Kabupaten Kampar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa

Kabupaten Kampar

Lambang Kabupaten Kampar Motto: -

Peta lokasi Kabupaten Kampar Koordinat:

Provinsi Hari jadi Dasar hukum Tanggal Ibu kota Pemerintahan - Bupati

Riau {{{hari jadi}}} {{{dasar hukum}}} {{{tanggal}}} Bangkinang

Drs. H. Burhanuddin Husin, MM. - {{{wakil kepala {{{nama wakil kepala daerah}}} daerah}}} - {{{nama ketua DPRD}}} {{{nama ketua DPRD}}} - {{{nama ketua {{{nama ketua pengadilan pengadilan negeri}}} negeri}}} - {{{nama komandan {{{nama komandan distrik distrik militer}}} militer}}} - {{{nama kepala {{{nama kepala kepolisian kepolisian resor}}} resor}}}

000 jiwa 26.go.87 jiwa/km2 {{{suku bangsa}}} {{{agama}}} {{{bahasa}}} {{{zona waktu}}} {{{bandar udara}}} 20 {{{flora}}} {{{fauna}}} kamparkab. Indonesia.Desa/kelurahan Flora resmi Fauna resmi Situs web {{{nama kepala kejaksaan negeri}}} {{{apbd}}} Rp.APBD .id Kabupaten Kampar adalah salah satu kabupaten di provinsi Riau.Bahasa Zona waktu Kode area telepon Bandar udara Pembagian administratif .Agama .{{{nama kepala kejaksaan negeri}}} .Kecamatan .2 Perkebunan o 4.32 km2 750.1 Batas wilayah o 1.3 Perikanan o 4.908.Kepadatan Demografi . 440.230.DAU Luas Populasi .702.2 Kecamatan 2 Pemerintahan 3 Demografi 4 Potensi o 4.Total .Kabupaten Kampar beribukota di Bangkinang Daftar isi [sembunyikan]        1 Geografi o 1..4 Pariwisata 5 Kebudayaan 6 Referensi 7 Pranala luar .1 Pertanian o 4.(2011)[1] 27.Suku bangsa .500.

Temperatur minimum terjadi pada bulan November Dan Desember yaitu sebesar 210C.5 km dengan kedalaman rata-rata 7. Kedua yaitu Sungai Siak bagian hulu yakni panjangnya ± 90 km dengan kedalaman rata-rata 8 – 12 m yang melintasi kecamatan Tapung. 6. 7. 4. yang terbanyak adalah disekitar Bangkinang Seberang dan Kampar Kiri [sunting] Kecamatan Saat ini (tahun 2006). .128. Kabupaten Kampar memiliki 21 kecamatan. Seluruh bagian sungai ini termasuk dalam Kabupaten Kampar yang meliputi Kecamatan XIII Koto Kampar. Bangkinang Barat. Kampar Kiri (ibu kota: Lipat Kain). Gunung Sahilan (ibu kota: Kebun Durian). Siak Hulu (ibu kota: Pangkalanbaru). Bangkinang Barat (ibu kota: Kuok). 2. Siak Hulu dan Kampar Kiri. sumber air bersih budi daya ikan maupun sebagai sumber energi listrik (PLTA Koto Panjang). 3. Rumbio Jaya (ibu kota: Rumbio). Kabupaten Kampar pada umumnya beriklim tropis. Perhentian Raja (ibu kota: Pantai Raja). Jumlah hari hujan dalam tahun 2009. Kampar (ibu kota: Air Tiris). Sungai Kampar yang panjangnya ± 413.928 Ha merupakan daerah yang terletak antara 01000’40” Lintang Utara sampai 00027’00” Lintang Selatan dan 100028’30” – 101014’30” Bujur Timur. Batas-batas daerah Kabupaten Kampar adalah sebagai berikut : [sunting] Batas wilayah Kabupaten Kampar berbatasan dengan kabupaten-kabupaten lain. 11.[sunting] Geografi Kabupaten Kampar dengan luas lebih kurang 1. Kabupaten Lima Puluh Kota (Provinsi Sumatera Barat) Timur Kota Pekanbaru dan Kabupaten Pelalawan Di daerah Kabupaten Kampar terdapat dua buah sungai besar dan beberapa sungai kecil yaitu : pertama. Kampar Kiri Hulu (ibu kota: Gema). Bangkinang (ibu kota: Bangkinang). Temperatur maksimum terjadi pada Juli dengan temperatur 350C. 12. Bangkinang Seberang (ibu kota: Muara Uwai). Bangkinang. 10.7 m dengan lebar rata-rata 143 meter. Kampar Timur (ibu kota: Kampar). Kampar Kiri Hilir (ibu kota: Sei. Kampar Utara (ibu kota: Desa Sawah). 8. sebagai berikut: Utara Kabupaten Siak Selatan Kabupaten Kuantan Singingi Barat Kabupaten Rokan Hulu. Kedua puluh satu kecamatan tersebut (beserta ibu kota kecamatan) adalah: 1. Sungaisungai besar yang terdapat di Kabupaten Kampar ini sebagian masih berfungsi baik sebagai prasarana perhubungan. 13. 5. Kampar. Salo (ibu kota: Salo). 14.Pagar). sebagai hasil pemekaran dari 12 kecamatan sebelumnya. 9.

2 Sebagian besar penduduk (67. Sedangkan kecamatan lainnya yang tidak termasuk wilayah pembantu Bupati wilayah I & II berada langsung di bawah koordinator Kabupaten. 19. 16. Kecamatan yang paling padat penduduknya adalah Kecamatan Kampar yaitu 333 jiwa/Km2.Pinang). 158 jiwa/Km2.082 KWH) dengan 5 unit pembangkit tenaga diesel Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Koto Panjang yang memproduksi energi dengan kapasitas tersambung sebesar 114. Namun dengan digulirkannnya otonomi daerah. Kampar Kiri Tengah (ibu kota: Simalinyang). XIII Koto Kampar (ibu kota: Batu Besurat).793 jiwa (52. Burhanuddin Husin terpilih sebagai bupati baru untuk periode 2006-2011. Sedangkan dua kecamatan yang relatif jarang penduduknya yaitu Kecamatan Kampar Kiri Hulu 9 jiwa/Km2 dan Kampar Kiri Hilir 13 jiwa/Km2. Kunto Darussalam. Fasilitas lain yang juga telah tersedia antara lain layanan telekomunikasi (telepon kabel. kini Kampar memiliki pemimpin dari daerahnya sendiri.56 km). Tapung (ibu kota: Petapahan). Jauh sebelum reformasi. perkebunan. Bunut. Ratio jenis kelamin (perbandingan penduduk laki-laki dengan penduduk perempuan) adalah 109. 17. Kepenuhan. Pada awalnya Kabupaten Kampar terdiri dari 19 kecamatan dengan dua Pembantu Bupati sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Riau Nomor : KPTS. Gas dan Air Bersih.51 persen). Sebagai salah satu daerah terluas di Provinsi Riau. Kabupaten Kampar secara berkelanjutan melakukan peningkatan fasilitas dan infrastruktur seperti jaringan jalan raya (1.22%) yang bekerja di sektor Listrik. Kampar Timur.22%) bekerja di sektor pertanian. 154 dan 131 jiwa/Km2. Kampar selalu dipimpin oleh bupati yang berlatar belakang militer dengan mengabaikan latar belakang sosio-kultural semisal putera daerah. dan hanya sebagian kecil (0.285 orang yang terdiri dari penduduk laki-laki 351. Koto Kampar Hulu (ibukota: Tanjung) [sunting] Pemerintahan Kabupaten Kampar terbentuk sejak tahun 1956 berdasarkan UU N0 12 tahun 1956 dengan ibu kota Bangkinang. Bupati Kampar saat ini adalah Burhanuddin Husin. dan Kuala Kampar. Perhentian Raja. Burhanuddin menggantikan Jefri Noer. masing –masing 216 jiwa/Km2. Tapung Hulu (ibu kota: Sinama Nenek). Tandun. 318VII1987 tanggal 17 Juli 1987. Pembantu Bupati Wilayah I berkedudukan di Pasir Pangarayan dan Pembantu Bupati Wilayah II di Pangkalan Kerinci.49 persen) dan wanita 327. dan Tambusai.Bangkinang. Bangkinang Barat.15. Pangkalan Kuras. 191 jiwa/Km2. Rokan IV Koto. Pada pemilu yang dilaksanakan pada Oktober 2006. Tambang (ibu kota: Sei. Pembantu Bupati Wilayah I mengkoordinir wilayah Kecamatan Rambah. 21. Pembantu Bupati Wilayah II mengkoordinir wilayah Kecamatan Langgam.492 jiwa (47. bupati yang sempat menggemparkan peta politik nasional dengan skandal pengusiran seorang kepala sekolah pada sebuah rapat dengar pendapat di DPRD Kampar. 18. Tapung Hilir (ibu kota: Pantai Cermin). [sunting] Demografi Jumlah penduduk Kabupaten Kampar tahun 2009 tercatat 679. Selain itu lima kecamatan yang agak padat penduduknya berada di Kecamatan Rumbio Jaya. jaringan listrik (72. diikuti oleh Kecamatan Kampar Utara 226 jiwa/Km2. dan jaringan internet) dan .240 KWH.856. telepon selular. 20. kehutanan.

284 m³. "Ma'awuo ikan" ini adalah menangkap ikan secara bersama-sama (ikan larangan) setahun sekali. demikian juga dengan pakaian yang sehari-hari yang dipakai bernuansa muslim. Penduduk Kabupaten Kampar mayoritas beragama Islam. ini berada di danau Bokuok (Kecamatan Tambang) dan Sungai Subayang di Desa Domo (Kecamatan Kampar Kiri Hulu). [sunting] Perkebunan Khusus perkebunan perkebunan sawit untuk saat ini Kabupaten Kampar mempunyai luas lahan 241. Kabupaten Kampar juga memiliki sosok pejuang di zaman kolonial Belanda yang terkenal yakni Datuk Tabano dan Datuk Panglima Khatib. mandi "balimau bakasai" tradisi ini adalah mandi membersihkan diri di Sungai Kampar untuk menyambut bulan suci Ramadhan. 30 miliar yang mana kedepannya Kampar akan menjadi sentra ikan patin dengan produksi 220 ton per hari. Pemeluk agama Islam yang terbanyak berada di Kecamatan Siak Hulu yaitu sebanyak 63.511 orang. Budha dan Hindu. ini disebabkan masyarakatnya yang sebagian besar beragama Islam (etnis ocu). [sunting] Perikanan Di bidang perikanan budidaya ikan patin yang dikembangkan melalui keramba (kolam ikan berupa rakit) di sepanjang sungai kampar. [sunting] Potensi Kabupaten Kampar mempunyai banyak potensi yang masih dapat dimanfaatkan. [sunting] Pariwisata Di segi pariwisata Kabupaten Kampar juga tidak kalah dengan daerah-daerah lainnya.557 orang atau 8. Benecom dengan jumlah investasi Rp. selanjutnya pemeluk agama Kristen yang terbanyak kedua sebanyak 63. terutama di bidang pertanian dan perikanan darat. ini terlihat banyaknya keramba yang berjejer rapi di sepanjang sungai kampardan adanya kerjasama antara Pemda Kampar dengan PT. diikuti oleh Protestan. seperti Candi MUARA TAKUS yang merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya. namun untuk saat ini Pemda Kampar belum memaksimalkan pengelolaannya menjadi tujuan wisatawan.6%. [sunting] Pertanian Bidang pertanian seperti kelapa sawit dan karet yang merupakan salah satu tanaman yang sangat cocok buat lahan yang ada di Kabupaten kampar.5 ribu hektare dengan potensi crude palm oil (CPO) sebanyak 966 ribu ton.532. . Jumlah pemeluk agama yang paling banyak adalah pemeluk agama Islam yang jumlahnya hampir 90% dari total pemeluk agama di Kabupaten Kampar.jaringan air bersih dengan kapasitas produksi sebesar 1. Di samping julukan BUMI SARIMADU Kabupaten Kampar juga terkenal dengan julukan SERAMBI MEKKAH di provinsi Riau. Katolik.

Dalam kerangka profesional konvensional. yang disuarakan baik oleh mahasiswa. Air Tiris dan Rumbio. termasuk di dalamnya pembinaan ABRI ( TNI dan Polri ) ke arah yang lebih profesional. kemudian pada tanggal 1 April 1999 diterbitkan Instruksi Presiden Republik Indonesia no. merupakan Bahasa Minangkabau logat Limo Puluah Koto atau yang di Kampar dikenal dengan Bahasa Ocu.Kebudayaan Kampar sangat identik dengan sebutan Kampar Limo Koto dan dahulunya merupakan bagian dari Kerajaan Pagaruyung. Konsep adat dan tradisi persukuannya sama dengan konsep adat dan persukuan Minangkabau di Sumatera Barat. Hal ini terkait tuntutan – tuntutan agar ABRI menerapkan profesionalisme dengan prinsip conventional professionalism bukan new professionalism seperti saat pemerintahan sebelumnya . . Bahasa ini berlainan aksen dengan Bahasa Minangkabau yang dipakai oleh masyarakat Agam. Berbagai kondisi yang menyebabkan ekonomi menurun. seperti Thailand. Kampar Limo Koto juga memiliki semacam alat musik tradisional. Kuok. Solok. yaitu Calempong dan Oguong. juga Korea Selatan. Bangkinang. Pada masa pemerintahan Presiden Habibie terdapat penurunan keikutsertaan ABRI dalam politik . Satu Dasawarsa Pemisahan TNI-Polri OPINI | 23 May 2010 | 09:43 1205 0 Nihil Krisis ekonomi mulai menyerang Indonesia pada pertengahan 1997. Dalam Inpres tersebut. diinstruksikan kepada Menteri Pertahanan Keamanan dan Panglima ABRI untuk secara bertahap mulai mengambil langkah-langkah seperlunya dalam rangka reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan menempatkan sistem dan penyelenggaraan pembinaan kekuatan dan operasinal Kepolisian Negara Republik Indonesia Indonesia pada Departemen Pertahanan Keamanan Republik Indonesia . aktivis LSM. Pada tanggal itu pula. 2 Tahun 1999 tentang Langkah-Langkah Kebijakan Dalam Rangka Pemisahan Kepolisian Negara Republik Indonesia Dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. Sejalan dengan tuntutan tersebut. Presiden Soeharto tidak mampu mempertahankan pemerintahannya dan memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Presiden Republik Indonesia pada 21 Mei 1998. maupun cendekiawan dan akademisi yang lain. ditambah situasi politik yang tidak stabil kemudian semakin memicu tuntutan mundur terhadap Presiden Soeharto. Hal ini kemudian sangat mempengaruhi pembinaan di bidang pertahanan dan keamanan nasional. Terdapat banyak persukuan yang masih dilestarikan hingga kini. Pariaman dan Padang. berdampak besar pada kehidupan politik nasional. Wakil Presiden Burhanuddin Jusuf Habibie dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia menggantikan Presiden Soeharto. ABRI dituntut semaksimal mungkin melepaskan peranan politiknya. Selain itu Pemerintah mengganti penyebutan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia menjadi Tentara Nasional Indonesia. Limo Koto terdiri dari XXXIII Koto Kampar. Malaysia. merupakan peristiwa yang mengejutkan mengingat perkembangan ekonomi Indonesia yang cukup baik sebelumnya. Tidak heran bila adat istiadat hingga bahasa sehari-hari warga Limo Koto. Perubahan pemerintahan yang terjadi turut mengubah karakter sistem politik Indonesia ke arah demokrasi yang lebih baik. Di samping itu. Perubahan sosial-politik yang terjadi. Krisis ekonomi yang menyerang Indonesia merupakan serentetan krisis ekonomi yang juga menyerang negara asia lainnya.

Dalam struktur baru tersebut. Dalam era Kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid. Kepala Polri tidak lagi berada di bawah komando maupun bertanggung jawab kepada Menteri Pertahanan. Sementara itu. dan pelayanan kepada masyarakat. Jabatan Menteri Pertahanan dan Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional yang selalu dijabat personil militer. terkait dengan peran Polri dijelaskan pada pasal 6 ayat (1) bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. mengayomi. tetapi kepada Presiden. melayani masyarakat. melindungi. sementara Polri berkewenangan dan bertanggungjawab di bidang keamanan . menjaga keutuhan wilayah negara. Untuk meningkatkan profesionalisme dan menempatkan pada fungsinya yang tepat. Undang-Undang no 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 yang telah diamandemen. konsep supremasi sipil betul-betul ditekankan. VII/MPR/2000 tentang peran Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Berdasarkan kedua ketetapan MPR tersebut kemudian disusun Undang-Undang no 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. pembenahan dan pengurangan jabatan politik yang banyak dipegang ABRI berlanjut. dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara. dan ketertiban hidup anggota masyarakat . Kemudian berdasarkan ketentuan tersebut. serta menegakkan hukum. seperti gubernur dan bupati. dan menjaga keselamatan serta martabat bangsa dan negara. Dalam Tap MPR no. mengemban tugas dalam penegakan hukum. maka kemudian di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid. Jabatanjabatan bagi militer dikurangi mulai di tingkat pusat seperti jabatan direktur jenderal. 34 tahun 2004 yang dimaksud pertahanan negara adalah segala usaha untuk menegakkan kedaulatan negara. melindungi keselamatan . Pasal 30 ayat (1) menjelaskan: Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. dan jabatan tinggi negara. di ayat (4) dijelaskan: Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi. mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. VI/MPR/2000 tentang pemisahan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. menjaga ketertiban hidup sehari-hari dalam masyarakat. Juga Tap MPR no. Kendali sipil atas pemerintahan dikonsolidasi oleh Presiden Abdurrahman Wahid setelah ia terpilih. inspektur jenderal. sebagai kekuatan utama. dipercayakan kepada kalangan sipil. Menurut UU no. VII/MPR/2000 pasal 2 disebutkan pada ayat (1) bahwa Tentara Nasional Indonesia merupakan alat negara yang berperan sebagai alat pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sementara di bidang ketertiban umum. TNI bergerak dan bertanggungjawab di bidang pertahanan negara.Saat pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid berjalan. secara tegas dipisahkan Kepolisian Negara Republik Indonesia dari struktur kemiliteran Indonesia. menegakkan hukum. memberikan pengayoman. dan Angkatan Udara sebagai alat negara bertugas mempertahankan. sampai jabatan di tingkat daerah. dan Undang-Undang no 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia. maka pada tanggal 18 Agustus tahun 2000 MPR menerbitkan ketetapannya no. ketentraman. dan rakyat. Bidang pertahanan mengemban tugas untuk mempertahankan kedaulatan bangsa dan negara. sebagai kekuatan pendukung. Untuk memperjelas fungsi Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia maka di ayat (3) dijelaskan: Tentara Nasional Indonesia terdiri ata Angkatan Darat. dan melindungi keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Angkatan Laut. yang dalam pasal 1 menyatakan bahwa Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia secara kelembagaan terpisah sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing.

Pelembagaan politik dalam konteks demokrasi kemudian diterjemahkan dengan memisahkan secara tegas. dan bentuk-bentuk koordinasi yang secara kelembagaan layak dilakukan. menjaga.. dan juga menjaga kondisi yang telah terbentuk dengan baik dalam negara . Kekuasaan sipil adalah yang utama. Penyelenggaraan pertahanan negara dan keamanan dalam negeri ternyata memunculkan persoalan pada tataran peran dan kewenangan antara TNI dan Polri. Dalam UU no. tertib dan tegaknya hukum. dan tegaknya hukum. dan pelayanan kepada masyarakat. Menurut UU no. pengayoman. Namun yang terjadi kemudian adalah kemunculan konflik yang terus menerus antara kelompok TNI melawan kelompok Polri. penegakan hukum. memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan . melaksanakan tugas perdamaian dunia sesuai dengan kebijakan politik luar negeri. mengamankan objek vital nasional yang bersifat strategis. Sejak pemisahan. Pemisahan TNI dan Polri tersebut mengandung konsekuensi pada penataan kedua lembaga tersebut sesuai dengan tugas dan fungsinya. Sementara kepolisian berfungsi di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. serta terselenggaranya perlindungan. 2 tahun 2002 Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional dalam rangka tercapainya tujuan nasional yang ditandai oleh terjaminnya keamanan. mengatasi aksi terorisme. Wilayah abu-abu ini adalah untuk menunjuk sejumlah aktivitas yang diklaim militer sebagai operasi militer selain perang. Sedikitnya terjadi 32 kali konflik bersenjata di berbagai tempat di Indonesia dalam rentang waktu Februari 2001 sampai Februari 2008. Faktor struktur dan kepentingan TNI dan Polri memicu konflik yang terjadi. Reformasi yang terjadi pada tahun 1998 telah mengubah kondisi politik yang ada. 34 tahun 2004 pasal 7 ayat (2) disebutkan bahwa operasi militer selain perang adalah mengatasi gerakan separatisme bersenjata. Nilai demokrasi yang berkembang turut menjadi faktor yang mengubah pembinaan di bidang pertahanan dan keamanan nasional Indonesia. Kedua lembaga tersebut kemudian dituntut untuk menjalankan peran dan fungsinya masing-masing. terlihat dengan seringnya terjadi bentrokan antara kelompok TNI dengan kelompok Polri di beberapa tempat di Indonesia. bukan bersifat kasuistik. dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentukbentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat. Salah satu pilar demokrasi adalah supremasi sipil. Pemisahan tersebut ternyata menimbulkan implikasi yang tidak cukup baik. tentara adalah alat negara yang melaksanakan pertahanan dan keamanan dengan mengutamakan pertahanan luar. serta terbinanya ketenteraman. dan pelayanan kepada masyarakat . pengayoman. dan mempertahankan militer sebagai institusi pertahanan negara. mengatasi pemberontakan bersenjata. Supremasi sipil membuat kekuatan bersenjata sebagai penjaga hukum dan konstitusi. Meskipun telah ditegaskan peran dan fungsi masing-masing lewat undang-undang. yang berarti mendukung. ketertiban. hubungan antara TNI dengan Polri cenderung memburuk. Tentara tunduk kepada kewenangan sipil yang dipilih melalui sistem kepartaian dalam pemilihan umum yang bebas dan rahasia. Terlihat dari sebaran konflik yang hampir diseluruh wilayah Indonesia. dan hal ini menjadi penyebab ketidakselarasan kinerja TNI dan Polri. Argumen utama dari tulisan ini adalah pola hubungan TNI – Polri yang memburuk setelah pemisahan Polri dari ABRI bersifat sistemik. Hal ini merupakan bagian dari amanat demokrasi yang memisahkan fungsi keduanya dengan tegas. mencegah. yang mengandung kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal. mengamankan wilayah perbatasan. Sementara keamanan dalam negeri diartikan sebagai suatu keadaan yang ditandai dengan terjaminnya keamanan dan ketertiban masyarakat. perlindungan. namun wilayah abu-abu kewenangan TNI dan Polri masih ada. mengamankan Presiden dan wakil presiden beserta keluarganya.

jika TNI bertugas mengamankan obyek vital dipayungi pasal 7 ayat (2) UU no. Angkatan Laut. sebagai contoh yang lain. membantu tugas pemerintahan di daerah. perompakan. kewenangan yang sama dalam mengamankan obyek vital. Selain itu. Dalam UU no.”. Persinggungan peran dan fungsi tersebut akhirnya dapat menimbulkan permasalahan. kemudian adalah mengenai esprit de corps yang sempit. pengungsian. dan Angkatan Udara. 34 tahun 2004. tugas penegakan hukum ini juga dimiliki Polri yang memiliki kesatuan polisi air dan udara. Ungkapan tentara di lapangan bahwa polisi “sombong sekali. Hal ini dapat terlihat dengan sikap dan pernyataan anggota TNI yang merasa kewenangannya semakin terbatasi dan merasa tugas dan kewenangan Polri terlalu besar. dan penyelundupan. ada pula pihak yang berpendapat bahwa konflik yang terjadi antara TNI – Polri tersebut mungkin juga disebabkan oleh euphoria yang dialami para anggota Polri sesudah sejak tahun 1960. Sebagai contoh adalah fungsi penegakan hukum di wilayah laut dan udara. Polri berdiri sejajar dengan TNI. adalah sesuatu yang umum. Angkatan Darat. dan pemberian bantuan kemanusiaan. Konflik yang terjadi menunjukkan kelembagaan Polri dan TNI belum disiapkan secara memadai dalam menghadapi pemisahan Polri dari TNI. Hal ini mengakibatkan rasa kecintaan terhadap kesatuan yang besar dan menganggap kesatuan lain kecil. berdasarkan Tap MPRS no II dan III yang menetapkan secara struktural Polri berada di bawah komando TNI. Sejak reformasi. membantu kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat yang diatur dalam undang-undang. Yang berbeda hanyalah landasan hukumnya. polisi merupakan unsur yang terkesan inferior jika disandingkan dengan ketiga angkatan TNI. Polri terkesan berada di bawah TNI. 34 tahun 2004 tersebut. 63 tahun 2004 tentang Pengamanan Obyek Vital Nasional. padahal sebelumnya sejak masa Orde Lama hingga Orde Baru. membantu menaggulangi akibat bencana alam. Hal tersebut menyangkut masalah struktural dan mental anggota TNI dan Polri. maka Polri berlandaskan Keppres no. Ada persinggungan antara tugas keamanan dan ketertiban dalam negeri yang diemban oleh Polri dengan operasi militer selain perang yang diatur dalam pasal 2 UU no. salah satu faktor yang menyebabkan ketegangan dan konflik adalah post power syndrome TNI terhadap Polri. Ketiga. Faktor kedua yang membuat hubungan kedua institusi ini mengalami ketegangan adalah faktor sejarah. Ketika masih menjadi satu dalam ABRI. Di samping itu . Sementara itu. 34 tahun 2004 pasal 9 dan 10 menjelaskan bahwa TNI AL dan TNI AU bertugas untuk menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah laut dan udara yurisdiksi nasional sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi. Dominasi konstruksi ideologi yang tertanam pada jiwa masing-masing kesatuan itu menjadi faktor .sistem pertahanan semesta. padahal dulu cuma adik kecil kami. yang membuat anggota TNI kemudian merasa tidak senang dengan sikap berlebihan yang dilakukan anggota Polri. Sehingga ketika Polri telah dipisahkan dari TNI banyak anggota Polri yang bertindak ”lepas kendali” yang serta merta dengan hal itu ”sumber kekuasaan” atau ”sumber fasilitas” dari anggota Polri menjadi sulit dinikmati anggota TNI. masih terdapat ketidakjelasan wewenang antara TNI dan Polri.” atau sebaliknya di aparat kepolisian di lapangan bahwa. membantu mengamankan tamu negara setingkat kepala dan perwakilan pemerintah asing yang sedang berada di Indonesia. serta membantu pemerintah dalam pengamanan pelayaran dan penerbangan terhadap pembajakan. Banyak anggota TNI kemudian merasa tidak senang dengan sikap berlebihan yang dilakukan anggota Polri . Hal tersebut dikarenakan TNI masih merasa superior jika berhadapan dengan polisi. “tentara jangan mengurusi urusan keamanan yang jadi wewenang polisi. membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan (search and rescue). seperti bentrokan antara TNI dengan Polri. Polisi merasa sungkan untuk mengusut kasus yang didalamnya melibatkan unsur TNI. Dapat dikatakan di sini.

rasa berbeda. ditambah situasi politik yang tidak stabil kemudian semakin memicu tuntutan mundur terhadap Presiden Soeharto. pengelolaan sektor keamanan yang dialihkan dari tangan tentara ke polisi. Malaysia. Terdapat kesenjangan penerimaan fasilitas saat melakukan tugas di tengah masyarakat akibat adanya perbedaan akses. Presiden Soeharto tidak mampu mempertahankan pemerintahannya dan memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Presiden Republik Indonesia pada 21 Mei 1998. Polri menjadi semacam penguasa baru di daerah tanpa dibarengi dengan penguatan kelembagaannya. Hal-hal tersebut menimbulkan kecemburuan dari anggota TNI. seperti dari urusan lalu lintas yang sering disalahgunakan sehingga dapat memberikan penghasilan lebih. . Membuat permasalahan kecil yang semula terjadi hanya antar individu yang kebetulan berbeda kesatuan. aktivis LSM. Wujudnya berupa sikap egois. yaitu hilangnya akses sumberdaya tentara. Dalam hal prajurit. mengandung konsekuensi ekonomi praktis. juga Korea Selatan. Ini memunculkan kecemburuan TNI. Perubahan pemerintahan yang terjadi turut mengubah karakter sistem politik Indonesia ke arah demokrasi yang lebih baik. merupakan peristiwa yang mengejutkan mengingat perkembangan ekonomi Indonesia yang cukup baik sebelumnya. Persepsi-persepsi sedemikian tersebut membuat ketegangan-ketegangan dan berujung ke konflik antara TNI dan Polri kerap terjadi. yang disuarakan baik oleh mahasiswa. Krisis ekonomi yang menyerang Indonesia merupakan serentetan krisis ekonomi yang juga menyerang negara asia lainnya. maupun cendekiawan dan akademisi yang lain. berdampak besar pada kehidupan politik . Perbedaan tingkat kesejahteraan antara prajurit TNI dan Polri sebagai salah satu akar permasalahan. Satu Dasawarsa Pemisahan TNI-Polri OPINI | 23 May 2010 | 09:43 1253 0 Nihil Krisis ekonomi mulai menyerang Indonesia pada pertengahan 1997. sementara penghasilan yang diperoleh belum mampu mensejahterakan kehidupan anggota TNI. seperti Thailand. Faktor terakhir penyebab ketegangan dan konflik bersenjata antara TNI dan Polri yang dibahas dalam tulisan ini adalah mengenai faktor pemenuhan kesejahteraan antara anggota TNI dan Polri.pendukung yang kuat ketika terjadi perselisihan. Berbagai kondisi yang menyebabkan ekonomi menurun. melebar menjadi ketegangan dan bahkan hingga ke konflik antar kesatuan. Anggota TNI saat ini tidak boleh lagi berbisnis. sedangkan polisi dengan gaji yang sama diterima anggota TNI namun masih memperoleh tambahan dari berbagai kegiatan yang dilakukan. Pada tanggal itu pula. Wakil Presiden Burhanuddin Jusuf Habibie dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia menggantikan Presiden Soeharto. rasa tersaingi dan rasa melebihi dari yang lain. Perubahan sosial-politik yang terjadi. sekaligus berarti sumber penghasilan tambahan yang hilang. Masalah kesejahteraan adalah juga menjadi salah satu faktor penyebab bentrokan.

sebagai kekuatan pendukung. Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 yang telah diamandemen. Kepala Polri tidak lagi berada di bawah komando maupun bertanggung jawab kepada Menteri Pertahanan. Pada masa pemerintahan Presiden Habibie terdapat penurunan keikutsertaan ABRI dalam politik . Untuk meningkatkan profesionalisme dan menempatkan pada fungsinya yang tepat. pembenahan dan pengurangan jabatan politik yang banyak dipegang ABRI berlanjut. Angkatan Laut. Pasal 30 ayat (1) menjelaskan: Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dalam kerangka profesional konvensional. Sejalan dengan tuntutan tersebut. Dalam era Kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid. sampai jabatan di tingkat daerah. inspektur jenderal. Hal ini terkait tuntutan – tuntutan agar ABRI menerapkan profesionalisme dengan prinsip conventional professionalism bukan new professionalism seperti saat pemerintahan sebelumnya . tetapi kepada Presiden. kemudian pada tanggal 1 April 1999 diterbitkan Instruksi Presiden Republik Indonesia no. di ayat (4) . Saat pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid berjalan. Dalam Inpres tersebut. konsep supremasi sipil betul-betul ditekankan. seperti gubernur dan bupati. dan jabatan tinggi negara. dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara. Jabatan Menteri Pertahanan dan Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional yang selalu dijabat personil militer. dan Angkatan Udara sebagai alat negara bertugas mempertahankan. maka kemudian di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid. dipercayakan kepada kalangan sipil.nasional. secara tegas dipisahkan Kepolisian Negara Republik Indonesia dari struktur kemiliteran Indonesia. ABRI dituntut semaksimal mungkin melepaskan peranan politiknya. Hal ini kemudian sangat mempengaruhi pembinaan di bidang pertahanan dan keamanan nasional. diinstruksikan kepada Menteri Pertahanan Keamanan dan Panglima ABRI untuk secara bertahap mulai mengambil langkah-langkah seperlunya dalam rangka reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan menempatkan sistem dan penyelenggaraan pembinaan kekuatan dan operasinal Kepolisian Negara Republik Indonesia Indonesia pada Departemen Pertahanan Keamanan Republik Indonesia . dan rakyat. sebagai kekuatan utama. Untuk memperjelas fungsi Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia maka di ayat (3) dijelaskan: Tentara Nasional Indonesia terdiri ata Angkatan Darat. Jabatan-jabatan bagi militer dikurangi mulai di tingkat pusat seperti jabatan direktur jenderal. Kendali sipil atas pemerintahan dikonsolidasi oleh Presiden Abdurrahman Wahid setelah ia terpilih. 2 Tahun 1999 tentang Langkah-Langkah Kebijakan Dalam Rangka Pemisahan Kepolisian Negara Republik Indonesia Dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. melindungi. termasuk di dalamnya pembinaan ABRI ( TNI dan Polri ) ke arah yang lebih profesional. Selain itu Pemerintah mengganti penyebutan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia menjadi Tentara Nasional Indonesia.

yang mengandung kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal. Berdasarkan kedua ketetapan MPR tersebut kemudian disusun Undang-Undang no 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. serta terselenggaranya .dijelaskan: Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi. ketentraman. Kemudian berdasarkan ketentuan tersebut. melayani masyarakat. yang dalam pasal 1 menyatakan bahwa Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia secara kelembagaan terpisah sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing. Juga Tap MPR no. Dalam struktur baru tersebut. TNI bergerak dan bertanggungjawab di bidang pertahanan negara. VII/MPR/2000 tentang peran Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Menurut UU no. Sementara di bidang ketertiban umum. mengemban tugas dalam penegakan hukum. mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. dan ketertiban hidup anggota masyarakat . mengayomi. menegakkan hukum. Dalam Tap MPR no. dan Undang-Undang no 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia. memberikan pengayoman. 2 tahun 2002 Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional dalam rangka tercapainya tujuan nasional yang ditandai oleh terjaminnya keamanan. serta menegakkan hukum. melindungi keselamatan . VI/MPR/2000 tentang pemisahan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. ketertiban. Sementara keamanan dalam negeri diartikan sebagai suatu keadaan yang ditandai dengan terjaminnya keamanan dan ketertiban masyarakat. dan tegaknya hukum. sementara Polri berkewenangan dan bertanggungjawab di bidang keamanan . menjaga keutuhan wilayah negara. menjaga ketertiban hidup sehari-hari dalam masyarakat. tertib dan tegaknya hukum. 34 tahun 2004 yang dimaksud pertahanan negara adalah segala usaha untuk menegakkan kedaulatan negara. dan melindungi keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. mencegah. VII/MPR/2000 pasal 2 disebutkan pada ayat (1) bahwa Tentara Nasional Indonesia merupakan alat negara yang berperan sebagai alat pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. dan pelayanan kepada masyarakat. dan menjaga keselamatan serta martabat bangsa dan negara. Menurut UU no. serta terbinanya ketenteraman. maka pada tanggal 18 Agustus tahun 2000 MPR menerbitkan ketetapannya no. Sementara itu. terkait dengan peran Polri dijelaskan pada pasal 6 ayat (1) bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Bidang pertahanan mengemban tugas untuk mempertahankan kedaulatan bangsa dan negara. dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentuk-bentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat. UndangUndang no 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

yang bertanggung jawab langsung di bawah Presiden. pengayoman. dan bentuk-bentuk koordinasi yang secara kelembagaan layak dilakukan. Sejak 22 Oktober 2010 Kapolri dijabat oleh Jenderal Polisi Timur Pradopo. Reformasi yang terjadi pada tahun 1998 telah mengubah kondisi politik yang ada. terlihat dengan seringnya terjadi bentrokan antara kelompok TNI dengan kelompok Polri di beberapa tempat di Indonesia. ensiklopedia bebas Lambang Polri Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) adalah Kepolisian Nasional di Indonesia.perlindungan. hubungan antara TNI dengan Polri cenderung memburuk. Polri dipimpin oleh seorang Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Pelembagaan politik dalam konteks demokrasi kemudian diterjemahkan dengan memisahkan secara tegas. dan pelayanan kepada masyarakat. . Pemisahan TNI dan Polri tersebut mengandung konsekuensi pada penataan kedua lembaga tersebut sesuai dengan tugas dan fungsinya. Kekuasaan sipil adalah yang utama. Hal ini merupakan bagian dari amanat demokrasi yang memisahkan fungsi keduanya dengan tegas. Kepolisian Negara Republik Indonesia Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Polri mengemban tugas-tugas kepolisian di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu pilar demokrasi adalah supremasi sipil. Sejak pemisahan. Nilai demokrasi yang berkembang turut menjadi faktor yang mengubah pembinaan di bidang pertahanan dan keamanan nasional Indonesia. Pemisahan tersebut ternyata menimbulkan implikasi yang tidak cukup baik. Kedua lembaga tersebut kemudian dituntut untuk menjalankan peran dan fungsinya masing-masing.

4 Kepolisian pasca proklamasi [rujukan?] o 1.4 Wilayah Kalimantan o 5.1.2 Polda o 2.3 Wilayah Bali dan Nusa Tenggara o 5.6 Wilayah Papua 6 Lihat pula 7 Pranala luar 8 Catatan kaki [sunting] Sejarah [sunting] Zaman Hindia Belanda[rujukan?] Veldpolitie di Malang (sekitar 1930) Kedudukan. fungsi.8 Zaman Orde Baru [rujukan?] o 1. Sampai jatuhnya Hindia Belanda.2 Zaman pendudukan Jepang [rujukan?] o 1.3 Unsur Pelaksana Tugas Pokok  2.6 Zaman Demokrasi Parlementer [rujukan?] o 1.9 Pasukan Polisi Republik Indonesia 2 Organisasi o 2.2 Unsur Pengawas dan Pembantu Pimpinan/Pelayanan  2.1 Wilayah Sumatera o 5.3 Polda Metro Jaya 3 Polri kini 4 Polisi dan Lalu Lintas 5 Daftar Kapolda se-Indonesia o 5.1. hubungan dan tata cara kerja kepolisian pada zaman Hindia Belanda tentu diabdikan untuk kepentingan pemerintah kolonial.7 Zaman Demokrasi Terpimpin [rujukan?] o 1.1 Unsur Pimpinan  2.1 Mabes  2.Daftar isi [sembunyikan]         1 Sejarah [rujukan?] o 1.1.5 Wilayah Sulawesi dan Maluku o 5.4 Unsur Pendukung o 2. tugas.1 Zaman Hindia Belanda [rujukan?] o 1. Di Departemen Dalam Negeri memang berkantor "Hoofd van de Dienst der Algemene Politie" .1.5 Zaman Republik indonesia Serikat (RIS) [rujukan?] o 1.2 Wilayah Jawa o 5. organisasi.3 Zaman revolusi fisik [rujukan?] o 1. kepolisian tidak pernah sepenuhnya di bawah Departemen Dalam Negeri.

pemerintah militer Jepang membubarkan Peta dan Gyu-Gun.[rujukan?] [sunting] Zaman pendudukan Jepang[rujukan?] Pada masa pendudukan Jepang 1942-1945. Tiap-tiap kantor polisi di daerah meskipun dikepalai oleh seorang pejabat kepolisian bangsa Indonesia. pemerintahan kepolisan Jepang membagi Indonesia dalam dua lingkungan kekuasaan. Pada masa Hindia Belanda terdapat bermacam-macam bentuk kepolisian. Indonesia bagian timur berkedudukan di Makassar. pada kepolisian juga diterapkan pembedaan jabatan bagi bangsa Belanda dan pribumi. dan Madura dikuasai oleh Angkatan Darat Jepang. inspekteur van politie. dan perlengkapan kepolisian. bestuurs politie (polisi pamong praja). Inspektur Kelas I (Letnan Satu) Polisi Mochammad Jassin. Pada dasarnya pribumi tidak diperkenankan menjabat hood agent (bintara). seperti kepegawaian. Dalam masa ini banyak anggota kepolisian bangsa Indonesia menggantikan kedudukan dan kepangkatan bagi bangsa Belanda sebelumnya. untuk Sumatera berkedudukan di Bukittinggi. asisten wedana. dan lain-lain. cultur politie (polisi pertanian). Sumatera. Beda dengan zaman Hindia Belanda yang menganut HIR. Pada 29 September 1945 Presiden . dan wedana polisi. Kepolisian untuk Jawa dan Madura juga berkedudukan di Jakarta. Komandan Polisi di Surabaya. pada akhir masa pendudukan Jepang yang berwenang menyidik hanya polisi dan polisi juga memimpin organisasi yang disebut keibodan (semacam hansip). Jawa. Untuk pribumi selama menjadi agen polisi diciptakan jabatan seperti mantri polisi. dan Kalimantan berkedudukan di Banjarmasin. Wewenang operasional kepolisian ada pada residen yang dibantu asisten residen. Indonesia bagian timur dan Kalimantan dikuasai Angkatan Laut Jepang.[rujukan?] [sunting] Zaman revolusi fisik[rujukan?] Tidak lama setelah Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. stands politie (polisi kota). sedangkan polisi tetap bertugas.yang hanya bertugas di bidang administrasi/pembinaan. tapi selalu didampingi oleh pejabat Jepang yang disebut sidookaan yang dalam praktik lebih berkuasa dari kepala polisi. pendidikan SPN (Sekolah Polisi Negeri di Sukabumi). Rechts politie dipertanggungjawabkan pada procureur generaal (jaksa agung). Pusat kepolisian di Jakarta dinamakan keisatsu bu dan kepalanya disebut keisatsu elucho. Sejalan dengan administrasi negara waktu itu. pada tanggal 21 Agustus 1945 memproklamasikan kedudukan polisi sebagai Polisi Republik Indonesia menyusul dibentuknya Badan Kepolisian Negara (BKN) oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 19 Agustus 1945. Secara resmi kepolisian menjadi kepolisian Indonesia yang merdeka. seperti veld politie (polisi lapangan) . Demikian pula dalam praktik peradilan pidana terdapat perbedaan kandgerecht dan raad van justitie. 2. termasuk waktu Soekarno-Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. dan commisaris van politie. yaitu: 1.

sebagai kesatuan khusus untuk perjuangan bersenjata. (Pada 2001. di front Sumatera Utara. termasuk mengenai kepolisian. 22 tahun 1950 dinyatakan bahwa Jawatan Kepolisian RIS dalam kebijaksanaan politik polisional berada di bawah perdana menteri dengan perantaraan jaksa .RI melantik Kepala Kepolisian RI (Kapolri) pertama Jenderal Polisi R. Sukanto diangkat sebagai Kepala Jawatan Kepolisian Negara RIS dan R. Hal yang menarik. 1/1948 yang menetapkan bahwa Polri dipimpin langsung oleh presiden/wakil presiden dalam kedudukan sebagai perdana menteri/wakil perdana menteri. dan lain-lain.S. penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Sumanto diangkat sebagai Kepala Kepolisian Negara RI berkedudukan di Yogyakarta. dengan ini menyatakan Poelisi Istimewa sebagai Poelisi Repoeblik Indonesia. Soekanto. Dengan demikian lahirlah Kepolisian Nasional Indonesia yang sampai hari ini diperingati sebagai Hari Bhayangkara. Sjafrudin Prawiranegara berkedudukan di Sumatera Tengah. pada tanggal 4 Februari 1948 dikeluarkan Tap Pemerintah No. seperti dikenal dalam pertempuran 10 November di Surabaya.S. Pada masa kabinet presidential. Polisi Istimewa diganti menjadi Mobile Brigade. Adapun ikrar Polisi Istimewa tersebut berbunyi: “Oentoek bersatoe dengan rakjat dalam perdjoeangan mempertahankan Proklamasi 17 Agoestoes 1945. 11/SD/1946 dibentuk Djawatan Kepolisian Negara yang bertanggung jawab langsung kepada perdana menteri (pada saat itu Pusat/Mabes Kepolisian Negara berkedudukan di Purwokerto Jawa Tengah).[rujukan?] [sunting] Zaman Republik indonesia Serikat (RIS)[rujukan?] Hasil Konferensi Meja Bundar antara Indonesia dan Belanda dibentuk Republik Indonesia Serikat (RIS). Dengan demikian “police population ratio” waktu itu sudah 1:500. Pada Pemerintahan Darurat RI (PDRI) yang diketuai Mr.S. atau 1:1. saat pembentukan Kepolisian Negara tahun 1946 adalah jumlah anggota Polri sudah mencapai 31. Semua fungsi kepolisian disatukan dalam Jawatan Kepolisian Negara yang memimpin kepolisian di seluruh tanah air. Tanggal 1 Juli 1946 dengan Ketetapan Pemerintah No. jumlah polisi hanya 170 ribu personel. Kapolri Jenderal Polisi R. Pada masa revolusi fisik. Dengan Keppres RIS No. Soekanto telah mulai menata organisasi kepolisian di seluruh wilayah RI.620 personel. Polri menyatakan dirinya “combatant” yang tidak tunduk pada Konvensi Jenewa. karena masih diberlakukan peraturan perundang-undangan Hindia Belanda. tentunya tidak mungkin mengganti peraturan perundang-undangan. dengan jumlah penduduk 210 juta jiwa. Sumatera Barat. seperti tercantum dalam peraturan peralihan UUD 1945. maka R. Jawatan Kepolisian dipimpin KBP Umar Said (tanggal 22 Desember 148). sedang jumlah penduduk saat itu belum mencapai 60 juta jiwa.”[rujukan?] [sunting] Kepolisian pasca proklamasi[rujukan?] Setelah proklamasi.300)[rujukan?] Sebagai bangsa dan negara yang berjuang mempertahankan kemerdekaan maka Polri di samping bertugas sebagai penegak hukum juga ikut bertempur di seluruh wilayah RI.

S. Sampai periode ini kepolisian berstatus tersendiri antara sipil dan militer yang memiliki organisasi dan peraturan gaji tersendiri. baik di bidang kebijaksanaan siasat kepolisian maupun administratif. Polri yang otonom di bawah perdana menteri membenahi organisasi dan administrasi serta membangun laboratorium forensik. Soekanto yang bertanggung jawab kepada perdana menteri/presiden. Jakarta Selatan. Organisasi P3RI dan Bhayangkari ini memiliki ketua dan pengurus secara demokratis dan pernah ikut Pemilu 1955 yang memenangkan kursi di Konstituante dan Parlemen. namun P3RI memperjuangkan perbaikan gaji dan berhasil melahirkan Peraturan Gaji Polisi (PGPOL) di mana gaji Polri relatif lebih baik dibanding dengan gaji pegawai negeri lainnya (mengacu standar PBB). sedangkan bagi istri polisi semenjak zaman revolusi sudah membentuk organisasi yang sampai sekarang dikenal dengan nama Bhayangkari tidak ikut dalam Dharma Wanita ataupun Dharma Pertiwi. dengan sebutan Markas Besar Djawatan Kepolisian Negara RI (DKN) yang menjadi Markas Besar Kepolisian sampai sekarang. Kebayoran Baru.agung. 150. Sebelum dibentuk Negara Kesatuan RI pada tanggal 17 Agustus 1950. Anggota Polri terorganisir dalam Persatuan Pegawai Polisi Republik Indonesia (P3RI) tidak ikut dalam Korpri. Kepala Kepolisian Negara tetap dijabat R. organisatoris. Soekanto merencanakan kantor sendiri di Jalan Trunojoyo 3. terutama ke Amerika Serikat. dipertanggungjawabkan pada menteri dalam negeri. Umur RIS hanya beberapa bulan. Ketika itu menjadi gedung perkantoran termegah setelah Istana Negara. [sunting] Zaman Demokrasi Parlementer[rujukan?] Dengan dibentuknya negara kesatuan pada 17 Agustus 1950 dan diberlakukannya UUDS 1950 yang menganut sistem parlementer. organisasiorganisasi kepolisian negara-negara bagian disatukan dalam Jawatan Kepolisian Indonesia.[rujukan?] . Kemudian R. membangun Polisi Perairan (memiliki kapal polisi berukuran 500 ton) dan juga membangun Polisi Udara serta mengirim ratusan perwira Polri belajar ke luar negeri. pada tanggal 7 Juni 1950 dengan Tap Presiden RIS No. karena belum ada kantor digunakan bekas kantor Hoofd van de Dienst der Algemene Politie di Gedung Departemen Dalam Negeri. Waktu itu semua gaji pegawai negeri berada di bawah gaji angkatan perang. Waktu kedudukan Polri kembali ke Jakarta. sedangkan dalam hal administrasi pembinaan. Dalam periode demokrasi parlementer ini perdana menteri dan kabinet berganti rata-rata kurang satu tahun.S. Dalam peleburan tersebut disadari adanya kepolisian negara yang dipimpin secara sentral.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful