Evaluasi Geologi Tata Lingkungan Daerah Gombel Lama, Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik, Semarang

A. Latar Belakang Geologi tata lingkungan merupakan disiplin ilmu geologi yang erat hubungannya dengan masalah perencanaan fisik pengembangan wilayah dan usaha pengendalian lingkungan hidup. Pemahaman tentang geologi lingkungan sebagai salah satu aspek perencanaan memiliki peran yang penting dalam kegiatan perencanaan wilayah dan kota. Hal ini disebabkan oleh aspek yang terkait dalam geologi lingkungan merupakan substansi dasar dalam perencanaan wilayah dan kota. Makalah kali ini membahas tentang kondisi geologi lingkungan daerah Gombel Lama, Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik, Semarang. Kondisi daerahnya ditelaah menurut dari aspek dasar geologi untuk mengetahui kondisi geologi lingkungan.

B. Perumusan Masalah Daerah Gombel Lama merupakan daerah yang rawan bencana geologi. Hal ini terlihat dari kondisi di lapangan saat dilakukannya pengambilan data primer. Banyak jalan yang rusak bahkan ambles dan longsor akibat gerakan tanah yang aktif.

C. Maksud dan Tujuan Maksud penulisan makalah ini adalah menganalisis kondisi geologi tata lingkungan daerah Gombel Lama, kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik, Semarang. Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui permasalahan tata lingkungan ditinjau dari aspek geologi tata lingkungan daerah Gombel Lama, kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan

Semarang. daerah ini berada pada kelurahan Tinjomoyo. Kota Semarang. yaitu disekitar lembah. Gombel Lama terletak pada posisi 110°24°32.Banyumanik.7°LS. Daerah ini berada pada topografi kasar dengan daerah yang memiliki lembah dan tebing. Kondisi Umum Daerah Gombel Lama Secara geografis. Morfologi perbukitan berelief halus . Morfologi yang ditemukan didaerah ini adalah perbukitan berelief halus. ditemukan pula daerah yang datar. Meskipun demikian. Banyumanik. dapat diberikan rekomendasi yang tepat dari sudut pandang geologi lingkungannya. Gambar 1. D. Dengan diketahuinya permasalahan yang ada.3" BT dan 7°2'7. Kec. dengan lembah sungai dan punggungan.

endapan alluvial berupa material lepas berukuran lempung hingga bongkah batuan beku juga banyak ditemukan di sepanjang daerah aliran sungai.Gambar 2. Lembah sungai daerah Gombel Lama Litologi penyusun daerah Gombel Lama sebagian besar adalah lempung. Pada daerah lembah sungai. Litologi penyusun Gombel Lama yaitu lempung (kiri) dan endapan alluvial (kanan) Tata guna lahan yang ada di lokasi penelitian antara lain adalah pemukiman penduduk dengan sebagian besar merupakan areal olahraga . Gambar 3.

berupa lapangan golf. a. Gerakan tanah Gerakan tanah yang ditemukan antara lain yaitu sebagai berikut. Longsoran yang ditemukan di daerah ini berada disekitar jalan penghubung antar pemukiman warga.  Longsoran (Slide) Gerakan tanah yang terdiri dari regangan geser dan perpindahan sepanjang bidang longsoran. dengan kondisi massa tanah dan batuan melongsor dari tempat yang semula dan terpisah dari massa tanah dan batuan yang mantap. Gambar 4. Tata guna lahan daerah Gombel Lama : lapangan golf (kiri) dan tambak ikan (kanan) E. Bahaya Geologi Gombel Lama merupakan kawasan yang tidak lepas dari bahaya geologi. bongkah. Longsoran yang berada di bahu jalan ini pada beberapa tempat sangat mengganggu transportasi akibat longsoran yang menyebabkan . Bahaya geologi yang ditemukan saat penelitian di daerah ini adalah gerakan tanah dan potensi banjir. dan sebagian kecil dimanfaatkan untuk pertanian dan perkebunan serta lahan tambak ikan. Material longsoran yang ditemukan antara lain material lempung. serta material bahan bangunan untuk jalanan.

penyempitan jalan. Material longsoran berupa bahan rombakan . Penyempitan semakin parah karena luas jalan yang mengecil tidak mampu dilewati oleh kendaraan roda empat. Gerakan tanah berupa longsoran Gambar 6. Gambar 5.

tanah halus. Gerakan tanah berupa aliran . Material aliran yang ditemukan adalah material lempung yang merupakan litologi utama penyusun daerah ini. Sebagian bidang gelincir sudah tertutup vegetasi rerumputan. Gambar 7. atau lempung jenuh air. Aliran (Flow) Gerakan tanah yang terjadi akibat kuat geser tanah yang kecil sekali dan material yang bergerak berupa material bahan rombakan kasar.

Gambar 8. daerah ini rawan sekali banjir akibat menaiknya volume debit air yang berasal dari hulu Kali Garang. Material aliran sebagian besar adalah lempung b. Pada musim hujan. . Areal pertanian ditepi sungai yang berupa persawahan membuat daerah resapan air semakin kecil sehingga air dapat meluap ke areal persawahan. Potensi Banjir Potensi banjir pada daerah ini diidentifikasikan disepanjang lembah sungai.

Gambar 9. sangat tidak cocok tata guna lahan yang dikembangkan di daerah Gombel Lama ini. Potensi Banjir di sekitar sungai kaligarang daerah Gombel Lama F. Lempung merupakan material lepas yang kurang resisten. Daerah Gombel Lama yang merupakan daerah dengan morfologi perbukitan dijadikan lahan permukiman dengan sebagian besar lahannya dijadikan areal lapangan golf. Pohon-pohon dengan perakaran yang kuat jarang ditemukan di sepanjang kawasan ini. Bahaya Geologi dan Tata Guna Lahan yang Berkembang Dari hasil penelitian. Dengan kondisi morfologi yang tersebut diatas dan litologi utama berupa lempung. Tingginya kandungan air di dalam tanah akibat tidak adanya . didapatkan bahaya geologi yang ditemukan yaitu gerakan tanah dan potensi banjir. Areal yang luas ini merupakan paparan luas padang rumput sebagai zona bermain golf.

perkebunan. areal persawahan ini pasti lebih awal terendam banjir. Membuat tanggul di sepanjang daerah aliran sungai. Perkuatan struktur tanah dilakukan dengan pemadatan tanah disekitar areal transportasi. Ketika volume air meningkat. mengalami Areal pertanian dan perkebunan disekitar daerah aliran sungai sangat tidak tertata dan terkesan semerawut. Dengan banyaknya pepohonan berakar kuat. dapat menyerap air dari dalam tanah sehingga beban tanah terhadap volume air dapat teratasi. Melakukan penanaman vegetasi dengan perakaran yang kuat agar dapat mengurangi volume air dibawah permukaan. Tanggul dapat dibuat dengan memanfaatkan bongkah batuan di sepanjang sungai. Beberapa rekomendasi yang dapat diberikan dalam upaya penanggulangan potensi bahaya geologi terkait tata lingkungannya antara lain adalah sebagai berikut. Areal persawahan yang langsung berada pada dataran banjir membuat dataran banjir sungai jadi berubah fungsi. Melakukan perkuatan struktur tanah disepanjang jalan penghubung. . G.pepohonan yang menyerap air membuat litologinya pergerakan tanah. terutama yang mengalami gerakan tanah. kawasan pertanian. Penanggulangan Potensi Bahaya Geologi yang Ditemukan Daerah Gombel Lama dengan segala potensi bahaya geologi yang ditemukan merupakan suatu kasus geologi tata lingkungan yang perlu diperhatikan. serta permukiman masih dapat aman terjaga dari banjir. Hal ini dilakukan agar saat volume air meningkat tajam.

H. Dengan adanya pemahaman geologi suatu daerah. dan membuat tanggul di sepanjang daerah aliran sungai. melakukan penanaman vegetasi dengan perakaran yang kuat. Rekomendasi yang dapat diberikan untuk pengelolaan daerah Gombel Lama antara lain adalah melakukan perkuatan struktur tanah. dapat dijadikan suatu acuan dalam pengembangan suatu wilayah agar penataan ruang tidak mengganggu kesetimbangan alam. . Penutup Daerah Gombel Lama merupakan daerah yang rawan bencana geologi. Gerakan tanah dan potensi banjir yang berkembang terjadi akibat penataan lahan yang kurang tepat di daerah tersebut.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful