Instrumen Evaluasi Diri Sekolah (EDS) Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Pare Alamat : Jl.

Pk Bangsa 41 Pare Kabupaten : Kediri Tahun : 2011

1. STANDAR ISI
Komponen 1.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Indikator
1.1.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP. 1.1.2. Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan kebutuhan pembelajaran. 1.1.3. Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu, rencana program remedial, dan pengayaan bagi siswa.

1.2.

Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik

1.2.1. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 1.2.2. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

1.

ISI

1.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan
1.1.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP

1. 2. 3. 4. 5.

Bukti-Bukti Fisik Sk Team Pengembang Kurikulum Dokument ktsp Daftar hadir Undangan rapat Notulen rapat

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan 1. Sekolah kami sudah memiliki Tim Pengembang Kurikulum 2. sekolah kami sudah melaksanakan Kurikulum yang Memuat 5 Kelompok Mapel 3. Sekolah kami sudah melaksanakan 7 Prinsip Pelaksanaan 4. Sekolah kami sudah menerapkan Muatan Kurikulum, Inti, Lokal, Pengem.diri 5. Sekolah kami sudah melaksanakan Alokasi waktu,jampel, jam/mg,jam/tahun 6. Sekolah kami sudah melaksanakan Penambahan jam 7. Sekolah kami sudah mereview Kurikulum tiap tahun 8. Kurikulum kami sudah disosialisasikan kepada stakeholder sekolah 9. Kurikumlum sekolah kami sudah disahkan oleh Dinas pendidikan Kelemahan 1. Sekolah kami belum melibatkan anggota TPK dalam penyusunan kurikulum; kepsek, wakil guru, wakil siswa, komite, pengawas 2. Kurikulum sekolah belum sepenuhnya melaksanakan 7 Prinsip Pengembangan Tahapan Pengembangan

Tahap ke-4
Kurikulum sekolah kami disusun dan dikembangkan sesuai dengan panduan BSNP dan menjadi rujukan bagi pengembangan kurikulum sekolah lainnya yang memiliki karakteristik yang sama.

Tahap ke-3
Kurikulum sekolah kami disusun dan dikembangkan sesuai dengan panduan BSNP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Kurikulum sekolah kami belum sepenuhnya mengikuti panduan yang disusun BSNP.

Kurikulum sekolah kami disusun mengikuti panduan yang disusun BSNP namun masih memerlukan pengembangan.

komite. wakil guru. Sekolah kami perlu pendampingan agar kami dapat menyusun Kurikulum sekolah berdasarkan 7 Prinsip Pengembangan. wakil siswa. kepsek.Rekomendasi : 1. pengawas 2. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun program penyusunan kurikulum yang melibatkan anggota TPK dalam penyusunan kurikulum. .

kondisi budaya. dan kebutuhan pembelajaran dalam silabus setiap mata pelajaran. Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan usia peserta didik dan kebutuhan pembelajaran. dan kebutuhan pembelajaran. usia peserta didik. kebutuhan sosial masyarakat. Sekolah kami sudah melaksanakan kurikulum dengan tambahan muatan lokal.2. usia peserta didik. kebutuhan sosial masyarakat.1. dan kebutuhan pembelajaran yang terintegrasi dalam silabus setiap mata pelajaran serta menjadi rujukan kab/kota dalam pengembangan kurikulum lokal. Tahap ke-3 Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. usia peserta didik. kondisi budaya. usia peserta didik. . 2. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1. kebutuhan sosial masyarakat. kebutuhan sosial masyarakat.1. kondisi budaya. Dokumen 2 KTSP:  Program Mulok  Silabus Mulok  RPP Mulok KELEMAHAN . √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kurikulum sekolah kami disusun belum mempertimbangkan karakteristik daerah. dan kebutuhan pembelajaran. Sekolah kami belum melaksanakan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakter dan sosbud Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. Dokumen 1 KTSP :  Jenis Muatan Lokal 2. kondisi budaya. Bukti-Bukti Fisik 1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. 1.1.

Rekomendasi : 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakter dan sosbud .

1. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum mengalokasikan waktu layanan perbaikan dan pengayaan 2.1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN . Tahap ke-3 Struktur kurikulum sekolah kami telah mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya dengan selalu melaksanakan program remedial dan pengayaan.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan Program Layanan perbaikan 3. Dokumen 1 KTSP ( muatan kurikulum inti/utama. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Struktur kurikulum sekolah kami tidak mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya. muatan lokal. Dokumen 1 KTSP ( pengaturan beban belajar) Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Struktur kurikulum sekolah kami telah mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya dengan selalu melaksanakan program remedial dan pengayaan yang sistematis untuk setiap peserta didik. serta program remedial dan pengayaan belum pernah dilaksanakan.1. Struktur kurikulum sekolah kami kurang mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya. pengembangan diri) 2. rencana program remedial. . sedangkan program remedial dan pengayaan kadang kala dilaksanakan. 1. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan Program Layanan pengayaan Bukti-Bukti Fisik 1. Dokumen 1 KTSP ( struktur kurikulum) 3. dan pengayaan bagi siswa.3.

3. 2. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat mengalokasikan waktu layanan perbaikan dan pengayaan Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat melaksanakan Program Layanan perbaikan Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat melaksanakan Program Layanan pengayaan .Rekomendasi : 1.

2. Program Semester. baik yang terprogram dengan jelas maupun berdasarkan kasus per kasus sesuai kebutuhan peserta didik. 6. Satuan Layanan/ Satuan Pendukung. Bukti-Bukti Fisik 1. 5. 3. Tahap ke-3 Sekolah kami memberikan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 2. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK belum memberikan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Daftar Siswa Binaan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1. Program Khusus dan Pemetaan Mater Layanan Konseling. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK belum melaksanakan tindak lanjut bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta belum memberikan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.2. 2. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu memberikan layanan bimbingan dan konseling bagi peserta didik. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan layanan dan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi setiap peserta didik. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK telah menyusun program layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. KELEMAHAN . Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik 1. 1.1. Sekolah kami masih sangat terbatas dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling yang memadai dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.1. KTSP ( pengembangan silabus Konseling Program Tahunan. 4. .

Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK perlu pembimbingan agar mereka dapat menyusun dan melaksanakan program tindak lanjut bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta belum memberikan pengembangan pribadi peserta didik pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan .Rekomendasi : 1. 2. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK perlu pembimbingan agar mereka dapat menyusun program dan melaksanakan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 2. Sekolah kami belum semua melaksanakan Penilaian dan Pelaporan hasil pengembangan diri Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan berbagai jenis kegiatan ekstra kurikuler yang disesuaikan dengan minat setiap peserta didik dan melibatkan masyarakat dalam pengembangan ekstra. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami perlu melaksanakan semua kegiatan pengembangan diri 2. Sekolah kami perlu melaksanakan Penilaian dan Pelaporan hasil pengembangan diri . Rekomendasi : 1.2.2. Sekolah kami belum melaksanakan semua kegiatan pengembangan diri 2. Sekolah kami sudah melakukan Penyusunan Program dan perencanaan pengembangan diri 2. Program semester. Rapor. Jurnal. Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik 1. Buku Induk Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.2. Sekolah kami sudah mengelompokkan Jenis kegiatan pengembangan diri KELEMAHAN 1. Sekolah kami menyediakan kegiatan ekstra-kurikuler tetapi belum mengakomodir semua kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 6.kurikulernya. V Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu memberikan kegiatan ekstra-kurikuler bagi peserta didik.1. Daftar Hadir Daftar Nilai. 4. 5. Tahap ke-3 Sekolah kami sudah menyediakan beberapa (berbagai) kegiatan ekstrakurikuler bagi peserta didik yang sesuai dengan minat sebagian besar peserta didik. 3.

Siswa dapat mengakses buku panduan.1. Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar Indikator 2.1. Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran dengan mudah.1.3. latar belakang budaya.4. dan panduan KTSP.2.2. gaya belajar.1. bakat. 2. Standar Kompetensi Lulusan (SKL). nilai-nilai. kemampuan sosial. minat. menyenangkan. buku referensi.1. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas. dan penilaian hasil pembelajaran. norma. menantang dan memotivasi peserta didik 2. buku pengayaan. RPP memperhatikan perbedaan gender. buku pengayaan. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik.4. menyenangkan. inti. 2. 2.2.1.3. kreatif.2.5. pelaksanaan.1. kebutuhan khusus.2.4. 2. Pengembangan Silabus dilakukanguru secara mandiri atau berkelompok 2.2. kemampuan awal. dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan. 2. inspiratif. dan penutup. buku referensi. 2. emosional.2.2. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. serta mendapatkan konfirmasi. inspiratif.5. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. 2. dan lingkungan peserta didik. kecepatan belajar. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan . 2. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif. Guru menggunakan buku panduan. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI). tahap intelektual.STANDAR PROSES Komponen 2. motivasi belajar. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif.5. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi perencanaan.3. potensi. 2. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2.1.

Silabus mata pelajaran kelas X 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Silabus kami belum sesuai dengan Sebagian silabus kami telah sesuai . dan panduan KTSP.1.2. Sekolah kami sudah mengembangkan silabus dengan mencantumkan Komponen Silabus sebagai berikut:  Identitas mata pelajaran  SK dan KD  Materi pembelajaran  Kegiatan pembelajaran  Indikator pencapaian kompetensi  Penilaian  Alokasi Waktu  Sumber belajar KELEMAHAN 1. PROSES Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar 2.1. 2. dan panduan KTSP serta telah Tahap ke-3 Silabus kami telah sesuai dengan SI.1. SKL. Silabus mata pelajaran kelas XII Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di Sekolah kami baru 40 guru dari 62 guru yang sudah mengembangan silabus berdasarkan :  Standar Isi  Standar Kompetensi lulusan  Panduan penyusunan KTSP 2. Bukti-Bukti Fisik 1. Silabus mata pelajaran kelas XI 3. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI). Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Di Sekolah kami baru 54 dari 62 guru yang mengembangkan silabus Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Silabus kami telah sesuai dengan SI.

Di Sekolah kami ada 8 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan penyusunan silabus sesuai dengan SI. SKL. . secara berkala dievaluasi dan dikembangkan sesuai perubahan dan kebutuhan.mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah. dan panduan KTSP. secara berkala dievaluasi dan dikembangkan sesuai perubahan dan kebutuhan) SKL. sebaiknya. (telah mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah sebenarnya sama dengan panduan KTSP pd tahap 3. dan panduan KTSP yang mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah. SKL. SKL. Di    Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan pengembangan silabus berdasarkan : Standar Isi Standar Kompetensi lulusan Panduan penyusunan KTSP 2. dan panduan KTSP. SI. Rekomendasi: 1. dan panduan KTSP dengan SI.

Tahap ke-3 Silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Silabus kami belum dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok. Sekolah kami perlu pembimbingan dalam kegiatan mengkaji dan mengembangkan silabus secara teratur oleh guru secara mandiri yang berdampak pada peningkatan mutu peserta didik. Sekolah kami sudah mengembangkan silabus secara kelompok guru mata pelajaran di sekolah dan MGMP tingkat kabupaten.1. Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar 2. Sebagian silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok. Silabus mata pelajaran Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. .2. Rekomendasi: 1. KELEMAHAN 1.2. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri yang berdampak pada peningkatan mutu peserta didik. Pengembangan Silabus dilakukan guru secara mandiri atau berkelompok. Bukti-Bukti Fisik 1.1. Sekolah kami belum mengkaji dan mengembangkan silabus secara mandiri.

metode pembelajaran. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP berdasarkan prinsip :  Mendorong partisipasi aktif peserta didik  Mengembangkan budaya membaca dan menulis  Memberikan umpan balik dan tindak lanjut  Memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan 2. materi ajar. 2. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang menyusun RPP untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam 1X pertemuan 3. 3. menantang. alokasi waktu. inspiratif. tujuan pembelajaran. SK. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP tidak berdasarkan prinsip :  Memperhatikan perbedaan individu peserta didik  Menerapkan Teknologi dan informasi 2.1. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang tidak mereviu RPP setiap tahun. KELEMAHAN 1. kegiatan pembelajaran yang terdiri dari pendahuluan.2. lengkap dan sistematis dan menunjukkan pembelajaran PAKEM(interaktif. dll) 3. Bukti-Bukti Fisik 1. inti dan penutup)Jumlah guru penyusun RPP. menyenangkan. KD. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP berdasarkan silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai kompetensi dasar Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP belum lengkap dan sistematis sesuai dengan komponen RPP ( identitas mata pelajaran. . Dokumen I KTSP Dokumen Silabus / RPP Kelengkapan jumlah RPP / Silabus Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Indikator pencapaian kompetensi. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran.2.2.

Tahap ke-3 RPP disusun oleh setiap guru untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. Sebagian guru menyusun RPP sendiri untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 RPP disusun oleh setiap guru untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran dan direview secara berkala untuk memastikan dampaknya pada peningkatan hasil belajar peserta didik. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam menyusun RPP berdasarkan prinsip :  Memperhatikan perbedaan individu peserta didik  Menerapkan Teknologi dan informasi dan direview secara berkala untuk memastikan dampaknya pada peningkatan hasil belajar peserta didik. Rekomendasi: 1. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru tidak menyusun RPP sendiri. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam menyusun RPP untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam 1X pertemuan . 2.

emosional. kemampuan sosial. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam membuat RPP yang mengakomodir perbedaan peserta didik (perbedaan gender.2. kebutuhan khusus. kemampuan sosial. kebutuhan khusus.2. kecepatan belajar. kecepatan belajar. emosional. potensi. nilai-nilai. kecepatan belajar. dan lingkungan peserta didik. nilai-nilai. gaya belajar. motivasi belajar. kebutuhan khusus. nilai-nilai. potensi. Jumlah guru Penyusun Silabus 3. emosional. RPP memperhatikan perbedaan gender. norma. dan lingkungan peserta didik serta direview oleh para ahli. kemampuan awal. kecepatan belajar. dan lingkungan peserta didik) serta direview oleh para ahli. dan lingkungan peserta didik. potensi. √ Tahap ke-1 RPP tidak memperhatikan perbedaan individual peserta didik. latar belakang budaya. Tahap intelektual. nilai-nilai. minat. kebutuhan khusus.2. latar belakang budaya. potensi. . gaya belajar. norma. kemampuan awal. Dokumen Review Silabus Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. Bukti-Bukti Fisik 1. Tahap ke-2 RPP memperhatikan perbedaan gender. kebutuhan khusus. latar belakang budaya. bakat. motivasi belajar. kecepatan belajar. motivasi belajar. norma. minat. tahap intelektual. gaya belajar. Tahap intelektual. gaya belajar. emosional. kemampuan sosial. latar belakang budaya. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang RPP-nya belum mengakomodir perbedaan peserta didik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 RPP memperhatikan perbedaan gender. kemampuan awal. Tahap intelektual. kemampuan sosial. Tahap ke-3 RPP memperhatikan perbedaan gender. bakat. minat.2. kemampuan awal. bakat. minat. Rekomendasi: 1. norma. latar belakang budaya. kemampuan awal. motivasi belajar. Dokumen Pengembangan Silabus masing-masing Guru disahkan KS 2. bakat.

Daftar buku Peminjaman Perpustakaan/Referensi 6.2. Di sekolah kami ada 256 siswa dari 756 siswa yang belum memiliki buku teks dan buku panduan dalam pembelajaran yang dimiliki sendiri 2. Interview 9. Di sekolah kami ada 600 Siswa dari 756 siswa yang belum memiliki sumber belajar lain ( di lingkungan sekolah) Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dibeli (dimiliki) sendiri dan berbagai materi yang tersedia di perpustakaan sekolah dengan mudah untuk dipinjam dan dipakai di luar sekolah dalam kurun waktu tidak lebih dari satu minggu dan dapat diperpanjang. Buku kunjungan Laboratorium Tahap ke-4 Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dibeli (dimiliki) sendiri dan berbagai materi yang tersedia di perpustakaan sekolah dengan mudah untuk dipinjam dan dipakai di luar sekolah dalam kurun waktu tidak lebih dari satu minggu dan dapat diperpanjang. Di sekolah kami ada 500 Siswa dari 756 siswa yang belum memiliki sumber belajar lain ( buku panduan.3. Notulen Rapat Penentuan Buku Teks 2. maka sebaiknya: Sekolah kami belum menyediakan sumber belajar yang diperlukan siswa untuk dipinjam dan diakses). Siswa dapat mengakses buku panduan. . Berita Acara 4. serta dapat mengakses Buku Sekolah √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Siswa sekolah kami hanya menggunakan sumber belajar yang dimiliki sendiri. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. Buku Peminjaman alat Laboratorium 10. serta dapat mengakses Buku Sekolah Elektrnik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1.3. Daftar catalog buku 5. buku referensi di perpustakaan) 3. Buku Kunjungan Perpustakaan 7. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran dengan mudah Bukti-Bukti Fisik 1. buku pengayaan. buku referensi. Daftar Hadir 3. Observasi 8. Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dimiliki sendiri dan beberapa buku teks yang tersedia di perpustakaan sekolah selama pelajaran berlangsung. buku pengayaan. (Kata kuncinya “Akses”.1.

Sekolah kami perlu bantuan pengadaan sumber belajar lain ( di lingkungan sekolah) untuk 600 Siswa dari 756 siswa . 2.(BSE) dan materi lain dari elibrary sekolah Elektrnik (BSE). buku referensi di perpustakaan) untuk 500 Siswa dari 756 siswa 3. Sekolah kami perlu bantuan pengadaan buku teks dan buku panduan dalam pembelajaran yang ditetapkan untuk 256 siswa dari 756 siswa . Rekomendasi 1. Sekolah kami perlu bantuan pengadaan sumber belajar lain ( buku panduan. buku pengayaan.

buku pengayaan. 2. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik.2. buku referensi. Berita Acara 4. Buku kunjungan Laboratorium Tahap ke-4 Guru-guru kami menggunakan berbagai jenis sumber dan media pembelajaran di sekolah serta memanfaatkan tempat belajar lain di luar sekolah dengan melibatkan siswa. Guru menggunakan buku panduan. Observasi 8. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami sepenuhnya hanya bergantung pada bukubuku pelajaran saja dalam melakukan proses pembelajaran. Guru-guru kami sudah menggunakan sumber belajar lainnya selain buku pelajaran.3.3 Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. namun hanya pada mata pelajaran tertentu. 3. Buku Kunjungan Perpustakaan 7. 4. buku pengayaan. Buku Peminjaman alat Laboratorium 10. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar yang ada di perpustakaan Di sekolah kami ada 53 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar yang ada di laboratorium Di sekolah kami ada 16 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar lain yang ada di lingkungan sekolah Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Guru-guru kami menggunakan buku panduan. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. Bukti-Bukti Fisik 1. Interview 9. Daftar buku Peminjaman Perpustakaan/Referensi 6. Daftar Hadir 3. buku referensi. Di sekolah kami penentuan buku teks pelajaran belum merupakan hasil rapat antara guru dan komite.2. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik. . Daftar catalog buku 5. Notulen Rapat Penentuan Buku Teks 2.

4. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar yang ada di perpustakaan Di sekolah kami ada 53 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar yang ada di laboratorium Di sekolah kami ada 16 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar lain yang ada di lingkungan sekolah . 2. 3.Rekomendasi 1. Sekolah kami perlu melaksanakan rapat antara guru dan komite untuk menentukan buku teks pelajaran.

4. menyenangkan. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran. Mengajukan pertanyaan .3 penutup : a. minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik 2. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus. inspiratif. c. Bukti-Bukti Fisik 1. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. c. layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik. menyenangkan. inspiratif. e. Di sekolah kami baru ada 40 guru dari 62 guru yang melaksanakan Pembelajaran meliputi kegiatan : 2. 3. menantang dan memotivasi peserta didik 2.1. serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa. d. menantang. Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram. Silabus / RPP setiap Mapel Hasil Monev kelas Observasi Interview KELEMAHAN 1.4. memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. . kreatif. dan penutup.pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelum nya dengan materi yang akan dipelajari. dan kemandirian sesuai dengan bakat. b. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 2. dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan. d.2 inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif. inspiratif.4. b. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.2.1 pendahuluan : a. 2. Di sekolah kami ada 12 guru dari 62 guru yang melaksanakan pembelajaran tidak sesuai dengan RPP 2. menyenangkan. program pengayaan. kreativitas. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai. inti. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif.

Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. Ada 40 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dalam melaksanakan Pembelajaran meliputi kegiatan : 2. Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran. inspiratif. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi. e. Rekomendasi: 1. serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa. inspiratif. b. Mengajukan pertanyaan . Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus. layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik.pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelum nya dengan materi yang akan dipelajari. Sebagian guru-guru kami sudah konsisten melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif. inspiratif. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram. 2. kreativitas. . d.1 pendahuluan : a. inspiratif. Tahap ke-3 Guru-guru kami melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif.3 penutup : a. c. dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya serta dijadikan acuan bagi guru-guru di sekolah lainnya. d. minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik 2.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran. b. program pengayaan. menyenangkan dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya.2 inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif. Ada 12 guru dari 62 guru di sekolah kami yang perlu pembimbingan agar dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP 2. menyenangkan dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya. menantang. menyenangkan. c. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami belum konsisten melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan RPP yang disusunnya. dan kemandirian sesuai dengan bakat. menyenangkan. memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai.

serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran. menyenangkan. kreatif. Silabus / RPP setiap Mapel Hasil Monev kelas Observasi Interview KELEMAHAN 1.2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami belum memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi.4. Sebagian besar guru di sekolah kami memerlukan pembimbingan agar sepenuhnya dapat menyesuaikan antara metode pembelajaran yang digunakan dengan karakteristik peserta didik dengan mata pelajaran Sebagian besar guru di sekolah kami memerlukan pembimbingan agar sepenuhnya dapat melaksanakan Kegiatan inti pembelajaran yang menggambarkan adanya eksplorasi. Guru-guru kami belum sepenuhnya konsisten memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif. Di sekolah kami sebagian besar guru belum sepenuhnya sesuai antara metode pembelajaran yang digunakan dengan karakteristik peserta didik dengan mata pelajaran Di sekolah kami sebagian besar guru belum melaksanakan Kegiatan inti pembelajaran menggambarkan adanya eksplorasi. 2. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran tetapi juga di luar proses pembelajaran. elaborasi. .2. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami tidak hanya memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. dan penutupan. 4. menantang dan memotivasi peserta didik 2. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Guru-guru kami memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. elaborasi. serta mendapatkan konfirmasi. 2.4. 2. Rekomendasi: 1. Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. dan penutupan. inspiratif. Bukti-Bukti Fisik 1. 3.

dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. pelaksanaan. dan penilaian hasil pembelajaran. 4.2. 2. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan 2.1. Di sekolah kami belum dilaksanakan penyampaian hasil supervisi kepada guru yang disupervisi ataupun kepada pihak yang berkepentingan 3. pelatihan. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. Di sekolah kami pelaksanaan supervisi belum dilaksanakan dengan cara : pemberian contoh. Di sekolah kami belum dilaksanakan program tindak lanjut dari hasil supervisi dan evaluasi proses pembelajaran. Sekolah kami telah menyusun program supervisi pembelajaran setiap tahun pelajaran dengan melibatkan koordinator mata pelajaran. guru senior dan wakasek. Sekolah kami perlu pendampingan agar kami dapat melakukan supervisi dan evaluasi mulai dari tahap perencanaan. Bukti-Bukti Fisik 1. diskusi. Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi hanya pada tahapan tertentu saja. konsultasi 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Proses pembelajaran di sekolah kami tidak disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan. KELEMAHAN 1. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi perencanaan. pelaksanaan. . dan penilaian hasil pembelajaran. Program Supervisi Jadwal Supervisi SK Tim Monev Hasil Supervisi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.5. pelaksanaan.5. pelaksanaan. Rekomendasi: 1. 3. dan penilaian hasil pembelajaran. Tahap ke-3 Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan. pelaksanaan.

Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas. (Pengawas adalah tanggung jawab Pemda kab/ Kota.5.2. Tahap ke-3 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas. Sekolah kami telah menetapkan tim pelaksana supervisi proses pembelajaran sekurang-kurangnya 1 kali dalam setahun Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. pelaksanaan. teman sejawat dan Pengawas serta melibatkan peserta didik.5. 2. Sekolah kami belum memiliki guru yang pernah dilatih/dididik untuk melakukan supervisi dan evaluasi pembelajaran mulai dari tahap perencanaan. 2. Sekolah kami telah melaksanakan supervisi proses pembelajaran sekurang-kurangnya 1 kali dalam setahun yang dilakukan oleh kepala sekolah. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah.2. . sebaiknya: Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran belum pernah dilakukan oleh Kepala Sekolah) Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala oleh kepala sekolah dan pengawas tetapi tidak ditindaklanjuti. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan 2. guru koordinator matpel. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran hanya dilakukan oleh pengawas. 4. Bukti-Bukti Fisik 1. 3. Program Supervisi Jadwal Supervisi SK Tim Monev Hasil Supervisi KEKUATAN 1. Rekomendasi: 1. pelaksanaan. guru senior dan wakasek. Guru di sekolah kami perlu dilatih / agar dapat melakukan supervisi dan evaluasi pembelajaran mulai dari tahap perencanaan.

3.2.2.3. .1. dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima. Sekolah mengembangkan kepribadian peserta didik. Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL. 3.2. Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri. 3.2. 3. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3.3.1.1. Sekolah mengembangkan keterampilan hidup.2.1. Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan Indikator 3. 3.1.3. Sekolah mengembangkan nilai-nilai agama. budaya.1.2. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN Komponen 3.

Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL.1. . percaya diri. DI sekolah kami hasil ujian pada tahun pelajaran 2010/2011 berhasil 100% KELEMAHAN 1. Di sekolah perlu meningkatkan Nilai rata-rata untuk setiap mata pelajaran untuk setiap kelas dengan cara mengintensifkan bimbingan belajar.1. Tahap ke-3 Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan dalam SKL. Di sekolah kami perlu meningkatkan proses pembelajaran agar hasil belajar 9 siswa dari 756 siswa dapat mencapai target yang ditetapkan pada KKM untuk setiap mata pelajaran dari setiap kelas 2. Rekomendasi: 1. dan memiliki harapan yang tinggi dalam berprestasi.1.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Hasil belajar peserta didik masih di bawah SKL. Di sekolah kami kurang lebih ada 9 dari 756 siswa yang belum dapat mencapai target yang ditetapkan pada KKM untuk setiap mata pelajaran dari setiap kelas 2. Nilai rata-rata untuk setiap mata pelajaran untuk setiap kelas di sekolah kami belum menunjukkan adanya kenaikan. Laporan Hasil Belajar 2. Bukti-Bukti Fisik 1. KOMPETENSI LULUSAN Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik melebihi standar kompetensi kelulusan. Laporan Hasil Kelulusan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Peserta didik memperlihatkan prestasi belajar yang lebih baik. namun tidak konsisten.3. 3.

3. dan analititis serta mengembangkan kreatifitas mereka. siswa perlu menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan untuk dikerjakan. Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri. 4. Di sekolah 4.2. 2. Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami perlu variasi tugas-tugas yang dikerjakan oleh peserta didik. Di sekolah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik kami tugas-tugas yang dikerjakan oleh peserta didik belum menunjukkan variasi yang kami kami kami kami kami kami tugas-tugas yang dikerjakan oleh siswa belum dapat di selesaikan nilai tugas belajar yang dikerjakan oleh siswa belum menunjukkan tugas mandiri sumber belajar yang digunakan oleh siswa belum banyak variasinya Pemanfatan sumber belajar belum dilakukan dengan sempurna hanya ada satu Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) hanya ada satu Kelompok Belajar Bahasa Inggris Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik kami (mampu menjadi pembelajar yang mandiri) mengembangkan keterampilan berpikir logis. dan buku. Sebagian peserta mampu menjadi yang mandiri. Di sekolah berarti 2. Program dan daftar hadir ekstrakurikuler KELEMAHAN 1. Rekomendasi: 1. Di sekolah 5. bahan. daftar peminjaman alat.1.3. Daftar penggunaan sumber belajar.  Tahap ke-2 didik kami pembelajar Tahap ke-1 Peserta didik kami belum mampu menjadi pembelajar yang mandiri. RPP.1. Bukti-Bukti Fisik Silabus. kritis. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3. hasil tugas siswa yg bervariasi. (agar nampak degadrasinya) Tahap ke-3 Peserta didik kami mampu menjadi pembelajar yang mandiri. Di sekolah 7. Di sekolah 3. Di sekolah 6. perlu pemberian tugas yang bisa menunjukkan tugas mandiri perlu penambahan variasi sumber belajar yang digunakan oleh siswa .

Di sekolah kami perlu penambahan Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) 7. Di sekolah kami perlu penyempurnaan Pemanfatan sumber belajar 6. Di sekolah kami perlu penambahan Kelompok Belajar Bahasa Inggris/Asing .5.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Di sekolah kami perlu memberikanan layanan konseling sesuai dengan kebutuhan siswa . 2. Sumber belajar pada RPP. pameran lukisan. 5. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan program 5. Tahap ke-3 Peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Di sekolah kami belum memberikanan layanan konseling sesuai dengan kebutuhan siswa 2. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik belum memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. dan hasil karya secara rutin. Laporan masing-masing Kegiatan Ekstrakurikuler. Bukti-Bukti Fisik 1. Rekaman kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1.1. 4.1. Di sekolah kami belum semua pelajaran bisa memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan 6. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan pekan bahasa. 3. pentas seni-budaya. serta mampu mengekspresikan diri dalam mengungkapkan pendapat mereka dengan jelas dan santun. Rekomendasi: 1. Buku program dan laporan yg terdiri dari 4 jenis layanan konseling. Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi.3. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan program konseling dengan baik 3. Di sekolah kami belum memberikan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kebutuhan siswa 4. Sebagian peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. SK Pembagian Tugas Pembimbing Kegiatan Ekstrakurikuler .3.

Di Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami kami perlu perlu perlu perlu perlu melaksanakan program konseling dengan baik memberikan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kebutuhan siswa melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan program memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan melaksanakan pekan bahasa. pentas seni-budaya. . 5. 6. 3.2. pameran lukisan. dan hasil karya secara rutin. 4.

Rekomendasi: 1. Di sekolah kami perlu melaksanakan Program pengembangan kepribadian peserta didik 2. Bukti-Bukti Fisik 1. kerja keras. Tahap ke-3 Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah dan di tengah masyarakat luas. 5.1. serta memahami tentang disiplin. Di sekolah perlu memberikan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik sesuai dengan kebutuhan 3. Program kegiatan/ jadwal kegiatan Daftar peserta.2. Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah dan di tengah masyarakat luas. Sekolah mengembangkan kepribadian peserta didik. 2. Di sekolah kami perlu melaksanakan pengembangan kepribadian peserta didik baik yang terintegrasi maupun yang berdiri sendiri .3. kejujuran. akan tetapi mereka belum terlalu memahami tentang disiplin. Di sekolah kami belum melaksanakan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik secara menyeluruh 5. dan perhatian kepada orang lain.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah. toleransi. Di sekolah kami pengembangan kepribadian peserta didik belum menunjukkan hasil yang signifikan Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan di sekolah dan di tengah masyarakat luas. dan perhatian kepada orang lain. Mereka memiliki kemampuan secara pribadi dan sosial dan melakukan berbagai jenis kegiatan untuk keberhasilan pribadi dalam ruang lingkup yang lebih luas. toleransi. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. Di sekolah kami belum sepenuhnya melaksanakan Program pengembangan kepribadian peserta didik 2. kejujuran. 3. 4. kerja keras. Di sekolah kami belum memiliki pelaksanaan pengembangan kepribadian peserta didik baik yang terintegrasi maupun yang berdiri sendiri 4.2. Di sekolah kami belum memberikan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik sesuai dengan kebutuhan 3. Daftar nilai Dokumen kegiatan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1.

Di sekolah kami perlu melaksanakan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik secara menyeluruh 5.4. Di sekolah kami perlu mengembangkan kepribadian peserta didik belum menunjukkan hasil yang signifikan .

3. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. 2. perlu melaksanakan kegiatan pengembangan keterampilan terlaksana dengan baik perlu mengusahakan Hasil kegiatan pengembangan keterampilan secara signifikan.3.2.2. Sekolah kami menawarkan beberapa kegiatan ekstra kurikuler tetapi belum sesuai dengan minat peserta didik. Di sekolah kami kegiatan social hanya kegiatan yang berupa pramuka maupun PMR dan kegiatan keagamaan berupa ekstrkurikuler baca Al-qur’an belum terlaksana dengan baik 3. Sekolah mengembangkan keterampilan hidup. Rekomendasi: 1. Daftar hadir 3.2. Di sekolah kami belum mempunyai Program pengembangan ketrampilan hidup yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami hanya menyediakan program pembelajaran yang terbatas dan belum bisa mengembangkan keterampilan lain yang dapat menjamin pencapaian potensi mereka secara penuh. Bukti-Bukti Fisik 1. 4. Tahap ke-3 Sekolah kami menyediakan beragam kegiatan dan program keterampilan hidup sebagai bekal kehidupan di tengah-tengah masyarakat. Di sekolah kami Hasil kegiatan pengembangan keterampilan belum signifikan. Program kegiatan 2. . Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami perlu mempunyai Program pengembangan ketrampilan hidup yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik perlu menyediakan beragam kegiatan sosial dan ketrampilan hidup sebagai bekal kehidupan di tengah masyarakat. Di sekolah kami pelaksanaan kegiatan pengembangan keterampilan belum terlaksana dengan baik 4. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Potensi dan minat peserta didik kami telah berkembang secara penuh melalui partisipasi mereka dalam berbagai jenis kegiatan serta memiliki kesempatan untuk mengembangkan rasa estetika selain keterampilan. Daftar nilai Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1.

Di sekolah 3. kami kami kami kami Penerapan ajaran agama belum terlaksana dengan baik. Rekomendasi: 1. Di sekolah kami 4.3.  Peserta didik kami memiliki pengetahuan yang memadai mengenai agama mereka dan sudah mulai berusaha menerapkan dalam kehidupan sehari hari. belum semua warga sekolah mempunyai sikap sifat jujur dan adil belum memiliki kemampuan melakukan kegiatan seni dan budaya lokal belum semua warga sekolah Peduli terhadap sesama manusia dan lingkungan. Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Peserta didik kami memahami ajaran agama dan nilai-nilai budaya serta mampu menerapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari. dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima. Di sekolah kami 3. Di sekolah kami sudah menghargai keragaman agama. Di sekolah 2. Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik kami memiliki pengetahuan agama yang terbatas dan belum mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Di sekolah Tahap ke-4 Peserta didik memahami dan menerapkan ajaran agama dan nilainilai budaya dalam kehidupan mereka sehari-hari secara konsisten baik di sekolah maupun di tengah-tengah masyarakat. . Bukti-Bukti Fisik 1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah 4.2. budaya. Program kegiatan 2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3.3. Di sekolah kami perlu perlu perlu perlu Penerapan ajaran agama agar dapat terlaksana dengan baik. Sekolah mengembangkan nilai-nilai agama. Di sekolah kami 2. Daftar nilai KELEMAHAN 1.2. Daftar hadir 3. penyusunan program untuk menanamkan kepada semua warga sekolah untuk bersikap sifat jujur dan adil mengoptimalkan kegiatan seni dan budaya lokal menyusun program Penanaman Peduli terhadap sesama manusia dan lingkungan sikap semua warga sekolah. budaya dan sikap yang dapat diterima.

Kualifikasi pendidik memenuhi standar 4.2. Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar 4.2. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standar. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Komponen 4. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai Indikator 4.1. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai .1. Jumlah pendidik memenuhi standar. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. 4.1.3. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar 4.2.3.2.3.1.2.1. 4.4. Kompetensi pendidik memenuhi standar 4.2.1.

PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. SK Pembagian Tugas 2. 4. 1 orang Sarjana Muda c.kualifikasi ijasah : 43 orang berijasah S-1. Di sekolah kami masih ada 55 guru yang belum berijasah S-2 2. Jumlah pendidik memenuhi standar.1. Disekolah kami mempunyai : 58 orang tenaga pendidik yang terdiri dari : 1. DUK Kekuatan : 1.1. 6 orang non PNS dengan kualifikasi 5 orang S-1. 3 orang belum mempunyai sertipikat pendidik b.4. Di sekolah kami masih ada 3 orang guru PNS yang belum memiliki sertifikat pendidik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Jumlah pendidik di sekolah kami sangat memadai untuk memberikan layanan pembelajaran  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Jumlah pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Tahap ke-1 Jumlah pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan Jumlah pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan .Memiliki SK Sertifikasi Guru Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kelemahan : 1.Memiliki ijasah S-2 . 2. Bukti-Bukti Fisik 1.1. Kepala Sekolah : 1 orang dengan kualifikasi sebagai berikut : .Memiliki SK Kepala SMA .SK Sertifikasi : 48 mempunyai sertifikat pendidik. semua tenaga pendidik PNS sesuai dengan mata pelajaran yang diampu. 7 orang S-2 dan 1 orang kandidat S-3 . 51 guru PNS dengan rincian sbb : . Guru mata pelajaran sejumlah 57 orang yang terdiri dari : a.

standar yang ditetapkan (SPM) syarat minimal yang ditentukan Rekomendasi: 1.dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. Sekolah kami masih memerlukan peningkatan kualifikasi akademiki bagi 55 guru yang masih S-1 untuk jenjang standar lulusan S-2 Sekolah kami mengusulkan untuk 3 guru PNS yang belum memiliki sertifikat pendidik untuk dapat dimasukkan kuota Sertifikasi guru tahun 2012 . 2.

Pendidikan SMEA b. Mempunyai masa kerja lebih dari 15 tahun 4. Mempunyai Ijasah minimal SMA SK Pembagian Tugas dari Kep b. Mempunyai SK pelaksana urusan keuangan c.4. Kekuatan : 1. Pelaksana urusan kepegawaian : Staf TU A. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standar. Ijazah KTU 2. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan keuangan dengan kualifikasi : a. Mempunyai SK pelaksana urusan SARPRAS c. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Mempunyai ijasah SMP dan sudah diangkat sebagai PNS b. Pustakawan . Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan kepegawaian dengan kualifikasi : a. Kepala Administrasi A. sk. Pembagian tugas : Laboran. 3.1. Pelaksana urusan sarana dan prasarana : A. Mempunyai pengalaman kerja lebih dari 15 tahun SK Pengangkatan sebagai 2. 4. Bukti-Bukti Fisik 1. Mempunyai SK pelaksana urusan kepegawaian Sek c. Sekolah kami memiliki 1 orang Kepala Administrasi dengan kualifikasi sebagai berikut: SK Pengangkatan sebagai KTU a. Mempunyai ijasah minimal SMEA b. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan sarana prasarana dengan kualifikasi : a. Pelaksana urusan keuangan : A. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 3. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 5.2.1. Memiliki SK Kepala Administrasi Ijazah Staf TU c. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 6.

Memiliki rata-rata masa kerja lebih dari 5 tahun . Sekolah kami memiliki 2 orang tenaga pesuruh dengan kualifikasi : a. Memiliki masa kerja lebih dari 10 tahun 8. Sudah mempunyai SK sebagai pelaksana urusan kesiswaan c. Masa kerja lebih dari 10 tahun 6. Sekolah kami memiliki 1 pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan kualifikasi : a. Penjaga sekolah : 1. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan dengan kualifikasi : a. Pelaksana urusan Administrasi Kesiswaan : A. Sekolah kami memiliki 2 orang penjaga sekolah dengan kualifikasi ijasah SMP b. 10. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 7. Petugas layanan khusus (tenaga medis UKS) A. Sekolah kami memiliki 2 orang penjaga sekolah dengan kualifikasi ijasah SMP dan memiliki masa kerja lebih dari 5 tahun. Mempunyai standart ijasah SMA b. Tenaga Pesuruh 1. Mempunyai SK pelaksana urusan Humas c. Tukang kebun : 1. Pelaksana urusan Surat menyurat dan Kearsipan : A. Sekolah kami memiliki 2 orang tukang kebun dengan kualifikasi ujasah SMP dan memiliki masa kerja lebih dari 5 tahun. Memiliki ijasah SMA b. Pelaksana urusan Administrasi Kurikulum : A. Mempunyai ijasah SMP b. Sudah memiliki SK pelaksana urusan administrasi kurikulum c. Sekolah kami memiliki 1 orang tenaga medis UKS yang pernah mengikuti diklat PMR 9. 11.5. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan surat menyurat dan kearsipan dengan kualifikasi a.

Sekolah kami belum memiliki Tenaga medis UKS yang memiliki kualifikasi ijasah minimal D-3 Keperawatan. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan jumlah yang sangat memadai untuk memberikan layanan pendidikan dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. Sekolah kami perlu bantuan subsidi untuk peningkatan kualifikasi akademik kepala administrasi minimal S-1 kepada dinas pendidikan 2. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 2 orang tenaga pesuruh dengan status pegawai tetap kepada Pemerintah Daerah. 1 orang pelaksana urusan kepegawaian yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT) di sekolah kami perlu diusulkan untuk diangkat menjadi PNS kepada dinas pendidikan. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan yang berstatus sebagai pegawai tidak tetap. 5. 4. . Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan kepegawaian yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT). Sekolah kami memiliki 1 pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan status pegawai tidak tetap. Sekolah kami belum memiliki kepala urusan administrasi yang berkualifikasi akademik S-1 2. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. Sekolah kami belum memiliki 1 orang pelaksana urusan humas. 8.Kelemahan 1. 7. 3.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Jumlah tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Jumlah tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (SPM) Rekomendasi: 1. Sekolah kami memiliki 1orang pelaksana urusan surat menyurat yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT). 6. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki jumlah tenaga kependidikan yang memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan.

5. Sekolah kami perlu mengusulkan mendapatkan 1 tenaga medis UKS yang memiliki kualifikasi ijasah minimal D-3 Keperawatan kepada Komite Sekolah. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 1 orang pelaksana urusan surat menyurat yang berstatus sebagai pegawai tetap dari pemerintah daerah. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 1 orang pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan status pegawai tetap kepada pemerintah daerah 7. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan bantuan tenaga 1 orang pelaksana urusan humas yang berstatus pegawai tetap dari pemerintah daerah. Sekolah kami perlu bantuan 2 orang tenaga pesuruh dengan status pegawai tetap dari pemerintah daerah.3. 4. 8. Sekolah kami perlu mengusulkan 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan yang berstatus sebagai pegawai tetap untuk diangkat menjadi PNS kepada pemerintah daerah 6. .

Ijazah KTU SK Pengangkatan sebagai KTU Ijazah Staf TU SK Pengangkatan sebagai Staf TU 5. Kepala Laboratorium memenuhi standar kualifikasi ijasah S-1 b. b. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.4. Tenaga Perpustakaan a. 1 orang berijasah SMA sebagai pelaksana/pengelola perpustakaan d. 2 orang tenaga pengelola perpustakaan belum memenuhi kualifikasi ijasah D3 perpustakaan 2. Di sekolah kami memiliki 3 orang tenaga laboratorium dengan kualifikasi : a.2. 4. 2 orang tenaga laboran belum pernah mengikuti diklat laboran dan belum memiliki sertifikat laboran . 3. Petugas laboran sebanyak 2 orang berijasah SMA c. 1 orang berijasah SMP sebagai pelaksana / pengelola perpustakaan c. SK Pembagian Tugas dari Kep Sek 6. Kualifikasi pendidik memenuhi standar. 2. Disekolah kami memiliki 3 orang tenaga perpustakaan dengan kualifikasi ijasah sbb: a. Tenaga Laboratorium Sekoalah A. Ketiga orang tenaga perpustakaan mempunyai masa kerja diatas 5 tahun 2. Pembagian tugas : Laboran. Tenaga Konselor A. Disekolah kami mempunyai 5 orang tenaga Konselor dengan kualifikasi ijasah S-1 Program Bimbingan dan Konseling 3.2. Kepala laboratorium belum pernah mengikuti diklat pengelola laboratorium dan belum memiliki sertifikat pengelola laboratorium. Kepala perpustakaan belum pernah mengikuti diklat pengelola perpustakaan b. Tenaga labaratorium a. Mempunyai masa kerja lebih dari 5 tahun KELEMAHAN : 1.1. Pustakawan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1. Tenaga Perpustakaan A. 1 orang berijasah S-1 sebagai Kepala perpustakaan b. sk. Bukti-Bukti Fisik 1.

termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. Sekolah kami perlu mengusulkan subsidi pendidikan bagi 2 orang tenaga pengelola perpustakaan agar dapat melanjutkan pendidikan D3 perpustakaan kepada Komite Sekolah. Sekolah perlu mengusulkan diklat pengelolaan laboratorium bagi Kepala laboratorium kepada dinas pendidikan. b. Kualifikasi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan. Sekolah kami perlu mengusulkan diklat pengelola perpustakaan bagi Kepala perpustakaan kepada dinas pendidikan. . Tahap ke-3 Kualifikasi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. 2.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kualifikasi pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (S-1 atau D-IV). Tenaga labaratorium a. Sekolah kami perlu mengusulkan diklat bagi 2 orang tenaga pengelola perpustakaan kepada dinas pendidikan c.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki pendidik dengan kualifikasi yang sangat memadai dari standar yang ditentukan untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. b. Sekolah perlu mengusulkan diklat pengelolaan laboratorium bagi 2 orang tenaga laboran kepada dinas pendidikan. (SPM) Rekomendasi: 1. Tenaga Perpustakaan a.

karena kepala administrasi lulusan dari SMEA 2. 6.4. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.  Penjaga Sekolah Pendidikan sudah merupakan lulusan SMP  Tukang Kebun Pendidikan minimal SMP dan diangkat apabila luas lahan kebun sekolah  Tenaga Kebersihan Pendidikan sudah lulusan SMP  Pesuruh Pendidikan sudah lulusan SMP 4. 4. 2. Di sekolah kami Tenaga Konselor sudah memenuhi standar kualifikasi Pendidikan minimal S1 program studi Bimbingan dan Konseling KELEMAHAN 1.2. 3. Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki sertifikat kepala tenaga administrasi sekolah dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah 2.2.program study yang relevan. Di sekolah kami Pelaksana urusan pendidikan sudah memenuhi standar minimal yaitu SMA/SMK 3. Ijazah KTU SK Pengangkatan sebagai KTU Ijazah Staf TU SK Pengangkatan sebagai Staf TU SK Pembagian Tugas dari Kep Sek SK Pembagian tugas : Laboran. Di sekolah kami Kepala Perpustakaan sudah memenuhi syarat Pedidikan minimal S1 namun belum memiliki sertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah . Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar. Di sekolah kami Tenaga Perpustakaan sudah berpendidikan SMA 5.2. 5. Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami Kualifikasi Kepala Administrasi belum memenuhi standar minimal lulusan D3 atau yang sederajat. Pustakawan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami Petugas layanan khusus sudah memenuhi standar minimal SMP.

2.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kualifikasi tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kualifikasi tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (SPM) Rekomendasi: 1.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan kualifikasi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. Sekolah kami perlu mengusulkan subsidi pendidikan agar kualifikasi akademik Kepala Administrasi minimal S-1 kepada komite sekolah. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. Tahap ke-3 Kualifikasi pendidik (seharusnya tenaga kependidikan) suai dengan standar yang ditetapkan. . Sekolah kami perlu mengusulkan diklat pengelolaan perpustakaan bagi Kepala Perpustakaan kepada dinas pendidikan. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar.

mengembangkan budaya dan tradisi akhlak mulia. e. Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang dihadapi sekolah/madrasah E.3. Mengelola guru dan staf dalam rangkanpendayagunaan sumber daya manusia secara optimal d.4. Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin sekolah/madrasah c. Kompetensi Kepala Sekolah sekolah kami sudah memenuhi standar. Dokumen DP3 Kep Sek dan Pendidik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. D. Mengendalikan diri dalam menghadapi masalah dalam pekerjaan sebagai kepala sekolah C. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Dokumen hasil supervisi Kep Sek dan Pengawas 2. Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah menuju organisasi pembelajar yang efektif. b.3. a. Laporan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) 3. Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah/madrasah sebagai organisasi pembelajar yang efektif b.1. Bukti-Bukti Fisik 1. Menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai tingkatan perencanaan. Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat. Memiliki integritas kepribadian sebagai pemimpin B. b. . Menciptakan budaya dan iklim sekolah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik c. dan menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di sekolah. Kompetensi Supervisi : a. Kompetensi Managerial : Memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan sumber daya sekolah secara optimal. Sertifikat Pendidik masingmasing pendidik 4. Kompetensi Kepribadian : a. Berakhlak mulia. Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru b. Kompetensi Kewirausahaan : a. Kompetensi pendidik memenuhi standar. A.

d. c. .c. tenaga kependidikan. Kompetensi Sosial Disekolah kami guru-guru sudah menunjukkan kompetensi sosial sebagai berikut : a. Kompetensi guru/pendidik sekolah kami sudah memenuhi standar A. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Bekerja sama dengan pihak lain untuk kepentingan sekolah/ madrasah b. kondisi fisik. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. agama. C. dan santun dengan peserta didik. c. empatik. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar g. berakhlak mulia. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. serta tidak diskriminati karena pertimbangan jenis kelamin. b. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan bidang pengembangan yang diampu. dan masyarakat. b. Kompetensi Pedagogik a. Berkomunikasi secara efektif. Berkomunikasi secara efektif. Berpartisipasi dalam kegiatan social kemasyarakatan c. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. sosial. dan kebudayaan nasional Indonesia. Memiliki kepekaan sosial terhadap orang atau kelompok lain 2. hukum. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. Bersikap inklusif. e. ras. Kompetensi Kepribadian : Disekolah kami guru sudah melaksanakan dan berperilaku sbb : a. dan status sosial ekonomi. Bertindak sesuai dengan norma agama. b. latar belakang keluarga. dan santun dengan sesama pendidik. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan yang mendidik c. Kompetensi Sosial : a. bertindak objektif. Menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru. empatik. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. B. F. f. orang tua.

Kompetensi guru/pendidik A. . Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. Masih banyak guru yang belum menguasai karakteristik siswa dari aspek fisik. arif. kultural. Belum memperlihatkan etos kerja.d. emosional dan intelektual c. Kompetensi kepribadian sebagian besar guru di sekolah kami : a. dan rasa percaya diri 3. c. Menguasai materi. konsep. D. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri KELEMAHAN 1. Masih banyak guru yang belum menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik b. rasa bangga menjadi guru. Masih banyak guru yang belum melakukan tindakan reflektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran 2. Sebagian besar guru di sekolah kami belum mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. stabil. moral. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. dewasa. b. Kompetensi pedagogik sebagian besar guru di sekolah kami : a. sosial. struktur. dan berwibawa. belum memperlihatkan kepribadian yang mantap. b. tanggung jawab yang tinggi. dan belum melakukan pengembangan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu. Kompetensi Profesional Di sekolah kami guru-guru sudah : a.

. dewasa. (SNP = Standar)  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kompetensi pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kompetensi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan(SPM= syarat minimal) 1. dapat melakukan tindakan reflektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran 2. tanggung jawab yang tinggi. rasa bangga menjadi guru. dapat memperlihatkan etos kerja. dan rasa percaya diri 3. moral. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. arif. dan belum melakukan pengembangan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. sosial. menguasai karakteristik siswa dari aspek fisik. menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik b. b. Rekomendasi : Tahap ke-3 Kompetensi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan. dapat memperlihatkan kepribadian yang mantap. Guru-guru di sekolah kami perlu pendampingan dari PTN agar dapat mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. dan berwibawa. Guru-guru di Sekolah kami perlu pendampingan dari LPMP bidang Kompetensi pedagogik agar sebagian besar guru di sekolah kami : a.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki pendidik dengan kompetensi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. Guru-guru di sekolah kami perlu pendampingan dari LPMP bidang Kompetensi kepribadian agar sebagian besar guru di sekolah kami : a. kultural. stabil. emosional dan intelektual c.

Kompetensi Kepala Administrasi A. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar Bukti-Bukti Fisik 1. Memiliki etos kerja baik c. Dokumen penerimaan bantuan peserta didik dari keluarga miskin 7. Memelihara hubungan internal dan eksternal C. Dokumen MoU dengan instansi lain.3. Memiliki rasa percaya diri e.4. Bekerja sama dalam tim b. Kompetensi Teknis Disekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi teknis yang standar : a. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Dokumen supervisi kinerja sekolah oleh Kep Sek 4. DU/DI 6. Memiliki integritas dan akhlak mulia b. Kompetensi Kepribadian : Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi kepribadian yang standar : a. Memiliki ketelitian g. Memiliki kedisiplinan h. Melaksanakan administrasi kepegawaian dengan baik . SK Pengangkatan KepSek 2. Membangun hubungan kerja e. Dokumen supervisi kinerja Kep Sek oleh Pengawas 5. Memposisikan diri sesuai dengan peranannya g.3. Memiliki kesadaran berorganisasi c. Kompetensi Sosial Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi sosial yang standar : a. Dokumen RKS dan RKAS 3.2. Melakukan hubungan kerja yang harmonis f. Berkomunikasi efektif d. Mengendalikan diri d. Dokumentasi kegiatan sosial kemasyarakatan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Memiliki tanggung jawab B. Memiliki fleksibilitas f.

Melaksanakan administrasi layanan khusus dengan baik i. Mengorganisasikan staf dengan baik c. Melaksanakan administrasi hubungan sekolah dengan masyarakat dengan baik e. Kepala administrasi di sekolah kami belum melaksanakan tugas pekerjaan dengan menggunakan sarana teknologi komunikasi dan informasi (TIK) . Kompetensi Manajerial Disekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi manajerial yang standar : a.teknis pada masing-masing pelaksana urusan mulai pelaksana urusan administrasi keuangan. Menerapkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan baik D. Menjabarkan kebijakan organisasi d.b. KELEMAHAN 1. Melaksanakan administrasi sarana dan prasarana dengan baik d. Kepala administrasi di sekolah kami belum secara rutin melakasanakan penyusunan rencana kerja dan pelaporan hasil kegiatan administrasi 4. Kepala administrasi di sekolah kami belum dapat melaksanakan pelayanan prima bagi lingkungan internal maupun eksternal 3. Melaksanakan administrasi keuangan dengan baik c.kurikulum. Melaksanakan administrasi kurikulum dengan baik h. Melaksanakan administrasi kesiswaan dengan baik g. layanan konselor sampai dengan petugas layanan khusus. Kompetensi Pelaksana Urusan Kompetensi yang dimiliki oleh pelaksana urusan disekolah kami sudah baik tentang kompetensi kepribadian.sarpras.surat menyurat. Mengembangkan staf dengan baik e. Mengambil keputusan E.humas.kesiswaan.sosial. Kepala administrasi di sekolah kami belum mempunyai kreativitas dan inovasi dibidang adiminstrasi 2. Mendukung pengelolaan standar nasional pendidikan secara aktif b. Melaksanakan administrasi persuratan dan pengarsipan dengan baik f.

Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar secara rutin dapat melaksanakan penyusunan rencana kerja dan pelaporan hasil kegiatan administrasi 4.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan kompetensi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar mempunyai kreativitas dan inovasi dibidang adiminstrasi 2. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbimbingan dari Tim TIK sekolah agar dapat melaksanakan tugas pekerjaan dengan menggunakan sarana teknologi komunikasi dan informasi (TIK) . (Tenaga Kependidikan mendukung terlaksanakanya kegiatan pendidikan. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. Tahap ke-3 Kompetensi pendidik (seharusnya tenaga kependidikan)i dengan standar yang ditetapkan. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar dapat melaksanakan pelayanan prima bagi lingkungan internal maupun eksternal 3. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. bukan untuk mengajar) v Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kompetensi tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kompetensi tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Rekomendasi : 1.

Sarana sekolah sudah memadai Indikator 5.1. 5. dan lainnya.4. persyaratan untuk sistem ventilasi. 5.2. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik 5. STANDAR SARANA DAN PRASARANA Komponen 5. Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran.1.3.2. Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar 5. Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan. Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar.1.1. .2.2.1. Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus.2.1. jumlah ruangan. 5.

persyaratan untuk sistem ventilasi.1. B. Seluruh ruangan dalam gedung sekolah kami memiliki ventilasi udara dan pencahayaan yang memadai. Lahan sekolah . Kelengkapan prasarana dan sarana Daftar inventaris kelas Daftar inventaris perpus Daftar inventaris lab biologi Daftar inventaris lab fisika Daftar inventaris lab kimia . Bangunan gedung Catatan mengenai ukuran ruangan Catatan mengenai ukuran ruangan Catatan mengenai keterangan ruang Inventaris sekolah Surat IMB C. Luas ruang setiap kelas sekolah kami sebesar 64 m2 dengan ukuran 8 m X 8 m c.000 Watt c. Ruang perpustakaan sekolah kami dilengkapi jendela untuk memberi pencahayaan yang memadai untuk membaca buku. C. Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan. jumlah ruangan.5. SARANA DAN PRASARANA Sarana sekolah sudah memadai 5.Sertifikat tanah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN A. Ruang Perpustakaan a.Catatan mengenai ukuran lahan . b. Di sekolah kami luas lahannya adalah 6.1. Rasio luas ruang kelas sekolah kami adalah 2 m2 / peserta didik. Bangunan gedung di sekolah kami dilengkapi jaringan listrik dengan daya 23. 2. Bukti-Bukti Fisik A. 5. 1. Luas ruang perpustakaan di sekolah kami 108 m2 dengan ukuran 9 m X 12 m b. dan lainnya. Lahan Sekolah a. B. Bangunan gedung a.1. Ruang Kelas a. Ruang kelas sekolah kami memiliki fasilitas yang memungkinkan pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan untuk pandangan ke luar ruangan. Kelengkapan Prasarana dan Sarana.165 m2 b. Sekolah kami memiliki lahan dan gedung milik sendiri yang dibuktikan dengan adanya sertifikat tanah lahan sekolah. b. Bangunan gedung di sekolah kami sudah dilengkap Ijin mendirikan bangunan dan ijin penggunaan dari pemerintah daerah.

bak cuci 1 buah/2 kelompok. Ruang Laboratorium Biologi sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. Rasio luas ruang laboratorium Biologi sekolah kami sebesar 2. jam dinding 1 buah/lab.- Daftar inventaris lab kom Daftar inventaris lab bahasa Daftar inventaris ruang pimpinan Daftar inventaris ruang guru Daftar inventaris R. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. lemari bahan 1 buah/lab. peralatan P3K 1 unit/lab. Ruang Laboratorium Biologi a. tempat sampah 1 buah/ruang. buku inventaris 1 buah. soket listrik 1 buah/ruang. meja kerja/sirkulasi 1 buah/petugas. Luas ruang laboratorium Biologi sekolah kami adalah 107 m2 dengan ukuran 13 m X 9 m c. Ruang Laboratorium Kimia a. Organisasi kesiswaan Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah c. BK Daftar inventaris R. Ruang laboratorium Fisika sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. tempat sampah 1 buah/lab. lemari alat 1 buah/lab. kursi baca 15 buah. meja baca 15 buah. 1. jam dinding 1 buah/lab. UKS Daftar inventaris R. lemari alat 1 buah/lab.ibadah Daftar inventaris R. Ruang laboratorium Biologi sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. papan pengumuman 1 buah.TU Daftar inventaris r.5 m2/ peserta didik . lemari bahan 1 buah/lab.5 m2/ peserta didik . meja demonstrasi 1 buah / lab. meja demonstrasi 1 buah / lab. d. Rasio luas ruang laboratorium Fisika sekolah kami 2. kursi kerja 1 buah/petugas. meja persiapan 1 buah/lab. lemari 1 buah. tempat sampah 1 buah/lab.5 m2/ peserta didik . Ruang laboratorium Kimia sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. rak surat kabar 1 buah. d. soket listrik 9 buah/lab. 4. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. rak majalah 1 buah. bak cuci 1 buah/2 kelompok. jam dinding 1 buah/ruang. meja multimedia 1 buah. 5. Ruang perpustakaan sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Rak buku 1 set. b. meja persiapan 1 buah/lab. soket listrik 9 buah/lab. Luas ruang laboratorium Kimia sekolah kami 108 m2 dengan ukuran 12 m X 9 m c. Luas ruang laboratorium Fisika sekolah kami 108 m2 dengan 12 m X 9 m. Ruang Laboratorium Kimia sekolah kami sudah dilengkapi sarana : . b. Ruang Laboratorium Fisika a. d. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. peralatan P3K 1 unit/lab. Rasio luas ruang laboratorium Kimia sekolah kami 2. Ruang Laboratorium Fisika sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. Lemari katalog i buah. c. b.

papan statistik 1 buah/ruang. Luas ruang laboratorium bahasa sekolah kami 72 m2 dengan ukuran 9 m X 8 m c. Lemari asam 1 buah/lab. b. jam dinding 1 buah. soket listrik sebanyak alat. Ruang guru sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi kerja 1 buah/guru. meja kerja 1 buah/guru. tempat sampah 1 buah/lab. papan statistik 1 buah. Ruang Laboratorium Komputer a. jam dinding 1 buah/lab. meja peserta didik 1 buah/2 peserta didik. jam dinding 1 buah/lab. meja peserta didik 1 buah/2 peserta didik. meja guru 1 buah/ guru. tempat sampah 1 buah. tempat sampah 1 buah/lab. bak cuci 1 buah/2 kelompok. 6. tempat sampah 1 buah/lab.4 m2/ peserta didik . meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. kursi dan meja tamu 1 set. 8. lemari 1 buah/guru (atau 1 buah yang digunakan bersama oleh semua guru). Ruang Laboratorium Bahasa a. papan pengumuman 1 buah. lemari 1 buah/lab. meja guru 1 buah/ guru. Ruang pimpinan sekolah kami sudah dilengkapi sarara : Kursi pimpinan 1 buah. lemari 1 buah. lemari bahan 1 buah/lab. soket listrik sebanyak komputer. jam dinding 1 buah/ ruang. soket listrik 9 buah/lab.Kursi 1 buah/peserta didik. tempat cuci tangan 1 buah/ruang. Luas ruang pimpinan sekolah kami 32 m2 dengan ukuran 8 m X 4 m b. meja pimpinan 1 buah.5 m2/ peserta didik . Rasio luas ruang laboratorium Komputer sekolah kami 2. b. . lemari alat 1 buah/lab. kursi guru 1 buah/guru. Ruang Laboratorium bahasa sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. Luas ruang laboratorium Komputer sekolah kami 81 m2 dengan ukuran 9 m X 9 m c. Ruang Laboratorium komputer sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. jam dinding 1 buah/lab. Ruang Pimpinan a. meja persiapan 1 buah/lab. Ruang Guru a. Rasio luas ruang laboratorium bahasa sekolah kami 2. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. meja demonstrasi 1 buah / lab. kursi tamu 1 set/ruang. 7. kursi guru 1 buah/guru. tempat sampah 1 buah. peralatan P3K 1 unit/lab. simbul kenegaraan 1 set. 9.

tempat cuci tangan 1 buah/ruang. Ruang Konseling a.10. meja kerja 1 buah/petugas. telepon 1 buah/sekolah. Ruang UKS sekolah kami sudah dilengkapi sarara : Tempat tidur 1 buah/ruang. 12. Ruang Organisasi Kesiswaan a. Luas ruang konseling sekolah kami 12 m2 dengan ukuran 4 m X 3 m b. papan kegiatan 1 buah/ruang. Ruang konseling sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Meja kerja 1 buah/ruang. jam dinding 1 buah/ruang. jam dinding 1 buah/ruang. catatan kesehatan peserta didik 1 set/ruang. 11. timbangan badan 1 buah/ruang. jam dinding 1 buah/ruang. kursi kerja 1 buah/ruang. Ruang organisasi kesiswaan sekolah kami sudah dilengkapi sarana : . lemari 1 buah/ruang. Luas tempat ibadah di sekolah kami 36 m2 dengan ukuran 6 m X 6 m b. buku sumber 1 set/ruang. tandu 1 buah/ruang. Luas minimum ruang UKS sekolah kami 24 m2 dengan ukuran 8 m X 3 m b. media pengembangan kepribadian 1 set/ruang. jam dinding 1 buah. tensimeter 1 buah/ruang. perlengkapan ibadah disesuaikan dengan kebutuhan. kursi 2 buah/ruang. komputer 1 set/ruang. Tempat beribadah sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Lemari/rak 1 buah/tempat ibadah. 14. pengukur tinggi badan 1 buah/ruang. kursi tamu 2 buah/ruang. Luas ruang organisasi kesiswaan sekolah kami 18 m2 dengan ukuran 9 m X 2 m b. penanda waktu 1 buah/sekolah. papan statistik 1 buah/ruang. Tempat Beribadah a. tempat sampah 1 buah/ruang. Ruang UKS a. filing cabinet 1 buah/sekolah. selimut 1 buah/ruang. lemari 1 buah/ruang. meja 1 buah/ruang. Ruang tata usaha sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi kerja 1 buah/petugas. lemari 1 buah/ruang. brankas 1 buas/sekolah. soket listrik 1 buah/ruang. 13. tempat sampah 1 buah/ruang. termometer badan 1 buah/ruang. Instrumen konseling 1 set/ruang. Luas ruang tata usaha di sekolah kami 32 m2 dengan ukuran 9 m X 4 m b. Ruang Tata Usaha a. perlengkapan P3K 1 set/ruang.

.Meja 1 buah/ruang. Lahan Sekolah a. c. b. lemari 1 buah/ruang. gantungan pakaian 1 buah/ruang. Jamban sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kloset jongkok 1 buah/ruang. b. tempat sampah 1 buah/ruang. papan tulis 1 buah/ruang. Jarak tempuh terjauh untuk mencapai tangga pada bangunan bertingkat tidak lebih 25 m. Bangunan bertingkat dgn panjang lebih dari 30 m dilengkapi minimum 2 buah tangga. Luas minimum gudang 21 m2. jam dinding 1 buah/ ruang.40 : 1 C. Sekolah kami memiliki luas lantai bangunan sebesar 2. b. Koridor tanpa dinding pada lantai atas dilengkapi pagar pengaman setinggi 90 – 110 cm. Luas 1 unit jamban sekolah kami 2 m2. Bangunan gedung a.165 m2 sehingga rasio luas Lahan terhadap Peserta Didik sebesar 8. Di sekolah kami banyaknya ruang kelas 21 ruang sedangkan banyaknya rombel ada 24. 16. Ruang Sirkulasi a. Gudang dilengkapi sarana : Lemari 1 buah/ruang. Ruang Kelas a. Kelengkapan Prasarana dan Sarana. Tersedia air bersih di 13 unit jamban. c.15 : 1 B. KELEMAHAN A. gayung 1 buah/ruang.576. kursi 4 buah/ruang. Di sekolah kami luas lahannya adalah 6. 17. 1. Jamban a. tempat air 1 buah/ruang. 15. Gudang a. sehingga jumlah ruang belajar kurang 3. rak 1 buah/ruang.4 m2 sehingga Rasio luas lantai bangunan terhadap peserta didik sebesar 3.

b. Jamban d. soket listrik 1 buah/ruang. c. lebar minimum 1.8 m. Lebar tangga minimum 1.b. 5. Rasio luas ruang guru di sekolah kami 2 m2/guru. jam dinding 1 buah/ruang. b. Tempat bermain/berolah raga di sekolah kami belum dilengkapi sarana : Pengeras suara 1 set/sekolah. Rasio ruang Tata Usaha di sekolah kami 2 m2/petugas. Ruang Sirkulasi a. di dalam luas tersebut terdapat ruang bebas untuk tempat berolah raga berukuran 30 m X 15 m. lemari 1 buah/ruang. Gudang c. tempat cuci tangan 1 buah/ruang. kursi guru 1 buah/guru. Banyak minimum jamban setiap sekolah 3 unit. meja peserta didik 1 buah / peserta didik. Luas ruang guru sekolah kami 128 m2 dengan ukuran 16 m X 8 m 3. Tempat Bermain / Berolahraga a.600 m2. luas Minimum 30 % x luas total seluruh ruang pada bangunan.8 m. dan 1 unit jamban untuk guru. dan tinggi minimum 2. tepat sampah 1 buah/ruang. Ruang kelas dilengkapi sarana : Kursi peserta didik 1 buah/peserta didik. Ruang Tata Usaha c. 4. tinggi maksimum anak tangga 17 cm dilengkapi pegangan tangan dengan tinggi 85 – 90 cm. b. Ruang sirkulasi horisontal berupa koridor. . Luas gudang sekolah kami 18 m2 dengan ukuran 9 m X 2 m 6. papan pajang 1 buah/ruang. Luas tempat bermain/berolahraga di sekolah kami 5.5 m. Jumlah jamban di sekolah kami belum memenuhi 1 unit jamban untuk setiap 40 peserta didik pria. tape rekorder 1 buah / sekolah. 2. Tempat bermain / berolahraga di sekolah kami masih memiliki rasio luas 2 m2/peserta didik. 7. meja guru 1 buah/guru. Ruang Guru a. 1 unit jamban untuk setiap 30 peserta didik wanita.

1. jumlah ruangan. persyaratan untuk sistem ventilasi. C. ventilasi. jumlah ruangan. 2. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas lantai bangunan kepada komite sekolah agar rasio luas lantai bangunan terhadap peserta memenuhi standar. Tahap ke-3 Sekolah kami memenuhi SNP terkait dengan ukuran ruangan. Ruang Kelas a. dengan jumlah ruangan). b. persyaratan untuk sistem ventilasi. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memenuhi SPM terkait dengan ukuran ruangan. dan kelengkapan lainnya melebihi ketentuan dalam SNP. Ruang Guru a. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan ruang guru kepada komite sekolah agar rasio luas ruang guru di sekolah kami . Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan 3 ruang kelas kepada Komite sekolah agar jumlah kelas minimal sama dengan jumlah rombongan belajar.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki bangunan gedung yang ukuran. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan kelengkapan ruang kelas kepada komite sekolah agar dilengkapi sarana lemari 1 buah/ruang dan tempat cuci tangan 1 buah/ruang. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas lahan kepada pemerintah daerah agar rasio luas lahan terhadap peserta didik memenuhi standar. dan lainnya. Kelengkapan Prasarana dan Sarana. Lahan Sekolah a. jumlah ruangan. B. Bangunan gedung a. persyaratan untuk sistem ventilasi. Rekomendasi: A. (Sebaiknya: (Dalam SPM tdk disebutkan Sekolah/Madrasah kami persyaratan untuk ukuran memenuhi SPM terkait ruang dan ventilasi). Sekolah kami memenuhi SPM terkait dengan ukuran ruangan. dan lainnya. dan lainnya.

memenuhi standar yaitu 4 m2 / guru b. Ruang Sirkulasi a. c. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah kelengkapan tempat bermain/berolah raga berupa : Pengeras suara 1 set/sekolah dan tape rekorder 1 buah / sekolah. tinggi maksimum anak tangga 17 cm dilengkapi pegangan tangan dengan tinggi 85 – 90 cm.8 m. 4. Jamban a. Ruang Tata Usaha a. 5. . luas Minimum 30% x luas total seluruh ruang pada bangunan. 6. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas ruang kepada komite sekolah menjadi 240 m2 agar memenuhi standar. lebar minimum 1. di dalam luas tersebut terdapat ruang bebas untuk tempat berolah raga. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah penambahan ruang Tata Usaha sehingga rasio luas minimum 4 m2/petugas dapat tercapai. 7. Tempat Bermain / Berolahraga a.5 m. b.000 m2. Lebar tangga minimum 1. Gudang a. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah penambahan tempat bermain / berolahraga sehingga memenuhi standar yaitu luas 3 m2/peserta didik. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan Luas gudang kepada komite sekolah agar luas gudang sekolah kami memenuhi standar yaitu minimal 21 m2. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah pembangunan ruang sirkulasi horisontal berupa koridor. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan jumlah jamban kepada komite sekolah agar memenuhi 1 unit jamban untuk setiap 40 peserta didik pria dan 1 unit jamban untuk setiap 30 peserta didik wanita. 3.8 m. dan tinggi minimum 2. b. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah untuk menambah Luas tempat bermain/berolahraga menjadi 10.

2.5. Sekolah kami belum memiliki jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP agar dapat lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran. 8 rombel kelas XI. Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar. Dokumen Jumlah peserta didik per rombongan belajar Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami memenuhi SPM dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar. Rekomendasi: 1. Sekolah kami memiliki 24rombongan belajar yang terdiri dari 8 rombel kelas X. Tahap ke-3 Sekolah kami memenuhi SNP dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar.1. Sarana sekolah sudah memadai 5. Sekolah kami perlu menyusun program dan diajukan ke dinas pendidikan agar dapat memiliki jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP untuk lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran. KELEMAHAN 1. Jumlah peserta didik dalam setiap rombongan belajar di sekolah kami 32 peserta didik. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memenuhi SPM dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar.1. . dan 8 rombel kelas XII. 2. Bukti-Bukti Fisik 1. agar dapat lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar kami lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP.

sikat tabung reaksi 10 buah. reptil. CD pembelajaran. preparat mitosis 6 buah. gambar contoh-contoh hewan dari berbagai filum. gambar/model sistem pencernaan manusia 1 buah. vaselin. buku panduan pendidik 1 eksemplar/mata pelajaran. cawan petri 2 pak. reptil. termometer 10 buah. gambar DNA 1 set.tabung reaksi 6 kotak. Gambar sistem reproduksi burung. pembakar spriritus 6 buah. mikroskop stereo binokuler 6 buah. gambar pewarisan mendel 1 buah. situs web. iodium. ikan dan cacing tanah 1 set. gambar/model sistem pengeluaran manusia 1 buah. acetokarmin. peta. gambar RNA 1 set. Gambar sistem syaraf burung. surat kabar. buku pengayaan 870 judul/sekolah. reptil.1 5. gelas beaker 10 buah. indikator universal. Gambar sistem pengeluaran burung. kertas saring) Di ruang Laboratorium Fisika : Daftar inventaris ruang kelas Buku Induk Koleksi Perpustakaan Buku Inventaris barang di Lab IPA Daftar inventaris sekolah Catatan Inventaris Buku Mata Pelajaran di kelas dan di perpustakaan Buku Serah Terima Barang . eosin. Gambar pohon evolusi 1 buah. ikan dan cacing tanah 1 set. manual percobaan 6 buah. higrometer putar 2 buah. kasa 6 buah. gambar/model sistem reproduksi manusia 1 buah. mokroskop monokuler 6 buah. penjepit tabung reaksi10 buah. KOH. aquarium 1 buah. etanol. ikan dan cacing tanah 1 set. kaki tiga 6 buah. amphibi. termometer suhu tanah 6 buah. tabung reaksi 6 buah. gelas ukur 6 buah. Mn SO4.1. amphibi. lumpang dan alu 6 buah. model tubuh manusia 1 buah. preparat anatomi hewan 6 set. dan peraga matematika). corong 10 buah. stop watch 6 buah. sumbat karet 1 lubang 6 buah. Di ruang perpustakaan : Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik.5. reptil. bosshead10 buah. gambar/model sistem syaraf manusia 1 buah. Erlenmeyer 10 buah. gelas arloji 2 pak.3 Sarana sekolah sudah memadai Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran. preparat metosis 6 buah. potometer 6 buah. preparat anatomi tumbuhan 6 set. Gambar sistem pernafasan burung. globe. glukosa. sumbat karet 2 luang 10 buah. gambar kromosom 1 set. kuadrat 6 buah. pipet ukur 6 buah. Gambar sistem pencernaan burung. gambar contoh-contoh tumbuhan dar berbagai devisi 1 set. gambar/model sistem peredaran darah manusia 1 buah. neraca 1 buah. amphibi. Gambar sistem peredaran darah burung. klem universal 6 buah. perangkat bedah hewan 6 set. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. buku referensi 30 judul/sekolah. amphibi. reptil. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN Sekolah kami telah memiliki alat dan sumber belajar : Di ruang kelas : Papan tulis 1 buah/ruang. Di ruang laboratotium Biologi : Model kerangka manusia 1 buah. NaOH. gambar model sistem pernafasan manusia. sumber belajar lain 30 judul/ sekolah (majalah. amphibi. HCL. bahan habis pakai (asam sulfat. perangkat batang statif 6 set. respirometer 6 buah. ikan dan cacing tanah 1 set. gelah penutup 6 pak. kotak preparat 6 buah. gelas benda 6 pak. ikan dan cacing tanah 1 set. amphibi. ikan dan cacing tanah 1 set. reptil.

bak loncat).elektro kimia. Alat destilasi 2 set. simpai. Statif dan klem 10 buah. Neraca 1 buah. Tabung reaksi 100 buah. Percobaan Hukum Ohm 6 set. Labu takar 103 buah. bendera 1 buah. Rak tabung reaksi 7 buah. bola plastik. Pipet volume 30 buah. Mortar 7 buah. Kotak potensiometer 6 buah. Transformator 6 buah. Percobaan Optik 6 set. Mikrometer 6 buah. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Papan tulis 1 buah. tongkat. Di Ruang Laboratorium Kimia : Botol zat 24 buah. Jangka sorong 6 buah. peralatan seni budaya 1 set. Centrifuge 1 buah. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. Beban bercelah 10 buah. Multimeter AC/DC 1.penerapan produk terapan). Labu Erlenmeyer 25 buah. Termometer 6 buah. peralatan bola voli 2 set (minimum 6 bola). Magnet U 6 buah. Kubus massa sama 6 buah. Kabel penghubung 1 set. Buret dan klem 10 buah. pHmeter 2 set. Dinamometer 6 buah. Percobaan Kalorimetri 6 set. Modul praktek 1 set/komputer. Teknik pemisahan dan permunian.000 kilo ohm / volt 6 buah. Di Ruang Laboratorium Komputer : Komputer 1 unit/ peserta didik + 1 unit/guru. peti loncat. Stopwach 6 buah. palang tunggal.Mistar 6 buah. Percobaan ayunan sederhana atau Percobaan getaran pada pegas 6 set. Gelas beaker 3 buah. Pegas 6 buah. Scanner 1 unit. Plat 6 buah. Gelas Breaker 6 buah. tali loncat. peralatan sepak bola 2 set (minimum 6 bola). Stoptwatch 6 buah. Bahan habis pakai (Bahan kimia meliputi zat-zat yang diperlukan dalam percobaan-percobaan : Pengenalan reaksi kimia. Pembakar spiritus 8 buah. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. Manual percobaan 6 buah. Gelas ukur 51 buah. Percobaan papan luncur 6 set. Gelas ukur 6 buah. Batang pengaduk 25 buah. Generator frekuensi 6 buah. Papan tulis 1 buah. Neraca 2 set. Corong pisah 10 buah. Komponen elektronika 1 set. gelang). Stabilizer sebanyak komputer. peralatan atletik 1 set (minimum : lembing. Energetika. Termometer 6 buah. cakram. Botol semprot 15 buah. peralatan ketrampilan 1 set KELEMAHAN Sekolah kami belum memiliki alat dan sumber belajar : Di ruang perpustakaan : . Model molekul 6 set. Percobaan Hooke 6 set. Tabung centrifuge 8 buah. tongkat estafet. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. Rol meter 6 buah. Kaki tiga dan alas kasa kawat 8 buah. Printer 1 unit. Kaca arloji 10 buah. pengeras suara 6 buah. Silinder massa sama 6 buah. Titik akses internet 5 unit. peluru. Corong 33 buah. peralatan senam 1 set (minimum : matran. Pipet seukuran 30 buah. peralatan bola basket 1 set (minimum 6 bola). Sikat tabung reaksi 10 buah. Pipet tetes 100 buah. Catu daya 6 buah. titrasi asam basa. Papan tulis 1 buah. Osiloskop 1 set. Percobaan Atwood atau alat percobaan kereta dan pewaktu ketik 6 set. Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah. Garputala 6 buah. Barometer 4 buah. Manual percobaan 6 buah. Tabel periodik unsur-unsur 1 buah. Di tempat bermain / berolahraga : Tiang bendera 1 buah.

Rekomendasi: Sekolah kami perlu mengajukan pengadaan alat dan sumber belajar ke komite sekolah dan dinas pendidikan ag ar sekolah kami memiliki alat dan sumber belajar : 1. Percobaan Kalorimetri 6 set. higrometer putar 2 . higrometer putar 2 buah. palang tunggal. simpai. Di ruang Laboratorium Fisika : Multimeter AC/DC 1. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SPM. Di Ruang Laboratorium Kimia : Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah. bosshead10 buah. bosshead10 buah. tali loncat. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. aquarium 1 buah. peralatan seni budaya 1 set. Kotak potensiometer 6 buah.Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik. pengeras suara 6 buah Percobaan getaran pada pegas 6 set. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Perangkat multimedia 1 set/peserta didik Di tempat bermain / berolahraga : Peralatan senam 1 set (minimum : matran. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. peti loncat.000 kilo ohm / volt 6 buah. Percobaan Hooke 6 set. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. Di ruang laboratotium Biologi : mikroskop stereo binokuler 6 buah. tongkat. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. peralatan ketrampilan 1 set Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki alat dan sumber belajar yang melebihi dari ketetapan dalam SNP yang digunakan untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran. buku pengayaan 870 judul/sekolah Di ruang laboratotium Biologi : mikroskop stereo binokuler 6 buah. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SNP. Di ruang perpustakaan : Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik. Osiloskop 1 set. Percobaan Optik 6 set. gelang). Sekolah kami memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SPM. Generator frekuensi 6 buah. bola plastik. Percobaan Hukum Ohm 6 set. aquarium 1 buah. Manual percobaan 6 buah. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. buku pengayaan 870 judul/sekolah 2.

peti loncat. Osiloskop 1 set. simpai. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. Percobaan Optik 6 set. peralatan ketrampilan 1 set . bola plastik. 6.000 kilo ohm / volt 6 buah. Di Ruang Laboratorium Kimia : Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah. peralatan seni budaya 1 set. tali loncat. Manual percobaan 6 buah. palang tunggal. pengeras suara 6 buah Percobaan getaran pada pegas 6 set. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. Di ruang Laboratorium Fisika : Multimeter AC/DC 1. gelang). Kotak potensiometer 6 buah. 3. Percobaan Hooke 6 set. Percobaan Kalorimetri 6 set. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. Generator frekuensi 6 buah. Percobaan Hukum Ohm 6 set. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Perangkat multimedia 1 set/peserta didik 7.buah. tongkat. Di tempat bermain / berolahraga : Peralatan senam 1 set (minimum : matran. 4.

5.2.

Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik

5.2.1. Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar.

5.2 5.2.1

Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik
Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami telah memiliki program pemeliharaan bangunan sekolah secara berkala. 2. Sekolah kami telah melaksanakan pemeliharaan sarana prasarana Sekolah yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali 3. Kondisi bangunan di sekolah kami : 1. Ruang Kelas dalam kondisi baik 2. Ruang Perpustakaan dalam kondisi baik 3. Ruang Laboratorium Biologi dalam kondisi baik 4. Ruang Laboratorium Fisika dalam kondisi baik 5. Ruang Laboratorium Kimia dalam kondisi baik 6. Ruang Laboratorium Komputer dalam kondisi baik 7. Ruang Laboratorium Bahasa dalam kondisi baik 8. Ruang Pimpinan dalam kondisi baik 9. Ruang Guru dalam kondisi baik 10. Ruang Tata Usaha dalam kondisi baik 11. Tempat Beribadah dalam kondisi baik 12. Tempat bermain dalam kondisi baik 13. Ruang Konseling dalam kondisi baik 14. Ruang UKS dalam kondisi baik 15. Ruang Organisasi Kesiswaan dalam kondisi baik 16. Gudang dalam kondisi baik 17. Jamban dalam kondisi baik 18. Ruang Sirkulasi dalam kondisi baik KELEMAHAN 1. Sekolah kami belum memiliki bangunan yang mudah diakses, aman, dan nyaman untuk penyandang cacat 2. Sekolah kami belum bisa melaksanakan pemeliharaan bangunan di sekolah secara rutin tiap tahun.

1. RKAS/Program kerja Sarpras 2. Foto copy kwitansi pembiayaan 3. SK tentang pemeliharaan lingkungan 4. SK Pembagian Guru dan Tugas Tata Usaha 5. Buku Peran Serta Masyarakat (Paguyuban Kelas) 6. Program Kerja Tahunan 7. Catatan pengeluaran 8. SPJ Pengeluaran pemeliharaan bangunan 9. Catatan inventaris bangunan

Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami dilaksanakan secara rutin melebihi (lebih cepat dari) waktu yang ditetapkan dalam SNP dan catatan pemeliharaan terekam dengan baik.

Tahap ke-3
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami dilaksanakan secara berkala sesuai dengan SNP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami tidak dilaksanakan secara rutin. Sebagian gedung sekolah kami di bawah standar, harus diperbaiki dan dibersihkan atau diganti.

Pemeliharaan bangunan di sekolah kami baru melakukan pemeliharaan rutin seperti kebersihan ruangan.

Rekomendasi:
1. Sekolah kami perlu mengajukan bantuan bangunan kepada komite sekolah yang dapat dengan mudah diakses, aman, dan nyaman untuk penyandang cacat. 2. Sekolah kami perlu menyusun program pemeliharaan bangunan di sekolah secara rutin tiap tahun bekerja sama dengan komite sekolah dan dinas pendidikan.

dan sehat. indah. serta penyaluran air hujan. 2. Dokumen Profil Sekolah 4. Lahan Sekolah kami terhindar dari pencemaran air. kotoran dan sampah. Sekolah kami memilki bangunan gedung yang sudah dilengkapi sistem proteksi pasif dan /atau proteksi aktif untuk mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran dan petir. 3. SK Pembagian Tugas Guru dan Tata Usaha 5. 1. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik 5. 4. KELEMAHAN 1. Sekolah kami masih memilki lingkungan yang kurang : rindang. Keamanan 1. Program 7 K 2. Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus. 2. Buku inventaris barang/gedung 6.2. Bangunan gedung sekolah kami telah memiliki sanitasi di dalam dan di luar untuk memenuhi kebutuhan air bersih. aman.2. Program Adiwiyata/PLH Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN A. Sekolah kami memiliki Lahan yang terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa. 3. Kondisi bangunan dan lingkungan sekolah 3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Setiap orang yang datang ke Tahap ke-3 Bangunan di sekolah kami aman √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sebagian bangunan di sekolah Bangunan yang ada di sekolah kami . Setiap ruangan di sekolah kami memiliki temperatur dan kelembaban udara yang tidak melebihi kondisi di luar ruangan. Sekolah kami belum memiliki bangunan gedung yang mampu meredam getaran dan kebisingan yang mengganggu proses pembelajaran.2. Ruang sirkulasi 7. Sekolah kami memiliki tempat pembuangan air kotor dan/atau limbah. dan nyaman untuk semua peserta didik B.5. dan kebisingan. pencemaran udara. Sekolah kami memiliki Bangunan mudah diakses. Sekolah kami telah terproteksi dari gangguan keamanan dari luar (memiliki pagar yang kokoh dan berpintu) C. Akses 1. Kenyamanan 1.

dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus. kami masih belum memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi peserta didik. Sekolah kami perlu mengajukan pengadaan bangunan gedung yang mampu meredam getaran dan kebisingan yang mengganggu proses pembelajaran kepada komite sekolah atau dan dinas pendidikan. . aman bagi peserta didik namun masih belum nyaman dan memberi kemudahan bagi peserta didik yang berkebutuhan khusus. Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu melaksanakan kegiatan penghijauan kepada komite sekolah sehingga dapat terwujud lingkungan sekolah yang rindang. selain warga sekolah termasuk yang berkebutuhan khusus. 2. termasuk bagi mereka yang berkebutuhan khusus.sekolah kami. dan sehat. dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam setiap bangunan yang ada. indah.

1. Sekolah meningkatkan keefektifan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan 6. keterbukaan.3. Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan.5. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6.2. Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak Rencana kerja memiliki tujuan yang jelas dan perbaikan berkelanjutan Indikator 6. Sekolah merumuskan visi dan misi serta disosialisasikan kepada warga sekolah dan pemangku kepentingan. Sekolah mensosialisasikan rencana kerja yang berbasis tujuan untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan kepada warga sekolah dan pihakpihak yang berkepentingan. kemitraan. 6.1.3. Pengelolaan sekolah menunjukkan adanya kemandirian.2. partisipasi.1. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6.2. Sekolah mengelola sistem informasi pengelolaan dengan cara yang efektif.1.2.6. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur. 6. . dan dapat diakses 6. menilai kinerja. efektif. 6.3. Sekolah menyediakan sistem informasi yang efisien.5. 6.2.5.1.2.2.1. STANDAR PENGELOLAAN Komponen 6.3.4. efisien dan dapat dipertanggungjawabkan 6.1. Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional 6. 6. dan akuntabilitas.4. dan melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan memfokuskan pada peningkatan hasil belajar 6.3. Rencana Kerja tahunan dinyatakan dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah (renstra) 6. Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah secara berkelanjutan untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar 6.4.2.1.

6.6. 2.2.6. majalah sekolah. papan visi dan misi. Warga sekolah terlibat dalam pengelolaan kegiatan akademis dan nonakademis. Sekolah merumuskan visi dan misi serta disosialisasikan kepada warga sekolah dan pemangku kepentingan. Berita acara Draf visi-misi Dokumen visi misi Daftar hadir sosialisasi Panflet/papan visi misi Dokumen review visi-misi KEKUATAN A. Misi sekolah : .6. Sekolah kami sudah merumuskan dan menetapkan visi sekolah : Menjadi sekolah yang berbasis Imtaq dan Iptek. 6. 6. berprestasi dan berbudi pekerti luhur serta mengembangkannya.1. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah dengan memperhatikan masukan komite sekolah.1. Kediri 3. Visi sekolah kami telah dipahami oleh seluruh warga sekolah. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah sudah diselaraskan Pemuda dan Olahraga Kab. 3. buku peraturan akademik. 2. 6. Visi sekolah : 1.1. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah pihak-pihak yang berkepentinganl. Sekolah kami sudah mensosialisasikan visi sekolah kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. 4. melalui website sekolah. dengan visi Dinas Pendidikan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik didasarkan pada masukan dari warga sekolah dan 4. 6. 5. 5. Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah 6. PENGELOLAAN Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak 6. B. Sekolah melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan nonakademis. Bukti-Bukti Fisik 1. 6.1.

Sekolah kami sudah merumuskan dan menetapkan visi sekolah : Menjadi sekolah yang berbasis Imtaq dan Iptek. melalui website sekolah. Visi sekolah kami telah dipahami oleh seluruh warga sekolah. dengan visi Dinas Pendidikan didasarkan pada masukan dari warga sekolah dan 4. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah pihak-pihak yang berkepentinganl. Sekolah kami memiliki visi dan misi namun belum dirumuskan secara secara bersama dan belum tersosialisasikan di seluruh warga sekolah. Rekomendasi: . Sekolah kami sudah mensosialisasikan visi sekolah kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan.1. 2. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah sudah diselaraskan Pemuda dan Olahraga Kab. KELEMAHAN 1. 5. kondisi dan kebutuhan sekolah. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki visi dan misi yang dirumuskan buttom-up dari seluruh warga sekolah dan tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan. buku peraturan akademik. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki visi dan misi yang dirumuskan secara buttom-up dan tersosialisikan kepada seluruh pemangku kepentingan serta direview secara berkala sesuai dengan situasi. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah dengan memperhatikan masukan komite sekolah. berprestasi dan berbudi pekerti luhur serta mengembangkannya. majalah sekolah. papan visi dan misi. Kediri 3. Sekolah kami belum melakukan review secara berkala visi dan misi sesuai dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memiliki visi dan misi yang jelas yang dirumuskan bersama oleh warga sekolah. 6.

Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak 6. Bukti-Bukti Fisik 1. dan akuntabilitas. Sekolah 5.1. Pengelolaan sekolah menunjukkan adanya kemandirian. Dokumen RKS 2. Sekolah kami dalam penyusunan RKAS belum sepenuhnya menunjukkan kemandirian. Sekolah kami perlu melakukan review secara berkala visi dan misi yang disesuaikan dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat 6.2. Sekolah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah melakukan penyusunan RKS memperoleh persutujuan RKS dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mensahkan RKS kepada Dinas pendidikan menjadikan RKS sebagai dasar penyusunan RKAS memilki RKS yang dapat dibaca oleh pihak yang terkait. Sekolah 3.1. Sekolah 4. Sekolah 6. ' melaksankan RKS dan sudah melaporkan kepada pihak terkait. Dokumen RAKS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Berita acara penyusunan RKS 3. kemitraan.1. keterbukaan. keterbukaan dan akuntabilitas Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami mendorong kemandirian dan kemitraan dengan semua pemangku kepentingan untuk Tahap ke-3 Sekolah kami kemandirian dan dengan semua mendorong kemitraan pemangku √ Tahap ke-2 mendorong kemitraan pemangku Tahap ke-1 Sekolah kami belum mengembangkan pola kemandirian dan kemitraan dengan semua Sekolah kami kemandirian dan dengan semua . partisipasi. KELEMAHAN 1. Sekolah 2. kemitraan.

kepentingan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah namun prosesnya belum sepenuhnya dilaksanakan secara mandiri. kemitraan. partisipatif.meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah secara mandiri. kemitraan. . kepentingan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah secara mandiri. kolaboratif dan akuntabel serta mampu memunculkan potensi warga sekolah untuk turut serta mengembangkan pengelolaan sekolah. kolaboratif dan akuntabel. kolaboratif dan akuntabel pemangku kepentingan meningkatkan kemampuan pengelolaan sekolah. partisipatif. partisipatif. untuk dalam Rekomendasi: 1. keterbukaan dan akuntabilitas secara penuh. Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar sekolah kami dalam penyusunan RKAS dapat menunjukkan kemandirian.

6. 3.1. yang berbasis analisis EDS/M dan di update secara berkala. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk renstra maupun RKS yang berbasis hasil analisis EDS/M. 2. misi sekolah kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengacu pada SKL KELEMAHAN 1. Daftar hadir dan notula rapat 2. Dokumen RKS KEKUATAN 1. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami memiliki dokumen rencana kerja tahunan namun belum memiliki renstra. Rekomendasi: 1. Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan.2. Sekolah Sekolah Sekolah Sekolah kami sudah merumuskan tujuan kami merumuskan tujuan yang menggambarkan kualitas yang dicapai. Rencana kerja sekolah mencantum tujuan yang jelas untuk program peningkatan dan perbaikan berkelanjutan yang tersosialisasiakan dengan baik. . Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk renstra maupun RKS. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. Sekolah kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengakomodasi masukan melalui rapat.6.2. tetapi belum diupdate secara berkala Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk dokumen renstra dan RKS. dan mengupdatenya secara berkala dalam merumuskan rencana kerja . Sekolah kami perlu mengakomodasi masukan melalui rapat. kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengacu pada visi. 4.

Sekolah kami sudah mensosialisasikan RKS kepada warga sekolah melalui rapat-rapat dinas dan rapat komite KELEMAHAN 1. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah. Rencana kerja sekolah mencantum tujuan yang jelas untuk program peningkatan dan perbaikan berkelanjutan yang tersosialisasiakan dengan baik. 6. Sekolah mensosialisasikan rencana kerja yang berbasis tujuan untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan kepada warga sekolah dan pihak-pihak yang berkepentingan. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam berbagai kesempatan dan online di situs sekolah. misalnya kepada dinas pendidikan atau ketua yayasan. Daftar hadir sosialisasi 2. Notula sosialisasi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.2. Panflet 3. Rekomendasi 1. Tahap ke-3 Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam rapat dinas. . Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar dapat mensosialisasikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam berbagai kesempatan dan on-line di situs sekolah.2. Sekolah kami sudah mensosialisasikan RKS kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja namun hanya kepada pihak-pihak terbatas saja.2.6. Bukti-Bukti Fisik 1. namun terbatas pada cara-cara konvensional yaitu melalui rapat dinas dan rapat koordinasi belum dilakukan secara online di situs sekolah.

Standar Kompetensi Lulusan. 5). Standart Proses. Sekolah kami dalam menyusun dan melaksankan RKAS sudah mengacu dan berdasarkan pada RKS 3. namun belum tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan hanya terbatas pada internal sekolah. 2). 8). Sekolah kami dalam menyusun rencana kerja tahunan memuat ketentuan yang jelas dan sudah terdokumentasikan baik dan sudah mendapat persetujuan komite sekolah. Sekolah kami dalam menyusun rencana kerja tahunan sudah memuat ketentuan yang jelas mengenai : 1). Standart Penilaian).3. Standar Proses Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Sekolah kami sudah menyusun RKAS . Sarana dan prasarana. 4).6.3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Keuangan dan pembiayaan. Pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya. Kurikulum dan kegiatan pembelajaran (Standart Kompetensi Lulusan.1 Rencana Kerja tahunan dinyatakan dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah (renstra) Bukti-Bukti Fisik 1. Standar Kompetensi Lulusan. Standar Proses dan Standar Penilaian . KELEMAHAN 1. 3). Budaya dan lingkungan sekolah. Standar Kompetensi Lulusan. Standar Proses dan Standar Tahap ke-3 Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Peran serta masyarakat dan kemitraan. Standar Kompetensi Lulusan. 7). Standart Isi. Rencana-rencana kerja lain yang mengarah pada peningkatan mutu. 6). Dokumen RKS DAN RKAS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. 2. Kesiswaan. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. Standar Proses dan Standar Penilaian √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah belum memiliki Rencana kerja tahunan sekolah dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan sesuai dengan Standar Isi.

. Rekomendasi: 1. Standar Proses dan Standar Penilaian dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah dan sudah tersosialisasi secara luas kepada seluruh pemangku kepentingan.Penilaian dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah dan sudah tersosialisasi secara luas kepada seluruh pemangku kepentingan. namun tidak dalam bentuk dokumen yang mudah diakses oleh pihak terkait dan sosialisasinya masih sebatas dalam lingkup internal sekolah. dan Standar Penilaian. dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah namun belum tersosialisasi secara menyeluruh ke semua pemangku kepentingan. Sekolah kami perlu pembimbingan agar Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Standar Kompetensi Lulusan.

2. Sekolah kami belum belum belum belum maksimal dalam melaksanakan evaluasi terhadap kinerja sekolah melaksanakan evaluasi diri sekolah secara periodic menyusun laporan EDS menentukan skala prioritas dan Program tindak lanjut Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami melakukan evaluasi diri dan mengkomunikasikan rencana pengembangan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan dinas pendidikan dan para pemangku kepentingan. Sekolah kami 2. Laporan hasil 4. Rekomendasi: 1. Sekolah kami sudah melaksanakan evaluasi program kerja tahunan KELEMAHAN 1. Dokumen hasil supervisi 3. 2. Sekolah kami sudah membentuk Tim Pengembang Sekolah (TPS) 2. Sekolah kami sudah melaksanakan evaluasi proses pembelajaran 3.6.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melakukan evaluasi diri secara berkala dan berkelanjutan. Tahap ke-3 Sekolah kami melakukan evaluasi diri untuk melihat dampak dari rencana pengembangan sekolah terhadap peningkatan hasil belajar. Bukti-Bukti Fisik 1.3. Sekolah kami melakukan evaluasi diri namun baru dilakukan sebatas tim pengembang sekolah dan belum melibatkan warga sekolah.3. Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah secara berkelanjutan untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar. Program tindak lanjut Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami 3. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. Dokumen program supervisi sekolah 2. Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dalam melaksanakan evaluasi terhadap kinerja sekolah Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dalam melaksanakan evaluasi diri sekolah secara periodic . Sekolah kami 4.

4. Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar dapat menyusun laporan EDS Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dan komite sekolah dalam menentukan skala prioritas dan Program tindak lanjut .3.

Bukti-Bukti Fisik 1. tetapi belum semua guru melaksanakannya secara maksimal Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah yang didasarkan pada hasil evaluasi Tahap ke-3 Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah yang didasarkan pada hasil evaluasi  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah kearah Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah namun belum didasarkan pada hasil .6. Sekolah kami sudah menetapkan KKM setiap mata pelajaran. RPS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. melalui program remedial setiap mata pelajaran KELEMAHAN 1. Sekolah kami sudah melaksanakan usaha peningkatan rata-rata hasil belajar.3. 2. 3. Sekolah kami sudah melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri sekolah untuk meningkatkan hasil belajar 4. Sekolah kami sudah melaksankan upaya ketercapaian KKM setiap mata pelajaran. Undangan rapat Daftar hadir rapat Notulen Rapat Berita acara penetapan prioritas. Sekolah kami sudah melaksanakan program remidial dan pengayaan. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6.3. minimal 76 untuk kelas XI dan minimal 77 untuk kelas XII 6. menilai kinerja. tetapi belum maksimal 3. Sekolah kami belum mensosialisasi indikator keberhasilan kinerja. 4. dan melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan memfokuskan pada peningkatan hasil belajar. 2. Sekolah kami sudah melaksanakan penyusunan indikator evaluasi diri sekolah untuk meningkatkan hasil belajar 2. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur. minimal 75 untuk kelas X. 5. Sekolah kami sudah melakukan penilaian kinerja sekolah 3. Sekolah kami sudah menentukan indikator hasil belajar 5.3.

diri serta disesuaikan dengan harapan dan kebutuhan masyarakat. Sekolah kami perlu menyusun sebuah program optimalisasi program remidial dan pengayaan untuk peningkatan hasil belajar . Rekomendasi: 1. pada evaluasi diri sekolah. diri dan memfokuskan peningkatan hasil belajar. peningkatan hasil belajar. Sekolah kami perlu menyusun program untuk mensosialisasikan indikator keberhasilan kinerja yang didasarkan pada hasil evaluasi diri serta disesuaikan dengan harapan dan kebutuhan masyarakat 2. 3. Sekolah kami perlu menyusun sebuah program peningkatan rata-rata hasil belajar.

1. efisien dan dapat dipertanggungjawabkan. Pengelolaan data di sekolah kami berbasis ICT namun masih menggunakan program office yang sederhana dan belum berbasis website. Sekolah mengelola sistem informasi pengelolaan dengan cara yang efektif. efisien.4. Sekolah kami sudah mengelola Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMPendik) yang efektif. Webside Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami belum dapat memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. efisien.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Pengelolaan data di sekolah kami belum berbasis ICT sehingga belum efektif dan efisien. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid 6. blog.4. Sekolah belum dapat mengelola penerimaan dan pelaporan data secara akurat serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. Sekolah kami sudah menggunakan Komunikasi antar warga secara efisien. dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah. Bukti-Bukti Fisik 1. dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah 2. dan efektif menggunakan SMS broadcasting. website sekolah. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. Data base sekolah 2. efisien dan akuntabel dan sudah tersosialisaikan kepada seluruh pemangku kepentingan. dan akuntabel menggunakan Paket Aplikasi Sekolah (PAS) 2. efisien.6. KELEMAHAN 1. .

efisien. dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah 2. Sekolah kami perlu pendampingan pengelolaan penerimaan dan pelaporan data sehingga kami dapat mengelola penerimaan dan pelaporan data secara akurat serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah .Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu pendampingan pengelolan SIM agar kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif.

Sekolah kami sudah menggunakan SIMPendik yang mudah diakses 3.6.2. Tahap ke-1 Sekolah kami belum menyediakan akses informasi yang mudah bagi warga sekolah. Disekolah kami belum ada petugas khusus pegelolaan tentang SIMPENDIK secara khusus. KELEMAHAN 1. dan dapat diakses. Sekolah kami menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan. 2.sms broadcase. Rekomendasi Pengembangan: 1. Sekolah kami perlu mengangkat petugas khusus yang bertugas mengelola SIMPENDIK sehingga sekolah kami dapat menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan serta mudah diakses secara online melalui website sekolah. . 4. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan serta mudah diakses secara online melalui website sekolah.e-mail sekolah. Sekolah menyediakan sistem informasi yang efisien. Data base sekolah Webside Buku tamu Buku penghubung Buku Agenda KEKUATAN 1. 3.4. 5.4. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid 6.wibesite sekolah. Sekolah kami memiliki jenis pelayanan : sms gateway . Sekolah kami sudah menggunakan Jenis SIMPendik yaitu Paket Aplikasi Sekolah (PAS) 2.  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah kami menyediakan akses informasi untuk warga sekolah namun belum ditunjang oleh sistem pembaharuan data. efektif. Bukti-Bukti Fisik 1.

Daftar hadir workshop 1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik . memfasilitasi. dan terbuka. Pelatih / instruktur melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya memberikan pelatihan teknis kepada peserta didik pada kegiatan pelatihan. Guru melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai agen pembelajaran yang memotivasi. 2.1. Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6. Wakil kepala sekolah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah. 2).5. Dokumen Program pendayaan gunaan PTK 2. Tenaga perpustakaan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melaksanakan pengelolaan sumber belajar diperpustakaan. Pengembangan PTK. 3). membimbing. Penempatan PTK disesuaikan dengan kebutuhan. Dokumen tindak lanjut 5. 5). mendidik. Laporan kinerja 4. 4). 3). Sekolah meningkatkan keefektifan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan. Mutasi tenaga kependidikan dari satu posisi ke posisi lain didasarkan pada analisis jabatan.6. Sekolah kami telah mendayagunakan : 1). 6). 3. Sekolah kami telah menerapkan pendayagunaan PTK secara profesinal.5. adil. Dokumen hasil supervise 3. Bukti-Bukti Fisik KEKUATAN 1. Kepala sekolah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan pengelolaan sekolah (ada 18 tugas). 4). Promosi PTK 2). Surat tugas mengikuti workshop/pelatihan 6. dan melatih peserta didik. Sekolah kami telah mendukung upaya : 1). Konselor melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada peserta didik.

Sekolah kami telah melakukan pengangkatan PTK tambahan untuk memenuhi kekurangan tenaga PTK yang tetap. Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar dapat menyusun progaram pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dengan memperhatikan standar PTK. Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan. Sekolah kami belum bisa menyusun progaram pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dengan memperhatikan standar PTK. 9). merawat. Tenaga laboratorium melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya membantu dan mengelola kegiatan praktikum di laboratorium. 8). Teknisi sumber belajar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya mempersiapkan. KELEMAHAN 1. 4. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan serta senantiasa melaksanakan pengembangan profesinya secara berkelanjutan untuk meningkatkan efektifitas kinerja.7). Tahap ke-3 Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan serta senantiasa melaksanakan pengembangan profesinya.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami kurang memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan. memperbaiki sarana dan prasarana pembelajaran. . Tenaga administrasi melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan kebersihan lingkungan. Rekomendasi: 1.

KELEMAHAN 1. Sekolah kami sudah mensosialisasikan program kepengawasan kepada PTK 3. Daftar hadir sosialisasi supervise dan evaluasi 3. evaluasi.5. 7. Dokumenhasil supervisi 5. . Pengawas sekolah 6. Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6. Sekolah kami sudah Laporan pelaksanaan tugas tenaga kependidikan 6. Sekolah kami sudah melaksanakan Penyusunan program pengawasan berdasarkan SNP 2. Sekolah kami sudah melaksanakan pemantauan pengelolaan sekolah oleh Komite Sekolah 5. supervisi. Guru disekolah kami sudah melaporkan hasil evaluasi dan penilaian kepada Kepala Sekolah dan orangtua peserta didik. Dokumen laporan hasil supervise 7.6.5. Sekolah kami sudah melaksanakan laporan Pengawasan oleh pengawas 8.2. Program supervise dan evaluasi kepala sekolah 2. Sekolah kami melakukan supervisi dan evaluasi atas pelaksanaan tugas pendidik dan tenaga kependidikan namun belum terprogram dengan baik. Dokumen tindak lanjut hasil supervisi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Tahap ke-3 Sekolah kami senantiasa melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional. Dokumen hasil supervisi kepala sekolah 4. Sekolah kami sudah melaporkan hasil evaluasi kepada Kepala sekolah. 4.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melakukan evaluasi atas pelaksanaan tugas pendidik dan tenaga kependidikan secara berkala. Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami belum melaksanakan tindak lanjut dari hasil pengawasan Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami senantiasa melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional serta menyusun program perbaikan dan peningkatan yang berkelanjutan. Sekolah kami sudah melaksanakan kepengawasan meliputi pemamtauan. pelaporan.

Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional pendidikan serta menyusun program perbaikan dan peningkatan yang berkelanjutan.Rekomendasi: 1. .

Daftar hadir kegiatan 3. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat mengoptimalkan pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis serta kegiatan pengembangan sekolah pada umumnya. Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah 6. Tahap ke-1 Warga sekolah kami belum terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis. (Warga sekolah = org yg beraktivitas di sekolah. Contoh ada Pengurus Komite Sekolah. Terra Pendidikan. Sekolah kami sudah melibatkan warga sekolah dalam pengelolaan pada kegiatan tertentu. Contoh kerja sama dengan STAN. UM Malang. PHBA 2.6. MOU dgn warga sekolah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. 3. output. dan pemanfaatan lulusan.Magistra Utama. Siswa) Rekomendasi Pengembangan: 1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Warga sekolah kami terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis serta kegiatan pengembangan sekolah pada umumnya. Sekolah kami sudah melaksanakan program Keterlibatan warga sekolah dalam pengelolaan akademik dan non akademik . UB Malang. Panitia PHBN. Pendidik. Warga sekolah kami terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis. berkaitan dengan: input. Warga sekolah terlibat dalam pengelolaan kegiatan akademis dan nonakademis. STKIP PGRI Jombang. Struktur organisasi sekolah 2.6. Bukti-Bukti Fisik 1. Tenaga kependidikan.6.1. UNP Kediri. Bank Jatim.  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Warga sekolah terlibat langsung hanya pada kegiatan akademis. proses. . Sekolah kami sudah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan.

6.6.

Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah

6.6.2. Sekolah melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan nonakademis. Bukti-Bukti Fisik 1. Struktur organesasi sekolah 2. Daftar hadir kegiatan 3. MOU dengan KEKUATAN 1. Sekolah kami sudah melaksanakan Program Keterlibatan Masyarakat dalam pengelolaan kegiatan non akademik . Contoh pengelolaan ekstra kurikuler TIK, UKS, PMR, Pramuka, SMS Gateway 2. Sekolah kami sudah melibatkan masyarakat dalam kegiatan tertentu. Contoh pada saat perayaan Hari Idul Adha, Kegiatan pondok Ramadhan. 3. Sekolah kami sudah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan, dibidang kegiatan non akademik. Contoh kerja sama dengan Terra Pendidikan kediri bidang pengembangan TIK, PT Telkomsel bidang penembangan SMS broadcasting, PT Telkom pengembangan internet sekolah. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Sekolah kami melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis dan memberikan kesempatan untuk berkreasi.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

masyarakat

Tahap ke-3

Tahap ke-2
Sekolah kurang melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Tahap ke-1
Sekolah kami sama sekali tidak melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Sekolah kami melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Rekomendasi Pengembangan:
1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat mengoptimalkan peran serta memberikan kesempatan untuk berkreasi. masyarakat dalam pengelolaan non akademis dan

7. STANDAR PEMBIAYAAN
Komponen 7.1. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar Indikator 7.1.1. Anggaran sekolah dirumuskan merujuk Peraturan Pemerintah, pemerintahan provinsi, dan pemerintahan kabupaten/kota 7.1.2. Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan 7.1.3. Penyusunan rencana keuangan sekolah dilakukan secara transparan, efisien, dan akuntabel. 7.1.4. Sekolah membuat pelaporan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. 7.2. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7.2.1. Sekolah memiliki kapasitas untuk mencari dana dengan inisiatifnya sendiri 7.2.2. Sekolah membangun jaringan kerja dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri setempat. 7.2.3. Sekolah memelihara hubungan dengan alumni. 7.3. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7.3.1. Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. 7.3.2. Sekolah melakukan subsidi silang kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi

7. 7.1.

PEMBIAYAAN Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar

7.1.1. Anggaran sekolah dirumuskan merujuk Peraturan Pemerintah, pemerintahan provinsi, dan pemerintahan kabupaten/kota Bukti-Bukti Fisik
1. Dokumen RAPBS/RKAS 2. Undangan rapat penyusunan RAPBS/RAKS setiap pertemuan 3. Notulen rapat setiap pertemuan 4. Daftar hadir rapat setiap pertemuan

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik
Kekuatan : 1. Sekolah kami sudah menyusun RAPBS (PP No 19 /2005 Pasal 53). 2. Sekolah kami sudah merumuskan RAPBS dengan perhitungan kebutuhan setahun. 3. Rumusan RAPBS sekolah kami berisi :  Semua ragam sumber pendapatan dan jumlah nominalnya.  Semua ragam pembelanjaan dan jumlah nominalnya  Semua kegiatan/program kerja yang didanai dalam setahun 4. RAP (Rencana Anggaran Pendapatan) sekolah kami meliputi :  Subsidi pemerintah (BOMM).  Iuran siswa (BOSP = Biaya Operasional Satuan Pendidikan)  Sumbangan masyarakat (Biaya Investasi non Lahan). 5. RAB ( Rencana Anggaran Belanja) sekolah kami meliputi :  Biaya penyediaan sarana dan prasarana.  Pengembangan sumberdaya manusia.  Investasi Non Lahan (Gedung).  Gaji dan tunjangan yang melekat.  Bahan atau peralatan pendidikan habis pakai. Biaya operasi pendidikan tak langsung berupa daya, air, jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, transportasi, konsumsi, pajak, asuransi, dan lain sebagainya. (Peraturan Pemerintah No.19/2005 Bab IX: Pasal 62). Kelemahan : 1. Sekolah kami belum pernah menerima Block Grant yang bersifat matching grant. 2. Sekolah kami belum pernah mendapatkan sponsor perusahaan. 3. Sekolah kami belum pernah menandatangi MOU dengan DUDI.

Sekolah kami perlu menandatangani MOU dengan DUDI. 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) belum sepenuhnya merujuk pada Peraturan Pemerintah. . Sekolah kami perlu bantuan Block Grant yang bersifat matching grant. Tahap ke-3 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada Peraturan Pemerintah dan dikomunikasikan kepada komite sekolah dan pemangku kepentingan yang terkait. Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada Peraturan Pemerintah. Sekolah kami perlu mengajukan sponsor ke beberapa perusahaan 3.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada peraturan pemerintah dengan melibatkan partisipasi komite sekolah dan pemangku kepentingan yang terkait. pemerintahan provinsi. Rekomendasi: 1. dan pemerintahan kabupaten/kota.

1. Di sekolah kami perumusan RAPBS/RKAS belum melibatkan Guru.1. Kelemahan : 1. Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan.7. dan Pemerintah Kab.Kediri Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan serta Dunia Usaha dan Dunia Industri. Karyawan. Tahap ke-3 Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Perumusan RAPBS belum melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan belum melibatkan pemangku kepentingan yang relevan Rekomendasi : 1. Daftar hadir rapat setiap pertemuan. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Bukti-Bukti Fisik 1. dan Pemerintah Kab.Kediri . Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7.2. Notulen rapat setiap pertemuan 4. Dokumen RAPBS/RKAS 2. Di sekolah kami perumusan RAPBS/RKAS telah melibatkan KS. Tim Pengembang dan Komite Sekolah. Sekolah kami perlu pendampingan dalam merumuskan RAPBS/RKAS dengan melibatkan Guru. Karyawan. Undangan rapat penyusunan RAPBS/RAKS setiap pertemuan 3.

Bukti-Bukti Fisik 1. Teks rencana investasi 2. Nota pembelian barang Kekuatan : 1. Buku inventaris barang 8. Kuitansi penerimaan 10. Transparan :  Sekolah kami telah melaporkan rencana investasi kepada Kepala Sekolah. Komite Sekolah.3. Penyusunan rencana keuangan sekolah dilakukan secara transparan.  Setiap transaksi keuangan sekolah kami (penerimaan dan pengeluaran) disertai dengan bukti yang sah berupa kwitansi dan nota.  Pemeriksaan Buku Kas ( Umum/Pembantu) sekolah kami dilakukan secara periodik oleh Kepala Sekolah. dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. Kelemahan : 1.7. Buku kas umum 6. Teks Pengumuman rencana investasi 4.1. Komite Sekolah. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Penyusunan rencana keuangan Penyusunan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-4 rencana keuangan √ Penyusunan Tahap ke-4 rencana keuangan Penyusunan Tahap ke-4 rencana keuangan .  Sekolah kami sudah memiliki catatan logistik (uang dan barang) sesuai dengan mata anggaran dan sumber dananya masing-masing. Di sekolah kami Petugas pencatat logistic barang belum maksimal. Buku setoran ke bank 12. Buku permintaan barang 9.  Sekolah kami telah memiliki buku setoran ke Bank Jatim. Akuntabel  Sekolah kami telah melaksanakan pembukuan keuangan sekolah dengan menggunakan Program Excel. Daftar nama pemangku kepentingan 3. 3. Efesien  Pembelanjaan sekolah kami telah sesuai dengan rencana anggaran yang ada. efisien.1. Program kerja sekolah/RAPBS 5. 2. dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. dan akuntabel. Buku kas pembantu 7. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7. Kuitansi pembelian barang 13.  Pengelolaan keuangan sekolah kami dapat diketahui dengan mudah oleh Kepala Sekolah. Kuitansi pengeluaran 11.

(Pemerintah dan masyarakat) sekolah dilakukan secara transparan. efisien dan akuntabel. Sekolah kami perlu mendapatkan pelatihan untuk petugas pencatat logistic barang. efisien dan akuntabel kepada masyarakat dan Pemerintah. (kepada pemerintah) sekolah dilakukan secara transparan. . (Pemerintah dan masyarakat) sekolah dilakukan secara transparan.sekolah dilakukan secara transparan. efisien dan akuntabel. (kepada pemerintah) Rekomendasi : 1. efisien dan akuntabel kepada masyarakat dan Pemerintah.

Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara periodik kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Dari Masyarakat kepada komite sekolah ( PP. Dinas Pendidikan dan Pemerintah sesuai dengan asal sumber.1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara berkala dan menyeluruh kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. . Sekolah kami telah memiliki laporan per Kegiatan. Rekomendasi Pengembangan: 1. Dari Pemerintah dilaporkan kepada pemerintah sesuai aturan perundang-undangan.. Buku laporan keuangan setiap bulan 3.4. Sekolah kami telah melaporkan dan mempertanggung jawabkan anggaran kepada Komite Sekolah. Buku ekspedisi 4. Sekolah kami perlu pendampingan agar dapat mengembangkan mekanisme laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara berkala dan menyeluruh kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan secara online.ayat 2 ) (PP. √ Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan.48/2008 Pasal 71. Dari sekolah dilaporkan secara rinci dan transparan kepada dewan guru dan staf sekolah. Sekolah membuat pelaporan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. tetapi masih perlu dilakukan secara rutin dan proses yang transparan.7. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7. Tahap ke-1 Sekolah belum membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Teks pengumuman laporan keuangan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Buku kas umum 2.48/2008 Pasal 49 ayat 2). Bukti-Bukti Fisik 1. 3. 2.1. Sekolah kami telah memiliki laporan realisasi belanja rutin.

Sekolah kami belum bisa mengembangkan kewirausahaan berupa kantin sekolah. Sekolah kami telah menyusun proposal penggalian dana Kelemahan : 1. . 6.2. Buku kas koperasi sekolah 5. Sekolah kami belum bisa membentuk jalinan yang kuat dengan alumni yang siap mendukung pengembangan sekolah. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum mempertimbangkan penggunaan sumber daya atau prasarana sekolah untuk mencari sumber pembiayaan tambahan.2. Dokumen RAPBS 6.7. Rekomendasi: 1. Program pengembangan kewirausahaan. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami kreatif menggali berbagai sumber untuk mendapatkan pendapatan tambahan. 2.. Kantin sekolah 4. Sekolah kami belum melakukan kerjasama dengan Dunia Usaha Dan Industri (DUDI). 3. Sekolah kami tidak memiliki tanah yang produktif. Dokumen proposal penggalian dana. Sekolah memiliki kapasitas untuk mencari dana dengan inisiatifnya sendiri Bukti-Bukti Fisik 1. 4. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. 2. Sekolah kami belum memiliki donator tetap. Sekolah kami belum bisa menyelenggarakan kegiatan yang dapat menghasilkan dana. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. Koperasi sekolah dan kebun sekolah (kantin sekolah dan koperasi sekolah dikelola oleh siswa). Koperasi sekolah/siswa 3.1. 5. Tahap ke-3 Sekolah kami mendapatkan pembiayaan tambahan melalui pemanfaatan sarana dan prasarana sekolah. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat menyusun program kreatif yang dapat menggali berbagai sumber untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Kami berencana untuk memperluas penggunaan sumber daya dan prasarana sekolah untuk mendapatkan pembiaya-an tambahan tetapi kami belum mengimplemen-tasikannya.

Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. 4. 5. Sekolah kami telah melakukan kerja sama dengan pihak Telkomsel di bidang Web to SMS (setiap 3 bulan).7. Dunia Industri dan kelompok masyarakat setempat yang membantu sekolah kami dalam hal pembiayaan. Sekolah kami belum mengidentifikasi Du-Di yang memiliki dana CSR (Coorporate Social Responsibility).2. Dokumen daftar Du-Di yang memiliki dana CSR.2. Dokumen proposal penggalian dana kepada Du-Di Daftar nama siswa usulan penerima bantuan dari Du-Di. Sekolah membangun jaringan kerja dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri setempat. 2. .2. Hubungan kami dengan Dunia Usaha. 2. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat membangun jaringan kerja yang kuat dengan Dunia Usaha. 3. 7. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kami telah membangun jaringan kerja yang kuat dengan Dunia Usaha. Bukti-Bukti Fisik 1. Rekomendasi: 1. Dunia Industri dan kelompok masyarakat yang membantu sekolah kami dalam hal pembiayaan. 3. 6. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum memiliki hubungan yang kuat dengan dunia usaha dan dunia industri setempat. khususnya orangtua yang mampu untuk membantu sekolah kami. Sekolah kami belum melakukan kerjasama dengan beberapa Dunia Usaha Dan Industri (Du-Di). Sekolah kemi belum bisa melakukan aksi kegiatan dengan melibatkan Du-Di. Dunia Industri dan kelompok masyarakat harus dikembangkan lebih lanjut agar mendapatkan bantuan keuangan dari mereka. Tahap ke-3 Kami telah mengembangkan hubungan kerja sama dengan Dunia Usaha. Kelemahan : 1. Dokumen kerjasama dengan Du-Di Undangan rapat kerjasama dengan Dudi Notulen rapat Daftar hadir rapat kerjasama dengan Dudi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Dunia Industri dan kelompok masyarakat.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Kami memelihara hubungan dengan alumni dan mereka membantu upaya kami walaupun bukan dalam hal pembiayaan. Sekolah kami belum mempunyai program kegiatan yang melibatkan alumni. Sekolah kami perlu pembimbingan agar sekolah dapat memelihara hubungan dengan alumni dan memberdayakan mereka sebagai sumber pendanaan dan bantuan lainnya. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1.2. 2. 6. Sekolah kami belum memanfatkan sumberdaya alumni. Sekolah memelihara hubungan dengan alumni. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. 3. Buku inventaris barang Undangan rapat dengan alumni Notulen rapat dengan alumni Daftar hadir rapat dengan alumni Tahap ke-4 Kami memelihara hubungan dengan alumni kami dan memberdayakan mereka sebagai sumber pendanaan dan bantuan lainnya. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum menyimpan alumni sekolah kami. 5. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat membentuk organisasi alumni yang memiliki program kegiatan seluruh alumni 2. 3. 4.2. Buku daftar alumni Buku daftar anggota alumni Dokumen program kerja sekolah. . Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami belum memiliki wadah / organisasi alumni.3. Sekolah kami telah mengidentifikasi alumni melalui website sekolah. 2.7. 7. Kelemahan : 1. catatan Kami menyimpan catatan alumni dan sebagian dari mereka membantu sekolah tetapi bukan dalam hal pembiayaan Rekomendasi: 1.

Sekolah mampu melayani siswa dari tingkatan sosial ekonomi namun belum dapat melayani siswa yang berkebutuhan khusus. Sekolah kami menerima siswa dari semua tingkatan ekonomi.48/2008 ). Rekomendasi: 1.( Ayat 1 dan 4 pasal 50 PP.3.3.7. 2. 5. Tahap ke-3 Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. Iuran sekolah kami telah berdasar kecukupan untuk memberikan layanan pendidikan yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Sekolah kami perlu pendampingan agar dapat melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus dan mempromosikan kesetaraan akses bagi semua peserta didik. Sekolah belum bisa memberikan pelayanan secara optimal bagi siswa berkebutuhan khusus. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah belum mampu melayani semua siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus dan mempromosikan kesetaraan akses bagi semua peserta didik. Dokumen PSB Kartu SPP Daftar siswa inklusi Kurikulum siswa inklusi Buku program komite sekolah Kekuatan : Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. Sekolah kami telah memberikan bantuan sebesar 20 % dari Biaya Operasional Satuan Pendidikan bagi peserta didik yang miskin. 3. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7. Bukti-Bukti Fisik 1. 3. Kelemahan : 1. No. 4. 4. . 2. Besar Iuran sekolah kami telah sesuai dengan pilihan orangtua peserta didik terhadap sejumlah nominal yang ditawarkan/ditetapkan oleh sekolah.1.

Di sekolah kami yang siswanya berasal dari keluarga yang berkemampuan dibidang ekonomi tidak perlu melakukan subsidi silang. 3. dari kelurahan/desa. tetapi sekolah tidak menerapkan subsidi silang dalam membiayai program kegiatan peserta didik. dan belum semua yang miskin terbantu. Sekolah kami telah mengidentifikasi tingkat ekonomi orang tua siswa. 3. Sekolah kami belum membagi siswa menjadi Dua kelompok : kaya dan miskin. Sekolah kami belum semua siswa miskin mendapatkan pembebasan biaya sekolah. Besar Iuran sekolah kami (Investasi Non Lahan) bervariasi sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan orang tua. Buku daftar home visit 3. Besar Iuran sekolah kami yang berupa Biaya Operasional Satuan Pendidikan belum bervariasi sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan orang tua.2 Sekolah melakukan subsidi silang kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi Bukti-Bukti Fisik 1. Kartu SPP 5. Sumbangan orangtua dirumuskan berdasarkan kemampuan ekonomi orangtua peserta didik.7.3. Tahap ke-3 Kami merumuskan besarnya sumbangan orangtua berdasarkan kemampuan ekonomi orangtua dan menerapkan prinsip subsidi silang. 2. . Buku daftar induk siswa 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sumbangan orangtua dan biaya kegiatan sekolah lainnya ditentukan sama untuk semua peserta didik dengan tidak mempertimbangkan kemampuan ekonomi orangtua. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7. Surat keterangan miskin Kekuatan : Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. Surat keputusan Kepala Sekolah tentang Biaya Pendidikan Bagi Siswa Miskin Kelemahan : 1. 2. 4.3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kami mematuhi standar mengenai biaya sumbangan orangtua dan subsidi silang pembiayaan dan juga memiliki alokasi khusus untuk memberikan tempat bagi anak yang sangat miskin dengan mencari sumber dana lainnya.

Rekomendasi: 1. . Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun program kerja yang menerapkan biaya sumbangan orangtua dan subsidi silang pembiayaan dan juga memiliki alokasi khusus untuk memberikan tempat bagi anak yang sangat miskin dengan mencari sumber dana lainnya.

1. Guru memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). 8.1.2. 8.1. hasil penilaian untuk perbaikan 8. Guru menggunakan pembelajaran. Sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan. STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN Komponen Indikator 8.2.2. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka 8.3. Penilaian berdampak pada proses belajar 8. didik dalam .4.3. bentuk.3. Guru memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik. dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik.1. Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik 8.2. 8. Guru melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat.1.2. 8.3. Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik. 8.2.8. 8.1.1.1. Sekolah melibatkan orangtua peserta meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. Guru menerapkan berbagai teknik.

Di sekolah kami ada 50 guru dari 62 guru yang sudah melakukan penyusunan kisi-kisi soal sesuai dengan sk. KELEMAHAN 1. 3.1. 8. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang melakukan penentuan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik. dan kondisi satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik 2.8. NOTULEN RAPAT PENYUSUNAN KKM. kd mata pelajaran masing. DAFTAR HADIR RAPAT PENYUSUNAN KKM . kd mata pelajaran masing-masing. Di sekolah kami sebagian besar guru belum melakukan penyusunan rubrik penilaian sesua dengan mata pelajaran masing-masing. Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik. Di sekolah kami semua guru sudah menyusun kisi-kisi soal penilian 4. 2. EDARAN KE WALI MURID Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.1.1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami menyusun rencana penilaian terhadap hasil belajar peserta didik terhadap pencapaian 3. Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melakukan penyusunan matrik/pemetaan penilaian 3. Di sekolah kami semua guru sudah menyusun instrument penilaian sesuai dengan sk. karakteristik mata pelajaran. Tahap ke-3 Guru-guru kami menyusun dan mengembangkan perencanaan penilaian untuk mencapai √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami melaksanakan penilaian hasil belajar peserta didik tanpa membuat perencanaan Sebagian Guru-guru kami menyusun perencanaan penilaian berdasarkan kompetensi dasar dan standar . PENILAIAN PENDIDIKAN Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik 8. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menentukan KKM 2.

penilaian yang jelas terlebih dahulu. 3.kompetensi yang diharapkan diinformasikan kepada peserta sehingga setiap peserta memahami target kompetensi harus dicapai. dan kondisi satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik 2. Di sekolah kami sebagian besar guru perlu pendamping atau pelatiahan dalam penyusunan rubrik penilaian sesua dengan mata pelajaran masing-masing melalui mgmp sekolah. kd mata pelajaran masing-masing. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan/pembingan dalam menentuakan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik. dan didik didik yang kompetensi peserta didik. Rekomendasi: 1. karakteristik mata pelajaran. . kompetensi. Di sekolah kami ada 12 guru dari 62 guru yang pendamping/bimbingan dalam menyusunan kisi-kisi soal sesuai dengan sk.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.2. Guru memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Bukti-Bukti Fisik 1. GURU MEMILIKI BUKTI FISIK UNTUK DISOSIALISASIKAN KE SISWA TENTANG KRITERIA PENILAIAN SESUAI DENGAN SK, KD DAN DISAMPAIKAN KE SISWA PADA AWAL SEMESTER LEMBAR KKM YANG DIBERIKAN/SOSIALISASIKA N KE KE SISWA TIAP MAPEL Tahap ke-4
Guru-guru kami menginformasikan silabus mata pelajaran yang didalam-nya memuat rancangan dan kriteria penilaian termasuk KKM dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, mata pelajaran dan kondisi sekolah pada awal semester.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah memberikan informasi kepada peserta didik tentang pelaksanaan uh, uts dan uas, ukk dan uan sesuai dengan jadwal yang terdapat pada program semester mata pelajaran masing-masing. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum menginformasikan lebih dahulu kepada peserta didik tentang pelaksanaan ulangan uh.

2.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-3
Guru-guru kami memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk KKM yang disusun.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami tidak memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian, termasuk KKM.

Guru-guru kami memberikan informasi kepada peserta didik hanya KKM saja diawal semester.

Rekomendasi:
1. Sekolah kami perlu ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka menginformasikan silabus mata pelajaran yang didalamnya memuat rancangan dan kriteria penilaian termasuk KKM dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, mata pelajaran dan kondisi sekolah pada awal semester.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.3. Guru melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat. Bukti-Bukti Fisik 1. 2. PROMES JADWAL ULANGAN BUKU DAFTAR NILAI YANG TELAH TERISI LENGKAP KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat untuk mengukur prestasi peserta didik sesuai dengan sk, kd masing-masing mata pelajaran. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 10 guru dari 62 guru yang melaksanakan penilaian tidak sesuai dengan rencana yang telah dibuat dalam melaksanakan penilaian secara periodic Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Guru-guru kami menggunakan berbagai jenis metode untuk menilai kemajuan belajar peserta didik secara berkelanjutan dan mengembangkannya berdasarkan rencana yang telah dibuat sesuai dengan perkembangan peserta didiknya.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

Tahap ke-3
Guru-guru kami selalu melaksanakan penilaian dan memantau kemajuan belajar peserta didik secara berkala sesuai dengan rencana yang telah dibuat pada silabus dan RPP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami tidak menilai atau memonitor kemajuan peserta didik sesuai rencana.

Guru-guru kami melaksanakan penilaian terhadap peserta didik secara periodik, tapi sebagian besar tidak sesuai dengan rencana penilaian yang telah disusun.

Rekomendasi: 1. Sekolah kami ada 10 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan agar mereka dapat menggunakan berbagai jenis metode untuk menilai kemajuan belajar peserta didik secara berkelanjutan dan mengembangkannya berdasarkan rencana yang telah dibuat sesuai dengan perkembangan peserta didiknya.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.4. Guru menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik. Bukti-Bukti Fisik 1. DOKUMEN PENILAIAN BERUPA BUKU NILAI, MINIMAL ADA FORMAT NILAI TUGAS, UH 1, 2 DST, UTS, US DAN RAPOR RPP BAB PENILAIAN YANG DIDALAMNYA ADA RENCANA TES LISAN, URAIAN ATAU NON URAIAN/OBYEKTIF, DOKUMEN KISI-KISI DAN SOAL, LK (LEMBAR KERJA)/NASKAH ULANGAN/SOAL, FORMAT DAN TUGAS INDIVIDU DAN KELOMPOK Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Guru-guru kami membuat instrumen yang tepat dan dapat diandalkan untuk menerapkan berbagai teknik, bentuk dan jenis penilaian serta direview secara berkala.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik sesuai dengan sk dan kd mata pelajaran masing-masing. 2. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru sudah memberikan penugasan perorangan atau kelompok berbentuk TT, TTT dan atau PR/proyek. KELEMAHAN

2.

3.

1. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang belum menyusun kisi-kisi soal baik ulangan harian, ulangan tengah semester atau ulangan akhir semester

4.

5.

Tahap ke-3
Guru-guru kami menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian sesuai dengan target kompetensi yang ingin diukur.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami hanya menerapkan satu teknik, bentuk dan jenis penilaian.

Guru-guru kami hanya menerapkan teknik, bentuk, dan jenis penilaian tertentu untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik.

Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan agar dapat membuat instrumen yang tepat dan dapat diandalkan untuk menerapkan berbagai teknik.Rekomendasi: 1. bentuk dan jenis penilaian serta direview secara berkala. .

Di sekolah kami ada 52 guru dari 62 guru yang belum mengembalikan hasil ulangan siswa serta memberikan komentar secara mendidik.8.2. . tugas peserta didik sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.2. Bukti-Bukti Fisik 1. KELEMAHAN 1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Semua guru kami secara rutin mencatat kemajuan setiap peserta didik memberi komentar dan masukan serta menginformasikanya kepada peserta didik secara individual dan berkala. (dan memberi komentar dan masukan serta menginformasikannya ke peserta didik) √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru tidak selalu memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Guru-guru kami mengkaji ulang tingkat kemajuan semua peserta didik pada setiap akhir semester. Setiap guru menyampaikan hasil Evaluasi mata pelajaran serta hasil penilaian setiap peserta didik kepada Kepala sekolah pada akhir semester dalam bentuk laporan hasil prestasi belajar peserta didik. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melakukan koreksi ulangan.1. Guru memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik. LEMBAR MASUKAN DAN KOMENTAR PENILAIAN KEKUATAN 1. Rekomendasi: 1. Di sekolah kami ada 52 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar guru-guru dapat secara rutin mencatat kemajuan setiap peserta didik memberi komentar dan masukan serta menginformasikanya kepada peserta didik secara individual dan berkala. Penilaian berdampak pada proses belajar 8.

2.2. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk memberikan pendapat Tahap ke-3 Guru-guru kami selalu menggunakan hasil penilaian peserta didik dalam mereview rencana pembelajaran √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Hasil tes di sekolah kami tidak selalu berpengaruh pada perbaikan program pembelajaran yang telah Hasil tes digunakan sebagian guruguru kami untuk merencanakan perbaikan bahan pembelajaran .8. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan 2. Guru menggunakan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran. HASIL ULANGAN HARIAN/TENGAH SEMESTER DAN SEMESTER GURU MEMILIKI KISI-KISI DAN SOAL-SOAL UNTUK REMIDI KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi. 2. Di sekolah kami ada 42 dari 62 guru sudah melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3. Di sekolah kami ada 42 guru dari 62 guru sudah menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 2. Penilaian berdampak pada proses belajar 8. Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami ada 42 guru dari 62 guru yang telah menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi.2. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3.

terhadap hasil pencapaian kemajuan belajar yang mereka peroleh dan terlibat dalam penetapan target pembelajaran. Rekomendasi: 1. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi . disusun. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan 2. selanjutnya. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3. yang telah disusun.

3. Di sekolah kami telah melaporkan hasil penilaian setiap semester kepada orang tua/wali peserta didik 4. Sekolah kami selalu menerbitkan Surat Ketrangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dan ijazah setiap tahunnya dan diserahkan kepada orang tua/wali perserta didik 4.3. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaporkan hasil penilaian setiap akhir semester kepada Kepala Sekolah 2. 5.1. 2. Sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaporakan hasil penilaian akhlak dan penilaian kepribadian kepada sekolah 3. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka pada setiap akhir semester kepada 8.3.8. BUKU RAPOR SEMESTER BUKU RAPOR AKHIR TAHUN DAFTAR HADIR PENGAMBILAN RAPOR DAFTAR ISIAN PENGAMBILAN RAPORT KEKUATAN Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. Sekolah kami selalu melaporkan hasil kelulusan kepada Dinas Pendidkan setiap tahunnya. Bukti-Bukti Fisik 1. .

Tahap ke-1 Sekolah kami membuat laporan kepada orangtua berupa hasil penilaian akhir di setiap akhir semester. Rekomendasi Pengembangan: 1. Sekolah kami menyampaikan laporan semua hasil penilaian peserta didik kepada orangtua dan mendiskusikannya secara mendetail untuk masingmasing peserta didik secara berkala sesuai dengan kesepakatan .Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyampaikan laporan semua hasil penilaian peserta didik kepada orangtua dan mendiskusikannya secara mendetail untuk masing-masing peserta didik secara berkala sesuai dengan kesepakatan √ Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah kami membuat laporan hasil penilaian kepada orangtua secara rutin dan sistematis dalam bentuk laporan pendidikan. Sekolah kami menyampaikan laporan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orang tua/wali peserta didik dalam bentuk laporan pendidikan.

DAFTAR HADIR SOSIALISASI PENCAPAIAN HASIL BELAJAR.3. Sekolah melibatkan orangtua peserta didik dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. Di sekolah kami selalu mengiformasikan/mensosialisasikan tentang SK/KD.8. 2. Kriteria kenaikan program remedial dan pengayaan kepada orang tua/wali murid di awal kegiatan pembelajaran akan dilaksanakan pada saat pelaksanaan MOS.3. KKM. Sekolah kami belum memberi kesempatan berdiskusi untuk membangun kerja sama dengan orangtua agar membantu anak mereka belajar di rumah. DAFTAR HADIR PENERIMAAN LAPORAN HASIL BELAJAR 1.2. Di sekolah kami orang tua/wali murid selalu dilibatkan dalam menunjang fasilitas sekolah misalnya seperti pembelikan lks dan buku paket serta alat transportasi yang dibutuhkan peserta didik KELEMAHAN 1. Bukti-Bukti Fisik KEKUATAN 1. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melibatkan orangtua secara aktif dalam membantu anak mereka belajar di rumah. dan melalui buku perataturan akademik. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Sekolah kami menjalin kemitraan dengan orangtua dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. . Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka 8. rapat awal orang tua siswa. Di sekolah kami belum pernah melibatkan orang tua/wali murid dalam penyusunan criteria Kelulusan Ujian Sekolah atau Ujian Nasional Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami membuat laporan berkala pada orangtua mengenai pencapaian hasil belajar peserta didik dan menawarkan kesempatan untuk mendiskusikan kemajuan anak mereka serta mengajukan usulanusulan peningkatan hasil belajar peserta didik.

Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat membuat laporan berkala pada orangtua mengenai pencapaian hasil belajar peserta didik dan menawarkan kesempatan untuk mendiskusikan kemajuan anak mereka serta mengajukan usulan-usulan peningkatan hasil belajar peserta didik. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful