Laporan Praktikum Iodometri

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ANALITIK IODOMETRI

Oleh : Nama NRP Kelompok Asisten : Dea Nugraha : 103020050 :C : Annisa Khaira Wikaningtyas

LABORATORIUM KIMIA ANALITIK JURUSAN TEKNOLOGI PANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG 2011

Laboratorium Kimia Analitik 2011 - 2012

Tujuan dari percobaan iodometri adalah untuk menentukan konsentrasi Na2S2O3 sebagai peniter dengan menggunakan larutan baku primer KIO 3 dan K2Cr2O7 serta menetukan konsentrasi larutan sampel. DAN METODE PERCOBAAN Bahan yang digunakan Bahan-bahan yang digunakan dalam percobaan iodometri yaitu Laboratorium Kimia Analitik 2011 . Kelebihan iodine dititrasi kembali dengan larutan tiosulfat. tembaga II. Prinsip pada percobaan iodometri berdasarkan reaksi reduksi dan oksidasi dari zat yang bereaksi dengan ion iodium yang larut dalam KI. Tujuan Percobaan Tujuan dari percobaan iodometri adalah untuk menentukan konsentrasi Na2S2O3 sebagai peniter dengan menggunakan larutan baku primer KIO3 dan K2Cr2O7 serta menetukan konsentrasi larutan sampel. Prinsip Percobaan Prinsip pada percobaan iodometri berdasarkan reaksi reduksi dan oksidasi dari zat yang bereaksi dengan ion iodium yang larut dalam KI. Banyak dari reaksi-reaksi ini memenuhi syarat untuk dipergunakan dalam analisi titrimetrik dan penerapan-penerapannya cukup banyak. 21 Oktober 2011. PENDAHULUAN Waktu Percobaan Waktu dan tempat pelaksanaan percobaan iodometri adalah pada hari Jumat.0652 N. kelebihan I2 dititrasi dengan Na2S2O3 dalam suasan asam. lantai 4 Gedung Jalak Harupat. Iodometri adalah analisa titrimetrik yang secara tidak langsung untuk zat yang bersifat reduksimetri seperti besi III.2012 . Reaksi Percobaan I2 + 2e 2I 2S2O62S4O62+ + 2e I2 + 2 S2O622I + S4O62+ ALAT. dilaboratorium Kimia Analitik. N Na2S2O3 0. menghasilkan kemungkinan banyak reaksi redoks.08 N. Percobaan iodometri dihitung dan didapatkan hasil gram sampel KIO3 0.315 gram. kelebihan I 2 dititrasi dengan Na2S2O3 dalam suasan asam. dimana zat ini akan mengoksidasi iodida yang ditambahkan membentuk iodin. BAHAN. Ion-ion dari berbagai unsur dapat hadir dalam kondisi oksidasi yang berbedabeda.Laporan Praktikum Iodometri IODOMETRI Oleh : Dea Nugraha 103020050 Intisari Reaksi-reaksi kimia yang melibatkan oksidasi reduksi dipergunakan secara luas oleh analisis titrimetrik. Iodin yang terbentuk akan ditentukn dengan menggunakan larutan baku tiosulfat sedangkan iodimetri adalah merupakan analisis titrimetri yang secara langsung digunakan untuk zat oksidimetri atau natrium tiosulfat dengan menggunakan larutan iodin atau dengan penambahan larutan baku berlebihan. dan N sampel 0.

KI padat. Alat yang digunakan Alat yang digunakan pada percobaan iodometri yaitu neraca.2012 . Na2S2O3. aquadest. KIO3. botol timbang. labu erlenmeyer. labu takar. pipet 10 ml.Laporan Praktikum Iodometri sampel. Laboratorium Kimia Analitik 2011 . statif dan klem. batang pengaduk. asam sulfat. buret. dan corong. dan amilum.

2000).1 N Titrasi ke 1 2 V.1 ml 8. kadang-kadang disebut iodometri. Setelah itu. Potensi yang normal reduksi dari sistem reversibel. Hasil Pengamatan Titrasi Na2S2O3 dengan KIO3 0.Laporan Praktikum Iodometri HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN Hasil Pengamatan Tabel 1. Meja 5) Tabel 2. reaksi terjadi menjelang akhir suatu titrasi iodida dengan agen pengoksidasi seperti natrium tiosulfat. awal 0 8.1 ml V.1 ml 16. Kemudian dipipet 10 ml lalu masukan kedalam labu erlenmeyer 250 ml lalu tambahkan 1 gram KI padat dan 5 ml asam sulfat. Oksidator + KI → I2 + 2e I2 + Na2 S2O3 → NaI + Na2S4O6 Iodimetri adalah merupakan analisis titrimetri yang secara langsung digunakan untuk zat Laboratorium Kimia Analitik 2011 .2012 . akhir 11.1 ml 11. Iodometri yaitu titrasi yang menggunakan larutan Na2S2O3 sebagai titran untuk mementukan kadar iodium yang bebas pada suatu reaksi redoks. Pembakuan Na2S2O3 Percobaan pembakuan Na2S2O3 dengan KIO3. lalu tambahkan 1 ml amilum hingga TAT biru hilang.1 ml 22. dimana zat ini akan mengoksidasi iodida yang ditambahkan membentuk iodin. mula-mula timbang KIO3 sebanyak 0. Metode titrasi iodometri langsung. dilarutkan dengan 100 ml aquades dalam labu takar hingga 100 ml sampai homogen.3 ml (Sumber : Dea Nugraha. Meja 5) Pembahasan 1. Hasil Pengamatan Sampel S dengan Na2S2O3 Titrasi ke 1 2 V. Setelah itu. dititrasi dengan larutan Na2S2O3 hingga kuning jerami.2 ml (Sumber : Dea Nugraha.1 ml V. I2 + 2e 2IPersamaan ini mengacu pada larutan jenuh dihadapan yodium padat. awal 0 11. mengacu pada titrasi dengan larutan standar iodin yang dibebaskan dalam reaksi kimia. tembaga II.3 ml V. pemakaian 11. ketika konsentrasi ion iodida menjadi relatif rendah. Iodin yang terbentuk akan ditentukan dengan menggunakan larutan baku tiosulfat (Annisa.362 gram. Iodometri adalah analisa titrasi yang secara tidak langsung untuk zat yang bersifat reduksimetri seperti besi III. 2011). Awal atau dalam titrasi iodometri kebanyakan adanya kelebihan ion yodium terbentuk (Mendham. pemakaian 8. akhir 8.4 ml V.

Banyak pereaksi oksidasi kuat dapat dianalisa dengan penambahan kalium iodida berlebih dan dengan titrasi iodium yang dibebaskan karena banyak pereaksi oksidasi yang memerlukan larutan berasam untuk reaksi dengan iodida. Kekuatan reduksi yang dimiliki oleh beberapa dari subtansi ini tergantung pada kosentrasi ion hidrogen.2012 . atau senyawa kimia. sulfit. Amilosa memberikan sifat keras (pera) sedangkan amilopektin menyebabkan sifat lengket.+ H2O dan dalam asam tinggi amilum akan terhidrolisis dan I. antimony (III). Penjelasan untuk gejala ini belum pernah bisa tuntas dijelaskan (Anonim. 2011). sulfida. dan ferosianida. Iodometri termasuk kedalam titrasi asam lemah. dan reaksi iodin baru dapat dianalisis secara kuantitatif. timah (II). Amilosa memberikan warna ungu pekat pada tes iodin sedangkan amilopektin tidak bereaksi. tawar dan tidak berbau. basa lemah dan netral karena dalam pH tinggi I2 (iodin) mengalami disporposionasi menjadi tipe IO3. dalam komposisi yang berbedabeda. berwujud bubuk putih. amilosa dan amilopektin . Perbedaan Iodometri dan Iodimetri. Beberapa indikator yang digunakan dalam titrasi volumetri biasa mengunakan bahan kimia.Laporan Praktikum Iodometri oksidimetri atau natrium tiosulfat dengan menggunakan larutan iodin atau dengan penambahan larutan baku berlebihan. 2011). Reduktor + I2 → 2INa2S2O3 + I2 → NaI +Na2S4O6 Pemberian asam berlebih (H2SO4) akan menyebabkan gangguan TAT dan warna biru cepat hilang menjelang TAT karena terbentuk kembali I2 yang bebas.(iodida) yang dihasilkan dapat diubah menjadi I2 dan dengan oksigen pada suasana asam titrasinya akan terganggu. Hewan dan manusia juga menjadikan pati sebagai sumber energi yang penting. natrium tiosulfat biasanya digunakan sebagai titran. arsenic (III). Pati tersusun dari dua macam karbohidrat. Pati atau amilum adalah karbohidrat kompleks yang mempunyai kelarutan yang kecil dalam air. Pencegahan pada larutan yang dititrasi ditambahkan NaH(CO)3 yang dalam suasana asam menghasilkan gas CO2.(iodat) dengan reaksi I2 + OHIO2. jika Iodometri penambahan Indikator (amilum) saat menjelang TAT sehingga menghilangkan warna biru sedangkan Iodimetri penambahan indikator pada awal melakukan titrasi sehingga warna biru sulit hilang karena amilum bereaksi dengan I2. Namun ada salah satu indikakor yang tidak menggunakan senyawa kimia atau bahan kimia yaitu indikator amilum Laboratorium Kimia Analitik 2011 . Misalnya ion iodida dioksidasi oleh oksigen dari reaksi : 4H+ + 4I. Pati merupakan bahan utama yang dihasikan oleh tumbuhan untuk menyimpan kelebihan glukosa (sebagai produk fotosintesis) dalam jangka panjang. Kelebihan iodine dititrasi kembali dengan larutan tiosulfat (Annisa. Bebarapa tindakan pencegahan harus diambil dalam menangani larutan kalium iodida menghindari kesalahan.+ O2 2I2 + 2H2O Subtansi-subtansi penting yang cukup kuat sebagai unsurunsur yang dititrasi langsung dengan iodin adalah tiosulfat.

Belerang ini akan menyebabkan kekeruhan. Ketidakstabilan larutan iod disebabkan oleh: (1) penguapan iod. Contoh : amilum. dan difenilamin serta turunan krisodin (Khopkar. Cara pembuatan indikator amilum yaitu : . iod tidak dapat bereaksi terlalu sempurna. Oksidasi tiosulfat oleh udara Laboratorium Kimia Analitik 2011 . yaitu indikator yang bereaksi hanya dengan salah satu komponen yang berhubungan dalam titrasi. Mencegah amilum agar tidak rusak dengan cara menimpan pada suhu rendah atau dingin. Terdapat dua jenis indikator redoks : a. Juga harus dihindarkan kontak dengan bahan organik maupun gas mereduksi seperti SO2 dan H2S. gabus dan bahan organik lain yang mungkin masuk dalam larutan lewat debu dan asap. dan proses metaboliknya akan mengakibatkan pembentukkan ion sulfit dan sulfat juga belerang koloidal. KI mudah menguap. Contoh : fenantrolin.2012 . oksidasi ini dipercepat oleh cahaya dan panas. trifenilmetana. disimpan dalam keadaan tertutup dan menambahkan zat pengawet. Fungsi KI padat adalah membantu KIO3 untuk mengoksidasi II2. Indikator spesifik. Reaksi antara lain dengan mengatur pH atau menambahkan bahan pengompleksan. Yodium adalah agen pengoksidasi cukup kuat dan dapat digunakan untuk titrasi pereduksi. Maka larutan hendaknya disimpan dalam botol berwarna gelap ditempat sejuk. Larutan natrium tiosulfat tidak stabil dalam waktu lama. Indikator redoks asli. Sebagai oksidator lemah. KSCN b. Biasanya air yang digunakan untuk menyiapkan larutan tiosulfat didihkan agar steril. melainkan harus distandarkan terhadap suatu standar primer. dan sering ditambahkan boraks atau natrium karbonat sebagai pengawet. Amilum atau pati atau kanji (dalam bahasa inggris = Starch) biasa digunakan dalam titrasi volumetri diantaranya iodometri dan bromometri. 2008). Garam ini lazimnya digunakan sebagai pentahidrat. Bakteri yang memakan belerang akhirnya masuk kedalam larutan itu. 2003). Larutan ini tidak boleh distandarkan berdasarkan penimbangan langsung. yaitu indikator yang peka terhadap potensial sistem. Di sisi lain. (2) reaksi iod dengan karet. ion iodida adalah agen mengurangi iringan dan berfungsi sebagai dasar menetukan oksidator kuat (Gary. Larutan natrium tiosulfat adalah larutan standar yang biasa digunakan dalam kebanyakan proses iodometri. Bila timbul kekeruhan larutan harus dibuang.Laporan Praktikum Iodometri (indikator kanji). jadi pada saat menambahkan KI padat sebaiknya Erlenmeyer ditutup dengan Kaca Arloji.Timbang 500 mg pati atau amilum (lebih baik yang pro analisis) larutkan dalam dalam 100 ml aquades lalu didihkan beberapa menit. Indikator ini harus dibuat baru atau dibuat pada saat akan digunakan (tidak bisa disimpan lebih dari 1 x 24 jam). Setelah itu dinginkan. lalu saring dengan kertas saring. dan (3) oksidasi udara pada pH rendah.

annisanfushie. Khopkar. Saran Saran yang ingin penulis sampaikan yaitu agar praktikan lebih teliti dalam pengukuran volume larutan dan dalam melakukan perhitungan karena apabila konsentrasinya berlebih akan mempengaruhi hasil akhir dari percobaan ini. (2011). Aplikasi iodometri yaitu dalam pembuatan viatmin C. Analytical Chemistry. dan N sampel 0. Cristian. Tetapi runutan tembaga yang kadang–kadang terdapat dalam air suling akan mengkatalisis oksidasi oleh udara ini. (2000).Laporan Praktikum Iodometri berlangsung lambat. Fushie. 2. Penentuan Konsentrasi Sampel Percobaan pada penentuan konsentrasi sampel.315 gram. http://medicafarma. Setelah itu. Kemudian I2 yang terbentuk dan sebanding dengan konsentrasi SeS2 tersebut dititrasi dengan Natrium Thio Sulfat dan indikator kanji hingga didapatkan titik akhir hilangnya warna biru menjadi warna larutan (Wahyudi. Reaksi antara iod dan tiosulfat jauh lebih cepat dari pada reaksi penguraian (Underwood.wordpress. Textbook of Quantitative Chemical Laboratorium Kimia Analitik 2011 . asal larutan diaduk dengan baik. lalu tambahkan 1 ml amilum hingga TAT biru hilang.(2011). Accesses : 27 Oktober 2011.co m. Penetuan kadar CaO dalam semen dan batu bata sangat penting untuk mengontrol kualitasnya. (2008). Gery. dititrasi dengan larutan Na2S2O3 hingga kuning jerami. Iodometri dan Iodimetri. Tiosulfat diuraikan dalam larutan asam dengan membentuk belerang sebagai endapan mirip susu. Accesses : 26 Oktober 2011. Reaksi ni berjalan lambat dan tidak akan terjadi apabila tiosulfat dititrasi kedalam larutan iod yang asam. 1983). UI-Press : Jakarta.0652 N. 2011). (2003). N Na2S2O3 0. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Percobaan iodometri dihitung dan didapatkan hasil gram sampel KIO3 0. (Hal : 60-61) Mendham.. Selenat akan mengoksidasi ion I- menjadi I2. D.blogspot. Iodometri dan Iodimetri.com. J. Selain itu. Konsep Dasar Kimia Analitik.08 N. mula-mula sampel dipipet 10 ml lalu masukan kedalam labu erlenmeyer 250 ml lalu tambahkan 1 gram KI padat dan 5 ml asam sulfat. dan dalam penetuan kadar gula infersi. Anonim. DAFTAR PUSTAKA Annisa. untuk mengetahui kandungan CaO dalam semen dan batu bata menurunkan kualitasnya sehingga digunakan prinsip iodometri untuk menetukan kandungan kapur (CaO) dama semen dan batu bata. Analisis suatu kadar SeS2 berdasarkan titrasi oksidasireduksi dengan perlakuan peroksidasi terlebih dahulu oleh larutan HNO3 dan pembasaan suasana dengan penambahan urea sehingga pada akhirnya SeS2 akan teroksidasi menjadi selenat SeO42-.2012 . Washington of University..

http://www. Laboratorium Kimia Analitik 2011 . (2011). (Hal : 297. London. A. of Underwood.org. R. 298). L dan Day. Erlangga.chemis-try. Analisis Kimia Kualitatif. A. Jakarta. Edisi Keenam. Wahyudi.2012 . Iodometri dan Iodimetri. Accesses : 27 Oktober 2011.Laporan Praktikum Iodometri Analysis. University Greenwich. (1983).

(1983). Wahyudi. Selenat akan mengoksidasi ion I. Laboratorium Kimia Analitik 2011 . Gery. 298). J. (Hal : 297. Accesses : 26 Oktober 2011. Kemudian I2 yang terbentuk dan sebanding dengan konsentrasi SeS2 tersebut dititrasi dengan Natrium Thio Sulfat dan indikator kanji hingga didapatkan titik akhir hilangnya warna biru menjadi warna larutan (Wahyudi. DAFTAR PUSTAKA Annisa. http://w ww. (2011).org. Accesses : 27 Oktober 2011. D. UIPress : Jakarta..com.315 gram. Iodomet ri dan Iodimet ri. Erlangga . Washing ton of Universi ty. (2000).wo rdpress.menjadi I2. Iodomet ri dan Iodimet ri.Laporan Praktikum Iodometri oleh larutan HNO3 dan pembasaan suasana dengan penambahan urea sehingga pada akhirnya SeS2 akan teroksidasi menjadi selenat SeO42-. 2011). KESIMPUL AN DAN SARAN Kesimpulan Percobaa n iodometri dihitung dan didapatkan hasil gram sampel KIO3 0. Analytic al Chemist ry. (2008). (2011). annisanf ushie.. A.blogsp ot. N Na2S2O3 0. Accesses : 27 Oktober 2011. Khopkar. Iodomet ri dan Iodimet ri. Anonim. Textboo k of Quantit ative Chemic al Analysis . London. L dan Day.che m-istry. Cristian. http://me dicafarm a. Jakarta. Konsep Dasar Kimia Analitik . Universi ty of Greenwi ch. A. R. Edisi Keenam. Analisis Kimia Kualitat if.08 N.c om. Underwood. (2003). (Hal : 60-61) Mendham. (2011). dan N sampel 0.0652 N.2012 . Fushie. Saran Saran yang ingin penulis sampaikan yaitu agar praktikan lebih teliti dalam pengukuran volume larutan dan dalam melakukan perhitungan karena apabila konsentrasinya berlebih akan mempengaruhi hasil akhir dari percobaan ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful