MAKALAH FIQIH ZAKAT DAN WAKAF Tentang MUSTAHIQ DAN POLA DISTRIBUSI ZAKAT

Disusun oleh : KELOMPOK II HUDIA 306 065

Dosen Pembimbing AHMAD WIRA, M. Ag, Phd

JURUSAN MUAMALAH-A FAKULTAS SYARI’AH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) IMAM BONJOL PADANG 1430 H/ 2009 M

pemakalah akan menguraikannya pada bab selanjutnya.BAB I PENDAHULUAN Zakat merupakan salah satu rukun dari rukun Islam yang harus ditunaikan oleh umat Islam apabila sudah memenuhi syarat tertentu dan diberikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya (mustahiq zakat). Untuk penjelasan lebih lanjut tentang mustahiq dan pendistribusian zakat. . Muzakki atau orang yang berzakat dapat memberikan zakat secara langsung kepada mustahiq atau boleh juga melalui lembagalembaga yang mendistribusikan zakat yang dibentuk oleh pemerintah.

BAB II PEMBAHASAN MUSTAHIQ DAN POLA DISTRIBUSI ZAKAT A. dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.ghorim (orang yang berhutang. Umumnya zakat yang diberikan kepada mereka bersifat konsuntif. MUSTAHIQ ZAKAT Mustahik zakat atau orang yang berhak menerima zakat harta benda (zakat mall) ada 8 asnaf (golongan) yakni fakir. Sementara orang miskin adalah yang bias mencukupi kebutuhan hidup diri dan keluarganya tapi serba berkekurangan. miskin. Biasanya fakir didefinisikan sebagai orang yang tidak berpunya apa-apa. sebagai sesuatu ketetapan yang diwajibkan Allah. Dari delapan asnaf itu. orang yang berjihad di lalan Allah (fi sabilillh) dan ibnu sabil (yang dalam perjalanan). muallaf yang dibujuk hatinya. orang-orang yang berhutang. Para ulama berbeda pendapat dalam hal ini: 1 Http//Produktifitas dan Pendayagunaan Harta Zakat. yaitu untuk memenuhi kebutuhan seharihari. untuk (memerdekakan) budak. untuk jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan. juga tidak bekerja alias pengangguran. mualaf qulubuhum (orang yang baru masuk islam). yang mesti didahulukan adalah fakir dan miskin. orang-orang miskin. riqab (orang yang telah memerdekakan budak-zaman dulu).com .1 Golongan penerima zakat telah ditentukan oleh Allah SWT dalam firman-Nya surat AtTaubah: 60                                                                 Artinya: ”Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir. ‘amil. pengurus-pengurus zakat. (petugas zakat).

 perang dsb)  Rasulullah SAW. Jakarta: 2007. (Jakarta: Pustaka Azzam).com 4 DR. Hukum Zakat. 2.  memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup.2 Yang berhak menerima zakat:  Fakir-Mereka yang hampir tidak memiliki apa-apa sehingga tidak Miskin-Mereka yang memiliki harta namun tidak cukup untuk Amil-Mereka yang mengumpulkan dan membagikan zakat. bersabda: ‫امرت ان اخذ الصدقة من اغنيائكم واردها على فقرائكم‬ Artinya: ”Aku diperintahkan untuk mengambil sedekah dari orang kaya diantara kamu sekalian. h. Muallaf-Mereka yang baru masuk Islam dan membutuhkan Hamba sahaya yang ingin memerdekakan dirinya Gharimin-Mereka yang berhutang untuk keperluan yang halal dan Fasibilillah-mereka yang berjuang dijalan allah (misal:dakwah. penguasa boleh mengkususkan penerimaan zakat kepada satu golongan saja atau lebih apabila situsi dan kondisinya. 2006. Ibnu Sabil-mereka yang kehabiasan biaya diperjalanan. Yusuf Kardawi. .   bantuan untuk menyesuaikan diri dengan keadaan barunya. h. Bidayatul Mujtahid. 568. 666. Bolehkah zakat itu diberikan kepada satu golongan saja atau harus diberikan kepada 8 golongan tersebut secara merata? 1.   tidak sanggup untuk memenuhinya. cet. jilid I.10. Menurut Syafi’i zakat tidak boleh diserahkan kepada golongan tertentu. Menurut Malik dan Abu Hanifah. Http//Produktifitas dan Pendayagunaan Harta Zakat. namun harus dibayarkan kepada 8 golongan secara menyeluruh seperti yang disebutkan oleh Allah dalam ayat diatas. untuk aku berikan kepada orang-orang fakir diantara kalian” 4 2 3 Ibnu Rusyd.3 mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup.

” (Ibnu Qudama:jilid II). Tiba-tiba datanglah seorang laki-laki dan berkata. pada sanadnya terdapat Abdurrahman al-Ifriqi.)5 5 Sayyid Sabiq. Ziyad bin Harits ash-Shuda’i.! (H. . Fiqh Sunnah I. Jika engkau termasuk dalam salah satu dari delapan golongan itu.” Imam Malik berkata: ”Zakat harus diprioritaskan kepada golongan yang paling membutuhkan. Jakarta: Pena Pundi Aksara. boleh diberikan hanya pada satu golongan. maka harus dibagikan. 2008. berkata yang artinya: ”Aku datang menjumpai Rasulullah SAW lalu berbait kepadanya.B. Diriwayatkan dari Nasa’i: ”Jika harta zakat banyak dan cukup untuk dibagikan kepada 8 golongan. POLA DISTRIBUSI ZAKAT Zakat boleh diberikan kepada kepada salah satu asnaf 8. Allah lalu memberikan penerima zakat kepada delapan golongan.R.561. Ia adalah seorang yang masih menjadi pertikaian pendapat dikalangan ulama. jika tidak memadai. h. Abu Daud. tentulah aku akan memberikan bagianmu. berilah aku pemberian zakat! Nabi SAW bersabda: Sesungguhnya Allah tidak rela dengan ketetapan dari Nabi atau lainnya mengenai zakat hingga Allah memutuskan sendiri dalam masalah ini. Namun.

KESIMPULAN  Mustahiq Zakat adalah orang yang berhak menerima zakat. Miskin 3. oleh sebab itu. Fakir 2. pemakalah menyadari masih terdapat kekurangan dan kesalahan yang disebabkan keterbatasan pengetahuan yang pemakalah miliki.  Ada 8 asnaf (golongan): 1.BAB III PENUTUP A. SARAN Dalam pembuatan makalah ini. Fisabilillah 8. Ghorim 7. ’Amil (petugas zakat) 4. Ibnu sabil Zakat dapat diberikan oleh muzakki atau orang yang memberikan zakat kepada mustahiq secara langsung atau bisa pula melalui badan amil zakat yang dikelola oleh pemerintah. Riqab 6. Muallaf 5. pemakalah meminta kritikan dan saran dari para pembaca. . B.

Jakarta: Pena Pundi Aksara. Bidayatul Mujtahid. 2006. Rusyd. . Hukum Zakat. Fiqh Sunnah I.com Kardawi. Sayyid. (Jakarta: Pustaka Azzam). Cet. 2008. Sabiq.10.DAFTAR PUSTAKA Http//Produktifitas dan Pendayagunaan Harta Zakat. Jakarta: 2007. Ibnu. jilid I. Yusuf.