Artikel sejarah

Proses Perkembangan Hindu-Budha di Berbagai Daerah di Indonesia

Disusun oleh: Wulan purna

Hal tersebut disebabkan karena unsur Hindu-Budha melemah sedangkan unsur Indonesia kembali menonjol sehingga keberadaan ini menyebabkan munculnya sinkretisme (perpaduan dua atau lebih aliran). Roh nenek moyang dalam bentuk Meru Sang Hyang Widhi Wasa dalam agama Hindu sebagai manifestasi Ketuhanan Yang Maha Esa. dan Budha di kerajaan-kerajaan seperti Kutai. Kebudayaan Hindu-Budha yang masuk di Indonesia tidak diterima begitu saja melainkan melalui proses pengolahan dan penyesuaian dengan kondisi kehidupan masyarakat Indonesia tanpa menghilangkan unsur-unsur asli. Upacara Ngaben sebagai objek pariwisata dan sastra lebih banyak yang berasal dari Bali bukan lagi dari India. dan Majapahit. Periode Akhir (Abad XVI-sekarang) Pada periode ini. unsur Hindu-Budha lebih kuat dan lebih terasa serta menonjol sedang unsur/ ciri-ciri kebudayaan Indonesia terdesak. Terlihat dengan banyak ditemukannya patung-patung dewa Brahma. sedangkan unsur Hindu-Budha semakin surut karena perkembangan politik ekonomi di India. Akulturasi merupakan perpaduan 2 budaya dimana kedua unsur kebudayaan bertemu dapat hidup berdampingan dan saling mengisi serta tidak menghilangkan unsur-unsur asli dari kedua kebudayaan tersebut. Hal ini disebabkan karena: . Kediri. Hal ini terlihat pada peninggalan zaman kerajaaan Jawa Timur seperti Singasari. Di Jawa Timur lahir aliran Tantrayana yaitu suatu aliran religi yang merupakan sinkretisme antara kepercayaan Indonesia asli dengan agama Hindu-Budha. Di Bali kita dapat melihat bahwa Candi yang menjadi pura tidak hanya untuk memuja dewa.Perkembangan tradisi hindu-budha diindonesia Fakta tentang Proses Interaksi Masyarakat Indonesia sebagai daerah yang dilalui jalur perdagangan memungkinkan bagi para pedagang India untuk sungguh tinggal di kota pelabuhan-pelabuhan di Indonesia guna menunggu musim yang baik. Periode Awal (Abad V-XI M) Pada periode ini. AKULTURASI Masuknya budaya Hindu-Budha di Indonesia menyebabkan munculnya Akulturasi. Mereka pun melakukan interaksi dengan penduduk setempat di luar hubungan dagang. Periode Tengah (Abad XI-XVI M) Pada periode ini unsur Hindu-Budha dan Indonesia berimbang. 3. Tarumanegara dan Mataram Kuno. Candi bukan hanya rumah dewa tetapi juga makam leluhur. 2. unsur Indonesia lebih kuat dibandingkan dengan periode sebelumnya. Masuknya pengaruh budaya dan agama Hindu-Budha di Indonesia dapat dibedakan atas 3 periode sebagai berikut. Raja bukan sekedar pemimpin tetapi merupakan keturunan para dewa. Siwa. Wisnu. 1.

sebagian masyarakat Indonesia mulai mengenal budaya baca dan tulis. Masyarakat Indonesia telah memiliki dasar-dasar kebudayaan yang cukup tinggi sehingga masuknya kebudayaan asing ke Indonesia menambah perbendaharaan kebudayaan Indonesia. Sebab sebelumnya masyarakat Indonesia belum mengenal tulisan. Hal ini disebabkan karena masyarakat telah mengenal pelayaran dan perdagangan jauh sebelum masuknya pengaruh Hindu-Budha di Indonesia. Akulturasi tersebut merupakan hasil dari proses pengolahan kebudayaan asing sesuai dengan kebudayaan Indonesia. Kecakapan istimewa yang dimiliki bangsa Indonesia atau local genius merupakan kecakapan suatu bangsa untuk menerima unsur-unsur kebudayaan asing dan mengolah unsur-unsur tersebut sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. 2. Pengaruh kebudayaan Hindu hanya bersifat melengkapi kebudayaan yang telah ada di Indonesia. dan dipuja. Ekonomi Dalam ekonomi tidak begitu besar pengaruhnya pada masyarakat Indonesia. 3. Raja dianggap sebagai keturuanan dari dewa yang memiliki kekuatan. Hasil akulturasi tersebut tampak pada. Hal ini tampak dengan dikenalnya pembagian masyarakat atas kasta. Ketika pengaruh Hindu-Budha masuk maka berdiri Kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja yang berkuasa secara turun-temurun. Telah dikenal juga sistem pendidikan berasrama (ashram) dan didirikan sekolah-sekolah khusus untuk mempelajari agama Hindu-Budha. 2. Bukti pengaruh dalam pendidikan di Indonesia yaitu : Dengan digunakannya bahasa Sansekerta dan Huruf Pallawa dalam kehidupan sebagian masyarakat Indonesia. Telah mulai digunakan bahasa Kawi. Sistem pendidikan tersebut kemudian diadaptasi dan dikembangkan sebagai . Serta meninggalkan sistem pemerintahan kepala suku. Perpaduan budaya Hindu-Budha melahirkan akulturasi yang masih terpelihara sampai sekarang. 1. Namun dengan masuknya Hindu-Budha. 4. dihormati. Bidang Sosial Setelah masuknya agama Hindu terjadi perubahan dalam tatanan sosial masyarakat Indonesia. dan bahasa Bali Kuno yang merupakan turunan dari bahasa Sansekerta. bahasa Jawa Kuno.1. Bidang Pendidikan Masuknya Hindu-Budha juga mempengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia dalam bidang pendidikan. Bahasa tersebut terutama digunakan di kalangan pendeta dan bangsawan kerajaan. Sehingga memperkuat kedudukannya untuk memerintah wilayah kerajaan secara turun temurun. Sistem Pemerintahan Sebelum masuknya Hindu-Budha di Indonesia dikenal sistem pemerintahan oleh kepala suku yang dipilih karena memiliki kelebihan tertentu jika dibandingkan anggota kelompok lainnya.

7 hari. totemisme dalam keagamaan Hindu-Budha. serta masih banyak hal-hal yang dilakukan oleh masyarakat Jawa. 2 tahun dan 1000 hari. hanya jadi tempat pemujaan dewa tidak terdapat peti pripih dan abu jenazah ditanam di sekitar candi dalam bangunan stupa. Pengaruh Hindu Budha nampak pula pada berkembangnya ajaran budi pekerti berlandaskan ajaran agama Hindu-Budha. Contohnya candi Borobudur. Contoh : Di Jawa Timur berkembang aliran Tantrayana seperti yang dilakukan Kertanegara dari Singasari yang merupakan penjelmaaan Siwa. Telah terjadi semacam sinkritisme yaitu penyatuaan paham-paham lama seperti animisme. Pada candi disertai pula berbagai macam benda yang ikut dikubur yang disebut bekal kubur sehingga candi juga berfungsi sebagai makam bukan semata-mata sebagai rumah dewa. Pendidikan tersebut menekankan kasih sayang. Kepercayaan terhadap roh leluhur masih terwujud dalam upacara kematian dengan mengandakan kenduri 3 hari. bangsa Indonesia mengenal dan memiliki kepercayaan yaitu pemujaan terhadap roh nenek moyang (animisme dan dinamisme). 100 hari. kedamaian dan sikap saling menghargai sesama manusia mulai dikenal dan diamalkan oleh sebagian masyarakat Indonesia saat ini. Candi merupakan hasil bangunan zaman megalitikum yaitu bangunan punden berundak-undak yang mendapat pengaruh Hindu Budha. Sedangkan candi Budha. Masuknya agama Hindu-Budha mendorong masyarakat Indonesia mulai menganut agama Hindu-Budha walaupun tidak meninggalkan kepercayaan asli seperti pemujaan terhadap arwah nenek moyang dan dewa-dewa alam. Seni dan Budaya Pengaruh kesenian India terhadap kesenian Indonesia terlihat jelas pada bidang-bidang dibawah ini: Seni Bangunan Seni bangunan tampak pada bangunan candi sebagai wujud percampuran antara seni asli bangsa Indonesia dengan seni Hindu-Budha. Bukti lain tampak dengan lahirnya banyak karya sastra bermutu tinggi yang merupakan interpretasi kisah-kisah dalam budaya Hindu-Budha. dinamisme. . Kepercayaan Sebelum masuk pengaruh Hindu-Budha ke Indonesia. Contoh : • Empu Sedah dan Panuluh dengan karyanya Bharatayudha • Empu Kanwa dengan karyanya Arjuna Wiwaha • Empu Dharmaja dengan karyanya Smaradhana • Empu Prapanca dengan karyanya Negarakertagama • Empu Tantular dengan karyanya Sutasoma. 1 tahun. 6. Candi merupakan bentuk perwujudan akulturasi budaya bangsa Indonesia dengan India.sistem pendidikan yang banyak diterapkan di berbagai kerajaan di Indonesia. 40 hari. 5.

Bahasa Sansekerta banyak digunakan pada kitab-kitab kuno/Sastra India. Para ahli berpendapat bahwa isi sebenarnya merupakan perebutan kekuasaan dalam keluarga raja-raja Kediri. Wisnu. Periode Patung di Bali sudah banyakDi Bali relief yang mencolok Akhir menggambarkan makhluk-berupa candi-candi yang dibuat makhluk seram (demon) di tebing sungai merupakan makam raja seperti yang ada di Gunung Kawi (Tampak Siring) Seni Sastra dan Aksara Periode awal di Jawa Tengah pengaruh sastra Hindu cukup kuat. Perkembangannya menjadi aksara Jawa sekarang serta aksara Bali. Mengalami akulturasi dengan bahasa Jawa melahirkan bahasa Jawa Kuno dengan aksara Pallawa yang dimodifikasi sesuai dengan pengertian dan selera Jawa sehingga menjadi aksara Jawa Kuno dan Bali Kuno. Di kerajaan Sriwijaya huruf Pallawa berkembang menjadi huruf Nagari. Prasasti-prasasti yang ada ditulis dalam bahasa Sansekerta dan Huruf Pallawa. Periode tengah bangsa Indonesia mulai melakukan penyaduran atas karya India. Bidang Teknologi . kepercayaan memuja roh nenek moyang. Serta patung Budha berlanggam Amarawati di Sikending (Sulawesi Selatan). Patung dapat kita lihat pada penemuan patung Budha berlanggam Gandara di Bangun Kutai. Menunjukkan pada Siwa.Candi Panataran yang tidak Contoh Patung Tribuana sebagainaturalis melainkan bergaya Parwati/Kertanegara sebagaiwayang. Contohnya: Kitab Bharatayudha merupakan gubahan Mahabarata oleh Mpu Sedah dan Panuluh. Sedangkan relief Prambanan mengambarkan Ramayana dan Kresnayana. Siwa misalnya relief candi Borobudur menggambarkan kehidupan Sidharta Gautama. Selain patung terdapat pula relief-relief pada dinding candi seperti pada Candi Borobudur ditemukan relief cerita sang Budha serta suasana alam Indonesia. Periode Periode Awal Patung Relief Patung para dewa Hindu-BudhaBerciri Naturalis (alami) seperti Brahma. Isi ceritanya tentang peperangan selama 18 hari antara Pandawa melawan Kurawa.Seni Rupa Seni rupa tampak berupa patung dan relief. Periode Di Jawa Timur dibuat patungDi Jawa Timur unsur Indonesia Tengah raja-raja di Indonesia yangsemakin kuat tamapk pada relief merupakan titisan para dewa. 7.

Pengaruh Hindu-Budha terhadap perkembangan teknologi masyarakat Indonesia terlihat dalam bidang kemaritiman. Tercipta kalender dengan sebutan tahun Saka yang dimulai tahun 78 M (merupakan tahun Matahari. Tampak pada relief candi yang menggambarkan teknologi irigasi pada zaman Majapahit. bangunan dan pertanian. Selain itu. bangsa Indonesia yang awalnya baru dapat membuat sampan sebagai alat transportasi kemudian mulai dapat membuat perahu bercadik. dan teknik penulisan yang tinggi. tampak dengan adanya pengelolaan sistem irigasi yang baik mulai diperkenalkan dan berkembang pada zaman masuknya Hindu-Budha di Indonesia. Perpaduan antara pengetahuan dan teknologi dari India dengan Indonesia terlihat pula pada pembuatan dan pendirian bangunan candi baik candi dari agama Hindu maupun Budha. Selain itu terlihat dalam penulisan prasasti-prasastri pada batu-batu besar yang membutuhkan keahlian. Bangunan candi merupakan hasil karya ahli-ahli bangunan agama HinduBudha yang memiliki nilai budaya yang sangat tinggi. Ol The Castle Island Unbelievable Space Photos! This Is Not Photoshop! Where Did You Spend Your Vacation?! . Dalam bidang pertanian.Masyarakat Indonesia dari sebelum masuknya agama Hindu-Budha sebenarnya sudah memiliki budaya yang cukup tinggi. Hal ini terlihat dengan adanya : • Penggunaan tahun Saka di Indonesia. 8. pengetahuan. Sistem Kalender Diadopsi dari sistem kalender/penanggalan India. Pengetahuan dan perkenalan teknologi yang tinggi dilakukan secara turun-temurun dari satu generasi ke generasi selanjutnya. Dengan masuknya pengaruh budaya Hindu-Budha di Indonesia semakin mempertinggi teknologi yang sudah dimiliki bangsa Indonesia sebelumnya. Perkembangan kemaritiman terlihat dengan semakin banyaknya kota-kota pelabuhan. tahun Samsiah) pada waktu raja Kanishka I dinobatkan jumlah hari dalam 1 tahun ada 365 hari. ekspedisi pelayaran dan perdagangan antar negara.

. Masuknya pengaruh india ke Indonesia berjalan lancar dan berkembang dengan baik.. Kebudayaan india dengan Indonesia tidak jauh berbeda corak dan ragamnya.Who's The Better Mother? Cats And Puppies: They Make Our Life More Funny. Hubungan Indonesia-India yang telah terjalin berabad-abad membawa dampak sebagai berikut : Masuknya agama hindu-budha Masuknya bahasa sansekerta dan huruf palawa Munculnya kerajaan-kerajaan bercorak hindu-budha Munculnya nama berakhiran warman Wilayah perdagangan makin luas dan ramai Perkembangan feodalisme makin cepat Kemajuan kebudayaan asli lebih cepat terutama bidang agama. budha. Orang-orang india membawa barang dagangan seperti wangi-wangian. Hubungan Indonesia dengan india telah terjalin sejak abad pertama masehi. bahasa sansekerta. kayu gaharu. Masuknya kebudayaan india ke Indonesia makin memperkaya khazanah budaaya Indonesia. Sejalan dengan berkembangnya hubungan kedua Negara masuk pula agama dan kebudayaan India ke Indonesia seperti agama hindu. huruf palawa dan nama-nama berakhiran warama. Sementara dari Indonesia mereka membeli barang seperti kayu cendana. Hubungan ini mula-mula terjadi di bidang perdagangan dan berkembang ke bidang agama dan kebudayaan. Hal ini disebabkan adanya persamaan kebudaayaan antara india dengan Indonesia. mutiara dan permata untuk di jual di Indonesia. cengkeh dan lada.. tekstil. How To Travel To Magic Hotel Just Dubai Inside Rock Mountain PROSES MASUKNYA AGAMA DAN KEBUDAYAAN HINDU-BUDHA DI KEPULAUAN INDONESIA.

budha. Sejalan dengan berkembangnya hubungan kedua Negara masuk pula agama dan kebudayaan India ke Indonesia seperti agama hindu. Sementara dari Indonesia mereka membeli barang seperti kayu cendana. cengkeh dan lada. Hubungan Indonesia-India yang telah terjalin berabad-abad membawa dampak sebagai berikut : Masuknya agama hindu-budha Masuknya bahasa sansekerta dan huruf palawa Munculnya kerajaan-kerajaan bercorak hindu-budha Munculnya nama berakhiran warman Wilayah perdagangan makin luas dan ramai Perkembangan feodalisme makin cepat Kemajuan kebudayaan asli lebih cepat terutama bidang agama. huruf palawa dan nama-nama berakhiran warama. kayu gaharu. Orang-orang india membawa barang dagangan seperti wangi-wangian. Hubungan ini mula-mula terjadi di bidang perdagangan dan berkembang ke bidang agama dan kebudayaan. tekstil. Masuknya kebudayaan india ke Indonesia makin memperkaya khazanah budaaya Indonesia. Pada saat Indonesia musim hujan orang-orang india melakukan pelayaran dan perdagangan ke Indonesia dengan memanfaatkan angin muson. Masuknya pengaruh india ke Indonesia berjalan lancar dan berkembang dengan baik. Hal ini disebabkan adanya persamaan kebudaayaan antara india dengan Indonesia. Kebudayaan india dengan Indonesia tidak jauh berbeda corak dan ragamnya.Agama dan kebudayaan hindu-budha PROSES MASUKNYA AGAMA DAN KEBUDAYAAN HINDU-BUDHA DI KEPULAUAN INDONESIA. mutiara dan permata untuk di jual di Indonesia. Berkembangnya hubungan india-indonesia bukan bersifat kebetulan melainkan didorong oleh factor-faktor lain sebagai berikut : Iklim Iklim memiliki peranan yang cukup penting terhadap terjadinya hubungan Indonesia dengan india. Sesampainya di Indonesia para pedagang india mulai mengumpulkan barang-barang dagangan untuk . bahasa sansekerta. Hubungan Indonesia dengan india telah terjalin sejak abad pertama masehi.

Orang-orang Indonesia yang belajar di Nalanda dibuatkan asrama sebagai tempat tinggal mereka di india.dibawa pulang ke negaranya. Weda dibedakan menjadi empat himpunan sebagai berikut : Rigweda. berisi syair-syair pujian terhadap para dewa. Agama hindu mengenal kitab suci yang disebut Weda (pengetahuan tertinggi). Pada masa Balaputradewa (Sriwijaya) memiliki peranan yang sangat penting dalam pengembangan agama Budha. Mereka tidak mengalami kesulitan ketika menyebarkan agama sebab para pedagang india ini lama hidup ditengah-tengah masyarakat sambil menanti datangnya angin ke arah barat. tetapi sudah diberi tanda-tanda nada agar dapat dinyanyikan. Dengan demikian hubungan india dengan Indonesia sudah mulai melebar ke dalam bidang agama baik Agama hindu Agama hindu di india muncul sebagai akibat adanya perpaduan antara kepercayaan bangsa arya dan bangsa dravida. Hindu mengenal adanya pemujaan para dewa. . Samawesa. Selain berdagang. Karena lamanya tinggal di Indonesia para pedagang india ada yang menikah dengan penduduk pribumi dan memiliki keturunan di Indonesia. Hubungan kedua bangsa di bidang kepercayaan melahirkan kepercayaan baru yakni Hindu. Diantara ketiga dewa tersebut yang paling banyak di puja adalah dewa siwa (siwa mahadewa). Mereka tinggal di Indonesia biasanya sampai 6 bulan karena hasrat menunggu angin yang berganti arah ke barat india. Posisi semacam ini sangat menguntungkan Indonesia karena selalu terlibat dalam percaturan perdagangan internasional khususnya antara india-indonesia-china. Bangsa arya adalah bangsa pendatang dan bangsa dravida adalah bangsa asli india. Yajurweda. beridi syair-syair dari Rigweda. berisi mantra-mantra dan jampi-jampi untuk sihir dan ilmu gaib untuk mengusir musuh dan penyakit. Pengaruh Perguruan Tinggi Nalanda Perguruan Tinggi Nalanda di india memiliki daya tarik tersendiri bagi orang-orang Indonesia yang hendak belajar memperdalam agama budha. pedagang india juga aktif menyebarkan agama hindu maupun budha di Indonesia. Wisnu dan Siwa yang sering disebut trimurti. berisi doa-doa pengatar sesaji kepada para dewa yang diiringi penyajian Rigweda dan nyanyian Samaweda Atharwaweda. Letak Indonesia posisi Indonesia pada persimpangan jalan perdagangan internasional antara eropa dan asia. Diantara para dewa yang paling di puja adalah Brahma.

Teori Ksatria Teori ksatria didukung oleh Nehru dan majundar. dan Kasta Sudra (petani dan buruh kecil) Pembagian masyarakat menjadi empat kasta sebenarnya bukan dari ajaran Hindu. Teori ini dikemukakan oleh Van Leur. yakni : Kasta Brahmana (para pendeta) Kasta Ksatria (raja. Teori-Teori tentang Masuknya Agama Hindu di Indonesia Agama hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh orang-orang india. Mereka datang ke Indonesia untuk berdagang. Oleh karena itu para ahli menyimpulkan adanya beberapa teori tentang masuknya agama hindu ke Indonesia. namun disela-sela waktu berdagang mereka memanfaatkan untuk menyebarkan agama. Yakni : Teori Brahmana Menurut teori ini agama hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh golongan Bramana sebab hanya golongan inilah yang berhak mempelajari dan menyebarkan agama hindu. termasuk . Oleh karena itu diadakan pengelompokan berdasarkan status social mereka dalam masyarakat hindu maupun budha. Apalagi para pedagang india yang ada di Indonesia tidak hanya satu atau dua minggu tinggal di Indonesia melainkan sampai enam bulan sambil menunggu datangnya angin yang membawa mereka ke arah barat. sebab mestinya mereka ini tidak boleh meninggalkan tanah airnya. selama mereka tinggal di Indonesia mereka gunakan untuk menyebarkan agama di sela-sela kegitan perdagangan mereka. Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana golongan brahmana ini bisa sampai ke Indonesia. Yang menjadi pertanyaan dari golongan manakah mereka ini? Sebab di dalam hindu tidak semua orang bisa/boleh menyiarkan hindu. Teori Waysia Menurut teori ini agama hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh para pedagang india. Nah. melainkan upaya bangsa arya agar darah keturunannya tidak ternoda oleh keturunan bangsa Dravida. bangsawan dan prajurit) Kasta Waisya (pedagang dan buruh menengah). Menurut teori ini golongan ksatria india melakukan kolonisasi atau penaklukan-penaklukan di luar india.Sementara masyarakat hindu dibedakan menjadi 4 kasta.

social dan budaya di Indonesia. agama budha mulai berkembang abad 7M ditandai dengan berdirinya kerajaan sriwijaya. Kerajaankerajaan itu antara lain : Kerajaan Kutai Kerajaan kutai terletak di dekat sungai Mahakam Kalimantan Timur dan merupakan kerajaan hindu tertua di Indonesia. Kerajaan-kerajaan yang bercorak hindhu-budha Masuknya agama hindu dan budha membawa pengaruh besar bagi perubahan politik. Dari ke-4 teori ini yang mendekati kebenaran adalah teori Brahmana Teori Masuknya Agama Budha Agama Budha lebih terbuka sifatnya ketimbang agama Hindu. ekonomi. pendapat ini didasarkan pada penemuan patung Budha di Sempaga. Sebab mereka ini kelompok masyarakat india yang menjadi korban system kasta. Sulawesi Selatan abad 2M. Diperkirakan budha masuk ke Indonesia abab 2M. Namun karena kedudukan mereka dipandang sebagai golongan masyarakat bawah mereka tidak banyak mendapat kesempatan dalam pemerintahan. Artinya siapa saja bisa mengembangkan ajaran agama Budha tanpa harus memandang dari golongan mana mereka ini Agama Budha masuk ke Indonesia lebih awal ketimbang Hindu. termasuk Indonesia. Asmawarman punya anak bernama mulawarman. Raja terbersar kerajaan kutai. Pendiri kerajaan kutai adalah asmawarman putra dari kudungga yang dianggap sebagai perintis berdirinya kerajaan kutai. Golongan sudra merupakan golongan mayoritas. Teori Sudra Menurut teori ini kaum sudra meninggalkan negerinya karena ingin mencari penghidupan yang lebih baik di Negara lain. Mereka keluar india kemudian menyebarkan agama di daerah yang mereka singgahi. namun dalam perkembangannya agama budha terdesak oleh hindu yang baru masuk abad 4M. Di bidang politik masuknya hindu dan budha mendorong munculnya kerajaan-kerajaan yang bercorak hindu dan budha. Di daerah taklukan inilah mereka menyebarkan agama hindu. Nama mulawarman banyak disebut-sebut dalam prasasti kutai . Asmawarman adalah pendiri kerajaan kutai karena ia telah memeluk agama hindu.Indonesia. Teori ksatria disebut pula teori kolonisasi.

Agama hindu yang berkembang di kutai berasal dari india selatan Kerajan tarumanegara Kerajaan Hindu pertama berdiri adalah Tarumanegara-Jawa Barat. Buat peringatan kenduri inilah tugu batu didirikan pleh para brahmana”. yang seperti ansuman (dewa matahari) menumbuhkan keluarga yang sangat mulia.Prasasti jambu. menjadi tolomo sangat dimungkinkan. Untuk mengetahui keberadaan kerajaan tarumanegara kita dapat menggunakan sumber sebagai berikut : Berita china yang berbunyi : di sebelah tenggara cina ada sebuah kerajaan yang bernama tolomo. bahwa disitu banyak para brahmana.kaki yang mulia punawarman.Prasasti tugu.Prasasti kebon kopi. ini sesuai dengna berita Fa Hien yang pernah singgah di ye-po-ti (jawa) pada abad ke V. Kerajaan ini pernah mengirimkan utusannya ke cina tahun 528. mempunyai putra yang masyur. Sang asmawarman namanya. Yupa adalah tonggak batu yang fungsinya sebagai tugu peringatan dan tempat menambatkan hewan korban. Di kutai terdapat tempat pemujaan yang disebut waprakiswara yaitu tempat pemujaan trimurti. Sang asmawarman mempunyai tiga putra. pada abad 5M Kerajaan tarumanegara berdiri abad V masehi. seperti api (yang suci) tiga. kuat dan kuasa. Sementara dalam prasasti kebon kopi disebut- . sedangkan orang budha sedikit. Yang terkemuka diantara ketiga putra adalah sang mulawarman. Prasasti-prasasti diantara lain : Prasasti ciaruteun. raja yang gagah beradi di dunia”.karena beliau pernah mengadakan persembahan hewan kurban sebanyak 20. Dalam prasasti ciaruteun juga disebutkan “…. Pendirinya tidak diketahui secara jelas. Bukti-bukti yang memperkuat berdirinya kerajaan kutai adalah 7 buah prasasti yang tertulis pada yupa dengan menggunakan bahasa sansekerta dan huruf palawa. yang dimaksud tolomo disini adalah tarumanegara. Sumber tertulis berupa 7 buah prasasti yang menggunakan bahasa sansekerta dan huruf palawa. Prasasti-prasasti kutai itu antara lain berbunyi : “sang maharaja kudungga. Agama yang dianut tarumanegara adalah hinduisme. raja yang berperadapan baik. 538. raja di negeri taruma.000 ekor lembu kepada brahmana. namun bila menilik isi prasasti yang ditemukan disitu disebut-sebut nama seorang raja yang memperhatikan kesejahteraan rakyatnya yaitu punawarman (prasasti tugu). Sang mulawarman telah mengadakan kenduri (selamatan) emas amat banyak. Agama yang berkembang di kuatai adalah hindu syiwa. yang amat mulia. dan 666M.

Di negeri ini banyak pendeta belajar agama budha. Pendapat ini diperkuat dengan pendapat I-Tsing yang mengatakan bahwa daerah sriwijaya dilalui garis khatulistiwa. Guru agama budha di sriwijaya yang terkenal adalah Sakyakirti dan Dharmakirti. Kedudukan sriwijaya sebagai pusat perdagangan di asia tenggara sangat menguntungkan perkembangan agama budha di sriwijaya. Pada mulanya letak sriwijaya tidak di Palembang. Ketika panjalu/Kediri diperintah oleh jayabaya. Kerajaan sriwijaya adalah kerajaan maritim yang memperhatikan masalah kebudayaan. Kerajaan Sriwijaya Kerajaan sriwijaya berkembang sekitar abad 7 M. Kerajaan Kediri Sepeninggal airlangga 1049. Penguasa jenggala panji garasakan dengan penguasa panjalu samarawijaya. Sehingga akhirnya sriwijaya berhasil menjadikan kerajaanya sebagai pusat agama budha di asia tenggara. pendapat ini didasarkan adanya pemberian 1000 ekor lembu dari punawarman adalah hindu ciwa karena prasasti-prasasti tarumanegara menggunakan huruf palawa. Baru setelah berhasil meluaskan wilayahnya ibu kota sriwijaya pindah ke Palembang. Pendapat lain mengatakan agama hindu yang berkembang di tarumanegara adalah hindu brahma. apa yang pernah dikawatirkan itu benar-benar terjadi. yang pernah mengirimkan utusannya ke china abad 5 hingga pertengahan abad 6. Dengan demikian jawa timur tinggal ada satu kerajaan yaitu panjalu/Kediri. melainkan di Muara Takus atau minanga Tamwan yaitu daerah pertemuan antara sungai Kampar kanan dan Kampar kiri. Ada sebuah peninggalan yang berupa candi yang memperkuat keberadaan sriwijaya yaitu candi muara takus. Huruf palawa ini berasal dari india selatan demikian pula hindu ciwa yang terkuat dari selatan. Ini berarti hindu yang berkembang di kerajaan tarumanegara adalah hindu waisanawa. Daerah yang dimaksud adalah daerah pertemuan antara sungai Kampar kanan dengan Kampar kiri atau muara takus. Pendeta china yang akan belajar ke india dianjurkan belajar dahulu di sriwijaya selama 2 tahun di bawah bimbingan pendeta sakyakirti. Sumber-sumber yang memperkuat adanya kerajaan sriwijaya berupa : Sumber berita china yang menyebutkan di sebuah pulau di laut selayan (sumatera) ada Negara yang bernama Kan-to-li. Pendapat ini diperkuat oleh I-Tsing yang mengatakan negerinya dikelilingi oleh benteng-benteng.sebut telapak kaki gajah airawata yaitu gajah kendaraan dewa wisnu. Peristiwa pendudukan jenggala . Agama budha yang berkembang di siriwijaya adalah budha Mahayana. pendirinya adalah Dapunta Hyang (prasasti kedukan bukit). jenggala berhasil ditaklukan.

. sehingga dengan mudah singasari dikuasai musuh. Kertanegara wafat dan dimakamkan di candi jawi sebagai siswa budha. Para brahmana kemudian mencari perlindungan kepada ken arok yang waktu itu juga berselisih dengan kertajaya karena tidak mengakui ken arok sebagai akuwu tumapel. Raja Kediri terakhir adalah raja kertajaya (1185 – 1222). tahun 1222 ken arok berhasil mengalahkan kertajaya. Menurut para ahli dwa-ta-pan adalah bali Sumber sejarah kerajaan bali juga dapat diketahui dari sumber prasasti seperti prasasti berangka tahun 882 M (804 saka) yang berisi tentang pembuatan pertapaan di bukit kintamani. kertajaya dapat dikalahkan. Dalam pertempuran di Genter. Sementara pasukan singasaari sedang mengadakah ekspedisi pamalayu. maka naiklah ken arok menjadi raja singasari. Kerajaan Singasari Ken arok (1222-1227) Pendiri kerajaan singasari adalah ken arok dengan gelar Sri Ranggah Bathara sang amurwabhumi tahun 1222 M. seberlum menjadi raja ken arok adalah akuwu tumapel. Ken arok mendirikan dinasti baru dengan nama dinasti rajasa. Singasari runtuh karena serangan jayakatwang (raja kertanegara) tahun 1292. Ken arok wafat dan dimakamkan ke kagengan dalam bangunan suci siwa dan budha. Prasasti lainnya berangka tahun 896 M dan 911 M yang isisnya juga menyebut tempat suci dan menyebutkan istana raja yang terletak di singhamandawa tanpa menyebut rajanya. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh ken arok untuk memberontak . Pada tahun 1222 M ken arok dibantu para brahmana menyerang kertajaya di Kediri. Waktu itu kertanegara dan pembesar lainnya sedang mengadakan upacara keagamaan. Ken arok menjadi raja hanya 5 tahun karena dibunuh anak tirinya yaitu anusapati. karena para brahmana diperintah untuk menyembah kepadanya. Dengan kekalahan kertajaya maka berakhirlah riwayat kerajaan Kediri. Kerajaan Bali Untuk mengetahui perkembangan kerajaan bali dari sumber berupa berita cina yang mengatakan bahwa disebelah timur dari kerajaan Hling terdapat Dwa-ta-pan. Raja ini terlibat perselisihan dengan para brahmana.oleh Kediri dikisahkan dalam kitab baratayuda yang digubah oleh mpu sedah dan panuluh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful