P. 1
Pengkajian Dengan Gangguan Sistem Saraf

Pengkajian Dengan Gangguan Sistem Saraf

|Views: 101|Likes:
Published by Habibah El-shirazy

More info:

Published by: Habibah El-shirazy on Nov 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/28/2012

pdf

text

original

Pengkajian dengan Gangguan Sistem Saraf

PENGKAJIAN KLIEN DENGAN GANGGUAN SISTEM PERSARAFAN Pengkajian merupakan salah satu urutan/bagian dari proses keperawatan yang sangat menentukan keberhasilan asuhan keperawatan yang diberikan. Tanpa pengkajian yang baik, maka rentetan proses selanjutnya tidak akan akurat, demikian pula pada pasien dengan gangguan persarafan. Gangguan persarafan dapat berentang dari sederhana sampai yang kompleks. Beberapa gangguan persarafan menyebabkan gangguan/hambatan pada aktifitas hidup sehari-hari bahkan berbahaya. Komponen utama pengkajian persarafan adalah : 1. Riwayat kesehatan klien secara komprehensif 2. Pemeriksaan fisik yang berhubungan dengan status persarafan 3. Diagnostik test yang berhubungan dengan persarafan baik bersifat spesifik maupun bersifat umum. RIWAYAT KESEHATAN Tujuan diperolehnya riwayat kesehatan klien adalah menentukan status kesehatan saat ini dan masa lalu dan memperoleh gambaran kapan mulainya penyakit yang diderita saat ini. Riwayat kesehatan ini meliputi : data biografi, keluhan utama dan riwayat penyakit saat ini, riwayat kesehatan masa lalu, riwayat keluarga, riwayat psikososial dan pemeriksaan sistem tubuh. Data Biografi : Termasuk diantaranya adalah identitas klien, sumber informasi (klien sendiri atau orang terdekat/significant other). Keluhan utama : Perawat memperoleh gambaran secara detail pada kondisi yang utama dialami klien. Memperoleh informasi tentang perkembangan, tanda-tanda dan gejala-gejala : onset (mulainya), faktor pencetus dan lamanya. Perlu menentukan kapan mulainya gejala tersebut serta perkembangannya.

Riwayat kesehatan masa lalu : Mencakup penyakit yang pernah dialami sebelumnya, penyakit infeksi yang dialami pada masa kanak-kanak, pengobatan, periode perinatal, tumbuh kembang, riwayat keluarga, riwayat psikososial dan pola hidup. Penyakit saraf sering mempengaruhi kemampuan fungsi-fungsi tubuh. Perawat perlu menanyakan perubahan tingkat kesadaran, nyeri kepala, kejang-kejang, pusing, vertigo, gerakan dan postur tubuh. Masalah kesehatan utama dan hospitalisasi : Berbagai penyakit yang berhubungan dengan perubahan akibat gangguan persarafan misalnya diabetes mellitus, anemia pernisiosa, kanker, berbagai penyakit infeksi dan hipertensi. Penyakit hati dan ginjal yang menahun akan mengakibatkan gangguan metabolisme misalnya gangguan

stroke. bagaimana klien melakukan/mengatasi permasalahan tersebut Apakah klien pernah melakukan tes diagnostik terkait dengan masalah neurologik. Uraikan Apakah klien dapat berpikir dengan jelas. pekerjaan. sudah berapa lama? NUTRITIONAL . meningitis atau enchepalitis Apakah klien pernah mengalami masalah-masalah yang berhubungan dengan kemampuan pergerakan bagian-bagian tubuhnya. efek terapinya. seberapa banyak. Misalnya epilepsi. terjatuh/trauma. Uraikan Apakah klien memiliki masalah yang berhubungan dengan penglihatan. sakit kepala. trauma kepala. pendengaran. efek samping yang ditimbulkan dan lamanya digunakan. trauma spinal. tumor. PENGKAJIAN NEUROLOGIK BERDASARKAN 11 POLA FUNGSI : HEALTH PERCEPTION – HEALTH MANAGEMENT Apakah klien pernah mengalami ganguan neurologik. infeksi. stroke. retardasi mental dan gangguan psikiatri. pengecapan. Apaka klien makan makanan dari semua golongan makanan atau tidak adakag makanan pantang bagi klien . Perawat memperoleh informasi tentang aktifitas klien sehari-hari. hipertensi. kapan dan untuk apa? Apakah klien menjalani pengobatan kejang. aktifitas olahraga. jenisnya apa. atau pembedahan. Apakah klien menggunakan tembakau atau minum alkohol. Riwayat keluarga : Perawat akan menanyakan pada keluarga sehubungan dengan gangguan persarafan guna menentukan faktor-faktor resiko / genetik yang ada. kecelakaan atau pembedahan sehubungan dengan sistem persarafan seperti trauma kepala. stressor yang dialami dan perhatian terhadap kebutuhan seksual. atau pembauan Jika klien menjawab ya dari pertanyaan ini. kejang. Pengobatan : Perawat akan memperoleh informasi sehubungan dengan obat-obatan yang diperoleh klien. tingkat penampilan dan perubahan kepribadian. termasuk kejang. Perawat harus mengkaji obat yang digunakan. atau gangguan neurologik lainnya. jenis obat. Banyak obat-obat anti alergi dan pilek yang bisa dikomsumsi dapat mengakibatkan klien mengantuk. hobi dan rekreasi. Perawat juga akan memperoleh informasi mengapa klien dirawat di rumah sakit. jenis apa dan dosisnya. Riwayat psikososial dan pola hidup : Perawat mengajukan pertanyaan sehubungan faktor psikososial klien seperti yang berhubungan dengan latar belakang pendidikan.keseimbangan cairan elektrolit dan asam basa akan mempengaruhi fungsi mental. Juga menanyakan adanya perubahan pola tidur. stroke atau luka akibat kecelakaan.METABOLIC Tanyakan tentang kebiasaan makan klien selama 24 jam.

penglihatan seperti dibatasi embun Apakah klien pernah mengalami masalah pendegaran Apakah klien mengalami perubahan pada pengecapan dan pembauan Apakah klien mneglami kesulitan mengingat SELF PERCEPTION-SELF CONCEPT Bagaimana masalah neurologik mempengaruhi perasaanmu tentang dirimu Bagaimana masalah neurologik mempengaruhi perasaanmu tentang hidupmu Bagaimanaperasaannmu tentang kelemahan yang mungkin disebabkan dari masalah neurologik ROLE-RELATIONSHIP Adakah riwayat masalah neurologik keluarga seperti alzheimer disease. terbakar atau perasaan geli. Apakah masalah neurologik berpengaruh terhadap perannya dalam keluarganya. Bagaimana Apakah masalah neurologik berpengaruh terhadap interaksi dengan anggota keluarga yang lain. Apakah tidur dan istirahat menyimpan kekuatan dan energi COGNITIVE-PERCEPTUAL Uraikan tentang pengalaman sakit kepala klien termasuk frekuensi. apakah klien mampu mengidentifikasi faktor pencetusnya. bantuan enema. koordinasi atau berjalan.Apakah klien memiliki kesukaran mengunyah atau menelan ELIMINATION Apakah klien mengalami perubahan pada kebiasaan b a k atau b a b Apakah klien menggunakan laksatif. Jelaskan Uraikan tentang tingkat energi. jenis apa dan seberapa sering. Jika demikian. Bagaimana perasaannya setelah kejang Apakah klien memiliki pengalaman tremor/gemetar. bagaimana ? Apakah klien pernah memilki nyeri yang timbul pada malam hari. Pernahkah klien merasakan berada di ruangan pemintalan Apakah klien pernah mengalami perasaan kebas. lokasi dan faktor pencetusnya Pernahkah klien merasakan pingsan atau pusing. suppositoria. Uraikan kebiasaan rutin klien ACTIVITY – EXERCISE Jelaskan jnis aktifitas kliens selama 24 jam Apakah klien memiliki kesulitan terhadap keseimbangan. Dimana areanya dan kapan Apakah klien pernah mengalami masalah visual seperti penglihatan ganda. . Dimana bagian mana? SLEEP-REST Apakah masalah kesehatan ini memiliki pengaruh terhadap kemampuan tidur dan isitrahat. Apakah klien mampu berjalan ke kamar mandi dengan bantuan atau tanpa dibantu. Apakah klien menggunakan alat bantu jalan Apakah klien menaglami kelemahan pada lengan atau kaki Apakah klien mampu menggerakkan seluruh bagian tubuhnya Jika klien kejang. epilepsi Apakah klien sulit mengekspresikan dirinya. jenis. tumor otak.

musim. hari dan bulan. R) Check pupillary response to light Asses strength of hand grip and movement of extremities Determine ability to sense touch/pain in ekstremities PENGKAJIAN FISIK DAN TEST DIAGNOSTIK Pemeriksan fisik sehubungan dengan sistem persarafan untuk mendeteksi gangguan fungsi persarafan. respon motorik. palpasi dan perkusi menggunakan refleks hammer. atau aktifitas apa yang dapat membantu mengatasi stres dengan gangguan neurologik Apa yang dapat klien lihat yang dapat menjadi sumber kekuatan terbesar saat ini Apa yang klien rasakan/percayai untuk waktu mendatang dengan gangguan neurologik ini PHYSICAL ASSESMENT: Abbreviated Neurological Assesment Asses LOC (auditory and/tactile stimulus) Obtain vital sign (BP. dan aktifitas sosialnya Apakah maslah neurologik berpengaruh terhadap kemampuan kerjanya SEXUALITY-REPRODUCTIVE Apakah aktifitas sexual klien mengalami gangguan oleh adanya masalah neurologik Apakah klien pernah menerima informasi tentang cara lain dalam mengekspresikan aktifitas sexual jika klien mengalami gangguan neurologik Uraikan bagaimana masalah neurologik membuat klien merasakan dirinya laki–laki atau wanita COPING-STRESS Uraikan apa yang klien lakukan untuk mengatasi stress Bagaimana gangguan neurologik mempengaruhi cara klien mengatasi stress Apakah dengan stres yang meningkat semakin memperburuk masalah neurologik Siapa dan apa yang dapat membantu klien dalam mengatasi stres dengan masalah neurologik VALUE-BELIEF Siapa orang terdekat. kadang-kadang perawat mengalami kesulitan memperoleh riwayat kesehatan yang akurat langsung dari klien.dengan teman-temannya. respon sensorik dan tanda-tanda vital. pengkajian saraf kranial. komunikasi dan bahasa. . pekerjaannya. praktisian. P. Status mental. termasuk kemampuan berkomunikasi dan berbahasa serta tingkat kesadaran dilakukan dengan pemeriksaan Glasgow Coma Scale (GCS). Orientasi Tanyakan tentang tahun. Dengan cara inspeksi. dilakukan pemeriksaan : Status mental : Masalah persarafan sering berpengaruh pada status mental. Secara umum dalam pemeriksaan fisik klien gangguan sistem persarafan. Pemeriksaan pada sistem persarafan secara menyeluruh meliputi : status mental. tanggal.

berhenti setelah langkah ke 5. Berikan point 1 untuk masing-masing jawaban benar Perhatian dan perhitungan Tanyakan angka mulai angka 100 dengan menghitung mundur. (tutup matamu). Suruh Orang coba membaca dan melakukan perintah tersebut (skor 1) Menulis Suruh Orang coba menulis sebuah kalimat pada kertas kosong (skor 1) Mengkopi(menyalin) Gambarlah suatu objek kemudian suruh orang coba meniru gambar tersebut (nilai 1) Skor maksimun pada test ini adalah 30. lalu pindahkan ke tangan kirimu kemudian letakkan kembali dimeja. kota. Nilai 1 untuk masing-masing jawaban benar Bahasa : Memberikan nama Tunjukkan benda (pensil dan jam tangan) pada Orang coba. Afasia motorik. ke 4.Tanyakan “kita ada dimana” seperti : nama rumah sakit yang ia tempati. berikan skor 1 unuk masing-masing jawaban benar Daya ingat (recall) Sebutkan tiga benda kemudian suruh Orang coba mengulangi nama benda tersebut. karena lesi di area Broca. Ambil pensil itu dengan tangan kananmu. Untuk orang coba yang tidak bisa menghitung dapat menggunakan kata yang dieja. dan alamat rumah. ke 3 dst. asal daerah. negara. klien tidak mampu menyatakan pikiran dengan kata- . Kemudian suruh orang coba untuk mengulang nama-nama benda yang sudah diperlihatkan. huruf ke 5. Contoh „saya akan pergi nonton di bioskop‟ (skor 1) Tiga perintah berurutan Berikan Orang coba selembar kertas yang berisi 3 perintah yang berurutan dan ikuti perintah tersebut seperti contoh. dan tanyakan nama benda tersebut (2 point) Pengulangan kata Ucapkan sebuah kalimat kemudian Suruh Orang coba mengulang kalimat tersebut. Berikan point 1 untuk masing-masing jawaban yang benar Registration (memori) Perlihatkan 3 benda yang berbeda dan sebutkan nama benda-benda tersebut masing-masing dalam waktu 1 detik. Gangguan berbahasa (afasia) : 1. Contoh angka 100 selalu dikurangi 7. (skor tiga) Membaca Sediakan kertas yang berisi kalimat perintah contoh. Contoh kata JANDA. sedangkan rata-rata normal dengan nilai 27.

Score : 3 – 4 : vegetatif. Lethargic : Kesadaran Klien seperti tertidur jika tidak di stimuli. gangguan pengucapan kata-kata secara jelas dan tegas karena lesi pada upper motor neuron (UMN) lateral bersifat ringan dan lesi UMN bilateral bersifat berat. Disatria. Alert : Composmentis / kesadaran penuh Pasien berespon secara tepat terhadap stimulus minimal. respon verbal dan kalimat membingungkan. Tingkat kesadaran : 1. 4. stimulus minimal. tanpa stimuli individu terjaga dan sadar terhadap diri dan lingkungan. Pergerakan tidak berarti berhubungan dengan stimulus. Stuporus Klien dengan rangsang kuat tidak akan memberikan rangsang verbal. mungkin klien dapat berespon dengan cepat. verbal. Obtuned  Klien memerlukan rangsangan yang lebih besar agar dapat memberikan respon misalnya rangsangan sakit. ditandai dengan hilangnya kemampuan untuk mengerti bahasa verbal dan visual tapi memiliki kemampuan secara aktif mengucapkan kata-kata dan menuliskannya. Dengan sentuhan ringan. Glasgow Coma Scale (GCS) : Didasarkan pada respon dari membuka mata (eye open = E). dan respon verbal (verbal response = V). Afasia sensorik / perseptif. tanda vital mungkin tidak stabil. hanya organ otonom yang bekerja < 7 : koma > 11 : moderate disability 15 : composmentis Adapun scoring tersebut adalah : RESPON SCORING 1. 2. respon motorik (motorik response = M). Jumlah “total scoring” paling jelek adalah 3 (tiga) sedangkan paling baik (normal) adalah 15. Membuka Mata = Eye open (E) . 3. Dimana masing-masing mempunyai “scoring” tertentu mulai dari yang paling baik (normal) sampai yang paling jelek. tampak seperti enggan bicara. 5. namun mengerti bahasa verbal dan visual serta dapat melaksanakan sesuatu sesuai perintah. Dengan pertanyaan kompleks akan tampak bingung. Apa yang diucapkan dan ditulis tidal mempunyai arti apa-apa. 2. Koma Tidak dapat memberikan respon walaupun dengan stimulus maksimal.kata. karena lesi pada area Wernicke. 3.

ulangi untuk satunya.Spontan membuka mata Terhadap suara membuka mata Terhadap nyeri membuka mata Tidak ada respon 4 3 2 1 2. tembakau. . Bandingkan dengan hidung bagian kiri dan kanan. kopi dan sebagainya. Test nervus I (Olfactory) Fungsi penciuman  Test pemeriksaan. tutup satu mata klien kemudian suruh baca dua baris di koran. Motorik = Motoric response (M) Menurut perintah Dapat melokalisir rangsangan sensorik di kulit (raba) Menolak rangsangan nyeri pada anggota gerak Menjauhi rangsangan nyeri (fleksi abnormal)/postur dekortikasi Ekstensi abnormal/postur deserebrasi Tidak ada respon 6 5 4 3 2 1 3. Test nervus II ( Optikus) Fungsi aktifitas visual dan lapang pandang Test aktifitas visual. klien tutup mata dan minta klien mencium benda yang baunya mudah dikenal seperti sabun. Verbal = Verbal response (V) Berorientasi baik Bingung Kata-kata respon tidak tepat Respon suara tidak bermakna Tidak ada respon 5 4 3 2 1 Saraf kranial : 1. 2.

Test nervus VIII (Acustikus) Fungsi sensoris :  Cochlear (mengkaji pendengaran). tonsil dan palatum lunak. pemeriksa melakukan palpasi pada otot temporal dan masseter. Test N IV. Perhatikan apakah klien merasakan adanya sentuhan. mempersarafi perasaan mengecap pada 1/3 posterior lidah. lakrimasi dan salivasi  Fungsi motorik. Refleks kornea consensual maka gerakan mengedip kontralateral. Test nervus V (Trigeminus) Fungsi sensasi. 7. caranya : dengan mengusap pilihan kapas pada kelopak mata atas dan bawah. pergerakan ovula. tapi bagian ini sulit di test demikian pula dengan M. Test lapang pandang. menyorotkan senter kedalam tiap pupil mulai menyinari dari arah belakang dari sisi klien dan sinari satu mata (jangan keduanya). Klien tutup mata. 4. Vestibulator (mengkaji keseimbangan). usapkan larutan berasa dengan kapas/teteskan.Stylopharingeus. terhadap asam. Trochlear dan Abducens) Fungsi koordinasi gerakan mata dan kontriksi pupil mata (N III). atau menggesekkan jari bergantian kanan-kiri. asin pahit. Test nervus III. palatum lunak. Usap pula dengan pilihan kapas pada maxilla dan mandibula dengan mata klien tertutup. Fungsi motorik. diplopia. caranya : klien disuruh mengunyah. Refleks kornea langsung maka gerakan mengedip ipsilateral. letakkan obyek kurang lebih 60 cm sejajar mid line mata. klien diminta berjalan lurus. klien memandang hidung pemeriksa yang memegang pena warna cerah. sensasi pharynx. Observasi adanya deviasi bola mata. gerakkan obyek kearah kanan. Otonom. Salivarius inferior. kepala tegak lurus. Bagian parasimpatik N IX mempersarafi M. Test : inspeksi gerakan ovula (saat klien menguapkan “ah”) apakah simetris dan tertarik keatas. mengerutkan dahi. Test nervus VII (Facialis)  Fungsi sensasi. informasikan agar klien langsung memberitahu klien melihat benda tersebut. ulangi mata kedua.  Test N III (respon pupil terhadap cahaya). klien tidak boleh menarik masuk lidahnya karena akan merangsang pula sisi yang sehat. apakah dapat melakukan atau tidak. IV. manis. pemeriksa di kanan. minta klien untuk melihat kearah kiri dan kanan tanpa menengok. klien tutup mata kiri. Refleks menelan : dengan cara menekan posterior dinding pharynx dengan tong spatel. 5. mempersarafi organ viseral dan thoracal. VI (Oculomotorius. N X. kaji sensasi rasa bagian anterior lidah. menutup mata sementara pemeriksa berusaha membukanya 6. kontrol ekspresi muka dengancara meminta klien untuk : tersenyum. Test nervus IX (Glossopharingeal) dan nervus X (Vagus)  N IX. akan . pemeriksa berbisik di satu telinga lain. Test N VI. gerakkan perlahan obyek tersebut. nistagmus. tutup satu telinga klien. perhatikan kontriksi pupil kena sinar. 3.

Jarum yang ujungnya tajam dan tumpul (jarum bundel atau jarum pada perlengkapan refleks hammer). dan sebagainya). Bahkan tidak jarang keluhan motorik (kelemahan otot. untuk rasa suhu. impuls berjalan ke kapsula interna. Apakah Sternocledomastodeus dapat terlihat ? apakah atropi ? kemudian palpasi kekuatannya. Keadaan otot disebut kaku.test otot trapezius. Bahan yang dipakai untuk pemeriksaan sensorik meliputi: 1. 2. 3. untuk 2 (two) point tactile dyscrimination. untuk graphesthesia. rasa terbakar/panas (burning). berasal dari daerah motorik di corteks cerebri. miotonia. rasa dingin (coldness) atau perasaanperasaan abnormal yang lain. Garpu tala. Test nervus XI (Accessorius)  Klien disuruh menoleh kesamping melawan tahanan. Minta klien mengangkat bahu dan pemeriksa berusaha menahan ---. Bila . 1. untuk rasa getar. uang logam. asimetris / deviasi) Keluarkan lidah klien (oleh sendiri) dan memasukkan dengan cepat dan minta untuk menggerakkan ke kiri dan ke kanan. 9. 5. mati rasa (numbless). Nervus XII (Hypoglosus) Mengkaji gerakan lidah saat bicara dan menelan Inspeksi posisi lidah (mormal. 4. Botol berisi air hangat / panas dan air dingin. bersilangan di batang traktus pyramidal medulla spinalis dan bersinaps dengan lower motor neuron. Fungsi sensorik : Pemeriksaan sensorik adalah pemeriksaan yang paling sulit diantara pemeriksaan sistem persarafan yang lain. normal dan atropi 2. Lain-lain (untuk pemeriksaan fungsi sensorik diskriminatif) seperti : Jangka. Oleh sebab itu sebaiknya dilakukan paling akhir dan perlu diulang pada kesempatan yang lain (tetapi ada yang menganjurkan dilakukan pada permulaan pemeriksaan karena pasien belum lelah dan masih bisa konsentrasi dengan baik). untuk rasa nyeri superfisial. Bila tenaga itu terasa jelas maka tonus otot adalah tinggi. Kapas untuk rasa raba. karena sangat subyektif sekali. twitching / kedutan. untuk pemeriksaan stereognosis Pen / pensil. Benda-benda berbentuk (kunci. Sistem Motorik : Sistem motorik sangat kompleks. botol. Pemeriksaan motorik dilakukan dengan cara observasi dan pemeriksaan kekuatan.terlihat klien seperti menelan. 8. Tonus otot : Dapat dikaji dengan jalan menggerakkan anggota gerak pada berbagai persendian secara pasif. Massa otot : hypertropi. cramp dan sebagainya) disajikan oleh klien sebagai keluhan sensorik. Bila tangan / tungkai klien ditekuk secara berganti-ganti dan berulang dapat dirasakan oleh pemeriksa suatu tenaga yang agak menahan pergerakan pasif sehingga tenaga itu mencerminkan tonus otot. Gejala paresthesia (keluhan sensorik) oleh klien digambarkan sebagai perasaan geli (tingling).

Skala untuk peringkat refleks yaitu : 0 = tidak ada respon 1 = hypoactive / penurunan respon. Gunakan penentuan singkat kekuatan otot dengan skala Lovett‟s (memiliki nilai 0 – 5) 0 = tidak ada kontraksi sama sekali. kelemahan ( + ) 2 = normal ( ++ ) 3 = lebih cepat dari rata-rata. supinasi dan lengan bawah ditopang pada alas tertentu (meja periksa). lutut diangkat ke atas sampai fleksi kurang lebih 300. Refleks biceps Lengan difleksikan terhadap siku dengan sudut 900 . Bila hyperaktif maka akan terjadi penyebaran gerakan fleksi pada lengan dan jari-jari atau sendi bahu.tendon triceps diketok dengan refleks hammer (tendon triceps berada pada jarak 1-2 cm diatas olekranon). Suatu kondisi dimana kekuatan otot tidak tetap tapi bergelombang dalam melakukan fleksi dan ekstensi extremitas klien. Sementara penderita dalam keadaan rileks. Refleks achilles . biceps (diatas lipatan siku). Tendon patella (ditengah-tengah patella dan tuberositas tibiae) dipukul dengan refleks hammer. Otot yang diuji biasanya dapat dilihat dan diraba. 2 = kemampuan untuk bergerak. 5 = kekuatan kontraksi yang penuh. 4 = cukup kuat tetapi bukan kekuatan penuh. Normal. Kekuatan otot : Aturlah posisi klien agar tercapai fungsi optimal yang diuji. lakukan test untuk menguji tahanan terhadap fleksi pasif sendi siku. Refleks patella Pasien berbaring terlentang. kemudian dipukul dengan refleks hammer. melainkan tetap sama. dengan klonus ( ++++) Refleks-refleks yang diperiksa adalah : 1. Jari pemeriksa ditempatkan pada tendon m. tidak perlu dianggap abnormal ( +++ ) 4 = hyperaktif. 3. 3 = cukup kuat untuk mengatasi gravitasi. Aktifitas refleks : Pemeriksaan aktifitas refleks dengan ketukan pada tendon menggunakan refleks hammer. Pada tiap gerakan pasif dinamakan kekuatan spastis. Respon yang normal adalah kontraksi otot triceps. 4. sedikit meningkat bila terjadi fleksi sebagian dan gerakan pronasi. Respon berupa kontraksi otot quadriceps femoris yaitu ekstensi dari lutut. tetapi tidak kuat kalau melawan tahanan atau gravitasi. Normal jika timbul kontraksi otot biceps. terhadap tahanan pasif yang ringan / minimal dan halus. Klien secara aktif menahan tenaga yang ditemukan oleh sipemeriksa. 2. sendi lutut dan sendi pergelangan tangan. 3. 1 = gerakan kontraksi. Refleks triceps Lengan ditopang dan difleksikan pada sudut 900 .kekuatan otot klien tidak dapat berubah. sedikit meningkat bila ekstensi ringan dan hyperaktif bila ekstensi siku tersebut menyebar keatas sampai otot-otot bahu atau mungkin ada klonus yang sementara.

4. 5. Refleks abdominal Dilakukan dengan menggores abdomen diatas dan dibawah umbilikus. pons atau diencephalon. 5. kedua siku. Decerebrate posturing. Respon Babinski timbul jika ibu jari kaki melakukan dorsifleksi dan jari-jari lainnya tersebar. goreslah kuat-kuat bagian lateral telapak kaki dari tumit kearah jari kelingking dan kemudian melintasi bagian jantung kaki. kedua pergelangan tangan dan jari fleksi. Kernig + bila ekstensi lutut pasif akan menyebabkan rasa sakit terhadap hambatan. umbilikus akan bergerak keatas dan kearah daerah yang digores. respon normal berupa gerakan plantar fleksi kaki. Respon yang normal adalah fleksi plantar semua jari kaki. ekstensi dan menutup . Leher ekstensi. Nampak kedua lengan atas menutup kesamping. Tanda Kernig Fleksi tungkai atas tegak lurus. bila tungkai bawah membentuk sudut 1350 terhadap tungkai atas. ischiadicus. terjadi jika ada lesi pada midbrain. Mengkaji abnormal postur dengan mengobservasi :  Decorticate posturing. Test Laseque Fleksi sendi paha dengan sendi lutut yang lurus akan menimbulkan nyeri sepanjang m. Refleks Babinski Merupakan refleks yang paling penting .kaku kuduk positif (+). Kalau digores seperti itu. Untuk melakukan test ini. Pemeriksaan khusus sistem persarafan Untuk mengetahui rangsangan selaput otak (misalnya pada meningitis) dilakukan pemeriksaan : 1. kedua lengan pronasi. Tanda Brudzinski I Letakkan satu tangan pemeriksa dibawah kepala klien dan tangan lain didada klien untuk mencegah badan tidak terangkat. Brudzinski I positif (+) bila kedua tungkai bawah akan fleksi pada sendi panggul dan sendi lutut. 6. Kemudian kepala klien difleksikan kedada secara pasif. sehingga dagu tidak dapat menempel pada dada ---. untuk memudahkan pemeriksaan refleks ini kaki yang diperiksa bisa diletakkan / disilangkan diatas tungkai bawah kontralateral. dengan rahang mengepal. Tanda Brudzinski II Tanda Brudzinski II positif (+) bila fleksi tungkai klien pada sendi panggul secara pasif akan diikuti oleh fleksi tungkai lainnya pada sendi panggul dan lutut. Kaku kuduk Bila leher ditekuk secara pasif terdapat tahanan. kedua kaki ekstensi dengan memutar kedalam dan kaki plantar fleksi. terjadi jika ada lesi pada traktus corticospinal. Tendon achilles dipukul dengan refleks hammer. Normal. lalu dicoba meluruskan tungkai bawah pada sendi lutut. Ia hanya dijumpai pada penyakit traktus kortikospinal.Posisi kaki adalah dorsofleksi. 3. 2.

Tujuan Mengambil cauran cerebrospinaluntuk kepentingan pemeriksaan/diagnostik maupun kepentingan therapi 3. kedua kaki lurus keluar dan kaki plantar fleksi. prosedur. Elektromiografi.Pemberian media kontras pada pemeriksaan myelografi .Manometer .Mengurangi atau menurunkan tekanan CSF 4.Meyakinkan klien tentang tindakan yang akan dilakukan b. sensasi-sensasi yang akan dialami dan hal-hal yang mungkin terjadi berikut upaya yang diperlukan untuk mengurangi hal-hal tersebut .Plester dan gunting .Pemberian obat anti neoplastik atau anti mikroba intra tekal . Pengertian Adalah suatu cara pengambilan cairan cerebrospinal melalui pungsi pada daerah lumbal 2. dan duk bolong. Elekto Encephalografi. Untuk diagnostik .Pengalas .Memberi penyuluhan kepada pasien dan keluarga tentang lumbal pungsi meliputi tujuan.Bak streil berisi jarum lumbal. Untuk Therapi . TEST DIAGNOSTIK Lima Prosedur diagnostik yang lazim dilakukan yaitu Lumbal Pungsi.Tabung reaksi tiga buah .kecurigaan meningitis .Evaluasi hasil pengobatan b. Persiapan pasien . sarung tangan.Pemberian anesthesi spinal .Kecurigaan perdarahan sub arachnoid .Meminta izin dari pasien/keluarga dengan menadatangani formulir kesediaan dilakukan tindakan lumbal pungsi. kassa dan lidi kapas.Desinfektan (jodium dan alkohol) pada tempatnya . Indikasi a.Bengkok . posisi.Lidokain/Xilocain .kesamping. botol kecil (bila akan dilakukan pemeriksaan bakteriologis). Persiapan Alat . . . Lumbal Pungsi 1. Computerized Axial Tomografi Scan (CT Scan) Otak A. spuit dan jarum. Persiapan a. Angiografi. lama tindakan.

Tusukkan jarum spinal dengan stilet didalamnya kedalam jaringan subkutis. Beri tanda pada celah interspinosus yang telah ditentukan. prinsipnya adalah protein mengendap pada larutan jenuh fenol dalam air.Masker. tutup kepala. infiltrasi jaringan lebih dapam hingga ligamen longitudinal dan periosteum f.5 jam pada larutan asam sulfat. kemudian masukkan cairan CSF 0. Cara pemeriksaanya adalah kedalam tabung reaksi masukkan reagen 0. Cara penilainnya adalah sebagai berikut: ( . diamkan selama 2 – 3 menit perhatikan apakah terbentuk endapan putih. Cabut stiletnya pada interval sekitar 2 mm dan periksa untuk aliran cairan CSF. tutup kepala 5. pakai sarung tangan dan gaun steril.7 ml dengan menggunakan pipet. Ini pertanda ligamentum flavum telah ditembus. k. normalnya 60 – 180 mmHg dengan posisi pasien berrbaring lateral recumbent. Bila terdapat obstruksi medulla spinalis maka tekanan tersebut tidak naik tetapi apabila tidak terdapat obstruksi pada medulla spinalis maka setelah 10 menit vena jugularis ditekan. protein dan glukosa. Anjurkan pasien untuk bernafas secara normal. Posisi pasien lateral recumbent dengan bagian punggung di pinggir tempat tidur.5 . e. Tiap celah interspinosus vertebral dibawah L2 dapat digunakan pada orang dewasa. biakan dan pewarnaan gram. petugas dapat melakukan test queckenstedt dengan cara mengoklusi salah satu vena jugularis selama I\10 detik. Lepaskan stilet untuk memeriksa aliran cairan serebrospinal. sampai terasa lepas. Bantu pasien meluruskan kakinya perlahan-lahan. Pilih lokasi pungsi.) Cincin putih tidak dijumpai ( + ) Cincin putih sangat tipis dilihat dengan latar belakang hitam dan bila dikocok tetap putih ( ++ ) Cincin putih sangat jelas dan bila dikocok cairan menjadi opolecement (berkabut) ( +++ ) Cincin putih jelas dan bila dikocok cairan menjadi keruh ( ++++ ) Cincin putih sangat jelas dan bila dikocok cairan menjadi sangat keruh Untuk test pandi bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan globulin dan albumin. h. d. leher fleksi kedepan dagunya menepel pada dada (posisi knee chest) b. Gaun. g. meskipun dianjurkan L4-L5 atau L5-S1 (Krista iliaca berada dibidang prosessus spinosus L4). hubungkan jarum lumbal dengan manometer pemantau tekanan. i. Ulangi cara ini sampai keluar cairan. setiap tabung diisi 1 ml cairan CSF. Masukkan lagi stiletnya dan tusukka jarum lebih dalam. tungkai dan kepala pasien harus diluruskan. Masukkan cairan tesbut dalam 3 tabung steril dan yang sudah berisi reagen. Anesthesi kulit dengan Lidokain atau Xylokain. hindarkan mengedan. Cairan ini digunakan untuk pemeriksaan hitung jenis dan hitung sel. cAranya adalah isilah . Tampung cairan CSF untuk pemeriksaan. Lutut pada posisi fleksi menempel pada abdomen. Bila tidak ada aliran cairan CSF putar jarumnya karena ujung jarum mungkin tersumbat. Desinfeksi kulit degan larutan desinfektans dan bentuk lapangan steril dengan duk penutup. Prosedur pelaksanaan a. Untuk mengetahui apakah rongga subarahnoid tersumbat atau tidak. Bila akan mengetahui tekananCSF. Dokter mengenakan masker. Tusukkan jarum kedalam rongga subarachnoid dengan perlahan-lahan.. tekanan tersebut akan naik dan turun dalam waktu 30 detik. Untuk pemeriksaan none-apelt prinsipnya adalah globulin mengendap dalam waktu 0. j. Sebelum mengukur tekanan. Bila cairan tetap tidak keluar. Jarum harus memasuki rongga interspinosus tegak lurus terhadap aksis panjang vertebra. c.

l. Surat izin tindakan telah ditandatangani klien 4. Infeksi e. seperti pada aneurisma atau angioma 3. Komplikasi a. Hal yang perlu dilakukan setelah tindakan dilakukan c. anjurkan tekhnik relaksasi. manometer dilepaskan masukan kembali stilet jarum lumbal kemudian lepaskan jarumnya. Bila lumbal pungsi digunakan untuk mengeluarkan cairan liquor pada pasien dengan hydrocepalus berat maka maksimal cairan dikeluarkan adalah 100 cc. ANGIOGRAFI 1. Meningitis dan empiema epidural atau sub dural c. perhatikan reaksi yang terjadi apakah ada kekeruhan. Dapat dicegah dengan melakukan balut tekan pada daerah suntikan b. atau mungkin juga pada arteri brchialis dan arteri femoralis 2. Keracunan zat kontras. Bila timbul sakit kepala. Komplikasi a. Pergeseran pembuluh darah yang mungkin mengindikasikan SOL (Space Ocupaying Lession) d. sumbatan pada pembuluh darah cerebral seperti pada stroke b. Pasang balutan pada bekas tusukan. Sakit pinggang d. Angiografi dapat mendeteksi : a. Observasi tempat pungsi terhadap kemungkinan pengeluaran cairan CSF c. Dapat dicegah dengan pemberian anti alergi sesuai program . Herniasi Tonsiler b. Biasanya pada arteri carotis dan arteri vertebra. Setelah semua tindakan selesai. Persiapan ini meliputi : a. Persiapan Pasien Menciptakan rasa aman dan nyaman pada diri klien. Hematom pada daerah suntikan. bila perlu pemberian analgetik dan tidur sampai sakit kepala hilang. Malformasi vaskuler. Anomali congenital pembuluh darah c. Kista epidermoid intraspinal f. Setelah Prosedur a. sensasi yang terjadi (rasa terbakar saat penyuntikan zat kontras yang lama kelamaan akan menghilang) b. Pengertian Melihat secara langsung sistem pembuluh darah otak. 7. m.tabung gelas arloji dengan 1 cc cairan reagen pandi kemudian teteskan 1 tetes cairan CSF. Zat kontras dimasukkan melalui arteri. 6. Menjelaskan prosedur pelaksanaan. lakukan kompres es pada kepala. Kerusakan diskus intervertebralis B. Klien tidur terletang tanpa bantal selama 2 – 4 jam b.

bersiklus 8 – 13 perdetik 2) Gelombang Beta. a. 3. muncul sebagai gelombang positif dekat lobus oksipitalis terutama jika mata menatap sesuatu dengan penuh perhatian. Empat gelombang menurut frekuensinya : 1) Gelombang Alfa. Catat perubahan-perubahan neurologi setelah tindakan angiografi. 3) Kompleks K. 4) Gelombang verteks. Macam-macam EEG Seluruh korteks serebri merupakan medan listrik yang mencerminkan adanya gaya listrik yang diproduksikan pada ujung-ujung dendrit. bersiklus lebih dari 13 perdetik 3) Gelombang teta. Pengertian Adalah suatu cara untuk merekam aktifitas listrik otak melalui tengkorak yang utuh. observasi tanda-tanda vital setiap jam sampai kondisi stabil b. Gelombang patologis 1) Gelombang runcing (Spike) yaitu gelombang yang runcing dan berlalu cepat (kurang dari 60 milidetik) sering ia muncul secara folifasik. 2. antara daerah dan post sentral. Kompres es pada daerah suntikan untuk menghilangkan rasa nyeri dan mengurangi/mencegah hematom c. Perekaman ini berlangsung terus menerus untuk beberapa menit. c. sebagai fenomena potensial aksi neuron-neuron yang disalurkan kedndrit-dendritnya dikorteks serebri. yaitu dengan defleksi keatas kebawah secara . pola gabungan yang terdiri dari satu atau beberapa gelombang lambat berbaur dengan gelombang-gelombang berfrekuensi cepat. Fluktuasi potensial otak menurut pola gelombang 1) gelombang lamda. 2) Gelombang tidur. Jika penyuntikan dilakukan pada daerah femoralis. bersilus kurang dari 4 perdetik b. Fluktuasi inilah yang tercatat pada kertas EEG. sekelompok gelombang dengan frekuensi 10 – 15 siklus perdetik yang hilang pada waktu tidur dangkal. Dari sekian banyak fluktuasi. bersiklus 4 – 7 perdetik 4) Gelombang Delta. Prinsip Kerja Dengan elektroda yang ditempelkan pada berbagai daerah tengkorak. bilateral simetrik didaerah para sagital. berbentuk “spindel”. Fluktuasi ini yang tercatat pada kertas EEG.5. Tegangan yang tercatat pada kertas yang bergerak berupa gelombang-gelombang. tungkai harus tetap lurus selama 6-8 jam e. Klien tidur terlentang tanpa bantal selama 24 jam. Setelah prosedur a. d. maka dapat dibedakan menurut frekuensinya dan menurut pada gelombangnya. potensial permukaan otak direkam. Elektro Encephalografi (EEG) 1. C. sering muncul bersama kompleks K pada waktu tidur dangkal. timbul karena ada rangsangan sewaktu tidur dangkal. Potensial dendrit pada korteks selalu berubahubah juga. Dengan memasang 16 elektroda pada tengkorak aktivitas seluruh otak dapat di tekan dan diselidiki. Oleh karena itu aliran listrik dari sumber lain seperti gerakan otot kepala atau generator listrik juga ikut tercatat (artefak) Seluruh korteks serebri merupakan medan listrik yang diproduksi pada ujung-ujung dendrit. pola gelombang berbentuk jam. Tegangan potensial neuron pada setiap waktu berbeda sehingga potensial dendrit juga berubahubah. Tegangan otak sebesar 50 mikrovolt agar dapat direkam harus diperkuat sampai 1 juta kali.

d. c) Melakukan pendekatan kepada pasien untuk mengurangi kemungkinan terjadinya stres. b. tunjukkan melalui gambar atau video cassate bila memungkinkan. d) Menjelaskan kepada pasien bahwa pada waktu pemeriksaan harus dalam keadaan relaksasi sempurna. Didalam ruanga penderita akan dipasang elektroda sebanyak 16-24 dengan pasta. Dokter akan memberikan instruksi untuk pemberian anti konvulsi bila perlu 24 – 48 jam sebelum tindakan. kecemasan atau gemetaran akibat pemasangan elektroda. Mengidentifikasi infark pembuluh darah atau adanya lesi (tumor. Persiapan pasien 1) Penyuluhan kesehatan a) Penderita diberitahu hal-hal yang akan dilakukan. karen ahipoglikemia menyebabkan ketidak normalan potensial listrik. cokelat dan the tidak diberikan selama 24 jam sebelum tindakan dilakukan c. b) Menganjurkan pada pasien untuk membebaskan rasa gelisah selama 45-60 menit.berselingan.usahakan untuk tetap dapat menutup mata 2) Fisik a. 4) Gelombang runcing multipel ialah ledakan dari sejumlah gelombang runcing yang bangkit sekali atau berkali-kali dan biasanya disusul oleh gelombang lambat. Pasien harus makan pagi sebelum melakukan pemeruiksaan. 2) Gelombang tajam (sharp wave) yaitu gelombang yang meruncing tetapi berlalu lebih lama dari 60 milidetik. Kompleks tersebut muncul dengan frekuensi 3 spd secara teratur. 3) Pelaksanaan .hiperventilasi selam 3-5 menit . obat-obatan depresan susunan saraf pusat (alkohol atau tranqualizer) atau stimulan tidak diberikan selama 24 jam sebelum pemeriksaan dilakukan karena akan memberikan pengaruh terhadap aktivitas listrik otak. duduk atau tiduran dengan tanpa gerakan sedikitpun sehingga mendapatkan hasil yang baik. Menentukan kematian jaringan otak 5. Rambut harus bersih. penderita dicurigai atau dengan epilepsi b. Membedakan kelainan otak organik c. Juga gelombang tajam timbul secara polifasik. bebas dari spray. abses) d. e) Anjurkan pasien mengikuti perintah petugas selam proseur. EEG akan dikerjakan diruangan yang aman (laboratory diagnostik) oleh teknisian EEG. 5) Hypsarithmia ialah kompleks yang terdiri dari gelombang lambat yang bervoltase tinggi dan iramanya tidak teratur dimana berbaur gelombang runcing dan tajam. minyak lotion dan hair fastener. 3) Gelombang runcing (spike wave)ialah kompleks yang terdiri dari gelombang runcing yang langsung disusul oleh gelombang lambat. elektroda yang kecil tersebut akan dihubungkan dengan mesin EEG.. Penatalaksanaan a. 4. hematom. Cairan yang mengandung caffein seperti kopi. pemasangan alat bukan merupakan alat yang berbahaya. Diagnosa retardasi mental atau over dosis obat e. sinkron bilateral dan hilang timbul secara tiba-tiba. antara lain: . Indikasi Pemasangan a.

bersihkan dan cuci rambut pasien . Prosedur 1) prosedur dapat dilakukan disamping tempat tidur atau diruang tindakan khusus. Melalui kawat penghubung ke mesin/alat EEG.berikan posisi tidur yang baik dan perhatikan pernafasan pasien terutama yang menggunakan obat hipnotik . c) Pencetakan garis dasar (gambar dasar) dihasilkan mengikuti 3 urutan pemeriksaan yaitu hiperventilasi.8 akan menaikkan rangsangan neuron dan akan menyebabkan serangan aktivitas pada pasien epilepsi Photic stimulasi : Cahaya yang silau difokuskan kepasien dimana pasien dianjurkan untuk menutup matanya .observasi aktivitas kejang bagi pasien yang cenderung untuk mendapat serangan kejang. Perlu diingat kenaikan PH serum kira-kira 7. apabila .Mengurangi rasa sakit dan rasa takut b. D. stimulasi “photic” dan tidur. Elektromyegrafi (EMG) 1. 3) Dimulai dengan dosis kecil rangsangan listrik melalui elektorda kesaraf dan otot. membantu membedakan antara gangguan otot primer seperti distrofi otot dan gangguan sekunder b.ciptakan lingkungan yang tenang sehingga pasien dapat beristirahat dengan tenang .a) posisi pasien berbaring. Pengertian Adalah suatu cara yang dilakukan untuk mengukur dan mencatat aliran listrik yang ditimbulkan oleh otot-otot skeletal. stimulasi ini akan menyebabkan aktivitas serangan bagi pasien yang mempunyai kecenderungan mendapat serangan Tidur : Pasien dianjurkan untuk tidur.Pastikan bahwa pasien tidak menggunakan obat-obat depresan atau sedatif 24 jam sebelum prosedur. Dalam keadaan istirahat otot tidak melepaskan listrik. Penatalaksanaan a. membantu menetukan penyakit degeneratif saraf sentral c. ciptakan suasana sedemikian rupa sehingga nyaman bagi pasien b) petugas EEG menempelkan 14-16 elektroda pada lokasi yang spesifik pada kulit kepala serta menghubungkannya. jika pasien tidak bisa tidur dapat diberikan hipnotik yang bekerjanya cepat. membantu mendiagnosa gangguan neuromuskular seperti myestania grafis 3. 2) elektroda ditempatkan pada syaraf-syaraf yang akan diperiksa. . Hiperventilasi : Pasien dianjurkan untuk melakukan hiperventilasi dengan cara mengambil nafas 30-40 nafas melalui mulut setiap menitnya selama 3-5 menit.Cegah terjadinya syok listrik . . Khususnya bila pasien sendiri diberi rangsangan listrik. Hasil perekaman dari aktifitas listrik tersebut diinterpretasikan oleh neurologi 4) Setelah tindakan .Menginformasikan kepada pasien seluruh pemeriksaan prosedur ini akan menyebabkan gangguan rasa nyaman sementara. Persiapan pasien . Tujuan a. tetapi bila oto berkontraksi secara volunter potensial aksi dapat direkam. 2.

Berikan kompres es pada daerah hematoma untuk mengurangi rasa nyeri. melakukan pernafasan dengan aba-aba ( untuk keperluan bila ada permintaan untuk melakukannya) saat dilakukan pemeriksaan.5 menit. menurut posisi jam 12. hal ini dimaksudkan untuk memberikan pengertian pada pasien dengan demikian mengurangi stress sebelum waktu prosedur dilaukuan. inflamasi 3. Setelah tindakan . Bila perlu berikan gambaran dengan menggunakan kaset video atau poster. Hal-hal yang diperhatikan sebelum pemeriksaan . hydrocephalus d. Penatalaksanaan Persiapan pasien Pasien harus diberitahu sebaiknya dengan keluarga.Kaji kemungkinan klien alergi terhadap iodine. Pasien diberi gambaran tentang alat yang akan digunakan.7 cm. gambaran lesi dari tumor. Pengertian CT Scan adalah suatu prosedur yang digunakan untuk mendapatkan gambaran dari berbagai sudut kecil dari tulang tengkorak dan otak. Prinsip kerja Film yang menerima proyeksi sinar diganti dengan alat detektor yang dapat mencatat semua sinar secara berdipensiasi.. 2. brain contusion. 7) Perawat berusaha memberikan rasa nyaman dan memantau daerah penusukan tarhadap kemungkinan terjadinya hematoama. Penjelasan kepada klien bahwa setelah penyuntikan zat kontras wajah akan nampak merah dan .berat badan klien dibawah 145 Kg ( pertimbangan tingkat kekuatan scanner) . brain atrofi. c. naik turunnya vaskularisasi dan infark c. 4) Untuk mengetahui potensial otot digunakan macam-macam jarum elektroda dari nomor 1.3 – 7. dua diantaranya menerima sinar yang telah menmbus tubuh dan yang satunya berfungsi sebagai detektor aferen yang mengukur intensitas sinar rontgen yang telah menembus tubuh dan penyinaran dilakukan menurut proteksi dari tiga titik. . pemeriksaan ini mendeteksi : a. 5.konduksi pada saraf selesai maka otot akan segera berkontraksi. Pencatatan ini dilakukan dengan mengkombinasikan tiga pesawat detektor.Kesanggupan klien untuk tidak mengadakan perubahan selama 20-45 meni (berkaitan dg lamanya pemeriksaan) . hematoma dan abses b.Ciptakan lingkungan yang memudahkan klien untuk beristirahat Computerized Axial Tomografi (CT Scan) 1. 5) Pasien mungkin dianjurkan untuk melakukan aktifitas untuk menukur potensila otot selama kontraksi minimal dan maksimal 6) Derajat aktifitas saraf dan otot direkam pada osiloskop dan akanmmemberikan gambaran grafik yang dapat dibaca. perubahan vaskuler : malformasi. mengikuti aturan untuk memudahkan injeksi zat kontras. Test awal yang dilakukan meliputi: kekuatan untuk diam ditempat (dimeja scanner) selama 45 detik. sebab akan disuntik dg zat kontras berupa iodine based contras material sebanyak 30 ml 4. 10 dan jam 02 dengan memakai waktu 4.

f. mobilisasi secepatnya karena pasien mungkin akan kelelahan selama prosedur berlangsung c. g. Perhatikan keadaan klinik klien apakah pasien mengalami alergi terhadap iodine. Hal ini merupakan hal yang normal dari reaksi obat tersebut. Prosedur a.html . Meja elektronik masuk kedalam meja scanner c. Selama prosedur berlangsung perawat harus menemani pasien dari luar dengan memakai protektif lead approan.com/2009/06/pengkajian-dengan-gangguan-sistem-saraf. Pengambilan gambar dilakukan dari berbagai posisi dengan pengaturan komputer. 6. Selama prosedur berlangsung pasien harus diam absolut selama 20-45 menit e. observasi keadaan alergi terhadap zat kontras yang disuntikkan. Apabila pasien merasakan adanya rasa sakit berikan analgetik dan bila pasien merasa cemas dapat diberikan minor transqualizer. Posisi terlentang dengan tangan terkendali b. ukur intake dan output. Memerlukan koreksi yang cepat oleh seorang perawat dan dokter http://bozwezen. Bila terjadi alergi dapat diberikan benadryl 50 mg b. Oliguri merupakan gejala gangguan fungsi ginjal. d. Dilakukan pemantauan melalui komputer dan pengambilan gambar dari beberapa sudut yang dicurigai adanya kelainan. Rambut tidak boleh dikelabang dan tidak memakai wig. Hal-hal yang perlu diperhatikan a. 7. Sesudah pengambilan gambarpasien dirapihkan.blogspot. Hal ini merupakan tindak lanjut setelah pemberian zat kontras yang eliminasinya selama 24 jam.terasa agak panas pada seluruh badan. Bersihkan rambut pasien dari jelli dan obat-obatan.

5489:7/0479.-3472.8E 89038..

3/:3-.3/.7.8..9.3E E%089502078.3.3.3/03..'07-.3-..-072.3..3.708543E        $.947  :38503.919.E 3:3E ./.37/.:8  59:8  :38. .:2-03/.:3..03203.5.8.3239.8E %/.E %/.  %089307./..:8 1.  .: 45/.9.0302:/.3/3.9.3.3 :.708543E        '07-.3 039:9:52.9:3.5489:7/08070-7..9E #085438:.3 E   %089307.. E .70854380 '  0747039.8-.-./.9:2.8050798..919.380-.-:3 902-.9.3E %089.905.17.8:.3.. /03.8:.78/47.35.9/.7.38:7:-.3:39: 8.7085439/././:. 9:9:58.2:/.:2.

9.3.:0320.3..07.85.0.78803/.:8' %7023:8  :388038.3 ..  E E%089 7085435:5907.5.7.038  :38447/3./.32.85.3.703./.3.35. 2033.9-03/..5.5.9.3 439785:503./.8/.0/:.55:.4949 902547.29./03.30/:../.3 03202...8./03.55:52:.7. 502078..7:9.9.85.3.9. 907....7 502078.8.3/.5.07.3 039:9:52.8.3.3439785:52.907.907.32..90.8.3.39.7.-.8.9.:8' .8 .203034 E   %089307..5. 2034749.9./03.7/.38:3202-079.34-0:7..03:39:20.5.3507..9.2:8  %089' 239..3  -807.32.9.  #01084730.83.3/-:.039079:9:5  !07.  07.7.438038:...32030/54397.3.8 .8.7/..07.34-00.3..3-/:.32..:.90780-:9 :.32030/558.2../.20.38:32.:7:8 09./.3.73..8.3503.9.8-4.9 03 9:9:52./.7..3./03.9:2.  #01084730../.3  :3824947 .7  %089' 05.35.87...3.2.9.045. 07.880907 E  %089307./. /545./0.9.3-.2..5.8  E:388038.72/302.-0.3.90.:424947:8 %74.E%089.:8 ' ' ...835..5.807.32020.383.3/..78./.3. :8...  &8.03207..3/:3 502078.2 2.3..8039:..    %089307.35.3/.3-07.34-090780-:9 31472. 507.35.9.38 .3203E:8.8038.7/.280.3.55.03/8:7:203:3.7.3.390747/.30-E .5.32.9.2. 389.38039070/. ./.

20239.3 9:9:58.3. 203:9:52.7.32030.90908.:8  E 2025078.-07. /.7 203.-07:8./.38.   %089307.3.9.8/.8: /.55.:203080.920.03 502078.72.1507.:89:8  :388038478E E4.9:903../03.202-:.3.88.0802-..503/03.3 039/.380.3 7  '089-:.703.-40203.-07-8/8...3 .7.947 203.:.3.502078..9.:8' .38.5.3:7:8 .:8 '..:8 48845..39.730.3.9.3207.3..03:39:907803:2  20307:9.3 . E   %089307.3 03/239.9   94342 .7-07. .802039.3307.35:...8E E:3824947 439740857082:.3./.9:903..8.72.7.:9/..7.0.5.3/.

5.3.7.9:2:3. 8038..354890747/3/35./. E %0893850807.:.3 .8 5.9. 50707. .7.825. 8.1  $.. 9.147.3 .34..9:2:3..54890747/.92025078.394385.820978/..35.:.3/03.338:9/9089 /02.8 E #01082030..3 $945...39079.34.5-.3947..7 0.807.903203:..35:.7:8310747   2025078.7..7...73/03./03.73 9438/.2030.3.730:8 .35.90 . 5..5.

80:../.32030.9-.25320.9..50:8 E  07.5.:/..8..9 907.08847:8  E03/8:7:2034008.5.3..  39. 2472.894/0:8/.3 9089494997.3 5.9038050792030.33.7.9-.0/42.974502:/.-07:8.3 E   %089307.907..3E 385085488/.$90734..3.03203.:8 5448:8  03.203.35..3/..5..07.:8 . .9.3502078..820978.39.

8.3 .507.7.5.3.  080-.703./.380-.:.703.7.8/03.8.3202.3.708908..2-./0.3.3.30 933  2.3/./..5072:.3502078.35.803-0:20.38:9/.3.8:.3 E  :38803847 !02078./. 0:.5.97.3.:39: 20307.4380397.3.9.1.3 5.8 E 0:.7/..3203.5.502078.3803847 4003/.3.32.05.3239.98:-09180..8-8.39..3/03./.03 40803/7 /.3..7.7.3/...3 909.3507:/:.35.907-./.35.  0.8.8.7.30.3 .307/.3803847.. 3:2-088 7.9/..3 -..388902 5078.:.3:7./.08025.502078.3..-9:80-..

9.3.5.:507.4/3088 .7...8.324947 002...3.3 .8.39/./33 .8 -:733 7.3.3 507.8.-3472.3..30:.34949 99..

3078:50718.2/.370108 .8..3.0:.3803847 . /8.9.5.8.50703.3803847205:9   .2207 :39:7.39:25: .:39:502078.7:25.-..3.7.7:2-:3/0..7.3/5./.3400380-.7:2...   .9..:. 0/:9.3::33..8:39:7.9. .   494-078.25/.380-.3 24943.7.5.3 .

.3. :39:7. :39: 94 54399.34.-07-039: :3. :39:502078..723.380-..3.3 8907043488E !03. :.5.3 :39:502078.943 E 03/.8::   .31:38803847/8723. -03/.8.7   .8.91 805079 .09.3.2 -494 /.3.8/.3 .75:9.7/33 :39:7..90/8..

3.9/.24947/.3502078. E  $89024947 $8902249478.58:.9.39073.34072494730:743  !02078.320307.3..349.324947/.3 0.5038 :39:7..07. -078.5.3.:.7.20/:.3/-.3.942508 -07.8/.9..9745  %43:84949.2/..4-807.47908.853.9.3.8.508908.3 80.58 /03.49495079745 3472.81 .5.3   .070-7 25:8-07././.07./.3-0783..3..3...7/.507803/./03.5.-07-.9:857.3.8/.88.30:.397..7.3/03.

8.943:84949.903.39 .0.7.9:907. .82.9: 203...93 0.340502078..3.35./...9:3.350707.81803.3943:84949  ...203.9 /7.3-07:.: .-07..34949/80-:9.3/.903./.0723.03/90:80.5.39/..8:...9:903..8.

30:.59.3108/./.9.898 $:.220..0:.2.35.:.385.81 /3.507.0:.34949039/.39089:39:203:9.59.3907.58.3.3.9. 20.3  472.9:43/8/2.81..3.9.349499/..5108 5.803  $02039./.503/079.5./..3.373.5-07042-.3708 .81803/8: 803/:9:9/.3089038097029.3 /.7.9. !.2.3.3./.3909...:.3803/5070..3. 907.35.39.9-07:-.909./.20./.

.34949 9:7.9/..9.34397.9: 9/./.91203./.3/:-.870108/03.2207 $.3408502078.    9/.90:.3.5.9../..8  .8.708543 54..3..:.3.099 8 2023... 909..9.8  02..3:39:-0707.3.39./.3/7.:20.9.9.3503:   919.4397.8.:7.548803.38.34397.8  ..3..  07.9909.59/..::5:.3 503039:.35..87.25:.870108 !02078.. :39:5073.9.370108.903/43203:3..4.-.9/.3503:  0:.2.970108. ..3/902:.3/: 0380..9.:8   0:.9.7907./.5-:..5.80.0.7.9.9:39:203.9.232.::5:.383. :3.919..88..309:.34949/03.1:384592.30:.3903.  949.

:803/-.:2:33.058 /.9-.058/094/03.7.08903873.7:9:9   #0108-.3 8: 02:/..8:/:9  903/4397.   507.9-.3907.25./.058 03.9.0890388:90780-:92030-..77.89-.2/.303.9/.7 .3802039.343  #08543.90.370108.08 .9...70.307.31085.5.03.:.8/.3 507./.507:/.3/.84949-.370108. 903.25.7502078.2207 903/4397.8494997.2207  472.3907.058 80/92033.3    3472.9.9.05.7.0 /5::/03.58:/03.33472./..058 03.849496:.3/./9025././.4949 4949-.3/. 9/. /903.3 07.058 80/92033.3/945.  #01085. ./5030-.35..38:/:9  8:53.903/432 -.   #0108.39:-07489.8 .9.35.92-:4397.90./.5 .. 43:8.108:7.5.4397.4397.9:089038/.7..3.3.73907039.2207 #08543 -07:5.3-.3 :9:9/.9.907.91-.9.8407.3 ..058-07.35743.88..503:7:3.91 /03../././7.3/..89079039: 20.90.35./.370108..343:8    #0108 70108.30- %03/43 5.912.3/5::/03./945...9./.3708543 002.88. !. .9. .85..    0-.3/5078.803-07-.507.5078.:   #010897.3/108./10880-.3/108.7.058102478.90.-3472.9. 7./.

./4784108 :39:202:/...3502078.!488../. -8.3/5078.3.../09.3701083.

./.890.905489:73 907.907.-3472.32030-. .907..3.035..5. 28./..39.3.   #0108.38.370108.05.35743.806:0 08803/5./.3...5.3/..9 :.8...:/..::/: . ..39...7 ..07../.9.7108 0/:.25./.-..-.3.3502078.253 0/:..2207 7085433472.3/478108/.089038:9:95.-:././..3/03.::/:54891    %.03.3:/.3-0707.8 089038/.:7.  %03/43.3..-38 07:5.3/-../:25..3803/:9:9    %.03.9.8.2/.3.05.32034-807.-/423./.81  7:/3854891 -..5.90780-.3803/:9:9./..90.:.9907././.7.073 089:3...-.4-.3:80.39.81.7.5.7.085.7802:.370108.1089:3.3.-..8 E0.3/.37.7..99./..503.:9/.9:9.5.997..3.-..33.9.3.202-039:8:/:9 907.9..7108   0.3/.32039./.03/108.39. 089038/03.907./8.3//.8: 0/:.0/:.7 033/..3.8203:9:508./.59:3.3/4708   #0108.9.9:84794853..32032-:.5.803/5.0...3.3203:9:5 .3 5438.7 . #08543.085.2/-7..97.39.7:/38 %.350393 .3.:/03..3 803.3:8:8889025078.3 /:9401089:3.3 ./03.8   073 -.-/4203/.320305./.7.89:3.4397.5489:7/03.5.31085.380.9:3.305.7.7.:8   03.33.:.:.81.5.9-.32034708.0.70/.3 &39:20309.35.32  8.905489:73 E907.4853.30.:2-:8 .007/90:80..20:7:8.3502078.5:949.39/.3.9./.3.30/.7 #08543.9./.3.-3892-:.:7:8 .7:/3854891 -...43  007089038 /03../.3..803/:9:9 472.07.3202:9.3    %089.3:/.. .5./. 0/:.37.5070.3  ./.8/.479.8-./..:/47088050799:  :2-:8.03/./.  -.80.9:8.03:39: 203..3307805.-..38.7.3.3/.302:/.3/.8/.479.7108 ..390893 4708.:.  &39:20.920302505.35./.3:9:9    %./-.81907/.203398 /.3:7:8.-07:5./.803/5.2-.9.39:3.1.39:3.79:290.08/5::/03.9 02:/.7:/38 09./.070-7.108 5.20.   !02078.0/:.:.3/.5.5.9:3.33472.5.803/5./..

08.3 03.8:.3489.9:.:7:80:.070-74853.503..%4247.!7480/:7/.2/.1 425:9070/.3.3 %$.:5:385.3.2-..3..:2-.3.2-./.3 /..!:38 347...   :2-.07.!:38  !03079..9::2-.7.5.7/.:39:050393./.3.:7.3.7.05.1$.1 0974247.070-74853.3  9.47.:.   %::..3502078.7108    %$% $% 2.253 0/:.3.39.1 094 3.20.

3.:5:3050393..803 02-07503::.:. 03:7..3/.3/507:.502078.8 8038.390.39274-.:./.393045.1 .7. !078.90780-:9 0239..:7.5:38205:99::..3. &39:/...3 907.2/.34892.9039.3  - &39:%07.:7.3.3.8.3 .3:2-.38:-.3489 0.803/.308908853.35. !02-07.3203398 0.5.93/.34/ !02-07.3/.85034-./-07:9:5./. .3...9.34-.8.2.3 8038.8 .7.7.803..30:.305..3  57480/:7 5488 ./.32:33 907.5.4397.5 !02-07.5.3:39:203:7.9.9.3.320/.9. .75.5   3/..3$   !078.89.85.397..:203:7:3.90.32047.3507/.

3 93/.9..3..7:2:2-.9 ..3.89.3039039./03.0:.88.3.3.:.3-.907448 /. 85:9/.3420907 /4.9025.3203.-:. -.3:393 ..3/:-443  %.. !08907/. 034 !03./.5.-:370..44 5.3.3.3..93.3.3/.3/.7.7:2 8./.8970-078.:..3  - !078.3.3/.3502078.3:2-.3 4/:2/.5.8 083109.393/.3/.3 .8 -4940.31472:7080/.:.5:38  0./.7:39.

4..3 .

3.2.:4. .39:380 -.3/.30-/.38:-:98 .3 90.3:48.70...:90.38909:39:202078.3.3203.5./.. 490720303.8.-07870.32.3/083109..3420907502.907.3.3:39: 502078.7:8 202.32.909.:./.3 .7.9 ..7.7.94-897:820/:...3/./..   %:8:.5./.5.7.55:9   3..907..3.8.82.3 3197.33/:3.35:98.807 .3/.8/.5/. 2039 507./.:.7.32.3 .7.803./..9..3.3./.9 4-897:85.8:-.35.5.8/.7.38/.35:9 .3$ :-:3.3.   3.2/.-07.885. &39: 502078.3$:39:502078..3$ .370.57490320303/..502078.:39:.3. .3 /0.3$  /..03890/9/03.3:39:20309./.8:-.3./..3-.99/:7 :9:95.7.25.3-...390780-:9 .803-077-.7.503.3.34/9078:2-.4..3.5033.1.:9/.34//03.3..80-.3.3-039:.8.35078..3.2030505.7:2:2-./07:   3..23../.3-./03.9. 5.3/.4909.   !7480/:750./4.3472.3.3. 3/.3203.25.853.203 439:/3./.-:370.:.0790-7....4-:320303/.7:23./.9/:3.3908-:9/.7 .7..:2-039 $0-0:2 203::790. 2039.:3 9:9:505.8 3 5079.3203:3.7.7.38909//.3 8070-74853.33430 ./.3 .90..39.3.809..-/4203 0071080/05.82.7...2039:21.-:38907/.3 8..-.7..3909.7:20/.29.34-:3/./. 509:./.390785348:8. !4885.7880.25:3..7.5.9:.2.0:.3.3.5.9..3./4./.35074890:2 1 %:8:.303:1034/.2.3  .807 9:9:505.3.3../.55...0790-7.3/:503:9:5  0 308908:9/03./:25..3 .7.80320:7:8.9.305./..8:.853.3..3-.23.8.   22/03..35:99/.73.28:1.03.25.7.7:9.3 8.9: /09   %...0.390..:3.. 907/.3/-079::../-.02039 -07.722/.-:3/82.: $ 789.7.3$ &.9 ...59.7:8/:7:8.0/..82.803.73.9.2  ..-:23  573853.3 90896:0.2.-:989093.7:2. .03 809.7 ./-/.5.35:98.0...7.380.89093.35748088:8 85348:8 079.73.9..39:3038/...35509 02:/.35..7:9.8090.37.../..3   &39:20309..7-0.3   .05./902-:8 05.7./.35:90.8...:7:8907.3 9:3./.703.8./.8/..7.3.3.70..5.::3.3.907:  &39:90895.3907.8:.20/:.3./.29.: 90.59/.3.9/..3203.354885..743.3   3:7.4.5..:290./..2.5.907.320309..3.907/.3.3/.:38907  / 083108:9/0.85:38 %.3-.38907/03.3 ..7.350.:2-039/03.2034:88.. 5488 300.33.7:39.35:3:3/5379025.7:2853.39:7:3/.390785348:890..90.880.7:9../9039:.3 3472.907-039:03/./03...39:5.9/03.8.7:20-/.803:39:-073./.9..3.3 .7.7. .0:.8:743.2.8.3.35:98.3.3:7.3 .5.3.3/4.3 ./4.3. /09 .5.5./4540.-:9    3.38:/.78/90.4.8:.8.03.2.::.03 2 /03.7.7.8:..507.47...5. 2085:3/.0/..089  - !4.-07:9   3.3$5:9.920./8.39:8:.73.9: .33.9958/.5.390780-:99/.509573853.7:22:33 9078:2-.::.5.39.90.2 574903/.3507..3..2743.7.9/./4.5.32030/.3.390785348:8. 548810820302505..8/.

$.5:38/:3.7. 2.3 0..80.7.:5.3 .94397./.8     #  !03079.05/0724/397.8./.0790-7.8.:.35.7498/.0.9393/..:8-07.308843  / .502-::/.9. 02:/.5747.93/.370..38008.8 -.9/.  2 $090.3$ .5./.3.7.8.-. 1 07:8.3 / 3108 0 89.3 /74.3.3.7907-7.8%43807 - 03398/./.5.305.3425708085..303   425.3./.5.0.8 .7.39.7...8..8:.320. 039/:790709.3..32:332033/.9.:.3.7..3907. .7907 10247.8/2.07..:3.8.502:33.:.94397.3.3.!7480/:7 .9..9203/0908 ..3-. .3203.:9.8/.3$  507.803/03.3/0:.390908.:990./03.7. !070807.2 -  -807.3.7.36:475.7907..3/.3-.7. 030.390908.:2:33:.357480/:750.9.035.:. .007:.07808:.8..7:2:2-. .070-7. $:7.3  - ..3!.05./..89:8:.   !078..38:388902502-::/.:2-.5.39/:78.390. 8:2-.2. .5.7.:8:-/:7.8.././.3    $090.7...953.802:... 507:502-07.49.33..8:39. 8:39.9..:.. 073..3/02:/./703 !078../.320..3. !.5.8.37./.3420907/05..2.3502-::/.8 .370.9 4397. .3/8:83907.905.9503:39./ 7.980.342.92.. .3./.8..59.8050795./. .3...39.2.7./9.30:782.:././.302-..803 03.25.9425.8909.905.43039.5.35.2.3/./.35./..2  ..8:07 8050795.35.3.35030:.9/.3:7.7907  .95:38907.-:30.8.8.05/:7..3.3:39:2030:..302502.3 8038.8 ...8..8:.3/.3907./03.92-:8.5.0 .0./.3.8.7:23..93/.853.9.3$  $5..1472.9.78.8   347.5.74/03.3.1/.89025.8.2.-0.8.39.0790-7.33205:9 .3 - 07.3502-07.3 . 02.502-::/..7907.3507:/.82..35.3    425.7.32.8.907-.07.09/. .2.390370.89740 - 342.05..3   .38090.3.

307/.43/889.25.5.9.809./.3/..3/. 9.28.8:39.3203:7.3:39:203. 4-807.3. $090.3..07.37./.- - 425708085.8.89.57480/:7 .

9 ./.3-07170:038.3.83.9: .3 /. -078:8 507/09  042-.330:7448090.8 2.9:/03.3./.35.20.:90347.90347.9:.80.3909..079.95./.07..3.309.9:9/:7 /..2  / .2.9.. /70.3 907.9.7...9:/03.809.203:7:954. /.549038.7.549038.3 /8..3.8 9:3.503:39./.3549038.042-..3-07-039:.3.25.35./.39.042-.907.380507907..8 .2.3.2.90347.93/.39.33.803. 80-08.:-07:-. 25.3203:7:9170:0383.8   .  $0:7:479088070-7207:5. :9:.2 2.880:7:49.3042-.8 ..3  042-./03/79:.. .. 2:3.:7 /03...7901. :9:.349. 80732:3.-07-.. 03.3 042-.  ./.3.2039 %0.3.9.3897..309.9507:-..3 00974/.3907.33-07.2:3.:0307.3 $50 .3494905.:.-. -078:80-/.320/.3/01080.9. .3/...9448  042-..07.2 $0:7:479088070-7207:5.5.::3 ::3/03/79 80-..9.5:7:880.:.83.2.7 274.9/90.3/574/:85. :-.9 92-:.3170:038  8:8507/09.7:8/507:./.:-078.98..9/70..3-..3.9/-0/.9:.9:9/:7/.  .78:2-07.3   042-.31.347..3./.0723.8.05.3907/7/.1    09743.5.141.0.9-07-./.919.3.3.8907:9.3.203./.38:3907:820307:8:39:-0-07./././.2... 2.-:3.8.5.703..3.3897/.1    !03079.380.3203.80-..::3 ::3/03/79  %0..9:-07-0/.3 .9.3203:7:95.2.35.5.7..7/.079.7  2/09 8073.. 549038.49.07.042-.9.889749.203.2 !070.5.49.:7.-07:5.2 0 .30:7435. 02../.:.:-0-07.2 -../.9042-.3/.:9907.7507/09 - :9:.1034203.3503:507.2/.3 042-.042-.5.39.2-.042-.354891/0.5072:./..5808:./03/795.8:.9.3:9:   !738507.5.3.07908 54.37:3.3907.:80-.7507/09  042-..2.3548980397.80.   042-.38.9.425085.30/3/79 /03/793.1:9:..7.3/90250.703. 042-.042-. 039/:7907039./.3.35.94-:84859. -07-039: 853/0   42508 54. :-.-07:-.3.8549038././479088070-7 !49038.3 507:-.4790880.9.9.300974/.5. -078:8 507/09  042-./.7:8909.3-07.:80.3 03..3/03./..9.3203:7:9170:0383.05.9.3/..95.78.  042-.3897.3 /574/:8.9 :7.8.3/.7.7.82097//.3202..3/.05.349..079.:9.947897:.320/..3-0707.  0.37:3.95.39/:7 8004254042-. -078:8:7.9.47./.897.35.9:9/:7/.780.  .35.9:042-.:39:2070.942 .7.830:743 30:743.07.10247.3/80/ %0.

5.3909/..9..3/.7:8/.3 .-.  !03.:0209..9..349.509:.39 80.37:3..9/.3 -.9:7/2.39.3.3 .2.80-0:220.803  !03::.4943/.3. /.9/.3 .302.37:3.257480:7 ..350207:8.73./04.:/03.3.39..3.3.3:7....9.3 .9.:.49.110380507945 .9 4-.9.9.37:3.3   042-. 503/079.9.3 .5./-07.3549038.9.90780-:9.3.35.7. /:/:.942 ..9 0 03039:.  .42508.9.9.82039..3/.:7.9-:.3/03..42508..0/.9.  0 3:7..3:39:909.3. 4-.:.7..3 .3....302:33.. .5.15:8.3/.9203:9:52.:0-.:9/:7.8/.703.3 .280-0:293/.30.3 507.08 9:247 02...300974/..3-07-.3.3 .80..-07803.2.9:502078.3503/0.32:950.9..3207:5.7.3 .3/03.3.:.380.:.3..503/079.:8 -. /-07..305058 - 02-0/.042-.3909.3907/7/.47. 00974/.3202-07.:.370.5. 2030-..07/4884-..3.3.8.907.507: .7: 907./3.-808  / .3207:3.8.89.300974/.709.9.8..39.9 4250890780-:92:3.:97.5-07.3-07.3.8.305./.5/.3.03.3943.3.08.890307  / !..2..348.9:7 83743-. !078.8.305.-47. !03/079.2   3/..71.9.:/03.5.3/.:.3. ..8.3.7/. 80-./.:.8.2-./.703.541.37. 4907./.2-.9-.44.. #.9502.380.9.202:33.9.3/:-:3.292-:80.   042-.3/.3.36:...3  .2-.40.07 .8..3 .2 2039 :8.7042-.880.2-.7.27:. /03..3.35.9.3907/7/.8   042-.3.    8 .3.280-0:2502078.8.349.33897:8:39:502-07..803..309/.8!02.3/7:.2-:9.3.:892:.907.  / 030.35.3170:03885/ 80.37:3.0 .9:042-.:7042-.7:8-078 -0-.3907.8093/.9.2.3/05708.9.7857.3.90-.7502-::/.8.3-.3489 409038.3..3-..3 /.392-:80.3  - .3 7.7.39/.780:2.203/.3 ./.30..7042-.2.37:3.3.07.  2039 502./.803:39:202-0-. 03/0391.8.3472.38.02..7:82..831.-07-.:..3.3/5.75.792./. 23.3202-07.-..3/:3.2 80-0:293/.89708  0.7..35.803:39:203:7.3080..7 2/09 :.2 8.3503.5.3.5.042-.39.3/07..039.9   58.803203:950739.7.3. 0..889749./8:8:40042-.39. 9-.8..:-07.897   !0.38:3/8:8:40042-.947/..20.5402..7.3./.803-.5.35.2./...8.:.88.3.9 .9./-079.:4./.38:8:3.3.880.0 .8 8025:73.3.7.3203.3 850.380/95:3803.35.907.32083  9:3:.320.

/.80/02.803 .59.3.803-07-.5..8.9503:-:302083.8079.:905..73 .5.509:.4..803.3850815.82030250..3-.38:.:.37:5.3 00974/. 54885.3. 203:-:3.8.2. 0.33./.

:.1/.3203.8/.8..7.32030-.7 .-.35349..3:39:9/:7 .8039/. .520393.8.59.3:7.3-.99/:7.3.9.3.39:202-0/.5.348..03/07:3:39:203/./3.37.-.3.9/-07.. 7..3.85.903.3.-8...3.-.3-.  ..803.3 .:.85070.9..803 05058 !49..3 -07.3897  !.   2:..3203:3.32030-.95349 4-807.7.8.8.9.09.180397.5.38.20.918..1..330:742:8:.5.305.3.8807./..3:.9..5.03/07:3.9./9025.3.3/92-:.-.7.3203.892:.8.  892:.3.3..354889/:7.8....2.7.949499/.9.3:8:8   00974/.8.305.7.5.3 80:3/07 - 202-.34-.3897.39:20309:.3.3/.803/.3 %/:7 !.803/2..9/70.3.5.3/5078.9/.7.35.3/8.330:743/.9.3 203/.1.8.8 .8:.3 .5.3./.3:.9..37..33:3.7.3803.9 ..3:.389720.37.-.2-.38.9:.3 404949 49498009.3507.3/4880.9..39/:7  507.84897 03:7.9807.7. !078..9: 507.35.889790780-:9/39075709. 2039 !07:/3.3-.78/.3:7.3 /.5.9/03.3 4-.2539025.5.:2::9809.803803/7/-077.:/14:8..203:3./.3.3.3.7.3..3802039.3-.2-:95.393/. . 202-.5..78050792089.5..7. /.91.08.3!807:27..8 892:..5. :8:83.1.5.1.. .3507..8.39.5.35073.9/00307.7 /.039.3.0.9.803 .3897 909..83.:80/.5.89.8.05.3 -078.803/.:9 - !7480/:7  57480/:7/.3897.39:203/.3/./..1    !03079.38.3.3:39:203::7/.919.7/.:.3...80.9.7.:.803907:9.35.32025:3.5-.2   %::.203..:/7:.:00947/.9.3.34030:744  $090.9.38.8.3:39:20.3    0974207.357480/:73.8 20.3903.9/:7/.2-3.93/.9  .3..3 -007.494 -074397.7.9.803.3/.8 549.3.8.3494957207805079/897414949/.3502078.1 8.9/.3:.3.34949 .3 ./.8/03.2.8.039.9-07897.803/.3807.9.7.8  3.880.2.9/05708.8.5.039.7.37.3:7.3.5.4:3907549038.8 !.2./03.9807.30.18  !03.80. !03.3:39:203:9:52.3.32030-..3903..9 4-.280-0:2 57480/:7  0. 202-.803 0331472.3203:9:7:9.3503.8039/.803/.80380:7:502078.907.2005.

3507:-./090947.:.. 4/30-.8.39.94397.9 /20. 8:/:90.:.5 02:33.207.393.3:39:20.2 /9025./.:548907 .3/8:39/..3307  08.8.3.8./.3 .2 2..3 !078.30:.94397.9:57480/:7/.79:.3:39:/.5740883./..3/03..3203::7390389.7.8/...2.1/.-.3 5033.380-0:2502078.307  59.8.../.7.:8 / 31.83./.9/.8:39:203::7549038.33:3.3308.3. 50792-.:/.8   &39:20309.8..32202-07.2-.3203:7.320342-3.1 %$.35073.3.18008..9.1472.9203.3.3 ..:..7.2.3/02.3/03.9:7:33./.2-.82.82.3.2-.3.8  !030..3   !03079.3/ .9.8.8  . 83..803/-07...8232.7/.39..7.3202.9..9/090947..8:./.883. $090.919.305.9..8:.3/03.7..942.3/:3.:80-.3.-./.%4247.07.308/.43/:85.38. 2  !738507..4949/:3.203..9./.7:200974/.88.8 !03..3 7. ..:.. :39: 0507:.494980..7.9.3.3.942.2032-:89:-:/.3203:7:9574908/.3.3.:.2   !..7 .3.9.7.2../.9-07:8.  .3 .39039.2  /03.3:39:202-07../3.3425708085..03-.780.7-07-.  07.3 203:9 ..7.5. 203 -07..3 07.303..203072.   502078.39./.94.94397.9.02./.5.::.2.25.3/..9: 2039   !03.8032:33/..:549038.3. 3/2.2  /.7.93/.3307 80.8090.80/.3.39..734247    ..919.38007.07907.3.34949/70.8:072..79.8..3/.3/.2../03.9:57480/:7.3.507239.35.803.9-...:.5.5.9.:39:203:7. 2.9741 /74.7..7.3 %$. .-074397.-07/5038.390347.3:7.78.3.8.503:8:.90:.390.202-07./.20302-:89:-:/.05./04.3:39:203/.2.803 !..3202:/.803/03.33/.3 %089..-071:38 80-.9.32.3202.303:39:-07897./.8-07:5. -7.02.9./.507:-07.8 3.3502078..3.3.9.10703..3  .907.303/-.9/-.502078.9:3. 4397.2.9:7.3:5.79:247 02.508.3-.1.:.3203072.3/507.3.3.9 /090947 /:.3:39:20.38.503:39./.25.33203/0908 ...3205:90:.2.35.   !07.3..380.7743903.7:8/-079.33.-808 - 507:-.2.3:39:202:/.39/03..3/.07..3203:3.2-.99 203:7:95488. .3907.2-.. 8.9   425:9070/.809./.3 -07.484845/..-.02:33.3.331./.3/.4397.3503079.7.390.303:39:9/.32.../0920.8:/.37.9802:./.54/30 80-.3/.3/:3.439:843 -7..3..349.37..8.3897088 80-0:2.1.3.80-.33. !.7.4949.5.

803/7.8. ::739.202.70/.9/-07.57480/:7-07.39/.37.07/.380.8 /.7-07-..3/8:39.34-.07907.. 2039 0 !03.../.33472.3.94397.3-.3.3202. 4-807.05.0.9 4-./.3 #.8032:33..3.7.8.5.3503.7-0-07.3/.0097432.80:7:-.8.5.57480/:7-07.803./.:.2.3.2..39.8.2-..3425:907  1 $0..393/.320.3507:/507.83.3 /.30.:425:907/.2.3.8:/:9.34:95:9 ..3/4907 995.3207:5.7:8/./. 0207:.5.85. ..7:.2-.3.2.8.2-.3503.3/.7/.:.3502.9.3   $08:/. .-40/0.9:7./.3.3 4708.3.30.5.38:3507.880.9-07..2../.7/.5574.3303.07907.907.39...2-.8.907.3-03.503.3  / $0./..5488/03...75.54/30  5.-.84-.220.31:383.5.803203./.3207:5.3 ./7 2 - 24-8.3.2..502-07.80.05.09/.5.300.3.3 .38:3 .8:0/..2  :7207:5.5.2.-84:980.3:98090.2-:95.803207.0/.9.02.386:..5..390703/.3 023.2-:9 9/.803/.3/03..80.3507..5.2-.9408047.3307 .803207. 57490910..3:.3 .5./.57480/:7-07.3.94397.803/.9 90780-:9 !07.7:820302.3.2-.9. !488907039.770.../.93..8.8.3.7/03.3.35.38:35.3    .703.07 078.-..9. - 0./.9/.3234797..:7.    !7480/:7 .9 /-07.:.5.3.

.

-4003 -48549 .42.

 .

.

7.3 .1 92 .3 88902 8.3:.503.3 /03..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->