Instrumen Evaluasi Diri Sekolah (EDS) Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Pare Alamat : Jl.

Pk Bangsa 41 Pare Kabupaten : Kediri Tahun : 2011

1. STANDAR ISI
Komponen 1.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Indikator
1.1.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP. 1.1.2. Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan kebutuhan pembelajaran. 1.1.3. Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu, rencana program remedial, dan pengayaan bagi siswa.

1.2.

Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik

1.2.1. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 1.2.2. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

1.

ISI

1.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan
1.1.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP

1. 2. 3. 4. 5.

Bukti-Bukti Fisik Sk Team Pengembang Kurikulum Dokument ktsp Daftar hadir Undangan rapat Notulen rapat

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan 1. Sekolah kami sudah memiliki Tim Pengembang Kurikulum 2. sekolah kami sudah melaksanakan Kurikulum yang Memuat 5 Kelompok Mapel 3. Sekolah kami sudah melaksanakan 7 Prinsip Pelaksanaan 4. Sekolah kami sudah menerapkan Muatan Kurikulum, Inti, Lokal, Pengem.diri 5. Sekolah kami sudah melaksanakan Alokasi waktu,jampel, jam/mg,jam/tahun 6. Sekolah kami sudah melaksanakan Penambahan jam 7. Sekolah kami sudah mereview Kurikulum tiap tahun 8. Kurikulum kami sudah disosialisasikan kepada stakeholder sekolah 9. Kurikumlum sekolah kami sudah disahkan oleh Dinas pendidikan Kelemahan 1. Sekolah kami belum melibatkan anggota TPK dalam penyusunan kurikulum; kepsek, wakil guru, wakil siswa, komite, pengawas 2. Kurikulum sekolah belum sepenuhnya melaksanakan 7 Prinsip Pengembangan Tahapan Pengembangan

Tahap ke-4
Kurikulum sekolah kami disusun dan dikembangkan sesuai dengan panduan BSNP dan menjadi rujukan bagi pengembangan kurikulum sekolah lainnya yang memiliki karakteristik yang sama.

Tahap ke-3
Kurikulum sekolah kami disusun dan dikembangkan sesuai dengan panduan BSNP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Kurikulum sekolah kami belum sepenuhnya mengikuti panduan yang disusun BSNP.

Kurikulum sekolah kami disusun mengikuti panduan yang disusun BSNP namun masih memerlukan pengembangan.

Rekomendasi : 1. . pengawas 2. Sekolah kami perlu pendampingan agar kami dapat menyusun Kurikulum sekolah berdasarkan 7 Prinsip Pengembangan. kepsek. wakil guru. wakil siswa. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun program penyusunan kurikulum yang melibatkan anggota TPK dalam penyusunan kurikulum. komite.

usia peserta didik. kebutuhan sosial masyarakat. usia peserta didik. Tahap ke-3 Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kurikulum sekolah kami disusun belum mempertimbangkan karakteristik daerah.2. kebutuhan sosial masyarakat. kondisi budaya.1. kondisi budaya. usia peserta didik. Dokumen 1 KTSP :  Jenis Muatan Lokal 2.1. 2. dan kebutuhan pembelajaran. usia peserta didik. Bukti-Bukti Fisik 1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1. Sekolah kami sudah melaksanakan kurikulum dengan tambahan muatan lokal. Sekolah kami belum melaksanakan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakter dan sosbud Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. 1. dan kebutuhan pembelajaran dalam silabus setiap mata pelajaran. Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan usia peserta didik dan kebutuhan pembelajaran. Dokumen 2 KTSP:  Program Mulok  Silabus Mulok  RPP Mulok KELEMAHAN . dan kebutuhan pembelajaran yang terintegrasi dalam silabus setiap mata pelajaran serta menjadi rujukan kab/kota dalam pengembangan kurikulum lokal. kondisi budaya. kondisi budaya. kebutuhan sosial masyarakat. kebutuhan sosial masyarakat.1. . dan kebutuhan pembelajaran. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakteristik daerah.

Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakter dan sosbud .Rekomendasi : 1.

Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan Program Layanan perbaikan 3. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Struktur kurikulum sekolah kami tidak mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya. . Struktur kurikulum sekolah kami kurang mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya. Dokumen 1 KTSP ( pengaturan beban belajar) Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Struktur kurikulum sekolah kami telah mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya dengan selalu melaksanakan program remedial dan pengayaan yang sistematis untuk setiap peserta didik. sedangkan program remedial dan pengayaan kadang kala dilaksanakan. serta program remedial dan pengayaan belum pernah dilaksanakan.1. Tahap ke-3 Struktur kurikulum sekolah kami telah mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya dengan selalu melaksanakan program remedial dan pengayaan. 1. Dokumen 1 KTSP ( struktur kurikulum) 3. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN . Dokumen 1 KTSP ( muatan kurikulum inti/utama. dan pengayaan bagi siswa. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum mengalokasikan waktu layanan perbaikan dan pengayaan 2. 1.1. muatan lokal.3.1. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan Program Layanan pengayaan Bukti-Bukti Fisik 1. rencana program remedial. pengembangan diri) 2.

3. 2. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat mengalokasikan waktu layanan perbaikan dan pengayaan Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat melaksanakan Program Layanan perbaikan Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat melaksanakan Program Layanan pengayaan .Rekomendasi : 1.

3. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK telah menyusun program layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Program Khusus dan Pemetaan Mater Layanan Konseling. Satuan Layanan/ Satuan Pendukung. Daftar Siswa Binaan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1.1. . 1. 6. 2. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik 1. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK belum memberikan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Program Semester. KTSP ( pengembangan silabus Konseling Program Tahunan. Tahap ke-3 Sekolah kami memberikan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan layanan dan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi setiap peserta didik.2. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK belum melaksanakan tindak lanjut bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta belum memberikan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu memberikan layanan bimbingan dan konseling bagi peserta didik. KELEMAHAN . 2.1. 5. Sekolah kami masih sangat terbatas dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling yang memadai dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 4. baik yang terprogram dengan jelas maupun berdasarkan kasus per kasus sesuai kebutuhan peserta didik. Bukti-Bukti Fisik 1.2.

Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK perlu pembimbingan agar mereka dapat menyusun dan melaksanakan program tindak lanjut bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta belum memberikan pengembangan pribadi peserta didik pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan . 2. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK perlu pembimbingan agar mereka dapat menyusun program dan melaksanakan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.Rekomendasi : 1.

2. Jurnal.1. Sekolah kami sudah mengelompokkan Jenis kegiatan pengembangan diri KELEMAHAN 1. Sekolah kami sudah melakukan Penyusunan Program dan perencanaan pengembangan diri 2.kurikulernya. 3. 6. 4. Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik 1. Sekolah kami perlu melaksanakan Penilaian dan Pelaporan hasil pengembangan diri . 5.2. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.2. Buku Induk Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami menyediakan kegiatan ekstra-kurikuler tetapi belum mengakomodir semua kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Program semester. Tahap ke-3 Sekolah kami sudah menyediakan beberapa (berbagai) kegiatan ekstrakurikuler bagi peserta didik yang sesuai dengan minat sebagian besar peserta didik. Rapor. Sekolah kami perlu melaksanakan semua kegiatan pengembangan diri 2. Rekomendasi : 1. Daftar Hadir Daftar Nilai. Sekolah kami belum melaksanakan semua kegiatan pengembangan diri 2. V Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu memberikan kegiatan ekstra-kurikuler bagi peserta didik. 2. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami belum semua melaksanakan Penilaian dan Pelaporan hasil pengembangan diri Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan berbagai jenis kegiatan ekstra kurikuler yang disesuaikan dengan minat setiap peserta didik dan melibatkan masyarakat dalam pengembangan ekstra.

1. 2.STANDAR PROSES Komponen 2.1.2. kemampuan awal.2.5.1. 2. emosional. menantang dan memotivasi peserta didik 2.4.1. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2.1. dan penutup. dan penilaian hasil pembelajaran. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas. bakat. 2. tahap intelektual. dan panduan KTSP. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. inspiratif. serta mendapatkan konfirmasi. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi perencanaan. pelaksanaan. buku pengayaan. buku pengayaan. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif.3.5. motivasi belajar. gaya belajar. minat. kecepatan belajar.4.1. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif. dan lingkungan peserta didik. dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan. kebutuhan khusus. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik. Standar Kompetensi Lulusan (SKL). dan sumber belajar lain selain buku pelajaran dengan mudah.2. kreatif.2. Guru menggunakan buku panduan. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI).2. norma. RPP memperhatikan perbedaan gender. Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. Siswa dapat mengakses buku panduan. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. 2.3. 2. menyenangkan. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan . 2. buku referensi.5.4. inti.1. potensi.2. buku referensi. latar belakang budaya.2. inspiratif. 2. 2.2. 2. Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar Indikator 2. Pengembangan Silabus dilakukanguru secara mandiri atau berkelompok 2.1. nilai-nilai. kemampuan sosial. menyenangkan.3.

1. SKL.1.2. Silabus mata pelajaran kelas XII Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Silabus mata pelajaran kelas XI 3. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI). √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Silabus kami belum sesuai dengan Sebagian silabus kami telah sesuai . Silabus mata pelajaran kelas X 2. Standar Kompetensi Lulusan (SKL). dan panduan KTSP serta telah Tahap ke-3 Silabus kami telah sesuai dengan SI.1. 2. Bukti-Bukti Fisik 1. Di Sekolah kami baru 54 dari 62 guru yang mengembangkan silabus Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Silabus kami telah sesuai dengan SI. PROSES Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar 2. dan panduan KTSP. Di Sekolah kami baru 40 guru dari 62 guru yang sudah mengembangan silabus berdasarkan :  Standar Isi  Standar Kompetensi lulusan  Panduan penyusunan KTSP 2. Sekolah kami sudah mengembangkan silabus dengan mencantumkan Komponen Silabus sebagai berikut:  Identitas mata pelajaran  SK dan KD  Materi pembelajaran  Kegiatan pembelajaran  Indikator pencapaian kompetensi  Penilaian  Alokasi Waktu  Sumber belajar KELEMAHAN 1.

(telah mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah sebenarnya sama dengan panduan KTSP pd tahap 3. SKL. dan panduan KTSP yang mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah. Di    Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan pengembangan silabus berdasarkan : Standar Isi Standar Kompetensi lulusan Panduan penyusunan KTSP 2. sebaiknya. dan panduan KTSP.mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah. Rekomendasi: 1. . dan panduan KTSP dengan SI. SKL. SKL. secara berkala dievaluasi dan dikembangkan sesuai perubahan dan kebutuhan) SKL. Di Sekolah kami ada 8 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan penyusunan silabus sesuai dengan SI. dan panduan KTSP. SI. secara berkala dievaluasi dan dikembangkan sesuai perubahan dan kebutuhan.

Bukti-Bukti Fisik 1.2. Sekolah kami belum mengkaji dan mengembangkan silabus secara mandiri. Pengembangan Silabus dilakukan guru secara mandiri atau berkelompok.1.1. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Silabus kami belum dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok.2. Tahap ke-3 Silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri yang berdampak pada peningkatan mutu peserta didik. . Silabus mata pelajaran Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami sudah mengembangkan silabus secara kelompok guru mata pelajaran di sekolah dan MGMP tingkat kabupaten. Sekolah kami perlu pembimbingan dalam kegiatan mengkaji dan mengembangkan silabus secara teratur oleh guru secara mandiri yang berdampak pada peningkatan mutu peserta didik. KELEMAHAN 1. Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar 2. Rekomendasi: 1. Sebagian silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok.

SK. alokasi waktu. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang menyusun RPP untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam 1X pertemuan 3. 3. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang tidak mereviu RPP setiap tahun. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP berdasarkan silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai kompetensi dasar Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP belum lengkap dan sistematis sesuai dengan komponen RPP ( identitas mata pelajaran. Bukti-Bukti Fisik 1. materi ajar.2. 2. tujuan pembelajaran. inti dan penutup)Jumlah guru penyusun RPP. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. menantang.1. KELEMAHAN 1. Indikator pencapaian kompetensi. menyenangkan. inspiratif. . metode pembelajaran. dll) 3. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP tidak berdasarkan prinsip :  Memperhatikan perbedaan individu peserta didik  Menerapkan Teknologi dan informasi 2. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP berdasarkan prinsip :  Mendorong partisipasi aktif peserta didik  Mengembangkan budaya membaca dan menulis  Memberikan umpan balik dan tindak lanjut  Memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan 2. kegiatan pembelajaran yang terdiri dari pendahuluan.2. KD. lengkap dan sistematis dan menunjukkan pembelajaran PAKEM(interaktif. Dokumen I KTSP Dokumen Silabus / RPP Kelengkapan jumlah RPP / Silabus Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.2.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 RPP disusun oleh setiap guru untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran dan direview secara berkala untuk memastikan dampaknya pada peningkatan hasil belajar peserta didik. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam menyusun RPP untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam 1X pertemuan . 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru tidak menyusun RPP sendiri. Sebagian guru menyusun RPP sendiri untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam menyusun RPP berdasarkan prinsip :  Memperhatikan perbedaan individu peserta didik  Menerapkan Teknologi dan informasi dan direview secara berkala untuk memastikan dampaknya pada peningkatan hasil belajar peserta didik. Tahap ke-3 RPP disusun oleh setiap guru untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. Rekomendasi: 1.

bakat. gaya belajar. Tahap ke-3 RPP memperhatikan perbedaan gender. emosional. minat. kemampuan sosial. Dokumen Review Silabus Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. latar belakang budaya. dan lingkungan peserta didik. latar belakang budaya. emosional. nilai-nilai. bakat. nilai-nilai. motivasi belajar. minat. gaya belajar. Bukti-Bukti Fisik 1. norma. kemampuan awal. kecepatan belajar. kebutuhan khusus. norma. kecepatan belajar. latar belakang budaya. potensi. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. dan lingkungan peserta didik) serta direview oleh para ahli. emosional. Tahap intelektual. kemampuan awal. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang RPP-nya belum mengakomodir perbedaan peserta didik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 RPP memperhatikan perbedaan gender. bakat. minat. norma. .2. gaya belajar. kemampuan sosial. kemampuan awal. kecepatan belajar. norma. latar belakang budaya. kemampuan sosial. Dokumen Pengembangan Silabus masing-masing Guru disahkan KS 2. minat. kebutuhan khusus. emosional. bakat. latar belakang budaya. Tahap intelektual. kecepatan belajar. dan lingkungan peserta didik. potensi. kebutuhan khusus. dan lingkungan peserta didik serta direview oleh para ahli.2. kecepatan belajar.2. gaya belajar. Tahap intelektual. kemampuan awal.2. motivasi belajar. kebutuhan khusus. kemampuan sosial. nilai-nilai. kemampuan awal. tahap intelektual. RPP memperhatikan perbedaan gender. motivasi belajar. Rekomendasi: 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam membuat RPP yang mengakomodir perbedaan peserta didik (perbedaan gender. Tahap ke-2 RPP memperhatikan perbedaan gender. Jumlah guru Penyusun Silabus 3. potensi. kebutuhan khusus. √ Tahap ke-1 RPP tidak memperhatikan perbedaan individual peserta didik. motivasi belajar. nilai-nilai. potensi.

serta dapat mengakses Buku Sekolah Elektrnik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. Berita Acara 4. Buku Kunjungan Perpustakaan 7. Siswa dapat mengakses buku panduan.3.2. Di sekolah kami ada 256 siswa dari 756 siswa yang belum memiliki buku teks dan buku panduan dalam pembelajaran yang dimiliki sendiri 2. serta dapat mengakses Buku Sekolah √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Siswa sekolah kami hanya menggunakan sumber belajar yang dimiliki sendiri. buku pengayaan. buku pengayaan.3. buku referensi di perpustakaan) 3. Daftar buku Peminjaman Perpustakaan/Referensi 6. Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dimiliki sendiri dan beberapa buku teks yang tersedia di perpustakaan sekolah selama pelajaran berlangsung. Daftar catalog buku 5. . Buku kunjungan Laboratorium Tahap ke-4 Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dibeli (dimiliki) sendiri dan berbagai materi yang tersedia di perpustakaan sekolah dengan mudah untuk dipinjam dan dipakai di luar sekolah dalam kurun waktu tidak lebih dari satu minggu dan dapat diperpanjang. Notulen Rapat Penentuan Buku Teks 2. maka sebaiknya: Sekolah kami belum menyediakan sumber belajar yang diperlukan siswa untuk dipinjam dan diakses). Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. Buku Peminjaman alat Laboratorium 10. Di sekolah kami ada 500 Siswa dari 756 siswa yang belum memiliki sumber belajar lain ( buku panduan.1. buku referensi. (Kata kuncinya “Akses”. Observasi 8. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran dengan mudah Bukti-Bukti Fisik 1. Interview 9. Daftar Hadir 3. Di sekolah kami ada 600 Siswa dari 756 siswa yang belum memiliki sumber belajar lain ( di lingkungan sekolah) Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dibeli (dimiliki) sendiri dan berbagai materi yang tersedia di perpustakaan sekolah dengan mudah untuk dipinjam dan dipakai di luar sekolah dalam kurun waktu tidak lebih dari satu minggu dan dapat diperpanjang.

(BSE) dan materi lain dari elibrary sekolah Elektrnik (BSE). buku referensi di perpustakaan) untuk 500 Siswa dari 756 siswa 3. 2. Sekolah kami perlu bantuan pengadaan sumber belajar lain ( buku panduan. Rekomendasi 1. Sekolah kami perlu bantuan pengadaan sumber belajar lain ( di lingkungan sekolah) untuk 600 Siswa dari 756 siswa . buku pengayaan. Sekolah kami perlu bantuan pengadaan buku teks dan buku panduan dalam pembelajaran yang ditetapkan untuk 256 siswa dari 756 siswa .

Berita Acara 4. Notulen Rapat Penentuan Buku Teks 2. buku pengayaan. Bukti-Bukti Fisik 1. 4. Guru menggunakan buku panduan. 2. Buku Kunjungan Perpustakaan 7.3 Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. Buku Peminjaman alat Laboratorium 10.2. Buku kunjungan Laboratorium Tahap ke-4 Guru-guru kami menggunakan berbagai jenis sumber dan media pembelajaran di sekolah serta memanfaatkan tempat belajar lain di luar sekolah dengan melibatkan siswa. buku referensi. Daftar Hadir 3. Daftar buku Peminjaman Perpustakaan/Referensi 6.2. . Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik.3. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar yang ada di perpustakaan Di sekolah kami ada 53 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar yang ada di laboratorium Di sekolah kami ada 16 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar lain yang ada di lingkungan sekolah Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Guru-guru kami menggunakan buku panduan. Interview 9. namun hanya pada mata pelajaran tertentu. Daftar catalog buku 5. buku referensi. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami sepenuhnya hanya bergantung pada bukubuku pelajaran saja dalam melakukan proses pembelajaran. 3. Di sekolah kami penentuan buku teks pelajaran belum merupakan hasil rapat antara guru dan komite. Observasi 8. buku pengayaan. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik. Guru-guru kami sudah menggunakan sumber belajar lainnya selain buku pelajaran.

3.Rekomendasi 1. 2. Sekolah kami perlu melaksanakan rapat antara guru dan komite untuk menentukan buku teks pelajaran. 4. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar yang ada di perpustakaan Di sekolah kami ada 53 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar yang ada di laboratorium Di sekolah kami ada 16 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar lain yang ada di lingkungan sekolah .

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 2.1.2 inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif. Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran. minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik 2. menantang dan memotivasi peserta didik 2. dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan. d. menyenangkan. e. menantang. menyenangkan. d.2. menyenangkan. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.1 pendahuluan : a. program pengayaan. Di sekolah kami baru ada 40 guru dari 62 guru yang melaksanakan Pembelajaran meliputi kegiatan : 2.4. 3. memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. Silabus / RPP setiap Mapel Hasil Monev kelas Observasi Interview KELEMAHAN 1. Bukti-Bukti Fisik 1. kreativitas. .4. Mengajukan pertanyaan . inspiratif. layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik.pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelum nya dengan materi yang akan dipelajari. serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa. Di sekolah kami ada 12 guru dari 62 guru yang melaksanakan pembelajaran tidak sesuai dengan RPP 2. inti. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif. b. dan kemandirian sesuai dengan bakat. b. kreatif. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus. dan penutup. c. inspiratif. c. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. 2.3 penutup : a. 4. inspiratif.

e. serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa. b. Sebagian guru-guru kami sudah konsisten melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif. menyenangkan dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya. minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik 2. layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik. menyenangkan dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. 2.2 inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif. d. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram. program pengayaan. menyenangkan. dan kemandirian sesuai dengan bakat. Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran. . d. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami belum konsisten melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan RPP yang disusunnya. inspiratif. Rekomendasi: 1.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus. c. menantang. inspiratif. Ada 40 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dalam melaksanakan Pembelajaran meliputi kegiatan : 2. menyenangkan. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. inspiratif. dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya serta dijadikan acuan bagi guru-guru di sekolah lainnya. Mengajukan pertanyaan .pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelum nya dengan materi yang akan dipelajari. inspiratif. Ada 12 guru dari 62 guru di sekolah kami yang perlu pembimbingan agar dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP 2. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.3 penutup : a. memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. b. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi. c. kreativitas.1 pendahuluan : a. Tahap ke-3 Guru-guru kami melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif.

2. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami tidak hanya memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. elaborasi. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran. 2. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran tetapi juga di luar proses pembelajaran. Bukti-Bukti Fisik 1. menyenangkan. 3. serta mendapatkan konfirmasi. Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. inspiratif. kreatif. dan penutupan. Di sekolah kami sebagian besar guru belum sepenuhnya sesuai antara metode pembelajaran yang digunakan dengan karakteristik peserta didik dengan mata pelajaran Di sekolah kami sebagian besar guru belum melaksanakan Kegiatan inti pembelajaran menggambarkan adanya eksplorasi. Silabus / RPP setiap Mapel Hasil Monev kelas Observasi Interview KELEMAHAN 1. Guru-guru kami belum sepenuhnya konsisten memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi.4. Rekomendasi: 1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Guru-guru kami memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. 2.2. Sebagian besar guru di sekolah kami memerlukan pembimbingan agar sepenuhnya dapat menyesuaikan antara metode pembelajaran yang digunakan dengan karakteristik peserta didik dengan mata pelajaran Sebagian besar guru di sekolah kami memerlukan pembimbingan agar sepenuhnya dapat melaksanakan Kegiatan inti pembelajaran yang menggambarkan adanya eksplorasi. 4. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif.2. .4. elaborasi. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran. dan penutupan. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami belum memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. menantang dan memotivasi peserta didik 2.

Di sekolah kami pelaksanaan supervisi belum dilaksanakan dengan cara : pemberian contoh. dan penilaian hasil pembelajaran. pelaksanaan. Di sekolah kami belum dilaksanakan penyampaian hasil supervisi kepada guru yang disupervisi ataupun kepada pihak yang berkepentingan 3. Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi hanya pada tahapan tertentu saja. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi perencanaan. 3. pelaksanaan. Program Supervisi Jadwal Supervisi SK Tim Monev Hasil Supervisi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. guru senior dan wakasek. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Proses pembelajaran di sekolah kami tidak disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan.5. . Sekolah kami telah menyusun program supervisi pembelajaran setiap tahun pelajaran dengan melibatkan koordinator mata pelajaran. Bukti-Bukti Fisik 1. pelatihan. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan 2. dan penilaian hasil pembelajaran. Rekomendasi: 1. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. Sekolah kami perlu pendampingan agar kami dapat melakukan supervisi dan evaluasi mulai dari tahap perencanaan. diskusi. pelaksanaan. Tahap ke-3 Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan.2. KELEMAHAN 1. pelaksanaan.5. konsultasi 2. pelaksanaan.1. dan penilaian hasil pembelajaran. 2. 4. Di sekolah kami belum dilaksanakan program tindak lanjut dari hasil supervisi dan evaluasi proses pembelajaran. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan.

2. (Pengawas adalah tanggung jawab Pemda kab/ Kota. Sekolah kami telah melaksanakan supervisi proses pembelajaran sekurang-kurangnya 1 kali dalam setahun yang dilakukan oleh kepala sekolah. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah. guru senior dan wakasek. Rekomendasi: 1. sebaiknya: Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran belum pernah dilakukan oleh Kepala Sekolah) Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala oleh kepala sekolah dan pengawas tetapi tidak ditindaklanjuti. Bukti-Bukti Fisik 1. Program Supervisi Jadwal Supervisi SK Tim Monev Hasil Supervisi KEKUATAN 1. Guru di sekolah kami perlu dilatih / agar dapat melakukan supervisi dan evaluasi pembelajaran mulai dari tahap perencanaan. guru koordinator matpel. 4. teman sejawat dan Pengawas serta melibatkan peserta didik.5. Sekolah kami belum memiliki guru yang pernah dilatih/dididik untuk melakukan supervisi dan evaluasi pembelajaran mulai dari tahap perencanaan. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan 2. pelaksanaan. . dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut.2.5.2. 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran hanya dilakukan oleh pengawas. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas. pelaksanaan. Sekolah kami telah menetapkan tim pelaksana supervisi proses pembelajaran sekurang-kurangnya 1 kali dalam setahun Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. Tahap ke-3 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas. 3.

3.2. 3.3. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan Indikator 3. Sekolah mengembangkan nilai-nilai agama. Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. budaya. Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri.1. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN Komponen 3. .2.1. Sekolah mengembangkan keterampilan hidup.1. 3.1. 3. dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima.2. Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL.2.2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. Sekolah mengembangkan kepribadian peserta didik. 3.2.1.1.3. 3.

Di sekolah kami kurang lebih ada 9 dari 756 siswa yang belum dapat mencapai target yang ditetapkan pada KKM untuk setiap mata pelajaran dari setiap kelas 2. Laporan Hasil Belajar 2. KOMPETENSI LULUSAN Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3.1. DI sekolah kami hasil ujian pada tahun pelajaran 2010/2011 berhasil 100% KELEMAHAN 1. Di sekolah perlu meningkatkan Nilai rata-rata untuk setiap mata pelajaran untuk setiap kelas dengan cara mengintensifkan bimbingan belajar. .  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Hasil belajar peserta didik masih di bawah SKL. Bukti-Bukti Fisik 1. Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL.3.1. dan memiliki harapan yang tinggi dalam berprestasi. namun tidak konsisten. percaya diri. Tahap ke-3 Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan dalam SKL. Rekomendasi: 1.1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik melebihi standar kompetensi kelulusan. Peserta didik memperlihatkan prestasi belajar yang lebih baik. Nilai rata-rata untuk setiap mata pelajaran untuk setiap kelas di sekolah kami belum menunjukkan adanya kenaikan. Laporan Hasil Kelulusan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami perlu meningkatkan proses pembelajaran agar hasil belajar 9 siswa dari 756 siswa dapat mencapai target yang ditetapkan pada KKM untuk setiap mata pelajaran dari setiap kelas 2. 3.

Di sekolah 6. kritis. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3. Di sekolah 7. Daftar penggunaan sumber belajar. Di sekolah berarti 2. Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami perlu variasi tugas-tugas yang dikerjakan oleh peserta didik. dan buku. Di sekolah 4. siswa perlu menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan untuk dikerjakan. daftar peminjaman alat. hasil tugas siswa yg bervariasi. bahan. Rekomendasi: 1. Sebagian peserta mampu menjadi yang mandiri. Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri. Program dan daftar hadir ekstrakurikuler KELEMAHAN 1. (agar nampak degadrasinya) Tahap ke-3 Peserta didik kami mampu menjadi pembelajar yang mandiri. Di sekolah 5. RPP.1. Di sekolah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik kami tugas-tugas yang dikerjakan oleh peserta didik belum menunjukkan variasi yang kami kami kami kami kami kami tugas-tugas yang dikerjakan oleh siswa belum dapat di selesaikan nilai tugas belajar yang dikerjakan oleh siswa belum menunjukkan tugas mandiri sumber belajar yang digunakan oleh siswa belum banyak variasinya Pemanfatan sumber belajar belum dilakukan dengan sempurna hanya ada satu Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) hanya ada satu Kelompok Belajar Bahasa Inggris Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik kami (mampu menjadi pembelajar yang mandiri) mengembangkan keterampilan berpikir logis. Di sekolah 3. 3. dan analititis serta mengembangkan kreatifitas mereka.  Tahap ke-2 didik kami pembelajar Tahap ke-1 Peserta didik kami belum mampu menjadi pembelajar yang mandiri. 2.3. 4. Bukti-Bukti Fisik Silabus.1. perlu pemberian tugas yang bisa menunjukkan tugas mandiri perlu penambahan variasi sumber belajar yang digunakan oleh siswa .2.

Di sekolah kami perlu penambahan Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) 7. Di sekolah kami perlu penambahan Kelompok Belajar Bahasa Inggris/Asing . Di sekolah kami perlu penyempurnaan Pemanfatan sumber belajar 6.5.

Di sekolah kami belum bisa melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan program 5. Laporan masing-masing Kegiatan Ekstrakurikuler. Di sekolah kami belum memberikan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kebutuhan siswa 4. Di sekolah kami perlu memberikanan layanan konseling sesuai dengan kebutuhan siswa . 4.3. Rekaman kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. Tahap ke-3 Peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. 3. 2. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan program konseling dengan baik 3.1. Buku program dan laporan yg terdiri dari 4 jenis layanan konseling. Bukti-Bukti Fisik 1. 5.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik belum memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Di sekolah kami belum semua pelajaran bisa memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan 6. pameran lukisan. dan hasil karya secara rutin.1. Di sekolah kami belum memberikanan layanan konseling sesuai dengan kebutuhan siswa 2.3. Rekomendasi: 1. serta mampu mengekspresikan diri dalam mengungkapkan pendapat mereka dengan jelas dan santun. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3. SK Pembagian Tugas Pembimbing Kegiatan Ekstrakurikuler . Sumber belajar pada RPP. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan pekan bahasa. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Sebagian peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. pentas seni-budaya.

6. pentas seni-budaya. pameran lukisan.2. 4. 3. 5. Di Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami kami perlu perlu perlu perlu perlu melaksanakan program konseling dengan baik memberikan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kebutuhan siswa melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan program memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan melaksanakan pekan bahasa. . dan hasil karya secara rutin.

Rekomendasi: 1.3. akan tetapi mereka belum terlalu memahami tentang disiplin. Sekolah mengembangkan kepribadian peserta didik. Di sekolah perlu memberikan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik sesuai dengan kebutuhan 3. kejujuran. Di sekolah kami belum melaksanakan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik secara menyeluruh 5. Program kegiatan/ jadwal kegiatan Daftar peserta. Di sekolah kami belum memiliki pelaksanaan pengembangan kepribadian peserta didik baik yang terintegrasi maupun yang berdiri sendiri 4. 4. 3. 5.2. dan perhatian kepada orang lain. Mereka memiliki kemampuan secara pribadi dan sosial dan melakukan berbagai jenis kegiatan untuk keberhasilan pribadi dalam ruang lingkup yang lebih luas. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. Daftar nilai Dokumen kegiatan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. Di sekolah kami pengembangan kepribadian peserta didik belum menunjukkan hasil yang signifikan Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan di sekolah dan di tengah masyarakat luas. serta memahami tentang disiplin.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah. Di sekolah kami perlu melaksanakan Program pengembangan kepribadian peserta didik 2. kerja keras. toleransi. dan perhatian kepada orang lain.1. kerja keras. Bukti-Bukti Fisik 1. Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah dan di tengah masyarakat luas. Tahap ke-3 Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah dan di tengah masyarakat luas. Di sekolah kami perlu melaksanakan pengembangan kepribadian peserta didik baik yang terintegrasi maupun yang berdiri sendiri . toleransi. kejujuran. 2.2. Di sekolah kami belum memberikan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik sesuai dengan kebutuhan 3. Di sekolah kami belum sepenuhnya melaksanakan Program pengembangan kepribadian peserta didik 2.

4. Di sekolah kami perlu mengembangkan kepribadian peserta didik belum menunjukkan hasil yang signifikan . Di sekolah kami perlu melaksanakan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik secara menyeluruh 5.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Potensi dan minat peserta didik kami telah berkembang secara penuh melalui partisipasi mereka dalam berbagai jenis kegiatan serta memiliki kesempatan untuk mengembangkan rasa estetika selain keterampilan.3. perlu melaksanakan kegiatan pengembangan keterampilan terlaksana dengan baik perlu mengusahakan Hasil kegiatan pengembangan keterampilan secara signifikan. 3.2. Program kegiatan 2. Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami perlu mempunyai Program pengembangan ketrampilan hidup yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik perlu menyediakan beragam kegiatan sosial dan ketrampilan hidup sebagai bekal kehidupan di tengah masyarakat. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. Di sekolah kami pelaksanaan kegiatan pengembangan keterampilan belum terlaksana dengan baik 4.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami hanya menyediakan program pembelajaran yang terbatas dan belum bisa mengembangkan keterampilan lain yang dapat menjamin pencapaian potensi mereka secara penuh.2. Sekolah mengembangkan keterampilan hidup. 4.2. . Sekolah kami menawarkan beberapa kegiatan ekstra kurikuler tetapi belum sesuai dengan minat peserta didik. Di sekolah kami Hasil kegiatan pengembangan keterampilan belum signifikan. Di sekolah kami kegiatan social hanya kegiatan yang berupa pramuka maupun PMR dan kegiatan keagamaan berupa ekstrkurikuler baca Al-qur’an belum terlaksana dengan baik 3. Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami belum mempunyai Program pengembangan ketrampilan hidup yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. Tahap ke-3 Sekolah kami menyediakan beragam kegiatan dan program keterampilan hidup sebagai bekal kehidupan di tengah-tengah masyarakat. Daftar nilai Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. 2. Rekomendasi: 1. Daftar hadir 3.

Rekomendasi: 1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Peserta didik kami memahami ajaran agama dan nilai-nilai budaya serta mampu menerapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Di sekolah 3. Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami perlu perlu perlu perlu Penerapan ajaran agama agar dapat terlaksana dengan baik. Di sekolah Tahap ke-4 Peserta didik memahami dan menerapkan ajaran agama dan nilainilai budaya dalam kehidupan mereka sehari-hari secara konsisten baik di sekolah maupun di tengah-tengah masyarakat.2. Di sekolah kami sudah menghargai keragaman agama. Sekolah mengembangkan nilai-nilai agama.2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. penyusunan program untuk menanamkan kepada semua warga sekolah untuk bersikap sifat jujur dan adil mengoptimalkan kegiatan seni dan budaya lokal menyusun program Penanaman Peduli terhadap sesama manusia dan lingkungan sikap semua warga sekolah. Di sekolah 2. budaya dan sikap yang dapat diterima. Program kegiatan 2. Di sekolah kami 2. Di sekolah 4. .3. belum semua warga sekolah mempunyai sikap sifat jujur dan adil belum memiliki kemampuan melakukan kegiatan seni dan budaya lokal belum semua warga sekolah Peduli terhadap sesama manusia dan lingkungan. dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima.  Peserta didik kami memiliki pengetahuan yang memadai mengenai agama mereka dan sudah mulai berusaha menerapkan dalam kehidupan sehari hari. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.3. Di sekolah kami 4. kami kami kami kami Penerapan ajaran agama belum terlaksana dengan baik. Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik kami memiliki pengetahuan agama yang terbatas dan belum mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Daftar nilai KELEMAHAN 1. budaya. Di sekolah kami 3. Daftar hadir 3.

1.2.1.1.3.4. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.2.2.2.1. Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar 4. Jumlah pendidik memenuhi standar. Kualifikasi pendidik memenuhi standar 4.1.3. 4. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Komponen 4. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai .2. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar 4.1. 4.2. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai Indikator 4. Kompetensi pendidik memenuhi standar 4.3. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standar.

6 orang non PNS dengan kualifikasi 5 orang S-1.1. Kepala Sekolah : 1 orang dengan kualifikasi sebagai berikut : . Jumlah pendidik memenuhi standar. 7 orang S-2 dan 1 orang kandidat S-3 .Memiliki SK Sertifikasi Guru Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kelemahan : 1. semua tenaga pendidik PNS sesuai dengan mata pelajaran yang diampu. 3 orang belum mempunyai sertipikat pendidik b.Memiliki SK Kepala SMA . Guru mata pelajaran sejumlah 57 orang yang terdiri dari : a.1. DUK Kekuatan : 1. 2. Di sekolah kami masih ada 55 guru yang belum berijasah S-2 2.1. Bukti-Bukti Fisik 1. SK Pembagian Tugas 2. 51 guru PNS dengan rincian sbb : .kualifikasi ijasah : 43 orang berijasah S-1. Di sekolah kami masih ada 3 orang guru PNS yang belum memiliki sertifikat pendidik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Jumlah pendidik di sekolah kami sangat memadai untuk memberikan layanan pembelajaran  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Jumlah pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Tahap ke-1 Jumlah pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan Jumlah pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan . 4. 1 orang Sarjana Muda c.SK Sertifikasi : 48 mempunyai sertifikat pendidik. PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.Memiliki ijasah S-2 . Disekolah kami mempunyai : 58 orang tenaga pendidik yang terdiri dari : 1.4.

standar yang ditetapkan (SPM) syarat minimal yang ditentukan Rekomendasi: 1. 2. Sekolah kami masih memerlukan peningkatan kualifikasi akademiki bagi 55 guru yang masih S-1 untuk jenjang standar lulusan S-2 Sekolah kami mengusulkan untuk 3 guru PNS yang belum memiliki sertifikat pendidik untuk dapat dimasukkan kuota Sertifikasi guru tahun 2012 . termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus.dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik.

Mempunyai Ijasah minimal SMA SK Pembagian Tugas dari Kep b. Pelaksana urusan keuangan : A. 4. sk. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 6. Pustakawan . Pelaksana urusan kepegawaian : Staf TU A.1. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Mempunyai masa kerja lebih dari 15 tahun 4.1.4. Pelaksana urusan sarana dan prasarana : A. Mempunyai pengalaman kerja lebih dari 15 tahun SK Pengangkatan sebagai 2. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan keuangan dengan kualifikasi : a. Ijazah KTU 2. 3. Memiliki SK Kepala Administrasi Ijazah Staf TU c. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan kepegawaian dengan kualifikasi : a. Pembagian tugas : Laboran. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standar. Mempunyai SK pelaksana urusan keuangan c. Pendidikan SMEA b. Bukti-Bukti Fisik 1. Mempunyai SK pelaksana urusan SARPRAS c. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 3. Mempunyai ijasah SMP dan sudah diangkat sebagai PNS b. Mempunyai ijasah minimal SMEA b.2. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 5. Kepala Administrasi A. Kekuatan : 1. Sekolah kami memiliki 1 orang Kepala Administrasi dengan kualifikasi sebagai berikut: SK Pengangkatan sebagai KTU a. Mempunyai SK pelaksana urusan kepegawaian Sek c. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan sarana prasarana dengan kualifikasi : a.

Memiliki ijasah SMA b. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan dengan kualifikasi : a. Sekolah kami memiliki 2 orang tenaga pesuruh dengan kualifikasi : a. Sekolah kami memiliki 1 pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan kualifikasi : a. Penjaga sekolah : 1. Petugas layanan khusus (tenaga medis UKS) A. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 7. Mempunyai standart ijasah SMA b. Pelaksana urusan Administrasi Kurikulum : A. Memiliki masa kerja lebih dari 10 tahun 8. Tenaga Pesuruh 1. Pelaksana urusan Administrasi Kesiswaan : A. Sekolah kami memiliki 2 orang penjaga sekolah dengan kualifikasi ijasah SMP dan memiliki masa kerja lebih dari 5 tahun. 10. Sekolah kami memiliki 2 orang penjaga sekolah dengan kualifikasi ijasah SMP b. Sudah memiliki SK pelaksana urusan administrasi kurikulum c. Sudah mempunyai SK sebagai pelaksana urusan kesiswaan c. Mempunyai ijasah SMP b. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan surat menyurat dan kearsipan dengan kualifikasi a. Masa kerja lebih dari 10 tahun 6. Sekolah kami memiliki 1 orang tenaga medis UKS yang pernah mengikuti diklat PMR 9. Memiliki rata-rata masa kerja lebih dari 5 tahun . Sekolah kami memiliki 2 orang tukang kebun dengan kualifikasi ujasah SMP dan memiliki masa kerja lebih dari 5 tahun. Pelaksana urusan Surat menyurat dan Kearsipan : A.5. Tukang kebun : 1. Mempunyai SK pelaksana urusan Humas c. 11.

7. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan kepegawaian yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT). Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan yang berstatus sebagai pegawai tidak tetap. 8. Sekolah kami belum memiliki 1 orang pelaksana urusan humas.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Jumlah tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Jumlah tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (SPM) Rekomendasi: 1. Sekolah kami memiliki 1orang pelaksana urusan surat menyurat yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT). Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan jumlah yang sangat memadai untuk memberikan layanan pendidikan dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. Sekolah kami perlu bantuan subsidi untuk peningkatan kualifikasi akademik kepala administrasi minimal S-1 kepada dinas pendidikan 2. Sekolah kami belum memiliki kepala urusan administrasi yang berkualifikasi akademik S-1 2. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki jumlah tenaga kependidikan yang memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. 3. 4. Sekolah kami memiliki 1 pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan status pegawai tidak tetap. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 2 orang tenaga pesuruh dengan status pegawai tetap kepada Pemerintah Daerah.Kelemahan 1. . termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. 6. 1 orang pelaksana urusan kepegawaian yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT) di sekolah kami perlu diusulkan untuk diangkat menjadi PNS kepada dinas pendidikan. 5. Sekolah kami belum memiliki Tenaga medis UKS yang memiliki kualifikasi ijasah minimal D-3 Keperawatan.

Sekolah kami perlu mengusulkan 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan yang berstatus sebagai pegawai tetap untuk diangkat menjadi PNS kepada pemerintah daerah 6. 8. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan bantuan tenaga 1 orang pelaksana urusan humas yang berstatus pegawai tetap dari pemerintah daerah. 5. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 1 orang pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan status pegawai tetap kepada pemerintah daerah 7.3. . Sekolah kami perlu mengusulkan mendapatkan 1 tenaga medis UKS yang memiliki kualifikasi ijasah minimal D-3 Keperawatan kepada Komite Sekolah. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 1 orang pelaksana urusan surat menyurat yang berstatus sebagai pegawai tetap dari pemerintah daerah. Sekolah kami perlu bantuan 2 orang tenaga pesuruh dengan status pegawai tetap dari pemerintah daerah. 4.

1 orang berijasah SMA sebagai pelaksana/pengelola perpustakaan d. Tenaga Konselor A. 1 orang berijasah SMP sebagai pelaksana / pengelola perpustakaan c. Kualifikasi pendidik memenuhi standar. 2 orang tenaga laboran belum pernah mengikuti diklat laboran dan belum memiliki sertifikat laboran . Tenaga Perpustakaan a. sk. SK Pembagian Tugas dari Kep Sek 6. Mempunyai masa kerja lebih dari 5 tahun KELEMAHAN : 1. Kepala perpustakaan belum pernah mengikuti diklat pengelola perpustakaan b. Disekolah kami mempunyai 5 orang tenaga Konselor dengan kualifikasi ijasah S-1 Program Bimbingan dan Konseling 3. Bukti-Bukti Fisik 1. Kepala Laboratorium memenuhi standar kualifikasi ijasah S-1 b. Di sekolah kami memiliki 3 orang tenaga laboratorium dengan kualifikasi : a. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.4. Ketiga orang tenaga perpustakaan mempunyai masa kerja diatas 5 tahun 2. Tenaga Laboratorium Sekoalah A. Kepala laboratorium belum pernah mengikuti diklat pengelola laboratorium dan belum memiliki sertifikat pengelola laboratorium. Tenaga Perpustakaan A. 4.2. Tenaga labaratorium a. 1 orang berijasah S-1 sebagai Kepala perpustakaan b. Petugas laboran sebanyak 2 orang berijasah SMA c. Disekolah kami memiliki 3 orang tenaga perpustakaan dengan kualifikasi ijasah sbb: a. b. Ijazah KTU SK Pengangkatan sebagai KTU Ijazah Staf TU SK Pengangkatan sebagai Staf TU 5.1. 2 orang tenaga pengelola perpustakaan belum memenuhi kualifikasi ijasah D3 perpustakaan 2. 2. 3. Pustakawan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1. Pembagian tugas : Laboran.2.

b. Tenaga labaratorium a. Sekolah kami perlu mengusulkan diklat pengelola perpustakaan bagi Kepala perpustakaan kepada dinas pendidikan.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki pendidik dengan kualifikasi yang sangat memadai dari standar yang ditentukan untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. Kualifikasi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan. . Sekolah perlu mengusulkan diklat pengelolaan laboratorium bagi 2 orang tenaga laboran kepada dinas pendidikan. Tahap ke-3 Kualifikasi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kualifikasi pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (S-1 atau D-IV). termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. Sekolah perlu mengusulkan diklat pengelolaan laboratorium bagi Kepala laboratorium kepada dinas pendidikan. b. Sekolah kami perlu mengusulkan diklat bagi 2 orang tenaga pengelola perpustakaan kepada dinas pendidikan c. Tenaga Perpustakaan a. 2. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. Sekolah kami perlu mengusulkan subsidi pendidikan bagi 2 orang tenaga pengelola perpustakaan agar dapat melanjutkan pendidikan D3 perpustakaan kepada Komite Sekolah. (SPM) Rekomendasi: 1.

Di sekolah kami Tenaga Konselor sudah memenuhi standar kualifikasi Pendidikan minimal S1 program studi Bimbingan dan Konseling KELEMAHAN 1. karena kepala administrasi lulusan dari SMEA 2.2. 3. Di sekolah kami Kepala Perpustakaan sudah memenuhi syarat Pedidikan minimal S1 namun belum memiliki sertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah .  Penjaga Sekolah Pendidikan sudah merupakan lulusan SMP  Tukang Kebun Pendidikan minimal SMP dan diangkat apabila luas lahan kebun sekolah  Tenaga Kebersihan Pendidikan sudah lulusan SMP  Pesuruh Pendidikan sudah lulusan SMP 4. Bukti-Bukti Fisik 1. Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar. Di sekolah kami Petugas layanan khusus sudah memenuhi standar minimal SMP. Pustakawan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami Kualifikasi Kepala Administrasi belum memenuhi standar minimal lulusan D3 atau yang sederajat. Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki sertifikat kepala tenaga administrasi sekolah dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah 2. Ijazah KTU SK Pengangkatan sebagai KTU Ijazah Staf TU SK Pengangkatan sebagai Staf TU SK Pembagian Tugas dari Kep Sek SK Pembagian tugas : Laboran. 2. 4.4. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.2. Di sekolah kami Tenaga Perpustakaan sudah berpendidikan SMA 5. Di sekolah kami Pelaksana urusan pendidikan sudah memenuhi standar minimal yaitu SMA/SMK 3. 5.2. 6.program study yang relevan.

Sekolah kami perlu mengusulkan diklat pengelolaan perpustakaan bagi Kepala Perpustakaan kepada dinas pendidikan. 2.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan kualifikasi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kualifikasi tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kualifikasi tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (SPM) Rekomendasi: 1. . Sekolah kami perlu mengusulkan subsidi pendidikan agar kualifikasi akademik Kepala Administrasi minimal S-1 kepada komite sekolah. Tahap ke-3 Kualifikasi pendidik (seharusnya tenaga kependidikan) suai dengan standar yang ditetapkan. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar.

A. mengembangkan budaya dan tradisi akhlak mulia. Sertifikat Pendidik masingmasing pendidik 4.3. b. Menciptakan budaya dan iklim sekolah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik c.3. Mengelola guru dan staf dalam rangkanpendayagunaan sumber daya manusia secara optimal d. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.1. a. Dokumen DP3 Kep Sek dan Pendidik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. e. Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin sekolah/madrasah c. D. Kompetensi Kepribadian : a. Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah/madrasah sebagai organisasi pembelajar yang efektif b. Kompetensi Kewirausahaan : a. Berakhlak mulia. dan menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di sekolah. Mengendalikan diri dalam menghadapi masalah dalam pekerjaan sebagai kepala sekolah C. Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru b. . Menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai tingkatan perencanaan. Kompetensi Kepala Sekolah sekolah kami sudah memenuhi standar. Memiliki integritas kepribadian sebagai pemimpin B. Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang dihadapi sekolah/madrasah E. Bukti-Bukti Fisik 1. Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah menuju organisasi pembelajar yang efektif. Kompetensi Supervisi : a. Dokumen hasil supervisi Kep Sek dan Pengawas 2.4. b. Kompetensi pendidik memenuhi standar. Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat. Laporan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) 3. Kompetensi Managerial : Memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan sumber daya sekolah secara optimal.

Bersikap inklusif. tenaga kependidikan. ras. F. orang tua. Kompetensi Sosial : a. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. Memiliki kepekaan sosial terhadap orang atau kelompok lain 2. Berkomunikasi secara efektif. dan masyarakat. agama. latar belakang keluarga. sosial. dan santun dengan peserta didik. bertindak objektif. dan kebudayaan nasional Indonesia. Berpartisipasi dalam kegiatan social kemasyarakatan c. b. berakhlak mulia. Kompetensi guru/pendidik sekolah kami sudah memenuhi standar A. Berkomunikasi secara efektif. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan bidang pengembangan yang diampu. B. d. empatik. b. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. Menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru. dan santun dengan sesama pendidik. b. kondisi fisik. C. c.c. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. hukum. f. dan status sosial ekonomi. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. c. Kompetensi Pedagogik a. . Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar g. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan yang mendidik c. Kompetensi Sosial Disekolah kami guru-guru sudah menunjukkan kompetensi sosial sebagai berikut : a. Bekerja sama dengan pihak lain untuk kepentingan sekolah/ madrasah b. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. serta tidak diskriminati karena pertimbangan jenis kelamin. Kompetensi Kepribadian : Disekolah kami guru sudah melaksanakan dan berperilaku sbb : a. Bertindak sesuai dengan norma agama. e. empatik.

Menguasai materi. b. rasa bangga menjadi guru. tanggung jawab yang tinggi. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu. Kompetensi kepribadian sebagian besar guru di sekolah kami : a. D. b. arif. dan berwibawa. Masih banyak guru yang belum menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik b. stabil. Kompetensi Profesional Di sekolah kami guru-guru sudah : a. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. struktur. kultural. dan belum melakukan pengembangan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri KELEMAHAN 1. sosial. Kompetensi guru/pendidik A. dan rasa percaya diri 3.d. c. dewasa. belum memperlihatkan kepribadian yang mantap. Belum memperlihatkan etos kerja. Kompetensi pedagogik sebagian besar guru di sekolah kami : a. . Masih banyak guru yang belum melakukan tindakan reflektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran 2. moral. emosional dan intelektual c. Masih banyak guru yang belum menguasai karakteristik siswa dari aspek fisik. Sebagian besar guru di sekolah kami belum mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. konsep.

dapat memperlihatkan etos kerja. Guru-guru di Sekolah kami perlu pendampingan dari LPMP bidang Kompetensi pedagogik agar sebagian besar guru di sekolah kami : a. dan berwibawa. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. dan belum melakukan pengembangan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. moral. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. (SNP = Standar)  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kompetensi pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kompetensi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan(SPM= syarat minimal) 1. menguasai karakteristik siswa dari aspek fisik. kultural. menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik b. emosional dan intelektual c. Rekomendasi : Tahap ke-3 Kompetensi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan. dan rasa percaya diri 3.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki pendidik dengan kompetensi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. b. dapat memperlihatkan kepribadian yang mantap. rasa bangga menjadi guru. Guru-guru di sekolah kami perlu pendampingan dari PTN agar dapat mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. sosial. . arif. dewasa. stabil. tanggung jawab yang tinggi. dapat melakukan tindakan reflektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran 2. Guru-guru di sekolah kami perlu pendampingan dari LPMP bidang Kompetensi kepribadian agar sebagian besar guru di sekolah kami : a.

Memiliki kedisiplinan h. Dokumentasi kegiatan sosial kemasyarakatan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Memiliki kesadaran berorganisasi c. Memiliki tanggung jawab B. Memelihara hubungan internal dan eksternal C. SK Pengangkatan KepSek 2.2. DU/DI 6. Kompetensi Sosial Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi sosial yang standar : a.3. Melaksanakan administrasi kepegawaian dengan baik .3. Memiliki ketelitian g. Membangun hubungan kerja e. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar Bukti-Bukti Fisik 1. Dokumen penerimaan bantuan peserta didik dari keluarga miskin 7. Memiliki etos kerja baik c. Memiliki rasa percaya diri e. Memiliki integritas dan akhlak mulia b. Dokumen MoU dengan instansi lain. Bekerja sama dalam tim b. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Dokumen supervisi kinerja sekolah oleh Kep Sek 4. Berkomunikasi efektif d.4. Dokumen supervisi kinerja Kep Sek oleh Pengawas 5. Memposisikan diri sesuai dengan peranannya g. Kompetensi Kepribadian : Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi kepribadian yang standar : a. Kompetensi Teknis Disekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi teknis yang standar : a. Memiliki fleksibilitas f. Kompetensi Kepala Administrasi A. Mengendalikan diri d. Melakukan hubungan kerja yang harmonis f. Dokumen RKS dan RKAS 3.

Mengambil keputusan E. Menjabarkan kebijakan organisasi d. Kepala administrasi di sekolah kami belum dapat melaksanakan pelayanan prima bagi lingkungan internal maupun eksternal 3. Mengorganisasikan staf dengan baik c. Melaksanakan administrasi kesiswaan dengan baik g. Menerapkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan baik D. Melaksanakan administrasi sarana dan prasarana dengan baik d.sarpras.kesiswaan. Melaksanakan administrasi layanan khusus dengan baik i. Kompetensi Pelaksana Urusan Kompetensi yang dimiliki oleh pelaksana urusan disekolah kami sudah baik tentang kompetensi kepribadian. Kepala administrasi di sekolah kami belum secara rutin melakasanakan penyusunan rencana kerja dan pelaporan hasil kegiatan administrasi 4. Melaksanakan administrasi keuangan dengan baik c.sosial. KELEMAHAN 1. Mendukung pengelolaan standar nasional pendidikan secara aktif b. Kompetensi Manajerial Disekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi manajerial yang standar : a.humas.surat menyurat. Melaksanakan administrasi kurikulum dengan baik h. Mengembangkan staf dengan baik e.b. Melaksanakan administrasi persuratan dan pengarsipan dengan baik f. Melaksanakan administrasi hubungan sekolah dengan masyarakat dengan baik e. Kepala administrasi di sekolah kami belum melaksanakan tugas pekerjaan dengan menggunakan sarana teknologi komunikasi dan informasi (TIK) . Kepala administrasi di sekolah kami belum mempunyai kreativitas dan inovasi dibidang adiminstrasi 2.teknis pada masing-masing pelaksana urusan mulai pelaksana urusan administrasi keuangan. layanan konselor sampai dengan petugas layanan khusus.kurikulum.

(Tenaga Kependidikan mendukung terlaksanakanya kegiatan pendidikan.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan kompetensi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. Tahap ke-3 Kompetensi pendidik (seharusnya tenaga kependidikan)i dengan standar yang ditetapkan. bukan untuk mengajar) v Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kompetensi tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kompetensi tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Rekomendasi : 1. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbimbingan dari Tim TIK sekolah agar dapat melaksanakan tugas pekerjaan dengan menggunakan sarana teknologi komunikasi dan informasi (TIK) . Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar mempunyai kreativitas dan inovasi dibidang adiminstrasi 2. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar dapat melaksanakan pelayanan prima bagi lingkungan internal maupun eksternal 3. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar secara rutin dapat melaksanakan penyusunan rencana kerja dan pelaporan hasil kegiatan administrasi 4.

Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan. dan lainnya.3.1.1.2. 5.1. Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar 5. Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar. jumlah ruangan. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik 5. STANDAR SARANA DAN PRASARANA Komponen 5. Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran.2.2. 5.1. Sarana sekolah sudah memadai Indikator 5. 5.1.4.1. .2. persyaratan untuk sistem ventilasi. Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus.2.

Sertifikat tanah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN A.5.1. Kelengkapan prasarana dan sarana Daftar inventaris kelas Daftar inventaris perpus Daftar inventaris lab biologi Daftar inventaris lab fisika Daftar inventaris lab kimia . persyaratan untuk sistem ventilasi.Catatan mengenai ukuran lahan . B. Bangunan gedung a. Sekolah kami memiliki lahan dan gedung milik sendiri yang dibuktikan dengan adanya sertifikat tanah lahan sekolah. Ruang perpustakaan sekolah kami dilengkapi jendela untuk memberi pencahayaan yang memadai untuk membaca buku. Seluruh ruangan dalam gedung sekolah kami memiliki ventilasi udara dan pencahayaan yang memadai. Lahan sekolah . Bangunan gedung Catatan mengenai ukuran ruangan Catatan mengenai ukuran ruangan Catatan mengenai keterangan ruang Inventaris sekolah Surat IMB C. Ruang kelas sekolah kami memiliki fasilitas yang memungkinkan pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan untuk pandangan ke luar ruangan. 1. Kelengkapan Prasarana dan Sarana.1. b. dan lainnya. jumlah ruangan. C. Luas ruang perpustakaan di sekolah kami 108 m2 dengan ukuran 9 m X 12 m b. Rasio luas ruang kelas sekolah kami adalah 2 m2 / peserta didik. Di sekolah kami luas lahannya adalah 6.000 Watt c. Ruang Kelas a. Bukti-Bukti Fisik A. Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan. Luas ruang setiap kelas sekolah kami sebesar 64 m2 dengan ukuran 8 m X 8 m c.165 m2 b. Lahan Sekolah a.1. 5. b. Bangunan gedung di sekolah kami sudah dilengkap Ijin mendirikan bangunan dan ijin penggunaan dari pemerintah daerah. Bangunan gedung di sekolah kami dilengkapi jaringan listrik dengan daya 23. B. SARANA DAN PRASARANA Sarana sekolah sudah memadai 5. 2. Ruang Perpustakaan a.

b. Ruang Laboratorium Kimia a. bak cuci 1 buah/2 kelompok. lemari bahan 1 buah/lab. meja demonstrasi 1 buah / lab. kursi kerja 1 buah/petugas. Luas ruang laboratorium Fisika sekolah kami 108 m2 dengan 12 m X 9 m. 5. jam dinding 1 buah/lab. soket listrik 1 buah/ruang. Ruang laboratorium Fisika sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan.5 m2/ peserta didik . lemari 1 buah. meja demonstrasi 1 buah / lab. Ruang Laboratorium Fisika a. Luas ruang laboratorium Biologi sekolah kami adalah 107 m2 dengan ukuran 13 m X 9 m c. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. meja persiapan 1 buah/lab.5 m2/ peserta didik .- Daftar inventaris lab kom Daftar inventaris lab bahasa Daftar inventaris ruang pimpinan Daftar inventaris ruang guru Daftar inventaris R.5 m2/ peserta didik . alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. buku inventaris 1 buah. 1. b. tempat sampah 1 buah/ruang. peralatan P3K 1 unit/lab. Lemari katalog i buah. meja kerja/sirkulasi 1 buah/petugas. jam dinding 1 buah/ruang. kursi baca 15 buah.TU Daftar inventaris r. jam dinding 1 buah/lab. Ruang Laboratorium Biologi a. meja multimedia 1 buah. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. Ruang laboratorium Biologi sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. UKS Daftar inventaris R. Ruang perpustakaan sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Rak buku 1 set. meja persiapan 1 buah/lab. d. b. peralatan P3K 1 unit/lab. lemari alat 1 buah/lab. d. rak majalah 1 buah. lemari bahan 1 buah/lab. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. lemari alat 1 buah/lab. tempat sampah 1 buah/lab. 4. meja baca 15 buah. Organisasi kesiswaan Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah c. tempat sampah 1 buah/lab. papan pengumuman 1 buah. Ruang Laboratorium Fisika sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. Ruang Laboratorium Biologi sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. Ruang Laboratorium Kimia sekolah kami sudah dilengkapi sarana : . d. Rasio luas ruang laboratorium Fisika sekolah kami 2. soket listrik 9 buah/lab.ibadah Daftar inventaris R. Luas ruang laboratorium Kimia sekolah kami 108 m2 dengan ukuran 12 m X 9 m c. BK Daftar inventaris R. soket listrik 9 buah/lab. rak surat kabar 1 buah. Rasio luas ruang laboratorium Kimia sekolah kami 2. c. Ruang laboratorium Kimia sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. bak cuci 1 buah/2 kelompok. Rasio luas ruang laboratorium Biologi sekolah kami sebesar 2.

9. tempat cuci tangan 1 buah/ruang. jam dinding 1 buah/ ruang. meja kerja 1 buah/guru. papan pengumuman 1 buah. Luas ruang laboratorium Komputer sekolah kami 81 m2 dengan ukuran 9 m X 9 m c. lemari alat 1 buah/lab. Ruang Laboratorium bahasa sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. tempat sampah 1 buah/lab. Ruang Laboratorium komputer sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. jam dinding 1 buah/lab. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. soket listrik 9 buah/lab. papan statistik 1 buah/ruang. tempat sampah 1 buah/lab. Ruang Pimpinan a. lemari bahan 1 buah/lab. Rasio luas ruang laboratorium bahasa sekolah kami 2. Luas ruang laboratorium bahasa sekolah kami 72 m2 dengan ukuran 9 m X 8 m c. lemari 1 buah/guru (atau 1 buah yang digunakan bersama oleh semua guru). Ruang pimpinan sekolah kami sudah dilengkapi sarara : Kursi pimpinan 1 buah. tempat sampah 1 buah. kursi tamu 1 set/ruang. tempat sampah 1 buah.5 m2/ peserta didik . . papan statistik 1 buah. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. soket listrik sebanyak alat. kursi guru 1 buah/guru. simbul kenegaraan 1 set. 8. jam dinding 1 buah. jam dinding 1 buah/lab. meja peserta didik 1 buah/2 peserta didik. Rasio luas ruang laboratorium Komputer sekolah kami 2. Ruang Laboratorium Komputer a. kursi dan meja tamu 1 set. meja peserta didik 1 buah/2 peserta didik. Ruang guru sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi kerja 1 buah/guru. b. meja guru 1 buah/ guru. 7. b. meja demonstrasi 1 buah / lab. Luas ruang pimpinan sekolah kami 32 m2 dengan ukuran 8 m X 4 m b. tempat sampah 1 buah/lab.4 m2/ peserta didik . lemari 1 buah.Kursi 1 buah/peserta didik. meja persiapan 1 buah/lab. Lemari asam 1 buah/lab. bak cuci 1 buah/2 kelompok. peralatan P3K 1 unit/lab. 6. meja pimpinan 1 buah. Ruang Laboratorium Bahasa a. Ruang Guru a. jam dinding 1 buah/lab. lemari 1 buah/lab. meja guru 1 buah/ guru. soket listrik sebanyak komputer. kursi guru 1 buah/guru.

selimut 1 buah/ruang. Ruang Organisasi Kesiswaan a. jam dinding 1 buah/ruang. Instrumen konseling 1 set/ruang. timbangan badan 1 buah/ruang. Ruang organisasi kesiswaan sekolah kami sudah dilengkapi sarana : . buku sumber 1 set/ruang. Ruang UKS sekolah kami sudah dilengkapi sarara : Tempat tidur 1 buah/ruang. perlengkapan ibadah disesuaikan dengan kebutuhan. catatan kesehatan peserta didik 1 set/ruang. 13. Luas ruang tata usaha di sekolah kami 32 m2 dengan ukuran 9 m X 4 m b. brankas 1 buas/sekolah. kursi kerja 1 buah/ruang. 12. kursi tamu 2 buah/ruang. tempat sampah 1 buah/ruang. meja 1 buah/ruang. Luas tempat ibadah di sekolah kami 36 m2 dengan ukuran 6 m X 6 m b. 14. lemari 1 buah/ruang.10. Luas ruang konseling sekolah kami 12 m2 dengan ukuran 4 m X 3 m b. Ruang Konseling a. soket listrik 1 buah/ruang. tempat sampah 1 buah/ruang. filing cabinet 1 buah/sekolah. jam dinding 1 buah/ruang. media pengembangan kepribadian 1 set/ruang. komputer 1 set/ruang. Ruang tata usaha sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi kerja 1 buah/petugas. Tempat beribadah sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Lemari/rak 1 buah/tempat ibadah. tensimeter 1 buah/ruang. papan kegiatan 1 buah/ruang. lemari 1 buah/ruang. perlengkapan P3K 1 set/ruang. Luas ruang organisasi kesiswaan sekolah kami 18 m2 dengan ukuran 9 m X 2 m b. penanda waktu 1 buah/sekolah. Luas minimum ruang UKS sekolah kami 24 m2 dengan ukuran 8 m X 3 m b. Ruang UKS a. meja kerja 1 buah/petugas. jam dinding 1 buah. lemari 1 buah/ruang. tempat cuci tangan 1 buah/ruang. 11. papan statistik 1 buah/ruang. termometer badan 1 buah/ruang. Ruang konseling sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Meja kerja 1 buah/ruang. jam dinding 1 buah/ruang. Ruang Tata Usaha a. telepon 1 buah/sekolah. kursi 2 buah/ruang. Tempat Beribadah a. pengukur tinggi badan 1 buah/ruang. tandu 1 buah/ruang.

KELEMAHAN A. c. 1.4 m2 sehingga Rasio luas lantai bangunan terhadap peserta didik sebesar 3.576. c. rak 1 buah/ruang. b. Kelengkapan Prasarana dan Sarana.Meja 1 buah/ruang. Jarak tempuh terjauh untuk mencapai tangga pada bangunan bertingkat tidak lebih 25 m. papan tulis 1 buah/ruang. Koridor tanpa dinding pada lantai atas dilengkapi pagar pengaman setinggi 90 – 110 cm. gayung 1 buah/ruang. Tersedia air bersih di 13 unit jamban. b. tempat air 1 buah/ruang. gantungan pakaian 1 buah/ruang.165 m2 sehingga rasio luas Lahan terhadap Peserta Didik sebesar 8. sehingga jumlah ruang belajar kurang 3. Bangunan gedung a. 16. Jamban a. Di sekolah kami banyaknya ruang kelas 21 ruang sedangkan banyaknya rombel ada 24. Sekolah kami memiliki luas lantai bangunan sebesar 2. Jamban sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kloset jongkok 1 buah/ruang.40 : 1 C. . Di sekolah kami luas lahannya adalah 6. Luas minimum gudang 21 m2. Gudang dilengkapi sarana : Lemari 1 buah/ruang. Bangunan bertingkat dgn panjang lebih dari 30 m dilengkapi minimum 2 buah tangga. Ruang Kelas a. kursi 4 buah/ruang. Lahan Sekolah a.15 : 1 B. 17. tempat sampah 1 buah/ruang. Luas 1 unit jamban sekolah kami 2 m2. Gudang a. jam dinding 1 buah/ ruang. lemari 1 buah/ruang. b. Ruang Sirkulasi a. 15.

di dalam luas tersebut terdapat ruang bebas untuk tempat berolah raga berukuran 30 m X 15 m. Tempat bermain / berolahraga di sekolah kami masih memiliki rasio luas 2 m2/peserta didik. 5. Ruang Guru a. tepat sampah 1 buah/ruang. meja guru 1 buah/guru. Luas tempat bermain/berolahraga di sekolah kami 5. b.600 m2. Lebar tangga minimum 1. . lemari 1 buah/ruang. soket listrik 1 buah/ruang. b. c. Banyak minimum jamban setiap sekolah 3 unit. 2. Ruang Sirkulasi a. lebar minimum 1.8 m. Tempat Bermain / Berolahraga a. Luas ruang guru sekolah kami 128 m2 dengan ukuran 16 m X 8 m 3.5 m. dan tinggi minimum 2.8 m. Ruang kelas dilengkapi sarana : Kursi peserta didik 1 buah/peserta didik. 1 unit jamban untuk setiap 30 peserta didik wanita. Gudang c. luas Minimum 30 % x luas total seluruh ruang pada bangunan. 4. Rasio luas ruang guru di sekolah kami 2 m2/guru. Tempat bermain/berolah raga di sekolah kami belum dilengkapi sarana : Pengeras suara 1 set/sekolah. Rasio ruang Tata Usaha di sekolah kami 2 m2/petugas. papan pajang 1 buah/ruang. meja peserta didik 1 buah / peserta didik. tape rekorder 1 buah / sekolah. tinggi maksimum anak tangga 17 cm dilengkapi pegangan tangan dengan tinggi 85 – 90 cm.b. dan 1 unit jamban untuk guru. Ruang sirkulasi horisontal berupa koridor. Jumlah jamban di sekolah kami belum memenuhi 1 unit jamban untuk setiap 40 peserta didik pria. tempat cuci tangan 1 buah/ruang. Ruang Tata Usaha c. b. kursi guru 1 buah/guru. Luas gudang sekolah kami 18 m2 dengan ukuran 9 m X 2 m 6. Jamban d. 7. jam dinding 1 buah/ruang.

2. dan lainnya. jumlah ruangan. persyaratan untuk sistem ventilasi. Ruang Guru a. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan 3 ruang kelas kepada Komite sekolah agar jumlah kelas minimal sama dengan jumlah rombongan belajar. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memenuhi SPM terkait dengan ukuran ruangan. Lahan Sekolah a. Kelengkapan Prasarana dan Sarana. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas lahan kepada pemerintah daerah agar rasio luas lahan terhadap peserta didik memenuhi standar. persyaratan untuk sistem ventilasi. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan kelengkapan ruang kelas kepada komite sekolah agar dilengkapi sarana lemari 1 buah/ruang dan tempat cuci tangan 1 buah/ruang. ventilasi. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan ruang guru kepada komite sekolah agar rasio luas ruang guru di sekolah kami . B. Ruang Kelas a.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki bangunan gedung yang ukuran. dan kelengkapan lainnya melebihi ketentuan dalam SNP. dan lainnya. b. jumlah ruangan. Sekolah kami memenuhi SPM terkait dengan ukuran ruangan. dan lainnya. (Sebaiknya: (Dalam SPM tdk disebutkan Sekolah/Madrasah kami persyaratan untuk ukuran memenuhi SPM terkait ruang dan ventilasi). C. Rekomendasi: A. Bangunan gedung a. 1. Tahap ke-3 Sekolah kami memenuhi SNP terkait dengan ukuran ruangan. dengan jumlah ruangan). persyaratan untuk sistem ventilasi. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas lantai bangunan kepada komite sekolah agar rasio luas lantai bangunan terhadap peserta memenuhi standar. jumlah ruangan.

4. Tempat Bermain / Berolahraga a.memenuhi standar yaitu 4 m2 / guru b. 3. Ruang Sirkulasi a.8 m. b.5 m. 5. 7. lebar minimum 1. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah pembangunan ruang sirkulasi horisontal berupa koridor. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah penambahan tempat bermain / berolahraga sehingga memenuhi standar yaitu luas 3 m2/peserta didik.8 m. Jamban a. dan tinggi minimum 2. di dalam luas tersebut terdapat ruang bebas untuk tempat berolah raga. Lebar tangga minimum 1. c. 6. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah penambahan ruang Tata Usaha sehingga rasio luas minimum 4 m2/petugas dapat tercapai. Ruang Tata Usaha a. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan jumlah jamban kepada komite sekolah agar memenuhi 1 unit jamban untuk setiap 40 peserta didik pria dan 1 unit jamban untuk setiap 30 peserta didik wanita. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah untuk menambah Luas tempat bermain/berolahraga menjadi 10. tinggi maksimum anak tangga 17 cm dilengkapi pegangan tangan dengan tinggi 85 – 90 cm. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah kelengkapan tempat bermain/berolah raga berupa : Pengeras suara 1 set/sekolah dan tape rekorder 1 buah / sekolah. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan Luas gudang kepada komite sekolah agar luas gudang sekolah kami memenuhi standar yaitu minimal 21 m2. Gudang a.000 m2. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas ruang kepada komite sekolah menjadi 240 m2 agar memenuhi standar. b. . luas Minimum 30% x luas total seluruh ruang pada bangunan.

Sekolah kami memiliki 24rombongan belajar yang terdiri dari 8 rombel kelas X. Bukti-Bukti Fisik 1. KELEMAHAN 1. Tahap ke-3 Sekolah kami memenuhi SNP dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar. Dokumen Jumlah peserta didik per rombongan belajar Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.2. agar dapat lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran. Sekolah kami memenuhi SPM dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar.1. Sekolah kami belum memiliki jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP agar dapat lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran.5. dan 8 rombel kelas XII.1. Jumlah peserta didik dalam setiap rombongan belajar di sekolah kami 32 peserta didik. Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu menyusun program dan diajukan ke dinas pendidikan agar dapat memiliki jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP untuk lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar kami lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP. Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar. . 8 rombel kelas XI. Sarana sekolah sudah memadai 5. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memenuhi SPM dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar. 2.

gelas benda 6 pak. ikan dan cacing tanah 1 set. gambar/model sistem reproduksi manusia 1 buah. gambar/model sistem pengeluaran manusia 1 buah. vaselin. gambar model sistem pernafasan manusia. reptil. kuadrat 6 buah. reptil. perangkat bedah hewan 6 set.1. eosin. gambar contoh-contoh hewan dari berbagai filum. Gambar sistem reproduksi burung. gelas beaker 10 buah.1 5. preparat anatomi tumbuhan 6 set. acetokarmin. bosshead10 buah. Gambar sistem pencernaan burung. ikan dan cacing tanah 1 set. KOH. gambar kromosom 1 set. corong 10 buah. perangkat batang statif 6 set. sumber belajar lain 30 judul/ sekolah (majalah. preparat metosis 6 buah. Gambar pohon evolusi 1 buah. amphibi. preparat mitosis 6 buah. CD pembelajaran. gelas ukur 6 buah. reptil. Erlenmeyer 10 buah. glukosa. aquarium 1 buah. peta. higrometer putar 2 buah. cawan petri 2 pak. kaki tiga 6 buah. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN Sekolah kami telah memiliki alat dan sumber belajar : Di ruang kelas : Papan tulis 1 buah/ruang. respirometer 6 buah. stop watch 6 buah. amphibi. mokroskop monokuler 6 buah. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. Di ruang laboratotium Biologi : Model kerangka manusia 1 buah.3 Sarana sekolah sudah memadai Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran. termometer suhu tanah 6 buah. dan peraga matematika). pembakar spriritus 6 buah. iodium. Mn SO4. reptil. HCL. indikator universal. etanol.5. Gambar sistem pengeluaran burung. neraca 1 buah. pipet ukur 6 buah. sumbat karet 2 luang 10 buah. tabung reaksi 6 buah. model tubuh manusia 1 buah. gambar/model sistem peredaran darah manusia 1 buah. gambar contoh-contoh tumbuhan dar berbagai devisi 1 set. Gambar sistem peredaran darah burung. Gambar sistem syaraf burung. amphibi. manual percobaan 6 buah. sikat tabung reaksi 10 buah. NaOH. situs web. penjepit tabung reaksi10 buah. globe. gelas arloji 2 pak. amphibi. gelah penutup 6 pak. gambar pewarisan mendel 1 buah. buku referensi 30 judul/sekolah. ikan dan cacing tanah 1 set. klem universal 6 buah. reptil. preparat anatomi hewan 6 set. gambar RNA 1 set. amphibi. gambar/model sistem pencernaan manusia 1 buah. kotak preparat 6 buah. kasa 6 buah. amphibi. buku panduan pendidik 1 eksemplar/mata pelajaran. mikroskop stereo binokuler 6 buah. lumpang dan alu 6 buah. gambar/model sistem syaraf manusia 1 buah. surat kabar. ikan dan cacing tanah 1 set. sumbat karet 1 lubang 6 buah. buku pengayaan 870 judul/sekolah. ikan dan cacing tanah 1 set. bahan habis pakai (asam sulfat. kertas saring) Di ruang Laboratorium Fisika : Daftar inventaris ruang kelas Buku Induk Koleksi Perpustakaan Buku Inventaris barang di Lab IPA Daftar inventaris sekolah Catatan Inventaris Buku Mata Pelajaran di kelas dan di perpustakaan Buku Serah Terima Barang . gambar DNA 1 set. ikan dan cacing tanah 1 set. termometer 10 buah.tabung reaksi 6 kotak. Di ruang perpustakaan : Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik. potometer 6 buah. reptil. Gambar sistem pernafasan burung.

Titik akses internet 5 unit. Labu Erlenmeyer 25 buah.000 kilo ohm / volt 6 buah. Percobaan Hooke 6 set. Tabel periodik unsur-unsur 1 buah. Percobaan papan luncur 6 set. Jangka sorong 6 buah. peralatan seni budaya 1 set. peralatan senam 1 set (minimum : matran. peralatan bola voli 2 set (minimum 6 bola). Garputala 6 buah. Scanner 1 unit. gelang). Pembakar spiritus 8 buah. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. Statif dan klem 10 buah. Kaca arloji 10 buah. Di tempat bermain / berolahraga : Tiang bendera 1 buah. Mikrometer 6 buah. Tabung reaksi 100 buah. Di Ruang Laboratorium Komputer : Komputer 1 unit/ peserta didik + 1 unit/guru. Dinamometer 6 buah. Termometer 6 buah. bendera 1 buah. Labu takar 103 buah. palang tunggal. Silinder massa sama 6 buah. Pipet seukuran 30 buah. Gelas Breaker 6 buah. Pegas 6 buah. Di Ruang Laboratorium Kimia : Botol zat 24 buah. Bahan habis pakai (Bahan kimia meliputi zat-zat yang diperlukan dalam percobaan-percobaan : Pengenalan reaksi kimia. tongkat estafet. Percobaan Atwood atau alat percobaan kereta dan pewaktu ketik 6 set. pengeras suara 6 buah. Sikat tabung reaksi 10 buah. Generator frekuensi 6 buah. Kabel penghubung 1 set. Manual percobaan 6 buah. Modul praktek 1 set/komputer. Mortar 7 buah. peti loncat. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Papan tulis 1 buah. peralatan atletik 1 set (minimum : lembing. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. Gelas beaker 3 buah. Papan tulis 1 buah. peralatan sepak bola 2 set (minimum 6 bola). Neraca 2 set. Manual percobaan 6 buah. titrasi asam basa. Percobaan Kalorimetri 6 set. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. Rol meter 6 buah. peluru. Pipet volume 30 buah. Energetika. Neraca 1 buah. cakram. Transformator 6 buah. bola plastik. simpai. Komponen elektronika 1 set. Alat destilasi 2 set. Batang pengaduk 25 buah. Stopwach 6 buah.Mistar 6 buah. Gelas ukur 51 buah. Stoptwatch 6 buah. Percobaan ayunan sederhana atau Percobaan getaran pada pegas 6 set. Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah. Barometer 4 buah. tali loncat. Beban bercelah 10 buah. Osiloskop 1 set. Kotak potensiometer 6 buah. peralatan bola basket 1 set (minimum 6 bola). Magnet U 6 buah. Pipet tetes 100 buah. bak loncat). Plat 6 buah. Catu daya 6 buah. tongkat. Kaki tiga dan alas kasa kawat 8 buah. Centrifuge 1 buah. Teknik pemisahan dan permunian. Gelas ukur 6 buah. Corong 33 buah. Model molekul 6 set. Rak tabung reaksi 7 buah. Papan tulis 1 buah. Tabung centrifuge 8 buah. Printer 1 unit. Percobaan Optik 6 set. Percobaan Hukum Ohm 6 set. Buret dan klem 10 buah. Kubus massa sama 6 buah. Botol semprot 15 buah. peralatan ketrampilan 1 set KELEMAHAN Sekolah kami belum memiliki alat dan sumber belajar : Di ruang perpustakaan : . Termometer 6 buah. Multimeter AC/DC 1. Stabilizer sebanyak komputer. pHmeter 2 set. Corong pisah 10 buah.penerapan produk terapan).elektro kimia.

Di Ruang Laboratorium Bahasa : Perangkat multimedia 1 set/peserta didik Di tempat bermain / berolahraga : Peralatan senam 1 set (minimum : matran. bosshead10 buah. palang tunggal. Osiloskop 1 set. peralatan ketrampilan 1 set Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki alat dan sumber belajar yang melebihi dari ketetapan dalam SNP yang digunakan untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran. Percobaan Kalorimetri 6 set. aquarium 1 buah. peti loncat. gelang). Percobaan Optik 6 set. higrometer putar 2 . bosshead10 buah. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. Di Ruang Laboratorium Kimia : Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah. buku pengayaan 870 judul/sekolah Di ruang laboratotium Biologi : mikroskop stereo binokuler 6 buah. Di ruang laboratotium Biologi : mikroskop stereo binokuler 6 buah. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SNP. Di ruang Laboratorium Fisika : Multimeter AC/DC 1. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. Generator frekuensi 6 buah. bola plastik. Rekomendasi: Sekolah kami perlu mengajukan pengadaan alat dan sumber belajar ke komite sekolah dan dinas pendidikan ag ar sekolah kami memiliki alat dan sumber belajar : 1. Percobaan Hukum Ohm 6 set. tongkat. Sekolah kami memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SPM. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SPM. buku pengayaan 870 judul/sekolah 2. Manual percobaan 6 buah. pengeras suara 6 buah Percobaan getaran pada pegas 6 set. higrometer putar 2 buah.Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik. peralatan seni budaya 1 set. simpai. Di ruang perpustakaan : Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik.000 kilo ohm / volt 6 buah. Kotak potensiometer 6 buah. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. Percobaan Hooke 6 set. tali loncat. aquarium 1 buah.

Generator frekuensi 6 buah. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Perangkat multimedia 1 set/peserta didik 7. Di tempat bermain / berolahraga : Peralatan senam 1 set (minimum : matran. Percobaan Kalorimetri 6 set. peti loncat. 4.000 kilo ohm / volt 6 buah. simpai. pengeras suara 6 buah Percobaan getaran pada pegas 6 set. bola plastik. Percobaan Hooke 6 set. Kotak potensiometer 6 buah. Osiloskop 1 set. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. peralatan ketrampilan 1 set . tali loncat. 3. gelang). palang tunggal. Percobaan Hukum Ohm 6 set. Percobaan Optik 6 set. Di Ruang Laboratorium Kimia : Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah.buah. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. peralatan seni budaya 1 set. 6. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. Di ruang Laboratorium Fisika : Multimeter AC/DC 1. Manual percobaan 6 buah. tongkat.

5.2.

Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik

5.2.1. Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar.

5.2 5.2.1

Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik
Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami telah memiliki program pemeliharaan bangunan sekolah secara berkala. 2. Sekolah kami telah melaksanakan pemeliharaan sarana prasarana Sekolah yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali 3. Kondisi bangunan di sekolah kami : 1. Ruang Kelas dalam kondisi baik 2. Ruang Perpustakaan dalam kondisi baik 3. Ruang Laboratorium Biologi dalam kondisi baik 4. Ruang Laboratorium Fisika dalam kondisi baik 5. Ruang Laboratorium Kimia dalam kondisi baik 6. Ruang Laboratorium Komputer dalam kondisi baik 7. Ruang Laboratorium Bahasa dalam kondisi baik 8. Ruang Pimpinan dalam kondisi baik 9. Ruang Guru dalam kondisi baik 10. Ruang Tata Usaha dalam kondisi baik 11. Tempat Beribadah dalam kondisi baik 12. Tempat bermain dalam kondisi baik 13. Ruang Konseling dalam kondisi baik 14. Ruang UKS dalam kondisi baik 15. Ruang Organisasi Kesiswaan dalam kondisi baik 16. Gudang dalam kondisi baik 17. Jamban dalam kondisi baik 18. Ruang Sirkulasi dalam kondisi baik KELEMAHAN 1. Sekolah kami belum memiliki bangunan yang mudah diakses, aman, dan nyaman untuk penyandang cacat 2. Sekolah kami belum bisa melaksanakan pemeliharaan bangunan di sekolah secara rutin tiap tahun.

1. RKAS/Program kerja Sarpras 2. Foto copy kwitansi pembiayaan 3. SK tentang pemeliharaan lingkungan 4. SK Pembagian Guru dan Tugas Tata Usaha 5. Buku Peran Serta Masyarakat (Paguyuban Kelas) 6. Program Kerja Tahunan 7. Catatan pengeluaran 8. SPJ Pengeluaran pemeliharaan bangunan 9. Catatan inventaris bangunan

Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami dilaksanakan secara rutin melebihi (lebih cepat dari) waktu yang ditetapkan dalam SNP dan catatan pemeliharaan terekam dengan baik.

Tahap ke-3
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami dilaksanakan secara berkala sesuai dengan SNP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami tidak dilaksanakan secara rutin. Sebagian gedung sekolah kami di bawah standar, harus diperbaiki dan dibersihkan atau diganti.

Pemeliharaan bangunan di sekolah kami baru melakukan pemeliharaan rutin seperti kebersihan ruangan.

Rekomendasi:
1. Sekolah kami perlu mengajukan bantuan bangunan kepada komite sekolah yang dapat dengan mudah diakses, aman, dan nyaman untuk penyandang cacat. 2. Sekolah kami perlu menyusun program pemeliharaan bangunan di sekolah secara rutin tiap tahun bekerja sama dengan komite sekolah dan dinas pendidikan.

Program Adiwiyata/PLH Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN A. 3. Ruang sirkulasi 7. Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus. dan sehat. Dokumen Profil Sekolah 4. dan kebisingan. 2. Setiap ruangan di sekolah kami memiliki temperatur dan kelembaban udara yang tidak melebihi kondisi di luar ruangan.5.2. 3. 1. Sekolah kami telah terproteksi dari gangguan keamanan dari luar (memiliki pagar yang kokoh dan berpintu) C. Kondisi bangunan dan lingkungan sekolah 3. pencemaran udara. Program 7 K 2. aman. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Setiap orang yang datang ke Tahap ke-3 Bangunan di sekolah kami aman √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sebagian bangunan di sekolah Bangunan yang ada di sekolah kami . Sekolah kami memiliki Bangunan mudah diakses. Sekolah kami memilki bangunan gedung yang sudah dilengkapi sistem proteksi pasif dan /atau proteksi aktif untuk mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran dan petir. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik 5. kotoran dan sampah. Bukti-Bukti Fisik 1. Lahan Sekolah kami terhindar dari pencemaran air. 4. serta penyaluran air hujan. Sekolah kami belum memiliki bangunan gedung yang mampu meredam getaran dan kebisingan yang mengganggu proses pembelajaran. Keamanan 1. SK Pembagian Tugas Guru dan Tata Usaha 5. Kenyamanan 1. KELEMAHAN 1. 2. Sekolah kami memiliki tempat pembuangan air kotor dan/atau limbah.2. Buku inventaris barang/gedung 6. Bangunan gedung sekolah kami telah memiliki sanitasi di dalam dan di luar untuk memenuhi kebutuhan air bersih.2. Sekolah kami memiliki Lahan yang terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa. Sekolah kami masih memilki lingkungan yang kurang : rindang. indah. Akses 1. dan nyaman untuk semua peserta didik B.

dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam setiap bangunan yang ada.sekolah kami. Sekolah kami perlu melaksanakan kegiatan penghijauan kepada komite sekolah sehingga dapat terwujud lingkungan sekolah yang rindang. aman bagi peserta didik namun masih belum nyaman dan memberi kemudahan bagi peserta didik yang berkebutuhan khusus. . 2. termasuk bagi mereka yang berkebutuhan khusus. dan sehat. selain warga sekolah termasuk yang berkebutuhan khusus. kami masih belum memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi peserta didik. Rekomendasi: 1. dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus. Sekolah kami perlu mengajukan pengadaan bangunan gedung yang mampu meredam getaran dan kebisingan yang mengganggu proses pembelajaran kepada komite sekolah atau dan dinas pendidikan. indah.

1. dan akuntabilitas. Sekolah merumuskan visi dan misi serta disosialisasikan kepada warga sekolah dan pemangku kepentingan.3.3. 6.1.3. Sekolah mengelola sistem informasi pengelolaan dengan cara yang efektif.2.1. Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional 6. efektif. keterbukaan.1.2. Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur. Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah secara berkelanjutan untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar 6.4.2. dan dapat diakses 6.6. 6. Sekolah meningkatkan keefektifan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan 6.5.2. Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak Rencana kerja memiliki tujuan yang jelas dan perbaikan berkelanjutan Indikator 6. 6. .2. menilai kinerja. kemitraan. 6. dan melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan memfokuskan pada peningkatan hasil belajar 6.4. Sekolah mensosialisasikan rencana kerja yang berbasis tujuan untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan kepada warga sekolah dan pihakpihak yang berkepentingan.5.3.1.1. Sekolah menyediakan sistem informasi yang efisien. partisipasi. efisien dan dapat dipertanggungjawabkan 6.1.4. 6. STANDAR PENGELOLAAN Komponen 6. Rencana Kerja tahunan dinyatakan dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah (renstra) 6.2.2.3. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6.5. Pengelolaan sekolah menunjukkan adanya kemandirian.1.2.

PENGELOLAAN Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak 6.1. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah sudah diselaraskan Pemuda dan Olahraga Kab. Visi sekolah kami telah dipahami oleh seluruh warga sekolah. Misi sekolah : . 6.1. Sekolah melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan nonakademis. B.6. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah dengan memperhatikan masukan komite sekolah.2. 4. Sekolah merumuskan visi dan misi serta disosialisasikan kepada warga sekolah dan pemangku kepentingan. melalui website sekolah. dengan visi Dinas Pendidikan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik didasarkan pada masukan dari warga sekolah dan 4. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah pihak-pihak yang berkepentinganl.6.1. 6. 6. 6. 2. Kediri 3. 5. Bukti-Bukti Fisik 1. Berita acara Draf visi-misi Dokumen visi misi Daftar hadir sosialisasi Panflet/papan visi misi Dokumen review visi-misi KEKUATAN A. Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah 6. Sekolah kami sudah mensosialisasikan visi sekolah kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan.1. papan visi dan misi. Warga sekolah terlibat dalam pengelolaan kegiatan akademis dan nonakademis. majalah sekolah. Visi sekolah : 1. 6.6. berprestasi dan berbudi pekerti luhur serta mengembangkannya. 3. 2.6. 5. buku peraturan akademik. Sekolah kami sudah merumuskan dan menetapkan visi sekolah : Menjadi sekolah yang berbasis Imtaq dan Iptek.

Sekolah kami belum melakukan review secara berkala visi dan misi sesuai dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat. Kediri 3. KELEMAHAN 1. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki visi dan misi yang dirumuskan buttom-up dari seluruh warga sekolah dan tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan. majalah sekolah. Visi sekolah kami telah dipahami oleh seluruh warga sekolah. papan visi dan misi. Rekomendasi: . Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah sudah diselaraskan Pemuda dan Olahraga Kab. 5. melalui website sekolah. dengan visi Dinas Pendidikan didasarkan pada masukan dari warga sekolah dan 4. 6. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memiliki visi dan misi yang jelas yang dirumuskan bersama oleh warga sekolah. Sekolah kami memiliki visi dan misi namun belum dirumuskan secara secara bersama dan belum tersosialisasikan di seluruh warga sekolah. berprestasi dan berbudi pekerti luhur serta mengembangkannya. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki visi dan misi yang dirumuskan secara buttom-up dan tersosialisikan kepada seluruh pemangku kepentingan serta direview secara berkala sesuai dengan situasi. buku peraturan akademik. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah pihak-pihak yang berkepentinganl. Sekolah kami sudah mensosialisasikan visi sekolah kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah dengan memperhatikan masukan komite sekolah. Sekolah kami sudah merumuskan dan menetapkan visi sekolah : Menjadi sekolah yang berbasis Imtaq dan Iptek. 2. kondisi dan kebutuhan sekolah.1.

Sekolah 6.1.2. Sekolah 4.1. Bukti-Bukti Fisik 1. ' melaksankan RKS dan sudah melaporkan kepada pihak terkait. Sekolah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah melakukan penyusunan RKS memperoleh persutujuan RKS dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mensahkan RKS kepada Dinas pendidikan menjadikan RKS sebagai dasar penyusunan RKAS memilki RKS yang dapat dibaca oleh pihak yang terkait. Dokumen RKS 2. Sekolah 2. dan akuntabilitas. Pengelolaan sekolah menunjukkan adanya kemandirian. keterbukaan. partisipasi. kemitraan. Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak 6. Dokumen RAKS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. KELEMAHAN 1. kemitraan. Sekolah 5. Berita acara penyusunan RKS 3. keterbukaan dan akuntabilitas Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami mendorong kemandirian dan kemitraan dengan semua pemangku kepentingan untuk Tahap ke-3 Sekolah kami kemandirian dan dengan semua mendorong kemitraan pemangku √ Tahap ke-2 mendorong kemitraan pemangku Tahap ke-1 Sekolah kami belum mengembangkan pola kemandirian dan kemitraan dengan semua Sekolah kami kemandirian dan dengan semua . Sekolah kami dalam penyusunan RKAS belum sepenuhnya menunjukkan kemandirian. Sekolah kami perlu melakukan review secara berkala visi dan misi yang disesuaikan dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat 6.1. Sekolah 3.

partisipatif. partisipatif. kolaboratif dan akuntabel pemangku kepentingan meningkatkan kemampuan pengelolaan sekolah. untuk dalam Rekomendasi: 1. kemitraan. . keterbukaan dan akuntabilitas secara penuh. kemitraan. kepentingan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah secara mandiri. partisipatif. kolaboratif dan akuntabel.meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah secara mandiri. kolaboratif dan akuntabel serta mampu memunculkan potensi warga sekolah untuk turut serta mengembangkan pengelolaan sekolah. kepentingan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah namun prosesnya belum sepenuhnya dilaksanakan secara mandiri. Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar sekolah kami dalam penyusunan RKAS dapat menunjukkan kemandirian.

6. Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan. dan mengupdatenya secara berkala dalam merumuskan rencana kerja . kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengacu pada visi. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1.2. . Rencana kerja sekolah mencantum tujuan yang jelas untuk program peningkatan dan perbaikan berkelanjutan yang tersosialisasiakan dengan baik. Dokumen RKS KEKUATAN 1. misi sekolah kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengacu pada SKL KELEMAHAN 1. Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk renstra maupun RKS.6. 2. 3.2. tetapi belum diupdate secara berkala Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk dokumen renstra dan RKS. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk renstra maupun RKS yang berbasis hasil analisis EDS/M. Sekolah Sekolah Sekolah Sekolah kami sudah merumuskan tujuan kami merumuskan tujuan yang menggambarkan kualitas yang dicapai. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami memiliki dokumen rencana kerja tahunan namun belum memiliki renstra. Sekolah kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengakomodasi masukan melalui rapat.1. yang berbasis analisis EDS/M dan di update secara berkala. Sekolah kami perlu mengakomodasi masukan melalui rapat. Rekomendasi: 1. 4. Daftar hadir dan notula rapat 2.

Daftar hadir sosialisasi 2.2. . Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam berbagai kesempatan dan online di situs sekolah. Panflet 3. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah. Tahap ke-3 Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam rapat dinas. Sekolah kami sudah mensosialisasikan RKS kepada warga sekolah melalui rapat-rapat dinas dan rapat komite KELEMAHAN 1. Sekolah kami sudah mensosialisasikan RKS kepada pihak-pihak yang berkepentingan. namun terbatas pada cara-cara konvensional yaitu melalui rapat dinas dan rapat koordinasi belum dilakukan secara online di situs sekolah. Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar dapat mensosialisasikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam berbagai kesempatan dan on-line di situs sekolah. Sekolah mensosialisasikan rencana kerja yang berbasis tujuan untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan kepada warga sekolah dan pihak-pihak yang berkepentingan.2. Notula sosialisasi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja namun hanya kepada pihak-pihak terbatas saja.6. 6. misalnya kepada dinas pendidikan atau ketua yayasan. Rencana kerja sekolah mencantum tujuan yang jelas untuk program peningkatan dan perbaikan berkelanjutan yang tersosialisasiakan dengan baik.2. Rekomendasi 1. Bukti-Bukti Fisik 1.

Kesiswaan. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. Standart Penilaian).1 Rencana Kerja tahunan dinyatakan dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah (renstra) Bukti-Bukti Fisik 1.3. Pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya. 6). 5). Standar Kompetensi Lulusan. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Sekolah kami dalam menyusun rencana kerja tahunan memuat ketentuan yang jelas dan sudah terdokumentasikan baik dan sudah mendapat persetujuan komite sekolah. Kurikulum dan kegiatan pembelajaran (Standart Kompetensi Lulusan. Standar Kompetensi Lulusan. Budaya dan lingkungan sekolah. 2). 7). Standart Proses.6.3. 4). Standar Proses Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. namun belum tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan hanya terbatas pada internal sekolah. 8). Standar Proses dan Standar Penilaian . KELEMAHAN 1. Sarana dan prasarana. Standar Proses dan Standar Penilaian √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah belum memiliki Rencana kerja tahunan sekolah dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan sesuai dengan Standar Isi. Standar Kompetensi Lulusan. Sekolah kami dalam menyusun dan melaksankan RKAS sudah mengacu dan berdasarkan pada RKS 3. Sekolah kami dalam menyusun rencana kerja tahunan sudah memuat ketentuan yang jelas mengenai : 1). Peran serta masyarakat dan kemitraan. Standart Isi. Standar Proses dan Standar Tahap ke-3 Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Keuangan dan pembiayaan. 3). Sekolah kami sudah menyusun RKAS . Dokumen RKS DAN RKAS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Rencana-rencana kerja lain yang mengarah pada peningkatan mutu. 2. Standar Kompetensi Lulusan.

dan Standar Penilaian. Standar Proses dan Standar Penilaian dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah dan sudah tersosialisasi secara luas kepada seluruh pemangku kepentingan. Rekomendasi: 1.Penilaian dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah dan sudah tersosialisasi secara luas kepada seluruh pemangku kepentingan. namun tidak dalam bentuk dokumen yang mudah diakses oleh pihak terkait dan sosialisasinya masih sebatas dalam lingkup internal sekolah. Standar Kompetensi Lulusan. dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah namun belum tersosialisasi secara menyeluruh ke semua pemangku kepentingan. Sekolah kami perlu pembimbingan agar Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. .

Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah secara berkelanjutan untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar. Sekolah kami sudah membentuk Tim Pengembang Sekolah (TPS) 2.3. Tahap ke-3 Sekolah kami melakukan evaluasi diri untuk melihat dampak dari rencana pengembangan sekolah terhadap peningkatan hasil belajar. Dokumen program supervisi sekolah 2. Sekolah kami 3. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami 4.2. Sekolah kami sudah melaksanakan evaluasi proses pembelajaran 3.3. Program tindak lanjut Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Laporan hasil 4.6.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melakukan evaluasi diri secara berkala dan berkelanjutan. Sekolah kami belum belum belum belum maksimal dalam melaksanakan evaluasi terhadap kinerja sekolah melaksanakan evaluasi diri sekolah secara periodic menyusun laporan EDS menentukan skala prioritas dan Program tindak lanjut Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami melakukan evaluasi diri dan mengkomunikasikan rencana pengembangan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan dinas pendidikan dan para pemangku kepentingan. Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dalam melaksanakan evaluasi terhadap kinerja sekolah Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dalam melaksanakan evaluasi diri sekolah secara periodic . Dokumen hasil supervisi 3. Sekolah kami sudah melaksanakan evaluasi program kerja tahunan KELEMAHAN 1. Sekolah kami 2. 2. Rekomendasi: 1. Sekolah kami melakukan evaluasi diri namun baru dilakukan sebatas tim pengembang sekolah dan belum melibatkan warga sekolah.

3. 4. Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar dapat menyusun laporan EDS Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dan komite sekolah dalam menentukan skala prioritas dan Program tindak lanjut .

Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. Sekolah kami sudah menetapkan KKM setiap mata pelajaran. Sekolah kami sudah menentukan indikator hasil belajar 5. Sekolah kami sudah melakukan penilaian kinerja sekolah 3. 4.6. tetapi belum semua guru melaksanakannya secara maksimal Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah yang didasarkan pada hasil evaluasi Tahap ke-3 Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah yang didasarkan pada hasil evaluasi  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah kearah Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah namun belum didasarkan pada hasil . Sekolah kami sudah melaksankan upaya ketercapaian KKM setiap mata pelajaran.3.3. Sekolah kami sudah melaksanakan program remidial dan pengayaan. minimal 75 untuk kelas X. melalui program remedial setiap mata pelajaran KELEMAHAN 1. Sekolah kami sudah melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri sekolah untuk meningkatkan hasil belajar 4. dan melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan memfokuskan pada peningkatan hasil belajar.3. minimal 76 untuk kelas XI dan minimal 77 untuk kelas XII 6. 2. 2. tetapi belum maksimal 3. RPS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Undangan rapat Daftar hadir rapat Notulen Rapat Berita acara penetapan prioritas. 5. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur. Sekolah kami belum mensosialisasi indikator keberhasilan kinerja. Sekolah kami sudah melaksanakan usaha peningkatan rata-rata hasil belajar. 3. menilai kinerja. Sekolah kami sudah melaksanakan penyusunan indikator evaluasi diri sekolah untuk meningkatkan hasil belajar 2. Bukti-Bukti Fisik 1.

diri serta disesuaikan dengan harapan dan kebutuhan masyarakat. Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu menyusun sebuah program peningkatan rata-rata hasil belajar. Sekolah kami perlu menyusun sebuah program optimalisasi program remidial dan pengayaan untuk peningkatan hasil belajar . 3. peningkatan hasil belajar. pada evaluasi diri sekolah. Sekolah kami perlu menyusun program untuk mensosialisasikan indikator keberhasilan kinerja yang didasarkan pada hasil evaluasi diri serta disesuaikan dengan harapan dan kebutuhan masyarakat 2. diri dan memfokuskan peningkatan hasil belajar.

Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. dan akuntabel menggunakan Paket Aplikasi Sekolah (PAS) 2. blog. efisien. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid 6. Sekolah kami belum dapat memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. Sekolah kami sudah menggunakan Komunikasi antar warga secara efisien. dan efektif menggunakan SMS broadcasting. Sekolah kami sudah mengelola Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMPendik) yang efektif. efisien.6. dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah. website sekolah. dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah 2. Data base sekolah 2. . efisien dan akuntabel dan sudah tersosialisaikan kepada seluruh pemangku kepentingan. Webside Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.1.4. Sekolah mengelola sistem informasi pengelolaan dengan cara yang efektif.4. KELEMAHAN 1. efisien dan dapat dipertanggungjawabkan. efisien.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Pengelolaan data di sekolah kami belum berbasis ICT sehingga belum efektif dan efisien. Bukti-Bukti Fisik 1. Pengelolaan data di sekolah kami berbasis ICT namun masih menggunakan program office yang sederhana dan belum berbasis website. Sekolah belum dapat mengelola penerimaan dan pelaporan data secara akurat serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif.

dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah 2. Sekolah kami perlu pendampingan pengelolan SIM agar kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif.Rekomendasi: 1. efisien. Sekolah kami perlu pendampingan pengelolaan penerimaan dan pelaporan data sehingga kami dapat mengelola penerimaan dan pelaporan data secara akurat serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah .

Sekolah kami sudah menggunakan Jenis SIMPendik yaitu Paket Aplikasi Sekolah (PAS) 2. KELEMAHAN 1.4.4. Tahap ke-1 Sekolah kami belum menyediakan akses informasi yang mudah bagi warga sekolah.2. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan. Disekolah kami belum ada petugas khusus pegelolaan tentang SIMPENDIK secara khusus. dan dapat diakses.6. 3. Sekolah kami memiliki jenis pelayanan : sms gateway . efektif.  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah kami menyediakan akses informasi untuk warga sekolah namun belum ditunjang oleh sistem pembaharuan data. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid 6. . Sekolah menyediakan sistem informasi yang efisien. Rekomendasi Pengembangan: 1. Data base sekolah Webside Buku tamu Buku penghubung Buku Agenda KEKUATAN 1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan serta mudah diakses secara online melalui website sekolah.sms broadcase. 2.wibesite sekolah. 5. Sekolah kami perlu mengangkat petugas khusus yang bertugas mengelola SIMPENDIK sehingga sekolah kami dapat menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan serta mudah diakses secara online melalui website sekolah. 4. Sekolah kami sudah menggunakan SIMPendik yang mudah diakses 3.e-mail sekolah.

adil. Tenaga perpustakaan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melaksanakan pengelolaan sumber belajar diperpustakaan. 4). 3. Daftar hadir workshop 1. 4).6. Sekolah meningkatkan keefektifan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan. Surat tugas mengikuti workshop/pelatihan 6. 3). Mutasi tenaga kependidikan dari satu posisi ke posisi lain didasarkan pada analisis jabatan. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik . 3). Pengembangan PTK. Kepala sekolah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan pengelolaan sekolah (ada 18 tugas).5. membimbing. Guru melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai agen pembelajaran yang memotivasi. Penempatan PTK disesuaikan dengan kebutuhan. Bukti-Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami telah mendayagunakan : 1). memfasilitasi. dan melatih peserta didik. 6). Sekolah kami telah menerapkan pendayagunaan PTK secara profesinal. 2). Pelatih / instruktur melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya memberikan pelatihan teknis kepada peserta didik pada kegiatan pelatihan.5. Laporan kinerja 4. Dokumen tindak lanjut 5. Konselor melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada peserta didik.1. Dokumen Program pendayaan gunaan PTK 2. dan terbuka. mendidik. Wakil kepala sekolah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah. Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6. 2. Sekolah kami telah mendukung upaya : 1). 5). Promosi PTK 2). Dokumen hasil supervise 3.

4. merawat. KELEMAHAN 1. Tenaga laboratorium melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya membantu dan mengelola kegiatan praktikum di laboratorium. Tenaga administrasi melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan kebersihan lingkungan. Sekolah kami belum bisa menyusun progaram pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dengan memperhatikan standar PTK. Rekomendasi: 1.7). 9). Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami kurang memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan. Tahap ke-3 Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan serta senantiasa melaksanakan pengembangan profesinya. Sekolah kami telah melakukan pengangkatan PTK tambahan untuk memenuhi kekurangan tenaga PTK yang tetap. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan serta senantiasa melaksanakan pengembangan profesinya secara berkelanjutan untuk meningkatkan efektifitas kinerja. . memperbaiki sarana dan prasarana pembelajaran. Teknisi sumber belajar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya mempersiapkan. 8). Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar dapat menyusun progaram pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dengan memperhatikan standar PTK.

5.6. 7.2. 4.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melakukan evaluasi atas pelaksanaan tugas pendidik dan tenaga kependidikan secara berkala. . Guru disekolah kami sudah melaporkan hasil evaluasi dan penilaian kepada Kepala Sekolah dan orangtua peserta didik. Sekolah kami sudah melaksanakan Penyusunan program pengawasan berdasarkan SNP 2. Dokumen hasil supervisi kepala sekolah 4. evaluasi. Sekolah kami sudah melaksanakan pemantauan pengelolaan sekolah oleh Komite Sekolah 5. Sekolah kami belum melaksanakan tindak lanjut dari hasil pengawasan Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami senantiasa melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional serta menyusun program perbaikan dan peningkatan yang berkelanjutan. Program supervise dan evaluasi kepala sekolah 2. Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6. Sekolah kami sudah mensosialisasikan program kepengawasan kepada PTK 3. Tahap ke-3 Sekolah kami senantiasa melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional. Daftar hadir sosialisasi supervise dan evaluasi 3. Dokumen laporan hasil supervise 7. Sekolah kami sudah melaksanakan laporan Pengawasan oleh pengawas 8. supervisi. KELEMAHAN 1. Sekolah kami sudah melaksanakan kepengawasan meliputi pemamtauan. Dokumen tindak lanjut hasil supervisi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Dokumenhasil supervisi 5. Sekolah kami sudah Laporan pelaksanaan tugas tenaga kependidikan 6.5. Sekolah kami sudah melaporkan hasil evaluasi kepada Kepala sekolah. Pengawas sekolah 6. Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional Bukti-Bukti Fisik 1. pelaporan. Sekolah kami melakukan supervisi dan evaluasi atas pelaksanaan tugas pendidik dan tenaga kependidikan namun belum terprogram dengan baik.

Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional pendidikan serta menyusun program perbaikan dan peningkatan yang berkelanjutan. .

proses. STKIP PGRI Jombang. Bukti-Bukti Fisik 1. Daftar hadir kegiatan 3.6. . Siswa) Rekomendasi Pengembangan: 1. Panitia PHBN. Pendidik. Warga sekolah kami terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis. Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah 6.6. Bank Jatim. MOU dgn warga sekolah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. UM Malang. (Warga sekolah = org yg beraktivitas di sekolah.1. Tahap ke-1 Warga sekolah kami belum terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis. UB Malang.Magistra Utama. UNP Kediri. 3.6. Sekolah kami sudah melibatkan warga sekolah dalam pengelolaan pada kegiatan tertentu. output. Sekolah kami sudah melaksanakan program Keterlibatan warga sekolah dalam pengelolaan akademik dan non akademik .  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Warga sekolah terlibat langsung hanya pada kegiatan akademis. Struktur organisasi sekolah 2. Tenaga kependidikan. dan pemanfaatan lulusan. PHBA 2. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat mengoptimalkan pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis serta kegiatan pengembangan sekolah pada umumnya. Sekolah kami sudah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan. Contoh kerja sama dengan STAN. Warga sekolah terlibat dalam pengelolaan kegiatan akademis dan nonakademis. Terra Pendidikan. Contoh ada Pengurus Komite Sekolah. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Warga sekolah kami terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis serta kegiatan pengembangan sekolah pada umumnya. berkaitan dengan: input.

6.6.

Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah

6.6.2. Sekolah melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan nonakademis. Bukti-Bukti Fisik 1. Struktur organesasi sekolah 2. Daftar hadir kegiatan 3. MOU dengan KEKUATAN 1. Sekolah kami sudah melaksanakan Program Keterlibatan Masyarakat dalam pengelolaan kegiatan non akademik . Contoh pengelolaan ekstra kurikuler TIK, UKS, PMR, Pramuka, SMS Gateway 2. Sekolah kami sudah melibatkan masyarakat dalam kegiatan tertentu. Contoh pada saat perayaan Hari Idul Adha, Kegiatan pondok Ramadhan. 3. Sekolah kami sudah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan, dibidang kegiatan non akademik. Contoh kerja sama dengan Terra Pendidikan kediri bidang pengembangan TIK, PT Telkomsel bidang penembangan SMS broadcasting, PT Telkom pengembangan internet sekolah. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Sekolah kami melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis dan memberikan kesempatan untuk berkreasi.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

masyarakat

Tahap ke-3

Tahap ke-2
Sekolah kurang melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Tahap ke-1
Sekolah kami sama sekali tidak melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Sekolah kami melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Rekomendasi Pengembangan:
1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat mengoptimalkan peran serta memberikan kesempatan untuk berkreasi. masyarakat dalam pengelolaan non akademis dan

7. STANDAR PEMBIAYAAN
Komponen 7.1. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar Indikator 7.1.1. Anggaran sekolah dirumuskan merujuk Peraturan Pemerintah, pemerintahan provinsi, dan pemerintahan kabupaten/kota 7.1.2. Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan 7.1.3. Penyusunan rencana keuangan sekolah dilakukan secara transparan, efisien, dan akuntabel. 7.1.4. Sekolah membuat pelaporan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. 7.2. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7.2.1. Sekolah memiliki kapasitas untuk mencari dana dengan inisiatifnya sendiri 7.2.2. Sekolah membangun jaringan kerja dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri setempat. 7.2.3. Sekolah memelihara hubungan dengan alumni. 7.3. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7.3.1. Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. 7.3.2. Sekolah melakukan subsidi silang kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi

7. 7.1.

PEMBIAYAAN Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar

7.1.1. Anggaran sekolah dirumuskan merujuk Peraturan Pemerintah, pemerintahan provinsi, dan pemerintahan kabupaten/kota Bukti-Bukti Fisik
1. Dokumen RAPBS/RKAS 2. Undangan rapat penyusunan RAPBS/RAKS setiap pertemuan 3. Notulen rapat setiap pertemuan 4. Daftar hadir rapat setiap pertemuan

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik
Kekuatan : 1. Sekolah kami sudah menyusun RAPBS (PP No 19 /2005 Pasal 53). 2. Sekolah kami sudah merumuskan RAPBS dengan perhitungan kebutuhan setahun. 3. Rumusan RAPBS sekolah kami berisi :  Semua ragam sumber pendapatan dan jumlah nominalnya.  Semua ragam pembelanjaan dan jumlah nominalnya  Semua kegiatan/program kerja yang didanai dalam setahun 4. RAP (Rencana Anggaran Pendapatan) sekolah kami meliputi :  Subsidi pemerintah (BOMM).  Iuran siswa (BOSP = Biaya Operasional Satuan Pendidikan)  Sumbangan masyarakat (Biaya Investasi non Lahan). 5. RAB ( Rencana Anggaran Belanja) sekolah kami meliputi :  Biaya penyediaan sarana dan prasarana.  Pengembangan sumberdaya manusia.  Investasi Non Lahan (Gedung).  Gaji dan tunjangan yang melekat.  Bahan atau peralatan pendidikan habis pakai. Biaya operasi pendidikan tak langsung berupa daya, air, jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, transportasi, konsumsi, pajak, asuransi, dan lain sebagainya. (Peraturan Pemerintah No.19/2005 Bab IX: Pasal 62). Kelemahan : 1. Sekolah kami belum pernah menerima Block Grant yang bersifat matching grant. 2. Sekolah kami belum pernah mendapatkan sponsor perusahaan. 3. Sekolah kami belum pernah menandatangi MOU dengan DUDI.

Sekolah kami perlu mengajukan sponsor ke beberapa perusahaan 3. Tahap ke-3 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada Peraturan Pemerintah dan dikomunikasikan kepada komite sekolah dan pemangku kepentingan yang terkait.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada peraturan pemerintah dengan melibatkan partisipasi komite sekolah dan pemangku kepentingan yang terkait. . Sekolah kami perlu menandatangani MOU dengan DUDI. Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada Peraturan Pemerintah. 2. dan pemerintahan kabupaten/kota. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) belum sepenuhnya merujuk pada Peraturan Pemerintah. Rekomendasi: 1. pemerintahan provinsi. Sekolah kami perlu bantuan Block Grant yang bersifat matching grant.

Sekolah kami perlu pendampingan dalam merumuskan RAPBS/RKAS dengan melibatkan Guru. Dokumen RAPBS/RKAS 2.1. dan Pemerintah Kab. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7.7. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Di sekolah kami perumusan RAPBS/RKAS telah melibatkan KS.2. Bukti-Bukti Fisik 1. Tahap ke-3 Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Perumusan RAPBS belum melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan belum melibatkan pemangku kepentingan yang relevan Rekomendasi : 1. Notulen rapat setiap pertemuan 4. Karyawan. dan Pemerintah Kab. Di sekolah kami perumusan RAPBS/RKAS belum melibatkan Guru. Kelemahan : 1. Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan. Daftar hadir rapat setiap pertemuan. Undangan rapat penyusunan RAPBS/RAKS setiap pertemuan 3.1.Kediri .Kediri Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan serta Dunia Usaha dan Dunia Industri. Karyawan. Tim Pengembang dan Komite Sekolah.

Daftar nama pemangku kepentingan 3. Penyusunan rencana keuangan sekolah dilakukan secara transparan. Kuitansi pembelian barang 13. Program kerja sekolah/RAPBS 5. Akuntabel  Sekolah kami telah melaksanakan pembukuan keuangan sekolah dengan menggunakan Program Excel. Komite Sekolah.  Pengelolaan keuangan sekolah kami dapat diketahui dengan mudah oleh Kepala Sekolah. Buku kas pembantu 7. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Penyusunan rencana keuangan Penyusunan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-4 rencana keuangan √ Penyusunan Tahap ke-4 rencana keuangan Penyusunan Tahap ke-4 rencana keuangan . Nota pembelian barang Kekuatan : 1. 3. Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami Petugas pencatat logistic barang belum maksimal. Buku setoran ke bank 12. Teks rencana investasi 2. efisien.  Pemeriksaan Buku Kas ( Umum/Pembantu) sekolah kami dilakukan secara periodik oleh Kepala Sekolah. dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri.  Setiap transaksi keuangan sekolah kami (penerimaan dan pengeluaran) disertai dengan bukti yang sah berupa kwitansi dan nota. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7. dan akuntabel.1.7. Efesien  Pembelanjaan sekolah kami telah sesuai dengan rencana anggaran yang ada.  Sekolah kami sudah memiliki catatan logistik (uang dan barang) sesuai dengan mata anggaran dan sumber dananya masing-masing. 2. Kuitansi pengeluaran 11. Teks Pengumuman rencana investasi 4.  Sekolah kami telah memiliki buku setoran ke Bank Jatim. Buku inventaris barang 8. Komite Sekolah. Buku kas umum 6. Transparan :  Sekolah kami telah melaporkan rencana investasi kepada Kepala Sekolah. Kelemahan : 1.1. Kuitansi penerimaan 10.3. Buku permintaan barang 9.

sekolah dilakukan secara transparan. efisien dan akuntabel kepada masyarakat dan Pemerintah. Sekolah kami perlu mendapatkan pelatihan untuk petugas pencatat logistic barang. efisien dan akuntabel. efisien dan akuntabel kepada masyarakat dan Pemerintah. efisien dan akuntabel. (Pemerintah dan masyarakat) sekolah dilakukan secara transparan. . (kepada pemerintah) sekolah dilakukan secara transparan. (kepada pemerintah) Rekomendasi : 1. (Pemerintah dan masyarakat) sekolah dilakukan secara transparan.

Buku laporan keuangan setiap bulan 3.48/2008 Pasal 71. Teks pengumuman laporan keuangan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara periodik kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. 3. 2. Sekolah kami perlu pendampingan agar dapat mengembangkan mekanisme laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara berkala dan menyeluruh kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan secara online. Dari Masyarakat kepada komite sekolah ( PP.4.. Tahap ke-1 Sekolah belum membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Sekolah membuat pelaporan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Dari sekolah dilaporkan secara rinci dan transparan kepada dewan guru dan staf sekolah. Sekolah kami telah melaporkan dan mempertanggung jawabkan anggaran kepada Komite Sekolah.1.7. Dinas Pendidikan dan Pemerintah sesuai dengan asal sumber. Buku kas umum 2. Sekolah kami telah memiliki laporan per Kegiatan. Sekolah kami telah memiliki laporan realisasi belanja rutin. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara berkala dan menyeluruh kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Buku ekspedisi 4. tetapi masih perlu dilakukan secara rutin dan proses yang transparan. Dari Pemerintah dilaporkan kepada pemerintah sesuai aturan perundang-undangan.ayat 2 ) (PP. Rekomendasi Pengembangan: 1. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7. .48/2008 Pasal 49 ayat 2).1. √ Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan.

. Sekolah kami tidak memiliki tanah yang produktif. Koperasi sekolah/siswa 3.7. Dokumen proposal penggalian dana. . Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami kreatif menggali berbagai sumber untuk mendapatkan pendapatan tambahan.2. 4. Sekolah kami belum bisa mengembangkan kewirausahaan berupa kantin sekolah. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. Kami berencana untuk memperluas penggunaan sumber daya dan prasarana sekolah untuk mendapatkan pembiaya-an tambahan tetapi kami belum mengimplemen-tasikannya. Kantin sekolah 4. Sekolah kami belum memiliki donator tetap. Program pengembangan kewirausahaan. Tahap ke-3 Sekolah kami mendapatkan pembiayaan tambahan melalui pemanfaatan sarana dan prasarana sekolah. Sekolah memiliki kapasitas untuk mencari dana dengan inisiatifnya sendiri Bukti-Bukti Fisik 1.1. Rekomendasi: 1. 6. Buku kas koperasi sekolah 5. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Sekolah kami belum melakukan kerjasama dengan Dunia Usaha Dan Industri (DUDI). 2. Dokumen RAPBS 6. 3. Sekolah kami telah menyusun proposal penggalian dana Kelemahan : 1. Koperasi sekolah dan kebun sekolah (kantin sekolah dan koperasi sekolah dikelola oleh siswa). Sekolah kami belum bisa membentuk jalinan yang kuat dengan alumni yang siap mendukung pengembangan sekolah. 5. Sekolah kami belum bisa menyelenggarakan kegiatan yang dapat menghasilkan dana. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat menyusun program kreatif yang dapat menggali berbagai sumber untuk mendapatkan pendapatan tambahan.2. 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum mempertimbangkan penggunaan sumber daya atau prasarana sekolah untuk mencari sumber pembiayaan tambahan.

√ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum memiliki hubungan yang kuat dengan dunia usaha dan dunia industri setempat. Rekomendasi: 1. Tahap ke-3 Kami telah mengembangkan hubungan kerja sama dengan Dunia Usaha. Sekolah membangun jaringan kerja dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri setempat. Dunia Industri dan kelompok masyarakat setempat yang membantu sekolah kami dalam hal pembiayaan. Dokumen kerjasama dengan Du-Di Undangan rapat kerjasama dengan Dudi Notulen rapat Daftar hadir rapat kerjasama dengan Dudi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Kelemahan : 1. Sekolah kemi belum bisa melakukan aksi kegiatan dengan melibatkan Du-Di. Dokumen daftar Du-Di yang memiliki dana CSR. Sekolah kami belum melakukan kerjasama dengan beberapa Dunia Usaha Dan Industri (Du-Di). 2. Dunia Industri dan kelompok masyarakat yang membantu sekolah kami dalam hal pembiayaan. Dokumen proposal penggalian dana kepada Du-Di Daftar nama siswa usulan penerima bantuan dari Du-Di. Sekolah kami belum mengidentifikasi Du-Di yang memiliki dana CSR (Coorporate Social Responsibility).2. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. Dunia Industri dan kelompok masyarakat harus dikembangkan lebih lanjut agar mendapatkan bantuan keuangan dari mereka. 5. Hubungan kami dengan Dunia Usaha. . Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kami telah membangun jaringan kerja yang kuat dengan Dunia Usaha.2. 2.2. Dunia Industri dan kelompok masyarakat. 3. 3. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat membangun jaringan kerja yang kuat dengan Dunia Usaha.7. 4. khususnya orangtua yang mampu untuk membantu sekolah kami. Bukti-Bukti Fisik 1. 7. Sekolah kami telah melakukan kerja sama dengan pihak Telkomsel di bidang Web to SMS (setiap 3 bulan). 6.

√ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum menyimpan alumni sekolah kami. Sekolah kami belum memiliki wadah / organisasi alumni. Sekolah kami telah mengidentifikasi alumni melalui website sekolah. Bukti-Bukti Fisik 1. catatan Kami menyimpan catatan alumni dan sebagian dari mereka membantu sekolah tetapi bukan dalam hal pembiayaan Rekomendasi: 1.2. 2. Sekolah kami belum mempunyai program kegiatan yang melibatkan alumni. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat membentuk organisasi alumni yang memiliki program kegiatan seluruh alumni 2. Buku inventaris barang Undangan rapat dengan alumni Notulen rapat dengan alumni Daftar hadir rapat dengan alumni Tahap ke-4 Kami memelihara hubungan dengan alumni kami dan memberdayakan mereka sebagai sumber pendanaan dan bantuan lainnya. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1.2. Sekolah kami perlu pembimbingan agar sekolah dapat memelihara hubungan dengan alumni dan memberdayakan mereka sebagai sumber pendanaan dan bantuan lainnya. Kelemahan : 1. 7. . Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Kami memelihara hubungan dengan alumni dan mereka membantu upaya kami walaupun bukan dalam hal pembiayaan. Sekolah kami belum memanfatkan sumberdaya alumni.7. Buku daftar alumni Buku daftar anggota alumni Dokumen program kerja sekolah. 6. 2. 3. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. 4. 5. 3. Sekolah memelihara hubungan dengan alumni.3.

2.1. 3. Besar Iuran sekolah kami telah sesuai dengan pilihan orangtua peserta didik terhadap sejumlah nominal yang ditawarkan/ditetapkan oleh sekolah.( Ayat 1 dan 4 pasal 50 PP. Sekolah kami telah memberikan bantuan sebesar 20 % dari Biaya Operasional Satuan Pendidikan bagi peserta didik yang miskin. Bukti-Bukti Fisik 1. 3.3. Tahap ke-3 Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. Dokumen PSB Kartu SPP Daftar siswa inklusi Kurikulum siswa inklusi Buku program komite sekolah Kekuatan : Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. .7. Sekolah kami perlu pendampingan agar dapat melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus dan mempromosikan kesetaraan akses bagi semua peserta didik.3. Sekolah mampu melayani siswa dari tingkatan sosial ekonomi namun belum dapat melayani siswa yang berkebutuhan khusus. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah belum mampu melayani semua siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi. Kelemahan : 1.48/2008 ). 5. Sekolah kami menerima siswa dari semua tingkatan ekonomi. Sekolah belum bisa memberikan pelayanan secara optimal bagi siswa berkebutuhan khusus. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7. Iuran sekolah kami telah berdasar kecukupan untuk memberikan layanan pendidikan yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus dan mempromosikan kesetaraan akses bagi semua peserta didik. No. Rekomendasi: 1. 4. 2. 4.

Sekolah kami belum membagi siswa menjadi Dua kelompok : kaya dan miskin. 2. Sumbangan orangtua dirumuskan berdasarkan kemampuan ekonomi orangtua peserta didik. Besar Iuran sekolah kami (Investasi Non Lahan) bervariasi sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan orang tua. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kami mematuhi standar mengenai biaya sumbangan orangtua dan subsidi silang pembiayaan dan juga memiliki alokasi khusus untuk memberikan tempat bagi anak yang sangat miskin dengan mencari sumber dana lainnya.3. Surat keputusan Kepala Sekolah tentang Biaya Pendidikan Bagi Siswa Miskin Kelemahan : 1. dan belum semua yang miskin terbantu. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sumbangan orangtua dan biaya kegiatan sekolah lainnya ditentukan sama untuk semua peserta didik dengan tidak mempertimbangkan kemampuan ekonomi orangtua. Buku daftar induk siswa 2.7. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7.2 Sekolah melakukan subsidi silang kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi Bukti-Bukti Fisik 1. tetapi sekolah tidak menerapkan subsidi silang dalam membiayai program kegiatan peserta didik. 4. 3. Sekolah kami telah mengidentifikasi tingkat ekonomi orang tua siswa. Sekolah kami belum semua siswa miskin mendapatkan pembebasan biaya sekolah.3. 2. Tahap ke-3 Kami merumuskan besarnya sumbangan orangtua berdasarkan kemampuan ekonomi orangtua dan menerapkan prinsip subsidi silang. 3. Besar Iuran sekolah kami yang berupa Biaya Operasional Satuan Pendidikan belum bervariasi sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan orang tua. Di sekolah kami yang siswanya berasal dari keluarga yang berkemampuan dibidang ekonomi tidak perlu melakukan subsidi silang. Kartu SPP 5. Buku daftar home visit 3. dari kelurahan/desa. . Surat keterangan miskin Kekuatan : Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1.

.Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun program kerja yang menerapkan biaya sumbangan orangtua dan subsidi silang pembiayaan dan juga memiliki alokasi khusus untuk memberikan tempat bagi anak yang sangat miskin dengan mencari sumber dana lainnya.

Guru menerapkan berbagai teknik. 8.3.3. 8. 8. 8. Guru melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat.3. bentuk. 8.1.2. Guru memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).3.8.4. dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik. STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN Komponen Indikator 8.1.1.1. Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik 8.2. hasil penilaian untuk perbaikan 8. Sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan.1. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka 8.2. 8.1.2. Guru menggunakan pembelajaran. didik dalam . Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik.1.2.2. Sekolah melibatkan orangtua peserta meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. Penilaian berdampak pada proses belajar 8.1. Guru memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik.

Di sekolah kami sebagian besar guru belum melakukan penyusunan rubrik penilaian sesua dengan mata pelajaran masing-masing. PENILAIAN PENDIDIKAN Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik 8. EDARAN KE WALI MURID Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. 2. NOTULEN RAPAT PENYUSUNAN KKM. Di sekolah kami semua guru sudah menyusun instrument penilaian sesuai dengan sk.8. KELEMAHAN 1.1. karakteristik mata pelajaran. Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik. Di sekolah kami semua guru sudah menyusun kisi-kisi soal penilian 4. Di sekolah kami ada 50 guru dari 62 guru yang sudah melakukan penyusunan kisi-kisi soal sesuai dengan sk. 3. kd mata pelajaran masing-masing. DAFTAR HADIR RAPAT PENYUSUNAN KKM . Tahap ke-3 Guru-guru kami menyusun dan mengembangkan perencanaan penilaian untuk mencapai √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami melaksanakan penilaian hasil belajar peserta didik tanpa membuat perencanaan Sebagian Guru-guru kami menyusun perencanaan penilaian berdasarkan kompetensi dasar dan standar .1. Bukti-Bukti Fisik 1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami menyusun rencana penilaian terhadap hasil belajar peserta didik terhadap pencapaian 3. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menentukan KKM 2. dan kondisi satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik 2. kd mata pelajaran masing. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang melakukan penentuan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik.1. 8. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melakukan penyusunan matrik/pemetaan penilaian 3.

. Di sekolah kami ada 12 guru dari 62 guru yang pendamping/bimbingan dalam menyusunan kisi-kisi soal sesuai dengan sk. dan didik didik yang kompetensi peserta didik.kompetensi yang diharapkan diinformasikan kepada peserta sehingga setiap peserta memahami target kompetensi harus dicapai. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan/pembingan dalam menentuakan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik. 3. Rekomendasi: 1. penilaian yang jelas terlebih dahulu. karakteristik mata pelajaran. kompetensi. Di sekolah kami sebagian besar guru perlu pendamping atau pelatiahan dalam penyusunan rubrik penilaian sesua dengan mata pelajaran masing-masing melalui mgmp sekolah. dan kondisi satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik 2. kd mata pelajaran masing-masing.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.2. Guru memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Bukti-Bukti Fisik 1. GURU MEMILIKI BUKTI FISIK UNTUK DISOSIALISASIKAN KE SISWA TENTANG KRITERIA PENILAIAN SESUAI DENGAN SK, KD DAN DISAMPAIKAN KE SISWA PADA AWAL SEMESTER LEMBAR KKM YANG DIBERIKAN/SOSIALISASIKA N KE KE SISWA TIAP MAPEL Tahap ke-4
Guru-guru kami menginformasikan silabus mata pelajaran yang didalam-nya memuat rancangan dan kriteria penilaian termasuk KKM dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, mata pelajaran dan kondisi sekolah pada awal semester.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah memberikan informasi kepada peserta didik tentang pelaksanaan uh, uts dan uas, ukk dan uan sesuai dengan jadwal yang terdapat pada program semester mata pelajaran masing-masing. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum menginformasikan lebih dahulu kepada peserta didik tentang pelaksanaan ulangan uh.

2.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-3
Guru-guru kami memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk KKM yang disusun.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami tidak memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian, termasuk KKM.

Guru-guru kami memberikan informasi kepada peserta didik hanya KKM saja diawal semester.

Rekomendasi:
1. Sekolah kami perlu ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka menginformasikan silabus mata pelajaran yang didalamnya memuat rancangan dan kriteria penilaian termasuk KKM dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, mata pelajaran dan kondisi sekolah pada awal semester.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.3. Guru melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat. Bukti-Bukti Fisik 1. 2. PROMES JADWAL ULANGAN BUKU DAFTAR NILAI YANG TELAH TERISI LENGKAP KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat untuk mengukur prestasi peserta didik sesuai dengan sk, kd masing-masing mata pelajaran. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 10 guru dari 62 guru yang melaksanakan penilaian tidak sesuai dengan rencana yang telah dibuat dalam melaksanakan penilaian secara periodic Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Guru-guru kami menggunakan berbagai jenis metode untuk menilai kemajuan belajar peserta didik secara berkelanjutan dan mengembangkannya berdasarkan rencana yang telah dibuat sesuai dengan perkembangan peserta didiknya.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

Tahap ke-3
Guru-guru kami selalu melaksanakan penilaian dan memantau kemajuan belajar peserta didik secara berkala sesuai dengan rencana yang telah dibuat pada silabus dan RPP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami tidak menilai atau memonitor kemajuan peserta didik sesuai rencana.

Guru-guru kami melaksanakan penilaian terhadap peserta didik secara periodik, tapi sebagian besar tidak sesuai dengan rencana penilaian yang telah disusun.

Rekomendasi: 1. Sekolah kami ada 10 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan agar mereka dapat menggunakan berbagai jenis metode untuk menilai kemajuan belajar peserta didik secara berkelanjutan dan mengembangkannya berdasarkan rencana yang telah dibuat sesuai dengan perkembangan peserta didiknya.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.4. Guru menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik. Bukti-Bukti Fisik 1. DOKUMEN PENILAIAN BERUPA BUKU NILAI, MINIMAL ADA FORMAT NILAI TUGAS, UH 1, 2 DST, UTS, US DAN RAPOR RPP BAB PENILAIAN YANG DIDALAMNYA ADA RENCANA TES LISAN, URAIAN ATAU NON URAIAN/OBYEKTIF, DOKUMEN KISI-KISI DAN SOAL, LK (LEMBAR KERJA)/NASKAH ULANGAN/SOAL, FORMAT DAN TUGAS INDIVIDU DAN KELOMPOK Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Guru-guru kami membuat instrumen yang tepat dan dapat diandalkan untuk menerapkan berbagai teknik, bentuk dan jenis penilaian serta direview secara berkala.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik sesuai dengan sk dan kd mata pelajaran masing-masing. 2. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru sudah memberikan penugasan perorangan atau kelompok berbentuk TT, TTT dan atau PR/proyek. KELEMAHAN

2.

3.

1. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang belum menyusun kisi-kisi soal baik ulangan harian, ulangan tengah semester atau ulangan akhir semester

4.

5.

Tahap ke-3
Guru-guru kami menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian sesuai dengan target kompetensi yang ingin diukur.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami hanya menerapkan satu teknik, bentuk dan jenis penilaian.

Guru-guru kami hanya menerapkan teknik, bentuk, dan jenis penilaian tertentu untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik.

bentuk dan jenis penilaian serta direview secara berkala. .Rekomendasi: 1. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan agar dapat membuat instrumen yang tepat dan dapat diandalkan untuk menerapkan berbagai teknik.

Penilaian berdampak pada proses belajar 8. KELEMAHAN 1. Guru memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Guru-guru kami mengkaji ulang tingkat kemajuan semua peserta didik pada setiap akhir semester. (dan memberi komentar dan masukan serta menginformasikannya ke peserta didik) √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru tidak selalu memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik.8. Bukti-Bukti Fisik 1. Setiap guru menyampaikan hasil Evaluasi mata pelajaran serta hasil penilaian setiap peserta didik kepada Kepala sekolah pada akhir semester dalam bentuk laporan hasil prestasi belajar peserta didik.2. tugas peserta didik sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Di sekolah kami ada 52 guru dari 62 guru yang belum mengembalikan hasil ulangan siswa serta memberikan komentar secara mendidik. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Semua guru kami secara rutin mencatat kemajuan setiap peserta didik memberi komentar dan masukan serta menginformasikanya kepada peserta didik secara individual dan berkala.1. LEMBAR MASUKAN DAN KOMENTAR PENILAIAN KEKUATAN 1. . Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melakukan koreksi ulangan. Di sekolah kami ada 52 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar guru-guru dapat secara rutin mencatat kemajuan setiap peserta didik memberi komentar dan masukan serta menginformasikanya kepada peserta didik secara individual dan berkala.2. Rekomendasi: 1.

Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan 2.8.2. Di sekolah kami ada 42 guru dari 62 guru yang telah menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 42 dari 62 guru sudah melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3. 2. Penilaian berdampak pada proses belajar 8. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk memberikan pendapat Tahap ke-3 Guru-guru kami selalu menggunakan hasil penilaian peserta didik dalam mereview rencana pembelajaran √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Hasil tes di sekolah kami tidak selalu berpengaruh pada perbaikan program pembelajaran yang telah Hasil tes digunakan sebagian guruguru kami untuk merencanakan perbaikan bahan pembelajaran . Guru menggunakan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran. Di sekolah kami ada 42 guru dari 62 guru sudah menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi. Bukti-Bukti Fisik 1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 2.2.2. HASIL ULANGAN HARIAN/TENGAH SEMESTER DAN SEMESTER GURU MEMILIKI KISI-KISI DAN SOAL-SOAL UNTUK REMIDI KEKUATAN 1.

Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi . Rekomendasi: 1. selanjutnya. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan 2. disusun. yang telah disusun.terhadap hasil pencapaian kemajuan belajar yang mereka peroleh dan terlibat dalam penetapan target pembelajaran.

BUKU RAPOR SEMESTER BUKU RAPOR AKHIR TAHUN DAFTAR HADIR PENGAMBILAN RAPOR DAFTAR ISIAN PENGAMBILAN RAPORT KEKUATAN Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. Sekolah kami selalu menerbitkan Surat Ketrangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dan ijazah setiap tahunnya dan diserahkan kepada orang tua/wali perserta didik 4. Sekolah kami selalu melaporkan hasil kelulusan kepada Dinas Pendidkan setiap tahunnya. Sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan. 3. Di sekolah kami telah melaporkan hasil penilaian setiap semester kepada orang tua/wali peserta didik 4.3. .1.3. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka pada setiap akhir semester kepada 8. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaporkan hasil penilaian setiap akhir semester kepada Kepala Sekolah 2. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaporakan hasil penilaian akhlak dan penilaian kepribadian kepada sekolah 3. 5. 2.8. Bukti-Bukti Fisik 1.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyampaikan laporan semua hasil penilaian peserta didik kepada orangtua dan mendiskusikannya secara mendetail untuk masing-masing peserta didik secara berkala sesuai dengan kesepakatan √ Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah kami membuat laporan hasil penilaian kepada orangtua secara rutin dan sistematis dalam bentuk laporan pendidikan. Sekolah kami menyampaikan laporan semua hasil penilaian peserta didik kepada orangtua dan mendiskusikannya secara mendetail untuk masingmasing peserta didik secara berkala sesuai dengan kesepakatan . Tahap ke-1 Sekolah kami membuat laporan kepada orangtua berupa hasil penilaian akhir di setiap akhir semester. Sekolah kami menyampaikan laporan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orang tua/wali peserta didik dalam bentuk laporan pendidikan. Rekomendasi Pengembangan: 1.

Di sekolah kami belum pernah melibatkan orang tua/wali murid dalam penyusunan criteria Kelulusan Ujian Sekolah atau Ujian Nasional Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami membuat laporan berkala pada orangtua mengenai pencapaian hasil belajar peserta didik dan menawarkan kesempatan untuk mendiskusikan kemajuan anak mereka serta mengajukan usulanusulan peningkatan hasil belajar peserta didik. 2.8. dan melalui buku perataturan akademik. . Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Sekolah kami menjalin kemitraan dengan orangtua dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melibatkan orangtua secara aktif dalam membantu anak mereka belajar di rumah.3.2. Sekolah melibatkan orangtua peserta didik dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. Kriteria kenaikan program remedial dan pengayaan kepada orang tua/wali murid di awal kegiatan pembelajaran akan dilaksanakan pada saat pelaksanaan MOS. Di sekolah kami selalu mengiformasikan/mensosialisasikan tentang SK/KD. Sekolah kami belum memberi kesempatan berdiskusi untuk membangun kerja sama dengan orangtua agar membantu anak mereka belajar di rumah. DAFTAR HADIR PENERIMAAN LAPORAN HASIL BELAJAR 1. rapat awal orang tua siswa. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka 8. Di sekolah kami orang tua/wali murid selalu dilibatkan dalam menunjang fasilitas sekolah misalnya seperti pembelikan lks dan buku paket serta alat transportasi yang dibutuhkan peserta didik KELEMAHAN 1. DAFTAR HADIR SOSIALISASI PENCAPAIAN HASIL BELAJAR. KKM. Bukti-Bukti Fisik KEKUATAN 1.3.

Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat membuat laporan berkala pada orangtua mengenai pencapaian hasil belajar peserta didik dan menawarkan kesempatan untuk mendiskusikan kemajuan anak mereka serta mengajukan usulan-usulan peningkatan hasil belajar peserta didik. .Rekomendasi: 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful