P. 1
Kabupaten Kampar

Kabupaten Kampar

|Views: 203|Likes:

More info:

Published by: Victor Rikhardo Gultom on Nov 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/01/2012

pdf

text

original

Kabupaten Kampar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa

Kabupaten Kampar

Lambang Kabupaten Kampar Motto: -

Peta lokasi Kabupaten Kampar Koordinat:

Provinsi Hari jadi Dasar hukum Tanggal Ibu kota Pemerintahan - Bupati

Riau {{{hari jadi}}} {{{dasar hukum}}} {{{tanggal}}} Bangkinang

Drs. H. Burhanuddin Husin, MM. - {{{wakil kepala {{{nama wakil kepala daerah}}} daerah}}} - {{{nama ketua DPRD}}} {{{nama ketua DPRD}}} - {{{nama ketua {{{nama ketua pengadilan pengadilan negeri}}} negeri}}} - {{{nama komandan {{{nama komandan distrik distrik militer}}} militer}}} - {{{nama kepala {{{nama kepala kepolisian kepolisian resor}}} resor}}}

Kepadatan Demografi . 440.Kabupaten Kampar beribukota di Bangkinang Daftar isi [sembunyikan]        1 Geografi o 1.3 Perikanan o 4.id Kabupaten Kampar adalah salah satu kabupaten di provinsi Riau.500.Agama .2 Perkebunan o 4.Total .go.230..702.32 km2 750.2 Kecamatan 2 Pemerintahan 3 Demografi 4 Potensi o 4.Bahasa Zona waktu Kode area telepon Bandar udara Pembagian administratif .908.Suku bangsa .87 jiwa/km2 {{{suku bangsa}}} {{{agama}}} {{{bahasa}}} {{{zona waktu}}} {{{bandar udara}}} 20 {{{flora}}} {{{fauna}}} kamparkab.(2011)[1] 27.DAU Luas Populasi .Desa/kelurahan Flora resmi Fauna resmi Situs web {{{nama kepala kejaksaan negeri}}} {{{apbd}}} Rp. Indonesia.APBD .4 Pariwisata 5 Kebudayaan 6 Referensi 7 Pranala luar .000 jiwa 26.Kecamatan .{{{nama kepala kejaksaan negeri}}} .1 Pertanian o 4.1 Batas wilayah o 1.

128. Gunung Sahilan (ibu kota: Kebun Durian). Kampar. 3. Jumlah hari hujan dalam tahun 2009. 12. Seluruh bagian sungai ini termasuk dalam Kabupaten Kampar yang meliputi Kecamatan XIII Koto Kampar. 5. Kedua puluh satu kecamatan tersebut (beserta ibu kota kecamatan) adalah: 1.Pagar). Bangkinang (ibu kota: Bangkinang). 7.[sunting] Geografi Kabupaten Kampar dengan luas lebih kurang 1. Batas-batas daerah Kabupaten Kampar adalah sebagai berikut : [sunting] Batas wilayah Kabupaten Kampar berbatasan dengan kabupaten-kabupaten lain. Kampar (ibu kota: Air Tiris). yang terbanyak adalah disekitar Bangkinang Seberang dan Kampar Kiri [sunting] Kecamatan Saat ini (tahun 2006). Temperatur minimum terjadi pada bulan November Dan Desember yaitu sebesar 210C.928 Ha merupakan daerah yang terletak antara 01000’40” Lintang Utara sampai 00027’00” Lintang Selatan dan 100028’30” – 101014’30” Bujur Timur. Kampar Utara (ibu kota: Desa Sawah). Kampar Kiri Hulu (ibu kota: Gema). Siak Hulu (ibu kota: Pangkalanbaru). Kedua yaitu Sungai Siak bagian hulu yakni panjangnya ± 90 km dengan kedalaman rata-rata 8 – 12 m yang melintasi kecamatan Tapung. 13.5 km dengan kedalaman rata-rata 7. 4. Bangkinang Barat (ibu kota: Kuok). Bangkinang. sebagai berikut: Utara Kabupaten Siak Selatan Kabupaten Kuantan Singingi Barat Kabupaten Rokan Hulu. 11. Kabupaten Kampar pada umumnya beriklim tropis. Kampar Kiri Hilir (ibu kota: Sei. Bangkinang Seberang (ibu kota: Muara Uwai). Bangkinang Barat. Kampar Kiri (ibu kota: Lipat Kain). Kabupaten Lima Puluh Kota (Provinsi Sumatera Barat) Timur Kota Pekanbaru dan Kabupaten Pelalawan Di daerah Kabupaten Kampar terdapat dua buah sungai besar dan beberapa sungai kecil yaitu : pertama. 2. 6. sebagai hasil pemekaran dari 12 kecamatan sebelumnya. sumber air bersih budi daya ikan maupun sebagai sumber energi listrik (PLTA Koto Panjang). Siak Hulu dan Kampar Kiri. Perhentian Raja (ibu kota: Pantai Raja). . 10. Temperatur maksimum terjadi pada Juli dengan temperatur 350C. 9.7 m dengan lebar rata-rata 143 meter. Rumbio Jaya (ibu kota: Rumbio). Sungaisungai besar yang terdapat di Kabupaten Kampar ini sebagian masih berfungsi baik sebagai prasarana perhubungan. Kabupaten Kampar memiliki 21 kecamatan. Salo (ibu kota: Salo). Sungai Kampar yang panjangnya ± 413. 14. 8. Kampar Timur (ibu kota: Kampar).

15.285 orang yang terdiri dari penduduk laki-laki 351. Ratio jenis kelamin (perbandingan penduduk laki-laki dengan penduduk perempuan) adalah 109.22%) yang bekerja di sektor Listrik. 16. Kampar Timur. Tambang (ibu kota: Sei.56 km). diikuti oleh Kecamatan Kampar Utara 226 jiwa/Km2. Tapung (ibu kota: Petapahan). kini Kampar memiliki pemimpin dari daerahnya sendiri. Tandun. dan hanya sebagian kecil (0. Perhentian Raja. Kampar Kiri Tengah (ibu kota: Simalinyang). Gas dan Air Bersih. Pembantu Bupati Wilayah II mengkoordinir wilayah Kecamatan Langgam.240 KWH. Burhanuddin Husin terpilih sebagai bupati baru untuk periode 2006-2011.51 persen). perkebunan. Tapung Hulu (ibu kota: Sinama Nenek). dan Tambusai.Pinang).2 Sebagian besar penduduk (67.793 jiwa (52.22%) bekerja di sektor pertanian. Burhanuddin menggantikan Jefri Noer. 154 dan 131 jiwa/Km2. 318VII1987 tanggal 17 Juli 1987.082 KWH) dengan 5 unit pembangkit tenaga diesel Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Koto Panjang yang memproduksi energi dengan kapasitas tersambung sebesar 114. Pangkalan Kuras. Bunut. Koto Kampar Hulu (ibukota: Tanjung) [sunting] Pemerintahan Kabupaten Kampar terbentuk sejak tahun 1956 berdasarkan UU N0 12 tahun 1956 dengan ibu kota Bangkinang. 19. masing –masing 216 jiwa/Km2. Pada pemilu yang dilaksanakan pada Oktober 2006. Selain itu lima kecamatan yang agak padat penduduknya berada di Kecamatan Rumbio Jaya. Kabupaten Kampar secara berkelanjutan melakukan peningkatan fasilitas dan infrastruktur seperti jaringan jalan raya (1. jaringan listrik (72. Pembantu Bupati Wilayah I mengkoordinir wilayah Kecamatan Rambah. Bangkinang Barat. Pembantu Bupati Wilayah I berkedudukan di Pasir Pangarayan dan Pembantu Bupati Wilayah II di Pangkalan Kerinci. dan Kuala Kampar. Jauh sebelum reformasi. bupati yang sempat menggemparkan peta politik nasional dengan skandal pengusiran seorang kepala sekolah pada sebuah rapat dengar pendapat di DPRD Kampar. kehutanan.Bangkinang. Sebagai salah satu daerah terluas di Provinsi Riau. Pada awalnya Kabupaten Kampar terdiri dari 19 kecamatan dengan dua Pembantu Bupati sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Riau Nomor : KPTS. dan jaringan internet) dan . 191 jiwa/Km2. 18. 20.49 persen) dan wanita 327.856. Kunto Darussalam. [sunting] Demografi Jumlah penduduk Kabupaten Kampar tahun 2009 tercatat 679. Kecamatan yang paling padat penduduknya adalah Kecamatan Kampar yaitu 333 jiwa/Km2. Kampar selalu dipimpin oleh bupati yang berlatar belakang militer dengan mengabaikan latar belakang sosio-kultural semisal putera daerah. Kepenuhan. Tapung Hilir (ibu kota: Pantai Cermin).492 jiwa (47. 158 jiwa/Km2. Bupati Kampar saat ini adalah Burhanuddin Husin. Namun dengan digulirkannnya otonomi daerah. XIII Koto Kampar (ibu kota: Batu Besurat). Rokan IV Koto. Sedangkan kecamatan lainnya yang tidak termasuk wilayah pembantu Bupati wilayah I & II berada langsung di bawah koordinator Kabupaten. 21. Sedangkan dua kecamatan yang relatif jarang penduduknya yaitu Kecamatan Kampar Kiri Hulu 9 jiwa/Km2 dan Kampar Kiri Hilir 13 jiwa/Km2. Fasilitas lain yang juga telah tersedia antara lain layanan telekomunikasi (telepon kabel. 17. telepon selular.

[sunting] Potensi Kabupaten Kampar mempunyai banyak potensi yang masih dapat dimanfaatkan. Pemeluk agama Islam yang terbanyak berada di Kecamatan Siak Hulu yaitu sebanyak 63. Budha dan Hindu.532. [sunting] Perkebunan Khusus perkebunan perkebunan sawit untuk saat ini Kabupaten Kampar mempunyai luas lahan 241.557 orang atau 8.284 m³. ini terlihat banyaknya keramba yang berjejer rapi di sepanjang sungai kampardan adanya kerjasama antara Pemda Kampar dengan PT. demikian juga dengan pakaian yang sehari-hari yang dipakai bernuansa muslim. Di samping julukan BUMI SARIMADU Kabupaten Kampar juga terkenal dengan julukan SERAMBI MEKKAH di provinsi Riau. 30 miliar yang mana kedepannya Kampar akan menjadi sentra ikan patin dengan produksi 220 ton per hari. terutama di bidang pertanian dan perikanan darat. mandi "balimau bakasai" tradisi ini adalah mandi membersihkan diri di Sungai Kampar untuk menyambut bulan suci Ramadhan. [sunting] Pertanian Bidang pertanian seperti kelapa sawit dan karet yang merupakan salah satu tanaman yang sangat cocok buat lahan yang ada di Kabupaten kampar. Kabupaten Kampar juga memiliki sosok pejuang di zaman kolonial Belanda yang terkenal yakni Datuk Tabano dan Datuk Panglima Khatib. Jumlah pemeluk agama yang paling banyak adalah pemeluk agama Islam yang jumlahnya hampir 90% dari total pemeluk agama di Kabupaten Kampar. [sunting] Perikanan Di bidang perikanan budidaya ikan patin yang dikembangkan melalui keramba (kolam ikan berupa rakit) di sepanjang sungai kampar. selanjutnya pemeluk agama Kristen yang terbanyak kedua sebanyak 63. "Ma'awuo ikan" ini adalah menangkap ikan secara bersama-sama (ikan larangan) setahun sekali. diikuti oleh Protestan. .5 ribu hektare dengan potensi crude palm oil (CPO) sebanyak 966 ribu ton. ini disebabkan masyarakatnya yang sebagian besar beragama Islam (etnis ocu).511 orang. ini berada di danau Bokuok (Kecamatan Tambang) dan Sungai Subayang di Desa Domo (Kecamatan Kampar Kiri Hulu). [sunting] Pariwisata Di segi pariwisata Kabupaten Kampar juga tidak kalah dengan daerah-daerah lainnya.6%. namun untuk saat ini Pemda Kampar belum memaksimalkan pengelolaannya menjadi tujuan wisatawan. Katolik. Benecom dengan jumlah investasi Rp.jaringan air bersih dengan kapasitas produksi sebesar 1. Penduduk Kabupaten Kampar mayoritas beragama Islam. seperti Candi MUARA TAKUS yang merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya.

kemudian pada tanggal 1 April 1999 diterbitkan Instruksi Presiden Republik Indonesia no. Hal ini terkait tuntutan – tuntutan agar ABRI menerapkan profesionalisme dengan prinsip conventional professionalism bukan new professionalism seperti saat pemerintahan sebelumnya . merupakan Bahasa Minangkabau logat Limo Puluah Koto atau yang di Kampar dikenal dengan Bahasa Ocu. termasuk di dalamnya pembinaan ABRI ( TNI dan Polri ) ke arah yang lebih profesional. diinstruksikan kepada Menteri Pertahanan Keamanan dan Panglima ABRI untuk secara bertahap mulai mengambil langkah-langkah seperlunya dalam rangka reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan menempatkan sistem dan penyelenggaraan pembinaan kekuatan dan operasinal Kepolisian Negara Republik Indonesia Indonesia pada Departemen Pertahanan Keamanan Republik Indonesia . berdampak besar pada kehidupan politik nasional. Pariaman dan Padang. aktivis LSM. Pada masa pemerintahan Presiden Habibie terdapat penurunan keikutsertaan ABRI dalam politik . Bahasa ini berlainan aksen dengan Bahasa Minangkabau yang dipakai oleh masyarakat Agam. Selain itu Pemerintah mengganti penyebutan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia menjadi Tentara Nasional Indonesia. merupakan peristiwa yang mengejutkan mengingat perkembangan ekonomi Indonesia yang cukup baik sebelumnya. yang disuarakan baik oleh mahasiswa. . Perubahan sosial-politik yang terjadi. Pada tanggal itu pula. Air Tiris dan Rumbio. Hal ini kemudian sangat mempengaruhi pembinaan di bidang pertahanan dan keamanan nasional. Sejalan dengan tuntutan tersebut. Perubahan pemerintahan yang terjadi turut mengubah karakter sistem politik Indonesia ke arah demokrasi yang lebih baik. Di samping itu. 2 Tahun 1999 tentang Langkah-Langkah Kebijakan Dalam Rangka Pemisahan Kepolisian Negara Republik Indonesia Dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. juga Korea Selatan. Berbagai kondisi yang menyebabkan ekonomi menurun.Kebudayaan Kampar sangat identik dengan sebutan Kampar Limo Koto dan dahulunya merupakan bagian dari Kerajaan Pagaruyung. Wakil Presiden Burhanuddin Jusuf Habibie dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia menggantikan Presiden Soeharto. Dalam kerangka profesional konvensional. Konsep adat dan tradisi persukuannya sama dengan konsep adat dan persukuan Minangkabau di Sumatera Barat. ABRI dituntut semaksimal mungkin melepaskan peranan politiknya. Terdapat banyak persukuan yang masih dilestarikan hingga kini. seperti Thailand. yaitu Calempong dan Oguong. ditambah situasi politik yang tidak stabil kemudian semakin memicu tuntutan mundur terhadap Presiden Soeharto. Dalam Inpres tersebut. Bangkinang. Krisis ekonomi yang menyerang Indonesia merupakan serentetan krisis ekonomi yang juga menyerang negara asia lainnya. Presiden Soeharto tidak mampu mempertahankan pemerintahannya dan memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Presiden Republik Indonesia pada 21 Mei 1998. Tidak heran bila adat istiadat hingga bahasa sehari-hari warga Limo Koto. Kuok. maupun cendekiawan dan akademisi yang lain. Kampar Limo Koto juga memiliki semacam alat musik tradisional. Malaysia. Limo Koto terdiri dari XXXIII Koto Kampar. Satu Dasawarsa Pemisahan TNI-Polri OPINI | 23 May 2010 | 09:43 1205 0 Nihil Krisis ekonomi mulai menyerang Indonesia pada pertengahan 1997. Solok.

sebagai kekuatan utama. dan jabatan tinggi negara. melindungi keselamatan . melindungi. sebagai kekuatan pendukung. mengayomi. 34 tahun 2004 yang dimaksud pertahanan negara adalah segala usaha untuk menegakkan kedaulatan negara. Kemudian berdasarkan ketentuan tersebut. TNI bergerak dan bertanggungjawab di bidang pertahanan negara. Sementara di bidang ketertiban umum. Sementara itu. Dalam struktur baru tersebut.Saat pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid berjalan. menjaga ketertiban hidup sehari-hari dalam masyarakat. yang dalam pasal 1 menyatakan bahwa Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia secara kelembagaan terpisah sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing. mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. VI/MPR/2000 tentang pemisahan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pasal 30 ayat (1) menjelaskan: Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Jabatan Menteri Pertahanan dan Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional yang selalu dijabat personil militer. terkait dengan peran Polri dijelaskan pada pasal 6 ayat (1) bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. dan ketertiban hidup anggota masyarakat . Kepala Polri tidak lagi berada di bawah komando maupun bertanggung jawab kepada Menteri Pertahanan. sementara Polri berkewenangan dan bertanggungjawab di bidang keamanan . Dalam era Kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid. Angkatan Laut. VII/MPR/2000 pasal 2 disebutkan pada ayat (1) bahwa Tentara Nasional Indonesia merupakan alat negara yang berperan sebagai alat pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. seperti gubernur dan bupati. memberikan pengayoman. dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara. Undang-Undang no 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. dan rakyat. Juga Tap MPR no. menegakkan hukum. konsep supremasi sipil betul-betul ditekankan. dan Angkatan Udara sebagai alat negara bertugas mempertahankan. serta menegakkan hukum. Kendali sipil atas pemerintahan dikonsolidasi oleh Presiden Abdurrahman Wahid setelah ia terpilih. VII/MPR/2000 tentang peran Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Untuk meningkatkan profesionalisme dan menempatkan pada fungsinya yang tepat. dan melindungi keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Berdasarkan kedua ketetapan MPR tersebut kemudian disusun Undang-Undang no 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. dan Undang-Undang no 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia. maka pada tanggal 18 Agustus tahun 2000 MPR menerbitkan ketetapannya no. menjaga keutuhan wilayah negara. melayani masyarakat. ketentraman. Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 yang telah diamandemen. inspektur jenderal. dipercayakan kepada kalangan sipil. Jabatanjabatan bagi militer dikurangi mulai di tingkat pusat seperti jabatan direktur jenderal. Bidang pertahanan mengemban tugas untuk mempertahankan kedaulatan bangsa dan negara. Untuk memperjelas fungsi Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia maka di ayat (3) dijelaskan: Tentara Nasional Indonesia terdiri ata Angkatan Darat. secara tegas dipisahkan Kepolisian Negara Republik Indonesia dari struktur kemiliteran Indonesia. pembenahan dan pengurangan jabatan politik yang banyak dipegang ABRI berlanjut. dan menjaga keselamatan serta martabat bangsa dan negara. tetapi kepada Presiden. di ayat (4) dijelaskan: Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi. sampai jabatan di tingkat daerah. dan pelayanan kepada masyarakat. mengemban tugas dalam penegakan hukum. maka kemudian di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid. Dalam Tap MPR no. Menurut UU no.

perlindungan. hubungan antara TNI dengan Polri cenderung memburuk. Wilayah abu-abu ini adalah untuk menunjuk sejumlah aktivitas yang diklaim militer sebagai operasi militer selain perang. Terlihat dari sebaran konflik yang hampir diseluruh wilayah Indonesia. Meskipun telah ditegaskan peran dan fungsi masing-masing lewat undang-undang. Reformasi yang terjadi pada tahun 1998 telah mengubah kondisi politik yang ada. yang berarti mendukung.. Dalam UU no. mengamankan Presiden dan wakil presiden beserta keluarganya. 2 tahun 2002 Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional dalam rangka tercapainya tujuan nasional yang ditandai oleh terjaminnya keamanan. memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan . mengatasi pemberontakan bersenjata. Pelembagaan politik dalam konteks demokrasi kemudian diterjemahkan dengan memisahkan secara tegas. pengayoman. Kekuasaan sipil adalah yang utama. bukan bersifat kasuistik. Supremasi sipil membuat kekuatan bersenjata sebagai penjaga hukum dan konstitusi. dan bentuk-bentuk koordinasi yang secara kelembagaan layak dilakukan. serta terselenggaranya perlindungan. Salah satu pilar demokrasi adalah supremasi sipil. ketertiban. dan pelayanan kepada masyarakat. Nilai demokrasi yang berkembang turut menjadi faktor yang mengubah pembinaan di bidang pertahanan dan keamanan nasional Indonesia. dan pelayanan kepada masyarakat . menjaga. melaksanakan tugas perdamaian dunia sesuai dengan kebijakan politik luar negeri. pengayoman. mencegah. dan hal ini menjadi penyebab ketidakselarasan kinerja TNI dan Polri. Penyelenggaraan pertahanan negara dan keamanan dalam negeri ternyata memunculkan persoalan pada tataran peran dan kewenangan antara TNI dan Polri. dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentukbentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat. Pemisahan TNI dan Polri tersebut mengandung konsekuensi pada penataan kedua lembaga tersebut sesuai dengan tugas dan fungsinya. tertib dan tegaknya hukum. Tentara tunduk kepada kewenangan sipil yang dipilih melalui sistem kepartaian dalam pemilihan umum yang bebas dan rahasia. mengamankan objek vital nasional yang bersifat strategis. penegakan hukum. tentara adalah alat negara yang melaksanakan pertahanan dan keamanan dengan mengutamakan pertahanan luar. Faktor struktur dan kepentingan TNI dan Polri memicu konflik yang terjadi. mengamankan wilayah perbatasan. Sementara keamanan dalam negeri diartikan sebagai suatu keadaan yang ditandai dengan terjaminnya keamanan dan ketertiban masyarakat. Sejak pemisahan. Pemisahan tersebut ternyata menimbulkan implikasi yang tidak cukup baik. dan juga menjaga kondisi yang telah terbentuk dengan baik dalam negara . mengatasi aksi terorisme. namun wilayah abu-abu kewenangan TNI dan Polri masih ada. terlihat dengan seringnya terjadi bentrokan antara kelompok TNI dengan kelompok Polri di beberapa tempat di Indonesia. Argumen utama dari tulisan ini adalah pola hubungan TNI – Polri yang memburuk setelah pemisahan Polri dari ABRI bersifat sistemik. 34 tahun 2004 pasal 7 ayat (2) disebutkan bahwa operasi militer selain perang adalah mengatasi gerakan separatisme bersenjata. Hal ini merupakan bagian dari amanat demokrasi yang memisahkan fungsi keduanya dengan tegas. Sedikitnya terjadi 32 kali konflik bersenjata di berbagai tempat di Indonesia dalam rentang waktu Februari 2001 sampai Februari 2008. Namun yang terjadi kemudian adalah kemunculan konflik yang terus menerus antara kelompok TNI melawan kelompok Polri. yang mengandung kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal. Sementara kepolisian berfungsi di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurut UU no. dan tegaknya hukum. dan mempertahankan militer sebagai institusi pertahanan negara. serta terbinanya ketenteraman. Kedua lembaga tersebut kemudian dituntut untuk menjalankan peran dan fungsinya masing-masing.

Di samping itu .”. Dapat dikatakan di sini. tugas penegakan hukum ini juga dimiliki Polri yang memiliki kesatuan polisi air dan udara. membantu mengamankan tamu negara setingkat kepala dan perwakilan pemerintah asing yang sedang berada di Indonesia. ada pula pihak yang berpendapat bahwa konflik yang terjadi antara TNI – Polri tersebut mungkin juga disebabkan oleh euphoria yang dialami para anggota Polri sesudah sejak tahun 1960. dan penyelundupan. Polri berdiri sejajar dengan TNI. sebagai contoh yang lain. pengungsian. Polisi merasa sungkan untuk mengusut kasus yang didalamnya melibatkan unsur TNI. Banyak anggota TNI kemudian merasa tidak senang dengan sikap berlebihan yang dilakukan anggota Polri . Hal ini mengakibatkan rasa kecintaan terhadap kesatuan yang besar dan menganggap kesatuan lain kecil. dan pemberian bantuan kemanusiaan.sistem pertahanan semesta. adalah sesuatu yang umum. Hal ini dapat terlihat dengan sikap dan pernyataan anggota TNI yang merasa kewenangannya semakin terbatasi dan merasa tugas dan kewenangan Polri terlalu besar. masih terdapat ketidakjelasan wewenang antara TNI dan Polri. Polri terkesan berada di bawah TNI. 34 tahun 2004 pasal 9 dan 10 menjelaskan bahwa TNI AL dan TNI AU bertugas untuk menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah laut dan udara yurisdiksi nasional sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi. seperti bentrokan antara TNI dengan Polri. Yang berbeda hanyalah landasan hukumnya. Angkatan Darat. Ungkapan tentara di lapangan bahwa polisi “sombong sekali. Sejak reformasi. Dalam UU no. membantu tugas pemerintahan di daerah. polisi merupakan unsur yang terkesan inferior jika disandingkan dengan ketiga angkatan TNI. Selain itu. Sebagai contoh adalah fungsi penegakan hukum di wilayah laut dan udara. jika TNI bertugas mengamankan obyek vital dipayungi pasal 7 ayat (2) UU no. padahal sebelumnya sejak masa Orde Lama hingga Orde Baru. Persinggungan peran dan fungsi tersebut akhirnya dapat menimbulkan permasalahan. Sementara itu. Ketiga. serta membantu pemerintah dalam pengamanan pelayaran dan penerbangan terhadap pembajakan. 63 tahun 2004 tentang Pengamanan Obyek Vital Nasional. yang membuat anggota TNI kemudian merasa tidak senang dengan sikap berlebihan yang dilakukan anggota Polri. “tentara jangan mengurusi urusan keamanan yang jadi wewenang polisi. padahal dulu cuma adik kecil kami. kewenangan yang sama dalam mengamankan obyek vital. membantu kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat yang diatur dalam undang-undang. 34 tahun 2004. dan Angkatan Udara. membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan (search and rescue). Dominasi konstruksi ideologi yang tertanam pada jiwa masing-masing kesatuan itu menjadi faktor . Faktor kedua yang membuat hubungan kedua institusi ini mengalami ketegangan adalah faktor sejarah. maka Polri berlandaskan Keppres no. Angkatan Laut. membantu menaggulangi akibat bencana alam. Hal tersebut dikarenakan TNI masih merasa superior jika berhadapan dengan polisi. perompakan. Sehingga ketika Polri telah dipisahkan dari TNI banyak anggota Polri yang bertindak ”lepas kendali” yang serta merta dengan hal itu ”sumber kekuasaan” atau ”sumber fasilitas” dari anggota Polri menjadi sulit dinikmati anggota TNI. kemudian adalah mengenai esprit de corps yang sempit. Hal tersebut menyangkut masalah struktural dan mental anggota TNI dan Polri. Konflik yang terjadi menunjukkan kelembagaan Polri dan TNI belum disiapkan secara memadai dalam menghadapi pemisahan Polri dari TNI. salah satu faktor yang menyebabkan ketegangan dan konflik adalah post power syndrome TNI terhadap Polri. Ada persinggungan antara tugas keamanan dan ketertiban dalam negeri yang diemban oleh Polri dengan operasi militer selain perang yang diatur dalam pasal 2 UU no.” atau sebaliknya di aparat kepolisian di lapangan bahwa. Ketika masih menjadi satu dalam ABRI. berdasarkan Tap MPRS no II dan III yang menetapkan secara struktural Polri berada di bawah komando TNI. 34 tahun 2004 tersebut.

Terdapat kesenjangan penerimaan fasilitas saat melakukan tugas di tengah masyarakat akibat adanya perbedaan akses. Faktor terakhir penyebab ketegangan dan konflik bersenjata antara TNI dan Polri yang dibahas dalam tulisan ini adalah mengenai faktor pemenuhan kesejahteraan antara anggota TNI dan Polri. Presiden Soeharto tidak mampu mempertahankan pemerintahannya dan memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Presiden Republik Indonesia pada 21 Mei 1998. Dalam hal prajurit. mengandung konsekuensi ekonomi praktis. Wujudnya berupa sikap egois. seperti dari urusan lalu lintas yang sering disalahgunakan sehingga dapat memberikan penghasilan lebih. ditambah situasi politik yang tidak stabil kemudian semakin memicu tuntutan mundur terhadap Presiden Soeharto. juga Korea Selatan. Membuat permasalahan kecil yang semula terjadi hanya antar individu yang kebetulan berbeda kesatuan. sekaligus berarti sumber penghasilan tambahan yang hilang. Perubahan sosial-politik yang terjadi. sementara penghasilan yang diperoleh belum mampu mensejahterakan kehidupan anggota TNI. pengelolaan sektor keamanan yang dialihkan dari tangan tentara ke polisi. merupakan peristiwa yang mengejutkan mengingat perkembangan ekonomi Indonesia yang cukup baik sebelumnya. Polri menjadi semacam penguasa baru di daerah tanpa dibarengi dengan penguatan kelembagaannya. Persepsi-persepsi sedemikian tersebut membuat ketegangan-ketegangan dan berujung ke konflik antara TNI dan Polri kerap terjadi. Ini memunculkan kecemburuan TNI. . melebar menjadi ketegangan dan bahkan hingga ke konflik antar kesatuan. Masalah kesejahteraan adalah juga menjadi salah satu faktor penyebab bentrokan. Hal-hal tersebut menimbulkan kecemburuan dari anggota TNI. Perbedaan tingkat kesejahteraan antara prajurit TNI dan Polri sebagai salah satu akar permasalahan.pendukung yang kuat ketika terjadi perselisihan. Wakil Presiden Burhanuddin Jusuf Habibie dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia menggantikan Presiden Soeharto. berdampak besar pada kehidupan politik . maupun cendekiawan dan akademisi yang lain. yang disuarakan baik oleh mahasiswa. seperti Thailand. Krisis ekonomi yang menyerang Indonesia merupakan serentetan krisis ekonomi yang juga menyerang negara asia lainnya. Satu Dasawarsa Pemisahan TNI-Polri OPINI | 23 May 2010 | 09:43 1253 0 Nihil Krisis ekonomi mulai menyerang Indonesia pada pertengahan 1997. Berbagai kondisi yang menyebabkan ekonomi menurun. Anggota TNI saat ini tidak boleh lagi berbisnis. rasa tersaingi dan rasa melebihi dari yang lain. Malaysia. Pada tanggal itu pula. sedangkan polisi dengan gaji yang sama diterima anggota TNI namun masih memperoleh tambahan dari berbagai kegiatan yang dilakukan. aktivis LSM. yaitu hilangnya akses sumberdaya tentara. rasa berbeda. Perubahan pemerintahan yang terjadi turut mengubah karakter sistem politik Indonesia ke arah demokrasi yang lebih baik.

maka kemudian di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid. dipercayakan kepada kalangan sipil. Jabatan-jabatan bagi militer dikurangi mulai di tingkat pusat seperti jabatan direktur jenderal. melindungi. Dalam kerangka profesional konvensional. 2 Tahun 1999 tentang Langkah-Langkah Kebijakan Dalam Rangka Pemisahan Kepolisian Negara Republik Indonesia Dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. seperti gubernur dan bupati. dan rakyat. dan jabatan tinggi negara. Dalam Inpres tersebut. Sejalan dengan tuntutan tersebut. sampai jabatan di tingkat daerah. Hal ini kemudian sangat mempengaruhi pembinaan di bidang pertahanan dan keamanan nasional. pembenahan dan pengurangan jabatan politik yang banyak dipegang ABRI berlanjut. sebagai kekuatan pendukung. Pada masa pemerintahan Presiden Habibie terdapat penurunan keikutsertaan ABRI dalam politik . Dalam era Kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid. dan Angkatan Udara sebagai alat negara bertugas mempertahankan.nasional. termasuk di dalamnya pembinaan ABRI ( TNI dan Polri ) ke arah yang lebih profesional. di ayat (4) . ABRI dituntut semaksimal mungkin melepaskan peranan politiknya. Hal ini terkait tuntutan – tuntutan agar ABRI menerapkan profesionalisme dengan prinsip conventional professionalism bukan new professionalism seperti saat pemerintahan sebelumnya . Selain itu Pemerintah mengganti penyebutan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia menjadi Tentara Nasional Indonesia. Pasal 30 ayat (1) menjelaskan: Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kendali sipil atas pemerintahan dikonsolidasi oleh Presiden Abdurrahman Wahid setelah ia terpilih. Untuk memperjelas fungsi Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia maka di ayat (3) dijelaskan: Tentara Nasional Indonesia terdiri ata Angkatan Darat. Jabatan Menteri Pertahanan dan Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional yang selalu dijabat personil militer. diinstruksikan kepada Menteri Pertahanan Keamanan dan Panglima ABRI untuk secara bertahap mulai mengambil langkah-langkah seperlunya dalam rangka reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan menempatkan sistem dan penyelenggaraan pembinaan kekuatan dan operasinal Kepolisian Negara Republik Indonesia Indonesia pada Departemen Pertahanan Keamanan Republik Indonesia . inspektur jenderal. Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 yang telah diamandemen. konsep supremasi sipil betul-betul ditekankan. Angkatan Laut. sebagai kekuatan utama. secara tegas dipisahkan Kepolisian Negara Republik Indonesia dari struktur kemiliteran Indonesia. Untuk meningkatkan profesionalisme dan menempatkan pada fungsinya yang tepat. Saat pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid berjalan. kemudian pada tanggal 1 April 1999 diterbitkan Instruksi Presiden Republik Indonesia no. tetapi kepada Presiden. dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara. Kepala Polri tidak lagi berada di bawah komando maupun bertanggung jawab kepada Menteri Pertahanan.

dan ketertiban hidup anggota masyarakat . dan Undang-Undang no 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia. melayani masyarakat. VII/MPR/2000 pasal 2 disebutkan pada ayat (1) bahwa Tentara Nasional Indonesia merupakan alat negara yang berperan sebagai alat pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurut UU no. dan pelayanan kepada masyarakat. serta menegakkan hukum. Kemudian berdasarkan ketentuan tersebut. VII/MPR/2000 tentang peran Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. ketertiban. Juga Tap MPR no. 34 tahun 2004 yang dimaksud pertahanan negara adalah segala usaha untuk menegakkan kedaulatan negara. Menurut UU no. dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentuk-bentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat. Berdasarkan kedua ketetapan MPR tersebut kemudian disusun Undang-Undang no 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. yang mengandung kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal. sementara Polri berkewenangan dan bertanggungjawab di bidang keamanan . mengayomi. melindungi keselamatan . ketentraman. Sementara itu. TNI bergerak dan bertanggungjawab di bidang pertahanan negara. dan melindungi keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. serta terbinanya ketenteraman. menjaga keutuhan wilayah negara. terkait dengan peran Polri dijelaskan pada pasal 6 ayat (1) bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. menegakkan hukum. maka pada tanggal 18 Agustus tahun 2000 MPR menerbitkan ketetapannya no.dijelaskan: Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi. Sementara keamanan dalam negeri diartikan sebagai suatu keadaan yang ditandai dengan terjaminnya keamanan dan ketertiban masyarakat. menjaga ketertiban hidup sehari-hari dalam masyarakat. dan tegaknya hukum. Dalam Tap MPR no. 2 tahun 2002 Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional dalam rangka tercapainya tujuan nasional yang ditandai oleh terjaminnya keamanan. mencegah. mengemban tugas dalam penegakan hukum. Sementara di bidang ketertiban umum. dan menjaga keselamatan serta martabat bangsa dan negara. tertib dan tegaknya hukum. UndangUndang no 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. VI/MPR/2000 tentang pemisahan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. memberikan pengayoman. yang dalam pasal 1 menyatakan bahwa Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia secara kelembagaan terpisah sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing. Bidang pertahanan mengemban tugas untuk mempertahankan kedaulatan bangsa dan negara. mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. serta terselenggaranya . Dalam struktur baru tersebut.

ensiklopedia bebas Lambang Polri Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) adalah Kepolisian Nasional di Indonesia. Pemisahan tersebut ternyata menimbulkan implikasi yang tidak cukup baik. . pengayoman. dan pelayanan kepada masyarakat. yang bertanggung jawab langsung di bawah Presiden. Kepolisian Negara Republik Indonesia Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Polri dipimpin oleh seorang Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Nilai demokrasi yang berkembang turut menjadi faktor yang mengubah pembinaan di bidang pertahanan dan keamanan nasional Indonesia. Hal ini merupakan bagian dari amanat demokrasi yang memisahkan fungsi keduanya dengan tegas. terlihat dengan seringnya terjadi bentrokan antara kelompok TNI dengan kelompok Polri di beberapa tempat di Indonesia. Pelembagaan politik dalam konteks demokrasi kemudian diterjemahkan dengan memisahkan secara tegas.perlindungan. Kekuasaan sipil adalah yang utama. Sejak pemisahan. Salah satu pilar demokrasi adalah supremasi sipil. Reformasi yang terjadi pada tahun 1998 telah mengubah kondisi politik yang ada. Polri mengemban tugas-tugas kepolisian di seluruh wilayah Indonesia. Pemisahan TNI dan Polri tersebut mengandung konsekuensi pada penataan kedua lembaga tersebut sesuai dengan tugas dan fungsinya. dan bentuk-bentuk koordinasi yang secara kelembagaan layak dilakukan. Kedua lembaga tersebut kemudian dituntut untuk menjalankan peran dan fungsinya masing-masing. hubungan antara TNI dengan Polri cenderung memburuk. Sejak 22 Oktober 2010 Kapolri dijabat oleh Jenderal Polisi Timur Pradopo.

1 Wilayah Sumatera o 5. kepolisian tidak pernah sepenuhnya di bawah Departemen Dalam Negeri.1.1 Mabes  2.7 Zaman Demokrasi Terpimpin [rujukan?] o 1.2 Unsur Pengawas dan Pembantu Pimpinan/Pelayanan  2.3 Unsur Pelaksana Tugas Pokok  2. Sampai jatuhnya Hindia Belanda.4 Unsur Pendukung o 2. tugas.2 Polda o 2.6 Wilayah Papua 6 Lihat pula 7 Pranala luar 8 Catatan kaki [sunting] Sejarah [sunting] Zaman Hindia Belanda[rujukan?] Veldpolitie di Malang (sekitar 1930) Kedudukan.3 Polda Metro Jaya 3 Polri kini 4 Polisi dan Lalu Lintas 5 Daftar Kapolda se-Indonesia o 5.1.Daftar isi [sembunyikan]         1 Sejarah [rujukan?] o 1. fungsi.3 Zaman revolusi fisik [rujukan?] o 1.5 Wilayah Sulawesi dan Maluku o 5.1.5 Zaman Republik indonesia Serikat (RIS) [rujukan?] o 1.1 Zaman Hindia Belanda [rujukan?] o 1. Di Departemen Dalam Negeri memang berkantor "Hoofd van de Dienst der Algemene Politie" .1 Unsur Pimpinan  2. hubungan dan tata cara kerja kepolisian pada zaman Hindia Belanda tentu diabdikan untuk kepentingan pemerintah kolonial.4 Kepolisian pasca proklamasi [rujukan?] o 1.1.9 Pasukan Polisi Republik Indonesia 2 Organisasi o 2.4 Wilayah Kalimantan o 5.2 Wilayah Jawa o 5. organisasi.6 Zaman Demokrasi Parlementer [rujukan?] o 1.2 Zaman pendudukan Jepang [rujukan?] o 1.8 Zaman Orde Baru [rujukan?] o 1.3 Wilayah Bali dan Nusa Tenggara o 5.

pendidikan SPN (Sekolah Polisi Negeri di Sukabumi). 2. Inspektur Kelas I (Letnan Satu) Polisi Mochammad Jassin. dan Kalimantan berkedudukan di Banjarmasin. Untuk pribumi selama menjadi agen polisi diciptakan jabatan seperti mantri polisi. dan lain-lain. dan perlengkapan kepolisian. Indonesia bagian timur dan Kalimantan dikuasai Angkatan Laut Jepang. Jawa. Pada dasarnya pribumi tidak diperkenankan menjabat hood agent (bintara). Pada 29 September 1945 Presiden . pemerintah militer Jepang membubarkan Peta dan Gyu-Gun.[rujukan?] [sunting] Zaman pendudukan Jepang[rujukan?] Pada masa pendudukan Jepang 1942-1945. Tiap-tiap kantor polisi di daerah meskipun dikepalai oleh seorang pejabat kepolisian bangsa Indonesia. termasuk waktu Soekarno-Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. seperti kepegawaian. pada akhir masa pendudukan Jepang yang berwenang menyidik hanya polisi dan polisi juga memimpin organisasi yang disebut keibodan (semacam hansip). cultur politie (polisi pertanian). Rechts politie dipertanggungjawabkan pada procureur generaal (jaksa agung). Beda dengan zaman Hindia Belanda yang menganut HIR. Demikian pula dalam praktik peradilan pidana terdapat perbedaan kandgerecht dan raad van justitie. seperti veld politie (polisi lapangan) . Secara resmi kepolisian menjadi kepolisian Indonesia yang merdeka. pemerintahan kepolisan Jepang membagi Indonesia dalam dua lingkungan kekuasaan. sedangkan polisi tetap bertugas. stands politie (polisi kota). dan Madura dikuasai oleh Angkatan Darat Jepang. dan wedana polisi.yang hanya bertugas di bidang administrasi/pembinaan. pada tanggal 21 Agustus 1945 memproklamasikan kedudukan polisi sebagai Polisi Republik Indonesia menyusul dibentuknya Badan Kepolisian Negara (BKN) oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 19 Agustus 1945. untuk Sumatera berkedudukan di Bukittinggi. Kepolisian untuk Jawa dan Madura juga berkedudukan di Jakarta. Sejalan dengan administrasi negara waktu itu. Indonesia bagian timur berkedudukan di Makassar. Wewenang operasional kepolisian ada pada residen yang dibantu asisten residen. yaitu: 1. inspekteur van politie. Komandan Polisi di Surabaya. pada kepolisian juga diterapkan pembedaan jabatan bagi bangsa Belanda dan pribumi. asisten wedana. Pusat kepolisian di Jakarta dinamakan keisatsu bu dan kepalanya disebut keisatsu elucho.[rujukan?] [sunting] Zaman revolusi fisik[rujukan?] Tidak lama setelah Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Sumatera. bestuurs politie (polisi pamong praja). Dalam masa ini banyak anggota kepolisian bangsa Indonesia menggantikan kedudukan dan kepangkatan bagi bangsa Belanda sebelumnya. dan commisaris van politie. Pada masa Hindia Belanda terdapat bermacam-macam bentuk kepolisian. tapi selalu didampingi oleh pejabat Jepang yang disebut sidookaan yang dalam praktik lebih berkuasa dari kepala polisi.

seperti dikenal dalam pertempuran 10 November di Surabaya. sedang jumlah penduduk saat itu belum mencapai 60 juta jiwa. pada tanggal 4 Februari 1948 dikeluarkan Tap Pemerintah No. Polri menyatakan dirinya “combatant” yang tidak tunduk pada Konvensi Jenewa. penumpasan pemberontakan PKI di Madiun.”[rujukan?] [sunting] Kepolisian pasca proklamasi[rujukan?] Setelah proklamasi. sebagai kesatuan khusus untuk perjuangan bersenjata. dengan ini menyatakan Poelisi Istimewa sebagai Poelisi Repoeblik Indonesia.S.620 personel. Sukanto diangkat sebagai Kepala Jawatan Kepolisian Negara RIS dan R. 22 tahun 1950 dinyatakan bahwa Jawatan Kepolisian RIS dalam kebijaksanaan politik polisional berada di bawah perdana menteri dengan perantaraan jaksa . atau 1:1. Sjafrudin Prawiranegara berkedudukan di Sumatera Tengah. jumlah polisi hanya 170 ribu personel. Polisi Istimewa diganti menjadi Mobile Brigade. Sumanto diangkat sebagai Kepala Kepolisian Negara RI berkedudukan di Yogyakarta. Dengan Keppres RIS No. 11/SD/1946 dibentuk Djawatan Kepolisian Negara yang bertanggung jawab langsung kepada perdana menteri (pada saat itu Pusat/Mabes Kepolisian Negara berkedudukan di Purwokerto Jawa Tengah).S. Soekanto. dengan jumlah penduduk 210 juta jiwa. maka R. dan lain-lain.[rujukan?] [sunting] Zaman Republik indonesia Serikat (RIS)[rujukan?] Hasil Konferensi Meja Bundar antara Indonesia dan Belanda dibentuk Republik Indonesia Serikat (RIS). Dengan demikian “police population ratio” waktu itu sudah 1:500. Soekanto telah mulai menata organisasi kepolisian di seluruh wilayah RI. karena masih diberlakukan peraturan perundang-undangan Hindia Belanda. Sumatera Barat. Pada masa revolusi fisik.RI melantik Kepala Kepolisian RI (Kapolri) pertama Jenderal Polisi R. termasuk mengenai kepolisian.S. di front Sumatera Utara. Semua fungsi kepolisian disatukan dalam Jawatan Kepolisian Negara yang memimpin kepolisian di seluruh tanah air. Pada Pemerintahan Darurat RI (PDRI) yang diketuai Mr. (Pada 2001. saat pembentukan Kepolisian Negara tahun 1946 adalah jumlah anggota Polri sudah mencapai 31. Adapun ikrar Polisi Istimewa tersebut berbunyi: “Oentoek bersatoe dengan rakjat dalam perdjoeangan mempertahankan Proklamasi 17 Agoestoes 1945. Tanggal 1 Juli 1946 dengan Ketetapan Pemerintah No. Dengan demikian lahirlah Kepolisian Nasional Indonesia yang sampai hari ini diperingati sebagai Hari Bhayangkara. 1/1948 yang menetapkan bahwa Polri dipimpin langsung oleh presiden/wakil presiden dalam kedudukan sebagai perdana menteri/wakil perdana menteri. Pada masa kabinet presidential. Hal yang menarik. seperti tercantum dalam peraturan peralihan UUD 1945. Kapolri Jenderal Polisi R. tentunya tidak mungkin mengganti peraturan perundang-undangan.300)[rujukan?] Sebagai bangsa dan negara yang berjuang mempertahankan kemerdekaan maka Polri di samping bertugas sebagai penegak hukum juga ikut bertempur di seluruh wilayah RI. Jawatan Kepolisian dipimpin KBP Umar Said (tanggal 22 Desember 148).

dengan sebutan Markas Besar Djawatan Kepolisian Negara RI (DKN) yang menjadi Markas Besar Kepolisian sampai sekarang. dipertanggungjawabkan pada menteri dalam negeri. Jakarta Selatan. Waktu kedudukan Polri kembali ke Jakarta.agung. 150. Sampai periode ini kepolisian berstatus tersendiri antara sipil dan militer yang memiliki organisasi dan peraturan gaji tersendiri. Dalam peleburan tersebut disadari adanya kepolisian negara yang dipimpin secara sentral. Kebayoran Baru. pada tanggal 7 Juni 1950 dengan Tap Presiden RIS No. Polri yang otonom di bawah perdana menteri membenahi organisasi dan administrasi serta membangun laboratorium forensik. Kemudian R.[rujukan?] . Kepala Kepolisian Negara tetap dijabat R.S. karena belum ada kantor digunakan bekas kantor Hoofd van de Dienst der Algemene Politie di Gedung Departemen Dalam Negeri. sedangkan bagi istri polisi semenjak zaman revolusi sudah membentuk organisasi yang sampai sekarang dikenal dengan nama Bhayangkari tidak ikut dalam Dharma Wanita ataupun Dharma Pertiwi. terutama ke Amerika Serikat. organisatoris. sedangkan dalam hal administrasi pembinaan. Soekanto yang bertanggung jawab kepada perdana menteri/presiden. namun P3RI memperjuangkan perbaikan gaji dan berhasil melahirkan Peraturan Gaji Polisi (PGPOL) di mana gaji Polri relatif lebih baik dibanding dengan gaji pegawai negeri lainnya (mengacu standar PBB). Soekanto merencanakan kantor sendiri di Jalan Trunojoyo 3. [sunting] Zaman Demokrasi Parlementer[rujukan?] Dengan dibentuknya negara kesatuan pada 17 Agustus 1950 dan diberlakukannya UUDS 1950 yang menganut sistem parlementer. organisasiorganisasi kepolisian negara-negara bagian disatukan dalam Jawatan Kepolisian Indonesia. Organisasi P3RI dan Bhayangkari ini memiliki ketua dan pengurus secara demokratis dan pernah ikut Pemilu 1955 yang memenangkan kursi di Konstituante dan Parlemen. Waktu itu semua gaji pegawai negeri berada di bawah gaji angkatan perang. Dalam periode demokrasi parlementer ini perdana menteri dan kabinet berganti rata-rata kurang satu tahun. membangun Polisi Perairan (memiliki kapal polisi berukuran 500 ton) dan juga membangun Polisi Udara serta mengirim ratusan perwira Polri belajar ke luar negeri. Umur RIS hanya beberapa bulan. Anggota Polri terorganisir dalam Persatuan Pegawai Polisi Republik Indonesia (P3RI) tidak ikut dalam Korpri. Ketika itu menjadi gedung perkantoran termegah setelah Istana Negara.S. Sebelum dibentuk Negara Kesatuan RI pada tanggal 17 Agustus 1950. baik di bidang kebijaksanaan siasat kepolisian maupun administratif.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->