ICT SEBAGAI PENDUKUNG SISTEM PENDIDIKAN

A. Pendahuluan Masyarakat sekarang ini telah berada dalam era masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge-based society). Selain itu masyarakat sekarang juga telah berada dalam era informasi dan komunikasi. Hal ini ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) khususnya komputer dan internet. Ciri-ciri perkembangan dalam era TIK yaitu: 1) daya muat untuk mengumpulkan, menyimpan, memanipulasikan, dan menyajikan informasi meningkat; 2) kecepatan penyajian informasi meningkat; 3) miniaturisasi perangkat keras; 4) keragaman pilihan informasi; 5) menurunnya biaya untuk memperoleh informasi; 6) mudahnya menggunakan produk teknologi informasi; 7) distribusi informasi yang semakin cepat; 8) pemecahan masalah yang lebih baik dan dibuatnya prediksi masa depan lebih tepat (Miarso, 2004:664-665) Dalam era TIK seperti ini, kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan pengetahuannya untuk meningkatkan produktivitas menjadi vital. Pendidikan seyogianya harus mampu membangun sumber daya manusia yang seperti ini. Oleh karena itulah, pendidikan perlu diarahkan agar mampu menyiapkan sumber daya manusia yang sanggup menghadapi tantangan msa depan secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan seluruh aspek sumber daya yang ada termasuk pemanfaatan TIK. Perkembangan TIK yang sangat pesat telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, salah satunya di bidang pendidikan. Teknologi informasi dan komunikasi telah membuka sebuah dunia baru interaksi baru, market place baru dan sebuah jaringan yang hampir tanpa batas. Teknologi informasi dan komunikasi sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai pendukung sistem pendidikan yang ada. TIK memberikan warna tersendiri dalam proses interaksi bagi masyarakat. Hadirnya TIK diharapkan mampu menunjang efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran. TIK dalam hal ini berperan sebagai sumber belajar, sarana komunikasi, publikasi, serta sarana untuk mendapatkan berbagai informasi atau bahan belajar yang dibutuhkan. Perkembangan TIK saat ini seharusnya dapat menjadi awal untuk mengatasi tantangan yang dihadapi sistem pendidikan di Indonesia sekarang ini. Banyak sekali tantangan yang perlu segera diatasi di bidang pendidikan, diantaranya: 1) banyak anak usia sekolah yang belum dapat menikmati pendidikan dasar 9 tahun

manipulasi. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya. penggunaan sebagai alat bantu. Memasuki abad ke-20. B. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses. 1. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Temuan ini kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang meliputi seluruh daratan Amerika. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. manipulasi. pemindahan informasi antar media. tepatnya antara tahun 1910 -1920. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. dan pengelolaan informasi. Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global. Oleh karena itu. terwujud sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. tentunya perlu optimalisasi menyeluruh baik sumber daya manusia maupun sarana prasarana pendidikan yang ada. Komunikasi suara . Pertama yaitu temuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1875.2) tidak meratanya penyebaran sarana dan prasarana pendidikan\ 3) tidak seragamnya dan masih rendahnya mutu pendidikan 4) kebutuhan tenaga pengajar yang masih jauh dari cukup 5) tingkat HDI Indonesia yang rendah 6) rendahnya tingkat pemanfaatan TIK di lembaga pendidikan baik sarana yang tidak ada atau penggunaan sarana TIK yang tidak optimal. Teknologi Informasi dan Komunikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan. Sejarah Perkembangan Teknologi Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan TIK hingga saat ini. Banyaknya tantangan yang perlu diatasi. bahkan kemudian diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik. dengan TIK secanggih apapun tidak akan dapat optimal hasilnya. pengelolaan. Tanpa sumber daya yang optimal.

Mikroprosesor inilah yang menjadi 'otak' perangkat keras komputer dan terus berevolusi sampai saat ini. bahkan merupakan manifestasi dari kehidupan itu sendiri. Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam bentuk telepon seluler. maka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasi . Tindakan komunikasi . sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri. Miniaturisasi komponen elektronik. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel. pada puncaknya melahirkan mikroprosesor. Digitalisasi berkonvergensi dengan perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital. Komunikasi berarti pertukaran informasi dari berbagai pihak yang menghasilkan pengertian. Komunikasi dianggap lancar dan baik jika kesamaan pengertian dan pendapat telah tercapai. yang merupakan cikal bakal TIK saat ini. Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini kandungan isi (content) berupa multimedia mendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang. mendapatkan momen emasnya pada era Perang Dingin. Komunikasi merupakan bagian dari kehidupan manusia sehari-hari. melalui penciptaan rangkaian terpadu. Pengertian Komunikasi Kata komunikasi berasal dari bahasa latin yaitu communicare yang berarti sama. 1981:55) Komunikasi dapat terjadi dimana-mana tanpa mengenal waktu dan tempat. dan tindakan bersama (Rogers & Kincaid. Sama disini maksudnya adalah sama dalam hal pengertian dan pendapat antara komunikator dan komunikan. Lalu diikuti oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronik melalui penemuan transistor pada tahun 1947 dan rangkaian terpadu (integrated electronics) pada tahun 1957.tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat. Bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti 'otot' manusia.komputasi multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21.komputasi multimedia terjadi melalui implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan kemampuan) 'otak' manusia. Persaingan IPTEK antara blok Barat (Amerika Serikat) dan blok Timur (dulu Uni Soviet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat ruang angkasa maupun mesin-mesin perang. kesepakatan. Teknologi analog mulai terasa menampakkan perangkat batas-batas telekomunikasi maksimal kemudian pengeksplorasiannya. yang berwujud siaran televisi pada tahun 1940-an. Perkembangan teknologi elektronika. 2. Komputer elektronik pertama beroperasi pada tahun 1943. Perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi analog. Hal ini berarti komunikasi dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Konvergensi telekomunikasi .

atau penemuan ide baru. Komunikasi memungkinkan pemindahan dan penyebaran ide kepada orang lain.dapat dilakukan secara verbal yaitu dengan menggunakan kata-kata baik lesan dan atau tulisan maupun nonverbal dalam bentuk isyarat. seperti penyampaian informasi melalui surat. yaitu adanya . internet dan lain-lain.2003). f) Interpretation. Komunikasi nonverbal / nonlisan Komunikasi nonverbal menggunakan isyarat. Komunikasi dapat mengubah dan mempengaruhi sikap orang lain. majalah. cara berpakaian atau sesuatu yang dapat menunjukkan perasaan. Tahun 1973 Wilbur Schramm menyempurnakan kelemahan-kelemahan yang ada dalam teori-teori sebelumnya. berbicara melalui telepon dan lain-lain. Komunikasi verbal / lisan Dalam komunikasi lisan. radio. Melalui komunikasi seseorang bisa menyampaikan pikiran atau perasaannya kepada orang lain baik secara langsung maupun tidak langsung. Salah satunya adalah dari The International Commision for the Study of Communication problem (1980) yang mendefinisikan komunikasi sebagai proses dalam mempertukarkan berita. sesuatu barang. Melalui komunikasi seseorang dapat mengetahui dan mempelajari hal-hal yang belum diketahuinya. Teori komunikasi Ada banyak teori komunikasi. dan bagaimana mengatakannya. b) Receiver (decoder). e) Noise. 2005:491). Melalui komunikasi seseorang dapat membelajarkan atau memberitahu apa yang diketahuinya kepada orang lain. Dari teori-teori yang ada. terdapat persamaan komponen yaitu: a) Sender (encoder). yaitu : a. d) Medium (channel). surat kabar. b. gerak-gerik. dan pesan antara perseorangan dan masyarakat (Miarso. c) message. Melalui komunikasi seseorang juga dapat menambah pengetahuan dan mengubah perilakunya sebagaimana yang diharapkan. Komunikasi juga dapat dilakukan secara tidak langsung dengan menggunakan media atau peralatan tertentu. 3. informasi disampaikan secara lisan atau verbal melalui apa yang diucapkan dari mulut atau dikatakan. TV. g) feedback. banyak definisi tentang komunikasi. Tindakan komunikasi juga dapat dilakukan secara langsung seperti tatap muka. pendapat. data. Ada dua bentuk komunikasi (Gurnitowati dan Maliki. Setiap teori mempunyai konsep atau prinsipprinsip sendiri yang mempengaruhi bentuk atau model penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Wilbur menambah dua unsur baru. Melihat pentingnya komunikasi tersebut.

teori konvergensi menegaskan bahwa komunikasi berlangsung tanpa awal dan akhir. Anglin (1991) mendefinisikan teknologi sebagai penerapan ilmu-ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lain secara bersistem dan menyistem. Artinya. Gary J. tetapi berubah sebagai fasilitator yang akan memfasilitasi peserta didik untuk belajar. untuk memecahkan masalah (Yusufhadi Miarso. Selain itu. Implikasi teori komunikasi konvergensi ini pada konsep belajar dan pembelajaran yang konstruktivisme yang sesuai dengan prinsip teknologi pembelajaran. 4. teknologi dapat dipahami sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Menurut BNET Business Dictionary (2008) Teknologi Komunikasi adalah sistem elektronik yang digunakan untuk berkomunikasi antar individu atau kelompok orang. 2004:116). karena pada hakekatnya teknologi lahir dan dikembangkan untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh manusia. Rogers dan D Lawrence mengemukakan teori komunikasi konvergensi pada tahun 1979. makin banyak dan makin canggih teknologi yang digunakan. Teknologi diterapkan di semua aspek kehidupan. Peserta didiklah yang harus kreatif dan aktif belajardari berbagai sumber belajar. Teknologi Komunikasi Kata teknologi secara harfiah berasal dari bahasa Latin ”texere” yang berarti menyusun atau membangun. sepanjang manusia sadar akan diri dan lingkungannya (Miarso. 2005:115). Sehingga istilah teknologi seharusnya tidak terbatas pada penggunaan mesin. Salah satu prinsip teknologi pembelajaran adalah berorientasi pada peserta didik. Menurut Roger (1983) teknologi adalah suatu rancangan (desain) untuk alat bantu tindakan yang mengurangi ketidakpastian dalam hubungan sebab akibat dalam mencapai suatu hasil yang diinginkan. 2004). tidak terkecuali bidang pendidikan. meskipun dalam arti sempit hal tersebut sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi modern saat ini telah mempengaruhi perkembangan proses maupun strategi pendidikan maupun pembelajaran. teknologi tidak bisa dipisahkan dari masalah. teori konvergensi sesuai dengan paradigma belajar dan pembelajaran yang konstruktivisme. Teknologi merupakan bagian integral dalam setiap budaya.lingkup pengalaman dan umpan balik. Suatu teknologi biasanya mempunyai dua aspek yaitu aspek hardware (terdiri dari material atau objek fisik) dan aspek software (Jacques Ellul (1967) mengartikan teknologi sebagai keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap kegiatan manusia. Teknologi komunikasi menfasilitasi komunikasi antar . Teori ini menekankan adanya kesamaan interpretasi akan arti lambang yang dipakai (Miarso. Semakin maju suatu budaya. Peranan guru tidak lagi sebagai satu-satunya sumber belajar.

yang berarti perantara atau pengantar. 5) mengarah pada pemecahan masalah bersama. Proses komunikasi yang terjadi pada suatu proses pembelajaran maka media merupakan wahana penyalur pesan atau informasi pembelajaran. kecepatan. terlihat betapa pentingnya peranan media sebagai sarana untuk menyalurkan pesan. dan 7) mempertimbangkan kondisi lingkungan (lokal. karena segala sesuatu akan mempunyai dampak dan dipengaruhi oleh hal lain dalam lingkungannya. 3) harus bersistem. Teori Komunikasi dalam Teknologi Pembelajaran Dalam proses komunikasi sebagaimana diuraikan di atas. 4) melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan. dan waktu (Bell. Media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium. tetapi juga meningkatkan kemungkinan dalam berbagai hal. percetakan berfungsi sebagai basis bagi menyebarnya kemampuan melek huruf dan merupakan fondasi untuk terselenggaranya aktivitas pendidikan secara menyeluruh. c) penemuan percetakan. televisi. yaitu: a) dalam hal berbicara. d) dalam hal hubungan jarak jauh atau telekomunikasi. fax. 2005 303. audio video’ electronic data interchange and e-mail. 2) harus mensistem. Teknologi komunikasi dapat berupa telpon. dan serasi. yaitu mempertimbangkan segala variabel yang mungkin berpengaruh dalam menentukan prosedur tindakan agar proses itu efektif . radio. Perkembangan teknologi komunikasi telah mengalami empat revolusi dalam bidang komunikasi.491). konsep dan gagasan. kemampuan manusia bebicara dalam berkomunikasi antar individu merupakan komponen yang harus ada dalam kelengkapan atribut-atribut yang memungkinkan kelompok manusia bisa bekerjasama dan bertahan. nasional. efisien. Teknologi komunikasi adalah peralatan-peralatan perangkat keras. tulisan tidak hanya berfungsi sebagai suatu pembangun ingatan. 1986).individu atau kelompok orang yang tidak bertemu secara fisik di lokasi yang sama. Media adalah perantara dari si pengirim kepada si penerima. memproses dan terjadi pertukaran informasi dengan individu lain (Rogers. dengan ditemukannya berbagai sarana yang memungkinkan manusia berhubungan satu sama lain tanpa harus terhalang oleh faktor jarak. b) ditemukannya tulisan. struktur organisasi. 6) memadukan berbagai prinsip. 1979) 6. Media pembelajaran adalah sarana komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau bahan pembelajaran. serta berkembang. telex. dan internasional) untuk mencapai tujuan (Miarso. dan nilai sosial dengan mana individu mengumpulkan. pengertian teknologi komunikasi sebagai suatu proses meliputi hal-hal sebagai berikut: 1) proses itu harus rasional dan efisien.. Dengan demikian media pembelajaran adalah media yang dirancang khusus .

Penggunaan media untuk keperluan pembelajaran diawali dengan digunakannya alat bantu visual (AVA) dalam upaya menyajikan pengalaman konkret melalui visualisasi. teliti dan menarik. pembelajaran. Kemudian media berkembang dengan ditemukannya rekaman suara dan film bersuara pada pertengahan abad 20. memperkaya. Dalam hal-hal tertentu media dapat mewakili pendidik menyampaikan informasi secara lebih jelas. 2) dari mengendalikan dan mengarahkan semua aspek pembelajaran. Lingkungan pembelajaran yang di masa lalu berpusat pada guru telah bergeser menjadi berpusat pada peserta didik. baik pelayanannya maupun peranannya . konsep media sebagai alat bantu pembelajaran mendapat pengaruh teori komunikasi. menjadi lebih banyak memberikan alternatif dan tanggungjawab kepada setiap peserta didik dalam proses pembelajaran. 2) pendidikan gerak cepat dan tepat. dkk. navigator pengetahuan. dan mitra belajar. 3) dari pembelajaran sebagai aktivitas individual menjadi pembelajaran berkolaboratif dengan peserta didik yang lain (Surya.untuk merangsang pikiran. atau memperjelas konsep yang abstrak dan mendorong timbulnya kegiatan peserta didik lebih lanjut. sebagai fasilitator. pelatih. dan 6) pendidikan yang mustari (tepat saat) (Miarso. Peserta didik juga mengalami perubahan dalam proses pembelajaran yaitu: 1) dari penerima informasi yang pasif menjadi partisipan aktif dalam proses pembelajaran. Dalam perjalanannya. 4) pendidikan yang menarik perhatian. Adanya pengaruh teori komunikasi maka fungsi media tidak lagi hanya sekedar alat bantu guru saja. Pembelajaran dengan visual diperluas dengan menambahkan suara. 1986:10) Pengaruh teori dan model-model komunikasi dalam dunia pendidikan antara lain: 1) pendidikan seumur hidup. dan kemauan peserta didik sehingga terjadi terjadinya proses pembelajaran. tetapi bergeser menjadi medium penyalur pesan dari pember pesan ke penerima pesan. sumber utama informasi. media tidak hanya digunakan oleh pendidik. tetapi dapat pula digunakan oleh peserta didik. 2005:116) hal ini mengubah peran guru dan peserta didik dalam pembelajaran. Sebagai penyalur pesan.. Peran guru berubah dari: 1) sebagai penyampai pengetahuan. Fungsi tersebut dapat dilaksanakan dengan baik walaupun tanpa kehadiran pendidik secara fisik (Sadiman. 2) dari mengungkapkan kembali pengetahuan menjadi menghasilkan berbagai pengetahuan. perhatian. kolaborator. Tujuan penggunaan AVA antara lain untuk memperkenalkan. ahli materi. 2006:5). . perasaan. 3) pendidikan yang mudah dicerna dan diresapi. sumber segala jawaban. 5) pendidikan yang menyebar.

kadangkadang peserta didik sebagai ahli Hubungan antar informasi dan temuan Transformasi fakta-fakta Kuantitas pemahaman. Dengan kata lain. IT (Information Technology) atau Infotech. yang disebut teknologi informasi . guru sebagai ahli Berpusat pada Peserta Didik Peserta didik sebagai sentral dan bersifat interaktif Kolaboratif. melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi. 2005) Teknologi Informasi biasa disebut TI. teknologi nirkabel dan mobile computing (Purwanto. Williams dan Swayer (2003). penilaian acuan patokan Portofolio. Teknologi Informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras atau lunak) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi. suara dan video. pemecahan masalah. Perkembangan teknologi informasi sangat luar biasa seperti portofolio elektronik. akses. Martin (1999).. dkk. Berbagai definisi teknologi informasi telah diutarakan oleh beberapa ahli. Teknologi Informasi adalah seperangkat alat yang membantu Anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi. 2006) 7. game dan simulasi komputer. Teknologi Informasi (TI) Sekarang adalah era masyarakat berbasis pengetahuan.Lingkungan Aktivitas kelas Berpusat pada Guru Guru sebagai sentral dan bersifat didaktis Menyampaikan fakta-fakta. Era ini ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi. Dari definisi diatas terlihat bahwa teknologi informasi baik secara implisit maupun eksplisit tidak sekedar berupa teknologi komputer. ekspresi Peran guru Penekanan pembelajaran Mengingat fakta-fakta Konsep pengetahuan Akumulasi fakta secara kuantitas Penampilan keberhasilan Penilaian acuan norma penilaian Penggunaan teknologi Soal-soal pilihan berganda Latihan dan praktik Tabel Perbedaan Lingkungan Pembelajaran yang Berpusat kepada Guru dan Berpusat kepada Peserta Didik (Surya. tetapi juga teknologi telekomunikasi. diantaranya adalah: Haag den Keen (1996). buku digital. kolaborasi. Teknologi Informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data. dan penampilan Komunikasi.

Sebut saja misalnya ruang belajar. namun demikian. Pilihan pertama membangun dinding yang kokoh agar tidak terkena badai tersebut. Pendidikan memerlukan paradigma baru yang bertujuan agar efektifitas dan efisiensi pendidikan tercapai. Perubahan ini melanda semua bagian kehidupan. Buku tidak hanya kumpulan kertas yang tercetak. yaitu 1) keterampilan melek TIK dan media (ICT and media literacy skills). dan (5) keterampilan bekerjasama secara kolaboratif (collaborative skills). Revolusi keempat terjadi ketika digunakannya perangkat elektronik seperti radio dan televisi untuk pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan. Sesederhana itu. Ashby (1972) menyatakan perkembangan dunia pendidikan telah memasuki revolusinya yang kelima karena pengaruh perkembangan TIK. Dalam buku Megatrend 2000 yang ditulis John Naisbit. pasti kita sepakat bahwa pilihan terbaik adalah memanfaatkan arus tersebut sebagai sumber energi.adalah gabungan antara teknologi komputer dan telekomunikasi. . Dahulu mungkin yang disebut ruang belajar adalah ruang berbentuk kotak berisi sejumlah meja kursi murid. saat ini. (4) keterampilan berkomunikasi efektif (effective communication skills). pilihan ketiga memanfaatkan arus tersebut sebagai sumber energi. pilihan kedua berdiam diri dan membiarkan diri kita terbawa arus. Revolusi ketiga terjadi seiring dengan ditemukannya mesin cetak sehingga materi pembelajaran dapat disajikan melalui media cetak. yang biasa kita sebut ruang kelas. Guru bukan lagi satu-satunya sumber belajar. pengertian kelas telah jauh berubah dengan pengertian masa lalu. Pilihan manakah yang akan kita ambil? Tentu berpulang pada diri kita masing-masing. maka sekurang-kurangnya ada tiga sikap dalam menghadapi perubahan teknologi informasi. Tapi sekarang yang disebut ruang belajar tidak lagi dibatasi dengan empat dinding dan satu orang guru. seperti saat ini. Revolusi pertama terjadi ketika orang menyerahkan pendidikan anaknya kepada seorang guru. Pada masa kini. TIK telah menjadi simbol gelombang. Pemanfaatan TIK dalam Pendidikan Saat ini pemanfaatan untuk pendidikan adalah suatu keharusan karena mau tidak mau TIK telah mengalir pada setiap aspek kehidupan. Media belajar bukan lagi sekedar papan tulis dan kapur. (2) keterampilan berpikir kritis (critical thinking skills). Peran penting integrasi TIK dalam proses pembelajaran adalah untuk membangun keterampilan masyarakat abad 21. termasuk di dalam pendidikan. Bagaimana kita menghadapi perubahan ini? Kalau diibaratkan TIK adalah arus badai. dikatakan bahwa saat ini kita telah memasuki gelombang ketiga. meja kursi guru. Revolusi kelima. dan sebuah papan tulis di dinding.ET TEKNOLOGI INFORMAS C. (3) keterampilan memecahkan masalah (problemsolving skills). dsb. Revolusi kedua terjadi ketika digunakannya tulisan untuk keperluan pembelajaran. yakni perubahan teknologi informasi.

Dengan kata lain.dengan dimanfaatkannya TIK mutakhir. 20% mendengar (sound). Suatu sistem teknologi informasi pada dasarnya tidak hanya mencakup hal-hal yang bersifat fisik. Salah satu hasil penelitian menyebutkan potensi TIK sebagai berikut: 10% membaca (teks). perangkat lunak (software) (3). yaitu piranti lunak dan yang lebih penting lagi adalah orang. 50% melihat dan mendengar (video/animasi). seperti komputer dan printer. 80% berbicara dan melakukan (interaktif). Komponen dan Potensi TIK Yang dimaksud dengan sistem teknologi informasi adalah sistem yang terbentuk sehubungan dengan penggunaan teknologi informasi. tetapi juga mencakup hal-hal yang tidak terlihat secara fisik. Bila kita gabungkan potensi TIK dalam pendidikan dapat kita lihat sebagai berikut: Memperluas kesempatan belajar Meningkatkan efisiensi Meningkatkan kualitas belajar Meningkatkan kualitas mengajar . 30 % melihat (grafis/foto). khususnya komputer dan internet untuk pendidikan. orang (brainware) Gambar Komponen TIK TIK memiliki potensi yang sangat besar dalam membantu peningkatan efektivitas pembelajaran. 1. komponen utama sistem teknologi informasi adalah berupa : (1). perangkat keras (hardware) (2).

Radio dikenal sebagai media yang . menyeleksi. artinya mudah dibawa atau diletakkan dimana saja. Kehadirannya dirasakan lebih universal dan memiliki jaringan yang luas pula. Keunggulan radio adalah portable. dll. Radio memiliki ciri khas yaitu menjanjikan kecepatan. dll.Memfasilitasi pembentukan keterampilan Mendorong belajar sepanjang hayat berkelanjutan Meningkatkan perencanaan kebijakan dan manajemen Mengurangi kesenjangan digital 2. karena eksistensinya sebagai jaringan nasional dapat mengesampingkan hambatan geografis dan dapat menjangkau pendengar pada semua tingkatan pendidikan. alat bantu belajar siswa. Sementara di negara berkembang radio dikategorikan sebagai barang yang cukup terjangkau harganya dan mudah didapat. Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi komunikasi adalah siaran radio pendidikan. d) TIK sebagai standar kompetensi e) TIK sebagai penunjang administrasi pendidikan f) TIK sebagai alat bantu manajemen sekolah g) TIK sebagai infrastruktur pendidikan 3. jaringan pakar. perpustakaan digital. pengelolaan pengetahuan. Summer menyatakan bahwa media radio memiliki peranan. Secara umum radio dapat dipandang sebagai media komunikasi massa yang penyerapannya melalui indra pendengaran. mengumpulkan. papan elektronik. dan menyajikan informasi. b) TIK sebagai alat bantu pembelajaran dapat berupa alat bantu mengajar bagi guru. c) TIK sebagai fasilitas pendidikan. lab multimedia. Pemilihan media radio didasarkan pada kemampuan media ini dapat menjangkau populasi pendengar yang banyak dan biaya lebih murah. budaya. Di negara-negara maju hampir semua orang memiliki radio. kelas virtual. Fungsi TIK untuk Pendidikan Fungsi TIK dalam pendidikan terbagi 4: a) TIK sebagai gudang ilmu pengetahuan dapat berupa referensi berbagai ilmu pengetahuan yang tersedia dan dapat diakses melalui fasilitas TIK. jaringan antara institusi pendidikan. mengolah. serta alat bantu interaksi antara guru dan siswa. ketepatan dan kepraktisan dan kualitas dalam mencari. TIK di sekolah dapat berupa pojok internet. dan ekonomi. Radio untuk Pendidikan Radio merupakan media elektronik tertua dan sangat luwes.

Tingkat kepemilikan radio di wilayah perkotaan dengan angka penetrasi sebesar 40% (Katili-Niode. siaran televisi (TV) merupakan media yang sangat ampuh dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat secara serempak. dengan eksistensinya sebagai jaringan nasional dapat mengesampingkan hambatan geografis dan dapat menjangkau pendengar pada semua tingkatan pendidikan. Bahkan siaran televisi juga memiliki potensi . Program ini memungkinkan untuk bisa dimanfaatkan oleh peserta didik secara individual atau kelompok pada saat guru sedang membelajarkan di kelas lain. gaya hidup. Radio sebagai media pendidikan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Strategi belajar yang lain dengan memanfaatkan radio adalah strategi pembelajaran kelas rangkap. sistem sosial. Alasan lain. Televisi untuk Pendidikan Dari berbagai jenis dan bentuk teknologi komunikasi yang ada. Hal ini menunjukkan bahwa radio merupakan sebuah media yang memiliki aksesibilitas tinggi. Simanjuntak tentang pemanfaatan siaran radio pendidikan dalam penataran guru SD menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang berarti dari hasil prestasi belajar guru dalam bidang studi Matematika dan Bahasa Indonesia baik untuk kelompok yang memanfaatkan siaran radio maupun yang tidak. Program ini ditujukan untuk guru khususnya yang berada di pedesaan dan daerah terpencil. Di Indonesia banyak terdapat stasiun pemancar radio baik yang dimiliki pemerintah pusat dan daerah serta swasta yang dapat dipakai untuk menyiarkan program pendidikan. Radio dimanfaatkan dalam program pendidikan dan pelatihan guru SD melalui siaran radio pendidikan. 4. dan orientasi masyarakat. budaya. Radio sebagai media pendidikan sudah dimanfaatkan pada tahun 1977. masih lemahnya sumber daya manusia dan sumber belajar yang ada. Salah satu hasil dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dakir dan J. Selain itu TV mempunyai potensi untuk penetrasi dalam mempengaruhi sikap. dan budaya masyarakat pemirsa. kreatifitas. 1980). politik. dan ekonomi (Summer. pandangan. Hal ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan guru yang ada di sekolah. Media radio. Pemanfaatan radio untuk siswa atau peserta didik dilakukan untuk mengatasi banyaknya sasaran didik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan kondisi geografis yang sulit dan terpencil. Penelitian ini menunjukkan bahwa siaran radio pendidikan bisa diandalkan sebagai alternatif sistem pendidikan dan pelatihan terutama di daerah terpencil. motivasi. meningkatkan kualifikasi guru atau pendidik. Siaran TV juga mempunyai daya jangkau yang luas dan mampu meniadakan batas wilayah geografis. 2002).sangat memasyarakat.

Dengan demikian.untuk menyampaikan pesan-pesan pendidikan/pembelajaran. Pemanfaatan komputer tidak terbatas hanya di perusahaan atau bisnis. Komputer untuk Pendidikan Awalnya teknologi komputer merupakan sarana pendukung di setiap bidang yang lain dalam kehidupan. Hasil penelitian yang lain menyatakan dengan satuan biaya tetap. meningkatkan kualitas pendidikan dan meningkatkan efektivitas pendidikan Beberapa penelitian menyatakan bahwa program radio dan televisi pendidikan merupakan bagian integral dari pengembangan materi dan kurikulum pendidikan. Saat ini beberapa stasiun TV telah menyelenggarakan program-program siaran pendidikan. 5. siaran TV merupakan salah satu bentuk sumber belajar dan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Media televisi sebagai media komunikasi massa telah terbukti memiliki kemampuan yang sangat efektif (penetrasinya lebih dari 70%). TVRI sebagai TV negara dengan jangkauan nasional telah mengalokasikan khusus siaran pendidikan selama 4. Bentuk-bentuk pemanfaatan teknologi komputer di bidang pendidikan diantaranya: . bahwa teknologi komputer menjadi kebutuhan keberadaanya sehari-hari. tapi juga digunakan dan dimanfaatkan pada bidang pendidikan. TVE diluncurkan pada tanggal 12 oktober 2004. Bisa dikatakan bagi mereka yang mengetahui betapa berharganya informasi. jenjang.5 jam siaran setiap hari (Magdalena. komputer adalah media pendukung dari pembelajaran yang berjalan dalam proses belajar mengajar didalam institusi pendidikan. Artinya. Perlahan seiring waktu. TVE merupakan stasiun TV yang mengkhususkan diri dalam penyiaran program-program pendidikan dan pembelajaran untuk semua jenis. keduanya harus mendapat prioritas dalam pengembangan siaran radio pendidikan. Stasiun TV ini dirintis oleh Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom). perbaikan sistem pendidikan dasar dapat dilakukan dengan media radio yang ditujukan untuk memperbesar rasio guru dan peserta didik. Hal ini menunjukkan bahwa introduksi teknologi khususnya teknologi komunikasi dalam sistem pendidikan akan dapat mengatasi masalah pendidikan yang diidentifikasin pada waktu itu. 2006). dan jalur pendidikan. Sebelumnya komputer di bidang pendidikan hanya sebagai salah satu pelajaran yang harus dipelajari. sehingga bisa dimanfaatkan untuk penyiaran program-program pembelajaran secara nasional agar dapat memperluas kesempatan untuk memperoleh pendidikan.

Hal lain yang menarik. dan simulasi hukum-hukum alam. c. Hal ini sukar dicapai oleh media lainnya. dan film. seperti overhead.a. Hal ini memungkinkan murid-murid untuk . media TV juga pernah secara gencar digunakan untuk mengajar. Perangkat lunak dapat dibuat agar interaktif. Dibandingkan dengan media pendidikan yang lain. tutorial. sebagai alat untuk pembuatan bahan ajar dalam pengajaran f. perangkat lunak latihan soal dirasakan tidak memanfaatkan kemampuan sesungguhnya yang ada pada komputer. Mula-mula program belajar dengan komputer (courseware) tampil dalam bentuk latihan soal. Jadi kita dapat menggunakan pengetahuan yang telah kita miliki untuk membangun pengetahuan yang baru. komputer itu lebih memungkinkan utk membuat sang murid menjadi "aktif" bermain-main dengan informasi. e. perangkat lunak untuk pendidikan dapat di sesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing murid. memanfaatkan aplikasi-aplikasi sebagai media pengajaran yang membuat peserta didik dapat menikmati pembelajaran yang lebih interaktif. Komputer harus dapat meningkatkan cara berfikir seseorang. proses belajar merupakan proses pembentukan pengetahuan bukan proses menhafal pengetahuan. Dengan makin berkembangnya kemampuan komputer (misalnya dalam menampilkan gambar). Seperti diketahui. mempelajari hardware komputer yang merupakan pengetahuan dasar bagi para pelajar. tetapi hasilnya ternyata tidak seperti yang diinginkan. d. sebagai alat untuk mengembangkan aplikasi pendukung sistem dalam sebuah institusi pendidikan. tv. mengakses informasi melalui teknologi internet yang dibawa dan dilalui oleh komputer. Keadaan bertambah runcing dengan perkembangan pengetahuan di bidang kognitif. Penggunaan komputer dalam pendidikan antara lain disebabkan oleh adanya kebutuhan untuk mendidik peserta didik yang jumlahnya besar dalam waktu yang singkat. Akibatnya para ahli dibidang komputer dan kognitif melihat bahwa komputer untuk pendidikan dapat berfungsi lebih dari sekedar alat mempresentasikan materi pelajaran. "Peningkatan cara berfikir" ini dirasakan penting karena perkembangan teknologi yang sangat pesat mengharuskan seseorang untuk mempunyai ketrampilan belajar (cara berfikir) yang tinggi. b. Dengan kata lain. Komputer pertama kali dipakai sebagai media pendidikan di pabrik-pabrik. bukan disekolah. Hal ini dapat dicapai misalnya dengan bantuan bidang AI (artificial intelligence). memanfaatka aplikasi yang tersedia dan memang ditujukan untuk pelajaran tertentu. seperti munculnya teori-teori tentang human information processing.

berkembang sesuai dengan keadaan dan latar belakang kemampuan yang dimiliki. Istilah CAI lebih banyak digunakan di kalangan pendidik di Amerika Serikat. Komputer sebagai media akan lebih membantu siswa menemukan hal-hal baru yang lebih menarik dibandingkan dengan cara-cara konvensional yang lebih berpusat pada guru. dimana siswa berinteraksi secara langsung dengan komputer dan kontrol sepenuhnya di tangan siswa. CAI dan CAL merupakan istilah yang paling sering digunakan. PBK dapat diterapkan pada jenjang SD hingga Perguruan Tinggi (Wihardjo. dan masih banyak lagi. sehingga proses pengajaran berbantuan komputer ini maju terus menuju kesempurnaannya (Adri. Pengajaran Berbantuan Komputer Pengajaran Berbantuan Komputer diadopsi dari istilah Computer Assisted Instruction (CAI). Murid yang memang mampu belajar dengan kecepatan tinggi tidak perlu menunggu rekan lainnya yang memerlukan waktu lebih dalam memahami materi pelajaran. karena dengan batuan komputer ini proses pengajaran berjalan lebih interaktif dan membantu terwujudnya pembelajaran yang mandiri. Istilah lain yang juga menjelaskan konsep pendidikan berkomputer ini adalah Computer Assisted Learning (CAL) yaitu Pembelajaran Berbantuan Komputer. dan Computer Based Learning (CBL) yaitu Pembelajaran Berbasis Komputer. Hal ini merupakan hubungan interaksi yang terbentuk dari sistem komputer dengan siswa. Satuan terkecil ini pula akan dipresentasikan lagi dengan gaya yang memikat di dalam bingkai (frame) untuk ditayangkan di layar monitor (Mahyuddin et al. . 2008). 2006). Secara konsep PBK adalah hal-hal yang berkaitan dengan pembagian bahan pengajaran dan keahlian dalam satuan kecil agar mudah dipelajari serta dipahami. Pengajaran berbatuan komputer merupakan suatu usaha yang dilakukan oleh para ahli sejak beberapa dekade yang lalu. hanya pemakaiannya tergantung kepada pengguna. Computer in Education (CIE) yaitu Komputer dalam Pendidikan. sedangkan istilah CAL digunakan di negara-negara Eropa. PBK perlu diterapkan berdasarkan temuan sejumlah penelitian yang menyatakan bahwa penerapan PBK berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa. 2008). PBK dirancang untuk membantu siswa dalam mempelajari atau menemukan hal-hal baru atau mengembangkan pengetahuan mereka berdasarkan pelajaran yang dipelajari. PBK merupakan suatu bentuk pembelajaran yang menempatkan komputer dalam peran guru. PBK hakekatnya melibatkan penggunaan komputer dalam cara pengajaran. Dengan perkembangan teknologi komputer ini. maka metoda pendidikan juga berkembang. Sebenarnya tidak terdapat perbedaan antara kedua-duanya.

PBK merupakan suatu alat bantu untuk meringankan beban guru. 2008). sulit. Bahkan. dan efektif. 2008). d. Simulasi banyak digunakan pada pembelajaran materi yang membahayakan. dimana siswa sudah siap mengingat kembali atau mengaplikasikan pengetahuan yang telah dimiliki (Wihardjo. Jenis Pengajaran Berbantuan Komputer Pada dasarnya format penyajian pesan dan informasi dalam model pembelajaran CAI terdiri atas 4 macam. Permainan Jenis permainan ini tepat jika diterapkan pada siswa yang senang bermain. sehingga guru mempunyai kesempatan untuk lebih memperhatikan siswa secara individual (Wihardjo. Latihan Latih dan praktik dapat diterapkan pada siswa yang sudah mempelajari konsep (kemampuan dasar) dengan tujuan untuk memantapkan konsep yang telah dipelajari. Biasanya dengan bantuan navigasi materi yang diajarkan. baik diam atau bergerak dan grafik. b. yaitu : a. Tutorial linier menyajikan suatu materi ke materi berikutnya sesuai urutan yang telah ditetapkan oleh pemrogram. jika didesain dengan baik sebagai sarana bermain sekaligus belajar. c. tutorial akan memudahkan siswa mempelajari bagian-bagian materi tertentu. Informasi yang berisi suatu konsep disajikan dengan teks. Sedangkan pada tutorial bercabang. maka akan lebih meningkatkan motivasi belajar siswa (Wihardjo. 2008). Tutorial dapat dibedakan menjadi tutorial linier dan tutorial bercabang. sehingga siswa tidak dapat memilih materi pembelajaran sesuai keinginan dan kemampuannya. 2008). namun PBK masih memerlukan kehadiran guru. Tutorial Format ini merupakan multimedia pembelajaran yang dalam penyampaian materinya dilakukan secara tutorial. Simulasi Simulasi digunakan untuk memperagakan sesuatu (ketrampilan) sehingga siswa merasa seperti berada dalam keadaan yang sebenarnya. sebagaimana layaknya tutorial yang dilakukan oleh guru atau instruktur. siswa diberikan kebebasan untuk mempelajari materi sesuai keinginan dan kemampuannya. . gambar.PBK tepat sebagai media pembelajaran individual. atau memerlukan biaya tinggi. misalnya untuk melatih pilot pesawat terbang atau pesawat tempur (Wihardjo. sehingga pembelajaran lebih menarik.

serta tidak dapat menggantikan ikatan batin antara siswa dan guru. g. c. h. gerakan tangan dan badan. Meningkatkan motivasi siswa. marah. d. Dikembangkan dalam dialog terbatas sehingga tidak dapat menjawab semua permasalahan siswa. f. Kecepatan perkembangan teknologi komputer memerlukan upgrade yang terus-menerus. misalnya senyuman. benci. waktu dan tenaga yang tidak sedikit. raut muka. d. i. PBK hanya dapat dijalankan pada spesifikasi komputer tertentu. Pada umumnya hanya menilai hasil akhir. mengantuk atau sakit. Siswa dapat belajar sesuai waktu yang mereka perlukan dan belajar kemampuan dasar komputer yang diperlukan di luar kelas. antara lain karena: a. Kekurangan Pembelajaran Berbantuan Komputer Pada sisi lain. h. Dikembangkan berdasarkan kompetensi dan tujuan yang ditetapkan b. b. dan lupa. c. Komputer tidak dapat meniru tingkah laku guru. Penilaian tidak mempertimbangkan apakah siswa sedang lelah. b. g. Penggunaan waktu penyampaian materi dapat disesuaikan. Meningkatkan perhatian dan konsentrasi siswa. c. f. Komputer tidak mudah lelah. Masih relatif mahal. bukan proses belajar. Mengoptimalkan interaksi belajar. e. PBK juga memiliki kekurangan. . Tampilan dapat dirancang lebih menarik. Dapat menggunakan fasilitas penyimpanan untuk mengetahui kemajuan belajar siswa. Pada kasus khusus. Pengembangan PBK memerlukan biaya. Dapat mengakomodasikan banyak siswa dan menjalankan fungsinya dengan sedikit kesalahan. Menyesuaikan materi dengan kemampuan siswa.Kelebihan Pembelajaran Berbantuan Komputer Kelebihan komputer sebagai media pembelajaran adalah: a. e. Penyesuaian tampilan yang tepat. Karakteristik PBK yang efektif Karakteristik utama PBK yang efektif antara lain : a.

dan (c) mengumumkan dan berbagi sumber. Rekdale mengemukakan bahwa Internet potensial untuk mendukung pengembangan profesional guru karena internet menawarkan beberapa kesempatan untuk diraih. . e. Menilai kompetensi siswa secara komprehensif dan mendokumentasikan nilai dengan baik. Di samping itu. berikut akan dibahas beberapa tahapan yang dapat digunakan untuk meningkatkan cara berfikir seseorang. Memiliki fleksibilitas dalam mengatur kegiatan belajar. Internet untuk Pendidikan Manfaat internet dalam dunia pendidikan tidak diragukan lagi dengan tersedianya informasi dalam berbagai bidang dalam jumlah yang melimpah. yakni (a) meningkatkan pengetahuan. Untuk siswa. 6. (e) mengatur komunikasi secara teratur. diharapkan pula seseorang tersebut mampu bekerja secara leluasa dengan menggunakan komputer. Dalam kaitannya dengan sumber bahan mengajar. Melihat luasnya kemungkinan penggunaan komputer untuk pendidikan. dan (f) berpatisipasi dalam forum dengan rekan sejawat baik lokal maupun internasional. Menyediakan aneka umpan balik dan dapat dilakukan dengan cepat. (b) memperoleh bahan baku & bahan jadi yang cocok untuk segala bidang pelajaran. f. (b) berbagi sumber diantara rekan sejawat. guru dan staf administrasi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. kepala sekolah. j. Membantu guru dan kontrol tetap ditangan siswa h. Cocok digunakan untuk berbagai lingkungan belajar. (c) bekerjasama dengan guru-guru dari luar negeri. i. Internet menawarkan kesempatan untuk belajar sendiri secara cepat untuk (a) meningkatkan pengetahuan (b) belajar berinteraktif. dan (c) mengembangkan kemampuan di bidang penelitian. Efektif untuk mempertahankan minat belajar. Selain itu. g.d. guru dapat (a) mengakses rencana belajar mengajar & metodologi baru. internet juga menawarkan kesempatan untuk memperkaya diri dengan meningkatkan komunikasi dengan siswa lain dan meningkatkan kepekaan akan permasalahan yang ada diseluruh dunia. Dalam kaitannya dengan kelebihan sangat internet bagi guru. Kekayaan akan informasi yang sekarang tersedia di Internet harus benarbenar dimanfaatkan oleh para penentu kebijakan dalam pendidikan. (d) kesempatan untuk menerbitkan/mengumumkan gagasan yang dimiliki secara online. Penyampaian yang tepat.

seperti email (electronic mail). DAFTAR PUSTAKA http://www.pdf .com/pemanfaatan-teknologi-komputer.vlsm.usu. Setiap fasilitas tersebut memiliki fungsi tersendiri yang saling melengkapi untuk memenuhi kebutuhan para pengguna internet.org/v09/onno-ind-1/application/education/ http://kur2003.id/ http://repository.id/bitstream/123456789/20474/3/Chapter%20II.Seiring dengan berkembangnya perangkat keras teknologi informasi dan komunikasi.ac.htm http://abba. waktu. dan lain-lain. milis (mailing list).ac.anneahira. dan sebagainya.if. biaya. newsgroup.itb. internet semakin berkembang pula yang ditandai dengan semakin kayanya dengan aneka fasilitas yang disediakan. Banyaknya aplikasi layanan di internet dapat dimanfaatkan untuk berbagi pengetahuan ataupun informasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan tentunya tanpa adanya hambatan kondidi geografis.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful