Instrumen Evaluasi Diri Sekolah (EDS) Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Pare Alamat : Jl.

Pk Bangsa 41 Pare Kabupaten : Kediri Tahun : 2011

1. STANDAR ISI
Komponen 1.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Indikator
1.1.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP. 1.1.2. Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan kebutuhan pembelajaran. 1.1.3. Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu, rencana program remedial, dan pengayaan bagi siswa.

1.2.

Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik

1.2.1. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 1.2.2. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

1.

ISI

1.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan
1.1.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP

1. 2. 3. 4. 5.

Bukti-Bukti Fisik Sk Team Pengembang Kurikulum Dokument ktsp Daftar hadir Undangan rapat Notulen rapat

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan 1. Sekolah kami sudah memiliki Tim Pengembang Kurikulum 2. sekolah kami sudah melaksanakan Kurikulum yang Memuat 5 Kelompok Mapel 3. Sekolah kami sudah melaksanakan 7 Prinsip Pelaksanaan 4. Sekolah kami sudah menerapkan Muatan Kurikulum, Inti, Lokal, Pengem.diri 5. Sekolah kami sudah melaksanakan Alokasi waktu,jampel, jam/mg,jam/tahun 6. Sekolah kami sudah melaksanakan Penambahan jam 7. Sekolah kami sudah mereview Kurikulum tiap tahun 8. Kurikulum kami sudah disosialisasikan kepada stakeholder sekolah 9. Kurikumlum sekolah kami sudah disahkan oleh Dinas pendidikan Kelemahan 1. Sekolah kami belum melibatkan anggota TPK dalam penyusunan kurikulum; kepsek, wakil guru, wakil siswa, komite, pengawas 2. Kurikulum sekolah belum sepenuhnya melaksanakan 7 Prinsip Pengembangan Tahapan Pengembangan

Tahap ke-4
Kurikulum sekolah kami disusun dan dikembangkan sesuai dengan panduan BSNP dan menjadi rujukan bagi pengembangan kurikulum sekolah lainnya yang memiliki karakteristik yang sama.

Tahap ke-3
Kurikulum sekolah kami disusun dan dikembangkan sesuai dengan panduan BSNP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Kurikulum sekolah kami belum sepenuhnya mengikuti panduan yang disusun BSNP.

Kurikulum sekolah kami disusun mengikuti panduan yang disusun BSNP namun masih memerlukan pengembangan.

Rekomendasi : 1. pengawas 2. komite. . Sekolah kami perlu pendampingan agar kami dapat menyusun Kurikulum sekolah berdasarkan 7 Prinsip Pengembangan. kepsek. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun program penyusunan kurikulum yang melibatkan anggota TPK dalam penyusunan kurikulum. wakil siswa. wakil guru.

kebutuhan sosial masyarakat. . Dokumen 1 KTSP :  Jenis Muatan Lokal 2.2. Tahap ke-3 Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. dan kebutuhan pembelajaran dalam silabus setiap mata pelajaran.1. Sekolah kami belum melaksanakan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakter dan sosbud Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. usia peserta didik. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kurikulum sekolah kami disusun belum mempertimbangkan karakteristik daerah. usia peserta didik. kebutuhan sosial masyarakat.1. Sekolah kami sudah melaksanakan kurikulum dengan tambahan muatan lokal. Bukti-Bukti Fisik 1. dan kebutuhan pembelajaran yang terintegrasi dalam silabus setiap mata pelajaran serta menjadi rujukan kab/kota dalam pengembangan kurikulum lokal. 1.1. dan kebutuhan pembelajaran. kondisi budaya. kebutuhan sosial masyarakat. 2. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1. Kurikulum sekolah kami disusun dengan mempertimbangkan usia peserta didik dan kebutuhan pembelajaran. usia peserta didik. kondisi budaya. kondisi budaya. kondisi budaya. usia peserta didik. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakteristik daerah. kebutuhan sosial masyarakat. Dokumen 2 KTSP:  Program Mulok  Silabus Mulok  RPP Mulok KELEMAHAN . dan kebutuhan pembelajaran.

Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakter dan sosbud .Rekomendasi : 1.

√ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Struktur kurikulum sekolah kami tidak mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN .1. Dokumen 1 KTSP ( struktur kurikulum) 3. sedangkan program remedial dan pengayaan kadang kala dilaksanakan. Dokumen 1 KTSP ( muatan kurikulum inti/utama. . dan pengayaan bagi siswa.1. pengembangan diri) 2.3. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum mengalokasikan waktu layanan perbaikan dan pengayaan 2. Tahap ke-3 Struktur kurikulum sekolah kami telah mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya dengan selalu melaksanakan program remedial dan pengayaan. muatan lokal.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu. 1. 1. Struktur kurikulum sekolah kami kurang mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya. serta program remedial dan pengayaan belum pernah dilaksanakan. Dokumen 1 KTSP ( pengaturan beban belajar) Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Struktur kurikulum sekolah kami telah mengalokasikan waktu yang cukup bagi peserta didik agar dapat memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya dengan selalu melaksanakan program remedial dan pengayaan yang sistematis untuk setiap peserta didik. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan Program Layanan perbaikan 3. rencana program remedial. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan Program Layanan pengayaan Bukti-Bukti Fisik 1.

Rekomendasi : 1. 3. 2. Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat mengalokasikan waktu layanan perbaikan dan pengayaan Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat melaksanakan Program Layanan perbaikan Di Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka dapat melaksanakan Program Layanan pengayaan .

Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik 1. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK telah menyusun program layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.1. 1. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 4. KTSP ( pengembangan silabus Konseling Program Tahunan. Daftar Siswa Binaan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1. 2. Bukti-Bukti Fisik 1.2. . Satuan Layanan/ Satuan Pendukung.2. Program Semester. Sekolah kami masih sangat terbatas dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling yang memadai dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. KELEMAHAN . √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu memberikan layanan bimbingan dan konseling bagi peserta didik. Tahap ke-3 Sekolah kami memberikan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 3. 6. Program Khusus dan Pemetaan Mater Layanan Konseling. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK belum melaksanakan tindak lanjut bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta belum memberikan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. baik yang terprogram dengan jelas maupun berdasarkan kasus per kasus sesuai kebutuhan peserta didik. 5. 2.1. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK belum memberikan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan layanan dan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi setiap peserta didik.

Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK perlu pembimbingan agar mereka dapat menyusun program dan melaksanakan bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta menawarkan pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.Rekomendasi : 1. Di sekolah kami 5 guru BK dari 5 guru BK perlu pembimbingan agar mereka dapat menyusun dan melaksanakan program tindak lanjut bimbingan secara teratur dan berkesinambungan serta belum memberikan pengembangan pribadi peserta didik pelayanan konseling dalam memenuhi kebutuhan . 2.

2. Rapor. Bukti-Bukti Fisik 1. Jurnal. 3.2. Sekolah kami belum semua melaksanakan Penilaian dan Pelaporan hasil pengembangan diri Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan berbagai jenis kegiatan ekstra kurikuler yang disesuaikan dengan minat setiap peserta didik dan melibatkan masyarakat dalam pengembangan ekstra. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.2. 5. Sekolah kami sudah melakukan Penyusunan Program dan perencanaan pengembangan diri 2. Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik 1. Rekomendasi : 1. Tahap ke-3 Sekolah kami sudah menyediakan beberapa (berbagai) kegiatan ekstrakurikuler bagi peserta didik yang sesuai dengan minat sebagian besar peserta didik. V Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu memberikan kegiatan ekstra-kurikuler bagi peserta didik. Sekolah kami menyediakan kegiatan ekstra-kurikuler tetapi belum mengakomodir semua kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.1. Sekolah kami belum melaksanakan semua kegiatan pengembangan diri 2. 6. Sekolah kami perlu melaksanakan Penilaian dan Pelaporan hasil pengembangan diri . 2. Sekolah kami perlu melaksanakan semua kegiatan pengembangan diri 2. 4. Daftar Hadir Daftar Nilai.kurikulernya. Sekolah kami sudah mengelompokkan Jenis kegiatan pengembangan diri KELEMAHAN 1. Program semester. Buku Induk Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.

1. kebutuhan khusus. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI). latar belakang budaya. buku referensi.1. nilai-nilai. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2.2.5. tahap intelektual. Guru menggunakan buku panduan. Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. motivasi belajar. RPP memperhatikan perbedaan gender. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif.1. dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan. kecepatan belajar.3. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran dengan mudah. Siswa dapat mengakses buku panduan.1. Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar Indikator 2.STANDAR PROSES Komponen 2.1. menantang dan memotivasi peserta didik 2. 2. 2. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi perencanaan. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. inspiratif. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan . 2. menyenangkan. pelaksanaan.2.2. kreatif. buku pengayaan. kemampuan sosial. Standar Kompetensi Lulusan (SKL). 2.2. minat. norma.2. potensi. dan penutup. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik.5. 2.2. buku referensi. inti. emosional.4. 2.1. 2.3.1. dan penilaian hasil pembelajaran. dan lingkungan peserta didik.5.2.3. kemampuan awal. bakat.2. gaya belajar. 2. serta mendapatkan konfirmasi. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. menyenangkan. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas.4. inspiratif. buku pengayaan. 2. dan panduan KTSP.1. Pengembangan Silabus dilakukanguru secara mandiri atau berkelompok 2.4.

1. Silabus mata pelajaran kelas XI 3. PROSES Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar 2.1. dan panduan KTSP serta telah Tahap ke-3 Silabus kami telah sesuai dengan SI.1. Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Silabus mata pelajaran kelas XII Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.2. Sekolah kami sudah mengembangkan silabus dengan mencantumkan Komponen Silabus sebagai berikut:  Identitas mata pelajaran  SK dan KD  Materi pembelajaran  Kegiatan pembelajaran  Indikator pencapaian kompetensi  Penilaian  Alokasi Waktu  Sumber belajar KELEMAHAN 1. Di Sekolah kami baru 54 dari 62 guru yang mengembangkan silabus Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Silabus kami telah sesuai dengan SI. dan panduan KTSP. SKL. Di Sekolah kami baru 40 guru dari 62 guru yang sudah mengembangan silabus berdasarkan :  Standar Isi  Standar Kompetensi lulusan  Panduan penyusunan KTSP 2. Silabus mata pelajaran kelas X 2. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI). Bukti-Bukti Fisik 1. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Silabus kami belum sesuai dengan Sebagian silabus kami telah sesuai . 2.

mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah. dan panduan KTSP dengan SI. SKL. dan panduan KTSP. secara berkala dievaluasi dan dikembangkan sesuai perubahan dan kebutuhan) SKL. SKL. sebaiknya. Rekomendasi: 1. secara berkala dievaluasi dan dikembangkan sesuai perubahan dan kebutuhan. . Di Sekolah kami ada 8 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan penyusunan silabus sesuai dengan SI. SI. dan panduan KTSP yang mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah. SKL. dan panduan KTSP. (telah mempertimbangkan situasi dan kondisi sekolah sebenarnya sama dengan panduan KTSP pd tahap 3. Di    Sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan pengembangan silabus berdasarkan : Standar Isi Standar Kompetensi lulusan Panduan penyusunan KTSP 2.

KELEMAHAN 1. Sekolah kami sudah mengembangkan silabus secara kelompok guru mata pelajaran di sekolah dan MGMP tingkat kabupaten. Bukti-Bukti Fisik 1. . Pengembangan Silabus dilakukan guru secara mandiri atau berkelompok. Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar 2.1. Sekolah kami perlu pembimbingan dalam kegiatan mengkaji dan mengembangkan silabus secara teratur oleh guru secara mandiri yang berdampak pada peningkatan mutu peserta didik. Sebagian silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri yang berdampak pada peningkatan mutu peserta didik. Rekomendasi: 1. Silabus mata pelajaran Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami belum mengkaji dan mengembangkan silabus secara mandiri. Tahap ke-3 Silabus kami telah dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok.2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Silabus kami belum dikaji dan dikembangkan secara teratur oleh guru secara mandiri atau berkelompok.2.1.

Indikator pencapaian kompetensi.2. inspiratif. lengkap dan sistematis dan menunjukkan pembelajaran PAKEM(interaktif. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP berdasarkan prinsip :  Mendorong partisipasi aktif peserta didik  Mengembangkan budaya membaca dan menulis  Memberikan umpan balik dan tindak lanjut  Memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan 2. alokasi waktu. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. KD. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. inti dan penutup)Jumlah guru penyusun RPP. menantang. materi ajar. menyenangkan. tujuan pembelajaran. Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP berdasarkan silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai kompetensi dasar Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP belum lengkap dan sistematis sesuai dengan komponen RPP ( identitas mata pelajaran. Dokumen I KTSP Dokumen Silabus / RPP Kelengkapan jumlah RPP / Silabus Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. kegiatan pembelajaran yang terdiri dari pendahuluan. dll) 3. metode pembelajaran.2.1. 2.2. SK. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menyusun RPP tidak berdasarkan prinsip :  Memperhatikan perbedaan individu peserta didik  Menerapkan Teknologi dan informasi 2. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang tidak mereviu RPP setiap tahun. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang menyusun RPP untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam 1X pertemuan 3. 3. .

√ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru tidak menyusun RPP sendiri. Sebagian guru menyusun RPP sendiri untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. Rekomendasi: 1.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 RPP disusun oleh setiap guru untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran dan direview secara berkala untuk memastikan dampaknya pada peningkatan hasil belajar peserta didik. 2. Tahap ke-3 RPP disusun oleh setiap guru untuk setiap kompetensi dasar berdasarkan prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam menyusun RPP untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam 1X pertemuan . Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam menyusun RPP berdasarkan prinsip :  Memperhatikan perbedaan individu peserta didik  Menerapkan Teknologi dan informasi dan direview secara berkala untuk memastikan dampaknya pada peningkatan hasil belajar peserta didik.

potensi. Tahap intelektual. minat. norma. Tahap ke-3 RPP memperhatikan perbedaan gender. minat. kecepatan belajar. bakat. kemampuan sosial. bakat. norma. kecepatan belajar.2. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam membuat RPP yang mengakomodir perbedaan peserta didik (perbedaan gender. latar belakang budaya. norma. kebutuhan khusus. kecepatan belajar.2. Tahap intelektual. latar belakang budaya. norma. kecepatan belajar.2. Bukti-Bukti Fisik 1. Dokumen Review Silabus Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. minat. motivasi belajar. gaya belajar. minat. emosional. kebutuhan khusus. kemampuan awal. kecepatan belajar. dan lingkungan peserta didik. emosional. kebutuhan khusus. gaya belajar. latar belakang budaya. Dokumen Pengembangan Silabus masing-masing Guru disahkan KS 2. bakat. motivasi belajar. kemampuan awal.2. nilai-nilai. bakat. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang RPP-nya belum mengakomodir perbedaan peserta didik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 RPP memperhatikan perbedaan gender. emosional. RPP memperhatikan perbedaan gender. dan lingkungan peserta didik) serta direview oleh para ahli. Rekomendasi: 1. Jumlah guru Penyusun Silabus 3. dan lingkungan peserta didik. kebutuhan khusus. gaya belajar. Tahap ke-2 RPP memperhatikan perbedaan gender. dan lingkungan peserta didik serta direview oleh para ahli. motivasi belajar. potensi. gaya belajar. √ Tahap ke-1 RPP tidak memperhatikan perbedaan individual peserta didik. kemampuan sosial. potensi. kemampuan awal. latar belakang budaya. kemampuan awal. . kemampuan sosial. emosional. potensi. nilai-nilai. kemampuan sosial. Tahap intelektual. tahap intelektual. kemampuan awal. latar belakang budaya. nilai-nilai. kebutuhan khusus. nilai-nilai. motivasi belajar.

2. Buku Kunjungan Perpustakaan 7. Daftar Hadir 3. Buku kunjungan Laboratorium Tahap ke-4 Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dibeli (dimiliki) sendiri dan berbagai materi yang tersedia di perpustakaan sekolah dengan mudah untuk dipinjam dan dipakai di luar sekolah dalam kurun waktu tidak lebih dari satu minggu dan dapat diperpanjang.3. Berita Acara 4. (Kata kuncinya “Akses”. serta dapat mengakses Buku Sekolah √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Siswa sekolah kami hanya menggunakan sumber belajar yang dimiliki sendiri. Notulen Rapat Penentuan Buku Teks 2. Siswa dapat mengakses buku panduan. Buku Peminjaman alat Laboratorium 10. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran dengan mudah Bukti-Bukti Fisik 1. buku pengayaan. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. Interview 9.3. . buku pengayaan. Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dimiliki sendiri dan beberapa buku teks yang tersedia di perpustakaan sekolah selama pelajaran berlangsung. buku referensi.1. buku referensi di perpustakaan) 3. serta dapat mengakses Buku Sekolah Elektrnik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. maka sebaiknya: Sekolah kami belum menyediakan sumber belajar yang diperlukan siswa untuk dipinjam dan diakses). Observasi 8. Daftar catalog buku 5. Daftar buku Peminjaman Perpustakaan/Referensi 6. Di sekolah kami ada 500 Siswa dari 756 siswa yang belum memiliki sumber belajar lain ( buku panduan. Di sekolah kami ada 256 siswa dari 756 siswa yang belum memiliki buku teks dan buku panduan dalam pembelajaran yang dimiliki sendiri 2. Di sekolah kami ada 600 Siswa dari 756 siswa yang belum memiliki sumber belajar lain ( di lingkungan sekolah) Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Siswa sekolah kami menggunakan sumber belajar yang dibeli (dimiliki) sendiri dan berbagai materi yang tersedia di perpustakaan sekolah dengan mudah untuk dipinjam dan dipakai di luar sekolah dalam kurun waktu tidak lebih dari satu minggu dan dapat diperpanjang.

Sekolah kami perlu bantuan pengadaan sumber belajar lain ( buku panduan. 2.(BSE) dan materi lain dari elibrary sekolah Elektrnik (BSE). Sekolah kami perlu bantuan pengadaan buku teks dan buku panduan dalam pembelajaran yang ditetapkan untuk 256 siswa dari 756 siswa . Rekomendasi 1. buku pengayaan. buku referensi di perpustakaan) untuk 500 Siswa dari 756 siswa 3. Sekolah kami perlu bantuan pengadaan sumber belajar lain ( di lingkungan sekolah) untuk 600 Siswa dari 756 siswa .

Observasi 8. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik. Daftar Hadir 3. Guru-guru kami sudah menggunakan sumber belajar lainnya selain buku pelajaran. Interview 9. 4. Guru menggunakan buku panduan. Daftar buku Peminjaman Perpustakaan/Referensi 6. Buku Peminjaman alat Laboratorium 10. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. buku pengayaan. 3. Di sekolah kami penentuan buku teks pelajaran belum merupakan hasil rapat antara guru dan komite.2. buku referensi. Berita Acara 4. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar yang ada di perpustakaan Di sekolah kami ada 53 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar yang ada di laboratorium Di sekolah kami ada 16 guru dari 62 guru yang belum memanfaatkan sumber belajar lain yang ada di lingkungan sekolah Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Guru-guru kami menggunakan buku panduan. namun hanya pada mata pelajaran tertentu.2. buku pengayaan.3 Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami sepenuhnya hanya bergantung pada bukubuku pelajaran saja dalam melakukan proses pembelajaran. Daftar catalog buku 5. Notulen Rapat Penentuan Buku Teks 2. Buku Kunjungan Perpustakaan 7. Buku kunjungan Laboratorium Tahap ke-4 Guru-guru kami menggunakan berbagai jenis sumber dan media pembelajaran di sekolah serta memanfaatkan tempat belajar lain di luar sekolah dengan melibatkan siswa. Bukti-Bukti Fisik 1.3. 2. buku referensi. .

4. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar yang ada di perpustakaan Di sekolah kami ada 53 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar yang ada di laboratorium Di sekolah kami ada 16 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan dalam memanfaatkan sumber belajar lain yang ada di lingkungan sekolah . 2. Sekolah kami perlu melaksanakan rapat antara guru dan komite untuk menentukan buku teks pelajaran. 3.Rekomendasi 1.

Bukti-Bukti Fisik 1. dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan. dan penutup. kreativitas.4. inspiratif. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif. memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram. Silabus / RPP setiap Mapel Hasil Monev kelas Observasi Interview KELEMAHAN 1. c. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran. menyenangkan. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi.pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelum nya dengan materi yang akan dipelajari.3 penutup : a.1. kreatif. c. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai. menyenangkan. e. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif. b. inspiratif. . 4. menyenangkan. 3. dan kemandirian sesuai dengan bakat.1 pendahuluan : a. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. d. program pengayaan.4. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus. serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa. menantang dan memotivasi peserta didik 2. menantang. Di sekolah kami ada 12 guru dari 62 guru yang melaksanakan pembelajaran tidak sesuai dengan RPP 2. layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 2. Mengajukan pertanyaan .2. Di sekolah kami baru ada 40 guru dari 62 guru yang melaksanakan Pembelajaran meliputi kegiatan : 2.2 inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif. 2. inti. b. minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik 2. inspiratif. Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran. d. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

c. layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik. 2. inspiratif. Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran. inspiratif. memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. inspiratif. Rekomendasi: 1.1 pendahuluan : a. c. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami belum konsisten melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan RPP yang disusunnya. menantang. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. . serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa. program pengayaan. e. Ada 40 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dalam melaksanakan Pembelajaran meliputi kegiatan : 2. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi. Tahap ke-3 Guru-guru kami melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif. d. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelum nya dengan materi yang akan dipelajari. kreativitas. inspiratif.2 inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif. menyenangkan. Sebagian guru-guru kami sudah konsisten melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif. menyenangkan dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya. dan kemandirian sesuai dengan bakat. d. Ada 12 guru dari 62 guru di sekolah kami yang perlu pembimbingan agar dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP 2. b. menyenangkan dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya. dan menantang sesuai dengan RPP yang disusunnya serta dijadikan acuan bagi guru-guru di sekolah lainnya.3 penutup : a. menyenangkan. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. Mengajukan pertanyaan . minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik 2. b. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami melaksanakan kegiatan pembelajaran yang interaktif.

2. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif. 3. dan penutupan. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran. 2. Silabus / RPP setiap Mapel Hasil Monev kelas Observasi Interview KELEMAHAN 1. Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. 2. kreatif. elaborasi. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Guru-guru kami memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. serta mendapatkan konfirmasi. Guru-guru kami belum sepenuhnya konsisten memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi.4. Di sekolah kami sebagian besar guru belum sepenuhnya sesuai antara metode pembelajaran yang digunakan dengan karakteristik peserta didik dengan mata pelajaran Di sekolah kami sebagian besar guru belum melaksanakan Kegiatan inti pembelajaran menggambarkan adanya eksplorasi. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami tidak hanya memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. Sebagian besar guru di sekolah kami memerlukan pembimbingan agar sepenuhnya dapat menyesuaikan antara metode pembelajaran yang digunakan dengan karakteristik peserta didik dengan mata pelajaran Sebagian besar guru di sekolah kami memerlukan pembimbingan agar sepenuhnya dapat melaksanakan Kegiatan inti pembelajaran yang menggambarkan adanya eksplorasi. elaborasi. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran tetapi juga di luar proses pembelajaran. Bukti-Bukti Fisik 1.2. menyenangkan. . menantang dan memotivasi peserta didik 2. 2. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami belum memberikan kesempatan pada peserta didik untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. 4. Rekomendasi: 1. inspiratif.4. dan penutupan. serta mendapatkan konfirmasi di setiap proses pembelajaran.

3. pelatihan. 4.2. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. pelaksanaan. KELEMAHAN 1. pelaksanaan. Di sekolah kami belum dilaksanakan program tindak lanjut dari hasil supervisi dan evaluasi proses pembelajaran. pelaksanaan. 2. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi perencanaan. . Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Proses pembelajaran di sekolah kami tidak disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan. Tahap ke-3 Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi mulai dari tahap perencanaan. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut. dan penilaian hasil pembelajaran. Di sekolah kami pelaksanaan supervisi belum dilaksanakan dengan cara : pemberian contoh. Rekomendasi: 1. Sekolah kami telah menyusun program supervisi pembelajaran setiap tahun pelajaran dengan melibatkan koordinator mata pelajaran. pelaksanaan. Sekolah kami perlu pendampingan agar kami dapat melakukan supervisi dan evaluasi mulai dari tahap perencanaan. guru senior dan wakasek.5.1. dan penilaian hasil pembelajaran. Di sekolah kami belum dilaksanakan penyampaian hasil supervisi kepada guru yang disupervisi ataupun kepada pihak yang berkepentingan 3. Bukti-Bukti Fisik 1. konsultasi 2. dan penilaian hasil pembelajaran. diskusi. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan 2. Proses pembelajaran di sekolah kami disupervisi dan dievaluasi hanya pada tahapan tertentu saja. Program Supervisi Jadwal Supervisi SK Tim Monev Hasil Supervisi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.5. pelaksanaan.

(Pengawas adalah tanggung jawab Pemda kab/ Kota. Program Supervisi Jadwal Supervisi SK Tim Monev Hasil Supervisi KEKUATAN 1.5. Rekomendasi: 1. Tahap ke-3 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut.5. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran hanya dilakukan oleh pengawas. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas. sebaiknya: Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran belum pernah dilakukan oleh Kepala Sekolah) Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala oleh kepala sekolah dan pengawas tetapi tidak ditindaklanjuti. guru koordinator matpel. Sekolah kami telah menetapkan tim pelaksana supervisi proses pembelajaran sekurang-kurangnya 1 kali dalam setahun Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Supervisi dan Evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah. 4. guru senior dan wakasek. Sekolah kami belum memiliki guru yang pernah dilatih/dididik untuk melakukan supervisi dan evaluasi pembelajaran mulai dari tahap perencanaan. 2. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan 2. pelaksanaan.2. teman sejawat dan Pengawas serta melibatkan peserta didik. . 2. dan penilaian hasil pembelajaran termasuk program tindak lanjut.2. pelaksanaan. Sekolah kami telah melaksanakan supervisi proses pembelajaran sekurang-kurangnya 1 kali dalam setahun yang dilakukan oleh kepala sekolah. Bukti-Bukti Fisik 1. Guru di sekolah kami perlu dilatih / agar dapat melakukan supervisi dan evaluasi pembelajaran mulai dari tahap perencanaan. 3.

2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3.2. Sekolah mengembangkan kepribadian peserta didik.1.3.1.2. 3.1. budaya. dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima. Sekolah mengembangkan keterampilan hidup. 3. 3. 3. Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri.1.3.2. Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan Indikator 3. 3.1. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN Komponen 3. Sekolah mengembangkan nilai-nilai agama.2. .3.2.1.

Rekomendasi: 1. Nilai rata-rata untuk setiap mata pelajaran untuk setiap kelas di sekolah kami belum menunjukkan adanya kenaikan. Laporan Hasil Belajar 2. DI sekolah kami hasil ujian pada tahun pelajaran 2010/2011 berhasil 100% KELEMAHAN 1. Peserta didik memperlihatkan prestasi belajar yang lebih baik. Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL. dan memiliki harapan yang tinggi dalam berprestasi. Tahap ke-3 Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan dalam SKL.1.3.1. Di sekolah kami perlu meningkatkan proses pembelajaran agar hasil belajar 9 siswa dari 756 siswa dapat mencapai target yang ditetapkan pada KKM untuk setiap mata pelajaran dari setiap kelas 2. . Bukti-Bukti Fisik 1. 3. Di sekolah kami kurang lebih ada 9 dari 756 siswa yang belum dapat mencapai target yang ditetapkan pada KKM untuk setiap mata pelajaran dari setiap kelas 2.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Hasil belajar peserta didik masih di bawah SKL. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik melebihi standar kompetensi kelulusan. percaya diri. namun tidak konsisten.1. KOMPETENSI LULUSAN Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3. Laporan Hasil Kelulusan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah perlu meningkatkan Nilai rata-rata untuk setiap mata pelajaran untuk setiap kelas dengan cara mengintensifkan bimbingan belajar.

Daftar penggunaan sumber belajar. Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri. Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami perlu variasi tugas-tugas yang dikerjakan oleh peserta didik. (agar nampak degadrasinya) Tahap ke-3 Peserta didik kami mampu menjadi pembelajar yang mandiri. Di sekolah 5. Di sekolah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik kami tugas-tugas yang dikerjakan oleh peserta didik belum menunjukkan variasi yang kami kami kami kami kami kami tugas-tugas yang dikerjakan oleh siswa belum dapat di selesaikan nilai tugas belajar yang dikerjakan oleh siswa belum menunjukkan tugas mandiri sumber belajar yang digunakan oleh siswa belum banyak variasinya Pemanfatan sumber belajar belum dilakukan dengan sempurna hanya ada satu Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) hanya ada satu Kelompok Belajar Bahasa Inggris Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik kami (mampu menjadi pembelajar yang mandiri) mengembangkan keterampilan berpikir logis. Di sekolah berarti 2.3. 4. RPP. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3. kritis. Program dan daftar hadir ekstrakurikuler KELEMAHAN 1. siswa perlu menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan untuk dikerjakan.2.1. daftar peminjaman alat. Di sekolah 4. hasil tugas siswa yg bervariasi. Sebagian peserta mampu menjadi yang mandiri. dan analititis serta mengembangkan kreatifitas mereka. Rekomendasi: 1. Bukti-Bukti Fisik Silabus. 3.  Tahap ke-2 didik kami pembelajar Tahap ke-1 Peserta didik kami belum mampu menjadi pembelajar yang mandiri. 2. perlu pemberian tugas yang bisa menunjukkan tugas mandiri perlu penambahan variasi sumber belajar yang digunakan oleh siswa . Di sekolah 6. bahan. Di sekolah 3. Di sekolah 7. dan buku.1.

Di sekolah kami perlu penambahan Kelompok Belajar Bahasa Inggris/Asing .5. Di sekolah kami perlu penyempurnaan Pemanfatan sumber belajar 6. Di sekolah kami perlu penambahan Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) 7.

2. pameran lukisan. 3.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik belum memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Sumber belajar pada RPP. Di sekolah kami belum semua pelajaran bisa memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan 6.1. Buku program dan laporan yg terdiri dari 4 jenis layanan konseling. Di sekolah kami belum memberikan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kebutuhan siswa 4. Bukti-Bukti Fisik 1. Rekomendasi: 1. Rekaman kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan pekan bahasa. 4.1. Di sekolah kami perlu memberikanan layanan konseling sesuai dengan kebutuhan siswa . Sebagian peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan program 5. SK Pembagian Tugas Pembimbing Kegiatan Ekstrakurikuler . Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3. serta mampu mengekspresikan diri dalam mengungkapkan pendapat mereka dengan jelas dan santun. dan hasil karya secara rutin. pentas seni-budaya.3. 5. Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Di sekolah kami belum bisa melaksanakan program konseling dengan baik 3. Di sekolah kami belum memberikanan layanan konseling sesuai dengan kebutuhan siswa 2. Tahap ke-3 Peserta didik kami memiliki motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. Laporan masing-masing Kegiatan Ekstrakurikuler.3.

. 4. 5. dan hasil karya secara rutin. pameran lukisan.2. pentas seni-budaya. Di Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami kami perlu perlu perlu perlu perlu melaksanakan program konseling dengan baik memberikan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kebutuhan siswa melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan program memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan melaksanakan pekan bahasa. 6. 3.

dan perhatian kepada orang lain. Di sekolah kami belum sepenuhnya melaksanakan Program pengembangan kepribadian peserta didik 2. Rekomendasi: 1. kejujuran. kerja keras. Sekolah mengembangkan kepribadian peserta didik. Tahap ke-3 Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah dan di tengah masyarakat luas. kerja keras. Di sekolah kami pengembangan kepribadian peserta didik belum menunjukkan hasil yang signifikan Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Peserta didik berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan di sekolah dan di tengah masyarakat luas. Di sekolah kami belum melaksanakan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik secara menyeluruh 5. serta memahami tentang disiplin.2.3. 4.2. 2. Di sekolah kami belum memiliki pelaksanaan pengembangan kepribadian peserta didik baik yang terintegrasi maupun yang berdiri sendiri 4. toleransi. Daftar nilai Dokumen kegiatan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1. Di sekolah kami perlu melaksanakan Program pengembangan kepribadian peserta didik 2. Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah dan di tengah masyarakat luas.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik kami menunjukkan sikap yang baik di sekolah. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. Di sekolah kami belum memberikan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik sesuai dengan kebutuhan 3. dan perhatian kepada orang lain. Program kegiatan/ jadwal kegiatan Daftar peserta. 3. Di sekolah kami perlu melaksanakan pengembangan kepribadian peserta didik baik yang terintegrasi maupun yang berdiri sendiri . Di sekolah perlu memberikan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik sesuai dengan kebutuhan 3.1. akan tetapi mereka belum terlalu memahami tentang disiplin. Bukti-Bukti Fisik 1. toleransi. kejujuran. Mereka memiliki kemampuan secara pribadi dan sosial dan melakukan berbagai jenis kegiatan untuk keberhasilan pribadi dalam ruang lingkup yang lebih luas. 5.

4. Di sekolah kami perlu melaksanakan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik secara menyeluruh 5. Di sekolah kami perlu mengembangkan kepribadian peserta didik belum menunjukkan hasil yang signifikan .

Sekolah kami menawarkan beberapa kegiatan ekstra kurikuler tetapi belum sesuai dengan minat peserta didik. Bukti-Bukti Fisik 1. Daftar nilai Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KELEMAHAN 1.2. Daftar hadir 3. Program kegiatan 2.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami hanya menyediakan program pembelajaran yang terbatas dan belum bisa mengembangkan keterampilan lain yang dapat menjamin pencapaian potensi mereka secara penuh. Sekolah mengembangkan keterampilan hidup. Tahap ke-3 Sekolah kami menyediakan beragam kegiatan dan program keterampilan hidup sebagai bekal kehidupan di tengah-tengah masyarakat. 3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Potensi dan minat peserta didik kami telah berkembang secara penuh melalui partisipasi mereka dalam berbagai jenis kegiatan serta memiliki kesempatan untuk mengembangkan rasa estetika selain keterampilan. 2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3.3. perlu melaksanakan kegiatan pengembangan keterampilan terlaksana dengan baik perlu mengusahakan Hasil kegiatan pengembangan keterampilan secara signifikan. . Di Di Di Di sekolah sekolah sekolah sekolah kami kami kami kami perlu mempunyai Program pengembangan ketrampilan hidup yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik perlu menyediakan beragam kegiatan sosial dan ketrampilan hidup sebagai bekal kehidupan di tengah masyarakat.2. Rekomendasi: 1. Di sekolah kami Hasil kegiatan pengembangan keterampilan belum signifikan. Di sekolah kami pelaksanaan kegiatan pengembangan keterampilan belum terlaksana dengan baik 4.2. Di sekolah kami kegiatan social hanya kegiatan yang berupa pramuka maupun PMR dan kegiatan keagamaan berupa ekstrkurikuler baca Al-qur’an belum terlaksana dengan baik 3. Di sekolah kami belum mempunyai Program pengembangan ketrampilan hidup yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. 4.

Di sekolah kami 4. Di sekolah kami 2. . penyusunan program untuk menanamkan kepada semua warga sekolah untuk bersikap sifat jujur dan adil mengoptimalkan kegiatan seni dan budaya lokal menyusun program Penanaman Peduli terhadap sesama manusia dan lingkungan sikap semua warga sekolah.2. Tahap ke-2 Tahap ke-1 Peserta didik kami memiliki pengetahuan agama yang terbatas dan belum mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.3.2. budaya dan sikap yang dapat diterima. Rekomendasi: 1.  Peserta didik kami memiliki pengetahuan yang memadai mengenai agama mereka dan sudah mulai berusaha menerapkan dalam kehidupan sehari hari. Daftar hadir 3. belum semua warga sekolah mempunyai sikap sifat jujur dan adil belum memiliki kemampuan melakukan kegiatan seni dan budaya lokal belum semua warga sekolah Peduli terhadap sesama manusia dan lingkungan. Di sekolah 2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima. budaya. Di sekolah kami sudah menghargai keragaman agama. Di sekolah 4. Di sekolah 3. kami kami kami kami Penerapan ajaran agama belum terlaksana dengan baik. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Daftar nilai KELEMAHAN 1. Di sekolah Tahap ke-4 Peserta didik memahami dan menerapkan ajaran agama dan nilainilai budaya dalam kehidupan mereka sehari-hari secara konsisten baik di sekolah maupun di tengah-tengah masyarakat. Sekolah mengembangkan nilai-nilai agama. Di sekolah kami perlu perlu perlu perlu Penerapan ajaran agama agar dapat terlaksana dengan baik. Bukti-Bukti Fisik 1.3. Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Peserta didik kami memahami ajaran agama dan nilai-nilai budaya serta mampu menerapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Di sekolah kami 3. Program kegiatan 2.

1.1. 4. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai .2.2. Kompetensi pendidik memenuhi standar 4.3.2.2. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Komponen 4.2.3. Kualifikasi pendidik memenuhi standar 4. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. 4. Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar 4.1.4. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar 4. Jumlah pendidik memenuhi standar. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standar.1.2.3.1.1. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai Indikator 4.

1.4. 51 guru PNS dengan rincian sbb : . 2. Disekolah kami mempunyai : 58 orang tenaga pendidik yang terdiri dari : 1.1. 7 orang S-2 dan 1 orang kandidat S-3 .Memiliki SK Kepala SMA . 4. PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.1. 6 orang non PNS dengan kualifikasi 5 orang S-1. Di sekolah kami masih ada 55 guru yang belum berijasah S-2 2.Memiliki ijasah S-2 .kualifikasi ijasah : 43 orang berijasah S-1. Jumlah pendidik memenuhi standar. 3 orang belum mempunyai sertipikat pendidik b. DUK Kekuatan : 1. Kepala Sekolah : 1 orang dengan kualifikasi sebagai berikut : . 1 orang Sarjana Muda c. Guru mata pelajaran sejumlah 57 orang yang terdiri dari : a. Di sekolah kami masih ada 3 orang guru PNS yang belum memiliki sertifikat pendidik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Jumlah pendidik di sekolah kami sangat memadai untuk memberikan layanan pembelajaran  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Jumlah pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Tahap ke-1 Jumlah pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan Jumlah pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan .Memiliki SK Sertifikasi Guru Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kelemahan : 1. semua tenaga pendidik PNS sesuai dengan mata pelajaran yang diampu. SK Pembagian Tugas 2. Bukti-Bukti Fisik 1.SK Sertifikasi : 48 mempunyai sertifikat pendidik.

standar yang ditetapkan (SPM) syarat minimal yang ditentukan Rekomendasi: 1. 2. Sekolah kami masih memerlukan peningkatan kualifikasi akademiki bagi 55 guru yang masih S-1 untuk jenjang standar lulusan S-2 Sekolah kami mengusulkan untuk 3 guru PNS yang belum memiliki sertifikat pendidik untuk dapat dimasukkan kuota Sertifikasi guru tahun 2012 .dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus.

Bukti-Bukti Fisik 1. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 5. Mempunyai ijasah minimal SMEA b. 3. sk. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 6. Pustakawan . Memiliki SK Kepala Administrasi Ijazah Staf TU c.2. Sekolah kami memiliki 1 orang Kepala Administrasi dengan kualifikasi sebagai berikut: SK Pengangkatan sebagai KTU a. 4. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan sarana prasarana dengan kualifikasi : a.1. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standar. Ijazah KTU 2. Kekuatan : 1.1. Mempunyai SK pelaksana urusan keuangan c. Mempunyai pengalaman kerja lebih dari 15 tahun SK Pengangkatan sebagai 2. Mempunyai masa kerja lebih dari 15 tahun 4. Pelaksana urusan kepegawaian : Staf TU A. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan keuangan dengan kualifikasi : a. Pelaksana urusan sarana dan prasarana : A. Pelaksana urusan keuangan : A. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 3. Pembagian tugas : Laboran. Kepala Administrasi A. Mempunyai Ijasah minimal SMA SK Pembagian Tugas dari Kep b. Mempunyai SK pelaksana urusan kepegawaian Sek c. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan kepegawaian dengan kualifikasi : a. Mempunyai SK pelaksana urusan SARPRAS c. Mempunyai ijasah SMP dan sudah diangkat sebagai PNS b. Pendidikan SMEA b. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.4.

Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan surat menyurat dan kearsipan dengan kualifikasi a. Masa kerja lebih dari 10 tahun 6. Mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun 7. 10. Sekolah kami memiliki 2 orang tukang kebun dengan kualifikasi ujasah SMP dan memiliki masa kerja lebih dari 5 tahun.5. Pelaksana urusan Surat menyurat dan Kearsipan : A. Pelaksana urusan Administrasi Kesiswaan : A. Mempunyai SK pelaksana urusan Humas c. Pelaksana urusan Administrasi Kurikulum : A. Tukang kebun : 1. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan dengan kualifikasi : a. Mempunyai ijasah SMP b. Sekolah kami memiliki 1 orang tenaga medis UKS yang pernah mengikuti diklat PMR 9. Memiliki rata-rata masa kerja lebih dari 5 tahun . Sekolah kami memiliki 2 orang penjaga sekolah dengan kualifikasi ijasah SMP dan memiliki masa kerja lebih dari 5 tahun. Sekolah kami memiliki 2 orang tenaga pesuruh dengan kualifikasi : a. Mempunyai standart ijasah SMA b. Petugas layanan khusus (tenaga medis UKS) A. Memiliki masa kerja lebih dari 10 tahun 8. Sekolah kami memiliki 2 orang penjaga sekolah dengan kualifikasi ijasah SMP b. 11. Sekolah kami memiliki 1 pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan kualifikasi : a. Penjaga sekolah : 1. Memiliki ijasah SMA b. Tenaga Pesuruh 1. Sudah memiliki SK pelaksana urusan administrasi kurikulum c. Sudah mempunyai SK sebagai pelaksana urusan kesiswaan c.

8. Sekolah kami memiliki 1 pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan status pegawai tidak tetap. Sekolah kami belum memiliki Tenaga medis UKS yang memiliki kualifikasi ijasah minimal D-3 Keperawatan. Sekolah kami belum memiliki 1 orang pelaksana urusan humas. 5. Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan yang berstatus sebagai pegawai tidak tetap. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 2 orang tenaga pesuruh dengan status pegawai tetap kepada Pemerintah Daerah. 7. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan jumlah yang sangat memadai untuk memberikan layanan pendidikan dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik.Kelemahan 1. . Sekolah kami memiliki 1 orang pelaksana urusan kepegawaian yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT). termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. 6. Sekolah kami perlu bantuan subsidi untuk peningkatan kualifikasi akademik kepala administrasi minimal S-1 kepada dinas pendidikan 2. 1 orang pelaksana urusan kepegawaian yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT) di sekolah kami perlu diusulkan untuk diangkat menjadi PNS kepada dinas pendidikan. Sekolah kami memiliki 1orang pelaksana urusan surat menyurat yang masih berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT). Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki jumlah tenaga kependidikan yang memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan. 3. Sekolah kami belum memiliki kepala urusan administrasi yang berkualifikasi akademik S-1 2.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Jumlah tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Jumlah tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (SPM) Rekomendasi: 1. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. 4.

Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 1 orang pelaksana urusan surat menyurat yang berstatus sebagai pegawai tetap dari pemerintah daerah. . Sekolah kami perlu mengusulkan 1 orang pelaksana urusan administrasi kesiswaan yang berstatus sebagai pegawai tetap untuk diangkat menjadi PNS kepada pemerintah daerah 6. 8. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan bantuan tenaga 1 orang pelaksana urusan humas yang berstatus pegawai tetap dari pemerintah daerah. Sekolah kami perlu mengusulkan mendapatkan 1 tenaga medis UKS yang memiliki kualifikasi ijasah minimal D-3 Keperawatan kepada Komite Sekolah. 4. Sekolah kami perlu mengusulkan untuk mendapatkan 1 orang pelaksana urusan administrasi kurikulum dengan status pegawai tetap kepada pemerintah daerah 7.3. 5. Sekolah kami perlu bantuan 2 orang tenaga pesuruh dengan status pegawai tetap dari pemerintah daerah.

Mempunyai masa kerja lebih dari 5 tahun KELEMAHAN : 1.1. Kepala Laboratorium memenuhi standar kualifikasi ijasah S-1 b. 1 orang berijasah SMA sebagai pelaksana/pengelola perpustakaan d.2. Di sekolah kami memiliki 3 orang tenaga laboratorium dengan kualifikasi : a.2. Tenaga Laboratorium Sekoalah A. Tenaga labaratorium a. Bukti-Bukti Fisik 1. SK Pembagian Tugas dari Kep Sek 6. Disekolah kami memiliki 3 orang tenaga perpustakaan dengan kualifikasi ijasah sbb: a. Kepala perpustakaan belum pernah mengikuti diklat pengelola perpustakaan b. 2 orang tenaga laboran belum pernah mengikuti diklat laboran dan belum memiliki sertifikat laboran . Tenaga Perpustakaan a. 2. b. sk. Ketiga orang tenaga perpustakaan mempunyai masa kerja diatas 5 tahun 2. Kepala laboratorium belum pernah mengikuti diklat pengelola laboratorium dan belum memiliki sertifikat pengelola laboratorium. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Disekolah kami mempunyai 5 orang tenaga Konselor dengan kualifikasi ijasah S-1 Program Bimbingan dan Konseling 3. 3. Pustakawan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN : 1. 2 orang tenaga pengelola perpustakaan belum memenuhi kualifikasi ijasah D3 perpustakaan 2. 1 orang berijasah SMP sebagai pelaksana / pengelola perpustakaan c. 4.4. Tenaga Konselor A. Ijazah KTU SK Pengangkatan sebagai KTU Ijazah Staf TU SK Pengangkatan sebagai Staf TU 5. Petugas laboran sebanyak 2 orang berijasah SMA c. Tenaga Perpustakaan A. Pembagian tugas : Laboran. 1 orang berijasah S-1 sebagai Kepala perpustakaan b. Kualifikasi pendidik memenuhi standar.

Kualifikasi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan. . termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. b. Tahap ke-3 Kualifikasi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan. Sekolah kami perlu mengusulkan diklat bagi 2 orang tenaga pengelola perpustakaan kepada dinas pendidikan c. 2. Tenaga Perpustakaan a.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kualifikasi pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (S-1 atau D-IV). termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. Tenaga labaratorium a. Sekolah perlu mengusulkan diklat pengelolaan laboratorium bagi 2 orang tenaga laboran kepada dinas pendidikan. Sekolah perlu mengusulkan diklat pengelolaan laboratorium bagi Kepala laboratorium kepada dinas pendidikan.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki pendidik dengan kualifikasi yang sangat memadai dari standar yang ditentukan untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. b. (SPM) Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu mengusulkan diklat pengelola perpustakaan bagi Kepala perpustakaan kepada dinas pendidikan. Sekolah kami perlu mengusulkan subsidi pendidikan bagi 2 orang tenaga pengelola perpustakaan agar dapat melanjutkan pendidikan D3 perpustakaan kepada Komite Sekolah.

6. Pustakawan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar. Ijazah KTU SK Pengangkatan sebagai KTU Ijazah Staf TU SK Pengangkatan sebagai Staf TU SK Pembagian Tugas dari Kep Sek SK Pembagian tugas : Laboran.4. Di sekolah kami Kualifikasi Kepala Administrasi belum memenuhi standar minimal lulusan D3 atau yang sederajat. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Di sekolah kami Tenaga Konselor sudah memenuhi standar kualifikasi Pendidikan minimal S1 program studi Bimbingan dan Konseling KELEMAHAN 1. Di sekolah kami Tenaga Perpustakaan sudah berpendidikan SMA 5. 2. 3.2. Di sekolah kami Petugas layanan khusus sudah memenuhi standar minimal SMP.2.  Penjaga Sekolah Pendidikan sudah merupakan lulusan SMP  Tukang Kebun Pendidikan minimal SMP dan diangkat apabila luas lahan kebun sekolah  Tenaga Kebersihan Pendidikan sudah lulusan SMP  Pesuruh Pendidikan sudah lulusan SMP 4.2. Bukti-Bukti Fisik 1. 5. karena kepala administrasi lulusan dari SMEA 2. Di sekolah kami Pelaksana urusan pendidikan sudah memenuhi standar minimal yaitu SMA/SMK 3. Di sekolah kami Kepala Perpustakaan sudah memenuhi syarat Pedidikan minimal S1 namun belum memiliki sertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah . Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki sertifikat kepala tenaga administrasi sekolah dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah 2.program study yang relevan. 4.

termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. 2. . Tahap ke-3 Kualifikasi pendidik (seharusnya tenaga kependidikan) suai dengan standar yang ditetapkan. Sekolah kami perlu mengusulkan diklat pengelolaan perpustakaan bagi Kepala Perpustakaan kepada dinas pendidikan. Sekolah kami perlu mengusulkan subsidi pendidikan agar kualifikasi akademik Kepala Administrasi minimal S-1 kepada komite sekolah. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kualifikasi tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kualifikasi tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan (SPM) Rekomendasi: 1.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan kualifikasi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik.

1. Kompetensi Kepala Sekolah sekolah kami sudah memenuhi standar. Dokumen hasil supervisi Kep Sek dan Pengawas 2. Kompetensi Managerial : Memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan sumber daya sekolah secara optimal. e. Kompetensi pendidik memenuhi standar.3. . Berakhlak mulia. Kompetensi Kepribadian : a. Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat. Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah menuju organisasi pembelajar yang efektif. Dokumen DP3 Kep Sek dan Pendidik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Memiliki integritas kepribadian sebagai pemimpin B. Mengendalikan diri dalam menghadapi masalah dalam pekerjaan sebagai kepala sekolah C. Menciptakan budaya dan iklim sekolah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik c. Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru b. a. Laporan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) 3. Kompetensi Kewirausahaan : a. Mengelola guru dan staf dalam rangkanpendayagunaan sumber daya manusia secara optimal d. mengembangkan budaya dan tradisi akhlak mulia. b. A. Sertifikat Pendidik masingmasing pendidik 4. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. dan menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di sekolah. Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah/madrasah sebagai organisasi pembelajar yang efektif b.3. Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin sekolah/madrasah c.4. D. Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang dihadapi sekolah/madrasah E. Kompetensi Supervisi : a. b. Menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai tingkatan perencanaan. Bukti-Bukti Fisik 1.

c. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. orang tua. e. dan masyarakat. tenaga kependidikan. Menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru. C. hukum. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. dan kebudayaan nasional Indonesia. Berkomunikasi secara efektif. b. empatik. . f. agama. B. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. dan santun dengan peserta didik. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan yang mendidik c. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan bidang pengembangan yang diampu. empatik. Berkomunikasi secara efektif. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar g. Kompetensi Sosial Disekolah kami guru-guru sudah menunjukkan kompetensi sosial sebagai berikut : a. b. dan status sosial ekonomi. latar belakang keluarga. kondisi fisik.c. Berpartisipasi dalam kegiatan social kemasyarakatan c. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. b. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Kompetensi Sosial : a. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. serta tidak diskriminati karena pertimbangan jenis kelamin. c. Kompetensi guru/pendidik sekolah kami sudah memenuhi standar A. F. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. bertindak objektif. Kompetensi Pedagogik a. Bekerja sama dengan pihak lain untuk kepentingan sekolah/ madrasah b. d. ras. Memiliki kepekaan sosial terhadap orang atau kelompok lain 2. sosial. berakhlak mulia. Bersikap inklusif. Kompetensi Kepribadian : Disekolah kami guru sudah melaksanakan dan berperilaku sbb : a. dan santun dengan sesama pendidik. Bertindak sesuai dengan norma agama.

Kompetensi kepribadian sebagian besar guru di sekolah kami : a. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri KELEMAHAN 1. belum memperlihatkan kepribadian yang mantap. dan berwibawa. b. Masih banyak guru yang belum menguasai karakteristik siswa dari aspek fisik. Masih banyak guru yang belum menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik b. Masih banyak guru yang belum melakukan tindakan reflektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran 2. Sebagian besar guru di sekolah kami belum mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu. c. arif. sosial. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. D. b. dan belum melakukan pengembangan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. emosional dan intelektual c. kultural. moral. Kompetensi guru/pendidik A. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.d. dewasa. konsep. dan rasa percaya diri 3. Belum memperlihatkan etos kerja. stabil. Kompetensi pedagogik sebagian besar guru di sekolah kami : a. Kompetensi Profesional Di sekolah kami guru-guru sudah : a. rasa bangga menjadi guru. Menguasai materi. tanggung jawab yang tinggi. struktur. .

. dapat memperlihatkan etos kerja. arif. emosional dan intelektual c. rasa bangga menjadi guru. dan berwibawa. (SNP = Standar)  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kompetensi pendidik di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kompetensi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan(SPM= syarat minimal) 1. dan belum melakukan pengembangan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. stabil. dewasa. Guru-guru di sekolah kami perlu pendampingan dari LPMP bidang Kompetensi kepribadian agar sebagian besar guru di sekolah kami : a. b. dapat memperlihatkan kepribadian yang mantap. menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik b. kultural.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki pendidik dengan kompetensi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. tanggung jawab yang tinggi. Guru-guru di Sekolah kami perlu pendampingan dari LPMP bidang Kompetensi pedagogik agar sebagian besar guru di sekolah kami : a. dan rasa percaya diri 3. sosial. Rekomendasi : Tahap ke-3 Kompetensi pendidik di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan. moral. dapat melakukan tindakan reflektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran 2. menguasai karakteristik siswa dari aspek fisik. Guru-guru di sekolah kami perlu pendampingan dari PTN agar dapat mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.

Kompetensi Kepala Administrasi A. Dokumentasi kegiatan sosial kemasyarakatan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Dokumen supervisi kinerja sekolah oleh Kep Sek 4. Kompetensi Sosial Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi sosial yang standar : a.2. Memiliki rasa percaya diri e. Melakukan hubungan kerja yang harmonis f. Memiliki tanggung jawab B. Memiliki ketelitian g. Kompetensi Kepribadian : Di sekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi kepribadian yang standar : a. Berkomunikasi efektif d. Memiliki integritas dan akhlak mulia b. Membangun hubungan kerja e. Memelihara hubungan internal dan eksternal C. Memiliki etos kerja baik c.3. SK Pengangkatan KepSek 2. Memiliki kesadaran berorganisasi c. Dokumen supervisi kinerja Kep Sek oleh Pengawas 5. Bekerja sama dalam tim b. Melaksanakan administrasi kepegawaian dengan baik .3. Memiliki fleksibilitas f. Dokumen penerimaan bantuan peserta didik dari keluarga miskin 7. Dokumen MoU dengan instansi lain. Memposisikan diri sesuai dengan peranannya g. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar Bukti-Bukti Fisik 1. Memiliki kedisiplinan h. Dokumen RKS dan RKAS 3.4. DU/DI 6. Mengendalikan diri d. Kompetensi Teknis Disekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi teknis yang standar : a.

Menerapkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan baik D. layanan konselor sampai dengan petugas layanan khusus. Menjabarkan kebijakan organisasi d. Mendukung pengelolaan standar nasional pendidikan secara aktif b. KELEMAHAN 1.kesiswaan. Melaksanakan administrasi persuratan dan pengarsipan dengan baik f. Mengorganisasikan staf dengan baik c. Melaksanakan administrasi kurikulum dengan baik h.b.sosial.humas. Kepala administrasi di sekolah kami belum secara rutin melakasanakan penyusunan rencana kerja dan pelaporan hasil kegiatan administrasi 4. Mengambil keputusan E. Kepala administrasi di sekolah kami belum dapat melaksanakan pelayanan prima bagi lingkungan internal maupun eksternal 3. Melaksanakan administrasi sarana dan prasarana dengan baik d. Kepala administrasi di sekolah kami belum melaksanakan tugas pekerjaan dengan menggunakan sarana teknologi komunikasi dan informasi (TIK) . Melaksanakan administrasi hubungan sekolah dengan masyarakat dengan baik e. Kompetensi Manajerial Disekolah kami kepala administrasi sudah memiliki kompetensi manajerial yang standar : a.surat menyurat. Kompetensi Pelaksana Urusan Kompetensi yang dimiliki oleh pelaksana urusan disekolah kami sudah baik tentang kompetensi kepribadian. Melaksanakan administrasi layanan khusus dengan baik i.kurikulum.teknis pada masing-masing pelaksana urusan mulai pelaksana urusan administrasi keuangan.sarpras. Melaksanakan administrasi keuangan dengan baik c. Kepala administrasi di sekolah kami belum mempunyai kreativitas dan inovasi dibidang adiminstrasi 2. Melaksanakan administrasi kesiswaan dengan baik g. Mengembangkan staf dengan baik e.

bukan untuk mengajar) v Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kompetensi tenaga kependidikan di sekolah kami belum memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Kompetensi tenaga kependidikan di sekolah kami sudah memadai sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan Rekomendasi : 1. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbimbingan dari Tim TIK sekolah agar dapat melaksanakan tugas pekerjaan dengan menggunakan sarana teknologi komunikasi dan informasi (TIK) . Tahap ke-3 Kompetensi pendidik (seharusnya tenaga kependidikan)i dengan standar yang ditetapkan. (Tenaga Kependidikan mendukung terlaksanakanya kegiatan pendidikan.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki tenaga kependidikan dengan kompetensi yang sangat memadai untuk memberikan pengalaman belajar dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar dapat melaksanakan pelayanan prima bagi lingkungan internal maupun eksternal 3. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar mempunyai kreativitas dan inovasi dibidang adiminstrasi 2. termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. termasuk peserta didik yang mempunyai kebutuhan khusus. Kepala administrasi di sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar secara rutin dapat melaksanakan penyusunan rencana kerja dan pelaporan hasil kegiatan administrasi 4.

2.2. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik 5.1.1. STANDAR SARANA DAN PRASARANA Komponen 5.4. jumlah ruangan. Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar 5. Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran. Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan.2. .2. Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar. 5. 5.1. dan lainnya.1.2.3. 5.1. Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus. persyaratan untuk sistem ventilasi.1. Sarana sekolah sudah memadai Indikator 5.

Ruang kelas sekolah kami memiliki fasilitas yang memungkinkan pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan untuk pandangan ke luar ruangan. Lahan Sekolah a.Catatan mengenai ukuran lahan . C. b. Luas ruang setiap kelas sekolah kami sebesar 64 m2 dengan ukuran 8 m X 8 m c. 2. Kelengkapan prasarana dan sarana Daftar inventaris kelas Daftar inventaris perpus Daftar inventaris lab biologi Daftar inventaris lab fisika Daftar inventaris lab kimia . Seluruh ruangan dalam gedung sekolah kami memiliki ventilasi udara dan pencahayaan yang memadai. Sekolah kami memiliki lahan dan gedung milik sendiri yang dibuktikan dengan adanya sertifikat tanah lahan sekolah. Ruang perpustakaan sekolah kami dilengkapi jendela untuk memberi pencahayaan yang memadai untuk membaca buku. jumlah ruangan. Luas ruang perpustakaan di sekolah kami 108 m2 dengan ukuran 9 m X 12 m b. Lahan sekolah . Bukti-Bukti Fisik A.165 m2 b. Kelengkapan Prasarana dan Sarana. Bangunan gedung Catatan mengenai ukuran ruangan Catatan mengenai ukuran ruangan Catatan mengenai keterangan ruang Inventaris sekolah Surat IMB C. Di sekolah kami luas lahannya adalah 6. 1.Sertifikat tanah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN A. Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan. Bangunan gedung di sekolah kami sudah dilengkap Ijin mendirikan bangunan dan ijin penggunaan dari pemerintah daerah. B. Bangunan gedung di sekolah kami dilengkapi jaringan listrik dengan daya 23. B. Ruang Perpustakaan a.1.1.000 Watt c. 5. SARANA DAN PRASARANA Sarana sekolah sudah memadai 5.5. Rasio luas ruang kelas sekolah kami adalah 2 m2 / peserta didik. Ruang Kelas a.1. persyaratan untuk sistem ventilasi. dan lainnya. b. Bangunan gedung a.

Rasio luas ruang laboratorium Fisika sekolah kami 2. d. rak majalah 1 buah. meja demonstrasi 1 buah / lab. lemari alat 1 buah/lab. peralatan P3K 1 unit/lab. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. papan pengumuman 1 buah. Rasio luas ruang laboratorium Kimia sekolah kami 2. Ruang Laboratorium Fisika sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. d. b. rak surat kabar 1 buah. meja multimedia 1 buah. soket listrik 9 buah/lab. Lemari katalog i buah. b. 4. Luas ruang laboratorium Fisika sekolah kami 108 m2 dengan 12 m X 9 m. meja demonstrasi 1 buah / lab. tempat sampah 1 buah/lab.5 m2/ peserta didik . BK Daftar inventaris R. lemari alat 1 buah/lab. Ruang Laboratorium Biologi sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik.- Daftar inventaris lab kom Daftar inventaris lab bahasa Daftar inventaris ruang pimpinan Daftar inventaris ruang guru Daftar inventaris R. lemari bahan 1 buah/lab. Ruang Laboratorium Biologi a. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. soket listrik 9 buah/lab. lemari bahan 1 buah/lab.5 m2/ peserta didik . Rasio luas ruang laboratorium Biologi sekolah kami sebesar 2. lemari 1 buah. tempat sampah 1 buah/ruang. b.ibadah Daftar inventaris R. Ruang Laboratorium Kimia a. 1. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. Ruang laboratorium Kimia sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. jam dinding 1 buah/lab. kursi baca 15 buah. UKS Daftar inventaris R. peralatan P3K 1 unit/lab. Ruang laboratorium Fisika sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. buku inventaris 1 buah. c. bak cuci 1 buah/2 kelompok. Luas ruang laboratorium Biologi sekolah kami adalah 107 m2 dengan ukuran 13 m X 9 m c.5 m2/ peserta didik . Ruang laboratorium Biologi sekolah kami sudah dilengkapi fasilitas pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. Luas ruang laboratorium Kimia sekolah kami 108 m2 dengan ukuran 12 m X 9 m c. Ruang Laboratorium Kimia sekolah kami sudah dilengkapi sarana : . meja persiapan 1 buah/lab. Organisasi kesiswaan Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah Dokumen inventaris sekolah c. 5. bak cuci 1 buah/2 kelompok. jam dinding 1 buah/lab. meja kerja/sirkulasi 1 buah/petugas. d. Ruang perpustakaan sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Rak buku 1 set. meja baca 15 buah. kursi kerja 1 buah/petugas. meja persiapan 1 buah/lab. Ruang Laboratorium Fisika a. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik.TU Daftar inventaris r. tempat sampah 1 buah/lab. soket listrik 1 buah/ruang. jam dinding 1 buah/ruang.

meja guru 1 buah/ guru. papan statistik 1 buah. meja peserta didik 1 buah/2 peserta didik. tempat sampah 1 buah/lab. tempat sampah 1 buah. soket listrik sebanyak komputer. Ruang Laboratorium komputer sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. 9. Rasio luas ruang laboratorium Komputer sekolah kami 2. kursi tamu 1 set/ruang. 6. meja demonstrasi 1 buah / lab. meja peserta didik 1 buah/7 peserta didik. papan statistik 1 buah/ruang. tempat sampah 1 buah. alat pemadam kebakaran 1 buah/lab. tempat cuci tangan 1 buah/ruang. 8. Luas ruang laboratorium bahasa sekolah kami 72 m2 dengan ukuran 9 m X 8 m c. 7. lemari 1 buah/lab. Ruang Laboratorium Bahasa a. meja peserta didik 1 buah/2 peserta didik. Ruang pimpinan sekolah kami sudah dilengkapi sarara : Kursi pimpinan 1 buah. jam dinding 1 buah. . lemari alat 1 buah/lab. Lemari asam 1 buah/lab. simbul kenegaraan 1 set. kursi dan meja tamu 1 set. Ruang Laboratorium bahasa sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi 1 buah/peserta didik. b. Ruang Guru a. lemari 1 buah/guru (atau 1 buah yang digunakan bersama oleh semua guru). Rasio luas ruang laboratorium bahasa sekolah kami 2. Ruang guru sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi kerja 1 buah/guru.Kursi 1 buah/peserta didik. jam dinding 1 buah/ ruang. jam dinding 1 buah/lab. lemari bahan 1 buah/lab. jam dinding 1 buah/lab. meja kerja 1 buah/guru. kursi guru 1 buah/guru. Luas ruang laboratorium Komputer sekolah kami 81 m2 dengan ukuran 9 m X 9 m c. meja guru 1 buah/ guru.4 m2/ peserta didik .5 m2/ peserta didik . soket listrik 9 buah/lab. tempat sampah 1 buah/lab. kursi guru 1 buah/guru. bak cuci 1 buah/2 kelompok. jam dinding 1 buah/lab. lemari 1 buah. meja pimpinan 1 buah. Ruang Laboratorium Komputer a. papan pengumuman 1 buah. peralatan P3K 1 unit/lab. soket listrik sebanyak alat. Luas ruang pimpinan sekolah kami 32 m2 dengan ukuran 8 m X 4 m b. meja persiapan 1 buah/lab. tempat sampah 1 buah/lab. Ruang Pimpinan a. b.

Ruang UKS a.10. kursi 2 buah/ruang. 12. komputer 1 set/ruang. media pengembangan kepribadian 1 set/ruang. Ruang Tata Usaha a. Ruang Konseling a. telepon 1 buah/sekolah. Luas tempat ibadah di sekolah kami 36 m2 dengan ukuran 6 m X 6 m b. Ruang UKS sekolah kami sudah dilengkapi sarara : Tempat tidur 1 buah/ruang. soket listrik 1 buah/ruang. Ruang tata usaha sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kursi kerja 1 buah/petugas. Luas ruang organisasi kesiswaan sekolah kami 18 m2 dengan ukuran 9 m X 2 m b. 13. tensimeter 1 buah/ruang. papan statistik 1 buah/ruang. kursi kerja 1 buah/ruang. Luas ruang konseling sekolah kami 12 m2 dengan ukuran 4 m X 3 m b. jam dinding 1 buah/ruang. Instrumen konseling 1 set/ruang. jam dinding 1 buah/ruang. Luas ruang tata usaha di sekolah kami 32 m2 dengan ukuran 9 m X 4 m b. Ruang Organisasi Kesiswaan a. Luas minimum ruang UKS sekolah kami 24 m2 dengan ukuran 8 m X 3 m b. Ruang konseling sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Meja kerja 1 buah/ruang. tandu 1 buah/ruang. lemari 1 buah/ruang. timbangan badan 1 buah/ruang. Ruang organisasi kesiswaan sekolah kami sudah dilengkapi sarana : . meja 1 buah/ruang. meja kerja 1 buah/petugas. lemari 1 buah/ruang. Tempat beribadah sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Lemari/rak 1 buah/tempat ibadah. jam dinding 1 buah. pengukur tinggi badan 1 buah/ruang. tempat cuci tangan 1 buah/ruang. 14. perlengkapan P3K 1 set/ruang. lemari 1 buah/ruang. perlengkapan ibadah disesuaikan dengan kebutuhan. jam dinding 1 buah/ruang. tempat sampah 1 buah/ruang. kursi tamu 2 buah/ruang. tempat sampah 1 buah/ruang. buku sumber 1 set/ruang. 11. Tempat Beribadah a. papan kegiatan 1 buah/ruang. penanda waktu 1 buah/sekolah. selimut 1 buah/ruang. catatan kesehatan peserta didik 1 set/ruang. termometer badan 1 buah/ruang. filing cabinet 1 buah/sekolah. brankas 1 buas/sekolah.

576. Luas 1 unit jamban sekolah kami 2 m2. b. gayung 1 buah/ruang. gantungan pakaian 1 buah/ruang. 1. KELEMAHAN A. Ruang Kelas a.15 : 1 B. 15. Ruang Sirkulasi a. Bangunan gedung a.165 m2 sehingga rasio luas Lahan terhadap Peserta Didik sebesar 8. 17. Gudang a. Di sekolah kami luas lahannya adalah 6. kursi 4 buah/ruang. Gudang dilengkapi sarana : Lemari 1 buah/ruang. Lahan Sekolah a. tempat sampah 1 buah/ruang. Di sekolah kami banyaknya ruang kelas 21 ruang sedangkan banyaknya rombel ada 24. Luas minimum gudang 21 m2.4 m2 sehingga Rasio luas lantai bangunan terhadap peserta didik sebesar 3. b. Sekolah kami memiliki luas lantai bangunan sebesar 2. Jamban a. jam dinding 1 buah/ ruang. lemari 1 buah/ruang. papan tulis 1 buah/ruang. Koridor tanpa dinding pada lantai atas dilengkapi pagar pengaman setinggi 90 – 110 cm. Kelengkapan Prasarana dan Sarana. . Jarak tempuh terjauh untuk mencapai tangga pada bangunan bertingkat tidak lebih 25 m. 16. Jamban sekolah kami sudah dilengkapi sarana : Kloset jongkok 1 buah/ruang.Meja 1 buah/ruang.40 : 1 C. c. tempat air 1 buah/ruang. sehingga jumlah ruang belajar kurang 3. b. rak 1 buah/ruang. Tersedia air bersih di 13 unit jamban. Bangunan bertingkat dgn panjang lebih dari 30 m dilengkapi minimum 2 buah tangga. c.

Rasio luas ruang guru di sekolah kami 2 m2/guru.600 m2. Jumlah jamban di sekolah kami belum memenuhi 1 unit jamban untuk setiap 40 peserta didik pria. c. tepat sampah 1 buah/ruang. dan 1 unit jamban untuk guru. b. tape rekorder 1 buah / sekolah. lebar minimum 1. 4. di dalam luas tersebut terdapat ruang bebas untuk tempat berolah raga berukuran 30 m X 15 m. meja guru 1 buah/guru.b. Tempat bermain / berolahraga di sekolah kami masih memiliki rasio luas 2 m2/peserta didik. lemari 1 buah/ruang. Banyak minimum jamban setiap sekolah 3 unit. Tempat Bermain / Berolahraga a. Ruang kelas dilengkapi sarana : Kursi peserta didik 1 buah/peserta didik. Ruang Guru a. jam dinding 1 buah/ruang. tempat cuci tangan 1 buah/ruang. Luas tempat bermain/berolahraga di sekolah kami 5. . 5. Luas ruang guru sekolah kami 128 m2 dengan ukuran 16 m X 8 m 3.5 m. 7. Jamban d. Ruang sirkulasi horisontal berupa koridor. Ruang Sirkulasi a. papan pajang 1 buah/ruang. b.8 m. dan tinggi minimum 2. Lebar tangga minimum 1. luas Minimum 30 % x luas total seluruh ruang pada bangunan. Tempat bermain/berolah raga di sekolah kami belum dilengkapi sarana : Pengeras suara 1 set/sekolah. soket listrik 1 buah/ruang. Rasio ruang Tata Usaha di sekolah kami 2 m2/petugas. tinggi maksimum anak tangga 17 cm dilengkapi pegangan tangan dengan tinggi 85 – 90 cm. Ruang Tata Usaha c. 1 unit jamban untuk setiap 30 peserta didik wanita. 2. meja peserta didik 1 buah / peserta didik. kursi guru 1 buah/guru. Gudang c. b.8 m. Luas gudang sekolah kami 18 m2 dengan ukuran 9 m X 2 m 6.

2. persyaratan untuk sistem ventilasi. dan lainnya. Lahan Sekolah a. jumlah ruangan. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas lahan kepada pemerintah daerah agar rasio luas lahan terhadap peserta didik memenuhi standar. Ruang Guru a. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memenuhi SPM terkait dengan ukuran ruangan. dan kelengkapan lainnya melebihi ketentuan dalam SNP. Sekolah kami memenuhi SPM terkait dengan ukuran ruangan. Rekomendasi: A. dengan jumlah ruangan).Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki bangunan gedung yang ukuran. dan lainnya. Tahap ke-3 Sekolah kami memenuhi SNP terkait dengan ukuran ruangan. persyaratan untuk sistem ventilasi. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan 3 ruang kelas kepada Komite sekolah agar jumlah kelas minimal sama dengan jumlah rombongan belajar. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan kelengkapan ruang kelas kepada komite sekolah agar dilengkapi sarana lemari 1 buah/ruang dan tempat cuci tangan 1 buah/ruang. jumlah ruangan. b. Bangunan gedung a. (Sebaiknya: (Dalam SPM tdk disebutkan Sekolah/Madrasah kami persyaratan untuk ukuran memenuhi SPM terkait ruang dan ventilasi). C. ventilasi. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas lantai bangunan kepada komite sekolah agar rasio luas lantai bangunan terhadap peserta memenuhi standar. persyaratan untuk sistem ventilasi. Kelengkapan Prasarana dan Sarana. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan ruang guru kepada komite sekolah agar rasio luas ruang guru di sekolah kami . 1. Ruang Kelas a. jumlah ruangan. dan lainnya. B.

Tempat Bermain / Berolahraga a. dan tinggi minimum 2. 4. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah kelengkapan tempat bermain/berolah raga berupa : Pengeras suara 1 set/sekolah dan tape rekorder 1 buah / sekolah. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan jumlah jamban kepada komite sekolah agar memenuhi 1 unit jamban untuk setiap 40 peserta didik pria dan 1 unit jamban untuk setiap 30 peserta didik wanita. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah penambahan ruang Tata Usaha sehingga rasio luas minimum 4 m2/petugas dapat tercapai. Ruang Tata Usaha a. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan Luas gudang kepada komite sekolah agar luas gudang sekolah kami memenuhi standar yaitu minimal 21 m2. 3. . lebar minimum 1. 5. Lebar tangga minimum 1. b. di dalam luas tersebut terdapat ruang bebas untuk tempat berolah raga. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah untuk menambah Luas tempat bermain/berolahraga menjadi 10.8 m.5 m. 7. Jamban a. Sekolah kami perlu mengusulkan penambahan luas ruang kepada komite sekolah menjadi 240 m2 agar memenuhi standar.8 m. tinggi maksimum anak tangga 17 cm dilengkapi pegangan tangan dengan tinggi 85 – 90 cm. Gudang a. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah penambahan tempat bermain / berolahraga sehingga memenuhi standar yaitu luas 3 m2/peserta didik. b.000 m2. 6. Sekolah kami perlu mengusulkan kepada komite sekolah pembangunan ruang sirkulasi horisontal berupa koridor. luas Minimum 30% x luas total seluruh ruang pada bangunan. Ruang Sirkulasi a.memenuhi standar yaitu 4 m2 / guru b. c.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar kami lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP. dan 8 rombel kelas XII.1. Tahap ke-3 Sekolah kami memenuhi SNP dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar. Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar. agar dapat lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran. Dokumen Jumlah peserta didik per rombongan belajar Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memenuhi SPM dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar. 8 rombel kelas XI. Sekolah kami belum memiliki jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP agar dapat lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran. Sekolah kami memiliki 24rombongan belajar yang terdiri dari 8 rombel kelas X.2. Sekolah kami perlu menyusun program dan diajukan ke dinas pendidikan agar dapat memiliki jumlah peserta didik di dalam rombongan belajar lebih kecil dari yang ditetapkan dalam SNP untuk lebih meningkatkan mutu proses pembelajaran.1. Sarana sekolah sudah memadai 5. Rekomendasi: 1. Sekolah kami memenuhi SPM dalam hal jumlah peserta didik pada setiap rombongan belajar. KELEMAHAN 1.5. 2. Bukti-Bukti Fisik 1. Jumlah peserta didik dalam setiap rombongan belajar di sekolah kami 32 peserta didik. .

amphibi.tabung reaksi 6 kotak. ikan dan cacing tanah 1 set. gambar DNA 1 set. ikan dan cacing tanah 1 set. ikan dan cacing tanah 1 set. buku pengayaan 870 judul/sekolah. stop watch 6 buah. reptil. gambar/model sistem syaraf manusia 1 buah. model tubuh manusia 1 buah. neraca 1 buah. vaselin. reptil. gelas ukur 6 buah. preparat anatomi tumbuhan 6 set. gambar contoh-contoh tumbuhan dar berbagai devisi 1 set. sumbat karet 2 luang 10 buah. reptil. gambar contoh-contoh hewan dari berbagai filum. Gambar sistem syaraf burung.1. gelas arloji 2 pak. preparat anatomi hewan 6 set. Gambar sistem peredaran darah burung. mikroskop stereo binokuler 6 buah. gelah penutup 6 pak. gambar/model sistem pencernaan manusia 1 buah. pipet ukur 6 buah. buku referensi 30 judul/sekolah. amphibi. corong 10 buah. lumpang dan alu 6 buah. Erlenmeyer 10 buah.1 5. kasa 6 buah. termometer 10 buah. ikan dan cacing tanah 1 set. potometer 6 buah.3 Sarana sekolah sudah memadai Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran. bosshead10 buah. gambar kromosom 1 set. amphibi. sumbat karet 1 lubang 6 buah. gambar model sistem pernafasan manusia. amphibi. ikan dan cacing tanah 1 set. Gambar sistem reproduksi burung. Di ruang laboratotium Biologi : Model kerangka manusia 1 buah. gelas beaker 10 buah. Gambar sistem pernafasan burung. HCL. cawan petri 2 pak. tabung reaksi 6 buah. higrometer putar 2 buah. buku panduan pendidik 1 eksemplar/mata pelajaran. amphibi. gambar/model sistem pengeluaran manusia 1 buah. etanol.5. Mn SO4. preparat mitosis 6 buah. KOH. preparat metosis 6 buah. klem universal 6 buah. Gambar sistem pencernaan burung. kaki tiga 6 buah. acetokarmin. kertas saring) Di ruang Laboratorium Fisika : Daftar inventaris ruang kelas Buku Induk Koleksi Perpustakaan Buku Inventaris barang di Lab IPA Daftar inventaris sekolah Catatan Inventaris Buku Mata Pelajaran di kelas dan di perpustakaan Buku Serah Terima Barang . sikat tabung reaksi 10 buah. gelas benda 6 pak. gambar/model sistem peredaran darah manusia 1 buah. penjepit tabung reaksi10 buah. iodium. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN Sekolah kami telah memiliki alat dan sumber belajar : Di ruang kelas : Papan tulis 1 buah/ruang. Di ruang perpustakaan : Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. glukosa. situs web. sumber belajar lain 30 judul/ sekolah (majalah. perangkat batang statif 6 set. mokroskop monokuler 6 buah. CD pembelajaran. bahan habis pakai (asam sulfat. amphibi. Gambar sistem pengeluaran burung. reptil. indikator universal. ikan dan cacing tanah 1 set. eosin. kuadrat 6 buah. surat kabar. kotak preparat 6 buah. perangkat bedah hewan 6 set. gambar RNA 1 set. globe. gambar/model sistem reproduksi manusia 1 buah. peta. NaOH. pembakar spriritus 6 buah. aquarium 1 buah. termometer suhu tanah 6 buah. reptil. dan peraga matematika). respirometer 6 buah. manual percobaan 6 buah. reptil. gambar pewarisan mendel 1 buah. Gambar pohon evolusi 1 buah.

Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah. peluru. Centrifuge 1 buah. palang tunggal. Percobaan Atwood atau alat percobaan kereta dan pewaktu ketik 6 set. Gelas beaker 3 buah. cakram. Mortar 7 buah. Di Ruang Laboratorium Komputer : Komputer 1 unit/ peserta didik + 1 unit/guru. Corong pisah 10 buah. Gelas Breaker 6 buah. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Papan tulis 1 buah. Plat 6 buah. Buret dan klem 10 buah. Komponen elektronika 1 set. Mikrometer 6 buah. peralatan sepak bola 2 set (minimum 6 bola). Pegas 6 buah.000 kilo ohm / volt 6 buah. Gelas ukur 51 buah. peralatan bola voli 2 set (minimum 6 bola). Sikat tabung reaksi 10 buah. Labu Erlenmeyer 25 buah. Pipet volume 30 buah. Catu daya 6 buah. Magnet U 6 buah. Alat destilasi 2 set. Pipet seukuran 30 buah. gelang). titrasi asam basa. Batang pengaduk 25 buah. bendera 1 buah. Rol meter 6 buah. Garputala 6 buah. Neraca 2 set. Jangka sorong 6 buah. Percobaan papan luncur 6 set. Model molekul 6 set. Kabel penghubung 1 set. Gelas ukur 6 buah. Corong 33 buah. Percobaan Optik 6 set. Labu takar 103 buah. pHmeter 2 set. Osiloskop 1 set. Modul praktek 1 set/komputer. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. Printer 1 unit. bola plastik.elektro kimia. Termometer 6 buah. Manual percobaan 6 buah. Pipet tetes 100 buah. Scanner 1 unit. Stopwach 6 buah. Kubus massa sama 6 buah. Di tempat bermain / berolahraga : Tiang bendera 1 buah. peralatan seni budaya 1 set. Generator frekuensi 6 buah. Di Ruang Laboratorium Kimia : Botol zat 24 buah. Stabilizer sebanyak komputer.penerapan produk terapan). Percobaan Hooke 6 set. peralatan ketrampilan 1 set KELEMAHAN Sekolah kami belum memiliki alat dan sumber belajar : Di ruang perpustakaan : . Kaca arloji 10 buah. tali loncat. Rak tabung reaksi 7 buah. tongkat. Percobaan Kalorimetri 6 set. Energetika. Manual percobaan 6 buah. peralatan senam 1 set (minimum : matran. Termometer 6 buah. Transformator 6 buah. Dinamometer 6 buah. Teknik pemisahan dan permunian.Mistar 6 buah. peralatan bola basket 1 set (minimum 6 bola). Percobaan Hukum Ohm 6 set. Tabung reaksi 100 buah. Neraca 1 buah. Papan tulis 1 buah. Beban bercelah 10 buah. Statif dan klem 10 buah. Botol semprot 15 buah. bak loncat). peralatan atletik 1 set (minimum : lembing. Papan tulis 1 buah. Pembakar spiritus 8 buah. tongkat estafet. Tabel periodik unsur-unsur 1 buah. Multimeter AC/DC 1. Percobaan ayunan sederhana atau Percobaan getaran pada pegas 6 set. Kotak potensiometer 6 buah. Tabung centrifuge 8 buah. Bahan habis pakai (Bahan kimia meliputi zat-zat yang diperlukan dalam percobaan-percobaan : Pengenalan reaksi kimia. Titik akses internet 5 unit. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. Barometer 4 buah. simpai. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. Stoptwatch 6 buah. Silinder massa sama 6 buah. peti loncat. pengeras suara 6 buah. Kaki tiga dan alas kasa kawat 8 buah.

buku pengayaan 870 judul/sekolah Di ruang laboratotium Biologi : mikroskop stereo binokuler 6 buah. simpai. aquarium 1 buah. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. Kotak potensiometer 6 buah. peti loncat. Percobaan Optik 6 set. Manual percobaan 6 buah. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SPM. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. Percobaan Kalorimetri 6 set. perangkat pemeliharaan mikroskop 2 set. tali loncat. peralatan ketrampilan 1 set Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki alat dan sumber belajar yang melebihi dari ketetapan dalam SNP yang digunakan untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran. Rekomendasi: Sekolah kami perlu mengajukan pengadaan alat dan sumber belajar ke komite sekolah dan dinas pendidikan ag ar sekolah kami memiliki alat dan sumber belajar : 1. tongkat. Di ruang Laboratorium Fisika : Multimeter AC/DC 1. Percobaan Hooke 6 set. Di Ruang Laboratorium Kimia : Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah.Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik. Percobaan Bejana Berhubungan 6 set. aquarium 1 buah. Osiloskop 1 set. bola plastik. bosshead10 buah. higrometer putar 2 . higrometer putar 2 buah. Percobaan Hukum Ohm 6 set. bosshead10 buah. pengeras suara 6 buah Percobaan getaran pada pegas 6 set. palang tunggal. buku pengayaan 870 judul/sekolah 2. Di ruang perpustakaan : Buku teks pelajaran 1 eksemplar/mata pelajaran/peserta didik. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SNP. Generator frekuensi 6 buah. Di Ruang Laboratorium Bahasa : Perangkat multimedia 1 set/peserta didik Di tempat bermain / berolahraga : Peralatan senam 1 set (minimum : matran. gelang). Sekolah kami memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SPM. Di ruang laboratotium Biologi : mikroskop stereo binokuler 6 buah.000 kilo ohm / volt 6 buah. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. peralatan seni budaya 1 set.

Manual percobaan 6 buah. pengeras suara 6 buah Percobaan getaran pada pegas 6 set. Generator frekuensi 6 buah. 4. Percobaan Kalorimetri 6 set. Osiloskop 1 set. simpai. Kotak potensiometer 6 buah. Percobaan Optik 6 set. Di ruang Laboratorium Fisika : Multimeter AC/DC 1. palang tunggal. 3. Percobaan Hukum Ohm 6 set. Kalorimeter tekanan tetap 6 buah. tongkat. Percobaan Resonansi Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set. peti loncat. Di Ruang Laboratorium Kimia : Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/folt 6 buah. tali loncat.buah. peralatan ketrampilan 1 set . Di Ruang Laboratorium Bahasa : Perangkat multimedia 1 set/peserta didik 7. Di tempat bermain / berolahraga : Peralatan senam 1 set (minimum : matran. bola plastik. 6. peralatan seni budaya 1 set. Percobaan Hooke 6 set.000 kilo ohm / volt 6 buah. gelang). Percobaan Bejana Berhubungan 6 set.

5.2.

Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik

5.2.1. Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar.

5.2 5.2.1

Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik
Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami telah memiliki program pemeliharaan bangunan sekolah secara berkala. 2. Sekolah kami telah melaksanakan pemeliharaan sarana prasarana Sekolah yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali 3. Kondisi bangunan di sekolah kami : 1. Ruang Kelas dalam kondisi baik 2. Ruang Perpustakaan dalam kondisi baik 3. Ruang Laboratorium Biologi dalam kondisi baik 4. Ruang Laboratorium Fisika dalam kondisi baik 5. Ruang Laboratorium Kimia dalam kondisi baik 6. Ruang Laboratorium Komputer dalam kondisi baik 7. Ruang Laboratorium Bahasa dalam kondisi baik 8. Ruang Pimpinan dalam kondisi baik 9. Ruang Guru dalam kondisi baik 10. Ruang Tata Usaha dalam kondisi baik 11. Tempat Beribadah dalam kondisi baik 12. Tempat bermain dalam kondisi baik 13. Ruang Konseling dalam kondisi baik 14. Ruang UKS dalam kondisi baik 15. Ruang Organisasi Kesiswaan dalam kondisi baik 16. Gudang dalam kondisi baik 17. Jamban dalam kondisi baik 18. Ruang Sirkulasi dalam kondisi baik KELEMAHAN 1. Sekolah kami belum memiliki bangunan yang mudah diakses, aman, dan nyaman untuk penyandang cacat 2. Sekolah kami belum bisa melaksanakan pemeliharaan bangunan di sekolah secara rutin tiap tahun.

1. RKAS/Program kerja Sarpras 2. Foto copy kwitansi pembiayaan 3. SK tentang pemeliharaan lingkungan 4. SK Pembagian Guru dan Tugas Tata Usaha 5. Buku Peran Serta Masyarakat (Paguyuban Kelas) 6. Program Kerja Tahunan 7. Catatan pengeluaran 8. SPJ Pengeluaran pemeliharaan bangunan 9. Catatan inventaris bangunan

Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami dilaksanakan secara rutin melebihi (lebih cepat dari) waktu yang ditetapkan dalam SNP dan catatan pemeliharaan terekam dengan baik.

Tahap ke-3
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami dilaksanakan secara berkala sesuai dengan SNP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami tidak dilaksanakan secara rutin. Sebagian gedung sekolah kami di bawah standar, harus diperbaiki dan dibersihkan atau diganti.

Pemeliharaan bangunan di sekolah kami baru melakukan pemeliharaan rutin seperti kebersihan ruangan.

Rekomendasi:
1. Sekolah kami perlu mengajukan bantuan bangunan kepada komite sekolah yang dapat dengan mudah diakses, aman, dan nyaman untuk penyandang cacat. 2. Sekolah kami perlu menyusun program pemeliharaan bangunan di sekolah secara rutin tiap tahun bekerja sama dengan komite sekolah dan dinas pendidikan.

kotoran dan sampah. aman. Setiap ruangan di sekolah kami memiliki temperatur dan kelembaban udara yang tidak melebihi kondisi di luar ruangan. 2.5. Bangunan gedung sekolah kami telah memiliki sanitasi di dalam dan di luar untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Sekolah kami memilki bangunan gedung yang sudah dilengkapi sistem proteksi pasif dan /atau proteksi aktif untuk mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran dan petir.2. Akses 1. Sekolah kami memiliki Lahan yang terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa. indah. Sekolah kami memiliki Bangunan mudah diakses. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik 5. Bukti-Bukti Fisik 1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Setiap orang yang datang ke Tahap ke-3 Bangunan di sekolah kami aman √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sebagian bangunan di sekolah Bangunan yang ada di sekolah kami . Sekolah kami masih memilki lingkungan yang kurang : rindang.2. Buku inventaris barang/gedung 6. Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus. Kenyamanan 1. Dokumen Profil Sekolah 4. dan sehat. 1. Keamanan 1. Sekolah kami telah terproteksi dari gangguan keamanan dari luar (memiliki pagar yang kokoh dan berpintu) C. serta penyaluran air hujan. Program 7 K 2.2. pencemaran udara. KELEMAHAN 1. 3. dan kebisingan. Program Adiwiyata/PLH Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN A. Sekolah kami belum memiliki bangunan gedung yang mampu meredam getaran dan kebisingan yang mengganggu proses pembelajaran. SK Pembagian Tugas Guru dan Tata Usaha 5. Ruang sirkulasi 7. 4. Kondisi bangunan dan lingkungan sekolah 3. 3. dan nyaman untuk semua peserta didik B. Sekolah kami memiliki tempat pembuangan air kotor dan/atau limbah. 2. Lahan Sekolah kami terhindar dari pencemaran air.

kami masih belum memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi peserta didik. selain warga sekolah termasuk yang berkebutuhan khusus. indah. 2. Sekolah kami perlu mengajukan pengadaan bangunan gedung yang mampu meredam getaran dan kebisingan yang mengganggu proses pembelajaran kepada komite sekolah atau dan dinas pendidikan. dan sehat. Rekomendasi: 1. . aman bagi peserta didik namun masih belum nyaman dan memberi kemudahan bagi peserta didik yang berkebutuhan khusus. Sekolah kami perlu melaksanakan kegiatan penghijauan kepada komite sekolah sehingga dapat terwujud lingkungan sekolah yang rindang. termasuk bagi mereka yang berkebutuhan khusus.sekolah kami. dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam setiap bangunan yang ada. dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus.

2.2. Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah secara berkelanjutan untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar 6.2. dan dapat diakses 6.4. . dan melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan memfokuskan pada peningkatan hasil belajar 6. Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan. partisipasi. dan akuntabilitas. Pengelolaan sekolah menunjukkan adanya kemandirian. efisien dan dapat dipertanggungjawabkan 6.3.3. Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional 6. 6.1. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur. STANDAR PENGELOLAAN Komponen 6. 6.4. kemitraan. Rencana Kerja tahunan dinyatakan dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah (renstra) 6.1. Sekolah mensosialisasikan rencana kerja yang berbasis tujuan untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan kepada warga sekolah dan pihakpihak yang berkepentingan.3. Sekolah menyediakan sistem informasi yang efisien. Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak Rencana kerja memiliki tujuan yang jelas dan perbaikan berkelanjutan Indikator 6.5. efektif. Sekolah merumuskan visi dan misi serta disosialisasikan kepada warga sekolah dan pemangku kepentingan.4.1.1.1. keterbukaan. Sekolah meningkatkan keefektifan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan 6.5. 6.5. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. 6.2.2.6.1.2.3. 6.1. menilai kinerja. Sekolah mengelola sistem informasi pengelolaan dengan cara yang efektif.1. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6.2.2.3.

6. Visi sekolah kami telah dipahami oleh seluruh warga sekolah. Bukti-Bukti Fisik 1. Misi sekolah : . 3. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah dengan memperhatikan masukan komite sekolah. 6. 4. 5. papan visi dan misi.2. PENGELOLAAN Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak 6. 2. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah sudah diselaraskan Pemuda dan Olahraga Kab. 5. 6. Visi sekolah : 1.1. 2.6. Kediri 3.6. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah pihak-pihak yang berkepentinganl. dengan visi Dinas Pendidikan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik didasarkan pada masukan dari warga sekolah dan 4. Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah 6. melalui website sekolah. B. Warga sekolah terlibat dalam pengelolaan kegiatan akademis dan nonakademis. majalah sekolah. Berita acara Draf visi-misi Dokumen visi misi Daftar hadir sosialisasi Panflet/papan visi misi Dokumen review visi-misi KEKUATAN A. buku peraturan akademik. Sekolah merumuskan visi dan misi serta disosialisasikan kepada warga sekolah dan pemangku kepentingan.1. berprestasi dan berbudi pekerti luhur serta mengembangkannya. 6.6. Sekolah melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan nonakademis. Sekolah kami sudah merumuskan dan menetapkan visi sekolah : Menjadi sekolah yang berbasis Imtaq dan Iptek.1. Sekolah kami sudah mensosialisasikan visi sekolah kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. 6.6.1.

Rekomendasi: . Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki visi dan misi yang dirumuskan secara buttom-up dan tersosialisikan kepada seluruh pemangku kepentingan serta direview secara berkala sesuai dengan situasi. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum memiliki visi dan misi yang jelas yang dirumuskan bersama oleh warga sekolah. papan visi dan misi. Sekolah kami sudah mensosialisasikan visi sekolah kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. 5. kondisi dan kebutuhan sekolah. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah pihak-pihak yang berkepentinganl. Sekolah kami memiliki visi dan misi namun belum dirumuskan secara secara bersama dan belum tersosialisasikan di seluruh warga sekolah. Visi sekolah kami telah dipahami oleh seluruh warga sekolah. Kediri 3. 2. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki visi dan misi yang dirumuskan buttom-up dari seluruh warga sekolah dan tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan. KELEMAHAN 1. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah sudah diselaraskan Pemuda dan Olahraga Kab. Sekolah kami belum melakukan review secara berkala visi dan misi sesuai dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat. Sekolah kami sudah merumuskan dan menetapkan visi sekolah : Menjadi sekolah yang berbasis Imtaq dan Iptek. berprestasi dan berbudi pekerti luhur serta mengembangkannya.1. majalah sekolah. Sekolah kami dalam merumuskan visi sekolah diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah dengan memperhatikan masukan komite sekolah. dengan visi Dinas Pendidikan didasarkan pada masukan dari warga sekolah dan 4. buku peraturan akademik. 6. melalui website sekolah.

Sekolah 5.2. Sekolah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah kami sudah melakukan penyusunan RKS memperoleh persutujuan RKS dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mensahkan RKS kepada Dinas pendidikan menjadikan RKS sebagai dasar penyusunan RKAS memilki RKS yang dapat dibaca oleh pihak yang terkait. keterbukaan.1.1. Sekolah kami perlu melakukan review secara berkala visi dan misi yang disesuaikan dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat 6. Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak 6. Dokumen RKS 2. ' melaksankan RKS dan sudah melaporkan kepada pihak terkait. Dokumen RAKS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Berita acara penyusunan RKS 3. kemitraan. KELEMAHAN 1.1. Sekolah 4. keterbukaan dan akuntabilitas Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami mendorong kemandirian dan kemitraan dengan semua pemangku kepentingan untuk Tahap ke-3 Sekolah kami kemandirian dan dengan semua mendorong kemitraan pemangku √ Tahap ke-2 mendorong kemitraan pemangku Tahap ke-1 Sekolah kami belum mengembangkan pola kemandirian dan kemitraan dengan semua Sekolah kami kemandirian dan dengan semua . Sekolah 3. kemitraan. Sekolah kami dalam penyusunan RKAS belum sepenuhnya menunjukkan kemandirian. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah 2. Sekolah 6. partisipasi. dan akuntabilitas. Pengelolaan sekolah menunjukkan adanya kemandirian.

. Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar sekolah kami dalam penyusunan RKAS dapat menunjukkan kemandirian. kemitraan. partisipatif. kemitraan. keterbukaan dan akuntabilitas secara penuh. kolaboratif dan akuntabel. partisipatif. kepentingan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah namun prosesnya belum sepenuhnya dilaksanakan secara mandiri.meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah secara mandiri. untuk dalam Rekomendasi: 1. partisipatif. kolaboratif dan akuntabel pemangku kepentingan meningkatkan kemampuan pengelolaan sekolah. kepentingan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sekolah secara mandiri. kolaboratif dan akuntabel serta mampu memunculkan potensi warga sekolah untuk turut serta mengembangkan pengelolaan sekolah.

6. tetapi belum diupdate secara berkala Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk dokumen renstra dan RKS. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk renstra maupun RKS yang berbasis hasil analisis EDS/M. Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan. Sekolah kami memiliki rencana kerja yang dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dan misi sekolah dalam bentuk renstra maupun RKS. misi sekolah kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengacu pada SKL KELEMAHAN 1. Rencana kerja sekolah mencantum tujuan yang jelas untuk program peningkatan dan perbaikan berkelanjutan yang tersosialisasiakan dengan baik.2.2. Bukti-Bukti Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. dan mengupdatenya secara berkala dalam merumuskan rencana kerja . kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengacu pada visi. Daftar hadir dan notula rapat 2. 4. 3. Dokumen RKS KEKUATAN 1. yang berbasis analisis EDS/M dan di update secara berkala. Rekomendasi: 1. 2. .1. Sekolah Sekolah Sekolah Sekolah kami sudah merumuskan tujuan kami merumuskan tujuan yang menggambarkan kualitas yang dicapai.6. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami memiliki dokumen rencana kerja tahunan namun belum memiliki renstra. Sekolah kami perlu mengakomodasi masukan melalui rapat. Sekolah kami dalam merumuskan rencana kerja sudah mengakomodasi masukan melalui rapat.

Notula sosialisasi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Rencana kerja sekolah mencantum tujuan yang jelas untuk program peningkatan dan perbaikan berkelanjutan yang tersosialisasiakan dengan baik. Sekolah kami sudah mensosialisasikan RKS kepada warga sekolah melalui rapat-rapat dinas dan rapat komite KELEMAHAN 1. Sekolah kami sudah mensosialisasikan RKS kepada pihak-pihak yang berkepentingan. namun terbatas pada cara-cara konvensional yaitu melalui rapat dinas dan rapat koordinasi belum dilakukan secara online di situs sekolah.2. 6. misalnya kepada dinas pendidikan atau ketua yayasan. Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja namun hanya kepada pihak-pihak terbatas saja. Rekomendasi 1. Bukti-Bukti Fisik 1.2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah. Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan agar dapat mensosialisasikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam berbagai kesempatan dan on-line di situs sekolah.2. Tahap ke-3 Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam rapat dinas.6. Daftar hadir sosialisasi 2. . Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami sudah mensosialisa sikan dokumen rencana kerja kepada semua stakeholder sekolah dalam berbagai kesempatan dan online di situs sekolah. Panflet 3. Sekolah mensosialisasikan rencana kerja yang berbasis tujuan untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan kepada warga sekolah dan pihak-pihak yang berkepentingan.

Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. Standar Proses dan Standar Penilaian √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah belum memiliki Rencana kerja tahunan sekolah dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan sesuai dengan Standar Isi. 3). Standar Proses dan Standar Tahap ke-3 Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya. 8). Kesiswaan.6. 7). Peran serta masyarakat dan kemitraan. Standart Proses. 5). Sarana dan prasarana. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Dokumen RKS DAN RKAS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami dalam menyusun rencana kerja tahunan memuat ketentuan yang jelas dan sudah terdokumentasikan baik dan sudah mendapat persetujuan komite sekolah. Standar Kompetensi Lulusan. Budaya dan lingkungan sekolah. 4). Standar Proses Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. 6). 2. Standart Isi. Sekolah kami sudah menyusun RKAS . Rencana-rencana kerja lain yang mengarah pada peningkatan mutu. Standar Proses dan Standar Penilaian .3. namun belum tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan hanya terbatas pada internal sekolah. Sekolah kami dalam menyusun dan melaksankan RKAS sudah mengacu dan berdasarkan pada RKS 3. Standar Kompetensi Lulusan. 2). Standart Penilaian). Keuangan dan pembiayaan. Sekolah kami dalam menyusun rencana kerja tahunan sudah memuat ketentuan yang jelas mengenai : 1).1 Rencana Kerja tahunan dinyatakan dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah (renstra) Bukti-Bukti Fisik 1. KELEMAHAN 1.3. Standar Kompetensi Lulusan. Kurikulum dan kegiatan pembelajaran (Standart Kompetensi Lulusan. Standar Kompetensi Lulusan.

namun tidak dalam bentuk dokumen yang mudah diakses oleh pihak terkait dan sosialisasinya masih sebatas dalam lingkup internal sekolah. Sekolah kami perlu pembimbingan agar Rencana kerja tahunan sekolah disusun berdasarkan rencana kerja menengah mengacu pada Standar Isi. Standar Kompetensi Lulusan. Rekomendasi: 1. dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah namun belum tersosialisasi secara menyeluruh ke semua pemangku kepentingan. Standar Proses dan Standar Penilaian dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah dan sudah tersosialisasi secara luas kepada seluruh pemangku kepentingan. . dan Standar Penilaian.Penilaian dalam bentuk dokumen yang mudah diakses dan telah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah dan sudah tersosialisasi secara luas kepada seluruh pemangku kepentingan.

Dokumen hasil supervisi 3. Sekolah kami sudah melaksanakan evaluasi proses pembelajaran 3. Sekolah kami belum belum belum belum maksimal dalam melaksanakan evaluasi terhadap kinerja sekolah melaksanakan evaluasi diri sekolah secara periodic menyusun laporan EDS menentukan skala prioritas dan Program tindak lanjut Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami melakukan evaluasi diri dan mengkomunikasikan rencana pengembangan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan dinas pendidikan dan para pemangku kepentingan. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6.3.3. Program tindak lanjut Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Sekolah kami melakukan evaluasi diri namun baru dilakukan sebatas tim pengembang sekolah dan belum melibatkan warga sekolah. Sekolah kami sudah membentuk Tim Pengembang Sekolah (TPS) 2. Bukti-Bukti Fisik 1. Dokumen program supervisi sekolah 2. 2.2. Sekolah kami 4. Tahap ke-3 Sekolah kami melakukan evaluasi diri untuk melihat dampak dari rencana pengembangan sekolah terhadap peningkatan hasil belajar.6. Laporan hasil 4. Sekolah kami sudah melaksanakan evaluasi program kerja tahunan KELEMAHAN 1. Sekolah kami 3. Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah secara berkelanjutan untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar. Sekolah kami 2. Rekomendasi: 1.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melakukan evaluasi diri secara berkala dan berkelanjutan. Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dalam melaksanakan evaluasi terhadap kinerja sekolah Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dalam melaksanakan evaluasi diri sekolah secara periodic .

Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar dapat menyusun laporan EDS Sekolah kami perlu pembimbingan dari dinas pendidikan dan komite sekolah dalam menentukan skala prioritas dan Program tindak lanjut .3. 4.

tetapi belum semua guru melaksanakannya secara maksimal Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah yang didasarkan pada hasil evaluasi Tahap ke-3 Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah yang didasarkan pada hasil evaluasi  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum mampu menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah kearah Sekolah kami menetapkan prioritas perbaikan/ pengembangan sekolah namun belum didasarkan pada hasil . melalui program remedial setiap mata pelajaran KELEMAHAN 1. Sekolah kami sudah melakukan penilaian kinerja sekolah 3.6. Sekolah kami sudah melaksankan upaya ketercapaian KKM setiap mata pelajaran. RPS Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. menilai kinerja. 5. minimal 75 untuk kelas X.3.3. Sekolah kami sudah melaksanakan program remidial dan pengayaan. 2.3. Sekolah kami belum mensosialisasi indikator keberhasilan kinerja. Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar 6. Bukti-Bukti Fisik 1. 3. minimal 76 untuk kelas XI dan minimal 77 untuk kelas XII 6. Sekolah kami sudah melaksanakan penyusunan indikator evaluasi diri sekolah untuk meningkatkan hasil belajar 2. Undangan rapat Daftar hadir rapat Notulen Rapat Berita acara penetapan prioritas. tetapi belum maksimal 3. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur. Sekolah kami sudah melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri sekolah untuk meningkatkan hasil belajar 4. dan melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan memfokuskan pada peningkatan hasil belajar. Sekolah kami sudah melaksanakan usaha peningkatan rata-rata hasil belajar. Sekolah kami sudah menentukan indikator hasil belajar 5. Sekolah kami sudah menetapkan KKM setiap mata pelajaran. 4. 2.

pada evaluasi diri sekolah. diri dan memfokuskan peningkatan hasil belajar. peningkatan hasil belajar. Sekolah kami perlu menyusun program untuk mensosialisasikan indikator keberhasilan kinerja yang didasarkan pada hasil evaluasi diri serta disesuaikan dengan harapan dan kebutuhan masyarakat 2. Sekolah kami perlu menyusun sebuah program optimalisasi program remidial dan pengayaan untuk peningkatan hasil belajar .diri serta disesuaikan dengan harapan dan kebutuhan masyarakat. 3. Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu menyusun sebuah program peningkatan rata-rata hasil belajar.

Pengelolaan data di sekolah kami berbasis ICT namun masih menggunakan program office yang sederhana dan belum berbasis website.4. dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah 2. website sekolah. efisien dan dapat dipertanggungjawabkan. dan akuntabel menggunakan Paket Aplikasi Sekolah (PAS) 2. dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah.4. .  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Pengelolaan data di sekolah kami belum berbasis ICT sehingga belum efektif dan efisien. blog. Tahap ke-3 Sekolah kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. Sekolah kami sudah mengelola Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMPendik) yang efektif. dan efektif menggunakan SMS broadcasting. KELEMAHAN 1. efisien.6.1. Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah belum dapat mengelola penerimaan dan pelaporan data secara akurat serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. efisien. efisien. Sekolah mengelola sistem informasi pengelolaan dengan cara yang efektif. efisien dan akuntabel dan sudah tersosialisaikan kepada seluruh pemangku kepentingan. Sekolah kami belum dapat memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. Webside Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid 6. Sekolah kami sudah menggunakan Komunikasi antar warga secara efisien. Data base sekolah 2.

Rekomendasi: 1. efisien. Sekolah kami perlu pendampingan pengelolan SIM agar kami memiliki sistem pengelolaan data berbasis ICT dengan cara yang efektif. Sekolah kami perlu pendampingan pengelolaan penerimaan dan pelaporan data sehingga kami dapat mengelola penerimaan dan pelaporan data secara akurat serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah . dan akuntabel serta tersosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan terkoneksi secara online pada website sekolah 2.

Bukti-Bukti Fisik 1. Tahap ke-1 Sekolah kami belum menyediakan akses informasi yang mudah bagi warga sekolah. efektif.4. Sekolah kami sudah menggunakan Jenis SIMPendik yaitu Paket Aplikasi Sekolah (PAS) 2. . Sekolah kami menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan.4. Sekolah menyediakan sistem informasi yang efisien.e-mail sekolah. Disekolah kami belum ada petugas khusus pegelolaan tentang SIMPENDIK secara khusus.6. 4. KELEMAHAN 1. 3.wibesite sekolah. Sekolah kami sudah menggunakan SIMPendik yang mudah diakses 3. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan serta mudah diakses secara online melalui website sekolah. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid 6. Sekolah kami memiliki jenis pelayanan : sms gateway .sms broadcase. dan dapat diakses. Sekolah kami perlu mengangkat petugas khusus yang bertugas mengelola SIMPENDIK sehingga sekolah kami dapat menyediakan akses informasi dengan data yang terbaru bagi warga sekolah dan pihak yang berkepentingan serta mudah diakses secara online melalui website sekolah. Data base sekolah Webside Buku tamu Buku penghubung Buku Agenda KEKUATAN 1.2. Rekomendasi Pengembangan: 1. 2.  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah kami menyediakan akses informasi untuk warga sekolah namun belum ditunjang oleh sistem pembaharuan data. 5.

4). 3. Laporan kinerja 4. Dokumen hasil supervise 3. Sekolah meningkatkan keefektifan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan. 3).5. 5). Dokumen Program pendayaan gunaan PTK 2. Guru melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai agen pembelajaran yang memotivasi. dan terbuka.5. Pelatih / instruktur melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya memberikan pelatihan teknis kepada peserta didik pada kegiatan pelatihan. Konselor melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada peserta didik. adil. Sekolah kami telah menerapkan pendayagunaan PTK secara profesinal. Daftar hadir workshop 1. Tenaga perpustakaan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melaksanakan pengelolaan sumber belajar diperpustakaan. 2). 3). 4). 2. Surat tugas mengikuti workshop/pelatihan 6. Promosi PTK 2).1. Mutasi tenaga kependidikan dari satu posisi ke posisi lain didasarkan pada analisis jabatan. Kepala sekolah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan pengelolaan sekolah (ada 18 tugas). Sekolah kami telah mendukung upaya : 1). 6). memfasilitasi. membimbing. Wakil kepala sekolah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah. Penempatan PTK disesuaikan dengan kebutuhan. mendidik. Dokumen tindak lanjut 5. dan melatih peserta didik.6. Bukti-Bukti Fisik KEKUATAN 1. Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6. Pengembangan PTK. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik . Sekolah kami telah mendayagunakan : 1).

Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan. Tenaga laboratorium melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya membantu dan mengelola kegiatan praktikum di laboratorium. Tahap ke-3 Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan serta senantiasa melaksanakan pengembangan profesinya. merawat. Teknisi sumber belajar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya mempersiapkan. 4. Rekomendasi: 1. KELEMAHAN 1. Tenaga administrasi melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan kebersihan lingkungan. 9). Sekolah kami perlu pendampingan dari dinas pendidikan agar dapat menyusun progaram pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dengan memperhatikan standar PTK. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan serta senantiasa melaksanakan pengembangan profesinya secara berkelanjutan untuk meningkatkan efektifitas kinerja.7). Sekolah kami telah melakukan pengangkatan PTK tambahan untuk memenuhi kekurangan tenaga PTK yang tetap. 8).  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami kurang memperhatikan hasil kerja setiap pendidik dan tenaga kependidikan. Sekolah kami belum bisa menyusun progaram pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dengan memperhatikan standar PTK. memperbaiki sarana dan prasarana pembelajaran. .

Dokumen laporan hasil supervise 7. Sekolah kami sudah melaksanakan kepengawasan meliputi pemamtauan. supervisi. 4. Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6. Sekolah kami melakukan supervisi dan evaluasi atas pelaksanaan tugas pendidik dan tenaga kependidikan namun belum terprogram dengan baik. 7.2. Daftar hadir sosialisasi supervise dan evaluasi 3. Dokumenhasil supervisi 5. .5. Program supervise dan evaluasi kepala sekolah 2. Sekolah kami sudah melaksanakan pemantauan pengelolaan sekolah oleh Komite Sekolah 5. Dokumen tindak lanjut hasil supervisi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Pengawas sekolah 6. Sekolah kami sudah Laporan pelaksanaan tugas tenaga kependidikan 6. Guru disekolah kami sudah melaporkan hasil evaluasi dan penilaian kepada Kepala Sekolah dan orangtua peserta didik. evaluasi. pelaporan. Dokumen hasil supervisi kepala sekolah 4. Tahap ke-3 Sekolah kami senantiasa melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional. Sekolah kami sudah mensosialisasikan program kepengawasan kepada PTK 3. Sekolah kami sudah melaksanakan Penyusunan program pengawasan berdasarkan SNP 2. Sekolah kami belum melaksanakan tindak lanjut dari hasil pengawasan Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami senantiasa melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional serta menyusun program perbaikan dan peningkatan yang berkelanjutan. KELEMAHAN 1.  Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melakukan evaluasi atas pelaksanaan tugas pendidik dan tenaga kependidikan secara berkala. Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional Bukti-Bukti Fisik 1. Sekolah kami sudah melaksanakan laporan Pengawasan oleh pengawas 8. Sekolah kami sudah melaporkan hasil evaluasi kepada Kepala sekolah.6.5.

.Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan baik kinerja pelaksanaan tugas maupun kesesuaian dengan standar nasional pendidikan serta menyusun program perbaikan dan peningkatan yang berkelanjutan.

UB Malang. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Warga sekolah kami terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis serta kegiatan pengembangan sekolah pada umumnya. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat mengoptimalkan pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis serta kegiatan pengembangan sekolah pada umumnya.6. (Warga sekolah = org yg beraktivitas di sekolah. Terra Pendidikan. Siswa) Rekomendasi Pengembangan: 1. UM Malang. Daftar hadir kegiatan 3. Pendidik. output. MOU dgn warga sekolah Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Tenaga kependidikan. STKIP PGRI Jombang. Tahap ke-1 Warga sekolah kami belum terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis. proses.6. 3.6. Contoh ada Pengurus Komite Sekolah. Panitia PHBN. dan pemanfaatan lulusan. Sekolah kami sudah melibatkan warga sekolah dalam pengelolaan pada kegiatan tertentu. . Warga sekolah terlibat dalam pengelolaan kegiatan akademis dan nonakademis. Sekolah kami sudah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan. Warga sekolah kami terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis. Struktur organisasi sekolah 2. Contoh kerja sama dengan STAN. PHBA 2. berkaitan dengan: input.Magistra Utama. Sekolah kami sudah melaksanakan program Keterlibatan warga sekolah dalam pengelolaan akademik dan non akademik .  Tahap ke-3 Tahap ke-2 Warga sekolah terlibat langsung hanya pada kegiatan akademis. Bank Jatim.1. Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah 6. UNP Kediri. Bukti-Bukti Fisik 1.

6.6.

Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah

6.6.2. Sekolah melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan nonakademis. Bukti-Bukti Fisik 1. Struktur organesasi sekolah 2. Daftar hadir kegiatan 3. MOU dengan KEKUATAN 1. Sekolah kami sudah melaksanakan Program Keterlibatan Masyarakat dalam pengelolaan kegiatan non akademik . Contoh pengelolaan ekstra kurikuler TIK, UKS, PMR, Pramuka, SMS Gateway 2. Sekolah kami sudah melibatkan masyarakat dalam kegiatan tertentu. Contoh pada saat perayaan Hari Idul Adha, Kegiatan pondok Ramadhan. 3. Sekolah kami sudah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan, dibidang kegiatan non akademik. Contoh kerja sama dengan Terra Pendidikan kediri bidang pengembangan TIK, PT Telkomsel bidang penembangan SMS broadcasting, PT Telkom pengembangan internet sekolah. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Sekolah kami melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis dan memberikan kesempatan untuk berkreasi.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

masyarakat

Tahap ke-3

Tahap ke-2
Sekolah kurang melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Tahap ke-1
Sekolah kami sama sekali tidak melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Sekolah kami melibatkan masyarakat dalam pengelolaan non akademis.

Rekomendasi Pengembangan:
1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat mengoptimalkan peran serta memberikan kesempatan untuk berkreasi. masyarakat dalam pengelolaan non akademis dan

7. STANDAR PEMBIAYAAN
Komponen 7.1. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar Indikator 7.1.1. Anggaran sekolah dirumuskan merujuk Peraturan Pemerintah, pemerintahan provinsi, dan pemerintahan kabupaten/kota 7.1.2. Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan 7.1.3. Penyusunan rencana keuangan sekolah dilakukan secara transparan, efisien, dan akuntabel. 7.1.4. Sekolah membuat pelaporan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. 7.2. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7.2.1. Sekolah memiliki kapasitas untuk mencari dana dengan inisiatifnya sendiri 7.2.2. Sekolah membangun jaringan kerja dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri setempat. 7.2.3. Sekolah memelihara hubungan dengan alumni. 7.3. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7.3.1. Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. 7.3.2. Sekolah melakukan subsidi silang kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi

7. 7.1.

PEMBIAYAAN Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar

7.1.1. Anggaran sekolah dirumuskan merujuk Peraturan Pemerintah, pemerintahan provinsi, dan pemerintahan kabupaten/kota Bukti-Bukti Fisik
1. Dokumen RAPBS/RKAS 2. Undangan rapat penyusunan RAPBS/RAKS setiap pertemuan 3. Notulen rapat setiap pertemuan 4. Daftar hadir rapat setiap pertemuan

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik
Kekuatan : 1. Sekolah kami sudah menyusun RAPBS (PP No 19 /2005 Pasal 53). 2. Sekolah kami sudah merumuskan RAPBS dengan perhitungan kebutuhan setahun. 3. Rumusan RAPBS sekolah kami berisi :  Semua ragam sumber pendapatan dan jumlah nominalnya.  Semua ragam pembelanjaan dan jumlah nominalnya  Semua kegiatan/program kerja yang didanai dalam setahun 4. RAP (Rencana Anggaran Pendapatan) sekolah kami meliputi :  Subsidi pemerintah (BOMM).  Iuran siswa (BOSP = Biaya Operasional Satuan Pendidikan)  Sumbangan masyarakat (Biaya Investasi non Lahan). 5. RAB ( Rencana Anggaran Belanja) sekolah kami meliputi :  Biaya penyediaan sarana dan prasarana.  Pengembangan sumberdaya manusia.  Investasi Non Lahan (Gedung).  Gaji dan tunjangan yang melekat.  Bahan atau peralatan pendidikan habis pakai. Biaya operasi pendidikan tak langsung berupa daya, air, jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, transportasi, konsumsi, pajak, asuransi, dan lain sebagainya. (Peraturan Pemerintah No.19/2005 Bab IX: Pasal 62). Kelemahan : 1. Sekolah kami belum pernah menerima Block Grant yang bersifat matching grant. 2. Sekolah kami belum pernah mendapatkan sponsor perusahaan. 3. Sekolah kami belum pernah menandatangi MOU dengan DUDI.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada peraturan pemerintah dengan melibatkan partisipasi komite sekolah dan pemangku kepentingan yang terkait. Sekolah kami perlu menandatangani MOU dengan DUDI. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) belum sepenuhnya merujuk pada Peraturan Pemerintah. 2. Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada Peraturan Pemerintah. Sekolah kami perlu bantuan Block Grant yang bersifat matching grant. pemerintahan provinsi. Sekolah kami perlu mengajukan sponsor ke beberapa perusahaan 3. Tahap ke-3 Perumusan rancangan anggaran biaya pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) merujuk pada Peraturan Pemerintah dan dikomunikasikan kepada komite sekolah dan pemangku kepentingan yang terkait. Rekomendasi: 1. . dan pemerintahan kabupaten/kota.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Sekolah kami perlu pendampingan dalam merumuskan RAPBS/RKAS dengan melibatkan Guru. Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan. Dokumen RAPBS/RKAS 2. Bukti-Bukti Fisik 1. Undangan rapat penyusunan RAPBS/RAKS setiap pertemuan 3. Karyawan. Notulen rapat setiap pertemuan 4. Di sekolah kami perumusan RAPBS/RKAS telah melibatkan KS.Kediri .1.2.7. Karyawan.Kediri Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan serta Dunia Usaha dan Dunia Industri. Di sekolah kami perumusan RAPBS/RKAS belum melibatkan Guru. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7. dan Pemerintah Kab.1. Tim Pengembang dan Komite Sekolah. Kelemahan : 1. Tahap ke-3 Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Perumusan RAPBS belum melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan belum melibatkan pemangku kepentingan yang relevan Rekomendasi : 1. Daftar hadir rapat setiap pertemuan. dan Pemerintah Kab.

Komite Sekolah. Akuntabel  Sekolah kami telah melaksanakan pembukuan keuangan sekolah dengan menggunakan Program Excel. dan akuntabel.1. Kuitansi pembelian barang 13. Di sekolah kami Petugas pencatat logistic barang belum maksimal.  Pemeriksaan Buku Kas ( Umum/Pembantu) sekolah kami dilakukan secara periodik oleh Kepala Sekolah. 3. 2.7. Penyusunan rencana keuangan sekolah dilakukan secara transparan. Buku permintaan barang 9. Program kerja sekolah/RAPBS 5.3. Teks rencana investasi 2. Teks Pengumuman rencana investasi 4. Nota pembelian barang Kekuatan : 1. dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. Buku kas pembantu 7.  Setiap transaksi keuangan sekolah kami (penerimaan dan pengeluaran) disertai dengan bukti yang sah berupa kwitansi dan nota. Buku setoran ke bank 12. Komite Sekolah.  Sekolah kami sudah memiliki catatan logistik (uang dan barang) sesuai dengan mata anggaran dan sumber dananya masing-masing. Kelemahan : 1. efisien. Bukti-Bukti Fisik 1. Efesien  Pembelanjaan sekolah kami telah sesuai dengan rencana anggaran yang ada. Daftar nama pemangku kepentingan 3. Kuitansi pengeluaran 11. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Penyusunan rencana keuangan Penyusunan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-4 rencana keuangan √ Penyusunan Tahap ke-4 rencana keuangan Penyusunan Tahap ke-4 rencana keuangan . Transparan :  Sekolah kami telah melaporkan rencana investasi kepada Kepala Sekolah. Kuitansi penerimaan 10.1. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7. Buku kas umum 6.  Pengelolaan keuangan sekolah kami dapat diketahui dengan mudah oleh Kepala Sekolah. Buku inventaris barang 8. dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri.  Sekolah kami telah memiliki buku setoran ke Bank Jatim.

efisien dan akuntabel kepada masyarakat dan Pemerintah. (kepada pemerintah) sekolah dilakukan secara transparan. efisien dan akuntabel. (kepada pemerintah) Rekomendasi : 1. Sekolah kami perlu mendapatkan pelatihan untuk petugas pencatat logistic barang. efisien dan akuntabel kepada masyarakat dan Pemerintah. (Pemerintah dan masyarakat) sekolah dilakukan secara transparan. (Pemerintah dan masyarakat) sekolah dilakukan secara transparan. .sekolah dilakukan secara transparan. efisien dan akuntabel.

Dari sekolah dilaporkan secara rinci dan transparan kepada dewan guru dan staf sekolah. Dinas Pendidikan dan Pemerintah sesuai dengan asal sumber.4.48/2008 Pasal 71. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara berkala dan menyeluruh kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Bukti-Bukti Fisik 1. 3. Sekolah kami telah memiliki laporan realisasi belanja rutin. Sekolah membuat pelaporan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Buku laporan keuangan setiap bulan 3. Teks pengumuman laporan keuangan Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Dari Pemerintah dilaporkan kepada pemerintah sesuai aturan perundang-undangan.1. Buku ekspedisi 4. √ Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan.1.ayat 2 ) (PP. . 2. Buku kas umum 2. tetapi masih perlu dilakukan secara rutin dan proses yang transparan..7. Tahap ke-1 Sekolah belum membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Sekolah kami telah melaporkan dan mempertanggung jawabkan anggaran kepada Komite Sekolah. Sekolah kami perlu pendampingan agar dapat mengembangkan mekanisme laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara berkala dan menyeluruh kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan secara online. Sekolah membuat laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan secara periodik kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7.48/2008 Pasal 49 ayat 2). Dari Masyarakat kepada komite sekolah ( PP. Sekolah kami telah memiliki laporan per Kegiatan. Rekomendasi Pengembangan: 1.

5. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat menyusun program kreatif yang dapat menggali berbagai sumber untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Sekolah kami telah menyusun proposal penggalian dana Kelemahan : 1. 3. Kantin sekolah 4. Tahap ke-3 Sekolah kami mendapatkan pembiayaan tambahan melalui pemanfaatan sarana dan prasarana sekolah. . Sekolah kami belum bisa membentuk jalinan yang kuat dengan alumni yang siap mendukung pengembangan sekolah. Sekolah kami belum memiliki donator tetap. Sekolah kami belum bisa mengembangkan kewirausahaan berupa kantin sekolah. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami kreatif menggali berbagai sumber untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Sekolah kami tidak memiliki tanah yang produktif. 4. Koperasi sekolah dan kebun sekolah (kantin sekolah dan koperasi sekolah dikelola oleh siswa). Dokumen RAPBS 6.. Program pengembangan kewirausahaan. Sekolah kami belum bisa menyelenggarakan kegiatan yang dapat menghasilkan dana. 6. Kami berencana untuk memperluas penggunaan sumber daya dan prasarana sekolah untuk mendapatkan pembiaya-an tambahan tetapi kami belum mengimplemen-tasikannya. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. 2.2. Rekomendasi: 1. Dokumen proposal penggalian dana. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum mempertimbangkan penggunaan sumber daya atau prasarana sekolah untuk mencari sumber pembiayaan tambahan.7. Sekolah memiliki kapasitas untuk mencari dana dengan inisiatifnya sendiri Bukti-Bukti Fisik 1.1.2. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Sekolah kami belum melakukan kerjasama dengan Dunia Usaha Dan Industri (DUDI). Koperasi sekolah/siswa 3. 2. Buku kas koperasi sekolah 5.

2.2. 3. Sekolah kami belum mengidentifikasi Du-Di yang memiliki dana CSR (Coorporate Social Responsibility). Tahap ke-3 Kami telah mengembangkan hubungan kerja sama dengan Dunia Usaha. Sekolah kami belum melakukan kerjasama dengan beberapa Dunia Usaha Dan Industri (Du-Di). 7. 5. 2. Dunia Industri dan kelompok masyarakat yang membantu sekolah kami dalam hal pembiayaan. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kami telah membangun jaringan kerja yang kuat dengan Dunia Usaha. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. Kelemahan : 1.7. Bukti-Bukti Fisik 1. 3. 2. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum memiliki hubungan yang kuat dengan dunia usaha dan dunia industri setempat. Hubungan kami dengan Dunia Usaha. khususnya orangtua yang mampu untuk membantu sekolah kami. 6.2. Dokumen daftar Du-Di yang memiliki dana CSR. Dokumen proposal penggalian dana kepada Du-Di Daftar nama siswa usulan penerima bantuan dari Du-Di. Dokumen kerjasama dengan Du-Di Undangan rapat kerjasama dengan Dudi Notulen rapat Daftar hadir rapat kerjasama dengan Dudi Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Sekolah kemi belum bisa melakukan aksi kegiatan dengan melibatkan Du-Di. Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat membangun jaringan kerja yang kuat dengan Dunia Usaha. Dunia Industri dan kelompok masyarakat setempat yang membantu sekolah kami dalam hal pembiayaan. Sekolah kami telah melakukan kerja sama dengan pihak Telkomsel di bidang Web to SMS (setiap 3 bulan). Dunia Industri dan kelompok masyarakat harus dikembangkan lebih lanjut agar mendapatkan bantuan keuangan dari mereka. Sekolah membangun jaringan kerja dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri setempat. 4. Dunia Industri dan kelompok masyarakat. .

catatan Kami menyimpan catatan alumni dan sebagian dari mereka membantu sekolah tetapi bukan dalam hal pembiayaan Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar dapat membentuk organisasi alumni yang memiliki program kegiatan seluruh alumni 2. 2. 3. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya 7. Sekolah kami belum memiliki wadah / organisasi alumni.2. Kelemahan : 1. Buku daftar alumni Buku daftar anggota alumni Dokumen program kerja sekolah. 7.7.2. 6. . √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Kami belum menyimpan alumni sekolah kami. 3. Sekolah kami perlu pembimbingan agar sekolah dapat memelihara hubungan dengan alumni dan memberdayakan mereka sebagai sumber pendanaan dan bantuan lainnya. Buku inventaris barang Undangan rapat dengan alumni Notulen rapat dengan alumni Daftar hadir rapat dengan alumni Tahap ke-4 Kami memelihara hubungan dengan alumni kami dan memberdayakan mereka sebagai sumber pendanaan dan bantuan lainnya. Sekolah kami belum memanfatkan sumberdaya alumni. Sekolah kami telah mengidentifikasi alumni melalui website sekolah. Sekolah memelihara hubungan dengan alumni. 2. 5. Sekolah kami belum mempunyai program kegiatan yang melibatkan alumni. 4.3. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kekuatan : 1. Tahapan Pengembangan Tahap ke-3 Kami memelihara hubungan dengan alumni dan mereka membantu upaya kami walaupun bukan dalam hal pembiayaan. Bukti-Bukti Fisik 1.

Sekolah kami perlu pendampingan agar dapat melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus dan mempromosikan kesetaraan akses bagi semua peserta didik. No. Bukti-Bukti Fisik 1. . 5. Sekolah kami menerima siswa dari semua tingkatan ekonomi.1. Dokumen PSB Kartu SPP Daftar siswa inklusi Kurikulum siswa inklusi Buku program komite sekolah Kekuatan : Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. 3.3. Rekomendasi: 1. 4. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus dan mempromosikan kesetaraan akses bagi semua peserta didik. 3.7. Sekolah belum bisa memberikan pelayanan secara optimal bagi siswa berkebutuhan khusus. Besar Iuran sekolah kami telah sesuai dengan pilihan orangtua peserta didik terhadap sejumlah nominal yang ditawarkan/ditetapkan oleh sekolah. Kelemahan : 1. 4.48/2008 ). Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah belum mampu melayani semua siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi. 2. Iuran sekolah kami telah berdasar kecukupan untuk memberikan layanan pendidikan yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Sekolah mampu melayani siswa dari tingkatan sosial ekonomi namun belum dapat melayani siswa yang berkebutuhan khusus. Tahap ke-3 Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus.3. Sekolah kami telah memberikan bantuan sebesar 20 % dari Biaya Operasional Satuan Pendidikan bagi peserta didik yang miskin.( Ayat 1 dan 4 pasal 50 PP. 2.

Sekolah kami belum membagi siswa menjadi Dua kelompok : kaya dan miskin. Kartu SPP 5. Buku daftar home visit 3. Besar Iuran sekolah kami yang berupa Biaya Operasional Satuan Pendidikan belum bervariasi sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan orang tua. Tahap ke-3 Kami merumuskan besarnya sumbangan orangtua berdasarkan kemampuan ekonomi orangtua dan menerapkan prinsip subsidi silang.7. tetapi sekolah tidak menerapkan subsidi silang dalam membiayai program kegiatan peserta didik. dan belum semua yang miskin terbantu. 2. 3. . 3. Buku daftar induk siswa 2. Besar Iuran sekolah kami (Investasi Non Lahan) bervariasi sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan orang tua. Sumbangan orangtua dirumuskan berdasarkan kemampuan ekonomi orangtua peserta didik. Sekolah kami telah mengidentifikasi tingkat ekonomi orang tua siswa. dari kelurahan/desa. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sumbangan orangtua dan biaya kegiatan sekolah lainnya ditentukan sama untuk semua peserta didik dengan tidak mempertimbangkan kemampuan ekonomi orangtua. 4. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Kami mematuhi standar mengenai biaya sumbangan orangtua dan subsidi silang pembiayaan dan juga memiliki alokasi khusus untuk memberikan tempat bagi anak yang sangat miskin dengan mencari sumber dana lainnya.2 Sekolah melakukan subsidi silang kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi Bukti-Bukti Fisik 1. 2. Surat keterangan miskin Kekuatan : Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1. Surat keputusan Kepala Sekolah tentang Biaya Pendidikan Bagi Siswa Miskin Kelemahan : 1.3.3. Sekolah kami belum semua siswa miskin mendapatkan pembebasan biaya sekolah. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7. Di sekolah kami yang siswanya berasal dari keluarga yang berkemampuan dibidang ekonomi tidak perlu melakukan subsidi silang.

Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat menyusun program kerja yang menerapkan biaya sumbangan orangtua dan subsidi silang pembiayaan dan juga memiliki alokasi khusus untuk memberikan tempat bagi anak yang sangat miskin dengan mencari sumber dana lainnya. .Rekomendasi: 1.

2. bentuk.3.1.2. Guru menggunakan pembelajaran. hasil penilaian untuk perbaikan 8.2.3. Sekolah melibatkan orangtua peserta meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. Guru menerapkan berbagai teknik. Guru memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).1. didik dalam .3. Guru melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka 8. 8. 8.1.4. Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik 8.1. STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN Komponen Indikator 8. Sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan.8.1.3. 8. Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik. dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik.2. Penilaian berdampak pada proses belajar 8.1.2. 8. 8.2.1.1. Guru memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik. 8.

Di sekolah kami ada 50 guru dari 62 guru yang sudah melakukan penyusunan kisi-kisi soal sesuai dengan sk.1. Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melakukan penyusunan matrik/pemetaan penilaian 3. Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik. kd mata pelajaran masing-masing. 8.8. dan kondisi satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik 2. PENILAIAN PENDIDIKAN Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik 8. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang melakukan penentuan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik. 2. Di sekolah kami sebagian besar guru belum melakukan penyusunan rubrik penilaian sesua dengan mata pelajaran masing-masing. kd mata pelajaran masing.1. Tahap ke-3 Guru-guru kami menyusun dan mengembangkan perencanaan penilaian untuk mencapai √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru-guru kami melaksanakan penilaian hasil belajar peserta didik tanpa membuat perencanaan Sebagian Guru-guru kami menyusun perencanaan penilaian berdasarkan kompetensi dasar dan standar . Di sekolah kami semua guru sudah menyusun kisi-kisi soal penilian 4. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami menyusun rencana penilaian terhadap hasil belajar peserta didik terhadap pencapaian 3. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru yang menentukan KKM 2. Di sekolah kami semua guru sudah menyusun instrument penilaian sesuai dengan sk. KELEMAHAN 1. 3. DAFTAR HADIR RAPAT PENYUSUNAN KKM . NOTULEN RAPAT PENYUSUNAN KKM. karakteristik mata pelajaran.1. EDARAN KE WALI MURID Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1.

. dan kondisi satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik 2. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan/pembingan dalam menentuakan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik. Di sekolah kami sebagian besar guru perlu pendamping atau pelatiahan dalam penyusunan rubrik penilaian sesua dengan mata pelajaran masing-masing melalui mgmp sekolah. Di sekolah kami ada 12 guru dari 62 guru yang pendamping/bimbingan dalam menyusunan kisi-kisi soal sesuai dengan sk. kd mata pelajaran masing-masing. dan didik didik yang kompetensi peserta didik. penilaian yang jelas terlebih dahulu.kompetensi yang diharapkan diinformasikan kepada peserta sehingga setiap peserta memahami target kompetensi harus dicapai. karakteristik mata pelajaran. kompetensi. 3. Rekomendasi: 1.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.2. Guru memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Bukti-Bukti Fisik 1. GURU MEMILIKI BUKTI FISIK UNTUK DISOSIALISASIKAN KE SISWA TENTANG KRITERIA PENILAIAN SESUAI DENGAN SK, KD DAN DISAMPAIKAN KE SISWA PADA AWAL SEMESTER LEMBAR KKM YANG DIBERIKAN/SOSIALISASIKA N KE KE SISWA TIAP MAPEL Tahap ke-4
Guru-guru kami menginformasikan silabus mata pelajaran yang didalam-nya memuat rancangan dan kriteria penilaian termasuk KKM dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, mata pelajaran dan kondisi sekolah pada awal semester.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah memberikan informasi kepada peserta didik tentang pelaksanaan uh, uts dan uas, ukk dan uan sesuai dengan jadwal yang terdapat pada program semester mata pelajaran masing-masing. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang belum menginformasikan lebih dahulu kepada peserta didik tentang pelaksanaan ulangan uh.

2.

Tahapan Pengembangan Tahap ke-3
Guru-guru kami memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk KKM yang disusun.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami tidak memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian, termasuk KKM.

Guru-guru kami memberikan informasi kepada peserta didik hanya KKM saja diawal semester.

Rekomendasi:
1. Sekolah kami perlu ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar mereka menginformasikan silabus mata pelajaran yang didalamnya memuat rancangan dan kriteria penilaian termasuk KKM dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, mata pelajaran dan kondisi sekolah pada awal semester.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.3. Guru melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat. Bukti-Bukti Fisik 1. 2. PROMES JADWAL ULANGAN BUKU DAFTAR NILAI YANG TELAH TERISI LENGKAP KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat untuk mengukur prestasi peserta didik sesuai dengan sk, kd masing-masing mata pelajaran. KELEMAHAN 1. Di sekolah kami ada 10 guru dari 62 guru yang melaksanakan penilaian tidak sesuai dengan rencana yang telah dibuat dalam melaksanakan penilaian secara periodic Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Guru-guru kami menggunakan berbagai jenis metode untuk menilai kemajuan belajar peserta didik secara berkelanjutan dan mengembangkannya berdasarkan rencana yang telah dibuat sesuai dengan perkembangan peserta didiknya.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

Tahap ke-3
Guru-guru kami selalu melaksanakan penilaian dan memantau kemajuan belajar peserta didik secara berkala sesuai dengan rencana yang telah dibuat pada silabus dan RPP.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami tidak menilai atau memonitor kemajuan peserta didik sesuai rencana.

Guru-guru kami melaksanakan penilaian terhadap peserta didik secara periodik, tapi sebagian besar tidak sesuai dengan rencana penilaian yang telah disusun.

Rekomendasi: 1. Sekolah kami ada 10 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan agar mereka dapat menggunakan berbagai jenis metode untuk menilai kemajuan belajar peserta didik secara berkelanjutan dan mengembangkannya berdasarkan rencana yang telah dibuat sesuai dengan perkembangan peserta didiknya.

8.1.

Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik

8.1.4. Guru menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik. Bukti-Bukti Fisik 1. DOKUMEN PENILAIAN BERUPA BUKU NILAI, MINIMAL ADA FORMAT NILAI TUGAS, UH 1, 2 DST, UTS, US DAN RAPOR RPP BAB PENILAIAN YANG DIDALAMNYA ADA RENCANA TES LISAN, URAIAN ATAU NON URAIAN/OBYEKTIF, DOKUMEN KISI-KISI DAN SOAL, LK (LEMBAR KERJA)/NASKAH ULANGAN/SOAL, FORMAT DAN TUGAS INDIVIDU DAN KELOMPOK Tahapan Pengembangan Tahap ke-4
Guru-guru kami membuat instrumen yang tepat dan dapat diandalkan untuk menerapkan berbagai teknik, bentuk dan jenis penilaian serta direview secara berkala.

Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN 1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik sesuai dengan sk dan kd mata pelajaran masing-masing. 2. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru sudah memberikan penugasan perorangan atau kelompok berbentuk TT, TTT dan atau PR/proyek. KELEMAHAN

2.

3.

1. Di sekolah kami ada 40 guru dari 62 guru yang belum menyusun kisi-kisi soal baik ulangan harian, ulangan tengah semester atau ulangan akhir semester

4.

5.

Tahap ke-3
Guru-guru kami menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian sesuai dengan target kompetensi yang ingin diukur.

Tahap ke-2

Tahap ke-1
Guru-guru kami hanya menerapkan satu teknik, bentuk dan jenis penilaian.

Guru-guru kami hanya menerapkan teknik, bentuk, dan jenis penilaian tertentu untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik.

.Rekomendasi: 1. Di sekolah kami ada 22 guru dari 62 guru yang perlu pendampingan agar dapat membuat instrumen yang tepat dan dapat diandalkan untuk menerapkan berbagai teknik. bentuk dan jenis penilaian serta direview secara berkala.

LEMBAR MASUKAN DAN KOMENTAR PENILAIAN KEKUATAN 1.2. Penilaian berdampak pada proses belajar 8. Guru memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik. Di sekolah kami ada 52 guru dari 62 guru yang belum mengembalikan hasil ulangan siswa serta memberikan komentar secara mendidik. Rekomendasi: 1. Bukti-Bukti Fisik 1. (dan memberi komentar dan masukan serta menginformasikannya ke peserta didik) √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Guru tidak selalu memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik. Di sekolah kami ada 52 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar guru-guru dapat secara rutin mencatat kemajuan setiap peserta didik memberi komentar dan masukan serta menginformasikanya kepada peserta didik secara individual dan berkala. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melakukan koreksi ulangan. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Semua guru kami secara rutin mencatat kemajuan setiap peserta didik memberi komentar dan masukan serta menginformasikanya kepada peserta didik secara individual dan berkala.8. KELEMAHAN 1. Setiap guru menyampaikan hasil Evaluasi mata pelajaran serta hasil penilaian setiap peserta didik kepada Kepala sekolah pada akhir semester dalam bentuk laporan hasil prestasi belajar peserta didik.1. . tugas peserta didik sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Guru-guru kami mengkaji ulang tingkat kemajuan semua peserta didik pada setiap akhir semester.2.

Di sekolah kami ada 42 guru dari 62 guru yang telah menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi. Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Guru-guru kami memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk memberikan pendapat Tahap ke-3 Guru-guru kami selalu menggunakan hasil penilaian peserta didik dalam mereview rencana pembelajaran √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Hasil tes di sekolah kami tidak selalu berpengaruh pada perbaikan program pembelajaran yang telah Hasil tes digunakan sebagian guruguru kami untuk merencanakan perbaikan bahan pembelajaran . Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3.2. KELEMAHAN 1.2. Guru menggunakan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan 2. Penilaian berdampak pada proses belajar 8. HASIL ULANGAN HARIAN/TENGAH SEMESTER DAN SEMESTER GURU MEMILIKI KISI-KISI DAN SOAL-SOAL UNTUK REMIDI KEKUATAN 1.2. Bukti-Bukti Fisik 1. Di sekolah kami ada 42 guru dari 62 guru sudah menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan. 2. Di sekolah kami ada 42 dari 62 guru sudah melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3.8. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang belum menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 2.

Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat menyusun atau memiliki kisi-kisi soal remedi . selanjutnya. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat melaksanakan perbaikan dan pengayaan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing 3. Di sekolah kami ada 20 guru dari 62 guru yang perlu pembimbingan agar dapat menganalisis hasil penilaian dan menyusun program perbaikan dan pengayaan 2.terhadap hasil pencapaian kemajuan belajar yang mereka peroleh dan terlibat dalam penetapan target pembelajaran. Rekomendasi: 1. yang telah disusun. disusun.

3. . BUKU RAPOR SEMESTER BUKU RAPOR AKHIR TAHUN DAFTAR HADIR PENGAMBILAN RAPOR DAFTAR ISIAN PENGAMBILAN RAPORT KEKUATAN Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik 1.8. 2.3. Sekolah kami selalu menerbitkan Surat Ketrangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dan ijazah setiap tahunnya dan diserahkan kepada orang tua/wali perserta didik 4.3. 5. Sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaporkan hasil penilaian setiap akhir semester kepada Kepala Sekolah 2.1. Di sekolah kami ada 62 guru dari 62 guru telah melaporakan hasil penilaian akhlak dan penilaian kepribadian kepada sekolah 3. Di sekolah kami telah melaporkan hasil penilaian setiap semester kepada orang tua/wali peserta didik 4. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka pada setiap akhir semester kepada 8. Sekolah kami selalu melaporkan hasil kelulusan kepada Dinas Pendidkan setiap tahunnya. Bukti-Bukti Fisik 1.

Sekolah kami menyampaikan laporan semua hasil penilaian peserta didik kepada orangtua dan mendiskusikannya secara mendetail untuk masingmasing peserta didik secara berkala sesuai dengan kesepakatan . Rekomendasi Pengembangan: 1.Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami menyampaikan laporan semua hasil penilaian peserta didik kepada orangtua dan mendiskusikannya secara mendetail untuk masing-masing peserta didik secara berkala sesuai dengan kesepakatan √ Tahap ke-3 Tahap ke-2 Sekolah kami membuat laporan hasil penilaian kepada orangtua secara rutin dan sistematis dalam bentuk laporan pendidikan. Sekolah kami menyampaikan laporan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orang tua/wali peserta didik dalam bentuk laporan pendidikan. Tahap ke-1 Sekolah kami membuat laporan kepada orangtua berupa hasil penilaian akhir di setiap akhir semester.

rapat awal orang tua siswa. Sekolah kami belum memberi kesempatan berdiskusi untuk membangun kerja sama dengan orangtua agar membantu anak mereka belajar di rumah. Sekolah melibatkan orangtua peserta didik dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. DAFTAR HADIR SOSIALISASI PENCAPAIAN HASIL BELAJAR. √ Tahap ke-2 Tahap ke-1 Sekolah kami belum melibatkan orangtua secara aktif dalam membantu anak mereka belajar di rumah. Di sekolah kami orang tua/wali murid selalu dilibatkan dalam menunjang fasilitas sekolah misalnya seperti pembelikan lks dan buku paket serta alat transportasi yang dibutuhkan peserta didik KELEMAHAN 1.3. Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Tahap ke-3 Sekolah kami menjalin kemitraan dengan orangtua dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa.2.3.8. 2. . Bukti-Bukti Fisik KEKUATAN 1. KKM. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka 8. Kriteria kenaikan program remedial dan pengayaan kepada orang tua/wali murid di awal kegiatan pembelajaran akan dilaksanakan pada saat pelaksanaan MOS. DAFTAR HADIR PENERIMAAN LAPORAN HASIL BELAJAR 1. Di sekolah kami selalu mengiformasikan/mensosialisasikan tentang SK/KD. dan melalui buku perataturan akademik. Di sekolah kami belum pernah melibatkan orang tua/wali murid dalam penyusunan criteria Kelulusan Ujian Sekolah atau Ujian Nasional Tahapan Pengembangan Tahap ke-4 Sekolah kami membuat laporan berkala pada orangtua mengenai pencapaian hasil belajar peserta didik dan menawarkan kesempatan untuk mendiskusikan kemajuan anak mereka serta mengajukan usulanusulan peningkatan hasil belajar peserta didik.

.Rekomendasi: 1. Sekolah kami perlu pembimbingan agar kami dapat membuat laporan berkala pada orangtua mengenai pencapaian hasil belajar peserta didik dan menawarkan kesempatan untuk mendiskusikan kemajuan anak mereka serta mengajukan usulan-usulan peningkatan hasil belajar peserta didik.