Instrumen Evaluasi Diri Sekolah (EDS) Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Pare Alamat : Jl.

Pk Bangsa 41 Pare Kabupaten : Kediri Tahun : 2011

1. STANDAR ISI
Komponen 1.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Indikator
1.1.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP. 1.1.2. Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan kebutuhan pembelajaran. 1.1.3. Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu, rencana program remedial, dan pengayaan bagi siswa.

1.2.

Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik

1.2.1. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 1.2.2. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

1.

ISI

1.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan
1.1.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP

1. 2. 3. 4. 5.

Bukti-Bukti Fisik Sk Team Pengembang Kurikulum Dokument ktsp Daftar hadir Undangan rapat Notulen rapat

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan 1. Sekolah kami sudah memiliki Tim Pengembang Kurikulum 2. sekolah kami sudah melaksanakan Kurikulum yang Memuat 5 Kelompok Mapel 3. Sekolah kami sudah melaksanakan 7 Prinsip Pelaksanaan 4. Sekolah kami sudah menerapkan Muatan Kurikulum, Inti, Lokal, Pengem.diri 5. Sekolah kami sudah melaksanakan Alokasi waktu,jampel, jam/mg,jam/tahun 6. Sekolah kami sudah melaksanakan Penambahan jam 7. Sekolah kami sudah mereview Kurikulum tiap tahun 8. Kurikulum kami sudah disosialisasikan kepada stakeholder sekolah 9. Kurikumlum sekolah kami sudah disahkan oleh Dinas pendidikan Kelemahan 1. Sekolah kami belum melibatkan anggota TPK dalam penyusunan kurikulum; kepsek, wakil guru, wakil siswa, komite, pengawas 2. Kurikulum sekolah belum sepenuhnya melaksanakan 7 Prinsip Pengembangan Tahapan Pengembangan

Tahap ke-4
Kurikulum sekolah kami disusun dan dikembangkan sesuai dengan panduan BSNP dan menjadi rujukan bagi pengembangan kurikulum sekolah lainnya yang memiliki karakteristik yang sama.

Tahap ke-3
Kurikulum sekolah kami disusun dan dikembangkan sesuai dengan panduan BSNP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Kurikulum sekolah kami belum sepenuhnya mengikuti panduan yang disusun BSNP.

Kurikulum sekolah kami disusun mengikuti panduan yang disusun BSNP namun masih memerlukan pengembangan.

Rekomendasi : 1. komite. pengawas 2. wakil guru. wakil siswa. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun program penyusunan kurikulum yang melibatkan anggota TPK dalam penyusunan kurikulum. kepsek. . Sekolah kami perlu pendampingan agar kami dapat menyusun Kurikulum sekolah berdasarkan 7 Prinsip Pengembangan.

kebutuhan sosial masyarakat. dan kebutuhan pembelajaran yang terintegrasi dalam silabus setiap mata pelajaran serta menjadi rujukan kab/kota dalam pengembangan kurikulum lokal. kondisi budaya. Sekolah kami belum melaksanakan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakter dan sosbud Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. 2. Dokumen 2 KTSP:  Program Mulok  Silabus Mulok  RPP Mulok KELEMAHAN . dan kebutuhan pembelajaran dalam silabus setiap mata pelajaran. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1. kondisi budaya. kondisi budaya. usia peserta didik. kebutuhan sosial masyarakat. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kurikulum sekolah kami disusun belum mempertimbangkan karakteristik daerah. . dan kebutuhan pembelajaran. Tahap ke-3 Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. usia peserta didik. kondisi budaya.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. usia peserta didik. dan kebutuhan pembelajaran. Sekolah kami sudah melaksanakan kurikulum dengan tambahan muatan lokal. 1.1. usia peserta didik. Bukti-Bukti Fisik 1. Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan usia peserta didik dan kebutuhan pembelajaran.2. kebutuhan sosial masyarakat.1. Dokumen 1 KTSP :  Jenis Muatan Lokal 2. kebutuhan sosial masyarakat.

Rekomendasi : 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakter dan sosbud .

Struktur kurikulum sekolah kami kurang mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya. Dokumen 1 KTSP ( struktur kurikulum) 3. muatan lokal. pengembangan diri) 2.3. 1. dan pengayaan bagi siswa. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu. Dokumen 1 KTSP ( pengaturan beban belajar) Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Struktur kurikulum sekolah kami telah mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya dengan selalu melaksanakan program remedial dan pengayaan yang sistematis untuk setiap peserta didik.1. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Struktur kurikulum sekolah kami tidak mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan Program Layanan pengayaan Bukti-Bukti Fisik 1.1. sedangkan program remedial dan pengayaan kadang kala dilaksanakan. 1.1. serta program remedial dan pengayaan belum pernah dilaksanakan. rencana program remedial. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan Program Layanan perbaikan 3. Tahap ke-3 Struktur kurikulum sekolah kami telah mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya dengan selalu melaksanakan program remedial dan pengayaan. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN . . Dokumen 1 KTSP ( muatan kurikulum inti/utama. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum mengalokasikan waktu layanan perbaikan dan pengayaan 2.

2. 3. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat mengalokasikan waktu layanan perbaikan dan pengayaan Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat melaksanakan Program Layanan perbaikan Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat melaksanakan Program Layanan pengayaan .Rekomendasi : 1.

Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik 1.2. 3. 1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan layanan dan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi setiap peserta didik. Bukti-Bukti Fisik 1.2. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK telah menyusun program layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. baik yang terprogram dengan jelas maupun berdasarkan kasus per kasus sesuai kebutuhan peserta didik. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK belum memberikan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Daftar Siswa Binaan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1. Sekolah kami masih sangat terbatas dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling yang memadai dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 5. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Program Khusus dan Pemetaan Mater Layanan Konseling. 6. . Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK belum melaksanakan tindak lanjut bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta belum memberikan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Program Semester.1. Satuan Layanan/ Satuan Pendukung.1. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu memberikan layanan bimbingan dan konseling bagi peserta didik. KELEMAHAN . 4. KTSP ( pengembangan silabus Konseling Program Tahunan. 2. Tahap ke-3 Sekolah kami memberikan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 2.

Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK perlu pembimbingan agar mereka dapat menyusun program dan melaksanakan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 2. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK perlu pembimbingan agar mereka dapat menyusun dan melaksanakan program tindak lanjut bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta belum memberikan pengembangan pribadi peserta didik pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan .Rekomendasi : 1.

Sekolah kami perlu melaksanakan Penilaian dan Pelaporan hasil pengembangan diri . Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik 1. Jurnal. Sekolah kami belum melaksanakan semua kegiatan pengembangan diri 2. Bukti-Bukti Fisik 1.2.2. Sekolah kami sudah melakukan Penyusunan Program dan perencanaan pengembangan diri 2. 4. V Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu memberikan kegiatan ekstra-kurikuler bagi peserta didik.kurikulernya. 3. Daftar Hadir Daftar Nilai.2. 2.1. Sekolah kami sudah mengelompokkan Jenis kegiatan pengembangan diri KELEMAHAN 1. Program semester. 6. Sekolah kami perlu melaksanakan semua kegiatan pengembangan diri 2. Sekolah kami menyediakan kegiatan ekstra-kurikuler tetapi belum mengakomodir semua kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Rekomendasi : 1. Rapor. Tahap ke-3 Sekolah kami sudah menyediakan beberapa (berbagai) kegiatan ekstrakurikuler bagi peserta didik yang sesuai dengan minat sebagian besar peserta didik. Sekolah kami belum semua melaksanakan Penilaian dan Pelaporan hasil pengembangan diri Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan berbagai jenis kegiatan ekstra kurikuler yang disesuaikan dengan minat setiap peserta didik dan melibatkan masyarakat dalam pengembangan ekstra. 5. Buku Induk Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

4. nilai-nilai.1. buku referensi. kreatif. menyenangkan. buku referensi.1. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran dengan mudah. menantang dan memotivasi peserta didik 2.5.2. 2.STANDAR PROSES Komponen 2. RPP memperhatikan perbedaan gender. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas.3. inspiratif. pelaksanaan. emosional. gaya belajar. 2. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI). menyenangkan. buku pengayaan.1.3. dan lingkungan peserta didik. inspiratif. norma.1.2. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik. 2. Pengembangan Silabus dilakukanguru secara mandiri atau berkelompok 2. kemampuan sosial.2. kebutuhan khusus.1. 2. dan penutup. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi perencanaan. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2.1. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran.2.1. Siswa dapat mengakses buku panduan. kemampuan awal. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan . Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif. serta mendapatkan konfirmasi.3. 2. 2. Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. Standar Kompetensi Lulusan (SKL). dan penilaian hasil pembelajaran. Guru menggunakan buku panduan. bakat.2. 2. kecepatan belajar.5. buku pengayaan.2.4.4. inti.2. tahap intelektual.2.1. latar belakang budaya. dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan. motivasi belajar. Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar Indikator 2. dan panduan KTSP. minat.5. 2. 2. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif. potensi.

SKL. 2. Silabus mata pelajaran kelas XII Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Standar Kompetensi Lulusan (SKL).2. Silabus mata pelajaran kelas XI 3. Di Sekolah kami baru 40 guru dari 62 guru yang sudah mengembangan silabus berdasarkan :  Standar Isi  Standar Kompetensi lulusan  Panduan penyusunan KTSP 2. PROSES Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar 2.1. dan panduan KTSP serta telah Tahap ke-3 Silabus kami telah sesuai dengan SI. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI). √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Silabus kami belum sesuai dengan Sebagian silabus kami telah sesuai .1. Sekolah kami sudah mengembangkan silabus dengan mencantumkan Komponen Silabus sebagai berikut:  Identitas mata pelajaran  SK dan KD  Materi pembelajaran  Kegiatan pembelajaran  Indikator pencapaian kompetensi  Penilaian  Alokasi Waktu  Sumber belajar KELEMAHAN 1.1. dan panduan KTSP. Bukti-Bukti Fisik 1. Di Sekolah kami baru 54 dari 62 guru yang mengembangkan silabus Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Silabus kami telah sesuai dengan SI. Silabus mata pelajaran kelas X 2.

secara berkala dievaluasi dan dikembangkan sesuai perubahan dan kebutuhan. dan panduan KTSP dengan SI. secara berkala dievaluasi dan dikembangkan sesuai perubahan dan kebutuhan) SKL. SKL. Di Sekolah kami ada 8 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan penyusunan silabus sesuai dengan SI. . Rekomendasi: 1. dan panduan KTSP. sebaiknya. SKL. SI. SKL. Di    Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan pengembangan silabus berdasarkan : Standar Isi Standar Kompetensi lulusan Panduan penyusunan KTSP 2.mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah. dan panduan KTSP yang mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah. (telah mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah sebenarnya sama dengan panduan KTSP pd tahap 3. dan panduan KTSP.

Rekomendasi: 1. Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Silabus kami belum dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok. Sekolah kami belum mengkaji dan mengembangkan silabus secara mandiri. KELEMAHAN 1. . Bukti-Bukti Fisik 1.1. Silabus mata pelajaran Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.1. Pengembangan Silabus dilakukan guru secara mandiri atau berkelompok.2. Sebagian silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok.2. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri yang berdampak pada peningkatan mutu peserta didik. Sekolah kami sudah mengembangkan silabus secara kelompok guru mata pelajaran di sekolah dan MGMP tingkat kabupaten. Tahap ke-3 Silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok. Sekolah kami perlu pembimbingan dalam kegiatan mengkaji dan mengembangkan silabus secara teratur oleh guru secara mandiri yang berdampak pada peningkatan mutu peserta didik.

RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. materi ajar. 3. SK. 2. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang menyusun RPP untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam 1X pertemuan 3. menantang. KD. Bukti-Bukti Fisik 1. lengkap dan sistematis dan menunjukkan pembelajaran PAKEM(interaktif. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP tidak berdasarkan prinsip :  Memperhatikan perbedaan individu peserta didik  Menerapkan Teknologi dan informasi 2.2. Indikator pencapaian kompetensi. . Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP berdasarkan silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai kompetensi dasar Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP belum lengkap dan sistematis sesuai dengan komponen RPP ( identitas mata pelajaran.2.2. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang tidak mereviu RPP setiap tahun. kegiatan pembelajaran yang terdiri dari pendahuluan. metode pembelajaran. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP berdasarkan prinsip :  Mendorong partisipasi aktif peserta didik  Mengembangkan budaya membaca dan menulis  Memberikan umpan balik dan tindak lanjut  Memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan 2. inspiratif. KELEMAHAN 1. alokasi waktu. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. tujuan pembelajaran. menyenangkan. Dokumen I KTSP Dokumen Silabus / RPP Kelengkapan jumlah RPP / Silabus Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. dll) 3.1. inti dan penutup)Jumlah guru penyusun RPP.

2. Tahap ke-3 RPP disusun oleh setiap guru untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam menyusun RPP untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam 1X pertemuan . Rekomendasi: 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam menyusun RPP berdasarkan prinsip :  Memperhatikan perbedaan individu peserta didik  Menerapkan Teknologi dan informasi dan direview secara berkala untuk memastikan dampaknya pada peningkatan hasil belajar peserta didik. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru tidak menyusun RPP sendiri.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 RPP disusun oleh setiap guru untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran dan direview secara berkala untuk memastikan dampaknya pada peningkatan hasil belajar peserta didik. Sebagian guru menyusun RPP sendiri untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran.

potensi. bakat. emosional.2. kebutuhan khusus. Tahap intelektual. dan lingkungan peserta didik) serta direview oleh para ahli. kecepatan belajar. gaya belajar. gaya belajar. norma. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang RPP-nya belum mengakomodir perbedaan peserta didik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 RPP memperhatikan perbedaan gender. .2. kemampuan awal. Dokumen Review Silabus Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. kemampuan awal. Dokumen Pengembangan Silabus masing-masing Guru disahkan KS 2. potensi. norma. bakat.2. Rekomendasi: 1. emosional.2. Tahap ke-3 RPP memperhatikan perbedaan gender. kebutuhan khusus. potensi. Tahap intelektual. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. kemampuan sosial. kemampuan awal. kemampuan awal. motivasi belajar. nilai-nilai. Jumlah guru Penyusun Silabus 3. kecepatan belajar. kemampuan sosial. potensi. kebutuhan khusus. kecepatan belajar. dan lingkungan peserta didik serta direview oleh para ahli. kemampuan awal. tahap intelektual. Bukti-Bukti Fisik 1. norma. kebutuhan khusus. bakat. minat. RPP memperhatikan perbedaan gender. minat. gaya belajar. latar belakang budaya. minat. dan lingkungan peserta didik. nilai-nilai. motivasi belajar. kebutuhan khusus. nilai-nilai. emosional. norma. √ Tahap ke-1 RPP tidak memperhatikan perbedaan individual peserta didik. latar belakang budaya. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam membuat RPP yang mengakomodir perbedaan peserta didik (perbedaan gender. motivasi belajar. nilai-nilai. gaya belajar. motivasi belajar. kecepatan belajar. kemampuan sosial. bakat. latar belakang budaya. kecepatan belajar. kemampuan sosial. latar belakang budaya. dan lingkungan peserta didik. emosional. Tahap ke-2 RPP memperhatikan perbedaan gender. minat. latar belakang budaya. Tahap intelektual.

Interview 9. (Kata kuncinya “Akses”. serta dapat mengakses Buku Sekolah Elektrnik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1.2.3. Buku Peminjaman alat Laboratorium 10. Observasi 8. Siswa dapat mengakses buku panduan. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran dengan mudah Bukti-Bukti Fisik 1. Notulen Rapat Penentuan Buku Teks 2. buku referensi.1. Berita Acara 4. Daftar Hadir 3.3. buku referensi di perpustakaan) 3. buku pengayaan. maka sebaiknya: Sekolah kami belum menyediakan sumber belajar yang diperlukan siswa untuk dipinjam dan diakses). buku pengayaan. serta dapat mengakses Buku Sekolah √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Siswa sekolah kami hanya menggunakan sumber belajar yang dimiliki sendiri. Buku kunjungan Laboratorium Tahap ke-4 Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dibeli (dimiliki) sendiri dan berbagai materi yang tersedia di perpustakaan sekolah dengan mudah untuk dipinjam dan dipakai di luar sekolah dalam kurun waktu tidak lebih dari satu minggu dan dapat diperpanjang. . Daftar buku Peminjaman Perpustakaan/Referensi 6. Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dimiliki sendiri dan beberapa buku teks yang tersedia di perpustakaan sekolah selama pelajaran berlangsung. Di sekolah kami ada 600 Siswa dari 756 siswa yang belum memiliki sumber belajar lain ( di lingkungan sekolah) Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dibeli (dimiliki) sendiri dan berbagai materi yang tersedia di perpustakaan sekolah dengan mudah untuk dipinjam dan dipakai di luar sekolah dalam kurun waktu tidak lebih dari satu minggu dan dapat diperpanjang. Daftar catalog buku 5. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. Buku Kunjungan Perpustakaan 7. Di sekolah kami ada 500 Siswa dari 756 siswa yang belum memiliki sumber belajar lain ( buku panduan. Di sekolah kami ada 256 siswa dari 756 siswa yang belum memiliki buku teks dan buku panduan dalam pembelajaran yang dimiliki sendiri 2.

(BSE) dan materi lain dari elibrary sekolah Elektrnik (BSE). buku pengayaan. Sekolah kami perlu bantuan pengadaan sumber belajar lain ( di lingkungan sekolah) untuk 600 Siswa dari 756 siswa . Sekolah kami perlu bantuan pengadaan buku teks dan buku panduan dalam pembelajaran yang ditetapkan untuk 256 siswa dari 756 siswa . Rekomendasi 1. 2. buku referensi di perpustakaan) untuk 500 Siswa dari 756 siswa 3. Sekolah kami perlu bantuan pengadaan sumber belajar lain ( buku panduan.

Guru-guru kami sudah menggunakan sumber belajar lainnya selain buku pelajaran.2. Bukti-Bukti Fisik 1. buku referensi. namun hanya pada mata pelajaran tertentu. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik.2. Di sekolah kami penentuan buku teks pelajaran belum merupakan hasil rapat antara guru dan komite. buku pengayaan. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar yang ada di perpustakaan Di sekolah kami ada 53 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar yang ada di laboratorium Di sekolah kami ada 16 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar lain yang ada di lingkungan sekolah Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Guru-guru kami menggunakan buku panduan. Daftar Hadir 3. Daftar buku Peminjaman Perpustakaan/Referensi 6.3 Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. Buku Kunjungan Perpustakaan 7. Interview 9. buku referensi. 3. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. . Observasi 8. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik. Buku kunjungan Laboratorium Tahap ke-4 Guru-guru kami menggunakan berbagai jenis sumber dan media pembelajaran di sekolah serta memanfaatkan tempat belajar lain di luar sekolah dengan melibatkan siswa. Notulen Rapat Penentuan Buku Teks 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami sepenuhnya hanya bergantung pada bukubuku pelajaran saja dalam melakukan proses pembelajaran. Daftar catalog buku 5. Berita Acara 4. Buku Peminjaman alat Laboratorium 10. buku pengayaan. 4.3. 2. Guru menggunakan buku panduan.

3. 2. 4. Sekolah kami perlu melaksanakan rapat antara guru dan komite untuk menentukan buku teks pelajaran. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar yang ada di perpustakaan Di sekolah kami ada 53 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar yang ada di laboratorium Di sekolah kami ada 16 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar lain yang ada di lingkungan sekolah .Rekomendasi 1.

c. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram. Mengajukan pertanyaan .2. e. Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran. menyenangkan. kreatif. 2. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai. dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan. minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik 2. Bukti-Bukti Fisik 1. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif. inspiratif. menantang dan memotivasi peserta didik 2. layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik.3 penutup : a.4. menantang. dan kemandirian sesuai dengan bakat. menyenangkan. program pengayaan. b. dan penutup. b. memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. . Di sekolah kami ada 12 guru dari 62 guru yang melaksanakan pembelajaran tidak sesuai dengan RPP 2. d. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran. inspiratif. Silabus / RPP setiap Mapel Hasil Monev kelas Observasi Interview KELEMAHAN 1. 3. serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa.pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelum nya dengan materi yang akan dipelajari. c. inspiratif.2 inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif.1 pendahuluan : a. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.4. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 2. kreativitas.1. menyenangkan. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif. d. Di sekolah kami baru ada 40 guru dari 62 guru yang melaksanakan Pembelajaran meliputi kegiatan : 2. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. inti. 4.

b. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran. Mengajukan pertanyaan . minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik 2. menyenangkan. menyenangkan dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya. d. Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran. dan kemandirian sesuai dengan bakat. Rekomendasi: 1. inspiratif. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. inspiratif. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai. c. menyenangkan. inspiratif.3 penutup : a. dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya serta dijadikan acuan bagi guru-guru di sekolah lainnya.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus. Tahap ke-3 Guru-guru kami melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif. layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik.pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelum nya dengan materi yang akan dipelajari. 2. serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa. program pengayaan. d. menantang. Ada 12 guru dari 62 guru di sekolah kami yang perlu pembimbingan agar dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP 2. e.2 inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif. . √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami belum konsisten melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan RPP yang disusunnya. Ada 40 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dalam melaksanakan Pembelajaran meliputi kegiatan : 2. Sebagian guru-guru kami sudah konsisten melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif. menyenangkan dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya. inspiratif. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi. c.1 pendahuluan : a. kreativitas. b. memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif.

2.2. 4. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami tidak hanya memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. Rekomendasi: 1. dan penutupan. 3. dan penutupan. Sebagian besar guru di sekolah kami memerlukan pembimbingan agar sepenuhnya dapat menyesuaikan antara metode pembelajaran yang digunakan dengan karakteristik peserta didik dengan mata pelajaran Sebagian besar guru di sekolah kami memerlukan pembimbingan agar sepenuhnya dapat melaksanakan Kegiatan inti pembelajaran yang menggambarkan adanya eksplorasi.4. Guru-guru kami belum sepenuhnya konsisten memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. . serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran. serta mendapatkan konfirmasi. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami belum memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. menyenangkan. Di sekolah kami sebagian besar guru belum sepenuhnya sesuai antara metode pembelajaran yang digunakan dengan karakteristik peserta didik dengan mata pelajaran Di sekolah kami sebagian besar guru belum melaksanakan Kegiatan inti pembelajaran menggambarkan adanya eksplorasi. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Guru-guru kami memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. inspiratif. menantang dan memotivasi peserta didik 2. elaborasi. 2. kreatif. Bukti-Bukti Fisik 1. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran.2. elaborasi. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran tetapi juga di luar proses pembelajaran. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif.4. 2. Silabus / RPP setiap Mapel Hasil Monev kelas Observasi Interview KELEMAHAN 1.

pelaksanaan. 2. Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi hanya pada tahapan tertentu saja. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Proses pembelajaran di sekolah kami tidak disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan 2. Sekolah kami perlu pendampingan agar kami dapat melakukan supervisi dan evaluasi mulai dari tahap perencanaan. Di sekolah kami belum dilaksanakan penyampaian hasil supervisi kepada guru yang disupervisi ataupun kepada pihak yang berkepentingan 3. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. Rekomendasi: 1. KELEMAHAN 1. Sekolah kami telah menyusun program supervisi pembelajaran setiap tahun pelajaran dengan melibatkan koordinator mata pelajaran. pelaksanaan. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan. 4. . dan penilaian hasil pembelajaran. Program Supervisi Jadwal Supervisi SK Tim Monev Hasil Supervisi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi perencanaan. pelaksanaan. diskusi. guru senior dan wakasek.2. Bukti-Bukti Fisik 1. pelaksanaan.1. dan penilaian hasil pembelajaran. 3. konsultasi 2. Tahap ke-3 Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan. Di sekolah kami pelaksanaan supervisi belum dilaksanakan dengan cara : pemberian contoh.5. Di sekolah kami belum dilaksanakan program tindak lanjut dari hasil supervisi dan evaluasi proses pembelajaran. pelaksanaan.5. dan penilaian hasil pembelajaran. pelatihan.

4. Sekolah kami telah menetapkan tim pelaksana supervisi proses pembelajaran sekurang-kurangnya 1 kali dalam setahun Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. 2. sebaiknya: Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran belum pernah dilakukan oleh Kepala Sekolah) Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala oleh kepala sekolah dan pengawas tetapi tidak ditindaklanjuti. Sekolah kami belum memiliki guru yang pernah dilatih/dididik untuk melakukan supervisi dan evaluasi pembelajaran mulai dari tahap perencanaan. 2. (Pengawas adalah tanggung jawab Pemda kab/ Kota. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan 2. Program Supervisi Jadwal Supervisi SK Tim Monev Hasil Supervisi KEKUATAN 1.5. pelaksanaan.2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran hanya dilakukan oleh pengawas. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas. .5. Tahap ke-3 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut.2. guru koordinator matpel. teman sejawat dan Pengawas serta melibatkan peserta didik. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. Rekomendasi: 1. guru senior dan wakasek. pelaksanaan. Guru di sekolah kami perlu dilatih / agar dapat melakukan supervisi dan evaluasi pembelajaran mulai dari tahap perencanaan. Bukti-Bukti Fisik 1. 3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah. Sekolah kami telah melaksanakan supervisi proses pembelajaran sekurang-kurangnya 1 kali dalam setahun yang dilakukan oleh kepala sekolah.

Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi.2. 3. Sekolah mengembangkan keterampilan hidup.1.1. 3. Sekolah mengembangkan kepribadian peserta didik. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan Indikator 3.1.2. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN Komponen 3.2. Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3.3.2.1.1. Sekolah mengembangkan nilai-nilai agama.3. dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima. 3. budaya.1.2. .2. 3. 3. Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL.3.

Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL. Laporan Hasil Belajar 2. Di sekolah kami perlu meningkatkan proses pembelajaran agar hasil belajar 9 siswa dari 756 siswa dapat mencapai target yang ditetapkan pada KKM untuk setiap mata pelajaran dari setiap kelas 2. Rekomendasi: 1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik melebihi standar kompetensi kelulusan. . Bukti-Bukti Fisik 1. 3.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Hasil belajar peserta didik masih di bawah SKL. Peserta didik memperlihatkan prestasi belajar yang lebih baik. Laporan Hasil Kelulusan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.1.1. namun tidak konsisten. Nilai rata-rata untuk setiap mata pelajaran untuk setiap kelas di sekolah kami belum menunjukkan adanya kenaikan. percaya diri. Di sekolah perlu meningkatkan Nilai rata-rata untuk setiap mata pelajaran untuk setiap kelas dengan cara mengintensifkan bimbingan belajar. Tahap ke-3 Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan dalam SKL.3.1. dan memiliki harapan yang tinggi dalam berprestasi. KOMPETENSI LULUSAN Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3. DI sekolah kami hasil ujian pada tahun pelajaran 2010/2011 berhasil 100% KELEMAHAN 1. Di sekolah kami kurang lebih ada 9 dari 756 siswa yang belum dapat mencapai target yang ditetapkan pada KKM untuk setiap mata pelajaran dari setiap kelas 2.

perlu pemberian tugas yang bisa menunjukkan tugas mandiri perlu penambahan variasi sumber belajar yang digunakan oleh siswa . Di sekolah 4. daftar peminjaman alat.3. Di sekolah 5. 3. Rekomendasi: 1. siswa perlu menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan untuk dikerjakan. dan analititis serta mengembangkan kreatifitas mereka.2. 4. Di sekolah 3. hasil tugas siswa yg bervariasi. kritis.1. Bukti-Bukti Fisik Silabus. dan buku. (agar nampak degadrasinya) Tahap ke-3 Peserta didik kami mampu menjadi pembelajar yang mandiri. Sebagian peserta mampu menjadi yang mandiri. Daftar penggunaan sumber belajar.1.  Tahap ke-2 didik kami pembelajar Tahap ke-1 Peserta didik kami belum mampu menjadi pembelajar yang mandiri. bahan. Program dan daftar hadir ekstrakurikuler KELEMAHAN 1. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3. Di sekolah 6. Di sekolah 7. Di sekolah berarti 2. RPP. Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri. 2. Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami perlu variasi tugas-tugas yang dikerjakan oleh peserta didik. Di sekolah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik kami tugas-tugas yang dikerjakan oleh peserta didik belum menunjukkan variasi yang kami kami kami kami kami kami tugas-tugas yang dikerjakan oleh siswa belum dapat di selesaikan nilai tugas belajar yang dikerjakan oleh siswa belum menunjukkan tugas mandiri sumber belajar yang digunakan oleh siswa belum banyak variasinya Pemanfatan sumber belajar belum dilakukan dengan sempurna hanya ada satu Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) hanya ada satu Kelompok Belajar Bahasa Inggris Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik kami (mampu menjadi pembelajar yang mandiri) mengembangkan keterampilan berpikir logis.

5. Di sekolah kami perlu penyempurnaan Pemanfatan sumber belajar 6. Di sekolah kami perlu penambahan Kelompok Belajar Bahasa Inggris/Asing . Di sekolah kami perlu penambahan Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) 7.

1. Laporan masing-masing Kegiatan Ekstrakurikuler.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik belum memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Di sekolah kami belum semua pelajaran bisa memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan 6. Bukti-Bukti Fisik 1. 2. Tahap ke-3 Peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi.1. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan pekan bahasa. Rekomendasi: 1. Rekaman kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3. Buku program dan laporan yg terdiri dari 4 jenis layanan konseling. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi.3. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan program 5. dan hasil karya secara rutin. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan program konseling dengan baik 3. 3.3. 5. pentas seni-budaya. pameran lukisan. SK Pembagian Tugas Pembimbing Kegiatan Ekstrakurikuler . Sumber belajar pada RPP. serta mampu mengekspresikan diri dalam mengungkapkan pendapat mereka dengan jelas dan santun. Di sekolah kami belum memberikanan layanan konseling sesuai dengan kebutuhan siswa 2. Di sekolah kami perlu memberikanan layanan konseling sesuai dengan kebutuhan siswa . 4. Sebagian peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Di sekolah kami belum memberikan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kebutuhan siswa 4.

3. pentas seni-budaya. 5. dan hasil karya secara rutin.2. 4. 6. . Di Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami kami perlu perlu perlu perlu perlu melaksanakan program konseling dengan baik memberikan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kebutuhan siswa melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan program memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan melaksanakan pekan bahasa. pameran lukisan.

Di sekolah kami pengembangan kepribadian peserta didik belum menunjukkan hasil yang signifikan Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan di sekolah dan di tengah masyarakat luas. Di sekolah kami belum memberikan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik sesuai dengan kebutuhan 3. kerja keras. akan tetapi mereka belum terlalu memahami tentang disiplin. Tahap ke-3 Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah dan di tengah masyarakat luas. Di sekolah kami belum memiliki pelaksanaan pengembangan kepribadian peserta didik baik yang terintegrasi maupun yang berdiri sendiri 4. 3.1. Di sekolah kami perlu melaksanakan Program pengembangan kepribadian peserta didik 2. Sekolah mengembangkan kepribadian peserta didik. 5. 2.2. Daftar nilai Dokumen kegiatan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. Program kegiatan/ jadwal kegiatan Daftar peserta. kejujuran. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. toleransi. Rekomendasi: 1. Di sekolah kami belum sepenuhnya melaksanakan Program pengembangan kepribadian peserta didik 2.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah. Bukti-Bukti Fisik 1. toleransi. dan perhatian kepada orang lain. kerja keras. Mereka memiliki kemampuan secara pribadi dan sosial dan melakukan berbagai jenis kegiatan untuk keberhasilan pribadi dalam ruang lingkup yang lebih luas. Di sekolah kami perlu melaksanakan pengembangan kepribadian peserta didik baik yang terintegrasi maupun yang berdiri sendiri . kejujuran. dan perhatian kepada orang lain. Di sekolah perlu memberikan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik sesuai dengan kebutuhan 3. Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah dan di tengah masyarakat luas. serta memahami tentang disiplin. 4.3.2. Di sekolah kami belum melaksanakan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik secara menyeluruh 5.

Di sekolah kami perlu melaksanakan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik secara menyeluruh 5. Di sekolah kami perlu mengembangkan kepribadian peserta didik belum menunjukkan hasil yang signifikan .4.

perlu melaksanakan kegiatan pengembangan keterampilan terlaksana dengan baik perlu mengusahakan Hasil kegiatan pengembangan keterampilan secara signifikan. Sekolah mengembangkan keterampilan hidup. Bukti-Bukti Fisik 1. Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami perlu mempunyai Program pengembangan ketrampilan hidup yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik perlu menyediakan beragam kegiatan sosial dan ketrampilan hidup sebagai bekal kehidupan di tengah masyarakat.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami hanya menyediakan program pembelajaran yang terbatas dan belum bisa mengembangkan keterampilan lain yang dapat menjamin pencapaian potensi mereka secara penuh. Daftar nilai Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. . 3. Program kegiatan 2. 2. Di sekolah kami kegiatan social hanya kegiatan yang berupa pramuka maupun PMR dan kegiatan keagamaan berupa ekstrkurikuler baca Al-qur’an belum terlaksana dengan baik 3. Di sekolah kami pelaksanaan kegiatan pengembangan keterampilan belum terlaksana dengan baik 4. Sekolah kami menawarkan beberapa kegiatan ekstra kurikuler tetapi belum sesuai dengan minat peserta didik. Di sekolah kami belum mempunyai Program pengembangan ketrampilan hidup yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2.3.2.2. Di sekolah kami Hasil kegiatan pengembangan keterampilan belum signifikan. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. Daftar hadir 3. Tahap ke-3 Sekolah kami menyediakan beragam kegiatan dan program keterampilan hidup sebagai bekal kehidupan di tengah-tengah masyarakat. Rekomendasi: 1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Potensi dan minat peserta didik kami telah berkembang secara penuh melalui partisipasi mereka dalam berbagai jenis kegiatan serta memiliki kesempatan untuk mengembangkan rasa estetika selain keterampilan.2. 4.

Di sekolah 4. Di sekolah 2. Bukti-Bukti Fisik 1. . Di sekolah kami perlu perlu perlu perlu Penerapan ajaran agama agar dapat terlaksana dengan baik. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. Di sekolah kami sudah menghargai keragaman agama. budaya.2. Di sekolah Tahap ke-4 Peserta didik memahami dan menerapkan ajaran agama dan nilainilai budaya dalam kehidupan mereka sehari-hari secara konsisten baik di sekolah maupun di tengah-tengah masyarakat. dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima. budaya dan sikap yang dapat diterima. belum semua warga sekolah mempunyai sikap sifat jujur dan adil belum memiliki kemampuan melakukan kegiatan seni dan budaya lokal belum semua warga sekolah Peduli terhadap sesama manusia dan lingkungan. Daftar nilai KELEMAHAN 1. Di sekolah kami 4. Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Peserta didik kami memahami ajaran agama dan nilai-nilai budaya serta mampu menerapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Di sekolah kami 2. Daftar hadir 3. Rekomendasi: 1. Di sekolah kami 3. Program kegiatan 2. penyusunan program untuk menanamkan kepada semua warga sekolah untuk bersikap sifat jujur dan adil mengoptimalkan kegiatan seni dan budaya lokal menyusun program Penanaman Peduli terhadap sesama manusia dan lingkungan sikap semua warga sekolah.2.  Peserta didik kami memiliki pengetahuan yang memadai mengenai agama mereka dan sudah mulai berusaha menerapkan dalam kehidupan sehari hari. Di sekolah 3.3. Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik kami memiliki pengetahuan agama yang terbatas dan belum mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. kami kami kami kami Penerapan ajaran agama belum terlaksana dengan baik. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.3. Sekolah mengembangkan nilai-nilai agama.

2. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar 4. Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar 4. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Komponen 4.2. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai Indikator 4. Kompetensi pendidik memenuhi standar 4. 4.1.1.3.2. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Kualifikasi pendidik memenuhi standar 4.1.2.1.4.2.1. Jumlah pendidik memenuhi standar.1. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standar.3.3. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai .2. 4.

Guru mata pelajaran sejumlah 57 orang yang terdiri dari : a.SK Sertifikasi : 48 mempunyai sertifikat pendidik. 2.4. 51 guru PNS dengan rincian sbb : .1. Di sekolah kami masih ada 3 orang guru PNS yang belum memiliki sertifikat pendidik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Jumlah pendidik di sekolah kami sangat memadai untuk memberikan layanan pembelajaran  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Jumlah pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Tahap ke-1 Jumlah pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan Jumlah pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan .1.kualifikasi ijasah : 43 orang berijasah S-1. Di sekolah kami masih ada 55 guru yang belum berijasah S-2 2. Kepala Sekolah : 1 orang dengan kualifikasi sebagai berikut : .Memiliki ijasah S-2 . 3 orang belum mempunyai sertipikat pendidik b. SK Pembagian Tugas 2. DUK Kekuatan : 1. 4.Memiliki SK Kepala SMA . Jumlah pendidik memenuhi standar.Memiliki SK Sertifikasi Guru Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kelemahan : 1. semua tenaga pendidik PNS sesuai dengan mata pelajaran yang diampu. PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. 1 orang Sarjana Muda c.1. Disekolah kami mempunyai : 58 orang tenaga pendidik yang terdiri dari : 1. Bukti-Bukti Fisik 1. 7 orang S-2 dan 1 orang kandidat S-3 . 6 orang non PNS dengan kualifikasi 5 orang S-1.

dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. standar yang ditetapkan (SPM) syarat minimal yang ditentukan Rekomendasi: 1. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. 2. Sekolah kami masih memerlukan peningkatan kualifikasi akademiki bagi 55 guru yang masih S-1 untuk jenjang standar lulusan S-2 Sekolah kami mengusulkan untuk 3 guru PNS yang belum memiliki sertifikat pendidik untuk dapat dimasukkan kuota Sertifikasi guru tahun 2012 .

sk. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 5. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan sarana prasarana dengan kualifikasi : a. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan keuangan dengan kualifikasi : a. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 3.1. Pembagian tugas : Laboran. Mempunyai pengalaman kerja lebih dari 15 tahun SK Pengangkatan sebagai 2. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan kepegawaian dengan kualifikasi : a. Pelaksana urusan sarana dan prasarana : A. Sekolah kami memiliki 1 orang Kepala Administrasi dengan kualifikasi sebagai berikut: SK Pengangkatan sebagai KTU a. Pustakawan . Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 6. Pelaksana urusan keuangan : A.2. Mempunyai SK pelaksana urusan keuangan c. Ijazah KTU 2. 4. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standar. 3. Mempunyai masa kerja lebih dari 15 tahun 4. Pelaksana urusan kepegawaian : Staf TU A. Kekuatan : 1. Bukti-Bukti Fisik 1. Mempunyai ijasah minimal SMEA b. Memiliki SK Kepala Administrasi Ijazah Staf TU c. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.4. Kepala Administrasi A.1. Mempunyai ijasah SMP dan sudah diangkat sebagai PNS b. Mempunyai SK pelaksana urusan kepegawaian Sek c. Mempunyai Ijasah minimal SMA SK Pembagian Tugas dari Kep b. Mempunyai SK pelaksana urusan SARPRAS c. Pendidikan SMEA b.

Memiliki masa kerja lebih dari 10 tahun 8. Tenaga Pesuruh 1. Sekolah kami memiliki 1 orang tenaga medis UKS yang pernah mengikuti diklat PMR 9. 10. Mempunyai ijasah SMP b. Sekolah kami memiliki 2 orang penjaga sekolah dengan kualifikasi ijasah SMP dan memiliki masa kerja lebih dari 5 tahun. Mempunyai standart ijasah SMA b. Memiliki rata-rata masa kerja lebih dari 5 tahun . Masa kerja lebih dari 10 tahun 6. 11. Pelaksana urusan Surat menyurat dan Kearsipan : A. Sekolah kami memiliki 2 orang penjaga sekolah dengan kualifikasi ijasah SMP b.5. Pelaksana urusan Administrasi Kurikulum : A. Tukang kebun : 1. Sudah memiliki SK pelaksana urusan administrasi kurikulum c. Memiliki ijasah SMA b. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 7. Petugas layanan khusus (tenaga medis UKS) A. Mempunyai SK pelaksana urusan Humas c. Penjaga sekolah : 1. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan surat menyurat dan kearsipan dengan kualifikasi a. Sudah mempunyai SK sebagai pelaksana urusan kesiswaan c. Sekolah kami memiliki 2 orang tenaga pesuruh dengan kualifikasi : a. Pelaksana urusan Administrasi Kesiswaan : A. Sekolah kami memiliki 1 pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan kualifikasi : a. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan dengan kualifikasi : a. Sekolah kami memiliki 2 orang tukang kebun dengan kualifikasi ujasah SMP dan memiliki masa kerja lebih dari 5 tahun.

6. Sekolah kami memiliki 1 pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan status pegawai tidak tetap. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki jumlah tenaga kependidikan yang memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan yang berstatus sebagai pegawai tidak tetap.Kelemahan 1. Sekolah kami perlu bantuan subsidi untuk peningkatan kualifikasi akademik kepala administrasi minimal S-1 kepada dinas pendidikan 2. 3. Sekolah kami belum memiliki Tenaga medis UKS yang memiliki kualifikasi ijasah minimal D-3 Keperawatan. 7.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Jumlah tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Jumlah tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (SPM) Rekomendasi: 1. 8. Sekolah kami memiliki 1orang pelaksana urusan surat menyurat yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT). Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 2 orang tenaga pesuruh dengan status pegawai tetap kepada Pemerintah Daerah. 4. Sekolah kami belum memiliki kepala urusan administrasi yang berkualifikasi akademik S-1 2. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. Sekolah kami belum memiliki 1 orang pelaksana urusan humas. 5. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan jumlah yang sangat memadai untuk memberikan layanan pendidikan dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. 1 orang pelaksana urusan kepegawaian yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT) di sekolah kami perlu diusulkan untuk diangkat menjadi PNS kepada dinas pendidikan. . Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan kepegawaian yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT).

Sekolah kami perlu mengusulkan mendapatkan 1 tenaga medis UKS yang memiliki kualifikasi ijasah minimal D-3 Keperawatan kepada Komite Sekolah. 5. . Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 1 orang pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan status pegawai tetap kepada pemerintah daerah 7. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 1 orang pelaksana urusan surat menyurat yang berstatus sebagai pegawai tetap dari pemerintah daerah.3. Sekolah kami perlu bantuan 2 orang tenaga pesuruh dengan status pegawai tetap dari pemerintah daerah. Sekolah kami perlu mengusulkan 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan yang berstatus sebagai pegawai tetap untuk diangkat menjadi PNS kepada pemerintah daerah 6. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan bantuan tenaga 1 orang pelaksana urusan humas yang berstatus pegawai tetap dari pemerintah daerah. 8. 4.

3. Tenaga Konselor A. Kepala Laboratorium memenuhi standar kualifikasi ijasah S-1 b. Disekolah kami mempunyai 5 orang tenaga Konselor dengan kualifikasi ijasah S-1 Program Bimbingan dan Konseling 3. Kepala laboratorium belum pernah mengikuti diklat pengelola laboratorium dan belum memiliki sertifikat pengelola laboratorium. 2 orang tenaga pengelola perpustakaan belum memenuhi kualifikasi ijasah D3 perpustakaan 2. Tenaga Laboratorium Sekoalah A. Ketiga orang tenaga perpustakaan mempunyai masa kerja diatas 5 tahun 2. 2 orang tenaga laboran belum pernah mengikuti diklat laboran dan belum memiliki sertifikat laboran . Kepala perpustakaan belum pernah mengikuti diklat pengelola perpustakaan b. 1 orang berijasah S-1 sebagai Kepala perpustakaan b. b. Pustakawan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1. sk. Tenaga Perpustakaan a. Tenaga Perpustakaan A. Ijazah KTU SK Pengangkatan sebagai KTU Ijazah Staf TU SK Pengangkatan sebagai Staf TU 5. SK Pembagian Tugas dari Kep Sek 6. Di sekolah kami memiliki 3 orang tenaga laboratorium dengan kualifikasi : a. Kualifikasi pendidik memenuhi standar. 1 orang berijasah SMP sebagai pelaksana / pengelola perpustakaan c.2.4. Disekolah kami memiliki 3 orang tenaga perpustakaan dengan kualifikasi ijasah sbb: a.1. Mempunyai masa kerja lebih dari 5 tahun KELEMAHAN : 1. Tenaga labaratorium a. 4. Bukti-Bukti Fisik 1. Pembagian tugas : Laboran. 1 orang berijasah SMA sebagai pelaksana/pengelola perpustakaan d. 2.2. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Petugas laboran sebanyak 2 orang berijasah SMA c.

Tenaga labaratorium a. Tenaga Perpustakaan a. Sekolah perlu mengusulkan diklat pengelolaan laboratorium bagi Kepala laboratorium kepada dinas pendidikan. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. b. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. 2. Sekolah perlu mengusulkan diklat pengelolaan laboratorium bagi 2 orang tenaga laboran kepada dinas pendidikan.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki pendidik dengan kualifikasi yang sangat memadai dari standar yang ditentukan untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. b.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kualifikasi pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (S-1 atau D-IV). . Kualifikasi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan. (SPM) Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu mengusulkan subsidi pendidikan bagi 2 orang tenaga pengelola perpustakaan agar dapat melanjutkan pendidikan D3 perpustakaan kepada Komite Sekolah. Sekolah kami perlu mengusulkan diklat pengelola perpustakaan bagi Kepala perpustakaan kepada dinas pendidikan. Tahap ke-3 Kualifikasi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan. Sekolah kami perlu mengusulkan diklat bagi 2 orang tenaga pengelola perpustakaan kepada dinas pendidikan c.

Pustakawan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. 4. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. karena kepala administrasi lulusan dari SMEA 2.2. Di sekolah kami Kualifikasi Kepala Administrasi belum memenuhi standar minimal lulusan D3 atau yang sederajat.program study yang relevan. 3. Ijazah KTU SK Pengangkatan sebagai KTU Ijazah Staf TU SK Pengangkatan sebagai Staf TU SK Pembagian Tugas dari Kep Sek SK Pembagian tugas : Laboran.  Penjaga Sekolah Pendidikan sudah merupakan lulusan SMP  Tukang Kebun Pendidikan minimal SMP dan diangkat apabila luas lahan kebun sekolah  Tenaga Kebersihan Pendidikan sudah lulusan SMP  Pesuruh Pendidikan sudah lulusan SMP 4. 2.2. Di sekolah kami Pelaksana urusan pendidikan sudah memenuhi standar minimal yaitu SMA/SMK 3. Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar. Di sekolah kami Kepala Perpustakaan sudah memenuhi syarat Pedidikan minimal S1 namun belum memiliki sertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah . 6. Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki sertifikat kepala tenaga administrasi sekolah dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah 2.4.2. Di sekolah kami Tenaga Konselor sudah memenuhi standar kualifikasi Pendidikan minimal S1 program studi Bimbingan dan Konseling KELEMAHAN 1. Di sekolah kami Tenaga Perpustakaan sudah berpendidikan SMA 5. Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami Petugas layanan khusus sudah memenuhi standar minimal SMP. 5.

. Sekolah kami perlu mengusulkan subsidi pendidikan agar kualifikasi akademik Kepala Administrasi minimal S-1 kepada komite sekolah. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. Sekolah kami perlu mengusulkan diklat pengelolaan perpustakaan bagi Kepala Perpustakaan kepada dinas pendidikan. 2.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kualifikasi tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kualifikasi tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (SPM) Rekomendasi: 1.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan kualifikasi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. Tahap ke-3 Kualifikasi pendidik (seharusnya tenaga kependidikan) suai dengan standar yang ditetapkan.

Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru b. mengembangkan budaya dan tradisi akhlak mulia. Kompetensi Kepribadian : a. A.4. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.3. Menciptakan budaya dan iklim sekolah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik c. e. Sertifikat Pendidik masingmasing pendidik 4. Menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai tingkatan perencanaan. Kompetensi Supervisi : a. Berakhlak mulia. Kompetensi Managerial : Memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan sumber daya sekolah secara optimal. Kompetensi pendidik memenuhi standar. b. D. dan menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di sekolah. Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat. Kompetensi Kewirausahaan : a. Dokumen hasil supervisi Kep Sek dan Pengawas 2. Mengelola guru dan staf dalam rangkanpendayagunaan sumber daya manusia secara optimal d. Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin sekolah/madrasah c. Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah menuju organisasi pembelajar yang efektif. Kompetensi Kepala Sekolah sekolah kami sudah memenuhi standar. . a. Laporan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) 3. Dokumen DP3 Kep Sek dan Pendidik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah/madrasah sebagai organisasi pembelajar yang efektif b.1. Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang dihadapi sekolah/madrasah E. Memiliki integritas kepribadian sebagai pemimpin B.3. Mengendalikan diri dalam menghadapi masalah dalam pekerjaan sebagai kepala sekolah C. b. Bukti-Bukti Fisik 1.

e. Berpartisipasi dalam kegiatan social kemasyarakatan c. bertindak objektif. hukum. latar belakang keluarga. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan yang mendidik c. Kompetensi Kepribadian : Disekolah kami guru sudah melaksanakan dan berperilaku sbb : a. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar g. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. f. b. c. . Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. dan kebudayaan nasional Indonesia. Bersikap inklusif. c. sosial. d. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. berakhlak mulia. Kompetensi Pedagogik a. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. orang tua. tenaga kependidikan. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan bidang pengembangan yang diampu. empatik. b. empatik. Kompetensi Sosial : a. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. agama. C. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. Bekerja sama dengan pihak lain untuk kepentingan sekolah/ madrasah b. Menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru. serta tidak diskriminati karena pertimbangan jenis kelamin. ras. Memiliki kepekaan sosial terhadap orang atau kelompok lain 2. Kompetensi guru/pendidik sekolah kami sudah memenuhi standar A. dan santun dengan sesama pendidik. B. Berkomunikasi secara efektif. dan santun dengan peserta didik. dan status sosial ekonomi. Bertindak sesuai dengan norma agama. dan masyarakat. kondisi fisik. Kompetensi Sosial Disekolah kami guru-guru sudah menunjukkan kompetensi sosial sebagai berikut : a.c. b. Berkomunikasi secara efektif. F.

konsep. b. dewasa. stabil. dan berwibawa. tanggung jawab yang tinggi. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri KELEMAHAN 1. b. c. Sebagian besar guru di sekolah kami belum mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. sosial. Masih banyak guru yang belum menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik b. Kompetensi Profesional Di sekolah kami guru-guru sudah : a. dan rasa percaya diri 3. . emosional dan intelektual c. Masih banyak guru yang belum melakukan tindakan reflektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran 2. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. Menguasai materi.d. rasa bangga menjadi guru. D. Kompetensi pedagogik sebagian besar guru di sekolah kami : a. moral. arif. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. struktur. Masih banyak guru yang belum menguasai karakteristik siswa dari aspek fisik. Belum memperlihatkan etos kerja. Kompetensi kepribadian sebagian besar guru di sekolah kami : a. belum memperlihatkan kepribadian yang mantap. Kompetensi guru/pendidik A. kultural. dan belum melakukan pengembangan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif.

kultural. tanggung jawab yang tinggi. sosial. emosional dan intelektual c. . dewasa. rasa bangga menjadi guru. dapat melakukan tindakan reflektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran 2. b. dan belum melakukan pengembangan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. arif. stabil. Guru-guru di sekolah kami perlu pendampingan dari PTN agar dapat mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. dapat memperlihatkan kepribadian yang mantap. dan berwibawa. dan rasa percaya diri 3. Guru-guru di sekolah kami perlu pendampingan dari LPMP bidang Kompetensi kepribadian agar sebagian besar guru di sekolah kami : a. menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik b. moral. menguasai karakteristik siswa dari aspek fisik. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. Rekomendasi : Tahap ke-3 Kompetensi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki pendidik dengan kompetensi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. Guru-guru di Sekolah kami perlu pendampingan dari LPMP bidang Kompetensi pedagogik agar sebagian besar guru di sekolah kami : a. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. (SNP = Standar)  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kompetensi pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kompetensi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan(SPM= syarat minimal) 1. dapat memperlihatkan etos kerja.

Dokumen MoU dengan instansi lain. Memiliki ketelitian g. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Kompetensi Teknis Disekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi teknis yang standar : a. DU/DI 6. Dokumen supervisi kinerja Kep Sek oleh Pengawas 5.3. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar Bukti-Bukti Fisik 1. SK Pengangkatan KepSek 2. Memiliki kedisiplinan h. Melaksanakan administrasi kepegawaian dengan baik . Dokumentasi kegiatan sosial kemasyarakatan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Berkomunikasi efektif d. Memposisikan diri sesuai dengan peranannya g.4.2. Memelihara hubungan internal dan eksternal C. Bekerja sama dalam tim b. Memiliki integritas dan akhlak mulia b. Mengendalikan diri d. Dokumen penerimaan bantuan peserta didik dari keluarga miskin 7. Kompetensi Kepribadian : Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi kepribadian yang standar : a. Memiliki etos kerja baik c. Memiliki fleksibilitas f. Memiliki rasa percaya diri e. Melakukan hubungan kerja yang harmonis f. Kompetensi Kepala Administrasi A. Membangun hubungan kerja e.3. Dokumen supervisi kinerja sekolah oleh Kep Sek 4. Kompetensi Sosial Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi sosial yang standar : a. Memiliki tanggung jawab B. Memiliki kesadaran berorganisasi c. Dokumen RKS dan RKAS 3.

kesiswaan.b. Kepala administrasi di sekolah kami belum secara rutin melakasanakan penyusunan rencana kerja dan pelaporan hasil kegiatan administrasi 4. Mengembangkan staf dengan baik e. Melaksanakan administrasi sarana dan prasarana dengan baik d. Melaksanakan administrasi persuratan dan pengarsipan dengan baik f. Melaksanakan administrasi kurikulum dengan baik h.kurikulum. Kompetensi Pelaksana Urusan Kompetensi yang dimiliki oleh pelaksana urusan disekolah kami sudah baik tentang kompetensi kepribadian.sosial. Melaksanakan administrasi layanan khusus dengan baik i. KELEMAHAN 1.surat menyurat. Menerapkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan baik D. Kepala administrasi di sekolah kami belum melaksanakan tugas pekerjaan dengan menggunakan sarana teknologi komunikasi dan informasi (TIK) . Mengambil keputusan E.teknis pada masing-masing pelaksana urusan mulai pelaksana urusan administrasi keuangan. Melaksanakan administrasi hubungan sekolah dengan masyarakat dengan baik e.sarpras.humas. Melaksanakan administrasi kesiswaan dengan baik g. Kepala administrasi di sekolah kami belum dapat melaksanakan pelayanan prima bagi lingkungan internal maupun eksternal 3. Mengorganisasikan staf dengan baik c. Kepala administrasi di sekolah kami belum mempunyai kreativitas dan inovasi dibidang adiminstrasi 2. layanan konselor sampai dengan petugas layanan khusus. Menjabarkan kebijakan organisasi d. Kompetensi Manajerial Disekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi manajerial yang standar : a. Melaksanakan administrasi keuangan dengan baik c. Mendukung pengelolaan standar nasional pendidikan secara aktif b.

Tahap ke-3 Kompetensi pendidik (seharusnya tenaga kependidikan)i dengan standar yang ditetapkan. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbimbingan dari Tim TIK sekolah agar dapat melaksanakan tugas pekerjaan dengan menggunakan sarana teknologi komunikasi dan informasi (TIK) . Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar mempunyai kreativitas dan inovasi dibidang adiminstrasi 2. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan kompetensi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. bukan untuk mengajar) v Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kompetensi tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kompetensi tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Rekomendasi : 1. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar dapat melaksanakan pelayanan prima bagi lingkungan internal maupun eksternal 3. (Tenaga Kependidikan mendukung terlaksanakanya kegiatan pendidikan. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar secara rutin dapat melaksanakan penyusunan rencana kerja dan pelaporan hasil kegiatan administrasi 4.

1.1. Sarana sekolah sudah memadai Indikator 5.2. jumlah ruangan. 5. Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan. 5.1. dan lainnya.3. . Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus.2. Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran.2.2. Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar.4.2. STANDAR SARANA DAN PRASARANA Komponen 5. persyaratan untuk sistem ventilasi. 5. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik 5.1. Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar 5.1.1.

2. Ruang perpustakaan sekolah kami dilengkapi jendela untuk memberi pencahayaan yang memadai untuk membaca buku.000 Watt c. Luas ruang perpustakaan di sekolah kami 108 m2 dengan ukuran 9 m X 12 m b. dan lainnya. Sekolah kami memiliki lahan dan gedung milik sendiri yang dibuktikan dengan adanya sertifikat tanah lahan sekolah.5. Bangunan gedung Catatan mengenai ukuran ruangan Catatan mengenai ukuran ruangan Catatan mengenai keterangan ruang Inventaris sekolah Surat IMB C. B. Di sekolah kami luas lahannya adalah 6. Lahan Sekolah a. Bukti-Bukti Fisik A. Bangunan gedung a. Rasio luas ruang kelas sekolah kami adalah 2 m2 / peserta didik. Ruang Perpustakaan a.165 m2 b. B. Ruang kelas sekolah kami memiliki fasilitas yang memungkinkan pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan untuk pandangan ke luar ruangan. Bangunan gedung di sekolah kami sudah dilengkap Ijin mendirikan bangunan dan ijin penggunaan dari pemerintah daerah. Ruang Kelas a. 5.Catatan mengenai ukuran lahan . Kelengkapan Prasarana dan Sarana. Bangunan gedung di sekolah kami dilengkapi jaringan listrik dengan daya 23.1. b. Seluruh ruangan dalam gedung sekolah kami memiliki ventilasi udara dan pencahayaan yang memadai. Lahan sekolah . SARANA DAN PRASARANA Sarana sekolah sudah memadai 5. 1.1. Kelengkapan prasarana dan sarana Daftar inventaris kelas Daftar inventaris perpus Daftar inventaris lab biologi Daftar inventaris lab fisika Daftar inventaris lab kimia . persyaratan untuk sistem ventilasi. C.1.Sertifikat tanah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN A. Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan. b. Luas ruang setiap kelas sekolah kami sebesar 64 m2 dengan ukuran 8 m X 8 m c. jumlah ruangan.

lemari alat 1 buah/lab. 4. kursi kerja 1 buah/petugas. Rasio luas ruang laboratorium Kimia sekolah kami 2. Rasio luas ruang laboratorium Fisika sekolah kami 2.ibadah Daftar inventaris R. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. Luas ruang laboratorium Kimia sekolah kami 108 m2 dengan ukuran 12 m X 9 m c. jam dinding 1 buah/lab. Ruang laboratorium Biologi sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan.5 m2/ peserta didik . buku inventaris 1 buah. d. b. d. BK Daftar inventaris R. Ruang Laboratorium Biologi a.TU Daftar inventaris r. Lemari katalog i buah. meja demonstrasi 1 buah / lab. 5. d. lemari alat 1 buah/lab. bak cuci 1 buah/2 kelompok. Ruang Laboratorium Fisika sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. meja multimedia 1 buah. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. Organisasi kesiswaan Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah c. rak surat kabar 1 buah. b. b. UKS Daftar inventaris R. Ruang Laboratorium Kimia a. soket listrik 9 buah/lab. peralatan P3K 1 unit/lab.5 m2/ peserta didik . peralatan P3K 1 unit/lab. tempat sampah 1 buah/ruang. Ruang Laboratorium Kimia sekolah kami sudah dilengkapi sarana : . Luas ruang laboratorium Biologi sekolah kami adalah 107 m2 dengan ukuran 13 m X 9 m c. bak cuci 1 buah/2 kelompok. kursi baca 15 buah. tempat sampah 1 buah/lab. soket listrik 1 buah/ruang. jam dinding 1 buah/lab. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. meja persiapan 1 buah/lab. 1. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. lemari 1 buah. lemari bahan 1 buah/lab. Rasio luas ruang laboratorium Biologi sekolah kami sebesar 2. rak majalah 1 buah.- Daftar inventaris lab kom Daftar inventaris lab bahasa Daftar inventaris ruang pimpinan Daftar inventaris ruang guru Daftar inventaris R. papan pengumuman 1 buah. Ruang Laboratorium Fisika a. c. meja demonstrasi 1 buah / lab. lemari bahan 1 buah/lab. Ruang Laboratorium Biologi sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. meja persiapan 1 buah/lab.5 m2/ peserta didik . meja baca 15 buah. tempat sampah 1 buah/lab. Ruang laboratorium Kimia sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. meja kerja/sirkulasi 1 buah/petugas. Luas ruang laboratorium Fisika sekolah kami 108 m2 dengan 12 m X 9 m. soket listrik 9 buah/lab. jam dinding 1 buah/ruang. Ruang perpustakaan sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Rak buku 1 set. Ruang laboratorium Fisika sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan.

peralatan P3K 1 unit/lab. soket listrik 9 buah/lab. Rasio luas ruang laboratorium bahasa sekolah kami 2. 6.5 m2/ peserta didik . meja pimpinan 1 buah. meja persiapan 1 buah/lab. Ruang Guru a. lemari 1 buah. lemari 1 buah/guru (atau 1 buah yang digunakan bersama oleh semua guru). tempat sampah 1 buah/lab. jam dinding 1 buah/lab. lemari bahan 1 buah/lab. Ruang Laboratorium bahasa sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. tempat sampah 1 buah/lab. tempat sampah 1 buah. b. kursi tamu 1 set/ruang. 8. Luas ruang laboratorium bahasa sekolah kami 72 m2 dengan ukuran 9 m X 8 m c. tempat cuci tangan 1 buah/ruang. jam dinding 1 buah/ ruang. b. tempat sampah 1 buah. simbul kenegaraan 1 set. kursi guru 1 buah/guru. Ruang guru sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi kerja 1 buah/guru. tempat sampah 1 buah/lab.4 m2/ peserta didik . papan statistik 1 buah/ruang. Ruang Laboratorium komputer sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. Ruang Laboratorium Bahasa a. Ruang pimpinan sekolah kami sudah dilengkapi sarara : Kursi pimpinan 1 buah. papan pengumuman 1 buah. Ruang Pimpinan a. soket listrik sebanyak alat. jam dinding 1 buah/lab. meja kerja 1 buah/guru. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. . bak cuci 1 buah/2 kelompok. meja peserta didik 1 buah/2 peserta didik. soket listrik sebanyak komputer. meja peserta didik 1 buah/2 peserta didik. lemari alat 1 buah/lab. lemari 1 buah/lab. Lemari asam 1 buah/lab. Luas ruang laboratorium Komputer sekolah kami 81 m2 dengan ukuran 9 m X 9 m c. kursi guru 1 buah/guru.Kursi 1 buah/peserta didik. meja guru 1 buah/ guru. jam dinding 1 buah/lab. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. 9. meja demonstrasi 1 buah / lab. 7. Ruang Laboratorium Komputer a. Luas ruang pimpinan sekolah kami 32 m2 dengan ukuran 8 m X 4 m b. papan statistik 1 buah. meja guru 1 buah/ guru. Rasio luas ruang laboratorium Komputer sekolah kami 2. jam dinding 1 buah. kursi dan meja tamu 1 set.

tensimeter 1 buah/ruang. kursi kerja 1 buah/ruang. media pengembangan kepribadian 1 set/ruang. Instrumen konseling 1 set/ruang. Luas ruang organisasi kesiswaan sekolah kami 18 m2 dengan ukuran 9 m X 2 m b. Luas ruang tata usaha di sekolah kami 32 m2 dengan ukuran 9 m X 4 m b. Ruang UKS a. 13. perlengkapan P3K 1 set/ruang. komputer 1 set/ruang. kursi 2 buah/ruang. Luas minimum ruang UKS sekolah kami 24 m2 dengan ukuran 8 m X 3 m b. lemari 1 buah/ruang. Luas ruang konseling sekolah kami 12 m2 dengan ukuran 4 m X 3 m b. jam dinding 1 buah/ruang. Ruang konseling sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Meja kerja 1 buah/ruang. Ruang Konseling a. tempat sampah 1 buah/ruang. Ruang organisasi kesiswaan sekolah kami sudah dilengkapi sarana : . Tempat beribadah sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Lemari/rak 1 buah/tempat ibadah. tempat cuci tangan 1 buah/ruang. brankas 1 buas/sekolah. soket listrik 1 buah/ruang. Ruang Organisasi Kesiswaan a. catatan kesehatan peserta didik 1 set/ruang. 11. 12. Tempat Beribadah a. timbangan badan 1 buah/ruang. lemari 1 buah/ruang. Ruang UKS sekolah kami sudah dilengkapi sarara : Tempat tidur 1 buah/ruang. Ruang tata usaha sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi kerja 1 buah/petugas. jam dinding 1 buah/ruang.10. pengukur tinggi badan 1 buah/ruang. Ruang Tata Usaha a. 14. penanda waktu 1 buah/sekolah. meja 1 buah/ruang. papan statistik 1 buah/ruang. perlengkapan ibadah disesuaikan dengan kebutuhan. Luas tempat ibadah di sekolah kami 36 m2 dengan ukuran 6 m X 6 m b. meja kerja 1 buah/petugas. jam dinding 1 buah/ruang. buku sumber 1 set/ruang. jam dinding 1 buah. filing cabinet 1 buah/sekolah. selimut 1 buah/ruang. telepon 1 buah/sekolah. lemari 1 buah/ruang. tandu 1 buah/ruang. kursi tamu 2 buah/ruang. termometer badan 1 buah/ruang. papan kegiatan 1 buah/ruang. tempat sampah 1 buah/ruang.

sehingga jumlah ruang belajar kurang 3. b. tempat air 1 buah/ruang. papan tulis 1 buah/ruang. Gudang dilengkapi sarana : Lemari 1 buah/ruang. gantungan pakaian 1 buah/ruang. gayung 1 buah/ruang.576. Jarak tempuh terjauh untuk mencapai tangga pada bangunan bertingkat tidak lebih 25 m. tempat sampah 1 buah/ruang. Jamban sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kloset jongkok 1 buah/ruang. . 15. 16. KELEMAHAN A. Gudang a. Di sekolah kami luas lahannya adalah 6. b. Di sekolah kami banyaknya ruang kelas 21 ruang sedangkan banyaknya rombel ada 24. kursi 4 buah/ruang. jam dinding 1 buah/ ruang. Luas minimum gudang 21 m2. Koridor tanpa dinding pada lantai atas dilengkapi pagar pengaman setinggi 90 – 110 cm. Ruang Kelas a. Luas 1 unit jamban sekolah kami 2 m2. rak 1 buah/ruang. b. Kelengkapan Prasarana dan Sarana. c. Bangunan gedung a. Bangunan bertingkat dgn panjang lebih dari 30 m dilengkapi minimum 2 buah tangga.40 : 1 C. Jamban a. Lahan Sekolah a.Meja 1 buah/ruang. 17.165 m2 sehingga rasio luas Lahan terhadap Peserta Didik sebesar 8. lemari 1 buah/ruang. c. 1. Sekolah kami memiliki luas lantai bangunan sebesar 2.4 m2 sehingga Rasio luas lantai bangunan terhadap peserta didik sebesar 3. Ruang Sirkulasi a.15 : 1 B. Tersedia air bersih di 13 unit jamban.

Rasio luas ruang guru di sekolah kami 2 m2/guru. tape rekorder 1 buah / sekolah.600 m2. Ruang kelas dilengkapi sarana : Kursi peserta didik 1 buah/peserta didik. Tempat Bermain / Berolahraga a. c. Rasio ruang Tata Usaha di sekolah kami 2 m2/petugas. lebar minimum 1. 2. tempat cuci tangan 1 buah/ruang. Tempat bermain / berolahraga di sekolah kami masih memiliki rasio luas 2 m2/peserta didik. Banyak minimum jamban setiap sekolah 3 unit.b. Gudang c. Jamban d. tepat sampah 1 buah/ruang. 7. 4. b. Ruang sirkulasi horisontal berupa koridor. 5. luas Minimum 30 % x luas total seluruh ruang pada bangunan. dan tinggi minimum 2. kursi guru 1 buah/guru. Luas tempat bermain/berolahraga di sekolah kami 5. papan pajang 1 buah/ruang. b.8 m. Lebar tangga minimum 1. lemari 1 buah/ruang. soket listrik 1 buah/ruang. 1 unit jamban untuk setiap 30 peserta didik wanita. Jumlah jamban di sekolah kami belum memenuhi 1 unit jamban untuk setiap 40 peserta didik pria.5 m. Ruang Guru a. Ruang Tata Usaha c. Tempat bermain/berolah raga di sekolah kami belum dilengkapi sarana : Pengeras suara 1 set/sekolah. . di dalam luas tersebut terdapat ruang bebas untuk tempat berolah raga berukuran 30 m X 15 m. meja guru 1 buah/guru.8 m. Luas gudang sekolah kami 18 m2 dengan ukuran 9 m X 2 m 6. meja peserta didik 1 buah / peserta didik. Luas ruang guru sekolah kami 128 m2 dengan ukuran 16 m X 8 m 3. Ruang Sirkulasi a. jam dinding 1 buah/ruang. dan 1 unit jamban untuk guru. tinggi maksimum anak tangga 17 cm dilengkapi pegangan tangan dengan tinggi 85 – 90 cm. b.

Bangunan gedung a. b. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memenuhi SPM terkait dengan ukuran ruangan. 2. Kelengkapan Prasarana dan Sarana. (Sebaiknya: (Dalam SPM tdk disebutkan Sekolah/Madrasah kami persyaratan untuk ukuran memenuhi SPM terkait ruang dan ventilasi). dan lainnya. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan ruang guru kepada komite sekolah agar rasio luas ruang guru di sekolah kami . Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan 3 ruang kelas kepada Komite sekolah agar jumlah kelas minimal sama dengan jumlah rombongan belajar. C. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas lahan kepada pemerintah daerah agar rasio luas lahan terhadap peserta didik memenuhi standar. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas lantai bangunan kepada komite sekolah agar rasio luas lantai bangunan terhadap peserta memenuhi standar. dan lainnya. Tahap ke-3 Sekolah kami memenuhi SNP terkait dengan ukuran ruangan. Rekomendasi: A. 1.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki bangunan gedung yang ukuran. ventilasi. Lahan Sekolah a. Ruang Kelas a. dan lainnya. B. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan kelengkapan ruang kelas kepada komite sekolah agar dilengkapi sarana lemari 1 buah/ruang dan tempat cuci tangan 1 buah/ruang. Sekolah kami memenuhi SPM terkait dengan ukuran ruangan. dengan jumlah ruangan). dan kelengkapan lainnya melebihi ketentuan dalam SNP. Ruang Guru a. jumlah ruangan. jumlah ruangan. jumlah ruangan. persyaratan untuk sistem ventilasi. persyaratan untuk sistem ventilasi. persyaratan untuk sistem ventilasi.

memenuhi standar yaitu 4 m2 / guru b. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah penambahan tempat bermain / berolahraga sehingga memenuhi standar yaitu luas 3 m2/peserta didik.000 m2. c. Gudang a. lebar minimum 1. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah kelengkapan tempat bermain/berolah raga berupa : Pengeras suara 1 set/sekolah dan tape rekorder 1 buah / sekolah. Ruang Tata Usaha a. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan Luas gudang kepada komite sekolah agar luas gudang sekolah kami memenuhi standar yaitu minimal 21 m2. dan tinggi minimum 2. tinggi maksimum anak tangga 17 cm dilengkapi pegangan tangan dengan tinggi 85 – 90 cm. b. Ruang Sirkulasi a. 7. b.8 m. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah penambahan ruang Tata Usaha sehingga rasio luas minimum 4 m2/petugas dapat tercapai. Lebar tangga minimum 1. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan jumlah jamban kepada komite sekolah agar memenuhi 1 unit jamban untuk setiap 40 peserta didik pria dan 1 unit jamban untuk setiap 30 peserta didik wanita. 5. Jamban a. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah untuk menambah Luas tempat bermain/berolahraga menjadi 10.8 m. 6. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas ruang kepada komite sekolah menjadi 240 m2 agar memenuhi standar. 3. 4. . Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah pembangunan ruang sirkulasi horisontal berupa koridor. luas Minimum 30% x luas total seluruh ruang pada bangunan.5 m. Tempat Bermain / Berolahraga a. di dalam luas tersebut terdapat ruang bebas untuk tempat berolah raga.

2. Sekolah kami belum memiliki jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP agar dapat lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran. . Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar.2. Jumlah peserta didik dalam setiap rombongan belajar di sekolah kami 32 peserta didik.1. Sekolah kami perlu menyusun program dan diajukan ke dinas pendidikan agar dapat memiliki jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP untuk lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran.1.5. KELEMAHAN 1. 8 rombel kelas XI. Sekolah kami memenuhi SPM dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar kami lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP. dan 8 rombel kelas XII. Sekolah kami memiliki 24rombongan belajar yang terdiri dari 8 rombel kelas X. Sarana sekolah sudah memadai 5. Tahap ke-3 Sekolah kami memenuhi SNP dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar. agar dapat lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran. Rekomendasi: 1. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memenuhi SPM dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar. Bukti-Bukti Fisik 1. Dokumen Jumlah peserta didik per rombongan belajar Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.

buku panduan pendidik 1 eksemplar/mata pelajaran. sumber belajar lain 30 judul/ sekolah (majalah. sumbat karet 1 lubang 6 buah. pipet ukur 6 buah. perangkat batang statif 6 set. model tubuh manusia 1 buah. preparat anatomi hewan 6 set. amphibi.5. Mn SO4. NaOH. kaki tiga 6 buah. gambar model sistem pernafasan manusia. indikator universal. Gambar sistem syaraf burung. Gambar sistem pernafasan burung. situs web. perangkat bedah hewan 6 set. reptil. neraca 1 buah. KOH. potometer 6 buah. preparat anatomi tumbuhan 6 set. kuadrat 6 buah. ikan dan cacing tanah 1 set. gambar/model sistem peredaran darah manusia 1 buah. Gambar sistem pencernaan burung. amphibi. CD pembelajaran. Gambar sistem reproduksi burung. gambar contoh-contoh tumbuhan dar berbagai devisi 1 set. amphibi. Gambar pohon evolusi 1 buah. surat kabar.1 5. etanol. gambar pewarisan mendel 1 buah. dan peraga matematika). sikat tabung reaksi 10 buah. peta. buku pengayaan 870 judul/sekolah. stop watch 6 buah. Di ruang perpustakaan : Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik. vaselin.1. gambar RNA 1 set. reptil. gambar/model sistem reproduksi manusia 1 buah.tabung reaksi 6 kotak. gelah penutup 6 pak. corong 10 buah. pembakar spriritus 6 buah. amphibi. gambar contoh-contoh hewan dari berbagai filum. gelas beaker 10 buah. reptil. bosshead10 buah. higrometer putar 2 buah. penjepit tabung reaksi10 buah. kertas saring) Di ruang Laboratorium Fisika : Daftar inventaris ruang kelas Buku Induk Koleksi Perpustakaan Buku Inventaris barang di Lab IPA Daftar inventaris sekolah Catatan Inventaris Buku Mata Pelajaran di kelas dan di perpustakaan Buku Serah Terima Barang . aquarium 1 buah. eosin. acetokarmin. preparat metosis 6 buah. preparat mitosis 6 buah. reptil. ikan dan cacing tanah 1 set. kotak preparat 6 buah. kasa 6 buah. sumbat karet 2 luang 10 buah. gelas benda 6 pak. manual percobaan 6 buah. amphibi. gambar DNA 1 set. ikan dan cacing tanah 1 set. gambar/model sistem pencernaan manusia 1 buah. lumpang dan alu 6 buah. gelas ukur 6 buah. iodium. tabung reaksi 6 buah. Gambar sistem peredaran darah burung. amphibi. gambar kromosom 1 set. klem universal 6 buah. buku referensi 30 judul/sekolah. Erlenmeyer 10 buah. reptil. HCL. gambar/model sistem syaraf manusia 1 buah.3 Sarana sekolah sudah memadai Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran. Gambar sistem pengeluaran burung. bahan habis pakai (asam sulfat. Di ruang laboratotium Biologi : Model kerangka manusia 1 buah. mikroskop stereo binokuler 6 buah. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. termometer 10 buah. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN Sekolah kami telah memiliki alat dan sumber belajar : Di ruang kelas : Papan tulis 1 buah/ruang. ikan dan cacing tanah 1 set. glukosa. ikan dan cacing tanah 1 set. respirometer 6 buah. mokroskop monokuler 6 buah. reptil. cawan petri 2 pak. termometer suhu tanah 6 buah. ikan dan cacing tanah 1 set. gambar/model sistem pengeluaran manusia 1 buah. gelas arloji 2 pak. globe.

Dinamometer 6 buah. Di tempat bermain / berolahraga : Tiang bendera 1 buah. Kubus massa sama 6 buah. Bahan habis pakai (Bahan kimia meliputi zat-zat yang diperlukan dalam percobaan-percobaan : Pengenalan reaksi kimia. Neraca 1 buah. tali loncat. Tabung reaksi 100 buah. Model molekul 6 set. Gelas beaker 3 buah. peralatan atletik 1 set (minimum : lembing. Pipet tetes 100 buah. Di Ruang Laboratorium Kimia : Botol zat 24 buah. Kaki tiga dan alas kasa kawat 8 buah. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. Generator frekuensi 6 buah. tongkat estafet. Gelas ukur 6 buah. Pipet volume 30 buah. simpai. Stoptwatch 6 buah. Percobaan Hukum Ohm 6 set. peralatan bola voli 2 set (minimum 6 bola). Kaca arloji 10 buah. Alat destilasi 2 set. Teknik pemisahan dan permunian. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. Scanner 1 unit. Termometer 6 buah. peralatan senam 1 set (minimum : matran. cakram. bak loncat). titrasi asam basa. Centrifuge 1 buah. Energetika. Batang pengaduk 25 buah. Mikrometer 6 buah. Pembakar spiritus 8 buah. Rak tabung reaksi 7 buah. Transformator 6 buah. Komponen elektronika 1 set. Kabel penghubung 1 set. Magnet U 6 buah.Mistar 6 buah. Stopwach 6 buah. Percobaan Kalorimetri 6 set. Sikat tabung reaksi 10 buah. Corong 33 buah. peralatan bola basket 1 set (minimum 6 bola). Tabel periodik unsur-unsur 1 buah. Kotak potensiometer 6 buah. Percobaan papan luncur 6 set. Manual percobaan 6 buah. Modul praktek 1 set/komputer. Tabung centrifuge 8 buah. Di Ruang Laboratorium Komputer : Komputer 1 unit/ peserta didik + 1 unit/guru. Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah. tongkat. Silinder massa sama 6 buah. Termometer 6 buah. Beban bercelah 10 buah. bola plastik. Jangka sorong 6 buah. Mortar 7 buah. Printer 1 unit. peluru. gelang). palang tunggal. Neraca 2 set. Titik akses internet 5 unit. Percobaan Optik 6 set. Papan tulis 1 buah. Percobaan Hooke 6 set. Catu daya 6 buah. Multimeter AC/DC 1. pengeras suara 6 buah. peralatan ketrampilan 1 set KELEMAHAN Sekolah kami belum memiliki alat dan sumber belajar : Di ruang perpustakaan : .000 kilo ohm / volt 6 buah. Manual percobaan 6 buah. Stabilizer sebanyak komputer. bendera 1 buah. Rol meter 6 buah. peralatan seni budaya 1 set. Percobaan ayunan sederhana atau Percobaan getaran pada pegas 6 set. Osiloskop 1 set. peti loncat. Corong pisah 10 buah. Pegas 6 buah. Labu takar 103 buah. peralatan sepak bola 2 set (minimum 6 bola). Labu Erlenmeyer 25 buah. Gelas ukur 51 buah.penerapan produk terapan). Buret dan klem 10 buah. Papan tulis 1 buah. pHmeter 2 set. Percobaan Atwood atau alat percobaan kereta dan pewaktu ketik 6 set.elektro kimia. Gelas Breaker 6 buah. Botol semprot 15 buah. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. Garputala 6 buah. Statif dan klem 10 buah. Pipet seukuran 30 buah. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Papan tulis 1 buah. Plat 6 buah. Barometer 4 buah.

Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik. Percobaan Hukum Ohm 6 set. tongkat. gelang). peralatan ketrampilan 1 set Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki alat dan sumber belajar yang melebihi dari ketetapan dalam SNP yang digunakan untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran. aquarium 1 buah. Osiloskop 1 set. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. Di Ruang Laboratorium Kimia : Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. buku pengayaan 870 judul/sekolah 2. Percobaan Optik 6 set. bosshead10 buah. simpai. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. higrometer putar 2 .000 kilo ohm / volt 6 buah. tali loncat. peralatan seni budaya 1 set. Di ruang perpustakaan : Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik. Manual percobaan 6 buah. pengeras suara 6 buah Percobaan getaran pada pegas 6 set. Percobaan Hooke 6 set. aquarium 1 buah. Generator frekuensi 6 buah. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Perangkat multimedia 1 set/peserta didik Di tempat bermain / berolahraga : Peralatan senam 1 set (minimum : matran. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SPM. Di ruang laboratotium Biologi : mikroskop stereo binokuler 6 buah. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SNP. palang tunggal. Sekolah kami memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SPM. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. bola plastik. higrometer putar 2 buah. Percobaan Kalorimetri 6 set. buku pengayaan 870 judul/sekolah Di ruang laboratotium Biologi : mikroskop stereo binokuler 6 buah. Kotak potensiometer 6 buah. bosshead10 buah. Rekomendasi: Sekolah kami perlu mengajukan pengadaan alat dan sumber belajar ke komite sekolah dan dinas pendidikan ag ar sekolah kami memiliki alat dan sumber belajar : 1. Di ruang Laboratorium Fisika : Multimeter AC/DC 1. peti loncat.

palang tunggal. tongkat. Generator frekuensi 6 buah. tali loncat. Di Ruang Laboratorium Kimia : Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. pengeras suara 6 buah Percobaan getaran pada pegas 6 set. 6. Di ruang Laboratorium Fisika : Multimeter AC/DC 1. Di tempat bermain / berolahraga : Peralatan senam 1 set (minimum : matran.000 kilo ohm / volt 6 buah. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Perangkat multimedia 1 set/peserta didik 7. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. 3. 4. bola plastik. Percobaan Hukum Ohm 6 set. Manual percobaan 6 buah. peralatan seni budaya 1 set. Percobaan Optik 6 set. Kotak potensiometer 6 buah. simpai. peti loncat. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. Percobaan Hooke 6 set. gelang). peralatan ketrampilan 1 set .buah. Osiloskop 1 set. Percobaan Kalorimetri 6 set.

5.2.

Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik

5.2.1. Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar.

5.2 5.2.1

Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik
Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami telah memiliki program pemeliharaan bangunan sekolah secara berkala. 2. Sekolah kami telah melaksanakan pemeliharaan sarana prasarana Sekolah yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali 3. Kondisi bangunan di sekolah kami : 1. Ruang Kelas dalam kondisi baik 2. Ruang Perpustakaan dalam kondisi baik 3. Ruang Laboratorium Biologi dalam kondisi baik 4. Ruang Laboratorium Fisika dalam kondisi baik 5. Ruang Laboratorium Kimia dalam kondisi baik 6. Ruang Laboratorium Komputer dalam kondisi baik 7. Ruang Laboratorium Bahasa dalam kondisi baik 8. Ruang Pimpinan dalam kondisi baik 9. Ruang Guru dalam kondisi baik 10. Ruang Tata Usaha dalam kondisi baik 11. Tempat Beribadah dalam kondisi baik 12. Tempat bermain dalam kondisi baik 13. Ruang Konseling dalam kondisi baik 14. Ruang UKS dalam kondisi baik 15. Ruang Organisasi Kesiswaan dalam kondisi baik 16. Gudang dalam kondisi baik 17. Jamban dalam kondisi baik 18. Ruang Sirkulasi dalam kondisi baik KELEMAHAN 1. Sekolah kami belum memiliki bangunan yang mudah diakses, aman, dan nyaman untuk penyandang cacat 2. Sekolah kami belum bisa melaksanakan pemeliharaan bangunan di sekolah secara rutin tiap tahun.

1. RKAS/Program kerja Sarpras 2. Foto copy kwitansi pembiayaan 3. SK tentang pemeliharaan lingkungan 4. SK Pembagian Guru dan Tugas Tata Usaha 5. Buku Peran Serta Masyarakat (Paguyuban Kelas) 6. Program Kerja Tahunan 7. Catatan pengeluaran 8. SPJ Pengeluaran pemeliharaan bangunan 9. Catatan inventaris bangunan

Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami dilaksanakan secara rutin melebihi (lebih cepat dari) waktu yang ditetapkan dalam SNP dan catatan pemeliharaan terekam dengan baik.

Tahap ke-3
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami dilaksanakan secara berkala sesuai dengan SNP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami tidak dilaksanakan secara rutin. Sebagian gedung sekolah kami di bawah standar, harus diperbaiki dan dibersihkan atau diganti.

Pemeliharaan bangunan di sekolah kami baru melakukan pemeliharaan rutin seperti kebersihan ruangan.

Rekomendasi:
1. Sekolah kami perlu mengajukan bantuan bangunan kepada komite sekolah yang dapat dengan mudah diakses, aman, dan nyaman untuk penyandang cacat. 2. Sekolah kami perlu menyusun program pemeliharaan bangunan di sekolah secara rutin tiap tahun bekerja sama dengan komite sekolah dan dinas pendidikan.

dan sehat. Buku inventaris barang/gedung 6. 2. Sekolah kami belum memiliki bangunan gedung yang mampu meredam getaran dan kebisingan yang mengganggu proses pembelajaran. Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus. dan kebisingan. kotoran dan sampah. Sekolah kami telah terproteksi dari gangguan keamanan dari luar (memiliki pagar yang kokoh dan berpintu) C. Akses 1. dan nyaman untuk semua peserta didik B. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Setiap orang yang datang ke Tahap ke-3 Bangunan di sekolah kami aman √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sebagian bangunan di sekolah Bangunan yang ada di sekolah kami . Sekolah kami memilki bangunan gedung yang sudah dilengkapi sistem proteksi pasif dan /atau proteksi aktif untuk mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran dan petir. Kondisi bangunan dan lingkungan sekolah 3.5. Setiap ruangan di sekolah kami memiliki temperatur dan kelembaban udara yang tidak melebihi kondisi di luar ruangan. indah.2. KELEMAHAN 1. 4. Lahan Sekolah kami terhindar dari pencemaran air. Sekolah kami memiliki Lahan yang terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa. Sekolah kami memiliki tempat pembuangan air kotor dan/atau limbah. Sekolah kami masih memilki lingkungan yang kurang : rindang. Sekolah kami memiliki Bangunan mudah diakses. Kenyamanan 1.2. 3. aman. Bukti-Bukti Fisik 1. SK Pembagian Tugas Guru dan Tata Usaha 5. serta penyaluran air hujan. Bangunan gedung sekolah kami telah memiliki sanitasi di dalam dan di luar untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Ruang sirkulasi 7. Program 7 K 2. 2.2. Keamanan 1. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik 5. 3. Program Adiwiyata/PLH Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN A. Dokumen Profil Sekolah 4. 1. pencemaran udara.

dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus. aman bagi peserta didik namun masih belum nyaman dan memberi kemudahan bagi peserta didik yang berkebutuhan khusus. . Sekolah kami perlu mengajukan pengadaan bangunan gedung yang mampu meredam getaran dan kebisingan yang mengganggu proses pembelajaran kepada komite sekolah atau dan dinas pendidikan. selain warga sekolah termasuk yang berkebutuhan khusus. Sekolah kami perlu melaksanakan kegiatan penghijauan kepada komite sekolah sehingga dapat terwujud lingkungan sekolah yang rindang. dan sehat. kami masih belum memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi peserta didik.sekolah kami. Rekomendasi: 1. 2. indah. dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam setiap bangunan yang ada. termasuk bagi mereka yang berkebutuhan khusus.

2.2.2. Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah secara berkelanjutan untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar 6.2. efisien dan dapat dipertanggungjawabkan 6.5.1. STANDAR PENGELOLAAN Komponen 6. 6. Rencana Kerja tahunan dinyatakan dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah (renstra) 6. keterbukaan. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6. Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional 6. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur.1. dan akuntabilitas. Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak Rencana kerja memiliki tujuan yang jelas dan perbaikan berkelanjutan Indikator 6. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. 6.3. menilai kinerja. dan dapat diakses 6. Sekolah mensosialisasikan rencana kerja yang berbasis tujuan untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan kepada warga sekolah dan pihakpihak yang berkepentingan. 6.2. Sekolah meningkatkan keefektifan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan 6. Pengelolaan sekolah menunjukkan adanya kemandirian.2.1.1.3. Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan.6. partisipasi.3.3. Sekolah mengelola sistem informasi pengelolaan dengan cara yang efektif.3. kemitraan.1. .2.4. Sekolah merumuskan visi dan misi serta disosialisasikan kepada warga sekolah dan pemangku kepentingan. 6.2.1.5.5.1. 6. efektif.4. Sekolah menyediakan sistem informasi yang efisien.4.1. dan melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan memfokuskan pada peningkatan hasil belajar 6.

Misi sekolah : . 5. Visi sekolah kami telah dipahami oleh seluruh warga sekolah. buku peraturan akademik. B. Visi sekolah : 1. 6. 6. 2.6. melalui website sekolah. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah dengan memperhatikan masukan komite sekolah. Sekolah kami sudah merumuskan dan menetapkan visi sekolah : Menjadi sekolah yang berbasis Imtaq dan Iptek.1.6. Sekolah kami sudah mensosialisasikan visi sekolah kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. 6. Warga sekolah terlibat dalam pengelolaan kegiatan akademis dan nonakademis. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah sudah diselaraskan Pemuda dan Olahraga Kab. 4. PENGELOLAAN Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak 6. 5. Bukti-Bukti Fisik 1.1. 3. papan visi dan misi. Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah 6. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah pihak-pihak yang berkepentinganl. Sekolah melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan nonakademis.6.1.2.6. majalah sekolah. berprestasi dan berbudi pekerti luhur serta mengembangkannya. Sekolah merumuskan visi dan misi serta disosialisasikan kepada warga sekolah dan pemangku kepentingan. Kediri 3. 6. 6. Berita acara Draf visi-misi Dokumen visi misi Daftar hadir sosialisasi Panflet/papan visi misi Dokumen review visi-misi KEKUATAN A.1. 2. dengan visi Dinas Pendidikan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik didasarkan pada masukan dari warga sekolah dan 4.

Sekolah kami sudah mensosialisasikan visi sekolah kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. Visi sekolah kami telah dipahami oleh seluruh warga sekolah. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memiliki visi dan misi yang jelas yang dirumuskan bersama oleh warga sekolah. kondisi dan kebutuhan sekolah. buku peraturan akademik. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki visi dan misi yang dirumuskan buttom-up dari seluruh warga sekolah dan tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan.1. berprestasi dan berbudi pekerti luhur serta mengembangkannya. 6. Sekolah kami sudah merumuskan dan menetapkan visi sekolah : Menjadi sekolah yang berbasis Imtaq dan Iptek. KELEMAHAN 1. majalah sekolah. Kediri 3. papan visi dan misi. dengan visi Dinas Pendidikan didasarkan pada masukan dari warga sekolah dan 4. Sekolah kami memiliki visi dan misi namun belum dirumuskan secara secara bersama dan belum tersosialisasikan di seluruh warga sekolah. melalui website sekolah. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah pihak-pihak yang berkepentinganl. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah sudah diselaraskan Pemuda dan Olahraga Kab. Rekomendasi: . Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah dengan memperhatikan masukan komite sekolah. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki visi dan misi yang dirumuskan secara buttom-up dan tersosialisikan kepada seluruh pemangku kepentingan serta direview secara berkala sesuai dengan situasi. 2. 5. Sekolah kami belum melakukan review secara berkala visi dan misi sesuai dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat.

Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak 6. kemitraan. Dokumen RKS 2. partisipasi. Berita acara penyusunan RKS 3. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah 2.1. Sekolah kami dalam penyusunan RKAS belum sepenuhnya menunjukkan kemandirian. ' melaksankan RKS dan sudah melaporkan kepada pihak terkait. Sekolah kami perlu melakukan review secara berkala visi dan misi yang disesuaikan dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat 6. kemitraan. Sekolah 6. keterbukaan dan akuntabilitas Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami mendorong kemandirian dan kemitraan dengan semua pemangku kepentingan untuk Tahap ke-3 Sekolah kami kemandirian dan dengan semua mendorong kemitraan pemangku √ Tahap ke-2 mendorong kemitraan pemangku Tahap ke-1 Sekolah kami belum mengembangkan pola kemandirian dan kemitraan dengan semua Sekolah kami kemandirian dan dengan semua .1. Sekolah 4. Dokumen RAKS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. keterbukaan. Sekolah 5. dan akuntabilitas. Pengelolaan sekolah menunjukkan adanya kemandirian. KELEMAHAN 1.2. Sekolah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah melakukan penyusunan RKS memperoleh persutujuan RKS dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mensahkan RKS kepada Dinas pendidikan menjadikan RKS sebagai dasar penyusunan RKAS memilki RKS yang dapat dibaca oleh pihak yang terkait.1. Sekolah 3.

partisipatif. kepentingan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah namun prosesnya belum sepenuhnya dilaksanakan secara mandiri. kolaboratif dan akuntabel pemangku kepentingan meningkatkan kemampuan pengelolaan sekolah.meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah secara mandiri. kepentingan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah secara mandiri. keterbukaan dan akuntabilitas secara penuh. kolaboratif dan akuntabel. . partisipatif. kemitraan. partisipatif. untuk dalam Rekomendasi: 1. kemitraan. Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar sekolah kami dalam penyusunan RKAS dapat menunjukkan kemandirian. kolaboratif dan akuntabel serta mampu memunculkan potensi warga sekolah untuk turut serta mengembangkan pengelolaan sekolah.

Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan. 3. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk renstra maupun RKS yang berbasis hasil analisis EDS/M.1. Sekolah Sekolah Sekolah Sekolah kami sudah merumuskan tujuan kami merumuskan tujuan yang menggambarkan kualitas yang dicapai. Sekolah kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengakomodasi masukan melalui rapat. Dokumen RKS KEKUATAN 1. Rekomendasi: 1. tetapi belum diupdate secara berkala Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk dokumen renstra dan RKS. Sekolah kami perlu mengakomodasi masukan melalui rapat.2. 4.6. Daftar hadir dan notula rapat 2. Rencana kerja sekolah mencantum tujuan yang jelas untuk program peningkatan dan perbaikan berkelanjutan yang tersosialisasiakan dengan baik. yang berbasis analisis EDS/M dan di update secara berkala. 6. 2. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. misi sekolah kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengacu pada SKL KELEMAHAN 1. kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengacu pada visi. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami memiliki dokumen rencana kerja tahunan namun belum memiliki renstra. dan mengupdatenya secara berkala dalam merumuskan rencana kerja . Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk renstra maupun RKS. .2.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam berbagai kesempatan dan online di situs sekolah. misalnya kepada dinas pendidikan atau ketua yayasan. Sekolah kami sudah mensosialisasikan RKS kepada warga sekolah melalui rapat-rapat dinas dan rapat komite KELEMAHAN 1.2. Notula sosialisasi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Panflet 3. Daftar hadir sosialisasi 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah. Sekolah mensosialisasikan rencana kerja yang berbasis tujuan untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan kepada warga sekolah dan pihak-pihak yang berkepentingan. Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja namun hanya kepada pihak-pihak terbatas saja.2. Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar dapat mensosialisasikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam berbagai kesempatan dan on-line di situs sekolah. Rencana kerja sekolah mencantum tujuan yang jelas untuk program peningkatan dan perbaikan berkelanjutan yang tersosialisasiakan dengan baik. namun terbatas pada cara-cara konvensional yaitu melalui rapat dinas dan rapat koordinasi belum dilakukan secara online di situs sekolah. Tahap ke-3 Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam rapat dinas.2. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami sudah mensosialisasikan RKS kepada pihak-pihak yang berkepentingan. 6. . Rekomendasi 1.6.

Sekolah kami dalam menyusun rencana kerja tahunan sudah memuat ketentuan yang jelas mengenai : 1).3. 7). Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6.1 Rencana Kerja tahunan dinyatakan dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah (renstra) Bukti-Bukti Fisik 1. Standar Proses Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Dokumen RKS DAN RKAS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Standar Proses dan Standar Tahap ke-3 Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Sekolah kami sudah menyusun RKAS . namun belum tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan hanya terbatas pada internal sekolah. Standart Penilaian). Standar Kompetensi Lulusan. Standart Proses. Standart Isi. 3). Keuangan dan pembiayaan. 8). Pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya. 4). Standar Proses dan Standar Penilaian √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah belum memiliki Rencana kerja tahunan sekolah dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan sesuai dengan Standar Isi. Standar Proses dan Standar Penilaian . Kesiswaan.6. Budaya dan lingkungan sekolah. Standar Kompetensi Lulusan. Sekolah kami dalam menyusun rencana kerja tahunan memuat ketentuan yang jelas dan sudah terdokumentasikan baik dan sudah mendapat persetujuan komite sekolah. Kurikulum dan kegiatan pembelajaran (Standart Kompetensi Lulusan. 2).3. Peran serta masyarakat dan kemitraan. 5). Sarana dan prasarana. 6). KELEMAHAN 1. Rencana-rencana kerja lain yang mengarah pada peningkatan mutu. Standar Kompetensi Lulusan. Sekolah kami dalam menyusun dan melaksankan RKAS sudah mengacu dan berdasarkan pada RKS 3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Standar Kompetensi Lulusan. 2.

Standar Kompetensi Lulusan. dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah namun belum tersosialisasi secara menyeluruh ke semua pemangku kepentingan. . Sekolah kami perlu pembimbingan agar Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi.Penilaian dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah dan sudah tersosialisasi secara luas kepada seluruh pemangku kepentingan. namun tidak dalam bentuk dokumen yang mudah diakses oleh pihak terkait dan sosialisasinya masih sebatas dalam lingkup internal sekolah. Rekomendasi: 1. dan Standar Penilaian. Standar Proses dan Standar Penilaian dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah dan sudah tersosialisasi secara luas kepada seluruh pemangku kepentingan.

 Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melakukan evaluasi diri secara berkala dan berkelanjutan. Sekolah kami sudah melaksanakan evaluasi proses pembelajaran 3.3. Dokumen hasil supervisi 3. Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah secara berkelanjutan untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar. Laporan hasil 4. 2. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. Sekolah kami sudah membentuk Tim Pengembang Sekolah (TPS) 2. Dokumen program supervisi sekolah 2. Tahap ke-3 Sekolah kami melakukan evaluasi diri untuk melihat dampak dari rencana pengembangan sekolah terhadap peningkatan hasil belajar. Sekolah kami 3. Sekolah kami 4.3.2. Program tindak lanjut Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami belum belum belum belum maksimal dalam melaksanakan evaluasi terhadap kinerja sekolah melaksanakan evaluasi diri sekolah secara periodic menyusun laporan EDS menentukan skala prioritas dan Program tindak lanjut Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami melakukan evaluasi diri dan mengkomunikasikan rencana pengembangan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan dinas pendidikan dan para pemangku kepentingan. Sekolah kami 2. Sekolah kami sudah melaksanakan evaluasi program kerja tahunan KELEMAHAN 1. Rekomendasi: 1. Sekolah kami melakukan evaluasi diri namun baru dilakukan sebatas tim pengembang sekolah dan belum melibatkan warga sekolah.6. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dalam melaksanakan evaluasi terhadap kinerja sekolah Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dalam melaksanakan evaluasi diri sekolah secara periodic .

3. 4. Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar dapat menyusun laporan EDS Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dan komite sekolah dalam menentukan skala prioritas dan Program tindak lanjut .

Sekolah kami sudah menentukan indikator hasil belajar 5. Sekolah kami sudah melakukan penilaian kinerja sekolah 3. tetapi belum semua guru melaksanakannya secara maksimal Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah yang didasarkan pada hasil evaluasi Tahap ke-3 Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah yang didasarkan pada hasil evaluasi  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah kearah Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah namun belum didasarkan pada hasil . Sekolah kami sudah menetapkan KKM setiap mata pelajaran. RPS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.3. minimal 75 untuk kelas X. menilai kinerja. 3. 5. melalui program remedial setiap mata pelajaran KELEMAHAN 1.3. Sekolah kami sudah melaksanakan penyusunan indikator evaluasi diri sekolah untuk meningkatkan hasil belajar 2. dan melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan memfokuskan pada peningkatan hasil belajar. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. Sekolah kami sudah melaksankan upaya ketercapaian KKM setiap mata pelajaran. Sekolah kami sudah melaksanakan program remidial dan pengayaan. 4. Undangan rapat Daftar hadir rapat Notulen Rapat Berita acara penetapan prioritas.3. Sekolah kami sudah melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri sekolah untuk meningkatkan hasil belajar 4. minimal 76 untuk kelas XI dan minimal 77 untuk kelas XII 6.6. Sekolah kami belum mensosialisasi indikator keberhasilan kinerja. Sekolah kami sudah melaksanakan usaha peningkatan rata-rata hasil belajar. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur. 2. tetapi belum maksimal 3. 2.

Sekolah kami perlu menyusun sebuah program optimalisasi program remidial dan pengayaan untuk peningkatan hasil belajar . diri dan memfokuskan peningkatan hasil belajar. pada evaluasi diri sekolah.diri serta disesuaikan dengan harapan dan kebutuhan masyarakat. Sekolah kami perlu menyusun program untuk mensosialisasikan indikator keberhasilan kinerja yang didasarkan pada hasil evaluasi diri serta disesuaikan dengan harapan dan kebutuhan masyarakat 2. 3. Sekolah kami perlu menyusun sebuah program peningkatan rata-rata hasil belajar. peningkatan hasil belajar. Rekomendasi: 1.

1. Pengelolaan data di sekolah kami berbasis ICT namun masih menggunakan program office yang sederhana dan belum berbasis website. Sekolah kami sudah menggunakan Komunikasi antar warga secara efisien. Data base sekolah 2.4. Webside Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. efisien dan akuntabel dan sudah tersosialisaikan kepada seluruh pemangku kepentingan. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid 6. Bukti-Bukti Fisik 1. dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah 2. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. efisien. efisien. KELEMAHAN 1. Sekolah mengelola sistem informasi pengelolaan dengan cara yang efektif. efisien. Sekolah kami belum dapat memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. Sekolah belum dapat mengelola penerimaan dan pelaporan data secara akurat serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. blog. efisien dan dapat dipertanggungjawabkan. website sekolah. dan efektif menggunakan SMS broadcasting.4.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Pengelolaan data di sekolah kami belum berbasis ICT sehingga belum efektif dan efisien. Sekolah kami sudah mengelola Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMPendik) yang efektif. dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah. .6. dan akuntabel menggunakan Paket Aplikasi Sekolah (PAS) 2.

Rekomendasi: 1. dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah 2. Sekolah kami perlu pendampingan pengelolan SIM agar kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. Sekolah kami perlu pendampingan pengelolaan penerimaan dan pelaporan data sehingga kami dapat mengelola penerimaan dan pelaporan data secara akurat serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah . efisien.

Data base sekolah Webside Buku tamu Buku penghubung Buku Agenda KEKUATAN 1.sms broadcase. KELEMAHAN 1. Sekolah menyediakan sistem informasi yang efisien. Disekolah kami belum ada petugas khusus pegelolaan tentang SIMPENDIK secara khusus. Sekolah kami perlu mengangkat petugas khusus yang bertugas mengelola SIMPENDIK sehingga sekolah kami dapat menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan serta mudah diakses secara online melalui website sekolah. . 3. Sekolah kami menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan serta mudah diakses secara online melalui website sekolah. 4. Sekolah kami sudah menggunakan Jenis SIMPendik yaitu Paket Aplikasi Sekolah (PAS) 2. Tahap ke-1 Sekolah kami belum menyediakan akses informasi yang mudah bagi warga sekolah.4. Bukti-Bukti Fisik 1.4. Rekomendasi Pengembangan: 1. Sekolah kami memiliki jenis pelayanan : sms gateway . dan dapat diakses. Sekolah kami sudah menggunakan SIMPendik yang mudah diakses 3.2. efektif. 5.  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah kami menyediakan akses informasi untuk warga sekolah namun belum ditunjang oleh sistem pembaharuan data. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid 6. 2.6.e-mail sekolah.wibesite sekolah.

Sekolah kami telah mendayagunakan : 1). Pengembangan PTK. Dokumen tindak lanjut 5. 2. Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6. Bukti-Bukti Fisik KEKUATAN 1.1. 4). dan melatih peserta didik. Pelatih / instruktur melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya memberikan pelatihan teknis kepada peserta didik pada kegiatan pelatihan. 4). 3). Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik . Sekolah meningkatkan keefektifan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan.5. 3. 3). 2). memfasilitasi. Mutasi tenaga kependidikan dari satu posisi ke posisi lain didasarkan pada analisis jabatan. 5). Penempatan PTK disesuaikan dengan kebutuhan. Guru melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai agen pembelajaran yang memotivasi.6. adil. mendidik. Laporan kinerja 4. Wakil kepala sekolah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah. Promosi PTK 2). Dokumen hasil supervise 3. 6). Konselor melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada peserta didik. Daftar hadir workshop 1. Tenaga perpustakaan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melaksanakan pengelolaan sumber belajar diperpustakaan. Dokumen Program pendayaan gunaan PTK 2.5. dan terbuka. Sekolah kami telah menerapkan pendayagunaan PTK secara profesinal. Kepala sekolah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan pengelolaan sekolah (ada 18 tugas). Surat tugas mengikuti workshop/pelatihan 6. Sekolah kami telah mendukung upaya : 1). membimbing.

Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan. 9). KELEMAHAN 1. Tenaga administrasi melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan kebersihan lingkungan. Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar dapat menyusun progaram pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dengan memperhatikan standar PTK. Sekolah kami belum bisa menyusun progaram pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dengan memperhatikan standar PTK. 4.7). merawat. memperbaiki sarana dan prasarana pembelajaran. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan serta senantiasa melaksanakan pengembangan profesinya secara berkelanjutan untuk meningkatkan efektifitas kinerja. Tenaga laboratorium melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya membantu dan mengelola kegiatan praktikum di laboratorium. Sekolah kami telah melakukan pengangkatan PTK tambahan untuk memenuhi kekurangan tenaga PTK yang tetap. Tahap ke-3 Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan serta senantiasa melaksanakan pengembangan profesinya. 8).  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami kurang memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan. Rekomendasi: 1. Teknisi sumber belajar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya mempersiapkan. .

Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional Bukti-Bukti Fisik 1.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melakukan evaluasi atas pelaksanaan tugas pendidik dan tenaga kependidikan secara berkala. Dokumen laporan hasil supervise 7. Sekolah kami sudah mensosialisasikan program kepengawasan kepada PTK 3.2. Guru disekolah kami sudah melaporkan hasil evaluasi dan penilaian kepada Kepala Sekolah dan orangtua peserta didik. Program supervise dan evaluasi kepala sekolah 2. . Dokumenhasil supervisi 5. Sekolah kami sudah melaksanakan laporan Pengawasan oleh pengawas 8. Tahap ke-3 Sekolah kami senantiasa melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional.5. 4. Dokumen hasil supervisi kepala sekolah 4. Dokumen tindak lanjut hasil supervisi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.5. 7. pelaporan. evaluasi. Sekolah kami sudah melaporkan hasil evaluasi kepada Kepala sekolah. KELEMAHAN 1. Sekolah kami sudah melaksanakan pemantauan pengelolaan sekolah oleh Komite Sekolah 5. Pengawas sekolah 6. Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6. supervisi. Sekolah kami sudah Laporan pelaksanaan tugas tenaga kependidikan 6. Sekolah kami sudah melaksanakan Penyusunan program pengawasan berdasarkan SNP 2.6. Daftar hadir sosialisasi supervise dan evaluasi 3. Sekolah kami melakukan supervisi dan evaluasi atas pelaksanaan tugas pendidik dan tenaga kependidikan namun belum terprogram dengan baik. Sekolah kami belum melaksanakan tindak lanjut dari hasil pengawasan Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami senantiasa melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional serta menyusun program perbaikan dan peningkatan yang berkelanjutan. Sekolah kami sudah melaksanakan kepengawasan meliputi pemamtauan.

Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional pendidikan serta menyusun program perbaikan dan peningkatan yang berkelanjutan.Rekomendasi: 1. .

UB Malang. proses. UM Malang. Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah 6. Sekolah kami sudah melaksanakan program Keterlibatan warga sekolah dalam pengelolaan akademik dan non akademik . . Contoh kerja sama dengan STAN.6. Pendidik.6. UNP Kediri.Magistra Utama. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami sudah melibatkan warga sekolah dalam pengelolaan pada kegiatan tertentu. Panitia PHBN. Daftar hadir kegiatan 3. dan pemanfaatan lulusan. Struktur organisasi sekolah 2. output. Sekolah kami sudah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan. Warga sekolah terlibat dalam pengelolaan kegiatan akademis dan nonakademis.  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Warga sekolah terlibat langsung hanya pada kegiatan akademis. MOU dgn warga sekolah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.6. 3. Warga sekolah kami terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis. Terra Pendidikan. berkaitan dengan: input. Bank Jatim. (Warga sekolah = org yg beraktivitas di sekolah. Tahap ke-1 Warga sekolah kami belum terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis. Contoh ada Pengurus Komite Sekolah. Siswa) Rekomendasi Pengembangan: 1. Tenaga kependidikan. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat mengoptimalkan pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis serta kegiatan pengembangan sekolah pada umumnya. PHBA 2. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Warga sekolah kami terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis serta kegiatan pengembangan sekolah pada umumnya. STKIP PGRI Jombang.1.

6.6.

Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah

6.6.2. Sekolah melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan nonakademis. Bukti-Bukti Fisik 1. Struktur organesasi sekolah 2. Daftar hadir kegiatan 3. MOU dengan KEKUATAN 1. Sekolah kami sudah melaksanakan Program Keterlibatan Masyarakat dalam pengelolaan kegiatan non akademik . Contoh pengelolaan ekstra kurikuler TIK, UKS, PMR, Pramuka, SMS Gateway 2. Sekolah kami sudah melibatkan masyarakat dalam kegiatan tertentu. Contoh pada saat perayaan Hari Idul Adha, Kegiatan pondok Ramadhan. 3. Sekolah kami sudah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan, dibidang kegiatan non akademik. Contoh kerja sama dengan Terra Pendidikan kediri bidang pengembangan TIK, PT Telkomsel bidang penembangan SMS broadcasting, PT Telkom pengembangan internet sekolah. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Sekolah kami melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis dan memberikan kesempatan untuk berkreasi.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

masyarakat

Tahap ke-3

Tahap ke-2
Sekolah kurang melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Tahap ke-1
Sekolah kami sama sekali tidak melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Sekolah kami melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Rekomendasi Pengembangan:
1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat mengoptimalkan peran serta memberikan kesempatan untuk berkreasi. masyarakat dalam pengelolaan non akademis dan

7. STANDAR PEMBIAYAAN
Komponen 7.1. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar Indikator 7.1.1. Anggaran sekolah dirumuskan merujuk Peraturan Pemerintah, pemerintahan provinsi, dan pemerintahan kabupaten/kota 7.1.2. Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan 7.1.3. Penyusunan rencana keuangan sekolah dilakukan secara transparan, efisien, dan akuntabel. 7.1.4. Sekolah membuat pelaporan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. 7.2. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7.2.1. Sekolah memiliki kapasitas untuk mencari dana dengan inisiatifnya sendiri 7.2.2. Sekolah membangun jaringan kerja dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri setempat. 7.2.3. Sekolah memelihara hubungan dengan alumni. 7.3. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7.3.1. Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. 7.3.2. Sekolah melakukan subsidi silang kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi

7. 7.1.

PEMBIAYAAN Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar

7.1.1. Anggaran sekolah dirumuskan merujuk Peraturan Pemerintah, pemerintahan provinsi, dan pemerintahan kabupaten/kota Bukti-Bukti Fisik
1. Dokumen RAPBS/RKAS 2. Undangan rapat penyusunan RAPBS/RAKS setiap pertemuan 3. Notulen rapat setiap pertemuan 4. Daftar hadir rapat setiap pertemuan

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik
Kekuatan : 1. Sekolah kami sudah menyusun RAPBS (PP No 19 /2005 Pasal 53). 2. Sekolah kami sudah merumuskan RAPBS dengan perhitungan kebutuhan setahun. 3. Rumusan RAPBS sekolah kami berisi :  Semua ragam sumber pendapatan dan jumlah nominalnya.  Semua ragam pembelanjaan dan jumlah nominalnya  Semua kegiatan/program kerja yang didanai dalam setahun 4. RAP (Rencana Anggaran Pendapatan) sekolah kami meliputi :  Subsidi pemerintah (BOMM).  Iuran siswa (BOSP = Biaya Operasional Satuan Pendidikan)  Sumbangan masyarakat (Biaya Investasi non Lahan). 5. RAB ( Rencana Anggaran Belanja) sekolah kami meliputi :  Biaya penyediaan sarana dan prasarana.  Pengembangan sumberdaya manusia.  Investasi Non Lahan (Gedung).  Gaji dan tunjangan yang melekat.  Bahan atau peralatan pendidikan habis pakai. Biaya operasi pendidikan tak langsung berupa daya, air, jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, transportasi, konsumsi, pajak, asuransi, dan lain sebagainya. (Peraturan Pemerintah No.19/2005 Bab IX: Pasal 62). Kelemahan : 1. Sekolah kami belum pernah menerima Block Grant yang bersifat matching grant. 2. Sekolah kami belum pernah mendapatkan sponsor perusahaan. 3. Sekolah kami belum pernah menandatangi MOU dengan DUDI.

Sekolah kami perlu mengajukan sponsor ke beberapa perusahaan 3. .Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada peraturan pemerintah dengan melibatkan partisipasi komite sekolah dan pemangku kepentingan yang terkait. pemerintahan provinsi. Tahap ke-3 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada Peraturan Pemerintah dan dikomunikasikan kepada komite sekolah dan pemangku kepentingan yang terkait. Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada Peraturan Pemerintah. dan pemerintahan kabupaten/kota. Sekolah kami perlu menandatangani MOU dengan DUDI. Sekolah kami perlu bantuan Block Grant yang bersifat matching grant. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) belum sepenuhnya merujuk pada Peraturan Pemerintah. Rekomendasi: 1. 2.

Kediri Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan serta Dunia Usaha dan Dunia Industri. Karyawan. Bukti-Bukti Fisik 1. Undangan rapat penyusunan RAPBS/RAKS setiap pertemuan 3. Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan. Dokumen RAPBS/RKAS 2. dan Pemerintah Kab. dan Pemerintah Kab. Tahap ke-3 Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Perumusan RAPBS belum melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan belum melibatkan pemangku kepentingan yang relevan Rekomendasi : 1. Notulen rapat setiap pertemuan 4. Daftar hadir rapat setiap pertemuan.2. Tim Pengembang dan Komite Sekolah.7. Karyawan. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7. Sekolah kami perlu pendampingan dalam merumuskan RAPBS/RKAS dengan melibatkan Guru. Di sekolah kami perumusan RAPBS/RKAS belum melibatkan Guru.Kediri . Kelemahan : 1. Di sekolah kami perumusan RAPBS/RKAS telah melibatkan KS.1.1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1.

dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. Program kerja sekolah/RAPBS 5. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7.  Sekolah kami telah memiliki buku setoran ke Bank Jatim. Buku kas pembantu 7. Nota pembelian barang Kekuatan : 1. Akuntabel  Sekolah kami telah melaksanakan pembukuan keuangan sekolah dengan menggunakan Program Excel.  Pemeriksaan Buku Kas ( Umum/Pembantu) sekolah kami dilakukan secara periodik oleh Kepala Sekolah.  Setiap transaksi keuangan sekolah kami (penerimaan dan pengeluaran) disertai dengan bukti yang sah berupa kwitansi dan nota. efisien. Buku inventaris barang 8. Kuitansi pengeluaran 11. Kuitansi penerimaan 10. Teks rencana investasi 2. Komite Sekolah. 2. Buku kas umum 6. Kelemahan : 1. Komite Sekolah. Bukti-Bukti Fisik 1.1. 3. Penyusunan rencana keuangan sekolah dilakukan secara transparan. Kuitansi pembelian barang 13.  Sekolah kami sudah memiliki catatan logistik (uang dan barang) sesuai dengan mata anggaran dan sumber dananya masing-masing.  Pengelolaan keuangan sekolah kami dapat diketahui dengan mudah oleh Kepala Sekolah. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Penyusunan rencana keuangan Penyusunan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-4 rencana keuangan √ Penyusunan Tahap ke-4 rencana keuangan Penyusunan Tahap ke-4 rencana keuangan . Transparan :  Sekolah kami telah melaporkan rencana investasi kepada Kepala Sekolah.7. dan akuntabel. Daftar nama pemangku kepentingan 3. Efesien  Pembelanjaan sekolah kami telah sesuai dengan rencana anggaran yang ada. Teks Pengumuman rencana investasi 4.3. Buku permintaan barang 9. dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri.1. Buku setoran ke bank 12. Di sekolah kami Petugas pencatat logistic barang belum maksimal.

efisien dan akuntabel kepada masyarakat dan Pemerintah. . (kepada pemerintah) sekolah dilakukan secara transparan. (Pemerintah dan masyarakat) sekolah dilakukan secara transparan. efisien dan akuntabel. efisien dan akuntabel. efisien dan akuntabel kepada masyarakat dan Pemerintah. (Pemerintah dan masyarakat) sekolah dilakukan secara transparan. (kepada pemerintah) Rekomendasi : 1. Sekolah kami perlu mendapatkan pelatihan untuk petugas pencatat logistic barang.sekolah dilakukan secara transparan.

.7. Sekolah kami telah memiliki laporan realisasi belanja rutin. Sekolah membuat pelaporan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7. Dinas Pendidikan dan Pemerintah sesuai dengan asal sumber. Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara periodik kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Sekolah kami telah memiliki laporan per Kegiatan. Rekomendasi Pengembangan: 1. Buku ekspedisi 4. Teks pengumuman laporan keuangan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Buku laporan keuangan setiap bulan 3. Sekolah kami telah melaporkan dan mempertanggung jawabkan anggaran kepada Komite Sekolah..4. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara berkala dan menyeluruh kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Bukti-Bukti Fisik 1. Dari Masyarakat kepada komite sekolah ( PP. Dari Pemerintah dilaporkan kepada pemerintah sesuai aturan perundang-undangan. 2. √ Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan.1. Buku kas umum 2.48/2008 Pasal 49 ayat 2).48/2008 Pasal 71. tetapi masih perlu dilakukan secara rutin dan proses yang transparan. Sekolah kami perlu pendampingan agar dapat mengembangkan mekanisme laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara berkala dan menyeluruh kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan secara online.ayat 2 ) (PP. Dari sekolah dilaporkan secara rinci dan transparan kepada dewan guru dan staf sekolah.1. 3. Tahap ke-1 Sekolah belum membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan.

Sekolah kami belum melakukan kerjasama dengan Dunia Usaha Dan Industri (DUDI). . Koperasi sekolah dan kebun sekolah (kantin sekolah dan koperasi sekolah dikelola oleh siswa). √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum mempertimbangkan penggunaan sumber daya atau prasarana sekolah untuk mencari sumber pembiayaan tambahan. Sekolah kami tidak memiliki tanah yang produktif. 6. Sekolah kami telah menyusun proposal penggalian dana Kelemahan : 1. Koperasi sekolah/siswa 3. Kami berencana untuk memperluas penggunaan sumber daya dan prasarana sekolah untuk mendapatkan pembiaya-an tambahan tetapi kami belum mengimplemen-tasikannya. Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat menyusun program kreatif yang dapat menggali berbagai sumber untuk mendapatkan pendapatan tambahan. 2. Tahap ke-3 Sekolah kami mendapatkan pembiayaan tambahan melalui pemanfaatan sarana dan prasarana sekolah. 5. Kantin sekolah 4. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7.7. Sekolah kami belum bisa mengembangkan kewirausahaan berupa kantin sekolah.1.2. Dokumen proposal penggalian dana. Sekolah kami belum bisa membentuk jalinan yang kuat dengan alumni yang siap mendukung pengembangan sekolah. 3. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1.. Sekolah kami belum memiliki donator tetap. Buku kas koperasi sekolah 5. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami kreatif menggali berbagai sumber untuk mendapatkan pendapatan tambahan. 4. 2. Program pengembangan kewirausahaan. Sekolah memiliki kapasitas untuk mencari dana dengan inisiatifnya sendiri Bukti-Bukti Fisik 1.2. Sekolah kami belum bisa menyelenggarakan kegiatan yang dapat menghasilkan dana. Dokumen RAPBS 6.

Dokumen kerjasama dengan Du-Di Undangan rapat kerjasama dengan Dudi Notulen rapat Daftar hadir rapat kerjasama dengan Dudi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. khususnya orangtua yang mampu untuk membantu sekolah kami.2. Hubungan kami dengan Dunia Usaha. 3. 6. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum memiliki hubungan yang kuat dengan dunia usaha dan dunia industri setempat. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. 3.7. Tahap ke-3 Kami telah mengembangkan hubungan kerja sama dengan Dunia Usaha. Rekomendasi: 1. Dunia Industri dan kelompok masyarakat. 2.2. Sekolah kami belum mengidentifikasi Du-Di yang memiliki dana CSR (Coorporate Social Responsibility). 5. Dunia Industri dan kelompok masyarakat setempat yang membantu sekolah kami dalam hal pembiayaan. Dunia Industri dan kelompok masyarakat harus dikembangkan lebih lanjut agar mendapatkan bantuan keuangan dari mereka. Sekolah kemi belum bisa melakukan aksi kegiatan dengan melibatkan Du-Di. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat membangun jaringan kerja yang kuat dengan Dunia Usaha. Dokumen daftar Du-Di yang memiliki dana CSR. 4. Dokumen proposal penggalian dana kepada Du-Di Daftar nama siswa usulan penerima bantuan dari Du-Di. Dunia Industri dan kelompok masyarakat yang membantu sekolah kami dalam hal pembiayaan. 2. Kelemahan : 1. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah membangun jaringan kerja dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri setempat. . Sekolah kami telah melakukan kerja sama dengan pihak Telkomsel di bidang Web to SMS (setiap 3 bulan). Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kami telah membangun jaringan kerja yang kuat dengan Dunia Usaha. Sekolah kami belum melakukan kerjasama dengan beberapa Dunia Usaha Dan Industri (Du-Di). 7.2.

. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Buku inventaris barang Undangan rapat dengan alumni Notulen rapat dengan alumni Daftar hadir rapat dengan alumni Tahap ke-4 Kami memelihara hubungan dengan alumni kami dan memberdayakan mereka sebagai sumber pendanaan dan bantuan lainnya. 3. 6. Sekolah kami belum mempunyai program kegiatan yang melibatkan alumni.7. catatan Kami menyimpan catatan alumni dan sebagian dari mereka membantu sekolah tetapi bukan dalam hal pembiayaan Rekomendasi: 1. Sekolah kami telah mengidentifikasi alumni melalui website sekolah.3.2. 7. 5. Sekolah kami perlu pembimbingan agar sekolah dapat memelihara hubungan dengan alumni dan memberdayakan mereka sebagai sumber pendanaan dan bantuan lainnya. Bukti-Bukti Fisik 1. 4. Sekolah memelihara hubungan dengan alumni.2. Kelemahan : 1. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Kami memelihara hubungan dengan alumni dan mereka membantu upaya kami walaupun bukan dalam hal pembiayaan. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat membentuk organisasi alumni yang memiliki program kegiatan seluruh alumni 2. Buku daftar alumni Buku daftar anggota alumni Dokumen program kerja sekolah. Sekolah kami belum memanfatkan sumberdaya alumni. 3. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum menyimpan alumni sekolah kami. 2. Sekolah kami belum memiliki wadah / organisasi alumni. 2.

4.3. Sekolah belum bisa memberikan pelayanan secara optimal bagi siswa berkebutuhan khusus. 2.48/2008 ).7. . Sekolah kami menerima siswa dari semua tingkatan ekonomi. 3. Sekolah mampu melayani siswa dari tingkatan sosial ekonomi namun belum dapat melayani siswa yang berkebutuhan khusus. No. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah belum mampu melayani semua siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi. Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus.1. Besar Iuran sekolah kami telah sesuai dengan pilihan orangtua peserta didik terhadap sejumlah nominal yang ditawarkan/ditetapkan oleh sekolah. Kelemahan : 1.( Ayat 1 dan 4 pasal 50 PP. Iuran sekolah kami telah berdasar kecukupan untuk memberikan layanan pendidikan yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan. 2. Sekolah kami perlu pendampingan agar dapat melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus dan mempromosikan kesetaraan akses bagi semua peserta didik. 3. Dokumen PSB Kartu SPP Daftar siswa inklusi Kurikulum siswa inklusi Buku program komite sekolah Kekuatan : Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. Bukti-Bukti Fisik 1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus dan mempromosikan kesetaraan akses bagi semua peserta didik. 5. 4. Sekolah kami telah memberikan bantuan sebesar 20 % dari Biaya Operasional Satuan Pendidikan bagi peserta didik yang miskin. Tahap ke-3 Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. Rekomendasi: 1. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7.3.

7. 3. . Tahap ke-3 Kami merumuskan besarnya sumbangan orangtua berdasarkan kemampuan ekonomi orangtua dan menerapkan prinsip subsidi silang. Sekolah kami telah mengidentifikasi tingkat ekonomi orang tua siswa. Kartu SPP 5. 3. Surat keputusan Kepala Sekolah tentang Biaya Pendidikan Bagi Siswa Miskin Kelemahan : 1. 2. Besar Iuran sekolah kami (Investasi Non Lahan) bervariasi sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan orang tua. 4.3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kami mematuhi standar mengenai biaya sumbangan orangtua dan subsidi silang pembiayaan dan juga memiliki alokasi khusus untuk memberikan tempat bagi anak yang sangat miskin dengan mencari sumber dana lainnya. Sekolah kami belum semua siswa miskin mendapatkan pembebasan biaya sekolah. Besar Iuran sekolah kami yang berupa Biaya Operasional Satuan Pendidikan belum bervariasi sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan orang tua.3. Sumbangan orangtua dirumuskan berdasarkan kemampuan ekonomi orangtua peserta didik. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sumbangan orangtua dan biaya kegiatan sekolah lainnya ditentukan sama untuk semua peserta didik dengan tidak mempertimbangkan kemampuan ekonomi orangtua. 2. dan belum semua yang miskin terbantu. tetapi sekolah tidak menerapkan subsidi silang dalam membiayai program kegiatan peserta didik. Buku daftar induk siswa 2. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7. Di sekolah kami yang siswanya berasal dari keluarga yang berkemampuan dibidang ekonomi tidak perlu melakukan subsidi silang.2 Sekolah melakukan subsidi silang kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi Bukti-Bukti Fisik 1. dari kelurahan/desa. Buku daftar home visit 3. Sekolah kami belum membagi siswa menjadi Dua kelompok : kaya dan miskin. Surat keterangan miskin Kekuatan : Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1.

Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun program kerja yang menerapkan biaya sumbangan orangtua dan subsidi silang pembiayaan dan juga memiliki alokasi khusus untuk memberikan tempat bagi anak yang sangat miskin dengan mencari sumber dana lainnya. .Rekomendasi: 1.

1.1. Guru memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik.1. 8. Guru melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat.3.1. Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik. Guru menggunakan pembelajaran.3. Guru menerapkan berbagai teknik. didik dalam .2. Guru memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik. 8.2.3.1.2.4. 8.1. Sekolah melibatkan orangtua peserta meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa.2.1. 8. STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN Komponen Indikator 8. 8.2.8. Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik 8.3. 8. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka 8. Sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan.1. bentuk. Penilaian berdampak pada proses belajar 8.2. hasil penilaian untuk perbaikan 8.

2.1. 8.1. Tahap ke-3 Guru-guru kami menyusun dan mengembangkan perencanaan penilaian untuk mencapai √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami melaksanakan penilaian hasil belajar peserta didik tanpa membuat perencanaan Sebagian Guru-guru kami menyusun perencanaan penilaian berdasarkan kompetensi dasar dan standar . Di sekolah kami ada 50 guru dari 62 guru yang sudah melakukan penyusunan kisi-kisi soal sesuai dengan sk. DAFTAR HADIR RAPAT PENYUSUNAN KKM . Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami menyusun rencana penilaian terhadap hasil belajar peserta didik terhadap pencapaian 3. EDARAN KE WALI MURID Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. kd mata pelajaran masing. KELEMAHAN 1. 3. Di sekolah kami semua guru sudah menyusun instrument penilaian sesuai dengan sk. karakteristik mata pelajaran. Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang melakukan penentuan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menentukan KKM 2. Di sekolah kami sebagian besar guru belum melakukan penyusunan rubrik penilaian sesua dengan mata pelajaran masing-masing. NOTULEN RAPAT PENYUSUNAN KKM. Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami semua guru sudah menyusun kisi-kisi soal penilian 4. dan kondisi satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik 2. PENILAIAN PENDIDIKAN Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik 8. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melakukan penyusunan matrik/pemetaan penilaian 3.8. kd mata pelajaran masing-masing.1.

Di sekolah kami sebagian besar guru perlu pendamping atau pelatiahan dalam penyusunan rubrik penilaian sesua dengan mata pelajaran masing-masing melalui mgmp sekolah. kd mata pelajaran masing-masing. 3. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan/pembingan dalam menentuakan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik. dan kondisi satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik 2. dan didik didik yang kompetensi peserta didik. . penilaian yang jelas terlebih dahulu. kompetensi. Di sekolah kami ada 12 guru dari 62 guru yang pendamping/bimbingan dalam menyusunan kisi-kisi soal sesuai dengan sk.kompetensi yang diharapkan diinformasikan kepada peserta sehingga setiap peserta memahami target kompetensi harus dicapai. karakteristik mata pelajaran. Rekomendasi: 1.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.2. Guru memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Bukti-Bukti Fisik 1. GURU MEMILIKI BUKTI FISIK UNTUK DISOSIALISASIKAN KE SISWA TENTANG KRITERIA PENILAIAN SESUAI DENGAN SK, KD DAN DISAMPAIKAN KE SISWA PADA AWAL SEMESTER LEMBAR KKM YANG DIBERIKAN/SOSIALISASIKA N KE KE SISWA TIAP MAPEL Tahap ke-4
Guru-guru kami menginformasikan silabus mata pelajaran yang didalam-nya memuat rancangan dan kriteria penilaian termasuk KKM dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, mata pelajaran dan kondisi sekolah pada awal semester.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah memberikan informasi kepada peserta didik tentang pelaksanaan uh, uts dan uas, ukk dan uan sesuai dengan jadwal yang terdapat pada program semester mata pelajaran masing-masing. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum menginformasikan lebih dahulu kepada peserta didik tentang pelaksanaan ulangan uh.

2.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-3
Guru-guru kami memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk KKM yang disusun.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami tidak memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian, termasuk KKM.

Guru-guru kami memberikan informasi kepada peserta didik hanya KKM saja diawal semester.

Rekomendasi:
1. Sekolah kami perlu ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka menginformasikan silabus mata pelajaran yang didalamnya memuat rancangan dan kriteria penilaian termasuk KKM dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, mata pelajaran dan kondisi sekolah pada awal semester.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.3. Guru melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat. Bukti-Bukti Fisik 1. 2. PROMES JADWAL ULANGAN BUKU DAFTAR NILAI YANG TELAH TERISI LENGKAP KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat untuk mengukur prestasi peserta didik sesuai dengan sk, kd masing-masing mata pelajaran. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 10 guru dari 62 guru yang melaksanakan penilaian tidak sesuai dengan rencana yang telah dibuat dalam melaksanakan penilaian secara periodic Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Guru-guru kami menggunakan berbagai jenis metode untuk menilai kemajuan belajar peserta didik secara berkelanjutan dan mengembangkannya berdasarkan rencana yang telah dibuat sesuai dengan perkembangan peserta didiknya.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

Tahap ke-3
Guru-guru kami selalu melaksanakan penilaian dan memantau kemajuan belajar peserta didik secara berkala sesuai dengan rencana yang telah dibuat pada silabus dan RPP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami tidak menilai atau memonitor kemajuan peserta didik sesuai rencana.

Guru-guru kami melaksanakan penilaian terhadap peserta didik secara periodik, tapi sebagian besar tidak sesuai dengan rencana penilaian yang telah disusun.

Rekomendasi: 1. Sekolah kami ada 10 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan agar mereka dapat menggunakan berbagai jenis metode untuk menilai kemajuan belajar peserta didik secara berkelanjutan dan mengembangkannya berdasarkan rencana yang telah dibuat sesuai dengan perkembangan peserta didiknya.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.4. Guru menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik. Bukti-Bukti Fisik 1. DOKUMEN PENILAIAN BERUPA BUKU NILAI, MINIMAL ADA FORMAT NILAI TUGAS, UH 1, 2 DST, UTS, US DAN RAPOR RPP BAB PENILAIAN YANG DIDALAMNYA ADA RENCANA TES LISAN, URAIAN ATAU NON URAIAN/OBYEKTIF, DOKUMEN KISI-KISI DAN SOAL, LK (LEMBAR KERJA)/NASKAH ULANGAN/SOAL, FORMAT DAN TUGAS INDIVIDU DAN KELOMPOK Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Guru-guru kami membuat instrumen yang tepat dan dapat diandalkan untuk menerapkan berbagai teknik, bentuk dan jenis penilaian serta direview secara berkala.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik sesuai dengan sk dan kd mata pelajaran masing-masing. 2. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru sudah memberikan penugasan perorangan atau kelompok berbentuk TT, TTT dan atau PR/proyek. KELEMAHAN

2.

3.

1. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang belum menyusun kisi-kisi soal baik ulangan harian, ulangan tengah semester atau ulangan akhir semester

4.

5.

Tahap ke-3
Guru-guru kami menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian sesuai dengan target kompetensi yang ingin diukur.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami hanya menerapkan satu teknik, bentuk dan jenis penilaian.

Guru-guru kami hanya menerapkan teknik, bentuk, dan jenis penilaian tertentu untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik.

Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan agar dapat membuat instrumen yang tepat dan dapat diandalkan untuk menerapkan berbagai teknik. . bentuk dan jenis penilaian serta direview secara berkala.Rekomendasi: 1.

8. Rekomendasi: 1.2. Bukti-Bukti Fisik 1. Penilaian berdampak pada proses belajar 8. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Guru-guru kami mengkaji ulang tingkat kemajuan semua peserta didik pada setiap akhir semester. . (dan memberi komentar dan masukan serta menginformasikannya ke peserta didik) √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru tidak selalu memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik. Di sekolah kami ada 52 guru dari 62 guru yang belum mengembalikan hasil ulangan siswa serta memberikan komentar secara mendidik. LEMBAR MASUKAN DAN KOMENTAR PENILAIAN KEKUATAN 1. KELEMAHAN 1.2. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melakukan koreksi ulangan.1. tugas peserta didik sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Semua guru kami secara rutin mencatat kemajuan setiap peserta didik memberi komentar dan masukan serta menginformasikanya kepada peserta didik secara individual dan berkala. Setiap guru menyampaikan hasil Evaluasi mata pelajaran serta hasil penilaian setiap peserta didik kepada Kepala sekolah pada akhir semester dalam bentuk laporan hasil prestasi belajar peserta didik. Di sekolah kami ada 52 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar guru-guru dapat secara rutin mencatat kemajuan setiap peserta didik memberi komentar dan masukan serta menginformasikanya kepada peserta didik secara individual dan berkala. Guru memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik.

Guru menggunakan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan 2. 2. Bukti-Bukti Fisik 1. KELEMAHAN 1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 2. Di sekolah kami ada 42 guru dari 62 guru sudah menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan.2.8. Penilaian berdampak pada proses belajar 8. HASIL ULANGAN HARIAN/TENGAH SEMESTER DAN SEMESTER GURU MEMILIKI KISI-KISI DAN SOAL-SOAL UNTUK REMIDI KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 42 guru dari 62 guru yang telah menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi.2. Di sekolah kami ada 42 dari 62 guru sudah melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk memberikan pendapat Tahap ke-3 Guru-guru kami selalu menggunakan hasil penilaian peserta didik dalam mereview rencana pembelajaran √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Hasil tes di sekolah kami tidak selalu berpengaruh pada perbaikan program pembelajaran yang telah Hasil tes digunakan sebagian guruguru kami untuk merencanakan perbaikan bahan pembelajaran . Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3.2.

Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan 2. disusun. yang telah disusun. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3. selanjutnya. Rekomendasi: 1. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi .terhadap hasil pencapaian kemajuan belajar yang mereka peroleh dan terlibat dalam penetapan target pembelajaran.

3. Di sekolah kami telah melaporkan hasil penilaian setiap semester kepada orang tua/wali peserta didik 4. BUKU RAPOR SEMESTER BUKU RAPOR AKHIR TAHUN DAFTAR HADIR PENGAMBILAN RAPOR DAFTAR ISIAN PENGAMBILAN RAPORT KEKUATAN Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaporakan hasil penilaian akhlak dan penilaian kepribadian kepada sekolah 3.8. . 3. 5.1. Sekolah kami selalu melaporkan hasil kelulusan kepada Dinas Pendidkan setiap tahunnya. Sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan. 2.3. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka pada setiap akhir semester kepada 8. Sekolah kami selalu menerbitkan Surat Ketrangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dan ijazah setiap tahunnya dan diserahkan kepada orang tua/wali perserta didik 4. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaporkan hasil penilaian setiap akhir semester kepada Kepala Sekolah 2.

Sekolah kami menyampaikan laporan semua hasil penilaian peserta didik kepada orangtua dan mendiskusikannya secara mendetail untuk masingmasing peserta didik secara berkala sesuai dengan kesepakatan . Sekolah kami menyampaikan laporan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orang tua/wali peserta didik dalam bentuk laporan pendidikan.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyampaikan laporan semua hasil penilaian peserta didik kepada orangtua dan mendiskusikannya secara mendetail untuk masing-masing peserta didik secara berkala sesuai dengan kesepakatan √ Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah kami membuat laporan hasil penilaian kepada orangtua secara rutin dan sistematis dalam bentuk laporan pendidikan. Tahap ke-1 Sekolah kami membuat laporan kepada orangtua berupa hasil penilaian akhir di setiap akhir semester. Rekomendasi Pengembangan: 1.

Sekolah melibatkan orangtua peserta didik dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. Di sekolah kami belum pernah melibatkan orang tua/wali murid dalam penyusunan criteria Kelulusan Ujian Sekolah atau Ujian Nasional Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami membuat laporan berkala pada orangtua mengenai pencapaian hasil belajar peserta didik dan menawarkan kesempatan untuk mendiskusikan kemajuan anak mereka serta mengajukan usulanusulan peningkatan hasil belajar peserta didik. Bukti-Bukti Fisik KEKUATAN 1. rapat awal orang tua siswa. . dan melalui buku perataturan akademik. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka 8.8. DAFTAR HADIR PENERIMAAN LAPORAN HASIL BELAJAR 1. Di sekolah kami orang tua/wali murid selalu dilibatkan dalam menunjang fasilitas sekolah misalnya seperti pembelikan lks dan buku paket serta alat transportasi yang dibutuhkan peserta didik KELEMAHAN 1. DAFTAR HADIR SOSIALISASI PENCAPAIAN HASIL BELAJAR.2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melibatkan orangtua secara aktif dalam membantu anak mereka belajar di rumah. Sekolah kami belum memberi kesempatan berdiskusi untuk membangun kerja sama dengan orangtua agar membantu anak mereka belajar di rumah. Di sekolah kami selalu mengiformasikan/mensosialisasikan tentang SK/KD. 2.3. KKM. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Sekolah kami menjalin kemitraan dengan orangtua dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa.3. Kriteria kenaikan program remedial dan pengayaan kepada orang tua/wali murid di awal kegiatan pembelajaran akan dilaksanakan pada saat pelaksanaan MOS.

.Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat membuat laporan berkala pada orangtua mengenai pencapaian hasil belajar peserta didik dan menawarkan kesempatan untuk mendiskusikan kemajuan anak mereka serta mengajukan usulan-usulan peningkatan hasil belajar peserta didik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful