P. 1
Mekanisme Fotosintesis

Mekanisme Fotosintesis

|Views: 1,976|Likes:
Published by Danang Nuyu Ahimsa

More info:

Published by: Danang Nuyu Ahimsa on Nov 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/12/2013

pdf

text

original

Mekanisme Fotosintesis Fotosintesis terjadi di dalam kloroplas (gambar 1), struktur selaput didalam sel mesofil daun.

Kloroplas memiliki struktur halus di dalamnya – kantung-kantung selaput lempeng yang disebut tilakoid. Di selaput tilakoid, klorofil dan pigmen aksesoris disusun menjadi kelompok-kelompok proses fotosintesis. fungsi yang disebut fotosistem. Masing-masing fotosistem mengandung sekitar 300 molekul pigmen yang terlibat langsung atau tidak langsung dalam

Gambar 1. Struktur kloroplas Masing-masing fotosistem ini memiliki pusat reaksi atau penjebak cahaya dimana molekul klorofil a yang spesial menjebak energi cahaya. Ada dua jenis fotosistem:Fotosistem I dan Fotosistem II. Di Fotosistem I, molekul klorofil a nya dinamakan P700 karena ia menyerap energi cahaya dari panjang gelombang 700 nanometer. Molekul klorofil di Fotosistem II diberi nama P680 karena molekul pigmen ini (klorofil a) menyerap cahaya pada panjang gelombang 680 nanometer. Fotosintesis melibatkan empat peristiwa biokimia: peristiwa fotokimia, transpor elektron, kemiosmosis dan fiksasi karbon. Reaksi fotokimia dan transpor elektron terjadi di selaput tilakoid. Selaput oval tilakoid mengelilingi sebuah vakuola atau wadah penyimpan dimana ion hidrogen disimpan hingga diperlukan dalam siklus Calvin, atau fiksasi karbon. Masing-

masing tilakoid bertumpu di stroma atau zat lantai di kloroplas. Klorofil bertindak sebagai donor elektron dan kemudian menjadi penerima (akseptor) elektron. Ion ini disimpan di wadah penyimpan di tilakoid. Pada akhirnya ia kembali ke P700. Molekul X melewatkan elektron ke molekul penerima lainnya dan mengalami oksidasi dalam proses ini. Tiap langkah reaksi reduksi-oksidasi ini dipercepat (katalis) oleh sebuah enzim khusus. Fosfat inorganik dari cairan stroma disertakan dalam molekul ATP saat fosforilasi sintetik. molekul X tereduksi. Dalam menerima eletron. Ia menyumbangkan elektron terangsang yang kaya energi dan menerima balik elektron yang lemah (miskin energi). Stroma adalah lokasi terjadinya fiksasi karbon. Molekul pigmennya menyerap energi ini dan meneruskannya ke molekul pusat reaksi. Peristiwa Fotosistem I Fosforilasi Siklik – Transpor Elektron Energi cahaya menghantam sebuah fotosistem. Fotosintesis memerlukan energi dari ATP untuk mensintesis karbohidrat. Pada peristiwa Fotosistem I. Terjadi sederetan peristiwa reaksi redoks. . Tingkat energi sebuah elektron di P700 naik ke tingkat yang lebih tinggi. dimana elektron diteruskan dari satu molekul penerima ke molekul penerima lainnya. elektron yang terangsang dapat melewati jalur yang berbeda dari yang menyusun ATP. Ion hidrogen berlebih dilepaskan saat ATP terbentuk. Energi elektron yang bertambah ini menyebabkannya lepas dari molekul P700 (klorofil a) dan menempel sementara di sebuah molekul penerima yang disebut X. Energi yang dilepaskan saat elektron melewati rantai transpor ini dipakai untuk mensintesis ATP (Adenosin Tri Posfat).

. Pada ganggang hijau biru dan pada lumut (bryofita).Fosforilasi Nonsiklik Energi cahaya kembali menghantam sebuah molekul klorofil a. Dengan mendapatkan dua elektron tambahan. NADPH2 menyimpan kedua elektron dan tidak meneruskannya lagi. pada ganggang coklat klorofil c. Dari molekul penerima X. Jalur nonsiklis: 2e dari P700 ke X ke Fd ke NADP lalu NADP menjadi NADPre Peristiwa Fotosistem II Fotosistem II melibatkan sekitar 200 molekul di pusat reaksi klorofil a. yaitu jalur siklis atau nonsiklis. Sesungguhnya ada dua molekul P700 yang melepaskan elektron saat peristiwa ini secara serempak. NADPH2 juga menarik sebuah proton H. P700. Karenanya ia berubah nama menjadi NADPre. elektron di lewatkan ke ferridoksin (Fd). Tinjauan : Fotosistem I 1. menjadi terangkat ke tingkat energi tinggi. pigmen penjebak cahayanya adalah klorofil b. Salah satu elektronnya terangkat ke tingkat energi tinggi 4. Sebuah elektron di molekul pusat reaksinya. 2. dimana re berarti tereduksi. Jalur siklis : e dari P700 ke X ke akseptor ke ATP. dan ganggang merah klorofil d. pigmen penjebak cahaya tanaman hijau. Jalur yang diikuti oleh elektron ini ada dua kemungkinan. NADP menerima kedua elektron (2e) tersebut dan menjadi NADPH2. Molekul pusat reaksi (P700) menyerap cahaya tersebut 3. Fd melewatkan elektron ke senyawa transisi dan kemudian ke Nikotamida Adenin Dinukleotida Phosfat (NADP). Energi dari NADPH2 akan menjadi sumber energi saat karbon dioksida tereduksi untuk membentuk gula. Foton cahaya menghantam sebuah molekul klorofil a. Elektron ini lepas dari P700 dan diterima X. sebuah senyawa yang mengandung besi.

mereka kehilangan energi perlahan-lahan. menyisakan elektron bebas dan molekul oksigen: Protonnya berhubungan dengan NADPre. Gambar 2. P680. termasuk flavoprotein dan sitokrom (cyt) Rangkuman jalur elektron di Fotosistem I dan Fotosistem II sebagai berikut: . Elektron energi tinggi ini lewat menuju sebuah molekul penerima elektron yang dilambangkan Q. Sebagian energi membentuk ATP. Molekul Q melewatkan elektron lagi dalam sederetan molekul penerima yang melewatkan elektron terus menuju ke lubang di Fotosistem I yang terbentuk saat sintesis nonsiklis NADPre. tereksitasi. sebuah elektron di pusat reaksi. Saat elektron bergerak sepanjang rantai transpor. Diyakini kalau P680 menarik elektron pengganti dari air. Jalur fotosintesis melibatkan banyak langkah dan banyak produk serta katalis perantara.Saat cahaya menyerang klorofil di Fotosistem II.

Fiksasi karbon     Fiksasi molekul CO2 oleh RuBP Melibatkan enzim RuBP karboksilase (rubisco) Menghasilkan 2 molekul gula 3-fosfogliserat (3-PGA) Ada tiga mekanisme : C3. NADPre dan ATP yang dihasilkan saat peristiwa Photosistem I dan Photosistem II sekarang dipakai untuk menempelkan karbon dioksida ke sebuah molekul organik. C4.Air menyerahkan 2e ke Fotosistem I menuju X menuju rantai transpor menuju Fotosistem II menuju Q menuju rantai transpor menuju NADPre menuju siklus Calvin. Tiga fase siklus Calvin : 1. Gambar 2 menunjukkan jalur fotosintesis.3-PGA)  Reduksi 1. CAM 2.3-difosfogliserat (1.3-difosfogliserat (1.3-PGA) menjadi gliserida-3-phospat (G3P) oleh sepasang electron dari NADPH   Membutuhkan 6 ATP dan 6 NADPH Hasilnya berupa G3P . Reduksi  Penambahan gugus fosfat dari ATP ke 3-fosfogliserat menjadi 1. Siklus Calvin Siklus Calvin adalah sederetan peristiwa fotosintesis dimana fiksasi karbon dioksida terjadi di stroma kloroplas. Enzim yang mempercepat siklus Calvin ada di stroma.

menunjukkan langkah rumit yang membawa dari ribulosa difosfat (bifosfat) menuju glukosa. kedua molekul PGAL menyatu menghasilkan pembentukan gula karbon-6. membentuk sebuah senyawa karbon-6 yang tidak stabil. Siklus Calvin. sebuah gula karbon-6. Karbon dioksida bergabung dengan gula karbon-5 ribulosa bifosfat (RuBp). asam fosfogliserik (PGA). Lalu. . Regenerasi RuBp (akseptor CO2   Mengubah G3P menjadi RuBP Membutuhkan 3 ATP Gambar 3. Kedua molekul PGA mengalami reduksi menjadi dua molekul fosfogliseraldehida (PGAL) dalam dua langkah berurutan. Ikatan energi tinggi putus dan fosfat dilepaskan. Senyawa ini pecah menjadi dua molekul senyawa karbon-3.3. diganti dengan sebuah atom hidrogen dari NADPH.

Pada saat fotorespirasi. malat. oksidasi ribulosa bifosfat terjadi. membentuk sebuah senyawa karbon-4. Hingga kini ilmuan belum tahu apa manfaat dari fotorespirasi bagi sel saat fotosintesis. Hatch dan Slack) menemukan jalur fotosintesis baru. yang disebut C4 atau jalur fotosintesis Hatch-Slack. yang mengikat dengan karboksilase RuBP. Sebagian karbon dioksida yang dihasilkan dalam reaksi ini dilepaskan. Karbon dioksida menyatu dengan sebuah senyawa yang disebut PEP (Phosfoenolpiruvat). Pada dasarnya inilah yang terjadi. ia justru memakai energi. Aktivitas biokimia yang mengikutinya sudah dijelaskan dalam siklus Calvin. Satu molekul PGA dan sebuah molekul karbon-2 dilepaskan. Fotorespirasi Fotorespirasi adalah sederetan peristiwa aneh yang terjadi di sel tanaman hijau saat ada sinar matahari. tiga ahli botani (Kortschak. Fotorespirasi mengoksidasi senyawa organik memakai oksigen dan hasilnya adalah pembuangan karbon dioksida. oksigen. sisanya dikembalikan ke kloroplas untuk ikut serta dalam fotosintesis. namun molekul karbon-2 meninggalkan kloroplas dan memasuki reaksi kimia di peroksisom dan metokondrion. bukannya karbon dioksida. PGA tetap berada dalam siklus C3. enzim karboksilase ribulosa bifosfat (RuBP) menyatu dengan sebuah kelompok karboksil menuju ribulosa bifosfat. karenanya tampak tidak berguna.Sebagian PGAL ini dipakai untuk memperbaiki penyimpanan ribulosa bifosfat. Jalur Fotosintesis Hatch-Slack atau C4 Di akhir tahun 1960an. Dalam peristiwa biasa. Malat ditransfer ke sel- . Proses ini tidak menggunakan sistem transpor elektron dan karenanya tidak menghasilkan energi. titik awal siklus Calvin (Gambar 3). Namun. Saat karboksilase RuBP mendapatkan oksigen.

Gambar 4. diantaranya rumput kepiting. Senyawa karbon-4 ini memberikan karbon dioksida. Anatomi Kranz. juga melakukan fotosintesis C4. tebu. Sel-sel lapisan buntalan diposisikan dalam bentuk lingkaran mengelilingi buntalan pembuluh (terdiri dari tabung-tabung xilem dan floem). yang memasuki C3 atau siklus Calvin di sel lapisan buntalan fotosintetik.sel lapisan buntalan di daun. sebuah tanaman iklim sedang. Menariknya. Sel mesofil menyusun bagian interior daun lainnya. millet dan sorgum. Ruang udaranya sangat kecil (Gambar 4). . Tanaman di daerah tropis dan gurun dengan tingkat fotosintesis sangat tinggi adalah tanaman C4. Susunan khusus ini disebut anatomi Kranz. Tanaman yang melakukan fotosintesis C4 memiliki susunan khusus di jaringan daunnya. jagung. Sel lapisan buntalan mengelilingi buntalan pembuluh.

Tanaman sagu menyimpan cadangannya dalam batang namun dalam bentuk tepung. Sukrosa mungkin juga ditranspor ke bagian-bagian tanaman yang lain seperti ke jaringan meristem yang aktif tumbuh atau ke tempat pengubahan menjadi polisakarida sebagai cadangan makanan atau senyawa struktural. Untuk Cadangan Makanan dan Struktur Tubuh Walaupun cukup tepat mengatakan bahwa fotosintesis selesai dengan terbentuknya gula heksosa. Tahap awal penggunaan hasil fotosintesis untuk menghasilkan energi adalah pernapasan anaerob yang disebut glikolisis. atau bergabung membentuk sukrosa untuk ditranslokasikan ke sel-sel yang lain. Tanaman menyimpan cadangannya dalam bentuk dan tempat yang berbeda-beda. Untuk Respirasi dan Pertumbuhan Heksosa yang terbentuk dapat juga masu ke dalam sistem pernapasan sel dan dibongkar untuk menghasilkan energi dan diubah menjadi komponen organik yang digunakan menjadi senyawa-senyawa struktural. Sukrosa yang terbentuk kemungkinan menuju dinding sel yang sedang membesar dan di sana diubah bentuknya menjadi komponen structural seperti selulosa. dan cadangan makanan yang penting. banyak perubahan lebih lanjut dapat terjadi. atau mengalami polimerasi menjadi tepung untuk cadangan makanan sementara di dalam kloroplas. B. yaitu peristiwa pembentukan nukleotida yang tereduksi dan ATP untuk bekerja dalam sel-sel dengan cara memcah gula heksosa fosfat . metabolik. tebu misalnya menyimpan cadangan makanannya di dalam batang dalam bentuk sukrosa. Heksosa yang terbentuk mungkin segera berubah dari glukosa menjadi fruktosa.Hasil Fotosintesis yang Dimanfaatkan Oleh Tanaman A.

dalam banyak hal merupakan dua reaksi yang berlawanan. sedangkan proses katabolisme respirasi menyebabkan pengeluaran CO2 dan mengurangi berat kering tanaman. Keduanya menggunakan energi untuk sintesis. Fotosintesis dan respirasi. tatapi respirasi harus membongkar molekul organik untuk memperoleh energi yang dibutuhkan dalam reaksi tersebut. Oksigen dimanfaatkan oleh manusia dan hewan untuk proses respirasi.menjadi asam piruvat. meskipun keduanya sangat mirip. Fotosintesis mengakibatkan peningkatan berat kering tanaman karena pengambilan CO2. hewan. Oksigen sangat dibutuhkan oleh manusia. . bahkan tumbuhan itu sendiri. Hasil Fotosintesis yang Dimanfaatkan Organisme Lain Hasil fotosintesis yg lainnya adalah oksigen (O2).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->