belum tentu di tempat daerah lainnya.

4.Etika berlakunya, tidak tergantung pada ada atau tidaknya orang lain yang
hadir.Etiket hanya berlaku, jika ada orang lain yang hadir, dan jika tidak ada orang lain maka etiket itu tidak berlaku. (dari berbagai sumber)

http://asyilla.wordpress.com/2007/06/30/pengertian-etika/

Sunday, March 19, 2006
ETIKA PROFESI DAN TANGGUNG JAWAB PROFESI
Diposting oleh Y0u_N13 pada 3/19/2006 06:21:00 PM
Pengertian Profesi dan Pelaksanaan Profesi

Istilah profesi telah dimengerti oleh banyak orang bahwa suatu hal yang berkaitan dengan bidang tertentu atau jenis pekerjaan (occupation) yang sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan keahlian, sehingga banyak orang yang bekerja tetapi belum tentu dikatakan memiliki profesi yang sesuai. Tetapi dengan keahlian saja yang diperoleh dari pendidikan kejuruan, juga belum cukup untuk menyatakan suatu pekerjaan dapat disebut profesi. Tetapi perlu penguasaan teori sistematis yang mendasari praktek pelaksaan, dan penguasaan teknik intelektual yang merupakan hubungan antara teori dan penerapan dalam praktek. Adapun hal yang perlu diperhatikan oleh para pelaksana profesi.
1. Etika Profesi

Berkaitan dengan bidang pekerjaan yang telah dilakukan seseorang sangatlah perlu untuk menjaga profesi dikalangan masyarakat atau terhadap konsumen (klien atau objek). Dengan kata lain orientasi utama profesi adalah untuk kepentingan masyarakat dengan menggunakan keahlian yang dimiliki. Akan tetapi tanpa disertai suatu kesadaran diri yang tinggi, profesi dapat dengan mudahnya disalahgunakan oleh seseorang seperti pada penyalahgunaan profesi seseorang dibidang komputer misalnya pada kasus kejahatan komputer yang berhasil mengcopy program komersial untuk diperjualbelikan lagi tanpa ijin dari hak pencipta atas program yang dikomesikan itu. Sehingga perlu pemahaman atas etika profesi dengan memahami kode etik profesi.
2. Kode Etik Profesi

Kode etik profesi merupakan sarana untuk membantu para pelaksana seseorang sebagai seseorang yang professional supaya tidak dapat merusak etika profesi. Ada tiga hal pokok yang merupakan fungsi dari kode etik profesi :

Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan. Maksudnya bahwa dengan kode etik profesi, pelaksana profesi mampu mengetahui suatu hal yang boleh dia lakukan dan yang tidak boleh dilakukan.

Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan. Maksudnya bahwa etika profesi dapat memberikan suatu pengetahuan kepada masyarakat agar juga dapat memahami arti pentingnya suatu profesi, sehingga memungkinkan pengontrolan terhadap para pelaksana di lapangan keja (kalanggan social).

Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi. Arti tersebut dapat dijelaskan bahwa para pelaksana profesi pada suatu instansi atau perusahaan yang lain tidak boleh mencampuri pelaksanaan profesi di lain instansi atau perusahaan.
3. Penyalahgunaan Profesi

Dalam bidang computer sering terjadi penyalahgunaan profesi contohnya penjahat berdasi yaitu orang-orang yang menyalahgunakan profesinya dengan cara penipuan kartu kredit, cek, kejahatan dalam bidang komputer lainnya yang biasa disebut Cracker dan bukan Hacker, sebab Hacker adalah Membangun sedangkan Cracker Merusak. Hal ini terbukti bahwa Indonesia merupakan kejahatan komputer di dunia diurutan 2 setelah Ukraine. Maka dari itu banyak orang yang mempunyai profesi tetapi tidak tahu ataupun tidak sadar bahwa ada kode Etik tertentu dalam profesi yang mereka miliki, dan mereka tidak lagi bertujuan untuk menolong kepentingan masyarakat, tapi sebaliknya masyarakat merasa dirugikan oleh orang yang menyalahgunakan profesi.

4. Kesimpu lan

Kesadara n itu penting dan lebih .

penting lagi kesadara n itu .

timbul dari Diri kita masing - .

masing yang sebentar lagi akan .

menjadi pelaksan a profesi di bidang .

kompute r disetiap tempat kita .

dan selalu memaha .bekerja.

mi dengan baik atas Etika .

Profesi yang memban gun dan .

bukan untuk merugik .

1 Latar Belakang Masalah 2.2 Pengertian Etika Etika adalah suatu ajaran yang berbicara tentang baik dan buruknya yang menjadi ukuran baik buruknya atau dengan istilah lain ajaran tenatang kebaikan dan keburukan. sesama manusia.an orang lain. dan alam. . yang menyangkut peri kehidupan manusia dalam hubungannya dengan Tuhan. BAB II PEMBAHASAN 2.

Jadi arti kata „etika‟ dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tidak lengkap. ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak). 2.watak. kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak. kandang. Kitab kitabnya. nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.Istilah Etika berasal dari bahasa Yunani kuno. Bentuk tunggal kata „etika‟ yaitu ethos sedangkan bentuk jamaknya yaitu ta etha. Sedangkan kata „etika‟ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang baru (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Sedangkan arti ta etha yaitu adat kebiasaan. cara berpikir. kepada Allah. Rasul Rasul Nya. mempunyai arti : 1. orang yang tidak percaya.3 Pengertian Kafir Kafir secara garis besar bisa diartikan sebagai orang yang menutup dirinya dari kebenaran. secara etimologis (asal usul kata). Dari perbadingan kedua kamus tersebut terlihat bahwa dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama hanya terdapat satu arti saja yaitu etika sebagai ilmu. Kalau kita misalnya sedang membaca sebuah kalimat di berita surat kabar “Dalam dunia bisnis etika merosot terus” maka kata „etika‟ di sini bila dikaitkan dengan arti yang terdapat dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tersebut tidak cocok karena maksud dari kata „etika‟ dalam kalimat tersebut bukan etika sebagai ilmu melainkan „nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat‟. perasaan. sejak 1953 – mengutip dari Bertens. Jadi. 2000). 2.Bertens. Ethos mempunyai banyak arti yaitu : tempat tinggal yang biasa. Dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama (Poerwadarminta. Arti dari bentuk jamak inilah yang melatar-belakangi terbentuknya istilah Etika yang oleh Aristoteles dipakai untuk menunjukkan filsafat moral.2000). Sedangkan Kamus Bahasa Indonesia yang baru memuat beberapa arti. dan . 1988 – mengutip dari Bertens 2000). sikap. akhlak. etika mempunyai arti sebagai : “ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak (moral)”. Malaikat malaikat Nya. kebiasaan/adat. padang rumput. etika mempunyai arti yaitu ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan (K. 3.

.44). lari dari tanggung jawab (QS. karena ada juga yang mendefinisikan kafir sebagai orang yang meninggalkan amal sholeh yang diperintahkan Allah. 2. karena kita tidak boleh sembarangan menunjuk orang lain sebagai kafir. 30:44). barangkali ada yang mau menjelaskan secara lebih mendalam pengertian dan seputar kafir setelah dikembalikan pada Al Quran dan Hadist? Tapi dimohon dengan sangat jangan menunjuk orang atau golongan tertentu. mengingkari nikmat-nikmat Tuhan dan tidak berterima kasih kepada-Nya (QS. Ada juga hadist Muslim yang menyebutkan : " Janganlah kamu membenci bapakmu. Kafir (non-Muslim) dalam perspektif negara Islam menurut Ibnu Arabi tetaplah harus dijamin hak dan kewajibannya sebagai warga negara.14:22). Dan semoga setelah paham betul akan pengertian kafir tersebut kita bisa menjaga diri agar tidak termasuk dalam golongan kafir. 4. Hal ini tercermin pada sejarah Islam periode Madinah (masyarakat Madani) dimana Muslim nonMuslim dpt hidup berdampingan secara damai dalam kepemimpinan Muhammad SAW. Dalam Al-Qur’an secara umum kafir berarti: 1.tapi ada juga orang Islam yang di jatuhi hukum kafir. QS. dia adalah fasik dan membunuh orang muslim adalah kafir"wallahu a'lam. meninggalkan amal soleh yang diperintahkan Allah (QS.menolak." Pengertian 'kafir' tentunya sangatlah luas. Kafir berasal dari kata "kafaro" yang artinya tertutup. Thread ini hanya sebagai instropeksi aja.16:55. Ada orang kafir yang memang tidak mengakui Allah sbg rab.hari kiamat. pengertianya:hati manusia yang tertutup atau menolak kebenaran yang hakiki berasal dari Allah dan rasulnya. Hmm. 5. 30:34). menolak hukum Allah (QS. 3. maka dia kafir.4 Ayat dan Hadist yang berhubungan Sebenarnya banyak sekali ayat dan hadist tentang orang kafir berikut diantaranya:  . 2. Siapa yang membenci bapaknya.contonya : hadis rasulullah "barang siapa yang menfitnah.kerana amalnya.

Banyak dalil yang menunjukkan hal tersebut diantaranya firman Allah Al-‘Azîz Al-Hakîm : 1 Dikeluarkan oleh Abu Dawud dalam “Al Libaas” bab tentang libaasu sy syuhroti: (4033). aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. pemimpin. maka ia termasuk kaum tersebut”. 6. 1  Artinya: 1. yaitu orang kafir yang membayar jizyah (upeti) yang dipungut tiap tahun sebagai imbalan bolehnya mereka tinggal di negeri kaum muslimin. Katakanlah: “Hai orang-orang kafir. pelindung. dan oleh Ahmad:(5232) dari hadis Ibnu Umar rodhiyallaahu‟anhumaa. Dan dishahihkan oleh Al „Irooqiy dalam “Takhrriju l ihyaa`”: (1/359).” 2. dan dihasankan oleh Ibnu Hajar dalam “Fathu l Baariy”: (10/288).Artinya: Janganlah orang-orang Mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali (teman akrab. untukmu agamamu. [Ali „Imrân/3: 28]  “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum. dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. 4. agamaku. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. 3. dan oleh Al Albani dalam “Al Irwaa`”: (1269) . 5. dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. 2. dan untukkulah. penolong) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Kafir seperti ini tidak boleh dibunuh selama ia masih menaati peraturan-peraturan yang dikenakan kepada mereka.5 Pembagian Kafir Kafir dalam syari’at Islam terbagi empat : -Pertama : Kafir dzimmy.

apabila mereka menolak maka mintalah pertolongan kepada Allah kemudian perangi mereka”. Kemudian beliau berkata : “Berperanglah kalian di jalan Allah dengan nama Allah. apa saja yang mereka jawab dari tiga perkara itu maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka . (QS. hendaklah kalian berlaku istiqomah (pula) terhadap mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. “Maka selama mereka berlaku istiqomah terhadap kalian. berperanglah kalian dan jangan mencuri harta rampasan perang dan janganlah mengkhianati janji dan janganlah melakukan tamtsîl (mencincang atau merusak mayat) dan janganlah membunuh anak kecil dan apabila engkau berjumpa dengan musuhmu dari kaum musyrikin dakwailah mereka kepada tiga perkara. Dan kafir seperti ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang mereka menjalankan kesepakatan yang telah dibuat. Dan Allah berfirman. maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya .“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah). Kedua : Kafir mu’ahad. serulah mereka kepada Islam apabila mereka menerima maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. Dan dalam hadits Buraidah radhiyallahu ‘anhu. patuh)”. apabila mereka menolak maka mintalah jizyah (upeti) dari mereka dan apabila mereka memberi maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. (QS. “Kecuali orang-orang musyrikin yang kalian telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi dari kalian sesuatu pun (dari isi perjanjian) dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kalian. ‫كبٌَ زسُْٕ ل هللاِ صهَّٗ هللا ُ عهَيّ ٔآنِّ ٔسهَّى إِذا أَيس أَييسًا عهَٗ جيْش أَْٔ سسيَّت أَْٔ صبِ ُ فِي خَبصخِّ بِخَقٕٖ هللاِ ٔيٍ يعُّ يٍ انًسهًِيٍَ خيسًا ثُى قَبل‬ ُ َ َ َ ْ ِ َ َّ َ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ ٍ ِ َ َ َّ ْ َ ْ ِ ْ ُ ْ ْ ِ َ َ ْ َ َ ْ َ َ َ ْ ِ َّ ٍ َ ْ َ ْ َ َ ْ َ ُ ُ ْ ُ ْ َ ْ َ ْ ِ ِ ْ ُ ْ ِ َ َّ ُ َ ْ َ ْ ‫أُغصْٔ ا بِبسْى هللاِ فِي سبِيم هللاِ قَبحِهُْٕ ا يٍ كفَس بِبهللِ أُغصْٔ ا ٔالَ حَغهُّْٕ ا ٔالَ حَغدزُْٔ ا ٔالَ حًُثِّهُْٕ ا ٔالَ حَقخُهُْٕ ا ٔنِيدًا ٔإِذا نَقِيْجَ عدٔك يٍَ انًشسكي‬ ٍَ َ ِ َ َ َ ِ ِ َ َ‫فَبدعُٓى إِنَٗ ثَالَد خصبل فَأَيَّخٍُُٓ يب أَجببُْٕ ك فَبقبَمْ يُُٓى ٔكف عُُٓى ثُى ادعُٓى إِنَٗ السالَو فَئٌِ أَجببُْٕ ك فَبقبَمْ يُُٓى ٔكف عُُٓى فَئٌِ ُْى أ‬ ْ ْ ْ َ َّ ُ َ ْ ْ ِ ْ َ ْ ِ ْ ِْ َّ ُ ْ َّ ْ ْ َ َّ ُ َ ْ ْ ِ ْ َ ُ ْ ‫ْ بَْٕ ا‬ َ ْ َ َ ْ ٍ َ ِ ِ ْ ِ ْ ُ َ ْ ِ ْ ‫فَس ْهُٓى انجصيَتَ فَئٌِ ُْى أَجببُْٕ ك فَبقبَمْ يُُٓى ٔكف عُُٓى فَئٌِ ُْى أَبَْٕ ا فَبسخَعٍ بِبهللِ ٔقَبحِ ْهُٓى‬ ْ ْ ْ ْ ْ َ َّ ُ َ ْ ْ ِ ْ َ َ ْ ْ َ “Adalah Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam apabila beliau mengangkat amir/pimpinan pasukan beliau memberikan wasiat khusus untuknya supaya bertakwa kepada Allah dan (berwasiat pada) orang-orang yang bersamanya dengan kebaikan. Dan dalam hadits Al-Mughîroh bin Syu’bah radhiyallahu ‘anhu. (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka. beliau berkata. rendah. At-Taubah : 29). yaitu orang-orang kafir yang telah terjadi kesepakatan antara mereka dan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu yang telah disepakati. bunuhlah siapa yang kafir kepada Allah. sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan shôgirun (hina. ْ ِ ْ ُّ َ َ‫أَيسََب زسُْٕ ل زبَُِّب صهَّٗ هللاُ عهَيّ ٔآنِّ ٔسهَّى أٌَ َُقَبحِهَكى حخَّٗ حَعبُدْٔ ا هللاَ ٔحْ دُِ أَْٔ حُؤدْٔ ا انجصيَت‬ ْ َ َ َ ِ َ ِْ َ ُ ْ َ َ َ ُْ َ َ ُ َ َ َ “Kami diperintah oleh Rasul Rabb kami shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam untuk memerangi kalian sampai kalian menyembah Allah satu-satunya atau kalian membayar Jizyah”. AtTaubah : 7). Allah Jalla Dzikruhu berfirman.

perjanjian dari penguasa. ِْ ‫يٍ قَخَم يعبَْدًا نَى يَسحْ زائِحتَ انجَُّت ٔإٌِ زيحَٓب حُْٕ جد يٍ يسيسة أَزْ بَعيٍَ عَبيب‬ َ ْ ِ َّ َ ِ َ ْ َ َ َ ْ َُ َ ْ َ َِ ِْ َ ْ ِ َُ ً “Siapa yang membunuh kafir Mu’ahad ia tidak akan mencium bau surga dan sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun”. (QS. ‫ذيتُ انًسهًِيٍَ ٔاحدةٌ يَسعٗ بَِٓب أَدََبُْى‬ ْ ْ َ ْ َ ِ َ ْ ِ ْ ُ ْ َّ ِ “Dzimmah (janji.” (QS. kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berpendapat bahwa kata Mu’ahad dalam hadits di atas mempunyai cakupan yang lebih luas. maka lindungilah ia agar ia sempat mendengar firman Allah. baik dengan akad jizyah. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman. At-Taubah : 6). AtTaubah : 4). (QS. Dan Allah Jallat ‘Azhomatuhu menegaskan dalam firman-Nya. maka saya adalah lawan bertikainya pada hari kiamat. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam berpesan.” Ketiga : Kafir musta’man. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui”. diusahakan oleh orang yang paling bawah (sekalipun)”. “Dan jika seorang di antara kaum musyrikin meminta perlindungan kepadamu. siapa yang menzholimi seorang mu’ahad. sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya. . maka perangilah pemimpin-pemimpin kekafiran itu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. merendahkannya. atau jaminan keamanan dari seorang muslim. karena mereka itu tidak beriman. karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang tidak dapat dipegang janjinya. dan mereka mencerca agama kalian. “Jika mereka merusak sumpah (janji) nya sesudah mereka berjanji. membebaninya di atas kemampuannya atau mengambil sesuatu darinya tanpa keridhaan dirinya. (Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka. (QS. dan mereka tidak takut (akibat-akibatnya). َ ‫أَال يٍ ظَهَى يعبَْدًا، أَٔ اَخَقَصُّ، أَْٔ كهَّفَُّ فَْٕ ق طَبقَخِّ، أَْٔ أَخر يُُّ شيئًب بِغيْس طيب ََفْس، فَأَََب حجيجُّ يَْٕ و انقِيَبيت‬ ُ ِْ َ َ َ ْ ِ َُ َ ْ َ َ ِ َ ْ َ ِ ِْ ِ َ َْ ِْ َ َ ِ ٍ “Ingatlah. “Dan yang diinginkan dengan (Mu’ahad) adalah setiap yang mempunyai perjanjian dengan kaum muslimin. At-Taubah : 12).” Dan Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. AL-Anfal : 55-56) Dan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam bersabda. agar supaya mereka berhenti”. Dan Allah ‘Azza wa Jalla menegaskan. Beliau berkata. “Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir. Kafir jenis ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang masih berada dalam jaminan keamanan.sampai batas waktunya. Dan dalam hadits ‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu. jaminan keamanan dan tanggung jawab) kaum muslimin itu satu. yaitu orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin atau sebagian kaum muslimin.

“Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar. Demikianlah pembagian orang kafir telah masyhur dalam uraian para ulama seperti Imam Empat.-pent) menyangka bahwa ia boleh membunuh orang yang telah saya lindungi (yaitu) si Fulan bin Hubairah. Dan bagi siapa yang menelaah buku-buku fiqih dari berbagai madzhab akan menemukan benarnya pembagian ini tanpa perselisihan. maka siapa yang diberikan kepadanya Aman dari seorang muslim maka haram atas (muslim) yang lainnya mengganggunya sepanjang ia masih berada dalam Amannya. mu’ahad dan mus`tamin. “Dan jiwa yang diharamkan oleh Allah adalah jiwa yang terjaga. yaitu kafir selain tiga di atas. Maknanya bahwa Aman kaum muslimin kepada orang kafir itu adalah sah (diakui). beliau berkata. Dan harus kami tegaskan disini.” 2. “Kami telah lindungi orang yang engkau lindungi wahai Ummu Hani`”. 1422 H). ْ ‫يَب زسُْٕ ل هللاِ شعى ابٍُْ أُيي أَََُّّ قَبحِم زجالً قَد أَجسْ حُُّ فَالٌََ بٍَ ُْبَيسةَ فَقَبل زسُْٕ ل هللاِ صهَّٗ هللاُ عهَيّ ٔآنِّ ٔسهَّى قَد أَجسْ ََب يٍ أَجسْ ث يَب أُو َْبَِئ‬ ُ َ َ َ ْ َ َ َ ِ َ ِْ َ َ َ ْ َ ْ ُ َ ٌ ْ ِّ َ َ َّ ِ َ ْ َ ََ َ ٍ “Wahai Rasulullah anak ibuku (yaitu ‘Ali bin Abi Tholib.” Dan dalam hadits Ummu Hani` radhiyallahu ‘anha. kecuali pemeluk agama Islam. dan (jiwa) kafir yang terlindung dengan perjanjian dan keterikatan. “Dan firman-Nya “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar” dia adalah jiwa muslim. "Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. baik laki-laki dan perempuan. . Syaikh Al-Albany (w. Mereka yakin karena dalildalil berikut: Firman Allah Ta‘ala. Al-An’am : 151) Berkata Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’dy rahimahullah.” (QS. 1421 H).” Keempat : Kafir harby. yaitu kafir dzimmi. Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy (w. (kafir) dzimmi. Ibnul Qayyim dan lain-lainnya.Berkata Imam An-Nawawy rahimahullah : “Yang diinginkan dengan Dzimmah di sini adalah Aman (jaminan keamanan). dan sebagaimana yang ditegaskan dalam firman-Nya. 1420 H). Dan dari ulama masa kini seperti Syaikh Ibnu Baz (w. karena mereka orang-orang Mukmin dan orang-orang Muslim. 1420 H).” Dan berkata Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimîn rahimahullah. 1424 H) dan lain-lainnya. kecil dan besar. dan bahwa para pemeluk semua agama adalah kafir. mu’ahad dan musta`man adalah termasuk jiwa yang diharamkan untuk dibunuh sebagaimana yang telah lalu. bahwa tiga kafir di atas. Kafir jenis inilah yang disyari’atkan untuk diperangi dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam syari’at Islam. Syaikh Sholih Al-Fauzan. Syaikh ‘Abdullah Al-Bassam (w. Syaikh Ibnu ‘Utsaimin (w. Maka Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. Syaikhul Islam Ibnu Tamiyah." (Ali Imran: 19). yaitu jiwa seorang muslim.5 Etika Terhadap Orang Kafir Orang Muslim meyakini bahwa seluruh agama adalah batil kecuali agama Islam yang merupakan agama yang benar.

Oleh karena itu. orang Muslim menyadari bahwa siapa saja yang tidak menyembah Allah Ta‘ala dengan agama Islam ia orang kafir. "Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. karena mereka . "Janganlah orang-orang Mukminin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang Mukminin. karena Allah Ta‘ala berfirman. Allah Ta‘ala membolehkan berbuat adil. dan berbuat baik kepada orang-orang kafir. maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. sebab cinta dan benci itu harus karena-Nya. Untuk itu. selagi Allah Azza wa Jalla membencinya karena kekafirannya. "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kalian agama kalian. dan tidak meridhai Syariat selain Syariat Islam. orang Muslim mengetahui bahwa semua agama sebelum Islam telah dihapus dengan Islam. sekalipun orang-orang itu bapak-bapak. dan telah Kuridhai Islam menjadi agama bagi kalian."Barangsiapa mencari agama selain agama Islam. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. 4. saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya. 2." (Al-Mujadilah: 22). Dengan dalil-dalil Ilahi yang benar di atas. Benci kepada orang kafir karena kebencian Allah Ta‘ala kepadanya. karena kebencian-Nya kepadanya. atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Pada ayat yang mulia di atas. karena meridhai kekafiran adalah kekafiran." (Ali Imran: 85). 3. dan bahwa Islam adalah agama seluruh manusia. "Allah tidak melarang kalian untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangi kalian karena agama dan tidak (pula) mengusir kalian dari negeri kalian. Allah Ta‘ala tidak menerima agama selain Islam dari siapa pun. Oleh karena itu." (Al-Maidah: 3)." (Ali Imran: 28). dan tidak meridhainya. maka orang Muslim pun membenci orang kafir. dan telah Ku-cukupkan kepada kalian nikmat-Ku. ia menerapkan etika-etika berikut terhadap orang kafir: 1. Dari sinilah. kecuali orang-orang kafir yang wajib diperangi. dan berbuat baik kepadanya jika ia bukan orang kafir yang harus diperangi. Berbuat adil terhadapnya. Tidak mengakui kekafirannya. karena dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta‘ala." (Al-Mumtahanah: 8). Tidak memberikan loyalitas dan kasih sayang kepadanya.

Menyayanginya dengan kasih sayang umum dengan memberinya makan jika ia lapar. dan kehormatannya. mengobatinya jika ia sakit. "Sayangilah orang yang ada di bumi niscaya engkau disayangi siapa yang ada di langit. diundang makan oleh orang Yahudi Madinah. kalian jangan saling menzhalimi'. berdasarkan dalil-dalil berikut: Allah Ta'ala melarang pernikahan wanita Mukminah dengan orang kafir secara mutlak dalam firman-Nya. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. "Allah Ta‘ala berfirman. 5. 7." (Diriwayatkan Muslim). menyelamatkannya dan kebinasaan. Oleh karena itu. . "Barangsiapa menyakiti orang kafir dzimmi. "Makanan orang-orang yang diberi Al-Kitab itu halal bagi kalian. dan menjauhkan gangguan daripadanya. "Mereka (wanita-wanita Mukminah) tersebut tidak halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tidak halal pula bagi mereka." (Diriwayatkan Ath-Thabrani dan Al-Hakim. maka Aku menjadi lawannya pada hari kiamat. 8. dan orang Kristen.. kemudian beliau memenuhi undangannya. sesungguhnya Aku haramkan kezhaliman atas Diri-Ku. Ia boleh memberinya hadiah. dan memakan hadiahnya jika ia Ahli Kitab orang Yahudi. 6. menerima hadiahnya." (Al-Mumtahanah: 10). ‘Hai hamba-hamba-Ku. jika ia bukan termasuk orang yang wajib diperangi. dan memakan makanan yang dihidangkan kepada beliau." (Diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah.mempunyai ketentuan-ketentuan tersendiri dalam ketentuan orang-orang yang wajib diperangi. dan Aku mengharamkannya terhadap kalian. dan boleh menikahi wanita-wanita kafir dan Ahli Kitab. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw." (Al Maidah: 5). berdasarkan dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta‘ala. Tidak mengganggu harta. Dikisahkan dengan shahih bahwa Rasulullah saw. darah. Tidak menikahkan wanita Mukminah dengannya.. Hadits ini shahih)." (Diriwayatkan Muslim). memberinya minum jika ia kehausan. "Pada setiap orang yang mempunyai hati yang basah terdapat pahala. Hadits ini shahih).

Menyempitkan ruang geraknya jika bertemu dengannya di salah satu jalan ke jalan yang paling sempit. 11. dan cukurlah kumis. "Janganlah kalian memulai mengucapkan salam kepada orang-orang Yahudi dan orangorang Kristen. . "Hendaklah kalian berbeda dan orang-orang musyrik.. panjangkan jenggot. Jika kalian bertemu dengan salah seorang dari mereka di jalan. dan jika orang kafir mengucapkan salam kepadanya." (Muttafaq Alaih). "Semoga Allah merahmatimu. "Semoga Allah memberi petunjuk kepada kalian. Mendoakannya jika ia bersin dengan memuji Allah dan berkata."Dan janganlah kalian menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita Mukmin) sebelum mereka beriman. "Semoga Allah memberi petunjuk kepadamu. "Jika orang-orang Ahli Kitab mengucapkan salam kepada kalian. ‘Wa‘alaikum' (juga atas kalian). bila kalian telah membayar maskawin mereka dengan maksud menikahinya." kemudian beliau mendoakan balik. atau kopiah. ia termasuk mereka. ia menjawabnya dengan mengatakan. Tidak memulai ucapan salam kepadanya." (Al-Maidah: 5). dan berbeda dengannya dalam pakaian. Hadits ini hasan). misalnya memanjangkan jenggotnya jika ia tidak memanjangkannya. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. maka katakan kepada mereka. dan tidak menirunya dalam hal-hal yang tidak penting. "Wa'alaikum (juga atas kalian)". dan memperbaiki urusan kalian. dan memperbaiki urusanmu. 9." (Al-Baqarah: 221). 12. mengecatnya jika ia tidak mengecatnya. Tampil beda dengannya." Karena Rasulullah pernah bersin di samping orang orang Yahudi. maka mendorongnya ke jalan yang paling sempit baginya. "Dan barangsiapa meniru satu kaum. Karena Rasulullah bersabda." 10." (Muttafaq Alaih). tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundikgundik." (Muttafaq Alaih). "(Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanitawanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al-Kitab sebelum kalian. karena mengharap mereka berkata. Allah Ta‘ala membolehkan seorang Muslim menikahi wanita-wanita Ahli Kitab dalam firman-Nya. karena Rasulullah bersabda." (Diriwayatkan Abu Daud dan AthThabrani.

" (Diriwayatkan Al-Bukhari). atau merah. tetapi Islam menghargai apa saja yang mereka lakukan asal tidak mengganggu umat Islam sendiri. Agar terjadi keamanan. Agar kita mengetahui tentang larangan menikah dengan orang kafir. "Rubahlah ini (rambut putih) dan tinggalkan warna hitam. 4. 3. Maksudnya mewarna jenggot. Agar kita tidak menyerupai orang kafir. karena Imam Muslim meriwayatkan. Agar kita hidup di dunia bisa saling rukun satu sama lainnya.Islam memang mengakui adanya agama laintetapi Islam tidak mengakui apa yang mereka yakini( tidak mengakui kekafirannya).6 Hikmah Berakhlak Terhadap Orang Kafir Sesuatu yang diciptakan oleh Allah pasti ada hikmahnya. Hikmahnya antara lain: 1. 5."Sesungguhnya orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen tidak mengecat. 6. 2. Ini akan mencerminkan toleransi dalam Islam. Seuai dengan perintah rasulullah yang berbunyi: "Dan barangsiapa meniru satu kaum. maka berbedalah dari mereka. kenyamanan." (Diriwayatkan Muslim). dan ketertiban beragama sehingga terjadi kedamaian. bahwa beliau bersabda. Kita berakhlak pada orang kafir pun mempunyai hikmah/ manfaat.. PENGERTIAN ETIKA ." (Muttafaq Alaih). 2. Sedang mewamainya dengan warna hitam dilarang Rasulullah saw. Memupuk sikap tenggang rasa dan toleransiantar umat. Dapat menjaga hubungan kita dengan orang kafiragar tidak terlalu jauh hubungan kita. ia termasuk mereka. atau rambut dengan warna kuning.

Aliran Vitalisme. Utilitarisme. Paham Eudaemonisme. Adat Kebiasaan. Kebahagiaan.Ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia TUJUAN MEMPELAJARI ETIKA Untuk mendapatkan konsep yang sama mengenai penilaian baik dan buruk bagi semua manusia dalam ruang dan waktu tertentu PENGERTIAN BAIK Sesuatu hal dikatakan baik bila ia mendatangkan rahmat. atau bahagia (Sesuatu dikatakan baik bila ia dihargai secara positif) PENGERTIAN BURUK Segala yang tercela. dan memberikan perasaan senang. Evolusi. Aliran Naturalisme. Aliran Pragmatisme. Aliran Positivisme. . Bisikan Hati (Intuisi). Perbuatan buruk berarti perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma masyarakat yang berlaku CARA PENILAIAN BAIK DAN BURUK Menurut Ajaran Agama.

Khusus penilaian perbuatan baik dan buruk menurut agama. Aliran Marxisme. Faham Kebahagiaan (Hedonisme) “Tingkah laku atau perbuatan yang melahirkan kebahagiaan dan kenikmatan/kelezatan”. Ada tiga sudut pandang dari faham ini yaitu (1) hedonisme individualistik/egostik hedonism yang menilai bahwa jika suatu keputusan baik bagi pribadinya maka disebut baik. Bisikan Hati (Intuisi) Bisikan hati adalah “kekuatan batin yang dapat mengidentifikasi apakah sesuatu perbuatan itu baik atau buruk tanpa terlebih dahulu melihat akibat yang ditimbulkan perbuatan itu”.Aliran Idealisme. Aliran Komunisme [carilah di internet mengenai faham atau aliran-aliran tersebut secara lengkap] Kriteria perbuatan baik atau buruk yang akan diuraikan di bawah ini sebatas berbagai aliran atau faham yang pernah dan terus berkembang sampai saat ini. adapt kebiasaan. Faham ini merupakan bantahan terhadap faham . (2) hedonisme rasional/rationalistic hedonism yang berpendapat bahwa kebahagian atau kelezatan individu itu haruslah berdasarkan pertimbangan akal sehat. dan kebudayaan tidak akan dibahas disini. Aliran Eksistensialisme. dan (3) universalistic hedonism yang menyatakan bahwa yang menjadi tolok ukur apakah suatu perbuatan itu baik atau buruk adalah mengacu kepada akibat perbuatan itu melahirkan kesenangan atau kebahagiaan kepada seluruh makhluk. sedangkan jika keputusan tersebut tidak baik maka itulah yang buruk.

keistimewaan yang dapat juga diartikan sebagai “kebaikan budi pekerti” Evolusi Paham ini berpendapat bahwa segala sesuatu yang ada di alam ini selalu (secara berangsur-angsur) mengalami perubahan yaitu berkembang menuju kea rah kesempurnaan. (3) perbuatan baik. dan nilai moral yang bertahanlah (tetap) yang dikatakan dengan baik. keunggulan. . Menurut Aristoteles. Dengan mengadopsi teori Darwin (ingat konsep selection of nature. kemerdekaan. dan survival for the fittest) Alexander mengungkapkan bahwa nilai moral harus selalu berkompetisi dengan nilai yang lainnya. dan (4) pengetahuan batiniah. struggle for life. untuk mencapai eudaemonia ini diperlukan 4 hal yaitu (1) kesehatan. kekayaan dan kekuasaan. oleh karena itu penganut faham ini tidak mengenal istilah kebenaran sebab kebenaran bersifat abstrak dan tidak akan diperoleh dalam dunia empiris. Paham Eudaemonisme Prinsip pokok faham ini adalah kebahagiaan bagi diri sendiri dan kebahagiaan bagi orang lain. Aliran Pragmatisme Aliran ini menititkberatkan pada hal-hal yang berguna dari diri sendiri baik yang bersifat moral maupun material.hedonisme. kebebasan. (2) kemauaan. bahkan dengan segala yang ada di ala mini. Tujuan utama dari aliran ini adalah keutamaan. dan nilai-nilai yang tidak bertahan (kalah dengan perjuangan antar nilai) dipandang sebagai buruk. Yang menjadi titik beratnya adalah pengalaman.

Niettsche yang banyak memberikan pengaruh terhadap Adolf Hitler. apabila alami maka itu dikatakan baik. . dan yang buruk adalah setiap usaha yang berakibat kebinasaan dan menghalangihalangi hidup. Filsuf. Musik. seorang ahli Teolog. Aliran Gessingnungsethik Diprakarsai oleh Albert Schweitzer. Aliran Vitalisme Aliran ini merupakan bantahan terhadap aliran natiralisme sebab menurut faham vitalisme yang menjadi ukuran baik dan buruk itu bukan alam tetapi “vitae” atau hidup (yang sangat diperlukan untuk hidup). Aliran ini terdiri dari dua kelompok yaitu (1) vitalisme pessimistis (negative vitalistis) dan (2) vitalisme optimistime. sedangkan apabila tidak alami dipandang buruk. Ukuran kebaikannya adalah “pemelihataan akan kehidupan”. Sedangkan menurut aliran kedua “perang adalah halal”. Medik. sebab orang yang berperang itulah (yang menang) yang akan memegang kekuasaan. dan Etika. pengetahuan dan kebudayaan adalah menjadi perusak alam semesta. Tokoh terkenal aliran vitalisme adalah F.Aliran Naturalisme Yang menjadi ukuran baik atau buruk adalah :”apakah sesuai dengan keadaan alam”. Yang terpenting menurut aliran ini adalah “penghormatan akan kehidupan”. Kelompok pertama terkenal dengan ungkapan “homo homini lupus” artinya “manusia adalah serigala bagi manusia yang lain”. Jean Jack Rousseau mengemukakan bahwa kemajuan. yaitu sedapat mungkin setiap makhluk harus saling menolong dan berlaku baik.

dan sebaliknya apabila keputusan itu tidak baik bagi pribadinya maka itulah yang buruk. Ungkapan terkenal dari aliran ini adalah “segala yang ada hanyalah yang tiada” sebab yang ada itu hanyalah gambaran/perwujudan dari alam pikiran (bersifat tiruan). Individu sangat menentukan terhadao sesuatu yang baik. Aliran ini memegang motto “segala sesuatu jalan dapatlah dibenarkan asalkan saja jalan dapat ditempuh untuk mencapai sesuatu tujuan”. Aliran Eksistensialisme Etika Eksistensialisme berpandangan bahwa eksistensi di atas dunia selalu terkait pada keputusan-keputusan individu. andaikan individu tidak mengambil suatu keputusan maka pastilah tidak ada yang terjadi. Ungkapan dari aliran ini adalah “ Truth is subjectivity” atau kebenaran terletak pada pribadinya maka disebutlah baik.Aliran Idealisme Sangat mementingkan eksistensi akal pikiran manusia sebab pikiran manusialah yang menjadi sumber ide. Artinya. Jadi apapun dapat dipandang baik asalkan dapat menyampaikan/menghantar kepada tujuan . Jadi yang bai itu hanya apa yang ada di dalam ide itu sendiri. Aliran Marxisme Berdasarkan “Dialectical Materialsme” yaitu segala sesuatu yang ada dikuasai oleh keadaan material dan keadaan material pun juga harus mengikuti jalan dialektikal itu. terutama sekali bagi kepentingan dirinya. Sebaik apapun tiruan tidak akan seindah aslinya (yaitu ide).

pendidikan. Ciri-ciri profesionalisme: 1. PROFESIONALISME Biasanya dipahami sebagai suatu kualitas yang wajib dipunyai oleh setiap eksekutif yang baik. Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain. hukum. namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya . Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan 3.PENGERTIAN PROFESI Belum ada kata sepakat mengenai pengertian profesi karena tidak ada standar pekerjaan/tugas yang bagaimanakah yang bisa dikatakan sebagai profesi. Ada yang mengatakan bahwa profesi adalah “jabatan seseorang walau profesi tersebut tidak bersifat komersial”. Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya 4. Secara tradisional ada 4 profesi yang sudah dikenal yaitu kedokteran. Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi 2. dan kependetaan.

yaitu: 1. Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi 5. ada 10 ciri khas suatu profesi. Pengakuan sebagai profesi 9. Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas 2. kebudayaan. Hal ini disebabkan perbedaan adat. Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi 10. Hubungan yang erat dengan profesi lain TUJUAN KODE ETIKA PROFESI Prinsip-prinsip umum yang dirumuskan dalam suatu profesi akan berbeda satu dengan yang lainnya. kebiasaan. Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan 6. dan peranan tenaga ahli profesi yang didefinisikan dalam suatu negar tidak sama. Suatu teknik intelektual 3. Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis 4. Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi yang tinggi antar anggotanya 8. Adapun yang menjadi tujuan pokok dari rumusan etika yang dituangkan dalam kode etik (Code of conduct) profesi adalah: . Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri 7.CIRI KHAS PROFESI Menurut Artikel dalam International Encyclopedia of education.

dengan demikian standar-standar etika menjamin bahwa para anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya 5. institusi. Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya Orang kafir dalam syari’at Islam terbagi empat : Pertama : Kafir dzimmy. Standar-standar etika membiarkan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsi-fungsi profesi dalam masyarakat melawan kelakuan-kelakuan yang jahat dari anggota-anggota tertentu 4. dan masyarakat pada umumnya 2. Standar-standar etika membantu tenaga ahli profesi dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka menghadapi dilema-dilema etika dalam pekerjaan 3. Kafir seperti ini tidak boleh dibunuh selama ia masih menaati peraturan-peraturan yang dikenakan kepada mereka.1. Standar-standar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi 6. Standar-standar etika menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien. Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum (atau undang-undang). Standar-standar etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moral-moral dari komunitas. yaitu orang kafir yang membayar jizyah (upeti) yang dipungut tiap tahun sebagai imbalan bolehnya mereka tinggal di negeri kaum muslimin. Banyak dalil yang menunjukkan hal tersebut diantaranya firman Allah Al-‘Azîz Al-Hakîm : .

َ ً ْ ِ َ َّ َ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ َ ْ ٍ ِ َ ْ ٍ َْ َ ِ‫كبٌَ زسٕل هللاِ صهَّٗ هللاُ عهَّٛ ٔآنِّ ٔسهَّى إِذا أَيس أَيٛسا عهَٗ جٛش أَٔ سسَّٚت أَٔصبُِ فِٙ خبصخِّ بِخَقٕٖ هللا‬ َ ْ ِ َّ َ ْ ُ ُْ َ َ َ‫ٔيٍْ يعُّ يٍْ انًسهًٍَِْٛ خٛسا ثُى قَبل أُغصٔا بِبسى هللاِ فِٙ سبِٛم هللاِ قَبحِهُٕا يٍْ كفَس بِبهللِ أُغصٔا ٔالَ حَغهٕا ٔال‬ َ َ َ ْ ِ ْ ُْ ِ َ َ َ َ ْ ُ ْ َ َّ ً ْ َ َ ْ ُ َ ْ ُ ْ ِْ َ ْ ِْ َ َ ْ َ ْ ْ ‫حَغدزٔا ٔالَ حًُثِّهُٕا ٔالَ حَقخُهُٕا ٔنِٛدًا ٔإِذا نَقِْٛجَ عدٔكَ يٍَ انًشسكٍَْٛ فَبدعٓى إِنَٗ ثَالَد خصبل فَأََّٚخٍَُّٓ يب‬ ِ ِ ْ ُ ْ ِ َّ ُ َ ٍ َ ِ ِ َ ْ َ َ ْ ُِْ ُْ ُ ْ َ ُ ُ َ ُْ ِْ ْ ْ ُ َ ُْ ِْ ْ ْ ‫أَجببُٕكَ فَبقبَم يُٓى ٔكفَّ عُٓى ثُى ادعٓى إِنَٗ اْلسالَو فَئٌِْ أَجببُٕكَ فَبقبَم يُٓى ٔكفَّ عُٓى فَئٌِْ ْى أَبَٕا فَسهٓى‬ ْ َ ْ َ ِ ْ ِْ ُْ َْ ْ ُ ُ ْ َّ ْ ُ ْ َ ُُ َْ ْ ُْ ُ َ ُْ ِْ ْ ْ ْ ِ ْ ‫انجصَٚتَ فَئٌِْ ْى أَجببُٕكَ فَبقبَم يُٓى ٔكفَّ عُٓى فَئٌِْ ْى أَبَٕا فَبسخَعٍْ بِبهللِ ٔقَبحِهٓى‬ ِ ْ ْ ُْ ْ َ ُْ ُْ ْ َ ُْ َْ “Adalah Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam apabila beliau mengangkat amir/pimpinan pasukan beliau memberikan wasiat khusus untuknya supaya bertakwa kepada Allah dan (berwasiat pada) orang-orang yang bersamanya dengan kebaikan. patuh)”. (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka. beliau berkata. [1] Dan dalam hadits Al-Mughîroh bin Syu’bah radhiyallahu ‘anhu. َ‫أَيسََب زسٕل زبَُِّب صهَّٗ هللاُ عهَّٛ ٔآنِّ ٔسهَّى أٌَْ َُقَبحِهَكى حخَّٗ حَعبُدُٔا هللاَ ٔحدُِ أَٔ حُؤَدٔا انجصَٚت‬ ْ ِ ْ ْ َ ُْ َ َ ُ ُْ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ ْ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ “Kami diperintah oleh Rasul Rabb kami shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam untuk memerangi kalian sampai kalian menyembah Allah satu-satunya atau kalian membayar Jizyah”. bunuhlah siapa yang kafir kepada Allah. . Kemudian beliau berkata : “Berperanglah kalian di jalan Allah dengan nama Allah. apabila mereka menolak maka mintalah pertolongan kepada Allah kemudian perangi mereka”. Dan kafir seperti ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang mereka menjalankan kesepakatan yang telah dibuat. apabila mereka menolak maka mintalah jizyah (upeti) dari mereka dan apabila mereka memberi maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka.“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah). Dan dalam hadits Buraidah radhiyallahu ‘anhu. (QS. yaitu orang-orang kafir yang telah terjadi kesepakatan antara mereka dan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu yang telah disepakati. berperanglah kalian dan jangan mencuri harta rampasan perang dan janganlah mengkhianati janji dan janganlah melakukan tamtsîl (mencincang atau merusak mayat) dan janganlah membunuh anak kecil dan apabila engkau berjumpa dengan musuhmu dari kaum musyrikin dakwailah mereka kepada tiga perkara. sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan shôgirun (hina. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. serulah mereka kepada Islam apabila mereka menerima maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. apa saja yang mereka jawab dari tiga perkara itu maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka . At-Taubah : 29). [2] Kedua : Kafir mu’ahad. Allah Jalla Dzikruhu berfirman. rendah.

maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya. Dan Allah ‘Azza wa Jalla menegaskan.[3] Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berpendapat bahwa kata Mu’ahad dalam hadits di atas mempunyai cakupan yang lebih luas. At-Taubah : 4). baik dengan akad jizyah[4].“Maka selama mereka berlaku istiqomah terhadap kalian. (QS.” (QS. karena mereka itu tidak beriman. “Dan yang diinginkan dengan (Mu’ahad) adalah setiap yang mempunyai perjanjian dengan kaum muslimin. atau jaminan keamanan[6] dari seorang muslim. AL-Anfal : 55-56) Dan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam bersabda. ‫يٍْ قَخَم يعبْدًا نَى َٚسح زائِحتَ انجَُّت ٔإٌَِّ زٚحٓب حُٕجد يٍْ يسٛسة أَزبَعٍَْٛ عَبيب‬ ِ ْ ِ َِْ َ ِ ُ َ ْ َ َ ِْ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ َ ُ َ ً َ “Siapa yang membunuh kafir Mu’ahad ia tidak akan mencium bau surga dan sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun”. َ ْ ‫أَ َال يٍْ ظَهَى يعبْدًا، أَٔ اَخَقَصُّ، أَٔ كهَّفَُّ فَٕق طَبقَخِّ، أَٔ أَخر يُُّ شٛئًب بِغٛس طٛب ََفس، فَأَََب حجٛجُّ َٕٚو‬ َ ْ َ َ ُ َ َ ْ ِ ٍ ْ ِ ْ ِ ِ َْ َْ ِْ َ َ ْ ِ َ ْ ُ ِْ َ َ ْ‫ان‬ ‫قَِٛبيت‬ ِ َ . (Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka.” [7] Dan Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. At-Taubah : 12). Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. (QS. perjanjian dari penguasa[5]. “Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir. dan mereka tidak takut (akibatakibatnya). dan mereka mencerca agama kalian. Dan Allah Jallat ‘Azhomatuhu menegaskan dalam firman-Nya. Dan Allah berfirman. sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya. “Jika mereka merusak sumpah (janji) nya sesudah mereka berjanji. maka perangilah pemimpin-pemimpin kekafiran itu. Beliau berkata. hendaklah kalian berlaku istiqomah (pula) terhadap mereka. karena sesungguhnya mereka itu adalah orangorang yang tidak dapat dipegang janjinya. (QS. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. At-Taubah : 7). “Kecuali orang-orang musyrikin yang kalian telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi dari kalian sesuatu pun (dari isi perjanjian) dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kalian. agar supaya mereka berhenti”.

Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui”. “Dan jika seorang di antara kaum musyrikin meminta perlindungan kepadamu. . Dan dari ulama masa kini seperti Syaikh Ibnu Baz (w.” [8] Ketiga : Kafir musta’man. Kafir jenis ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang masih berada dalam jaminan keamanan. Dan dalam hadits ‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu. Syaikhul Islam Ibnu Tamiyah. 1420 H). [9] Berkata Imam An-Nawawy rahimahullah : “Yang diinginkan dengan Dzimmah di sini adalah Aman (jaminan keamanan). Maka Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda.”[10] Keempat : Kafir harby. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam berpesan. Kafir jenis inilah yang disyari’atkan untuk diperangi dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam syari’at Islam. “Kami telah lindungi orang yang engkau lindungi wahai Ummu Hani`”. maka lindungilah ia agar ia sempat mendengar firman Allah. 1422 H). membebaninya di atas kemampuannya atau mengambil sesuatu darinya tanpa keridhaan dirinya. Maknanya bahwa Aman kaum muslimin kepada orang kafir itu adalah sah (diakui).“Ingatlah. jaminan keamanan dan tanggung jawab) kaum muslimin itu satu. Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy (w. 1420 H). maka siapa yang diberikan kepadanya Aman dari seorang muslim maka haram atas (muslim) yang lainnya mengganggunya sepanjang ia masih berada dalam Amannya.” Dan dalam hadits Ummu Hani` radhiyallahu ‘anha. maka saya adalah lawan bertikainya pada hari kiamat. yaitu orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin atau sebagian kaum muslimin. yaitu kafir selain tiga di atas. Ibnul Qayyim dan lain-lainnya. diusahakan oleh orang yang paling bawah (sekalipun)”. siapa yang menzholimi seorang mu’ahad. beliau berkata. merendahkannya. At-Taubah : 6). ‫َٚب زسٕل هللاِ شَ عى ابٍُْ أُيٙ أَََُّّ قَبحِم زجالً قَد أَجسحُُّ فَالٌََ بٍَْ ْبَٛسةَ فَقَبل زسٕل هللاِ صهَّٗ هللاُ عهَّٛ ٔآنِّ ٔسهَّى‬ ْ َ ْ ُ َ ٌ َ َْ ُ ْ ِّ ُ ُْ َ َ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ ََ َ ُْ َ ‫قَد أَجسََب يٍْ أَجسث َٚب أُو َْبَِئ‬ ِ ْ َ َ ْ َ ْ َّ ٍ “Wahai Rasulullah anak ibuku (yaitu ‘Ali bin Abi Tholib.-pent) menyangka bahwa ia boleh membunuh orang yang telah saya lindungi (yaitu) si Fulan bin Hubairah. Syaikh Al-Albany (w. ‫ذيتُ انًسهًٍَِْٛ ٔاحدةٌ َٚسعٗ بِٓب أَدََبْى‬ َ ْ َ ِ َ ِ ْ ُ ْ َّ ِ ُْ ْ َ “Dzimmah (janji. Demikianlah pembagian orang kafir telah masyhur dalam uraian para ulama seperti Imam Empat. kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman. (QS.

Tidak boleh mengkhianati dzimmah kaum muslimin. (3) orang-orang yang meminta perlindungan untuk dihadapkan kepadanya keislaman dan Al-Qur`an. (1) para utusan. Dan kebanyakan para ulama berpendapat bahwa walaupun sekedar isyarat. Berkata Ibnu ‘Abddil Barr (w.” [11] Dan berkata guru kami. dan sebagaimana yang ditegaskan dalam firman-Nya.” [13] Dan berkata Ibnul Qayyim rahimahullah. dan kalau mereka ingin. mu’ahad dan musta`man adalah termasuk jiwa yang diharamkan untuk dibunuh sebagaimana yang telah lalu. “Adapun (kafir) musta`man.” [12] Dan berikut ini beberapa pernyataan para ulama umat. maka telah (terjalin) sempurna jaminan keamanan untuknya. dan (jiwa) kafir yang terlindung dengan perjanjian dan keterikatan. “Dan firman-Nya “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar” dia adalah jiwa muslim. kalau mereka ingin. Mereka ini empat macam.Syaikh Ibnu ‘Utsaimin (w. Syaikh Sholih Al-Fauzan hafizhohullah. yaitu jiwa seorang muslim. ia adalah orang yang masuk ke negara kaum muslimin bukan untuk menetap padanya. Dzimmah adalah mereka membayar jizyah atau mereka yang masuk ke negara kita dengan jaminan keamanan. “Dan saya tidak mengetahui ada silang pendapat di kalangan para ulama bahwa siapa yang memberi jaminan keamanan kepada seorang kafir harby dengan bentuk pernyataan yang dipahami bahwa ia memberi keamanan. namun dipahami. yaitu kafir dzimmi. karena itu datang dalam hadits “Siapa yang membunuh kafir mu’ahad ia tidak akan mencium baunya sorga. 463 H) rahimahullah. Al-An’am : 151) Berkata Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’dy rahimahullah. walaupun dia kafir namun Allah mengharamkan membunuh jiwa mukminin dan juga mengharamkan membunuh jiwa para mu’ahad dari kaum kuffar yang ada perjanjian dengan kaum muslimin dalam masalah dzimmah atau jaminan keamanan. Dan demikian pula jiwa mu’ahad.” (QS. Syaikh Sholih Al-Fauzan. karena mereka berada dalam dzimmah kaum muslimin dan dalam jaminan keamanan kaum muslimin.”. (kafir) dzimmi. Dan harus kami tegaskan disini. (2) para pedagang. Dan bagi siapa yang menelaah buku-buku fiqih dari berbagai madzhab akan menemukan benarnya pembagian ini tanpa perselisihan. kecil dan besar. maka hal itu terhitung jaminan keamanan sebagaimana halnya pernyataan. 1421 H). “Dan jiwa yang diharamkan oleh Allah adalah jiwa yang terjaga.” Dan berkata Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimîn rahimahullah. mereka ke . Tidak boleh membunuh dan melampaui batas terhadap mereka. mu’ahad dan mus`tamin. “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar. baik laki-laki dan perempuan. mereka masuk ke dalam (Islam). Syaikh ‘Abdullah Al-Bassam (w. bahwa tiga kafir di atas. “Jiwa yang diharamkan oleh Allah adalah jiwa mukmin. 1424 H) dan lain-lainnya.

menganiaya siapa saja tidak boleh. Mereka masuk dengan jaminan keamanan. kalau mereka ingin kembali kepada keamanannya (negaranya.” [14] Berkata Imam Asy-Syaukany (w. Wallahul Musta’an wa la Haula wa la Quwwata Illa billah. Dalil-dalil syari’at meliputi hal-hal tersebut. Apakah itu para turis atau para pekerja.) kepada pemerintah. maka itu tidak boleh. bahkan kewajiban mereka untuk mengangkat perkara (yang perlu diperbaiki menurut pandangan mereka. Adapun menganiaya mereka. tidak boleh dibunuh. Namun kami akan menutup pembahasan pembagian orang kafir ini dengan beberapa fatwa para ulama abad ini. Adapun individu-individu manusia. tidak boleh dipungut jizyah darinya. maka itulah perkara yang diinginkan. mereka dibiarkan kembali. karena menganiaya mereka adalah berarti menganiaya orang-orang yang telah masuk dengan jaminan keamanan. serta shalawat dan salam semoga selalu terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad dan kepada keluarganya dan para shahabatnya. “Apa hukum menganiaya turis-turis asing dan para tamu di negeri-negeri Islam?”. maka haram terhadap kaum muslimin untuk membunuhnya hingga ia kembali kepada keamanannya (negaranya) tanpa ada silang pendapat di kalangan penganut Islam.negeri mereka.-pent. selain dari apa yang telah disebutkan. Adapun menasehati dan mendakwahi mereka kepada Islam atau meninggalkan kemungkaran apabila mereka telah muslim. Maka tidak boleh menganiaya mereka akan tetapi perkara mereka diangkat kepada orang yang mampu menahan masuknya mereka atau menahan mereka dari kemungkaran yang zhohir. Tetapi pemerintah hendaknya dinasehati sehinga melarang apa-apa yang tidak patut untuk ditampakkan.” Keputusan Haiah Kibarul Ulama Saudi Arabia 13/7/1417 H “Jiwa yang terjaga dalam hukum syari’at Islam adalah semua (jiwa) muslim atau semua (kafir) yang antara dia dengan kaum muslimin ada aman (jaminan keamanan) sebagaimana firman (Allah) Ta’ala : . tidak ada hak bagi mereka untuk membunuh. beliau ditanya. sangatlah panjang untuk menyebutkan seluruhnya. memukul dan menyakiti mereka (para turis tersebut).). karena mereka adalah musta’man (orang yang mendapat jaminan keamanan dari pemerintah). (4) serta orang-orang yang punya hajat berupa kunjungan dan selainnya.” [15] Dan banyak lagi ucapan para ulama dalam masalah ini. Beliau menjawab.pent. maka tidak boleh menganiaya mereka. 1250 H) rahimahullah. Hukum terhadap mereka adalah tidak boleh diboikot. maka itu (yang diinginkan). kalau mereka masuk (Islam). “Ini tidak boleh. “Mu’ahad adalah seorang kafir harby yang masuk ke negeri Islam dengan jaminan keamanan. dan terhadap orang-orang yang meminta perlindungan agar diperlihatkan kepada mereka keislaman dan Al-Qur`an. Wallahul Musta’an. Fatwa Syaikh Ibnu Baz Tentang Mengganggu Turis Dan Tamu Asing Dalam kumpulan fatwa-fatwa beliau jilid 8 halaman 229.

HR. bila dibunuh tanpa sengaja padanya ada diyah dan kaffarah. bahkan ia telah menyelisihi hadits yang telah lalu penyebutannya. tentunya kekejiannya lebih hebat dan dosanya lebih besar. maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang mukmin”.” Fatwa Syaikh Al-Albany Tentang Mengganggu turis Asing Beliau berkata dalam sebuah kaset terekam. (QS.أَ٘ فِٙ عٓدِ ٔأَيبَِّ. Dan ini adalah ancaman yang keras terhadap siapa yang membunuh (kafir) mu’ahad. dan sesungguhnya hal itu termasuk dari dosa-dosa besar yang diancam dengan tidak masuknya si pembunuh ke dalam Surga. maka ia tidak akan mencium baunya sorga.“Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu’min dengan sengaja. Dan telah shohîh dari Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda. ‫يٍْ قَخَم يعبْدًا فِٙ كُّٓ . maka akibat hal tersebut dia akan terbunuh atau lebih dari itu. kita berlindung kepada Allah dari segala kehinaan. sebab ia adalah seorang (kafir) mu’ahad. kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya. apalagi membunuhnya seperti (yang terjadi pada) kekejian yang besar dan mungkar ini.فَهَى َٚسح زائِحتَ انجَُّت‬ َ َ ُ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ْ ِ َ َ ِِْ َ ْ ْ ِ ِ ُْ ْ َ “Siapa yang membunuh (kafir) mu’ahad dalam kunhi-nya –yaitu dalam penjanjian dan jaminan keamanan padanya-. maka balasannya ialah Jahannam. ‫يٍْ قَخَم يعبْدًا نَى َٚسح زائِحتَ انجَُّت‬ ِ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ َ ُ َ َ “Barangsiapa yang membunuh kafir mu’ahad maka dia tidak akan mencium baunya Surga”. maka bagaimana pula jika dibunuh dengan sengaja?. mereka tidaklah masuk ke negara kita yang Islamy kecuali dengan izin dari seorang hakim (penguasa) muslim. Kemudian andaikata hal tersebut terjadi. An-Nisa` : 93) Dan (Allah) Subhanahu berfirman tentang hukum kafir dzimmy yang terbunuh tanpa sengaja. sehingga pelampauan batas terhadap darah pesiar seperti ini dan di negeri Islam tidaklah tercapai dibelakangnya suatu manfaat islamy. (QS An-Nisa` : 92) Maka jika kafir dzimmy yang memiliki jaminan keamanan. “Dan jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu. dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya”.[16] Maka tidak boleh mengganggu (kafir) musta`man. atau ia dipenjara. tidak boleh melampaui batas terhadapnya. atau …. Karena itu. “Apabila seorang kafir dari para pesiar atau turis tersebut masuk. AlBukhary.[17]” [18] . atau …. -dan telah terjadi lebih dari sekali dimana seorang muslim melampaui batas terhadap salah seorang dari mereka-.

hukum. 445. 3052 dan Al-Baihaqy 9/205. Dan dishohihkan oleh Syaikh Al-Albany dalam Silsilah Al-Ahadîts Ash-Shohîhah no. kami dinukil dengan perantara kitab “Al-Qaul Al-Amîn fii Tahdzîril Muslimîn Minal I’tida` ‘Alal Mu’ahadin Wal Musta`manîn” karya Sholih Al-Bakry. 3158. Pertama). [15] Nailul Author 7/155. Kafir harby. 1183 (cet. Tags: darah. 6914. Ad-Darimy 2/308. [13] Al-Istidzkar 5/36. umat Baca juga :      Resensi Buku (0) Pembagian Jihad Melawan Kafir Secara Fisik (2) (0) Pembagian Jihad Melawan Kafir Secara Fisik (1) (0) Beberapa Ketentuan Seputar Jihad (0) Anjuran Berbuat Perbaikan Dan Peringatan Bahaya Berbuat Kerusakan di Muka Bumi (0) . [18] Demikian ucapan beliau dari sebuah kaset rekaman. 3166. Kafir dzimmy. Menyelami Jihad. perang. 337 (Kitab Shalatul Musafirîn wa Qashriha). keamanan. -pen. [9] Hadits riwayat Al-Bukhary no. dosa. [8] Hadits riwayat Abu Daud no. 2034 dan At-Tirmidzy no. 1070. dzimmi. 357. 835. 2132. 879. [4] Yaitu kafir Dzimmi. [17] Dikeluarkan oleh Ath-Thayalisi no. Fatwa. negara. 2760. musuh. [3] Hadits ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma riwayat Al-Bukhary no. Dan dishohîhkan oleh Al-Albani dalam Shohîh Abi Daud dan Shohîh An-Nasa`i dan guru kami. Syaikh Muqbil dalam Ash-Shohih Al-Musnad 2/248 no. [7] Fathul Bary 12/259. [11] Al-Qaul Al-Mufîd 1/38. membunuh. Hadits riwayat Al-Bukhary no. jizyah. pemerintah. Ibnul Jarûd no. [12] I’anatul Mustafîd 1/33. [16] Telah berlalu takhrijnya. 3171. -pen. pemimpin. 3179. 7300. 38. kafir. [6] Yaitu kafir Musta`man. 6158 dan Muslim 1/517-518 no. [14] Ahkam Ahludz Dzimmah 2/475. 2686. Ibnu Abi Syaibah 5/457. Ahmad 5/36. Muslim no. muslimin.[1] [2] Telah berlalu takhrijnya. An-Nasa`i 8/25 dan Ibnu Majah no. dzimmah. Islam. Abu Daud no. Kafir musta'man. Abu Daud no. [10] Hadits riwayat Al-Bukhary no. [5] Yaitu kafir Mu’ahad. 1370. 6755. An-Nasa`i 8/24. Al-Hakim 2/142 dan Al-Baihaqi 9/231 dari Jalan ‘Uyainah bin Abdurrahman dari ayahnya dari Abu Bakrah radhiyallahu ‘anhu. Kafir mu'ahad.

Jika contoh-contoh dan riwayat-riwayat yang telah dibawakan dalam ceramah tersebut berkaitan dengan ahlak beliau saw. para utusan yang dikirim oleh orang-orang kafir sebagai duta dan penghubung antara kaum Muslimin dengan kaum Kafir. Kemudian „Aisyah ra membacakan ayat: “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung”. mencakup seluruh ahlak terhadap semua mahluk. Maksudnya adalah. Rahmat (rasa kasih sayang) merupakan ahlak yang paling tinggi. maka bagaimana kita akan menggambarkan ahlak beliau saw terhadap mereka dalam kondisi damai? Saya akan menyebutkan tiga hadits tentang hal itu. Yang pertama.” ( Riwayat Abu Dawud). beliau menjawab: Make money online Make money online free  Make Money  T mobile smartphones  Yamaha waverunner parts  T mobile family plan  How to make money online   “Ahlak beliau (nabi saw) adalah al Qur‟an”. terhadap orang-orang kafir saat peperangan. Kata “Khuluqin „azhim” (budi pekerti yang agung) dalam ayat ini. sabda Rasulullah saw: “…Sesungguhnya para utusan (duta) itu tidak boleh dibunuh. (Qs al Qalam:4). motivator serta motor penggerak utama suatu ahlak.Ahlak Terhadap Orang Kafir 29th July 2007 42 4 0digg 42 EmailShare Ahlak Terhadap Orang Kafir Bagaimana ahlak Rasulullah saw ketika bergaul dengan orang-orang kafir? Ahlak nabi saw adalah al Qur‟an sebagaimana riwayat dari „Aisyah ra ketika ditanya ahlak nabi saw. .

Darimi). yang senantiasa membantu dan menolong din Islam. Beliau saw membalas keburukan dengan kebaikan. dia tidak masuk Islam. yang sering menyakiti beliau saw. Rasulullah saw tidak mengatakan “pergaulillah kaum Muslimin. Rasulullah saw mengulangi lagi: “Wahai bocah. Abu Thalib. yaitu hadis tentang seorang Yahudi. Tirmidzi. yang melakukan perbaikan). si anak memandang ke arah bapaknya dan memperhatikannya.” (Hr Ahmad. Maksudnya adalah semua agama. atau orangorang shalih (salih). Karena. Ini di antara gambaran cara bergaul tingkat tinggi dari kaum Muslimin. akan tetapi beliau mengatakan”…dan pergaulilah manusia dengan ahlak yang baik”. Hadis kedua. dengan harapan semoga Allah memberikan petunjuk dan memperbaiki keadaan orang ini. yang faajir (jahat) dan yang shalih. tetangga nabi saw. katakanlah laa ilaaha illallah…” Mendengar seruan ini. atau dari nabi Islam kepada orang-orang Kafir. Lalu mereka mengatakan: . Maka nabi saw datang berkunjung kerumahnya dan mengajaknya menuju jalan Rabb-nya. yang kafir. non Islam. sebagai bentuk keluasaan rahmat dan kelengkapannya dengan ahlak din (agama). Kejadian yang sama juga terjadi antara Rasulullah saw dengan pamannya. Suatu ketika. kaum Muslimin dan Rasulullah saw. meskipun terhadap orang kafir. katakanlah laa ilaaha illallah. sementara bapaknya juga ada bersama mereka: “Wahai bocah. Rasulullah saw bersabda kepada si anak. Rasulullah saw bersabda kepadanya: “Wahai paman. katakanlah laa ilaaha illallah!” Si anak memandang ke arah bapaknya lagi. Hadis ketiga. itu akan menyelamatkanmu dari api neraka. beliau bersabda: “…dan pergaulilah manusia dengan ahlak yang baik.” Mendengar seruan ini. atau dari agama Islam. Abu Thalib memandang para pembesar Qurays. yaitu dalam wasiat nabi saw kepada Mu‟adz bin Jabal ra. yang mushlih (muslih. atau orang-orang yang mengerjakan shalat”.Keadilan dan kasih-sayang Islam tidak memperbolehkan untuk membunuh dan menyakiti mereka. nabi mengetahui bahwa orang yang selalu menyakitinya ini memiliki seorang anak yang sedang sekarat. akan tetapi. yang muslim. dalam Islam terdapat ajaran (agar menjaga dan menataati) perjanjian dan ikatan janji. Dalam hadits ini.

” (Hr Bukhari. Inilah ahlak Rasulullah saw yang muliah. Sebelum menghembuskan napas terakhir. Allah Berfirman: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. ketika kondisi perang dan dalam keadaan damai. Akhirnya Abu Thalib meninggal dalam kekafiran. 1356. dan semoga Allah menjadikan Rasulullah saw sebagai panutan terbaik kita. mereka mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Allah menceritakan kondisi mereka: “Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepadanya.” (QS Al An‟aam :20) Bagaimana jawaban dan responnya? Orang Yahudi itu mengatakan: “Wahai anakku.“Apakah kamu benci terhadap agama nenek moyangmu?” (Hadis riwayat Imam Bukhari).” (Al Ahzab :21) (Syaikh Ali bin Abdul Hamid Hasan al Halaby dalam muhadharah di Masjid Istiqlal. adab beliau yang luhur terhadap orang-orang non Muslim. Mendapat respon positif ini. Semoga bermanfaat Amiin Allahuma Amiin. Orang-orang yang merugikan dirinya. Abu Dawud). taatlah kepada Abul Qasim (Muhammad saw)!” Maka si anak mengucapkan syahadatain. Tulisan ini dikutip dari rubrik Soal-Jawab majalah As-Sunnah halaman 10. Edisi 02/X/1427 H/2006 M. Wassallam Alikum Warrohmattullahi Wabbarakatuhu . Rasulullah bersabda: “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkannya dari neraka dengan sebabku. 19 febuari 2006). agar menjadikan ahlak kita sama seperti ahlak beliau saw. Kita memohon kepada Allah SWT. mereka itu tidak beriman (kepada Allah). Sedangkan orang Yahudi (dalam cerita ini) yang mendengar nabi saw mengajak anaknya agar masuk Islam.

yaitu etos yang artinya adat. Kewajiban dan tanggun . Kewajiban dan tanggung jawab. Menurut kamus Webster. kebiasaan. perilaku atau karakter. e. yaitu: tingkah laku yang benar.aturan atau prinsip. kebiasaan. yaitu etos Etik atau ethics berasal dari bahasa Yunani. yang artinya adat. etik adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang apa yang baik dan buruk secara mempelajari tentang apa yang baik dan buruk secara moral moral Kesimpulan: Dari pengertian diatas etika adalah ilmu tentang Kesimpulan: Dari pengertian diatas etika adalah ilmu tentang kesusilaan yang menentukan bagaimana sepatutnya kesusilaan yang menentukan bagaimana sepatutnya manusia hidup di dalam masyarakat yang menyangkut manusia hidup di dalam masyarakat yang menyangkut aturan.aturan atau prinsip. etik adalah suatu ilmu yang Menurut kamus Webster.PENGERTIAN PENGERTIAN Etik atau ethics berasal dari bahasa Yunani. Baik dan buruk Baik dan buruk f. yaitu: e.prinsip yang menentukan tingkah laku yang benar. f.prinsip yang menentukan aturan. perilaku atau karakter.

.

sulit .dan Etiket--..Ketiga istilah diatas: Ketiga istilah diatas: Etika --.dan Etiket--.sulit Etika --.Moral --.Moral --..

hukum. . secara moralitas.prinsip yang melandasi perilaku yang yang melandasi perilaku yang mendasar dan mendekati aturan – mendasar dan mendekati aturan – aturan.prinsip pada aturan – aturan. prinsip. hanya dapat dilihat untuk dibedakan. dan undang.untuk dibedakan. dan undang.undang yang membedakan benar atau salah yang membedakan benar atau salah secara moralitas. prinsip. hukum. hanya dapat dilihat bahwa etika lebih menitik beratkan bahwa etika lebih menitik beratkan pada aturan – aturan.undang aturan.

ETIK DALAM ETIK DALAM KEPERAWATAN KEPERAWATAN .

mencari dukungan dari sumber profesional yang dari sumber profesional yang tersedia dan mengembangkan tersedia dan mengembangkan pengetahuan serta kemampuan pengetahuan serta kemampuan mereka dalam bidang etik.Untuk menjadi seorang profesional Untuk menjadi seorang profesional dewasa yg mampu secara aktif dewasa yg mampu secara aktif berpartisipasi dalam dimensi etis berpartisipasi dalam dimensi etis praktik mereka. seorang perawat praktik mereka. . seorang perawat harus terus mengembangkan suatu harus terus mengembangkan suatu perasaan yang kuat tentang identitas perasaan yang kuat tentang identitas moral mereka. mereka dalam bidang etik. mencari dukungan moral mereka.

Posisi atau identitas moral Posisi atau identitas moral perawat yang disebut : perawat yang disebut : .

dan komite etik institusional memberikan etik institusional memberikan dukungan dan arahan untuk dukungan dan arahan untuk praktik etis. menugaskan tanggung jawab menugaskan tanggung jawab dan tanggung gugat. dalam : kode etik profesional. dan komite dan tanggung gugat.“ “ Etik perawatan” dijelaskan di Etik perawatan” dijelaskan di dalam : kode etik profesional. praktik etis. .

Etik keperawatan di hubungkan Etik keperawatan di hubungkan dengan hubungan antar masyarakat dengan hubungan antar masyarakat dan dengan karakter serta sikap .

1991). 1991).dan dengan karakter serta sikap perawat terhadap orang lain. perawat terhadap orang lain. . mereka ( Cooper. Etik keperawatan Etik keperawatan Pengetahuan perawatan diperoleh Pengetahuan perawatan diperoleh melalui keterlibatan pribadi dan melalui keterlibatan pribadi dan emosional dengan orang lain dengan emosional dengan orang lain dengan ikut terlibat dalam masalah moral ikut terlibat dalam masalah moral mereka ( Cooper.

SEKIAN SEKIAN DAN DAN .

Dengan dalil-dalil Ilahi yang benar di atas. karena mereka orang-orang Mukmin dan orang-orang Muslim. Allah Ta„ala tidak menerima agama selain Islam dari siapa pun. dan tidak meridhai Syariat selain Syariat Islam. orang Muslim menyadari bahwa siapa saja yang tidak menyembah Allah Ta„ala dengan agama Islam ia orang kafir. "Barangsiapa mencari agama selain agama Islam." (Ali Imran: 85). dan bahwa Islam adalah agama seluruh manusia. dan telah Ku-cukupkan kepada kalian nikmat-Ku.TERIMA KASIH TERIMA KASIH Etika terhadap orang kafir Orang Muslim meyakini bahwa seluruh agama adalah batil kecuali agama Islam yang merupakan agama yang benar. maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi." (Ali Imran: 19). "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kalian agama kalian." (Al-Maidah: 3). "Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. Dari sinilah. Oleh karena itu. orang Muslim mengetahui bahwa semua agama sebelum Islam telah dihapus dengan Islam. kecuali pemeluk agama Islam. Untuk itu. dan bahwa para pemeluk semua agama adalah kafir. ia menerapkan etika-etika berikut terhadap orang kafir: . Mereka yakin karena dalildalil berikut: Firman Allah Ta‘ala. dan telah Kuridhai Islam menjadi agama bagi kalian.

.. karena dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta„ala. atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. mengobatinya jika ia sakit. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil." (Ali Imran: 28). 5. jika ia bukan termasuk orang yang wajib diperangi.1. menyelamatkannya dan kebinasaan. Hadits ini shahih). 6. karena Allah Ta„ala berfirman. Pada ayat yang mulia di atas." (AlMujadilah: 22). sebab cinta dan benci itu harus karena-Nya. dan berbuat baik kepadanya jika ia bukan orang kafir yang harus diperangi. 2. dan berbuat baik kepada orang-orang kafir. karena meridhai kekafiran adalah kekafiran. Tidak mengakui kekafirannya.. dan menjauhkan gangguan daripadanya. kecuali orang-orang kafir yang wajib diperangi. 4. Hadits ini shahih). saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya. Tidak memberikan loyalitas dan kasih sayang kepadanya. Tidak mengganggu harta. 3. karena mereka mempunyai ketentuan-ketentuan tersendiri dalam ketentuan orang-orang yang wajib diperangi. "Allah tidak melarang kalian untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangi kalian karena agama dan tidak (pula) mengusir kalian dari negeri kalian. selagi Allah Azza wa Jalla membencinya karena kekafirannya. Benci kepada orang kafir karena kebencian Allah Ta„ala kepadanya. Berbuat adil terhadapnya. "Pada setiap orang yang mempunyai hati yang basah terdapat pahala. maka orang Muslim pun membenci orang kafir. Oleh karena itu. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. dan kehormatannya. darah. dan tidak meridhainya. sekalipun orangorang itu bapak-bapak. karena kebencian-Nya kepadanya. memberinya minum jika ia kehausan." (Al-Mumtahanah: 8). "Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. "Janganlah orang-orang Mukminin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang Mukminin. "Sayangilah orang yang ada di bumi niscaya engkau disayangi siapa yang ada di langit. Menyayanginya dengan kasih sayang umum dengan memberinya makan jika ia lapar. Allah Ta„ala membolehkan berbuat adil." (Diriwayatkan Ath-Thabrani dan Al-Hakim." (Diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw.

berdasarkan dalil-dalil berikut: Allah Ta'ala melarang pernikahan wanita Mukminah dengan orang kafir secara mutlak dalam firman-Nya. "Semoga Allah memberi petunjuk kepada kalian. "Dan janganlah kalian menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita Mukmin) sebelum mereka beriman." Karena Rasulullah pernah bersin di samping orang orang Yahudi. kalian jangan saling menzhalimi'. dan boleh menikahi wanita-wanita kafir dan Ahli Kitab. dan memperbaiki urusan kalian. dan Aku mengharamkannya terhadap kalian." kemudian beliau mendoakan balik." (Al-Maidah: 5). Tidak menikahkan wanita Mukminah dengannya. menerima hadiahnya." (Al Maidah: 5). "Semoga Allah memberi petunjuk kepadamu. maka Aku menjadi lawannya pada hari kiamat. dan orang Kristen. 7. Ia boleh memberinya hadiah. Oleh karena itu. tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. sesungguhnya Aku haramkan kezhaliman atas Diri-Ku." (Al-Baqarah: 221)." . kemudian beliau memenuhi undangannya. "Makanan orang-orang yang diberi Al-Kitab itu halal bagi kalian." (Al-Mumtahanah: 10). dan memakan hadiahnya jika ia Ahli Kitab orang Yahudi. Mendoakannya jika ia bersin dengan memuji Allah dan berkata. diundang makan oleh orang Yahudi Madinah."Allah Ta‘ala berfirman. bila kalian telah membayar maskawin mereka dengan maksud menikahinya. 9. "Mereka (wanita-wanita Mukminah) tersebut tidak halal bagi orang-orang kafir itu dan orangorang kafir itu tidak halal pula bagi mereka. Dikisahkan dengan shahih bahwa Rasulullah saw. "(Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al-Kitab sebelum kalian. 8." (Diriwayatkan Muslim). berdasarkan dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta„ala." (Diriwayatkan Muslim). dan memakan makanan yang dihidangkan kepada beliau. "Barangsiapa menyakiti orang kafir dzimmi. Allah Ta„ala membolehkan seorang Muslim menikahi wanita-wanita Ahli Kitab dalam firmanNya. "Semoga Allah merahmatimu. ‘Hai hamba-hamba-Ku. karena mengharap mereka berkata. dan memperbaiki urusanmu.

Tampil beda dengannya. "Jika orang-orang Ahli Kitab mengucapkan salam kepada kalian. maka mendorongnya ke jalan yang paling sempit baginya. dan tidak menirunya dalam hal-hal yang tidak penting. 168-172 < Sebelumnya Berikutnya > . Minhaajul Muslim. "Hendaklah kalian berbeda dan orang-orang musyrik. atau merah. "Dan barangsiapa meniru satu kaum. mengecatnya jika ia tidak mengecatnya. Hadits ini hasan)." (Muttafaq Alaih).. Tidak memulai ucapan salam kepadanya." (Diriwayatkan Muslim). karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw." (Muttafaq Alaih). 11. terj.. Maksudnya mewarna jenggot. 2002). maka katakan kepada mereka. Menyempitkan ruang geraknya jika bertemu dengannya di salah satu jalan ke jalan yang paling sempit. atau Ensiklopedi Muslim: Minhajul Muslim. misalnya memanjangkan jenggotnya jika ia tidak memanjangkannya. bahwa beliau bersabda. dan berbeda dengannya dalam pakaian. karena Imam Muslim meriwayatkan. maka berbedalah dari mereka. dan cukurlah kumis. panjangkan jenggot. "Rubahlah ini (rambut putih) dan tinggalkan warna hitam." (Diriwayatkan Abu Daud dan Ath-Thabrani. "Janganlah kalian memulai mengucapkan salam kepada orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen.10. Jika kalian bertemu dengan salah seorang dari mereka di jalan. "Wa'alaikum (juga atas kalian)". hlm. Sumber: Diadaptasi dari Abu Bakr Jabir al-Jazairi. 12. atau rambut dengan warna kuning. atau kopiah. ‘Wa‘alaikum' (juga atas kalian). Sedang mewamainya dengan warna hitam dilarang Rasulullah saw." (Muttafaq Alaih). ia menjawabnya dengan mengatakan. dan jika orang kafir mengucapkan salam kepadanya. "Sesungguhnya orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen tidak mengecat. Fadhli Bahri (Darul Falah." (Diriwayatkan Al-Bukhari). ia termasuk mereka. Karena Rasulullah bersabda. karena Rasulullah bersabda.

Itu . Sabda Rasulullah saw. tidak menyakiti dengan air yang mengenainya. "Jibril tidak henti-hentinya berwasiat kepadaku agar berbuat baik kepada tetangga." Ditanyakan kepada Rasulullah saw." (Muttafaq Alaih)." Sabda di atas ditujukan Rasulullah saw. memaafkan kesalahannya. menjenguknya jika ia sakit. Sabda Rasulullah saw. "Yaitu orang yang tetangganya tidak aman dari gangguannya... "Siapakah orang yang tidak beriman wahai Rasulullah?" Beliau bersabda. namun ia menyakiti tetangganya. "Wanita tersebut masuk neraka. tidak menyusahkannya dengan bangunan rumah atau jalannya." (An-Nisa': 36). maka ia jangan menyakiti tetangganya. hingga aku beranggapan bahwa ia akan mewarisi. membantunya jika ia meminta bantuan. "Barangsiapa beriman kepada Allah. dan etika-etika yang harus dijalankan seseorang terhadap tetangga mereka dengan sempurna. melindungi area tanahnya. menghiburnya jika ia mendapatkan musibah." (Muttafaq Alaih). Tidak menyakitinya dengan ucapan. Berbuat baik kepadanya dengan menolongnya jika ia meminta pertolongan. berkata kepadanya dengan lemah-lembut.Etika terhadap Tetangga Rabu.. Sabda Rasulullah saw. Etika terhadap tetangga adalah sebagai berikut 1. berikut: Sabda Rasulullah saw. dan qiyamul lail di malam hari. "Dan berbuat baiklah kepada ibu-bapak. anak-anak yatim. memulai ucapan salam untuknya. kepada wanita yang konon berpuasa di siang hari. membantunya jika ia membutuhkan. mengucapkan selamat kepadanya jika bahagia. 2. membimbingnya kepada apa yang di dalamnya terdapat kebaikan agama dan dunianya. "Demi Allah tidak beriman. orang-orang miskin.. 14 Februari 2007 19:49 Abu Bakr Jabir al-Jazairi Orang Muslim meyakini bahwa tetangga mempunyai hak-hak atas dirinya. "Barangsiapa beriman kepada Allah. hendaklah ía memuliakan tetangganya. atau perbuatan karena sabda-sabda Rasulullah saw. berdasarkan dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta„ala. dan Hari Akhir.. tidak mengintip auratnya." (Muttafaq Alaih)." (Muttafaq Alaih). santun ketika berbicara dengan ayah tetangganya. tetangga dekat dan tetangga yang jauh. dan Hari Akhir. atau kotoran yang dibuang di depan rumahnya. karib-kerabat.

Rasulullah saw. "Tetangga dekat dan tetangga yang jauh.semua perbuatan baik yang diperintahkan dalam firman Allah Ta'ala. "(An-Nisa': 36)." (Muttafaq Alaih). Sabda Rasulullah saw. maka yang manakah yang berhak aku berhadiah?" Rasulullah saw. "Sabarlah!" Rasulullah saw.. atau keempat kalinya kepada orang tersebut. orang orang berjalan melewatinya sambil berkata.. "Kepada orang yang pintu rumahnya lebih dekat kepadamu. "Tetanggaku menyakitiku. berdasarkan sabda Rasulullah saw. hingga ia bemusyawarah dengannya." (HR Bukhari). Kedua: Jika seorang Muslim diuji dengan tetangga yang brengsek. dan tidak mendekat ke temboknya hingga ia bermusyawarah dengannya berdasarkan sabda-sabda Rasulullah saw. berikut: Sabda Rasulullah saw. "Barangsiapa beriman kepada Allah. janganlah seorang tetangga meremehkan tetangganya yang lain. ketiga kalinya. Bersikap dermawan dengan memberikan kebaikan kepadanya. atau berbuat yang tidak baik terhadap mereka." (HR Bukhari)." Orang-orang pun mengutuk tetangga yang dimaksud orang tersebut hingga kemudian tetangga . "Barangsiapa mempunyai kebun bersama tetangga. berikut: Sabda Rasulullah saw. 4. hendaklah ia bersabar. Akibatnya. dan jika engkau mendengar mereka berkata bahwa engkau berbuat salah maka engkau memang telah berbuat salah. Ada dua manfaat yang kita dapatkan dan etika-etika di atas: Pertama: Seorang Muslim mengenal dirinya jika ia telah berbuat baik kepada tetangganya. "Jika engkau mendengar mereka berkata bahwa engkau telah berbuat baik maka engkau memang telah berbuat baik. kemudian berikan kepada tetanggamu. atau mitra. "Hai wanita-wanita Muslimah. "Hai Abu Dzar. kendati hanya dengan ujung kuku kambing." (Muttafaq Alaih)." Orang tersebut pun membuang barangnya di jalan. "Salah seorang dan kalian jangan sekali-kali melarang tetangganya meletakkan kayu di dinding rumahnya. karena sabda-sabda Rasulullah saw." (Diriwayatkan Al-Hakim dan ia men-shahih-kannya). Aisyah ra bertanya kepada Rasulullah saw. maka perbanyaklah airnya. kepada Abu Dzar ra. jika engkau memasak kuah. hendaklah ia berbuat baik kepada tetangganya. "Apa yang terjadi denganmu?" Orang tersebut berkata. "Buanglah barangmu di jalan. bersabda. bersabda untuk kedua kalinya. Sabda Rasulullah saw. kemudian beliau bersabda kepadanya. tidak menjual atau menyewakan apa saja yang menyatu dengan temboknya. karena kesabarannya akan menjadi penyebab pembebasan dirinya dan gangguan tetangganya. bersabda." (Muttafaq Alaih). maka ia tidak boleh menjualnya.." (Diriwayatkan Al-Bukhari). Seseorang datang kepada Rasulullah saw. dan Hari Akhir. Menghormati dan menghargainya dengan tidak melarangnya meletakkan kayu di temboknya... guna mengeluhkan sikap tetangganya. "Aku mempunyai dua tetangga. 3.

or. tidak mencoba menghina atau menilai mereka cacat." (HR Ahmad).id Hormati perasaan orang lain. masing-masing menurut apa yang sepantasnya. ETIKA BERGAUL DENGAN ORANG LAIN Posted on Oktober 18. 2007 by Situs islam: www. Perhatikanlah mereka.alsofwah. Bersikap tawadhu’lah kepada orang lain dan jangan merasa lebih tinggi atau takabbur dan bersikap angkuh terhadap mereka.id .muslim. 2002). terj. karena demi Allah. Sumber: Diadaptasi dari Abu Bakr Jabir al-Jazairi. "Kembalikan barangmu ke rumah. aku tidak akan mengulangi perbuatanku lagi. Bermuka manis dan senyumlah bila anda bertemu orang lain. kenalilah karakter dan akhlaq mereka. atau Ensiklopedi Muslim: Minhajul Muslim. Mendudukkan orang lain pada kedudukannya dan masing-masing dari mereka diberi hak dan dihargai. www. www.tersebut datang kepada orang tersebut dan berkata kepadanya. dan tanyakanlah keadaan mereka. Jaga dan perhatikanlah kondisi orang. lalu pergaulilah mereka. Berbicaralah kepada mereka sesuai dengan kemampuan akal mereka.id . Fadhli Bahri (Darul Falah.almanhaj. 148-151. kenalilah keadaan dan kondisi mereka. hlm. Minhaajul Muslim.or. .or.

Mema`afkan kekeliruan mereka dan jangan mencari-cari kesalahan-kesalahannya. Dengarkanlah pembicaraan mereka dan hindarilah perdebatan dan bantah-membantah dengan mereka.Berbaik sangkalah kepada orang lain dan jangan memata-matai mereka. Remaja Islam Mau Mengenal Islam      Home Islam Dasar o Aqidah o Jalanku o Fiqih Remaja o Menata Hati o Akhlaq Mulia o Pojok Muslimah o Kisah Teladan o Amalan o Nasehat Gaya Muda o Cinta o Pra Nikah Dunia Muda o Tips o Iptek o Dunia Islam o Hidayah Kamu o Resensi Buku Tamu You are here:: . dan tahanlah rasa benci terhadap mereka.

Itulah yang dimaksud dengan ayat ini. “Dan janganlah kamu mendekati zina. Asy Syaukani rahimahullah menjelaskan. Saudaraku. atau chating. Dan suatu jalan yang buruk. Allah memerintahkan kepada para pria yang beriman untuk menundukkan pandangan dari hal-hal yang diharamkan yaitu wanita yang bukan mahrom. Kami pun merasa aneh kenapa sampai dikatakan bahwa cara seperti ini adalah satu-satunya cara untuk mengenal pasangan. maka jalan tersebut juga menjadi haram. Allah Ta’ala mewanti-wanti kita agar jangan mendekati zina. Pertama: Pacaran adalah jalan menuju zina Yang namanya pacaran adalah jalan menuju zina dan itu nyata. Mendekati dengan berbagai jalan saja tidak dibolehkan. Al Isro‟: 32). “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya. Dalam ayat ini. Oleh karenanya.”(QS. Semoga kita bisa merenungkan ayat yang mulia. dan memelihara kemaluannya. jika kita telaah. bentuk pacaran pasti tidak lepas dari perkara-perkara berikut ini. Lalu lama kelamaan pun bisa terjerumus dalam hubungan yang melampaui batas layaknya suami istri. Namun lambat laut akan janjian kencan. apalagi jika sampai berzina. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat". yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. sekedar mencium lawan jenis saja otomatis terlarang. Maka benarlah. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. kami akan tunjukkan beberapa jalan menuju zina yang tidak mungkin lepas dari aktivitas pacaran.” (QS. An Nur: 30). “Allah melarang mendekati zina.Apakah Mengenal Pasangan Harus Lewat Pacaran? Sebagian orang menyangka bahwa jika seseorang ingin mengenal pasangannya mestilah lewat pacaran. Namun jika ia tidak sengaja memandang wanita . sms. Kedua: Pacaran melanggar perintah Allah untuk menundukkan pandangan Padahall Allah Ta'ala perintahkan dalam firman-Nya. Awalnya mungkin hanya melakukan pembicaraan lewat telepon. Karena segala jalan menuju sesuatu yang haram. Begitu banyak anak-anak yang duduk di bangku sekolah yang mengalami semacam ini sebagaimana berbagai info yang mungkin pernah kita dengar di berbagai media.”[1] Selanjutnya.

‫ع‬ ‫ص‬ ‫ص‬ ‫. maka seharusnya kita berani pula mengatakan ada zina islami. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Solusi Terbaik untuk Memadu Kasih . Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepadaku agar aku segera memalingkan pandanganku. tidak bisa tidak. Adakah bentuk pacaran yang selamat dari hal-hal di atas? Lantas dari sini.”[3] Berdua-duaan (kholwat) yang terlarang di sini tidak mesti dengan berdua-duan di kesepian di satu tempat. Menikah.”[2] Ketiga: Pacaran seringnya berdua-duaan (berkholwat) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. arak islami.yang bukan mahrom. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu . Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina kaki adalah dengan melangkah. Keempat: Dalam pacaran. dan seterusnya. maka hendaklah ia segera memalingkan pandangannya. bagaimanakah mungkin pacaran dikatakan halal? Dan bagaimana mungkin dikatakan ada pacaran islami padahal pelanggaranpelanggaran di atas pun ditemukan? Jika kita berani mengatakan ada pacaran Islami. “Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya. Seperti ini termasuk semi kholwat yang juga terlarang karena bisa pula sebagai jalan menuju sesuatu yang terlarang (yaitu zina). Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. ‫ع‬ “Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi.ع‬ “Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang pandangan yang cuma selintas (tidak sengaja).”[4] Inilah beberapa pelanggaran ketika dua pasangan memadu kasih lewat pacaran. Dari Jarir bin Abdillah. Zina kedua mata adalah dengan melihat. judi islami. tangan pun ikut berzina Zina tangan adalah dengan menyentuh lawan jenis yang bukan mahrom sehingga ini menunjukkan haramnya. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian. beliau mengatakan. lewat kata-kata mesra via chating dan lainnya. namun bisa pula bentuknya lewat pesan singkat (sms).

melainkan setelah memperoleh kekasih lain yang lebih dicintainya.”[9] Obat Bagi Yang Dimabuk Cinta Berikut adalah beberapa obat bagi orang yang dimabuk cinta namun belum sanggup untuk menikah. Namun ingat. syaratnya adalah mampu yaitu telah mampu menafkahi keluarga. “Sungguh. lebih indah. “Wahai para pemuda[6]. Manusia tidak akan meninggalkan sesuatu yang dicintainya. bahwa kerinduan pada si dia yang diidam-idamkan adalah penyakit. maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya. Cinta yang buruk akan bisa dihilangkan dengan cinta yang baik. Jika seseorang benar-benar ikhlas menghadapkan diri pada Allah. Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud baa-ah adalah telah mampu memberi nafkah. lebih nikmat dan lebih baik daripada Allah. maka Allah akan menolongnya dari penyakit rindu dengan cara yang tak pernah terbetik di hati sebelumnya. jika hati telah merasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya. Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan. maka menikahlah. Cinta pada Allah dan nikmat dalam beribadah akan mengalahkan cinta-cinta lainnya. barangsiapa yang memiliki baa-ah. Obatnya tentu saja bukanlah ditambah dengan penyakit lagi. Atau karena adanya sesuatu yang ditakutinya. Pertama: Berusaha ikhlas dalam beribadah. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan. Barangsiapa yang belum mampu. Bukan malah lewat jalan yang haram dan salah.Solusi terbaik bagi yang ingin memadu kasih adalah dengan menikah.”[5] Inilah jalan yang terbaik bagi orang yang mampu menikah. Inilah solusi terbaik untuk orang yang akan memadu kasih. Obatnya adalah dengan menikah jika mampu. “Sesungguhnya obat bagi orang yang saling mencintai adalah dengan menyatunya dua insan tersebut dalam jenjang pernikahan. Atau takut terhadap sesuatu yang membahayakannya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. » “Kami tidak pernah mengetahui solusi untuk dua orang yang saling mencintai semisal pernikahan.”[7] Yang dimaksud baa-ah dalam hadits ini boleh jadi jima‟ yaitu mampu berhubungan badan.[8] Itulah yang lebih tepat. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Ingatlah. Yahya bin Syarf An Nawawi rahimahullahh mengatakan bahwa kedua makna tadi kembali pada makna kemampuan memberi nafkah. niscaya ia tidak akan menjumpai hal-hal lain yang lebih manis.”[10] Kedua: Banyak memohon pada Allah .

Termasuk di antaranya apabila seseorang memohon pada Allah agar dilepaskan dari penyakit rindu dan kasmaran yang terasa mengoyak-ngoyak hatinya. “Nyanyian adalah mantera-mantera zina. niscaya Allah akan mengabulkan do‟anya. “Nyanyian dapat menumbuhkan kemunafikan dalam hati sebagaimana air dapat menumbuhkan sayuran. pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil). Ibnu Mas‟ud mengatakan. Oleh karena itu.” (QS.”[13] Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal . sedih dan sengsara. Apalagi jika nyanyian tersebut dikemas dengan mengharu biru. niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Mujahid mengatakan. Sehingga sempat diungkapkan oleh beberapa ulama nyanyian adalah mantera-mantera zina. Ia berkata. Penyakit yang menyebabkan dirinya gundah gulana. Bila demikian. Ibnul Qayyim pernah menyebutkan nasehat seorang sufi yang ditujukan pada Imam Asy Syafi‟i. Al Mu‟min: 60) Ketiga: Rajin memenej pandangan Pandangan yang berulang-ulang adalah pemantik terbesar yang menyalakan api hingga terbakarlah api dengan kerinduan.”[11] Keempat: Lebih giat menyibukkan diri Dalam situasi kosong kegiatan biasanya seseorang lebih mudah untuk berangan memikirkan orang yang ia cintai. Lihatlah surat An Nur ayat 30 yang telah kami sebutkan sebelumnya. Namun pandangan yang berulang-ulanglah yang merupakan biang kehancuran. Dalam keadaan sibuk luar biasa berbagai pikiran tersebut mudah untuk lenyap begitu saja. mendayudayu tentu akan menggetarkan hati orang yang sedang ditimpa kerinduan. Allah Ta’ala berfirman.” Fudhail bin „Iyadh mengatakan. kita diperintahkan untuk menundukkan pandangan agar hati ini tetap terjaga. “Nyanyian itu akan merusak hati dan akan mendatangkan kemurkaan Allah.Ketika seseorang berada dalam kesempitan dan dia bersungguh-sungguh dalam berdo‟a. “Menundukkan pandangan dari berbagai hal yang diharamkan oleh Allah akan menumbuhkan rasa cinta pada Allah. berbagai angan-angan yang menyimpang pun terbetik dalam hati dan pikiran.” Adh Dhohak mengatakan. Demi keselamatan dan kejernihan hati. Orang yang memandang dengan sepintas saja jarang yang mendapatkan rasa kasmaran. sudah layak jika nyanyian dan tontonan seperti ini dan secara umum ditinggalkan. Ingatlah. merasakan kebutuhannya pada Allah. “Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq). Akibatnya rasa rindu kepadanya semakin memuncak. ‫ع‬ “Dan Rabbmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku.”[12] Kelima: Menjauhi musik dan film percintaan Nyanyian dan film-film percintaan memiliki andil besar untuk mengobarkan kerinduan pada orang yang dicintai.

hal. 1400. Muslim no. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. [9]Rodhotul Muhibbin. Asy Syaukani. Darul Kutub Al „Arobi. cetakan kedua. 15734. 212. Darul Kutub Al „Ilmiyyah Beirut. (Lihat Al Minhaj Syarh Shahih Muslim. 1847. Ibnu Qayyim Al Jauziyah. 1392 H) [7] HR. Ibnu Qayyim Al Jauziyah. 9/173. [4] HR. Syaikh Syu‟aib Al Arnauth mengatakan hadits ini shohih ligoirihi(shahih dilihat dari jalur lainnya). Lihat Ash Shahihah no. Darul Kutub Al „Ilmiyah [13] Lihat Talbis Iblis.     Disqus Setuju Banget Dislike . hal. 5770 [3] HR. [11]Majmu’ Al Fatawa. tahun 1412 H. 15/394. 1426 H. cetakan ketiga. [12]Al Jawabul Kafi. Muslim no. [10]Majmu’ Al Fatawa. Dar Ihya‟ At Turots. 6925. 624. 5065 dan Muslim no. [5] HR. Mawqi‟ At Tafaasir. Yahya bin Syarf An Nawawi. Ibnul Jauzi. 4/300. Ibnu Majah no. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani. Inilah pendapat ulama-ulama Syafi‟iyah. tahun 1405 H. Darul Wafa‟. 109.Artikel www.com [1]Fathul Qodir. hal. Ahmad no. [6] Yang dimaksud dengan syabab (pemuda) di sini adalah siapa saja yang belum mencapai usia 30 tahun. [8] Lihat Al Minhaj Syarh Shahih Muslim. [2] HR. 289. cetakan pertama.remajaislam. 9/173. 10/187. Bukhari no.

Namun... jodoh kita sudah diatur.semua sudah tertuliskan di al-qur'an.. Kresna Nurul Fadhila and 3 more liked this   Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Desy Subagjo  Kami sarankan baca artikel berikut ini: 1.banyak orang disekitar saya menyebut saya "sok fanatik" atau sebangsa itu..sya sendiri sedang menguatkan hati untuk tidak mengikuti trend "Pacaran" ini..... http://rumaysho..bukan karna manusia........ Tambahkan Komentar Baru Image Showing 41 comments Urutan tampil  Subscribe by email Subscribe by RSS Desy Subagjo 1 tahun yang lalu   Pacaran.sebenarnya sedang ingin melakukan semaksimal mungkin apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi larangan Allah.Saya yang juga baru dalam berjilbab. 21 people liked this.Makachi.Saya berhijab dari lawan jenis dibilang "berlebih"..sedangkan orang yang musyrik.com/belajar-is.Saya tidak mau pacaran dibilang "Awas nanti ga laku loh!"... Semoga Allah beri keistiqomahn . http://rumaysho... "bagi yang beriman.. Lah terus saya harus gmna ya untuk tetap istiqomah ??Tolong jawabannya dong.jodohnya pasti musyrik juga"..com/belajar-is.. 2. o 70 people liked this. lakukan hanya karna allah.  Adydiedy 1 bulan yang lalu in reply to Desy Subagjo  kenapa harus lihat dan dengerin orang.jodohnya pasti beriman...

. jazakallahu khoiron katsiro 6 people liked this... mow izin share ke tautan saya 3 people liked this. sekalian mau dibagikan ke teman-teman... Riko Rahmatullah and 7 more liked this   muhammad sholeh selsi 1 tahun yang lalu    ana minta ijin copy buat tautan di catatan ana. adex rosa black 1 tahun yang lalu  asaalamualaikum. 2. sulistiawati 1 tahun yang lalu  saya minta ijin copy buat catatan saya. Semoga Allah beri keistiqomahn 2 people liked this. http://rumaysho.. jazakallohu khoir ya ustadz . Rofikalubis 9 bulan yang lalu in reply to Desy Subagjo   tetap istiqomah menjalaninya ...com/belajar-is. Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Desy Subagjo    Kami sarankan baca artikel berikut ini: 1..  5 people liked this..com/belajar-is. http://rumaysho..   .

..Jazzakallahu khair Riko Rahmatullah and 3 more liked this Vannyoktaviany 6 bulan yang lalu    subhanallah bermanfaat sekali setelah membaca ini :)) syukron . 1 person liked this.. alhamdulillah. ana izin share . saya minta izin untuk membagikan ilmu yang saya dapat ini kepada teman2 saya n_n 1 person liked this.ana minta izin CoPas buat share artikel2nya dg ttp mencantumkan sumbernya.. sekalian.buat artikel2 nya... sangat bermanfaat sekali buat menambah wawasan / ilmu agama ana... . Awi Biang 1 tahun yang lalu    > syukron. rhin 1 tahun yang lalu  Assalammualaikum mau izin share jazzakallahu khoir Ariyati Putri Mustika and 1 more liked this   Udar Ahmad 1 tahun yang lalu    setuju bgt apa yang tercatum dalil2 diatas 1 person liked this.heri 1 tahun yang lalu    Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh...

2 people liked this..dan saya hanya bisa mendoakan mereka semoga mendapatkan hidayah dari ALLAH SAW.arub makarim 1 tahun yang lalu   assalamualaikum. hanya saja berdasarkan judul diatas maka artikel tadi masih menyisakan pertanyaan. wahid_albanjary 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaykum ana share ya artikelnya .saya suka bgt tulisannya..memang saya baru belajar tentang agamaku islam....amin. artikelnya bagus sekali karena didasarkan atas dalil-dalil al-qur'an dan sunnah.memang saya bukan manusia sempurna . Barakallahu fiikum. Semoga Allah beri hidayah demi hidayah...dan saya masih sangat dangkal sekali tentang agama. Trus nasehati sahabatmu trsbt dan trus doakan dirinya.! Syukron..tapi saya sangat risih bgt. ustad..dg mereka...  Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to arub makarim    Wa'alaikumus salam...  Atang_2702 6 bulan yang lalu in reply to wahid_albanjary   ya xdraw 5 bulan yang lalu  assalamu alaikum. 1 person liked this..saya tak berdaya untuk bilang sama mereka kalo yg mereka lakukan itu sangat dilarang agama. ketika ana membaca judul "apakah mengenal pasangan harus lewat pacaran?" kemudian jawabannya tidak maka pertanyaannya adalah "bagaimana cara mengenal pasangan yang .Dan yang saya hadapi saat ini adalah banyaknya temn2 bahkan sahabat saya yg "berpacaran"...dan apa yg sebaiknya saya lakukan?? 1 person liked this.

... mohon penjelasannya  Muhammad Abduh Tuasikal 4 bulan yang lalu in reply to xdraw    wa'alaikumus salam..syar'i?" jika jawabannya dengan menikah maka kurang tepat karena yang ana maksud adalah sebelum menikah.. di dalam Islam . Dithakalalo 5 bulan yang lalu  bagaimana dengan nyanyian yang beraroma islami. langsung dilamar dan tentukan kapan akan menikah.. syukran wa jazakallahu khair... nasyid misalnya?  Muhammad Abduh Tuasikal 5 bulan yang lalu in reply to Dithakalalo   sebaiknya seorang muslim menjauhi semacam itu.sebelum nikah ada istilah ta'aruf dan itu hanya sebatas niatan untuk nikah...... jadi cuma kenal pasangan lewat org ketiga dan tidak ketemu langsung......kayaknya tu jg cara untuk mengenal lebih dalam tentang pasangan kita..... Syintialaras 6 bulan yang lalu   Assalamu'alaikum... 1 person liked this. izin copas ya akhy/ukhty utk di syiarkan kpd teman-teman ana... lalu setelah cocok. Chory Coboy 10 bulan yang lalu  yupz.. di artikel belum dijelaskan.......  Muhammad Abduh Tuasikal 10 bulan yang lalu in reply to Chory Coboy ..

. saya baru liat nih --" . Artikel yang bnar bnar mnarik Riska_kaka 1 tahun yang lalu  assalamu'alaikum ..sukron.tentunya islam melarang berpacaran karna agama kita tahu pasti ada kemudarathan d balik itu semua contoh yg ringan patah hati heeeeeeeeeeeee..islam telah ada aturan dan batasan nya.... jadi apa yg harus saya buat biar mereka tau kalau tindakan mereka yaitu "pacaran" itu zina ?  Ariyati Putri Mustika 1 tahun yang lalu  ijin share ya............. Haa_pee@yahoo.ups untuk itu....... .. wah ..com 11 bulan yang lalu   assalamualaikum izin copy ustadz..........dmana hukum2 atau larangan2 yg d buat tdak akan merugikan umatny.ikutilah ajaran n aturan islam pasti ga akan rugi deh heee.. 1 person liked this.*sok tau dot com*</kehormatan>  Zara 1 tahun yang lalu   Izin share ya.. -) Jazakallah.khususny dalam hal berpacaran ini. syukron Purwantyipunk 11 bulan yang lalu  masyaallah ternyata islam adalah agama yang haq.....ini baru sebagian kecil loh.d balik aturan nya tersimpan kebaikan khususnya untuk kaum wanita agar senantiasa menjaga iffah <kehormatan diri="">.. kalau saya nasihatin ke mereka entar saya dikira gak gaul . temen-temen bnyak yg udh pacaran ustadz .......   mengenalnya tidak mesti lewat pacaran.

ijin ngopy ustadz... jazakallahu khairan katsira.. **nagabonar** 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaikum.. Izin share. Cessa_19girl 1 tahun yang lalu   subhanallah.. mengingatkan nih. jazakallohu khoir . terima kasih **nagabonar** 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaikum.Sebelumnya salam kenal ya akhi ya ukhti dari Dede Rohmayanti saya mau ijin share ya!!! Terimakasih  Ripu_adsuni 1 tahun yang lalu  Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.izin share ya ustad. ijin share ya ustad jazakallahu khairan. Dealiza 1 tahun yang lalu  Assalamualaikum... izi share ya ustad. **nagabonar** 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaikum.

. Silakan pak.. dan udah menikah.. smoga tidak dialami oleh anak2 kami..  Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Abi Neisa   Semoga Allah beri taufik. Semoga bermanfaat untuk yg lain. Reactions . ana izin share dan boleh ngak saya posting d blog saya .tx.. Heri Susilo 1 tahun yang lalu  Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh.. kLanz 1 tahun yang lalu   jazakallahu khairan katsira. Abi Neisa 1 tahun yang lalu  saya udah terlanjur. Semoga Allah senantiasa memberkahi.Jazzakallahu khair  Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Heri Susilo  Wa'alaikumus salam wa rahmatullah wa barakatuh. Indah Prameswari 1 tahun yang lalu   ijin share.

 SudirmanTahir 2 minggu yang lalu From twitter  Emang pacaran buat apa?? http://t.co/jtcRsvee http://disqu URL Lacakbalik blog comments powered by Disqus back to top Login Username Password Ingat Saya    Lupa Password? Lupa Username? Mendaftar Subscribe .

..99 Mencari Jodoh Sholihah dengan Do'a Sapu Jagad 02..99 ..:) Hati-Hati Memajang Foto di FB · 1 month ago  bdhi ekha nTD mksh Buku Tamu · 1 month ago Powered by Disqus Terbanyak Dibaca    Apakah Mengenal Pasangan Harus Lewat Pacaran? 30.Pasang RSS Remaja Islam di web Anda di sini...06. Sedang Online Kami memiliki 18 Tamu online Komentar Terbaru  kawaii syukron atas info'y.info'y.11.11.10 Agar Do'a Kita Terkabul 30.:) Hati-Hati Memajang Foto di FB · 1 month ago  kawaii jazakillah khoiron katsiron.

.11.  Obat Ketika Merindukan Si Dia 30.com Fans Remaja Islam  Hubungi Kami Hakcipta © 2011 Remaja Islam Mau Mengenal Islam.11.99 Link Sahabat        Rumaysho.com Muslim.99 10 Kerusakan dalam Perayaan Tahun Baru 30.net PengusahaMuslim.or.com Kajian.or.com Yufid.id Konsultasisyariah. Semua Hak Dilindungi.id Muslimah.

gizanherbal.abul-jauzaa.523. agama.com http://abul-jauzaa. keluarga. dll.alimalbantuliy.com ) situs anti pacaran: www. curhat masalah cinta.blogspot.blogspot.blogspot. kecuali ditemani mahram dari sang wanita (jadi bertiga) “Janganlah seorang laki-laki berkholwat (berduaan) dengan seorang wanita kecuali bersama mahromnya…”[HR Bukhori: 3006. http://www. Muslim 1339] .” [HR Bukhori: 1088.PACARAN ITU HARAM HUKUMNYA.Tirmidzi) 2. Jangan berduaan dengan pacar di tempat sepi.com 1.com/ TIPS PACARAN YANG ISLAMI (pacaran itu haram: www.majalah-elfata. Lihat Mausu'ah Al Manahi Asy Syari'ah 2/102] “Tidaklah seorang lelaki bersepi-sepian (berduaan) dengan seorang perempuan melainkan setan yang ketiganya“ (HSR.blogspot.com http://www. Jangan pergi dengan pacar lebih dari sehari semalam kecuali si wanita ditemani mahramnya “Tidak halal bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk bepergian sehari semalam tidak bersama mahromnya.abul-jauzaa.pacaranislamikenapa.wordpress. konsultasi.com http://www.bestabuabdullah. silahkan kunjungi situs islam yang sangat bermanfaat.com http://www.aslibumiayu.blogspot.com http://www. atau membaca artikel2 islam yg sangat menarik dan penting. silahkan kunjungi situs2 islam yang sangat bermanfaat berikut ini: http://www.com bagi yang ingin bertanya masalah2 agama.wordpress.wordpress. Muslim 1341.

R.523. dll] 5.” (Al Qur‟an Surat An Nur ayat 30) “…zina kedua matanya adalah memandang….”[HR Bukhori: 3006. ahmad 6/357. Bukhari. jangan mencium.” (H. Abu Dawud dan Nasa‟i) 6. Tirmidzi 1597. Jangan membicarakan/melakukan hal-hal yang membuat terjerumus kedalam zina “Dan janganlah kamu mendekati zina.” [HR Malik 2/982.. lihat Ash Shohihah 1/447/226) Bersabda Rasulullahi Shallallahu „alaihi wassallam: “Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita. bahkan berjabat tangan juga tidak boleh. kedua kaki berzina dan zinanya adalah melangkah.” (H.R.R. Jangan berjalan-jalan dengan pacar ke tempat yang jauh kecuali si wanita ditemani mahramnya “…. Nasa‟i. jangan berpelukan. (Hadits Shahih Riwayat Ahmad. Ibnu Jarud dan Baihaqi). Muslim dan Abu Dawud) 7. “Yang paling banyak menjerumuskan manusia ke-dalam neraka adalah mulut dan kemaluan. masing-masing harus memakai pakaian yang menutupi auratnya “Katakanlah kepada orang-orang beriman laki-laki hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya. dan mulut berzina dan zinanya adalah bicara. maka nikahlah. Muslim. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang jelek” (Al Qur‟an Surat Al Isra 32) “Kedua tangan berzina dan zinanya adalah meraba.” (Hadits hasan riwayat Thobroni dalam Al-Mu‟jam Kabir 20/174/386 dan Rauyani dalam Musnad: 1283.” (H. Turmudzi dan dia berkata hadits ini shahih. Muslim 1341] 4. Jangan memandang aurat pacar. apalagi yang lebih dari sekedar jabat tangan “Seandainya kepala seseorang di tusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya. Dan barangsiapa yang tidak mampu. Nasa'i 7/149. jangan meraba. Bukhari.) WARNING: . maka hendaklah ia puasa (shaum). karena shaum itu dapat membentengi dirinya”. Muslim. Tirmidzi. Ibnu Majah 2874. Darimi.3.jangan bepergian dengan wanita kecuali bersama mahromnya….. Jangan menunda-nunda menikah jika sudah saling merasa cocok “Wahai para pemuda ! Barangsiapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah. karena nikah itu lebih menundukan pandangan. dan lebih membentengi farji (kemaluan). Jangan bersentuhan dengan pacar.

Allah pasti mengampuni hambanya yang bertaubat dan memohon ampun… ===================================================================== ===== BANTAHAN ATAS ARTIKEL DIATAS dari Prima. lalu tersenyum. Adakah perjudian Islami dalam Islam? 1. dakwah. coba teliti kisah2 perjalanan hidup Rasul dan sahabat yang tercantum dalam hadits ataupun sirah. baik dalam keadaan sepi atau ramai. lalu mengobrol. pendidikan. 2008 jam 3:52 am Komentar: Menyatakan adanya pacaran Islami sama dengan menyatakan adanya perjudian islami. Yang mesti dibahas dalam masalah pergaulan antar pria bukan hanya jumlah wanita dan laki2 yang berinteraksi. Wong pacarannya saja tidak boleh. lantas janjian. 2.sebenarnya banyak ulama dan ustadz yang mengharamkan pacaran. misalnya saja ustadz Muhammad Umar as Sewed. kemudian menyapa. Ini seperti halnya wanita bepergian bepergian lebih dari 1 ahari 1malam dengan ditemani mahram untuk keperluan berjudi. Untuk masalah ini. kesehatan. dan pernikahan (rumah tangga).Kebolehan bagi perempuan untuk bepergian lebih dari 1 hari 1 malam dengan ditemani mahram hanya diperuntukkan untuk hajat umum yang dimubahkan. . tidak diperbolehkan. Selalu saja ada konten pembicaraan yang tidak diperbolehkan syara (minimal bercanda). kemudian berkencan.Melakukan perjalanan kurang dari 1hari 1 malam dengan pacar juga tidak boleh. jadi sebaiknya segera menikahlah dan jangan berpacaran… sebuah syair mengatakan: kadang peristiwa besar bermula dari hal-hal kecil permulaannya memandang. bercakap-cakap hanya sekadar hanya untuk menyatakan kata2 romantis atau bercanda ria(seperti dalam pacaran). Ini tetap tidak boleh walaupun wanita tersebut ditemani mahram. Desember 26th. politik (co‟: muhasabah terhadap penguasa). Rasulullah dan para sahabat tidak melakukan interaksi antar gender. konten percakapan antara laki-laki dan perempuan hanya di seputar masalah2 berikut ini: ekonomi (contoh:perdagangan). dan akhirnya berzina Bagi yang sudah terlanjur berbuat dosa maka bertaubatlah dan jangan putus asa. tapi juga konten pembicaraannya. Di masa Rasulullah dan sahabat. Sedangkan di luar 6 masalah tersebut. Atau pergi dengan pacar lebih dari 1 hari 1 malam dengan ditemani mahram juga tidak boleh. Sedangkan dalam pacaran. Kita tidak akan pernah menemukan Rasul maupun sahabat berinteraksi dengan lawan jenis di luar 6 perkara tadi. apalagi di tempat sepi. Pacaran di tempat rame juga nggak boleh. Karena itu. saya pribadi belum pernah menemukan pacaran yang konten pembicaraannya terbatas pada 6 perkara tadi.

Dan bahkan ada juga yang memang menjadikan masa pacaran sebagai masa perkenalan dan penjajakan dalam menempuh jenjang pernikahan. Paling tidak dengan cara membiarkan pasangan yang sedang pacaran itu melakukan aktifitasnya. Pemahaman yang benar terhadap hadits tersebut adalah. wanita bepergian lebih dari 1 hari 1 malam tanpa mahram atau suami tetap tidak boleh. dan ke tempat dekat pun tidak boleh.yakni yang termasuk ke dalam 6 perkara tadi. usia. II. Dan sangat mungkin berbeda dalam setiap budaya. I. karena pengertian dan batasannya tidak sama buat setiap orang. sebab dari sisi kedewasaan. ada yang menganggap bahwa masa pacaran itu sebagai masa penjajakan. pergaulannya tetap haram. a)walaupun untuk keperluan mubah. berpacaran ke tempat jauh tetap tidak boleh. Ada yang sekedar iseng. KOnteks hadits yang dicantumkan pada point ke-2 memang seputar masalah2 mubah. tetapi untuk urusan yang haram (seperti pacaran) tetap tidak boleh. Karena itu kami tidak akan menggunakan istilah `pacaran` dalam masalah ini. Maka istilah apel malam minggu menjadi fenomena yang wajar dan dianggap sebagai bagian dari aktifitas yang normal. Semua itu dilakukan karena nantinya mereka akan membentuk rumah tangga. -==================================== HUKUM PACARAN MENURUT ISLAM (penjelasan mengenai sebab diharamkannya pacaran) Istilah pacaran itu sebenarnya bukan bahasa hukum. bepergian lebih dari 1 hari 1 malam untuk hal yang diharamkan tidak diperbolehkan. bukan hanya seputar persinggungan tubuh. atau mencari teman bicara. Banyak diantara pemuda dan pemudi yang lebih terdorong oleh rasa ketertarikan semata. Ibaratnya. mereka sangat belum siap. agar tidak salah konotasi. perjudian tetap haram walaupun pelakunya adalah wanita yang menutup aurat. atau lebih jauh untuk tempat mencurahkan isi hati. Secara lebih khusus. 4)Pembahasan dalam masalah pergaulan islami. sebagian norma di tengah masyarakat membolehkan pacaran. pacaran tetap haram. media perkenalan sisi yang lebih dalam serta mencari kecocokan antar keduanya. Apabila konten pembicaraannya tidak syar‟i walaupun tidak bersinggungan tubuh (berciuman atau bergandengan tangan). Dengan tujuan itu.c)walaupun bepergian kurang dari 1 hari tanpa ditemani mahram atau suami. 5)Dengan menutup aurat ataupun tidak. Namun tidak semua bentuk pacaran itu bertujuan kepada jenjang pernikahan. tetapi juga seputar konten pembicaraan. Apa Yang Dilakukan Saat Pacaran ? . bukan perkara2 haram seperti pacaran atau perjudian. 3)Walaupun ditemani mahram.b)walaupun ditemani mahram atau suami. kemampuan finansial dan persiapan lainnya dalam membentuk rumah tangga. Tujuan Pacaran Ada beragam tujuan orang berpacaran.

maka hal itu adalah anugerah Yang Kuasa. Selain di hotel. yaitu: wanita-wanita. tidak bisa dituntut secara hukum. binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia. harta yang banyak dari jenis emas.`(QS.Lepas dari tujuan. yaitu memanfaatkan kesibukan kedua orang tua. Pacaran Dalam Pandangan Islam a. Bahkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa aktifitas pacaran pelajar dan mahasiswa sekarang ini cenderung sampai kepada level yang sangat jauh. dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik . anak-anak. Ali Imran :14). Maka para pelajar dan mahasiswa bisa lebih bebas melakukan hubungan seksual di luar nikah di dalam rumah mereka sendiri tanpa kecurigaan. Sehingga kita juga sering mendengar istilah “chek-in”. jalan-jalan dan berduaan. yaitu kamar yang disewakan secara jam-jaman untuk ruangan berzina bagi para pasangan di luar nikah. aktifitas percumbuan dan hubungan seksual di luar nikah juga sering dilakukan di dalam rumah sendiri. pengawasan dan perhatian dari anggota keluarga lainnya. perak. Pihak pengelola hotel sama sekali tidak mempedulikan apakah pasangan yang melakukan chekin itu suami istri atau bulan. Sepasang pelajar atau mahasiswa yang berzina. para pelakunya justru akan diberi simpati. namun anak-anak pelajar menengah atas (SLTA) dan menengah pertama (SLTP) juga terbiasa melakukannya. Bahkan bila seks bebas itu menghasilkan hukuman dari Allah berupa AIDS. Bukan sekedar kencan. . Sebab buat sistem hukum sekuluer warisan penjajah. yang awalnya adalah istilah dalam dunia perhotelan untuk menginap. `Dijadikan indah pada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini. sebab hal itu dianggap sebagai hak asasi setiap orang. III. Ketika seseorang memiliki rasa cinta. Fakta dan data lebih jujur berbicara kepada kita ketimbang apologi. tetapi data menunjukkan bahwa ciuman. Bahkan hal ini sudah menjadi bagian dari lahan pemasukan tersendiri buat beberapa hotel dengan memberi kesempatan chek-in secara short time. Data menunjukkan bahwa seks di luar nikah itu sudah dilakukan bukan hanya oleh pasangan mahasiswa dan orang dewasa. rabaan anggota tubuh dan bersetubuh secara langsung sudah merupakan hal yang biasa terjadi. Pola budaya yang permisif (serba boleh) telah menjadikan hubungan pacaran sebagai legalisasi kesempatan berzina. Termasuk rasa cinta kepada wanita (lawan jenis) dan lain-lainnya. Maka jelaslah bahwa praktek pacaran pelajar dan mahasiswa sangat rentan dengan perilaku zina yang oleh sistem hukum di negeri ini sama sekali tidak dilarang. zina adalah hak asasi yang harus dilindungi. Islam Mengakui Rasa Cinta Islam mengakui adanya rasa cinta yang ada dalam diri manusia. juga pasanga-pasangan tidak syah lainnya. kuda pilihan. Dan terbukti dengan maraknya kasus `hamil di luar nikah` dan aborsi ilegal. secara umum pada saat berpacaran banyak terjadi hal-hal yang diluar dugaan. Namun tidak sedikit hotel yang pada hari ini berali berfungsi sebagai tempat untuk berzina pasangan pelajar dan mahasiswa.

ucapan janji itu tidaklah ditujukan kepada pasangan. ini menunjukkan bahwa umumnya manusia memang telah terlalu jauh dari agama. Bahkan lebih `keren`nya. Karena dia telah menjadi suami dari seorang wanita. Maka seorang laki-laki yang bertanggung-jawab akan berikrar dan melakukan ikatan untuk menjadikan wanita itu sebagai orang yang menjadi pendamping hidupnya. Dalam Islam. hanya hubungan suami istri sajalah yang membolehkan terjadinya kontak-kontak yang mengarah kepada birahi. Sehingga kalau pemandangan buruk itu terjadi juga pada sebagian pemuda-pemudi Islam. Barat yang mayoritas nasrani justru merupakan sumber dari hedonisme dan permisifisme ini. bijaksana. b. melainkan kepada ayah kandung wanita itu.Khusus kepada wanita. maka menjadi kewajibannya untuk memperlakukannya dengan cara yang paling baik. akhirnya tidak pernah terdengar kejelasan agama ini mengharamkan zina dan perbuatan yang menyerampet kesana.`Orang yang paling baik diantara kamu adalah orang yang paling baik terhadap pasangannya (istrinya). Dan aku adalah orang yang paling baik terhadap istriku`. Baik itu sentuhan. Sedangkan pemandangan yang kita lihat dimana ada orang Islam yang melakukan praktek pacaran dengan pegang-pegangan. Tapi cinta sejati haruslah berbentuk ikrar dan pernyataan tanggungjawab yang disaksikan oleh orang banyak. Rasulullah SAW bersabda. namun karena terjadi penyimpangan besar sampai masalah sendi yang paling pokok. tapi masyakat dunia ini memang benarbenar telah dilanda degradasi agama. jadilah seorang laki-laki itu `laki-laki sejati`. ramah dan yang paling penting dari semua itu adalah penuh dengan tanggung-jawab. Dan hanya ikatan inilah yang bisa memastikan apakah seorang laki-laki itu betul serorang gentlemen atau sekedar kelas laki-laki iseng tanpa nyali. Cinta Kepada Lain Jenis Hanya Ada Dalam Wujud Ikatan Formal Namun dalam konsep Islam. Akhlaq ini sebenarnya bukan hanya monopoli agama Islam saja. tentu . maka pada hakikatnya bukan sebuah cinta. melainkan nafsu syahwat dan ketertarikan sesaat. tapi hampir semua agama mengharamkan perzinaan. Karena praktek itu bukan hanya terjadi pada masyarakat Islam yang nota bene masih sangat kental dengan keaslian agamanya. Islam tidak pernah membenarkan semua itu. cinta kepada lain jenis itu hanya dibenarkan manakala ikatan di antara mereka berdua sudah jelas. tapi tidak siap menjadi “the real man”. Islam menganjurkan untuk mewujudkan rasa cinta itu dengan perlakuan yang baik. chatting dan sejenisnya. Atau janji muluk-muluk lewat SMS. Sehingga bila seseorang mencintai wanita. mencukupi seluruh kebutuhan hidupnya dan menjadi `pelindung` dan `pengayomnya`. Dengan ikatan itu. Sebab cinta dalam pandangan Islam adalah sebuah tanggung jawab yang tidak mungkin sekedar diucapkan atau digoreskan di atas kertas surat cinta belaka. Beraninya hanya menikmati sensasi seksual. Sebelum adanya ikatan itu. Sedangkan di luar nikah. cium dan juga seks. Bahkan `mengambil alih` kepemimpinannya dari bahu sang ayah ke atas bahunya. pegangan. Apalagi agama Kristen yang dulunya adalah agama Islam juga. jujur.

Terbukti dengan mereka mengenakan pakaian yang terbaik. Islam membenarkan bila ketika seorang memilih pasangan hidup untuk mengetahui hal-hal yang tersembunyi yang tidak mungkin diceritakan langsung oleh yang bersangkutan. atau perkenalan atau mencari titik temu antara kedua calon suami istri. Misalnya sabda Rasulullah SAW tentang 4 kriteria yang terkenal itu. Muslim Kitabur-Radha` Bab Istihbabu Nikah zatid-diin nomor 2661) Selain keempat kriteria itu. Semua bentuk aktifitas itu sebenarnya bukanlah aktifitas cinta. tanggung-jawab. c. Juga tidak ada ikatan tanggung-jawab antara mereka. Jauh lebih bermanfaat dan objektif ketimbang kencan berduaan. Maka perhatikanlah agamanya kamu akan selamat. Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW berdabda. misalnya dengan bertemu di suatu kesempatan tertentu lalu saling bertelepon. d. Sebab kecenderungan pasangan yang sedang kencan adalah menampilkan sisi-sisi terbaiknya saja. bahkan justru lebih parah. Islam telah memberikan panduan yang jelas tentang apa saja yang perlu diperhitungkan. Pacaran Bukanlah Penjajakan / Perkenalan Bahkan kalau pun pacaran itu dianggap sebagai sarana untuk saling melakukan penjajakan. sehingga jelas sekali bahwa pacaran itu sangat berbeda dengan cinta. Bukhari Kitabun Nikah Bab Al-Akfa` fiddin nomor 4700. Sama sekali tidak ada ikatan formal yang resmi dan diakui. Padahal cinta itu adalah memiliki. . Dalam format mencari pasangan hidup. chatting dan diteruskan dengan janji bertemu langsung. Pacaran Bukan Cinta Melihat kecenderungan aktifitas pasangan muda yang berpacaran. ikatan syah dan sebuah harga kesetiaan.kita tidak melihat dari satu sudut pandang saja. Sebab sebuah cinta sejati tidak berbentuk sebuah perkenalan singkat. Bahkan tidak ada kepastian tentang kesetiaan dan seterusnya. (HR. peran orang tua atau pihak keluarga menjadi sangat penting. Padahal nantinya dalam berumah tangga tidak lagi demikian kondisinya. [2] keturunannya. Inilah proses yang dikenal dalam Islam sebagai ta`aruf. berparfum dan mencari tempat-tempat yang indah dalam kencan. bermake-up. Sebab penjajagan itu tidak adil dan kurang memberikan gambaran sesungguhnya atas data yang diperlukan dalam sebuah persiapan pernikahan. sebab yang terjadi adalah kencan dan bersenang-senang. tukar menukar SMS. Tapi lihatlah bahwa kemerosotan moral ini juga terjadi pada agama lain. Maka dalam masalah ini. semua instrumen itu tidak terdapat. bukanlah anggapan yang benar. [3] kecantikannya dan [4] agamanya. Dalam format pacaran. sesungguhnya sangat sulit untuk mengatakan bahwa pacaran itu adalah media untuk saling mencinta satu sama lain.`Wanita itu dinikahi karena 4 hal : [1] hartanya.

Padahal mereka pacaran bertahun-tahun dan membina rumah tangga dalam hitungan hari. tidak setiap saat berbusana terbaik dan juga lebih sering bertemu dengan suaminya dalam keadaan tanpa parfum dan acak-acakan. Tiru perbuatan orang kafir. Allah SWT berfirman yang bermaksud: “Dialah (Allah) yang menjadikan untuk kamu apa yang ada di bumi kesemuanya.” (Surah al-Baqarah. namun segera mengurus perceraian belum lama setelah pernikahan terjadi. Dengan demikian. Setelah menikah mereka akan menjalani hari-hari biasa yang kondisinya jauh dari suasana romantis saat pacaran. pakaian atau tempat tinggal adalah halal dan dibenarkan. fasik haram Posted on January 27. Ini berdasarkan dalil yang menyatakan tentang nikmat kurniaan Allah kepada hamba-Nya. pacaran bukanlah sebuah penjajakan yang jujur. Pacaran bukanlah perkenalan melainkan ajang kencan saja.Istri tidak selalu dalam kondisi bermake-up. Dan tidak heran bila kita dapati pasangan yang cukup lama berpacaran. Maka kesan indah saat pacaran itu tidak akan ada terus menerus di dalam kehidupan sehari-hari mereka. ayat 29) . 2011 under Islam by wizvax 0digg 12KShare 1 HUKUM asal bagi perhiasan sama ada yang berada pada tubuh badan. Bahkan rumah yang mereka tempati itu bukanlah tempat-tempat indah mereka dulu kunjungi sebelumnya. sebaliknya bisa dikatakan sebuah penyesatan dan pengelabuhan.

lidah.Salah satu contoh perhiasan yang diamalkan ialah menindik anggota badan dengan meletakkan barang perhiasan. selepas Baginda Nabi SAW solat dan berkhutbah. Islam mendatangkan kaedah umum dalam etika berhias antaranya perhiasan yang dikenakan mestilah tidak digambarkan seolah-olah meniru atau menyerupai orang kafir dan golongan fasik. Amalan bertindik menjadi kecenderungan remaja masa kini. Diriwayatkan oleh al-Bukhari daripada Ibn Abbas katanya: “Pada suatu hari raya. Ibn Abbas mengatakan bahawa: Aku melihat mereka mengisyaratkan kepada telinga mereka dan leher mereka. Bagaimana pula mereka yang menindik di kawasan selain telinga? Perbuatan menindik selain dari kawasan telinga tidak pernah didengari pada zaman Nabi dan salafussaleh. seperti di pusat. Advertise Here Sebenarnya perbuatan bertindik adalah amalan yang sudah dikenali pada zaman Rasulullah SAW. Namun ia bukanlah jawapan yang menunjukkan keharusan amalan ini. Disebabkan itulah golongan lelaki dilarang daripada menindik telinga mereka kerana ia dengan jelas menyalahi kebiasaan perhiasan bagi lelaki.” Dalam hadis berkenaan. Malah ia sudah mula melarat kepada golongan lelaki. Sabda Nabi SAW yang bermaksud: “Sesiapa yang menyerupai suatu golongan itu. Namun. maka ia tergolong daripada golongan berkenaan. Ia perhiasan diketahui umum sejak dari zaman awal Islam dan perhiasan ini khusus kepada golongan wanita. isyarat yang diberikan wanita (sahabiyyah) berkenaan adalah antinganting. bibir dan kening. Lalu menyerahkan (barang perhiasan mereka) kepada Bilal. Baginda menuju ke kawasan perempuan dan memberi tazkirah khas kepada golongan wanita. perak dan berlian. Walaupun tidak dibincangkan secara khusus dalam nas jelas. namun perkembangan fiqh Islam tetap berkembang dalam menjawab setiap persoalan baru yang timbul hasil ijtihad ulama semasa. sama ada berbentuk emas. masa merubah segala dengan perkembangan teknologi dan pengaruh budaya luar membuatkan semakin ramai bertindik di bahagian selain telinga. Lelaki yang menyerupai wanita dengan mengenakan perhiasan wanita adalah suatu yang dilarang dalam Islam. Kebiasaan masyarakat Melayu di Malaysia sejak dulu mengenali amalan bertindik hanya terbatas di bahagian telinga.” (Hadis riwayat Imam Abu Daud dari Ibnu „Umar) . Sambil Baginda SAW menyeru supaya mereka semua bersedekah. Itu permasalahan menindik telinga.

Ada segelintir yang menyeksa tubuh badan mereka semata-mata untuk menghilangkan tatu. Jika menanggalkan tatu itu mendatangkan kemudaratan atau membuatkan anggota badan nampak jelik. Malah. Firman Allah SWT yang bermaksud: “Allah tidak membebani seseorang sesuai dengan kemampuannya.” (Surah Al-Baqarah. perayaan dan ibadah bukan saja mengkhususkan kepada menyerupai orang kafir. Mengukir badan sendiri dengan melakarkan corak atau bentuk tertentu sehinggakan kesakitan dianggap satu kepuasan. ayat 286) . bertatu di badan adalah perbuatan yang dilaknat oleh Rasulullah SAW.” (Surah al-Baqarah. maka harus membiarkannya dan memadai dengan taubat (baik lelaki mahupun wanita). timbul pula persoalan untuk menghilangkan tatu yang ada. Bahkan ada yang berbangga memiliki tatu di badan dengan mempertontonkan kepada orang ramai sedangkan ia membawa imej seorang Muslim. Ia budaya negatif remaja di Barat yang jelas jauh dari adat budaya tatasusila seorang Muslim. menyeksa diri dan dibuktikan boleh memberi kesan sampingan terhadap kesihatan tubuh badan dan mampu mendekatkan pelaku dengan jangkitan penyakit seperti Hepatitis B. ayat 195) Namun. Ini pandangan Imam Ibn Hajar al-Asqalani dalam kitabnya Fathul Bari. pakaian. ada yang menggunakan seterika. Islam melarang meniru kebiasaan dan gaya hidup orang lain tanpa membawa manfaat jelas. Jelasnya. Pandangan ini bertepatan firman Allah SWT yang bermaksud: “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan. remaja kini juga gemar bertatu dan melihat perbuatan itu seolah-olah tidak menjadi kesalahan dari sudut pandang agama. Tambahan. tatu itu tetap wajib ditanggalkan jika ada teknologi yang dapat menanggalkannya dengan mudah dan tidak mendatangkan mudarat. Bagi yang sudah tergelincir dan ingin kembali ke pangkal jalan.Larangan keras terhadap perbuatan meniru orang kafir sama ada dalam ucapan. Selain bertindik. Memang benar taubat dapat menghapuskan dosa. Dr Yusuf al-Qaradhawi dalam kitabnya al-Halal wa al-Haram fi al-Islam mengatakan. perbuatan. amalan bertindik selain anggota telinga adalah amalan diambil bukan daripada golongan solihin. namun taubat juga perlu bertepatan dengan caranya. termasuk meniru perbuatan orang fasik (iaitu orang yang biasa melakukan maksiat). Permasalahan mengenai tindik sudah dijelaskan Keputusan Muzakarah Jawatankuasa Fatwa Majlis Kebangsaan Bagi Hal Ehwal Ugama Islam yang menyatakan perbuatan berhias secara aneh dan berlebih-lebihan seperti bertindik anggota badan selain cuping telinga adalah dilarang oleh Islam.

Surah Al Baqarah. Semoga dengan mengikut suri teladan terbaik iaitu Baginda Nabi SAW. Perhiasan Wanita. solat. membuatkan kita terselamat daripada segala kecintaan melebihi dari cinta kepada Baginda. Bibir. Perkembangan Teknologi. Dalam Islam. Anda mungkin juga meminati: Adab Berpuasa dan Solat Tarawih Logiknya Solat dalam Sudut Pandangan Sains Pemimpin amanah lahirkan negara berkat Cetek ilmu punca pertikai larangan rai Hari Kekasih Tiada alasan kerja GRO LinkWithin Tags: Al Bukhari. Budaya Luar. Berlian. Lidah. Leher.Tidak kira zaman mana pun kita. etika berhias terbaik adalah pakaian takwa. Pengaruh Budaya. Telinga. Tazkirah. Remaja Masa Kini. Nikmat. Anting Anting. Dilarang. Pakaian. Tubuh Badan Advertise Here .

maka kami memandang perlu menyajikannya secara singkat." Etika Kehidupan Muslim Sehari-hari " Oleh : Al-Qismu Al-Ilmi-Dar Al-Wathan PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang. keluarga dan para sahabatnya. . Semoga shalawat dan salam tetap dilimpahkan kepada Nabi Muhammad. hendaklah ia menempuh jalan hidup Rasulullah SAW dan meneladani etikanya. Melalui kepribadiannya yang mulia. makan dan minum. agama dan dunianya. Oleh karena kebanyakan orang pada akhir-akhir ini yang tidak mengetahui etika-etika tersebut atau butuh untuk diingatkan kembali. Rasulullah telah menggoreskan buat kita melalui ucapan dan perbuatannya rambu-rambu etika yang seyogya. bahagia dan sedihnya. dikala bepergian dan iqamah. dengan iringan do`a kepada Allah semoga amal ini berguna bagi segenap kaum muslimin. bangun dan tidurnya. Maka barang siapa yang menghendaki kebahagiaan. Segala puji bagi Allah yang telah mengajarkan kesempurnaan etika kepada manusia dan membuka pintu bagi mereka untuk mengamalkannya. Tidak ada perkara kecil ataupun besar apapun yang tidak dijelaskan oleh Islam. Shalawat dan salam semoga tetap dilimpahkan kepada manusia terbaik yang beribadah dan kembali kepada Allah. Rasulullah telah menjelaskan kepada kita contoh etika yang seharusnya ditiru.nya ditempuh oleh setiap mu'min di dalam hidupnya. lapang dan kesulitannya. Sesungguhnya Islam benar-benar menaruh perhatian yang sangat besar kepada manusia di dalam segala perihal dan urusannya.

ia menyadari sepenuhnya bahwa ia involved (terlibat) dengan Islam. Rasjidi dalam satu tulisannya yang disampaikan dalam Pidato Sambutan Musyawarah Antar Agama. Rasjidi bahwa agama adalah masalah yang tidak dapat ditawar-tawar.35.2 Ia mengibaratkan agama bukan sebagai (seperti) rumah atau pakaian yang kalau perlu dapat diganti. Sebagaimana yang dikemukakan oleh M. Mei 1968 Tahun ke VIII. Penulis mendapati tulisan ini dari dua sumber. 30 November 1967 di Jakarta. yakni di dalam Majalah Al-Djami’ah. wacana pluralisme agama menjadi perbincangan utama. Rasjidi. umat beragama sulit berbicara objektif dalam soal keagamaan. apalagi berganti. Dalam konteks ini. Sebagai seorang muslim misalnya. penulis memfokuskan diri dari sumber yang pertama. Berbagai Perspektif Pluralisme Agama Berbicara tentang hubungan antar agama. Pluralisme agama sendiri dimaknai secara berbeda-beda di kalangan cendekiawan Muslim Indonesia. baik secara sosiologis. Dalam kenyataan sosial.4 Namun. Nomor Khusus. karena pengakuan ini tidak berarti mengizinkan pengakuan terhadap kebenaran teologi atau bahkan etika dari agama lain. sesuatu yang niscaya dan tidak dapat dipungkiri lagi. maka keyakinan itu tidak dapat pisah darinya. Ini adalah kenyataan sosial. pluralisme agama adalah suatu kenyataan bahwa kita adalah berbedabeda. teologis maupun etis. 4Ibid.Tahun ke VIII dan buku karangan Umar Hasyim Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama. Jika seseorang memeluk keyakinan. bermacam-macam 2 Argumen ini dikemukakan oleh Prof. Rasjidi mengakui bahwa dalam kenyataan sejarah masyarakat adalah multi-complex yang mengandung religious pluralism. 3M. . beragam dan plural dalam hal beragama.3 Berdasarkan keyakinan inilah. hlm. menurut Rasjidi. Pengakuan terhadap adanya pluralisme agama secara sosiologis ini merupakan pluralisme yang paling sederhana. karena manusia dalam keadaan involved (terlibat). Mei 1968.HUBUNGAN ANTAR AGAMA DI INDONESIA : TANTANGAN DAN HARAPAN Oleh : Zainul Abas Dosen STAIN Surakarta A. Secara sosiologis. Al-Djami’ah. Nomor Khusus. kita telah memeluk agama yang berbeda-beda.

Pembelaan Rasjidi atas berbagai persoalan yang menimpa umat Islam disampaikan secara terus-terang dan terbuka. dan apakah seluruhnya merupakan wahyu Tuhan. Yesus dan Mariam. orang Islam juga tidak hanya memandang al-Qur‘an tetapi juga Torah dan Injil sebagai Kitab Suci (Kitabullah). misalnya tentang kristenisasi. Ia tidak pernah menutupi sesuatu pun. Hal ini bukan berarti bahwa orang Islam selalu 5 Ibid. misalnya pandangan tentang al-Qur‘an. ia juga tidak memandang kesalahan-kesalahan ajaran teologis dari agama lain. Namun demikian. dengan mengakui adanya religious pluralism dalam masyarakat Indonesia. sebuah dialog bertahan. Nabi Muhammad. bahkan kadang kalah tidak dapat menghindari munculnya tuduhan. tetapi ia sangat tegas dalam hal-hal teologis. Ia mengritik aktivitas misi atau zending tersebut. Bibel. karena itu mau tidak mau kita harus menyesuaikan diri. dalam pengakuan-pengakutan sosial. Bagi umat Islam barangkali didasarkan pada ajaran bahwa ―agama yang paling benar di sisi Allah adalah Islam‖. Ia sama sekali tidak menyinggung tentang hal itu. Hal itu merupakan bagian keimanan orang Islam. sehingga terkesan defensif. Karena itulah pola yang dipakai Rasjidi adalah pola responsif atas persoalan yang berkembang. bukan menyerang. Terdapat kesan bahwa pandangan tentang absolutisme agama didasarkan oleh kandungan ajaran bahwa pemeluk agama tidak dapat objektif terhadap kebenaran lain. Pandangan pluralismenya tidak sampai masuk pada perbincangan tentang kebenaran-kebenaran yang ada di dalam agama lain.5 Dapat dicermati bahwa Rasjidi tidak memandang adanya pertemuan dalam masalah-masalah teologis. Kemudian. Apa yang dikemukakannya adalah sebuah pembelaan. Pandangan pluralismenya tidak berarti adanya pertemuan dalam hal keimanan. meskipun hal itu terasa pahit dan keras. Menurutnya. Pengakuan pluralisme secara sosiologis ini juga dikemukakan oleh Mukti Ali. masing-masing pemeluk agama memiliki sudut pandang yang berbeda-beda. apakah Kitab Bibel yang ada sekarang ini otentik atau tidak. Ia tidak mengritik berbagai ajaran teologis yang ada di dalam agama Kristen. namun hanya merupakan pengakuan atas keberadaan agama-agama lain.agama. Oleh karena itu. Kritiknya terhadap agama lain adalah kritik sosial. Hal ini adalah realitas. dalam satu persoalan (objek) yang sama. Mukti Ali secara sosial tidak mempersoalkan adanya pluralisme. Orang Islam sungguh tidak dapat mempercayai (mengimani) ketuhanan Jesus Kristus tetapi mempercayai kenabiannya sebagaimana Nabi Muhammad. Ia menegaskan bahwa keyakinan terhadap hal-hal teologis tidak bisa dipakai hukum kompromistis. dalam arti bahwa ia mengritik praktek-praktek misi atau zending dari agama Kristen. misalnya tentang apa yang dilakukan oleh umat Kristen. tudingan dalam dalam hal-hal yang empirik (aktual). . orang Islam melakukan penghargaan yang tinggi terhadap Mariam dan Jesus. Yang menjadi persoalan.

6 Tampak Mukti Ali ingin menegaskan bahwa masing-masing agama memiliki keyakinan teologis yang tidak bisa dikompromikan. juga terdapat persamaan. yaitu pendapat yang menyatakan bahwa semua agama adalah sama. ―Ilmu Perbandingan Agama. 6Mukti . Ia mengakui jalan inilah yang penting ditempuh untuk menimbulkan kerukunan hidup beragama. Ketiga. yaitu mengakui bahwa agamanya sendiri itulah yang benar. Kelima. sinkretisme. 1992). hlm. yaitu menyelami dan meninjau kembali agama sendiri dalam konfrontasi dengan agama-agama lain. dan mempersilahkan orang lain untuk mempercayai bahwa agama yang dipeluknya adalah agama yang paling baik. meskipun orang Islam tidak bisa mengakui bahwa Bibel sebagaimana sebelum mereka hari ini terdiri dari Kalam Tuhan seluruhnya. reconception. 55. sintesis. supaya dengan demikian tiaptiap pemeluk agama merasa bahwa sebagian dari ajaran agamanya telah terambil dalam agama sintesis (campuran) itu. agree in disagreement (setuju dalam perbedaan). ―Dialog between Muslims and Christians in Indonesia and its Problems‖ dalam AlJami’ah. Dakwah dan Misi‖. Diyakini bahwa antara satu agama dan agama lainnya. Mukti Ali menjelaskan bahwa ada beberapa pemikiran diajukan orang untuk mencapai kerukunan dalam kehidupan beragama. Orang yang beragama harus percaya bahwa agama yang ia peluk itulah agama yang paling baik dan paling benar. pengakuan tentang pluralismenya berada pada tataran sosial. misalnya konsep Jadi. Namun demikian. 4 Th. Kedua. XI Djuli 1970. No. diyakini oleh Islam. yaitu percaya bahwa agama yang dipeluk itulah agama yang paling baik. Persoalan kebenaran adalah persoalan dalam wilayah masing-masing agama. Ilmu Perbandingan agama di Indonesia dan Belanda. bahkan termasuk mengenai hal-hal yang diyakini oleh umat agama lain. dan orang lain Ali. Isa atau rasul-rasul lain. selain terdapat perbedaan. Keempat. Dialog. 227-229. orang Islam percaya bahwa Bibel memuat/mengandung Kalam Tuhan. Pertama. misalnya konsep tentang Nabi Isa. Islam memiliki keimanan sendiri. 7 Mukti Ali sendiri setuju dengan jalan ―agree in disagreement‖. Begitu juga. yakni bahwa secara sosiologis kita memiliki keimanan dan keyakinan masing-masing. penggantian.menolak Wahyu Tuhan yang diturunkan kepada Nabi Musa. Kristen memiliki keimanan sendiri. hlm. 7A. (Jakarta : INIS. bahkan termasuk mengenai hal-hal yang tentang Nabi Muhammad. yaitu menciptakan suatu agama baru yang elemen-elemennya diambilkan dari pelbagai agama. Mukti Ali.). sedang agama-agama lain adalah salah. dan berusaha supaya orang-orang yang lain agama masuk dalam agamanya. dalam Burhanuddin Daja dan Herman Leonard Beck (red.

‖11 hlm. Ahmad Wahib dan Abdurrahman Wahid. hlm. Menurutnya. akan tetapi juga aliran yang dianutnya. Effendi. (ed. I. Kebenaran absolut itu hanya bisa diketahui oleh ilmu Tuhan. Oleh karena itu. Lihat juga Djohan Effendi. dalam Majalah Prisma 5. karena manusia sendiri bersifat nisbi. 11Djohan Effendi. 237. 239. agama –terutama yang bersumber pada wahyu. bahkan dihargai. 9 Dengan bahasa lain. Djohan tidak setuju dengan absolutisme agama. diyakini sebagai bersifat ilahiyah. Paragraf ini juga pernah dikutip oleh Greg Barton. . Juni 1978.8 Wacana pluralisme agama Djohan Effendi berbeda dengan pluralisme Rasjidi dan Mukti Ali di atas. Sumarthana dkk. Greg Barton menyebut bahwa Djohan Effendi menolak absolutisme agama dan mengakui pluralisme agama. hlm. Yang absolut adalah kebenaran agama itu sendiri. ―Dialog Antar Agama: Bisakah Melahirkan Teologi Kerukunan?‖. 230. ―Dialog Antar Agama‖. pengertian dan pengetahuan manusia tidak mungkin mampu menjangkau dan menangkap agama sebagai doktrin kebenaran secara tepat dan menyeluruh. hlm.. Agama memiliki nilai mutlak. 16. Oleh karena itu. Ia membedakan antara agama itu sendiri dengan keberagamaan manusia. untuk percaya dan yakin bahwa agama yang dipeluknya adalah agama yang paling baik dan paling benar. Lihat Greg Barton. hlm. pengertian dan pemahamannya tentang agama jelas bukan agama itu sendiri dan karena itu tidak ada alasan untuk secara mutlak dan a priori menyalahkan pengertian dan pemahaman orang lain. sementara kebenaran agama yang dikatakan oleh manusia itu nisbi. 54-58. Pengertian antara agama dan keberagamaan harus dipahami secara proporsional.). bahkan pengertian dan pemahamannya sendiri. Nanang Tahqiq (Jakarta : Paramadina. tidak absolut. 1999).10 Djohan mengemukakan: ―Sebagai makhluk yang bersifat nisbi. Dialog: Kritik dan Identitas Agama. 9Djohan 8Ibid. yang ada dalam pikirannya bukan hanya agama sendiri. hlm. Dengan demikian apabila seorang penganut mengatakan perkataan agama. Hal itu hanya ada dalam ilmu Tuhan. Namun. kebenaran apapun yang dikemukakan oleh manusia – termasuk kebenaran agama yang dikatakan oleh manusia—bersifat nisbi. tetapi juga pengakuan tentang titik temu secara teologis di antara umat beragama. cet. ―Kemusliman dan Kemajemukan Agama‖ dalam Th. pent. maka kebenaran agama itu tidak bisa sepenuhnya ditangkap dan dijangkau oleh manusia. Gagasan Islam Liberal di Indonesia: Pemikiran Neo-Modernisme Nurcholish Madjid. Pengakuan pluralisme Djohan Effendi bukan hanya pengakuan secara sosiologis bahwa umat beragama berbeda. ketika agama itu dipahami oleh manusia. Djohan Effeni. 10Lihat Greg Barton. Gagasan Islam Liberal. 16.juga dipersilahkan.

Dari sinilah. Lihat Greg Barton. Inilah yang kemudian menumbuhsuburkan adanya misi.15 Menurutnya. Menurutnya. suatu pandangan keagamaan yang didasarkan atas kesadaran bahwa agama sebagai ajaran kebenaran tidak pernah tertangkap dan terungkap oleh manusia secara penuh dan utuh. boleh jadi bisa dikembangkan semacam Teologi Kerukunan.yang dianggap bersifat absolut.S. Ia merujuk ayat al-Qur‘an yang menyatakan bahwa ―tak ada paksaan dalam agama. dan bahwa keagamaan seseorang pada umumnya. Al-Kahfi (18) : 29. Paragraf ini juga pernah dikutip oleh Greg Barton. 17.‖ 13 Djohan membuat garis pembatas yang tegas antara agama dan keberagamaan. lebih merupakan produk. atau setidak-tidaknya pengaruh lingkungan. Gagasan Islam Liberal. Djohan mengemukakan: ―Dengan pendekatan dan pemahaman yang menyadari sepenuhnya akan keterbatasan dan ketidakmutlakan manusia. 15Q. 243. . zending. Kebebasan beragama dan respek terhadap 12Djohan 13Ibid. dialog merupakan sesuatu yang esensial untuk merangsang keberagamaan kita agar tidak mandeg dan statis. Berbagai persoalan yang menimpa umat beragama sering kali disebabkan adanya pandangan bahwa keberagamaan seseorang sebagai satu-satunya yang paling benar. tapi ia kurang setuju jika keberagamaan seperti itu bertolak dari pandangan keagamaan yang bersifat mutlak dan statis (menganggap bahwa kebenaran atau keselamatan menjadi klaim satu kelompok). Islam secara tegas memberikan kebebasan sepenuhnya kepada manusia dalam masalah agama dan keberagamaan. dakwah dan semacamnya.‖14 Ia juga merujuk ayat yang menunjukkan bahwa Tuhan mempersilahkan siapa saja yang mau beriman atau kufur terhadap-Nya.S. Djohan tidak menyetujui absolutisme agama. teologi kerukunan akan bisa terwujud. Kedua hal ini tidak dapat dicampuraduk. Effendi. menurut Djohan. sementara keberagamaan orang lain salah. hlm. 14Q. sehingga paksaan atau kekerasan apapun tidak boleh mendapat tempat di dalam usaha-usaha dakwah. Dalam hal ini. Ia tidak setuju terhadap pandangan keagamaan seseorang –sebagai suatu keberagamaan-.12 Sekali lagi. Islam sama sekali tidak menafikan agama-agama yang ada. Islam mengakui eksistensi agama-agama tersebut dan tidak menolak nilai-nilai ajarannya. yaitu suatu pandangan keagamaan yang tidak bersifat memonopoli kebenaran dan keselamatan. Dari situlah. ―Dialog Antar Agama‖. Absolutisme keberagamaan adalah tidak benar.Pemikiran pluralisme Djohan Efendi berangkat dari suatu pemahaman bahwa dakwah (baik Islam maupun Kristen) adalah sesuatu yang penting. hlm. yang dibutuhkan adalah sikap moderat dan liberal terhadap iman lain. Al-Baqarah (2) : 156.

hlm. gereja. 19Tulisan Nurcholish Madjid yang penuh dengan nuansa dialog ini disampaikan di Taman Ismail Marzuki 21 Oktober 1992. Pengamatan terhadap realitas pluralitas umat menjadi perhatian serius. selalu ada potensi kenegatifan dan perusakan yang amat berbahaya. agama yang dimaksud adalah agama secara umum. ―Kemusliman dan Kemajemukan‖. dan masjid. 18Paragraf itu merupakan komentar Nurcholish Madjid yang dicantumkan dalam buku Atas Nama Agama. lebih tepatnya. 1998).1 Vol. 4 dan 6. Ia mengemukakan ketidaksetujuannya dengan absolutisme. ―Beberapa Renungan tentang Kehidupan Keagamaan untuk Generasi Mendatang‖.S. Artinya. Diakui.‖ 18 Nurcholish menegaskan betapa pentingnya kehidupan beragama. 259. Ia tidak menjelaskan secara tegas apakah yang dimaksud agama di sini adalah agama Islam saja.). Atas Nama Agama: Wacana Agama dalam Dialog “Bebas” Konflik. Dalam tulisannya itu. kekuasaan teritorial. disamping itu memang merupakan sesuatu yang penting bagi masyarakat majemuk. sebab siapa tahu mereka yang dipandang rendah itu lebih baik daripada mereka yang memandang rendah. kebahasaan.agama dan kepercayaan orang lain adalah ajaran agama. ia melakukan otokritik terhadap pemeluk agama. Th. khususnya sesama kalangan yang percaya kepada Tuhan—tidak melakukan absolutisme. agama memang bukan satu-satunya faktor. dalam lingkungan para penganut agama-agama.16 Ia merujuk ayat al-Qur‘an yang menyatakan keharusan membela kebebasan beragama yang disimbolkan dengan sikap mempertahankan rumahrumah ibadah seperti biara. Dengan demikian. Lihat Nurcholish Madjid.IV. membela kebebasan beragama bagi siapa saja dan menghormati agama dan kepercayaan orang lain dianggap sebagai bagian dari kemusliman. No. Sebagaimana judulnya.19 Nurcholish melihat bahwa peta tahun 1992 sedang ditandai oleh konflik-konflik dengan warna keagamaan. dan sebagainya. 17Q. dalam Jurnal Ulumul Qur’an. Kata generasi mendatang adalah kata yang masih umum yang tidak perlu dikotak hanya dalam generasi Islam. karena absolutisme adalah pangkal dari segala permusuhan. sinagog. Namun. Al-Hajj (22) : 40. Ia mengatakan: ―Petunjuk konkret lain untuk memelihara ukhuwah adalah tidak dibenarkannya sama sekali suatu kelompok dari kalangan orang-orang beriman untuk memandang rendah atau kurang menghargai kelompok lainnya. dengan bahasa yang dialektis. misalnya. 20Faktor-faktor selain agama. Nurcholish ingin melaksanakan kandungan hadis yang menyatakan ―agama adalah pesan‖ (al-dîn alnashîhah).17 Hal yang sama juga dikemukan oleh Nurcholis Madjid. kesukuan. adalah faktor kebangsaan. 16Djohan . hlm. Ini mengajajarkan kita –dalam pergaulan dengan sesama manusia. Ia mengakui bahwa dalam agama-agama. ia mengupas bagaimana generasi mendatang menjalankan kehidupan beragama. hlm. Beberapa Renungan tentang Kehidupan Keagamaan untuk Generasi Mendatang. Lihat Andito (ed. 1993.20 tapi jelas sekali bahwa pertimbangan keagamaan dalam konflik-konflik itu dan dalam eskalasinya sangat banyak Effendi. kesejarahan. (Bandung : Pustaka Hidayah. 54-55. kesenjangan ekonomi. suatu pangkal dari segala permusuhan.

memainkan peran. Setiap warna keagamaan dalam suatu konflik seringkali melibatkan agama formal atau agama terorganisir (organized religion). Ia menyebut tempat-tempat konflik; Irlandia, sekitar Perancis dan Jerman, Bosnia-Herzegovina, Cyprus, Palestina, Timur Dekat, Afrika Hitam, Sudan, Perang Teluk, Pakistan, Srilangka, Burma, Thailang, dan Filipina.21 Menanggapi semboyan yang diperkenalkan oleh futurolog, John Naisbitt dan Patricia Aburdene, Spiritualiy, Yes; Organized Religion, No, Nurcholish menyatakan bahwa semboyan itu mengandung makna prinsipil daripada semboyan yang pernah ia kemukakan 20 tahun sebelumnya –―Islam, Yes; Partai Islam, No‖. Nurcholish mengaku mengalami kesulitan besar, bahkan kemustahilan, untuk dapat menerima kebenarannya. Ia juga menegaskan bahwa semboyan Spirituality, Yes; Organized Religion, No, agaknya tidak memiliki pijakan yang kuat.22 Artinya, agama-agama resmi memang masih menjadi fenomena yang banyak memainkan peran dalam kehidupan manusia.
Merujuk pada Kitab Suci al-Qur‘an, Nurcholish menegaskan bahwa setiap umat atau golongan manusia telah pernah dibangkitkan atau diutus seorang utusan Tuhan, dengan tugas menyeru umatnya untuk menyembah kepada Tuhan saja (dalam pengertian paham Ketuhanan Yang Maha Esa yang murni). Ia mengutip Surat al-Nahl (16): 36. Berdasarkan firman-firman Allah itu dikatakan bahwa:

―... semua agama Nabi dan Rasul yang telah dibangkitkan dalam setiap umat adalah sama, dan inti dari ajaran semua Nabi dan Rasul itu ialah Ketuhanan Yang Maha Esa dan perlawanan terhadap kekuatan-kekuatan tiranik. Dengan perkataan lain, Ketuhanan Yang Maha Esa dan perlawanan terhadap tirani adalah titik pertemuan, common platform atau, dalam bahasa al-Qur‘an, kalimatun-sawâ’ (kalimat atau ajaran yang sama) antara semua kitab suci.‖23 Menurut Nurcholish, kesamaan-kesamaan yang ada dalam agama-agama bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Ia berargumentasi, semua yang benar berasal dari sumber yang sama, yaitu Allah, Yang Maha Benar (al-Haqq). Semua Nabi dan Rasul membawa ajaran kebenaran yang sama. Sementara itu, adanya perbedaan itu hanyalah dalam bentuk-bentuk responsi khusus tugas seorang Rasul kepada tuntutan zaman dan tempatnya. Ditegaskan bahwa perbedaan itu tidaklah prinsipil, sedangkan ajaran pokok atau syariat para Nabi dan Rasul adalah sama. Dalam rangka menjelaskan hal ini, ia mengutip al-Qur‘an, yakni dalam Surat Al-Syûrâ (42):13, al-Nisâ‘ (4):163-165, al-Baqarah (2):136, al-Ankabût (29):46, Al-Syûrâ
21Nurcholish 22

Madjid, ―Beberapa Renungan‖, hlm. 7-8. Ibid., hlm. 8. 23Ibid., hlm. 12.

(42):15, dan al-Mâidah (5):8. Ayat-ayat yang dikutip itu berkenaan dengan kesamaan antara syariat Muhammad dengan syariat Nuh, Ibrahim, Isma‘il, Ishaq, Ya‘qub, Ayyub, Yunus, Harun, Musa, Sulaiman, Dawud, Isa dan kepada rasul-rasul yang tidak dikisahkan kepada Muhammad.24 Ayat-ayat itu menunjukkan adanya kesinambungan, kesatuan dan persamaan agama-agama para Nabi dan Rasul Allah. Nurcholish mengritik masyarakat sekarang ini, baik Muslim maupun yang bukan, karena banyak yang tidak menyadari adanya pandangan itu. Menjelasakan tentang titik temu agama-agama, ada empat prinsip yang dikemukakan oleh Nurcholish. Pertama, Islam mengajarkan bahwa agama Tuhan adalah universal, karena Tuhan telah mengutus Rasul-Nya kepada setiap umat manusia. Kedua, Islam mengajarkan pandangan tentang kesatuan nubuwwah (kenabian) dan umat yang percaya kepada Tuhan. Ketiga, agama yang dibawa Nabi Muhammad adalah kelanjutan langsung agama-agama sebelumnya, khususnya yang secara ―genealogis‖ paling dekat ialah agama-agama SemitikAbrahamik. Keempat, umat Islam diperintahkan untuk menjaga hubungan yang baik dengan orang-orang beragama lain, khususnya para penganut kitab suci (Ahl al-Kitab).25 Semua prinsip itu mengarah pada ajaran ―tidak boleh ada paksaan dalam agama‖. Menurut Nurcholish, pandangan-pandangan inklusivitas amat relevan untuk

dikembangkan pada zaman sekarang, yaitu zaman globalisasi berkat teknologi informasi dan transportasi, yang membuat umat manusia hidup dalam sebuah ―desa buwana‖ (global village). Ia menegaskan: ―Dalam desa buwana itu, seperti telah disinggung, manusia akan semakin intim dan mendalam mengenal satu sama lain, tetapi sekaligus juga lebih mudah terbawa kepada penghadapan dan konfrontasi langsung. Karena itu sangat diperlukan sikap-sikap saling mengerti dan paham, dengan kemungkinan mencari dan menemukan titik kesamaan atau kalimatun sawa’ seperti diperintahkan Allah dalam al-Qur‘an. Dengan tegas al-Qur‘an melarang pemaksaan suatu agama kepada orang atau komunitas lain, betapapun benarnya agama itu, karena akhirnya hanya Allah yang bakal mampu memberi petunjuk kepada seseorang, secara pribadi. Namun, demi kebahagiaannya sendiri, manusia harus terbuka kepada setiap ajaran atau pandangan, kemudian bersedia mengikuti mana yang terbaik. Itulah pertanda adanya hidayah Allah kepada mereka. Dan patut kita camkan benar-benar pendapat Sayyid Muhammad Rasyid Ridla sebagaimana dikutip oleh ‗Abdul Hamid Hakim bahwa pengertian sebagai Ahl al-kitab tidak terbatas hanya kepada kaum Yahudi dan Kristen seperti tersebut dengan jelas dalam al-Qur‘an serta kaum Majusi
hlm. 13-14. Nurcholish Madjid, ―Hubungan Antar Umat Beragama : Antara Ajaran dan Kenyataan‖, dalam W.A.L. Stokhof (red.), Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia (Beberapa Permasalahan), ( Jakarta : INIS, 1990), jilid VII, hlm. 108-109.
25Lihat 24Ibid.,

(pengikut Zoroaster) seperti tersebut dalam sebuah hadits, tetapi juga mencakup agamaagama lain yang mempunyai suatu bentuk kitab suci.‖26 Nurcholish menyinggung tentang bagaimana sikap keberagamaan yang benar. Ia menegaskan bahwa sebaik-baik agama di sisi Allah ialah al-hanîfiyyah al-samhah, agama yang memiliki semangat kebenaran yang lapang dan terbuka. Ia mengemukakan: ―Sikap mencari Kebenaran secara tulus dan murni (hanîfiyyah, kehanifan) adalah sikap keagamaan yang benar, yang menjanjikan kebahagiaan sejati, dan yang tidak bersifat palliative atau menghibur secara semu dan palsu seperti halnya kultus dan fundamentalisme. Maka Nabi pun menegaskan bahwa sebaik-baik agama di sisi Allah ialah al-hanîfiyyah al-samhah (baca: ―al-hanîfiyyatus-samhah‖) yaitu semangat mencari kebenaran yang lapang, toleran, tidak sempit, tanpa kefanatikan, dan tidak membelenggu jiwa.‖27

Oleh karena itu, umat Islam tidak dilarang untuk berbuat baik dan adil kepada siapapun dari kalangan bukan Muslim yang tidak menunjukkan permusuhan, baik atas nama agama atau lainnya, seperti penjajahan, pengusiran dari tempat tinggal dan bentuk penindasan yang lain.28 Sementara itu, Abdurrahman Wahid menegaskan masalah pluralisme bukan dalam pengertian pluralisme yang dikemukakan oleh Djohan Effendi dan Nurcholish Madjid di muka. Ia menekankan pandangan keterbukaan untuk menemukan kebenaran di mana pun juga.29 Pluralisme yang ditekankan Gus Dur adalah pluralisme dalam bertindak dan berpikir. Inilah yang melahirkan toleransi. Sikap toleran tidak bergantung pada tingginya tingkat pendidikan formal atau pun kepintaran pemikiran secara alamiah, tetapi merupakan persoalan hati, persoalan perilaku. Tidak pula harus kaya dulu. Bahkan, seringkali semangat ini terdapat justru pada mereka yang tidak pintar juga tidak kaya, yang biasanya disebut ―orang-orang terbaik‘.30 Gus Dur memberi contoh sebagaimana yang dilakukan oleh Kyai Iskandar, dengan cara bergaul secara berbaur dalam masyarakat.

26Nurcholish 27Ibid.,

Madjid, ―Beberapa Renungan‖, hlm. 16. hlm. 19. 28Q.S. Al-Mumtahanah (60) : 8. Lihat Nurcholish Madjid, ―Hubungan Antar Umat Beragama‖, hlm. 111.
29Abdurrahman 30

Wahid, Muslim di Tengah Pergumulan, (Jakarta : Lappenas, 1981), hlm. 3. Lihat Greg Barton, Gagasan Islam Liberal, hlm. 398.

kata ―tidak rela‖ harus didudukkan secara proporsional. karena kata ―tidak rela‖ di sini dianggap melawan atau memusuhi. Sementara itu. 33Ibid. Menurutnya. tidak ada alasan untuk mengembangkan sikap permusuhan kepada mereka selama tidak memerangi agama Islam. berbagai peristiwa kerusuhan yang berkedok agama di beberapa tempat adalah akibat adanya eksklusivisme agama. menurutnya. 32Ibid. dan sebagainya. 33 Pendapat orang lain ini tentu saja berarti keyakinan orang lain. Kristen dan Yahudi tidak bisa menerima konsep dasar Islam adalah sudah pasti.. penginjilan atau pekabaran Injil. Selain itu. hlm. Jadi. ―Dialog Agama dan Masalah Pendangkalan Agama‖. sikap santun tidak boleh dengan standar ganda atau tidak boleh mengabaikan keadilan kepada siapa pun. Passing Over: Melintasi Batas Agama (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. Oleh karena itu. ia memahami bahwa ada perbedaan antara orang non-Muslim sekarang dengan kaum kafir yang memerangi agama Islam (dalam konteks ayat itu adalah kaum kafir Mekkah).31 Apa yang disampaikan oleh Gus Dur sebenarnya lebih merupakan otokritik bagi umat Islam sendiri. esensi ―saling menyantuni‖ justru terletak pada sikap-sikap di mana kita bisa saling mengoreksi sesama orang Islam..). berkenaan dengan bunyi ayat al-Qur’an dalam Surat Al-Baqarah (2) ayat 120 (Wahai Muhammad. 52. Tidak menerima konsep dasar bukan berarti mesti mengembangkan sikap permusuhan atau perlawanan. bahwa jika Fatimah (putri beliau) melakukan pencurian maka ia tetap harus dihukum. Alwi Shihab menunjukkan dua komitmen penting yang harus dipegang oleh dialog. hlm. sesungguhnya orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu sampai kamu ikuti agama mereka. yaitu sikap toleransi dan sikap pluralisme. Tidak rela itu artinya tidak bisa menerima konsep-konsep dasar. Menurutnya. lalu dikaitkan dengan pembuatan gereja-gereja. Begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu. karena adanya politisasi agama dan pendangkalan agama. tapi kita menghargai pendapat orang lain. 31Abdurrahman . Adapun yang dimaksud dengan pluralisme adalah (1) tidak semata menunjuk pada kenyataan tentang adanya kemajemukan. 53-54. kita tidak akan goyang dari konsep Tauhid. Berkenaan dengan makna salah satu ayat al-Qur’an Surat Al-Fath (48) ayat 9 yang berbunyi “Asyiddâ-u âlâ al-Kuffârm ruhamâ-u bayna hum. 1998). hlm. dalam Komaruddin Hidayat dan Ahmad Gaus AF (ed. namun adanya Wahid.Gus Dur mengembangkan pandangan anti eksklusivisme agama. Islam juga tidak bisa menerima konsep dasar agama Kristen dan Yahudi. Toleransi adalah upaya untuk menahan diri agar potensi konflik dapat ditekan. 32 Kemudian. menurutnya. ini tidak bisa dipungkiri oleh siapapun. Gus Dur memandang bahwa ayat ini sering digunakan untuk membenarkan sikap dan tindakan anti-toleransi. 53. Tentu saja. termasuk orang berlainan agama. Nabi pernah mencontohkan.

tetapi yang terpenting ia harus committed terhadap agama yang dianutnya. Oleh karena itu. Atau. VII. apalagi menerima. konsekuensi dari paham relativisme agama bahwa doktrin agama apapun harus dinyatakan benar. 43. 34Alwi . cet. Islam sejak semula menganjurkan dialog dengan umat lain.34 Satu hal yang ditegaskan oleh Alwi adalah apabila konsep pluralisme agama hendak diterapkan di Indonesia. dibarengi loyalitas komitmen terhadap agama masingmasing. Kosmopolitanisme menunjuk pada suatu realita di mana aneka ragam agama. tapi terlibat dalam usaha memahami perbedaan dan persamaan guna tercapainya kerukunan. hlm. dalam kebhinekaan.. Paling tidak. ―semua agama adalah sama‖. sangat minimal. 35 Alwi menegaskan.s. yakni menciptakan suatu agama baru dengan memadukan unsur tertentu atau sebagian komponen ajaran dari beberapa agama untuk dijadikan bagian integral dari agama baru tersebut. (3) konsep pluralisme tidak dapat disamakan dengan relativisme.. Pengertian pluralisme agama adalah bahwa tiap pemeluk agama dituntut bukan saja mengakui keberadaan dan hak agama lain. 1999). apalagi memaksakan kebenaran tersebut kepada pihak lain. hlm. terhadap pengikut Isa a. (2) pluralisme harus dibedakan dengan kosmopolitanisme. Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama (Bandung : Mizan. kalaupun ada. maka ia harus bersyaratkan komitmen yang kokoh terhadap agama masing-masing. suatu kebenaran universal yang berlaku untuk semua dan sepanjang masa. khususnya di bidang agama. tidak saja dituntut untuk membuka diri. Namun demikian. menerima perbedaan. Dikatakan. ras. belajar dan menghormati mitra dialognya. yakni unsur tidak mengklaim kebenaran tunggal (monopoli) atas suatu kebenaran. dan menghormati kemajemukan agama. Namun. 35Ibid. Karena. dan Musa a. paham pluralisme terdapat unsur relativisme. 41-43. Seorang pluralis. al-Qur‘an menggunakan kata ahl al-kitab (yang Shihab. Hal ini untuk menghindari relativisme agama.keterlibatan aktif terhadap kenyataan kemajemukan tersebut. Ia menekankan perlunya membudayakan sikap keterbukaan. bangsa hidup berdampingan di suatu lokasi. seorang relativis tidak akan mengenal. interaksi positif antar penduduk ini.s. seorang pluralis akan menghindari sikap absolutisme yang menonjolkan keunggulannya terhadap pihak lain. dalam berinteraksi dengan aneka ragam agama. (4) pluralisme agama bukanlah sinkretisme.

Kedua. dan lembaga-lembaga. Artinya. Potensi konflik antar mereka tidak bisa dihindari. pandangan pluralisme yang masih menyisakan adanya absolutisme agama. . Huntington. agama merupakan salah satu pembatas peradaban. pandangan pluralisme yang menempati posisi antara absolutisme agama dan pluralisme liberal. Dari klasifikasi di atas. P. Unsur pembatas subjektifnya adalah identifikasi dari manusia.. Pandangan ini masih memegang adanya hal-hal yang bersifat absolut yang tidak dapat dipertemukan atau disamakan. Nurcholish Madjid. Huntington. pandangan pluralisme liberal. Ada sikap terbuka. Dialog dan Tantangan Umat Beragama Sekarang ini umat beragama dihadapkan pada tantangan munculnya benturan-benturan atau konflik di antara mereka.IV Tahun 1993. Kong Hucu dan sebagainya. manusia terkelompok ke dalam identitas-identitas yang membedakan antara satu dengan lainnya. Pandangan ini dikemukakan Rasjidi dan Natsir. menerima perbedaan. yang berarti keluarga.36 Dari berbagai pandangan tentang pluralisme di atas Penulis dapat mengklasifikasi ada tiga model pluralisme. sejarah. 12. Ketiga. Oleh karena itu. dan Abdurrahman Wahid. Masa Depan Politik Dunia?‖ dalam Jurnal Ulumul Qur’an.memiliki kitab suci). 37Samuel 36Ibid. Vol. 5. Penggunaan kata ahl. hlm. 37 Secara tidak sadar. agama. Begitu juga pandangan Alwi Shihab. Ini dikemukakan oleh Djohan Effendi. untuk mengantisipasi pecahnya konflik antar umat beragama perlu dikembangkan upaya-upaya dialog untuk mengeliminir perbedaan-perbedaan pembatas di atas. dan menghormati kemajemukan agama. sebesar pemilahan-pemilahan umat manusia ke dalam batas-batas objektif dan subjektif peradaban. Katolik. Pertama. hlm. tetapi ada loyalitas komitmen terhadap agama masingmasing. tetapi juga mengakui bahwa pluralisme itu tidak hanya sekedar ada namun juga harus diwujudkan dalam keterlibatan aktif dalam memahami perbedaan dan persamaan. Menurut Samuel P. adat istiadat. Perbedaan antar pembatas itu adalah nyata dan penting. B. unsur-unsur pembatas objektif adalah bahasa. Konsep yang dikemukaan Mukti Ali ―agree in disagreement‖ kiranya dapat mewakili pandangan yang terakhir ini. Kristen. Potensi pecahnya konflik sangatlah besar. Yang paling aktual adalah konflik antar umat beragama di Poso. menunjukkan keakraban dan kedekatan hubungan. umat manusia terkelompok dalam agama Islam. No. ―Benturan Antar Peradaban. 67.

1996). Natsir dengan konsep modus vivendi dan persaudaraan universal yang penuh dengan nuansa hak-hak asasi manusia dan kebebasan beragama. Agama dan Dialog Antar Peradaban (Jakarta : Yayasan Paramadina. Standar itu hendaknya bermuara pada moralitas internasional atau etika global. Lihat juga Zainul Abas. Perbedaan adalah sesuatu yang wajar dan memang merupakan suatu realitas yang tidak dapat dihindari. Apa yang dikemukakan oleh Rasjidi dengan pluralisme agama secara sosiologis. ―Moralitas Internasional sebagai Landasan Lintas Budaya‖. Dialog bukanlah tempat untuk memenangkan suatu urusan atau perkara. dan Alwi Shihab dengan sikap toleransi dan sikap pluralisme serta perlunya memahami pesan Tuhan. demokrasi. hlm. 31 Januari 1997. paling tidak. 39 Ibid. Artinya. keadilan dan perdamaian. adil dan setara. Hal-hal ini bersifat universal dan melampaui kepentingan umat tertentu. juga bukan tempat untuk menyelundupkan berbagai ―agenda yang tersembunyi‖ yang tidak diketahui dengan partner dialog. Selanjutnya. karena ia adalah gagasan teoritis yang mungkin berbeda dengan kenyataan-kenyataan di lapangan. Declaration Toward a Global Ethic (Chicago : t. dalam M. ―Dialog Agama. dalam Kompas. Nasir Tamara dan Elza Pelda Taher (ed.t. merupakan upaya untuk mencari solusi bagaimana umat beragama bisa hidup damai dan harmonis.). 39 Kedua adalah menyadari adanya perbedaan. perlu adanya standar yang bisa diterima semua pihak. Djohan Effendi dengan dimensi moral dan etisnya. Pertama. paling tidak dari stadar kemanusiaan (manusiawi). Namun. Menurut hemat penulis. Pluralitas Budaya dan Visi Perdamaian‖. Abdurrahman Wahid dengan self-kritiknya dan pluralisme dalam bertindak dan berpikir. kebebasan. perlu ada standar universal untuk semua. toleransi agama dan hak asasi manusia. sebagai nilai-nilai universal yang bisa melindungi hak-hak semua masyarakat dunia tampaknya nilai-nilai itu bisa mewakili kebutuhan bersama manusia. Terbuka berarti mau mendengarkan semua pihak secara proporsional.). Tawaran-tawaran yang telah dikemukakan oleh para cendekiawan muslim Indonesia merupakan sumbangan pemikiran yang dapat menjadi moralitas yang bersifat universal atau menjadi global etik yang dapat dipakai oleh semua orang. yaitu hak asasi manusia. . 38 Standar universal ini memang bukan persoalan mudah. Nurcholish Madjid dengan samhah al-hanîfiyyah-nya. Mukti Ali dengan agree in disagreement. 5. 163. Lihat juga Parliament of the World‘s Religions. misalnya berkenaan dengan standar apa yang harus digunakan untuk mencakup beragam peradaban yang ada di dunia. Dialog memang bukan tanpa persoalan. adanya keterbukaan atau transparansi. No. Dengan kata lain. tidak ada yang berhak menghakimi atas 38Lihat Bassam Tibi.Dialog adalah upaya untuk menjembatani bagaimana benturan bisa dieliminir. Di sinilah kemudian diperlukan suatu pendekatan dan metodologi yang proporsional baik secara intra-agama maupun antar agama untuk menghindari lahirnya truth claim yang mungkin justru akan memperuncing benturan. suatu dialog akan dapat mencapai hasil yang diharapkan apabila. hlm. 213 Tahun Ke-32. memenuhi hal-hal berikut ini.

―Lingkup dan Metodologi Studi Agama-Agama‖. ―Kerukunan Hidup Umat Beragama dan Studi Agama-Agama di Indonesia‖ dalam Mursyid Ali (ed. artinya kritik pada pemahaman dan perilaku umat beragama sendiri.). Masing-masing pihak harus mau berusaha melakukan itu agar pemahaman terhadap orang lain tidak hanya di permukaan saja tetapi bisa sampai pada bagiannya yang paling dalam (batin). (Jakarta : Balitbang Depag RI.suatu kebenaran atau tidak ada ―truth claim‖ dari salah satu pihak. Kristen. Jika masing-masing tidak memahami secara benar terhadap agama orang lain maka ini akan menjadi penghambat dialog.). 42 Kelima. maupun kesediaannya pada organisasinya dan pemerintahannya. yaitu untuk saling memberikan pertimbangan serta memberikan pendapat kepada orang lain berdasarkan keyakinannya sendiri. I (Surabaya : Pustaka Progressif. Agama bisa berfungsi sebagai kritik. ―Dialog:Cara Baru Beragama‖. Bingkai Sosio-Kultural Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Indonesia. karena akan muncul kecurigaan-kecurigaan. 1998/1999). ritus. Cet. hlm. 12. 76. Suatu dialog hendaknya tidak ada ―tangan di atas‘ dan ―tangan di bawah‖. dan simbol agama dalam rangka untuk memahami orang lain secara benar. alih bahasa Joko Susilo Kahhar dan Supriyanto Abdullah. Trialog Tiga Agama Besar: Yahudi.44 (2) Faktor- Tarmizi Thaher. Tiap-tiap pihak hendaknya bebas berbicara dari hatinya. 44 Hal ini adalah antitesis dari prasyarat dialog yang mengharuskan adanya saling pemahaman terhadap berbagai macam agama.). Sunardi. Masing-masing pihak diperlakukan secara sama dan setara dalam memperbincangkan tentang kebenaran agamanya.. 43 Namun demikian. hlm. adalah ada kemauan untuk memahami kepercayaan. Hal ini akibat adanya truth claim. Dari situlah bisa ditemukan dasar yang sama sehingga dapat menjadi landasan untuk hidup bersama di dunia ini secara damai. Tiap-tiap pihak hendaknya merasa menjadi tuan rumah. atau sesuatu yang akan mengakibatkan adanya truth claim. semuanya harus sama. hlm. sisi pertama mengarah pada diri sendiri atau otokritik. penulis melihat adanya berbagai permasalahan yang dapat menjadi penghambat dialog antar umat beragama. Studi Agama-Agama di Perguruan Tinggi. yakni kritis terhadap sikap eksklusif dan segala kecenderungan untuk meremehkan dan mendiskreditkan orang lain. dan sisi kedua mengarah pada suatu percakapan kritis yang sifatnya eksternal. dialog ibarat pedang bermata dua. Suatu dialog tidak dapat berlangsung dengan sukses apabila satu pihak menjadi ―tuan rumah‖ sedangkan lainnya menjadi ―tamu yang diundang‖. akibatnya kurang penghargaan dan muncul sikap saling curiga yang berlainan. Dengan kata lain. 42.41 Keempat adalah adanya persamaan. 40 Ketiga adalah sikap kritis. meskipun adanya perbedaan juga menjadi kenyataan yang tidak dapat dipungkiri. Studi Agama-Agama. 42Ismail Raji al-Faruqi (ed. hlm. 43Lihat St. 35-36. 2-3. 41 Lihat Komaruddin Hidayat. ―Lingkup dan Metodologi Studi Agama-Agama‖ dalam Mursyid Ali (ed. hlm. Di antara sesuatu yang dapat menjadi penghambat itu adalah sebagai berikut: (1) kurang memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang agama-agama lain secara benar dan seimbang. 40Lihat . Islam. Lihat juga Komaruddin Hidayat. sekaligus membebaskan dari beban: misalnya kewajiban terhadap pihak lainnya. 1994).

Beberapa kasus yang menimpa umat beragama. Selain itu. kerukunan yang ada hanyalah kerukunan semu. hlm. Urgensi Studi Agama Mencermati perjalanan umat beragama di Indonesia 30 tahun terakhir. Melalui kajian-kajian itu dimungkinkan tidak hanya dapat menemukan fakta-fakta tetapi juga meneliti fakta-fakta yang berarti pada masa lalu atau berarti pada masa sekarang.46 (9) Ketegangan politik yang C. Atau dengan kata lain. tampak bahwa di kalangan umat beragama ada segudang persoalan.). Oleh karena itu. Beberapa persoalan dalam hubungan antar umat beragama terasa masih berlanjut sampai masa sekarang dan mungkin sampai masa yang akan datang. 131.t. dan ada juga yang belum terselesaikan. sebagaimana tercermin dalam tawaran pemikiran-pemikiran yang dikemukakan oleh para intelektual Muslim Indonesia. Bina Ilmu. Hasyim. melibatkan kelompok agama. adalah satu contoh yang masih hangat di telinga. 350-351. 45 (5) Masih adanya kecurigaan dan ketidakpercayaan kepada orang lain. Kajian-kajian itu adalah usaha untuk melakukan kritisisme situasi sejarah yang seringkali menunjukkan kesalahpahaman antar umat beragama. seperti di Poso. 46Umar 45Poin . perlu dilakukan kajian agama (studi agama) terhadap persoalanpersoalan yang selama ini terabaikan dalam konteks relasi antar umat beragama.faktor sosial politik dan trauma akan konflik-konflik dalam sejarah. CP. Kita perlu mengembangkan kesadaran konstruktif mengenai ―agama-agama lain‖. diskusi dan sikap menerima terhadap masyarakat yang pluralistik menjadi sesuatu yang sangat menentukan pada masa-masa mendatang. Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama (Surabaya : PT. maka kebutuhan untuk belajar lebih banyak tentang agama orang lain adalah sangat penting. terkurung dalam ras. Di tengah umat beragama yang terbiasa melihat dunia hanya dari perspektif agama mereka secara spesifik sehingga memunculkan Kristen-sentris dan Islam-sentris. hlm. Hendaknya studi agama-agama tidak hanya berkonsentrasi pada fakta-fakta agama tetapi juga pada hal-hal yang telah diinterpretasikan oleh pemeluk agama 3 dan 4 lihat A. etnis dan golongan tertentu. (8) Penafsiran tentang misi atau dakwah yang konfrontatif. (4) Kesenjangan sosial ekonomi. misalnya Perang Salib atau konflik antar agama yang pernah terjadi di suatu daerah tertentu. Ligoy. ―Gereja Indonesia‖. (3) Munculnya sekte-sekte keagamaan yang tidak ada sikap kompromistik dengan memakai ukuran kebenaran hitam-putih. ada yang masih dalam proses penyelesaian. t. Persoalan-persoalan itu ada yang sudah terlesesaikan.

harus dilihat sebagai momen yang istimewa dalam sejarah relasi umat beragama dan interaksi pada umumnya. Ia mengemukakan: ―Al-Qur‘an hanya mengajak kepada seluruh penganut agama-agama lain dan penganut agama Islam sendiri untuk mencari ―titik temu‖ (kalimatun sawa’) di luar aspek teologis yang memang sudah berbeda sejak semula. untuk tidak hanya menonjolkan ―having a religion‖nya. IV. karena lewat pintu masuk etika manusia beragama secara universal menemui tantangan-tantangan kemanusiaan yang sama. Pertama. sebagaimana yang pernah terjadi dalam rentang sejarah. . Titik temu itu bisa berupa kesatuan yang bersifat social. seluruh penganut agama-agama dapat tersentuh ―relijiusitas‖nya. bahwa pintu masuk titik temu agama-agama bisa melalui etika dan spiritualitas. Lewat pintu masuk etika ini – untuk tidak mengatakan lewat pintu teologis—manusia beragama merasa mempunyai puncak-puncak keprihatinan yang sama. teologis Amin Abdullah. seorang guru besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kedua. Dalam studi semacam itu tentu saja diperlukan kontribusi ilmu-ilmu sosial dan ilmu-ilmu humaniora untuk menghindari konflik-konflik di masa depan. mengkaji relasi-relasi yang sedang terjadi pada masa sekarang. Th. menghormati hak asasi manusia adalah merupakan agenda bersama umat manusia tanpa pandangan ―bulu‖ keagamaannya. No.dalam semua varietasnya. Lewat pintu etika ini. menjunjung tinggi harkat kemanusiaan (human dignity). Seperti yang dikemukakan oleh M. sehingga pencarian titik temu agama-agama bisa lebih banyak alternatif. dimensi spiritualitas keberagamaan lebih terasa promising and challenging dan bukannya hanya terfokus pada dimensi formalitas lahiriyah kelembagaan agama. Di Indonesia. dalam Jurnal Ulumul Qur’an. Pencarian titik temu antar umat beragama dapat dimungkinkan lewat berbagai cara. Untuk era sekarang. 47M. perkembangan studi agama di beberapa pendidikan tinggi dan lembaga-lembaga lain menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Lewat pintu etika. 4 Vol. hlm. Dialog antar umat beragama.‖47 Keperluan yang urgen untuk melakukan studi agama adalah pada tiga aspek. mengkaji akar-akar konflik antara komunitas-komunitas beragama dan mencari solusi yang tepat untuk memecahkan konflik semacam itu. 1993. tanpa henti-hentinya. Pencarian titik temu lewat perjumpaan dan dialog yang konstruktif berkesinambungan merupakan tugas kemanusiaan yang perenial. tantangan lingkungan hidup. abadi. 21. Amin Abdullah. Adanya perbedaan agama-agama itu bukan berarti tidak ada ―titik temu‖ yang dapat melahirkan mutual understanding di antara mereka. Ketiga. salah satunya lewat pintu masuk etika. tantangan scientisme dengan berbagai implikasinya. mengkaji sejarah relasi-relasi antar umat beragama. ―Etika dan Dialog Antar Agama: Perspektif Islam‖. misalnya tentang perkembangan-perkembangan pada hari-hari ini dan implikasi-implikasinya bagi relasi mereka.

45. Sejarah Hidup Muhammad. hlm. Ali Audah (Jakarta : Tintamas. 1970). Djah dan Humam (Yogyakarta : Kota Kembang. Selain itu. Usman ibnu Huairis. Dalam masalah dialog dan hubungan antar agama.48 Di antara mereka adalah Waraqah bin Naufal. Lihat juga Hasan Ibrahim Hassan. titik temu bukan hanya berarti dimensi eksoteris (lahiriyah) agama-agama. Sebagaimana dikatakan Michael H. 93-94. serta sejumlah besar penyembah berhala. Abdullah ibnu Djahsy dan Zaid ibnu Umar. Mahbub Djunaedi (Jakarta : Pustaka Jaya. Waraqa kemudian mengakui bahwa Muhammad adalah Nabi umat ini. hlm. The Life of Muhammad: A Translation of Ibn Ishaq’s Sirat Rasul Allah. 1989). Pengalaman Nabi yang paling awal adalah pengalaman hidup bersama dengan pemeluk agama lain. Hart. terj. 49A. Ketika itu. khususnya umat Islam. 48Michael . Pengakuan dan ajakan dialog itu bisa dilihat dalam surat Ali Imron ayat 64. 1984). Guillaume. 28. Al-Qur‘an bersikap positif terhadap agama-agama lain. Selain itu. meski ia belum bertemu dengan Muhammad. Sjalabi. hlm. Sejarah dan Kebudayaan Islam. Dalam hal ini umat beragama. XII. 51Lihat A. Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah. (Karachi : Oxford University Press.49 Kontak telah terjadi di antara mereka. kerukunan antar umat beragama dan pengakuan akan pluralisme agama yang pernah dialami oleh umat beragama pada masa Nabi. Sedjarah dan Kebudajaan Islam (Djakarta : Djajamurni. hlm. hlm. Muhammad menceritakan kepada istrinya Khadijah tentang apa yang telah dialaminya di Gua Hira ketika didatangi Malaikat Jibril dan disampaikan wahyu dari Allah. terj. 1990). 50Waraqa adalah seorang penganut agama Nasrani yang sudah mengenal Bibel dan sudah pula menerjemahkannya sebagian ke dalam bahasa Arab. 21. dapat belajar dari pengalaman Nabi Muhammad ketika mengimplementasikan pengalaman toleransi. penulis menekankan pentingnya moralitas dan etika dalam mencari jalan keluar untuk mengembangkan dialog di masa depan. Tokoh yang sempat terekam mengakui kesamaan apa (wahyu) yang diterima oleh Nabi dan Musa adalah Waraqa bin Naufal. Setelah Khadijah mendengar cerita dari Muhammad dan ketika Muhammad sedang tidur.dan etis (moral). Khadijah berkonsultasi dengan saudara sepupunya (anak pamannya) Waraqa bin Naufal50 perihal apa yang telah dialami Muhammad. Di antara pemeluk agama saat itu melihat ada kesamaan antara agama yang dibawa Musa. 111-116. 1970). Dialog antar agama bukanlah sesuatu yang diharamkan. terj.51 Kemudian ketika Nabi H. dan menolak eksklusivisme. cet. tawaran Al-Qur‘an adalah teologi inklusif yang ramah. Lihat juga Muhammad Husain Haekal. AlQur‘an sebagai kitab suci kaum muslimin telah berdialog dengan agama-agama lain yang hadir sebelum datangnya. Hart bahwa di kota Mekkah sebelum datangnya Islam ada sejumlah kecil pemeluk-pemeluk Yahudi dan Nasrani. tetapi juga dimensi esoterisnya (batinnya).

kesejahteraan. Nasrani dan Yahudi) menjalin hubungan kehidupan bernegara. kejujuran. Titik-titik persamaan ini bahkan sampai pada hal-hal yang bersifat teologis. 1993). 53Lihat A. 54Muhammad Husain Haekal. bersih. dapat dipercaya. 65. hlm. hlm. 118. 55Ibid. . terutama agama Ibrahimi (abrahamic religions). Dialog tersebut membahas juga tentang posisi Islam dan Nasrani. Lihat juga Chadijah Nasution. A. 22. 122. menyambung silaturrahmi.. Pengalaman berikutnya adalah pengalaman ketika umat beragama (umat Islam.54 Orang-orang Islam mendapat perlindungan keamanan Raja Najasy dari ancaman kaum kafir Quraisy yang mengejar sampai ke negeri Abisinia. Badri Yatim. hlm.‖55 Selama di Abisinia kaum muslimin merasa aman dan tenteram. Pengalaman ini menunjukkan bahwa antara agama-agama. The Life of Muhammad. hlm. Mereka tinggal di Abisinia sampai sesudah hijrah Nabi ke Yatsrib. 1978). 52Ibid. Begitu juga halhal yang berkaitan dengan moralitas dan etika dalam kehidupan sesama manusia.. Sejarah dan Perkembangan Dakwah Islam (Yogyakarta : Ideal Offset.52 Pengalaman yang sangat berkesan dan memiliki bekas yang sangat berharga adalah ketika Muhammad menyarankan kaum Muslimin untuk pergi ke Abisinia (Habsyi atau Ethiopia) yang penguasa dan rakyatnya memeluk agama Kristen. 146-148. Sejarah Peradaban Islam (Jakarta : RajaGrafindo Persada. misalnya tentang keesaan Tuhan (tauhid).53 Pengalaman itu menunjukkan betapa antar pemeluk agama bisa hidup rukun dan saling menerima antara satu dengan lainnya. seperti sopan santun. Waraqa mengingatkan kepada Muhammad bahwa beliau adalah Nabi atas umat ini. ―Antara agama tuan-tuan dan agama kami sebenarnya tidak lebih dari garis ini. Dikatakannya bahwa Muhammad telah menerima Namus besar seperti yang pernah disampaikan kepada Musa. saling menghargai dan lainlain. memiliki titik-titik persamaan.. Mengenai hal ini. Raja Najasy mengibaratkan dengan menggoreskan tongkat di tanah dan dia berkata. hlm. saling menghormati.Sjalabi. Sejarah Hidup Muhammad. Ketika pada periode Madinah.. Ia juga mengingatkan bahwa tantangan Muhammad sangat berat. keadilan. hlm. menyudahi pertumpahan darah dan sebagainya. Raja Najasy sempat berdialog dengan umat Islam berkenaan dengan keberadaan agama Islam yang menganjurkan untuk berlaku jujur.Muhammad bertemua dengan Waraqa bin Naufal pada saat akan mengelilingi Ka‘bah. 1. Sedjarah dan Kebudajaan Islam. Guillaume. tidak berdusta.

suku dan golongan. 84. Dalam perjanjian itu disinggung juga tentang kebebasan beragama. Lalu disepakatilah Piagam Madinah. 1956). 58 Lihat Nourouzzaman Shiddiqi. Bahkan sebelumnya. 1996). Muhammad at Medina (London : Oxford University Press. lintas agama dan lintas suku. Bahkan. Secara lengkap isi perjanjian Madinah itu dimuat dalam buku Sirah Muhammad karya Ibnu Ishak. Hubungan umat beragama waktu itu diawali dengan kontak damai antara umat Islam dengan penduduk Madinah. 56Lihat W. semua orang memiliki kedudukan yang sama sebagai anggota masyarakat. hlm. yang banyak dinukil oleh tokoh-tokoh sejarah.hubungan umat Islam. hlm. umat Nasrani dan Yahudi ditandai terbentuknya negara kota Madinah yang menjunjung tinggi pluralitas. Jeram-jeram. seperti pengakuan atas agama mereka masingmasing dan harta benda mereka. kebebasan menyatakan pendapat. Itu merupakan sejarah baru dalam kehidupan politik dunia waktu itu. . Lihat juga Nourouzzaman Shiddiqi. baik agama. ketika umat Islam baru saja melalukan hijrah ke Madinah. dalam bidang politik kenegaraan. Nabi Muhammad memantapkan suatu tatanan kenegaraan yang luar biasa dengan mencoba melihat berbagai pihak dan berbagai kepentingan yang berkembang pada saat itu. tentang keselamatan harta benda dan larangan orang melakukan kejahatan. 57A. Montgomery Watt. orang-orang musyrik dan Yahudi menyambut kedatangan Muhammad dengan baik.57 Di antara isi Piagam Madinah adalah bahwa negara mengakui dan melindungi kebebasan menjalankan ibadah agama masing-masing.56 Kemudian. Dalam Piagam Madinah itu kaum muslimin –Anshar dan Muhajirin—dengan orang-orang Yahudi dan penduduk Madinah lainnya membuat perjanjian tertulis yang berisi beberapa hal yang prinsip. kesadaran pluralitas ini terlihat sangat menonjol. hlm.58 Dari situlah penduduk Madinah memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. hlm. Semua penduduk menyambut kedatangan umat Islam dengan damai. The Muhammad Life. 231-233. baik yang sudah menjadi muslim maupun yang masih memegang agama dan keyakinan sebelumnya. Jeramjeram Peradaban Muslim (Yogyakarta : Pustaka Pelajar. Nabi lalu mewujudkan persatuan Madinah dan meletakkan dasar organisasi politik kenegaraan dengan mengadakan persekutuan yang kuat. 195-204. Guillaume. 93-94.

Bahkan. Jika masing-masing pemeluk agama memegang moralitas dan etikanya masing-masing. kemajemukan agama tidak menghalangi umat beragama untuk membangun suatu negara yang bisa mengayomi dan menghargai keberadaan agama-agama tersebut. maka kerukunan. Pengalaman-pengalaman Nabi di atas mengandung dimensi moral dan etis. perdamaian dan persaudaran bisa terwujud. Adanya saling pengertian dan pemahaman yang dalam akan keberadaan masing-masing menjadi modal dasar yang sangat menentukan. berdampingan secara damai dan aman.Pengalaman-pengalaman di atas memberi gambaran bahwa kemajemukan agama tidak menghalangi untuk hidup bersama. . Di antara dimensi moral dan etis agama-agama adalah saling menghormati dan menghargai agama/pemeluk agama lain.

Nomor Khusus. Ismail Raji al-Faruqi (ed. I.IV Tahun 1993. 1981).). A. Mei 1968. A. Muhammad at Medina (London : Oxford University Press. Trialog Tiga Agama Besar: Yahudi. The Life of Muhammad: A Translation of Ibn Ishaq’s Sirat Rasul Allah. Andito (ed. No. Djah dan Humam (Yogyakarta : Kota Kembang. Burhanuddin Daja dan Herman Leonard Beck (red. W. dalam Jurnal Ulumul Qur’an. hlm. 4 Vol.. M. 1993). I (Surabaya : Pustaka Progressif. Amin Abdullah. (Jakarta : Lappenas. 1999). Majalah Al-Djami’ah. alih bahasa Joko Susilo Kahhar dan Supriyanto Abdullah. 5. 1998). 4 Th. XII. Atas Nama Agama: Wacana Agama dalam Dialog “Bebas” Konflik. . Sejarah dan Kebudayaan Islam. cet. Greg Barton. 1998). Ilmu Perbandingan agama di Indonesia dan Belanda. 1989). 1956). (Bandung : Pustaka Hidayah.). Djohan Effeni. Komaruddin Hidayat dan Ahmad Gaus AF (ed. No.. IV. 1999). Alwi Shihab. Badri Yatim. Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama (Bandung : Mizan.Tahun ke VIII. . Mahbub Djunaedi (Jakarta : Pustaka Jaya. Mukti Ali. Montgomery Watt.). Guillaume. No. Ahmad Wahib dan Abdurrahman Wahid. Muhammad Husain Haekal.. Hasan Ibrahim Hassan.DAFTAR PUSTAKA Abdurrahman Wahid.. Michael H. Th. terj. XI Djuli 1970. Nanang Tahqiq (Jakarta : Paramadina. terj. Hart. Sejarah dan Perkembangan Dakwah Islam (Yogyakarta : Ideal Offset. Passing Over: Melintasi Batas Agama (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. Ali Audah (Jakarta : Tintamas. Kristen. ―Etika dan Dialog Antar Agama: Perspektif Islam‖. ―Benturan Antar Peradaban. 1970). Chadijah Nasution. 1993. ―Dialog between Muslims and Christians in Indonesia and its Problems‖ dalam Al-Jami’ah. pent. Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah. VII. 1990). Gagasan Islam Liberal di Indonesia: Pemikiran Neo-Modernisme Nurcholish Madjid. 1992). cet. Muslim di Tengah Pergumulan. Majalah Prisma 5. 1994). Passing Over: Melintasi Batas Agama (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. cet. terj. Sejarah Hidup Muhammad. 1978). 259. 1998).). Huntington. (Karachi : Oxford University Press. Masa Depan Politik Dunia?‖ dalam Jurnal Ulumul Qur’an. Islam. Vol. (Jakarta : INIS. Samuel P. Komaruddin Hidayat dan Ahmad Gaus AF (ed. Cet. Juni 1978.). 1984). Sejarah Peradaban Islam (Jakarta : RajaGrafindo Persada.

31 Januari 1997. Pluralitas Budaya dan Visi Perdamaian‖. 1990). M. jilid VII. W. Umar Hasyim. Jeram-jeram Peradaban Muslim (Yogyakarta : Pustaka Pelajar. Bingkai Sosio-Kultural Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Indonesia. ―Dialog Agama. 1993.L. ―Beberapa Renungan tentang Kehidupan Keagamaan untuk Generasi Mendatang‖.).). 1998/1999). Sedjarah dan Kebudajaan Islam (Djakarta : Djajamurni. . dkk. Sumarthana. Agama dan Dialog Antar Peradaban (Jakarta : Yayasan Paramadina. Th.). dalam Jurnal Ulumul Qur’an. Sjalabi. dalam Kompas. Parliament of the World‘s Religions. dan Elza Pelda Taher (ed. 1996). 213 Tahun Ke-32.). ( Jakarta : INIS. Dialog: Kritik dan Identitas Agama. Zainul Abas.t.).1 Vol. 1970). Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia (Beberapa Permasalahan). Declaration Toward a Global Ethic (Chicago : t. (Jakarta : Balitbang Depag RI. Nourouzzaman Shiddiqi. Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama (Surabaya : PT. 1996).).). Th. Bingkai Sosio-Kultural Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Indonesia.t. Studi Agama-Agama di Perguruan Tinggi. Studi Agama-Agama di Perguruan Tinggi. Stokhof.IV. t. Bina Ilmu. A. Nasir Tamara.Mursyid Ali (ed. (red.A. (Jakarta : Balitbang Depag RI. No. (ed. 1998/1999). Nurcholish Madjid. Mursyid Ali (ed. No..

Berbahasa yang baik. Menggunakan pesan bahasa yang efektif dan efisien 6. Menggunakan pakaian yang pantas sesuai keadaan 10. B. watak kesusilaan atau adat kebiasaan di mana etika berhubungan erat dengan konsep individu atau kelompok sebagai alat penilai kebenaran atau evaluasi terhadap sesuatu yang telah dilakukan. Bersikap Dewasa tidak kekanak-kanakan 3. Contoh Teknik Komunikasi Yang Baik .Bertingkah laku yang baik dan ramah terhadap lawan bicara .Memberikan ekspresi wajah yang ramah dan murah senyum . Lapang dada dalam berkomunikasi 4. Menggunakan panggilan / sebutan orang yang baik 5.Menatap mata lawan bicara dengan lembut . intonasi suara serta kecepatan bicara yang baik. .Memakai pakaian yang rapi. C.Mampu menempatkan diri dan menyesuaikan gaya komunikasi sesuai dengan karakteristik lawan bicara. Jujur tidak berbohong 2.Gunakan bahawa yang mudah dimengerti oleh lawan bicara .Menggunakan kata dan kalimat yang baik menyesuaikan dengan lingkungan .Menggunakan volume. Arti Definisi / Pengertian Etika ( Etik ) Etika berasal dari bahasa yunani yaitu ethos yang berarti karakter.Gunakan gerakan tubuh / gesture yang sopan dan wajar .1:22am — godam64 A.Etiket/Etika Dalam Berkomunikasi/Komunikasi & Pengertian Etika/Etiket Sosiologi Tue.Tidak mudah terpancing emosi lawan bicara . ramah dan sopan 9. Arti Definisi / Pengertian Etiket Etiket adalah suatu sikap seperti sopan santun atau aturan lainnya yang mengatur hubungan antara kelompok manusia yang beradab dalam pergaulan.Menerima segala perbedaan pendapat atau perselisihan yang terjadi . Etika Dan Etiket Yang Baik Dalam Komunikasi Berikut di bawah ini adalah beberapa etika dan etiket dalam berkomunikasi antar manusia dalam kehidupan sehari-hari : 1. Bertingkahlaku yang baik D. nada. 14/10/2008 . .Menggunakan komunikasi non verbal yang baik sesuai budaya yang berlaku seperti berjabat . Tidak mudah emosi / emosional 7. Berinisiatif sebagai pembuka dialog 8. menutup aurat dan sesuai sikon .

ces. Mereka perlu melindungi alam sekitar. seseorang ahli sains atau teknokrat muslim yang ingin melaksanakan sesuatu perbuatan atau amalan sainsnya.cium pipi kiri) .tangan. Seorang ahli sains perlu mempunyai keimanan serta keyakinan yang kukuh kepada Allah dan sentiasa memohon bantuan daripadaNya. material dan kekayaan. Tindak tanduknya pula dibaluti dengan nilai-nilai etika dan moral yang suci murni berdasarkan prinsip “melakukan sesuatu yang baik dan menjauhi yang mungkar”.Dan lain sebagainya. Beliau juga perlu bertindak untuk memastikan adanya persiapan yang cukup sama ada dari segi kuasa intelek atau pun kuasa emperik yang bercorak teknik. Mereka perlu sedar Allah sentiasa melihat segala pemikiran dan perlakuan manusia. merunduk. Kepatuhan kepada peraturan Allah dijadikan asas penting kepada etika kerjanya sekalipun berlawanan dengan tuntutan keinginan kerana sains tidak boleh bersifat neutral dan bebas. Konsep asas tersebut terdiri daripada tiga unsur utama: i. Keimanan kepada Allah s.t. ETIKA ISLAM DALAM SAINS DAN TEKNOLOGI ISLAM Etika merupakan satu bidang falsafah yang membicarakan tentang tingkah laku manusia dari aspek-aspek lahiriah dan batiniahnya . hormat. Islam telah menyediakan panduan yang sempurna untuk mengatur segala perlakuan manusia dalam apa jua bidang kerjaya sepanjang zaman. Iman adalah teras kepada semua jenis amalan dalam Islam. etika adalah satu bidang ilmu yang mengkaji soal kebaikan dan keburukan dalam sains. Allah merupakan Pencipta dan Pemilik alam yang menjadi bahan kajian dan penggunaan sains dan teknologi. Para saintis adalah khalifah Allah di bumi. Mereka perlu menghindari diri dari mengekskploitasi sewenang-wenangnya segala isi kandungan alam semata-mata untuk kepentingan sanis. Terdapat konsep-konsep asas yang mampu membimbing ahli sains dalam urusan peribadi dan profesyennya.w. ii. Mementingkan aspek kemanusiaan dan ihsan Dalam penggunaan sains dan teknologi aspek kemanusiaan dan ihsan merupakan suatu yang tidak boleh diabaikan. bersifat belas ihsan dan menghormati hak-hak manusia dan lain-lain kehidupan untuk hidup dengan selesa. Kepatuhan kepada Syariah dan etika kerka Seseorang ahli sains perlu mempunyai ketaantan yang tinggi terhadap peraturan-peraturan dan ketentuan Allah dengan mengambil kira persoalan halal dan haram dalam kerjayanya. Dengan itu persoalan krisis etika dalam pelbagai amalan sains dapat dihindarkan . Sebagai rumusannya. Sesungguhnya keimana kepada Allah akan menyediakan asas yang kukuh kepada kelahiran generasi muslim yang bermoral. berhubung dengan tatacara untuk mempraktiskan kebaikan dan menolak keburukan dalam amalan dan penggunaan sanis dan teknologi. Mereka bertanggungjawab untuk membawa kemakmuran dan menjaga keharmonian.dalam hubungan dengan sains. cipika cipiki (cium pipi kanan . iii. seharusnya bermula dengan kepercayaan dan keimanan kepada Allah serta berpegang teguh kepada ajaran agama dalam profesyennya. Matlamat yang murni dalam pembangunan dan penggunaan teknologi seharusnya seiring dengan kaedah yang tidak melanggar batas-batas ajaran Islam.

dan sains menjadi ilmu yang mampu memberi manfaat yang menyeluruh. Dipetik dari “Pengenalan falsafah dan konotasi aksiologi atau etika Islam dalam sains dan teknologi” oleh Zulfikri bin Mohd Zain.

Etika Islam
Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel

ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Masalah kemerosotan moral dewasa ini menjadi santapan keseharian masyarakat kita. Meski demikian tidak jelas faktor apa yang menjadi penyebabnya. Masalah moral adalah masalah yang pertama muncul pada diri manusia, "baik ideal maupun realita". Secara ideal bahwa pada ketika pertama manusia di beri "ruh" untuk pertama kalinya dalam hidupnya, yang padanya disertakan "rasio" penimbang baik dan buruk (QS. Assyams 7-8). Secara realita bahwa dalam kehidupan bermasyarakat, dimana individu merupakan bagian dari masyarakat manusia, maka yang awal mula muncul dalam kesadarannya ialah pertanyaan "What must be?"(Apa yang seharusnya), yang lalu disusul dengan "What must I do?"(Apa yang dilakukan) pelaksanaan "What must I do?", menanti lebih dulu jawaban "What must be?". Pertanyaan "What must be?", ditujukan kepada kemampuan rohani pada diri manusia yang berbentuk kategori-kategori tertentu yang tidak timbul dari pengalaman maupun pemikiran, kemampuan ini bersifat intuitif dan apriori. Oleh sebab itu masalah moral adalah masalah "normatif". Di dalam hidupnya manusia dinilai! Atau akan melakukan sesuatu karena nilai! Nilai mana yang akan dituju tergantung kepada tingkat pengertian akan nilai tersebut. Pengertian yang dimaksud adalah bahwa manusia memahami apa yang baik dan buruk serta ia dapat mambedakan keduanya dan selanjutnya mengamalkannya. Pengertian tentang baik buruk tidak dilalui oleh pengalaman akan tetapi telah ada sejak pertama kali "ruh" ditiupkan. Demi jiwa serta penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya (QS. 91: 7-8) Pengertian (pemahaman) baik dan buruk merupakan asasi manusia yang harus diungkap lebih jelas, "atas dasar apa kita melakukan sesuatu amalan".

Imam Al Ghazali menamakan pengertian apriori sebagai pengertian "awwali". Dari mana pengertian-pengertian tersebut diperoleh, sebagaimana ucapannya: Pikiran menjadi sehat dan berkeseimbangan kembali dan dengan aman dan yakin dapat ia menerima kembali segala pengertian-pengertian awwali dari akal itu. Semua itu terjadi tidak dengan mengatur alasan atau menyusun keterangan, melainkan dengan Nur (cahaya) yang dipancarkan Allah SWT ke dalam batin dari ilmu ma'rifat1). Di sini, Al Ghazali mengembalikannya ke dasar pengertian awwali yaitu pengertian Ilahyah. Sedang Plato menyebutnya "idea". Ia mengungkapkan bahwa "idea" hakekatnya sudah ada, tinggal manusia mencarinya dengan cara menenangkan pikiran atau disebut mencari inspirasi bagi seniman. Jelasnya "idea" bukan timbul dari pengalaman atau ciptaan pikiran sehingga menghasilkan "ide". Kesadaran tentang keberlangsungan ide yang sejak awal ruh ditiupkan, menyebabkan Allah dalam firman-firmanNya menghendaki manusia masuk pada posisi asasinya yang disebut "idul fitri", yaitu kembali kepada "kesejatian diri". Sebab kesejatian inilah yang bisa dipertanggungjawabkan kebenaran sikapnya karena perilaku yang keluar bersandar pada kejernihan fitrah. Maka sesungguhnya fitrah itu sejalan dengan kehendak Allah (fitrah Allah), yang disebut dalam Al Qur'an: Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah). (Tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya (QS. Arrum: 30). Pada dasarnya fitrah manusia itu suci, akan tetapi proses penerimaan ide (ilham) tersebut, terkadang menjadi tidak murni disebabkan kekotoran jiwa yang diliputi nafsu syahwat. Dalam hal ini Allah berfirman: "Dan demi jiwa serta penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu Dan merugilah orang yang mengotorinya." (QS Asysyams 7-8). Betapa bahayanya ilham-ilham tersebut bila diterima oleh jiwa yang kotor, sebab pengetahuanpengetahuan itu akan digunakan untuk bagaimana mencuri, korupsi, menipu dan merusak alam semesta. Tetapi alangkah indahnya jika ilham-ilham tersebut diterima oleh jiwa yang tenang dan bersih yang akan menimbulkan kemaslahatan bagi dirinya maupun alam semesta. Maka dari sini dapat dimengerti, walau seseorang sudah memiliki pengertian "baik buruk secara apriori", bukan berarti ia telah tahu secara mutlak, namun pengertiannya masih bersifat relatif dan hal itu akan lebih jelas jika disinari oleh wahyu ketuhanan. Sebab ia tidak akan mampu menelusuri secara intelektual tanpa adanya "daya spiritual" dalam menerima ide yang sesuai dengan Fitrah Allah. Sebaliknya kalau dibiarkan jiwa kita diam, terbelenggu oleh keinginan syahwat, maka apa yang diperoleh oleh jiwa berupa ide ilmu pengetahuan akan digunakan sesuai dengan kepentingan syahwatnya.

Kembali kepada masalah "nilai". Seseorang pasti akan dinilai atau pasti akan melakukan sesuatu karena nilai, dan jika "nilai" masih bersifat relatif, maka nilai tersebut akan tergantung kepada dasar yang ia pakai. Bisa jadi, mencuri itu mendapat nilai kebajikan apabila perilaku tersebut didasari oleh hukum-hukum tentang permalingan, juga sekularisme, hedonisme, komunisme dan ateisme, dasar-dasar inilah yang akan menilai perilaku itu baik atau buruk. Begitupun tata nilai ketuhanan (Islam), setiap "perilaku" Islam sangat menekankan orientasi niat yang kuat, menyandarkan peribadatannya didasari konsep "Lillahi ta'ala". Pendasaran kepada setiap "laku" manusia, mengandung tuntutan kesadaran, bukan paksaan!! Perilaku seseorang tersebut baru bisa dikatakan mempunyai nilai. Hal ini sesuai dengan Hadist Nabi: Sesungguhnya segala perbuatan itu disertai niat. Dan seseorang diganjar sesuai dengan niatnya (Hadist riwayat Bukhari Muslim). Dalam hadist tersebut jelas, setiap perilaku mempunyai dasar (niat), sehingga perbuatannya dikategorikan baik atau buruk dimana ia menggantungkan niatnya. Suatu riwayat, ketika Rasulullah Hijrah ke Madinah, diungkapkan masalah "niat". "Maka barang siapa hijrahnya didasari (niat) karena Allah dan Rasulullah maka hijrahnya akan sampai diterima oleh Allah dan Rasulullah. Dan barang siapa hijrahnya didasari (niat) karena kekayaan dunia yang akan didapat atau karena perempuan yang akan dikawin, maka hijrahnya terhenti (tertolak) pada apa yang ia hijrah kepadanya". (Al Hadits) Di sini sangat penting kesadaran akan "niat" untuk memperjelas perbedaan mana yang baik menurut nafsu, dan baik menurut Allah. Perilaku yang lalai atau tidak karena Allah seperti dalam shalat, maka nilai kelurusan shalat yang terhalang oleh pikiran yang tidak khusyu' akan berakibat pada rusaknya nilai ibadah shalat. Seperti yang termaktub alam Al Qur'an: "Maka celakalah bagi yang melakukan shalat karena"niat"-nya (lalai) terhambat oleh ingin dilihat orang lain." 1) Perbuatan macam ini tidak bisa dikatakan sebagai "Dien". Sebab agama mempunyai satu dasar penilaian yang sangat sempurna yakni; Islam, Iman, dan Ihsan. Etika pada umumnya menentukan "sadar bebas" sebagai obyeknya, dan ternyata hal ini hanya melihat dari segi lahiriah perbuatan. Setia dan bertingkah baik an-sich tanpa memperhitungkan syarat lain, memang dapat digolongkan ke dalam "kebajikan". Namun belum tentu dikategorikan dalam kebajikan jika ditinjau lebih jauh pada kondisi-kondisi lain, yakni pada apa perbuatan itu bersangkut paut atau apa yang melatari perbuatan tersebut. Misalnya: Si Abdullah memberikan sedekah kepada fakir miskin. Ketika terjadi tindakan tersebut terdapat:

juga di dalamnya nilai psikologis merupakan tindakan etis yang secara naluriah. maka Nabi menjawab. zakat. haji). zakat. ialah hendaknya engkau bersaksi sesungguhnya tidak ada tuhan selain Allah dan sesungguhnya Muhammad itu utusan Allah. yaitu hendaknya engkau menyembah Allah yang seolah-olah engkau melihat Allah. 2. Kemudian dalam akhir Hadist itu dikatakan Rasulullah saw bersabda (kepada para sahabatnya): Dia itu Jibril. transendental. sekalipun engkau tidak bisa melihat-Nya tetapi Ia bisa melihat engkau. Tanggung jawab Islam dalam syariat (etika ketuhanan) selalu mengandung kedalaman dimensi yang tidak saja tindakan fisik sebagai objek nilai. 4. bangkit dari kubur sesudah mati. dan agama (dien) itu sendiri berarti khudhu' (tunduk) dan dzull (merendah) seperti perkataan: "Ku tundukkan dia. mengembalikan kepada Fitrah Allah. 3.1. kepada kitab-kitab-Nya. yaitu Abdullah melakukan "sedekah". kepada MalaikatNya. yaitu niat karena apa (bisa karena ingin dilihat orang. puasa akan terasa sia-sia apabila dilakukan tanpa dibarengi dengan tunduk dan patuh serta merasakan adanya sikap "ihsan" (seakan-akan . Agama meliputi: a. karena Allah dll). Islam meletakkan nilai syarat yang ikut mengambil bagian dalam menilai suatu perbuatan sebagai tindakan etis. maka ia tunduk" yakni: beribadah kepada Allah dan taat kepada-Nya serta merendahkan diri kepada-Nya. Lalu Jibril bertanya apakah Iman itu? Nabi menjawab. yaitu sedekah diberikan kepada fakir miskin. engkau mendirikan shalat. Objek yang diperbuat. iman dan ihsan. engkau keluarkan zakat. yaitu "Abdullah". diharapkan setiap perilaku (ibadah) sampai kepada syarat. Hal ini seluruhnya termasuk agama. Dalam Hadist riwayat Bukhori dan Muslim disebutkan: Artinya: sesungguhnya Jibril pernah datang kepada Nabi dalam bentuk seorang Arab Badui. Ia datang kepadamu untuk mengajarkan tentang agamamu. lalu ia bertanya kepadanya tentang islam. shalat. Dalam tahapan ini manusia sampai kepada tahapan tertinggi yang dalam tindakannya sesuai dengan kehendak Allah (Fitrah Allah). "Islam itu. c. Iman : kepercayaan. "Yaitu hendaknya engkau beriman kepada Allah. Islam: berupa syariat Islam (syahadat. Karena akan dikatakan (dinilai) sebagai agama apabila meliputi ketiga kriteria tersebut. Jibril bertanya lagi. Maka setiap peribadatan. Objek yang terkena perbuatan. dan hendaknya engkau beriman kepada takdir tentang takdir baik dan buruknya. islam. keyakinan. engkau puasa bulan Ramadhan dan engkau pergi haji ke Baitullah jika engkau mampu pergu ke sana. puasa. apakah ihsan itu? Nabi menjawab. b. Pada faktor-faktor inilah disamping "niat" batin. kepada para Utusan-Nya. Ihsan: kekuatan psikologis dimana ia mengaitkan nilai perilakunya karena Allah. Objek yang dipergunakan. apakah itu shalat. Tegas sekali Islam mewajibkan "niat karena Allah" sebagai tanggung jawab penghambaan kepada Kholiqnya. Subjek yang berbuat.

responsif. Ajari Kami Untuk Selalu Ingat Kepada-Mu. Syari'at. . dan menentukan diterima tidaknya peribadatan.melihat Allah. Sikap ini pula yang menjadikan ihsan itu rukun agama. yaitu mengembalikan kepada posisi fitrah manusia. Ihsan adalah roh setiap peribadatan. tetapi tujuannya bukan Lillahi ta'ala tidak mungkin diterima amalnya. (Yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya" From: Sangkan SB <patrap1@yahoo. Untuk itu kecenderungan berbuat baik akan terjadi apabila kita mampu berusaha membersihkan jiwa. padahal kita bertahun-tahun melakukan peribadatan tidak mendapatkan apaapa kecuali capek dan sia-sia. maka batallah sebagai agama. Catatan kaki: 1) Al Qur'an surat Al Maa'uun ayat 4-5 yang artinya: "Maka kecelakaanlah bagi orang yang shalat.com> Date: Fri Oct 22. dengan kecenderungan berbuat baik tanpa beban dan paksaan. sebagaimana firman Allah: "Kami menurunkan kitab ini kepada engkau dengan sebenarnya. Dan kebersihan jiwa akan didapat apabila kita melaksanakan peribadatan sesuai dengan kriteria-kriteria pada penjelasan di atas. 1999 9:11am Subject: Etika Islam (sebelum.s. Az-zumar: 2). Hati. Hakikat Manusia. Etika Islam. Nash tersebut di atas merupakan kesimpulan dari tujuan etika Islam. Bersyukur & Khusyu' Beribadah" (Al Hadits) Dengan menjadi anggota keluarga Majelis Dzikrullah memahami seluruh artikel: Perjalanan Menuju Ilahi. dan orang gila sampai sembuh" (Abu Dawud. Selanjutnya Islam mengajarkan bahwa seorang muslim yang beramal kebajikan. Permasalahan rukun agama ini telah dihukumkan dan disyaratkan kepada orang yang sampai baligh. Jiwa. maka ia akan menjadi manusia paripurna dan ia akan berakhlaq sebagaimana akhlaq Allah. orang yang tidur sampai bangun. jika tidak mampu melihat-Nya sesungguhnya Ia melihat kalian). Hal inilah yang selalu menjadi permasalahan pokok dan mensosialisasi sebagai kebiasaan buruk yang tidak lagi menjadi masalah. Ihsan adalah kontak batin dan dialogis. sesudah) "Ya Allah. sebab itu sembahlah Allah seraya mengihklaskan agama bagi-Nya saja" (Q. Membuka Hijab. yang dengan kesadaran itu. anak kecil sampai mimpi basah. Sebagaimana Hadist Rasulullah: "Hukum tidak berlaku bagi tiga golongan. Ibnu Majah dan Annasay. yang apabila ditinggalkan salah satu rukun agama. hadist sohih). Berguru Kepada Allah.

dan demikian pula sifat yang melakukannya. Dalam Al-Quran surat Al-Baqarah (2): 233 Apabila keduanya (suami istri) ingin menyapih anak mereka (sebelum dua tahun) atas dasar kerelaan dan permusyawarahan antar mereka. melainkan juga obat untuk banyak penyakit. seperti menyapih anak. Dalam surat Ali 'Imran (3): 159 Maka disebabkan rahmat dari Allahlah. dan hasilnya madu. Al-Quran yang akar katanya menunjukkan a. AYAT-AYAT TENTANG MUSYAWARAH Ada tiga ayat musyawarah. . Madu bukan saja manis. lebah tak pernah merusak. Di mana pun hinggap.Patrap/Dzikir. Ia takkan mengganggu kecuali diganggu. Itu sebabnya madu dicari di mana pun dan oleh siapa pun. Makna ini kemudian berkembang. Seperti itulah makna permusyawarahan. menyamakan seorang mukmin dengan lebah. Tak heran jika Nabi Saw. engkau bersikap lemah lembut terhadap mereka. Karena itu. Insya Allah anda akan mampu melaksanakan peribadatan secara kusyu' dalam kehidupan sehari-hari. sejalan dengan makna dasarnya. MUSYAWARAH (1/2) Kata musyawarah terambil dari akar kata sy-. sehingga mencakup segala sesuatu yang dapat diambil atau dikeluarkan dari yang lain (termasuk pendapat). Jika demikian. w-. Al-Quran memberi petunjuk agar persoalan itu (dan juga persoalan-persoalan rumah tangga lainnya) dimusyawaraLkan antara suami-istri. Pada ayat di atas. kerjasamanya mengagumkan.. Madu dihasilkan oleh lebah. tanggapan & artikel lainnya . yang pada mulanya bermakna mengeluarkan madu dari sarang lebah. r-. Seandainya engkau bersikap kasar dan berhati keras. b. makanannya sari kembang. yang bermusyawarah mesti bagaikan lebah: makhluk yang sangat berdisiplin. Musyawarah dapat juga berarti mengatakan atau mengajukan sesuatu. niscaya mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu. Ayat ini membicarakan bagaimana seharusnya hubungan suami istri saat mengambil keputusan yang berkaitan dengan rumah tangga dan anak-anak.. maka tidak ada dosa atas keduanya. sekaligus sumber kesehatan dan kekuatan. Bahkan sengatannya pun dapat menjadi obat. Kata musyawarah pada dasarnya hanya digunakan untuk hal-hal yang baik.

saudara. Dari sini dipahami kenapa uraian Al-Quran mengenai metafisika. tak mungkin memiliki birahi terhadap orang tuanya.maafkanlah mereka. Ayat ini dan segi redaksional ditujukan kepada Nabi Muhammad Saw. serta urusan mereka diputuskan dengan musyawarah antar mereka. dalam surat Al-Syura (42): 38. dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan (tertentu). karena ia tak mengalami perkembangan. Seorang anak. seperti surga dan neraka. Namun demikian. Namun dugaan tersebut akan sirna. ayat ini juga merupakan petunjuk kepada setiap Muslim. agar memusyawarahkan persoalan-persoalan tertentu dengan sahabat atau anggota masyarakatnya. Demikian juga soal mahram (yang terlarang dikawini). Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad. agar bermusyawarah dengan anggota-anggotanya. dan menyepakati hal tersebut melalui musyawarah yang mereka laksanakan di rumah Abu Ayyub Al-Anshari. melaksanakan shalat (dengan sempurna). khususnya kepada setiap pemimpin. dan mereka menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. Memang amat sulit jika rincian suatu persoalan yang diterapkan . c. PETUNJUK AL-QURAN MENYANGKUT PERKEMBANGAN MASYARAKAT Secara umum dapat dikatakan bahwa petunjuk Al-Quran yang rinci lebih banyak tertuju terhadap persoalan-persoalan yang tak terjangkau nalar serta tak mengalami perkembangan atau perubahan. jika menyadari cara Al-Quran memberi petunjuk serta menggali lebih jauh kandungan ayat-ayat tersebut. maka sepintas dapat diduga bahwa Al-Quran tidak memberikan perhatian yang cukup terhadap persoalan musyawarah. Allah menyatakan bahwa orang mukmin akan mendapat ganjaran yang lebih baik dan kekal di sisi Allah. bertawakallah kepada Allah. mencakup setiap kelompok yang melakukan musyawarah. Adapun persoalan yang dapat mengalami perkembangan dan perubahan. atau keluarga dekat tertentu. seperti yang akan dijelaskan lebih jauh. demikian seterusnya. Tetapi. Ayat ketiga ini turun sebagai pujian kepada kelompok Muslim Madinah (Anshar) yang bersedia membela Nabi Saw. mohonkanlah ampun bagi mereka. amat rinci karena ini merupakan soal yang tak terjangkau nalar. agar petunjuk itu dapat menampung segala perubahan dan perkembangan sosial budaya manusia. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya. ayat ini juga berlaku umum. selama jiwanya normal. Al-Quran menjelaskan petunjuknya dalam bentuk global (prinsip-prinsip umum). Adapun yang dimaksud dengan orang-orang mukmin itu adalah: Orang-orang yang mematuhi seruan Tuhan mereka. Dari ketiga ayat di atas saja.

pada suatu masa atau masyarakat tertentu dengan ciri kondisi sosial budayanya. apalagi di tempat yang lain pada masa yang berlainan. Demikianlah. Utsman. harus diterapkan pula dengan rincian yang sama untuk masyarakat lain.. Demikian lebih kurang tulisan Rasyid Ridha ketika surat Al-Nisa' (4): 59. Namun. "Kalian lebih mengetahui persoalan dunia kalian. Bukankah Rasul Saw.berbeda-beda di antara satu dengan lainnya. Tidak berlaku --rincian itu-. periha1 musyawarah ini tidak meletakkan rinciannya. untuk menetapkan bagi kita (masyarakat) pada setiap periode hal-hal yang bermanfaat dan membahagiakan masyarakat. dan yang berkaitan dengan urusan dunia kalian. maka kalian lebih mengetahuinya. pada akhirnya syarat-syarat itu membelenggu diri kita." Sungguh tepat keterangan pakar tafsir Muhammad Rasyid Ridha: Allah telah menganugerahkan kepada kita kemerdekaan penuh dan kebebasan sempurna di dalam urusan dunia dan kepentingan masyarakat dengan jalan memberi petunjuk untuk melakukan musyawarah. MUSYAWARAH DALAM AL-QURAN menafsirkan . Karena itu pula. dan Ali r. Itu sebabnya cara suksesi yang dilakukan oleh empat khalifah beliau --Abu Bakar. Rasul Saw. telah memberi kebebasan kepada umat Islam agar mengatur sendiri urusan dunianya dengan sabda beliau yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.-. Yakni yang dilakukan oleh orang-orang cakap dan terpandang yang kita percayai. a. maka kepadaku (rujukannya). ini bertentangan dengan prinsip syura yang diperintahkan Al-Quran --bukankah Al-Quran memerintahkan agar persoalan umat dibicarakan bersama? Sedangkan apabila beliau bersama sahabat yang lain menetapkan sesuatu. petunjuk kitab suci Al-Quran menyangkut hal ini amat singkat dan hanya mengandung prinsip-prinsip umumnya saja. Kita sering mengikat diri sendiri dengan berbagai ikatan (syarat) yang kita ciptakan. itu pun berlaku untuk masa beliau saja. "Yang berkaitan dengan urusan agama kalian. kemudian kita namakan syarat itu ajaran agama." Dan dalam sabdanya yang diriwayatkan oleh Ahmad. baik di tempat yang sama pada masa yang berbeda. Bahkan tidak juga memberikan pola tertentu yang harus diikuti. yang dalam banyak ha1 menjabarkan petunjuk-petunjuk umum Al-Quran.untuk masa sesudahnya. Musyawarah atau demokrasi adalah salah satu contohnya. Umar. Karena jika beliau sendiri yang meletakkan hukumnya. Jangankan Al-Quran.. Nabi Saw. tidak meletakkan petunjuk tegas yang rinci tentang cara dan pola syura.

harus menghindari tutur kata yang kasar serta sikap keras kepala. mitra musyawarah akan bertebaran pergi. Berbagai masalah yang dibahas para ulama mengenai musyawarah antara lain: (a) orang yang diminta bermusyawarah. karena jika tidak. orang yang bermusyawarah harus menyiapkan mental untuk selalu bersedia memberi maaf. di Memaafkan adalah pihak lain yang musyawarah tanpa hadir bersamaan Di sisi lain.walaupun dikemukakan sesuai konteks turunnya ayat. adalah sikap lemah lembut. Maaf. dan (c) dengan siapa sebaiknya musyawarah dilakukan. Dalam ayat atas disebutkan sebagai fa'fu anhum (maafkan mereka). Karena mungkin saja ketika bermusyawarah terjadi perbedaan pendapat. niscaya mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. memberi maaf dan membuka lembaran baru. dari segi pelaksanaan dan esensi musyawarah agaknya sifat-sifat tersebut sengaja dikemukakan agar ketiganya menghiasi diri Nabi dan setiap orang yang melakukan musyawarah. Kedua. Meskipun ada juga yang merupakan petunjuk-petunjuk umum yang bersumber dari Sunnah Nabi Saw. Pada ayat itu disebutkan tiga sikap yang secara berurutan diperintahkan kepada Muhammad Saw.namun. apalagi sebagai pemimpin. Namun. (b) dalam hal-hal apa saja musyawarah dilaksanakan. Sebelum menguraikan sekilas tentang hal-hal tesebut. yakni kebulatan tekad untuk melaksanakan apa yang telah ditetapkan dalam musyawarah. untuk beliau lakukan sebelum datangnya perintah bermusyawarah. secara harfiah. Seseorang yang melakukan musyawarah. Pertama. Petunjuk-petunjuk tersebut secara tersurat ditemukan dalam surat Ali 'Imran ayat 159 yang terjemahannya telah dikutip di atas. karena tiada pihak lain. sedangkan kecerahan pikiran hanya dengan sirnanya kekeruhan hati. terlebih dahulu periu dikemukakan petunjuk yang diisyaratkan Al-Quran mengenai beberapa sikap yang harus dilakukan seseorang untuk mensukseskan musyawarah.. tetapi petunjuk-petunjuk tersebut masih dapat dikembangkan atau tidak sepenuhnya mengikat. tidak sedikit dari jawaban tesebut merupakan pemahaman para sahabat Nabi atau ulama. Setelah itu disebutkan satu lagi sikap yang harus dilakukan setelah musyawarah. Ini perlu. atau keluar . menghapus bekas luka di hati akibat perlakuan dinilai tidak wajar.Memang banyak persoalan yang dapat diambil jawabannya dari ketiga ayat musyawarah itu. Penyebutan ketiga sikap tersebut --menurut hemat penulis-. berarti "menghapus". Sikap-sikap tersebut sebagian terbaca pada ayat Ali 'Imran di atas. serta mempunyai makna tersendiri berkaitan dengan sikap atau pandangan para sahabat --sebagaimana akan diutarakan kemudian-. Petunjuk ini dikandung oleh frase. Seandainya engkau bersikap kasar dan berhati keras.

Namailah "indera keenam" sebagaimana filosof dan psikolog menamainya.kalimat-kalimat yang menyinggung pihak lain. Kemudian orang yang melakukan musyawarah harus menyadari bahwa kecerahan atau ketajaman analisis saja. akan mengeruhkan pikiran. karena datangnya sekejap. Biasanya. hubungan dengan Tuhan pun harus harmonis. Ini akan dapat mengantarkan kita kepada keraguan yang mengguncangkan etika dan nilai-nilai hidup kita. Pesan terakhir Ilahi di dalam setelah musyawarah usai. wa istaghfir lahum. Itulah kandungan pesan fa'fu anhum. dan firasat" menurut nama yang diberikan agamawan. ORANG-ORANG YANG DIMINTA BERMUSYAWARAH Secara tegas dapat terbaca bahwa perintah musyawarah pada ayat 159 surat Ali 'Imran ditujukan kepada Nabi Muhammad Saw. apa nama "sesuatu" itu. Bila Nabi Saw. jika demikian. melampaui batas lagi pendusta (QS A1 Mu'min [40]: 28). William James. menegaskan. sebagaimana ditegaskan oleh pesan surat Ali 'Imran ayat 159 di atas. kafir (QS Al-Baqarah [2]: 264). dan kepergiannya pun tanpa izin orang yang dikunjungi. bergelimang dosa atau fasik (QS Al-Ma-idah [5]: 108). Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berserah diri. tidaklah cukup. Ia mampu membatalkan suatu argumen dengan argumen lain. bahkan boleh jadi akan mengubah musyawarah menjadi pertengkaran. atau "bisikan atau gerak hati" seperti kata orang kebanyakan. yaitu konteks musyawarah adalah Apabila telah bulat tekad (laksanakanlah) dan berserah dirilah kepada Allah. Jika demikian. Dan bila hal itu masuk ke dalam hati. kita masih membutuhkan "sesuatu" di samping akal. Nah. untuk mencapai hasil yang terbaik ketika musyawarah. saja diperintahkan oleh Al-Quran untuk bermusyawarah. hal ketiga yang harus mengiringi musyawarah adalah permohonan maghfirah dan ampunan Ilahi. dan pembohong (QS Al-Zumar [39]: 3). pengkhianat (QS Yusuf [12]: 52). "sesuatu" itu mengunjungi orang-orang yang jiwanya dihiasi kesucian. Namun demikian. Terserah Anda. Akal memang mengagumkan. hidayat. Hal ini dengan mudah dipahami dari redaksi perintahnya yang berbentuk tunggal. filosof Amerika kenamaan. Itulah sebabnya. sekadar untuk mencampakkan informasi yang diduga "kebetulan" oleh sebagian orang. Tidak jelas cara kerja "sesuatu" itu. atau "ilham. padahal beliau orang yang ma'shum . pakar-pakar Al-Quran sepakat berpendapat bahwa perintah musyawarah ditujukan kepada semua orang. karena Allah tidak akan memberi hidayat kepada orang yang berlaku aniaya (QS Al-Haqarah [2]: 258).

Di sini Nabi berperan sebagai pemimpin umat. menyetujuinya. dan tidak juga akan menyesal seseorang yang melakukan musyawarah. petunjuk ayat ini tetap dapat dipahami berlaku untuk Semua orang. sehingga Nabi Saw. apalagi Tanpa analogi di atas. walaupun redaksinya ditujukan kepada Nabi Saw. dan sahabat beliau setelah turunnya ayat ini. Ketika itu. dibandingkan dengan kesalahan seseorang meskipun diakui kejituan pendapatnya sekalipun. bahwa musyawarah harus tetap dipertahankan dan dilanjutkan. atau kesalahan). Ayat ini seakan-akan berpesan kepada Nabi Saw. sehingga sejak semula kandungannya telah ditujukan kepada mereka semua. menjelang pertempuran. amat perlu digarisbawahi untuk melihat bagaimana pandangan Al-Quran tentang musyawarah." .(terpelihara dari dosa manusia-manusia selain beliau. yang berkewajiban menyampaikan kandungan ayat kepada seluruh umat. Nabi cenderung untuk bertahan di kota Madinah. Sahabat-sahabat beliau terutama kaum muda yang penuh semangat mendesak agar kaum Muslim di bawah pimpinan Nabi Saw "keluar" menghadapi musuh. Konteks turunnya ayat ini. serta kondisi psikologis yang dialami Nabi Saw. Dalam literatur keagamaan ditemukan ungkapan: "Takkan kecewa orang yang memohon petunjuk [kepada Allah] tentang pilihan yang terbaik. dan tidak ke luar menghadapi musuh yang datang dari Makkah. peperangan berakhir dengan gugurnya tidak kurang dari tujuh puluh orang sahabat Nabi Saw. Nabi mengumpulkan sahabat-sahabatnya untuk memusyawarahkan bagaimana sikap menghadapi musuh yang sedang dalam perjalanan dari Makkah ke Madinah. Pendapat mereka itu memperoleh dukungan mayoritas. Perintah bermusyawarah pada ayat di atas turun setelah peristiwa menyedihkan pada perang Uhud. Tetapi. walaupun terbukti pendapat yang pernah mereka putuskan keliru. Kesalahan mayoritas lebih dapat ditoleransi dan menjadi tanggung jawab bersama.

teori maupun praktik toleransi dalam kehidupan manusia. karena itu tak mungkin disamakan. “Bagi kalian agama kalian. “Tidak ada paksaan dalam agama” . Definisi Islam yang demikian sering dirumuskan dengan istilah “Islam agama rahmatal lil‟ālamîn” (agama yang mengayomi seluruh alam). Islam menawarkan dialog dan toleransi dalam bentuk saling menghormati. banyak ayat lain yang tersebar di berbagai Surah. termasuk agama Islam. toleransi bukan saja terhadap sesama manusia. ““dan Jikalau Tuhanmu menghendaki. Menurut ajaran Islam. dan lingkungan hidup. Fakta-fakta historis itu menunjukkan bahwa masalah toleransi dalam Islam bukanlah konsep asing. Dalam al-Qur‟an Allah berfirman yang artinya. Apalagi toleransi beragama adalah masalah yang menyangkut eksistensi keyakinan manusia terhadap Allah. karena itu. budaya. tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Makalah berikut akan mengulas pandangan Islam tentang toleransi. Dengan makna toleransi yang luas semacam ini. Dalam konteks toleransi antar-umat beragama. yang artinya: “Sesungguhnya ini adalah umatmu semua . Islam menyadari bahwa keragaman umat manusia dalam agama dan keyakinan adalah kehendak Allah. Islam memiliki konsep yang jelas. Selain ayat-ayat itu. bahasa. Islam secara definisi adalah “damai”. Syamsul Arifin Nababan Pendahuluan Toleransi (Arab: as-samahah) adalah konsep modern untuk menggambarkan sikap saling menghormati dan saling bekerjasama di antara kelompok-kelompok masyarakat yang berbeda baik secara etnis. Konsep Toleransi Dalam Islam Secara doktrinal. binatang.Toleransi Antar-Umat Beragama dalam Pandangan Islam Oleh Ust. Juga sejumlah hadis dan praktik toleransi dalam sejarah Islam. doktrin. tetapi juga terhadap alam semesta. toleransi sepenuhnya diharuskan oleh Islam. dan mudah membakar konflik sehingga menyedot perhatian besar dari Islam. “selamat” dan “menyerahkan diri”. Ia begitu sensitif. merupakan konsep agung dan mulia yang sepenuhnya menjadi bagian organik dari ajaran agama-agama. Maka Apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya?” Di bagian lain Allah mengingatkan. maka toleransi antar-umat beragama dalam Islam memperoleh perhatian penting dan serius. maupun agama. Toleransi. Toleransi adalah bagian integral dari Islam itu sendiri yang detail-detailnya kemudian dirumuskan oleh para ulama dalam karya-karya tafsir mereka. primordial. politik. dan bagi kami agama kami” adalah contoh populer dari toleransi dalam Islam. Ini berarti bahwa Islam bukan untuk menghapus semua agama yang sudah ada. Ulasan ini dilakukan baik pada tingkat paradigma. Kemudian rumusan-rumusan ini disempurnakan oleh para ulama dengan pengayaan-pengayaan baru sehingga akhirnya menjadi praktik kesejarahan dalam masyarakat Islam.

yang artinya: “Katakan olehmu (ya Muhamad). dikatakan: “Siapa yang membongkar aib orang lain di dunia ini. “irhamuu man fil ardhi yarhamukum man fil samā” (sayangilah orang yang ada di bumi maka akan sayang pula mereka yang di lanit kepadamu). dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dalam Syu‟ab alImam. Karena taqwa kepada Allah melahirkan rasa persaudaraan universal di antara umat manusia. Selain itu.(wahai para rasul). Persaudaran universal adalah bentuk dari toleransi yang diajarkan Islam. Abu Ju‟la dengan amat menarik mengemukakan. yaitu sikap tidak menyekutukan Allah dengan selain-Nya. Piagam ini adalah satu contoh mengenai prinsip kemerdekaan beragama yang pernah dipraktikkan oleh Nabi Muhamad SAW di Madinah. “Al-khalqu kulluhum „iyālullāhi fa ahabbuhum ilahi anfa‟uhum li‟iyālihi” (“Semu makhluk adalah tanggungan Allah. Ayat ini menegaskan bahwa pada dasarnya umat manusia itu tunggal tapi kemudian mereka berpencar memilih keyakinannya masing-masing. dan yang paling dicintainya adalah yang paling bermanfaat bagi sesama tanggungannya”). Saling menghargai dalam iman dan keyakinan adalah konsep Islam yang amat komprehensif. Sebagai contoh. Kristiani. Ini mengartikulasikan bahwa Islam memahami pilihan keyakinan mereka sekalipun Islam juga menjelaskan “sesungguhnya telah jelas antara yang benar dari yang bathil”. Bahkan sikap ini dianggap sebagai bagian yang melibatkan Tuhan. hadits Nabi tentang persaudaraan universal juga menyatakan. yaitu umat yang tunggal. Sikap melindungi dan saling tolong-menolong tanpa mempersoalkan perbedaan keyakinan juga muncul dalam sejumlah Hadis dan praktik Nabi. perdamaian. ayat ini dengan amat jelas menyuguhkan suatu konsep toleransi antar-umat beragama yang didasari oleh kepentingan yang sama. karya seorang pemikir abad ke-11. maka sembahlah olehmu sekalian akan Daku (saja). Selanjutnya. dan kerja sama yang saling menguntungkan serta menegasikan semua keburukan. Fakta historis toleransi juga dapat ditunjukkan melalui Piagam Madinah. Persaudaraan ini menyebabkan terlindunginya hak-hak orang lain dan diterimanya perbedaan dalam suatu masyarakat Islam. Di antara butir-butir yang menegaskan toleransi beragama adalah sikap saling menghormati di antara agama yang ada dan tidak saling menyakiti serta saling melindungi anggota yang terikat dalam Piagam Madinah. „Wahai Ahli Kitab! Marilah menuju ke titik pertemuan (kalimatun sawā atau common values) antara kami dan kamu. saling tolong-menolong di antara sesama umat manusia muncul dari pemahaman bahwa umat manusia adalah satu badan. Jadi. Dalam persaudaraan universal juga terlibat konsep keadilan. al-Baihaqi. dan kehilangan sifat kemanusiaannya bila mereka menyakiti . maka Allah (nanti) pasti akan membongkar aibnya di hari pembalasan”. Konsekuensi dari prinsip ini adalah lahirnya spirit taqwa dalam beragama. yaitu bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan tidak pula memperserikatkan-Nya kepada apa pun. yaitu „menjauhi konflik‟. Di sini. di Surah Yunus Allah menandaskan lagi. dan aku adalah Tuhanmu. Ayat ini juga mengajak untuk sama-sama menjunjung tinggi tawhid. dan Islam) menekankan persamaan dan menghindari perbedaan demi merengkuh rasa saling menghargai dan menghormati. dan bahwa sebagian dari kita tidak mengangkat sebagian yang lain sebagai “tuhan-tuhan” selain Allah!” Ayat ini mengajak umat beragama (terutama Yahudi.

6. dan kebaikan manusia merupakan konsekuensi alamiah dari prinsip ini. 3. menajdi prinsip yang sangat kuat di dalam Islam. Jawabnya : 'Orang-orang yang membenci dunia dan cinta akhirat'. [b] Seutama iman. 5. Nabi ditanya: “Agama yang manakah yang paling dicintai Allah?‟ Beliau menjawab “agama asal mula yang toleran (al-hanîfiyyatus samhah). tidak ada sikap melampui batas dan tidak ada rasa dengki'. 4. Latar belakang itu menghasilkan kesepakatan-kesepakatan di bidang Toleransi Antaragama yang kemudian meluas ke aspek-aspek kesetaraan manusia di depan hukum. Toleransi di barat lahir karena perang-perang agama pada abad ke-17 telah mengoyak-ngoyak rasa kemanusiaan sehingga nyaris harga manusia jatuh ke titik nadir.satu sama lain. bersabda. Perjanjian ini dibuat dalam suatu keadaan. 8. dan [c] Puncak tertinggi budi pekerti (akhlaq). atas dasar mana Dia menciptakan manusia…” Mufassir Baidhawi terhadap ayat di atas menegaskan bahwa kalimat itu merujuk pada perjanjian yang disepakati Adam dan keturunanya. apa itu as-samahah (toleransi)? Toleransi menurut Syekh Salim bin Hilali memiliki karakteristik sebagai berikut. 7. Penegasan Baidhawi sangat relevan jika dikaitkan dengan hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari. 2." Dasar-dasar al-Sunnah (Hadis Nabi) tersebut dikemukakan untuk menegaskan bahwa toleransi . sebagai bagian dari inti toleransi. Ini jelas berbeda dengan gagasan dan praktik toleransi yang ada di barat. Dalam konteks ini Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. yang tertanam di dalam diri semua manusia. Namun. Kerelaan hati karena kemuliaan dan kedermawanan Kelapangan dada karena kebersihan dan ketaqwaan Kelemah lembutan karena kemudahan Muka yang ceria karena kegembiraan Rendah diri dihadapan kaum muslimin bukan karena kehinaan Mudah dalam berhubungan sosial (mu'amalah) tanpa penipuan dan kelalaian Menggampangkan dalam berda'wah ke jalan Allah tanpa basa basi Terikat dan tunduk kepada agama Allah Subhanahu wa Ta'ala tanpa ada rasa keberatan. yang dianggap seluruh kaum Muslim sebagai suatu yang sentral dalam sejarah moral umat manusia. Ditanyakan : Siapa lagi setelah itu? Jawabnya : 'Seorang mukmin yang berbudi pekerti luhur. Artinya: “Sebaik-baik orang adalah yang memiliki hati yang mahmum dan lisan yang jujur. Tolong-menolong. Dalam hal ini. yang alamiah sesuai dengan pola pemberian (fitrah) Allah. karena semua benih umat manusia berasal dari sulbi anak-anak Adam. yaitu antara lain: 1. menurut Salin al-Hilali karakteristik itu merupakan [a] Inti Islam. menunjukkan bahwa baik al-Qur‟an maupun Sunnah Nabi secara otentik mengajarkan toleransi dalam artinya yang penuh. Selanjutnya. Ditanyakan: Siapa lagi (yang lebih baik) setelah itu?. Dilihat dari argumen-argumen di atas. ditanyakan: Apa hati yang mahmum itu? Jawabnya : 'Adalah hati yang bertaqwa. al-Qur‟an menyatakan yang artinya: “Maka hadapkanlah wajahmu ke arah agama menurut cara (Alla). Lalu. bersih tidak ada dosa. prinsip yang mengakar paling kuat dalam pemikiran Islam yang mendukung sebuah teologi toleransi adalah keyakinan kepada sebuah agama fitrah.

dan memakai orang-orang Kristen. karena tidak ada profesi yang dilarang bagi mereka. lahir maupun batin. Lainnya ialah bahwa mereka dapat mencari penghidupan dalam cara apapun yang mereka pilih. karena itu. untuk pindah agama. Kondisi ini berjalan merata hingga Islam mencapai wilayah yang sangat luas ke hampir seluruh dunia dengan amat singkat dan fantastik. Dimon atas toleransi Islam pada orang-orang Yahudi di Spanyol adalah pengakuan yang sangat tepat. Toleransi Dalam Praktik Sejarah Islam Sejarah Islam adalah sejarah toleransi. Tapi peperangan itu dilakukan hanya sebagai pembelaan sehingga Islam tak mengalami kekalahan. Pemaksaan keyakinan agama adalah dilarang dalam Islam. dan ke seluruh dunia dilakukan melalui jalan damai. maupun asimilasi. masyarakat Islam membuka pintu masjid. Peperangan itu bukan karena memaksakan keyakinan kepada mereka tapi karena ekses-ekses politik sebagai konsekuensi logis dari sebuah pendudukan. Pengakuan Max I. namun secara doktrin tak ada dukungan teks Syari‟ah. tidak pernah mengalami hal . Di sinilah. Demikianlah. dari dalam. Persia. tak akan tegak jika tidak lahir dari hati. Dimon menyatakan bahwa “salah satu akibat dari toleransi Islam adalah bebasnya orang-orang Yahudi berpindah dan mengambil manfaat dengan menempatkan diri mereka di seluruh pelosok Empirium Islam yang amat besar itu. Orang-orang Yahudi. Dimon selanjutnya. dan kamar tidur mereka. Yahudi. Bahkan sekalipun Islam telah berkuasa. Islam tidak memaksakan agama kepada mereka (penduduk taklukan) sampai akhirnya mereka menemukan kebenaran Islam itu sendiri melalui interaksi intensif dan dialog.dalam Islam itu sangat komprehensif dan serba-meliputi. juga tak ada keahlian khusus yang diserahkan kepada mereka”. dan penyembah berhala dalam pemerintahan mereka atau sebagai pegawai dalam pemerintahan. Shabi‟un. Lebih lanjut kesaksian seorang Yahudi bernama Max I. Ini berarti kekerasan yang terjadi atas nama Islam bukanlah otentisitas ajaran Islam itu sendiri. banyak agama lokal yang tetap dibolehkan hidup. Perkembangan Islam ke wilayah-wilayah luar Jazirah Arabia yang begitu cepat menunjukkan bahwa Islam dapat diterima sebagai rahmatal lil‟alamin (pengayom semua manusia dan alam semesta). Asia. Bahkan bukti-bukti sejarah menunjukkan bahwa pemerintah-pemerintah Muslim membiarkan. Baik lahir maupun batin. Toleransi. Mesir. Spanyol. Memang perlu diakui bahwa perluasan wilayah Islam itu sering menimbulkan peperangan. konsep Islam tentang toleransi (assamahah) menjadi dasar bagi umat Islam untuk melakukan mu‟amalah (hablum minan nas) yang ditopang oleh kaitan spiritual kokoh (hablum minallāh). tetapi juga memerlukan pengorbanan material maupun spiritual. Ia bahkan menyatakan bahwa dalam peradaban Islam. pendidikan. Meski praktik toleransi sering mengalami interupsi. bekerjasama. Ekspansi-ekspansi Islam ke Siria. Ini berarti toleransi bukan saja memerlukan kesediaan ruang untuk menerima perbedaan. kata Max I. sikap toleransi Islam terhadap agama-agama dan keyakinan-keyakinan lokal dalam sejarah kekuasaan Islam menunjukkan garis kontinum antara prinsip Syari‟ah dengan praktiknya di lapangan.

toleransi beragama menurut Islam bukanlah untuk saling melebur dalam keyakinan. merupakan contoh sahih betapa penyebaran Islam dilakukan dengan pola-pola toleransi yang amat mencengangkan bagi keagungan ajaran Islam. Karena pemaksaan kehendak kepada orang lain untuk mengikuti agama kita adalah sikap a historis. yang tidak ada dasar dan contohnya di dalam sejarah Islam awal. maka toleransi di dalam Islam hanyalah persoalan implementasi dan komitmen untuk mempraktikkannya secara konsisten. Jakarta. termasuk di Nusantara. Karena sifatnya yang organik. Syari‟ah telah menjamin bahwa tidak ada paksaan dalam agama. Dan toleransi ini secara relatif terus dipraktikkan di dalam sejarah Islam di masa-masa sesudahnya oleh orang-orang Muslim di kawasan lain.yang begitu bagus sebelumnya. Artinya tidak asing lagi dan bahkan mengeksistensi sejak Islam itu ada. 15 Januari 2009 . Justru dengan sikap toleran yang amat indah inilah. Hingga hari ini kegairahan beragama Islam dengan segala gegap-gempitanya menandai keberhasilan toleransi Islam. perlu dicatat bahwa model akulturasi dan enkulturasi budaya juga dilakukan demi toleransi dengan budaya-budaya setempat sehingga tak menimbulkan konflik. Sementara penduduk lokal lain yang tetap pada keyakinan lamanya juga tidak dimusuhi. ia dilakukan melalui perdagangan dan interaksi kawin-mawin. ada batas-batas bersama yang boleh dan tak boleh dilanggar. Melalui para pedagang Gujarat dan Arab. Ini membuktikan bahwa jika tak ada toleransi. para raja di Nusantara Indonesia masuk Islam dan ini menjadi cikal bakal tumbuhnya Islam di sini. Penutup Toleransi dalam Islam adalah otentik. sejarah peradaban Islam telah menghasilkan kegemilangan sehingga dicatat dalam tinta emas oleh sejarah peradaban dunia hingga hari ini dan insyaallah di masa depan. Inilah esensi toleransi di mana masing-masing pihak untuk mengendalikan diri dan menyediakan ruang untuk saling menghormati keunikannya masing-masing tanpa merasa terancam keyakinan maupun hak-haknya. Namun. Toleransi di sini adalah dalam pengertian mu‟amalah (interaksi sosial). Selanjutnya. dalam sejarah penyebaran Islam di Nusantara. Kutipan ini saya tegaskan karena ini dapat menjadi kesaksian dari seorang non-Muslim tentang toleransi Islam. yakni sikap menghormati perbedaan budaya maka perkembangan Islam di Nusantara tak akan sefantastik sekarang. Secara perlahan dan pasti. Apa yang dicontohkan para walisongo di Jawa. Di sini. Jadi. Bukan pula untuk saling bertukar keyakinan di antara kelompok-kelompok agama yang berbeda itu. islamisasi di seluruh Nusantara hampir mendekati sempurna yang dilakukan tanpa konflik sedikitpun. misalnya. Ia tidak dilakukan melalui kolonialisme atau penjajahan sehingga sikap penerimaan masyarakat Nusantara sangat apresiatif dan dengan suka rela memeluk agama Islam.

II. Basyuni Zaghlul. Al-Baihaqi. termasuk ilmu pengetahuan dan juga filsafat. Mohamad. keterbukaan satu agama terhadap agama lain sangat penting. h. 105. maka sekarang kita lebih mengedepankan sikap keterbukaan dan saling menghargai satu sama lain. Dimon. t. Orang tidak lagi bersikap negatif dan apriori terhadap agama lain. Syeikh Salim bin „Ied al-Hilali. 2003) . 1962).t). Di masa lampau. God. Toleransi Islam Menurut Pandangan Al-Qur'an dan As-Sunnah. terj.DAFTAR PUSTAKA Al-Qur‟nul Karim Natsir. karena religisitas umat beragama mudah terprovokasi. kita berusaha menutup diri dari tradisi agama lain dan menganggap agama selain agama mereka sebagai lawan yang sesat serta penuh kecurigaan terhadap berbagai aktivitas agama lain. Yang paling mungkin adalah mendapatkan pengertian yang mendasar dari agama-agama. Abu Abdillah Mohammad Afifuddin As-Sidawi (Misra: Penerbit Maktabah Salafy Press. Agama tidak bisa dengan dirinya sendiri dan dianggap dapat memecahkan semua masalah. Bapak Multikulturalisme dan Pluralis » HUBUNGAN ANTAR UMAT BERAGAMA DI INDONESIA Agama memang tetap menjadi basis moral dan benteng spiritual. Kalau kita masih mempunyai pandangan yang fanatik. Keragaman Hidup Antar Agama (Jakarta: Penerbit Hudaya. Jadi. ed. Karena. maka muncul paradigma dan arah baru dalam pemikiran keagamaan. No. Syu‟ab al-Imam (Beirut: t. 194. maka itu menjadi penghalang yang paling berat dalam usaha memberikan sesuatu pandangan yang optimis. Shahih Al-Jami' As-Shaghir wa Ziyadatuhu. Mungkin faktor yang paling penting dan mendasar karena memberikan sebuah arti dan tujuan hidup. Namun ketika kontak-kontak antaragama sering kali terjadi sejak tahun 1950-an. 3266 Max I.). Bahkan mulai muncul pengakuan positif atas kebenaran agama lain yang pada gilirannya mendorong terjadinya saling pengertian. Agama hanya salah satu faktor dari kehidupan manusia. Abu Hajir Muhamad b. tetapi agama juga sering membuat masyarakat hancur. VI. Tetapi sekarang kita mengetahui bahwa untuk mengerti lebih dalam tentang agama perlu segi-segi lainnya. Jews. h. sukses dalam keikhlasan Just another Blogdetik. and History (New York: New American Library. cet.t. (Bali Post . bahwa hanya agama kita sendiri saja yang paling benar.com weblog « Kerukunan Antar Umat Beragama di Indonesia Biografi Singkat. 1970).

agama bukanlah entitas abstrak. Agama hidup sebagai suatu tradisi yang dipeluk dan menjadi hidup di tangan masyarakat manusia. perjumpaan keras antar agama di Indonesia bersumber setidak-tidaknya dari lima faktor. yang secara bebas mengambang (freefloating) begitu saja. Karena itu. ketegangan. Melalui berbagai pertukaran semacam ini terjadi penguatan saling pengertian dan. Dialog Dalam bukunya Ansari. usaha penyebaran agama secara agresif. yang memunculkan krisis― pertikaian dan konflik sangat boleh jadi meningkat intensitasnya. karena itu. bersifat damai. Sebagaimana Ali Masrur (Ali Masrur : 2004) menyatakan dalam artikelnya bahwa. kehidupan berdampingan secara damai. tidak . khususnya Kristen dan Islam. karena pada akhirnya memang sikap dan tindakan manusialah yang menjadi persoalan dan menimbulkan masalah. hampir sama dengan pistol atau senjata apa saja yang dapat digunakan untuk menghabisi riwayat orang lain. Tetapi penting juga diingat. dianggap mencemarkan agama mereka (blasphemous). Karena itulah ajaran-ajaran dan struktur-struktur agama tertentu dapat digunakan siapa saja untuk kepentingannya sendiri. Agama yang kemudian menjadi tradisi memengaruhi perjalanan manusia. tidak jelas sumbernya) yang berisi “rencana” penyebaran agama. Dalam hal ini juga tercakup tulisan-tulisan (biasanya. orang yang berpikiran mendalam harus mencoba belajar lebih banyak lagi tentang kemungkinan bahaya-bahaya dan janji-janji yang terkandung dalam fenomena kemanusiaan global yang kita sebut agama. Para penganut agama terlalu sering menjadikan pemimpin-pemimpin agama mereka.sebagian besar perjumpaan di antara agama-agama itu. Dalam waktu-waktu tertentu―ketika terjadi perubahan-perubahan politik dan sosial yang cepat. Pertama. keempat. dan mungkin juga konflik antaragama membuat kita semua. Kedamaian dalam perjumpaan itu. kecurigaan timbal-balik berkenaan dengan posisi dan peranan agama dalam negara-bangsa Indonesia. Tetapi hal ini seyogyanya tidak mengaburkan perspektif kita. dkk((cf Ansari & Esposito.Seperti ditegaskan Kimball (2003:12). ini jelas memperkuat perjumpaan secara damai tersebut. penerbitan tulisan-tulisan yang diterbitkan kalangan suatu agama tertentu tentang suatu agama lain yang dipandang para pemeluk agama lainnya ini tidak sesuai dengan apa yang mereka imani dan. penetapan dan penerapan ketentuan pemerintah yang dipandang diskriminatif dan membatasi penyebaran agama. eds: 2001). ajaran-ajaran agama dan kebutuhan untuk membela struktur-struktur institusional agama sebagai alat dan justifikasi bagi tingkah laku mereka yang tak bisa diterima. dan kelima. pada gilirannya. Fenomena antar umat beragama seperti kesalahpahaman. kedua. sebaliknya manusia juga memengaruhi agama. ketiga.” Bahkan terjadi juga pertukaran yang semakin intensif menyangkut gagasan-gagasan keagamaan melalui dialog-dialog antaragama dan kemanusiaan baik pada tingkat domestik di Indonesia maupun pada tingkat internasional. hemat saya. Dalam kajian Azyumardi Azra (Azra: 2001). penggunaan rumah sebagai tempat ritual secara bersama-sama atau pembangunan rumah ibadah di lingkungan masyarakat penganut agama tertentu. argumen bahwa adalah orang atau penganut agama― bukan agama itu sendiri―sebagai masalah mengandung kekuatan dan kebenarannya sendiri. banyak bersumber dari pertukaran (exchanges) dalam lapangan sosio-kultural atau bidang-bidang yang secara longgar dapat disebut sebagai “non-agama. bahwa kedamaian lebih sering menjadi feature utama.

agama-agama lain di Indonesia. Semua ini tidak bisa terwujud tanpa adanya dialog antar pemeluk agama secara intensif dan berkesinambungan. agama-agama lebih mengembangkan sikap egosentrisme masyarakat yang beranggapan bahwa merekalah satu-satunya masyarakat yang beragama secara benar sedangkan agama-agama lain yang dianut oleh komunitas agama lain diklaim salah dan sesat. Sebagaimana kajian-kajian historis umumnya. Dialog lebih merupakan komunikasi antar penganut agama dan jalan bersama untuk mencapai tujuan dan kerja sama dalam projek-projek yang menyangkut kepentingan bersama. terbuka. Hal ini disebabkan karena hubungan antaragama belum sering terjadi. Karena itu. jika bukan meniadakannya. pemahaman atas faktor-faktor penyebab pertemuan keras itu semakin relevan dan mendesak. menundukkan. Di masa lalu hubungan antaragama ditandai dengan antagonisme polemik dan upaya untuk mengalahkan. serta tanpa tujuan yang dirahasiakan. Agama-agama saat itu hidup dalam suatu masyarakat yang relatif homogen. . Yang tidak kurang pentingnya. dialog mensyaratkan suatu kebebasan beragama sehingga setiap penganut agama bebas mendalami dan melakukan keyakinannya. umat-umat beragama seharusnya dipandang bukan hanya sebagai academic exercises. harus melakukan dialog untuk mengurangi benturan-benturan tersebut. berbagai kesimpulan dan saran yang dikemukakan Aritonang dalam karyanya dapat menjadi semacam “guidance” bagi perjumpaan yang lebih damai. Prospek ke Depan Perjumpaan antar umat beragama di Indonesia yang kadang-kadang keras seperti disarankan di atas. dan belum mengenal dunia lain selain dunianya sendiri. Pada level ini. Karya Aritonang (Aritonang : 2004). dan mau bekerja sama dengan orang lain. tertutup. bukan usaha menyatukan semua ajaran agama menjadi satu agama. Dalam keadaan demikian. mau menerima pendapat orang lain. supaya dapat dilakukan antisipasi sebelum segalanya menjadi terlambat. tetapi juga sebagai “pelajaran”. dan bukan pula meminta pertanggungjawaban orang lain dalam menjalankan agamanya Dialog antaragama adalah pertemuan hati dan pikiran antarpemeluk berbagai agama dalam kedudukannya yang setaraf dan sederajat tanpa merasa lebih baik atau lebih tinggi daripada yang lain. bukan beradu argumentasi antar pelbagai pemeluk agama hingga ada yang menang dan ada yang kalah. tulus. tidak kecuali. muncul karena banyak faktor yang rumit. ini jelas memperkaya pengetahuan kita tentang berbagai faktor yang mengakibatkan terjadinya perjumpaan antar umat beragama di Indonesia. serta menguraikan dan mengomunikasikan pengalaman keagamaannya kepada orang lain.bisa tidak. Dialog semacam ini menuntut para peserta dialog untuk dapat menghormati. sehingga peristiwa-peristiwa pahit yang pernah terjadi di masa silam tidak terulang kembali di masa kini dan mendatang. bersedia mendengar. toleran dan penuh persahabatan antara para penganut Kristen dan Islam dan. Tentu saja yang dimaksudkan dengan dialog di sini bukanlah upaya mengonversi pihak lain untuk memeluk agama kita. Perjumpaan ini akan semakin meningkat intensitasnya di masa-masa mendatang. dan menggaet pihak lain ke agama kita.

pada beberapa dekade terakhir ini studi agama-agama.Dan. Kedua. Ketiga. para pemimpin agama. Ini merupakan ujian bagi agama autentik (authentic religion) dan penganutnya. maka umat beragama tidak hanya telah memberikan suatu kontribusi penting dalam perwujudan kehidupan beragama. masyarakat kita sebenarnya semakin dewasa dalam menanggapi isu-isu atau provokasiprovokasi. 2003. berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Paling tidak ada tiga hal yang dapat membuat kita bersikap optimis. para pemimpin masing-masing agama semakin sadar akan perlunya perspektif baru dalam melihat hubungan antar-agama. Mereka seringkali mengadakan pertemuan. Daftar Pustaka www. dan masyarakat untuk mengingatkan para aktor politik di negeri kita untuk tidak memakai agama sebagai instrumen politik dan tidak lagi menebar teror untuk mengadu domba antar penganut agama. semakin merebak dan berkembang di berbagai tempat. kita perlu dan seharusnya mengembangkan optimisme dalam menghadapi dan menyongsong masa depan dialog. Kesadaran semacam ini seharusnya tidak hanya dimiliki oleh para pemimpin agama. yakni pemerintah. jika semua itu dapat diaktualisasikan. Pertama. Inilah kesalahan kita bersama. baik oleh pribadi maupun kelompok demi target dan tujuan politik tertentu. Hlm 3 Kimball. tetapi juga oleh para penganut agama sampai ke akar rumput sehingga tidak terjadi jurang pemisah antara pemimpin agama dan umat atau jemaatnya. Adapun Solusi yang ditawarkan oleh Ali Masrur (Ali Masrur : 2004). Adalah tugas kita bersama. Kita lebih mementingkan bangunan-bangunan fisik peribadatan dan menambah kuantitas pengikut.com/2001-10-26/versi Koran bali post cetak 29/12/2003/. When Religion Publishers. Kita seringkali prihatin melihat orang-orang awam yang pemahaman keagamaannya bahkan bertentangan dengan ajaran agamanya sendiri. Charles. termasuk juga dialog antaragama. Mereka tidak lagi mudah disulut dan diadu-domba serta dimanfaatkan.gatra. tetapi semakin teruji bahwa masyarakat kita sudah bisa membedakan mana wilayah agama dan mana wilayah politik. Meskipun berkali-kali masjid dan gereja diledakkan. tetapi kurang menekankan kedalaman (intensity) keberagamaan serta kualitas mereka dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama. baik secara reguler maupun insidentil untuk menjalin hubungan yang lebih erat dan memecahkan berbagai problem keagamaan yang tengah dihadapi bangsa kita dewasa ini. tetapi sekaligus melindungi agama itu sendiri dari pencemaran yang dapat menimbulkan citra yang tidak benar dan keliru terhadap agama.(ditranslit oleh Azyumardi Azra) Becomes Evil. New York: HarperCollins .

. Dr. 2001. Sejarah Perjumpaan Kristen dan Islam di Indonesia (Jakarta: BPK Gunung Mulia..   Home INDEKS ARTIKEL ISLAM YANG SANGAT BERMANFAAT . Zafar Ishaq & John L.Azra. Ansari.2004. Georgetown University. Australia: Pax Christi & Vista Publications. Aritonang. 2001. 2004). Islamic Research Institute. Dr. dalam Joseph A. Artikel cfm. Carlton South. Azyumardi. Muslims and the West: Encounter and Dialogue. Ali Masrur. “Islam and Christianity in Indonesia: The Roots of Conflict and Hostility”. Religion and Culture in Asia Pacific: Violence or Healing?. Victoria.Ag. Esposito. eds. Problem dan Prospek Dialog Antaragama. Islamabad & Washington DC. Jan S. International Islamic University & Center for Muslim-Christian Understanding. M. Camillery (ed.).

KELUARGA. Kembalilah ke Jalan Tuhanmu Pacaran Berkedok Ta’aruf Makin Marak di Dunia Maya Jangan Ada Cinta di Facebook! Pacaran = Percobaan Tindak Pidana Perzinahan Bermula dari Pacaran. renungkanlah! TIDAK ADA ISTILAH MANTAN PEZINA DALAM ISLAM (dilarang menghina orang yang sudah bertobat) Memadu Kasih di Hari Valentine? (jangan merayakan hari valentine agar tidak mendapat murka Allah) 6 Kerusakan Valentine’s Day Pandangan Islam terhadap Hari Valentine Tips Memilih Pasangan Hidup Bila Cinta Tak Berbalas Putriku. DLL Kenapa Sih Kamu Tidak Mau Punya Pacar Untuk Apa Kita Diciptakan Di Dunia Ini? Gadis Yang Tak Mencuri Hatiku… Musik itu Haram Menurut Imam 4 Madzhab kumpulan sms tausiyah – sms nasehat islami – sms religi – sms dakwah Nasehat Untuk Remaja Muslim Ukhti…. CINTA. maka janganlah berpacaran Entries RSS | Comments RSS  Recent Posts o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o SITUS-SITUS TEMPAT BERTANYA.sesungguhnya pacaran adalah perbuatan haram. Pacaran Makin Murahan Hari Gini Pacaran? Apa kata dunia ?????????? WAHAI WANITA TUTUPLAH AURATMU … Usaha Yang Ditempuh Untuk Taubat . Terjerumus Ketagihan Gaul Bebas Makin Modern. CURHAT DAN KONSULTASI MASALAH AGAMA.

o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o

Bagaimana Kiat-kiat Untuk Membangkitkan Semangat Beribadah? Bila Cinta Menyapa 10 Nasihat Ibnul Qayyim Untuk Bersabar Agar Tidak Terjerumus Dalam Lembah Maksiat Sikap Yang Islami Menghadapi Hari Ulang Tahun Di Mana Allah? KIAT-KIAT AGAR TERHINDAR DARI MAKSIAT Nasihat Bagi Muslimah! Cara Memanfaatkan Waktu Mendapatkan Pasangan Yang Shalih Nasihat Kepada Para Gadis Remaja Pertemanan Dalam Islam BERHATI-HATILAH DARI PARA PRIA SERIGALA BERBULU DOMBA (Sebab Mekarmu Hanya Sekali) Kehilangan Kehormatan Yang Berakibat Ketaatan TIPS AGAR KAYA MENURUT AJARAN ISLAM – TIPS MELEPASKAN DIRI DARI KEMISKINAN Ketahuilah wahai hamba Allah… Tidak Semua Majikan Arab Kejam Fenomena TKI di Arab Saudi SAUDARIKU, MAUKAH ENGKAU MENJADI SEORANG RATU? RAHASIA TKW ** UKHTI APAKAH ENGKAU MENGINGINKAN KEBAHAGIAAN ? ** jauhilah penyakit Riya’ dan Gila Popularitas TATA CARA BERTAUBAT (mari bertaubat sebelum terlambat) SEORANG SALAFI TIDAK SOMBONG WALAUPUN KEPADA ANJING (BINATANG) Waspada Teman Buruk (bahayanya berteman dengan orang-orang yang menyimpang dari agama) Zina, Akibat Buruk Dan Bahayanya Ta’aruf Syar’i, Solusi Pengganti Pacaran Kiat Mengenal Calon Tanpa Pacaran Berteman Yes!, Pacaran No! (Nikah: lebih cepat lebih baik) Nggak Virgin Nggak Ok! (bagi yang terlanjur nggak virgin masih tetap belum terlambat untuk bertaubat) Aku Ingin Bertaubat, Tetapi … BAGAIMANA PACARAN MENURUT ISLAM ? Pacaran, kuno ? Perbedaan ta’aruf dan pacaran Asmara Aktivis Rohis (CBSA= cinta bersemi sesama aktivis ??) Saat Cinta Terbentur Orang Tua Rayuan Setan Dalam Pacaran SAYANG, HARI INI KITA PUTUS, KU HARAP KAU MENGERTI ! (PASTI BISA) CARA BERTAUBAT DARI PERBUATAN ZINA Bersamamu dalam Naungan Ilmu (Di Atas Sunnah Kita Menikah) Tips Memilih Pasangan Idaman Siapakah Yang Ukhti Pilih Untuk Menjadi Pendamping Hidup? Adakah Pacaran Islami ?! (tentu tidak) Teman dan Pengaruhnya dalam Kehidupan Beragama Seseorang (Hati-hati memilih teman!) Bila Pacar Meninggalkan Kamu… (karena pacaran itu haram hukumnya) Batasan Pergaulan Antara Pria dan Wanita menurut Syariat Islam

o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o

Save Sex? No Free Sex..!! Maraknya Pacaran Berujung Zina, Kita Punya Tanggung Jawab Dakwah Pacaran? Nggak, Ah! Ada Cinta di Sekolah Taubat, Muara Terindah bagi Seorang Hamba PUTRIKU, PAPA HANYA IJINKAN KAMU MENIKAH, BUKAN BERPACARAN Kalau Mau Pacaran, yang “Islami” Saja !!! INDEKS ARTIKEL ISLAM YANG SANGAT BERMANFAAT SURAT UNTUK PARA PEROKOK 13 Sifat Laki-laki Yang Tidak Disukai Perempuan 13 Penawar Racun Kemaksiatan ** UKHTI APAKAH ENGKAU MENGINGINKAN KEBAHAGIAAN ** kumpulan kata mutiara – kata-kata motivasi – kata-kata indah – nasehat cinta islami ramadhan kumpulan kata mutiara nasehat islami – kata-kata motivasi nasehat islami – kalimat nasehat dakwah islam INDEKS ARTIKEL-ARTIKEL ISLAM YANG MENARIK DAN SANGAT BERMANFAAT DARI gizanherbal.wordpress.com DAFTAR ARTIKEL YANG MENJELASKAN MENGENAI HARAMNYA MUSIK, TERMASUK MUSIK RELIGI SEMUANYA HARAM DAFTAR ARTIKEL YANG MENJELASKAN MENGENAI HARAMNYA PACARAN , ajakan berpacaran adalah ajakan iblis dan setan, maka jangan tergoda Kalo Ikhwan Nyari ‘Gebetan’ Berteman Yes!, Pacaran No! Jomblo Vs Pacaran Sisi Gelap Pacaran Nikmati Cinta Tanpa Pacaran Pacaran Syari’ah Pacaran? Pikir Lagi, Deh! Pacaran? Norak Bangeet! Pacaran? Huahaha… Kuno! …karena pacaran diajarkan Gantung Valentine! Bubarkan Pacaran! Perkawinan Hambar apakah saya masih virgin? Nikah dengan Orang yang Sama Melakukan Zina di Masa Lalu Menuju Pernikahan Menikah Dulu, Baru Pacaran Malam Pengantin Menyatakan Langsung ke Gadis dan Pacaran, Bolehkah? Ingin Bertobat dari Maksiat Dilema Setelah Zina… Berzinah Ketika Pacaran Bagaimana Kiat-kiat Untuk Membangkitkan Semangat Beribadah? Usaha Yang Ditempuh Untuk Taubat Pacaran Atau Bukan? Pacaran Lagi, Pacaran Lagi… Bergaul dengan Lawan Jenis

o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o

Cara Mendapatkan Jodoh Berdasarkan Koridor Agama Islam Dosa Pacaran Pacaran?! Salahkah Bila Aku Jatuh Hati??? Ta’aruf lewat internet Menikah dan Tentang Dosa Besar masa lalu Memberikan Motivasi Untuk Pasangan Hukum Berpacaran Ingin Putus Dari Pacar Ingin Lepas Dari Kecanduan Zina Mata Cara Agar Bisa Lepas Dari Mantan Pacar Pacaran dan Zina Pacaran dengan Non Muslim Pacaran dalam Islam Menikah Tanpa Pacaran Cinta Sejati: “Pacaran Dulu atau Nikah Dulu?” HUKUM PACARAN MENURUT ISLAM (penjelasan mengenai sebab diharamkannya pacaran) Wanita yang Berpakaian Tapi Telanjang, Sadarlah! Bukan Pria Idaman Obat Ketika Merindukan Si Dia “Sex Before Marriage” Bukan Cinta Sejati Cinta Bukanlah Disalurkan Lewat Pacaran Hello world! kata mutiara – kumpulan kata-kata mutiara cinta – kata mutiara islami – kata mutiara bijak – kumpulan fatwa ulama mengenai haramnya KB (pembatasan jumlah anak) Hukum Penghasilan Penyanyi Adalah Haram (?) HUKUM PACARAN MENURUT ISLAM (penjelasan mengenai sebab diharamkannya pacaran) Cara Menghilangkan Derita Cinta Ditolak Haramnya Nyanyian dan Musik Dalam Islam Faedah Menikah di Usia Muda

Tips Memilih Pasangan Hidup
Posted on August 10, 2011 by Situs islam: www.almanhaj.or.id , www.alsofwah.or.id , www.muslim.or.id

Antara memilih dan dipilih. Begitulah sesungguhnya hidup ini. Hal ini dikarenakan kehidupan manusia di dunia ini sering diwarnai sebuah proses pilihan hidup yang saling susul menyusul, yang selalu hadir dalam dua buah kondisi : Memilih ataukah dipilih! Dan salah satu kenyataan hidup yang tak dapat kita hindari adalah keniscayaan untuk memilih calon suami atau istri sebagai pendamping hidupnya di dunia bahkan hingga di akhirat.

Masalah Pertama Yang Harus Diperhatikan.

demikian pula sebaliknya. sehingga perjalanan selanjutnya menjadi lebih mudah dan indah untuk dilalui. keduanya tentu memiliki kebaikan dan keburukan yang tingkatannya juga berbeda satu sama lain. Tujuannya agar lelaki yang shalih akan mendapatkan wanita yang shalihah. yang dilandasi oleh semangat Islami sebagai dasar terjadinya suatu pernikahan. Karena itu ajaran Islam sangat menekankan system pemilihan pasangan hidup yang berpedoman kepada nilai-nilai Islam. dan wanita-wanita yang baik adalah untk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)” (QS. Adalah menjadi suatu hak dan kewajiban bagi setiap muslim dan muslimah untuk mencari pendamping yang benar-benar akan membuka pintu kebaikan buat dirinya dan mengundang keridhaan dari Rabb-nya dan hal ini hanya dapat dicapai bila diawali proses pemilihan calon pasangan hidup yang selektif. Ingat! Setelah pernikahan. An Nuur: 26). mawaddah.Dalam membentuk sebuah keluarga yang sakinah. Na‟udzubillahi min dzaalik! Akibat Salah Memilih . tidak ada pilihan lagi buat kita. kecuali dua hal: mendapatkan ketenangan yang membahagiakan rumah tangga atau memperoleh kesengsaraan yang membinasakan. dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula). Mengapa Kita Harus Selektif? Kecermatan memilih pasangan hidup sangat menentukan keberhasilan perjalanan seorang hamba di dunia dan akhirat. pemilihan pasangan hidup merupakan pintu gerbang pertama yang harus dilewati secara benar sebelum masuk kepada lembaga keluarga Islami yang sesungguhnya. Apalagi mengingat pernikahan merupakan bentuk penyatuan dari dua lawan jenis yang berbeda dalam banyak hal. Allah berfirman: “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji. warahmah.

atau bahkan hanya karena sudah terlanjur cinta yang telah menyebabkan mata hati menjadi buta terhadap kebaikan dan keburukan orang yang dicinta. bahkan perceraian dan gonta ganti pasangan menjadi sesuatu yang sudah biasa dilakukan. merupakan penyebab utama yang melahirkan pernikahan sebatas dorongan nafsu semata. Tolak ukur pencarian pasangan hidup jarang yang berorientasi pada nilai-nilai agama. Lalu bagaimana mungkin akan kembali kepada Qur‟an dan Sunnah. Iklim pergaulan di masyarakat kita yang memang cenderung permisif dan belum Islami. camkanlah nasehat Luqman Al Hakim berikut ini: “Wahai anakku. dari sekedar konflik yang berbentuk pertengkaran mulut sampai dengan penganiayaan fisik bahkan pembunuhan. Melainkan seringkali hanya sebatas keindahan fisik. banyak pasangan suami istri yang menghadapi kesulitan dan hidupnya malah tidak bahagia. yang disebabkan oleh kesalahan langkah awal dalam membentuk rumah tangga.Akibat salah dalam memilih pasangan hidup. tanpa ada landasan nilai-nilai ke-Islaman yang mengawali. takutlah terhadap wanita jahat karena dia membuat engkau beruban sebelum masanya. melimpahnya materi dan mulianya status di masyarakat. Dewasa ini. dan hendaklah kamu berhati-hati mencari yang baik dari mereka. lantaran proses pernikahan mereka terjadi begitu saja secara naluriah. maka wajarlah jika banyak pasangan yang bertikai mereasa kesulitan menyelesaikan permasalahan rumah tangga mereka secara Islami. sedangkan mereka dahulunya tidak berangkat dari keduanya? Maka memilih pasangan hidup atas dasar nilai-nilai Islam adalah sikap yang penting. dan berhati-hati dalam memilih pasangan hidup menjadi suatu keharusan bagi kita. Apabila pernikahan terjadi hanya lantaran dorongan nafsu semacam itu. Dan takutlah wanita yang tidak baik karena mereka mengajak kamu kepada yang tidak baik. begitu banyak kasus pertikaian di dalam sebuah keluarga.” (Begitu pula untuk Wanita berhati-hatilah dalam mencari pasangan) Siapa Yang Harus Kita Pilih? Islam telah mengajarkan dengan cermat atas dasar apa kita harus memilih pasangan hidup kita: .

bahkan Allah sendiri indah dan menyukai keindahan. karena keturunannya. maka akhlak dan agama menjadi jaminan kedamaian dan kebahagiaan. sebaliknya pengabaian bahkan pengingkaran terhadap masalah ini akan menyebabkan fitnah dan kerusakan yang besar bagi para pelakunya. Allah tidak akan menambahkannya kecuali kefakiran. tetapi pernikahan bukanlah sekedar transaksi perdagangan semata. yakhi kekayaan. Sesungguhnya keelokan merupakan karunia Allah kepada hamba-Nya. maka beruntunglah ia. yang kelak pasti akan diambil-Nya secara perlahan dengan bertambahnya usia sang hamba. bahkan Allah mengancam mereka yang menikah semata-mata karena mengharapkan kekayaan dengan kefakiran: ”Barangsiapa yang menikahi wanita karena hartanya. Yang kedua adalah keelokan Hal ini juga memang boleh-boleh saja dan menyukai keelokan memang fitrah manusia.” (HR. Baru Yang Lain Yang pertama adalah perihal kekayaan Hal ini memang utama.. dan k arena agamanya.” (HR.“Dinikahi wanita atas dasar empat perkara: karena hartanya. Karena memang tidak ada keelokan yang berkekalan di dunia yang fana ini. keelokan. keturunan serta akhlak dan agama. Barangsiapa yang memilih agamanya. Alangkah indahnya memang bila kesemuanya terkumpul pada diri seseorang hamba Allah. Ibnu Hibban). bahkan Rasullah saw adalah seorang dermawan yang paling banyak sedekahnya. al Bukhari dan Muslim) Maka jelaslah bagi kita bahwa ada empat dasar dalam menentukan siapa yang layak untuk kita pilih menjadi pasangan hidup kita. Pilih Yang Taqwa. . karena kecantikannya. tetapi pernikahan pun bukan sekedar kesenangan mata belaka. Dan di antara semuanya.

sebab kecantikan itu akan lenyap dan janganlah kamu menikahi mereka karena hartanya. Betapa beruntungnya menikah dengan hamba yang bertaqwa. Semakin baik akhlak dan agama seseorang. Dan ketiga adalah keturunan. sebagaimana jawaban Hasan bin Ali ketika ada seseorang yang bertanya. Allah tidak akan menambahkan kecuali kerendahan…”(HR. Ibnu Hibban) Terakhir yang keempat adalah akhlak dan agama. “Barangsiapa yang menikahi wanita karena keturunannya. Akan tetapi nikahilah mereka karena agamanya. maka ia akan menghormatinya. .“Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya.” Nikahkanlah ia dengan lelaki yang bertaqwa kepada Allah. sebab seorang budak wanita yang hitam dan beragama itu lebih utama. melainkan mencakup ucapan dan perbuatan sebagai cerminan dari hati seseorang yang telah melekat dalam kepribadiannya. Demikian pula hal ini juga sesuatu yang utama. yang tidak boleh tidak. karena ia pandai menghormati pasangan hidupnya dan sangat berhati-hati dari menzhaliminya. menurutmu kepada siapa aku harus menikahkannya?” Maka Hasan menjawab. Bahkan Allah mengancam mereka yang menikahi seseorang hanya untuk mengejar keturunan. dengan memberikan kerendahan bukan kemuliaan. harus ada pada calon pasangan hidup kita. dan inilah TAQWA yang sebenarnya!. Jika lelaki itu mencintainya. Akhlak dan agama disini bukanlah sebatas ilmu dan retorika atau banyaknya hapalan di kepala. Inilah faktor yang paling utama. “Aku mempunyai anak gadis. tetapi pernikahan pun bukan sekedar kebanggaan silsilah yang justru bias membawa kepada penyakit „ashobiyah‟. dan jika marah maka ia tidak akan menzhaliminya. sebab harta itu akan membuat dia sombong. maka seakan-akan semakin jelaslah kebahagiaan sebuah rumah tangga telah terbentang dihadapan kita.” (HR. Ibnu Majah).

“Barangsiapa yang menikahi wanita karena hartanya. Akhirnya pernikahan yang ideal sesungguhnya merupakan keseimbangan dari semua faktor tersebut. Mempersempit Pilihan Untuk Keutamaan Tidak jarang seseorang dihadapkan pada sekian banyak pilihan pasangan hidup yang dari segi akhlak dan agama sama dan setaraf. karena itu dalam memilih pasangan hidup. dengan akhlak dan agama sebagai parameter yang paling penting. maka jadilah fitnah buatmu dan kerusakan yang besar. sedang kau tahu ia baik akhlak dan agamanya lalu kau tolak. maka wanita itu akan menjadi fitnah dan menimbulkan kerusakan luas. jangan sampai niatan kita hanya sekedar mencari kecantikan atau keturunan atau harta saja dengan meninggalkan criteria taqwa. Ibnu Majah) : “Apabila telah dating kepadamu seorang wanita yang agama dan akhlaknya baik maka nikahilah dia. Allah tidak akan menambahkannya kecuali kafakiran. Barangsiapa yang mengawini wanita karena untuk memejamkan pandangannya. bagaikan menolak kebaikan dan menggantinya dengan kerusakan: Simaklah kedua hadits berikut ini: : “Jika datang seorang laki-laki kepadamu (untuk melamar).”(HR. Jika engkau menikahi wanita bukan atas dasar agama dan akhlak. sehingga tidak ada keberkahan yang akan kita dapatkan dalam rumah tangga kita kelak. apalagi masalah di dalam ketaqwaan seseorang memang . niscaya Allah memberkahinya. At Tirmidzi).” (HR. Ibnu Hibban).Dan sebaliknya penolakan terhadap lelaki atau wanita yang bertaqwa.” (HR. menjaga kemaluannya serta menjalin tali persaudaraan.

sulit untuk dideteksi dalam waktu yang singkat. 1. agar kelak tidak ada penyesalan dikemudian hari yang akhirnya bias lebih menyakitkan. yang menyamakan kedudukan semua hambanya. profesi. Memilih yang penuh kasih sayang dan subur “Nikahilah wanita-wanita yang penuh kasih dan banyak memberikan keturunan (subur) sebab aku akan bangga dengan banyaknya ummat dihari kiamat kelak” (HR. Dan masalah ini. Para ulama menyarankan agar laki-laki idealnya menikah dengan wanita yang setingkat dengannya atau dibawahnya. karena Islam sendiri adalah agama tanpa kelas. bahwa tingkat kesamaan sosial ini bukanlah merupakan syarat mutlak dalam sebuah proses pernikahan. Ahmad). adalah semata-mata sebagai tindakan kehati-hatian. . pilihan kadang memang perlu dipersempit. Pilihan yang sekufu “Pilihlah wanita-wanita yang akan melahirkan anak-anakmu dan nikahilah wanita yang sekufu (sederajat) dan nikahlah dengan mereka. terkecuali dari ketakwaanya. Dan menurut kacamata agama yang tentunya selalu selaras dengan fitrah dan naluriah seorang insan. atau tingkat pendidikan. dan Al Baihaqi) Al Kafa‟ah merupakan masalah kesesuaian dan kesamaan antara pasangan pernikahan yang dianggap paling mendekati. Ibnu Majah. kehormatan. sedangkan seorang wanita sebaiknya menikah dengan laki-laki yang mempunyai tingkatan yang sama atau di atasnya. garis keturunan. Kalaupun ia menjadi sebuah pertimbangan. sebab semakin banyak pilihan maka akan semakin sulit bagi kita untuk memilih yang terbaik. sebenarnya merupakan tata cara kebijaksanaan duniawi yang masih bisa disepakati bila ada persetujuan diantara kedua belah pihak. karena sesungguhnya hati manusia itu memang sering labil dan mudah berubah-ubah. Tetapi penting untuk dipahami. Al Hakim.”(HR. 2. Ada beberapa keutamaan yang bias dipertimbangkan dalam memilih pasangan hidup. Maka untuk mencari sebuah keutamaan. seperti pertimbangan akan masalah: usia.

Kita dapat mengenali apakah seseorang termasuk kriteria ini melalui ucapan. 4. 3. Apakah dipenuhi kelembutan dan kasih sayang? Ataukah dipenuhi kekasaran . menikahi mereka yang berasal jauh dari keluarga kita akan menambah ikatan kekerabatan dengan orang lain. Sementara itu mereka secara mudahnya dapat kita ketahui dari berapa jumlah saudara atau keluarganya yang terdekat. Memilih kerabat yang jauh Nasihat Rasulullah saw. baik dikala ia gembira maupun kecewa. perbuatan ataupun tatapan mata. “Janganlah kalian menikahi kerabat dekat. lebih lengkap rahimnya.” Dan selain untuk menjaga kualitas keturunan dari penyakit bawaan. serta rela dengan apa yang ada di tanganmu. Al Baihaqi dari Uwaimir bin Saidah) . Ibnu Majah.Hamba yang penuh kasih dan mengasihi adalah hamba yang memiliki nada perasaan (afek) yang halus serta emosi yang terkendali. Memilih para gadis “Nikahilah para gadis sebab ia lebih lembut mulutnya. sebab dapat berakibat melahirkan keturunan yang lemah akal dan fisik.” (HR. atau dari jenis penyakit penghambat keturunan yang diderita dirinya ataupun saudaranya dan keluarganya yang terdekat. serta memberikan kebahagiaan sendiri bila harus berpergian jauh untuk saling silaturahim. dan tidak berfikir untuk menyeleweng. kebencian dan kepalsuan. yang kesemuanya itu dapat memberikan gambaran tentang bagaimana kepribadian dan isi hati yang dimilikinya.

Semua ini mempunyai kesan dan kenikmatan tersendiri di dalam menambah keindahan rumah tangga. Wijaya adalah Dosen STMIK Muhammdiyah Jakarta. Motivator. Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama. Blogger. Learning. sehingga tiada hari . dan Guru TIK SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs. Pembicara Seminar. karena dapat membuat hubungan lebih erat dan menyatu. keinginan ini bukan suatu kemutlakan yang harus dilakukan apalagi dipaksakan. Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY".com. dan PTK. bahkan bisa jadi lebih utama. gengsi dan kepuasan duniawi belaka. Mempersempit pilihan bukan mempersulit pilihan Jadi sesungguhnya tidak ada larangan untuk mempersempit pilihan kita dalam rangkan meraih sebuah ketentraman. lebih setia dan menerima. Walaupun demikian. mereka lebih mudah digoda dan Bercanda serta bersenangsenang. atau seorang janda. bukanlah suatu perbuatan yang bernilai minus di dalam Islam. atau yang masaih memiliki hubungan kerabat dekat. Jadi sangat jauh berbeda diantara keduanya Jadikan Teman | Kirim Pesan Wijaya Kusumah Teacher. Fotografer. menikahi seorang yang dari satu sisi dianggap tidak sekufu. maka mempersulit pilihan merupakan anjuran hawa nafsu demi keangkuhan. Father. Yang perlu digaris bawahi adalah bahwa mempersempit pilihan ini tidaklah sama dengan mempersulit pilihan. Trainer.Pernikahan dengan yang masih gadis lebih utama daripada janda. serta lebih sedikit beban mental dan psikologisnya bagi kita. bila ada alas an yang kuat untuk dilakukan. Jika mempersempit pilihan berdasarkan anjuran agama demi keutamaan. kepuasan dan kesyukuran seorang hamba atas nikmat Allah yang sangat banyak. dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT. selama pijakannya tetap berpedoman kepada nilai-nilai Islam. Dalam kondisi-kondisi tertentu.Eduprenership. atau yang kurang kesuburannya.

tentu penulis tak akan berpangku tangan saja menghadapi kenyataan ini. Orang yang bertakwa akan sadar-sesadarnya bahwa dirinya hanya hamba Tuhan yang harus bertanggungjawab dengan apa yang telah dilakukannya di dunia. Mampu melaksanakan perintah-Nya. Ke-16 nilai dasar itu dapat diintegrasikan dalam berbagai kegiatan akademik dan kesiswaan. Mulai dari kasus korupsi yang sulit diberantas. ada 16 nilai-nilai Dasar Pendidikan Karakter bangsa yang dapat ditumbuhkan dan dikembangkan di sekolah-sekolah kita. Kegiatan seperti tadarus dan sholat berjamaah adalah merupakan contoh dari kegiatan meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. sampai masalah kediplinan yang semakin payah.. Menurut penulis. Perlu kiranya kita menyatukan langkah untuk menanamkan kembali nilai-nilai dasar pendidikan karakter bangsa. Bertakwa (religious) Para guru harus mampu mengarahkan anak didiknya menjadi manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dari sanalah kita dapat melakukan pembinaan peserta didik. Nilai-nilai Dasar Pendidikan Karakter Bangsa OPINI | 06 January 2011 | 10:11 3547 13 1 dari 1 Kompasianer menilai bermanfaat pendidikan karakter bangsa Belakangan ini kita dibuat menangis dengan hampir runtuhnya karakter bangsa Indonesia.. dan mampu pula menjauhkan segala larangan-Nya. . Nilai-nilai dasar pendidikan karakter yang harus diajarkan adalah: •1. Sebagai seorang pendidik.tanpa menulis di kompasiana. kurang pekanya generasi muda terhadap lingkungan sekitar. Pesan .

Ketika jujur diajarkan di sekolahsekolah kita. Kebiasaan jujur ini jelas harus menjadi fokus utama dalam pendidikan di sekolah. Baik dalam berbicara mamupun bertindak. Ketika kita mau peduli. •4. Tentu karakter kesopanan harus diperlihatkan dan dijunjung tinggi. Budaya tepat waktu harus ditegakkan. Sioswa harus diajarkan disiplin. Kerja keras (Hard work) . Banyaknya musibah yang silih berganti di negeri ini. Rasa tanggung jawab ini harus ada dalam diri para peserta didik kita. dengan demikian dia kan terbiasa disiplin dalam kehidupannya. •7. Siapa yang terlambat datang ke sekolah harus terkena sanksi atau hukuman sesuai dengan peraturan tata tertib yang berlakuk di sekolah. Sopan (polite) Mampu berperilaku sopan adalah dambaan setiap insan. Karakter sopan ini harus dilatihkan kepada peserta didik. Seringkali kita melihat karkater anak sekolahan yang kurang sopan. Mampu mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukannya dan berani menanggung segala resiko dari apa yang telah diperbuatnya. Dengan berlaku sopan orang lain akan segan kepada kita. •3. Peduli (care) Peserta didik harus dilatih untuk peduli kepada sesama. Contoh yang paling mudaha adalah tepat waktu. dan dicontohkan bagaimana cara berlaku sopan kepada orang lain. Jujur (honest) Kejujuran saat ini merupakan hal yang langka. Kedisiplinan harus dimulai pada saat masuk sekolah. Hal inilah yang harus kita rubah dalam pendidikan karakter bangsa. maka saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan akan terbantu. Kegiatan seperti pentas seni adalah merupakan salah satu bentuk dimana siswa atau peserta didik diberi tanggung jawab dalam mengelola sebuah kegiatan seni. Timbulnya korupsi. Bertanggung jawab (responsible) Para guru harus mampu mengajak para peserta didiknya untuk menjadi manusia yang bertanggungjawab. maka para peserta didik tak akan berani berbohong karena telah terbiasa jujur. kolusi. •6. •5. Terutama kepada mereka yang telah lebih tua daripadanya. Siswa harus dididik untuk mampu tepat waktu. Berdisiplin (dicipline) Para guru harus mampu menamkan disiplin yang tinggi kepada para peserta didiknya.•2. dan nepotisme adalah akibat dari karakter jujur yang kurang terpelihara dengan baik. Para guru harus mampu memberikan contoh kepada para peserta didiknya untuk mampu berlaku jujur. Belajar melakukan empati kepada orang lain dengan rasa kepedulian yang tinggi. baik musibah bencana alam maupun bencana lainnya harus membuat kita semakin peduli dengan bangsa sendiri. Di situlah akhirnya jiwa kepedulian kita teruji. Sebab kejujuran telah menjadi barang langka di negeri ini.

•12. •9. Sikap yang baik (good attitude) Peserta didik harus memiliki sikap yang baik. dan antar golongan (SARA). Anak kreatif tidak lahir begitu saja. Bukan hanya mampu bekerja keras. Dengan begitu orang lain akan menaruh hormat kepadanya karena sikapnya yang baik. Dengan begitu kerja keras yang dilakukannya akan bernilai ibadah di mata Tuhan pemilik langit dan bumi. tetapi juga mampu membawa dirinya untuk tidak bergantung penuh kepada orang lain.Peserta didik harus dilatih untuk mampu bekerja keras. Kreatif (Creative) Peserta didik harus diajarkan agar mampu kreatif. Dengan begitu dia telah terbiasa menciptakan sesuatu yang baru. Ras. amak itu adalah modal dasar untuk menjadi seorang ilmuwan muda dan kaya. •10. agama. Mandiri bukan hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri. •13. Sikap yang baik kepada orang lain harus dicontohkan oleh guru kepada para peserta didiknya. apalagi kepada hal-hal yang bernuansa Suku. Toleransi (tolerate) Peserta didik harus dilatih agar mampu bertoleransi dengan baik kepada orang lain. Rasa ingin tahu ini harus terus dimotivasi agar para peserta didik kita mampu juga meneliti di usia remaja. Oleh karenanya sikap yang baik harus diajarkan para guru dalam pendidikan karakter di sekolah. Toleransi harus dipupuk sejak dini. tetapi juga mampu bekerja cerdas. Semangat Kebangsaan (Nationality Spirit) . ikhlas. Kemandirian harus ditanamkan kepada para peserta didik kita bila ingin anak menjadi mandiri. Perilaku orang dapat dilihat dari sikap baik yang dimunculkannya. Bila peserta didik memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Orang yang bekerja keras pasti mampu meujudkan impiannya menjadi kenyataan. Ajarkan peserta didik kita agar mampu kreatif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Orang yang senang bekerja keras pastilah akan menuai kesuksesan dari apa yang telah dikerjakannya. Mandiri (independent) Anak yang terbiasa mandiri biasanya akan jauh lebih berhasil hidupnya daripada anak yang kurang mandiri. Dia lahir dari proses pendidikan yang berkelanjutan. Dengan sikap yang baik akan terlihat karakter dari peserta didik tersebut. •8. dan tuntas. Toleransi antar umat beragama adalah salah satu bentuk toleransi yang paling jelas terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Perlu tolerasi yang tinggi agar mampu memahami kalau kita berbeda tetapi hakekatnya tetap satu juga. Tentu sebagai guru kita dituntut untuk mampu mengarahkan rasa ingin tahu mereka kearah hal-hal yang positif seperti rasa ingin tahu mereka tentang bumi dan antariksa yang ilmunya terus berkembang seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengatahuan dan teknologi. •11. Guru kreatif akan menghasilkan peserta didik yang kreatif pula. Rasa Ingin Tahu (curiosty) Setiap anak pasti memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Bila kita saling bersahabat. tepai kita pun cinta kemerdekaan. maka kita akan melawannya dengan gagah perkasa karena kita lebih mencintai bangsa sendiri. Dengan begitu akan semakin dekatlah hati kita masing-masing. •16. Cinta mencintai antar sesama anak manusia. Bersahabat adalah karakter penting yang harus dimiliki oleh para peserta didik. Dengan begitu akan ada rasa bangga kepada bangsanya sendiri. Kita pun berharap akan muncul pemimpin masa depan yang berkarakter. Bersahabat (Friendly) Ketika peserta didik sudah terbiasa bersahabat. Apalagi bila kita bermain di negeri orang lain. maka akan terasalah pentingnya sebuah persahabatan. Siapa saja bangsa yang mengusik kemerdekaan kita. Persahabatan bagai kepompong yang akan mengubah ulat menjadi kupu-kupu. Cinta damai (Peace Ful) Peserta didik harus cintai damai. •14. Kita cinta damai.Para peserta didik harus didorong memiliki semangat kebangsaan. Kita semua bersaudara dan tidak selayaknya kita saling bertengkar. maka kita akan semakin dekat dan akrab. Kita harus memupuk rasa persaudaraan yang tinggi. Semoga kita semua dapat menyiapkan para generasi penerus bangsa menjadi calon pemimpin masa depan yang memiliki karakter yang penulis jabarkan di atas serta mempunyai kemampuan intektual yang tinggi. Saling menghargai merupakan cerminan budaya bangsa yang harus dilestarikan secara turuh temurun. Contoh yang paling mudah dari semangat kebangsaan adalah sepakbola. Menghargai (Respect) Peserta didik harus mampu menghargai hasil karya orang lain yang dilihatnya. Demikianlah nilai-nilai dasar pendidikan karakter bangsa yang dapat diterapkan di sekolahsekolah kita. •15. para pemain dan penonton dituntut harus memiliki semangat kebangsaan yang tinggi. Dengan permainan sepakbola. Sungguh indahnya sebuah persahabatan. Mengharagai pendapat orang lain adalah salah satu contoh dari karakter saling menghargai sesama. berintegrasi yang tinggi dan cerdas dalam melihat perkembangan sejarah bangsa . Dengan begitu ada penghargaan yang diberikan olehnya kepada orang lain.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->