Instrumen Evaluasi Diri Sekolah (EDS) Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Pare Alamat : Jl.

Pk Bangsa 41 Pare Kabupaten : Kediri Tahun : 2011

1. STANDAR ISI
Komponen 1.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Indikator
1.1.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP. 1.1.2. Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan kebutuhan pembelajaran. 1.1.3. Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu, rencana program remedial, dan pengayaan bagi siswa.

1.2.

Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik

1.2.1. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 1.2.2. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

1.

ISI

1.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan
1.1.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP

1. 2. 3. 4. 5.

Bukti-Bukti Fisik Sk Team Pengembang Kurikulum Dokument ktsp Daftar hadir Undangan rapat Notulen rapat

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan 1. Sekolah kami sudah memiliki Tim Pengembang Kurikulum 2. sekolah kami sudah melaksanakan Kurikulum yang Memuat 5 Kelompok Mapel 3. Sekolah kami sudah melaksanakan 7 Prinsip Pelaksanaan 4. Sekolah kami sudah menerapkan Muatan Kurikulum, Inti, Lokal, Pengem.diri 5. Sekolah kami sudah melaksanakan Alokasi waktu,jampel, jam/mg,jam/tahun 6. Sekolah kami sudah melaksanakan Penambahan jam 7. Sekolah kami sudah mereview Kurikulum tiap tahun 8. Kurikulum kami sudah disosialisasikan kepada stakeholder sekolah 9. Kurikumlum sekolah kami sudah disahkan oleh Dinas pendidikan Kelemahan 1. Sekolah kami belum melibatkan anggota TPK dalam penyusunan kurikulum; kepsek, wakil guru, wakil siswa, komite, pengawas 2. Kurikulum sekolah belum sepenuhnya melaksanakan 7 Prinsip Pengembangan Tahapan Pengembangan

Tahap ke-4
Kurikulum sekolah kami disusun dan dikembangkan sesuai dengan panduan BSNP dan menjadi rujukan bagi pengembangan kurikulum sekolah lainnya yang memiliki karakteristik yang sama.

Tahap ke-3
Kurikulum sekolah kami disusun dan dikembangkan sesuai dengan panduan BSNP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Kurikulum sekolah kami belum sepenuhnya mengikuti panduan yang disusun BSNP.

Kurikulum sekolah kami disusun mengikuti panduan yang disusun BSNP namun masih memerlukan pengembangan.

pengawas 2. wakil guru. Sekolah kami perlu pendampingan agar kami dapat menyusun Kurikulum sekolah berdasarkan 7 Prinsip Pengembangan. komite. .Rekomendasi : 1. kepsek. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun program penyusunan kurikulum yang melibatkan anggota TPK dalam penyusunan kurikulum. wakil siswa.

1. dan kebutuhan pembelajaran. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1. kondisi budaya. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. usia peserta didik. kebutuhan sosial masyarakat. kondisi budaya. Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan usia peserta didik dan kebutuhan pembelajaran. Dokumen 1 KTSP :  Jenis Muatan Lokal 2. usia peserta didik.1. Dokumen 2 KTSP:  Program Mulok  Silabus Mulok  RPP Mulok KELEMAHAN .1. 2. Bukti-Bukti Fisik 1. dan kebutuhan pembelajaran. usia peserta didik. kebutuhan sosial masyarakat. 1. usia peserta didik. Sekolah kami belum melaksanakan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakter dan sosbud Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. kondisi budaya. . kebutuhan sosial masyarakat. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kurikulum sekolah kami disusun belum mempertimbangkan karakteristik daerah. kondisi budaya. dan kebutuhan pembelajaran yang terintegrasi dalam silabus setiap mata pelajaran serta menjadi rujukan kab/kota dalam pengembangan kurikulum lokal.2. Sekolah kami sudah melaksanakan kurikulum dengan tambahan muatan lokal. kebutuhan sosial masyarakat. Tahap ke-3 Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. dan kebutuhan pembelajaran dalam silabus setiap mata pelajaran.

Rekomendasi : 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakter dan sosbud .

Dokumen 1 KTSP ( muatan kurikulum inti/utama. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan Program Layanan pengayaan Bukti-Bukti Fisik 1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN . Kurikulum sudah sesuai dan relevan Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu. rencana program remedial. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan Program Layanan perbaikan 3. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum mengalokasikan waktu layanan perbaikan dan pengayaan 2. Dokumen 1 KTSP ( pengaturan beban belajar) Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Struktur kurikulum sekolah kami telah mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya dengan selalu melaksanakan program remedial dan pengayaan yang sistematis untuk setiap peserta didik. .1.1.3. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Struktur kurikulum sekolah kami tidak mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya. Dokumen 1 KTSP ( struktur kurikulum) 3. 1. pengembangan diri) 2. Tahap ke-3 Struktur kurikulum sekolah kami telah mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya dengan selalu melaksanakan program remedial dan pengayaan. dan pengayaan bagi siswa. sedangkan program remedial dan pengayaan kadang kala dilaksanakan. serta program remedial dan pengayaan belum pernah dilaksanakan. muatan lokal.1. 1. Struktur kurikulum sekolah kami kurang mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya.

Rekomendasi : 1. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat mengalokasikan waktu layanan perbaikan dan pengayaan Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat melaksanakan Program Layanan perbaikan Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat melaksanakan Program Layanan pengayaan . 3. 2.

6. 2. . Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. KELEMAHAN . Sekolah kami masih sangat terbatas dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling yang memadai dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 5.2. KTSP ( pengembangan silabus Konseling Program Tahunan. 4. Program Semester. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan layanan dan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi setiap peserta didik.1. 3. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik 1.1. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK belum melaksanakan tindak lanjut bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta belum memberikan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Tahap ke-3 Sekolah kami memberikan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. baik yang terprogram dengan jelas maupun berdasarkan kasus per kasus sesuai kebutuhan peserta didik. Satuan Layanan/ Satuan Pendukung. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK belum memberikan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Program Khusus dan Pemetaan Mater Layanan Konseling. Daftar Siswa Binaan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1.2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu memberikan layanan bimbingan dan konseling bagi peserta didik. 1. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK telah menyusun program layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 2.

Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK perlu pembimbingan agar mereka dapat menyusun dan melaksanakan program tindak lanjut bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta belum memberikan pengembangan pribadi peserta didik pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan .Rekomendasi : 1. 2. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK perlu pembimbingan agar mereka dapat menyusun program dan melaksanakan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

2. Sekolah kami belum melaksanakan semua kegiatan pengembangan diri 2. Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik 1. Sekolah kami perlu melaksanakan Penilaian dan Pelaporan hasil pengembangan diri .1. Sekolah kami sudah melakukan Penyusunan Program dan perencanaan pengembangan diri 2.kurikulernya. 2. Sekolah kami menyediakan kegiatan ekstra-kurikuler tetapi belum mengakomodir semua kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. V Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu memberikan kegiatan ekstra-kurikuler bagi peserta didik. 5. Sekolah kami perlu melaksanakan semua kegiatan pengembangan diri 2. Bukti-Bukti Fisik 1. Program semester. 4. 3. Daftar Hadir Daftar Nilai. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 6. Rapor. Buku Induk Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Tahap ke-3 Sekolah kami sudah menyediakan beberapa (berbagai) kegiatan ekstrakurikuler bagi peserta didik yang sesuai dengan minat sebagian besar peserta didik. Jurnal. Sekolah kami sudah mengelompokkan Jenis kegiatan pengembangan diri KELEMAHAN 1.2.2. Sekolah kami belum semua melaksanakan Penilaian dan Pelaporan hasil pengembangan diri Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan berbagai jenis kegiatan ekstra kurikuler yang disesuaikan dengan minat setiap peserta didik dan melibatkan masyarakat dalam pengembangan ekstra. Rekomendasi : 1.

1. buku referensi.2. RPP memperhatikan perbedaan gender. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2.1. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. 2.1. Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi.2. inspiratif.1.1.5. motivasi belajar. potensi.2. buku pengayaan. Guru menggunakan buku panduan. serta mendapatkan konfirmasi. bakat.2. dan penutup. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI).1. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik.2. buku pengayaan. menyenangkan. dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan. kemampuan awal.2. dan panduan KTSP.3.4. menyenangkan. inspiratif. Pengembangan Silabus dilakukanguru secara mandiri atau berkelompok 2. emosional. dan lingkungan peserta didik. Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar Indikator 2. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif. kecepatan belajar. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran dengan mudah. kebutuhan khusus. minat.5. 2. 2. gaya belajar. 2. 2. norma. Siswa dapat mengakses buku panduan.1. pelaksanaan. 2.1. kemampuan sosial.STANDAR PROSES Komponen 2.5. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif.3.2. tahap intelektual. inti. nilai-nilai. 2. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas.3. kreatif. 2. dan penilaian hasil pembelajaran. 2. buku referensi. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan .4.4. menantang dan memotivasi peserta didik 2. Standar Kompetensi Lulusan (SKL).2. latar belakang budaya. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi perencanaan.

2. Sekolah kami sudah mengembangkan silabus dengan mencantumkan Komponen Silabus sebagai berikut:  Identitas mata pelajaran  SK dan KD  Materi pembelajaran  Kegiatan pembelajaran  Indikator pencapaian kompetensi  Penilaian  Alokasi Waktu  Sumber belajar KELEMAHAN 1.1.1. Silabus mata pelajaran kelas XII Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di Sekolah kami baru 40 guru dari 62 guru yang sudah mengembangan silabus berdasarkan :  Standar Isi  Standar Kompetensi lulusan  Panduan penyusunan KTSP 2. Di Sekolah kami baru 54 dari 62 guru yang mengembangkan silabus Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Silabus kami telah sesuai dengan SI. SKL. Silabus mata pelajaran kelas XI 3. Silabus mata pelajaran kelas X 2. dan panduan KTSP serta telah Tahap ke-3 Silabus kami telah sesuai dengan SI. dan panduan KTSP.1. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI).2. Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Bukti-Bukti Fisik 1. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Silabus kami belum sesuai dengan Sebagian silabus kami telah sesuai . PROSES Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar 2.

secara berkala dievaluasi dan dikembangkan sesuai perubahan dan kebutuhan) SKL. dan panduan KTSP. secara berkala dievaluasi dan dikembangkan sesuai perubahan dan kebutuhan. SKL. SI. Rekomendasi: 1. (telah mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah sebenarnya sama dengan panduan KTSP pd tahap 3.mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah. Di Sekolah kami ada 8 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan penyusunan silabus sesuai dengan SI. dan panduan KTSP dengan SI. sebaiknya. dan panduan KTSP. dan panduan KTSP yang mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah. Di    Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan pengembangan silabus berdasarkan : Standar Isi Standar Kompetensi lulusan Panduan penyusunan KTSP 2. SKL. . SKL.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri yang berdampak pada peningkatan mutu peserta didik. . √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Silabus kami belum dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok.1. Rekomendasi: 1. Tahap ke-3 Silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok. Sekolah kami perlu pembimbingan dalam kegiatan mengkaji dan mengembangkan silabus secara teratur oleh guru secara mandiri yang berdampak pada peningkatan mutu peserta didik. Pengembangan Silabus dilakukan guru secara mandiri atau berkelompok. Silabus mata pelajaran Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar 2. KELEMAHAN 1.1. Sekolah kami belum mengkaji dan mengembangkan silabus secara mandiri. Sebagian silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok.2. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami sudah mengembangkan silabus secara kelompok guru mata pelajaran di sekolah dan MGMP tingkat kabupaten.2.

Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang tidak mereviu RPP setiap tahun. dll) 3. KELEMAHAN 1. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. Bukti-Bukti Fisik 1. menantang. . Indikator pencapaian kompetensi. 3. menyenangkan. alokasi waktu.2. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP berdasarkan silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai kompetensi dasar Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP belum lengkap dan sistematis sesuai dengan komponen RPP ( identitas mata pelajaran. metode pembelajaran. lengkap dan sistematis dan menunjukkan pembelajaran PAKEM(interaktif. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. 2.2. inspiratif. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang menyusun RPP untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam 1X pertemuan 3. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP berdasarkan prinsip :  Mendorong partisipasi aktif peserta didik  Mengembangkan budaya membaca dan menulis  Memberikan umpan balik dan tindak lanjut  Memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan 2.1. SK. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP tidak berdasarkan prinsip :  Memperhatikan perbedaan individu peserta didik  Menerapkan Teknologi dan informasi 2.2. kegiatan pembelajaran yang terdiri dari pendahuluan. materi ajar. Dokumen I KTSP Dokumen Silabus / RPP Kelengkapan jumlah RPP / Silabus Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. tujuan pembelajaran. KD. inti dan penutup)Jumlah guru penyusun RPP.

Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam menyusun RPP untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam 1X pertemuan . Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam menyusun RPP berdasarkan prinsip :  Memperhatikan perbedaan individu peserta didik  Menerapkan Teknologi dan informasi dan direview secara berkala untuk memastikan dampaknya pada peningkatan hasil belajar peserta didik.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 RPP disusun oleh setiap guru untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran dan direview secara berkala untuk memastikan dampaknya pada peningkatan hasil belajar peserta didik. Rekomendasi: 1. Sebagian guru menyusun RPP sendiri untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru tidak menyusun RPP sendiri. 2. Tahap ke-3 RPP disusun oleh setiap guru untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran.

kecepatan belajar. potensi. latar belakang budaya. nilai-nilai. motivasi belajar. dan lingkungan peserta didik. √ Tahap ke-1 RPP tidak memperhatikan perbedaan individual peserta didik. minat.2. dan lingkungan peserta didik serta direview oleh para ahli. kecepatan belajar. kebutuhan khusus.2. gaya belajar. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam membuat RPP yang mengakomodir perbedaan peserta didik (perbedaan gender. norma. motivasi belajar. nilai-nilai. kemampuan sosial.2. kecepatan belajar. Rekomendasi: 1. emosional. gaya belajar. norma. bakat. kemampuan awal. gaya belajar. Dokumen Review Silabus Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. kecepatan belajar. Dokumen Pengembangan Silabus masing-masing Guru disahkan KS 2.2. motivasi belajar. potensi. norma. motivasi belajar. kecepatan belajar. kemampuan sosial. kebutuhan khusus. kemampuan awal. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang RPP-nya belum mengakomodir perbedaan peserta didik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 RPP memperhatikan perbedaan gender. minat. dan lingkungan peserta didik) serta direview oleh para ahli. latar belakang budaya. latar belakang budaya. emosional. Tahap ke-3 RPP memperhatikan perbedaan gender. gaya belajar. Bukti-Bukti Fisik 1. norma. dan lingkungan peserta didik. kemampuan awal. kemampuan sosial. kemampuan awal. potensi. emosional. nilai-nilai. bakat. Jumlah guru Penyusun Silabus 3. RPP memperhatikan perbedaan gender. kemampuan awal. bakat. kebutuhan khusus. Tahap intelektual. tahap intelektual. latar belakang budaya. Tahap ke-2 RPP memperhatikan perbedaan gender. bakat. minat. potensi. emosional. minat. nilai-nilai. kemampuan sosial. . Tahap intelektual. kebutuhan khusus. Tahap intelektual. latar belakang budaya. kebutuhan khusus.

Siswa dapat mengakses buku panduan. Buku kunjungan Laboratorium Tahap ke-4 Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dibeli (dimiliki) sendiri dan berbagai materi yang tersedia di perpustakaan sekolah dengan mudah untuk dipinjam dan dipakai di luar sekolah dalam kurun waktu tidak lebih dari satu minggu dan dapat diperpanjang.3. Interview 9.1. Di sekolah kami ada 600 Siswa dari 756 siswa yang belum memiliki sumber belajar lain ( di lingkungan sekolah) Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dibeli (dimiliki) sendiri dan berbagai materi yang tersedia di perpustakaan sekolah dengan mudah untuk dipinjam dan dipakai di luar sekolah dalam kurun waktu tidak lebih dari satu minggu dan dapat diperpanjang. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran dengan mudah Bukti-Bukti Fisik 1. Berita Acara 4. maka sebaiknya: Sekolah kami belum menyediakan sumber belajar yang diperlukan siswa untuk dipinjam dan diakses). buku referensi. Di sekolah kami ada 500 Siswa dari 756 siswa yang belum memiliki sumber belajar lain ( buku panduan. buku pengayaan. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. Observasi 8. buku referensi di perpustakaan) 3.2. Buku Peminjaman alat Laboratorium 10. Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dimiliki sendiri dan beberapa buku teks yang tersedia di perpustakaan sekolah selama pelajaran berlangsung. Daftar catalog buku 5.3. Daftar buku Peminjaman Perpustakaan/Referensi 6. Di sekolah kami ada 256 siswa dari 756 siswa yang belum memiliki buku teks dan buku panduan dalam pembelajaran yang dimiliki sendiri 2. . serta dapat mengakses Buku Sekolah Elektrnik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. serta dapat mengakses Buku Sekolah √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Siswa sekolah kami hanya menggunakan sumber belajar yang dimiliki sendiri. Buku Kunjungan Perpustakaan 7. Daftar Hadir 3. Notulen Rapat Penentuan Buku Teks 2. buku pengayaan. (Kata kuncinya “Akses”.

(BSE) dan materi lain dari elibrary sekolah Elektrnik (BSE). buku referensi di perpustakaan) untuk 500 Siswa dari 756 siswa 3. Sekolah kami perlu bantuan pengadaan sumber belajar lain ( di lingkungan sekolah) untuk 600 Siswa dari 756 siswa . Sekolah kami perlu bantuan pengadaan buku teks dan buku panduan dalam pembelajaran yang ditetapkan untuk 256 siswa dari 756 siswa . buku pengayaan. Rekomendasi 1. Sekolah kami perlu bantuan pengadaan sumber belajar lain ( buku panduan. 2.

2. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar yang ada di perpustakaan Di sekolah kami ada 53 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar yang ada di laboratorium Di sekolah kami ada 16 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar lain yang ada di lingkungan sekolah Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Guru-guru kami menggunakan buku panduan. Daftar buku Peminjaman Perpustakaan/Referensi 6. Bukti-Bukti Fisik 1. buku referensi. namun hanya pada mata pelajaran tertentu. Buku kunjungan Laboratorium Tahap ke-4 Guru-guru kami menggunakan berbagai jenis sumber dan media pembelajaran di sekolah serta memanfaatkan tempat belajar lain di luar sekolah dengan melibatkan siswa. Observasi 8. Daftar catalog buku 5. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami sepenuhnya hanya bergantung pada bukubuku pelajaran saja dalam melakukan proses pembelajaran. 4. . Buku Kunjungan Perpustakaan 7. Guru-guru kami sudah menggunakan sumber belajar lainnya selain buku pelajaran. buku pengayaan. Interview 9. Guru menggunakan buku panduan. Daftar Hadir 3.3. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1.3 Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. Buku Peminjaman alat Laboratorium 10. 3.2. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik. 2. Berita Acara 4. Di sekolah kami penentuan buku teks pelajaran belum merupakan hasil rapat antara guru dan komite. buku pengayaan. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik. buku referensi. Notulen Rapat Penentuan Buku Teks 2.

Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar yang ada di perpustakaan Di sekolah kami ada 53 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar yang ada di laboratorium Di sekolah kami ada 16 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar lain yang ada di lingkungan sekolah . 2.Rekomendasi 1. Sekolah kami perlu melaksanakan rapat antara guru dan komite untuk menentukan buku teks pelajaran. 4. 3.

b. 2.1. minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik 2. inspiratif. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 2. dan penutup. e. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif. . menyenangkan. 3. menyenangkan. dan kemandirian sesuai dengan bakat. menantang dan memotivasi peserta didik 2.4. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai.4.3 penutup : a. c. Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi. inti. Di sekolah kami ada 12 guru dari 62 guru yang melaksanakan pembelajaran tidak sesuai dengan RPP 2. dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. menantang. Mengajukan pertanyaan .2.1 pendahuluan : a. Di sekolah kami baru ada 40 guru dari 62 guru yang melaksanakan Pembelajaran meliputi kegiatan : 2. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram. b. memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif.pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelum nya dengan materi yang akan dipelajari. Bukti-Bukti Fisik 1. menyenangkan. 4. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif. d. kreatif. c. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus. kreativitas. program pengayaan. d.2 inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif. layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik. inspiratif. Silabus / RPP setiap Mapel Hasil Monev kelas Observasi Interview KELEMAHAN 1. serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa. inspiratif.

Ada 12 guru dari 62 guru di sekolah kami yang perlu pembimbingan agar dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP 2. Mengajukan pertanyaan . √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami belum konsisten melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan RPP yang disusunnya. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi. minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik 2. serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa. inspiratif. program pengayaan. memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai. inspiratif. menantang. c. b. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus. c. d.3 penutup : a. inspiratif. inspiratif. Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran. e.pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelum nya dengan materi yang akan dipelajari. Rekomendasi: 1.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif. menyenangkan dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. . menyenangkan. b.1 pendahuluan : a. menyenangkan dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya. d. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya serta dijadikan acuan bagi guru-guru di sekolah lainnya. dan kemandirian sesuai dengan bakat. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran. Sebagian guru-guru kami sudah konsisten melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif. Ada 40 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dalam melaksanakan Pembelajaran meliputi kegiatan : 2. menyenangkan. layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik. kreativitas. 2. Tahap ke-3 Guru-guru kami melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif.2 inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif.

Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif. Guru-guru kami belum sepenuhnya konsisten memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. menyenangkan. Rekomendasi: 1. 2. Di sekolah kami sebagian besar guru belum sepenuhnya sesuai antara metode pembelajaran yang digunakan dengan karakteristik peserta didik dengan mata pelajaran Di sekolah kami sebagian besar guru belum melaksanakan Kegiatan inti pembelajaran menggambarkan adanya eksplorasi. Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. dan penutupan. Sebagian besar guru di sekolah kami memerlukan pembimbingan agar sepenuhnya dapat menyesuaikan antara metode pembelajaran yang digunakan dengan karakteristik peserta didik dengan mata pelajaran Sebagian besar guru di sekolah kami memerlukan pembimbingan agar sepenuhnya dapat melaksanakan Kegiatan inti pembelajaran yang menggambarkan adanya eksplorasi. Silabus / RPP setiap Mapel Hasil Monev kelas Observasi Interview KELEMAHAN 1.4. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Guru-guru kami memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. kreatif. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran. menantang dan memotivasi peserta didik 2. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran. serta mendapatkan konfirmasi. 2. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran. elaborasi. 2.4. . inspiratif. 3. 4.2. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran tetapi juga di luar proses pembelajaran.2. Bukti-Bukti Fisik 1. dan penutupan. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami tidak hanya memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami belum memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. elaborasi.

Di sekolah kami belum dilaksanakan program tindak lanjut dari hasil supervisi dan evaluasi proses pembelajaran. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan 2. dan penilaian hasil pembelajaran. Di sekolah kami pelaksanaan supervisi belum dilaksanakan dengan cara : pemberian contoh. pelaksanaan. . Di sekolah kami belum dilaksanakan penyampaian hasil supervisi kepada guru yang disupervisi ataupun kepada pihak yang berkepentingan 3. dan penilaian hasil pembelajaran.1. Sekolah kami telah menyusun program supervisi pembelajaran setiap tahun pelajaran dengan melibatkan koordinator mata pelajaran. dan penilaian hasil pembelajaran. 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Proses pembelajaran di sekolah kami tidak disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan.5. Tahap ke-3 Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan. pelaksanaan. KELEMAHAN 1.5. 4. Bukti-Bukti Fisik 1. 3.2. Program Supervisi Jadwal Supervisi SK Tim Monev Hasil Supervisi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. pelatihan. Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi hanya pada tahapan tertentu saja. guru senior dan wakasek. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. Sekolah kami perlu pendampingan agar kami dapat melakukan supervisi dan evaluasi mulai dari tahap perencanaan. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi perencanaan. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. pelaksanaan. Rekomendasi: 1. diskusi. pelaksanaan. konsultasi 2. pelaksanaan.

2. 3. Tahap ke-3 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas. Bukti-Bukti Fisik 1.5.2. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas. 2. . 2. (Pengawas adalah tanggung jawab Pemda kab/ Kota. guru koordinator matpel. pelaksanaan. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. Program Supervisi Jadwal Supervisi SK Tim Monev Hasil Supervisi KEKUATAN 1.5. sebaiknya: Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran belum pernah dilakukan oleh Kepala Sekolah) Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala oleh kepala sekolah dan pengawas tetapi tidak ditindaklanjuti. 4. Sekolah kami belum memiliki guru yang pernah dilatih/dididik untuk melakukan supervisi dan evaluasi pembelajaran mulai dari tahap perencanaan. guru senior dan wakasek. Rekomendasi: 1. Sekolah kami telah melaksanakan supervisi proses pembelajaran sekurang-kurangnya 1 kali dalam setahun yang dilakukan oleh kepala sekolah. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran hanya dilakukan oleh pengawas. teman sejawat dan Pengawas serta melibatkan peserta didik. Guru di sekolah kami perlu dilatih / agar dapat melakukan supervisi dan evaluasi pembelajaran mulai dari tahap perencanaan. Sekolah kami telah menetapkan tim pelaksana supervisi proses pembelajaran sekurang-kurangnya 1 kali dalam setahun Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan 2. pelaksanaan. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah.

2.2.1. Sekolah mengembangkan keterampilan hidup. . Sekolah mengembangkan nilai-nilai agama.2.1. 3.3. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan Indikator 3.2. Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL. 3.2. Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri. Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. 3.3. 3.1. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima. Sekolah mengembangkan kepribadian peserta didik. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN Komponen 3.1. budaya.3.1.1.2. 3.

Nilai rata-rata untuk setiap mata pelajaran untuk setiap kelas di sekolah kami belum menunjukkan adanya kenaikan. . Di sekolah perlu meningkatkan Nilai rata-rata untuk setiap mata pelajaran untuk setiap kelas dengan cara mengintensifkan bimbingan belajar.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Hasil belajar peserta didik masih di bawah SKL.3. KOMPETENSI LULUSAN Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik melebihi standar kompetensi kelulusan. Bukti-Bukti Fisik 1. percaya diri.1. 3. DI sekolah kami hasil ujian pada tahun pelajaran 2010/2011 berhasil 100% KELEMAHAN 1.1. dan memiliki harapan yang tinggi dalam berprestasi. Di sekolah kami kurang lebih ada 9 dari 756 siswa yang belum dapat mencapai target yang ditetapkan pada KKM untuk setiap mata pelajaran dari setiap kelas 2. namun tidak konsisten. Laporan Hasil Kelulusan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Laporan Hasil Belajar 2. Rekomendasi: 1. Di sekolah kami perlu meningkatkan proses pembelajaran agar hasil belajar 9 siswa dari 756 siswa dapat mencapai target yang ditetapkan pada KKM untuk setiap mata pelajaran dari setiap kelas 2. Tahap ke-3 Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan dalam SKL. Peserta didik memperlihatkan prestasi belajar yang lebih baik. Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL.1.

 Tahap ke-2 didik kami pembelajar Tahap ke-1 Peserta didik kami belum mampu menjadi pembelajar yang mandiri. Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri. Program dan daftar hadir ekstrakurikuler KELEMAHAN 1. bahan. Di sekolah 5. Di sekolah 4. hasil tugas siswa yg bervariasi. kritis. Di sekolah 3. Di sekolah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik kami tugas-tugas yang dikerjakan oleh peserta didik belum menunjukkan variasi yang kami kami kami kami kami kami tugas-tugas yang dikerjakan oleh siswa belum dapat di selesaikan nilai tugas belajar yang dikerjakan oleh siswa belum menunjukkan tugas mandiri sumber belajar yang digunakan oleh siswa belum banyak variasinya Pemanfatan sumber belajar belum dilakukan dengan sempurna hanya ada satu Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) hanya ada satu Kelompok Belajar Bahasa Inggris Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik kami (mampu menjadi pembelajar yang mandiri) mengembangkan keterampilan berpikir logis. perlu pemberian tugas yang bisa menunjukkan tugas mandiri perlu penambahan variasi sumber belajar yang digunakan oleh siswa . RPP.1. 2.2. Rekomendasi: 1.1.3. daftar peminjaman alat. 3. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3. Di sekolah berarti 2. Sebagian peserta mampu menjadi yang mandiri. dan analititis serta mengembangkan kreatifitas mereka. Bukti-Bukti Fisik Silabus. Daftar penggunaan sumber belajar. dan buku. Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami perlu variasi tugas-tugas yang dikerjakan oleh peserta didik. 4. Di sekolah 6. (agar nampak degadrasinya) Tahap ke-3 Peserta didik kami mampu menjadi pembelajar yang mandiri. siswa perlu menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan untuk dikerjakan. Di sekolah 7.

Di sekolah kami perlu penyempurnaan Pemanfatan sumber belajar 6.5. Di sekolah kami perlu penambahan Kelompok Belajar Bahasa Inggris/Asing . Di sekolah kami perlu penambahan Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) 7.

3. dan hasil karya secara rutin. Buku program dan laporan yg terdiri dari 4 jenis layanan konseling.3. Bukti-Bukti Fisik 1. Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Laporan masing-masing Kegiatan Ekstrakurikuler. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Rekomendasi: 1. Di sekolah kami perlu memberikanan layanan konseling sesuai dengan kebutuhan siswa . Rekaman kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3. 2.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik belum memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi.1. Di sekolah kami belum semua pelajaran bisa memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan 6. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan program konseling dengan baik 3. serta mampu mengekspresikan diri dalam mengungkapkan pendapat mereka dengan jelas dan santun. Di sekolah kami belum memberikanan layanan konseling sesuai dengan kebutuhan siswa 2. SK Pembagian Tugas Pembimbing Kegiatan Ekstrakurikuler . Tahap ke-3 Peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. pentas seni-budaya. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan program 5. Di sekolah kami belum memberikan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kebutuhan siswa 4. Sumber belajar pada RPP. 3.1. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan pekan bahasa. Sebagian peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. pameran lukisan. 5. 4.

6. pentas seni-budaya. dan hasil karya secara rutin. pameran lukisan. 3. .2. 5. 4. Di Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami kami perlu perlu perlu perlu perlu melaksanakan program konseling dengan baik memberikan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kebutuhan siswa melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan program memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan melaksanakan pekan bahasa.

kerja keras. Di sekolah kami belum memberikan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik sesuai dengan kebutuhan 3. kejujuran.2. toleransi. 2. Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah dan di tengah masyarakat luas. Mereka memiliki kemampuan secara pribadi dan sosial dan melakukan berbagai jenis kegiatan untuk keberhasilan pribadi dalam ruang lingkup yang lebih luas. Daftar nilai Dokumen kegiatan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. Di sekolah kami pengembangan kepribadian peserta didik belum menunjukkan hasil yang signifikan Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan di sekolah dan di tengah masyarakat luas.1.2.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah. kerja keras. Sekolah mengembangkan kepribadian peserta didik. dan perhatian kepada orang lain. 3. 4. 5. akan tetapi mereka belum terlalu memahami tentang disiplin. serta memahami tentang disiplin. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. Di sekolah kami perlu melaksanakan Program pengembangan kepribadian peserta didik 2. Di sekolah kami belum memiliki pelaksanaan pengembangan kepribadian peserta didik baik yang terintegrasi maupun yang berdiri sendiri 4. Di sekolah kami belum sepenuhnya melaksanakan Program pengembangan kepribadian peserta didik 2. Tahap ke-3 Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah dan di tengah masyarakat luas. dan perhatian kepada orang lain. Bukti-Bukti Fisik 1. Rekomendasi: 1.3. toleransi. Di sekolah perlu memberikan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik sesuai dengan kebutuhan 3. Di sekolah kami belum melaksanakan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik secara menyeluruh 5. Di sekolah kami perlu melaksanakan pengembangan kepribadian peserta didik baik yang terintegrasi maupun yang berdiri sendiri . kejujuran. Program kegiatan/ jadwal kegiatan Daftar peserta.

Di sekolah kami perlu melaksanakan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik secara menyeluruh 5.4. Di sekolah kami perlu mengembangkan kepribadian peserta didik belum menunjukkan hasil yang signifikan .

Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3.2. . Daftar nilai Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1.2. perlu melaksanakan kegiatan pengembangan keterampilan terlaksana dengan baik perlu mengusahakan Hasil kegiatan pengembangan keterampilan secara signifikan.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami hanya menyediakan program pembelajaran yang terbatas dan belum bisa mengembangkan keterampilan lain yang dapat menjamin pencapaian potensi mereka secara penuh. Sekolah kami menawarkan beberapa kegiatan ekstra kurikuler tetapi belum sesuai dengan minat peserta didik. Rekomendasi: 1. Di sekolah kami Hasil kegiatan pengembangan keterampilan belum signifikan. Program kegiatan 2. Tahap ke-3 Sekolah kami menyediakan beragam kegiatan dan program keterampilan hidup sebagai bekal kehidupan di tengah-tengah masyarakat. Di sekolah kami kegiatan social hanya kegiatan yang berupa pramuka maupun PMR dan kegiatan keagamaan berupa ekstrkurikuler baca Al-qur’an belum terlaksana dengan baik 3. 4. Di sekolah kami pelaksanaan kegiatan pengembangan keterampilan belum terlaksana dengan baik 4.2. Bukti-Bukti Fisik 1. Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami perlu mempunyai Program pengembangan ketrampilan hidup yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik perlu menyediakan beragam kegiatan sosial dan ketrampilan hidup sebagai bekal kehidupan di tengah masyarakat. 2. Di sekolah kami belum mempunyai Program pengembangan ketrampilan hidup yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. Daftar hadir 3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Potensi dan minat peserta didik kami telah berkembang secara penuh melalui partisipasi mereka dalam berbagai jenis kegiatan serta memiliki kesempatan untuk mengembangkan rasa estetika selain keterampilan. 3.3. Sekolah mengembangkan keterampilan hidup.

3.2. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. kami kami kami kami Penerapan ajaran agama belum terlaksana dengan baik. . Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik kami memiliki pengetahuan agama yang terbatas dan belum mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Bukti-Bukti Fisik 1. dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima. Sekolah mengembangkan nilai-nilai agama. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. Daftar nilai KELEMAHAN 1. Di sekolah kami 3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Peserta didik kami memahami ajaran agama dan nilai-nilai budaya serta mampu menerapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari. penyusunan program untuk menanamkan kepada semua warga sekolah untuk bersikap sifat jujur dan adil mengoptimalkan kegiatan seni dan budaya lokal menyusun program Penanaman Peduli terhadap sesama manusia dan lingkungan sikap semua warga sekolah. Di sekolah 2. budaya dan sikap yang dapat diterima. Daftar hadir 3. Di sekolah kami 2. Rekomendasi: 1. Di sekolah Tahap ke-4 Peserta didik memahami dan menerapkan ajaran agama dan nilainilai budaya dalam kehidupan mereka sehari-hari secara konsisten baik di sekolah maupun di tengah-tengah masyarakat.3. budaya.2. belum semua warga sekolah mempunyai sikap sifat jujur dan adil belum memiliki kemampuan melakukan kegiatan seni dan budaya lokal belum semua warga sekolah Peduli terhadap sesama manusia dan lingkungan. Di sekolah 3. Di sekolah 4. Di sekolah kami perlu perlu perlu perlu Penerapan ajaran agama agar dapat terlaksana dengan baik. Program kegiatan 2. Di sekolah kami sudah menghargai keragaman agama. Di sekolah kami 4.  Peserta didik kami memiliki pengetahuan yang memadai mengenai agama mereka dan sudah mulai berusaha menerapkan dalam kehidupan sehari hari.

1.3.1. 4.3. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar 4. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.2.1. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai .2.2.3.1. Jumlah pendidik memenuhi standar.2.1. Kompetensi pendidik memenuhi standar 4. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai Indikator 4.2.4. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standar. Kualifikasi pendidik memenuhi standar 4. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Komponen 4.1. Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar 4. 4.2.

2.SK Sertifikasi : 48 mempunyai sertifikat pendidik. Kepala Sekolah : 1 orang dengan kualifikasi sebagai berikut : . Guru mata pelajaran sejumlah 57 orang yang terdiri dari : a.Memiliki ijasah S-2 .1. Di sekolah kami masih ada 55 guru yang belum berijasah S-2 2. 51 guru PNS dengan rincian sbb : .1. Di sekolah kami masih ada 3 orang guru PNS yang belum memiliki sertifikat pendidik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Jumlah pendidik di sekolah kami sangat memadai untuk memberikan layanan pembelajaran  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Jumlah pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Tahap ke-1 Jumlah pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan Jumlah pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan . 6 orang non PNS dengan kualifikasi 5 orang S-1. DUK Kekuatan : 1. semua tenaga pendidik PNS sesuai dengan mata pelajaran yang diampu. 1 orang Sarjana Muda c. SK Pembagian Tugas 2.1. Bukti-Bukti Fisik 1. Disekolah kami mempunyai : 58 orang tenaga pendidik yang terdiri dari : 1. Jumlah pendidik memenuhi standar. 7 orang S-2 dan 1 orang kandidat S-3 .kualifikasi ijasah : 43 orang berijasah S-1. PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.Memiliki SK Kepala SMA . 4.4.Memiliki SK Sertifikasi Guru Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kelemahan : 1. 3 orang belum mempunyai sertipikat pendidik b.

standar yang ditetapkan (SPM) syarat minimal yang ditentukan Rekomendasi: 1.dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. 2. Sekolah kami masih memerlukan peningkatan kualifikasi akademiki bagi 55 guru yang masih S-1 untuk jenjang standar lulusan S-2 Sekolah kami mengusulkan untuk 3 guru PNS yang belum memiliki sertifikat pendidik untuk dapat dimasukkan kuota Sertifikasi guru tahun 2012 . termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 5. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 6. Pelaksana urusan kepegawaian : Staf TU A.2. Mempunyai masa kerja lebih dari 15 tahun 4. Kekuatan : 1. Mempunyai SK pelaksana urusan keuangan c.4. sk. Kepala Administrasi A. Sekolah kami memiliki 1 orang Kepala Administrasi dengan kualifikasi sebagai berikut: SK Pengangkatan sebagai KTU a. Mempunyai SK pelaksana urusan kepegawaian Sek c. 3. Pelaksana urusan sarana dan prasarana : A. Pelaksana urusan keuangan : A. Mempunyai SK pelaksana urusan SARPRAS c. Mempunyai pengalaman kerja lebih dari 15 tahun SK Pengangkatan sebagai 2. Pustakawan . Mempunyai ijasah minimal SMEA b. Mempunyai ijasah SMP dan sudah diangkat sebagai PNS b. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan sarana prasarana dengan kualifikasi : a.1. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 3. Bukti-Bukti Fisik 1.1. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan kepegawaian dengan kualifikasi : a. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan keuangan dengan kualifikasi : a. 4. Pendidikan SMEA b. Mempunyai Ijasah minimal SMA SK Pembagian Tugas dari Kep b. Pembagian tugas : Laboran. Ijazah KTU 2. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standar. Memiliki SK Kepala Administrasi Ijazah Staf TU c.

Memiliki rata-rata masa kerja lebih dari 5 tahun . Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan surat menyurat dan kearsipan dengan kualifikasi a. Sudah memiliki SK pelaksana urusan administrasi kurikulum c. Mempunyai standart ijasah SMA b. Pelaksana urusan Administrasi Kesiswaan : A. Sekolah kami memiliki 2 orang penjaga sekolah dengan kualifikasi ijasah SMP b. Sekolah kami memiliki 2 orang penjaga sekolah dengan kualifikasi ijasah SMP dan memiliki masa kerja lebih dari 5 tahun. Mempunyai ijasah SMP b. Petugas layanan khusus (tenaga medis UKS) A. 11. Pelaksana urusan Administrasi Kurikulum : A. Memiliki ijasah SMA b. Pelaksana urusan Surat menyurat dan Kearsipan : A. Tenaga Pesuruh 1. Sekolah kami memiliki 2 orang tenaga pesuruh dengan kualifikasi : a. Penjaga sekolah : 1. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan dengan kualifikasi : a. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 7. Masa kerja lebih dari 10 tahun 6. Tukang kebun : 1. Mempunyai SK pelaksana urusan Humas c. Sudah mempunyai SK sebagai pelaksana urusan kesiswaan c. 10. Sekolah kami memiliki 2 orang tukang kebun dengan kualifikasi ujasah SMP dan memiliki masa kerja lebih dari 5 tahun. Sekolah kami memiliki 1 orang tenaga medis UKS yang pernah mengikuti diklat PMR 9.5. Sekolah kami memiliki 1 pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan kualifikasi : a. Memiliki masa kerja lebih dari 10 tahun 8.

Sekolah kami belum memiliki 1 orang pelaksana urusan humas.Kelemahan 1. Sekolah kami memiliki 1 pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan status pegawai tidak tetap. 7. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. 4. Sekolah kami belum memiliki Tenaga medis UKS yang memiliki kualifikasi ijasah minimal D-3 Keperawatan. . Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan jumlah yang sangat memadai untuk memberikan layanan pendidikan dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. 5. Sekolah kami memiliki 1orang pelaksana urusan surat menyurat yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT). Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan yang berstatus sebagai pegawai tidak tetap. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 2 orang tenaga pesuruh dengan status pegawai tetap kepada Pemerintah Daerah. 6. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. Sekolah kami perlu bantuan subsidi untuk peningkatan kualifikasi akademik kepala administrasi minimal S-1 kepada dinas pendidikan 2. Sekolah kami belum memiliki kepala urusan administrasi yang berkualifikasi akademik S-1 2. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan kepegawaian yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT).  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Jumlah tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Jumlah tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (SPM) Rekomendasi: 1. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki jumlah tenaga kependidikan yang memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan. 1 orang pelaksana urusan kepegawaian yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT) di sekolah kami perlu diusulkan untuk diangkat menjadi PNS kepada dinas pendidikan. 8. 3.

Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 1 orang pelaksana urusan surat menyurat yang berstatus sebagai pegawai tetap dari pemerintah daerah. 5. Sekolah kami perlu bantuan 2 orang tenaga pesuruh dengan status pegawai tetap dari pemerintah daerah. 4. Sekolah kami perlu mengusulkan 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan yang berstatus sebagai pegawai tetap untuk diangkat menjadi PNS kepada pemerintah daerah 6.3. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan bantuan tenaga 1 orang pelaksana urusan humas yang berstatus pegawai tetap dari pemerintah daerah. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 1 orang pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan status pegawai tetap kepada pemerintah daerah 7. . 8. Sekolah kami perlu mengusulkan mendapatkan 1 tenaga medis UKS yang memiliki kualifikasi ijasah minimal D-3 Keperawatan kepada Komite Sekolah.

Disekolah kami memiliki 3 orang tenaga perpustakaan dengan kualifikasi ijasah sbb: a. Tenaga Laboratorium Sekoalah A. Pembagian tugas : Laboran. Tenaga labaratorium a. 2 orang tenaga laboran belum pernah mengikuti diklat laboran dan belum memiliki sertifikat laboran . Tenaga Perpustakaan A. Ijazah KTU SK Pengangkatan sebagai KTU Ijazah Staf TU SK Pengangkatan sebagai Staf TU 5. Petugas laboran sebanyak 2 orang berijasah SMA c.2. 3. Tenaga Perpustakaan a. Kepala laboratorium belum pernah mengikuti diklat pengelola laboratorium dan belum memiliki sertifikat pengelola laboratorium. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. SK Pembagian Tugas dari Kep Sek 6.2.4. 4. Kepala perpustakaan belum pernah mengikuti diklat pengelola perpustakaan b. Di sekolah kami memiliki 3 orang tenaga laboratorium dengan kualifikasi : a. 1 orang berijasah SMA sebagai pelaksana/pengelola perpustakaan d. Kualifikasi pendidik memenuhi standar. Disekolah kami mempunyai 5 orang tenaga Konselor dengan kualifikasi ijasah S-1 Program Bimbingan dan Konseling 3.1. Ketiga orang tenaga perpustakaan mempunyai masa kerja diatas 5 tahun 2. 1 orang berijasah SMP sebagai pelaksana / pengelola perpustakaan c. Bukti-Bukti Fisik 1. 1 orang berijasah S-1 sebagai Kepala perpustakaan b. Mempunyai masa kerja lebih dari 5 tahun KELEMAHAN : 1. Kepala Laboratorium memenuhi standar kualifikasi ijasah S-1 b. 2. Tenaga Konselor A. sk. 2 orang tenaga pengelola perpustakaan belum memenuhi kualifikasi ijasah D3 perpustakaan 2. Pustakawan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1. b.

Tahap ke-3 Kualifikasi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan. b.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kualifikasi pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (S-1 atau D-IV). Sekolah kami perlu mengusulkan diklat pengelola perpustakaan bagi Kepala perpustakaan kepada dinas pendidikan. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. Sekolah kami perlu mengusulkan diklat bagi 2 orang tenaga pengelola perpustakaan kepada dinas pendidikan c.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki pendidik dengan kualifikasi yang sangat memadai dari standar yang ditentukan untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. Tenaga labaratorium a. Sekolah perlu mengusulkan diklat pengelolaan laboratorium bagi 2 orang tenaga laboran kepada dinas pendidikan. (SPM) Rekomendasi: 1. 2. Tenaga Perpustakaan a. b. Kualifikasi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. . Sekolah perlu mengusulkan diklat pengelolaan laboratorium bagi Kepala laboratorium kepada dinas pendidikan. Sekolah kami perlu mengusulkan subsidi pendidikan bagi 2 orang tenaga pengelola perpustakaan agar dapat melanjutkan pendidikan D3 perpustakaan kepada Komite Sekolah.

Di sekolah kami Kepala Perpustakaan sudah memenuhi syarat Pedidikan minimal S1 namun belum memiliki sertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah . 6. Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki sertifikat kepala tenaga administrasi sekolah dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah 2. Di sekolah kami Kualifikasi Kepala Administrasi belum memenuhi standar minimal lulusan D3 atau yang sederajat. Di sekolah kami Pelaksana urusan pendidikan sudah memenuhi standar minimal yaitu SMA/SMK 3.2. Pustakawan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami Tenaga Perpustakaan sudah berpendidikan SMA 5.  Penjaga Sekolah Pendidikan sudah merupakan lulusan SMP  Tukang Kebun Pendidikan minimal SMP dan diangkat apabila luas lahan kebun sekolah  Tenaga Kebersihan Pendidikan sudah lulusan SMP  Pesuruh Pendidikan sudah lulusan SMP 4. Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar.2.program study yang relevan. Bukti-Bukti Fisik 1. 2. Di sekolah kami Petugas layanan khusus sudah memenuhi standar minimal SMP. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.2. 3. 5.4. karena kepala administrasi lulusan dari SMEA 2. Ijazah KTU SK Pengangkatan sebagai KTU Ijazah Staf TU SK Pengangkatan sebagai Staf TU SK Pembagian Tugas dari Kep Sek SK Pembagian tugas : Laboran. Di sekolah kami Tenaga Konselor sudah memenuhi standar kualifikasi Pendidikan minimal S1 program studi Bimbingan dan Konseling KELEMAHAN 1. 4.

 Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kualifikasi tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kualifikasi tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (SPM) Rekomendasi: 1. 2.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan kualifikasi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. Tahap ke-3 Kualifikasi pendidik (seharusnya tenaga kependidikan) suai dengan standar yang ditetapkan. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. . Sekolah kami perlu mengusulkan subsidi pendidikan agar kualifikasi akademik Kepala Administrasi minimal S-1 kepada komite sekolah. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. Sekolah kami perlu mengusulkan diklat pengelolaan perpustakaan bagi Kepala Perpustakaan kepada dinas pendidikan.

b. Kompetensi Kewirausahaan : a. A. Kompetensi Kepribadian : a. D. mengembangkan budaya dan tradisi akhlak mulia. Menciptakan budaya dan iklim sekolah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik c. e. Laporan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) 3. Kompetensi Managerial : Memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan sumber daya sekolah secara optimal.4. dan menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di sekolah. Kompetensi Kepala Sekolah sekolah kami sudah memenuhi standar. Kompetensi Supervisi : a. Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah/madrasah sebagai organisasi pembelajar yang efektif b. Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin sekolah/madrasah c. Mengelola guru dan staf dalam rangkanpendayagunaan sumber daya manusia secara optimal d. Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat. Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru b. a. Sertifikat Pendidik masingmasing pendidik 4. Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah menuju organisasi pembelajar yang efektif. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.1.3. b. Bukti-Bukti Fisik 1. Dokumen DP3 Kep Sek dan Pendidik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.3. . Memiliki integritas kepribadian sebagai pemimpin B. Berakhlak mulia. Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang dihadapi sekolah/madrasah E. Mengendalikan diri dalam menghadapi masalah dalam pekerjaan sebagai kepala sekolah C. Kompetensi pendidik memenuhi standar. Dokumen hasil supervisi Kep Sek dan Pengawas 2. Menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai tingkatan perencanaan.

b. Kompetensi Pedagogik a. Kompetensi guru/pendidik sekolah kami sudah memenuhi standar A. . Bertindak sesuai dengan norma agama. Memiliki kepekaan sosial terhadap orang atau kelompok lain 2. agama. Menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru. Kompetensi Kepribadian : Disekolah kami guru sudah melaksanakan dan berperilaku sbb : a. ras. d. serta tidak diskriminati karena pertimbangan jenis kelamin. Berpartisipasi dalam kegiatan social kemasyarakatan c. berakhlak mulia. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan yang mendidik c. kondisi fisik. bertindak objektif. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. B. Berkomunikasi secara efektif. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan bidang pengembangan yang diampu. e. dan kebudayaan nasional Indonesia. dan masyarakat. Kompetensi Sosial : a. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. sosial. Bersikap inklusif. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. F. c. b. Kompetensi Sosial Disekolah kami guru-guru sudah menunjukkan kompetensi sosial sebagai berikut : a. orang tua. empatik. Berkomunikasi secara efektif. dan santun dengan sesama pendidik. empatik. tenaga kependidikan. dan status sosial ekonomi. f. latar belakang keluarga. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.c. Bekerja sama dengan pihak lain untuk kepentingan sekolah/ madrasah b. c. dan santun dengan peserta didik. C. hukum. b. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar g. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur.

dan belum melakukan pengembangan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Kompetensi guru/pendidik A. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri KELEMAHAN 1. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu. Masih banyak guru yang belum menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik b. Masih banyak guru yang belum melakukan tindakan reflektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran 2. b. rasa bangga menjadi guru. Masih banyak guru yang belum menguasai karakteristik siswa dari aspek fisik. b. Kompetensi pedagogik sebagian besar guru di sekolah kami : a. dan rasa percaya diri 3. . moral. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.d. kultural. Menguasai materi. Kompetensi kepribadian sebagian besar guru di sekolah kami : a. belum memperlihatkan kepribadian yang mantap. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. emosional dan intelektual c. sosial. tanggung jawab yang tinggi. konsep. D. stabil. Belum memperlihatkan etos kerja. Sebagian besar guru di sekolah kami belum mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. c. arif. struktur. dewasa. dan berwibawa. Kompetensi Profesional Di sekolah kami guru-guru sudah : a.

dan berwibawa. dan rasa percaya diri 3. Guru-guru di Sekolah kami perlu pendampingan dari LPMP bidang Kompetensi pedagogik agar sebagian besar guru di sekolah kami : a. dewasa. dapat memperlihatkan kepribadian yang mantap. moral. dapat melakukan tindakan reflektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran 2. stabil. kultural.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki pendidik dengan kompetensi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. menguasai karakteristik siswa dari aspek fisik. Guru-guru di sekolah kami perlu pendampingan dari PTN agar dapat mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Rekomendasi : Tahap ke-3 Kompetensi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan. (SNP = Standar)  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kompetensi pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kompetensi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan(SPM= syarat minimal) 1. Guru-guru di sekolah kami perlu pendampingan dari LPMP bidang Kompetensi kepribadian agar sebagian besar guru di sekolah kami : a. arif. . dan belum melakukan pengembangan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. tanggung jawab yang tinggi. emosional dan intelektual c. rasa bangga menjadi guru. sosial. menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik b. b. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. dapat memperlihatkan etos kerja.

3. Mengendalikan diri d. Memelihara hubungan internal dan eksternal C. Memiliki kesadaran berorganisasi c. DU/DI 6. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar Bukti-Bukti Fisik 1. Berkomunikasi efektif d.3. Kompetensi Kepala Administrasi A. Dokumen supervisi kinerja Kep Sek oleh Pengawas 5. Dokumen RKS dan RKAS 3. Melakukan hubungan kerja yang harmonis f. Kompetensi Sosial Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi sosial yang standar : a. Memiliki kedisiplinan h. Dokumen MoU dengan instansi lain. Memiliki tanggung jawab B. Membangun hubungan kerja e.2.4. Memiliki ketelitian g. Memposisikan diri sesuai dengan peranannya g. Bekerja sama dalam tim b. Dokumen penerimaan bantuan peserta didik dari keluarga miskin 7. SK Pengangkatan KepSek 2. Memiliki etos kerja baik c. Memiliki rasa percaya diri e. Memiliki fleksibilitas f. Dokumen supervisi kinerja sekolah oleh Kep Sek 4. Melaksanakan administrasi kepegawaian dengan baik . Memiliki integritas dan akhlak mulia b. Kompetensi Kepribadian : Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi kepribadian yang standar : a. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Dokumentasi kegiatan sosial kemasyarakatan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Kompetensi Teknis Disekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi teknis yang standar : a.

Kompetensi Manajerial Disekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi manajerial yang standar : a. Melaksanakan administrasi persuratan dan pengarsipan dengan baik f. Mendukung pengelolaan standar nasional pendidikan secara aktif b.b.surat menyurat.kesiswaan. Mengambil keputusan E. Melaksanakan administrasi keuangan dengan baik c. Melaksanakan administrasi sarana dan prasarana dengan baik d. Kompetensi Pelaksana Urusan Kompetensi yang dimiliki oleh pelaksana urusan disekolah kami sudah baik tentang kompetensi kepribadian. Menjabarkan kebijakan organisasi d.sarpras. Menerapkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan baik D. Melaksanakan administrasi kurikulum dengan baik h.sosial.kurikulum. Kepala administrasi di sekolah kami belum melaksanakan tugas pekerjaan dengan menggunakan sarana teknologi komunikasi dan informasi (TIK) .humas. layanan konselor sampai dengan petugas layanan khusus. Kepala administrasi di sekolah kami belum secara rutin melakasanakan penyusunan rencana kerja dan pelaporan hasil kegiatan administrasi 4. KELEMAHAN 1. Melaksanakan administrasi layanan khusus dengan baik i. Melaksanakan administrasi hubungan sekolah dengan masyarakat dengan baik e.teknis pada masing-masing pelaksana urusan mulai pelaksana urusan administrasi keuangan. Kepala administrasi di sekolah kami belum mempunyai kreativitas dan inovasi dibidang adiminstrasi 2. Mengembangkan staf dengan baik e. Kepala administrasi di sekolah kami belum dapat melaksanakan pelayanan prima bagi lingkungan internal maupun eksternal 3. Melaksanakan administrasi kesiswaan dengan baik g. Mengorganisasikan staf dengan baik c.

Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar mempunyai kreativitas dan inovasi dibidang adiminstrasi 2. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbimbingan dari Tim TIK sekolah agar dapat melaksanakan tugas pekerjaan dengan menggunakan sarana teknologi komunikasi dan informasi (TIK) . Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar dapat melaksanakan pelayanan prima bagi lingkungan internal maupun eksternal 3. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan kompetensi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. (Tenaga Kependidikan mendukung terlaksanakanya kegiatan pendidikan. bukan untuk mengajar) v Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kompetensi tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kompetensi tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Rekomendasi : 1. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar secara rutin dapat melaksanakan penyusunan rencana kerja dan pelaporan hasil kegiatan administrasi 4. Tahap ke-3 Kompetensi pendidik (seharusnya tenaga kependidikan)i dengan standar yang ditetapkan.

persyaratan untuk sistem ventilasi. Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus.1.2. 5.1. dan lainnya.2.2. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik 5.4. .2. jumlah ruangan.1.1.1.1. Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar 5. Sarana sekolah sudah memadai Indikator 5. Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar. Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan. 5.2. Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran.3. 5. STANDAR SARANA DAN PRASARANA Komponen 5.

B. 1.5. Lahan sekolah . B. Luas ruang perpustakaan di sekolah kami 108 m2 dengan ukuran 9 m X 12 m b. Kelengkapan Prasarana dan Sarana. persyaratan untuk sistem ventilasi. Lahan Sekolah a. Seluruh ruangan dalam gedung sekolah kami memiliki ventilasi udara dan pencahayaan yang memadai. Ruang Perpustakaan a. Kelengkapan prasarana dan sarana Daftar inventaris kelas Daftar inventaris perpus Daftar inventaris lab biologi Daftar inventaris lab fisika Daftar inventaris lab kimia . Luas ruang setiap kelas sekolah kami sebesar 64 m2 dengan ukuran 8 m X 8 m c. b. Ruang kelas sekolah kami memiliki fasilitas yang memungkinkan pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan untuk pandangan ke luar ruangan. Bangunan gedung a. 2. Bukti-Bukti Fisik A.Sertifikat tanah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN A. C. Rasio luas ruang kelas sekolah kami adalah 2 m2 / peserta didik.1. 5. Bangunan gedung di sekolah kami dilengkapi jaringan listrik dengan daya 23.1. SARANA DAN PRASARANA Sarana sekolah sudah memadai 5. Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan.Catatan mengenai ukuran lahan .1. jumlah ruangan. b. Bangunan gedung di sekolah kami sudah dilengkap Ijin mendirikan bangunan dan ijin penggunaan dari pemerintah daerah. Bangunan gedung Catatan mengenai ukuran ruangan Catatan mengenai ukuran ruangan Catatan mengenai keterangan ruang Inventaris sekolah Surat IMB C. Sekolah kami memiliki lahan dan gedung milik sendiri yang dibuktikan dengan adanya sertifikat tanah lahan sekolah. dan lainnya. Ruang Kelas a. Ruang perpustakaan sekolah kami dilengkapi jendela untuk memberi pencahayaan yang memadai untuk membaca buku.000 Watt c. Di sekolah kami luas lahannya adalah 6.165 m2 b.

b. jam dinding 1 buah/ruang. bak cuci 1 buah/2 kelompok. peralatan P3K 1 unit/lab. Organisasi kesiswaan Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah c.- Daftar inventaris lab kom Daftar inventaris lab bahasa Daftar inventaris ruang pimpinan Daftar inventaris ruang guru Daftar inventaris R. meja demonstrasi 1 buah / lab. UKS Daftar inventaris R. rak surat kabar 1 buah.ibadah Daftar inventaris R. jam dinding 1 buah/lab. tempat sampah 1 buah/ruang. Luas ruang laboratorium Fisika sekolah kami 108 m2 dengan 12 m X 9 m. tempat sampah 1 buah/lab. lemari bahan 1 buah/lab. Ruang perpustakaan sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Rak buku 1 set. Ruang laboratorium Fisika sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. 1. Ruang Laboratorium Biologi sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. b.5 m2/ peserta didik . Ruang laboratorium Biologi sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. peralatan P3K 1 unit/lab. Lemari katalog i buah. lemari 1 buah. Luas ruang laboratorium Biologi sekolah kami adalah 107 m2 dengan ukuran 13 m X 9 m c. lemari alat 1 buah/lab. BK Daftar inventaris R. soket listrik 9 buah/lab. buku inventaris 1 buah. jam dinding 1 buah/lab. kursi kerja 1 buah/petugas. meja persiapan 1 buah/lab. Ruang Laboratorium Fisika sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik.TU Daftar inventaris r. b. lemari bahan 1 buah/lab. Rasio luas ruang laboratorium Kimia sekolah kami 2. meja multimedia 1 buah. soket listrik 9 buah/lab. Rasio luas ruang laboratorium Biologi sekolah kami sebesar 2. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. Ruang Laboratorium Kimia a. tempat sampah 1 buah/lab. Ruang Laboratorium Kimia sekolah kami sudah dilengkapi sarana : . papan pengumuman 1 buah. c. meja persiapan 1 buah/lab. Ruang laboratorium Kimia sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. bak cuci 1 buah/2 kelompok.5 m2/ peserta didik . 4. meja kerja/sirkulasi 1 buah/petugas. Rasio luas ruang laboratorium Fisika sekolah kami 2. rak majalah 1 buah. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. soket listrik 1 buah/ruang. d. kursi baca 15 buah. lemari alat 1 buah/lab. meja baca 15 buah. meja demonstrasi 1 buah / lab. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. Ruang Laboratorium Fisika a. Luas ruang laboratorium Kimia sekolah kami 108 m2 dengan ukuran 12 m X 9 m c. 5. d. Ruang Laboratorium Biologi a.5 m2/ peserta didik . d.

lemari 1 buah/guru (atau 1 buah yang digunakan bersama oleh semua guru). tempat cuci tangan 1 buah/ruang. jam dinding 1 buah/lab. 6. tempat sampah 1 buah. kursi guru 1 buah/guru. tempat sampah 1 buah/lab. Ruang Pimpinan a. jam dinding 1 buah/lab. 7. tempat sampah 1 buah/lab.4 m2/ peserta didik . tempat sampah 1 buah/lab. lemari 1 buah. soket listrik sebanyak komputer. 8. lemari bahan 1 buah/lab. papan statistik 1 buah. papan pengumuman 1 buah. Ruang Laboratorium Komputer a. Luas ruang laboratorium Komputer sekolah kami 81 m2 dengan ukuran 9 m X 9 m c. b. Ruang Laboratorium bahasa sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. Rasio luas ruang laboratorium Komputer sekolah kami 2. Rasio luas ruang laboratorium bahasa sekolah kami 2. tempat sampah 1 buah.Kursi 1 buah/peserta didik. Luas ruang laboratorium bahasa sekolah kami 72 m2 dengan ukuran 9 m X 8 m c. simbul kenegaraan 1 set. Ruang Laboratorium komputer sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. jam dinding 1 buah. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. meja pimpinan 1 buah. Lemari asam 1 buah/lab. meja guru 1 buah/ guru. kursi dan meja tamu 1 set. jam dinding 1 buah/lab. soket listrik 9 buah/lab. soket listrik sebanyak alat. Ruang Guru a. Luas ruang pimpinan sekolah kami 32 m2 dengan ukuran 8 m X 4 m b. b. meja peserta didik 1 buah/2 peserta didik. Ruang pimpinan sekolah kami sudah dilengkapi sarara : Kursi pimpinan 1 buah.5 m2/ peserta didik . lemari 1 buah/lab. meja kerja 1 buah/guru. peralatan P3K 1 unit/lab. papan statistik 1 buah/ruang. 9. . kursi guru 1 buah/guru. meja peserta didik 1 buah/2 peserta didik. bak cuci 1 buah/2 kelompok. meja guru 1 buah/ guru. Ruang guru sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi kerja 1 buah/guru. jam dinding 1 buah/ ruang. lemari alat 1 buah/lab. Ruang Laboratorium Bahasa a. meja persiapan 1 buah/lab. kursi tamu 1 set/ruang. meja demonstrasi 1 buah / lab.

11. soket listrik 1 buah/ruang. Tempat Beribadah a. termometer badan 1 buah/ruang. jam dinding 1 buah/ruang. tempat sampah 1 buah/ruang. filing cabinet 1 buah/sekolah. papan kegiatan 1 buah/ruang. jam dinding 1 buah/ruang. 13. perlengkapan P3K 1 set/ruang. jam dinding 1 buah/ruang. meja kerja 1 buah/petugas. Luas ruang organisasi kesiswaan sekolah kami 18 m2 dengan ukuran 9 m X 2 m b. kursi tamu 2 buah/ruang. Instrumen konseling 1 set/ruang. Ruang Tata Usaha a. telepon 1 buah/sekolah. tempat sampah 1 buah/ruang. brankas 1 buas/sekolah. selimut 1 buah/ruang. Luas ruang konseling sekolah kami 12 m2 dengan ukuran 4 m X 3 m b. Tempat beribadah sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Lemari/rak 1 buah/tempat ibadah. penanda waktu 1 buah/sekolah. catatan kesehatan peserta didik 1 set/ruang. komputer 1 set/ruang. meja 1 buah/ruang. 12. pengukur tinggi badan 1 buah/ruang. papan statistik 1 buah/ruang. 14. Ruang UKS a. lemari 1 buah/ruang. buku sumber 1 set/ruang. tensimeter 1 buah/ruang. Ruang Organisasi Kesiswaan a. timbangan badan 1 buah/ruang. Luas ruang tata usaha di sekolah kami 32 m2 dengan ukuran 9 m X 4 m b. tempat cuci tangan 1 buah/ruang. Ruang Konseling a. Ruang UKS sekolah kami sudah dilengkapi sarara : Tempat tidur 1 buah/ruang. lemari 1 buah/ruang. Ruang konseling sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Meja kerja 1 buah/ruang. Luas minimum ruang UKS sekolah kami 24 m2 dengan ukuran 8 m X 3 m b. kursi 2 buah/ruang. lemari 1 buah/ruang.10. kursi kerja 1 buah/ruang. jam dinding 1 buah. Luas tempat ibadah di sekolah kami 36 m2 dengan ukuran 6 m X 6 m b. Ruang tata usaha sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi kerja 1 buah/petugas. Ruang organisasi kesiswaan sekolah kami sudah dilengkapi sarana : . perlengkapan ibadah disesuaikan dengan kebutuhan. media pengembangan kepribadian 1 set/ruang. tandu 1 buah/ruang.

Di sekolah kami banyaknya ruang kelas 21 ruang sedangkan banyaknya rombel ada 24. Di sekolah kami luas lahannya adalah 6. papan tulis 1 buah/ruang. Bangunan gedung a. kursi 4 buah/ruang.15 : 1 B. Jarak tempuh terjauh untuk mencapai tangga pada bangunan bertingkat tidak lebih 25 m. Luas 1 unit jamban sekolah kami 2 m2. Ruang Sirkulasi a. Gudang dilengkapi sarana : Lemari 1 buah/ruang. c. Koridor tanpa dinding pada lantai atas dilengkapi pagar pengaman setinggi 90 – 110 cm. tempat sampah 1 buah/ruang.Meja 1 buah/ruang. Ruang Kelas a.40 : 1 C. 16.165 m2 sehingga rasio luas Lahan terhadap Peserta Didik sebesar 8.4 m2 sehingga Rasio luas lantai bangunan terhadap peserta didik sebesar 3. lemari 1 buah/ruang. 1. Sekolah kami memiliki luas lantai bangunan sebesar 2. c. gayung 1 buah/ruang. 15. Lahan Sekolah a. sehingga jumlah ruang belajar kurang 3. b.576. gantungan pakaian 1 buah/ruang. Bangunan bertingkat dgn panjang lebih dari 30 m dilengkapi minimum 2 buah tangga. KELEMAHAN A. b. Luas minimum gudang 21 m2. Tersedia air bersih di 13 unit jamban. b. tempat air 1 buah/ruang. Gudang a. Kelengkapan Prasarana dan Sarana. . Jamban sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kloset jongkok 1 buah/ruang. jam dinding 1 buah/ ruang. rak 1 buah/ruang. 17. Jamban a.

Ruang Tata Usaha c. 1 unit jamban untuk setiap 30 peserta didik wanita. Gudang c. .8 m. Tempat bermain/berolah raga di sekolah kami belum dilengkapi sarana : Pengeras suara 1 set/sekolah. b. tape rekorder 1 buah / sekolah. b. jam dinding 1 buah/ruang.b. di dalam luas tersebut terdapat ruang bebas untuk tempat berolah raga berukuran 30 m X 15 m. Luas ruang guru sekolah kami 128 m2 dengan ukuran 16 m X 8 m 3. Jamban d. kursi guru 1 buah/guru. b. Luas gudang sekolah kami 18 m2 dengan ukuran 9 m X 2 m 6. Ruang Guru a. Tempat bermain / berolahraga di sekolah kami masih memiliki rasio luas 2 m2/peserta didik. tepat sampah 1 buah/ruang. 7. meja guru 1 buah/guru.8 m.600 m2. tempat cuci tangan 1 buah/ruang. lemari 1 buah/ruang. c. dan 1 unit jamban untuk guru. Ruang kelas dilengkapi sarana : Kursi peserta didik 1 buah/peserta didik. dan tinggi minimum 2. lebar minimum 1. Ruang Sirkulasi a. Ruang sirkulasi horisontal berupa koridor.5 m. 5. tinggi maksimum anak tangga 17 cm dilengkapi pegangan tangan dengan tinggi 85 – 90 cm. Tempat Bermain / Berolahraga a. 4. 2. luas Minimum 30 % x luas total seluruh ruang pada bangunan. Rasio ruang Tata Usaha di sekolah kami 2 m2/petugas. Lebar tangga minimum 1. Jumlah jamban di sekolah kami belum memenuhi 1 unit jamban untuk setiap 40 peserta didik pria. Banyak minimum jamban setiap sekolah 3 unit. soket listrik 1 buah/ruang. meja peserta didik 1 buah / peserta didik. Luas tempat bermain/berolahraga di sekolah kami 5. Rasio luas ruang guru di sekolah kami 2 m2/guru. papan pajang 1 buah/ruang.

dan lainnya. Sekolah kami memenuhi SPM terkait dengan ukuran ruangan. Tahap ke-3 Sekolah kami memenuhi SNP terkait dengan ukuran ruangan. B. (Sebaiknya: (Dalam SPM tdk disebutkan Sekolah/Madrasah kami persyaratan untuk ukuran memenuhi SPM terkait ruang dan ventilasi). Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas lantai bangunan kepada komite sekolah agar rasio luas lantai bangunan terhadap peserta memenuhi standar. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan 3 ruang kelas kepada Komite sekolah agar jumlah kelas minimal sama dengan jumlah rombongan belajar. dan lainnya. jumlah ruangan. 1. dengan jumlah ruangan). 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memenuhi SPM terkait dengan ukuran ruangan. ventilasi. jumlah ruangan. Rekomendasi: A. dan lainnya. b. Ruang Guru a. dan kelengkapan lainnya melebihi ketentuan dalam SNP. persyaratan untuk sistem ventilasi. C. persyaratan untuk sistem ventilasi. jumlah ruangan. Kelengkapan Prasarana dan Sarana. Lahan Sekolah a. persyaratan untuk sistem ventilasi.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki bangunan gedung yang ukuran. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan ruang guru kepada komite sekolah agar rasio luas ruang guru di sekolah kami . Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan kelengkapan ruang kelas kepada komite sekolah agar dilengkapi sarana lemari 1 buah/ruang dan tempat cuci tangan 1 buah/ruang. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas lahan kepada pemerintah daerah agar rasio luas lahan terhadap peserta didik memenuhi standar. Ruang Kelas a. Bangunan gedung a.

dan tinggi minimum 2. b. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah untuk menambah Luas tempat bermain/berolahraga menjadi 10. 5. Ruang Sirkulasi a. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah kelengkapan tempat bermain/berolah raga berupa : Pengeras suara 1 set/sekolah dan tape rekorder 1 buah / sekolah. di dalam luas tersebut terdapat ruang bebas untuk tempat berolah raga. c. 3. 6.memenuhi standar yaitu 4 m2 / guru b. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas ruang kepada komite sekolah menjadi 240 m2 agar memenuhi standar. .8 m. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan Luas gudang kepada komite sekolah agar luas gudang sekolah kami memenuhi standar yaitu minimal 21 m2. b. tinggi maksimum anak tangga 17 cm dilengkapi pegangan tangan dengan tinggi 85 – 90 cm. lebar minimum 1. Gudang a. Lebar tangga minimum 1. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah penambahan tempat bermain / berolahraga sehingga memenuhi standar yaitu luas 3 m2/peserta didik. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah penambahan ruang Tata Usaha sehingga rasio luas minimum 4 m2/petugas dapat tercapai.000 m2.8 m. Tempat Bermain / Berolahraga a. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah pembangunan ruang sirkulasi horisontal berupa koridor.5 m. Ruang Tata Usaha a. luas Minimum 30% x luas total seluruh ruang pada bangunan. Jamban a. 4. 7. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan jumlah jamban kepada komite sekolah agar memenuhi 1 unit jamban untuk setiap 40 peserta didik pria dan 1 unit jamban untuk setiap 30 peserta didik wanita.

Sekolah kami belum memiliki jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP agar dapat lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran. Bukti-Bukti Fisik 1. KELEMAHAN 1. Rekomendasi: 1. agar dapat lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar kami lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP.1. Sarana sekolah sudah memadai 5. Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar.1. Dokumen Jumlah peserta didik per rombongan belajar Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. 2. Jumlah peserta didik dalam setiap rombongan belajar di sekolah kami 32 peserta didik. Sekolah kami memenuhi SPM dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar. 8 rombel kelas XI. Sekolah kami perlu menyusun program dan diajukan ke dinas pendidikan agar dapat memiliki jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP untuk lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran. dan 8 rombel kelas XII. Sekolah kami memiliki 24rombongan belajar yang terdiri dari 8 rombel kelas X. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memenuhi SPM dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar. . Tahap ke-3 Sekolah kami memenuhi SNP dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar.5.2.

Erlenmeyer 10 buah. gambar/model sistem syaraf manusia 1 buah. Gambar sistem reproduksi burung. sumber belajar lain 30 judul/ sekolah (majalah. aquarium 1 buah. ikan dan cacing tanah 1 set. reptil. kertas saring) Di ruang Laboratorium Fisika : Daftar inventaris ruang kelas Buku Induk Koleksi Perpustakaan Buku Inventaris barang di Lab IPA Daftar inventaris sekolah Catatan Inventaris Buku Mata Pelajaran di kelas dan di perpustakaan Buku Serah Terima Barang . gambar/model sistem peredaran darah manusia 1 buah.1 5. amphibi. Di ruang perpustakaan : Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik. Gambar sistem peredaran darah burung. Gambar sistem pencernaan burung. stop watch 6 buah. gambar model sistem pernafasan manusia. globe. Gambar pohon evolusi 1 buah. reptil. gambar kromosom 1 set. NaOH. tabung reaksi 6 buah. indikator universal. bahan habis pakai (asam sulfat. kuadrat 6 buah. penjepit tabung reaksi10 buah. potometer 6 buah. situs web. glukosa. amphibi. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN Sekolah kami telah memiliki alat dan sumber belajar : Di ruang kelas : Papan tulis 1 buah/ruang. corong 10 buah. pipet ukur 6 buah. buku referensi 30 judul/sekolah. gelas beaker 10 buah. HCL. manual percobaan 6 buah. klem universal 6 buah. gelas ukur 6 buah. termometer suhu tanah 6 buah. perangkat bedah hewan 6 set. acetokarmin. gambar pewarisan mendel 1 buah. amphibi. mokroskop monokuler 6 buah. ikan dan cacing tanah 1 set. gelah penutup 6 pak. CD pembelajaran. sikat tabung reaksi 10 buah. gambar/model sistem pencernaan manusia 1 buah. kasa 6 buah. ikan dan cacing tanah 1 set.1.tabung reaksi 6 kotak. Mn SO4. ikan dan cacing tanah 1 set. lumpang dan alu 6 buah. kotak preparat 6 buah. ikan dan cacing tanah 1 set. gelas arloji 2 pak. buku pengayaan 870 judul/sekolah. gambar contoh-contoh hewan dari berbagai filum. kaki tiga 6 buah. gambar/model sistem reproduksi manusia 1 buah. eosin. preparat anatomi hewan 6 set. Gambar sistem pengeluaran burung. amphibi. neraca 1 buah. mikroskop stereo binokuler 6 buah. peta. reptil. preparat metosis 6 buah. cawan petri 2 pak. sumbat karet 1 lubang 6 buah. gambar/model sistem pengeluaran manusia 1 buah. respirometer 6 buah. buku panduan pendidik 1 eksemplar/mata pelajaran. perangkat batang statif 6 set. preparat anatomi tumbuhan 6 set. gambar contoh-contoh tumbuhan dar berbagai devisi 1 set. etanol. bosshead10 buah. gambar RNA 1 set.5. KOH. sumbat karet 2 luang 10 buah. Gambar sistem pernafasan burung. surat kabar. reptil. iodium. reptil. gambar DNA 1 set.3 Sarana sekolah sudah memadai Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran. amphibi. vaselin. gelas benda 6 pak. termometer 10 buah. pembakar spriritus 6 buah. Di ruang laboratotium Biologi : Model kerangka manusia 1 buah. higrometer putar 2 buah. dan peraga matematika). reptil. model tubuh manusia 1 buah. ikan dan cacing tanah 1 set. preparat mitosis 6 buah. Gambar sistem syaraf burung. amphibi.

Rol meter 6 buah. Botol semprot 15 buah. Termometer 6 buah. Transformator 6 buah. peralatan senam 1 set (minimum : matran. Kotak potensiometer 6 buah. Centrifuge 1 buah. Manual percobaan 6 buah. Papan tulis 1 buah. Gelas beaker 3 buah. Mortar 7 buah. Statif dan klem 10 buah. Osiloskop 1 set. Plat 6 buah. Neraca 1 buah. Percobaan Hukum Ohm 6 set. Gelas ukur 51 buah. peralatan seni budaya 1 set. Percobaan Optik 6 set. Alat destilasi 2 set. gelang). peralatan sepak bola 2 set (minimum 6 bola). Papan tulis 1 buah. Di Ruang Laboratorium Kimia : Botol zat 24 buah.Mistar 6 buah. cakram. Batang pengaduk 25 buah. bola plastik. Pipet tetes 100 buah. tongkat estafet. Percobaan Hooke 6 set.penerapan produk terapan). Gelas ukur 6 buah. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. Energetika. Tabung centrifuge 8 buah. Magnet U 6 buah. Jangka sorong 6 buah. bak loncat).000 kilo ohm / volt 6 buah. Gelas Breaker 6 buah. peralatan ketrampilan 1 set KELEMAHAN Sekolah kami belum memiliki alat dan sumber belajar : Di ruang perpustakaan : . Scanner 1 unit. Tabung reaksi 100 buah. titrasi asam basa. pHmeter 2 set. palang tunggal. Manual percobaan 6 buah. Modul praktek 1 set/komputer. Percobaan papan luncur 6 set. Pipet volume 30 buah. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. Stabilizer sebanyak komputer. Termometer 6 buah. Kaki tiga dan alas kasa kawat 8 buah. Rak tabung reaksi 7 buah. Labu takar 103 buah. Labu Erlenmeyer 25 buah. tongkat. Neraca 2 set. peralatan bola basket 1 set (minimum 6 bola). Pembakar spiritus 8 buah. Stoptwatch 6 buah. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Papan tulis 1 buah. Catu daya 6 buah. peralatan bola voli 2 set (minimum 6 bola). Percobaan Kalorimetri 6 set. Buret dan klem 10 buah. pengeras suara 6 buah. Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah. Kaca arloji 10 buah. Kabel penghubung 1 set. Titik akses internet 5 unit. Pipet seukuran 30 buah. Corong pisah 10 buah. Tabel periodik unsur-unsur 1 buah. Percobaan ayunan sederhana atau Percobaan getaran pada pegas 6 set. Dinamometer 6 buah. Beban bercelah 10 buah. Percobaan Atwood atau alat percobaan kereta dan pewaktu ketik 6 set. simpai.elektro kimia. Di tempat bermain / berolahraga : Tiang bendera 1 buah. tali loncat. peluru. Generator frekuensi 6 buah. Corong 33 buah. Silinder massa sama 6 buah. Sikat tabung reaksi 10 buah. Di Ruang Laboratorium Komputer : Komputer 1 unit/ peserta didik + 1 unit/guru. Teknik pemisahan dan permunian. Stopwach 6 buah. peti loncat. Multimeter AC/DC 1. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. Kubus massa sama 6 buah. Pegas 6 buah. bendera 1 buah. Komponen elektronika 1 set. peralatan atletik 1 set (minimum : lembing. Garputala 6 buah. Mikrometer 6 buah. Model molekul 6 set. Bahan habis pakai (Bahan kimia meliputi zat-zat yang diperlukan dalam percobaan-percobaan : Pengenalan reaksi kimia. Barometer 4 buah. Printer 1 unit.

Di Ruang Laboratorium Kimia : Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah. aquarium 1 buah. Kotak potensiometer 6 buah. peralatan seni budaya 1 set. peti loncat. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SPM. tongkat. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Perangkat multimedia 1 set/peserta didik Di tempat bermain / berolahraga : Peralatan senam 1 set (minimum : matran. bosshead10 buah. Osiloskop 1 set. aquarium 1 buah. Di ruang laboratotium Biologi : mikroskop stereo binokuler 6 buah. bola plastik. Percobaan Kalorimetri 6 set. pengeras suara 6 buah Percobaan getaran pada pegas 6 set. Generator frekuensi 6 buah. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. higrometer putar 2 . Rekomendasi: Sekolah kami perlu mengajukan pengadaan alat dan sumber belajar ke komite sekolah dan dinas pendidikan ag ar sekolah kami memiliki alat dan sumber belajar : 1. Di ruang perpustakaan : Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik. Percobaan Hukum Ohm 6 set. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. gelang).000 kilo ohm / volt 6 buah. Sekolah kami memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SPM. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. tali loncat. bosshead10 buah.Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik. higrometer putar 2 buah. buku pengayaan 870 judul/sekolah 2. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. Manual percobaan 6 buah. Percobaan Hooke 6 set. simpai. Di ruang Laboratorium Fisika : Multimeter AC/DC 1. Percobaan Optik 6 set. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SNP. palang tunggal. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. buku pengayaan 870 judul/sekolah Di ruang laboratotium Biologi : mikroskop stereo binokuler 6 buah. peralatan ketrampilan 1 set Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki alat dan sumber belajar yang melebihi dari ketetapan dalam SNP yang digunakan untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran.

Manual percobaan 6 buah. Di ruang Laboratorium Fisika : Multimeter AC/DC 1. Di Ruang Laboratorium Kimia : Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah. gelang). tongkat. Percobaan Kalorimetri 6 set. peralatan ketrampilan 1 set . Di tempat bermain / berolahraga : Peralatan senam 1 set (minimum : matran. peralatan seni budaya 1 set. 3. pengeras suara 6 buah Percobaan getaran pada pegas 6 set. Generator frekuensi 6 buah.000 kilo ohm / volt 6 buah. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Perangkat multimedia 1 set/peserta didik 7. palang tunggal. peti loncat. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. Osiloskop 1 set. Percobaan Hooke 6 set. tali loncat. simpai. Kotak potensiometer 6 buah. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. bola plastik. Percobaan Hukum Ohm 6 set. Percobaan Optik 6 set. 4. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. 6.buah.

5.2.

Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik

5.2.1. Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar.

5.2 5.2.1

Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik
Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami telah memiliki program pemeliharaan bangunan sekolah secara berkala. 2. Sekolah kami telah melaksanakan pemeliharaan sarana prasarana Sekolah yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali 3. Kondisi bangunan di sekolah kami : 1. Ruang Kelas dalam kondisi baik 2. Ruang Perpustakaan dalam kondisi baik 3. Ruang Laboratorium Biologi dalam kondisi baik 4. Ruang Laboratorium Fisika dalam kondisi baik 5. Ruang Laboratorium Kimia dalam kondisi baik 6. Ruang Laboratorium Komputer dalam kondisi baik 7. Ruang Laboratorium Bahasa dalam kondisi baik 8. Ruang Pimpinan dalam kondisi baik 9. Ruang Guru dalam kondisi baik 10. Ruang Tata Usaha dalam kondisi baik 11. Tempat Beribadah dalam kondisi baik 12. Tempat bermain dalam kondisi baik 13. Ruang Konseling dalam kondisi baik 14. Ruang UKS dalam kondisi baik 15. Ruang Organisasi Kesiswaan dalam kondisi baik 16. Gudang dalam kondisi baik 17. Jamban dalam kondisi baik 18. Ruang Sirkulasi dalam kondisi baik KELEMAHAN 1. Sekolah kami belum memiliki bangunan yang mudah diakses, aman, dan nyaman untuk penyandang cacat 2. Sekolah kami belum bisa melaksanakan pemeliharaan bangunan di sekolah secara rutin tiap tahun.

1. RKAS/Program kerja Sarpras 2. Foto copy kwitansi pembiayaan 3. SK tentang pemeliharaan lingkungan 4. SK Pembagian Guru dan Tugas Tata Usaha 5. Buku Peran Serta Masyarakat (Paguyuban Kelas) 6. Program Kerja Tahunan 7. Catatan pengeluaran 8. SPJ Pengeluaran pemeliharaan bangunan 9. Catatan inventaris bangunan

Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami dilaksanakan secara rutin melebihi (lebih cepat dari) waktu yang ditetapkan dalam SNP dan catatan pemeliharaan terekam dengan baik.

Tahap ke-3
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami dilaksanakan secara berkala sesuai dengan SNP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami tidak dilaksanakan secara rutin. Sebagian gedung sekolah kami di bawah standar, harus diperbaiki dan dibersihkan atau diganti.

Pemeliharaan bangunan di sekolah kami baru melakukan pemeliharaan rutin seperti kebersihan ruangan.

Rekomendasi:
1. Sekolah kami perlu mengajukan bantuan bangunan kepada komite sekolah yang dapat dengan mudah diakses, aman, dan nyaman untuk penyandang cacat. 2. Sekolah kami perlu menyusun program pemeliharaan bangunan di sekolah secara rutin tiap tahun bekerja sama dengan komite sekolah dan dinas pendidikan.

Kondisi bangunan dan lingkungan sekolah 3. serta penyaluran air hujan. 2. 1. dan kebisingan. KELEMAHAN 1. Sekolah kami memiliki tempat pembuangan air kotor dan/atau limbah. 2. SK Pembagian Tugas Guru dan Tata Usaha 5. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik 5. Bukti-Bukti Fisik 1. Kenyamanan 1. Program Adiwiyata/PLH Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN A.2. 3. Setiap ruangan di sekolah kami memiliki temperatur dan kelembaban udara yang tidak melebihi kondisi di luar ruangan. Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus. 4. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Setiap orang yang datang ke Tahap ke-3 Bangunan di sekolah kami aman √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sebagian bangunan di sekolah Bangunan yang ada di sekolah kami . Sekolah kami memilki bangunan gedung yang sudah dilengkapi sistem proteksi pasif dan /atau proteksi aktif untuk mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran dan petir. Buku inventaris barang/gedung 6. dan sehat. Sekolah kami belum memiliki bangunan gedung yang mampu meredam getaran dan kebisingan yang mengganggu proses pembelajaran. Sekolah kami masih memilki lingkungan yang kurang : rindang. Sekolah kami memiliki Lahan yang terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa. Dokumen Profil Sekolah 4. Ruang sirkulasi 7. 3. dan nyaman untuk semua peserta didik B.5.2. pencemaran udara. indah. Akses 1. Keamanan 1. Program 7 K 2. Sekolah kami telah terproteksi dari gangguan keamanan dari luar (memiliki pagar yang kokoh dan berpintu) C.2. Sekolah kami memiliki Bangunan mudah diakses. Lahan Sekolah kami terhindar dari pencemaran air. Bangunan gedung sekolah kami telah memiliki sanitasi di dalam dan di luar untuk memenuhi kebutuhan air bersih. aman. kotoran dan sampah.

sekolah kami. termasuk bagi mereka yang berkebutuhan khusus. dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus. aman bagi peserta didik namun masih belum nyaman dan memberi kemudahan bagi peserta didik yang berkebutuhan khusus. Sekolah kami perlu mengajukan pengadaan bangunan gedung yang mampu meredam getaran dan kebisingan yang mengganggu proses pembelajaran kepada komite sekolah atau dan dinas pendidikan. kami masih belum memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi peserta didik. indah. selain warga sekolah termasuk yang berkebutuhan khusus. Rekomendasi: 1. . dan sehat. dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam setiap bangunan yang ada. Sekolah kami perlu melaksanakan kegiatan penghijauan kepada komite sekolah sehingga dapat terwujud lingkungan sekolah yang rindang. 2.

efektif.1.2.6.3. Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional 6. 6. kemitraan. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6.3. dan melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan memfokuskan pada peningkatan hasil belajar 6. efisien dan dapat dipertanggungjawabkan 6. 6.1. . Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur. partisipasi.4. Rencana Kerja tahunan dinyatakan dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah (renstra) 6. 6.2.2.5.1.2. Sekolah mensosialisasikan rencana kerja yang berbasis tujuan untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan kepada warga sekolah dan pihakpihak yang berkepentingan.3.4. STANDAR PENGELOLAAN Komponen 6. Sekolah menyediakan sistem informasi yang efisien.3. keterbukaan. Sekolah meningkatkan keefektifan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan 6. 6.1. Pengelolaan sekolah menunjukkan adanya kemandirian.1. Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah secara berkelanjutan untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar 6.1. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6.5.4. 6. dan akuntabilitas.2.5.2. Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak Rencana kerja memiliki tujuan yang jelas dan perbaikan berkelanjutan Indikator 6. Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan. Sekolah merumuskan visi dan misi serta disosialisasikan kepada warga sekolah dan pemangku kepentingan.1.2. dan dapat diakses 6. menilai kinerja.2. Sekolah mengelola sistem informasi pengelolaan dengan cara yang efektif.1.3.

1. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah dengan memperhatikan masukan komite sekolah.1.6. Warga sekolah terlibat dalam pengelolaan kegiatan akademis dan nonakademis. 5. Visi sekolah kami telah dipahami oleh seluruh warga sekolah. Sekolah kami sudah mensosialisasikan visi sekolah kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan.1. 6.6. Bukti-Bukti Fisik 1. 6. Sekolah kami sudah merumuskan dan menetapkan visi sekolah : Menjadi sekolah yang berbasis Imtaq dan Iptek. melalui website sekolah. Misi sekolah : . 2. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah sudah diselaraskan Pemuda dan Olahraga Kab. Sekolah melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan nonakademis. 6. B.2. 3. 6. majalah sekolah. berprestasi dan berbudi pekerti luhur serta mengembangkannya. papan visi dan misi. Berita acara Draf visi-misi Dokumen visi misi Daftar hadir sosialisasi Panflet/papan visi misi Dokumen review visi-misi KEKUATAN A.1. Kediri 3. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah pihak-pihak yang berkepentinganl.6. Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah 6. 6.6. dengan visi Dinas Pendidikan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik didasarkan pada masukan dari warga sekolah dan 4. 2. 5. 4. buku peraturan akademik. Visi sekolah : 1. Sekolah merumuskan visi dan misi serta disosialisasikan kepada warga sekolah dan pemangku kepentingan. PENGELOLAAN Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak 6.

√ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memiliki visi dan misi yang jelas yang dirumuskan bersama oleh warga sekolah. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah dengan memperhatikan masukan komite sekolah. Sekolah kami belum melakukan review secara berkala visi dan misi sesuai dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat. Sekolah kami sudah mensosialisasikan visi sekolah kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. 6. papan visi dan misi. buku peraturan akademik. dengan visi Dinas Pendidikan didasarkan pada masukan dari warga sekolah dan 4. berprestasi dan berbudi pekerti luhur serta mengembangkannya. Kediri 3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki visi dan misi yang dirumuskan secara buttom-up dan tersosialisikan kepada seluruh pemangku kepentingan serta direview secara berkala sesuai dengan situasi. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki visi dan misi yang dirumuskan buttom-up dari seluruh warga sekolah dan tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan. majalah sekolah. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah pihak-pihak yang berkepentinganl. Visi sekolah kami telah dipahami oleh seluruh warga sekolah. Sekolah kami sudah merumuskan dan menetapkan visi sekolah : Menjadi sekolah yang berbasis Imtaq dan Iptek. 5. kondisi dan kebutuhan sekolah.1. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah sudah diselaraskan Pemuda dan Olahraga Kab. 2. Rekomendasi: . KELEMAHAN 1. Sekolah kami memiliki visi dan misi namun belum dirumuskan secara secara bersama dan belum tersosialisasikan di seluruh warga sekolah. melalui website sekolah.

Sekolah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah melakukan penyusunan RKS memperoleh persutujuan RKS dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mensahkan RKS kepada Dinas pendidikan menjadikan RKS sebagai dasar penyusunan RKAS memilki RKS yang dapat dibaca oleh pihak yang terkait. Sekolah 5. Sekolah 4.1. partisipasi. Sekolah kami dalam penyusunan RKAS belum sepenuhnya menunjukkan kemandirian. Berita acara penyusunan RKS 3. ' melaksankan RKS dan sudah melaporkan kepada pihak terkait.1. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah 6.2. kemitraan. keterbukaan dan akuntabilitas Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami mendorong kemandirian dan kemitraan dengan semua pemangku kepentingan untuk Tahap ke-3 Sekolah kami kemandirian dan dengan semua mendorong kemitraan pemangku √ Tahap ke-2 mendorong kemitraan pemangku Tahap ke-1 Sekolah kami belum mengembangkan pola kemandirian dan kemitraan dengan semua Sekolah kami kemandirian dan dengan semua . Sekolah 3. Sekolah 2. keterbukaan. Sekolah kami perlu melakukan review secara berkala visi dan misi yang disesuaikan dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat 6. KELEMAHAN 1. Dokumen RAKS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.1. dan akuntabilitas. Dokumen RKS 2. Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak 6. Pengelolaan sekolah menunjukkan adanya kemandirian. kemitraan.

partisipatif. kolaboratif dan akuntabel pemangku kepentingan meningkatkan kemampuan pengelolaan sekolah. untuk dalam Rekomendasi: 1. kemitraan. partisipatif. partisipatif. . kepentingan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah namun prosesnya belum sepenuhnya dilaksanakan secara mandiri.meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah secara mandiri. kemitraan. kolaboratif dan akuntabel. kepentingan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah secara mandiri. kolaboratif dan akuntabel serta mampu memunculkan potensi warga sekolah untuk turut serta mengembangkan pengelolaan sekolah. Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar sekolah kami dalam penyusunan RKAS dapat menunjukkan kemandirian. keterbukaan dan akuntabilitas secara penuh.

4.2. Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk renstra maupun RKS.2. misi sekolah kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengacu pada SKL KELEMAHAN 1. 6. Sekolah Sekolah Sekolah Sekolah kami sudah merumuskan tujuan kami merumuskan tujuan yang menggambarkan kualitas yang dicapai. 3. yang berbasis analisis EDS/M dan di update secara berkala. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. . Daftar hadir dan notula rapat 2. Sekolah kami perlu mengakomodasi masukan melalui rapat. kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengacu pada visi. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk renstra maupun RKS yang berbasis hasil analisis EDS/M. Dokumen RKS KEKUATAN 1.6.1. dan mengupdatenya secara berkala dalam merumuskan rencana kerja . √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami memiliki dokumen rencana kerja tahunan namun belum memiliki renstra. 2. tetapi belum diupdate secara berkala Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk dokumen renstra dan RKS. Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan. Rencana kerja sekolah mencantum tujuan yang jelas untuk program peningkatan dan perbaikan berkelanjutan yang tersosialisasiakan dengan baik. Rekomendasi: 1. Sekolah kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengakomodasi masukan melalui rapat.

2. Rekomendasi 1. namun terbatas pada cara-cara konvensional yaitu melalui rapat dinas dan rapat koordinasi belum dilakukan secara online di situs sekolah. Panflet 3. misalnya kepada dinas pendidikan atau ketua yayasan. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja namun hanya kepada pihak-pihak terbatas saja. Sekolah kami sudah mensosialisasikan RKS kepada pihak-pihak yang berkepentingan. 6. Daftar hadir sosialisasi 2.2.6. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah. Notula sosialisasi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.2. Sekolah mensosialisasikan rencana kerja yang berbasis tujuan untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan kepada warga sekolah dan pihak-pihak yang berkepentingan. . Tahap ke-3 Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam rapat dinas. Rencana kerja sekolah mencantum tujuan yang jelas untuk program peningkatan dan perbaikan berkelanjutan yang tersosialisasiakan dengan baik. Sekolah kami sudah mensosialisasikan RKS kepada warga sekolah melalui rapat-rapat dinas dan rapat komite KELEMAHAN 1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam berbagai kesempatan dan online di situs sekolah. Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar dapat mensosialisasikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam berbagai kesempatan dan on-line di situs sekolah.

Dokumen RKS DAN RKAS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Standar Kompetensi Lulusan. Keuangan dan pembiayaan. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Rencana-rencana kerja lain yang mengarah pada peningkatan mutu. Standar Kompetensi Lulusan.3. Standart Penilaian). 2). Kurikulum dan kegiatan pembelajaran (Standart Kompetensi Lulusan. Standar Proses dan Standar Penilaian √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah belum memiliki Rencana kerja tahunan sekolah dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan sesuai dengan Standar Isi.3.1 Rencana Kerja tahunan dinyatakan dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah (renstra) Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami sudah menyusun RKAS . Standar Kompetensi Lulusan. KELEMAHAN 1. Sekolah kami dalam menyusun rencana kerja tahunan memuat ketentuan yang jelas dan sudah terdokumentasikan baik dan sudah mendapat persetujuan komite sekolah. 2. 5). Kesiswaan. 3). Standart Proses. Standar Proses dan Standar Tahap ke-3 Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Sarana dan prasarana. Standar Proses dan Standar Penilaian .6. Peran serta masyarakat dan kemitraan. Standart Isi. Pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya. Sekolah kami dalam menyusun dan melaksankan RKAS sudah mengacu dan berdasarkan pada RKS 3. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. 4). 8). Standar Proses Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. 7). Sekolah kami dalam menyusun rencana kerja tahunan sudah memuat ketentuan yang jelas mengenai : 1). namun belum tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan hanya terbatas pada internal sekolah. 6). Budaya dan lingkungan sekolah. Standar Kompetensi Lulusan.

dan Standar Penilaian. dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah namun belum tersosialisasi secara menyeluruh ke semua pemangku kepentingan. Standar Proses dan Standar Penilaian dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah dan sudah tersosialisasi secara luas kepada seluruh pemangku kepentingan. Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. . namun tidak dalam bentuk dokumen yang mudah diakses oleh pihak terkait dan sosialisasinya masih sebatas dalam lingkup internal sekolah. Standar Kompetensi Lulusan.Penilaian dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah dan sudah tersosialisasi secara luas kepada seluruh pemangku kepentingan.

2. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. Sekolah kami 2.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melakukan evaluasi diri secara berkala dan berkelanjutan. Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dalam melaksanakan evaluasi terhadap kinerja sekolah Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dalam melaksanakan evaluasi diri sekolah secara periodic .3. Sekolah kami 4. Laporan hasil 4. Sekolah kami sudah melaksanakan evaluasi proses pembelajaran 3. Bukti-Bukti Fisik 1. Program tindak lanjut Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Dokumen hasil supervisi 3. Tahap ke-3 Sekolah kami melakukan evaluasi diri untuk melihat dampak dari rencana pengembangan sekolah terhadap peningkatan hasil belajar. Sekolah kami 3. 2. Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah secara berkelanjutan untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar. Rekomendasi: 1. Sekolah kami sudah membentuk Tim Pengembang Sekolah (TPS) 2.6.3. Sekolah kami sudah melaksanakan evaluasi program kerja tahunan KELEMAHAN 1. Sekolah kami melakukan evaluasi diri namun baru dilakukan sebatas tim pengembang sekolah dan belum melibatkan warga sekolah. Dokumen program supervisi sekolah 2. Sekolah kami belum belum belum belum maksimal dalam melaksanakan evaluasi terhadap kinerja sekolah melaksanakan evaluasi diri sekolah secara periodic menyusun laporan EDS menentukan skala prioritas dan Program tindak lanjut Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami melakukan evaluasi diri dan mengkomunikasikan rencana pengembangan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan dinas pendidikan dan para pemangku kepentingan.

3. Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar dapat menyusun laporan EDS Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dan komite sekolah dalam menentukan skala prioritas dan Program tindak lanjut . 4.

dan melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan memfokuskan pada peningkatan hasil belajar. 2. Sekolah kami sudah melaksanakan program remidial dan pengayaan. 5. RPS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami sudah melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri sekolah untuk meningkatkan hasil belajar 4. 2.3. menilai kinerja. Sekolah kami sudah melaksanakan usaha peningkatan rata-rata hasil belajar. Sekolah kami sudah melaksanakan penyusunan indikator evaluasi diri sekolah untuk meningkatkan hasil belajar 2.3. Sekolah kami sudah menetapkan KKM setiap mata pelajaran. Sekolah kami belum mensosialisasi indikator keberhasilan kinerja. 4. minimal 75 untuk kelas X.6. Undangan rapat Daftar hadir rapat Notulen Rapat Berita acara penetapan prioritas. minimal 76 untuk kelas XI dan minimal 77 untuk kelas XII 6. melalui program remedial setiap mata pelajaran KELEMAHAN 1. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur. Sekolah kami sudah melaksankan upaya ketercapaian KKM setiap mata pelajaran. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. 3. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami sudah melakukan penilaian kinerja sekolah 3. Sekolah kami sudah menentukan indikator hasil belajar 5. tetapi belum maksimal 3.3. tetapi belum semua guru melaksanakannya secara maksimal Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah yang didasarkan pada hasil evaluasi Tahap ke-3 Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah yang didasarkan pada hasil evaluasi  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah kearah Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah namun belum didasarkan pada hasil .

Sekolah kami perlu menyusun sebuah program peningkatan rata-rata hasil belajar. Rekomendasi: 1. diri dan memfokuskan peningkatan hasil belajar. peningkatan hasil belajar.diri serta disesuaikan dengan harapan dan kebutuhan masyarakat. 3. Sekolah kami perlu menyusun sebuah program optimalisasi program remidial dan pengayaan untuk peningkatan hasil belajar . Sekolah kami perlu menyusun program untuk mensosialisasikan indikator keberhasilan kinerja yang didasarkan pada hasil evaluasi diri serta disesuaikan dengan harapan dan kebutuhan masyarakat 2. pada evaluasi diri sekolah.

dan akuntabel menggunakan Paket Aplikasi Sekolah (PAS) 2.6. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. Bukti-Bukti Fisik 1. Data base sekolah 2. . Sekolah kami sudah menggunakan Komunikasi antar warga secara efisien. Webside Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. efisien. blog. Pengelolaan data di sekolah kami berbasis ICT namun masih menggunakan program office yang sederhana dan belum berbasis website. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid 6. website sekolah. dan efektif menggunakan SMS broadcasting. dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah 2. efisien dan akuntabel dan sudah tersosialisaikan kepada seluruh pemangku kepentingan. dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah.4. Sekolah kami sudah mengelola Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMPendik) yang efektif. efisien dan dapat dipertanggungjawabkan. efisien.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Pengelolaan data di sekolah kami belum berbasis ICT sehingga belum efektif dan efisien. Sekolah belum dapat mengelola penerimaan dan pelaporan data secara akurat serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif.1.4. KELEMAHAN 1. Sekolah kami belum dapat memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. Sekolah mengelola sistem informasi pengelolaan dengan cara yang efektif. efisien.

Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu pendampingan pengelolaan penerimaan dan pelaporan data sehingga kami dapat mengelola penerimaan dan pelaporan data secara akurat serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah . dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah 2. efisien. Sekolah kami perlu pendampingan pengelolan SIM agar kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif.

Rekomendasi Pengembangan: 1.6. 3. 2.2.4.sms broadcase. Sekolah kami menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan. Sekolah kami sudah menggunakan Jenis SIMPendik yaitu Paket Aplikasi Sekolah (PAS) 2. KELEMAHAN 1. Sekolah kami memiliki jenis pelayanan : sms gateway . Sekolah kami sudah menggunakan SIMPendik yang mudah diakses 3. Data base sekolah Webside Buku tamu Buku penghubung Buku Agenda KEKUATAN 1. 4. Disekolah kami belum ada petugas khusus pegelolaan tentang SIMPENDIK secara khusus. 5.  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah kami menyediakan akses informasi untuk warga sekolah namun belum ditunjang oleh sistem pembaharuan data. Bukti-Bukti Fisik 1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan serta mudah diakses secara online melalui website sekolah. . Tahap ke-1 Sekolah kami belum menyediakan akses informasi yang mudah bagi warga sekolah. Sekolah menyediakan sistem informasi yang efisien.wibesite sekolah.e-mail sekolah. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid 6.4. efektif. dan dapat diakses. Sekolah kami perlu mengangkat petugas khusus yang bertugas mengelola SIMPENDIK sehingga sekolah kami dapat menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan serta mudah diakses secara online melalui website sekolah.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik . Promosi PTK 2).1. 3). 4). 2). Tenaga perpustakaan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melaksanakan pengelolaan sumber belajar diperpustakaan. 3. Dokumen hasil supervise 3. Laporan kinerja 4. 4). Wakil kepala sekolah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah.5. Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6. dan terbuka. membimbing. Mutasi tenaga kependidikan dari satu posisi ke posisi lain didasarkan pada analisis jabatan. dan melatih peserta didik. Sekolah kami telah menerapkan pendayagunaan PTK secara profesinal. Pelatih / instruktur melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya memberikan pelatihan teknis kepada peserta didik pada kegiatan pelatihan. adil. memfasilitasi. 5). Sekolah kami telah mendukung upaya : 1). 6). Dokumen Program pendayaan gunaan PTK 2. Surat tugas mengikuti workshop/pelatihan 6. Sekolah meningkatkan keefektifan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan. Konselor melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada peserta didik. mendidik. Pengembangan PTK. Sekolah kami telah mendayagunakan : 1). Daftar hadir workshop 1. 2. 3).6.5. Penempatan PTK disesuaikan dengan kebutuhan. Kepala sekolah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan pengelolaan sekolah (ada 18 tugas). Dokumen tindak lanjut 5. Bukti-Bukti Fisik KEKUATAN 1. Guru melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai agen pembelajaran yang memotivasi.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan serta senantiasa melaksanakan pengembangan profesinya secara berkelanjutan untuk meningkatkan efektifitas kinerja.7).  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami kurang memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan. 8). Teknisi sumber belajar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya mempersiapkan. Sekolah kami belum bisa menyusun progaram pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dengan memperhatikan standar PTK. memperbaiki sarana dan prasarana pembelajaran. Rekomendasi: 1. 4. Tahap ke-3 Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan serta senantiasa melaksanakan pengembangan profesinya. Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar dapat menyusun progaram pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dengan memperhatikan standar PTK. Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan. . Tenaga laboratorium melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya membantu dan mengelola kegiatan praktikum di laboratorium. merawat. Tenaga administrasi melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan kebersihan lingkungan. 9). Sekolah kami telah melakukan pengangkatan PTK tambahan untuk memenuhi kekurangan tenaga PTK yang tetap. KELEMAHAN 1.

Dokumen tindak lanjut hasil supervisi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Program supervise dan evaluasi kepala sekolah 2. pelaporan. Sekolah kami sudah mensosialisasikan program kepengawasan kepada PTK 3. Dokumen laporan hasil supervise 7. Daftar hadir sosialisasi supervise dan evaluasi 3. Sekolah kami sudah melaporkan hasil evaluasi kepada Kepala sekolah. Sekolah kami belum melaksanakan tindak lanjut dari hasil pengawasan Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami senantiasa melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional serta menyusun program perbaikan dan peningkatan yang berkelanjutan. Sekolah kami melakukan supervisi dan evaluasi atas pelaksanaan tugas pendidik dan tenaga kependidikan namun belum terprogram dengan baik. supervisi. Sekolah kami sudah Laporan pelaksanaan tugas tenaga kependidikan 6. Pengawas sekolah 6. Sekolah kami sudah melaksanakan kepengawasan meliputi pemamtauan. Sekolah kami sudah melaksanakan Penyusunan program pengawasan berdasarkan SNP 2. 4. Tahap ke-3 Sekolah kami senantiasa melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional. Guru disekolah kami sudah melaporkan hasil evaluasi dan penilaian kepada Kepala Sekolah dan orangtua peserta didik. Dokumenhasil supervisi 5.5. Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional Bukti-Bukti Fisik 1. 7.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melakukan evaluasi atas pelaksanaan tugas pendidik dan tenaga kependidikan secara berkala. KELEMAHAN 1. evaluasi.5. .2. Sekolah kami sudah melaksanakan laporan Pengawasan oleh pengawas 8. Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6. Dokumen hasil supervisi kepala sekolah 4.6. Sekolah kami sudah melaksanakan pemantauan pengelolaan sekolah oleh Komite Sekolah 5.

Rekomendasi: 1. . Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional pendidikan serta menyusun program perbaikan dan peningkatan yang berkelanjutan.

Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat mengoptimalkan pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis serta kegiatan pengembangan sekolah pada umumnya. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Warga sekolah kami terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis serta kegiatan pengembangan sekolah pada umumnya. Sekolah kami sudah melibatkan warga sekolah dalam pengelolaan pada kegiatan tertentu. UM Malang.6. PHBA 2. dan pemanfaatan lulusan. Pendidik.6. Warga sekolah kami terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis. Tahap ke-1 Warga sekolah kami belum terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis. UNP Kediri. Sekolah kami sudah melaksanakan program Keterlibatan warga sekolah dalam pengelolaan akademik dan non akademik . Warga sekolah terlibat dalam pengelolaan kegiatan akademis dan nonakademis. Terra Pendidikan. Contoh kerja sama dengan STAN. STKIP PGRI Jombang. Bank Jatim. berkaitan dengan: input. Tenaga kependidikan. MOU dgn warga sekolah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Contoh ada Pengurus Komite Sekolah. Sekolah kami sudah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan.Magistra Utama.1. Daftar hadir kegiatan 3. . UB Malang.  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Warga sekolah terlibat langsung hanya pada kegiatan akademis. 3.6. output. (Warga sekolah = org yg beraktivitas di sekolah. proses. Panitia PHBN. Struktur organisasi sekolah 2. Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah 6. Siswa) Rekomendasi Pengembangan: 1. Bukti-Bukti Fisik 1.

6.6.

Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah

6.6.2. Sekolah melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan nonakademis. Bukti-Bukti Fisik 1. Struktur organesasi sekolah 2. Daftar hadir kegiatan 3. MOU dengan KEKUATAN 1. Sekolah kami sudah melaksanakan Program Keterlibatan Masyarakat dalam pengelolaan kegiatan non akademik . Contoh pengelolaan ekstra kurikuler TIK, UKS, PMR, Pramuka, SMS Gateway 2. Sekolah kami sudah melibatkan masyarakat dalam kegiatan tertentu. Contoh pada saat perayaan Hari Idul Adha, Kegiatan pondok Ramadhan. 3. Sekolah kami sudah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan, dibidang kegiatan non akademik. Contoh kerja sama dengan Terra Pendidikan kediri bidang pengembangan TIK, PT Telkomsel bidang penembangan SMS broadcasting, PT Telkom pengembangan internet sekolah. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Sekolah kami melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis dan memberikan kesempatan untuk berkreasi.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

masyarakat

Tahap ke-3

Tahap ke-2
Sekolah kurang melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Tahap ke-1
Sekolah kami sama sekali tidak melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Sekolah kami melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Rekomendasi Pengembangan:
1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat mengoptimalkan peran serta memberikan kesempatan untuk berkreasi. masyarakat dalam pengelolaan non akademis dan

7. STANDAR PEMBIAYAAN
Komponen 7.1. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar Indikator 7.1.1. Anggaran sekolah dirumuskan merujuk Peraturan Pemerintah, pemerintahan provinsi, dan pemerintahan kabupaten/kota 7.1.2. Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan 7.1.3. Penyusunan rencana keuangan sekolah dilakukan secara transparan, efisien, dan akuntabel. 7.1.4. Sekolah membuat pelaporan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. 7.2. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7.2.1. Sekolah memiliki kapasitas untuk mencari dana dengan inisiatifnya sendiri 7.2.2. Sekolah membangun jaringan kerja dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri setempat. 7.2.3. Sekolah memelihara hubungan dengan alumni. 7.3. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7.3.1. Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. 7.3.2. Sekolah melakukan subsidi silang kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi

7. 7.1.

PEMBIAYAAN Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar

7.1.1. Anggaran sekolah dirumuskan merujuk Peraturan Pemerintah, pemerintahan provinsi, dan pemerintahan kabupaten/kota Bukti-Bukti Fisik
1. Dokumen RAPBS/RKAS 2. Undangan rapat penyusunan RAPBS/RAKS setiap pertemuan 3. Notulen rapat setiap pertemuan 4. Daftar hadir rapat setiap pertemuan

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik
Kekuatan : 1. Sekolah kami sudah menyusun RAPBS (PP No 19 /2005 Pasal 53). 2. Sekolah kami sudah merumuskan RAPBS dengan perhitungan kebutuhan setahun. 3. Rumusan RAPBS sekolah kami berisi :  Semua ragam sumber pendapatan dan jumlah nominalnya.  Semua ragam pembelanjaan dan jumlah nominalnya  Semua kegiatan/program kerja yang didanai dalam setahun 4. RAP (Rencana Anggaran Pendapatan) sekolah kami meliputi :  Subsidi pemerintah (BOMM).  Iuran siswa (BOSP = Biaya Operasional Satuan Pendidikan)  Sumbangan masyarakat (Biaya Investasi non Lahan). 5. RAB ( Rencana Anggaran Belanja) sekolah kami meliputi :  Biaya penyediaan sarana dan prasarana.  Pengembangan sumberdaya manusia.  Investasi Non Lahan (Gedung).  Gaji dan tunjangan yang melekat.  Bahan atau peralatan pendidikan habis pakai. Biaya operasi pendidikan tak langsung berupa daya, air, jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, transportasi, konsumsi, pajak, asuransi, dan lain sebagainya. (Peraturan Pemerintah No.19/2005 Bab IX: Pasal 62). Kelemahan : 1. Sekolah kami belum pernah menerima Block Grant yang bersifat matching grant. 2. Sekolah kami belum pernah mendapatkan sponsor perusahaan. 3. Sekolah kami belum pernah menandatangi MOU dengan DUDI.

√ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) belum sepenuhnya merujuk pada Peraturan Pemerintah. Sekolah kami perlu menandatangani MOU dengan DUDI. 2. Tahap ke-3 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada Peraturan Pemerintah dan dikomunikasikan kepada komite sekolah dan pemangku kepentingan yang terkait. Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada Peraturan Pemerintah. dan pemerintahan kabupaten/kota. . pemerintahan provinsi. Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu mengajukan sponsor ke beberapa perusahaan 3.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada peraturan pemerintah dengan melibatkan partisipasi komite sekolah dan pemangku kepentingan yang terkait. Sekolah kami perlu bantuan Block Grant yang bersifat matching grant.

Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan. Kelemahan : 1.Kediri Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan serta Dunia Usaha dan Dunia Industri.1.Kediri . Di sekolah kami perumusan RAPBS/RKAS belum melibatkan Guru. Tim Pengembang dan Komite Sekolah. Karyawan. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Karyawan. Undangan rapat penyusunan RAPBS/RAKS setiap pertemuan 3. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7. Di sekolah kami perumusan RAPBS/RKAS telah melibatkan KS. Daftar hadir rapat setiap pertemuan. Sekolah kami perlu pendampingan dalam merumuskan RAPBS/RKAS dengan melibatkan Guru. dan Pemerintah Kab.7. Notulen rapat setiap pertemuan 4.1.2. Dokumen RAPBS/RKAS 2. Tahap ke-3 Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Perumusan RAPBS belum melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan belum melibatkan pemangku kepentingan yang relevan Rekomendasi : 1. Bukti-Bukti Fisik 1. dan Pemerintah Kab.

Akuntabel  Sekolah kami telah melaksanakan pembukuan keuangan sekolah dengan menggunakan Program Excel. dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. Bukti-Bukti Fisik 1.  Sekolah kami telah memiliki buku setoran ke Bank Jatim. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7. Efesien  Pembelanjaan sekolah kami telah sesuai dengan rencana anggaran yang ada. Program kerja sekolah/RAPBS 5. Kuitansi pengeluaran 11. dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. Komite Sekolah. Transparan :  Sekolah kami telah melaporkan rencana investasi kepada Kepala Sekolah. Buku inventaris barang 8. Di sekolah kami Petugas pencatat logistic barang belum maksimal. Buku permintaan barang 9. Kelemahan : 1. Teks Pengumuman rencana investasi 4.  Pengelolaan keuangan sekolah kami dapat diketahui dengan mudah oleh Kepala Sekolah. Penyusunan rencana keuangan sekolah dilakukan secara transparan.1. efisien. Buku kas umum 6. Kuitansi penerimaan 10. Kuitansi pembelian barang 13. Buku kas pembantu 7.1. 2. dan akuntabel. Komite Sekolah. 3.3. Buku setoran ke bank 12.7. Nota pembelian barang Kekuatan : 1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Penyusunan rencana keuangan Penyusunan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-4 rencana keuangan √ Penyusunan Tahap ke-4 rencana keuangan Penyusunan Tahap ke-4 rencana keuangan . Daftar nama pemangku kepentingan 3. Teks rencana investasi 2.  Pemeriksaan Buku Kas ( Umum/Pembantu) sekolah kami dilakukan secara periodik oleh Kepala Sekolah.  Setiap transaksi keuangan sekolah kami (penerimaan dan pengeluaran) disertai dengan bukti yang sah berupa kwitansi dan nota.  Sekolah kami sudah memiliki catatan logistik (uang dan barang) sesuai dengan mata anggaran dan sumber dananya masing-masing.

(Pemerintah dan masyarakat) sekolah dilakukan secara transparan. (kepada pemerintah) Rekomendasi : 1. efisien dan akuntabel kepada masyarakat dan Pemerintah. (kepada pemerintah) sekolah dilakukan secara transparan.sekolah dilakukan secara transparan. efisien dan akuntabel. . efisien dan akuntabel. Sekolah kami perlu mendapatkan pelatihan untuk petugas pencatat logistic barang. efisien dan akuntabel kepada masyarakat dan Pemerintah. (Pemerintah dan masyarakat) sekolah dilakukan secara transparan.

Sekolah kami telah memiliki laporan per Kegiatan. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara berkala dan menyeluruh kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Sekolah membuat pelaporan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan.1. Sekolah kami perlu pendampingan agar dapat mengembangkan mekanisme laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara berkala dan menyeluruh kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan secara online.48/2008 Pasal 49 ayat 2). Rekomendasi Pengembangan: 1. Sekolah kami telah melaporkan dan mempertanggung jawabkan anggaran kepada Komite Sekolah.48/2008 Pasal 71.7.ayat 2 ) (PP. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7. Tahap ke-1 Sekolah belum membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan.1. 2. Sekolah kami telah memiliki laporan realisasi belanja rutin. Dari sekolah dilaporkan secara rinci dan transparan kepada dewan guru dan staf sekolah. Buku laporan keuangan setiap bulan 3.. Dinas Pendidikan dan Pemerintah sesuai dengan asal sumber. 3. √ Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Teks pengumuman laporan keuangan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Dari Pemerintah dilaporkan kepada pemerintah sesuai aturan perundang-undangan. Dari Masyarakat kepada komite sekolah ( PP. Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara periodik kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. . Buku kas umum 2.4. Buku ekspedisi 4. tetapi masih perlu dilakukan secara rutin dan proses yang transparan.

Dokumen proposal penggalian dana. Sekolah kami belum bisa mengembangkan kewirausahaan berupa kantin sekolah.7. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami kreatif menggali berbagai sumber untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat menyusun program kreatif yang dapat menggali berbagai sumber untuk mendapatkan pendapatan tambahan. 3. Koperasi sekolah/siswa 3. . Koperasi sekolah dan kebun sekolah (kantin sekolah dan koperasi sekolah dikelola oleh siswa).2.1. 5. Sekolah kami tidak memiliki tanah yang produktif. Sekolah kami belum memiliki donator tetap. Buku kas koperasi sekolah 5. Dokumen RAPBS 6. Sekolah kami belum bisa membentuk jalinan yang kuat dengan alumni yang siap mendukung pengembangan sekolah. Sekolah memiliki kapasitas untuk mencari dana dengan inisiatifnya sendiri Bukti-Bukti Fisik 1. Rekomendasi: 1. 2. Kami berencana untuk memperluas penggunaan sumber daya dan prasarana sekolah untuk mendapatkan pembiaya-an tambahan tetapi kami belum mengimplemen-tasikannya. Tahap ke-3 Sekolah kami mendapatkan pembiayaan tambahan melalui pemanfaatan sarana dan prasarana sekolah. 4. Kantin sekolah 4.. Sekolah kami telah menyusun proposal penggalian dana Kelemahan : 1. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum mempertimbangkan penggunaan sumber daya atau prasarana sekolah untuk mencari sumber pembiayaan tambahan. Program pengembangan kewirausahaan. 6. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. Sekolah kami belum bisa menyelenggarakan kegiatan yang dapat menghasilkan dana. 2. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Sekolah kami belum melakukan kerjasama dengan Dunia Usaha Dan Industri (DUDI).2.

2. 3. Dokumen kerjasama dengan Du-Di Undangan rapat kerjasama dengan Dudi Notulen rapat Daftar hadir rapat kerjasama dengan Dudi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. Sekolah kami telah melakukan kerja sama dengan pihak Telkomsel di bidang Web to SMS (setiap 3 bulan). Tahap ke-3 Kami telah mengembangkan hubungan kerja sama dengan Dunia Usaha. Dunia Industri dan kelompok masyarakat yang membantu sekolah kami dalam hal pembiayaan. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat membangun jaringan kerja yang kuat dengan Dunia Usaha. 3. 2. Sekolah kemi belum bisa melakukan aksi kegiatan dengan melibatkan Du-Di. Dunia Industri dan kelompok masyarakat setempat yang membantu sekolah kami dalam hal pembiayaan. Rekomendasi: 1.2. Sekolah kami belum melakukan kerjasama dengan beberapa Dunia Usaha Dan Industri (Du-Di).7. Kelemahan : 1.2. 6. khususnya orangtua yang mampu untuk membantu sekolah kami. Sekolah kami belum mengidentifikasi Du-Di yang memiliki dana CSR (Coorporate Social Responsibility). Dokumen daftar Du-Di yang memiliki dana CSR. 4. 7. Dunia Industri dan kelompok masyarakat harus dikembangkan lebih lanjut agar mendapatkan bantuan keuangan dari mereka. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum memiliki hubungan yang kuat dengan dunia usaha dan dunia industri setempat. Dokumen proposal penggalian dana kepada Du-Di Daftar nama siswa usulan penerima bantuan dari Du-Di.2. Bukti-Bukti Fisik 1. Hubungan kami dengan Dunia Usaha. Sekolah membangun jaringan kerja dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri setempat. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kami telah membangun jaringan kerja yang kuat dengan Dunia Usaha. Dunia Industri dan kelompok masyarakat. 5. .

catatan Kami menyimpan catatan alumni dan sebagian dari mereka membantu sekolah tetapi bukan dalam hal pembiayaan Rekomendasi: 1.2. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Buku daftar alumni Buku daftar anggota alumni Dokumen program kerja sekolah. Sekolah kami belum mempunyai program kegiatan yang melibatkan alumni. 2. Buku inventaris barang Undangan rapat dengan alumni Notulen rapat dengan alumni Daftar hadir rapat dengan alumni Tahap ke-4 Kami memelihara hubungan dengan alumni kami dan memberdayakan mereka sebagai sumber pendanaan dan bantuan lainnya. Sekolah memelihara hubungan dengan alumni.3. 2. Sekolah kami telah mengidentifikasi alumni melalui website sekolah. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat membentuk organisasi alumni yang memiliki program kegiatan seluruh alumni 2. Sekolah kami belum memiliki wadah / organisasi alumni. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar sekolah dapat memelihara hubungan dengan alumni dan memberdayakan mereka sebagai sumber pendanaan dan bantuan lainnya. 3. 3. Kelemahan : 1. . Sekolah kami belum memanfatkan sumberdaya alumni. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Kami memelihara hubungan dengan alumni dan mereka membantu upaya kami walaupun bukan dalam hal pembiayaan.7.2. 7. 5. 4. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum menyimpan alumni sekolah kami. 6.

. Sekolah kami telah memberikan bantuan sebesar 20 % dari Biaya Operasional Satuan Pendidikan bagi peserta didik yang miskin. Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. 4. Besar Iuran sekolah kami telah sesuai dengan pilihan orangtua peserta didik terhadap sejumlah nominal yang ditawarkan/ditetapkan oleh sekolah. 2. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus dan mempromosikan kesetaraan akses bagi semua peserta didik.1.3. Iuran sekolah kami telah berdasar kecukupan untuk memberikan layanan pendidikan yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Sekolah kami perlu pendampingan agar dapat melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus dan mempromosikan kesetaraan akses bagi semua peserta didik.3. 4. Dokumen PSB Kartu SPP Daftar siswa inklusi Kurikulum siswa inklusi Buku program komite sekolah Kekuatan : Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. No.7. Kelemahan : 1.48/2008 ). 3. 3. 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah belum mampu melayani semua siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah belum bisa memberikan pelayanan secara optimal bagi siswa berkebutuhan khusus. Tahap ke-3 Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. Rekomendasi: 1. Sekolah mampu melayani siswa dari tingkatan sosial ekonomi namun belum dapat melayani siswa yang berkebutuhan khusus. 5. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7. Sekolah kami menerima siswa dari semua tingkatan ekonomi.( Ayat 1 dan 4 pasal 50 PP.

4. Sumbangan orangtua dirumuskan berdasarkan kemampuan ekonomi orangtua peserta didik. Buku daftar induk siswa 2. Besar Iuran sekolah kami yang berupa Biaya Operasional Satuan Pendidikan belum bervariasi sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan orang tua.2 Sekolah melakukan subsidi silang kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi Bukti-Bukti Fisik 1. . 3. Surat keputusan Kepala Sekolah tentang Biaya Pendidikan Bagi Siswa Miskin Kelemahan : 1.3. tetapi sekolah tidak menerapkan subsidi silang dalam membiayai program kegiatan peserta didik. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sumbangan orangtua dan biaya kegiatan sekolah lainnya ditentukan sama untuk semua peserta didik dengan tidak mempertimbangkan kemampuan ekonomi orangtua. Surat keterangan miskin Kekuatan : Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. Kartu SPP 5. 2. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7. Di sekolah kami yang siswanya berasal dari keluarga yang berkemampuan dibidang ekonomi tidak perlu melakukan subsidi silang.3. Sekolah kami belum membagi siswa menjadi Dua kelompok : kaya dan miskin. Buku daftar home visit 3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kami mematuhi standar mengenai biaya sumbangan orangtua dan subsidi silang pembiayaan dan juga memiliki alokasi khusus untuk memberikan tempat bagi anak yang sangat miskin dengan mencari sumber dana lainnya. 3. Sekolah kami telah mengidentifikasi tingkat ekonomi orang tua siswa. 2. Besar Iuran sekolah kami (Investasi Non Lahan) bervariasi sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan orang tua. Sekolah kami belum semua siswa miskin mendapatkan pembebasan biaya sekolah. dan belum semua yang miskin terbantu.7. dari kelurahan/desa. Tahap ke-3 Kami merumuskan besarnya sumbangan orangtua berdasarkan kemampuan ekonomi orangtua dan menerapkan prinsip subsidi silang.

.Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun program kerja yang menerapkan biaya sumbangan orangtua dan subsidi silang pembiayaan dan juga memiliki alokasi khusus untuk memberikan tempat bagi anak yang sangat miskin dengan mencari sumber dana lainnya.

1.2.3. Guru memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik. 8. dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik. Guru memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka 8. didik dalam . Guru menerapkan berbagai teknik.1. Penilaian berdampak pada proses belajar 8.1. Guru menggunakan pembelajaran.1.1.8.1. 8. Sekolah melibatkan orangtua peserta meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa.2.3. 8.2. 8. bentuk.4.1. Guru melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat.2.1.3. STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN Komponen Indikator 8.2.3. 8. Sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan. hasil penilaian untuk perbaikan 8. Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik. 8.2. Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik 8.

Di sekolah kami semua guru sudah menyusun kisi-kisi soal penilian 4. NOTULEN RAPAT PENYUSUNAN KKM.1.8. 8.1. Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik. Di sekolah kami semua guru sudah menyusun instrument penilaian sesuai dengan sk. Bukti-Bukti Fisik 1. DAFTAR HADIR RAPAT PENYUSUNAN KKM . Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang melakukan penentuan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melakukan penyusunan matrik/pemetaan penilaian 3. EDARAN KE WALI MURID Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.1. kd mata pelajaran masing. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menentukan KKM 2. kd mata pelajaran masing-masing. Di sekolah kami sebagian besar guru belum melakukan penyusunan rubrik penilaian sesua dengan mata pelajaran masing-masing. dan kondisi satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik 2. 2. KELEMAHAN 1. 3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami menyusun rencana penilaian terhadap hasil belajar peserta didik terhadap pencapaian 3. Di sekolah kami ada 50 guru dari 62 guru yang sudah melakukan penyusunan kisi-kisi soal sesuai dengan sk. karakteristik mata pelajaran. PENILAIAN PENDIDIKAN Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik 8. Tahap ke-3 Guru-guru kami menyusun dan mengembangkan perencanaan penilaian untuk mencapai √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami melaksanakan penilaian hasil belajar peserta didik tanpa membuat perencanaan Sebagian Guru-guru kami menyusun perencanaan penilaian berdasarkan kompetensi dasar dan standar .

. karakteristik mata pelajaran. kd mata pelajaran masing-masing. kompetensi. Rekomendasi: 1. dan didik didik yang kompetensi peserta didik.kompetensi yang diharapkan diinformasikan kepada peserta sehingga setiap peserta memahami target kompetensi harus dicapai. penilaian yang jelas terlebih dahulu. Di sekolah kami ada 12 guru dari 62 guru yang pendamping/bimbingan dalam menyusunan kisi-kisi soal sesuai dengan sk. dan kondisi satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik 2. Di sekolah kami sebagian besar guru perlu pendamping atau pelatiahan dalam penyusunan rubrik penilaian sesua dengan mata pelajaran masing-masing melalui mgmp sekolah. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan/pembingan dalam menentuakan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik. 3.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.2. Guru memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Bukti-Bukti Fisik 1. GURU MEMILIKI BUKTI FISIK UNTUK DISOSIALISASIKAN KE SISWA TENTANG KRITERIA PENILAIAN SESUAI DENGAN SK, KD DAN DISAMPAIKAN KE SISWA PADA AWAL SEMESTER LEMBAR KKM YANG DIBERIKAN/SOSIALISASIKA N KE KE SISWA TIAP MAPEL Tahap ke-4
Guru-guru kami menginformasikan silabus mata pelajaran yang didalam-nya memuat rancangan dan kriteria penilaian termasuk KKM dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, mata pelajaran dan kondisi sekolah pada awal semester.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah memberikan informasi kepada peserta didik tentang pelaksanaan uh, uts dan uas, ukk dan uan sesuai dengan jadwal yang terdapat pada program semester mata pelajaran masing-masing. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum menginformasikan lebih dahulu kepada peserta didik tentang pelaksanaan ulangan uh.

2.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-3
Guru-guru kami memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk KKM yang disusun.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami tidak memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian, termasuk KKM.

Guru-guru kami memberikan informasi kepada peserta didik hanya KKM saja diawal semester.

Rekomendasi:
1. Sekolah kami perlu ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka menginformasikan silabus mata pelajaran yang didalamnya memuat rancangan dan kriteria penilaian termasuk KKM dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, mata pelajaran dan kondisi sekolah pada awal semester.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.3. Guru melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat. Bukti-Bukti Fisik 1. 2. PROMES JADWAL ULANGAN BUKU DAFTAR NILAI YANG TELAH TERISI LENGKAP KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat untuk mengukur prestasi peserta didik sesuai dengan sk, kd masing-masing mata pelajaran. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 10 guru dari 62 guru yang melaksanakan penilaian tidak sesuai dengan rencana yang telah dibuat dalam melaksanakan penilaian secara periodic Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Guru-guru kami menggunakan berbagai jenis metode untuk menilai kemajuan belajar peserta didik secara berkelanjutan dan mengembangkannya berdasarkan rencana yang telah dibuat sesuai dengan perkembangan peserta didiknya.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

Tahap ke-3
Guru-guru kami selalu melaksanakan penilaian dan memantau kemajuan belajar peserta didik secara berkala sesuai dengan rencana yang telah dibuat pada silabus dan RPP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami tidak menilai atau memonitor kemajuan peserta didik sesuai rencana.

Guru-guru kami melaksanakan penilaian terhadap peserta didik secara periodik, tapi sebagian besar tidak sesuai dengan rencana penilaian yang telah disusun.

Rekomendasi: 1. Sekolah kami ada 10 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan agar mereka dapat menggunakan berbagai jenis metode untuk menilai kemajuan belajar peserta didik secara berkelanjutan dan mengembangkannya berdasarkan rencana yang telah dibuat sesuai dengan perkembangan peserta didiknya.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.4. Guru menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik. Bukti-Bukti Fisik 1. DOKUMEN PENILAIAN BERUPA BUKU NILAI, MINIMAL ADA FORMAT NILAI TUGAS, UH 1, 2 DST, UTS, US DAN RAPOR RPP BAB PENILAIAN YANG DIDALAMNYA ADA RENCANA TES LISAN, URAIAN ATAU NON URAIAN/OBYEKTIF, DOKUMEN KISI-KISI DAN SOAL, LK (LEMBAR KERJA)/NASKAH ULANGAN/SOAL, FORMAT DAN TUGAS INDIVIDU DAN KELOMPOK Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Guru-guru kami membuat instrumen yang tepat dan dapat diandalkan untuk menerapkan berbagai teknik, bentuk dan jenis penilaian serta direview secara berkala.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik sesuai dengan sk dan kd mata pelajaran masing-masing. 2. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru sudah memberikan penugasan perorangan atau kelompok berbentuk TT, TTT dan atau PR/proyek. KELEMAHAN

2.

3.

1. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang belum menyusun kisi-kisi soal baik ulangan harian, ulangan tengah semester atau ulangan akhir semester

4.

5.

Tahap ke-3
Guru-guru kami menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian sesuai dengan target kompetensi yang ingin diukur.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami hanya menerapkan satu teknik, bentuk dan jenis penilaian.

Guru-guru kami hanya menerapkan teknik, bentuk, dan jenis penilaian tertentu untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik.

Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan agar dapat membuat instrumen yang tepat dan dapat diandalkan untuk menerapkan berbagai teknik. . bentuk dan jenis penilaian serta direview secara berkala.Rekomendasi: 1.

tugas peserta didik sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Di sekolah kami ada 52 guru dari 62 guru yang belum mengembalikan hasil ulangan siswa serta memberikan komentar secara mendidik. (dan memberi komentar dan masukan serta menginformasikannya ke peserta didik) √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru tidak selalu memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik. Guru memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Guru-guru kami mengkaji ulang tingkat kemajuan semua peserta didik pada setiap akhir semester.2.2. Bukti-Bukti Fisik 1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Semua guru kami secara rutin mencatat kemajuan setiap peserta didik memberi komentar dan masukan serta menginformasikanya kepada peserta didik secara individual dan berkala. Penilaian berdampak pada proses belajar 8. KELEMAHAN 1. .8.1. Di sekolah kami ada 52 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar guru-guru dapat secara rutin mencatat kemajuan setiap peserta didik memberi komentar dan masukan serta menginformasikanya kepada peserta didik secara individual dan berkala. Rekomendasi: 1. Setiap guru menyampaikan hasil Evaluasi mata pelajaran serta hasil penilaian setiap peserta didik kepada Kepala sekolah pada akhir semester dalam bentuk laporan hasil prestasi belajar peserta didik. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melakukan koreksi ulangan. LEMBAR MASUKAN DAN KOMENTAR PENILAIAN KEKUATAN 1.

2. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan 2. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk memberikan pendapat Tahap ke-3 Guru-guru kami selalu menggunakan hasil penilaian peserta didik dalam mereview rencana pembelajaran √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Hasil tes di sekolah kami tidak selalu berpengaruh pada perbaikan program pembelajaran yang telah Hasil tes digunakan sebagian guruguru kami untuk merencanakan perbaikan bahan pembelajaran .2. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi. Guru menggunakan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 2. Bukti-Bukti Fisik 1. Penilaian berdampak pada proses belajar 8.2. HASIL ULANGAN HARIAN/TENGAH SEMESTER DAN SEMESTER GURU MEMILIKI KISI-KISI DAN SOAL-SOAL UNTUK REMIDI KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 42 guru dari 62 guru yang telah menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi.2. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 42 guru dari 62 guru sudah menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan.8. Di sekolah kami ada 42 dari 62 guru sudah melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3.

Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi . Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan 2. disusun. Rekomendasi: 1. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3.terhadap hasil pencapaian kemajuan belajar yang mereka peroleh dan terlibat dalam penetapan target pembelajaran. selanjutnya. yang telah disusun.

3. .3. Sekolah kami selalu melaporkan hasil kelulusan kepada Dinas Pendidkan setiap tahunnya. Sekolah kami selalu menerbitkan Surat Ketrangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dan ijazah setiap tahunnya dan diserahkan kepada orang tua/wali perserta didik 4. 2. Sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaporakan hasil penilaian akhlak dan penilaian kepribadian kepada sekolah 3. 5. BUKU RAPOR SEMESTER BUKU RAPOR AKHIR TAHUN DAFTAR HADIR PENGAMBILAN RAPOR DAFTAR ISIAN PENGAMBILAN RAPORT KEKUATAN Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka pada setiap akhir semester kepada 8.8.1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaporkan hasil penilaian setiap akhir semester kepada Kepala Sekolah 2. 3. Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami telah melaporkan hasil penilaian setiap semester kepada orang tua/wali peserta didik 4.

Tahap ke-1 Sekolah kami membuat laporan kepada orangtua berupa hasil penilaian akhir di setiap akhir semester.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyampaikan laporan semua hasil penilaian peserta didik kepada orangtua dan mendiskusikannya secara mendetail untuk masing-masing peserta didik secara berkala sesuai dengan kesepakatan √ Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah kami membuat laporan hasil penilaian kepada orangtua secara rutin dan sistematis dalam bentuk laporan pendidikan. Sekolah kami menyampaikan laporan semua hasil penilaian peserta didik kepada orangtua dan mendiskusikannya secara mendetail untuk masingmasing peserta didik secara berkala sesuai dengan kesepakatan . Rekomendasi Pengembangan: 1. Sekolah kami menyampaikan laporan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orang tua/wali peserta didik dalam bentuk laporan pendidikan.

DAFTAR HADIR SOSIALISASI PENCAPAIAN HASIL BELAJAR.8. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka 8.3. Bukti-Bukti Fisik KEKUATAN 1.3. dan melalui buku perataturan akademik. Sekolah kami belum memberi kesempatan berdiskusi untuk membangun kerja sama dengan orangtua agar membantu anak mereka belajar di rumah. Di sekolah kami orang tua/wali murid selalu dilibatkan dalam menunjang fasilitas sekolah misalnya seperti pembelikan lks dan buku paket serta alat transportasi yang dibutuhkan peserta didik KELEMAHAN 1.2. . Di sekolah kami selalu mengiformasikan/mensosialisasikan tentang SK/KD. DAFTAR HADIR PENERIMAAN LAPORAN HASIL BELAJAR 1. Kriteria kenaikan program remedial dan pengayaan kepada orang tua/wali murid di awal kegiatan pembelajaran akan dilaksanakan pada saat pelaksanaan MOS. Di sekolah kami belum pernah melibatkan orang tua/wali murid dalam penyusunan criteria Kelulusan Ujian Sekolah atau Ujian Nasional Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami membuat laporan berkala pada orangtua mengenai pencapaian hasil belajar peserta didik dan menawarkan kesempatan untuk mendiskusikan kemajuan anak mereka serta mengajukan usulanusulan peningkatan hasil belajar peserta didik. KKM. Sekolah melibatkan orangtua peserta didik dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melibatkan orangtua secara aktif dalam membantu anak mereka belajar di rumah. rapat awal orang tua siswa. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Sekolah kami menjalin kemitraan dengan orangtua dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa.

Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat membuat laporan berkala pada orangtua mengenai pencapaian hasil belajar peserta didik dan menawarkan kesempatan untuk mendiskusikan kemajuan anak mereka serta mengajukan usulan-usulan peningkatan hasil belajar peserta didik. .