 o o o o  o o o  

KARBOHIDRAT ('hidrat dari karbon', hidrat arang) atau sakarida (dari bahasa Yunani σάκχαρον, sákcharon, berarti "gula") adalah segolongan besar senyawa organik yang paling melimpah di bumi. Karbohidrat memiliki berbagai fungsi dalam tubuh makhluk hidup, terutama sebagai bahan bakar (misalnya glukosa), cadangan makanan (misalnya pati pada tumbuhan dan glikogen pada hewan), dan materi pembangun (misalnya selulosa pada tumbuhan, kitin pada hewan dan jamur).[1] Pada proses fotosintesis, tetumbuhan hijau mengubah karbon dioksida menjadi karbohidrat. Secara biokimia, karbohidrat adalah polihidroksil-aldehida atau polihidroksil-keton, atau senyawa yang menghasilkan senyawa-senyawa ini bila dihidrolisis.[2] Karbohidrat mengandung gugus fungsi karbonil (sebagai aldehida atau keton) dan banyak gugus hidroksil. Pada awalnya, istilah karbohidrat digunakan untuk golongan senyawa yang mempunyai rumus (CH2O)n, yaitu senyawa-senyawa yang n atom karbonnya tampak terhidrasi oleh n molekul air.[3] Namun demikian, terdapat pula karbohidrat yang tidak memiliki rumus demikian dan ada pula yang mengandung nitrogen, fosforus, atau sulfur.[2] Bentuk molekul karbohidrat paling sederhana terdiri dari satu molekul gula sederhana yang disebut monosakarida, misalnya glukosa, galaktosa, dan fruktosa. Banyak karbohidrat merupakan polimer yang tersusun dari molekul gula yang terangkai menjadi rantai yang panjang serta dapat pula bercabang-cabang, disebut polisakarida, misalnya pati, kitin, dan selulosa. Selain monosakarida dan polisakarida, terdapat pula disakarida (rangkaian dua monosakarida) dan oligosakarida (rangkaian beberapa monosakarida). Daftar isi 1 Peran biologis 1.1 Peran dalam biosfer 1.2 Peran sebagai bahan bakar dan nutrisi 1.3 Peran sebagai cadangan energi 1.4 Peran sebagai materi pembangun 2 Klasifikasi karbohidrat 2.1 Monosakarida 2.2 Disakarida dan oligosakarida 2.3 Polisakarida 3 Referensi 4 Pranala luar [sunting] Peran biologis [sunting] Peran dalam biosfer Fotosintesis menyediakan makanan bagi hampir seluruh kehidupan di bumi, baik secara langsung atau tidak langsung. Organisme autotrof seperti tumbuhan hijau, bakteri, dan alga fotosintetik memanfaatkan hasil fotosintesis secara langsung. Sementara itu, hampir semua organisme heterotrof, termasuk manusia, benar-benar bergantung pada organisme autotrof untuk mendapatkan makanan.[4] Pada proses fotosintesis, karbon dioksida diubah menjadi karbohidrat yang kemudian dapat digunakan untuk mensintesis materi organik lainnya. Karbohidrat yang dihasilkan oleh fotosintesis ialah gula berkarbon tiga yang dinamai gliseraldehida 3-

Serat-serat selulosa mengikis dinding saluran pencernaan dan merangsangnya mengeluarkan lendir yang membantu makanan melewati saluran pencernaan dengan lancar sehingga selulosa disebut sebagai bagian penting dalam menu makanan yang sehat. yang nantinya akan dihidrolisis untuk menyediakan gula bagi sel ketika diperlukan. dan biji-bijian. [sunting] Peran sebagai cadangan energi Beberapa jenis polisakarida berfungsi sebagai materi simpanan atau cadangan. umbi-umbian (kentang.[1] Sebagai nutrisi untuk manusia. termasuk kloroplas. khususnya glukosa. Pati merupakan suatu polisakarida simpanan pada tumbuhan. kerangka karbon monosakarida juga berfungsi sebagai bahan baku untuk sintesis jenis molekul organik kecil lainnya. glukosa mengalir dalam aliran darah sehingga tersedia bagi seluruh sel tubuh.[6] Namun demikian.[7] Manusia tidak dapat mencerna selulosa sehingga serat selulosa yang dikonsumsi manusia hanya lewat melalui saluran pencernaan dan keluar bersama feses. singkong. termasuk asam amino dan asam lemak. ubi jalar). dan amilum. dan gula. merupakan nutrien utama sel. yaitu bervariasi antara 90%–98%. Contoh makanan yang sangat kaya akan serat selulosa ialah buah-buahan segar. Bahan makanan sumber karbohidrat ini misalnya padi-padian atau serealia (gandum dan beras). sayur-sayuran. Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang diperlukan tubuh makhluk hidup. dan pembentuk struktur sel dengan mengikat protein dan lemak.menurut rozison (2009) Senyawa ini merupakan bahan dasar senyawa-senyawa lain yang digunakan langsung oleh organisme autotrof. pada vertebrata. 1 gram karbohidrat memiliki nilai energi 4 Kalori.fosfat. umumnya kandungan karbohidrat cukup tinggi. Selain itu. misalnya glukosa. yaitu antara 70–80%.[5] Dalam menu makanan orang Asia Tenggara termasuk Indonesia. Dengan . Misalnya. daya cerna tubuh manusia terhadap karbohidrat bermacam-macam bergantung pada sumbernya. karbohidrat juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa di dalam tubuh[rujukan?]. selulosa. [sunting] Peran sebagai bahan bakar dan nutrisi Kentang merupakan salah satu bahan makanan yang mengandung banyak karbohidrat. berperan penting dalam proses metabolisme dalam tubuh. Tumbuhan menumpuk pati sebagai granul atau butiran di dalam organel plastid. Monosakarida.[8] Selain sebagai sumber energi. Serat menurunkan daya cerna karbohidrat menjadi 85%. Sel-sel tubuh tersebut menyerap glukosa dan mengambil tenaga yang tersimpan di dalam molekul tersebut pada proses respirasi seluler untuk menjalankan sel-sel tubuh.

Dinding sel ini membentuk suatu kulit kaku dan berpori membungkus sel yang memberi perlindungan fisik bagi membran sel yang lunak dan sitoplasma di dalam sel. glikoprotein. Proteoglikan maupun glikoprotein terdiri atas karbohidrat dan protein.[13] [sunting] Klasifikasi karbohidrat [sunting] Monosakarida Monosakarida merupakan karbohidrat paling sederhana karena molekulnya hanya terdiri atas beberapa atom C dan tidak dapat diuraikan dengan cara hidrolisis menjadi karbohidrat lain. Polisakarida struktural penting lainnya ialah kitin. Kitin juga ditemukan pada dinding sel berbagai jenis fungi. Monosakarida dibedakan menjadi aldosa dan ketosa.[10] Kayu terutama terbuat dari selulosa dan polisakarida lain. Glukosa merupakan bahan bakar sel yang utama. glikoprotein dan glikolipid (gabungan karbohidrat dan lipid) banyak ditemukan pada permukaan sel hewan. Sementara itu. glikogen tidak dapat diandalkan sebagai sumber energi hewan untuk jangka waktu lama. laba-laba. dan cairan sinovial yang melicinkan sendi otot. selulosa ialah komponen utama dinding sel tumbuhan. kapas terbuat hampir seluruhnya dari selulosa. tulang rawan. Penguraian glikogen pada sel-sel ini akan melepaskan glukosa ketika kebutuhan gula meningkat. Namun demikian. dan glikolipid. Kitin murni mirip seperti kulit. hewan menyimpan polisakarida yang disebut glikogen. Selulosa bersifat seperti serabut. Misalnya.[9] [sunting] Peran sebagai materi pembangun Organisme membangun materi-materi kuat dari polisakarida struktural. tetapi akan mengeras ketika dilapisi kalsium karbonat. karbohidrat yang menyusun kerangka luar (eksoskeleton) arthropoda (serangga.[8] Sementara itu. Proteoglikan ditemukan misalnya pada perekat antarsel pada jaringan. laktosa. dan maltosa. empat golongan darah manusia pada sistem ABO (A. batang.mensintesis pati. crustacea.[11] Karbohidrat struktural lainnya yang juga merupakan molekul gabungan karbohidrat dengan molekul lain ialah proteoglikan. [sunting] Disakarida dan oligosakarida Disakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari dua molekul monosakarida yang berikatan melalui gugus -OH dengan melepaskan molekul air. dan ditemukan terutama pada tangkai. Contoh dari aldosa yaitu glukosa dan galaktosa. liat. Manusia dan vertebrata lainnya menyimpan glikogen terutama dalam sel hati dan otot. sedangkan glikoprotein terdiri terutama atas protein. dan semua bagian berkayu dari jaringan tumbuhan. tidak larut di dalam air.[12] Karbohidrat pada glikoprotein umumnya berupa oligosakarida dan dapat berfungsi sebagai penanda sel. B. Misalnya. AB. dinding sel bakteri terbuat dari struktur gabungan karbohidrat polisakarida dengan peptida. Sementara itu. Glikogen simpanan akan terkuras habis hanya dalam waktu sehari kecuali kalau dipulihkan kembali dengan mengonsumsi makanan. misalnya hemiselulosa dan pektin. dahan. Contoh dari disakarida adalah sukrosa. tumbuhan dapat menimbun kelebihan glukosa. disebut peptidoglikan. Contoh ketosa yaitu fruktosa. dan O) mencerminkan keragaman oligosakarida pada permukaan sel darah merah. sehingga pati merupakan energi cadangan. dan hewanhewan lain sejenis). [sunting] Polisakarida . namun proteoglikan terdiri terutama atas karbohidrat.[9] Sementara itu.

bahkan beberapa jenis karbohidrat sangat baik untuk tubuh dan dapat menjadi pengontrol berat badan.Polisakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari banyak sakarida sebagai monomernya. 3. Salah satunya tidak boleh berlebihan namun juga jangan . dan membantu membersihkan saluran pencernaan. terutama bagi mereka yang sedang melakukan diet atau menderita penyakit diabetes. 2011 Karbohidrat atau istilah kimianya ‘sakarida’ merupakan zat yang sangat penting untuk makhluk hidup. Keseimbangan karbohidrat sederhana dan kompleks dalam tubuh juga merupakan hal yang mutlak kita patuhi. Untuk mendapatkan karbohidrat yang cukup bagi tubuh. dan amilum. Berdasarkan bentuk molekulnya. serta bahan/materi pembangun. Contoh polisakarida adalah selulosa. ataupun roti. Perbanyaklah mengonsumsi karbohidrat dari biji-bijian. serat. glikogen. 4. Anda tidak harus mengonsumsi nasi. polisakarida. Meskipun begitu. Karbohidrat. 1. Meskipun begitu. Zat Yang Sangat Penting Untuk Makhluk Hidup by Rozi on September 22. disakarida. Zat ini digunakan oleh tubuh untuk bahan bakar. Anda juga dapat memperoleh karbohidrat dari kacang-kacangan termasuk kacang polong.</p> Tubuh kita memang perlu karbohidrat. Anda dapat mencari alternatif sumber asupan karbohidrat yang lebih sehat dengan mengonsumsi buah-buahan. Dapatkan karbohidrat dari susu rendah lemak. sebagian orang ternyata mempunyai pantangan dalam mengonsumsi karbohidrat. 5. gandum. yaitu monosakarida. bukan berarti kita yang masih sehat juga harus ikut menghindari karbohidrat. Tumbuhan hijau juga memerlukan karbohidrat yang diperoleh dari karbon dioksida pada proses fotosintesis. Rumus umum polisakarida yaitu C6(H10O5)n. karbohidrat dapat dibagi menjadi 3 jenis. Mengonsumsi karbohidrat tidak akan membahayakan kesehatan kita jika kita mengetahui cara memilih karbohidrat yang benar. <p>Your browser does not support iframes. cadangan makanan. 2. Gula dalam tubuh digunakan untuk sumber energi. Asupan karbohidrat yang sehat dan baik selalu memperhatikan keseimbangan kebutuhan gula. Sebaiknya Anda menghindari atau membatasi konsumsi terhadapt gula tambahan. Bagaimana memilih sumber karbohidrat yang baik? Lalu bagaimana cara memilih karbohidrat yang baik? Berikut ini kami berikan beberapa tips untuk memilih karbohidrat yang baik dan sehat bagi tubuh: Utamakanlah sumber karbohidrat dari makanan yang memiliki serat seperti buah dan sayuran.

sákcharon. Karbohidrat ('hidrat dari karbon'. Kurangi asupan makanan yang mengandung gula tambahan dan usahakan untuk memperoleh sumber karbohidrat dari buah-buahan/sayuran. pencernaan kita akan mudah terganggu seperti mudah terkena penyakit diare/mencret. Pada proses fotosintesis. dan O. Tanda tanda jika tubuh kita kekurangan karbohidrat sederhana. Secara biokimia. terdapat pula karbohidrat yang tidak memiliki rumus demikian dan ada pula yang mengandung nitrogen. karbohidrat dibagi jadi empat. atau sulfur. yaitu senyawa-senyawa yang n atom karbonnya tampak terhidrasi oleh n molekul air. tubuh akan terasa sangat lemas. . fosforus. dan polisakarida. Fungsi lainnya adalah menyediakan bahan protein dan lemak serta menjaga keseimbangan asam dan basa. yaitu monosakarida. Maka. disakarida. cadangan makanan (misalnya pati pada tumbuhan dan glikogen pada hewan). dan materi pembangun (misalnya selulosa pada tumbuhan. berarti "gula") adalah segolongan besar senyawa organik yang paling melimpah di bumi. oligosakarida. terutama sebagai bahan bakar (misalnya glukosa).sampai kekurangan. Sedangkan jika kita mengalami kekurangan karbohidrat kompleks. Ditinjau dari hasil hidrolisisnya. Karbohidrat memiliki berbagai fungsi dalam tubuh makhluk hidup. hidrat arang) atau sakarida (dari bahasa Yunani σάκχαρον. istilah karbohidrat digunakan untuk golongan senyawa yang mempunyai rumus (CH2O)n. mulai sekarang perhatikan pilihan karbohidrat dalam makanan Anda. Namun demikian. tetumbuhan hijau mengubah karbon dioksida menjadi karbohidrat. H. Karbohidrat merupakan senyawa majemuk yang mengandung unsur C. Pada awalnya. atau senyawa yang menghasilkan senyawa-senyawa ini bila dihidrolisis. Karbohidrat mengandung gugus fungsi karbonil (sebagai aldehida atau keton) dan banyak gugus hidroksil. karbohidrat adalah polihidroksil-aldehida atau polihidroksil-keton. kitin pada hewan dan jamur).

Beberapa monosakarida penting adalah sebagai berikut.70) ~ Dapat mereduksi larutan fehling dan membuat larutan merah bata ~ Dapat difermentasi menghasilkan alkohol (etanol) dengan reaksi sebagai berikut: C6H12O6 ==> 2C2H5OH + 2CO2 ~ Dapat mengalami mutarotasi o Fruktosa Fruktosa adalah suatu ketoheksosa yang mempunyai sifat memutar cahaya terpolarisasi ke kiri dan karenanya disebut juga levulosa. yaitu gula yang terdapat . dan mempunyai sifat: ~ Memutar bidang polarisasi cahaya ke kiri (-92. Monosakarida Monosakarida. galaktosa. ribosa. atau gula sederhana. Disebut juga sebagai gula buah. Misalnya: glukosa. merupakan karbohidrat yang tidak dapat dihidrolisis menjadi molekul-molekul karbohidrat yang lebih sederhana lagi. Fruktosa mempunyai rasa lebih manis dari pada gula tebu atau sukrosa. fruktosa. dperoleh dari hdrolisis sukrosa. Glukosa terdapat pada hampir semua sel-sel hidup.3 dhidroksi-benzena) dalam asam clorida.40C) ~ Dapat mereuksi larutan fehling dan membentuk endapan merah bata ~ Dapat difermentasi o Galaktosa Umumnya berikatan dengan glukosa dalam bentuk laktosa. Dalam alam glukosa dihasilkan dari reaksi antara karbondioksida dan air dengan bantuan sinar matahari dan klorofil dalam daun serta mempunyai sifat: ~ Memutar bidang polarisasi cahaya ke kanan (+52. Fruktosa dapat dibedakan dari glukosa dengan pereaksi seliwanoff. o Glukosa Glukosa dapat diperoleh dari hidrolisis sukrosa (gula tebu) atau pati (amilum). yaitu larutan resorsinol (1.

benedict. Maltosa banyak terdapat pada biji-bijian yang sedang tumbuh. dan tollens o Maltosa Maltosa akan pecah menjadi dua macam molekul monosakarida dengan bantuaan enzim maltase. o Laktosa Laktosa memiliki gugus karbonil yang berpotensi bebas pada residu glukosa.dalam susu. dan tollens. benedict. Beberapa disakarida penting sebagai berikut. Beberapa sifat maltosa: ~ Hidrolisis maltosa menghasilkan 2 molekul glukosa ~ Ada pada makanan bayi dan susu bubuk beragi (malted milk) ~ Bereaksi positif terhadap pereaksi fehling. laktosa mengalami proses hidrolisis enzimatik oleh laktase dari sel-sel mukosa usus. Dapat diperoleh dari hidrolisis gula susu (laktosa). laktosa (gula susu). dibentuk oleh banyak tanaman tetapi tidak terdapat pada hewan tingkat tinggi. Pada proses oksidasi oleh asam nitrat pekat dan dalam keadaan panas galaktosa menghasilkan asam musat yang kurang larut dalam air bila dibandingkan dengan asam sakarat yang dihasilkan oleh oksidasi glukosa. Galaktosa mempunyai sifat memutar bidang cahaya terpolarisasi ke kanan. Sukrosa mempunyai sifat memutar cahaya terpolarisasi ke kanan. Beberapa sifat lakotsa: ~ Hidrolisis laktosa menghasilkan molekul glukosa dan galaktosa ~ Hanya terdapat pada binatang mamalia dan manusia ~ Dapat dperoleh dari hasil samping pembuatan keju ~ Bereaksi positif terhadap pereaksi fehling. Oligosakarida adalah karbohidrat berbobot molekul rendah. Misalnya: sukrosa (gula tebu). dan mempunyai sifat: ~ Dapat mereduksi larutan fehling membentuk endapan merah bata ~ Tidak dapat difermentasi  Disakarida Merupakan karbohidrat yang terbentuk dari kondensasi 2 molekul monosakarida. misalnya dekstrin dan maltopentosa. Laktosa adalah disakarida pereduksi.  Oligosakarida Merupakan karbohidrat yang jika dihidrolisis akan terurai menghasilkan 3 – 10 monosakarida. Jika berada dalam lingkungan air dan enzim sukrase. dan tollens o Sukrosa Sukrosa adalah gula tebu. dan maltosa (gula pati). Sukrosa bereaksi negatif terhadap pereaksi fehling. benedict. maka sukrosa akan terhidrolisis dan pecah menjadi satu molekul glukosa dan satu molekul fruktosa dalam jumlah yang ekuimolekular. Selama proses pencernaan. terdiri dari tiga sampai 10 gugus gula sederhana .

Setiap 1 . maka gangguan di saluran pencernaan dapat dihindari. dan glikogen. ~ Merupakan komponen utama penyusun serat dinding sel tumbuhan ~ Polimer dari glukosa ~ Hirolisis lengkap dengan katalis asam dan enzim akan menghasilkan glukosa o Pati atau amilum Amilum tak dapat diangkut dari sel ke sel karena tidak larut dalam air sehingga harus dipecah menjadi maltosa dengan bantuan enzim amilase. Awalnya senyawa ini digolongkan sebagai antinutrisi karena dapat menyebabkan timbulnya gas dalam perut (flatulensi). Tiap reaksi pemecahan glukosa akan hasilkan energi dalam bentuk ATP. stakhiosa. Itu sebabnya mengapa pengolahan bahan-bahan pangan tersebut selalu mengupayakan penurunan kadar oligosakarida atau dihilangkan sama sekali. pati dapat dipisahkan menjadi amilosa dan amilopektin ~ Amilopektin merupakan polimer yang lebih besar dari amilosa ~ Hirdolisis parsial akan menghasilkan amilosa ~ Hidrolisis lengkap akan menghasilkan glukosa o Glikogen ~ Hidrolisis glikogen akan menghasilkan glukosa ~ Dalam sistem hewan. Beberapa polisakarida penting. Serat mampu merangsang otot di saluran pencernaan makanan. o Selulosa Juga sering disebut sebagai serat makanan. Jika mengonsumsi banyak serat. termasuk manusia. Banyaknya karbohidrat yang dibutuhkan tubuh tergantung pada lemak yang sudah ada. Serat tak dapat dicerna oleh alat-alat pencernaan mamalia. Misalnya pati (amilum).  Polisakarida Merupakan karbohirdat yang terbentuk dari banyak molekul monosakarida. glikogen digunakan sebagai cadangan makanan (glukosa) o ~ ~ ~ Kitin banyak seperti kepiting dari glukosamina 2-amino-2-deoksi-glukosa Bangungan utama dari Merupakan Hidrolisis akan hewan beraki polimer menghasilkan Karbohidrat merupakan sumber energi penting karena dapat dipecah menjadi glukosa yang merupakan bagian penting dari berbagai reaksi kompleks dalam tubuh. dan verbaskosa yang terdapat dalam bahan pangan nabati seperti kacangkacangan (misalnya kedelai) dan beberapa jenis umbi-umbian (misalnya ubi jalar). Juga tidak larut dalam air dan zar pelarut organik.(monosakarida). ~ Polimer dari glukosa ~ Apabila dilarutkan dalam air panas. Contohnya adalah rafinosa. selulosa.

Pati merupakan suatu polisakarida simpanan pada tumbuhan. Selulosa bersifat seperti serabut. Serat-serat selulosa mengikis dinding saluran pencernaan dan merangsangnya mengeluarkan lendir yang membantu makanan melewati saluran pencernaan dengan lancar sehingga selulosa disebut sebagai bagian penting dalam menu makanan yang sehat. Selain itu. Monosakarida. glukosa mengalir dalam aliran darah sehingga tersedia bagi seluruh sel tubuh. Sel-sel tubuh tersebut menyerap glukosa dan mengambil tenaga yang tersimpan di dalam molekul tersebut pada proses respirasi seluler untuk menjalankan sel-sel tubuh. sayur-sayuran. daya cerna tubuh manusia terhadap karbohidrat bermacam-macam bergantung pada sumbernya. yaitu antara 70–80%. 1 gram karbohidrat memiliki nilai energi 4 Kalori. yang nantinya akan dihidrolisis untuk menyediakan gula bagi sel ketika diperlukan. liat. Organisme membangun materi-materi kuat dari polisakarida struktural. Peran karbohidrat yang lain adalah sebagai cadangan energi. Selain sebagai sumber energi. Dalam menu makanan orang Asia Tenggara termasuk Indonesia.1 Kalori ( 1 Kalori = 1 kilokalori = 1 kkal). umumnya kandungan karbohidrat cukup tinggi.gram karbohidrat akan hasilkan 4. Namun demikian. selulosa ialah komponen utama dinding sel tumbuhan. termasuk asam amino dan asam lemak. dan biji-bijian. Serat menurunkan daya cerna karbohidrat menjadi 85%. Misalnya. Glukosa merupakan bahan bakar sel yang utama. Bahan makanan sumber karbohidrat ini misalnya padi-padian atau serealia (gandum dan beras). kerangka karbon monosakarida juga berfungsi sebagai bahan baku untuk sintesis jenis molekul organik kecil lainnya. Beberapa jenis polisakarida berfungsi sebagai materi simpanan atau cadangan. singkong. Manusia tidak dapat mencerna selulosa sehingga serat selulosa yang dikonsumsi manusia hanya lewat melalui saluran pencernaan dan keluar bersama feses. Contoh makanan yang sangat kaya akan serat selulosa ialah buah-buahan segar. dan semua bagian berkayu dari jaringan tumbuhan. karbohidrat juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa di dalam tubuh. Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang diperlukan tubuh makhluk hidup. ubi jalar). berperan penting dalam proses metabolisme dalam tubuh. tumbuhan dapat menimbun kelebihan glukosa. Dengan mensintesis pati. Tumbuhan menumpuk pati sebagai granul atau butiran di dalam organel plastid. tidak larut di dalam air. sehingga pati merupakan energi cadangan. pada vertebrata. Misalnya. dan gula. khususnya glukosa. yaitu bervariasi antara 90%–98%. Satu lagi peran karbohidrat adalah sebagai materi pembangun. Kayu terutama terbuat dari selulosa dan . dan pembentuk struktur sel dengan mengikat protein dan lemak. batang. dahan. umbi-umbian (kentang. dan ditemukan terutama pada tangkai. merupakan nutrien utama sel. Sebagai nutrisi untuk manusia. termasuk kloroplas.

dan cairan sinovial yang melicinkan sendi otot. laba-laba. glikoprotein dan glikolipid (gabungan karbohidrat dan lipid) banyak ditemukan pada permukaan sel hewan. Proteoglikan maupun glikoprotein terdiri atas karbohidrat dan protein. Pada proses fotosintesis. namun proteoglikan terdiri terutama atas karbohidrat. Dinding sel ini membentuk suatu kulit kaku dan berpori membungkus sel yang memberi perlindungan fisik bagi membran sel yang lunak dan sitoplasma di dalam sel. Organisme autotrof seperti tumbuhan hijau. misalnya hemiselulosa dan pektin. misalnya glukosa. benar-benar bergantung pada organisme autotrof untuk mendapatkan makanan. Penguraian glikogen pada sel-sel ini akan melepaskan glukosa ketika kebutuhan gula meningkat. Sementara itu. dan hewanhewan lain sejenis). tetapi akan mengeras ketika dilapisi kalsium karbonat. Karbohidrat struktural lainnya yang juga merupakan molekul gabungan karbohidrat dengan molekul lain ialah proteoglikan. Karbohidrat yang dihasilkan oleh fotosintesis ialah gula berkarbon tiga yang dinamai gliseraldehida 3fosfat. Kitin murni mirip seperti kulit. Menurut Rozison (2009) Senyawa ini merupakan bahan dasar senyawa-senyawa lain yang digunakan langsung oleh organisme autotrof. karbon dioksida diubah menjadi karbohidrat yang kemudian dapat digunakan untuk mensintesis materi organik lainnya. bakteri. Karbohidrat pada glikoprotein umumnya berupa oligosakarida dan dapat berfungsi sebagai penanda sel. baik secara langsung atau tidak langsung. Sementara itu. Kitin juga ditemukan pada dinding sel berbagai jenis fungi. dan amilum. Glikogen simpanan akan terkuras habis hanya dalam waktu sehari kecuali kalau dipulihkan kembali dengan mengonsumsi makanan. Sementara itu. Manusia dan vertebrata lainnya menyimpan glikogen terutama dalam sel hati dan otot. glikogen tidak dapat diandalkan sebagai sumber energi hewan untuk jangka waktu lama. sedangkan glikoprotein terdiri terutama atas protein. dinding sel bakteri terbuat dari struktur gabungan karbohidrat polisakarida dengan peptida. selulosa. termasuk manusia.polisakarida lain. Karbohidrat juga mempunyai peran dalam boisfer. tulang rawan. Misalnya. Sementara itu. hewan menyimpan polisakarida yang disebut glikogen. dan glikolipid. empat golongan darah manusia pada sistem ABO (A. disebut peptidoglikan. Namun demikian. dan alga fotosintetik memanfaatkan hasil fotosintesis secara langsung. dan O) mencerminkan keragaman oligosakarida pada permukaan sel darah merah. Proteoglikan ditemukan misalnya pada perekat antarsel pada jaringan. hampir semua organisme heterotrof. AB. Fotosintesis menyediakan makanan bagi hampir seluruh kehidupan di bumi. kapas terbuat hampir seluruhnya dari selulosa. crustacea. karbohidrat yang menyusun kerangka luar (eksoskeleton) arthropoda (serangga. Sementara itu. Polisakarida struktural penting lainnya ialah kitin. glikoprotein. B. .

termasuk manusia. dan hewan-hewan lain sejenis). dinding sel bakteri terbuat dari struktur gabungan karbohidrat polisakarida dengan peptida. misalnya hemiselulosa dan pektin. dan glikolipid. tulang rawan. Kitin murni mirip seperti kulit. AB. namun proteoglikan terdiri terutama atas karbohidrat. Kayu terutama terbuat dari selulosa dan polisakarida lain. Karbohidrat yang dihasilkan oleh fotosintesis ialah gula berkarbon tiga yang dinamai gliseraldehida 3-fosfat. Proteoglikan ditemukan misalnya pada perekat antarsel pada jaringan. benar-benar bergantung pada organisme autotrof untuk mendapatkan makanan. batang. Selulosa bersifat seperti serabut. Karbohidrat pada glikoprotein umumnya berupa oligosakarida dan dapat berfungsi sebagai penanda sel. Pada proses fotosintesis. crustacea. dahan. Sementara itu. Misalnya. karbon dioksida diubah menjadi karbohidrat yang kemudian dapat digunakan untuk mensintesis materi organik lainnya. dan semua bagian berkayu dari jaringan tumbuhan. Organisme autotrof seperti tumbuhan hijau. sedangkan glikoprotein terdiri terutama atas protein.merupakan energi cadangan. labalaba. Polisakarida struktural penting lainnya ialah kitin. disebut peptidoglikan. Misalnya. dan cairan sinovial yang melicinkan sendi otot. Sementara itu. Menurut Rozison (2009) Senyawa ini merupakan bahan dasar senyawa-senyawa lain . Sementara itu. Satu lagi peran karbohidrat adalah sebagai materi pembangun. Sementara itu. kapas terbuat hampir seluruhnya dari selulosa. Organisme membangun materi-materi kuat dari polisakarida struktural. glikoprotein. Proteoglikan maupun glikoprotein terdiri atas karbohidrat dan protein. liat. glikoprotein dan glikolipid (gabungan karbohidrat dan lipid) banyak ditemukan pada permukaan sel hewan. Kitin juga ditemukan pada dinding sel berbagai jenis fungi. karbohidrat yang menyusun kerangka luar (eksoskeleton) arthropoda (serangga. dan O) mencerminkan keragaman oligosakarida pada permukaan sel darah merah. dan ditemukan terutama pada tangkai. Karbohidrat struktural lainnya yang juga merupakan molekul gabungan karbohidrat dengan molekul lain ialah proteoglikan. bakteri. dan alga fotosintetik memanfaatkan hasil fotosintesis secara langsung. baik secara langsung atau tidak langsung. B. Dinding sel ini membentuk suatu kulit kaku dan berpori membungkus sel yang memberi perlindungan fisik bagi membran sel yang lunak dan sitoplasma di dalam sel. hampir semua organisme heterotrof. empat golongan darah manusia pada sistem ABO (A. Fotosintesis menyediakan makanan bagi hampir seluruh kehidupan di bumi. selulosa ialah komponen utama dinding sel tumbuhan. tidak larut di dalam air. tetapi akan mengeras ketika dilapisi kalsium karbonat. Karbohidrat juga mempunyai peran dalam boisfer.

Namun demikian.yang digunakan langsung oleh organisme autotrof. dan amilum. glikogen tidak dapat diandalkan sebagai sumber energi hewan untuk jangka waktu lama. misalnya glukosa. Penguraian glikogen pada sel-sel ini akan melepaskan glukosa ketika kebutuhan gula meningkat. hewan menyimpan polisakarida yang disebut glikogen. selulosa. Glikogen simpanan akan terkuras habis hanya dalam waktu sehari kecuali kalau dipulihkan kembali dengan mengonsumsi makanan. . Sementara itu. Manusia dan vertebrata lainnya menyimpan glikogen terutama dalam sel hati dan otot.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful