MAKALAH MATA KULIAH METROLOGI INDUSTRI ALAT UKUR

Disusun oleh :

Rizky Andiarta

02.2008.1.07799

TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI ADHI TAMA SURABAYA 2011

khususnya para mahasiswa jurusan teknik mesin dan mahasiswa teknik ITATS pada umumnya. Kami menyadari bahwa dalam makalah metrology industri ini masih sangat banyak kekurangan yang dikarenakan keterbatasan ilmu dan kemampuan yang kami miliki. November 2011 Penulis . Dengan adanya makalah metrology industri ini kami berharap dapat membantu memperbaiki nilai dan juga sebagai tugas.oleh sebab dari itu.KATA PENGANTAR Segala puja dan puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT atas segala rahmad-NYA. kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk tercapainya kesempurnaan dari makalah ini.yang mana telah memberikan kesehatan dan kesempatan kepada kami. Surabaya. Semoga dengan adanya makalah ini dapat member ilmu pengetahuan maupun wawasan bagi para pembacanya. sehingga kami dapat menyelesaikan makalah metrology industri ini dengan baik.

Tujuan Tujuan dari penulisan makalah ini ialah adalah menambah wawasan. dapat menggunakan berbagai alat yang diciptakan guna mempermudah pekerjaan kita serta mempunyai keterampilan menggunakannya.PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Pada zaman yang semakin canggih ini. mengerti. yang mana perkembangan Ilmu pengetahuan & teknologi semakin tak terbendung & mengharuskan tiap individu dituntut mengetahui. ilmu pengetahuan bagi para pembacanya. Yang mana salah satunya ialah alat ukur. Studi pustaka Studi pustaka makalah ini berasal dari internet. .

Kegiatan pengukuran memerlukan dua perangkat penting yaitu instrumen (peralatan) sebagai perangkat kerasnya dan metoda pengukuran sebagai perangkat lunaknya.1 Pengertian Definisi dari pengukuran ialah Pengukuran ini dilakukan dengan cara membandingkan langsung sesuatu yang akan diukur dengan sebuah standar yang dipakai sebagai alat ukur. Jadi data yang dapat disajikan nantinya hanyalah merupakan perkiraan terbaik tentang nilai besaran yang diukur. Nilai ukur yang dapat diterima dengan demikian adalah antara ( x . Hasil ukur biasanya ditampilkan dalam bentuk : (x ± s ) dimana : x adalah nilai perkiraan terbaiknya s adalah galat (error) ukurnya. kelemahan metoda pengukurannya. Keduanya digunakan secara serempak untuk mendapatkan data yang sebaik-baiknya.s ) sampai dengan (x + s). Data hasil pengukuran terhadap suatu besaran fisis tidak akan memberikan suatu nilai yang tepat. Sebelum pembahasan tentang pengukuran dilanjutkan.BAB I PENGERTIAN 1. Pengukuran tidak langsung 3. Pengukuran dengan perhitungan . Pengukuran langsung 2. Hasil pengukuran dikatakan sah hanya jika diserati dengan ketelitiannya (ditampilkan oleh galat s). ada baiknya kita mengetahui dulu watak‐watak hasil pengulkuran (data) yang akan diperoleh. dan lain‐lain. yaitu : 1. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor antara lain keterbatasan jangkauan ukur alat yang digunakan. karakteristik alamiah besaran itu sendiri. Pengukuran dapat dibagi menjadi tiga jenis menurut cara kita melakukannya.

ia akan membandingkan panjang tali itu dengan mistar yang dimilikinya. Mikrometer adalah alat ukur yang dapat melihat dan mengukur benda dengan satuan ukur yang memiliki ketelitian 0. Acuan Mikrometer memiliki 3 jenis umum pengelompokan yang didasarkan pada aplikasi berikut : • Mikrometer Luar Mikrometer luar digunakan untuk ukuran memasang kawat. studi dari pengukuran.I. Pada ini akan membahas tentang : 1 Jenis 2 Membaca satu mikrometer sistem inci 3 Membaca satu mikrometer metrik 4 Membaca satu mikrometer vernier 5. Misalnya seseorang mengukur panjang seutas tali. Pengukuran langsung Pengukuran ini dilakukan dengan cara membandingkan langsung sesuatu yang akan diukur dengan sebuah standar yang dipakai sebagai alat ukurnya. Contoh alat ukur langsung : a. blok-blok dan batang-batang. luar dan garis tengah dari kerendahan dan batang-batang slot. Mikrometer ini banyak dipakai dalam metrology. Satu mikrometer adalah secara luas digunakan alat di dalam teknik mesin electro untuk mengukur ketebalan secara tepat dari blok-blok.01 mm . lapisan-lapisan. • Mikrometer dalam Mikrometer dalam digunakan untuk mengukur garis tengah dari lubang suatu benda .

Secara normal. Dengan cara memasang satu tangkai yang roda bergigi searah keinginan pada satu tenaga putaran . memberi satu pengukuran yang tidak akurat. orang bisa menggunakan keuntungan mekanis sekrup untuk menekan material.• Mikrometer kedalaman Mikrometer kedalaman digunakan untuk mengukur kerendahan dari langkah-langkah dan slot-slot. Satu mikrometer ditetapkan dengan menggunakan satu mekanisme sekrup titik nada.Satu fitur yang menarik tambahan dari mikrometer-mikrometer adalah pemasukan satu tangkai menjadi bengkok yang terisi.

00 mm = 10. lalu perhatikan apakah terbaca skala setengah milimeter pada bagian atas skala utama (ada kalanya dibawah).Skala utama = 10 x 1. Untuk membaca mikrometer vernir perlu diperhatikan skala utama. Mikrometer terdiri dari sekrup yang berskala samapi 50 dimana setiap skala bernilai 0. Skala vernir terlihat pada gambar diatas pada bagian kanan bawah dimana vernir mempunyai skala dari 0 sampai 10. kemudian perhatikan garis vernir mana yang berhimpit dengan garis skala pemutar. dan akhirnya bacalah skala perseratusan pada lingkaran.50 mm . skala minor dan skala pemutar.002 mm dan pengukuran bisa dilakukan dengan cepat.01 mm. Disamping itu terdapat skala linier pada barrel yang mempunyai skala 1 mm untuk bagian bawah dan 0. Nilai ukuran dari gambar dibaca sbb : .Skala minor = 1 x 0.01 mm = 0.50 mm = 0.Skala pemutar = 16 x 0.66 mm Untuk memperhalus pembacaan mikrometer hingga 0.16 mm Nilai = 10.002 mm).00 mm .5 mm untuk bagian atas. .Mikrometer mempunyai ketelitian 0. Setiap garis vernir mewakili dua perseribuan milimeter (0. Cara membaca skala pada mikrometer : Pertama-tama perhatikan bilangan bulat pada skala utama barrel.002 mm. barrel dilengkapi dengan vernir.

00 mm = 10.Dari gambar bagian diatas pada bagian bawah untuk skala mikrometer vernir bisa dihitung nilai ukuran sbb: Skala utama = 10 x 1.001 mm = 0.006 mm Nilai = 10.50 mm Skala pemutar = 16 x 0.50 mm = 0.002 mm = 0.00 mm Skala minor = 1 x 0.16 mm Skala vernir = 3 x 0.666 mmm e .

pdf http://www.blogspot.google.data.com/_VdxVVR0ry2E/TSLl6l2dHfI/AAAAAAAAARE/AB9W brVsBbI/s1600/Micrometers%2Bkedalaman.id/wp-content/uploads/2008/04/bab5-ab.png dll .bp.wikipedia.tp.com/_VdxVVR0ry2E/TSLk_IHiGLI/AAAAAAAAARA/087M NzISquw/s1600/Mikrometer%2Bdalam.jpg http://4.com http://ft.blogspot.id/dokumen/alat+ukur+langsung http://4.bp.unsada.ac.ac.DAFTAR PUSTAKA • • • • • • • www.id www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful