Etika Moral Dalam Keperawatan

Peningkatan pengetahuan dan teknologi yang sedemikian cepat dalam segala bidang serta meningkatnya pengetahuan masyarakat berpengaruh pula terhadap meningkatnya tuntutan masyarakat akan mutu pelayanan kesehatan termasuk pelayanan keperawatan atau kebidanan. Hal ini merupakan tantangan bagi profesi keperawatan dan kebidanan dalam mengembangkan profesionalisme selama memberi pelayanan yang berkualitas. Kualitas pelayanan yang tinggi memerlukan landasan komitmen yang kuat dengan basis pada etik dan moral yang tinggi.

Sikap etis profesional yang kokoh dari setiap perawat atau bidan akan tercermin dalam setiap langkahnya, termasuk penampilan diri serta keputusan yang diambil dalam merespon situasi yang muncul. Oleh karena itu pemahaman yang mendalam tentang etika dan moral serta penerapannya menjadi bagian yang sangat penting dan mendasar dalam memberikan asuhan keperawatan atau kebidanan dimana nilai-nilai pasen selalu menjadi pertimbangan dan dihormati. ETIKA, MORAL DAN NILAI-NILAI Pengertian: § Etik merupakan suatu pertimbangan yang sistematis tentang perilaku benar atau salah, kebajikan atau kejahatan yang berhubungan dengan perilaku. § Etika merupakan aplikasi atau penerapan teori tentang filosofi moral kedalam situasi nyata dan berfokus pada prinsip-prinsip dan konsep yang membimbing manusia berpikir dan bertindak dalam kehidupannya yang dilandasi oleh nilai-nilai yang dianutnya. Banyak pihak yang menggunakan istilah etik untuk mengambarkan etika suatu profesi dalam hubungannya dengan kode etik profesional seperti Kode Etik PPNI atau IBI. § Nilai-nilai (values) adalah suatu keyakinan seseorang tentang penghargaan terhadap suatu standar atau pegangan yang mengarah pada sikap/perilaku seseorang. Sistem nilai dalam suatu organisasi adalah rentang nilai-nilai yang dianggap penting dan sering diartikan sebagai perilaku personal. § Moral hampir sama dengan etika, biasanya merujuk pada standar personal tentang benar atau salah. Hal ini sangat penting untuk mengenal antara etika dalam agama, hukum, adat dan praktek profesional NILAI-NILAI ESENSIAL DALAM PROFESI Pada tahun 1985, “The American Association Colleges of Nursing” melaksanakan suatu proyek termasuk didalamnya mengidentifikasi nilai-nilai esensial dalam praktek keperawatan profesional. Perkumpulan ini mengidentifikasikan 7 nilai-nilai esensial dalam kehidupan profesional, yaitu: 1. Aesthetics (keindahan): Kualitas obyek suatu peristiwa atau kejadian, seseorang memberikan kepuasan termasuk penghargaan, kreatifitas, imajinasi, sensitifitas dan kepedulian.

Untuk memahami perbedaan nilai-nilai kehidupan ini sangat tergantung pada situasi dan kondisi dimana mereka tumbuh dan berkembang. disiplin serta kebebasan dalam pengarahan diri sendiri. kejujuran. KLARIFIKASI NILAI-NILAI (VALUES) Klarifikasi nilai-nilai merupakan suatu proses dimana seseorang dapat mengerti sistem nilai-nilai yang melekat pada dirinya sendiri. dan institusi tempatnya bekerja dan memberikan ruang dan waktu atau kesempatan kepada individu untuk mempertimbangkan nilai-nilai yang berbeda. (3) Sesuka hati adalah proses dimana adaptasi nilai-nilai ini kurang terarah dan sangat tergantung kepada nilainilai yang ada di dalam diri seseorang dan memilih serta mengembangkan sistem nilai-nilai tersebut menurut kemauan mereka sendiri. 3. adanya dorongan internal untuk menggali nilai-nilai tertentu dan mempertimbangkan konsekuensinya untuk diadaptasi. Hal ini lebih sering disebabkan karena kurangnya pendekatan. pertimbangan dan penghargaan penuh terhadap kepercayaan. (2) Moralitas diperoleh dari keluarga. Hal ini merupakan proses yang memungkinkan seseorang menemukan sistem perilakunya sendiri melalui perasaan dan analisis yang dipilihnya dan . dimana individu belajar tentang nilainilai yang baik atau buruk melalui observasi perilaku keluarga. dan konflik internal bagi individu tersebut. Perlakuan yang biasa diterima seperti: mendapatkan penghargaan bila menunjukkan perilaku yang baik. Equality (kesetaraan): Memiliki hak atau status yang sama termasuk penerimaan dengan sikap asertif. sahabat. Justice (Keadilan): Menjunjung tinggi moral dan prinsip-prinsip legal termasuk objektifitas. Mereka belajar dari keseharian dan menentukan tentang nilai-nilai mana yang benar dan mana yang salah. Freedom (Kebebasan): memiliki kapasitas untuk memilih kegiatan termasuk percaya diri. 5. serta budaya sepanjang perjalanan hidupnya. (5) Tanggung jawab untuk memilih. 6. 7. Altruism (mengutamakan orang lain): Kesediaan memperhatikan kesejahteraan orang lain termasuk keperawatan atau kebidanan. PENGEMBANGAN DAN TRANSMISI NILAI-NILAI Individu tidak lahir dengan membawa nilai-nilai (values). Nilai-nilai tersebut diambil dengan berbagai cara antara lain: (1) Model atau contoh. (4) Penghargaan dan Sanksi. moralitas. ajaran agama. keunikan dan reflektifitas yang rasional. harapan. adanya dukungan dan bimbingan dari seseorang yang akan menyempurnakan perkembangan sistem nilai dirinya sendiri. integritas. Human dignity (Martabat manusia): Berhubungan dengan penghargaan yang lekat terhadap martabat manusia sebagai individu termasuk didalamnya kemanusiaan. teman sejawat dan masyarakat lingkungannya dimana dia bergaul. arahan. sekolah. kejujuran. lingkungan keluarga.2. komitmen. atau tidak adanya bimbingan atau pembinaan sehingga dapat menimbulkan kebingungan. Disamping itu. kedermawanan atau kemurahan hati serta ketekunan. dorongan dan keadilan serta kewajaran. harga diri dan toleransi 4. Truth (Kebenaran): Menerima kenyataan dan realita. Nilai-nilai ini diperoleh dan berkembang melalui informasi. termasuk akontabilitas. dan sebaliknya akan mendapat sanksi atau hukuman bila menunjukkan perilaku yang tidak baik. kebaikan.

Ada tiga fase dalam klarifikasi nilai-nilai individu yang perlu dipahami oleh perawat dan bidan. Pertama-tama yang dilakukan oleh perawat/bidan adalah berusaha membantu pasen untuk mengidentifikasi nilai-nilai dasar kehidupannya sendiri.muncul alternatif-alternatif. Bila dibicarakan dengan sejawat atau pasen dan ternyata tidak sejalan. Ketika kondisinya telah mulai pulih perawat berusaha mengadakan pendekatan untuk mempersiapkannya untuk pulang. apakah pilihan–pilihan ini yang sudah dianalisis secara rasional atau merupakan hasil dari suatu kondisi sebelumnya (Steele&Harmon. Hal ini disebabkan karena pasen kurang memperhatikan status kesehatannya. penghargaan terhadap martabat manusia yang tidak terakomodasi dan sangat mungkin kita tidak lagi merasa nyaman. Perawat/bidan bisa menjadi sangat frustrasi bila membimbing atau memberikan konsultasi kepada pasen yang mempunyai nilai-nilai dan perilaku kesehatan yang sangat rendah. Tindakan (1) Gabungkan nilai-nilai tersebut kedalam kehidupan atau pekerjaan sehari-hari. karena pembicaraan akhirnya mengarah pada keberhasilan serta kesuksesannya dalam bisnis. Hal ini merupakan nilai-nilai positif yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari dan dalam masyarakat luas. 1983). asuhan yang diberikan bukan hanya karena martabat seseorang tetapi hendaknya perlakuan yang diberikan mempertimbangkan sebagaimana kita ingin diperlakukan. maka seseorang merasa terjadi sesuatu yang kontradiktif dengan prinsip-prinsip yang dianutnya yaitu. (2) Upayakan selalu konsisten untuk menghargai martabat manusia dalam kehidupan pribadi dan profesional. Namun perawat menjadi kecewa. Akibat kesibukannya dia sering lupa makan sehingga terjadi perdarahan lambung yang menyebabkan dia perlu dirawat di rumah sakit. PELAKSANAAN ETIK DAN MORAL DALAM PELAYANAN KLINIS KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Aplikasi dalam praktek klinis bagi perawat/bidan diperlukan untuk menempatkan nilai-nilai dan perilaku kesehatan pada posisinya. Penghargaan: (1) Merasa bangga dan bahagia dengan pilihannya sendiri (anda akan merasa senang bila mengetahui bahwa asuhan yang anda berikan dihargai pasen atau klien serta sejawat) atau supervisor memberikan pujian atas keterampilan hubungan interpersonal yang dilakukan. Sebagai ilustrasi dapat dicontohkan kasus sebagai berikut: Seorang pengusaha yang sangat sukses dan mempunyai akses di luar dan dalam negeri sehingga dia menjadi sibuk sekali dalam mengelola usahanya. Oleh karena itu. klarifikasi nilai-nilai merupakan suatu proses dimana kita perlu meningkatkan serta konsisten bahwa keputusan yang diambil secara khusus dalam kehidupan ini untuk menghormati martabat manusia. (2) Perbedaan dalam kenyataan hidup selalu ada perbedaan-perbedaan. Semakin disadari nilai-nilai profesional maka semakin timbul nilai-nilai moral yang dilakukan serta selalu konsisten untuk mempertahankannya. (2) Dapat mempertahankan nilai-nilai tersebut bila ada seseorang yang tidak bersedia memperhatikan martabat manusia sebagaimana mestinya. sehingga timbul rasa sensitif atas tindakan yang dilakukan. (3) Keyakinan bahwa penghormatan terhadap martabat seseorang akan merupakan konsekuensi terbaik bagi semua masyarakat. Pilihan: (1) Kebebasan memilih kepercayaan serta menghargai keunikan bagi setiap individu. Selain itu dia juga perokok berat sebelumnya. Kendati demikian . Klarifikasi nilai-nilai mempunyai manfaat yang sangat besar didalam aplikasi keperawatan dan kebidanan.

(1) Sebaiknya mengarah langsung untuk bertindak sebagai penghargaan terhadap kapasitas otonomi setiap orang: (2) Menghindarkan berbuat suatu kesalahan. Langkah berikutnya adalah mengajaknya untuk mendiskusikan prioritas yang dibuat berdasarkan nilai-nilai yang dianutnya. . dan berlanjut pada diskusi formal maupun informal dengan sejawat atau teman. “Apakah tiga hal yang paling penting dalam kehidupan bapak dari daftar dibawah ini ?” Pasen diminta untuk memilih atas pertanyaan berikut: 1. Bersenang-senang dalam kesendirian (berpikir. PERILAKU ETIS PROFESIONAL Perawat atau bidan memiliki komitmen yang tinggi untuk memberikan asuhan yang berkualitas berdasarkan standar perilaku yang etis dalam praktek asuhan profesional.upaya tersebut harus selalu dilakukan dan kali ini perawat menyusun list pertanyaan dan mengajukannya kepada pasen tersebut. maka hal ini menunjukkan tanda positif. dengan mengikuti klarifikasi nilai-nilai sebagai berikut: 1. 4. Pendekatan Berdasarkan Prinsip Pendekatan berdasarkan prinsip. 3. 2. Kata-kata yang perlu diucapkan perawat/bidan kepada pasennya: “Bila anda pulang. 5. anda akan menemukan cara kehidupan yang berbeda. misalnya stress yang berkepanjangan dapat mengganggu kesehatan dan mengganggu aktifitasnya. Pengetahuan tentang perilaku etis dimulai dari pendidikan perawat atau bidan. Bila dia memilih masalah kesehatannya. sering dilakukan dalam bio etika untuk menawarkan bimbingan untuk tindakan khusus. perawat atau bidan seringkali menggunakan dua pendekatan: yaitu pendekatan berdasarkan prinsip dan pendekatan berdasarkan asuhan keperawatan /kebidanan. mendengarkan musik atau membaca). dan anda menyatakan ingin mulai menggunakan waktu demi kesehatan anda”. (3) Bersedia dengan murah hati memberikan sesuatu yang bermanfaat dengan segala konsekuensinya. maka sarankan kepadanya memilih secara bebas nilai-nilai kunci yang dianutnya. Pertanyaannya. Penghargaan: Berikan dukungan untuk memperkuat keinginan pasen dan promosikan nilainilai tersebut dan bila memungkinkan dapatkan dukungan dari keluarganya. Contoh: istri dan anak anda pasti akan merasa senang bila anda memutuskan untuk berhenti merokok serta mengurangi kegiatan bisnis anda. Tindakan: Berikan bantuan kepada pasen untuk merencanakan kebiasaan baru yang konsisten setelah memahami nilai-nilai pilihannya. Menonton televisi. Melakukan aktifitas seperti: mendaki gunung. 3. Dalam hal ini. Meluangkan waktu bersama keluarga. Menggunakan waktunya untuk bekerja. karena dia sangat menghargai kesehatan anda. 6. Membantu dengan sukarela untuk kepentingan orang lain. main bola atau berenang. 2. (4) Keadilan menjelaskan tentang manfaat dan resiko yang dihadapi. Beauchamp Childress (1994) menyatakan empat pendekatan prinsip dalam etika biomedik antara lain. Perilaku yang etis mencapai puncaknya bila perawat atau bidan mencoba dan mencontoh perilaku pengambilan keputusan yang etis untuk membantu memecahkan masalah etika. Memilih: Setelah menggali aspek-aspek berdampak terhadap kesehatan pasen. Minta kepada pasen untuk memikirkan suatu cara bagaimana nilai tersebut dapat masuk dalam kehidupan sehari-hari.

dimana memberikan langsung perhatian khusus kepada pasen. Karakteristik perspektif dari asuhan meliputi : (1) Berpusat pada hubungan interpersonal dalam asuhan. (4) Mengingat kembali arti tanggung-jawab moral yang meliputi kebajikan seperti: kebaikan. Contoh. tetapi dilain pihak masyarakat berpendapat akan lebih adil bila pengobatan diberikan kepada bayi yang masih memungkinkan mempunyai harapan hidup yang besar. Umumnya. (2) berikan prioritas utama terhadap pasen dan masyarakat pada umumnya. Hubungan perawat/bidan dengan pasen merupakan pusat pendekatan berdasarkan asuhan. Perawat atau bidan yang memiliki komitmen tinggi dalam mempraktekkan keperawatan profesional dan tradisi tersebut perlu mengingat hal-hal sbb: (1) Pastikan bahwa loyalitas staf atau kolega agar tetap memegang teguh komitmen utamanya terhadap pasen. perawat atau bidan harus memberikan informasi yang akurat. seorang ibu yang memerlukan biaya untuk pengobatan progresif bagi bayinya yang lahir tanpa otak dan secara medis dinyatakan tidak akan pernah menikmati kehidupan bahagia yang paling sederhana sekalipun. (Taylor. sebagaimana dilakukan sepanjang kehidupannya sebagai perawat atau bidan. (2) Meningkatkan penghormatan dan penghargaan terhadap martabat klien atau pasen sebagai manusia. Advokasi adalah memberikan saran dalam upaya melindungi dan mendukung hak-hak pasen. Asuhan juga memiliki tradisi memberikan komitmen utamanya terhadap pasen dan belakangan ini mengklaim bahwa advokasi terhadap pasen merupakan salah satu peran yang sudah dilegimitasi sebagai peran dalam memberikan asuhan keperawatan/kebidanan. perasaan kasih-sayang. Di sini terlihat adanya kebutuhan untuk tetap menghargai otonomi si ibu akan pilihan pengobatan bayinya.Dilema etik muncul ketika ketaatan terhadap prinsip menimbulkan penyebab konflik dalam bertindak. dalam menemukan kepastian tentang dua sistem pendekatan etika yang dilakukan yaitu pendekatan berdasarkan prinsip dan asuhan. pendekatan berdasarkan prinsip dalam bioetik. (3) Mau mendengarkan dan mengolah saran-saran dari orang lain sebagai dasar yang mengarah pada tanggung-jawab profesional. kepedulian. KESIMPULAN . Hal tersebut merupakan suatu kewajiban moral bagi perawat atau bidan. Bila menghargai otonomi. Perspektif asuhan memberikan arah dengan cara bagaimana perawat/bidan dapat membagi waktu untuk dapat duduk bersama dengan pasen atau sejawat.1993). empati. (3) Kepedulian mengevaluasi terhadap kemungkinan adanya klaim otonomi dalam kesembuhan pasen. Pendekatan Berdasarkan Asuhan Ketidakpuasan yang timbul dalam pendekatan berdasarkan prinsip dalam bioetik mengarahkan banyak perawat atau bidan untuk memandang “care” atau asuhan sebagai fondasi dan kewajiban moral. hasilnya terkadang lebih membingungkan. dan menerima kenyataan. bila terjadi konflik diantara kedua prinsip yang berlawanan. merupakan suatu kewajaran yang dapat membahagiakan bila diterapkan berdasarkan etika. menghormati dan mendukung hak pasien dalam mengambil keputusan. Hal ini dapat mengurangi perhatian perawat atau bidan terhadap sesuatu yang penting dalam etika. Hal ini tentu sangat mengecewakan karena tidak ada satu metoda pun yang mudah dan aman untuk menetapkan prinsip-prinsip mana yang lebih penting.

maka mereka harus memanfaatkan nilai-nilai keperawatan / kebidanan dalam menerapkan etika dan moral disertai komitmen yang kuat dalam mengemban peran profesionalnya. Keadaan ini dijelaskan kepada ibu oleh bidan. apa yang akan terjadi pada bayinya ? Dan bagaimana sikap Anda terhadap kasus ini ? B. Sikap etis profesional berarti bekerja sesuai dengan standar. Bidan berharap bayinya selamat. keadaan tersebut akan dapat memberi jaminan bagi keselamatan pasen. Pada saat perawat verbed masuk diketahui ada obat flagil di bawah bantalnya. Kasus Keperawatan Pasen 35 tahun. Apa yang dimaksud dengn transmisi nilai-nilai? 3. Sebutkan 4 karakteristik dalam pendekatan melelui prinsip asuhan! LATIHAN A. melaksanakan advokasi. tetapi ibu tersebut tidak menggubrisnya. Kasus Kebidanan Seorang ibu PP masuk kamar bersalin dalam keadaan inpartu. penghormatan terhadap hak-hak pasen. siang. obat sudah habis tetapi tidak ada kemajuan. Bila tidak dilakukan. Sekarang ini pasen tersebut berada dalam kala II dan kala II yang berlangsung agak lambat. apa perbedaannya. Bagaimana transmisi nilai-nilai profesional diadopsi oleh seorang perawat? 5. Sebutkan pengertian etika dan moral. padahal obat selalu dibagikan oleh perawat pagi. . 2. Sewaktu dilakukan anamnesa dia mengatakan tidak mau di episiotomi. bagaimanakah pendapat Anda ditinjau dari segi etik dan moral ? 2. Diberikan th/ flagil 3 x 2 tablet @ 500 mg. dapat melaksanakan asuhan keperawatan atau kebidanan secara etis profesional. Dengan demikian perawat atau bidan yang menerima tanggung jawab. akan berdampak terhadap peningkatan kualitas asuhan keperawatan atau kebidanan EVALUASI 1. Diskusikan: 1. Bila bidan melakukan tindakan tanpa persetujuan pasen. sore sebelum makan. Sebutkan 3 fase klarifikasi nilai-nilai dan jelaskan masing-masing! 4. wanita. pasen menjawab bahwa obatnya mahal. tetapi ada kemajuan. Perineum masih kaku dan tebal. Jika bidan melakukan episiotomi tanpa persetujuan pasen. masyarakat atau profesi lain. Setelah ditanyakan. Sementara itu ada bidan yang memberitahukan bahwa dia pernah melakukan hal ini tanpa persetujuan pasen untuk melindungi bayinya. Sementara waktu berjalan terus dan bjj mulai menunjukkan keadaan yang tidak stabil/fetal distress dan ini mengharuskan bidan untuk mempertimbangkan melakukan episiotomi. karena itu ia simpan supaya tidak cepat habis. maka bidan akan dihadapkan kepada sederetan tuntutan. Dari pantauan perawat. dirawat karena disentri amuba. tetapi ibu tetap pada pendiriannya.Dalam upaya mendorong profesi keperawatan dan kebidanan agar dapat diterima dan dihargai oleh pasien.

33.33.50744-07..9 8:808/.32025:3.5..3.808/:.9/7:2.803/7  $0-.2-838 03/.8.8:880-.7.3503:8.803:39:203/0391.3 .33.90.2:.83.7.-07:9$047.2.33.3..908-:.203.:897.0-07./.9-07:8. -.3803...8.3 .202-./.2-:3.9 80-0:23.3 .70/:5.38././507/...5.3/..:.502-.39:/.507:/7..-.2:3507.39: 5.0.-07:8..9 $0./.203./. 3...703.23007803.9/.3.08:808.5:507.7. 09./.3/..73.43/83.203.4394././8-:80./.38079.5./0.3.32030-.3 ..9....9203.:8.-/.8/.2 20304.3503/0.907.8073:5.:39:5:.9/02.8. ....3 :39:2025078.7/.

897088 .3 .38:.3.9.7/-.7.3.3/.850-07/.3.83.3/::3..2.3.3/.3:39:202507:.54891   !03.3/.5.850 ..3.   0..9. /03..3 -0757 203/03.3507: /:.9-07/.20280.5.3. 4394897/...9.9.3.:3..39./.3.:3:3 2...83.70:.9.3/.3:.9203. .080.:5.3..803/239.919.203.33. 3.20/:5.3.3.9.:.3-.8.9. 3.202:9:8.0:..307./.-07:93..3507.3:93./.71..3 803.3507. .803 28..7.35.39:././..23.3.3203:3:. 3..803:39:2027.:39:202.3203:9..85079.7.3.3 -07:9  07803.33.202:33.  5.9.703.25.3/::3./.5.3/..35.  .3-0705.20803/7.3/..90780-:9/.3   03:3.7.5.203.33.8   02-.3:93.34388903 8090.380.3/.907.3/-:..05./..9.30-.7.919.357479. 203:7. -.3-.89.3/.7 .7:880.3-838.3:39:-07039207448079.8.305.3 !.3.:.3/.3...:./.7. 39.19.5.3..5..20/:5.-07:9  02$090.9.3   0343943900.38:.9.3/.3-.9.2..90780-:9.307.9:..:39:203/8:8.39:/03.3203..5.3207.:202-..3.7...3.3.-0-.9:-078.3.:-0703.3:080.3/..   %3/.3/.305.803/.8.70.5. .3 3.7:.7...:39:050393.3..3-.3 203.7/.5.5...202. 2.3/.8:/.:/.80-.33.:39:-007. 2.3. 3.3-.30.9033.3-4.80390780-:9 !079.9.803./.35.350393 /.05.83.92..9203.7..32:8.33. 8.90780-:9/.9203:8:3895079. 3.9:3..7 .8.347.3.3/.8.8.   0:.803:39:20703.3574248.5080.202 2.080.8805079203/...

503/0.3 .3 507.3 .9.3503/0.7503//.257.3/.:5:331472.3..9.4-.:..:098/2:.5:.8.4394507.30507.357410843...3.32.3-07/./.09.3098:39: 202-.3332:.3203. 2.3-07-0/.-.9.8:.3507.3.3-07.3.3.:503.:..5./.3/:..7./..8.3:95..8:.3..3.-/.7.9:/02080.3 507././8:81472.3.393:39:202-07.38073.90..9.9. 507.7. !0309...3.9..3.7507.9.320302:. .:-/.203./03.305:9:8.3/.9.3098/.5:3.3 !07.8.3 /.380.8 -07/.3202429203.5.:-/.9..9.9.357385/.9.3 -07/.9.8...3/.   !#&%$!# $   !07.3.8033.389. 203:3..39:2020. /. .9.9:503/0.3203.:-/.8:.3098203.:...7.:902. 0/:5.9.305.9.9.3-07:.203:3.3/.:-/.39039.3/..2-.2.

3..3907.8.9.0-/.-420/.9.37084.3-072.39./03.31..7./.8./.7..32.3  033/.209.3-07-:.  0.3/.98:.31.9:.2-409..307/.:.9202-07.8.547..9.3-07/..3!7385  !03/0.3-2-3.89...8494342809.38:3:39:-0793/. 4380:0383.3 :39:93/.7.9: 08.3  0780/..3:8:8 0.32:7...9503/0.39039.9..25/7088  203./.32030..5.:39:203.:.3/.80-.3   !03/0.7.203. 503.9/.7.7.357385 8073/.3025.5  ..5.380.3  $0-...3808:.3.357385 /.7.9/03.

9..3-.3.9.357385 573852.3:39:20309.3-07/.507.380-.5:3 83907.30.3 .9203:7../.703.8.5808:.9.9.9.3507..7./.3 2025:3.30-50393  -.8:.8.305.0-:9:.0/:.32:/.:-/.3 57385/.80.49.39039:8.3...3/-07..9../..7..9: 2094/.9.35./431/.9.9:.2032.3:39:202.8.092:3.350393/.3.5034-.7.5.907.3  09/.3.3 -.9. 43948047.2-409203.35030-.3/.79.380/07...8. 503/0.3.7 .3.5.3.7..35.../.5...3-07/.7./.39.143/..8....20/8/3.5 203.3507.:39:5034-.9.3.3-08.320207:.30-.32. :-:3. 909.3-:.02.3 507.392-:/.9.70 .57385.38:.3 &2:23..5:3.39/.0.35.5/..30-202-3:3.3/:5.3907.9..3 . .2.907./.357385/.3-.7.3:39:909.-431/..5:.:-/...9.35034-.-.8/..4943428-:.307/.2 -0793/.3/.3907.8202:33.35.92030./.3.3.-.90/:5./-.:.35747081-.9/.8.83.9.7./.5573852032-:.-.09.3-07.5..2503/0.:09.3 247.2.3.209.2-409 .   !03/0.7.380.9..9.9.35073.9 -07503/.7.3.3 -.

3..5.38:3507.-/.9./.:-/.803207:5.9.507.202-07.80-.-...2.33.7.9.803 80-.3.3.:.3/03.9503/0..3  !0785091.3..35:8./.8.8:.2.507.3-07/.3..3805.3202-07./03.3..3:8:8  05.35.7.30/:5.3.7.8:.3.3  /2.9.9.

9.- 57410843..8 8./...8907.9..7.7.8:.2..3.30507./8202-07./03.3:.3805079 0-.3429203:9.507..../907....9078950785091/.8.380-../.-247..8:.9/:/:-078.35.9.3205:90-.3  %.3/.3. .20297.55.03.3.3:3 ..309.9: :39:/.3:3 .902-.8:.3-0..2202-07.9.3/.3/.5.3.8.7.3 2034.5.3203.3/..79..3 8.803/./..7.2-.3503472..9202-.38:/.33907507843.3 /.9 202-.7..95.803207:5.3205:9  075:8.7.747.  033.3.3:8.9 507.47    8:..9.7.7. /029.5.799./.803.9./.  .80380-.3 025./.3-.-/.-.3-07/.:-:3.9 207:5..880-.9:0.38:..5.3 503.9.8.2.7.55.3 050/:.3/..8.:80..:203/03.3907.8./.3.907.903.3 3203.7.3.38.2.3203072..4.5.:5..52..3/.3.9:507.2./.3  033.

89./..331472..32.90.3 203/::3..220302:.2.55..390:429203:9.95.9.907.  050/:.4.:40.9.397..8--  !.889.3  !07./.507.:.3-07/.803 .3.38.3 57479.1 .8.907.305.3.7909..3 /.320242920393/.5.9. 202-07..9.203/:3/.8:9.32030.2./890780-:9507:2033.:-/../.88902503/0.357385/..803/.:-/.89.203.52020.803  -07.7./.3 /..:2:23./.4.3     $!& .9.20802-:.803/.8.3.9.2494342/.8.7./.35.9:0.9.3.3..-.9:503/0.9 203472.8.9.2-05:9:8.9.3/.:.3 57410843.3 /:.3.-..55.9.3...7:8202-07.2203.:7.7./. .3.30507.9.:-/.3/.9/.3247.3.7..8:. .3-.220257.0-/..9.309.502:33..2:5.3203/::3.38:..803 .. 494342 507.5.8 907.90780-:9 207:5.39039.

9/9072.5.30-/..9.2070.3.7.:574108.3/.3.7.9.7:8202.33.. 405. 3.203/47435741080507..7/..9.9...9.2:5.3 2.3/. 0507. .31...8..3./.803 2.

8:.8././.503/7.3-2:.8://03397.2.89./.3.-:40-/. $02039. .:/0584942 $0.9.8.357410843.31.55033.9: -07.3/.9:/.3:..83 2..5.:.0-/./.71.2 20302-.25.3.8:.38283. 0.9202-07./.33. 203././.3./..8:. 5.3-07/..3/.3.5.8./.309.9././.509857410843..3 90780-:9.3.2503/0.30.02.803 .203:3:.3.5..8 0.   5.9.3. 3.55.:-/.  $.3247.09857410843.9.2308./.30.7. 3. .38:3.8.5.-.3503079..9.9/.33..3907:8/.7 20...3.9.:0-/.:.80.9.808:..3.3507.380.3/2.35..3.8:./458408047.3 !0730:22.30507.3  %   .90789/..2.3/02.3 3/0..3.3./.7.3507./.5-:909.3:.803 503472.3.5.8:80-/.3907.5.335.97.3507.9 909.23.9.3..2.7-078../03.-07...390-.30507.3.8.389.. 03. 9.4.429203.:/.3.3:3.57410843.39/.7. 3.80390780-:9-07.83  .2.83..8.3247.3/./. ./.507-0/.920.3  '&$   $0-:9./.9.32..9.9.3-07.39/.2.9  $0-:9.3 909...3/.305.3-:!!2.220307.79: $0...:0-/.9.3 $047.309.907.3-.3203072..3.2-.335..  $0-:9.79-007.3200:57385.3./8079./....38283.7.080.20./.

:. 80/0709.39.8:83   .2:-.35./.:./.507809::.80.:.3/. /93.5073./.5.803:39:203/:3-.305849429.-/.9.35.3.320..39.3  .3-07.507809::..20.33 203.-.3.3   8:8.35.5-..3.  .39.9 $02039.507809::.5-:90780-:99/./897088/./././.:..5.7.8039.3202-079.5.:.3.-/.7:8.109.78009/.503/.93/..9:. /.39:39:9.7.393/.30584942 909.3-/.. 203:-783.5.320.320.2.3.:3 .2.35.2./80397.:..:/.3..35. /7.3..703. .8.39./5.-/.803 2.3.3-.3 -.35. -07..3 !./.9/.3907.3:39:20250792-.3247.3.8:80507.3 . 907.53/..305..3.803 -.9. -/.

/9.:.39.05.9:. 8..../.-./.98:/.95.803203.-09  2 .703.: /-.2.--.825.340507./-./.-8909.3.07-0/2. $090.1.8: /09.980.39..9.4-....91.8.38:5.:..9 4-./. .3. 4-.3 5.3507...3 847080-0:22.9.9.9/.-8   ..75.4-...59/..93.9507..:.02..3 5.3 !.