P. 1
1.-instrumen-eds-2011

1.-instrumen-eds-2011

|Views: 61|Likes:

More info:

Published by: Ikbar Laudza Alviansah on Nov 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2012

pdf

text

original

Instrumen Evaluasi Diri Sekolah (EDS) Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Pare Alamat : Jl.

Pk Bangsa 41 Pare Kabupaten : Kediri Tahun : 2011

1. STANDAR ISI
Komponen 1.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Indikator
1.1.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP. 1.1.2. Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan kebutuhan pembelajaran. 1.1.3. Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu, rencana program remedial, dan pengayaan bagi siswa.

1.2.

Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik

1.2.1. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 1.2.2. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

1.

ISI

1.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan
1.1.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP

1. 2. 3. 4. 5.

Bukti-Bukti Fisik Sk Team Pengembang Kurikulum Dokument ktsp Daftar hadir Undangan rapat Notulen rapat

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan 1. Sekolah kami sudah memiliki Tim Pengembang Kurikulum 2. sekolah kami sudah melaksanakan Kurikulum yang Memuat 5 Kelompok Mapel 3. Sekolah kami sudah melaksanakan 7 Prinsip Pelaksanaan 4. Sekolah kami sudah menerapkan Muatan Kurikulum, Inti, Lokal, Pengem.diri 5. Sekolah kami sudah melaksanakan Alokasi waktu,jampel, jam/mg,jam/tahun 6. Sekolah kami sudah melaksanakan Penambahan jam 7. Sekolah kami sudah mereview Kurikulum tiap tahun 8. Kurikulum kami sudah disosialisasikan kepada stakeholder sekolah 9. Kurikumlum sekolah kami sudah disahkan oleh Dinas pendidikan Kelemahan 1. Sekolah kami belum melibatkan anggota TPK dalam penyusunan kurikulum; kepsek, wakil guru, wakil siswa, komite, pengawas 2. Kurikulum sekolah belum sepenuhnya melaksanakan 7 Prinsip Pengembangan Tahapan Pengembangan

Tahap ke-4
Kurikulum sekolah kami disusun dan dikembangkan sesuai dengan panduan BSNP dan menjadi rujukan bagi pengembangan kurikulum sekolah lainnya yang memiliki karakteristik yang sama.

Tahap ke-3
Kurikulum sekolah kami disusun dan dikembangkan sesuai dengan panduan BSNP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Kurikulum sekolah kami belum sepenuhnya mengikuti panduan yang disusun BSNP.

Kurikulum sekolah kami disusun mengikuti panduan yang disusun BSNP namun masih memerlukan pengembangan.

Sekolah kami perlu pendampingan agar kami dapat menyusun Kurikulum sekolah berdasarkan 7 Prinsip Pengembangan.Rekomendasi : 1. . Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun program penyusunan kurikulum yang melibatkan anggota TPK dalam penyusunan kurikulum. komite. wakil siswa. kepsek. wakil guru. pengawas 2.

kondisi budaya.1. kebutuhan sosial masyarakat.1. dan kebutuhan pembelajaran dalam silabus setiap mata pelajaran. dan kebutuhan pembelajaran. Sekolah kami belum melaksanakan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakter dan sosbud Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. dan kebutuhan pembelajaran yang terintegrasi dalam silabus setiap mata pelajaran serta menjadi rujukan kab/kota dalam pengembangan kurikulum lokal. kondisi budaya. 2. kondisi budaya. kebutuhan sosial masyarakat. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kurikulum sekolah kami disusun belum mempertimbangkan karakteristik daerah. Tahap ke-3 Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. usia peserta didik. Dokumen 2 KTSP:  Program Mulok  Silabus Mulok  RPP Mulok KELEMAHAN . Kurikulum sudah sesuai dan relevan Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. kondisi budaya. Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan usia peserta didik dan kebutuhan pembelajaran. kebutuhan sosial masyarakat. Sekolah kami sudah melaksanakan kurikulum dengan tambahan muatan lokal. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1.2. Dokumen 1 KTSP :  Jenis Muatan Lokal 2. 1. .1. Bukti-Bukti Fisik 1. usia peserta didik. usia peserta didik. kebutuhan sosial masyarakat. usia peserta didik. dan kebutuhan pembelajaran.

Rekomendasi : 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakter dan sosbud .

√ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Struktur kurikulum sekolah kami tidak mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya. 1. serta program remedial dan pengayaan belum pernah dilaksanakan. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN .3. muatan lokal. sedangkan program remedial dan pengayaan kadang kala dilaksanakan. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan Program Layanan pengayaan Bukti-Bukti Fisik 1. rencana program remedial. Dokumen 1 KTSP ( pengaturan beban belajar) Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Struktur kurikulum sekolah kami telah mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya dengan selalu melaksanakan program remedial dan pengayaan yang sistematis untuk setiap peserta didik. Dokumen 1 KTSP ( struktur kurikulum) 3. pengembangan diri) 2. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu. Dokumen 1 KTSP ( muatan kurikulum inti/utama. .1. 1. Tahap ke-3 Struktur kurikulum sekolah kami telah mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya dengan selalu melaksanakan program remedial dan pengayaan. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum mengalokasikan waktu layanan perbaikan dan pengayaan 2.1. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan Program Layanan perbaikan 3. Struktur kurikulum sekolah kami kurang mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya.1. dan pengayaan bagi siswa.

3. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat mengalokasikan waktu layanan perbaikan dan pengayaan Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat melaksanakan Program Layanan perbaikan Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat melaksanakan Program Layanan pengayaan .Rekomendasi : 1. 2.

2. 6.1. 1. Program Semester. 5. Sekolah kami masih sangat terbatas dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling yang memadai dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK belum melaksanakan tindak lanjut bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta belum memberikan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Daftar Siswa Binaan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1. 3. 2. 4. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK telah menyusun program layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK belum memberikan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan layanan dan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi setiap peserta didik. KELEMAHAN . baik yang terprogram dengan jelas maupun berdasarkan kasus per kasus sesuai kebutuhan peserta didik. Satuan Layanan/ Satuan Pendukung.2. Tahap ke-3 Sekolah kami memberikan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. KTSP ( pengembangan silabus Konseling Program Tahunan.1. Program Khusus dan Pemetaan Mater Layanan Konseling. 2. . Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik 1. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu memberikan layanan bimbingan dan konseling bagi peserta didik. Bukti-Bukti Fisik 1.

2. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK perlu pembimbingan agar mereka dapat menyusun program dan melaksanakan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.Rekomendasi : 1. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK perlu pembimbingan agar mereka dapat menyusun dan melaksanakan program tindak lanjut bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta belum memberikan pengembangan pribadi peserta didik pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan .

Daftar Hadir Daftar Nilai. 5. V Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu memberikan kegiatan ekstra-kurikuler bagi peserta didik. Jurnal. Sekolah kami sudah melakukan Penyusunan Program dan perencanaan pengembangan diri 2.kurikulernya.2. Sekolah kami belum semua melaksanakan Penilaian dan Pelaporan hasil pengembangan diri Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan berbagai jenis kegiatan ekstra kurikuler yang disesuaikan dengan minat setiap peserta didik dan melibatkan masyarakat dalam pengembangan ekstra. Sekolah kami menyediakan kegiatan ekstra-kurikuler tetapi belum mengakomodir semua kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Sekolah kami perlu melaksanakan semua kegiatan pengembangan diri 2. Sekolah kami perlu melaksanakan Penilaian dan Pelaporan hasil pengembangan diri . Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik 1. Program semester.1. Bukti-Bukti Fisik 1.2. Sekolah kami belum melaksanakan semua kegiatan pengembangan diri 2. Buku Induk Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Tahap ke-3 Sekolah kami sudah menyediakan beberapa (berbagai) kegiatan ekstrakurikuler bagi peserta didik yang sesuai dengan minat sebagian besar peserta didik. Rekomendasi : 1. 6. 3. Sekolah kami sudah mengelompokkan Jenis kegiatan pengembangan diri KELEMAHAN 1. 2. 4. Rapor.2. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

5.1. dan lingkungan peserta didik. dan panduan KTSP.2. kemampuan awal.2. Pengembangan Silabus dilakukanguru secara mandiri atau berkelompok 2.1.5.2. menantang dan memotivasi peserta didik 2.2. inti. kemampuan sosial.1. inspiratif. 2.3. 2. menyenangkan. dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. 2. buku referensi.2. 2. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan . inspiratif.3. buku pengayaan. 2. Standar Kompetensi Lulusan (SKL). 2. Guru menggunakan buku panduan. serta mendapatkan konfirmasi. latar belakang budaya.5.1. kecepatan belajar. 2. motivasi belajar. tahap intelektual. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi perencanaan. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. gaya belajar.2.1. dan penilaian hasil pembelajaran.4.2. emosional. RPP memperhatikan perbedaan gender. pelaksanaan. Siswa dapat mengakses buku panduan.4.1. minat. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran dengan mudah.1.4.STANDAR PROSES Komponen 2. buku pengayaan. bakat. nilai-nilai. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas.1. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif. 2. Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar Indikator 2. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2.3. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik. menyenangkan. kreatif. norma. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI). 2. kebutuhan khusus. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif.2. dan penutup. Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. potensi. buku referensi.

Silabus mata pelajaran kelas X 2. dan panduan KTSP. dan panduan KTSP serta telah Tahap ke-3 Silabus kami telah sesuai dengan SI.1. Silabus mata pelajaran kelas XI 3. PROSES Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar 2. Bukti-Bukti Fisik 1. Silabus mata pelajaran kelas XII Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Standar Kompetensi Lulusan (SKL).1. 2. SKL. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI).2.1. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Silabus kami belum sesuai dengan Sebagian silabus kami telah sesuai . Di Sekolah kami baru 54 dari 62 guru yang mengembangkan silabus Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Silabus kami telah sesuai dengan SI. Sekolah kami sudah mengembangkan silabus dengan mencantumkan Komponen Silabus sebagai berikut:  Identitas mata pelajaran  SK dan KD  Materi pembelajaran  Kegiatan pembelajaran  Indikator pencapaian kompetensi  Penilaian  Alokasi Waktu  Sumber belajar KELEMAHAN 1. Di Sekolah kami baru 40 guru dari 62 guru yang sudah mengembangan silabus berdasarkan :  Standar Isi  Standar Kompetensi lulusan  Panduan penyusunan KTSP 2.

(telah mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah sebenarnya sama dengan panduan KTSP pd tahap 3. dan panduan KTSP yang mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah. Rekomendasi: 1. SKL. Di    Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan pengembangan silabus berdasarkan : Standar Isi Standar Kompetensi lulusan Panduan penyusunan KTSP 2. sebaiknya. Di Sekolah kami ada 8 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan penyusunan silabus sesuai dengan SI. . dan panduan KTSP dengan SI. SKL. SKL. dan panduan KTSP. secara berkala dievaluasi dan dikembangkan sesuai perubahan dan kebutuhan) SKL. SI.mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah. dan panduan KTSP. secara berkala dievaluasi dan dikembangkan sesuai perubahan dan kebutuhan.

Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar 2.1.2. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri yang berdampak pada peningkatan mutu peserta didik. Tahap ke-3 Silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok. Bukti-Bukti Fisik 1. Sebagian silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok. Pengembangan Silabus dilakukan guru secara mandiri atau berkelompok. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Silabus kami belum dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok.2. Sekolah kami perlu pembimbingan dalam kegiatan mengkaji dan mengembangkan silabus secara teratur oleh guru secara mandiri yang berdampak pada peningkatan mutu peserta didik. KELEMAHAN 1. Rekomendasi: 1. Silabus mata pelajaran Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. . Sekolah kami belum mengkaji dan mengembangkan silabus secara mandiri. Sekolah kami sudah mengembangkan silabus secara kelompok guru mata pelajaran di sekolah dan MGMP tingkat kabupaten.1.

Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang tidak mereviu RPP setiap tahun.2. dll) 3. menyenangkan.2. lengkap dan sistematis dan menunjukkan pembelajaran PAKEM(interaktif. KD. inti dan penutup)Jumlah guru penyusun RPP. kegiatan pembelajaran yang terdiri dari pendahuluan. KELEMAHAN 1. 2. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP tidak berdasarkan prinsip :  Memperhatikan perbedaan individu peserta didik  Menerapkan Teknologi dan informasi 2.2. Dokumen I KTSP Dokumen Silabus / RPP Kelengkapan jumlah RPP / Silabus Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. menantang. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. inspiratif. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP berdasarkan prinsip :  Mendorong partisipasi aktif peserta didik  Mengembangkan budaya membaca dan menulis  Memberikan umpan balik dan tindak lanjut  Memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan 2. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang menyusun RPP untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam 1X pertemuan 3. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. metode pembelajaran. SK. materi ajar. 3. tujuan pembelajaran.1. alokasi waktu. Indikator pencapaian kompetensi. . Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP berdasarkan silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai kompetensi dasar Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP belum lengkap dan sistematis sesuai dengan komponen RPP ( identitas mata pelajaran.

Tahap ke-3 RPP disusun oleh setiap guru untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru tidak menyusun RPP sendiri. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam menyusun RPP untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam 1X pertemuan . Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam menyusun RPP berdasarkan prinsip :  Memperhatikan perbedaan individu peserta didik  Menerapkan Teknologi dan informasi dan direview secara berkala untuk memastikan dampaknya pada peningkatan hasil belajar peserta didik. Sebagian guru menyusun RPP sendiri untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. Rekomendasi: 1.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 RPP disusun oleh setiap guru untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran dan direview secara berkala untuk memastikan dampaknya pada peningkatan hasil belajar peserta didik. 2.

minat. kebutuhan khusus. latar belakang budaya. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam membuat RPP yang mengakomodir perbedaan peserta didik (perbedaan gender. Tahap ke-3 RPP memperhatikan perbedaan gender. kebutuhan khusus. kebutuhan khusus. latar belakang budaya. dan lingkungan peserta didik serta direview oleh para ahli. gaya belajar. norma. norma. emosional. kecepatan belajar. norma. kecepatan belajar. nilai-nilai. kemampuan sosial. bakat. nilai-nilai. minat. minat. Tahap ke-2 RPP memperhatikan perbedaan gender. kemampuan awal.2. Jumlah guru Penyusun Silabus 3.2. RPP memperhatikan perbedaan gender. potensi. dan lingkungan peserta didik. bakat. kemampuan awal. kemampuan awal. bakat. dan lingkungan peserta didik) serta direview oleh para ahli. norma. kemampuan awal. latar belakang budaya. potensi. motivasi belajar. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. Bukti-Bukti Fisik 1. Tahap intelektual.2. nilai-nilai. √ Tahap ke-1 RPP tidak memperhatikan perbedaan individual peserta didik. gaya belajar. .2. kemampuan sosial. gaya belajar. minat. motivasi belajar. motivasi belajar. kemampuan sosial. Rekomendasi: 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang RPP-nya belum mengakomodir perbedaan peserta didik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 RPP memperhatikan perbedaan gender. Dokumen Review Silabus Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. emosional. emosional. bakat. motivasi belajar. latar belakang budaya. Tahap intelektual. kecepatan belajar. potensi. tahap intelektual. Tahap intelektual. latar belakang budaya. dan lingkungan peserta didik. Dokumen Pengembangan Silabus masing-masing Guru disahkan KS 2. potensi. kemampuan awal. kecepatan belajar. emosional. kemampuan sosial. kebutuhan khusus. kebutuhan khusus. kecepatan belajar. nilai-nilai. gaya belajar.

dan sumber belajar lain selain buku pelajaran dengan mudah Bukti-Bukti Fisik 1. . (Kata kuncinya “Akses”. Notulen Rapat Penentuan Buku Teks 2. maka sebaiknya: Sekolah kami belum menyediakan sumber belajar yang diperlukan siswa untuk dipinjam dan diakses). Daftar Hadir 3.3. Buku Peminjaman alat Laboratorium 10. buku pengayaan.3. Buku Kunjungan Perpustakaan 7. Siswa dapat mengakses buku panduan. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. Interview 9. Daftar catalog buku 5. buku referensi di perpustakaan) 3. Buku kunjungan Laboratorium Tahap ke-4 Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dibeli (dimiliki) sendiri dan berbagai materi yang tersedia di perpustakaan sekolah dengan mudah untuk dipinjam dan dipakai di luar sekolah dalam kurun waktu tidak lebih dari satu minggu dan dapat diperpanjang.1. Di sekolah kami ada 500 Siswa dari 756 siswa yang belum memiliki sumber belajar lain ( buku panduan. Di sekolah kami ada 600 Siswa dari 756 siswa yang belum memiliki sumber belajar lain ( di lingkungan sekolah) Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dibeli (dimiliki) sendiri dan berbagai materi yang tersedia di perpustakaan sekolah dengan mudah untuk dipinjam dan dipakai di luar sekolah dalam kurun waktu tidak lebih dari satu minggu dan dapat diperpanjang. serta dapat mengakses Buku Sekolah √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Siswa sekolah kami hanya menggunakan sumber belajar yang dimiliki sendiri. Di sekolah kami ada 256 siswa dari 756 siswa yang belum memiliki buku teks dan buku panduan dalam pembelajaran yang dimiliki sendiri 2. Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dimiliki sendiri dan beberapa buku teks yang tersedia di perpustakaan sekolah selama pelajaran berlangsung. Berita Acara 4. serta dapat mengakses Buku Sekolah Elektrnik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1.2. Daftar buku Peminjaman Perpustakaan/Referensi 6. Observasi 8. buku referensi. buku pengayaan.

Sekolah kami perlu bantuan pengadaan sumber belajar lain ( buku panduan. buku pengayaan. Rekomendasi 1.(BSE) dan materi lain dari elibrary sekolah Elektrnik (BSE). buku referensi di perpustakaan) untuk 500 Siswa dari 756 siswa 3. Sekolah kami perlu bantuan pengadaan sumber belajar lain ( di lingkungan sekolah) untuk 600 Siswa dari 756 siswa . 2. Sekolah kami perlu bantuan pengadaan buku teks dan buku panduan dalam pembelajaran yang ditetapkan untuk 256 siswa dari 756 siswa .

2. Berita Acara 4.3. buku referensi. buku pengayaan.2. Daftar catalog buku 5. buku pengayaan. Guru-guru kami sudah menggunakan sumber belajar lainnya selain buku pelajaran. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami sepenuhnya hanya bergantung pada bukubuku pelajaran saja dalam melakukan proses pembelajaran. 4. Observasi 8. buku referensi. Daftar Hadir 3. Daftar buku Peminjaman Perpustakaan/Referensi 6. Interview 9. Buku Kunjungan Perpustakaan 7. Buku Peminjaman alat Laboratorium 10. Notulen Rapat Penentuan Buku Teks 2. . Guru menggunakan buku panduan. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik. Buku kunjungan Laboratorium Tahap ke-4 Guru-guru kami menggunakan berbagai jenis sumber dan media pembelajaran di sekolah serta memanfaatkan tempat belajar lain di luar sekolah dengan melibatkan siswa. Di sekolah kami penentuan buku teks pelajaran belum merupakan hasil rapat antara guru dan komite. 2. Bukti-Bukti Fisik 1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. namun hanya pada mata pelajaran tertentu. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar yang ada di perpustakaan Di sekolah kami ada 53 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar yang ada di laboratorium Di sekolah kami ada 16 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar lain yang ada di lingkungan sekolah Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Guru-guru kami menggunakan buku panduan. 3.3 Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2.

4. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar yang ada di perpustakaan Di sekolah kami ada 53 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar yang ada di laboratorium Di sekolah kami ada 16 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar lain yang ada di lingkungan sekolah .Rekomendasi 1. 3. 2. Sekolah kami perlu melaksanakan rapat antara guru dan komite untuk menentukan buku teks pelajaran.

Di sekolah kami ada 12 guru dari 62 guru yang melaksanakan pembelajaran tidak sesuai dengan RPP 2.2 inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif.3 penutup : a.4. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif. e. Di sekolah kami baru ada 40 guru dari 62 guru yang melaksanakan Pembelajaran meliputi kegiatan : 2. Bukti-Bukti Fisik 1. Silabus / RPP setiap Mapel Hasil Monev kelas Observasi Interview KELEMAHAN 1. layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik. 2. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi. dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan. menyenangkan. inspiratif. 4.pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelum nya dengan materi yang akan dipelajari. serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa. menyenangkan.1. d. 3. Mengajukan pertanyaan . Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 2. c.4. inti. d. menantang. inspiratif. program pengayaan. b. memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. c. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai. inspiratif. kreativitas. menantang dan memotivasi peserta didik 2. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus. Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. kreatif. dan penutup. minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik 2. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif. dan kemandirian sesuai dengan bakat.1 pendahuluan : a.2. b. menyenangkan. .

b. menyenangkan. inspiratif. c. 2.1 pendahuluan : a. menyenangkan dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya.3 penutup : a. Sebagian guru-guru kami sudah konsisten melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif. b. memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. Rekomendasi: 1. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran. Ada 40 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dalam melaksanakan Pembelajaran meliputi kegiatan : 2. menyenangkan. minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami belum konsisten melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan RPP yang disusunnya. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram. inspiratif.pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelum nya dengan materi yang akan dipelajari.2 inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus. program pengayaan.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif. inspiratif. c. Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran. dan kemandirian sesuai dengan bakat. Tahap ke-3 Guru-guru kami melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi. d. dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya serta dijadikan acuan bagi guru-guru di sekolah lainnya. serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai. d. e. menyenangkan dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya. menantang. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. Ada 12 guru dari 62 guru di sekolah kami yang perlu pembimbingan agar dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP 2. layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik. . Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. inspiratif. kreativitas. Mengajukan pertanyaan .

dan penutupan. Rekomendasi: 1. inspiratif. . serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran.4. serta mendapatkan konfirmasi. Sebagian besar guru di sekolah kami memerlukan pembimbingan agar sepenuhnya dapat menyesuaikan antara metode pembelajaran yang digunakan dengan karakteristik peserta didik dengan mata pelajaran Sebagian besar guru di sekolah kami memerlukan pembimbingan agar sepenuhnya dapat melaksanakan Kegiatan inti pembelajaran yang menggambarkan adanya eksplorasi. menyenangkan. Di sekolah kami sebagian besar guru belum sepenuhnya sesuai antara metode pembelajaran yang digunakan dengan karakteristik peserta didik dengan mata pelajaran Di sekolah kami sebagian besar guru belum melaksanakan Kegiatan inti pembelajaran menggambarkan adanya eksplorasi.2. dan penutupan. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran. 4. Silabus / RPP setiap Mapel Hasil Monev kelas Observasi Interview KELEMAHAN 1. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran tetapi juga di luar proses pembelajaran.2. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran.4. 3. menantang dan memotivasi peserta didik 2. Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif. Bukti-Bukti Fisik 1. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami belum memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. 2. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Guru-guru kami memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. elaborasi. 2. elaborasi. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami tidak hanya memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. 2. kreatif. Guru-guru kami belum sepenuhnya konsisten memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi.

Bukti-Bukti Fisik 1. 3. 4. dan penilaian hasil pembelajaran. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan. 2. Program Supervisi Jadwal Supervisi SK Tim Monev Hasil Supervisi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami belum dilaksanakan penyampaian hasil supervisi kepada guru yang disupervisi ataupun kepada pihak yang berkepentingan 3. Di sekolah kami belum dilaksanakan program tindak lanjut dari hasil supervisi dan evaluasi proses pembelajaran. .2. guru senior dan wakasek. pelaksanaan.5. Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi hanya pada tahapan tertentu saja. konsultasi 2.1. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut.5. pelaksanaan. Di sekolah kami pelaksanaan supervisi belum dilaksanakan dengan cara : pemberian contoh. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Proses pembelajaran di sekolah kami tidak disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan. dan penilaian hasil pembelajaran. pelaksanaan. dan penilaian hasil pembelajaran. diskusi. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan 2. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi perencanaan. Rekomendasi: 1. pelaksanaan. Sekolah kami perlu pendampingan agar kami dapat melakukan supervisi dan evaluasi mulai dari tahap perencanaan. KELEMAHAN 1. Sekolah kami telah menyusun program supervisi pembelajaran setiap tahun pelajaran dengan melibatkan koordinator mata pelajaran. Tahap ke-3 Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. pelaksanaan. pelatihan.

Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan 2. sebaiknya: Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran belum pernah dilakukan oleh Kepala Sekolah) Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala oleh kepala sekolah dan pengawas tetapi tidak ditindaklanjuti. Bukti-Bukti Fisik 1. Program Supervisi Jadwal Supervisi SK Tim Monev Hasil Supervisi KEKUATAN 1. . guru koordinator matpel. 4. Rekomendasi: 1.2.2. 2.5. pelaksanaan. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas. Guru di sekolah kami perlu dilatih / agar dapat melakukan supervisi dan evaluasi pembelajaran mulai dari tahap perencanaan. 3.5. 2. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. pelaksanaan. teman sejawat dan Pengawas serta melibatkan peserta didik. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran hanya dilakukan oleh pengawas. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. (Pengawas adalah tanggung jawab Pemda kab/ Kota. guru senior dan wakasek. Sekolah kami telah melaksanakan supervisi proses pembelajaran sekurang-kurangnya 1 kali dalam setahun yang dilakukan oleh kepala sekolah. Sekolah kami belum memiliki guru yang pernah dilatih/dididik untuk melakukan supervisi dan evaluasi pembelajaran mulai dari tahap perencanaan. Tahap ke-3 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas. Sekolah kami telah menetapkan tim pelaksana supervisi proses pembelajaran sekurang-kurangnya 1 kali dalam setahun Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1.

Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri.1. Sekolah mengembangkan keterampilan hidup.2.2.1. Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. .1. 3.3.2.2.2.3. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN Komponen 3.3.1. budaya. Sekolah mengembangkan nilai-nilai agama. Sekolah mengembangkan kepribadian peserta didik. 3.1. 3.2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3.1. dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan Indikator 3. 3. 3. Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL.

 Tahap ke-2 Tahap ke-1 Hasil belajar peserta didik masih di bawah SKL. Di sekolah kami kurang lebih ada 9 dari 756 siswa yang belum dapat mencapai target yang ditetapkan pada KKM untuk setiap mata pelajaran dari setiap kelas 2. Rekomendasi: 1. Nilai rata-rata untuk setiap mata pelajaran untuk setiap kelas di sekolah kami belum menunjukkan adanya kenaikan. KOMPETENSI LULUSAN Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3. Peserta didik memperlihatkan prestasi belajar yang lebih baik. Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL. DI sekolah kami hasil ujian pada tahun pelajaran 2010/2011 berhasil 100% KELEMAHAN 1.1.1. 3. . namun tidak konsisten. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik melebihi standar kompetensi kelulusan. Bukti-Bukti Fisik 1.3. Laporan Hasil Belajar 2. Laporan Hasil Kelulusan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. percaya diri. Di sekolah kami perlu meningkatkan proses pembelajaran agar hasil belajar 9 siswa dari 756 siswa dapat mencapai target yang ditetapkan pada KKM untuk setiap mata pelajaran dari setiap kelas 2. Di sekolah perlu meningkatkan Nilai rata-rata untuk setiap mata pelajaran untuk setiap kelas dengan cara mengintensifkan bimbingan belajar. dan memiliki harapan yang tinggi dalam berprestasi. Tahap ke-3 Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan dalam SKL.1.

Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami perlu variasi tugas-tugas yang dikerjakan oleh peserta didik.2.3. Di sekolah 4.1. Di sekolah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik kami tugas-tugas yang dikerjakan oleh peserta didik belum menunjukkan variasi yang kami kami kami kami kami kami tugas-tugas yang dikerjakan oleh siswa belum dapat di selesaikan nilai tugas belajar yang dikerjakan oleh siswa belum menunjukkan tugas mandiri sumber belajar yang digunakan oleh siswa belum banyak variasinya Pemanfatan sumber belajar belum dilakukan dengan sempurna hanya ada satu Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) hanya ada satu Kelompok Belajar Bahasa Inggris Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik kami (mampu menjadi pembelajar yang mandiri) mengembangkan keterampilan berpikir logis. Program dan daftar hadir ekstrakurikuler KELEMAHAN 1. Sebagian peserta mampu menjadi yang mandiri. 4. Di sekolah berarti 2. Daftar penggunaan sumber belajar. dan buku. Di sekolah 6. 3. Di sekolah 7.1. Rekomendasi: 1. hasil tugas siswa yg bervariasi. Di sekolah 5. siswa perlu menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan untuk dikerjakan. Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri. perlu pemberian tugas yang bisa menunjukkan tugas mandiri perlu penambahan variasi sumber belajar yang digunakan oleh siswa . 2. dan analititis serta mengembangkan kreatifitas mereka.  Tahap ke-2 didik kami pembelajar Tahap ke-1 Peserta didik kami belum mampu menjadi pembelajar yang mandiri. bahan. daftar peminjaman alat. kritis. Di sekolah 3. RPP. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3. Bukti-Bukti Fisik Silabus. (agar nampak degadrasinya) Tahap ke-3 Peserta didik kami mampu menjadi pembelajar yang mandiri.

Di sekolah kami perlu penyempurnaan Pemanfatan sumber belajar 6. Di sekolah kami perlu penambahan Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) 7.5. Di sekolah kami perlu penambahan Kelompok Belajar Bahasa Inggris/Asing .

 Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik belum memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi.3. pentas seni-budaya. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan pekan bahasa. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan program 5. Di sekolah kami belum semua pelajaran bisa memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan 6. Di sekolah kami belum memberikanan layanan konseling sesuai dengan kebutuhan siswa 2.3. pameran lukisan. Rekomendasi: 1. Di sekolah kami perlu memberikanan layanan konseling sesuai dengan kebutuhan siswa . SK Pembagian Tugas Pembimbing Kegiatan Ekstrakurikuler . 5. Buku program dan laporan yg terdiri dari 4 jenis layanan konseling. serta mampu mengekspresikan diri dalam mengungkapkan pendapat mereka dengan jelas dan santun. 4. Bukti-Bukti Fisik 1. Sumber belajar pada RPP.1. Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. 3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Sebagian peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi.1. Rekaman kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. Di sekolah kami belum memberikan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kebutuhan siswa 4. Tahap ke-3 Peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Laporan masing-masing Kegiatan Ekstrakurikuler. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan program konseling dengan baik 3. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3. dan hasil karya secara rutin. 2.

Di Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami kami perlu perlu perlu perlu perlu melaksanakan program konseling dengan baik memberikan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kebutuhan siswa melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan program memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan melaksanakan pekan bahasa. 3. 6. . dan hasil karya secara rutin. pentas seni-budaya. 4. pameran lukisan.2. 5.

kejujuran. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah dan di tengah masyarakat luas. Sekolah mengembangkan kepribadian peserta didik. serta memahami tentang disiplin. toleransi. Mereka memiliki kemampuan secara pribadi dan sosial dan melakukan berbagai jenis kegiatan untuk keberhasilan pribadi dalam ruang lingkup yang lebih luas. toleransi.3. 4. Di sekolah kami perlu melaksanakan Program pengembangan kepribadian peserta didik 2. Di sekolah kami belum memiliki pelaksanaan pengembangan kepribadian peserta didik baik yang terintegrasi maupun yang berdiri sendiri 4. Program kegiatan/ jadwal kegiatan Daftar peserta. 2. Di sekolah kami perlu melaksanakan pengembangan kepribadian peserta didik baik yang terintegrasi maupun yang berdiri sendiri .2. dan perhatian kepada orang lain. Di sekolah kami belum melaksanakan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik secara menyeluruh 5. Di sekolah perlu memberikan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik sesuai dengan kebutuhan 3. dan perhatian kepada orang lain. Bukti-Bukti Fisik 1. kerja keras.1. 3. Rekomendasi: 1. Tahap ke-3 Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah dan di tengah masyarakat luas. kejujuran. Di sekolah kami belum memberikan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik sesuai dengan kebutuhan 3. Di sekolah kami belum sepenuhnya melaksanakan Program pengembangan kepribadian peserta didik 2.2. kerja keras.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah. 5. Di sekolah kami pengembangan kepribadian peserta didik belum menunjukkan hasil yang signifikan Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan di sekolah dan di tengah masyarakat luas. akan tetapi mereka belum terlalu memahami tentang disiplin. Daftar nilai Dokumen kegiatan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1.

4. Di sekolah kami perlu mengembangkan kepribadian peserta didik belum menunjukkan hasil yang signifikan . Di sekolah kami perlu melaksanakan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik secara menyeluruh 5.

2. 2. Tahap ke-3 Sekolah kami menyediakan beragam kegiatan dan program keterampilan hidup sebagai bekal kehidupan di tengah-tengah masyarakat.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami hanya menyediakan program pembelajaran yang terbatas dan belum bisa mengembangkan keterampilan lain yang dapat menjamin pencapaian potensi mereka secara penuh.2. Di sekolah kami kegiatan social hanya kegiatan yang berupa pramuka maupun PMR dan kegiatan keagamaan berupa ekstrkurikuler baca Al-qur’an belum terlaksana dengan baik 3. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3.3. Sekolah kami menawarkan beberapa kegiatan ekstra kurikuler tetapi belum sesuai dengan minat peserta didik. . Bukti-Bukti Fisik 1. perlu melaksanakan kegiatan pengembangan keterampilan terlaksana dengan baik perlu mengusahakan Hasil kegiatan pengembangan keterampilan secara signifikan. Rekomendasi: 1. Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami perlu mempunyai Program pengembangan ketrampilan hidup yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik perlu menyediakan beragam kegiatan sosial dan ketrampilan hidup sebagai bekal kehidupan di tengah masyarakat. Sekolah mengembangkan keterampilan hidup. Program kegiatan 2. 4.2. Di sekolah kami belum mempunyai Program pengembangan ketrampilan hidup yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Potensi dan minat peserta didik kami telah berkembang secara penuh melalui partisipasi mereka dalam berbagai jenis kegiatan serta memiliki kesempatan untuk mengembangkan rasa estetika selain keterampilan. Di sekolah kami Hasil kegiatan pengembangan keterampilan belum signifikan. 3. Daftar hadir 3. Di sekolah kami pelaksanaan kegiatan pengembangan keterampilan belum terlaksana dengan baik 4. Daftar nilai Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1.

Di sekolah kami 4.  Peserta didik kami memiliki pengetahuan yang memadai mengenai agama mereka dan sudah mulai berusaha menerapkan dalam kehidupan sehari hari. Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik kami memiliki pengetahuan agama yang terbatas dan belum mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Di sekolah 2. Bukti-Bukti Fisik 1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Peserta didik kami memahami ajaran agama dan nilai-nilai budaya serta mampu menerapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Program kegiatan 2. budaya dan sikap yang dapat diterima. Rekomendasi: 1. Di sekolah kami perlu perlu perlu perlu Penerapan ajaran agama agar dapat terlaksana dengan baik. budaya. Di sekolah kami 3. Di sekolah kami 2. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. kami kami kami kami Penerapan ajaran agama belum terlaksana dengan baik. Sekolah mengembangkan nilai-nilai agama. dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. Daftar hadir 3.3. Di sekolah 3.2. Di sekolah kami sudah menghargai keragaman agama. Di sekolah Tahap ke-4 Peserta didik memahami dan menerapkan ajaran agama dan nilainilai budaya dalam kehidupan mereka sehari-hari secara konsisten baik di sekolah maupun di tengah-tengah masyarakat. .3.2. Di sekolah 4. Daftar nilai KELEMAHAN 1. belum semua warga sekolah mempunyai sikap sifat jujur dan adil belum memiliki kemampuan melakukan kegiatan seni dan budaya lokal belum semua warga sekolah Peduli terhadap sesama manusia dan lingkungan. penyusunan program untuk menanamkan kepada semua warga sekolah untuk bersikap sifat jujur dan adil mengoptimalkan kegiatan seni dan budaya lokal menyusun program Penanaman Peduli terhadap sesama manusia dan lingkungan sikap semua warga sekolah.

1.3. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.1. 4. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Komponen 4. 4.4. Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar 4. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai Indikator 4.2.2.1. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standar.3. Kompetensi pendidik memenuhi standar 4.1.1.2. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai . Kualifikasi pendidik memenuhi standar 4.2.3.2.1. Jumlah pendidik memenuhi standar.2. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar 4.

Disekolah kami mempunyai : 58 orang tenaga pendidik yang terdiri dari : 1.1. Kepala Sekolah : 1 orang dengan kualifikasi sebagai berikut : . Di sekolah kami masih ada 3 orang guru PNS yang belum memiliki sertifikat pendidik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Jumlah pendidik di sekolah kami sangat memadai untuk memberikan layanan pembelajaran  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Jumlah pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Tahap ke-1 Jumlah pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan Jumlah pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan . SK Pembagian Tugas 2.SK Sertifikasi : 48 mempunyai sertifikat pendidik.Memiliki SK Sertifikasi Guru Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kelemahan : 1. PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.kualifikasi ijasah : 43 orang berijasah S-1. 51 guru PNS dengan rincian sbb : . 6 orang non PNS dengan kualifikasi 5 orang S-1. Bukti-Bukti Fisik 1. 1 orang Sarjana Muda c. 3 orang belum mempunyai sertipikat pendidik b.4.1. DUK Kekuatan : 1. 2.Memiliki ijasah S-2 . Di sekolah kami masih ada 55 guru yang belum berijasah S-2 2.Memiliki SK Kepala SMA . Jumlah pendidik memenuhi standar. semua tenaga pendidik PNS sesuai dengan mata pelajaran yang diampu.1. 7 orang S-2 dan 1 orang kandidat S-3 . 4. Guru mata pelajaran sejumlah 57 orang yang terdiri dari : a.

2. Sekolah kami masih memerlukan peningkatan kualifikasi akademiki bagi 55 guru yang masih S-1 untuk jenjang standar lulusan S-2 Sekolah kami mengusulkan untuk 3 guru PNS yang belum memiliki sertifikat pendidik untuk dapat dimasukkan kuota Sertifikasi guru tahun 2012 . standar yang ditetapkan (SPM) syarat minimal yang ditentukan Rekomendasi: 1.dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus.

Ijazah KTU 2. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 6. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan keuangan dengan kualifikasi : a.1. Mempunyai SK pelaksana urusan keuangan c.2. Mempunyai ijasah SMP dan sudah diangkat sebagai PNS b. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan kepegawaian dengan kualifikasi : a. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Mempunyai SK pelaksana urusan kepegawaian Sek c. Mempunyai masa kerja lebih dari 15 tahun 4. Pelaksana urusan kepegawaian : Staf TU A. 3.4. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standar. 4. Sekolah kami memiliki 1 orang Kepala Administrasi dengan kualifikasi sebagai berikut: SK Pengangkatan sebagai KTU a. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 3. Kepala Administrasi A.1. Memiliki SK Kepala Administrasi Ijazah Staf TU c. Pendidikan SMEA b. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 5. Bukti-Bukti Fisik 1. Pembagian tugas : Laboran. Mempunyai ijasah minimal SMEA b. Mempunyai SK pelaksana urusan SARPRAS c. Pustakawan . Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan sarana prasarana dengan kualifikasi : a. Pelaksana urusan keuangan : A. Kekuatan : 1. Pelaksana urusan sarana dan prasarana : A. Mempunyai Ijasah minimal SMA SK Pembagian Tugas dari Kep b. Mempunyai pengalaman kerja lebih dari 15 tahun SK Pengangkatan sebagai 2. sk.

Pelaksana urusan Administrasi Kesiswaan : A. Pelaksana urusan Surat menyurat dan Kearsipan : A. Sekolah kami memiliki 1 orang tenaga medis UKS yang pernah mengikuti diklat PMR 9. Mempunyai standart ijasah SMA b. 11. Memiliki masa kerja lebih dari 10 tahun 8. Tenaga Pesuruh 1. Pelaksana urusan Administrasi Kurikulum : A.5. Masa kerja lebih dari 10 tahun 6. Sekolah kami memiliki 2 orang penjaga sekolah dengan kualifikasi ijasah SMP b. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan surat menyurat dan kearsipan dengan kualifikasi a. Memiliki rata-rata masa kerja lebih dari 5 tahun . Mempunyai ijasah SMP b. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan dengan kualifikasi : a. Sekolah kami memiliki 2 orang tenaga pesuruh dengan kualifikasi : a. Petugas layanan khusus (tenaga medis UKS) A. Sekolah kami memiliki 1 pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan kualifikasi : a. Penjaga sekolah : 1. Sekolah kami memiliki 2 orang penjaga sekolah dengan kualifikasi ijasah SMP dan memiliki masa kerja lebih dari 5 tahun. Memiliki ijasah SMA b. Sudah mempunyai SK sebagai pelaksana urusan kesiswaan c. 10. Sekolah kami memiliki 2 orang tukang kebun dengan kualifikasi ujasah SMP dan memiliki masa kerja lebih dari 5 tahun. Mempunyai SK pelaksana urusan Humas c. Sudah memiliki SK pelaksana urusan administrasi kurikulum c. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 7. Tukang kebun : 1.

Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki jumlah tenaga kependidikan yang memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. 7. 8. 5. Sekolah kami memiliki 1 pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan status pegawai tidak tetap. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan jumlah yang sangat memadai untuk memberikan layanan pendidikan dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. Sekolah kami perlu bantuan subsidi untuk peningkatan kualifikasi akademik kepala administrasi minimal S-1 kepada dinas pendidikan 2. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan kepegawaian yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT). Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan yang berstatus sebagai pegawai tidak tetap. 1 orang pelaksana urusan kepegawaian yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT) di sekolah kami perlu diusulkan untuk diangkat menjadi PNS kepada dinas pendidikan. Sekolah kami belum memiliki kepala urusan administrasi yang berkualifikasi akademik S-1 2. .  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Jumlah tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Jumlah tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (SPM) Rekomendasi: 1. Sekolah kami belum memiliki Tenaga medis UKS yang memiliki kualifikasi ijasah minimal D-3 Keperawatan. Sekolah kami memiliki 1orang pelaksana urusan surat menyurat yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT). Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 2 orang tenaga pesuruh dengan status pegawai tetap kepada Pemerintah Daerah. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. Sekolah kami belum memiliki 1 orang pelaksana urusan humas. 3.Kelemahan 1. 6. 4.

Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan bantuan tenaga 1 orang pelaksana urusan humas yang berstatus pegawai tetap dari pemerintah daerah. Sekolah kami perlu mengusulkan 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan yang berstatus sebagai pegawai tetap untuk diangkat menjadi PNS kepada pemerintah daerah 6. 8. 5. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 1 orang pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan status pegawai tetap kepada pemerintah daerah 7. 4. Sekolah kami perlu bantuan 2 orang tenaga pesuruh dengan status pegawai tetap dari pemerintah daerah. .3. Sekolah kami perlu mengusulkan mendapatkan 1 tenaga medis UKS yang memiliki kualifikasi ijasah minimal D-3 Keperawatan kepada Komite Sekolah. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 1 orang pelaksana urusan surat menyurat yang berstatus sebagai pegawai tetap dari pemerintah daerah.

Ijazah KTU SK Pengangkatan sebagai KTU Ijazah Staf TU SK Pengangkatan sebagai Staf TU 5. Disekolah kami memiliki 3 orang tenaga perpustakaan dengan kualifikasi ijasah sbb: a. Tenaga Perpustakaan a. 1 orang berijasah S-1 sebagai Kepala perpustakaan b. 2. Disekolah kami mempunyai 5 orang tenaga Konselor dengan kualifikasi ijasah S-1 Program Bimbingan dan Konseling 3. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. SK Pembagian Tugas dari Kep Sek 6.2. Kepala perpustakaan belum pernah mengikuti diklat pengelola perpustakaan b. 3. Ketiga orang tenaga perpustakaan mempunyai masa kerja diatas 5 tahun 2.1. 1 orang berijasah SMP sebagai pelaksana / pengelola perpustakaan c. sk. Kepala Laboratorium memenuhi standar kualifikasi ijasah S-1 b. 1 orang berijasah SMA sebagai pelaksana/pengelola perpustakaan d.4. Bukti-Bukti Fisik 1. Mempunyai masa kerja lebih dari 5 tahun KELEMAHAN : 1. Tenaga Konselor A. Tenaga labaratorium a.2. b. Tenaga Laboratorium Sekoalah A. Di sekolah kami memiliki 3 orang tenaga laboratorium dengan kualifikasi : a. 4. 2 orang tenaga laboran belum pernah mengikuti diklat laboran dan belum memiliki sertifikat laboran . Petugas laboran sebanyak 2 orang berijasah SMA c. Kepala laboratorium belum pernah mengikuti diklat pengelola laboratorium dan belum memiliki sertifikat pengelola laboratorium. Pustakawan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1. Tenaga Perpustakaan A. 2 orang tenaga pengelola perpustakaan belum memenuhi kualifikasi ijasah D3 perpustakaan 2. Pembagian tugas : Laboran. Kualifikasi pendidik memenuhi standar.

. 2. Tenaga labaratorium a. Sekolah kami perlu mengusulkan diklat pengelola perpustakaan bagi Kepala perpustakaan kepada dinas pendidikan. b. Tenaga Perpustakaan a. (SPM) Rekomendasi: 1. Kualifikasi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki pendidik dengan kualifikasi yang sangat memadai dari standar yang ditentukan untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. b. Sekolah perlu mengusulkan diklat pengelolaan laboratorium bagi 2 orang tenaga laboran kepada dinas pendidikan. Tahap ke-3 Kualifikasi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan. Sekolah kami perlu mengusulkan subsidi pendidikan bagi 2 orang tenaga pengelola perpustakaan agar dapat melanjutkan pendidikan D3 perpustakaan kepada Komite Sekolah.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kualifikasi pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (S-1 atau D-IV). Sekolah perlu mengusulkan diklat pengelolaan laboratorium bagi Kepala laboratorium kepada dinas pendidikan. Sekolah kami perlu mengusulkan diklat bagi 2 orang tenaga pengelola perpustakaan kepada dinas pendidikan c.

Di sekolah kami Tenaga Konselor sudah memenuhi standar kualifikasi Pendidikan minimal S1 program studi Bimbingan dan Konseling KELEMAHAN 1. Di sekolah kami Kualifikasi Kepala Administrasi belum memenuhi standar minimal lulusan D3 atau yang sederajat. Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar.program study yang relevan. 6. Ijazah KTU SK Pengangkatan sebagai KTU Ijazah Staf TU SK Pengangkatan sebagai Staf TU SK Pembagian Tugas dari Kep Sek SK Pembagian tugas : Laboran.2. 2. Di sekolah kami Kepala Perpustakaan sudah memenuhi syarat Pedidikan minimal S1 namun belum memiliki sertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah .2. 5.2. Di sekolah kami Tenaga Perpustakaan sudah berpendidikan SMA 5. Di sekolah kami Petugas layanan khusus sudah memenuhi standar minimal SMP.  Penjaga Sekolah Pendidikan sudah merupakan lulusan SMP  Tukang Kebun Pendidikan minimal SMP dan diangkat apabila luas lahan kebun sekolah  Tenaga Kebersihan Pendidikan sudah lulusan SMP  Pesuruh Pendidikan sudah lulusan SMP 4. Di sekolah kami Pelaksana urusan pendidikan sudah memenuhi standar minimal yaitu SMA/SMK 3. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Bukti-Bukti Fisik 1. 4. 3. Pustakawan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. karena kepala administrasi lulusan dari SMEA 2.4. Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki sertifikat kepala tenaga administrasi sekolah dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah 2.

termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. . termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. Sekolah kami perlu mengusulkan diklat pengelolaan perpustakaan bagi Kepala Perpustakaan kepada dinas pendidikan.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kualifikasi tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kualifikasi tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (SPM) Rekomendasi: 1. 2.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan kualifikasi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. Sekolah kami perlu mengusulkan subsidi pendidikan agar kualifikasi akademik Kepala Administrasi minimal S-1 kepada komite sekolah. Tahap ke-3 Kualifikasi pendidik (seharusnya tenaga kependidikan) suai dengan standar yang ditetapkan.

Berakhlak mulia. Menciptakan budaya dan iklim sekolah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik c. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin sekolah/madrasah c. . Sertifikat Pendidik masingmasing pendidik 4. b. Kompetensi Kepribadian : a. Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah/madrasah sebagai organisasi pembelajar yang efektif b. b. A. Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang dihadapi sekolah/madrasah E. Dokumen DP3 Kep Sek dan Pendidik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Kompetensi Kepala Sekolah sekolah kami sudah memenuhi standar. Kompetensi Managerial : Memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan sumber daya sekolah secara optimal. mengembangkan budaya dan tradisi akhlak mulia. Kompetensi Supervisi : a. Mengendalikan diri dalam menghadapi masalah dalam pekerjaan sebagai kepala sekolah C. Kompetensi pendidik memenuhi standar.1. Menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai tingkatan perencanaan. Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah menuju organisasi pembelajar yang efektif. Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru b. dan menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di sekolah. Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat.3. Laporan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) 3. Dokumen hasil supervisi Kep Sek dan Pengawas 2. Kompetensi Kewirausahaan : a. Mengelola guru dan staf dalam rangkanpendayagunaan sumber daya manusia secara optimal d.4. Memiliki integritas kepribadian sebagai pemimpin B. D.3. e. Bukti-Bukti Fisik 1. a.

C. empatik. b. ras. orang tua. f. latar belakang keluarga. dan santun dengan sesama pendidik. B. dan kebudayaan nasional Indonesia. Kompetensi Sosial : a. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. dan status sosial ekonomi. Kompetensi Sosial Disekolah kami guru-guru sudah menunjukkan kompetensi sosial sebagai berikut : a. Memiliki kepekaan sosial terhadap orang atau kelompok lain 2. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan bidang pengembangan yang diampu. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar g.c. . agama. Bekerja sama dengan pihak lain untuk kepentingan sekolah/ madrasah b. tenaga kependidikan. c. Kompetensi Kepribadian : Disekolah kami guru sudah melaksanakan dan berperilaku sbb : a. serta tidak diskriminati karena pertimbangan jenis kelamin. Bersikap inklusif. hukum. kondisi fisik. Menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru. dan santun dengan peserta didik. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. bertindak objektif. dan masyarakat. Berpartisipasi dalam kegiatan social kemasyarakatan c. e. berakhlak mulia. Kompetensi Pedagogik a. c. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. sosial. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. Berkomunikasi secara efektif. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. d. b. Bertindak sesuai dengan norma agama. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan yang mendidik c. b. Berkomunikasi secara efektif. Kompetensi guru/pendidik sekolah kami sudah memenuhi standar A. F. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. empatik. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.

b. dewasa. moral. Kompetensi kepribadian sebagian besar guru di sekolah kami : a. Belum memperlihatkan etos kerja. emosional dan intelektual c. b. tanggung jawab yang tinggi. D. c. dan rasa percaya diri 3. Kompetensi pedagogik sebagian besar guru di sekolah kami : a. belum memperlihatkan kepribadian yang mantap. Masih banyak guru yang belum menguasai karakteristik siswa dari aspek fisik. Menguasai materi. Masih banyak guru yang belum melakukan tindakan reflektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran 2. konsep. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. stabil. dan belum melakukan pengembangan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Kompetensi guru/pendidik A. Kompetensi Profesional Di sekolah kami guru-guru sudah : a. arif. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri KELEMAHAN 1. kultural. struktur. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. dan berwibawa. rasa bangga menjadi guru. Sebagian besar guru di sekolah kami belum mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. sosial. . Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu. Masih banyak guru yang belum menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik b.d.

termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. menguasai karakteristik siswa dari aspek fisik. moral. dapat memperlihatkan etos kerja. (SNP = Standar)  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kompetensi pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kompetensi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan(SPM= syarat minimal) 1. Guru-guru di sekolah kami perlu pendampingan dari PTN agar dapat mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. dapat melakukan tindakan reflektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran 2.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki pendidik dengan kompetensi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. sosial. stabil. . Guru-guru di sekolah kami perlu pendampingan dari LPMP bidang Kompetensi kepribadian agar sebagian besar guru di sekolah kami : a. dan rasa percaya diri 3. dan berwibawa. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. emosional dan intelektual c. menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik b. arif. kultural. tanggung jawab yang tinggi. dan belum melakukan pengembangan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. rasa bangga menjadi guru. Rekomendasi : Tahap ke-3 Kompetensi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan. Guru-guru di Sekolah kami perlu pendampingan dari LPMP bidang Kompetensi pedagogik agar sebagian besar guru di sekolah kami : a. b. dewasa. dapat memperlihatkan kepribadian yang mantap.

Memiliki tanggung jawab B. SK Pengangkatan KepSek 2. Membangun hubungan kerja e. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar Bukti-Bukti Fisik 1. Dokumen supervisi kinerja sekolah oleh Kep Sek 4.3. Memiliki ketelitian g. Melakukan hubungan kerja yang harmonis f. Memiliki etos kerja baik c. Kompetensi Kepala Administrasi A. Kompetensi Teknis Disekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi teknis yang standar : a. Memiliki integritas dan akhlak mulia b. Memiliki kedisiplinan h. Memelihara hubungan internal dan eksternal C. Kompetensi Sosial Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi sosial yang standar : a.2. Memiliki fleksibilitas f. Melaksanakan administrasi kepegawaian dengan baik . Dokumen supervisi kinerja Kep Sek oleh Pengawas 5. Memiliki kesadaran berorganisasi c. Dokumen penerimaan bantuan peserta didik dari keluarga miskin 7. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Bekerja sama dalam tim b. Memiliki rasa percaya diri e.3. Dokumentasi kegiatan sosial kemasyarakatan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Dokumen RKS dan RKAS 3. DU/DI 6. Berkomunikasi efektif d. Memposisikan diri sesuai dengan peranannya g.4. Mengendalikan diri d. Kompetensi Kepribadian : Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi kepribadian yang standar : a. Dokumen MoU dengan instansi lain.

Mendukung pengelolaan standar nasional pendidikan secara aktif b. Melaksanakan administrasi keuangan dengan baik c. KELEMAHAN 1. Kepala administrasi di sekolah kami belum dapat melaksanakan pelayanan prima bagi lingkungan internal maupun eksternal 3. Kepala administrasi di sekolah kami belum mempunyai kreativitas dan inovasi dibidang adiminstrasi 2. Kompetensi Manajerial Disekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi manajerial yang standar : a. Kepala administrasi di sekolah kami belum melaksanakan tugas pekerjaan dengan menggunakan sarana teknologi komunikasi dan informasi (TIK) . Melaksanakan administrasi kurikulum dengan baik h. Menjabarkan kebijakan organisasi d.humas. Kompetensi Pelaksana Urusan Kompetensi yang dimiliki oleh pelaksana urusan disekolah kami sudah baik tentang kompetensi kepribadian. layanan konselor sampai dengan petugas layanan khusus.surat menyurat. Menerapkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan baik D. Kepala administrasi di sekolah kami belum secara rutin melakasanakan penyusunan rencana kerja dan pelaporan hasil kegiatan administrasi 4. Mengambil keputusan E. Melaksanakan administrasi sarana dan prasarana dengan baik d.sarpras.kesiswaan. Mengorganisasikan staf dengan baik c.kurikulum. Melaksanakan administrasi kesiswaan dengan baik g. Mengembangkan staf dengan baik e.teknis pada masing-masing pelaksana urusan mulai pelaksana urusan administrasi keuangan.b. Melaksanakan administrasi persuratan dan pengarsipan dengan baik f. Melaksanakan administrasi hubungan sekolah dengan masyarakat dengan baik e.sosial. Melaksanakan administrasi layanan khusus dengan baik i.

Tahap ke-3 Kompetensi pendidik (seharusnya tenaga kependidikan)i dengan standar yang ditetapkan.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan kompetensi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. bukan untuk mengajar) v Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kompetensi tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kompetensi tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Rekomendasi : 1. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbimbingan dari Tim TIK sekolah agar dapat melaksanakan tugas pekerjaan dengan menggunakan sarana teknologi komunikasi dan informasi (TIK) . Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar mempunyai kreativitas dan inovasi dibidang adiminstrasi 2. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar secara rutin dapat melaksanakan penyusunan rencana kerja dan pelaporan hasil kegiatan administrasi 4. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar dapat melaksanakan pelayanan prima bagi lingkungan internal maupun eksternal 3. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. (Tenaga Kependidikan mendukung terlaksanakanya kegiatan pendidikan.

2. Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan.4. Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus.2.1.2. Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar 5. STANDAR SARANA DAN PRASARANA Komponen 5.1. Sarana sekolah sudah memadai Indikator 5.1. 5.3. 5.1. Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar.1. 5. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik 5. persyaratan untuk sistem ventilasi.2. . jumlah ruangan. dan lainnya.2. Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran.1.

Bangunan gedung Catatan mengenai ukuran ruangan Catatan mengenai ukuran ruangan Catatan mengenai keterangan ruang Inventaris sekolah Surat IMB C. Ruang Kelas a. b. C. Kelengkapan prasarana dan sarana Daftar inventaris kelas Daftar inventaris perpus Daftar inventaris lab biologi Daftar inventaris lab fisika Daftar inventaris lab kimia .000 Watt c. Ruang perpustakaan sekolah kami dilengkapi jendela untuk memberi pencahayaan yang memadai untuk membaca buku. B. Ruang kelas sekolah kami memiliki fasilitas yang memungkinkan pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan untuk pandangan ke luar ruangan. Bangunan gedung a. 1.Catatan mengenai ukuran lahan . dan lainnya. B.1. Luas ruang perpustakaan di sekolah kami 108 m2 dengan ukuran 9 m X 12 m b. Di sekolah kami luas lahannya adalah 6. jumlah ruangan. Sekolah kami memiliki lahan dan gedung milik sendiri yang dibuktikan dengan adanya sertifikat tanah lahan sekolah. Seluruh ruangan dalam gedung sekolah kami memiliki ventilasi udara dan pencahayaan yang memadai.165 m2 b.5. 2. 5. Lahan sekolah .1. Bangunan gedung di sekolah kami sudah dilengkap Ijin mendirikan bangunan dan ijin penggunaan dari pemerintah daerah. Lahan Sekolah a. Kelengkapan Prasarana dan Sarana. SARANA DAN PRASARANA Sarana sekolah sudah memadai 5. Bangunan gedung di sekolah kami dilengkapi jaringan listrik dengan daya 23.Sertifikat tanah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN A. Rasio luas ruang kelas sekolah kami adalah 2 m2 / peserta didik. b. Ruang Perpustakaan a. persyaratan untuk sistem ventilasi. Bukti-Bukti Fisik A. Luas ruang setiap kelas sekolah kami sebesar 64 m2 dengan ukuran 8 m X 8 m c. Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan.1.

Ruang Laboratorium Fisika sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. meja multimedia 1 buah. d. lemari bahan 1 buah/lab. b. 4. lemari 1 buah. Ruang Laboratorium Biologi sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. meja demonstrasi 1 buah / lab. Ruang Laboratorium Biologi a. d. BK Daftar inventaris R. rak surat kabar 1 buah. tempat sampah 1 buah/lab. soket listrik 9 buah/lab. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. soket listrik 9 buah/lab. papan pengumuman 1 buah. peralatan P3K 1 unit/lab. Ruang laboratorium Fisika sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. tempat sampah 1 buah/lab. Ruang laboratorium Biologi sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. b. Rasio luas ruang laboratorium Kimia sekolah kami 2. Lemari katalog i buah.TU Daftar inventaris r. lemari alat 1 buah/lab. UKS Daftar inventaris R. Ruang Laboratorium Fisika a. Rasio luas ruang laboratorium Fisika sekolah kami 2. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. lemari alat 1 buah/lab. 1. Organisasi kesiswaan Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah c. kursi kerja 1 buah/petugas. jam dinding 1 buah/ruang. 5. bak cuci 1 buah/2 kelompok. meja baca 15 buah. tempat sampah 1 buah/ruang.- Daftar inventaris lab kom Daftar inventaris lab bahasa Daftar inventaris ruang pimpinan Daftar inventaris ruang guru Daftar inventaris R. kursi baca 15 buah. bak cuci 1 buah/2 kelompok. c. rak majalah 1 buah. lemari bahan 1 buah/lab. Rasio luas ruang laboratorium Biologi sekolah kami sebesar 2. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. soket listrik 1 buah/ruang. Ruang perpustakaan sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Rak buku 1 set. peralatan P3K 1 unit/lab. jam dinding 1 buah/lab.5 m2/ peserta didik . Ruang Laboratorium Kimia sekolah kami sudah dilengkapi sarana : .ibadah Daftar inventaris R. meja persiapan 1 buah/lab. Luas ruang laboratorium Biologi sekolah kami adalah 107 m2 dengan ukuran 13 m X 9 m c. d. meja kerja/sirkulasi 1 buah/petugas.5 m2/ peserta didik . meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. Ruang Laboratorium Kimia a. Luas ruang laboratorium Kimia sekolah kami 108 m2 dengan ukuran 12 m X 9 m c.5 m2/ peserta didik . Luas ruang laboratorium Fisika sekolah kami 108 m2 dengan 12 m X 9 m. buku inventaris 1 buah. meja persiapan 1 buah/lab. b. Ruang laboratorium Kimia sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. jam dinding 1 buah/lab. meja demonstrasi 1 buah / lab.

Luas ruang laboratorium Komputer sekolah kami 81 m2 dengan ukuran 9 m X 9 m c. 7. jam dinding 1 buah/lab. 8. Luas ruang pimpinan sekolah kami 32 m2 dengan ukuran 8 m X 4 m b. kursi guru 1 buah/guru. papan pengumuman 1 buah. lemari 1 buah.4 m2/ peserta didik .5 m2/ peserta didik . Rasio luas ruang laboratorium Komputer sekolah kami 2. lemari bahan 1 buah/lab. Rasio luas ruang laboratorium bahasa sekolah kami 2. Ruang Laboratorium komputer sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. meja persiapan 1 buah/lab. b. papan statistik 1 buah/ruang. meja kerja 1 buah/guru. Ruang Laboratorium Komputer a. Ruang Guru a. Ruang Laboratorium Bahasa a. tempat sampah 1 buah/lab. tempat sampah 1 buah/lab. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. soket listrik 9 buah/lab. tempat cuci tangan 1 buah/ruang.Kursi 1 buah/peserta didik. peralatan P3K 1 unit/lab. Ruang pimpinan sekolah kami sudah dilengkapi sarara : Kursi pimpinan 1 buah. 6. meja pimpinan 1 buah. jam dinding 1 buah/lab. papan statistik 1 buah. jam dinding 1 buah/ ruang. soket listrik sebanyak alat. jam dinding 1 buah/lab. tempat sampah 1 buah. meja demonstrasi 1 buah / lab. Ruang Pimpinan a. meja guru 1 buah/ guru. lemari 1 buah/guru (atau 1 buah yang digunakan bersama oleh semua guru). kursi guru 1 buah/guru. . bak cuci 1 buah/2 kelompok. Lemari asam 1 buah/lab. kursi tamu 1 set/ruang. kursi dan meja tamu 1 set. lemari 1 buah/lab. Luas ruang laboratorium bahasa sekolah kami 72 m2 dengan ukuran 9 m X 8 m c. jam dinding 1 buah. tempat sampah 1 buah/lab. meja peserta didik 1 buah/2 peserta didik. b. 9. Ruang guru sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi kerja 1 buah/guru. soket listrik sebanyak komputer. meja guru 1 buah/ guru. simbul kenegaraan 1 set. lemari alat 1 buah/lab. tempat sampah 1 buah. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. Ruang Laboratorium bahasa sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. meja peserta didik 1 buah/2 peserta didik.

jam dinding 1 buah/ruang. Ruang Konseling a. meja kerja 1 buah/petugas. jam dinding 1 buah/ruang. kursi 2 buah/ruang. meja 1 buah/ruang. termometer badan 1 buah/ruang. perlengkapan P3K 1 set/ruang. papan statistik 1 buah/ruang. Ruang Organisasi Kesiswaan a. media pengembangan kepribadian 1 set/ruang. Luas ruang organisasi kesiswaan sekolah kami 18 m2 dengan ukuran 9 m X 2 m b. tensimeter 1 buah/ruang. telepon 1 buah/sekolah. Ruang UKS sekolah kami sudah dilengkapi sarara : Tempat tidur 1 buah/ruang. Tempat beribadah sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Lemari/rak 1 buah/tempat ibadah. catatan kesehatan peserta didik 1 set/ruang. Tempat Beribadah a. selimut 1 buah/ruang. soket listrik 1 buah/ruang. Ruang tata usaha sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi kerja 1 buah/petugas. pengukur tinggi badan 1 buah/ruang. jam dinding 1 buah. 13. Luas ruang tata usaha di sekolah kami 32 m2 dengan ukuran 9 m X 4 m b. tempat sampah 1 buah/ruang. brankas 1 buas/sekolah. filing cabinet 1 buah/sekolah. jam dinding 1 buah/ruang. 14. Ruang Tata Usaha a. kursi kerja 1 buah/ruang. 11. perlengkapan ibadah disesuaikan dengan kebutuhan. Luas tempat ibadah di sekolah kami 36 m2 dengan ukuran 6 m X 6 m b. kursi tamu 2 buah/ruang.10. Ruang konseling sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Meja kerja 1 buah/ruang. tempat cuci tangan 1 buah/ruang. papan kegiatan 1 buah/ruang. komputer 1 set/ruang. tempat sampah 1 buah/ruang. timbangan badan 1 buah/ruang. 12. Luas minimum ruang UKS sekolah kami 24 m2 dengan ukuran 8 m X 3 m b. lemari 1 buah/ruang. Luas ruang konseling sekolah kami 12 m2 dengan ukuran 4 m X 3 m b. Ruang UKS a. Instrumen konseling 1 set/ruang. tandu 1 buah/ruang. lemari 1 buah/ruang. Ruang organisasi kesiswaan sekolah kami sudah dilengkapi sarana : . penanda waktu 1 buah/sekolah. lemari 1 buah/ruang. buku sumber 1 set/ruang.

Koridor tanpa dinding pada lantai atas dilengkapi pagar pengaman setinggi 90 – 110 cm. c. 17. Di sekolah kami luas lahannya adalah 6. rak 1 buah/ruang. sehingga jumlah ruang belajar kurang 3. Jamban a. Lahan Sekolah a. Bangunan gedung a.15 : 1 B.165 m2 sehingga rasio luas Lahan terhadap Peserta Didik sebesar 8. Gudang dilengkapi sarana : Lemari 1 buah/ruang. Di sekolah kami banyaknya ruang kelas 21 ruang sedangkan banyaknya rombel ada 24. tempat sampah 1 buah/ruang. .576. Tersedia air bersih di 13 unit jamban. kursi 4 buah/ruang. 1. jam dinding 1 buah/ ruang. lemari 1 buah/ruang. papan tulis 1 buah/ruang. Luas minimum gudang 21 m2.4 m2 sehingga Rasio luas lantai bangunan terhadap peserta didik sebesar 3. Ruang Sirkulasi a. b. b. Kelengkapan Prasarana dan Sarana. Jamban sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kloset jongkok 1 buah/ruang. 16. gantungan pakaian 1 buah/ruang.40 : 1 C. Ruang Kelas a. gayung 1 buah/ruang. 15. b.Meja 1 buah/ruang. tempat air 1 buah/ruang. Luas 1 unit jamban sekolah kami 2 m2. Gudang a. Sekolah kami memiliki luas lantai bangunan sebesar 2. c. Bangunan bertingkat dgn panjang lebih dari 30 m dilengkapi minimum 2 buah tangga. Jarak tempuh terjauh untuk mencapai tangga pada bangunan bertingkat tidak lebih 25 m. KELEMAHAN A.

tepat sampah 1 buah/ruang. jam dinding 1 buah/ruang. Luas gudang sekolah kami 18 m2 dengan ukuran 9 m X 2 m 6. b. Rasio luas ruang guru di sekolah kami 2 m2/guru.5 m. tape rekorder 1 buah / sekolah. Tempat Bermain / Berolahraga a. 2.600 m2. Ruang sirkulasi horisontal berupa koridor. Jamban d. Tempat bermain/berolah raga di sekolah kami belum dilengkapi sarana : Pengeras suara 1 set/sekolah. kursi guru 1 buah/guru. 7. Gudang c. Ruang Guru a. tempat cuci tangan 1 buah/ruang. meja guru 1 buah/guru. . lebar minimum 1. Rasio ruang Tata Usaha di sekolah kami 2 m2/petugas. Jumlah jamban di sekolah kami belum memenuhi 1 unit jamban untuk setiap 40 peserta didik pria.b.8 m. papan pajang 1 buah/ruang. b. meja peserta didik 1 buah / peserta didik. soket listrik 1 buah/ruang. 1 unit jamban untuk setiap 30 peserta didik wanita. lemari 1 buah/ruang. Ruang kelas dilengkapi sarana : Kursi peserta didik 1 buah/peserta didik. Luas tempat bermain/berolahraga di sekolah kami 5. Tempat bermain / berolahraga di sekolah kami masih memiliki rasio luas 2 m2/peserta didik. tinggi maksimum anak tangga 17 cm dilengkapi pegangan tangan dengan tinggi 85 – 90 cm. dan 1 unit jamban untuk guru.8 m. Luas ruang guru sekolah kami 128 m2 dengan ukuran 16 m X 8 m 3. Ruang Sirkulasi a. 5. di dalam luas tersebut terdapat ruang bebas untuk tempat berolah raga berukuran 30 m X 15 m. dan tinggi minimum 2. c. 4. Banyak minimum jamban setiap sekolah 3 unit. luas Minimum 30 % x luas total seluruh ruang pada bangunan. Ruang Tata Usaha c. Lebar tangga minimum 1. b.

Bangunan gedung a. ventilasi. 2. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas lantai bangunan kepada komite sekolah agar rasio luas lantai bangunan terhadap peserta memenuhi standar. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas lahan kepada pemerintah daerah agar rasio luas lahan terhadap peserta didik memenuhi standar. persyaratan untuk sistem ventilasi. b. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan 3 ruang kelas kepada Komite sekolah agar jumlah kelas minimal sama dengan jumlah rombongan belajar. Kelengkapan Prasarana dan Sarana. C. B. dan kelengkapan lainnya melebihi ketentuan dalam SNP. persyaratan untuk sistem ventilasi. Rekomendasi: A. Tahap ke-3 Sekolah kami memenuhi SNP terkait dengan ukuran ruangan. (Sebaiknya: (Dalam SPM tdk disebutkan Sekolah/Madrasah kami persyaratan untuk ukuran memenuhi SPM terkait ruang dan ventilasi). dan lainnya. 1. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan ruang guru kepada komite sekolah agar rasio luas ruang guru di sekolah kami .Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki bangunan gedung yang ukuran. dengan jumlah ruangan). jumlah ruangan. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memenuhi SPM terkait dengan ukuran ruangan. jumlah ruangan. dan lainnya. persyaratan untuk sistem ventilasi. Sekolah kami memenuhi SPM terkait dengan ukuran ruangan. Ruang Guru a. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan kelengkapan ruang kelas kepada komite sekolah agar dilengkapi sarana lemari 1 buah/ruang dan tempat cuci tangan 1 buah/ruang. jumlah ruangan. Lahan Sekolah a. Ruang Kelas a. dan lainnya.

Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan jumlah jamban kepada komite sekolah agar memenuhi 1 unit jamban untuk setiap 40 peserta didik pria dan 1 unit jamban untuk setiap 30 peserta didik wanita. di dalam luas tersebut terdapat ruang bebas untuk tempat berolah raga. b. c.000 m2. Ruang Sirkulasi a. lebar minimum 1. luas Minimum 30% x luas total seluruh ruang pada bangunan.memenuhi standar yaitu 4 m2 / guru b. Lebar tangga minimum 1. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah untuk menambah Luas tempat bermain/berolahraga menjadi 10. 5. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah pembangunan ruang sirkulasi horisontal berupa koridor. 4.8 m.5 m. Tempat Bermain / Berolahraga a. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan Luas gudang kepada komite sekolah agar luas gudang sekolah kami memenuhi standar yaitu minimal 21 m2. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah penambahan tempat bermain / berolahraga sehingga memenuhi standar yaitu luas 3 m2/peserta didik. dan tinggi minimum 2. b. Jamban a. 7. Ruang Tata Usaha a. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah penambahan ruang Tata Usaha sehingga rasio luas minimum 4 m2/petugas dapat tercapai. 3. 6. Gudang a. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas ruang kepada komite sekolah menjadi 240 m2 agar memenuhi standar. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah kelengkapan tempat bermain/berolah raga berupa : Pengeras suara 1 set/sekolah dan tape rekorder 1 buah / sekolah. tinggi maksimum anak tangga 17 cm dilengkapi pegangan tangan dengan tinggi 85 – 90 cm.8 m. .

Sekolah kami memenuhi SPM dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar. Sekolah kami memiliki 24rombongan belajar yang terdiri dari 8 rombel kelas X. 8 rombel kelas XI. Sekolah kami belum memiliki jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP agar dapat lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memenuhi SPM dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar.1. Rekomendasi: 1. . Dokumen Jumlah peserta didik per rombongan belajar Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. agar dapat lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran. Sekolah kami perlu menyusun program dan diajukan ke dinas pendidikan agar dapat memiliki jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP untuk lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran. Sarana sekolah sudah memadai 5. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar kami lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP. dan 8 rombel kelas XII. KELEMAHAN 1. Tahap ke-3 Sekolah kami memenuhi SNP dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar. Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar.5. Bukti-Bukti Fisik 1.1. Jumlah peserta didik dalam setiap rombongan belajar di sekolah kami 32 peserta didik. 2.2.

1 5. klem universal 6 buah. gelas arloji 2 pak. CD pembelajaran.tabung reaksi 6 kotak. ikan dan cacing tanah 1 set. amphibi. termometer suhu tanah 6 buah. Di ruang laboratotium Biologi : Model kerangka manusia 1 buah. pipet ukur 6 buah. reptil. KOH. preparat mitosis 6 buah. penjepit tabung reaksi10 buah. Gambar sistem syaraf burung. termometer 10 buah. perangkat bedah hewan 6 set. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. sumber belajar lain 30 judul/ sekolah (majalah. higrometer putar 2 buah. NaOH. kertas saring) Di ruang Laboratorium Fisika : Daftar inventaris ruang kelas Buku Induk Koleksi Perpustakaan Buku Inventaris barang di Lab IPA Daftar inventaris sekolah Catatan Inventaris Buku Mata Pelajaran di kelas dan di perpustakaan Buku Serah Terima Barang . vaselin. preparat anatomi tumbuhan 6 set.3 Sarana sekolah sudah memadai Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran. peta. buku panduan pendidik 1 eksemplar/mata pelajaran. Gambar pohon evolusi 1 buah. acetokarmin. stop watch 6 buah. corong 10 buah. bahan habis pakai (asam sulfat. gambar pewarisan mendel 1 buah. preparat anatomi hewan 6 set. sumbat karet 1 lubang 6 buah. gambar kromosom 1 set. amphibi. buku pengayaan 870 judul/sekolah. situs web. model tubuh manusia 1 buah. kasa 6 buah. kaki tiga 6 buah. dan peraga matematika). kotak preparat 6 buah. tabung reaksi 6 buah. gambar/model sistem reproduksi manusia 1 buah. surat kabar. gambar/model sistem pengeluaran manusia 1 buah. Erlenmeyer 10 buah.5.1. gambar RNA 1 set. gambar model sistem pernafasan manusia. gambar/model sistem peredaran darah manusia 1 buah. kuadrat 6 buah. glukosa. Gambar sistem peredaran darah burung. amphibi. neraca 1 buah. Gambar sistem pengeluaran burung. buku referensi 30 judul/sekolah. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN Sekolah kami telah memiliki alat dan sumber belajar : Di ruang kelas : Papan tulis 1 buah/ruang. reptil. HCL. Gambar sistem pencernaan burung. preparat metosis 6 buah. amphibi. amphibi. gambar/model sistem syaraf manusia 1 buah. gelas beaker 10 buah. gambar contoh-contoh tumbuhan dar berbagai devisi 1 set. mikroskop stereo binokuler 6 buah. Gambar sistem reproduksi burung. gambar contoh-contoh hewan dari berbagai filum. indikator universal. gelah penutup 6 pak. mokroskop monokuler 6 buah. ikan dan cacing tanah 1 set. gelas ukur 6 buah. gambar/model sistem pencernaan manusia 1 buah. Di ruang perpustakaan : Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik. ikan dan cacing tanah 1 set. sikat tabung reaksi 10 buah. cawan petri 2 pak. pembakar spriritus 6 buah. potometer 6 buah. Mn SO4. reptil. amphibi. iodium. Gambar sistem pernafasan burung. gambar DNA 1 set. respirometer 6 buah. etanol. aquarium 1 buah. gelas benda 6 pak. bosshead10 buah. reptil. manual percobaan 6 buah. sumbat karet 2 luang 10 buah. perangkat batang statif 6 set. ikan dan cacing tanah 1 set. reptil. eosin. ikan dan cacing tanah 1 set. globe. lumpang dan alu 6 buah. ikan dan cacing tanah 1 set. reptil.

Magnet U 6 buah. Kubus massa sama 6 buah. Plat 6 buah. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. Di Ruang Laboratorium Kimia : Botol zat 24 buah. peralatan ketrampilan 1 set KELEMAHAN Sekolah kami belum memiliki alat dan sumber belajar : Di ruang perpustakaan : . Generator frekuensi 6 buah. Model molekul 6 set. Printer 1 unit. Mortar 7 buah. Buret dan klem 10 buah. tongkat. Papan tulis 1 buah. Pipet volume 30 buah. Pipet seukuran 30 buah. Corong 33 buah. Tabung centrifuge 8 buah. Percobaan Atwood atau alat percobaan kereta dan pewaktu ketik 6 set. peralatan atletik 1 set (minimum : lembing. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. Scanner 1 unit. Manual percobaan 6 buah. Modul praktek 1 set/komputer. Labu Erlenmeyer 25 buah. tongkat estafet. peti loncat. Percobaan ayunan sederhana atau Percobaan getaran pada pegas 6 set. simpai. Gelas ukur 6 buah. palang tunggal. Kaki tiga dan alas kasa kawat 8 buah. Centrifuge 1 buah. Gelas beaker 3 buah. Papan tulis 1 buah. Multimeter AC/DC 1. Dinamometer 6 buah. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Papan tulis 1 buah. Batang pengaduk 25 buah. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. gelang). Labu takar 103 buah. Botol semprot 15 buah. Corong pisah 10 buah.penerapan produk terapan). Komponen elektronika 1 set. peralatan senam 1 set (minimum : matran. Silinder massa sama 6 buah. Garputala 6 buah. peralatan seni budaya 1 set. Energetika. Sikat tabung reaksi 10 buah. Percobaan Optik 6 set. Titik akses internet 5 unit. Manual percobaan 6 buah. Gelas Breaker 6 buah. Stabilizer sebanyak komputer.000 kilo ohm / volt 6 buah. Stoptwatch 6 buah. Pegas 6 buah. Teknik pemisahan dan permunian. Rak tabung reaksi 7 buah.Mistar 6 buah. Di tempat bermain / berolahraga : Tiang bendera 1 buah. Percobaan Hukum Ohm 6 set. Alat destilasi 2 set. pengeras suara 6 buah. bola plastik. pHmeter 2 set. Transformator 6 buah. Kaca arloji 10 buah. Percobaan Kalorimetri 6 set. Neraca 1 buah. Pembakar spiritus 8 buah. Termometer 6 buah. Percobaan papan luncur 6 set. bak loncat). tali loncat. bendera 1 buah. Bahan habis pakai (Bahan kimia meliputi zat-zat yang diperlukan dalam percobaan-percobaan : Pengenalan reaksi kimia. Beban bercelah 10 buah. Jangka sorong 6 buah. Neraca 2 set. Mikrometer 6 buah. cakram. Barometer 4 buah. Stopwach 6 buah. titrasi asam basa. peluru. Di Ruang Laboratorium Komputer : Komputer 1 unit/ peserta didik + 1 unit/guru. Percobaan Hooke 6 set. peralatan bola basket 1 set (minimum 6 bola). Tabung reaksi 100 buah. Rol meter 6 buah. peralatan bola voli 2 set (minimum 6 bola). Kotak potensiometer 6 buah.elektro kimia. Osiloskop 1 set. peralatan sepak bola 2 set (minimum 6 bola). Statif dan klem 10 buah. Tabel periodik unsur-unsur 1 buah. Pipet tetes 100 buah. Gelas ukur 51 buah. Termometer 6 buah. Kabel penghubung 1 set. Catu daya 6 buah. Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah.

000 kilo ohm / volt 6 buah. tongkat. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. higrometer putar 2 . Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. Percobaan Hukum Ohm 6 set. peti loncat. buku pengayaan 870 judul/sekolah Di ruang laboratotium Biologi : mikroskop stereo binokuler 6 buah. aquarium 1 buah.Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik. buku pengayaan 870 judul/sekolah 2. Osiloskop 1 set. palang tunggal. Rekomendasi: Sekolah kami perlu mengajukan pengadaan alat dan sumber belajar ke komite sekolah dan dinas pendidikan ag ar sekolah kami memiliki alat dan sumber belajar : 1. higrometer putar 2 buah. Di ruang perpustakaan : Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik. aquarium 1 buah. gelang). bosshead10 buah. Manual percobaan 6 buah. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SPM. pengeras suara 6 buah Percobaan getaran pada pegas 6 set. bola plastik. Generator frekuensi 6 buah. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. tali loncat. Di Ruang Laboratorium Kimia : Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah. Di ruang Laboratorium Fisika : Multimeter AC/DC 1. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. Percobaan Hooke 6 set. Percobaan Kalorimetri 6 set. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SNP. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. bosshead10 buah. peralatan seni budaya 1 set. Percobaan Optik 6 set. peralatan ketrampilan 1 set Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki alat dan sumber belajar yang melebihi dari ketetapan dalam SNP yang digunakan untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran. Sekolah kami memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SPM. Kotak potensiometer 6 buah. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Perangkat multimedia 1 set/peserta didik Di tempat bermain / berolahraga : Peralatan senam 1 set (minimum : matran. simpai. Di ruang laboratotium Biologi : mikroskop stereo binokuler 6 buah.

Di Ruang Laboratorium Kimia : Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah. gelang). Generator frekuensi 6 buah. Percobaan Kalorimetri 6 set. 3. simpai. tongkat. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. bola plastik.buah. peralatan seni budaya 1 set. peralatan ketrampilan 1 set . tali loncat. 4. palang tunggal. Di ruang Laboratorium Fisika : Multimeter AC/DC 1. Osiloskop 1 set. Kotak potensiometer 6 buah. peti loncat. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set.000 kilo ohm / volt 6 buah. Percobaan Hukum Ohm 6 set. Manual percobaan 6 buah. Di tempat bermain / berolahraga : Peralatan senam 1 set (minimum : matran. Percobaan Hooke 6 set. Percobaan Optik 6 set. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Perangkat multimedia 1 set/peserta didik 7. pengeras suara 6 buah Percobaan getaran pada pegas 6 set. 6. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah.

5.2.

Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik

5.2.1. Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar.

5.2 5.2.1

Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik
Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami telah memiliki program pemeliharaan bangunan sekolah secara berkala. 2. Sekolah kami telah melaksanakan pemeliharaan sarana prasarana Sekolah yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali 3. Kondisi bangunan di sekolah kami : 1. Ruang Kelas dalam kondisi baik 2. Ruang Perpustakaan dalam kondisi baik 3. Ruang Laboratorium Biologi dalam kondisi baik 4. Ruang Laboratorium Fisika dalam kondisi baik 5. Ruang Laboratorium Kimia dalam kondisi baik 6. Ruang Laboratorium Komputer dalam kondisi baik 7. Ruang Laboratorium Bahasa dalam kondisi baik 8. Ruang Pimpinan dalam kondisi baik 9. Ruang Guru dalam kondisi baik 10. Ruang Tata Usaha dalam kondisi baik 11. Tempat Beribadah dalam kondisi baik 12. Tempat bermain dalam kondisi baik 13. Ruang Konseling dalam kondisi baik 14. Ruang UKS dalam kondisi baik 15. Ruang Organisasi Kesiswaan dalam kondisi baik 16. Gudang dalam kondisi baik 17. Jamban dalam kondisi baik 18. Ruang Sirkulasi dalam kondisi baik KELEMAHAN 1. Sekolah kami belum memiliki bangunan yang mudah diakses, aman, dan nyaman untuk penyandang cacat 2. Sekolah kami belum bisa melaksanakan pemeliharaan bangunan di sekolah secara rutin tiap tahun.

1. RKAS/Program kerja Sarpras 2. Foto copy kwitansi pembiayaan 3. SK tentang pemeliharaan lingkungan 4. SK Pembagian Guru dan Tugas Tata Usaha 5. Buku Peran Serta Masyarakat (Paguyuban Kelas) 6. Program Kerja Tahunan 7. Catatan pengeluaran 8. SPJ Pengeluaran pemeliharaan bangunan 9. Catatan inventaris bangunan

Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami dilaksanakan secara rutin melebihi (lebih cepat dari) waktu yang ditetapkan dalam SNP dan catatan pemeliharaan terekam dengan baik.

Tahap ke-3
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami dilaksanakan secara berkala sesuai dengan SNP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami tidak dilaksanakan secara rutin. Sebagian gedung sekolah kami di bawah standar, harus diperbaiki dan dibersihkan atau diganti.

Pemeliharaan bangunan di sekolah kami baru melakukan pemeliharaan rutin seperti kebersihan ruangan.

Rekomendasi:
1. Sekolah kami perlu mengajukan bantuan bangunan kepada komite sekolah yang dapat dengan mudah diakses, aman, dan nyaman untuk penyandang cacat. 2. Sekolah kami perlu menyusun program pemeliharaan bangunan di sekolah secara rutin tiap tahun bekerja sama dengan komite sekolah dan dinas pendidikan.

2. Sekolah kami masih memilki lingkungan yang kurang : rindang. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik 5. Sekolah kami memilki bangunan gedung yang sudah dilengkapi sistem proteksi pasif dan /atau proteksi aktif untuk mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran dan petir. Dokumen Profil Sekolah 4. Lahan Sekolah kami terhindar dari pencemaran air. 3. Kondisi bangunan dan lingkungan sekolah 3. dan nyaman untuk semua peserta didik B. Sekolah kami telah terproteksi dari gangguan keamanan dari luar (memiliki pagar yang kokoh dan berpintu) C. SK Pembagian Tugas Guru dan Tata Usaha 5. Program 7 K 2. serta penyaluran air hujan. Sekolah kami belum memiliki bangunan gedung yang mampu meredam getaran dan kebisingan yang mengganggu proses pembelajaran. kotoran dan sampah. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Setiap orang yang datang ke Tahap ke-3 Bangunan di sekolah kami aman √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sebagian bangunan di sekolah Bangunan yang ada di sekolah kami . Sekolah kami memiliki Lahan yang terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa. Sekolah kami memiliki tempat pembuangan air kotor dan/atau limbah. Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus.2.5. dan kebisingan. Kenyamanan 1. Ruang sirkulasi 7. pencemaran udara. KELEMAHAN 1. Bangunan gedung sekolah kami telah memiliki sanitasi di dalam dan di luar untuk memenuhi kebutuhan air bersih. 1. indah. 3. Keamanan 1.2. 2. dan sehat. Bukti-Bukti Fisik 1. Akses 1. aman. Sekolah kami memiliki Bangunan mudah diakses. Buku inventaris barang/gedung 6. 2. Program Adiwiyata/PLH Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN A. 4. Setiap ruangan di sekolah kami memiliki temperatur dan kelembaban udara yang tidak melebihi kondisi di luar ruangan.

aman bagi peserta didik namun masih belum nyaman dan memberi kemudahan bagi peserta didik yang berkebutuhan khusus. kami masih belum memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi peserta didik. indah. 2. selain warga sekolah termasuk yang berkebutuhan khusus. . dan sehat. termasuk bagi mereka yang berkebutuhan khusus. Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu mengajukan pengadaan bangunan gedung yang mampu meredam getaran dan kebisingan yang mengganggu proses pembelajaran kepada komite sekolah atau dan dinas pendidikan. dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam setiap bangunan yang ada. Sekolah kami perlu melaksanakan kegiatan penghijauan kepada komite sekolah sehingga dapat terwujud lingkungan sekolah yang rindang.sekolah kami. dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus.

Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur. menilai kinerja. Sekolah mengelola sistem informasi pengelolaan dengan cara yang efektif.2.6. Sekolah merumuskan visi dan misi serta disosialisasikan kepada warga sekolah dan pemangku kepentingan. Rencana Kerja tahunan dinyatakan dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah (renstra) 6. Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan.5.5. dan dapat diakses 6. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6.1. Sekolah menyediakan sistem informasi yang efisien.4. 6. efektif.1. dan akuntabilitas. 6.4.3.3. efisien dan dapat dipertanggungjawabkan 6.2. 6. Pengelolaan sekolah menunjukkan adanya kemandirian. keterbukaan. 6.1. STANDAR PENGELOLAAN Komponen 6.1. 6. Sekolah meningkatkan keefektifan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan 6.2.2. dan melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan memfokuskan pada peningkatan hasil belajar 6.5. Sekolah mensosialisasikan rencana kerja yang berbasis tujuan untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan kepada warga sekolah dan pihakpihak yang berkepentingan.3. partisipasi.1.3.2.1. kemitraan. Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah secara berkelanjutan untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar 6.2.1. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6.2.4.1. Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak Rencana kerja memiliki tujuan yang jelas dan perbaikan berkelanjutan Indikator 6.3.2. Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional 6. .

6. 5. melalui website sekolah. Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah 6. Visi sekolah kami telah dipahami oleh seluruh warga sekolah.1. berprestasi dan berbudi pekerti luhur serta mengembangkannya. Sekolah melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan nonakademis. Kediri 3. 3. Bukti-Bukti Fisik 1.6. 6. 6. dengan visi Dinas Pendidikan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik didasarkan pada masukan dari warga sekolah dan 4. majalah sekolah. Misi sekolah : . buku peraturan akademik.6.2.1. 2. 6. 6.1. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah sudah diselaraskan Pemuda dan Olahraga Kab. 4. Visi sekolah : 1. Warga sekolah terlibat dalam pengelolaan kegiatan akademis dan nonakademis. PENGELOLAAN Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak 6. Sekolah kami sudah mensosialisasikan visi sekolah kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. Sekolah merumuskan visi dan misi serta disosialisasikan kepada warga sekolah dan pemangku kepentingan. Sekolah kami sudah merumuskan dan menetapkan visi sekolah : Menjadi sekolah yang berbasis Imtaq dan Iptek. 2.6.1. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah dengan memperhatikan masukan komite sekolah. 5. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah pihak-pihak yang berkepentinganl. papan visi dan misi. Berita acara Draf visi-misi Dokumen visi misi Daftar hadir sosialisasi Panflet/papan visi misi Dokumen review visi-misi KEKUATAN A. 6. B.

Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki visi dan misi yang dirumuskan buttom-up dari seluruh warga sekolah dan tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan. 2. kondisi dan kebutuhan sekolah. Rekomendasi: . Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah dengan memperhatikan masukan komite sekolah. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memiliki visi dan misi yang jelas yang dirumuskan bersama oleh warga sekolah. KELEMAHAN 1. buku peraturan akademik. dengan visi Dinas Pendidikan didasarkan pada masukan dari warga sekolah dan 4. Sekolah kami sudah merumuskan dan menetapkan visi sekolah : Menjadi sekolah yang berbasis Imtaq dan Iptek. Sekolah kami memiliki visi dan misi namun belum dirumuskan secara secara bersama dan belum tersosialisasikan di seluruh warga sekolah.1. melalui website sekolah. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki visi dan misi yang dirumuskan secara buttom-up dan tersosialisikan kepada seluruh pemangku kepentingan serta direview secara berkala sesuai dengan situasi. 6. Sekolah kami belum melakukan review secara berkala visi dan misi sesuai dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat. berprestasi dan berbudi pekerti luhur serta mengembangkannya. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah pihak-pihak yang berkepentinganl. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah sudah diselaraskan Pemuda dan Olahraga Kab. majalah sekolah. Sekolah kami sudah mensosialisasikan visi sekolah kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. Visi sekolah kami telah dipahami oleh seluruh warga sekolah. papan visi dan misi. Kediri 3. 5.

1. Sekolah 2. partisipasi. Berita acara penyusunan RKS 3.1. kemitraan. Sekolah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah melakukan penyusunan RKS memperoleh persutujuan RKS dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mensahkan RKS kepada Dinas pendidikan menjadikan RKS sebagai dasar penyusunan RKAS memilki RKS yang dapat dibaca oleh pihak yang terkait. Sekolah 3.2. Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak 6.1. Dokumen RAKS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah 4. Sekolah kami dalam penyusunan RKAS belum sepenuhnya menunjukkan kemandirian. keterbukaan dan akuntabilitas Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami mendorong kemandirian dan kemitraan dengan semua pemangku kepentingan untuk Tahap ke-3 Sekolah kami kemandirian dan dengan semua mendorong kemitraan pemangku √ Tahap ke-2 mendorong kemitraan pemangku Tahap ke-1 Sekolah kami belum mengembangkan pola kemandirian dan kemitraan dengan semua Sekolah kami kemandirian dan dengan semua . kemitraan. KELEMAHAN 1. Dokumen RKS 2. Pengelolaan sekolah menunjukkan adanya kemandirian. keterbukaan. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah 6. Sekolah kami perlu melakukan review secara berkala visi dan misi yang disesuaikan dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat 6. Sekolah 5. dan akuntabilitas. ' melaksankan RKS dan sudah melaporkan kepada pihak terkait.

kepentingan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah namun prosesnya belum sepenuhnya dilaksanakan secara mandiri. partisipatif. .meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah secara mandiri. kepentingan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah secara mandiri. keterbukaan dan akuntabilitas secara penuh. partisipatif. untuk dalam Rekomendasi: 1. kolaboratif dan akuntabel. kolaboratif dan akuntabel pemangku kepentingan meningkatkan kemampuan pengelolaan sekolah. kemitraan. kolaboratif dan akuntabel serta mampu memunculkan potensi warga sekolah untuk turut serta mengembangkan pengelolaan sekolah. partisipatif. Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar sekolah kami dalam penyusunan RKAS dapat menunjukkan kemandirian. kemitraan.

Rekomendasi: 1. 6. yang berbasis analisis EDS/M dan di update secara berkala. misi sekolah kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengacu pada SKL KELEMAHAN 1.6. 3.1. . Dokumen RKS KEKUATAN 1. 4. Sekolah kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengakomodasi masukan melalui rapat. Sekolah Sekolah Sekolah Sekolah kami sudah merumuskan tujuan kami merumuskan tujuan yang menggambarkan kualitas yang dicapai. Daftar hadir dan notula rapat 2. Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk renstra maupun RKS. kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengacu pada visi.2. Rencana kerja sekolah mencantum tujuan yang jelas untuk program peningkatan dan perbaikan berkelanjutan yang tersosialisasiakan dengan baik. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. 2.2. Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan. dan mengupdatenya secara berkala dalam merumuskan rencana kerja . Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk renstra maupun RKS yang berbasis hasil analisis EDS/M. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami memiliki dokumen rencana kerja tahunan namun belum memiliki renstra. tetapi belum diupdate secara berkala Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk dokumen renstra dan RKS. Sekolah kami perlu mengakomodasi masukan melalui rapat.

Daftar hadir sosialisasi 2. Panflet 3.2. misalnya kepada dinas pendidikan atau ketua yayasan. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah. Notula sosialisasi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami sudah mensosialisasikan RKS kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Tahap ke-3 Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam rapat dinas. Sekolah mensosialisasikan rencana kerja yang berbasis tujuan untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan kepada warga sekolah dan pihak-pihak yang berkepentingan. Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar dapat mensosialisasikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam berbagai kesempatan dan on-line di situs sekolah. Rencana kerja sekolah mencantum tujuan yang jelas untuk program peningkatan dan perbaikan berkelanjutan yang tersosialisasiakan dengan baik.2. Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja namun hanya kepada pihak-pihak terbatas saja. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam berbagai kesempatan dan online di situs sekolah.2. Bukti-Bukti Fisik 1. Rekomendasi 1. .6. namun terbatas pada cara-cara konvensional yaitu melalui rapat dinas dan rapat koordinasi belum dilakukan secara online di situs sekolah. 6. Sekolah kami sudah mensosialisasikan RKS kepada warga sekolah melalui rapat-rapat dinas dan rapat komite KELEMAHAN 1.

Standart Proses. Keuangan dan pembiayaan.6. 5). Standar Proses dan Standar Penilaian . 4). Budaya dan lingkungan sekolah. 8). Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Kesiswaan. namun belum tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan hanya terbatas pada internal sekolah. KELEMAHAN 1. Standart Penilaian). Standar Kompetensi Lulusan. 3). Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. Peran serta masyarakat dan kemitraan. Standar Kompetensi Lulusan. Sekolah kami dalam menyusun rencana kerja tahunan sudah memuat ketentuan yang jelas mengenai : 1). 7). Sekolah kami dalam menyusun rencana kerja tahunan memuat ketentuan yang jelas dan sudah terdokumentasikan baik dan sudah mendapat persetujuan komite sekolah. Sekolah kami dalam menyusun dan melaksankan RKAS sudah mengacu dan berdasarkan pada RKS 3.3. 2). Standar Proses dan Standar Tahap ke-3 Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Standar Kompetensi Lulusan. Standart Isi. Rencana-rencana kerja lain yang mengarah pada peningkatan mutu. Sekolah kami sudah menyusun RKAS . Kurikulum dan kegiatan pembelajaran (Standart Kompetensi Lulusan. 6). Standar Proses Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi.3. Pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya. 2.1 Rencana Kerja tahunan dinyatakan dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah (renstra) Bukti-Bukti Fisik 1. Standar Kompetensi Lulusan. Standar Proses dan Standar Penilaian √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah belum memiliki Rencana kerja tahunan sekolah dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan sesuai dengan Standar Isi. Sarana dan prasarana. Dokumen RKS DAN RKAS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.

dan Standar Penilaian. namun tidak dalam bentuk dokumen yang mudah diakses oleh pihak terkait dan sosialisasinya masih sebatas dalam lingkup internal sekolah. dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah namun belum tersosialisasi secara menyeluruh ke semua pemangku kepentingan. .Penilaian dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah dan sudah tersosialisasi secara luas kepada seluruh pemangku kepentingan. Rekomendasi: 1. Standar Kompetensi Lulusan. Sekolah kami perlu pembimbingan agar Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Standar Proses dan Standar Penilaian dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah dan sudah tersosialisasi secara luas kepada seluruh pemangku kepentingan.

Tahap ke-3 Sekolah kami melakukan evaluasi diri untuk melihat dampak dari rencana pengembangan sekolah terhadap peningkatan hasil belajar. Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dalam melaksanakan evaluasi terhadap kinerja sekolah Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dalam melaksanakan evaluasi diri sekolah secara periodic . Sekolah kami belum belum belum belum maksimal dalam melaksanakan evaluasi terhadap kinerja sekolah melaksanakan evaluasi diri sekolah secara periodic menyusun laporan EDS menentukan skala prioritas dan Program tindak lanjut Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami melakukan evaluasi diri dan mengkomunikasikan rencana pengembangan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan dinas pendidikan dan para pemangku kepentingan. Dokumen program supervisi sekolah 2. Bukti-Bukti Fisik 1.6. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6.3. Sekolah kami melakukan evaluasi diri namun baru dilakukan sebatas tim pengembang sekolah dan belum melibatkan warga sekolah.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melakukan evaluasi diri secara berkala dan berkelanjutan. Dokumen hasil supervisi 3.3. Sekolah kami 3. Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah secara berkelanjutan untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar. Laporan hasil 4. Rekomendasi: 1. Sekolah kami 2.2. Sekolah kami sudah melaksanakan evaluasi proses pembelajaran 3. Sekolah kami sudah melaksanakan evaluasi program kerja tahunan KELEMAHAN 1. 2. Sekolah kami 4. Sekolah kami sudah membentuk Tim Pengembang Sekolah (TPS) 2. Program tindak lanjut Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.

4. Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar dapat menyusun laporan EDS Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dan komite sekolah dalam menentukan skala prioritas dan Program tindak lanjut .3.

4. Sekolah kami sudah menetapkan KKM setiap mata pelajaran.6. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. dan melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan memfokuskan pada peningkatan hasil belajar. RPS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. 3. tetapi belum semua guru melaksanakannya secara maksimal Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah yang didasarkan pada hasil evaluasi Tahap ke-3 Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah yang didasarkan pada hasil evaluasi  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah kearah Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah namun belum didasarkan pada hasil . Sekolah kami sudah melaksanakan program remidial dan pengayaan.3. 2. minimal 75 untuk kelas X. melalui program remedial setiap mata pelajaran KELEMAHAN 1. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur. 5. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami sudah menentukan indikator hasil belajar 5. 2. Sekolah kami belum mensosialisasi indikator keberhasilan kinerja. Sekolah kami sudah melaksanakan usaha peningkatan rata-rata hasil belajar. Undangan rapat Daftar hadir rapat Notulen Rapat Berita acara penetapan prioritas. menilai kinerja.3. tetapi belum maksimal 3. Sekolah kami sudah melaksanakan penyusunan indikator evaluasi diri sekolah untuk meningkatkan hasil belajar 2. Sekolah kami sudah melaksankan upaya ketercapaian KKM setiap mata pelajaran. Sekolah kami sudah melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri sekolah untuk meningkatkan hasil belajar 4.3. Sekolah kami sudah melakukan penilaian kinerja sekolah 3. minimal 76 untuk kelas XI dan minimal 77 untuk kelas XII 6.

Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu menyusun sebuah program optimalisasi program remidial dan pengayaan untuk peningkatan hasil belajar . Sekolah kami perlu menyusun program untuk mensosialisasikan indikator keberhasilan kinerja yang didasarkan pada hasil evaluasi diri serta disesuaikan dengan harapan dan kebutuhan masyarakat 2. 3.diri serta disesuaikan dengan harapan dan kebutuhan masyarakat. diri dan memfokuskan peningkatan hasil belajar. Sekolah kami perlu menyusun sebuah program peningkatan rata-rata hasil belajar. peningkatan hasil belajar. pada evaluasi diri sekolah.

efisien.6. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah belum dapat mengelola penerimaan dan pelaporan data secara akurat serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. KELEMAHAN 1. dan efektif menggunakan SMS broadcasting. . Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid 6.1. efisien dan dapat dipertanggungjawabkan. website sekolah. Sekolah mengelola sistem informasi pengelolaan dengan cara yang efektif. efisien. Data base sekolah 2. dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah. Pengelolaan data di sekolah kami berbasis ICT namun masih menggunakan program office yang sederhana dan belum berbasis website. blog. dan akuntabel menggunakan Paket Aplikasi Sekolah (PAS) 2.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Pengelolaan data di sekolah kami belum berbasis ICT sehingga belum efektif dan efisien. Sekolah kami sudah mengelola Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMPendik) yang efektif. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif.4. Webside Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah 2. Sekolah kami sudah menggunakan Komunikasi antar warga secara efisien.4. efisien. efisien dan akuntabel dan sudah tersosialisaikan kepada seluruh pemangku kepentingan. Sekolah kami belum dapat memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif.

Rekomendasi: 1. dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah 2. Sekolah kami perlu pendampingan pengelolan SIM agar kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. Sekolah kami perlu pendampingan pengelolaan penerimaan dan pelaporan data sehingga kami dapat mengelola penerimaan dan pelaporan data secara akurat serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah . efisien.

Disekolah kami belum ada petugas khusus pegelolaan tentang SIMPENDIK secara khusus. 4. KELEMAHAN 1.2. Sekolah kami memiliki jenis pelayanan : sms gateway . Sekolah kami menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan. 3.4. Sekolah kami perlu mengangkat petugas khusus yang bertugas mengelola SIMPENDIK sehingga sekolah kami dapat menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan serta mudah diakses secara online melalui website sekolah.  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah kami menyediakan akses informasi untuk warga sekolah namun belum ditunjang oleh sistem pembaharuan data.sms broadcase. 2.4. Sekolah kami sudah menggunakan SIMPendik yang mudah diakses 3. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan serta mudah diakses secara online melalui website sekolah. Data base sekolah Webside Buku tamu Buku penghubung Buku Agenda KEKUATAN 1.e-mail sekolah. 5. Tahap ke-1 Sekolah kami belum menyediakan akses informasi yang mudah bagi warga sekolah. dan dapat diakses. Rekomendasi Pengembangan: 1. efektif. Sekolah kami sudah menggunakan Jenis SIMPendik yaitu Paket Aplikasi Sekolah (PAS) 2.wibesite sekolah. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid 6. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah menyediakan sistem informasi yang efisien. .6.

Bukti-Bukti Fisik KEKUATAN 1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik . 3). Laporan kinerja 4. 5). Tenaga perpustakaan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melaksanakan pengelolaan sumber belajar diperpustakaan. Sekolah kami telah mendukung upaya : 1). 4). 3. dan melatih peserta didik.1. membimbing. Promosi PTK 2). 2. adil. Sekolah meningkatkan keefektifan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan.5. Daftar hadir workshop 1.5. Pengembangan PTK. Penempatan PTK disesuaikan dengan kebutuhan. Surat tugas mengikuti workshop/pelatihan 6. Dokumen Program pendayaan gunaan PTK 2. Mutasi tenaga kependidikan dari satu posisi ke posisi lain didasarkan pada analisis jabatan. Pelatih / instruktur melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya memberikan pelatihan teknis kepada peserta didik pada kegiatan pelatihan. Guru melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai agen pembelajaran yang memotivasi. mendidik. 4). dan terbuka. 3). 6). Wakil kepala sekolah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah. memfasilitasi. Konselor melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada peserta didik. Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6.6. Dokumen tindak lanjut 5. Sekolah kami telah menerapkan pendayagunaan PTK secara profesinal. Kepala sekolah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan pengelolaan sekolah (ada 18 tugas). 2). Sekolah kami telah mendayagunakan : 1). Dokumen hasil supervise 3.

Sekolah kami telah melakukan pengangkatan PTK tambahan untuk memenuhi kekurangan tenaga PTK yang tetap. KELEMAHAN 1. Tenaga laboratorium melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya membantu dan mengelola kegiatan praktikum di laboratorium. Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan. Tenaga administrasi melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan kebersihan lingkungan. Sekolah kami belum bisa menyusun progaram pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dengan memperhatikan standar PTK. Teknisi sumber belajar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya mempersiapkan. 4. merawat. Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar dapat menyusun progaram pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dengan memperhatikan standar PTK. . memperbaiki sarana dan prasarana pembelajaran.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami kurang memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan.7). 8). 9). Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan serta senantiasa melaksanakan pengembangan profesinya secara berkelanjutan untuk meningkatkan efektifitas kinerja. Rekomendasi: 1. Tahap ke-3 Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan serta senantiasa melaksanakan pengembangan profesinya.

 Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melakukan evaluasi atas pelaksanaan tugas pendidik dan tenaga kependidikan secara berkala. Tahap ke-3 Sekolah kami senantiasa melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional. Sekolah kami sudah mensosialisasikan program kepengawasan kepada PTK 3.5. Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional Bukti-Bukti Fisik 1. Guru disekolah kami sudah melaporkan hasil evaluasi dan penilaian kepada Kepala Sekolah dan orangtua peserta didik.6. supervisi. evaluasi. pelaporan. Sekolah kami belum melaksanakan tindak lanjut dari hasil pengawasan Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami senantiasa melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional serta menyusun program perbaikan dan peningkatan yang berkelanjutan. 7. Dokumenhasil supervisi 5. Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6. Sekolah kami melakukan supervisi dan evaluasi atas pelaksanaan tugas pendidik dan tenaga kependidikan namun belum terprogram dengan baik. Sekolah kami sudah melaporkan hasil evaluasi kepada Kepala sekolah. Sekolah kami sudah melaksanakan laporan Pengawasan oleh pengawas 8. Dokumen tindak lanjut hasil supervisi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Program supervise dan evaluasi kepala sekolah 2. Sekolah kami sudah melaksanakan pemantauan pengelolaan sekolah oleh Komite Sekolah 5. . Daftar hadir sosialisasi supervise dan evaluasi 3.5. Dokumen hasil supervisi kepala sekolah 4. Sekolah kami sudah Laporan pelaksanaan tugas tenaga kependidikan 6. Sekolah kami sudah melaksanakan Penyusunan program pengawasan berdasarkan SNP 2. Dokumen laporan hasil supervise 7. Pengawas sekolah 6. Sekolah kami sudah melaksanakan kepengawasan meliputi pemamtauan. KELEMAHAN 1.2. 4.

.Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional pendidikan serta menyusun program perbaikan dan peningkatan yang berkelanjutan.

Bank Jatim. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Warga sekolah kami terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis serta kegiatan pengembangan sekolah pada umumnya. Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah 6. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat mengoptimalkan pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis serta kegiatan pengembangan sekolah pada umumnya. Siswa) Rekomendasi Pengembangan: 1. . 3. dan pemanfaatan lulusan. berkaitan dengan: input. UNP Kediri. MOU dgn warga sekolah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Warga sekolah kami terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis. UB Malang.  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Warga sekolah terlibat langsung hanya pada kegiatan akademis. Contoh kerja sama dengan STAN. Daftar hadir kegiatan 3. Terra Pendidikan.1. Panitia PHBN. Contoh ada Pengurus Komite Sekolah. (Warga sekolah = org yg beraktivitas di sekolah. UM Malang. Sekolah kami sudah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan. Sekolah kami sudah melaksanakan program Keterlibatan warga sekolah dalam pengelolaan akademik dan non akademik .Magistra Utama.6. proses. STKIP PGRI Jombang. Pendidik. Struktur organisasi sekolah 2. Sekolah kami sudah melibatkan warga sekolah dalam pengelolaan pada kegiatan tertentu. Tenaga kependidikan. PHBA 2. Warga sekolah terlibat dalam pengelolaan kegiatan akademis dan nonakademis.6. Bukti-Bukti Fisik 1. output. Tahap ke-1 Warga sekolah kami belum terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis.6.

6.6.

Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah

6.6.2. Sekolah melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan nonakademis. Bukti-Bukti Fisik 1. Struktur organesasi sekolah 2. Daftar hadir kegiatan 3. MOU dengan KEKUATAN 1. Sekolah kami sudah melaksanakan Program Keterlibatan Masyarakat dalam pengelolaan kegiatan non akademik . Contoh pengelolaan ekstra kurikuler TIK, UKS, PMR, Pramuka, SMS Gateway 2. Sekolah kami sudah melibatkan masyarakat dalam kegiatan tertentu. Contoh pada saat perayaan Hari Idul Adha, Kegiatan pondok Ramadhan. 3. Sekolah kami sudah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan, dibidang kegiatan non akademik. Contoh kerja sama dengan Terra Pendidikan kediri bidang pengembangan TIK, PT Telkomsel bidang penembangan SMS broadcasting, PT Telkom pengembangan internet sekolah. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Sekolah kami melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis dan memberikan kesempatan untuk berkreasi.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

masyarakat

Tahap ke-3

Tahap ke-2
Sekolah kurang melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Tahap ke-1
Sekolah kami sama sekali tidak melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Sekolah kami melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Rekomendasi Pengembangan:
1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat mengoptimalkan peran serta memberikan kesempatan untuk berkreasi. masyarakat dalam pengelolaan non akademis dan

7. STANDAR PEMBIAYAAN
Komponen 7.1. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar Indikator 7.1.1. Anggaran sekolah dirumuskan merujuk Peraturan Pemerintah, pemerintahan provinsi, dan pemerintahan kabupaten/kota 7.1.2. Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan 7.1.3. Penyusunan rencana keuangan sekolah dilakukan secara transparan, efisien, dan akuntabel. 7.1.4. Sekolah membuat pelaporan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. 7.2. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7.2.1. Sekolah memiliki kapasitas untuk mencari dana dengan inisiatifnya sendiri 7.2.2. Sekolah membangun jaringan kerja dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri setempat. 7.2.3. Sekolah memelihara hubungan dengan alumni. 7.3. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7.3.1. Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. 7.3.2. Sekolah melakukan subsidi silang kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi

7. 7.1.

PEMBIAYAAN Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar

7.1.1. Anggaran sekolah dirumuskan merujuk Peraturan Pemerintah, pemerintahan provinsi, dan pemerintahan kabupaten/kota Bukti-Bukti Fisik
1. Dokumen RAPBS/RKAS 2. Undangan rapat penyusunan RAPBS/RAKS setiap pertemuan 3. Notulen rapat setiap pertemuan 4. Daftar hadir rapat setiap pertemuan

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik
Kekuatan : 1. Sekolah kami sudah menyusun RAPBS (PP No 19 /2005 Pasal 53). 2. Sekolah kami sudah merumuskan RAPBS dengan perhitungan kebutuhan setahun. 3. Rumusan RAPBS sekolah kami berisi :  Semua ragam sumber pendapatan dan jumlah nominalnya.  Semua ragam pembelanjaan dan jumlah nominalnya  Semua kegiatan/program kerja yang didanai dalam setahun 4. RAP (Rencana Anggaran Pendapatan) sekolah kami meliputi :  Subsidi pemerintah (BOMM).  Iuran siswa (BOSP = Biaya Operasional Satuan Pendidikan)  Sumbangan masyarakat (Biaya Investasi non Lahan). 5. RAB ( Rencana Anggaran Belanja) sekolah kami meliputi :  Biaya penyediaan sarana dan prasarana.  Pengembangan sumberdaya manusia.  Investasi Non Lahan (Gedung).  Gaji dan tunjangan yang melekat.  Bahan atau peralatan pendidikan habis pakai. Biaya operasi pendidikan tak langsung berupa daya, air, jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, transportasi, konsumsi, pajak, asuransi, dan lain sebagainya. (Peraturan Pemerintah No.19/2005 Bab IX: Pasal 62). Kelemahan : 1. Sekolah kami belum pernah menerima Block Grant yang bersifat matching grant. 2. Sekolah kami belum pernah mendapatkan sponsor perusahaan. 3. Sekolah kami belum pernah menandatangi MOU dengan DUDI.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada peraturan pemerintah dengan melibatkan partisipasi komite sekolah dan pemangku kepentingan yang terkait. 2. Sekolah kami perlu mengajukan sponsor ke beberapa perusahaan 3. dan pemerintahan kabupaten/kota. Sekolah kami perlu bantuan Block Grant yang bersifat matching grant. Tahap ke-3 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada Peraturan Pemerintah dan dikomunikasikan kepada komite sekolah dan pemangku kepentingan yang terkait. . Rekomendasi: 1. pemerintahan provinsi. Sekolah kami perlu menandatangani MOU dengan DUDI. Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada Peraturan Pemerintah. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) belum sepenuhnya merujuk pada Peraturan Pemerintah.

Dokumen RAPBS/RKAS 2. Kelemahan : 1. Di sekolah kami perumusan RAPBS/RKAS telah melibatkan KS.1. Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan.7. Karyawan. Tahap ke-3 Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Perumusan RAPBS belum melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan belum melibatkan pemangku kepentingan yang relevan Rekomendasi : 1. Di sekolah kami perumusan RAPBS/RKAS belum melibatkan Guru. Undangan rapat penyusunan RAPBS/RAKS setiap pertemuan 3. Sekolah kami perlu pendampingan dalam merumuskan RAPBS/RKAS dengan melibatkan Guru.2. dan Pemerintah Kab. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7.1.Kediri .Kediri Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan serta Dunia Usaha dan Dunia Industri. Tim Pengembang dan Komite Sekolah. Karyawan. Notulen rapat setiap pertemuan 4. dan Pemerintah Kab. Bukti-Bukti Fisik 1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Daftar hadir rapat setiap pertemuan.

Efesien  Pembelanjaan sekolah kami telah sesuai dengan rencana anggaran yang ada. Nota pembelian barang Kekuatan : 1. Teks rencana investasi 2. Komite Sekolah. Buku permintaan barang 9. 2. efisien.1. Buku kas pembantu 7.3.  Sekolah kami telah memiliki buku setoran ke Bank Jatim. dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Penyusunan rencana keuangan Penyusunan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-4 rencana keuangan √ Penyusunan Tahap ke-4 rencana keuangan Penyusunan Tahap ke-4 rencana keuangan . Penyusunan rencana keuangan sekolah dilakukan secara transparan. Transparan :  Sekolah kami telah melaporkan rencana investasi kepada Kepala Sekolah.7.1. Buku setoran ke bank 12. Daftar nama pemangku kepentingan 3. Teks Pengumuman rencana investasi 4. Kuitansi pembelian barang 13. Komite Sekolah. Di sekolah kami Petugas pencatat logistic barang belum maksimal.  Pemeriksaan Buku Kas ( Umum/Pembantu) sekolah kami dilakukan secara periodik oleh Kepala Sekolah. Buku kas umum 6. 3.  Pengelolaan keuangan sekolah kami dapat diketahui dengan mudah oleh Kepala Sekolah.  Sekolah kami sudah memiliki catatan logistik (uang dan barang) sesuai dengan mata anggaran dan sumber dananya masing-masing. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7. Kuitansi penerimaan 10. Akuntabel  Sekolah kami telah melaksanakan pembukuan keuangan sekolah dengan menggunakan Program Excel. Buku inventaris barang 8. Program kerja sekolah/RAPBS 5.  Setiap transaksi keuangan sekolah kami (penerimaan dan pengeluaran) disertai dengan bukti yang sah berupa kwitansi dan nota. Kelemahan : 1. Kuitansi pengeluaran 11. Bukti-Bukti Fisik 1. dan akuntabel. dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri.

. efisien dan akuntabel kepada masyarakat dan Pemerintah. efisien dan akuntabel. efisien dan akuntabel kepada masyarakat dan Pemerintah. Sekolah kami perlu mendapatkan pelatihan untuk petugas pencatat logistic barang. (Pemerintah dan masyarakat) sekolah dilakukan secara transparan. (kepada pemerintah) Rekomendasi : 1. (kepada pemerintah) sekolah dilakukan secara transparan. efisien dan akuntabel. (Pemerintah dan masyarakat) sekolah dilakukan secara transparan.sekolah dilakukan secara transparan.

Buku laporan keuangan setiap bulan 3.48/2008 Pasal 49 ayat 2).4. Buku ekspedisi 4. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara berkala dan menyeluruh kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Sekolah kami telah memiliki laporan per Kegiatan. Dari Pemerintah dilaporkan kepada pemerintah sesuai aturan perundang-undangan. Teks pengumuman laporan keuangan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. tetapi masih perlu dilakukan secara rutin dan proses yang transparan. 3. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7. Sekolah membuat pelaporan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. 2.1.. √ Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Dinas Pendidikan dan Pemerintah sesuai dengan asal sumber. . Dari sekolah dilaporkan secara rinci dan transparan kepada dewan guru dan staf sekolah. Tahap ke-1 Sekolah belum membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Bukti-Bukti Fisik 1.7.1. Sekolah kami perlu pendampingan agar dapat mengembangkan mekanisme laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara berkala dan menyeluruh kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan secara online. Sekolah kami telah memiliki laporan realisasi belanja rutin. Dari Masyarakat kepada komite sekolah ( PP. Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara periodik kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan.48/2008 Pasal 71. Rekomendasi Pengembangan: 1.ayat 2 ) (PP. Buku kas umum 2. Sekolah kami telah melaporkan dan mempertanggung jawabkan anggaran kepada Komite Sekolah.

Sekolah kami belum bisa membentuk jalinan yang kuat dengan alumni yang siap mendukung pengembangan sekolah. Sekolah kami belum melakukan kerjasama dengan Dunia Usaha Dan Industri (DUDI). Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Koperasi sekolah/siswa 3.2. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. Kantin sekolah 4.2. Program pengembangan kewirausahaan. 6. Sekolah kami telah menyusun proposal penggalian dana Kelemahan : 1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami kreatif menggali berbagai sumber untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Koperasi sekolah dan kebun sekolah (kantin sekolah dan koperasi sekolah dikelola oleh siswa).7. Sekolah kami belum bisa menyelenggarakan kegiatan yang dapat menghasilkan dana. Dokumen proposal penggalian dana. Sekolah memiliki kapasitas untuk mencari dana dengan inisiatifnya sendiri Bukti-Bukti Fisik 1. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum mempertimbangkan penggunaan sumber daya atau prasarana sekolah untuk mencari sumber pembiayaan tambahan. 5. Kami berencana untuk memperluas penggunaan sumber daya dan prasarana sekolah untuk mendapatkan pembiaya-an tambahan tetapi kami belum mengimplemen-tasikannya.1. Tahap ke-3 Sekolah kami mendapatkan pembiayaan tambahan melalui pemanfaatan sarana dan prasarana sekolah. Sekolah kami tidak memiliki tanah yang produktif. 4. 3. 2. Buku kas koperasi sekolah 5. Sekolah kami belum memiliki donator tetap. Rekomendasi: 1. Dokumen RAPBS 6. .. 2. Sekolah kami belum bisa mengembangkan kewirausahaan berupa kantin sekolah. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat menyusun program kreatif yang dapat menggali berbagai sumber untuk mendapatkan pendapatan tambahan.

Sekolah membangun jaringan kerja dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri setempat. 3. . Hubungan kami dengan Dunia Usaha. khususnya orangtua yang mampu untuk membantu sekolah kami. Dunia Industri dan kelompok masyarakat setempat yang membantu sekolah kami dalam hal pembiayaan. 2. 4. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum memiliki hubungan yang kuat dengan dunia usaha dan dunia industri setempat. Dokumen kerjasama dengan Du-Di Undangan rapat kerjasama dengan Dudi Notulen rapat Daftar hadir rapat kerjasama dengan Dudi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Dunia Industri dan kelompok masyarakat harus dikembangkan lebih lanjut agar mendapatkan bantuan keuangan dari mereka. Dokumen daftar Du-Di yang memiliki dana CSR. 5. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kami telah membangun jaringan kerja yang kuat dengan Dunia Usaha. 2. Dokumen proposal penggalian dana kepada Du-Di Daftar nama siswa usulan penerima bantuan dari Du-Di. 7. Rekomendasi: 1. Sekolah kemi belum bisa melakukan aksi kegiatan dengan melibatkan Du-Di. Dunia Industri dan kelompok masyarakat.2. 6.7. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat membangun jaringan kerja yang kuat dengan Dunia Usaha. Tahap ke-3 Kami telah mengembangkan hubungan kerja sama dengan Dunia Usaha. Bukti-Bukti Fisik 1. Dunia Industri dan kelompok masyarakat yang membantu sekolah kami dalam hal pembiayaan. Sekolah kami belum mengidentifikasi Du-Di yang memiliki dana CSR (Coorporate Social Responsibility). Sekolah kami telah melakukan kerja sama dengan pihak Telkomsel di bidang Web to SMS (setiap 3 bulan). Kelemahan : 1. 3.2.2. Sekolah kami belum melakukan kerjasama dengan beberapa Dunia Usaha Dan Industri (Du-Di).

Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat membentuk organisasi alumni yang memiliki program kegiatan seluruh alumni 2. . Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Kami memelihara hubungan dengan alumni dan mereka membantu upaya kami walaupun bukan dalam hal pembiayaan. 5.7. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum menyimpan alumni sekolah kami. Sekolah kami belum memanfatkan sumberdaya alumni.2. 6. 7. 2.3. Bukti-Bukti Fisik 1. 2. Sekolah kami belum mempunyai program kegiatan yang melibatkan alumni. Kelemahan : 1. Buku daftar alumni Buku daftar anggota alumni Dokumen program kerja sekolah. 3. Sekolah kami belum memiliki wadah / organisasi alumni. catatan Kami menyimpan catatan alumni dan sebagian dari mereka membantu sekolah tetapi bukan dalam hal pembiayaan Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar sekolah dapat memelihara hubungan dengan alumni dan memberdayakan mereka sebagai sumber pendanaan dan bantuan lainnya. 3. Buku inventaris barang Undangan rapat dengan alumni Notulen rapat dengan alumni Daftar hadir rapat dengan alumni Tahap ke-4 Kami memelihara hubungan dengan alumni kami dan memberdayakan mereka sebagai sumber pendanaan dan bantuan lainnya. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. 4. Sekolah kami telah mengidentifikasi alumni melalui website sekolah.2. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. Sekolah memelihara hubungan dengan alumni.

. 5. Iuran sekolah kami telah berdasar kecukupan untuk memberikan layanan pendidikan yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Sekolah kami telah memberikan bantuan sebesar 20 % dari Biaya Operasional Satuan Pendidikan bagi peserta didik yang miskin. Rekomendasi: 1. 3.1.3. Bukti-Bukti Fisik 1. Dokumen PSB Kartu SPP Daftar siswa inklusi Kurikulum siswa inklusi Buku program komite sekolah Kekuatan : Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. 3. Sekolah kami menerima siswa dari semua tingkatan ekonomi.7. Tahap ke-3 Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus.3. Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. Kelemahan : 1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus dan mempromosikan kesetaraan akses bagi semua peserta didik. 4. 2. Sekolah mampu melayani siswa dari tingkatan sosial ekonomi namun belum dapat melayani siswa yang berkebutuhan khusus. 2. Sekolah belum bisa memberikan pelayanan secara optimal bagi siswa berkebutuhan khusus. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah belum mampu melayani semua siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7. 4.( Ayat 1 dan 4 pasal 50 PP. Besar Iuran sekolah kami telah sesuai dengan pilihan orangtua peserta didik terhadap sejumlah nominal yang ditawarkan/ditetapkan oleh sekolah. No. Sekolah kami perlu pendampingan agar dapat melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus dan mempromosikan kesetaraan akses bagi semua peserta didik.48/2008 ).

Sumbangan orangtua dirumuskan berdasarkan kemampuan ekonomi orangtua peserta didik.2 Sekolah melakukan subsidi silang kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi Bukti-Bukti Fisik 1. Buku daftar home visit 3. Di sekolah kami yang siswanya berasal dari keluarga yang berkemampuan dibidang ekonomi tidak perlu melakukan subsidi silang. Sekolah kami telah mengidentifikasi tingkat ekonomi orang tua siswa. 4. 3. Besar Iuran sekolah kami yang berupa Biaya Operasional Satuan Pendidikan belum bervariasi sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan orang tua. 2. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7. dari kelurahan/desa. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sumbangan orangtua dan biaya kegiatan sekolah lainnya ditentukan sama untuk semua peserta didik dengan tidak mempertimbangkan kemampuan ekonomi orangtua. Sekolah kami belum semua siswa miskin mendapatkan pembebasan biaya sekolah. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kami mematuhi standar mengenai biaya sumbangan orangtua dan subsidi silang pembiayaan dan juga memiliki alokasi khusus untuk memberikan tempat bagi anak yang sangat miskin dengan mencari sumber dana lainnya. . Surat keterangan miskin Kekuatan : Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. Buku daftar induk siswa 2. Kartu SPP 5. Sekolah kami belum membagi siswa menjadi Dua kelompok : kaya dan miskin. Tahap ke-3 Kami merumuskan besarnya sumbangan orangtua berdasarkan kemampuan ekonomi orangtua dan menerapkan prinsip subsidi silang. tetapi sekolah tidak menerapkan subsidi silang dalam membiayai program kegiatan peserta didik. 2. 3. Besar Iuran sekolah kami (Investasi Non Lahan) bervariasi sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan orang tua. Surat keputusan Kepala Sekolah tentang Biaya Pendidikan Bagi Siswa Miskin Kelemahan : 1. dan belum semua yang miskin terbantu.7.3.3.

Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun program kerja yang menerapkan biaya sumbangan orangtua dan subsidi silang pembiayaan dan juga memiliki alokasi khusus untuk memberikan tempat bagi anak yang sangat miskin dengan mencari sumber dana lainnya. .

8.3.4. Guru melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat.8.1.2.2.1.3.1.1.2. Guru memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Guru menggunakan pembelajaran. Penilaian berdampak pada proses belajar 8. Sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan. Guru menerapkan berbagai teknik.2.3. Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik. dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik.2.1. 8.1. didik dalam . 8. hasil penilaian untuk perbaikan 8. Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik 8. 8. Sekolah melibatkan orangtua peserta meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa.1. 8. Guru memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik.1. 8. bentuk.3.2. STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN Komponen Indikator 8. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka 8.

1.1. Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang melakukan penentuan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik. Di sekolah kami semua guru sudah menyusun instrument penilaian sesuai dengan sk.1. 8. kd mata pelajaran masing. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami menyusun rencana penilaian terhadap hasil belajar peserta didik terhadap pencapaian 3. Tahap ke-3 Guru-guru kami menyusun dan mengembangkan perencanaan penilaian untuk mencapai √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami melaksanakan penilaian hasil belajar peserta didik tanpa membuat perencanaan Sebagian Guru-guru kami menyusun perencanaan penilaian berdasarkan kompetensi dasar dan standar . NOTULEN RAPAT PENYUSUNAN KKM. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melakukan penyusunan matrik/pemetaan penilaian 3. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menentukan KKM 2.8. Bukti-Bukti Fisik 1. EDARAN KE WALI MURID Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 50 guru dari 62 guru yang sudah melakukan penyusunan kisi-kisi soal sesuai dengan sk. PENILAIAN PENDIDIKAN Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik 8. Di sekolah kami semua guru sudah menyusun kisi-kisi soal penilian 4. karakteristik mata pelajaran. 3. 2. kd mata pelajaran masing-masing. dan kondisi satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik 2. Di sekolah kami sebagian besar guru belum melakukan penyusunan rubrik penilaian sesua dengan mata pelajaran masing-masing. DAFTAR HADIR RAPAT PENYUSUNAN KKM .

kompetensi. . dan didik didik yang kompetensi peserta didik. Rekomendasi: 1.kompetensi yang diharapkan diinformasikan kepada peserta sehingga setiap peserta memahami target kompetensi harus dicapai. dan kondisi satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik 2. penilaian yang jelas terlebih dahulu. kd mata pelajaran masing-masing. Di sekolah kami sebagian besar guru perlu pendamping atau pelatiahan dalam penyusunan rubrik penilaian sesua dengan mata pelajaran masing-masing melalui mgmp sekolah. 3. Di sekolah kami ada 12 guru dari 62 guru yang pendamping/bimbingan dalam menyusunan kisi-kisi soal sesuai dengan sk. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan/pembingan dalam menentuakan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik. karakteristik mata pelajaran.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.2. Guru memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Bukti-Bukti Fisik 1. GURU MEMILIKI BUKTI FISIK UNTUK DISOSIALISASIKAN KE SISWA TENTANG KRITERIA PENILAIAN SESUAI DENGAN SK, KD DAN DISAMPAIKAN KE SISWA PADA AWAL SEMESTER LEMBAR KKM YANG DIBERIKAN/SOSIALISASIKA N KE KE SISWA TIAP MAPEL Tahap ke-4
Guru-guru kami menginformasikan silabus mata pelajaran yang didalam-nya memuat rancangan dan kriteria penilaian termasuk KKM dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, mata pelajaran dan kondisi sekolah pada awal semester.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah memberikan informasi kepada peserta didik tentang pelaksanaan uh, uts dan uas, ukk dan uan sesuai dengan jadwal yang terdapat pada program semester mata pelajaran masing-masing. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum menginformasikan lebih dahulu kepada peserta didik tentang pelaksanaan ulangan uh.

2.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-3
Guru-guru kami memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk KKM yang disusun.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami tidak memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian, termasuk KKM.

Guru-guru kami memberikan informasi kepada peserta didik hanya KKM saja diawal semester.

Rekomendasi:
1. Sekolah kami perlu ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka menginformasikan silabus mata pelajaran yang didalamnya memuat rancangan dan kriteria penilaian termasuk KKM dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, mata pelajaran dan kondisi sekolah pada awal semester.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.3. Guru melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat. Bukti-Bukti Fisik 1. 2. PROMES JADWAL ULANGAN BUKU DAFTAR NILAI YANG TELAH TERISI LENGKAP KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat untuk mengukur prestasi peserta didik sesuai dengan sk, kd masing-masing mata pelajaran. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 10 guru dari 62 guru yang melaksanakan penilaian tidak sesuai dengan rencana yang telah dibuat dalam melaksanakan penilaian secara periodic Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Guru-guru kami menggunakan berbagai jenis metode untuk menilai kemajuan belajar peserta didik secara berkelanjutan dan mengembangkannya berdasarkan rencana yang telah dibuat sesuai dengan perkembangan peserta didiknya.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

Tahap ke-3
Guru-guru kami selalu melaksanakan penilaian dan memantau kemajuan belajar peserta didik secara berkala sesuai dengan rencana yang telah dibuat pada silabus dan RPP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami tidak menilai atau memonitor kemajuan peserta didik sesuai rencana.

Guru-guru kami melaksanakan penilaian terhadap peserta didik secara periodik, tapi sebagian besar tidak sesuai dengan rencana penilaian yang telah disusun.

Rekomendasi: 1. Sekolah kami ada 10 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan agar mereka dapat menggunakan berbagai jenis metode untuk menilai kemajuan belajar peserta didik secara berkelanjutan dan mengembangkannya berdasarkan rencana yang telah dibuat sesuai dengan perkembangan peserta didiknya.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.4. Guru menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik. Bukti-Bukti Fisik 1. DOKUMEN PENILAIAN BERUPA BUKU NILAI, MINIMAL ADA FORMAT NILAI TUGAS, UH 1, 2 DST, UTS, US DAN RAPOR RPP BAB PENILAIAN YANG DIDALAMNYA ADA RENCANA TES LISAN, URAIAN ATAU NON URAIAN/OBYEKTIF, DOKUMEN KISI-KISI DAN SOAL, LK (LEMBAR KERJA)/NASKAH ULANGAN/SOAL, FORMAT DAN TUGAS INDIVIDU DAN KELOMPOK Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Guru-guru kami membuat instrumen yang tepat dan dapat diandalkan untuk menerapkan berbagai teknik, bentuk dan jenis penilaian serta direview secara berkala.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik sesuai dengan sk dan kd mata pelajaran masing-masing. 2. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru sudah memberikan penugasan perorangan atau kelompok berbentuk TT, TTT dan atau PR/proyek. KELEMAHAN

2.

3.

1. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang belum menyusun kisi-kisi soal baik ulangan harian, ulangan tengah semester atau ulangan akhir semester

4.

5.

Tahap ke-3
Guru-guru kami menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian sesuai dengan target kompetensi yang ingin diukur.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami hanya menerapkan satu teknik, bentuk dan jenis penilaian.

Guru-guru kami hanya menerapkan teknik, bentuk, dan jenis penilaian tertentu untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik.

. bentuk dan jenis penilaian serta direview secara berkala.Rekomendasi: 1. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan agar dapat membuat instrumen yang tepat dan dapat diandalkan untuk menerapkan berbagai teknik.

tugas peserta didik sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.2.2. KELEMAHAN 1. Penilaian berdampak pada proses belajar 8.8. Rekomendasi: 1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Guru-guru kami mengkaji ulang tingkat kemajuan semua peserta didik pada setiap akhir semester. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melakukan koreksi ulangan. Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami ada 52 guru dari 62 guru yang belum mengembalikan hasil ulangan siswa serta memberikan komentar secara mendidik. Setiap guru menyampaikan hasil Evaluasi mata pelajaran serta hasil penilaian setiap peserta didik kepada Kepala sekolah pada akhir semester dalam bentuk laporan hasil prestasi belajar peserta didik.1. LEMBAR MASUKAN DAN KOMENTAR PENILAIAN KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 52 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar guru-guru dapat secara rutin mencatat kemajuan setiap peserta didik memberi komentar dan masukan serta menginformasikanya kepada peserta didik secara individual dan berkala. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Semua guru kami secara rutin mencatat kemajuan setiap peserta didik memberi komentar dan masukan serta menginformasikanya kepada peserta didik secara individual dan berkala. . Guru memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik. (dan memberi komentar dan masukan serta menginformasikannya ke peserta didik) √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru tidak selalu memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik.

Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi. Di sekolah kami ada 42 guru dari 62 guru sudah menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3. Guru menggunakan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran. Di sekolah kami ada 42 dari 62 guru sudah melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan 2.2.2. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk memberikan pendapat Tahap ke-3 Guru-guru kami selalu menggunakan hasil penilaian peserta didik dalam mereview rencana pembelajaran √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Hasil tes di sekolah kami tidak selalu berpengaruh pada perbaikan program pembelajaran yang telah Hasil tes digunakan sebagian guruguru kami untuk merencanakan perbaikan bahan pembelajaran . Bukti-Bukti Fisik 1.2. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 2. HASIL ULANGAN HARIAN/TENGAH SEMESTER DAN SEMESTER GURU MEMILIKI KISI-KISI DAN SOAL-SOAL UNTUK REMIDI KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 42 guru dari 62 guru yang telah menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi. Penilaian berdampak pada proses belajar 8. KELEMAHAN 1. 2.8.

Rekomendasi: 1. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3. yang telah disusun. selanjutnya. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan 2. disusun.terhadap hasil pencapaian kemajuan belajar yang mereka peroleh dan terlibat dalam penetapan target pembelajaran. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi .

Di sekolah kami telah melaporkan hasil penilaian setiap semester kepada orang tua/wali peserta didik 4. Sekolah kami selalu menerbitkan Surat Ketrangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dan ijazah setiap tahunnya dan diserahkan kepada orang tua/wali perserta didik 4.3.3. Sekolah kami selalu melaporkan hasil kelulusan kepada Dinas Pendidkan setiap tahunnya. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka pada setiap akhir semester kepada 8. 5. .8.1. Sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan. 2. 3. BUKU RAPOR SEMESTER BUKU RAPOR AKHIR TAHUN DAFTAR HADIR PENGAMBILAN RAPOR DAFTAR ISIAN PENGAMBILAN RAPORT KEKUATAN Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaporkan hasil penilaian setiap akhir semester kepada Kepala Sekolah 2. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaporakan hasil penilaian akhlak dan penilaian kepribadian kepada sekolah 3.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyampaikan laporan semua hasil penilaian peserta didik kepada orangtua dan mendiskusikannya secara mendetail untuk masing-masing peserta didik secara berkala sesuai dengan kesepakatan √ Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah kami membuat laporan hasil penilaian kepada orangtua secara rutin dan sistematis dalam bentuk laporan pendidikan. Sekolah kami menyampaikan laporan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orang tua/wali peserta didik dalam bentuk laporan pendidikan. Sekolah kami menyampaikan laporan semua hasil penilaian peserta didik kepada orangtua dan mendiskusikannya secara mendetail untuk masingmasing peserta didik secara berkala sesuai dengan kesepakatan . Tahap ke-1 Sekolah kami membuat laporan kepada orangtua berupa hasil penilaian akhir di setiap akhir semester. Rekomendasi Pengembangan: 1.

2. Di sekolah kami selalu mengiformasikan/mensosialisasikan tentang SK/KD.3. Sekolah melibatkan orangtua peserta didik dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. rapat awal orang tua siswa. Bukti-Bukti Fisik KEKUATAN 1. DAFTAR HADIR SOSIALISASI PENCAPAIAN HASIL BELAJAR. Di sekolah kami orang tua/wali murid selalu dilibatkan dalam menunjang fasilitas sekolah misalnya seperti pembelikan lks dan buku paket serta alat transportasi yang dibutuhkan peserta didik KELEMAHAN 1. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melibatkan orangtua secara aktif dalam membantu anak mereka belajar di rumah. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Sekolah kami menjalin kemitraan dengan orangtua dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. KKM. dan melalui buku perataturan akademik. .3.8. Kriteria kenaikan program remedial dan pengayaan kepada orang tua/wali murid di awal kegiatan pembelajaran akan dilaksanakan pada saat pelaksanaan MOS. Sekolah kami belum memberi kesempatan berdiskusi untuk membangun kerja sama dengan orangtua agar membantu anak mereka belajar di rumah. Di sekolah kami belum pernah melibatkan orang tua/wali murid dalam penyusunan criteria Kelulusan Ujian Sekolah atau Ujian Nasional Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami membuat laporan berkala pada orangtua mengenai pencapaian hasil belajar peserta didik dan menawarkan kesempatan untuk mendiskusikan kemajuan anak mereka serta mengajukan usulanusulan peningkatan hasil belajar peserta didik. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka 8. DAFTAR HADIR PENERIMAAN LAPORAN HASIL BELAJAR 1.2.

Rekomendasi: 1. . Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat membuat laporan berkala pada orangtua mengenai pencapaian hasil belajar peserta didik dan menawarkan kesempatan untuk mendiskusikan kemajuan anak mereka serta mengajukan usulan-usulan peningkatan hasil belajar peserta didik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->