Pengertian Istihsan Istihsan menurut bahasa berarti menganggap baik terhadap sesuatu.

Menurut istilah ahli usul fiqih istihsan ialah meninggalkan qiyas jaly (jelas) untuk berpindah kepada qiyas kafi (samar-samar) atau dari hukum kully (umum) kepadahukum Juz‟i atau Istisna‟i (pengecualian) karena ada dalil yang membenarkanperpindahan itu. Istihsan dapat berarti juga: a. Berbuat sesuatu yang lebih baik b. Mencari yang lebih baik untuk diikuti c. Mengikuti sesuatu yang lebih baik d. Memperhitungkan sesuatu sebagai yang lebih baik Pengertian Istihsan secara terminologis menurut para ulama adalah: a. Al-Bazdawi (Hanafi)Istihsan “Berpaling dari kehendak qiyas kepada Qiyas yang lebih kuat ataupengkhususan qiyas berdasarkan dalil yang lebih kuat” b. Al-Ghazali (Syaf‟iy)Istihsan ialah Semua hal yang dianggap baik oleh mujtahid menurut akalnya c. Ibnu Qudamahi (Hanbali)Istihsan ialah suatu keadilan terhadap hokum Karena adanya dalil tertentu dari Al Quran dan Sunnah. Imam Ahmad menggunakan istihsan dalam berbagai masalah. d. Asy-Syatibi (Maliki)Istihsan ialah pengambian suatu kemaslahatan Yang bersifat juz‟iy dalam menanggapidalil yang bersifat global Kehujjahan Istihsan Menurut Ulama Para ulama berbeda pendapat tentang kehujjahan istihsan. 1. Golongan syafi‟iyyah menolak Istihsan, karena berhujjah dengani s t i h s a n d i a n g g a p m e n e t a p k a n s u a t u h u k u m t a n p a d a s a r y a n g k u a t hanya semata-mata didasarkan pada hawa nafsunya. 2. Golongan Hanafiyah dan Malikiyah memperbolehkan istihsan dengan pertimbangan istihsan merupakan usaha melakukan qiyas kafi denganmengalahkan Qiyas Jaly atau mengutamakan dalil yang istisna‟i dari pada yang kully. Jenis Istihsan a. Istihsan Nash Istihsan Nash ialah istihsan yang sandaran nya adalah nash. Contohnya jual belibeli salam/indent. b. Istihsan Dharury. Istihsan al-dharurah adalah istihsan yang sandarannya adalah dharurat. Contohnya : tidak diberlakukannya hukum potong tangan terhadap pencuri, karena pencurian dilakukan secara terpaksa/untuk mempertahankan hidup, seperti yang terjadi pada masa Umar ketika terjadi tahun kelaparan („amul maja‟ah). c . Istihsan „Urf I s t i h s a n „ U r f , y a i t u i s t i h s a n y a n g s a n d a r a n n y a „ u r f . C o n t o h n y a : j u a l b e l i mu‟athah di swalayan. d. Istihsan Istislahi, yaitu qiyas yang sandarannya maslahah D a l a m h a l i n i u l a m a b e r p i n d a h d a r i d a l i l y a n g b i a s a / u m u m d i g u n a k a n kepada dalil lain yang khusus, berdasarkan pertimbangan maslahah . Contoh : Penerapan revenue sharing dalam sistem bagi hasil (profit distribution) di bank syariah.Menurut kebiasaan umum yang berlaku digunakan PLS, namun berdasarkan maslahahditerapkan Revenue sharing. e. Istihsan Qiyasi, adalah istihsan yang sandarannya adalah qiyas khafi.Dalam istihsan ini seorang ulama meninggalkan qiyas jali kemudian berpegangkepada qiyas khafi karena ada kemaslahatan. Contoh : Bersihnya makanan/minuman sisaburung buas (elang dan gagak). Menurut qiyas jali, sisa tersebut najis karenamengqiyaskannya kepada binatang buas yang lain yang dagingnya sama-sama haramdimakan. Namun, dalam hal kasus ini, ia diqiyaskan kepada burung biasa (qiyas khafi),sehingga sisa minuman/makananya dihukumkan bersih. Dasar hukum istihsan Yang berpegang dengan dalil istihsan ialah Madzhab Hanafi, menurut mereka istihsan sebenarnya semacam qiyas, yaitu memenangkan qiyas khafi atasqiyas jali atau mengubah hukum yang telah ditetapkan pada suatu peristiwa atauk e j a d i a n y a n g d i t e t a p k a n b e r d a s a r k e t e n t u a n u m u m k e p a d a k e t e n t u a n k h u s u s k a r e n a a d a s u a t u k e p e n t i n g a n y a n g m e m b o l e h k a n n y a . M e n u r u t m e r e k a j i k a dibolehkan menetapkan hukum

yaitu adanya kemungkinan bisa kembali kepada dua sumber hukum yang berbeda.dinyatakan: "Perumpamaan orang yang melakukan istihsan adalah seperti orangy a n g m e l a k u k a n s h a l a t y a n g m e n g h a d a p k e s u a t u a r a h y a n g m e n u r u t i s t i h s a n b a h w a a r a h i t u a d a l a h a r a h K a ‟ b a h . maka setelah kejadian tersebut. tidak ada ayat Alquran yang jelas-jelas menunjukkan. juga tak ada Hadis ataupun Ijma‟ ulama yang menunjukkan itu. bukan berdasarkan hawa nafsu. “Anti thaaliqun tsalaatsan” (Aku menthalaq/mencerai tiga kepadamu). . ketika di zaman Rasulullah tak pernah ada thalaq (cerai) yang dihukumi kecuali hanya satu kali thalaq (sekali ucapan thalaq. maka dihitung thalaqnya itu adalah satu)."Jika diperhatikan alasan -alasan yang dikemukakan kedua pendapat itu s e r t a p e n g e r t i a n i s t i h s a n m e n u r u t m e r e k a m a s i n g . Dari sisi tekstual. maka hukumnya menjadi berbeda lagi. ketentuan thalaq itu hanya satu masih tetap dipertahankan.berdasarkan qiyas jali atau maslahat mursalah tentulah melakukan istihsan karena kedua hal itu pada hakekatnya adalah sama. golongan lain yang menggunakan istihsan ialah sebagian Madzhab Maliki dan sebagianMadzhab Hambali. Seolaholah jika dilihat dari satu sisi. Ijma‟. istihsan itu timbul karena rasa kurang enak. maka hukum yang lebih cocok adalah A. Berkaitan dengan hal ini. Karena itu asy-Syathibi menyatakan: "orang yang menetapkan hokum berdasarkan istihsan tidak boleh berdasarkan rasa dankeinginannyya semata. Misalkan ada suatu kasus yang jika diqiyaskan kepada suatu ayat. yaitu apakah Istihsan (dari kata hasan) itu layak atau tidak layak dijadikan sebagai ketentuan (sumber) hukum seperti halnya Alquran. bahwa Istihsan itu adalah: mutarajidayni bayna ashlayni. kemudian ditetapkan pengertian yang disepakati.m a s i n g . tetapi jika diqiyaskan dengan ayat yang lain lagi. Hadis.dilakukan karena ada suatu kepentingan. a k a n j e l a s b a h w a istihsan menurut pendapat Madzhab Hanafi berbeda dari istihsan menurutpendapat Madzhab Syafi‟i. diriwayatkan bahwa pada masa kekhalifahan Sayyidina Umar ibn Khattab ada seseorang yang karena begitu marahnya terhadap istrinya hingga mengeluarkan ucapan. Menurut Madzhab Hanafi istihsan itu semacam qiyas. akan tetapi haruslah berdasarkan hal -hal yang diketahuibahwa hukum itu sesuai dengan tujuan Allah SWT menciptakan syara‟ dan sesuaipula dengan kaidah-kaidah syara‟ yang umum" Istihsan Yang dikehendaki Istihsan adalah suatu kondisi yang itu berada di tengah-tengah di antara dua ketentuan. Bahkan pada masa kekhalifahan Sayyidina Abu Bakar. maka kelihatan hukumnya yang lebih sesuai adalah B. maka terjadilah peristiwa thalaq tiga secara sekaligus tersebut (thalaq tiga dalam sekali ucapan). maka tetap dianggap thalaqnya hanya satu. Jika ada yang mengatakan bahwa ia menthalaq seribu kali pun (dalam satu kali ucapan).Yang menentang istihsan dan tidak menjadikannya sebagai dasar hujjah ialah Madzhab Syafi‟i. maka hukumnya adalah haram. Qiyas pun ada dua kemungkinan. Tetapi pada tahun ketiga masa kekhalifahan Sayyidina Umar ini. Para ulama berbeda pendapat mengenai hal ini.hanya namanya saja yang berlainan. Di dalam bahasa ulama. Mayoritas ulama memakai Istihsan sebagai sumber hukum. Istihsan menurut mereka adalah menetapkan hukum syara‟berdasarkan keinginan hawa nafsu. Istihsan merupakan suatu kondisi yang berada di antara dua dalil. sementara pada Mazhab Syafi‟i tidak menerima Istihsan untuk digunakan sebagai sumber hukum. tentulah perbedaanpendapat itu dapat dikurangi. Sayyidina Umar akan langsung menghukumi thalaq tiga jika ada orang yang mengucapkan “Aku menthalaqmu tiga kali”. Sehingga dalam kasus seperti ini digunakanlah Istihsan. tetapi jika dilihat dari sisi yang lain lagi. sedang menurut Madzhab Syafi‟i. Disamping Madzhab Hanafi. Karena begitu mudahnya orang ketika itu mengucapkan cerai yang mungkin hanya karena persoalan yang biasa-biasa saja. kemudianpindah kepada rasa yang lebih enak. Dalam kasus ini. Selama dua tahun awal masa kekhalifahan Sayyidina Umar ibn Khattab. Imam Syafi‟i berkata: "Siapa yang berhujjahdengan istihsan berarti ia telah menetapkan sendiri hukum syara‟ berdasarkankeinginan hawa nafsunya. Seandainya ist ihsan itu diperbincangkandengan baik." Dalam buku Risalah Ushuliyah karangan beliau. sedang yang berhak menetapkan hukum syara‟hanyalah Allah SWT. t a n p a a d a d a l i l y a n g d i c i p t a k a n p e m b u a t syara‟ untuk menentukan arah Ka‟bah itu. ketentuan thalaq satu tersebut masih dipertahankan. dan Qiyas.

bahkan jelas-jelas dinyatakan bahwa hal tersebut merupakan keburukan. karena aqad adalah teks yang ditetapkan oleh syari‟ (yaitu Allah dan RasulNya). tetapi ternyata Sayyidina Umar mengambil yang kedua (yaitu ayman/sumpah) walaupun lebih jauh dibandingkan yang pertama. melainkan persoalan tekstual yang ditentukan oleh Rasulullah. pada sisi yang lain. yang artinya baik yang itu identik dengan maslahah. Ketika Allah mengatakan bahwa hal itu merupakan kebaikan maka diperintah dan adalah keburukan sehingga dilarang. tidak peduli apakah itu cocok (sesuai) dengan otak kita atau tidak. para ulama tidak berbeda pendapat. walaupun diucapkan menthalaq tiga kali. al-mashalih al-mulghah. bahwa beliau tak pernah menjatuhkan (menghukumi) thalaq lebih dari sekali berapapun yang diucapkan dalam sekali pengucapan thalaq. tetapi ketika Allah mengatakan bahwa hal tersebut harus dijauhi. sehingga keputusannya seharusnya satu dalam sekali ucapan. maka para ulama tidak berbeda pendapat. sehingga harus mengikuti teks. Mashalih itu ada tiga jenis. Sehingga kalimat “Aku menthalaqmu tiga kali” lebih dekat kepada persoalan aqad. yaitu al-mashalih (kemaslahatan). apakah Allah menganggap hal itu sebagai kebaikan atau Allah menganggapnya sebagai keburukan. walaupun mungkin secara logika ada yang mengatakan bahwa babi itu lebih enak dibandingkan dengan daging yang lainnya. mashalih yang tidak diketahui. maka tergantung kepada jumlah thalaq dari yang diucapkannya itu. bahwa babi itu baik. thalaq (cerai) lebih disamakan kepada ayman (sumpah) dan nuzhur. Secara logika lebih dekat kepada yang pertama (aqad). Tetapi ketika ditetapkan tiga. al-mashalih artinya adalah mengambil yang baik dan meninggalkan yang buruk (yang tidak baik). tak peduli jika menurut logika kita itu tidak baik. bahwa “yang baik” itu kriterianya adalah sesuai dengan tujuan Allah dan Rasul-Nya menetapkan hukum. yaitu kebaikan-kebaikan yang memang tidak pernah dianggap. maka sudah jelas bahwa hal tersebut memang harus dijauhi. Kalau nazar. . Menentukan yang seperti ini. maka jatuhlah thalaq tiga seperti yang dimaksud dari ucapannya itu. atau paling tidak sama halnya dengan nazar. Kalau dia bersumpah dan bernazar tiga. yang artinya juga kebaikan. maka dalilnya karena Istihsan. maka itulah keburukan. yaitu: Pertama. maka itulah kebaikan yang dimaksud tersebut. yaitu sama halnya dengan nikah. Para ulama juga tidak berbeda pendapat pada jenis yang kedua ini. Kareba Istihsan secara prinsipnya berasal dari kata hasan. Walaupun hal tersebut baik menurut logika kita. bahwa kalimat cerai adalah aqad. Jenis ini memang harus dijauhi. Kedua.Mashalih Mursalah Pada hakikatnya. Sehingga. Pertimbangan-pertimbangan seperti ini muncul juga pada kemudian hari dengan istilah sumber hukum Islam yang kelima. al-mashalih al-mu‟tabarah. yaitu: Pertama. Ketiga. Kedua. orang yang mengucapkan “Aku thalaq kamu tiga kali” maka berada pada dua dinding ini (ma baynal amrayni). Ketika Allah melarangnya. kamu saya cerai”. Apakah yang dimaksud dengan “yang baik” tersebut? Para ulama menyebutkan. Jenis yang ketiga ini di dalam kajian ushul fiqh dinamakan al-mashalih al-mursalah. Ketentuan Rasulullah adalah. Di sini terjadi benturan- . Sehingga seharusnya thalaq diqiyaskan atau lebih disamakan dengan aqad yang aqad itu bukan persoalan logika. Ucapan “kamu saya cerai” sama halnya mengucapkan sumpah “wallaahi. tidak ada petunjuk mengenai hal tersebut. tidak ada kejelasan dalam hal ini.Kondisi sebenarnya lebih dekat kepada dua persoalan. semuanya sepakat bahwa kebaikan yang sudah ditentukan oleh Allah dan Rasul-Nya tersebut memang harus kita pegangi. yaitu kebaikan yang Allah dan Rasul-Nya tidak memberikan rambu-rambu apakah hal tersebut baik ataukah buruk. Hal ini di antara sekian banyak contoh-contoh Istihsan yang dilakukan oleh para ulama yang ada teksnya tetapi tidak persis. Dalam kasus ini. karena hal tersebut adalah keputusan yang benar. yaitu kemaslahatan (kebaikan-kebaikan) yang memang secara tekstual ditentukan oleh Allah ataupun Rasul-Nya. jika dihukumi satu. Sehingga kita tak mempunyai hak untuk mengatakan.

kalian begitu mudahnya untuk mengucapkan thalaq. Sekarang. atau paling tidak potong tangan ataupun rajam. Biasanya pada hari Jum‟at setelah imam mengucapkan salam. sedangkan qishash itu sendiri merupakan membunuh? Allah menyatakan. Salah satu contohnya adalah dianjurkannya kita berjihad ketika jihad itu memang diperlukan untuk menjaga agama. bahkan di zaman Rasulullah. sehingga perbuatannya tersebut merupakan perbuatan yang sangat salah. Hadis. walaupun hanya karena persoalan yang sepele. Ini adalah untuk kebaikan kalian semuanya. mungkin akan begitu terasa di hati kita. Tujuan syari‟ (tujuan Allah) menentukan suatu ketentuan hukum adalah untuk menjaga diri. maka akan begitu terasa bahwa qishash merupakan suatu kehidupan. Ketika melihat pelaksanan hukum qishash tersebut.benturan pemikiran yang begitu tajam. Mengapakah qishash itu dianggap menjaga diri. Sehingga dalam kasus ini. Para ulama kemudian menyimpulkan bahwsanya maqashid itu ada lima: Pertama. Namun kadang kita mengartikan “jihad” itu seenaknya saja. Pada masa itu (masa hidupnya Rasulullah). maqashid hifzhud-din. Misalkan mengenai ketentuan qishash. maka tiba-tiba ada pengumuman. Sayyidina Umar tidak sembarangan. sehingga kasus seperti yang terjadi pada Sayyidina Umar tersebut ketika ada orang yang mengatakan “anti thaaliqun tsalaatsan”. Ketika ditanya mengapa beliau berani mengubah ketentuan Rasulullah. Hal ini takkan dijumpai di dalam teks-teks Alquran. Kalau pemeluk agama Islam habis. karena berangkat dari kebaikan-kebaikan untuk kebaikan-kebaikan. yang itu harus ditinjau dari maqashid atau maqshad atau tujuan dari ketentuan yang ditentukan oleh Allah dan Rasul-Nya. kami akan berpikir berkali-kali untuk mengucapkan thalaq. Diumumkan juga kepada seluruh umat Islam yang ada ketika itu dianjurkan untuk melihat pelaksanaan hukum qishash tersebut. Mungkin jika suatu saat kita sedang berada di Saudi Arabia. maka akan kujatuhkan thalaq tiga sekaligus jika kalian mengucapkan menthalaq tiga. Maqashid tersebut dianggap sebagai barometer untuk menentukan apakah suatu masalah itu termasuk maslahat (kebaikan) atau mafsadat (keburukan). maka hukum terhadap orang yang membunuh tersebut adalah qishash. Kedua. di antaranya adalah mashalih. hampir-hampir antara Al-Istihsan dan Al-Mashalih ini sangat erat kaitannya. maka dijawab oleh Sayyidina Umar: “Bahwa dulu ketika Rasulullah menjadi pemimpin. Dari sini dapatlah kita pahami. mudah-mudahan kita diberi perlindungan oleh Allah agar tidak membunuh orang. maka itu pasti akan diadakannya hukum qishash. Sebab kalau tidak. ataupun jenis ini perlu dukungan yang lainnya. biar kalian tidak lagi terlalu mudah untuk mengucapkan thalaq. Sedangkan sekarang pada masa kekhalifahanku. Ditentukan dan dianjurkannya qishash ini pada prinsipnya adalah menjaga diri. maka agama Islam juga akan habis. Sehingga orang yang melihat pelaksanaan hukuman . bahwasanya qishash itu adalah “hayaatun ya ulil albab” (qishash itu adalah kehidupan bagi kalian). karena ia mempunyai pegangan. Ijma‟. yaitu tujuannya adalah menjaga agama. bahwasanya sumber hukum Islam yang digunakan oleh para ulama. hukum Islam akan stagnan jika tidak menggunakan sumber hukum seperti mashalih. Ini merupakan suatu perlawanan yang terkesan ekstrim dari seorang Umar ibn Khattab. Di sinilah para ulama berbeda pendapat. Apa yang dilakukan oleh Sayyidina Umar tersebut adalah mashalih. sehingga kalian tidak gampang menjatuhkan thalaq. maqashid hifzhun-nafsi.” Dalam hal ini. ataupun Qiyas. padahal jihad adalah suatu ketentuan yang sangat sakral dan sangat mulia. Tetapi pada masa kekhalifahanku ini. yaitu menjaga diri. apakah jenis yang seperti ini kita serahkan kepada otak. karena hukumnya sangat berat. Inilah dampak psikis dari hukum qishash yang kita lihat itu. maka Sayyidina Umar menentukan jatuh tiga thalaqnya. rakyatnya adalah orang-orang sepertiku. Qishash adalah membunuh seseorang yang memang sudah layak untuk dibunuh. umat Islam mungkin akan dibantai sehingga akan habis. Dalam kasus ini. rakyatnya adalah kalian yang jauh lebih buruk dari orang-orang sepertiku pada masa itu. Ketika ada seseorang yang membunuh tanpa adanya kejelasan. yaitu bahwa perbuatan halal yang paling dibenci oleh Allah adalah thalaq.

Selain itu. maka taruhannya adalah surga dan neraka. Dalam bentuk larangan yaitu ketentuan dilarangnya melakukan perzinahan dan dianjurkannya menghukum orang-orang yang berzinah. Persoalan ini begitu pentingnya kita ketahui. konsekuensi bersumpah itu sangat berat. maka dinamakan li-an. Dan ini adalah ketentuan yang secara nyata terjadi pada para ulama . Kalau bersumpah atas nama Allah. tujuan dari mengapa orang yang mabuk ataupun menenggak narkoba itu dihukum adalah agar tidak melakukan hal tersebut. maka orang yang menuduh tersebut akan dijatuhi hukuman cambuk. ada juga dalam bentuk larangan. Sehingga orang yang dimintai sumpahnya itu sebetulnya jauh lebih berat daripada menghadirkan saksi. maqashid hifzhun-nasab. menjaga pikiran (akal) agar selalu jernih. yaitu maqashid hifzhul‟irb. tidak seenaknya saja menuduh orang lain melakukan perbuatan yang tidak terhormat. Inilah yang dikehendaki oleh Allah. yang kemudian disempurnakan lagi oleh para ulama menjadi enam. Keempat. Karena itu. Menjaga keturunan yang dimaksud di antaranya menjaga nasab dalam bentuk perintah dan menjaga nasab dalam bentuk larangan. maka akan tertahan untuk melakukan tindak pidana. menikah itu adalah ketentuan dan perintah Allah dan Rasul-Nya seperti juga ketentuan dalam perintah-perintah yang lainnya. Seseorang yang menuduh orang lain berzina yang itu tanpa adanya empat orang saksi. tetapi hukum-hukum yang seperti ini mungkin jarang ataupun tak pernah kita dengar. maka berarti orang tersebut tidak paham pada syariat. Kelima. Qadhab adalah menuduh orang lain berzina. misalkan dilarang dan dihukumnya orang-orang yang melakukan qadhab dan li-an. maka orang tersebut (orang yang menuduh) harus dihukum. karena sesungguhnya nikah merupakan perintah Allah untuk menjaga keturunan. Ketiga. yang hal ini sama dengan ibadah yang diperintahkan seperti dalam bentuk salat. Kalau bersumpah tidak dengan nama Allah. maka si suami yang menuduh tersebut harus bisa membuktikan dengan bersumpah empat kali sebagi ganti dari empat orang saksi. Jika menuduh orang lain berzina yang kemudian tidak bisa membuktikan dengan empat orang saksi. dalam hal ini tentunya keturunan yang terhormat. Sehingga. yaitu tujuan menjaga kehormatan. bahwa qishash itu sebetulnya merupakan kehidupan bagi umat manusia. maka orang tersebut kafir. Sehingga dalam hal ini. Sehingga seseorang tidak seenaknya saja menuduh orang lain berzina. Bagi seorang suami yang menuduh istrinya melakukan perbuatan zina. misalkan “demi langit dan bumi”. Mengenai Alquran dan Hadis mungkin sudah sering kita dengar. yaitu menjaga keturunan. maqashid hifzhul-aqli. Dari hal ini dapatlah kita lihat. Kalau tuduhan tersebut kepada istrinya.tersebut. sehingga otak ini tetap jernih. Sehingga kalau ada orang yang mengatakan bahwa nikah itu hanya untuk meredam nafsu seksual. Tujuan dari diperintahkannya bekerja adalah untuk menjaga harta. maqashid hifzhun-maal. Menjaga nasab dalam bentuk perintah salah satunya adalah menikah. Inilah lima maqashid. Jadi. Ada yang berbentuk anjuran. Mengapa seperti ini? Karena kehormatan orang Islam itu terjaga. bahwa begitu kerasnya syariat menjaga kehormatan orang Islam. yaitu larangan bahkan dihukumnya orang-orang yang mencuri dengan cara dipotong tangannya. disyariatkanlah ketentuan hukuman (had) bagi orang yang mabuk (baik itu karena minuman keras ataupun narkoba). Jadi. yaitu seperti perintah untuk bekerja mencari nafkah yang halal. menjaga harta.

3   2 0 2 ..3 .390..7::2898.075 0.3-078   .26. 7 0 3 .802.. 3  : 2 : 2   0 5 ./.35.0 7 / .9.   0 3 : 7 : 9  2 0 7 0  . 9 :   0 5 0 3 9  3  . 7   0 9 0 3 9 : . / . 3  .1 203:7:92070.3.8:.9:50789.5 .4  0   .5.898. ./.86 . /909. 3    : 8 : 8  ..     .   0 9 0 3 9 : .9. 3  .8.1. / .3.:203:-.8.::2 . 3  .36.73.3::2 . /  .898.3.  8 : . 5  .: 0  . 3 3  .9:20203.3/..8.3.320309.  . 8 .9.2.3.-.8  .380-03. /-40./::2..3/03. 3   /  9 09 .3.

3. -.3::28.8..9. 8  .3 /.7.3207:5.8 /.8.. .:7.3.-$.3 . 903.18: 80/. 3 .  2 ./.2$.1  898. ./.8 .8:./..9./ -07-0/.8..3.3.: /3 .99:8 0 7 9 ./..347.3 $03. /.3.3.4./.9:. 9 :  .3 .3-07:.   .0. / ./.93 .3.203.2..3/09.3. /.3 :..3-.::23.39:-07./.0.2.8203:3:..898..8:83 9/.3 9:.1 -07-0/.1  -07. :. 3   2 0  .8.3/02:./03.898...3.36..39: /507-3..7.::23.../.9-203./.703./..8.8./.3::23.-40 -07/.9.6:398.38:.3. 8  3   .   .7.9.09039:.7.3.98. / .7898../.3..3/.2..39:.9 9039:.34:2-07/.3./.39. 07.30-.-.-$. 3   2 0 3   .9.3 .-$.2.3.3.320.  .5. 4...:.7.3.7..320309. 02-.6.-.-07/.    ./.8.5.3 .96:7.30-03./.3-..3.203.3.:2.507-0/.33.5.3::28.9..7.7./8 2.:9/.8.-.8.3..-.: .3203:7:9503/.380-..3/.380-.3 /7.3.-07-0/.3898.02:33.8:2-07::2./. . -. .  -07/..3". 9  .7.9.    9 :  ../.. ..:.:5:3 2.....3 .808047.3$.8.3.33..3203:7:9503/././. .0.39:802.7.3. 3-07. ..3-07. 202.../5 07.7.8:8.3 .3.3/03././03.8 0..3:39: /:3...5.80-.347.7.20.3-.. 7 .../.8...7. 5 9 .3 .38..8.4.6:7...3.8. 7 .80-.   9 .3.7-3.9/.39/.:..1898.8.5./.3 ./.20309.     .8:2-07::2  898.18: 2..7.8:2-07::2 802039.2.3. 3   /  .3.5..9:43/8..-./.3503/./..253.39::.9.3/805.9039:.07.3.3803/7::28 ..9.9:.907.3 -:.  / ./.  .5.. ..3.3.99.9..9..788.3  !.2030:..3898.353/.703.3.703.8.05.9..9:.9.380-. 02:/.3/909.$% ././.   ..8./903.9.3808:.2. 3  5 0 2 ./.503/./.3.203072..8:.3. / . 02:/.7.2-.8:88050793 /:3..26.3898.3.3./. /.3898./.7.2 909.3033.  2.:-. 7 .3.   /.9: .703.3-07-0/.3  :2039.    .3/003/.7./3.920303.:.... 3   0  .3 .8.-09:2.3 ./.898.3.7.5 .2..9:5.802.92:78.8.303././8...8..1  898...07/..02:33..3-8.1 9/.5./.9 2./.7./:./:.3503079. 3  2 0 3 : 7 : 9  2 0 7 0  .59.3203039./03.&8:.9:...3.7. 8  3  2 . :39:203039:.39:92-: . .39: ".1  03:7:9.  :  .3033.5.  .30-808:.0/:.3203:3:.3 .3 8:2-07 ::2805079.3203:7:9.7..898.-$.9/.7:8.2. 80/...3/03.3-07/.  .9.3  8.20309. 3 5 .9:43/8.2-. 2.3/03..5.90..8. -07/.9:88 2..3:2:2 898.3. 5.898.479./6.2:9.3203:3. . 898.898..39/./6.7.2 -::#8.3..18:3./. 805 07947.5.5. .3 80-.&2..05./..3.3.  ..305.09039:../.1.3. 3  8  .898.85:3.8  $ .5 .1 443. 3.$./...20309.8:./.3.5. 8.3./..2.9../.. $0.7.2.3203:7:92070.503/.3898. ::29:808:./:.7.39.58973.7./. 3   8 9   8 .3!07:25./.3909.3.78.3.8. 3   2 0 3 : 7 : 9   8 9   8 . 909.3:.3033.3-07.  .$%203.3. 9 8../.37..7.30/:.9 /:7./:.8:.3.3898. ..9: .::2..8. .8.8.:.79.5..3  399.30.5./.  5 0 3  0 7 9  .7:..-. 5   0  8 : .3 $04.703..5:.8:.99:/.3-0.9:050393.5.

3.8..8./.8.80.788 9089:.3$.3$. 09.69:.63./.:3.9:.7 09039:... 2.703.39.6 80.5:3 /.&2.55.3../..9:.5/.63...3.2.9.0./3.:309./:.28..9: 203:.:.3 .3.6 ..5.2..39.9:././.3/::20..3.3203:.. .99.9..59./.7.0.909.5.8./..2.3...68.69..47..38:3203::29..9.:....9.5/5079. 9..8.6 2.....69.07./.32:33.3-..73 2. .8.50789.2.5.8::../3.3203.390780-:9  $.1.69.3$.3.9: .....-: .39.05.35.3.:.2039.2: ./3.203.09039:.07.7-3...3-..-09:2:/.5073...8090..5.47.9:2.907././.9..3#.9.8/5079.&2.. -.:.07.&2.1..80.8.:890780-:9 9.3.9.8.9:90780-:92.3 :2039.8 909.7.0././3.../9:39...8.2.8.50784.309.1.9:  $0.3.3..3.6807-: .703.3 2.3 %09.280...3 .0.62:9.  .5.

.05:9:8.907.5.8.503:.2..7  ..0-/0.5.3#.5.3 9.3../03.-078:25.5073.7 .88...7..3 203::2 9.. $03. 0-/0../9: -:.2.2..3 ..905.60-/.&2.9.7:.69.3 3...9:/.3 ./..3/03.2.7:83.7:83...././.6.5.2:8./ 909. .780./03..9:.80..7 2./.. ./3..8: .3/9039:..203:.203./. 5./.6/6.280.9.6/.3 $0./3/33 2..3 .2.3 -073.2:9...8::.350784.39:305.07.2.3.27.5.././..3...2.62:9. 0-/8.5./ 803.6.5.7:8203:9908 ...5.9: .39089:.9..79...33.9:..2.908.5..8://.:9...43/880-03.3.3 :9..905...8.:3.6 $03.3 203:.-0.35079./:.34./.07..2.3/:. .50784.6.:/.4./.33::7 &..73.805079.3.2-./..9:!079..2. .7.280.-. . .9..-07..80..9 :2039. 47./.350784.3#.39.-07. 0-/0.703. 803....50784. 2.9: . 09039:.6 .5./:.3.6..:.5...6.3.3...07./ ./.305.38:25.3. . -..2.9:8.5.:5. 2.:0-/8./.6. /.69.3408.8::..905.9:.9.3 ..39/.33.9: $03.:5:3/:..33.3/909.3 /.33.9.3 8:25. 20.30/:.$.07.5:3.9.340#.3.6..8.3. -.2: 8..7203.59073.  0/:.3/:../. 8.3/2.32039.:2.

.9.:5:32:3380.8:25.30-:7:./..8:/ 90780-:9 9..38:/./.389.-07.7.3/2.2025:3./.3.2030-:9...02:/.202-07.3/3.9/.-07-0/.3/.7.3.......8..9..95.3 .3  ..93../..7:8/.2-:.9:. .8: . ./. 2..9.2...0-./. ./::28.50788  !0792-.0-.39:/039/03.00.9:.5 -.39/. .3.-.3 .503/.203:7:94. 09./. 9:7907. 2..8 /3.203.3 9/. .:. 909.0-.4394 . 2.:5:3.3.7.3..  03039:../.90780-:9207:5.32.3202.: 9/.3#.3 02.7.5.3.5.80.3/..0-:7:.:.0-..3 .5.5...7..3 -../. 2.7 %09.503/.8..038 .8.3-.2./..:.3-:7: .9: !079..9:.2.80-.. ..05:9:8..9:9/.2-: 7.8. .3 0383202.3.573853./.:5:30-.3 0-.3./9039:.509:3:20303.5.:.9:207:5.90780-:9.30.0-:7:.7. !.2.3.9.9.898.340..3.9.203.8:2-07::28.3  . /9039:.9.5.:78.3.50/:.203:7:94. 2.9: 2.703.8.90780-:9-..3..: .3.9.3-..2./..:./909.39/.:.53.5.8.3..3-.9 .9.8: ../-039:7..3/03..3::2 2.2.20.3#.59/.7.30/:.50.7:8/..:.3.3.349.7. 09.9/.793. .380.38050793 .5.3 -.. 2: 9.5073.3 50792-.../.3. .9:0-.3.793../.3.3.2./.3-.9089:.9:.8: .-9:-.3.3. 90780-:9!.3/3.3 0-..2.0.8 0...703...7:8/.:9/.32.8..3 $03.9083.5..2...-9:0- 03.-.3.3  0/:.3202.9.9:.8:83 5.3-.8://03.4. 02..3/.3.8.3/2.3/.3 83907. .805.793../03.  09..39::.7.9.-.3 0-.9:80-..:5:3#.. .90780-:9 038.3-..3.9/.5.0-:7:. 2:78.:  !.7./.9. -.9:02.808:.-.39/.3.:39: 203.: 2.9.:. 2..7/03.3 .33.8: ..3-03.503/.3 .3 .8.2.9:0-.:/-.90780-:9 .3803./-.8..3 .70-.3405.9.9 -.2.....203.. .3.8.3203.3 :8:16/3.3 0-.39.. ..7...3..-07-0/.9./50739..-..35079.5.3.9 802:.3 7.  5./.4394898.4. 2.8..33.380507932:3./.3#.:.90780-:9202.-07-0/.3//. 2:..8.90780-:9202.9. 203.9/.898.380.509.203./09..3.3-.././.::.7.9.9..:.340.90780-:9-.-:7: 9/.8-./..7.038.3.909.8..7:89.8:/.509..39.309.4 808:...3.. ...50/: .. /03.2-.32033.3 -. 2.20309.2.

257 ..9. .7.38:2-07::28050792.8.3805079: $0/..89:803/7207:5.9.79/.203./3.7:2 .5.3202-:3: 90780-:9./.2 2..8:.:..9 0-:7:.:39:203:.0/:5.835.9:/..3 ::2...2.2.39.3507-:.3::2 68.2.3405.:5:37.2.3.8..9.68.6.89:/.8/1:/ /3 .22:33.747..35.25..8.9:.8.3..507-:.18.950./.7....../.80.3.9:.8./.3:3 .8.320325:..2.9/. $.33.3#.:5:30383507:/::3.::268.3../.368. 203:3..6  ..3/./7 8.3.  2:/.:9/.3 47.3203:-.950.320303.9.5.70-../.00./:53.3.2.3.8 .:39:203..35.43943.3-0757-07. .3 ... 2../.:. 898.3:39:0-. !079.580-.308972 /.399.2.203..3 8.. 9-.8::.790780-:909..38.9.8: .8..2.9:09039:.3.8:83 ::28.$. 803.&2.2.547./..39/.39/..:39:/-:3: 09././3..5.390708.-..8...63.7. .3.3/...6.:9::.3.3 .8 "8..7..703.8:. ..573853...8:2-07::28.33.320.2.:2..0.5..3.69.3./.68.98.5..3::2..&2.9:3.9-.68./.2.-07.3 0-.5.9:09039:.3 .39./.8::.9...9-07.38:/...3: 7.2203:.907./3.1.038.3.3 802:.:0--:7:/.8.  .38.783/..3&2.47.. /..39../.  .-07-0/.2.3.79.99.3:7.3/507:.5.2  :2:2..3 .3 .&2.8.9...././9:202.9:5..89:..3/:3.802-.2 -.38:.202-:3:47.703. 3..9.:.#./..-8 2.9.3 $. 9: !./.93.340.8.368.2.9.2.68./9.340$././...3..3 5./..8 $03.3.380.3.38..3.3.703.3 .89:.-07.8.2 ./..890780-:9 09...3.549439../.3203.80/.3-07..78047. 807.3/-.. 3207:5..5...72.3 :./.7....9./ 9:8003.2 83..3./7 80/..47./3./.3202-:3:9. /.3../.8..::2907.203.3.8:..3 :33..39:...80:7::2.3./.3805079:5..3 .98.257.3.890780-:9 2:33..7.:39:0-..6:398.6.79/./-075073/:3.9:.380500 $0.3202.3 .47. .33.3 .3....9  3. 2...3.3-.5.39..3:7. 203039:.3..38..3-09:2:/./8 2./$.:.3.8.9:9. . 50784.33.7:8/93.3  2.:/7..202-:3:808047.9/.38.-0.3.3.3. ..92:./.7.8/90780-:9/.3 47. -./.98..2.3-09:907.$.2.99: $03./.68.38:.9.9:9::..39.3/.09.9 .-....#.2..8.69.2.:2.:-07...2.3.7203039:..8.:5020:.3 2./3..3.3.40.950./.68..203.5.3./502253 7.33.  0/:.9../.-8 .09039:.703.0.6 .. /..3..8 207:5..39. 68.8.3.7-3.305.8. :2.8..49..39/.35027..3 -./7  03.39.:8..  !..:5:3".588/.:2:/. 507-:.3. 2:/.8.3:39:203..808047...3..3../.2.340..09039:.9:203. 2.02:/.3.7../.8:2. $0-../.3.39./.33..9:507.3/9039:.5.3..9.6...3 803.3.7.7 ../.. 2...7  9::.5 5./.8:83 .90780-:9207:5.3/:25.5203.05.32039.6 5..907.3..3 .3/.8::.39.9.::23.9:0/:5.&2./09.3.8..:5.:39:203:../. 503:2:2.3-09:907.39.39.25.9.99.3202-:3: .8./7 %::.9.8.//..-.3 .3203.8.9: 2.3.1.5.9:2. 803.3/....99.8:8 805079.:.9..9 0-.-039:7.3 0-.:/../5.-8 .3:.3203:.38:.20.9:8.3:7.  ..5.18 .6 %09./../.. 2.:39:203:..-40$.3.503/./.33. 5./.803. .93.3.8.&2.9:-.2025:3.3.9:9072.2./::09.3 .:5:3....203.3#..3907.9 8.8.50.7.2.3/.8.3::268.8/9:.6 2.3.8 9039:.8/.6.3:39:20.39./.7 09039:.2:.8::.98090.2908 908 6:7.89.3/-03.2.3 -.3/.380507939.3./.790780-:9.2.2.98..-.5.-.2:3.203.3-..389.7::268.3#..8.- 09.3-09:9.. .3 .7420907:39:203039:.8/1:3 3.9.

7.3.09039:.203:/:47.3 /.9 ./. 28.09:7:3.5073  0025.947.347.3.207:5.5.8 .3.3-073./. 805079:.17 .2 .:2.9:80507950739.3 .3 .3.33.203:/:47.7.8.47.90780-:9 2..-07.203:/:47.7/50739.2-039: 50739.947..09039:./.3 . 203./ -.3.3203:/: .9  $03./03.7.9:09039:.3/..347..2.350739.3.3:7.5.3.9.3203:/:90780-:9.9:/::2.36...3-:2 2.9.33-09:503933.8050793.7 203..23.09:7:3.2  !0784.8/1:3 3.3.3....49..3/239.9..3.9:..025.9.:.3/8025:73..9.3.73.6.39: ..3/..8..2.39/. 203.3/.6..83. 50739.9:3.3.-:.3-073.3.3.:5:320303..7..7:8-8.8047./.3  .39/.9.3 03./.-: -.8.7.:.57.3#./.7947.9 -.2.7025./.  2.7  909..35..9.3 907472.9.5.3.703..9/.32...3-.33.3./ 4380:038-078:25.33.33..8.3 28.92..2 .907472.74-...3..3/.38.2.47.3-073.202-:9.:.405.68.9:9::.88:...3 .390780-:905.:39:2070/.-8..9:80-09:3.3 /./3.380507932:33.:.3...3:7.3:8..5073.207:5.7.3 .3203.350739.8:7./ 203..3/::23.3 /03.3 .3/03.7 ./7....3 ::2.9:.3.5.3 .:7/03.7.39...38.380. .3.703.09:7:3.3/.3/::23.-.3.8 2..:-078:25.25.202-:9.38.3 47.3 ./03. 808:3:3./.3 03..  02.3 $03..3203:/:8973.9.79.6.947.. $08047.80739. .3 /.8://. .2.9.3/2.703.:5:39.7.75.203.6:7.:.390780-:99/.9.-/./03.320.09039:./....:-078:25../.09039:.3..3 47..3203..9 %::.29: 907.....20.-09:07.79..  09.:.33.3-07-039:. -. 3.3507-:.39079.3-.09.9..9:203..3.47.3203.7:8/::2  $03.9 .18:808:.9-07.80-.3../03.33.7:..3.39:9..7.09:7:3.39/..302:/.0472.47.3/./5.20.47./.2-039:..38.2.3 /02.:5:33.3.  3.8973.:39:203.40.2-039:.. $03.3.9:2.9.8/1: 7..3./.3 .9././82:338:/.8.:0--07.025.7..:.3/003/.. 2.203..9.8..3203.:..20.3.3:39:20.9 2.:.2. 2.320.907./..33.9/.32.9.39/.5/.:073 .390780-:9.6.9.2-: 03.8..:.3.-/./.47.2. 9::..390780-:9 47.38./.307.703.2.302:/..0472.3.8:25.2-039:8.38:.3.7..3307.3.30/:5.203:/:47.-/.3203:/:90780-:9.9:::2.3.7.8.38.8 9:80-09:3.250739.203././.3.9:.393/.3.9:8.3/.9. $0.23:2.3/.3/.3 ". 2.3.74-. /..5..7.8.3-.7.83.3.3/50739.3-078:25.3805079/.3/.2-039:./549439.3-073.:39:-007.3-.6.9203..9 .38.47..8/1:3 2. 3./.8.3./03./.1.3.3 ./.3909.: 0303. .9: /8.8003.6 203..3... . 203. $03.39/.90780-:9  803.8003.3-073.8  .. 2.-007..3 47.:9:/:.2.35073...8/ ...3203:/:47.33.7.5::2 ::2..  .808047.-/.8: ..39039:3.33. 9/..3507-:.0472.3.3025.:39:203.2-039:50739./.47.8/1: ..3.3..47..7..79/.9: ..8. 203::247. 2.3. .780.8 2.2..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful