PENGERTIAN ETIKA

Dalam pergaulan hidup bermasyarakat, bernegara hingga pergaulan hidup tingkat internasional di perlukan suatu system yang mengatur bagaimana seharusnya manusia bergaul. Sistem pengaturan pergaulan tersebut menjadi saling menghormati dan dikenal dengan sebutan sopan santun, tata krama, protokoler dan lain-lain. Maksud pedoman pergaulan tidak lain untuk menjaga kepentingan masing-masing yang terlibat agar mereka senang, tenang, tentram, terlindung tanpa merugikan kepentingannya serta terjamin agar perbuatannya yang tengah dijalankan sesuai dengan adat kebiasaan yang berlaku dan tidak bertentangan dengan hak-hak asasi umumnya. Hal itulah yang mendasari tumbuh kembangnya etika di masyarakat kita. Menurut para ahli maka etika tidak lain adalah aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk. Perkataan etika atau lazim juga disebut etik, berasal dari kata Yunani ETHOS yang berarti norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah dan ukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia yang baik, seperti yang dirumuskan oleh beberapa ahli berikut ini : - Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik. - Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal. - Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya. Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini. Etika pada akhirnya membantu kitauntuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan dan yangpelru kita pahami bersama bahwa etika ini dapat

diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita, dengan demikian etika ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya
Norma-norma itu dapat dipertahankan melalui sanksi-sanksi, yaitu berupa ancaman hukuman terhadap siapa yang telah melanggarnya. Tetapi dalam kehidupan masyarakat yang terikat oleh peraturan hidup yang disebut norma, tanpa atau dikenakan sanksi atas pelanggaran, bila seseorang melanggar suatu norma, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat dan sifatnya suatu pelanggaran yang terjadi, misalnya sebagai berikut:

Semestinya tahu aturan tidak akan berbicara sambil menghisap rokok di hadapan tamu atau orang yang dihormatinya, dan sanksinya hanya berupa celaan karena dianggap tidak sopan walaupun merokok itu tidak dilarang.Seseorang tamu yang hendak pulang, menurut tata krama harus diantar sampai di muka pintu rumah atau kantor, bila tidak maka sanksinya hanya berupa celaan karena dianggap sombong dan tidak menghormati tamunya.

Mengangkat gagang telepon setelah di ujung bunyi ke tiga kalinya serta mengucapkan salam, dan jika mengangkat telepon sedang berdering dengan kasar, maka sanksinya dianggap “intrupsi” adalah menunjukkan ketidaksenangan yang tidak sopan dan tidak menghormati si penelepon atau orang yang ada disekitarnya.

Orang yang mencuri barang milik orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya, maka sanksinya cukup berat dan bersangkutan dikenakan sanksi hukuman, baik hukuman pidana penjara maupun perdata (ganti rugi). Kemudian norma tersebut dalam pergaulan hidup terdapat empat (4) kaedah atau norma, yaitu norma agama, kesusilaan, kesopanan dan hukum . Dalam pelaksanaannya, terbagi lagi menjadi norma-norma umum (non hukum) dan norma hukum, pemberlakuan normanorma itu dalam aspek kehidupan dapat digolongkan ke dalam dua macam kaidah, sebagai berikut: 1. Aspek kehidupan pribadi (individual) meliputi:

Kaidah kepercayaan untuk mencapai kesucian hidup pribadi atau kehidupan yang beriman.

Kehidupan kesusilaan, nilai moral, dan etika yang tertuju pada kebaikan hidup pribadi demi tercapainya kesucian hati nu-rani yang berakhlak berbudi luhur (akhlakul kharimah). 2. Aspek kehidupan antar pribadi (bermasyarakat) meliputi:

Kaidah atau norma-norma sopan-santun, tata krama dan etiketdalam pergaulan sehari-hari dalam bermasyarakat (pleasantliving together).

Kaidah-kaidah hukum yang tertuju kepada terciptanya ketertiban, kedamaian dan keadilan dalam kehidupan bersama atau bermasyarakat yang penuh dengan kepastian atau ketenteraman (peaceful living together).Sedangkan masalah norma non hukum adalah masalah yang cukup penting dan selanjutnya akan dibahas secara lebih luas mengenai kode perilaku dan kode profesi Humas/PR, yaitu seperti nilai-nilai moral, etika, etis, etiket, tata krama dalam pergaulan sosial atau bermasyarakat, sebagai nilai aturan yang telah disepakati bersama, dihormati, wajib dipatuhi dan ditaati. Norma moral tersebut tidak akan dipakai untuk menilai seorang dokter ketika mengobati pasiennya, atau dosen dalam menyampaikan materi kuliah terhadap para mahasiswanya, melainkan untuk menilai bagaimana sebagai profesional tersebut menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik sebagai manusia yang berbudi luhur, juiur, bermoral, penuh integritas dan bertanggung jawab.Terlepas dari mereka sebagai profesional tersebut jitu atau tidak dalam memberikan obat sebagai penyembuhnya, atau metodologi dan keterampilan dalam memberikan bahan kuliah dengan tepat. Dalam hal ini yang ditekankan adalah “sikap atau perilaku” mereka dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai profesional yang diembannya untuk saling menghargai sesama atau kehidupan manusia. Pada akhirnya nilai moral, etika, kode perilaku dan kode etik standard profesi adalah memberikan jalan, pedoman, tolok ukur dan acuan untuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang akan dilakukan dalam berbagai situasi dan kondisi tertentu dalam memberikan pelayanan profesi atau keahliannya masingmasing. Pengambilan keputusan etis atau etik, merupakan aspek kompetensi dari perilaku moral sebagai seorang profesional yang telah memperhitungkan konsekuensinya, secara matang baik-buruknya akibat yang ditimbulkan dari tindakannya itu secara obyektif, dan sekaligus memiliki tanggung jawab atau integritas yang tinggi. Kode etik profesi dibentuk dan disepakati oleh para profesional tersebut bukanlah ditujukan untuk melindungi kepentingan individual (subyektif), tetapi lebih ditekankan kepada kepentingan yang lebih luas (obyektif).
Etiket

Pengertian etiket dan etika sering dicampuradukkan, padahal kedua istilah tersebut terdapat arti yang berbeda, walaupun ada persamaannya. Istilah etika sebagaimana dijelaskan sebelumnya adalah berkaitan dengan moral (mores), sedangkan kata etiket adalah berkaitan dengan nilai sopan santun, tata krama dalam pergaulan formal. Persamaannya adalah mengenai perilaku manusia secara normatif yang etis. Artinya memberikan pedoman atau norma-norma tertentu yaitu bagaimana seharusnya seseorang itu melakukan perbuatan dan

tidak melakukan sesuatu perbuatan.Istilah etiket berasal dariEt iq u e tt e (Perancis) yang berarti dari awal suatu kartu undangan yang biasanya dipergunakan semasa raja-raja di Perancis mengadakan pertemuan resmi, pesta dan resepsi untuk kalangan para elite kerajaan atau bangsawan. Dalam pertemuan tersebut telah ditentukan atau disepakati berbagai peraturan atau tata krama yang harus dipatuhi, seperti cara berpakaian (tata busana), cara duduk, cara bersalaman, cara berbicara, dan cara bertamu dengan si kap serta perilaku yang penuh sopan santun dalam pergaulan formal atau resmi.Definisi etiket, menurut para pakar ada beberapa pengertian, yaitu merupakan kumpulan tata cara dan sikap baik dalam pergaulan antar manusia yang beradab. Pendapat lain mengatakan bahwa etiket adalah tata aturan sopan santun yang disetujui oleh masyarakat tertentu dan menjadi norma serta panutan dalam

bertingkah lake sebagai anggota masyarakat yang baik dan menyenangkan.Menurut K. Bertens, dalam buku berjudul Etika, 1994. yaitu selain ada persamaannya, dan juga ada empat perbedaan antara etika dan etiket, yaitu secara umumnya sebagai berikut:

1.Etika adalah niat, apakah perbuatan itu boleh dilakukan atau tidak sesuai
pertimbangan niat baik atau buruk sebagai akibatnya.Etiket adalah menetapkan cara, untuk melakukan perbuatan benar sesuai dengan yang diharapkan.

2.Etika adalah nurani (bathiniah), bagaimana harus bersikap etis dan baik
yang sesungguhnya timbul dari kesadaran dirinya.Etiket adalah formalitas (lahiriah), tampak dari sikap luarnya penuh dengan sopan santun dan kebaikan. 3.Etika bersifat absolut, artinya tidak dapat ditawar-tawar lagi, kalau perbuatan baik mendapat pujian dany a n g salah harus mendapat sanksi.Etiket bersifat relatif, yaitu yang dianggap tidak sopan dalam suatu kebudayaan daerah tertentu, tetapi belum tentu di tempat daerah lainnya.

4.Etika berlakunya, tidak tergantung pada ada atau tidaknya orang lain yang
hadir.Etiket hanya berlaku, jika ada orang lain yang hadir, dan jika tidak ada orang lain maka etiket itu tidak berlaku. (dari berbagai sumber)

http://asyilla.wordpress.com/2007/06/30/pengertian-etika/

Sunday, March 19, 2006
ETIKA PROFESI DAN TANGGUNG JAWAB PROFESI
Diposting oleh Y0u_N13 pada 3/19/2006 06:21:00 PM
Pengertian Profesi dan Pelaksanaan Profesi

Istilah profesi telah dimengerti oleh banyak orang bahwa suatu hal yang berkaitan dengan bidang tertentu atau jenis pekerjaan (occupation) yang sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan keahlian, sehingga banyak orang yang bekerja tetapi belum tentu dikatakan memiliki profesi yang sesuai. Tetapi dengan keahlian saja yang diperoleh dari pendidikan kejuruan, juga belum cukup untuk menyatakan suatu pekerjaan dapat disebut profesi. Tetapi perlu penguasaan teori sistematis yang mendasari praktek pelaksaan, dan penguasaan teknik intelektual yang merupakan hubungan antara teori dan penerapan dalam praktek. Adapun hal yang perlu diperhatikan oleh para pelaksana profesi.
1. Etika Profesi

Berkaitan dengan bidang pekerjaan yang telah dilakukan seseorang sangatlah perlu untuk menjaga profesi dikalangan masyarakat atau terhadap konsumen (klien atau objek). Dengan kata lain orientasi utama profesi adalah untuk kepentingan masyarakat dengan menggunakan keahlian yang dimiliki. Akan tetapi tanpa disertai suatu kesadaran diri yang tinggi, profesi dapat dengan mudahnya disalahgunakan oleh seseorang seperti pada penyalahgunaan profesi seseorang dibidang komputer misalnya pada kasus kejahatan komputer yang berhasil mengcopy program komersial untuk diperjualbelikan lagi tanpa ijin dari hak pencipta atas program yang dikomesikan itu. Sehingga perlu pemahaman atas etika profesi dengan memahami kode etik profesi.
2. Kode Etik Profesi

Kode etik profesi merupakan sarana untuk membantu para pelaksana seseorang sebagai seseorang yang professional supaya tidak dapat merusak etika profesi. Ada tiga hal pokok yang merupakan fungsi dari kode etik profesi :

Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan. Maksudnya bahwa dengan kode etik profesi, pelaksana profesi mampu mengetahui suatu hal yang boleh dia lakukan dan yang tidak boleh dilakukan.

Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan. Maksudnya bahwa etika profesi dapat memberikan suatu pengetahuan kepada masyarakat agar juga dapat memahami arti pentingnya suatu profesi, sehingga memungkinkan pengontrolan terhadap para pelaksana di lapangan keja (kalanggan social).

Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi. Arti tersebut dapat dijelaskan bahwa para pelaksana profesi pada suatu instansi atau perusahaan yang lain tidak boleh mencampuri pelaksanaan profesi di lain instansi atau perusahaan.
3. Penyalahgunaan Profesi

Dalam bidang computer sering terjadi penyalahgunaan profesi contohnya penjahat berdasi yaitu orang-orang yang menyalahgunakan profesinya dengan cara penipuan kartu kredit, cek, kejahatan dalam bidang komputer lainnya yang biasa disebut Cracker dan bukan Hacker, sebab Hacker adalah Membangun sedangkan Cracker Merusak. Hal ini terbukti bahwa Indonesia merupakan kejahatan komputer di dunia diurutan 2 setelah Ukraine. Maka dari itu banyak orang yang mempunyai profesi tetapi tidak tahu ataupun tidak sadar bahwa ada kode Etik tertentu dalam profesi yang mereka miliki, dan mereka tidak lagi bertujuan untuk menolong kepentingan masyarakat, tapi sebaliknya masyarakat merasa dirugikan oleh orang yang menyalahgunakan profesi.

4. Kesimpu lan

Kesadara n itu penting dan lebih .

penting lagi kesadara n itu .

timbul dari Diri kita masing - .

masing yang sebentar lagi akan .

menjadi pelaksan a profesi di bidang .

kompute r disetiap tempat kita .

dan selalu memaha .bekerja.

mi dengan baik atas Etika .

Profesi yang memban gun dan .

bukan untuk merugik .

1 Latar Belakang Masalah 2. yang menyangkut peri kehidupan manusia dalam hubungannya dengan Tuhan.2 Pengertian Etika Etika adalah suatu ajaran yang berbicara tentang baik dan buruknya yang menjadi ukuran baik buruknya atau dengan istilah lain ajaran tenatang kebaikan dan keburukan. . sesama manusia.an orang lain. BAB II PEMBAHASAN 2. dan alam.

sejak 1953 – mengutip dari Bertens. dan .3 Pengertian Kafir Kafir secara garis besar bisa diartikan sebagai orang yang menutup dirinya dari kebenaran. 1988 – mengutip dari Bertens 2000). Kalau kita misalnya sedang membaca sebuah kalimat di berita surat kabar “Dalam dunia bisnis etika merosot terus” maka kata „etika‟ di sini bila dikaitkan dengan arti yang terdapat dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tersebut tidak cocok karena maksud dari kata „etika‟ dalam kalimat tersebut bukan etika sebagai ilmu melainkan „nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat‟. sikap. Sedangkan arti ta etha yaitu adat kebiasaan. mempunyai arti : 1. akhlak. 2000). orang yang tidak percaya. cara berpikir. 3. Dari perbadingan kedua kamus tersebut terlihat bahwa dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama hanya terdapat satu arti saja yaitu etika sebagai ilmu.2000). Sedangkan kata „etika‟ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang baru (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jadi. Rasul Rasul Nya. etika mempunyai arti sebagai : “ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak (moral)”. nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat. Jadi arti kata „etika‟ dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tidak lengkap. 2. Sedangkan Kamus Bahasa Indonesia yang baru memuat beberapa arti.Bertens. kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak. etika mempunyai arti yaitu ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan (K. Ethos mempunyai banyak arti yaitu : tempat tinggal yang biasa. padang rumput. Bentuk tunggal kata „etika‟ yaitu ethos sedangkan bentuk jamaknya yaitu ta etha. kepada Allah. Arti dari bentuk jamak inilah yang melatar-belakangi terbentuknya istilah Etika yang oleh Aristoteles dipakai untuk menunjukkan filsafat moral. Dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama (Poerwadarminta. kebiasaan/adat. secara etimologis (asal usul kata). perasaan. Malaikat malaikat Nya. 2. Kitab kitabnya. ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak).watak. kandang.Istilah Etika berasal dari bahasa Yunani kuno.

5. Ada orang kafir yang memang tidak mengakui Allah sbg rab. mengingkari nikmat-nikmat Tuhan dan tidak berterima kasih kepada-Nya (QS. menolak hukum Allah (QS.menolak. 30:34). Hal ini tercermin pada sejarah Islam periode Madinah (masyarakat Madani) dimana Muslim nonMuslim dpt hidup berdampingan secara damai dalam kepemimpinan Muhammad SAW.contonya : hadis rasulullah "barang siapa yang menfitnah. maka dia kafir..16:55. 2. Ada juga hadist Muslim yang menyebutkan : " Janganlah kamu membenci bapakmu.44). Kafir berasal dari kata "kafaro" yang artinya tertutup.4 Ayat dan Hadist yang berhubungan Sebenarnya banyak sekali ayat dan hadist tentang orang kafir berikut diantaranya:  . 4. Dalam Al-Qur’an secara umum kafir berarti: 1. barangkali ada yang mau menjelaskan secara lebih mendalam pengertian dan seputar kafir setelah dikembalikan pada Al Quran dan Hadist? Tapi dimohon dengan sangat jangan menunjuk orang atau golongan tertentu. Kafir (non-Muslim) dalam perspektif negara Islam menurut Ibnu Arabi tetaplah harus dijamin hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Dan semoga setelah paham betul akan pengertian kafir tersebut kita bisa menjaga diri agar tidak termasuk dalam golongan kafir.14:22).tapi ada juga orang Islam yang di jatuhi hukum kafir. karena ada juga yang mendefinisikan kafir sebagai orang yang meninggalkan amal sholeh yang diperintahkan Allah. Siapa yang membenci bapaknya. meninggalkan amal soleh yang diperintahkan Allah (QS. 2. QS. Thread ini hanya sebagai instropeksi aja.kerana amalnya. 30:44). 3.hari kiamat. lari dari tanggung jawab (QS. dia adalah fasik dan membunuh orang muslim adalah kafir"wallahu a'lam. Hmm. karena kita tidak boleh sembarangan menunjuk orang lain sebagai kafir. pengertianya:hati manusia yang tertutup atau menolak kebenaran yang hakiki berasal dari Allah dan rasulnya." Pengertian 'kafir' tentunya sangatlah luas.

5 Pembagian Kafir Kafir dalam syari’at Islam terbagi empat : -Pertama : Kafir dzimmy. 6. dan dihasankan oleh Ibnu Hajar dalam “Fathu l Baariy”: (10/288). untukmu agamamu. Banyak dalil yang menunjukkan hal tersebut diantaranya firman Allah Al-‘Azîz Al-Hakîm : 1 Dikeluarkan oleh Abu Dawud dalam “Al Libaas” bab tentang libaasu sy syuhroti: (4033).” 2. Katakanlah: “Hai orang-orang kafir. Kafir seperti ini tidak boleh dibunuh selama ia masih menaati peraturan-peraturan yang dikenakan kepada mereka.Artinya: Janganlah orang-orang Mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali (teman akrab. 1  Artinya: 1. agamaku. dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. [Ali „Imrân/3: 28]  “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum. 2. 4. 3. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. maka ia termasuk kaum tersebut”. dan oleh Al Albani dalam “Al Irwaa`”: (1269) . penolong) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. 5. pemimpin. Dan dishahihkan oleh Al „Irooqiy dalam “Takhrriju l ihyaa`”: (1/359). dan oleh Ahmad:(5232) dari hadis Ibnu Umar rodhiyallaahu‟anhumaa. dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. dan untukkulah. yaitu orang kafir yang membayar jizyah (upeti) yang dipungut tiap tahun sebagai imbalan bolehnya mereka tinggal di negeri kaum muslimin. pelindung.

apabila mereka menolak maka mintalah jizyah (upeti) dari mereka dan apabila mereka memberi maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. apa saja yang mereka jawab dari tiga perkara itu maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka .“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah). (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka. AtTaubah : 7). “Kecuali orang-orang musyrikin yang kalian telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi dari kalian sesuatu pun (dari isi perjanjian) dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kalian. yaitu orang-orang kafir yang telah terjadi kesepakatan antara mereka dan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu yang telah disepakati. hendaklah kalian berlaku istiqomah (pula) terhadap mereka. patuh)”. (QS. Dan kafir seperti ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang mereka menjalankan kesepakatan yang telah dibuat. (QS. apabila mereka menolak maka mintalah pertolongan kepada Allah kemudian perangi mereka”. ‫كبٌَ زسُْٕ ل هللاِ صهَّٗ هللا ُ عهَيّ ٔآنِّ ٔسهَّى إِذا أَيس أَييسًا عهَٗ جيْش أَْٔ سسيَّت أَْٔ صبِ ُ فِي خَبصخِّ بِخَقٕٖ هللاِ ٔيٍ يعُّ يٍ انًسهًِيٍَ خيسًا ثُى قَبل‬ ُ َ َ َ ْ ِ َ َّ َ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ ٍ ِ َ َ َّ ْ َ ْ ِ ْ ُ ْ ْ ِ َ َ ْ َ َ ْ َ َ َ ْ ِ َّ ٍ َ ْ َ ْ َ َ ْ َ ُ ُ ْ ُ ْ َ ْ َ ْ ِ ِ ْ ُ ْ ِ َ َّ ُ َ ْ َ ْ ‫أُغصْٔ ا بِبسْى هللاِ فِي سبِيم هللاِ قَبحِهُْٕ ا يٍ كفَس بِبهللِ أُغصْٔ ا ٔالَ حَغهُّْٕ ا ٔالَ حَغدزُْٔ ا ٔالَ حًُثِّهُْٕ ا ٔالَ حَقخُهُْٕ ا ٔنِيدًا ٔإِذا نَقِيْجَ عدٔك يٍَ انًشسكي‬ ٍَ َ ِ َ َ َ ِ ِ َ َ‫فَبدعُٓى إِنَٗ ثَالَد خصبل فَأَيَّخٍُُٓ يب أَجببُْٕ ك فَبقبَمْ يُُٓى ٔكف عُُٓى ثُى ادعُٓى إِنَٗ السالَو فَئٌِ أَجببُْٕ ك فَبقبَمْ يُُٓى ٔكف عُُٓى فَئٌِ ُْى أ‬ ْ ْ ْ َ َّ ُ َ ْ ْ ِ ْ َ ْ ِ ْ ِْ َّ ُ ْ َّ ْ ْ َ َّ ُ َ ْ ْ ِ ْ َ ُ ْ ‫ْ بَْٕ ا‬ َ ْ َ َ ْ ٍ َ ِ ِ ْ ِ ْ ُ َ ْ ِ ْ ‫فَس ْهُٓى انجصيَتَ فَئٌِ ُْى أَجببُْٕ ك فَبقبَمْ يُُٓى ٔكف عُُٓى فَئٌِ ُْى أَبَْٕ ا فَبسخَعٍ بِبهللِ ٔقَبحِ ْهُٓى‬ ْ ْ ْ ْ ْ َ َّ ُ َ ْ ْ ِ ْ َ َ ْ ْ َ “Adalah Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam apabila beliau mengangkat amir/pimpinan pasukan beliau memberikan wasiat khusus untuknya supaya bertakwa kepada Allah dan (berwasiat pada) orang-orang yang bersamanya dengan kebaikan. sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan shôgirun (hina. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya . Dan dalam hadits Buraidah radhiyallahu ‘anhu. Allah Jalla Dzikruhu berfirman. beliau berkata. Dan dalam hadits Al-Mughîroh bin Syu’bah radhiyallahu ‘anhu. ْ ِ ْ ُّ َ َ‫أَيسََب زسُْٕ ل زبَُِّب صهَّٗ هللاُ عهَيّ ٔآنِّ ٔسهَّى أٌَ َُقَبحِهَكى حخَّٗ حَعبُدْٔ ا هللاَ ٔحْ دُِ أَْٔ حُؤدْٔ ا انجصيَت‬ ْ َ َ َ ِ َ ِْ َ ُ ْ َ َ َ ُْ َ َ ُ َ َ َ “Kami diperintah oleh Rasul Rabb kami shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam untuk memerangi kalian sampai kalian menyembah Allah satu-satunya atau kalian membayar Jizyah”. At-Taubah : 29). berperanglah kalian dan jangan mencuri harta rampasan perang dan janganlah mengkhianati janji dan janganlah melakukan tamtsîl (mencincang atau merusak mayat) dan janganlah membunuh anak kecil dan apabila engkau berjumpa dengan musuhmu dari kaum musyrikin dakwailah mereka kepada tiga perkara. Dan Allah berfirman. “Maka selama mereka berlaku istiqomah terhadap kalian. Kemudian beliau berkata : “Berperanglah kalian di jalan Allah dengan nama Allah. bunuhlah siapa yang kafir kepada Allah. Kedua : Kafir mu’ahad. rendah. serulah mereka kepada Islam apabila mereka menerima maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”.

diusahakan oleh orang yang paling bawah (sekalipun)”.” Ketiga : Kafir musta’man. sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya. baik dengan akad jizyah. َ ‫أَال يٍ ظَهَى يعبَْدًا، أَٔ اَخَقَصُّ، أَْٔ كهَّفَُّ فَْٕ ق طَبقَخِّ، أَْٔ أَخر يُُّ شيئًب بِغيْس طيب ََفْس، فَأَََب حجيجُّ يَْٕ و انقِيَبيت‬ ُ ِْ َ َ َ ْ ِ َُ َ ْ َ َ ِ َ ْ َ ِ ِْ ِ َ َْ ِْ َ َ ِ ٍ “Ingatlah. At-Taubah : 6). AtTaubah : 4). AL-Anfal : 55-56) Dan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam bersabda.” Dan Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. merendahkannya. Dan Allah Jallat ‘Azhomatuhu menegaskan dalam firman-Nya. dan mereka tidak takut (akibat-akibatnya). agar supaya mereka berhenti”. maka perangilah pemimpin-pemimpin kekafiran itu. dan mereka mencerca agama kalian. siapa yang menzholimi seorang mu’ahad. Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berpendapat bahwa kata Mu’ahad dalam hadits di atas mempunyai cakupan yang lebih luas. membebaninya di atas kemampuannya atau mengambil sesuatu darinya tanpa keridhaan dirinya. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. At-Taubah : 12). Beliau berkata. jaminan keamanan dan tanggung jawab) kaum muslimin itu satu. Dan Allah ‘Azza wa Jalla menegaskan. atau jaminan keamanan dari seorang muslim.sampai batas waktunya. Dan dalam hadits ‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu. “Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir. “Dan jika seorang di antara kaum musyrikin meminta perlindungan kepadamu. . kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya.” (QS. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam berpesan. ‫ذيتُ انًسهًِيٍَ ٔاحدةٌ يَسعٗ بَِٓب أَدََبُْى‬ ْ ْ َ ْ َ ِ َ ْ ِ ْ ُ ْ َّ ِ “Dzimmah (janji. “Dan yang diinginkan dengan (Mu’ahad) adalah setiap yang mempunyai perjanjian dengan kaum muslimin. ِْ ‫يٍ قَخَم يعبَْدًا نَى يَسحْ زائِحتَ انجَُّت ٔإٌِ زيحَٓب حُْٕ جد يٍ يسيسة أَزْ بَعيٍَ عَبيب‬ َ ْ ِ َّ َ ِ َ ْ َ َ َ ْ َُ َ ْ َ َِ ِْ َ ْ ِ َُ ً “Siapa yang membunuh kafir Mu’ahad ia tidak akan mencium bau surga dan sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun”. maka lindungilah ia agar ia sempat mendengar firman Allah. perjanjian dari penguasa. yaitu orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin atau sebagian kaum muslimin. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman. (QS. (Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka. (QS. karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang tidak dapat dipegang janjinya. “Jika mereka merusak sumpah (janji) nya sesudah mereka berjanji. Kafir jenis ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang masih berada dalam jaminan keamanan. maka saya adalah lawan bertikainya pada hari kiamat. (QS. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui”. karena mereka itu tidak beriman.

Dan bagi siapa yang menelaah buku-buku fiqih dari berbagai madzhab akan menemukan benarnya pembagian ini tanpa perselisihan. beliau berkata. "Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. (kafir) dzimmi. yaitu kafir selain tiga di atas. bahwa tiga kafir di atas. Dan dari ulama masa kini seperti Syaikh Ibnu Baz (w.” Dan berkata Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimîn rahimahullah. Maka Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. Syaikh Ibnu ‘Utsaimin (w. Syaikh Sholih Al-Fauzan. Syaikh ‘Abdullah Al-Bassam (w. “Dan jiwa yang diharamkan oleh Allah adalah jiwa yang terjaga.” Dan dalam hadits Ummu Hani` radhiyallahu ‘anha. Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy (w. yaitu kafir dzimmi. ْ ‫يَب زسُْٕ ل هللاِ شعى ابٍُْ أُيي أَََُّّ قَبحِم زجالً قَد أَجسْ حُُّ فَالٌََ بٍَ ُْبَيسةَ فَقَبل زسُْٕ ل هللاِ صهَّٗ هللاُ عهَيّ ٔآنِّ ٔسهَّى قَد أَجسْ ََب يٍ أَجسْ ث يَب أُو َْبَِئ‬ ُ َ َ َ ْ َ َ َ ِ َ ِْ َ َ َ ْ َ ْ ُ َ ٌ ْ ِّ َ َ َّ ِ َ ْ َ ََ َ ٍ “Wahai Rasulullah anak ibuku (yaitu ‘Ali bin Abi Tholib. Syaikh Al-Albany (w. Kafir jenis inilah yang disyari’atkan untuk diperangi dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam syari’at Islam. Syaikhul Islam Ibnu Tamiyah. karena mereka orang-orang Mukmin dan orang-orang Muslim.-pent) menyangka bahwa ia boleh membunuh orang yang telah saya lindungi (yaitu) si Fulan bin Hubairah. 1420 H). . dan (jiwa) kafir yang terlindung dengan perjanjian dan keterikatan. Ibnul Qayyim dan lain-lainnya. maka siapa yang diberikan kepadanya Aman dari seorang muslim maka haram atas (muslim) yang lainnya mengganggunya sepanjang ia masih berada dalam Amannya.Berkata Imam An-Nawawy rahimahullah : “Yang diinginkan dengan Dzimmah di sini adalah Aman (jaminan keamanan).” 2. “Dan firman-Nya “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar” dia adalah jiwa muslim. Dan harus kami tegaskan disini. kecuali pemeluk agama Islam. Maknanya bahwa Aman kaum muslimin kepada orang kafir itu adalah sah (diakui). Demikianlah pembagian orang kafir telah masyhur dalam uraian para ulama seperti Imam Empat.” (QS. “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar.5 Etika Terhadap Orang Kafir Orang Muslim meyakini bahwa seluruh agama adalah batil kecuali agama Islam yang merupakan agama yang benar. kecil dan besar. dan sebagaimana yang ditegaskan dalam firman-Nya. Mereka yakin karena dalildalil berikut: Firman Allah Ta‘ala. dan bahwa para pemeluk semua agama adalah kafir. 1422 H). 1424 H) dan lain-lainnya." (Ali Imran: 19).” Keempat : Kafir harby. Al-An’am : 151) Berkata Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’dy rahimahullah. mu’ahad dan mus`tamin. 1421 H). “Kami telah lindungi orang yang engkau lindungi wahai Ummu Hani`”. yaitu jiwa seorang muslim. 1420 H). baik laki-laki dan perempuan. mu’ahad dan musta`man adalah termasuk jiwa yang diharamkan untuk dibunuh sebagaimana yang telah lalu.

Tidak mengakui kekafirannya. dan berbuat baik kepada orang-orang kafir. selagi Allah Azza wa Jalla membencinya karena kekafirannya. ia menerapkan etika-etika berikut terhadap orang kafir: 1. dan tidak meridhainya. dan bahwa Islam adalah agama seluruh manusia. sebab cinta dan benci itu harus karena-Nya. Allah Ta‘ala tidak menerima agama selain Islam dari siapa pun. Oleh karena itu. sekalipun orang-orang itu bapak-bapak. "Janganlah orang-orang Mukminin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang Mukminin. Tidak memberikan loyalitas dan kasih sayang kepadanya."Barangsiapa mencari agama selain agama Islam. Oleh karena itu. dan telah Kuridhai Islam menjadi agama bagi kalian. karena kebencian-Nya kepadanya. orang Muslim menyadari bahwa siapa saja yang tidak menyembah Allah Ta‘ala dengan agama Islam ia orang kafir. "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kalian agama kalian. atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. 4. karena Allah Ta‘ala berfirman. dan tidak meridhai Syariat selain Syariat Islam. Pada ayat yang mulia di atas. karena meridhai kekafiran adalah kekafiran. karena mereka . Berbuat adil terhadapnya. Benci kepada orang kafir karena kebencian Allah Ta‘ala kepadanya. dan telah Ku-cukupkan kepada kalian nikmat-Ku." (Ali Imran: 85). Untuk itu. saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya. dan berbuat baik kepadanya jika ia bukan orang kafir yang harus diperangi. kecuali orang-orang kafir yang wajib diperangi. 3. maka orang Muslim pun membenci orang kafir. maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi." (Al-Maidah: 3). karena dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta‘ala. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil." (Ali Imran: 28)." (Al-Mujadilah: 22). "Allah tidak melarang kalian untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangi kalian karena agama dan tidak (pula) mengusir kalian dari negeri kalian. Dari sinilah. Dengan dalil-dalil Ilahi yang benar di atas. orang Muslim mengetahui bahwa semua agama sebelum Islam telah dihapus dengan Islam. "Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. 2." (Al-Mumtahanah: 8). Allah Ta‘ala membolehkan berbuat adil.

berdasarkan dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta‘ala. 6. menyelamatkannya dan kebinasaan. 7." (Al-Mumtahanah: 10). kemudian beliau memenuhi undangannya. Oleh karena itu. "Pada setiap orang yang mempunyai hati yang basah terdapat pahala. jika ia bukan termasuk orang yang wajib diperangi. dan boleh menikahi wanita-wanita kafir dan Ahli Kitab. dan menjauhkan gangguan daripadanya. Hadits ini shahih). "Mereka (wanita-wanita Mukminah) tersebut tidak halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tidak halal pula bagi mereka. Tidak menikahkan wanita Mukminah dengannya. 5.. menerima hadiahnya. dan memakan hadiahnya jika ia Ahli Kitab orang Yahudi. Ia boleh memberinya hadiah. "Sayangilah orang yang ada di bumi niscaya engkau disayangi siapa yang ada di langit. dan orang Kristen. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. kalian jangan saling menzhalimi'. memberinya minum jika ia kehausan." (Al Maidah: 5). Dikisahkan dengan shahih bahwa Rasulullah saw." (Diriwayatkan Muslim). ‘Hai hamba-hamba-Ku. darah. dan kehormatannya. "Allah Ta‘ala berfirman. Menyayanginya dengan kasih sayang umum dengan memberinya makan jika ia lapar." (Diriwayatkan Muslim). mengobatinya jika ia sakit. dan memakan makanan yang dihidangkan kepada beliau. "Barangsiapa menyakiti orang kafir dzimmi. maka Aku menjadi lawannya pada hari kiamat." (Diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah. "Makanan orang-orang yang diberi Al-Kitab itu halal bagi kalian. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. berdasarkan dalil-dalil berikut: Allah Ta'ala melarang pernikahan wanita Mukminah dengan orang kafir secara mutlak dalam firman-Nya. dan Aku mengharamkannya terhadap kalian." (Diriwayatkan Ath-Thabrani dan Al-Hakim.mempunyai ketentuan-ketentuan tersendiri dalam ketentuan orang-orang yang wajib diperangi. 8.. diundang makan oleh orang Yahudi Madinah. Hadits ini shahih). Tidak mengganggu harta. sesungguhnya Aku haramkan kezhaliman atas Diri-Ku. .

mengecatnya jika ia tidak mengecatnya. . ‘Wa‘alaikum' (juga atas kalian)." (Muttafaq Alaih). Jika kalian bertemu dengan salah seorang dari mereka di jalan. "Semoga Allah memberi petunjuk kepada kalian. tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundikgundik. Karena Rasulullah bersabda. Tampil beda dengannya.. "Jika orang-orang Ahli Kitab mengucapkan salam kepada kalian. "Semoga Allah merahmatimu. dan memperbaiki urusanmu. ia menjawabnya dengan mengatakan. "Dan barangsiapa meniru satu kaum. Tidak memulai ucapan salam kepadanya. dan memperbaiki urusan kalian. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. maka mendorongnya ke jalan yang paling sempit baginya." (Al-Maidah: 5). dan berbeda dengannya dalam pakaian." 10." (Diriwayatkan Abu Daud dan AthThabrani. "Janganlah kalian memulai mengucapkan salam kepada orang-orang Yahudi dan orangorang Kristen. karena Rasulullah bersabda. dan tidak menirunya dalam hal-hal yang tidak penting. panjangkan jenggot. 9. ia termasuk mereka. karena mengharap mereka berkata." (Al-Baqarah: 221)." (Muttafaq Alaih)." Karena Rasulullah pernah bersin di samping orang orang Yahudi."Dan janganlah kalian menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita Mukmin) sebelum mereka beriman. "Hendaklah kalian berbeda dan orang-orang musyrik. atau kopiah." (Muttafaq Alaih). dan cukurlah kumis. misalnya memanjangkan jenggotnya jika ia tidak memanjangkannya. Menyempitkan ruang geraknya jika bertemu dengannya di salah satu jalan ke jalan yang paling sempit. Allah Ta‘ala membolehkan seorang Muslim menikahi wanita-wanita Ahli Kitab dalam firman-Nya. 11. Mendoakannya jika ia bersin dengan memuji Allah dan berkata. "Wa'alaikum (juga atas kalian)". 12. dan jika orang kafir mengucapkan salam kepadanya. "Semoga Allah memberi petunjuk kepadamu. "(Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanitawanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al-Kitab sebelum kalian. bila kalian telah membayar maskawin mereka dengan maksud menikahinya. Hadits ini hasan). maka katakan kepada mereka." kemudian beliau mendoakan balik.

"Sesungguhnya orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen tidak mengecat. 2. kenyamanan. Hikmahnya antara lain: 1. Maksudnya mewarna jenggot. karena Imam Muslim meriwayatkan. "Rubahlah ini (rambut putih) dan tinggalkan warna hitam. ia termasuk mereka. Dapat menjaga hubungan kita dengan orang kafiragar tidak terlalu jauh hubungan kita.Islam memang mengakui adanya agama laintetapi Islam tidak mengakui apa yang mereka yakini( tidak mengakui kekafirannya). 4." (Muttafaq Alaih). dan ketertiban beragama sehingga terjadi kedamaian. bahwa beliau bersabda." (Diriwayatkan Al-Bukhari).. 6. 2. Agar terjadi keamanan.6 Hikmah Berakhlak Terhadap Orang Kafir Sesuatu yang diciptakan oleh Allah pasti ada hikmahnya. Ini akan mencerminkan toleransi dalam Islam. maka berbedalah dari mereka. Agar kita hidup di dunia bisa saling rukun satu sama lainnya. Agar kita mengetahui tentang larangan menikah dengan orang kafir. Memupuk sikap tenggang rasa dan toleransiantar umat." (Diriwayatkan Muslim). 5. atau merah. PENGERTIAN ETIKA . Seuai dengan perintah rasulullah yang berbunyi: "Dan barangsiapa meniru satu kaum. tetapi Islam menghargai apa saja yang mereka lakukan asal tidak mengganggu umat Islam sendiri. Agar kita tidak menyerupai orang kafir. Sedang mewamainya dengan warna hitam dilarang Rasulullah saw. atau rambut dengan warna kuning. Kita berakhlak pada orang kafir pun mempunyai hikmah/ manfaat. 3.

Bisikan Hati (Intuisi). atau bahagia (Sesuatu dikatakan baik bila ia dihargai secara positif) PENGERTIAN BURUK Segala yang tercela. Utilitarisme. Evolusi. Aliran Positivisme. dan memberikan perasaan senang. Perbuatan buruk berarti perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma masyarakat yang berlaku CARA PENILAIAN BAIK DAN BURUK Menurut Ajaran Agama. . Adat Kebiasaan. Aliran Vitalisme.Ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia TUJUAN MEMPELAJARI ETIKA Untuk mendapatkan konsep yang sama mengenai penilaian baik dan buruk bagi semua manusia dalam ruang dan waktu tertentu PENGERTIAN BAIK Sesuatu hal dikatakan baik bila ia mendatangkan rahmat. Aliran Pragmatisme. Kebahagiaan. Paham Eudaemonisme. Aliran Naturalisme.

Aliran Komunisme [carilah di internet mengenai faham atau aliran-aliran tersebut secara lengkap] Kriteria perbuatan baik atau buruk yang akan diuraikan di bawah ini sebatas berbagai aliran atau faham yang pernah dan terus berkembang sampai saat ini. Faham ini merupakan bantahan terhadap faham . Bisikan Hati (Intuisi) Bisikan hati adalah “kekuatan batin yang dapat mengidentifikasi apakah sesuatu perbuatan itu baik atau buruk tanpa terlebih dahulu melihat akibat yang ditimbulkan perbuatan itu”.Aliran Idealisme. Aliran Eksistensialisme. Aliran Marxisme. Faham Kebahagiaan (Hedonisme) “Tingkah laku atau perbuatan yang melahirkan kebahagiaan dan kenikmatan/kelezatan”. dan (3) universalistic hedonism yang menyatakan bahwa yang menjadi tolok ukur apakah suatu perbuatan itu baik atau buruk adalah mengacu kepada akibat perbuatan itu melahirkan kesenangan atau kebahagiaan kepada seluruh makhluk. Ada tiga sudut pandang dari faham ini yaitu (1) hedonisme individualistik/egostik hedonism yang menilai bahwa jika suatu keputusan baik bagi pribadinya maka disebut baik. sedangkan jika keputusan tersebut tidak baik maka itulah yang buruk. dan kebudayaan tidak akan dibahas disini. Khusus penilaian perbuatan baik dan buruk menurut agama. (2) hedonisme rasional/rationalistic hedonism yang berpendapat bahwa kebahagian atau kelezatan individu itu haruslah berdasarkan pertimbangan akal sehat. adapt kebiasaan.

untuk mencapai eudaemonia ini diperlukan 4 hal yaitu (1) kesehatan. Menurut Aristoteles. dan (4) pengetahuan batiniah. (3) perbuatan baik. Dengan mengadopsi teori Darwin (ingat konsep selection of nature. kebebasan. bahkan dengan segala yang ada di ala mini. Yang menjadi titik beratnya adalah pengalaman.hedonisme. dan nilai moral yang bertahanlah (tetap) yang dikatakan dengan baik. Aliran Pragmatisme Aliran ini menititkberatkan pada hal-hal yang berguna dari diri sendiri baik yang bersifat moral maupun material. Tujuan utama dari aliran ini adalah keutamaan. dan nilai-nilai yang tidak bertahan (kalah dengan perjuangan antar nilai) dipandang sebagai buruk. Paham Eudaemonisme Prinsip pokok faham ini adalah kebahagiaan bagi diri sendiri dan kebahagiaan bagi orang lain. oleh karena itu penganut faham ini tidak mengenal istilah kebenaran sebab kebenaran bersifat abstrak dan tidak akan diperoleh dalam dunia empiris. kekayaan dan kekuasaan. dan survival for the fittest) Alexander mengungkapkan bahwa nilai moral harus selalu berkompetisi dengan nilai yang lainnya. (2) kemauaan. struggle for life. kemerdekaan. keistimewaan yang dapat juga diartikan sebagai “kebaikan budi pekerti” Evolusi Paham ini berpendapat bahwa segala sesuatu yang ada di alam ini selalu (secara berangsur-angsur) mengalami perubahan yaitu berkembang menuju kea rah kesempurnaan. . keunggulan.

Aliran Gessingnungsethik Diprakarsai oleh Albert Schweitzer. yaitu sedapat mungkin setiap makhluk harus saling menolong dan berlaku baik. Aliran ini terdiri dari dua kelompok yaitu (1) vitalisme pessimistis (negative vitalistis) dan (2) vitalisme optimistime. dan Etika. Sedangkan menurut aliran kedua “perang adalah halal”.Aliran Naturalisme Yang menjadi ukuran baik atau buruk adalah :”apakah sesuai dengan keadaan alam”. Jean Jack Rousseau mengemukakan bahwa kemajuan. Tokoh terkenal aliran vitalisme adalah F. dan yang buruk adalah setiap usaha yang berakibat kebinasaan dan menghalangihalangi hidup. pengetahuan dan kebudayaan adalah menjadi perusak alam semesta. Medik. seorang ahli Teolog. Kelompok pertama terkenal dengan ungkapan “homo homini lupus” artinya “manusia adalah serigala bagi manusia yang lain”. apabila alami maka itu dikatakan baik. sebab orang yang berperang itulah (yang menang) yang akan memegang kekuasaan. . Musik. Filsuf. Yang terpenting menurut aliran ini adalah “penghormatan akan kehidupan”. Niettsche yang banyak memberikan pengaruh terhadap Adolf Hitler. Aliran Vitalisme Aliran ini merupakan bantahan terhadap aliran natiralisme sebab menurut faham vitalisme yang menjadi ukuran baik dan buruk itu bukan alam tetapi “vitae” atau hidup (yang sangat diperlukan untuk hidup). sedangkan apabila tidak alami dipandang buruk. Ukuran kebaikannya adalah “pemelihataan akan kehidupan”.

Artinya. andaikan individu tidak mengambil suatu keputusan maka pastilah tidak ada yang terjadi. Aliran Marxisme Berdasarkan “Dialectical Materialsme” yaitu segala sesuatu yang ada dikuasai oleh keadaan material dan keadaan material pun juga harus mengikuti jalan dialektikal itu. Individu sangat menentukan terhadao sesuatu yang baik. Aliran Eksistensialisme Etika Eksistensialisme berpandangan bahwa eksistensi di atas dunia selalu terkait pada keputusan-keputusan individu. dan sebaliknya apabila keputusan itu tidak baik bagi pribadinya maka itulah yang buruk.Aliran Idealisme Sangat mementingkan eksistensi akal pikiran manusia sebab pikiran manusialah yang menjadi sumber ide. Ungkapan dari aliran ini adalah “ Truth is subjectivity” atau kebenaran terletak pada pribadinya maka disebutlah baik. Sebaik apapun tiruan tidak akan seindah aslinya (yaitu ide). Ungkapan terkenal dari aliran ini adalah “segala yang ada hanyalah yang tiada” sebab yang ada itu hanyalah gambaran/perwujudan dari alam pikiran (bersifat tiruan). Aliran ini memegang motto “segala sesuatu jalan dapatlah dibenarkan asalkan saja jalan dapat ditempuh untuk mencapai sesuatu tujuan”. Jadi yang bai itu hanya apa yang ada di dalam ide itu sendiri. Jadi apapun dapat dipandang baik asalkan dapat menyampaikan/menghantar kepada tujuan . terutama sekali bagi kepentingan dirinya.

Ada yang mengatakan bahwa profesi adalah “jabatan seseorang walau profesi tersebut tidak bersifat komersial”. Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya 4. Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain. PROFESIONALISME Biasanya dipahami sebagai suatu kualitas yang wajib dipunyai oleh setiap eksekutif yang baik. namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya . Ciri-ciri profesionalisme: 1. Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan 3. hukum.PENGERTIAN PROFESI Belum ada kata sepakat mengenai pengertian profesi karena tidak ada standar pekerjaan/tugas yang bagaimanakah yang bisa dikatakan sebagai profesi. pendidikan. Secara tradisional ada 4 profesi yang sudah dikenal yaitu kedokteran. dan kependetaan. Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi 2.

Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan 6. Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis 4. yaitu: 1. kebiasaan.CIRI KHAS PROFESI Menurut Artikel dalam International Encyclopedia of education. Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi 5. Pengakuan sebagai profesi 9. dan peranan tenaga ahli profesi yang didefinisikan dalam suatu negar tidak sama. kebudayaan. Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi yang tinggi antar anggotanya 8. Hubungan yang erat dengan profesi lain TUJUAN KODE ETIKA PROFESI Prinsip-prinsip umum yang dirumuskan dalam suatu profesi akan berbeda satu dengan yang lainnya. Suatu teknik intelektual 3. Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi 10. Adapun yang menjadi tujuan pokok dari rumusan etika yang dituangkan dalam kode etik (Code of conduct) profesi adalah: . Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri 7. Hal ini disebabkan perbedaan adat. Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas 2. ada 10 ciri khas suatu profesi.

Standar-standar etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moral-moral dari komunitas. dengan demikian standar-standar etika menjamin bahwa para anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya 5. Standar-standar etika membiarkan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsi-fungsi profesi dalam masyarakat melawan kelakuan-kelakuan yang jahat dari anggota-anggota tertentu 4. Standar-standar etika membantu tenaga ahli profesi dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka menghadapi dilema-dilema etika dalam pekerjaan 3. Standar-standar etika menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien. Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum (atau undang-undang). Banyak dalil yang menunjukkan hal tersebut diantaranya firman Allah Al-‘Azîz Al-Hakîm : . dan masyarakat pada umumnya 2. Standar-standar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi 6. Kafir seperti ini tidak boleh dibunuh selama ia masih menaati peraturan-peraturan yang dikenakan kepada mereka. yaitu orang kafir yang membayar jizyah (upeti) yang dipungut tiap tahun sebagai imbalan bolehnya mereka tinggal di negeri kaum muslimin. Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya Orang kafir dalam syari’at Islam terbagi empat : Pertama : Kafir dzimmy. institusi.1.

serulah mereka kepada Islam apabila mereka menerima maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. Kemudian beliau berkata : “Berperanglah kalian di jalan Allah dengan nama Allah.“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah). apabila mereka menolak maka mintalah pertolongan kepada Allah kemudian perangi mereka”. apa saja yang mereka jawab dari tiga perkara itu maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka . beliau berkata. bunuhlah siapa yang kafir kepada Allah. yaitu orang-orang kafir yang telah terjadi kesepakatan antara mereka dan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu yang telah disepakati. rendah. berperanglah kalian dan jangan mencuri harta rampasan perang dan janganlah mengkhianati janji dan janganlah melakukan tamtsîl (mencincang atau merusak mayat) dan janganlah membunuh anak kecil dan apabila engkau berjumpa dengan musuhmu dari kaum musyrikin dakwailah mereka kepada tiga perkara. (QS. (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka. Dan kafir seperti ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang mereka menjalankan kesepakatan yang telah dibuat. Allah Jalla Dzikruhu berfirman. َ‫أَيسََب زسٕل زبَُِّب صهَّٗ هللاُ عهَّٛ ٔآنِّ ٔسهَّى أٌَْ َُقَبحِهَكى حخَّٗ حَعبُدُٔا هللاَ ٔحدُِ أَٔ حُؤَدٔا انجصَٚت‬ ْ ِ ْ ْ َ ُْ َ َ ُ ُْ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ ْ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ “Kami diperintah oleh Rasul Rabb kami shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam untuk memerangi kalian sampai kalian menyembah Allah satu-satunya atau kalian membayar Jizyah”. . At-Taubah : 29). َ ً ْ ِ َ َّ َ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ َ ْ ٍ ِ َ ْ ٍ َْ َ ِ‫كبٌَ زسٕل هللاِ صهَّٗ هللاُ عهَّٛ ٔآنِّ ٔسهَّى إِذا أَيس أَيٛسا عهَٗ جٛش أَٔ سسَّٚت أَٔصبُِ فِٙ خبصخِّ بِخَقٕٖ هللا‬ َ ْ ِ َّ َ ْ ُ ُْ َ َ َ‫ٔيٍْ يعُّ يٍْ انًسهًٍَِْٛ خٛسا ثُى قَبل أُغصٔا بِبسى هللاِ فِٙ سبِٛم هللاِ قَبحِهُٕا يٍْ كفَس بِبهللِ أُغصٔا ٔالَ حَغهٕا ٔال‬ َ َ َ ْ ِ ْ ُْ ِ َ َ َ َ ْ ُ ْ َ َّ ً ْ َ َ ْ ُ َ ْ ُ ْ ِْ َ ْ ِْ َ َ ْ َ ْ ْ ‫حَغدزٔا ٔالَ حًُثِّهُٕا ٔالَ حَقخُهُٕا ٔنِٛدًا ٔإِذا نَقِْٛجَ عدٔكَ يٍَ انًشسكٍَْٛ فَبدعٓى إِنَٗ ثَالَد خصبل فَأََّٚخٍَُّٓ يب‬ ِ ِ ْ ُ ْ ِ َّ ُ َ ٍ َ ِ ِ َ ْ َ َ ْ ُِْ ُْ ُ ْ َ ُ ُ َ ُْ ِْ ْ ْ ُ َ ُْ ِْ ْ ْ ‫أَجببُٕكَ فَبقبَم يُٓى ٔكفَّ عُٓى ثُى ادعٓى إِنَٗ اْلسالَو فَئٌِْ أَجببُٕكَ فَبقبَم يُٓى ٔكفَّ عُٓى فَئٌِْ ْى أَبَٕا فَسهٓى‬ ْ َ ْ َ ِ ْ ِْ ُْ َْ ْ ُ ُ ْ َّ ْ ُ ْ َ ُُ َْ ْ ُْ ُ َ ُْ ِْ ْ ْ ْ ِ ْ ‫انجصَٚتَ فَئٌِْ ْى أَجببُٕكَ فَبقبَم يُٓى ٔكفَّ عُٓى فَئٌِْ ْى أَبَٕا فَبسخَعٍْ بِبهللِ ٔقَبحِهٓى‬ ِ ْ ْ ُْ ْ َ ُْ ُْ ْ َ ُْ َْ “Adalah Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam apabila beliau mengangkat amir/pimpinan pasukan beliau memberikan wasiat khusus untuknya supaya bertakwa kepada Allah dan (berwasiat pada) orang-orang yang bersamanya dengan kebaikan. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. [2] Kedua : Kafir mu’ahad. Dan dalam hadits Buraidah radhiyallahu ‘anhu. [1] Dan dalam hadits Al-Mughîroh bin Syu’bah radhiyallahu ‘anhu. patuh)”. apabila mereka menolak maka mintalah jizyah (upeti) dari mereka dan apabila mereka memberi maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan shôgirun (hina.

atau jaminan keamanan[6] dari seorang muslim. Dan Allah berfirman. sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya. “Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir. ‫يٍْ قَخَم يعبْدًا نَى َٚسح زائِحتَ انجَُّت ٔإٌَِّ زٚحٓب حُٕجد يٍْ يسٛسة أَزبَعٍَْٛ عَبيب‬ ِ ْ ِ َِْ َ ِ ُ َ ْ َ َ ِْ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ َ ُ َ ً َ “Siapa yang membunuh kafir Mu’ahad ia tidak akan mencium bau surga dan sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun”. Dan Allah Jallat ‘Azhomatuhu menegaskan dalam firman-Nya. baik dengan akad jizyah[4]. dan mereka tidak takut (akibatakibatnya). (Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka.[3] Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berpendapat bahwa kata Mu’ahad dalam hadits di atas mempunyai cakupan yang lebih luas. maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya. “Kecuali orang-orang musyrikin yang kalian telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi dari kalian sesuatu pun (dari isi perjanjian) dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kalian. karena mereka itu tidak beriman. Dan Allah ‘Azza wa Jalla menegaskan.” [7] Dan Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. Beliau berkata. َ ْ ‫أَ َال يٍْ ظَهَى يعبْدًا، أَٔ اَخَقَصُّ، أَٔ كهَّفَُّ فَٕق طَبقَخِّ، أَٔ أَخر يُُّ شٛئًب بِغٛس طٛب ََفس، فَأَََب حجٛجُّ َٕٚو‬ َ ْ َ َ ُ َ َ ْ ِ ٍ ْ ِ ْ ِ ِ َْ َْ ِْ َ َ ْ ِ َ ْ ُ ِْ َ َ ْ‫ان‬ ‫قَِٛبيت‬ ِ َ .” (QS. agar supaya mereka berhenti”. maka perangilah pemimpin-pemimpin kekafiran itu. perjanjian dari penguasa[5]. At-Taubah : 4). AL-Anfal : 55-56) Dan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam bersabda. (QS. hendaklah kalian berlaku istiqomah (pula) terhadap mereka. (QS. karena sesungguhnya mereka itu adalah orangorang yang tidak dapat dipegang janjinya. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. dan mereka mencerca agama kalian. “Dan yang diinginkan dengan (Mu’ahad) adalah setiap yang mempunyai perjanjian dengan kaum muslimin. (QS. At-Taubah : 7). At-Taubah : 12). Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. “Jika mereka merusak sumpah (janji) nya sesudah mereka berjanji.“Maka selama mereka berlaku istiqomah terhadap kalian.

yaitu orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin atau sebagian kaum muslimin. At-Taubah : 6).-pent) menyangka bahwa ia boleh membunuh orang yang telah saya lindungi (yaitu) si Fulan bin Hubairah. . Demikianlah pembagian orang kafir telah masyhur dalam uraian para ulama seperti Imam Empat. Maka Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. maka lindungilah ia agar ia sempat mendengar firman Allah. jaminan keamanan dan tanggung jawab) kaum muslimin itu satu. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman. siapa yang menzholimi seorang mu’ahad. 1420 H).”[10] Keempat : Kafir harby. “Kami telah lindungi orang yang engkau lindungi wahai Ummu Hani`”. Ibnul Qayyim dan lain-lainnya. ‫ذيتُ انًسهًٍَِْٛ ٔاحدةٌ َٚسعٗ بِٓب أَدََبْى‬ َ ْ َ ِ َ ِ ْ ُ ْ َّ ِ ُْ ْ َ “Dzimmah (janji. maka saya adalah lawan bertikainya pada hari kiamat. Kafir jenis inilah yang disyari’atkan untuk diperangi dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam syari’at Islam. Syaikhul Islam Ibnu Tamiyah. Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy (w. “Dan jika seorang di antara kaum musyrikin meminta perlindungan kepadamu. Kafir jenis ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang masih berada dalam jaminan keamanan.” [8] Ketiga : Kafir musta’man. merendahkannya. yaitu kafir selain tiga di atas. membebaninya di atas kemampuannya atau mengambil sesuatu darinya tanpa keridhaan dirinya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui”. 1422 H). kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. Syaikh Al-Albany (w. (QS. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam berpesan.“Ingatlah. Maknanya bahwa Aman kaum muslimin kepada orang kafir itu adalah sah (diakui). 1420 H). diusahakan oleh orang yang paling bawah (sekalipun)”. ‫َٚب زسٕل هللاِ شَ عى ابٍُْ أُيٙ أَََُّّ قَبحِم زجالً قَد أَجسحُُّ فَالٌََ بٍَْ ْبَٛسةَ فَقَبل زسٕل هللاِ صهَّٗ هللاُ عهَّٛ ٔآنِّ ٔسهَّى‬ ْ َ ْ ُ َ ٌ َ َْ ُ ْ ِّ ُ ُْ َ َ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ ََ َ ُْ َ ‫قَد أَجسََب يٍْ أَجسث َٚب أُو َْبَِئ‬ ِ ْ َ َ ْ َ ْ َّ ٍ “Wahai Rasulullah anak ibuku (yaitu ‘Ali bin Abi Tholib. maka siapa yang diberikan kepadanya Aman dari seorang muslim maka haram atas (muslim) yang lainnya mengganggunya sepanjang ia masih berada dalam Amannya. Dan dari ulama masa kini seperti Syaikh Ibnu Baz (w. Dan dalam hadits ‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu.” Dan dalam hadits Ummu Hani` radhiyallahu ‘anha. beliau berkata. [9] Berkata Imam An-Nawawy rahimahullah : “Yang diinginkan dengan Dzimmah di sini adalah Aman (jaminan keamanan).

Syaikh Sholih Al-Fauzan hafizhohullah. (2) para pedagang.” [11] Dan berkata guru kami. kalau mereka ingin. mereka masuk ke dalam (Islam). yaitu kafir dzimmi.”. kecil dan besar. Berkata Ibnu ‘Abddil Barr (w. Dan kebanyakan para ulama berpendapat bahwa walaupun sekedar isyarat. ia adalah orang yang masuk ke negara kaum muslimin bukan untuk menetap padanya. namun dipahami.” [12] Dan berikut ini beberapa pernyataan para ulama umat. Dzimmah adalah mereka membayar jizyah atau mereka yang masuk ke negara kita dengan jaminan keamanan. “Dan saya tidak mengetahui ada silang pendapat di kalangan para ulama bahwa siapa yang memberi jaminan keamanan kepada seorang kafir harby dengan bentuk pernyataan yang dipahami bahwa ia memberi keamanan. 1421 H).Syaikh Ibnu ‘Utsaimin (w.” [13] Dan berkata Ibnul Qayyim rahimahullah. 463 H) rahimahullah. dan kalau mereka ingin. 1424 H) dan lain-lainnya. maka telah (terjalin) sempurna jaminan keamanan untuknya. “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar. “Dan firman-Nya “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar” dia adalah jiwa muslim. walaupun dia kafir namun Allah mengharamkan membunuh jiwa mukminin dan juga mengharamkan membunuh jiwa para mu’ahad dari kaum kuffar yang ada perjanjian dengan kaum muslimin dalam masalah dzimmah atau jaminan keamanan. Tidak boleh membunuh dan melampaui batas terhadap mereka.” Dan berkata Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimîn rahimahullah. dan (jiwa) kafir yang terlindung dengan perjanjian dan keterikatan. maka hal itu terhitung jaminan keamanan sebagaimana halnya pernyataan. yaitu jiwa seorang muslim. mereka ke . Dan bagi siapa yang menelaah buku-buku fiqih dari berbagai madzhab akan menemukan benarnya pembagian ini tanpa perselisihan. (3) orang-orang yang meminta perlindungan untuk dihadapkan kepadanya keislaman dan Al-Qur`an. Dan demikian pula jiwa mu’ahad. Al-An’am : 151) Berkata Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’dy rahimahullah. “Adapun (kafir) musta`man. dan sebagaimana yang ditegaskan dalam firman-Nya.” (QS. Dan harus kami tegaskan disini. “Jiwa yang diharamkan oleh Allah adalah jiwa mukmin. Tidak boleh mengkhianati dzimmah kaum muslimin. bahwa tiga kafir di atas. Mereka ini empat macam. (kafir) dzimmi. karena mereka berada dalam dzimmah kaum muslimin dan dalam jaminan keamanan kaum muslimin. Syaikh ‘Abdullah Al-Bassam (w. Syaikh Sholih Al-Fauzan. mu’ahad dan mus`tamin. mu’ahad dan musta`man adalah termasuk jiwa yang diharamkan untuk dibunuh sebagaimana yang telah lalu. (1) para utusan. baik laki-laki dan perempuan. karena itu datang dalam hadits “Siapa yang membunuh kafir mu’ahad ia tidak akan mencium baunya sorga. “Dan jiwa yang diharamkan oleh Allah adalah jiwa yang terjaga.

-pent. Namun kami akan menutup pembahasan pembagian orang kafir ini dengan beberapa fatwa para ulama abad ini. Maka tidak boleh menganiaya mereka akan tetapi perkara mereka diangkat kepada orang yang mampu menahan masuknya mereka atau menahan mereka dari kemungkaran yang zhohir.negeri mereka. mereka dibiarkan kembali. maka itu (yang diinginkan). memukul dan menyakiti mereka (para turis tersebut). “Apa hukum menganiaya turis-turis asing dan para tamu di negeri-negeri Islam?”. maka itulah perkara yang diinginkan. Dalil-dalil syari’at meliputi hal-hal tersebut.” Keputusan Haiah Kibarul Ulama Saudi Arabia 13/7/1417 H “Jiwa yang terjaga dalam hukum syari’at Islam adalah semua (jiwa) muslim atau semua (kafir) yang antara dia dengan kaum muslimin ada aman (jaminan keamanan) sebagaimana firman (Allah) Ta’ala : .” [15] Dan banyak lagi ucapan para ulama dalam masalah ini. tidak boleh dibunuh. Apakah itu para turis atau para pekerja. maka itu tidak boleh. Mereka masuk dengan jaminan keamanan. 1250 H) rahimahullah. serta shalawat dan salam semoga selalu terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad dan kepada keluarganya dan para shahabatnya.” [14] Berkata Imam Asy-Syaukany (w.). Beliau menjawab. sangatlah panjang untuk menyebutkan seluruhnya. Wallahul Musta’an. karena menganiaya mereka adalah berarti menganiaya orang-orang yang telah masuk dengan jaminan keamanan. beliau ditanya.) kepada pemerintah. maka tidak boleh menganiaya mereka. “Mu’ahad adalah seorang kafir harby yang masuk ke negeri Islam dengan jaminan keamanan. tidak boleh dipungut jizyah darinya. kalau mereka ingin kembali kepada keamanannya (negaranya. kalau mereka masuk (Islam). dan terhadap orang-orang yang meminta perlindungan agar diperlihatkan kepada mereka keislaman dan Al-Qur`an. bahkan kewajiban mereka untuk mengangkat perkara (yang perlu diperbaiki menurut pandangan mereka. selain dari apa yang telah disebutkan. Tetapi pemerintah hendaknya dinasehati sehinga melarang apa-apa yang tidak patut untuk ditampakkan. Adapun individu-individu manusia. Hukum terhadap mereka adalah tidak boleh diboikot. (4) serta orang-orang yang punya hajat berupa kunjungan dan selainnya. tidak ada hak bagi mereka untuk membunuh. Adapun menganiaya mereka. “Ini tidak boleh. menganiaya siapa saja tidak boleh. Adapun menasehati dan mendakwahi mereka kepada Islam atau meninggalkan kemungkaran apabila mereka telah muslim. Fatwa Syaikh Ibnu Baz Tentang Mengganggu Turis Dan Tamu Asing Dalam kumpulan fatwa-fatwa beliau jilid 8 halaman 229. Wallahul Musta’an wa la Haula wa la Quwwata Illa billah. karena mereka adalah musta’man (orang yang mendapat jaminan keamanan dari pemerintah).pent. maka haram terhadap kaum muslimin untuk membunuhnya hingga ia kembali kepada keamanannya (negaranya) tanpa ada silang pendapat di kalangan penganut Islam.

[17]” [18] . bahkan ia telah menyelisihi hadits yang telah lalu penyebutannya. kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya. kita berlindung kepada Allah dari segala kehinaan. ‫يٍْ قَخَم يعبْدًا نَى َٚسح زائِحتَ انجَُّت‬ ِ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ َ ُ َ َ “Barangsiapa yang membunuh kafir mu’ahad maka dia tidak akan mencium baunya Surga”.“Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu’min dengan sengaja. atau …. Karena itu.أَ٘ فِٙ عٓدِ ٔأَيبَِّ. Dan telah shohîh dari Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda. (QS. maka balasannya ialah Jahannam. dan sesungguhnya hal itu termasuk dari dosa-dosa besar yang diancam dengan tidak masuknya si pembunuh ke dalam Surga. “Apabila seorang kafir dari para pesiar atau turis tersebut masuk. tentunya kekejiannya lebih hebat dan dosanya lebih besar. maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang mukmin”. sehingga pelampauan batas terhadap darah pesiar seperti ini dan di negeri Islam tidaklah tercapai dibelakangnya suatu manfaat islamy. dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya”. “Dan jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu. maka bagaimana pula jika dibunuh dengan sengaja?. HR. atau …. maka ia tidak akan mencium baunya sorga. atau ia dipenjara. Kemudian andaikata hal tersebut terjadi. ‫يٍْ قَخَم يعبْدًا فِٙ كُّٓ . sebab ia adalah seorang (kafir) mu’ahad. mereka tidaklah masuk ke negara kita yang Islamy kecuali dengan izin dari seorang hakim (penguasa) muslim.فَهَى َٚسح زائِحتَ انجَُّت‬ َ َ ُ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ْ ِ َ َ ِِْ َ ْ ْ ِ ِ ُْ ْ َ “Siapa yang membunuh (kafir) mu’ahad dalam kunhi-nya –yaitu dalam penjanjian dan jaminan keamanan padanya-.[16] Maka tidak boleh mengganggu (kafir) musta`man. apalagi membunuhnya seperti (yang terjadi pada) kekejian yang besar dan mungkar ini. AlBukhary. Dan ini adalah ancaman yang keras terhadap siapa yang membunuh (kafir) mu’ahad. An-Nisa` : 93) Dan (Allah) Subhanahu berfirman tentang hukum kafir dzimmy yang terbunuh tanpa sengaja.” Fatwa Syaikh Al-Albany Tentang Mengganggu turis Asing Beliau berkata dalam sebuah kaset terekam. maka akibat hal tersebut dia akan terbunuh atau lebih dari itu. -dan telah terjadi lebih dari sekali dimana seorang muslim melampaui batas terhadap salah seorang dari mereka-. tidak boleh melampaui batas terhadapnya. bila dibunuh tanpa sengaja padanya ada diyah dan kaffarah. (QS An-Nisa` : 92) Maka jika kafir dzimmy yang memiliki jaminan keamanan.

An-Nasa`i 8/25 dan Ibnu Majah no. 3166. 2132. 1070. 3158. kami dinukil dengan perantara kitab “Al-Qaul Al-Amîn fii Tahdzîril Muslimîn Minal I’tida` ‘Alal Mu’ahadin Wal Musta`manîn” karya Sholih Al-Bakry. 445. 3171. pemerintah. Kafir mu'ahad. Dan dishohîhkan oleh Al-Albani dalam Shohîh Abi Daud dan Shohîh An-Nasa`i dan guru kami. 2760. [4] Yaitu kafir Dzimmi. Menyelami Jihad. Ad-Darimy 2/308. Ibnul Jarûd no. Pertama). [12] I’anatul Mustafîd 1/33. 6158 dan Muslim 1/517-518 no. Dan dishohihkan oleh Syaikh Al-Albany dalam Silsilah Al-Ahadîts Ash-Shohîhah no. Ibnu Abi Syaibah 5/457. [7] Fathul Bary 12/259.[1] [2] Telah berlalu takhrijnya. -pen. Fatwa. Tags: darah. 1183 (cet. [17] Dikeluarkan oleh Ath-Thayalisi no. pemimpin. 3179. [3] Hadits ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma riwayat Al-Bukhary no. dosa. kafir. Syaikh Muqbil dalam Ash-Shohih Al-Musnad 2/248 no. Muslim no. 357. 38. 879. hukum. jizyah. 1370. keamanan. -pen. Ahmad 5/36. [11] Al-Qaul Al-Mufîd 1/38. Kafir harby. Al-Hakim 2/142 dan Al-Baihaqi 9/231 dari Jalan ‘Uyainah bin Abdurrahman dari ayahnya dari Abu Bakrah radhiyallahu ‘anhu. 7300. Abu Daud no. [5] Yaitu kafir Mu’ahad. umat Baca juga :      Resensi Buku (0) Pembagian Jihad Melawan Kafir Secara Fisik (2) (0) Pembagian Jihad Melawan Kafir Secara Fisik (1) (0) Beberapa Ketentuan Seputar Jihad (0) Anjuran Berbuat Perbaikan Dan Peringatan Bahaya Berbuat Kerusakan di Muka Bumi (0) . Abu Daud no. [15] Nailul Author 7/155. 2686. dzimmah. perang. 2034 dan At-Tirmidzy no. [9] Hadits riwayat Al-Bukhary no. musuh. [13] Al-Istidzkar 5/36. [8] Hadits riwayat Abu Daud no. [6] Yaitu kafir Musta`man. negara. [18] Demikian ucapan beliau dari sebuah kaset rekaman. 6755. muslimin. An-Nasa`i 8/24. [14] Ahkam Ahludz Dzimmah 2/475. 6914. Hadits riwayat Al-Bukhary no. Kafir musta'man. 3052 dan Al-Baihaqy 9/205. 337 (Kitab Shalatul Musafirîn wa Qashriha). membunuh. 835. [10] Hadits riwayat Al-Bukhary no. [16] Telah berlalu takhrijnya. Islam. dzimmi. Kafir dzimmy.

Jika contoh-contoh dan riwayat-riwayat yang telah dibawakan dalam ceramah tersebut berkaitan dengan ahlak beliau saw. Rahmat (rasa kasih sayang) merupakan ahlak yang paling tinggi. motivator serta motor penggerak utama suatu ahlak. maka bagaimana kita akan menggambarkan ahlak beliau saw terhadap mereka dalam kondisi damai? Saya akan menyebutkan tiga hadits tentang hal itu. beliau menjawab: Make money online Make money online free  Make Money  T mobile smartphones  Yamaha waverunner parts  T mobile family plan  How to make money online   “Ahlak beliau (nabi saw) adalah al Qur‟an”. para utusan yang dikirim oleh orang-orang kafir sebagai duta dan penghubung antara kaum Muslimin dengan kaum Kafir. . (Qs al Qalam:4). Kata “Khuluqin „azhim” (budi pekerti yang agung) dalam ayat ini.” ( Riwayat Abu Dawud). mencakup seluruh ahlak terhadap semua mahluk. sabda Rasulullah saw: “…Sesungguhnya para utusan (duta) itu tidak boleh dibunuh. Maksudnya adalah. Yang pertama. terhadap orang-orang kafir saat peperangan. Kemudian „Aisyah ra membacakan ayat: “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung”.Ahlak Terhadap Orang Kafir 29th July 2007 42 4 0digg 42 EmailShare Ahlak Terhadap Orang Kafir Bagaimana ahlak Rasulullah saw ketika bergaul dengan orang-orang kafir? Ahlak nabi saw adalah al Qur‟an sebagaimana riwayat dari „Aisyah ra ketika ditanya ahlak nabi saw.

yang faajir (jahat) dan yang shalih. sementara bapaknya juga ada bersama mereka: “Wahai bocah. atau orang-orang yang mengerjakan shalat”. atau dari nabi Islam kepada orang-orang Kafir. yaitu hadis tentang seorang Yahudi. Rasulullah saw bersabda kepada si anak. Kejadian yang sama juga terjadi antara Rasulullah saw dengan pamannya. kaum Muslimin dan Rasulullah saw.” Mendengar seruan ini. akan tetapi. Hadis ketiga. meskipun terhadap orang kafir. katakanlah laa ilaaha illallah…” Mendengar seruan ini. sebagai bentuk keluasaan rahmat dan kelengkapannya dengan ahlak din (agama).Keadilan dan kasih-sayang Islam tidak memperbolehkan untuk membunuh dan menyakiti mereka. Darimi). Rasulullah saw tidak mengatakan “pergaulillah kaum Muslimin. yang sering menyakiti beliau saw. yang kafir. Maka nabi saw datang berkunjung kerumahnya dan mengajaknya menuju jalan Rabb-nya. Rasulullah saw mengulangi lagi: “Wahai bocah. dengan harapan semoga Allah memberikan petunjuk dan memperbaiki keadaan orang ini. yang melakukan perbaikan). katakanlah laa ilaaha illallah!” Si anak memandang ke arah bapaknya lagi. atau dari agama Islam. atau orangorang shalih (salih). Dalam hadits ini. tetangga nabi saw.” (Hr Ahmad. si anak memandang ke arah bapaknya dan memperhatikannya. Beliau saw membalas keburukan dengan kebaikan. itu akan menyelamatkanmu dari api neraka. Ini di antara gambaran cara bergaul tingkat tinggi dari kaum Muslimin. dalam Islam terdapat ajaran (agar menjaga dan menataati) perjanjian dan ikatan janji. Abu Thalib memandang para pembesar Qurays. Maksudnya adalah semua agama. Lalu mereka mengatakan: . non Islam. yang senantiasa membantu dan menolong din Islam. Suatu ketika. beliau bersabda: “…dan pergaulilah manusia dengan ahlak yang baik. Abu Thalib. Karena. Hadis kedua. Rasulullah saw bersabda kepadanya: “Wahai paman. akan tetapi beliau mengatakan”…dan pergaulilah manusia dengan ahlak yang baik”. Tirmidzi. yang mushlih (muslih. nabi mengetahui bahwa orang yang selalu menyakitinya ini memiliki seorang anak yang sedang sekarat. katakanlah laa ilaaha illallah. yaitu dalam wasiat nabi saw kepada Mu‟adz bin Jabal ra. yang muslim. dia tidak masuk Islam.

adab beliau yang luhur terhadap orang-orang non Muslim.” (Hr Bukhari. Kita memohon kepada Allah SWT. Orang-orang yang merugikan dirinya. agar menjadikan ahlak kita sama seperti ahlak beliau saw. ketika kondisi perang dan dalam keadaan damai.“Apakah kamu benci terhadap agama nenek moyangmu?” (Hadis riwayat Imam Bukhari). Mendapat respon positif ini. Inilah ahlak Rasulullah saw yang muliah. Semoga bermanfaat Amiin Allahuma Amiin. Wassallam Alikum Warrohmattullahi Wabbarakatuhu . Akhirnya Abu Thalib meninggal dalam kekafiran. Sebelum menghembuskan napas terakhir.” (Al Ahzab :21) (Syaikh Ali bin Abdul Hamid Hasan al Halaby dalam muhadharah di Masjid Istiqlal. Edisi 02/X/1427 H/2006 M. dan semoga Allah menjadikan Rasulullah saw sebagai panutan terbaik kita. Allah menceritakan kondisi mereka: “Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepadanya. Rasulullah bersabda: “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkannya dari neraka dengan sebabku. Tulisan ini dikutip dari rubrik Soal-Jawab majalah As-Sunnah halaman 10. mereka itu tidak beriman (kepada Allah). 1356. Abu Dawud). Sedangkan orang Yahudi (dalam cerita ini) yang mendengar nabi saw mengajak anaknya agar masuk Islam. Allah Berfirman: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. taatlah kepada Abul Qasim (Muhammad saw)!” Maka si anak mengucapkan syahadatain.” (QS Al An‟aam :20) Bagaimana jawaban dan responnya? Orang Yahudi itu mengatakan: “Wahai anakku. mereka mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. 19 febuari 2006).

perilaku atau karakter. perilaku atau karakter. yang artinya adat. yaitu: tingkah laku yang benar. e. yaitu: e. Baik dan buruk Baik dan buruk f. Kewajiban dan tanggung jawab. etik adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang apa yang baik dan buruk secara mempelajari tentang apa yang baik dan buruk secara moral moral Kesimpulan: Dari pengertian diatas etika adalah ilmu tentang Kesimpulan: Dari pengertian diatas etika adalah ilmu tentang kesusilaan yang menentukan bagaimana sepatutnya kesusilaan yang menentukan bagaimana sepatutnya manusia hidup di dalam masyarakat yang menyangkut manusia hidup di dalam masyarakat yang menyangkut aturan.prinsip yang menentukan tingkah laku yang benar. kebiasaan. etik adalah suatu ilmu yang Menurut kamus Webster. Kewajiban dan tanggun . f.PENGERTIAN PENGERTIAN Etik atau ethics berasal dari bahasa Yunani.aturan atau prinsip.prinsip yang menentukan aturan. yaitu etos yang artinya adat.aturan atau prinsip. Menurut kamus Webster. kebiasaan. yaitu etos Etik atau ethics berasal dari bahasa Yunani.

.

Moral --.sulit .Moral --.dan Etiket--.Ketiga istilah diatas: Ketiga istilah diatas: Etika --..sulit Etika --.dan Etiket--..

undang aturan. hanya dapat dilihat bahwa etika lebih menitik beratkan bahwa etika lebih menitik beratkan pada aturan – aturan. prinsip. . dan undang.untuk dibedakan. dan undang.prinsip yang melandasi perilaku yang yang melandasi perilaku yang mendasar dan mendekati aturan – mendasar dan mendekati aturan – aturan.prinsip pada aturan – aturan. hukum. hanya dapat dilihat untuk dibedakan.undang yang membedakan benar atau salah yang membedakan benar atau salah secara moralitas. hukum. prinsip. secara moralitas.

ETIK DALAM ETIK DALAM KEPERAWATAN KEPERAWATAN .

Untuk menjadi seorang profesional Untuk menjadi seorang profesional dewasa yg mampu secara aktif dewasa yg mampu secara aktif berpartisipasi dalam dimensi etis berpartisipasi dalam dimensi etis praktik mereka. mereka dalam bidang etik. mencari dukungan moral mereka. . seorang perawat harus terus mengembangkan suatu harus terus mengembangkan suatu perasaan yang kuat tentang identitas perasaan yang kuat tentang identitas moral mereka. mencari dukungan dari sumber profesional yang dari sumber profesional yang tersedia dan mengembangkan tersedia dan mengembangkan pengetahuan serta kemampuan pengetahuan serta kemampuan mereka dalam bidang etik. seorang perawat praktik mereka.

Posisi atau identitas moral Posisi atau identitas moral perawat yang disebut : perawat yang disebut : .

dan komite dan tanggung gugat. dalam : kode etik profesional. menugaskan tanggung jawab menugaskan tanggung jawab dan tanggung gugat.“ “ Etik perawatan” dijelaskan di Etik perawatan” dijelaskan di dalam : kode etik profesional. praktik etis. . dan komite etik institusional memberikan etik institusional memberikan dukungan dan arahan untuk dukungan dan arahan untuk praktik etis.

Etik keperawatan di hubungkan Etik keperawatan di hubungkan dengan hubungan antar masyarakat dengan hubungan antar masyarakat dan dengan karakter serta sikap .

perawat terhadap orang lain. 1991). .dan dengan karakter serta sikap perawat terhadap orang lain. 1991). Etik keperawatan Etik keperawatan Pengetahuan perawatan diperoleh Pengetahuan perawatan diperoleh melalui keterlibatan pribadi dan melalui keterlibatan pribadi dan emosional dengan orang lain dengan emosional dengan orang lain dengan ikut terlibat dalam masalah moral ikut terlibat dalam masalah moral mereka ( Cooper. mereka ( Cooper.

SEKIAN SEKIAN DAN DAN .

maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. kecuali pemeluk agama Islam. "Barangsiapa mencari agama selain agama Islam. dan tidak meridhai Syariat selain Syariat Islam. orang Muslim mengetahui bahwa semua agama sebelum Islam telah dihapus dengan Islam. dan bahwa para pemeluk semua agama adalah kafir. dan telah Ku-cukupkan kepada kalian nikmat-Ku. dan telah Kuridhai Islam menjadi agama bagi kalian. ia menerapkan etika-etika berikut terhadap orang kafir: . Oleh karena itu. "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kalian agama kalian. Mereka yakin karena dalildalil berikut: Firman Allah Ta‘ala. dan bahwa Islam adalah agama seluruh manusia. Allah Ta„ala tidak menerima agama selain Islam dari siapa pun.TERIMA KASIH TERIMA KASIH Etika terhadap orang kafir Orang Muslim meyakini bahwa seluruh agama adalah batil kecuali agama Islam yang merupakan agama yang benar. Dari sinilah. orang Muslim menyadari bahwa siapa saja yang tidak menyembah Allah Ta„ala dengan agama Islam ia orang kafir." (Al-Maidah: 3). "Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam." (Ali Imran: 85). karena mereka orang-orang Mukmin dan orang-orang Muslim. Dengan dalil-dalil Ilahi yang benar di atas." (Ali Imran: 19). Untuk itu.

Hadits ini shahih). darah." (Diriwayatkan Ath-Thabrani dan Al-Hakim. karena mereka mempunyai ketentuan-ketentuan tersendiri dalam ketentuan orang-orang yang wajib diperangi. "Sayangilah orang yang ada di bumi niscaya engkau disayangi siapa yang ada di langit. Oleh karena itu. . dan berbuat baik kepada orang-orang kafir. Benci kepada orang kafir karena kebencian Allah Ta„ala kepadanya. maka orang Muslim pun membenci orang kafir. dan menjauhkan gangguan daripadanya. karena kebencian-Nya kepadanya. atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka." (Al-Mumtahanah: 8). sekalipun orangorang itu bapak-bapak. mengobatinya jika ia sakit. 6.. dan kehormatannya. Berbuat adil terhadapnya. memberinya minum jika ia kehausan. 4. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. Allah Ta„ala membolehkan berbuat adil. Tidak memberikan loyalitas dan kasih sayang kepadanya. saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya. menyelamatkannya dan kebinasaan. Tidak mengganggu harta. 2. "Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat." (AlMujadilah: 22). Hadits ini shahih). dan berbuat baik kepadanya jika ia bukan orang kafir yang harus diperangi. sebab cinta dan benci itu harus karena-Nya. karena meridhai kekafiran adalah kekafiran. "Janganlah orang-orang Mukminin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang Mukminin. jika ia bukan termasuk orang yang wajib diperangi." (Diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah. Pada ayat yang mulia di atas." (Ali Imran: 28). kecuali orang-orang kafir yang wajib diperangi. karena Allah Ta„ala berfirman. "Pada setiap orang yang mempunyai hati yang basah terdapat pahala.. karena dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta„ala. dan tidak meridhainya. 5. "Allah tidak melarang kalian untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangi kalian karena agama dan tidak (pula) mengusir kalian dari negeri kalian. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. 3.1. Tidak mengakui kekafirannya. Menyayanginya dengan kasih sayang umum dengan memberinya makan jika ia lapar. selagi Allah Azza wa Jalla membencinya karena kekafirannya. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw.

"Semoga Allah memberi petunjuk kepada kalian." (Al-Maidah: 5). "Makanan orang-orang yang diberi Al-Kitab itu halal bagi kalian." kemudian beliau mendoakan balik." (Al-Mumtahanah: 10). sesungguhnya Aku haramkan kezhaliman atas Diri-Ku. kemudian beliau memenuhi undangannya." . Tidak menikahkan wanita Mukminah dengannya. maka Aku menjadi lawannya pada hari kiamat. 7. kalian jangan saling menzhalimi'." (Diriwayatkan Muslim). dan Aku mengharamkannya terhadap kalian. dan memakan makanan yang dihidangkan kepada beliau. Oleh karena itu. 8. dan boleh menikahi wanita-wanita kafir dan Ahli Kitab. "Semoga Allah merahmatimu. ‘Hai hamba-hamba-Ku. dan orang Kristen. dan memperbaiki urusanmu. berdasarkan dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta„ala. diundang makan oleh orang Yahudi Madinah. Dikisahkan dengan shahih bahwa Rasulullah saw." Karena Rasulullah pernah bersin di samping orang orang Yahudi. "(Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al-Kitab sebelum kalian. dan memperbaiki urusan kalian. Mendoakannya jika ia bersin dengan memuji Allah dan berkata. menerima hadiahnya. karena mengharap mereka berkata. "Mereka (wanita-wanita Mukminah) tersebut tidak halal bagi orang-orang kafir itu dan orangorang kafir itu tidak halal pula bagi mereka. tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. Allah Ta„ala membolehkan seorang Muslim menikahi wanita-wanita Ahli Kitab dalam firmanNya. Ia boleh memberinya hadiah. dan memakan hadiahnya jika ia Ahli Kitab orang Yahudi." (Diriwayatkan Muslim). 9."Allah Ta‘ala berfirman." (Al Maidah: 5). berdasarkan dalil-dalil berikut: Allah Ta'ala melarang pernikahan wanita Mukminah dengan orang kafir secara mutlak dalam firman-Nya. "Dan janganlah kalian menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita Mukmin) sebelum mereka beriman." (Al-Baqarah: 221). "Barangsiapa menyakiti orang kafir dzimmi. "Semoga Allah memberi petunjuk kepadamu. bila kalian telah membayar maskawin mereka dengan maksud menikahinya.

panjangkan jenggot. "Sesungguhnya orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen tidak mengecat. "Janganlah kalian memulai mengucapkan salam kepada orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen. "Rubahlah ini (rambut putih) dan tinggalkan warna hitam. "Hendaklah kalian berbeda dan orang-orang musyrik. atau merah. misalnya memanjangkan jenggotnya jika ia tidak memanjangkannya. Menyempitkan ruang geraknya jika bertemu dengannya di salah satu jalan ke jalan yang paling sempit. ‘Wa‘alaikum' (juga atas kalian)." (Diriwayatkan Abu Daud dan Ath-Thabrani. dan berbeda dengannya dalam pakaian. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. Sumber: Diadaptasi dari Abu Bakr Jabir al-Jazairi. Jika kalian bertemu dengan salah seorang dari mereka di jalan. dan jika orang kafir mengucapkan salam kepadanya." (Muttafaq Alaih).. 2002). mengecatnya jika ia tidak mengecatnya. maka berbedalah dari mereka. dan tidak menirunya dalam hal-hal yang tidak penting. maka katakan kepada mereka. ia menjawabnya dengan mengatakan. Hadits ini hasan). karena Imam Muslim meriwayatkan. dan cukurlah kumis. "Dan barangsiapa meniru satu kaum. bahwa beliau bersabda. hlm." (Diriwayatkan Muslim). Minhaajul Muslim.10. Tampil beda dengannya. karena Rasulullah bersabda." (Muttafaq Alaih)." (Diriwayatkan Al-Bukhari). ia termasuk mereka. "Jika orang-orang Ahli Kitab mengucapkan salam kepada kalian. 12. Sedang mewamainya dengan warna hitam dilarang Rasulullah saw. atau rambut dengan warna kuning. "Wa'alaikum (juga atas kalian)". 11. atau Ensiklopedi Muslim: Minhajul Muslim. 168-172 < Sebelumnya Berikutnya > ." (Muttafaq Alaih). atau kopiah. Tidak memulai ucapan salam kepadanya. terj. maka mendorongnya ke jalan yang paling sempit baginya. Fadhli Bahri (Darul Falah.. Maksudnya mewarna jenggot. Karena Rasulullah bersabda.

" (Muttafaq Alaih). membantunya jika ia meminta bantuan. dan qiyamul lail di malam hari.Etika terhadap Tetangga Rabu. dan Hari Akhir.." Ditanyakan kepada Rasulullah saw. mengucapkan selamat kepadanya jika bahagia. "Demi Allah tidak beriman. atau kotoran yang dibuang di depan rumahnya. tetangga dekat dan tetangga yang jauh. Sabda Rasulullah saw. Berbuat baik kepadanya dengan menolongnya jika ia meminta pertolongan. Sabda Rasulullah saw. maka ia jangan menyakiti tetangganya." Sabda di atas ditujukan Rasulullah saw. "Dan berbuat baiklah kepada ibu-bapak. memulai ucapan salam untuknya. "Yaitu orang yang tetangganya tidak aman dari gangguannya.. Sabda Rasulullah saw. "Barangsiapa beriman kepada Allah. tidak menyusahkannya dengan bangunan rumah atau jalannya... 14 Februari 2007 19:49 Abu Bakr Jabir al-Jazairi Orang Muslim meyakini bahwa tetangga mempunyai hak-hak atas dirinya. membantunya jika ia membutuhkan. "Siapakah orang yang tidak beriman wahai Rasulullah?" Beliau bersabda. memaafkan kesalahannya. menghiburnya jika ia mendapatkan musibah. tidak menyakiti dengan air yang mengenainya. Tidak menyakitinya dengan ucapan." (Muttafaq Alaih)." (Muttafaq Alaih). Etika terhadap tetangga adalah sebagai berikut 1. membimbingnya kepada apa yang di dalamnya terdapat kebaikan agama dan dunianya. melindungi area tanahnya. "Jibril tidak henti-hentinya berwasiat kepadaku agar berbuat baik kepada tetangga. Itu . tidak mengintip auratnya. hingga aku beranggapan bahwa ia akan mewarisi. orang-orang miskin. anak-anak yatim." (An-Nisa': 36). namun ia menyakiti tetangganya. kepada wanita yang konon berpuasa di siang hari. berikut: Sabda Rasulullah saw.. "Wanita tersebut masuk neraka. atau perbuatan karena sabda-sabda Rasulullah saw." (Muttafaq Alaih). menjenguknya jika ia sakit. berkata kepadanya dengan lemah-lembut. santun ketika berbicara dengan ayah tetangganya. dan etika-etika yang harus dijalankan seseorang terhadap tetangga mereka dengan sempurna. berdasarkan dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta„ala. dan Hari Akhir. karib-kerabat. hendaklah ía memuliakan tetangganya. "Barangsiapa beriman kepada Allah. 2.

karena sabda-sabda Rasulullah saw. "(An-Nisa': 36). berikut: Sabda Rasulullah saw. karena kesabarannya akan menjadi penyebab pembebasan dirinya dan gangguan tetangganya. Ada dua manfaat yang kita dapatkan dan etika-etika di atas: Pertama: Seorang Muslim mengenal dirinya jika ia telah berbuat baik kepada tetangganya." (Diriwayatkan Al-Bukhari). guna mengeluhkan sikap tetangganya. Aisyah ra bertanya kepada Rasulullah saw. "Sabarlah!" Rasulullah saw. maka ia tidak boleh menjualnya. Bersikap dermawan dengan memberikan kebaikan kepadanya." (Muttafaq Alaih). Seseorang datang kepada Rasulullah saw." (Muttafaq Alaih). maka yang manakah yang berhak aku berhadiah?" Rasulullah saw. "Hai wanita-wanita Muslimah. Sabda Rasulullah saw.semua perbuatan baik yang diperintahkan dalam firman Allah Ta'ala. "Tetanggaku menyakitiku. dan Hari Akhir. 3. atau mitra. "Apa yang terjadi denganmu?" Orang tersebut berkata. "Jika engkau mendengar mereka berkata bahwa engkau telah berbuat baik maka engkau memang telah berbuat baik." (Diriwayatkan Al-Hakim dan ia men-shahih-kannya)." Orang tersebut pun membuang barangnya di jalan. hendaklah ia berbuat baik kepada tetangganya. kepada Abu Dzar ra. maka perbanyaklah airnya. "Salah seorang dan kalian jangan sekali-kali melarang tetangganya meletakkan kayu di dinding rumahnya. bersabda.. atau berbuat yang tidak baik terhadap mereka." (Muttafaq Alaih). "Barangsiapa beriman kepada Allah. dan tidak mendekat ke temboknya hingga ia bermusyawarah dengannya berdasarkan sabda-sabda Rasulullah saw. hendaklah ia bersabar." (HR Bukhari). "Barangsiapa mempunyai kebun bersama tetangga. berdasarkan sabda Rasulullah saw. Sabda Rasulullah saw. 4. Akibatnya. "Kepada orang yang pintu rumahnya lebih dekat kepadamu. ketiga kalinya. "Buanglah barangmu di jalan. dan jika engkau mendengar mereka berkata bahwa engkau berbuat salah maka engkau memang telah berbuat salah. jika engkau memasak kuah.. tidak menjual atau menyewakan apa saja yang menyatu dengan temboknya. atau keempat kalinya kepada orang tersebut. kemudian beliau bersabda kepadanya. hingga ia bemusyawarah dengannya. Rasulullah saw." Orang-orang pun mengutuk tetangga yang dimaksud orang tersebut hingga kemudian tetangga .. bersabda untuk kedua kalinya. kendati hanya dengan ujung kuku kambing. "Hai Abu Dzar. "Tetangga dekat dan tetangga yang jauh." (HR Bukhari). bersabda. orang orang berjalan melewatinya sambil berkata.. Menghormati dan menghargainya dengan tidak melarangnya meletakkan kayu di temboknya. Kedua: Jika seorang Muslim diuji dengan tetangga yang brengsek. berikut: Sabda Rasulullah saw. "Aku mempunyai dua tetangga. kemudian berikan kepada tetanggamu. janganlah seorang tetangga meremehkan tetangganya yang lain..

2002). www." (HR Ahmad). Bermuka manis dan senyumlah bila anda bertemu orang lain. 2007 by Situs islam: www. www. masing-masing menurut apa yang sepantasnya. tidak mencoba menghina atau menilai mereka cacat. atau Ensiklopedi Muslim: Minhajul Muslim. dan tanyakanlah keadaan mereka.id Hormati perasaan orang lain. kenalilah keadaan dan kondisi mereka.muslim.id .or. hlm. terj. ETIKA BERGAUL DENGAN ORANG LAIN Posted on Oktober 18. aku tidak akan mengulangi perbuatanku lagi. Perhatikanlah mereka.alsofwah. Minhaajul Muslim. Sumber: Diadaptasi dari Abu Bakr Jabir al-Jazairi.id . 148-151.or.or. lalu pergaulilah mereka.tersebut datang kepada orang tersebut dan berkata kepadanya. karena demi Allah. Fadhli Bahri (Darul Falah. Mendudukkan orang lain pada kedudukannya dan masing-masing dari mereka diberi hak dan dihargai. Berbicaralah kepada mereka sesuai dengan kemampuan akal mereka. Jaga dan perhatikanlah kondisi orang. Bersikap tawadhu’lah kepada orang lain dan jangan merasa lebih tinggi atau takabbur dan bersikap angkuh terhadap mereka. kenalilah karakter dan akhlaq mereka. .almanhaj. "Kembalikan barangmu ke rumah.

Mema`afkan kekeliruan mereka dan jangan mencari-cari kesalahan-kesalahannya.Berbaik sangkalah kepada orang lain dan jangan memata-matai mereka. Dengarkanlah pembicaraan mereka dan hindarilah perdebatan dan bantah-membantah dengan mereka. Remaja Islam Mau Mengenal Islam      Home Islam Dasar o Aqidah o Jalanku o Fiqih Remaja o Menata Hati o Akhlaq Mulia o Pojok Muslimah o Kisah Teladan o Amalan o Nasehat Gaya Muda o Cinta o Pra Nikah Dunia Muda o Tips o Iptek o Dunia Islam o Hidayah Kamu o Resensi Buku Tamu You are here:: . dan tahanlah rasa benci terhadap mereka.

”(QS.Apakah Mengenal Pasangan Harus Lewat Pacaran? Sebagian orang menyangka bahwa jika seseorang ingin mengenal pasangannya mestilah lewat pacaran. atau chating. Pertama: Pacaran adalah jalan menuju zina Yang namanya pacaran adalah jalan menuju zina dan itu nyata. Dalam ayat ini. Allah memerintahkan kepada para pria yang beriman untuk menundukkan pandangan dari hal-hal yang diharamkan yaitu wanita yang bukan mahrom. Oleh karenanya. Karena segala jalan menuju sesuatu yang haram. kami akan tunjukkan beberapa jalan menuju zina yang tidak mungkin lepas dari aktivitas pacaran. Namun jika ia tidak sengaja memandang wanita . jika kita telaah. Semoga kita bisa merenungkan ayat yang mulia. Dan suatu jalan yang buruk. sekedar mencium lawan jenis saja otomatis terlarang. Lalu lama kelamaan pun bisa terjerumus dalam hubungan yang melampaui batas layaknya suami istri. Allah Ta’ala mewanti-wanti kita agar jangan mendekati zina. Namun lambat laut akan janjian kencan. Mendekati dengan berbagai jalan saja tidak dibolehkan. Al Isro‟: 32). “Dan janganlah kamu mendekati zina. Kedua: Pacaran melanggar perintah Allah untuk menundukkan pandangan Padahall Allah Ta'ala perintahkan dalam firman-Nya. Saudaraku. Asy Syaukani rahimahullah menjelaskan. Kami pun merasa aneh kenapa sampai dikatakan bahwa cara seperti ini adalah satu-satunya cara untuk mengenal pasangan. Maka benarlah. dan memelihara kemaluannya. apalagi jika sampai berzina. Begitu banyak anak-anak yang duduk di bangku sekolah yang mengalami semacam ini sebagaimana berbagai info yang mungkin pernah kita dengar di berbagai media. An Nur: 30). sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji.” (QS.”[1] Selanjutnya. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat". maka jalan tersebut juga menjadi haram. sms. yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Itulah yang dimaksud dengan ayat ini. Awalnya mungkin hanya melakukan pembicaraan lewat telepon. bentuk pacaran pasti tidak lepas dari perkara-perkara berikut ini. “Allah melarang mendekati zina. “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya.

”[4] Inilah beberapa pelanggaran ketika dua pasangan memadu kasih lewat pacaran. dan seterusnya. Zina kedua mata adalah dengan melihat. bagaimanakah mungkin pacaran dikatakan halal? Dan bagaimana mungkin dikatakan ada pacaran islami padahal pelanggaranpelanggaran di atas pun ditemukan? Jika kita berani mengatakan ada pacaran Islami. Menikah. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian. Solusi Terbaik untuk Memadu Kasih .”[2] Ketiga: Pacaran seringnya berdua-duaan (berkholwat) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. maka hendaklah ia segera memalingkan pandangannya. “Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya. Zina lisan adalah dengan berbicara. judi islami. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Keempat: Dalam pacaran. Seperti ini termasuk semi kholwat yang juga terlarang karena bisa pula sebagai jalan menuju sesuatu yang terlarang (yaitu zina). tangan pun ikut berzina Zina tangan adalah dengan menyentuh lawan jenis yang bukan mahrom sehingga ini menunjukkan haramnya. maka seharusnya kita berani pula mengatakan ada zina islami. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepadaku agar aku segera memalingkan pandanganku. Adakah bentuk pacaran yang selamat dari hal-hal di atas? Lantas dari sini. tidak bisa tidak. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Dari Jarir bin Abdillah.yang bukan mahrom.ع‬ “Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang pandangan yang cuma selintas (tidak sengaja).”[3] Berdua-duaan (kholwat) yang terlarang di sini tidak mesti dengan berdua-duan di kesepian di satu tempat. ‫ع‬ ‫ص‬ ‫ص‬ ‫. ‫ع‬ “Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi. beliau mengatakan. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu . namun bisa pula bentuknya lewat pesan singkat (sms). Zina kedua telinga dengan mendengar. lewat kata-kata mesra via chating dan lainnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. arak islami.

Manusia tidak akan meninggalkan sesuatu yang dicintainya. Pertama: Berusaha ikhlas dalam beribadah.[8] Itulah yang lebih tepat. » “Kami tidak pernah mengetahui solusi untuk dua orang yang saling mencintai semisal pernikahan. “Sungguh. Obatnya tentu saja bukanlah ditambah dengan penyakit lagi. maka Allah akan menolongnya dari penyakit rindu dengan cara yang tak pernah terbetik di hati sebelumnya. niscaya ia tidak akan menjumpai hal-hal lain yang lebih manis. Barangsiapa yang belum mampu.”[5] Inilah jalan yang terbaik bagi orang yang mampu menikah. Jika seseorang benar-benar ikhlas menghadapkan diri pada Allah. Inilah solusi terbaik untuk orang yang akan memadu kasih. Cinta pada Allah dan nikmat dalam beribadah akan mengalahkan cinta-cinta lainnya. Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan. maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. jika hati telah merasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya.”[9] Obat Bagi Yang Dimabuk Cinta Berikut adalah beberapa obat bagi orang yang dimabuk cinta namun belum sanggup untuk menikah. melainkan setelah memperoleh kekasih lain yang lebih dicintainya. lebih indah. Cinta yang buruk akan bisa dihilangkan dengan cinta yang baik. Atau karena adanya sesuatu yang ditakutinya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan. Bukan malah lewat jalan yang haram dan salah. Obatnya adalah dengan menikah jika mampu. Yahya bin Syarf An Nawawi rahimahullahh mengatakan bahwa kedua makna tadi kembali pada makna kemampuan memberi nafkah.Solusi terbaik bagi yang ingin memadu kasih adalah dengan menikah. Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud baa-ah adalah telah mampu memberi nafkah.”[7] Yang dimaksud baa-ah dalam hadits ini boleh jadi jima‟ yaitu mampu berhubungan badan. Atau takut terhadap sesuatu yang membahayakannya. syaratnya adalah mampu yaitu telah mampu menafkahi keluarga. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda. bahwa kerinduan pada si dia yang diidam-idamkan adalah penyakit. “Sesungguhnya obat bagi orang yang saling mencintai adalah dengan menyatunya dua insan tersebut dalam jenjang pernikahan.”[10] Kedua: Banyak memohon pada Allah . “Wahai para pemuda[6]. lebih nikmat dan lebih baik daripada Allah. barangsiapa yang memiliki baa-ah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. Ingatlah. maka menikahlah. Namun ingat.

Bila demikian. Sehingga sempat diungkapkan oleh beberapa ulama nyanyian adalah mantera-mantera zina. Ingatlah. Ia berkata. Akibatnya rasa rindu kepadanya semakin memuncak.” (QS. Apalagi jika nyanyian tersebut dikemas dengan mengharu biru. Allah Ta’ala berfirman. Ibnu Mas‟ud mengatakan. “Nyanyian adalah mantera-mantera zina. “Menundukkan pandangan dari berbagai hal yang diharamkan oleh Allah akan menumbuhkan rasa cinta pada Allah. berbagai angan-angan yang menyimpang pun terbetik dalam hati dan pikiran. Termasuk di antaranya apabila seseorang memohon pada Allah agar dilepaskan dari penyakit rindu dan kasmaran yang terasa mengoyak-ngoyak hatinya. sudah layak jika nyanyian dan tontonan seperti ini dan secara umum ditinggalkan.”[13] Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal .Ketika seseorang berada dalam kesempitan dan dia bersungguh-sungguh dalam berdo‟a. “Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq). Penyakit yang menyebabkan dirinya gundah gulana. Mujahid mengatakan. niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Namun pandangan yang berulang-ulanglah yang merupakan biang kehancuran. kita diperintahkan untuk menundukkan pandangan agar hati ini tetap terjaga. niscaya Allah akan mengabulkan do‟anya. “Nyanyian itu akan merusak hati dan akan mendatangkan kemurkaan Allah. “Nyanyian dapat menumbuhkan kemunafikan dalam hati sebagaimana air dapat menumbuhkan sayuran. Lihatlah surat An Nur ayat 30 yang telah kami sebutkan sebelumnya. sedih dan sengsara. Dalam keadaan sibuk luar biasa berbagai pikiran tersebut mudah untuk lenyap begitu saja. Oleh karena itu.”[12] Kelima: Menjauhi musik dan film percintaan Nyanyian dan film-film percintaan memiliki andil besar untuk mengobarkan kerinduan pada orang yang dicintai. merasakan kebutuhannya pada Allah. Al Mu‟min: 60) Ketiga: Rajin memenej pandangan Pandangan yang berulang-ulang adalah pemantik terbesar yang menyalakan api hingga terbakarlah api dengan kerinduan. pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil). Demi keselamatan dan kejernihan hati. Ibnul Qayyim pernah menyebutkan nasehat seorang sufi yang ditujukan pada Imam Asy Syafi‟i.” Fudhail bin „Iyadh mengatakan. mendayudayu tentu akan menggetarkan hati orang yang sedang ditimpa kerinduan. Orang yang memandang dengan sepintas saja jarang yang mendapatkan rasa kasmaran. ‫ع‬ “Dan Rabbmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku.” Adh Dhohak mengatakan.”[11] Keempat: Lebih giat menyibukkan diri Dalam situasi kosong kegiatan biasanya seseorang lebih mudah untuk berangan memikirkan orang yang ia cintai.

4/300. Ibnu Majah no. [12]Al Jawabul Kafi. [9]Rodhotul Muhibbin. 1847. Ibnu Qayyim Al Jauziyah. 9/173. [11]Majmu’ Al Fatawa.com [1]Fathul Qodir. cetakan pertama. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. hal. Syaikh Syu‟aib Al Arnauth mengatakan hadits ini shohih ligoirihi(shahih dilihat dari jalur lainnya). cetakan ketiga. Darul Kutub Al „Ilmiyah [13] Lihat Talbis Iblis. Asy Syaukani. 15734. Darul Kutub Al „Ilmiyyah Beirut. Ibnu Qayyim Al Jauziyah. [2] HR. [4] HR. 9/173. 1392 H) [7] HR. Bukhari no. 289. Lihat Ash Shahihah no. Mawqi‟ At Tafaasir. Ibnul Jauzi.     Disqus Setuju Banget Dislike . Darul Kutub Al „Arobi. tahun 1405 H. (Lihat Al Minhaj Syarh Shahih Muslim. [5] HR. 5065 dan Muslim no. [10]Majmu’ Al Fatawa. Muslim no. [6] Yang dimaksud dengan syabab (pemuda) di sini adalah siapa saja yang belum mencapai usia 30 tahun. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani. Ahmad no. hal. Muslim no. Darul Wafa‟. 5770 [3] HR. 15/394. 212. 624. 1400. 109. Dar Ihya‟ At Turots. 6925.remajaislam.Artikel www. [8] Lihat Al Minhaj Syarh Shahih Muslim. 10/187. 1426 H. Yahya bin Syarf An Nawawi. hal. tahun 1412 H. cetakan kedua. Inilah pendapat ulama-ulama Syafi‟iyah.

..banyak orang disekitar saya menyebut saya "sok fanatik" atau sebangsa itu..sya sendiri sedang menguatkan hati untuk tidak mengikuti trend "Pacaran" ini.jodohnya pasti beriman.com/belajar-is.bukan karna manusia.Saya yang juga baru dalam berjilbab. Semoga Allah beri keistiqomahn .... lakukan hanya karna allah....com/belajar-is.. 2.. Lah terus saya harus gmna ya untuk tetap istiqomah ??Tolong jawabannya dong...  Adydiedy 1 bulan yang lalu in reply to Desy Subagjo  kenapa harus lihat dan dengerin orang. o 70 people liked this..Namun. Tambahkan Komentar Baru Image Showing 41 comments Urutan tampil  Subscribe by email Subscribe by RSS Desy Subagjo 1 tahun yang lalu   Pacaran.. http://rumaysho...sedangkan orang yang musyrik...sebenarnya sedang ingin melakukan semaksimal mungkin apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi larangan Allah..jodohnya pasti musyrik juga". Kresna Nurul Fadhila and 3 more liked this   Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Desy Subagjo  Kami sarankan baca artikel berikut ini: 1.Makachi. "bagi yang beriman. 21 people liked this. jodoh kita sudah diatur.Saya tidak mau pacaran dibilang "Awas nanti ga laku loh!"..semua sudah tertuliskan di al-qur'an....Saya berhijab dari lawan jenis dibilang "berlebih". http://rumaysho...

Riko Rahmatullah and 7 more liked this   muhammad sholeh selsi 1 tahun yang lalu    ana minta ijin copy buat tautan di catatan ana.   ... http://rumaysho. jazakallahu khoiron katsiro 6 people liked this..... adex rosa black 1 tahun yang lalu  asaalamualaikum.. Semoga Allah beri keistiqomahn 2 people liked this. sekalian mau dibagikan ke teman-teman.com/belajar-is. jazakallohu khoir ya ustadz ... http://rumaysho.com/belajar-is..  5 people liked this. Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Desy Subagjo    Kami sarankan baca artikel berikut ini: 1. sulistiawati 1 tahun yang lalu  saya minta ijin copy buat catatan saya. Rofikalubis 9 bulan yang lalu in reply to Desy Subagjo   tetap istiqomah menjalaninya .. 2. mow izin share ke tautan saya 3 people liked this.

rhin 1 tahun yang lalu  Assalammualaikum mau izin share jazzakallahu khoir Ariyati Putri Mustika and 1 more liked this   Udar Ahmad 1 tahun yang lalu    setuju bgt apa yang tercatum dalil2 diatas 1 person liked this. alhamdulillah. saya minta izin untuk membagikan ilmu yang saya dapat ini kepada teman2 saya n_n 1 person liked this.ana minta izin CoPas buat share artikel2nya dg ttp mencantumkan sumbernya..heri 1 tahun yang lalu    Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh. sekalian.. sangat bermanfaat sekali buat menambah wawasan / ilmu agama ana.buat artikel2 nya. 1 person liked this.Jazzakallahu khair Riko Rahmatullah and 3 more liked this Vannyoktaviany 6 bulan yang lalu    subhanallah bermanfaat sekali setelah membaca ini :)) syukron . ... Awi Biang 1 tahun yang lalu    > syukron.. ana izin share ......

amin....dan apa yg sebaiknya saya lakukan?? 1 person liked this... Barakallahu fiikum.arub makarim 1 tahun yang lalu   assalamualaikum..tapi saya sangat risih bgt... hanya saja berdasarkan judul diatas maka artikel tadi masih menyisakan pertanyaan. ketika ana membaca judul "apakah mengenal pasangan harus lewat pacaran?" kemudian jawabannya tidak maka pertanyaannya adalah "bagaimana cara mengenal pasangan yang .dan saya hanya bisa mendoakan mereka semoga mendapatkan hidayah dari ALLAH SAW.Dan yang saya hadapi saat ini adalah banyaknya temn2 bahkan sahabat saya yg "berpacaran". Semoga Allah beri hidayah demi hidayah.. artikelnya bagus sekali karena didasarkan atas dalil-dalil al-qur'an dan sunnah...dan saya masih sangat dangkal sekali tentang agama. 2 people liked this..dg mereka. ustad.... wahid_albanjary 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaykum ana share ya artikelnya . 1 person liked this.  Atang_2702 6 bulan yang lalu in reply to wahid_albanjary   ya xdraw 5 bulan yang lalu  assalamu alaikum.  Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to arub makarim    Wa'alaikumus salam.memang saya bukan manusia sempurna .saya tak berdaya untuk bilang sama mereka kalo yg mereka lakukan itu sangat dilarang agama.memang saya baru belajar tentang agamaku islam. Trus nasehati sahabatmu trsbt dan trus doakan dirinya.! Syukron..saya suka bgt tulisannya.

lalu setelah cocok. izin copas ya akhy/ukhty utk di syiarkan kpd teman-teman ana...... nasyid misalnya?  Muhammad Abduh Tuasikal 5 bulan yang lalu in reply to Dithakalalo   sebaiknya seorang muslim menjauhi semacam itu.. Syintialaras 6 bulan yang lalu   Assalamu'alaikum...... langsung dilamar dan tentukan kapan akan menikah....sebelum nikah ada istilah ta'aruf dan itu hanya sebatas niatan untuk nikah... syukran wa jazakallahu khair. 1 person liked this... di dalam Islam ..... Chory Coboy 10 bulan yang lalu  yupz. di artikel belum dijelaskan...syar'i?" jika jawabannya dengan menikah maka kurang tepat karena yang ana maksud adalah sebelum menikah.  Muhammad Abduh Tuasikal 10 bulan yang lalu in reply to Chory Coboy .. Dithakalalo 5 bulan yang lalu  bagaimana dengan nyanyian yang beraroma islami... jadi cuma kenal pasangan lewat org ketiga dan tidak ketemu langsung. mohon penjelasannya  Muhammad Abduh Tuasikal 4 bulan yang lalu in reply to xdraw    wa'alaikumus salam...kayaknya tu jg cara untuk mengenal lebih dalam tentang pasangan kita......

islam telah ada aturan dan batasan nya.. Artikel yang bnar bnar mnarik Riska_kaka 1 tahun yang lalu  assalamu'alaikum .... wah .   mengenalnya tidak mesti lewat pacaran....... jadi apa yg harus saya buat biar mereka tau kalau tindakan mereka yaitu "pacaran" itu zina ?  Ariyati Putri Mustika 1 tahun yang lalu  ijin share ya....... 1 person liked this.dmana hukum2 atau larangan2 yg d buat tdak akan merugikan umatny....tentunya islam melarang berpacaran karna agama kita tahu pasti ada kemudarathan d balik itu semua contoh yg ringan patah hati heeeeeeeeeeeee.... Haa_pee@yahoo. -) Jazakallah. syukron Purwantyipunk 11 bulan yang lalu  masyaallah ternyata islam adalah agama yang haq..ikutilah ajaran n aturan islam pasti ga akan rugi deh heee.. kalau saya nasihatin ke mereka entar saya dikira gak gaul .ini baru sebagian kecil loh.... saya baru liat nih --" ...ups untuk itu.......sukron....d balik aturan nya tersimpan kebaikan khususnya untuk kaum wanita agar senantiasa menjaga iffah <kehormatan diri="">.*sok tau dot com*</kehormatan>  Zara 1 tahun yang lalu   Izin share ya.... ...com 11 bulan yang lalu   assalamualaikum izin copy ustadz...khususny dalam hal berpacaran ini. temen-temen bnyak yg udh pacaran ustadz ....

. terima kasih **nagabonar** 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaikum. **nagabonar** 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaikum.. Cessa_19girl 1 tahun yang lalu   subhanallah.izin share ya ustad. ijin ngopy ustadz.. jazakallohu khoir .. mengingatkan nih. Dealiza 1 tahun yang lalu  Assalamualaikum..Sebelumnya salam kenal ya akhi ya ukhti dari Dede Rohmayanti saya mau ijin share ya!!! Terimakasih  Ripu_adsuni 1 tahun yang lalu  Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh. ijin share ya ustad jazakallahu khairan. jazakallahu khairan katsira. izi share ya ustad.. Izin share. **nagabonar** 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaikum..

Semoga Allah senantiasa memberkahi.  Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Abi Neisa   Semoga Allah beri taufik... Silakan pak. smoga tidak dialami oleh anak2 kami. Semoga bermanfaat untuk yg lain... kLanz 1 tahun yang lalu   jazakallahu khairan katsira. dan udah menikah.Jazzakallahu khair  Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Heri Susilo  Wa'alaikumus salam wa rahmatullah wa barakatuh.. ana izin share dan boleh ngak saya posting d blog saya .. Abi Neisa 1 tahun yang lalu  saya udah terlanjur.tx. Indah Prameswari 1 tahun yang lalu   ijin share. Reactions . Heri Susilo 1 tahun yang lalu  Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh.

 SudirmanTahir 2 minggu yang lalu From twitter  Emang pacaran buat apa?? http://t.co/jtcRsvee http://disqu URL Lacakbalik blog comments powered by Disqus back to top Login Username Password Ingat Saya    Lupa Password? Lupa Username? Mendaftar Subscribe .

11...10 Agar Do'a Kita Terkabul 30.11.:) Hati-Hati Memajang Foto di FB · 1 month ago  kawaii jazakillah khoiron katsiron.Pasang RSS Remaja Islam di web Anda di sini.99 Mencari Jodoh Sholihah dengan Do'a Sapu Jagad 02.:) Hati-Hati Memajang Foto di FB · 1 month ago  bdhi ekha nTD mksh Buku Tamu · 1 month ago Powered by Disqus Terbanyak Dibaca    Apakah Mengenal Pasangan Harus Lewat Pacaran? 30..06. Sedang Online Kami memiliki 18 Tamu online Komentar Terbaru  kawaii syukron atas info'y..99 ..info'y..

id Konsultasisyariah.id Muslimah.com Kajian.or.99 10 Kerusakan dalam Perayaan Tahun Baru 30.net PengusahaMuslim. .com Muslim.or.com Fans Remaja Islam  Hubungi Kami Hakcipta © 2011 Remaja Islam Mau Mengenal Islam.  Obat Ketika Merindukan Si Dia 30.com Yufid.11.99 Link Sahabat        Rumaysho.11. Semua Hak Dilindungi.

keluarga.wordpress. Lihat Mausu'ah Al Manahi Asy Syari'ah 2/102] “Tidaklah seorang lelaki bersepi-sepian (berduaan) dengan seorang perempuan melainkan setan yang ketiganya“ (HSR.com http://www.gizanherbal.aslibumiayu. http://www. atau membaca artikel2 islam yg sangat menarik dan penting. curhat masalah cinta.com http://www.com ) situs anti pacaran: www. Muslim 1339] .wordpress.bestabuabdullah.” [HR Bukhori: 1088. konsultasi. Jangan berduaan dengan pacar di tempat sepi.com http://www.blogspot. Jangan pergi dengan pacar lebih dari sehari semalam kecuali si wanita ditemani mahramnya “Tidak halal bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk bepergian sehari semalam tidak bersama mahromnya.abul-jauzaa. silahkan kunjungi situs islam yang sangat bermanfaat.Tirmidzi) 2.blogspot.blogspot.com bagi yang ingin bertanya masalah2 agama. silahkan kunjungi situs2 islam yang sangat bermanfaat berikut ini: http://www.abul-jauzaa.alimalbantuliy.com 1.blogspot. agama.majalah-elfata. dll.pacaranislamikenapa.wordpress.com/ TIPS PACARAN YANG ISLAMI (pacaran itu haram: www.com http://abul-jauzaa.com http://www. kecuali ditemani mahram dari sang wanita (jadi bertiga) “Janganlah seorang laki-laki berkholwat (berduaan) dengan seorang wanita kecuali bersama mahromnya…”[HR Bukhori: 3006.blogspot.523.PACARAN ITU HARAM HUKUMNYA. Muslim 1341.

Turmudzi dan dia berkata hadits ini shahih. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang jelek” (Al Qur‟an Surat Al Isra 32) “Kedua tangan berzina dan zinanya adalah meraba.” [HR Malik 2/982. Tirmidzi 1597. Muslim 1341] 4.. ahmad 6/357. jangan meraba. Jangan menunda-nunda menikah jika sudah saling merasa cocok “Wahai para pemuda ! Barangsiapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah. Ibnu Jarud dan Baihaqi). Tirmidzi. Muslim. Bukhari. lihat Ash Shohihah 1/447/226) Bersabda Rasulullahi Shallallahu „alaihi wassallam: “Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita.” (H. maka hendaklah ia puasa (shaum). Nasa'i 7/149. Dan barangsiapa yang tidak mampu.jangan bepergian dengan wanita kecuali bersama mahromnya…. Jangan membicarakan/melakukan hal-hal yang membuat terjerumus kedalam zina “Dan janganlah kamu mendekati zina.R.. dan mulut berzina dan zinanya adalah bicara. Ibnu Majah 2874. karena nikah itu lebih menundukan pandangan.” (H.” (Al Qur‟an Surat An Nur ayat 30) “…zina kedua matanya adalah memandang…. maka nikahlah.523. karena shaum itu dapat membentengi dirinya”.) WARNING: . bahkan berjabat tangan juga tidak boleh. Abu Dawud dan Nasa‟i) 6. Darimi. Muslim dan Abu Dawud) 7. apalagi yang lebih dari sekedar jabat tangan “Seandainya kepala seseorang di tusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya. Muslim. Nasa‟i. jangan mencium.R. “Yang paling banyak menjerumuskan manusia ke-dalam neraka adalah mulut dan kemaluan. kedua kaki berzina dan zinanya adalah melangkah. masing-masing harus memakai pakaian yang menutupi auratnya “Katakanlah kepada orang-orang beriman laki-laki hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya. Jangan bersentuhan dengan pacar. Bukhari. jangan berpelukan. (Hadits Shahih Riwayat Ahmad.”[HR Bukhori: 3006. dll] 5. dan lebih membentengi farji (kemaluan).” (Hadits hasan riwayat Thobroni dalam Al-Mu‟jam Kabir 20/174/386 dan Rauyani dalam Musnad: 1283.R.” (H. Jangan memandang aurat pacar.3. Jangan berjalan-jalan dengan pacar ke tempat yang jauh kecuali si wanita ditemani mahramnya “….

Sedangkan di luar 6 masalah tersebut.sebenarnya banyak ulama dan ustadz yang mengharamkan pacaran. Selalu saja ada konten pembicaraan yang tidak diperbolehkan syara (minimal bercanda). Yang mesti dibahas dalam masalah pergaulan antar pria bukan hanya jumlah wanita dan laki2 yang berinteraksi. misalnya saja ustadz Muhammad Umar as Sewed. bercakap-cakap hanya sekadar hanya untuk menyatakan kata2 romantis atau bercanda ria(seperti dalam pacaran). Wong pacarannya saja tidak boleh. baik dalam keadaan sepi atau ramai. . lalu tersenyum. Desember 26th. coba teliti kisah2 perjalanan hidup Rasul dan sahabat yang tercantum dalam hadits ataupun sirah. Ini tetap tidak boleh walaupun wanita tersebut ditemani mahram. politik (co‟: muhasabah terhadap penguasa). pendidikan. 2008 jam 3:52 am Komentar: Menyatakan adanya pacaran Islami sama dengan menyatakan adanya perjudian islami. jadi sebaiknya segera menikahlah dan jangan berpacaran… sebuah syair mengatakan: kadang peristiwa besar bermula dari hal-hal kecil permulaannya memandang. konten percakapan antara laki-laki dan perempuan hanya di seputar masalah2 berikut ini: ekonomi (contoh:perdagangan). kesehatan. Atau pergi dengan pacar lebih dari 1 hari 1 malam dengan ditemani mahram juga tidak boleh. dan pernikahan (rumah tangga). lalu mengobrol. Kita tidak akan pernah menemukan Rasul maupun sahabat berinteraksi dengan lawan jenis di luar 6 perkara tadi. Untuk masalah ini. saya pribadi belum pernah menemukan pacaran yang konten pembicaraannya terbatas pada 6 perkara tadi. kemudian menyapa. Karena itu. Sedangkan dalam pacaran. dan akhirnya berzina Bagi yang sudah terlanjur berbuat dosa maka bertaubatlah dan jangan putus asa. Allah pasti mengampuni hambanya yang bertaubat dan memohon ampun… ===================================================================== ===== BANTAHAN ATAS ARTIKEL DIATAS dari Prima. Rasulullah dan para sahabat tidak melakukan interaksi antar gender. lantas janjian.Kebolehan bagi perempuan untuk bepergian lebih dari 1 hari 1 malam dengan ditemani mahram hanya diperuntukkan untuk hajat umum yang dimubahkan. 2. kemudian berkencan. dakwah. Adakah perjudian Islami dalam Islam? 1. tidak diperbolehkan.Melakukan perjalanan kurang dari 1hari 1 malam dengan pacar juga tidak boleh. Pacaran di tempat rame juga nggak boleh. tapi juga konten pembicaraannya. Di masa Rasulullah dan sahabat. apalagi di tempat sepi. Ini seperti halnya wanita bepergian bepergian lebih dari 1 ahari 1malam dengan ditemani mahram untuk keperluan berjudi.

Tujuan Pacaran Ada beragam tujuan orang berpacaran. -==================================== HUKUM PACARAN MENURUT ISLAM (penjelasan mengenai sebab diharamkannya pacaran) Istilah pacaran itu sebenarnya bukan bahasa hukum.c)walaupun bepergian kurang dari 1 hari tanpa ditemani mahram atau suami. 3)Walaupun ditemani mahram. karena pengertian dan batasannya tidak sama buat setiap orang. dan ke tempat dekat pun tidak boleh. Paling tidak dengan cara membiarkan pasangan yang sedang pacaran itu melakukan aktifitasnya. Ada yang sekedar iseng. Dan sangat mungkin berbeda dalam setiap budaya.b)walaupun ditemani mahram atau suami. media perkenalan sisi yang lebih dalam serta mencari kecocokan antar keduanya. Dan bahkan ada juga yang memang menjadikan masa pacaran sebagai masa perkenalan dan penjajakan dalam menempuh jenjang pernikahan. ada yang menganggap bahwa masa pacaran itu sebagai masa penjajakan. sebagian norma di tengah masyarakat membolehkan pacaran. I. Pemahaman yang benar terhadap hadits tersebut adalah. 5)Dengan menutup aurat ataupun tidak. agar tidak salah konotasi. Dengan tujuan itu. tetapi untuk urusan yang haram (seperti pacaran) tetap tidak boleh. pergaulannya tetap haram. mereka sangat belum siap. Karena itu kami tidak akan menggunakan istilah `pacaran` dalam masalah ini. sebab dari sisi kedewasaan. Ibaratnya. Apa Yang Dilakukan Saat Pacaran ? . usia. a)walaupun untuk keperluan mubah. Secara lebih khusus. Banyak diantara pemuda dan pemudi yang lebih terdorong oleh rasa ketertarikan semata. berpacaran ke tempat jauh tetap tidak boleh. atau mencari teman bicara. Semua itu dilakukan karena nantinya mereka akan membentuk rumah tangga. bukan hanya seputar persinggungan tubuh. bukan perkara2 haram seperti pacaran atau perjudian. pacaran tetap haram. 4)Pembahasan dalam masalah pergaulan islami. perjudian tetap haram walaupun pelakunya adalah wanita yang menutup aurat. Apabila konten pembicaraannya tidak syar‟i walaupun tidak bersinggungan tubuh (berciuman atau bergandengan tangan). KOnteks hadits yang dicantumkan pada point ke-2 memang seputar masalah2 mubah. Namun tidak semua bentuk pacaran itu bertujuan kepada jenjang pernikahan. Maka istilah apel malam minggu menjadi fenomena yang wajar dan dianggap sebagai bagian dari aktifitas yang normal. wanita bepergian lebih dari 1 hari 1 malam tanpa mahram atau suami tetap tidak boleh. bepergian lebih dari 1 hari 1 malam untuk hal yang diharamkan tidak diperbolehkan.yakni yang termasuk ke dalam 6 perkara tadi. kemampuan finansial dan persiapan lainnya dalam membentuk rumah tangga. II. atau lebih jauh untuk tempat mencurahkan isi hati. tetapi juga seputar konten pembicaraan.

Namun tidak sedikit hotel yang pada hari ini berali berfungsi sebagai tempat untuk berzina pasangan pelajar dan mahasiswa. `Dijadikan indah pada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini. sebab hal itu dianggap sebagai hak asasi setiap orang. Bahkan bila seks bebas itu menghasilkan hukuman dari Allah berupa AIDS. yaitu kamar yang disewakan secara jam-jaman untuk ruangan berzina bagi para pasangan di luar nikah. tetapi data menunjukkan bahwa ciuman. yaitu memanfaatkan kesibukan kedua orang tua. Ali Imran :14). dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik . maka hal itu adalah anugerah Yang Kuasa. Termasuk rasa cinta kepada wanita (lawan jenis) dan lain-lainnya.`(QS. Sepasang pelajar atau mahasiswa yang berzina. juga pasanga-pasangan tidak syah lainnya. Maka jelaslah bahwa praktek pacaran pelajar dan mahasiswa sangat rentan dengan perilaku zina yang oleh sistem hukum di negeri ini sama sekali tidak dilarang. Bahkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa aktifitas pacaran pelajar dan mahasiswa sekarang ini cenderung sampai kepada level yang sangat jauh. tidak bisa dituntut secara hukum. Dan terbukti dengan maraknya kasus `hamil di luar nikah` dan aborsi ilegal. Fakta dan data lebih jujur berbicara kepada kita ketimbang apologi. III. rabaan anggota tubuh dan bersetubuh secara langsung sudah merupakan hal yang biasa terjadi. jalan-jalan dan berduaan. Selain di hotel. harta yang banyak dari jenis emas. Pacaran Dalam Pandangan Islam a. Sebab buat sistem hukum sekuluer warisan penjajah. kuda pilihan. . yaitu: wanita-wanita. para pelakunya justru akan diberi simpati. secara umum pada saat berpacaran banyak terjadi hal-hal yang diluar dugaan. Maka para pelajar dan mahasiswa bisa lebih bebas melakukan hubungan seksual di luar nikah di dalam rumah mereka sendiri tanpa kecurigaan. Bukan sekedar kencan. aktifitas percumbuan dan hubungan seksual di luar nikah juga sering dilakukan di dalam rumah sendiri. anak-anak. Data menunjukkan bahwa seks di luar nikah itu sudah dilakukan bukan hanya oleh pasangan mahasiswa dan orang dewasa. yang awalnya adalah istilah dalam dunia perhotelan untuk menginap. pengawasan dan perhatian dari anggota keluarga lainnya. Islam Mengakui Rasa Cinta Islam mengakui adanya rasa cinta yang ada dalam diri manusia. Bahkan hal ini sudah menjadi bagian dari lahan pemasukan tersendiri buat beberapa hotel dengan memberi kesempatan chek-in secara short time. zina adalah hak asasi yang harus dilindungi. perak. Itulah kesenangan hidup di dunia. Sehingga kita juga sering mendengar istilah “chek-in”. Ketika seseorang memiliki rasa cinta. Pihak pengelola hotel sama sekali tidak mempedulikan apakah pasangan yang melakukan chekin itu suami istri atau bulan. namun anak-anak pelajar menengah atas (SLTA) dan menengah pertama (SLTP) juga terbiasa melakukannya.Lepas dari tujuan. binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Pola budaya yang permisif (serba boleh) telah menjadikan hubungan pacaran sebagai legalisasi kesempatan berzina.

Beraninya hanya menikmati sensasi seksual. namun karena terjadi penyimpangan besar sampai masalah sendi yang paling pokok. Dan aku adalah orang yang paling baik terhadap istriku`.Khusus kepada wanita. Sehingga kalau pemandangan buruk itu terjadi juga pada sebagian pemuda-pemudi Islam. Dengan ikatan itu. Dan hanya ikatan inilah yang bisa memastikan apakah seorang laki-laki itu betul serorang gentlemen atau sekedar kelas laki-laki iseng tanpa nyali. tapi masyakat dunia ini memang benarbenar telah dilanda degradasi agama. Sebelum adanya ikatan itu. Karena praktek itu bukan hanya terjadi pada masyarakat Islam yang nota bene masih sangat kental dengan keaslian agamanya. Bahkan lebih `keren`nya. cium dan juga seks. chatting dan sejenisnya. tentu . ini menunjukkan bahwa umumnya manusia memang telah terlalu jauh dari agama. Karena dia telah menjadi suami dari seorang wanita. Bahkan `mengambil alih` kepemimpinannya dari bahu sang ayah ke atas bahunya. tapi hampir semua agama mengharamkan perzinaan. akhirnya tidak pernah terdengar kejelasan agama ini mengharamkan zina dan perbuatan yang menyerampet kesana. bijaksana. Cinta Kepada Lain Jenis Hanya Ada Dalam Wujud Ikatan Formal Namun dalam konsep Islam. Rasulullah SAW bersabda. Baik itu sentuhan. jadilah seorang laki-laki itu `laki-laki sejati`. maka pada hakikatnya bukan sebuah cinta. jujur. Sedangkan di luar nikah. Apalagi agama Kristen yang dulunya adalah agama Islam juga. melainkan nafsu syahwat dan ketertarikan sesaat. hanya hubungan suami istri sajalah yang membolehkan terjadinya kontak-kontak yang mengarah kepada birahi. Barat yang mayoritas nasrani justru merupakan sumber dari hedonisme dan permisifisme ini. cinta kepada lain jenis itu hanya dibenarkan manakala ikatan di antara mereka berdua sudah jelas. melainkan kepada ayah kandung wanita itu. ucapan janji itu tidaklah ditujukan kepada pasangan. Akhlaq ini sebenarnya bukan hanya monopoli agama Islam saja. Tapi cinta sejati haruslah berbentuk ikrar dan pernyataan tanggungjawab yang disaksikan oleh orang banyak. mencukupi seluruh kebutuhan hidupnya dan menjadi `pelindung` dan `pengayomnya`. Sedangkan pemandangan yang kita lihat dimana ada orang Islam yang melakukan praktek pacaran dengan pegang-pegangan. Maka seorang laki-laki yang bertanggung-jawab akan berikrar dan melakukan ikatan untuk menjadikan wanita itu sebagai orang yang menjadi pendamping hidupnya. tapi tidak siap menjadi “the real man”.`Orang yang paling baik diantara kamu adalah orang yang paling baik terhadap pasangannya (istrinya). Dalam Islam. Islam tidak pernah membenarkan semua itu. Atau janji muluk-muluk lewat SMS. ramah dan yang paling penting dari semua itu adalah penuh dengan tanggung-jawab. b. Sehingga bila seseorang mencintai wanita. pegangan. Sebab cinta dalam pandangan Islam adalah sebuah tanggung jawab yang tidak mungkin sekedar diucapkan atau digoreskan di atas kertas surat cinta belaka. Islam menganjurkan untuk mewujudkan rasa cinta itu dengan perlakuan yang baik. maka menjadi kewajibannya untuk memperlakukannya dengan cara yang paling baik.

Sebab penjajagan itu tidak adil dan kurang memberikan gambaran sesungguhnya atas data yang diperlukan dalam sebuah persiapan pernikahan. d. peran orang tua atau pihak keluarga menjadi sangat penting. Tapi lihatlah bahwa kemerosotan moral ini juga terjadi pada agama lain. bermake-up. berparfum dan mencari tempat-tempat yang indah dalam kencan. [2] keturunannya. Islam membenarkan bila ketika seorang memilih pasangan hidup untuk mengetahui hal-hal yang tersembunyi yang tidak mungkin diceritakan langsung oleh yang bersangkutan. Islam telah memberikan panduan yang jelas tentang apa saja yang perlu diperhitungkan. Maka dalam masalah ini. sebab yang terjadi adalah kencan dan bersenang-senang. semua instrumen itu tidak terdapat. tanggung-jawab. Sama sekali tidak ada ikatan formal yang resmi dan diakui. Pacaran Bukanlah Penjajakan / Perkenalan Bahkan kalau pun pacaran itu dianggap sebagai sarana untuk saling melakukan penjajakan. c. misalnya dengan bertemu di suatu kesempatan tertentu lalu saling bertelepon.kita tidak melihat dari satu sudut pandang saja. Jauh lebih bermanfaat dan objektif ketimbang kencan berduaan. [3] kecantikannya dan [4] agamanya. Inilah proses yang dikenal dalam Islam sebagai ta`aruf. Padahal cinta itu adalah memiliki. Maka perhatikanlah agamanya kamu akan selamat. sehingga jelas sekali bahwa pacaran itu sangat berbeda dengan cinta. tukar menukar SMS.`Wanita itu dinikahi karena 4 hal : [1] hartanya. Muslim Kitabur-Radha` Bab Istihbabu Nikah zatid-diin nomor 2661) Selain keempat kriteria itu. Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW berdabda. bahkan justru lebih parah. chatting dan diteruskan dengan janji bertemu langsung. Juga tidak ada ikatan tanggung-jawab antara mereka. Pacaran Bukan Cinta Melihat kecenderungan aktifitas pasangan muda yang berpacaran. Bukhari Kitabun Nikah Bab Al-Akfa` fiddin nomor 4700. Dalam format pacaran. sesungguhnya sangat sulit untuk mengatakan bahwa pacaran itu adalah media untuk saling mencinta satu sama lain. Terbukti dengan mereka mengenakan pakaian yang terbaik. Bahkan tidak ada kepastian tentang kesetiaan dan seterusnya. Dalam format mencari pasangan hidup. bukanlah anggapan yang benar. ikatan syah dan sebuah harga kesetiaan. Misalnya sabda Rasulullah SAW tentang 4 kriteria yang terkenal itu. Sebab sebuah cinta sejati tidak berbentuk sebuah perkenalan singkat. (HR. Padahal nantinya dalam berumah tangga tidak lagi demikian kondisinya. Sebab kecenderungan pasangan yang sedang kencan adalah menampilkan sisi-sisi terbaiknya saja. Semua bentuk aktifitas itu sebenarnya bukanlah aktifitas cinta. . atau perkenalan atau mencari titik temu antara kedua calon suami istri.

Setelah menikah mereka akan menjalani hari-hari biasa yang kondisinya jauh dari suasana romantis saat pacaran. Tiru perbuatan orang kafir. Dengan demikian. tidak setiap saat berbusana terbaik dan juga lebih sering bertemu dengan suaminya dalam keadaan tanpa parfum dan acak-acakan.” (Surah al-Baqarah. Ini berdasarkan dalil yang menyatakan tentang nikmat kurniaan Allah kepada hamba-Nya. Bahkan rumah yang mereka tempati itu bukanlah tempat-tempat indah mereka dulu kunjungi sebelumnya. Allah SWT berfirman yang bermaksud: “Dialah (Allah) yang menjadikan untuk kamu apa yang ada di bumi kesemuanya. namun segera mengurus perceraian belum lama setelah pernikahan terjadi.Istri tidak selalu dalam kondisi bermake-up. Pacaran bukanlah perkenalan melainkan ajang kencan saja. Padahal mereka pacaran bertahun-tahun dan membina rumah tangga dalam hitungan hari. Dan tidak heran bila kita dapati pasangan yang cukup lama berpacaran. 2011 under Islam by wizvax 0digg 12KShare 1 HUKUM asal bagi perhiasan sama ada yang berada pada tubuh badan. ayat 29) . Maka kesan indah saat pacaran itu tidak akan ada terus menerus di dalam kehidupan sehari-hari mereka. pacaran bukanlah sebuah penjajakan yang jujur. pakaian atau tempat tinggal adalah halal dan dibenarkan. sebaliknya bisa dikatakan sebuah penyesatan dan pengelabuhan. fasik haram Posted on January 27.

bibir dan kening. Lelaki yang menyerupai wanita dengan mengenakan perhiasan wanita adalah suatu yang dilarang dalam Islam. Disebabkan itulah golongan lelaki dilarang daripada menindik telinga mereka kerana ia dengan jelas menyalahi kebiasaan perhiasan bagi lelaki. masa merubah segala dengan perkembangan teknologi dan pengaruh budaya luar membuatkan semakin ramai bertindik di bahagian selain telinga. Diriwayatkan oleh al-Bukhari daripada Ibn Abbas katanya: “Pada suatu hari raya.” Dalam hadis berkenaan. Itu permasalahan menindik telinga. Lalu menyerahkan (barang perhiasan mereka) kepada Bilal. sama ada berbentuk emas.Salah satu contoh perhiasan yang diamalkan ialah menindik anggota badan dengan meletakkan barang perhiasan. selepas Baginda Nabi SAW solat dan berkhutbah. Ia perhiasan diketahui umum sejak dari zaman awal Islam dan perhiasan ini khusus kepada golongan wanita. Ibn Abbas mengatakan bahawa: Aku melihat mereka mengisyaratkan kepada telinga mereka dan leher mereka. Malah ia sudah mula melarat kepada golongan lelaki. seperti di pusat. Sambil Baginda SAW menyeru supaya mereka semua bersedekah. Islam mendatangkan kaedah umum dalam etika berhias antaranya perhiasan yang dikenakan mestilah tidak digambarkan seolah-olah meniru atau menyerupai orang kafir dan golongan fasik. namun perkembangan fiqh Islam tetap berkembang dalam menjawab setiap persoalan baru yang timbul hasil ijtihad ulama semasa. perak dan berlian. Amalan bertindik menjadi kecenderungan remaja masa kini. Advertise Here Sebenarnya perbuatan bertindik adalah amalan yang sudah dikenali pada zaman Rasulullah SAW. Namun ia bukanlah jawapan yang menunjukkan keharusan amalan ini. Bagaimana pula mereka yang menindik di kawasan selain telinga? Perbuatan menindik selain dari kawasan telinga tidak pernah didengari pada zaman Nabi dan salafussaleh. Kebiasaan masyarakat Melayu di Malaysia sejak dulu mengenali amalan bertindik hanya terbatas di bahagian telinga. maka ia tergolong daripada golongan berkenaan. isyarat yang diberikan wanita (sahabiyyah) berkenaan adalah antinganting.” (Hadis riwayat Imam Abu Daud dari Ibnu „Umar) . Namun. Walaupun tidak dibincangkan secara khusus dalam nas jelas. Baginda menuju ke kawasan perempuan dan memberi tazkirah khas kepada golongan wanita. lidah. Sabda Nabi SAW yang bermaksud: “Sesiapa yang menyerupai suatu golongan itu.

Ada segelintir yang menyeksa tubuh badan mereka semata-mata untuk menghilangkan tatu. maka harus membiarkannya dan memadai dengan taubat (baik lelaki mahupun wanita). tatu itu tetap wajib ditanggalkan jika ada teknologi yang dapat menanggalkannya dengan mudah dan tidak mendatangkan mudarat. Permasalahan mengenai tindik sudah dijelaskan Keputusan Muzakarah Jawatankuasa Fatwa Majlis Kebangsaan Bagi Hal Ehwal Ugama Islam yang menyatakan perbuatan berhias secara aneh dan berlebih-lebihan seperti bertindik anggota badan selain cuping telinga adalah dilarang oleh Islam. perayaan dan ibadah bukan saja mengkhususkan kepada menyerupai orang kafir. Ini pandangan Imam Ibn Hajar al-Asqalani dalam kitabnya Fathul Bari. ayat 286) . Malah. bertatu di badan adalah perbuatan yang dilaknat oleh Rasulullah SAW. pakaian.Larangan keras terhadap perbuatan meniru orang kafir sama ada dalam ucapan. timbul pula persoalan untuk menghilangkan tatu yang ada. amalan bertindik selain anggota telinga adalah amalan diambil bukan daripada golongan solihin. Islam melarang meniru kebiasaan dan gaya hidup orang lain tanpa membawa manfaat jelas. Dr Yusuf al-Qaradhawi dalam kitabnya al-Halal wa al-Haram fi al-Islam mengatakan. Tambahan. termasuk meniru perbuatan orang fasik (iaitu orang yang biasa melakukan maksiat). Selain bertindik. Memang benar taubat dapat menghapuskan dosa. Firman Allah SWT yang bermaksud: “Allah tidak membebani seseorang sesuai dengan kemampuannya. ada yang menggunakan seterika. remaja kini juga gemar bertatu dan melihat perbuatan itu seolah-olah tidak menjadi kesalahan dari sudut pandang agama. Pandangan ini bertepatan firman Allah SWT yang bermaksud: “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan. Ia budaya negatif remaja di Barat yang jelas jauh dari adat budaya tatasusila seorang Muslim. Jika menanggalkan tatu itu mendatangkan kemudaratan atau membuatkan anggota badan nampak jelik. Jelasnya.” (Surah Al-Baqarah. Bahkan ada yang berbangga memiliki tatu di badan dengan mempertontonkan kepada orang ramai sedangkan ia membawa imej seorang Muslim. namun taubat juga perlu bertepatan dengan caranya. Bagi yang sudah tergelincir dan ingin kembali ke pangkal jalan. ayat 195) Namun. menyeksa diri dan dibuktikan boleh memberi kesan sampingan terhadap kesihatan tubuh badan dan mampu mendekatkan pelaku dengan jangkitan penyakit seperti Hepatitis B. Mengukir badan sendiri dengan melakarkan corak atau bentuk tertentu sehinggakan kesakitan dianggap satu kepuasan.” (Surah al-Baqarah. perbuatan.

Lidah. Surah Al Baqarah. Anting Anting. Perkembangan Teknologi. Nikmat.Tidak kira zaman mana pun kita. Dilarang. Budaya Luar. Perhiasan Wanita. Leher. Remaja Masa Kini. Telinga. Berlian. solat. Bibir. Tubuh Badan Advertise Here . Pengaruh Budaya. Dalam Islam. Anda mungkin juga meminati: Adab Berpuasa dan Solat Tarawih Logiknya Solat dalam Sudut Pandangan Sains Pemimpin amanah lahirkan negara berkat Cetek ilmu punca pertikai larangan rai Hari Kekasih Tiada alasan kerja GRO LinkWithin Tags: Al Bukhari. etika berhias terbaik adalah pakaian takwa. membuatkan kita terselamat daripada segala kecintaan melebihi dari cinta kepada Baginda. Pakaian. Semoga dengan mengikut suri teladan terbaik iaitu Baginda Nabi SAW. Tazkirah.

maka kami memandang perlu menyajikannya secara singkat. Melalui kepribadiannya yang mulia. Maka barang siapa yang menghendaki kebahagiaan. Segala puji bagi Allah yang telah mengajarkan kesempurnaan etika kepada manusia dan membuka pintu bagi mereka untuk mengamalkannya. Shalawat dan salam semoga tetap dilimpahkan kepada manusia terbaik yang beribadah dan kembali kepada Allah. bangun dan tidurnya." Etika Kehidupan Muslim Sehari-hari " Oleh : Al-Qismu Al-Ilmi-Dar Al-Wathan PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang. Rasulullah telah menggoreskan buat kita melalui ucapan dan perbuatannya rambu-rambu etika yang seyogya. dengan iringan do`a kepada Allah semoga amal ini berguna bagi segenap kaum muslimin. hendaklah ia menempuh jalan hidup Rasulullah SAW dan meneladani etikanya. Tidak ada perkara kecil ataupun besar apapun yang tidak dijelaskan oleh Islam. Sesungguhnya Islam benar-benar menaruh perhatian yang sangat besar kepada manusia di dalam segala perihal dan urusannya. makan dan minum. agama dan dunianya. Rasulullah telah menjelaskan kepada kita contoh etika yang seharusnya ditiru. . bahagia dan sedihnya. keluarga dan para sahabatnya. Semoga shalawat dan salam tetap dilimpahkan kepada Nabi Muhammad.nya ditempuh oleh setiap mu'min di dalam hidupnya. lapang dan kesulitannya. Oleh karena kebanyakan orang pada akhir-akhir ini yang tidak mengetahui etika-etika tersebut atau butuh untuk diingatkan kembali. dikala bepergian dan iqamah.

30 November 1967 di Jakarta. Rasjidi mengakui bahwa dalam kenyataan sejarah masyarakat adalah multi-complex yang mengandung religious pluralism. pluralisme agama adalah suatu kenyataan bahwa kita adalah berbedabeda. beragam dan plural dalam hal beragama. Al-Djami’ah. yakni di dalam Majalah Al-Djami’ah. Rasjidi. wacana pluralisme agama menjadi perbincangan utama. Penulis mendapati tulisan ini dari dua sumber. bermacam-macam 2 Argumen ini dikemukakan oleh Prof. Sebagai seorang muslim misalnya. Secara sosiologis. maka keyakinan itu tidak dapat pisah darinya. karena manusia dalam keadaan involved (terlibat). Rasjidi dalam satu tulisannya yang disampaikan dalam Pidato Sambutan Musyawarah Antar Agama. ia menyadari sepenuhnya bahwa ia involved (terlibat) dengan Islam. umat beragama sulit berbicara objektif dalam soal keagamaan.2 Ia mengibaratkan agama bukan sebagai (seperti) rumah atau pakaian yang kalau perlu dapat diganti. Dalam konteks ini.3 Berdasarkan keyakinan inilah. Rasjidi bahwa agama adalah masalah yang tidak dapat ditawar-tawar. Mei 1968 Tahun ke VIII. sesuatu yang niscaya dan tidak dapat dipungkiri lagi. 3M. Pengakuan terhadap adanya pluralisme agama secara sosiologis ini merupakan pluralisme yang paling sederhana.4 Namun. apalagi berganti. Mei 1968. Berbagai Perspektif Pluralisme Agama Berbicara tentang hubungan antar agama.HUBUNGAN ANTAR AGAMA DI INDONESIA : TANTANGAN DAN HARAPAN Oleh : Zainul Abas Dosen STAIN Surakarta A. Jika seseorang memeluk keyakinan. hlm. Nomor Khusus. Ini adalah kenyataan sosial. Sebagaimana yang dikemukakan oleh M. 4Ibid. kita telah memeluk agama yang berbeda-beda.35. karena pengakuan ini tidak berarti mengizinkan pengakuan terhadap kebenaran teologi atau bahkan etika dari agama lain. . Dalam kenyataan sosial. baik secara sosiologis. teologis maupun etis. menurut Rasjidi. Nomor Khusus.Tahun ke VIII dan buku karangan Umar Hasyim Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama. penulis memfokuskan diri dari sumber yang pertama. Pluralisme agama sendiri dimaknai secara berbeda-beda di kalangan cendekiawan Muslim Indonesia.

namun hanya merupakan pengakuan atas keberadaan agama-agama lain. Namun demikian.5 Dapat dicermati bahwa Rasjidi tidak memandang adanya pertemuan dalam masalah-masalah teologis. Apa yang dikemukakannya adalah sebuah pembelaan. Hal itu merupakan bagian keimanan orang Islam. Ia tidak pernah menutupi sesuatu pun. sebuah dialog bertahan. Yesus dan Mariam. sehingga terkesan defensif.agama. dan apakah seluruhnya merupakan wahyu Tuhan. dalam pengakuan-pengakutan sosial. misalnya tentang kristenisasi. ia juga tidak memandang kesalahan-kesalahan ajaran teologis dari agama lain. Ia menegaskan bahwa keyakinan terhadap hal-hal teologis tidak bisa dipakai hukum kompromistis. dalam satu persoalan (objek) yang sama. meskipun hal itu terasa pahit dan keras. Pandangan pluralismenya tidak berarti adanya pertemuan dalam hal keimanan. misalnya tentang apa yang dilakukan oleh umat Kristen. Kritiknya terhadap agama lain adalah kritik sosial. Karena itulah pola yang dipakai Rasjidi adalah pola responsif atas persoalan yang berkembang. Kemudian. karena itu mau tidak mau kita harus menyesuaikan diri. Pembelaan Rasjidi atas berbagai persoalan yang menimpa umat Islam disampaikan secara terus-terang dan terbuka. Ia mengritik aktivitas misi atau zending tersebut. Nabi Muhammad. Hal ini bukan berarti bahwa orang Islam selalu 5 Ibid. Bagi umat Islam barangkali didasarkan pada ajaran bahwa ―agama yang paling benar di sisi Allah adalah Islam‖. Ia tidak mengritik berbagai ajaran teologis yang ada di dalam agama Kristen. Oleh karena itu. Ia sama sekali tidak menyinggung tentang hal itu. Pandangan pluralismenya tidak sampai masuk pada perbincangan tentang kebenaran-kebenaran yang ada di dalam agama lain. Hal ini adalah realitas. orang Islam juga tidak hanya memandang al-Qur‘an tetapi juga Torah dan Injil sebagai Kitab Suci (Kitabullah). tetapi ia sangat tegas dalam hal-hal teologis. dengan mengakui adanya religious pluralism dalam masyarakat Indonesia. orang Islam melakukan penghargaan yang tinggi terhadap Mariam dan Jesus. Yang menjadi persoalan. apakah Kitab Bibel yang ada sekarang ini otentik atau tidak. tudingan dalam dalam hal-hal yang empirik (aktual). Bibel. dalam arti bahwa ia mengritik praktek-praktek misi atau zending dari agama Kristen. Orang Islam sungguh tidak dapat mempercayai (mengimani) ketuhanan Jesus Kristus tetapi mempercayai kenabiannya sebagaimana Nabi Muhammad. Menurutnya. bukan menyerang. . Mukti Ali secara sosial tidak mempersoalkan adanya pluralisme. bahkan kadang kalah tidak dapat menghindari munculnya tuduhan. Pengakuan pluralisme secara sosiologis ini juga dikemukakan oleh Mukti Ali. misalnya pandangan tentang al-Qur‘an. masing-masing pemeluk agama memiliki sudut pandang yang berbeda-beda. Terdapat kesan bahwa pandangan tentang absolutisme agama didasarkan oleh kandungan ajaran bahwa pemeluk agama tidak dapat objektif terhadap kebenaran lain.

supaya dengan demikian tiaptiap pemeluk agama merasa bahwa sebagian dari ajaran agamanya telah terambil dalam agama sintesis (campuran) itu. dalam Burhanuddin Daja dan Herman Leonard Beck (red. XI Djuli 1970. misalnya konsep tentang Nabi Isa. agree in disagreement (setuju dalam perbedaan). reconception. orang Islam percaya bahwa Bibel memuat/mengandung Kalam Tuhan. meskipun orang Islam tidak bisa mengakui bahwa Bibel sebagaimana sebelum mereka hari ini terdiri dari Kalam Tuhan seluruhnya. diyakini oleh Islam. yaitu percaya bahwa agama yang dipeluk itulah agama yang paling baik. Pertama. penggantian. 6 Tampak Mukti Ali ingin menegaskan bahwa masing-masing agama memiliki keyakinan teologis yang tidak bisa dikompromikan. Isa atau rasul-rasul lain. Diyakini bahwa antara satu agama dan agama lainnya. Ilmu Perbandingan agama di Indonesia dan Belanda. Kedua.). Kristen memiliki keimanan sendiri. 1992). hlm. bahkan termasuk mengenai hal-hal yang tentang Nabi Muhammad. dan mempersilahkan orang lain untuk mempercayai bahwa agama yang dipeluknya adalah agama yang paling baik.menolak Wahyu Tuhan yang diturunkan kepada Nabi Musa. sinkretisme. Islam memiliki keimanan sendiri. yaitu menyelami dan meninjau kembali agama sendiri dalam konfrontasi dengan agama-agama lain. Keempat. Persoalan kebenaran adalah persoalan dalam wilayah masing-masing agama. 7 Mukti Ali sendiri setuju dengan jalan ―agree in disagreement‖. hlm. yaitu pendapat yang menyatakan bahwa semua agama adalah sama. 7A. yaitu menciptakan suatu agama baru yang elemen-elemennya diambilkan dari pelbagai agama. yaitu mengakui bahwa agamanya sendiri itulah yang benar. Ia mengakui jalan inilah yang penting ditempuh untuk menimbulkan kerukunan hidup beragama. dan orang lain Ali. Begitu juga. 6Mukti . selain terdapat perbedaan. sintesis. juga terdapat persamaan. 4 Th. Ketiga. Namun demikian. sedang agama-agama lain adalah salah. ―Dialog between Muslims and Christians in Indonesia and its Problems‖ dalam AlJami’ah. 227-229. bahkan termasuk mengenai hal-hal yang diyakini oleh umat agama lain. Mukti Ali. Dakwah dan Misi‖. pengakuan tentang pluralismenya berada pada tataran sosial. misalnya konsep Jadi. (Jakarta : INIS. dan berusaha supaya orang-orang yang lain agama masuk dalam agamanya. Dialog. Kelima. 55. yakni bahwa secara sosiologis kita memiliki keimanan dan keyakinan masing-masing. Mukti Ali menjelaskan bahwa ada beberapa pemikiran diajukan orang untuk mencapai kerukunan dalam kehidupan beragama. Orang yang beragama harus percaya bahwa agama yang ia peluk itulah agama yang paling baik dan paling benar. No. ―Ilmu Perbandingan Agama.

. tidak absolut. 16. pengertian dan pemahamannya tentang agama jelas bukan agama itu sendiri dan karena itu tidak ada alasan untuk secara mutlak dan a priori menyalahkan pengertian dan pemahaman orang lain. Juni 1978. untuk percaya dan yakin bahwa agama yang dipeluknya adalah agama yang paling baik dan paling benar. hlm. Gagasan Islam Liberal. pent.). dalam Majalah Prisma 5. 239. Dengan demikian apabila seorang penganut mengatakan perkataan agama. 16. Effendi. 54-58. ―Dialog Antar Agama‖. hlm. tetapi juga pengakuan tentang titik temu secara teologis di antara umat beragama. yang ada dalam pikirannya bukan hanya agama sendiri. akan tetapi juga aliran yang dianutnya. Oleh karena itu. hlm. Lihat Greg Barton. Kebenaran absolut itu hanya bisa diketahui oleh ilmu Tuhan. ketika agama itu dipahami oleh manusia. bahkan dihargai. kebenaran apapun yang dikemukakan oleh manusia – termasuk kebenaran agama yang dikatakan oleh manusia—bersifat nisbi. karena manusia sendiri bersifat nisbi. 230. Hal itu hanya ada dalam ilmu Tuhan. (ed. Nanang Tahqiq (Jakarta : Paramadina. Sumarthana dkk.‖11 hlm. Dialog: Kritik dan Identitas Agama. Pengertian antara agama dan keberagamaan harus dipahami secara proporsional. Ia membedakan antara agama itu sendiri dengan keberagamaan manusia. 237. Menurutnya. 9Djohan 8Ibid.. hlm. 9 Dengan bahasa lain. hlm. maka kebenaran agama itu tidak bisa sepenuhnya ditangkap dan dijangkau oleh manusia. Gagasan Islam Liberal di Indonesia: Pemikiran Neo-Modernisme Nurcholish Madjid. Yang absolut adalah kebenaran agama itu sendiri. sementara kebenaran agama yang dikatakan oleh manusia itu nisbi. Lihat juga Djohan Effendi. bahkan pengertian dan pemahamannya sendiri. Pengakuan pluralisme Djohan Effendi bukan hanya pengakuan secara sosiologis bahwa umat beragama berbeda. ―Dialog Antar Agama: Bisakah Melahirkan Teologi Kerukunan?‖. diyakini sebagai bersifat ilahiyah. I.8 Wacana pluralisme agama Djohan Effendi berbeda dengan pluralisme Rasjidi dan Mukti Ali di atas. Djohan tidak setuju dengan absolutisme agama. cet. Agama memiliki nilai mutlak. agama –terutama yang bersumber pada wahyu. ―Kemusliman dan Kemajemukan Agama‖ dalam Th. 11Djohan Effendi. pengertian dan pengetahuan manusia tidak mungkin mampu menjangkau dan menangkap agama sebagai doktrin kebenaran secara tepat dan menyeluruh. 1999). Namun.10 Djohan mengemukakan: ―Sebagai makhluk yang bersifat nisbi. Paragraf ini juga pernah dikutip oleh Greg Barton. Ahmad Wahib dan Abdurrahman Wahid. 10Lihat Greg Barton. Djohan Effeni.juga dipersilahkan. Greg Barton menyebut bahwa Djohan Effendi menolak absolutisme agama dan mengakui pluralisme agama. Oleh karena itu.

‖14 Ia juga merujuk ayat yang menunjukkan bahwa Tuhan mempersilahkan siapa saja yang mau beriman atau kufur terhadap-Nya. Dari sinilah. Djohan tidak menyetujui absolutisme agama. Djohan mengemukakan: ―Dengan pendekatan dan pemahaman yang menyadari sepenuhnya akan keterbatasan dan ketidakmutlakan manusia. Berbagai persoalan yang menimpa umat beragama sering kali disebabkan adanya pandangan bahwa keberagamaan seseorang sebagai satu-satunya yang paling benar. 14Q.yang dianggap bersifat absolut. tapi ia kurang setuju jika keberagamaan seperti itu bertolak dari pandangan keagamaan yang bersifat mutlak dan statis (menganggap bahwa kebenaran atau keselamatan menjadi klaim satu kelompok). .S. zending.12 Sekali lagi. Absolutisme keberagamaan adalah tidak benar. lebih merupakan produk. sehingga paksaan atau kekerasan apapun tidak boleh mendapat tempat di dalam usaha-usaha dakwah. hlm. 243. Ia merujuk ayat al-Qur‘an yang menyatakan bahwa ―tak ada paksaan dalam agama. Gagasan Islam Liberal. yang dibutuhkan adalah sikap moderat dan liberal terhadap iman lain. ―Dialog Antar Agama‖. Inilah yang kemudian menumbuhsuburkan adanya misi. Al-Kahfi (18) : 29. Effendi. dialog merupakan sesuatu yang esensial untuk merangsang keberagamaan kita agar tidak mandeg dan statis. teologi kerukunan akan bisa terwujud. Islam secara tegas memberikan kebebasan sepenuhnya kepada manusia dalam masalah agama dan keberagamaan. Al-Baqarah (2) : 156. Islam mengakui eksistensi agama-agama tersebut dan tidak menolak nilai-nilai ajarannya. suatu pandangan keagamaan yang didasarkan atas kesadaran bahwa agama sebagai ajaran kebenaran tidak pernah tertangkap dan terungkap oleh manusia secara penuh dan utuh. boleh jadi bisa dikembangkan semacam Teologi Kerukunan. hlm. 17.15 Menurutnya. menurut Djohan. Paragraf ini juga pernah dikutip oleh Greg Barton. sementara keberagamaan orang lain salah.Pemikiran pluralisme Djohan Efendi berangkat dari suatu pemahaman bahwa dakwah (baik Islam maupun Kristen) adalah sesuatu yang penting. Lihat Greg Barton. yaitu suatu pandangan keagamaan yang tidak bersifat memonopoli kebenaran dan keselamatan. atau setidak-tidaknya pengaruh lingkungan.‖ 13 Djohan membuat garis pembatas yang tegas antara agama dan keberagamaan. Islam sama sekali tidak menafikan agama-agama yang ada. Dalam hal ini.S. Kebebasan beragama dan respek terhadap 12Djohan 13Ibid. 15Q. dan bahwa keagamaan seseorang pada umumnya. Ia tidak setuju terhadap pandangan keagamaan seseorang –sebagai suatu keberagamaan-. Menurutnya. dakwah dan semacamnya. Kedua hal ini tidak dapat dicampuraduk. Dari situlah.

kesejarahan. disamping itu memang merupakan sesuatu yang penting bagi masyarakat majemuk. selalu ada potensi kenegatifan dan perusakan yang amat berbahaya. Ia mengakui bahwa dalam agama-agama. Ia mengatakan: ―Petunjuk konkret lain untuk memelihara ukhuwah adalah tidak dibenarkannya sama sekali suatu kelompok dari kalangan orang-orang beriman untuk memandang rendah atau kurang menghargai kelompok lainnya.‖ 18 Nurcholish menegaskan betapa pentingnya kehidupan beragama.16 Ia merujuk ayat al-Qur‘an yang menyatakan keharusan membela kebebasan beragama yang disimbolkan dengan sikap mempertahankan rumahrumah ibadah seperti biara. hlm. sebab siapa tahu mereka yang dipandang rendah itu lebih baik daripada mereka yang memandang rendah. dan sebagainya. ia melakukan otokritik terhadap pemeluk agama.19 Nurcholish melihat bahwa peta tahun 1992 sedang ditandai oleh konflik-konflik dengan warna keagamaan. hlm. 20Faktor-faktor selain agama.1 Vol. Ini mengajajarkan kita –dalam pergaulan dengan sesama manusia. kesenjangan ekonomi.IV.20 tapi jelas sekali bahwa pertimbangan keagamaan dalam konflik-konflik itu dan dalam eskalasinya sangat banyak Effendi. agama memang bukan satu-satunya faktor. membela kebebasan beragama bagi siapa saja dan menghormati agama dan kepercayaan orang lain dianggap sebagai bagian dari kemusliman. dan masjid.agama dan kepercayaan orang lain adalah ajaran agama. misalnya. Dalam tulisannya itu. 18Paragraf itu merupakan komentar Nurcholish Madjid yang dicantumkan dalam buku Atas Nama Agama. 4 dan 6. dalam lingkungan para penganut agama-agama. (Bandung : Pustaka Hidayah. Namun. khususnya sesama kalangan yang percaya kepada Tuhan—tidak melakukan absolutisme. Beberapa Renungan tentang Kehidupan Keagamaan untuk Generasi Mendatang. Lihat Nurcholish Madjid. karena absolutisme adalah pangkal dari segala permusuhan. kebahasaan. sinagog.). Nurcholish ingin melaksanakan kandungan hadis yang menyatakan ―agama adalah pesan‖ (al-dîn alnashîhah). Artinya. Ia tidak menjelaskan secara tegas apakah yang dimaksud agama di sini adalah agama Islam saja. ―Kemusliman dan Kemajemukan‖. Dengan demikian. lebih tepatnya. Atas Nama Agama: Wacana Agama dalam Dialog “Bebas” Konflik. dalam Jurnal Ulumul Qur’an. Lihat Andito (ed. hlm. 19Tulisan Nurcholish Madjid yang penuh dengan nuansa dialog ini disampaikan di Taman Ismail Marzuki 21 Oktober 1992. No. kekuasaan teritorial. agama yang dimaksud adalah agama secara umum. 54-55.S. ia mengupas bagaimana generasi mendatang menjalankan kehidupan beragama. Diakui. Kata generasi mendatang adalah kata yang masih umum yang tidak perlu dikotak hanya dalam generasi Islam. 16Djohan . adalah faktor kebangsaan. 1993. Ia mengemukakan ketidaksetujuannya dengan absolutisme. Th. ―Beberapa Renungan tentang Kehidupan Keagamaan untuk Generasi Mendatang‖. dengan bahasa yang dialektis. Pengamatan terhadap realitas pluralitas umat menjadi perhatian serius. 259. Sebagaimana judulnya. suatu pangkal dari segala permusuhan.17 Hal yang sama juga dikemukan oleh Nurcholis Madjid. 17Q. Al-Hajj (22) : 40. gereja. kesukuan. 1998).

memainkan peran. Setiap warna keagamaan dalam suatu konflik seringkali melibatkan agama formal atau agama terorganisir (organized religion). Ia menyebut tempat-tempat konflik; Irlandia, sekitar Perancis dan Jerman, Bosnia-Herzegovina, Cyprus, Palestina, Timur Dekat, Afrika Hitam, Sudan, Perang Teluk, Pakistan, Srilangka, Burma, Thailang, dan Filipina.21 Menanggapi semboyan yang diperkenalkan oleh futurolog, John Naisbitt dan Patricia Aburdene, Spiritualiy, Yes; Organized Religion, No, Nurcholish menyatakan bahwa semboyan itu mengandung makna prinsipil daripada semboyan yang pernah ia kemukakan 20 tahun sebelumnya –―Islam, Yes; Partai Islam, No‖. Nurcholish mengaku mengalami kesulitan besar, bahkan kemustahilan, untuk dapat menerima kebenarannya. Ia juga menegaskan bahwa semboyan Spirituality, Yes; Organized Religion, No, agaknya tidak memiliki pijakan yang kuat.22 Artinya, agama-agama resmi memang masih menjadi fenomena yang banyak memainkan peran dalam kehidupan manusia.
Merujuk pada Kitab Suci al-Qur‘an, Nurcholish menegaskan bahwa setiap umat atau golongan manusia telah pernah dibangkitkan atau diutus seorang utusan Tuhan, dengan tugas menyeru umatnya untuk menyembah kepada Tuhan saja (dalam pengertian paham Ketuhanan Yang Maha Esa yang murni). Ia mengutip Surat al-Nahl (16): 36. Berdasarkan firman-firman Allah itu dikatakan bahwa:

―... semua agama Nabi dan Rasul yang telah dibangkitkan dalam setiap umat adalah sama, dan inti dari ajaran semua Nabi dan Rasul itu ialah Ketuhanan Yang Maha Esa dan perlawanan terhadap kekuatan-kekuatan tiranik. Dengan perkataan lain, Ketuhanan Yang Maha Esa dan perlawanan terhadap tirani adalah titik pertemuan, common platform atau, dalam bahasa al-Qur‘an, kalimatun-sawâ’ (kalimat atau ajaran yang sama) antara semua kitab suci.‖23 Menurut Nurcholish, kesamaan-kesamaan yang ada dalam agama-agama bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Ia berargumentasi, semua yang benar berasal dari sumber yang sama, yaitu Allah, Yang Maha Benar (al-Haqq). Semua Nabi dan Rasul membawa ajaran kebenaran yang sama. Sementara itu, adanya perbedaan itu hanyalah dalam bentuk-bentuk responsi khusus tugas seorang Rasul kepada tuntutan zaman dan tempatnya. Ditegaskan bahwa perbedaan itu tidaklah prinsipil, sedangkan ajaran pokok atau syariat para Nabi dan Rasul adalah sama. Dalam rangka menjelaskan hal ini, ia mengutip al-Qur‘an, yakni dalam Surat Al-Syûrâ (42):13, al-Nisâ‘ (4):163-165, al-Baqarah (2):136, al-Ankabût (29):46, Al-Syûrâ
21Nurcholish 22

Madjid, ―Beberapa Renungan‖, hlm. 7-8. Ibid., hlm. 8. 23Ibid., hlm. 12.

(42):15, dan al-Mâidah (5):8. Ayat-ayat yang dikutip itu berkenaan dengan kesamaan antara syariat Muhammad dengan syariat Nuh, Ibrahim, Isma‘il, Ishaq, Ya‘qub, Ayyub, Yunus, Harun, Musa, Sulaiman, Dawud, Isa dan kepada rasul-rasul yang tidak dikisahkan kepada Muhammad.24 Ayat-ayat itu menunjukkan adanya kesinambungan, kesatuan dan persamaan agama-agama para Nabi dan Rasul Allah. Nurcholish mengritik masyarakat sekarang ini, baik Muslim maupun yang bukan, karena banyak yang tidak menyadari adanya pandangan itu. Menjelasakan tentang titik temu agama-agama, ada empat prinsip yang dikemukakan oleh Nurcholish. Pertama, Islam mengajarkan bahwa agama Tuhan adalah universal, karena Tuhan telah mengutus Rasul-Nya kepada setiap umat manusia. Kedua, Islam mengajarkan pandangan tentang kesatuan nubuwwah (kenabian) dan umat yang percaya kepada Tuhan. Ketiga, agama yang dibawa Nabi Muhammad adalah kelanjutan langsung agama-agama sebelumnya, khususnya yang secara ―genealogis‖ paling dekat ialah agama-agama SemitikAbrahamik. Keempat, umat Islam diperintahkan untuk menjaga hubungan yang baik dengan orang-orang beragama lain, khususnya para penganut kitab suci (Ahl al-Kitab).25 Semua prinsip itu mengarah pada ajaran ―tidak boleh ada paksaan dalam agama‖. Menurut Nurcholish, pandangan-pandangan inklusivitas amat relevan untuk

dikembangkan pada zaman sekarang, yaitu zaman globalisasi berkat teknologi informasi dan transportasi, yang membuat umat manusia hidup dalam sebuah ―desa buwana‖ (global village). Ia menegaskan: ―Dalam desa buwana itu, seperti telah disinggung, manusia akan semakin intim dan mendalam mengenal satu sama lain, tetapi sekaligus juga lebih mudah terbawa kepada penghadapan dan konfrontasi langsung. Karena itu sangat diperlukan sikap-sikap saling mengerti dan paham, dengan kemungkinan mencari dan menemukan titik kesamaan atau kalimatun sawa’ seperti diperintahkan Allah dalam al-Qur‘an. Dengan tegas al-Qur‘an melarang pemaksaan suatu agama kepada orang atau komunitas lain, betapapun benarnya agama itu, karena akhirnya hanya Allah yang bakal mampu memberi petunjuk kepada seseorang, secara pribadi. Namun, demi kebahagiaannya sendiri, manusia harus terbuka kepada setiap ajaran atau pandangan, kemudian bersedia mengikuti mana yang terbaik. Itulah pertanda adanya hidayah Allah kepada mereka. Dan patut kita camkan benar-benar pendapat Sayyid Muhammad Rasyid Ridla sebagaimana dikutip oleh ‗Abdul Hamid Hakim bahwa pengertian sebagai Ahl al-kitab tidak terbatas hanya kepada kaum Yahudi dan Kristen seperti tersebut dengan jelas dalam al-Qur‘an serta kaum Majusi
hlm. 13-14. Nurcholish Madjid, ―Hubungan Antar Umat Beragama : Antara Ajaran dan Kenyataan‖, dalam W.A.L. Stokhof (red.), Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia (Beberapa Permasalahan), ( Jakarta : INIS, 1990), jilid VII, hlm. 108-109.
25Lihat 24Ibid.,

(pengikut Zoroaster) seperti tersebut dalam sebuah hadits, tetapi juga mencakup agamaagama lain yang mempunyai suatu bentuk kitab suci.‖26 Nurcholish menyinggung tentang bagaimana sikap keberagamaan yang benar. Ia menegaskan bahwa sebaik-baik agama di sisi Allah ialah al-hanîfiyyah al-samhah, agama yang memiliki semangat kebenaran yang lapang dan terbuka. Ia mengemukakan: ―Sikap mencari Kebenaran secara tulus dan murni (hanîfiyyah, kehanifan) adalah sikap keagamaan yang benar, yang menjanjikan kebahagiaan sejati, dan yang tidak bersifat palliative atau menghibur secara semu dan palsu seperti halnya kultus dan fundamentalisme. Maka Nabi pun menegaskan bahwa sebaik-baik agama di sisi Allah ialah al-hanîfiyyah al-samhah (baca: ―al-hanîfiyyatus-samhah‖) yaitu semangat mencari kebenaran yang lapang, toleran, tidak sempit, tanpa kefanatikan, dan tidak membelenggu jiwa.‖27

Oleh karena itu, umat Islam tidak dilarang untuk berbuat baik dan adil kepada siapapun dari kalangan bukan Muslim yang tidak menunjukkan permusuhan, baik atas nama agama atau lainnya, seperti penjajahan, pengusiran dari tempat tinggal dan bentuk penindasan yang lain.28 Sementara itu, Abdurrahman Wahid menegaskan masalah pluralisme bukan dalam pengertian pluralisme yang dikemukakan oleh Djohan Effendi dan Nurcholish Madjid di muka. Ia menekankan pandangan keterbukaan untuk menemukan kebenaran di mana pun juga.29 Pluralisme yang ditekankan Gus Dur adalah pluralisme dalam bertindak dan berpikir. Inilah yang melahirkan toleransi. Sikap toleran tidak bergantung pada tingginya tingkat pendidikan formal atau pun kepintaran pemikiran secara alamiah, tetapi merupakan persoalan hati, persoalan perilaku. Tidak pula harus kaya dulu. Bahkan, seringkali semangat ini terdapat justru pada mereka yang tidak pintar juga tidak kaya, yang biasanya disebut ―orang-orang terbaik‘.30 Gus Dur memberi contoh sebagaimana yang dilakukan oleh Kyai Iskandar, dengan cara bergaul secara berbaur dalam masyarakat.

26Nurcholish 27Ibid.,

Madjid, ―Beberapa Renungan‖, hlm. 16. hlm. 19. 28Q.S. Al-Mumtahanah (60) : 8. Lihat Nurcholish Madjid, ―Hubungan Antar Umat Beragama‖, hlm. 111.
29Abdurrahman 30

Wahid, Muslim di Tengah Pergumulan, (Jakarta : Lappenas, 1981), hlm. 3. Lihat Greg Barton, Gagasan Islam Liberal, hlm. 398.

Adapun yang dimaksud dengan pluralisme adalah (1) tidak semata menunjuk pada kenyataan tentang adanya kemajemukan. kita tidak akan goyang dari konsep Tauhid. esensi ―saling menyantuni‖ justru terletak pada sikap-sikap di mana kita bisa saling mengoreksi sesama orang Islam. menurutnya. lalu dikaitkan dengan pembuatan gereja-gereja. Passing Over: Melintasi Batas Agama (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. hlm. Tidak rela itu artinya tidak bisa menerima konsep-konsep dasar.31 Apa yang disampaikan oleh Gus Dur sebenarnya lebih merupakan otokritik bagi umat Islam sendiri. 53-54. kata ―tidak rela‖ harus didudukkan secara proporsional.). 32Ibid. hlm. namun adanya Wahid. tapi kita menghargai pendapat orang lain. Gus Dur memandang bahwa ayat ini sering digunakan untuk membenarkan sikap dan tindakan anti-toleransi. ia memahami bahwa ada perbedaan antara orang non-Muslim sekarang dengan kaum kafir yang memerangi agama Islam (dalam konteks ayat itu adalah kaum kafir Mekkah). tidak ada alasan untuk mengembangkan sikap permusuhan kepada mereka selama tidak memerangi agama Islam. Nabi pernah mencontohkan. Tentu saja. Oleh karena itu. 33 Pendapat orang lain ini tentu saja berarti keyakinan orang lain. dan sebagainya. Selain itu. 33Ibid. karena adanya politisasi agama dan pendangkalan agama. karena kata ―tidak rela‖ di sini dianggap melawan atau memusuhi. termasuk orang berlainan agama. Tidak menerima konsep dasar bukan berarti mesti mengembangkan sikap permusuhan atau perlawanan. 52. 31Abdurrahman . sesungguhnya orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu sampai kamu ikuti agama mereka. Kristen dan Yahudi tidak bisa menerima konsep dasar Islam adalah sudah pasti. Menurutnya. penginjilan atau pekabaran Injil. Berkenaan dengan makna salah satu ayat al-Qur’an Surat Al-Fath (48) ayat 9 yang berbunyi “Asyiddâ-u âlâ al-Kuffârm ruhamâ-u bayna hum.. Alwi Shihab menunjukkan dua komitmen penting yang harus dipegang oleh dialog. Islam juga tidak bisa menerima konsep dasar agama Kristen dan Yahudi. hlm. Sementara itu. ini tidak bisa dipungkiri oleh siapapun. 1998). Jadi. Oleh karena itu. Menurutnya. berkenaan dengan bunyi ayat al-Qur’an dalam Surat Al-Baqarah (2) ayat 120 (Wahai Muhammad. yaitu sikap toleransi dan sikap pluralisme. Begitu juga sebaliknya. 53.. sikap santun tidak boleh dengan standar ganda atau tidak boleh mengabaikan keadilan kepada siapa pun. menurutnya.Gus Dur mengembangkan pandangan anti eksklusivisme agama. ―Dialog Agama dan Masalah Pendangkalan Agama‖. Toleransi adalah upaya untuk menahan diri agar potensi konflik dapat ditekan. bahwa jika Fatimah (putri beliau) melakukan pencurian maka ia tetap harus dihukum. berbagai peristiwa kerusuhan yang berkedok agama di beberapa tempat adalah akibat adanya eksklusivisme agama. 32 Kemudian. dalam Komaruddin Hidayat dan Ahmad Gaus AF (ed.

dibarengi loyalitas komitmen terhadap agama masingmasing. dan menghormati kemajemukan agama. al-Qur‘an menggunakan kata ahl al-kitab (yang Shihab. 34Alwi . (3) konsep pluralisme tidak dapat disamakan dengan relativisme. Islam sejak semula menganjurkan dialog dengan umat lain. Seorang pluralis. tetapi yang terpenting ia harus committed terhadap agama yang dianutnya.s. Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama (Bandung : Mizan.keterlibatan aktif terhadap kenyataan kemajemukan tersebut. 41-43. khususnya di bidang agama. ―semua agama adalah sama‖. Namun demikian. seorang pluralis akan menghindari sikap absolutisme yang menonjolkan keunggulannya terhadap pihak lain. VII. ras. konsekuensi dari paham relativisme agama bahwa doktrin agama apapun harus dinyatakan benar. Kosmopolitanisme menunjuk pada suatu realita di mana aneka ragam agama. Pengertian pluralisme agama adalah bahwa tiap pemeluk agama dituntut bukan saja mengakui keberadaan dan hak agama lain. apalagi memaksakan kebenaran tersebut kepada pihak lain. Dikatakan. hlm. interaksi positif antar penduduk ini. dan Musa a. tapi terlibat dalam usaha memahami perbedaan dan persamaan guna tercapainya kerukunan. maka ia harus bersyaratkan komitmen yang kokoh terhadap agama masing-masing. Atau. apalagi menerima. menerima perbedaan. Karena..34 Satu hal yang ditegaskan oleh Alwi adalah apabila konsep pluralisme agama hendak diterapkan di Indonesia. (4) pluralisme agama bukanlah sinkretisme. 1999). dalam berinteraksi dengan aneka ragam agama. Hal ini untuk menghindari relativisme agama. kalaupun ada. sangat minimal. Oleh karena itu. Ia menekankan perlunya membudayakan sikap keterbukaan. 43. (2) pluralisme harus dibedakan dengan kosmopolitanisme.. tidak saja dituntut untuk membuka diri. yakni unsur tidak mengklaim kebenaran tunggal (monopoli) atas suatu kebenaran. yakni menciptakan suatu agama baru dengan memadukan unsur tertentu atau sebagian komponen ajaran dari beberapa agama untuk dijadikan bagian integral dari agama baru tersebut. 35Ibid. suatu kebenaran universal yang berlaku untuk semua dan sepanjang masa. terhadap pengikut Isa a.s. paham pluralisme terdapat unsur relativisme. 35 Alwi menegaskan. belajar dan menghormati mitra dialognya. Namun. bangsa hidup berdampingan di suatu lokasi. hlm. dalam kebhinekaan. seorang relativis tidak akan mengenal. Paling tidak. cet.

5. B. Yang paling aktual adalah konflik antar umat beragama di Poso. Katolik. Kedua. Potensi konflik antar mereka tidak bisa dihindari. 12. Potensi pecahnya konflik sangatlah besar. pandangan pluralisme yang masih menyisakan adanya absolutisme agama. Pandangan ini dikemukakan Rasjidi dan Natsir. Unsur pembatas subjektifnya adalah identifikasi dari manusia. tetapi juga mengakui bahwa pluralisme itu tidak hanya sekedar ada namun juga harus diwujudkan dalam keterlibatan aktif dalam memahami perbedaan dan persamaan. Ada sikap terbuka. Kong Hucu dan sebagainya.memiliki kitab suci). 37Samuel 36Ibid. agama. agama merupakan salah satu pembatas peradaban. Perbedaan antar pembatas itu adalah nyata dan penting. unsur-unsur pembatas objektif adalah bahasa. Huntington.. menerima perbedaan. Ketiga.36 Dari berbagai pandangan tentang pluralisme di atas Penulis dapat mengklasifikasi ada tiga model pluralisme. Artinya. Pandangan ini masih memegang adanya hal-hal yang bersifat absolut yang tidak dapat dipertemukan atau disamakan. Pertama. sejarah. hlm. dan menghormati kemajemukan agama. . Oleh karena itu. Dialog dan Tantangan Umat Beragama Sekarang ini umat beragama dihadapkan pada tantangan munculnya benturan-benturan atau konflik di antara mereka. yang berarti keluarga. umat manusia terkelompok dalam agama Islam. Vol. dan Abdurrahman Wahid. sebesar pemilahan-pemilahan umat manusia ke dalam batas-batas objektif dan subjektif peradaban. Dari klasifikasi di atas. P. Konsep yang dikemukaan Mukti Ali ―agree in disagreement‖ kiranya dapat mewakili pandangan yang terakhir ini. hlm. Huntington.IV Tahun 1993. Ini dikemukakan oleh Djohan Effendi. 67. dan lembaga-lembaga. pandangan pluralisme yang menempati posisi antara absolutisme agama dan pluralisme liberal. Kristen. Menurut Samuel P. menunjukkan keakraban dan kedekatan hubungan. 37 Secara tidak sadar. adat istiadat. Penggunaan kata ahl. Begitu juga pandangan Alwi Shihab. tetapi ada loyalitas komitmen terhadap agama masingmasing. pandangan pluralisme liberal. Nurcholish Madjid. No. untuk mengantisipasi pecahnya konflik antar umat beragama perlu dikembangkan upaya-upaya dialog untuk mengeliminir perbedaan-perbedaan pembatas di atas. ―Benturan Antar Peradaban. manusia terkelompok ke dalam identitas-identitas yang membedakan antara satu dengan lainnya. Masa Depan Politik Dunia?‖ dalam Jurnal Ulumul Qur’an.

Declaration Toward a Global Ethic (Chicago : t. 39 Ibid. .). Lihat juga Parliament of the World‘s Religions.Dialog adalah upaya untuk menjembatani bagaimana benturan bisa dieliminir. adil dan setara. Dialog bukanlah tempat untuk memenangkan suatu urusan atau perkara. misalnya berkenaan dengan standar apa yang harus digunakan untuk mencakup beragam peradaban yang ada di dunia. Abdurrahman Wahid dengan self-kritiknya dan pluralisme dalam bertindak dan berpikir. toleransi agama dan hak asasi manusia.t. 38 Standar universal ini memang bukan persoalan mudah. 213 Tahun Ke-32. Perbedaan adalah sesuatu yang wajar dan memang merupakan suatu realitas yang tidak dapat dihindari. Dialog memang bukan tanpa persoalan. ―Moralitas Internasional sebagai Landasan Lintas Budaya‖. Standar itu hendaknya bermuara pada moralitas internasional atau etika global. keadilan dan perdamaian. Djohan Effendi dengan dimensi moral dan etisnya. Tawaran-tawaran yang telah dikemukakan oleh para cendekiawan muslim Indonesia merupakan sumbangan pemikiran yang dapat menjadi moralitas yang bersifat universal atau menjadi global etik yang dapat dipakai oleh semua orang. No. Menurut hemat penulis. perlu ada standar universal untuk semua. Selanjutnya. Terbuka berarti mau mendengarkan semua pihak secara proporsional. kebebasan. dalam M. merupakan upaya untuk mencari solusi bagaimana umat beragama bisa hidup damai dan harmonis. juga bukan tempat untuk menyelundupkan berbagai ―agenda yang tersembunyi‖ yang tidak diketahui dengan partner dialog. 39 Kedua adalah menyadari adanya perbedaan. paling tidak dari stadar kemanusiaan (manusiawi). memenuhi hal-hal berikut ini. 31 Januari 1997. Di sinilah kemudian diperlukan suatu pendekatan dan metodologi yang proporsional baik secara intra-agama maupun antar agama untuk menghindari lahirnya truth claim yang mungkin justru akan memperuncing benturan. Mukti Ali dengan agree in disagreement. Lihat juga Zainul Abas. 5. 1996). Nurcholish Madjid dengan samhah al-hanîfiyyah-nya. dan Alwi Shihab dengan sikap toleransi dan sikap pluralisme serta perlunya memahami pesan Tuhan.). Artinya. perlu adanya standar yang bisa diterima semua pihak. hlm. Pertama. Agama dan Dialog Antar Peradaban (Jakarta : Yayasan Paramadina. ―Dialog Agama. suatu dialog akan dapat mencapai hasil yang diharapkan apabila. Nasir Tamara dan Elza Pelda Taher (ed. Namun. demokrasi. yaitu hak asasi manusia. Apa yang dikemukakan oleh Rasjidi dengan pluralisme agama secara sosiologis. Hal-hal ini bersifat universal dan melampaui kepentingan umat tertentu. paling tidak. 163. tidak ada yang berhak menghakimi atas 38Lihat Bassam Tibi. dalam Kompas. Dengan kata lain. adanya keterbukaan atau transparansi. karena ia adalah gagasan teoritis yang mungkin berbeda dengan kenyataan-kenyataan di lapangan. Pluralitas Budaya dan Visi Perdamaian‖. Natsir dengan konsep modus vivendi dan persaudaraan universal yang penuh dengan nuansa hak-hak asasi manusia dan kebebasan beragama. hlm. sebagai nilai-nilai universal yang bisa melindungi hak-hak semua masyarakat dunia tampaknya nilai-nilai itu bisa mewakili kebutuhan bersama manusia.

dan simbol agama dalam rangka untuk memahami orang lain secara benar. Suatu dialog hendaknya tidak ada ―tangan di atas‘ dan ―tangan di bawah‖. Lihat juga Komaruddin Hidayat. meskipun adanya perbedaan juga menjadi kenyataan yang tidak dapat dipungkiri. ―Kerukunan Hidup Umat Beragama dan Studi Agama-Agama di Indonesia‖ dalam Mursyid Ali (ed. 1994). Cet. 42. Masing-masing pihak harus mau berusaha melakukan itu agar pemahaman terhadap orang lain tidak hanya di permukaan saja tetapi bisa sampai pada bagiannya yang paling dalam (batin). ―Dialog:Cara Baru Beragama‖. adalah ada kemauan untuk memahami kepercayaan. sisi pertama mengarah pada diri sendiri atau otokritik. hlm. Dari situlah bisa ditemukan dasar yang sama sehingga dapat menjadi landasan untuk hidup bersama di dunia ini secara damai. (Jakarta : Balitbang Depag RI. Sunardi. 12. 40Lihat . maupun kesediaannya pada organisasinya dan pemerintahannya. Hal ini akibat adanya truth claim. Dengan kata lain. 35-36. sekaligus membebaskan dari beban: misalnya kewajiban terhadap pihak lainnya.). Bingkai Sosio-Kultural Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Indonesia. dan sisi kedua mengarah pada suatu percakapan kritis yang sifatnya eksternal. alih bahasa Joko Susilo Kahhar dan Supriyanto Abdullah. Agama bisa berfungsi sebagai kritik. 40 Ketiga adalah sikap kritis. yakni kritis terhadap sikap eksklusif dan segala kecenderungan untuk meremehkan dan mendiskreditkan orang lain. I (Surabaya : Pustaka Progressif. Studi Agama-Agama di Perguruan Tinggi. Di antara sesuatu yang dapat menjadi penghambat itu adalah sebagai berikut: (1) kurang memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang agama-agama lain secara benar dan seimbang. 43 Namun demikian. Studi Agama-Agama. Tiap-tiap pihak hendaknya merasa menjadi tuan rumah. hlm. 42Ismail Raji al-Faruqi (ed.suatu kebenaran atau tidak ada ―truth claim‖ dari salah satu pihak. ritus. Jika masing-masing tidak memahami secara benar terhadap agama orang lain maka ini akan menjadi penghambat dialog.). Islam.). Trialog Tiga Agama Besar: Yahudi. artinya kritik pada pemahaman dan perilaku umat beragama sendiri.41 Keempat adalah adanya persamaan. 1998/1999). atau sesuatu yang akan mengakibatkan adanya truth claim. 42 Kelima. 76. akibatnya kurang penghargaan dan muncul sikap saling curiga yang berlainan. dialog ibarat pedang bermata dua. hlm. yaitu untuk saling memberikan pertimbangan serta memberikan pendapat kepada orang lain berdasarkan keyakinannya sendiri. 2-3. Suatu dialog tidak dapat berlangsung dengan sukses apabila satu pihak menjadi ―tuan rumah‖ sedangkan lainnya menjadi ―tamu yang diundang‖. Kristen. 41 Lihat Komaruddin Hidayat. 43Lihat St. ―Lingkup dan Metodologi Studi Agama-Agama‖ dalam Mursyid Ali (ed. karena akan muncul kecurigaan-kecurigaan.. 44 Hal ini adalah antitesis dari prasyarat dialog yang mengharuskan adanya saling pemahaman terhadap berbagai macam agama. penulis melihat adanya berbagai permasalahan yang dapat menjadi penghambat dialog antar umat beragama. ―Lingkup dan Metodologi Studi Agama-Agama‖. hlm. hlm. Masing-masing pihak diperlakukan secara sama dan setara dalam memperbincangkan tentang kebenaran agamanya. Tiap-tiap pihak hendaknya bebas berbicara dari hatinya.44 (2) Faktor- Tarmizi Thaher. semuanya harus sama.

dan ada juga yang belum terselesaikan. Hendaknya studi agama-agama tidak hanya berkonsentrasi pada fakta-fakta agama tetapi juga pada hal-hal yang telah diinterpretasikan oleh pemeluk agama 3 dan 4 lihat A.t. Bina Ilmu.faktor sosial politik dan trauma akan konflik-konflik dalam sejarah. Oleh karena itu. etnis dan golongan tertentu.46 (9) Ketegangan politik yang C. Kajian-kajian itu adalah usaha untuk melakukan kritisisme situasi sejarah yang seringkali menunjukkan kesalahpahaman antar umat beragama. CP. seperti di Poso. (4) Kesenjangan sosial ekonomi. melibatkan kelompok agama. 46Umar 45Poin . Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama (Surabaya : PT. Hasyim. ada yang masih dalam proses penyelesaian. Kita perlu mengembangkan kesadaran konstruktif mengenai ―agama-agama lain‖. t. sebagaimana tercermin dalam tawaran pemikiran-pemikiran yang dikemukakan oleh para intelektual Muslim Indonesia. misalnya Perang Salib atau konflik antar agama yang pernah terjadi di suatu daerah tertentu. Beberapa kasus yang menimpa umat beragama. Urgensi Studi Agama Mencermati perjalanan umat beragama di Indonesia 30 tahun terakhir. Atau dengan kata lain. maka kebutuhan untuk belajar lebih banyak tentang agama orang lain adalah sangat penting. ―Gereja Indonesia‖. terkurung dalam ras. Melalui kajian-kajian itu dimungkinkan tidak hanya dapat menemukan fakta-fakta tetapi juga meneliti fakta-fakta yang berarti pada masa lalu atau berarti pada masa sekarang. adalah satu contoh yang masih hangat di telinga. 350-351. Persoalan-persoalan itu ada yang sudah terlesesaikan. (8) Penafsiran tentang misi atau dakwah yang konfrontatif. perlu dilakukan kajian agama (studi agama) terhadap persoalanpersoalan yang selama ini terabaikan dalam konteks relasi antar umat beragama. Selain itu. diskusi dan sikap menerima terhadap masyarakat yang pluralistik menjadi sesuatu yang sangat menentukan pada masa-masa mendatang. 131. Di tengah umat beragama yang terbiasa melihat dunia hanya dari perspektif agama mereka secara spesifik sehingga memunculkan Kristen-sentris dan Islam-sentris. (3) Munculnya sekte-sekte keagamaan yang tidak ada sikap kompromistik dengan memakai ukuran kebenaran hitam-putih. 45 (5) Masih adanya kecurigaan dan ketidakpercayaan kepada orang lain.). hlm. Ligoy. kerukunan yang ada hanyalah kerukunan semu. hlm. Beberapa persoalan dalam hubungan antar umat beragama terasa masih berlanjut sampai masa sekarang dan mungkin sampai masa yang akan datang. tampak bahwa di kalangan umat beragama ada segudang persoalan.

tanpa henti-hentinya. Adanya perbedaan agama-agama itu bukan berarti tidak ada ―titik temu‖ yang dapat melahirkan mutual understanding di antara mereka.‖47 Keperluan yang urgen untuk melakukan studi agama adalah pada tiga aspek. salah satunya lewat pintu masuk etika. . menjunjung tinggi harkat kemanusiaan (human dignity). tantangan lingkungan hidup. sebagaimana yang pernah terjadi dalam rentang sejarah. Lewat pintu etika ini. ―Etika dan Dialog Antar Agama: Perspektif Islam‖. misalnya tentang perkembangan-perkembangan pada hari-hari ini dan implikasi-implikasinya bagi relasi mereka. dimensi spiritualitas keberagamaan lebih terasa promising and challenging dan bukannya hanya terfokus pada dimensi formalitas lahiriyah kelembagaan agama. harus dilihat sebagai momen yang istimewa dalam sejarah relasi umat beragama dan interaksi pada umumnya. Th. Di Indonesia.dalam semua varietasnya. Lewat pintu masuk etika ini – untuk tidak mengatakan lewat pintu teologis—manusia beragama merasa mempunyai puncak-puncak keprihatinan yang sama. teologis Amin Abdullah. 4 Vol. Dalam studi semacam itu tentu saja diperlukan kontribusi ilmu-ilmu sosial dan ilmu-ilmu humaniora untuk menghindari konflik-konflik di masa depan. untuk tidak hanya menonjolkan ―having a religion‖nya. Dialog antar umat beragama. menghormati hak asasi manusia adalah merupakan agenda bersama umat manusia tanpa pandangan ―bulu‖ keagamaannya. hlm. mengkaji relasi-relasi yang sedang terjadi pada masa sekarang. Ia mengemukakan: ―Al-Qur‘an hanya mengajak kepada seluruh penganut agama-agama lain dan penganut agama Islam sendiri untuk mencari ―titik temu‖ (kalimatun sawa’) di luar aspek teologis yang memang sudah berbeda sejak semula. Pencarian titik temu antar umat beragama dapat dimungkinkan lewat berbagai cara. Pencarian titik temu lewat perjumpaan dan dialog yang konstruktif berkesinambungan merupakan tugas kemanusiaan yang perenial. seluruh penganut agama-agama dapat tersentuh ―relijiusitas‖nya. Pertama. No. mengkaji sejarah relasi-relasi antar umat beragama. Ketiga. 1993. Kedua. sehingga pencarian titik temu agama-agama bisa lebih banyak alternatif. Titik temu itu bisa berupa kesatuan yang bersifat social. 21. mengkaji akar-akar konflik antara komunitas-komunitas beragama dan mencari solusi yang tepat untuk memecahkan konflik semacam itu. abadi. perkembangan studi agama di beberapa pendidikan tinggi dan lembaga-lembaga lain menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. IV. Lewat pintu etika. Untuk era sekarang. Amin Abdullah. tantangan scientisme dengan berbagai implikasinya. 47M. karena lewat pintu masuk etika manusia beragama secara universal menemui tantangan-tantangan kemanusiaan yang sama. seorang guru besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. bahwa pintu masuk titik temu agama-agama bisa melalui etika dan spiritualitas. dalam Jurnal Ulumul Qur’an. Seperti yang dikemukakan oleh M.

terj. Dialog antar agama bukanlah sesuatu yang diharamkan. Mahbub Djunaedi (Jakarta : Pustaka Jaya. khususnya umat Islam. Sjalabi. 1990). Tokoh yang sempat terekam mengakui kesamaan apa (wahyu) yang diterima oleh Nabi dan Musa adalah Waraqa bin Naufal. Dalam masalah dialog dan hubungan antar agama. 1970). Ali Audah (Jakarta : Tintamas. terj. Sejarah dan Kebudayaan Islam.dan etis (moral). Waraqa kemudian mengakui bahwa Muhammad adalah Nabi umat ini. Sebagaimana dikatakan Michael H. Di antara pemeluk agama saat itu melihat ada kesamaan antara agama yang dibawa Musa.51 Kemudian ketika Nabi H. Abdullah ibnu Djahsy dan Zaid ibnu Umar. Khadijah berkonsultasi dengan saudara sepupunya (anak pamannya) Waraqa bin Naufal50 perihal apa yang telah dialami Muhammad. Usman ibnu Huairis. AlQur‘an sebagai kitab suci kaum muslimin telah berdialog dengan agama-agama lain yang hadir sebelum datangnya. 51Lihat A. serta sejumlah besar penyembah berhala. kerukunan antar umat beragama dan pengakuan akan pluralisme agama yang pernah dialami oleh umat beragama pada masa Nabi. 49A. Muhammad menceritakan kepada istrinya Khadijah tentang apa yang telah dialaminya di Gua Hira ketika didatangi Malaikat Jibril dan disampaikan wahyu dari Allah. 111-116. Sejarah Hidup Muhammad. Pengakuan dan ajakan dialog itu bisa dilihat dalam surat Ali Imron ayat 64. Pengalaman Nabi yang paling awal adalah pengalaman hidup bersama dengan pemeluk agama lain. terj. (Karachi : Oxford University Press. Dalam hal ini umat beragama. 28. 48Michael .49 Kontak telah terjadi di antara mereka. Djah dan Humam (Yogyakarta : Kota Kembang. penulis menekankan pentingnya moralitas dan etika dalam mencari jalan keluar untuk mengembangkan dialog di masa depan. hlm. hlm. Setelah Khadijah mendengar cerita dari Muhammad dan ketika Muhammad sedang tidur.48 Di antara mereka adalah Waraqah bin Naufal. Lihat juga Muhammad Husain Haekal. Hart. dan menolak eksklusivisme. meski ia belum bertemu dengan Muhammad. 1984). Hart bahwa di kota Mekkah sebelum datangnya Islam ada sejumlah kecil pemeluk-pemeluk Yahudi dan Nasrani. Al-Qur‘an bersikap positif terhadap agama-agama lain. Selain itu. hlm. Selain itu. dapat belajar dari pengalaman Nabi Muhammad ketika mengimplementasikan pengalaman toleransi. tetapi juga dimensi esoterisnya (batinnya). 45. cet. Sedjarah dan Kebudajaan Islam (Djakarta : Djajamurni. XII. Guillaume. 93-94. Ketika itu. 50Waraqa adalah seorang penganut agama Nasrani yang sudah mengenal Bibel dan sudah pula menerjemahkannya sebagian ke dalam bahasa Arab. hlm. Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah. The Life of Muhammad: A Translation of Ibn Ishaq’s Sirat Rasul Allah. 1970). tawaran Al-Qur‘an adalah teologi inklusif yang ramah. 21. hlm. 1989). Lihat juga Hasan Ibrahim Hassan. titik temu bukan hanya berarti dimensi eksoteris (lahiriyah) agama-agama.

54 Orang-orang Islam mendapat perlindungan keamanan Raja Najasy dari ancaman kaum kafir Quraisy yang mengejar sampai ke negeri Abisinia.‖55 Selama di Abisinia kaum muslimin merasa aman dan tenteram. 146-148. Ketika pada periode Madinah.Sjalabi. 52Ibid. Mereka tinggal di Abisinia sampai sesudah hijrah Nabi ke Yatsrib. 1993).. Lihat juga Chadijah Nasution. . 54Muhammad Husain Haekal.. Sejarah dan Perkembangan Dakwah Islam (Yogyakarta : Ideal Offset. seperti sopan santun. menyambung silaturrahmi. 1978). kesejahteraan. Pengalaman berikutnya adalah pengalaman ketika umat beragama (umat Islam. Guillaume. Sedjarah dan Kebudajaan Islam.53 Pengalaman itu menunjukkan betapa antar pemeluk agama bisa hidup rukun dan saling menerima antara satu dengan lainnya. hlm. Sejarah Hidup Muhammad. memiliki titik-titik persamaan. Mengenai hal ini. hlm. Ia juga mengingatkan bahwa tantangan Muhammad sangat berat. menyudahi pertumpahan darah dan sebagainya. Badri Yatim. hlm. 55Ibid. 53Lihat A. 1. Dialog tersebut membahas juga tentang posisi Islam dan Nasrani. saling menghormati. Dikatakannya bahwa Muhammad telah menerima Namus besar seperti yang pernah disampaikan kepada Musa. misalnya tentang keesaan Tuhan (tauhid). keadilan. saling menghargai dan lainlain. hlm. 22. Raja Najasy sempat berdialog dengan umat Islam berkenaan dengan keberadaan agama Islam yang menganjurkan untuk berlaku jujur. dapat dipercaya. ―Antara agama tuan-tuan dan agama kami sebenarnya tidak lebih dari garis ini. tidak berdusta. 65. kejujuran. hlm.. A.Muhammad bertemua dengan Waraqa bin Naufal pada saat akan mengelilingi Ka‘bah. bersih.52 Pengalaman yang sangat berkesan dan memiliki bekas yang sangat berharga adalah ketika Muhammad menyarankan kaum Muslimin untuk pergi ke Abisinia (Habsyi atau Ethiopia) yang penguasa dan rakyatnya memeluk agama Kristen. hlm. Begitu juga halhal yang berkaitan dengan moralitas dan etika dalam kehidupan sesama manusia. terutama agama Ibrahimi (abrahamic religions). Nasrani dan Yahudi) menjalin hubungan kehidupan bernegara. 122. Pengalaman ini menunjukkan bahwa antara agama-agama. 118.. The Life of Muhammad. Sejarah Peradaban Islam (Jakarta : RajaGrafindo Persada. Waraqa mengingatkan kepada Muhammad bahwa beliau adalah Nabi atas umat ini. Raja Najasy mengibaratkan dengan menggoreskan tongkat di tanah dan dia berkata. Titik-titik persamaan ini bahkan sampai pada hal-hal yang bersifat teologis.

58 Lihat Nourouzzaman Shiddiqi.hubungan umat Islam. Nabi lalu mewujudkan persatuan Madinah dan meletakkan dasar organisasi politik kenegaraan dengan mengadakan persekutuan yang kuat. 93-94. Secara lengkap isi perjanjian Madinah itu dimuat dalam buku Sirah Muhammad karya Ibnu Ishak. 56Lihat W. hlm. umat Nasrani dan Yahudi ditandai terbentuknya negara kota Madinah yang menjunjung tinggi pluralitas. hlm. orang-orang musyrik dan Yahudi menyambut kedatangan Muhammad dengan baik. The Muhammad Life. Jeram-jeram. baik agama. lintas agama dan lintas suku. Guillaume. suku dan golongan. 1956). 84. Dalam Piagam Madinah itu kaum muslimin –Anshar dan Muhajirin—dengan orang-orang Yahudi dan penduduk Madinah lainnya membuat perjanjian tertulis yang berisi beberapa hal yang prinsip. yang banyak dinukil oleh tokoh-tokoh sejarah. Lihat juga Nourouzzaman Shiddiqi. Lalu disepakatilah Piagam Madinah.56 Kemudian. hlm. 195-204.57 Di antara isi Piagam Madinah adalah bahwa negara mengakui dan melindungi kebebasan menjalankan ibadah agama masing-masing. seperti pengakuan atas agama mereka masingmasing dan harta benda mereka. dalam bidang politik kenegaraan. semua orang memiliki kedudukan yang sama sebagai anggota masyarakat. Itu merupakan sejarah baru dalam kehidupan politik dunia waktu itu. Dalam perjanjian itu disinggung juga tentang kebebasan beragama. hlm.58 Dari situlah penduduk Madinah memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. 57A. kesadaran pluralitas ini terlihat sangat menonjol. 1996). tentang keselamatan harta benda dan larangan orang melakukan kejahatan. Bahkan. Hubungan umat beragama waktu itu diawali dengan kontak damai antara umat Islam dengan penduduk Madinah. Bahkan sebelumnya. 231-233. Semua penduduk menyambut kedatangan umat Islam dengan damai. . Jeramjeram Peradaban Muslim (Yogyakarta : Pustaka Pelajar. kebebasan menyatakan pendapat. baik yang sudah menjadi muslim maupun yang masih memegang agama dan keyakinan sebelumnya. ketika umat Islam baru saja melalukan hijrah ke Madinah. Muhammad at Medina (London : Oxford University Press. Nabi Muhammad memantapkan suatu tatanan kenegaraan yang luar biasa dengan mencoba melihat berbagai pihak dan berbagai kepentingan yang berkembang pada saat itu. Montgomery Watt.

perdamaian dan persaudaran bisa terwujud. kemajemukan agama tidak menghalangi umat beragama untuk membangun suatu negara yang bisa mengayomi dan menghargai keberadaan agama-agama tersebut. maka kerukunan. Adanya saling pengertian dan pemahaman yang dalam akan keberadaan masing-masing menjadi modal dasar yang sangat menentukan. Di antara dimensi moral dan etis agama-agama adalah saling menghormati dan menghargai agama/pemeluk agama lain.Pengalaman-pengalaman di atas memberi gambaran bahwa kemajemukan agama tidak menghalangi untuk hidup bersama. Bahkan. Pengalaman-pengalaman Nabi di atas mengandung dimensi moral dan etis. . Jika masing-masing pemeluk agama memegang moralitas dan etikanya masing-masing. berdampingan secara damai dan aman.

hlm. Cet. The Life of Muhammad: A Translation of Ibn Ishaq’s Sirat Rasul Allah. No.. terj. Samuel P. pent. Burhanuddin Daja dan Herman Leonard Beck (red. XI Djuli 1970. . Badri Yatim. Sejarah dan Kebudayaan Islam. Atas Nama Agama: Wacana Agama dalam Dialog “Bebas” Konflik. ―Etika dan Dialog Antar Agama: Perspektif Islam‖. cet. VII. Djohan Effeni. Nomor Khusus. ―Dialog between Muslims and Christians in Indonesia and its Problems‖ dalam Al-Jami’ah. W. 4 Th. Muhammad at Medina (London : Oxford University Press. (Karachi : Oxford University Press.). Muslim di Tengah Pergumulan..DAFTAR PUSTAKA Abdurrahman Wahid. 1981). Majalah Al-Djami’ah. No. (Bandung : Pustaka Hidayah. Mei 1968. cet. Chadijah Nasution. I. Masa Depan Politik Dunia?‖ dalam Jurnal Ulumul Qur’an.). 1984).. XII. 1956). 1990). Huntington. terj. Juni 1978. Passing Over: Melintasi Batas Agama (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. Hart. (Jakarta : Lappenas. (Jakarta : INIS. 1970). Majalah Prisma 5. Sejarah Peradaban Islam (Jakarta : RajaGrafindo Persada. . Mahbub Djunaedi (Jakarta : Pustaka Jaya. 259. 1994). 1989). No.IV Tahun 1993. 1998). Sejarah Hidup Muhammad. cet. Muhammad Husain Haekal. 1998). Islam. M. Andito (ed. 1999). Alwi Shihab. 1992). Th. 1993). Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah. I (Surabaya : Pustaka Progressif. 1999).Tahun ke VIII. A. Ilmu Perbandingan agama di Indonesia dan Belanda. Vol. terj. Guillaume. Sejarah dan Perkembangan Dakwah Islam (Yogyakarta : Ideal Offset. Ahmad Wahib dan Abdurrahman Wahid. Greg Barton. dalam Jurnal Ulumul Qur’an. Mukti Ali. Montgomery Watt.). A. Ismail Raji al-Faruqi (ed.. Michael H. Passing Over: Melintasi Batas Agama (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. 4 Vol. 1978).). Kristen. 5. alih bahasa Joko Susilo Kahhar dan Supriyanto Abdullah. Komaruddin Hidayat dan Ahmad Gaus AF (ed. Ali Audah (Jakarta : Tintamas. Komaruddin Hidayat dan Ahmad Gaus AF (ed. ―Benturan Antar Peradaban. Hasan Ibrahim Hassan. 1998). IV. Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama (Bandung : Mizan.). Trialog Tiga Agama Besar: Yahudi. Amin Abdullah. Gagasan Islam Liberal di Indonesia: Pemikiran Neo-Modernisme Nurcholish Madjid. Djah dan Humam (Yogyakarta : Kota Kembang. 1993. Nanang Tahqiq (Jakarta : Paramadina.

Th. Sjalabi. 1970). dkk. Mursyid Ali (ed. A.1 Vol.A. dalam Kompas. Bingkai Sosio-Kultural Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Indonesia.). Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia (Beberapa Permasalahan). Nourouzzaman Shiddiqi. Pluralitas Budaya dan Visi Perdamaian‖.).L.IV.. Declaration Toward a Global Ethic (Chicago : t. ―Beberapa Renungan tentang Kehidupan Keagamaan untuk Generasi Mendatang‖. Stokhof. 213 Tahun Ke-32. (Jakarta : Balitbang Depag RI.). Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama (Surabaya : PT. Parliament of the World‘s Religions. . 1998/1999). (red. ―Dialog Agama. 31 Januari 1997. Bina Ilmu. t. 1996).). 1996).). (ed.). Zainul Abas. ( Jakarta : INIS. Sumarthana. Studi Agama-Agama di Perguruan Tinggi. 1993.t. Th. Nasir Tamara. M. Agama dan Dialog Antar Peradaban (Jakarta : Yayasan Paramadina. No. No. 1998/1999). Sedjarah dan Kebudajaan Islam (Djakarta : Djajamurni. Jeram-jeram Peradaban Muslim (Yogyakarta : Pustaka Pelajar.). 1990). dan Elza Pelda Taher (ed. Umar Hasyim. W. (Jakarta : Balitbang Depag RI. dalam Jurnal Ulumul Qur’an. Bingkai Sosio-Kultural Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Indonesia.Mursyid Ali (ed. Studi Agama-Agama di Perguruan Tinggi. Nurcholish Madjid.t. Dialog: Kritik dan Identitas Agama. jilid VII.

Menerima segala perbedaan pendapat atau perselisihan yang terjadi .Menggunakan volume. Arti Definisi / Pengertian Etiket Etiket adalah suatu sikap seperti sopan santun atau aturan lainnya yang mengatur hubungan antara kelompok manusia yang beradab dalam pergaulan. Tidak mudah emosi / emosional 7. Menggunakan panggilan / sebutan orang yang baik 5. 14/10/2008 .Tidak mudah terpancing emosi lawan bicara . Jujur tidak berbohong 2. ramah dan sopan 9.Memakai pakaian yang rapi. Arti Definisi / Pengertian Etika ( Etik ) Etika berasal dari bahasa yunani yaitu ethos yang berarti karakter. menutup aurat dan sesuai sikon .Menggunakan kata dan kalimat yang baik menyesuaikan dengan lingkungan .Menggunakan komunikasi non verbal yang baik sesuai budaya yang berlaku seperti berjabat . Contoh Teknik Komunikasi Yang Baik .1:22am — godam64 A. nada. Bersikap Dewasa tidak kekanak-kanakan 3.Etiket/Etika Dalam Berkomunikasi/Komunikasi & Pengertian Etika/Etiket Sosiologi Tue.Bertingkah laku yang baik dan ramah terhadap lawan bicara . Bertingkahlaku yang baik D. intonasi suara serta kecepatan bicara yang baik. Lapang dada dalam berkomunikasi 4. . Etika Dan Etiket Yang Baik Dalam Komunikasi Berikut di bawah ini adalah beberapa etika dan etiket dalam berkomunikasi antar manusia dalam kehidupan sehari-hari : 1. Berbahasa yang baik.Mampu menempatkan diri dan menyesuaikan gaya komunikasi sesuai dengan karakteristik lawan bicara. B.Memberikan ekspresi wajah yang ramah dan murah senyum . . Berinisiatif sebagai pembuka dialog 8. C.Gunakan bahawa yang mudah dimengerti oleh lawan bicara . Menggunakan pesan bahasa yang efektif dan efisien 6. watak kesusilaan atau adat kebiasaan di mana etika berhubungan erat dengan konsep individu atau kelompok sebagai alat penilai kebenaran atau evaluasi terhadap sesuatu yang telah dilakukan.Gunakan gerakan tubuh / gesture yang sopan dan wajar . Menggunakan pakaian yang pantas sesuai keadaan 10.Menatap mata lawan bicara dengan lembut .

Matlamat yang murni dalam pembangunan dan penggunaan teknologi seharusnya seiring dengan kaedah yang tidak melanggar batas-batas ajaran Islam. Sesungguhnya keimana kepada Allah akan menyediakan asas yang kukuh kepada kelahiran generasi muslim yang bermoral.tangan.cium pipi kiri) . Islam telah menyediakan panduan yang sempurna untuk mengatur segala perlakuan manusia dalam apa jua bidang kerjaya sepanjang zaman. Mereka perlu sedar Allah sentiasa melihat segala pemikiran dan perlakuan manusia.Dan lain sebagainya. Sebagai rumusannya. Mereka perlu menghindari diri dari mengekskploitasi sewenang-wenangnya segala isi kandungan alam semata-mata untuk kepentingan sanis. Mereka perlu melindungi alam sekitar. berhubung dengan tatacara untuk mempraktiskan kebaikan dan menolak keburukan dalam amalan dan penggunaan sanis dan teknologi. Mementingkan aspek kemanusiaan dan ihsan Dalam penggunaan sains dan teknologi aspek kemanusiaan dan ihsan merupakan suatu yang tidak boleh diabaikan. hormat. ii. ces. Seorang ahli sains perlu mempunyai keimanan serta keyakinan yang kukuh kepada Allah dan sentiasa memohon bantuan daripadaNya.dalam hubungan dengan sains. iii.t. merunduk. bersifat belas ihsan dan menghormati hak-hak manusia dan lain-lain kehidupan untuk hidup dengan selesa. Tindak tanduknya pula dibaluti dengan nilai-nilai etika dan moral yang suci murni berdasarkan prinsip “melakukan sesuatu yang baik dan menjauhi yang mungkar”. Kepatuhan kepada Syariah dan etika kerka Seseorang ahli sains perlu mempunyai ketaantan yang tinggi terhadap peraturan-peraturan dan ketentuan Allah dengan mengambil kira persoalan halal dan haram dalam kerjayanya. material dan kekayaan. Mereka bertanggungjawab untuk membawa kemakmuran dan menjaga keharmonian. Para saintis adalah khalifah Allah di bumi. cipika cipiki (cium pipi kanan . Dengan itu persoalan krisis etika dalam pelbagai amalan sains dapat dihindarkan .w. ETIKA ISLAM DALAM SAINS DAN TEKNOLOGI ISLAM Etika merupakan satu bidang falsafah yang membicarakan tentang tingkah laku manusia dari aspek-aspek lahiriah dan batiniahnya . Terdapat konsep-konsep asas yang mampu membimbing ahli sains dalam urusan peribadi dan profesyennya. Allah merupakan Pencipta dan Pemilik alam yang menjadi bahan kajian dan penggunaan sains dan teknologi. Keimanan kepada Allah s. seseorang ahli sains atau teknokrat muslim yang ingin melaksanakan sesuatu perbuatan atau amalan sainsnya. Iman adalah teras kepada semua jenis amalan dalam Islam. Kepatuhan kepada peraturan Allah dijadikan asas penting kepada etika kerjanya sekalipun berlawanan dengan tuntutan keinginan kerana sains tidak boleh bersifat neutral dan bebas. etika adalah satu bidang ilmu yang mengkaji soal kebaikan dan keburukan dalam sains. Beliau juga perlu bertindak untuk memastikan adanya persiapan yang cukup sama ada dari segi kuasa intelek atau pun kuasa emperik yang bercorak teknik. seharusnya bermula dengan kepercayaan dan keimanan kepada Allah serta berpegang teguh kepada ajaran agama dalam profesyennya. Konsep asas tersebut terdiri daripada tiga unsur utama: i.

dan sains menjadi ilmu yang mampu memberi manfaat yang menyeluruh. Dipetik dari “Pengenalan falsafah dan konotasi aksiologi atau etika Islam dalam sains dan teknologi” oleh Zulfikri bin Mohd Zain.

Etika Islam
Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel

ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Masalah kemerosotan moral dewasa ini menjadi santapan keseharian masyarakat kita. Meski demikian tidak jelas faktor apa yang menjadi penyebabnya. Masalah moral adalah masalah yang pertama muncul pada diri manusia, "baik ideal maupun realita". Secara ideal bahwa pada ketika pertama manusia di beri "ruh" untuk pertama kalinya dalam hidupnya, yang padanya disertakan "rasio" penimbang baik dan buruk (QS. Assyams 7-8). Secara realita bahwa dalam kehidupan bermasyarakat, dimana individu merupakan bagian dari masyarakat manusia, maka yang awal mula muncul dalam kesadarannya ialah pertanyaan "What must be?"(Apa yang seharusnya), yang lalu disusul dengan "What must I do?"(Apa yang dilakukan) pelaksanaan "What must I do?", menanti lebih dulu jawaban "What must be?". Pertanyaan "What must be?", ditujukan kepada kemampuan rohani pada diri manusia yang berbentuk kategori-kategori tertentu yang tidak timbul dari pengalaman maupun pemikiran, kemampuan ini bersifat intuitif dan apriori. Oleh sebab itu masalah moral adalah masalah "normatif". Di dalam hidupnya manusia dinilai! Atau akan melakukan sesuatu karena nilai! Nilai mana yang akan dituju tergantung kepada tingkat pengertian akan nilai tersebut. Pengertian yang dimaksud adalah bahwa manusia memahami apa yang baik dan buruk serta ia dapat mambedakan keduanya dan selanjutnya mengamalkannya. Pengertian tentang baik buruk tidak dilalui oleh pengalaman akan tetapi telah ada sejak pertama kali "ruh" ditiupkan. Demi jiwa serta penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya (QS. 91: 7-8) Pengertian (pemahaman) baik dan buruk merupakan asasi manusia yang harus diungkap lebih jelas, "atas dasar apa kita melakukan sesuatu amalan".

Imam Al Ghazali menamakan pengertian apriori sebagai pengertian "awwali". Dari mana pengertian-pengertian tersebut diperoleh, sebagaimana ucapannya: Pikiran menjadi sehat dan berkeseimbangan kembali dan dengan aman dan yakin dapat ia menerima kembali segala pengertian-pengertian awwali dari akal itu. Semua itu terjadi tidak dengan mengatur alasan atau menyusun keterangan, melainkan dengan Nur (cahaya) yang dipancarkan Allah SWT ke dalam batin dari ilmu ma'rifat1). Di sini, Al Ghazali mengembalikannya ke dasar pengertian awwali yaitu pengertian Ilahyah. Sedang Plato menyebutnya "idea". Ia mengungkapkan bahwa "idea" hakekatnya sudah ada, tinggal manusia mencarinya dengan cara menenangkan pikiran atau disebut mencari inspirasi bagi seniman. Jelasnya "idea" bukan timbul dari pengalaman atau ciptaan pikiran sehingga menghasilkan "ide". Kesadaran tentang keberlangsungan ide yang sejak awal ruh ditiupkan, menyebabkan Allah dalam firman-firmanNya menghendaki manusia masuk pada posisi asasinya yang disebut "idul fitri", yaitu kembali kepada "kesejatian diri". Sebab kesejatian inilah yang bisa dipertanggungjawabkan kebenaran sikapnya karena perilaku yang keluar bersandar pada kejernihan fitrah. Maka sesungguhnya fitrah itu sejalan dengan kehendak Allah (fitrah Allah), yang disebut dalam Al Qur'an: Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah). (Tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya (QS. Arrum: 30). Pada dasarnya fitrah manusia itu suci, akan tetapi proses penerimaan ide (ilham) tersebut, terkadang menjadi tidak murni disebabkan kekotoran jiwa yang diliputi nafsu syahwat. Dalam hal ini Allah berfirman: "Dan demi jiwa serta penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu Dan merugilah orang yang mengotorinya." (QS Asysyams 7-8). Betapa bahayanya ilham-ilham tersebut bila diterima oleh jiwa yang kotor, sebab pengetahuanpengetahuan itu akan digunakan untuk bagaimana mencuri, korupsi, menipu dan merusak alam semesta. Tetapi alangkah indahnya jika ilham-ilham tersebut diterima oleh jiwa yang tenang dan bersih yang akan menimbulkan kemaslahatan bagi dirinya maupun alam semesta. Maka dari sini dapat dimengerti, walau seseorang sudah memiliki pengertian "baik buruk secara apriori", bukan berarti ia telah tahu secara mutlak, namun pengertiannya masih bersifat relatif dan hal itu akan lebih jelas jika disinari oleh wahyu ketuhanan. Sebab ia tidak akan mampu menelusuri secara intelektual tanpa adanya "daya spiritual" dalam menerima ide yang sesuai dengan Fitrah Allah. Sebaliknya kalau dibiarkan jiwa kita diam, terbelenggu oleh keinginan syahwat, maka apa yang diperoleh oleh jiwa berupa ide ilmu pengetahuan akan digunakan sesuai dengan kepentingan syahwatnya.

Kembali kepada masalah "nilai". Seseorang pasti akan dinilai atau pasti akan melakukan sesuatu karena nilai, dan jika "nilai" masih bersifat relatif, maka nilai tersebut akan tergantung kepada dasar yang ia pakai. Bisa jadi, mencuri itu mendapat nilai kebajikan apabila perilaku tersebut didasari oleh hukum-hukum tentang permalingan, juga sekularisme, hedonisme, komunisme dan ateisme, dasar-dasar inilah yang akan menilai perilaku itu baik atau buruk. Begitupun tata nilai ketuhanan (Islam), setiap "perilaku" Islam sangat menekankan orientasi niat yang kuat, menyandarkan peribadatannya didasari konsep "Lillahi ta'ala". Pendasaran kepada setiap "laku" manusia, mengandung tuntutan kesadaran, bukan paksaan!! Perilaku seseorang tersebut baru bisa dikatakan mempunyai nilai. Hal ini sesuai dengan Hadist Nabi: Sesungguhnya segala perbuatan itu disertai niat. Dan seseorang diganjar sesuai dengan niatnya (Hadist riwayat Bukhari Muslim). Dalam hadist tersebut jelas, setiap perilaku mempunyai dasar (niat), sehingga perbuatannya dikategorikan baik atau buruk dimana ia menggantungkan niatnya. Suatu riwayat, ketika Rasulullah Hijrah ke Madinah, diungkapkan masalah "niat". "Maka barang siapa hijrahnya didasari (niat) karena Allah dan Rasulullah maka hijrahnya akan sampai diterima oleh Allah dan Rasulullah. Dan barang siapa hijrahnya didasari (niat) karena kekayaan dunia yang akan didapat atau karena perempuan yang akan dikawin, maka hijrahnya terhenti (tertolak) pada apa yang ia hijrah kepadanya". (Al Hadits) Di sini sangat penting kesadaran akan "niat" untuk memperjelas perbedaan mana yang baik menurut nafsu, dan baik menurut Allah. Perilaku yang lalai atau tidak karena Allah seperti dalam shalat, maka nilai kelurusan shalat yang terhalang oleh pikiran yang tidak khusyu' akan berakibat pada rusaknya nilai ibadah shalat. Seperti yang termaktub alam Al Qur'an: "Maka celakalah bagi yang melakukan shalat karena"niat"-nya (lalai) terhambat oleh ingin dilihat orang lain." 1) Perbuatan macam ini tidak bisa dikatakan sebagai "Dien". Sebab agama mempunyai satu dasar penilaian yang sangat sempurna yakni; Islam, Iman, dan Ihsan. Etika pada umumnya menentukan "sadar bebas" sebagai obyeknya, dan ternyata hal ini hanya melihat dari segi lahiriah perbuatan. Setia dan bertingkah baik an-sich tanpa memperhitungkan syarat lain, memang dapat digolongkan ke dalam "kebajikan". Namun belum tentu dikategorikan dalam kebajikan jika ditinjau lebih jauh pada kondisi-kondisi lain, yakni pada apa perbuatan itu bersangkut paut atau apa yang melatari perbuatan tersebut. Misalnya: Si Abdullah memberikan sedekah kepada fakir miskin. Ketika terjadi tindakan tersebut terdapat:

Dalam Hadist riwayat Bukhori dan Muslim disebutkan: Artinya: sesungguhnya Jibril pernah datang kepada Nabi dalam bentuk seorang Arab Badui.1. 3. zakat. "Yaitu hendaknya engkau beriman kepada Allah. Lalu Jibril bertanya apakah Iman itu? Nabi menjawab. Objek yang dipergunakan. keyakinan. Subjek yang berbuat. diharapkan setiap perilaku (ibadah) sampai kepada syarat. 4. haji). kepada MalaikatNya. Iman : kepercayaan. b. engkau mendirikan shalat. Hal ini seluruhnya termasuk agama. ialah hendaknya engkau bersaksi sesungguhnya tidak ada tuhan selain Allah dan sesungguhnya Muhammad itu utusan Allah. yaitu Abdullah melakukan "sedekah". yaitu "Abdullah". Karena akan dikatakan (dinilai) sebagai agama apabila meliputi ketiga kriteria tersebut. yaitu hendaknya engkau menyembah Allah yang seolah-olah engkau melihat Allah. puasa akan terasa sia-sia apabila dilakukan tanpa dibarengi dengan tunduk dan patuh serta merasakan adanya sikap "ihsan" (seakan-akan . Jibril bertanya lagi. engkau puasa bulan Ramadhan dan engkau pergi haji ke Baitullah jika engkau mampu pergu ke sana. "Islam itu. dan hendaknya engkau beriman kepada takdir tentang takdir baik dan buruknya. Kemudian dalam akhir Hadist itu dikatakan Rasulullah saw bersabda (kepada para sahabatnya): Dia itu Jibril. zakat. Islam meletakkan nilai syarat yang ikut mengambil bagian dalam menilai suatu perbuatan sebagai tindakan etis. iman dan ihsan. Tegas sekali Islam mewajibkan "niat karena Allah" sebagai tanggung jawab penghambaan kepada Kholiqnya. maka Nabi menjawab. bangkit dari kubur sesudah mati. maka ia tunduk" yakni: beribadah kepada Allah dan taat kepada-Nya serta merendahkan diri kepada-Nya. karena Allah dll). lalu ia bertanya kepadanya tentang islam. Tanggung jawab Islam dalam syariat (etika ketuhanan) selalu mengandung kedalaman dimensi yang tidak saja tindakan fisik sebagai objek nilai. mengembalikan kepada Fitrah Allah. Objek yang diperbuat. transendental. c. Ia datang kepadamu untuk mengajarkan tentang agamamu. Ihsan: kekuatan psikologis dimana ia mengaitkan nilai perilakunya karena Allah. Islam: berupa syariat Islam (syahadat. Maka setiap peribadatan. dan agama (dien) itu sendiri berarti khudhu' (tunduk) dan dzull (merendah) seperti perkataan: "Ku tundukkan dia. Dalam tahapan ini manusia sampai kepada tahapan tertinggi yang dalam tindakannya sesuai dengan kehendak Allah (Fitrah Allah). 2. apakah itu shalat. Objek yang terkena perbuatan. yaitu niat karena apa (bisa karena ingin dilihat orang. Agama meliputi: a. islam. shalat. kepada kitab-kitab-Nya. Pada faktor-faktor inilah disamping "niat" batin. yaitu sedekah diberikan kepada fakir miskin. engkau keluarkan zakat. kepada para Utusan-Nya. juga di dalamnya nilai psikologis merupakan tindakan etis yang secara naluriah. puasa. sekalipun engkau tidak bisa melihat-Nya tetapi Ia bisa melihat engkau. apakah ihsan itu? Nabi menjawab.

Ajari Kami Untuk Selalu Ingat Kepada-Mu. Selanjutnya Islam mengajarkan bahwa seorang muslim yang beramal kebajikan. Catatan kaki: 1) Al Qur'an surat Al Maa'uun ayat 4-5 yang artinya: "Maka kecelakaanlah bagi orang yang shalat. responsif. Permasalahan rukun agama ini telah dihukumkan dan disyaratkan kepada orang yang sampai baligh. yang apabila ditinggalkan salah satu rukun agama. . Syari'at. Jiwa. Ihsan adalah roh setiap peribadatan. yang dengan kesadaran itu. Etika Islam. jika tidak mampu melihat-Nya sesungguhnya Ia melihat kalian). Untuk itu kecenderungan berbuat baik akan terjadi apabila kita mampu berusaha membersihkan jiwa. Az-zumar: 2). sesudah) "Ya Allah. orang yang tidur sampai bangun. Membuka Hijab. dan menentukan diterima tidaknya peribadatan. Ihsan adalah kontak batin dan dialogis. maka ia akan menjadi manusia paripurna dan ia akan berakhlaq sebagaimana akhlaq Allah. Ibnu Majah dan Annasay. Sikap ini pula yang menjadikan ihsan itu rukun agama. Nash tersebut di atas merupakan kesimpulan dari tujuan etika Islam. padahal kita bertahun-tahun melakukan peribadatan tidak mendapatkan apaapa kecuali capek dan sia-sia. anak kecil sampai mimpi basah. tetapi tujuannya bukan Lillahi ta'ala tidak mungkin diterima amalnya. maka batallah sebagai agama. 1999 9:11am Subject: Etika Islam (sebelum. sebab itu sembahlah Allah seraya mengihklaskan agama bagi-Nya saja" (Q. hadist sohih). dan orang gila sampai sembuh" (Abu Dawud. Hati. Bersyukur & Khusyu' Beribadah" (Al Hadits) Dengan menjadi anggota keluarga Majelis Dzikrullah memahami seluruh artikel: Perjalanan Menuju Ilahi. Berguru Kepada Allah. Hakikat Manusia. dengan kecenderungan berbuat baik tanpa beban dan paksaan. Sebagaimana Hadist Rasulullah: "Hukum tidak berlaku bagi tiga golongan. Hal inilah yang selalu menjadi permasalahan pokok dan mensosialisasi sebagai kebiasaan buruk yang tidak lagi menjadi masalah. yaitu mengembalikan kepada posisi fitrah manusia. (Yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya" From: Sangkan SB <patrap1@yahoo.s. Dan kebersihan jiwa akan didapat apabila kita melaksanakan peribadatan sesuai dengan kriteria-kriteria pada penjelasan di atas. sebagaimana firman Allah: "Kami menurunkan kitab ini kepada engkau dengan sebenarnya.com> Date: Fri Oct 22.melihat Allah.

Al-Quran memberi petunjuk agar persoalan itu (dan juga persoalan-persoalan rumah tangga lainnya) dimusyawaraLkan antara suami-istri. Insya Allah anda akan mampu melaksanakan peribadatan secara kusyu' dalam kehidupan sehari-hari. Ayat ini membicarakan bagaimana seharusnya hubungan suami istri saat mengambil keputusan yang berkaitan dengan rumah tangga dan anak-anak.. makanannya sari kembang. menyamakan seorang mukmin dengan lebah. Al-Quran yang akar katanya menunjukkan a. Musyawarah dapat juga berarti mengatakan atau mengajukan sesuatu. MUSYAWARAH (1/2) Kata musyawarah terambil dari akar kata sy-. sehingga mencakup segala sesuatu yang dapat diambil atau dikeluarkan dari yang lain (termasuk pendapat). melainkan juga obat untuk banyak penyakit. yang pada mulanya bermakna mengeluarkan madu dari sarang lebah. niscaya mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu. Madu bukan saja manis. Ia takkan mengganggu kecuali diganggu. sekaligus sumber kesehatan dan kekuatan. dan hasilnya madu. Madu dihasilkan oleh lebah. Pada ayat di atas. Dalam surat Ali 'Imran (3): 159 Maka disebabkan rahmat dari Allahlah. AYAT-AYAT TENTANG MUSYAWARAH Ada tiga ayat musyawarah. b. r-. kerjasamanya mengagumkan. sejalan dengan makna dasarnya. dan demikian pula sifat yang melakukannya. yang bermusyawarah mesti bagaikan lebah: makhluk yang sangat berdisiplin. seperti menyapih anak. Jika demikian.Patrap/Dzikir. tanggapan & artikel lainnya . Dalam Al-Quran surat Al-Baqarah (2): 233 Apabila keduanya (suami istri) ingin menyapih anak mereka (sebelum dua tahun) atas dasar kerelaan dan permusyawarahan antar mereka. engkau bersikap lemah lembut terhadap mereka. Bahkan sengatannya pun dapat menjadi obat. Seperti itulah makna permusyawarahan. Kata musyawarah pada dasarnya hanya digunakan untuk hal-hal yang baik.. Makna ini kemudian berkembang. w-. lebah tak pernah merusak. maka tidak ada dosa atas keduanya. Karena itu. Di mana pun hinggap. Seandainya engkau bersikap kasar dan berhati keras. Itu sebabnya madu dicari di mana pun dan oleh siapa pun. . Tak heran jika Nabi Saw.

dan menyepakati hal tersebut melalui musyawarah yang mereka laksanakan di rumah Abu Ayyub Al-Anshari. Dari sini dipahami kenapa uraian Al-Quran mengenai metafisika. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya. Ayat ini dan segi redaksional ditujukan kepada Nabi Muhammad Saw. PETUNJUK AL-QURAN MENYANGKUT PERKEMBANGAN MASYARAKAT Secara umum dapat dikatakan bahwa petunjuk Al-Quran yang rinci lebih banyak tertuju terhadap persoalan-persoalan yang tak terjangkau nalar serta tak mengalami perkembangan atau perubahan. agar bermusyawarah dengan anggota-anggotanya. amat rinci karena ini merupakan soal yang tak terjangkau nalar. bertawakallah kepada Allah. serta urusan mereka diputuskan dengan musyawarah antar mereka. tak mungkin memiliki birahi terhadap orang tuanya. dalam surat Al-Syura (42): 38. Al-Quran menjelaskan petunjuknya dalam bentuk global (prinsip-prinsip umum). karena ia tak mengalami perkembangan. agar petunjuk itu dapat menampung segala perubahan dan perkembangan sosial budaya manusia. ayat ini juga merupakan petunjuk kepada setiap Muslim. Seorang anak. seperti yang akan dijelaskan lebih jauh. agar memusyawarahkan persoalan-persoalan tertentu dengan sahabat atau anggota masyarakatnya. Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad. Namun demikian. Adapun persoalan yang dapat mengalami perkembangan dan perubahan.maafkanlah mereka. khususnya kepada setiap pemimpin. Adapun yang dimaksud dengan orang-orang mukmin itu adalah: Orang-orang yang mematuhi seruan Tuhan mereka. Tetapi. Memang amat sulit jika rincian suatu persoalan yang diterapkan . saudara. Allah menyatakan bahwa orang mukmin akan mendapat ganjaran yang lebih baik dan kekal di sisi Allah. selama jiwanya normal. ayat ini juga berlaku umum. jika menyadari cara Al-Quran memberi petunjuk serta menggali lebih jauh kandungan ayat-ayat tersebut. mohonkanlah ampun bagi mereka. atau keluarga dekat tertentu. dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan (tertentu). maka sepintas dapat diduga bahwa Al-Quran tidak memberikan perhatian yang cukup terhadap persoalan musyawarah. Ayat ketiga ini turun sebagai pujian kepada kelompok Muslim Madinah (Anshar) yang bersedia membela Nabi Saw. demikian seterusnya. seperti surga dan neraka. Demikian juga soal mahram (yang terlarang dikawini). c. melaksanakan shalat (dengan sempurna). Dari ketiga ayat di atas saja. Namun dugaan tersebut akan sirna. dan mereka menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. mencakup setiap kelompok yang melakukan musyawarah.

. maka kalian lebih mengetahuinya. Karena jika beliau sendiri yang meletakkan hukumnya. Utsman.untuk masa sesudahnya.. "Kalian lebih mengetahui persoalan dunia kalian. untuk menetapkan bagi kita (masyarakat) pada setiap periode hal-hal yang bermanfaat dan membahagiakan masyarakat. maka kepadaku (rujukannya). Musyawarah atau demokrasi adalah salah satu contohnya. baik di tempat yang sama pada masa yang berbeda. Bahkan tidak juga memberikan pola tertentu yang harus diikuti." Dan dalam sabdanya yang diriwayatkan oleh Ahmad. periha1 musyawarah ini tidak meletakkan rinciannya." Sungguh tepat keterangan pakar tafsir Muhammad Rasyid Ridha: Allah telah menganugerahkan kepada kita kemerdekaan penuh dan kebebasan sempurna di dalam urusan dunia dan kepentingan masyarakat dengan jalan memberi petunjuk untuk melakukan musyawarah. Bukankah Rasul Saw. Demikian lebih kurang tulisan Rasyid Ridha ketika surat Al-Nisa' (4): 59. telah memberi kebebasan kepada umat Islam agar mengatur sendiri urusan dunianya dengan sabda beliau yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. pada akhirnya syarat-syarat itu membelenggu diri kita.berbeda-beda di antara satu dengan lainnya. Yakni yang dilakukan oleh orang-orang cakap dan terpandang yang kita percayai. Umar. dan Ali r. itu pun berlaku untuk masa beliau saja. "Yang berkaitan dengan urusan agama kalian. apalagi di tempat yang lain pada masa yang berlainan. Tidak berlaku --rincian itu-. Itu sebabnya cara suksesi yang dilakukan oleh empat khalifah beliau --Abu Bakar.pada suatu masa atau masyarakat tertentu dengan ciri kondisi sosial budayanya. yang dalam banyak ha1 menjabarkan petunjuk-petunjuk umum Al-Quran. Rasul Saw. petunjuk kitab suci Al-Quran menyangkut hal ini amat singkat dan hanya mengandung prinsip-prinsip umumnya saja. Nabi Saw. Namun. Jangankan Al-Quran.-. tidak meletakkan petunjuk tegas yang rinci tentang cara dan pola syura. a. MUSYAWARAH DALAM AL-QURAN menafsirkan . kemudian kita namakan syarat itu ajaran agama. harus diterapkan pula dengan rincian yang sama untuk masyarakat lain. Kita sering mengikat diri sendiri dengan berbagai ikatan (syarat) yang kita ciptakan. ini bertentangan dengan prinsip syura yang diperintahkan Al-Quran --bukankah Al-Quran memerintahkan agar persoalan umat dibicarakan bersama? Sedangkan apabila beliau bersama sahabat yang lain menetapkan sesuatu. Demikianlah. Karena itu pula. dan yang berkaitan dengan urusan dunia kalian.

mitra musyawarah akan bertebaran pergi. apalagi sebagai pemimpin.Memang banyak persoalan yang dapat diambil jawabannya dari ketiga ayat musyawarah itu. tetapi petunjuk-petunjuk tersebut masih dapat dikembangkan atau tidak sepenuhnya mengikat. Ini perlu. untuk beliau lakukan sebelum datangnya perintah bermusyawarah. serta mempunyai makna tersendiri berkaitan dengan sikap atau pandangan para sahabat --sebagaimana akan diutarakan kemudian-. Pertama.. karena jika tidak. Pada ayat itu disebutkan tiga sikap yang secara berurutan diperintahkan kepada Muhammad Saw.namun. di Memaafkan adalah pihak lain yang musyawarah tanpa hadir bersamaan Di sisi lain. Setelah itu disebutkan satu lagi sikap yang harus dilakukan setelah musyawarah. terlebih dahulu periu dikemukakan petunjuk yang diisyaratkan Al-Quran mengenai beberapa sikap yang harus dilakukan seseorang untuk mensukseskan musyawarah. karena tiada pihak lain. dari segi pelaksanaan dan esensi musyawarah agaknya sifat-sifat tersebut sengaja dikemukakan agar ketiganya menghiasi diri Nabi dan setiap orang yang melakukan musyawarah.walaupun dikemukakan sesuai konteks turunnya ayat. atau keluar . Meskipun ada juga yang merupakan petunjuk-petunjuk umum yang bersumber dari Sunnah Nabi Saw. Namun. Berbagai masalah yang dibahas para ulama mengenai musyawarah antara lain: (a) orang yang diminta bermusyawarah. Maaf. (b) dalam hal-hal apa saja musyawarah dilaksanakan. yakni kebulatan tekad untuk melaksanakan apa yang telah ditetapkan dalam musyawarah. tidak sedikit dari jawaban tesebut merupakan pemahaman para sahabat Nabi atau ulama. berarti "menghapus". Kedua. sedangkan kecerahan pikiran hanya dengan sirnanya kekeruhan hati. Sebelum menguraikan sekilas tentang hal-hal tesebut. menghapus bekas luka di hati akibat perlakuan dinilai tidak wajar. Seseorang yang melakukan musyawarah. dan (c) dengan siapa sebaiknya musyawarah dilakukan. Sikap-sikap tersebut sebagian terbaca pada ayat Ali 'Imran di atas. memberi maaf dan membuka lembaran baru. harus menghindari tutur kata yang kasar serta sikap keras kepala. secara harfiah. niscaya mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. orang yang bermusyawarah harus menyiapkan mental untuk selalu bersedia memberi maaf. Penyebutan ketiga sikap tersebut --menurut hemat penulis-. adalah sikap lemah lembut. Petunjuk-petunjuk tersebut secara tersurat ditemukan dalam surat Ali 'Imran ayat 159 yang terjemahannya telah dikutip di atas. Dalam ayat atas disebutkan sebagai fa'fu anhum (maafkan mereka). Karena mungkin saja ketika bermusyawarah terjadi perbedaan pendapat. Seandainya engkau bersikap kasar dan berhati keras. Petunjuk ini dikandung oleh frase.

hubungan dengan Tuhan pun harus harmonis. Namailah "indera keenam" sebagaimana filosof dan psikolog menamainya. Pesan terakhir Ilahi di dalam setelah musyawarah usai. pengkhianat (QS Yusuf [12]: 52). sekadar untuk mencampakkan informasi yang diduga "kebetulan" oleh sebagian orang. saja diperintahkan oleh Al-Quran untuk bermusyawarah. wa istaghfir lahum. kafir (QS Al-Baqarah [2]: 264). menegaskan. yaitu konteks musyawarah adalah Apabila telah bulat tekad (laksanakanlah) dan berserah dirilah kepada Allah. Hal ini dengan mudah dipahami dari redaksi perintahnya yang berbentuk tunggal. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berserah diri. Itulah kandungan pesan fa'fu anhum. William James. Jika demikian. filosof Amerika kenamaan. dan firasat" menurut nama yang diberikan agamawan. Kemudian orang yang melakukan musyawarah harus menyadari bahwa kecerahan atau ketajaman analisis saja. Nah. karena datangnya sekejap. "sesuatu" itu mengunjungi orang-orang yang jiwanya dihiasi kesucian. Namun demikian. ORANG-ORANG YANG DIMINTA BERMUSYAWARAH Secara tegas dapat terbaca bahwa perintah musyawarah pada ayat 159 surat Ali 'Imran ditujukan kepada Nabi Muhammad Saw. Terserah Anda.kalimat-kalimat yang menyinggung pihak lain. hal ketiga yang harus mengiringi musyawarah adalah permohonan maghfirah dan ampunan Ilahi. melampaui batas lagi pendusta (QS A1 Mu'min [40]: 28). padahal beliau orang yang ma'shum . pakar-pakar Al-Quran sepakat berpendapat bahwa perintah musyawarah ditujukan kepada semua orang. Dan bila hal itu masuk ke dalam hati. tidaklah cukup. Tidak jelas cara kerja "sesuatu" itu. sebagaimana ditegaskan oleh pesan surat Ali 'Imran ayat 159 di atas. atau "bisikan atau gerak hati" seperti kata orang kebanyakan. atau "ilham. bahkan boleh jadi akan mengubah musyawarah menjadi pertengkaran. hidayat. dan kepergiannya pun tanpa izin orang yang dikunjungi. karena Allah tidak akan memberi hidayat kepada orang yang berlaku aniaya (QS Al-Haqarah [2]: 258). Biasanya. akan mengeruhkan pikiran. Akal memang mengagumkan. Ia mampu membatalkan suatu argumen dengan argumen lain. untuk mencapai hasil yang terbaik ketika musyawarah. apa nama "sesuatu" itu. Ini akan dapat mengantarkan kita kepada keraguan yang mengguncangkan etika dan nilai-nilai hidup kita. jika demikian. Itulah sebabnya. dan pembohong (QS Al-Zumar [39]: 3). kita masih membutuhkan "sesuatu" di samping akal. bergelimang dosa atau fasik (QS Al-Ma-idah [5]: 108). Bila Nabi Saw.

Perintah bermusyawarah pada ayat di atas turun setelah peristiwa menyedihkan pada perang Uhud. Sahabat-sahabat beliau terutama kaum muda yang penuh semangat mendesak agar kaum Muslim di bawah pimpinan Nabi Saw "keluar" menghadapi musuh." . sehingga Nabi Saw. sehingga sejak semula kandungannya telah ditujukan kepada mereka semua. Nabi cenderung untuk bertahan di kota Madinah. amat perlu digarisbawahi untuk melihat bagaimana pandangan Al-Quran tentang musyawarah. Kesalahan mayoritas lebih dapat ditoleransi dan menjadi tanggung jawab bersama. dan tidak ke luar menghadapi musuh yang datang dari Makkah. yang berkewajiban menyampaikan kandungan ayat kepada seluruh umat. walaupun terbukti pendapat yang pernah mereka putuskan keliru. Konteks turunnya ayat ini. walaupun redaksinya ditujukan kepada Nabi Saw. apalagi Tanpa analogi di atas. Di sini Nabi berperan sebagai pemimpin umat. bahwa musyawarah harus tetap dipertahankan dan dilanjutkan. Nabi mengumpulkan sahabat-sahabatnya untuk memusyawarahkan bagaimana sikap menghadapi musuh yang sedang dalam perjalanan dari Makkah ke Madinah. dan sahabat beliau setelah turunnya ayat ini. serta kondisi psikologis yang dialami Nabi Saw. menjelang pertempuran. peperangan berakhir dengan gugurnya tidak kurang dari tujuh puluh orang sahabat Nabi Saw. dibandingkan dengan kesalahan seseorang meskipun diakui kejituan pendapatnya sekalipun. petunjuk ayat ini tetap dapat dipahami berlaku untuk Semua orang. menyetujuinya.(terpelihara dari dosa manusia-manusia selain beliau. atau kesalahan). Dalam literatur keagamaan ditemukan ungkapan: "Takkan kecewa orang yang memohon petunjuk [kepada Allah] tentang pilihan yang terbaik. Ketika itu. Ayat ini seakan-akan berpesan kepada Nabi Saw. Pendapat mereka itu memperoleh dukungan mayoritas. Tetapi. dan tidak juga akan menyesal seseorang yang melakukan musyawarah.

Syamsul Arifin Nababan Pendahuluan Toleransi (Arab: as-samahah) adalah konsep modern untuk menggambarkan sikap saling menghormati dan saling bekerjasama di antara kelompok-kelompok masyarakat yang berbeda baik secara etnis. Islam secara definisi adalah “damai”. Dengan makna toleransi yang luas semacam ini. Islam memiliki konsep yang jelas. ““dan Jikalau Tuhanmu menghendaki. maupun agama. dan bagi kami agama kami” adalah contoh populer dari toleransi dalam Islam. termasuk agama Islam. tetapi juga terhadap alam semesta. Dalam konteks toleransi antar-umat beragama. Definisi Islam yang demikian sering dirumuskan dengan istilah “Islam agama rahmatal lil‟ālamîn” (agama yang mengayomi seluruh alam). Konsep Toleransi Dalam Islam Secara doktrinal. binatang. karena itu tak mungkin disamakan. Kemudian rumusan-rumusan ini disempurnakan oleh para ulama dengan pengayaan-pengayaan baru sehingga akhirnya menjadi praktik kesejarahan dalam masyarakat Islam. dan mudah membakar konflik sehingga menyedot perhatian besar dari Islam. budaya. Fakta-fakta historis itu menunjukkan bahwa masalah toleransi dalam Islam bukanlah konsep asing. banyak ayat lain yang tersebar di berbagai Surah. yang artinya: “Sesungguhnya ini adalah umatmu semua . “Tidak ada paksaan dalam agama” . Ulasan ini dilakukan baik pada tingkat paradigma. tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Juga sejumlah hadis dan praktik toleransi dalam sejarah Islam. Islam menawarkan dialog dan toleransi dalam bentuk saling menghormati. Maka Apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya?” Di bagian lain Allah mengingatkan. teori maupun praktik toleransi dalam kehidupan manusia. Makalah berikut akan mengulas pandangan Islam tentang toleransi. primordial. Toleransi adalah bagian integral dari Islam itu sendiri yang detail-detailnya kemudian dirumuskan oleh para ulama dalam karya-karya tafsir mereka. toleransi sepenuhnya diharuskan oleh Islam. Ini berarti bahwa Islam bukan untuk menghapus semua agama yang sudah ada. “Bagi kalian agama kalian. merupakan konsep agung dan mulia yang sepenuhnya menjadi bagian organik dari ajaran agama-agama. Ia begitu sensitif. doktrin. bahasa. dan lingkungan hidup.Toleransi Antar-Umat Beragama dalam Pandangan Islam Oleh Ust. maka toleransi antar-umat beragama dalam Islam memperoleh perhatian penting dan serius. politik. Dalam al-Qur‟an Allah berfirman yang artinya. toleransi bukan saja terhadap sesama manusia. karena itu. Islam menyadari bahwa keragaman umat manusia dalam agama dan keyakinan adalah kehendak Allah. “selamat” dan “menyerahkan diri”. Selain ayat-ayat itu. Toleransi. Apalagi toleransi beragama adalah masalah yang menyangkut eksistensi keyakinan manusia terhadap Allah. Menurut ajaran Islam.

Selain itu. dan bahwa sebagian dari kita tidak mengangkat sebagian yang lain sebagai “tuhan-tuhan” selain Allah!” Ayat ini mengajak umat beragama (terutama Yahudi. Sebagai contoh. Karena taqwa kepada Allah melahirkan rasa persaudaraan universal di antara umat manusia. Bahkan sikap ini dianggap sebagai bagian yang melibatkan Tuhan. Kristiani. yaitu sikap tidak menyekutukan Allah dengan selain-Nya. Di antara butir-butir yang menegaskan toleransi beragama adalah sikap saling menghormati di antara agama yang ada dan tidak saling menyakiti serta saling melindungi anggota yang terikat dalam Piagam Madinah. di Surah Yunus Allah menandaskan lagi. hadits Nabi tentang persaudaraan universal juga menyatakan. Ayat ini juga mengajak untuk sama-sama menjunjung tinggi tawhid. dan yang paling dicintainya adalah yang paling bermanfaat bagi sesama tanggungannya”). Ini mengartikulasikan bahwa Islam memahami pilihan keyakinan mereka sekalipun Islam juga menjelaskan “sesungguhnya telah jelas antara yang benar dari yang bathil”. Piagam ini adalah satu contoh mengenai prinsip kemerdekaan beragama yang pernah dipraktikkan oleh Nabi Muhamad SAW di Madinah. saling tolong-menolong di antara sesama umat manusia muncul dari pemahaman bahwa umat manusia adalah satu badan. perdamaian. al-Baihaqi. dan aku adalah Tuhanmu. dikatakan: “Siapa yang membongkar aib orang lain di dunia ini. Di sini. Konsekuensi dari prinsip ini adalah lahirnya spirit taqwa dalam beragama. “irhamuu man fil ardhi yarhamukum man fil samā” (sayangilah orang yang ada di bumi maka akan sayang pula mereka yang di lanit kepadamu). dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dalam Syu‟ab alImam. Ayat ini menegaskan bahwa pada dasarnya umat manusia itu tunggal tapi kemudian mereka berpencar memilih keyakinannya masing-masing. Jadi. Selanjutnya. karya seorang pemikir abad ke-11. Sikap melindungi dan saling tolong-menolong tanpa mempersoalkan perbedaan keyakinan juga muncul dalam sejumlah Hadis dan praktik Nabi. Saling menghargai dalam iman dan keyakinan adalah konsep Islam yang amat komprehensif. maka sembahlah olehmu sekalian akan Daku (saja). yaitu „menjauhi konflik‟. ayat ini dengan amat jelas menyuguhkan suatu konsep toleransi antar-umat beragama yang didasari oleh kepentingan yang sama. dan kehilangan sifat kemanusiaannya bila mereka menyakiti . maka Allah (nanti) pasti akan membongkar aibnya di hari pembalasan”. yaitu umat yang tunggal. dan kerja sama yang saling menguntungkan serta menegasikan semua keburukan. Dalam persaudaraan universal juga terlibat konsep keadilan. yaitu bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan tidak pula memperserikatkan-Nya kepada apa pun. Persaudaran universal adalah bentuk dari toleransi yang diajarkan Islam. yang artinya: “Katakan olehmu (ya Muhamad). Persaudaraan ini menyebabkan terlindunginya hak-hak orang lain dan diterimanya perbedaan dalam suatu masyarakat Islam. Fakta historis toleransi juga dapat ditunjukkan melalui Piagam Madinah. dan Islam) menekankan persamaan dan menghindari perbedaan demi merengkuh rasa saling menghargai dan menghormati.(wahai para rasul). Abu Ju‟la dengan amat menarik mengemukakan. “Al-khalqu kulluhum „iyālullāhi fa ahabbuhum ilahi anfa‟uhum li‟iyālihi” (“Semu makhluk adalah tanggungan Allah. „Wahai Ahli Kitab! Marilah menuju ke titik pertemuan (kalimatun sawā atau common values) antara kami dan kamu.

Perjanjian ini dibuat dalam suatu keadaan. Ditanyakan: Siapa lagi (yang lebih baik) setelah itu?. Artinya: “Sebaik-baik orang adalah yang memiliki hati yang mahmum dan lisan yang jujur. prinsip yang mengakar paling kuat dalam pemikiran Islam yang mendukung sebuah teologi toleransi adalah keyakinan kepada sebuah agama fitrah. Ini jelas berbeda dengan gagasan dan praktik toleransi yang ada di barat. tidak ada sikap melampui batas dan tidak ada rasa dengki'. dan kebaikan manusia merupakan konsekuensi alamiah dari prinsip ini. Selanjutnya. menunjukkan bahwa baik al-Qur‟an maupun Sunnah Nabi secara otentik mengajarkan toleransi dalam artinya yang penuh. apa itu as-samahah (toleransi)? Toleransi menurut Syekh Salim bin Hilali memiliki karakteristik sebagai berikut. yang alamiah sesuai dengan pola pemberian (fitrah) Allah. Dalam hal ini." Dasar-dasar al-Sunnah (Hadis Nabi) tersebut dikemukakan untuk menegaskan bahwa toleransi . atas dasar mana Dia menciptakan manusia…” Mufassir Baidhawi terhadap ayat di atas menegaskan bahwa kalimat itu merujuk pada perjanjian yang disepakati Adam dan keturunanya. [b] Seutama iman. yaitu antara lain: 1. ditanyakan: Apa hati yang mahmum itu? Jawabnya : 'Adalah hati yang bertaqwa. Dilihat dari argumen-argumen di atas. 6. Tolong-menolong.satu sama lain. bersabda. Latar belakang itu menghasilkan kesepakatan-kesepakatan di bidang Toleransi Antaragama yang kemudian meluas ke aspek-aspek kesetaraan manusia di depan hukum. sebagai bagian dari inti toleransi. Ditanyakan : Siapa lagi setelah itu? Jawabnya : 'Seorang mukmin yang berbudi pekerti luhur. dan [c] Puncak tertinggi budi pekerti (akhlaq). Lalu. al-Qur‟an menyatakan yang artinya: “Maka hadapkanlah wajahmu ke arah agama menurut cara (Alla). Namun. 3. 8. 5. bersih tidak ada dosa. 2. Jawabnya : 'Orang-orang yang membenci dunia dan cinta akhirat'. menajdi prinsip yang sangat kuat di dalam Islam. yang dianggap seluruh kaum Muslim sebagai suatu yang sentral dalam sejarah moral umat manusia. yang tertanam di dalam diri semua manusia. menurut Salin al-Hilali karakteristik itu merupakan [a] Inti Islam. Penegasan Baidhawi sangat relevan jika dikaitkan dengan hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari. Toleransi di barat lahir karena perang-perang agama pada abad ke-17 telah mengoyak-ngoyak rasa kemanusiaan sehingga nyaris harga manusia jatuh ke titik nadir. Kerelaan hati karena kemuliaan dan kedermawanan Kelapangan dada karena kebersihan dan ketaqwaan Kelemah lembutan karena kemudahan Muka yang ceria karena kegembiraan Rendah diri dihadapan kaum muslimin bukan karena kehinaan Mudah dalam berhubungan sosial (mu'amalah) tanpa penipuan dan kelalaian Menggampangkan dalam berda'wah ke jalan Allah tanpa basa basi Terikat dan tunduk kepada agama Allah Subhanahu wa Ta'ala tanpa ada rasa keberatan. 4. 7. karena semua benih umat manusia berasal dari sulbi anak-anak Adam. Dalam konteks ini Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Nabi ditanya: “Agama yang manakah yang paling dicintai Allah?‟ Beliau menjawab “agama asal mula yang toleran (al-hanîfiyyatus samhah).

Demikianlah. Islam tidak memaksakan agama kepada mereka (penduduk taklukan) sampai akhirnya mereka menemukan kebenaran Islam itu sendiri melalui interaksi intensif dan dialog. Spanyol. Perkembangan Islam ke wilayah-wilayah luar Jazirah Arabia yang begitu cepat menunjukkan bahwa Islam dapat diterima sebagai rahmatal lil‟alamin (pengayom semua manusia dan alam semesta). Baik lahir maupun batin. Pemaksaan keyakinan agama adalah dilarang dalam Islam. Toleransi. Dimon selanjutnya. masyarakat Islam membuka pintu masjid. Pengakuan Max I. Tapi peperangan itu dilakukan hanya sebagai pembelaan sehingga Islam tak mengalami kekalahan. karena tidak ada profesi yang dilarang bagi mereka. namun secara doktrin tak ada dukungan teks Syari‟ah. Kondisi ini berjalan merata hingga Islam mencapai wilayah yang sangat luas ke hampir seluruh dunia dengan amat singkat dan fantastik. juga tak ada keahlian khusus yang diserahkan kepada mereka”. banyak agama lokal yang tetap dibolehkan hidup. pendidikan. Bahkan bukti-bukti sejarah menunjukkan bahwa pemerintah-pemerintah Muslim membiarkan. Bahkan sekalipun Islam telah berkuasa. Persia. dan kamar tidur mereka. kata Max I. Peperangan itu bukan karena memaksakan keyakinan kepada mereka tapi karena ekses-ekses politik sebagai konsekuensi logis dari sebuah pendudukan. dan ke seluruh dunia dilakukan melalui jalan damai. bekerjasama. Dimon atas toleransi Islam pada orang-orang Yahudi di Spanyol adalah pengakuan yang sangat tepat. Di sinilah. tak akan tegak jika tidak lahir dari hati. Asia. dan memakai orang-orang Kristen. tetapi juga memerlukan pengorbanan material maupun spiritual. Meski praktik toleransi sering mengalami interupsi. maupun asimilasi. karena itu. Ia bahkan menyatakan bahwa dalam peradaban Islam.dalam Islam itu sangat komprehensif dan serba-meliputi. Ekspansi-ekspansi Islam ke Siria. Mesir. untuk pindah agama. Dimon menyatakan bahwa “salah satu akibat dari toleransi Islam adalah bebasnya orang-orang Yahudi berpindah dan mengambil manfaat dengan menempatkan diri mereka di seluruh pelosok Empirium Islam yang amat besar itu. Ini berarti toleransi bukan saja memerlukan kesediaan ruang untuk menerima perbedaan. Memang perlu diakui bahwa perluasan wilayah Islam itu sering menimbulkan peperangan. Toleransi Dalam Praktik Sejarah Islam Sejarah Islam adalah sejarah toleransi. dan penyembah berhala dalam pemerintahan mereka atau sebagai pegawai dalam pemerintahan. Ini berarti kekerasan yang terjadi atas nama Islam bukanlah otentisitas ajaran Islam itu sendiri. Orang-orang Yahudi. konsep Islam tentang toleransi (assamahah) menjadi dasar bagi umat Islam untuk melakukan mu‟amalah (hablum minan nas) yang ditopang oleh kaitan spiritual kokoh (hablum minallāh). tidak pernah mengalami hal . lahir maupun batin. Lebih lanjut kesaksian seorang Yahudi bernama Max I. sikap toleransi Islam terhadap agama-agama dan keyakinan-keyakinan lokal dalam sejarah kekuasaan Islam menunjukkan garis kontinum antara prinsip Syari‟ah dengan praktiknya di lapangan. Shabi‟un. Lainnya ialah bahwa mereka dapat mencari penghidupan dalam cara apapun yang mereka pilih. Yahudi. dari dalam.

Kutipan ini saya tegaskan karena ini dapat menjadi kesaksian dari seorang non-Muslim tentang toleransi Islam. Bukan pula untuk saling bertukar keyakinan di antara kelompok-kelompok agama yang berbeda itu. Jakarta. ada batas-batas bersama yang boleh dan tak boleh dilanggar. Justru dengan sikap toleran yang amat indah inilah.yang begitu bagus sebelumnya. yakni sikap menghormati perbedaan budaya maka perkembangan Islam di Nusantara tak akan sefantastik sekarang. Syari‟ah telah menjamin bahwa tidak ada paksaan dalam agama. dalam sejarah penyebaran Islam di Nusantara. para raja di Nusantara Indonesia masuk Islam dan ini menjadi cikal bakal tumbuhnya Islam di sini. perlu dicatat bahwa model akulturasi dan enkulturasi budaya juga dilakukan demi toleransi dengan budaya-budaya setempat sehingga tak menimbulkan konflik. Artinya tidak asing lagi dan bahkan mengeksistensi sejak Islam itu ada. Ia tidak dilakukan melalui kolonialisme atau penjajahan sehingga sikap penerimaan masyarakat Nusantara sangat apresiatif dan dengan suka rela memeluk agama Islam. Karena sifatnya yang organik. Dan toleransi ini secara relatif terus dipraktikkan di dalam sejarah Islam di masa-masa sesudahnya oleh orang-orang Muslim di kawasan lain. Inilah esensi toleransi di mana masing-masing pihak untuk mengendalikan diri dan menyediakan ruang untuk saling menghormati keunikannya masing-masing tanpa merasa terancam keyakinan maupun hak-haknya. merupakan contoh sahih betapa penyebaran Islam dilakukan dengan pola-pola toleransi yang amat mencengangkan bagi keagungan ajaran Islam. termasuk di Nusantara. Melalui para pedagang Gujarat dan Arab. Selanjutnya. Apa yang dicontohkan para walisongo di Jawa. yang tidak ada dasar dan contohnya di dalam sejarah Islam awal. Penutup Toleransi dalam Islam adalah otentik. ia dilakukan melalui perdagangan dan interaksi kawin-mawin. Secara perlahan dan pasti. Ini membuktikan bahwa jika tak ada toleransi. Karena pemaksaan kehendak kepada orang lain untuk mengikuti agama kita adalah sikap a historis. maka toleransi di dalam Islam hanyalah persoalan implementasi dan komitmen untuk mempraktikkannya secara konsisten. Hingga hari ini kegairahan beragama Islam dengan segala gegap-gempitanya menandai keberhasilan toleransi Islam. sejarah peradaban Islam telah menghasilkan kegemilangan sehingga dicatat dalam tinta emas oleh sejarah peradaban dunia hingga hari ini dan insyaallah di masa depan. misalnya. Toleransi di sini adalah dalam pengertian mu‟amalah (interaksi sosial). toleransi beragama menurut Islam bukanlah untuk saling melebur dalam keyakinan. 15 Januari 2009 . Namun. Jadi. islamisasi di seluruh Nusantara hampir mendekati sempurna yang dilakukan tanpa konflik sedikitpun. Sementara penduduk lokal lain yang tetap pada keyakinan lamanya juga tidak dimusuhi. Di sini.

terj. Dimon. Bahkan mulai muncul pengakuan positif atas kebenaran agama lain yang pada gilirannya mendorong terjadinya saling pengertian. tetapi agama juga sering membuat masyarakat hancur. kita berusaha menutup diri dari tradisi agama lain dan menganggap agama selain agama mereka sebagai lawan yang sesat serta penuh kecurigaan terhadap berbagai aktivitas agama lain. Agama hanya salah satu faktor dari kehidupan manusia. God. Yang paling mungkin adalah mendapatkan pengertian yang mendasar dari agama-agama. Syeikh Salim bin „Ied al-Hilali. 194. 2003) .t. bahwa hanya agama kita sendiri saja yang paling benar. Toleransi Islam Menurut Pandangan Al-Qur'an dan As-Sunnah. Abu Abdillah Mohammad Afifuddin As-Sidawi (Misra: Penerbit Maktabah Salafy Press. Tetapi sekarang kita mengetahui bahwa untuk mengerti lebih dalam tentang agama perlu segi-segi lainnya. II. Shahih Al-Jami' As-Shaghir wa Ziyadatuhu.DAFTAR PUSTAKA Al-Qur‟nul Karim Natsir. Jadi. Kalau kita masih mempunyai pandangan yang fanatik. maka itu menjadi penghalang yang paling berat dalam usaha memberikan sesuatu pandangan yang optimis. No. karena religisitas umat beragama mudah terprovokasi. 1962). Namun ketika kontak-kontak antaragama sering kali terjadi sejak tahun 1950-an. maka sekarang kita lebih mengedepankan sikap keterbukaan dan saling menghargai satu sama lain. sukses dalam keikhlasan Just another Blogdetik. Karena. Bapak Multikulturalisme dan Pluralis » HUBUNGAN ANTAR UMAT BERAGAMA DI INDONESIA Agama memang tetap menjadi basis moral dan benteng spiritual. h. 105. Jews. 1970). Abu Hajir Muhamad b. (Bali Post . t. keterbukaan satu agama terhadap agama lain sangat penting. Mungkin faktor yang paling penting dan mendasar karena memberikan sebuah arti dan tujuan hidup. cet.t). Al-Baihaqi. Di masa lampau. Agama tidak bisa dengan dirinya sendiri dan dianggap dapat memecahkan semua masalah. h. maka muncul paradigma dan arah baru dalam pemikiran keagamaan. Syu‟ab al-Imam (Beirut: t. and History (New York: New American Library. Orang tidak lagi bersikap negatif dan apriori terhadap agama lain.). Keragaman Hidup Antar Agama (Jakarta: Penerbit Hudaya. ed.com weblog « Kerukunan Antar Umat Beragama di Indonesia Biografi Singkat. Mohamad. 3266 Max I. VI. termasuk ilmu pengetahuan dan juga filsafat. Basyuni Zaghlul.

ini jelas memperkuat perjumpaan secara damai tersebut. penggunaan rumah sebagai tempat ritual secara bersama-sama atau pembangunan rumah ibadah di lingkungan masyarakat penganut agama tertentu. usaha penyebaran agama secara agresif. Dalam kajian Azyumardi Azra (Azra: 2001). bahwa kedamaian lebih sering menjadi feature utama. dianggap mencemarkan agama mereka (blasphemous). dan mungkin juga konflik antaragama membuat kita semua. kedua. Dialog Dalam bukunya Ansari. ajaran-ajaran agama dan kebutuhan untuk membela struktur-struktur institusional agama sebagai alat dan justifikasi bagi tingkah laku mereka yang tak bisa diterima. hampir sama dengan pistol atau senjata apa saja yang dapat digunakan untuk menghabisi riwayat orang lain. orang yang berpikiran mendalam harus mencoba belajar lebih banyak lagi tentang kemungkinan bahaya-bahaya dan janji-janji yang terkandung dalam fenomena kemanusiaan global yang kita sebut agama. Fenomena antar umat beragama seperti kesalahpahaman. Dalam waktu-waktu tertentu―ketika terjadi perubahan-perubahan politik dan sosial yang cepat. Sebagaimana Ali Masrur (Ali Masrur : 2004) menyatakan dalam artikelnya bahwa. kehidupan berdampingan secara damai. hemat saya. Tetapi penting juga diingat. kecurigaan timbal-balik berkenaan dengan posisi dan peranan agama dalam negara-bangsa Indonesia. dan kelima. argumen bahwa adalah orang atau penganut agama― bukan agama itu sendiri―sebagai masalah mengandung kekuatan dan kebenarannya sendiri. agama bukanlah entitas abstrak. penerbitan tulisan-tulisan yang diterbitkan kalangan suatu agama tertentu tentang suatu agama lain yang dipandang para pemeluk agama lainnya ini tidak sesuai dengan apa yang mereka imani dan. Agama yang kemudian menjadi tradisi memengaruhi perjalanan manusia. banyak bersumber dari pertukaran (exchanges) dalam lapangan sosio-kultural atau bidang-bidang yang secara longgar dapat disebut sebagai “non-agama. sebaliknya manusia juga memengaruhi agama. pada gilirannya. Karena itulah ajaran-ajaran dan struktur-struktur agama tertentu dapat digunakan siapa saja untuk kepentingannya sendiri. eds: 2001).Seperti ditegaskan Kimball (2003:12). tidak .sebagian besar perjumpaan di antara agama-agama itu. Kedamaian dalam perjumpaan itu. Para penganut agama terlalu sering menjadikan pemimpin-pemimpin agama mereka. bersifat damai. Melalui berbagai pertukaran semacam ini terjadi penguatan saling pengertian dan. dkk((cf Ansari & Esposito. Dalam hal ini juga tercakup tulisan-tulisan (biasanya. karena itu. Tetapi hal ini seyogyanya tidak mengaburkan perspektif kita. karena pada akhirnya memang sikap dan tindakan manusialah yang menjadi persoalan dan menimbulkan masalah. yang secara bebas mengambang (freefloating) begitu saja. Agama hidup sebagai suatu tradisi yang dipeluk dan menjadi hidup di tangan masyarakat manusia. Pertama. ketegangan. penetapan dan penerapan ketentuan pemerintah yang dipandang diskriminatif dan membatasi penyebaran agama. tidak jelas sumbernya) yang berisi “rencana” penyebaran agama. perjumpaan keras antar agama di Indonesia bersumber setidak-tidaknya dari lima faktor. ketiga. khususnya Kristen dan Islam. keempat. Karena itu.” Bahkan terjadi juga pertukaran yang semakin intensif menyangkut gagasan-gagasan keagamaan melalui dialog-dialog antaragama dan kemanusiaan baik pada tingkat domestik di Indonesia maupun pada tingkat internasional. yang memunculkan krisis― pertikaian dan konflik sangat boleh jadi meningkat intensitasnya.

dan bukan pula meminta pertanggungjawaban orang lain dalam menjalankan agamanya Dialog antaragama adalah pertemuan hati dan pikiran antarpemeluk berbagai agama dalam kedudukannya yang setaraf dan sederajat tanpa merasa lebih baik atau lebih tinggi daripada yang lain. bukan beradu argumentasi antar pelbagai pemeluk agama hingga ada yang menang dan ada yang kalah. toleran dan penuh persahabatan antara para penganut Kristen dan Islam dan. bukan usaha menyatukan semua ajaran agama menjadi satu agama. dan mau bekerja sama dengan orang lain.bisa tidak. supaya dapat dilakukan antisipasi sebelum segalanya menjadi terlambat. dan menggaet pihak lain ke agama kita. tertutup. Karya Aritonang (Aritonang : 2004). Dalam keadaan demikian. pemahaman atas faktor-faktor penyebab pertemuan keras itu semakin relevan dan mendesak. dialog mensyaratkan suatu kebebasan beragama sehingga setiap penganut agama bebas mendalami dan melakukan keyakinannya. ini jelas memperkaya pengetahuan kita tentang berbagai faktor yang mengakibatkan terjadinya perjumpaan antar umat beragama di Indonesia. serta menguraikan dan mengomunikasikan pengalaman keagamaannya kepada orang lain. Dialog semacam ini menuntut para peserta dialog untuk dapat menghormati. Sebagaimana kajian-kajian historis umumnya. Hal ini disebabkan karena hubungan antaragama belum sering terjadi. umat-umat beragama seharusnya dipandang bukan hanya sebagai academic exercises. bersedia mendengar. Di masa lalu hubungan antaragama ditandai dengan antagonisme polemik dan upaya untuk mengalahkan. sehingga peristiwa-peristiwa pahit yang pernah terjadi di masa silam tidak terulang kembali di masa kini dan mendatang. tulus. agama-agama lebih mengembangkan sikap egosentrisme masyarakat yang beranggapan bahwa merekalah satu-satunya masyarakat yang beragama secara benar sedangkan agama-agama lain yang dianut oleh komunitas agama lain diklaim salah dan sesat. dan belum mengenal dunia lain selain dunianya sendiri. Tentu saja yang dimaksudkan dengan dialog di sini bukanlah upaya mengonversi pihak lain untuk memeluk agama kita. Pada level ini. mau menerima pendapat orang lain. tidak kecuali. agama-agama lain di Indonesia. muncul karena banyak faktor yang rumit. berbagai kesimpulan dan saran yang dikemukakan Aritonang dalam karyanya dapat menjadi semacam “guidance” bagi perjumpaan yang lebih damai. terbuka. Karena itu. . Yang tidak kurang pentingnya. Dialog lebih merupakan komunikasi antar penganut agama dan jalan bersama untuk mencapai tujuan dan kerja sama dalam projek-projek yang menyangkut kepentingan bersama. menundukkan. serta tanpa tujuan yang dirahasiakan. Perjumpaan ini akan semakin meningkat intensitasnya di masa-masa mendatang. Prospek ke Depan Perjumpaan antar umat beragama di Indonesia yang kadang-kadang keras seperti disarankan di atas. tetapi juga sebagai “pelajaran”. jika bukan meniadakannya. Semua ini tidak bisa terwujud tanpa adanya dialog antar pemeluk agama secara intensif dan berkesinambungan. harus melakukan dialog untuk mengurangi benturan-benturan tersebut. Agama-agama saat itu hidup dalam suatu masyarakat yang relatif homogen.

com/2001-10-26/versi Koran bali post cetak 29/12/2003/. pada beberapa dekade terakhir ini studi agama-agama. Kita lebih mementingkan bangunan-bangunan fisik peribadatan dan menambah kuantitas pengikut. Pertama. Daftar Pustaka www. 2003. Adapun Solusi yang ditawarkan oleh Ali Masrur (Ali Masrur : 2004). dan masyarakat untuk mengingatkan para aktor politik di negeri kita untuk tidak memakai agama sebagai instrumen politik dan tidak lagi menebar teror untuk mengadu domba antar penganut agama. Adalah tugas kita bersama. para pemimpin masing-masing agama semakin sadar akan perlunya perspektif baru dalam melihat hubungan antar-agama. baik secara reguler maupun insidentil untuk menjalin hubungan yang lebih erat dan memecahkan berbagai problem keagamaan yang tengah dihadapi bangsa kita dewasa ini. para pemimpin agama. tetapi semakin teruji bahwa masyarakat kita sudah bisa membedakan mana wilayah agama dan mana wilayah politik. jika semua itu dapat diaktualisasikan. Hlm 3 Kimball.Dan.(ditranslit oleh Azyumardi Azra) Becomes Evil. Paling tidak ada tiga hal yang dapat membuat kita bersikap optimis. Inilah kesalahan kita bersama. Kedua. maka umat beragama tidak hanya telah memberikan suatu kontribusi penting dalam perwujudan kehidupan beragama. Ini merupakan ujian bagi agama autentik (authentic religion) dan penganutnya.gatra. semakin merebak dan berkembang di berbagai tempat. Meskipun berkali-kali masjid dan gereja diledakkan. yakni pemerintah. tetapi juga oleh para penganut agama sampai ke akar rumput sehingga tidak terjadi jurang pemisah antara pemimpin agama dan umat atau jemaatnya. Kita seringkali prihatin melihat orang-orang awam yang pemahaman keagamaannya bahkan bertentangan dengan ajaran agamanya sendiri. Ketiga. termasuk juga dialog antaragama. kita perlu dan seharusnya mengembangkan optimisme dalam menghadapi dan menyongsong masa depan dialog. baik oleh pribadi maupun kelompok demi target dan tujuan politik tertentu. When Religion Publishers. tetapi sekaligus melindungi agama itu sendiri dari pencemaran yang dapat menimbulkan citra yang tidak benar dan keliru terhadap agama. tetapi kurang menekankan kedalaman (intensity) keberagamaan serta kualitas mereka dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama. berbangsa dan bernegara yang lebih baik. masyarakat kita sebenarnya semakin dewasa dalam menanggapi isu-isu atau provokasiprovokasi. Mereka tidak lagi mudah disulut dan diadu-domba serta dimanfaatkan. Charles. New York: HarperCollins . Mereka seringkali mengadakan pertemuan. Kesadaran semacam ini seharusnya tidak hanya dimiliki oleh para pemimpin agama.

2004. Camillery (ed. Victoria. 2004). Ali Masrur.   Home INDEKS ARTIKEL ISLAM YANG SANGAT BERMANFAAT . M. Carlton South. Esposito. dalam Joseph A.). Dr.Azra. Jan S. Ansari. Aritonang. Religion and Culture in Asia Pacific: Violence or Healing?. Islamic Research Institute. Georgetown University.. Sejarah Perjumpaan Kristen dan Islam di Indonesia (Jakarta: BPK Gunung Mulia. Islamabad & Washington DC. International Islamic University & Center for Muslim-Christian Understanding. Zafar Ishaq & John L. Dr..Ag. 2001. Azyumardi. Problem dan Prospek Dialog Antaragama. Artikel cfm. 2001. Australia: Pax Christi & Vista Publications. eds. Muslims and the West: Encounter and Dialogue. “Islam and Christianity in Indonesia: The Roots of Conflict and Hostility”.

DLL Kenapa Sih Kamu Tidak Mau Punya Pacar Untuk Apa Kita Diciptakan Di Dunia Ini? Gadis Yang Tak Mencuri Hatiku… Musik itu Haram Menurut Imam 4 Madzhab kumpulan sms tausiyah – sms nasehat islami – sms religi – sms dakwah Nasehat Untuk Remaja Muslim Ukhti….sesungguhnya pacaran adalah perbuatan haram. CINTA. CURHAT DAN KONSULTASI MASALAH AGAMA. Terjerumus Ketagihan Gaul Bebas Makin Modern. Pacaran Makin Murahan Hari Gini Pacaran? Apa kata dunia ?????????? WAHAI WANITA TUTUPLAH AURATMU … Usaha Yang Ditempuh Untuk Taubat . renungkanlah! TIDAK ADA ISTILAH MANTAN PEZINA DALAM ISLAM (dilarang menghina orang yang sudah bertobat) Memadu Kasih di Hari Valentine? (jangan merayakan hari valentine agar tidak mendapat murka Allah) 6 Kerusakan Valentine’s Day Pandangan Islam terhadap Hari Valentine Tips Memilih Pasangan Hidup Bila Cinta Tak Berbalas Putriku. KELUARGA. Kembalilah ke Jalan Tuhanmu Pacaran Berkedok Ta’aruf Makin Marak di Dunia Maya Jangan Ada Cinta di Facebook! Pacaran = Percobaan Tindak Pidana Perzinahan Bermula dari Pacaran. maka janganlah berpacaran Entries RSS | Comments RSS  Recent Posts o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o SITUS-SITUS TEMPAT BERTANYA.

o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o

Bagaimana Kiat-kiat Untuk Membangkitkan Semangat Beribadah? Bila Cinta Menyapa 10 Nasihat Ibnul Qayyim Untuk Bersabar Agar Tidak Terjerumus Dalam Lembah Maksiat Sikap Yang Islami Menghadapi Hari Ulang Tahun Di Mana Allah? KIAT-KIAT AGAR TERHINDAR DARI MAKSIAT Nasihat Bagi Muslimah! Cara Memanfaatkan Waktu Mendapatkan Pasangan Yang Shalih Nasihat Kepada Para Gadis Remaja Pertemanan Dalam Islam BERHATI-HATILAH DARI PARA PRIA SERIGALA BERBULU DOMBA (Sebab Mekarmu Hanya Sekali) Kehilangan Kehormatan Yang Berakibat Ketaatan TIPS AGAR KAYA MENURUT AJARAN ISLAM – TIPS MELEPASKAN DIRI DARI KEMISKINAN Ketahuilah wahai hamba Allah… Tidak Semua Majikan Arab Kejam Fenomena TKI di Arab Saudi SAUDARIKU, MAUKAH ENGKAU MENJADI SEORANG RATU? RAHASIA TKW ** UKHTI APAKAH ENGKAU MENGINGINKAN KEBAHAGIAAN ? ** jauhilah penyakit Riya’ dan Gila Popularitas TATA CARA BERTAUBAT (mari bertaubat sebelum terlambat) SEORANG SALAFI TIDAK SOMBONG WALAUPUN KEPADA ANJING (BINATANG) Waspada Teman Buruk (bahayanya berteman dengan orang-orang yang menyimpang dari agama) Zina, Akibat Buruk Dan Bahayanya Ta’aruf Syar’i, Solusi Pengganti Pacaran Kiat Mengenal Calon Tanpa Pacaran Berteman Yes!, Pacaran No! (Nikah: lebih cepat lebih baik) Nggak Virgin Nggak Ok! (bagi yang terlanjur nggak virgin masih tetap belum terlambat untuk bertaubat) Aku Ingin Bertaubat, Tetapi … BAGAIMANA PACARAN MENURUT ISLAM ? Pacaran, kuno ? Perbedaan ta’aruf dan pacaran Asmara Aktivis Rohis (CBSA= cinta bersemi sesama aktivis ??) Saat Cinta Terbentur Orang Tua Rayuan Setan Dalam Pacaran SAYANG, HARI INI KITA PUTUS, KU HARAP KAU MENGERTI ! (PASTI BISA) CARA BERTAUBAT DARI PERBUATAN ZINA Bersamamu dalam Naungan Ilmu (Di Atas Sunnah Kita Menikah) Tips Memilih Pasangan Idaman Siapakah Yang Ukhti Pilih Untuk Menjadi Pendamping Hidup? Adakah Pacaran Islami ?! (tentu tidak) Teman dan Pengaruhnya dalam Kehidupan Beragama Seseorang (Hati-hati memilih teman!) Bila Pacar Meninggalkan Kamu… (karena pacaran itu haram hukumnya) Batasan Pergaulan Antara Pria dan Wanita menurut Syariat Islam

o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o

Save Sex? No Free Sex..!! Maraknya Pacaran Berujung Zina, Kita Punya Tanggung Jawab Dakwah Pacaran? Nggak, Ah! Ada Cinta di Sekolah Taubat, Muara Terindah bagi Seorang Hamba PUTRIKU, PAPA HANYA IJINKAN KAMU MENIKAH, BUKAN BERPACARAN Kalau Mau Pacaran, yang “Islami” Saja !!! INDEKS ARTIKEL ISLAM YANG SANGAT BERMANFAAT SURAT UNTUK PARA PEROKOK 13 Sifat Laki-laki Yang Tidak Disukai Perempuan 13 Penawar Racun Kemaksiatan ** UKHTI APAKAH ENGKAU MENGINGINKAN KEBAHAGIAAN ** kumpulan kata mutiara – kata-kata motivasi – kata-kata indah – nasehat cinta islami ramadhan kumpulan kata mutiara nasehat islami – kata-kata motivasi nasehat islami – kalimat nasehat dakwah islam INDEKS ARTIKEL-ARTIKEL ISLAM YANG MENARIK DAN SANGAT BERMANFAAT DARI gizanherbal.wordpress.com DAFTAR ARTIKEL YANG MENJELASKAN MENGENAI HARAMNYA MUSIK, TERMASUK MUSIK RELIGI SEMUANYA HARAM DAFTAR ARTIKEL YANG MENJELASKAN MENGENAI HARAMNYA PACARAN , ajakan berpacaran adalah ajakan iblis dan setan, maka jangan tergoda Kalo Ikhwan Nyari ‘Gebetan’ Berteman Yes!, Pacaran No! Jomblo Vs Pacaran Sisi Gelap Pacaran Nikmati Cinta Tanpa Pacaran Pacaran Syari’ah Pacaran? Pikir Lagi, Deh! Pacaran? Norak Bangeet! Pacaran? Huahaha… Kuno! …karena pacaran diajarkan Gantung Valentine! Bubarkan Pacaran! Perkawinan Hambar apakah saya masih virgin? Nikah dengan Orang yang Sama Melakukan Zina di Masa Lalu Menuju Pernikahan Menikah Dulu, Baru Pacaran Malam Pengantin Menyatakan Langsung ke Gadis dan Pacaran, Bolehkah? Ingin Bertobat dari Maksiat Dilema Setelah Zina… Berzinah Ketika Pacaran Bagaimana Kiat-kiat Untuk Membangkitkan Semangat Beribadah? Usaha Yang Ditempuh Untuk Taubat Pacaran Atau Bukan? Pacaran Lagi, Pacaran Lagi… Bergaul dengan Lawan Jenis

o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o

Cara Mendapatkan Jodoh Berdasarkan Koridor Agama Islam Dosa Pacaran Pacaran?! Salahkah Bila Aku Jatuh Hati??? Ta’aruf lewat internet Menikah dan Tentang Dosa Besar masa lalu Memberikan Motivasi Untuk Pasangan Hukum Berpacaran Ingin Putus Dari Pacar Ingin Lepas Dari Kecanduan Zina Mata Cara Agar Bisa Lepas Dari Mantan Pacar Pacaran dan Zina Pacaran dengan Non Muslim Pacaran dalam Islam Menikah Tanpa Pacaran Cinta Sejati: “Pacaran Dulu atau Nikah Dulu?” HUKUM PACARAN MENURUT ISLAM (penjelasan mengenai sebab diharamkannya pacaran) Wanita yang Berpakaian Tapi Telanjang, Sadarlah! Bukan Pria Idaman Obat Ketika Merindukan Si Dia “Sex Before Marriage” Bukan Cinta Sejati Cinta Bukanlah Disalurkan Lewat Pacaran Hello world! kata mutiara – kumpulan kata-kata mutiara cinta – kata mutiara islami – kata mutiara bijak – kumpulan fatwa ulama mengenai haramnya KB (pembatasan jumlah anak) Hukum Penghasilan Penyanyi Adalah Haram (?) HUKUM PACARAN MENURUT ISLAM (penjelasan mengenai sebab diharamkannya pacaran) Cara Menghilangkan Derita Cinta Ditolak Haramnya Nyanyian dan Musik Dalam Islam Faedah Menikah di Usia Muda

Tips Memilih Pasangan Hidup
Posted on August 10, 2011 by Situs islam: www.almanhaj.or.id , www.alsofwah.or.id , www.muslim.or.id

Antara memilih dan dipilih. Begitulah sesungguhnya hidup ini. Hal ini dikarenakan kehidupan manusia di dunia ini sering diwarnai sebuah proses pilihan hidup yang saling susul menyusul, yang selalu hadir dalam dua buah kondisi : Memilih ataukah dipilih! Dan salah satu kenyataan hidup yang tak dapat kita hindari adalah keniscayaan untuk memilih calon suami atau istri sebagai pendamping hidupnya di dunia bahkan hingga di akhirat.

Masalah Pertama Yang Harus Diperhatikan.

demikian pula sebaliknya. keduanya tentu memiliki kebaikan dan keburukan yang tingkatannya juga berbeda satu sama lain. Apalagi mengingat pernikahan merupakan bentuk penyatuan dari dua lawan jenis yang berbeda dalam banyak hal. pemilihan pasangan hidup merupakan pintu gerbang pertama yang harus dilewati secara benar sebelum masuk kepada lembaga keluarga Islami yang sesungguhnya. sehingga perjalanan selanjutnya menjadi lebih mudah dan indah untuk dilalui. Karena itu ajaran Islam sangat menekankan system pemilihan pasangan hidup yang berpedoman kepada nilai-nilai Islam. mawaddah. kecuali dua hal: mendapatkan ketenangan yang membahagiakan rumah tangga atau memperoleh kesengsaraan yang membinasakan. Tujuannya agar lelaki yang shalih akan mendapatkan wanita yang shalihah. warahmah. yang dilandasi oleh semangat Islami sebagai dasar terjadinya suatu pernikahan. Na‟udzubillahi min dzaalik! Akibat Salah Memilih . An Nuur: 26).Dalam membentuk sebuah keluarga yang sakinah. tidak ada pilihan lagi buat kita. Mengapa Kita Harus Selektif? Kecermatan memilih pasangan hidup sangat menentukan keberhasilan perjalanan seorang hamba di dunia dan akhirat. Ingat! Setelah pernikahan. Allah berfirman: “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji. Adalah menjadi suatu hak dan kewajiban bagi setiap muslim dan muslimah untuk mencari pendamping yang benar-benar akan membuka pintu kebaikan buat dirinya dan mengundang keridhaan dari Rabb-nya dan hal ini hanya dapat dicapai bila diawali proses pemilihan calon pasangan hidup yang selektif. dan wanita-wanita yang baik adalah untk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)” (QS. dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula).

dari sekedar konflik yang berbentuk pertengkaran mulut sampai dengan penganiayaan fisik bahkan pembunuhan. sedangkan mereka dahulunya tidak berangkat dari keduanya? Maka memilih pasangan hidup atas dasar nilai-nilai Islam adalah sikap yang penting.” (Begitu pula untuk Wanita berhati-hatilah dalam mencari pasangan) Siapa Yang Harus Kita Pilih? Islam telah mengajarkan dengan cermat atas dasar apa kita harus memilih pasangan hidup kita: . tanpa ada landasan nilai-nilai ke-Islaman yang mengawali. banyak pasangan suami istri yang menghadapi kesulitan dan hidupnya malah tidak bahagia. melimpahnya materi dan mulianya status di masyarakat. merupakan penyebab utama yang melahirkan pernikahan sebatas dorongan nafsu semata. atau bahkan hanya karena sudah terlanjur cinta yang telah menyebabkan mata hati menjadi buta terhadap kebaikan dan keburukan orang yang dicinta. dan berhati-hati dalam memilih pasangan hidup menjadi suatu keharusan bagi kita. Dan takutlah wanita yang tidak baik karena mereka mengajak kamu kepada yang tidak baik.Akibat salah dalam memilih pasangan hidup. Dewasa ini. dan hendaklah kamu berhati-hati mencari yang baik dari mereka. camkanlah nasehat Luqman Al Hakim berikut ini: “Wahai anakku. yang disebabkan oleh kesalahan langkah awal dalam membentuk rumah tangga. maka wajarlah jika banyak pasangan yang bertikai mereasa kesulitan menyelesaikan permasalahan rumah tangga mereka secara Islami. begitu banyak kasus pertikaian di dalam sebuah keluarga. Apabila pernikahan terjadi hanya lantaran dorongan nafsu semacam itu. bahkan perceraian dan gonta ganti pasangan menjadi sesuatu yang sudah biasa dilakukan. lantaran proses pernikahan mereka terjadi begitu saja secara naluriah. Iklim pergaulan di masyarakat kita yang memang cenderung permisif dan belum Islami. takutlah terhadap wanita jahat karena dia membuat engkau beruban sebelum masanya. Lalu bagaimana mungkin akan kembali kepada Qur‟an dan Sunnah. Tolak ukur pencarian pasangan hidup jarang yang berorientasi pada nilai-nilai agama. Melainkan seringkali hanya sebatas keindahan fisik.

” (HR. Barangsiapa yang memilih agamanya. dan k arena agamanya. Pilih Yang Taqwa.” (HR. keelokan. Alangkah indahnya memang bila kesemuanya terkumpul pada diri seseorang hamba Allah. Sesungguhnya keelokan merupakan karunia Allah kepada hamba-Nya. maka beruntunglah ia.“Dinikahi wanita atas dasar empat perkara: karena hartanya.. maka akhlak dan agama menjadi jaminan kedamaian dan kebahagiaan. Karena memang tidak ada keelokan yang berkekalan di dunia yang fana ini. keturunan serta akhlak dan agama. Ibnu Hibban). Allah tidak akan menambahkannya kecuali kefakiran. tetapi pernikahan pun bukan sekedar kesenangan mata belaka. karena keturunannya. bahkan Allah mengancam mereka yang menikah semata-mata karena mengharapkan kekayaan dengan kefakiran: ”Barangsiapa yang menikahi wanita karena hartanya. sebaliknya pengabaian bahkan pengingkaran terhadap masalah ini akan menyebabkan fitnah dan kerusakan yang besar bagi para pelakunya. al Bukhari dan Muslim) Maka jelaslah bagi kita bahwa ada empat dasar dalam menentukan siapa yang layak untuk kita pilih menjadi pasangan hidup kita. bahkan Rasullah saw adalah seorang dermawan yang paling banyak sedekahnya. karena kecantikannya. yakhi kekayaan. . tetapi pernikahan bukanlah sekedar transaksi perdagangan semata. Baru Yang Lain Yang pertama adalah perihal kekayaan Hal ini memang utama. bahkan Allah sendiri indah dan menyukai keindahan. Yang kedua adalah keelokan Hal ini juga memang boleh-boleh saja dan menyukai keelokan memang fitrah manusia. yang kelak pasti akan diambil-Nya secara perlahan dengan bertambahnya usia sang hamba. Dan di antara semuanya.

sebab kecantikan itu akan lenyap dan janganlah kamu menikahi mereka karena hartanya. Ibnu Majah). Akan tetapi nikahilah mereka karena agamanya. yang tidak boleh tidak. . harus ada pada calon pasangan hidup kita. karena ia pandai menghormati pasangan hidupnya dan sangat berhati-hati dari menzhaliminya. maka ia akan menghormatinya. Ibnu Hibban) Terakhir yang keempat adalah akhlak dan agama.“Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya. Akhlak dan agama disini bukanlah sebatas ilmu dan retorika atau banyaknya hapalan di kepala.” (HR. menurutmu kepada siapa aku harus menikahkannya?” Maka Hasan menjawab. maka seakan-akan semakin jelaslah kebahagiaan sebuah rumah tangga telah terbentang dihadapan kita. “Barangsiapa yang menikahi wanita karena keturunannya. Allah tidak akan menambahkan kecuali kerendahan…”(HR. sebab harta itu akan membuat dia sombong. dan jika marah maka ia tidak akan menzhaliminya. dan inilah TAQWA yang sebenarnya!. Bahkan Allah mengancam mereka yang menikahi seseorang hanya untuk mengejar keturunan. Dan ketiga adalah keturunan. Jika lelaki itu mencintainya. Semakin baik akhlak dan agama seseorang. melainkan mencakup ucapan dan perbuatan sebagai cerminan dari hati seseorang yang telah melekat dalam kepribadiannya. sebab seorang budak wanita yang hitam dan beragama itu lebih utama. “Aku mempunyai anak gadis. tetapi pernikahan pun bukan sekedar kebanggaan silsilah yang justru bias membawa kepada penyakit „ashobiyah‟. Betapa beruntungnya menikah dengan hamba yang bertaqwa. Inilah faktor yang paling utama.” Nikahkanlah ia dengan lelaki yang bertaqwa kepada Allah. sebagaimana jawaban Hasan bin Ali ketika ada seseorang yang bertanya. dengan memberikan kerendahan bukan kemuliaan. Demikian pula hal ini juga sesuatu yang utama.

sehingga tidak ada keberkahan yang akan kita dapatkan dalam rumah tangga kita kelak. Barangsiapa yang mengawini wanita karena untuk memejamkan pandangannya. Akhirnya pernikahan yang ideal sesungguhnya merupakan keseimbangan dari semua faktor tersebut. niscaya Allah memberkahinya.Dan sebaliknya penolakan terhadap lelaki atau wanita yang bertaqwa. At Tirmidzi). dengan akhlak dan agama sebagai parameter yang paling penting. “Barangsiapa yang menikahi wanita karena hartanya. maka wanita itu akan menjadi fitnah dan menimbulkan kerusakan luas. Jika engkau menikahi wanita bukan atas dasar agama dan akhlak. apalagi masalah di dalam ketaqwaan seseorang memang . sedang kau tahu ia baik akhlak dan agamanya lalu kau tolak. karena itu dalam memilih pasangan hidup.” (HR. Allah tidak akan menambahkannya kecuali kafakiran. jangan sampai niatan kita hanya sekedar mencari kecantikan atau keturunan atau harta saja dengan meninggalkan criteria taqwa. maka jadilah fitnah buatmu dan kerusakan yang besar. bagaikan menolak kebaikan dan menggantinya dengan kerusakan: Simaklah kedua hadits berikut ini: : “Jika datang seorang laki-laki kepadamu (untuk melamar).” (HR. Ibnu Hibban).”(HR. Mempersempit Pilihan Untuk Keutamaan Tidak jarang seseorang dihadapkan pada sekian banyak pilihan pasangan hidup yang dari segi akhlak dan agama sama dan setaraf. Ibnu Majah) : “Apabila telah dating kepadamu seorang wanita yang agama dan akhlaknya baik maka nikahilah dia. menjaga kemaluannya serta menjalin tali persaudaraan.

Memilih yang penuh kasih sayang dan subur “Nikahilah wanita-wanita yang penuh kasih dan banyak memberikan keturunan (subur) sebab aku akan bangga dengan banyaknya ummat dihari kiamat kelak” (HR. agar kelak tidak ada penyesalan dikemudian hari yang akhirnya bias lebih menyakitkan. yang menyamakan kedudukan semua hambanya. sebenarnya merupakan tata cara kebijaksanaan duniawi yang masih bisa disepakati bila ada persetujuan diantara kedua belah pihak. seperti pertimbangan akan masalah: usia. Pilihan yang sekufu “Pilihlah wanita-wanita yang akan melahirkan anak-anakmu dan nikahilah wanita yang sekufu (sederajat) dan nikahlah dengan mereka. terkecuali dari ketakwaanya. profesi. Ahmad). Al Hakim. bahwa tingkat kesamaan sosial ini bukanlah merupakan syarat mutlak dalam sebuah proses pernikahan. Dan masalah ini. adalah semata-mata sebagai tindakan kehati-hatian. Tetapi penting untuk dipahami. Dan menurut kacamata agama yang tentunya selalu selaras dengan fitrah dan naluriah seorang insan. karena sesungguhnya hati manusia itu memang sering labil dan mudah berubah-ubah.”(HR. Kalaupun ia menjadi sebuah pertimbangan. Para ulama menyarankan agar laki-laki idealnya menikah dengan wanita yang setingkat dengannya atau dibawahnya. . pilihan kadang memang perlu dipersempit. sedangkan seorang wanita sebaiknya menikah dengan laki-laki yang mempunyai tingkatan yang sama atau di atasnya.sulit untuk dideteksi dalam waktu yang singkat. 1. Ibnu Majah. Ada beberapa keutamaan yang bias dipertimbangkan dalam memilih pasangan hidup. Maka untuk mencari sebuah keutamaan. karena Islam sendiri adalah agama tanpa kelas. kehormatan. atau tingkat pendidikan. dan Al Baihaqi) Al Kafa‟ah merupakan masalah kesesuaian dan kesamaan antara pasangan pernikahan yang dianggap paling mendekati. sebab semakin banyak pilihan maka akan semakin sulit bagi kita untuk memilih yang terbaik. garis keturunan. 2.

Memilih kerabat yang jauh Nasihat Rasulullah saw. baik dikala ia gembira maupun kecewa.” (HR. sebab dapat berakibat melahirkan keturunan yang lemah akal dan fisik. perbuatan ataupun tatapan mata.Hamba yang penuh kasih dan mengasihi adalah hamba yang memiliki nada perasaan (afek) yang halus serta emosi yang terkendali. Ibnu Majah. Apakah dipenuhi kelembutan dan kasih sayang? Ataukah dipenuhi kekasaran .” Dan selain untuk menjaga kualitas keturunan dari penyakit bawaan. atau dari jenis penyakit penghambat keturunan yang diderita dirinya ataupun saudaranya dan keluarganya yang terdekat. Memilih para gadis “Nikahilah para gadis sebab ia lebih lembut mulutnya. menikahi mereka yang berasal jauh dari keluarga kita akan menambah ikatan kekerabatan dengan orang lain. kebencian dan kepalsuan. Sementara itu mereka secara mudahnya dapat kita ketahui dari berapa jumlah saudara atau keluarganya yang terdekat. lebih lengkap rahimnya. serta memberikan kebahagiaan sendiri bila harus berpergian jauh untuk saling silaturahim. 4. dan tidak berfikir untuk menyeleweng. 3. Kita dapat mengenali apakah seseorang termasuk kriteria ini melalui ucapan. “Janganlah kalian menikahi kerabat dekat. serta rela dengan apa yang ada di tanganmu. yang kesemuanya itu dapat memberikan gambaran tentang bagaimana kepribadian dan isi hati yang dimilikinya. Al Baihaqi dari Uwaimir bin Saidah) .

Pernikahan dengan yang masih gadis lebih utama daripada janda. kepuasan dan kesyukuran seorang hamba atas nikmat Allah yang sangat banyak. Learning. menikahi seorang yang dari satu sisi dianggap tidak sekufu. Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama. Motivator. Mempersempit pilihan bukan mempersulit pilihan Jadi sesungguhnya tidak ada larangan untuk mempersempit pilihan kita dalam rangkan meraih sebuah ketentraman.com. atau yang masaih memiliki hubungan kerabat dekat. Dalam kondisi-kondisi tertentu. maka mempersulit pilihan merupakan anjuran hawa nafsu demi keangkuhan. Jika mempersempit pilihan berdasarkan anjuran agama demi keutamaan. Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". lebih setia dan menerima. Blogger.Eduprenership. mereka lebih mudah digoda dan Bercanda serta bersenangsenang. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT. Fotografer. Wijaya adalah Dosen STMIK Muhammdiyah Jakarta. Semua ini mempunyai kesan dan kenikmatan tersendiri di dalam menambah keindahan rumah tangga. selama pijakannya tetap berpedoman kepada nilai-nilai Islam. Yang perlu digaris bawahi adalah bahwa mempersempit pilihan ini tidaklah sama dengan mempersulit pilihan. dan Guru TIK SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs. sehingga tiada hari . bahkan bisa jadi lebih utama. keinginan ini bukan suatu kemutlakan yang harus dilakukan apalagi dipaksakan. Father. gengsi dan kepuasan duniawi belaka. serta lebih sedikit beban mental dan psikologisnya bagi kita. atau yang kurang kesuburannya. atau seorang janda. Jadi sangat jauh berbeda diantara keduanya Jadikan Teman | Kirim Pesan Wijaya Kusumah Teacher. bila ada alas an yang kuat untuk dilakukan. Walaupun demikian. dan PTK. bukanlah suatu perbuatan yang bernilai minus di dalam Islam. dan Workshop Tingkat Nasional. Pembicara Seminar. Trainer. karena dapat membuat hubungan lebih erat dan menyatu.

tentu penulis tak akan berpangku tangan saja menghadapi kenyataan ini. Sebagai seorang pendidik.. Mampu melaksanakan perintah-Nya. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya.. Ke-16 nilai dasar itu dapat diintegrasikan dalam berbagai kegiatan akademik dan kesiswaan. kurang pekanya generasi muda terhadap lingkungan sekitar. Mulai dari kasus korupsi yang sulit diberantas. . Orang yang bertakwa akan sadar-sesadarnya bahwa dirinya hanya hamba Tuhan yang harus bertanggungjawab dengan apa yang telah dilakukannya di dunia. Bertakwa (religious) Para guru harus mampu mengarahkan anak didiknya menjadi manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.tanpa menulis di kompasiana. ada 16 nilai-nilai Dasar Pendidikan Karakter bangsa yang dapat ditumbuhkan dan dikembangkan di sekolah-sekolah kita. Menurut penulis. Nilai-nilai dasar pendidikan karakter yang harus diajarkan adalah: •1. Dari sanalah kita dapat melakukan pembinaan peserta didik. sampai masalah kediplinan yang semakin payah. Kegiatan seperti tadarus dan sholat berjamaah adalah merupakan contoh dari kegiatan meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik. Nilai-nilai Dasar Pendidikan Karakter Bangsa OPINI | 06 January 2011 | 10:11 3547 13 1 dari 1 Kompasianer menilai bermanfaat pendidikan karakter bangsa Belakangan ini kita dibuat menangis dengan hampir runtuhnya karakter bangsa Indonesia. Perlu kiranya kita menyatukan langkah untuk menanamkan kembali nilai-nilai dasar pendidikan karakter bangsa. Pesan . dan mampu pula menjauhkan segala larangan-Nya.

•3. maka saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan akan terbantu. •5. Dengan berlaku sopan orang lain akan segan kepada kita. dan dicontohkan bagaimana cara berlaku sopan kepada orang lain. Peduli (care) Peserta didik harus dilatih untuk peduli kepada sesama. Bertanggung jawab (responsible) Para guru harus mampu mengajak para peserta didiknya untuk menjadi manusia yang bertanggungjawab. baik musibah bencana alam maupun bencana lainnya harus membuat kita semakin peduli dengan bangsa sendiri. Contoh yang paling mudaha adalah tepat waktu. Budaya tepat waktu harus ditegakkan. Banyaknya musibah yang silih berganti di negeri ini. Kebiasaan jujur ini jelas harus menjadi fokus utama dalam pendidikan di sekolah. Sioswa harus diajarkan disiplin. Timbulnya korupsi. Ketika kita mau peduli. kolusi. Para guru harus mampu memberikan contoh kepada para peserta didiknya untuk mampu berlaku jujur. dengan demikian dia kan terbiasa disiplin dalam kehidupannya. dan nepotisme adalah akibat dari karakter jujur yang kurang terpelihara dengan baik. Sebab kejujuran telah menjadi barang langka di negeri ini. •6. Siapa yang terlambat datang ke sekolah harus terkena sanksi atau hukuman sesuai dengan peraturan tata tertib yang berlakuk di sekolah. Kedisiplinan harus dimulai pada saat masuk sekolah. Jujur (honest) Kejujuran saat ini merupakan hal yang langka. Kegiatan seperti pentas seni adalah merupakan salah satu bentuk dimana siswa atau peserta didik diberi tanggung jawab dalam mengelola sebuah kegiatan seni. Rasa tanggung jawab ini harus ada dalam diri para peserta didik kita.•2. Belajar melakukan empati kepada orang lain dengan rasa kepedulian yang tinggi. Karakter sopan ini harus dilatihkan kepada peserta didik. •4. Tentu karakter kesopanan harus diperlihatkan dan dijunjung tinggi. maka para peserta didik tak akan berani berbohong karena telah terbiasa jujur. •7. Hal inilah yang harus kita rubah dalam pendidikan karakter bangsa. Ketika jujur diajarkan di sekolahsekolah kita. Siswa harus dididik untuk mampu tepat waktu. Di situlah akhirnya jiwa kepedulian kita teruji. Baik dalam berbicara mamupun bertindak. Sopan (polite) Mampu berperilaku sopan adalah dambaan setiap insan. Kerja keras (Hard work) . Terutama kepada mereka yang telah lebih tua daripadanya. Berdisiplin (dicipline) Para guru harus mampu menamkan disiplin yang tinggi kepada para peserta didiknya. Seringkali kita melihat karkater anak sekolahan yang kurang sopan. Mampu mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukannya dan berani menanggung segala resiko dari apa yang telah diperbuatnya.

tetapi juga mampu bekerja cerdas. Guru kreatif akan menghasilkan peserta didik yang kreatif pula. apalagi kepada hal-hal yang bernuansa Suku. Sikap yang baik kepada orang lain harus dicontohkan oleh guru kepada para peserta didiknya. •11. Toleransi harus dipupuk sejak dini. agama. •12. Ras. Mandiri (independent) Anak yang terbiasa mandiri biasanya akan jauh lebih berhasil hidupnya daripada anak yang kurang mandiri. Toleransi antar umat beragama adalah salah satu bentuk toleransi yang paling jelas terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Orang yang senang bekerja keras pastilah akan menuai kesuksesan dari apa yang telah dikerjakannya. tetapi juga mampu membawa dirinya untuk tidak bergantung penuh kepada orang lain. Kreatif (Creative) Peserta didik harus diajarkan agar mampu kreatif.Peserta didik harus dilatih untuk mampu bekerja keras. Sikap yang baik (good attitude) Peserta didik harus memiliki sikap yang baik. Orang yang bekerja keras pasti mampu meujudkan impiannya menjadi kenyataan. Toleransi (tolerate) Peserta didik harus dilatih agar mampu bertoleransi dengan baik kepada orang lain. Perilaku orang dapat dilihat dari sikap baik yang dimunculkannya. Anak kreatif tidak lahir begitu saja. dan tuntas. Tentu sebagai guru kita dituntut untuk mampu mengarahkan rasa ingin tahu mereka kearah hal-hal yang positif seperti rasa ingin tahu mereka tentang bumi dan antariksa yang ilmunya terus berkembang seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengatahuan dan teknologi. Mandiri bukan hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri. Perlu tolerasi yang tinggi agar mampu memahami kalau kita berbeda tetapi hakekatnya tetap satu juga. amak itu adalah modal dasar untuk menjadi seorang ilmuwan muda dan kaya. ikhlas. •9. Oleh karenanya sikap yang baik harus diajarkan para guru dalam pendidikan karakter di sekolah. Semangat Kebangsaan (Nationality Spirit) . Rasa Ingin Tahu (curiosty) Setiap anak pasti memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Rasa ingin tahu ini harus terus dimotivasi agar para peserta didik kita mampu juga meneliti di usia remaja. Dengan begitu kerja keras yang dilakukannya akan bernilai ibadah di mata Tuhan pemilik langit dan bumi. dan antar golongan (SARA). Ajarkan peserta didik kita agar mampu kreatif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Dengan sikap yang baik akan terlihat karakter dari peserta didik tersebut. •10. •8. Kemandirian harus ditanamkan kepada para peserta didik kita bila ingin anak menjadi mandiri. •13. Dengan begitu orang lain akan menaruh hormat kepadanya karena sikapnya yang baik. Bila peserta didik memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Dengan begitu dia telah terbiasa menciptakan sesuatu yang baru. Bukan hanya mampu bekerja keras. Dia lahir dari proses pendidikan yang berkelanjutan.

Cinta damai (Peace Ful) Peserta didik harus cintai damai. Contoh yang paling mudah dari semangat kebangsaan adalah sepakbola. tepai kita pun cinta kemerdekaan. Demikianlah nilai-nilai dasar pendidikan karakter bangsa yang dapat diterapkan di sekolahsekolah kita.Para peserta didik harus didorong memiliki semangat kebangsaan. Dengan begitu ada penghargaan yang diberikan olehnya kepada orang lain. Mengharagai pendapat orang lain adalah salah satu contoh dari karakter saling menghargai sesama. Sungguh indahnya sebuah persahabatan. Bila kita saling bersahabat. para pemain dan penonton dituntut harus memiliki semangat kebangsaan yang tinggi. Siapa saja bangsa yang mengusik kemerdekaan kita. Kita harus memupuk rasa persaudaraan yang tinggi. Dengan begitu akan ada rasa bangga kepada bangsanya sendiri. Kita cinta damai. •16. maka kita akan melawannya dengan gagah perkasa karena kita lebih mencintai bangsa sendiri. •14. Kita pun berharap akan muncul pemimpin masa depan yang berkarakter. Cinta mencintai antar sesama anak manusia. Saling menghargai merupakan cerminan budaya bangsa yang harus dilestarikan secara turuh temurun. berintegrasi yang tinggi dan cerdas dalam melihat perkembangan sejarah bangsa . Semoga kita semua dapat menyiapkan para generasi penerus bangsa menjadi calon pemimpin masa depan yang memiliki karakter yang penulis jabarkan di atas serta mempunyai kemampuan intektual yang tinggi. Dengan begitu akan semakin dekatlah hati kita masing-masing. Bersahabat (Friendly) Ketika peserta didik sudah terbiasa bersahabat. maka akan terasalah pentingnya sebuah persahabatan. Persahabatan bagai kepompong yang akan mengubah ulat menjadi kupu-kupu. maka kita akan semakin dekat dan akrab. Bersahabat adalah karakter penting yang harus dimiliki oleh para peserta didik. Dengan permainan sepakbola. Apalagi bila kita bermain di negeri orang lain. Menghargai (Respect) Peserta didik harus mampu menghargai hasil karya orang lain yang dilihatnya. Kita semua bersaudara dan tidak selayaknya kita saling bertengkar. •15.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful