Islam di Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Ada usul agar artikel atau bagian dari halaman Penyebaran agama islam di nusantara digabungkan ke halaman atau bagian ini. (diskusikan) Ada usul agar artikel atau bagian dari halaman Islam di Nusantara digabungkan ke halaman atau bagian ini. (diskusikan) Ada usul agar artikel atau bagian dari halaman Peninggalan kerajaan bercorak islam digabungkan ke halaman atau bagian ini. (diskusikan)
Artikel ini merupakan bagian dari seri

Islam menurut negara

Afrika[tampilkan] Asia[tampilkan] Eropa[tampilkan] Amerika[tampilkan] Oseania[tampilkan]
Kotak ini: lihat • bicara • sunting

Islam di Indonesia merupakan mayoritas terbesar ummat Muslim di dunia. Ada sekitar 85,2% atau 199.959.285 jiwa dari total 234.693.997 jiwa penduduk. Walau Islam menjadi mayoritas, namun Indonesia bukanlah negara yang berasaskan Islam.

Daftar isi
[sembunyikan]

• • • • • • •

1 Sejarah masuknya Islam o 1.1 Penyebaran Islam (1200 - 1600) o 1.2 Masa kolonial 2 Demografi 3 Arsitektur o 3.1 Masjid 4 Pendidikan 5 Organisasi 6 Politik 7 Catatan dan referensi 8 Pranala luar

[sunting] Sejarah masuknya Islam

[sunting] Penyebaran Islam (1200 - 1600)
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Penyebaran Islam di Indonesia (1200 - 1600) Berbagai teori perihal masuknya Islam ke Indonesia terus muncul sampai saat ini. Fokus diskusi mengenai kedatangan Islam di Indonesia sejauh ini berkisar pada tiga tema utama, yakni tempat asal kedatangannya, para pembawanya, dan waktu kedatangannya.[1] Mengenai tempat asal kedatangan Islam yang menyentuh Indonesia, di kalangan para sejarawan terdapat beberapa pendapat. Ahmad Mansur Suryanegara mengikhtisarkannya menjadi tiga teori besar. Pertama, teori Gujarat, India. Islam dipercayai datang dari wilayah Gujarat – India melalui peran para pedagang India muslim pada sekitar abad ke-13 M. Kedua, teori Makkah. Islam dipercaya tiba di Indonesia langsung dari Timur Tengah melalui jasa para pedagang Arab muslim sekitar abad ke-7 M. Ketiga, teori Persia. Islam tiba di Indonesia melalui peran para pedagang asal Persia yang dalam perjalanannya singgah ke Gujarat sebelum ke nusantara sekitar abad ke-13 M.[1]. Melalui Kesultanan Tidore yang juga menguasai Tanah Papua, sejak abad ke-17, jangkauan terjauh penyebaran Islam sudah mencapai Semenanjung Onin di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Kalau Ahli Sejarah Barat beranggapan bahwa Islam masuk di Indonesia mulai abad 13 adalah tidak benar, HAMKA berpendapat bahwa pada tahun 625 M sebuah naskah Tiongkok mengkabarkan bahwa menemukan kelompok bangsa Arab yang telah bermukim di pantai Barat Sumatera (Barus) [2]. Pada saat nanti wilayah Barus ini akan masuk ke wilayah kerajaan Srivijaya. Pada tahun 674M semasa pemerintahan Khilafah Islam Utsman bin Affan, memerintahkan mengirimkan utusannya (Muawiyah bin Abu Sufyan) ke tanah Jawa yaitu ke Jepara (pada saat itu namanya Kalingga). Hasil kunjungan duta Islam ini adalah raja Jay Sima ptra ratu [[Sima dari Kalingga masuk Islam [3]. Pada tahun 718M raja Srivijaya Sri Indravarman setelah kerusuhan Kanton juga masuk Islam pada masa khalifah Umar bin Abdul Aziz (Dinasti Umayyah). Sanggahan Teori Islam Masuk Indonesia abad 13 melalui Pedagang Gujarat Teori Islam Masuk Indonesia abad 13 melalui pedagang Gujarat adalah tidaklah benar, apabila benar maka tentunya Islam yang akan berkembang kebanyakan di Indonesia adalah aliran Syiah karena Gujarat pada masa itu beraliran Syiah, akan tetapi kenyataan Islam di Indonesia didominasi Mazhab Safi'i. Sanggahan lain adalah bukti telah munculnya Islam di masa awal dengan bukti Tarikh Nisan Fatimah binti Maimun (1082M) di Gresik.

[sunting] Masa kolonial
Pada abad ke-17 masehi atau tahun 1601 kerajaan Hindia Belanda datang ke Nusantara untuk berdagang, namun pada perkembangan selanjutnya mereka menjajah daerah ini. Belanda datang ke Indonesia dengan kamar dagangnya, VOC, sejak itu hampir seluruh wilayah Nusantara dikuasainya kecuali Aceh. Saat itu antara kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara

Madura dan Kalimantan. Dengan sumuliayatul (kesempurnaan) Islam yang tidak ada pemisahan antara aspek-aspek kehidupan tertentu dengan yang lainnya. Jawa.[4] Di akhir abad ke-19. Snouk Cristian Hourgonye alias Abdul Gafar. yang juga seorang orientalis yang pernah mempelajari Islam di Mekkah. mengakibatkan sejumlah konflik di Maluku. penduduk Muslim banyak yang menetap di wilayah Sulawesi. di antara mereka ialah Muhammad Djamil Djambek dan Abdul Karim Amrullah. ini telah diterapkan oleh para ulama saat itu. yang telah melebarkan kesenjangan sosial dan ekonomi. Diniyah Putri (1911). dan Sumatera Thawalib (1915). para ulama mengubah pesantren menjadi markas perjuangan.belum sempat membentuk aliansi atau kerja sama. Fakfak. Banda. . Mesir banyak berperan dalam menyebarkan ide-ide tersebut. Pengadaan transmigrasi dari Jawa dan Madura yang secara besar-besaran dilakukan oleh pemerintahan Suharto selama tiga dekade ke wilayah Timur Indonesia telah menyebabkan bertambahnya jumlah penduduk Muslim disana. Untuk pertamakalinya. contohnya perang Padri di Sumatera Barat dan perang Diponegoro di Jawa. Hal ini yang menyebabkan proses penyebaran dakwah terpotong. Para ulama menggelorakan jihad melawan penjajah Belanda. Ini dapat dibuktikan dengan adanya hikayat-hikayat pada masa kerajaan Islam yang syair-syairnya berisi seruan perjuangan. Ketika penjajahan datang. karena pada saat itulah terjadi pematangan pejuangan terhadap penjajahan. Kebijakan transmigrasi ini. dan sebagian wilayah Papua. Potensi-potensi tumbuh dan berkembang di abad ke-13 menjadi kekuatan perlawanan terhadap penjajah. seperti di pulau Sumatera. pada tahun 1990an ummat Kristen menjadi minoritas di Maluku. Sulawesi Tengah. yang pada kenyataannya memecah-belah atau mengadu domba antara kekuatan ulama dengan adat. para santri (peserta didik pesantren) menjadi jundullah (pasukan Allah) yang siap melawan penjajah. Sedangkan untuk wilayah Timur. di Padang terbit koran dwi-mingguan al-Munir. muncul ideologi pembaruan Islam yang diserukan oleh Jamal-al-Din Afghani dan Muhammad Abduh. Tahir bin Jalaluddin menerbitkan koran pembaruan al-Iman di Singapura dan lima tahun kemudian. Ulama-ulama Minangkabau yang belajar di Kairo. sedangkan ulamanya menjadi panglima perang. dan Maluku Utara dan enklave tertentu di Indonesia Timur seperti Kabupaten Alor. seorang Guru Besar ke-Indonesiaan di Universitas Hindia Belanda.[5] [sunting] Demografi Sebagian besar ummat Islam di Indonesia berada di wilayah Indonesia bagian Barat. Dia berpendapat agar pemerintahan Belanda membiarkan umat Islam hanya melakukan ibadah mahdhoh (khusus) dan dilarang berbicara atau sampai melakukan politik praktis. Mendatangkan Prof. Gagasan tersebut dijalani oleh pemerintahan Belanda dan salah satunya adalah pembatasan terhadap kaum muslimin yang akan melakukan ibadah Haji. Haruku. Tual dan lain-lain. Nusa Tenggara Barat. Dr. Belanda mengalami kewalahan yang akhirnya menggunakan strategi-strategi: • • Politik devide et impera. Pada tahun 1906. Pembaruan Islam yang tumbuh begitu pesat didukung dengan berdirinya sekolah-sekolah pembaruan seperti Adabiah (1909).

Diperkirakan. jumlah masjid dan mushala di Indonesia saat ini antara 600-800 ribu buah. [sunting] Masjid Masjid Raya Medan al Ma'shun.044 buah. Pada salah satu forum tanya jawab di situs Era Muslim[6]. adalah salah satu ciri arsitektur peradaban Islam di Indonesia. . sedangkan jumlah secara keseluruhan berdasarkan data Departemen Agama tahun 2004. disebutkan bahwa Rumah Betawi yang memiliki teras lebar. dan ada bale-bale untuk tempat berkumpul. adalah salah satu ciri bangunan berarsitektur Islam yang ada di Indonesia Masjid adalah tempat ibadah Muslim yang dapat dijumpai diberbagai tempat di Indonesia. jumlah masjid di Indonesia sebanyak 643. Kabupaten Banjar. jumlah ini meningkat dari data tahun 1977 yang sebanyak 392. Gambar diambil akhir Januari 2006.[8] [sunting] Pendidikan Pelajar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Kecamatan Gambut. saat ini terdapat 125 ribu[7] masjid yang dikelola oleh lembaga tersebut. Menurut data Lembaga Ta'mir Masjid Indonesia. Kalimantan Selatan. adalah bentuk arsitektur bangunan yang banyak dipengaruhi oleh corak Islam. Rumah Betawi salah satunya.834 buah.[sunting] Arsitektur Artikel utama untuk bagian ini adalah: Arsitektur Islam di Indonesia Islam sangat banyak berpengaruh terhadap arsitektur bangunan di Indonesia.

membawa dan mengusung pola pikir rasional dalam berbagai kuliahnya. di antaranya adalah Nahdlatul Ulama (NU). Hampir disetiap provinsi di Indonesia dapat dijumpai Institut Agama Islam Negeri serta beberapa universitas Islam lainnya. seperti Aceh.[9] Selain itu. NU merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia dengan anggota sekitar 35 juta. Madrasah Tsanawiyah (lanjutan). [sunting] Politik Artikel utama untuk bagian ini adalah: Politik Islam di Indonesia Dengan mayoritas berpenduduk Muslim. Bila sebelumnya hanya ada satu partai politik Islam. Ia datang dari Sudan. Muhammadiyah merupakan organisasi Islam terbesar kedua. universitas. Walau demikian. pada pemilu 2004 terdapat enam partai politik yang berasaskan Islam. Untuk tingkat universitas Islam di Indonesia juga kian maju seiring dengan perkembangan zaman. Ia diundang secara khusus oleh gerakan ini untuk menjadi pengajar pada berbagai badan pendidikan yang dirintisnya pada tahun 1912. sebuah organisasi Islam tempat para ulama dan aktivis bergabung. tempat bermulanya Ahmad Soorkati mengawali karier dakwahnya di Indonesia. Indonesia bukanlah negara yang berasaskan Islam. TEORI KEDATANGAN ISLAM DI NUSANTARA 02:19 Bimbingan dan Konseling UIN SUSKA Riau No comments TEORI KEDATANGAN ISLAM .Pesantren adalah salah satu sistem pendidikan Islam yang ada di Indonesia dengan ciri yang khas dan unik. salah satunya karena sistem pendidikan pesantrennya. Partai Amanat Nasional. Muhammadiyah. dan lembaga pendidikan tinggi serta ratusan rumah sakit di seluruh Indonesia. di Indonesia jumlah partai politik Islam kian bertambah. Jamiat Khair. Majelis Mujahidin Indonesia. dan Hizbut Tahrir Indonesia. NU seringkali dikategorikan sebagai Islam traditional. juga dianggap sebagai sistem pendididikan paling tua di Indonesia. dengan anggotanya yang sekitar 30 juta. dalam pendidikan Islam di Indonesia juga dikenal adanya Madrasah Ibtidaiyah (dasar). Seiring dengan reformasi 1998. namun ada beberapa daerah yang diberikan keistimewaan untuk menerapkan syariat Islam. yaitu Partai Persatuan Pembangunan. yakni Partai Persatuan Pembangunan-akibat adanya kebijakan pemerintah yang membatasi jumlah partai politik. [sunting] Organisasi Terdapat beberapa organisasi Islam di Indonesia. dan Madrasah Aliyah (menengah). Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Bulan Bintang. Selain ketiga organisasi diatas. hal ini dapat dilihat dari terus beragamnya universitas Islam. Partai Bintang Reformasi. politik di Indonesia tidak terlepas dari pengaruh dan peranan ummat Islam. Partai Keadilan Sejahtera. di Indonesia juga dikenal adanya Front Pembela Islam. Muhammadiyah memiliki ribuan sekolah.

dan siapa yang membawanya. menurutnya islam langsung datang dari Arab. Mengenai datangnya islam kedunia melayu ataupun ke asia tenggara ada tiga tiori: 1. . Ia mengajukan “teori tentang islamisasi Nusantara” yang terlihat dalam lperubahan konsep-konsep dan istilah kunci dalam literature Melayu-Indonesia abad ke10-11/16-17. Teori semacam ini juga pernah dikemukakan oleh Hamka dalam Seminar Sejarah Masuknya Islam Ke Indonesia tahun 1962.Oleh : Nurazmani Ada banyak pendapat para ahli mengenai teori-teori tentang masuk dan berkerkembangnya islam dinusantara.Indonesia itu sendiri. karena Mesir merupakan negeri yang bermazhabkan Syafi’I yang paling tua. Dalam hikayat raja-raja pasai diceritakan seorang Syekh Ismail datang dari mekkah ke pasai dan mengislamkan merah silu. Setelah itu datang pula seorang Arab yang bernama Aminullah al-Makhdum yang bergelar Sayid Al-Niqab bersama muslim dari Cina. Teori ini didukung oleh Naguib Al-Attas. bukan melalui India. penguasa setempat kemudian bergelar sultan Malik al-Shalih. Dalam silsilah raja-raja dari kesultanan sulu di Filifina juga meriwayatkan bahwa islam disebarkan diwilayah ini pada paruh kedua abad ke 18/14 oleh seorang arab bernama Syarif Awliya Karim al-Makhdum yang datang melalui melaka pada 782//1380. dan ada tiga masalah pokok yang sering dibicarakan oleh para ahli yaitu: asal kedatangan islam. tidak yang lainnya. bukan pula pada abad ke 11 malainkan pada abad pertama Hijrah/ VII Msehi. Islam Datang Langsung Dari Arab. Sementara itu Keyzer beranggapan islam datang dari Mesir. ia menjelaskan bahwa bukti yang paling penting dikaji ketika membahas kedatangan islam ke Nusantara adalah karakteristik internal islam di Dunia Melayu. menurutnya islam langsung dari Arab alasannya adalah karena kaum muslimin alam melayu berpegang kepada mazhab Syafi’I yang lahir dari semenanjung Arab tepatnya di Hadramaut meskipun demikian ia menyarankan bahwa interaksi penduduk nusantara dangan kaum muslimin yang berasal dari pantai timur India juga merupakan fator penting dalam penyebaran islam di Nusantara. waktu datang islam. Teori ini pertama kali dikemukakan oleh Sir John Crawford. yang menyebutkan peran-peran bangsa Arab dalam proses islamisasi Nusantara.

ditambah lagi dengan umumnya istilah Persia yang dibawa dari India dan digunakan oleh masyrakat pelabuhan Nusantara. Argumentasi Moquetto di atas ditentang oleh Fatimi yang menyatakan keliru mengaitkan seluruh batu nisan dipasai maupun batu nisan yang ada dimakam Malik AlShaleh mirip dengan yang ada di Gujarat. Pendapat ini dikatakan oleh Marrison.2. Menurut penelitiannya. terutama karena karena penafsiran atas prasasti yang ada dinilai “perkiraan liar belaka” lagi pula mazhab yang dominant di Bengali adalah mazhab hanafi. Moquetto. katanya meskipun batu-batu nisan yang ditemukan ditempat-tempat tertentu diwilayah Nusantara . batu nisan itu justru gaya dan bentuknya lebih mirip dengan yang ada di Bengal (Bengali) inilah alasannya islam yang ada di Indonesia berasal dari Bengal. tetapi juga untuk diekspor kekawasan lain termasuk Sumatera dan Jawa. pada abad 12 dan baru disusul oleh para pedagang Arab. bukan mazhab Syafi’i seperti yang disemenajung dan Nusantara umumnya. Argumentasi yang dikemukakan bahwa melalui perdagangan amat memungkinkan terselenggaranya hubungan antara kedua wilayah ini. Dia mengemukakan kebanyakan orang yang terkemuka ada di Pasai adalah orang Bengali atau keturunannya. Islam Datang Dari India Pendapat ini pertama kali dikemukakan oleh Pijnapel. seorang sarjana dari belanda menyebutkan tempat asal islam pertama di Nusantara adalah dari Gujarat pendapat ini dia simpulkan setelah ia mengamati bentuk nisan yang ada di Pasai yang mirip dengan batu nisan yang ada di Cambay. Selanjutnya dengan mengimpor batu nisan tersebut terjadilah proses islamisasi. Gujarat. Drewes yang mendukung teori snouck membantah teori Fatimi ini. Teori-teori tentang Gujarat dan Bengali sebagai tempat asal islam di Nusantara mempunyai kelemahan-kelemahan tertentu. Teori ini dikembangakan lebih lanjut oleh Snouk hurgronje yang melihat pula para pedagang kota pelabuhan Dakka di India selatan sebagai pembawa-pembawa islam pertama kewilayah Nusantara. ia menyimpulkan bahwa orangorang Arab yang bermazhab Syafi’idari Gujarat dan Malabar di India yang membawa islam ke asia tenggara. Berdasarkan batu nisan tersebut iaberkesimpulan bahwa batu nisan ini dihasilkan bukan hanya untuk pasar local.

sehingga meskkipun telah banyak sejarawan yang menulis tentang masalah ini. Dari ketiga teori tersebut yang paling kuat adalah teori yang pertama yang menyatakan islam dinusantara berasal dari Arab terutama dengan mengajukan beberapa bukti hubungan dunia Melayu dengan timur tengah.dari sumber Cina bahwa pada abad 15 M. Teori ini didukung oleh Ibrahim Tien Ying walauppun ia tidak mengatakan bahwa Cina bukanlah satu-satunya tempat asal masuknya islam ke Nusantara. tetapi masih banyak lagi peluang bagi munculnya penafsiran-penafsiran baru. India. Malaka. Lantas tidak berarti islam harus berasal dari wilayah itu. Dari beberapa argumen kebanyakan sarjana barat menganut paham bahwa islam datang kenusantara berasal dari India dan berkembang pada abad 13 melalui pantai timur Aceh. Dalam pelayarannya ikut serta pula raja Paramesywara dan akhirnya masuk islam yang bergekar Sultan Iskandar Syah. Katanya sesungguhnya akidah Muhammad telah diterima di Pattani dan Sam di pantai Timur kemudian di terima dan dikembangkan oleh permaisyuri (paramesywara) pada tahun 1411 M.da baru setahun kemudian Bombay. muncul seorang panglima yang beragama islam bernama Admiral Muhammad Cheng Ho yang bergelar San Pao Kung dan San Po Bo. melainkan dibawa penyebar muslim dari pantai Coromandel pada akhir abad ke-13. adapun daerah yang pernah disinggahi adalah Campa. terkadang ia singgah ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji. Atas dasar inilah Marrison mengemukakan bahwa islam yang ada dinusantara bukan berasal dari Gujarat. dimasa Dinasti Ming. hormuz sampai Mogadisu. Tapi menurut seminar yang diadakan dimendan pada tahun 1963 menyimpulkan bahwa islam berangsur-angsur datang keindonesia sejak abad-abad pertama hijrah atau sejak . Walaupun teori-teori yang lain tidak dapat diabaikan pada akhirnya semua teori di atas jelaslah belum final.namun berdasarkan catatan Ma Huan (seorang juru tulis jendral Sam Po Bo). Panglima ini telah berlayar delapan kali ke laut selatan dan barat.baleh jadi berasal dari dari Gujarat ataupun Bengali seperti yang dikemukakan oleh para ahli. 3. Menurut Marrison pada masa islamisasi samudra pasai yang raja pertamanya wafat 698/1297 Gujarat masih merupakan kerajaan hindu. Gujarat ditaklukkan oleh kaum muslim. Majapahit. Islam Datang Dari Cina Teori ini dikemukakakan oleh Immanuel Gadinho de Erade seorang scientist Spanyol yang menulis pada tahun 1613 M.

Rumusan diatas merupakan koreksi terhadap versi barat yang mengatakan bahwa islam masuk ke Indonesia sekitar abad ke13. Diantara muballig islam periode pertama itu terdapat orang-orang dari Malabar. Dalam seminar sejarah masuk islam dan berkembangnya islam di aceh. husein azmi menyebutkan beberapa kerajaan islam yang telah berkembang sebelum munculnya samudra pasai pada abad 12M diantaranya adalah kerajaan Ta Shi dan Perlak. Kunjungan yang begitu intensif tiu mendorong berkembangnya koloni Ta Shih di Kanfu (kanton) yang terbentuk pada paruh kesua abad ke-7 M. Bahkan menurut catatan Cina sejak paruh kedua abad ke 10 sampai 12 duta-duta Sriwijaya untuk Cina adalah orang-orang islam mereka adalah: Hubungan timur tengah (Arab) dengan dunia melayu atau asia tenggara tidak terlepas dari menyebutkan jasa hubungan timur tengah-cina sebelumnya. menjelang abad ke-8 muslim Arab dan Persia di Kanton menjadi begitu banyak dan mampu melakukan pemberontakan terhadap . Gujarat. Aktivitas perdagangan Cina sudah dimulai sekitar abad ke 4M.abad ke 7dan 8 M langsung dari Arab . melalui India dan Persia. Pandapat diatas didukung oleh keberadaan Nusantara dalam lalu lintas perdagangan Cina Timur Tengah sejak abad awal Masehi. Berdasarka catatan melayu dan peninggalan yag masih tersisa dikerajaaan perlak tersebut terbagai dua Negara bagian. dan 18 duta yang dikirim dinasti Abassiyah pada priode pertama. atau Persia tetapi asalnya arab jugakan. sekalipun mereka dari Gujarat. dan tak kurang dari 17 duta muslim datang dari Cina. sebab pada abad ke5 M Sriwijaya merupakan tempat berlindungnya pelarian muslim yang memberontak terhadap Kaisar Hi Tung. Menurut catatan Cina pada abad ke7 sudah terdapat komunitas muslim di Katon (Cina) dan khalifah Usman pernah mengirimkan utusan kepada Kaiser Goa Zhong Dari Dinasti Tang. dan Persia adalah suatu hal yang biasa tetapi seperti yang dikatakan buya Hamka. Ustman bin Affan. Empat tahun kemudian T’ang menerima duta kedua yang disebut sumber Cina sebagai Tan-mi-moni’ (Amir Al-Mukminin) yang datang pada masa Khalifah ketiga. Malabar. Kunjungan ini berlanjut selama sekitar 90 tahun. namun demikian bukan berarti dakwah islam dinusantara terhenti . sebenarnya intinya adalah saudagar-saudagar Arab. Memang pada abad ke 8 sampai 12 selat malaka dikuasai oleh Sriwijaya dan terjadi kontak senjata antara perlak islam dan sriwijaya. yaitu benua dan bendahara. Dinasti cina menceritakan istana T’ang dikunjungi duta pertama dari negeri Tashih (istila Cina menyebut Arab).

Mereka datang paruh abad ke-10 dan penggalan pertama abad ke-12 mereka adalah: 1. dan jawa sampai lima abad kemudian. Dan akibat interaksi dengan orang Arab dan Persia mengisyaratkan batas-batas tertentu penduduk setempat. sehingga beberapa ribu pedagang Arab-Persia ikut terbunuh sementara harta benda mereka dirampas. Yuan Tchao mengatakan setelah kerusuhan di kanton banyak muslim Arab dan Persia menuju palembang untuk berlindung. Seorang pendeta Cina yang bernama Kan Shin (Kien Cheng) melaporkan eksistensi komunitas Po-see (muslim Persia) yang cukup besar di Pulau Hainan. dan sekaligus mengadministrasikan berlakunya hukum islam. Li A-Mu (Li(Ali)Muhammad) 962 . Sriwijaya kian hari banyak dikunjungi oleh musllim dari Arab dan Persia. Disinilah mulai menanjak pamor Kerajaan sriwijaya dan hampir menguasai suluruh sumatera. Selain itu terdapat pula pemukiman besar muslim dikota yang Chou yang cukup makmur ketika penguasa local itu memberontak pasukan pusat Cina dikirim untuk menumpasnya. bukan muslim pribumi sriwijaya. Tidak diketahui secara pasti alasan pemberontakan tersebut. menyusun daftar duta-duta muslimyang dikirim oleh kerajaan sriwijaya ke istana Cina. Penguasa Sriwijaya pernah mengirim utusan bernama P’u-Ho-li (atau Abu Ali atau Fadhl atau Abu Husayn) ke istana T’ang. semenanjung malay. Bahkan Al-Ramhurmuzi dalam ‘Aja’ib Al-Hind mengisyratkan tentang sejumlah muslim pribumi di kalangan penduduk Sriwijaya sendiri. tetapi tak lama kemudian Kantondibuka kembali bagi kaum muslimin dan diangkat penguasa Cina untuk menegakkan kamanan dan ketertiban di antara saudara-saudara seagamanya. sriwijaya telah mengenal sebagai ajaran-ajaran islam. yang menyatakan sejumlah besar penduduk San-Fo-Chi memiliki nama awal “p’u berasal dari kata “Bu”singkatan “Abu” (Bapak) yang banyak terdapat dalam nama pribadi orang-orang muslim. ia diperkenalkan sebagai kepala orang asing di Sriwijaya dank arena itu sangat memungkinkan ia adalah seorang muslim asal timr tengah. Seorang pengembara Cina menginfomasikan bahwa pertama kali kontak antara timur tengah dengan asia tenggara ketika ia menumpang kapal Arab atau Persia dari Kanton berlabuh dipelabuhan muara sungai Bhoga (sekarang sungai musi). Disamping sebagai pusat perdagangan Sriwijaya juga merupakan pusat ilmu pengetauan Budha dinusantara menjelang mereka melanjutkan studi keilmuan dan keagamaan Budha di India. Riwayat ini dibenarkan Chau Ju-Kua. Azra mengutip Nakahara dan sumber-sumber Cina.penguasa Cina.

melaporkan ada tiga duta yang dikirim Borneo Barat.blogspot.html http://id. Pemilik Kapal P’u-ya-t’o-li (Abu Abd Allah) 8. Wakil Duta Li Ho-mu (Li(Ali)Muhammad) 3. Sejarah dinasti Sung.017 1.155 12.wikipedia. Wakil Duta P’u-mo-shi (Abu Musa) 10.028 1. Duta Ssu-ma-chieh (Ismail) 988 971 975 980 983 985 1. raja Borneo itu bernama Hiang-ta.008 1.org/wiki/Islam_di_Indonesia Bagaimana keadaan sosial budaya masyarakat Indonesia pada masa kedatangan Islam? • • 2 tahun lalu Lapor Penyalahgunaan Ka Wi . Sementara itu Chau Ju-Kua melaporkan suatu kerajaan di Borneo barat mengirim pula seorang duta bernama P’u A-li ke istina Cina yang kala itu du kuasai dinasti Sung. Duta Li Fu-hul (Abu Hayyah) 5. Duta Chin-hua-ch’a (Hakim Khawajat) 7.2. Duta P’u-p’o-lan (Abu Bahram) 9. Duta P’u-ya-t’o-lo-hsieh (Abu Abd Allah) 11. Utusan Dagang P’u-ya-t’o-lo (Abu Abd Allah) 6.com/2011/04/teori-kedatangan-islam-dinusantara. Duta ini ini sebenarnya adalah seorang arab yang kapalnya berlabuh du muara sungai kerajaan Borneo Barat. http://bk-uinsuska. Duta P’u-chin (Abu Sinah) P’u-hsia-‘erh (Abu Aghani) P’u-ya-t’o-li (Abu Abd Allah) Hubungan erat antara timur tengah dengan Sriwijaya dibuktikan pula melalui dua pucuk surat raja Sriwijaya kepada Khalifah di timur tengah. Duta P’u T’o-han (Abu Adam) 4. dengan nama itu diperkirakan ia belum meragama islam.P’u A-li adalah seorang pedagang yang sebenarnya bernama Abu Ali. dan kemudian diminta penguasa setempat sebagai duta keistana Cina.

Penyebaran Agama Islam di Indonesia Proses masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia menurut Ahmad Mansur Suryanegara dalam bukunya yang berjudul Menemukan Sejarah. materi referensi: merunut sejarah nya indonesia kala itu belum ada.. tapi semangat dan nuansanya yang beda. .Sulawesi : Kerajaan Gowa. Keadaan Sosial-Budaya  Terdapat banyak kerajaan-kerajaan yang bercorak Indonesia-Hindu .Kalimantan : Kerajaan Nagara. dimasa itu kerajaan besar ini dalam kondisi carut marut setelah dilanda krisis politik karena perang yang berpengaruh disisi ekonominya. maukan indonesia di refresh seperti sejarah majapahit ? Masuknya Islam Keadaan Masyarakat Pada Masa Kedatangan Islam 1.Penduduk local Indonesia yang menyembah patung 2.Jawaban Terbaik . & Kerajaan Kutai  Terdapat banyak kerajaan yang tidak mendapat pengaruh Hindu . teori Makkah dan teori Persia. Kerajaan Daha.Jawa : Kerajaan Majapahit & Kerajaan Sunda . buktinya tidak lama kemudian majapahit di bangun kembali dengan karakter baru yaitu demak meskipun wilayah dan masyarakat nya tetap sama saja dengan majapahit. . kita miripkan saja persis kayak suasana indonesia kini. terdapat 3 teori yaitu teori Gujarat.. Kerajaan Wajo.Dipilih oleh Suara Terbanyak kondisi sosial budaya nya. nusantara masih kedaerahan yang berbatas beberapa kerajaan dan yang paling populer adalah majapahit sebagai pusat peradaban. . & Kerajaan Bone.Sumatera : Kerajaan Sriwijaya & Kerajaan Malayu .Kerajaan yang pemerintahannya dipimpin oleh kepala suku.

c. . Teori Makkah Teori ini merupakan teori baru yang muncul sebagai sanggahan terhadap teori lama yaitu teori Gujarat. Ia menceritakan bahwa di Perlak sudah banyak penduduk yang memeluk Islam dan banyak pedagang Islam dari India yang menyebarkan ajaran Islam. Kurangnya fakta yang menjelaskan peranan bangsa Arab dalam penyebaran Islam di Indonesia. b. Hubungan dagang Indonesia dengan India telah lama melalui jalur Indonesia – Cambay – Timur Tengah – Eropa. Untuk mengetahui lebih jauh dari teori-teori tersebut. WF Stutterheim dan Bernard H. Demikianlah penjelasan tentang teori Gujarat. Adanya batu nisan Sultan Samudra Pasai yaitu Malik Al Saleh tahun 1297 yang bercorak khas Gujarat. Teori Gujarat Teori berpendapat bahwa agama Islam masuk ke Indonesia pada abad 13 dan pembawanya berasal dari Gujarat (Cambay). Sedangkan Gujarat/India adalah penganut mazhab Hanafi. Para ahli yang mendukung teori Gujarat. Teori Makkah berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke 7 dan pembawanya berasal dari Arab (Mesir). India. Mari kita lihat uraian berikut ini. 1. Kerajaan Samudra Pasai menganut aliran mazhab Syafi’i. Vlekke. lebih memusatkan perhatiannya pada saat timbulnya kekuasaan politik Islam yaitu adanya kerajaan Samudra Pasai. Dasar teori ini adalah: a. dengan pertimbangan bahwa pedagang Arab sudah mendirikan perkampungan di Kanton sejak abad ke-4. asal negara dan tentang pelaku penyebar atau pembawa agama Islam ke Nusantara. Dasar dari teori ini adalah: a. dimana pengaruh mazhab Syafi’i terbesar pada waktu itu adalah Mesir dan Mekkah.Ketiga teori tersebut di atas memberikan jawaban tentang permasalah waktu masuknya Islam ke Indonesia. Hal ini juga bersumber dari keterangan Marcopolo dari Venesia (Italia) yang pernah singgah di Perlak ( Perureula) tahun 1292.M. Pada abad ke 7 yaitu tahun 674 di pantai barat Sumatera sudah terdapat perkampungan Islam (Arab). Hal ini juga sesuai dengan berita Cina. b. Pendukung teori Gujarat adalah Snouck Hurgronye. 2.

c. Pendukung teori Makkah ini adalah Hamka. Leren adalah nama salah satu. Arnold. Penggunaan istilah bahasa Iran dalam sistem mengeja huruf Arab untuk tandatanda bunyi Harakat. bangsa Persia dan Gujarat (India). Pendukung teori ini yaitu Umar Amir Husen dan P. Teori Persia Teori ini berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia abad 13 dan pembawanya berasal dari Persia (Iran). Sebagai pemegang peranan dalam penyebaran Islam adalah bangsa Arab. Kesamaan ajaran Sufi yang dianut Syaikh Siti Jennar dengan sufi dari Iran yaitu Al – Hallaj c. Hussein Jayadiningrat. atau mendirikan perkampungan. pada dasarnya masing-masing memiliki kebenaran dan kelemahannya. Ketiga teori tersebut. Sedangkan di pulau Jawa ditandai dengan pembuatan bubur Syuro. Ditemukannya makam Maulana Malik Ibrahim tahun 1419 di Gresik. yaitu gelar tersebut berasal dari Mesir. b. Selanjutnya diantara pedagang tersebut ada yang terus menetap. Raja-raja Samudra Pasai menggunakan gelar Al malik. e. d. Peringatan 10 Muharram atau Asyura atas meninggalnya Hasan dan Husein cucu Nabi Muhammad. Persia dan Gujarat.A. Pada kesempatan tersebut dipergunakan untuk menyebarkan ajaran Islam. seperti pedagang Gujarat mendirikan perkampungan Pekojan. Adanya perkampungan Leren/Leran di Giri daerah Gresik. Van Leur dan T. Di Sumatra Barat peringatan tersebut disebut dengan upacara Tabuik/Tabut. yang sangat di junjung oleh orang Syiah/Islam Iran. jadi masuknya ke Indonesia terjadi jauh sebelumnya yaitu abad ke 7 dan yang berperan besar terhadap proses penyebarannya adalah bangsa Arab sendiri. 3. Proses masuk dan berkembangnya Islam ke Indonesia pada dasarnya dilakukan dengan jalan damai melalui beberapa jalur/saluran yaitu melalui perdagangan seperti yang dilakukan oleh pedagang Arab. Para ahli yang mendukung teori ini menyatakan bahwa abad 13 sudah berdiri kekuasaan politik Islam. Maka itu berdasarkan teori tersebut dapatlah disimpulkan bahwa Islam masuk ke Indonesia dengan jalan damai pada abad ke – 7 dan mengalami perkembangannya pada abad 13. Pedagang tersebut berinteraksi/bergaul dengan masyarakat Indonesia. Dasar teori ini adalah kesamaan budaya Persia dengan budaya masyarakat Islam Indonesia seperti: a. .W.

7. misalnya melalui pertunjukkan seni gamelan ataupun wayang kulit. Sunan Bonang adalah putra Sunan Ampel memiliki nama asli Maulana Makdum Ibrahim. . menyebarkan Islam di daerah Gresik/Sedayu. 5. Sunan Ampel dengan nama asli Raden Rahmat menyebarkan Islam di daerah Ampel Surabaya.Dengan adanya perkampungan pedagang. sehingga proses penyebaran Islam semakin cepat berkembang. Di samping penyebaran Islam melalui saluran yang telah dijelaskan di atas. Di pulau Jawa. 8. Setelah tammat dari pondok tersebut. 2. Sunan Giri nama aslinya Raden Paku menyebarkan Islam di daerah Bukit Giri (Gresik) 6. Proses penyebaran Islam di Indonesia atau proses Islamisasi tidak terlepas dari peranan para pedagang. Dengan demikian Islam semakin cepat berkembang dan mudah diterima oleh rakyat Indonesia. Sunan Kudus nama aslinya Syeikh Ja’far Shodik menyebarkan ajaran Islam di daerah Kudus. menyebarkan Islam di Bonang (Tuban). Perkembangan Islam yang cepat menyebabkan muncul tokoh ulama atau mubaliqh yang menyebarkan Islam melalui pendidikan dengan mendirikan pondok-pondok pesantren. peranan mubaliqh dan ulama tergabung dalam kelompok para wali yang dikenal dengan sebutan Walisongo atau wali sembilan yang terdiri dari: 1. Sunan Drajat juga putra dari Sunan Ampel nama aslinya adalah Syarifuddin. Sunan Kalijaga nama aslinya Raden Mas Syahid atau R. mubaliqh/ulama. 4. maka interaksi semakin sering bahkan ada yang sampai menikah dengan wanita Indonesia. Setya menyebarkan ajaran Islam di daerah Demak. Sunan Muria adalah putra Sunan Kalijaga nama aslinya Raden Umar Syaid menyebarkan islamnya di daerah Gunung Muria. Islam juga disebarkan melalui kesenian. bangsawan atau para adipati. maka para pemuda menjadi juru dakwah untuk menyebarkan Islam di daerahnya masingmasing. Maulana Malik Ibrahim dikenal dengan nama Syeikh Maghribi menyebarkan Islam di Jawa Timur. 3. Pondok pesantren adalah tempat para pemuda dari berbagai daerah dan kalangan masyarakat menimba ilmu agama Islam. raja.

seperti lazimnya bangunan masjid yang ada di luar Indonesia atau yang ada sekarang. Anda simak dalam uraian materi berikut ini. Masyarakat Jawa sebagian memandang para wali memiliki kesempurnaan hidup dan selalu dekat dengan Allah. Dan biasanya ditambah dengan kemuncak untuk memberi tekanan akan keruncingannya yang disebut dengan Mustaka. Dengan ciri sebagai berikut: a. 3. c. Jumlah atapnya ganjil 1. Seni Rupa . Dengan masuknya Islam. tidak hanya bersifat kebendaan/material tetapi juga menyangkut perilaku masyarakat Indonesia.9. Indonesia kembali mengalami proses akulturasi (proses bercampurnya dua (lebih) kebudayaan karena percampuran bangsabangsa dan saling mempengaruhi). b. Masuknya Islam tersebut tidak berarti kebudayaan Hindu dan Budha hilang. 1. Wujud Akulturasi Kebudayaan Indonesia dan Kebudayaan Islam Sebelum Islam masuk dan berkembang. sehingga dikenal dengan sebutan Waliullah yang artinya orang yang dikasihi Allah. Atapnya berbentuk tumpang yaitu atap yang bersusun semakin ke atas semakin kecil dari tingkatan paling atas berbentuk limas. Untuk lebih memahami wujud budaya yang sudah mengalami proses akulturasi dapat. Bedug dan kentongan merupakan budaya asli Indonesia. Tidak dilengkapi dengan menara. Letak masjid biasanya dekat dengan istana yaitu sebelah barat alun-alun atau bahkan didirikan di tempat-tempat keramat yaitu di atas bukit atau dekat dengan makam 2. Bentuk budaya sebagai hasil dari proses akulturasi tersebut. Seni Bangunan Wujud akulturasi dalam seni bangunan dapat terlihat pada bangunan masjid dan ataupun makam. Indonesia sudah memiliki corak kebudayaan yang dipengaruhi oleh agama Hindu dan Budha seperti yang pernah Anda pelajari pada modul sebelumnya. menyebarkan Islam di Jawa Barat (Cirebon) Demikian sembilan wali yang sangat terkenal di pulau Jawa. 3 atau 5. tetapi dilengkapi dengan kentongan atau bedug untuk menyerukan adzan atau panggilan sholat. Sunan Gunung Jati nama aslinya Syarif Hidayatullah. yang melahirkan kebudayaan baru yaitu kebudayaan Islam Indonesia.

Suluk Wijil. b. Suluk Malang Sumirang dan sebagainya. Sistem Pemerintahan . c. 4. Hikayat yaitu cerita atau dongeng yang berpangkal dari peristiwa atau tokoh sejarah. keajaiban dan penentuan hari baik/buruk. Suluk adalah kitab yang membentangkan soal-soal tasawwuf contohnya Suluk Sukarsa. Ukiran ataupun hiasan selain ditemukan di masjid juga ditemukan pada gapuragapura atau pada pintu dan tiang. Bentuk seni sastra tersebut di atas. i. Hikayat ditulis dalam bentuk peristiwa atau tokoh sejarah. yaitu masyarakat mulai mengenal tulisan Arab. Hikayat Pandawa Lima (Hindu). Contoh hikayat yang terkenal yaitu Hikayat 1001 Malam. Hikayat ditulis dalam bentuk gancaran (karangan bebas atau prosa). Aksara dan Seni Sastra Tersebarnya agama Islam ke Indonesia maka berpengaruh terhadap bidang aksara atau tulisan. Dengan demikian wujud akulturasi dalam seni sastra tersebut terlihat dari tulisan/ aksara yang dipergunakan yaitu menggunakan huruf Arab Melayu (Arab Gundul) dan isi ceritanya juga ada yang mengambil hasil sastra yang berkembang pada jaman Hindu. banyak berkembang di Melayu dan Pulau Jawa. Di samping itu juga. Bentuk seni sastra yang berkembang adalah: a. Seni ukir relief yang menghias Masjid. Babad Cirebon. bahkan berkembang tulisan Arab Melayu atau biasanya dikenal dengan istilah Arab gundul yaitu tulisan Arab yang dipakai untuk menuliskan bahasa Melayu tetapi tidak menggunakan tandatanda a. Babad adalah kisah rekaan pujangga keraton sering dianggap sebagai peristiwa sejarah contohnya Babad Tanah Jawi (Jawa Kuno). makam Islam berupa suluran tumbuh-tumbuhan namun terjadi pula Sinkretisme (hasil perpaduan dua aliran seni logam). 3. Hikayat Amir Hamzah. Sedangkan dalam seni sastra yang berkembang pada awal periode Islam adalah seni sastra yang berasal dari perpaduan sastra pengaruh Hindu – Budha dan sastra Islam yang banyak mendapat pengaruh Persia. Hikayat Sri Rama (Hindu).Tradisi Islam tidak menggambarkan bentuk manusia atau hewan. huruf Arab berkembang menjadi seni kaligrafi yang banyak digunakan sebagai motif hiasan ataupun ukiran. d. agar didapat keserasian. . Primbon adalah hasil sastra yang sangat dekat dengan Suluk karena berbentuk kitab yang berisi ramalan-ramalan. u seperti lazimnya tulisan Arab.

Dalam pemerintahan. Sistem pemerintahan yang bercorak Islam.1570). Banten kemudian melepaskan diri dari Demak. Demak. Sistem Kalender Sebelum budaya Islam masuk ke Indonesia. Berdirilah Kerajaan Banten dengan rajanya Sultan Hasanudin (1522.blogspot. Kerajaan Banten berkembang menjadi pusat perdagangan selain karena letaknya sangat strategis. masyarakat Indonesia sudah mengenal Kalender Saka (kalender Hindu) yang dimulai tahun 78M. Pada kalender Jawa. Setelah Kerajaan Demak mengalami kemunduran. pengaruh Banten sampai ke Lampung. Syarif Hidayatullah adalah salah seorang wali yang diberi kekuasaan oleh Kerajaan Demak untuk memerintah di Cirebon. Turki banyak yang mendatangi bandar-bandar di Banten. Kalender Sultan Agung tersebut dimulai tanggal 1 Syuro 1555 Jawa. pangeran Pasarean dan Pangeran Sabakingkin. Malaka dan sebagainya. Banten direbut oleh pasukan Demak di bawah pimpinan Fatahillah. sudah berkembang pemerintahan yang bercorak Hindu ataupun Budha.html f. Sedangkan nama-nama hari tetap menggunakan hari-hari sesuai dengan bahasa Arab. pahing. pon.com/2010/11/masuknya-islam. Kerajaan Banten Kerajaan yang terletak di barat Pulau Jawa ini pada awalnya merupakan bagian dari Kerajaan Demak. sebelum Islam masuk Indonesia. Persia. Pangeran Pasareaan berkuasa di Cirebon. Artinya. Ramadhan diganti dengan Pasa. atau tepatnya 1 Muharram 1053 H yang bertepatan tanggal 8 Agustus 1633 M. Syarif Hidayatullah memiliki 2 putra laki-laki. wage dan kliwon. Pangeran Saba Kingkin yang kemudian lebih dikenal dengan nama Hasanuddin diangkat menjadi Raja Banten. Dalam kalender Saka ini ditemukan nama-nama pasaran hari seperti legi. Gujarat. Apakah sebelumnya Anda pernah mengetahui/mengenal hari-hari pasaran? Setelah berkembangnya Islam Sultan Agung dari Mataram menciptakan kalender Jawa. http://londo43ver. Bantenlah yang menguasai jalur perdagangan di Selat Sunda. Fatahillah adalah menantu dari Syarif Hidayatullah. Pada tahun 1522. maka kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu/Budha mengalami keruntuhannya dan digantikan peranannya oleh kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam seperti Samudra Pasai. tetapi setelah Islam masuk. Dan bahkan hari pasaran pada kalender saka juga dipergunakan. Para pedagang dari Cina. Sultan Agung melakukan perubahan pada nama-nama bulan seperti Muharram diganti dengan Syuro. Pada masa pemerintahannya. rajanya bergelar Sultan atau Sunan seperti halnya para wali dan apabila rajanya meninggal tidak lagi dimakamkan dicandi/dicandikan tetapi dimakamkan secara Islam. 5. dengan menggunakan perhitungan peredaran bulan (komariah) seperti tahun Hijriah (Islam). Banten juga didukung oleh .

Sultan Ageng Tirtayasa yang tidak menyukai hal itu berusaha mengambil alih kontrol pemerintahan. Pangeran Yusuf (1570-1580). Jepara dan sekitarnya. Maulana Muhammad gugur. Oleh sebab itu. Abu’lmufakhir dibantu oleh Jayanegara. Banten merupakan penghasil lada dan beras. Maulana Muhammad dibantu oleh Mangkubumi. Demak berkembang pesat.unnes. Demak didirikan oleh Raden Patah (1500-1518) yang bergelar Sultan Alam Akhbar al Fatah. Sultan Ageng Tirtayasa menjadikan Banten sebagai sebuah kerajaan yang maju dengan pesat. Namun. Abu’lmufakhir kemudian digantikan oleh Abu’ma’ali Ahmad Rahmatullah. Dalam tahun 1595. Untuk membantunya. tetapi tidak berhasil karena Sultan Haji didukung Belanda. serangan itu gagal. Demak berkembang menjadi pusat penyebaran agama Islam di Jawa dan wilayah timur Nusantara. komoditi yang laku di pasaran dunia. Sebagai kerajaan. Dengan kekuatannya itu. Abu’ma’ali Ahmad Rahmatullah kemudian digantikan oleh Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1692). Raden Patah sebenarnya adalah Pangeran Jimbun.beberapa faktor di antaranya jatuhnya Malaka ke tangan Portugis (1511) sehingga para pedagang muslim berpindah jalur pelayarannya melalui Selat Sunda. sebagi raja pembantu. Faktor lainnya. pecahlah perang saudara. Raja yang bergelar Kanjeng Ratu Banten ini baru berusia sembilan tahun ketika diangkat menjadi raja. Semarang. Sultan Abdulkahar. Demak mencoba menyerang Portugis yang pada saat itu menguasai Malaka. Kerajaan Demak dan Kerajaan Pajang dengan Peninggalannya Demak adalah kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Pada masa pemerintahannya. Kerajaan yang didirikan oleh Raden Patah ini pada awalnya adalah sebuah wilayah dengan nama Glagah atau Bintoro yang berada di bawah kekuasaan Majapahit. Karena memiliki bandar-bandar penting seperti Jepara. Majapahit mengalami kemunduran pada akhir abad ke-15.id/khabi/2010/11/22/kerajaan-islam-di-indonesia/ d. Dalam menjalankan roda pemerintahan. Maulana Muhammad kemudian digantikan oleh putranya Abu’lmufakhir yang baru berusia lima bulan. Sedayu.ac. Demak membantu Malaka karena kepentingan Demak turut terganggu dengan hadirnya Portugis di Malaka. Dalam pertempuran itu. Pangeran Yusuf kemudian digantikan oleh Maulana Muhammad. putra raja Majapahit. Namun. Gresik. Demak diperintah silih berganti oleh raja-raja. dan cukup berpengaruh di Palembang dan Jambi di Sumatera. serta beberapa wilayah di Kalimantan. Tuban. http://blog. . sultan yang bergelar Sultan Haji berhubungan dengan Belanda. Akhirnya. Daerah kekuasaannya meliputi daerah Demak sendiri. Sultan Ageng Tirtayasa tertangkap dan dipenjarakan. dalam menjalankan roda pemerintahan. Sultan Ageng Tirtayasa pada tahun 1671 mengangkat purtanya. dia memimpin ekspedisi menyerang Palembang. lambat laun Banten mengalami kemunduran karena tersisih oleh Batavia yang berada di bawah kekuasaan Belanda. Tegal. Banten berhasil merebut Pajajaran dan Pakuan. Dengan demikian. Raden Patah memperkuat armada lautnya sehingga Demak berkembang menjadi negara maritim yang kuat. Kemunduran ini memberi peluang bagi Demak untuk berkembang menjadi kota besar dan pusat perdagangan. Pada masa pemerintahannya. Sultan Hasanudin kemudian digantikan putranya. Dengan bantuan para ulama Walisongo.

Raja yang pertama ialah Sultan Alaidin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah (225 – 249 H / 840 – 964 M). Sepeninggal Sultan Trenggono. Sunda Kelapa. menantu Sultan Trenggono yang menjadi Adipati di Pajang. dan Cirebon. Sultan bernama asli Saiyid Abdul Aziz pada tanggal 1 Muhharam 225 H dinobatkan menjadi Sultan Kerajaan Perlak. Pada masa pemerintahannya. Kerajaan Islam di Indonesia by Khabi Bur Rohman on Nov. tetapi namanya cukup terkenal sebagai panglima perang yang berani. Demak mengalami kemunduran. Sultan mengawinkan dua putrinya: Putri Ganggang Sari (Putri Raihani) dengan Sultan Malikul Saleh dari Samudra Pasai serta Putri Ratna Kumala dengan Raja Tumasik (Singapura sekarang). Kerajaan yang berdiri pada tahun 840 ini berakhir pada tahun 1292 karena bergabung dengan Kerajaan Samudra Pasai.Raden Patah kemudian digantikan oleh Adipati Unus (1518-1521). Kerajaan Perlak mengalami kemajuan pesat terutama dalam bidang pendidikan Islam dan perluasan dakwah Islamiah. saudara Sultan Trenggono yang seharusnya menjadi raja dan Sunan Prawoto. Arya Penangsang pun kemudian dibunuh oleh Joko Tingkir. Joko Tingkir (1549-1587) yang kemudian bergelar Sultan Hadiwijaya memindahkan pusat Kerajaan Demak ke Pajang. 2010.22. Ia berusaha membendung pengaruh Portugis jangan sampai meluas ke Jawa. Kerajaannya kemudian dikenal dengan nama Kerajaan Pajang. Dalam penyerangan ke Pasuruan pada tahun 1546. Namun. a. Pada tahun 1522. Kerajaan Perlak Perlak adalah kerajaan Islam tertua di Indonesia. Sunan Prawoto kemudian dikalahkan oleh Arya Penangsang. Karena mati muda. Baru pada tahun 1527. . Sultan Trenggono gugur. Sejak berdiri sampai bergabungnya Perlak dengan Samudrar Pasai. Di bawah pemerintahannya. Perlak adalah sebuah kerajaan dengan masa pemerintahan cukup panjang. Trenggono berhasil membawa Demak memperluas wilayah kekuasaannya. Kerajaan ini mengalami masa jaya pada masa pemerintahan Sultan Makhdum Alaidin Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat (622-662 H/1225-1263 M). Adipati Unus kemudian digantikan oleh adiknya. Sultan Trenggono (1521-1546). Setelah pengangkatan ini. Sunda Kelapa berhasil direbut. under Uncategorized Ada banyak kerajaan bercorak Islam yang terdapat mulai dari Sumatra sampai Maluku. terdapat 19 orang raja yang memerintah. Bandar Perlak diubah menjadi Bandar Khalifah. Demak mengalami masa kejayaan. Walau ia tidak memerintah lama. pasukan Demak di bawah pimpinan Fatahillah menyerang Banten. Terjadi perebutan kekuasaan antara Pangeran Sekar Sedolepen. putra sulung Sultan Trenggono. Perkawinan ini dengan parameswara Iskandar Syah yang kemudian bergelar Sultan Muhammad Syah. anak Pengeran Sekar Sedolepen.

setelah muncul Kerajaan Malaka. Sebagai sebuah kerajaan. Samudra Pasai berkembang sebagai pusat penyebaran Islam. Ia adalah putra Pasai yang kemudian menjadi panglima di Demak kemudian menjadi penguasa di Banten. Malaka. Pada tahun 1522 Samudra Pasai diduduki oleh Portugis. Kerajaan Samudera Pasai terletak di sebelah utara Perlak di daerah Lhok Semawe sekarang (pantai timur Aceh). Kerajaan Samudera Pasai Kerajaan ini didirikan oleh Sultan Malik Al-saleh dan sekaligus sebagai raja pertama pada abad ke-13. c. Hal ini terlihat dari adanya mata uang sendiri. Samudra Pasai memiliki armada laut yang kuat sehingga para pedagang merasa aman singgah dan berdagang di sekitar Samudra Pasai. pada tahun 1345. Dari Kerajaan Samudra Pasai inilah kader-kader Islam dipersiapkan untuk mengembangkan Islam ke berbagai daerah. Samudera Pasai merupakan kerajaan dagang yang makmur. Mata uang Perlak yang ditemukan terbuat dari emas (dirham). raja silih berganti memerintah di Samudra Pasai. Pada masa pemerintahannya. Salah satunya ialah Fatahillah.Sultan Makhdum Alaidin Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat kemudian digantikan oleh Sultan Makhdum Alaidin Malik Abdul Aziz Syah Johan Berdaulat (662-692 H/1263-1292 M). dan dari tembaga atau kuningan. Perlak merupakan kerajaan yang sudah maju. Namun. Banyak pedagang dari Jawa. Jawa. Cina. Catatan lain mengenai kerajaan ini dapat diketahui dari tulisan Ibnu Battuta. Mata uangnya uang emas yang disebur deureuham (dirham). Raja-raja yang pernah memerintah Samudra Pasai adalah seperti berikut. Perlak disatukan dengan Kerajaan Samudra Pasai dengan raja Muhammad Malikul Dhahir yang adalah Putra Sultan Malikul Saleh dengan Putri Ganggang Sari. Setelah beliau wafat. Inilah sultan terakhir Perlak. Jambi. Kerajaan Aceh . Akibatnya. Di bidang agama. bahkan ke Thailand. Samudra Pasai berkembang menjadi negara maritim yang kuat di Selat Malaka. dan India yang datang ke sana. b. Raja yang bernama asli Ahmad ini sangat teguh memegang ajaran Islam dan aktif menyiarkan Islam ke negeri-negeri sekitarnya. Keberadaan Samudra Pasai sebagai kerajaan maritim digantikan oleh Kerajaan Aceh yang muncul kemudian. seorang pengelana dari Maroko. dari perak (kupang). Hal ini mengingat letak Samudera Pasai yang strategis di Selat Malaka. Samudra Pasai mulai memudar. Pada masa pemerintahannya Kerajaan Perlak kemudian disatukan dengan Kerajaan Samudra Pasai. (2) Sultan Muhammad (Sultan Malik al Tahir I) yang memerintah sejak 1297-1326. (3) Sultan Malik al Tahir II (1326 – 1348 M). Menurut Battuta. Samudera Pasai menjadi pusat studi Islam. (1) Sultan Malik Al-saleh berusaha meletakkan dasar-dasar kekuasaan Islam dan berusaha mengembangkan kerajaannya antara lain melalui perdagangan dan memperkuat angkatan perang. Kerajaan ini menyiarkan Islam sampai ke Minangkabau.

dan Nias. Aceh mengalami masa maju dan mundur. Kerajaan Demak dan Kerajaan Pajang dengan Peninggalannya Demak adalah kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. tidak ada lagi sultan yang mampu mengendalikan Aceh. letaknya yang strategis di titik sentral jalur perdagangan internasional di Selat Malaka menjadikan Aceh makin ramai dikunjungi pedangang Islam. Dengan bantuan para ulama Walisongo. Sebagai kerajaan. Setelah Sultan Iskandar Muda. d. dan Abdurrauf dari Singkil. Aceh mengalami kemunduran di bawah pimpinan Sultan Iskandar Thani (1636. Dia kemudian digantikan oleh permaisurinya. Corak pemerintahan di Aceh terdiri atas dua sistem: pemerintahan sipil di bawah kaum bangsawan. Sebagai sebuah kerajaan. disebut golongan tengku atau teungku. Aceh mengalami kemajuan pesat pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607. Raden Patah sebenarnya . Aceh mencapai zaman keemasan. emas. Dengan menguasai daerah pantai barat dan timur Sumatra. Dalam bidang sosial. Kerajaan yang didirikan oleh Raden Patah ini pada awalnya adalah sebuah wilayah dengan nama Glagah atau Bintoro yang berada di bawah kekuasaan Majapahit. Dalam kehidupan bermasyarakat. Kedah. Keempat ulama ini sangat berpengaruh bukan hanya di Aceh tetapi juga sampai ke Jawa. Iskandar Muda juga menyusun undang-undang tata pemerintahan yang disebut Adat Mahkota Alam. Kemunduran ini memberi peluang bagi Demak untuk berkembang menjadi kota besar dan pusat perdagangan. Nuruddin ar-Raniri. Syamsuddin as-Sumtrani. terjadi perpaduan antara adat istiadat dan ajaran agama Islam. yaitu Hamzah Fansuri.1675). dan pemerintahan atas dasar agama di bawah kaum ulama. serta antara golongan aliran syiah dan sunnah sal jama’ah. Demak diperintah silih berganti oleh raja-raja. Di samping itu. Para pedagang kemudian lebih sering datang ke Aceh. Putri Sri Alam Permaisuri (1641.1641). Akhirnya. Aceh bahkan dapat menguasai Johor. Aceh berkembang dengan pesat pada masa kejayaannya. Terjadilah asimilasi baik di bidang sosial maupun ekonomi. Demak didirikan oleh Raden Patah (1500-1518) yang bergelar Sultan Alam Akhbar al Fatah. perak dan timah serta rempah-rempah. Dalam kehidupan ekonomi.Kerajaan Islam berikutnya di Sumatra ialah Kerajaan Aceh. Pusat pemerintahan Kerajaan Aceh ada di Kutaraja (Banda Acah sekarang). Demak berkembang menjadi pusat penyebaran agama Islam di Jawa dan wilayah timur Nusantara. Pahang. Majapahit mengalami kemunduran pada akhir abad ke-15. Pada sekitar abad ke-16 dan 17 terdapat empat orang ahli tasawuf di Aceh. Belanda berhasil menguasai Aceh pada tahun 1904. Pada masa pemerintahannya. disebut golongan teuku. Sejarah mencatat Aceh makin hari makin lemah akibat pertikaian antara golongan teuku dan teungku. Kerajaan yang didirikan oleh Sultan Ibrahim yang bergelar Ali Mughayat Syah (1514-1528). seperti beras. Pulau Bintan. Aceh menjadi kerajaan yang kaya akan sumber daya alam. Perak di Semenanjung Melayu dan Indragiri.1636). menjadi penting karena mundurnya Kerajaan Samudera Pasai dan berkembangnya Kerajaan Malaka.

tetapi namanya cukup terkenal sebagai panglima perang yang berani. Walau ia tidak memerintah lama. Semarang. dan Cirebon. Joko Tingkir (1549-1587) yang kemudian bergelar Sultan Hadiwijaya memindahkan pusat Kerajaan Demak ke Pajang. Ketika Sultan Hadiwijaya meninggal. Demak mengalami kemunduran. anak angkat Sultan Hadiwijaya. putra sulung Sultan Trenggono. Surabaya. Demak tampil sebagai pusat penyebaran Islam. Sultan Hadiwijaya kemudian membalas jasa para pembantunya yang telah berjasa dalam pertempuran melawan Arya Penangsang. Bupati Surabaya yang banyak berjasa menundukkan daerah-daerah di Jawa Timur diangkat sebagai wakil raja dengan daerah kekuasaan Sedayu. Daerah kekuasaannya meliputi daerah Demak sendiri. beliau digantikan oleh putranya Sultan Benowo. Adipati Unus kemudian digantikan oleh adiknya. dan Panarukan. Dalam penyerangan ke Pasuruan pada tahun 1546. Gresik.adalah Pangeran Jimbun. Pada masa pemerintahannya. Demak mengalami masa kejayaan. Sepeninggal Sultan Trenggono. serangan itu gagal. dan cukup berpengaruh di Palembang dan Jambi di Sumatera. Sultan Trenggono gugur. Di bawah pemerintahannya. Sultan Trenggono (1521-1546). saudara Sultan Trenggono yang seharusnya menjadi raja dan Sunan Prawoto. Arya Penangsang pun kemudian dibunuh oleh Joko Tingkir. Ki Penjawi dihadiahi wilayah di daerah Pati. Tuban. pemberontakan tersebut dapat dipadamkan oleh Pangeran Benowo dengan bantuan Sutawijaya. Sunda Kelapa. putra raja Majapahit. Di bidang keagamaan. yaitu Masjid Demak. Tegal. Raden Patah dan dibantu para wali. Mereka adalah Ki Ageng Pemanahan menerima hadiah berupa tanah di daerah Mataram (Alas Mentaok). Terjadi perebutan kekuasaan antara Pangeran Sekar Sedolepen. Namun. Karena memiliki bandar-bandar penting seperti Jepara. anak dari Sultan Prawoto melakukan pemberontakan. Baru pada tahun 1527. Sunan Prawoto kemudian dikalahkan oleh Arya Penangsang. Kerajaannya kemudian dikenal dengan nama Kerajaan Pajang. Demak membantu Malaka karena kepentingan Demak turut terganggu dengan hadirnya Portugis di Malaka. Arya Pangiri. Ia berusaha membendung pengaruh Portugis jangan sampai meluas ke Jawa. Demak berkembang pesat. pasukan Demak di bawah pimpinan Fatahillah menyerang Banten. serta beberapa wilayah di Kalimantan. Sedayu. Namun. Trenggono berhasil membawa Demak memperluas wilayah kekuasaannya. Raden Patah kemudian membangun sebuah masjid yang megah. . Gresik. Karena mati muda. Dengan kekuatannya itu. Namun. Tahta Kerajaan Pajang kemudian diserahkan Pangeran Benowo kepada Sutawijaya. Raden Patah kemudian digantikan oleh Adipati Unus (1518-1521). Pada tahun 1522. Jepara dan sekitarnya. Sutawijaya kemudian memindahkan pusat Kerajaan Pajang ke Mataram. dan keduanya sekaligus diangkat sebagai bupati di daerahnya masing-masing. menantu Sultan Trenggono yang menjadi Adipati di Pajang. Demak mencoba menyerang Portugis yang pada saat itu menguasai Malaka. Sunda Kelapa berhasil direbut. Raden Patah memperkuat armada lautnya sehingga Demak berkembang menjadi negara maritim yang kuat. Pada masa pemerintahannya. anak Pengeran Sekar Sedolepen.

Bandar-bandar tersebut menjadi penghubung daerah penghasil rempah-rempah dan pembelinya. Sultan Agung menganggap Banten adalah bagian dari Kerajaan Mataram. Akibatnya. Namun. Setelah Senopati wafat. Ia wafat dalam pertempuran di daerah Krapyak sehingga kemudian dikenal dengan Pangeran Sedo Krapyak. VOC juga tidak menyukai Mataram. daerah pusat keraton. Penyerangan tersebut tidak berhasil. (3) Mancanegara. Mas Jolang kemudian digantikan oleh Mas Rangsang (1613-1645). Jawa Timur. seperti Bupati Ponorogo. dan Mojoagung. Kerajaan Mataram dan Peninggalannya Sutawijaya yang mendapat limpahan Kerajaan Pajang dari Sutan Benowo kemudian memindahkan pusat pemerintahan ke daerah kekuasaan ayahnya. Pelaksanaan pemerintahan dipegang Patih Jawi (Patih Luar) yang dibantu Wedana Jawi (Wedana Luar). dan sebagian Jawa Barat. Sutawijaya kemudian menjadi raja Kerajaan Mataram dengan gelar Panembahan Senopati Ing Alaga Sayidin Panatagama. niatnya itu terhambat karena ada VOC yang menguasai Sunda Kelapa. daerah di luar Negara Agung. Kediri. Dia berhasil menguasai Kertosono. (1) Kutanegara. Banten tidak mau tunduk kepada Mataram. Karena merasa sebagai penerus Kerajaan Demak. Mataram mencapai masa keemasan. Sebagai pusat perdagangan Demak memiliki pelabuhan-pelabuhan penting. di Mataram. tetapi dapat membendung pengaruh VOC di Jawa. (2) Negara Agung. Pasuruan bahkan Demak. perekonomian Demak berkembang degan pesat. Ki Ageng Pemanahan. Namun. Demak juga memiliki penghasilan besar dari hasil pertaniannya yang cukup besar. Daerah yang terakhir dikuasainya ialah Surabaya dengan bantuan Sunan Giri. Namun. Sedayu. Akibatnya. Kerajaan yang berpusat di Kotagede (sebelah tenggara kota Yogyakarta sekarang) ini selalu terjadi perang untuk menundukkan para bupati yang ingin melepaskan diri dari kekuasaan Mataram. Sultan Agung dua kali berusaha menyerang VOC: tahun 1628 dan 1629. Madiun. Wilayah kekuasaannya meliputi Jawa Tengah. . Demak merupakan pelabuhan transito (penghubung) yang penting. Pusat pemerintahan dipindahkan ke Plered. Raja Mataram yang bergelar Sultan Agung Senopati ing Alogo Ngabdurracham ini kemudian lebih dikenal dengan nama Sultan Agung. Pada masa pemerintahannya. e. Pelaksanaan pemerintahan dipegang oleh Patih Lebet (Patih Dalam) yang dibantu Wedana Lebet (Wedana Dalam). Gresik. daerah sekitar Kutanegara. Sultan Agung harus berhadapan dulu dengan VOC. Kediri. Sultan Agung membagi sistem pemerintahan Kerajaan Mataram seperti berikut. Tuban. Pemerintahan Panembahan Senopati (1586-1601) tidak berjalan dengan mulus karena diwarnai oleh pemberontakan-pemberontakan. putranya Mas Jolang (1601-1613) naik tahta dan bergelar Sultan Anyakrawati. Sultan Agung bercita-cita mempersatukan Jawa. Sultan Agung kemudian berniat untuk merebut Banten.Dalam bidang perekonomian. semua daerah itu dapat ditundukkan. Pelaksanaan pemerintahan dipegang oleh para Bupati. seperti Jepara.

AMKeb. S. berakhirlah Kerajaan Mataram. Bahkan pada tahun 1755. Mataram maju hampir dalam segala bidang. Kep. Kehidupan sosial ekonomi Mataram cukup maju. Sultan Agung mengganti perhitungan tahun Hindu yang berdasarkan perhitungan matahari dengan tahun Islam yang berdasarkan perhitungan bulan. Sultan Agung wafat pada tahun 1645 dan digantikan oleh Amangkurat I (1645-1677). Dengan demikian. Pada zaman Kerajaan Majapahit. gabungan antara kebudayaan asli Jawa. selaku Wakil Ketua Yayasan Deli Husada Delitua. Pelaksanaan pemerintahan dipegang oleh para Bupati atau syahbandar. Kep. masih belum sempurna. Karya kesusastraan yang terkenal adalah Sastra Gading karya Sultan Agung. agama. raja-raja yang memerintah Mataram sudah tidak lagi berkuasa penuh karena pengaruh Belanda yang sangat kuat. Ibu Terulin Meliala. Pada tahun 1633. Ns Selamat Ginting. Setelah Amangkurat II. muncul kebudayaan Kejawen. misalnya upacara Grebeg. selaku pembimbing penulis yang telah banyak meluangkan . tentunya yang bersipat membangun bagi penelitian ini. budaya. Ns. dan Islam. Amangkurat I kemudian digantikan oleh Amangkurat II (1677-1703). Hindu. Sebagai kerajaan besar. Buddha. wilayah Kerajaan Mataram makin menyempit karena diambil oleh Belanda. kata pengantar untuk proposal KATA PENGANTAR Puji dan sukur saya panjatkan kehadirat Allah Subhanahu Watataalah. S. Dalam penyusunan proposal penelitian ini penulis banyak mendapt masukan dan bimbingan dari berbagai pihak. karena berkat dan rahmatNya penulis dapat mnyelesaikan proposal penelitian ini yang berjudul “Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Stimulasi Dengan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 3-5 Tahun di Desa Mekar Sari Kecamatan Delitua Kabupaten Deli Serdang” yang merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Program Setudi Ilmu Keperawatan dan memperoleh gelar sarjana di Deli Husada Delitua. SKM. daerah pesisir. 3. pertanian. Amangkurat I menjalin hubungan dengan Belanda. Sekaten. untuk itu perkenankan penulis mengucapkan terimah kasih kepada yang terhormat: 1. Pada masa pemerintahannya. Prodi Sekolah tinggi Ilmu Keperawatan Deli Husada Delitua. 2. 4. oleh karna itu penulis mengharapkan berbagai kritik dan saran bagi siapa saja yang membaca proposal penelitian ini. Savitri Gemini.(4) Pesisir. selaku Ka. Penulis menyedari bahwa penyusunan proposal penelitian ini. Drs. Mataram diserang oleh Trunojaya dari Madura. Johannes Sembiring. Pada masa pemerintahannya. Mataram terpecah menjadi dua akibat Perjanjian Giyanti: Ngayogyakarta Hadiningrat (Kesultanan Yogyakarta) yang berpusat di Yogyakarta dengan raja Mangkubumi yang bergelar Hamengku Buwono I dan Kesuhunan Surakarta yang berpusat di Surakarta dengan raja Susuhunan Pakubuwono III. tetapi dapat digagalkan karena dibantu Belanda. Selaku Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Deli Husada Delitua.

6. 7. Kedua Orang Tua yang saya cintai. Kepada semua teman-teman PSIK.STEKes Jalur B.waktunya untuk membimbing dan memberi pengarahan perbaikan dan kesempurnaan proposal penelitian ini serta memberikan saran dan petunjuk dalam menyelesaikan proposal penelitian ini. 5. Buat teman-teman setia saya: Khususnya kamar Parbabo yaitu: Sri Juani Marpaung. penulis mengharapkan semoga tulisan yang sederhana ini dapat bermanfaat bagi semua yang membacanya dan sebagai wahana menambah pengetahuan serta pemikiaran. Akhir kata. Ayahanda Masdar dan ibunda Sugiyem serta kakak dan adik saya yang telah memberi doa dan dukungan baik moril maupun materil selama kuliah hingga penulisan proposal ini. . Semogah allah subhanahu wataaalah selalu tetap memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua Amin. Lisma Situmorang. Lusiana. Jimmy Manurung. buat kebaikan dan kebersamaannya dalam menyelesaikan Proposal ini Khususnya yang sebimbingan dengan penulis yaitu: Rosmega. penulis. Heppy Natalia Sidabutar. Elpinawati. yang ikut memberikan inspirasi dan semagat kepada penulisan proposal penelitian ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful