P. 1
Batuan beku

Batuan beku

|Views: 127|Likes:
Published by Lisa Chama
Batuan beku

Contoh batuan beku; jalur yang berwarna lebih muda menunjukkan arah aliran Batuan beku atau batuan igneus (dari Bahasa Latin: ignis, "api") adalah jenis batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras, dengan atau tanpa proses kristalisasi, baik di bawah permukaan sebagai batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan sebagai batuan ekstrusif (vulkanik). Magma ini dapat berasal dari batuan setengah cair ataupun batuan yang sudah ada, baik di mantel ataupun kerak bu
Batuan beku

Contoh batuan beku; jalur yang berwarna lebih muda menunjukkan arah aliran Batuan beku atau batuan igneus (dari Bahasa Latin: ignis, "api") adalah jenis batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras, dengan atau tanpa proses kristalisasi, baik di bawah permukaan sebagai batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan sebagai batuan ekstrusif (vulkanik). Magma ini dapat berasal dari batuan setengah cair ataupun batuan yang sudah ada, baik di mantel ataupun kerak bu

More info:

Published by: Lisa Chama on Nov 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/24/2012

pdf

text

original

Batuan beku

Contoh batuan beku; jalur yang berwarna lebih muda menunjukkan arah aliran Batuan beku atau batuan igneus (dari Bahasa Latin: ignis, "api") adalah jenis batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras, dengan atau tanpa proses kristalisasi, baik di bawah permukaan sebagai batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan sebagai batuan ekstrusif (vulkanik). Magma ini dapat berasal dari batuan setengah cair ataupun batuan yang sudah ada, baik di mantel ataupun kerak bumi. Umumnya, proses pelelehan terjadi oleh salah satu dari proses-proses berikut: kenaikan temperatur, penurunan tekanan, atau perubahan komposisi. Lebih dari 700 tipe batuan beku telah berhasil dideskripsikan, sebagian besar terbentuk di bawah permukaan kerak bumi. Menurut para ahli seperti Turner dan Verhoogen (1960), F. F Groun (1947), Takeda (1970), magma didefinisikan sebagai cairan silikat kental yang pijar terbentuk secara alamiah, bertemperatur tinggi antara 1.500–2.5000C dan bersifat mobile (dapat bergerak) serta terdapat pada kerak bumi bagian bawah. Dalam magma tersebut terdapat beberapa bahan yang larut, bersifat volatile (air, CO2, chlorine, fluorine, iron, sulphur, dan lain-lain) yang merupakan penyebab mobilitas magma, dan non-volatile (non-gas) yang merupakan pembentuk mineral yang lazim dijumpai dalam batuan beku. Pada saat magma mengalami penurunan suhu akibat perjalanan ke permukaan bumi, maka mineral-mineral akan terbentuk. Peristiwa tersebut dikenal dengan peristiwa penghabluran. Berdasarkan penghabluran mineral-mineral silikat (magma), oleh NL. Bowen disusun suatu seri yang dikenal dengan Bowen’s Reaction Series. Dalam mengidentifikasi batuan beku, sangat perlu sekali mengetahui karakteristik batuan beku yang meliputi sifat fisik dan komposisi mineral batuan beku. Dalam membicarakan masalah sifat fisik batuan beku tidak akan lepas dari Tekstur, Struktur, Komposisi Mineral

Tekstur Tekstur didefinisikan sebagai keadaan atau hubungan yang erat antar mineral-mineral sebagai bagian dari batuan dan antara mineral-mineral dengan massa gelas yang membentuk massa dasar dari batuan. Tekstur pada batuan beku umumnya ditentukan oleh tiga hal yang penting, yaitu: A. Kristalinitas Kristalinitas adalah derajat kristalisasi dari suatu batuan beku pada waktu terbentuknya batuan tersebut. Kristalinitas dalam fungsinya digunakan untuk menunjukkan berapa banyak yang berbentuk kristal dan yang tidak berbentuk kristal, selain itu juga dapat mencerminkan kecepatan pembekuan magma. Apabila magma

yaitu batuan beku dimana semuanya tersusun oleh kristal. . Ditinjau dari pandangan dua dimensi dikenal tiga bentuk kristal. yaitu batuan beku yang semuanya tersusun dari massa gelas.Irregular. apabila ukuran diameter butir kurang dari 1 mm.Kriptokristalin.01 mm. 2. Fanerik/fanerokristalin. apabila batuan beku tersusun oleh gelas. . . Afanitik. yaitu: • Holokristalin.Prismitik. C. Pada umumnya dikenal dua kelompok tekstur ukuran butir. Tekstur holohialin banyak terbentuk sebagai lava (obsidian). yaitu: . . yaitu mikrokristalin yang telah membeku di dekat permukaan.Sedang (medium).01 – 0.1 – 0. Sedangkan jika pembekuannya berlangsung cepat maka kristalnya akan halus. yaitu: . Kristal-kristal jenis fanerik ini dapat dibedakan menjadi: . • Hipokristalin. Besar kristal-kristal dari golongan ini dapat dibedakan satu sama lain secara megaskopis dengan mata biasa. . relasi dapat dibagi menjadi dua. apabila ukuran diameter butir antara 1 – 5 mm.Tabular. dike dan sill.Amorf/glassy/hyaline. apabila sebagian dari batas kristalnya sudah tidak terlihat lagi. yaitu apabila sebagian batuan terdiri dari massa gelas dan sebagian lagi terdiri dari massa kristal. apabila ukuran diameter butir lebih dari 30 mm. yaitu: 1. Besar kristal-kristal dari golongan ini tidak dapat dibedakan dengan mata biasa sehingga diperlukan bantuan mikroskop.Equidimensional. .Anhedral.Halus (fine). apabila mineral sudah tidak mempunyai bidang kristal asli.Ditinjau dari pandangan tiga dimensi.dalam pembekuannya berlangsung lambat maka kristalnya kasar. yaitu: . D. .002 mm. Hubungan Antar Kristal Hubungan antar kristal atau disebut juga relasi didefinisikan sebagai hubungan antara kristal/mineral yang satu dengan yang lain dalam suatu batuan. apabila batas dari mineral adalah bentuk asli dari bidang kristal. B. akan tetapi jika pendinginannya berlangsung dengan cepat sekali maka kristalnya berbentuk amorf. Batuan dengan tekstur afanitik dapat tersusun oleh kristal. apabila mineral-mineral pada batuan beku bisa diamati dengan bantuan mikroskop dengan ukuran butiran sekitar 0. apabila bentuk kristal ketiga dimensinya sama panjang. Ukuran butiran berkisar antara 0. gelas atau keduanya. apabila ukuran diameter butir antara 5 – 30 mm.Euhedral. . . apabila bentuk kristal tidak teratur. Dalam analisa mikroskopis dapat dibedakan: . apabila bentuk kristal dua dimensi lebih panjang dari satu dimensi yang lain. atau sebagai fasies yang lebih kecil dari tubuh batuan. dikenal empat bentuk kristal. • Holohialin. Granularitas Granularitas didefinisikan sebagai besar butir (ukuran) pada batuan beku. Tekstur holokristalin adalah karakteristik batuan plutonik.Subhedral. apabila bentuk kristal satu dimensi lebih panjang dari dua dimensi yang lain.Sangat kasar (very coarse). Secara garis besar.Kasar (coarse). jadi bukan sifat batuan secara keseluruhan. apabila mineral-mineral dalam batuan beku terlalu kecil untuk diamati meskipun dengan bantuan mikroskop. Bentuk Kristal Bentuk kristal adalah sifat dari suatu kristal dalam batuan. Dalam pembentukannnya dikenal tiga kelas derajat kristalisasi.Mikrokristalin. . .

yaitu: • Masif. misalnya: • Pillow lava atau lava bantal. Batuan beku dapat diklasifikasikan berdasarkan cara terjadinya. dan indeks warna. • Amigdaloidal. Atas dasar warna mineral sebagai penyusun batuan beku dapat dikelompokkan menjadi dua.Allotriomorfik granular. Komposisi Mineral Untuk menentukan komposisi mineral pada batuan beku. amphibol dan olivin. jejak gas (tidak menunjukkan adanya lubang-lubang) dan tidak menunjukkan adanya fragmen lain yang tertanam dalam tubuh batuan beku. yaitu struktur paling khas dari batuan vulkanik bawah laut. terutama biotit. yaitu struktur yang sama dengan struktur vesikuler tetapi lubang-lubangnya besar dan menunjukkan arah yang tidak teratur. cukup dengan mempergunakan indeks warna dari batuan kristal. Sedangkan struktur yang dapat dilihat pada contoh-contoh batuan (hand speciment sample). yaitu struktur dimana lubang-lubang gas telah terisi oleh mineralmineral sekunder. . yaitu: • Mineral felsik. . • Mineral mafik. Dengan demikian dapat ditentukan nama batuan yang berbeda-beda meskipun dalam jenis batuan yang sama. kandungan SiO2. yaitu mineral yang berwarna gelap. biasanya mineral silikat atau karbonat. Mineral yang besar disebut fenokris dan yang lain disebut massa dasar atau matrik yang bisa berupa mineral atau gelas. feldspatoid dan muskovit.Equigranular. .Inequigranular. Lubang-lubang tersebut menunjukkan arah yang teratur. piroksen.Panidiomorfik granular. yaitu apabila tidak menunjukkan adanya sifat aliran. • Vesikuler. dan sheeting joint (kekar berlembar). yaitu struktur yang berlubang-lubang yang disebabkan oleh keluarnya gas pada waktu pembekuan magma. yaitu struktur yang memperlihatkan adanya fragmen/pecahan batuan lain yang masuk dalam batuan yang mengintrusi. • Pada umumnya batuan beku tanpa struktur (masif). yaitu apabila secara relatif ukuran kristalnya yang membentuk batuan berukuran sama besar. yaitu apabila sebagian besar mineral-mineralnya terdiri dari mineral-mineral yang subhedral. terutama terdiri dari mineral kwarsa. merupakan struktur yang ditandai adanya kekar-kekar yang tersusun secara teratur tegak lurus arah aliran. Struktur Struktur adalah kenampakan batuan secara makro yang meliputi kedudukan lapisan yang jelas/umum dari lapisan batuan. Struktur batuan beku sebagian besar hanya dapat dilihat dilapangan saja. . menurut dasar klasifikasinya. • Skoria. yaitu apabila sebagian besar mineral-mineralnya terdiri dari mineral-mineral yang anhedral. yaitu mineral yang berwarna terang.Hipidiomorfik granular. feldspar. yaitu apabila sebagian besar mineral-mineralnya terdiri dari mineral-mineral yang euhedral. yaitu: . Berdasarkan keidealan kristal-kristalnya. maka equigranular dibagi menjadi tiga. misalnya: columnar joint (kekar tiang). • Joint struktur. membentuk struktur seperti bantal. • Xenolitis. sedangkan struktur-struktur yang ada pada batuan beku dibentuk oleh kekar (joint) atau rekahan (fracture) dan pembekuan magma. yaitu apabila ukuran butir kristalnya sebagai pembentuk batuan tidak sama besar..

untuk batuan beku dengan indeks warna lebih dari 70%. apabila mengandung kurang dari 30% mineral mafik. Contohnya adalah andesit. Menurut ilmu petrologi semua bahan beku terbentuk dari magma karena membekunya lelehan silikat yang cair dan pijar. untuk batuan beku yang jauh di dalam bumi. dan sebagian kecil lagi dibentuk oleh gabungan mineral. 1943).J.60% mineral mafik. • Mafelsic. apabila kandungan SiO2 kurang dari 45%. untuk batuan beku yang terbentuk di permukaan. • Dike rock.1 Batuan Beku (Igneous Rocks) Batuan beku berasal dari cairan magma yang membeku akibat mengalami pendinginan. Contohnya adalah riolit.J. jenis batuan ini disebut plutonik. Klasifikasi berdasarkan kandungan SiO2 (C.66%. Batuan Sedimen (Sedimentory Rocks) 3. yaitu: • Leucoctaris rock. apabila mengandung lebih dari 60% mineral mafik. Shand. • Batuan beku intermediate. Oleh W. Magma akan keluar mencapai permukaan bumi melalui pipa ________________________________________ . Batuan Beku (Igneous Rocks) 2. Berdasarkan kejadiannya (genesa). • Felsic. Contohnya adalah dasit. 1962). Kebanyakan batuan merupakan campuran mineral yang tergabung secara fisik satu sama lain. Sumber 2 BATUAN Batuan adalah benda alam yang menjadi penyusun utama bumi. untuk batuan beku dengan indeks warna 40% sampai 70%. untuk batuan beku dengan indeks warna 10% sampai 40%. Huang (1962).Klasifikasi berdasarkan cara terjadinya.52%. tekstur dan komposisi mineralnya dapat di bagi menjadi tiga. apabila kandungan SiO2 lebih dari 66%. • Melanocractik rock. Beberapa batuan terutama tersusun dari satu jenis mineral saja. untuk batuan beku yang terbentuk dekat permukaan. Ellis (1948) juga membagi batuan beku berdasarkan indeks warnanya sebagai berikut: • Holofelsic. sedang batuan effusive disebut batuan vulkanik. apabila kandungan SiO2 antara 52% . • Mafik. bahan organik serta bahanbahan vulkanik. • Mesococtik rock. menurut Rosenbusch (1877-1976) batuan beku dibagi menjadi: • Effusive rock. • Deep seated rock. Contohnya adalah basalt.L. untuk batuan beku dengan indeks warna kurang dari 10%. Hugnes.T.1. yaitu : 1. Batuan Metamorf (Metamorphic Rocks) 2. apabila mengandung 30% . apabila kandungan SiO2 antara 45% . yaitu: • Batuan beku asam. Klasifikasi berdasarkan indeks warna ( S. Magma yang cair dan pijar itu berada di dalam bumi dan oleh kekuatan gas yang larut di dalamnya naik ke atas mencari tempat-tempat yang lemah dalam kerak bumi seperti daerah patahan/rekahan. Sedangkan menurut S. • Batuan beku ultra basa. • Batuan beku basa.

Batuan dike ini sangat sulit untuk dihancurkan. b. Plutonik mmasif terbagi atas 2 macam. tersingkap minimal 100 km 2 . yaitu : a) Pultonik Tebular Berukuran relatif kecil dan biasanya letaknya agak dekat ke permukaan bumi. maka batuan yang . Dike merupakan tabular yang jika dilihat darim posisi / tata letaknya bersifat discordant / memotong lapisan batuan sekitarnya. proses pendinginanya relatif cepat sehingga batuannya terdiri atas kristal-kristalyang tak sempurna dan bercampur dengan masa dasar sehingga membentuk struktur porfiritik. dijumpai dibagian dalam dan posisi / tata lataknya discordant serta ukurannya besar. dapat ditemukan di bawah dome (bentuk kubah). dalam bahsa Yunani. gabro. Contoh batuan beku dalam : granit.Contoh : Sill merupakan betuan plutonik tebular yang jika dilihat dari posisi / tata letaknya bersifat concordant / selaras dengan lapisan batuan sekitarnya. mineral yang telah tenggelam tidak akan larut kembali. lakko adalah cadangan air dan lithos adalah batuan. maka susunan magma akan berubah. yaitu : a. b. proses pendinginan sangat lambat karena dekat dengan astenosfer sehingga batuan seluruhnya terdiri atas kristal-kristal Ciri-ciri batuan plutonik : a. b) Plutonik Masif ________________________________________ Batuan beku yang berupa plutonik masif berukuran lebih besar dari plutonik tabular dan biasanya letaknya agak dalam. Batuan dapat berubah batuan yang bebatasan pada semua sisinya.Contohnya granit porfiri dan diorit porfiri. Bisa mendatar. Jarang memprlihatkan sturktur visikular (memiliki lubang-lubang gas) c. Akan tetapi. Batuan beku terdiri atas kristal-kristal mineral dan kadang-kadang emgandung gelas. Karena kristalisasi. Letaknya concordant / selaras dengan betuan disekitarnya. Batuan beku korok (hypabisal) Terbentuk pada celah-celah / pipa gunungapi. miring/tegak sesuai arah lapisan. Granit porfiri disebut dengan gang (batuan intrusi). ukurannya kecil. Batolit (berasal dari dari kata bathos = dalam dan litohs = batuan). Ditemukan di bawah suatu rangkaian pegunungan besar. magma yang mempunyai susunan granit itu membeku dalam sebuah gang. a) Klasifikasi Batuan beku Berdasarkan letak kejadiannya. pada umumnya bertekstur granitis. Mineral yang pertama terbentuk ialah mineral yang berat jenisnya besar yaitu mineral yang berwarna tua. jenis itu akan tetap tinggal di bawah dari magma. granodiorit. batuan beku dibagi menjadi tiga. Batuan beku dalam (plutonik) Batuan beku dalam adalah batuan yang terbentuk barada jauh di dalam bumi (15-50 km). akan tetapi ada pula magama yang membeku jauh di dalam bumi dan dikenal dengan nama batuan beku dalam. yaitu : Lakolit (laccolith).gunungapi dan disebut lava. Berdasarkan ukurannya (diameter) batuan plutonik dibedakan menjadi 2 macam. Umumnya berbutir lebih kasar dibandingkan batuan ekstrusi.

b. kaya silikat sehingga tergolong batuan bersifat asam silikat.Komposisi dan persentase secara umum dari mineral pembentuk batuannya adalah : mineral mafis (olivin. Batuan beku ultra basa Dunit Peridotit adalah kelompok betuan ultra basa. berbutir kasar. warnanya agak gelap. mudah pecah. riolit. Batuan beku menengah (intermedier) Andesit adalah batuan beku dalam mineralnya berbutir kasar hingga sedang. Batuan beku yang berwarna gelap. b. mineral mafis (horenblende atau biotit) 40-24 %. sill. Basalt adalah batuan leleran dari gabro . yaitu : a. Batuan Beku asam Granit adalah batuan beku dalam bertekstur holokristalin. Riolit terbentuk sebagai batuan gang dan batuan leleran dalam bentukretas. mineral bijih (magnetit. berat jenisnya 3 – 3. mineral mafis 25 – 50 %. Proses pendinginan sangat cepat sehingga tidak sempat membentuk kristal. biasanya terdiri dari mineral-mineral ringan. Batuan beku alkali Kimberlit Leosilit Batuan beku didasarkan atas warna betuannya. mineral mafis (klinopiroksen. berbutir halus. piroksen. mengandung mineral-mineral : kuarsa 10-4. Batuan beku yang berwarna terang. bertekstur holokristalin hingga hipokristalin.3. Sianit ________________________________________ d. berwarna hitam. hornblenda) 35-10 %. c.terbentuk itu disebut porfiri granit yang berarti granit yang bertekstur porfiri. komposisi dan peresentase secara umum dari mineral pembentuk batuannya adalah : Plagioklas (labraorit) 40-60 %. hornblenda) 85-95 %. ilmenit. mineral mafis (biotit. dan aliran. Batuan beku luar (efusif) Terbentuk di (dekat)permukaan bumi. ________________________________________ Berdasarkan komposisi kimianya. biasanya terdiri dari mineral-mineral . Riolit adalah batuan leleran dari granit. plagioklas natrium 0-35 %.9 3.85-3. batu apung. Mempunyai komposisi mineral sama dengan granit. minrealnya berbutur halus. olivin) 55-35 %.batuan beku menengah c. Pada umumnya berwarna gelap. berat jenisnya 2.9-3. mineralnya berbutir kasar hingga sedang. Contohnya obsidian.Komposisi dan persentase mineral pembentuknya adalah : Plagioklas ( labradorit atau bitownit) 70 – 45 %.21. plagioklas kalsium 5 %. umumnya berwarna hitam. felspar kalium 30-60 %. Struktur batuan ini dinamakan amorf.1. Batuan beku basa Gabro adalah batuan beku dalam.%. berat jenisnya 2. berat jenisnya 2. batuan beku dibagi menjadi 5 kelompok yaitu : a. komposisi dan persentase secara umum dari mineral pembentuk batuannya adalah : Plagioklas (oliyoklas atau andesin ) 55-70 %. e. feneritik.kromit dll) 10-3 %. afanitik.

tidak . Dekkan dan Ice Land leleran Batuan intrusi magma adalah magma yang naik menuju permukaan bumi sering tidak sampai keatas tetapi membeku di dalam bumi. keluarnya gas akan membentuk lubang-lubnag atau gelembung-gelembung yang benrbentuk bulat. mineral yang megisi kalsit. yang dicirikan oleh masa yang berbentuk bantal dengan ukuran garis tengah dengan beberapa cm hingga im dan umumnya antara 30-60 cm. cara penggalianya. dan lain-lain. daya tahan. silinder atau tak teratur. hal ini tergantung pada sifa. Tiap jenis mineral mempunyai sifat dan komposisi mineral tertentu. Homogen dan kompak b. kekeutan fisik. d) Manfaat batuan beku Tak semua batuan beku mempunyai nilai ekonomis. batuan lava bongkah dan lava berbetuk tali. lava bantal. sukar pecah. Tidak ada stratifikasi atau pelapisan b. konolit c) Struktur Batuan Beku Yaitu bentuk-bentuk batuan beku dalam ukuran yang besar. ________________________________________ b) Bentuk Batuan Beku Magma basa yang cair setelah membeku akan memberikan bentuk yang lain dari pada magma asal yang kental ada 2 bentuk besar batuan beku. bagian permukaan yang telah membeku akan dihancurkan oleh arus yang mngalir didalamnya dan terbentuklah lava bongkah atau lava. apabila lubang-lubang gas yang terisi oleh mineral-mineral sekunder maka terbentuklah stuktur amygdaloid. kecuali tertimbun oleh materi-materi piroklastik. Dijumpai pada batuan dalam dimana pelapisan-pelapisan yang memiliki perbedaan-perbedaan dalam komposisi atau tekstur mineralnya. lava ynag cair membentuk lapisan lava yang tebal dan luas yang dikenal dengan pletu basalt (daratan tinggi berbatu basal. komposisi mineral. silikat atau zeolit. yaitu bentuk ekstrusi dan bentuk intrusi : Bentuk ekstrusi adalah bentuk yang dibangun oleh magma ketika mencapai permukaan bumi yang disebut lava. apofis. misalnya tertimbun abu vulkanis. teras gunungapi. struktur vesikular dan amy gladiod. lava berbetuk tali. struktur luka. lonjong. struktur aliran. apabila lava itu kental dan permukaannya belum membeku strukturnya akan dikerutkan oleh lava yang masih mengalir dibawahnya disebut dengan lava berbentuk tali. terdapat di India. kandungan silikat terang tetapi kaya dengan mineralmineral ferro-magnesia karena itu bersifat basa atau matik (dari kata magnesium dan ferrik) Ciri umum batuan beku : a. struktur yang diekstrusikan tidak ada yang selalu dalam keadaan sangat homogen.berat. Bentuk-bentuk batuan intrusi : masa yang diintrusikan jauh didalam bumi terdiri dari ulolit dan stuck masa yang diintrusikan sejajar dengan pelapisan (konkordan) terdiri dari : retas. seperti lava bongkah. Umumnya tidak megandung fosil. ________________________________________ struktur vesikuler dan amygdaloid lava yang banyak mengandung gas dengan segera dilepaskan setelah tekanan menurun karena naiknya lava di permukaan bumi. struktur yang dinyatakan pada batuan ekstrusi tertentu. struktur bantal.

dalam pembentukan yang mengikuti aturan “Tingkat Kristalisasi” dari magma. batuan yang berwarna indah dan tidak porus dapat digunakan untuk pelapis dinding atau lantai 5. Ca. dan mempunyai daya tahan yang besar sesuai untuk digunakan sebagai fondasi bangunan pengeras jalan juga bahan lantai 4. pada waktu magma mengalami pendinginan proses ini disebut diferensiasi magma. Beberapa mineral umum terdapat sebagai kandungan yang penting. 1938). Al. Klasifikasi. Si. Magma merupakan cairan silikat panas dan pijar bersidat obile dengan suhu sekitar 1500 . baik untuk digunakan didaerah industri 3. Mg. batuan yang tidak terpengaruh oleh asam. baik untuk digunakan sebagai bahan pekerjaan teknik berat sumber 3 BATUAN BEKU Posted on 08:16 by Jurnal Geologi Batuan beku merupakan batuan penyusun kerak bumi yang berasal dari pembekuan magma. penamaan dan pengenalan untuk batuan beku sangat erat hubungannya dengan cara pembentukan mineral yang dikandung batuan beku tersebut. batuan yang mempunyai kerapatan tinggi dan tidak porus sangat baik untuk keperluan pekerjaan di laut 2.2500 C yang terdiri dari unsur O. pembagian batuan beku ini merupakan pembagian awal sebelum dilakukan penggolongan batuan lebih . misalnya : 1. keras. batuan yang berat. batuan yang umumnya mempunyai berat jenis ± 2. K. Kata Igneous berasal dari bahasa Yunani. yaitu dari kata ignis yang berarti api atau pijar.6.semua jenis batuan dapat digunakan untuk semua jenis pekerjaan. batuan mempunyai kegunaan sendiri tergantung sifatnya. Klasifikasi Batuan Beku Berdasarkan Genetik Batuan Posted on 08:24 by Jurnal Geologi Penggolongan ini berdasarkan genesa atau tempat terjadinya dari batuan beku. Fe. Karena magma merupakan material atau bahan yang pijar dan sangat panas maka batuan beku disebut dengan Igneous Rock. Magma adalah cairan silikat yang sangat panas dengan suhu berkisar 600 C sampai 1250 C yang bersifat mobile dan terbentuk secara alamiah (Larsen. Na. Setiap mineral akan mengkristal pada temperatur yang tetap dan menerus mengikuti selang temperatur yang terbatas.

Whitford membagi seri batuan menjadi seri toleitik. andesite basaltic. Pluton atau Intrusi. adalah tubuh batuan yang mempunyai hubungan struktur yang memotong (tidak sejajar) dengan batuan induk yang diterobosnya. Bentuk intrusi secara garis besar dapat dibagi menjadi dua. . Macamnya : dike. phacolith.lanjut. terbentuk dipermukaan bumi dalam kondisi tekanan renda Klasifikasi Batuan Beku Berdasarkan Kandungan Senyawa Kimia Posted on 08:28 by Jurnal Geologi Berdasarkan kandungan senyawa kimia (kandungan silikanya) maka batuan beku dapat dibagi menjadi : 1. Pembagian genetik batuan beku adalah sebagai berikut : a. andesite.">Hypabisal. dengan ukuran yang tersingkap di permukaan <100 style="font-weight: bold.45 % 4. laccolith. yaitu : • Bentuk Konkordan.52 % 3. Macamnya : sill. Volkanik. Sedangkan jenis batuannya adalah basalt. Dike : Intrusi yang berbentuk tabular yang memotong lapisan batuan sekitarnya Batholith : intrusi yang tersingkap di permukaan. phacolith : masa intrusi yang melensa yangterletak pada sumbu lipatan • Bentuk Diskordan. lopolith Sill : merupakan Intrusi yang melembar sejajar dengan lapisan batuan sekitarnya dengan ketebalan beberapa milimeter hingga beberapa kilometer Laccolith : Sill dengan bentuk kubah (plankonvex) Lopolith : bentuk lain dari sill dengan ketebalan 1/10 sampai 1/12 dari lebar tubuhnya dengan bentuk seperti lensa dimana bagian tengahnya melengkun ke arah bawah karena batuan di bawahnya lentur. batolith. dan dacite. c. seri calc-alkaline. terbentuk pada lingkungan yang tidak jauh dari permukaan bumi. terbentuk dalam lingkungan yang jauh di dalam perut bumi dalam kondisi tekanan tinggi. stock. adalah tubuh batuan yang mempunyai hubungan struktur batuan intrusi imni dengan batuan sekelilingnya sedemikian rupa sehingga batas/bidang kontaknya sejajar dengan bidang perlapisan batuan sekelilingnya. dan seri high k calc-alkaline. Batuan beku Basa : Silika 52 . berukuran >100 km persegi. Batuan beku Ultrabasa : Silika < 45 % Whitford ( 1975) membuat suatu diagram klasifikasi untuk mengetahui seri dan jenis batuan berdasarkan atas kandungan potassium dan silikanya. bentuk takberaturan dan tidak diketahui dasarnya. Batuan beku Asam : Silika > 65 % 2. Batuan beku Menengah : Silika 65 . Stock : intrusi mirip dengan batholith.

Amigdaloidal. struktur yang memperlihatkan seperti kumpulan tiang-tiang. begitu pula akan mengalami perubahan jenis batuan mulai dari basalt. 5. lava yang memperlihatkan struktur seperti kumpulan bantalbantal. struktur vesikuler yang telah terisi oleh mineral. Vesikuler. Lubang ini merupakan lubang bekas gas yang terperangkap pada waktu magma membeku. struktur vesikuler yang penyebarannya merata dengan lubang-lubang yang saling berhubungan. sampai dacite. setiap peningkatan K2O dan SiO2 akan mengalami perubahan seri magmatik mulai dari seri toleitik-calc alkaline sampai high k calc alkaline. Masif. 4. hal ini disebabkan adanya kontraksi pada proses pendinginannya. 6. secara keseluruhan kenampakan batuan terlihat seragam.Menurut Whitford (1975). Struktur batuan beku Posted on 08:31 by Jurnal Geologi Struktur pada batuan beku adalah: 1. 7. andesite basaltic. hal ini disebabkan karena terbentuk di lingkungan laut. 2. Columnar Joint. Lava Bantal (Pillow Lava). Aliran. Scorious. pada masa batuan terdapat lubang-lubang kecil yang berbentuk bulat atau elips dengan penyebaran yang tidak merata. 3. kesejajaran mineral pada arah tertentu dengan orientasi yang jelas. . andesite.

baik di mantel ataupun kerak bumi. Kenampakan inilah yang disebut sebagai struktur batuan beku. baik di bawah permukaan sebagai batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan sebagai batuan ekstrusif (vulkanik). . proses pelelehan terjadi oleh salah satu dari proses-proses berikut: kenaikan temperatur. Batuan beku ekstrusif ini yaitu lava yang memiliki berbagia struktur yang memberi petunjuk mengenai proses yang terjadi pada saat pembekuan lava tersebut. sebagian besar terbentuk di bawah permukaan kerak bumi. dengan atau tanpa proses kristalisasi. Masif. Hal ini pada nantinya akan menyebabkan perbedaan pada tekstur masing masing batuan tersebut. Umumnya. 1. Lebih dari 700 tipe batuan beku telah berhasil dideskripsikan. Struktur batuan beku ekstrusif Batuan beku ekstrusif adalah batuan beku yang proses pembekuannya berlangsung dipermukaan bumi. Struktur ini diantaranya: a. penurunan tekanan. STRUKTUR BATUAN BEKU Berdasarkan tempat pembekuannya batuan beku dibedakan menjadi batuan beku extrusive dan intrusive. yaitu struktur yang memperlihatkan suatu masa batuan yang terlihat seragam. atau perubahan komposisi. Magma ini dapat berasal dari batuan setengah cair ataupun batuan yang sudah ada. Kenampakan dari batuan beku yang tersingkap merupakan hal pertama yang harus kita perhatikan. “api”) adalah jenis batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras.Batuan Beku Batuan beku atau batuan igneus (dari Bahasa Latin: ignis.

. yaitu struktur yang memperlihatkan lubang-lubang pada batuan beku. Lubang ini terbentuk akibat pelepasan gas pada saat pembekuan. Hal ini diakibatkan proses pembekuan terjadi pada lingkungan air. kuarsa atau zeolit g. Konkordan Tubuh batuan beku intrusif yang sejajar dengan perlapisan disekitarnya. e. Sill. yaitu struktur yang menyerupai bantal yang bergumpal-gumpal. Columnar joint. tubuh batuan yang berupa lembaran dan sejajar dengan perlapisan batuan disekitarnya. Vesikular. jenis jenis dari tubuh batuan ini yaitu : a. Sheeting joint. berdasarkan kedudukannya terhadap perlapisan batuan yang diterobosnya struktur tubuh batuan beku intrusif terbagi menjadi dua yaitu konkordan dan diskordan. Struktur aliran. d. yaitu struktur vesikular yang kemudian terisi oleh mineral lain seperti kalsit. Struktur Batuan Beku Intrusif Batuan beku intrusif adalah batuan beku yang proses pembekuannya berlangsung dibawah permukaan bumi. Pillow lava. yaitu struktur yang memperlihatkan batuan terpisah poligonal seperti batang pensil. Amigdaloidal. yaitu struktur yang memperlihatkan adanya kesejajaran mineral pada arah tertentu akibat aliran 2.b. yaitu struktur batuan beku yang terlihat sebagai lapisan c. f.

c. yaitu tubuh batuan yang memotong perlapisan disekitarnya dan memiliki bentuk tabular atau memanjang. sehingga terbentuklah gelas (obsidian) yang tidak memiliki sistem kristal. Ketebalan paccolith berkisar antara ratusan sampai ribuan kilometer. perubahan tekanan dan perubahan dalam komposisi. Dike. Karena terjadi penurunan temperatur.b. Stock. Ketebalannya dari beberapa sentimeter sampai puluhan kilometer dengan panjang ratusan meter. Laccolith. Jenis-jenis tubuh batuan ini yaitu: a. yaitu puluhan sampai ratusan kilometer dengan kedalaman ribuan meter. tubuh batuan beku yang berbentuk kubah (dome). Sedangkan pada kondisi pembekuan dengan temperatur dan tekanan permukaan yang rendah. Diskordan Tubuh batuan beku intrusif yang memotong perlapisan batuan disekitarnya. dimana perlapisan batuan yang asalnya datar menjadi melengkung akibat penerobosan tubuh batuan ini. Ketika batuan beku membeku pada keadaan temperatur dan tekanan yang tinggi di bawah permukaan dengan waktu pembekuan cukup lama maka mineral-mineral penyusunya memiliki waktu untuk membentuk sistem kristal tertentu dengan ukuran mineral yang relatif besar. yaitu tubuh batuan yang memiliki ukuran yang sangat besar yaitu > 100 km2 dan membeku pada kedalaman yang besar. Lopolith memiliki diameter yang lebih besar dari laccolith. larutan magma ini mengalami kristalisasi. c. Diameter laccolih berkisar dari 2 sampai 4 mil dengan kedalaman ribuan meter. Perbedaan kombinasi hal-hal tersebut pada saat pembekuan magma mengakibatkan terbentuknya batuan yang memilki tekstur yang berbeda. dan . bentuk tubuh batuan yang merupakan kebalikan dari laccolith. Lopolith. tubuh batuan beku yang menempati sinklin atau antiklin yang telah terbentuk sebelumnya. d. mineral-mineral penyusun batuan beku tidak sempat membentuk sistem kristal tertentu. Batolith. yaitu bentuk tubuh batuan yang cembung ke bawah. yaitu tubuh batuan yang mirip dengan Batolith tetapi ukurannya lebih kecil TEKSTUR BATUAN BEKU Magma merupakan larutan yang kompleks. sedangkan bagian dasarnya tetap datar. Paccolith. b.

mineral-mineral yang terbentuk pertama kali biasanya berbentuk sempurna sedangkan yang terbentuk terakhir biasanya mengisi ruang yang ada sehingga bentuknya tidak sempurna. Berdasarkan kombinasi bentuk kristalnya a) Unidiomorf (Automorf). yaitu sebagian besar kristalnya dibatasi oleh bidang kristal atau bentuk kristal euhedral (sempurna) b) Hypidiomorf (Hypautomorf).mineral yang terbentuk biasanya berukuran relatif kecil. Bentuk kristal Ketika pembekuan magma. yaitu bentuk kristal yang kurang sempurna c) Anhedral. yaitu batuan beku yang tersusun oleh kristal dan gelas c) Holohyalin. 4. Tingkat kristalisasi a) Holokristalin. . yaitu batuan beku yang hampir seluruhmya tersusun oleh mineral-mineral yang berukuran kasar. b) Aphanitic. yaitu sebagian besar kristalnya berbentuk euhedral dan subhedral. yaitu batuan beku yang hampir seluruhnya tersusun oleh gelas 2. 3. yaitu batuan beku yang hampir seluruhnya tersusun oleh mineral berukuran halus. yaitu bentuk kristal yang sempurna b) Subhedral. yaitu batuan beku yang hampir seluruhnya disusun oleh kristal b) Hipokristalin. Berdasarkan hal di atas tekstur batuan beku dapat dibedakan berdasarkan : 1. Bentuk mineral yang terlihat melalui pengamatan mikroskop yaitu: a) Euhedral. Ukuran butir a) Phaneritic. yaitu bentuk kristal yang tidak sempurna.

sebagian besar penyusunnya merupakan kristal yang berbentuk anhedral. 5. yaitu ukuran butir penyusun batuannya hampir sama b) Inequigranular. yaitu ukuran butir penyusun batuannya tidak sama KLASIFIKASI BATUAN BEKU .c) Allotriomorf (Xenomorf). Berdasarkan keseragaman antar butirnya a) Equigranular.

kandungan mineral mafic < 30% 2. amphibol dan biotit. Hypermalanic rock. yaitu batuan beku yang terbentuk jauh di perut bumi. Andesit 3. kandungan SiO2 > 65%. Leucocratic rock. Batuan beku vulkanik. piroksen. muskovit. Berdasarkan kandungan kimianya yaitu kandungan SiO2-nya batuan beku diklasifikasikan menjadi empat yaitu: 1. Basalt 4. Contohnya Diorit. yaitu batuan beku yang terbentu tidak jauh dari permukaan bumi 3.Batuan beku diklasifikasikan berdasarkan tempat terbentuknya. tekstur. contohnya Gabbro. Batuan beku ultra basa (ultra basic). 2. kandungan SiO2 < 30% PENGELOMPOKAN BATUAN BEKU .52%. kandungan mineral mafic 60% .45%. Batuan beku menengah (intermediat). Batuan beku asam (acid). kuarsa dan feldspatoid. Batuan beku basa (basic). dan mineral felsic (terang) seperti Feldspar. a. kimia. Berdasarkan tempat terbentuknya batuan beku dibedakan atas : 1. kandungan mineral mafic > 90% c. kandungan SiO2 65% . Klasifikasi batuan beku berdasarkan warnanya yaitu: 1. Batuan beku Hypabisal. Ryolit. b. kandungan mineral mafic 30% . Batuan beku Plutonik. warna.90% 4. 2. mineral pembentuk batuan beku ada dua yaitu mineral mafic (gelap) seperti olivin. yaitu batuan beku yang terbentuk di permukaan bumi Berdasarkan warnanya. Mesocratic rock. kandungan SiO2 52% . Melanocratic rock. contohnya Granit. dan mineraloginya.60% 3.

Pengelompokan yang didasarkan kepada susunan kimia batuan. Pada gambar disamping diperlihatkan pengelompokan batuan beku dalam bagan. Sedangkan Felsparnya terdiri dari felspar plagioklas Ca. Kalau dia membeku lebih cepat karena mencapai permukaan bumi.Untuk membedakan berbagai jenis batuan beku yang terdapat di Bumi. berdasarkan susunan mineralogi. dilakukan berbagai cara pengelompokan terhadap batuan beku (gambar). Hal ini disebabkan disamping prosesnya lama dan mahal. karena harus dilakukan melalui analisa kimiawi. dimana keduanya dapat dilihat dengan kasat mata. Jadi Gabro dan Basalt keduanya mempunyai susunan mineral yang sama. atau Diorit dan Andesit. Dan yang sering digunakan adalah yang didasarkan kepada tekstur dipadukan dengan susunan mineral. Teksturnya kasar atau phanerik. tetapi teksturnya berbeda. maka batuan beku yang terjadi adalah basalt dengan tekstur halus. Demikian pula dengan Granit dan Rhyolit. Gabro adalah batuan beku dalam dimana sebagian besar mineral-mineralnya adalah olivine dan piroksin. Granit dan Diorit . jarang dilakukan. karena mempunyai waktu pendinginan yang cukup lama didalam litosfir.

5) Batuan Intrusive adalah batuan beku yang terbentuk dibawah permukaan bumi. bersifat fragmental atau sebaliknya dan terbentuk sebagai hasil erupsi ke permukaan bumi. Batuan beku juga dapat dikelompokan berdasarkan bentuk-bentuknya didalam kerak Bumi. juga karena perannya sebagai batuan dasar atau pondasi. sebagai hasil pembekuan lava. 2) Batuan Hypabysal adalah batuan beku intrusive yang terbentuk dekat permukaan bumi dengan ciri umum bertekstur porphyritic. Data tersebut diperlukan dalam kaitannya untuk penambangan. batuan beku dapat dikelompokkan sebagai berikut: 1) Batuan Volcanic adalah batuan beku yang terbentuk dipermukaan atau sangat dekat permukaan bumi dan umumnya berbutir sangat halus hingga gelas. Yang memotong struktur disebut bentuk-bentuk diskordan. Karena itu kepada mereka dianjurkan untuk dapat mengenal beberapa jenis batuan beku yang utama di lapangan. halus. sedangkan Rhyolit dan Andesit. Berdasarkan kejadiannya (genesanya). Pada saat magma menerobos litosfir dalam perjalanannya menuju permukaan Bumi. umumnya dilakukan pengujian lapangan dan studi petrografi (mikroskopis). konstruksi bawah permukaan atau untuk menentukan cara-cara membuat bukaan. 4) Batuan Extrusive adalah batuan beku. Basalt dan Andesit adalah batuan beku yang banyak dikeluarkan gunung-berapi. Para ahli teknik Sipil akan sangat tertarik untuk mempelajari batuan. atau mengikuti arah dari struktur batuan. . disamping fungsinya sebagai bahan bangunan. ia dapat menempati tempatnya didalam kerak dengan cara memotong struktur batuan yang telah ada. sedangkan yang mengikuti struktur disebut konkordan. 3) Batuan Plutonic adalah batuan beku intrusive yang terbentuk jauh dibawah permukaan bumi dan umumnya bertekstur sedang hingga kasar.mempunyai tekstur yang kasar. Untuk memperoleh data tentang sifat batuan yang diperlukan oleh para ahli Teknik Sipil.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->