Instrumen Evaluasi Diri Sekolah (EDS) Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Pare Alamat : Jl.

Pk Bangsa 41 Pare Kabupaten : Kediri Tahun : 2011

1. STANDAR ISI
Komponen 1.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Indikator
1.1.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP. 1.1.2. Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan kebutuhan pembelajaran. 1.1.3. Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu, rencana program remedial, dan pengayaan bagi siswa.

1.2.

Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik

1.2.1. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 1.2.2. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

1.

ISI

1.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan
1.1.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP

1. 2. 3. 4. 5.

Bukti-Bukti Fisik Sk Team Pengembang Kurikulum Dokument ktsp Daftar hadir Undangan rapat Notulen rapat

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan 1. Sekolah kami sudah memiliki Tim Pengembang Kurikulum 2. sekolah kami sudah melaksanakan Kurikulum yang Memuat 5 Kelompok Mapel 3. Sekolah kami sudah melaksanakan 7 Prinsip Pelaksanaan 4. Sekolah kami sudah menerapkan Muatan Kurikulum, Inti, Lokal, Pengem.diri 5. Sekolah kami sudah melaksanakan Alokasi waktu,jampel, jam/mg,jam/tahun 6. Sekolah kami sudah melaksanakan Penambahan jam 7. Sekolah kami sudah mereview Kurikulum tiap tahun 8. Kurikulum kami sudah disosialisasikan kepada stakeholder sekolah 9. Kurikumlum sekolah kami sudah disahkan oleh Dinas pendidikan Kelemahan 1. Sekolah kami belum melibatkan anggota TPK dalam penyusunan kurikulum; kepsek, wakil guru, wakil siswa, komite, pengawas 2. Kurikulum sekolah belum sepenuhnya melaksanakan 7 Prinsip Pengembangan Tahapan Pengembangan

Tahap ke-4
Kurikulum sekolah kami disusun dan dikembangkan sesuai dengan panduan BSNP dan menjadi rujukan bagi pengembangan kurikulum sekolah lainnya yang memiliki karakteristik yang sama.

Tahap ke-3
Kurikulum sekolah kami disusun dan dikembangkan sesuai dengan panduan BSNP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Kurikulum sekolah kami belum sepenuhnya mengikuti panduan yang disusun BSNP.

Kurikulum sekolah kami disusun mengikuti panduan yang disusun BSNP namun masih memerlukan pengembangan.

Sekolah kami perlu pendampingan agar kami dapat menyusun Kurikulum sekolah berdasarkan 7 Prinsip Pengembangan. komite. kepsek. pengawas 2. wakil guru. wakil siswa. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun program penyusunan kurikulum yang melibatkan anggota TPK dalam penyusunan kurikulum.Rekomendasi : 1. .

kondisi budaya. usia peserta didik. dan kebutuhan pembelajaran yang terintegrasi dalam silabus setiap mata pelajaran serta menjadi rujukan kab/kota dalam pengembangan kurikulum lokal.1. kondisi budaya. . Sekolah kami belum melaksanakan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakter dan sosbud Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. kebutuhan sosial masyarakat. 2. Bukti-Bukti Fisik 1. usia peserta didik. kebutuhan sosial masyarakat. kebutuhan sosial masyarakat. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan usia peserta didik dan kebutuhan pembelajaran. usia peserta didik.1. Dokumen 2 KTSP:  Program Mulok  Silabus Mulok  RPP Mulok KELEMAHAN .2. kebutuhan sosial masyarakat. dan kebutuhan pembelajaran. kondisi budaya. Tahap ke-3 Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kurikulum sekolah kami disusun belum mempertimbangkan karakteristik daerah. usia peserta didik. dan kebutuhan pembelajaran. dan kebutuhan pembelajaran dalam silabus setiap mata pelajaran. Dokumen 1 KTSP :  Jenis Muatan Lokal 2.1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1. kondisi budaya. Sekolah kami sudah melaksanakan kurikulum dengan tambahan muatan lokal. 1.

Rekomendasi : 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakter dan sosbud .

sedangkan program remedial dan pengayaan kadang kala dilaksanakan.3.1. Dokumen 1 KTSP ( pengaturan beban belajar) Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Struktur kurikulum sekolah kami telah mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya dengan selalu melaksanakan program remedial dan pengayaan yang sistematis untuk setiap peserta didik. rencana program remedial. dan pengayaan bagi siswa.1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN .1. Dokumen 1 KTSP ( muatan kurikulum inti/utama. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu. 1. . muatan lokal. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan Program Layanan perbaikan 3. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan Program Layanan pengayaan Bukti-Bukti Fisik 1. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum mengalokasikan waktu layanan perbaikan dan pengayaan 2. Dokumen 1 KTSP ( struktur kurikulum) 3. Tahap ke-3 Struktur kurikulum sekolah kami telah mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya dengan selalu melaksanakan program remedial dan pengayaan. 1. Struktur kurikulum sekolah kami kurang mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Struktur kurikulum sekolah kami tidak mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya. pengembangan diri) 2. serta program remedial dan pengayaan belum pernah dilaksanakan.

Rekomendasi : 1. 2. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat mengalokasikan waktu layanan perbaikan dan pengayaan Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat melaksanakan Program Layanan perbaikan Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat melaksanakan Program Layanan pengayaan . 3.

Sekolah kami masih sangat terbatas dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling yang memadai dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.2. 2. 4. 5. 6. Bukti-Bukti Fisik 1.1.1. baik yang terprogram dengan jelas maupun berdasarkan kasus per kasus sesuai kebutuhan peserta didik. Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik 1. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK belum melaksanakan tindak lanjut bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta belum memberikan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 2. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK telah menyusun program layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan layanan dan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi setiap peserta didik. Tahap ke-3 Sekolah kami memberikan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.2. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK belum memberikan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Program Khusus dan Pemetaan Mater Layanan Konseling. 3. . KELEMAHAN . Satuan Layanan/ Satuan Pendukung. 1. Daftar Siswa Binaan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1. KTSP ( pengembangan silabus Konseling Program Tahunan. Program Semester. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu memberikan layanan bimbingan dan konseling bagi peserta didik.

Rekomendasi : 1. 2. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK perlu pembimbingan agar mereka dapat menyusun dan melaksanakan program tindak lanjut bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta belum memberikan pengembangan pribadi peserta didik pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan . Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK perlu pembimbingan agar mereka dapat menyusun program dan melaksanakan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

Program semester.2. Buku Induk Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. 3. Sekolah kami perlu melaksanakan semua kegiatan pengembangan diri 2.kurikulernya. 6. 2. Sekolah kami sudah melakukan Penyusunan Program dan perencanaan pengembangan diri 2. Bukti-Bukti Fisik 1. 5. V Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu memberikan kegiatan ekstra-kurikuler bagi peserta didik. Sekolah kami belum semua melaksanakan Penilaian dan Pelaporan hasil pengembangan diri Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan berbagai jenis kegiatan ekstra kurikuler yang disesuaikan dengan minat setiap peserta didik dan melibatkan masyarakat dalam pengembangan ekstra. Tahap ke-3 Sekolah kami sudah menyediakan beberapa (berbagai) kegiatan ekstrakurikuler bagi peserta didik yang sesuai dengan minat sebagian besar peserta didik. Rekomendasi : 1. Sekolah kami sudah mengelompokkan Jenis kegiatan pengembangan diri KELEMAHAN 1. Daftar Hadir Daftar Nilai.2. Rapor. 4.2. Sekolah kami belum melaksanakan semua kegiatan pengembangan diri 2. Jurnal. Sekolah kami perlu melaksanakan Penilaian dan Pelaporan hasil pengembangan diri . Sekolah kami menyediakan kegiatan ekstra-kurikuler tetapi belum mengakomodir semua kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.1. Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik 1. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

menyenangkan. emosional. dan lingkungan peserta didik. minat. dan panduan KTSP. gaya belajar. kemampuan sosial.1. 2.STANDAR PROSES Komponen 2. buku referensi. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas.4. Pengembangan Silabus dilakukanguru secara mandiri atau berkelompok 2.1. potensi.4.3. 2. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi perencanaan.1. 2. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2.1. inspiratif. Guru menggunakan buku panduan.2. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. 2. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan . dan sumber belajar lain selain buku pelajaran dengan mudah. kreatif. menantang dan memotivasi peserta didik 2. dan penutup. 2.5. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif.5. 2. bakat.2. nilai-nilai. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif. tahap intelektual.2. RPP memperhatikan perbedaan gender. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. kecepatan belajar.1.4. menyenangkan. Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar Indikator 2. motivasi belajar. dan penilaian hasil pembelajaran. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI). 2. latar belakang budaya. serta mendapatkan konfirmasi. kemampuan awal.2.2. buku referensi. 2.1.3. 2. buku pengayaan.3. Standar Kompetensi Lulusan (SKL). norma. pelaksanaan. Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi.1.2.2. kebutuhan khusus. inspiratif. buku pengayaan. Siswa dapat mengakses buku panduan.1.5.2. dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan. inti.

dan panduan KTSP serta telah Tahap ke-3 Silabus kami telah sesuai dengan SI. Bukti-Bukti Fisik 1. Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Di Sekolah kami baru 54 dari 62 guru yang mengembangkan silabus Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Silabus kami telah sesuai dengan SI.1. Silabus mata pelajaran kelas X 2. Silabus mata pelajaran kelas XI 3.1. PROSES Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar 2. 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Silabus kami belum sesuai dengan Sebagian silabus kami telah sesuai .1. Silabus mata pelajaran kelas XII Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. dan panduan KTSP. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI). Sekolah kami sudah mengembangkan silabus dengan mencantumkan Komponen Silabus sebagai berikut:  Identitas mata pelajaran  SK dan KD  Materi pembelajaran  Kegiatan pembelajaran  Indikator pencapaian kompetensi  Penilaian  Alokasi Waktu  Sumber belajar KELEMAHAN 1. SKL. Di Sekolah kami baru 40 guru dari 62 guru yang sudah mengembangan silabus berdasarkan :  Standar Isi  Standar Kompetensi lulusan  Panduan penyusunan KTSP 2.2.

Rekomendasi: 1. SKL. SI. (telah mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah sebenarnya sama dengan panduan KTSP pd tahap 3. SKL. secara berkala dievaluasi dan dikembangkan sesuai perubahan dan kebutuhan) SKL. dan panduan KTSP. dan panduan KTSP yang mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah.mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah. sebaiknya. Di Sekolah kami ada 8 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan penyusunan silabus sesuai dengan SI. secara berkala dievaluasi dan dikembangkan sesuai perubahan dan kebutuhan. . dan panduan KTSP dengan SI. Di    Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan pengembangan silabus berdasarkan : Standar Isi Standar Kompetensi lulusan Panduan penyusunan KTSP 2. SKL. dan panduan KTSP.

√ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Silabus kami belum dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok.2. Sekolah kami sudah mengembangkan silabus secara kelompok guru mata pelajaran di sekolah dan MGMP tingkat kabupaten. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri yang berdampak pada peningkatan mutu peserta didik. Bukti-Bukti Fisik 1. KELEMAHAN 1.1. Sebagian silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok. .2. Rekomendasi: 1. Sekolah kami belum mengkaji dan mengembangkan silabus secara mandiri. Sekolah kami perlu pembimbingan dalam kegiatan mengkaji dan mengembangkan silabus secara teratur oleh guru secara mandiri yang berdampak pada peningkatan mutu peserta didik. Tahap ke-3 Silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok. Silabus mata pelajaran Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Pengembangan Silabus dilakukan guru secara mandiri atau berkelompok.1. Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar 2.

Bukti-Bukti Fisik 1. dll) 3. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP tidak berdasarkan prinsip :  Memperhatikan perbedaan individu peserta didik  Menerapkan Teknologi dan informasi 2. tujuan pembelajaran. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang tidak mereviu RPP setiap tahun. . kegiatan pembelajaran yang terdiri dari pendahuluan.2. alokasi waktu. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. 2. SK. Dokumen I KTSP Dokumen Silabus / RPP Kelengkapan jumlah RPP / Silabus Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. 3. menyenangkan. KELEMAHAN 1. materi ajar. Indikator pencapaian kompetensi. menantang. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang menyusun RPP untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam 1X pertemuan 3.2. inti dan penutup)Jumlah guru penyusun RPP. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP berdasarkan prinsip :  Mendorong partisipasi aktif peserta didik  Mengembangkan budaya membaca dan menulis  Memberikan umpan balik dan tindak lanjut  Memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan 2. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP berdasarkan silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai kompetensi dasar Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP belum lengkap dan sistematis sesuai dengan komponen RPP ( identitas mata pelajaran. inspiratif. metode pembelajaran. KD. lengkap dan sistematis dan menunjukkan pembelajaran PAKEM(interaktif.1.2.

Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam menyusun RPP untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam 1X pertemuan .Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 RPP disusun oleh setiap guru untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran dan direview secara berkala untuk memastikan dampaknya pada peningkatan hasil belajar peserta didik. Sebagian guru menyusun RPP sendiri untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru tidak menyusun RPP sendiri. Rekomendasi: 1. Tahap ke-3 RPP disusun oleh setiap guru untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam menyusun RPP berdasarkan prinsip :  Memperhatikan perbedaan individu peserta didik  Menerapkan Teknologi dan informasi dan direview secara berkala untuk memastikan dampaknya pada peningkatan hasil belajar peserta didik. 2.

kemampuan sosial. kemampuan awal. gaya belajar. Rekomendasi: 1. tahap intelektual. norma. minat. Tahap intelektual. dan lingkungan peserta didik. emosional. kecepatan belajar. emosional. Tahap ke-3 RPP memperhatikan perbedaan gender. Bukti-Bukti Fisik 1. √ Tahap ke-1 RPP tidak memperhatikan perbedaan individual peserta didik. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. kecepatan belajar. kemampuan awal. norma. kebutuhan khusus. latar belakang budaya. nilai-nilai. norma. kecepatan belajar. RPP memperhatikan perbedaan gender. Tahap ke-2 RPP memperhatikan perbedaan gender. motivasi belajar. kecepatan belajar. bakat. potensi. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam membuat RPP yang mengakomodir perbedaan peserta didik (perbedaan gender. nilai-nilai. motivasi belajar. motivasi belajar. Jumlah guru Penyusun Silabus 3.2. latar belakang budaya. gaya belajar. latar belakang budaya. . latar belakang budaya. nilai-nilai.2. bakat. kebutuhan khusus. minat. kebutuhan khusus. bakat. norma. latar belakang budaya. potensi. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang RPP-nya belum mengakomodir perbedaan peserta didik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 RPP memperhatikan perbedaan gender. kemampuan sosial.2. kebutuhan khusus. kebutuhan khusus. emosional. kemampuan sosial. potensi. dan lingkungan peserta didik serta direview oleh para ahli. gaya belajar. kemampuan sosial. minat. bakat. Tahap intelektual. gaya belajar. kemampuan awal. kemampuan awal. dan lingkungan peserta didik) serta direview oleh para ahli. minat. dan lingkungan peserta didik. Dokumen Pengembangan Silabus masing-masing Guru disahkan KS 2. Tahap intelektual. potensi. emosional. kemampuan awal. Dokumen Review Silabus Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1.2. nilai-nilai. motivasi belajar. kecepatan belajar.

Buku kunjungan Laboratorium Tahap ke-4 Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dibeli (dimiliki) sendiri dan berbagai materi yang tersedia di perpustakaan sekolah dengan mudah untuk dipinjam dan dipakai di luar sekolah dalam kurun waktu tidak lebih dari satu minggu dan dapat diperpanjang. Interview 9. buku pengayaan.3. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran dengan mudah Bukti-Bukti Fisik 1.3. buku referensi. Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dimiliki sendiri dan beberapa buku teks yang tersedia di perpustakaan sekolah selama pelajaran berlangsung. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. Di sekolah kami ada 256 siswa dari 756 siswa yang belum memiliki buku teks dan buku panduan dalam pembelajaran yang dimiliki sendiri 2. buku pengayaan. Di sekolah kami ada 500 Siswa dari 756 siswa yang belum memiliki sumber belajar lain ( buku panduan. Daftar catalog buku 5. (Kata kuncinya “Akses”. Buku Kunjungan Perpustakaan 7. maka sebaiknya: Sekolah kami belum menyediakan sumber belajar yang diperlukan siswa untuk dipinjam dan diakses). Buku Peminjaman alat Laboratorium 10.2. . Observasi 8. Di sekolah kami ada 600 Siswa dari 756 siswa yang belum memiliki sumber belajar lain ( di lingkungan sekolah) Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dibeli (dimiliki) sendiri dan berbagai materi yang tersedia di perpustakaan sekolah dengan mudah untuk dipinjam dan dipakai di luar sekolah dalam kurun waktu tidak lebih dari satu minggu dan dapat diperpanjang. Daftar Hadir 3. serta dapat mengakses Buku Sekolah √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Siswa sekolah kami hanya menggunakan sumber belajar yang dimiliki sendiri. buku referensi di perpustakaan) 3. serta dapat mengakses Buku Sekolah Elektrnik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. Berita Acara 4. Siswa dapat mengakses buku panduan.1. Notulen Rapat Penentuan Buku Teks 2. Daftar buku Peminjaman Perpustakaan/Referensi 6.

buku referensi di perpustakaan) untuk 500 Siswa dari 756 siswa 3. Sekolah kami perlu bantuan pengadaan sumber belajar lain ( di lingkungan sekolah) untuk 600 Siswa dari 756 siswa . Sekolah kami perlu bantuan pengadaan sumber belajar lain ( buku panduan. Rekomendasi 1. buku pengayaan.(BSE) dan materi lain dari elibrary sekolah Elektrnik (BSE). 2. Sekolah kami perlu bantuan pengadaan buku teks dan buku panduan dalam pembelajaran yang ditetapkan untuk 256 siswa dari 756 siswa .

2.2. Di sekolah kami penentuan buku teks pelajaran belum merupakan hasil rapat antara guru dan komite. Daftar catalog buku 5. Berita Acara 4.2. 4. Notulen Rapat Penentuan Buku Teks 2. Guru menggunakan buku panduan. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami sepenuhnya hanya bergantung pada bukubuku pelajaran saja dalam melakukan proses pembelajaran. namun hanya pada mata pelajaran tertentu. Guru-guru kami sudah menggunakan sumber belajar lainnya selain buku pelajaran. Observasi 8. . Buku Peminjaman alat Laboratorium 10. buku referensi. 3. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik. Interview 9. Buku kunjungan Laboratorium Tahap ke-4 Guru-guru kami menggunakan berbagai jenis sumber dan media pembelajaran di sekolah serta memanfaatkan tempat belajar lain di luar sekolah dengan melibatkan siswa. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar yang ada di perpustakaan Di sekolah kami ada 53 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar yang ada di laboratorium Di sekolah kami ada 16 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar lain yang ada di lingkungan sekolah Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Guru-guru kami menggunakan buku panduan. Buku Kunjungan Perpustakaan 7. buku referensi. Daftar buku Peminjaman Perpustakaan/Referensi 6.3. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. buku pengayaan. buku pengayaan.3 Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. Daftar Hadir 3. Bukti-Bukti Fisik 1.

3. 2. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar yang ada di perpustakaan Di sekolah kami ada 53 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar yang ada di laboratorium Di sekolah kami ada 16 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar lain yang ada di lingkungan sekolah .Rekomendasi 1. 4. Sekolah kami perlu melaksanakan rapat antara guru dan komite untuk menentukan buku teks pelajaran.

inspiratif.1 pendahuluan : a. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran.4. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.1.2 inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif. d. 2. dan kemandirian sesuai dengan bakat. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 2.2. Silabus / RPP setiap Mapel Hasil Monev kelas Observasi Interview KELEMAHAN 1. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran. memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. menyenangkan. menantang dan memotivasi peserta didik 2. Mengajukan pertanyaan . c. menyenangkan. 3. kreativitas. layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik. inspiratif. Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif. inti. 4. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram.3 penutup : a. . Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus. b. b. Di sekolah kami baru ada 40 guru dari 62 guru yang melaksanakan Pembelajaran meliputi kegiatan : 2. d. dan penutup.pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelum nya dengan materi yang akan dipelajari. serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa. menantang. minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik 2. c. Di sekolah kami ada 12 guru dari 62 guru yang melaksanakan pembelajaran tidak sesuai dengan RPP 2. menyenangkan. dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan. kreatif. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi. Bukti-Bukti Fisik 1. e.4. program pengayaan. inspiratif.

Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran. dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya serta dijadikan acuan bagi guru-guru di sekolah lainnya. kreativitas. inspiratif. . menyenangkan. menantang. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram. d. b.pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelum nya dengan materi yang akan dipelajari. dan kemandirian sesuai dengan bakat. program pengayaan. inspiratif. Tahap ke-3 Guru-guru kami melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif. 2. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif. Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus. Ada 12 guru dari 62 guru di sekolah kami yang perlu pembimbingan agar dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP 2. c. inspiratif. d. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami belum konsisten melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan RPP yang disusunnya. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. Sebagian guru-guru kami sudah konsisten melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif. minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik 2. menyenangkan. Rekomendasi: 1.2 inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif.1 pendahuluan : a. Mengajukan pertanyaan .3 penutup : a. memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai. layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik. e. b. c. inspiratif. menyenangkan dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. menyenangkan dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya. Ada 40 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dalam melaksanakan Pembelajaran meliputi kegiatan : 2.

kreatif. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran. menantang dan memotivasi peserta didik 2. elaborasi. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami tidak hanya memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran tetapi juga di luar proses pembelajaran. 4.2. dan penutupan. Silabus / RPP setiap Mapel Hasil Monev kelas Observasi Interview KELEMAHAN 1. elaborasi. Bukti-Bukti Fisik 1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Guru-guru kami memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi.4. Di sekolah kami sebagian besar guru belum sepenuhnya sesuai antara metode pembelajaran yang digunakan dengan karakteristik peserta didik dengan mata pelajaran Di sekolah kami sebagian besar guru belum melaksanakan Kegiatan inti pembelajaran menggambarkan adanya eksplorasi. 2.2. inspiratif.4. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran. . 2. Rekomendasi: 1. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif. Sebagian besar guru di sekolah kami memerlukan pembimbingan agar sepenuhnya dapat menyesuaikan antara metode pembelajaran yang digunakan dengan karakteristik peserta didik dengan mata pelajaran Sebagian besar guru di sekolah kami memerlukan pembimbingan agar sepenuhnya dapat melaksanakan Kegiatan inti pembelajaran yang menggambarkan adanya eksplorasi. serta mendapatkan konfirmasi. menyenangkan. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami belum memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. 2. dan penutupan. 3. Guru-guru kami belum sepenuhnya konsisten memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi.

Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi hanya pada tahapan tertentu saja. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan 2. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan. 4. Rekomendasi: 1. pelaksanaan. diskusi.5.5. KELEMAHAN 1. dan penilaian hasil pembelajaran.2. 3. pelaksanaan. Di sekolah kami belum dilaksanakan penyampaian hasil supervisi kepada guru yang disupervisi ataupun kepada pihak yang berkepentingan 3. dan penilaian hasil pembelajaran. pelatihan. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. Sekolah kami perlu pendampingan agar kami dapat melakukan supervisi dan evaluasi mulai dari tahap perencanaan. Di sekolah kami pelaksanaan supervisi belum dilaksanakan dengan cara : pemberian contoh. pelaksanaan. pelaksanaan. 2. pelaksanaan. guru senior dan wakasek. Tahap ke-3 Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan. konsultasi 2. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi perencanaan. dan penilaian hasil pembelajaran. Program Supervisi Jadwal Supervisi SK Tim Monev Hasil Supervisi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Bukti-Bukti Fisik 1. .1. Sekolah kami telah menyusun program supervisi pembelajaran setiap tahun pelajaran dengan melibatkan koordinator mata pelajaran. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Proses pembelajaran di sekolah kami tidak disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan. Di sekolah kami belum dilaksanakan program tindak lanjut dari hasil supervisi dan evaluasi proses pembelajaran. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut.

Program Supervisi Jadwal Supervisi SK Tim Monev Hasil Supervisi KEKUATAN 1. 3. Tahap ke-3 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas. Sekolah kami belum memiliki guru yang pernah dilatih/dididik untuk melakukan supervisi dan evaluasi pembelajaran mulai dari tahap perencanaan. 2. 4.5. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami telah melaksanakan supervisi proses pembelajaran sekurang-kurangnya 1 kali dalam setahun yang dilakukan oleh kepala sekolah.5. Guru di sekolah kami perlu dilatih / agar dapat melakukan supervisi dan evaluasi pembelajaran mulai dari tahap perencanaan. Rekomendasi: 1. pelaksanaan. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran hanya dilakukan oleh pengawas. teman sejawat dan Pengawas serta melibatkan peserta didik. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan 2.2. (Pengawas adalah tanggung jawab Pemda kab/ Kota. 2. Sekolah kami telah menetapkan tim pelaksana supervisi proses pembelajaran sekurang-kurangnya 1 kali dalam setahun Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. guru senior dan wakasek. . dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. guru koordinator matpel. sebaiknya: Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran belum pernah dilakukan oleh Kepala Sekolah) Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala oleh kepala sekolah dan pengawas tetapi tidak ditindaklanjuti. pelaksanaan. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut.2.

2. .2.1. Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi.2.1. dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan Indikator 3.2.3.1. Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri.1.1.3. 3. 3. 3. Sekolah mengembangkan keterampilan hidup.3.2. Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL. 3. budaya. Sekolah mengembangkan nilai-nilai agama. 3. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN Komponen 3. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3.1.2. Sekolah mengembangkan kepribadian peserta didik.

Bukti-Bukti Fisik 1. Tahap ke-3 Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan dalam SKL. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik melebihi standar kompetensi kelulusan. Nilai rata-rata untuk setiap mata pelajaran untuk setiap kelas di sekolah kami belum menunjukkan adanya kenaikan. 3. dan memiliki harapan yang tinggi dalam berprestasi. Di sekolah kami kurang lebih ada 9 dari 756 siswa yang belum dapat mencapai target yang ditetapkan pada KKM untuk setiap mata pelajaran dari setiap kelas 2. Di sekolah perlu meningkatkan Nilai rata-rata untuk setiap mata pelajaran untuk setiap kelas dengan cara mengintensifkan bimbingan belajar. percaya diri.1. Di sekolah kami perlu meningkatkan proses pembelajaran agar hasil belajar 9 siswa dari 756 siswa dapat mencapai target yang ditetapkan pada KKM untuk setiap mata pelajaran dari setiap kelas 2.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Hasil belajar peserta didik masih di bawah SKL. Rekomendasi: 1. Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL. namun tidak konsisten. DI sekolah kami hasil ujian pada tahun pelajaran 2010/2011 berhasil 100% KELEMAHAN 1. KOMPETENSI LULUSAN Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3.1.1. Peserta didik memperlihatkan prestasi belajar yang lebih baik. Laporan Hasil Belajar 2. Laporan Hasil Kelulusan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. .3.

Di sekolah 5. Di sekolah berarti 2. RPP.3. Di sekolah 4. Daftar penggunaan sumber belajar. Di sekolah 7. siswa perlu menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan untuk dikerjakan. 4. perlu pemberian tugas yang bisa menunjukkan tugas mandiri perlu penambahan variasi sumber belajar yang digunakan oleh siswa . daftar peminjaman alat.1. Di sekolah 3. Di sekolah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik kami tugas-tugas yang dikerjakan oleh peserta didik belum menunjukkan variasi yang kami kami kami kami kami kami tugas-tugas yang dikerjakan oleh siswa belum dapat di selesaikan nilai tugas belajar yang dikerjakan oleh siswa belum menunjukkan tugas mandiri sumber belajar yang digunakan oleh siswa belum banyak variasinya Pemanfatan sumber belajar belum dilakukan dengan sempurna hanya ada satu Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) hanya ada satu Kelompok Belajar Bahasa Inggris Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik kami (mampu menjadi pembelajar yang mandiri) mengembangkan keterampilan berpikir logis. kritis. dan analititis serta mengembangkan kreatifitas mereka. hasil tugas siswa yg bervariasi. bahan. Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri.  Tahap ke-2 didik kami pembelajar Tahap ke-1 Peserta didik kami belum mampu menjadi pembelajar yang mandiri. Sebagian peserta mampu menjadi yang mandiri. dan buku. Rekomendasi: 1. (agar nampak degadrasinya) Tahap ke-3 Peserta didik kami mampu menjadi pembelajar yang mandiri. Program dan daftar hadir ekstrakurikuler KELEMAHAN 1.1. Di sekolah 6.2. Bukti-Bukti Fisik Silabus. 3. Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami perlu variasi tugas-tugas yang dikerjakan oleh peserta didik. 2. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3.

Di sekolah kami perlu penambahan Kelompok Belajar Bahasa Inggris/Asing . Di sekolah kami perlu penyempurnaan Pemanfatan sumber belajar 6.5. Di sekolah kami perlu penambahan Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) 7.

Di sekolah kami belum semua pelajaran bisa memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan 6. Sebagian peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Tahap ke-3 Peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan program konseling dengan baik 3.3. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan pekan bahasa. Di sekolah kami perlu memberikanan layanan konseling sesuai dengan kebutuhan siswa . 2.3. serta mampu mengekspresikan diri dalam mengungkapkan pendapat mereka dengan jelas dan santun. Rekaman kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1.1.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik belum memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. 5. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3. Bukti-Bukti Fisik 1. Rekomendasi: 1. Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. dan hasil karya secara rutin. Di sekolah kami belum memberikan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kebutuhan siswa 4. Laporan masing-masing Kegiatan Ekstrakurikuler. SK Pembagian Tugas Pembimbing Kegiatan Ekstrakurikuler . Di sekolah kami belum memberikanan layanan konseling sesuai dengan kebutuhan siswa 2. pentas seni-budaya. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan program 5. 4.1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. 3. Sumber belajar pada RPP. pameran lukisan. Buku program dan laporan yg terdiri dari 4 jenis layanan konseling.

dan hasil karya secara rutin. 5. 3. pentas seni-budaya. 6.2. 4. Di Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami kami perlu perlu perlu perlu perlu melaksanakan program konseling dengan baik memberikan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kebutuhan siswa melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan program memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan melaksanakan pekan bahasa. pameran lukisan. .

Mereka memiliki kemampuan secara pribadi dan sosial dan melakukan berbagai jenis kegiatan untuk keberhasilan pribadi dalam ruang lingkup yang lebih luas. Tahap ke-3 Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah dan di tengah masyarakat luas. Sekolah mengembangkan kepribadian peserta didik. Di sekolah perlu memberikan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik sesuai dengan kebutuhan 3. 3. kejujuran.2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. Di sekolah kami pengembangan kepribadian peserta didik belum menunjukkan hasil yang signifikan Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan di sekolah dan di tengah masyarakat luas. 4. kejujuran. Daftar nilai Dokumen kegiatan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. 2. serta memahami tentang disiplin.1. Program kegiatan/ jadwal kegiatan Daftar peserta. dan perhatian kepada orang lain. Di sekolah kami perlu melaksanakan pengembangan kepribadian peserta didik baik yang terintegrasi maupun yang berdiri sendiri . dan perhatian kepada orang lain. Di sekolah kami perlu melaksanakan Program pengembangan kepribadian peserta didik 2. Di sekolah kami belum memiliki pelaksanaan pengembangan kepribadian peserta didik baik yang terintegrasi maupun yang berdiri sendiri 4. toleransi. toleransi. Di sekolah kami belum sepenuhnya melaksanakan Program pengembangan kepribadian peserta didik 2.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah. 5. Di sekolah kami belum memberikan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik sesuai dengan kebutuhan 3. Rekomendasi: 1. Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami belum melaksanakan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik secara menyeluruh 5. kerja keras. akan tetapi mereka belum terlalu memahami tentang disiplin. Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah dan di tengah masyarakat luas.3.2. kerja keras.

Di sekolah kami perlu melaksanakan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik secara menyeluruh 5.4. Di sekolah kami perlu mengembangkan kepribadian peserta didik belum menunjukkan hasil yang signifikan .

Sekolah kami menawarkan beberapa kegiatan ekstra kurikuler tetapi belum sesuai dengan minat peserta didik. Di sekolah kami kegiatan social hanya kegiatan yang berupa pramuka maupun PMR dan kegiatan keagamaan berupa ekstrkurikuler baca Al-qur’an belum terlaksana dengan baik 3. 4. Program kegiatan 2. Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami belum mempunyai Program pengembangan ketrampilan hidup yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2.3.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami hanya menyediakan program pembelajaran yang terbatas dan belum bisa mengembangkan keterampilan lain yang dapat menjamin pencapaian potensi mereka secara penuh. . Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Potensi dan minat peserta didik kami telah berkembang secara penuh melalui partisipasi mereka dalam berbagai jenis kegiatan serta memiliki kesempatan untuk mengembangkan rasa estetika selain keterampilan.2. Di sekolah kami Hasil kegiatan pengembangan keterampilan belum signifikan. perlu melaksanakan kegiatan pengembangan keterampilan terlaksana dengan baik perlu mengusahakan Hasil kegiatan pengembangan keterampilan secara signifikan.2. Sekolah mengembangkan keterampilan hidup. Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami perlu mempunyai Program pengembangan ketrampilan hidup yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik perlu menyediakan beragam kegiatan sosial dan ketrampilan hidup sebagai bekal kehidupan di tengah masyarakat. Rekomendasi: 1. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. 3. Tahap ke-3 Sekolah kami menyediakan beragam kegiatan dan program keterampilan hidup sebagai bekal kehidupan di tengah-tengah masyarakat.2. Di sekolah kami pelaksanaan kegiatan pengembangan keterampilan belum terlaksana dengan baik 4. Daftar nilai Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. Daftar hadir 3. 2.

Program kegiatan 2.  Peserta didik kami memiliki pengetahuan yang memadai mengenai agama mereka dan sudah mulai berusaha menerapkan dalam kehidupan sehari hari. Daftar nilai KELEMAHAN 1. Di sekolah kami 2.3. . kami kami kami kami Penerapan ajaran agama belum terlaksana dengan baik. Daftar hadir 3. Di sekolah kami 4. Sekolah mengembangkan nilai-nilai agama. dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima. Di sekolah 4.2. budaya dan sikap yang dapat diterima.3. budaya. Di sekolah Tahap ke-4 Peserta didik memahami dan menerapkan ajaran agama dan nilainilai budaya dalam kehidupan mereka sehari-hari secara konsisten baik di sekolah maupun di tengah-tengah masyarakat. belum semua warga sekolah mempunyai sikap sifat jujur dan adil belum memiliki kemampuan melakukan kegiatan seni dan budaya lokal belum semua warga sekolah Peduli terhadap sesama manusia dan lingkungan. Di sekolah kami 3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Peserta didik kami memahami ajaran agama dan nilai-nilai budaya serta mampu menerapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Di sekolah 3. Di sekolah 2. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami perlu perlu perlu perlu Penerapan ajaran agama agar dapat terlaksana dengan baik. penyusunan program untuk menanamkan kepada semua warga sekolah untuk bersikap sifat jujur dan adil mengoptimalkan kegiatan seni dan budaya lokal menyusun program Penanaman Peduli terhadap sesama manusia dan lingkungan sikap semua warga sekolah. Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik kami memiliki pengetahuan agama yang terbatas dan belum mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.2. Rekomendasi: 1. Bukti-Bukti Fisik 1. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. Di sekolah kami sudah menghargai keragaman agama.

3.2.3.2. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai Indikator 4. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai .1.2. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar 4. 4. Jumlah pendidik memenuhi standar.1.4. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standar.3.1. Kompetensi pendidik memenuhi standar 4.2. 4.1. Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar 4.1. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.1. Kualifikasi pendidik memenuhi standar 4.2.2. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Komponen 4.

Di sekolah kami masih ada 55 guru yang belum berijasah S-2 2. Bukti-Bukti Fisik 1. semua tenaga pendidik PNS sesuai dengan mata pelajaran yang diampu.Memiliki SK Kepala SMA .Memiliki SK Sertifikasi Guru Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kelemahan : 1.1. Jumlah pendidik memenuhi standar. 6 orang non PNS dengan kualifikasi 5 orang S-1. Kepala Sekolah : 1 orang dengan kualifikasi sebagai berikut : .1. 4. PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. 2.1. Disekolah kami mempunyai : 58 orang tenaga pendidik yang terdiri dari : 1. 3 orang belum mempunyai sertipikat pendidik b. DUK Kekuatan : 1.4. 51 guru PNS dengan rincian sbb : . 7 orang S-2 dan 1 orang kandidat S-3 . Guru mata pelajaran sejumlah 57 orang yang terdiri dari : a. Di sekolah kami masih ada 3 orang guru PNS yang belum memiliki sertifikat pendidik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Jumlah pendidik di sekolah kami sangat memadai untuk memberikan layanan pembelajaran  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Jumlah pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Tahap ke-1 Jumlah pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan Jumlah pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan .Memiliki ijasah S-2 . 1 orang Sarjana Muda c. SK Pembagian Tugas 2.kualifikasi ijasah : 43 orang berijasah S-1.SK Sertifikasi : 48 mempunyai sertifikat pendidik.

2. standar yang ditetapkan (SPM) syarat minimal yang ditentukan Rekomendasi: 1. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus.dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. Sekolah kami masih memerlukan peningkatan kualifikasi akademiki bagi 55 guru yang masih S-1 untuk jenjang standar lulusan S-2 Sekolah kami mengusulkan untuk 3 guru PNS yang belum memiliki sertifikat pendidik untuk dapat dimasukkan kuota Sertifikasi guru tahun 2012 .

Mempunyai SK pelaksana urusan SARPRAS c. Ijazah KTU 2. Pendidikan SMEA b. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan sarana prasarana dengan kualifikasi : a. Mempunyai masa kerja lebih dari 15 tahun 4. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 3. Pustakawan . Pelaksana urusan sarana dan prasarana : A.1. sk. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standar. Sekolah kami memiliki 1 orang Kepala Administrasi dengan kualifikasi sebagai berikut: SK Pengangkatan sebagai KTU a.1. Kepala Administrasi A. Mempunyai SK pelaksana urusan keuangan c. Kekuatan : 1. Pelaksana urusan kepegawaian : Staf TU A. Mempunyai SK pelaksana urusan kepegawaian Sek c. 4. Bukti-Bukti Fisik 1. Memiliki SK Kepala Administrasi Ijazah Staf TU c.4.2. Mempunyai Ijasah minimal SMA SK Pembagian Tugas dari Kep b. Mempunyai ijasah minimal SMEA b. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan kepegawaian dengan kualifikasi : a. Pembagian tugas : Laboran. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan keuangan dengan kualifikasi : a. 3. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 6. Mempunyai ijasah SMP dan sudah diangkat sebagai PNS b. Pelaksana urusan keuangan : A. Mempunyai pengalaman kerja lebih dari 15 tahun SK Pengangkatan sebagai 2. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 5.

Pelaksana urusan Administrasi Kesiswaan : A.5. 10. Memiliki ijasah SMA b. Sekolah kami memiliki 2 orang tukang kebun dengan kualifikasi ujasah SMP dan memiliki masa kerja lebih dari 5 tahun. 11. Penjaga sekolah : 1. Pelaksana urusan Surat menyurat dan Kearsipan : A. Tukang kebun : 1. Tenaga Pesuruh 1. Mempunyai SK pelaksana urusan Humas c. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan dengan kualifikasi : a. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 7. Sudah memiliki SK pelaksana urusan administrasi kurikulum c. Mempunyai ijasah SMP b. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan surat menyurat dan kearsipan dengan kualifikasi a. Sekolah kami memiliki 2 orang penjaga sekolah dengan kualifikasi ijasah SMP b. Sekolah kami memiliki 1 orang tenaga medis UKS yang pernah mengikuti diklat PMR 9. Memiliki rata-rata masa kerja lebih dari 5 tahun . Sekolah kami memiliki 2 orang tenaga pesuruh dengan kualifikasi : a. Sekolah kami memiliki 2 orang penjaga sekolah dengan kualifikasi ijasah SMP dan memiliki masa kerja lebih dari 5 tahun. Sudah mempunyai SK sebagai pelaksana urusan kesiswaan c. Masa kerja lebih dari 10 tahun 6. Mempunyai standart ijasah SMA b. Pelaksana urusan Administrasi Kurikulum : A. Memiliki masa kerja lebih dari 10 tahun 8. Petugas layanan khusus (tenaga medis UKS) A. Sekolah kami memiliki 1 pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan kualifikasi : a.

Sekolah kami memiliki 1orang pelaksana urusan surat menyurat yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT). 8. Sekolah kami perlu bantuan subsidi untuk peningkatan kualifikasi akademik kepala administrasi minimal S-1 kepada dinas pendidikan 2.Kelemahan 1.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Jumlah tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Jumlah tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (SPM) Rekomendasi: 1. 5. Sekolah kami belum memiliki 1 orang pelaksana urusan humas. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki jumlah tenaga kependidikan yang memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan. 1 orang pelaksana urusan kepegawaian yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT) di sekolah kami perlu diusulkan untuk diangkat menjadi PNS kepada dinas pendidikan. 3. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan yang berstatus sebagai pegawai tidak tetap. . Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan jumlah yang sangat memadai untuk memberikan layanan pendidikan dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. Sekolah kami belum memiliki Tenaga medis UKS yang memiliki kualifikasi ijasah minimal D-3 Keperawatan. Sekolah kami belum memiliki kepala urusan administrasi yang berkualifikasi akademik S-1 2. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. 7. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 2 orang tenaga pesuruh dengan status pegawai tetap kepada Pemerintah Daerah. Sekolah kami memiliki 1 pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan status pegawai tidak tetap. 4. 6. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan kepegawaian yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT). termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus.

. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 1 orang pelaksana urusan surat menyurat yang berstatus sebagai pegawai tetap dari pemerintah daerah. 4. Sekolah kami perlu bantuan 2 orang tenaga pesuruh dengan status pegawai tetap dari pemerintah daerah.3. 8. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan bantuan tenaga 1 orang pelaksana urusan humas yang berstatus pegawai tetap dari pemerintah daerah. Sekolah kami perlu mengusulkan 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan yang berstatus sebagai pegawai tetap untuk diangkat menjadi PNS kepada pemerintah daerah 6. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 1 orang pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan status pegawai tetap kepada pemerintah daerah 7. 5. Sekolah kami perlu mengusulkan mendapatkan 1 tenaga medis UKS yang memiliki kualifikasi ijasah minimal D-3 Keperawatan kepada Komite Sekolah.

Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. 2 orang tenaga pengelola perpustakaan belum memenuhi kualifikasi ijasah D3 perpustakaan 2. 1 orang berijasah SMA sebagai pelaksana/pengelola perpustakaan d. Kepala perpustakaan belum pernah mengikuti diklat pengelola perpustakaan b. 2. 2 orang tenaga laboran belum pernah mengikuti diklat laboran dan belum memiliki sertifikat laboran . 1 orang berijasah S-1 sebagai Kepala perpustakaan b. Disekolah kami mempunyai 5 orang tenaga Konselor dengan kualifikasi ijasah S-1 Program Bimbingan dan Konseling 3. Ijazah KTU SK Pengangkatan sebagai KTU Ijazah Staf TU SK Pengangkatan sebagai Staf TU 5.2. Petugas laboran sebanyak 2 orang berijasah SMA c. Pembagian tugas : Laboran. 1 orang berijasah SMP sebagai pelaksana / pengelola perpustakaan c. SK Pembagian Tugas dari Kep Sek 6.1. Pustakawan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1. b. Disekolah kami memiliki 3 orang tenaga perpustakaan dengan kualifikasi ijasah sbb: a. 4.4. Tenaga Perpustakaan A. Bukti-Bukti Fisik 1. Ketiga orang tenaga perpustakaan mempunyai masa kerja diatas 5 tahun 2. Tenaga Perpustakaan a. Kualifikasi pendidik memenuhi standar. Tenaga Konselor A. Di sekolah kami memiliki 3 orang tenaga laboratorium dengan kualifikasi : a. Tenaga labaratorium a. Mempunyai masa kerja lebih dari 5 tahun KELEMAHAN : 1. sk. 3. Tenaga Laboratorium Sekoalah A. Kepala Laboratorium memenuhi standar kualifikasi ijasah S-1 b. Kepala laboratorium belum pernah mengikuti diklat pengelola laboratorium dan belum memiliki sertifikat pengelola laboratorium.2.

. Tenaga Perpustakaan a. b. Sekolah perlu mengusulkan diklat pengelolaan laboratorium bagi 2 orang tenaga laboran kepada dinas pendidikan.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki pendidik dengan kualifikasi yang sangat memadai dari standar yang ditentukan untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. Sekolah kami perlu mengusulkan subsidi pendidikan bagi 2 orang tenaga pengelola perpustakaan agar dapat melanjutkan pendidikan D3 perpustakaan kepada Komite Sekolah. Sekolah kami perlu mengusulkan diklat pengelola perpustakaan bagi Kepala perpustakaan kepada dinas pendidikan. Kualifikasi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan. b. Sekolah kami perlu mengusulkan diklat bagi 2 orang tenaga pengelola perpustakaan kepada dinas pendidikan c. Tahap ke-3 Kualifikasi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan. (SPM) Rekomendasi: 1. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. 2. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kualifikasi pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (S-1 atau D-IV). Tenaga labaratorium a. Sekolah perlu mengusulkan diklat pengelolaan laboratorium bagi Kepala laboratorium kepada dinas pendidikan.

2. 3. 5. Di sekolah kami Petugas layanan khusus sudah memenuhi standar minimal SMP. 6. Pustakawan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.  Penjaga Sekolah Pendidikan sudah merupakan lulusan SMP  Tukang Kebun Pendidikan minimal SMP dan diangkat apabila luas lahan kebun sekolah  Tenaga Kebersihan Pendidikan sudah lulusan SMP  Pesuruh Pendidikan sudah lulusan SMP 4. Di sekolah kami Tenaga Perpustakaan sudah berpendidikan SMA 5. Di sekolah kami Kualifikasi Kepala Administrasi belum memenuhi standar minimal lulusan D3 atau yang sederajat. Di sekolah kami Tenaga Konselor sudah memenuhi standar kualifikasi Pendidikan minimal S1 program studi Bimbingan dan Konseling KELEMAHAN 1.2. Ijazah KTU SK Pengangkatan sebagai KTU Ijazah Staf TU SK Pengangkatan sebagai Staf TU SK Pembagian Tugas dari Kep Sek SK Pembagian tugas : Laboran. Bukti-Bukti Fisik 1. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.program study yang relevan. Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki sertifikat kepala tenaga administrasi sekolah dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah 2. karena kepala administrasi lulusan dari SMEA 2.4. Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar.2.2. Di sekolah kami Kepala Perpustakaan sudah memenuhi syarat Pedidikan minimal S1 namun belum memiliki sertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah . 4. Di sekolah kami Pelaksana urusan pendidikan sudah memenuhi standar minimal yaitu SMA/SMK 3.

2. Tahap ke-3 Kualifikasi pendidik (seharusnya tenaga kependidikan) suai dengan standar yang ditetapkan. Sekolah kami perlu mengusulkan diklat pengelolaan perpustakaan bagi Kepala Perpustakaan kepada dinas pendidikan.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan kualifikasi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kualifikasi tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kualifikasi tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (SPM) Rekomendasi: 1. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. . termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. Sekolah kami perlu mengusulkan subsidi pendidikan agar kualifikasi akademik Kepala Administrasi minimal S-1 kepada komite sekolah.

Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin sekolah/madrasah c. . e. Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah/madrasah sebagai organisasi pembelajar yang efektif b. Berakhlak mulia. Kompetensi Kepribadian : a.4. Mengelola guru dan staf dalam rangkanpendayagunaan sumber daya manusia secara optimal d. Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah menuju organisasi pembelajar yang efektif. Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru b. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Sertifikat Pendidik masingmasing pendidik 4. Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat. Kompetensi Kepala Sekolah sekolah kami sudah memenuhi standar. Kompetensi Managerial : Memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan sumber daya sekolah secara optimal. a. Kompetensi Kewirausahaan : a. mengembangkan budaya dan tradisi akhlak mulia. Menciptakan budaya dan iklim sekolah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik c. Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang dihadapi sekolah/madrasah E. Dokumen DP3 Kep Sek dan Pendidik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Dokumen hasil supervisi Kep Sek dan Pengawas 2.3. Memiliki integritas kepribadian sebagai pemimpin B. Kompetensi Supervisi : a.1. Bukti-Bukti Fisik 1. A. Menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai tingkatan perencanaan. b. Laporan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) 3.3. Mengendalikan diri dalam menghadapi masalah dalam pekerjaan sebagai kepala sekolah C. D. b. Kompetensi pendidik memenuhi standar. dan menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di sekolah.

Berkomunikasi secara efektif. Berpartisipasi dalam kegiatan social kemasyarakatan c. b. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. empatik. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. dan status sosial ekonomi. hukum. d. berakhlak mulia. serta tidak diskriminati karena pertimbangan jenis kelamin. Kompetensi Pedagogik a. b. B. ras. Bertindak sesuai dengan norma agama. b. dan kebudayaan nasional Indonesia.c. . tenaga kependidikan. kondisi fisik. Kompetensi Sosial : a. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru. F. sosial. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan bidang pengembangan yang diampu. Bersikap inklusif. c. Bekerja sama dengan pihak lain untuk kepentingan sekolah/ madrasah b. Kompetensi Sosial Disekolah kami guru-guru sudah menunjukkan kompetensi sosial sebagai berikut : a. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan yang mendidik c. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. dan masyarakat. Kompetensi Kepribadian : Disekolah kami guru sudah melaksanakan dan berperilaku sbb : a. e. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. agama. Memiliki kepekaan sosial terhadap orang atau kelompok lain 2. Kompetensi guru/pendidik sekolah kami sudah memenuhi standar A. dan santun dengan peserta didik. orang tua. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar g. f. bertindak objektif. empatik. Berkomunikasi secara efektif. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. C. c. latar belakang keluarga. dan santun dengan sesama pendidik.

konsep. emosional dan intelektual c. D. Kompetensi guru/pendidik A.d. dan berwibawa. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. c. Masih banyak guru yang belum menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik b. b. struktur. rasa bangga menjadi guru. b. Masih banyak guru yang belum menguasai karakteristik siswa dari aspek fisik. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri KELEMAHAN 1. Kompetensi kepribadian sebagian besar guru di sekolah kami : a. Kompetensi pedagogik sebagian besar guru di sekolah kami : a. Belum memperlihatkan etos kerja. kultural. belum memperlihatkan kepribadian yang mantap. dan rasa percaya diri 3. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. Kompetensi Profesional Di sekolah kami guru-guru sudah : a. Menguasai materi. moral. Masih banyak guru yang belum melakukan tindakan reflektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran 2. dan belum melakukan pengembangan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. arif. sosial. stabil. . tanggung jawab yang tinggi. Sebagian besar guru di sekolah kami belum mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. dewasa.

emosional dan intelektual c. b. dapat memperlihatkan kepribadian yang mantap. (SNP = Standar)  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kompetensi pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kompetensi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan(SPM= syarat minimal) 1. tanggung jawab yang tinggi. . Rekomendasi : Tahap ke-3 Kompetensi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan. menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik b. arif. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. Guru-guru di Sekolah kami perlu pendampingan dari LPMP bidang Kompetensi pedagogik agar sebagian besar guru di sekolah kami : a.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki pendidik dengan kompetensi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. dan belum melakukan pengembangan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. sosial. menguasai karakteristik siswa dari aspek fisik. Guru-guru di sekolah kami perlu pendampingan dari LPMP bidang Kompetensi kepribadian agar sebagian besar guru di sekolah kami : a. Guru-guru di sekolah kami perlu pendampingan dari PTN agar dapat mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. stabil. moral. dan rasa percaya diri 3. kultural. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. dan berwibawa. dapat melakukan tindakan reflektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran 2. dapat memperlihatkan etos kerja. dewasa. rasa bangga menjadi guru.

Memelihara hubungan internal dan eksternal C. Dokumen supervisi kinerja Kep Sek oleh Pengawas 5.4. Memposisikan diri sesuai dengan peranannya g. Membangun hubungan kerja e. Berkomunikasi efektif d. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar Bukti-Bukti Fisik 1. Melakukan hubungan kerja yang harmonis f. Memiliki rasa percaya diri e. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. DU/DI 6. Kompetensi Sosial Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi sosial yang standar : a.3. Dokumen MoU dengan instansi lain. Memiliki ketelitian g. SK Pengangkatan KepSek 2. Memiliki kesadaran berorganisasi c. Dokumen penerimaan bantuan peserta didik dari keluarga miskin 7. Dokumentasi kegiatan sosial kemasyarakatan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Memiliki integritas dan akhlak mulia b. Kompetensi Teknis Disekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi teknis yang standar : a. Kompetensi Kepala Administrasi A. Kompetensi Kepribadian : Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi kepribadian yang standar : a. Dokumen RKS dan RKAS 3. Memiliki tanggung jawab B. Dokumen supervisi kinerja sekolah oleh Kep Sek 4.2. Melaksanakan administrasi kepegawaian dengan baik .3. Mengendalikan diri d. Memiliki etos kerja baik c. Memiliki kedisiplinan h. Bekerja sama dalam tim b. Memiliki fleksibilitas f.

Melaksanakan administrasi persuratan dan pengarsipan dengan baik f. Menjabarkan kebijakan organisasi d. Melaksanakan administrasi keuangan dengan baik c.kesiswaan. Melaksanakan administrasi kesiswaan dengan baik g.sarpras.teknis pada masing-masing pelaksana urusan mulai pelaksana urusan administrasi keuangan. Mendukung pengelolaan standar nasional pendidikan secara aktif b. Melaksanakan administrasi hubungan sekolah dengan masyarakat dengan baik e. layanan konselor sampai dengan petugas layanan khusus. Kepala administrasi di sekolah kami belum dapat melaksanakan pelayanan prima bagi lingkungan internal maupun eksternal 3. Kompetensi Pelaksana Urusan Kompetensi yang dimiliki oleh pelaksana urusan disekolah kami sudah baik tentang kompetensi kepribadian. Melaksanakan administrasi kurikulum dengan baik h. Melaksanakan administrasi sarana dan prasarana dengan baik d. Menerapkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan baik D. Mengambil keputusan E. Kepala administrasi di sekolah kami belum mempunyai kreativitas dan inovasi dibidang adiminstrasi 2. Kepala administrasi di sekolah kami belum secara rutin melakasanakan penyusunan rencana kerja dan pelaporan hasil kegiatan administrasi 4. Mengorganisasikan staf dengan baik c.humas. Kompetensi Manajerial Disekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi manajerial yang standar : a.kurikulum. Kepala administrasi di sekolah kami belum melaksanakan tugas pekerjaan dengan menggunakan sarana teknologi komunikasi dan informasi (TIK) .surat menyurat.sosial. KELEMAHAN 1. Melaksanakan administrasi layanan khusus dengan baik i. Mengembangkan staf dengan baik e.b.

Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbimbingan dari Tim TIK sekolah agar dapat melaksanakan tugas pekerjaan dengan menggunakan sarana teknologi komunikasi dan informasi (TIK) .Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan kompetensi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar dapat melaksanakan pelayanan prima bagi lingkungan internal maupun eksternal 3. (Tenaga Kependidikan mendukung terlaksanakanya kegiatan pendidikan. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar mempunyai kreativitas dan inovasi dibidang adiminstrasi 2. Tahap ke-3 Kompetensi pendidik (seharusnya tenaga kependidikan)i dengan standar yang ditetapkan. bukan untuk mengajar) v Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kompetensi tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kompetensi tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Rekomendasi : 1. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar secara rutin dapat melaksanakan penyusunan rencana kerja dan pelaporan hasil kegiatan administrasi 4.

persyaratan untuk sistem ventilasi. 5.1.1. Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar.4.2.1. STANDAR SARANA DAN PRASARANA Komponen 5. Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan.2. Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar 5. 5. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik 5.1. .1. jumlah ruangan. Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus.2. dan lainnya. Sarana sekolah sudah memadai Indikator 5.2.3. 5.1. Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran.2.

1. b. Ruang Kelas a. Bangunan gedung di sekolah kami sudah dilengkap Ijin mendirikan bangunan dan ijin penggunaan dari pemerintah daerah. B. Kelengkapan prasarana dan sarana Daftar inventaris kelas Daftar inventaris perpus Daftar inventaris lab biologi Daftar inventaris lab fisika Daftar inventaris lab kimia . Bukti-Bukti Fisik A. Rasio luas ruang kelas sekolah kami adalah 2 m2 / peserta didik.1. B. persyaratan untuk sistem ventilasi. 2. Seluruh ruangan dalam gedung sekolah kami memiliki ventilasi udara dan pencahayaan yang memadai.165 m2 b.1. Bangunan gedung Catatan mengenai ukuran ruangan Catatan mengenai ukuran ruangan Catatan mengenai keterangan ruang Inventaris sekolah Surat IMB C. Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan.000 Watt c. 5. Kelengkapan Prasarana dan Sarana. SARANA DAN PRASARANA Sarana sekolah sudah memadai 5. Luas ruang setiap kelas sekolah kami sebesar 64 m2 dengan ukuran 8 m X 8 m c. Ruang perpustakaan sekolah kami dilengkapi jendela untuk memberi pencahayaan yang memadai untuk membaca buku. Di sekolah kami luas lahannya adalah 6. 1. Bangunan gedung a. C.5. jumlah ruangan.Sertifikat tanah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN A. dan lainnya. Lahan sekolah .Catatan mengenai ukuran lahan . Bangunan gedung di sekolah kami dilengkapi jaringan listrik dengan daya 23. Lahan Sekolah a. Ruang kelas sekolah kami memiliki fasilitas yang memungkinkan pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan untuk pandangan ke luar ruangan. b. Ruang Perpustakaan a. Sekolah kami memiliki lahan dan gedung milik sendiri yang dibuktikan dengan adanya sertifikat tanah lahan sekolah. Luas ruang perpustakaan di sekolah kami 108 m2 dengan ukuran 9 m X 12 m b.

jam dinding 1 buah/lab. d. Ruang laboratorium Biologi sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. peralatan P3K 1 unit/lab. Ruang perpustakaan sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Rak buku 1 set. d. Ruang Laboratorium Fisika sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. meja persiapan 1 buah/lab. meja demonstrasi 1 buah / lab. lemari alat 1 buah/lab. rak majalah 1 buah. Ruang laboratorium Fisika sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan.5 m2/ peserta didik . Ruang Laboratorium Fisika a. 5. tempat sampah 1 buah/ruang. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. lemari bahan 1 buah/lab. Ruang Laboratorium Kimia a. kursi baca 15 buah. UKS Daftar inventaris R. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik.5 m2/ peserta didik . Rasio luas ruang laboratorium Kimia sekolah kami 2. lemari bahan 1 buah/lab. Rasio luas ruang laboratorium Fisika sekolah kami 2. b. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. Rasio luas ruang laboratorium Biologi sekolah kami sebesar 2. Luas ruang laboratorium Biologi sekolah kami adalah 107 m2 dengan ukuran 13 m X 9 m c. Ruang Laboratorium Biologi a.- Daftar inventaris lab kom Daftar inventaris lab bahasa Daftar inventaris ruang pimpinan Daftar inventaris ruang guru Daftar inventaris R. 1. peralatan P3K 1 unit/lab.TU Daftar inventaris r. b. Ruang Laboratorium Biologi sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. bak cuci 1 buah/2 kelompok.ibadah Daftar inventaris R. meja demonstrasi 1 buah / lab. rak surat kabar 1 buah. buku inventaris 1 buah. meja multimedia 1 buah. Luas ruang laboratorium Kimia sekolah kami 108 m2 dengan ukuran 12 m X 9 m c. tempat sampah 1 buah/lab. Lemari katalog i buah. BK Daftar inventaris R. Luas ruang laboratorium Fisika sekolah kami 108 m2 dengan 12 m X 9 m. 4. lemari alat 1 buah/lab. soket listrik 9 buah/lab. jam dinding 1 buah/ruang. Organisasi kesiswaan Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah c. kursi kerja 1 buah/petugas. meja persiapan 1 buah/lab.5 m2/ peserta didik . meja kerja/sirkulasi 1 buah/petugas. bak cuci 1 buah/2 kelompok. papan pengumuman 1 buah. soket listrik 1 buah/ruang. lemari 1 buah. b. c. jam dinding 1 buah/lab. tempat sampah 1 buah/lab. d. Ruang Laboratorium Kimia sekolah kami sudah dilengkapi sarana : . Ruang laboratorium Kimia sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. meja baca 15 buah. soket listrik 9 buah/lab.

9. soket listrik sebanyak komputer. papan statistik 1 buah. 8. kursi tamu 1 set/ruang. kursi guru 1 buah/guru. meja pimpinan 1 buah. Luas ruang laboratorium bahasa sekolah kami 72 m2 dengan ukuran 9 m X 8 m c. meja guru 1 buah/ guru. Luas ruang laboratorium Komputer sekolah kami 81 m2 dengan ukuran 9 m X 9 m c. tempat sampah 1 buah/lab. 7. lemari alat 1 buah/lab. meja peserta didik 1 buah/2 peserta didik. tempat sampah 1 buah. Luas ruang pimpinan sekolah kami 32 m2 dengan ukuran 8 m X 4 m b. bak cuci 1 buah/2 kelompok. soket listrik 9 buah/lab. kursi dan meja tamu 1 set. lemari 1 buah/guru (atau 1 buah yang digunakan bersama oleh semua guru). tempat sampah 1 buah. peralatan P3K 1 unit/lab. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. Ruang Laboratorium Bahasa a. Ruang Guru a.Kursi 1 buah/peserta didik. jam dinding 1 buah/ ruang. Ruang Laboratorium Komputer a. lemari 1 buah. meja persiapan 1 buah/lab. Ruang Laboratorium bahasa sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. tempat cuci tangan 1 buah/ruang. Ruang Laboratorium komputer sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik.5 m2/ peserta didik . Ruang guru sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi kerja 1 buah/guru. Ruang pimpinan sekolah kami sudah dilengkapi sarara : Kursi pimpinan 1 buah. 6. meja peserta didik 1 buah/2 peserta didik. meja kerja 1 buah/guru. jam dinding 1 buah/lab. meja demonstrasi 1 buah / lab. . lemari 1 buah/lab. tempat sampah 1 buah/lab. papan pengumuman 1 buah. kursi guru 1 buah/guru. papan statistik 1 buah/ruang. b. b. meja guru 1 buah/ guru. Rasio luas ruang laboratorium bahasa sekolah kami 2. lemari bahan 1 buah/lab. jam dinding 1 buah/lab. soket listrik sebanyak alat. Lemari asam 1 buah/lab. jam dinding 1 buah. simbul kenegaraan 1 set. Rasio luas ruang laboratorium Komputer sekolah kami 2. jam dinding 1 buah/lab.4 m2/ peserta didik . tempat sampah 1 buah/lab. Ruang Pimpinan a.

tensimeter 1 buah/ruang. Ruang UKS a. timbangan badan 1 buah/ruang. lemari 1 buah/ruang. Ruang konseling sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Meja kerja 1 buah/ruang. Luas minimum ruang UKS sekolah kami 24 m2 dengan ukuran 8 m X 3 m b. 12. Luas ruang organisasi kesiswaan sekolah kami 18 m2 dengan ukuran 9 m X 2 m b. jam dinding 1 buah/ruang. tandu 1 buah/ruang. kursi tamu 2 buah/ruang. Ruang UKS sekolah kami sudah dilengkapi sarara : Tempat tidur 1 buah/ruang. brankas 1 buas/sekolah. Luas ruang konseling sekolah kami 12 m2 dengan ukuran 4 m X 3 m b. jam dinding 1 buah. selimut 1 buah/ruang. Luas tempat ibadah di sekolah kami 36 m2 dengan ukuran 6 m X 6 m b. kursi 2 buah/ruang. tempat cuci tangan 1 buah/ruang. media pengembangan kepribadian 1 set/ruang. catatan kesehatan peserta didik 1 set/ruang. buku sumber 1 set/ruang. papan statistik 1 buah/ruang. penanda waktu 1 buah/sekolah. Tempat Beribadah a. perlengkapan P3K 1 set/ruang. Ruang organisasi kesiswaan sekolah kami sudah dilengkapi sarana : . Ruang Organisasi Kesiswaan a. meja kerja 1 buah/petugas. soket listrik 1 buah/ruang. lemari 1 buah/ruang. jam dinding 1 buah/ruang. Luas ruang tata usaha di sekolah kami 32 m2 dengan ukuran 9 m X 4 m b. filing cabinet 1 buah/sekolah. komputer 1 set/ruang. 14. papan kegiatan 1 buah/ruang. tempat sampah 1 buah/ruang. 11. Ruang Tata Usaha a. Ruang tata usaha sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi kerja 1 buah/petugas.10. perlengkapan ibadah disesuaikan dengan kebutuhan. kursi kerja 1 buah/ruang. lemari 1 buah/ruang. tempat sampah 1 buah/ruang. termometer badan 1 buah/ruang. Ruang Konseling a. jam dinding 1 buah/ruang. meja 1 buah/ruang. pengukur tinggi badan 1 buah/ruang. Instrumen konseling 1 set/ruang. Tempat beribadah sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Lemari/rak 1 buah/tempat ibadah. telepon 1 buah/sekolah. 13.

gayung 1 buah/ruang. b. Tersedia air bersih di 13 unit jamban. Jamban sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kloset jongkok 1 buah/ruang. b. 16. Kelengkapan Prasarana dan Sarana. Jarak tempuh terjauh untuk mencapai tangga pada bangunan bertingkat tidak lebih 25 m. rak 1 buah/ruang.Meja 1 buah/ruang. Ruang Kelas a. 17. Bangunan bertingkat dgn panjang lebih dari 30 m dilengkapi minimum 2 buah tangga. Gudang dilengkapi sarana : Lemari 1 buah/ruang.4 m2 sehingga Rasio luas lantai bangunan terhadap peserta didik sebesar 3. kursi 4 buah/ruang.165 m2 sehingga rasio luas Lahan terhadap Peserta Didik sebesar 8. KELEMAHAN A. papan tulis 1 buah/ruang. Sekolah kami memiliki luas lantai bangunan sebesar 2. Jamban a. tempat sampah 1 buah/ruang. sehingga jumlah ruang belajar kurang 3. Luas minimum gudang 21 m2.576. . c.40 : 1 C. 1. Gudang a. 15. tempat air 1 buah/ruang. Di sekolah kami luas lahannya adalah 6. gantungan pakaian 1 buah/ruang. Di sekolah kami banyaknya ruang kelas 21 ruang sedangkan banyaknya rombel ada 24. jam dinding 1 buah/ ruang.15 : 1 B. Luas 1 unit jamban sekolah kami 2 m2. lemari 1 buah/ruang. Koridor tanpa dinding pada lantai atas dilengkapi pagar pengaman setinggi 90 – 110 cm. Bangunan gedung a. Lahan Sekolah a. c. b. Ruang Sirkulasi a.

Jamban d. . 5. meja guru 1 buah/guru. luas Minimum 30 % x luas total seluruh ruang pada bangunan. 4. Banyak minimum jamban setiap sekolah 3 unit. papan pajang 1 buah/ruang. 1 unit jamban untuk setiap 30 peserta didik wanita. c.8 m. Ruang sirkulasi horisontal berupa koridor. 7. lemari 1 buah/ruang. 2. tempat cuci tangan 1 buah/ruang. Luas ruang guru sekolah kami 128 m2 dengan ukuran 16 m X 8 m 3. Ruang kelas dilengkapi sarana : Kursi peserta didik 1 buah/peserta didik. Rasio luas ruang guru di sekolah kami 2 m2/guru. Tempat bermain/berolah raga di sekolah kami belum dilengkapi sarana : Pengeras suara 1 set/sekolah. Lebar tangga minimum 1. Ruang Sirkulasi a. b. Tempat Bermain / Berolahraga a. dan 1 unit jamban untuk guru.8 m. dan tinggi minimum 2. kursi guru 1 buah/guru. Luas gudang sekolah kami 18 m2 dengan ukuran 9 m X 2 m 6. di dalam luas tersebut terdapat ruang bebas untuk tempat berolah raga berukuran 30 m X 15 m. soket listrik 1 buah/ruang. Gudang c. tinggi maksimum anak tangga 17 cm dilengkapi pegangan tangan dengan tinggi 85 – 90 cm.600 m2. b. Jumlah jamban di sekolah kami belum memenuhi 1 unit jamban untuk setiap 40 peserta didik pria. tepat sampah 1 buah/ruang. Tempat bermain / berolahraga di sekolah kami masih memiliki rasio luas 2 m2/peserta didik. Ruang Guru a. lebar minimum 1. tape rekorder 1 buah / sekolah. Ruang Tata Usaha c.5 m.b. Rasio ruang Tata Usaha di sekolah kami 2 m2/petugas. jam dinding 1 buah/ruang. Luas tempat bermain/berolahraga di sekolah kami 5. meja peserta didik 1 buah / peserta didik. b.

Kelengkapan Prasarana dan Sarana. Ruang Guru a. persyaratan untuk sistem ventilasi. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memenuhi SPM terkait dengan ukuran ruangan. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan 3 ruang kelas kepada Komite sekolah agar jumlah kelas minimal sama dengan jumlah rombongan belajar. 1. 2. Rekomendasi: A. dan lainnya. jumlah ruangan. C. dan lainnya. b. dengan jumlah ruangan). Lahan Sekolah a. Sekolah kami memenuhi SPM terkait dengan ukuran ruangan. Ruang Kelas a. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas lahan kepada pemerintah daerah agar rasio luas lahan terhadap peserta didik memenuhi standar. ventilasi. Bangunan gedung a. jumlah ruangan. B.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki bangunan gedung yang ukuran. Tahap ke-3 Sekolah kami memenuhi SNP terkait dengan ukuran ruangan. dan lainnya. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan ruang guru kepada komite sekolah agar rasio luas ruang guru di sekolah kami . Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas lantai bangunan kepada komite sekolah agar rasio luas lantai bangunan terhadap peserta memenuhi standar. dan kelengkapan lainnya melebihi ketentuan dalam SNP. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan kelengkapan ruang kelas kepada komite sekolah agar dilengkapi sarana lemari 1 buah/ruang dan tempat cuci tangan 1 buah/ruang. jumlah ruangan. persyaratan untuk sistem ventilasi. persyaratan untuk sistem ventilasi. (Sebaiknya: (Dalam SPM tdk disebutkan Sekolah/Madrasah kami persyaratan untuk ukuran memenuhi SPM terkait ruang dan ventilasi).

000 m2. luas Minimum 30% x luas total seluruh ruang pada bangunan. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah penambahan tempat bermain / berolahraga sehingga memenuhi standar yaitu luas 3 m2/peserta didik. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas ruang kepada komite sekolah menjadi 240 m2 agar memenuhi standar. 5. Ruang Sirkulasi a. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah untuk menambah Luas tempat bermain/berolahraga menjadi 10. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah kelengkapan tempat bermain/berolah raga berupa : Pengeras suara 1 set/sekolah dan tape rekorder 1 buah / sekolah. 6. tinggi maksimum anak tangga 17 cm dilengkapi pegangan tangan dengan tinggi 85 – 90 cm. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah penambahan ruang Tata Usaha sehingga rasio luas minimum 4 m2/petugas dapat tercapai. .8 m. Ruang Tata Usaha a. c. 3. b. Gudang a. Lebar tangga minimum 1. 7. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan jumlah jamban kepada komite sekolah agar memenuhi 1 unit jamban untuk setiap 40 peserta didik pria dan 1 unit jamban untuk setiap 30 peserta didik wanita.memenuhi standar yaitu 4 m2 / guru b.8 m. 4. dan tinggi minimum 2. di dalam luas tersebut terdapat ruang bebas untuk tempat berolah raga. Jamban a. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah pembangunan ruang sirkulasi horisontal berupa koridor. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan Luas gudang kepada komite sekolah agar luas gudang sekolah kami memenuhi standar yaitu minimal 21 m2.5 m. Tempat Bermain / Berolahraga a. lebar minimum 1. b.

Sekolah kami belum memiliki jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP agar dapat lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran. dan 8 rombel kelas XII. Tahap ke-3 Sekolah kami memenuhi SNP dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar. Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar. agar dapat lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran. 2. Sekolah kami memiliki 24rombongan belajar yang terdiri dari 8 rombel kelas X.5. Jumlah peserta didik dalam setiap rombongan belajar di sekolah kami 32 peserta didik. Sekolah kami memenuhi SPM dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar kami lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP. KELEMAHAN 1.1. Sekolah kami perlu menyusun program dan diajukan ke dinas pendidikan agar dapat memiliki jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP untuk lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memenuhi SPM dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar.1.2. Rekomendasi: 1. Sarana sekolah sudah memadai 5. Bukti-Bukti Fisik 1. 8 rombel kelas XI. Dokumen Jumlah peserta didik per rombongan belajar Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. .

pipet ukur 6 buah. amphibi. sumber belajar lain 30 judul/ sekolah (majalah. buku pengayaan 870 judul/sekolah. amphibi. potometer 6 buah. situs web.1 5. perangkat bedah hewan 6 set. reptil. buku referensi 30 judul/sekolah. reptil. gambar/model sistem syaraf manusia 1 buah. Gambar sistem pengeluaran burung. manual percobaan 6 buah. eosin. gambar pewarisan mendel 1 buah. amphibi. gambar model sistem pernafasan manusia. peta. KOH. amphibi. preparat anatomi tumbuhan 6 set. ikan dan cacing tanah 1 set. bahan habis pakai (asam sulfat. kasa 6 buah. klem universal 6 buah. Di ruang laboratotium Biologi : Model kerangka manusia 1 buah.3 Sarana sekolah sudah memadai Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran. aquarium 1 buah. amphibi. Gambar sistem pernafasan burung. gelah penutup 6 pak. reptil. gambar/model sistem pengeluaran manusia 1 buah. termometer 10 buah. Erlenmeyer 10 buah. penjepit tabung reaksi10 buah. Gambar sistem peredaran darah burung. ikan dan cacing tanah 1 set. gambar/model sistem reproduksi manusia 1 buah. cawan petri 2 pak. kuadrat 6 buah. gelas beaker 10 buah. acetokarmin.tabung reaksi 6 kotak. gambar DNA 1 set. gelas arloji 2 pak. gambar/model sistem peredaran darah manusia 1 buah. reptil. globe. dan peraga matematika). Mn SO4.1. model tubuh manusia 1 buah. perangkat batang statif 6 set. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN Sekolah kami telah memiliki alat dan sumber belajar : Di ruang kelas : Papan tulis 1 buah/ruang. ikan dan cacing tanah 1 set. CD pembelajaran. sumbat karet 2 luang 10 buah. preparat mitosis 6 buah. vaselin. NaOH. Gambar sistem reproduksi burung. preparat metosis 6 buah. mikroskop stereo binokuler 6 buah. gambar RNA 1 set. kaki tiga 6 buah. surat kabar. reptil. ikan dan cacing tanah 1 set.5. gambar contoh-contoh hewan dari berbagai filum. higrometer putar 2 buah. kertas saring) Di ruang Laboratorium Fisika : Daftar inventaris ruang kelas Buku Induk Koleksi Perpustakaan Buku Inventaris barang di Lab IPA Daftar inventaris sekolah Catatan Inventaris Buku Mata Pelajaran di kelas dan di perpustakaan Buku Serah Terima Barang . etanol. indikator universal. stop watch 6 buah. Gambar sistem pencernaan burung. gambar contoh-contoh tumbuhan dar berbagai devisi 1 set. respirometer 6 buah. reptil. corong 10 buah. buku panduan pendidik 1 eksemplar/mata pelajaran. bosshead10 buah. sumbat karet 1 lubang 6 buah. termometer suhu tanah 6 buah. ikan dan cacing tanah 1 set. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. lumpang dan alu 6 buah. kotak preparat 6 buah. gambar/model sistem pencernaan manusia 1 buah. sikat tabung reaksi 10 buah. amphibi. iodium. mokroskop monokuler 6 buah. gelas ukur 6 buah. HCL. Gambar pohon evolusi 1 buah. ikan dan cacing tanah 1 set. tabung reaksi 6 buah. gelas benda 6 pak. pembakar spriritus 6 buah. glukosa. Gambar sistem syaraf burung. neraca 1 buah. gambar kromosom 1 set. preparat anatomi hewan 6 set. Di ruang perpustakaan : Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik.

peralatan ketrampilan 1 set KELEMAHAN Sekolah kami belum memiliki alat dan sumber belajar : Di ruang perpustakaan : . bendera 1 buah.elektro kimia. titrasi asam basa. Stabilizer sebanyak komputer. Stoptwatch 6 buah. Neraca 1 buah. Di tempat bermain / berolahraga : Tiang bendera 1 buah. Tabung reaksi 100 buah. Rol meter 6 buah. peluru. peralatan bola voli 2 set (minimum 6 bola). Gelas beaker 3 buah. Percobaan Hooke 6 set. tongkat estafet. Batang pengaduk 25 buah. Catu daya 6 buah. Manual percobaan 6 buah. Energetika. Gelas Breaker 6 buah.Mistar 6 buah. Buret dan klem 10 buah. Generator frekuensi 6 buah. peralatan sepak bola 2 set (minimum 6 bola). peralatan seni budaya 1 set. peralatan bola basket 1 set (minimum 6 bola). pHmeter 2 set. Barometer 4 buah. pengeras suara 6 buah. Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah. Papan tulis 1 buah. Magnet U 6 buah. Termometer 6 buah. gelang). Percobaan papan luncur 6 set. Centrifuge 1 buah. tongkat. Plat 6 buah. Papan tulis 1 buah. Transformator 6 buah. bola plastik. Kotak potensiometer 6 buah. Jangka sorong 6 buah.000 kilo ohm / volt 6 buah. Percobaan ayunan sederhana atau Percobaan getaran pada pegas 6 set.penerapan produk terapan). Di Ruang Laboratorium Komputer : Komputer 1 unit/ peserta didik + 1 unit/guru. Labu Erlenmeyer 25 buah. Osiloskop 1 set. Titik akses internet 5 unit. Neraca 2 set. Pegas 6 buah. Kaca arloji 10 buah. Mortar 7 buah. Di Ruang Laboratorium Kimia : Botol zat 24 buah. Kubus massa sama 6 buah. Dinamometer 6 buah. Percobaan Optik 6 set. Printer 1 unit. Corong 33 buah. Pipet seukuran 30 buah. Scanner 1 unit. Rak tabung reaksi 7 buah. Teknik pemisahan dan permunian. Beban bercelah 10 buah. Corong pisah 10 buah. Stopwach 6 buah. Gelas ukur 51 buah. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. Pembakar spiritus 8 buah. Bahan habis pakai (Bahan kimia meliputi zat-zat yang diperlukan dalam percobaan-percobaan : Pengenalan reaksi kimia. bak loncat). Percobaan Kalorimetri 6 set. Tabung centrifuge 8 buah. Pipet volume 30 buah. Model molekul 6 set. Termometer 6 buah. Kabel penghubung 1 set. Manual percobaan 6 buah. Silinder massa sama 6 buah. Mikrometer 6 buah. Alat destilasi 2 set. Komponen elektronika 1 set. palang tunggal. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. Percobaan Atwood atau alat percobaan kereta dan pewaktu ketik 6 set. Pipet tetes 100 buah. cakram. Statif dan klem 10 buah. Tabel periodik unsur-unsur 1 buah. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Papan tulis 1 buah. Kaki tiga dan alas kasa kawat 8 buah. Sikat tabung reaksi 10 buah. peti loncat. Multimeter AC/DC 1. Gelas ukur 6 buah. Labu takar 103 buah. peralatan senam 1 set (minimum : matran. Percobaan Hukum Ohm 6 set. Botol semprot 15 buah. Garputala 6 buah. tali loncat. Modul praktek 1 set/komputer. peralatan atletik 1 set (minimum : lembing. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. simpai.

higrometer putar 2 buah. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SNP. simpai. Di ruang laboratotium Biologi : mikroskop stereo binokuler 6 buah. pengeras suara 6 buah Percobaan getaran pada pegas 6 set. Osiloskop 1 set. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. tongkat. Di Ruang Laboratorium Kimia : Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SPM. Percobaan Hukum Ohm 6 set. bosshead10 buah. aquarium 1 buah. aquarium 1 buah. Percobaan Kalorimetri 6 set. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Perangkat multimedia 1 set/peserta didik Di tempat bermain / berolahraga : Peralatan senam 1 set (minimum : matran.Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik. Kotak potensiometer 6 buah. peralatan ketrampilan 1 set Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki alat dan sumber belajar yang melebihi dari ketetapan dalam SNP yang digunakan untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran.000 kilo ohm / volt 6 buah. bosshead10 buah. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. Di ruang perpustakaan : Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik. peralatan seni budaya 1 set. Di ruang Laboratorium Fisika : Multimeter AC/DC 1. Percobaan Hooke 6 set. bola plastik. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. gelang). Sekolah kami memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SPM. Percobaan Optik 6 set. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. Generator frekuensi 6 buah. higrometer putar 2 . perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. buku pengayaan 870 judul/sekolah 2. tali loncat. palang tunggal. Rekomendasi: Sekolah kami perlu mengajukan pengadaan alat dan sumber belajar ke komite sekolah dan dinas pendidikan ag ar sekolah kami memiliki alat dan sumber belajar : 1. buku pengayaan 870 judul/sekolah Di ruang laboratotium Biologi : mikroskop stereo binokuler 6 buah. peti loncat. Manual percobaan 6 buah.

tali loncat. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Perangkat multimedia 1 set/peserta didik 7. Manual percobaan 6 buah. Kotak potensiometer 6 buah. Percobaan Hooke 6 set. Percobaan Optik 6 set. Percobaan Kalorimetri 6 set. Percobaan Hukum Ohm 6 set. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. pengeras suara 6 buah Percobaan getaran pada pegas 6 set. Osiloskop 1 set. Generator frekuensi 6 buah.000 kilo ohm / volt 6 buah.buah. Di tempat bermain / berolahraga : Peralatan senam 1 set (minimum : matran. bola plastik. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. simpai. peralatan seni budaya 1 set. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. Di Ruang Laboratorium Kimia : Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah. Di ruang Laboratorium Fisika : Multimeter AC/DC 1. 6. gelang). tongkat. palang tunggal. 3. peralatan ketrampilan 1 set . 4. peti loncat.

5.2.

Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik

5.2.1. Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar.

5.2 5.2.1

Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik
Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami telah memiliki program pemeliharaan bangunan sekolah secara berkala. 2. Sekolah kami telah melaksanakan pemeliharaan sarana prasarana Sekolah yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali 3. Kondisi bangunan di sekolah kami : 1. Ruang Kelas dalam kondisi baik 2. Ruang Perpustakaan dalam kondisi baik 3. Ruang Laboratorium Biologi dalam kondisi baik 4. Ruang Laboratorium Fisika dalam kondisi baik 5. Ruang Laboratorium Kimia dalam kondisi baik 6. Ruang Laboratorium Komputer dalam kondisi baik 7. Ruang Laboratorium Bahasa dalam kondisi baik 8. Ruang Pimpinan dalam kondisi baik 9. Ruang Guru dalam kondisi baik 10. Ruang Tata Usaha dalam kondisi baik 11. Tempat Beribadah dalam kondisi baik 12. Tempat bermain dalam kondisi baik 13. Ruang Konseling dalam kondisi baik 14. Ruang UKS dalam kondisi baik 15. Ruang Organisasi Kesiswaan dalam kondisi baik 16. Gudang dalam kondisi baik 17. Jamban dalam kondisi baik 18. Ruang Sirkulasi dalam kondisi baik KELEMAHAN 1. Sekolah kami belum memiliki bangunan yang mudah diakses, aman, dan nyaman untuk penyandang cacat 2. Sekolah kami belum bisa melaksanakan pemeliharaan bangunan di sekolah secara rutin tiap tahun.

1. RKAS/Program kerja Sarpras 2. Foto copy kwitansi pembiayaan 3. SK tentang pemeliharaan lingkungan 4. SK Pembagian Guru dan Tugas Tata Usaha 5. Buku Peran Serta Masyarakat (Paguyuban Kelas) 6. Program Kerja Tahunan 7. Catatan pengeluaran 8. SPJ Pengeluaran pemeliharaan bangunan 9. Catatan inventaris bangunan

Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami dilaksanakan secara rutin melebihi (lebih cepat dari) waktu yang ditetapkan dalam SNP dan catatan pemeliharaan terekam dengan baik.

Tahap ke-3
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami dilaksanakan secara berkala sesuai dengan SNP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami tidak dilaksanakan secara rutin. Sebagian gedung sekolah kami di bawah standar, harus diperbaiki dan dibersihkan atau diganti.

Pemeliharaan bangunan di sekolah kami baru melakukan pemeliharaan rutin seperti kebersihan ruangan.

Rekomendasi:
1. Sekolah kami perlu mengajukan bantuan bangunan kepada komite sekolah yang dapat dengan mudah diakses, aman, dan nyaman untuk penyandang cacat. 2. Sekolah kami perlu menyusun program pemeliharaan bangunan di sekolah secara rutin tiap tahun bekerja sama dengan komite sekolah dan dinas pendidikan.

Program Adiwiyata/PLH Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN A. kotoran dan sampah. Bangunan gedung sekolah kami telah memiliki sanitasi di dalam dan di luar untuk memenuhi kebutuhan air bersih. indah. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik 5. Setiap ruangan di sekolah kami memiliki temperatur dan kelembaban udara yang tidak melebihi kondisi di luar ruangan. serta penyaluran air hujan. Sekolah kami memiliki tempat pembuangan air kotor dan/atau limbah.2. aman. Keamanan 1. Kondisi bangunan dan lingkungan sekolah 3. pencemaran udara. Bukti-Bukti Fisik 1. dan kebisingan. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Setiap orang yang datang ke Tahap ke-3 Bangunan di sekolah kami aman √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sebagian bangunan di sekolah Bangunan yang ada di sekolah kami . Lahan Sekolah kami terhindar dari pencemaran air. Sekolah kami memiliki Bangunan mudah diakses.5. SK Pembagian Tugas Guru dan Tata Usaha 5. 2. Sekolah kami memilki bangunan gedung yang sudah dilengkapi sistem proteksi pasif dan /atau proteksi aktif untuk mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran dan petir. Sekolah kami belum memiliki bangunan gedung yang mampu meredam getaran dan kebisingan yang mengganggu proses pembelajaran. Program 7 K 2. Sekolah kami memiliki Lahan yang terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa. dan nyaman untuk semua peserta didik B. Buku inventaris barang/gedung 6.2. 4. Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus. Dokumen Profil Sekolah 4. Sekolah kami telah terproteksi dari gangguan keamanan dari luar (memiliki pagar yang kokoh dan berpintu) C. 3.2. 3. 1. KELEMAHAN 1. 2. dan sehat. Kenyamanan 1. Ruang sirkulasi 7. Akses 1. Sekolah kami masih memilki lingkungan yang kurang : rindang.

. selain warga sekolah termasuk yang berkebutuhan khusus. Sekolah kami perlu melaksanakan kegiatan penghijauan kepada komite sekolah sehingga dapat terwujud lingkungan sekolah yang rindang. indah. Rekomendasi: 1. kami masih belum memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi peserta didik. dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus.sekolah kami. Sekolah kami perlu mengajukan pengadaan bangunan gedung yang mampu meredam getaran dan kebisingan yang mengganggu proses pembelajaran kepada komite sekolah atau dan dinas pendidikan. aman bagi peserta didik namun masih belum nyaman dan memberi kemudahan bagi peserta didik yang berkebutuhan khusus. 2. termasuk bagi mereka yang berkebutuhan khusus. dan sehat. dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam setiap bangunan yang ada.

4. Sekolah meningkatkan keefektifan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan 6.2. Sekolah merumuskan visi dan misi serta disosialisasikan kepada warga sekolah dan pemangku kepentingan. . 6.2.2.1. 6. Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional 6.1. dan akuntabilitas.2.1.1. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur.5. Sekolah mengelola sistem informasi pengelolaan dengan cara yang efektif. partisipasi.1.4. efisien dan dapat dipertanggungjawabkan 6. kemitraan. Sekolah mensosialisasikan rencana kerja yang berbasis tujuan untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan kepada warga sekolah dan pihakpihak yang berkepentingan.3. keterbukaan. efektif. 6. STANDAR PENGELOLAAN Komponen 6.5. Pengelolaan sekolah menunjukkan adanya kemandirian.3.1.3. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6. Sekolah menyediakan sistem informasi yang efisien.1. 6. Rencana Kerja tahunan dinyatakan dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah (renstra) 6. 6.2.2.5.2.2.1. Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah secara berkelanjutan untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar 6.4. Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan. dan dapat diakses 6.3. menilai kinerja.3. dan melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan memfokuskan pada peningkatan hasil belajar 6. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6.6. Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak Rencana kerja memiliki tujuan yang jelas dan perbaikan berkelanjutan Indikator 6.

majalah sekolah. Sekolah merumuskan visi dan misi serta disosialisasikan kepada warga sekolah dan pemangku kepentingan.2.6. melalui website sekolah. Sekolah kami sudah merumuskan dan menetapkan visi sekolah : Menjadi sekolah yang berbasis Imtaq dan Iptek. papan visi dan misi. 6. Warga sekolah terlibat dalam pengelolaan kegiatan akademis dan nonakademis.1. dengan visi Dinas Pendidikan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik didasarkan pada masukan dari warga sekolah dan 4.1. berprestasi dan berbudi pekerti luhur serta mengembangkannya.1.6. Sekolah melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan nonakademis. PENGELOLAAN Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak 6. 3. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah dengan memperhatikan masukan komite sekolah. Kediri 3. Visi sekolah kami telah dipahami oleh seluruh warga sekolah. 4. Misi sekolah : . Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah 6.1.6. buku peraturan akademik. B. Visi sekolah : 1. 6. 6. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah sudah diselaraskan Pemuda dan Olahraga Kab. 6. 6. Berita acara Draf visi-misi Dokumen visi misi Daftar hadir sosialisasi Panflet/papan visi misi Dokumen review visi-misi KEKUATAN A. 2.6. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah pihak-pihak yang berkepentinganl. 5. 2. Sekolah kami sudah mensosialisasikan visi sekolah kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. 5.

2. melalui website sekolah. 5. majalah sekolah.1. Sekolah kami sudah mensosialisasikan visi sekolah kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. buku peraturan akademik. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki visi dan misi yang dirumuskan buttom-up dari seluruh warga sekolah dan tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan. KELEMAHAN 1. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah pihak-pihak yang berkepentinganl. dengan visi Dinas Pendidikan didasarkan pada masukan dari warga sekolah dan 4. 6. Kediri 3. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah sudah diselaraskan Pemuda dan Olahraga Kab. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki visi dan misi yang dirumuskan secara buttom-up dan tersosialisikan kepada seluruh pemangku kepentingan serta direview secara berkala sesuai dengan situasi. kondisi dan kebutuhan sekolah. Visi sekolah kami telah dipahami oleh seluruh warga sekolah. Sekolah kami belum melakukan review secara berkala visi dan misi sesuai dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat. Sekolah kami sudah merumuskan dan menetapkan visi sekolah : Menjadi sekolah yang berbasis Imtaq dan Iptek. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah dengan memperhatikan masukan komite sekolah. Sekolah kami memiliki visi dan misi namun belum dirumuskan secara secara bersama dan belum tersosialisasikan di seluruh warga sekolah. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memiliki visi dan misi yang jelas yang dirumuskan bersama oleh warga sekolah. papan visi dan misi. berprestasi dan berbudi pekerti luhur serta mengembangkannya. Rekomendasi: .

keterbukaan dan akuntabilitas Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami mendorong kemandirian dan kemitraan dengan semua pemangku kepentingan untuk Tahap ke-3 Sekolah kami kemandirian dan dengan semua mendorong kemitraan pemangku √ Tahap ke-2 mendorong kemitraan pemangku Tahap ke-1 Sekolah kami belum mengembangkan pola kemandirian dan kemitraan dengan semua Sekolah kami kemandirian dan dengan semua . kemitraan.1.1. Sekolah kami perlu melakukan review secara berkala visi dan misi yang disesuaikan dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat 6. keterbukaan. Sekolah kami dalam penyusunan RKAS belum sepenuhnya menunjukkan kemandirian.1. ' melaksankan RKS dan sudah melaporkan kepada pihak terkait. Sekolah 2. Sekolah 4. Dokumen RKS 2. KELEMAHAN 1. Dokumen RAKS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah melakukan penyusunan RKS memperoleh persutujuan RKS dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mensahkan RKS kepada Dinas pendidikan menjadikan RKS sebagai dasar penyusunan RKAS memilki RKS yang dapat dibaca oleh pihak yang terkait. Sekolah 6. partisipasi. Pengelolaan sekolah menunjukkan adanya kemandirian. Berita acara penyusunan RKS 3. dan akuntabilitas. Sekolah 3. kemitraan. Bukti-Bukti Fisik 1.2. Sekolah 5. Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak 6.

partisipatif. kepentingan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah namun prosesnya belum sepenuhnya dilaksanakan secara mandiri. keterbukaan dan akuntabilitas secara penuh. partisipatif. untuk dalam Rekomendasi: 1. kolaboratif dan akuntabel pemangku kepentingan meningkatkan kemampuan pengelolaan sekolah. kemitraan. kepentingan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah secara mandiri. kemitraan. kolaboratif dan akuntabel serta mampu memunculkan potensi warga sekolah untuk turut serta mengembangkan pengelolaan sekolah. partisipatif. Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar sekolah kami dalam penyusunan RKAS dapat menunjukkan kemandirian. kolaboratif dan akuntabel.meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah secara mandiri. .

Daftar hadir dan notula rapat 2. Dokumen RKS KEKUATAN 1.6. dan mengupdatenya secara berkala dalam merumuskan rencana kerja . Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. 6.2. Rencana kerja sekolah mencantum tujuan yang jelas untuk program peningkatan dan perbaikan berkelanjutan yang tersosialisasiakan dengan baik. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami memiliki dokumen rencana kerja tahunan namun belum memiliki renstra.2. yang berbasis analisis EDS/M dan di update secara berkala. 3. Rekomendasi: 1. Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan. 2. Sekolah kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengakomodasi masukan melalui rapat. misi sekolah kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengacu pada SKL KELEMAHAN 1. 4. . Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk renstra maupun RKS yang berbasis hasil analisis EDS/M. kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengacu pada visi. Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk renstra maupun RKS.1. tetapi belum diupdate secara berkala Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk dokumen renstra dan RKS. Sekolah kami perlu mengakomodasi masukan melalui rapat. Sekolah Sekolah Sekolah Sekolah kami sudah merumuskan tujuan kami merumuskan tujuan yang menggambarkan kualitas yang dicapai.

misalnya kepada dinas pendidikan atau ketua yayasan. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami sudah mensosialisasikan RKS kepada warga sekolah melalui rapat-rapat dinas dan rapat komite KELEMAHAN 1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam berbagai kesempatan dan online di situs sekolah. Rencana kerja sekolah mencantum tujuan yang jelas untuk program peningkatan dan perbaikan berkelanjutan yang tersosialisasiakan dengan baik. Daftar hadir sosialisasi 2. . namun terbatas pada cara-cara konvensional yaitu melalui rapat dinas dan rapat koordinasi belum dilakukan secara online di situs sekolah. Tahap ke-3 Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam rapat dinas. 6. Sekolah mensosialisasikan rencana kerja yang berbasis tujuan untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan kepada warga sekolah dan pihak-pihak yang berkepentingan.2. Sekolah kami sudah mensosialisasikan RKS kepada pihak-pihak yang berkepentingan.6. Notula sosialisasi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.2. Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja namun hanya kepada pihak-pihak terbatas saja. Panflet 3. Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar dapat mensosialisasikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam berbagai kesempatan dan on-line di situs sekolah.2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah. Rekomendasi 1.

Standar Kompetensi Lulusan. Standart Isi. Standart Penilaian). Standar Kompetensi Lulusan. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Standar Proses dan Standar Tahap ke-3 Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Sarana dan prasarana. namun belum tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan hanya terbatas pada internal sekolah.6. 2. Sekolah kami dalam menyusun rencana kerja tahunan sudah memuat ketentuan yang jelas mengenai : 1). Peran serta masyarakat dan kemitraan. Standar Kompetensi Lulusan. Budaya dan lingkungan sekolah.3. Kesiswaan. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. Sekolah kami sudah menyusun RKAS . Standar Proses dan Standar Penilaian . 6). Sekolah kami dalam menyusun dan melaksankan RKAS sudah mengacu dan berdasarkan pada RKS 3. Standar Kompetensi Lulusan.3. 2). Keuangan dan pembiayaan. Standar Proses Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. 3). Sekolah kami dalam menyusun rencana kerja tahunan memuat ketentuan yang jelas dan sudah terdokumentasikan baik dan sudah mendapat persetujuan komite sekolah. 4). Kurikulum dan kegiatan pembelajaran (Standart Kompetensi Lulusan. Rencana-rencana kerja lain yang mengarah pada peningkatan mutu. KELEMAHAN 1. Standar Proses dan Standar Penilaian √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah belum memiliki Rencana kerja tahunan sekolah dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan sesuai dengan Standar Isi. 5). Standart Proses. Pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya.1 Rencana Kerja tahunan dinyatakan dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah (renstra) Bukti-Bukti Fisik 1. 7). 8). Dokumen RKS DAN RKAS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.

Sekolah kami perlu pembimbingan agar Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. namun tidak dalam bentuk dokumen yang mudah diakses oleh pihak terkait dan sosialisasinya masih sebatas dalam lingkup internal sekolah. dan Standar Penilaian. Rekomendasi: 1. Standar Proses dan Standar Penilaian dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah dan sudah tersosialisasi secara luas kepada seluruh pemangku kepentingan.Penilaian dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah dan sudah tersosialisasi secara luas kepada seluruh pemangku kepentingan. Standar Kompetensi Lulusan. . dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah namun belum tersosialisasi secara menyeluruh ke semua pemangku kepentingan.

 Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melakukan evaluasi diri secara berkala dan berkelanjutan.2. Sekolah kami sudah melaksanakan evaluasi program kerja tahunan KELEMAHAN 1.3. Laporan hasil 4. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. 2. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah secara berkelanjutan untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar. Sekolah kami sudah melaksanakan evaluasi proses pembelajaran 3. Sekolah kami belum belum belum belum maksimal dalam melaksanakan evaluasi terhadap kinerja sekolah melaksanakan evaluasi diri sekolah secara periodic menyusun laporan EDS menentukan skala prioritas dan Program tindak lanjut Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami melakukan evaluasi diri dan mengkomunikasikan rencana pengembangan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan dinas pendidikan dan para pemangku kepentingan. Tahap ke-3 Sekolah kami melakukan evaluasi diri untuk melihat dampak dari rencana pengembangan sekolah terhadap peningkatan hasil belajar. Dokumen program supervisi sekolah 2.6. Sekolah kami 4. Sekolah kami 2. Program tindak lanjut Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami melakukan evaluasi diri namun baru dilakukan sebatas tim pengembang sekolah dan belum melibatkan warga sekolah. Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dalam melaksanakan evaluasi terhadap kinerja sekolah Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dalam melaksanakan evaluasi diri sekolah secara periodic . Dokumen hasil supervisi 3. Sekolah kami 3. Sekolah kami sudah membentuk Tim Pengembang Sekolah (TPS) 2. Rekomendasi: 1.3.

Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar dapat menyusun laporan EDS Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dan komite sekolah dalam menentukan skala prioritas dan Program tindak lanjut . 4.3.

tetapi belum semua guru melaksanakannya secara maksimal Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah yang didasarkan pada hasil evaluasi Tahap ke-3 Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah yang didasarkan pada hasil evaluasi  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah kearah Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah namun belum didasarkan pada hasil . dan melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan memfokuskan pada peningkatan hasil belajar. Undangan rapat Daftar hadir rapat Notulen Rapat Berita acara penetapan prioritas. Sekolah kami sudah melaksanakan program remidial dan pengayaan. 3. minimal 75 untuk kelas X. tetapi belum maksimal 3. Sekolah kami sudah melaksanakan penyusunan indikator evaluasi diri sekolah untuk meningkatkan hasil belajar 2. melalui program remedial setiap mata pelajaran KELEMAHAN 1.3. 4.3. minimal 76 untuk kelas XI dan minimal 77 untuk kelas XII 6. Sekolah kami sudah melakukan penilaian kinerja sekolah 3. Sekolah kami sudah melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri sekolah untuk meningkatkan hasil belajar 4.6. 5. menilai kinerja. Sekolah kami sudah menetapkan KKM setiap mata pelajaran. Sekolah kami sudah melaksanakan usaha peningkatan rata-rata hasil belajar. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. Sekolah kami sudah melaksankan upaya ketercapaian KKM setiap mata pelajaran. Sekolah kami belum mensosialisasi indikator keberhasilan kinerja. RPS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur. 2. Bukti-Bukti Fisik 1. 2. Sekolah kami sudah menentukan indikator hasil belajar 5.3.

Sekolah kami perlu menyusun sebuah program optimalisasi program remidial dan pengayaan untuk peningkatan hasil belajar . Sekolah kami perlu menyusun program untuk mensosialisasikan indikator keberhasilan kinerja yang didasarkan pada hasil evaluasi diri serta disesuaikan dengan harapan dan kebutuhan masyarakat 2. peningkatan hasil belajar. pada evaluasi diri sekolah. Sekolah kami perlu menyusun sebuah program peningkatan rata-rata hasil belajar.diri serta disesuaikan dengan harapan dan kebutuhan masyarakat. diri dan memfokuskan peningkatan hasil belajar. 3. Rekomendasi: 1.

1. KELEMAHAN 1. Webside Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Bukti-Bukti Fisik 1. efisien. . Sekolah kami sudah mengelola Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMPendik) yang efektif. dan efektif menggunakan SMS broadcasting.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Pengelolaan data di sekolah kami belum berbasis ICT sehingga belum efektif dan efisien. blog.6. dan akuntabel menggunakan Paket Aplikasi Sekolah (PAS) 2. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid 6. Sekolah belum dapat mengelola penerimaan dan pelaporan data secara akurat serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. website sekolah. efisien dan dapat dipertanggungjawabkan. efisien dan akuntabel dan sudah tersosialisaikan kepada seluruh pemangku kepentingan. Pengelolaan data di sekolah kami berbasis ICT namun masih menggunakan program office yang sederhana dan belum berbasis website. dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah 2. dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah. efisien.4. Sekolah kami sudah menggunakan Komunikasi antar warga secara efisien. Sekolah mengelola sistem informasi pengelolaan dengan cara yang efektif. Data base sekolah 2. Sekolah kami belum dapat memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. efisien.4.

Rekomendasi: 1. dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah 2. Sekolah kami perlu pendampingan pengelolan SIM agar kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. efisien. Sekolah kami perlu pendampingan pengelolaan penerimaan dan pelaporan data sehingga kami dapat mengelola penerimaan dan pelaporan data secara akurat serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah .

Data base sekolah Webside Buku tamu Buku penghubung Buku Agenda KEKUATAN 1.4. Bukti-Bukti Fisik 1. 5.e-mail sekolah. Sekolah kami sudah menggunakan Jenis SIMPendik yaitu Paket Aplikasi Sekolah (PAS) 2.wibesite sekolah. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid 6.6. 3. Sekolah kami menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan. 4. efektif.sms broadcase.  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah kami menyediakan akses informasi untuk warga sekolah namun belum ditunjang oleh sistem pembaharuan data. KELEMAHAN 1. Sekolah menyediakan sistem informasi yang efisien.2.4. 2. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan serta mudah diakses secara online melalui website sekolah. dan dapat diakses. Rekomendasi Pengembangan: 1. . Disekolah kami belum ada petugas khusus pegelolaan tentang SIMPENDIK secara khusus. Sekolah kami memiliki jenis pelayanan : sms gateway . Tahap ke-1 Sekolah kami belum menyediakan akses informasi yang mudah bagi warga sekolah. Sekolah kami sudah menggunakan SIMPendik yang mudah diakses 3. Sekolah kami perlu mengangkat petugas khusus yang bertugas mengelola SIMPENDIK sehingga sekolah kami dapat menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan serta mudah diakses secara online melalui website sekolah.

Penempatan PTK disesuaikan dengan kebutuhan.5. Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6. membimbing. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik . 5). Guru melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai agen pembelajaran yang memotivasi. adil. mendidik.1. Promosi PTK 2). Pelatih / instruktur melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya memberikan pelatihan teknis kepada peserta didik pada kegiatan pelatihan. 2). Pengembangan PTK. Sekolah kami telah menerapkan pendayagunaan PTK secara profesinal. Sekolah kami telah mendayagunakan : 1).6. Sekolah kami telah mendukung upaya : 1). 3). Dokumen hasil supervise 3. 6). Dokumen tindak lanjut 5. Sekolah meningkatkan keefektifan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan. dan terbuka. 2. 3. Laporan kinerja 4. Wakil kepala sekolah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah. Mutasi tenaga kependidikan dari satu posisi ke posisi lain didasarkan pada analisis jabatan. Surat tugas mengikuti workshop/pelatihan 6. Konselor melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada peserta didik. memfasilitasi. Kepala sekolah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan pengelolaan sekolah (ada 18 tugas). dan melatih peserta didik. 4). Dokumen Program pendayaan gunaan PTK 2. Daftar hadir workshop 1. Bukti-Bukti Fisik KEKUATAN 1. 4).5. 3). Tenaga perpustakaan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melaksanakan pengelolaan sumber belajar diperpustakaan.

Teknisi sumber belajar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya mempersiapkan. Sekolah kami belum bisa menyusun progaram pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dengan memperhatikan standar PTK. 8). 4. merawat. 9). Rekomendasi: 1. KELEMAHAN 1. Tenaga administrasi melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan kebersihan lingkungan. Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar dapat menyusun progaram pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dengan memperhatikan standar PTK. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan serta senantiasa melaksanakan pengembangan profesinya secara berkelanjutan untuk meningkatkan efektifitas kinerja.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami kurang memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan.7). memperbaiki sarana dan prasarana pembelajaran. Sekolah kami telah melakukan pengangkatan PTK tambahan untuk memenuhi kekurangan tenaga PTK yang tetap. Tenaga laboratorium melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya membantu dan mengelola kegiatan praktikum di laboratorium. . Tahap ke-3 Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan serta senantiasa melaksanakan pengembangan profesinya. Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan.

Sekolah kami sudah melaksanakan Penyusunan program pengawasan berdasarkan SNP 2. Pengawas sekolah 6. Guru disekolah kami sudah melaporkan hasil evaluasi dan penilaian kepada Kepala Sekolah dan orangtua peserta didik. KELEMAHAN 1.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melakukan evaluasi atas pelaksanaan tugas pendidik dan tenaga kependidikan secara berkala. Daftar hadir sosialisasi supervise dan evaluasi 3. . Sekolah kami sudah melaksanakan kepengawasan meliputi pemamtauan. Dokumen laporan hasil supervise 7. Dokumen tindak lanjut hasil supervisi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. evaluasi. Sekolah kami belum melaksanakan tindak lanjut dari hasil pengawasan Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami senantiasa melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional serta menyusun program perbaikan dan peningkatan yang berkelanjutan. supervisi. 7.5. Dokumen hasil supervisi kepala sekolah 4. Program supervise dan evaluasi kepala sekolah 2. Sekolah kami sudah melaksanakan pemantauan pengelolaan sekolah oleh Komite Sekolah 5. Tahap ke-3 Sekolah kami senantiasa melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional.6. Dokumenhasil supervisi 5. pelaporan. Sekolah kami sudah melaporkan hasil evaluasi kepada Kepala sekolah. Sekolah kami sudah mensosialisasikan program kepengawasan kepada PTK 3.5. Sekolah kami sudah melaksanakan laporan Pengawasan oleh pengawas 8. Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6. 4.2. Sekolah kami sudah Laporan pelaksanaan tugas tenaga kependidikan 6. Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami melakukan supervisi dan evaluasi atas pelaksanaan tugas pendidik dan tenaga kependidikan namun belum terprogram dengan baik.

. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional pendidikan serta menyusun program perbaikan dan peningkatan yang berkelanjutan.Rekomendasi: 1.

1. Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah 6. Bank Jatim. Siswa) Rekomendasi Pengembangan: 1. Warga sekolah kami terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis. Warga sekolah terlibat dalam pengelolaan kegiatan akademis dan nonakademis. Terra Pendidikan. . (Warga sekolah = org yg beraktivitas di sekolah. Sekolah kami sudah melaksanakan program Keterlibatan warga sekolah dalam pengelolaan akademik dan non akademik . Struktur organisasi sekolah 2. proses. UM Malang. Tenaga kependidikan. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Warga sekolah kami terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis serta kegiatan pengembangan sekolah pada umumnya. UB Malang. dan pemanfaatan lulusan. Panitia PHBN. UNP Kediri. Bukti-Bukti Fisik 1. Daftar hadir kegiatan 3.  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Warga sekolah terlibat langsung hanya pada kegiatan akademis. STKIP PGRI Jombang. 3.6. Contoh kerja sama dengan STAN.6. MOU dgn warga sekolah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. output. berkaitan dengan: input.Magistra Utama.6. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat mengoptimalkan pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis serta kegiatan pengembangan sekolah pada umumnya. Contoh ada Pengurus Komite Sekolah. Pendidik. Sekolah kami sudah melibatkan warga sekolah dalam pengelolaan pada kegiatan tertentu. Sekolah kami sudah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan. Tahap ke-1 Warga sekolah kami belum terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis. PHBA 2.

6.6.

Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah

6.6.2. Sekolah melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan nonakademis. Bukti-Bukti Fisik 1. Struktur organesasi sekolah 2. Daftar hadir kegiatan 3. MOU dengan KEKUATAN 1. Sekolah kami sudah melaksanakan Program Keterlibatan Masyarakat dalam pengelolaan kegiatan non akademik . Contoh pengelolaan ekstra kurikuler TIK, UKS, PMR, Pramuka, SMS Gateway 2. Sekolah kami sudah melibatkan masyarakat dalam kegiatan tertentu. Contoh pada saat perayaan Hari Idul Adha, Kegiatan pondok Ramadhan. 3. Sekolah kami sudah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan, dibidang kegiatan non akademik. Contoh kerja sama dengan Terra Pendidikan kediri bidang pengembangan TIK, PT Telkomsel bidang penembangan SMS broadcasting, PT Telkom pengembangan internet sekolah. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Sekolah kami melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis dan memberikan kesempatan untuk berkreasi.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

masyarakat

Tahap ke-3

Tahap ke-2
Sekolah kurang melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Tahap ke-1
Sekolah kami sama sekali tidak melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Sekolah kami melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Rekomendasi Pengembangan:
1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat mengoptimalkan peran serta memberikan kesempatan untuk berkreasi. masyarakat dalam pengelolaan non akademis dan

7. STANDAR PEMBIAYAAN
Komponen 7.1. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar Indikator 7.1.1. Anggaran sekolah dirumuskan merujuk Peraturan Pemerintah, pemerintahan provinsi, dan pemerintahan kabupaten/kota 7.1.2. Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan 7.1.3. Penyusunan rencana keuangan sekolah dilakukan secara transparan, efisien, dan akuntabel. 7.1.4. Sekolah membuat pelaporan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. 7.2. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7.2.1. Sekolah memiliki kapasitas untuk mencari dana dengan inisiatifnya sendiri 7.2.2. Sekolah membangun jaringan kerja dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri setempat. 7.2.3. Sekolah memelihara hubungan dengan alumni. 7.3. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7.3.1. Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. 7.3.2. Sekolah melakukan subsidi silang kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi

7. 7.1.

PEMBIAYAAN Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar

7.1.1. Anggaran sekolah dirumuskan merujuk Peraturan Pemerintah, pemerintahan provinsi, dan pemerintahan kabupaten/kota Bukti-Bukti Fisik
1. Dokumen RAPBS/RKAS 2. Undangan rapat penyusunan RAPBS/RAKS setiap pertemuan 3. Notulen rapat setiap pertemuan 4. Daftar hadir rapat setiap pertemuan

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik
Kekuatan : 1. Sekolah kami sudah menyusun RAPBS (PP No 19 /2005 Pasal 53). 2. Sekolah kami sudah merumuskan RAPBS dengan perhitungan kebutuhan setahun. 3. Rumusan RAPBS sekolah kami berisi :  Semua ragam sumber pendapatan dan jumlah nominalnya.  Semua ragam pembelanjaan dan jumlah nominalnya  Semua kegiatan/program kerja yang didanai dalam setahun 4. RAP (Rencana Anggaran Pendapatan) sekolah kami meliputi :  Subsidi pemerintah (BOMM).  Iuran siswa (BOSP = Biaya Operasional Satuan Pendidikan)  Sumbangan masyarakat (Biaya Investasi non Lahan). 5. RAB ( Rencana Anggaran Belanja) sekolah kami meliputi :  Biaya penyediaan sarana dan prasarana.  Pengembangan sumberdaya manusia.  Investasi Non Lahan (Gedung).  Gaji dan tunjangan yang melekat.  Bahan atau peralatan pendidikan habis pakai. Biaya operasi pendidikan tak langsung berupa daya, air, jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, transportasi, konsumsi, pajak, asuransi, dan lain sebagainya. (Peraturan Pemerintah No.19/2005 Bab IX: Pasal 62). Kelemahan : 1. Sekolah kami belum pernah menerima Block Grant yang bersifat matching grant. 2. Sekolah kami belum pernah mendapatkan sponsor perusahaan. 3. Sekolah kami belum pernah menandatangi MOU dengan DUDI.

dan pemerintahan kabupaten/kota. Rekomendasi: 1. Tahap ke-3 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada Peraturan Pemerintah dan dikomunikasikan kepada komite sekolah dan pemangku kepentingan yang terkait. 2.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada peraturan pemerintah dengan melibatkan partisipasi komite sekolah dan pemangku kepentingan yang terkait. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) belum sepenuhnya merujuk pada Peraturan Pemerintah. pemerintahan provinsi. Sekolah kami perlu mengajukan sponsor ke beberapa perusahaan 3. Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada Peraturan Pemerintah. Sekolah kami perlu menandatangani MOU dengan DUDI. . Sekolah kami perlu bantuan Block Grant yang bersifat matching grant.

1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Undangan rapat penyusunan RAPBS/RAKS setiap pertemuan 3. Daftar hadir rapat setiap pertemuan. Tahap ke-3 Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Perumusan RAPBS belum melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan belum melibatkan pemangku kepentingan yang relevan Rekomendasi : 1. Di sekolah kami perumusan RAPBS/RKAS belum melibatkan Guru. Bukti-Bukti Fisik 1.Kediri Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan serta Dunia Usaha dan Dunia Industri. Kelemahan : 1. dan Pemerintah Kab. Karyawan. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7. Tim Pengembang dan Komite Sekolah. Dokumen RAPBS/RKAS 2. Sekolah kami perlu pendampingan dalam merumuskan RAPBS/RKAS dengan melibatkan Guru. Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan. dan Pemerintah Kab.7.2. Karyawan.Kediri . Notulen rapat setiap pertemuan 4.1. Di sekolah kami perumusan RAPBS/RKAS telah melibatkan KS.

1. Buku inventaris barang 8. Teks Pengumuman rencana investasi 4. Transparan :  Sekolah kami telah melaporkan rencana investasi kepada Kepala Sekolah. Program kerja sekolah/RAPBS 5. 2. Kuitansi pengeluaran 11. dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri.  Sekolah kami telah memiliki buku setoran ke Bank Jatim. Buku setoran ke bank 12. Komite Sekolah. dan akuntabel. Bukti-Bukti Fisik 1. Daftar nama pemangku kepentingan 3. dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri.3. Di sekolah kami Petugas pencatat logistic barang belum maksimal. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Penyusunan rencana keuangan Penyusunan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-4 rencana keuangan √ Penyusunan Tahap ke-4 rencana keuangan Penyusunan Tahap ke-4 rencana keuangan .7. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7. Teks rencana investasi 2. Efesien  Pembelanjaan sekolah kami telah sesuai dengan rencana anggaran yang ada. efisien.  Pemeriksaan Buku Kas ( Umum/Pembantu) sekolah kami dilakukan secara periodik oleh Kepala Sekolah. 3.  Sekolah kami sudah memiliki catatan logistik (uang dan barang) sesuai dengan mata anggaran dan sumber dananya masing-masing.  Setiap transaksi keuangan sekolah kami (penerimaan dan pengeluaran) disertai dengan bukti yang sah berupa kwitansi dan nota. Komite Sekolah. Buku permintaan barang 9. Penyusunan rencana keuangan sekolah dilakukan secara transparan. Kuitansi penerimaan 10.1. Kelemahan : 1. Buku kas pembantu 7. Kuitansi pembelian barang 13. Akuntabel  Sekolah kami telah melaksanakan pembukuan keuangan sekolah dengan menggunakan Program Excel. Nota pembelian barang Kekuatan : 1. Buku kas umum 6.  Pengelolaan keuangan sekolah kami dapat diketahui dengan mudah oleh Kepala Sekolah.

(kepada pemerintah) sekolah dilakukan secara transparan. (Pemerintah dan masyarakat) sekolah dilakukan secara transparan.sekolah dilakukan secara transparan. Sekolah kami perlu mendapatkan pelatihan untuk petugas pencatat logistic barang. (Pemerintah dan masyarakat) sekolah dilakukan secara transparan. efisien dan akuntabel. efisien dan akuntabel kepada masyarakat dan Pemerintah. efisien dan akuntabel kepada masyarakat dan Pemerintah. efisien dan akuntabel. (kepada pemerintah) Rekomendasi : 1. .

Dari Pemerintah dilaporkan kepada pemerintah sesuai aturan perundang-undangan. Sekolah kami telah memiliki laporan per Kegiatan. √ Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan.48/2008 Pasal 71.48/2008 Pasal 49 ayat 2).ayat 2 ) (PP. Buku kas umum 2. Sekolah kami perlu pendampingan agar dapat mengembangkan mekanisme laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara berkala dan menyeluruh kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan secara online. Buku laporan keuangan setiap bulan 3. tetapi masih perlu dilakukan secara rutin dan proses yang transparan. Sekolah membuat pelaporan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Sekolah kami telah memiliki laporan realisasi belanja rutin. 2.7. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara berkala dan menyeluruh kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara periodik kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan.1. Teks pengumuman laporan keuangan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Dari Masyarakat kepada komite sekolah ( PP. . Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami telah melaporkan dan mempertanggung jawabkan anggaran kepada Komite Sekolah. Tahap ke-1 Sekolah belum membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan.1. Buku ekspedisi 4. Dari sekolah dilaporkan secara rinci dan transparan kepada dewan guru dan staf sekolah. 3.. Rekomendasi Pengembangan: 1. Dinas Pendidikan dan Pemerintah sesuai dengan asal sumber. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7.4.

Dokumen RAPBS 6. Sekolah kami tidak memiliki tanah yang produktif. 4. Buku kas koperasi sekolah 5. 2.2. Kantin sekolah 4. Program pengembangan kewirausahaan. Koperasi sekolah/siswa 3.7. Sekolah memiliki kapasitas untuk mencari dana dengan inisiatifnya sendiri Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami belum memiliki donator tetap. 6. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Sekolah kami belum melakukan kerjasama dengan Dunia Usaha Dan Industri (DUDI).2. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat menyusun program kreatif yang dapat menggali berbagai sumber untuk mendapatkan pendapatan tambahan. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum mempertimbangkan penggunaan sumber daya atau prasarana sekolah untuk mencari sumber pembiayaan tambahan. Sekolah kami belum bisa mengembangkan kewirausahaan berupa kantin sekolah. Dokumen proposal penggalian dana. . Rekomendasi: 1.1. 5. Sekolah kami belum bisa membentuk jalinan yang kuat dengan alumni yang siap mendukung pengembangan sekolah. Tahap ke-3 Sekolah kami mendapatkan pembiayaan tambahan melalui pemanfaatan sarana dan prasarana sekolah. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami kreatif menggali berbagai sumber untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Kami berencana untuk memperluas penggunaan sumber daya dan prasarana sekolah untuk mendapatkan pembiaya-an tambahan tetapi kami belum mengimplemen-tasikannya. Sekolah kami belum bisa menyelenggarakan kegiatan yang dapat menghasilkan dana. Koperasi sekolah dan kebun sekolah (kantin sekolah dan koperasi sekolah dikelola oleh siswa).. 2. Sekolah kami telah menyusun proposal penggalian dana Kelemahan : 1. 3.

Sekolah kami belum mengidentifikasi Du-Di yang memiliki dana CSR (Coorporate Social Responsibility). Hubungan kami dengan Dunia Usaha. Bukti-Bukti Fisik 1. 2. 4.2.2. Dokumen kerjasama dengan Du-Di Undangan rapat kerjasama dengan Dudi Notulen rapat Daftar hadir rapat kerjasama dengan Dudi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat membangun jaringan kerja yang kuat dengan Dunia Usaha. Sekolah kami telah melakukan kerja sama dengan pihak Telkomsel di bidang Web to SMS (setiap 3 bulan). 6. Dokumen daftar Du-Di yang memiliki dana CSR. Tahap ke-3 Kami telah mengembangkan hubungan kerja sama dengan Dunia Usaha. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. Dunia Industri dan kelompok masyarakat. . Rekomendasi: 1. Dunia Industri dan kelompok masyarakat harus dikembangkan lebih lanjut agar mendapatkan bantuan keuangan dari mereka.7.2. 5. 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum memiliki hubungan yang kuat dengan dunia usaha dan dunia industri setempat. Sekolah membangun jaringan kerja dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri setempat. Dunia Industri dan kelompok masyarakat yang membantu sekolah kami dalam hal pembiayaan. Sekolah kami belum melakukan kerjasama dengan beberapa Dunia Usaha Dan Industri (Du-Di). Sekolah kemi belum bisa melakukan aksi kegiatan dengan melibatkan Du-Di. Dokumen proposal penggalian dana kepada Du-Di Daftar nama siswa usulan penerima bantuan dari Du-Di. 3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kami telah membangun jaringan kerja yang kuat dengan Dunia Usaha. khususnya orangtua yang mampu untuk membantu sekolah kami. Dunia Industri dan kelompok masyarakat setempat yang membantu sekolah kami dalam hal pembiayaan. 3. 7. Kelemahan : 1.

Sekolah kami belum memanfatkan sumberdaya alumni. Sekolah memelihara hubungan dengan alumni.2. Sekolah kami belum memiliki wadah / organisasi alumni. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat membentuk organisasi alumni yang memiliki program kegiatan seluruh alumni 2.2. catatan Kami menyimpan catatan alumni dan sebagian dari mereka membantu sekolah tetapi bukan dalam hal pembiayaan Rekomendasi: 1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. 5. 4. Sekolah kami belum mempunyai program kegiatan yang melibatkan alumni. Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Kami memelihara hubungan dengan alumni dan mereka membantu upaya kami walaupun bukan dalam hal pembiayaan. Bukti-Bukti Fisik 1. Kelemahan : 1. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. Buku inventaris barang Undangan rapat dengan alumni Notulen rapat dengan alumni Daftar hadir rapat dengan alumni Tahap ke-4 Kami memelihara hubungan dengan alumni kami dan memberdayakan mereka sebagai sumber pendanaan dan bantuan lainnya. Buku daftar alumni Buku daftar anggota alumni Dokumen program kerja sekolah. 3.7. 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum menyimpan alumni sekolah kami. 2.3. 7. 3. 6. . Sekolah kami telah mengidentifikasi alumni melalui website sekolah. Sekolah kami perlu pembimbingan agar sekolah dapat memelihara hubungan dengan alumni dan memberdayakan mereka sebagai sumber pendanaan dan bantuan lainnya.

2. Iuran sekolah kami telah berdasar kecukupan untuk memberikan layanan pendidikan yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Rekomendasi: 1. Kelemahan : 1. Sekolah kami telah memberikan bantuan sebesar 20 % dari Biaya Operasional Satuan Pendidikan bagi peserta didik yang miskin. Sekolah mampu melayani siswa dari tingkatan sosial ekonomi namun belum dapat melayani siswa yang berkebutuhan khusus.( Ayat 1 dan 4 pasal 50 PP. Sekolah belum bisa memberikan pelayanan secara optimal bagi siswa berkebutuhan khusus. Tahap ke-3 Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus.3. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7.1. 5. 2. Dokumen PSB Kartu SPP Daftar siswa inklusi Kurikulum siswa inklusi Buku program komite sekolah Kekuatan : Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. . √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah belum mampu melayani semua siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi.48/2008 ). Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. 3. Sekolah kami perlu pendampingan agar dapat melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus dan mempromosikan kesetaraan akses bagi semua peserta didik.7. 4. Sekolah kami menerima siswa dari semua tingkatan ekonomi. No. 3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus dan mempromosikan kesetaraan akses bagi semua peserta didik. 4.3. Besar Iuran sekolah kami telah sesuai dengan pilihan orangtua peserta didik terhadap sejumlah nominal yang ditawarkan/ditetapkan oleh sekolah.

Tahap ke-3 Kami merumuskan besarnya sumbangan orangtua berdasarkan kemampuan ekonomi orangtua dan menerapkan prinsip subsidi silang. 3. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7. 4. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sumbangan orangtua dan biaya kegiatan sekolah lainnya ditentukan sama untuk semua peserta didik dengan tidak mempertimbangkan kemampuan ekonomi orangtua. Besar Iuran sekolah kami yang berupa Biaya Operasional Satuan Pendidikan belum bervariasi sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan orang tua.3. Surat keterangan miskin Kekuatan : Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. Di sekolah kami yang siswanya berasal dari keluarga yang berkemampuan dibidang ekonomi tidak perlu melakukan subsidi silang.2 Sekolah melakukan subsidi silang kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi Bukti-Bukti Fisik 1. Kartu SPP 5. Besar Iuran sekolah kami (Investasi Non Lahan) bervariasi sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan orang tua. Sekolah kami belum semua siswa miskin mendapatkan pembebasan biaya sekolah. Sumbangan orangtua dirumuskan berdasarkan kemampuan ekonomi orangtua peserta didik. Buku daftar home visit 3.7. 2. 3. . Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kami mematuhi standar mengenai biaya sumbangan orangtua dan subsidi silang pembiayaan dan juga memiliki alokasi khusus untuk memberikan tempat bagi anak yang sangat miskin dengan mencari sumber dana lainnya. Buku daftar induk siswa 2. dari kelurahan/desa. tetapi sekolah tidak menerapkan subsidi silang dalam membiayai program kegiatan peserta didik. Sekolah kami telah mengidentifikasi tingkat ekonomi orang tua siswa. 2. Surat keputusan Kepala Sekolah tentang Biaya Pendidikan Bagi Siswa Miskin Kelemahan : 1. dan belum semua yang miskin terbantu. Sekolah kami belum membagi siswa menjadi Dua kelompok : kaya dan miskin.3.

. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun program kerja yang menerapkan biaya sumbangan orangtua dan subsidi silang pembiayaan dan juga memiliki alokasi khusus untuk memberikan tempat bagi anak yang sangat miskin dengan mencari sumber dana lainnya.Rekomendasi: 1.

1. Penilaian berdampak pada proses belajar 8.1. bentuk. Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik 8. Sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan. Guru menggunakan pembelajaran. 8.3.2. Guru memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).2.1. Guru memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik. Sekolah melibatkan orangtua peserta meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. Guru melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat.3.8. 8. didik dalam .3. hasil penilaian untuk perbaikan 8. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka 8. 8. 8. Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik.1.2. dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik. STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN Komponen Indikator 8.1. 8.2.1.2.1.1. Guru menerapkan berbagai teknik.3.4.2. 8.

karakteristik mata pelajaran. kd mata pelajaran masing. kd mata pelajaran masing-masing.1. KELEMAHAN 1.1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menentukan KKM 2. Di sekolah kami semua guru sudah menyusun kisi-kisi soal penilian 4.8. dan kondisi satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik 2.1. Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami sebagian besar guru belum melakukan penyusunan rubrik penilaian sesua dengan mata pelajaran masing-masing. NOTULEN RAPAT PENYUSUNAN KKM. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melakukan penyusunan matrik/pemetaan penilaian 3. 2. 3. Tahap ke-3 Guru-guru kami menyusun dan mengembangkan perencanaan penilaian untuk mencapai √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami melaksanakan penilaian hasil belajar peserta didik tanpa membuat perencanaan Sebagian Guru-guru kami menyusun perencanaan penilaian berdasarkan kompetensi dasar dan standar . EDARAN KE WALI MURID Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami semua guru sudah menyusun instrument penilaian sesuai dengan sk. Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami menyusun rencana penilaian terhadap hasil belajar peserta didik terhadap pencapaian 3. DAFTAR HADIR RAPAT PENYUSUNAN KKM . PENILAIAN PENDIDIKAN Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik 8. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang melakukan penentuan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik. Di sekolah kami ada 50 guru dari 62 guru yang sudah melakukan penyusunan kisi-kisi soal sesuai dengan sk. 8.

Rekomendasi: 1. . dan didik didik yang kompetensi peserta didik. Di sekolah kami sebagian besar guru perlu pendamping atau pelatiahan dalam penyusunan rubrik penilaian sesua dengan mata pelajaran masing-masing melalui mgmp sekolah. kompetensi. Di sekolah kami ada 12 guru dari 62 guru yang pendamping/bimbingan dalam menyusunan kisi-kisi soal sesuai dengan sk. 3. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan/pembingan dalam menentuakan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik. kd mata pelajaran masing-masing. karakteristik mata pelajaran.kompetensi yang diharapkan diinformasikan kepada peserta sehingga setiap peserta memahami target kompetensi harus dicapai. penilaian yang jelas terlebih dahulu. dan kondisi satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik 2.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.2. Guru memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Bukti-Bukti Fisik 1. GURU MEMILIKI BUKTI FISIK UNTUK DISOSIALISASIKAN KE SISWA TENTANG KRITERIA PENILAIAN SESUAI DENGAN SK, KD DAN DISAMPAIKAN KE SISWA PADA AWAL SEMESTER LEMBAR KKM YANG DIBERIKAN/SOSIALISASIKA N KE KE SISWA TIAP MAPEL Tahap ke-4
Guru-guru kami menginformasikan silabus mata pelajaran yang didalam-nya memuat rancangan dan kriteria penilaian termasuk KKM dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, mata pelajaran dan kondisi sekolah pada awal semester.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah memberikan informasi kepada peserta didik tentang pelaksanaan uh, uts dan uas, ukk dan uan sesuai dengan jadwal yang terdapat pada program semester mata pelajaran masing-masing. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum menginformasikan lebih dahulu kepada peserta didik tentang pelaksanaan ulangan uh.

2.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-3
Guru-guru kami memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk KKM yang disusun.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami tidak memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian, termasuk KKM.

Guru-guru kami memberikan informasi kepada peserta didik hanya KKM saja diawal semester.

Rekomendasi:
1. Sekolah kami perlu ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka menginformasikan silabus mata pelajaran yang didalamnya memuat rancangan dan kriteria penilaian termasuk KKM dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, mata pelajaran dan kondisi sekolah pada awal semester.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.3. Guru melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat. Bukti-Bukti Fisik 1. 2. PROMES JADWAL ULANGAN BUKU DAFTAR NILAI YANG TELAH TERISI LENGKAP KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat untuk mengukur prestasi peserta didik sesuai dengan sk, kd masing-masing mata pelajaran. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 10 guru dari 62 guru yang melaksanakan penilaian tidak sesuai dengan rencana yang telah dibuat dalam melaksanakan penilaian secara periodic Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Guru-guru kami menggunakan berbagai jenis metode untuk menilai kemajuan belajar peserta didik secara berkelanjutan dan mengembangkannya berdasarkan rencana yang telah dibuat sesuai dengan perkembangan peserta didiknya.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

Tahap ke-3
Guru-guru kami selalu melaksanakan penilaian dan memantau kemajuan belajar peserta didik secara berkala sesuai dengan rencana yang telah dibuat pada silabus dan RPP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami tidak menilai atau memonitor kemajuan peserta didik sesuai rencana.

Guru-guru kami melaksanakan penilaian terhadap peserta didik secara periodik, tapi sebagian besar tidak sesuai dengan rencana penilaian yang telah disusun.

Rekomendasi: 1. Sekolah kami ada 10 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan agar mereka dapat menggunakan berbagai jenis metode untuk menilai kemajuan belajar peserta didik secara berkelanjutan dan mengembangkannya berdasarkan rencana yang telah dibuat sesuai dengan perkembangan peserta didiknya.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.4. Guru menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik. Bukti-Bukti Fisik 1. DOKUMEN PENILAIAN BERUPA BUKU NILAI, MINIMAL ADA FORMAT NILAI TUGAS, UH 1, 2 DST, UTS, US DAN RAPOR RPP BAB PENILAIAN YANG DIDALAMNYA ADA RENCANA TES LISAN, URAIAN ATAU NON URAIAN/OBYEKTIF, DOKUMEN KISI-KISI DAN SOAL, LK (LEMBAR KERJA)/NASKAH ULANGAN/SOAL, FORMAT DAN TUGAS INDIVIDU DAN KELOMPOK Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Guru-guru kami membuat instrumen yang tepat dan dapat diandalkan untuk menerapkan berbagai teknik, bentuk dan jenis penilaian serta direview secara berkala.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik sesuai dengan sk dan kd mata pelajaran masing-masing. 2. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru sudah memberikan penugasan perorangan atau kelompok berbentuk TT, TTT dan atau PR/proyek. KELEMAHAN

2.

3.

1. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang belum menyusun kisi-kisi soal baik ulangan harian, ulangan tengah semester atau ulangan akhir semester

4.

5.

Tahap ke-3
Guru-guru kami menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian sesuai dengan target kompetensi yang ingin diukur.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami hanya menerapkan satu teknik, bentuk dan jenis penilaian.

Guru-guru kami hanya menerapkan teknik, bentuk, dan jenis penilaian tertentu untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik.

bentuk dan jenis penilaian serta direview secara berkala. .Rekomendasi: 1. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan agar dapat membuat instrumen yang tepat dan dapat diandalkan untuk menerapkan berbagai teknik.

Di sekolah kami ada 52 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar guru-guru dapat secara rutin mencatat kemajuan setiap peserta didik memberi komentar dan masukan serta menginformasikanya kepada peserta didik secara individual dan berkala. Guru memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik. Bukti-Bukti Fisik 1. . Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melakukan koreksi ulangan.8. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Semua guru kami secara rutin mencatat kemajuan setiap peserta didik memberi komentar dan masukan serta menginformasikanya kepada peserta didik secara individual dan berkala. LEMBAR MASUKAN DAN KOMENTAR PENILAIAN KEKUATAN 1.1. Setiap guru menyampaikan hasil Evaluasi mata pelajaran serta hasil penilaian setiap peserta didik kepada Kepala sekolah pada akhir semester dalam bentuk laporan hasil prestasi belajar peserta didik.2. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Guru-guru kami mengkaji ulang tingkat kemajuan semua peserta didik pada setiap akhir semester. (dan memberi komentar dan masukan serta menginformasikannya ke peserta didik) √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru tidak selalu memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik. tugas peserta didik sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Penilaian berdampak pada proses belajar 8.2. Di sekolah kami ada 52 guru dari 62 guru yang belum mengembalikan hasil ulangan siswa serta memberikan komentar secara mendidik. KELEMAHAN 1. Rekomendasi: 1.

2. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 2.2. 2. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk memberikan pendapat Tahap ke-3 Guru-guru kami selalu menggunakan hasil penilaian peserta didik dalam mereview rencana pembelajaran √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Hasil tes di sekolah kami tidak selalu berpengaruh pada perbaikan program pembelajaran yang telah Hasil tes digunakan sebagian guruguru kami untuk merencanakan perbaikan bahan pembelajaran .2. Guru menggunakan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran. Penilaian berdampak pada proses belajar 8. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3. Bukti-Bukti Fisik 1. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 42 guru dari 62 guru sudah menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan.8. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan 2. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi. HASIL ULANGAN HARIAN/TENGAH SEMESTER DAN SEMESTER GURU MEMILIKI KISI-KISI DAN SOAL-SOAL UNTUK REMIDI KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 42 dari 62 guru sudah melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3. Di sekolah kami ada 42 guru dari 62 guru yang telah menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi.

Rekomendasi: 1. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan 2. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi . selanjutnya. yang telah disusun. disusun.terhadap hasil pencapaian kemajuan belajar yang mereka peroleh dan terlibat dalam penetapan target pembelajaran. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3.

Di sekolah kami telah melaporkan hasil penilaian setiap semester kepada orang tua/wali peserta didik 4. . Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaporakan hasil penilaian akhlak dan penilaian kepribadian kepada sekolah 3.3.1.8. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka pada setiap akhir semester kepada 8. Sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan. BUKU RAPOR SEMESTER BUKU RAPOR AKHIR TAHUN DAFTAR HADIR PENGAMBILAN RAPOR DAFTAR ISIAN PENGAMBILAN RAPORT KEKUATAN Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaporkan hasil penilaian setiap akhir semester kepada Kepala Sekolah 2.3. 5. Sekolah kami selalu melaporkan hasil kelulusan kepada Dinas Pendidkan setiap tahunnya. 2. Sekolah kami selalu menerbitkan Surat Ketrangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dan ijazah setiap tahunnya dan diserahkan kepada orang tua/wali perserta didik 4. 3.

Tahap ke-1 Sekolah kami membuat laporan kepada orangtua berupa hasil penilaian akhir di setiap akhir semester.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyampaikan laporan semua hasil penilaian peserta didik kepada orangtua dan mendiskusikannya secara mendetail untuk masing-masing peserta didik secara berkala sesuai dengan kesepakatan √ Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah kami membuat laporan hasil penilaian kepada orangtua secara rutin dan sistematis dalam bentuk laporan pendidikan. Sekolah kami menyampaikan laporan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orang tua/wali peserta didik dalam bentuk laporan pendidikan. Sekolah kami menyampaikan laporan semua hasil penilaian peserta didik kepada orangtua dan mendiskusikannya secara mendetail untuk masingmasing peserta didik secara berkala sesuai dengan kesepakatan . Rekomendasi Pengembangan: 1.

Di sekolah kami selalu mengiformasikan/mensosialisasikan tentang SK/KD. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melibatkan orangtua secara aktif dalam membantu anak mereka belajar di rumah. . Sekolah kami belum memberi kesempatan berdiskusi untuk membangun kerja sama dengan orangtua agar membantu anak mereka belajar di rumah.3. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka 8. Kriteria kenaikan program remedial dan pengayaan kepada orang tua/wali murid di awal kegiatan pembelajaran akan dilaksanakan pada saat pelaksanaan MOS. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Sekolah kami menjalin kemitraan dengan orangtua dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa.2. Bukti-Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami orang tua/wali murid selalu dilibatkan dalam menunjang fasilitas sekolah misalnya seperti pembelikan lks dan buku paket serta alat transportasi yang dibutuhkan peserta didik KELEMAHAN 1. 2. rapat awal orang tua siswa. Sekolah melibatkan orangtua peserta didik dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. Di sekolah kami belum pernah melibatkan orang tua/wali murid dalam penyusunan criteria Kelulusan Ujian Sekolah atau Ujian Nasional Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami membuat laporan berkala pada orangtua mengenai pencapaian hasil belajar peserta didik dan menawarkan kesempatan untuk mendiskusikan kemajuan anak mereka serta mengajukan usulanusulan peningkatan hasil belajar peserta didik. dan melalui buku perataturan akademik.8. DAFTAR HADIR PENERIMAAN LAPORAN HASIL BELAJAR 1. DAFTAR HADIR SOSIALISASI PENCAPAIAN HASIL BELAJAR. KKM.3.

.Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat membuat laporan berkala pada orangtua mengenai pencapaian hasil belajar peserta didik dan menawarkan kesempatan untuk mendiskusikan kemajuan anak mereka serta mengajukan usulan-usulan peningkatan hasil belajar peserta didik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful