PENGERTIAN ETIKA

Dalam pergaulan hidup bermasyarakat, bernegara hingga pergaulan hidup tingkat internasional di perlukan suatu system yang mengatur bagaimana seharusnya manusia bergaul. Sistem pengaturan pergaulan tersebut menjadi saling menghormati dan dikenal dengan sebutan sopan santun, tata krama, protokoler dan lain-lain. Maksud pedoman pergaulan tidak lain untuk menjaga kepentingan masing-masing yang terlibat agar mereka senang, tenang, tentram, terlindung tanpa merugikan kepentingannya serta terjamin agar perbuatannya yang tengah dijalankan sesuai dengan adat kebiasaan yang berlaku dan tidak bertentangan dengan hak-hak asasi umumnya. Hal itulah yang mendasari tumbuh kembangnya etika di masyarakat kita. Menurut para ahli maka etika tidak lain adalah aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk. Perkataan etika atau lazim juga disebut etik, berasal dari kata Yunani ETHOS yang berarti norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah dan ukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia yang baik, seperti yang dirumuskan oleh beberapa ahli berikut ini : - Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik. - Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal. - Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya. Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini. Etika pada akhirnya membantu kitauntuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan dan yangpelru kita pahami bersama bahwa etika ini dapat

diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita, dengan demikian etika ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya
Norma-norma itu dapat dipertahankan melalui sanksi-sanksi, yaitu berupa ancaman hukuman terhadap siapa yang telah melanggarnya. Tetapi dalam kehidupan masyarakat yang terikat oleh peraturan hidup yang disebut norma, tanpa atau dikenakan sanksi atas pelanggaran, bila seseorang melanggar suatu norma, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat dan sifatnya suatu pelanggaran yang terjadi, misalnya sebagai berikut:

Semestinya tahu aturan tidak akan berbicara sambil menghisap rokok di hadapan tamu atau orang yang dihormatinya, dan sanksinya hanya berupa celaan karena dianggap tidak sopan walaupun merokok itu tidak dilarang.Seseorang tamu yang hendak pulang, menurut tata krama harus diantar sampai di muka pintu rumah atau kantor, bila tidak maka sanksinya hanya berupa celaan karena dianggap sombong dan tidak menghormati tamunya.

Mengangkat gagang telepon setelah di ujung bunyi ke tiga kalinya serta mengucapkan salam, dan jika mengangkat telepon sedang berdering dengan kasar, maka sanksinya dianggap “intrupsi” adalah menunjukkan ketidaksenangan yang tidak sopan dan tidak menghormati si penelepon atau orang yang ada disekitarnya.

Orang yang mencuri barang milik orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya, maka sanksinya cukup berat dan bersangkutan dikenakan sanksi hukuman, baik hukuman pidana penjara maupun perdata (ganti rugi). Kemudian norma tersebut dalam pergaulan hidup terdapat empat (4) kaedah atau norma, yaitu norma agama, kesusilaan, kesopanan dan hukum . Dalam pelaksanaannya, terbagi lagi menjadi norma-norma umum (non hukum) dan norma hukum, pemberlakuan normanorma itu dalam aspek kehidupan dapat digolongkan ke dalam dua macam kaidah, sebagai berikut: 1. Aspek kehidupan pribadi (individual) meliputi:

Kaidah kepercayaan untuk mencapai kesucian hidup pribadi atau kehidupan yang beriman.

Kehidupan kesusilaan, nilai moral, dan etika yang tertuju pada kebaikan hidup pribadi demi tercapainya kesucian hati nu-rani yang berakhlak berbudi luhur (akhlakul kharimah). 2. Aspek kehidupan antar pribadi (bermasyarakat) meliputi:

Kaidah atau norma-norma sopan-santun, tata krama dan etiketdalam pergaulan sehari-hari dalam bermasyarakat (pleasantliving together).

Kaidah-kaidah hukum yang tertuju kepada terciptanya ketertiban, kedamaian dan keadilan dalam kehidupan bersama atau bermasyarakat yang penuh dengan kepastian atau ketenteraman (peaceful living together).Sedangkan masalah norma non hukum adalah masalah yang cukup penting dan selanjutnya akan dibahas secara lebih luas mengenai kode perilaku dan kode profesi Humas/PR, yaitu seperti nilai-nilai moral, etika, etis, etiket, tata krama dalam pergaulan sosial atau bermasyarakat, sebagai nilai aturan yang telah disepakati bersama, dihormati, wajib dipatuhi dan ditaati. Norma moral tersebut tidak akan dipakai untuk menilai seorang dokter ketika mengobati pasiennya, atau dosen dalam menyampaikan materi kuliah terhadap para mahasiswanya, melainkan untuk menilai bagaimana sebagai profesional tersebut menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik sebagai manusia yang berbudi luhur, juiur, bermoral, penuh integritas dan bertanggung jawab.Terlepas dari mereka sebagai profesional tersebut jitu atau tidak dalam memberikan obat sebagai penyembuhnya, atau metodologi dan keterampilan dalam memberikan bahan kuliah dengan tepat. Dalam hal ini yang ditekankan adalah “sikap atau perilaku” mereka dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai profesional yang diembannya untuk saling menghargai sesama atau kehidupan manusia. Pada akhirnya nilai moral, etika, kode perilaku dan kode etik standard profesi adalah memberikan jalan, pedoman, tolok ukur dan acuan untuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang akan dilakukan dalam berbagai situasi dan kondisi tertentu dalam memberikan pelayanan profesi atau keahliannya masingmasing. Pengambilan keputusan etis atau etik, merupakan aspek kompetensi dari perilaku moral sebagai seorang profesional yang telah memperhitungkan konsekuensinya, secara matang baik-buruknya akibat yang ditimbulkan dari tindakannya itu secara obyektif, dan sekaligus memiliki tanggung jawab atau integritas yang tinggi. Kode etik profesi dibentuk dan disepakati oleh para profesional tersebut bukanlah ditujukan untuk melindungi kepentingan individual (subyektif), tetapi lebih ditekankan kepada kepentingan yang lebih luas (obyektif).
Etiket

Pengertian etiket dan etika sering dicampuradukkan, padahal kedua istilah tersebut terdapat arti yang berbeda, walaupun ada persamaannya. Istilah etika sebagaimana dijelaskan sebelumnya adalah berkaitan dengan moral (mores), sedangkan kata etiket adalah berkaitan dengan nilai sopan santun, tata krama dalam pergaulan formal. Persamaannya adalah mengenai perilaku manusia secara normatif yang etis. Artinya memberikan pedoman atau norma-norma tertentu yaitu bagaimana seharusnya seseorang itu melakukan perbuatan dan

tidak melakukan sesuatu perbuatan.Istilah etiket berasal dariEt iq u e tt e (Perancis) yang berarti dari awal suatu kartu undangan yang biasanya dipergunakan semasa raja-raja di Perancis mengadakan pertemuan resmi, pesta dan resepsi untuk kalangan para elite kerajaan atau bangsawan. Dalam pertemuan tersebut telah ditentukan atau disepakati berbagai peraturan atau tata krama yang harus dipatuhi, seperti cara berpakaian (tata busana), cara duduk, cara bersalaman, cara berbicara, dan cara bertamu dengan si kap serta perilaku yang penuh sopan santun dalam pergaulan formal atau resmi.Definisi etiket, menurut para pakar ada beberapa pengertian, yaitu merupakan kumpulan tata cara dan sikap baik dalam pergaulan antar manusia yang beradab. Pendapat lain mengatakan bahwa etiket adalah tata aturan sopan santun yang disetujui oleh masyarakat tertentu dan menjadi norma serta panutan dalam

bertingkah lake sebagai anggota masyarakat yang baik dan menyenangkan.Menurut K. Bertens, dalam buku berjudul Etika, 1994. yaitu selain ada persamaannya, dan juga ada empat perbedaan antara etika dan etiket, yaitu secara umumnya sebagai berikut:

1.Etika adalah niat, apakah perbuatan itu boleh dilakukan atau tidak sesuai
pertimbangan niat baik atau buruk sebagai akibatnya.Etiket adalah menetapkan cara, untuk melakukan perbuatan benar sesuai dengan yang diharapkan.

2.Etika adalah nurani (bathiniah), bagaimana harus bersikap etis dan baik
yang sesungguhnya timbul dari kesadaran dirinya.Etiket adalah formalitas (lahiriah), tampak dari sikap luarnya penuh dengan sopan santun dan kebaikan. 3.Etika bersifat absolut, artinya tidak dapat ditawar-tawar lagi, kalau perbuatan baik mendapat pujian dany a n g salah harus mendapat sanksi.Etiket bersifat relatif, yaitu yang dianggap tidak sopan dalam suatu kebudayaan daerah tertentu, tetapi belum tentu di tempat daerah lainnya.

4.Etika berlakunya, tidak tergantung pada ada atau tidaknya orang lain yang
hadir.Etiket hanya berlaku, jika ada orang lain yang hadir, dan jika tidak ada orang lain maka etiket itu tidak berlaku. (dari berbagai sumber)

http://asyilla.wordpress.com/2007/06/30/pengertian-etika/

Sunday, March 19, 2006
ETIKA PROFESI DAN TANGGUNG JAWAB PROFESI
Diposting oleh Y0u_N13 pada 3/19/2006 06:21:00 PM
Pengertian Profesi dan Pelaksanaan Profesi

Istilah profesi telah dimengerti oleh banyak orang bahwa suatu hal yang berkaitan dengan bidang tertentu atau jenis pekerjaan (occupation) yang sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan keahlian, sehingga banyak orang yang bekerja tetapi belum tentu dikatakan memiliki profesi yang sesuai. Tetapi dengan keahlian saja yang diperoleh dari pendidikan kejuruan, juga belum cukup untuk menyatakan suatu pekerjaan dapat disebut profesi. Tetapi perlu penguasaan teori sistematis yang mendasari praktek pelaksaan, dan penguasaan teknik intelektual yang merupakan hubungan antara teori dan penerapan dalam praktek. Adapun hal yang perlu diperhatikan oleh para pelaksana profesi.
1. Etika Profesi

Berkaitan dengan bidang pekerjaan yang telah dilakukan seseorang sangatlah perlu untuk menjaga profesi dikalangan masyarakat atau terhadap konsumen (klien atau objek). Dengan kata lain orientasi utama profesi adalah untuk kepentingan masyarakat dengan menggunakan keahlian yang dimiliki. Akan tetapi tanpa disertai suatu kesadaran diri yang tinggi, profesi dapat dengan mudahnya disalahgunakan oleh seseorang seperti pada penyalahgunaan profesi seseorang dibidang komputer misalnya pada kasus kejahatan komputer yang berhasil mengcopy program komersial untuk diperjualbelikan lagi tanpa ijin dari hak pencipta atas program yang dikomesikan itu. Sehingga perlu pemahaman atas etika profesi dengan memahami kode etik profesi.
2. Kode Etik Profesi

Kode etik profesi merupakan sarana untuk membantu para pelaksana seseorang sebagai seseorang yang professional supaya tidak dapat merusak etika profesi. Ada tiga hal pokok yang merupakan fungsi dari kode etik profesi :

Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan. Maksudnya bahwa dengan kode etik profesi, pelaksana profesi mampu mengetahui suatu hal yang boleh dia lakukan dan yang tidak boleh dilakukan.

Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan. Maksudnya bahwa etika profesi dapat memberikan suatu pengetahuan kepada masyarakat agar juga dapat memahami arti pentingnya suatu profesi, sehingga memungkinkan pengontrolan terhadap para pelaksana di lapangan keja (kalanggan social).

Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi. Arti tersebut dapat dijelaskan bahwa para pelaksana profesi pada suatu instansi atau perusahaan yang lain tidak boleh mencampuri pelaksanaan profesi di lain instansi atau perusahaan.
3. Penyalahgunaan Profesi

Dalam bidang computer sering terjadi penyalahgunaan profesi contohnya penjahat berdasi yaitu orang-orang yang menyalahgunakan profesinya dengan cara penipuan kartu kredit, cek, kejahatan dalam bidang komputer lainnya yang biasa disebut Cracker dan bukan Hacker, sebab Hacker adalah Membangun sedangkan Cracker Merusak. Hal ini terbukti bahwa Indonesia merupakan kejahatan komputer di dunia diurutan 2 setelah Ukraine. Maka dari itu banyak orang yang mempunyai profesi tetapi tidak tahu ataupun tidak sadar bahwa ada kode Etik tertentu dalam profesi yang mereka miliki, dan mereka tidak lagi bertujuan untuk menolong kepentingan masyarakat, tapi sebaliknya masyarakat merasa dirugikan oleh orang yang menyalahgunakan profesi.

4. Kesimpu lan

Kesadara n itu penting dan lebih .

penting lagi kesadara n itu .

timbul dari Diri kita masing - .

masing yang sebentar lagi akan .

menjadi pelaksan a profesi di bidang .

kompute r disetiap tempat kita .

dan selalu memaha .bekerja.

mi dengan baik atas Etika .

Profesi yang memban gun dan .

bukan untuk merugik .

yang menyangkut peri kehidupan manusia dalam hubungannya dengan Tuhan.1 Latar Belakang Masalah 2. BAB II PEMBAHASAN 2. . dan alam. sesama manusia.an orang lain.2 Pengertian Etika Etika adalah suatu ajaran yang berbicara tentang baik dan buruknya yang menjadi ukuran baik buruknya atau dengan istilah lain ajaran tenatang kebaikan dan keburukan.

3. kepada Allah. Rasul Rasul Nya. padang rumput. 1988 – mengutip dari Bertens 2000). mempunyai arti : 1. etika mempunyai arti yaitu ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan (K. Ethos mempunyai banyak arti yaitu : tempat tinggal yang biasa. Bentuk tunggal kata „etika‟ yaitu ethos sedangkan bentuk jamaknya yaitu ta etha.watak. dan .Istilah Etika berasal dari bahasa Yunani kuno.Bertens. kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak. Dari perbadingan kedua kamus tersebut terlihat bahwa dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama hanya terdapat satu arti saja yaitu etika sebagai ilmu. sejak 1953 – mengutip dari Bertens. Sedangkan arti ta etha yaitu adat kebiasaan. 2. Sedangkan kata „etika‟ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang baru (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2. Dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama (Poerwadarminta. cara berpikir.3 Pengertian Kafir Kafir secara garis besar bisa diartikan sebagai orang yang menutup dirinya dari kebenaran. Malaikat malaikat Nya. perasaan. 2000). etika mempunyai arti sebagai : “ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak (moral)”. kebiasaan/adat. akhlak. Sedangkan Kamus Bahasa Indonesia yang baru memuat beberapa arti. Jadi arti kata „etika‟ dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tidak lengkap. sikap. Kitab kitabnya. Arti dari bentuk jamak inilah yang melatar-belakangi terbentuknya istilah Etika yang oleh Aristoteles dipakai untuk menunjukkan filsafat moral. ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak). secara etimologis (asal usul kata).2000). orang yang tidak percaya. Jadi. Kalau kita misalnya sedang membaca sebuah kalimat di berita surat kabar “Dalam dunia bisnis etika merosot terus” maka kata „etika‟ di sini bila dikaitkan dengan arti yang terdapat dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tersebut tidak cocok karena maksud dari kata „etika‟ dalam kalimat tersebut bukan etika sebagai ilmu melainkan „nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat‟. nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat. kandang.

Siapa yang membenci bapaknya. lari dari tanggung jawab (QS.16:55. 3. 30:44). Hal ini tercermin pada sejarah Islam periode Madinah (masyarakat Madani) dimana Muslim nonMuslim dpt hidup berdampingan secara damai dalam kepemimpinan Muhammad SAW. Thread ini hanya sebagai instropeksi aja.contonya : hadis rasulullah "barang siapa yang menfitnah. QS. pengertianya:hati manusia yang tertutup atau menolak kebenaran yang hakiki berasal dari Allah dan rasulnya. Dalam Al-Qur’an secara umum kafir berarti: 1.menolak. 5. Ada juga hadist Muslim yang menyebutkan : " Janganlah kamu membenci bapakmu. Hmm. Kafir (non-Muslim) dalam perspektif negara Islam menurut Ibnu Arabi tetaplah harus dijamin hak dan kewajibannya sebagai warga negara.kerana amalnya. Kafir berasal dari kata "kafaro" yang artinya tertutup. maka dia kafir. menolak hukum Allah (QS.44).hari kiamat.tapi ada juga orang Islam yang di jatuhi hukum kafir." Pengertian 'kafir' tentunya sangatlah luas. dia adalah fasik dan membunuh orang muslim adalah kafir"wallahu a'lam.4 Ayat dan Hadist yang berhubungan Sebenarnya banyak sekali ayat dan hadist tentang orang kafir berikut diantaranya:  . karena kita tidak boleh sembarangan menunjuk orang lain sebagai kafir. 4.14:22). Dan semoga setelah paham betul akan pengertian kafir tersebut kita bisa menjaga diri agar tidak termasuk dalam golongan kafir. karena ada juga yang mendefinisikan kafir sebagai orang yang meninggalkan amal sholeh yang diperintahkan Allah. meninggalkan amal soleh yang diperintahkan Allah (QS. barangkali ada yang mau menjelaskan secara lebih mendalam pengertian dan seputar kafir setelah dikembalikan pada Al Quran dan Hadist? Tapi dimohon dengan sangat jangan menunjuk orang atau golongan tertentu. 2. Ada orang kafir yang memang tidak mengakui Allah sbg rab. mengingkari nikmat-nikmat Tuhan dan tidak berterima kasih kepada-Nya (QS. 2. 30:34)..

5. 6. Dan dishahihkan oleh Al „Irooqiy dalam “Takhrriju l ihyaa`”: (1/359). 3. dan untukkulah. [Ali „Imrân/3: 28]  “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum. agamaku. Banyak dalil yang menunjukkan hal tersebut diantaranya firman Allah Al-‘Azîz Al-Hakîm : 1 Dikeluarkan oleh Abu Dawud dalam “Al Libaas” bab tentang libaasu sy syuhroti: (4033). dan oleh Al Albani dalam “Al Irwaa`”: (1269) . Kafir seperti ini tidak boleh dibunuh selama ia masih menaati peraturan-peraturan yang dikenakan kepada mereka. Katakanlah: “Hai orang-orang kafir.5 Pembagian Kafir Kafir dalam syari’at Islam terbagi empat : -Pertama : Kafir dzimmy. dan dihasankan oleh Ibnu Hajar dalam “Fathu l Baariy”: (10/288). yaitu orang kafir yang membayar jizyah (upeti) yang dipungut tiap tahun sebagai imbalan bolehnya mereka tinggal di negeri kaum muslimin. dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. penolong) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. untukmu agamamu. pelindung. 4. dan oleh Ahmad:(5232) dari hadis Ibnu Umar rodhiyallaahu‟anhumaa. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. 1  Artinya: 1. dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. 2.Artinya: Janganlah orang-orang Mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali (teman akrab. pemimpin.” 2. maka ia termasuk kaum tersebut”.

sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan shôgirun (hina. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. serulah mereka kepada Islam apabila mereka menerima maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. Kemudian beliau berkata : “Berperanglah kalian di jalan Allah dengan nama Allah. bunuhlah siapa yang kafir kepada Allah. yaitu orang-orang kafir yang telah terjadi kesepakatan antara mereka dan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu yang telah disepakati. ْ ِ ْ ُّ َ َ‫أَيسََب زسُْٕ ل زبَُِّب صهَّٗ هللاُ عهَيّ ٔآنِّ ٔسهَّى أٌَ َُقَبحِهَكى حخَّٗ حَعبُدْٔ ا هللاَ ٔحْ دُِ أَْٔ حُؤدْٔ ا انجصيَت‬ ْ َ َ َ ِ َ ِْ َ ُ ْ َ َ َ ُْ َ َ ُ َ َ َ “Kami diperintah oleh Rasul Rabb kami shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam untuk memerangi kalian sampai kalian menyembah Allah satu-satunya atau kalian membayar Jizyah”. hendaklah kalian berlaku istiqomah (pula) terhadap mereka. AtTaubah : 7). patuh)”. maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya . “Kecuali orang-orang musyrikin yang kalian telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi dari kalian sesuatu pun (dari isi perjanjian) dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kalian. (QS. Dan Allah berfirman. Dan dalam hadits Al-Mughîroh bin Syu’bah radhiyallahu ‘anhu. (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka. Dan dalam hadits Buraidah radhiyallahu ‘anhu. At-Taubah : 29). Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. berperanglah kalian dan jangan mencuri harta rampasan perang dan janganlah mengkhianati janji dan janganlah melakukan tamtsîl (mencincang atau merusak mayat) dan janganlah membunuh anak kecil dan apabila engkau berjumpa dengan musuhmu dari kaum musyrikin dakwailah mereka kepada tiga perkara. “Maka selama mereka berlaku istiqomah terhadap kalian. (QS. apa saja yang mereka jawab dari tiga perkara itu maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka . Dan kafir seperti ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang mereka menjalankan kesepakatan yang telah dibuat.“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah). Allah Jalla Dzikruhu berfirman. apabila mereka menolak maka mintalah jizyah (upeti) dari mereka dan apabila mereka memberi maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. apabila mereka menolak maka mintalah pertolongan kepada Allah kemudian perangi mereka”. beliau berkata. Kedua : Kafir mu’ahad. ‫كبٌَ زسُْٕ ل هللاِ صهَّٗ هللا ُ عهَيّ ٔآنِّ ٔسهَّى إِذا أَيس أَييسًا عهَٗ جيْش أَْٔ سسيَّت أَْٔ صبِ ُ فِي خَبصخِّ بِخَقٕٖ هللاِ ٔيٍ يعُّ يٍ انًسهًِيٍَ خيسًا ثُى قَبل‬ ُ َ َ َ ْ ِ َ َّ َ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ ٍ ِ َ َ َّ ْ َ ْ ِ ْ ُ ْ ْ ِ َ َ ْ َ َ ْ َ َ َ ْ ِ َّ ٍ َ ْ َ ْ َ َ ْ َ ُ ُ ْ ُ ْ َ ْ َ ْ ِ ِ ْ ُ ْ ِ َ َّ ُ َ ْ َ ْ ‫أُغصْٔ ا بِبسْى هللاِ فِي سبِيم هللاِ قَبحِهُْٕ ا يٍ كفَس بِبهللِ أُغصْٔ ا ٔالَ حَغهُّْٕ ا ٔالَ حَغدزُْٔ ا ٔالَ حًُثِّهُْٕ ا ٔالَ حَقخُهُْٕ ا ٔنِيدًا ٔإِذا نَقِيْجَ عدٔك يٍَ انًشسكي‬ ٍَ َ ِ َ َ َ ِ ِ َ َ‫فَبدعُٓى إِنَٗ ثَالَد خصبل فَأَيَّخٍُُٓ يب أَجببُْٕ ك فَبقبَمْ يُُٓى ٔكف عُُٓى ثُى ادعُٓى إِنَٗ السالَو فَئٌِ أَجببُْٕ ك فَبقبَمْ يُُٓى ٔكف عُُٓى فَئٌِ ُْى أ‬ ْ ْ ْ َ َّ ُ َ ْ ْ ِ ْ َ ْ ِ ْ ِْ َّ ُ ْ َّ ْ ْ َ َّ ُ َ ْ ْ ِ ْ َ ُ ْ ‫ْ بَْٕ ا‬ َ ْ َ َ ْ ٍ َ ِ ِ ْ ِ ْ ُ َ ْ ِ ْ ‫فَس ْهُٓى انجصيَتَ فَئٌِ ُْى أَجببُْٕ ك فَبقبَمْ يُُٓى ٔكف عُُٓى فَئٌِ ُْى أَبَْٕ ا فَبسخَعٍ بِبهللِ ٔقَبحِ ْهُٓى‬ ْ ْ ْ ْ ْ َ َّ ُ َ ْ ْ ِ ْ َ َ ْ ْ َ “Adalah Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam apabila beliau mengangkat amir/pimpinan pasukan beliau memberikan wasiat khusus untuknya supaya bertakwa kepada Allah dan (berwasiat pada) orang-orang yang bersamanya dengan kebaikan. rendah.

merendahkannya. baik dengan akad jizyah. َ ‫أَال يٍ ظَهَى يعبَْدًا، أَٔ اَخَقَصُّ، أَْٔ كهَّفَُّ فَْٕ ق طَبقَخِّ، أَْٔ أَخر يُُّ شيئًب بِغيْس طيب ََفْس، فَأَََب حجيجُّ يَْٕ و انقِيَبيت‬ ُ ِْ َ َ َ ْ ِ َُ َ ْ َ َ ِ َ ْ َ ِ ِْ ِ َ َْ ِْ َ َ ِ ٍ “Ingatlah.” Ketiga : Kafir musta’man. maka perangilah pemimpin-pemimpin kekafiran itu. diusahakan oleh orang yang paling bawah (sekalipun)”. membebaninya di atas kemampuannya atau mengambil sesuatu darinya tanpa keridhaan dirinya. AtTaubah : 4). “Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir. Dan dalam hadits ‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu. dan mereka mencerca agama kalian. karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang tidak dapat dipegang janjinya. atau jaminan keamanan dari seorang muslim.” Dan Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. “Dan jika seorang di antara kaum musyrikin meminta perlindungan kepadamu. perjanjian dari penguasa. (Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka. jaminan keamanan dan tanggung jawab) kaum muslimin itu satu. At-Taubah : 6). dan mereka tidak takut (akibat-akibatnya). karena mereka itu tidak beriman. ‫ذيتُ انًسهًِيٍَ ٔاحدةٌ يَسعٗ بَِٓب أَدََبُْى‬ ْ ْ َ ْ َ ِ َ ْ ِ ْ ُ ْ َّ ِ “Dzimmah (janji.sampai batas waktunya. Dan Allah ‘Azza wa Jalla menegaskan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman. (QS.” (QS. “Dan yang diinginkan dengan (Mu’ahad) adalah setiap yang mempunyai perjanjian dengan kaum muslimin. Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berpendapat bahwa kata Mu’ahad dalam hadits di atas mempunyai cakupan yang lebih luas. (QS. At-Taubah : 12). agar supaya mereka berhenti”. maka lindungilah ia agar ia sempat mendengar firman Allah. Beliau berkata. Kafir jenis ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang masih berada dalam jaminan keamanan. sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya. maka saya adalah lawan bertikainya pada hari kiamat. Dan Allah Jallat ‘Azhomatuhu menegaskan dalam firman-Nya. yaitu orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin atau sebagian kaum muslimin. (QS. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui”. siapa yang menzholimi seorang mu’ahad. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam berpesan. “Jika mereka merusak sumpah (janji) nya sesudah mereka berjanji. kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. . ِْ ‫يٍ قَخَم يعبَْدًا نَى يَسحْ زائِحتَ انجَُّت ٔإٌِ زيحَٓب حُْٕ جد يٍ يسيسة أَزْ بَعيٍَ عَبيب‬ َ ْ ِ َّ َ ِ َ ْ َ َ َ ْ َُ َ ْ َ َِ ِْ َ ْ ِ َُ ً “Siapa yang membunuh kafir Mu’ahad ia tidak akan mencium bau surga dan sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun”. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. AL-Anfal : 55-56) Dan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam bersabda.

karena mereka orang-orang Mukmin dan orang-orang Muslim. Dan dari ulama masa kini seperti Syaikh Ibnu Baz (w. Demikianlah pembagian orang kafir telah masyhur dalam uraian para ulama seperti Imam Empat. yaitu jiwa seorang muslim. mu’ahad dan musta`man adalah termasuk jiwa yang diharamkan untuk dibunuh sebagaimana yang telah lalu. dan (jiwa) kafir yang terlindung dengan perjanjian dan keterikatan.5 Etika Terhadap Orang Kafir Orang Muslim meyakini bahwa seluruh agama adalah batil kecuali agama Islam yang merupakan agama yang benar. kecuali pemeluk agama Islam. maka siapa yang diberikan kepadanya Aman dari seorang muslim maka haram atas (muslim) yang lainnya mengganggunya sepanjang ia masih berada dalam Amannya. Ibnul Qayyim dan lain-lainnya. Syaikh ‘Abdullah Al-Bassam (w. kecil dan besar. Maka Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar. “Dan jiwa yang diharamkan oleh Allah adalah jiwa yang terjaga. yaitu kafir selain tiga di atas. Syaikhul Islam Ibnu Tamiyah.” Dan berkata Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimîn rahimahullah. Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy (w.” Dan dalam hadits Ummu Hani` radhiyallahu ‘anha. mu’ahad dan mus`tamin. yaitu kafir dzimmi. beliau berkata. bahwa tiga kafir di atas. Kafir jenis inilah yang disyari’atkan untuk diperangi dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam syari’at Islam. 1420 H). Syaikh Sholih Al-Fauzan. Syaikh Al-Albany (w. baik laki-laki dan perempuan. Mereka yakin karena dalildalil berikut: Firman Allah Ta‘ala.” 2. 1422 H). Al-An’am : 151) Berkata Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’dy rahimahullah. "Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam.-pent) menyangka bahwa ia boleh membunuh orang yang telah saya lindungi (yaitu) si Fulan bin Hubairah. Dan bagi siapa yang menelaah buku-buku fiqih dari berbagai madzhab akan menemukan benarnya pembagian ini tanpa perselisihan. “Dan firman-Nya “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar” dia adalah jiwa muslim. “Kami telah lindungi orang yang engkau lindungi wahai Ummu Hani`”. (kafir) dzimmi.” (QS. 1420 H)." (Ali Imran: 19). 1424 H) dan lain-lainnya. Syaikh Ibnu ‘Utsaimin (w. 1421 H). ْ ‫يَب زسُْٕ ل هللاِ شعى ابٍُْ أُيي أَََُّّ قَبحِم زجالً قَد أَجسْ حُُّ فَالٌََ بٍَ ُْبَيسةَ فَقَبل زسُْٕ ل هللاِ صهَّٗ هللاُ عهَيّ ٔآنِّ ٔسهَّى قَد أَجسْ ََب يٍ أَجسْ ث يَب أُو َْبَِئ‬ ُ َ َ َ ْ َ َ َ ِ َ ِْ َ َ َ ْ َ ْ ُ َ ٌ ْ ِّ َ َ َّ ِ َ ْ َ ََ َ ٍ “Wahai Rasulullah anak ibuku (yaitu ‘Ali bin Abi Tholib. Dan harus kami tegaskan disini. . dan sebagaimana yang ditegaskan dalam firman-Nya. dan bahwa para pemeluk semua agama adalah kafir.” Keempat : Kafir harby.Berkata Imam An-Nawawy rahimahullah : “Yang diinginkan dengan Dzimmah di sini adalah Aman (jaminan keamanan). Maknanya bahwa Aman kaum muslimin kepada orang kafir itu adalah sah (diakui).

Dengan dalil-dalil Ilahi yang benar di atas. 4. dan bahwa Islam adalah agama seluruh manusia. "Janganlah orang-orang Mukminin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang Mukminin. Pada ayat yang mulia di atas. karena dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta‘ala. karena kebencian-Nya kepadanya. 3. atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Allah Ta‘ala tidak menerima agama selain Islam dari siapa pun. Benci kepada orang kafir karena kebencian Allah Ta‘ala kepadanya. ia menerapkan etika-etika berikut terhadap orang kafir: 1. "Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. 2. maka orang Muslim pun membenci orang kafir. Untuk itu." (Al-Mujadilah: 22). dan telah Kuridhai Islam menjadi agama bagi kalian." (Al-Maidah: 3). Oleh karena itu. Dari sinilah. karena meridhai kekafiran adalah kekafiran. orang Muslim mengetahui bahwa semua agama sebelum Islam telah dihapus dengan Islam." (Al-Mumtahanah: 8). Tidak memberikan loyalitas dan kasih sayang kepadanya. dan tidak meridhai Syariat selain Syariat Islam." (Ali Imran: 28). Berbuat adil terhadapnya. dan telah Ku-cukupkan kepada kalian nikmat-Ku. Tidak mengakui kekafirannya. dan berbuat baik kepada orang-orang kafir. Oleh karena itu. maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi." (Ali Imran: 85). sekalipun orang-orang itu bapak-bapak. "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kalian agama kalian. karena Allah Ta‘ala berfirman."Barangsiapa mencari agama selain agama Islam. selagi Allah Azza wa Jalla membencinya karena kekafirannya. saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya. Allah Ta‘ala membolehkan berbuat adil. orang Muslim menyadari bahwa siapa saja yang tidak menyembah Allah Ta‘ala dengan agama Islam ia orang kafir. karena mereka . "Allah tidak melarang kalian untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangi kalian karena agama dan tidak (pula) mengusir kalian dari negeri kalian. kecuali orang-orang kafir yang wajib diperangi. dan tidak meridhainya. dan berbuat baik kepadanya jika ia bukan orang kafir yang harus diperangi. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. sebab cinta dan benci itu harus karena-Nya.

." (Al Maidah: 5). "Allah Ta‘ala berfirman." (Diriwayatkan Muslim). dan menjauhkan gangguan daripadanya. dan boleh menikahi wanita-wanita kafir dan Ahli Kitab. Dikisahkan dengan shahih bahwa Rasulullah saw. menyelamatkannya dan kebinasaan. Menyayanginya dengan kasih sayang umum dengan memberinya makan jika ia lapar. 5. kemudian beliau memenuhi undangannya.. maka Aku menjadi lawannya pada hari kiamat. sesungguhnya Aku haramkan kezhaliman atas Diri-Ku." (Diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah." (Diriwayatkan Ath-Thabrani dan Al-Hakim.. dan memakan makanan yang dihidangkan kepada beliau. dan memakan hadiahnya jika ia Ahli Kitab orang Yahudi. kalian jangan saling menzhalimi'. 8. "Mereka (wanita-wanita Mukminah) tersebut tidak halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tidak halal pula bagi mereka. Tidak mengganggu harta. darah. "Barangsiapa menyakiti orang kafir dzimmi. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. "Sayangilah orang yang ada di bumi niscaya engkau disayangi siapa yang ada di langit." (Al-Mumtahanah: 10). diundang makan oleh orang Yahudi Madinah. 7. berdasarkan dalil-dalil berikut: Allah Ta'ala melarang pernikahan wanita Mukminah dengan orang kafir secara mutlak dalam firman-Nya. "Makanan orang-orang yang diberi Al-Kitab itu halal bagi kalian. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. Oleh karena itu. ‘Hai hamba-hamba-Ku. jika ia bukan termasuk orang yang wajib diperangi. Hadits ini shahih).mempunyai ketentuan-ketentuan tersendiri dalam ketentuan orang-orang yang wajib diperangi. menerima hadiahnya. dan orang Kristen. Tidak menikahkan wanita Mukminah dengannya. mengobatinya jika ia sakit. "Pada setiap orang yang mempunyai hati yang basah terdapat pahala. berdasarkan dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta‘ala. 6." (Diriwayatkan Muslim). Ia boleh memberinya hadiah. dan kehormatannya. dan Aku mengharamkannya terhadap kalian. Hadits ini shahih). memberinya minum jika ia kehausan.

"Janganlah kalian memulai mengucapkan salam kepada orang-orang Yahudi dan orangorang Kristen." 10. dan tidak menirunya dalam hal-hal yang tidak penting.. mengecatnya jika ia tidak mengecatnya. "Wa'alaikum (juga atas kalian)". Allah Ta‘ala membolehkan seorang Muslim menikahi wanita-wanita Ahli Kitab dalam firman-Nya." (Muttafaq Alaih). "Semoga Allah merahmatimu. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. maka mendorongnya ke jalan yang paling sempit baginya. "Dan barangsiapa meniru satu kaum." (Muttafaq Alaih)." (Muttafaq Alaih). "Jika orang-orang Ahli Kitab mengucapkan salam kepada kalian. tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundikgundik. Menyempitkan ruang geraknya jika bertemu dengannya di salah satu jalan ke jalan yang paling sempit. 12. ia menjawabnya dengan mengatakan. 9. ia termasuk mereka. "Semoga Allah memberi petunjuk kepada kalian. ." kemudian beliau mendoakan balik. dan cukurlah kumis. karena Rasulullah bersabda. ‘Wa‘alaikum' (juga atas kalian). atau kopiah. Jika kalian bertemu dengan salah seorang dari mereka di jalan. bila kalian telah membayar maskawin mereka dengan maksud menikahinya. maka katakan kepada mereka. dan memperbaiki urusan kalian. dan berbeda dengannya dalam pakaian. karena mengharap mereka berkata. Tampil beda dengannya. misalnya memanjangkan jenggotnya jika ia tidak memanjangkannya. "Semoga Allah memberi petunjuk kepadamu. "Hendaklah kalian berbeda dan orang-orang musyrik. Karena Rasulullah bersabda. Mendoakannya jika ia bersin dengan memuji Allah dan berkata." (Diriwayatkan Abu Daud dan AthThabrani. Hadits ini hasan)." (Al-Maidah: 5). Tidak memulai ucapan salam kepadanya." Karena Rasulullah pernah bersin di samping orang orang Yahudi. "(Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanitawanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al-Kitab sebelum kalian. dan jika orang kafir mengucapkan salam kepadanya. panjangkan jenggot." (Al-Baqarah: 221)."Dan janganlah kalian menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita Mukmin) sebelum mereka beriman. dan memperbaiki urusanmu. 11.

" (Diriwayatkan Al-Bukhari). 2." (Diriwayatkan Muslim). bahwa beliau bersabda."Sesungguhnya orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen tidak mengecat. karena Imam Muslim meriwayatkan. Agar kita tidak menyerupai orang kafir. Agar kita hidup di dunia bisa saling rukun satu sama lainnya.6 Hikmah Berakhlak Terhadap Orang Kafir Sesuatu yang diciptakan oleh Allah pasti ada hikmahnya. Memupuk sikap tenggang rasa dan toleransiantar umat. atau rambut dengan warna kuning. Kita berakhlak pada orang kafir pun mempunyai hikmah/ manfaat. 2. 3. Agar terjadi keamanan. Agar kita mengetahui tentang larangan menikah dengan orang kafir." (Muttafaq Alaih). Dapat menjaga hubungan kita dengan orang kafiragar tidak terlalu jauh hubungan kita. atau merah. "Rubahlah ini (rambut putih) dan tinggalkan warna hitam. 6. Ini akan mencerminkan toleransi dalam Islam. maka berbedalah dari mereka. tetapi Islam menghargai apa saja yang mereka lakukan asal tidak mengganggu umat Islam sendiri. 5. Seuai dengan perintah rasulullah yang berbunyi: "Dan barangsiapa meniru satu kaum.. kenyamanan. ia termasuk mereka. PENGERTIAN ETIKA . 4. Sedang mewamainya dengan warna hitam dilarang Rasulullah saw. Maksudnya mewarna jenggot. dan ketertiban beragama sehingga terjadi kedamaian.Islam memang mengakui adanya agama laintetapi Islam tidak mengakui apa yang mereka yakini( tidak mengakui kekafirannya). Hikmahnya antara lain: 1.

Utilitarisme. Adat Kebiasaan.Ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia TUJUAN MEMPELAJARI ETIKA Untuk mendapatkan konsep yang sama mengenai penilaian baik dan buruk bagi semua manusia dalam ruang dan waktu tertentu PENGERTIAN BAIK Sesuatu hal dikatakan baik bila ia mendatangkan rahmat. Perbuatan buruk berarti perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma masyarakat yang berlaku CARA PENILAIAN BAIK DAN BURUK Menurut Ajaran Agama. atau bahagia (Sesuatu dikatakan baik bila ia dihargai secara positif) PENGERTIAN BURUK Segala yang tercela. Aliran Pragmatisme. Bisikan Hati (Intuisi). Aliran Naturalisme. Kebahagiaan. . Paham Eudaemonisme. Aliran Vitalisme. Aliran Positivisme. dan memberikan perasaan senang. Evolusi.

sedangkan jika keputusan tersebut tidak baik maka itulah yang buruk. Faham ini merupakan bantahan terhadap faham . dan (3) universalistic hedonism yang menyatakan bahwa yang menjadi tolok ukur apakah suatu perbuatan itu baik atau buruk adalah mengacu kepada akibat perbuatan itu melahirkan kesenangan atau kebahagiaan kepada seluruh makhluk. Faham Kebahagiaan (Hedonisme) “Tingkah laku atau perbuatan yang melahirkan kebahagiaan dan kenikmatan/kelezatan”. Bisikan Hati (Intuisi) Bisikan hati adalah “kekuatan batin yang dapat mengidentifikasi apakah sesuatu perbuatan itu baik atau buruk tanpa terlebih dahulu melihat akibat yang ditimbulkan perbuatan itu”. (2) hedonisme rasional/rationalistic hedonism yang berpendapat bahwa kebahagian atau kelezatan individu itu haruslah berdasarkan pertimbangan akal sehat. Aliran Komunisme [carilah di internet mengenai faham atau aliran-aliran tersebut secara lengkap] Kriteria perbuatan baik atau buruk yang akan diuraikan di bawah ini sebatas berbagai aliran atau faham yang pernah dan terus berkembang sampai saat ini. Khusus penilaian perbuatan baik dan buruk menurut agama.Aliran Idealisme. adapt kebiasaan. Aliran Marxisme. Ada tiga sudut pandang dari faham ini yaitu (1) hedonisme individualistik/egostik hedonism yang menilai bahwa jika suatu keputusan baik bagi pribadinya maka disebut baik. dan kebudayaan tidak akan dibahas disini. Aliran Eksistensialisme.

. dan nilai-nilai yang tidak bertahan (kalah dengan perjuangan antar nilai) dipandang sebagai buruk. kemerdekaan. Menurut Aristoteles. Aliran Pragmatisme Aliran ini menititkberatkan pada hal-hal yang berguna dari diri sendiri baik yang bersifat moral maupun material. keistimewaan yang dapat juga diartikan sebagai “kebaikan budi pekerti” Evolusi Paham ini berpendapat bahwa segala sesuatu yang ada di alam ini selalu (secara berangsur-angsur) mengalami perubahan yaitu berkembang menuju kea rah kesempurnaan. kebebasan. Paham Eudaemonisme Prinsip pokok faham ini adalah kebahagiaan bagi diri sendiri dan kebahagiaan bagi orang lain. dan nilai moral yang bertahanlah (tetap) yang dikatakan dengan baik. Tujuan utama dari aliran ini adalah keutamaan.hedonisme. untuk mencapai eudaemonia ini diperlukan 4 hal yaitu (1) kesehatan. struggle for life. dan survival for the fittest) Alexander mengungkapkan bahwa nilai moral harus selalu berkompetisi dengan nilai yang lainnya. (3) perbuatan baik. keunggulan. dan (4) pengetahuan batiniah. Yang menjadi titik beratnya adalah pengalaman. Dengan mengadopsi teori Darwin (ingat konsep selection of nature. kekayaan dan kekuasaan. oleh karena itu penganut faham ini tidak mengenal istilah kebenaran sebab kebenaran bersifat abstrak dan tidak akan diperoleh dalam dunia empiris. (2) kemauaan. bahkan dengan segala yang ada di ala mini.

Medik. Musik. Yang terpenting menurut aliran ini adalah “penghormatan akan kehidupan”. sebab orang yang berperang itulah (yang menang) yang akan memegang kekuasaan.Aliran Naturalisme Yang menjadi ukuran baik atau buruk adalah :”apakah sesuai dengan keadaan alam”. pengetahuan dan kebudayaan adalah menjadi perusak alam semesta. Tokoh terkenal aliran vitalisme adalah F. Aliran Gessingnungsethik Diprakarsai oleh Albert Schweitzer. Ukuran kebaikannya adalah “pemelihataan akan kehidupan”. sedangkan apabila tidak alami dipandang buruk. dan Etika. Niettsche yang banyak memberikan pengaruh terhadap Adolf Hitler. dan yang buruk adalah setiap usaha yang berakibat kebinasaan dan menghalangihalangi hidup. Aliran Vitalisme Aliran ini merupakan bantahan terhadap aliran natiralisme sebab menurut faham vitalisme yang menjadi ukuran baik dan buruk itu bukan alam tetapi “vitae” atau hidup (yang sangat diperlukan untuk hidup). Kelompok pertama terkenal dengan ungkapan “homo homini lupus” artinya “manusia adalah serigala bagi manusia yang lain”. seorang ahli Teolog. Filsuf. . yaitu sedapat mungkin setiap makhluk harus saling menolong dan berlaku baik. Jean Jack Rousseau mengemukakan bahwa kemajuan. Aliran ini terdiri dari dua kelompok yaitu (1) vitalisme pessimistis (negative vitalistis) dan (2) vitalisme optimistime. Sedangkan menurut aliran kedua “perang adalah halal”. apabila alami maka itu dikatakan baik.

Sebaik apapun tiruan tidak akan seindah aslinya (yaitu ide). Aliran Marxisme Berdasarkan “Dialectical Materialsme” yaitu segala sesuatu yang ada dikuasai oleh keadaan material dan keadaan material pun juga harus mengikuti jalan dialektikal itu.Aliran Idealisme Sangat mementingkan eksistensi akal pikiran manusia sebab pikiran manusialah yang menjadi sumber ide. Ungkapan dari aliran ini adalah “ Truth is subjectivity” atau kebenaran terletak pada pribadinya maka disebutlah baik. terutama sekali bagi kepentingan dirinya. Aliran Eksistensialisme Etika Eksistensialisme berpandangan bahwa eksistensi di atas dunia selalu terkait pada keputusan-keputusan individu. Aliran ini memegang motto “segala sesuatu jalan dapatlah dibenarkan asalkan saja jalan dapat ditempuh untuk mencapai sesuatu tujuan”. Ungkapan terkenal dari aliran ini adalah “segala yang ada hanyalah yang tiada” sebab yang ada itu hanyalah gambaran/perwujudan dari alam pikiran (bersifat tiruan). dan sebaliknya apabila keputusan itu tidak baik bagi pribadinya maka itulah yang buruk. Jadi yang bai itu hanya apa yang ada di dalam ide itu sendiri. Individu sangat menentukan terhadao sesuatu yang baik. Artinya. andaikan individu tidak mengambil suatu keputusan maka pastilah tidak ada yang terjadi. Jadi apapun dapat dipandang baik asalkan dapat menyampaikan/menghantar kepada tujuan .

pendidikan. Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi 2. hukum. Ciri-ciri profesionalisme: 1. Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain.PENGERTIAN PROFESI Belum ada kata sepakat mengenai pengertian profesi karena tidak ada standar pekerjaan/tugas yang bagaimanakah yang bisa dikatakan sebagai profesi. Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya 4. Ada yang mengatakan bahwa profesi adalah “jabatan seseorang walau profesi tersebut tidak bersifat komersial”. PROFESIONALISME Biasanya dipahami sebagai suatu kualitas yang wajib dipunyai oleh setiap eksekutif yang baik. Secara tradisional ada 4 profesi yang sudah dikenal yaitu kedokteran. namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya . dan kependetaan. Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan 3.

dan peranan tenaga ahli profesi yang didefinisikan dalam suatu negar tidak sama. yaitu: 1. kebudayaan. Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan 6. Suatu teknik intelektual 3. Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri 7. Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis 4. Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi yang tinggi antar anggotanya 8. kebiasaan. Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi 10. Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas 2.CIRI KHAS PROFESI Menurut Artikel dalam International Encyclopedia of education. Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi 5. Pengakuan sebagai profesi 9. Hubungan yang erat dengan profesi lain TUJUAN KODE ETIKA PROFESI Prinsip-prinsip umum yang dirumuskan dalam suatu profesi akan berbeda satu dengan yang lainnya. ada 10 ciri khas suatu profesi. Hal ini disebabkan perbedaan adat. Adapun yang menjadi tujuan pokok dari rumusan etika yang dituangkan dalam kode etik (Code of conduct) profesi adalah: .

Standar-standar etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moral-moral dari komunitas. dan masyarakat pada umumnya 2. dengan demikian standar-standar etika menjamin bahwa para anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya 5.1. Standar-standar etika membantu tenaga ahli profesi dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka menghadapi dilema-dilema etika dalam pekerjaan 3. Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum (atau undang-undang). yaitu orang kafir yang membayar jizyah (upeti) yang dipungut tiap tahun sebagai imbalan bolehnya mereka tinggal di negeri kaum muslimin. Standar-standar etika menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien. Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya Orang kafir dalam syari’at Islam terbagi empat : Pertama : Kafir dzimmy. institusi. Standar-standar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi 6. Standar-standar etika membiarkan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsi-fungsi profesi dalam masyarakat melawan kelakuan-kelakuan yang jahat dari anggota-anggota tertentu 4. Kafir seperti ini tidak boleh dibunuh selama ia masih menaati peraturan-peraturan yang dikenakan kepada mereka. Banyak dalil yang menunjukkan hal tersebut diantaranya firman Allah Al-‘Azîz Al-Hakîm : .

. apabila mereka menolak maka mintalah pertolongan kepada Allah kemudian perangi mereka”. bunuhlah siapa yang kafir kepada Allah. Allah Jalla Dzikruhu berfirman. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan shôgirun (hina. apa saja yang mereka jawab dari tiga perkara itu maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka . apabila mereka menolak maka mintalah jizyah (upeti) dari mereka dan apabila mereka memberi maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. patuh)”. yaitu orang-orang kafir yang telah terjadi kesepakatan antara mereka dan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu yang telah disepakati. Kemudian beliau berkata : “Berperanglah kalian di jalan Allah dengan nama Allah. Dan dalam hadits Buraidah radhiyallahu ‘anhu. َ ً ْ ِ َ َّ َ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ َ ْ ٍ ِ َ ْ ٍ َْ َ ِ‫كبٌَ زسٕل هللاِ صهَّٗ هللاُ عهَّٛ ٔآنِّ ٔسهَّى إِذا أَيس أَيٛسا عهَٗ جٛش أَٔ سسَّٚت أَٔصبُِ فِٙ خبصخِّ بِخَقٕٖ هللا‬ َ ْ ِ َّ َ ْ ُ ُْ َ َ َ‫ٔيٍْ يعُّ يٍْ انًسهًٍَِْٛ خٛسا ثُى قَبل أُغصٔا بِبسى هللاِ فِٙ سبِٛم هللاِ قَبحِهُٕا يٍْ كفَس بِبهللِ أُغصٔا ٔالَ حَغهٕا ٔال‬ َ َ َ ْ ِ ْ ُْ ِ َ َ َ َ ْ ُ ْ َ َّ ً ْ َ َ ْ ُ َ ْ ُ ْ ِْ َ ْ ِْ َ َ ْ َ ْ ْ ‫حَغدزٔا ٔالَ حًُثِّهُٕا ٔالَ حَقخُهُٕا ٔنِٛدًا ٔإِذا نَقِْٛجَ عدٔكَ يٍَ انًشسكٍَْٛ فَبدعٓى إِنَٗ ثَالَد خصبل فَأََّٚخٍَُّٓ يب‬ ِ ِ ْ ُ ْ ِ َّ ُ َ ٍ َ ِ ِ َ ْ َ َ ْ ُِْ ُْ ُ ْ َ ُ ُ َ ُْ ِْ ْ ْ ُ َ ُْ ِْ ْ ْ ‫أَجببُٕكَ فَبقبَم يُٓى ٔكفَّ عُٓى ثُى ادعٓى إِنَٗ اْلسالَو فَئٌِْ أَجببُٕكَ فَبقبَم يُٓى ٔكفَّ عُٓى فَئٌِْ ْى أَبَٕا فَسهٓى‬ ْ َ ْ َ ِ ْ ِْ ُْ َْ ْ ُ ُ ْ َّ ْ ُ ْ َ ُُ َْ ْ ُْ ُ َ ُْ ِْ ْ ْ ْ ِ ْ ‫انجصَٚتَ فَئٌِْ ْى أَجببُٕكَ فَبقبَم يُٓى ٔكفَّ عُٓى فَئٌِْ ْى أَبَٕا فَبسخَعٍْ بِبهللِ ٔقَبحِهٓى‬ ِ ْ ْ ُْ ْ َ ُْ ُْ ْ َ ُْ َْ “Adalah Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam apabila beliau mengangkat amir/pimpinan pasukan beliau memberikan wasiat khusus untuknya supaya bertakwa kepada Allah dan (berwasiat pada) orang-orang yang bersamanya dengan kebaikan. [1] Dan dalam hadits Al-Mughîroh bin Syu’bah radhiyallahu ‘anhu. َ‫أَيسََب زسٕل زبَُِّب صهَّٗ هللاُ عهَّٛ ٔآنِّ ٔسهَّى أٌَْ َُقَبحِهَكى حخَّٗ حَعبُدُٔا هللاَ ٔحدُِ أَٔ حُؤَدٔا انجصَٚت‬ ْ ِ ْ ْ َ ُْ َ َ ُ ُْ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ ْ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ “Kami diperintah oleh Rasul Rabb kami shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam untuk memerangi kalian sampai kalian menyembah Allah satu-satunya atau kalian membayar Jizyah”. [2] Kedua : Kafir mu’ahad. (QS. At-Taubah : 29). Dan kafir seperti ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang mereka menjalankan kesepakatan yang telah dibuat. berperanglah kalian dan jangan mencuri harta rampasan perang dan janganlah mengkhianati janji dan janganlah melakukan tamtsîl (mencincang atau merusak mayat) dan janganlah membunuh anak kecil dan apabila engkau berjumpa dengan musuhmu dari kaum musyrikin dakwailah mereka kepada tiga perkara. (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka.“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah). serulah mereka kepada Islam apabila mereka menerima maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka. beliau berkata. rendah.

karena sesungguhnya mereka itu adalah orangorang yang tidak dapat dipegang janjinya. “Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir.[3] Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berpendapat bahwa kata Mu’ahad dalam hadits di atas mempunyai cakupan yang lebih luas. dan mereka mencerca agama kalian. (Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka. َ ْ ‫أَ َال يٍْ ظَهَى يعبْدًا، أَٔ اَخَقَصُّ، أَٔ كهَّفَُّ فَٕق طَبقَخِّ، أَٔ أَخر يُُّ شٛئًب بِغٛس طٛب ََفس، فَأَََب حجٛجُّ َٕٚو‬ َ ْ َ َ ُ َ َ ْ ِ ٍ ْ ِ ْ ِ ِ َْ َْ ِْ َ َ ْ ِ َ ْ ُ ِْ َ َ ْ‫ان‬ ‫قَِٛبيت‬ ِ َ . “Kecuali orang-orang musyrikin yang kalian telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi dari kalian sesuatu pun (dari isi perjanjian) dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kalian. At-Taubah : 4). At-Taubah : 7). (QS. hendaklah kalian berlaku istiqomah (pula) terhadap mereka.” (QS. “Jika mereka merusak sumpah (janji) nya sesudah mereka berjanji. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. AL-Anfal : 55-56) Dan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam bersabda. maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya. sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya. dan mereka tidak takut (akibatakibatnya). Beliau berkata. (QS. Dan Allah berfirman. maka perangilah pemimpin-pemimpin kekafiran itu. At-Taubah : 12).“Maka selama mereka berlaku istiqomah terhadap kalian. Dan Allah ‘Azza wa Jalla menegaskan. atau jaminan keamanan[6] dari seorang muslim. agar supaya mereka berhenti”. perjanjian dari penguasa[5]. Dan Allah Jallat ‘Azhomatuhu menegaskan dalam firman-Nya. (QS. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. “Dan yang diinginkan dengan (Mu’ahad) adalah setiap yang mempunyai perjanjian dengan kaum muslimin. karena mereka itu tidak beriman. baik dengan akad jizyah[4]. ‫يٍْ قَخَم يعبْدًا نَى َٚسح زائِحتَ انجَُّت ٔإٌَِّ زٚحٓب حُٕجد يٍْ يسٛسة أَزبَعٍَْٛ عَبيب‬ ِ ْ ِ َِْ َ ِ ُ َ ْ َ َ ِْ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ َ ُ َ ً َ “Siapa yang membunuh kafir Mu’ahad ia tidak akan mencium bau surga dan sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun”.” [7] Dan Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda.

-pent) menyangka bahwa ia boleh membunuh orang yang telah saya lindungi (yaitu) si Fulan bin Hubairah. ‫ذيتُ انًسهًٍَِْٛ ٔاحدةٌ َٚسعٗ بِٓب أَدََبْى‬ َ ْ َ ِ َ ِ ْ ُ ْ َّ ِ ُْ ْ َ “Dzimmah (janji. jaminan keamanan dan tanggung jawab) kaum muslimin itu satu. 1420 H). maka siapa yang diberikan kepadanya Aman dari seorang muslim maka haram atas (muslim) yang lainnya mengganggunya sepanjang ia masih berada dalam Amannya. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam berpesan. yaitu orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin atau sebagian kaum muslimin.”[10] Keempat : Kafir harby. Dan dalam hadits ‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu. Kafir jenis inilah yang disyari’atkan untuk diperangi dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam syari’at Islam. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman. Maka Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda. “Dan jika seorang di antara kaum musyrikin meminta perlindungan kepadamu.” [8] Ketiga : Kafir musta’man. [9] Berkata Imam An-Nawawy rahimahullah : “Yang diinginkan dengan Dzimmah di sini adalah Aman (jaminan keamanan).” Dan dalam hadits Ummu Hani` radhiyallahu ‘anha. yaitu kafir selain tiga di atas. Syaikhul Islam Ibnu Tamiyah. Dan dari ulama masa kini seperti Syaikh Ibnu Baz (w. maka lindungilah ia agar ia sempat mendengar firman Allah. maka saya adalah lawan bertikainya pada hari kiamat. membebaninya di atas kemampuannya atau mengambil sesuatu darinya tanpa keridhaan dirinya. . siapa yang menzholimi seorang mu’ahad. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui”. Ibnul Qayyim dan lain-lainnya. 1420 H). kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. 1422 H). Demikianlah pembagian orang kafir telah masyhur dalam uraian para ulama seperti Imam Empat. ‫َٚب زسٕل هللاِ شَ عى ابٍُْ أُيٙ أَََُّّ قَبحِم زجالً قَد أَجسحُُّ فَالٌََ بٍَْ ْبَٛسةَ فَقَبل زسٕل هللاِ صهَّٗ هللاُ عهَّٛ ٔآنِّ ٔسهَّى‬ ْ َ ْ ُ َ ٌ َ َْ ُ ْ ِّ ُ ُْ َ َ َ َ َ ِ َ ِ ْ َ ََ َ ُْ َ ‫قَد أَجسََب يٍْ أَجسث َٚب أُو َْبَِئ‬ ِ ْ َ َ ْ َ ْ َّ ٍ “Wahai Rasulullah anak ibuku (yaitu ‘Ali bin Abi Tholib. beliau berkata. Syaikh Al-Albany (w.“Ingatlah. Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy (w. Kafir jenis ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang masih berada dalam jaminan keamanan. merendahkannya. “Kami telah lindungi orang yang engkau lindungi wahai Ummu Hani`”. (QS. Maknanya bahwa Aman kaum muslimin kepada orang kafir itu adalah sah (diakui). At-Taubah : 6). diusahakan oleh orang yang paling bawah (sekalipun)”.

Syaikh Sholih Al-Fauzan hafizhohullah. Syaikh Sholih Al-Fauzan. mu’ahad dan musta`man adalah termasuk jiwa yang diharamkan untuk dibunuh sebagaimana yang telah lalu.” [11] Dan berkata guru kami.Syaikh Ibnu ‘Utsaimin (w. 463 H) rahimahullah. “Dan firman-Nya “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar” dia adalah jiwa muslim. (2) para pedagang. ia adalah orang yang masuk ke negara kaum muslimin bukan untuk menetap padanya. yaitu kafir dzimmi. Syaikh ‘Abdullah Al-Bassam (w. karena mereka berada dalam dzimmah kaum muslimin dan dalam jaminan keamanan kaum muslimin. mereka ke . karena itu datang dalam hadits “Siapa yang membunuh kafir mu’ahad ia tidak akan mencium baunya sorga. 1421 H). “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar. mu’ahad dan mus`tamin. Dan harus kami tegaskan disini. Dan bagi siapa yang menelaah buku-buku fiqih dari berbagai madzhab akan menemukan benarnya pembagian ini tanpa perselisihan. maka hal itu terhitung jaminan keamanan sebagaimana halnya pernyataan. dan sebagaimana yang ditegaskan dalam firman-Nya.” Dan berkata Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimîn rahimahullah. Dzimmah adalah mereka membayar jizyah atau mereka yang masuk ke negara kita dengan jaminan keamanan. dan (jiwa) kafir yang terlindung dengan perjanjian dan keterikatan. Dan demikian pula jiwa mu’ahad. kecil dan besar. “Adapun (kafir) musta`man. walaupun dia kafir namun Allah mengharamkan membunuh jiwa mukminin dan juga mengharamkan membunuh jiwa para mu’ahad dari kaum kuffar yang ada perjanjian dengan kaum muslimin dalam masalah dzimmah atau jaminan keamanan. “Jiwa yang diharamkan oleh Allah adalah jiwa mukmin. Al-An’am : 151) Berkata Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’dy rahimahullah. Tidak boleh mengkhianati dzimmah kaum muslimin. (kafir) dzimmi. namun dipahami. Mereka ini empat macam.” (QS. (3) orang-orang yang meminta perlindungan untuk dihadapkan kepadanya keislaman dan Al-Qur`an. dan kalau mereka ingin. kalau mereka ingin.” [12] Dan berikut ini beberapa pernyataan para ulama umat. Tidak boleh membunuh dan melampaui batas terhadap mereka.”. maka telah (terjalin) sempurna jaminan keamanan untuknya. bahwa tiga kafir di atas. “Dan jiwa yang diharamkan oleh Allah adalah jiwa yang terjaga.” [13] Dan berkata Ibnul Qayyim rahimahullah. baik laki-laki dan perempuan. Berkata Ibnu ‘Abddil Barr (w. mereka masuk ke dalam (Islam). yaitu jiwa seorang muslim. “Dan saya tidak mengetahui ada silang pendapat di kalangan para ulama bahwa siapa yang memberi jaminan keamanan kepada seorang kafir harby dengan bentuk pernyataan yang dipahami bahwa ia memberi keamanan. Dan kebanyakan para ulama berpendapat bahwa walaupun sekedar isyarat. 1424 H) dan lain-lainnya. (1) para utusan.

-pent. bahkan kewajiban mereka untuk mengangkat perkara (yang perlu diperbaiki menurut pandangan mereka. Adapun individu-individu manusia. beliau ditanya. kalau mereka ingin kembali kepada keamanannya (negaranya. maka itu (yang diinginkan). Adapun menganiaya mereka. menganiaya siapa saja tidak boleh. Tetapi pemerintah hendaknya dinasehati sehinga melarang apa-apa yang tidak patut untuk ditampakkan. “Apa hukum menganiaya turis-turis asing dan para tamu di negeri-negeri Islam?”. karena menganiaya mereka adalah berarti menganiaya orang-orang yang telah masuk dengan jaminan keamanan. Fatwa Syaikh Ibnu Baz Tentang Mengganggu Turis Dan Tamu Asing Dalam kumpulan fatwa-fatwa beliau jilid 8 halaman 229. 1250 H) rahimahullah.” [15] Dan banyak lagi ucapan para ulama dalam masalah ini. (4) serta orang-orang yang punya hajat berupa kunjungan dan selainnya. Apakah itu para turis atau para pekerja. maka itulah perkara yang diinginkan. Hukum terhadap mereka adalah tidak boleh diboikot. serta shalawat dan salam semoga selalu terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad dan kepada keluarganya dan para shahabatnya. tidak boleh dibunuh.” [14] Berkata Imam Asy-Syaukany (w. maka haram terhadap kaum muslimin untuk membunuhnya hingga ia kembali kepada keamanannya (negaranya) tanpa ada silang pendapat di kalangan penganut Islam. Adapun menasehati dan mendakwahi mereka kepada Islam atau meninggalkan kemungkaran apabila mereka telah muslim. dan terhadap orang-orang yang meminta perlindungan agar diperlihatkan kepada mereka keislaman dan Al-Qur`an. kalau mereka masuk (Islam).) kepada pemerintah. sangatlah panjang untuk menyebutkan seluruhnya. karena mereka adalah musta’man (orang yang mendapat jaminan keamanan dari pemerintah). Maka tidak boleh menganiaya mereka akan tetapi perkara mereka diangkat kepada orang yang mampu menahan masuknya mereka atau menahan mereka dari kemungkaran yang zhohir. memukul dan menyakiti mereka (para turis tersebut). maka itu tidak boleh. Beliau menjawab.pent.negeri mereka. “Ini tidak boleh. “Mu’ahad adalah seorang kafir harby yang masuk ke negeri Islam dengan jaminan keamanan. Mereka masuk dengan jaminan keamanan. Dalil-dalil syari’at meliputi hal-hal tersebut.” Keputusan Haiah Kibarul Ulama Saudi Arabia 13/7/1417 H “Jiwa yang terjaga dalam hukum syari’at Islam adalah semua (jiwa) muslim atau semua (kafir) yang antara dia dengan kaum muslimin ada aman (jaminan keamanan) sebagaimana firman (Allah) Ta’ala : . Wallahul Musta’an wa la Haula wa la Quwwata Illa billah. mereka dibiarkan kembali. Namun kami akan menutup pembahasan pembagian orang kafir ini dengan beberapa fatwa para ulama abad ini.). selain dari apa yang telah disebutkan. tidak ada hak bagi mereka untuk membunuh. Wallahul Musta’an. tidak boleh dipungut jizyah darinya. maka tidak boleh menganiaya mereka.

AlBukhary. ‫يٍْ قَخَم يعبْدًا فِٙ كُّٓ . atau …. maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang mukmin”. “Apabila seorang kafir dari para pesiar atau turis tersebut masuk. maka akibat hal tersebut dia akan terbunuh atau lebih dari itu. An-Nisa` : 93) Dan (Allah) Subhanahu berfirman tentang hukum kafir dzimmy yang terbunuh tanpa sengaja. Dan telah shohîh dari Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda. HR. dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya”. tidak boleh melampaui batas terhadapnya. maka ia tidak akan mencium baunya sorga. bahkan ia telah menyelisihi hadits yang telah lalu penyebutannya. kita berlindung kepada Allah dari segala kehinaan. Dan ini adalah ancaman yang keras terhadap siapa yang membunuh (kafir) mu’ahad. mereka tidaklah masuk ke negara kita yang Islamy kecuali dengan izin dari seorang hakim (penguasa) muslim.” Fatwa Syaikh Al-Albany Tentang Mengganggu turis Asing Beliau berkata dalam sebuah kaset terekam.فَهَى َٚسح زائِحتَ انجَُّت‬ َ َ ُ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ْ ِ َ َ ِِْ َ ْ ْ ِ ِ ُْ ْ َ “Siapa yang membunuh (kafir) mu’ahad dalam kunhi-nya –yaitu dalam penjanjian dan jaminan keamanan padanya-. sehingga pelampauan batas terhadap darah pesiar seperti ini dan di negeri Islam tidaklah tercapai dibelakangnya suatu manfaat islamy. kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya. atau …. (QS An-Nisa` : 92) Maka jika kafir dzimmy yang memiliki jaminan keamanan. Kemudian andaikata hal tersebut terjadi. dan sesungguhnya hal itu termasuk dari dosa-dosa besar yang diancam dengan tidak masuknya si pembunuh ke dalam Surga. maka bagaimana pula jika dibunuh dengan sengaja?.[16] Maka tidak boleh mengganggu (kafir) musta`man. Karena itu. (QS. “Dan jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu.“Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu’min dengan sengaja. bila dibunuh tanpa sengaja padanya ada diyah dan kaffarah. maka balasannya ialah Jahannam. sebab ia adalah seorang (kafir) mu’ahad. apalagi membunuhnya seperti (yang terjadi pada) kekejian yang besar dan mungkar ini. atau ia dipenjara. ‫يٍْ قَخَم يعبْدًا نَى َٚسح زائِحتَ انجَُّت‬ ِ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ َ ُ َ َ “Barangsiapa yang membunuh kafir mu’ahad maka dia tidak akan mencium baunya Surga”. tentunya kekejiannya lebih hebat dan dosanya lebih besar. -dan telah terjadi lebih dari sekali dimana seorang muslim melampaui batas terhadap salah seorang dari mereka-.أَ٘ فِٙ عٓدِ ٔأَيبَِّ.[17]” [18] .

Ibnu Abi Syaibah 5/457. kami dinukil dengan perantara kitab “Al-Qaul Al-Amîn fii Tahdzîril Muslimîn Minal I’tida` ‘Alal Mu’ahadin Wal Musta`manîn” karya Sholih Al-Bakry. 337 (Kitab Shalatul Musafirîn wa Qashriha). [15] Nailul Author 7/155. dzimmi. Abu Daud no. Muslim no. Kafir mu'ahad. hukum. Hadits riwayat Al-Bukhary no. 1070. dzimmah. Ahmad 5/36. -pen. [6] Yaitu kafir Musta`man. 1183 (cet. Kafir dzimmy. 2686. dosa. Kafir harby. An-Nasa`i 8/25 dan Ibnu Majah no. Islam. 3166. Pertama). 6914. 445. [11] Al-Qaul Al-Mufîd 1/38. 2760. 357. [18] Demikian ucapan beliau dari sebuah kaset rekaman. Abu Daud no. Al-Hakim 2/142 dan Al-Baihaqi 9/231 dari Jalan ‘Uyainah bin Abdurrahman dari ayahnya dari Abu Bakrah radhiyallahu ‘anhu. [9] Hadits riwayat Al-Bukhary no. musuh. Ad-Darimy 2/308. [16] Telah berlalu takhrijnya. 1370. [14] Ahkam Ahludz Dzimmah 2/475. membunuh. [3] Hadits ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma riwayat Al-Bukhary no. umat Baca juga :      Resensi Buku (0) Pembagian Jihad Melawan Kafir Secara Fisik (2) (0) Pembagian Jihad Melawan Kafir Secara Fisik (1) (0) Beberapa Ketentuan Seputar Jihad (0) Anjuran Berbuat Perbaikan Dan Peringatan Bahaya Berbuat Kerusakan di Muka Bumi (0) . 6158 dan Muslim 1/517-518 no. 3171. 2034 dan At-Tirmidzy no. Kafir musta'man. 835. [8] Hadits riwayat Abu Daud no. Ibnul Jarûd no. 38. perang. keamanan. [10] Hadits riwayat Al-Bukhary no. 7300. Tags: darah. Fatwa. 3179. pemimpin. muslimin. An-Nasa`i 8/24.[1] [2] Telah berlalu takhrijnya. [5] Yaitu kafir Mu’ahad. jizyah. [17] Dikeluarkan oleh Ath-Thayalisi no. negara. [4] Yaitu kafir Dzimmi. Menyelami Jihad. Dan dishohihkan oleh Syaikh Al-Albany dalam Silsilah Al-Ahadîts Ash-Shohîhah no. 6755. [13] Al-Istidzkar 5/36. 879. kafir. [12] I’anatul Mustafîd 1/33. pemerintah. 2132. -pen. Syaikh Muqbil dalam Ash-Shohih Al-Musnad 2/248 no. Dan dishohîhkan oleh Al-Albani dalam Shohîh Abi Daud dan Shohîh An-Nasa`i dan guru kami. 3158. [7] Fathul Bary 12/259. 3052 dan Al-Baihaqy 9/205.

maka bagaimana kita akan menggambarkan ahlak beliau saw terhadap mereka dalam kondisi damai? Saya akan menyebutkan tiga hadits tentang hal itu. terhadap orang-orang kafir saat peperangan. sabda Rasulullah saw: “…Sesungguhnya para utusan (duta) itu tidak boleh dibunuh. .Ahlak Terhadap Orang Kafir 29th July 2007 42 4 0digg 42 EmailShare Ahlak Terhadap Orang Kafir Bagaimana ahlak Rasulullah saw ketika bergaul dengan orang-orang kafir? Ahlak nabi saw adalah al Qur‟an sebagaimana riwayat dari „Aisyah ra ketika ditanya ahlak nabi saw. Kata “Khuluqin „azhim” (budi pekerti yang agung) dalam ayat ini. motivator serta motor penggerak utama suatu ahlak. Maksudnya adalah. mencakup seluruh ahlak terhadap semua mahluk. beliau menjawab: Make money online Make money online free  Make Money  T mobile smartphones  Yamaha waverunner parts  T mobile family plan  How to make money online   “Ahlak beliau (nabi saw) adalah al Qur‟an”. Kemudian „Aisyah ra membacakan ayat: “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung”.” ( Riwayat Abu Dawud). Jika contoh-contoh dan riwayat-riwayat yang telah dibawakan dalam ceramah tersebut berkaitan dengan ahlak beliau saw. para utusan yang dikirim oleh orang-orang kafir sebagai duta dan penghubung antara kaum Muslimin dengan kaum Kafir. Rahmat (rasa kasih sayang) merupakan ahlak yang paling tinggi. (Qs al Qalam:4). Yang pertama.

Abu Thalib. Rasulullah saw mengulangi lagi: “Wahai bocah. Suatu ketika. Rasulullah saw bersabda kepada si anak. atau dari nabi Islam kepada orang-orang Kafir. yang mushlih (muslih. si anak memandang ke arah bapaknya dan memperhatikannya. Dalam hadits ini. Abu Thalib memandang para pembesar Qurays. dalam Islam terdapat ajaran (agar menjaga dan menataati) perjanjian dan ikatan janji. kaum Muslimin dan Rasulullah saw. meskipun terhadap orang kafir. Maka nabi saw datang berkunjung kerumahnya dan mengajaknya menuju jalan Rabb-nya. Lalu mereka mengatakan: . yang sering menyakiti beliau saw. sebagai bentuk keluasaan rahmat dan kelengkapannya dengan ahlak din (agama). Kejadian yang sama juga terjadi antara Rasulullah saw dengan pamannya.Keadilan dan kasih-sayang Islam tidak memperbolehkan untuk membunuh dan menyakiti mereka. non Islam. atau orang-orang yang mengerjakan shalat”. Tirmidzi. Karena. yang kafir. katakanlah laa ilaaha illallah. itu akan menyelamatkanmu dari api neraka.” (Hr Ahmad. yang muslim. Ini di antara gambaran cara bergaul tingkat tinggi dari kaum Muslimin. atau orangorang shalih (salih). katakanlah laa ilaaha illallah…” Mendengar seruan ini. Rasulullah saw bersabda kepadanya: “Wahai paman. Rasulullah saw tidak mengatakan “pergaulillah kaum Muslimin. Hadis ketiga. akan tetapi beliau mengatakan”…dan pergaulilah manusia dengan ahlak yang baik”. Beliau saw membalas keburukan dengan kebaikan. tetangga nabi saw. Darimi). yaitu hadis tentang seorang Yahudi. yang melakukan perbaikan). beliau bersabda: “…dan pergaulilah manusia dengan ahlak yang baik. yaitu dalam wasiat nabi saw kepada Mu‟adz bin Jabal ra. katakanlah laa ilaaha illallah!” Si anak memandang ke arah bapaknya lagi. dia tidak masuk Islam. akan tetapi. Hadis kedua. nabi mengetahui bahwa orang yang selalu menyakitinya ini memiliki seorang anak yang sedang sekarat. dengan harapan semoga Allah memberikan petunjuk dan memperbaiki keadaan orang ini. sementara bapaknya juga ada bersama mereka: “Wahai bocah. atau dari agama Islam.” Mendengar seruan ini. yang senantiasa membantu dan menolong din Islam. Maksudnya adalah semua agama. yang faajir (jahat) dan yang shalih.

taatlah kepada Abul Qasim (Muhammad saw)!” Maka si anak mengucapkan syahadatain. Inilah ahlak Rasulullah saw yang muliah.” (QS Al An‟aam :20) Bagaimana jawaban dan responnya? Orang Yahudi itu mengatakan: “Wahai anakku. Allah menceritakan kondisi mereka: “Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepadanya. Allah Berfirman: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.“Apakah kamu benci terhadap agama nenek moyangmu?” (Hadis riwayat Imam Bukhari). Kita memohon kepada Allah SWT. Tulisan ini dikutip dari rubrik Soal-Jawab majalah As-Sunnah halaman 10. adab beliau yang luhur terhadap orang-orang non Muslim. 19 febuari 2006). Mendapat respon positif ini. mereka mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. 1356. agar menjadikan ahlak kita sama seperti ahlak beliau saw. dan semoga Allah menjadikan Rasulullah saw sebagai panutan terbaik kita. ketika kondisi perang dan dalam keadaan damai. Sebelum menghembuskan napas terakhir. Akhirnya Abu Thalib meninggal dalam kekafiran. Semoga bermanfaat Amiin Allahuma Amiin. Abu Dawud). Wassallam Alikum Warrohmattullahi Wabbarakatuhu . Edisi 02/X/1427 H/2006 M. mereka itu tidak beriman (kepada Allah).” (Hr Bukhari. Rasulullah bersabda: “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkannya dari neraka dengan sebabku. Orang-orang yang merugikan dirinya. Sedangkan orang Yahudi (dalam cerita ini) yang mendengar nabi saw mengajak anaknya agar masuk Islam.” (Al Ahzab :21) (Syaikh Ali bin Abdul Hamid Hasan al Halaby dalam muhadharah di Masjid Istiqlal.

etik adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang apa yang baik dan buruk secara mempelajari tentang apa yang baik dan buruk secara moral moral Kesimpulan: Dari pengertian diatas etika adalah ilmu tentang Kesimpulan: Dari pengertian diatas etika adalah ilmu tentang kesusilaan yang menentukan bagaimana sepatutnya kesusilaan yang menentukan bagaimana sepatutnya manusia hidup di dalam masyarakat yang menyangkut manusia hidup di dalam masyarakat yang menyangkut aturan. yaitu etos yang artinya adat. yaitu: e.prinsip yang menentukan tingkah laku yang benar.aturan atau prinsip. yaitu etos Etik atau ethics berasal dari bahasa Yunani. yang artinya adat. kebiasaan. f. perilaku atau karakter. etik adalah suatu ilmu yang Menurut kamus Webster. Kewajiban dan tanggun . kebiasaan.aturan atau prinsip. Kewajiban dan tanggung jawab. Menurut kamus Webster. e. perilaku atau karakter.prinsip yang menentukan aturan.PENGERTIAN PENGERTIAN Etik atau ethics berasal dari bahasa Yunani. Baik dan buruk Baik dan buruk f. yaitu: tingkah laku yang benar.

.

.Moral --.dan Etiket--.Ketiga istilah diatas: Ketiga istilah diatas: Etika --.dan Etiket--.sulit Etika --..sulit .Moral --.

hukum.untuk dibedakan.prinsip pada aturan – aturan. prinsip. . hukum. hanya dapat dilihat bahwa etika lebih menitik beratkan bahwa etika lebih menitik beratkan pada aturan – aturan.undang aturan.prinsip yang melandasi perilaku yang yang melandasi perilaku yang mendasar dan mendekati aturan – mendasar dan mendekati aturan – aturan. dan undang. prinsip. dan undang. hanya dapat dilihat untuk dibedakan.undang yang membedakan benar atau salah yang membedakan benar atau salah secara moralitas. secara moralitas.

ETIK DALAM ETIK DALAM KEPERAWATAN KEPERAWATAN .

. mereka dalam bidang etik. mencari dukungan moral mereka. mencari dukungan dari sumber profesional yang dari sumber profesional yang tersedia dan mengembangkan tersedia dan mengembangkan pengetahuan serta kemampuan pengetahuan serta kemampuan mereka dalam bidang etik. seorang perawat praktik mereka. seorang perawat harus terus mengembangkan suatu harus terus mengembangkan suatu perasaan yang kuat tentang identitas perasaan yang kuat tentang identitas moral mereka.Untuk menjadi seorang profesional Untuk menjadi seorang profesional dewasa yg mampu secara aktif dewasa yg mampu secara aktif berpartisipasi dalam dimensi etis berpartisipasi dalam dimensi etis praktik mereka.

Posisi atau identitas moral Posisi atau identitas moral perawat yang disebut : perawat yang disebut : .

dan komite etik institusional memberikan etik institusional memberikan dukungan dan arahan untuk dukungan dan arahan untuk praktik etis.“ “ Etik perawatan” dijelaskan di Etik perawatan” dijelaskan di dalam : kode etik profesional. . dan komite dan tanggung gugat. dalam : kode etik profesional. menugaskan tanggung jawab menugaskan tanggung jawab dan tanggung gugat. praktik etis.

Etik keperawatan di hubungkan Etik keperawatan di hubungkan dengan hubungan antar masyarakat dengan hubungan antar masyarakat dan dengan karakter serta sikap .

perawat terhadap orang lain. mereka ( Cooper. Etik keperawatan Etik keperawatan Pengetahuan perawatan diperoleh Pengetahuan perawatan diperoleh melalui keterlibatan pribadi dan melalui keterlibatan pribadi dan emosional dengan orang lain dengan emosional dengan orang lain dengan ikut terlibat dalam masalah moral ikut terlibat dalam masalah moral mereka ( Cooper. 1991). .dan dengan karakter serta sikap perawat terhadap orang lain. 1991).

SEKIAN SEKIAN DAN DAN .

"Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. dan telah Kuridhai Islam menjadi agama bagi kalian." (Ali Imran: 19). Dengan dalil-dalil Ilahi yang benar di atas. "Barangsiapa mencari agama selain agama Islam." (Ali Imran: 85). Mereka yakin karena dalildalil berikut: Firman Allah Ta‘ala. Allah Ta„ala tidak menerima agama selain Islam dari siapa pun. dan tidak meridhai Syariat selain Syariat Islam. maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. Oleh karena itu. Dari sinilah. kecuali pemeluk agama Islam. orang Muslim menyadari bahwa siapa saja yang tidak menyembah Allah Ta„ala dengan agama Islam ia orang kafir. "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kalian agama kalian. orang Muslim mengetahui bahwa semua agama sebelum Islam telah dihapus dengan Islam. ia menerapkan etika-etika berikut terhadap orang kafir: . karena mereka orang-orang Mukmin dan orang-orang Muslim. Untuk itu. dan bahwa Islam adalah agama seluruh manusia. dan bahwa para pemeluk semua agama adalah kafir.TERIMA KASIH TERIMA KASIH Etika terhadap orang kafir Orang Muslim meyakini bahwa seluruh agama adalah batil kecuali agama Islam yang merupakan agama yang benar." (Al-Maidah: 3). dan telah Ku-cukupkan kepada kalian nikmat-Ku.

karena Allah Ta„ala berfirman. 6. 4. jika ia bukan termasuk orang yang wajib diperangi. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. menyelamatkannya dan kebinasaan. Berbuat adil terhadapnya." (AlMujadilah: 22). dan tidak meridhainya. dan berbuat baik kepadanya jika ia bukan orang kafir yang harus diperangi." (Diriwayatkan Ath-Thabrani dan Al-Hakim. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Tidak mengakui kekafirannya. memberinya minum jika ia kehausan. sebab cinta dan benci itu harus karena-Nya. 2. "Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. "Sayangilah orang yang ada di bumi niscaya engkau disayangi siapa yang ada di langit. darah. Hadits ini shahih). sekalipun orangorang itu bapak-bapak.1. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw." (Ali Imran: 28). "Pada setiap orang yang mempunyai hati yang basah terdapat pahala." (Diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah. Tidak mengganggu harta. karena dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta„ala. Allah Ta„ala membolehkan berbuat adil." (Al-Mumtahanah: 8). maka orang Muslim pun membenci orang kafir. dan berbuat baik kepada orang-orang kafir. dan kehormatannya. Hadits ini shahih). atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. mengobatinya jika ia sakit. karena meridhai kekafiran adalah kekafiran. dan menjauhkan gangguan daripadanya.. Benci kepada orang kafir karena kebencian Allah Ta„ala kepadanya. Oleh karena itu. Pada ayat yang mulia di atas. . karena kebencian-Nya kepadanya. 3. "Allah tidak melarang kalian untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangi kalian karena agama dan tidak (pula) mengusir kalian dari negeri kalian. 5. selagi Allah Azza wa Jalla membencinya karena kekafirannya. karena mereka mempunyai ketentuan-ketentuan tersendiri dalam ketentuan orang-orang yang wajib diperangi.. saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya. "Janganlah orang-orang Mukminin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang Mukminin. Tidak memberikan loyalitas dan kasih sayang kepadanya. Menyayanginya dengan kasih sayang umum dengan memberinya makan jika ia lapar. kecuali orang-orang kafir yang wajib diperangi.

menerima hadiahnya. "Makanan orang-orang yang diberi Al-Kitab itu halal bagi kalian. kalian jangan saling menzhalimi'." (Diriwayatkan Muslim). Oleh karena itu. bila kalian telah membayar maskawin mereka dengan maksud menikahinya. diundang makan oleh orang Yahudi Madinah. kemudian beliau memenuhi undangannya. berdasarkan dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta„ala. "Dan janganlah kalian menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita Mukmin) sebelum mereka beriman. 7. dan Aku mengharamkannya terhadap kalian. dan memperbaiki urusanmu. Mendoakannya jika ia bersin dengan memuji Allah dan berkata. maka Aku menjadi lawannya pada hari kiamat. berdasarkan dalil-dalil berikut: Allah Ta'ala melarang pernikahan wanita Mukminah dengan orang kafir secara mutlak dalam firman-Nya. "Semoga Allah memberi petunjuk kepada kalian." kemudian beliau mendoakan balik." (Diriwayatkan Muslim)." (Al Maidah: 5)." . tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik."Allah Ta‘ala berfirman." (Al-Maidah: 5). "Semoga Allah merahmatimu." Karena Rasulullah pernah bersin di samping orang orang Yahudi. "(Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al-Kitab sebelum kalian. dan memperbaiki urusan kalian. "Mereka (wanita-wanita Mukminah) tersebut tidak halal bagi orang-orang kafir itu dan orangorang kafir itu tidak halal pula bagi mereka. 9. Ia boleh memberinya hadiah. Tidak menikahkan wanita Mukminah dengannya. Dikisahkan dengan shahih bahwa Rasulullah saw. 8." (Al-Mumtahanah: 10). Allah Ta„ala membolehkan seorang Muslim menikahi wanita-wanita Ahli Kitab dalam firmanNya. sesungguhnya Aku haramkan kezhaliman atas Diri-Ku. karena mengharap mereka berkata. "Semoga Allah memberi petunjuk kepadamu. ‘Hai hamba-hamba-Ku." (Al-Baqarah: 221). dan memakan hadiahnya jika ia Ahli Kitab orang Yahudi. dan boleh menikahi wanita-wanita kafir dan Ahli Kitab. dan orang Kristen. dan memakan makanan yang dihidangkan kepada beliau. "Barangsiapa menyakiti orang kafir dzimmi.

atau kopiah. Menyempitkan ruang geraknya jika bertemu dengannya di salah satu jalan ke jalan yang paling sempit. Maksudnya mewarna jenggot. 11. terj. karena Imam Muslim meriwayatkan." (Muttafaq Alaih). dan cukurlah kumis. karena Rasulullah bersabda. Karena Rasulullah bersabda. mengecatnya jika ia tidak mengecatnya. maka berbedalah dari mereka. "Rubahlah ini (rambut putih) dan tinggalkan warna hitam. ‘Wa‘alaikum' (juga atas kalian). 168-172 < Sebelumnya Berikutnya > . hlm. "Dan barangsiapa meniru satu kaum. "Hendaklah kalian berbeda dan orang-orang musyrik. Tampil beda dengannya. Tidak memulai ucapan salam kepadanya. karena dalil-dalil berikut: Sabda Rasulullah saw. panjangkan jenggot. maka mendorongnya ke jalan yang paling sempit baginya." (Diriwayatkan Al-Bukhari)." (Muttafaq Alaih). ia menjawabnya dengan mengatakan. "Janganlah kalian memulai mengucapkan salam kepada orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen. Sumber: Diadaptasi dari Abu Bakr Jabir al-Jazairi. 2002). 12. "Jika orang-orang Ahli Kitab mengucapkan salam kepada kalian. atau rambut dengan warna kuning. atau merah. dan jika orang kafir mengucapkan salam kepadanya. bahwa beliau bersabda. Jika kalian bertemu dengan salah seorang dari mereka di jalan. atau Ensiklopedi Muslim: Minhajul Muslim. Hadits ini hasan). "Wa'alaikum (juga atas kalian)". dan berbeda dengannya dalam pakaian. dan tidak menirunya dalam hal-hal yang tidak penting. "Sesungguhnya orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen tidak mengecat.10. misalnya memanjangkan jenggotnya jika ia tidak memanjangkannya." (Muttafaq Alaih). Fadhli Bahri (Darul Falah." (Diriwayatkan Abu Daud dan Ath-Thabrani.. maka katakan kepada mereka. Minhaajul Muslim.." (Diriwayatkan Muslim). Sedang mewamainya dengan warna hitam dilarang Rasulullah saw. ia termasuk mereka.

hingga aku beranggapan bahwa ia akan mewarisi. Sabda Rasulullah saw. "Yaitu orang yang tetangganya tidak aman dari gangguannya. dan Hari Akhir. santun ketika berbicara dengan ayah tetangganya. Sabda Rasulullah saw. Etika terhadap tetangga adalah sebagai berikut 1. tidak menyakiti dengan air yang mengenainya. berikut: Sabda Rasulullah saw.. "Siapakah orang yang tidak beriman wahai Rasulullah?" Beliau bersabda. "Barangsiapa beriman kepada Allah. hendaklah ía memuliakan tetangganya." (Muttafaq Alaih). "Dan berbuat baiklah kepada ibu-bapak. menghiburnya jika ia mendapatkan musibah. dan Hari Akhir. Sabda Rasulullah saw." Ditanyakan kepada Rasulullah saw. tetangga dekat dan tetangga yang jauh. berkata kepadanya dengan lemah-lembut.. memulai ucapan salam untuknya. dan qiyamul lail di malam hari. maka ia jangan menyakiti tetangganya." (Muttafaq Alaih). mengucapkan selamat kepadanya jika bahagia. "Barangsiapa beriman kepada Allah. berdasarkan dalil-dalil berikut: Firman Allah Ta„ala." (Muttafaq Alaih). membantunya jika ia membutuhkan. tidak mengintip auratnya. melindungi area tanahnya.Etika terhadap Tetangga Rabu. kepada wanita yang konon berpuasa di siang hari. membimbingnya kepada apa yang di dalamnya terdapat kebaikan agama dan dunianya." Sabda di atas ditujukan Rasulullah saw. menjenguknya jika ia sakit. 14 Februari 2007 19:49 Abu Bakr Jabir al-Jazairi Orang Muslim meyakini bahwa tetangga mempunyai hak-hak atas dirinya. 2. "Wanita tersebut masuk neraka. membantunya jika ia meminta bantuan. namun ia menyakiti tetangganya. tidak menyusahkannya dengan bangunan rumah atau jalannya.. memaafkan kesalahannya.. "Jibril tidak henti-hentinya berwasiat kepadaku agar berbuat baik kepada tetangga. Itu ." (Muttafaq Alaih). atau kotoran yang dibuang di depan rumahnya. dan etika-etika yang harus dijalankan seseorang terhadap tetangga mereka dengan sempurna. anak-anak yatim. orang-orang miskin. "Demi Allah tidak beriman." (An-Nisa': 36). Berbuat baik kepadanya dengan menolongnya jika ia meminta pertolongan. Tidak menyakitinya dengan ucapan.. karib-kerabat. atau perbuatan karena sabda-sabda Rasulullah saw.

Sabda Rasulullah saw. dan Hari Akhir." Orang tersebut pun membuang barangnya di jalan. maka yang manakah yang berhak aku berhadiah?" Rasulullah saw. bersabda untuk kedua kalinya. jika engkau memasak kuah." (Muttafaq Alaih). guna mengeluhkan sikap tetangganya. Bersikap dermawan dengan memberikan kebaikan kepadanya. karena sabda-sabda Rasulullah saw. 3. "(An-Nisa': 36). Ada dua manfaat yang kita dapatkan dan etika-etika di atas: Pertama: Seorang Muslim mengenal dirinya jika ia telah berbuat baik kepada tetangganya. bersabda. 4. berdasarkan sabda Rasulullah saw. atau keempat kalinya kepada orang tersebut. kendati hanya dengan ujung kuku kambing. kepada Abu Dzar ra. karena kesabarannya akan menjadi penyebab pembebasan dirinya dan gangguan tetangganya. berikut: Sabda Rasulullah saw. hingga ia bemusyawarah dengannya. Rasulullah saw. Aisyah ra bertanya kepada Rasulullah saw.." (Muttafaq Alaih). "Sabarlah!" Rasulullah saw. Sabda Rasulullah saw." (Muttafaq Alaih).. tidak menjual atau menyewakan apa saja yang menyatu dengan temboknya.. "Hai wanita-wanita Muslimah.semua perbuatan baik yang diperintahkan dalam firman Allah Ta'ala. maka perbanyaklah airnya. kemudian beliau bersabda kepadanya. "Barangsiapa mempunyai kebun bersama tetangga. Akibatnya. dan tidak mendekat ke temboknya hingga ia bermusyawarah dengannya berdasarkan sabda-sabda Rasulullah saw. "Hai Abu Dzar. orang orang berjalan melewatinya sambil berkata. "Kepada orang yang pintu rumahnya lebih dekat kepadamu." (Diriwayatkan Al-Hakim dan ia men-shahih-kannya). atau mitra." (HR Bukhari). "Salah seorang dan kalian jangan sekali-kali melarang tetangganya meletakkan kayu di dinding rumahnya. janganlah seorang tetangga meremehkan tetangganya yang lain." (HR Bukhari). ketiga kalinya. atau berbuat yang tidak baik terhadap mereka. maka ia tidak boleh menjualnya. "Tetanggaku menyakitiku. Menghormati dan menghargainya dengan tidak melarangnya meletakkan kayu di temboknya. Seseorang datang kepada Rasulullah saw. hendaklah ia bersabar. dan jika engkau mendengar mereka berkata bahwa engkau berbuat salah maka engkau memang telah berbuat salah. "Barangsiapa beriman kepada Allah... "Buanglah barangmu di jalan. hendaklah ia berbuat baik kepada tetangganya. "Apa yang terjadi denganmu?" Orang tersebut berkata." (Diriwayatkan Al-Bukhari). Kedua: Jika seorang Muslim diuji dengan tetangga yang brengsek. kemudian berikan kepada tetanggamu. bersabda. berikut: Sabda Rasulullah saw." Orang-orang pun mengutuk tetangga yang dimaksud orang tersebut hingga kemudian tetangga . "Jika engkau mendengar mereka berkata bahwa engkau telah berbuat baik maka engkau memang telah berbuat baik. "Tetangga dekat dan tetangga yang jauh. "Aku mempunyai dua tetangga.

dan tanyakanlah keadaan mereka. Mendudukkan orang lain pada kedudukannya dan masing-masing dari mereka diberi hak dan dihargai. "Kembalikan barangmu ke rumah. lalu pergaulilah mereka.id .alsofwah.id Hormati perasaan orang lain. masing-masing menurut apa yang sepantasnya. kenalilah keadaan dan kondisi mereka. Fadhli Bahri (Darul Falah." (HR Ahmad). terj. Bermuka manis dan senyumlah bila anda bertemu orang lain. hlm. .almanhaj.or. Bersikap tawadhu’lah kepada orang lain dan jangan merasa lebih tinggi atau takabbur dan bersikap angkuh terhadap mereka. aku tidak akan mengulangi perbuatanku lagi.muslim. tidak mencoba menghina atau menilai mereka cacat. www.or. Jaga dan perhatikanlah kondisi orang. Minhaajul Muslim.or.id .tersebut datang kepada orang tersebut dan berkata kepadanya. www. Berbicaralah kepada mereka sesuai dengan kemampuan akal mereka. 2002). Perhatikanlah mereka. Sumber: Diadaptasi dari Abu Bakr Jabir al-Jazairi. 148-151. 2007 by Situs islam: www. karena demi Allah. ETIKA BERGAUL DENGAN ORANG LAIN Posted on Oktober 18. atau Ensiklopedi Muslim: Minhajul Muslim. kenalilah karakter dan akhlaq mereka.

Mema`afkan kekeliruan mereka dan jangan mencari-cari kesalahan-kesalahannya. Remaja Islam Mau Mengenal Islam      Home Islam Dasar o Aqidah o Jalanku o Fiqih Remaja o Menata Hati o Akhlaq Mulia o Pojok Muslimah o Kisah Teladan o Amalan o Nasehat Gaya Muda o Cinta o Pra Nikah Dunia Muda o Tips o Iptek o Dunia Islam o Hidayah Kamu o Resensi Buku Tamu You are here:: .Berbaik sangkalah kepada orang lain dan jangan memata-matai mereka. dan tahanlah rasa benci terhadap mereka. Dengarkanlah pembicaraan mereka dan hindarilah perdebatan dan bantah-membantah dengan mereka.

Saudaraku. Kami pun merasa aneh kenapa sampai dikatakan bahwa cara seperti ini adalah satu-satunya cara untuk mengenal pasangan. atau chating. “Dan janganlah kamu mendekati zina. Karena segala jalan menuju sesuatu yang haram. Itulah yang dimaksud dengan ayat ini. bentuk pacaran pasti tidak lepas dari perkara-perkara berikut ini. Maka benarlah. Allah memerintahkan kepada para pria yang beriman untuk menundukkan pandangan dari hal-hal yang diharamkan yaitu wanita yang bukan mahrom.” (QS. Namun jika ia tidak sengaja memandang wanita . Awalnya mungkin hanya melakukan pembicaraan lewat telepon.”[1] Selanjutnya. Allah Ta’ala mewanti-wanti kita agar jangan mendekati zina. Dan suatu jalan yang buruk. apalagi jika sampai berzina. Mendekati dengan berbagai jalan saja tidak dibolehkan. “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya.Apakah Mengenal Pasangan Harus Lewat Pacaran? Sebagian orang menyangka bahwa jika seseorang ingin mengenal pasangannya mestilah lewat pacaran. jika kita telaah. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. kami akan tunjukkan beberapa jalan menuju zina yang tidak mungkin lepas dari aktivitas pacaran. sekedar mencium lawan jenis saja otomatis terlarang. Dalam ayat ini. maka jalan tersebut juga menjadi haram. Begitu banyak anak-anak yang duduk di bangku sekolah yang mengalami semacam ini sebagaimana berbagai info yang mungkin pernah kita dengar di berbagai media. Kedua: Pacaran melanggar perintah Allah untuk menundukkan pandangan Padahall Allah Ta'ala perintahkan dalam firman-Nya. Namun lambat laut akan janjian kencan. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat". Al Isro‟: 32). Pertama: Pacaran adalah jalan menuju zina Yang namanya pacaran adalah jalan menuju zina dan itu nyata. An Nur: 30). Lalu lama kelamaan pun bisa terjerumus dalam hubungan yang melampaui batas layaknya suami istri. yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. dan memelihara kemaluannya.”(QS. Asy Syaukani rahimahullah menjelaskan. sms. Semoga kita bisa merenungkan ayat yang mulia. “Allah melarang mendekati zina. Oleh karenanya.

Solusi Terbaik untuk Memadu Kasih . Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu . Dari Jarir bin Abdillah.ع‬ “Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang pandangan yang cuma selintas (tidak sengaja).”[4] Inilah beberapa pelanggaran ketika dua pasangan memadu kasih lewat pacaran. Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina kedua mata adalah dengan melihat. tidak bisa tidak. Zina lisan adalah dengan berbicara. tangan pun ikut berzina Zina tangan adalah dengan menyentuh lawan jenis yang bukan mahrom sehingga ini menunjukkan haramnya. maka seharusnya kita berani pula mengatakan ada zina islami. Keempat: Dalam pacaran. “Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya.”[2] Ketiga: Pacaran seringnya berdua-duaan (berkholwat) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. ‫ع‬ “Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi. lewat kata-kata mesra via chating dan lainnya. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian. ‫ع‬ ‫ص‬ ‫ص‬ ‫. judi islami. Adakah bentuk pacaran yang selamat dari hal-hal di atas? Lantas dari sini. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. Zina kedua telinga dengan mendengar.yang bukan mahrom. maka hendaklah ia segera memalingkan pandangannya.”[3] Berdua-duaan (kholwat) yang terlarang di sini tidak mesti dengan berdua-duan di kesepian di satu tempat. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). bagaimanakah mungkin pacaran dikatakan halal? Dan bagaimana mungkin dikatakan ada pacaran islami padahal pelanggaranpelanggaran di atas pun ditemukan? Jika kita berani mengatakan ada pacaran Islami. namun bisa pula bentuknya lewat pesan singkat (sms). Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepadaku agar aku segera memalingkan pandanganku. beliau mengatakan. dan seterusnya. arak islami. Seperti ini termasuk semi kholwat yang juga terlarang karena bisa pula sebagai jalan menuju sesuatu yang terlarang (yaitu zina). Menikah.

jika hati telah merasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya. barangsiapa yang memiliki baa-ah. Obatnya tentu saja bukanlah ditambah dengan penyakit lagi. Barangsiapa yang belum mampu. Cinta yang buruk akan bisa dihilangkan dengan cinta yang baik. Ingatlah. Bukan malah lewat jalan yang haram dan salah.”[10] Kedua: Banyak memohon pada Allah . Namun ingat. “Sungguh. Atau karena adanya sesuatu yang ditakutinya. Cinta pada Allah dan nikmat dalam beribadah akan mengalahkan cinta-cinta lainnya. Pertama: Berusaha ikhlas dalam beribadah. “Wahai para pemuda[6].”[7] Yang dimaksud baa-ah dalam hadits ini boleh jadi jima‟ yaitu mampu berhubungan badan. Jika seseorang benar-benar ikhlas menghadapkan diri pada Allah.”[9] Obat Bagi Yang Dimabuk Cinta Berikut adalah beberapa obat bagi orang yang dimabuk cinta namun belum sanggup untuk menikah. maka menikahlah. lebih nikmat dan lebih baik daripada Allah.[8] Itulah yang lebih tepat.Solusi terbaik bagi yang ingin memadu kasih adalah dengan menikah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda. “Sesungguhnya obat bagi orang yang saling mencintai adalah dengan menyatunya dua insan tersebut dalam jenjang pernikahan. Manusia tidak akan meninggalkan sesuatu yang dicintainya. melainkan setelah memperoleh kekasih lain yang lebih dicintainya. Atau takut terhadap sesuatu yang membahayakannya.”[5] Inilah jalan yang terbaik bagi orang yang mampu menikah. lebih indah. Yahya bin Syarf An Nawawi rahimahullahh mengatakan bahwa kedua makna tadi kembali pada makna kemampuan memberi nafkah. syaratnya adalah mampu yaitu telah mampu menafkahi keluarga. Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud baa-ah adalah telah mampu memberi nafkah. Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan. Inilah solusi terbaik untuk orang yang akan memadu kasih. maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya. » “Kami tidak pernah mengetahui solusi untuk dua orang yang saling mencintai semisal pernikahan. maka Allah akan menolongnya dari penyakit rindu dengan cara yang tak pernah terbetik di hati sebelumnya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan. Obatnya adalah dengan menikah jika mampu. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. bahwa kerinduan pada si dia yang diidam-idamkan adalah penyakit. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. niscaya ia tidak akan menjumpai hal-hal lain yang lebih manis.

pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil). Bila demikian. Dalam keadaan sibuk luar biasa berbagai pikiran tersebut mudah untuk lenyap begitu saja.”[12] Kelima: Menjauhi musik dan film percintaan Nyanyian dan film-film percintaan memiliki andil besar untuk mengobarkan kerinduan pada orang yang dicintai.”[11] Keempat: Lebih giat menyibukkan diri Dalam situasi kosong kegiatan biasanya seseorang lebih mudah untuk berangan memikirkan orang yang ia cintai.” Adh Dhohak mengatakan. “Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq).” (QS. Demi keselamatan dan kejernihan hati.”[13] Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal . Apalagi jika nyanyian tersebut dikemas dengan mengharu biru. kita diperintahkan untuk menundukkan pandangan agar hati ini tetap terjaga. “Nyanyian itu akan merusak hati dan akan mendatangkan kemurkaan Allah. niscaya akan Kuperkenankan bagimu. berbagai angan-angan yang menyimpang pun terbetik dalam hati dan pikiran. Akibatnya rasa rindu kepadanya semakin memuncak. Lihatlah surat An Nur ayat 30 yang telah kami sebutkan sebelumnya.Ketika seseorang berada dalam kesempitan dan dia bersungguh-sungguh dalam berdo‟a. Mujahid mengatakan. Oleh karena itu. Ibnu Mas‟ud mengatakan. Orang yang memandang dengan sepintas saja jarang yang mendapatkan rasa kasmaran. Sehingga sempat diungkapkan oleh beberapa ulama nyanyian adalah mantera-mantera zina. “Nyanyian dapat menumbuhkan kemunafikan dalam hati sebagaimana air dapat menumbuhkan sayuran. ‫ع‬ “Dan Rabbmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku. niscaya Allah akan mengabulkan do‟anya. Ia berkata. Al Mu‟min: 60) Ketiga: Rajin memenej pandangan Pandangan yang berulang-ulang adalah pemantik terbesar yang menyalakan api hingga terbakarlah api dengan kerinduan. Termasuk di antaranya apabila seseorang memohon pada Allah agar dilepaskan dari penyakit rindu dan kasmaran yang terasa mengoyak-ngoyak hatinya. mendayudayu tentu akan menggetarkan hati orang yang sedang ditimpa kerinduan. sedih dan sengsara. “Menundukkan pandangan dari berbagai hal yang diharamkan oleh Allah akan menumbuhkan rasa cinta pada Allah. Ibnul Qayyim pernah menyebutkan nasehat seorang sufi yang ditujukan pada Imam Asy Syafi‟i. Namun pandangan yang berulang-ulanglah yang merupakan biang kehancuran. Penyakit yang menyebabkan dirinya gundah gulana. Ingatlah. sudah layak jika nyanyian dan tontonan seperti ini dan secara umum ditinggalkan.” Fudhail bin „Iyadh mengatakan. merasakan kebutuhannya pada Allah. Allah Ta’ala berfirman. “Nyanyian adalah mantera-mantera zina.

(Lihat Al Minhaj Syarh Shahih Muslim. 624. cetakan kedua.remajaislam. 15734. 1426 H. [9]Rodhotul Muhibbin. Muslim no. tahun 1405 H. Lihat Ash Shahihah no.     Disqus Setuju Banget Dislike . 15/394. Ibnul Jauzi. Ibnu Majah no. 9/173.Artikel www. Muslim no. Ahmad no. 1847. cetakan pertama. Darul Wafa‟. 10/187. 6925. Dar Ihya‟ At Turots. 289. [5] HR. 9/173. Bukhari no. [6] Yang dimaksud dengan syabab (pemuda) di sini adalah siapa saja yang belum mencapai usia 30 tahun.com [1]Fathul Qodir. 5770 [3] HR. 1400. Asy Syaukani. Darul Kutub Al „Ilmiyah [13] Lihat Talbis Iblis. Syaikh Syu‟aib Al Arnauth mengatakan hadits ini shohih ligoirihi(shahih dilihat dari jalur lainnya). cetakan ketiga. Ibnu Qayyim Al Jauziyah. 109. Ibnu Qayyim Al Jauziyah. [4] HR. [10]Majmu’ Al Fatawa. Darul Kutub Al „Arobi. tahun 1412 H. [11]Majmu’ Al Fatawa. 5065 dan Muslim no. [2] HR. Darul Kutub Al „Ilmiyyah Beirut. 212. [12]Al Jawabul Kafi. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. 4/300. hal. 1392 H) [7] HR. Yahya bin Syarf An Nawawi. [8] Lihat Al Minhaj Syarh Shahih Muslim. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani. Inilah pendapat ulama-ulama Syafi‟iyah. hal. hal. Mawqi‟ At Tafaasir.

. 21 people liked this..sya sendiri sedang menguatkan hati untuk tidak mengikuti trend "Pacaran" ini. jodoh kita sudah diatur.jodohnya pasti beriman. "bagi yang beriman.... Tambahkan Komentar Baru Image Showing 41 comments Urutan tampil  Subscribe by email Subscribe by RSS Desy Subagjo 1 tahun yang lalu   Pacaran..sedangkan orang yang musyrik..  Adydiedy 1 bulan yang lalu in reply to Desy Subagjo  kenapa harus lihat dan dengerin orang..... http://rumaysho..com/belajar-is..Saya yang juga baru dalam berjilbab.jodohnya pasti musyrik juga"..banyak orang disekitar saya menyebut saya "sok fanatik" atau sebangsa itu.Saya berhijab dari lawan jenis dibilang "berlebih".... Lah terus saya harus gmna ya untuk tetap istiqomah ??Tolong jawabannya dong. lakukan hanya karna allah.. o 70 people liked this. 2.... http://rumaysho. Semoga Allah beri keistiqomahn .Makachi. Kresna Nurul Fadhila and 3 more liked this   Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Desy Subagjo  Kami sarankan baca artikel berikut ini: 1.com/belajar-is.semua sudah tertuliskan di al-qur'an...Namun..bukan karna manusia...Saya tidak mau pacaran dibilang "Awas nanti ga laku loh!".sebenarnya sedang ingin melakukan semaksimal mungkin apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi larangan Allah.

com/belajar-is.   .com/belajar-is. jazakallahu khoiron katsiro 6 people liked this... adex rosa black 1 tahun yang lalu  asaalamualaikum. sekalian mau dibagikan ke teman-teman..  5 people liked this... Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Desy Subagjo    Kami sarankan baca artikel berikut ini: 1. 2. Riko Rahmatullah and 7 more liked this   muhammad sholeh selsi 1 tahun yang lalu    ana minta ijin copy buat tautan di catatan ana. Rofikalubis 9 bulan yang lalu in reply to Desy Subagjo   tetap istiqomah menjalaninya . sulistiawati 1 tahun yang lalu  saya minta ijin copy buat catatan saya.... jazakallohu khoir ya ustadz ... http://rumaysho. mow izin share ke tautan saya 3 people liked this. Semoga Allah beri keistiqomahn 2 people liked this.. http://rumaysho.

. alhamdulillah. 1 person liked this.... sekalian. .heri 1 tahun yang lalu    Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh.buat artikel2 nya. ana izin share ..... saya minta izin untuk membagikan ilmu yang saya dapat ini kepada teman2 saya n_n 1 person liked this. Awi Biang 1 tahun yang lalu    > syukron.Jazzakallahu khair Riko Rahmatullah and 3 more liked this Vannyoktaviany 6 bulan yang lalu    subhanallah bermanfaat sekali setelah membaca ini :)) syukron ...ana minta izin CoPas buat share artikel2nya dg ttp mencantumkan sumbernya. rhin 1 tahun yang lalu  Assalammualaikum mau izin share jazzakallahu khoir Ariyati Putri Mustika and 1 more liked this   Udar Ahmad 1 tahun yang lalu    setuju bgt apa yang tercatum dalil2 diatas 1 person liked this. sangat bermanfaat sekali buat menambah wawasan / ilmu agama ana.

arub makarim 1 tahun yang lalu   assalamualaikum.dg mereka.  Atang_2702 6 bulan yang lalu in reply to wahid_albanjary   ya xdraw 5 bulan yang lalu  assalamu alaikum. 2 people liked this.Dan yang saya hadapi saat ini adalah banyaknya temn2 bahkan sahabat saya yg "berpacaran".... Barakallahu fiikum. ketika ana membaca judul "apakah mengenal pasangan harus lewat pacaran?" kemudian jawabannya tidak maka pertanyaannya adalah "bagaimana cara mengenal pasangan yang .  Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to arub makarim    Wa'alaikumus salam.. wahid_albanjary 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaykum ana share ya artikelnya .saya suka bgt tulisannya....! Syukron.... hanya saja berdasarkan judul diatas maka artikel tadi masih menyisakan pertanyaan. Semoga Allah beri hidayah demi hidayah. Trus nasehati sahabatmu trsbt dan trus doakan dirinya..saya tak berdaya untuk bilang sama mereka kalo yg mereka lakukan itu sangat dilarang agama.dan saya hanya bisa mendoakan mereka semoga mendapatkan hidayah dari ALLAH SAW..tapi saya sangat risih bgt.amin.memang saya baru belajar tentang agamaku islam..dan saya masih sangat dangkal sekali tentang agama. ustad.. artikelnya bagus sekali karena didasarkan atas dalil-dalil al-qur'an dan sunnah.. 1 person liked this..dan apa yg sebaiknya saya lakukan?? 1 person liked this.memang saya bukan manusia sempurna .

........ syukran wa jazakallahu khair... Syintialaras 6 bulan yang lalu   Assalamu'alaikum. jadi cuma kenal pasangan lewat org ketiga dan tidak ketemu langsung. izin copas ya akhy/ukhty utk di syiarkan kpd teman-teman ana...... langsung dilamar dan tentukan kapan akan menikah.... di dalam Islam .. 1 person liked this. di artikel belum dijelaskan.syar'i?" jika jawabannya dengan menikah maka kurang tepat karena yang ana maksud adalah sebelum menikah.  Muhammad Abduh Tuasikal 10 bulan yang lalu in reply to Chory Coboy .. Dithakalalo 5 bulan yang lalu  bagaimana dengan nyanyian yang beraroma islami...sebelum nikah ada istilah ta'aruf dan itu hanya sebatas niatan untuk nikah. lalu setelah cocok. mohon penjelasannya  Muhammad Abduh Tuasikal 4 bulan yang lalu in reply to xdraw    wa'alaikumus salam... Chory Coboy 10 bulan yang lalu  yupz...... nasyid misalnya?  Muhammad Abduh Tuasikal 5 bulan yang lalu in reply to Dithakalalo   sebaiknya seorang muslim menjauhi semacam itu....kayaknya tu jg cara untuk mengenal lebih dalam tentang pasangan kita...

... syukron Purwantyipunk 11 bulan yang lalu  masyaallah ternyata islam adalah agama yang haq.tentunya islam melarang berpacaran karna agama kita tahu pasti ada kemudarathan d balik itu semua contoh yg ringan patah hati heeeeeeeeeeeee.dmana hukum2 atau larangan2 yg d buat tdak akan merugikan umatny... Artikel yang bnar bnar mnarik Riska_kaka 1 tahun yang lalu  assalamu'alaikum .ups untuk itu. temen-temen bnyak yg udh pacaran ustadz ......... .islam telah ada aturan dan batasan nya....com 11 bulan yang lalu   assalamualaikum izin copy ustadz. jadi apa yg harus saya buat biar mereka tau kalau tindakan mereka yaitu "pacaran" itu zina ?  Ariyati Putri Mustika 1 tahun yang lalu  ijin share ya.   mengenalnya tidak mesti lewat pacaran.ini baru sebagian kecil loh....d balik aturan nya tersimpan kebaikan khususnya untuk kaum wanita agar senantiasa menjaga iffah <kehormatan diri="">... wah ..... saya baru liat nih --" ... 1 person liked this....... -) Jazakallah........khususny dalam hal berpacaran ini..ikutilah ajaran n aturan islam pasti ga akan rugi deh heee..*sok tau dot com*</kehormatan>  Zara 1 tahun yang lalu   Izin share ya. Haa_pee@yahoo...sukron. kalau saya nasihatin ke mereka entar saya dikira gak gaul .....

terima kasih **nagabonar** 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaikum. **nagabonar** 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaikum. mengingatkan nih.. jazakallahu khairan katsira.. jazakallohu khoir .. Izin share. **nagabonar** 1 tahun yang lalu   Assalamu'alaikum. ijin ngopy ustadz.izin share ya ustad. ijin share ya ustad jazakallahu khairan.. izi share ya ustad...Sebelumnya salam kenal ya akhi ya ukhti dari Dede Rohmayanti saya mau ijin share ya!!! Terimakasih  Ripu_adsuni 1 tahun yang lalu  Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh. Dealiza 1 tahun yang lalu  Assalamualaikum. Cessa_19girl 1 tahun yang lalu   subhanallah..

. kLanz 1 tahun yang lalu   jazakallahu khairan katsira.Jazzakallahu khair  Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Heri Susilo  Wa'alaikumus salam wa rahmatullah wa barakatuh..... Indah Prameswari 1 tahun yang lalu   ijin share. ana izin share dan boleh ngak saya posting d blog saya .. Heri Susilo 1 tahun yang lalu  Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh. smoga tidak dialami oleh anak2 kami.tx. Reactions . Semoga Allah senantiasa memberkahi. dan udah menikah. Semoga bermanfaat untuk yg lain. Abi Neisa 1 tahun yang lalu  saya udah terlanjur.  Muhammad Abduh Tuasikal 1 tahun yang lalu in reply to Abi Neisa   Semoga Allah beri taufik. Silakan pak.

co/jtcRsvee http://disqu URL Lacakbalik blog comments powered by Disqus back to top Login Username Password Ingat Saya    Lupa Password? Lupa Username? Mendaftar Subscribe . SudirmanTahir 2 minggu yang lalu From twitter  Emang pacaran buat apa?? http://t.

... Sedang Online Kami memiliki 18 Tamu online Komentar Terbaru  kawaii syukron atas info'y.11.06.99 ..:) Hati-Hati Memajang Foto di FB · 1 month ago  bdhi ekha nTD mksh Buku Tamu · 1 month ago Powered by Disqus Terbanyak Dibaca    Apakah Mengenal Pasangan Harus Lewat Pacaran? 30.99 Mencari Jodoh Sholihah dengan Do'a Sapu Jagad 02.info'y..Pasang RSS Remaja Islam di web Anda di sini.11..10 Agar Do'a Kita Terkabul 30.:) Hati-Hati Memajang Foto di FB · 1 month ago  kawaii jazakillah khoiron katsiron.

  Obat Ketika Merindukan Si Dia 30.99 10 Kerusakan dalam Perayaan Tahun Baru 30. Semua Hak Dilindungi.11.com Fans Remaja Islam  Hubungi Kami Hakcipta © 2011 Remaja Islam Mau Mengenal Islam.com Muslim.or.or. .com Yufid.com Kajian.99 Link Sahabat        Rumaysho.11.net PengusahaMuslim.id Konsultasisyariah.id Muslimah.

Tirmidzi) 2. curhat masalah cinta.aslibumiayu.wordpress.com http://www. Jangan pergi dengan pacar lebih dari sehari semalam kecuali si wanita ditemani mahramnya “Tidak halal bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk bepergian sehari semalam tidak bersama mahromnya.majalah-elfata.com bagi yang ingin bertanya masalah2 agama.blogspot. Jangan berduaan dengan pacar di tempat sepi. silahkan kunjungi situs islam yang sangat bermanfaat.com ) situs anti pacaran: www. konsultasi. Lihat Mausu'ah Al Manahi Asy Syari'ah 2/102] “Tidaklah seorang lelaki bersepi-sepian (berduaan) dengan seorang perempuan melainkan setan yang ketiganya“ (HSR.523. keluarga.com 1.abul-jauzaa. http://www.bestabuabdullah.com http://www. dll.com/ TIPS PACARAN YANG ISLAMI (pacaran itu haram: www. agama.wordpress.blogspot. Muslim 1341. silahkan kunjungi situs2 islam yang sangat bermanfaat berikut ini: http://www. Muslim 1339] .blogspot.blogspot. kecuali ditemani mahram dari sang wanita (jadi bertiga) “Janganlah seorang laki-laki berkholwat (berduaan) dengan seorang wanita kecuali bersama mahromnya…”[HR Bukhori: 3006.com http://www.com http://www.abul-jauzaa.PACARAN ITU HARAM HUKUMNYA. atau membaca artikel2 islam yg sangat menarik dan penting.alimalbantuliy.blogspot.com http://abul-jauzaa.wordpress.pacaranislamikenapa.gizanherbal.” [HR Bukhori: 1088.

Dan barangsiapa yang tidak mampu. dll] 5. kedua kaki berzina dan zinanya adalah melangkah. jangan mencium. Darimi. Turmudzi dan dia berkata hadits ini shahih. apalagi yang lebih dari sekedar jabat tangan “Seandainya kepala seseorang di tusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya. maka nikahlah.” (H. maka hendaklah ia puasa (shaum). Abu Dawud dan Nasa‟i) 6.. Tirmidzi.”[HR Bukhori: 3006.” (H. Muslim. (Hadits Shahih Riwayat Ahmad. Jangan memandang aurat pacar. masing-masing harus memakai pakaian yang menutupi auratnya “Katakanlah kepada orang-orang beriman laki-laki hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya. jangan berpelukan. Muslim 1341] 4. “Yang paling banyak menjerumuskan manusia ke-dalam neraka adalah mulut dan kemaluan.” (Hadits hasan riwayat Thobroni dalam Al-Mu‟jam Kabir 20/174/386 dan Rauyani dalam Musnad: 1283. jangan meraba.” (Al Qur‟an Surat An Nur ayat 30) “…zina kedua matanya adalah memandang….R. Jangan menunda-nunda menikah jika sudah saling merasa cocok “Wahai para pemuda ! Barangsiapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah. Muslim dan Abu Dawud) 7.) WARNING: . Bukhari. dan mulut berzina dan zinanya adalah bicara. Bukhari. Jangan bersentuhan dengan pacar. karena nikah itu lebih menundukan pandangan.jangan bepergian dengan wanita kecuali bersama mahromnya….” (H.R.” [HR Malik 2/982.. dan lebih membentengi farji (kemaluan). karena shaum itu dapat membentengi dirinya”. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang jelek” (Al Qur‟an Surat Al Isra 32) “Kedua tangan berzina dan zinanya adalah meraba. Jangan membicarakan/melakukan hal-hal yang membuat terjerumus kedalam zina “Dan janganlah kamu mendekati zina. ahmad 6/357. Tirmidzi 1597. Nasa‟i. Muslim. Nasa'i 7/149.523. bahkan berjabat tangan juga tidak boleh. Ibnu Majah 2874. lihat Ash Shohihah 1/447/226) Bersabda Rasulullahi Shallallahu „alaihi wassallam: “Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita. Jangan berjalan-jalan dengan pacar ke tempat yang jauh kecuali si wanita ditemani mahramnya “….R. Ibnu Jarud dan Baihaqi).3.

misalnya saja ustadz Muhammad Umar as Sewed. saya pribadi belum pernah menemukan pacaran yang konten pembicaraannya terbatas pada 6 perkara tadi. Di masa Rasulullah dan sahabat. Kita tidak akan pernah menemukan Rasul maupun sahabat berinteraksi dengan lawan jenis di luar 6 perkara tadi. baik dalam keadaan sepi atau ramai. Pacaran di tempat rame juga nggak boleh. kesehatan. kemudian menyapa. coba teliti kisah2 perjalanan hidup Rasul dan sahabat yang tercantum dalam hadits ataupun sirah. . 2. Adakah perjudian Islami dalam Islam? 1. dan akhirnya berzina Bagi yang sudah terlanjur berbuat dosa maka bertaubatlah dan jangan putus asa. 2008 jam 3:52 am Komentar: Menyatakan adanya pacaran Islami sama dengan menyatakan adanya perjudian islami. Allah pasti mengampuni hambanya yang bertaubat dan memohon ampun… ===================================================================== ===== BANTAHAN ATAS ARTIKEL DIATAS dari Prima. Yang mesti dibahas dalam masalah pergaulan antar pria bukan hanya jumlah wanita dan laki2 yang berinteraksi.Kebolehan bagi perempuan untuk bepergian lebih dari 1 hari 1 malam dengan ditemani mahram hanya diperuntukkan untuk hajat umum yang dimubahkan. lalu tersenyum. Untuk masalah ini. dakwah.sebenarnya banyak ulama dan ustadz yang mengharamkan pacaran. Wong pacarannya saja tidak boleh. tidak diperbolehkan. dan pernikahan (rumah tangga). tapi juga konten pembicaraannya.Melakukan perjalanan kurang dari 1hari 1 malam dengan pacar juga tidak boleh. Ini seperti halnya wanita bepergian bepergian lebih dari 1 ahari 1malam dengan ditemani mahram untuk keperluan berjudi. Karena itu. lalu mengobrol. Sedangkan di luar 6 masalah tersebut. konten percakapan antara laki-laki dan perempuan hanya di seputar masalah2 berikut ini: ekonomi (contoh:perdagangan). jadi sebaiknya segera menikahlah dan jangan berpacaran… sebuah syair mengatakan: kadang peristiwa besar bermula dari hal-hal kecil permulaannya memandang. Atau pergi dengan pacar lebih dari 1 hari 1 malam dengan ditemani mahram juga tidak boleh. Sedangkan dalam pacaran. Selalu saja ada konten pembicaraan yang tidak diperbolehkan syara (minimal bercanda). Desember 26th. politik (co‟: muhasabah terhadap penguasa). bercakap-cakap hanya sekadar hanya untuk menyatakan kata2 romantis atau bercanda ria(seperti dalam pacaran). kemudian berkencan. pendidikan. Rasulullah dan para sahabat tidak melakukan interaksi antar gender. Ini tetap tidak boleh walaupun wanita tersebut ditemani mahram. lantas janjian. apalagi di tempat sepi.

Banyak diantara pemuda dan pemudi yang lebih terdorong oleh rasa ketertarikan semata. media perkenalan sisi yang lebih dalam serta mencari kecocokan antar keduanya. Ibaratnya. Secara lebih khusus. agar tidak salah konotasi. II. atau lebih jauh untuk tempat mencurahkan isi hati.b)walaupun ditemani mahram atau suami. wanita bepergian lebih dari 1 hari 1 malam tanpa mahram atau suami tetap tidak boleh. karena pengertian dan batasannya tidak sama buat setiap orang. tetapi juga seputar konten pembicaraan. mereka sangat belum siap. Karena itu kami tidak akan menggunakan istilah `pacaran` dalam masalah ini. sebagian norma di tengah masyarakat membolehkan pacaran. atau mencari teman bicara. tetapi untuk urusan yang haram (seperti pacaran) tetap tidak boleh. 4)Pembahasan dalam masalah pergaulan islami. I. Apa Yang Dilakukan Saat Pacaran ? .yakni yang termasuk ke dalam 6 perkara tadi. sebab dari sisi kedewasaan. pacaran tetap haram. 5)Dengan menutup aurat ataupun tidak. Tujuan Pacaran Ada beragam tujuan orang berpacaran. Apabila konten pembicaraannya tidak syar‟i walaupun tidak bersinggungan tubuh (berciuman atau bergandengan tangan). Namun tidak semua bentuk pacaran itu bertujuan kepada jenjang pernikahan. kemampuan finansial dan persiapan lainnya dalam membentuk rumah tangga. bukan perkara2 haram seperti pacaran atau perjudian. 3)Walaupun ditemani mahram.c)walaupun bepergian kurang dari 1 hari tanpa ditemani mahram atau suami. Semua itu dilakukan karena nantinya mereka akan membentuk rumah tangga. Paling tidak dengan cara membiarkan pasangan yang sedang pacaran itu melakukan aktifitasnya. berpacaran ke tempat jauh tetap tidak boleh. ada yang menganggap bahwa masa pacaran itu sebagai masa penjajakan. a)walaupun untuk keperluan mubah. Maka istilah apel malam minggu menjadi fenomena yang wajar dan dianggap sebagai bagian dari aktifitas yang normal. dan ke tempat dekat pun tidak boleh. Dengan tujuan itu. Dan bahkan ada juga yang memang menjadikan masa pacaran sebagai masa perkenalan dan penjajakan dalam menempuh jenjang pernikahan. bukan hanya seputar persinggungan tubuh. -==================================== HUKUM PACARAN MENURUT ISLAM (penjelasan mengenai sebab diharamkannya pacaran) Istilah pacaran itu sebenarnya bukan bahasa hukum. Pemahaman yang benar terhadap hadits tersebut adalah. Dan sangat mungkin berbeda dalam setiap budaya. pergaulannya tetap haram. usia. KOnteks hadits yang dicantumkan pada point ke-2 memang seputar masalah2 mubah. perjudian tetap haram walaupun pelakunya adalah wanita yang menutup aurat. bepergian lebih dari 1 hari 1 malam untuk hal yang diharamkan tidak diperbolehkan. Ada yang sekedar iseng.

yaitu: wanita-wanita. harta yang banyak dari jenis emas. zina adalah hak asasi yang harus dilindungi. maka hal itu adalah anugerah Yang Kuasa. Ali Imran :14). Namun tidak sedikit hotel yang pada hari ini berali berfungsi sebagai tempat untuk berzina pasangan pelajar dan mahasiswa. binatang-binatang ternak dan sawah ladang. . Sebab buat sistem hukum sekuluer warisan penjajah. yaitu memanfaatkan kesibukan kedua orang tua. aktifitas percumbuan dan hubungan seksual di luar nikah juga sering dilakukan di dalam rumah sendiri. yaitu kamar yang disewakan secara jam-jaman untuk ruangan berzina bagi para pasangan di luar nikah. Maka para pelajar dan mahasiswa bisa lebih bebas melakukan hubungan seksual di luar nikah di dalam rumah mereka sendiri tanpa kecurigaan.Lepas dari tujuan. para pelakunya justru akan diberi simpati. Itulah kesenangan hidup di dunia. Selain di hotel. tetapi data menunjukkan bahwa ciuman. Dan terbukti dengan maraknya kasus `hamil di luar nikah` dan aborsi ilegal. dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik . juga pasanga-pasangan tidak syah lainnya. Ketika seseorang memiliki rasa cinta. Bahkan bila seks bebas itu menghasilkan hukuman dari Allah berupa AIDS. yang awalnya adalah istilah dalam dunia perhotelan untuk menginap. Sepasang pelajar atau mahasiswa yang berzina. Sehingga kita juga sering mendengar istilah “chek-in”. Bahkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa aktifitas pacaran pelajar dan mahasiswa sekarang ini cenderung sampai kepada level yang sangat jauh. pengawasan dan perhatian dari anggota keluarga lainnya. Termasuk rasa cinta kepada wanita (lawan jenis) dan lain-lainnya. Fakta dan data lebih jujur berbicara kepada kita ketimbang apologi. secara umum pada saat berpacaran banyak terjadi hal-hal yang diluar dugaan. Islam Mengakui Rasa Cinta Islam mengakui adanya rasa cinta yang ada dalam diri manusia. kuda pilihan. rabaan anggota tubuh dan bersetubuh secara langsung sudah merupakan hal yang biasa terjadi. Pola budaya yang permisif (serba boleh) telah menjadikan hubungan pacaran sebagai legalisasi kesempatan berzina.`(QS. Pacaran Dalam Pandangan Islam a. Maka jelaslah bahwa praktek pacaran pelajar dan mahasiswa sangat rentan dengan perilaku zina yang oleh sistem hukum di negeri ini sama sekali tidak dilarang. Data menunjukkan bahwa seks di luar nikah itu sudah dilakukan bukan hanya oleh pasangan mahasiswa dan orang dewasa. perak. sebab hal itu dianggap sebagai hak asasi setiap orang. namun anak-anak pelajar menengah atas (SLTA) dan menengah pertama (SLTP) juga terbiasa melakukannya. anak-anak. `Dijadikan indah pada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini. jalan-jalan dan berduaan. Bahkan hal ini sudah menjadi bagian dari lahan pemasukan tersendiri buat beberapa hotel dengan memberi kesempatan chek-in secara short time. Bukan sekedar kencan. Pihak pengelola hotel sama sekali tidak mempedulikan apakah pasangan yang melakukan chekin itu suami istri atau bulan. tidak bisa dituntut secara hukum. III.

chatting dan sejenisnya. jadilah seorang laki-laki itu `laki-laki sejati`. Bahkan `mengambil alih` kepemimpinannya dari bahu sang ayah ke atas bahunya.`Orang yang paling baik diantara kamu adalah orang yang paling baik terhadap pasangannya (istrinya). Atau janji muluk-muluk lewat SMS. Islam tidak pernah membenarkan semua itu. Barat yang mayoritas nasrani justru merupakan sumber dari hedonisme dan permisifisme ini. melainkan kepada ayah kandung wanita itu. Dan aku adalah orang yang paling baik terhadap istriku`. akhirnya tidak pernah terdengar kejelasan agama ini mengharamkan zina dan perbuatan yang menyerampet kesana. tapi tidak siap menjadi “the real man”. cinta kepada lain jenis itu hanya dibenarkan manakala ikatan di antara mereka berdua sudah jelas. Apalagi agama Kristen yang dulunya adalah agama Islam juga. maka pada hakikatnya bukan sebuah cinta. bijaksana. tapi hampir semua agama mengharamkan perzinaan. melainkan nafsu syahwat dan ketertarikan sesaat. maka menjadi kewajibannya untuk memperlakukannya dengan cara yang paling baik. Rasulullah SAW bersabda. mencukupi seluruh kebutuhan hidupnya dan menjadi `pelindung` dan `pengayomnya`. Sedangkan pemandangan yang kita lihat dimana ada orang Islam yang melakukan praktek pacaran dengan pegang-pegangan. ucapan janji itu tidaklah ditujukan kepada pasangan.Khusus kepada wanita. Dan hanya ikatan inilah yang bisa memastikan apakah seorang laki-laki itu betul serorang gentlemen atau sekedar kelas laki-laki iseng tanpa nyali. ini menunjukkan bahwa umumnya manusia memang telah terlalu jauh dari agama. Karena praktek itu bukan hanya terjadi pada masyarakat Islam yang nota bene masih sangat kental dengan keaslian agamanya. Tapi cinta sejati haruslah berbentuk ikrar dan pernyataan tanggungjawab yang disaksikan oleh orang banyak. Cinta Kepada Lain Jenis Hanya Ada Dalam Wujud Ikatan Formal Namun dalam konsep Islam. Dengan ikatan itu. jujur. namun karena terjadi penyimpangan besar sampai masalah sendi yang paling pokok. Beraninya hanya menikmati sensasi seksual. Karena dia telah menjadi suami dari seorang wanita. tentu . ramah dan yang paling penting dari semua itu adalah penuh dengan tanggung-jawab. Islam menganjurkan untuk mewujudkan rasa cinta itu dengan perlakuan yang baik. Bahkan lebih `keren`nya. pegangan. Baik itu sentuhan. Sebelum adanya ikatan itu. Sebab cinta dalam pandangan Islam adalah sebuah tanggung jawab yang tidak mungkin sekedar diucapkan atau digoreskan di atas kertas surat cinta belaka. hanya hubungan suami istri sajalah yang membolehkan terjadinya kontak-kontak yang mengarah kepada birahi. Sehingga bila seseorang mencintai wanita. Sehingga kalau pemandangan buruk itu terjadi juga pada sebagian pemuda-pemudi Islam. Akhlaq ini sebenarnya bukan hanya monopoli agama Islam saja. Dalam Islam. Sedangkan di luar nikah. Maka seorang laki-laki yang bertanggung-jawab akan berikrar dan melakukan ikatan untuk menjadikan wanita itu sebagai orang yang menjadi pendamping hidupnya. b. cium dan juga seks. tapi masyakat dunia ini memang benarbenar telah dilanda degradasi agama.

Padahal nantinya dalam berumah tangga tidak lagi demikian kondisinya. Pacaran Bukanlah Penjajakan / Perkenalan Bahkan kalau pun pacaran itu dianggap sebagai sarana untuk saling melakukan penjajakan. sesungguhnya sangat sulit untuk mengatakan bahwa pacaran itu adalah media untuk saling mencinta satu sama lain. tanggung-jawab.kita tidak melihat dari satu sudut pandang saja. bahkan justru lebih parah. Sebab sebuah cinta sejati tidak berbentuk sebuah perkenalan singkat. (HR. misalnya dengan bertemu di suatu kesempatan tertentu lalu saling bertelepon. Sama sekali tidak ada ikatan formal yang resmi dan diakui. ikatan syah dan sebuah harga kesetiaan. Inilah proses yang dikenal dalam Islam sebagai ta`aruf. Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW berdabda. d. Bukhari Kitabun Nikah Bab Al-Akfa` fiddin nomor 4700. chatting dan diteruskan dengan janji bertemu langsung. Dalam format pacaran. Islam telah memberikan panduan yang jelas tentang apa saja yang perlu diperhitungkan. bukanlah anggapan yang benar. Maka dalam masalah ini. bermake-up. Maka perhatikanlah agamanya kamu akan selamat. atau perkenalan atau mencari titik temu antara kedua calon suami istri. c. [3] kecantikannya dan [4] agamanya. Terbukti dengan mereka mengenakan pakaian yang terbaik. Islam membenarkan bila ketika seorang memilih pasangan hidup untuk mengetahui hal-hal yang tersembunyi yang tidak mungkin diceritakan langsung oleh yang bersangkutan. berparfum dan mencari tempat-tempat yang indah dalam kencan. Muslim Kitabur-Radha` Bab Istihbabu Nikah zatid-diin nomor 2661) Selain keempat kriteria itu. Misalnya sabda Rasulullah SAW tentang 4 kriteria yang terkenal itu. . Juga tidak ada ikatan tanggung-jawab antara mereka. peran orang tua atau pihak keluarga menjadi sangat penting. Jauh lebih bermanfaat dan objektif ketimbang kencan berduaan. Tapi lihatlah bahwa kemerosotan moral ini juga terjadi pada agama lain. sebab yang terjadi adalah kencan dan bersenang-senang. Bahkan tidak ada kepastian tentang kesetiaan dan seterusnya. Sebab penjajagan itu tidak adil dan kurang memberikan gambaran sesungguhnya atas data yang diperlukan dalam sebuah persiapan pernikahan. Dalam format mencari pasangan hidup. Padahal cinta itu adalah memiliki. semua instrumen itu tidak terdapat.`Wanita itu dinikahi karena 4 hal : [1] hartanya. Sebab kecenderungan pasangan yang sedang kencan adalah menampilkan sisi-sisi terbaiknya saja. Pacaran Bukan Cinta Melihat kecenderungan aktifitas pasangan muda yang berpacaran. tukar menukar SMS. sehingga jelas sekali bahwa pacaran itu sangat berbeda dengan cinta. [2] keturunannya. Semua bentuk aktifitas itu sebenarnya bukanlah aktifitas cinta.

” (Surah al-Baqarah. Maka kesan indah saat pacaran itu tidak akan ada terus menerus di dalam kehidupan sehari-hari mereka. namun segera mengurus perceraian belum lama setelah pernikahan terjadi. Tiru perbuatan orang kafir. 2011 under Islam by wizvax 0digg 12KShare 1 HUKUM asal bagi perhiasan sama ada yang berada pada tubuh badan.Istri tidak selalu dalam kondisi bermake-up. Dan tidak heran bila kita dapati pasangan yang cukup lama berpacaran. pakaian atau tempat tinggal adalah halal dan dibenarkan. tidak setiap saat berbusana terbaik dan juga lebih sering bertemu dengan suaminya dalam keadaan tanpa parfum dan acak-acakan. Dengan demikian. Padahal mereka pacaran bertahun-tahun dan membina rumah tangga dalam hitungan hari. Setelah menikah mereka akan menjalani hari-hari biasa yang kondisinya jauh dari suasana romantis saat pacaran. Bahkan rumah yang mereka tempati itu bukanlah tempat-tempat indah mereka dulu kunjungi sebelumnya. fasik haram Posted on January 27. Allah SWT berfirman yang bermaksud: “Dialah (Allah) yang menjadikan untuk kamu apa yang ada di bumi kesemuanya. pacaran bukanlah sebuah penjajakan yang jujur. Ini berdasarkan dalil yang menyatakan tentang nikmat kurniaan Allah kepada hamba-Nya. ayat 29) . Pacaran bukanlah perkenalan melainkan ajang kencan saja. sebaliknya bisa dikatakan sebuah penyesatan dan pengelabuhan.

Disebabkan itulah golongan lelaki dilarang daripada menindik telinga mereka kerana ia dengan jelas menyalahi kebiasaan perhiasan bagi lelaki. lidah. selepas Baginda Nabi SAW solat dan berkhutbah. Baginda menuju ke kawasan perempuan dan memberi tazkirah khas kepada golongan wanita. Amalan bertindik menjadi kecenderungan remaja masa kini. Namun. Lelaki yang menyerupai wanita dengan mengenakan perhiasan wanita adalah suatu yang dilarang dalam Islam. sama ada berbentuk emas. Ibn Abbas mengatakan bahawa: Aku melihat mereka mengisyaratkan kepada telinga mereka dan leher mereka. maka ia tergolong daripada golongan berkenaan. Itu permasalahan menindik telinga. Malah ia sudah mula melarat kepada golongan lelaki. seperti di pusat. Lalu menyerahkan (barang perhiasan mereka) kepada Bilal. Sabda Nabi SAW yang bermaksud: “Sesiapa yang menyerupai suatu golongan itu. Kebiasaan masyarakat Melayu di Malaysia sejak dulu mengenali amalan bertindik hanya terbatas di bahagian telinga. Bagaimana pula mereka yang menindik di kawasan selain telinga? Perbuatan menindik selain dari kawasan telinga tidak pernah didengari pada zaman Nabi dan salafussaleh. Ia perhiasan diketahui umum sejak dari zaman awal Islam dan perhiasan ini khusus kepada golongan wanita. Advertise Here Sebenarnya perbuatan bertindik adalah amalan yang sudah dikenali pada zaman Rasulullah SAW. Diriwayatkan oleh al-Bukhari daripada Ibn Abbas katanya: “Pada suatu hari raya. Walaupun tidak dibincangkan secara khusus dalam nas jelas. isyarat yang diberikan wanita (sahabiyyah) berkenaan adalah antinganting.” (Hadis riwayat Imam Abu Daud dari Ibnu „Umar) . masa merubah segala dengan perkembangan teknologi dan pengaruh budaya luar membuatkan semakin ramai bertindik di bahagian selain telinga. bibir dan kening.” Dalam hadis berkenaan. Namun ia bukanlah jawapan yang menunjukkan keharusan amalan ini. perak dan berlian. namun perkembangan fiqh Islam tetap berkembang dalam menjawab setiap persoalan baru yang timbul hasil ijtihad ulama semasa. Islam mendatangkan kaedah umum dalam etika berhias antaranya perhiasan yang dikenakan mestilah tidak digambarkan seolah-olah meniru atau menyerupai orang kafir dan golongan fasik.Salah satu contoh perhiasan yang diamalkan ialah menindik anggota badan dengan meletakkan barang perhiasan. Sambil Baginda SAW menyeru supaya mereka semua bersedekah.

perbuatan. pakaian. Islam melarang meniru kebiasaan dan gaya hidup orang lain tanpa membawa manfaat jelas. Tambahan. Selain bertindik.” (Surah al-Baqarah. Permasalahan mengenai tindik sudah dijelaskan Keputusan Muzakarah Jawatankuasa Fatwa Majlis Kebangsaan Bagi Hal Ehwal Ugama Islam yang menyatakan perbuatan berhias secara aneh dan berlebih-lebihan seperti bertindik anggota badan selain cuping telinga adalah dilarang oleh Islam. Malah. Jelasnya.” (Surah Al-Baqarah. namun taubat juga perlu bertepatan dengan caranya. Bahkan ada yang berbangga memiliki tatu di badan dengan mempertontonkan kepada orang ramai sedangkan ia membawa imej seorang Muslim. remaja kini juga gemar bertatu dan melihat perbuatan itu seolah-olah tidak menjadi kesalahan dari sudut pandang agama. menyeksa diri dan dibuktikan boleh memberi kesan sampingan terhadap kesihatan tubuh badan dan mampu mendekatkan pelaku dengan jangkitan penyakit seperti Hepatitis B. termasuk meniru perbuatan orang fasik (iaitu orang yang biasa melakukan maksiat). Memang benar taubat dapat menghapuskan dosa.Larangan keras terhadap perbuatan meniru orang kafir sama ada dalam ucapan. Ada segelintir yang menyeksa tubuh badan mereka semata-mata untuk menghilangkan tatu. Ia budaya negatif remaja di Barat yang jelas jauh dari adat budaya tatasusila seorang Muslim. bertatu di badan adalah perbuatan yang dilaknat oleh Rasulullah SAW. Jika menanggalkan tatu itu mendatangkan kemudaratan atau membuatkan anggota badan nampak jelik. Bagi yang sudah tergelincir dan ingin kembali ke pangkal jalan. ada yang menggunakan seterika. Mengukir badan sendiri dengan melakarkan corak atau bentuk tertentu sehinggakan kesakitan dianggap satu kepuasan. timbul pula persoalan untuk menghilangkan tatu yang ada. Firman Allah SWT yang bermaksud: “Allah tidak membebani seseorang sesuai dengan kemampuannya. perayaan dan ibadah bukan saja mengkhususkan kepada menyerupai orang kafir. Pandangan ini bertepatan firman Allah SWT yang bermaksud: “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan. Ini pandangan Imam Ibn Hajar al-Asqalani dalam kitabnya Fathul Bari. tatu itu tetap wajib ditanggalkan jika ada teknologi yang dapat menanggalkannya dengan mudah dan tidak mendatangkan mudarat. ayat 195) Namun. ayat 286) . Dr Yusuf al-Qaradhawi dalam kitabnya al-Halal wa al-Haram fi al-Islam mengatakan. maka harus membiarkannya dan memadai dengan taubat (baik lelaki mahupun wanita). amalan bertindik selain anggota telinga adalah amalan diambil bukan daripada golongan solihin.

Nikmat. Lidah. Dalam Islam. Pakaian. Berlian. Tubuh Badan Advertise Here . solat. Semoga dengan mengikut suri teladan terbaik iaitu Baginda Nabi SAW. Anda mungkin juga meminati: Adab Berpuasa dan Solat Tarawih Logiknya Solat dalam Sudut Pandangan Sains Pemimpin amanah lahirkan negara berkat Cetek ilmu punca pertikai larangan rai Hari Kekasih Tiada alasan kerja GRO LinkWithin Tags: Al Bukhari. Bibir. Remaja Masa Kini. Telinga. Leher. Budaya Luar.Tidak kira zaman mana pun kita. Anting Anting. etika berhias terbaik adalah pakaian takwa. Surah Al Baqarah. membuatkan kita terselamat daripada segala kecintaan melebihi dari cinta kepada Baginda. Dilarang. Perhiasan Wanita. Tazkirah. Perkembangan Teknologi. Pengaruh Budaya.

bahagia dan sedihnya. Oleh karena kebanyakan orang pada akhir-akhir ini yang tidak mengetahui etika-etika tersebut atau butuh untuk diingatkan kembali. Rasulullah telah menggoreskan buat kita melalui ucapan dan perbuatannya rambu-rambu etika yang seyogya. dikala bepergian dan iqamah. dengan iringan do`a kepada Allah semoga amal ini berguna bagi segenap kaum muslimin. Semoga shalawat dan salam tetap dilimpahkan kepada Nabi Muhammad. makan dan minum. Shalawat dan salam semoga tetap dilimpahkan kepada manusia terbaik yang beribadah dan kembali kepada Allah. bangun dan tidurnya. Melalui kepribadiannya yang mulia.nya ditempuh oleh setiap mu'min di dalam hidupnya. keluarga dan para sahabatnya. Segala puji bagi Allah yang telah mengajarkan kesempurnaan etika kepada manusia dan membuka pintu bagi mereka untuk mengamalkannya. Maka barang siapa yang menghendaki kebahagiaan. Tidak ada perkara kecil ataupun besar apapun yang tidak dijelaskan oleh Islam. . agama dan dunianya. Sesungguhnya Islam benar-benar menaruh perhatian yang sangat besar kepada manusia di dalam segala perihal dan urusannya. hendaklah ia menempuh jalan hidup Rasulullah SAW dan meneladani etikanya. Rasulullah telah menjelaskan kepada kita contoh etika yang seharusnya ditiru." Etika Kehidupan Muslim Sehari-hari " Oleh : Al-Qismu Al-Ilmi-Dar Al-Wathan PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang. lapang dan kesulitannya. maka kami memandang perlu menyajikannya secara singkat.

Rasjidi bahwa agama adalah masalah yang tidak dapat ditawar-tawar. bermacam-macam 2 Argumen ini dikemukakan oleh Prof. yakni di dalam Majalah Al-Djami’ah. Berbagai Perspektif Pluralisme Agama Berbicara tentang hubungan antar agama. Rasjidi.Tahun ke VIII dan buku karangan Umar Hasyim Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama. wacana pluralisme agama menjadi perbincangan utama. Rasjidi dalam satu tulisannya yang disampaikan dalam Pidato Sambutan Musyawarah Antar Agama. teologis maupun etis.4 Namun. beragam dan plural dalam hal beragama. Ini adalah kenyataan sosial. Sebagai seorang muslim misalnya.HUBUNGAN ANTAR AGAMA DI INDONESIA : TANTANGAN DAN HARAPAN Oleh : Zainul Abas Dosen STAIN Surakarta A. Jika seseorang memeluk keyakinan. Al-Djami’ah. maka keyakinan itu tidak dapat pisah darinya. Penulis mendapati tulisan ini dari dua sumber. Mei 1968. sesuatu yang niscaya dan tidak dapat dipungkiri lagi. ia menyadari sepenuhnya bahwa ia involved (terlibat) dengan Islam. Mei 1968 Tahun ke VIII. kita telah memeluk agama yang berbeda-beda. Pengakuan terhadap adanya pluralisme agama secara sosiologis ini merupakan pluralisme yang paling sederhana. .35.3 Berdasarkan keyakinan inilah. karena manusia dalam keadaan involved (terlibat). 30 November 1967 di Jakarta. Rasjidi mengakui bahwa dalam kenyataan sejarah masyarakat adalah multi-complex yang mengandung religious pluralism. 3M. umat beragama sulit berbicara objektif dalam soal keagamaan.2 Ia mengibaratkan agama bukan sebagai (seperti) rumah atau pakaian yang kalau perlu dapat diganti. pluralisme agama adalah suatu kenyataan bahwa kita adalah berbedabeda. Secara sosiologis. Nomor Khusus. menurut Rasjidi. Nomor Khusus. baik secara sosiologis. Pluralisme agama sendiri dimaknai secara berbeda-beda di kalangan cendekiawan Muslim Indonesia. penulis memfokuskan diri dari sumber yang pertama. hlm. Dalam kenyataan sosial. karena pengakuan ini tidak berarti mengizinkan pengakuan terhadap kebenaran teologi atau bahkan etika dari agama lain. Dalam konteks ini. 4Ibid. Sebagaimana yang dikemukakan oleh M. apalagi berganti.

Ia mengritik aktivitas misi atau zending tersebut. tetapi ia sangat tegas dalam hal-hal teologis. dalam satu persoalan (objek) yang sama. Pandangan pluralismenya tidak berarti adanya pertemuan dalam hal keimanan. Kemudian. Pengakuan pluralisme secara sosiologis ini juga dikemukakan oleh Mukti Ali. Mukti Ali secara sosial tidak mempersoalkan adanya pluralisme. namun hanya merupakan pengakuan atas keberadaan agama-agama lain. karena itu mau tidak mau kita harus menyesuaikan diri. Ia tidak mengritik berbagai ajaran teologis yang ada di dalam agama Kristen. masing-masing pemeluk agama memiliki sudut pandang yang berbeda-beda. dan apakah seluruhnya merupakan wahyu Tuhan. Yesus dan Mariam. misalnya tentang apa yang dilakukan oleh umat Kristen. orang Islam melakukan penghargaan yang tinggi terhadap Mariam dan Jesus. dalam arti bahwa ia mengritik praktek-praktek misi atau zending dari agama Kristen. Yang menjadi persoalan. Terdapat kesan bahwa pandangan tentang absolutisme agama didasarkan oleh kandungan ajaran bahwa pemeluk agama tidak dapat objektif terhadap kebenaran lain. Ia tidak pernah menutupi sesuatu pun. sebuah dialog bertahan. Oleh karena itu. misalnya tentang kristenisasi. dalam pengakuan-pengakutan sosial. Kritiknya terhadap agama lain adalah kritik sosial. Apa yang dikemukakannya adalah sebuah pembelaan. Ia sama sekali tidak menyinggung tentang hal itu. Orang Islam sungguh tidak dapat mempercayai (mengimani) ketuhanan Jesus Kristus tetapi mempercayai kenabiannya sebagaimana Nabi Muhammad. bahkan kadang kalah tidak dapat menghindari munculnya tuduhan. Hal ini adalah realitas. Bagi umat Islam barangkali didasarkan pada ajaran bahwa ―agama yang paling benar di sisi Allah adalah Islam‖. tudingan dalam dalam hal-hal yang empirik (aktual). dengan mengakui adanya religious pluralism dalam masyarakat Indonesia. misalnya pandangan tentang al-Qur‘an.5 Dapat dicermati bahwa Rasjidi tidak memandang adanya pertemuan dalam masalah-masalah teologis. ia juga tidak memandang kesalahan-kesalahan ajaran teologis dari agama lain. orang Islam juga tidak hanya memandang al-Qur‘an tetapi juga Torah dan Injil sebagai Kitab Suci (Kitabullah). Hal ini bukan berarti bahwa orang Islam selalu 5 Ibid. Nabi Muhammad. sehingga terkesan defensif. Ia menegaskan bahwa keyakinan terhadap hal-hal teologis tidak bisa dipakai hukum kompromistis. bukan menyerang. Bibel. Pandangan pluralismenya tidak sampai masuk pada perbincangan tentang kebenaran-kebenaran yang ada di dalam agama lain. Namun demikian. apakah Kitab Bibel yang ada sekarang ini otentik atau tidak. Pembelaan Rasjidi atas berbagai persoalan yang menimpa umat Islam disampaikan secara terus-terang dan terbuka. Menurutnya. Karena itulah pola yang dipakai Rasjidi adalah pola responsif atas persoalan yang berkembang.agama. . meskipun hal itu terasa pahit dan keras. Hal itu merupakan bagian keimanan orang Islam.

(Jakarta : INIS. pengakuan tentang pluralismenya berada pada tataran sosial. Kristen memiliki keimanan sendiri. yaitu percaya bahwa agama yang dipeluk itulah agama yang paling baik. ―Ilmu Perbandingan Agama. Dakwah dan Misi‖. juga terdapat persamaan. agree in disagreement (setuju dalam perbedaan). No. Kelima. misalnya konsep tentang Nabi Isa. Islam memiliki keimanan sendiri.menolak Wahyu Tuhan yang diturunkan kepada Nabi Musa. XI Djuli 1970. Namun demikian. sedang agama-agama lain adalah salah. hlm. Mukti Ali. 6 Tampak Mukti Ali ingin menegaskan bahwa masing-masing agama memiliki keyakinan teologis yang tidak bisa dikompromikan. yaitu mengakui bahwa agamanya sendiri itulah yang benar. 7 Mukti Ali sendiri setuju dengan jalan ―agree in disagreement‖. sinkretisme. 1992). 6Mukti . Begitu juga. 55. 7A. Ketiga. Ilmu Perbandingan agama di Indonesia dan Belanda. sintesis. Persoalan kebenaran adalah persoalan dalam wilayah masing-masing agama. Isa atau rasul-rasul lain. dan orang lain Ali. Dialog. yaitu pendapat yang menyatakan bahwa semua agama adalah sama.). Orang yang beragama harus percaya bahwa agama yang ia peluk itulah agama yang paling baik dan paling benar. Mukti Ali menjelaskan bahwa ada beberapa pemikiran diajukan orang untuk mencapai kerukunan dalam kehidupan beragama. Ia mengakui jalan inilah yang penting ditempuh untuk menimbulkan kerukunan hidup beragama. dan mempersilahkan orang lain untuk mempercayai bahwa agama yang dipeluknya adalah agama yang paling baik. orang Islam percaya bahwa Bibel memuat/mengandung Kalam Tuhan. supaya dengan demikian tiaptiap pemeluk agama merasa bahwa sebagian dari ajaran agamanya telah terambil dalam agama sintesis (campuran) itu. Kedua. yaitu menciptakan suatu agama baru yang elemen-elemennya diambilkan dari pelbagai agama. diyakini oleh Islam. Pertama. yaitu menyelami dan meninjau kembali agama sendiri dalam konfrontasi dengan agama-agama lain. penggantian. 4 Th. ―Dialog between Muslims and Christians in Indonesia and its Problems‖ dalam AlJami’ah. bahkan termasuk mengenai hal-hal yang tentang Nabi Muhammad. dan berusaha supaya orang-orang yang lain agama masuk dalam agamanya. dalam Burhanuddin Daja dan Herman Leonard Beck (red. reconception. 227-229. Keempat. misalnya konsep Jadi. selain terdapat perbedaan. Diyakini bahwa antara satu agama dan agama lainnya. meskipun orang Islam tidak bisa mengakui bahwa Bibel sebagaimana sebelum mereka hari ini terdiri dari Kalam Tuhan seluruhnya. bahkan termasuk mengenai hal-hal yang diyakini oleh umat agama lain. yakni bahwa secara sosiologis kita memiliki keimanan dan keyakinan masing-masing. hlm.

―Kemusliman dan Kemajemukan Agama‖ dalam Th.juga dipersilahkan. Paragraf ini juga pernah dikutip oleh Greg Barton. kebenaran apapun yang dikemukakan oleh manusia – termasuk kebenaran agama yang dikatakan oleh manusia—bersifat nisbi. Ia membedakan antara agama itu sendiri dengan keberagamaan manusia. Ahmad Wahib dan Abdurrahman Wahid. hlm. hlm. 230. karena manusia sendiri bersifat nisbi. Gagasan Islam Liberal di Indonesia: Pemikiran Neo-Modernisme Nurcholish Madjid. Lihat Greg Barton. bahkan dihargai. 237. Menurutnya. 10Lihat Greg Barton. ―Dialog Antar Agama‖. 11Djohan Effendi. akan tetapi juga aliran yang dianutnya. 9Djohan 8Ibid. Djohan Effeni.. hlm. 16.8 Wacana pluralisme agama Djohan Effendi berbeda dengan pluralisme Rasjidi dan Mukti Ali di atas. pengertian dan pemahamannya tentang agama jelas bukan agama itu sendiri dan karena itu tidak ada alasan untuk secara mutlak dan a priori menyalahkan pengertian dan pemahaman orang lain. . untuk percaya dan yakin bahwa agama yang dipeluknya adalah agama yang paling baik dan paling benar. maka kebenaran agama itu tidak bisa sepenuhnya ditangkap dan dijangkau oleh manusia. Nanang Tahqiq (Jakarta : Paramadina. Yang absolut adalah kebenaran agama itu sendiri. Oleh karena itu. ―Dialog Antar Agama: Bisakah Melahirkan Teologi Kerukunan?‖. 54-58. Dialog: Kritik dan Identitas Agama.‖11 hlm. diyakini sebagai bersifat ilahiyah. sementara kebenaran agama yang dikatakan oleh manusia itu nisbi. hlm. Dengan demikian apabila seorang penganut mengatakan perkataan agama. Pengertian antara agama dan keberagamaan harus dipahami secara proporsional. (ed. 9 Dengan bahasa lain. agama –terutama yang bersumber pada wahyu. Greg Barton menyebut bahwa Djohan Effendi menolak absolutisme agama dan mengakui pluralisme agama. tetapi juga pengakuan tentang titik temu secara teologis di antara umat beragama. bahkan pengertian dan pemahamannya sendiri. Oleh karena itu. Juni 1978. hlm. Agama memiliki nilai mutlak. Effendi. Djohan tidak setuju dengan absolutisme agama.10 Djohan mengemukakan: ―Sebagai makhluk yang bersifat nisbi. dalam Majalah Prisma 5. Namun. pent. yang ada dalam pikirannya bukan hanya agama sendiri. Lihat juga Djohan Effendi. 1999). pengertian dan pengetahuan manusia tidak mungkin mampu menjangkau dan menangkap agama sebagai doktrin kebenaran secara tepat dan menyeluruh. 239. I. tidak absolut. Hal itu hanya ada dalam ilmu Tuhan. Sumarthana dkk. Gagasan Islam Liberal.). cet. Kebenaran absolut itu hanya bisa diketahui oleh ilmu Tuhan. ketika agama itu dipahami oleh manusia. 16. Pengakuan pluralisme Djohan Effendi bukan hanya pengakuan secara sosiologis bahwa umat beragama berbeda.

17. hlm.12 Sekali lagi. Absolutisme keberagamaan adalah tidak benar.‖14 Ia juga merujuk ayat yang menunjukkan bahwa Tuhan mempersilahkan siapa saja yang mau beriman atau kufur terhadap-Nya. boleh jadi bisa dikembangkan semacam Teologi Kerukunan. zending. sementara keberagamaan orang lain salah. Kedua hal ini tidak dapat dicampuraduk. teologi kerukunan akan bisa terwujud. yang dibutuhkan adalah sikap moderat dan liberal terhadap iman lain.‖ 13 Djohan membuat garis pembatas yang tegas antara agama dan keberagamaan. Berbagai persoalan yang menimpa umat beragama sering kali disebabkan adanya pandangan bahwa keberagamaan seseorang sebagai satu-satunya yang paling benar.15 Menurutnya.S.yang dianggap bersifat absolut. ―Dialog Antar Agama‖. Dalam hal ini. lebih merupakan produk. Kebebasan beragama dan respek terhadap 12Djohan 13Ibid. 15Q.S. 14Q. Inilah yang kemudian menumbuhsuburkan adanya misi. 243. dakwah dan semacamnya. Al-Kahfi (18) : 29. Djohan tidak menyetujui absolutisme agama. Effendi. sehingga paksaan atau kekerasan apapun tidak boleh mendapat tempat di dalam usaha-usaha dakwah. tapi ia kurang setuju jika keberagamaan seperti itu bertolak dari pandangan keagamaan yang bersifat mutlak dan statis (menganggap bahwa kebenaran atau keselamatan menjadi klaim satu kelompok). dan bahwa keagamaan seseorang pada umumnya. Dari situlah. suatu pandangan keagamaan yang didasarkan atas kesadaran bahwa agama sebagai ajaran kebenaran tidak pernah tertangkap dan terungkap oleh manusia secara penuh dan utuh. atau setidak-tidaknya pengaruh lingkungan. Paragraf ini juga pernah dikutip oleh Greg Barton. hlm. Ia merujuk ayat al-Qur‘an yang menyatakan bahwa ―tak ada paksaan dalam agama. Islam secara tegas memberikan kebebasan sepenuhnya kepada manusia dalam masalah agama dan keberagamaan. Islam sama sekali tidak menafikan agama-agama yang ada. Gagasan Islam Liberal.Pemikiran pluralisme Djohan Efendi berangkat dari suatu pemahaman bahwa dakwah (baik Islam maupun Kristen) adalah sesuatu yang penting. Dari sinilah. yaitu suatu pandangan keagamaan yang tidak bersifat memonopoli kebenaran dan keselamatan. Al-Baqarah (2) : 156. dialog merupakan sesuatu yang esensial untuk merangsang keberagamaan kita agar tidak mandeg dan statis. Menurutnya. Djohan mengemukakan: ―Dengan pendekatan dan pemahaman yang menyadari sepenuhnya akan keterbatasan dan ketidakmutlakan manusia. . menurut Djohan. Islam mengakui eksistensi agama-agama tersebut dan tidak menolak nilai-nilai ajarannya. Ia tidak setuju terhadap pandangan keagamaan seseorang –sebagai suatu keberagamaan-. Lihat Greg Barton.

lebih tepatnya.IV. Ini mengajajarkan kita –dalam pergaulan dengan sesama manusia. Beberapa Renungan tentang Kehidupan Keagamaan untuk Generasi Mendatang.16 Ia merujuk ayat al-Qur‘an yang menyatakan keharusan membela kebebasan beragama yang disimbolkan dengan sikap mempertahankan rumahrumah ibadah seperti biara. dalam Jurnal Ulumul Qur’an.‖ 18 Nurcholish menegaskan betapa pentingnya kehidupan beragama. 16Djohan . ia mengupas bagaimana generasi mendatang menjalankan kehidupan beragama. Ia mengatakan: ―Petunjuk konkret lain untuk memelihara ukhuwah adalah tidak dibenarkannya sama sekali suatu kelompok dari kalangan orang-orang beriman untuk memandang rendah atau kurang menghargai kelompok lainnya. ―Kemusliman dan Kemajemukan‖. agama yang dimaksud adalah agama secara umum. membela kebebasan beragama bagi siapa saja dan menghormati agama dan kepercayaan orang lain dianggap sebagai bagian dari kemusliman. Th. Pengamatan terhadap realitas pluralitas umat menjadi perhatian serius. sinagog. khususnya sesama kalangan yang percaya kepada Tuhan—tidak melakukan absolutisme. Lihat Nurcholish Madjid. selalu ada potensi kenegatifan dan perusakan yang amat berbahaya. Dengan demikian. dalam lingkungan para penganut agama-agama.).19 Nurcholish melihat bahwa peta tahun 1992 sedang ditandai oleh konflik-konflik dengan warna keagamaan. 1998). hlm.S. 54-55.17 Hal yang sama juga dikemukan oleh Nurcholis Madjid. sebab siapa tahu mereka yang dipandang rendah itu lebih baik daripada mereka yang memandang rendah. karena absolutisme adalah pangkal dari segala permusuhan. hlm. kesenjangan ekonomi. misalnya. Atas Nama Agama: Wacana Agama dalam Dialog “Bebas” Konflik. Ia mengemukakan ketidaksetujuannya dengan absolutisme. (Bandung : Pustaka Hidayah. No. Artinya. Sebagaimana judulnya. Ia tidak menjelaskan secara tegas apakah yang dimaksud agama di sini adalah agama Islam saja. kesejarahan. adalah faktor kebangsaan. dan masjid. 19Tulisan Nurcholish Madjid yang penuh dengan nuansa dialog ini disampaikan di Taman Ismail Marzuki 21 Oktober 1992. kebahasaan. hlm. dengan bahasa yang dialektis. agama memang bukan satu-satunya faktor. 4 dan 6. 259. 20Faktor-faktor selain agama. Diakui. dan sebagainya.20 tapi jelas sekali bahwa pertimbangan keagamaan dalam konflik-konflik itu dan dalam eskalasinya sangat banyak Effendi. 17Q.agama dan kepercayaan orang lain adalah ajaran agama. Kata generasi mendatang adalah kata yang masih umum yang tidak perlu dikotak hanya dalam generasi Islam. 1993. ―Beberapa Renungan tentang Kehidupan Keagamaan untuk Generasi Mendatang‖. kekuasaan teritorial.1 Vol. gereja. ia melakukan otokritik terhadap pemeluk agama. kesukuan. Al-Hajj (22) : 40. 18Paragraf itu merupakan komentar Nurcholish Madjid yang dicantumkan dalam buku Atas Nama Agama. Dalam tulisannya itu. Ia mengakui bahwa dalam agama-agama. Namun. suatu pangkal dari segala permusuhan. Lihat Andito (ed. disamping itu memang merupakan sesuatu yang penting bagi masyarakat majemuk. Nurcholish ingin melaksanakan kandungan hadis yang menyatakan ―agama adalah pesan‖ (al-dîn alnashîhah).

memainkan peran. Setiap warna keagamaan dalam suatu konflik seringkali melibatkan agama formal atau agama terorganisir (organized religion). Ia menyebut tempat-tempat konflik; Irlandia, sekitar Perancis dan Jerman, Bosnia-Herzegovina, Cyprus, Palestina, Timur Dekat, Afrika Hitam, Sudan, Perang Teluk, Pakistan, Srilangka, Burma, Thailang, dan Filipina.21 Menanggapi semboyan yang diperkenalkan oleh futurolog, John Naisbitt dan Patricia Aburdene, Spiritualiy, Yes; Organized Religion, No, Nurcholish menyatakan bahwa semboyan itu mengandung makna prinsipil daripada semboyan yang pernah ia kemukakan 20 tahun sebelumnya –―Islam, Yes; Partai Islam, No‖. Nurcholish mengaku mengalami kesulitan besar, bahkan kemustahilan, untuk dapat menerima kebenarannya. Ia juga menegaskan bahwa semboyan Spirituality, Yes; Organized Religion, No, agaknya tidak memiliki pijakan yang kuat.22 Artinya, agama-agama resmi memang masih menjadi fenomena yang banyak memainkan peran dalam kehidupan manusia.
Merujuk pada Kitab Suci al-Qur‘an, Nurcholish menegaskan bahwa setiap umat atau golongan manusia telah pernah dibangkitkan atau diutus seorang utusan Tuhan, dengan tugas menyeru umatnya untuk menyembah kepada Tuhan saja (dalam pengertian paham Ketuhanan Yang Maha Esa yang murni). Ia mengutip Surat al-Nahl (16): 36. Berdasarkan firman-firman Allah itu dikatakan bahwa:

―... semua agama Nabi dan Rasul yang telah dibangkitkan dalam setiap umat adalah sama, dan inti dari ajaran semua Nabi dan Rasul itu ialah Ketuhanan Yang Maha Esa dan perlawanan terhadap kekuatan-kekuatan tiranik. Dengan perkataan lain, Ketuhanan Yang Maha Esa dan perlawanan terhadap tirani adalah titik pertemuan, common platform atau, dalam bahasa al-Qur‘an, kalimatun-sawâ’ (kalimat atau ajaran yang sama) antara semua kitab suci.‖23 Menurut Nurcholish, kesamaan-kesamaan yang ada dalam agama-agama bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Ia berargumentasi, semua yang benar berasal dari sumber yang sama, yaitu Allah, Yang Maha Benar (al-Haqq). Semua Nabi dan Rasul membawa ajaran kebenaran yang sama. Sementara itu, adanya perbedaan itu hanyalah dalam bentuk-bentuk responsi khusus tugas seorang Rasul kepada tuntutan zaman dan tempatnya. Ditegaskan bahwa perbedaan itu tidaklah prinsipil, sedangkan ajaran pokok atau syariat para Nabi dan Rasul adalah sama. Dalam rangka menjelaskan hal ini, ia mengutip al-Qur‘an, yakni dalam Surat Al-Syûrâ (42):13, al-Nisâ‘ (4):163-165, al-Baqarah (2):136, al-Ankabût (29):46, Al-Syûrâ
21Nurcholish 22

Madjid, ―Beberapa Renungan‖, hlm. 7-8. Ibid., hlm. 8. 23Ibid., hlm. 12.

(42):15, dan al-Mâidah (5):8. Ayat-ayat yang dikutip itu berkenaan dengan kesamaan antara syariat Muhammad dengan syariat Nuh, Ibrahim, Isma‘il, Ishaq, Ya‘qub, Ayyub, Yunus, Harun, Musa, Sulaiman, Dawud, Isa dan kepada rasul-rasul yang tidak dikisahkan kepada Muhammad.24 Ayat-ayat itu menunjukkan adanya kesinambungan, kesatuan dan persamaan agama-agama para Nabi dan Rasul Allah. Nurcholish mengritik masyarakat sekarang ini, baik Muslim maupun yang bukan, karena banyak yang tidak menyadari adanya pandangan itu. Menjelasakan tentang titik temu agama-agama, ada empat prinsip yang dikemukakan oleh Nurcholish. Pertama, Islam mengajarkan bahwa agama Tuhan adalah universal, karena Tuhan telah mengutus Rasul-Nya kepada setiap umat manusia. Kedua, Islam mengajarkan pandangan tentang kesatuan nubuwwah (kenabian) dan umat yang percaya kepada Tuhan. Ketiga, agama yang dibawa Nabi Muhammad adalah kelanjutan langsung agama-agama sebelumnya, khususnya yang secara ―genealogis‖ paling dekat ialah agama-agama SemitikAbrahamik. Keempat, umat Islam diperintahkan untuk menjaga hubungan yang baik dengan orang-orang beragama lain, khususnya para penganut kitab suci (Ahl al-Kitab).25 Semua prinsip itu mengarah pada ajaran ―tidak boleh ada paksaan dalam agama‖. Menurut Nurcholish, pandangan-pandangan inklusivitas amat relevan untuk

dikembangkan pada zaman sekarang, yaitu zaman globalisasi berkat teknologi informasi dan transportasi, yang membuat umat manusia hidup dalam sebuah ―desa buwana‖ (global village). Ia menegaskan: ―Dalam desa buwana itu, seperti telah disinggung, manusia akan semakin intim dan mendalam mengenal satu sama lain, tetapi sekaligus juga lebih mudah terbawa kepada penghadapan dan konfrontasi langsung. Karena itu sangat diperlukan sikap-sikap saling mengerti dan paham, dengan kemungkinan mencari dan menemukan titik kesamaan atau kalimatun sawa’ seperti diperintahkan Allah dalam al-Qur‘an. Dengan tegas al-Qur‘an melarang pemaksaan suatu agama kepada orang atau komunitas lain, betapapun benarnya agama itu, karena akhirnya hanya Allah yang bakal mampu memberi petunjuk kepada seseorang, secara pribadi. Namun, demi kebahagiaannya sendiri, manusia harus terbuka kepada setiap ajaran atau pandangan, kemudian bersedia mengikuti mana yang terbaik. Itulah pertanda adanya hidayah Allah kepada mereka. Dan patut kita camkan benar-benar pendapat Sayyid Muhammad Rasyid Ridla sebagaimana dikutip oleh ‗Abdul Hamid Hakim bahwa pengertian sebagai Ahl al-kitab tidak terbatas hanya kepada kaum Yahudi dan Kristen seperti tersebut dengan jelas dalam al-Qur‘an serta kaum Majusi
hlm. 13-14. Nurcholish Madjid, ―Hubungan Antar Umat Beragama : Antara Ajaran dan Kenyataan‖, dalam W.A.L. Stokhof (red.), Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia (Beberapa Permasalahan), ( Jakarta : INIS, 1990), jilid VII, hlm. 108-109.
25Lihat 24Ibid.,

(pengikut Zoroaster) seperti tersebut dalam sebuah hadits, tetapi juga mencakup agamaagama lain yang mempunyai suatu bentuk kitab suci.‖26 Nurcholish menyinggung tentang bagaimana sikap keberagamaan yang benar. Ia menegaskan bahwa sebaik-baik agama di sisi Allah ialah al-hanîfiyyah al-samhah, agama yang memiliki semangat kebenaran yang lapang dan terbuka. Ia mengemukakan: ―Sikap mencari Kebenaran secara tulus dan murni (hanîfiyyah, kehanifan) adalah sikap keagamaan yang benar, yang menjanjikan kebahagiaan sejati, dan yang tidak bersifat palliative atau menghibur secara semu dan palsu seperti halnya kultus dan fundamentalisme. Maka Nabi pun menegaskan bahwa sebaik-baik agama di sisi Allah ialah al-hanîfiyyah al-samhah (baca: ―al-hanîfiyyatus-samhah‖) yaitu semangat mencari kebenaran yang lapang, toleran, tidak sempit, tanpa kefanatikan, dan tidak membelenggu jiwa.‖27

Oleh karena itu, umat Islam tidak dilarang untuk berbuat baik dan adil kepada siapapun dari kalangan bukan Muslim yang tidak menunjukkan permusuhan, baik atas nama agama atau lainnya, seperti penjajahan, pengusiran dari tempat tinggal dan bentuk penindasan yang lain.28 Sementara itu, Abdurrahman Wahid menegaskan masalah pluralisme bukan dalam pengertian pluralisme yang dikemukakan oleh Djohan Effendi dan Nurcholish Madjid di muka. Ia menekankan pandangan keterbukaan untuk menemukan kebenaran di mana pun juga.29 Pluralisme yang ditekankan Gus Dur adalah pluralisme dalam bertindak dan berpikir. Inilah yang melahirkan toleransi. Sikap toleran tidak bergantung pada tingginya tingkat pendidikan formal atau pun kepintaran pemikiran secara alamiah, tetapi merupakan persoalan hati, persoalan perilaku. Tidak pula harus kaya dulu. Bahkan, seringkali semangat ini terdapat justru pada mereka yang tidak pintar juga tidak kaya, yang biasanya disebut ―orang-orang terbaik‘.30 Gus Dur memberi contoh sebagaimana yang dilakukan oleh Kyai Iskandar, dengan cara bergaul secara berbaur dalam masyarakat.

26Nurcholish 27Ibid.,

Madjid, ―Beberapa Renungan‖, hlm. 16. hlm. 19. 28Q.S. Al-Mumtahanah (60) : 8. Lihat Nurcholish Madjid, ―Hubungan Antar Umat Beragama‖, hlm. 111.
29Abdurrahman 30

Wahid, Muslim di Tengah Pergumulan, (Jakarta : Lappenas, 1981), hlm. 3. Lihat Greg Barton, Gagasan Islam Liberal, hlm. 398.

Begitu juga sebaliknya. Jadi. Adapun yang dimaksud dengan pluralisme adalah (1) tidak semata menunjuk pada kenyataan tentang adanya kemajemukan. Sementara itu. 52. tidak ada alasan untuk mengembangkan sikap permusuhan kepada mereka selama tidak memerangi agama Islam. Kristen dan Yahudi tidak bisa menerima konsep dasar Islam adalah sudah pasti. 1998). namun adanya Wahid. tapi kita menghargai pendapat orang lain. lalu dikaitkan dengan pembuatan gereja-gereja. Nabi pernah mencontohkan. hlm. Tidak menerima konsep dasar bukan berarti mesti mengembangkan sikap permusuhan atau perlawanan. penginjilan atau pekabaran Injil. hlm. termasuk orang berlainan agama. Berkenaan dengan makna salah satu ayat al-Qur’an Surat Al-Fath (48) ayat 9 yang berbunyi “Asyiddâ-u âlâ al-Kuffârm ruhamâ-u bayna hum. 53-54.31 Apa yang disampaikan oleh Gus Dur sebenarnya lebih merupakan otokritik bagi umat Islam sendiri. Toleransi adalah upaya untuk menahan diri agar potensi konflik dapat ditekan. 33 Pendapat orang lain ini tentu saja berarti keyakinan orang lain. ia memahami bahwa ada perbedaan antara orang non-Muslim sekarang dengan kaum kafir yang memerangi agama Islam (dalam konteks ayat itu adalah kaum kafir Mekkah). 32Ibid.. karena kata ―tidak rela‖ di sini dianggap melawan atau memusuhi. 32 Kemudian. 31Abdurrahman .Gus Dur mengembangkan pandangan anti eksklusivisme agama. Passing Over: Melintasi Batas Agama (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. hlm. menurutnya. sikap santun tidak boleh dengan standar ganda atau tidak boleh mengabaikan keadilan kepada siapa pun. kata ―tidak rela‖ harus didudukkan secara proporsional. Islam juga tidak bisa menerima konsep dasar agama Kristen dan Yahudi. 53. Selain itu. ini tidak bisa dipungkiri oleh siapapun. Gus Dur memandang bahwa ayat ini sering digunakan untuk membenarkan sikap dan tindakan anti-toleransi. berkenaan dengan bunyi ayat al-Qur’an dalam Surat Al-Baqarah (2) ayat 120 (Wahai Muhammad.). Alwi Shihab menunjukkan dua komitmen penting yang harus dipegang oleh dialog. Oleh karena itu. Oleh karena itu. berbagai peristiwa kerusuhan yang berkedok agama di beberapa tempat adalah akibat adanya eksklusivisme agama. 33Ibid. menurutnya. sesungguhnya orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu sampai kamu ikuti agama mereka.. bahwa jika Fatimah (putri beliau) melakukan pencurian maka ia tetap harus dihukum. Menurutnya. Tentu saja. Menurutnya. Tidak rela itu artinya tidak bisa menerima konsep-konsep dasar. yaitu sikap toleransi dan sikap pluralisme. ―Dialog Agama dan Masalah Pendangkalan Agama‖. esensi ―saling menyantuni‖ justru terletak pada sikap-sikap di mana kita bisa saling mengoreksi sesama orang Islam. karena adanya politisasi agama dan pendangkalan agama. kita tidak akan goyang dari konsep Tauhid. dalam Komaruddin Hidayat dan Ahmad Gaus AF (ed. dan sebagainya.

seorang relativis tidak akan mengenal.. suatu kebenaran universal yang berlaku untuk semua dan sepanjang masa. dalam kebhinekaan. yakni unsur tidak mengklaim kebenaran tunggal (monopoli) atas suatu kebenaran. khususnya di bidang agama. terhadap pengikut Isa a. bangsa hidup berdampingan di suatu lokasi. 35Ibid. Ia menekankan perlunya membudayakan sikap keterbukaan. apalagi menerima. menerima perbedaan. Dikatakan. Pengertian pluralisme agama adalah bahwa tiap pemeluk agama dituntut bukan saja mengakui keberadaan dan hak agama lain. 35 Alwi menegaskan. Islam sejak semula menganjurkan dialog dengan umat lain. 43. (2) pluralisme harus dibedakan dengan kosmopolitanisme. 41-43. apalagi memaksakan kebenaran tersebut kepada pihak lain. sangat minimal. cet.s. Kosmopolitanisme menunjuk pada suatu realita di mana aneka ragam agama. dalam berinteraksi dengan aneka ragam agama. dan menghormati kemajemukan agama. seorang pluralis akan menghindari sikap absolutisme yang menonjolkan keunggulannya terhadap pihak lain. interaksi positif antar penduduk ini. Namun. 1999). hlm. ras. dibarengi loyalitas komitmen terhadap agama masingmasing. maka ia harus bersyaratkan komitmen yang kokoh terhadap agama masing-masing. Paling tidak. hlm. yakni menciptakan suatu agama baru dengan memadukan unsur tertentu atau sebagian komponen ajaran dari beberapa agama untuk dijadikan bagian integral dari agama baru tersebut. VII. dan Musa a.keterlibatan aktif terhadap kenyataan kemajemukan tersebut. belajar dan menghormati mitra dialognya. tidak saja dituntut untuk membuka diri. (3) konsep pluralisme tidak dapat disamakan dengan relativisme. Oleh karena itu. tapi terlibat dalam usaha memahami perbedaan dan persamaan guna tercapainya kerukunan.. Atau. kalaupun ada. Hal ini untuk menghindari relativisme agama. Seorang pluralis. paham pluralisme terdapat unsur relativisme.s. 34Alwi . Karena. Namun demikian.34 Satu hal yang ditegaskan oleh Alwi adalah apabila konsep pluralisme agama hendak diterapkan di Indonesia. (4) pluralisme agama bukanlah sinkretisme. konsekuensi dari paham relativisme agama bahwa doktrin agama apapun harus dinyatakan benar. al-Qur‘an menggunakan kata ahl al-kitab (yang Shihab. Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama (Bandung : Mizan. tetapi yang terpenting ia harus committed terhadap agama yang dianutnya. ―semua agama adalah sama‖.

sejarah. . dan menghormati kemajemukan agama. 37Samuel 36Ibid.36 Dari berbagai pandangan tentang pluralisme di atas Penulis dapat mengklasifikasi ada tiga model pluralisme. tetapi ada loyalitas komitmen terhadap agama masingmasing. Pertama. menunjukkan keakraban dan kedekatan hubungan. sebesar pemilahan-pemilahan umat manusia ke dalam batas-batas objektif dan subjektif peradaban. adat istiadat. Konsep yang dikemukaan Mukti Ali ―agree in disagreement‖ kiranya dapat mewakili pandangan yang terakhir ini. Potensi konflik antar mereka tidak bisa dihindari. Ini dikemukakan oleh Djohan Effendi. Masa Depan Politik Dunia?‖ dalam Jurnal Ulumul Qur’an. untuk mengantisipasi pecahnya konflik antar umat beragama perlu dikembangkan upaya-upaya dialog untuk mengeliminir perbedaan-perbedaan pembatas di atas. tetapi juga mengakui bahwa pluralisme itu tidak hanya sekedar ada namun juga harus diwujudkan dalam keterlibatan aktif dalam memahami perbedaan dan persamaan. Menurut Samuel P. 12. 5. Kristen. Perbedaan antar pembatas itu adalah nyata dan penting. Oleh karena itu. Kong Hucu dan sebagainya. pandangan pluralisme yang menempati posisi antara absolutisme agama dan pluralisme liberal. ―Benturan Antar Peradaban. Artinya. Yang paling aktual adalah konflik antar umat beragama di Poso. B. Penggunaan kata ahl. Katolik..IV Tahun 1993. Ada sikap terbuka. Potensi pecahnya konflik sangatlah besar. Huntington. Kedua. agama. dan Abdurrahman Wahid. pandangan pluralisme yang masih menyisakan adanya absolutisme agama. yang berarti keluarga. Pandangan ini dikemukakan Rasjidi dan Natsir. Pandangan ini masih memegang adanya hal-hal yang bersifat absolut yang tidak dapat dipertemukan atau disamakan. unsur-unsur pembatas objektif adalah bahasa.memiliki kitab suci). pandangan pluralisme liberal. Huntington. Nurcholish Madjid. Ketiga. menerima perbedaan. manusia terkelompok ke dalam identitas-identitas yang membedakan antara satu dengan lainnya. hlm. Vol. 37 Secara tidak sadar. Dialog dan Tantangan Umat Beragama Sekarang ini umat beragama dihadapkan pada tantangan munculnya benturan-benturan atau konflik di antara mereka. agama merupakan salah satu pembatas peradaban. Unsur pembatas subjektifnya adalah identifikasi dari manusia. umat manusia terkelompok dalam agama Islam. Begitu juga pandangan Alwi Shihab. 67. Dari klasifikasi di atas. No. P. dan lembaga-lembaga. hlm.

Tawaran-tawaran yang telah dikemukakan oleh para cendekiawan muslim Indonesia merupakan sumbangan pemikiran yang dapat menjadi moralitas yang bersifat universal atau menjadi global etik yang dapat dipakai oleh semua orang. hlm. 39 Kedua adalah menyadari adanya perbedaan. Di sinilah kemudian diperlukan suatu pendekatan dan metodologi yang proporsional baik secara intra-agama maupun antar agama untuk menghindari lahirnya truth claim yang mungkin justru akan memperuncing benturan. dalam Kompas. dan Alwi Shihab dengan sikap toleransi dan sikap pluralisme serta perlunya memahami pesan Tuhan. Perbedaan adalah sesuatu yang wajar dan memang merupakan suatu realitas yang tidak dapat dihindari. 38 Standar universal ini memang bukan persoalan mudah. paling tidak dari stadar kemanusiaan (manusiawi). Nurcholish Madjid dengan samhah al-hanîfiyyah-nya. kebebasan. Menurut hemat penulis. dalam M. Standar itu hendaknya bermuara pada moralitas internasional atau etika global. paling tidak. Agama dan Dialog Antar Peradaban (Jakarta : Yayasan Paramadina. demokrasi. Dengan kata lain. sebagai nilai-nilai universal yang bisa melindungi hak-hak semua masyarakat dunia tampaknya nilai-nilai itu bisa mewakili kebutuhan bersama manusia. 213 Tahun Ke-32. juga bukan tempat untuk menyelundupkan berbagai ―agenda yang tersembunyi‖ yang tidak diketahui dengan partner dialog. 39 Ibid. Artinya. Apa yang dikemukakan oleh Rasjidi dengan pluralisme agama secara sosiologis. yaitu hak asasi manusia. misalnya berkenaan dengan standar apa yang harus digunakan untuk mencakup beragam peradaban yang ada di dunia. Djohan Effendi dengan dimensi moral dan etisnya. Dialog memang bukan tanpa persoalan.).Dialog adalah upaya untuk menjembatani bagaimana benturan bisa dieliminir. . Selanjutnya. perlu adanya standar yang bisa diterima semua pihak. ―Moralitas Internasional sebagai Landasan Lintas Budaya‖. Terbuka berarti mau mendengarkan semua pihak secara proporsional. hlm. keadilan dan perdamaian. Mukti Ali dengan agree in disagreement. Abdurrahman Wahid dengan self-kritiknya dan pluralisme dalam bertindak dan berpikir. adil dan setara. Nasir Tamara dan Elza Pelda Taher (ed. Lihat juga Parliament of the World‘s Religions. Declaration Toward a Global Ethic (Chicago : t.). memenuhi hal-hal berikut ini. Dialog bukanlah tempat untuk memenangkan suatu urusan atau perkara. suatu dialog akan dapat mencapai hasil yang diharapkan apabila.t. Natsir dengan konsep modus vivendi dan persaudaraan universal yang penuh dengan nuansa hak-hak asasi manusia dan kebebasan beragama. Hal-hal ini bersifat universal dan melampaui kepentingan umat tertentu. Lihat juga Zainul Abas. adanya keterbukaan atau transparansi. toleransi agama dan hak asasi manusia. Namun. 1996). 31 Januari 1997. karena ia adalah gagasan teoritis yang mungkin berbeda dengan kenyataan-kenyataan di lapangan. 5. perlu ada standar universal untuk semua. tidak ada yang berhak menghakimi atas 38Lihat Bassam Tibi. 163. merupakan upaya untuk mencari solusi bagaimana umat beragama bisa hidup damai dan harmonis. ―Dialog Agama. No. Pertama. Pluralitas Budaya dan Visi Perdamaian‖.

Studi Agama-Agama di Perguruan Tinggi. artinya kritik pada pemahaman dan perilaku umat beragama sendiri. karena akan muncul kecurigaan-kecurigaan.). semuanya harus sama. 43 Namun demikian. Tiap-tiap pihak hendaknya merasa menjadi tuan rumah. hlm. Masing-masing pihak harus mau berusaha melakukan itu agar pemahaman terhadap orang lain tidak hanya di permukaan saja tetapi bisa sampai pada bagiannya yang paling dalam (batin). hlm. (Jakarta : Balitbang Depag RI. 12. Sunardi. Bingkai Sosio-Kultural Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Indonesia. 44 Hal ini adalah antitesis dari prasyarat dialog yang mengharuskan adanya saling pemahaman terhadap berbagai macam agama. 42 Kelima.41 Keempat adalah adanya persamaan. hlm. 1998/1999). ―Lingkup dan Metodologi Studi Agama-Agama‖ dalam Mursyid Ali (ed. hlm. Trialog Tiga Agama Besar: Yahudi. ritus. ―Dialog:Cara Baru Beragama‖. meskipun adanya perbedaan juga menjadi kenyataan yang tidak dapat dipungkiri. adalah ada kemauan untuk memahami kepercayaan. Dari situlah bisa ditemukan dasar yang sama sehingga dapat menjadi landasan untuk hidup bersama di dunia ini secara damai. maupun kesediaannya pada organisasinya dan pemerintahannya. I (Surabaya : Pustaka Progressif. yakni kritis terhadap sikap eksklusif dan segala kecenderungan untuk meremehkan dan mendiskreditkan orang lain. atau sesuatu yang akan mengakibatkan adanya truth claim. 1994). dan simbol agama dalam rangka untuk memahami orang lain secara benar. 42Ismail Raji al-Faruqi (ed. 2-3. ―Kerukunan Hidup Umat Beragama dan Studi Agama-Agama di Indonesia‖ dalam Mursyid Ali (ed. Jika masing-masing tidak memahami secara benar terhadap agama orang lain maka ini akan menjadi penghambat dialog. Masing-masing pihak diperlakukan secara sama dan setara dalam memperbincangkan tentang kebenaran agamanya.). yaitu untuk saling memberikan pertimbangan serta memberikan pendapat kepada orang lain berdasarkan keyakinannya sendiri. dialog ibarat pedang bermata dua.suatu kebenaran atau tidak ada ―truth claim‖ dari salah satu pihak. Kristen. ―Lingkup dan Metodologi Studi Agama-Agama‖. sekaligus membebaskan dari beban: misalnya kewajiban terhadap pihak lainnya. sisi pertama mengarah pada diri sendiri atau otokritik. penulis melihat adanya berbagai permasalahan yang dapat menjadi penghambat dialog antar umat beragama. Islam.. Cet. Studi Agama-Agama. alih bahasa Joko Susilo Kahhar dan Supriyanto Abdullah.). Dengan kata lain. Suatu dialog hendaknya tidak ada ―tangan di atas‘ dan ―tangan di bawah‖. akibatnya kurang penghargaan dan muncul sikap saling curiga yang berlainan. dan sisi kedua mengarah pada suatu percakapan kritis yang sifatnya eksternal. 76. 42. 35-36. Suatu dialog tidak dapat berlangsung dengan sukses apabila satu pihak menjadi ―tuan rumah‖ sedangkan lainnya menjadi ―tamu yang diundang‖. 41 Lihat Komaruddin Hidayat. Di antara sesuatu yang dapat menjadi penghambat itu adalah sebagai berikut: (1) kurang memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang agama-agama lain secara benar dan seimbang. hlm. Hal ini akibat adanya truth claim.44 (2) Faktor- Tarmizi Thaher. 40 Ketiga adalah sikap kritis. Agama bisa berfungsi sebagai kritik. 43Lihat St. Lihat juga Komaruddin Hidayat. 40Lihat . Tiap-tiap pihak hendaknya bebas berbicara dari hatinya.

350-351. dan ada juga yang belum terselesaikan. diskusi dan sikap menerima terhadap masyarakat yang pluralistik menjadi sesuatu yang sangat menentukan pada masa-masa mendatang.46 (9) Ketegangan politik yang C. 131. tampak bahwa di kalangan umat beragama ada segudang persoalan. sebagaimana tercermin dalam tawaran pemikiran-pemikiran yang dikemukakan oleh para intelektual Muslim Indonesia. (4) Kesenjangan sosial ekonomi. Kita perlu mengembangkan kesadaran konstruktif mengenai ―agama-agama lain‖. (8) Penafsiran tentang misi atau dakwah yang konfrontatif. melibatkan kelompok agama. ada yang masih dalam proses penyelesaian. Selain itu. Melalui kajian-kajian itu dimungkinkan tidak hanya dapat menemukan fakta-fakta tetapi juga meneliti fakta-fakta yang berarti pada masa lalu atau berarti pada masa sekarang. kerukunan yang ada hanyalah kerukunan semu. misalnya Perang Salib atau konflik antar agama yang pernah terjadi di suatu daerah tertentu. Bina Ilmu. Kajian-kajian itu adalah usaha untuk melakukan kritisisme situasi sejarah yang seringkali menunjukkan kesalahpahaman antar umat beragama. 45 (5) Masih adanya kecurigaan dan ketidakpercayaan kepada orang lain. CP. terkurung dalam ras. hlm. 46Umar 45Poin .t. Hasyim. (3) Munculnya sekte-sekte keagamaan yang tidak ada sikap kompromistik dengan memakai ukuran kebenaran hitam-putih.). etnis dan golongan tertentu. Atau dengan kata lain.faktor sosial politik dan trauma akan konflik-konflik dalam sejarah. Ligoy. Beberapa persoalan dalam hubungan antar umat beragama terasa masih berlanjut sampai masa sekarang dan mungkin sampai masa yang akan datang. maka kebutuhan untuk belajar lebih banyak tentang agama orang lain adalah sangat penting. t. Persoalan-persoalan itu ada yang sudah terlesesaikan. Urgensi Studi Agama Mencermati perjalanan umat beragama di Indonesia 30 tahun terakhir. Oleh karena itu. seperti di Poso. adalah satu contoh yang masih hangat di telinga. hlm. perlu dilakukan kajian agama (studi agama) terhadap persoalanpersoalan yang selama ini terabaikan dalam konteks relasi antar umat beragama. Hendaknya studi agama-agama tidak hanya berkonsentrasi pada fakta-fakta agama tetapi juga pada hal-hal yang telah diinterpretasikan oleh pemeluk agama 3 dan 4 lihat A. Beberapa kasus yang menimpa umat beragama. Di tengah umat beragama yang terbiasa melihat dunia hanya dari perspektif agama mereka secara spesifik sehingga memunculkan Kristen-sentris dan Islam-sentris. Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama (Surabaya : PT. ―Gereja Indonesia‖.

Lewat pintu etika. menjunjung tinggi harkat kemanusiaan (human dignity). No. Pencarian titik temu antar umat beragama dapat dimungkinkan lewat berbagai cara. harus dilihat sebagai momen yang istimewa dalam sejarah relasi umat beragama dan interaksi pada umumnya. mengkaji relasi-relasi yang sedang terjadi pada masa sekarang. . bahwa pintu masuk titik temu agama-agama bisa melalui etika dan spiritualitas. 47M. Lewat pintu etika ini. Ia mengemukakan: ―Al-Qur‘an hanya mengajak kepada seluruh penganut agama-agama lain dan penganut agama Islam sendiri untuk mencari ―titik temu‖ (kalimatun sawa’) di luar aspek teologis yang memang sudah berbeda sejak semula. Dialog antar umat beragama. sehingga pencarian titik temu agama-agama bisa lebih banyak alternatif. abadi. mengkaji sejarah relasi-relasi antar umat beragama. seorang guru besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. salah satunya lewat pintu masuk etika. ―Etika dan Dialog Antar Agama: Perspektif Islam‖. Pertama. 1993. menghormati hak asasi manusia adalah merupakan agenda bersama umat manusia tanpa pandangan ―bulu‖ keagamaannya. tantangan lingkungan hidup. karena lewat pintu masuk etika manusia beragama secara universal menemui tantangan-tantangan kemanusiaan yang sama. Amin Abdullah. dalam Jurnal Ulumul Qur’an. 4 Vol. Adanya perbedaan agama-agama itu bukan berarti tidak ada ―titik temu‖ yang dapat melahirkan mutual understanding di antara mereka. Pencarian titik temu lewat perjumpaan dan dialog yang konstruktif berkesinambungan merupakan tugas kemanusiaan yang perenial.dalam semua varietasnya. sebagaimana yang pernah terjadi dalam rentang sejarah. hlm. tantangan scientisme dengan berbagai implikasinya. untuk tidak hanya menonjolkan ―having a religion‖nya. Kedua. mengkaji akar-akar konflik antara komunitas-komunitas beragama dan mencari solusi yang tepat untuk memecahkan konflik semacam itu. misalnya tentang perkembangan-perkembangan pada hari-hari ini dan implikasi-implikasinya bagi relasi mereka. Lewat pintu masuk etika ini – untuk tidak mengatakan lewat pintu teologis—manusia beragama merasa mempunyai puncak-puncak keprihatinan yang sama. Dalam studi semacam itu tentu saja diperlukan kontribusi ilmu-ilmu sosial dan ilmu-ilmu humaniora untuk menghindari konflik-konflik di masa depan. Ketiga. perkembangan studi agama di beberapa pendidikan tinggi dan lembaga-lembaga lain menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. 21. IV. Seperti yang dikemukakan oleh M. Th. Untuk era sekarang.‖47 Keperluan yang urgen untuk melakukan studi agama adalah pada tiga aspek. dimensi spiritualitas keberagamaan lebih terasa promising and challenging dan bukannya hanya terfokus pada dimensi formalitas lahiriyah kelembagaan agama. Titik temu itu bisa berupa kesatuan yang bersifat social. teologis Amin Abdullah. seluruh penganut agama-agama dapat tersentuh ―relijiusitas‖nya. tanpa henti-hentinya. Di Indonesia.

Dalam hal ini umat beragama. Tokoh yang sempat terekam mengakui kesamaan apa (wahyu) yang diterima oleh Nabi dan Musa adalah Waraqa bin Naufal. khususnya umat Islam. Hart bahwa di kota Mekkah sebelum datangnya Islam ada sejumlah kecil pemeluk-pemeluk Yahudi dan Nasrani. penulis menekankan pentingnya moralitas dan etika dalam mencari jalan keluar untuk mengembangkan dialog di masa depan. Al-Qur‘an bersikap positif terhadap agama-agama lain. XII.dan etis (moral). Sejarah Hidup Muhammad. Pengalaman Nabi yang paling awal adalah pengalaman hidup bersama dengan pemeluk agama lain. terj. 51Lihat A. 21. Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah. dan menolak eksklusivisme. terj. titik temu bukan hanya berarti dimensi eksoteris (lahiriyah) agama-agama. Dalam masalah dialog dan hubungan antar agama. Waraqa kemudian mengakui bahwa Muhammad adalah Nabi umat ini. hlm.49 Kontak telah terjadi di antara mereka. Setelah Khadijah mendengar cerita dari Muhammad dan ketika Muhammad sedang tidur. tetapi juga dimensi esoterisnya (batinnya). hlm. Sebagaimana dikatakan Michael H. Khadijah berkonsultasi dengan saudara sepupunya (anak pamannya) Waraqa bin Naufal50 perihal apa yang telah dialami Muhammad. serta sejumlah besar penyembah berhala. 28.48 Di antara mereka adalah Waraqah bin Naufal. hlm. meski ia belum bertemu dengan Muhammad. 1990). Lihat juga Hasan Ibrahim Hassan. hlm. 50Waraqa adalah seorang penganut agama Nasrani yang sudah mengenal Bibel dan sudah pula menerjemahkannya sebagian ke dalam bahasa Arab. Di antara pemeluk agama saat itu melihat ada kesamaan antara agama yang dibawa Musa. Pengakuan dan ajakan dialog itu bisa dilihat dalam surat Ali Imron ayat 64. Sejarah dan Kebudayaan Islam. Selain itu.51 Kemudian ketika Nabi H. Dialog antar agama bukanlah sesuatu yang diharamkan. tawaran Al-Qur‘an adalah teologi inklusif yang ramah. AlQur‘an sebagai kitab suci kaum muslimin telah berdialog dengan agama-agama lain yang hadir sebelum datangnya. terj. Guillaume. Sjalabi. Djah dan Humam (Yogyakarta : Kota Kembang. 49A. Abdullah ibnu Djahsy dan Zaid ibnu Umar. 111-116. cet. Muhammad menceritakan kepada istrinya Khadijah tentang apa yang telah dialaminya di Gua Hira ketika didatangi Malaikat Jibril dan disampaikan wahyu dari Allah. (Karachi : Oxford University Press. 1984). Hart. Selain itu. Mahbub Djunaedi (Jakarta : Pustaka Jaya. 93-94. dapat belajar dari pengalaman Nabi Muhammad ketika mengimplementasikan pengalaman toleransi. kerukunan antar umat beragama dan pengakuan akan pluralisme agama yang pernah dialami oleh umat beragama pada masa Nabi. Lihat juga Muhammad Husain Haekal. Ketika itu. Ali Audah (Jakarta : Tintamas. 1970). 45. 48Michael . 1989). The Life of Muhammad: A Translation of Ibn Ishaq’s Sirat Rasul Allah. hlm. Sedjarah dan Kebudajaan Islam (Djakarta : Djajamurni. 1970). Usman ibnu Huairis.

menyambung silaturrahmi. Pengalaman berikutnya adalah pengalaman ketika umat beragama (umat Islam.54 Orang-orang Islam mendapat perlindungan keamanan Raja Najasy dari ancaman kaum kafir Quraisy yang mengejar sampai ke negeri Abisinia. . Nasrani dan Yahudi) menjalin hubungan kehidupan bernegara.53 Pengalaman itu menunjukkan betapa antar pemeluk agama bisa hidup rukun dan saling menerima antara satu dengan lainnya. Guillaume. 53Lihat A. 118. kesejahteraan. 54Muhammad Husain Haekal. Ia juga mengingatkan bahwa tantangan Muhammad sangat berat. Sejarah Peradaban Islam (Jakarta : RajaGrafindo Persada. hlm..Sjalabi. 65. 22. 52Ibid. 55Ibid. The Life of Muhammad. saling menghormati. Dialog tersebut membahas juga tentang posisi Islam dan Nasrani. menyudahi pertumpahan darah dan sebagainya. 122. Dikatakannya bahwa Muhammad telah menerima Namus besar seperti yang pernah disampaikan kepada Musa. dapat dipercaya. hlm. A.. terutama agama Ibrahimi (abrahamic religions). 1978). Lihat juga Chadijah Nasution. hlm.. Waraqa mengingatkan kepada Muhammad bahwa beliau adalah Nabi atas umat ini. Raja Najasy sempat berdialog dengan umat Islam berkenaan dengan keberadaan agama Islam yang menganjurkan untuk berlaku jujur. kejujuran. Titik-titik persamaan ini bahkan sampai pada hal-hal yang bersifat teologis. 1993). hlm. Sedjarah dan Kebudajaan Islam. Mengenai hal ini. Raja Najasy mengibaratkan dengan menggoreskan tongkat di tanah dan dia berkata.‖55 Selama di Abisinia kaum muslimin merasa aman dan tenteram. Sejarah Hidup Muhammad. misalnya tentang keesaan Tuhan (tauhid). Ketika pada periode Madinah. ―Antara agama tuan-tuan dan agama kami sebenarnya tidak lebih dari garis ini. saling menghargai dan lainlain. 146-148. Pengalaman ini menunjukkan bahwa antara agama-agama. hlm.52 Pengalaman yang sangat berkesan dan memiliki bekas yang sangat berharga adalah ketika Muhammad menyarankan kaum Muslimin untuk pergi ke Abisinia (Habsyi atau Ethiopia) yang penguasa dan rakyatnya memeluk agama Kristen. Begitu juga halhal yang berkaitan dengan moralitas dan etika dalam kehidupan sesama manusia. memiliki titik-titik persamaan. hlm.. Mereka tinggal di Abisinia sampai sesudah hijrah Nabi ke Yatsrib.Muhammad bertemua dengan Waraqa bin Naufal pada saat akan mengelilingi Ka‘bah. 1. bersih. Sejarah dan Perkembangan Dakwah Islam (Yogyakarta : Ideal Offset. Badri Yatim. keadilan. seperti sopan santun. tidak berdusta.

kebebasan menyatakan pendapat. Lalu disepakatilah Piagam Madinah. 58 Lihat Nourouzzaman Shiddiqi. orang-orang musyrik dan Yahudi menyambut kedatangan Muhammad dengan baik. 1956). suku dan golongan.58 Dari situlah penduduk Madinah memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. 93-94. Dalam perjanjian itu disinggung juga tentang kebebasan beragama. Bahkan sebelumnya. lintas agama dan lintas suku.hubungan umat Islam. dalam bidang politik kenegaraan. Muhammad at Medina (London : Oxford University Press. Semua penduduk menyambut kedatangan umat Islam dengan damai. hlm. Secara lengkap isi perjanjian Madinah itu dimuat dalam buku Sirah Muhammad karya Ibnu Ishak. Hubungan umat beragama waktu itu diawali dengan kontak damai antara umat Islam dengan penduduk Madinah. seperti pengakuan atas agama mereka masingmasing dan harta benda mereka. Montgomery Watt. Nabi lalu mewujudkan persatuan Madinah dan meletakkan dasar organisasi politik kenegaraan dengan mengadakan persekutuan yang kuat. Nabi Muhammad memantapkan suatu tatanan kenegaraan yang luar biasa dengan mencoba melihat berbagai pihak dan berbagai kepentingan yang berkembang pada saat itu. kesadaran pluralitas ini terlihat sangat menonjol. The Muhammad Life. baik yang sudah menjadi muslim maupun yang masih memegang agama dan keyakinan sebelumnya. baik agama. tentang keselamatan harta benda dan larangan orang melakukan kejahatan. hlm. Jeramjeram Peradaban Muslim (Yogyakarta : Pustaka Pelajar. hlm. 57A. . Jeram-jeram. 84. Guillaume. 231-233. 1996).57 Di antara isi Piagam Madinah adalah bahwa negara mengakui dan melindungi kebebasan menjalankan ibadah agama masing-masing. 56Lihat W. ketika umat Islam baru saja melalukan hijrah ke Madinah. Itu merupakan sejarah baru dalam kehidupan politik dunia waktu itu. Bahkan.56 Kemudian. hlm. umat Nasrani dan Yahudi ditandai terbentuknya negara kota Madinah yang menjunjung tinggi pluralitas. Dalam Piagam Madinah itu kaum muslimin –Anshar dan Muhajirin—dengan orang-orang Yahudi dan penduduk Madinah lainnya membuat perjanjian tertulis yang berisi beberapa hal yang prinsip. yang banyak dinukil oleh tokoh-tokoh sejarah. Lihat juga Nourouzzaman Shiddiqi. semua orang memiliki kedudukan yang sama sebagai anggota masyarakat. 195-204.

. perdamaian dan persaudaran bisa terwujud. Pengalaman-pengalaman Nabi di atas mengandung dimensi moral dan etis. berdampingan secara damai dan aman. Jika masing-masing pemeluk agama memegang moralitas dan etikanya masing-masing. Adanya saling pengertian dan pemahaman yang dalam akan keberadaan masing-masing menjadi modal dasar yang sangat menentukan.Pengalaman-pengalaman di atas memberi gambaran bahwa kemajemukan agama tidak menghalangi untuk hidup bersama. maka kerukunan. Bahkan. kemajemukan agama tidak menghalangi umat beragama untuk membangun suatu negara yang bisa mengayomi dan menghargai keberadaan agama-agama tersebut. Di antara dimensi moral dan etis agama-agama adalah saling menghormati dan menghargai agama/pemeluk agama lain.

Masa Depan Politik Dunia?‖ dalam Jurnal Ulumul Qur’an. Muslim di Tengah Pergumulan. The Life of Muhammad: A Translation of Ibn Ishaq’s Sirat Rasul Allah. Majalah Al-Djami’ah. Kristen. 1981).). No. Cet. Hart. IV. dalam Jurnal Ulumul Qur’an. Ismail Raji al-Faruqi (ed. XII. Passing Over: Melintasi Batas Agama (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. 1994). Passing Over: Melintasi Batas Agama (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.Tahun ke VIII. Djah dan Humam (Yogyakarta : Kota Kembang. Gagasan Islam Liberal di Indonesia: Pemikiran Neo-Modernisme Nurcholish Madjid. ―Dialog between Muslims and Christians in Indonesia and its Problems‖ dalam Al-Jami’ah. terj. Mei 1968. Mahbub Djunaedi (Jakarta : Pustaka Jaya. 4 Th. (Bandung : Pustaka Hidayah. I (Surabaya : Pustaka Progressif. Juni 1978. Komaruddin Hidayat dan Ahmad Gaus AF (ed. 1998). VII. 4 Vol. .DAFTAR PUSTAKA Abdurrahman Wahid. I.. M. No. Vol. pent..). 1999).). Islam. XI Djuli 1970. Atas Nama Agama: Wacana Agama dalam Dialog “Bebas” Konflik. Montgomery Watt. Ali Audah (Jakarta : Tintamas. A. Trialog Tiga Agama Besar: Yahudi. terj. 1993). 259. Sejarah Peradaban Islam (Jakarta : RajaGrafindo Persada. Hasan Ibrahim Hassan. Djohan Effeni.). Sejarah dan Kebudayaan Islam. Guillaume. Muhammad at Medina (London : Oxford University Press. Sejarah Hidup Muhammad. W. Komaruddin Hidayat dan Ahmad Gaus AF (ed.. A. ―Benturan Antar Peradaban. Burhanuddin Daja dan Herman Leonard Beck (red. Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama (Bandung : Mizan.IV Tahun 1993. Andito (ed. Greg Barton. cet. Ahmad Wahib dan Abdurrahman Wahid. (Jakarta : Lappenas. terj. ―Etika dan Dialog Antar Agama: Perspektif Islam‖. 1978). Michael H. Muhammad Husain Haekal. (Jakarta : INIS. Badri Yatim. No. Ilmu Perbandingan agama di Indonesia dan Belanda. Nanang Tahqiq (Jakarta : Paramadina. (Karachi : Oxford University Press.). hlm. 1990). 1984). Chadijah Nasution. alih bahasa Joko Susilo Kahhar dan Supriyanto Abdullah. 5. 1970). Amin Abdullah. 1998). Sejarah dan Perkembangan Dakwah Islam (Yogyakarta : Ideal Offset. cet. cet. . Mukti Ali. 1992). 1993. Huntington. Th. Samuel P.. Nomor Khusus. 1999). 1956). Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah. Majalah Prisma 5. 1998). Alwi Shihab. 1989).

dan Elza Pelda Taher (ed. (ed. 31 Januari 1997. 1996). 1993.A. Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama (Surabaya : PT. Zainul Abas.). Sedjarah dan Kebudajaan Islam (Djakarta : Djajamurni. Parliament of the World‘s Religions.).).Mursyid Ali (ed. Th. Nasir Tamara. 1998/1999). Bina Ilmu. Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia (Beberapa Permasalahan). Jeram-jeram Peradaban Muslim (Yogyakarta : Pustaka Pelajar. dkk. (red.t. t. ―Dialog Agama. W. 213 Tahun Ke-32.).). Dialog: Kritik dan Identitas Agama. No. Agama dan Dialog Antar Peradaban (Jakarta : Yayasan Paramadina. A. dalam Jurnal Ulumul Qur’an. 1998/1999). dalam Kompas.).t. ( Jakarta : INIS.). M. Nourouzzaman Shiddiqi. No.1 Vol. Bingkai Sosio-Kultural Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Indonesia. Umar Hasyim. 1970). Pluralitas Budaya dan Visi Perdamaian‖. Mursyid Ali (ed.. (Jakarta : Balitbang Depag RI. Th. . Studi Agama-Agama di Perguruan Tinggi. Stokhof. Bingkai Sosio-Kultural Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Indonesia. Sumarthana. (Jakarta : Balitbang Depag RI. jilid VII. 1996).IV. Nurcholish Madjid. Sjalabi. 1990).L. Declaration Toward a Global Ethic (Chicago : t. Studi Agama-Agama di Perguruan Tinggi. ―Beberapa Renungan tentang Kehidupan Keagamaan untuk Generasi Mendatang‖.

Bersikap Dewasa tidak kekanak-kanakan 3.Tidak mudah terpancing emosi lawan bicara . Contoh Teknik Komunikasi Yang Baik .Memberikan ekspresi wajah yang ramah dan murah senyum . Arti Definisi / Pengertian Etika ( Etik ) Etika berasal dari bahasa yunani yaitu ethos yang berarti karakter. C. Lapang dada dalam berkomunikasi 4. .Bertingkah laku yang baik dan ramah terhadap lawan bicara .Gunakan bahawa yang mudah dimengerti oleh lawan bicara .1:22am — godam64 A. Arti Definisi / Pengertian Etiket Etiket adalah suatu sikap seperti sopan santun atau aturan lainnya yang mengatur hubungan antara kelompok manusia yang beradab dalam pergaulan. Tidak mudah emosi / emosional 7. Etika Dan Etiket Yang Baik Dalam Komunikasi Berikut di bawah ini adalah beberapa etika dan etiket dalam berkomunikasi antar manusia dalam kehidupan sehari-hari : 1. intonasi suara serta kecepatan bicara yang baik.Menggunakan volume. watak kesusilaan atau adat kebiasaan di mana etika berhubungan erat dengan konsep individu atau kelompok sebagai alat penilai kebenaran atau evaluasi terhadap sesuatu yang telah dilakukan. nada. .Memakai pakaian yang rapi.Gunakan gerakan tubuh / gesture yang sopan dan wajar .Menatap mata lawan bicara dengan lembut . Menggunakan pesan bahasa yang efektif dan efisien 6. 14/10/2008 . ramah dan sopan 9.Mampu menempatkan diri dan menyesuaikan gaya komunikasi sesuai dengan karakteristik lawan bicara. Menggunakan panggilan / sebutan orang yang baik 5. menutup aurat dan sesuai sikon .Menggunakan komunikasi non verbal yang baik sesuai budaya yang berlaku seperti berjabat .Menggunakan kata dan kalimat yang baik menyesuaikan dengan lingkungan . Berinisiatif sebagai pembuka dialog 8. B.Etiket/Etika Dalam Berkomunikasi/Komunikasi & Pengertian Etika/Etiket Sosiologi Tue. Menggunakan pakaian yang pantas sesuai keadaan 10.Menerima segala perbedaan pendapat atau perselisihan yang terjadi . Bertingkahlaku yang baik D. Jujur tidak berbohong 2. Berbahasa yang baik.

seharusnya bermula dengan kepercayaan dan keimanan kepada Allah serta berpegang teguh kepada ajaran agama dalam profesyennya. Kepatuhan kepada peraturan Allah dijadikan asas penting kepada etika kerjanya sekalipun berlawanan dengan tuntutan keinginan kerana sains tidak boleh bersifat neutral dan bebas. Beliau juga perlu bertindak untuk memastikan adanya persiapan yang cukup sama ada dari segi kuasa intelek atau pun kuasa emperik yang bercorak teknik. ii. Mereka perlu menghindari diri dari mengekskploitasi sewenang-wenangnya segala isi kandungan alam semata-mata untuk kepentingan sanis. ces. cipika cipiki (cium pipi kanan .w. Dengan itu persoalan krisis etika dalam pelbagai amalan sains dapat dihindarkan . Iman adalah teras kepada semua jenis amalan dalam Islam. Mereka perlu melindungi alam sekitar. etika adalah satu bidang ilmu yang mengkaji soal kebaikan dan keburukan dalam sains. Mementingkan aspek kemanusiaan dan ihsan Dalam penggunaan sains dan teknologi aspek kemanusiaan dan ihsan merupakan suatu yang tidak boleh diabaikan. Tindak tanduknya pula dibaluti dengan nilai-nilai etika dan moral yang suci murni berdasarkan prinsip “melakukan sesuatu yang baik dan menjauhi yang mungkar”.dalam hubungan dengan sains. Sebagai rumusannya. Sesungguhnya keimana kepada Allah akan menyediakan asas yang kukuh kepada kelahiran generasi muslim yang bermoral. ETIKA ISLAM DALAM SAINS DAN TEKNOLOGI ISLAM Etika merupakan satu bidang falsafah yang membicarakan tentang tingkah laku manusia dari aspek-aspek lahiriah dan batiniahnya . bersifat belas ihsan dan menghormati hak-hak manusia dan lain-lain kehidupan untuk hidup dengan selesa. Terdapat konsep-konsep asas yang mampu membimbing ahli sains dalam urusan peribadi dan profesyennya. Matlamat yang murni dalam pembangunan dan penggunaan teknologi seharusnya seiring dengan kaedah yang tidak melanggar batas-batas ajaran Islam.cium pipi kiri) .Dan lain sebagainya. iii. Allah merupakan Pencipta dan Pemilik alam yang menjadi bahan kajian dan penggunaan sains dan teknologi. Keimanan kepada Allah s.t. Para saintis adalah khalifah Allah di bumi.tangan. material dan kekayaan. berhubung dengan tatacara untuk mempraktiskan kebaikan dan menolak keburukan dalam amalan dan penggunaan sanis dan teknologi. Konsep asas tersebut terdiri daripada tiga unsur utama: i. Kepatuhan kepada Syariah dan etika kerka Seseorang ahli sains perlu mempunyai ketaantan yang tinggi terhadap peraturan-peraturan dan ketentuan Allah dengan mengambil kira persoalan halal dan haram dalam kerjayanya. Mereka perlu sedar Allah sentiasa melihat segala pemikiran dan perlakuan manusia. Seorang ahli sains perlu mempunyai keimanan serta keyakinan yang kukuh kepada Allah dan sentiasa memohon bantuan daripadaNya. hormat. Islam telah menyediakan panduan yang sempurna untuk mengatur segala perlakuan manusia dalam apa jua bidang kerjaya sepanjang zaman. merunduk. seseorang ahli sains atau teknokrat muslim yang ingin melaksanakan sesuatu perbuatan atau amalan sainsnya. Mereka bertanggungjawab untuk membawa kemakmuran dan menjaga keharmonian.

dan sains menjadi ilmu yang mampu memberi manfaat yang menyeluruh. Dipetik dari “Pengenalan falsafah dan konotasi aksiologi atau etika Islam dalam sains dan teknologi” oleh Zulfikri bin Mohd Zain.

Etika Islam
Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel

ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Masalah kemerosotan moral dewasa ini menjadi santapan keseharian masyarakat kita. Meski demikian tidak jelas faktor apa yang menjadi penyebabnya. Masalah moral adalah masalah yang pertama muncul pada diri manusia, "baik ideal maupun realita". Secara ideal bahwa pada ketika pertama manusia di beri "ruh" untuk pertama kalinya dalam hidupnya, yang padanya disertakan "rasio" penimbang baik dan buruk (QS. Assyams 7-8). Secara realita bahwa dalam kehidupan bermasyarakat, dimana individu merupakan bagian dari masyarakat manusia, maka yang awal mula muncul dalam kesadarannya ialah pertanyaan "What must be?"(Apa yang seharusnya), yang lalu disusul dengan "What must I do?"(Apa yang dilakukan) pelaksanaan "What must I do?", menanti lebih dulu jawaban "What must be?". Pertanyaan "What must be?", ditujukan kepada kemampuan rohani pada diri manusia yang berbentuk kategori-kategori tertentu yang tidak timbul dari pengalaman maupun pemikiran, kemampuan ini bersifat intuitif dan apriori. Oleh sebab itu masalah moral adalah masalah "normatif". Di dalam hidupnya manusia dinilai! Atau akan melakukan sesuatu karena nilai! Nilai mana yang akan dituju tergantung kepada tingkat pengertian akan nilai tersebut. Pengertian yang dimaksud adalah bahwa manusia memahami apa yang baik dan buruk serta ia dapat mambedakan keduanya dan selanjutnya mengamalkannya. Pengertian tentang baik buruk tidak dilalui oleh pengalaman akan tetapi telah ada sejak pertama kali "ruh" ditiupkan. Demi jiwa serta penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya (QS. 91: 7-8) Pengertian (pemahaman) baik dan buruk merupakan asasi manusia yang harus diungkap lebih jelas, "atas dasar apa kita melakukan sesuatu amalan".

Imam Al Ghazali menamakan pengertian apriori sebagai pengertian "awwali". Dari mana pengertian-pengertian tersebut diperoleh, sebagaimana ucapannya: Pikiran menjadi sehat dan berkeseimbangan kembali dan dengan aman dan yakin dapat ia menerima kembali segala pengertian-pengertian awwali dari akal itu. Semua itu terjadi tidak dengan mengatur alasan atau menyusun keterangan, melainkan dengan Nur (cahaya) yang dipancarkan Allah SWT ke dalam batin dari ilmu ma'rifat1). Di sini, Al Ghazali mengembalikannya ke dasar pengertian awwali yaitu pengertian Ilahyah. Sedang Plato menyebutnya "idea". Ia mengungkapkan bahwa "idea" hakekatnya sudah ada, tinggal manusia mencarinya dengan cara menenangkan pikiran atau disebut mencari inspirasi bagi seniman. Jelasnya "idea" bukan timbul dari pengalaman atau ciptaan pikiran sehingga menghasilkan "ide". Kesadaran tentang keberlangsungan ide yang sejak awal ruh ditiupkan, menyebabkan Allah dalam firman-firmanNya menghendaki manusia masuk pada posisi asasinya yang disebut "idul fitri", yaitu kembali kepada "kesejatian diri". Sebab kesejatian inilah yang bisa dipertanggungjawabkan kebenaran sikapnya karena perilaku yang keluar bersandar pada kejernihan fitrah. Maka sesungguhnya fitrah itu sejalan dengan kehendak Allah (fitrah Allah), yang disebut dalam Al Qur'an: Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah). (Tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya (QS. Arrum: 30). Pada dasarnya fitrah manusia itu suci, akan tetapi proses penerimaan ide (ilham) tersebut, terkadang menjadi tidak murni disebabkan kekotoran jiwa yang diliputi nafsu syahwat. Dalam hal ini Allah berfirman: "Dan demi jiwa serta penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu Dan merugilah orang yang mengotorinya." (QS Asysyams 7-8). Betapa bahayanya ilham-ilham tersebut bila diterima oleh jiwa yang kotor, sebab pengetahuanpengetahuan itu akan digunakan untuk bagaimana mencuri, korupsi, menipu dan merusak alam semesta. Tetapi alangkah indahnya jika ilham-ilham tersebut diterima oleh jiwa yang tenang dan bersih yang akan menimbulkan kemaslahatan bagi dirinya maupun alam semesta. Maka dari sini dapat dimengerti, walau seseorang sudah memiliki pengertian "baik buruk secara apriori", bukan berarti ia telah tahu secara mutlak, namun pengertiannya masih bersifat relatif dan hal itu akan lebih jelas jika disinari oleh wahyu ketuhanan. Sebab ia tidak akan mampu menelusuri secara intelektual tanpa adanya "daya spiritual" dalam menerima ide yang sesuai dengan Fitrah Allah. Sebaliknya kalau dibiarkan jiwa kita diam, terbelenggu oleh keinginan syahwat, maka apa yang diperoleh oleh jiwa berupa ide ilmu pengetahuan akan digunakan sesuai dengan kepentingan syahwatnya.

Kembali kepada masalah "nilai". Seseorang pasti akan dinilai atau pasti akan melakukan sesuatu karena nilai, dan jika "nilai" masih bersifat relatif, maka nilai tersebut akan tergantung kepada dasar yang ia pakai. Bisa jadi, mencuri itu mendapat nilai kebajikan apabila perilaku tersebut didasari oleh hukum-hukum tentang permalingan, juga sekularisme, hedonisme, komunisme dan ateisme, dasar-dasar inilah yang akan menilai perilaku itu baik atau buruk. Begitupun tata nilai ketuhanan (Islam), setiap "perilaku" Islam sangat menekankan orientasi niat yang kuat, menyandarkan peribadatannya didasari konsep "Lillahi ta'ala". Pendasaran kepada setiap "laku" manusia, mengandung tuntutan kesadaran, bukan paksaan!! Perilaku seseorang tersebut baru bisa dikatakan mempunyai nilai. Hal ini sesuai dengan Hadist Nabi: Sesungguhnya segala perbuatan itu disertai niat. Dan seseorang diganjar sesuai dengan niatnya (Hadist riwayat Bukhari Muslim). Dalam hadist tersebut jelas, setiap perilaku mempunyai dasar (niat), sehingga perbuatannya dikategorikan baik atau buruk dimana ia menggantungkan niatnya. Suatu riwayat, ketika Rasulullah Hijrah ke Madinah, diungkapkan masalah "niat". "Maka barang siapa hijrahnya didasari (niat) karena Allah dan Rasulullah maka hijrahnya akan sampai diterima oleh Allah dan Rasulullah. Dan barang siapa hijrahnya didasari (niat) karena kekayaan dunia yang akan didapat atau karena perempuan yang akan dikawin, maka hijrahnya terhenti (tertolak) pada apa yang ia hijrah kepadanya". (Al Hadits) Di sini sangat penting kesadaran akan "niat" untuk memperjelas perbedaan mana yang baik menurut nafsu, dan baik menurut Allah. Perilaku yang lalai atau tidak karena Allah seperti dalam shalat, maka nilai kelurusan shalat yang terhalang oleh pikiran yang tidak khusyu' akan berakibat pada rusaknya nilai ibadah shalat. Seperti yang termaktub alam Al Qur'an: "Maka celakalah bagi yang melakukan shalat karena"niat"-nya (lalai) terhambat oleh ingin dilihat orang lain." 1) Perbuatan macam ini tidak bisa dikatakan sebagai "Dien". Sebab agama mempunyai satu dasar penilaian yang sangat sempurna yakni; Islam, Iman, dan Ihsan. Etika pada umumnya menentukan "sadar bebas" sebagai obyeknya, dan ternyata hal ini hanya melihat dari segi lahiriah perbuatan. Setia dan bertingkah baik an-sich tanpa memperhitungkan syarat lain, memang dapat digolongkan ke dalam "kebajikan". Namun belum tentu dikategorikan dalam kebajikan jika ditinjau lebih jauh pada kondisi-kondisi lain, yakni pada apa perbuatan itu bersangkut paut atau apa yang melatari perbuatan tersebut. Misalnya: Si Abdullah memberikan sedekah kepada fakir miskin. Ketika terjadi tindakan tersebut terdapat:

yaitu Abdullah melakukan "sedekah". transendental. bangkit dari kubur sesudah mati.1. apakah itu shalat. Kemudian dalam akhir Hadist itu dikatakan Rasulullah saw bersabda (kepada para sahabatnya): Dia itu Jibril. Agama meliputi: a. Hal ini seluruhnya termasuk agama. yaitu sedekah diberikan kepada fakir miskin. puasa. Tanggung jawab Islam dalam syariat (etika ketuhanan) selalu mengandung kedalaman dimensi yang tidak saja tindakan fisik sebagai objek nilai. Objek yang diperbuat. Islam meletakkan nilai syarat yang ikut mengambil bagian dalam menilai suatu perbuatan sebagai tindakan etis. Islam: berupa syariat Islam (syahadat. Ihsan: kekuatan psikologis dimana ia mengaitkan nilai perilakunya karena Allah. haji). dan hendaknya engkau beriman kepada takdir tentang takdir baik dan buruknya. engkau puasa bulan Ramadhan dan engkau pergi haji ke Baitullah jika engkau mampu pergu ke sana. Dalam tahapan ini manusia sampai kepada tahapan tertinggi yang dalam tindakannya sesuai dengan kehendak Allah (Fitrah Allah). Maka setiap peribadatan. 2. maka Nabi menjawab. kepada para Utusan-Nya. engkau mendirikan shalat. kepada kitab-kitab-Nya. islam. "Yaitu hendaknya engkau beriman kepada Allah. b. Tegas sekali Islam mewajibkan "niat karena Allah" sebagai tanggung jawab penghambaan kepada Kholiqnya. Jibril bertanya lagi. diharapkan setiap perilaku (ibadah) sampai kepada syarat. Iman : kepercayaan. Karena akan dikatakan (dinilai) sebagai agama apabila meliputi ketiga kriteria tersebut. apakah ihsan itu? Nabi menjawab. Subjek yang berbuat. yaitu hendaknya engkau menyembah Allah yang seolah-olah engkau melihat Allah. Objek yang dipergunakan. yaitu niat karena apa (bisa karena ingin dilihat orang. Ia datang kepadamu untuk mengajarkan tentang agamamu. keyakinan. lalu ia bertanya kepadanya tentang islam. mengembalikan kepada Fitrah Allah. Lalu Jibril bertanya apakah Iman itu? Nabi menjawab. Dalam Hadist riwayat Bukhori dan Muslim disebutkan: Artinya: sesungguhnya Jibril pernah datang kepada Nabi dalam bentuk seorang Arab Badui. karena Allah dll). yaitu "Abdullah". Objek yang terkena perbuatan. "Islam itu. ialah hendaknya engkau bersaksi sesungguhnya tidak ada tuhan selain Allah dan sesungguhnya Muhammad itu utusan Allah. shalat. engkau keluarkan zakat. 4. sekalipun engkau tidak bisa melihat-Nya tetapi Ia bisa melihat engkau. iman dan ihsan. Pada faktor-faktor inilah disamping "niat" batin. maka ia tunduk" yakni: beribadah kepada Allah dan taat kepada-Nya serta merendahkan diri kepada-Nya. c. zakat. kepada MalaikatNya. 3. dan agama (dien) itu sendiri berarti khudhu' (tunduk) dan dzull (merendah) seperti perkataan: "Ku tundukkan dia. juga di dalamnya nilai psikologis merupakan tindakan etis yang secara naluriah. puasa akan terasa sia-sia apabila dilakukan tanpa dibarengi dengan tunduk dan patuh serta merasakan adanya sikap "ihsan" (seakan-akan . zakat.

(Yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya" From: Sangkan SB <patrap1@yahoo. Ajari Kami Untuk Selalu Ingat Kepada-Mu. Dan kebersihan jiwa akan didapat apabila kita melaksanakan peribadatan sesuai dengan kriteria-kriteria pada penjelasan di atas. Selanjutnya Islam mengajarkan bahwa seorang muslim yang beramal kebajikan. Membuka Hijab.melihat Allah. Catatan kaki: 1) Al Qur'an surat Al Maa'uun ayat 4-5 yang artinya: "Maka kecelakaanlah bagi orang yang shalat. maka batallah sebagai agama. . sebagaimana firman Allah: "Kami menurunkan kitab ini kepada engkau dengan sebenarnya. Hati. dan orang gila sampai sembuh" (Abu Dawud. Ihsan adalah kontak batin dan dialogis. yang dengan kesadaran itu. 1999 9:11am Subject: Etika Islam (sebelum. dan menentukan diterima tidaknya peribadatan. responsif. Permasalahan rukun agama ini telah dihukumkan dan disyaratkan kepada orang yang sampai baligh. Hakikat Manusia.com> Date: Fri Oct 22. yang apabila ditinggalkan salah satu rukun agama. sesudah) "Ya Allah. padahal kita bertahun-tahun melakukan peribadatan tidak mendapatkan apaapa kecuali capek dan sia-sia. hadist sohih). Ibnu Majah dan Annasay. maka ia akan menjadi manusia paripurna dan ia akan berakhlaq sebagaimana akhlaq Allah. tetapi tujuannya bukan Lillahi ta'ala tidak mungkin diterima amalnya. Bersyukur & Khusyu' Beribadah" (Al Hadits) Dengan menjadi anggota keluarga Majelis Dzikrullah memahami seluruh artikel: Perjalanan Menuju Ilahi. Berguru Kepada Allah. yaitu mengembalikan kepada posisi fitrah manusia. Untuk itu kecenderungan berbuat baik akan terjadi apabila kita mampu berusaha membersihkan jiwa. Nash tersebut di atas merupakan kesimpulan dari tujuan etika Islam. Az-zumar: 2). Hal inilah yang selalu menjadi permasalahan pokok dan mensosialisasi sebagai kebiasaan buruk yang tidak lagi menjadi masalah. orang yang tidur sampai bangun. Ihsan adalah roh setiap peribadatan. Sikap ini pula yang menjadikan ihsan itu rukun agama. jika tidak mampu melihat-Nya sesungguhnya Ia melihat kalian).s. anak kecil sampai mimpi basah. dengan kecenderungan berbuat baik tanpa beban dan paksaan. Jiwa. Syari'at. Etika Islam. Sebagaimana Hadist Rasulullah: "Hukum tidak berlaku bagi tiga golongan. sebab itu sembahlah Allah seraya mengihklaskan agama bagi-Nya saja" (Q.

Seandainya engkau bersikap kasar dan berhati keras. MUSYAWARAH (1/2) Kata musyawarah terambil dari akar kata sy-. Itu sebabnya madu dicari di mana pun dan oleh siapa pun. Musyawarah dapat juga berarti mengatakan atau mengajukan sesuatu. w-. sehingga mencakup segala sesuatu yang dapat diambil atau dikeluarkan dari yang lain (termasuk pendapat). yang pada mulanya bermakna mengeluarkan madu dari sarang lebah. sejalan dengan makna dasarnya. Seperti itulah makna permusyawarahan. dan demikian pula sifat yang melakukannya. Ia takkan mengganggu kecuali diganggu. Di mana pun hinggap. Dalam Al-Quran surat Al-Baqarah (2): 233 Apabila keduanya (suami istri) ingin menyapih anak mereka (sebelum dua tahun) atas dasar kerelaan dan permusyawarahan antar mereka. b. maka tidak ada dosa atas keduanya. tanggapan & artikel lainnya . makanannya sari kembang. AYAT-AYAT TENTANG MUSYAWARAH Ada tiga ayat musyawarah. menyamakan seorang mukmin dengan lebah. Madu bukan saja manis.. Makna ini kemudian berkembang.. engkau bersikap lemah lembut terhadap mereka. lebah tak pernah merusak. Tak heran jika Nabi Saw. Dalam surat Ali 'Imran (3): 159 Maka disebabkan rahmat dari Allahlah. dan hasilnya madu. Pada ayat di atas. sekaligus sumber kesehatan dan kekuatan. Jika demikian.Patrap/Dzikir. Al-Quran yang akar katanya menunjukkan a. r-. melainkan juga obat untuk banyak penyakit. Kata musyawarah pada dasarnya hanya digunakan untuk hal-hal yang baik. yang bermusyawarah mesti bagaikan lebah: makhluk yang sangat berdisiplin. seperti menyapih anak. niscaya mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu. Ayat ini membicarakan bagaimana seharusnya hubungan suami istri saat mengambil keputusan yang berkaitan dengan rumah tangga dan anak-anak. Madu dihasilkan oleh lebah. Karena itu. Insya Allah anda akan mampu melaksanakan peribadatan secara kusyu' dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan sengatannya pun dapat menjadi obat. . kerjasamanya mengagumkan. Al-Quran memberi petunjuk agar persoalan itu (dan juga persoalan-persoalan rumah tangga lainnya) dimusyawaraLkan antara suami-istri.

agar bermusyawarah dengan anggota-anggotanya. seperti surga dan neraka. seperti yang akan dijelaskan lebih jauh.maafkanlah mereka. tak mungkin memiliki birahi terhadap orang tuanya. khususnya kepada setiap pemimpin. agar petunjuk itu dapat menampung segala perubahan dan perkembangan sosial budaya manusia. PETUNJUK AL-QURAN MENYANGKUT PERKEMBANGAN MASYARAKAT Secara umum dapat dikatakan bahwa petunjuk Al-Quran yang rinci lebih banyak tertuju terhadap persoalan-persoalan yang tak terjangkau nalar serta tak mengalami perkembangan atau perubahan. Dari sini dipahami kenapa uraian Al-Quran mengenai metafisika. dalam surat Al-Syura (42): 38. Adapun yang dimaksud dengan orang-orang mukmin itu adalah: Orang-orang yang mematuhi seruan Tuhan mereka. ayat ini juga berlaku umum. Allah menyatakan bahwa orang mukmin akan mendapat ganjaran yang lebih baik dan kekal di sisi Allah. mencakup setiap kelompok yang melakukan musyawarah. Demikian juga soal mahram (yang terlarang dikawini). maka sepintas dapat diduga bahwa Al-Quran tidak memberikan perhatian yang cukup terhadap persoalan musyawarah. agar memusyawarahkan persoalan-persoalan tertentu dengan sahabat atau anggota masyarakatnya. Namun dugaan tersebut akan sirna. Memang amat sulit jika rincian suatu persoalan yang diterapkan . Adapun persoalan yang dapat mengalami perkembangan dan perubahan. dan menyepakati hal tersebut melalui musyawarah yang mereka laksanakan di rumah Abu Ayyub Al-Anshari. serta urusan mereka diputuskan dengan musyawarah antar mereka. Tetapi. mohonkanlah ampun bagi mereka. atau keluarga dekat tertentu. dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan (tertentu). Seorang anak. karena ia tak mengalami perkembangan. melaksanakan shalat (dengan sempurna). jika menyadari cara Al-Quran memberi petunjuk serta menggali lebih jauh kandungan ayat-ayat tersebut. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya. c. Ayat ketiga ini turun sebagai pujian kepada kelompok Muslim Madinah (Anshar) yang bersedia membela Nabi Saw. Al-Quran menjelaskan petunjuknya dalam bentuk global (prinsip-prinsip umum). Namun demikian. Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad. saudara. amat rinci karena ini merupakan soal yang tak terjangkau nalar. dan mereka menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. bertawakallah kepada Allah. Ayat ini dan segi redaksional ditujukan kepada Nabi Muhammad Saw. ayat ini juga merupakan petunjuk kepada setiap Muslim. selama jiwanya normal. demikian seterusnya. Dari ketiga ayat di atas saja.

ini bertentangan dengan prinsip syura yang diperintahkan Al-Quran --bukankah Al-Quran memerintahkan agar persoalan umat dibicarakan bersama? Sedangkan apabila beliau bersama sahabat yang lain menetapkan sesuatu.untuk masa sesudahnya. telah memberi kebebasan kepada umat Islam agar mengatur sendiri urusan dunianya dengan sabda beliau yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. pada akhirnya syarat-syarat itu membelenggu diri kita. harus diterapkan pula dengan rincian yang sama untuk masyarakat lain. untuk menetapkan bagi kita (masyarakat) pada setiap periode hal-hal yang bermanfaat dan membahagiakan masyarakat. Musyawarah atau demokrasi adalah salah satu contohnya. Rasul Saw. "Kalian lebih mengetahui persoalan dunia kalian. apalagi di tempat yang lain pada masa yang berlainan. dan yang berkaitan dengan urusan dunia kalian. Bukankah Rasul Saw. dan Ali r. itu pun berlaku untuk masa beliau saja. Itu sebabnya cara suksesi yang dilakukan oleh empat khalifah beliau --Abu Bakar. petunjuk kitab suci Al-Quran menyangkut hal ini amat singkat dan hanya mengandung prinsip-prinsip umumnya saja. Karena itu pula. baik di tempat yang sama pada masa yang berbeda." Dan dalam sabdanya yang diriwayatkan oleh Ahmad." Sungguh tepat keterangan pakar tafsir Muhammad Rasyid Ridha: Allah telah menganugerahkan kepada kita kemerdekaan penuh dan kebebasan sempurna di dalam urusan dunia dan kepentingan masyarakat dengan jalan memberi petunjuk untuk melakukan musyawarah. Namun. maka kalian lebih mengetahuinya. a. "Yang berkaitan dengan urusan agama kalian. yang dalam banyak ha1 menjabarkan petunjuk-petunjuk umum Al-Quran. MUSYAWARAH DALAM AL-QURAN menafsirkan . maka kepadaku (rujukannya). Umar.berbeda-beda di antara satu dengan lainnya.. Nabi Saw. Yakni yang dilakukan oleh orang-orang cakap dan terpandang yang kita percayai. Karena jika beliau sendiri yang meletakkan hukumnya. Jangankan Al-Quran. Bahkan tidak juga memberikan pola tertentu yang harus diikuti..-. tidak meletakkan petunjuk tegas yang rinci tentang cara dan pola syura. kemudian kita namakan syarat itu ajaran agama. Kita sering mengikat diri sendiri dengan berbagai ikatan (syarat) yang kita ciptakan. Demikianlah. Demikian lebih kurang tulisan Rasyid Ridha ketika surat Al-Nisa' (4): 59. Tidak berlaku --rincian itu-.pada suatu masa atau masyarakat tertentu dengan ciri kondisi sosial budayanya. periha1 musyawarah ini tidak meletakkan rinciannya. Utsman.

walaupun dikemukakan sesuai konteks turunnya ayat. Sebelum menguraikan sekilas tentang hal-hal tesebut. di Memaafkan adalah pihak lain yang musyawarah tanpa hadir bersamaan Di sisi lain. Seandainya engkau bersikap kasar dan berhati keras. mitra musyawarah akan bertebaran pergi. atau keluar . memberi maaf dan membuka lembaran baru.. apalagi sebagai pemimpin. Ini perlu.namun. harus menghindari tutur kata yang kasar serta sikap keras kepala. Petunjuk ini dikandung oleh frase. Kedua. Petunjuk-petunjuk tersebut secara tersurat ditemukan dalam surat Ali 'Imran ayat 159 yang terjemahannya telah dikutip di atas. Meskipun ada juga yang merupakan petunjuk-petunjuk umum yang bersumber dari Sunnah Nabi Saw.Memang banyak persoalan yang dapat diambil jawabannya dari ketiga ayat musyawarah itu. Pertama. Penyebutan ketiga sikap tersebut --menurut hemat penulis-. Maaf. karena jika tidak. tidak sedikit dari jawaban tesebut merupakan pemahaman para sahabat Nabi atau ulama. Karena mungkin saja ketika bermusyawarah terjadi perbedaan pendapat. yakni kebulatan tekad untuk melaksanakan apa yang telah ditetapkan dalam musyawarah. Berbagai masalah yang dibahas para ulama mengenai musyawarah antara lain: (a) orang yang diminta bermusyawarah. karena tiada pihak lain. serta mempunyai makna tersendiri berkaitan dengan sikap atau pandangan para sahabat --sebagaimana akan diutarakan kemudian-. berarti "menghapus". sedangkan kecerahan pikiran hanya dengan sirnanya kekeruhan hati. (b) dalam hal-hal apa saja musyawarah dilaksanakan. Namun. terlebih dahulu periu dikemukakan petunjuk yang diisyaratkan Al-Quran mengenai beberapa sikap yang harus dilakukan seseorang untuk mensukseskan musyawarah. dari segi pelaksanaan dan esensi musyawarah agaknya sifat-sifat tersebut sengaja dikemukakan agar ketiganya menghiasi diri Nabi dan setiap orang yang melakukan musyawarah. Dalam ayat atas disebutkan sebagai fa'fu anhum (maafkan mereka). secara harfiah. Setelah itu disebutkan satu lagi sikap yang harus dilakukan setelah musyawarah. Sikap-sikap tersebut sebagian terbaca pada ayat Ali 'Imran di atas. orang yang bermusyawarah harus menyiapkan mental untuk selalu bersedia memberi maaf. tetapi petunjuk-petunjuk tersebut masih dapat dikembangkan atau tidak sepenuhnya mengikat. Seseorang yang melakukan musyawarah. adalah sikap lemah lembut. dan (c) dengan siapa sebaiknya musyawarah dilakukan. niscaya mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. untuk beliau lakukan sebelum datangnya perintah bermusyawarah. Pada ayat itu disebutkan tiga sikap yang secara berurutan diperintahkan kepada Muhammad Saw. menghapus bekas luka di hati akibat perlakuan dinilai tidak wajar.

yaitu konteks musyawarah adalah Apabila telah bulat tekad (laksanakanlah) dan berserah dirilah kepada Allah. Kemudian orang yang melakukan musyawarah harus menyadari bahwa kecerahan atau ketajaman analisis saja. pakar-pakar Al-Quran sepakat berpendapat bahwa perintah musyawarah ditujukan kepada semua orang. William James. kita masih membutuhkan "sesuatu" di samping akal. hal ketiga yang harus mengiringi musyawarah adalah permohonan maghfirah dan ampunan Ilahi. Akal memang mengagumkan. kafir (QS Al-Baqarah [2]: 264). wa istaghfir lahum. Tidak jelas cara kerja "sesuatu" itu. Dan bila hal itu masuk ke dalam hati. Ia mampu membatalkan suatu argumen dengan argumen lain. Itulah kandungan pesan fa'fu anhum. dan kepergiannya pun tanpa izin orang yang dikunjungi. padahal beliau orang yang ma'shum . sekadar untuk mencampakkan informasi yang diduga "kebetulan" oleh sebagian orang. hidayat. bergelimang dosa atau fasik (QS Al-Ma-idah [5]: 108). hubungan dengan Tuhan pun harus harmonis. Biasanya. jika demikian. melampaui batas lagi pendusta (QS A1 Mu'min [40]: 28). atau "bisikan atau gerak hati" seperti kata orang kebanyakan. atau "ilham. pengkhianat (QS Yusuf [12]: 52). dan pembohong (QS Al-Zumar [39]: 3). Nah. "sesuatu" itu mengunjungi orang-orang yang jiwanya dihiasi kesucian. dan firasat" menurut nama yang diberikan agamawan. sebagaimana ditegaskan oleh pesan surat Ali 'Imran ayat 159 di atas. tidaklah cukup. saja diperintahkan oleh Al-Quran untuk bermusyawarah. akan mengeruhkan pikiran. ORANG-ORANG YANG DIMINTA BERMUSYAWARAH Secara tegas dapat terbaca bahwa perintah musyawarah pada ayat 159 surat Ali 'Imran ditujukan kepada Nabi Muhammad Saw. menegaskan. Hal ini dengan mudah dipahami dari redaksi perintahnya yang berbentuk tunggal.kalimat-kalimat yang menyinggung pihak lain. Bila Nabi Saw. Namun demikian. Itulah sebabnya. karena datangnya sekejap. Pesan terakhir Ilahi di dalam setelah musyawarah usai. filosof Amerika kenamaan. untuk mencapai hasil yang terbaik ketika musyawarah. bahkan boleh jadi akan mengubah musyawarah menjadi pertengkaran. Namailah "indera keenam" sebagaimana filosof dan psikolog menamainya. Jika demikian. Terserah Anda. apa nama "sesuatu" itu. karena Allah tidak akan memberi hidayat kepada orang yang berlaku aniaya (QS Al-Haqarah [2]: 258). Ini akan dapat mengantarkan kita kepada keraguan yang mengguncangkan etika dan nilai-nilai hidup kita. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berserah diri.

Dalam literatur keagamaan ditemukan ungkapan: "Takkan kecewa orang yang memohon petunjuk [kepada Allah] tentang pilihan yang terbaik. dan tidak juga akan menyesal seseorang yang melakukan musyawarah. serta kondisi psikologis yang dialami Nabi Saw. Perintah bermusyawarah pada ayat di atas turun setelah peristiwa menyedihkan pada perang Uhud. petunjuk ayat ini tetap dapat dipahami berlaku untuk Semua orang." . apalagi Tanpa analogi di atas.(terpelihara dari dosa manusia-manusia selain beliau. atau kesalahan). sehingga sejak semula kandungannya telah ditujukan kepada mereka semua. walaupun redaksinya ditujukan kepada Nabi Saw. yang berkewajiban menyampaikan kandungan ayat kepada seluruh umat. peperangan berakhir dengan gugurnya tidak kurang dari tujuh puluh orang sahabat Nabi Saw. Ayat ini seakan-akan berpesan kepada Nabi Saw. Kesalahan mayoritas lebih dapat ditoleransi dan menjadi tanggung jawab bersama. Nabi cenderung untuk bertahan di kota Madinah. Ketika itu. dan tidak ke luar menghadapi musuh yang datang dari Makkah. Pendapat mereka itu memperoleh dukungan mayoritas. menjelang pertempuran. bahwa musyawarah harus tetap dipertahankan dan dilanjutkan. Nabi mengumpulkan sahabat-sahabatnya untuk memusyawarahkan bagaimana sikap menghadapi musuh yang sedang dalam perjalanan dari Makkah ke Madinah. Tetapi. dibandingkan dengan kesalahan seseorang meskipun diakui kejituan pendapatnya sekalipun. Sahabat-sahabat beliau terutama kaum muda yang penuh semangat mendesak agar kaum Muslim di bawah pimpinan Nabi Saw "keluar" menghadapi musuh. dan sahabat beliau setelah turunnya ayat ini. sehingga Nabi Saw. Di sini Nabi berperan sebagai pemimpin umat. walaupun terbukti pendapat yang pernah mereka putuskan keliru. amat perlu digarisbawahi untuk melihat bagaimana pandangan Al-Quran tentang musyawarah. Konteks turunnya ayat ini. menyetujuinya.

Islam memiliki konsep yang jelas. “Bagi kalian agama kalian. Dengan makna toleransi yang luas semacam ini. Ulasan ini dilakukan baik pada tingkat paradigma. dan mudah membakar konflik sehingga menyedot perhatian besar dari Islam. Islam menyadari bahwa keragaman umat manusia dalam agama dan keyakinan adalah kehendak Allah. Fakta-fakta historis itu menunjukkan bahwa masalah toleransi dalam Islam bukanlah konsep asing. maka toleransi antar-umat beragama dalam Islam memperoleh perhatian penting dan serius. politik. “selamat” dan “menyerahkan diri”. Menurut ajaran Islam. yang artinya: “Sesungguhnya ini adalah umatmu semua . Toleransi. karena itu. doktrin. Apalagi toleransi beragama adalah masalah yang menyangkut eksistensi keyakinan manusia terhadap Allah. Definisi Islam yang demikian sering dirumuskan dengan istilah “Islam agama rahmatal lil‟ālamîn” (agama yang mengayomi seluruh alam). tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka Apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya?” Di bagian lain Allah mengingatkan. primordial. banyak ayat lain yang tersebar di berbagai Surah. maupun agama. Islam secara definisi adalah “damai”. binatang. Ini berarti bahwa Islam bukan untuk menghapus semua agama yang sudah ada. Kemudian rumusan-rumusan ini disempurnakan oleh para ulama dengan pengayaan-pengayaan baru sehingga akhirnya menjadi praktik kesejarahan dalam masyarakat Islam. dan bagi kami agama kami” adalah contoh populer dari toleransi dalam Islam. merupakan konsep agung dan mulia yang sepenuhnya menjadi bagian organik dari ajaran agama-agama. Juga sejumlah hadis dan praktik toleransi dalam sejarah Islam. tetapi juga terhadap alam semesta. Dalam al-Qur‟an Allah berfirman yang artinya. Ia begitu sensitif. Syamsul Arifin Nababan Pendahuluan Toleransi (Arab: as-samahah) adalah konsep modern untuk menggambarkan sikap saling menghormati dan saling bekerjasama di antara kelompok-kelompok masyarakat yang berbeda baik secara etnis. Selain ayat-ayat itu. toleransi sepenuhnya diharuskan oleh Islam. budaya. Dalam konteks toleransi antar-umat beragama. Makalah berikut akan mengulas pandangan Islam tentang toleransi. termasuk agama Islam. Konsep Toleransi Dalam Islam Secara doktrinal. Islam menawarkan dialog dan toleransi dalam bentuk saling menghormati. bahasa. teori maupun praktik toleransi dalam kehidupan manusia. “Tidak ada paksaan dalam agama” . karena itu tak mungkin disamakan. Toleransi adalah bagian integral dari Islam itu sendiri yang detail-detailnya kemudian dirumuskan oleh para ulama dalam karya-karya tafsir mereka. toleransi bukan saja terhadap sesama manusia.Toleransi Antar-Umat Beragama dalam Pandangan Islam Oleh Ust. ““dan Jikalau Tuhanmu menghendaki. dan lingkungan hidup.

Kristiani. dan yang paling dicintainya adalah yang paling bermanfaat bagi sesama tanggungannya”). Abu Ju‟la dengan amat menarik mengemukakan. Konsekuensi dari prinsip ini adalah lahirnya spirit taqwa dalam beragama. maka Allah (nanti) pasti akan membongkar aibnya di hari pembalasan”. Ayat ini juga mengajak untuk sama-sama menjunjung tinggi tawhid. Persaudaran universal adalah bentuk dari toleransi yang diajarkan Islam. yaitu umat yang tunggal. al-Baihaqi. Fakta historis toleransi juga dapat ditunjukkan melalui Piagam Madinah. dan aku adalah Tuhanmu. dan kerja sama yang saling menguntungkan serta menegasikan semua keburukan. Di antara butir-butir yang menegaskan toleransi beragama adalah sikap saling menghormati di antara agama yang ada dan tidak saling menyakiti serta saling melindungi anggota yang terikat dalam Piagam Madinah. yaitu „menjauhi konflik‟. Sikap melindungi dan saling tolong-menolong tanpa mempersoalkan perbedaan keyakinan juga muncul dalam sejumlah Hadis dan praktik Nabi. Piagam ini adalah satu contoh mengenai prinsip kemerdekaan beragama yang pernah dipraktikkan oleh Nabi Muhamad SAW di Madinah. Dalam persaudaraan universal juga terlibat konsep keadilan. maka sembahlah olehmu sekalian akan Daku (saja). Bahkan sikap ini dianggap sebagai bagian yang melibatkan Tuhan. Persaudaraan ini menyebabkan terlindunginya hak-hak orang lain dan diterimanya perbedaan dalam suatu masyarakat Islam. karya seorang pemikir abad ke-11. dan bahwa sebagian dari kita tidak mengangkat sebagian yang lain sebagai “tuhan-tuhan” selain Allah!” Ayat ini mengajak umat beragama (terutama Yahudi. dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dalam Syu‟ab alImam. dikatakan: “Siapa yang membongkar aib orang lain di dunia ini. Ayat ini menegaskan bahwa pada dasarnya umat manusia itu tunggal tapi kemudian mereka berpencar memilih keyakinannya masing-masing. “irhamuu man fil ardhi yarhamukum man fil samā” (sayangilah orang yang ada di bumi maka akan sayang pula mereka yang di lanit kepadamu). Ini mengartikulasikan bahwa Islam memahami pilihan keyakinan mereka sekalipun Islam juga menjelaskan “sesungguhnya telah jelas antara yang benar dari yang bathil”. dan kehilangan sifat kemanusiaannya bila mereka menyakiti . Sebagai contoh. Saling menghargai dalam iman dan keyakinan adalah konsep Islam yang amat komprehensif. ayat ini dengan amat jelas menyuguhkan suatu konsep toleransi antar-umat beragama yang didasari oleh kepentingan yang sama. di Surah Yunus Allah menandaskan lagi. yaitu bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan tidak pula memperserikatkan-Nya kepada apa pun. Selanjutnya. dan Islam) menekankan persamaan dan menghindari perbedaan demi merengkuh rasa saling menghargai dan menghormati. Karena taqwa kepada Allah melahirkan rasa persaudaraan universal di antara umat manusia. yang artinya: “Katakan olehmu (ya Muhamad). Selain itu. “Al-khalqu kulluhum „iyālullāhi fa ahabbuhum ilahi anfa‟uhum li‟iyālihi” (“Semu makhluk adalah tanggungan Allah. yaitu sikap tidak menyekutukan Allah dengan selain-Nya. „Wahai Ahli Kitab! Marilah menuju ke titik pertemuan (kalimatun sawā atau common values) antara kami dan kamu. saling tolong-menolong di antara sesama umat manusia muncul dari pemahaman bahwa umat manusia adalah satu badan. hadits Nabi tentang persaudaraan universal juga menyatakan. Di sini. Jadi. perdamaian.(wahai para rasul).

6. Selanjutnya. Artinya: “Sebaik-baik orang adalah yang memiliki hati yang mahmum dan lisan yang jujur. Nabi ditanya: “Agama yang manakah yang paling dicintai Allah?‟ Beliau menjawab “agama asal mula yang toleran (al-hanîfiyyatus samhah). dan kebaikan manusia merupakan konsekuensi alamiah dari prinsip ini. yaitu antara lain: 1. ditanyakan: Apa hati yang mahmum itu? Jawabnya : 'Adalah hati yang bertaqwa. Dalam hal ini. bersabda. 2. menunjukkan bahwa baik al-Qur‟an maupun Sunnah Nabi secara otentik mengajarkan toleransi dalam artinya yang penuh. yang alamiah sesuai dengan pola pemberian (fitrah) Allah. karena semua benih umat manusia berasal dari sulbi anak-anak Adam. 4. Namun. Tolong-menolong. bersih tidak ada dosa. 7. 8. Penegasan Baidhawi sangat relevan jika dikaitkan dengan hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari.satu sama lain. apa itu as-samahah (toleransi)? Toleransi menurut Syekh Salim bin Hilali memiliki karakteristik sebagai berikut. tidak ada sikap melampui batas dan tidak ada rasa dengki'. atas dasar mana Dia menciptakan manusia…” Mufassir Baidhawi terhadap ayat di atas menegaskan bahwa kalimat itu merujuk pada perjanjian yang disepakati Adam dan keturunanya. Ditanyakan : Siapa lagi setelah itu? Jawabnya : 'Seorang mukmin yang berbudi pekerti luhur. Latar belakang itu menghasilkan kesepakatan-kesepakatan di bidang Toleransi Antaragama yang kemudian meluas ke aspek-aspek kesetaraan manusia di depan hukum. Dalam konteks ini Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. yang dianggap seluruh kaum Muslim sebagai suatu yang sentral dalam sejarah moral umat manusia. al-Qur‟an menyatakan yang artinya: “Maka hadapkanlah wajahmu ke arah agama menurut cara (Alla). Ditanyakan: Siapa lagi (yang lebih baik) setelah itu?. 5. Toleransi di barat lahir karena perang-perang agama pada abad ke-17 telah mengoyak-ngoyak rasa kemanusiaan sehingga nyaris harga manusia jatuh ke titik nadir. dan [c] Puncak tertinggi budi pekerti (akhlaq). [b] Seutama iman. Lalu. Dilihat dari argumen-argumen di atas. sebagai bagian dari inti toleransi. yang tertanam di dalam diri semua manusia. prinsip yang mengakar paling kuat dalam pemikiran Islam yang mendukung sebuah teologi toleransi adalah keyakinan kepada sebuah agama fitrah. Kerelaan hati karena kemuliaan dan kedermawanan Kelapangan dada karena kebersihan dan ketaqwaan Kelemah lembutan karena kemudahan Muka yang ceria karena kegembiraan Rendah diri dihadapan kaum muslimin bukan karena kehinaan Mudah dalam berhubungan sosial (mu'amalah) tanpa penipuan dan kelalaian Menggampangkan dalam berda'wah ke jalan Allah tanpa basa basi Terikat dan tunduk kepada agama Allah Subhanahu wa Ta'ala tanpa ada rasa keberatan. Jawabnya : 'Orang-orang yang membenci dunia dan cinta akhirat'. menurut Salin al-Hilali karakteristik itu merupakan [a] Inti Islam. Ini jelas berbeda dengan gagasan dan praktik toleransi yang ada di barat. Perjanjian ini dibuat dalam suatu keadaan. 3." Dasar-dasar al-Sunnah (Hadis Nabi) tersebut dikemukakan untuk menegaskan bahwa toleransi . menajdi prinsip yang sangat kuat di dalam Islam.

Lainnya ialah bahwa mereka dapat mencari penghidupan dalam cara apapun yang mereka pilih. Islam tidak memaksakan agama kepada mereka (penduduk taklukan) sampai akhirnya mereka menemukan kebenaran Islam itu sendiri melalui interaksi intensif dan dialog. tetapi juga memerlukan pengorbanan material maupun spiritual. Yahudi. namun secara doktrin tak ada dukungan teks Syari‟ah. Kondisi ini berjalan merata hingga Islam mencapai wilayah yang sangat luas ke hampir seluruh dunia dengan amat singkat dan fantastik. Asia. Memang perlu diakui bahwa perluasan wilayah Islam itu sering menimbulkan peperangan. tidak pernah mengalami hal . Baik lahir maupun batin. masyarakat Islam membuka pintu masjid. sikap toleransi Islam terhadap agama-agama dan keyakinan-keyakinan lokal dalam sejarah kekuasaan Islam menunjukkan garis kontinum antara prinsip Syari‟ah dengan praktiknya di lapangan. Ini berarti kekerasan yang terjadi atas nama Islam bukanlah otentisitas ajaran Islam itu sendiri. Ekspansi-ekspansi Islam ke Siria. Toleransi. Dimon selanjutnya. Spanyol. lahir maupun batin.dalam Islam itu sangat komprehensif dan serba-meliputi. kata Max I. Lebih lanjut kesaksian seorang Yahudi bernama Max I. Meski praktik toleransi sering mengalami interupsi. Bahkan bukti-bukti sejarah menunjukkan bahwa pemerintah-pemerintah Muslim membiarkan. Orang-orang Yahudi. Ia bahkan menyatakan bahwa dalam peradaban Islam. Persia. Di sinilah. Bahkan sekalipun Islam telah berkuasa. Perkembangan Islam ke wilayah-wilayah luar Jazirah Arabia yang begitu cepat menunjukkan bahwa Islam dapat diterima sebagai rahmatal lil‟alamin (pengayom semua manusia dan alam semesta). dan kamar tidur mereka. Dimon menyatakan bahwa “salah satu akibat dari toleransi Islam adalah bebasnya orang-orang Yahudi berpindah dan mengambil manfaat dengan menempatkan diri mereka di seluruh pelosok Empirium Islam yang amat besar itu. juga tak ada keahlian khusus yang diserahkan kepada mereka”. dan memakai orang-orang Kristen. dan ke seluruh dunia dilakukan melalui jalan damai. Demikianlah. Pengakuan Max I. dari dalam. maupun asimilasi. karena itu. Pemaksaan keyakinan agama adalah dilarang dalam Islam. banyak agama lokal yang tetap dibolehkan hidup. tak akan tegak jika tidak lahir dari hati. untuk pindah agama. dan penyembah berhala dalam pemerintahan mereka atau sebagai pegawai dalam pemerintahan. Shabi‟un. pendidikan. Tapi peperangan itu dilakukan hanya sebagai pembelaan sehingga Islam tak mengalami kekalahan. bekerjasama. karena tidak ada profesi yang dilarang bagi mereka. Mesir. Peperangan itu bukan karena memaksakan keyakinan kepada mereka tapi karena ekses-ekses politik sebagai konsekuensi logis dari sebuah pendudukan. Toleransi Dalam Praktik Sejarah Islam Sejarah Islam adalah sejarah toleransi. Dimon atas toleransi Islam pada orang-orang Yahudi di Spanyol adalah pengakuan yang sangat tepat. konsep Islam tentang toleransi (assamahah) menjadi dasar bagi umat Islam untuk melakukan mu‟amalah (hablum minan nas) yang ditopang oleh kaitan spiritual kokoh (hablum minallāh). Ini berarti toleransi bukan saja memerlukan kesediaan ruang untuk menerima perbedaan.

Jadi. Apa yang dicontohkan para walisongo di Jawa. Justru dengan sikap toleran yang amat indah inilah. toleransi beragama menurut Islam bukanlah untuk saling melebur dalam keyakinan. islamisasi di seluruh Nusantara hampir mendekati sempurna yang dilakukan tanpa konflik sedikitpun. sejarah peradaban Islam telah menghasilkan kegemilangan sehingga dicatat dalam tinta emas oleh sejarah peradaban dunia hingga hari ini dan insyaallah di masa depan.yang begitu bagus sebelumnya. dalam sejarah penyebaran Islam di Nusantara. Jakarta. merupakan contoh sahih betapa penyebaran Islam dilakukan dengan pola-pola toleransi yang amat mencengangkan bagi keagungan ajaran Islam. Bukan pula untuk saling bertukar keyakinan di antara kelompok-kelompok agama yang berbeda itu. para raja di Nusantara Indonesia masuk Islam dan ini menjadi cikal bakal tumbuhnya Islam di sini. Inilah esensi toleransi di mana masing-masing pihak untuk mengendalikan diri dan menyediakan ruang untuk saling menghormati keunikannya masing-masing tanpa merasa terancam keyakinan maupun hak-haknya. Karena pemaksaan kehendak kepada orang lain untuk mengikuti agama kita adalah sikap a historis. maka toleransi di dalam Islam hanyalah persoalan implementasi dan komitmen untuk mempraktikkannya secara konsisten. ada batas-batas bersama yang boleh dan tak boleh dilanggar. 15 Januari 2009 . Toleransi di sini adalah dalam pengertian mu‟amalah (interaksi sosial). Dan toleransi ini secara relatif terus dipraktikkan di dalam sejarah Islam di masa-masa sesudahnya oleh orang-orang Muslim di kawasan lain. Namun. yang tidak ada dasar dan contohnya di dalam sejarah Islam awal. Melalui para pedagang Gujarat dan Arab. termasuk di Nusantara. Di sini. Hingga hari ini kegairahan beragama Islam dengan segala gegap-gempitanya menandai keberhasilan toleransi Islam. Secara perlahan dan pasti. Karena sifatnya yang organik. Selanjutnya. Sementara penduduk lokal lain yang tetap pada keyakinan lamanya juga tidak dimusuhi. Penutup Toleransi dalam Islam adalah otentik. Artinya tidak asing lagi dan bahkan mengeksistensi sejak Islam itu ada. Syari‟ah telah menjamin bahwa tidak ada paksaan dalam agama. misalnya. ia dilakukan melalui perdagangan dan interaksi kawin-mawin. yakni sikap menghormati perbedaan budaya maka perkembangan Islam di Nusantara tak akan sefantastik sekarang. perlu dicatat bahwa model akulturasi dan enkulturasi budaya juga dilakukan demi toleransi dengan budaya-budaya setempat sehingga tak menimbulkan konflik. Kutipan ini saya tegaskan karena ini dapat menjadi kesaksian dari seorang non-Muslim tentang toleransi Islam. Ini membuktikan bahwa jika tak ada toleransi. Ia tidak dilakukan melalui kolonialisme atau penjajahan sehingga sikap penerimaan masyarakat Nusantara sangat apresiatif dan dengan suka rela memeluk agama Islam.

1962). VI. and History (New York: New American Library. Orang tidak lagi bersikap negatif dan apriori terhadap agama lain. Agama hanya salah satu faktor dari kehidupan manusia. terj. Bapak Multikulturalisme dan Pluralis » HUBUNGAN ANTAR UMAT BERAGAMA DI INDONESIA Agama memang tetap menjadi basis moral dan benteng spiritual. Tetapi sekarang kita mengetahui bahwa untuk mengerti lebih dalam tentang agama perlu segi-segi lainnya.t. Di masa lampau. Basyuni Zaghlul. t. God. bahwa hanya agama kita sendiri saja yang paling benar. No. Mungkin faktor yang paling penting dan mendasar karena memberikan sebuah arti dan tujuan hidup. Al-Baihaqi. Syeikh Salim bin „Ied al-Hilali.t). Abu Abdillah Mohammad Afifuddin As-Sidawi (Misra: Penerbit Maktabah Salafy Press. 194. Karena.).DAFTAR PUSTAKA Al-Qur‟nul Karim Natsir. Abu Hajir Muhamad b. sukses dalam keikhlasan Just another Blogdetik. h. Shahih Al-Jami' As-Shaghir wa Ziyadatuhu. ed. Mohamad. Agama tidak bisa dengan dirinya sendiri dan dianggap dapat memecahkan semua masalah. Jews. h. Kalau kita masih mempunyai pandangan yang fanatik. karena religisitas umat beragama mudah terprovokasi. maka muncul paradigma dan arah baru dalam pemikiran keagamaan. kita berusaha menutup diri dari tradisi agama lain dan menganggap agama selain agama mereka sebagai lawan yang sesat serta penuh kecurigaan terhadap berbagai aktivitas agama lain.com weblog « Kerukunan Antar Umat Beragama di Indonesia Biografi Singkat. Dimon. II. 105. 1970). termasuk ilmu pengetahuan dan juga filsafat. (Bali Post . Syu‟ab al-Imam (Beirut: t. Toleransi Islam Menurut Pandangan Al-Qur'an dan As-Sunnah. 2003) . 3266 Max I. Bahkan mulai muncul pengakuan positif atas kebenaran agama lain yang pada gilirannya mendorong terjadinya saling pengertian. keterbukaan satu agama terhadap agama lain sangat penting. maka itu menjadi penghalang yang paling berat dalam usaha memberikan sesuatu pandangan yang optimis. Keragaman Hidup Antar Agama (Jakarta: Penerbit Hudaya. Namun ketika kontak-kontak antaragama sering kali terjadi sejak tahun 1950-an. tetapi agama juga sering membuat masyarakat hancur. Jadi. cet. Yang paling mungkin adalah mendapatkan pengertian yang mendasar dari agama-agama. maka sekarang kita lebih mengedepankan sikap keterbukaan dan saling menghargai satu sama lain.

hampir sama dengan pistol atau senjata apa saja yang dapat digunakan untuk menghabisi riwayat orang lain. kedua. Dialog Dalam bukunya Ansari. banyak bersumber dari pertukaran (exchanges) dalam lapangan sosio-kultural atau bidang-bidang yang secara longgar dapat disebut sebagai “non-agama. Dalam hal ini juga tercakup tulisan-tulisan (biasanya.Seperti ditegaskan Kimball (2003:12). Melalui berbagai pertukaran semacam ini terjadi penguatan saling pengertian dan. Agama yang kemudian menjadi tradisi memengaruhi perjalanan manusia.” Bahkan terjadi juga pertukaran yang semakin intensif menyangkut gagasan-gagasan keagamaan melalui dialog-dialog antaragama dan kemanusiaan baik pada tingkat domestik di Indonesia maupun pada tingkat internasional. hemat saya. ajaran-ajaran agama dan kebutuhan untuk membela struktur-struktur institusional agama sebagai alat dan justifikasi bagi tingkah laku mereka yang tak bisa diterima. Dalam waktu-waktu tertentu―ketika terjadi perubahan-perubahan politik dan sosial yang cepat. Kedamaian dalam perjumpaan itu. ketegangan. karena itu. Karena itulah ajaran-ajaran dan struktur-struktur agama tertentu dapat digunakan siapa saja untuk kepentingannya sendiri. perjumpaan keras antar agama di Indonesia bersumber setidak-tidaknya dari lima faktor. argumen bahwa adalah orang atau penganut agama― bukan agama itu sendiri―sebagai masalah mengandung kekuatan dan kebenarannya sendiri. penggunaan rumah sebagai tempat ritual secara bersama-sama atau pembangunan rumah ibadah di lingkungan masyarakat penganut agama tertentu. pada gilirannya. orang yang berpikiran mendalam harus mencoba belajar lebih banyak lagi tentang kemungkinan bahaya-bahaya dan janji-janji yang terkandung dalam fenomena kemanusiaan global yang kita sebut agama. tidak jelas sumbernya) yang berisi “rencana” penyebaran agama. Tetapi penting juga diingat. penerbitan tulisan-tulisan yang diterbitkan kalangan suatu agama tertentu tentang suatu agama lain yang dipandang para pemeluk agama lainnya ini tidak sesuai dengan apa yang mereka imani dan. dan kelima. penetapan dan penerapan ketentuan pemerintah yang dipandang diskriminatif dan membatasi penyebaran agama. kehidupan berdampingan secara damai. Fenomena antar umat beragama seperti kesalahpahaman. Dalam kajian Azyumardi Azra (Azra: 2001). ketiga. Sebagaimana Ali Masrur (Ali Masrur : 2004) menyatakan dalam artikelnya bahwa. bahwa kedamaian lebih sering menjadi feature utama. ini jelas memperkuat perjumpaan secara damai tersebut. Tetapi hal ini seyogyanya tidak mengaburkan perspektif kita. Para penganut agama terlalu sering menjadikan pemimpin-pemimpin agama mereka. bersifat damai. dan mungkin juga konflik antaragama membuat kita semua. sebaliknya manusia juga memengaruhi agama. karena pada akhirnya memang sikap dan tindakan manusialah yang menjadi persoalan dan menimbulkan masalah. agama bukanlah entitas abstrak. dkk((cf Ansari & Esposito. usaha penyebaran agama secara agresif. kecurigaan timbal-balik berkenaan dengan posisi dan peranan agama dalam negara-bangsa Indonesia. yang secara bebas mengambang (freefloating) begitu saja. Pertama. khususnya Kristen dan Islam.sebagian besar perjumpaan di antara agama-agama itu. yang memunculkan krisis― pertikaian dan konflik sangat boleh jadi meningkat intensitasnya. tidak . Agama hidup sebagai suatu tradisi yang dipeluk dan menjadi hidup di tangan masyarakat manusia. dianggap mencemarkan agama mereka (blasphemous). keempat. Karena itu. eds: 2001).

dialog mensyaratkan suatu kebebasan beragama sehingga setiap penganut agama bebas mendalami dan melakukan keyakinannya. muncul karena banyak faktor yang rumit. mau menerima pendapat orang lain. tertutup. tulus. umat-umat beragama seharusnya dipandang bukan hanya sebagai academic exercises. Sebagaimana kajian-kajian historis umumnya. Yang tidak kurang pentingnya. agama-agama lain di Indonesia. Perjumpaan ini akan semakin meningkat intensitasnya di masa-masa mendatang. serta menguraikan dan mengomunikasikan pengalaman keagamaannya kepada orang lain. Prospek ke Depan Perjumpaan antar umat beragama di Indonesia yang kadang-kadang keras seperti disarankan di atas. tetapi juga sebagai “pelajaran”. Karya Aritonang (Aritonang : 2004).bisa tidak. Dialog lebih merupakan komunikasi antar penganut agama dan jalan bersama untuk mencapai tujuan dan kerja sama dalam projek-projek yang menyangkut kepentingan bersama. toleran dan penuh persahabatan antara para penganut Kristen dan Islam dan. harus melakukan dialog untuk mengurangi benturan-benturan tersebut. dan mau bekerja sama dengan orang lain. pemahaman atas faktor-faktor penyebab pertemuan keras itu semakin relevan dan mendesak. bersedia mendengar. bukan beradu argumentasi antar pelbagai pemeluk agama hingga ada yang menang dan ada yang kalah. agama-agama lebih mengembangkan sikap egosentrisme masyarakat yang beranggapan bahwa merekalah satu-satunya masyarakat yang beragama secara benar sedangkan agama-agama lain yang dianut oleh komunitas agama lain diklaim salah dan sesat. jika bukan meniadakannya. serta tanpa tujuan yang dirahasiakan. terbuka. menundukkan. Dalam keadaan demikian. Dialog semacam ini menuntut para peserta dialog untuk dapat menghormati. supaya dapat dilakukan antisipasi sebelum segalanya menjadi terlambat. Hal ini disebabkan karena hubungan antaragama belum sering terjadi. dan belum mengenal dunia lain selain dunianya sendiri. tidak kecuali. Pada level ini. Agama-agama saat itu hidup dalam suatu masyarakat yang relatif homogen. Tentu saja yang dimaksudkan dengan dialog di sini bukanlah upaya mengonversi pihak lain untuk memeluk agama kita. dan bukan pula meminta pertanggungjawaban orang lain dalam menjalankan agamanya Dialog antaragama adalah pertemuan hati dan pikiran antarpemeluk berbagai agama dalam kedudukannya yang setaraf dan sederajat tanpa merasa lebih baik atau lebih tinggi daripada yang lain. bukan usaha menyatukan semua ajaran agama menjadi satu agama. . Karena itu. dan menggaet pihak lain ke agama kita. ini jelas memperkaya pengetahuan kita tentang berbagai faktor yang mengakibatkan terjadinya perjumpaan antar umat beragama di Indonesia. sehingga peristiwa-peristiwa pahit yang pernah terjadi di masa silam tidak terulang kembali di masa kini dan mendatang. Semua ini tidak bisa terwujud tanpa adanya dialog antar pemeluk agama secara intensif dan berkesinambungan. berbagai kesimpulan dan saran yang dikemukakan Aritonang dalam karyanya dapat menjadi semacam “guidance” bagi perjumpaan yang lebih damai. Di masa lalu hubungan antaragama ditandai dengan antagonisme polemik dan upaya untuk mengalahkan.

para pemimpin masing-masing agama semakin sadar akan perlunya perspektif baru dalam melihat hubungan antar-agama. jika semua itu dapat diaktualisasikan. dan masyarakat untuk mengingatkan para aktor politik di negeri kita untuk tidak memakai agama sebagai instrumen politik dan tidak lagi menebar teror untuk mengadu domba antar penganut agama. 2003. termasuk juga dialog antaragama. Daftar Pustaka www. Pertama. para pemimpin agama. kita perlu dan seharusnya mengembangkan optimisme dalam menghadapi dan menyongsong masa depan dialog. Kedua. Adalah tugas kita bersama. baik oleh pribadi maupun kelompok demi target dan tujuan politik tertentu. Inilah kesalahan kita bersama. maka umat beragama tidak hanya telah memberikan suatu kontribusi penting dalam perwujudan kehidupan beragama. yakni pemerintah.gatra. Kita lebih mementingkan bangunan-bangunan fisik peribadatan dan menambah kuantitas pengikut. tetapi kurang menekankan kedalaman (intensity) keberagamaan serta kualitas mereka dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama. Hlm 3 Kimball.Dan. tetapi juga oleh para penganut agama sampai ke akar rumput sehingga tidak terjadi jurang pemisah antara pemimpin agama dan umat atau jemaatnya. Charles. pada beberapa dekade terakhir ini studi agama-agama. baik secara reguler maupun insidentil untuk menjalin hubungan yang lebih erat dan memecahkan berbagai problem keagamaan yang tengah dihadapi bangsa kita dewasa ini. Ketiga. When Religion Publishers. Kesadaran semacam ini seharusnya tidak hanya dimiliki oleh para pemimpin agama. New York: HarperCollins . Kita seringkali prihatin melihat orang-orang awam yang pemahaman keagamaannya bahkan bertentangan dengan ajaran agamanya sendiri. Mereka seringkali mengadakan pertemuan. Ini merupakan ujian bagi agama autentik (authentic religion) dan penganutnya.(ditranslit oleh Azyumardi Azra) Becomes Evil. berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Adapun Solusi yang ditawarkan oleh Ali Masrur (Ali Masrur : 2004).com/2001-10-26/versi Koran bali post cetak 29/12/2003/. Paling tidak ada tiga hal yang dapat membuat kita bersikap optimis. tetapi semakin teruji bahwa masyarakat kita sudah bisa membedakan mana wilayah agama dan mana wilayah politik. tetapi sekaligus melindungi agama itu sendiri dari pencemaran yang dapat menimbulkan citra yang tidak benar dan keliru terhadap agama. semakin merebak dan berkembang di berbagai tempat. Meskipun berkali-kali masjid dan gereja diledakkan. masyarakat kita sebenarnya semakin dewasa dalam menanggapi isu-isu atau provokasiprovokasi. Mereka tidak lagi mudah disulut dan diadu-domba serta dimanfaatkan.

2001. Ansari. Islamic Research Institute. International Islamic University & Center for Muslim-Christian Understanding. 2004). Georgetown University.. Dr. Jan S. Artikel cfm. Islamabad & Washington DC. Carlton South. Camillery (ed. 2001. Zafar Ishaq & John L. Problem dan Prospek Dialog Antaragama. Victoria. dalam Joseph A.. M. eds. Australia: Pax Christi & Vista Publications. Muslims and the West: Encounter and Dialogue.Azra. Sejarah Perjumpaan Kristen dan Islam di Indonesia (Jakarta: BPK Gunung Mulia. Aritonang. Religion and Culture in Asia Pacific: Violence or Healing?.).Ag. Azyumardi. Dr.   Home INDEKS ARTIKEL ISLAM YANG SANGAT BERMANFAAT . “Islam and Christianity in Indonesia: The Roots of Conflict and Hostility”. Esposito. Ali Masrur.2004.

CURHAT DAN KONSULTASI MASALAH AGAMA. CINTA. renungkanlah! TIDAK ADA ISTILAH MANTAN PEZINA DALAM ISLAM (dilarang menghina orang yang sudah bertobat) Memadu Kasih di Hari Valentine? (jangan merayakan hari valentine agar tidak mendapat murka Allah) 6 Kerusakan Valentine’s Day Pandangan Islam terhadap Hari Valentine Tips Memilih Pasangan Hidup Bila Cinta Tak Berbalas Putriku. DLL Kenapa Sih Kamu Tidak Mau Punya Pacar Untuk Apa Kita Diciptakan Di Dunia Ini? Gadis Yang Tak Mencuri Hatiku… Musik itu Haram Menurut Imam 4 Madzhab kumpulan sms tausiyah – sms nasehat islami – sms religi – sms dakwah Nasehat Untuk Remaja Muslim Ukhti…. Kembalilah ke Jalan Tuhanmu Pacaran Berkedok Ta’aruf Makin Marak di Dunia Maya Jangan Ada Cinta di Facebook! Pacaran = Percobaan Tindak Pidana Perzinahan Bermula dari Pacaran. KELUARGA. Pacaran Makin Murahan Hari Gini Pacaran? Apa kata dunia ?????????? WAHAI WANITA TUTUPLAH AURATMU … Usaha Yang Ditempuh Untuk Taubat . maka janganlah berpacaran Entries RSS | Comments RSS  Recent Posts o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o SITUS-SITUS TEMPAT BERTANYA.sesungguhnya pacaran adalah perbuatan haram. Terjerumus Ketagihan Gaul Bebas Makin Modern.

o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o

Bagaimana Kiat-kiat Untuk Membangkitkan Semangat Beribadah? Bila Cinta Menyapa 10 Nasihat Ibnul Qayyim Untuk Bersabar Agar Tidak Terjerumus Dalam Lembah Maksiat Sikap Yang Islami Menghadapi Hari Ulang Tahun Di Mana Allah? KIAT-KIAT AGAR TERHINDAR DARI MAKSIAT Nasihat Bagi Muslimah! Cara Memanfaatkan Waktu Mendapatkan Pasangan Yang Shalih Nasihat Kepada Para Gadis Remaja Pertemanan Dalam Islam BERHATI-HATILAH DARI PARA PRIA SERIGALA BERBULU DOMBA (Sebab Mekarmu Hanya Sekali) Kehilangan Kehormatan Yang Berakibat Ketaatan TIPS AGAR KAYA MENURUT AJARAN ISLAM – TIPS MELEPASKAN DIRI DARI KEMISKINAN Ketahuilah wahai hamba Allah… Tidak Semua Majikan Arab Kejam Fenomena TKI di Arab Saudi SAUDARIKU, MAUKAH ENGKAU MENJADI SEORANG RATU? RAHASIA TKW ** UKHTI APAKAH ENGKAU MENGINGINKAN KEBAHAGIAAN ? ** jauhilah penyakit Riya’ dan Gila Popularitas TATA CARA BERTAUBAT (mari bertaubat sebelum terlambat) SEORANG SALAFI TIDAK SOMBONG WALAUPUN KEPADA ANJING (BINATANG) Waspada Teman Buruk (bahayanya berteman dengan orang-orang yang menyimpang dari agama) Zina, Akibat Buruk Dan Bahayanya Ta’aruf Syar’i, Solusi Pengganti Pacaran Kiat Mengenal Calon Tanpa Pacaran Berteman Yes!, Pacaran No! (Nikah: lebih cepat lebih baik) Nggak Virgin Nggak Ok! (bagi yang terlanjur nggak virgin masih tetap belum terlambat untuk bertaubat) Aku Ingin Bertaubat, Tetapi … BAGAIMANA PACARAN MENURUT ISLAM ? Pacaran, kuno ? Perbedaan ta’aruf dan pacaran Asmara Aktivis Rohis (CBSA= cinta bersemi sesama aktivis ??) Saat Cinta Terbentur Orang Tua Rayuan Setan Dalam Pacaran SAYANG, HARI INI KITA PUTUS, KU HARAP KAU MENGERTI ! (PASTI BISA) CARA BERTAUBAT DARI PERBUATAN ZINA Bersamamu dalam Naungan Ilmu (Di Atas Sunnah Kita Menikah) Tips Memilih Pasangan Idaman Siapakah Yang Ukhti Pilih Untuk Menjadi Pendamping Hidup? Adakah Pacaran Islami ?! (tentu tidak) Teman dan Pengaruhnya dalam Kehidupan Beragama Seseorang (Hati-hati memilih teman!) Bila Pacar Meninggalkan Kamu… (karena pacaran itu haram hukumnya) Batasan Pergaulan Antara Pria dan Wanita menurut Syariat Islam

o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o

Save Sex? No Free Sex..!! Maraknya Pacaran Berujung Zina, Kita Punya Tanggung Jawab Dakwah Pacaran? Nggak, Ah! Ada Cinta di Sekolah Taubat, Muara Terindah bagi Seorang Hamba PUTRIKU, PAPA HANYA IJINKAN KAMU MENIKAH, BUKAN BERPACARAN Kalau Mau Pacaran, yang “Islami” Saja !!! INDEKS ARTIKEL ISLAM YANG SANGAT BERMANFAAT SURAT UNTUK PARA PEROKOK 13 Sifat Laki-laki Yang Tidak Disukai Perempuan 13 Penawar Racun Kemaksiatan ** UKHTI APAKAH ENGKAU MENGINGINKAN KEBAHAGIAAN ** kumpulan kata mutiara – kata-kata motivasi – kata-kata indah – nasehat cinta islami ramadhan kumpulan kata mutiara nasehat islami – kata-kata motivasi nasehat islami – kalimat nasehat dakwah islam INDEKS ARTIKEL-ARTIKEL ISLAM YANG MENARIK DAN SANGAT BERMANFAAT DARI gizanherbal.wordpress.com DAFTAR ARTIKEL YANG MENJELASKAN MENGENAI HARAMNYA MUSIK, TERMASUK MUSIK RELIGI SEMUANYA HARAM DAFTAR ARTIKEL YANG MENJELASKAN MENGENAI HARAMNYA PACARAN , ajakan berpacaran adalah ajakan iblis dan setan, maka jangan tergoda Kalo Ikhwan Nyari ‘Gebetan’ Berteman Yes!, Pacaran No! Jomblo Vs Pacaran Sisi Gelap Pacaran Nikmati Cinta Tanpa Pacaran Pacaran Syari’ah Pacaran? Pikir Lagi, Deh! Pacaran? Norak Bangeet! Pacaran? Huahaha… Kuno! …karena pacaran diajarkan Gantung Valentine! Bubarkan Pacaran! Perkawinan Hambar apakah saya masih virgin? Nikah dengan Orang yang Sama Melakukan Zina di Masa Lalu Menuju Pernikahan Menikah Dulu, Baru Pacaran Malam Pengantin Menyatakan Langsung ke Gadis dan Pacaran, Bolehkah? Ingin Bertobat dari Maksiat Dilema Setelah Zina… Berzinah Ketika Pacaran Bagaimana Kiat-kiat Untuk Membangkitkan Semangat Beribadah? Usaha Yang Ditempuh Untuk Taubat Pacaran Atau Bukan? Pacaran Lagi, Pacaran Lagi… Bergaul dengan Lawan Jenis

o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o

Cara Mendapatkan Jodoh Berdasarkan Koridor Agama Islam Dosa Pacaran Pacaran?! Salahkah Bila Aku Jatuh Hati??? Ta’aruf lewat internet Menikah dan Tentang Dosa Besar masa lalu Memberikan Motivasi Untuk Pasangan Hukum Berpacaran Ingin Putus Dari Pacar Ingin Lepas Dari Kecanduan Zina Mata Cara Agar Bisa Lepas Dari Mantan Pacar Pacaran dan Zina Pacaran dengan Non Muslim Pacaran dalam Islam Menikah Tanpa Pacaran Cinta Sejati: “Pacaran Dulu atau Nikah Dulu?” HUKUM PACARAN MENURUT ISLAM (penjelasan mengenai sebab diharamkannya pacaran) Wanita yang Berpakaian Tapi Telanjang, Sadarlah! Bukan Pria Idaman Obat Ketika Merindukan Si Dia “Sex Before Marriage” Bukan Cinta Sejati Cinta Bukanlah Disalurkan Lewat Pacaran Hello world! kata mutiara – kumpulan kata-kata mutiara cinta – kata mutiara islami – kata mutiara bijak – kumpulan fatwa ulama mengenai haramnya KB (pembatasan jumlah anak) Hukum Penghasilan Penyanyi Adalah Haram (?) HUKUM PACARAN MENURUT ISLAM (penjelasan mengenai sebab diharamkannya pacaran) Cara Menghilangkan Derita Cinta Ditolak Haramnya Nyanyian dan Musik Dalam Islam Faedah Menikah di Usia Muda

Tips Memilih Pasangan Hidup
Posted on August 10, 2011 by Situs islam: www.almanhaj.or.id , www.alsofwah.or.id , www.muslim.or.id

Antara memilih dan dipilih. Begitulah sesungguhnya hidup ini. Hal ini dikarenakan kehidupan manusia di dunia ini sering diwarnai sebuah proses pilihan hidup yang saling susul menyusul, yang selalu hadir dalam dua buah kondisi : Memilih ataukah dipilih! Dan salah satu kenyataan hidup yang tak dapat kita hindari adalah keniscayaan untuk memilih calon suami atau istri sebagai pendamping hidupnya di dunia bahkan hingga di akhirat.

Masalah Pertama Yang Harus Diperhatikan.

yang dilandasi oleh semangat Islami sebagai dasar terjadinya suatu pernikahan. Mengapa Kita Harus Selektif? Kecermatan memilih pasangan hidup sangat menentukan keberhasilan perjalanan seorang hamba di dunia dan akhirat. kecuali dua hal: mendapatkan ketenangan yang membahagiakan rumah tangga atau memperoleh kesengsaraan yang membinasakan. pemilihan pasangan hidup merupakan pintu gerbang pertama yang harus dilewati secara benar sebelum masuk kepada lembaga keluarga Islami yang sesungguhnya. mawaddah.Dalam membentuk sebuah keluarga yang sakinah. Ingat! Setelah pernikahan. Na‟udzubillahi min dzaalik! Akibat Salah Memilih . Tujuannya agar lelaki yang shalih akan mendapatkan wanita yang shalihah. dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula). keduanya tentu memiliki kebaikan dan keburukan yang tingkatannya juga berbeda satu sama lain. demikian pula sebaliknya. Apalagi mengingat pernikahan merupakan bentuk penyatuan dari dua lawan jenis yang berbeda dalam banyak hal. sehingga perjalanan selanjutnya menjadi lebih mudah dan indah untuk dilalui. Allah berfirman: “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji. dan wanita-wanita yang baik adalah untk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)” (QS. tidak ada pilihan lagi buat kita. Karena itu ajaran Islam sangat menekankan system pemilihan pasangan hidup yang berpedoman kepada nilai-nilai Islam. Adalah menjadi suatu hak dan kewajiban bagi setiap muslim dan muslimah untuk mencari pendamping yang benar-benar akan membuka pintu kebaikan buat dirinya dan mengundang keridhaan dari Rabb-nya dan hal ini hanya dapat dicapai bila diawali proses pemilihan calon pasangan hidup yang selektif. An Nuur: 26). warahmah.

begitu banyak kasus pertikaian di dalam sebuah keluarga. dan hendaklah kamu berhati-hati mencari yang baik dari mereka. merupakan penyebab utama yang melahirkan pernikahan sebatas dorongan nafsu semata. bahkan perceraian dan gonta ganti pasangan menjadi sesuatu yang sudah biasa dilakukan. dan berhati-hati dalam memilih pasangan hidup menjadi suatu keharusan bagi kita. atau bahkan hanya karena sudah terlanjur cinta yang telah menyebabkan mata hati menjadi buta terhadap kebaikan dan keburukan orang yang dicinta. melimpahnya materi dan mulianya status di masyarakat. Tolak ukur pencarian pasangan hidup jarang yang berorientasi pada nilai-nilai agama. sedangkan mereka dahulunya tidak berangkat dari keduanya? Maka memilih pasangan hidup atas dasar nilai-nilai Islam adalah sikap yang penting.” (Begitu pula untuk Wanita berhati-hatilah dalam mencari pasangan) Siapa Yang Harus Kita Pilih? Islam telah mengajarkan dengan cermat atas dasar apa kita harus memilih pasangan hidup kita: . dari sekedar konflik yang berbentuk pertengkaran mulut sampai dengan penganiayaan fisik bahkan pembunuhan. Iklim pergaulan di masyarakat kita yang memang cenderung permisif dan belum Islami. yang disebabkan oleh kesalahan langkah awal dalam membentuk rumah tangga. lantaran proses pernikahan mereka terjadi begitu saja secara naluriah.Akibat salah dalam memilih pasangan hidup. camkanlah nasehat Luqman Al Hakim berikut ini: “Wahai anakku. maka wajarlah jika banyak pasangan yang bertikai mereasa kesulitan menyelesaikan permasalahan rumah tangga mereka secara Islami. Melainkan seringkali hanya sebatas keindahan fisik. Lalu bagaimana mungkin akan kembali kepada Qur‟an dan Sunnah. Dan takutlah wanita yang tidak baik karena mereka mengajak kamu kepada yang tidak baik. tanpa ada landasan nilai-nilai ke-Islaman yang mengawali. takutlah terhadap wanita jahat karena dia membuat engkau beruban sebelum masanya. banyak pasangan suami istri yang menghadapi kesulitan dan hidupnya malah tidak bahagia. Dewasa ini. Apabila pernikahan terjadi hanya lantaran dorongan nafsu semacam itu.

. al Bukhari dan Muslim) Maka jelaslah bagi kita bahwa ada empat dasar dalam menentukan siapa yang layak untuk kita pilih menjadi pasangan hidup kita. keelokan.” (HR. maka akhlak dan agama menjadi jaminan kedamaian dan kebahagiaan. Karena memang tidak ada keelokan yang berkekalan di dunia yang fana ini. Sesungguhnya keelokan merupakan karunia Allah kepada hamba-Nya. Pilih Yang Taqwa. bahkan Allah mengancam mereka yang menikah semata-mata karena mengharapkan kekayaan dengan kefakiran: ”Barangsiapa yang menikahi wanita karena hartanya. bahkan Allah sendiri indah dan menyukai keindahan. Baru Yang Lain Yang pertama adalah perihal kekayaan Hal ini memang utama.. keturunan serta akhlak dan agama. karena kecantikannya. bahkan Rasullah saw adalah seorang dermawan yang paling banyak sedekahnya. sebaliknya pengabaian bahkan pengingkaran terhadap masalah ini akan menyebabkan fitnah dan kerusakan yang besar bagi para pelakunya. yakhi kekayaan.” (HR. Alangkah indahnya memang bila kesemuanya terkumpul pada diri seseorang hamba Allah. Ibnu Hibban). karena keturunannya. yang kelak pasti akan diambil-Nya secara perlahan dengan bertambahnya usia sang hamba. Dan di antara semuanya.“Dinikahi wanita atas dasar empat perkara: karena hartanya. Allah tidak akan menambahkannya kecuali kefakiran. Barangsiapa yang memilih agamanya. tetapi pernikahan pun bukan sekedar kesenangan mata belaka. maka beruntunglah ia. Yang kedua adalah keelokan Hal ini juga memang boleh-boleh saja dan menyukai keelokan memang fitrah manusia. tetapi pernikahan bukanlah sekedar transaksi perdagangan semata. dan k arena agamanya.

maka seakan-akan semakin jelaslah kebahagiaan sebuah rumah tangga telah terbentang dihadapan kita. Bahkan Allah mengancam mereka yang menikahi seseorang hanya untuk mengejar keturunan. harus ada pada calon pasangan hidup kita. menurutmu kepada siapa aku harus menikahkannya?” Maka Hasan menjawab. sebagaimana jawaban Hasan bin Ali ketika ada seseorang yang bertanya. dengan memberikan kerendahan bukan kemuliaan.” Nikahkanlah ia dengan lelaki yang bertaqwa kepada Allah. “Aku mempunyai anak gadis. Semakin baik akhlak dan agama seseorang. yang tidak boleh tidak. sebab kecantikan itu akan lenyap dan janganlah kamu menikahi mereka karena hartanya. Dan ketiga adalah keturunan. “Barangsiapa yang menikahi wanita karena keturunannya. . Inilah faktor yang paling utama. sebab harta itu akan membuat dia sombong. maka ia akan menghormatinya. melainkan mencakup ucapan dan perbuatan sebagai cerminan dari hati seseorang yang telah melekat dalam kepribadiannya. dan jika marah maka ia tidak akan menzhaliminya. dan inilah TAQWA yang sebenarnya!. Allah tidak akan menambahkan kecuali kerendahan…”(HR. karena ia pandai menghormati pasangan hidupnya dan sangat berhati-hati dari menzhaliminya. Akan tetapi nikahilah mereka karena agamanya. Ibnu Hibban) Terakhir yang keempat adalah akhlak dan agama. Akhlak dan agama disini bukanlah sebatas ilmu dan retorika atau banyaknya hapalan di kepala.” (HR. sebab seorang budak wanita yang hitam dan beragama itu lebih utama.“Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya. Demikian pula hal ini juga sesuatu yang utama. tetapi pernikahan pun bukan sekedar kebanggaan silsilah yang justru bias membawa kepada penyakit „ashobiyah‟. Ibnu Majah). Jika lelaki itu mencintainya. Betapa beruntungnya menikah dengan hamba yang bertaqwa.

Barangsiapa yang mengawini wanita karena untuk memejamkan pandangannya. Allah tidak akan menambahkannya kecuali kafakiran. bagaikan menolak kebaikan dan menggantinya dengan kerusakan: Simaklah kedua hadits berikut ini: : “Jika datang seorang laki-laki kepadamu (untuk melamar). menjaga kemaluannya serta menjalin tali persaudaraan. karena itu dalam memilih pasangan hidup. Ibnu Hibban).”(HR. sehingga tidak ada keberkahan yang akan kita dapatkan dalam rumah tangga kita kelak. At Tirmidzi). “Barangsiapa yang menikahi wanita karena hartanya. dengan akhlak dan agama sebagai parameter yang paling penting. apalagi masalah di dalam ketaqwaan seseorang memang . Akhirnya pernikahan yang ideal sesungguhnya merupakan keseimbangan dari semua faktor tersebut.” (HR. Jika engkau menikahi wanita bukan atas dasar agama dan akhlak. Mempersempit Pilihan Untuk Keutamaan Tidak jarang seseorang dihadapkan pada sekian banyak pilihan pasangan hidup yang dari segi akhlak dan agama sama dan setaraf. maka jadilah fitnah buatmu dan kerusakan yang besar. jangan sampai niatan kita hanya sekedar mencari kecantikan atau keturunan atau harta saja dengan meninggalkan criteria taqwa. maka wanita itu akan menjadi fitnah dan menimbulkan kerusakan luas.Dan sebaliknya penolakan terhadap lelaki atau wanita yang bertaqwa. niscaya Allah memberkahinya. sedang kau tahu ia baik akhlak dan agamanya lalu kau tolak.” (HR. Ibnu Majah) : “Apabila telah dating kepadamu seorang wanita yang agama dan akhlaknya baik maka nikahilah dia.

Tetapi penting untuk dipahami. karena Islam sendiri adalah agama tanpa kelas. sedangkan seorang wanita sebaiknya menikah dengan laki-laki yang mempunyai tingkatan yang sama atau di atasnya. terkecuali dari ketakwaanya.”(HR. Kalaupun ia menjadi sebuah pertimbangan. . pilihan kadang memang perlu dipersempit. Ibnu Majah. Ada beberapa keutamaan yang bias dipertimbangkan dalam memilih pasangan hidup. Para ulama menyarankan agar laki-laki idealnya menikah dengan wanita yang setingkat dengannya atau dibawahnya. garis keturunan. yang menyamakan kedudukan semua hambanya. dan Al Baihaqi) Al Kafa‟ah merupakan masalah kesesuaian dan kesamaan antara pasangan pernikahan yang dianggap paling mendekati.sulit untuk dideteksi dalam waktu yang singkat. Al Hakim. agar kelak tidak ada penyesalan dikemudian hari yang akhirnya bias lebih menyakitkan. Pilihan yang sekufu “Pilihlah wanita-wanita yang akan melahirkan anak-anakmu dan nikahilah wanita yang sekufu (sederajat) dan nikahlah dengan mereka. Dan menurut kacamata agama yang tentunya selalu selaras dengan fitrah dan naluriah seorang insan. Maka untuk mencari sebuah keutamaan. Ahmad). 2. kehormatan. atau tingkat pendidikan. Memilih yang penuh kasih sayang dan subur “Nikahilah wanita-wanita yang penuh kasih dan banyak memberikan keturunan (subur) sebab aku akan bangga dengan banyaknya ummat dihari kiamat kelak” (HR. bahwa tingkat kesamaan sosial ini bukanlah merupakan syarat mutlak dalam sebuah proses pernikahan. sebab semakin banyak pilihan maka akan semakin sulit bagi kita untuk memilih yang terbaik. seperti pertimbangan akan masalah: usia. profesi. sebenarnya merupakan tata cara kebijaksanaan duniawi yang masih bisa disepakati bila ada persetujuan diantara kedua belah pihak. karena sesungguhnya hati manusia itu memang sering labil dan mudah berubah-ubah. Dan masalah ini. 1. adalah semata-mata sebagai tindakan kehati-hatian.

Memilih para gadis “Nikahilah para gadis sebab ia lebih lembut mulutnya. Ibnu Majah. baik dikala ia gembira maupun kecewa. Al Baihaqi dari Uwaimir bin Saidah) . “Janganlah kalian menikahi kerabat dekat. serta memberikan kebahagiaan sendiri bila harus berpergian jauh untuk saling silaturahim. Memilih kerabat yang jauh Nasihat Rasulullah saw. Sementara itu mereka secara mudahnya dapat kita ketahui dari berapa jumlah saudara atau keluarganya yang terdekat. dan tidak berfikir untuk menyeleweng.Hamba yang penuh kasih dan mengasihi adalah hamba yang memiliki nada perasaan (afek) yang halus serta emosi yang terkendali.” (HR.” Dan selain untuk menjaga kualitas keturunan dari penyakit bawaan. 4. atau dari jenis penyakit penghambat keturunan yang diderita dirinya ataupun saudaranya dan keluarganya yang terdekat. menikahi mereka yang berasal jauh dari keluarga kita akan menambah ikatan kekerabatan dengan orang lain. Apakah dipenuhi kelembutan dan kasih sayang? Ataukah dipenuhi kekasaran . perbuatan ataupun tatapan mata. sebab dapat berakibat melahirkan keturunan yang lemah akal dan fisik. lebih lengkap rahimnya. 3. kebencian dan kepalsuan. yang kesemuanya itu dapat memberikan gambaran tentang bagaimana kepribadian dan isi hati yang dimilikinya. serta rela dengan apa yang ada di tanganmu. Kita dapat mengenali apakah seseorang termasuk kriteria ini melalui ucapan.

atau yang kurang kesuburannya. bila ada alas an yang kuat untuk dilakukan. Wijaya adalah Dosen STMIK Muhammdiyah Jakarta. bukanlah suatu perbuatan yang bernilai minus di dalam Islam. atau yang masaih memiliki hubungan kerabat dekat. Dalam kondisi-kondisi tertentu. mereka lebih mudah digoda dan Bercanda serta bersenangsenang. Walaupun demikian. Motivator. dan Workshop Tingkat Nasional. sehingga tiada hari . Blogger.Eduprenership. Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". bahkan bisa jadi lebih utama. kepuasan dan kesyukuran seorang hamba atas nikmat Allah yang sangat banyak. Semua ini mempunyai kesan dan kenikmatan tersendiri di dalam menambah keindahan rumah tangga. menikahi seorang yang dari satu sisi dianggap tidak sekufu. Mempersempit pilihan bukan mempersulit pilihan Jadi sesungguhnya tidak ada larangan untuk mempersempit pilihan kita dalam rangkan meraih sebuah ketentraman. Jika mempersempit pilihan berdasarkan anjuran agama demi keutamaan. Learning. gengsi dan kepuasan duniawi belaka. selama pijakannya tetap berpedoman kepada nilai-nilai Islam. Yang perlu digaris bawahi adalah bahwa mempersempit pilihan ini tidaklah sama dengan mempersulit pilihan. Father. lebih setia dan menerima. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT. karena dapat membuat hubungan lebih erat dan menyatu. Jadi sangat jauh berbeda diantara keduanya Jadikan Teman | Kirim Pesan Wijaya Kusumah Teacher. Trainer.com. atau seorang janda. dan Guru TIK SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs. dan PTK. serta lebih sedikit beban mental dan psikologisnya bagi kita. Fotografer. maka mempersulit pilihan merupakan anjuran hawa nafsu demi keangkuhan. keinginan ini bukan suatu kemutlakan yang harus dilakukan apalagi dipaksakan.Pernikahan dengan yang masih gadis lebih utama daripada janda. Pembicara Seminar. Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama.

Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya.. Mampu melaksanakan perintah-Nya. Perlu kiranya kita menyatukan langkah untuk menanamkan kembali nilai-nilai dasar pendidikan karakter bangsa.tanpa menulis di kompasiana. Dari sanalah kita dapat melakukan pembinaan peserta didik. tentu penulis tak akan berpangku tangan saja menghadapi kenyataan ini. Ke-16 nilai dasar itu dapat diintegrasikan dalam berbagai kegiatan akademik dan kesiswaan. Kegiatan seperti tadarus dan sholat berjamaah adalah merupakan contoh dari kegiatan meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik. Orang yang bertakwa akan sadar-sesadarnya bahwa dirinya hanya hamba Tuhan yang harus bertanggungjawab dengan apa yang telah dilakukannya di dunia. Sebagai seorang pendidik. Mulai dari kasus korupsi yang sulit diberantas. Nilai-nilai Dasar Pendidikan Karakter Bangsa OPINI | 06 January 2011 | 10:11 3547 13 1 dari 1 Kompasianer menilai bermanfaat pendidikan karakter bangsa Belakangan ini kita dibuat menangis dengan hampir runtuhnya karakter bangsa Indonesia. kurang pekanya generasi muda terhadap lingkungan sekitar. ada 16 nilai-nilai Dasar Pendidikan Karakter bangsa yang dapat ditumbuhkan dan dikembangkan di sekolah-sekolah kita. Menurut penulis. . dan mampu pula menjauhkan segala larangan-Nya. sampai masalah kediplinan yang semakin payah. Bertakwa (religious) Para guru harus mampu mengarahkan anak didiknya menjadi manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Nilai-nilai dasar pendidikan karakter yang harus diajarkan adalah: •1. Pesan ..

Siswa harus dididik untuk mampu tepat waktu. Timbulnya korupsi. Mampu mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukannya dan berani menanggung segala resiko dari apa yang telah diperbuatnya. Kegiatan seperti pentas seni adalah merupakan salah satu bentuk dimana siswa atau peserta didik diberi tanggung jawab dalam mengelola sebuah kegiatan seni. Seringkali kita melihat karkater anak sekolahan yang kurang sopan. Ketika jujur diajarkan di sekolahsekolah kita. Terutama kepada mereka yang telah lebih tua daripadanya. Para guru harus mampu memberikan contoh kepada para peserta didiknya untuk mampu berlaku jujur. Kerja keras (Hard work) . Berdisiplin (dicipline) Para guru harus mampu menamkan disiplin yang tinggi kepada para peserta didiknya. Budaya tepat waktu harus ditegakkan. maka para peserta didik tak akan berani berbohong karena telah terbiasa jujur. Ketika kita mau peduli. •6. Sioswa harus diajarkan disiplin.•2. kolusi. Belajar melakukan empati kepada orang lain dengan rasa kepedulian yang tinggi. Tentu karakter kesopanan harus diperlihatkan dan dijunjung tinggi. dengan demikian dia kan terbiasa disiplin dalam kehidupannya. •7. maka saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan akan terbantu. Peduli (care) Peserta didik harus dilatih untuk peduli kepada sesama. Banyaknya musibah yang silih berganti di negeri ini. Karakter sopan ini harus dilatihkan kepada peserta didik. •4. •5. Jujur (honest) Kejujuran saat ini merupakan hal yang langka. Kedisiplinan harus dimulai pada saat masuk sekolah. Sebab kejujuran telah menjadi barang langka di negeri ini. baik musibah bencana alam maupun bencana lainnya harus membuat kita semakin peduli dengan bangsa sendiri. Baik dalam berbicara mamupun bertindak. Hal inilah yang harus kita rubah dalam pendidikan karakter bangsa. Kebiasaan jujur ini jelas harus menjadi fokus utama dalam pendidikan di sekolah. Siapa yang terlambat datang ke sekolah harus terkena sanksi atau hukuman sesuai dengan peraturan tata tertib yang berlakuk di sekolah. •3. dan dicontohkan bagaimana cara berlaku sopan kepada orang lain. Dengan berlaku sopan orang lain akan segan kepada kita. Bertanggung jawab (responsible) Para guru harus mampu mengajak para peserta didiknya untuk menjadi manusia yang bertanggungjawab. Di situlah akhirnya jiwa kepedulian kita teruji. Sopan (polite) Mampu berperilaku sopan adalah dambaan setiap insan. Rasa tanggung jawab ini harus ada dalam diri para peserta didik kita. dan nepotisme adalah akibat dari karakter jujur yang kurang terpelihara dengan baik. Contoh yang paling mudaha adalah tepat waktu.

Orang yang senang bekerja keras pastilah akan menuai kesuksesan dari apa yang telah dikerjakannya. Guru kreatif akan menghasilkan peserta didik yang kreatif pula. Oleh karenanya sikap yang baik harus diajarkan para guru dalam pendidikan karakter di sekolah. Dengan begitu kerja keras yang dilakukannya akan bernilai ibadah di mata Tuhan pemilik langit dan bumi. Toleransi harus dipupuk sejak dini. Dengan begitu orang lain akan menaruh hormat kepadanya karena sikapnya yang baik. tetapi juga mampu membawa dirinya untuk tidak bergantung penuh kepada orang lain. Perilaku orang dapat dilihat dari sikap baik yang dimunculkannya. amak itu adalah modal dasar untuk menjadi seorang ilmuwan muda dan kaya. Mandiri (independent) Anak yang terbiasa mandiri biasanya akan jauh lebih berhasil hidupnya daripada anak yang kurang mandiri. Sikap yang baik (good attitude) Peserta didik harus memiliki sikap yang baik. Rasa Ingin Tahu (curiosty) Setiap anak pasti memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Toleransi (tolerate) Peserta didik harus dilatih agar mampu bertoleransi dengan baik kepada orang lain. Perlu tolerasi yang tinggi agar mampu memahami kalau kita berbeda tetapi hakekatnya tetap satu juga. agama. tetapi juga mampu bekerja cerdas. Orang yang bekerja keras pasti mampu meujudkan impiannya menjadi kenyataan. Dia lahir dari proses pendidikan yang berkelanjutan. ikhlas. Kemandirian harus ditanamkan kepada para peserta didik kita bila ingin anak menjadi mandiri. Rasa ingin tahu ini harus terus dimotivasi agar para peserta didik kita mampu juga meneliti di usia remaja. dan tuntas. Bila peserta didik memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Dengan sikap yang baik akan terlihat karakter dari peserta didik tersebut. •13. Kreatif (Creative) Peserta didik harus diajarkan agar mampu kreatif. Mandiri bukan hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri. Sikap yang baik kepada orang lain harus dicontohkan oleh guru kepada para peserta didiknya. Tentu sebagai guru kita dituntut untuk mampu mengarahkan rasa ingin tahu mereka kearah hal-hal yang positif seperti rasa ingin tahu mereka tentang bumi dan antariksa yang ilmunya terus berkembang seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengatahuan dan teknologi. •12. Semangat Kebangsaan (Nationality Spirit) . Toleransi antar umat beragama adalah salah satu bentuk toleransi yang paling jelas terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu dia telah terbiasa menciptakan sesuatu yang baru. •9. Anak kreatif tidak lahir begitu saja. Bukan hanya mampu bekerja keras. •8. •11. dan antar golongan (SARA).Peserta didik harus dilatih untuk mampu bekerja keras. Ajarkan peserta didik kita agar mampu kreatif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Ras. •10. apalagi kepada hal-hal yang bernuansa Suku.

Menghargai (Respect) Peserta didik harus mampu menghargai hasil karya orang lain yang dilihatnya. Kita pun berharap akan muncul pemimpin masa depan yang berkarakter. Dengan permainan sepakbola. Kita harus memupuk rasa persaudaraan yang tinggi. •16. Cinta mencintai antar sesama anak manusia. maka akan terasalah pentingnya sebuah persahabatan. Siapa saja bangsa yang mengusik kemerdekaan kita. Demikianlah nilai-nilai dasar pendidikan karakter bangsa yang dapat diterapkan di sekolahsekolah kita. Bila kita saling bersahabat. Apalagi bila kita bermain di negeri orang lain. Dengan begitu akan semakin dekatlah hati kita masing-masing. Contoh yang paling mudah dari semangat kebangsaan adalah sepakbola. Dengan begitu ada penghargaan yang diberikan olehnya kepada orang lain. Cinta damai (Peace Ful) Peserta didik harus cintai damai. Kita cinta damai. •15. maka kita akan semakin dekat dan akrab. Persahabatan bagai kepompong yang akan mengubah ulat menjadi kupu-kupu. para pemain dan penonton dituntut harus memiliki semangat kebangsaan yang tinggi. Mengharagai pendapat orang lain adalah salah satu contoh dari karakter saling menghargai sesama. Semoga kita semua dapat menyiapkan para generasi penerus bangsa menjadi calon pemimpin masa depan yang memiliki karakter yang penulis jabarkan di atas serta mempunyai kemampuan intektual yang tinggi. Bersahabat adalah karakter penting yang harus dimiliki oleh para peserta didik. •14. Dengan begitu akan ada rasa bangga kepada bangsanya sendiri.Para peserta didik harus didorong memiliki semangat kebangsaan. maka kita akan melawannya dengan gagah perkasa karena kita lebih mencintai bangsa sendiri. Sungguh indahnya sebuah persahabatan. Saling menghargai merupakan cerminan budaya bangsa yang harus dilestarikan secara turuh temurun. Bersahabat (Friendly) Ketika peserta didik sudah terbiasa bersahabat. berintegrasi yang tinggi dan cerdas dalam melihat perkembangan sejarah bangsa . tepai kita pun cinta kemerdekaan. Kita semua bersaudara dan tidak selayaknya kita saling bertengkar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful