Modul : XII/1-1.

1

KELAS SEMESTER

: XII :1

MGMP PKN SMK TAHUN 2009

KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Alllah SWT karena atas rahmat dan hidayah-Nya kami dapat menyusun Modul PKn melalui kegiatan workshop dan MGMP PKn dengan baik, Modul ini telah diverifikasi dan sesuai dengan silabus KTSP PKn SMK kelas XII semester 5 dan dapat dipergunakan sebagai sumber pembelajaran oleh guru PKn SMK di kota Balikpapan. Terhitung mulai Tahun Pelajaran 2006/2007 setiap sekolah menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang disesuaikan dengan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi, oleh karena itu setiap mata pelajaran harus menyusun administrasi Proses Belajar Mengajar yang meliputi Silabus, Program Tahunan, Program Semester, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Modul dan Lembar Kerja Siswa. Untuk mewujudkan itu maka kami telah melaksanakan workshop penyusunan administrasi pembelajaran yang akan dipergunakan mulai Tahun Pelajaran ini. Isi Modul ini mungkin jauh dari sempurna, oleh karenanya masukan yang bersifat membangun sangat kami harapkan demi penyempurnaan di masa yang akan datang. Akhirnya kami berharap semoga Modul ini dapat bermanfaat bagi kemajuan pendidikan di kota Balikpapan. Demikian disampaikan atas kerja sama dari semua pihak kami, sampaikan ucapan terima kasih.

Balikpapan,

Desember 2009

Tim MGMP PKN,

6.lampiran . Kompetensi Dasar 2.4.5. Daftar Cek Kemampuan BAB II KEGIATAN BELAJAR 1 : Pancasila sebagai Ideologi Terbuka 2. Diskripsi Modul 2. Petunjuk Penggunaan Modul 5. Tes Formatif 2. Rangkuman 2.2. Tujuan Akhir 6. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar 7. Indikator 2.1. Glosarium 4.3. Balikan / Tindak Lanjut BAB III EVALUASI 1. Uraian Materi 2. Peta Kedudukan Modul 3. Tugas Akhir DAFTAR PUSTAKA Lampiran .DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR BAB I PENDAHULUAN 1. Tugas 2.

PETA KEDUDUKAN MODUL KD Mendeskripsikan Pancasila Sebagai 1. : Mendiskripsikan Pancasila sebagai Ideologi Terbuka 2.1. Diskripsi Modul Judul Modul Kelas Semester Kode Modul Kompetensi Dasar : Menampilkan Sikap Positif Terhadap Pancasila sebagai Ideologi Terbuka : XII : 5 : XII/1.BAB I PENDAHULUAN 1.1.1 Ideologi Terbuka S Menampilkan sikap positi Positif Terhadap Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka K 1 K D II Menganalisis Pancasila Sebagai Sumber Nilai Dan Paradigma Pembangunan KD III Menampilakan Sikap Positif Terhadap Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka .

PN Balai Pustaka.D : 3. Naskah dan rumusan Pancasila yang Otentik. Pancasila : dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia yang disusun oleh BPUPKI dan disyahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945.K : 3 . Idiologi terbuka : suatu pandangan atau gagasan.3. Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta.1 : Menampilkan Sikap Keterbukaan dan Keadilan Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara. Nurjani & Drs. konsep dengan sistem cara berpikir terbuka. 2007. Ketetapan MPR : semua putusan MPR RI yang memiliki kekuatan hukum ke dalam dan keluar. Drs. 1983. K. Glosarium Idiologi : dari kata idea dan logos. Prasyarat Modul ini sesuai dan sebagai tindak lanjut dari Kompetensi Dasar di kelas XI semester 3 yaitu S. . cita-cita yang menyeluruh dan sistematis dijadikan dasar bagi perubahan suatu institusi kepentingan golongan.III. Jakarta. ide adalah gagasan. Sumber hukum : sumber yang dijadikan bahan untuk menyusun peraturan perundang undangan. 4. Pendidikan Kewarganegaraan III.II. Citra Umbara. pengertian dasar. LP2IP. Untuk mempelajari modul dapat menggunakan sumber pembelajaran dari : 1. 3. Nugroho Noto Susanto. Undang Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 Amandemen I. 2.IV. konsep. Sekjen MPR RI. Sukirno. 4. Bandung. Bandung. Erlangga. Budiyant0.

3. Dengan kajian pustaka siswa dapat menjelaskan makna ideologi negara. 2. Kompetensi Dasar ( 1. Melalui kajian pustaka siswa dapat menjelaskan makna Pancasila sebagai ideologi terbuka.1 kelas XI /1 Untuk siswa : 1. Diskusikan tugas-tugas dalam bentuk kelompok.1. Melalui kajian pustaka siswa dapat menunjukkan contoh perilaku sebagai pengamalan nilai pancasila sebagai ideologi terbuka. Tujuan Akhir Pada akhinya pembelajaran melalui penulisan Modul ini siswa diharapkan : 1. Melalui kajian pustaka siswa dapat menjelaskan Pancasila sebagai ideologi terbuka. 8. S.K : 3 dan K. Dengan kajian pustaka siswa dapat menceritakan kembali proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara.1 ini digunakan di kelas XII semester 5. 7. Standar Kompetensi (1) Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka 9. 6. 2.5.D : 3. Melalui kajian pustaka siswa dapat menjelaskan ciri-ciri ideologi terbuka.D : 1.K : 1 dan K. Yang didasari oleh S. 4. 6. Melalui kajian pustaka siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri ideologi tertutup. 5.1 ) Mendiskripsikan Pancasila sebagai ideologi terbuka . Petunjuk penggunaan modul Untuk Guru : Modul XII/1-1. Presentasikan hasil tugas kelompok. 3. 4. Bacalah dengan teliti isi modul tentang Hakikat Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka. Jawablah soal-soal yang telah tercantum pada bagian akhir Modul.

4. 5. . Apa pendapat anda tentang makna idiologi negara ? 2. Daftar Cek Kemampuan 1. Ceritakan kembali secara singkat proses perumusan Pancasila oleh BPUPKI. 2. Menguraikan fungsi pokok Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi terbuka. Menjelaskan proses perumusan Pancasila sebagi dasar negara. Jelaskan fungsi pokok Pancasila sebagai dasar negara. Jelaskan fungsi pokok Pancasila sebagai idiologi terbuka. 5. 3. 3. Mendiskripsikan makna ideologi negara. Membedakan idiologi terbuka dan ideologi tertutup. 11. Mendiskripsikan makna Pancasila sebagi ideologi terbuka.10. 4. Indikator 1. Berilah contoh sikap positif pengamalan Pancasila sebagai idiologi terbuka.

tanpa menghilangkan hakekat (jati dri) yang terkandung dalam nlai-nilai dasarnya. Proses perumusan pancasila sebagai dasar negara 3. Oleh karena itu Pancasila. Perbedaan ideologi terbuka dan ideologi tertutup . 4. Fungsi pokok pancasila .Ciri-ciri Ideologi Tertutup 5.Ciri ciri Ideologi Terbuka . Pada awalnya bersumber dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.Pancasila sebagai Dasar Negara . Berhubung dengan pemikiran-pemikiran tentang ideologi Pancasila tersebut pada penulisan ini akan mengkaji tentang : 1.BAB II KEGIATAN BELAJAR 1 MENAMPILKAN SIKAP POSITIF TERHADAP PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA A. PENDAHULUAN Pancasila sebagai dasar negara berkembang melalui suatu proses yang cukup panjang. Sebagai sebuah ideologi. Makna ideologi negara 2. Pancasila sebagai ideologi terb . senantiasa melekat dalam kehidupan bangsa dan negara Indonesia. Pancasila tidak bersifat tertutup (statis) terhadap berbagai perubahan atau pemikiran-pemikiran baru. Pancasila bersifat terbuka (dinamis) yang mampu menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan baik zaman ataupun pemikiran dengan kata lain Pancasila mempunyai keluwesan yang memungkinkan menerima perkembangan pemikiranpemikiran baru yang relevan dengan dirinya. yaitu dalam adat istiadat. Nilai-nilai Pancasila telah diyakini kebenarannya kemudian diangkat menjadi dasar negara sekaligus sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia. serta dalam agama-agama sebagai pandangan hidup bangsa.Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa .Pancasila sebagai Kepribadiaan Hidup Bangsa.

logia eidos berarti melihat. Bekal dan jalan bagi seseorang untuk menemukan identitasnya. idea atau cita-cita. d. Seperangkat gagasan yang disusun secara sistematis. cita-cita yang bersifat tetap yang harus dicapai. sehingga cita-cita yang bersifat tetap itu sekaligus merupakan dasar. . logia berarti ilmu. Landasan untuk memahami dan menafsirkan dunia dan kejadiaan- kejadiaan dalam alam sekitarnya. fikiran. Kekuatan yang mampu menyemangati dan mendorong seseorang untuk menjalankan kegiatan dan mencapai tujuan. pandangan atau paham (Kaelan. Tatanan yang hendak dituju oleh suatu kelompok. sedangkan logos.2003). sebagai berikut : a. disertai petunjuk cara-cara mewujudkan cita-cita tersebut. Dipegang teguh oleh kelompok yang meyakininya.MATERI ESENSIAL 1. tersusun secara sistematis. b. c. b. Secara harfiah ideologi berarti ilmu tentang pengertian-pengertian dasar. c. Jadi pengertian Ideologi dapat diartikan seperangkat cita-cita (ide-ide) yang merupakan keyakinan. Pedoman tentang cara hidup. Dengan demikian makna dari ideologi negara adalah cita-cita negara atau cita-cita yang menjadi suatu teori atau sistem kenegaraan bagi seluruh rakyat dan bangsa yang bersangkutan yang pada hakekatnya merupakan asas kerohaniaan yang antara lain memiliki ciri-ciri. Makna Ideologi Negara Pengertian Ideologi : Menurut istilah “Ideologi” berasal dari bahasa Yunani edios dan logos. memandang. Fungsi dan peranan Ideologi : Fungsi dan peranan Ideologi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah : a.

Perumusan Pancasila diawali dengan pembentukan BPUPKI sebagai syarat untuk mempersiapkan kemerdekaan. g. Sebagai suatu ideologi negara Indonesia maka Pancasila pada hakIkatnya akan merupakan hasil perenungan atau pemikiran seseorang atau kelompok orang. dimana nilai-nilai pancasila telah hidup dan berkembang sejak manusia ada. Usul-usul yang dikemukakan pada sidang itu antara lain. pedoman hidup dan pegangan hidup yang dipelihara dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. e. Memberikan arahan kepada manusia dalam mencapai tujuan hidupnya. Pedoman dan pegangan bagi seseorang untuk melangkah dan bertindak. 2. tetapi diangkat dari nilai-nilai adat istiadat. melainkan melalui proses yang panjang. sekaligus sebagai syarat yang dipenuhi oleh suatu negara yang merdeka. Dalam dokumen sejarah kita mengenal beberapa macam rumusan dan sistematika tentang Pancasila. Sejak tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 dilangsungkan sidang pertama BPUPKI yang membicarakan dasar negara. Menjembatani para pendiri negara (founding father) dan para generasi sebelumnya. Sebagai Ideologi nasional Pancasila adalah cita-cita Negara Republik Indonesia yang menjadi dasar bagi teori dan praktek penyelenggaraan Negara Republik Indonesia. sebagai berikut : . Menanamkan keyakinan akan kebenaran perjuangan kelompoknya atau negaranya. Oleh karena itu Ideologi Pancasila pada hakekatnya merupakan asas kerohaniaan yang antara lain memiliki derajat yang tertinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan kenegaraan. f. nilai-nilai kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara. Proses Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara Pancasila itu tidak lahir secara mendadak. Pancasila sebagai Ideologi Negara Republik Indonesia. serta berkedudukan sebagai pandangan hidup.d.

Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya b. Prof. b. sebagai berikut : a. Yamin mengusulkan tentang dasar negara dalam pidatonya pada tanggal 29 Mei 1945. Dr. Prof. Soepomo Prof. d. Muh. Panitia Sembilan (Panitia Kecil) Panitia sembilan pada tanggal 22 Juni 1945 menyusun suatu naskah tentang dasar negara Indonesia merdeka yang disebut “Jakarta Charter“ (Piagam Jakarta). Soekarno Pada tanggal 1 Juni 1945 mengemukakan usulannya dalam sidang BPUPKI mengenal a. d. b. e. lima dasar negara Indonesia merdeka. c. Di dalam bukunya terdapat rumusan dasar negara. isinya sebagai berikut : a. intinya sebagai berikut : a. Muh. intinya sebagai berikut : Kebangsaan Indonesia Internasionalisme / perikemanusiaan Mufakat /demokrasi Kesejahteraan Sosial Ketuhanan yang berkebudayaan 4. Kemanusian yang adil dan beradab . Soepomo mengemukakan lima dasar negara. c.1. Dr. Persatuan Kekeluargaan Keseimbangan lahir dan batin Musyawarah Keadilan Sosial 3. c. e. d. Yamin Prof. e. Peri Kebangsaan eri Kemanusiaan Peri Ketuhanan Peri Kerakyatan Kesejahteraan Rakyat 2. b. Ir.

5. e. c. Pancasila mengandung nilai-nilai Nilai dasar Nilai instrumental Nilai praktis e. 2. Fungsi Pancasila a. 2. Pancasila menjadi pedoman dan acuan bangsa Indonesia dalam menjalankan aktivitas di segala bidang sehingga sifatnya harus terbuka. . Persatuan Indonesia d. 1. a. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Memiliki dimensi idialisme 2.c. Dasar Negara Republik Indonesia. 1. Pancasila sebagai dasar negara. 3. Perjanjian luhur bangsa Indonesia pada waktu mendirikan negara. b. Sumber dari segala sumber hukum atau sumber tertib hukum bagi bangsa Indonesia. yaitu : Pancasila sebagai idiologi Nasional. 3. Disamping fungsi di atas Pancasila mempunyai dua fungsi pokok. Perwujudan Pancasila sebagai idiologi terbuka d. 6. Dimensi normatif 3. Struktur idiologi terbuka memiliki tiga dimensi : 1. 1. Pengertian Pancasila sebagai idiologi terbuka. fleksibel dan tidak tertutup. Cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia. Pancasila sebagai Idiologi terbuka. Falsafah hidup yang mempersatukan bangsa Indonesia. luwes. Fungsi Pancasila. 2. 2. Dimensi realitas 3. 1. Gagasan Pancasila sebagai idiologi terbuka. Pandangan Hidup Bangsa Indonesia Jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia. Perbedaan idiologi terbuka dan idiologi tertutup. 7. 4. 2.

sasaran serta lembaga pelaksanaannya. Perbedaan Ideologi Terbuka 1. Faktor. Tekad Indonesia yang ingin menjadikan pancasila sebagai alternatif ideologi dunia. Nilai instrumental Nilai yang merupakan makana. serta nilai-nilai yang baik dan benar. 2. 4. kebijakan. tujuan. 3. terbuka. Cenderung untuk memaksakan mengambil nilai-nilai ideologi dari luar. Dasar pembentukan berupa cita-cita atau keyakinan ideologis sekelompok orang. Nilai praktis Ideologi selain memiliki aspek yang berupa cita-cita. 3. strategi. lenimisme. komunisme. b. ideologis sekelompok orang melainkan hasil Ideologi Tertutup Sistem pemikiran yang tertutup. dan budaya masyarakat Indonesia sendiri yang berdasarkan hasil musyawarah dan konsensus dari masyarakat. Sistem pemikiran yang 1. 2. Nilai dasar Nilai dasar merupakan esensi dari sila pancasila yang bersifat universal sehingga dalam nilai dasar terkandung cita-cita. c. moral. dan bernegara. berbangsa. . yaitu : 1. diambil dari masyarakat. pemikiran-pemikiran.faktor yang mendorong pemikiran pancasila sebagai ideologi terbuka. 3. Nilai-nilai dan cita-citanya tidak dipaksakan dari luar melankan digali dan 3. Kenyataan bangkrutnya ideologi seperti marxisme. Proses pembangunan berencana. 4. Pada hakekatnya ideologi hanya dibutuhkan oleh penguasa negara untuk kekuasaannya. Pengertian Ideologi Tertutup Ideologi tertutup merupakan pendukung ideologi merasa cukup untuk menjawab tantangan dalam kehidupan bermasyarakat. 2. Dasar pembentukan ideologi bukan keyakinan 4. 2. serta nilai-nilai yang dianggap baik juga harus memiliki norma yang jelas karena ideologi harus mampu direalisasikan di dalam kehidupan praktis yang merupakan bukti konkrit. Menurut Moerdiono (1999 : 399) beberapa faktor yang mendorong pemikiran Pancasila sebagai ideologi terbuka.Ciri khas dari ideologi terbuka adalah nilai-nilai atau cita-citanya tidak dipaksakan dari pihak luar melainkan digali dan diambil dari harta kekayaan nurani. Nilai-nilai dalam Pancasila sebagai ideologi terbuka 1. dinamika berkembang cepat sehingga tidak semua persoalan kehidupan dapat ditemukan jawabannya secara ideologis. Pengalaman sejarah politik Indonesia yang dipengaruhi oleh komunis tertutup sehingga kebijakan pemerintah saat itu bersifat tertutup.

melainkan oleh masyarakat. . 6. Tidak diciptakan oleh negara. Isinya tidak bersifat operasional. Isinya terdiri dari tuntutan-tuntutan konkrit dan operasional yang bersifat keras yang wajib ditaati oleh seluruh warga masyarakat. Tidak hanya dibenarkan melainkan dibutuhkan oleh seluruh anggota masyarakat. 5. 5. 4. 6.musyawarah. Pada dasarnya ideologi diciptakan oleh negara dalam hal penguasaan negara yang mutlak harus diikuti oleh seluruh warga masyarakat.

disertai petunjuk cara-cara mewujudkan cita-cita tersebut. Secara harafiah ideologi berarti ilmu tentang pengertian-pengertian dasar. cita-cita yang bersifat tetap yang harus ditaati.RANGKUMAN Sebagai sebuah ideologi. Dengan demikian makna dari ideologi negara adalah cita-cita negara atau cita-cita yang menjadi suatu teori atau sistem kenegaraan bagi seluruh rakyat dan bangsa. tanpa menghilangkan hakekat (jati diri). Ideologi dapat diartikan seperangkat cita-cita (ide-ide) yang merupakan keyakinan. Pancasila sebagai dasar negara artinya nilai-nilai dasar Pancasila dijadikan pedoman dalam tatanan kehidupan bernegara. dan budaya masyarakat Indonesia sendiri yang berdasarkan hasil musyawarah dan konsensus dari masyarakat. baik zaman ataupun pemikiran dengan kata lain Pancasila mempunyai keluwesan yang memungkinkan menerima perkembangan pemikiranpemikiran baru yang relevan dengan dirinya. Perumusan Pancasila sebagai dasar negara dilakukan oleh BPUPKI sebagi syarat untuk mempersiapkan kemerdekaan. . moral. sekaligus sebagai syarat yang dipenuhi oleh suatu negara yang merdeka. Pancasila tidak bersifat tertutup (statis) terhadap berbagai perubahan atau pemikiran-pemikiran baru. Sejak tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 dilangsungkan sidang pertama BPUPKI yang membicarakan dasar negara bagi negara Indonesia kelak jika merdeka. Pancasila bersifat terbuka (dinamis) yang mampu menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan. tersusun secara sistematis. Ciri khas dari ideologi terbuka adalah nilai-nilai atau cita-citanya tidak dipaksakan dari pihak luar melainkan digali dan diambil dari harta kekayaan nurani.

Sebutkan perbedaan Ideologi terbuka dan ideologi tertutup? 6. Jelaskan makna Pancasila sebagai ideologi terbuka? .BAB III EVALUASI 1. Jelaskan secara singkat proses perumusan Pancasila? 4. Jelaskan pengertian ideologi? 2. Sebutkan dan jelaskan 2 fungsi Pancasila? 5. TUGAS Amati disekitar anda tentang sikap dan perilaku masyarakat di sekitar anda yang sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan sikap mau menerima pengaruh dari luar. 2 TEST AKHIR 1.

....... 3 .. 4......... Jiwa dan Kepribadian Bangsa Indonesia....... 3........................3.....1 Juni 1945 dilangsungkan sidang pertama BPUPKI yang membicarakan dasar negara oleh M........... Masuknya wisatawan asing 1... .................... 2...... ......Yamin. 3............ 2................ Fungsi Pancasila........... Perumusan Pancasila sebagai dasar negara dilakukan oleh BPUPKI mulai tanggal 29 Mei . Pengertian ideologi adalah seperangkat cita-cita (ide-ide) yang merupakan keyakinan yang tersusun secara sistematis disertai petunjuk atau cara untuk mewujudkan cita-cita........... Ir.. . . 1. Dasar Negara Republik Indonesia..... . Mengidentifikasi Pengaruh Globalisasi dengan melihat segi positif dan negatif yang dikaitkan dengan nilai-nilai Pancasila NO PENGARUH GLOBALISASI 1... 4............. 3....... PENGARUH NEGATIF 1 . 1.............. ...... 2... ............. ............. 2............ KUNCI JAWABAN 1................... ......... Supomo dan Panitia Sembilan... Pandangan Hidup Bangsa Indonesia 3. 2.... 2 .... . ........... 3.. 2..... Internet/ HP PENGARUH POSITIF 1.......... LEMBAR KERJA 1............... 2.. . 4................ Sukarno....... 4... 3....... 2. 1. 4....... 3......... kemudian rumusan Pancasila dituangkan kedalam Pembukaan UUD 1945 Alenia keempat... .................. 3.......... Berdirinya Supermarket/KFC 1......

Cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia. Isinya tidak bersifat operasional. Perjanjian luhur bangsa Indonesia pada waktu mendirikan Negara. 6. Sistem pemikiran yang tertutup. 7. melainkan kekuasaannya. 2. 3 Dasar pembentukan berupa cita-cita atau 3. 5. 6. Tidak hanya dibenarkan melainkan dinegara dalam hal penguasaan negara butuhkan oleh seluruh anggota masyayang mutlak harus diikuti oleh seluruh rakat. Sumber dari segala sumber hukum atau sumber tertib hukum bagi bangsa Indonesia. 5. Dasar pembentukan ideologi bukan keyakinan ideologis sekelompok orang. 5. Sistem pemikiran yang terbuka. Isinya terdiri dari tuntutan-tuntutan konkrit dan operasional yang bersifat keras yang wajib ditaati oleh seluruh warga masyarakat. warga masyarakat. Cenderung untuk memaksakan mengsakan dari luar melainkan digali dan ambil nilai-nilai ideologi dari luar. 1. Perbedaan Ideologi Terbuka Ideologi tertutup 1.4. keya-kinan ideologis sekelompok orang 4. Balikan / Tindak lanjut Kriteria hasil belajar : 90 – 100 70 – 89 66 – 69 Sangat Baik Baik Cukup Kurang dari 65 Kurang . Tidak diciptakan oleh negara. Pancasila bersifat terbuka (dinamis) yang mampu menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan. diambil dari masyarakat. 6. tuhkan oleh penguasa negara untuk 4. Falsafah hidup yang mempersatukan bangsa Indonesia. Nilai-nilai dan cita-citanya tidak dipak.2. tanpa menghilangkan hakekat (jati dri) 5. oleh masyarakat. Pada hakekatnya ideologi hanya dibumelainkan hasil musyawarah. Pada dasarnya ideologi diciptakan oleh 5. baik jaman ataupun pemikiran dengan kata lain Pancasila mempunyai keluwesan yang memungkinkan menerima perkembangan pemikiran-pemikiran baru yang relevan dengan dirinya.

2.5 maka anda harus mengulang modul ini . Apabila hasil Anda kurang 7.1.5 maka anda bisa melanjutkan ke Modul selanjutnya. Apabila hasil Anda lebih/sama dengan 7.

Citra Umbara. Jakarta. Undang Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 amandemen I. Armico.2006. Nugroho Noto Susanto. Chotib dkk. 6. . Pendidikan Kewarganegaraan Kelas XII. Pendidikan Kewarganegaraan. 4. Pendidikan Kewarganegaraan Kelas XII. MM . Bandung. PN Balai Pustaka.II. Jakarta. Bandung. Budiyanto. 1983. Agus Sumali. Erlangga. Bandung. 3. 5. 2007. Sekjen MPR RI. Naskah otentik dan rumusan Pancasila yang Otentik. 2. Kokom Komalasari.III. Kewarganegaraan 3. Yudhistira. Jakarta.IV.2007.Yudhistira.2007.DAFTAR PUSTAKA 1.