EVALUASI DIRI

UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
2008

EVALUASI DIRI
UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG 2008

Dr. Prof. berbagai upaya pembenahan perlu senantiasa dilakukan untuk menjamin terselenggaranya peran yang lebih nyata di tengah perubahan jaman dan tuntutan masyarakat yang berubah cepat. UB telah berkembang menjadi universitas dengan reputasi nasional dan internasional. fakultas dan unit kerja di lingkungan UB tengah menghadapi situasi yang kompleks. kualitas institusi. 1 tanggal 5 Januari 1963. keberadaan UB tidak saja bermanfaat bagi Kota Malang yang dikenal sebagai kota pendidikan. sekaligus menjadikan Perguruan Tinggi mampu memberikan kontribusi dalam penciptaan national competitiveness. Malang. Perbaikan dan penataan diri harus terus dipacu agar keinginan untuk membangun dan mengembangkan seluruh komunitas UB dapat segera tercapai sesuai dengan sasaran yang diinginkan.SAMBUTAN REKTOR Universitas Brawijaya (UB) adalah perguruan tinggi negeri yang terletak di Kota Malang. menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada segenap pihak yang telah terlibat dalam persiapan dokumen evaluasi diri sebagai pendukung Akreditasi Institusi. Pertama. 1 Nopember 2008 Rektor. Peningkatan kapasitas dan kemampuan manajerial pada semua tingkatan perlu dipantau dan dievaluasi untuk terus diperbaiki dalam upaya meningkatkan kualitas UB dalam menata masa depan melalui evaluasi diri yang lebih komprehensif dan efektif. dan akuntabilitas yang tinggi. akuntabilitas. seperti kapasitas perencanaan. kompetisi pendidikan tinggi yang semakin ketat di tengah arus globalisasi. Yogi Sugito Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | i . Saya juga sangat menghargai partisipasi segenap elemen universitas dan dukungan mereka dalam mengembangkan institusi ini. Disadari bahwa pada saat ini dan di masa yang akan datang. dengan status sebagai universitas negeri melalui Ketetapan Menteri Pendidikan No. responsibilitas sosial serta keberlanjutan organisasi menunjukkan adanya kemampuan organisasi yang sangat baik untuk tetap terus menjalankan misi dan menggapai visinya. Evaluasi diri secara menyeluruh sampai tataran subsistem organisasi atas dasar isuisu strategis di bidang manajemen. tetapi juga bagi propinsi Jawa Timur maupun negara Indonesia. efisiensi. Secara pribadi saya.Ir. universitas. transparansi. Namun demikian. Sebagai penyelenggara pendidikan tinggi. adanya tuntutan stakeholders akan kualitas. Ketiga. Kedua. cita-cita pemerintah untuk menjadikan perguruan tinggi sebagai kekuatan moral dalam pembangunan mendorong transformasi menuju tercapainya cita-cita bangsa. Selama jangka waktu 46 tahun.

.................. I DAFTAR ISI..........................................14 Pengabdian Kepada Masyarakat.........................................................................................................................................4 Bidang Penunjang Penyelenggaraan Universitas Brawijaya............2 Misi ......................................................................................................................................................................6 BAB II EVALUASI PROGRAM AKADEMIK DAN SISTEM PENJAMINAN MUTU.......................1 Sejarah ...............................................................................................................................................4 Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat...................................................8 Penelitian.........................................2 Rencana Strategis...............................................................3 Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan.........................................4 Bidang Penelitian..................................................................................................................... 8 Program Akademik.................................................................................VII BAB I LATAR BELAKANG........................... V PELAKSANAAN EVALUASI DIRI............................16 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | ii .DAFTAR ISI SAMBUTAN REKTOR.........................................2 Visi ..............................................................4 Persiapan Otonomi PT.....................................................................................................................................................................................................................3 Bidang Organisasi dan Manajemen.............................................................4 Bidang Kerjasama Institusional......................................................................................4 Beberapa Upaya Peningkatan Kinerja dan Prestasi UB .................................II RANGKUMAN....1 Nilai dan Sikap Dasar ...................................................................................................

................................................................................17 BAB III EVALUASI KINERJA MANAJEMEN PERGURUAN TINGGI...............................21 Keuangan................Sistem Penjaminan Mutu..........................................................................................................................................................................................44 BAB V INDIKATOR KINERJA.........................................................33 BAB IV PENCAPAIAN DAN PERMASALAHAN................................................51 LAMPIRAN TABEL......91 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | iii ...............................................................................................................................................................................................29 Sarana dan Prasarana......................56 LAMPIRAN GAMBAR............25 Fasilitas......21 Sumber Daya Manusia (SDM)........................................

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | iv .

Bagaimanapun juga. dan lainnya. dan (v) Indikator Kinerja. dan informasi tentang upaya peningkatan kinerja dan prestasi UB yang menjelaskan antara lain persiapan otonomi UB. Sekarang. (iii) Proses Internal. UB berada pada posisi agresif dengan pengertian kekuatan yang tinggi dapat mengatasi kelemahan internal UB. penelitian. Kemudian diikuti dengan informasi utama hasil evaluasi yang meliputi (i) Bidang Akademik dan Penjaminan Mutu.92%. tetapi juga untuk kepentingan pengembangan UB menuju Entrepreneurial University dan World Class University sebagai perwujudan dari visi dan misi UB. misi. I-MHERE. UB telah menempatkan diri sebagai suatu universitas yang telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. sedangkan sampai dengan tahun 2007 mengalami peningkatan sebesar 326. Hasil evaluasi bidang akademik dan penjaminan mutu sudah menunjukkan ragaan yang sangat baik dalam proses pendidikan. dan pengabdian kepada masyarakat. baik dalam pengembangan Entreprenurial University maupun dalam upaya menjadi suatu universitas peringkat atas dalam World Class University.8% dari total PNBP. rencana strategis).1). UB telah menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan pendanaan dari dana hibah kompetisi. Penyajian diawali dengan informasi dasar (sejarah UB. (ii) Evaluasi Kinerja Manajemen Perguruan Tinggi. Berdasarkan penilaian indikator ragaan kunci atau KPI (Key Performance Indicator). Hasil evaluasi disajikan secara sistematis dengan harapan informasi yang disajikan mengalir secara lancar. UB mempunyai modal pada posisi agresif untuk perkembangan selanjutnya. Nilai dan Sikap Dasar. visi. selain untuk memenuhi kepentingan AIPT (Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi).64%. (iii) Pencapaian dan Permasalahan. Hasil evaluasi kinerja manajemen menunjukkan antara lain bahwa porsi PNBP menunjukkan kecenderungan peningkatan dari tahun 2003 ke tahun 2004 sebesar 122. dan peluang yang tinggi dapat mengatasi ancaman ekternal UB. Karena itu evaluasi diri pada kesempatan ini dilakukan secara komprehensif. Selanjutnya akan membawa pada pemilihan indikator kinerja (KPI) yang disajikan pada bagian akhir yang dapat dibagi dua yaitu KPI upaya (input) yang mencakup proses/program (Tabel 5. Hal ini menjadi suatu potensi dari UB dalam penggalangan dana masyarakat meskipun porsi PNBP-Akademik (yang dipungut dari mahasiswa) rata-rata masih 60. Hal ini menjadi sangat penting dengan perubahan dunia yang pesat belakanganan ini yang memberikan peluang dan tantangan.RANGKUMAN Universitas Brawijaya (UB) terus melakukan evaluasi diri secara periodik untuk mempelajari kemajuan yang telah dicapai dan kendala yang dihadapi untuk membuat rencana pengembangan selanjutnya secara tepat. Ini tentu memerlukan kerja keras dan komitmen dari semua warga UB Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | v . Hasil evaluasi Pencapaian dan Permasalan dengan metode BSC dengan arahan dari strategi pengembangan otonomi UB menunjukkan posisi UB yang sangat baik. untuk meningkatkan kompetensi lulusan serta untuk mencapai peringkat yang lebih tinggi dalam World Class University yang baru-baru ini menempatkan UB pada posisi 500+ THES QS World University Rankings (versi Time Higher Education Suplement) bersama-sama 7 perguruan tinggi di Indonesia. Analisis evaluasi diri dibuat secara komprehensif dengan penerapan metode BSC (Balanced Scorecard) khususnya dalam pemetaan posisi UB berdasarkan faktor internal dan eksternal. seperti A3. TPSDP. dan (iv) Inovasi (Learning & Growth). (ii) Perspektif Stakeholders. Secara keseluruhan. Kenyataan ini ditunjukkan dari hasil penilaian parameter pemetaan yang terdiri dari (i) Perspektif Keuangan. Kerja keras tentu saja diperlukan untuk pengembangan selanjutnya khususnya dalam penerapan blended learning dan peningkatan publikasi internasional dari hasil penelitian. Momentum dalam perjalanan panjang UB selama lebih dari 45 tahun sejak ditetapkan sebagai universitas negeri pada 5 Januari 1963. dan KPI luaran (output). INHERENT.

Dukungan pemerintah yang diharapkan pada tahap awal berhubungan dengan perubahan status pengelolaan UB menjadi organisasi otonom. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | vi . yang telah mendapatkan persetujuan Mendiknas.serta dukungan dari masyarakat khususnya pemerintah. yang sudah disetujui oleh Dirjen Dikti dan Badan Layanan Umum. dalam hal ini menjadi Badan Hukum Pendidikan.

terdiri atas unsur BAPSI. Indikatorindikator kinerja ditentukan dengan melihat tingkat kepentingan indikator. usulan BLU. unsur mahasiswa dan external stakeholders (alumni dan mitra kerja). antara lain: usulan menjadi BHMN. SWOT Analysis dan dikembangkan dengan mengacu pada berbagai isu strategis dan isu utama yang menjadi perhatian dalam pengembangan universitas dan untuk peningkatan kualitas. BAU. Program Kerja Rektor. serta berbagai pengajuan pendanaan kompetitif untuk pengembangan institusi seperti I-MHERE. Disamping itu. Proses evaluasi diri dilakukan dengan kegiatan pengumpulan data terkonsolidasi dan DSS (Decision Support System). Dengan demikian evaluasi diri yang merupakan kegiatan rutin sejak tahun 2002 di bawah koordinasi Pembantu Rektor-I dapat dilakukan secara komprehensif. dan kepada pihak-pihak penyandang dana lain baik swasta maupun pemerintah. data lain didapatkan dari berbagai sumber yang tersedia di dalam kampus. BAAK ditambah beberapa dosen yang berasal dari beberapa fakultas. serta berbagai kegiatan yang terkait dengan pengembangan institusi.PELAKSANAAN EVALUASI DIRI Pelaksanaan evaluasi diri (ED) merupakan bagian dari sistem tata kelola di UB. Target-target capain dilakukan dengan perkiraan atas perkembangan dan perencanaan yang ada serta mengacu kepada Rencana Strategis (Renstra) universitas dan hasil monevnya setelah satu tahun terimplementasi. ED dilakukan oleh tim yang bekerja secara profesional. TPSDP. di dalam dan di luar negeri. yang juga dilampirkan dalam dokumen portofolio AIPT. JBIC. Evaluasi diri dipakai sebagai pertimbangan dalam Renstra. pimpinan unit kerja lain. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | vii . baik yang tersedia dalam berbagai dokumen maupun hasil survai. Analisis dilakukan dengan metode Balanced Scorecard (BSC). PHK Institusi.

Saat ini UB memiliki cita-cita (visi) ingin menjadi universitas kelas dunia. Berbagai upaya untuk mewujudkan visinya telah membuahkan hasil antara lain bekerjasama dengan berbagai pihak. Untuk mempersiapkan diri menjadi universitas negeri. Fakultas Peternakan UB bekerjasama dengan Louisiana State University USA dan pemerintah Kabupaten Pasuruan. Dua fakultas tambahan tersebut adalah Fakultas Ketatanegaraan dan Ketataniagaan (saat ini menjadi Fakultas Ilmu Administrasi) serta Fakultas Pertanian. Kegiatan kerjasama ini didanai oleh USAID. baik akademik.BAB I LATAR BELAKANG Sejarah Universitas Brawijaya (UB) adalah lembaga pendidikan tinggi negeri yang terletak di kota Malang. bioteknologi dan teknologi pertanian bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di Thailand dan Jepang dengan dana berasal dari Departemen Pendidikan Nasional. dan 4 program Doube Degree. 1 tanggal 5 Januari 1963. Sedangkan pada program pendidikan profesi terdapat 8 program dokter spesialis-I (Sp-1). Pada tahun 1963. Kerjasama dengan Keio University di Jepang telah berhasil dikembangkan sistem pembelajaran dengan cara distance learning melalui satelit. pada tahun 1961 jumlah fakultas ditambah menjadi empat fakultas. Kerjasama UB dengan University of Kentucky telah berangsung sejak tahun lalu sampai tahun 2009 dalam rangka mempersiapkan kelas internasional. Hal ini menunjukkan hasil kerja penyelenggaraan universitas yang sangat baik. yaitu Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan (saat ini menjadi Fakultas Peternakan) dan Fakultas Teknik. 22 program studi strata 2 (S2) dan 10 program strata tiga (S3). Dengan demikian baik di forum nasional maupun internasional UB sudah memiliki reputasi yang memadai. Pada program akademik terdapat 44 program studi strata satu (S-1). serta program vokasi 2 program diploma tiga (D-III). Sejarah universitas tersebut menunjukkan perkembangan yang dapat ditafsirkan sebagai perubahan yang merupakan respon universitas terhadap tuntutan masyarakat. Fakultas yang didirikan setelah berstatus sebagai universitas negeri adalah. Fakultas Kedokteran (1974). dan UGM bekerjasama dengan perguruan tinggi di Jepang mulai tahun akademik 2006/2007 oleh BAPPENAS ditunjuk untuk menyelenggarakan double degree program Business Administration. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 1 . Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (1994). Sejak tahun 2007 UB menyelenggarakan double degree di bidang ilmu peternakan. serta ditunjuknya UB oleh Ditjen Dikti bersama-sama 7 PTN di Indonesia yang terletak di ibukota propinsi sebagai Simpul Daerah di bidang Teknologi Informasi Pendidikan Tinggi. yang berarti harus mampu mempersiapkan diri terhadap medan persaingan dalam skala yang lebih luas. Fakultas Perikanan (1982). Selain itu. Bekerjasama dengan International Center for Agroforestry (ICRAF) dan lembaga lembaga penelitian di luar negeri. perikanan. Fakultas Pertanian melakukan berbagai aktivitas penanganan agroforestry baik di tingkat nasional maupun internasional. Pada saat ini UB memiliki 11 fakultas dan 1 program yang melaksanakan program pendidikan. Kegiatan semacam ini berdampak keluar antara lain diadopsi oleh SEAMOLEC untuk pengembangan sistem pembelajaran tingkat Asia. Fakultas Teknologi Pertanian (1998) dan Fakultas Ilmu Sosial (2008).Ternyata aktivitas ini berdampak secara nasional sehingga UB dipercaya oleh Kementrian Riset dan Teknologi sebagai koordinator Riset Unggulan Nasional (RUSNAS) di bidang ternak sapi. memperoleh bantuan dana hibah untuk menghasilkan sapi potong yang dagingnya berkualitas setara daging sapi Brahman. Didirikan pada tahun 1957 sebagai lembaga pendidikan tinggi swasta dengan dua fakultas yaitu Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi sebelum diubah statusnya menjadi Universitas Negeri melalui Ketetapan Menteri Pendidikan No. ITB. jumlah fakultas bertambah dua lagi. profesi maupun vokasi. Jawa Timur. Fakultas Ilmu Administrasi bersama-sama UI.

UUD 1945 serta hakikat penyelenggaraan pendidikan tinggi yang dilandasi “Ilmu amaliah. b. dinamis serta efisien Kepeloporan. kemandirian. akuntabel dan mampu meningkatkan kesejahteraan dan daya saing bangsa Visi Menjadi universitas unggul yang berstandar internasional dan mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui proses pendidikan. d. Misi a. penelitian. Saat ini usulan UB sudah mendapatkan persetujuan Mendiknas melalui surat No 147/MPN/KU/2008 tanggal 6 Oktober 2008 dan telah diterima oleh Menkeu untuk diproses lebih lanjut. kreativitas. menunjukkan semakin tingginya tingkat kesulitan dalam menyelenggarakan universitas. Persetujuan Senat UB untuk menjadi lembaga yang otonom telah diberikan pada 11 Desember 2004. kearifan dan pengabdian terbaik Keunggulan. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 2 . c. b. inovatif. Setelah melalui proses yang cukup lama akhirnya keluar surat dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. dan bertanggung jawab Keterbukaan. f. keadilan. Pada dasarnya. kejujuran. maka melalui Rapat Pleno Senat pada 17 Maret 2008. Menyelenggarakan proses pendidikan agar peserta didik menjadi manusia yang berkemampuan akademik dan/atau professional yang berkualitas serta berjiwa entrepreneur. Membangkitkan kekuatan moral dan kesadaran tentang keberadaan penciptaan alam oleh Tuhan YME dan sadar bahwa setiap kehidupan mempunyai hak untuk dihargai. transparan. usulan ini merupakan upaya UB memperoleh status hukum sebagai Badan yang lebih otonom khususnya dalam pengelolaan keuangannya. berwawasan nasional dan global Aktualisasi nilai-nilai filosofis Pancasila. g. Perubahan kinerja organisasi akan dapat berjalan dengan baik apabila organisasi tersebut memiliki otonomi dalam pengelolaannya. Namun demikian karena permasalahan Perundangan tentang BHMN yang tidak kunjung selesai.Perubahan tatanan masyarakat yang disertai dengan perubahan keperluan jenis layanan pendidikan yang sangat intensif serta tuntutan terhadap penyelenggaran pendidikan yang berkualitas. Ketuhanan Etika. e. 4022/D/T/2007 tanggal 29 Nopember 2007 bahwa usulan UB menjadi BHMN sudah memenuhi syarat dan akan diproses lebih lanjut menunggu terbitnya Undang Undang Badan Hukum Pendidikan. menetapkan UB untuk membuat usulan menjadi Badan Layanan Umum (BLU) yang telah memliki dasar hukum yang lebih jelas. Semua ini mengharuskan adanya respon perubahan kinerja organisasi sesuai dengan tuntutan saat ini. dan pengabdian kepada masyarakat. manusiawi. moral. Dalam rangka mempersiapkan diri menjadi sebuah perguruan tinggi yang otonom pada tanggal 6–7 Februari 2006 diselenggarakan Sarasehan UB Menatap Masa Depan. Nilai dan Sikap Dasar Dalam melaksanakan kegiatannya sivitas akademika wajib menjunjung tinggi dan mengamalkan nilai-nilai: a. Mengacu pada prinsip-prinsip organisasi yang sehat dan otonom melalui programprogram yang berkelanjutan. Amal ilmiah”.

Dalam rangka mensejajarkan dirinya di tingkat internasional dan mewujudkan peran perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa. cita-cita pemerintah untuk menjadikan Lembaga Pendidikan Tinggi sebagai kekuatan moral dalam mendorong transformasi menuju tercapainya cita-cita bangsa. Penyusunan dokumen Renstra UB adalah suatu upaya untuk memperoleh gambaran dari suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 5 (lima) tahun dengan memperhitungkan potensi. Analisis lingkungan menunjukkan bahwa UB dalam strateginya dapat menempuh jalan agresif. Berikut adalah garis besar rincian Rencana Strategis yang berupa langkah-langkah strategis yang digolongkan dalam enam bidang garapan: Bidang Organisasi dan Manajemen (1) (2) Pengembangan Otonomi Pengelolaan Penyehatan Organisasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 3 . dan akuntabilitas yang tinggi. pemberdayaan masyarakat. penyebarluasan hasil penelitian.c. Untuk itulah pembenahan internal manajemen dirasakan sangat mendesak dan merupakan bagian yang diprioritaskan untuk dibenahi dalam kurun waktu 2-3 tahun ke depan. Rapat pleno Senat UB mengesahkan Renstra UB 2006-2011 pada tanggal 16 Desember 2006 setelah melalui beberapa kali revisi. Salah satu yang dapat dilakukan adalah perubahan menuju fleksibilitas pengelolaan keuangan dengan menonjolkan produktivitas. Dengan demikian. adanya tuntutan stakeholders akan kualitas. prestasi dosen. Artinya. pengembangan ilmu dan teknologi. Pembenahan pengelolaan dan modernisasi fasilitas pendidikan terus diupayakan untuk mewujudkan visi dan misi UB. Hal ini dimungkinkan dengan perubahan status pengelolaan UB menjadi Badan Layanan Umum. Dokumen ini akan menjadi arah pengelolaan dan pengembangan UB dalam kurun 5 tahun mendatang. Peran UB dalam kancah nasional dan internasional juga sangat membanggakan. Rencana Strategis Rencana Strategis lima tahun untuk pengembangan universitas mulai tahun 2006 sampai 2011 (RENSTRA 2006-2011) merupakan hasil kerja tim yang diketuai oleh Pembantu Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama (PR IV). teknologi. Ketiga. Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa. Pertama. peluang dan kendala yang ada atau mungkin timbul. prestasi di bidang penelitian. diharapkan UB dapat menjadi salah satu universitas negeri dari Indonesia yang bertaraf dunia dan benar-benar dapat membantu pembangunan bangsa melalui lulusan yang berkualitas dan berjiwa entrepreneur serta IPTEK baru yang bermanfaat bagi pembangunan. transparansi. baik dari prestasi mahasiswa. kompetisi pendidikan tinggi yang semakin ketat di tengah arus globalisasi. UB telah mencanangkan menjadi entrepreneurial university berstandar internasional pada tahun 2007 yang lalu. prestasi di bidang kerjasama internasional. serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional. sekaligus menjadikan Lembaga Perguruan Tinggi yang mampu memberikan kontribusi dalam penciptaan national competitiveness.dengan anggota wakil wakil dari Lembaga. Pimpinan Fakultas. Disadari bahwa pada saat ini dan di masa berikutnya. Tantangan. dan efektivitas. Kedua. prestasi lulusan dan alumni. Berbagai prestasi telah diraih. maupun prestasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi. humaniora dan seni. peluang dan perubahan dalam tatanan masyarakat serta lingkungan secara umum merupakan faktor yang selalu diperhitungkan dalam penyusunan Rencana Strategis tersebut. diperlukan pembenahan pengelolaan UB guna mendukung strategi yang akan dijalankan guna memenangkan persaingan di tingkat global. serta perannya dalam menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas. universitas. Senat UB. fakultas dan unit kerja di lingkungan universitas tengah menghadapi situasi yang kompleks. Melakukan pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan. efisiensi. dalam era mendatang. misalnya dalam pengembangan ilmu dan teknologi.

dan selalu seuai dengan tuntutan atau kebutuhan stakeholders. Peningkatan Kerjasama dengan Institusi Pemerintah dan Swasta (2). dan sistematis dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini anggaran UB telah naik dua kali lipat. penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Fakultas Kedokteran UB telah diakreditasi oleh Pemerintah Malaysia bersama sama 11 PTN di Indonesia untuk dapat Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 4 . serta pengguna hasil penelitian dan pengabdian masyarakat. Berbagai kerjasama yang dijalin dengan lembaga di luar negeri menyebabkan banyaknya aktivitas yang berskala internasional. 190 Milyar pada tahun 2005 menjadi Rp. Meskipun demikian. peningkatan pelayanan prima juga membutuhkan fleksibilitas pengelolaan keuangan. cepat. yang dibutuhkan agar UB mampu menghadapi dinamika persaingan yang cepat. Selain itu. Prestasi dan Soft Skill Mahasiswa Peningkatan Peran Alumni Bidang Penelitian Peningkatan Sinergi Riset dibawah Payung Penelitian Pemanfaatan Hasil Penelitian untuk Pemenuhan Kebutuhan Industri dan Masyarakat melalui Inkubator Bisnis (3) Peningkatan Publikasi Ilmiah bertaraf Internasional (4) Pengembangan Manajemen Penelitian (5) Meningkatkan Pendapatan Institusi Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (1). pengguna lulusan. baik ditingkat nasional maupun internasional. pelayanan prima juga senantiasa diwujudkan melalui penyediaan layanan akademik dan administratif yang berkualitas. Muara dari pelayanan prima ini adalah kepuasan stakeholders UB yang meliputi mahasiswa.Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan (1) (2) (3) (1) (2) Pengembangan Pendidikan bertaraf internasional Peningkatan Kesejahteraan. Selain diwujudkan dalam penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Pendanaan pemerintah yang terbatas bagi perguruan tinggi telah menyebabkan perguruan tinggi harus lebih kreatif dan sekaligus mengembangkan perencanaan strategis yang realistis. UB sebagai universitas yang terbesar di kota Malang tentu menjadi harapan utama untuk mendukung realisasi kota Malang sebagai kota pendidikan bertaraf internasional. Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat (2). Kerja sama tersebut meliputi baik di bidang pendidikan. Peningkatan Kerjasama Masyarakat untuk Pendidikan dan Penelitian Bidang Kerjasama Institusional (1). logis. dosen. disadari bahwa kualitas pelayanan prima terutama di era global ini membutuhkan pendanaan yang tinggi. Hal ini dapat terwujud antara lain karena prestasi UB. Bidang Penunjang Penyelenggaraan Universitas Brawijaya (1) (2) (3) (4) (5) (6) Tertib Administrasi dan Peningkatan Mutu Layanan Peningkatan Pengelolaan Anggaran dan Aset Pengembangan kuantitas dan kualitas SDM Peningkatan Jumlah dan Mutu Sarana dan Prasarana Peningkatan Kesejahteraan Dosen dan Tenaga Administrasi Peningkatan Keamanan. Internasionalisasi. Di bidang pendidikan. Kenyamanan. dari Rp. karyawan. dan Keindahan Kampus Beberapa Upaya Peningkatan Kinerja dan Prestasi UB Mewujudkan pelayanan prima merupakan tekad UB sebagai Center of Excellent. 362 Milyar pada tahun 2007.

menerima mahasiwa Malaysia untuk belajar Ilmu Kedokteran.brawijaya. Jepang atas sponsor JBIC.id) memperoleh peringkat ke-3 di bawah ITB dan UGM (berdasarkan penilaian Ditjen Dikti berdasarkan Keputusan Dirjen Dikti dalam surat nomor 3373/D/T/2006 tentang pemenang Website. Mulai tahun 2007 telah dijalin kerjasama dengan University of Kentucky untuk mempersiapkan kurikulum yang berstandar internasional. Selain itu juga ada alokasi pendanaan untuk kegiatan training. tertanggal 4 September 2006). Berikut adalah beberapa contoh keberhasilan sivitas akademika yang diukur dengan tercapainya berbagai prestasi nasional dan internasional: a. Selain itu. Website UB (www. UB bekerja-sama dengan Universitas Waseda di Jepang dengan sponsor Japan Bank for International Cooperation (JBIC) mengembangkan program pendidikan enterpreneurship untuk perguruan tinggi level ASEAN. Untuk mengembangkan pendidikan entrepreneurship. Berbagai program kegiatan tersebut menunjukkan aktivitas UB yang nyata dalam beberapa tahun terakhir yang dapat menjadi modal bagi pengembangan universitas selanjutnya. dipandang sebagai bagian awal dari rintisan kerjasama institusi.ac. UB dipercaya oleh Badan Litbang Depdiknas menjadi koordinator pengembangan inkubator bisnis untuk acuan pengembangan program inkubator bisnis bagi 22 PTN. c. Dengan demikian kerjasama-kerjasama yang bersifat institusional ini dapat memberikan benefit atau keuntungan yang nyata pada institusi. Diharapkan di masa mendatang dari propinsi Jawa Timur akan dihasilkan sapi potong yang kualitas dagingnya setara dengan daging sapi Brahman dari USA. dan menjadikannya bagian dari praktek baik sivitas akademika yang akan ditindak-lanjuti dan diformalisasikan sebagai kegiatan institusi untuk memperbesar dampaknya bagi kinerja institusi. sebagai upaya termasuk mengalokasikan dana yang cukup besar untuk meningkatkan kinerja universitas telah dilakukan agar dapat meningkatkan daya saing. Beberapa kerjasama non-institusional khususnya yang dilakukan oleh masing-masing dosen secara individu. dan buku teks. Program Double Degree bekerjasama dengan beberapa universitas terkemuka di Thailand. Sebelumnya. e. bekerjasama dengan Internasional Center For Research on Agroforestry (ICRAF) Fakultas Pertanian UB menangani permasalahan Agroforestry baik di Indonesia maupun di dunia internasional. Selain itu. UB juga telah menganggarkan bantuan dana bagi dosen yang mempresentasikan hasil-hasil penelitiannya dalam seminar internasional baik di dalam negeri maupun luar negeri dan juga untuk kursus berbahasa Inggris. d. dengan sponsor BKLN Depdiknas dan Bappenas. telah dialokasikan dana sebesar 15 Milyar Rupiah per tahun berasal dari dana PNBP untuk studi lanjut dosen (S2 dan S3) serta sebagian untuk studi lanjut tenaga administrasi (S2) Untuk pengembangan kemampuan dosen. baik di dalam maupun di luar negeri. Fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Administrasi. misalnya Fakultas Kedokteran. UB juga bekerja sama dengan Louisiana State University dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan aktivitas penelitian Usaha Peternakan (sapi potong) aliansi dengan dana hibah dari USDA. Universitas akan menginventarisir seluruh kegiatan ini. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 5 . Kerjasama dengan Keio University sejak tahun 2001 terus dilaksanakan Distance Learning melalui satelit dengan frekwensi dan topik yang terus bertambah dari tahun ke tahun. serta Belanda. Kerjasama institusional yang sama juga telah dibangun oleh unit-unit kerja di lingkungan UB. Untuk meningkatkan kualitas dosen. antara lain: a. f. Sedangkan di fakultasfakultas lain baru pada beberapa matakuliah atau dalam seminar. Memberikan insentif bagi dosen yang hasil penelitiannya dimuat di jurnal internasional. b. Australia. Kelas khusus berbahasa Inggris telah dibuka dibeberapa fakultas.

Mengikuti perkembangan kebijakan yang ada. yaitu UGM. Persiapan Otonomi PT Dalam rangka mempersiapkan diri menjadi sebuah Perguruan Tinggi yang otonom. Awal tahun 2007. Bahkan pada tahun 2004-2005 salah satu dari mahasiswa UB terpilih menjadi Vice President dari International Association for Agricultural Student (IAAS) dan tinggal di Brussel. di mana UB mampu meraih Juara Umum dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNASXXI). Prestasi tertinggi dicapai tahun 2008. e. sosialisasi oleh Tim Persiapan ke fakultas-fakultas termasuk lembaga kemahasiswaan. Persetujuan Senat UB untuk menjadi lembaga yang otonom diberikan pada 11 Desember 2004. yang dipandang sebagai suatu langkah strategis dalam proses menuju otonomi kampus. Tahun 2008 UB masuk dalam ranking 500+ menurut THES QS World University Rankings. Dalam forum lomba robot tahun 2007 ini mahasiswa UB telah berhasil memperoleh predikat juara I. Kontingen UB selalu menduduki peringkat juara dan memperoleh medali emas kecuali ketika di selenggarakan di Malang justru saat itu prestasi kontingen UB paling rendah. Satu orang mahasiswa UB dari FMIPA menjadi Finalis ISOM International dalam The 11th International Scientific Olympiade on Mathematics (ISOM) tanggal 12-14 Juli 2006 di Teheran. sejak tahun 2002 telah dibentuk Tim Persiapan Otonomi dan ditindak lanjuti dengan melakukan studi banding ke empat Perguruan Tinggi yang telah otonom. mengundang Dirjen Dikti untuk memberikan penjelasan kepada sivitas akademika UB. ITB dan IPB. dan sesuai arahan Depdiknas dan DEPKEU.b. Kegiatan yang telah dilakukan antara lain. Usulan ke Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi telah mengalami revisi sebanyak 5 kali dan telah dikunjungi oleh tim dari komisi BHMN Dewan Pendidikan Tinggi.webromatics. Sejak tahun 2002 sampai dengan April 2007. d. c. mengharuskan adanya perubahan terutama bila mengingat semakin tingginya tingkat kesulitan dalam menyelenggarakan universitas. Asia. yaitu mengundang para pakar dari IPB dan UGM untuk berbicara dalam workshop. Perubahan tatanan masyarakat yang disertai dengan perubahan keperluan jenis layanan pendidikan yang sangat intensif serta tuntutan terhadap penyelenggaran pendidikan yang berkualitas. Melalui surat Dirjen Dikti No. Dengan demikian. Belgia. pada saat memperingati Dies Natalis UB yang ke 43 pada tanggal 6-7 Februari 2006 diselenggarakan Sarasehan UB Menatap Masa Depan. Iran. UGM.info) dan di Indonesia merupakan universitas urutan ke 5 setelah ITB. (Versi Time Higher Education Suplement) bersama-sama 7 perguruan tinggi di Indonesia. Afrika. UI. f. Di dalam forum PIMNAS. mengundang Rektor IPB untuk berbicara tentang otonomi PT di depan para pimpinan universitas dan fakultas serta para Guru Besar dan para pimpinan mahasiswa pada Mei 2007 serta mengundang Dirjen Dikti pada bulan Juni 2007 dalam rangka persiapan otonomi dan sosialisasi UB untuk menuju otonomi PT. baik di forum nasional maupun internasional UB sudah memiliki reputasi yang sangat memadai. UI. Eropa dan Australia. maka UB pada saat ini telah mengajukan proposal untuk berubah status menjadi BLU. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 6 . Saat ini universitas memiliki cita-cita (visi) ingin menjadi universitas kelas dunia yang berarti harus mampu mempersiapkan diri terhadap medan persaingan dalam skala yang lebih luas. mahasiswa UB tidak pernah absen dari perolehan medali. Prestasi meningkat lagi ketika kontingen UB pada PIMNAS tahun 2004 di Bandung dengan 11 emas dan tiga perak serta 6 perunggu. Hal ini menunjukkan hasil kerja penyelenggaraan universitas selama ini. UB masuk ke dalam rangking 41 Asia Tenggara menurut Webromatics Ranking of World Universities (www. 4022/D/T/2007 tanggal 29 Nopember 2007 UB telah memenuhi syarat sebagai PTBHMN tetapi pelaksanaannya menunggu disahkannya UU–BHP oleh DPR-RI. Universitas Kristen Petra. sebanyak 67 orang mahasiswa UB telah mengikuti berbagai kegiatan di Universitas Luar Negeri di berbagai benua.

Saat ini hal yang sudah berhasil diperoleh adalah konsep AD dan ART. h. misalnya inefisiensi di dalam manajemen aset maupun proses pembelajaran dan efisiensi kurikulum dengan perampingan jumlah mata kuliah. Untuk ini UB memperoleh dukungan pendanaan INHERENT K-1 dan telah di tunjuk oleh Ditjen Dikti sebagai titik simpul sistem jaringan internet perguruan tinggi nasional bagi perguruan tinggi di sekelilingnya. Membentuk lembaga koordinasi kegiatan bisnis dan layanan masyarakat beserta seluruh infrastruktur dan fasilitas yang di perlukan. implementasi riil terciptanya e-campus secara utuh akan dapat dicapai pada tahun 2008 ini. jaringan internet. Pemanfaatan fasilitas laboratorium. Membentuk Inkubator Bisnis yang berperan untuk mengkaji dan memasarkan teknologi baru hasil riset dosen dan mahasiswa menjadi unit bisnis dalam skala produksi. Membentuk manajemen teknologi informasi yang terintegrasi untuk mengkoordinasikan sistem teknologi informasi yang ada di UB. kelas dan ruang-ruang lain masih masih belum di dukung sistem database yang memadai. yaitu sebagai berikut: a. kelistrikan. penghapusan progrm studi yang memiliki peminat yang sangat sedikit dan menyatukan beberapa program studi menjadi program studi yang lebih umum (progran studi di Fakultas Peternakan dan Fakutas Pertanian). c. UB melakukan beberapa hal. Penerapan sistem penjaminan mutu ini sudah mulai dilaksanakan dari tingkat universitas sampai jurusan. Lembaga ini akan mengkoordinasikan seluruh kegiatan bisnis universitas baik bersifat akademik maupun non akademik untuk kepentingan memperoleh dana di luar SPP dan subsidi pemerintah. e. kantin dan seluruh infrastruktur jasa. g. Program I-MHERE mengembangkan kajian untuk dasar kebijakan yang antara lain akan berusaha menyelesaikan permasalahan manajemen aset seperti tersebut di atas. akademik. Mengangkat staf Rektor dan staf Pembantu Rektor yang mengacu kepada struktur organisasi PT BHP-MN.Dalam rangka menyongsong perubahan menjadi PT Otonom. berbagai inefisiensi masih saja terjadi dan perlu perbaikan. Hal-hal lain yang menyangkut sistem pelaksanaan manajemen yang meliputi keuangan. Pembenahan masih di perlukan untuk sistem air. telepon. Pembenahan disertai dengan pengkajian sistem manajemen dengan dukungan pendanaan Bank Dunia melalui project I-MHERE. dan peningkatan kapasitas sistem informasi masih dalam tahapan policy study yang di harapkan akan selesai akhir 2008. misalnya penyatuan lembaga penelitian dengan pengabdian masyarakat. Saat ini UB berusaha mendata dan mengurus sertifikat tanah atas seluruh aset tanah. dan lain sebagainya. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 7 . d. Dikombinasikan dengan sumber daya yang ada dan program inherent. Namun demikian. Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu dengan mengembangkan Pusat Jaminan Mutu dan seluruh prosedur mutu. maupun tempat parkir. Beberapa pembenahan yang telah dilakukan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi manajemen. b. Mengajukan perubahan status menjadi PK-BLU yang saat ini sudah mendapat persetujuan Mendiknas. aset. f.

Disadari bahwa kualitas dan kuantitas mahasiswa baru berperan cukup signifikan dalam kegiatan penyelenggaraan universitas. Sistem penerimaan mahasiswa baru tersusun atas dokumen-dokumen MP. ekuitas dan aksesibilitas. Sebagai sebuah institusi dengan kegiatan utama akademik maka salah satu aspek penting dalam kegiatan universitas adalah sistem penerimaan mahasiswa baru. ketersediaan sumber daya manusia dan perangkat. Untuk dapat menjamin kualitas proses penerimaan mahasiswa baru. daya saing. Dengan demikian faktor-faktor tersebut perlu diperhatikan secara seksama dan secara berkelanjutan dievaluasi untuk dapat memberikan umpan balik dalam upaya peningkatan kualitas yang ingin dicapai. yaitu kualitas input (mahasiswa yang masuk) dan kualitas proses (meliputi dosen. Dengan dukungan website yang ada akses lulusan SMA untuk dapat mengetahui dan mendaftar di UB menjadi tidak terbatas. Dalam rangka perluasan akses masyarakat dan peran universitas dalam perluasan kesempatan belajar. Dukungan sistem informasi dalam proses penerimaan mahasiswa baru dapat dilihat dari tersedianya sistem pendaftaran dan pengumuman penerimaan. Aspek kualitas dan kuantitas penerimaan mahasiswa baru dapat dilihat dari data calon mahasiswa dan mahasiswa yang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 8 . UB memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memiliki kompetensi. Sistem pendaftaran dengan memanfaatkan jaringan perbankan yang dikembangkan memungkinkan lulusan-lulusan SLTA di seluruh Indonesia secara mudah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru UB. ketersediaan sistem perangkat lunak yang memadai. Sedangkan kuantitas yang memadai akan ikut menentukan keberlangsungan universitas serta dalam implementasi tanggung jawab sosial dalam kaitannya dengan aspek pemerataan kesempatan belajar dan efisiensi penyelenggaraan perguruan tinggi itu sendiri. kreatif serta inovatif. dan sistem yang mendukung). Keterlibatan dalam sistem penerimaan mahasiswa baru secara nasional yang diselenggarakan antar perguruan tinggi semakin memperluas kesempatan belajar di UB. Pada sisi lain penjaminan kualitas mahasiswa baru diterapkan dengan penetapan kriteria dan mekanisme seleksi yang memadai. Hal ini merupakan perwujudan dari visi dan misi yang telah dicanangkan UB. Namun demikian promosi dalam bentuk berita kemajuan UB (pendidikan. Dengan pola yang ada nampaknya sampai saat ini secara efektif telah dapat menjamin mutu. Sosialisasi dan promosi aktif yang dilakukan secara rutin oleh universitas. Kualitas mahasiswa baru yang tinggi akan berdampak pada kualitas penyelanggraan Tridharma.BAB II EVALUASI PROGRAM AKADEMIK DAN SISTEM PENJAMINAN MUTU Program Akademik Sebagai sebuah lembaga pendidikan yang bersifat pelayanan publik. fakultas. Lulusan yang berkualitas diharapkan mampu berperan dalam pembangunan dan pemberdayaan masayarakat baik dalam kancah nasional maupun internasional. sarana prasarana. maka ketersediaan perangkat pengelolaan merupakan hal yang penting. penelitian dan pengabdian) melalui jalur media masa masih perlu ditingkatkan untuk semakin memperkuat brand image UB sebagai universitas yang berkualitas. Terlebih dengan telah semakin mudahnya akses internet di berebagai sekolah lanjutan seiring dengan kebijakan pemanfaatan TI di sekolah. Pola seleksi yang telah berjalan bertahun-tahun telah menunjukkan standar mutu penerimaan yang cukup baik dan dapat dipertanggung jawabkan. pola penerimaan mahasiswa baru melalui berbagai jalur penerimaan telah dilakukan. Lulusan yang berkualitas dipengaruhi oleh berbagai faktor utama. jurusan dan staf ke berbagai daerah dan sekolah memberikan daya dorong dalam perluasan aksesibilitas penerimaan mahasiswa baru.

Dengan memperhatikan luas kapasitas sarana dan prasara yang ada. Perluasan informasi dan menjaga daya tampung pada jumlah yang tidak terlalu besar dapat dilakukan.3. Rasio rata-rata 1:5 pada saat ini dipandang masih cukup bagus untuk tetap memberikan jaminan kualitas mahasiswa baru. Langkah ini cukup strategis namun perlu disinkronkan dengan upaya peningkatan penggalian sumber-sumber pembiayaan universitas. Sistem penerimaan mahasiswa baru juga telah mengatur mekanisme yang memungkinkan mahasiswa tidak mampu dan cacat fisik untuk juga mendaftar di UB. hal ini dapat dilihat pada perkembangan jumlah mahasiswa (Tabel L.1). Variasi pola-pola rekruitmen telah dilakukan untuk menjaring calon-calon mahasiswa yang potensial dari sisi akademik. Selain mahasiswa dari dalam negeri pada Gambar 2. Dalam konsep pengembangan kedepan direncanakan suatu mekanisme penawaran pemberian beasiswa pada golongan tidak mampu. Pada saat ini. Hal in merupakan satu aspek yang perlu ditunjukkan pada masyarakat untuk meningkatkan kualitas input. Rasio pendaftar dan yang diterima dalam empat tahun terakhir sedikit mengalami penurunan seiring dengan peningkatan daya tampung universitas (Tabel L. Kerjasama kemitraan daerah dan instansi memungkinkan semakin besarnya peluang ini disamping perluasan pemerataan daerah asal mahasiswa. Semakin jauh dan akses transportasi yang semakin sulit (karena jarak dan waktu tempuh) maka prosentase mahasiswa dari wilayah provinsi bersangkutan menjadi semakin kecil. permasalahan sebaran geografis ini nampaknya juga didominasi dari faktor mobilitas masyarakat (khususnya lulusan SLTA) serta kemampuan ekonomi masyarakat. Namun demikian sebagian sangat besar masih berasal dari Jawa Timur. Namun demikian cacat fisik yang disandang perlu diperhatikan apakah dapat menjadi kendala utama terkait dengan bidang yang ditempuh Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 9 . memungkinkan mahasiswa dari golongan tidak mampu untuk melanjutkan studi di UB. jika dapat memenuhi persyaratan akademik yang ditentukan. Sebaran asal daerah mahasiswa UB saat ini UB telah menerima 2004 . Dengan akses transportasi yang cukup mudah antara Jawa Timur (Malang) dengan Kalimantan Timur serta kemampuan ekonomi daerah secara signifikan menunjukkan peningkatan persentase mahasiswa dari wilayah ini dibandingkan wilayah lain di luar pulau Jawa.diterima serta tingkat persaingan untuk dapat diterima.2007 mahasiswa dari luar negeri. Namun demikian dengan kecenderungan yang ada langkah antisipasi dalam peningkatan daya saing mahasiswa baru perlu dilakukan.) dan penerapan pemungutan SPP secara proporsional berdasarkan kemampuan ekonomi orang tua mahasiswa. dapat memiliki kepastian dalam melanjutkan studi di UB. Kesempatan bagi mahasiswa cacat fisik diatur dalam suatu mekansime aturan yang memungkinakan adanya kesamaan penerimaan.2). Berbagai ragam beasiswa yang ada (lebih dari 10% mahasiswa UB menerima beasiswa. Pada sisi lain upaya sistematis untuk melakukan sosialisasi dan peran universitas berikut berbagai disiplin ilmu yang ditawarkan kepada masyarakat perlu semakin digalakkan.1) selain adanya kecenderungan nasional yang juga menurun. Perluasan cakupan penerimaan mahasiswa baru dari berbagai wilayah disamping memberikan aspek perluasan akses diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas mahasiswa baru karena akan lebih meningkatkan jumlah pendaftar. Selain permasalahan penyebaran informasi kualitas universitas pada lulusan-lulusan SLTA. mahasiswa UB tersebar dari berbagai propinsi di Indonesia (Gambar 2. Hal ini menunjukkan bahwa universitas sudah cukup dikenal di berbagai wilayah di Indonesia.1. Tabel L. Dengan demikian upaya menjaga kualitas dapat difokuskan pada peningkatan persaingan.

namun juga seiring dengan peningkatan kualitas SDM yang dimiliki.atau tidak. misi. Upaya yang dilakukan antara lain dengan pelatihan untuk melakukan re-orientasi design pembelajaran ke arah “Student-Centered Learning (SCL)”. Meskipun demikian. Kelemahan dalam pengembangan kurikulum adalah upaya untuk melakukan resource sharing berbagai subyek pembelajaran yang memiliki kandungan yang sama. Sebagian besar isi MK masih lebih banyak berorientasi terhadap Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 10 . desain pembelajaran lebih ditekankan kepada “active learning” yang berpusat kepada “mahasiswa”. Namun bagi mahasiswa seperti ini masih diberi kesempatan studi di UB dengan memilih program studi lain yang memungkinkan. Pengembangan kurikulum selalu dilakukan dengan melalui proses analisis dan kajian di masing-masing PS. Kurikulum sebagai bentuk teknis dari perwujudan visi. Melalui pembenahan manajemen diharapkan hal ini dapat diperbaiki. fakultas dan jurusan. Misalnya untuk beberapa bidang ilmu tertentu tidak memungkinkan menerima mahasiswa buta warna. Kurikulum disusun secara dinamis dengan memperhatikan perkembangan iptek. Kurikulum di masing-masing Program Studi di UB memiliki ciri umum universitas sebagai perwujudan dari nilai-nilai. disebabkan akan menjadi kendala utama dalam studi dan kompetensi keilmuannya. Sesuai dengan filosofi dan makna KBK. Upayaupaya memasukkan kompetensi tambahan berupa softskill dalam disain kurikulum merupakan usaha perbaikan berdasarkan masukan dari stakeholder. Kurikulum bukan hanya menentukan kualitas pembelajaran namun memiliki dampak yang cukup luas bagi mahasiswa. Arah pengembangan kurikulum berbasis kompetensi memungkinkan pengembangan yang dinamis dan up-to-date. Peningkatan mutu dari waktu ke waktu bukan hanya disebabkan oleh adanya audit. dan penyeenggara universitas. Implementasi kebijakan juga didukung dengan komitmen yang cukup kuat sehingga pengembangan kurikulum dapat terlaksana di program studi dengan ketersediaan anggaran dan sumber daya. Dosen-dosen dengan kompetensi yang baik diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan kurikulum. Dengan tersedianya manual prosedur penyusunan kurikulum memudahkan penyusunan kurikulum dan tercapainya standar yang ditetapkan. visi dan memiliki ke khasan dari bidang ilmunya. Koordinasi antar unit akademik dengan dukungan manajemen perlu ditingkatkan untuk mencapai efisiensi kurikulum dan peningkatan standar kompetensi yang semakin tinggi. Dari aspek manajemen perlu dikembangkan sistem informasi akademik dengan peraturan dan pelaksanaan teknis yang memungkinkan hal ini bisa berjalan lebih luas serta upaya untuk membawa pola fikir sebagai satu unit besar universitas. Upaya ini sudah mulai dirintis melalui pelaksanaan project I-MHERE-Jurusan yang mendorong terselenggaranya perkuliahan lintas jurusan. bukan pada bentuk primordialisme jurusan atau fakultas. Penyempurnaan kurikulum terus dilakukan secara periodik sehingga selalu up todate. Pertambahan jumlah dosen dengan jenjang akademik S3 dan jabatan akademik profesor dan lektor kepala yang cukup siginifikan menunjukkan suatu potensi kekuatan sumber daya pembelajaran yang akan menjadi tambahan kekuatan UB. Sistem pembelajaran secara lengkap merupakan suatu integrasi sistem yang mencakup berbagai aspek dalam proses pembelajaran. sosial budaya dan kebutuhan masyarakat. Peningkatan kualitas kurikulum dapat dilihat dari data konsistensi perbaikan kurikulum yang tertuang dimasing-masing buku pedoman akademik dari waktu ke waktu. Hal ini merupakan keunggulan yang dimiliki UB. Dukungan kelembagaan untuk menjaga kurikulum yang baik tertuang dalam dokumendokumen peraturan sampai dengan SPMA. perubahan ke arah SCL masih memerlukan waktu untuk dapat dievaluasi seberapa banyak MK dibelajarkan dengan metode SCL serta dampak pelaksanaannya terhadap kompetensi mahasiswa peserta didik. tujuan dari program studi yang diturunkan dari visi. Dari analisis kurikulum dan pembelajaran tiap-tiap MK saat ini masih belum dapat dilakukan evaluasinya terhadap relevansi kebutuhan stakeholders. PJM melakukan proses monitoring dalam penyusunan kurikulum. Audit mutu akademik yang dilakukan memberikan jaminan tercapainya standar mutu yang ditetapkan oleh universitas. misi dan tujuan universitas merupakan satu pilar utama dalam proses pembelajaran.

Ketidakstabilan pasokan energi listrik terkadang menimbulkan permasalahan kesulitan akses karena jaringan yang tersedia tidak dapat terakses. materi dan aspek lain masuk dalam proses evaluasi ini. Upaya penggalian umpan balik yang lebih luas dan efektif perlu ditingkatkan. Beberapa ukuran kinerja yang dapat menunjukkan indikasi keberhasilan pendidikan dan pengajaran adalah meningkatnya IPK lulusan dan angka efisiensi edukasi (AEE). Meskipun demikian masih terdapat sebaran dalam capaian IPK yang cukup lebar dengan rentang dari kurang dari 2. Mahasiswa yang memanfaatkan akses ini dengan menggunakan notebook semakin banyak dan secara nyata terlihat dalam keseharian kehidupan kampus. Evaluasi ini diharapkan dapat memberikan masukan terhadap proses pembelajaran sehingga menjadi lebih baik. Secara rata-rata IPK lulusan dari waktu ke waktu mengalami kenaikan dan sampai pada nilai IPK rerata di atas 3. maka diperlukan SDM. hal ini nampak dengan aktifnya kegiatan pelatihan oleh LP3. Rata-rata lama studi mahasiswa dapat dilihat pada Gambar 2. Peningkatan kemampuan staf akademik dalam penguasaan metode pembelajaran terus ditingkatkan.inherent. Pemanfaatan IT untuk pembelajaran memberikan peluang yang lebih baik yang memungkinkan mahasiswa dan dosen dapat beritenraksi dengan lebih dinamis dan kreatif. 0552/J10/AK/2007 yang mewajibkan dosen untuk mengikuti pelatihan metode pembelajaran berbasis multimedia yang diselenggarakan oleh LP3-UB. terutama pada sebagian kecil staf dosen yang kurang akrab dengan teknologi informasi. Keberhasilan dalam proses pembelajaran dan pola rekruitmen yang dilakukan dapat dilihat dari nilai IPK lulusan.0. evaluasi dan pembimbingan mahasiswa perlu dilakukan disamping upaya peningkatan standar proses penerimaan. Mengimbangi pengembangan kurikulum yang dinamis berbasis kompetensi dengan pendekatan pembelajaran SCL. maka telah dilakukan 10 kali pelatihan hingga akhir tahun 2007. Dengan sifat evaluasi yang terbuka (isian anonym) memungkinkan mahasiswa secara obyektif memberikan penilaian. Hal ini menjadikan nilai lebih UB.5 sampai dengan mendekati 4. Upaya-upaya ini terus dilakukan meskipun terdapat beberapa kendala. Ketersediaan infrastruktur untuk mendukung pelaksanaan e-Learning telah dimulai melalui server pembelajaran UB (www. Sehingga dampak hasil evaluasi ini lebih banyak tergantung pada masing-masing individu dosen dalam menyikapinya. Pembelajaran melalui e-Learning ini tumbuh dan menjadi salah satu kekuatan universitas.ac. Pemanfaatan IT untuk mendukung kegiatan akademik ini semakin nyata dengan ketersediaan akses nirkabel di area kampus. Umpan balik dilakukan dengan evaluasi terhadap proses pembelajaran oleh mahasiswa. infrastruktur dan sistem yang mendukung. Hasil monitoring PJM menyimpulkan bahwa secara umum kinerja pengajaran dan pendidikan yang telah dilakukan oleh UB adalah sangat baik. Peningkatan infrastruktur dan manajemen sarana dan prasarana melalui project I-MHERE dan inisiatif universitas mulai dapat memberikan solusi komprehensif. Umpan balik dalam proses pembelajaran secara aktif telah dilakukan oleh berbagai jurusan baik dilakukan secara terkoordinasi oleh fakultas maupun oleh masing-masing jurusan. misalnya terkait dengan reward maupun penalty yang mungkin dapat diterapkan. serta menurunnya lama studi. IPK lulusan pun juga meningkat (Gambar 2. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 11 . Angka IPK ini secara statistik dapat dipandang sudah dalam kondisi ideal dengan pola penilaian yang ada. Kekurangan dari mekanisme yang bagus ini adalah masih belum adanya instrument yang dapat mengikat terhadap hasil evaluasi ini. sehingga pola pembelajaran.pengembangan ilmu yang belum tentu relevan dengan “market signal”. Kelemahan yang ada dalam aspek ini adalah dukungan ketersediaan dan stabilitas pasokan energi listrik.brawijaya.id\vlm). Melalui Surat Edaran Rektor No. Berbagai aspek pembelajaran meliputi performansi pengajar. Salah satu output dalam pelatihan ini adalah tersedianya materi ajar dosen dalam bentuk multimedia yang siap untuk digunakan melalui model pembelajaran elektronik (e-Learning).2.3).

24 40. Rata-rata Angka Efisiensi Edukatif (AEE) Tahun Akademik 2003/2004 – 2007/2008 No 1 2 3 Program Diploma (S-0) Strata 1 Strata 2 2003/2004 (%) 2004/2005 (%) 2005/2006 (%) 2006/2007 (%) 2007/2008 (%) 29. Kecendeungan positif ini perlu UB disikapi dengan cermat karena masih adanya sebaran-sebaran dimana mahasiswa 4. 4.12 23.5) juga semakin meningkat menuju suatu kondisi AEE ideal untuk S1. angka efisiensi edukasi (Tabel 2.88 39.35 Penasihat Akademik dan pembentukan Tim 2003/2004 2004/2005 2005/2006 2006/2007 2007/2008 Pemantau Tugas Akhir di setiap jurusan/ Gambar 2. 4 yang dilakukan proses pembelajaran menjadi 0 4. 5 4 4. Suasana akademik yang sehat memberikan andil yang cukup besar dalam peningkatan kualitas penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi. 3.55 5 8 . Kemampuan pengembangan diri yang terus meningkat sehingga dipercaya dalam mengelola dana pengembangan yang semakin besar (Tabel L.00 3.40 antara lain: meningkatkan peran dosen 4. Upaya pengawasan yang konsisten atas penyelenggaraan kegiatan akademik perlu dilakukan agar diperoleh suatu langkah antisipasi untuk mencari solusi. Ketersediaan DSS (Decision Support System) yang sedang dikembangkan diharapkan ke depan dapat memberikan suatu gambaran komprehensif atas kondisi universitas secara cepat sehingga dapat dipergunakan sebagai landasan dalam pengembangan kebijakan.00 hibah dari Ditjen Dikti dari berbagai pola 2005/2006 2006/2007 2007/2008 hibah yang ada.40 diselenggarakan Ditjen Dikti.2.80 memerlukan waktu studi yang lebih dari 6 3.60 tahun untuk menyelesaikan studi S1.21 16. diantaranya untuk meningkatkan AEE ini.45 pendek.1) dan produktivitas per angkatan (Tabel L.29 33. Suasana akademik yang sehat terutama ditentukan oleh penyikapan masing-masing individu dalam berinteraksi serta bagaimana sistem dan mekanisme di dalam uiniversitas mampu mendorong ke arah suasana akademik yang sehat. Tabel 2.20 lebih dari 90% PS/Jurusan telah menerima 2. Hanya program studi atau Gambar 2.65 8 studi mahasiswa.16 42. 4 4.20 dari banyaknya Jurusan/Program Studi di UB 3. Dengan berbagai upaya 5 6 . Nilai IPK rata-rata Lulusan S-1 UB jurusan baru yang belum pernah mendapatkan dana hibah.60 .Dengan telah tercapainya kondisi yang 7 baik pada capaian IPK maka fokus perbaikan 6 . Rata-rata Lama Studi Lulusan S-1 fakutas. Namun demikian angka ini perlu dicermati karena data di beberapa PS menunjukkan adanya akumulasi kelulusan mahasiswa dari tahun-tahun sebelumnya sehingga jumlah mahasiswa yang lulus lebih besar daripada yang masuk.70 4 dilakukan pada upaya pemendekan lama 4.40 Peningkatan mutu yang ada tidak terlepas 3.46 32.71 15. Meskipun belum sampai pada kondisi ideal.4) dari unit-unit ini merupakan suatu keunggulan dan perlu dijaga dengan strategi dan dukungan manajemen dengan lebih baik lagi.84 16. Berbagai upaya yang dimaksud 4.53 44.50 kecenderungan lama studi yang semakin 4.80 2.3. Pada saat ini 2.60 melalui hibah kompetisi yang 2. 4 4 lebih efektif dan menunjukkan .73 46. Pada sisi lain kondisi infrastruktur dengan penataannya serta kondisi sosial wilayah dimana universitas berada juga dapat mempengaruhi bagaimana pola hubungan ini akan terbentuk.24 Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 12 .00 yang telah menerima dana peningkatan mutu 2.42 49.65 45.1.67 23.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kampus (penelitian. bahkan masih terdapat dosen yang hanya memiliki beban 2-4 sks tiap semester. Hal ini mendorong terciptanya suasana akademik yang sehat dan merupakan suatu keuntungan dari aspek letak universitas. Studi tentang profil lulusan UB telah dilakukan pada tahun 2003 untuk melihat kualitas lulusan tahun 1998 hingga 2002. Pernyataan sikap. Kota Malang yang merupakan suatu kota yang terus berkembang namun dalam lingkup kehidupan sosial yang cukup akrab antar masyarakatnya memberikan pengaruh dalam pola hidup sivitas akademika. Teknologi Informasi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berekspresi melalui forum diskusi dan berinteraksi melalui e-mail maupun sarana chatting.54 18. Komunikasi sosial dalam gaya “Kèra Ngalam (Arèk Malang = Orang Malang)” memberikan kontribusi positif dalam penciptaan hubungan egaliter dalam kehidupan kampus.59 7. Dari hasil analisis yang lebih mendalam dengan mengikut-sertakan data hasil kuisioner.4 Strata 3 9. demo. dalam beraktivitas di unit kegiatan mahasiswa yang melibatkan berbagai unsur mahasiswa. Landscape kampus yang tertata dengan asri dan sejuk dengan jarak antar gedung yang cukup dekat menimbulkan suasana tenang dan kedekatan emosional antar elemen sivitas akademika.55 7. kegiatan kesenian. Hal ini pada akhirnya mampu menciptakan suasana akademik yang kondusif.48 27. apalagi bentrokan antar mahasiswa menunjukkan tata hubungan yang baik. disimpulkan masih andanya inefisiensi pemanfaatan sumberdaya staf. olahraga dan berbagai kegiatan lain ikut mendorong hubungan kerja yang semakin kondusif dan akrab. Sampai saat ini fokus penyelenggaraan pendidikan adalah pada program pendidikan S1. bahkan sebagian besar diantaranya sudah dihapus dan sedang dalam proses phasing out. Mahasiswa juga memiliki peran penting dalam penciptaan suasana akademik yang sehat. Ketidak merataan beban ini jika tidak dapat disikapi dengan positif. sedangkan kegiatan pendidikan program diploma semakin dikurangi. dan diskusi yang terbentuk dapat dilaksanakan dengan bebas dan bertanggung jawab. Beberapa dosen dan tenaga non akademik terbukti bekerja melampaui 8 jam per hari. pengabdian dan kegiatan lain) ikut mendorong hubungan yang baik antara mahasiswa dengan dosen. Kebebasan berekspresi dan berpendapat cukup terjamin dan terakomodasi baik dalam interaksi nyata langsung maupun melalui internet. Studi tahun 2005 dan 2006 dilakukan untuk melihat kualitas Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 13 . ikut mendorong interaksi positif dalam penciptaan suasana akademik. dialog. Interaksi antar dosen dan mahasiswa dalam bentuk penelitian bersama. Hal ini juga merupakan kekuatan dalam pencipataan suasana akademik yang kondusif. Hal ini juga menumbuhkan susana akademik yang baik. Pada saat ini upaya pembenahan manajemen sumber daya manusia sedang berjalan dan dikembangkan. Tidak pernah terdengar atau timbulnya demonstrasi.61 Karakteristik lingkungan sosial Jawa Timur. interaksi organisasi lintas jurusan/fakultas. dan hasilnya pada tahun 2008 ini UB meraih Juara Umum Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Aspek-aspek ini merupakan kekuatan UB untuk menuju universitas yang berkualitas. pendidikan. namun sebagian besar masih berkisar antara 4-5 jam per hari. Kondisi geografis dan klimatologi yang cukup nyaman ikut memberikan andil dalam pola kehidupan dan interaksi sosial. dan secara bertahap ditingkatkan kapasitas penyelenggaraan program pascasarjana. akan berpotensi menimbulkan permasalahan dalam hubungan kerja antar dosen yang dapat memberikan dampak negatif pada penciptaan suasana akademik. yang cukup heterogen dan terbuka ikut memberikan andil pada sikap dan perilaku sivitas akademika. Peningkatan tata kelola manajemen sumber daya manusia dan sistem manajemen akademik diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan ini. Sejak tahun 2005 studi ini menjadi agenda rektor yang dilakukan secara rutin setiap tahun. Interkasi sosial mahasiswa dalam kampus. Tata hubungan masyarakat yang terbuka ikut mendorong terciptanya hubungan yang terbuka antar sivitas akademika di dalam kampus. Malang khususnya.

sosial ekonomi. Dengan pengembangan dan strategi peningkatan kualitas yang ada diharapkan daya kompetisi lulusan makin meningkat sehingga memberikan peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Berdasarkan studi tersebut telah teridentifikasi kualitas lulusan di 36 kabupaten/kota di Indonesia. Usaha-usaha yang telah dilakukan UB untuk meningkatkan kinerja penelitian. e. c. Fungsi inkubator bisnis yang dikembangkan diharapkan mampu memberikan kontribusi positif pada aspek ini. Dari hasil tracer study yang dilakukan didapatkan waktu tunggu lulusan relatif cukup pendek dengan waktu tunggu antara 4-6 bulan (Tabel L. Metode tracer study juga dilakukan melalui wawancara dengan orang tua mahasiswa. Beberapa kebijakan penyelenggaraan kegiatan akademik telah dikeluarkan menyikapi hasil tracer study. Penelitian Kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu program utama yang harus dicapai UB sebagai perguruan tinggi yang berorientasi entrepreneur. f. ditinjau dari aspek waktu tunggu bekerja. Bahkan. Perbaikan kurikulum yang dilakukan secara periodik juga memperhatikan hasil dari tracer study. Melakukan pelatihan penulisan buku ajar dari hasil-hasil penelitian Melakukan pelatihan jurnal terkareditasi nasional dan internasional Melakukan pelatihan proposal bagi peneliti muda bidang teknik. Pengembangan kurikulum berbasis kompetensi dan sekaligus peningakatn soft skill dan pemahaman kewirausahaan dalam kerangka entrepreneurial university diharapkan juga mendorong lulusan untuk aktif dan kreatif membuka lapangan kerja secara mandiri. Peningkatan kualitas pembelajaran disertai dengan peningkatan soft skill diharapkan dapat tetap mempertahankan lama waktu tunggu atau bahkan dapat memperpendek waktu tunggu lulusan. Data pelacakan alumni diperoleh melalui tracer study secara sistematik dan berkala. g. Secara umum UB telah berhasil meningkatkan jumlah penelitian dan pengabdian masyarakat setiap tahunnya. baik dari segi kuantitas maupun pendanaan. dilakukan melalui pengisian aktif alumni melalui halaman web. Dengan pola yang dikembangkan diharapkan universitas dapat secara dinamis melakukan antisipasi perubahan pasar kerja dan sekaligus kedepan diharapkan dapat berperan dalam penciptaan pasar kerja baru.7 – L. pendanaan dari pihak luar juga terus meningkat. b. Hal ini nampaknya berkorelasi dengan kondisi lapangan kerja.9). dan hayati Mengembangkan pusat-pusat studi baru Melakukan monitoring dan evaluasi proses penelitian Mengembangankan sistem perolehan paten dan royalti bagi riset mahasiswa dan dosen Melakukan sosialisasi hasil-hasil penelitian Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 14 . antara lain adalah: a. Namun demikian daya saing lulusan nampaknya perlu ditingkatkan agar mereka mampu mendapatkan pekerjaan dengan imbalan yang lebih baik. 1. Waktu tunggu paling panjang dialami oleh lulusan dari bidang agrokompleks. Dorongan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Ingris dalam perkuliahan sebagai upaya meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris. kesesuaian bidang pekerjaan dan gaji awal yang diterima. Hasil studi pelacakan lulusan sangat bermanfaat sebagai dasar pertimbangan dalam penyempurnaan kurikulum dan proses pembelajaran serta dalam penentuan kebijakan akademik. Hasil pelacakan tertuang dalam dokumen laporan tracer study.5 juta. Proses umpan balik ini menunjukkan adanya suatu upaya yang sistematis dalam proses peningkatan kualitas akademik. Hal ini dengan melihat bahwa kisaran gaji pertama yang diperoleh masih di sekitar besaran UMR dan 88% lulusan memiliki gaji ≥ Rp. Dari data yang ada nampak bahwa lulusan memiliki daya saing yang memadai dalam mencari pekerjaan.lulusan tahun 2003 hingga 2005. d.

Tabel 2. Sedangkan jumlah hasil penelitian beserta dana dari berbagai sumber tahun 2005–2007 tercantum dalam Tabel 2. Perkembangan Jumlah Aplikasi Paten UB Tabel 2.062 31.285 8. Jumlah kegiatan penelitian dari waktu ke waktu terus tumbuh dan berkembang. Angka keikutsertaan dosen maupun jumlah anggaran yang dapat terserap dan teralokasikan menunjukkan trend positif dari waktu ke waktu. 1. Dalam hal kuantitas perolehan kegiatan penelitian dan pengabdian UB termasuk dalam peringkat atas untuk ajang nasional. 1. Peningkatan tata kelola yang semakin baik juga ikut mendorong peningkatan ini. dan Tabel 2. Besarnya Dana Penelitian dari Berbagai Sumber (2005-2007) No. dana penelitian.5. Jumlah Hasil Penelitian dari Berbagai Sumber Dana (2005-2007) No.5. 3.2 dan Tabel 2. 2. Gambar 2.3. Jumlah Usulan Penelitian yang semakin berkualitas mendorong semakin UB Tahun Anggaran 2003-2007 tumbuhnya kegiatan penelitian dan pengabdian.3. dan Seni (IPTEKS) Sains dan Teknologi Ilmu Hayati dan Agro Sosial dan Hukum Jumlah Jumlah Hasil Penelitian dari Sumber Biaya dari Luar Biaya Dari PT Biaya Luar Negeri PT 72 56 161 137 46 353 68 586 261 46 Dari data yang ada nampak kekuatan pada sisi ilmu hayati dan agrokomplek. Teknologi.352 20.700 Jumlah dosen dan mahasiswa yang semakin banyak terlibat dalam kegiatan penelitian berkorelasi dengan suasana akademik yang terbangun. Jumlah peningkatan paten dan dana penelitian dapat dilihat pada Gambar 2. Kinerja jumlah usulan penelitian yang telah dicapai oleh UB dapat dilihat pada Gambar 2.Usaha-usaha tersebut telah menun-jukkan hasil yang bagus.4.4.2.3. Jumlah paten setiap tahun juga menunjukkan trend peningkatan begitu juga dana penelitian. 3. dan jumlah paten juga terus meningkat. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 15 . Bidang Ilmu Pengetahuan. Ketersediaan sarana dan prasarana pendukung Gambar 2. Kekuatan ini nampak terus dijaga dengan berbagai dorongan yang lebih aktif dan terstruktur oleh institusi. UB Luar UB Kerja sama Dalam Negeri Jumlah Sumber Dana Jumlah (juta rupiah) 3. Aspek ini juga menjadi salah satu keunggulan universitas dan menunjukkan peran akademik yang semakin menonjol. Usulan penelitian. 2. Sedangkan kegiatan pada bidang sains dan teknologi masih perlu ditingkatkan dan mendapat perhatian khusus agar semakin berdaya.

Penghargaan dan insentif lain untuk lebih mendorong perolehan HAKI perlu dilakukankan. Jumlah karya ilmiah buku yang diterbitkan terus tumbuh dari waktu ke waktu dan menjadi salah satu kekuatan baru dan sekaligus berperan sebagai media promosi UB ke masyarakat.11. Pada sisi lain. Jumlah kegiatan pengabdian dalam penerapan IPTEK cukup mendominasi. Peran serta pemberdayaan masyarakat berupa KKN. Penghargaan atas karya ilmiah dosen dalam berbagai bentuk perlu ditingkatkan sehingga semakin mendorong produktivitas karya ilmiah dalam forum yang semakin bergengsi di tingkat internasional. Persyaratan tentang angka kredit untuk kenaikan pangkat dan sekaligus tumbuhnya budaya akademik yang sehat di kalangan dosen mendorong semakin meningkatnya karyakarya ilmiah sebagai produk kegiatan penelitian dan pengabdian.14 dan Tabel L. Hal ini menunjukkan satu kekuatan adanya hubungan yang erat antara penelitian dan kiprahnya dalam masyarakat. Kerjasama penelitian dengan mitra di luar negeri secara aktif dilakukan oleh staf UB dan didorong secara positif oleh institusi dengan pemberian dukungan yang memadai. Dalam perencanaan kedepan diharapkan kekuatan ini menjadi salah satu penyokong eksistensi UB dalam bentuk pemasukan finansial sehingga proporsinya akan terus semakin besar. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 16 . Kerjasama dalam bentuk kegiatan pengabdaian kepada masyarakat menjadi suatu kekuatan atas eksistensi UB sebagai pelopor dan penggerak pembangunan.10 & L. Dalam hal produktivitas sektor ini penggalakan pada sektor sains dan teknologi perlu dilakukan sehingga produktivitas karya ilmiah berupa buku menjadi lebih merata. peningkatan jumlah Guru Besar dan tenaga akademik berkualifikasi S3 (Tabel L. Salah satu solusi dari permasalahan ini adalah pengembangan fasilitas yang semakin memudahkan staf dalam mengajukan perolehan HaKI. KKN tematik. sehingga diharapkan kedepan menjadi salah satu pilar kekuatan universitas. Potensi idle capacity dosen yang masih tersisa akan dapat memberikan dorongan yang lebih kuat dalam meningkatkan keunggulan universitas dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Langkah pemberian insentif berupa penghargaan pada dosen yang menghasilkan karya ilmiah dan dukungan universitas dalam hal pendanaan dan komitmen lain ikut mendorong tumbuhnya prioduktivitas ilmiah dalam bentuk karya ilmiah (Tabel L. Keunggulan ini perlu terus ditingkatkan dan disinkronkan dengan manajemen sumber daya manusia sehingga akan dapat terbangun iklim meritokrasi akademik yang sehat.Pada sisi lain diseminasi kegiatan penelitian dan upaya pelibatan komunitas yang semakin luas perlu semakin digalakkan. Hal ini juga ditunjang dengan semakin banyaknya keahlian dosen UB yang termanfaatkan oleh masyarakat. Karya-karya publikasi dosen pada tingkat nasional maupun internasional yang meningkat dari waktu ke waktu semakin memperkuat citra kualitas UB dalam penyelenggaraan kegiatan akademik.15) diharapkan mampu memberikan dorongan lebih besar pada jumlah dan kualitas penelitian maupun produktivitas ilmiah dosen.). Pengabdian Kepada Masyarakat Keterlibatan UB dalam pembangunan masyarakat dapat dilihat dari peran serta UB dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat maupun layanan keahlian yang merupakan keluaran dari hasil penilitian yang dilakukan. Hal ini perlu diintegrasikan dengan penghargaan yang layak dalam konteks pengembangan sumber daya manusia. Namun demikian upaya ini perlu diimbangi dengan meningkatkan monitoring dan tracer kepuasan mitra kerja sehingga akan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan. Fungsi lembagan penelitian dan pengabdian serta peningkatan kualitas manajemen dan pencatatan kegiatan perlu dilakukan.5) dibandingkan jumlah dosen (>1000) merupakan satu kelemahan yang telah disadari. baik dari aspek finansial maupun perijinan. Perolehan karya ber-HaKI yang relatif kecil (<50) (Gambar 2. pemberdayaan masyarakat dan bentuk lain semakin mengukuhkan keunggulan UB dalam fungsi sosial kemasyarakatan. Hal ini harus dilakukan sehingga memungkinkan setiap individu dosen selalu aktif terlibat dalam kegiatan penelitian dari waktu ke waktu.

000. Kaji Tindak melalui program kerja sama baik dengan instansi pemerintah maupun swasta. 017A/SK/2005. 6. Unit Jasa Usaha dan Industri (UJI). Tabel 2. 1.693 1.000 242. 7. Jumlah Kegiatan Pengabdian Sistem Penjaminan Mutu Peningkatan mutu secara terus menerus menjadi fokus perhatian UB. Jumlah kegiatan pengabdian kepada Kepada Masyarakat masyarakat juga menunjukkan tren meningkat meskipun terjadi fluktuasi terkait dengan ketersediaan sumber dana dari pemerintah.6.700.Berbagai macam pengabdian masyarakat telah dilakukan oleh UB.000 2. Besarnya jumlah dana yang teralokasikan dengan kecenderungan yang stabil menunjukkan satu kekuatan dalam aspek ini. program Vucer. Pengabdian kepada masyarakat tersebut meliputi pelatihan.27.000 40.800 155.6. Jenis Pengabdian kepada Masyarakat Pelatihan tenaga penyuluh Konsultasi Penerapan IPTEK untuk Industri/ Perusahaan Penerapan IPTEK oleh pemerintah Penerapan IPTEK untuk Masyarakat Pelatihan pengusaha kecil/besar Kaji Tindak Jumlah Besarnya Dana Pengabdian Kepada Masyarakat (x 1000) dari Sumber Biaya dari UB Biaya dari Luar UB 70.4.600 1. Program Pengembangan Kewirausahaan.000 160. Kuliah Kerja Usaha (KKU).000 21. penerapan/pengembangan Iptek. 5.551. Angkaangka statistik yang menunjukkan peran serta UB dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian ini cukup signifikan. pengembangan Desa Mitra Kerja.300 20.600 25. Jumlah ini diharapkan akan tumbuh dengan dibentuknya pusat Inkubator Bisnis yang diharapkan dapat membuka jalinan kerjasama yang lebih luas. 3.172.800 146.966.157. Kerjasama institusi dengan masyarakat dan lembaga-lembaga lain di dalam maupun di luar negeri terus tumbuh dan menjadi sesuatu yang semakin meningkatkan citra UB. dibentuklah Pusat Jaminan Mutu (PJM) pada tanggal 12 Pebruari 2005 dengan SK Rektor No. Magang Kewirausahaan (MKU).600 30. Kuliah Kewirausahaan (KWU). Besar Dana dan Sumber Dana Pengabdian Kepada Masyarakat (2005-2007) No. 2. Adapun besaran dana yang disediakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam kurun waktu 20052007 mencapai Rp. 4.847. Jumlah pengabdian masyarakat dapat dilihat pada Gambar 2. kerja sama. atau layanan jasa. Program Pengembangan Keuangan Pedesaan Grameen Bank.813. Karena itu.693.093 Gambar 2. pelayanan masyarakat baik konsultasi bisnis maupun teknologi tepat guna.200 2. Dana-dana tersebut berasal baik dari dalam UB sendiri dan juga dari luar universitas melalui kegiatan yang dikompetisikan. yaitu sebagai berikut: Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 17 . Sinergi Pemberdayaan Masyarakat (Sibermas). Wirausaha Baru.700 325.00. Sesuai dengan ketetapan Ditjen Dikti maka tugas utama PJM adalah memperoleh mandat dari Rektor untuk mengembangkan dan memantau implementasi sistem jaminan mutu UB. penerapan Iptek untuk memacu Ekspor Non-Migas (Vucer Multi Tahun).000 40.

Berbagai kegiatan kajian telah dilakukan.7). Pada perkembangan selanjutnya BME telah diubah menjadi Pusat Jaminan Mutu (PJM) yang bertugas memantau kinerja unit-unit di dalam universitas dalam bidang akademik (pendidikan. Penyebarluasan praktek baik (good practices) dari suatu unit penerima PHK ke unit yang lain. Kelembagaan dan tugas tim diperbarui tiap tahun melalui SK Rektor sesuai dinamika UB. universitas telah mengadopsi ‘paradigma baru’ dalam meyelenggarakan pendidikan tinggi yang dibuat oleh Ditjen Dikti Depdiknas. penelitian dan pengabdian kepada masyarakat). Untuk menjaga kualitas UB secara menyeluruh maka pembukaan PS baru perlu dianalisis dengan cermat agar dapat memberikan konstribusi peningkatan PS terkareditasi A pada saat diakreditasi. Menjamin mutu Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat. c. Dari sisi jumlah mutlak PS yang mendapatkan akreditasi A. namun hasilnya masih belum nyata diterapkan. Berdasarkan SK. Guna peningkatan mutu secara berkelanjutan. Sejalan dengan pelaksanaan paradigma baru. maka tugas PJM diperpanjang dengan tugas pokok melanjutkan kegiatan sebelumnya. 12 PS (45 %) mendapatkan nilai B dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) dan 1 PS mendapatkan nilai C (Gambar 2. UB telah membentuk lembaga Benefit Monitoring Evaluation (BME) yang langsung bertanggung jawab kepada Rektor. pada tahun 2008 terdapat penurunan karena terjadi proses penggabungan dari beberapa PS yang mendapat akreditasi A.a. maka rektor telah memberikan mandat kepada PJM untuk mengembangkan sistem untuk meningkatkan kualifikasi akreditasi PS. Saat ini LP3 sedang menerima proyek hibah kompetisi TPSDP untuk mendukung program-programnya. Pengembangan Sistem Jaminan Mutu Akademik di UB d. lembaga ini berfungsi untuk menilai keefektifan penyelenggaraan kegiatan yang didanai oleh dana-dana hibah kompetisi dari Ditjen Dikti maupun dana-dana internal universitas. Kegiatan utama LP3 selama ini adalah melakukan pelatihan Pekerti dan teknik-teknik pembelajaran untuk dosen serta evaluasi kurikulum. Menjamin mutu pelaksanaan PHK Ditjen Dikti tersebut melalui Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pendampingan pada saat visitasi PHK dari Ditjen Dikti. hingga tahun 2007. Menjamin mutu usulan akreditasi Program Studi/Institusi melalui pendampingan Monitoring dan evaluasi uji coba serta implementasi manual mutu kegiatan akademik. Untuk Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 18 . prioritas masih diberikan pada PS S-1. Mengembangkan prosedur kerja baku (Manual Prosedur/MP) untuk: Menjamin mutu dan seleksi internal proposal Program Hibah Kompetisi (PHK) dari Ditjen Dikti. Selain PJM terdapat Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) yang bertanggung jawab di dalam kajian penyelenggaraan proses belajar mengajar. (1) (2) (3) (4) (5) b. No: 023A/SK/2006 PJM UB tanggal 13 Pebruari 2006. Beberapa kelemahan di dalam program akademik adalah bahwa pada saat ini 16 PS (50% dari keseluruhan PS yang terakreditasi di UB) mendapatkan nilai akreditasi A. Pada awalnya. Untuk meningkatkan keefektifan mekanisme pengendalian mutu yang ada. Dengan perkembangan pembukaan PS baru yang ada komposisi PS yang belum dan sedang menjalani proses akreditasi menjadi cukup signifikan.

serta azas otonomi. Penetapan Baku Mutu Pemantauan aktivitas Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. yaitu isu Internal Manajemen: (I. dan isu Efisiensi: (E. Peningkatan Baku Mutu dan Kualifikasi Borang Akreditasi. akses dan keadilan.2). Hal ini berguna untuk menjamin keberhasilan institusi memberikan best services. (I. Upaya ini terus ditingkatkan untuk mencapai standar minimum jumlah PS yang terakreditasi A sebesar 80% Untuk program studi pendi-dikan kedokteran dari Fakultas Kedokteran telah mendapat akre-ditasi internasional dari Pemerintah Malaysia. Sejalan dengan itu UB telah merencanakan perubahan status menjadi Badan Hukum Milik Negara pada sejak tahun 2005.8. ICT grant. Peningkatan Efektifitas Pusat dan Unit Jaminan Mutu.8. Sesuai Renstra UB (UB) tahun 2006-2011 dan arah kebijakan pengembangan pendidikan tinggi yang dicanangkan oleh Ditjen Dikti dan tertuang dalam Strategi Jangka Panjang Pendidikan Tinggi (HELTS) 2003-2010 maka UB terus berupaya berbenah diri. Semi Que. Melalui program SP4 tentang Fungsionalisasi Jaminan Mutu Pendidikan tahun 2006. maka kegiatan yang telah dilakukan meliputi tiga isu. antara lain Due-like. Pada saat ini. Senat UB Pusat Jaminan Mutu Fakultas Lembaga Biro Jurusan Pusat UPT Gambar 2. Peningkatan Pemantauan dan evaluasi PBM yang Baku.itu PJM telah menyusun Manual Prosedur Pendampingan Pengusulan Akreditasi PS S-1. ternyata semua terakreditasi A. (E. A2. Peran Fungsional PJM dalam struktur organisasi UB Dalam sistem penjaminan mutu dilakukan proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pendidikan secara konsisten serta berkelanjutan sehingga pengguna (stakeholders) memperoleh kepuasan.1). Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 19 . Dana pengembangan dapat berasal dari dana rutin maupun dana Program Hibah Kompetisi (PHK).1.1).2). Rektor PR-I. isu Sustainabilitas: (S) Standarisasi Pembinaan dan Pemantauan PHK. agar menghasilkan lulusan yang mampu meningkatkan daya saing bangsa. I-MHERE sub component 2. A3. Sistem telah dicoba sejak tahun 2006. Dengan sumber daya yang ada UB berupaya untuk mengoptimalkan pembinaan dan pengembangan pendidikan tinggi yang mampu merangsang kinerja kolektif untuk meningkatkan mutu yang berkelanjutan berdasarkan evaluasi diri. TPSDP. SP4. PR-III. UB sedang menyiapkan proposal lengkap PHK berbasis institusi tahun 2008. dengan melaksanakan secara sungguh-sungguh mandat otonomi pengelolaan pendidikan dan mengupayakan peningkatan kesehatan organisasi penyelenggara pendidikannya. UB telah berperan aktif dan berhasil memperoleh berbagai PHK yang ditawarkan oleh Ditjen Dikti. sesuai visi dan misi yang ditetapkan serta mengembalikan kepercayaan dan peran UB sebagai entrepreneurial university dan center of excellence. sejak saat itu 8 PS yang semula terakreditasi B dan mengusulkan perbaikan.2 dan 2. Adapun peran fungsional PJM dalam struktur organisasi UB digambarkan dalam Gambar 2. Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. PR-II.

sharing good practices. SPM yang dikembangkan masih diprioritaskan pada bidang akademik untuk program S-1 dan belum menyentuh administrasi keuangan dan kepegawaian. Dengan berperannya GJM dan UJM di tingkat fakultas dan jururusan (Gambar L. independen dan tidak menjabat secara struktural.3) pembenahan sumberdaya perlu dilakukan untuk bisa melakukan fungsi penjaminan mutu secara komprehensif.5% untuk standarisasi 31 orang reviewer proposal PHK dan 21 orang untuk monevin. Dengan posisi dan fungsinya seperti pada struktur organisasi universitas (Gambar L. maka SK Rektor UB No. kebutuhan internal dan tuntutan eksternal. Hal ini dimaksudkan untuk akselarasi pengembangan SPM dan mengakomodasi keragaman di 12 Fakultas/program di UB. berdasarkan SK 010A/SK/2007 tanggal 15 Januari 2007 ditetapkan tim PJM yang baru beranggotakan 14 orang dengan kualifikasi doktor. Mengembangkan Sistem Penjaminan Mutu Akademik dan pelaksanaan auditnya. Hal ini dapat mempercepat peningkatan penguatan kapasitas dan kinerja PJM UB melalui konsep continuous quality improvement.Prestasi Program SP4 tersebut terutama dirasakan terkait dengan keberhasilan fungsi PJM dalam seleksi internal dan pendampingan penyusunan proposal PHK. 023A/SK/2006 tanggal 13 Pebruari 2006 tentang Pusat Jaminan Mutu (PJM) UB yang beranggotakan tujuh (7) orang dari lima (5) Fakultas telah diperkuat dengan memasukkan anggota baru. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 20 . Meningkatkan pendampingan mutu usulan akreditasi Program Studi/Institusi melalui Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Internal (Monevin) Program Hibah Kompetisi (PHK) Sesuai dengan kapasitas. pendampingan penyusunan borang akreditasi maupun dalam pengembangan sistem penjaminan mutu akademik. Selanjutnya. b. Oleh karena itu. maka diperlukan percepatan pengembangan perangkat dan kelembagaan SPMA. Hal itu didukung oleh peningkatan kualifikasi anggota PJM tentang Sistem Penjaminan Mutu Akademik (SPMA). monevin PHK.). PJM telah menggunakan dana Monev PHK 2. Untuk tugas PJM yang baru hingga 15 Januari 2008. Sejalan dengan dinamika kondisi dan kebutuhan UB. PJM bekerjasama dengan Tim Koordinasi PHK dalam kegiatan Monevin PHK (Gambar L. serta peningkatan kepercayaan Ditjen Dikti pada implementasi PHK dan BAN PT yang ditandai oleh meningkatnya jumlah program studi yang terakreditasi A dari 9 PS pada akhir tahun 2005 menjadi 19 PS pada akhir tahun 2007. c.1. yaitu sebagai berikut: a. menunjukkan komitmen untuk pengembangan mutu UB. tidak hanya di universitas namun juga di fakultas/lembaga dan jurusan.2) diharapkan proses penjaminan mutu bisa berjalan seiring dengan dinamika unit kerja dari satuan terkecil.

60 166.1.86 2007 235. PNBP APBN Total Pendapatan Jumlah total pendapatan UB 2003 – 2008 dalam milyar rupiah Sumber 2003 71.45 77. Diakui bahwa UB belum mampu memobilisasi dana secara optimal dari profit center-profit center yang ada meskipun sebenarnya potensi yang ada cukup besar.81 83.92%.05 126.1. Hal ini tentunya menunjukkan potensi UB dalam penggalangan dana masyarakat meskipun porsi PNBP-Akademik (yang dipungut dari mahasiswa) rata-rata masih 60.15 101. TPSDP. Proporsi PNBP dan APBN dapat dilihat dalam Gambar 3. berbagai macam usaha telah dilakukan dalam meningkatkan sumber pendanaan selain dari sumber-sumber dana yang ada.2. PRE E K MBANG P ND A AN200 AN E AP T 3-20 08 160 PNBP-Akadem ik 120 PNBP-Non Akadem ik APBN n d h a l m u J 80 40 0 0 1 2 3 4 5 6 7 Gambar 3. Kemampuan ini bukan hanya sekedar menunjukkan peningkatan indikator kesehatan finansial namun juga menunjukkan suatu perkembangan kualitas secara menyeluruh.96 70. baik dari SPP.72 257. tersebut terlihat bahwa rata-rata pertumbuhan total pendanaan dari tahun 2003 hingga 2008 adalah 26. sedangkan sampai dengan tahun 2007 meningkat sebesar 322.60%. INHERENT.60 2006 156.BAB III EVALUASI KINERJA MANAJEMEN PERGURUAN TINGGI Keuangan Sumber pendanaan utama UB adalah dari APBN (DIP dan DIK) dan PNBP yang utamanya berasal dari sumbangan pendidikan mahasiswa (IOM. Meskipun demikian. Ke depan UB sadar bahwa porsi pendanaan dari mahasiswa. Demikian juga dengan ketergantungan terhadap dana APBN melalui DIP dan DIK. Pertumbuhan Total Pendapatan Tahun 2003-2008 UB (angka 1 = 2003 dan 6 = 2008) dalam Milyar Rupiah Porsi PNBP atas total pendanaan juga menunjukkan trend meningkat dari tahun 2003 ke tahun 2004 mencapai 122.1. IOM maupun SPFP harus semakin kecil.55 2004 88. seperti A3.59 142. dan SPFP). I-MHERE.79 189.1. SPP.93 361.98 Dari tabel 3.1. Jumlah perkembangan total pendanaan UB untuk kurun waktu 2003–2008 dapat dilihat pada tabel 3.05 2005 105. Tabel 3. dan lainnya. Sehubungan dengan itu. Oleh karena itu. UB saat ini telah Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 21 . UB telah menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan pendanaan dari dana hibah kompetisi.8% dari total PNBP. Pertumbuhan total pendanaan UB dari tahun 2003 hingga 2008 disajikan dalam Gambar 3.7% per tahun.

Gambar 3. UB telah memiliki Manual Prosedur (MP) anggaran dan keuangan. UB telah bertekad untuk semakin memperkecil ketergantungan terhadap dana negara melalui APBN dan dana mahasiswa. Sementara itu. kualitas layanan akan semakin meningkat dan diharapkan akan berdampak langsung pada mutu kegiatan tri dharma. Dilihat dari penggunaan anggaran PNBP di tahun 2007. Program ini tentunya perlu terus digalakkan oleh UB sebab untuk menjadikan UB sebagai perguruan tinggi yang berstandar internasional memerlukan pendanaan yang besar baik untuk belanja modal maupun belanja operasional.3. Proporsi Sumber Dana UB Tahun 2003 s. Realisasi belanja untuk 5 tahun terakhir dapat dilihat pada Gambar 3. Ke depan. 10% digunakan untuk pengabdian masyarakat. Namun. Karena itulah. 2008 Saat ini UB sedang menggodok berbagai macam program dan kegiatan melalui inkubator bisnis. prasarana. penelitian menyerap anggaran sebesar 12%. Dari tabel nampak adanya pertumbuhan yang konsisten dari waktu ke waktu.2. porsi terbesar adalah digunakan untuk pendidikan (40%). Saat ini UB telah rutin membuat Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 22 . serta berbagai bisnis lain yang bersifat non-akademik. dan 38% digunakan untuk penyediaan sarana. dan investasi. UB dengan statusnya sebagai PTN masih menggunakan sistem akuntansi negara yang utamanya berbasis kas.d.mengidentifikasi berbagai macam sumber yang bisa digali melalui inkubator bisnis. Berbagai target kinerja hanya dapat tercapai apabila dana tersedia untuk membiayai program yang direncanakan. dengan proporsi belanja modal mengalami kenaikan signifikan pada tahun 2006-2008 yang dapat dilihat sebagai suatu kemampuan ekspansif dari UB dalam peningkatan mutu sarana dan prasarana. Gambar 3.3. maka existing system yang berlaku di UB mempunyai banyak kelemahan anata lain dana PNBP harus disetor ke kas negara. Pertumbuhan Realisasi Belanja Tahun 2003-2008 Hal krusial lain yang akan menjadi isu dalam bidang keuangan adalah sistem pengelolaan keuangan.

dilaksanakan berdasarkan PABU sehingga akuntabilitas dan transparansi dapat terwujud. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 23 . Oleh karena itu. misalnya disclosure laporan keuangan yang kurang mencukupi dan ketepatan waktu laporan yang dihasilkan. 21/M/Itjen/II/2007 tanggal 13 Pebruari 2007. Tindak lanjut temuan ini dilakukan untuk menjamin pertanggungjawaban secara administratif maupun secara finansial. Seluruh temuan BPK yang disepakati oleh pihak UB telah ditindak lanjuti UB berdasar surat Rektor No. perubahan UB menjadi BLU betul-betul diharapkan akan dapat menciptakan sistem pengelolaan yang lebih responsif terhadap perubahan. maka kemampuan sumber daya manusia di bagian keuangan akan terus ditingkatkan.11/OK/2006 tentang Tindak Lanjut Temuan Itjen Depdiknas.neraca dan laporan aktivitas melalui SAI (Sistem Akuntansi Instansi) dan SABMN (Sistem Akuntansi Barang Milik Negara). Tindak lanjut ini dilakukan dalam rangka mewujudkan akuntabilitas dalam pendanaan Pada tahun 2006. Diharapkan sistem ini dapat diterapkan di tahun 2009. Oleh karena itu. perbaikan ini akan kurang berarti bila pengelolaan keuangan masih menggunakan sistem UB sebagai PTN. Hasil temuan audit tersebut telah ditindak lanjuti berdasarkan surat Rektor/KaBAUK No. Di samping audit keuangan sebagaimana dikemukakan di atas. Berdasarkan pada berita acara IRJEN yang dibuat di Makassar pada tanggal 22-24 Nopember 2007. audit keuangan dilakukan oleh pengawas dari Itjen Depdiknas secara komprehensif mulai tanggal 2-21 Nopember 2006 ke seluruh unit kerja dan fakultas-fakultas di lingkungan UB berdasarkan surat tugas No. 73/W/Itjen/X/2006 tanggal 17 Oktober 2006. Selain itu.15 tahun 2006. Pemeriksaan audit keuangan pada tahun 2007 dilakukan melalui keuangan di UB oleh Badan Pemeriksa Keuangan Negara (BPK) berdasarkan Undang-undang No. Tertib adminitrasi keuangan yang berjalan ini terus dijaga dengan berbagai langkah antisipasi. BPK memberi tugas kepada para auditor BPK untuk melakukan Pemeriksaan di UB berdasarkan Surat Tugas No. bahwa semua temuan BPK telah selesai ditindaklanjuti oleh UB. UB mendapatkan pujian sangat baik dari Itjen Dikti berkaitan dengan temuan audit BPK tahun 2000-2002.2/01/2007 tanggal 15 Januari 2007.XIII.163/W/Itjen/VIII/2007 tanggal 23 Agustus 2007. Audit keuangan oleh Auditor Itjen Depdiknas tahun 2007 di UB telah dilaksanakan pada tanggal 4 s/d 18 September 2007 dengan surat tugas No. tentang Tindak Lanjut Temuan Tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.1008/J10/KU/2007 tanggal 5 April 2007. 23/ST/V. 1008/J10/KU/2007 tanggal 5 April 2007. Berdasarkan Keputusan Mendiknas No.220/P/Itjen/IX/2005 pada tanggal 12 September 2005 di UB telah dilaksanakan audit keuangan oleh Itjen Depdiknas. kedua sistem tersebut masih terdapat perbedaan laporan. Tim Auditor Itjen telah mengadakan monitoring dan evaluasi tentang Tindak Lanjut Hasil Pengawasan dan Pemeriksaan yang dilakukan Itjen Depdiknas di tahun sebelumnya. Hasil temuan audit tersebut telah ditindak lanjuti berdasarkan surat Rektor No. Audit keuangan juga dilakukan melalui monitoring dan evaluasi. 1202/J10. perbaikan sistem akan menjadi salah satu prioritas UB sehingga status BLU menjadi pilihan. Saat ini melalui proyek I-MHERE (Indonesia Managing Higher Education for Relevance and Efficiency) UB sedang melakukan reformasi sistem keuangan menuju sistem yang lebih transparan dan akuntabel sesuai dengan Prinsip-prinsip Akuntansi Berterima Umum (PABU). Sejalan dengan itu. Meskipun demikian. tanggal 12 Maret s/d 1 April 2007. tanggal 24-26 September 2007 dengan surat tugas No. pemeriksaan keuangan juga dilakukan oleh Biro Keuangan Depdiknas. 080/O/2000 tentang Organisasi dan Tata Kerja Depdiknas Inspektorat Jenderal dan berdasar surat tugas Inspektorat No. Pada tahun 2007. 46079/ST/A303/KU/2007 tanggal 14 September 2007 untuk Monitoring dan Evaluasi Penerimaan dan Penggunaan PNBP Triwulan II dan III tahun 2007. Namun. Auditor telah mengadakan pemeriksaan mulai 15 Januari 2007 sampai kurun waktu hampir satu bulan. sistem yang ada masih dirasa kurang dalam hal assurance. dengan surat tugas No. tentang Tindak Lanjut Temuan Itjen Depdiknas. Hasil pemeriksaan Itjen tertuang dalam berita acara pemeriksaan dan pemeriksaan pembukuan yang telah dilaksanakan oleh tim Auditor Itjen Depdiknas.

Hal ini menunjukkan suatu pertumbuhan yang positif dan menjadi aspek kekuatan finansial dan modal menuju otonomi BHPMN maupun otonomi pengelolaan keuangan dalam bentuk BLU. b. prasarana dan investasi. Dari aspek kebijakan pengelolaan keuangan ini beberapa aspek yang dipandang masih perlu dioptimalkan adalah terkait dengan transparansi dan akuntabilitas operasional. Ini juga menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masayarakat dan semakin meningkatnya kualitas UB.5% dari total pendapatan UB. Neraca dan laporan keuangan dihasilkan dengan menggunakan sistem SAI dan SABMN. 21 tahun 2007 UB termasuk pada unit wilayah Akuntansi Jawa Timur dimana pada setiap bulan membuat Laporan Keuangan pada wilayah (Jatim) di Unair Surabaya dan diteruskan pada tingkat pusat (Depdiknas). Dari keseluruhan belanja yang dilakukan sebagian besar (41%) dipergunakan untuk belanja pegawai. 22% belanja modal dan sisanya belanja sosial (beasiswa). dalam struktur organisasi UB yang dikembangkan posisi dan peran Satuan Pengendalian Internal (SPI) dan Monev semakin diperkuat. Dalam proses penentuan biaya pendidikan mekanisme sosialisasi dan umpan balik dilakukan dengan prinsip transparansi dan keadilan. c. di luar audit sesuai perundangan yang ada. pada setiap bulan. Pada saat ini penggunaan dana PNBP dialokasikan untuk pendidikan sebesar 40% dengan porsi 12% penelitian dan 10% pengabdian dan sisanya untuk sarana. Sumber pendanaan universitas berasal dari APBN dan PNBP. dengan penetapan biaya pendidikan secara proporsional UB menuju suatu pola pembiayaan masyarakat yang berkeadilan yang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 24 . Jumlah dana yang terus bertambah menuntut pengelolaan yang semakin efektif dan efisien. Terkait dengan hal ini maka pertanggung-jawaban dan kehatihatian dalam pengelolaan telah diterapkan sehingga tidak menimbulkan permasalahan. Realisasi Anggaran Pengembalian. Sebelum tanggal 10 setiap bulan UB diwajibkan Rekonsiliasi dengan KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) setempat dengan melaporkan penggunaan dana yang telah dipergunakan pada saat itu yang berupa: a. Proporsi sumber pendanaan dari APBN dari waktu ke waktu semakin menurun dan pada saat ini dalam kisaran 33% dibandingkan tahun 2003 sebesar 49. Sumber pendanaan dari PNBP porsi akademik (berasal dari biaya pendidikan mahasiswa) masih menempati porsi yang paling besar sebagai sumber pendapatan diikuti dengan PNBP non akademik. Realisasi Anggaran Belanja. Pada saat ini. Langkah-langkah peningkatan kualitas pengelolaan juga dilakukan dengan peningkatan kompetensi pejabat dan pengelola keuangan.7% per tahun dengan nilai total pendapatan terestimasi mendekati 0. Hal ini dapat menjadi kendala dalam hal pengeolaan keuangan dan dalam hal pengambilan keputusan manajemen yang berkaitan dengan manajemen keuangan.4 Triliun pada tahun 2008 dari sebesar 142 Milyar pada tahun 2003. Dalam implementasi kebijakan keuangan telah disusun penerapan Manual Prosedur (MP) yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya keuangan serta penjelasan hak dan tanggung jawab masing-masing pengguna dan pengelola. Pencatatan transaksi keuangan dari masing-masing unit masih belum terintegrasi menjadi satu. 32% belanja barang. Dilihat dari perkembangannya yang semakin besar dan tumbuh sekitar 26. Kesadaran sebagai suatu institusi akademik membawa pada pengalokasian anggaran UB yang semakin difokuskan untuk kegiatan akademik dan pengembangannya. Solusi sistem terus dikembangkan melalui project I-MHERE institusi dan diharapkan akan dapat diimplementasikan pada tahun 2009. Realisasi Anggaran Pendapatan. Proporsi ini menunjukkan kepedulian yang tinggi untuk pengalokasian anggaran pada kegiatan akademik. Realisasi Pengembalian Pendapatan. Pada sisi lain pertumbuhan ini juga semakin menguatkan tuntutan dalam hal akuntabilitas dan transparansi pengelolaan anggaran.Berdasarkan keputusan Mendiknas No. Dengan demikian. d. Pada saat ini pengelolaan sistem keuangan masih menggunakan sistem yang bersifat semi manual.

931 9 1.3 dan Tabel L.419 17 2008/ 2009 1. Dosen yang menyandang gelar S2 (53.). Jumlah mahasiswa S1 dapat ditingkatkan dengan catatan mahasiswa diploma mengalami phasing out.4.86%).915 1.80 7 1.687 27.271 19 18 Ratio 2005 2006 / / 2006 2007 2.47 2 1. dan mengembalikan bisnis utama pada kegiatan pendidikan S1 dan pasca sarjana.424 18 25 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi . Kebijakan rekruitmen yang mensyaratkan penerimaan dosen minimal dengan jenjang S2 merupakan satu langkah maju dalam pola rekruitmen. minimal S2 (77.030 25. Rasio ini merupakan rasio ideal yang ditetapkan oleh Ditjen Dikti.memungkinkan terbentuknya subsidi silang secara langsung di antara peserta didik melalui pembiayaan pendidikan.38 23. Sumber Daya Manusia (SDM) Dalam lima tahun terakhir rasio dosen dengan mahasiswa (S1) dalam proses belajar mengajar (PBM) adalah di bawah 1:20 (Tabel 3. Pertanggung jawaban pemanfaatan di antaranya terwujud dengan pemanfaatan secara langsung anggaran yang ada dalam pengembangan mutu pendidikan dan peneltian serta pengabdian masyarakat.581 4 1.34 7 8 1.274 28. Perkembangan institusi pendidikan lain bisa menjadi potensi ancaman yang apabila tidak disikapi dengan peningkatan mutu yang memadai akan berubah menjadi ancaman nyata.461 1. Rasio Jumlah Mahasiswa/Dosen Uraian Jumlah Mahasiswa Diploma Jumlah Mahasiswa S-1 Jumlah Mahasiswa Pascasarjana Jumlah Mahasiswa Keseluruhan Jumlah Dosen Rasio Jumlah Mahasiswa S-1 / Dosen 2004 2003/ / 2004 2005 3.251 22. Komposisi ini perlu dijaga dengan memperhatikan pertumbuhan mahasiswa.877 2. Proporsi dosen bergelar S3 yang relatif masih rendah ini akan berubah secara drastis dengan banyaknya staf yang saat ini sedang menempuh program S3 baik di dalam maupun di luar negeri.324 872 27. Upaya mengantisipasi perkembangan ke depan dalam hal penggalangan dana dilakukan dengan melakukan pembentukan unit-unit bisnis dan pemberdayaan produktivitas penelitian.09 28. Hal ini menunjukkan semakin kuatnya potensi UB dalam menuju pengelolaan institusi yang semakin sehat dan berkualitas. pengabdian dan pendidikan. Upaya perbaikan terus perlu dilakukan secara cermat dalam penentuan besaran masing-masing sehingga akan mekanisme ini akan menjadi keunggulan UB dan sekaligus juga meningkatkan keterlibatan masyarakat secara aktif dalam operasional UB. Perkembangan penerimaan anggaran melalui hibah-hibah kompetisi yang diselenggarakan oleh Ditjen Dikti. Meskipun hal ini merupakan salah satu aspek positif UB.88%) dan S3 (24.884 28.55 8 6 1. Hal ini disebabkan juga dengan semakin kompetitifnya peroleh dana-dana ini. melalui dana penelitian dan melalui bentuk kerjasama lain menunjukkan trend positif.3.978 23.892 2. Tabel 3.508 23. Pengembangan unit-unit bisnis masih tetap mengacu dengan kerangka peraturan yang ada sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum tanpa harus meninggalkan ciri utama UB sebagai institusi pendidikan.224 1.02%) di antaranya merupakan alumni luar negeri sedang sisanya berasal dari perguruan tinggi ternama di dalam negeri (Gambar 3.434 17 16 2007 / 2008 1.12. Secara total rasio mahasiswa/dosen semakin membaik dengan bertambahnya jumlah staf. namun UB harus terus meningkatkan kualitasnya.735 3.).15 28. Pembentukan Pusat Inkubator Bisnis dan Layanan Masyarakat diharapkan dapat memberikan peningkatan peran UB di masyarakat dan sekaligus sebagai media peningkatan sumber pendapatan UB.95 22.398 1. Pada sisi lain dorongan yang tinggi dari pimpinan untuk melanjutkan studi S3 nampak mulai memberikan hasil pada tahun 2007 dan 2008.

7). Persepsi dosen ini merupakan suatu aspek positif untuk terus mendorong kemajuan relevansi pelayanan akademik. Tindak lanjut perbaikan yang telah dilakukan adalah pemetaan standar kompetensi SDM sesuai tupoksi. motivasi dan kinerja.42% (angka ideal adalah 25%). Perkembangan Jumlah Dosen Berdasarkan Gelar Akademik Sayangnya peningkatan pendidikan dosen melalui pendidikan pascasarjana belum memberikan dampak pada peningkatan efisiensi proses belajar mengajar. maka pada saat ini dosen tersebut mendapat kesempatan luas untuk tugas belajar.4–L. Hal ini disebabkan beberapa faktor. sistem manajemen belum cukup efektif dalam melakukan fungsinya untuk mendorong tercapainya AEE yang baik. kebijakan peningkatan kompetensi melalui pelatihan menjadi salah satu investasi penting UB untuk menunjang ketersediaan SDM yang profesional. pelaksanaan tri dharma bermutu dan relevansi pelayanan sarana-prasarana. Di sisi lain dosen senior (lektor kepala dan profesor) yang mempunyai tanggung jawab dan kompetensi lebih.Rasio Jumlah Mahasiswa Diploma & S1/Dosen Rasio Jumlah Mahasiswa Keseluruhan/ Dosen 1600 1400 1200 1000 800 600 400 200 0 22 23 21 22 19 20 18 20 18 19 19 20 27 0 27 5 29 5 24 6 32 4 79 9 77 3 73 6 89 0 77 6 S-3 S-2 S-1 25 6 2004 44 0 2005 44 1 2006 36 4 2007 35 1 2008 Gambar 3. Mereka yang mempunyai beban lebih dari 12 sks hanya 10% sampai 15%. Pada proses belajar mengajar yang dilaksanakan di S-1 angka AEE yang dicapai adalah 17. Peningkatan kapasitas SDM bidang akademik dan non akademik telah dirancang dan diujicobakan melalui program I-MHERE serta menjadi konsep kebijakan tentang pengembangan SDM (Gambar L. Hasil analisis menunjukkan bahwa dosen senior tersebut mendapat tugas negara dan membantu masyarakat dalam pembangunan. Sementara itu. Upaya-upaya positif Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 26 . Pra kondisi ini sangat dibutuhkan untuk mencapai target manajerial dan akademik selama masa transisional. berdasarkan pendidikan. pengalaman.6. mendapatkan beban lebih sedikit (Gambar L. 25% berkisar 2-6 sks dan 4 % kurang 2 sks). pelatihan. hasil survai juga menunjukkan kecenderungan positif dalam perencanaan pendidikan pegawai.4. karena angka AEE belum mencapai optimum. Selain itu. Dosen yang mendapatkan beban kerja berlebihan didominasi oleh dosen yunior (asisten ahli) dengan 24% di antara mereka mendapatkan beban lebih dari 12 sks.). dosen yunior yang semula kurang mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuannya. Jumlah dosen yang mempunyai beban kerja kurang 12 sks per semester mencapai 56% (27% dari sampel mempunyai beban berkisar 6-9 sks. Selanjutnya. pelatihan dan sandwich program dari Dikti maupun UB. pertama beban kerja dosen tidak menyebar dengan baik meskipun perkembangan jumlah dosen relatif stabil. Langkah perbaikan manajemen melalui kegiatan IMHERE institusi diharapkan dapat memberi kontribusi positif untuk peningkatan AEE.

Salah satu faktor pendukung adalah peningkatan kapasitas akademik dari dosen yang merata di seluruh fakultas yang ada (Tabel L.).). Terlepas dari rata-rata lama studi yang lebih lama dari seharusnya (4. sejauh mana konstribusinya Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 27 . paten maupun pengabdian kepada masyarakat dari dosen sangat baik. non degree training. Dengan banyaknya dosen yang saat ini sedang dan akan menempuh pendidikan (S3) di LN. Puncak dosen yang kembali dari belajar dari luar negeri pada sekitar tahun 1991-1995.17. Staf ahli tersebut membawahi lima staf untuk mendorong program khusus kerjasama luar negeri. maka jumlah dosen S3 lulusan LN diperkirakan akan meningkat tajam pada tahun 2011-2012. Meskipun hasil-hasil penelitian sangat banyak. Prestasi dosen ini berdampak pada peningkatan suasana akademik dan mendorong prestasi penalaran mahasiswa.13. Hal ini menjadi prakondisi pada masa transisi untuk mencapai standar internasional dengan menyelesaikan masalah tersebut. Produktivitas penelitian. hasil tracer study terakhir menunjukkan mayoritas lulusan (88%) menerima gaji pertama lebih dari 1. Hal ini juga seiring dengan peningkatan IPK lulusan. sayangnya masih ada penandatanganan MOU yang belum ditindak-lanjuti. Indikasi ini menunjukkan bahwa pengembangan SDM sangat tergantung pada sumbangan luar negeri. Persentase dosen yang bergelar S-2 dan S-3 alumni luar negeri saat ini masih 14%.8.. Di samping itu. maka Renstra 2006-2011 dan Program Kerja Rektor 2007-2011 telah memprioritaskan program internasionalisasi dan mengangkat staf ahli bidang bidang kerjasama. Dari hasil tracer study beberapa tahun terlihat adanya perubahan signifikan pada gaji pertama yang diterima oleh lulusan. Dari analisa keadaan ini menunjukkan bahwa faktor alumnus luar negeri ini dianggap faktor penting untuk meningkatkan kerjasama luar negeri di UB. Salah satu dampak banyaknya staf yang belajar di luar negeri adalah UB mulai melakukan kerjasama-kerjasama dengan lembaga-lembaga internasional. Peningkatan jumlah dosen yang mendapatkan gelar dari luar negeri mulai dirasakan sejak periode 1981-1985. Di masa lalu. dalam kurun waktu 2005-2007. Hal ini menunjukkan peningkatan daya saing dan penghargaan dari masyarakat pengguna lulusan terhadap alumni UB. dan bekerjasama untuk melaksanakan kegiatan pendidikan bersama (double degree dan linkage program) dan pertemuan ilmiah internasional. namun hasil penelitian masih kurang dimanfaatkan untuk pengkayaan bahan ajar dan pembangunan masyarakat. Untuk itu. sampai dengan Tabel L.6 tahun).5 juta rupiah (Tabel L. Namun. Tabel L.dalam peningkatan kompetensi ini diapresiasi oleh staff yang memandang adanya kesesuaian antara pelatihan dan kompetensi yang dimiliki (Gambar L. Penelitian tersebut didanai baik oleh universitas. yang dilanjutkan dengan kunjungan-kunjungan pendek. karena sebagian besar mereka belajar ke luar negeri karena mendapat beasiswa dari lembaga donor di luar negeri. dana hibah kompetisi maupun dana luar negeri dengan melibatkan 965 orang dosen. hasil tracer study menunjukkan perkembangan kompetensi lulusan yang semakin meningkat. setelah periode ini terjadi penurunan lulusan yang berasal dari luar negeri dan pada saat yang bersamaan juga terjadi penurunan kerjasama dengan lembaga-lembaga internasional.). Universitas senantiasa tetap melanjutkan beberapa usaha untuk meningkatkan kerjasama internasional melalui kunjungan kerjasama ke beberapa negara oleh pimpinan UB. kontrak kerja.9. Jika pada 4 tahun yang lalu kebanyakan lulusan mendapatkan gaji kurang dari 1 juta rupiah. Perlu dicatat bahwa kenaikan UMR selama 4 tahun tidak signifikan. Informasi ini menunjukkan bahwa kemampuan sivitas akademika di UB sangat baik. Selain terjadi peningkatan karya ilmiah yang telah dipatenkan. Untuk itu penguatan aspek leadership di semua lini pengambilan keputusan dan tingkat koordinasi telah ditingkatkan. lemahnya tindak lanjut ini terkait dengan lemahnya SDM di beberapa jurusan dan fakultas serta aspek kapasitas perencanaan. Demikian pula dengan hasil penelitian yang telah dipublikasikan dan dipatenkan.8. sebanyak 993 penelitian telah dilakukan oleh dosen UB. dalam kurun waktu yang sama 1609 dosen terlibat dalam pengabdian kepada masyarakat. Hal lain yang sangat penting adalah mendorong dosen agar mengubah mindset jangka pendek untuk pengembangan institusi (project base approach) ke arah mindset menyeluruh dan jangka panjang (out come base approach).

masih sekitar 46% persen dosen dapat di promosikan kenaikan pangkatnya lebih dari 4 tahun (Gambar L. prosedur pengajuan dan jenjang kedudukan fungsional bagi staf-staf akademik. diperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah guru besar yang cukup signifikan pada 2-4 tahun ke depan. Pada sisi lain dengan dorongan dan strategi pengembangan akademik yang tepat maka diperkirakan jumlah guru besar akan naik secara signifikan pada beberapa tahun kedepan. yaitu didasari oleh kemampuan mereka untuk mengumpulkan satuan kredit kenaikan pangkat tertentu dengan dasar kegiatan yang disebut Tridharma Perguruan Tinggi dan kegiatan penunjang. bahwa muatan dari ketentuan pembagian tugas menciptakan iklim akademik yang kurang kondusif. dengan argumentasi bahwa proses publikasi di jurnal internasional bisa memakan waktu yang lama dan tidak bisa diperkirakan secara tepat periode penerbitannya. hal ini tidak diikuti dengan peraturan pelaksana yang tegas tentang penjabaran tugas bagi semua jenjang fungsional secara rinci. Namun. sementara ada dosen yang karya ilmiahnya dapat mencapai lebih dari itu di jurnal internasional. karena hanya membatasi tulisan di majalah hanya dua tulisan yang diakui (ketentuan DIKTI). Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 28 . Peningkatan profesionalisme sumberdaya kurang bisa dilaksanakan dengan baik melalui sistem semacam ini.15). Keadaan yang demikian ini menunjukkan. Selain itu pengakuan terhadap karya dosen ketika sedang tugas belajar pun mestinya perlu dipertimbangkan mengingat pada jenjang pendidikan doktor kegiatan utamanya adalah penelitian. adanya persyaratan kenaikan pangkat yang cenderung tidak menghargai prestasi. Universitas hanya mendukung dan memfasilitasi mereka untuk dilanjutkan ke BAKN. Sistem kenaikan pangkat di lingkungan UB mengikuti sistem nasional sebagai tenaga pengajar di lingkungan Ditjen Dikti. Sebagai PTN saat ini UB mengikuti ketentuan kepegawaian negara sehingga prosedur pengajuan kenaikan jenjang fungsional bagi staf sering terasa kaku dan kurang Gambar 3. adalah jawaban untuk menyelesaikan problematika ini. Promosi kenaikan pangkat dan jabatan fungsional seharusnya bisa dilakukan paling tidak setiap 4 tahun sekali. Hal ini misalnya. tercipta keadaan yang tidak fair. Peraturan Pemerintah menyebutkan tentang syarat-syarat.5. Upaya sistimatis dari universitas perlu dilakukan untuk mendorong tercapainya komposisi guru besar yang memadai. akibatnya universitas tidak punya kewenangan sendiri untuk melakukan perencanaan pengembangan sistem SDM sendiri secara otonom. Perkembangan jumlah dosen berdasar mendorong semangat berkarya di jabatan fungsional bidang akademik. Universitas sebenarnya hanya membantu mempromosikan mereka untuk naik pangkat.dalam membangun citra dan revenue generation bagi UB? Evaluasi dan penanganan secara khusus untuk hal ini sangat dibutuhkan di masa yang akan datang.02 % (Tabel L. Kenaikan pangkat hanya didasari sekedar memenuhi sarat administratif kenaikan pangkat. Akibatnya. bukan karena pertimbangan profesional. sehingga memungkinkan beberapa karya publikasi terbit pada tahun yang sama. Akan tetapi.9).5) yang cukup tinggi dan jumlah dosen bergelar S3 sejumlah 24. Dilihat dari proporsi jumlah Lektor Kepala (Gambar 3. Universitas juga perlu memberikan dukungan bagi karya-karya bermutu untuk dapat diakui untuk kenaikan pangkat. Organisasi UB yang baru terkait dengan pengembangan Pusat Inkubator Bisnis. sehingga jenjang kedudukan fungsional yang lebih tinggi seperti Guru Besar diberi beban kerja lebih sedikit daripada staf akademik yang jenjang kedudukan fungsional-nya lebih rendah.

Kebijakan zero growth untuk penerimaan sumberdaya manusia akan menyebabkan pola penyebaran umur tenaga akademik tidak ideal. Apabila universitas mempunyai komitmen untuk mengembangkan universitas ini menjadi research university. dan sebagian besar tenaga menyebar di tenaga administratif sedangkan tenaga teknisi dan pustakawan kurang memadai (Gambar 3. Akibatnya UB membuat kebijakan untuk menerima tenaga honorer untuk menunjang kegiatan-kegiatan akademik maupun non akademik. sehingga banyak pekerjaan di mulai tingkat jurusan. maka pola penyebaran tenaga non akademik juga mempunyai pola yang kurang benar. Tenaga honorer menerima gaji lebih rendah dibanding PNS dan menggunakan anggaran universitas untuk membiayai mereka. Namun demikian. Tenaga tetap non akademik yang berada di kantor pusat sekitar 38% sedangkan sekitar 4 s.6). keadaan ini sangat berbeda dangan tenaga honorer. Berdasarkan sebaran rentang usia dapat diperkirakan bahwa UB akan tetap mampu menjaga kualitasnya secara berkesinambungan. mereka sebenarnya diperlakukan kurang adil dalam promosi karirnya. Tenaga akademik yang relatif muda (di bawah 35 tahun) sekitar 26 % dari keseluruhan tenaga (Tabel L. Sebagian besar tenaga Gambar 3. perkembangan kota yang semakin melebar mengubah posisi kampus yang semula pada daerah pinggiran kota menjadi daerah yang termasuk dalam wilayah tengah kota. beberapa tahun belakangan ini UB mendapatkan tambahan dosen yang cukup signifikan. Proporsi Jumlah tenaga administratif merupakan lulusan SMA hanya sedikit kependidikan di UB yang lulusan S2 (Tabel L. maupun rektorat yang seharusnya dikerjakan tenaga non akademik terpaksa harus dikerjakan tenaga akademik. Sebagian besar pegawai tetap (Pegawai Negeri Sipil) berumur lebih dari 40 tahun. teknisi dan laboran. Dosen umumnya mendukung desentralisasi manajerial sebagai bagian dari implementasi paradigma baru perguruan tinggi. Kebijakan “zero growth” untuk penerimaan pegawai negeri baru oleh pemerintah juga memberikan dampak pada sistem regenerasi pada tenaga non akademis (administrasi. Promosi karir tenaga tetap non akademis (PNS) juga relatif baik dibandingkan tenaga honorer.d. mereka rata-rata dapat dipromosikan kenaikan pangkatnya sekitar 89% kurang dari 4 tahun.11-L. sedangkan universitas hanya membantu pelaksanaan test pegawai negeri.6. tetapi pada kenyataannya penerimaan tenaga baru justru pada tenaga administratif.Gambar L. 11% pada setiap fakultas.10) bahwa otonomi kampus merupakan bagian dari pemecahan masalah untuk pelaksanaan “good governance” untuk meningkatkan pencapaian kualitas akademik dari lembaga pendidikan tinggi. membawa dampak perubahan sosial perekonomian Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 29 . Sebagian besar tenaga tetap non akademik terkonsentrasi di kantor Pusat (Tabel L. Fasilitas UB yang berlokasi di Jalan Veteran Kota Malang. dekanat. Seharusnya universitas menambah tenaga pustakawan. Dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa berikut segala aktivitas perekonomian mereka. Padahal pada umumnya tenaga honorer mempunyai penampilan kerja yang cukup baik. Sebagian besar diantara mereka setuju (69% . teknisi.16.12). Namun. Sebagian besar mereka bekerja di bawah standar kerja pegawai negeri apalagi dibandingkan dengan tuntutan standar profesionalisme. Selama ini perekrutan tenaga akademik berdasarkan alokasi anggaran dari Ditjen Dikti.). sehingga perencanaan pengembangan sumberdaya di lingkungan ini hanya menunggu kesempatan yang diberikan oleh Ditjen Dikti. Hal ini nampaknya dipandang sebagai suatu solusi atas beberapa aspek kekurangpuasan dari staf (Gambar L.19). pustakawan).20). pada awalnya termasuk pada wilayah barat dari Kota Malang.

serta konsistensi penyampaian informasi memerlukan dukungan TI yang memadai. Namun sejak tahun anggaran 2008 ini UB telah berhasil memperluas area kampus dengan membeli beberapa bidang tanah di sekitas kampus. Secara psikologis maupun dari aspek praktis pada kenyataannya banyak lembaga tinggi yang didirikan di sekitar lahan kampus universitas. Pada sisi lain. Pengelolaan manajemen yang transparan dan akuntabel juga memerlukan dukungan pengelolaan data dan informasi yang akurat dan terpercaya. Kelemahan dalam pada aspek ketersediaan sistem informasi sarana dan prasarana yang memadai diselesaikan melalui project I-MHERE yang sedang berjalan.).masyarakat di sekitar kampus. Beberapa bagian lahan di kebun percobaan Tulungrejo dan Lampung sebagian akhirnya diklaim oleh masyarakat sekitar menjadi taman hutan terbuka. Mekanisme pengawasan dan proses audit rutin perlu dipersiapkan untuk dapat menjaga aset-aset yang dimiliki. Namun demikian. Hal ini menjadikan kampus utama universitas sebagai salah satu aspek prasarana fisik yang pendukung kelayakan finansial. Proses manajemen yang telah berjalan bahkan memunculkan kendala dengan berkurangnya lahan yang dimiliki. kekurang-cermatan pencatatan kepemilikan dan batas-batas kepemilikan pada masa lalu menyebabkan beberapa penurunan luas lahan yang dimiliki setelah dilakukan proses sertifikasi. Dinamika sosial politik dan kondisi nasional yang relatif bergejolak setelah pergantian pimpinan pemerintahan dan perubahan iklim politik nasional menimbulkan permasalahan tersendiri.23) telah terjadi pengurangan aset luas tanah universitas akibat pengalihan hak kepemilikan rumah/tanah dinas menjadi milik pribadi beberapa staf dosen yang menempatinya. luasan dan pengaturan lahan yang dimiliki memiliki nilai keunggulan dalam hal aksesibilitas dan penciaptaan suasana akademik yang sehat. Namun demikian potensi ancaman atas ketercukupan lahan untuk kegiatan universitas mulai nampak dengan semakin berkembangnya kebutuhan universitas. Upaya konsolidasi data serta penyimpanan dan pengelolaan dengan sistem data yang berintegritas tinggi. Hal ini berakibat pula pada perubahan kondisi fisik kampus relatif terhadap lingkungan sekitarnya. jika dilihat dari nilai aset yang dimiliki. Hal ini berdampak pula terhadap nilai aset lahan kampus yang dimiliki oleh universitas. Tidak dapat dipungkiri bahwa UB memegang peran cukup dominan dalam mendukung perkembangan Kota Malang menjadi salah satu kota tujuan pendidikan.22. Pengembangan sistem informasi pengelolaanm sarana dan prasarana dikombinasikan dengan sistem pengadaan melalui e-Procurement sedang dalam proses pengembangan dan uji coba. Dengan keberadaan sumberdaya manusia di universitas. berdampak pula dengan bertumbuh kembangnya lembaga-lembaga pendidikan tinggi lain di Kota Malang. sedangkan sisanya terletak di Propinsi Lampung merupakan lahan percobaan pertanian. Lahan seluas 34 ha merupakan lahan laboratorium dan lahan percobaan di Propinsi Jawa Timur di luar Kota Malang. Pada sisi lain ketersediaan MP dalam hal pemanfaatan sarana dan prasarana telah ada sehingga dapat memudahkan dalam hal pengelolaan sarana dan prasarana.664 m2 (181 ha) (Tabel L. di mana pertumbuhan nilai aset dari lahan utama kampus berikut prasarananya tidak terlepas dari pertumbuhan universitas serta dampaknya pada pertumbuhan perekonomian masyarakat di sekitar kampus serta Kota Malang secara keseluruhan. Pada sisi lain upaya menumbuh-kembangkan rasa kepemilikan dan perhatian terhadap kelangsungan aset milik universitas sebagai bagian tak terpisahkan dari keberadaan dan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 30 . ternyata potensi tersebut sampai saat ini masih belum optimal termanfaatkan untuk mendapatkan nilai tambah. Letak. Secara keseluruhan universitas memiliki aset tanah dengan cakupan seluas 1. Dari luas tanah tersebut 55 ha terletak di dalam Kota Malang dan merupakan wilayah utama kegiatan universitas. Pada sisi lain hasil audit juga akan dapat memberikan informasiinformasi awal sebagai suatu peringatan dini untuk segera diantisipasi.813. Pada tahun 2002/2003 (Tabel L. Hal ini secara tidak langsung juga menunjukkan kekurangan manajemen dan pengelolaan aset universitas.

1 ha.27) yang tersebar diberbagai unit kerja telah tertata sesuai dengan keperluan dan kapasitas masingmasing dalam memanfaatkan.26 dan L. Walaupun luas lahan kampus tidak terlalu besar (hanya 55 ha). terutama untuk menjaga presentase lahan terbuka yang tersedia. Untuk mengatasi hal tersebut. serta kantor pusat universitas dan kegiatan-kegiatan mahasiswa. Fakultas Pertanian.7 ha dan keperluan lain seluas 0.24). yaitu sekitar 70% luas kampus. tanah lapang 1. Hal ini selain memperhatikan kebutuhan lahan terbuka juga dilatar-belakangi pertimbangan ekonomis dengan semakin naiknya nilai lahan per satuan luasannya. Fakultas Teknik. laboratorium menempati 2. Fakultas Teknologi Pertanian. Lahan dan bangunan seluas tersebut di atas terasa menjadi semakin sempit dari waktu ke waktu seiring dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa. Fakultas Perikanan. Ke-13 kelompok tersebut adalah Kantor Pusat Universitas/Kantor Rektorat.4 ha. area kegiatan mahasiswa. Permasalahan utama dalam penyediaan ruang dan kebijakan pengembangan ke atas pada masa depan adalah masalah ketersediaan sumber daya listrik dan pembudayaan untuk hemat listrik. Peruntukan luas gedung dan ruang (Tabel L. Ketenangan kampus untuk menunjang suasana akademik serta kebutuhan udara bersih menjadi berkurang.4 ha. dan menjadi kawasan hijau perkotaan. Fakultas Kedokteran. Uji publik terbatas pada kalangan sivitas akademika dalam hal pelepasan kepemilikan aset universitas harus dilakukan untuk menjamin bahwa pelepasan aset apabila harus dilakukan telah memenuhi asas akuntabilitas dan transparansi dan mekanisme kontrol yang memadai. yang juga belum sepenuhnya dikelola dengan baik. perpustakaan 0. Fakultas Peternakan. area kampus terbuka yang hijau dapat menjadi area kegiatan mahasiswa yang segar di tengah pertumbuhan kota yang pesat. Faktor eksternal lemahnya layanan publik di sektor transportasi ini disebabkan karena semakin tingginya kepemilikan kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat. suasana yang nyaman dan keragaman bidang ilmu yang dimiliki mendorong UB segera mewujudkannya sebagai kampus wisata. namun dengan lokasinya di tengah kota. nampak bahwa area terbuka masih menempati proporsi yang cukup besar. Fasilitas Kampus lainnya: area terbuka kampus. Hal ini tentunya akan dapat menjadi ancaman tersendiri dalam upaya mengembangkan kualitas proses belajar mengajar dan penelitian di dalam kampus. Pada tahun akademik 2007/2008 jumlah mahasiswa UB berjumlah 27.keberlangsungan institusi perlu dilakukan pada tingkat manajemen sampai dengan pelaksana teknis paling bawah. administrasi 3. Hal ini tentunya berdampak positif pada kehidupan kampus secara menyeluruh. Program Pascasarjana. Fakultas Ekonomi. Fakultas MIPA. Fakultas Hukum. Dengan tidak tersedianya akses jalan umum yang membelah area kampus. Problema lain yang terus berkembang adalah penyediaan lahan parkir untuk sivitas akademika universitas. Hal ini perlu disikapi sejak dini dengan langkah-langkah manajemen yang baik dalam pengelolaan energi. Misalnya penggunaan lift hanya untuk perpindahan lebih dari 3 lantai atau dalam hal untuk angkutan barang. perpustakaan. pihak manajemen universitas telah menetapkan kebijakan pengembangan bangunan kearah vertikal dan pembangunan gedung baru haruslah minimal berlantai 7.9 ha.5 ha. Untuk mempermudah dalam pengelolaan selanjutnya lahan kampus dibagi atas 13 kelompok area pengelolaan. ruang kuliah bersama dan lain sebagainya. Fakultas Ilmu Administrasi. Pada saat ini permasalahan penyediaan prasarana parkir sudah menjadi suatu masalah tersendiri. Area tertutup yang dipergunakan untuk peruntukan bangunan seluas 14 ha terbagi untuk berbagai keperluan (Tabel L. pusat komputer. Dengan membayar mahal hilangnya lahan-lahan hijau terbuka dan berubah fungsi menjadi lahan parkir tidak sebanding dengan pendapatan tambahan dari sektor restribusi parkir. Hal ini merupakan salah satu aspek positif untuk dapat mendukung terciptanya suasana akademik yang kondusif.461 orang yang terdiri dari mahasiswa berbagai strata pendidikan. Dengan memperhatikan luas area tertutup yang ada. Suatu upaya kebijakan terintegrasi untuk menyelesaikan permasalahan dengan tanpa menambah lahan parkir kendaraan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 31 . Area kelas menggunakan lahan seluas 5. Lahan kampus utama seluas 55 ha tersebut pada saat ini dimanfaatkan bersama untuk kegiatan akademik dan administratif dari berbagai macam fakultas.

Pemanfatan ruang kelas secara umum masih dalam kategori cukup. Pada saat ini rata-rata ruang perkuliahan disediakan untuk dapat menampung mahasiswa dalam jumlah antara 30-40. dengan melihat dampak dan keuntungan lebih luas serta dalam jangka panjang. sehingga dapat dipergunakan untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan ruang. penyediaan koridor yang baik juga akan memberikan dukungan yang terbaik bagi para penyandang cacat dalam beraktivitas di kampus. Meningkatnya aktivitas kehidupan kampus ternyata juga memperpanjang jalannya aktivitas di dalam kampus. Keinginan menjaga ketersediaan lahan hijau terbuka untuk menunjang suasana tenang dan segar juga mempertimbangkan mobilitas sivitas akademika dalam aktivitasnya di kampus. Kondisi-kondisi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 32 . Semakin kecil perbandingan penggunaan ruang untuk administratif akan menunjukkan efisiensi pengelolaan dan pemanfaatan untuk kegiatan akademik. hal ini meningkatkan pemanfaatan sumber daya fisik yang ada di kampus. Selain untuk memberikan kemudahan akses di segala musim. Namun demikian. Penyediaan koridor-koridor untuk menghubungkan antar gedung agar tidak menjadi hambatan dengan musim layak segera dilakukan. Penataan sistem pembuangan air yang komprehensif perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan genangan air pada musim hujan.6 menunjukkan adanya ketimpangan dalam pemanfaatan ruang.74m2/mhs masih baik. Banyaknya area-area genangan air pada musim hujan menunjukkan kurang tertatanya sistem drainase dan penataan ruang.sebaiknya segera dilakukan dan ditindaklanjuti bersama. Namun demikian. apabila dilihat lebih dalam lagi peruntukannya. Meskipun terdapat penggunaan ruang administratif yang termasuk ruang staf akademik. Besarnya perbandingan tersebut juga menunjukkan bahwa pengelolaan universitas dilihat dari aspek manajemen sumberdaya terkait dengan ketersediaan ruang masih kurang efisien. kondisi banjir juga secara signifikan menghambat kegiatan akademik pada musim hujan. Perbandingan luas bangunan terhadap jumlah mahasiswa dengan komposisi 4. Namun demikian. Di samping menyebabkan suasana yang kurang nyaman dari aspek estetika. akan terasa bahwa manajemen pemanfaatan ruang di dalam universitas masih belum dalam kondisi optimal untuk mendukung kegiatan akademik yang berkualitas. Staf maupun mahasiswa mulai terbiasa untuk meneruskan kegiatan akademik di kampus pada malam hari. Perbandingan kebutuhan ruangan antara penggunaan administratif dan akademik dengan perbandingan 1:2. Pada satu sisi. Ketersediaan penerangan dalam gedung pada umumnya sudah memadai sehingga memungkinkan dilangsungkannya kegiatan akademik pada malam hari. Kegiatan sivitas akademika di dalam kampus pada malam hari terlihat semakin meningkat dari waktu ke waktu. peningkatan efisiensi pemanfaatan masih terbuka luas untuk dicapai. walaupun harus dibayar dengan penggunaan energi untuk penerangan. Sistem drainase dalam kampus juga memerlukan perhatian serius dalam permasalahan manajemen fisik universitas. ketersediaan prasarana penerangan di luar gedung masih perlu ditata ulang untuk dapat memberikan rasa aman dalam berkegiatan pada malam hari di dalam kampus. Beberapa ruang termanfaatkan sampai dengan malam hari. terasa bahwa ruang yang tersedia masih perlu dioptimalkan. Ruang kelas pada umumnya dipergunakan antara 3-6 shift per hari dengan hari perkuliahan sebanyak 5 hari dalam satu minggu. Namun demikian juga terdapat ruang-ruang besar dan kecil. Selain itu ketersediaan penerangan yang mencukupi juga akan mengurangi risiko tindak kejahatan pencurian maupun yang lain. Kepentingan-kepentingan sektoral yang mungkin ada harus segera ditata untuk membangun suasana kampus yang kondusif dari aspek ini. Keseimbangan pemanfaatan ruangan secara keseluruhan masih dalam kategori kurang baik. Perbandingan luas bangunan laboratorium dan perpustakaan masih berada di bawah standar yang ditetapkan dalam rencana strategis pengembangan universitas. Pada sisi lain secara tidak langsung perbandingan pemanfaatan ruang ini juga menunjukkan kurangnya perhatian kepada aspek manajemen sumberdaya untuk menjalankan kegiatan akademik dan administratif kampus.

TPSDP.over utilization yang dapat mempercepat proses kerusakan ruang/bangunan masih ditemui di beberapa tempat. Permasalahan kualitas dan kuantitas peralatan laboratorium diupayakan terus ditingkatkan. Kualitas sarana dan prasarana fisik yang terus ditingkatkan semakin memperkuat keunggulan ini.027.68 m2 per dosen memungkinkan terciptanya suasana kerja yang nyaman dan memungkinkan interaksi antara dosen dan mahasiswa dengan baik.1 m2 per mahasiswa (Tabel 3.70 33 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | .67 20. Peruntukan bangunan secara spesifik dan rasio per mahasiswa Total Dalam m2 31. Ketersediaan ruang untuk dosen dengan perbandingan 5. PHK A3. sebagian juga diinvestasikan dalam bentuk peralatan laboratorium. 2007 dan 2008. Dengan demikian peralatan yang ada akan diselaraskankan agar sesuai dengan azas kemanfaatannya baik untuk pembelajaran maupun keperluan penelitian. Fasilitas pendukung pelaksanaan proses belajar mengajar di dalam ruang kelas bervariasi dari satu lokal kelas ke lokal kelas yang lain.73 65.468. Manajemen pemanfaatan ruang kelas yang tersedia diusahakan tidak bersifat sektoral berdasarkan fakultas agar tercapai resource sharing ruang kelas.4. Upaya yang dilakukan adalah pengembangan suatu sistem manajemen ruang kuliah secara terpusat dengan didukung sistem informasi manajemen ruang yang transparan berbasiskan teknologi informasi.890 28. Semi Que. Pendistribusian pemanfaatan ruangan yang merata juga akan meningkatkan waktu pakai rata-rata bangunan yang akan mengalami proses kerusakan akibat penggunaan. PHK A2. Dengan menghimpun dan menata ruang kelas yang ada sebagai satu kesatuan dalam mendukung kesatuan kegiatan akademik universitas diyakini di kemudian hari akan memberikan dampak efisiensi pemanfaatan ruang kelas. penelitian dan pengabdian pada masyarakat saat ini sedang diupayakan untuk lebih optimal.4. Sarana dan Prasarana a. Pengadaan alat-alat mutakhir di bidang ilmu-ilmu Hayati telah disediakan dan diletakkan di bawah manajemen Sentral Ilmu Hayati. walaupun belum cukup siginifikan. Hal ini sudah diantisipasi dengan adanya pembangunan gedung baru untuk perpustakaan sehingga rasio ruang akan meningkat (prediksi terpakai tahun 2009).1 2. Penggalangan dana masyarakat berupa biaya pendidikan maupun dana-dana penelitian yang dapat digalang.260. Pembenahan yang ada akan memperhatikan dukungannya terhadap kinerja Tridharma. Ruang kelas yang tersedia dengan rasio 1. Laboratorium sebagai sistem pendukung pelaksanaan pendidikan.890 Evaluasi Total Keseluruhan 1 2 3 Ruang Kuliah Ruang Lab/Praktikum/Bengkel Ruang Administrasi Rasio Mhs/ m2 1.37 Jumlah Mahasiswa atau dosen 28. Hal ini menjadi salah satu faktor penting dalam upaya pengembangan kualitas Tridharma yang pada akhirnya juga akan bermuara pada peningkatan peran universitas. Ketersediaan ruang perpustakaan sebagai salah satu aspek dalam proses pembelajaran nampak masih kurang. SP4 dan I-MHERE).25 0. sentralisasi manajemen pemanfaatan ruang kelas dan perawatannya akan memberikan dampak efisiensi dalam pengelolaan anggaran untuk perawatan. Peralatan ini diadakan dengan anggaran APBN tahun 2006. Ruang Kuliah dan Laboratorium Ketersediaan sarana dan prasana ruang kuliah dan laboratorium dengan jumlah yang memadai merupakan kekuatan UB dalam penyelenggaraan pendidikan. Pada sisi lain.) menunjukkan ketercukupan untuk tercapainya suasana belajar yang nyaman. Pada sisi yang lain under utilization ruang kelas yang menunjukkan rendahnya efisiensi penggunaan juga masih ditemui.890 28. Tabel 3. Peralatan baru di laboratorium yang tersedia kebanyakan merupakan pengadaan peralatan-peralatan baru melalui proses pengadaan dari mekanisme pendanaan hibah kompetisi yang diselenggarakan oleh Ditjen Dikti (Due-like.

No 1.056.98 10.29 0.68 0.25m2 per mahasiswa memungkinkan mahasiswa beraktivitas dengan baik.6. Perkembangan peralatan yang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 34 . Jumlah peralatan untuk kantor/administrasi maupun perkuliahan dapat dilihat dalam Tabel 3. Prasarana pendukung minimal.098. 3. Peralatan perkuliahan Jumlah 343 1679 392 1480 108 Kondisi Umum Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Jenis Peralatan LCD Projector Komputer OHP Papan tulis/ White board Lain-lain/ nb Tabel 3. bangunan tersebut dari segi fisik maupun fasilitas/sarana yang berada di dalamnya siap digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar serta dalam keadaan terawat. sound system. Ketersediaan sarana dan prasarana laboratorium ini memiliki dampak positif bagi proses pembelajaran dan penelitian.890 28. dan Teknologi Pertanian.44 1. Perikanan. 2. Artinya.56 Rincian luas bangunan di lingkungan UB dan kondisinya disajikan dalam Tabel L. Ketersediaan laboratorium yang bersesuaian dengan bidang-bidang pendidikan dan penelitian memberikan suatu keunggulan untuk tercapainya kegiatan akademik yang berkualitas. UB membangun Laboratorium Sentral dan Ilmu-ilmu Hayati dengan peralatan canggih yang diutamakan untuk kegiatan riset dosen dan mahasiswa Pascasarjana.890 28.5 dan 3. Sebagian lagi terpenuhi dari dana-dana masyarakat (PNBP) yang dialokasikan untuk kepentingan pendidikan.890 Rasio Mhs/ m2 5. 5.51 45. Peralatan kantor/administrasi Jumlah 15 350 12 150 20 Kondisi Umum Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Jenis Peralatan LCD Projector Komputer OHP Papan tulis/ White board Lain-lain/ Note book Selain itu.89 41. Dari tabel L. 2.419 28. Tabel 3. dan LCD Projector tersedia di setiap ruang kelas. No.Total Keseluruhan 4 5 6 7 8 Ruang Dosen Perpustakaan Ruang Seminar/Sidang Fasilitas Umum Lain – lain Total Dalam m2 8.00 4.96 8.641. Peternakan. Meskipun demikian. Beberapa fakultas yang terlibat dalam penggunaan laboratorium ini adalah: Kedokteran. 1. 4. 3.5. seperti papan tulis.6. Kelengkapan dan kondisi laboratorium cukup terawat dengan ketersediaan peralatan yang cukup. Pertanian. Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana laboratorium dan ruang kuliah dipenuhi melalui dana rutin maupun dana-dana kompetitif yang diperoleh melalui hibah kompetisi dari Ditjen Dikti. Luas ruangan 2.628.26 di lampiran.890 28.67 Jumlah Mahasiswa atau dosen 1. MIPA.27 dapat dilihat bahwa kondisi bangunan yang digunakan baik untuk laboratorium maupun yang lainnya dalam kondisi sangat baik. fasilitas pendukung pelaksanaan proses belajar mengajar di dalam ruang kelas juga sangat bervariasi dari satu lokal kelas ke lokal kelas yang lain.244.37 1. OHP. 5.

Hal ini menyebabkan peningkatan yang ada tidak bisa berjalan secara kontinyu tetapi sangat tergantung pada seberapa aktif institusi memperoleh dana-dana hibah yang tersedia dari pemerintah. terutama dalam mewujudkan dan mengimplementasikan on line library sistem. Hal ini disebabkan oleh mahalnya harga peralatan laboratorium. Kualitas peralatan-peralatan di laboratorium pada umumnya dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan dana-dana blok grant dari pemerintah. yang sebagian besar untuk ruang baca dan koleksi buku. Jumlah tenaga perpustakaan sampai dengan 2008 adalah 59 orang dengan komposisi 2 orang S2. sepuluh diantaranya berpendidikan D2 kepustakaan. Hal ini semua menunjukkan bahwa kebijakan penggunaan ruang telah menunjukkan arah yang benar. yang sebagian diantaranya juga telah terhubung dengan jaringan informasi lokal dengan perpustakaan universitas. Perpustakaan Perpustakaan merupakan salah satu sumber informasi utama di universitas. Diharapkan ke depan pemanfaatan peralatan yang ada menjadi jauh lebih optimal dengan akses pengguna yang semakin luas. Perpustakaan universitas saat ini juga menunjukkan sebagai perpustakaan universitas yang progresif dengan banyak inisiatif. 12 orang D2. Kenaikan anggaran yang cukup signifkan terjadi pada tahun 1999 sampai 2008 dengan adanya pembelian beberapa jurnal dan CD ROM. Perpustakaan universitas menempati bangunan yang cukup representatif dengan luas lantai 4200 m2 dan terletak di bagian tengah dari kampus. sebagaimana ditunjukkan oleh peningkatan anggaran untuk menambah koleksi bahan pustaka. Penggunaan untuk ruang administrasi kurang dari 5% dari total luas lantai 600 m2. Dengan jumlah 59 staf tersebut dan jumlah koleksi dan kunjungan menunjukkan. Saat ini perpustakaan UB telah menyediakan kedua bahan informasi tersebut. Staf perpustakaan terdiri dari 31 orang staf penuh dan 24 orang staf paruh waktu. perpustakaan UB telah tumbuh menjadi pusat pembelajaran dan infomasi yang dapat mendukung kebutuhan universitas. Beberapa jurusan dan fakultas juga memiliki ruang koleksi buku dan baca. SLTP 2 orang dan SD 10 orang. Perhatian pimpinan universitas terhadap peningkatan layanan perpustakaan semakin membaik. Untuk mengatasi hal ini langkah-langkah penggalian sumber dana untuk laboratorium perlu diperluas disamping dengan memperkuat kemampuan masing-masing jurusan dalam berkompetisi untuk memperoleh dana hibah. SMU 20 orang. Bahan informasi elektronik sudah dapat diperoleh baik melalui CD-ROM maupun internet. S1 13 orang (4 orang Ilmu Perpustakaan dengan bidang ilmu lain double degree dan 9 orang bidang lain). Hal ini terkait dengan masih belum optimalnya sistem informasi manajemen sarana dan prasarana. bahwa perpustakaan memiliki kecukupan sumber daya. Langkah penyelesaian dengan mengembangkan sistem manajemen sarana dan prasarana yang dikembangkan melalui IMHERE institusi diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan ini. Implementasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 35 . Ketersediaan informasi yang bisa diakses luas oleh sivitas akademika atas ketersediaan sarana dan prasarana laboratorium masih sedikit. Ruang yang tersedia dialokasikan untuk berbagai tujuan. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam pelayanan pepustakaan telah menyentuh manajemen perpustakaan. b. Solusi alternatif dilakukan dengan meningkatkan kemampuan pengelolaan dalam pola resource sharing antar unit akademik. Akibatnya di beberapa jurusan ketersediaan peralatan menjadi kurang memadai (meskipun jumlahnya sedikit). Selain itu. Perpustakaan memainkan peran penting dalam penyebaran pengetahuan baik melalui cetakan maupun elektronik yang memperkaya elemen ilmu pengetahuan.semakin meningkat dan menuju standar peralatan untuk melaksanakan kegiatan penelitian diharapkan juga berdampak pada kualitas proses pembelajaran. Dua di antara staf penuh bergelar master dalam bidang kepustakaan.

teknologi informasi dan komunikasi ini makin meningkatkan efisiensi. Pemanfaatan TIK selanjutnya ditingkatkan untuk memberikan layanan informasi.12. khususnya dalam penyediaan informasi.30 dan Tabel L. ilmu sosial dan ilmu dasar. Unair. Ini juga ditunjukkan dengan kinerja perpustakaan yang baik dan dapat menjadi rujukan nasional untuk pengembangan perpustakaan.114 judul jurnal ilmiah internasional. Hal ini disebabkan karena faktor kesiapan PT masing-masing dan kesiapan SDM yang mumpuni. Dengan demikian resources sharing dan efisiensi dapat dilakukan Pertukaran data antar PT (interoperability) sudah dimulai terutama dengan PT yang besar. Salah satu kerjasama dalam bentuk seminar dan workshop Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 36 Gambar 3. Jurnal on line dapat diakses diseluruh jaringan serat optik UB untuk 24 jam dan gratis. Koleksi buku perpustakaan universitas terbanyak dalam bidang ilmu terapan (teknik. Dengan demikian. jurnal juga menunjukkan kesamaan. Jumlah transaksi baik manual maupun on line dari waktu ke waktu terus meningkat (Tabel L. dengan tujuan menyebarluaskan dan memberdayakan iptek sampai ke masyarakat daerah.31. Pada lima tahun terakhir jumlah koleksi perpustakaan universitas menunjukkan pertumbuhan yang signifikan (Tabel L. On line Journal ini juga dilengkapi dengan back up data yang berupa CDROM. Pelatihan Seminar . Perpustakaan tanpa ditunjang dengan kemampuan skill SDM yang handal sangat sulit untuk mewujudkan layanan kepada user yang memadai dalam kondisi keterbatasan dana sementara tuntutan user semakin beragam. ILL (Inter Library Loan) dan Document Delivery Services antar Perguruan Tinggi sudah dapat terwujud walaupun masih antar PT di Jawa Timur. yaitu antara UB. thesis dan disertasi) menjadi koleksi pustaka perlu perbaikan.29). seperti CDROM. Kerjasama dengan berbagai pihak telah diupayakan untuk menuju kearah kemajuan.29. Hal ini untuk mengantisipasi bagi pengguna yang membutuhkan journal dengan edisi lama (back issue) cukup akses via CDROM sehingga dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan bandwidth internasional yang tersedia. pertanian. Adapun koleksi jurnal dalam CDROM (lengkap dengan artikel) secara jumlah judul jurnal mencapai 2. Ketersediaan koleksi yang memadai ini direspon cukup positif oleh sivitas akademika. Mulai semester ganjil 2007 Perpustakaan UB berlangganan berbagai jurnal ilmiah untuk memenuhi kebutuhan jurusan dengan total sekitar 7. Strategi untuk menjadikan tugas akhir (skripsi.13. teknologi pertanian) diikuti ilmu sosial dan ilmu alam. Pembagian ini terkait erat dengan keberadaan program studi di universitas yang sebagian besar didominasi oleh ilmu terapan dan teknik. Koleksi bentuk pustaka lainnya. Terhubungnya ruang baca dengan Perpustakaan pusat semakin memudahkan para sivitas akademika untuk mendapatkan informasi pustaka yang dibutuhkan. Keberadaan jumlah judul jurnal selalu meningkat setiap saat sesuai dengan ketersediaan jurnal di server luar`negeri yang selalu menampilkan judul artikel terbaru. Hal ini menunjukkan bahwa perpustakaan telah berkembang menjadi salah satu kekuatan UB dalam penyelenggaraan kegiatan akademik.118 judul jurnal luar negeri (Tabel L. & ITB dengan memanfaatkan jaringan INHERENT. Jurnal tersebut tercakup dalam beberapa basis data seperti pada Tabel L.). manajemen universitas telah membantu mengembangkan sistem informasi guna mengelola koleksi buku menjadi bahan ajar dari staf edukatif.28). Untuk mengantisipasi kondisi ini. ITS. UI. UPT Perpustakaan sebagai mitra (partnership) dengan ITB dalam rangka mengembangkan Gambar 3. diantaranya dengan Kantor Menteri Riset dan Teknologi untuk layanan WARINTEK (Warung Informasi Teknologi). Namun bedanya untuk on line datanya selalu terkini (current).

informasi digital untuk lokal materialnya masing-masing yaitu dalam wacana IDLN (International Digital Library Network). Dalam upaya melengkapi informasi antar perguruan tinggi dan dirasakan bahwa masing-masing perpustakaan itu tidak ada yang lengkap, perlu diadakan kerjasama untuk silang layan diantara perpustakaan. Dalam IDLN dikembangkan koleksi tercetak menjadi dokumen elektronik yang akan lebih cepat diakses, lebih mudah dan dapat diakses secara on line. Sehingga konsep perpustakaan yang sekarang menjadi perpustakaan tanpa dinding. Untuk itu semua koleksi UB seperti laporan penelitian, tesis, disertasi, skripsi, hasil kegiatan ilmiah seperti workshop, lokakarya, seminar dimasukkan dalam dokumen elektronik yang dikenal dengan Digital Library. Kerjasama ini dilakukan tidak hanya dalam negeri bahkan sampai ke perpustakaan maupun sumber informasi yang diluar negeri pun dapat dilayani asalkan pemakai mampu menanggung biaya koneksi, maupun pengiriman dan biaya informasi itu sendiri. Kerjasama yang lain adalah membentuk paguyuban forum perpustakaan dengan nama FKP2TN (Forum Kerjasama Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri) dengan lingkup seIndonesia yang diketuai Perpustakaan UB sejak Agustus 2003. Dengan forum tersebut terdapat layanan bahwa antar mahasiswa PTN dapat saling menggunakan fasilitas perpustakaan dan mendapatkan layanan kartu SAKTI. UPT Perpustakaan juga melakukan kerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI (Balibangkes) dan Badan Tenaga Atom Nasional (Batan) dalam rangka sosialisasi dan pemanfaatan informasi bidang kesehatan dan nuklir. Kerjasama dengan PT Sampoerna yang telah berjalan 4 tahun terbina dengan baik. Sumbangan komputer, buku-buku, ruangan serta fasilitas lain termanfaatkan oleh mahasiswa UB dengan optimal. Kerjasama dengan Perpustakaan Nasional yang rutin dilakukan setiap tahun baik untuk pelatihan, workshop, seminar dsb. Hal ini terutama ditujukan untuk saling memanfaatkan sumber informasi antar Perguruan Tinggi. Ketersediaan akses on line dan semakin berkembangnya akses IT di dalam kampus nampaknya telah diantisipasi oleh perpustakaan. Sebagai upaya melestarikan aset UB yang berupa laporan penelitian, tugas akhir, thesis, disertasi serta karya ilmiah lainnya seperti hasil seminar, materi kuliah dan sebagainya, diformat dalam suatu file di server yang disebut sebagai Brawijaya Knowledge Garden (BKG) (http://digilib.brawijaya.ac.id/), yaitu suatu perubahan bentuk penyimpanan koleksi tercetak ke bentuk elektronik yang bertujuan agar kelestarian dan kecepatan serta ketepatan akses informasi secara cepat, tepat dan memadai. Kinerja Perpustakaan UB yang selalu berkembang dengan digital library dan handal menjadi daya tarik tersendiri bagi berbagai perpustakaan (baik dari kalangan perpustakaan sekolah, umum, perguruan tinggi, maupun perpustakaan lainnya) untuk dijadikan sebagai tempat pelatihan serta kunjungan maupun obyek studi banding oleh kalangan pustakawan maupun pemegang kebijaksanaan untuk mengembangkan perpustakaan (Gambar 3.12 dan 3.13). Perpustakaan UB terus dikembangkan dan dibenahi agar menjadi perpustakaan berstandar internasional. c. Fasilitas Kegiatan Mahasiswa Proses pendidikan di UB bukan hanya ditekankan pada aspek hard skills, namun juga sudah memperhatikan aspek soft skills mahasiswa. Pengembangan soft skills antara lain dilakukan melalui kegiatan-kegiatan pendidikan formal dan kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa. Berbagai prestasi telah dicapai oleh mahasiswa UB dalam berbagai ajang kegiatan mahasiswa pada tingkat nasional. Hal ini merupakan salah satu kekuatan yang dimiliki UB. Namun demikian untuk mempertahankan kekuatan yang dimiliki ini, UB perlu menghadapi ancaman dan kelemahan yang ada. Secara umum kelemahan yang dimiliki menyangkut kelengkapan fasilitas misalnya kolam renang. Kolam renang akan dibangun di kompleks GOR tahun 2009. Dengan demikian fasilitas yang tersedia sangat memadai. Setiap Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) memiliki kantor, sarana olah raga, yaitu: lapangan sepak bola, bulu tangkis, tenis meja, bola basket, bola voli, dan lain-lain sudah tersedia di kampus. Selain itu, tahun 2007-2008 telah dibangun fitness center. Pada sisi lain tuntutan untuk efisiensi pembelajaran apabila tidak
Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi

37

dikelola dengan baik akan menjadi hambatan internal bagi kegiatan mahasiswa. Langkahlangkah pengaturan manajemen waktu dan kegiatan mahasiswa perlu dikembangkan agar kegiatan dapat dilakukan tanpa mengganggu aktivitas perkuliahan. Program pengembangan minat, bakat, penalaran dan kesejahteraan mahasiswa diwadahi dalam organisasi UKM, dan dikelompokkan dalam berbagai bidang. Dukungan terhadap pengembangan dan pembinaan kemampuan mahasiswa di luar bidang akademik langsung dapat dilihat bukan hanya dari ketersediaan unit-unit kegiatan namun juga dari komitmen dukungan dana dan prasara yang memadai. Alokasi pendanaan yang semakin besar menunjukkan perhatian yang semakin serius. Hal ini terkait dengan kesadaran bahwa unit kegiatan cukup signifikan dalam meningkatkan softskill mahasiswa yang pada akhirnya berdampak pada daya saing setelah lulus. Prestasi dari kegiatan-kegiatan mahasiswa dari berbagai bidang merupakan salah satu kekuatan yang dimiliki oleh UB (Tabel L.32 dan Tabel L.33.). Prestasi pada tingkat lokal, nasional dan internasional yang sudah dicapai cukup membanggakan dan meningkat dari waktu ke waktu. Hal ini selain menunjukkan kualitas pembinaan yang memadai juga menunjukkan pemanfaatan unit-unit kegiatan secara efektif oleh mahasiswa. Dari aspek kesejahteraan mahasiswa, UB memberikan perhatian yang sangat serius dengan ketersediaan asrama mahasiswa yang dikelola oleh koperasi mahasiswa, ketersediaan poliklinik dan penyediaan beasiswa (Tabel L.3). Sarana dan prasarana untuk beraktivitas juga tersedia dengan cukup memadai untuk berekspresi dan mengembangkan diri (Tabel L.24). Hal ini merupakan daya tarik tersendiri bagi mahasiswa baru dan sekaligus menjadi suatu kekuatan UB dalam ikut mendukung penciptaan suasana kehidupan kampus yang kondusif dan pembentuklan soft skill mahasiswa. Direncanakan program tersebut akan ditingkatkan dengan pengembangan asrama berstandar internasional untuk mahasiswa baru, baik WNI maupun WNA dengan kapasitas 7000 orang. Program telah tercatat dalam Blue Book Bappenas tahun 2008. Tujuan utama dari fasilitas ini adalah menguatkan university wide program dalam penguatan spiritual quotion, soft skill, Bahasa Inggris dan pendidikan entrepreuneur. Sebagai bagian dari peningkatan UB social responsibility, bagi mahasiswa lama yang kurang mampu, UB memperoleh dana Menpera yang akan digunakan untuk merenovasi asrama yang ada dan membangun gedung baru yang lebih sehat dan nyaman. Kerjasama dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa sehingga memberikan kepuasan dan kenyamanan dalam studi di UB. Hal ini menjadi bagian dari komitmen slogan join UB be the best. Ketersediaan akses informasi yang memadai baik di perpustakaan maupun akses internet merupakan salah satu bentuk fasilitas lain yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dalam mendukung aktivitasnya di dalam kampus. Selain itu, pengembangan gazebo yang nyaman, kantin yang sehat dan ruang terbuka hijau yang asri. Berdasarkan survai (Gambar L. 13) yang dilakukan nampak bahwa kepuasan mahasiswa terhadap layanan kemahasiswaan secara umum sangat baik. Dari berbagai aspek sarana dan prasarana, pengelolaan dan pembinaan mahasiswa memberikan apresiasi yang baik. Hal ini seiring dengan prestasi yang dicapai dari kegiatan kemahasiswaan. Layanan pada mahasiswa tidak hanya diletakkan pada masalah kegiatan kemahasiswaan, namun juga bagaimana memberikan kesempatan lebih baik pada mahasiswa untuk dapat berkompetisi di pasar kerja setelah lulus. Kualitas input dan proses pembelajaran yang baik belum sepenuhnya dapat menjamin lulusan dalam memperoleh ataupun menciptakan lapangan kerja. Menyadari hal tersebut dan melihat hasil tracer study yang diperoleh maka universitas mengambil langkah dengan pengembangan bimbingan karir dan informasi kerja bagi mahasiswa dan lulusan secara sistematik. Untuk keperluan ini pembentukan tim job placement center merupakan salah satu upaya yang cukup baik. Dengan proram kerja yang dilakukan berupa penyelenggaraan bursa kerja secara berkala, pelatihan melamar kerja dan layanan penempatan kerja diharapkan berdampak terjadinya pemendekan waktu tunggu. Upaya yang sudah cukup baik ini selayaknya dilakukan justru pada saat-saat
Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi

38

mahasiswa masih belum menyelesaikan studi. Pelatihan dan pembekalan untuk melamar kerja dan pengembangan kewirausahaan perlu diperkuat untuk mahasiswa yang masih belum lulus. Hal ini untuk mendorong agar mahasiswa sudah memiliki kesiapan pada saat lulus dan menambah keyakinan diri mahasiswa. Kerjasama dan kemitraan berdasarkan prinsip kualitas dan kesejajaran telah dilakukan oleh universitas dengan perusahaan-perusahaan, baik di dalam maupun di luar negeri. Dengan kerjasama yang dilakukan perusahaan dapat secara langsung melihat kemampuan lulusan dan bagaimana mereka dipersiapkan untuk dapat berkarir secara proporsional. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing lulusan.

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri |

Evaluasi

39

d. sedangkan dosen dengan target 1:1. Selain itu. Dengan ketersediaan sarana mobile computer yang semakin terjangkau oleh mahasiswa. Kemampuan dasar untuk membuat laporan. karena sudah cukup untuk memenuhi keperluan praktikum. Sampai sekarang wireless access point internet (hot spot) sudah terpasang di 100 titik. Untuk mendukung keperluan ini. Akses informasi melalui jaringan yang disediakan juga dapat dilakukan melalui akses nirkabel yang tersedia secara luas di dalam kampus. melakukan presentasi dan melakukan pengolahan data dapat dikuasai selama menjalani proses pendidikan di UB. yang tersebar di area kampus UB. Sistem komunikasi (komunikasi suara dan fax) yang saat ini masih terimplementasikan di dalam lingkungan kampus kurang berkembang dan kurang tertata dengan baik. nampaknya ke depan rasio ketersediaan terminal komputer tetap (desktop) tidak perlu mencapai target 1:5 mahasiswa. maka salah satu keunggulan yang diperoleh adalah bahwa lulusan UB memiliki kemampuan dasar IT yang memadai. UB telah memiliki perjanjian lisensi kampus dengan Microsoft berupa Microsoft Campus Agreement untuk dapat menggunakan sistem operasi dan aplikasi perkantoran di lingkungan kampus secara legal. Pada beberapa jurusan kecukupan ketersediaan terminal sudah memenuhi target minimal 1:5. Meskipun demikian nampaknya kebutuhan akan ketersediaan bandwidth internet ini menjadi faktor yang harus diperhatikan dengan fakta bahwa sampai saat ini pemakaian bandwidth berada pada kondisi maksimum dari waktu ke waktu. Teknologi Informasi untuk Kegiatan Akademik Ketersediaan perangkat IT untuk mendukung proses pembelajaran sudah merupakan suatu kebutuhan dan standar minimum yang harus terpenuhi. Ketersediaan sarana IT dalam menunjang interaksi pembelajaran dapat dilihat pada ketersediaannya pada bagian lain dari evaluasi diri ini. Dengan ketersediaan sarana dan prasarana IT untuk kegiatan akademik ini. Dari aspek kelembagaan perkembangan sistem komunikasi suara dapat dikatakan tidak berkembang ke arah positif. Berangkat dari suatu keharusan dalam penyediaan prasarana TIK. Pengembangan ke arah perbaikan TIK merupakan salah satu isu yang cukup dominan dalam mendorong terciptanya kesehatan dan keunggulan organisasi. Manajemen data dan informasi Kegunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam menunjang kelancaran dan keunggulan manajemen institusi pada saat ini telah memasyarakat. Pada saat ini ketersediaan bandwidth dengan kapasitas 22 Mbps cukup memberikan kesempatan memadai bagi mahasiswa dan dosen dalam mengakses informasi di internet. Dengan demikian. Ini berarti utilisasi sudah cukup tinggi (Tabel L.34.) Terminal komputer yang tersedia dan dapat dipergunakan oleh mahasiswa dan dosen berada pada rasio 1:10. Dengan rasio ketersediaan bandwith yang mendekati angka 1Kbps dirasa sudah cukup memadai dalam pemenuhan standar minimum kecukupan akses. Pada sisi lain aktivitas-aktivitas yang dilakukan untuk memanfaatkan aplikasi-aplikasi open source juga berkembang. e. Kurangnya penataan dalam aspek manajemen pengelolaan sumber daya komunikasi dan tidak jalannya sistem dan prosedur yang jelas dalam hal pengembangan dan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 40 . mahasiswa yang memiliki perangkat mobile computer (notebook/laptop) dapat melakukan akses internet di mana saja di dalam kampus. Hal ini cukup membantu dalam meningkatkan rasio pemanfaatan IT oleh mahasiswa. Hal ini memungkinkan dosen maupun mahasiswa dapat mengekspresikan ide dan inovasi dalam proses pembelajaran dengan lebih mudah. fasilitas lain untuk mendukung proses pembelajaran berbasis multimedia dengan teknologi informasi terus ditingkatkan penyediaannya secara menyeluruh. lambat laun manajemen universitas mulai melihat bahwa TIK merupakan salah satu isu strategis dalam upaya penyehatan organisasi. Interaksi dosen dan mahasiswa menjadi lebih dinamis dan menumbuhkan suasana belajar yang lebih nyaman dan menarik.

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 41 . secara estetika menyebabkan kerapian dan kebersihan kampus menjadi berkurang. Upaya pengembangan jaringan komunikasi internal dengan penataan yang baik. Namun demikian. namun kebanyakan masih di kalangan dosen muda dan mahasiswa. Cikal bakal pemanfaatan TI di lingkungan kampus UB tidak terlepas dari keberadaan UPT Pusat Komputer (Puskom) yang terbentuk pada awal tahun 1980-an. jika memungkinkan melalui jalur bawah tanah. Secara institusional hal ini kurang positif karena pengembangan dan pemanfaatan TI dalam mendukung manajemen universitas masih belum menjadi suatu kebutuhan secara organisasi. pengembangan TI mengikuti pasang-surut perhatian manajemen universitas dalam memandang kemanfaatan TI. Dari aspek teknis hal ini berdampak positif. maka pada awal dekade 2000-an universitas membentuk suatu unit baru yang ditujukan untuk pengembangan dan pengkajian internal pemanfaatan TI (UPPTI) untuk dapat mendukung dan melengkapi kekurangan yang ada dari Puskom. Menyadari semakin meningkatnya kebutuhan. akan menjadi suatu solusi yang akan meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran serta pengelolaan fisik kampus. masing-masing fakultas. Karena tuntutan kebutuhan yang tidak dapat terpenuhi oleh manajemen di tingkat universitas maupun fakultas menyebabkan masing-masing unit kerja mencari solusi alternatif teknologi komunikasi dengan memasang sendiri-sendiri sambungan telepon ke provider komunikasi. maka pengembangan sistem komunikasi yang tidak tertata dengan baik menimbulkan kesemrawutan jaringan kabel yang ada. Komunikasi internet telah mulai menyentuh UB pada tahun 1994. jurusan dan unit kerja yang ada mulai mengembangkan sendiri sistem informasi untuk memenuhi kebutuhan masing-masing. Upaya-upaya awal memanfaatkan teknologi VOIP (Voice Over Internet Protocol) sudah mulai dirintis dan dikembangkan dalam tahap eksperimental. Kecukupan fasilitas TIK akan menjadi salah satu modal bagi budaya UB yang sehat. Namun. Perangkat lunak yang dikembangkan dimulai dari perangkat lunak yang bersifat stand alone sampai kemudian berkembang mengikuti perkembangan TI dalam sebuah sistem multi user. UB telah memanfaatkan TI dalam mendukung pelaksanaan kegiatan akademik dan administratif di dalam kampus sejak dekade tahun 1980-an. Pemasangan sambungan telepon langsung. Dengan demikian kemanfaatan TI dalam mendukung terselenggaranya organisasi yang sehat dengan transparansi dan akuntabilitas yang tinggi akan lebih bermakna. dalam tahun-tahun terakhir ini manajemen universitas memberikan perhatian besar sehingga penggunaan TI dalam manajemen universitas semakin berkembang. efisien dan berdaya saing. Dengan semakin berkembangnya teknologi dan kebutuhan-kebutuhan yang ada. Secara teknis hal ini kurang baik. penggunaan komunikasi seluler serta ketidak-tersediaan sistem komunikasi suara internal yang memadai meningkatkan inefisiensi penggunaan sumber daya komunikasi secara menyeluruh. Hal ini menyebabkan inefisiensi sumber daya dan keuangan. namun demikian di sisi lain juga berdampak positif pada perkembangan sumberdaya yang ada di masing-masing unit. Pemanfaatan fasilitas chatting mulai banyak dipergunakan. Kesadaran publik atas penggunaan sumber daya komunikasi juga kurang tumbuh dengan baik di kalangan kampus. namun demikian dari aspek manajemen hal ini menimbulkan beberapa permasalahan baru terkait dengan koordinasi dan sinkronisasi dengan unit-unit yang sudah mengembangkan. Dari aspek estetika dan kenyamanan kampus. Sedangkan kesadaran pemanfaatan e-mail sudah tumbuh cukup signifikan. Untuk mengatasi hal ini pimpinan membuat kebijakan integrasi sumber daya TIK. Komunikasi antar staf maupun unit yang seharusnya dapat dilakukan dengan biaya yang minimal akhirnya harus menimbulkan biaya tambahan yang terbebankan ke institusi maupun pribadi staf. Lemahnya koordinasi di tingkat universitas menimbulkan keanekaragaman sistem yang ada.pemanfaatan sumber daya komunikasi menyebabkan pertumbuhan prasarana komunikasi tidak menunjukkan ke arah efisiensi dan efektivitas penggunaan teknologi komunikasi.

Kesadaran staf untuk memanfaatkan TI guna menunjang kelancaran tugas dan pekerjaan juga merupakan sisi positif dari universitas. Kekuatan yang ada pada beberapa unit yang bekerja dalam sektor TI (Puskom. kendala-kendala berupa sekat-sekat sistem dapat teratasi. Pada saat ini kurang dari 50% dosen serta kurang dari 30% mahasiswa dapat memanfaatkan data-data internal yang ada. Langkah konsolidasi. Dosen secara terbatas dapat merawat data-data pribadi dan aktivitasnya melalui website. unit-unit fakultas) dalam waktu dekat (pada saat UB berstatus BLU) akan terintegrasi menjadi Direktorat TIK sebagai kekuatan pengembangan yang TI yang kuat. namun sarana website mandiri dosen perlu disediakan. manajemen internal pengelolaan fasilitas internet masih terus ditingkatkan. Kekuatan dalam bidang TI dengan beberapa pengakuan dalam taraf nasional maupun internasional belum cukup tertata untuk menjadi suatu kekuatan universitas dalam transformasi menuju institusi yang otonom. BAPSI. Lebih dari 80% mahasiswa memanfaatkan komputer untuk proses pembelajaran sehari-hari. sehingga masih terdapat kapasitas tersisa yang sebaiknya segera dimanfaatkan. Kemauan yang kuat dari pimpinan universitas ternyata telah mendorong transformasi manajemen dengan basis teknologi informasi. Unit pengembangan dan implementasi e-Learning merupakan salah satu kekuatan lain dari aspek TI yang dimiliki oleh universitas. Penguatan utilisasi dan adopsi teknologi pembelajaran mutakhir ini terus dilakukan. Hal ini berkebalikan dengan harapan sivitas akademika yang cukup tinggi akan ketersediaan kualitas dan kuantitas data (lebih dari 90% staf dan mahasiswa mengharapkan hal ini). termasuk Aceh merupakan pengakuan tersendiri atas kekuatan bidang ini. Kerjasama yang cukup lama dengan sederet kesuksesan dalam menjalin pengembangan real time distance learning dengan SOI (School on Internet. Dari data-data yang ada selanjutnya dimanfaatkan sebagai masukan data untuk Decision Support System (DSS) yang dikembangkan. Prestasi dalam bidang penyampaian informasi Web yang mendapat pengakuan nasional merupakan keunggulan tambahan yang dimiliki. Pengembangan bagian-bagian dari MIS universitas pada saat ini masih tergolong muda. Jepang) menunjukkan kekuatan sumber daya yang ada. memerlukan perhatian yang serius untuk menjadikan sebuah sistem yang handal dalam skala universitas kelas dunia serta menyediakan kebutuhan lebih dari 30 ribu orang berikut organisasi yang ada.Pengembangan MIS sampai dengan saat ini terasa masih terus disempurnakan untuk memenuhi kebutuhan sivitas akademika. Kesadaran mahasiswa akan manfaat TI dalam proses pembelajaran merupakan salah satu kekuatan lain dari aspek TI. Pengembangan manajemen dalam hal ketersediaan sumber daya untuk support teknis perlu ditingkatkan sehingga mampu memberikan pelayanan dalam hal pengembangan dan operasional secara optimal dan dapat memanfaatkan sarana prasarana yang ada secara optimal. Ketersediaan sistem informasi manajemen untuk mendukung penyelenggaraan operasional universitas terus dikembangkan dalam berbagai bentuk untuk memudahkan manajemen pengelolaan universitas. UPPTI. Ketersediaan terminal komputer untuk mendukung proses belajar mengajar dari waktu ke waktu juga semakin meningkat. Lebih dari 75% tenaga kependidikan menggunakan komputer untuk menunjang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 42 . Kepercayaan yang diberikan untuk ikut membantu pengembangan serupa di wilayah lain Indonesia. mahasiswa maupun oleh masyarakat luas baik dari dalam kampus maupun dari luar kampus melalui jaringan internet. Hal ini menjadi solusi strategis bagi pemecahan masalah organisasi yang sudah teridentifikasi selama ini. Upaya yang sistematis dan lebih mendasar untuk mengatasi permasalahan organisasi pengembangan dan implementasi TI di dalam kampus telah menjadi prioritas dan menjadikan TIK sebagai salah satu kekuatan universitas pada periode transisi. sosialisasi dan pelatihan-pelatihan nampaknya perlu ditingkatkan dan dicarikan terobosan agar dapat dipercepat. Ketercukupan infrastruktur perangkat keras dan sistem jaringan masih belum secara optimal dimanfaatkan. Sarana pembelajaran menggunakan TI telah tersedia dan dapat diakses baik oleh dosen. sehingga terinternalisasi dalam kegiatan belajar mengajar di dalam kampus. Dengan demikian. Keleluasaan dosen untuk mengembangkan website resmi untuk menampung kegiatan akademik dosen masih belum sepenuhnya terwujud. Sementara itu.

Posisi geografis kampus di jantung Kota Malang merupakan salah satu kekuatan tersendiri untuk dapat dimanfaatkan untuk menjadikan UB sebagai service provider institusi pendidikan di Malang Raya. Dengan kesiapan SDM yang ada untuk penanganan jaringan komputer sudah terakui secara internasional. Bersamaan dengan upaya perbaikan internal sistem informasi manajemen. UB juga perlu segera menangani potensi lain terkait TI di sekitar kampus. Namun demikian. Hal ini menunjukkan kekuatan dengan tumbuhnya budaya TI dalam kampus. Lebih dari 90% dosen menggunakan komputer untuk menunjang kegiatan Tridharma. Hal ini tentunya di kemudian hari akan memberikan nilai tambah tersendiri bagi universitas sebagai suatu institusi yang mandiri. juga merupakan kekuatan tersendiri untuk dapat menjadikan UB sebagai salah satu gerbang masuk dan pusat kendali penyebaran internet di wilayah Indonesia Timur. dampak positif pemanfaatan teknologi informasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 43 . Akses internet gratis di kampus. kekuatan ini masih perlu didukung oleh ketersediaan sumberdaya energi yang memadai.pekerjaan sehari-hari.

15 0. UB .05 3. peluang dan tantangan (Tabel 4.00 Nilai 0.05 0.06 Sko r 4. 10 PS Pend. Setiap variabel kemudian diberi bobot dan skor yang berimbang untuk mendapatkan nilai yang digunakan dalam analisis BSC.1. peluang dan tantangan (faktor eksternal). Variabel pemetaan yang diukur berdasarkan metode BSC terbagi atas empat kelompok yaitu (i) Perspektif Keuangan. Masa Studi Kualitas Akademik Proses Internal PortalBisnis UB Proses . Spesialis I.23 3. Kerangka Konseptual Balanced Scorecard UB Variabel yang dilibatkan dalam metode BSC terdiri dari faktor internal dan eksternal yang dalam analisis SWOT dikenal dengan istilah kekuatan dan kelemahan (faktor internal). (iii) Proses Internal. Ini akan menghasilkan posisi UB melalui suatu pengukuran yang didasarkan atas metode BSC (Balanced Scorecard) dengan arahan dari strategi pengembangan menuju kampus otonom. 1 Program (Bastra) dan 1 Program Pascasarjana dengan 45 PS S1. dan (iv) Inovasi (Learning & Growth) yang terkait satu sama lain dan dapat dinyatakan dalam suatu diagram alir (Gambar 4.BAB IV PENCAPAIAN DAN PERMASALAHAN Pemetaan capaian dan permasalahan di UB secara komprehensif telah dilakukan dalam menyikapi tantangan-tantangan dan perkembangan serta berbagai potensi keunggulan maupun kelemahan. dan bobot merupakan nilai relatif dengan total 1 (satu) untuk masing-masing unsur kekuatan. Prosedur& Kebijakan Sistem Keuangan& Pelaporan InternalKontrol & Pengukuran Kinerja KualitasRiset & Pengabdian Kpd. dan 17 PS Diploma. Memiliki 11 fakultas. Masy.24 2 3 0. kelemahan. KualitasProses Belajar-Mengajar (termasukinovasi) Inovasi (Learning& Growth Pembangunan SIM PeningkatanProfesionalisme SDM melaluipeningkatanjiwa entrepreneur Peningkatan KualitasSarana & Prasarana Gambar 4. yang mampu mengakomodasi variasi kebutuhan masyarakat akan berbagai jenis dan jenjang PT.1). Excellent Management KualitasPrestasi Kemahasiswaan MasaTunggu AngkaEfisiensi Edukatif. Skor maksimum untuk setiap parameter adalah 4. (ii) Perspektif Stakeholders.1.16 44 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | . Perspektif K euang an Kemampuan mendapatkan dana(Revenue) Efisiensi Biaya Perspektif S eholders tak Kepercayaan Stakeholders kepadaUB Kepuasan& Kebanggaan Mhs thd.10 Evaluasi 0.1). Balanced Scorecard UB Kekuatan No 1 Uraian Komitmen UB terhadap berbagai bidang pengembangan sangat tinggi. Tabel 4. Data 5 tahun terakhir menunjukkan jumlah lulusan lebih dari Bobo t 0. 18 PS S2 dan 7 PS S3.

86%) S2.50 4.05 0.04 0. dan transaksi perpustakaan on line bukan saja meningkatkan kemudahan informasi bagi segenap mahasiswa dan dosen tetapi juga bagi komunitas ilmiah di luar kampus. dan telah melalui panitia seleksi di tingkat UB dan fakultas.04 2.35 2.04 0. UB terus meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk menguasai bahasa asing dan teknologi informasi serta memberikan fasilitas laboratorium dan kursus tambahan pada kedua bidang tersebut.11 0.40 0.20 5 0.40 3.09 0.22 8 0.17 0.No Uraian 5000 orang per tahun dari berbagai PS.50 2.08 2.12 0. 767 (53.12 9 10 11 0. UB meningkatkan kesempatan belajar yang lebih baik bagi masyarakat dengan memberikan pilihan seleksi masuk dan pemberlakukan SPP secara proporsional.04 0. Ada mekanisme pengajuan anggaran untuk jurusan/laboratorium dalam rangka pengadaan alat-alat dan perbaikan gedung laboratorium.16 0. memberikan beasiswa bagi sekitar 17% mahasiswa S-1.78 2.17 7 0.02%) S3 serta 94 orang guru besar dari berbagai bidang ilmu menawarkan kualitas pendidikan bagi sejumlah besar anggota masyarakat yang akan memasuki PT.70 0. Beberapa penelitian dilakukan dengan kualitas yang tinggi dan berpeluang memiliki nilai tawar standar dalam kerjasama penelitian.11 45 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | .00 3.13 0. 342 (24.04 0. adanya digital library.70 0.12%) berkualifikasi S1. serta menerima sekitar 6000 lebih mahasiswa S-1 per tahun.60 0.44 0.15 13 14 15 16 17 18 0.04 0. Pembagian dana antara Rektorat dan Fakultas telah diatur secara tertulis dan jelas. Semakin meningkatnya kualitas dosen baik dalam pencapaian gelar akademik maupun sebutan profesional yang secara langsung turut berperan dalam perbaikan kualitas proses belajar mengajar.06 3.03 3.5 tahun. Peningkatan jumlah koleksi pustaka per tahun.09 12 0.04 3.14 0. Indeks prestasi kumulatif (IPK) lulusan S1 bertahan di atas angka 3 dengan lama studi cenderung mendekati angka rata-rata 4. Para pejabat dari tenaga kependidikan sebagian besar telah Bobo t Sko r Nilai 4 0. Jumlah dosen mencapai 1424 orang (data tahun 2008) dengan 315 (22. dengan AEE S1 cenderung meningkat dalam kisaran lebih dari 16%.89 3. Informasi tentang penerimaan keuangan dan penerimaan mahasiswa pada saat daftar ulang dapat diakses secara online realtime melalui komputer pejabat terkait sampai ke tingkat fakultas.04 3.20 Evaluasi 0.50 0. Semakin banyak Program Hibah Kompetisi yang diperoleh & digunakan bagi upaya perbaikan proses belajar mengajar dan inovasinya Makin banyak kerjasama dalam & luar negeri dlm proses pengembang-an atmosfir akademik yang ditindaklanjuti oleh fakultas & PS. Penyusunan rencana anggaran selalu dilakukan dengan mekanisme rapat kerja setahun sebelum pelaksanaan yang melibatkan pimpinan UB dan fakultas serta beberapa unit kerja.03 0. Hal ini memungkinkan lulusan S1 UB dapat bersaing memasuki pasar kerja yang cukup tinggi dan variatif.05 3. Rekruitmen pegawai dan Dosen telah mengacu pada kebutuhan berdasar rasio dosen:mahasiswa.18 6 0.05 3.98 0. Telah ada aturan untuk penghargaan bagi penerbitan bahan ajar dan publikasi ilmiah di jurnal internasional oleh dosen.

13 21 0. Terdapat unit PJM yang terus berupaya agar penggunaan dana-dana blockgrant dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas.04 3.04 0.15 22 0.50 1.06 0. Terbatasnya relevansi antara kegiatan pendidikan dengan penelitian yang berasal dari permasalahan masyarakat dan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi penyebab lemahnya efektivitas pembelajaran mahasiswa.04 1. Jumlah dana pendidikan yang berkurang dapat diantisipasi dengan meningkatkan kemampuan menyusun block grant untuk memperoleh dana pengembangan pendidikan Kurikulum dan proses belajar mengajar belum sepenuhnya berorientasi kepada dunia kerja sehingga mengurangi daya saing lulusan untuk masuk di dunia kerja.09 0.13 2 3 4 5 6 0.04 1.50 1. Telah terjadi resource sharing pada beberapa kegiatan. dan tulisan dalam bentuk buku yang dipublikasi oleh penerbit nasional perlu ditingkatkan.06 0.50 2.50 0. yaitu rekening rektor sehingga dipantau.30 1.03 3.30 0. UB memiliki unit-unit dan aset yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai unit penghasil tambahan dana bagi kegiatan Tridharma perguruan tinggi di samping potensi masyarakat yang dapat dielaborasi dan belum tersentuh selama ini. Jumlah Bobo t Sko r Nilai 19 0. Jumlah lulusan yang bekerja di luar bidang studinya cukup tinggi.25 0.09 0.09 7 11 0. masa tunggu antara 3 -6 bulan dan gaji pertama masih disekitar UMR.01 3.09 46 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | .11 3. Sistem keuangan belum berorientasi pada output dan outcome. Pada waktu mendatang dana-dana demikian dapat menjadi salah satu sumberdana bagi kelangsungan Universitas.12 0.No Uraian mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kemampuan diri.09 0.04 3.05 0.50 1.33 Evaluasi 0. sitasi publikasi ilmiah. tetapi masih pada input dan proses sehingga Bobo t Skor Nilai 1 0. Beberapa Laboratorium FMIPA telah digunakan oleh sejumlah fakultas lain dalam rangka efisiensi penggunaan laboratorium.08 0. Perkembangan yang terjadi di masyarakat tidak langsung dapat segera diikuti oleh perubahan kurikulum. misalnya saling memanfaatkan dosen antar fakultas dan jurusan.20 0.06 2.40 0.05 3. Aturan pemerintah bahwa semua dana-dana yang berasal dari masyarakat telah melalui satu pintu.09 20 0.30 Kelemahan No Uraian Jumlah dosen yang akan memasuki masa pensiun secara kumulatif selama lima tahun ke depan mencapai 10% dan 20 % lebih berumur lebih dari 55 tahun dan jumlah dosen yang bergelar S1 (20%) sehingga perlu percepatan peningkatan kemampuan akademik dosen-dosen muda melalui studi pascasarjana di dalam dan di luar negeri.05 2.06 0.10 0.04 0.14 23 0. Terdapat Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) yang terus berupaya untuk meningkatkan mutu dosen dan pengembangan model pembelajaran agar dicapai mutu lulusan dan akan berdampak pada efisiensi dan produktivitas lulusan. Jumlah perolehan paten beroyalti.

Ada laboratorium dan sarana lainnya masih dimanfaatkan secara terbatas oleh unit/jurusan/fakultas tertentu saja dengan alasan terbentur aturan pemerintah.47 0.14 Peluang No 1 Uraian Kondisi Kota Malang yang sejuk. Beberapa regulasi baik dalam bentuk Undang-Undang maupun Peraturan Pemerintah yang tidak memungkinkan UB mempunyai keleluasaan dalam mengatur dirinya sendiri. yang ternyata berdampak pada terbatasnya ruang gerak kemampuan berkembang UB Jumlah Bobo t Skor Nilai 13 0.06 0. bahkan kadang tidak jelas.10 20 0.50 0. Implikasinya.50 47 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | . Ketergantungan penyelenggaraan UB pada sumber pendanaan dari mahasiswa (SPP.14 0. Hal ini kurang menguntungkan bagi upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam ikut mendanai kegiatan pendidikan karena tidak adanya ruang akuntabilitas publik terhadap keuangan UB.0 0.27 2.00 0. Sebagai institusi pemerintah. kota pendidikan.10 22 0.18 24 0. telepon.27 2. Penyebab utamanya adalah ketergantungan UB pada sistem kepegawaian negara yang berlaku umum untuk pegawai negeri.06 0. DPP.39 0.10 1.14 Skor 3.11 23 0.60 Evaluasi Nilai 0.60 0.06 2.14 27 28 29 0. Bobot 0.05 2. Pemasangan jaringan untuk teknologi informasi. dan lain-lain) dan belum optimalnya pemanfaatan aset UB untuk mendanai kegiatan pendidikan.06 0.05 2. Aspek manajemen sumberdaya manusia kurang dapat membangun efektivitas dan efisiensi. Unsur eksternal yang ikut memperlemah manajemen UB antara lain karena masih banyak aturan-aturan yang tidak jelas dari Menteri Pendidikan Nasional dalam otonomi keuangan khususnya sistem alokasi subsidi pendanaan.00 2.0 0. manajemen tidak memiliki sistem akuntansi dan audit secara mandiri.22 0.14 0. Rekruitmen dosen dan karyawan jumlahnya bergantung pada jatah dari Pemerintah Pusat.14 0.06 3. Resource sharing ruang kuliah dan sarana lainnya belum terlaksana secara optimal. UB memiliki otonomi yang terbatas untuk meningkatkan pendapatan (revenue) dan melakukan investasi. Kondisi demikian menyebabkan kerentanan terhadap kerusakan dan tidak efisien penggunaannya. dan kota pariwisata sangat diminati sebagai tempat belajar.No Uraian tujuan dari setiap kegiatan dalam perencanaan terabaikan.17 15 18 0.07 2.16 31 0.05 2. pola pengelolaan keuangan UB harus dilakukan di bawah aturan birokrasi yang kaku. mengingat status UB sebagai PTN yang tidak otonom.04 2.40 2.04 2. dan air belum direncanakan menyeluruh dalam jangka panjang dan berorientasi pada kebutuhan di masa depan sehingga banyak yang bersifat tambal sulam. Pendapatan yang diperoleh tidak bisa diakui sebagai pendapatan UB namun merupakan bagian dari pendapatan negara bukan pajak. listrik. SPFP. Ada peralatan bengkel/laboratorium yang masih ketinggalan jaman sehingga mengurangi produktivitas laboratorium/bengkel.

12 0. Institusi pendidikan dan riset regional maupun internasional.32 0. Sumberdaya manusia dan sumber dana dari dalam dan luar negeri belum banyak digali untuk dimanfaatkan semaksimal mungkin.34 0.35 0.81 0.11 Skor 2. manajemen.12 0.67 3.20 0.12 3. Akses informasi yang tak terbatas dan mudah dijangkau dengan semakin pesatnya teknologi informasi.60 0. geografi. tersurat keinginan pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan anggaran pendidikan yang lebih rasional. RUU Badan Hukum Pendidikan. Undang-Undang Sisdiknas. bukan hanya dengan lulusan dalam negeri. Persaingan kerja lulusan yang semakin ketat terutama pada era global.70 2.1.66 Nilai 0.27 1.11 0.92 Nilai 0. dan etos kerja sehingga akan menjadikan UB lebih profesional ke depan.No 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Uraian Di tengah keterbatasan pemerintah dalam pembiayaan pendidikan.26 2.39 0. dan produk-produk hukum dan perundangan pemerintah akan mengubah secara mendasar struktur.00 Skor 1. serta double degree.32 0.25 0.040 4.20 1.000 3. Peluang didapatkan melalui Blue Book (kerjasama luar negeri melalui Bappenas) Demografi.12 2. Kebijakan pemerintah agar perguruan tinggi bersifat otonom telah memberi peluang bagi UB untuk berkembang secara mandiri.75 0. Tawaran kerja sama dari dalam dan luar negeri yang cukup besar dalam kerangka networking.92 0. twinning. Reformasi perguruan tinggi. sister university.24 3. dan potensi daerah Jawa Timur dan Indonesia bagian timur cukup besar untuk bersinergi dalam pengembangan daerah. Globalisasi dan Perdagangan bebas sangat membutuhkan kreativitas UB untuk meningkatkan nilai jualnya di pasar bebas. seperti SEAMEO. terutama dalam kebijakan anggaran kompetisi dan anggaran berbasis kinerja memberikan peluang bagi UB bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.38 0.10 3. tetapi juga dengan tenaga kerja asing. Jumlah Bobot 0.54 2. Jumlah Bobot 0.36 0.06 2.39 0.06 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 48 .45 0. serta publicly funded research agencies dapat dimanfaatkan bagi pengembangan pendidikan dan riset UB. ICRAF.10 0. benchmarking.20 2. Ancaman No 1 4 5 Uraian Perkembangan teknologi yang sangat cepat menyebabkan cepat usangnya peralatan laboratorium dan peralatan TIK.27 0.10 3.

pengembangan produk. c.4 0.4 -0. (2) mengatasi kelemahan internal.2 -1. integrasi.8 KUADRAN I 0. seperti: (1) Mengembangkan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan standar layanan minimum (SPM) yang ditetapkan (2) Membentuk kelas internasional (3) Mengembangan program studi baru (4) Mengembangkan pembelajaran berbasis TIK sehingga kualitas dan efisiensi pembelajaran dapat ditingkatkan Optimalisasi potensi dan sumber daya yang dimiliki universitas (1) Mengembangan Unit Bisnis (2) Membentuk mekanisme resource sharing untuk optimalisasi aset UB (3) Membentuk manajemen aset yang baik sehingga potensi aset UB dapat dioptimalkan (4) Membentuk sistem informasi aset sehingga efisiensi dan kondisi aset dapat selalu terpantau Meningkatkan motivasi melalui peningkatan kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia dan penanaman jiwa entrepreneur (1) Meningkatkan kualifikasi akademik dosen UB (2) Meningkatkan motivasi staf dosen dan akademik baik dengan menginkatkan kesejahteraan dan menanamkan jiwa entrepreneur.16 Peluang – Ancaman = 3.2 UB 0 -0. d.2 1. Melakukan pengembangan dan inovasi layanan.8 1 .98 (Gambar 4. pengembangan pasar.2 0 . (3) menghindari ancaman ekternal.6 0 .2 0 .Kesimpulan yang dapat ditarik dengan analisis BSC adalah bahwa posisi UB seperti berikut: Kekuatan – Kelemahan = +3.06 = +0.14 = +1.2 -0. Meningkatkan kualitas laporan keuangan dan menyusun sistem informasi manajemen yang berbasis kinerja b.98 Pemetaan keseimbangan skor diatas (balanced score) menghasilkan posisi UB dengan X = 1.0 0.2 KUADRAN II PELUANG 1. KUADRAN III -1.30 – 2.6 -0. diversifikasi.2 KEKUATAN KUADRAN IV ANCAMAN Gambar 4. Posisi UB dalam kuadran Analisa SWOT Pengertian lain dari posisi tersebut adalah bahwa UB memiliki kondisi yang baik untuk menggunakan kekuatan internalnya guna: (1) memanfaatkan peluang eksternal. Dengan demikian.6 0.0 1 .6 -0.04 – 2.8 KELEMAHAN -0.2).0 -1.0 -0. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 49 . maupun kombinasi dari semuanya dapat dilakukan oleh UB. Ini menunjukkan bahwa UB berada pada posisi agresif. Oleh karena itu fokus strategi yang harus dilakukan UB adalah: a. Diagram menunjukkan UB yang berada di kuadran I yang berarti UB mempunyai kekuatan yang cukup signifikan dan tidak banyak mendapatkan ancaman eksternal.16 dan Y = 0.2. penetrasi pasar.8 -1.4 -0.4 0 .

e. Meningkatkan standar sarana dan prasarana yang digunakan dalam proses pelayanan akademik Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 50 .

1) dan KPI luaran (output).1.BAB V INDIKATOR KINERJA Indikator ragaan kunci atau KPI (Key Performance Indicator) dikembangkan berdasarkan hasil analisis kondisi UB yang diuraikan sebelumnya. Tabel 5./mahasiswa Jumlah kelas yang berfasilitas ICT Indeks Kepuasan Pengguna Layanan (termasuk layanan bisnis) UB Jumlah layanan bisnis UB Jumlah dosen yang melakukan riset Jumlah publikasi dosen di jurnal nasional dan internasional Jumlah MOU dengan pihak luar Jumlah laporan keuangan yang sesuai PABU Jumlah MP yang disempurnakan Jumlah SIM yang dibangun Kecepatan delivery informasi Kecepatan penyelesaian pembuatan ijazah dan transkrip Tenggang waktu penerbitan ijazah dan yudisium Jumlah Prestasi mahasiswa di tingkat nasional dan internasional Angka Efisiensi Edukasi Masa Studi Masa Tunggu Mahasiswa Persentase program studi yang terakreditasi A Jumlah Kelas Bahasa Inggris Nilai Rata-rata TOEIC mahasiswa Jenis seleksi masuk mahasiswa Rasio pendaftar dan yang diterima Prosentase (%) minimal kehadiran Evaluasi Perspektif Stakeholders (1) Meningkatnya kepuasan mahasiswa terhadap layanan akademik (2) Meningkatnya kepuasan dosen terhadap layanan administratif (3) Meningkatnya kepuasan stakeholder terhadap layanan UB (1) (2) (3) (4) Meningkatn ya produktifitas dosen dan karyawan Meningkatn ya kerjasama dan kemitraan Efisiensi prosedur administratif Meningkatn ya transparansi dan akuntanbilitas laporan keuangan Meningkatn ya prestasi mahasiswa Meningkatn ya penggunaan sistem informasi Terwujudny a pengendalian internal yang baik Terwujudny a sistem perencanaan yang akuntabel. Key Performance Indicator (KPI) Perspektif Keuangan Strategic Objectives (1) Meningkatkan total penerimaan (2) Mengurangi tingkat ketergantungan dari dana sumbangan pendidikan mahasiswa Measures Total Penerimaan atau pertumbuhan penerimaan Proporsi (%) dana sumbangan mahasiswa dari total penerimaan Proporsi dana APBN dari total penerimaan Proporsi dana non-mahasiswa dari total penerimaan Indeks Produktifitas (Revenue/total aset) Rasio pendapatan pendidikan per biaya layanan Indeks Kepuasan Mahasiswa Indeks Kepuasan dosen terhadap layanan administratif Peningkatan sarana dan prasarana akademik: • Rasio luas ruang kuliah/mahasiswa • Rasio ruang dosen/dosen • Rasio luas lab. efisien. dan dapat Perspektif Proses Internal (5) (6) (7) (8) Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 51 . Ini terdiri dari dua kelompok yaitu KPI upaya (input) yang mencakup proses/program (Tabel 5. Seleksi KPI juga mengacu kerangka konseptual analisis dengan memperhatikan dinamika perkembangan yang sedang berjalan di UB akhir-akhir ini secara khusus dalam proses menuju otonomi keuangan.

5. 19. 14. 7.7 3 3.76 29 27 20.00 7.92 6 33. 6. 17.Perspektif Inovasi (Learning & Growth) Strategic Objectives dipertanggungjawabk an (9) Meningkatk an kualitas dan kuantitas mahasiswa baru (10) Meningkatn ya proses belajar mengajar (1) Meningkatnya kesejahteraan dosen dan staf administratif (2) Meningkatnya program pendidikan berkelanjutan bagi dosen dan staf administratif (3) Meningkatnya pelatihan inovasi pembelajaran bagi dosen (4) Meningkatnya pelatihan metoda riset (5) Meningkatnya pelatihan penggunaan ICT bagi dosen dan staf administratif (6) Meningkatnya dosen bergelar S-3 Measures dosen Prosentase (%) minimal kehadiran mahasiswa Ketepatan waktu dalam perkuliahan Kecepatan pengumuman nilai Ketersediaan kurikulum dan silabus untuk setiap prodi Jumlah pendidikan dan pelatihan yang dilakukan Jumlah beasiswa bagi dosen untuk studi lanjut Jumlah peserta pelatihan Jumlah jenis pelatihan yang dilakukan Frekuensi pelatihan KPI luaran (output) yang digunakan untuk mengukur keberhasilan program yang dijalankan dari waktu ke waktu adalah sebagai berikut: N o Indikator Jumlah mahasiswa (total student body) Keketatan Persaingan Masuk (S-1) (%) Jumlah mahasiswa baru Jumlah mahasiswa asing Persentase program studi yang terakreditasi A (%) Persentase Dosen bergelar Doktor dan Master Persentase Guru Besar terhadap jumlah dosen Rasio jumlah Dosen dan Mahasiswa (S1) Rasio Ruang Kuliah dan mahasiswa Jumlah kelas yang berfasilitas ICT (%) Rasio Luas Ruang Dosen dan Dosen Rasio Bahan Pustaka dan mahasiswa Jumlah Journal on CD Rom/on line Lamanya jam layanan (jam per hari) Jumlah transaksi on line (rata-rata per bulan) Rasio luas laboratorium (m2) dan mahasiswa Besarnya bandwidth (Mpbs) % pembiayaan dari Mahasiswa % Pembiayaan APBN % Pembiayaan Kerjasama.4 39.004 7. 3.5 18 22 67 48. 18.79 33. 16.004 4 12 12 12 292. 4. 20.541 2 1 19 19 17 6880 8015 8685 247 274 356 50 65 75 80 86 90 8. 8. 27. 2. 9.64 35. 10.5 33. 13. hibah dll 2008 2010 2012 1.4 400.0 500.5 1. 12.42 35.9 60 80 100 0.38 10 12 1:17 1:18 1:19 1.08 4 Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 52 .47 30. 11.2 1.0 02 00 00 2.5 1 2 4:1 5:1 5:1 7. 15.

N o Indikator Ketersediaan kurikulum dan silabus setiap prodi (%) Penyesuaian kurikulum yang dilakukan setiap tahun (%) Jumlah rata-rata tatap muka per mk (%) % kehadiran mhs Lama Pembimbingan tugas akhir (S1=bulan) Besarnya nilai AEE lulusan Rata-rata lama studi lulusan Rata-rata masa tunggu lulusan (< 6 bulan) (%) Nilai rata-rata TOEIC lulusan Besarnya IPK rata-rata Lulusan Rasio dosen terlibat penelitian dan total dosen Persentase dana penelitian (PNBP dan Kerjasama). 42. 25. 52. 35.16 125 8 100 50 49 40 11 348 100 100 95 90 2 85 100 70 1 73 32 100 1476 90 11. 53. 29.5 29 100 1355 80 11. 22.53 NA 485 3. 34.00 100 100 53 21. 40.16 34. 37. 36. 47.5 4. 58. 49. 30. 51.21 18 9. 27. 24. 48.5 77 515 3. 45. terha-dap total dana (%) Jumah dana riset per dosen (Juta Rupiah) Jumlah hasil penelitian yang diseminarkan Jumlah laporan penelitian yang dipublikasikan dalam bentuk buku (%) Jumlah laporan penelitian yang dipublikasikan di journal terakreditasi (%) Jumlah laporan penelitian yang dipresentasikan di forum nasional maupun internasional (%) Jumlah HKI /Paten yang dihasilkan Rasio dosen terlibat pengabdian kepada masyarakat dan total dosen (%) Persentase dana pengabdian kepada masyarakat terhadap total dana (%) Jumlah kelompok masyarakat yang dilayani dalam pengabdaian masyarakat Jumlah hasil pengabdian kepada masyarakat yang diseminarkan (%) Tersedianya sarana layanan administrasi akademik yang memadai (%) Tersedianya fasilitas ICT dalam perkuliahan (%) Tersedianya pedoman dan prosedur layanan (%) Kecepatan dan ketepatan waktu surat menyurat dan proses administrasi akademik lainnya (hari) Kepuasan Mahasiswa terhadap layanan administrasi akademik (%) Tersedianya sarana layanan administrasi kemahasiswaan yang memadai (%) Tersedianya sarana kegiatan kemahasiswaan yang memadai (olahraga.73 70 75 2010 100 100 100 85 6 17.4 83 535 3. 38. 26. dan kegiatan lain) (%) Tersedianya sarana pelayanan kesehatan mahasiswa – jumlah poliklinik Jumlah prestasi mahasiswa di tingkat nasional Jumlah prestasi mahasiswa di tingkat internasional Adanya sistem reward dan punishment (%) Jumlah beasiswa untuk mahasiswa berprestasi Kepuasan layanan kegiatan mahasiswa (%) Rasio penerima beasiswa dengan jumlah mahasiswa Tersedianya sarana layanan administrasi keuangan yang memadai (%) Tersedianya sarana layanan administrasi kepegawaian yang memadai (%) 2008 100 100 85 75 8 17. 46. 32. 41. 33.3 4 16 7. kesenian. 28. 57. 50. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | . 23. 56. 39. 54.0 0 100 90 Evaluasi 2012 100 100 100 95 6 18 4.74 13 5.57 115 6 100 50 45 30 10 288 100 100 85 70 3 75 100 65 1 60. 55.18 38. 43. 31. 44.2 42.42 4.5 106 5 100 40 37 20 7 238 100 100 60 60 NA NA 100 60 1 50 26 100 1285 NA 10.

mutasi. dan pengembangan pegawai (%) Tersedianya data dan informasi kepegawaian (%) Tersedianya sarana layanan administrasi perlengkapan yang memadai (%) 2008 70 100 100 100 2010 80 100 100 100 2012 90 100 100 100 59. 61. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 54 . 60. disiplin. 62.N o Indikator Tersedianya sistem pengembangan pegawai (%) Terlaksananya monitoring pelaksanaan penerimaan.

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 55 .

LAMPIRAN TABEL Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 56 .

571 1.627 5.370 1.889 (13. 1 2 3 4 5 6 7 8 Fakultas Hukum Ekonomi Ilmu Administrasi Pertanian Peternakan Teknik Kedokteran Perikanan & Ilmu 2002/20 03 259 510 463 646 291 778 280 386 Tahun Akademik 2003/20 2004/20 2005/20 2006/20 04 05 06 07 263 240 232 160 517 499 470 355 458 478 389 286 660 556 550 350 313 279 279 191 793 806 831 469 277 276 295 172 403 336 409 243 Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 57 .973 1. Tahun Akademik Tabel L.043 2007/2008 37.192 2007/2 008 1.98) 5.030 263 609 235 27.157 2006/2 007 1.Tabel L.243 7.991 (18.644 1.764 1.073 3.781 1.102 1.835 3.096 1.628 1.13) 6.537 5.834 1.186 1.581 2.814 1.641 1.835 3.892 160 1.594 150 228 3.588 1. 2 Perkembangan jumlah mahasiswa UB No.589 1.251 160 1.685 2.794 3.548 632 290 2.331 (19.894 3.010 3.824 2.461 Tabel L.930 1.243 1.868 2006/2007 44.697 2008/2 009 2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Fakultas Fakultas Hukum Fakultas Ekonomi Fakultas Ilmu Administrasi Fakultas Pertanian Fakultas Peternakan Fakultas Teknik Fakultas Kedokteran Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan Fakultas MIPA Fakultas Teknologi Pertanian Fakultas Ilmu Sosial Prog.705 2.466 2004/2005 49.396 756 28.618 319 258 2.085 632 28.643 1.252 4.201 4.407 2.071 360 1.899 2.082 (15.845 Keterangan: *) angka di dalam kurung pada kolom ‘jumlah mahasiswa yang diterima’ adalah persentase dihitung dari jumlah mahasiswa yang mendaftar. Rasio antara pendaftar dan yang diterima di UB Jumlah Calon Jumlah Jumlah Daya Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Tampung Mendaftar Diterima Baru *) (1) (2) (3) (4) (5) 2003/2004 51.075 4.1. Bahasa dan Sastra Program Non Gelar (S-0) Program Dokter Spesialis 1 Program Pascasarjana (S2) Program Doktor (S3) Jumlah 2004/2 005 1.924 3.073 7.72) 5.978 225 995 692 27.347 377 27.728 1.62) 5.994 2005/2 006 1.954 1.665 1.465 1.309 1.991 7.482 2.350 7.588 1.013 3.708 2005/2006 45.432 225 1.082 7.331 7.516 2.263 6.889 6. 3 Perkembangan Jumlah Mahasiswa yang Memperoleh Beasiswa No .060 1.699 637 1.972 2.68) 5.149 2.065 1.537 (10.

475 17.27% 512 449 44 4.457 16.73% Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 58 .057 11.95% 506 342 61 4.383 16.9 10 11 12 Kelautan MIPA Teknologi Pertanian Program Bahasa dan Sastra Program Ilmu Sosial Jumlah % thd Jumlah Mhs D-3& S-1 441 286 43 4.593 17.08% 489 410 97 6 4.96% 417 283 87 32 3.

25 4. Bahasa dan Sastra PS Pascasarjana (S-2+S3) Rata-rata 2003/2 004 61.33 5.82 2005/2 006 4.550.59% 33.89 4.166.00% 100.69 57.19 4.41 8 7 100.379.86 66.73 72.78 54.Tabel L.09 5.84 76.56 5.51 64.783.49 4.51 71.027.00% 29.35 4.92% SP4 2.43 70.41 4.20 62.88 99.20 4.74 77.19 65.99 77.52% 37.91 92.94 75.11 91.87 75.74% A2/A3 2.43 58.55 4. Produktivitas per Angkatan untuk Mahasiswa S-1 No .616.49 74.53 83.00 90.15% 28.88 48.99 2006/2 007 78.0 Jumlah 9.84 73.03 4.98 4.59 5.33% 18.78 71.41% 37.32 74.93 77.63 4.04 6.38 5.19 70.249.26 53.20 4.13 2006/2 007 4.17 69.13 4. Teknik Fakultas Kedokteran Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan Fakultas Matematika & IPA Fakultas Teknologi 2003/2 004 4.61 4.98 5.742.66 2004/2 005 4.28 4.30 30.57 55.95 4.12% Lainnya ** 2.13 42.90 80.77 4.68 74.46 4.23 65.18 2007/2 008 82.01 4.55 70.12 13.98 69.91 88.00 5.04 3.78 3.57 103.975. Rata-rata Lama Studi Lulusan S-1 No .87 Evaluasi 2007/2 008 4.87 17.87 80. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Fakultas Fakultas Hukum Fakultas Ekonomi Fakultas Ilmu Administrasi Fakultas Pertanian Fakultas Peternakan Fakultas.91 66.78 2005/2 006 90.00% 100.31 4.09 63.61 74.07 99.68 4.41 68.29 4.36 4.76 4.34 4.30 0.069.97 Tabel L.25 85.836.0 18. Teknik Fakultas Kedokteran Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan Fakultas Matematika & IPA Fakultas Teknologi Pertanian Fakultas Ilmu Sosial Prog. 5.00% *) Data dalam juta rupiah.17 4.55 4. 4.08 64.14 4.641.50 5.17 4.12 68.50 2.64 64.35 27.58 4.41 69.52 5.20 83. Data Perkembangan Perolehan Dana Program Hibah Kompetisi Jumlah Dana % 2004 2005 2006 2004 2005 2006 TPSDP 4.23 4.00 4.58 48. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Fakultas Fakultas Hukum Fakultas Ekonomi Fakultas Ilmu Administrasi Fakultas Pertanian Fakultas Peternakan Fakultas.02 54.27 4.49 4. sudah termasuk dana pendampingan **) Inherent untuk tahun 2006 Jenis PHK Tabel L. 6.25 4.42 2004/2 005 69.62 4.083.00% 0.21% 12.91 69.74 59 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | .76 77.32 4.40 86.00% 15.00 4.31 4.26 74.

17 4. Pend.11 12 13 Pertanian Fakultas Ilmu Sosial Prog.48 4.46 4.56 3. Bahasa dan Sastra Prog.50 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 60 .67 4.22 4.77 4. Kedokteran Hewan Rata-rata 4.58 4.12 4.

22 5.5 4.79 5.17 5.12 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 <3 4-6 6 .7 6.07 3.2 4.5 5.17 WAKTU TUNGGU THN 2006 perempua laki-laki n 4-6 4-6 4-6 <3 6 .33 4.69 4.88 4. 7. 1 2 3 4 5 6 PROGRAM STUDI Manajemen Ilmu Hukum Administrasi Bisnis Akuntansi Administrasi Publik Ekonomi Pembangunan WAKTU TUNGGU THN 2005 Perempua Laki-laki n 5.75 4 4.06 5.12 4-6 6 .Tabel L.75 5.75 4.97 7 6.91 3.9 4.35 3.13 3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 PROGRAM STUDI Produksi Ternak Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Teknologi Hasil Pertanian Teknologi Hasil Perikanan Teknologi Hasil Ternak Hortikultura Agronomi Sosial Ekonomi Pertanian Sosial Ekonomi WAKTU TUNGGU THN 2005 Perempua Laki-laki n 4.23 4.08 4.12 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 Masa Tunggu Bidang Studi Agrokompleks (bulan) No.5 7.31 5.33 WAKTU TUNGGU THN 2006 perempua laki-laki n 4-6 <3 4-6 4-6 <3 6 .73 4.55 WAKTU TUNGGU THN 2006 perempua laki-laki n 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 4-6 4-6 Masa Tunggu Bidang Studi Eksakta (bulan) No Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 PROGRAM STUDI Kedokteran Umum Teknik Pengairan Kimia Matematika Teknik Sipil Teknik Elektronika Teknik Mesin Biologi Statistika Perencanaan Wilayah dan Kota Teknik Arsitektur Fisika WAKTU TUNGGU THN 2005 Perempua Laki-laki n 3 3 3.6 4.39 3.61 4.3 4. Waktu tunggu lulusan UB menurut Fakultas dan Jurusan Masa Tunggu Bidang Studi Sosial (bulan) No.71 4.59 4.12 4-6 4-6 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 4-6 <3 Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 61 .24 4.08 4.77 7.29 4.33 4.8 5.95 4.82 5.5 5.38 4.15 4.5 6.5 4.9 4.3 8.5 4.

36 3.25 5.31 6.12 4-6 4-6 4-6 4-6 6 .68 5.12 4-6 4-6 4-6 4-6 4-6 6 .12 <3 4-6 4-6 <3 6 .44 5. PROGRAM STUDI Peternakan Sosial Ekonomi Perikanan Teknologi Industri Pertanian Ilmu Tanah Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan Budidaya Perairan/Akuakultur Pemuliaan Tanaman Teknik Pertanian Manajemen Sumberdaya Perairan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian WAKTU TUNGGU THN 2005 Perempua Laki-laki n 5.53 5 4.12 4-6 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 62 .45 5.No.27 6 WAKTU TUNGGU THN 2006 perempua laki-laki n 6 .25 5.95 3 4.9 5.13 7.5 5.65 6.75 6.88 5.44 5.

242 0.219 -0.117 -0.985 0.99 3.8 62.360 0.335 0.128 0.492 -0.031 0.131 0.80 3.426 0.956 0.17 65.491 0.033 0.3 54.445 0.457 0.242 0.236 0.204 0.754 -0.177 -0.604 0.657 -0.088 -0. IPK.2 67.223 0.472 0.545 0.724 0.492 -0.86 2.019 0.661 0.742 -0.600 -0.667 -0.193 -0.295 0.586 0.032 0.515 0.497 0.616 0.6 64.06 2.04 3.365 -0.213 0.393 -0. Lama Studi.668 0.5 63.124 1 0.015 1 0.003 0.00 2.013 0.425 0.009 0.116 0.537 0.059 Kimia Laki-laki Perempuan Matematika Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 63 .Tabel L.610 0.097 -0.11 2.972 0.361 0.089 0.009 0.048 0.165 0.619 0.037 0.297 0.067 0.717 -0.041 0.001 0.017 0.515 0.258 0.319 0.445 0. Rsq si Lama mencar i kerja (bulan) Gaji pertama rata-rata Korelasi IPK & Lama Studi Korelasi Sign.041 0.201 -0.04 3.93 3.985 0.917 0.155 0.863 0.025 0.556 0.156 0.309 0.561 0 0. Rsq EKSAKTA Kedokteran Umum Laki-laki Perempuan Arsitektur Laki-laki Perempuan Elektro Laki-laki Perempuan Mesin Laki-laki Pengairan Laki-laki Perempuan Sipil Laki-laki Perempuan Biologi Laki-laki Perempuan Fisika 2.189 0.014 0.732 0.950 -0.266 0.050 0.781 -0.766 -0.133 0.036 0.568 0.003 0.7 57 61.381 0. Waktu Tunggu and Gaji Awal Hasil Penelusuran oleh UB (H ASIL T RACER S TUDY Program Studi IPK ratarata Lama Studi ratarata TAHUN 2005 TERHADAP LULUSAN PERIODE 1998-2002) Korelasi IPK & Lama mencari kerja Korela Sign.325 0.070 0.094 0 0.2 59.855 -0.528 0.664 0.86 3.986 -0.004 0.733 -0.432 0.259 0.277 0 0 0.018 Laki-laki Perempuan 2.166 0.186 0.307 -0.407 -0. 8.566 0.550 0 -0.059 0.09 3.09 3.7 62.8 59 55.025 0 0.299 -0.182 0.062 0 0.264 0.3 61.242 0.3 4-6 4-6 <3 6-12 -0.746 0.09 3.138 -0.053 0.02 48 39.902 0.749 0.6 53.7 62.354 0.015 -0. Rsq si Korelasi IPK & gaji pertama Korela Sign.014 0.112 0.146 0.92 3.031 0.90 2.472 0.653 -0.008 0.019 0.435 -0.878 0.265 0.7 4-6 <3 <3 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 6-12 4-6 1-2 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 1-2 jt 750 rb-1 jt 1-2 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 500-750 rb 500-750 rb 750 rb-1 jt 500-750 rb 1-2 jt 750 rb-1 jt -0.232 0.

195 0.448 0.97 3.001 Stastitika Laki-laki Perempuan SOSIAL Administrasi Negara Laki-laki Perempuan Administrasi Niaga Laki-laki Perempuan Akuntansi Laki-laki Perempuan Ekonomi Pembangunan Laki-laki Perempuan Manajemen Laki-laki Perempuan Ilmu Hukum Laki-laki Perempuan AGROKOMPLEKS Teknik Pertanian Laki-laki Perempuan Tek.725 0.487 -0.402 0.605 -0.247 0.637 0.1 4-6 4-6 500-750 rb 500-750 rb 750 rb-1 jt 500-750 rb -0.634 0.9 53.136 0.29 3.6 59.5 56.204 0.624 -0.12 54.908 0.077 0.309 0.025 0.345 0.168 0.650 -0.788 0.740 -0.369 -0.926 2.298 -0.526 0.537 0.013 0.369 -0.022 0.433 0.581 0.96 3.053 0.120 -0.310 0.247 -0.95 67.002 0.204 0.122 0.324 -0.044 -0.20 0.314 -0.21 63.281 2.328 0.382 -0.355 0.261 -0.832 -0.434 0.259 0.108 0.14 65.702 0.168 0.37 2.725 -0.14 3.452 0.81 2.309 0.16 3.105 0.103 0.733 -0.94 3.526 0.439 0.001 0.140 0.319 0.178 0.523 0.7 60.026 -0.548 0.452 -0.551 -0.5 <3 4-6 -0.136 0.554 0.304 0.6 52.050 -0.044 0.200 -0.089 0.007 0.027 0.1 50.429 0.418 -0.218 -0.145 0.692 0.196 0.1 61.557 -0.923 0.472 -0.053 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 64 .203 0.034 0.06 2.410 -0.366 0.626 0.3 4-6 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 750 rb-1 jt 1-2 jt 750 rb-1 jt 500-750 rb 1-2 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 500-750 rb 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 500-750 rb 750 rb-1 jt -0.321 0.772 0.008 0.315 -0.452 0.962 0.410 0.422 -0.082 0 0 0 0 0.2 58.045 -0.404 0.098 0.438 0.926 0.422 0.175 0.467 0.824 0.034 0.5 58.- Laki-laki Perempuan 2.6 50.698 0.251 0.146 0.496 0.040 0.595 0.204 0.031 0.176 0.223 0.1 56.1 55 46.323 -0.447 -0.6 4-6 4-6 4-6 4-6 750 rb-1 jt 500-750 rb 750 rb-1 jt 500-750 rb -0.596 -0.009 0.530 0.068 0.065 0.201 0.16 2.168 0.389 0.099 0.16 3.230 0.395 -0.212 0.004 0.212 0.65 3.038 0.03 3.655 -0.425 0 0 0 0. Industri 3.014 0.020 0.568 0. Hasil Pertanian Laki-laki Perempuan Tek.513 0.16 3.184 0.002 0.899 0.021 0.23 3.004 0.025 0.149 -0.2 53.061 0.183 0.478 0.7 50.8 46.307 0.95 3.020 0.156 0.461 0.113 0.144 -0.449 0.

529 Budidaya Perairan Laki-laki Perempuan MSP PSP Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan 3.354 -0.4 54.009 0.292 -0.134 0.501 0.941 0.582 -0.435 -0.289 0.484 0.579 0.016 0.535 0.057 -0.01 3.281 0.052 0.747 0.379 0.369 0.4 58.151 0.243 0.502 0.531 -0.041 0.176 0.15 2.771 0.515 0.735 0.003 0.009 0.743 0.261 0.3 4-6 4-6 -0.041 0.12 3.010 0.3 54.529 0.307 0.17 2.396 0.170 2.987 0.5 62.287 -0.171 0.397 0.491 0.334 0.982 -0.7 57.714 0.329 0.023 -0.905 0.251 0.125 0.86 3.485 0.128 0.273 0.227 -0.138 Sosek Perikanan Laki-laki Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 65 .463 0.384 0.980 -0.88 2.578 -0.2 4-6 4-6 6-12 4-6 <3 6-12 6-12 -0.313 0.270 -0.371 0.7 56.085 0.493 0.239 -0.356 0.189 0.094 0.330 0.94 3.20 59 55.176 0.047 0.216 0.169 0.499 0.239 0.570 -0.249 0.235 2.99 2.098 0.522 -0.5 62.253 -0.643 0.064 -0.3 50.306 -0.489 0.151 0.229 0.138 0.419 -0.086 0.505 0.382 0.3 62.002 0.557 0.465 -0.857 -0.482 0.060 0.325 0.964 0.280 0.862 -0.127 0.574 -0.137 0.758 0.064 0.257 -0.412 0.157 0.745 0.215 0.520 0.416 0.727 0.046 0.7 57.356 -0.504 0.26 3.491 0.289 0.797 0.640 0.202 0.222 0.698 0.06 67.961 0.478 0.287 0.052 0.539 0.215 -0.505 0.217 0.5 58.331 -0.7 59.604 0.398 0.358 -0.608 -0.385 0.291 0.734 0.116 0.11 53.5 61 59 48.136 0.13 3.974 0.747 0.092 -0.639 0.430 0.Pertanian Laki-laki Perempuan Agrobisnis Laki-laki Perempuan Agronomi Laki-laki Perempuan HPT Laki-laki Perempuan Hortikultura Laki-laki Perempuan Ilmu Tanah Laki-laki Perempuan PKP Laki-laki Perempuan 2.99 2.339 0.392 0.658 0.083 -0.95 3.07 3.29 3.121 0.125 -0.102 0.375 0.499 0.547 0.96 3.9 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 4-6 4-6 4-6 6-12 4-6 750 rb-1 jt 500-750rb 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt <500 rb 500-750 rb 500-750 rb 500-750 rb 500-750 rb 500-750 rb 500-750 rb 500-750 rb 750 rb-1 jt 500-750 rb 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 500-750 rb 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt -0.110 0.488 0.91 3.528 0.630 -0.5 4-6 6-12 -0.698 0.225 -0.069 0.235 0 0.020 0.3 54.083 0.864 -0.127 0.09 61.747 -0.066 0.007 0.146 0.412 -0.29 3.004 0.710 -0.892 0.252 -0.

398 0.28 3.024 0.534 0.6 61.002 0.521 -0.184 0.019 0.91 2.138 0.186 0.185 0.272 0.602 0.268 0.2 55.034 0.675 0.499 0.25 3.159 0.484 0.431 -0.644 -0.736 0.862 0.90 2.- Perempuan 3.030 0.552 0.235 -0.430 0.111 0.139 0.569 0.203 0.1 4-6 6-12 <3 4-6 4-6 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 500-750 rb 500-750 rb 750 rb-1 jt 500-750 rb 1-2 jt 500-750 rb 750 rb-1 jt 500-750 rb -0.376 0.4 56.372 0.342 0.008 0.264 0.069 0.042 0. Hasil Perikanan Laki-laki Perempuan NMT Laki-laki Perempuan Produksi Ternak Laki-laki Perempuan Sosek Peternakan Laki-laki Perempuan THT Laki-laki Perempuan 2.822 -0.1 55 65 57.677 -0.005 0.135 0.785 -0.174 -0.092 0.458 0.415 0.980 0.617 0.603 0.186 0.743 Keterangan : HPT : Hama dan Penyakit Tumbuhan Sumberdaya Perairan PSP : Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Ternak PKP : Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian NMT : Nutrisi dan Makanan Ternak MSP : Manajemen THT : Teknologi Hasil Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 66 .508 0.254 Tek.79 2.018 0.185 0.790 0 0.7 53.958 0.12 3.187 0.138 0.056 0.658 -0.290 0.521 0.501 0.865 0.992 0.386 -0.2 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 -0.25 60.776 -0.101 0.889 -0.568 0.023 0.116 0.433 0.141 0.683 0.168 0.304 -0.3 63.990 -0.731 -0.334 0.072 0.149 0.2 56.504 0.317 -0.754 -0.091 0.778 0.251 0.24 54.04 3.511 0.003 0.88 3.09 3.569 0.743 0.541 0.785 0.

Tabel L. Hasil Tracer Study Terhadap Lulusan 2005-2007 yang dilakukan tahun 2007 (Tracer Study dilakukan akhir tahun 2007) Jumlah gaji pertama Gaji < 1 Juta 1 Juta – 2 Juta 2 Juta – 3 Juta > 3Juta Lulusan bekerja sesuai bidang studi 152 1386 289 62 Lulusan bekerja tidak sesuai bidang studi 203 681 115 20 Waktu Tunggu Mendapatkan Pekerjaan (bulan) NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 PROGRAM STUDI Teknik Sipil Teknik Mesin Teknik Elektronika Teknik Pengairan Perencanaan Wilayah Teknik Arsitektur Kedokteran Umum Ilmu Keperawatan Ilmu Gizi Statistika Matematika Kimia Fisika Biologi Ilmu Komputer Ilmu Hukum Administrasi Bisnis Administrasi Publik Manajemen Akutansi Ekonomi Pembangunan Teknologi Hasil Perikanan Sosial Ekonomi Perikanan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Budidaya Perikanan/Akuakulktur Manajemen Sumberdaya Perairan Teknologi Industri Pertanian Teknologi Hasil Pertanian Teknik Pertanian Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Pemuliaan Tanaman Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan Sosial Ekonomi Pertanian Ilmu Tanah Agronomi Teknologi Hasil Ternak Sosial Ekonomi Peternakan Produksi Ternak Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Program Studi sastra Inggris Program Ilmu Sosial Program Ilmu Komunikasi 3-6 41 40 45 37 36 36 45 39 29 50 35 40 22 34 25 43 40 43 38 46 35 49 45 30 45 28 30 34 27 45 46 38 41 40 43 31 37 35 37 45 0 0 AKTIFIS 6-12 >12 40 19 35 25 35 20 30 33 30 34 29 35 25 30 34 28 42 29 30 20 30 35 35 25 40 39 36 30 30 45 26 31 35 25 35 22 37 25 25 29 40 25 26 25 30 25 35 35 30 25 34 39 30 40 26 40 35 39 25 30 30 24 36 26 29 30 40 20 35 22 25 44 30 33 25 40 25 39 30 25 0 0 0 0 3-6 NON AKTTIFIS 6-12 >12 40 43 17 45 35 20 35 45 20 40 30 30 45 25 30 40 30 30 50 25 25 40 35 25 35 45 25 45 30 25 30 25 45 35 40 25 25 40 35 30 40 30 35 25 45 45 25 30 41 37 22 42 35 23 35 40 25 47 26 27 33 47 20 46 27 27 40 35 25 35 30 35 45 30 25 30 35 35 25 38 37 30 30 40 25 40 35 40 25 35 47 31 22 35 40 25 47 25 28 35 45 20 40 40 20 35 25 40 35 35 30 38 22 40 40 25 35 50 25 24 0 0 0 0 0 0 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 67 . 9.

563 2. Ratio Mahasiswa S-1 / Dosen Fakultas Hukum Ekonomi Ilmu Administrasi Pertanian Peternakan Teknik Kedokteran Perikanan & Ilmu Kelautan MIPA Teknologi Pertanian Program Bahasa dan Sastra Program Ilmu Sosial Jumlah Ratio Mahasiswa (S1) / Dosen pada Tahun Akademik: 2001/20 2002/20 2003/20 2004/20 2005/20 2006/20 02 03 04 05 06 07 18 21 21 21 20 19 18 21 21 22 24 26 22 23 20 22 20 21 21 19 22 19 16 14 14 14 14 14 12 12 22 21 22 20 19 17 10 10 11 11 11 12 17 10 28 19 11 29 19 11 29 18 11 26 16 18 18 19 18 17 10 23 10 40 17 16 10 22 9 40 16 2001 151 2002 162 2003 165 Year 2004 197 2005 205 291 4. internasional).12% Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 68 . Aktivitas Penelitian.7 0 30 1.48 15.7 4.15% 2006 300 52* 5. 12. 11.9 8 0 3 6 13 18 25 27 1.808.587. Teknologi dan Seni (IPTEKS)(*) Sains dan Teknologi Ilmu Hayati dan Agro Sosial dan Hukum Jumlah Jumlah Penelitian yang Diterbitkan dalam Jurnal Ilmiah Nasional (non Nasional * Internasional Lemlit-LPM) (Lemlit-LPM) 122 53 183 93 139 425 27 95 39 242 287 647 Tabel L.673.877 2.Tabel L.276 12.346 2.83% 3. Pengabdian kepada Masyarakat dan Paten oleh Dosen Faculty Jumlah Pengabdian kepada Masyarakat Jumlah Aktivitas Penelitian Jumlah Dana Penelitian (Juta Rp.180 1.10% % % % 1.12 6.80 13.67% 20.89 % 3.10% 3.4 6. No 1 2 3 Bidang Ilmu Pengetahuan.04% 2.44 % % % % 37.52% 5.62% 3.6 3.757.490 1.670.186 1.224 1.159. Kumulatif tahun 2006-2008.397 14. Jumlah karya publikasi yang dihasilkan menurut lingkup publikasi (nasional.66 13.436 20.44 24. 10. 00 31 1.507 1.16% 72 444 300 244 1.) / Dosen Rata2 Jumlah paten / dosen *) Tidak termasuk dana SPP/DPP Tabel L. Kpd Masy / Dosen Rata2 Jumlah Penelitian / Dosen Rata2 Dana Penelitian (juta Rp.890 2.51 19.) Jumlah Paten oleh Dosen Jumlah Dosen Rata2 Jumlah Pengab.

Guru Besar 7 15 13 28 15 8 16 5 6 5 1 119 8.20 *) Program yang akan dikembangkan menjadi Fakultas **) Jumlah Asisten Ahli cukup banyak karena rekruitmen baru tahun N o.Tabel L. Lektor Pengaja Lektor Ahli Kepala r 1 FH 7 13 21 48 2 FE 9 25 48 48 3 FIA 3 37 19 54 4 FP 13 29 29 49 5 FPT 2 9 24 39 6 FTP 17 58 82 79 7 FK 13 49 30 65 8 FPIK 4 21 20 45 9 FMIPA 15 48 65 44 10 FTP 7 25 22 14 11 FIS 9 12 1 12 BASTRA 7 24 2 1 106 350 362 487 Jumlah 7.436 2007 97 144 128 149 90 243 181 98 178 71 32 16 1427 2008 96 145 126 146 89 244 173 96 178 73 25 33 1424 Tabel L.224 1.58 25.44 24.397 *) Program yang akan dikembangkan menjadi Fakultas Fakultas Tahun 2005 2006 96 99 148 145 128 129 146 149 97 95 234 244 174 178 98 100 172 178 71 71 32 16 1.276 1.42 34. 13. 14. Jenjang Jabatan Fungsional Dosen menurut Fakultas 2008 Tenaga Fakultas Ast. Perkembangan Jumlah Dosen menurut Fakultas 2003 2004 Hukum 88 87 Ekonomi 140 142 Ilmu Administrasi 119 114 Pertanian 130 134 Peternakan 92 92 Teknik 225 232 Kedokteran 145 155 Perikanan & Ilmu Kelautan 83 88 MIPA 146 157 Teknologi Pertanian 56 61 Program Bahasa dan 14 25 Sastra*) Program Ilmu Sosial*) 8 Jumlah 1.424 100% 2004 dan 2005 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 69 .36 JML 96 145 126 148 89 244 173 95 178 73 23 34 1.

23% 3. 17.51% 14.00% 20.00% 3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Fakultas FH FE FIA FP FPT FT FK FPIK FMIPA FTP FIS BASTRA Jumlah S1 29 35 34 30 13 71 44 40 55 23 11 29 41 4 2006 S2 59 80 83 55 52 15 2 10 5 51 84 34 5 3 76 3 S3 11 30 12 64 30 21 29 9 39 14 25 9 JML 99 145 129 149 95 244 178 100 178 71 16 32 1.43 6 S1 27 30 22 25 11 57 29 31 51 23 11 29 34 6 2007 S2 59 83 90 58 50 16 2 12 1 56 88 34 5 3 80 9 S3 11 31 14 65 29 23 29 9 39 14 26 4 JML 97 144 126 148 90 242 179 96 178 71 16 32 1.42 4 Tabel L.46% 11.35% 17.79% 24.13% 0.87% 25.00% 21.00% 14.Tabel L.05% 18.31% 39.16% 25.20% 17.25% 23. Jumlah Dosen Berdasarkan Gelar Akademik Tertinggi Menurut Fakultas N o.74% 2007 L 68 107 96 98 52 187 107 P 29 37 30 50 38 55 72 > 55 tahun 35.13% 25.25% 93.35% 28.24% 17.41 9 S1 24 23 22 21 10 39 39 33 47 20 11 26 31 5 2008 S2 55 85 73 60 46 17 1 10 1 44 80 34 11 8 76 8 S3 17 37 31 67 33 34 33 18 51 19 1 34 1 JML 96 145 126 148 89 244 173 95 178 73 23 34 1.05% 14.31% 39.05% 29.17% 3.00% 34.62% 46.53% 46.93% 26.00% 40.99% 12. Komposisi Dosen Berdasarkan Umur Menurut Fakultas % Fakultas Hukum Ekonomi Ilmu Administrasi Pertanian Peternakan Teknik Kedokteran Perikanan & Ilmu Kelautan MIPA Teknologi Pertanian Program Bahasa dan Sastra Program Ilmu Sosial Jumlah <=35 tahun 20.36% 19.21% 17.06% 2008 L 64 106 94 97 51 190 99 P 32 39 32 51 38 54 74 70 Tabel L.00% 29.28% 21.27% 36.50% 6.98% 43. 15.93% 4.61% 2005 L 69 109 101 101 59 186 107 P 28 39 27 45 38 48 67 2006 L 69 107 99 101 58 191 108 P 30 38 30 48 37 53 70 >45-55 tahun 31. 16.45% 30.61% 28.07% 19.52% 17.62% 81.58% 27.77% 21.13% 0. Jumlah Dosen Berdasarkan Jenis Kelamin menurut Fakultas N o 1 2 3 4 5 6 7 FH FE FIA FP FPT FT FK Fakultas Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi .04% 32.75% 26.60% 2004 L 63 105 98 90 59 182 100 P 24 36 30 42 33 49 55 >35-45 tahun 13.

Perkembangan Jumlah Staf Administrasi Menurut Pendidikan No. BASTRA Jumlah 54 100 38 88 9 33 57 23 38 2 60 106 44 3 7 95 2 38 66 27 5 18 44 6 63 109 44 9 11 96 9 37 69 27 7 21 46 7 59 108 45 9 11 94 7 37 70 26 7 21 47 2 59 109 45 13 11 93 8 36 69 28 10 23 48 6 Tabel L. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 200 7 3 1 5 1 4 1 2 2 1 1 200 8 3 1 1 3 3 4 9 4 1 200 9 5 4 2 3 3 9 1 201 0 2 2 5 3 2 6 20 1 1 Tahun 201 201 1 2 3 3 1 2 1 1 2 1 1 8 4 5 11 3 1 1 201 3 7 5 4 6 2 5 13 2 1 201 4 4 1 2 3 3 7 5 1 1 1 2015 4 8 3 2 5 8 5 1 21 29 27 42 24 2005 277 33 35 33 44 36 77 65 37 50 38 24 2006 273 33 34 34 43 36 76 63 38 51 40 2 2 5 730 45 28 36 2008 353 39 69 43 70 43 82 65 47 73 42 5 2 933 Tabel L. 1 2 3 SD SLTP SLTA 2004 75 69 358 2005 61 66 347 2006 61 66 333 2007 60 70 329 Evaluasi 2008 78 132 443 71 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | . 19. Pend. Perkembangan Jumlah Staf Administrasi Menurut Fakultas Unit Kerja/Fakultas Kantor Pusat Fakultas Hukum Fakultas Ekonomi Fakultas Ilmu Administrasi Fakultas Pertanian Fakultas Peternakan Fakultas Teknik Fakultas Kedokteran Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan Fakultas Matematika & IPA Fakultas Teknologi Pertanian Fakultas Ilmu Sosial Prog. Prakiraan Jumlah Dosen Pensiun Fakultas Hukum Ekonomi Ilmu Administrasi Pertanian Peternakan Teknik Kedokteran Perikanan & Ilmu Kelautan MIPA Teknologi Pertanian Program Bahasa dan Sastra Program Ilmu Sosial Jumlah N o. Kedokteran Hewan Jumlah 2004 275 32 30 31 45 36 76 66 34 46 35 2 708 727 2 2007 270 34 44 34 45 37 75 60 40 51 39 2 2 5 738 - Tabel L. 20.8 9 10 11 12 FPIK FMIPA FTP FIS Prog. 18. Bahasa & Sastra Prog.

71 142 8 723 60 173 18 725 71 178 19 728 72 180 25 736 77 177 26 933 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 72 .4 5 6 DIP/SM S-1 S-2 Total Tenaga Adm.

Tumpang TK Binaan Unibraw 4 Pucangsongo. Cikampek Tanah di Sidang Pagar.1 08 1.109 923.48 1 2005 551. Tumpang Kebun Percobaan 5 Jatirejo.31 0 11. 23.00 3 319. Batu Lab Perikanan 8 Probolinggo Rumah Dinas dan 9 Lap.48 1 20062008 551. Perkembangan Jumlah Staf Administrasi Menurut Golongan Kepangkatan Golongan/Ruang Gol I Gol II Gol III Gol IV Total Tenaga Adm 2004 10 313 229 1 553 2005 2 308 386 31 727 2006 2 308 387 31 728 2007 10 320 379 27 736 2008 105 430 373 25 933 Tabel L.447 19. 1 2 Lokasi Tanah dalam kampus Tanah Lab Peternakan diluar 1 Junrejo Dau kampus : Tanah Jln. 2 Martadinata Lab Perikanan 3 Sumber Pasir.98 0 2002 560. Laks.95 3 299.400 1.82 1 251.00 3 319.817.54 1 92. 6 Malang Kebun Percobaan 7 Cangar. Lampung Jumlah luas Tanah Keseluruhan Tabel L.Tabel L.82 1 251.965 m2 m2 m 2 m2 3 Kota Malang Tulungrejo dan Jatikerto Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi . Perkembangan Luas Tanah (dalam M2) Tahun Aset Tanah dalam kampus Kebun Percobaan Lokasi 2001 560.0 90 54.0 00 35.48 1 73 Luas 516.9 65 3. Sumberpucung Tanah Tegalgondo.3 91 1. Tenis Jl. Data Kepemilikan Tanah UB Tahun 2008 No .19 6 2004 551.98 0 2003 550. 22.3 64 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 378.34 0 159. 21.82 1 251.

Probolingg Perikanan o 54.27 1.961 19.36 17. Sumberpa Perikanan sir 11.97 0.316.108 11.232 Jumlah Tanah di Jawa 961.281.28 Timur 961.000 54.40 923.65 1.40 923.813.28 961.97 24.40 873.02 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 74 .54 64.00 M2/mhs (s-1 reg) 1.46 1. Sumberse Peternakan kar 20.50 100.624.44 3.5 1.108 11.961 19.000 54.84 0.94 1.6 1.48 0.108 11.58 0.28 961.Tahun Aset Lokasi 2001 2002 2003 2004 2005 20062008 Lab.834.88 1.26 1.000 54.73 0.804.70 Laboratorium 0.47 7.40 Percobaan Barat 0 0 0 0 0 0 1.24 19.961 Tanah di luar kampus Malang NA NA NA 6.25 2. 24.000 54. 25.232 6.900.63 2.39 0.63 1.10 0.834.6 Jumlah 84 84 23 64 64 64 Tabel L.205 20.36 47.000 Lab.984.69 1.17 0.28 961.6 1.284 4 4 4 4 4 Kebun Lampung 873.108 11.81 0.92 % 15. Alokasi ruang tersedia bagi mahasiswa menurut Fakultas Fakultas Hukum Ekonomi Ilmu Administrasi Pertanian Peternakan Teknik Kedokteran Perikanan & Ilmu Kelautan MIPA Teknologi Pertanian Pascasarjana Ruang/mahasiswa (M2) Ruang Kuliah 1.02 0.205 20.67 0.205 19.11 5.108 Lab.92 M2/mhs (total) 0.70 136. Alokasi Peruntukan Gedung Alokasi Kantor / Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan Fasilitas Umum Jumlah Luas (M2) 20.25 Tabel L.55 0.232 6.813.813.67 14.37 0.28 961.40 923.19 0.6 1.82 0.6 1.02 1.85 1.141.40 873.000 54.108 11.

80 32.77 785.909.81 2.00 17.15 1.44 24.31 862.00 20.842.398.18 292.68 34.91 100.74 100.516.05 2.70 12.461.90 100.04 4.00 75 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi .60 19.383.63 155.857.825.44 6.656.Tabel L.00 50.45 1.091.80 1.00 24.00 11.804.23 3.92 0.449.60 49.23 1.97 54.35 37.95 1.80 120.38 1.771.05 21.86 28.499.52 2.15 2.622.324.910.65 29.00 2.21 36.81 5.99 100.51 16.05 3.93 2.289.033.68 9.99 % 1.104.00 11.15 100.00 139.69 6.70 1.50 3.23 8.26 237.62 49.57 1. Alokasi Ruang dan Gedung pada Setiap Fakultas No Fakultas Alokasi Kantor Administrasi Ruang Kuliah 1 Kantor Pusat Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 2 Faultas Hukum Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 3 Fakultas Ekonomi Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 4 Fakultas Ilmu Administrasi Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 5 Fakultas Pertanian Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 6 Fakultas Peternakan Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah Luas (M2) 422. 26.06 18.36 1.91 71.44 1.628.71 100.27 6.41 790.905.10 8.50 4.86 1.84 1.00 12.57 518.490.883.62 25.

38 19.74 16.40 23.144.00 100.98 0.86 7.35 7.23 100.23 0.287.20 34.272.415.34 1.457.34 2.00 12.40 2.15 3.98 1.13 5.526.081.00 28.232.13 6.96 3.38 144.383.28 4.59 100.00 2.17 2.00 8 Fakultas Kedokteran Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 9 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 10 Fakultas MIPA Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 11 Fakultas Teknologi Pertanian Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 12 Pascasarjana Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 76 .361.45 1.21 31.00 39.488.488.193.00 18.69 2.19 47.238.259.00 42.033.22 2.52 11.37 0.44 403.104.80 19.120.7 Fakultas Teknik Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 3.87 822.19 2.346.44 100.61 22.59 6.80 3.00 19.69 98.13 120.399.665.14 0.14 9.91 1.54 4.37 47.632.74 574.36 23.04 3.25 28.62 1.17 100.79 20.500.71 31.80 19.17 9.430.48 100.54 1.30 27.62 1.62 27.37 546.926.72 28.20 25.00 3.22 436.

Ternak Potong Lab.) No Jenis Auditorium Poliklinik Internet/Computer Center Pusat Bahasa Ruang Praktik Ketrampilan dan Kemahiran Hukum Laboratorium Accounting Laboratorium Dapur Bar dan Restaurant Laboratorium Hotel Guest House Mini Office Laboratorium Sekretaris Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak Laboratorium Hijauan Pakan ternak (Rumah kaca) Lab.52 33.88 93 103. 27. ruang kelas. 27.4 88. Kimia Pangan Lab. 18. 13.14 19. 42.96 86. 25. Kimia Tanah Lab.46 20.54 2. Reproduksi Lab. Pengolahan Hasil Samping Kebun Praktikum Budidaya Pertanian Rumah kaca Laboratorium Sumber Daya Lingkungan Laboratorium Fisologi Laboratorium Pemuliaan UPT Sentral UPT Kultur Jaringan Stasiun Klimatologi UPT Ekologi Screen house Lab.44 42.813. Pengolahan Pangan Lab. 12.6 1. studio dsb.505. 39.12 86.99 407. 22.6 193. 26.500 600 108 45 45 63 55 400 42 180 149.000 12.2 57. 20. 24. Fisiologi Ternak Lab. 16. Biologi Tanah Lab. 28. 41. 15. 11. 21.0 75. 14. 30. Luas Bangunan (Kantor. 36. 38. Sangat Baik Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Sangat Baik Sangat Baik Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 77 . Fisika Tanah Lab. 33. Geographycal Information System Lab. Lingkungan Jml 15 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12 1 1 1 1 1 1 1 3 3 1 1 2 1 1 Luas (m2) 10. 31.15 21 42 63 42 2. 34. Penetasan Unggas Lab.Tabel L. Epidemiologi Lab. Pedologi.300 48. laboratorium. 32. 29.7 65 115 43.7 65 Kondisi Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Status Penguasaan/ Kepemilikan UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB Evaluasi 10. Pemuliaan Lab.690.06 2.Ternak Perah Lab. 23. 35. Lapang Peternakan Lab. 37. 40. 17.5 150.58 63. 43. Mikrobiologi Pangan Lab. Aneka Ternak Lab. 19. Penginderaan Jauh dan Pemetaan Lab.7 36 21.

59. 70. 49. 84. Fisika lanjutan Lab. 81.43 56. Pestisida Lab. Fisiologi dan Perkembangan Hewan Lab. Mikrobiologi dan Genetika Lab.2 223. 54. Virologi Lab. 83. 77. 63. Instrumen & Pengukuran Lab. Kimia Analitik Lab.2 167. 46.0 73.8 25. Entomologi Lab. 48.48 124. 76. 73. Rearing Lab. Mikologi Lab.2 223. 74. Geofisika Lab. 47. 72. 78. Produksi agribis Laboratorium Kimia Dasar Lab. Biologi Dasar Lab.25 23.8 83.55 16 33. 75. Kultur Jaringan D3 Lab. Lingkungan Lab. Fisiologi Tumbuhan. Biokimia Lab. Bioteknologi Lab. Matematika Lab. 79. Fisika Material Lab. Ekologi dan Diversitas Hewan Lab. Model & Simulasi Jml 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 1 1 6 4 4 4 3 3 1 1 1 1 3 2 1 1 3 1 2 2 1 1 2 2 2 Luas (m2) 36 56.7 56 56 166 117 39 44 152 12 120 105 30 34 38 104 123 105 Kondisi Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Status Penguasaan/ Kepemilikan UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB Evaluasi Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Sangat Baik Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 78 . GC R. 58. 82. 68. 80. Pengering Lab.43 64. Jenis Lab. 85.8 64. 57. 53. 62. 55.8 64.8 64. Bakteriologi Lab. 52. Biofisika Lab.88 45 27 135 69 36 360 223. Tunggu Studio R. 86. 65. Sub Kultur Jaringan Ruang studio landskap Unit Agribisnis R.13 6. Statistika Lab. Kimia Fisik Lab. 69. 66. Taksonomi Struktur dan Perkembangan Tumbuhan Lab. 51.4 166. 50. 45. 56. Studio Lab. Workshop Lab. Komputer R. 71. Kimia Anorganik Lab. 64. Kimia Organik Lab. 60. Nematologi Lab. Kultur jaringan dan Mikroteknik Lab. Umum R.No 44.92 98. 67. Instrumentasi Lab. 61. Fisika Dasar Lab.

404 2003 85.202 195.No 87. 88.051 2005 108.383 212.95 16. 89.16 Kondisi Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Status Penguasaan/ Kepemilikan UB UB UB UB Tabel L. 1 2 Judul Kopi Jumlah 2002 81.95 27. 90.57 3 259.533 2004 97.81 5 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 79 .652 170. 28. Jenis Internet (cable) and Wifi/ Computer Center Laboratorium Radio Laboratorium TV Laboratorium Sosiologi Jml 6 1 1 1 Luas (m2) 338 27. Perkembangan Jumlah Judul Bahan Pustaka No .750 175.881 2006 115.

Biologi.870 14.58 8 5. 29.118 Social Science Agrocomplex (TEEAL = The Essential Electronic Agricultural Library) Agricola (hanya Index & Bidang pertanian & related Abstract) Social Sciences Indeks Indek artikel bidang ilmu sosial Jumlah journal CDROM secara keseluruhan Tabel L.23 7 Tabel L. FT.677 2. Pasca Sarjana Ilmu2 Sosial Pertanian.882 30.716 23.05 4 2004 12.80 3 2005 15. Peternakan. Perkembangan Jumlah Transaksi On line NO.572 22.928 30. Perikanan.840 Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 80 .795 11.637 11.785 39.864 15.437 350 186.616 27.20 9 749 175 533 93.524 24.386 2.579 24.55 0 2.538 4.028 208.890 13.698 3.937 11. Perkembangan Jumlah Peminjam Buku Pustaka NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 11 13 FAKULTAS/PROGRAM STUDI FH FE FIA FP FPT FT FK FPIK FMIPA FTP PPS NON FAKULTAS KEPEGAWAIAN TOTAL 2003 5.293 7.006 24. Niaga.350 11.168 31.Tabel L. 31.009 1. 1 BULAN Januari Tahun 2004 121295 2005 170661 2006 281.49 1 9.243 651 253.701 7. Adm.199 31.517 12.870 12.020 8. 30.299 11. MIPA. Hukum.989 21.100 16.468 29.412 1. Pasca Sarjana Mulai Tahun 1994 1994 1994 1994 1993 1992 1992 Jml Judul 316 144 669 241 163 147 438 2.431 1. Tehnologi Pertanian. Pasca Sarjana MIPA.574 24.90 5 2006 11.670 31.643 35.964 4. Data jumlah judul jurnal CD-ROM No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Database Bidang (Jurnal) Medical Journal Applied Science & Technology Business Research Untuk Fakultas FK.193 24.22 5 10. Pasca Sarjana Ekonomi.

457 566. Ekonomi Juara I Bid. Partisipasi dan Prestasi Mahasiswa dalam Kegiatan Pekan ilmiah Mahasiswa dan Kegiatan Inovatif-Produktif Lainnya Tingkat Nasional dan Internasional.NO. Geofisik Juara III Bid. IPS & Juara I Bid.478 330. IPA Juara III 4 Finalis baru akan lomba tgl. 3 Perak Tingkat Kejuaraan 2006 2007 (4) 4 Perak. Sosek & Juara III Bid.008 470. Pemilihan Peneliti Remaja Juara I Bid. 32. IPA & d.604 391. Polkam & Bid. 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 BULAN Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember TOTAL Rata-rata perbulan Rata-rata perhari Tahun 2004 166835 142975 161547 186551 171014 140877 114591 159775 132746 97873 157708 1753787 146149 5846 2005 159891 215788 225853 209225 171014 171655 262021 277314 282594 100544 0 2246560 204232 6900 2006 281. Polkam Juara I Bid.138 398. Kesra & Juara III Bid. IPA Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 81 . IPA Juara II Bid. Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) e.102 532.854 345. Ekonomi Juara I Bid. LKTM Bidang Seni c. 5 Perunggu (5) Juara III 2 Ems. Polkam Juara I Bid. LKTM Lingkungan Hidup Juara I Juara III 2005 (3) Juara III 2 Emas. IPA Juara II Juara I Bid.432 641.489 0 4584859 416805 13893 Tabel L. dalam Tiga Tahun Terakhir N o (1 ) 1 2 Jenis Kegiatan (2) Pekan Ilmiah Mahasiswa Tk. LKTM Bidang IPA b.457 345. 4 Prk & 1 Perg 2008 (6) Juara Umum Juara I LKTI Hari Dharma Samudra 2008 Juara I & II Bidang IPA Juara III Bidang Biotis Juara II Bid. Nasional ( PIMNAS ) Lomba Karya Tulis Mahasiswa Tingkat Nasional ( LKTM ) a. 4-6 Des 07 di Bogor Juara II Bid.

Masy. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Bid. Penelitian 2005 (3) Juara II & III Bid. Student Technoprenurship Program j. Lomba Bisnis Plan Pemuda Tk. Program Kreativitas Mahasiswa ( PKM ) Bid. IPS Juara III Bid.Nasional (Menpora) i. Lomba Hasil Penelitian Unggulan Terpadu (Depkominfo) Lomba Karya Inovatif Mhs. IPS Juara I Juara II 3 Juara I Seni Beroda Juara I Juara I Juara I Gemas TIK Juara I & II Juara III Juara I Juara III Juara II Juara II & III Juara II Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 82 . (LCEN) c. Lomba Cipta Elektronik Nas. LKTM Ketenagalistrikan (HLN ke 61) g. Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) b. Pengab. Teknologi f. Tingkat Nasional a. d. IPA Tingkat Kejuaraan 2006 2007 (4) (5) Juara I Bid. Penulisan Ilmiah e. Teknologi Juara I Juara I Juara II 2008 (6) Juara I Bid. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Bid. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Bid. LKTM Indocement h.N o (1 ) Jenis Kegiatan (2) Indonesia (PPRI) f.

tanggal 26 Juli . 12. 4. Achmad Dahlan Cup III. tanggal 2 .7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta International Championship for Jogja. Partisipasi dan Prestasi Mahasiswa dalam Bidang Minat dan Bakat Tingkat Nasional dan Internasional No . tanggal 12 .7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta International Championship for Jogja. tanggal 2 . 11. tanggal 2 . 3. tanggal 12 . tanggal 12 . Putra Juara I Kerapian Tehnik Berpasangan Tangan Kosong Putri Juara II Seni Tunggal Putra Juara III Klas Bebas Putra Juara I Klas Tanding Perorangan Juara II Klas Tanding Perorangan Juara II Klas Bebas Beregu Pa Juara III Klas Tanding Perorangan Pesilat Terbaik Putri Juara I Baca Puisi Putri Peksiminal Juara II LIBAMA DIVISI I Nasional Juara II Katagori Putri Juara I Klas Tanding Perorangan Juara II Klas Tanding Perorangan Juara II Klas Bebas Beregu Pa Juara III Klas Tanding Perorangan Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 83 . tanggal 12 . 14. (1) 1.3 Agustus 2005 di Bandung Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) IX.7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta International Championship for Jogja. Putra Juara III Kerapihan Teknik Beregu Teknik Asli Putri Juara I Kerapian Teknik Beregu Komb. tanggal 2 . 12 .7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta International Championship for Jogja. Achmad Dahlan Cup III. 15.7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta International Championship for Jogja. 2. Achmad Dahlan Cup III. tanggal 12 . 21. 10. tanggal 2 . 5. tanggal 12 . Tingkat Kejuaraan (3) Juara I Kerapian Teknik Beregu Komb. 8. 7. 20.7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) IX. Achmad Dahlan Cup III.7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta International Championship for Jogja. 19.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. tanggal 2 .3 Agustsu 2005 di Bandung Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. tanggal 2 . 13. tanggal 12 . 6. 9.17 September 2006 di ITB Bandung Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. Putra Juara I Kerapian Tehnik Berpasangan Tangan Kosong Putri Juara II Kerapihan Teknik Berpasangan Senjata Putri Juara I Kerapian Teknik Beregu Komb. tanggal 11 . tanggal.16 September 2006 di Makasar Liga Bola Basket (LIBAMA) Divisi I Nasional.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ.18 Maret 2006 Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) VIII. tanggal 22 – 31 Agustus di Semarang Festival Paduan Suara XX ITB 2006. Achmad Dahlan Cup III.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. 18.Tabel L.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. 33. tanggal 26 Juli . tanggal 12 .18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. Achmad Dahlan Cup III. Achmad Dahlan Cup III. Achmad Dahlan Cup III. 16. 17. Jenis Kegiatan (2) International Championship for Jogja.

32. 30. 33. 39.31 Maret 2007 di Univ. 34. 31. 26. Wijaya Kusuma Surabaya Kejuaraan Nasional Pencap Silat Antar Mahasiswa II. tanggal 2 -7 Maret 2007 di IPB Bogor Kejuaraan Nasional Pencak Silat Antar Perguruan Tinggi II 2007.17 September2006 di ITB Bandung Kejuaraan Nasional Pencap Silat Antar Mahasiswa II. tanggal 22 . 36.31 Agustus 2006 di Semarang Festival Paduan Suara XX ITB 2006.26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 .26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 .31 Tingkat Kejuaraan (3) 22.18 Maret 2006 Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) VIII. tanggal 12 . tanggal 23 . Wijaya Kusuma Surabaya Kejuaraan Nasional Pencap Silat Antar Mahasiswa II. 40. tanggal 12 . Wijaya Kusuma Surabaya Kejuaraan Nasional Pencak Silat Antar Perguruan Tinggi II 2007. tanggal 23 . tanggal 23 .26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 . 29.31 Maret 2007 di Univ.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ.26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 . (1) Jenis Kegiatan (2) Achmad Dahlan Cup III.16 September 2006 di Makasar Liga Bola Basket Mahasiswa (LIBAMA) Divisi I Nasional. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 84 . 37. 27. tanggal.26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional Panahan Indoor Terpadu VII 2007.31 Maret 2007 di Univ. 12 . Pesilat Terbaik Putri Juara I Baca Puisi Putri Peksiminas Juara II LIBAMA DIVISI I Nasional Juara II Katagori Putri Medali Perak Klas Seni Tunggal Putra Medali Perunggu Klas J Putra Medali Perunggu Klas G Putra Medali Perunggu Klas E Putri Juara I Ganda Putra Juara I Ganda Campuran Juara II Tunggal Putra Juara III Tunggal Putra Juara III Ganda Putra Juara III Ganda Putri Juara I beregu Putra Juara III Beregu Putri Juara I Perorangan Putra B Kualifikasi Jarak 18 M dan Juara II Perorangan Putra B Olympic Round Jarak 18 M Juara III Perorangan Putra B Kualifikasi Jarak 18 M Juara II Versi Jurus Tunggal Juara III Klas E Putri versi IPSI Evaluasi 38.26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 . 28. 25.26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 .No . tanggal 26 . tanggal 11 . 23. tanggal 23 . Wijaya Kusuma Surabaya Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 . Wijaya Kusuma Surabaya Kejuaraan Nasional Pencap Silat Antar Mahasiswa II. tanggal 2 -7 Maret 2007 di IPB Bogor Kejuaraan Nasional Panahan Indoor Terpadu VII 2007.26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 . Achmad Dahlan Cup III. 41. 24. 35. tanggal 26 .31 Maret 2007 di Univ.31 Maret 2007 di Univ.

IPS. Juara I LKTI Hari Dharma Samudra 2008 51. Nasional Pada Tanggal 17 . IPS dan Ilmu Pendidikan.29 Maret 2008 di UB Kompetisi karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang IPA. Nasional Pada Tanggal 17 . IPS dan Ilmu Pendidikan. 43.19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. Juara I KKTM Bidang IPS 53. Pend. Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 17 Mei 2008 Tingkat Kejuaraan (3) Juara I Berpasangan Senjata Putri Juara I Berpasangan Tangan Kosong Putra Juara II Beregu Teknik Senjata Bebas Beregu Putra Juara I Serang Hindar Putri Juara II Versi Jurus Tunggal Putra Juara III Teknik Senjata Wajib Beregu Putra Juara III Klas B Putra Versi IPSI Juara II katagori Popule 50. IPA Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 85 . tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Perisai Diri International Championship V 2007. tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Perisai Diri International Championship V 2007. 47. 44. tanggal 28 . Katolik Parahyangan IV (KPS UNPAR IV). Juara I KKTM Maba Bid. Wijaya Kusuma Surabaya Perisai Diri International Championship V 2007.No . Juara I KPKM Bidang Ekonomi 57. (1) 42.19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. tanggal 28 . 48. Nasional Pada Tanggal 17 . Nasional Pada Tanggal 17 . Juara I KKTM Bidang Pendidikan 54. tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Mengikuti Kompetisi Paduan Suara Univ. 46.29 Maret 2008 di UB Kompetisi karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang IPA.29 Maret 2008 di UB Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. IPS dan Ilmu Pendidikan. tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Perisai Diri International Championship V 2007. tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Perisai Diri International Championship V 2007. tanggal 28 Agt s/d 3 September 2007 di Bandung Lomba Karya Tulis Ilmiah Hari Dharma Samudra. Nasional Pada Tanggal 17 . Finalis KPKM Bidang Polkam 56. Finalis KPKM Bidang Ekonomi 58. Finalis KPKM Bidang Polkam 55. pada tanggal 15 Januari 2008 di Markas Besar Angkatan Laut Jakarta Kompetisi karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang IPA.19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Perisai Diri International Championship V 2007. Jenis Kegiatan (2) Maret 2007 di Univ. Juara I KKTM Bidang IPA 52. 49.19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Perisai Diri International Championship V 2007. tanggal 28 . 45. Finalis KPKM Bidang Kesra 59.19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008 Bidang IPA.

62. tanggal 14 . tanggal 14 .M Juara I Poster PKM . Juara I KKTM Maba Bid.No .9 Juli 2008 di LIPI Jakarta Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) VII Tahun 2008 Bidang IPS. tanggal 25 Mei s/d 19 Juni 2008 di Cisarua Bogor Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) VII Tahun 2008 Bidang IPA. Pend.19 Juli 2008 di Univ. Jenis Kegiatan (2) Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008 Bidang IPA. (1) 60.T 71. 72. tanggal 14 . Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 17 Mei 2008 Seleksi tahap I Internasional Mathematic Competition For University Students (IMC) dan International Scientific Olympiad on Mathematic (ISOM). Peringkat IV 66.IPS. Juara I Penyaji PKM . Pend. Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 17 Mei 2008 Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008 Bidang IPA. IPS 69.9 Juli 2008 di LIPI Jakarta Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) VII Tahun 2008 Bidang IPS. Alqur'an 64. Juara I KKTM Maba Bid. tangal 6 . tangal 6 . Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 17 Mei 2008 Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008 Bidang IPA. Pend. Juara III PPRI VII Bid. Juara I KKTM Maba Bid.19 Juli 2008 di Univ. tangal 6 . Juara I Penyaji PKM .IPS. Pend. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Seni 63. IPS 61. Peringkat I Wilayah VII Jawa Timur 65.P Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 86 .9 Juli 2008 di LIPI Jakarta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. tanggal 1213 Mei 2008 di UB Seleksi tahap I Internasional Mathematic Competition For University Students (IMC) dan International Scientific Olympiad on Mathematic (ISOM).19 Juli 2008 di Univ. Juara I PPRI VII Bid.K 70. IPS 68. Juara I Poster PKM . IPA 67. Pend.IPS. Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 17 Mei 2008 Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008 Bidang IPA. tanggal Tingkat Kejuaraan (3) Juara I KKTM Maba Bid.IPS. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Juara I PPRI VII Bid.

Finalis PKM .19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Finalis PKM .19 Juli 2008 di Univ.19 Juli 2008 di Univ. tanggal 14 .19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. tanggal 14 . tanggal 14 .19 Juli 2008 di Univ. Finalis PKM . Finalis PKM – T 81.19 Juli 2008 di Univ. Juara II Poster PKM . 87. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI.19 Juli 2008 di Univ. Finalis PKMI 84. Juara II Penyaji PKM .28 Agustus 2008 di Yogjakarta Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang Seni tanggal 25 .K 74.K 77. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. 86. Islam Sultan Agung Semarang Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang Seni tanggal 25 .19 Juli 2008 di Univ.28 Agustus 2008 di Yogjakarta Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang Seni tanggal 25 .28 Agustus 2008 di Yogjakarta Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa (LKTIM) Tingkat Kejuaraan (3) 73.P 79. (1) Jenis Kegiatan (2) 14 . Finalis KKTM Seni 2008 Finalis KKTM Seni 2008 Finalis KKTM Seni 2008 Juara I Bidang IPS Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 87 . tanggal 14 .K 78.19 Juli 2008 di Univ.P 75. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Finalis PKM – T 80. tanggal 14 . Finalis PKMI 83.19 Juli 2008 di Univ. tanggal 14 . Juara II Penyaji PKM .19 Juli 2008 di Univ. tanggal 14 . Finalis PKMI 85. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI.19 Juli 2008 di Univ. tanggal 14 . tanggal 14 . Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI.M 76. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. tanggal 14 . Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. 88.No . tanggal 14 .19 Juli 2008 di Univ. Finalis PKMI 82. tanggal 14 . Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI.

Negeri Malang Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional (Peksiminal) Tangkai Lomba Vokal Group pada tanggal 26 29 Mei 2008 di Univ. 15 . Juara III Tangkai Lomba Keroncong Pi Peksiminal Jatim 99. tanggal 8 . Jatim Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa (LKTIM) Jatim. 92. tgl.29 Mei 2008 di Univ. Jatim Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa (LKTIM) Jatim.16 Agustus 2008 di Depdikbud.29 Mei 2008 di Univ. 102.16 Agustus 2008 di Depdikbud. 90. Juara II Tangkai Lomba Seriosa Pa Peksiminal Jatim 97. Jatim Pemilihan Kampus Prima Olahraga Katagori Peduli Prestasi tahun 2008 yang diselenggarakan oleh Kementrian Olahraga dan Pemuda (MENPORA) Jakarta. Jatim Lomba Karya Inovatif Mhasiswa (LKTIM) Jatim. tgl. tgl. Juara III Tangkai Lomba Vokal Group Pa Peksiminal Jatim 98.16 Agustus 2008 di Depdikbud. tgl.16 Agustus 2008 di Depdikbud.29 Mei 2008 di Univ. 101. Negeri Malang Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional (Peksiminal) Tangkai Lomba Seriosa pada tanggal 26 . 24 . Juara II Bid. (1) Jenis Kegiatan (2) Jatim. Negeri Malang Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional (Peksiminal) Tangkai Lomba Seriosa pada tanggal 26 . Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional (Peksiminal) Tangkai Lomba POP pada tanggal 26 .30 Juli 2008 di Jambi Pekan Integrasi Nasional Menwa Manunggal Cakti. Juara III Pemilihan Kampus Prima Olahraga Katagori Peduli Prestasi 94. Negeri Malang Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Tk. 15 . Nasional (Peksiminas) IX Tangkai Lomba Seriosa Putri pada tgl. 24 . Telematika Juara II KRI Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 88 . Jatim Lomba Karya Inovatif Mhasiswa (LKTIM) Jatim. tgl. Juara I Tangkai Lomba POP Pi Peksiminal Jatim 95. Juara I Tangkai Lomba Seriosa Pi Peksiminal Jatim 96. 15 . 15 . Juara II Bidang IPS Juara III Bidang IPS Juara I Bidang IPA Juara II Bidang IPA 93. Negeri Malang Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional (Peksiminal) Tangkai Lomba Keroncong pada tanggal 26 29 Mei 2008 di Univ.30 Juli 2008 di Jambi Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Tk.No .9 Agustus 2008 di Semarang Lomba Cipta Elektroteknik Nasional (LCEN) tanggal di ITS Surabaya Kontes Robot Indonsesia (KRI) tahun 2008 di UI Jakarta Tingkat Kejuaraan (3) 89.16 Agustus 2008 di Depdikbud. 15 . Juara II Tangkai Lomba POP Pi Peksiminas IX Juara III Tangkai Lomba Seriosa Pi Peksiminas IX Juara II Napak Tilas 67 Km 100. Nasional (Peksiminas) IX Tangkai Lomba POP Hiburan pada tgl. 91.

34. tanggal 28 Juli .2 Agustus 2008 Festival Paduan Suara XXI ITB 2008 Tingkat Kejuaraan (3) Juara I ganda Putra UNJ Cup II Juara III Tunggal Putra UNJ Cup II Juara I Katagori Lagu Rakyat Indonesia Tabel L. Jenis Kegiatan (2) Kejurnas Bulutangkis UNJ Cup II Antar mahasiswa se Indone sia. Persepsi Mahasiswa berkait dengan pengelolaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) Tiap hari 386 Tugas 882 Ya  Ketersediaan komputer di 655 kampus Tiap hari  Akses internet di kampus 89 Kuliah  Keperluan akses di kampus 873  Penggunaan Email kampus Tiap hari 55 Tiap saat  Penggunaan data digital 85 Ya  Perlu data/informasi cepat 1027 Sangat  Kepentingan basis data 960 Terpadu  Layanan internet/email 220 Universita  Penyediaan data digital 456 PUSKOM  Unit pengelola 473 Sangat  Pengembangan prasarana 97 Tl  Penggunaan komputer untuk belajar  Keperluan penggunaan  Tl terpadu Setuju 816 Kadang 538 Main 149 Tidak 461 Kadang 398 Email 89 Kadang 286 Kadang 240 Tidak 52 Penting 101 Fakultas 299 Fakultas 187 BAPSI 21 Baik 275 Tak 164 < Tak 1x/ming pernah 204 17 Lain-lain 103 < Tak 373 277 Baca Fun 48 61 < Tak 308 455 Jarang Tak 345 pernah 421 Tidak Tidak 34 11 Jurusan Tak 573 11 Jurusan Manual 436 10 UPPTI Lainnya Semua 152 113 224 Kurang Sangat 532 173 Tak 95 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 89 .No . (1) 103.

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 90 .

LAMPIRAN GAMBAR Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 91 .

Endang Arisoesilaningsih Dr.Y. Jody Moenandir Dr. Yogi Sugito Dekan yang terkait Koordinator Prof. Adm & Keu Ir.2. P p a F k lta im in n a u s Snt ea F k lt s au a DK N EA P ma t Dk n e r t r e b nu e a /S k ea is F k lt s au a G JM G JM K e uJu ru a e u a ru a n tta KK t Ju s na s e u Ju s n a ru U JM u KK t PJur s n t d ee u r gaa Su i t aaor m u O a is s F k lta rg n a i a u s p la s n a a e ik e ka a k d m K t aPo r m t d e u r ga Su i K t aL b r t riu e u a o ao m Ku a o a riu u ru t K t t aJu rso m eeaL b a n Gambar L. MS Dr.S. Dr. M.Nurhuda Reviewer Proposal/Monevin Asesor internal PR I Prof. Akademik Staf Akademik Femy Ir.1. Noor.. M. Ir. M.E. Siti Romlah Koordinator SP-4 Sri Lestariningsih. MS Staf Adm & Keu Drs. MH Koordinator Hibah A2 & A3 Ir. Soebarinoto Prof. Surahman. Koor. Dr. Bid. Ir. Ir. Dr. Bid. Integrasi Peran PJM dan Tim Koordinasi PHK dalam Monevin UB dan Peningkatan Daya Saing Proposal PHK Tahun 2005-2006.App. Unti Ludigdo Dr. Sutiman B.Y. Yulia Nuraini.Sc Koor. M. Ir. Djaelani Dra. Sudarminto S.Penanggungj awab Rektor Pusat Jaminan Mutu Prof. Sudarminto S. MSIE Dr.Sc Koordinator TPSDP/ I-MHERE Gambar L. SH. Bisri. M.Sc Koordinator Hibah Universitas Drs. Johan A. GJM dan UJM di Fakultas dan Jurusan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 92 .App.

a BU A K. a LP PM K. S I a P K.S truktur O anis i UBPK L rg as BU Snt ea U iv r ita n es s P R-I R KO ETR P R-II Pe im B U m pin L K.3 Struktur Organisasi UB dalam Bentuk BLU Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 93 . a U IK T K. ns r laks a dm is i Le baga m K a Arm sa a K a PA P K a P n r it n e eb a K. ns r laks a k e ik T lahadas ini e aat D itatas s ai k bu e u e tuhanB U L B dibe tu p aru n k adas B U aat L Gambar L. a L3 P K. Pst ua B hs a aa Ka . a BK A B U u Pe an A in tras iro. a B PI AS D wn e a Pna a e gws P R-III Ins s Fu s titu i ng ional K. a In is B K. ir po rg Psa ac sr n aja a Faku /Program U u Pe an A ad m ltas . P a JM K. a BA AK K. Pst ua Uaa sh K mr ia o es l U s Pe un g n ur n jan U s Pe ananU u n ur lay mm Dk n ea F H Dkn ea F E Dkn ea F IA Dkn ea F P Dkn ea F T Dk n ea Ft P Dkn ea F K Dk n ea F IK P Dkn ea F IP MA Dk n ea FP T Dkn ea F IS K po ar g B hs aaa D. a Pr u ep s tka aan K. a L IH S K. a L K MU Ka .

40% Assisten ahli 35% 30% 25% 20% 15% 10% 5% 0% No coment < 2sks 2 - 6 sks 6 - 9 sks 9 -12 sks > 12sks Lektor kepala Lektor Guru besar

Gambar L.4 Distribusi beban kerja dosen dalam pengajaran (sampling staf)
25% Assisten ahli Lektor Lektor kepala Guru besar

20%

15%

10%

5%

0% < 1 hour 1 - 5 hour(s) 5 - 10 hours 10 - 20 hours > 20 hours

Gambar L.5 Distribusi beban kerja dosen dalam penelitian (sampling staf)

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri |

Evaluasi

94

25% Assisten ahli Lektor Lektor kepala Guru besar

20%

15%

10%

5%

0% < 1 hour 1 - 5 hour(s) 5 - 10 hours 10 - 20 hours > 20 hours

Gambar L.5 Distribusi beban kerja dosen dalam pengabdian masyarakat

Gambar L.7 Pandangan Dosen dan Tenaga Pendidikan terhadap Pengembangan SDM

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri |

Evaluasi

95

Gambar L.8 Pandangan dosen/tenaga kependidikan pada kesesuaian pendidikan dan latihan dengan kompetensi

Gambar L.9 Lama waktu promosi dosen ke pangkat yang lebih tinggi

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri |

Evaluasi

96

90% 80% 70% 60% 50% 40% 30% 20% 10% 0% Assisten ahli Abstain Setuju Tidak Lektor Lektor kepala Guru besar Gambar L.11 Pandangan staf terhadap hal-hal yang perlu diperbaiki Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | At ur an pe ga w Ku al ita s ke rja im pi na n ai Evaluasi 97 .10 Pandangan dosen terhadap desentralisasi manajemen keuangan 90% 80% 70% 60% 50% 40% 30% 20% 10% 0% Ka rir G aj i Dosen Teknisi/Lab/UPT Administrasi At ur an Ke pe m Gambar L.

12 Kepuasan staf terhadap kebijakan dan aturan yang ada 50% 40% Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 30% Evaluasi 98 .60% Gambar L.

4 % B 4% aik.P ng ta nMa s w te ngK be a a nB e e hua ha is a nta e r d a iro Adm tra i Aka e ikd nK m h s w a inis s d m a e a a is a n K ra g u n B ik 1 % a . 3 Ckp uu B ik 1 % a . 8 % Pengetahuan Mahasiswa tentang Keberadaan Biro Administrasi Manfaat K iatanL TM danLK bag Ma is eg K TI Akademik dan i has wa Kemahasiswaan C ukup B a a 2 erm nfa t. 8 % S ng t a a B a a 4 erm nfa t. 1 Ckp uu B ik 2 % a .3 % a 8 B elum 3 % . 3 % K ng ura B a a 5 erm nfa t.1 % a 3 S h4% uda . 3 Sn a a gt B ik 5 % a . 4 B ik 3 % a . 3 B a a 3 erm nfa t. 9 B ik. 1 Manfaa P M (Prog amK atifitasMa s w ) ba i t K r re ha is a g Ma is a has w K ng ura B a a 4 erm nfa t. % Sn a a gt B ik 3 % a . % S istemPelayanan di PerpustakaanUB K urang aik. % Manfaat PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) bagi Mahasiswa S ng t a a B a a 3 erm nfa t. % Cukup B 8 B 9 aik. 8 B ik 3 % a . 8 K inerjaBEM Univers atau F itas akultas Sistem Pelayanan di Perpustakaan UB C up uk B ik. 6 Kinerja BEM Universitas atau Fakultas Sn a a gt B ik 2 % a . % S ng t a a B ik. 4 Kinerja DPM Universitas atau Fakultas Kinerja Himpunan Mahasiswa Jurusan/PS di Fakultas Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 99 .4 % a 1 K e D MU iv rs sa uF k lta in rja PKelengkapanuBuku-buku n e ita ta a s Krn ua g B ik 4 a . 4 atau Fasilitas dalam Perpustakaan UB K rjaH p nMa a is aJuru a Sdi F k lta ine im una hsw s n/P au s Krn ua g B ik 1 % a .1 % a 3 K ra u ng B ik 8 a . 0 % B a a 3 erm nfa t. Ck u up % B a a 1 erm nfa t. 9 Ckp uu B ik 2 % a . 0 Manfaat Kegiatan LKTM dan LKTI bagi Mahasiswa K eleng kapan B uku-bu atauF ilitasdalam ku as Perpus takaan UB T k ida T hu. 8 % S at ang B 4% aik. 3 B ik 2 % a .

emn a 3% 6 B r a f a. 6 % Fakultas S at ang Baik. 19% Cukup Baik. erm n a 6% 5 Manfaat Beasiswa bagi Kelancaran Studi Mahasiswa M na tP 2 A Ab g M h s w a f a K M B a i a a is a Kr n ua g B r a f a. 6% P n e h a M h s w te t n P g mB a is ab g e g ta u n a a is a n a g ro ra e s w a i Pelayananre ta i a upada Tiap-tiap M h s w B rp Kantin T la a d U a a is a e s s ta e d n i B T a id k B r a fa t 1 e m n a. 7 P la a a K n inp d T p e y n n a t a a ia Krn ua g B ik 1 % a . 35% Baik. emn a 1% 1 Manfaat PK2MABA bagi Mahasiswa Manfaat Krida Mahasiswa (KRIMA) Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 10 0 . emna t 2% 5 Pengetahuan Mahasiswa tentang Program M n a K aM h Mahasiswa ke Luar Negeri a fa t rid a Pertukaran asiswa(KRIMA) Krn ua g B r a fa t. % Sn a a gt B ik 3 % a . emn a 8% 4 Pelayanan Fotokopi pada Tiap-tiap Fakultas M n a B a is ab g K la c ra Su iM h s w a fa t e s w a i e n a n t d a a is a T a id k T h .S te P la a a K p ra i M h s w ( O M ) is m e y n n o e s a a is a K P A Krn ua g B ik 4 a . e mna t 1% 1 Ckp uu B r a f a. 8 B ik 4 % a .3 % e m 8 Sn a a gt B a fa t. erm n a 3% 5 B lu . % -tia F k lt s paua Ckp uu B ik 1 % a . e mna t 2% 7 B r a fa t. 2 Ckp uu B ik 7 a . 40% Sn a a gt B r a fa t. 3% 7 Ckp uu B r a fa t.1 % au 9 S d h4% ua. emn a 3% 7 Sn a a gt B r a fa t e mn a. 3 B ik 4 % a . emn a 1% 6 Sn a a gt B r a fa t. 3 Sistem Pelayanan Koperasi Mahasiswa Pelayanan F otokopi padaTiap Fakultas -tiap (KOPMA) Kurang Baik. 3 Pe e ng tahua Mahas w te n is a ntangP ra Pe kar n rog m rtu a Beasiswa Luar Negeri bagi Mahasiswa Ma s w ke ha is a Pengetahuan Mahasiswa tentang Program Berprestasi atau Teladan T a id k B a fa t. 6 Sn a a gt B ik 3 % a .

0 Penataan T andi Kerohanian untuk Peningkatan am Mahasiswa UBuntukMendukungSuasana Akadem di UB ik Metode yang Diterapkan oleh Unit Aktivitas Kecerdasan Spiritual Mahasiswa K urang B 1% aik.3 % a 9 B ik. 1% 6 yang Cukup B ik.3 % a 8 B erkem bang . 8 S udah.1 % a 2 S ng t a a B 4% aik. % Metode yangDiterap oleh UnitasKeroh kan anianuntuk Metode yang Diterapkan oleh Unit Aktivitas Manfaat UnitasMinat dan Bakat Bag Peng i em an Mahasiswa Penalaran terhadap bang Perkembangan KreativitasMahas wa is Kemampuan Penalaran Mahasiswa S ng a at B 4% aik. 6 Kelengkapan Fasilitas Olah di Kampus MetodePeng ajaranKes enian yangAda Raga Permainan yang Disediakan oleh Kampus K urang B ik. 7 S ng a at B ik. 9 a % Cukup B erkem bang . 1 MetodeyangDiterap kanoleh Olahraga Beladiri Teknik Pengajaran UnitasPenalaran terhadap PerkembanganKem Tersedia di Mahas wa am puan Penalaran Kampus is K urang B erkembang . 3 B elum 4 % . 1% 1 S h uda B erkem bang .5 % 2 B 4% aik. 7 B ik 3 % a . 3% 8 B ik. % Ckp uu B ik 2 % a . % B ik 9 a . 0 Manfaat Unitas Minat dan Bakat Bagi Pengembangan Kreativitas Mahasiswa Cukup B ik 1 % a . 3 T k ikP n a ra O h a aB la iri y n T rs d d e n e g ja n la r g e d a g e e ia i Kmu a ps Krn ua g C k p B ik 8 uu a .8 B 9 aik. % Sn a a gt B ik 3 % a .K le g a a F s sO hR g P rm in ny n e n k p n a ilita la a a e a a a g D e ia a o hK m u is d k n le a p s Krn ua g B ik 7 a .13 Hasil Survey Kepuasan Mahasiwa Terhadap Layanan Kemahasiswaan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 10 1 .3 % a 4 Penataan Taman di UB untuk Mendukung Suasana Akademik di UB Gambar L. 9 B ik 4 % a .3 5% Metode PengajaranSpiritual Mahasiswa PeningkatanKecerdas an Kesenian yang Ada di Kampus K urang a % Cukup B ik. 1 Sn a a gt B ik 3 % a .

Persepsi dosen tentang infrastruktur TIK di UB Ab 70% 60% Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 10 2 50% .15.3% 80% Gambar L.Ta < 1/ming 4.6% Gambar L. Frekwensi penggunaan TIK oleh dosen dan staf administrasi di UB Kadang 21.14.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful