http://Virtuallabphysics.blogspot.

com
Nama NPM : Abdul Salim : A1E008019

Kelompok : 1 Percobaan : 2

I.

JUDUL Rangkaian hambatan seri dan paralel.

II.

TUJUAN Mempelajari hubungan kuat arus, tegangan dan hambatan total pada rangkaian hambatan yang tersusun secara seri dan paralel.

III.

LANDASAN TEORI Deras aliran arus pada kawat tidak hanya bergantung pada tegangan, tetapi juga pada hambatan yang diberikan kawat terhadap aliran elektron. Makin tinggi hambatan, makin kecil arus untuk suatu tegangan V. Kita kemudian mendifinisikan hambatan sehingga arus berbanding terbalik dengan hambatan. Ketika kita gabungkan hal ini dan kesebandingan diatas, kita dapatkan: I =

V R

Geaorge Simon Ohm (1787-1854) melalui eksperimennya menyatakan bahwa arus pada kawat logam sebanding dengan beda potensial V yang diberikan ke ujung-ujungnya. cara untuk menghasilkan beda potensial ialah dengan baterai.

I ∞V
Rumus tersebut menunjukkan bahwa:deras aliran arus pada kawat terhadap aliran elektron. Dimana R adalah hambatan kawat atau suatu alat lainnya, V adalah beda potensial yang melintasi alat tersebut, dan I adalah arus yang mengalir padanya.dan dikenal sebagai Hukum Ohm. Banyak fisikawan yang akan

Fisdas 2

1

http://Virtuallabphysics.blogspot.com
mengatakan bahwa ini bukan merupakan hukum, tetapi lebih berupa definisi hambatan. Jika kita ingin menyebut sesuatu sebagai hukum Ohm, hal tersebut akan berupa pernyataan bahwa arus yang melalui konduktor logam sebanding dengan tegangan yang diberikan, I ∞ V . Sehingga, R konstan, tidak bergantung pada V, untuk konduktor logam. Dan dikenal sebagai hukum Ohm. Banyak fisikawan yang akan mengatakan bahwa ini bukan merupakan hukum, tetapi lebih berupa definisi hambatan. Jika kita ingin menyebut sesuatu sebagai hukum Ohm, hal tersebut akan berupa pernyataan bahwa arus yang melalui konduktor logam sebanding dengan tegangan yang diberikan, I ∞ V . Sehingga, R konstan, tidak bergantung pada V, untuk konduktor logam. Tetapi hubungan ini tidak berlaku umum untuk bahan dan alat lain seperti dioda, tabung hampa udara, transistor, dan sebagainya. Dengan demikian ”hukum Ohm” bukan merupakan hukum dasar, tetapi lebih berupa deskripsi mengenai kelas bahan (konduktor logam) tertentu. Kemampuan benda untuk menahan aliran arus disebut hambatan. Nilainya bergantung pada hambat jenis bahan penyusun benda, bentuk dan ukuran benda. Resistor adalah alat yang mempunyai nilai hambatan tertentu. Tahanan dapat mempunyai nilai kurang dari 1 ohm sampai jutaan ohm. Jenis yang paling umum adalah tahanan karbon (Stockley,2007: 62)

Resistor terdapat dalam semua jenis rangkaian, mulai dari pengering rambut dan pemanas ruangan sampai pada rangkaian yang membatasi atau membagi arus, atau mereduksi, atau membagi tegangan. Rangkaian seperti itu seringkali memiliki beberapa resistor, sehingga wajar untuk meninjau
gabungan resistor. Sebuah contoh sederhana adalah serentetan bola lampu

yang digunakan untuk dekorasi liburan, dengan setiap bola bertindak sebagai sebuah resistor, dan dari perspektif analisis rangkaian serentetan bola lampu itu hanyalah merupakan gabungan resistor. (Young, 2003 : 257)

Fisdas 2

2

Tiap muatan yang sampai di R1. Beda potensial antara ujung ketiga resistor itu haruslah sama.http://Virtuallabphysics. Rangkaian seperti ini dikatakan membentuk suatu jaringan. Gambar (b) Dalam gambar diatas ketiga resistor dihubungkan paralel. hingga arus yang melalui R1. Jika daya maksimum dilampaui. R3 haruslah sama. hubungan antara beberapa komponen listrik seringkali komplek. dan beberapa buah resistor yang dihubungkan dengan cara tertentu.com Banyak sekali kita jumpai sumber tegangan.blogspot. Dalam praktek. yaitu harga hambatan dan daya maksimum yang dapat diterima oleh resistor bersangkutan. resistor akan terbakar. Gambar (c) Gambar (d) Ada dua hal penting berhubungan dengan penggunaan resistor. Resistor dengan daya maksimum ½ watt lebih kecil ukuran fisiknya dibanding dengan resistor 5 watt untuk harga hambatan yang sama. Kebanyakan rangkaian listrik tidaklah hanya terdiri dari beberapa sumber tegangan dan resistor yang dihubungkan seri. Sekarang jika kita ingin mengganti rangkaian seri pada gambar (a) dengan Fisdas 2 3 . Gambar (a) Dalam gambar diatas. akan melalui R2 dan R3 juga. ketiga hambatan membentuk rangkaian seri. R2.

R3 sama.blogspot. tetapi beda potensial pada ujung resitor haruslah sama.R2) dan (R3. sedang Vax = i R1. atau i= Vab Vab Vab + + . Hambatan ekivalen R harus memenuhi i R = V ab . R3 dan R4 seri dan rangkaian (R1.R4) dihubungkan paralel. Rangkaian pada gambar dibawah ini Fisdas 2 4 . maka i = i1 + i2 + i3 . yaitu dengan arus dan tegangan yang sama.Vyb = i R3. Jadi i ( R1 + R2 + R3 ) = Vab .Vyx = i R2. R Vab R1 R2 R3 Pada gambar dibawah ini: Terlihat bahwa R1 dan R2 berhubungan paralel. i3 = ab R1 R2 R3 .http://Virtuallabphysics. 1 2 3 Jika resistor dihubungkan paralel seperti gambar (b). i2 = ab . berapakah harga hambatan resistor ini? Hambatan ini disebut hambatan ekivalen atau hambatan pengganti. R1 R2 R3 Harga hambatan ekivalen memenuhi hubungan 1 i 1 1 1 = = + + . Vax +Vxy +Vyb =Vab Arus yang melalui R1. Hanya beberapa jaringan dapat direduksi menjadi kombinasi seriparalel seperti pada gambar diatas. R2.com satu reistor tanpa merubah keadaan. i1 = Vab V V . Ketiga arus diatas berasal dari arus yang datang pada titik a. Sehingga hambatan ekivalen untuk rangkaian seri pada gambar (a) ialah R=R +R +R . arus yang melalui tiap resistor berlainan. yaitu i.

kita mengatakannya bahwa elemen-elemen rangkaian itu disambungkan seri.http://Virtuallabphysics. Hambatan tunggal dari resistor ini dinamakan hambatan ekuivalen (equivalent resistance) dari gabungan itu. untuk sebarang banyaknya resistor paralel. Pada sembarang gabungan resistor kita selalu dapat mencari sebuah resistor tunggal yang dapat menggantikan gabungan itu dan menghasilkan arus total dan selisih potensial yang sama. Hambatan ekuivalen itu selalu lebih kecil daripada hambatan individu.blogspot. Fisdas 2 5 . sehingga wajar untuk meninjau gabungan resistor. Untuk setiap resistor yang mneyediakan sebuah lintasan alternatif diantaratitik-titik itu elemen-elemen rangkaian itu disambung paralel. kebalikan hambatan ekuivalen sama dengan jumlah kebalikan-kebalikan dari hambatan-hambatan individunya.com tidak dapat langsung direduksi menjadi satu hambatan ekivalen dengan rangkaian seri dan paralel (Sutrisno.1979:67-70) Dalam semua jaringan terdapat resistor. selisih potensial adalah sama melalui setiap elemen. Untuk kasus khusus dua resistor paralel. Rek = R1 R 2 R1 + R2 (Hugh D Young dan Roger A Freedman. Bila beberapa elemen rangkaian disambungkan dalam barisan dengan hanya sebuah lintasan arus tunggal diantara titik-tik itu. Rangkaian tersebut serng kali memiliki beberapa resistor. 2004: 257-259). Jika resistor-resistor itu paralel. Hambatan ekuivalen itu lebih besar daripada setiap hambatan individu.

Jika dua resistor yang dihubungkan sedemikian rupa sehingga beda potensial yang sama antara keduanya yang dikatakan bahwa mereka dihubungkan secara paralel. R1 R 2 R 3 Yang dimaksud rangkaian seri adalah suatu penyusunan komponenkomponen di mana semua arus mengalir melewati komponen-komponen tersebut secara berurutan.2007: 64) Rangkaian resistor seringkali memiliki beberapa resistor. jika suatu muatan Q mengalirke R1 selama interval waktu tertentu. yang digunakan untuk menyambung atau memutus rangkaian. Catat bahwa resistor-resistor dihubungkan pada kedua ujungnya dengan sebuah kawat.http://Virtuallabphysics. Sakeler adalah peranti. Karena muatan tidak terkumpul pada satu titik dalam kawat yang dialiri arus konstan. dengan setiap bola bertindak sebagai resistor... 1998: 154-155) eq = 1 1 1 + + + . sejumlah muatan Q harus mengalir keluar R2 selama interval yang sama. Kedua resistor haruslah membawa arus I yang sama. biasanya mekanis.com Beberapa resistor yang dihubungkan sedemikian rupa sehingga muatan yang sama harus mengalir melalui keduanya dikatakan bahwa resistor itu terhubung secara seri. (Stockley... kita mengatakan bahwa Fisdas 2 6 . dimana arus total I menghasilkan tegangan jatuh V. Resistansi ekivalen untuk beberapa kombinasi resistor paralel dapat ditulis menjadi 1 R (Tipler. Bila beberapa elemen rangkaian disambung dalam berisan dengan hanya sebuah sebuah lintasan arus tunggal diantara titik-titik itu. Resitansi ekivalen dari kombinasi resistor paralel didefinisikan sebagai resistensi Req tersebut.. Sebuah contoh sederhana adalah serentetan bola lampu yang digunakan untuk dekorasi liburan.blogspot. Rangkaian paralel adalah suatu penyusunan komponen-komponen di mana arus terbagi untuk melewati komponenkomponen secara serentak.

sebuah shunt ditambahkan. Beda potensial tertentu akan menghasilkan arus untuk penyimpangan skala penuh.Adalah sebuah galvanometer antara dua titik tersebut yang memiliki hambatan tinggi yang disusun seri. Ammeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur arus.2007: 77) Ammeter digunakan untuk mengukur arus yang melalui rangkaian. makin kecil pengaruh terhadap rangkaian.blogspot. 2001: 116-120) Fisdas 2 7 . (Stockley. Untuk mengukur beda potensial yang lebih tinggi. Alat yang digunakan untuk mengukur beda potensial antara dua titik disebut Volmeter . Setiap resistor menyediakan sebuah lintasan alternatif diantara titik-titik untuk elemen-elemen rangkaian yang disambung paralel. yaitu penunjuk skala bergerak ke posisi maksimum. Makin kecil hambatan dalamnya.http://Virtuallabphysics. multiplier harus ditambahkan. tersusun seri dengan elemen-elemen lain. Ammeter juga bisa mempengaruhi rangkaian. yang dirancang sedemikian sehingga arus tertentu yang menghasilkan penyimpangan skala penuh. ia harus dipasang langsung kedalam rangkaian. (Giancolli.com elemen-elemen rangkaian itu disambung seri. Termasuk dalam jenis galvanometer kumparan bergerak. Untuk mengukur arus yang lebih tinggi. arus yang lebih besar akan menghasilkan penyimpangan skala penuh pada skala yang baru. makin sensitif galvanometer makin kecil efek yang ditimbulkannya. Baik untuk voltmeter maupun ammeter. tetapi efeknya kecil jika hambatannya jauh lebih kecil jauh lebih kecil dari hambatan rangkaian secara keseluruhan.

7. 1. Langkah-langkah percobaan 1. 5. Rangkaian Hambatan Seri Fisdas 2 8 .blogspot. Nama Alat/bahan Meter dasar 90 Kebel penghubung merah Kabel penghubung hitam Hambatan tetap 470 Ω Hambatan tetap 100 Ω Papan rangkaian Saklar satu kutub Jembatan penghubung Catu-daya Jumlah 2 3 3 1 1 1 1 6 1 V. ALAT DAN BAHAN NO. 4. 8.com IV. 3. 9. 6. LANGKAH PERCOBAAN a. 2.http://Virtuallabphysics.

c. Dihubungkan catu-daya ke sumber tegangan (alat catu-daya masih dalam keadaan mati/off). Pilih tegangan keluaran 3 volt DC d. f. b. Fisdas 2 9 . e. Dipersiapkan peralatan/komponen sesuai dengan daftar alat dan bahan b. d. Dibuat rangkaian seperti gambar di atas Saklar S dalam posisi terbuka (posisi 0) Meter dasar 90 yang berfungsi sebagai voltmeter dengan batas ukur 10V Meter dasar 90 yang berfungsi sebagai amperemeter mempunyai batas ukur 100 mA c. kemudian saklar S ditutup (posisi 1). Pada alat ukur. Catu-daya dihidupkan (on). Tempat jembatan penghubung (1) di dekat C ditukarkan dengan amperemeter. Dihubungkan rangkaian ke catu-daya (digunakan kabel penghubung) e. dibaca kuat arus dan tegangan untuk hambatan R1. g. kemudian voltmeter dipindahkan ke titik B dan C. misalnya masing-masing (I1) dan (V1) kemudian hasilnya dicatat ke dalam tabel hasil pengamatan. Saklar S dibuka (posisi 0).http://Virtuallabphysics.com Keterangan: a. kemudian voltmeter dipindahkan ke titik A dan C. kemudian saklar S ditutup (posisi 1). Diperiksa kembali rangkaian Langkah Kerja a. Saklar S dibuka (posisi 0). kemudian saklar S ditutup (posisi 1). Pada alat ukur dibaca kuat arus dan tegangan untuk hambatan R2 misalnya masing-masing I2 dan V2 kemudian hasilnya dicatat ke dalam tabel hasil pengamatan.blogspot. Tempat jembatan penghubung (2) ditukarkan dengan amperemeter.

dengan sumber tegangan yang berbeda kemudian hasilnya dicatat ke dalam tabel pengamatan. Rangkaian Hambatan Paralel Keterangan: a. Diperiksa kembali rangkaian Fisdas 2 10 .com h. Dibuat rangkaian seperti gambar di atas Saklar S dalam posisi terbuka (posisi 0) Meter dasar 90 yang berfungsi sebagai voltmeter dengan batas ukur 10 Meter dasar 90 yang berfungsi sebagai amperemeter mempunyai batas ukur 100 mA c. Dibaca kuat arus dan tegangan untuk rangkaian maing-maing Itot dan Vtot kemudian hasilnya dicatat ke dalam tabel hasil pengamatan. Dihubungkan rangkaian ke catu-daya (digunakan kabel penghubung) e. Dihubungkan catu-daya ke sumber tegangan (alat catu-daya masih dalam keadaan mati/off). Langkah a sapai dengan g diulangi. 2.http://Virtuallabphysics. Dipersiapkan peralatan/komponen sesuai dengan daftar alat dan bahan b.blogspot. Pilih tegangan keluaran 3 volt DC d. i.

kemudian saklar S ditutup (posisi 1). kemudian voltmeter dipindahkan ke titik B dan C. Tempat jembatan penghubung (1) di dekat C ditukarkan dengan amperemeter. kemudian voltmeter dipindahkan ke titik P dan Q. d. Pada alat ukur dibaca kuat arus dan tegangan untuk hambatan R2 misalnya masing-masing I2 dan V2 kemudian hasilnya dicatat ke dalam tabel hasil pengamatan. h. Gambar percobaan. Pada alat ukur. kemudian saklar S ditutup (posisi 1).http://Virtuallabphysics. b. Langkah a sapai dengan g diulangi. Tempat jembatan penghubung (2) ditukarkan dengan amperemeter. f. kemudian saklar S ditutup (posisi 1).com Langkah Kerja a. i. b. e. dibaca kuat arus dan tegangan untuk hambatan R1. Catu-daya dihidupkan (on). Rangkaian hambatan yang disusun secara sei Fisdas 2 11 . dengan sumber tegangan yang berbeda kemudian hasilnya dicatat ke dalam tabel pengamatan. Saklar S dibuka (posisi 0). Dibaca kuat arus dan tegangan untuk rangkaian maing-maing Itot dan Vtot kemudian hasilnya dicatat ke dalam tabel hasil pengamatan. g. c. misalnya masing-masing (I1) dan (V1) kemudian hasilnya dicatat ke dalam tabel hasil pengamatan.blogspot. Saklar S dibuka (posisi 0).

016 0.06 0.01 0.0 1.4 V1+V2 4.8 5.06 0.9 8.4 5.7 11. Data yang diperoleh dari percobaan 1.5 308.blogspot.4 5.5 Vtot 2.3 98.4 8.016 R1 300 312.8 10 14.5 V1+V2 5.9 8.6 I1(A) 0.com Rangkaian hambatan yang disusun secara paralel.3 R2 300 312.3 R1+R2 600 625 608.5 62.9 90 85 Rtot 93. HASIL PENGAMATAN A.http://Virtuallabphysics. Rangkaian Hambatan Paralel S.008 0.3 0.5 V2 2. tegangan 3V 6V 9V V1 2. tegangan 3V 6V 9V V1 2.0 7.008 0.3 R2 50. VI.1 R1 290 295 283. Data yang diperoleh a.3 Fisdas 2 12 .03 I2 (A) 0.024 I2 (A) 0.9 5.3 17 I1 (A) 0.016 Itot (A) 0.4 V2 2.9 385 368.8 5.055 0.02 0. Rangkaian Hambatan Seri S.008 0.5 300 Rtot 62.0 7.2 Vtot 0.5 58.1 Itot (A) 0.5 1.3 85 R1+R2 310.03 0.024 0.024 1.

5 Rtotal = R1 + R2 = 312.016 = 62.. Rangkaian Hambatan Seri Tegangan sumber 3 Volt a.016A = 312...? R2…..4V / 0.? Rtotal ….? Rtot ….5 Tegangan sumber 6 Volt b.008A = 62..3 R2 = V2/I2 = 7.? R2.blogspot.? I1 = I2 = 0..3 Fisdas 2 13 .com B.024A = 58..008 A R1. Perhitungan 1.4 volt I1 = I2 = 0.? R1 = V1/I1 = 2..4V / 0.? R1 = V1/I1 = 5V / 0.008A = 300 R2 = V2/I2 = 2.008A = 300 Rtotal = R1 + R2 = 300 + 300 = 600 Jawaban : Dari hasil pengamatan didapat.3 Dari hasil pengamatan didapat..5 Tegangan sumber 9 Volt c.. Dik Dit : : V1 = 7. Rtot = Vtot/Itot = 0.5 + 312.016 A R1…. Rtot = Vtot/Itot = 1 / 0.http://Virtuallabphysics.4V / 0.4 volt V2 = 7.024 A Jawab : R1 = V1/I1 = 7..5V /0.016A = 312..3 + 300 = 608.2V / 0.5 R2 = V2/I2 = 5V / 0. Dik Dit : : V1 = V2 = 2.2 volt R1….? Rtotal …. Dik Dit : : V1 = V2 = 5 volt I1 = I2 = 0.? R2…. Rtot = Vtot / Itot = 14.024A = 308.5 = 625 Jawab : Dari hasil pengamatan didapat.024A = 300 Req = R1 + R2 = 308.6V/ 0.

9 Rtotal = R1 + R2 = 290 + 50..9 Dari hasil pengamatan didapat...4V / 0..01 A V1 = V2 = 8..055 A V2 = 2.? Rtot …..? Jawab : R1 = V1/I1 = 8.? R2.. Rtot =Vtot/Itot= 8.01A = 290 R2 = V2/I2 = 2.5V / 0..3 I2 = 0.? Tegangan sumber 6 Volt b... Dik Dit : : I1 = 0.055A = 50.06A = 90 Rtot = R1 + R2 = 295 + 90 = 385 = 98.com 2.? R2..03 = 93. Rtot = Vtot/Itot = 5.3 • • R2 = V2/I2 = 8..9V / 0.9 = 340.. Rtot = Vtot/Itot = 2...? R2..3 Dari hasil pengamatan didapat..5V / 0.9 volt Dit : Jawab : R1 = V1/I1 = 2.9volt V2= 5.9V /0.? Rtotal ….03A = 283.8 volt R1.http://Virtuallabphysics. Dik Dit • • • : : I1 = 0.1A= 85 Fisdas 2 14 .3 Dari hasil pengamatan didapat.4volt R1.9V / 0.8 / 0..blogspot.02A = 295 R2 = V2/I2 = 5.06A Tegangan sumber 9 Volt c.? Jawab : R1 = V1/I1 = 5.8V / 0.? Rtot ….03 A I2 = 0.. Dik : I1 = 0.5V /0.01A = 85 Rtotal = R1 + R2 = 283. Rangkaian Hambatan Paralel Tegangan sumber 3 Volt a.3 + 85 = 368.01 A V1 = 2.06 A V1 = 5.5 volt R1...02 A I2 = 0.

016 0. pengering rambut. hukum yang menyatakan hubungan antara tegangan dan kuat arus. terdapat unsur rangkaian yang merupakan hasil perbandingan antara tegangan V dan kuat arus I.8 10 14.008 0.024 0. Dalam kehidupan sehari-hari. Secara sistematis dapat ditulis R = V/I Satuan dari hambatan adalah ohm.http://Virtuallabphysics. tegangan dan hambatan pada rangkaian seri lebih baik terlebih dahulu dibahas akan masing-masing komponen tersebut dalam rangkaian seri.blogspot. Sebelum mengetahui hubungan antara kuat arus.016 0.com C.0 1. Tegangan dan Kuat Arus S.0 7. elemen pemanas.024 V1 V2 Vtot V1+V2 I1(A) I2 (A) Itot (A) Berdasarkan hasil percobaan dapat dilihat bahwa pada rangkaian seri besar Vtot ≠ V1 + V2 dimana seharusnya Vtot = V1 + V2 .6 0. huruf besar Yunani untuk omega. Benda-benda yang memiliki sifat resistansi disebut resistor. Pembahasan Dalam suatu rangkaian listrik.016 0. Pada rangkaian ini dua atau lebih resistor yang dihubungkan sedemikian rupa sehingga muatan yang sama harus mengalir melalui keduanya. Unsur ini dikenal dengan hambatan atau resistansi.024 0.4 4. yang diambil dari nama penemu hukum Ohm.4 5.4 2. Rangkaian seri adalah suatu penyusunan komponen-komponen di mana semua arus mengalir melewati komponen-komponen tersebut secara berurutan. Ohm disingkat dengan . tegangan 3V 6V 9V 2.2 0.5 1. dan sebagainya. Akan Fisdas 2 15 .0 7. resistor dapat berupa bola lampu.4 5.008 0.008 0.

..3 Berdasarkan hasil percobaan dapat dilihat bahwa pada rangkaian seri besar Rtot ≠ R1 + R2 dimana seharusnya Rtot = R1 + R2 . Hambatan R1 300 312.5 62..5 58... Nilai hambatan total atau dapat disebut pula hambatan ekuivalen pada rangkaian seri pasti lebih besar daripada setiap hambatan individunya. Begitupun dari hasil hasil data percobaan secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa pada rangakaian seri nilai total kuat arus pada rangkaian sama dengan besar kuat arus individunya. Vtot = V1 + V2 + .3 R2 300 312. Kerena pada rangkaian seri itot =i=i2=in Fisdas 2 16 .com tetapi dari hasil secara keselurahan dapat disimpulkan bahwa pada rangakaian seri nilai tegangan total pada rangkaian merupakan penjumlahan dari tegangan individunya. Kedua resistor haruslah membawa arus I yang sama. sejumlah Q harus mengalir keluar R2 selama interval yang sama. jika suatu muatan muatan Q mengalir ke R1 selama interval waktu tertentu. itot Rtot = i1 R1 + i2 R2 + . Akan tetapi dari hasil secara keselurahan dapat disimpulkan bahwa pada rangkaian seri nilai hambatan total pada rangkaian merupakan penjumlahan dari hambatan individunya..5 300 Rtot 62. Berdasarkan hasil percobaan dapat dilihat bahwa pada rangkaian seri besar Itot = I1 = I2 ..http://Virtuallabphysics.. Berikutnya akan dibahas hubungan antara ketiga komponen tersebut. Pada rangkaian seri muatan tidak terkumpul pada satu titik dalam kawat yang dialiri arus konstan.blogspot.5 308.3 R1+R2 600 625 608.

4 8.03 2. Fisdas 2 17 .9 8.3 17 0.8 5.1 Berdasarkan hasil percobaan dapat dilihat bahwa pada rangkaian paralel besar Vtot mendekati sama nilainnya dengan V1 dan V2 .02 0. tegangan 3V 2. tegangan dan hambatan pada rangkaian paralel lebih baik terlebih dahulu dibahas akan masing-masing komponen tersebut dalam rangkaian paralel.http://Virtuallabphysics.blogspot.7 6V 9V 5.01 I2 (A) 0.06 0. Tegangan dan Kuat arus S.8 V1 V2 Vto t V1+V 2 I1 (A) 0.1 0. Pada rangkaian ini dua atau lebih resistor yang dihubungkan sedemikian rupa sehingga beda potensial sama antara keduanya.03 0. Sebelum mengetahui hubungan antara kuat arus. Rangkaian paralel adalah suatu penyusunan komponen- komponen dimana arus terbagi untuk melewati komponen-komponen secara serentak.9 2.com Maka..5 11.06 0. Rtot = R1 +R2 +..05 5 Itot (A) 0.5 5.. besar nilai tidak sepenuhnya serupa hal itu hanya disebabkan oleh beberapa faktor dalam pengukuran tetapi dari hasil secara keselurahan dapat disimpulkan bahwa pada rangakaian paralel nilai tegangan total pada rangkaian sama dengan nilai tegangan individunya..5 5. Namun pada hasil percobaan. Persamaan diatas merupakan persamaan hambatan pengganti atau hambatan total dari rangkaian seri dimana untuk sembarang gabungan resistor kita selalu dapat menggunakan resistor tunggal(pengganti) yang dapat mengganti gabungan itu dan menghasilkan arus total dan selisih potensial yang sama.9 8.

merupakan nilai Hambatan R1 290 295 283.9 90 85 Rtot 93. dimana seharusnnya Itot = I + I2. Namun secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa pada rangakaian seri nilai total kuat arus penjumlahan kuat arus individunya. Dari data hasil percobaan terlihat bahwa tidak diperoleh nilai yang benar-benar serupa atau pas hal ini disebabkan oleh beberapa faktor baik itu karena kesalahan pengamat ataupun akibat pengaruh hambatan yang ada didalam amperemeter.3 Berdasarkan hasil percobaan diatas dapat dilihat hubungan yang ada pada tabel diatas. Berikutnya akan dibahas mengenai resistor yang digunakan pada percobaan ini yaitu resistor dengan nilai 100 dan 470 . Pada percobaan ini digunakan sakelar yang berfungsi untuk menyambung atau memutuskan rangkaian. Walaupun = + Rtot R1 R2 pada hasil perhitungan besar nilai perbandingannya tidak sepenuhnya serupa hal itu hanya disebabkan oleh beberapa faktor dalam pengukuran tetapi dari hasil secara keselurahan dapat disimpulkan bahwa pada rangkaian seri nilai satu per hambatan total pada rangkaian merupakan penjumlahan dari satu per hambatan individunya. Nilai hambatan total atau dapat disebut pula hambatan ekuivalen pada rangkaian paralel pasti lebih kecil daripada setiap hambatan individunya.9 385 368.3 85 R1+R2 310. Hubungan tersebut dapat terlihat dari hasil perhitungan.com Berdasarkan hasil percobaan dapat dilihat bahwa pada rangkaian paralel besar Itot ≠ I + I2 .3 98.blogspot. dimana diperoleh persamaan 1 1 1 .http://Virtuallabphysics.3 R2 50. Fisdas 2 18 .

. Kesimpulan 1. Req R1 R2 R3 Fisdas 2 19 .. dapat ditulis : V=IR 2. Pada rangkaian paralel: o Vtot = V1 = V2 = Vn o Itot = I1 + I2 +.com Resistor yang digunakan memiliki nilai toleransi.. Tetapi pada kenyataannya.blogspot.. VII. berarti resistor memiliki nilai toleransi 5%.. Untuk hambatan 100 berarti besar hambatan berkisar antara 95 -105 .... Karena warna linkarang pada resistor tersebut adalah emas....... KESIMPULAN DAN SARAN A.. Pada rangkaian seri: o Vtot = V1 + V2 +. Penyebab lain dari masalah ini kemungkinan adalah resistivitas (ρ). 3....5 . Hambatan adalah hasil perbandingan antara tegangan dan kuat arus di mana jika besar hambatan bertambah..5 -493. o Resistansi ekivalen untuk resistor yang tersusun paralel : 1 1 1 1 = + + + . maka akan memperkecil kuat arus (berbanding terbalik).. dan untuk hanbatan 470 berarti besar hambatan berkisar antara 446.http://Virtuallabphysics... Masalah ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti halnya kesalahan pada pengukurang.. o Itot = I1 = I2 = In o Resistansi ekivalen untuk resistor yang tersusun seri : Req = R1 + R 2 + R3 + . Sehingga berdasarkan hukum Ohm.. nilai hambatan yang diperoleh dari perhitungan memiliki besar diluar batas toleransi.

1.blogspot. VIII. Fisika Universitas Edisi 10 Jilid 2. Jakarta: Erlangga Stockley. Kamus Fisika bergambar. Jakarta: Erlangga Young dan Freedman. 2004. Saran. Fisika Untuk Sains dan teknik Jilid 2. 2. 1998. 1979. Corinne dkk.com B. 2001. DAFTAR PUSTAKA Giancoli. alat-alat praktikum yang akan digunakan sebaiknnya diperiksa terlebih dahulu. Pada saat kegiatan praktikum. douglas C. Fisika dasar seri listrik magnet dan termofisika listrik. 2007. Fisika Jilid 2. sebaiknya diberika pengarahan terlebih dahulu kepada praktikum hal-hal apa saja yang harus diperhatikan agar kegiatan praktikum berjalan dengan lancer dan tertib. Jakarta: Erlangga Fisdas 2 20 . Jakarta : Erlangga Sutrisno. Bandung :ITB Tipler. Paul A. karena kerusakana alat akan menghambat praktikum dan hasil praktikum menjadi kurang maksimal.http://Virtuallabphysics.

blogspot. itot dengan i1+i2 dan 1 R tot dengan  1 + 1  adalah Berdasarkan hasil percobaan dapat      R1 R2  dilihat bahwa pada rangkaian seri besar Vtot = V1 = V2 (nilai tegangan total pada rangkaian sama dengan nilai tegangan individunya.. itot dengan i1 dan Rtot dengan (R1+R2) adalah berdasarkan hasil percobaan dapat dilihat bahwa pada rangkaian seri besar Vtot = V1 + V2 (nilai tegangan total pada rangkaian merupakan penjumlahan dari tegangan individunya. Rangkaian Paralel a...http://Virtuallabphysics.. Persamaan hambatan pengganti atau hambatan total dari rangkaian hambatan paralel adalah sebagai berikut : 1 1 1 1 = + + + .. nilai hambatan total pada rangkaian merupakan penjumlahan dari hambatan individunya.. b. Pendapat Saya tentang Vtot dengan V1 dan V2. Persamaan hambatan pengganti atau hambatan total dari rangkaian seri adalah sebagai berikut : Req = R1 + R 2 + R3 + .. 1 1 1 nilai satu per hambatan total pada = + Rtot R1 R2 rangkaian merupakan penjumlahan dari satu per hambatan individunya b.sedangkan nilai Rtot = R1 + R2 . Rangkaian Seri a.. 2.. Req R1 R2 R3 Fisdas 2 21 .com IX. Nilai Itot = I1 + I2 (nilai total kuat arus pada rangkaian merupakan penjumlahan kuat arus sedangkan nilai individunya). JAWABAN PERTANYAAN 1.. Pendapat Saya tentang Vtot dengan (V1+V2). Nilai Itot = I1 = I2 (nilai total kuat arus pada rangkaian sama dengan besar kuat arus individunya)..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful