P. 1
bab8-irisan_kerucut

bab8-irisan_kerucut

|Views: 382|Likes:
Published by Anis Khoirunnisa

More info:

Published by: Anis Khoirunnisa on Nov 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/21/2014

pdf

text

original

IRISAN KERUCUT

B.1. PERSAMAAN STANDAR IRISAN KERUCUT
Persamaan standar irisan kerucut pad a susunan koordinat Cartesian XOY adalah : (1) x2/a2 + y2/b2 = 1: ellips, pusat 0(0,0) dengan setengah sumbu ini betul a dan b. Dalam hal a = b persamaan menjadi x2 + y2 = a2, suatu persamaan standar lingkaran berpusat 0(0,0), jari-jari a.
y y

Bentuk x2/a2 + y2/h2

=

1

udaluh suatu ellips khayal dcngan pusat

O(O.()).

(2) x2/a2 - y2/b2 = I : hipcrbola. sumbu khayal b.

pusat 0(0,0) dengan sumbu riil a Jan sctengah

Bila mengganti konstunta 1 dcngan 0 pada x2/a2 - y2/b2 persamaan garis-garis usimtot yaitu :
y

=

I, diperoleh

344

=
(3)

x2/a2 - y2/b2 = 0 ~ 0, atau garis-garis

b2x2 - a2Y2 = 0 diuraikan menjadi bx - ay 0 dan bx + ay O.

=

=

(bx - ay)(bx

+ ay)

2px : parabola dengan (P/2, 0) direktriks x = -Ph Bila : p p

y2

=

puncak

(0,0) sumbu

simetris

sumbu

X. fokus

> 0 parabola terbuka ke kanan < 0 parabola terbuka ke kiri

o

\

\

Catatan (1) : Irisan kerucut dapat berubah corak menjadi sepasang gans lurus 1'111 ~ ,1Ilg mungkin berimpit, berpotongan atau sejajar ataupun sepasang g,\I'l~ lurus khayal (lihat Contoh 8.6. sampai dengan 8.10).

B.2. TRANSLASI DAN TRANSFORMASI PADA SUMBU-SUMBU UTAMANYA.
Persamaan

IRISAN KERUCUT
koordinat 0 Cartesian

XOY merupakan
f(x,y)

umum irisan kerucut pada suatu susunan persamaan derajat kedua :

=

allx2

+ 2a12xy + a22y2 + 2a13x + 2a~,y + a"

=

C)

345

] an J3] . Misalnya titik awal yang bam 0' berkoordinat (PI'P~) terhadap sistem koordinat lama. Untuk mengetahui jenis dari suatu irisan kerueut yang mempunyai persamaan (*) di atas. akan mempunyai koordinat (x ' . A= a ~" l2 a"J a22 C" a33 Bagian = a"x2 + 2al2xy + a22y2 disebut bagian homogen kuadratis.y) terhadap koordinat lama. kita berusaha mengubahnya ke persamaan standar dengan beberapa cara. Suatu titik P(x. A. yaitu dengan translasi dan/atau rotasi sistem koordinat. Sebuah irisan kerueut ditentukan oleh 5 buah titik.y') terhadap sistem koordinat baru.] + atau dimana v= B = = [a = [. 2aI3x + 2a23Ydisebut bagian liruer dan a33disebut konstanta dari persamaan derajat kedua tersebut. TRANSLASI DEFINISI: Translasi sistem koordinat XOY ke X'O'Y' adalah perubahan sistem koordinat dimana sumbu-sumbu X'IIY dan y'IIY sedang vektor-vektor basis mempunyai panjang dan arah positif yang tetap. dengan hubungan Y x = x: = + PI } Y + P2 346 .~ [.Seeara matriks : (x y) + (ad = 0 ~:: :.

l) = 7 atau 2x.2/6 = 1.2 = 18. Kita substitusikan : 2(x' + 2)2 + 3(y' . y = y' .----: p (x.8(x' + 2) + 6(y' .--..---------------~-------------------· · · · ..2 + 3y.1) : Kita hendak menentukan jenis garis lengkung 2X2 + 3y2 ..--.1).--.---.8x + 6y titik awal ditranslasikan ke (2 .y) :y' x' ' :P2 o x Dengan translasi ini kita dapat menghilangkan bagian linier dari persamaan (*). 0. y y' Kita sesuaikan dengan persamaan stan dar.1)2 . • ' '' -. Titik awal sistem koordinat baru akan menjadi pusat irisan kerucut tersebut.-------------- - - - - - - y ----- · · · -.-.---.-~---..I).I. Contoh (8. menjadi x'2/9 + y. 347 .-------------. = 7 bila Rumus translasi : x = x' + 2.J6. suatu ellips bertitik pusat di titik awal sistem koordinat bam yaitu (2 . dengan setengah sumbu panjang 3 dan setengah sumbu pendek .

Bukti : yTAY = allx2 + 2a12xy + a22y2 = (x Y) lall ~12 348 . Hal-hal di atas mungkin. y " Ivl = Iwl = 1 dan Av Aw = A2W = AIV Untuk ini terdapat sebuah teorema sebagai berikut : Dengan transformasi irisan kerucut pada sumbu-sumbu utamanya. bahwa setiap transformasi simetris selalu mempunyai vektor karakteristik yang panjangnya 1 dan saling tegak IUfUS. bagian homogen yT AY = a IIx2 + 2allX2 + 2al2xy + a22y2berubah menjadi AIX.2 x' dan y' menyatakan koordinat terhadap sistem koordinat baru X'OY'. karena menurut teorema pada Bab 7.B. Transformasi serupa ini disebut transformasi irisan kerucut pada sumbu-surnbu utamanya. TRANSFORMASI UTA MANY A IRISAN KERUCUT PADA SUMBU-SUMBU Untuk melenyapkan suku kembar xy dari bagian homogen kuadratis allx2 + 2al2xy + a22y2.2 + A2y. atau ytAY. kita lakukan rotasi sistem koordinat XOY ke sistem baru X'OY' dimana vektor-vektor karakteristik dari A (matriks simetris) yang panjangnya 1 dan saling t~gak IUfUS dijadikan vektor-vektor basis dari sistem X'OY' tersebut.

y) pada garis lengkung tersebut. Untuk setiap titik (x. v w .Maka (AV)V (X'AIV + y'A_zw. karena v . = ~J sirnetris.2) : Berkebalikan dengan Contoh (8. (x'v + y'w) AIX.2 + A_zy'2.] - 20 = O. w = 0 (karena v . akan kita lenyapkan dengan rotasi ke vektor-vektor karakteristik seperti dirnaksud pada teorerna di atas. pada contoh ini irisan kerucut rnrnpunyai suku kernbar xy tetapi tidak rnernpunyai bagian linier : Garis lengkung di R2.y) ~~ Matriks A ~ [. Garnbar grafiknya ! Jawab: Persarnaan rnengandung suku xy. Kita hendak rnencari vektor-vektor karakteristik untuk basis x'OY'. Carilah bentuk yang terrnudah beserta sistern koordinat yang baru.1 w). = = = = = Contoh (8. 349 . 1 [. setiap vektor V = [. 17x2 + 12xy + 8y2 .y] dan berlaku : (x. + ye2 x'v + y'w atau V x'v + y'w bila dikalikan dengan A : AV A(x'v + y'w) x'(Av) + y'(Aw) X'AIV + y'A_zw.= [::: ::~ [.1) dirnana irisan kerucut rnernpunyai bagian linier tetapi bagian hornogen kuadratis tidak rnernpunyai suku kern bar xy. w = 1 dan v .] = = = rnernpunyai koordinat dengan hubungan xe.20 = O. 1 = (AV) V dot product AV dan V) Pada sistern koordinat baru. vektor radiusnya [x.

= 20 kita peroleh (17 .15' -2/.25A + 100 Untuk Al =0 ---7 Al = 20.5)x + 6y = 0 } 6x + (8 . Kita pilih yang panjangnya 1. y] = 11[2. karena rank = 1.12y =0 = 0.20)y = 0 -3x + 6y 6x .-2]. -2]1.15]' 350 .]5 = [1/. 1]/v'5 Untuk A2 = 5 kita peroleh = el. y] = 11[1. Susunan koordinat yang baru mempunyai vektor basis VI = el.15]. yaitu : [2.Persamaan karakteristik: 117~A 6 8-A = o atau A2 . 1].20)x + 6y = 0 } atau 6x + (8 .15]. 11sebarang. kita peroleh : [x. yaitu V2 = [I. A2 = 5.t5' 1/.15]' (17 . } cukup diambil satu persamaan -3x + 6y = 0. V2 = el.t5' -2/. Kita pilih yang panjangnya 1.t5' 1/.5)y = 0 dan kita peroleh [x.

y'2/3 = I. Contoh (8. dan a33 dengan menjabarkan ke persamaan standamya. a33 '#.20 y = ± 1/2-.negatif).2 . suatu ellips dengan setengah surnbu- Contoh (8. suatu hiperbola dengan setengah surnbu riiI 2 dan setengah surnbu khayal -. = = Titik-titik potong dengan sumbu Y : x = 0 ~ 8y2 .Bentuk persarnaan garis Iengkung rnenjadi : Alx'2 + A2y'2 ./3./3 dan --.2/2 + y.2 20. + y.5) : Tanda Al dan A2 berlainan.2/4 1 adalah persamaan ellips dengan setengah surnbu panjang = 2 dan setengah sumbu pendek = 1.z/9 -1. dan aA sarna (sernua positif atau sernua .2 + a33 = a dapat diklasifikasikan berdasarkan harga AI>A2./10 Titik potong dengan sumbu X : y x =a = =a~ 17x2 ±2/17--. suatu ellips khayal.20 = 0 ~ 20X.0 3x. atau x.2/1 + y.2/3 surnbu -.2 + 2'2 + 18 a ~ x.y'2/4 .f2.6 = 0 ~ x.4) : Tanda Al dan Az sarna sedangkan tanda a33 beriainan.4y. 2X. A2.3) : Tanda A[.2/2 = 1. Untuk rnenggarnbarkan grafiknya kita dapat rnencari dahulu titik-titik potong dengan sumbu-sumbu X dan Y. = = Contoh (8. 351 .f85 - 20 =a Catatan (2) : Irisan kerucut dengan bentuk persamaan allx2 + 2al2xy + a22y2 + a33 = 0 atau Alx'2 + A2y.2 + 3y'2 .2 + 5y.12 = 0 ~ x'2/4 .2 . 9x.

4x'2 + = 0 --7 (2x' + iy')(2x' .iy' = 0 yang berpotongan. = = Contoh (8.2 berlainan.6) : Tanda Al dan 1. Kalau dilakukan translasi ke X'O'Y' dimana O'(p.iy') = 0. = = = Kita hendak mencari bentuk standar. yang lain dan a33 = 0 : 25x.2 = 0 --7 x. jadi akan kita adakan translasi untuk melenyapkan bagian liniernya dan rotasi untuk melenyapkan suku xy. a33 = O.3y' = 0 yang berpotongan. yang lain dan a33berlainan tanda.h .9) : Salah satu A = 0.7) : Tanda Al dan 1. 7X'2 . Sekarang kita menyelidiki secara umum. = = = Contoh (8.4 0 --7 (3x' + 2)(3x' .2 sarna.9y'2 = 0 -> (X"V? + 3y')(x"'h . adalah persamaan dua garis khayal 3x' + 2i = 0 dan 3x' + 2i = 0 yang sejajar. yaitu bila irisan kerucut mempunyai baik suku kembar xy maupun bagian tinier.0.= 0. P2). dimana x' 0 dihitung dua kali. Kita pandang lagi persamaan (*) : f(x.3y') = 0 adalah persamaan dua garis lurus riil x".. jadi merupakan persamaan dua garis lurus riil yang berimpit. adalah persamaan 2 garis riil3x' + 2 0 dan 3x' .----~~I Contoh (8.h + 3y' 0 dan x".8) : Salah satu 1. = Contoh (8.2) 0.. 9x '2 . diperoleh : 352 .10) : Salah satu A *.y) allx2 + 2al2xy + a22y2 + 2a13x + 2a23Y + a33 = O.2 = 0 yang sejajar. kedua garis lurus hanya mempunyai sebuah titik riiI yaitu titik potongnya. adalah persamaan dua garis lurus khayal 2x' + iy' = 0 dan 2x' .2i) 0. A yang lain dan a33 sarna tandanya : 9X'2 + 4 0 --7 (3x' + 2i)(3x' . s" Contoh (8.2 0. a33 = O.

. Catatan (3) : Kalau pada persamaan (*) dilakukan penurunan (diferensial) parsial terhadap x dan y.... dimana a33' = f(Ph P2)' 353 .... kita peroleh persamaan sebagai berikut : allx....... Setelah bagian linier lenyap.....all(x' + PI) + 2adx' + PI)(Y' + pz) + azz(Y' + P2)2 + 2a13(x' + PI) + 2a23(Y' + P2) 11.............2 + 2al2x'y' + a22y'2 + a33' = 0........ berarti translasi tidak dapat kita lakukan (tak ada titik pusat)............... akan ekivalen dengan persamaan (***).. akan diperoleh satu garis pusat iris kerucut.... + a22y'2 + 2(allPI + al2P2 + a13)x' + 2(a12Pl + a22P2 + a23)Y' + allPl2 + 2al2P1P2 + a22P22 + 2a13PI + 2a23P2 + a33 0 = ............ maka kita tentukan O'(Ph P2) sedemikian rupa sehingga koefisien x' dan y' menjadi nol........ Dalam hal ini susunan persamaan (***) di atas mempunyai jawab bila rank al2 ~" a22 al~ " rank [a" al2 al2 a22 all al2 a23 al~ * 0 Bila rank = 2....2 + 2al2x'y..... persamaan pusat dapat pula ditulis..a33 = 0 atau allx....... sedangkan bilangan tetapnya adalah fungsi dari PI dan P2 yaitu f(Ph P2)' Karena maksud translasi tadi adalah melenyapkan bagian linier. kemudian mengganti x = PI dan y = pz.. dengan perkataan lain : a IIP I + a 12P2+ a i3 = 0 } al2PI + a22P2 + a23 = 0 (***) adalah persamaan pusat irisan kerucut tersebut.... (**) Jelas kelihatan bahwa bagian homogen kuadratis tidak berubah bentuk terhadap translasi ini............. Jadi..... determinan al21 a22 maka hanya diperoleh satu pusat (Ph P2)' Rank = I..... Kalau rank tidak sarna.......

bila : H berlainan tanda). bila : H :j.. S/H < 0 (karena untuk D > 0 dan S > 0 haruslah AI dan A2 > 0.2 S Persamaan .2 + HID = 0 all Kita ingat dari Bab 7 yang lalu bahwa persamaan +D = 0...Lalu kita lakukan kita peroleh : Alx.. D < 0 (karen a D < 0 berakibat 354 . dimana A = Catatan (4) : Dari persamaan (**).al2 = I all al2 al21 a22 : Al Menurut sifat akar persamaan kuadrat kalau tanda Al dan 1. 0.2sarna maka D Jadi irisan kerucut (a) Alx.2 + HID = 0 berbentuk Ellips. Ellips khayal.4)).2 Hiperbola. haruslah AI dan A2 < 0. S < 0. D > 0.. karakteristik adalah : A2 Maka : a33' = f(PI. bila D = () dan H = all al2 al3 al2 a22 a23 al3 a23 a33 dibuktikan.2akar-akar baru lagi X"O'Y" karakteristik dari + A2y.. maka untuk H > 0 juga ellips. + A2 = S dan AIA2 = D berarti : + A2y... dimana 2 = + a22· = alla22 . P2) = HID.2 + a33' = 0. D > 0 dan S/H > o.SA D + A2y. maka untuk H < 0 berbentuk ellips (lihat Contoh (8. AI dan 1. (b) (c) 0. Jadi H dan S harus berlainan tanda). :j. Silahkan menjadi : AIX. bila : H :j.2 > o. 0. atau D > 0..2 rotasi sehingga untuk sistem koordinat AI dan 1.

12) : Berbentuk apakah irisan kerucut ini : 16x2 + 24xy + 9y2 .Contoh (8. - _.4x + 12y . Jadi S/H < 0. D= I~ ~I Kalau rank = 6 > 0 dan S = all + a22 = 5.11) : Berbentuk apakah irisan kerucut ini : 2X2 + 3X2 . Syarat dapat kita tulis : D= all 1al2 al21 a22 = 0. yang berarti pula vektor-vektor kolorn [:::] bergantung linier (berkelipatan). kita peroleh suatu bentuk parabola. rnaka bentuknya ellips. ° 355 rnaka berbentuk parabola. E = 1 16 12 -10 20 1 = 440 :I._----- . rnaka persarnaan pusat : a I I P + a 12P2 + a 13 = + a22P2 + a23 = ill2PI °° } 1all al2 a13 a23 ndak rnernpunyai jawab. Pusat tidak ada. O.20 = O? H= 2 0 -2 0 3 6 -2 6 -20 =2 I! 6 -20 I I-~ ! I -2 = -204 :I. E = ! :t:. ° Contoh (8.20x + 40y =0 ? D= 1 16 12 1~1 = 0. tetapi [all] al2 dan [al3] a23 dan [:::] be bas linier. Catatan (5) : dan tidak sarna.

berimpit 0 bila F = = 0 356 .2- S = all + a22' Karena 0 = 0 maka S = 0 berakibat : all = -an SA = 0. atau Sex' + an'/S)2 + 2aD'(y' + c) = 0 dimana c = a33'/2a23" Baru kita tentukan translasi: x" = x ' + aJ3'/S y" y' + c = = } persamaan Judi persamaan menjadi : Sx"2 + 2a23'Y" 0 terhadap sistem X"O'Y". + a33 = 0 dimana a33' = a33 .:. yang mana bentuk derajat kedua tidak berarti lagi.Untuk mencari persamaan standar parabola kita lakukan rotasi terlebih dahulu ke sistem koordinat X'OY' yang vektor-vektor basisnya adalah vektor-vektor karakteristik yang saling tegak lurus dan panjangnya I.2 dan persamaan menjadi : Sx'2 + 2aJ3' + 2a23'Y' + a33 0 menurut sistem X'OY'. . berarti AI = S. 11.2 0. dimana 11. S = = AI -:.} . garis sejajar atau berimpit: -:. = Catatan (6) : Persamaan irisan kerucut akan berupa sepasang H garis lurus bila = all al2 au al2 a22 an al} a23 a33 = 0 Kedudukan D = I all dari sepasang al21 an garis lurus tersebut tergantung dari determinan al2 Bila 0 > 0 : sepasang D < 0 : sepasang D = 0 : sepasang Sejajar bila F garis khayal.:.al/ = 0 ~ a222 + al22 = 0 hanya terpenuhi untuk a22 = al2 (= all) = 0. Persamaan karakteristik : atau I. parabola berpuncak di 0' dan sumbu sirnetrisnya sumbu Y". garis berpotongan.aI3'2/S. karena 0 bila D = (-a22)(a22) . Selanjutnya sex' + an'l S)2 + 2a23Uo. Bagian homogen kuadratis berubah menjadi Sx.SA + 0 = 0.

357 ..6x + 3y + 2 = O.. kita masukkan g ke persamaan irisan kerucut tersebut. karena baris I dan 2 berkelipatan.(*) dan gnris P = Q adalah vektor arah dari g dan A parameter. Catatan (7) : Arah asimtosis dan asimtot. 0= I-~-~I 0 F= Jadi irisan kerucut berupa sepasang garis IUTUS yang sejajar.4xy + y2 . ellips tak ada arah asimtotis atau QTAQ = 0 dan berlaku pula (pTA + BT)Q = O. Parabola terdapat sebuah arah asimtotis riil.. DEFINISI: Arah asimtotis dari irisan kerucut (*) adalah suatu arah Q dengan sifat QTAQ = O. H= 4 -2 -3 -2 -3 11/2 11/2 2 = = 0. Kalau kita hendak memotongkan g pada irisan kerucut. Pandang persamaan irisan kerucut : yT AY + 2BTy + C turus g : Y = P + QA dimana = 0 . Bila irisan kerucut adalah : Hiperbola terdapat dua arah asimtotis riil yang berlainan..Contoh (8.13) : Berbentuk apakah irisan kerucut 4x2 . diperoleh : QT AQA2 + 2(pT A + BT)QA + pTAP + 2BTp + C =0 (***).

1] Titik pusat irisan kerucut : 4p.4x + 3y - Jawab: Karena Asimtot 4ql2 - H t:. [2. + 8p2 = + 3/2 = 2 0 0 } atau pusat : (_7/4.Catatan (8) : Untuk mencari asimtot. I]. asimtot melalui (_7/4. . . _3/2) dan berarah (_7/4' _3/2) dan berarah [1.8y = = 5 dan x + 7/4 Y+ 3/2 ~ 4x . kita tarik garis yang melalui titik pusat irisan kerucut dengan arah = arah asimtotis.2q2)(q. q2] = + 8q2 = 0 ~ (ql .q2) = 0 diperoleh dan q.14) : Carilah 11 = O.6P2 -6p. yaitu : q. _3/2). Jadi arah asimtotis adalah vektor-vektor [2. Kita cari arah-arah 12qlq2 asimtotis hiperbola.4y -I 358 . 1] atau : x + 2 7/4 = = Y + 3/2 ~ 4x . I].1] = 0~ [q" q2] = = 0~ 1l[1. serta yang satunya melalui Jadi. asimtot-asimtot dari irisan kerucut 4x2 - 12xy + 8y2 .2qz [q. .. Contoh (8. .q2 11[2. 0 dan D = -4 < 0 maka berbentuk ada 2 buah.1] dan [1.

P) = B"P ~ BTp + allPlx = O. Jadi (1) menjadi (pTA + BT)(y 0 ~ pTAY + BTy . Misalkan garis g : Y = P + QA adalah garis singgung pada irisan kerucut vr AY + 2BTy + C = 0 dan melalui P = [~~J ~--------------~o v Karena P pada irisan kerucut terpenuhi pTAP + 2BTp + C menjadi QTAQA2 + 2(pTA + BT)QA = O. (***) = 0 atau (pTA + (1) arah dari garis g adalah Q = Y .pTAP . = 0 rnelalui (-'/2. 0) pada irisan kerucut.10(0) = 0 atau 6x + 37y + 3 = O. Untuk mengingatnya kita ingat kaidah "membagi adil".15) : Gans singgung pada 6X2 .3xy + l Oy? + 3x .20y Dapat drselidiki liI2(0)x + li/2x (-'/2. 359 . 0). maka : 6(-1/2)x .Catatan (9) : Pandang persamaan (**) pada Catatan (7). Syarat garis singgung : Diskrirninan persamaan kuadrat BT)Q = 0 Vektor . Contob (8. Atau : + al2PlY + a12P2x + a22P2Y + al3(x + PI) + a23(Y + P2) + a33 = O.1'/2(-'/2)y + 1'/2(-'/2) l Oy .BTp = 0 ~ pTAY + BTy + pTAP + pTAY + BTy + BTp + C = pTAP + 2BTp + C ~ pTAY + BTy + C = 0 adalah persarnaan garis singgung pada titik p.P.

+ 2a22P2 + 2a2. y) : df/dX = 2al'x = + 2a'2Y + 2al3' dan df/dX = 2a'2x + 2a22Y + 2a23' dan Atau df/dp. 360 . = 2a12PI + 2a22P2 + 2a23' x = P2 2(pTA + BT) dP2) = (2AIIPI + 2a'2P2 + 2al3. df/dp2 Maka = (df/dX) x y 0 (df/dY) = PI = 2a11P' + 2a'2P2 + 2au y = P2 = p. Contoh (8. Catatan (10) : Garis kutub (polar).1) = (df/op.15 sebagai berikut : x = (I2x . 2a'2P.P2) = o.. Didefinisikan : garis dengan persamaan P" AY + BTy + BTp + C = 0 dimana P = sebagai garis kutub dari titik P terhadap [~~J = O. insan kerucut yT AY + 2BTB + C Titik P disebut titik kutub dari garis kutub tersebut.PI) + dfldP2(Y .20) x = _1/2 = -3 dan dfldP2 = y=O = -'/2 = -18'/2 - Jadi persamaan garis singgung : -3(x + '/2) 18'/2 = 0 atau 6x + 37y + 3 = O.Rumus lain: Pandang f(x. y) a33 = 0 = allx2 + 2al2xy + a22y2 + 2a13x + 2a23Y + Kita lakukan diferensial parsial pada f(x. Soal 8.3y + 3) y=O (-3x + 20y . df/ Jadi [df/dp" dfldp2] [x-p~ Y-P~ = 0 Jadi persamaan garis singgung dfldPI(X .16) : Kita dapat menyelesaikan dfldp.

361 . Demikian pula garis AD dan BC. Pada umurnnya terdapat empat titik potong. dapat dipandang sebagai irisan kerucut melalui A. C dan D. (2) Irisan kerucut yang menyinggung garis g = 0 di titik A serta melalui titik B dan C dapat dimisalkan gg2 + AgIg3 = O. Karena sepasang garis lurus dapat dipandang sebagai irisan kerucut. R terletak pada garis kutub dari Q. yang bersama mempunyai persamaan glg2 = 0. B.Beberapa sifat garis dan titik kutub : (1) Suatu garis kutub dari titik P memotong irisan kerucut di titik Q dan R maka garis singgung pada titik Q dan R akan berpotongan di titik P. Sepasang garis AB dan CD. Untuk A tertentu diperoleh suatu irisan kerucut yang melalui titik potong KI = 0 dan K2 = O. Catatan (11) : Berkas irisan kerucut : Irisan-irisan kerucut KI = 0 dan K2 = 0 mempunyai berkas K[ + AK2 = O. B. (2) Jika titik Q terletak di garis kutub dari R maka sebaliknya. maka : (1) Irisan kerucut melalui empat titik tertentu A. C dan D dapat dimisalkan mempunyai persamaan : glg3 +' Ag2g4 = O.

Tentukun suatu translasi sumbu koordinat yang mentransformasikan persarnaan 3:\2 .3)2 .2 merupakan persamaan suatu hiperbola.6y' + 9) + 33 . h dimisalkan : gh + Agl2 o.24y = 135 ke suatu bentuk standar (rnenghilangkan bagian linier).3.4y.4P22 + 6Pl + 24pz = 135. Maka haruslah 6Pl + 6 = 0 dan 8P2 .2 = 102.4(y2 .24 = 0 atau PI persamaan menjadi 3x'z .4y.3 = y' terdapat : 3X'2 .135 3(x + 1)2 .4y2 + 6x + 24y = 135 3(x2 + 2x + I) .24(y' + P2) = 135 --7 3X'2 .4y2 + 6x .24)y' + 3Plz .(3) lrisan kerucut menyinggung garis g = 0 di A.(8p2 . = 0 Gantilah x + 1 = x'. Penyelesaian Misalkan : translasi x kita lakukan Y maka: = = x' + PI y' + P2 3(x' + Plf .2 + (6pl + 6)x' . (*) Metode lain : = -1 dan P2 = 3.4(y' + P2)2 + 6(x' + PI) .4y. y . 3x2 . = =0 di titik B dapat h ::: 0 B.102 = o.17. 362 = 102 yang . SOAL-SOAL DAN PI£MECAHANNYA 8.4(y .

4 = 0 (ii) 3x2 + 4y2 . (iii) 2x2 + y2 = 1.6y2 = 30 ~ x2/6 . H-al2 a22 a23 al3 a23 a33 Serta S = all + a22.18. Suatu ellips khayal.y2/5 = I.yi. S/H > O. suatu ell ips.12x + 4y + 13 2 =0 (iii) x + 5y2 + 2x .19. periksa jenis-jenis irisan kerucut berikut : (i) 5x2 + 6xy + 5y2 ..J3)= 0. Penyelesaian (i) : 4x2 + 3y2 = 0 ~ (2x + yi-V3)(2x. (iii) D = I~ ~I =5 H= o 1 0 5 = 20:!.. jadi merupakan sepasang garis khayal (ii) 5x2 . hiperbola. 363 . (iii) 2x2 + y2 = 1 ~ x2/1/2 + y2/l = I.6y2 = 30.4x + 4y . garis-garis lurus tersebut khayal. : 3 5 I = 16 >0 H= 5 3 -2 3 5 -2 2 = -128 :!. (ii) 5x2 .8.20y + 25 = 0 Penyelesaian (i) D = I. = 12 >0 H= 3 0 -6 0 4 2 -6 2 13 =0 o Sepasang garis lurus dan karena D > 0. Jabarkan persarnaan-persamaan irisan kerucut berikut supaya diperoleh bentuk standarnya : (i) 4x2 + 3y2 = 0.0 2-4 S=5+5= (ii) D= I~ I 4 10 dan S/H > 0. Dengaan melihat kepada . 8. ell ips.0 -10 -10 25 S = 1 + 5 = 6.

g. / 32 yaitu = 2. -I/ = rank matriks lengkap : J] 3 _1/2/ 0 = -.32 = 0 (iii) SX2 + 6xy + Sy2 . (ii) Persamaan pusat : 3pI . Apabila kita hitung maka : 3 .15 = 0 ~ I2p I + 9p2 + 23 = 0~ = -23 Kita periksa dahulu apakah rank matriks koefisien lengkap : 16 [ 12 12 9 -23J = rank matriks Isl o 12 15 -341/4 J ternyata tidak. sebab kalau diselidiki irisan kerucut ini adalah sebuah parabola (parabola tak mempunyai pusat). Hal ini jelas.20.30x + 46y = 0 (ii) 3x2 .IOxy + 3y2 + X .Sp2 + 1/2 = 0 -SPI + 3P2 =0 ternyata rank matriks koefisien • -. 32 P2 = ---- / -5 /_~ 5 364 . jadi irisan kerucut tak mempunyai pusat.4x + 4y + 12 Penyelesaian (i) =0 : 16pI + 12p2 = 15 12p I + 9P2 Persamaan pusat : 16pI + 12p2 .--. Carilah pusat kerucut irisan berikut ini : (i) 16x2 + 24xy + 9y2 .

: = 5. a23 = 2. al3 = -2. 1 5 = -I 13 31 8. Irisan kerucut berbentuk ellips.21.(iii) Persamaan pusat : 5p + 3p . (v) Grafiknya. jadi S/H < O. al2 = 3. Maka dapat kita hitung. PI 3 5 _. : = 1-. 0 = all + a22 = 10. a33 = -4. Penyelesaian all (i) = O.4x + 4y . D= I~ .2 3p + 5p =0 +2=0 Jelas bahwa rank matriks koefisien == rank matriks lengkap : [. 13 5 = 1 dan P2 = 5 3 5 -.] 3 5 3 5 yaitu 2. (ii) Titik pusat. a22 = 5. I = 16 > 0 H = 5 3 --.2 S 3 5 2 -2 2 -4 = -128 7. 365 . (iii) Persamaan standar. (iv) Asimtot bila ada. Diketahui persamaan irisan kerucut : 5x2 + 6xy + 5y2 .4 Tentukan: (i) lenis irisan kerucut tersebut.

-1).y] ul Ll ] dan yang panjangnya = 1 adalah v = ['1. Az = 2 A2 . ~1 ~ ~ I = 1 dan P2 = ----:1~ I. + 5P2 + 2 = 0 kita tahu bahwa ellips pasti mempunyai titik pusat dan langsung kita selesaikan.lOA + 16 = 0 Maka persamaan standar irisan kerucut yang didapat setelah translasi dan rotasi adalah: AIX"2 + A2y"2 + HID 0 ~ 8X"2 + 2y"2 -128116 0 ~ x"2/1 + y"2/4 = 1 ellips dengan setengah sumbu pendek = 1 dan setengah sumbu panjang = 2. didapat: p.12] = 366 . Kita hitung vektor karakteristik yang bersangkutan dengan Al = 8 sebagai koordinat X"): (5 . sedangkan X'O'Y adalah translasi dari XOY.12. (iii) Persamaan karakteristik adalah: 5 -A 1 3 3I 5-A =0~ Al = 8. (iv) Ellips tidak mempunyai asimtot (arah asimtotis yang riil tidak ada) (v) Untuk menggambar grafiknya. 1 ~ I = -1 Jadi titik pusat (1.= --1 1-. + 3P2 .8)x + 3y 3x + (5 .8)y = = = =0} 0 cukup kita ambil salah satu: -3x + 3y = 0 atai x = u = fl ~ [x.2 =0 3p.'/. kita perlu mencari vektor-vektor karakteristik yang tegak lurus dan merupakan vektor-vektor basis dari susunan koordinat X"O"Y yaitu rotasi dari X'O'Y'.(ii) Persamaan pusat : 5p. -.

-1] fl fl[1.I] atau y = X .-1] '+ fl[-I. a33 = 8. 4 -12 12 -12 11 -11 12 -11 8 = 300 *.. Titik potong dengan sumbu X berarti y = O.l] dan [x.Untuk 1. 367 .y] = [1.4 =0~ XII = 2/5 fl 2/5"6 X Titik potong dengan sumbu Y: 2/5 ± 2/5--J6 = 0 ~ Sy + 4y . Soal yang sarna seperti (8.I] = 1 adalah w = [_1/-'/2.24xy + IIy2 + 24x .0 =-lOO<O.1/-'/2].2)x + 3y = 0 } 3x + (S . 8.22. 3x + (S . aI3 (i) D=I 4 -12 -121 11 = 12.y] = [1. dan yang panjangnya Baik pula bila kita mencari titik potong dengan sumbu koordinat X dan Y.2)y = 0 cukup kita ambil salah satu.4 = 0 JE Y12 = - Persamaan sumbu ellips ini adalah garis-garis melalui titik pusat (1.H Irisan kerucut berbentuk hiperbola. Sx2 - 4x .2= 2: (S .y] = fl[-I. Penyelesaian: all = 4. a23 = -1.1) dengan arah vektor-vektor karakteristik: yaitu [x.2 dan y = -x.21) tetapi untuk 4x2 . a22 = 11.22y + 8 = O. al2 = -12.2)y = 0 3x + 3y = 0 ~ y = -x = fl berarti [x.

..5y"Z = 0 ~ (2x" .11 = 0 Titik pusat (0. . 1 - 315 = 1.. dapat kita kerjakan sebagai berikut : Arah asimtot dicari 4qjZ .y" dan 2x" + y" = 0 ~ y" = -2x" = 0 ~ y" = 2x" Kedua asimtot ini relatif terhadap sistem koordinat baru X"O'Y".15A .(ii) Persamaan pusat: 4PI . atau "/20 (iv) Asimtot Y .. 1 - y. ._.y")(2x" + y") = 0 Jadi asimtot-asimtot 2x" .2 =0 3/ 5 3/20 ~ 20x"Z .. kita peroleh dengan mengganti konstanta 1 pada persamaan standar dengan 0. '!t X . yaitu : X .. Kalau kita ingin mencarinya relatif terhadap XOY.-. = 0 '\ AIX"z + Azy"2 + HID = 0 .)y ..100 = 0 ~ Al = 20 Az = -5 Jadi persamaan standar '"'I)'" ' ..12p2 + 12 = 0 } -12pI + l lp.24qjq2 + ~iq22 = 0 368 . 1) (iii) Persamaan standar : Persamaan karakteristik PI = 0 P2 = 1 4-A -12 12 -1 II-A = 0 ~ A2 .

12y = cukup diambil satu persamaan vektor karakteristik arah sumbu x").[I. I] +'J. = I ---7 V = [3/5.[II. melalui titik pusat (0. yJ = J.12y 0 ---7 [x.[-3.20)q. ---7q2 = 2q. y] = [0. x " " »: y Untuk 1. 22 ---7 [q.12y 0} -12x + (II . ---7 [q" q2] = J.l. y] = [0. (v) Untuk menggambar grafiknya.176q.20)x . 4J 4/5]) sebagai x" ~.l.20)y = 0 : -16x . .). 2] ---7 2x . -3].2 = -5 ---7 (4 + 5)x . I) dengan arah-arah asimtotis.l. 2] dan q2 = 2q. .12y = 0 . ' = -II . _3/5] (sebagai arah sumbu y").(q. kita cari dahulu vektor-vektor karakteristik yang merupakan basis dari sumbu baru. Untuk AI = 20. I] + u] 11.l.. J adi asimtot.-Y576q. y] J.---7 (4 . yang panjangnya = 0 ---7 [x. dan [-4 yang panjangnya = I ---7 W = [_4/5.l. :. 2] ---7 2x .2 .12x + (II + 5)y = 0 cukup diambil satu persamaan : 9x .[I.:.. 2 = 24q.1I1 2].II y ".y = -I dan [x.2 22 = (24 :.:. yaitu [x. q2] = J. = = 369 .

l[-I. I]. a23 = I.5A = 0. 2].3 = Cartesian.2y .15.15]' Jadi [x. pusat + 2P2 + 3 = 0 } + P2 . Al = 5. O. -I a33 = -3. al3 = 3. kita pilih panjangnya (4 . y] Untuk = 11[2.O)x + 2y 2x + (I . = 31 =-5 7: Irisan kerucut (ii) Persamaan adalah 4pI 2Pl parabola. D al2 1~ = 2. a23 = -I. f. (iii) Persamaan 4-A 1 matriks lengkap. (iv) Grafiknya.I = 0 7: rank rank matriks koefisien mempunyai pusat. yaitu = [Z/. 1/. irisan kerucut : 0) Jenis irisan kerucut.15. = = A2 = O. (iii) Persamaan standar.5)x + 2y 2x + (I . y] [-'/. (ii) Titik pusat. Penyelesaian all (i) Tentukan: : = 4.5)y =0 = 0 atau =0 =0 x 2y. Parabola tidak karakteristik 2 I : 2 I-A =0 ~ A2 . I.151. bila ada. O. Untuk Al = 5: (4 . kita pilih yang panjangnya = 370 .23.--------- - - - 9. Diketahui pada sistem koordinat 4x2 + 4xy + y2 + 6x .O)y "2 = 0: = atau 2x = -y = yaitu w Jadi [x. 2/.

.2y . 371 = .3 . Y2 . I] = x ' [2/.J5.3 = O. menjadi SX'2 + 2.2~5iy' + 2/.2. '21.. Titik potong dengan sumbu y: x= ---7 y2 2y .] + y. dimana : x " = (x ' + 1/. Sumbu simetris parabola adalah sumbu v". 1/2.~ = 0 } YI . kita tulis menjadi sex' + I/.jSy' . I ) (iv) Puncak parabola adalah 0'(0. yaitu parabola dengan parameter p 1/.jSy' Kernudian akan kita lakukan translasi.15.5) } (**) y" = (y' + 2/.J5x' .1/\1)y' } (*) Y = 1/.2.jSx' =0 . 1/.3. 0) terhadap X"O'Y".jS) terhadap X"O'Y". -I). Jadi (rurnus-rurnus x = 21. = x' x (0.15) Maka diperoleh 5x" . rotasi) : 21.y' Maka persarnaan irisan kerucut : 4x2 + 4xy + y2 + 6x . yl berlaku : u xi + yj = x 'v + y'w at au = = x[l.[-1/.Jika dilakukan rotasi ke X'OY' dimana surnbu-surnbu berimpit dengan v dan w maka untuk sebarang vektor u [x.J5X' + 21\<... atau x" = 2~5y".15 dan fokus P(O. OJ + y[O.1:..15) serta menggunakan (*) diperoleh (0.1:. dan kalau kita kembalikan terhadap XOY rnaka dari persarnaan (**) koordinat terhadap X'OY' adalah (-1/.1sf ..) = 0.2.j5y" = 0.-I. dan translasi ke X"O'Y"...J5J.4 = 0 ---7 5(x' + 1/~5)2 .

Penyelesaian : Kita dapat pergunakan berkas irisan kerucut melalui 4 titik A. DO. 0. Cari pesamaan parabola yang menyinggung (-2.2) 1 ::::: 0.)21)/4..2xy .I ::::: g4 .g2g4::::: atau x(x .2 ::::: (-3 '# .2y2 .24. g) : x . dan E(2. g2 : Y + x . + A. 0 2 . B( I. 0).25. 9. 0) serta melalui P(O. dan D : gl : x ::::: . 1).3 ::::: 0 0 } xl. 2). 1). B.1 + A(1 + 2 . O. 0 A(y + x . 8. 0) dan Q(O.1) + 0. 0). Tentukan persamaan irisan kerucut yang melalui 5 titik : A(O. C(O. 4 . 1) maka 2.Titik potong dengan sumbu x : y ::::: ---t 4x2 + 6x . Y ::::: berkas g. garis x + y + 2 ::::: di A 0 372 . C.X + 4y ::::: ---t A ::::: jadi irisan kerucut : x -2.2 ::::: 0 0.. 2).2)y ::::: karena melalui (2.g.

g Penyelesaian : gl: x .20 = O. g: x + y + 2 = O.4x + 12y . (iii) 3x = = 373 . 0 atau .y + 2 = 0. L-50AL LATIHAN 8 '.(6 + 4-V2)y = O. D = 0 dan E = * X2 + (1 . ~"~~fJ .Y + 2) 0 atau + A)XY .4x + 5 0.4y2 + 12x + 3y . D= I I 1/2(1 + A) 1/2(1 + A) '" '. (iv) 2X2 + 3y2 . Dengan suatu translasi sumbu koordinat : x = x' + PI> Y y' + P2 reduksikan persamaan-persamaan berikut ke bentuk standar dan tentukan jenis irisan kerucut tersebut.Ay2 + 2x + 2Ay = O.6. =0 (2 + 2-V2)xy + (3 + 2-V2)y2 + 2x .'.6y . g2: x = 0.2-V2)y2 + 2x + (___:6 + 4-v2)y dan Xl - .: -A Jelas ada 2 parabola X2 + (-2 + 2-V2)xy + (3 .4. 8. gambar pula grafiknya. SO. (i) y2 . Berkas gg2 + Aglg3 = 0 ~ X(X + Y + 2) + y(X .4 = 0.20y + 25 = 0 2 . Karena parabola.~ 'f. (ii) x2 + 5y2 + 2x . g3: y = 0.

0).2x . : 17x2 + 12xy + 8y2 . 0). -2) (I.2y + 3 = 0 .37. (Jawab : Ellips). 5).2y2 + 2x + Ily . irisan kerucut yang melalui titik-titik (1-1.14y + 7 6xy + y2 . I) : 374 .28 sampai 8. Tentukan persamaan garis singgung pada 4x2 . - = O. (Jawab : 7x + y 8. Berbentuk apakah irisan-irisan kerucut ini.24xy + 16y2 + 22x . xy . (Jawab : Parabola).IOxy + 3y2 + X . = 8. 8. I) (0.32 O. (1.6xy + 4y2 + 6x + 12y + 9 = 0 (iii) 9x2 . (1. (ii) (0. 1).28y + 7 = O. (Jawab : Ellips).31.27. -I).36. 9x2 . 8. (ii) xy + x . tentukan bentuk irisan kerucut berikut pula persamaan garis sumbunya dan grafiknya. (iv) 3x2 .15 0 pula bentuk yang = 8. (2.2x + 4y 3/4 = O. (Jawab : Parabola). 8. dan (I.0). -2). 4xy + 4y2 = 0. dan (2.64y .101 = O. (1. H.2). 8.xy . - - 8.35.r------------- .10 = O.3 = 0 di titik (0.46x .34. 8.4 = 0 di titik (1.29. cari (i) x2 (iii) 4lx2 memeriksa D.84xy + 76y2 168. (0. 1).xy + y2 .. Dengan ini. Carilah persamaan (i) (1. 1). (iii) (0. I) dan persamaan garis singgung pada 4x + 4xy + Y + 6x .I4y + 40 = 0 (iv) x2 . 8.6xy + y2 + 42x . 8.33.30.32.6xy + y'l + 2x + 2y + 1 = O.34 tentukan (i) Jenis irisan kerucut (ii) Pusat irisan kerucut (hila ada) (iii) Persamaan standar (iv) Asimtot-asimtot (hila ada) (v) Persamaan garis sumhu (vi) Grafiknya 8. 2). (Jawab : Hiperbola).2x + y . 0). x2 . (Jawab : Parabola). -2). x . 4x2 9x2 - 4xy + y2 . (-1. cari termudahnya : (i) x2 + 2xy + 2y2 + 2x + 2 = 0 (ri) x2 .28. = = Untuk soal 8. dan (-I. dan S.2y = 2).2y .46y + 9 = O. (Jawab : Hiperbola) 40x2 + 36xy + 2Sy2 + 8x .

(ii) 4x2 .1 di titik (-2. x2 . (iv) hiperbola. 375 .X + 4y = O. 8.4 2 .xy + y2 . 8.4x .4 0 dipotong oleh garis-garis x + Y 0 dan x + y . 0). (i) parabola. 1). Perhatikan bahwa keempat titik tersebut terletak pada suatu lingkaran. = = = = JAWABAN SOAL-50AL LATiHAN 8.2xy .2y2 . Tentukan persamaan parabola yang melalui (0. (iv) dua garis berpotongan). 8. (i) 8.3y2 .4y . 0) serta menyinggung garis y = -1 . (ii) dua garis berpotongan.2z 0. (iv) ellips. (iii) ellips.29. (iii) dua garis sejajar.26. (Jawab : xy .2xy + y2 .2x . (iii) hiperbola.4y -·2 0).2xy + y2 . garis sejajar.27. (Jawab : x2 + y2 . Cari persamaan lingkaran tersebut.3y . (i) 28x2 .37. (iii) x = = 0. (ii) ellips khayal.8.13y = 0).39. (i) dua garis kbayal.4 0 menurut 4 titik. (2.4x .38. (ii) hiperbola.

CONTOH PROGRAM MEMERiKSA JENIS IRISAN KERUCUT 10 20 ""SO 40' 50 60 70 80 90 100 110 120 130 140 150 160 170 180 190 200 210 220 230 240 250 260 270 280 290 300 310 320 330 340 eLS 8ab 8 'memenksa jenis irisan kerucut 'A11*XA2+2* 12*xy+A22*yA2*yA2+2* 13*x+2*A23*y+A33 A A INPUT"MASUKKAN NILAI A 11 :.".A12 INPUT"MASUKKAN NILAt A22 =".A33 H1 ::: A11*A22*A33 + A12"A23*A13 + A13*A12*A23 H2::: A13*A22*A13 + A11"A23*A23 .A12"A12*A33 H :... 0 THEN PRlNT"BERBENTUK SEPASANG GARIS BERIMPIT":GOTO 340 PRINr'SERBENTUK SEPASANG GARIS SEJAJAR":GOTO 340 ' PRINT"BERBENTUK SEPASANG GARlS NYATA BERPOTONGAN":GOTO 340 PRINT"BERBENTUK SEPASANG GARIS KHAYAL" END 'merighitung H ' 376 .A23 INPur'MASUKKAN NlLAl A33 =".H2 ' 0::: A11*A22 • A12*A12 PRtNT:IF H ::: 0 THEN 250 PRfNT"IRtSAN KERUCUT SEJATI" IF 0> 0 THEN 220 IF 0 < 0 THEN 210 PRlNr'SERBENTUK PARABOLA":GOTO 340 PRtNT"BERBENTUK HtPERBOLA":GOTO 340 PRfNT"BERBENTUK HIPERBOLA":GOTO 340 s= Af1 + A22 IF S/H <0 THEN PRINT"SERSENTUK EliPS NYATA":GOTO 340 PRINT"BERBENTUK ELIPS KHAYAL":GOTO 340 PRINT" GARIS LURUS" PRINT" GARIS LURUS" IF 0 > 0 THEN 330 IF 0 < 0 THEN 320 F::: A22"A33 .A13 INPur'MASUKKAN .A11 INPUT"MASUKKAN NILAI A12 :.A13 INPur'MASUKKAN NILAI A13 =". Hi .A23*A23 IF F ."...NlLAl A23 =".

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->