MAKALAH

:

OBLIGASI DAN REKSADANA

KELOMPOK VI
1. 2. 3. 4. 5. AYU NAJELICA DARLIAN MARIANA SARTIKA RAHAYU MERY

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI ENAM-ENAM KENDARI

1

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang senantiasa mencurahkan segala rahmat-Nya sehingga memudahkan kami menyelesaiakan penyusunan makalah berjudul “Obligasi dan Reksadana” ini dengan tepat waktu. Penyusunan makalah Obligasi dan Reksadana ini diharapkan dapat memberikan Pengetahuan baru kepada para pembaca. Sehingga dapat membuka wawasan yang luas tentang apa itu obligasi dan reksadana. Tidak lupa, kami juga berterimakasih atas penugasan penyusunan makalah ini, Karena mengingat pengetahuan mengenai Obligasi dan reksadana sangat relevan seiring dengan perkembangan perekonomian terutama di dalam perbankan Indonesia. Kami sadar dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan dan mungkin saja kesalahan, Oleh karena itu, kami mohon saran dan kritik yang membangun untuk penyusunan makalah ini yang lebih baik, terima kasih.

Kendari, Oktober 2011

Penulis

2

.......2...........4...........2................................................................................... 2.......... Obligasi dan Jenis-Jenis Obligasi ................................. 2........................ 5 10 11 11 12 12 16 17 18 20 22 23 BAB III KESIMPULAN ........ 4 4 3 BAB II PEMBAHASAN .............................................................. 2.... Obligasi ..........................................2...2.......................2.......................... Kelemahan Obligasi .....................................................5............................. Risiko Reksadana .. 1.................... 2........RETURN ON INVESTMENT ............... DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................3.................3..... Redemption Reksadana .. Persyaratan Pencatatan Obligasi ........ DAFTAR ISI .....1.........3.....3............. 3 ...... Konsekuensi Penawaran Umum Obligasi di Indonesia 2....3...............................................................2.......... Pengertian Reksadana Dan Jenis.............. 2.............................Jenis Reksadana ............................ 2..3..DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ................. 2..3... KATA PENGANTAR ................................ 2............. 2................................................2.. Rumusan Masalah........ 2.............3............... 1..........................................4....... Latar Belakang .........5.. 1 2 3 BAB I PENDAHULUAN ...........1...................... 2.............1.................................................................2............... Manfaat Reksadana ....................................................................................................................................................... Manfaat Obligasi ........ Reksadana ............2.

obligasi dan sertifikat PT. Apa yang di maksud dengan Return On Investmen (ROI)? 4 . Pentingnya Informasi untuk mengetahui objek yang diperjualbelikan di Pasar modal melatar belakangi Penyusunan makalah mengenai Obligasi Dan Reksadana ini guna melengkapi Informasi mengenai dunia pasar modal yang telah dan akan dijelaskan dalam makalah yang telah disusun kelompok selain kelompok kami. 1.BAB I PENDAHULUAN 1. Rumusan Masalah Rumusan masalah yang terdapat dalam makalah ini. Sebelum membuat keputusan investasi. pemodal harus mempertimbangkan return.1. dibutuhkan dana oleh pihak ketiga dalam bentuk pinjaman atau utang. pemodal diberi kesempatan untuk memilih di antara berbagai sekuritas tersebut. yang didalamnya terdapat berbagai macam sekuritas sementara ini mempunyai obyek investasi yang diperdagangkan berupa surat-surat berharga seperti saham. Bagaimanakah bentuk dari investasi obligasi ? 1. disisi lain kesediaan bank untuk memenuhi permintaan memiliki keterbatasan sehingga pemenuhan kebutuhan dana tidak dapat di gantungkan sepenuhnya kepada peminjaman di Bank .1.1. Untuk itu lahir pasar modal.1.2.1. Latar Belakang Kebutuhan dana sebagai penggerak usaha suatu perusahaan yang bergerak di sektor real tidak selalunya dapat dipenuhi oleh Pihak dalam perusahaan yang bersangkutan ataupun investor lokal. Bagaimanakah bentuk dari investasi reksadana ? 1. dimana perusahaan yang membutuhkan dana extra tadi “melempar” saham mereka untuk kemudian diperjual belikan secara luas tanpa membatasi pihak yang akan membeli saham mereka. namun tidak jarang besarnya kebutuhan akan modal dalam rangka ekspansi ataupun pengembangan perusahaan sangat besar. antara lain : 1. Danareksa. risiko dan tujuan. Pasar modal di Indonesia.2 .3.

sesuai dengan penilaian rating agency. misalnya. PT. terlebih dahulu diperingkat (rating) oleh lembaga pemeringkat (rating agency). lembaga pemeringkat efek dilakukan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (PT PEFINDO) yang bekerja sama dengan Standards & Poor‟s. Berdasarkan penerbit obligasi (issuer) 5 . PEFINDO mengukur tingkat risiko wanprestasi (default) dari suatu emisi obligasi. 2. Karena obligasi merupakan surat utang sehingga rating sangat diperlukan untuk menilai apakah penerbit nantinya dapat membayar kembali seluruh utangnya atau tidak. Di Indonesia. macam obligasi antara lain : a. Jadi. Pemeringkatan suatu obligasi ini sangat berguna bagi para investor obligasi karena dengan adanya rating maka para investor tidak perlu lagi melakukan proses evaluasi terhadap kinerja suatu emiten obligasi. Suatu obligasi sebelum ditawarkan kepada masyarakat pemodal. OBLIGASI Obligasi adalah efek utang pendapatan tetap di mana penerbit (emiten) setuju untuk membayar sejumlah bunga tetap untuk jangka waktu tertentu dan akan membayar kembali jumlah pokoknya pada saat jatuh tempo. ada suatu kontrak perjanjian obligasi (bond indenture) antara pembeli dan penjual obligasi. Dan macam obligasi ditentukan oleh kontrak perjanjian tersebut. JENIS – JENIS OBLIGASI Sebelum transaksi jual beli obligasi terjadi.1. Lembaga pemeringkat (rating agency) di dunia yang terbesar adalah Moody‟s dan Standards & Poor‟s. tetapi tidak mempertimbangkan faktor eksternal seperti risiko pasar.BAB II PEMBAHASAN 2. Proses pemeringkatan berguna untuk menilai kinerja perusahaan dari berbagai faktor yang secara langsung maupun tidak langsung berhubungan dengan keuangan perusahaan. Obligasi pada dasarnya merupakan surat pengakuan utang atas pinjaman yang diterima oleh perusahaan penerbit obligasi dari masyarakat pemodal.2.2 .

Bank Internasional Indonesia. 2) Obligasi Tanpa Kupon (Zero Coupon Bond) Lain halnya dengan Coupon bond. Pada surat obligasi terdapat bagian yang dapat dirobek untuk mengambil bunga obligasi tersebut. Pelabuhan Indonesia. Bank Modern.000. yaitu : 1) Obligasi dengan bunga tetap (Fixed rate bond) 6 . Ciputra development. Pegadaian.000 tetapi investor hanya membayar dengan harga Rp 700. 2) Obligasi perusahaan milik negara (state owned company) Contoh penerbit obligasinya adalah BTN. Setiap 1 kupon melambangkan 1 kali bunga yang dapat diambil. Jadi kupon obligasi adalah bagian yang istimewa dari suatu obligasi yang mendefinisikan jumlah bunga tahunan. Berdasarkan tingkat bunganya Berdasarkan tingkat bunga ada 3 jenis obligasi. uang pokok akan dibayarkan penuh sebesar Rp 1. PLN. Citra Marga Nusaphala Persada. semesteran. Bapindo. atau tahunan. Multiland. b. Bagian inilah yang disebut kupon obligasi. Berdasarkan sistem pembayaran bunga Berdasarkan sistem pembayaran bunga maka obligasi dapat dibagi atas dua jenis yaitu : 1) Obligasi Kupon (Coupon Bond) Obligasi kupon (Coupon Bond) yaitu obligasi yang bunganya dibayarkan secara periodik. Zero Coupon Bond tidak mempunyai kupon. Misalnya investor membeli obligasi zero coupon dengan nilai nominal Rp 1.000. dan lain-lain. Pada saat jatuh tempo. jasa marga. Tjiwi Kimia.000. c. ada yang setiap triwulan. Dharmala Sakti Sejahtera. sehingga investor tidak akan menerima bunga secara periodik. dan lain-lain.000.Berdasarkan penerbit obligasi dapat dibagi atas tiga jenis yaitu : 1) Obligasi pemerintah Yaitu obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah. 3) Obligasi perusahaan swasta Contoh penerbit obligasinya adalah Astra Internasional. tetapi bunga langsung dibayarkan sekaligus pada saat pembelian.

apabila pada saat jatuh tempo obligasi perusahaan penerbit tidak dapat membayar nilai nominal obligasi maka perusahaan penerbit menyediakan sejumlah aset milik perusahaan sebagai jaminan. 1. perusahaan penerbit obligasi tidak menjamin dengan aktiva tertentu. 2) Debenture Dalam tipe obligasi ini. d. 7 . yang menjamin bahwa pemodal tidak akan mengalami kerugian. Berdasarkan jaminannya Berdasarkan jaminannya ada 5 jenis obligasi yaitu : 1) Collateral Perusahaan penerbit membuat suatu janji. tetapi dijamin oleh tingkat likuiditas perusahaan.Bunga pada obligasi ini ditetapkan pada awal penjualan obligasi dan tidak berubah sampai dengan jatuh tempo. sedangkan pada waktu jatuh tempo kupon pertama akan ditentukan tingkat bunga untuk kupon berikutnya. siapa yang paling mendapat prioritas untuk dibayar terlebih dahulu. pemegang obligasi diklasifikasikan berdasarkan siapa yang akan dibayar terlebih dahulu. Pemodal berharap bahwa perusahaan dapat mencapai laba untuk membayar bunga dan nilai nominal obligasi.5% di atas LIBOR (London Inter Bank Offering Rate). Bunga tetap ditetapkan untuk periode tertentu biasanya pada periode awal. Jika perusahaan bangkrut. 3) Obligasi dengan bunga campuran (Mixed rate bond) Obligasi jenis ini merupakan gabungan dari obligasi bunga tetap dan bunga mengambang. 3) Subordinate debenture Dalam perjanjian kontrak obligasi. dan periode selanjutnya bunganya mengambang. demikian seterusnya. Biasanya obligasi dengan bunga mengambang ini ditentukan relatif terhadap suatu patokan suku bunga misalnya 1% di atas JIBOR (Jakarta Inter Bank Offering Rate). 2) Obligasi dengan bunga mengambang (Floating rate bond) Bunga pada obligasi ini ditetapkan pada waktu pertama kali untuk kupon pertama. Hal tersebut akan memperkuat tingkat kepercayaan pemodal.

e. 5) Obligasi Hipotek (Mortgage) Obligasi tipe ini dijamin dengan aset tertentu dan aset yang dijadikan agunan disebutkan secara jelas. 4) Obligasi pendapatan (Income bonds) Obligasi tipe ini. tanah dan gedung. perusahaan akan membayar bunga apabila laba yang dicapai cukup untuk membayar bunga. perusahaan penerbit tidak mempunyai kewajiban membayar bunga secara periodik kepada pemegang obligasi. Dari segi tempat penerbitannya Memandang obligasi dari segi tempat penerbitan atau tempat perdagangannya dapat dibagi atas 3 jenis : 1) Obligasi domestik (Domestic Bond) Obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan atau lembaga dalam negeri dan dipasarkan di dalam negeri. tidak dijamin dengan aset tertentu. Misalnya obligasi PLN yang dipasarkan di dalam negeri (Indonesia). Di samping itu. 3) Obligasi Global (Global Bond) Obligasi yang diterbitkan untuk dapat diperdagangkan dimanapun tanpa adanya keterbatasan tempat penerbitan atau tempat perdagangan tertentu. Dragon Bond diterbitkan dan dipasarkan di Hongkong dan sebagainya. Aset tersebut merupakan aset yang tidak bergerak misalnya. Perusahaan penerbit tidak mempunyai utang bunga apabila periode yang berlalu tidak mampu membayar bunga. Dalam obligasi tipe ini. Samura Bond diterbitkan dan dipasarkan di Jepang. agunan tersebut dapat dijual untuk menutupi kewajiban perusahaan tersebut. Oleh karena itu. Contoh : Yankee Bond diterbitkan dan dipasarkan di Amerika Serikat. subordinate debenture merupakan obligasi yang mempunyai risiko tinggi. aset perusahaan yang baru secara langsung menjadi agunan. Dalam obligasi. 2) Obligasi asing (Foreign Bond) Adalah obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan atau lembaga asing pada suatu negara tertentu di mana obligasi tersebut dipasarkan.Tipe subordinate debenture dibayar setelah debenture. 8 . Apabila perusahaan melalaikan janjinya.

Yang termasuk investment grade adalah peringkat AAA. 2) Non Callable Bond Non Callable Bond adalah obligasi yang tidak dapat dibeli kembali oleh penerbitnya sebelum obligasi tersebut jatuh tempo. 2) Non-grade Bond Adalah obligasi yang telah diperingkat tetapi tidak termasuk peringkat yang layak untuk investasi (non-investment grade). Hak untuk membeli kembali obligasi yang telah dijual sebelum obligasi tersebut jatuh tempo disebut call feature.f. yaitu : 1) Freely Callable Bond Dalam kontrak perjanjian obligasi. Kecuali penerbit membeli melalui mekanisme pasar. Dari segi pemeringkat Jika dilihat dari segi rating maka obligasi dapat dibagi menjadi 3 Jenis. Konsep ini disebut dengan refunding. yaitu : 1) Grade Bond Yaitu obligasi yang telah diperingkat dan termasuk dalam peringkat yang layak untuk investasi (investment grade). g. obligasi dapat dibagi atas tiga jenis. 3) Deferred Callable Bond 9 . Umumnya peringkat obligasi ini adalah BBB. dan A menurut Standards & Poor‟s atau peringkat Aaaa. Dari segi call feature. Bb dan B menurut Moody‟s. BB dan B menurut Standards & Poor‟s atau Bbb. AA. Perusahaan penerbit dapat memanggil obligasi yang beredar apabila hal tersebut dianggap menguntungkan bagi perusahaan. Aa dan A menurut Moody‟s. Berdasarkan call feature Adalah obligasi yang diterbitkan dengan fasilitas/hak untuk membeli kembali. Perusahaan penerbit mempunyai kesempatan untuk memanggil obligasi apabila tingkat bunga turun dan menerbitkan obligasi baru dengan tingkat bunga yang lebih rendah. pada saat tertentu perusahaan penerbit dapat memanggil (menarik) obligasi kembali.

Bapepam sebagai lembaga yang diberi wewenang oleh pemerintah mewajibkan beberapa persyaratan kepada calon emiten (perusahaan penerbit) yang melakukan penawaran obligasi.2. 2) Obligasi Non Conversi (Non Convertible Bond) Obligasi non konversi merupakan obligasi yang tidak dapat dikonversikan menjadi saham tetapi hanya mencairkan pokok obligasi tersebut pada waktu jatuh tempo sebagaimana pada obligasi lainnya. 2. Biasanya ditentukan suatu batas waktu tertentu dimana obligasi tersebut tidak dapat dibeli kembali (non callable). Persyaratan pencatatan obligasi tersebut adalah sebagai berikut : a. obligasi dapat dibagi menjadi dua jenis. misalnya pada tahun pertama. kemudian sesudahnya penerbit dapat membeli kembali (freely callable). Pernyataan pendaftaran telah dinyatakan efektif oleh Bapepam Laporan keuangan diaudit oleh akuntan yang terdaftar di Bapepam dengan pendapat wajar tanpa kualifikasi (WTK) untuk tahun buku terakhir c. b. Saham-saham yang akan digunakan sebagai konversi obligasi akan dijadikan jaminan pada wali amanat dan disimpan di bank kustodian. PERSYARATAN PENCATATAN OBLIGASI DI INDONESIA Obligasi merupakan salah satu instrumen yang diperdagangkan di pasar modal Indonesia. yaitu : 1) Obligasi Konversi/Tukar (Convertible Bond/Exchangeable Bond) Obligasi konversi/tukar adalah obligasi yang dapat ditukar dengan saham. baik saham penerbit obligasi sendiri (convertible bond) maupun saham perseroan lain yang dimiliki oleh penerbit obligasi (exchangeable bond). Nilai nominal obligasi yang dicatatkan minimal Rp. d. 25 milyar Rentang waktu efektif dengan permohonan perncatatan tidak lebih dari enam bulan dan sisa jangka waktu jatuh tempo obligasi sekurang-kurangnya empat tahun 10 .Deferred Callable Bond merupakan kombinasi antara freely callable bond dengan non callable bond. Berdasarkan segi konversi Dari segi konversi.2. h.

Menunjuk wali amanat yang akan mewakili kepentingan pihak pemegang obligasi b. Pemegang obligasi dapat memperkirakan pendapatan yang akan diterima. Telah berdiri dan beroperasi sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun berturutturut f. Memberitahukan kepada wali amanat setiap perusahaan yang terjadi yang dapat mempengaruhi perkembangan perusahaan penerbit obligasi 2. Dua tahun terakhir memperoleh laba operasional dan tidak ada saldo rugi tahun terakhir g. 11 . dalam arti tidak dipengaruhi harga pasar obligasi. b. KONSEKUENSI PENAWARAN UMUM OBLIGASI DI INDONESIA Di Indonesia. Sedangkan konsekuensi penawaran umum obligasi adalah sebagai berikut : a. umur obligasi yang diterbitkan dan dicatatkan di Bursa Efek Jakarta umumnya adalah 5 tahun.2. Anggota direksi dan komisaris memiliki reputasi yang baik 2.4. masa berlakunya obligasi ditentukan dalam perjanjian antara perusahaan yang menerbitkan obligasi dengan wali amanat. c.3. MANFAAT OBLIGASI Obligasi memiliki beberapa manfaat. Obligasi dapat digunakan sebagai agunan kredit bank dan untuk membeli instrumen aktiva lain. Menyisihkan dana pelunasan obligasi (sinking fund) c.2. d. yang mewakili kepentingan pemodal sebagai pemegang obligasi. diantaranya : a.e. sebab dalam kontrak perjanjian sudah ditentukan secara pasti hak-hak yang akan diterima pemegang obligasi. Pada umumnya. Investasi obligasi dapat pula melindungi resiko pemegang obligasi dari kemungkinan terjadinya inflasi. Tingkat bunga obligasi bersifat konsisten. Kewajiban melunasi pinjaman pokok dan bunga obligasi dalam waktu yang telah ditentukan bersama antara perusahaan penerbit dengan wali amanat d.

reksadana merupakan suatu wadah investasi secara kolektif untuk ditempatkan dalam portofolio efek berdasarkan kebijakan investasi yang ditetapkan oleh institusi jasa keuangan. Kegiatan investasi reksadana dapat ditempatkan pada berbagai instrumen efek. apabila harga obligasi naik maka tingkat bunga akan turun. Apabila perusahaan penerbit mempunyai masalah likuiditas dan tidak mampu melunasi kewajibannya ataupun mengalami kebangkrutan maka pemegang obligasi akan menderita kerugian. b. hanya sumbernya berlainan. Apabila dalam kontrak perjanjian obligasi ada persyaratan penarikan obligasi. REKSADANA Pengertian Reksadana Mutual fund. baik di pasar uang maupun di pasar modal. perusahaan dapat menarik obligasi sebelum jatuh tempo dengan membayar sejumlah premi. Tingkat bunga. khususnya apabila harga obligasi menurun.2. 2. Obligasi merupakan instrumen keuangan yang sangat konservatif. Hal ini dikarenakan pergerakan harga obligasi. Tingkat bunga pasar keuangan dengan harga obligasi mempunyai hubungan negatif. Resiko kecurangan. mutual fund berasal dari istilah Amerika Serikat. Jadi. c. unit trust dan reksadana. Beberapa ini adalah kelemahan obligasi : a. sehingga menghasilkan yield yang cukup baik. 12 . sedangkan reksadana lahir di Indonesia (tahun 1996). dengan resiko rendah. pada prinsipnya ketiga istilah tersebut adalah sama. e. Resiko penarikan. tergantung pada stabilitas suatu perekonomian negara. 8/1995 adalah : “Institusi jasa keuangan yang menerima uang dari para pemodal yang kemudian menginvestasikan dana tersebut dalam portofolio yang terdiversifikasi pada efek/sekuritas”. Tingkat likuiditas obligasi rendah. KELEMAHAN OBLIGASI Berbagai bentuk kelemahan obligasi sangat bervariasi.5. Definisi reksadana menurut UUPM No.2. dan sebaliknya. unit trust berasal dari istilah Inggris. Misalnya.3. d.

Berinvestasi di reksadana juga terjamin karena pemerintah melalui Bank Kustodian melindungi dana masyarakat yang berhasil dihimpun dalam reksadana. B.1. Karenanya. pemerintah membebaskan biaya pajak bagi reksadana yang menanamkan modalnya di obligasi. Kelebihan inilah yang membuatnya mempunyai rate of return yang tinggi (khusus reksadana terbuka). Mekanisme Kegiatan Reksadana Berbentuk Perseroan Berdasarkan proses jual-beli saham. Reksadana berbentuk Perseroan Reksadana Kontrak Investasi Kolektif A. reksadana dalam bentuk perseroan ini dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu : 1) Reksadana terbuka (open-end investment company) 2) Reksadana tertutup (close-end investment company) 13 . Reksadana Berbentuk Perseroan Gambar 1. karena reksadana saat ini sedang didukung oleh pemerintah untuk diperkenalkan ke masyarakat luas. Berdasarkan bentuk hukumnya di Indonesia reksadana dapat dibagi atas dua bentuk yaitu : A.Reksadana menjadi pilihan investasi yang sangat menarik.

proses jual beli saham hanya dapat dilakukan di bursa efek tempat reksadana tersebut dicatat. Reksadana Kontrak Investasi Kolektif Reksadana berbentuk kontrak investasi kolektif (KIK) merupakan instrumen penghimpun dana dengan menerbitkan unit penyertaan kepada masyarakat pemodal dan selanjutnya dana tersebut diinvestasikan pada berbagai jenis investasi baik di pasar modal maupun di pasar uang. sama halnya dengan fluktuasi harga saham perusahaan publik lainnya. Dengan kata lain. Penyimpanan kekayaan reksadana didasarkan pada kontrak antara Manajer Investasi dengan Bank Kustodian. Reksadana berbentuk perseroan yang bersifat tertutup maupun terbuka mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : 1. Dengan demikian Jumlah lembar saham yang beredar untuk reksadana tertutup ini tidak berubah kecuali dalam „kasus-kasus tertentu. B. 3. Pada reksadana berbentuk perseroan pihak menghimpun dana dengan melakukan penjualan saham. 2) Reksadana Tertutup (close-end Investment company) Reksadana tertutup yaitu reksadana yang dapat menawarkan saham-saham kepada masyarakat pemodal tetapi tidak dapat membeli kembali sahamsaham tersebut (yang telah dijual kepada masyarakat pemodal). Pengelolaan kekayaan reksadana didasarkan pada kontrak antara Direksi Perusahaan dengan manajer investasi yang ditunjuk.‟ Sedangkan harga dari saham reksadana ini berubah-ubah dipengaruhi kekuatan permintaan dan penawaran.1) Reksadana Terbuka (open-end investment company) Reksadana terbuka yaitu reksadana yang dapat menawarkan dan membeli kembali saham-sahamnya dari pemodal sampai dengan sejumlah yang telah dikeluarkan Pemegang saham/unit reksadana yang sifatnya terbuka ini dapat menjual kembali saham penyertaan setiap saat apabila diinginkan. Bentuk hukumnya adalah perseroan terbatas (PT) 2. sedangkan 14 . pemegang saham tidak dapat menjual kembali sahamnya kepada perusahaan reksadana penerbit. Apabila pemegang reksadana hendak menjual sahamnya.

Tata cara penjualan atau pembelian kembali (pelunasan) saham. Namun keduanya sama-sama menginvestasikan dana yang dihimpun pada berbagai efek yang diperdagangkan : Pedoman kontrak penyimpanan kekayaan reksadana berbentuk perseroan dengan Bank Kustodian yang diatur dalam Peraturan Bapepam No. IV. termasuk menerima deviden.A. sekurang-kurangnya memuat tentang hal-hal diantaranya :1 1. Kewajiban memberikan ganti rugi kepada reksadana setiap kerugian atau kesalahan yang berkaitan dengan efek dan dana dalam rekening reksadana 15 . dan Bapepam. Kewajiban membuat dan menyampaikan laporan kepada manajer investasi.. pembagian hak yang berkaitan dengan saham reksadana 8. reksadana. Nama dan alamat Bank Kustodian 2. Memperbolehkan akuntan memeriksa laporan keuangan dan prosedur operasional reksadana 7. memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yang berkaitan dengan efek serta jasa lain. balik nama dalam pemilikan efek.5.reksadana KIK menghimpun dana melalui penjualan unit penyertaan. Kewajiban mengadministrasikan efek dan dana dari reksadana. bagi reksadana terbuka 3. 6. Kewajiban untuk melaksanakan pencatatan. bunga. hak-hak lain dan menyelesaikan transaksi efek 5. Pemisahan rekening efek atas nama reksadana 4.

Mendapat dividen dan bunga. Distribusi laba kapital (capital gain distribution). jika para pihak memandang perlu 11. risikonya tidak sebesar risiko bila seseorang membeli dua jenis saham atau efek secara individual. Dengan kata lain. Beberapa keuntungan lain yang didapat dari investasi reksadana adalah sebagai berikut : 1. Kewajiban mengasuransikan kekayaan reksadana. apabila Bank Kustodian ditugaskan untuk melakukan perhitungan nilai aktiva bersih 2. Biaya bagi Bank Kustodian berkaitan dengan jasa yang diberikan dan biaya yang dibebankan kepada reksadana 10. MANFAAT REKSADANA Reksadana memberikan keuntungan bagi investor. Para pemodal/pemegang reksadana tanpa harus memonitor aktivitas perdagangan saham. Biaya rendah. maka sejalan dengan besarnya kemampuan untuk melakukan investasi tersebut akan menghasilkan pula efisiensi biaya transaksi. Karena reksadana merupakan kumpulan dari banyak pemodal dan dikelola secara profesional.3.9. Kewajiban menentukan nilai aktiva bersih reksadana. 3. Diversifikasi portofolio suatu reksadana akan mengurangi risiko karena kekayaan reksadana diinvestasikan pada berbagai jenis efek sehingga risikonya pun juga tersebar. 16 . Larangan penghentian kegiatan Bank Kustodian sebelum dialihkan kepada Bank Kustodian pengganti 12. 2. Investasi pada saham kemungkinan memberikan pendapatan berupa dividen. Merupakan keuntungan yang dibayarkan kepada pemegang reksadana untuk tiap lembar saham reksadana yang dimiliki. Diversifikasi investasi dan penyebaran risiko. Biaya transaksi akan menjadi rendah dibandingkan apabila investor individu melakukan transaksi sendiri pada suatu bursa. investasi mereka diurus oleh pengelolaan reksadana (manajer investasi). sedangkan bunga hasil investasi seperti deposito dan obligasi.2. 4.

6. Likuiditas terjamin. Reksadana terbuka wajib membeli kembali saham/unit penyertaannya sehingga sifatnya sangat likuid. 2. Apabila harga saham di bursa mengalami penurunan secara umum maka pengelola dana (manajer investasi) akan mengalihkan ke instrumen investasi lain. 3. Pengelolaan portofolio suatu reksadana dilaksanakan oleh manajer investasi yang memang mengkhususkan keahliannya dalam hal pengelolaan dana. misalnya pasar uang. Risiko yang terkandung dalam reksadana perlu mendapat pertimbangan para pemodal. reksadana disamping mempunyai beberapa keuntungan juga mempunyai beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan.5. 2. tidak terkecuali perusahaan yang telah 17 . Risiko ini dipengaruhi oleh turunnya harga dari efek yang menjadi bagian portofolio reksadana yang mengakibatkan menurunnya nilai unit penyertaan. Penjualan kembali (redemption) sebagian besar unit penyertaan oleh pemilik kepada manajer investasi secara bersamaan dapat menyulitkan manajer investasi dalam menyediakan uang tunai bagi pembayaran tersebut. Harga reksadana tidak begitu tergantung dengan harga saham di bursa. Pemodal dapat mencairkan kembali saham atau unit penyertaannya setiap saat sesuai ketetapan yang dibuat masing-masing reksadana sehingga memudahkan investor mengelola kasnya. sehingga mungkin tidak dapat melakukan riset secara langsung dalam menganalisis harga efek serta mengakses informasi di pasar modal.3. Berkurangnya nilai unit penyertaan. untuk menjaga agar investasi pemodal senantiasa menguntungkan. Peran manajer investasi sangat penting mengingat pemodal individual pada umumnya mempunyai keterbatasan waktu. Pengelolaan portofolio yang profesional.3 RESIKO REKSADANA Seperti halnya pada investasi lainnya. Semakin tinggi return yang diharapkan semakin tinggi pula risikonya. Risiko Likuiditas. Perubahan kebijakan di bidang politik dan ekonomi dapat mempengaruhi kinerja perusahaan. Risiko Politik dan Ekonomi. Risiko yang terkandung dalam setiap tipe reksadana besarnya berbeda-beda. Risiko tersebut antara lain : 1. 7.

Para calon pemodal reksadana harus diberikan informasi yang sejujurnya tentang kebijakan-kebijakan dan risikorisiko investasi reksadana. Hak yang bersifat intangible. Dalam rangka menghilangkan adanya risiko tersebut maka dibuat peraturan reksadana untuk memberikan sepenuhnya kepada para investor. Manajemen perusahaan melibatkan orang-orang yang tidak jujur. Nilai aset perusahaan tidak bisa ditetapkan secara tepat sehingga NAV dari suatu saham reksadana tidak bisa dihitung dengan akurat. istilah ini merupakan istilah yang cukup popular. Jika nilai aset bersih (NAB) dari reksadana yang dibelinya naik. kehilangan. 7. tidak memiliki wujud fisik sekalipun pemilikan bisa dibuktikan oleh surat-surat berharga yang disimpan pada kustodian. 4. Perlindungan terhadap aset reksadana dari risiko pencurian. Redemption berarti penarikan kembali dana oleh investor dari manajer investasi. Sebaliknya. Tujuan utama didirikannya perusahaan reksadana adalah untuk kepentingan para pemodal reksadana. 2. Hai tersebut jelas akan mempengaruhi harga efek yang termasuk dalam portofolio reksadana.listing di bursa efek. Misalnya investor X membeli unit reksadana di sebuah perusahaan manajer investasi senilai Rp 100 juta pada saat ini. reksadana khususnya. Aset perusahaan reksadana sebagian besar adalah sekuritas yang terdiri dari hak dan klaim hukum terhadap perusahaan yang menerbitkan. REDEMPTION REKSADANA Redemption berarti penebusan. bukan untuk kepentingan pemegang saham tertentu/kelompok. 18 . jika NAB dari reksadana itu merosot maka investor X akan menerima dana di bawah Rp 100 juta. Dalam dunia investasi portofolio. terutama kejujuran dalam hal informasi yang diberikan perusahaan investasi kepada masyarakat.3. tergantung seberapa besar tingkat pertumbuhan NAB dari reksadana tersebut. Aset perusahaan tidak dilindungi. maka dana yang diterima oleh investor X bukan Rp 100 juta tetapi lebih dari itu. maka ia bisa menarik kapan saja dana miliknya yang Rp 100 juta tadi. 6. 5.4. penyalahgunaan adalah sangat penting. Kejujuran dalam pengelolaan perusahaan reksadana. Perusahaan reksadana dikelola menurut kepentingan dari pemegang saham tertentu/kelompok.

Tentu banyak faktor lain yang ikut menentukan.00 maka perhitungan NAB menggunakan data penutupan NAB hari bursa saat itu juga. beberapa perusahaan manajer investasi memberlakukan ketentuan redemption fee untuk dana yang mengendap belum lebih dari satu tahun. Jika pemilik dana ngotot mau dibayar. Nilai NAB reksadana selalu berubah setiap hari mengikuti perkembangan pasar. Tapi untuk dana yang sudah dikelola lebih dari satu tahun kebanyakan manajer investasi tidak memungut redemption fee. jika investor sewaktu-waktu membutuhkan dana segar ia bisa mencairkannya dengan melakukan redemption. Tapi umumnya prosedur yang diterapkan sama antara manajer investasi yang satu dengan yang lain. investor X membeli 1 juta unit reksadana ABC 19 . Fleksibilitas dalam penarikan dana inilah yang menjadi salah satu daya tarik bagi investor untuk menanamkan uangnya di reksadana. jika redemption diajukan di atas pukul 13. Investor harus menunggu hingga masa jatuh tempo. Kedua. maka konsekwensinya akan terkena penalti. Investor reksadana hanya membayar beberapa hal seperti biaya transfer dana (jika ada). Dalam peraturan Bapepam disebutkan ada dua patokan NAB yang dipergunakan untuk perhitungan. Ilustrasinya begini. Pada awal tahun 2008. Sejumlah perusahaan manajer investasi memiliki aturan sendiri-sendiri tentang prosedur redemption. Fleksibilitas dalam penarikan dana ini agak berbeda dibandingkan jika investasi di deposito. investor tidak bisa secara bebas.00 maka dasar perhitungan NAB menggunakan data NAB penutupan hari bursa berikutnya. kapan saja mengambil atau mencairkan uangnya. Dalam investasi di deposito. Jika deposito jatuh tempo 18 Januari 2010 misalnya. Hal lain yang perlu diperhatikan oleh investor yang akan melakukan redemption adalah soal besaran Nilai Aset Bersih (NAB) atau Nett Asset Value (NAV). Misalnya. Artinya. Dengan kebebasan melakukan redemption.tergantung besar kecilnya nilai kerugian yang diderita manajerinvestasi. Jika redemption diajukan sebelum pukul 13. maka investor harus mengikuti ketentuan itu. sebenarnya investasi di reksadana termasuk jenis investasi yang likuid.

maka nilai uang yang akan diterima tergantung pada NAB penutupan bursa esok harinya.3. Tapi. Dengan mengetahui rasio ini. melepas semua unit reksadana yang dibelinya. akan dapat diketahui apakah perusahaan efisien dalam memanfaatkan aktivanya dalam kegiatan operasional perusahaan. 2. Formulir redemption diajukan pada pukul 12. NAB unit reksadana ABC berada di posisi Rp 2. persisnya tanggal 18 September 2009. (2001:60) Return on Investment atau Rasio pengembalian atas investasi merupakan rasio perbandingan antara laba setelah pajak dengan total aktiva yang dimiliki oleh perusahaan.5. investor X berniat melakukan redemption. Nah pada pertengahan 2009 lalu.075 miliar dengan asumsi tidak ada redemption fee. relatif terhadap jumlah uang yang diinvestasikan.000. Mengacu pada penutupan bursa hari itu. Nah. maka NAB per unit dari reksadana ABC adalah Rp 1. nilai Rp 2. jika X mengajukan redemption di atas pukul 13. Jumlah uang yang diperoleh atau hilang tersebut dapat disebut bunga atau laba/rugi.075 inilah yang menjadi dasar perhitungan redemption untuk investor X.dengan nilai nominal 1000. Lebih jauh menurut Martono dan Harjito. investor X akan menerima dana sebesar Rp 2. RETURN ON INVESTMENT ROI (singkatan bahasa Inggris: Return On Investment) atau ROR (singkatan bahasa Inggris: rate of return) – dalam bahasa Indonesia disebut laba atas investasi – adalah rasio uangyang diperoleh atau hilang pada suatu investasi. Karena investor X membeli saat penawaran perdana. melalui redemption itu.00. Rasio ini juga memberikan ukuran yang lebih baik atas profitabilitas perusahaan karena menunjukkan efektifitas manajemen dalam menggunakan aktiva untuk memperoleh pendapatan.075 per unit. Analisa Return On Investment (ROI) dalam analisa keuangan mempunyai arti yang sangat penting sebagai salah satu teknik analisa keuangan yang bersifat menyeluruh/komprehensif.00. Analisa Return On Investment (ROI) ini sudah merupakan tehnik analisa yang lazim digunakan oleh pimpinan perusahaan untuk mengukur 20 . Artinya. sedang menurut Munawir (2004:89) Return on Investment atau Return on Assets (ROA) menunjukkan kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari aktiva yang dipergunakan.

pokok. 1995:89) . ROI biasanya dinyatakan dalam bentuk persentase dan bukan dalam nilai desimal.efektivitas dari keseluruhan operasi perusahaan.x 100% Total Aktiva Investasi uang dapat dirujuk sebagai aset. ROI tidak memberikan indikasi berapa lamanya suatu investasi. basis biaya investasi. ROI sering dinyatakan dalam satuan tahunan atau disetahunkan dan sering juga dinyatakan untuk suatu tahun kalendar atau fiskal. Return On Investment (ROI) itu sendiri adalah salah satu bentuk dari ratio profitabilitas yang dimaksudkan untuk dapat mengukur kemampuan perusahaan dengan keseluruhan dana yang ditanamkan dalam aktiva yang digunakan untuk operasi perusahaan untuk menghasilkan keuntungan atau profitabilitas (Munawir. Namun demikian. Rasio ini dapat dihitung dengan rumus : Laba Bersih Setelah Pajak ROI = ------------------------------. 21 . modal.

Reksadana terbuka yaitu reksadana yang menawarkan dan membeli kembali saham-sahamnya dari pemodal sampai sejumlah modal yang telah dikeluarkan. . perusahaan penerbit reksadana menghimpun dana dengan menjual saham. pemodal perlu memahami hal. Untuk melakukan investasi yang baik dalam obligasi. Dilihat dari bentuknya reksadana dapat dibagi menjadi dua yaitu : (1) reksadana berbentuk perseroan dan (2) reksadana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif. dan persyaratan perlindungan. Reksadana adalah wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di Pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. selain tingkat bunga dan nilai nominal obligasi. Reksadana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif merupakan kontrak antara manajer investasi dengan bank kustodian yang mengikat pemegang unit penyertaan.hal terkait dengan obligasi sasaran mereka. Meskipun demikian.BAB III KESIMPULAN Obligasi adalah salah satu jenis sekuritas yang merupakan salah satu alternatif bagi pemodal untuk menanam modalnya dalam pasar modal. Obligasi seringkali menjadi pilihan di pasar modal karena mempunyai risiko yang relatif rendah. misalnya pajak. pasar uang ataupun efek/ sekuritilainnya. Apabila pemilik hendak menjual sahamnya dilaksanakan melalui bursa efek setempat. 22 . Jika dilihat dari sifatnya reksadana dibagi menjadi dua yaitu : (1) reksadana terbuka dan (2) reksadana tertutup. baik berupa saham. di mana manajer investasi diberi wewenang untuk melaksanakan penitipan kolektif. pemodal harus tetap mengasai faktor lain yang mempengaruhi return obligasi. Return On Investment (ROI) sendiri terkait pemahaman obligasi dan reksadana adalah salah satu bentuk dari ratio profitabilitas yang dimaksudkan untuk dapat mengukur pengembalian yang diperoleh Investor dari investasi Obligasi dan Dana reksa meraka. Dana ini kemudian dikelola oleh Manajer Investasi (MI) ke dalam portofolio investasi. Reksadana tertutup adalah reksadana yang tidak dapat membeli kembali sahamnya kepada manajer investasi. Reksadana berbentuk perseroan. selanjutnya dana dari penjualan saham tersebut diinvestasikan pada berbagai jenis efek yang diperdagangkan di pasar modal maupun pasar uang. obligasi.

com/2009/06/makalah-investasi-obligasi-dan.wikipedia. 27 September 2011.html Komaruddin Ahmad. 1996. http://gudangmakalah. Jakarta : Rineka Cipta. 2006.org/wiki/Reksadana (terakhir diubah pada 08. Dasar-Dasar Manajemen Investasi.html http://id.com/2009/06/makalah-investasi-obligasi-dan.blogspot.wikipedia. http://gudangmakalah.44.46.) http://id. 27 September 2011.) http://id.org/wiki/ROI (terakhir diubah pada 19. Pengantar Pengetahuan Pasar Modal.wikipedia. Yogyakarta : UPP AMP YKPN.DAFTAR PUSTAKA Sunariyah.40.) 23 .org/wiki/Obligasi (terakhir diubah pada 08.blogspot. 15 Oktober 2011.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful