P. 1
TEORI PERKEMBANGAN HAVIGHURST

TEORI PERKEMBANGAN HAVIGHURST

|Views: 3,365|Likes:
Published by faradinaw

More info:

Published by: faradinaw on Nov 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/09/2013

pdf

text

original

TEORI PERKEMBANGAN HAVIGHURST

Robert J. Havighurst mengemukakan bahwa pada usia-usia tertentu seseorang harus mampu melakukan tugas-tugas perkembangan. Kemampuan merupakan keberhasilan yang memberikan kebahagiaan serta memberi jalan bagi tugas-tugas berikutnya, dan terdiri dari tugas perkembangan; • • • • • • Masa kanak-kanak (usia bayi dan usia TK) Masa anak (usia SD) Masa remaja Masa dewasa awal Masa setengah baya Masa tua

Menurut Havighurst setiap tahap perkembangan individu harus sejalan dengan perkembangan aspek-aspek lainnya, yaitu fisik, psikis, emosional, moral dan sosial. Adapun yang menjadi sumber dari pada tugas-tugas perkembangan tersebut menurut Havighurst adalah: Kematangan pisik, tuntutan masyarakat atau budaya dan nilai-nilai dan aspirasi individu. Pembagian tugas-tugas perkembangan untuk masing-masing fase dari sejak masa bayi sampai usia lanjut dikemukakan oleh Havighurst sebagai berikut: 1. Masa bayi dan anak-anak • • • • • • • • Belajar berjalan Belajar mekan makanan padat Belajar berbicara Belajar mengendalikan pembuangan kotoran tubuh Mencapai stabilitas fisiologik Membentuk pengertian sederhana tentang realitas fisik dan sosial Belajar kontak perasaan dengan orang tua, keluarga, dan orang lain Belajar mengetahui mana yang benar dan yang salah serta mengembangkan kata hati

Masa Anak Sekolah • • • • • • • • • Belajar ketangkasan fisik untuk bermain Pembentukan sikap yang sehat terhadap diri sendiri sebagai organism yang sedang tumbuh Belajar bergaul yang bersahabat dengan anak-anak sebaya Belajar peranan jenis kelamin Mengembangkan dasar-dasar kecakapan membaca. Masa Dewasa Awal • • Mulai bekerja Memilih pasangan hidup .2. Masa Remaja • • • • • • • • • • Menerima keadaan jasmaniah dan menggunakannya secara efektif Menerima peranan sosial jenis kelamin sebagai pria/wanita Menginginkan dan mencapai perilaku social yang bertanggung jawab social Mencapai kemandirian emosional dari orang tua dan orang dewasa lainnya Belajar bergaul dengan kelompok anak-anak wanita dan anak-anak laki-laki Perkembangan skala nilai Secara sadar mengembangkan gambaran dunia yang lebih adekwat Persiapan mandiri secara ekonomi Pemilihan dan latihan jabatan Mempersiapkan perkawinan dan keluarga 4. menulis. dan berhitung Mengembangkan pengertian-pengertian yang diperlukan guna keperluan kehidupan sehari-hari Mengembangkan kata hati moralitas dan skala nilai-nilai Belajar membebaskan ketergantungan diri Mengembangkan sikap sehat terhadap kelompok dan lembga-lembaga 3.

Dewasa tengah dapat mempelajari keterampilan dan informasi baru. Penurunan ketajaman penglihatan dan pendengaran sering terlihat pada periode ini. tetapi juga dapat terjadi pada pria dewasa awal. Masa Setengah Baya • • • • • • Menerima dan menyesuaikan diri terhadap perubahan fisik dan fisiologis Menghubungkan diri sendiri dengan pasangan hidup sebagai individu Membantu anak-anak remaja belajar menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab dan berbahagia Mencapai dan mempertahankan prestasi yang memuaskan dalam karir pekerjaan Mengembangkan kegiatan-kegiatan pengisi waktu senggang yang dewasa Mencapai tanggung jawab sosial dan warga Negara secara penuh. Beberapa dewasa tengah mengikuti program pendidikan dan kejuruan untuk mempersiapkan diri memasuki pasar kerja atau perubahan pekerjaan. Tahap-tahap perkembangan 1) Perkembangan fisiologis Perubahan ini umumnya terjadi antara usia 40-65 tahun.• • • • • • Belajar hidup dengan suami/istri Mulai membentuk keluarga Mengasuh anak Mengelola/mengemudikan rumah tangga Menerima/mengambil tanggung jawab warga Negara Menemukan kelompok sosial yang menyenangkan 5. kulit mulai mengerut dan pinggang membesar. Perubahan yang paling terlihat adalah rambut beruban. 2) Perkembangan kognitif Perubahan kognitif pada masa dewasa tengah jarang terjadi kecuali karena sakit atau trauma. Kebotakan biasanya terjadi selama masa usia pertengahan. .

kegiatan social. Membangun hubunganekplisit dengan kelompok seusia. Menerima pensiun dan penurunan pendapatan. Perubahan ini mungkin mengakibatkan stress yang dapat mempengaruhi seluruh tingkat kesehatan dewasa. Melakukan kewajiban sipil. Membangun kepuasan kehidupan fisik. Menerima kematian pasangan. 6. atau peristiwa perpisahan dalam pernikahan atau kematian teman. . Masa Tua • • • • • • Menerima penurunan kekuatan fisik dan kesehatan. perpindahan anak dari rumah.3) Perkembangan psikosial Perubahan psikososial pada masa dewasa tengah dapat meliputi kejadian yang diharapkan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->