Etika Moral Dalam Keperawatan

Peningkatan pengetahuan dan teknologi yang sedemikian cepat dalam segala bidang serta meningkatnya pengetahuan masyarakat berpengaruh pula terhadap meningkatnya tuntutan masyarakat akan mutu pelayanan kesehatan termasuk pelayanan keperawatan atau kebidanan. Hal ini merupakan tantangan bagi profesi keperawatan dan kebidanan dalam mengembangkan profesionalisme selama memberi pelayanan yang berkualitas. Kualitas pelayanan yang tinggi memerlukan landasan komitmen yang kuat dengan basis pada etik dan moral yang tinggi.

Sikap etis profesional yang kokoh dari setiap perawat atau bidan akan tercermin dalam setiap langkahnya, termasuk penampilan diri serta keputusan yang diambil dalam merespon situasi yang muncul. Oleh karena itu pemahaman yang mendalam tentang etika dan moral serta penerapannya menjadi bagian yang sangat penting dan mendasar dalam memberikan asuhan keperawatan atau kebidanan dimana nilai-nilai pasen selalu menjadi pertimbangan dan dihormati. ETIKA, MORAL DAN NILAI-NILAI Pengertian: § Etik merupakan suatu pertimbangan yang sistematis tentang perilaku benar atau salah, kebajikan atau kejahatan yang berhubungan dengan perilaku. § Etika merupakan aplikasi atau penerapan teori tentang filosofi moral kedalam situasi nyata dan berfokus pada prinsip-prinsip dan konsep yang membimbing manusia berpikir dan bertindak dalam kehidupannya yang dilandasi oleh nilai-nilai yang dianutnya. Banyak pihak yang menggunakan istilah etik untuk mengambarkan etika suatu profesi dalam hubungannya dengan kode etik profesional seperti Kode Etik PPNI atau IBI. § Nilai-nilai (values) adalah suatu keyakinan seseorang tentang penghargaan terhadap suatu standar atau pegangan yang mengarah pada sikap/perilaku seseorang. Sistem nilai dalam suatu organisasi adalah rentang nilai-nilai yang dianggap penting dan sering diartikan sebagai perilaku personal. § Moral hampir sama dengan etika, biasanya merujuk pada standar personal tentang benar atau salah. Hal ini sangat penting untuk mengenal antara etika dalam agama, hukum, adat dan praktek profesional NILAI-NILAI ESENSIAL DALAM PROFESI Pada tahun 1985, “The American Association Colleges of Nursing” melaksanakan suatu proyek termasuk didalamnya mengidentifikasi nilai-nilai esensial dalam praktek keperawatan profesional. Perkumpulan ini mengidentifikasikan 7 nilai-nilai esensial dalam kehidupan profesional, yaitu: 1. Aesthetics (keindahan): Kualitas obyek suatu peristiwa atau kejadian, seseorang memberikan kepuasan termasuk penghargaan, kreatifitas, imajinasi, sensitifitas dan kepedulian.

dan sebaliknya akan mendapat sanksi atau hukuman bila menunjukkan perilaku yang tidak baik. PENGEMBANGAN DAN TRANSMISI NILAI-NILAI Individu tidak lahir dengan membawa nilai-nilai (values). Perlakuan yang biasa diterima seperti: mendapatkan penghargaan bila menunjukkan perilaku yang baik. ajaran agama. adanya dukungan dan bimbingan dari seseorang yang akan menyempurnakan perkembangan sistem nilai dirinya sendiri. 5. lingkungan keluarga. kejujuran. Human dignity (Martabat manusia): Berhubungan dengan penghargaan yang lekat terhadap martabat manusia sebagai individu termasuk didalamnya kemanusiaan. atau tidak adanya bimbingan atau pembinaan sehingga dapat menimbulkan kebingungan. dorongan dan keadilan serta kewajaran. 3. 6. Nilai-nilai tersebut diambil dengan berbagai cara antara lain: (1) Model atau contoh. KLARIFIKASI NILAI-NILAI (VALUES) Klarifikasi nilai-nilai merupakan suatu proses dimana seseorang dapat mengerti sistem nilai-nilai yang melekat pada dirinya sendiri. Hal ini lebih sering disebabkan karena kurangnya pendekatan. integritas. keunikan dan reflektifitas yang rasional. Nilai-nilai ini diperoleh dan berkembang melalui informasi. serta budaya sepanjang perjalanan hidupnya. sahabat. Equality (kesetaraan): Memiliki hak atau status yang sama termasuk penerimaan dengan sikap asertif. harapan. Freedom (Kebebasan): memiliki kapasitas untuk memilih kegiatan termasuk percaya diri. kejujuran. (2) Moralitas diperoleh dari keluarga.2. Justice (Keadilan): Menjunjung tinggi moral dan prinsip-prinsip legal termasuk objektifitas. (4) Penghargaan dan Sanksi. harga diri dan toleransi 4. disiplin serta kebebasan dalam pengarahan diri sendiri. (3) Sesuka hati adalah proses dimana adaptasi nilai-nilai ini kurang terarah dan sangat tergantung kepada nilainilai yang ada di dalam diri seseorang dan memilih serta mengembangkan sistem nilai-nilai tersebut menurut kemauan mereka sendiri. Hal ini merupakan proses yang memungkinkan seseorang menemukan sistem perilakunya sendiri melalui perasaan dan analisis yang dipilihnya dan . pertimbangan dan penghargaan penuh terhadap kepercayaan. teman sejawat dan masyarakat lingkungannya dimana dia bergaul. termasuk akontabilitas. arahan. dan institusi tempatnya bekerja dan memberikan ruang dan waktu atau kesempatan kepada individu untuk mempertimbangkan nilai-nilai yang berbeda. Untuk memahami perbedaan nilai-nilai kehidupan ini sangat tergantung pada situasi dan kondisi dimana mereka tumbuh dan berkembang. Mereka belajar dari keseharian dan menentukan tentang nilai-nilai mana yang benar dan mana yang salah. komitmen. 7. (5) Tanggung jawab untuk memilih. Altruism (mengutamakan orang lain): Kesediaan memperhatikan kesejahteraan orang lain termasuk keperawatan atau kebidanan. dan konflik internal bagi individu tersebut. Truth (Kebenaran): Menerima kenyataan dan realita. adanya dorongan internal untuk menggali nilai-nilai tertentu dan mempertimbangkan konsekuensinya untuk diadaptasi. dimana individu belajar tentang nilainilai yang baik atau buruk melalui observasi perilaku keluarga. kebaikan. sekolah. moralitas. kedermawanan atau kemurahan hati serta ketekunan. Disamping itu.

Kendati demikian . Semakin disadari nilai-nilai profesional maka semakin timbul nilai-nilai moral yang dilakukan serta selalu konsisten untuk mempertahankannya. 1983). Penghargaan: (1) Merasa bangga dan bahagia dengan pilihannya sendiri (anda akan merasa senang bila mengetahui bahwa asuhan yang anda berikan dihargai pasen atau klien serta sejawat) atau supervisor memberikan pujian atas keterampilan hubungan interpersonal yang dilakukan. Ada tiga fase dalam klarifikasi nilai-nilai individu yang perlu dipahami oleh perawat dan bidan. Hal ini disebabkan karena pasen kurang memperhatikan status kesehatannya. sehingga timbul rasa sensitif atas tindakan yang dilakukan. apakah pilihan–pilihan ini yang sudah dianalisis secara rasional atau merupakan hasil dari suatu kondisi sebelumnya (Steele&Harmon. klarifikasi nilai-nilai merupakan suatu proses dimana kita perlu meningkatkan serta konsisten bahwa keputusan yang diambil secara khusus dalam kehidupan ini untuk menghormati martabat manusia. Akibat kesibukannya dia sering lupa makan sehingga terjadi perdarahan lambung yang menyebabkan dia perlu dirawat di rumah sakit. Klarifikasi nilai-nilai mempunyai manfaat yang sangat besar didalam aplikasi keperawatan dan kebidanan. (2) Upayakan selalu konsisten untuk menghargai martabat manusia dalam kehidupan pribadi dan profesional. (2) Perbedaan dalam kenyataan hidup selalu ada perbedaan-perbedaan. asuhan yang diberikan bukan hanya karena martabat seseorang tetapi hendaknya perlakuan yang diberikan mempertimbangkan sebagaimana kita ingin diperlakukan. karena pembicaraan akhirnya mengarah pada keberhasilan serta kesuksesannya dalam bisnis. Pilihan: (1) Kebebasan memilih kepercayaan serta menghargai keunikan bagi setiap individu. Tindakan (1) Gabungkan nilai-nilai tersebut kedalam kehidupan atau pekerjaan sehari-hari. Perawat/bidan bisa menjadi sangat frustrasi bila membimbing atau memberikan konsultasi kepada pasen yang mempunyai nilai-nilai dan perilaku kesehatan yang sangat rendah. Bila dibicarakan dengan sejawat atau pasen dan ternyata tidak sejalan. Hal ini merupakan nilai-nilai positif yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari dan dalam masyarakat luas. (3) Keyakinan bahwa penghormatan terhadap martabat seseorang akan merupakan konsekuensi terbaik bagi semua masyarakat. Oleh karena itu. penghargaan terhadap martabat manusia yang tidak terakomodasi dan sangat mungkin kita tidak lagi merasa nyaman. Sebagai ilustrasi dapat dicontohkan kasus sebagai berikut: Seorang pengusaha yang sangat sukses dan mempunyai akses di luar dan dalam negeri sehingga dia menjadi sibuk sekali dalam mengelola usahanya. Ketika kondisinya telah mulai pulih perawat berusaha mengadakan pendekatan untuk mempersiapkannya untuk pulang. Selain itu dia juga perokok berat sebelumnya. maka seseorang merasa terjadi sesuatu yang kontradiktif dengan prinsip-prinsip yang dianutnya yaitu. (2) Dapat mempertahankan nilai-nilai tersebut bila ada seseorang yang tidak bersedia memperhatikan martabat manusia sebagaimana mestinya. PELAKSANAAN ETIK DAN MORAL DALAM PELAYANAN KLINIS KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Aplikasi dalam praktek klinis bagi perawat/bidan diperlukan untuk menempatkan nilai-nilai dan perilaku kesehatan pada posisinya. Namun perawat menjadi kecewa.muncul alternatif-alternatif. Pertama-tama yang dilakukan oleh perawat/bidan adalah berusaha membantu pasen untuk mengidentifikasi nilai-nilai dasar kehidupannya sendiri.

Beauchamp Childress (1994) menyatakan empat pendekatan prinsip dalam etika biomedik antara lain. 6. Menonton televisi. Menggunakan waktunya untuk bekerja. . Pengetahuan tentang perilaku etis dimulai dari pendidikan perawat atau bidan. Langkah berikutnya adalah mengajaknya untuk mendiskusikan prioritas yang dibuat berdasarkan nilai-nilai yang dianutnya. Memilih: Setelah menggali aspek-aspek berdampak terhadap kesehatan pasen. Bersenang-senang dalam kesendirian (berpikir. “Apakah tiga hal yang paling penting dalam kehidupan bapak dari daftar dibawah ini ?” Pasen diminta untuk memilih atas pertanyaan berikut: 1. mendengarkan musik atau membaca). perawat atau bidan seringkali menggunakan dua pendekatan: yaitu pendekatan berdasarkan prinsip dan pendekatan berdasarkan asuhan keperawatan /kebidanan. Membantu dengan sukarela untuk kepentingan orang lain. dan anda menyatakan ingin mulai menggunakan waktu demi kesehatan anda”. Contoh: istri dan anak anda pasti akan merasa senang bila anda memutuskan untuk berhenti merokok serta mengurangi kegiatan bisnis anda.upaya tersebut harus selalu dilakukan dan kali ini perawat menyusun list pertanyaan dan mengajukannya kepada pasen tersebut. (1) Sebaiknya mengarah langsung untuk bertindak sebagai penghargaan terhadap kapasitas otonomi setiap orang: (2) Menghindarkan berbuat suatu kesalahan. 4. Penghargaan: Berikan dukungan untuk memperkuat keinginan pasen dan promosikan nilainilai tersebut dan bila memungkinkan dapatkan dukungan dari keluarganya. Dalam hal ini. 3. Pendekatan Berdasarkan Prinsip Pendekatan berdasarkan prinsip. anda akan menemukan cara kehidupan yang berbeda. Kata-kata yang perlu diucapkan perawat/bidan kepada pasennya: “Bila anda pulang. Melakukan aktifitas seperti: mendaki gunung. 5. sering dilakukan dalam bio etika untuk menawarkan bimbingan untuk tindakan khusus. Pertanyaannya. (3) Bersedia dengan murah hati memberikan sesuatu yang bermanfaat dengan segala konsekuensinya. (4) Keadilan menjelaskan tentang manfaat dan resiko yang dihadapi. dan berlanjut pada diskusi formal maupun informal dengan sejawat atau teman. Perilaku yang etis mencapai puncaknya bila perawat atau bidan mencoba dan mencontoh perilaku pengambilan keputusan yang etis untuk membantu memecahkan masalah etika. PERILAKU ETIS PROFESIONAL Perawat atau bidan memiliki komitmen yang tinggi untuk memberikan asuhan yang berkualitas berdasarkan standar perilaku yang etis dalam praktek asuhan profesional. dengan mengikuti klarifikasi nilai-nilai sebagai berikut: 1. misalnya stress yang berkepanjangan dapat mengganggu kesehatan dan mengganggu aktifitasnya. karena dia sangat menghargai kesehatan anda. 2. maka hal ini menunjukkan tanda positif. Tindakan: Berikan bantuan kepada pasen untuk merencanakan kebiasaan baru yang konsisten setelah memahami nilai-nilai pilihannya. maka sarankan kepadanya memilih secara bebas nilai-nilai kunci yang dianutnya. 2. Bila dia memilih masalah kesehatannya. main bola atau berenang. Minta kepada pasen untuk memikirkan suatu cara bagaimana nilai tersebut dapat masuk dalam kehidupan sehari-hari. Meluangkan waktu bersama keluarga. 3.

sebagaimana dilakukan sepanjang kehidupannya sebagai perawat atau bidan. Hal ini tentu sangat mengecewakan karena tidak ada satu metoda pun yang mudah dan aman untuk menetapkan prinsip-prinsip mana yang lebih penting. empati. Pendekatan Berdasarkan Asuhan Ketidakpuasan yang timbul dalam pendekatan berdasarkan prinsip dalam bioetik mengarahkan banyak perawat atau bidan untuk memandang “care” atau asuhan sebagai fondasi dan kewajiban moral. (2) Meningkatkan penghormatan dan penghargaan terhadap martabat klien atau pasen sebagai manusia.Dilema etik muncul ketika ketaatan terhadap prinsip menimbulkan penyebab konflik dalam bertindak. dalam menemukan kepastian tentang dua sistem pendekatan etika yang dilakukan yaitu pendekatan berdasarkan prinsip dan asuhan. Perspektif asuhan memberikan arah dengan cara bagaimana perawat/bidan dapat membagi waktu untuk dapat duduk bersama dengan pasen atau sejawat. kepedulian. Advokasi adalah memberikan saran dalam upaya melindungi dan mendukung hak-hak pasen. perawat atau bidan harus memberikan informasi yang akurat. menghormati dan mendukung hak pasien dalam mengambil keputusan. Perawat atau bidan yang memiliki komitmen tinggi dalam mempraktekkan keperawatan profesional dan tradisi tersebut perlu mengingat hal-hal sbb: (1) Pastikan bahwa loyalitas staf atau kolega agar tetap memegang teguh komitmen utamanya terhadap pasen. Hal tersebut merupakan suatu kewajiban moral bagi perawat atau bidan. Asuhan juga memiliki tradisi memberikan komitmen utamanya terhadap pasen dan belakangan ini mengklaim bahwa advokasi terhadap pasen merupakan salah satu peran yang sudah dilegimitasi sebagai peran dalam memberikan asuhan keperawatan/kebidanan. hasilnya terkadang lebih membingungkan. pendekatan berdasarkan prinsip dalam bioetik.1993). (Taylor. Hal ini dapat mengurangi perhatian perawat atau bidan terhadap sesuatu yang penting dalam etika. Bila menghargai otonomi. Karakteristik perspektif dari asuhan meliputi : (1) Berpusat pada hubungan interpersonal dalam asuhan. Contoh. (3) Mau mendengarkan dan mengolah saran-saran dari orang lain sebagai dasar yang mengarah pada tanggung-jawab profesional. merupakan suatu kewajaran yang dapat membahagiakan bila diterapkan berdasarkan etika. Di sini terlihat adanya kebutuhan untuk tetap menghargai otonomi si ibu akan pilihan pengobatan bayinya. seorang ibu yang memerlukan biaya untuk pengobatan progresif bagi bayinya yang lahir tanpa otak dan secara medis dinyatakan tidak akan pernah menikmati kehidupan bahagia yang paling sederhana sekalipun. tetapi dilain pihak masyarakat berpendapat akan lebih adil bila pengobatan diberikan kepada bayi yang masih memungkinkan mempunyai harapan hidup yang besar. dimana memberikan langsung perhatian khusus kepada pasen. (3) Kepedulian mengevaluasi terhadap kemungkinan adanya klaim otonomi dalam kesembuhan pasen. dan menerima kenyataan. bila terjadi konflik diantara kedua prinsip yang berlawanan. (4) Mengingat kembali arti tanggung-jawab moral yang meliputi kebajikan seperti: kebaikan. Hubungan perawat/bidan dengan pasen merupakan pusat pendekatan berdasarkan asuhan. Umumnya. perasaan kasih-sayang. (2) berikan prioritas utama terhadap pasen dan masyarakat pada umumnya. KESIMPULAN .

apa yang akan terjadi pada bayinya ? Dan bagaimana sikap Anda terhadap kasus ini ? B. obat sudah habis tetapi tidak ada kemajuan. Dari pantauan perawat. Bidan berharap bayinya selamat. Apa yang dimaksud dengn transmisi nilai-nilai? 3. Sikap etis profesional berarti bekerja sesuai dengan standar. apa perbedaannya. Sebutkan pengertian etika dan moral. siang. Sementara waktu berjalan terus dan bjj mulai menunjukkan keadaan yang tidak stabil/fetal distress dan ini mengharuskan bidan untuk mempertimbangkan melakukan episiotomi. masyarakat atau profesi lain. tetapi ibu tersebut tidak menggubrisnya. dapat melaksanakan asuhan keperawatan atau kebidanan secara etis profesional. melaksanakan advokasi. dirawat karena disentri amuba. Perineum masih kaku dan tebal. Bila bidan melakukan tindakan tanpa persetujuan pasen. wanita. bagaimanakah pendapat Anda ditinjau dari segi etik dan moral ? 2. Keadaan ini dijelaskan kepada ibu oleh bidan. Dengan demikian perawat atau bidan yang menerima tanggung jawab. 2.Dalam upaya mendorong profesi keperawatan dan kebidanan agar dapat diterima dan dihargai oleh pasien. tetapi ibu tetap pada pendiriannya. karena itu ia simpan supaya tidak cepat habis. Sewaktu dilakukan anamnesa dia mengatakan tidak mau di episiotomi. pasen menjawab bahwa obatnya mahal. sore sebelum makan. penghormatan terhadap hak-hak pasen. Kasus Kebidanan Seorang ibu PP masuk kamar bersalin dalam keadaan inpartu. maka bidan akan dihadapkan kepada sederetan tuntutan. Bila tidak dilakukan. Diberikan th/ flagil 3 x 2 tablet @ 500 mg. Sementara itu ada bidan yang memberitahukan bahwa dia pernah melakukan hal ini tanpa persetujuan pasen untuk melindungi bayinya. Sekarang ini pasen tersebut berada dalam kala II dan kala II yang berlangsung agak lambat. Sebutkan 4 karakteristik dalam pendekatan melelui prinsip asuhan! LATIHAN A. Bagaimana transmisi nilai-nilai profesional diadopsi oleh seorang perawat? 5. Diskusikan: 1. tetapi ada kemajuan. padahal obat selalu dibagikan oleh perawat pagi. keadaan tersebut akan dapat memberi jaminan bagi keselamatan pasen. Pada saat perawat verbed masuk diketahui ada obat flagil di bawah bantalnya. Jika bidan melakukan episiotomi tanpa persetujuan pasen. Sebutkan 3 fase klarifikasi nilai-nilai dan jelaskan masing-masing! 4. Setelah ditanyakan. maka mereka harus memanfaatkan nilai-nilai keperawatan / kebidanan dalam menerapkan etika dan moral disertai komitmen yang kuat dalam mengemban peran profesionalnya. . Kasus Keperawatan Pasen 35 tahun. akan berdampak terhadap peningkatan kualitas asuhan keperawatan atau kebidanan EVALUASI 1.

8.8073:5..08:808.2:.3503/0.3.9/..39:/.9 $0.39: 5.3/./...803/7  $0-.3803. -.3 .33./..0.0-07./.70/:5./.38..-07:9$047..8/.32025:3./..90.2-:3.9 8:808/.7/.50744-07.33.9/7:2.-.502-.2:3507.9 80-0:23..9203.3 ..4394.9-07:8./.3 .3.2 20304..5.507:/7.7.9. ..33.3.8./.32030-..83.5....5:507.23007803../.703.3 .3.73.7..3503:8. 3./507/.202-.3 :39:2025078.:.8:880-.-07:8.:8.203.5.:897.2-838 03/.2.:39:5:.808/:..9/02.43/83./8-:80../0. 09.803:39:203/0391.8.203.7.33.3/.907.203.908-:.38079.-/.

20/:5.3/.7 .3..-0-.897088 .3:93.9.357479.9.307..39:/03..080..7.7.9.3 203.3203:3:.83.7 .3/. 3..3..9.33..3..80-.3/.850 . 203:7.3/.:39:-007.85079..3-.. .9.3 !.3/.907.05.3.25.34388903 8090./.3.32:8.3/./.39:.3.8.3.3 803....3.3:080.:.33./.347.3./..89.19.3 -0757 203/03.919.7/-..9.202:9:8.202.:39:050393.3-.90780-:9/.3/.3....3.7.54891   !03.83.803.3507.3-.3:39:202507:..3.20/:5...83.   %3/.080.5.3.7.3:93..0:.203.9-07/.35.90780-:9/.3-..3507.8   02-.803:39:20703.9:-078.35.3/.33.8.3.202 2.9203.3.:39:202.9.7:880.:.7.:/.9203:8:3895079.3...3507: /:.2.3/-:.8.3-.3.305.9.3-0705.30-.-07:9  02$090.9.3/::3.23.:.-07:93.9.90780-:9.3   03:3.3.20280.7. 39../...35.3.05..20803/7. -.38:..  .33. .703. .5.850-07/.9:.:202-.70.8805079203/.38:.92.8:/.3203.3:./.203.9.3.3207..5. 3.2. 3.350393 /.5..3-838.3203:9.70:.:5..7/.7.803/.803/239./.  5.803:39:2027.7.3/.7.5080.. 4394897/.3-4.3/.3:39:-07039207448079. 2.:39:203/8:8..5.9.   0:..307.39.8.3/.919.8.803 28.3.3   0343943900.30.3574248.305..5.9:3.3..380.:3.202:33.:-0703.3/. /03.71..7:.5.3 -07:9  07803.3..3/. 2.:3:3 2.3 3.3/::3./.5.5.5..9203.9033. 8. 3..8.   0. 3.9.3 ./.3/.80390780-:9 !079.33.

3. .3098203.:..:098/2:.7.8:..380. 2.:503.3.9.389.305:9:8.3098/.3 /.3 . 507.90..8.393:39:202-07.320302:.   !#&%$!# $   !07.9:/02080.3:95../8:81472.4-.3/.3.9..3.9.3.3-07.3.8.9..8 -07/. 203:3.-/.503/0.9.9.7.2-..4394507.:-/.3/.8:./.3503/0.9.3/:.9..:902.:-/.3 ..3 !07.5.30507..:-/.3/..3332:.3098:39: 202-.3203.3.:5:331472.38073.3 507.9.9...203.39039.9.3507.305.7503//..09.3/.3.8033.8:.9.3203.:.8. !0309.3.9:503/0.3202429203.357385/.39:2020.3-07:.5:3.7. . 0/:5.9.3-07/..7507.9.203:3..:.7.3.357410843.3 507..32./03.3-07-0/.3/.8.9.9.3 -07/.9.3. /..5./.257.2..-./..:-/./.5:.

9503/0...3-072.-420/.3-07/..3.7.9.3:8:8 0.:.547.8.31.357385 /.3   !03/0.25/7088  203.5.307/.7.3907..80-.31.32030.3  $0-.380.89.8.203.3.2-409...38:3:39:-0793/.9/./03..9:..8.5.3 :39:93/.7./. 503.:39:203.3-07-:.3-2-3.9/03.3025.98:.3!7385  !03/0.37084.7..3/.3/./.3808:.9.:.32.0-/.3  0780/.9: 08.357385 8073/.. 4380:0383..3  033/../..39039.39.7..7..  0..8494342809.32:7.9.7.5  .9202-07.209.9.

3507.7..02.5:.35034-..9/.32. .5808:.3  09/.9.7.5.8.3/-07.:-/.3/./.8:.3.:09.9.0./.70 .3 507.4943428-:...:39:5034-.380/07.9.38:...3-.3-.209.30.3-07/.143/.35.8.3 . 503/0.5..80.7.9.30-.35.-..57385..3907.9.3.9.2 -0793/.35030-.7 .9: 2094/.9203:7.3/.357385 573852.30-202-3:3..39039:8.3507.9.35.3-:.357385/.507.92030.2-409203.9.8202:33.3.79.3.2032.49./-.35.9.35747081-.2.3 247.8.3.3.8.9.09.9..-431/.3 .3907.3 -.092:3.7.9:.5:3 83907.3-08.3:39:20309..:-/.5034-.3 -.5...20/8/3.0-:9:.7.83..5/.307/.907.392-:/.5 203.2503/0.2-409 ..350393/./..3.:.907.7.0/:.   !03/0.3-07..32:/.5:3..7.5.3.3. 909.7..3-07/.3 57385/.380-../..3.9. :-:3.9./..30-50393  -./.9. 43948047.3:39:202.380.305.9.703..9.8.3...39/..7.3:39:909.9 -07503/.90/:5.8.320207:./431/.3.-.5573852032-:.9.8/.35073.-.3 &2:23./.39.2.3/:5.3 2025:3../..

..3202-07.3.3..3.-/.3/03.9..3  /2.3.35:8.33.3.3-07/.803207:5.7.3  !0785091.30/:5.7..80-.3805.-.8:.9503/0.2..507./.3.507.9./03.:.:-/.2.5.35.9.3./.8:.3:8:8  05.803 80-.8.9.9..3.38:3507.202-07.7.

3907./.7./..8.9 202-.38...3805079 0-.5.55.9.8907....803.8:.3..2.-/.03.902-.3:8.3.95..38:.3-0.- 57410843..3205:9  075:8.9..9.2202-07./.4.8 8.5.3 025./8202-07.3.3.-.3 3203.9:0.38:/.35./.7.3 503.79.880-.3503472...9 507..8.3 050/:.3/.3.3/.9/:/:-078.:5.3..309.3 8.9.2.803207:5..907.8.3.7.3 /./.3.3:3 .3/.7.  ./907.9...9: :39:/.3/.80380-.9:507..747.  033..2.3:3 .:-:3.3203072..7.507.380-.3 2034.8.9.3-..3/.3205:90-.7.2-.7.:80.9 207:5.8.9078950785091/.5.52.20297.47    8:..3/.7././.7...3203. /029.5.8:../03.799.5.2.:203/03.903.30507.3  033.9202-.33907507843.3429203:9. .9..8:.3:.-247..7.3  %..55.803/.3-07/./.

-.90.3247. 494342 507.39039.4.55.9.357385/./.:40.203.9. 202-07./.9.3.32..3.:./.889.907.5.331472.8.1 .2.20802-:.320242920393/.220257.2494342/.:2:23.3/.9..8:9.507./.89.9.803 .3 57479..7.2-05:9:8.8 907.88902503/0.7909.3.220302:.305.90780-:9 207:5./. ..89.32030.38.:7.9./.3.:.2203.9 203472.9.907../890780-:9507:2033.3.5.. .3203/::3.8:.0-/..8.3 /:.9.3     $!& .3.803/.35.:-/.7.803 ...397./..9:503/0..3 /.7:8202-07.  050/:.9:0.4..9.9.3..:-/.803/.390:429203:9.52020..30507.502:33.3 57410843.3-.95.203/:3/..803  -07.2:5.38:.9.3 203/::3.:-/..3.9/.3 /.3  !07.9.7.8.3/.3.7.8.55.8--  !.-.2..309.3-07/...

.9/9072.3/.3..2070. 0507.3 2.9. 3..:574108.203/47435741080507.7..2:5..30-/.3.803 2.33..7/.5.9.9..8.3.9.9.7:8202. 405.7.31.. ..3/./.

429203.3507.507-0/.309.9.3/.3/02./.:-/.55.80.8:..3 909.3-2:.3:3.. .9  $0-:9.203:3:.380./.0-/./.8:.3  '&$   $0-:9.3/2.9..9.3907:8/.31. $02039.3200:57385.3.3.3 $047.9.3.335..390-.3/.8:.80390780-:9-07.90789/..5.803 503472.803 .3-07.8.71.2./.3.83 2.7.5.9:/.3/.33.357410843.7 20.309..-:40-/.3507..8.25. 9.5.:.3./03. 03.97./.83.39/.02.33.3.38283.7-078.3.907.5.9./.30507.38283.3.9.3.20.389..:0-/. 3.2.30507.  $./8079.2 20302-..8://03397.3.3 3/0.79-007.3  %   .3-..3.:0-/.2./.8.:.9././.2.79: $0.8.3.3247.335.9202-07..3.9: -07.3:.57410843.3/.7.305.4.920...7.220307.83  .3.9..9/.32.5.3 90780-:9. 3.3.30././..-..9./. 5.23.3 !0730:22./. ./.2.8 0.080./458408047.../.3-07/.9.3.:/.  $0-:9..8.   5. 203.30.8:80-/.09857410843.503/7. . 3.3./. 0.55033.8...2503/0....89.39/.509857410843.3247.3-:!!2.3503079.2-.3907.9 909...:/0584942 $0.2308.35./.3203072..8:.3507.3:..7.5-:909.38:3./..9.9.-07.3.808:..5./.

503/.3 !.5.3247..:.305849429.320./5.320. -07.3. .39.2.35.80.3907.-/. 907. /93.3-07.:../.:./.3   8:8.8:80507.3.8.2.703.803 2.7:8./. /.5.78009/.8039.5073..:3 .:...39.305.5-.-/.803:39:203/:3-.:.507809::.3 -./80397.39.5.3.9/.3..3202-079...3.20.39.507809::./..3 .2.5.3.  .3  .35.35.3:39:20250792-.320./.53/.93/.39:39:9./.30584942 909.:.3-.5-:90780-:99/.33 203.8:83   . -/./897088/.803 -..-. /7./.3.109.2:-.9 $02039.35.393/.507809::.9.3-/.3/.9.3.35. 80/0709...:/.9:. 203:-783.35.7.3.3.-/.7.

$090.. 4-.91././9.3.39.825.9507.39.3.8..3 5.9 4-.38:5.1.:.59/./.-09  2 . 8.980...9.3 847080-0:22.:.-8909./.05..9/.--./.4-.-.75...4-.98:/.803203.3 !.:.340507..: /-..9..02.07-0/2...9:.9. .-8   .3507..../-.703.8: /09.95.93..3 5.2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful