Navigate * * * * * Home <http://contoh-kti.info> Contact us <http://contoh-kti.

info/contact-us/> Daftar Isi <http://contoh-kti.info/daftar-isi/> Request PTK <http://contoh-kti.info/request-ptk/> Tentang Admin <http://contoh-kti.info/tentang-admin/> Categories * * * * * * * * * * * * * * * * * * * Artikel <http://contoh-kti.info/category/artikel/> Dasar Hukum <http://contoh-kti.info/category/dasar-hukum/> Judul <http://contoh-kti.info/category/judul/> Karya Tulis Ilmiah <http://contoh-kti.info/category/karya-tulis-ilmiah/> Makalah <http://contoh-kti.info/category/makalah/> Motivasi <http://contoh-kti.info/category/motivasi/> Pembelajaran <http://contoh-kti.info/category/pembelajaran-2/> Pengertian <http://contoh-kti.info/category/pengertian/> Perangkat Pembelajaran <http://contoh-kti.info/category/perangkat-pembelajaran/> Proposal <http://contoh-kti.info/category/proposal-2/> PTK <http://contoh-kti.info/category/ptk-2/> PTS <http://contoh-kti.info/category/pts/> RPP <http://contoh-kti.info/category/rpp/> Sertifikasi <http://contoh-kti.info/category/sertifikasi-2/> Silabus <http://contoh-kti.info/category/silabus-2/> Skripsi <http://contoh-kti.info/category/skripsi-2/> Surat <http://contoh-kti.info/category/surat/> Tesis <http://contoh-kti.info/category/tesis/> Uncategorized <http://contoh-kti.info/category/uncategorized/> Archives * * * * October 2011 <http://contoh-kti.info/2011/10/> September 2011 <http://contoh-kti.info/2011/09/> August 2011 <http://contoh-kti.info/2011/08/> May 2011 <http://contoh-kti.info/2011/05/> Top Post * Proses Pemanfaatan Teknology Informatika dan Media Sebagai Pembelajaran <http://contoh-kti.info/proses-pemanfaatan-teknology-informatika-dan-media -sebagai-pembelajaran/> 6 comment(s) * Makalah Pendidikan : Pola Pemberdayaan Masyarakat <http://contoh-kti.info/makalah-pendidikan-pola-pemberdayaan-masyarakat/> 6 comment(s) * Proposal PTK Matematika SD Pengenalan Bilangan Bulat <http://contoh-kti.info/proposal-ptk-matematika-sd-pengenalan-bilangan-bul at/> 5 comment(s) * Judul PTK PAI SD <http://contoh-kti.info/judul-ptk-pai-sd/> 4 comment(s) * Contoh Proposal PTK Penjaskes SD Kelas 4

<http://contoh-kti.info/contoh-proposal-ptk-penjaskes-sd-kelas-4/> 4 comment(s) * Contoh Karya Tulis Ilmiah Tentang Tugas dan Wewenang Kepala Sekolah <http://contoh-kti.info/contoh-karya-tulis-ilmiah-tentang-tugas-dan-wewena ng-kepala-sekolah/> 4 comment(s) * PTK IPA SD Kelas 5 <http://contoh-kti.info/ptk-ipa-sd-kelas-5/> 4 comment(s) * Langkah Awal Penyusunan Karya Tulis Ilmiah <http://contoh-kti.info/langkah-awal-penyusunan-karya-tulis-ilmiah/> 3 comment(s) * PTK Bahasa Inggris SMA : Penggunaan Metode Chain Card Game <http://contoh-kti.info/ptk-bahasa-inggris-sma-penggunaan-metode-chain-car d-game/> 3 comment(s) * PTK IPA SD Kelas 3 : PENGGUNAAN METODE PENUGASAN DAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR <http://contoh-kti.info/ptk-ipa-sd-kelas-3-penggunaan-metode-penugasan-dan -lingkungan-sebagai-sumber-belajar/> 3 comment(s) counter Alexa Certified Traffic Ranking for contoh-kti.info <http://www.alexa.com/data/details/main?url=http://contoh-kti.info> <http://www.histats.com><http://www.histats.com/viewstats/?sid=1620203&act=2&f=1 > 7 Online Users <http://www.freeonlineusers.com> New Search Recent Search * kti kepala sekolah <http://contoh-kti.info?s=kti+kepala+sekolah> * penelitian tindakan sekolah untuk kepala sekolah sd <http://contoh-kti.info?s=penelitian+tindakan+sekolah+untuk+kepala+sekolah +sd> * pengertian pendekatan keterampilan proses <http://contoh-kti.info?s=pengertian+pendekatan+keterampilan+proses> * sumber penyusunan standar kompetensi <http://contoh-kti.info?s=sumber+penyusunan+standar+kompetensi> * contoh KTI <http://contoh-kti.info?s=contoh+KTI> * ptk penjas sekolah dasar <http://contoh-kti.info?s=ptk+penjas+sekolah+dasar> * contoh skripsi hubungan konsep diri terhadap penerimaan perubahaan fisik remaja putri pada masa pubertas <http://contoh-kti.info?s=contoh+skripsi+hubungan+konsep+diri+terhadap+pen erimaan+perubahaan+fisik+remaja+putri+pada+masa+pubertas> * proposal skripsi teaching <http://contoh-kti.info?s=proposal+skripsi+teaching> * moto KTI <http://contoh-kti.info?s=moto+KTI> * kumpulan karya tulis ilmiah <http://contoh-kti.info?s=kumpulan+karya+tulis+ilmiah> « Makalah Motor Starter pada Mesin <http://contoh-kti.info/makalah-motor-starter-pada-mesin/>

sarana dan prasarana serta biaya apabila seluruh komponen tersebut memenuhi syarat tertentu.>0 *UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP TUGAS DAN FUNGSINYA DALAM MEWUJUDKAN VISI. proses.Contoh Karya Tulis Ilmiah Tentang Tugas dan Fungsi Kepala Sekolah <http://contoh-kti. proses. Karena kepala sekolah merupakan seorang pejabat yang profesional dalam organisasi sekolah yang bertugas mengatur semua . ketrampilan. sarana dan prasarana serta biaya.info> » Karya Tulis Ilmiah <http://contoh-kti. Ketercapaian tujuan pendidikan sangat bergantung pada kecakapan dan kebijaksanaan kepemimpinan kepala sekolah yang merupakan salah satu pemimpin pendidikan. Dimana dewasa ini keunggulan suatu bangsa tidak lagi ditandai dengan melimpahnya kekayaan alam. keluaran. guru. Tenaga kependidikan mempunyai peran yang sangat strategis dalam pembentukan pengetahuan.info/contoh-karya-tulis-ilmiah-tentang-tugas-dan-fungsi-kepal a-sekolah/> » Home <http://contoh-kti. mutu pendidikan sering diindikasikan dengan kondisi yang baik. Tenaga kependidikan pada masa mendatang akan semakin kompleks.info Untuk Reques PTK bisa Klik Di menu Reques_* inShare <javascript:void(0). memenuhi syarat.info/category/makalah/> » Contoh Karya Tulis Ilmiah Tentang Tugas dan Wewenang Kepala Sekolah Contoh Karya Tulis Ilmiah Tentang Tugas dan Wewenang Kepala Sekolah <http://contoh-kti. pendidikan merupakan hal yang sangat penting karena pendidikan salah satu penentu mutu Sumber Daya Manusia. keluaran. Mutu pendidikan tercapai apabila masukan. Namun dari beberapa komponen tersebut yang lebih banyak berperan adalah tenaga kependidikan yang bermutu yaitu yang mampu menjawab tantangan-tantangan dengan cepat dan tanggung jawab. melainkan pada keunggulan Sumber Daya Manusia (SDM). Pendidikan yang bermutu sangat membutuhkan tenaga kependidikan yang professional. Menjadi tenaga kependidikan yang profesional tidak akan terwujud begitu saja tanpa adanya upaya untuk meningkatkannya. Dimana mutu Sember Daya Manusia (SDM) berkorelasi positif dengan mutu pendidikan.info/category/karya-tulis-ilmiah/> » Makalah <http://contoh-kti. dimana kepala sekolah merupakan pemimpin pendidikan yang sangat penting karena kepala sekolah berhubungan langsung dengan pelaksanaan program pendidikan di sekolah. tenaga kependidikan. Latar Belakang* Sejalan dengan tantangan kehidupan global. dan karakter peserta didik. dan segala komponen yang harus terdapat dalam pendidikan. komponen-komponen tersebut adalah masukan. Oleh karena itu tenaga kependidikan yang professional akan melaksanakan tugasnya secara professional sehingga menghasilkan tamatan yang lebih bermutu.info/contoh-karya-tulis-ilmiah-tentang-tugas-dan-wewena ng-kepala-sekolah/> *Terima Kasih Atas Kunjungannya di http://contoh-kti. sehingga menuntut tenaga kependidikan untuk senantiasa melakukan berbagai peningkatan dan penyesuaian penguasaan kompetensinya. MISI DAN TUJUAN SEKOLAH* *BAB I PENDAHULUAN* *A. adapun salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan pengembangan profesionalisme ini membutuhkan dukungan dari pihak yang mempunyai peran penting dalam hal ini adalah kepala sekolah.

wawasan kepala sekolah yang masih sempit. dan metode yang tepat. serta banyak faktor penghambat lainnya yang menghambat tumbuhnya kepala sekolah yang professional untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan keprofesionalan kepala sekolah ini pengembangan profesionalisme tenaga kependidikan mudah dilakukan karena sesuai dengan fungsinya. dan output). Namun. administrasi sekolah. Kepala sekolah merupakan salah satu komponen pendidikan yang paling berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. dan output) Berdasarkan uraian di atas penyusun sangat tertarik untuk membahas profesionalisme kepemimpinan kepala sekolah. proses. pada gilirannya. pembinaan tenaga kependidikan lainnya. Agar proses pendidikan dapat berjalan efektif dan efisien. dan seringnya datang terlambat serta banyak faktor penghambat lainnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang mengimplikasikan rendahnya produktivitas kerja kepala sekolah yang berimplikasi juga pada mutu (input. pengembangan SDM merupakan proses peningkatan kemampuan manusia agar mampu melakukan pilihan-pilahan. termasuk pemimpin pendidikan. berikut penyusun sajikan kerangka teoritisnya. Ini mengimplikasikan rendahnya produktivitas kerja kepala sekolah yang berimplikasi juga pada mutu (input. guru dituntut memiliki kompetensi yang memadai. seperti kepala sekolah. melainkan bertambah dan berkembang dengan baik sehingga profesionalisme guru akan terwujud. Kepemimpinan pendidikan mengacu pada kualitas tertentu yang . Dalam hal ini. untuk menghasilkan guru yang profesional juga bukanlah tugas yang mudah.info/category/motivasi/> dan semangat serta kurangnya disiplin dalam melakukan tugas. kepala sekolah memahami kebutuhan sekolah yang ia pimpin sehingga kompetensi guru tidak hanya mandeg pada kompetensi yang ia miliki sebelumnya. Profesionalisme tenaga kependidikan juga secara konsinten menjadi salah satu faktor terpenting dari mutu pendidikan. Untuk mempermudah dalam pemahaman pemabahasan ini. dan pendayagunaan serta pememliharaan sarana dan prasarana”. Namun banyak faktor penghambat tercapainya kualitas keprofesionalan kepemimpinan kepala sekolah seperti proses pengangkatannya tidak trasnparan. Paradigma baru manajemen pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas secara efektif dan efisien. Karena tenaga kependidikan profesional tidak hanya menguasai bidang ilmu.sumber organisasi dan bekerjasama dengan guru-guru dalam mendidik siswa untuk mencapai tujuan pendidikan. menunjukkan peran yang harus dilakukan pejabatnya. Namun kenyataan dilapangan masih banyak kepala sekolah yang tidak menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pemimpin pendidikan ini disebabkan karena dalam proses pengangkatannya tidak ada trasnfaransi. Setiap jabatan menggambarkan status yang diemban pemegangnya. rendahnya mental kepala sekolah yang ditandai dengan kurangnya motivasi dan semangat serta kurangnya disiplin dalam melakukan tugas. memiliki keterampilan yang tinggi dan wawasan yang luas terhadap dunia pendidikan. akan tetapi mampu memotivasi peserta didik. Proses pengembangan SDM tersebut harus menyentuh berbagai bidang kehidupan yang tercermin dalam pribadi pimpinan. Status itu. rendahnya mental kepala sekolah yang ditandai dengan kurangnya motivasi <http://contoh-kti. Peran utama yang harus diemban oleh kepala sekolah yang membedakannya dari jabatan-jabatan kepala lainnya adalah peran sebagai pemimpin pendidikan. proses. bahan ajar. baik dari segi jenis maupun isinya. Guru harus harus lebih dinamis dan kreatif dalam mengembangkan proses pembelajaran <http://contoh-kti. Tenaga kependidikan yang profesional mampu membelajarkan murid secara efektif sesuai dengan kendala sumber daya dan lingkungan.info/category/pembelajaran-2/> siswa. dan seringnya datang terlambat. Sebagaimana dikemukakan dalam Pasal 12 ayat 1 PP 28 tahun 1990 bahwa: “Kepala sekolah bertanggungjawab atas penyelenggaraan kegiatan pendidikan. perlu didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Kompetensi Kompetensi adalah kemampuan atau kecakapan yang diperlihatkan seseorang ketika melakukan sesuatu. menanggapi. ekonomi. Kepala sekolah yang bertanggung jawab berusaha mengetahui visi sekolahnya.misi dan tujuan sekolah. Agar berhasil. dan efektif. Memahami visi dan misi serta memiliki integritas yang baik saja belum cukup.harus dimiliki kepala sekolah untuk dapat mengemban tanggung jawabnya secara berhasil. oleh karena itu Penyusun membatasi masalah yang akan dibahas dalam makalah ini. *C. Jika belum ada. antara lain : Upaya meningkatkan pemahaman Kepala Sekolah terhadap tugas dan fungsinya dalam mewujudkan visi. membina. Memfasilitasi pengembangan. dan pelaksanaan visi pembelajaran yang dikomunikasikan dengan baik dan didukung oleh komunitas sekolah. kepala sekolah harus memiliki kompetensi yang disyaratkan untuk dapat mengemban tanggung jawabnya dengan baik dan benar. Bekerja sama dengan orang tua murid dan anggota masyarakat. dan memobilisasi sumber daya masyarakat. Identifikasi Masalah* Identifikasi masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah sebagai berikut : Kepala Sekolah kurang memahami tugas dan fungsinya dalam mengelola kegiatan-kegiatan sekolah Kepala Sekolah kurang memahami pengertian <http://contoh-kti. misi dan tujuan sekolah Kepala Sekolah kurang kompeten dalam melaksanakan dan mewujudkan visi . misi dan tujuan sekolah. . Apa saja kualitas itu? Pertama. 2002). Dan ketiga. Memberi contoh (teladan) tindakan berintegritas. 2. Visi dan Misi Barangkali tidak banyak kepala sekolah yang tahu persis apa visi sekolah mereka dan bagaimana caranya mewujudkan visi itu. menanggapi kepentingan dan kebutuhan komunitas yang beragam. Pembatasan Masalah* Supaya masalah dalam makalah ini tidak berkembang terlalu terlalu jauh. mereka akan berusaha merumuskannya dengan melibatkan semua pihak yang berkepentingan. *B. kepala sekolah harus memiliki karakter tertentu yang menunjukkan integritasnya. Membantu. Menjamin bahwa manajemen organisasi dan pengoperasian sumber daya sekolah digunakan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman. dan mempertahankan lingkungan sekolah dan program pengajaran yang kondusif bagi proses belajar peserta didik dan pertumbuhan profesional para guru dan staf. Kedua.info/category/pengertian/> visi . perlu kiranya dilakukan pembatasan masalah. efisien. Ia tidak akan berdiam diri membiarkan visi itu menjadi rumusan indah yang menghiasi dinding kantornya. Bahkan barangkali pula tidak banyak yang memahami benar arti visi dan misi. dan budaya yang lebih luas. sehat. Hal yang sama kemungkinan besar berlaku bagi para pejabat dalam jabatan-jabatan pimpinan lainnya. Memahami. Apa saja kompetensi yang harus dimiliki kepala sekolah? Setidaknya ada kesepakatan bahwa kepala sekolah perlu memiliki sejumlah kompetensi berikut (diadaptasi dari CCSSO. penyebarluasan. kepala sekolah harus memiliki sejumlah kompetensi untuk melaksanakan misi guna mewujudkan visi itu. kepala sekolah harus tahu persis apa yang ingin dicapainya (visi) dan bagaimana mencapainya (misi). dan mempengaruhi lingkungan politik. 1. Selanjutnya ia akan berusaha secara konsisten untuk terus berupaya menggalang komitmen untuk mewujudkan visi itu. sosial. Visi itu kemudian disosialisasikan sehingga menjadi cita-cita bersama.

Untuk meningkatkan perhatian orang tua/ wali peserta didik terhadap kondisi dan situasi di sekolah. Perumusan Masalah* Rumusan masalah yang hendak penyusun kemukakan dalam makalah ini adalah : “Bagaimana tugas dan fungsi Kepala Sekolah dalam mewujudkan visi. Untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian warga masyarakat terhadap lingkungan sekolah. Untuk meningkatkan kerjasama antar warga sekolah dalam mewujudkan visi. *D. * Tujuan Khusus Untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi Kepala Sekolah.Upaya merumuskan dan mewujudkan visi.misi dan tujuan sekolah. misi dan tujuan sekolah?”. misi serta tujuan sekolah dapat terwujud melalui kerjasama yang erat antar warga sekolah. *E. Tujuan * Kegiatan penyusunan makalah ini mempunyai tujuan yang sangat penting yaitu : * Tujuan Umum : Bertujuan untuk menemukan kebenaran melalui metoda berpikir yang berdasarkan keilmuan dan mendapatkan gambaran bagaimana upaya Kepala Sekolah dalam meningkatkan kerjasama antara warga sekolah sehingga visi. misi serta tujuan sekolah. .

Terry dalam Miftah Thoha (2003:5) mengartikan bahwa “Kepemimpinan adalah aktivitas untuk mempengaruhi orang-orang supaya diarahkan mencapai tujuan organisasi”. Pengertian Profesionalisme. Sedangkan George R. Berdasarkan beberapa definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan adalah kemampuan yang dimiliki seseorang dalam mempangaruhi orang lain untuk mau bekerja sama agar mau melakukan tindakan dan perbuatan dalam mencapai tujuan bersama. 2. Sementara R. Jadi dapat disimpulkan bahwa profesionalisme adalah suatu bentuk komitmen para anggota suatu profesi untuk selalu meningkatkan dan mengembangkan kompetensinya yang bertujuan agar kualitas keprofesionalannya dapat tercapai secara berkesinambungan. . nilai. Kepemimpinan dan Ukuran Kinerja Kepala Sekolah* 1. Kepemimpinan dan Kepala Sekolah a. Soekarto Indrafachrudi (2006:2) mengartikan “Kepemimpinan adalah suatu kegiatan dalam membimbing suatu kelompok sedemikian rupa sehingga tercapailah tujuan itu”. Black pada Manajemem: a Guide to Executive Command dalam Sadili Samsudin (2006:287) yang dimaksud dengan “Kepemimpinan adalah kemampuan meyakinkan dan menggerakkan orang lain agar mau bekerja sama di bawah kepemimpinannya sebagai suatu tim untuk mencapai suatu tujuan tertentu”.*BAB II PEMBAHASAN* *A. Sementara Sudarwan Danin (2002:23) mendefinisikan bahwa: “Profesionalisme adalah komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya dan terus-menerus mengmbangkan strategi-strategi yang digunakanny dalam melakukan pekerjaan sesuai dengan profesinya itu Kemudian Freidson (1970) dalam Syaiful Sagala (2005:199) mengemukakan bahwa yang dimaksud dengan profesionalisme adalah “sebagai komitmen untuk ide-ide professional dan karir”. dan kualitas suatu keahlian dan kewenangan yang berkaitan dengan mata pencaharian sesseorang”. Profesionalisme Kepala Sekolah Kusnandar (2007:46) mengemukakan bahwa “Profesionalisme adalah kondisi. Pentingnya kepemimipinan seperti yang dikemukakan oleh James M. Selanjutnya Profesionalisme menurut Mohamad Surya (2007:214) adalah: Sebutan yang mengacu pada sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota asuatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionlanya. agar ia mau berbuat sesuatu yang dapat membantu pencapaian suatu maksud dan tujuan”. tujuan. Kemudian menurut Maman Ukas (2004:268) “Kepemimpinan adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk dapat mempengaruhi orang lain. Kepemimpinan Kepemimpinan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam suatu organisai karena sebagian besar keberhasilan dan kegagalan suatu organisasi ditentukan oleh kepemimpinan dalam organisasi tersebut. arah.

Kepala Sekolah Kepala sekolah bersal dari dua kata yaitu “Kepala” dan “Sekolah” kata kepala dapat diartikan ketua atau pemimpin dalam suatu organisasi atau sebuah lembaga.Dengan segala keterbatasan. Jadi secara umum kepala sekolah dapat diartikan pemimpin sekolah atau suatu lembaga di mana temapat menerima dan memberi pelajaran. Peran politis kepala sekolah dapat berkembang secara efektif. Kepala sekolah berperilaku sebagai saluran komunikasi di leingkungan sekolah. staf. Jadi profesionalisme kepemimpinan kepala sekolah berarti suatu bentuk komitmen para anggota suatu profesi untuk selalu meningkatkan dan mengembangkan kompetensinya yang bertujuan agar kualitas keprofesionalannya dalam menjalankan dan memimpin segala sumber daya ayang ada pada suatu sekolah untuk mau bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama. 3. 1) Kepala sekolah bertanggung jawab dan mempertanggungjawabkan. kemudian menyelesaikan persoalan dengan satu solusi yang feasible. (2) terbentuknya aliasi . 3) Kepala sekolah harus berfikir secara analitik dan konsepsional. Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa kepala sekolah adalah sorang guru yang mempunyai kemampuan untuk memimpin segala sumber daya yang ada pada suatu sekolah sehingga dapat didayagunakan secara maksimal untuk mencapai tujuan bersama. Sementara Rahman dkk (2006:106) mengungkapkan bahwa “Kepala sekolah adalah seorang guru (jabatan fungsional) yang diangkat untuk menduduki jabatan structural (kepala sekolah) di sekolah”. Adapun tugas-tugas dari kepala sekolah seperti yang dikemukakan Wahjosumidjo (2002:97) adalah: a. Serta harus dapat melihatsetiap tugas sebagai satu keseluruhan yang saling berkaitan. Untuk itu kepala sekolah harus mengetahui tugas-tugas yang harus ia laksankan. Sedang sekolah adalah sebuah lembaga di mana menjadi tempat menerima dan memberi pelejaran. atau tempat di mana terjadi interaksi antara guru yang memberi pelajaran dan murid yang menerima pelajaran. Perbuatan yang dilakukan oleh para guru. 4) Kepala sekolah adalah seorang mediator atau juru penengah. 5) Kepala sekolah adalah seorang politisi. Kepala sekolah harus dapat membangun hubungan kerja sama melalui pendekatan persuasi dan kesepakatan (compromise).b. Wahjosumidjo (2002:83) mengartikan bahwa: “Kepala sekolah adalah seorang tenaga fungsional guru yang diberi tugas untuk memimpin suatu sekolah di mana diselenggarakan proses belajar mengajar. dan orang tua siswa tidak dapat dilepaskan dari tanggung jawab kepala sekolah 2) Dengan waktu dan sumber yang terbatas seorang kepala sekolah harus mampu menghadapi berbagai persoalan.Profesionalisme Kepala Sekolah Kepala sekolah merupakan salah satu komponen pendidikan yang paling berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. siswa. apabila: (1) dapat dikembangkan prinsip jaringan saling pengertian terhadap kewajiban masing-masing. seorang kepala sekolah harus dapat mengatur pemberian tugas secara cepat serta dapat memprioritaskan bila terjadi konflik antara kepentingan bawahan dengan kepentingan sekolah. Dalam lingkungan sekolah sebagai suatu organisasi di dalamnya terdiri dari manusia yang mempunyai latar belakang yang berbeda-beda yang bisa menimbulkan konflik untuk itu kepala sekolah harus jadi penengah dalam konflik tersebut. Kepala sekolah bekerja dengan dan melalui orang lain. Kepala sekola bertindak dan bertanggungjawab atas segala tindakan yang dilakukan oleh bawahan. Kepala sekolah harus dapat memecahkan persoalan melalui satu analisis.

Kepala sekolah selalu mengadakan pengamatan terhadap lingkungan karena kemungkinan adanya informasi-informasi yang berpengaruh terhadap sekolah. Kepala sekolah menjadi penghubung antara kepentingan kepala sekolah dengan kepentingan lingkungan di luar sekolah. (3) terciptanya kerjasama (cooperation) dengan berbagai pihak. Kepala sekolah selalu berusaha memperbaiki penampilan sekolah melalui berbagai macam pemikiran program-program yang baru serta malakukan survey untuk mempelajari berbagai persoalan yang timbul di lingkungan sekolah. Kepala sekolah bertanggungjawab untuk menyebarluaskan dan memabagi-bagi informasi kepada para guru. rendahnya mental kepala sekolah yang ditandai dengan kurangnya motivasi dan semangat serta kurangnya disiplin dalam melakukan tugas. i) Orang yang menyediakan segala sumber (A Resource Allocater). selain harus tahu dan paham tugasnya sebagai pemimpin. b) Kepemimpinan (Leadership). f) Spokesman. Kepala sekolah adalah pemimpin untuk menggerakkan seluruh sumber daya yang ada di sekolah sehingga dapat melahirkan etos kerja dan peoduktivitas yang tinggi untuk mencapai tujuan. banyak faktor penghambat tercapainya kualitas keprofesionalan kepemimpinan kepala sekolah seperti proses pengangkatannya tidak trasnparan. Dalam berbagai macam pertemuan kepala sekolah adalah wakil resmi sekolah yang dipimpinnya. j) A negotiator roles. e) Sebagai disseminator. Dan apabila terjadi kesulitan-kesulitan kepala sekolah diharapkan berperan sebagai orang yang dapat menyelesaikan persoalan yang sulit tersebut. sehingga aneka macam aktivitas dapat dilaksanakan. h) Orang yang memperhatikan gangguan (Disturbance handler). Kepala sekolah bertanggungjawab untuk menentukan dan meneliti siapa yang akan memperoleh atau menerima sumber-sumber yang disediakan dan dibagikan. wawasan kepala sekolah yang masih sempit . figurehead berarti lambang dengan pengertian sebagai kepala sekolah sebagai lambang sekolah. Sebagai pengambil keputusan g) Enterpreneur. Demikian pula sekolah sebagai suatu organisasi tidak luput dari persoalan dn kesulitan-kesulitan.atau koalisi. seperti organisasi profesi. Dari tiga peranan kepala sekolah sebagai manajer tersebut. OSIS. BP3. yang tak kalah penting dari itu semua seyogyanya kepala sekolah memahami dan mengatahui perannya. serta banyak faktor penghambat lainnya yang . Seperti halnya diungkapkan di muka. dan orang tua murid. 6) Kepala sekolah adalah seorang diplomat. c) Penghubung (liasion). Kepala sekolah harus mampu mengantisipasi gangguan yang timbul dengan memperhatikan situasi dan ketepatan keputusan yang diambil. Tidak ada satu organisasi pun yang berjalan mulus tanpa problem. Dalam menjalankan kepemimpinannya. 7) Kepala sekolah mengambil keputusan-keputusan sulit. dapat penulis uraikan sebagai berikut : Peranan hubungan antar perseorangan a) Figurehead. Kepala sekolah menyabarkan informasi kepada lingkungan di luar yang dianggap perlu. staf dan siswa. Kepala sekolah harus mampu untuk mengadakan pembicaraan dan musyawarah dengan pihak luar dalam memnuhi kebutuhan sekolah. staf. dan seringnya datang terlambat. Sedangkan secara internal kepala sekolah menjadi perantara antara guru. Adapun peran-peran kepala sekolah yang menjalankan peranannya sebagai manajer seperti yang diungkapkan oleh Wahjosumidjo (2002:90) adalah : 1) Peranan hubungan antar perseorangan 2) Peranan informasional 3) Sebagai pengambil keputusan. Peranan informasional d) Sebagai monitor. dan sebagainya.

komite sekolah atau orang lain yang ahli dalam memecahkan masalah yang dihadapi kepala sekolah dan tenaga kependidikan. memberikan perhatian penuh kepada peserta didik (emphaty). Selain itu kepala sekolah harus memiliki visi dan misi. proses. Peningkatan disiplin Dalam menumbuhkan kepala sekolah profesional dalam paradigma baru manajemen pandidikan di sekolah diperlukan adanya peningkatan disiplin untuk menciptakan iklim sekolah yang lebih kondusif dan dapat memotivasi kerja. sehingga tidak terlepas dari koridor disiplin ilmu masing-masing. Strategi ini dikenal dengan manajemen mutu terpadu (MMT) atau kalau dunia bisnis dikenal dengan nama total quality management (TQM). mereka akan berusaha merumuskannya dengan melibatkan semua pihak yang berkepentingan.menghambat tumbuhnya kepala sekolah yang professional untuk meningkatkan kualitas pendidikan. yakni layanan sesuai dengan yang dijanjikan (reliability). Pembentukan kelompok diskusi profesi Kelompok diskusi profesi dapat dibentuk untuk mengatasi tenaga kependidikan yang kurang semangat dalam melakukan tugas-tugas kependidikan di sekolah yang melibatkan pengawas sekolah. Karena akan sangat sulit dapat mengembangkan dan meningkatkan profesionalisme kepala sekolah jika tidak ditunjangkan oleh sumber belajar yang memadai. Bahkan barangkali pula tidak banyak yang memahami benar arti visi dan misi. kelompok kerja kepala sekolah (KKKS). Kepala sekolah yang bertanggung jawab berusaha mengetahui visi sekolahnya. Hal yang sama kemungkinan besar berlaku bagi para pejabat dalam jabatan-jabatan pimpinan lainnya. dan output) Berdasarkan masalah-masalah tersebut. serta strategi manajemen pendidikan secara utuh yang berorientasi kepada mutu. Dengan mengefektifkan MGMP dan MKKS semua kesulitan dan permasalahan yang dihadapi oleh guru dan kepala sekolah dalam kegiatan pendidikan dapat dipecahkan. Peningkatan layanan perpustakaan dan penambahan koleksi Salah satu sarana peningkatan profesionalisme kepala sekolah adalah tersedianya buku yang dapat menunjang kegiatan sekolah dalam mendorong visi menjadi aksi. Ini mengimplikasikan rendahnya produktivitas kerja kepala sekolah yang berimplikasi juga pada mutu (input. Revitalisasi MGMP dan MKKS di sekolah Melalui MGMP dan MKKS dapat dipikirkan bagaimana menyiasati kurikulum yang padat dan mencari alternatif pembelajaran yang tepat serta menemukan berbagai variasi metoda dan variasi media untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. . Sedikitnya terdapat lima sifat layanan yang harus diwujudkan oleh kepala sekolah agar “pelanggan” puas. Jika belum ada. Visi dan Misi Sekolah Barangkali tidak banyak kepala sekolah yang tahu persis apa visi sekolah mereka dan bagaimana caranya mewujudkan visi itu. dan diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. pusat kegiatan kepala sekolah (PKKS). iklim sekolah yang kondusif (tangible). Disamping itu peningkatan dapat dilakukan melalui pendidikan. pemecahannya adalah : Pembinaan kemampuan profesional kepala sekolah Wadah-wadah yang telah dikembangkan dalam pembinaan kemampuan profesional kepala sekolah adalah musyawarah kepala sekolah (MKS) . 4. dengan program sarjana atau pasca sarjana bagi para kepala sekolah sesuai dengan bidang kehaliannya. serta menciptakan budaya kerja dan budaya disiplin para tenaga kependidikan dalam melakukan tugasnya di sekolah. Visi itu kemudian disosialisasikan sehingga menjadi cita-cita bersama. dan cepat tanggap terhadap kebutuhan peserta didik (responsiveness). Yang merupakan usaha sistematis dan terkoordinasi untuk secara terus-menerus memperbaiki kualitas layanan. mampu menajmin kualitas pembelajaran (assurance).

Ada ungkapan yang bagus untuk memahami pengertian integritas: integritas Anda tidak diukur dari kemampuan Anda menaklukkan puncak gunung. menanggapi kepentingan dan kebutuhan komunitas yang beragam. Kepala sekolah yang mengutamakan kepentingan anak didiknya sadar betul bahwa secara sosial. menanggapi. Setidaknya ada sejumlah ciri yang menggambarkan integritas kepala sekolah: dapat dipercaya. dan memobilisasi sumber daya masyarakat. f.Selanjutnya ia akan berusaha secara konsisten untuk terus berupaya menggalang komitmen untuk mewujudkan visi itu. Kepala sekolah seperti ini tidak bermuka banyak. Ia tidak akan berdiam diri membiarkan visi itu menjadi rumusan indah yang menghiasi dinding. Kepala sekolah memiliki kewajiban sosial. Bekerja sama dengan orang tua murid dan anggota masyarakat. Apa saja kompetensi yang harus dimiliki kepala sekolah? Setidaknya ada kesepakatan bahwa kepala sekolah perlu memiliki sejumlah kompetensi berikut (diadaptasi dari CCSSO. dan pelaksanaan visi pembelajaran yang dikomunikasikan dengan baik dan didukung oleh komunitas sekolah. tetapi diri Anda sendiri. Memfasilitasi pengembangan. 5. hukum. hukum. dan moral ia harus berperilaku yang dapat . Kepala sekolah yang komit. 2002). efisien. Agar berhasil. d. 6. dan moral dalam menjalankan perannya. sosial. Kepala sekolah seperti ini tahu persis bahwa tanggung jawabnya tidak mungkin dapat dipikulnya setengah-setengah. bertanggung jawab. Ia mengoperasionalkan kebijakan pendidikan secara tegas dan bijaksana. dan budaya yang lebih luas. ekonomi. atau orang tua murid bahwa ia adalah orang yang dapat dipercaya. sehat. membina. a. e. Menjamin bahwa manajemen organisasi dan pengoperasian sumber daya sekolah digunakan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman. Kepercayaan itu diperolehnya secara sukarela. komit. Integritas Integritas adalah ketaatan pada nilai-nilai moral dan etika yang diyakini seseorang dan membentuk perilakunya sebagai manusia yang berharkat dan bermartabat. perbuatannya taat asas dengan perkataannya. Perilakunya sehari-hari telah menyampaikan informasi yang akurat tentang keamanahan itu. Kepala sekolah yang konsisten dapat diandalkan. dan efektif. Seorang kepala sekolah haruslah orang yang dapat dipercaya. Konsisten. dan secara emosional terkendali. murid. Bertanggung jawab. Dapat dipercaya (amanah). Kompetensi Kompetensi adalah kemampuan atau kecakapan yang diperlihatkan seseorang ketika melakukan sesuatu. dan mempengaruhi lingkungan politik. b. Memahami. tidak dengan meminta apalagi memaksa orang lain untuk mempercayainya. kepala sekolah harus memiliki kompetensi yang disyaratkan untuk dapat mengemban tanggung jawabnya dengan baik dan benar. Membantu. terikat secara emosional dan intelektual untuk mengabdikan diri sepenuhnya bagi kepentingan anak didiknya. Memberi contoh (teladan) tindakan berintegritas. c. Kepala sekolah yang berintegritas tidak akan menghindar apalagi lari dari tanggung jawabnya. Kepala sekolah yang dapat dipercaya memiliki kejujuran yang tidak diragukan. Kepala sekolah seperti ini tidak mencla-mencle. dan tidak perlu menjadi anggota bunglon sosial untuk mengamankan kebijakan itu. Komit. Memahami visi dan misi serta memiliki integritas yang baik saja belum cukup. atau menjadi kepala sekolah di lebih dari satu tempat. penyebarluasan. Ia tidak boleh merangkap-rangkap pekerjaannya dengan pekerjaan lain. dan mempertahankan lingkungan sekolah dan program pengajaran yang kondusif bagi proses belajar peserta didik dan pertumbuhan profesional para guru dan staf. konsisten. Pekerjaan sebagai kepala sekolah baginya bukan pekerjaan paruh waktu. Kepala sekolah tidak perlu berpidato di depan para guru.

Secara emosional terkendali. Kompetensi 2 Membantu. Sumber daya yang ada untuk mendukung visi dan tujuan telah digunakan dengan efektif dan efisien. a. Teknik penyusunan dan penerapan rencana stratejik. menggunakan emosi untuk memfasilitasi penalaran dan secara cerdas menalarkan emosi. b.dipertanggungjawabkan. Rencana berdasarkan tujuan dan strategi yang jelas dilaksanakan. misi. Pengadaan sumber daya yang diperlukan untuk mendukung implementasi misi dan tujuan sekolah telah diupayakan. ia harus berinisiatif untuk menyusunnya dengan melibatkan semua pihak yang berkepentingan atas sekolahnya. Kepala sekolah seperti ini mampu mengaitkan emosi dengan penalaran. dan anggota masyarakat memahami visi dan misi sekolah. Data demografik murid dan keluarganya digunakan untuk menyusun misi dan tujuan sekolah. Staf. Hambatan pencapaian visi dapat ditanggulangi. dan kegiatan sekolah telah tersusun berdasarkan visi sekolah. Visi. Kepala sekolah harus dapat memastikan adanya lingkungan sekolah yang kondusif. Sekadar mengingatkan. dan mempertahankan lingkungan sekolah dan program pengajaran yang kondusif bagi proses belajar peserta didik dan pertumbuhan profesional para guru dan staf. Kompetensi 1 Memfasilitasi penyusunan. membina. penyebarluasan. Ukuran kinerja yang dapat diidentifikasi bagi kompetensi ini adalah sebagai berikut : Visi dan misi disusun bersama-sama dengan pihak-pihak yang berkepentingan. keluarga murid. dan analisis data. Pihak-pihak yang berkepentingan menerima informasi tentang kemajuan upaya pencapaian visi sekolah. Pihak-pihak berkepentingan yakin bahwa inti visi sekolah dipakai sebagai pedoman bagi semua yang terlibat dalam urusan sekolah. Dengan kata lain. ia menyadari bahwa kemampuan kognitif seseorang diperkaya dengan emosi dan perlunya emosi dikelola secara kognitif. Jika visi dan misi itu belum ada. pengolahan. lingkungan belajar yang kondusif memungkinkan orang-orang di dalamnya untuk mendayagunakan dan mengembangkan potensinya seoptimal mungkin. dievaluasi. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk dapat berkinerja seperti itu adalah sebagai berikut. dan pelaksanaan visi dan misi pembelajaran yang dikomunikasikan dengan baik dan didukung oleh komunitas sekolah. dan rencana telah dipantau. Program. dan direvisi secara teratur. Kepala sekolah yang berkecerdasan emosi tinggi sangat menyadari pengaruh emosinya dan emosi orang lain terhadap proses pemikirannya dan interaksinya terhadap orang lain. Kepala sekolah misalnya harus berupaya keras agar . Konsensus dan negosiasi yang efektif. Kepala sekolah harus dapat memastikan bahwa sekolahnya memiliki visi dan misi yang jelas dan disepakati bersama serta didukung oleh komunitas sekolahnya. 7. Kontribusi anggota komunitas sekolah dalam pewujudan visi itu dihargai. Data penilaian pembelajaran peserta didik digunakan untuk menyusun visi dan tujuan sekolah. Teori dan pemikiran sistem. Teknik pengumpulan. rencana. Tujuan belajar dalam masyarakat yang pluralistik. Komunikasi yang efektif. Ukuran Kinerja Persoalannya sekarang adalah apa ukuran kinerja yang dapat disimak dari kepala sekolah yang kompeten serta apa saja pengetahuan dan keterampilan yang harus dimiliki untuk berkinerja seperti itu? Kita akan membahas hal ini dengan mengacu pada kompetensi yang telah dikemukakan sebelumnya. Komunitas sekolah terlibat aktif dalam upaya peningkatan sekolah.

Hasil riset. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk dapat berkinerja seperti itu adalah sebagai berikut. Desain. ko-kurikulum. dan staf. Staf dan peserta didik diberi peluang menggunakan berbagai sumber informasi tentang prestasi.masalah-masalah sosial. dan ekstra-kurikulum dirancang. belajar bertanggung jawab. organisasi. dan saling memberdayakan. Prinsip-prinsip pengajaran yang efektif. dan rekomendasi dari anggota masyarakat terpelajar digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan penting. dan bermartabat. evaluasi. setara. Budaya sekolah. efisien. Berbagai cara supervisi dan evaluasi dimanfaatkan. Proses perubahan bagi sistem. Program kurikulum. serta belajar mengembangkan kompetensi sepenuhnya. Pengetahuan tentang pembelajaran. dan penyempurnaan kurikulum. dan perkembangan peserta didik digunakan dalam keputusan manajemen sekolah. Prestasi peserta didik dan staf diakui dan dirayakan. Belajar seumur hidup didorong dan diberi contoh. guru. Pengembangan profesional terfokus pada pembelajaran peserta didik sesuai dengan visi dan tujuan sekolah. Keberagaman dan artinya bagi program pendidikan. Tersusunnya program-program untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dan keluarganya. Ia harus dapat menjamin bahwa lingkungan fisik sekolahnya aman dan sehat bagi peserta didik. dan efektif. Peserta didik dan staf sekolah dihargai dan dipandang penting. Peranan teknologi dalam membantu proses belajar peserta didik dan pertumbuhan professional. seperti penyalahgunaan narkoba. Keberagaman dalam pengembangan pengalaman belajar disimak dan dipertimbangkan. dilaksanakan. dan individu. Psikologi perkembangan peserta didik. saling memotivasi. Kompetensi 3 Menjamin bahwa manajemen organisasi dan pengoperasian sumber daya sekolah digunakan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman. Tersedianya kesempatan beragam untuk belajar bagi semua peserta didik. Hambatan belajar diidentifikasi. Digunakannya teknologi dalam proses pembelajaran. Ukuran kinerja yang dapat diidentifikasi bagi kompetensi ini adalah sebagai berikut : Semua orang diperlakukan secara adil. Teori motivasi terapan. Sekolah ditata dan diarahkan untuk mencapai keberhasilan peserta didik. peserta didik. Kepala sekolah harus dapat memastikan bahwa apapun prinsip-prinsip dan teknik manajemen organisasi dan pengoperasian sumber daya sekolah yang diterapkan semata-mata digunakan bagi kepentingan peserta didik. Hasil belajar peserta didik dinilai dengan menggunakan berbagai teknik. sehat. diklarifikasi. Terbangunnya budaya harapan tinggi bagi kinerja diri sendiri. tidak mengimbas ke dalam lingkungan sekolahnya. Dalam lingkungan seperti itu. pengajaran. Ukuran kinerja yang dapat diidentifikasi bagi kompetensi ini adalah sebagai berikut. Suasana seperti memberi ruang untuk saling belajar melalui keteladanan. berharkat. Model-model belajar dan pengembangan professional orang dewasa. Teori belajar terapan. Teknik-teknik evaluasi belajar. dan disempurnakan secara berkala. c. pendapat guru. para guru dan peserta didik termotivasi untuk saling belajar. Prosedur operasional digunakan dan dikelola untuk memaksimumkan peluang . dan staf pendukung lainnya. dan ditanggulangi. Budaya sekolah dievaluasi secara teratur.

keterlibatan aktif. . Sekolah dan masyarakat diusahakan saling mengisi dalam hal sumber daya. dan efektif. Terpeliharanya lingkungan sekolah yang aman. Diterapkannya perangkaan masalah yang efektif dan keterampilan pemecahan masalah. Terpeliharanya kerahasiaan dokumen sekolah. Tersusunnya dengan baik rencana dan prosedur operasional untuk mencapai visi dan tujuan sekolah. dan memobilisasi sumber daya masyarakat. efisien. agama. Digunakannya informasi dari keluarga dan masyarakat. Disikapinya dengan baik orang-orang dan kelompok yang memiliki nilai-nilai dan opini yang mungkin bertentangan. dan pemerintah. Diterapkannya proses kelompok yang efektif dan keterampilan pencapaian konsensus. menanggapi kepentingan dan kebutuhan komunitas yang beragam. politik. Prosedur operasi di tingkat sekolah dan daerah. Terciptanya hubungan dengan organisasi bisnis.Kepala sekolah harus menyadari bahwa tujuan sekolah tidak mungkin dicapai tanpa melibatkan semua pihak yang berkepentingan. Pihak-pihak berkepentingan dilibatkan dalam keputusan yang mempengaruhi sekolah.keberhasilan belajar. lembaga pendidikan lain. d. Kompetensi 4 Bekerja sama dengan orang tua murid dan anggota masyarakat. Diterapkannya keterampilan solusi konflik secara efektif. Manajemen sumber daya manusia. Diamankannya sumber daya masyarakat untuik membantu sekolah memecahkan masalah dan mencapai tujuan. utamanya para orang tua murid. dan komunikasi dengan masyarakat luas. Terbinanya hubungan dengan para pemimpin masyarakat. Terciptanya kemitraan dengan dunia bisnis. Prinsip-prinsip penggunaan keuangan manajemen sekolah. Tanggung jawab dibagi-bagi untuk memasimumkan akuntabilitas. Diutamakannya kemunculan yang sering. Sistem organisasi dipantau dan dimodifikasi secara teratur sesuai dengan kebutuhan. Bangunan dan semua fasilitas sekolah diperasikan secara aman. Diterapkannya teknik baru yang menguntungkan. Teknologi mutakhir yang mendukung fungsi-fungsi manajemen. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk dapat berkinerja seperti itu adalah sebagai berikut : Prinsip-prinsip pengembangan organisasi. Manajemen sekolah adalah upaya bersama agar hal-hal yang tadinya terasa besar dan berat menjadi lebih terkendali. Aspek hukum pengoperasian sekolah. Teridentifikasinya masalah dan peluang potensial. Prinsip-prinsip penggunaan fasilitas sekolah. indah. Prinsip-prinsip dan isu tentang keamanan dan kesehatan lingkungan sekolah. Waktu dikelola untuk memaksimumkan pencapaian tujuan organisasi. Fungsi-fungsi sumber daya manusia dijamin untuk mendukung pencapaian tujuan sekolah. Sumber daya manusia dan sumber daya lainnya dikelola untuk mencapai tujuan sekolah. ringan sama dijinjing. . dan menyenangkan. Setiap masalah ditanggulangi secara tepat waktu. Ukuran kinerja yang dapat diidentifikasi bagi kompetensi ini adalah sebagai berikut. Berat sama dipikul. Oleh sebab itu. bersih. Kesepakatan kontrak sekolah dikelola secara efektif. kepala sekolah harus tidak boleh putus harapan untuk menghimbau dan merangkul semua pihak yang berkepentingan demi kemajuan sekolahnya.

Digunakannya sumber daya publik secara tepat dan bijaksana. dan sikap yang mengilhami munculnya tingkat kinerja yang tinggi. Diperlihatkannya nilai-nilai. Nilai-nilai yang hidup di kalangan komunitas sekolah yang beragam diperiksa dan dipertimbangkan. Dapat dipercaya. Hubungan masyarakat serta strategi dan proses pemasaran. komit. Adanya contoh kolaborasi masyarakat bagi staf. konsisten. Diakui dan dihargainya keberagaman. Dilaksanakannya hukum dan prosedur secara adil dan bijaksana. Wewenang orang lain diakui dan dihormati. bisnis. Isu dan trend yang mungkin berdampak pada komunitas sekolah. keyakinan. Anggota masyarakat diperlakukan secara sama. Kondisi dan dinamika komunitas sekolah yang beragam. Dipenuhinya kewajiban hukum dan perjanjian. Diperlihatkannya contoh prilaku yang dapat diteladani. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk dapat berkinerja seperti itu adalah sebagai berikut. Kompetensi 5 Memberi contoh (teladan) tindakan berintegritas. hanya akan menimba hasil jangka pendek. dan pendidikan tinggi. Diadakannya program hubungan masyarakat yang komprehensif. Digunakannya pengaruh jabatan untuk meningkatkan program pendidikan dan bukan untuk kepentingan pribadi. Model yang berhasil tentang kemitraan sekolah. pemerintah. Diadakannya kesempatan yang layak bagi staf untuk mengembangkan keterampil-an berkolaborasi. Ditegakkannya integritas dan perilaku yang etis dalam komunitas sekolah. Nilai-nilai dari komunitas sekolah yang beragam. Filsafat dan sejarah pendidikan. Kepala sekolah pastilah berada dalam posisi yang serba kikuk jika tidak menujukkan kualitas perilaku yang dapat diteladani. menanggapi. e. Kompetensi 6 Memahami. dan mempengaruhi lingkungan politik. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk dapat berkinerja seperti itu adalah sebagai berikut : Tujuan pendidikan dan peran kepemimpinan dalam masyarakat modern. f. Hak-hak dan kerahasiaan peserta didik dan staf dilindungi. sederajat. dan secara emosional terkendali adalah kualitas yang seharusnya dimiliki para pimpinan. sosial. Tercipta dan terbinanya hubungan media yang efektif. keluarga. Kehidupan lain di luar sekolahnya ikut berpengaruh . Sumber daya masyarakat. bertanggung jawab. Terlihat adanya apresiasi terhadap dan kepekaan atas adanya keragaman dalam komunitas sekolah. Kode etik profesi. Kepala sekolah yang hanya mengandalkan kewenangan jabatannya untuk mempengaruhi lingkungan. masyarakat. Dipertanggungjawabkannya pelaksanaan kegiatan operasi sekolah Dipertimbangkannya dampak praktik manajerial terhadap orang lain. serta berharkat dan bermartabat. Ukuran kinerja yang dapat diidentifikasi bagi kompetensi ini adalah sebagai berikut : Diperagakannya kode etik pribadi dan profesional.kelompok masyarakat di sekitar untuk memperkuat program dukungan pencapaian tujuan sekolah. Karakter moral seperti itulah sebenarnya yang memiliki dampak jangka panjang. dan budaya yang lebih besar. Orang lain diperlakukan dengan adil. Kepala sekolah perlu menyadari bahwa kehidupan di sekolahnya adalah bagian dari lingkungan kehidupan yang lebih luas. ekonomi. Berbagai kerangka dan perspektif tentang etika.

*B. Prinsip-prinsip birokrasi pendidikan yang mendasari sistem sekolah Indonesia. Tujuan utama sekolah adalah membelajarkan peserta didik. Ia dengan rela menerima tanggung jawabnya secara mantap. Terjadinya komunikasi di kalangan komunitas sekolah tentang kecenderungan. Ada upaya mempengaruhi pembentukan kebijakan publik untuk menyediakan pendidikan yang bermutu. Difungsikannya komunitas sekolah sesuai dengan kebijakan. Kepala sekolah yakin bahwa bekerja adalah ibadah. Berpikir sistem membantunya untuk memahami posisi sekolahnya dalam gambaran yang lebih besar. Dinamika pengembangan dan pendukungan kebijakan dalam sistem politik yang demokratis. Model dan strategi perubahan dan resolusi konflik seperti yang diterapkan dalam konteks politik. budaya. Peranan pendidikan umum dalam mengembangkan dan memperbarui masyarakat demokratis. Tampak adanya upaya sungguh-sungguh untuk mempengaruhi lingkungan operasi sekolah bagi kepentingan peserta didik dan keluarganya. Misalnya. budaya. sosial. hukum. Keyakinan dan Pendirian Kepala Sekolah* Kepala sekolah harus memiliki sejumlah keyakinan atau pendirian untuk dapat berkinerja sebagaimana yang dituntut baginya. isu. Dikembangkannya jalur komunikasi dengan para pengambil keputusan di luar komunitas sekolah. . sosial. Semua pengaruh yang dimilikinya digunakan semata-mata demi kepentingan peserta didik. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk dapat berkinerja seperti itu adalah sebagai berikut. Isu-isu dan faktor global yang mempengaruhi proses pembelajaran. Ia akan berusaha mengendalikan diri sendiri dan bawahannya agar tidak merugikan kepentingan masa depan anak didiknya. misalnya. bukan untuk kepentingan lain. keterampilan. Hukum yang berkaitan dengan pendidikan dan persekolahan. ekonomi. Semua yang perlu dilakukan semata-mata untuk memberikan peluang agar setiap peserta didik memperoleh pendidikan yang berkualitas. Ukuran kinerja yang dapat diidentifikasi bagi kompetensi ini adalah sebagai berikut. Sekolahnya sendiri adalah bagian dari subsistem sosial yang terkait dengan sistem politik. Pada saat yang sama ia secara ikhlas menerima konsekuensi penegakan prinsip dan tindakan yang dilakukannya. Keyakinan ini yang besumber dari nilai-nilai moral yang dianutnya ikut mewarnai perilakunya dalam mengelola sekolah yang dipimpinnya. ia harus yakin bahwa KKN adalah perbuatan tercela yang tidak bertanggung jawab dan merusak. dan peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah dan pusat.dalam upayanya mengelola sekolah dengan baik. Ia berpendirian bahwa semua peserta didik perlu memiliki pengetahuan. Oleh sebab itu. Sistem dan proses politik. dan lain-lainnya. dan ekonomi yang mempengaruhi sekolah. Ia tidak menonjolkan kelebihan dan keberhasilannya. ia tidak akan melebih-lebihkan arti penting pekerjaannya. Dengan keyakinan itu. ia tidak akan memberi kesempatan terjadinya praktik-praktik KKN yang tidak terpuji itu di sekolahnya. Berikut adalah keyakinan/pendirian yang harus dimiliki kepala sekolah untuk dapat berkinerja sebagaimana yang diharapkan. dan karakter yang diperlukan untuk menjadi anggota masyarakat yang berguna bagi lingkungannya. Diadakannya dialog terus-menerus dengan wakil-wakil kelompok masyarakat. dan kemungkinan perubahan dalam lingkungan operasi sekolah. dan ekonomi sekolah. Ia tahu persis bahwa perilakunya adalah contoh yang kemungkinan besar akan menular di kalangan bawahannya dan bahkan para murid. Pentingnya keragaman dan persamaan dalam masyarakat demokratis.

tidak jadi soal dari manapun datangnya gagasan itu. dan kinerja bermutu tinggi. dan sebagainya. Kepala sekolah harus yakin bahwa keragaman komunitas sekolah memperkaya sekolah. ia akan selalu mencari peluang untuk terus meningkatkan profesionalitas diri dan stafnya. pendidikan adalah peluang untuk hidup lebih bermakna dan memberi kesempatan berperan dalam mobilitas sosial. sehat. sehingga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari praktik sehari-hari dalam manajemen sekolahnya. Oleh sebab itu. Oleh sebab itu. Kepala sekolah yakin bahwa sekolahnya beroperasi sebagai bagian integral dari masyarakat yang lebih besar. Kepala sekolah yakin bahwa publik memerlukan informasi yang cukup tentang sekolah dan kemajuan atau bahkan masalah yang dihadapi. Ia tahu dunia tidak pernah berhenti dan terus berubah. ia menunjukkan keterbukaan dan penerimaan gagasan baru. Ia perlu menekankan bahwa dalam masyarakat modern. Misalnya. ia menerapkan pendekatan sistem dalam setiap tindakan yang mempengaruhi kepentingan sekolahnya. Oleh sebab itu. Oleh sebab itu. nilai-nilai. . Ia yakin bahwa jika ia jujur dalam keterbukaannya. Ia juga berkeyakinan bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Tindakannya menunjukkan pengakuan itu dengan tidak memberi peluang praktik-praktik diskriminatif di sekolahnya. ia akan mengerakkan anggota sekolahnya untuk memerangi penyalahgunaan narkoba. dan perilaku asosial lainnya. Kepala sekolah harus yakin bahwa belajar berlangsung sepanjang hayat (life-long learning). Kepala sekolah harus yakin tentang pentingnya pengikutsertaan seluruh anggota komunitas sekolah. Ia juga melibatkan keluarga dan pihak-pihak berkepentingan lainnya dalam proses pengambilan keputusan sekolah. pihak-pihak yang berkepentingan juga akan lebih dapat memahami kekeliruan yang mungkin telah dilakukan dan bahkan mungkin akan mau membantunya untuk memperbaiki kekeliruan itu. Menggunakan pengaruh jabatan secara produktif untuk melayani peserta didik dan keluarganya. dan budaya. pemerasan. Ia akan berusaha keras agar imbasan masalah-masalah sosial tidak sangat berpengaruh terhadap efektivitas sekolahnya. Dengan demikian. tetapi masih banyak yang lain seperti teman. buku. ia akan menggerakkan anggotanya untuk bersih lahir-batin dalam semua hal dan memelihara kebersihan itu dengan konsisten. Kepala sekolah harus yakin bahwa anggota sekolahnya memerlukan standar. harapan. Kepala sekolah yakin tentang perlunya pengembangan profesional sebagai bagian integral peningkatan sekolah. Oleh sebab itu. Ada beragam cara yang dapat digunakan agar peserta didik dapat memiliki cara belajar seumur hidup. Ia juga perlu yakin perlunya menempuh risiko yang nalar untuk meningkatkan mutu sekolanya. Kepala sekolah berpendirian bahwa lingkungan belajar haruslah aman. Oleh sebab itu. Ia mengakui dan memberi peluang adanya keragaman gagasan. kepala sekolah perlu menekankan bahwa sumber belajar tidak cuma guru. Ia yakin tentang perlunya membangun dan memelihara semangat komunitas sekolah yang yang peduli. Ia harus dapat memberi contoh yang pas mengenai hal ini. Keputusan manajemen sekolah adalah untuk meningkatkan mutu pembelajaran sehingga ia mempercayai para guru dan staf pendukung dan pertimbangan mereka dalam keputusan manajerialnya. ia merasa perlu bersikap terbuka dan bertanggung gugat atas praktik yang diterapkan dalam mengelola sekolahnya. Dengan cara ini ia akan dapat memfasilitasi penggalian sumber daya keluarga dan masyarakat untuk mendukung pendidikan peserta didik.Semua orang dapat dididik dan semua peserta didik dapat belajar. orang tua. ia harus yakin bahwa visi sekolah harus menekankan standar pembelajaran yang tinggi. dan suportif. perjudian.

perlu menyusun alat (tes) yang dapat digunakan untuk menguji kompetensi calon kepala sekolah. Implikasi Kebijakan* Standar kompetensi dan kinerja yang dikemukakan disini akan berimplikasi pada penetapan kebijakan baru tentang persiapan. seleksi kepala sekolah harus dilakukan secara transparan. dan pengembangan kepala sekolah. Para pemilih adalah semua anggota atau pihak-pihak yang berkepentingan bagi kemajuan pendidikan di lingkungan sekolah yang bersangkutan. bertanggung gugat. terutama guru. dan demokratis. Perguruan tinggi. Untuk pengembangan lebih lanjut. seleksi. perguruan tinggi bekerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan dan pelatihan (Diklat) dapat melaksanakan program-program pengembangan yang disusun sesuai dengan kebutuhan unik bagi masing-masing kepala sekolah. Dengan standar kompetensi seperti itu. Cara pemilihan yang demokratis seperti ini harus dapat dipantau secara seksama untuk menghindari kemungkinan dicederai oleh praktik suap. Pusat Pengujian Depdiknas. penempatan. Setiap orang. dapat menjadi kepala sekolah jika memenuhi persyaratan kompetensi yang ditetapkan. kepala sekolah dipilih secara demokratis dari sekumpulan calon yang memiliki catatan perilaku berintegritas tinggi. utamanya mantan IKIP. . misalnya. Selain itu.*C. perlu menyusun program studi manajemen pendidikan yang benar-benar dapat menyiapkan calon-calon kepala sekolah yang memiliki standar kompetensi sebagaimana yang diharapkan.

sehingga menuntut penguasaan kepala sekolah secara professional. kepala sekolah diharapakan dapat memberikan dorongan serta memberikan kemudahan untuk kemajuan serta dapat memberikan inspirasi dalam proses pencapaian tujuan. Bagi mereka yang sungguh-sungguh berkemauan menjadi kepala sekolah yang bervisi. Dengan kepemimpinan kepala sekolah inilah.*BAB III PENUTUP* *A. kritik dan saran yang membangun yang penulis harapkan dari semua pihak. Sebab kepala sekolah merupakan pemimpin pendidikan yang juga bertanggung jawab dalam meningkatkan profesionalisme tenaga kependidikan lainnya. Sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Demikianlah. Untuk mewujudkan kepala sekolah yang professional tidak semudah memabalikkan telapak tangan. Kesimpulan* Kepala sekolah merupakan peimipin formal yang tidak bisa diisi oleh orang-orang tanpa didasarkan atas pertimbangan tertentu. Apakah standar itu terlalu tinggi? Bagi mereka yang tidak peduli dengan masa depan anak didik. Kepala sekolah yang professional akan mengetahui kabutuhan dunia pendidikan. kompeten. Orang-orang seperti ini layak mendapat penghargaan sepantasnya dalam posisinya sebagai kepala sekolah *B. seni dan budaya yang diterapkan dunia pendidikan. Untuk itu kepal sekolah bertangggung jawab melaksanakan fungsi-fungsi kepemimpinan baik yang berhubungan dengan pencapaian tujuan pendidikan maupun dalam mencipatakan iklim sekolah yang kondusif yang menumbuhnkan semangat tenaga pendidik maupun peserta didik. dan berintegritas tinggi standar kompetensi sebagaimana yang diuraikan adalah masuk akal. Peningkatan profesionalisme kepala sekolah perlu dilaksankan secara berkeinambungan dan terncana dengan melihat permaslahan-permasalahan dan keterbatasan yang ada. standar seperti itu jelas merupakan siksaan. dengan begitu kepala sekolah akan melakukan penyesuian-penyesuian agar pendidikan berkembang dan maju sesuai dengan kebutuhan pembangunan serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. . Untuk itu kepala sekolah dihadapkan pada tantangan untuk melasnakan pengembangan pendidikan secara terarah dan berkesinambungan. Saran* Kinerja kepala sekolah yang konsisten akan aturan yang berlaku besar sekali pengaruhnya terhadap kepuasan kerja guru di sekolah dengan catatan interaksi antara kepala sekolah dan guru saling menunjang dan mengisi masing-masing konsisten dan tanggung jawab atas hak dan kewajibannya sehingga tercipta situasi dan kondisi yang kondusif. teknologi. masih banyak calon atau kepala sekolah yang memang benar-benar serius melaksanakan pekerjaannya. Bagi mereka ini standar seperti itu adalah tantangan pekerjaan. semua itu butuh proses yang panjang. Tanpa adanya standar kompetensi yang cukup tinggi bagi para kepala sekolah rasanya sukar berharap bahwa pendidikan di Indonesia akan dikenal berkualitas baik di dunia. Kepala sekolah diangkat melalui prosedur serta persyaratan tertentu yang bertanggung jawab atas tercapainya tujuan pendidikan melalui upaya peningkatan profesionalisme tenaga kependidikan yang mengimplikasikan meningkatkanya prestasi belajar peserta didik. Namun. Kepala sekolah yang professional akan berfikir untuk membuat perubahan tidak lagi berfikir bagaimana suatu perubahan sebagaimana adanya sehingga tidak terlindas oleh perubahan tersebut. Bagi mereka kinerja yang bagus dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi anggota sekolahnya telah merupakan penghargaan tersendiri.

.

info/contoh-karya-tulis-ilmiah-tentang-tugas-dan-wewenang-kep ala-sekolah/feed/> feed. (terj. Ngalim dkk.) Bhatara Karya Aksara: Yogyakarta: 1978 * * 1 <javascript:rateImg('1'.) Gunung Agung. 1979 Rochman. Jakarta: 1980 Sutisna. Jakarta: 1983 Moh. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Goble Norman H. Makalah <http://contoh-kti.info/category/makalah/>.info/category/karya-tulis-ilmiah/>. Sekar Djaja.: Administrasi pendidikan. Bandung: 1983 William R. Angkasa.0 <http://contoh-kti. 4 Responses to “Contoh Karya Tulis Ilmiah Tentang Tugas dan . Rifai. Jakarta.feedburner.2 / 5 . (terj. Mutiara. Pedoman Umum Penyelenggaraan Administrasi Sekolah Menengah Jakarta.: Prinsip dan Teknik Supervisi. t.: Administrasi dan Supervisi pendidikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.info/contoh-karya-tulis-ilmiah-tentang-tugas-dan-wewenang-kep ala-sekolah/trackback/> from your own site.'721496370404269c404c05f9b972c65687aacd52264152041 55a66fd22f31e75076cc2dba95ebdc94837a257')> * 4 <javascript:rateImg('4'.'721496370404269c404c05f9b972c65687aacd52264152041 55a66fd22f31e75076cc2dba95ebdc94837a257')> * 3 <javascript:rateImg('3'. E.t. Oteng: Administrasi Pendidikan Dasar Teoritis untuk Praktek Profesional. (terj). Bandung Purwanto. Jakarta: 1983 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Sarana Pendidikan.: Perubahan Peranan Guru.'721496370404269c404c05f9b972c65687aacd52264152041 55a66fd22f31e75076cc2dba95ebdc94837a257')> 2.'721496370404269c404c05f9b972c65687aacd52264152041 55a66fd22f31e75076cc2dba95ebdc94837a257')> * 5 <javascript:rateImg('5'. LP3ES. September 17th. 2011 at 3:05 am and is filed under Karya Tulis Ilmiah <http://contoh-kti. You can leave a response <#respond>. Terima Kasih atas Kesediaan Pengunjung untuk Mengunjungi Page Kami dan jika berminat untuk Berlangganan KTI kami atau Update terabaru dari kami silahkan anda masukan Email nya di kolom berikut ini: <http://feeds.15 vote(s).: Pendidikan di Indonesia Penilaian dan Pedoman Perencanaan. Van Dersel. Edward C. or trackback <http://contoh-kti.: Pedoman Supervisi.com/ContohKaryaTulisIlmiah> Last Modified: Saturday.'721496370404269c404c05f9b972c65687aacd52264152041 55a66fd22f31e75076cc2dba95ebdc94837a257')> * 2 <javascript:rateImg('2'.*DAFTAR PUSTAKA* Beeby D. September 17th. 2011 @ 03:22 This entry was posted on Saturday. MA.

cruisesfrombaltimore. 2011 at 5:20 pm quote <#commentform> “If you live to be a hundred. Milne 3. GoDaddy Hosting <http://www. Thanks for posting all the great information! Had never thought of it all that way before. Hubert Hebron <http://welovefranke. 2011 at 6:46 am quote <#commentform> Some really interesting points you have written.me/cruises-out-of-baltimore/> Said on October 9th. I want to live to be a hundred minus one day so I never have to live without you. Aided me a lot. 4.flyready.com> Said on October 6th.net>. A.” ~ A. cruises out of baltimore <http://www.” ~ John Harrigan Leave a Reply Name (required): Mail (will not be published) (required): Website: Contoh Karya Tulis Ilmiah is proudly powered by WordPress <http://wordpress.com> Said on October 7th. Loading time = 0.838 detik.net> Said on September 29th.tripod.cheapwebsitehostingreviews.cheapwebsitehostingreviews. just what I was looking for : D. 2. Investment ideas <http://www.investmentmanagementcalculator.org/> and WordPress XP <http://blog. 2011 at 7:55 pm quote <#commentform> “People need loving the most when they deserve it the least.Wewenang Kepala Sekolah” 1. 2011 at 5:19 pm quote <#commentform> That’s really interesting. My blog is Vps Hosting <http://www. .com> theme.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful