EVALUASI DIRI

UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
2008

EVALUASI DIRI
UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG 2008

Sebagai penyelenggara pendidikan tinggi. fakultas dan unit kerja di lingkungan UB tengah menghadapi situasi yang kompleks. Selama jangka waktu 46 tahun. Ketiga. tetapi juga bagi propinsi Jawa Timur maupun negara Indonesia. kompetisi pendidikan tinggi yang semakin ketat di tengah arus globalisasi. efisiensi. seperti kapasitas perencanaan. dengan status sebagai universitas negeri melalui Ketetapan Menteri Pendidikan No. 1 tanggal 5 Januari 1963. Peningkatan kapasitas dan kemampuan manajerial pada semua tingkatan perlu dipantau dan dievaluasi untuk terus diperbaiki dalam upaya meningkatkan kualitas UB dalam menata masa depan melalui evaluasi diri yang lebih komprehensif dan efektif. Dr. Saya juga sangat menghargai partisipasi segenap elemen universitas dan dukungan mereka dalam mengembangkan institusi ini. Pertama. Disadari bahwa pada saat ini dan di masa yang akan datang. Perbaikan dan penataan diri harus terus dipacu agar keinginan untuk membangun dan mengembangkan seluruh komunitas UB dapat segera tercapai sesuai dengan sasaran yang diinginkan. dan akuntabilitas yang tinggi. transparansi. Malang. Kedua. Evaluasi diri secara menyeluruh sampai tataran subsistem organisasi atas dasar isuisu strategis di bidang manajemen. 1 Nopember 2008 Rektor.SAMBUTAN REKTOR Universitas Brawijaya (UB) adalah perguruan tinggi negeri yang terletak di Kota Malang.Ir. menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada segenap pihak yang telah terlibat dalam persiapan dokumen evaluasi diri sebagai pendukung Akreditasi Institusi. universitas. sekaligus menjadikan Perguruan Tinggi mampu memberikan kontribusi dalam penciptaan national competitiveness. kualitas institusi. responsibilitas sosial serta keberlanjutan organisasi menunjukkan adanya kemampuan organisasi yang sangat baik untuk tetap terus menjalankan misi dan menggapai visinya. Namun demikian. adanya tuntutan stakeholders akan kualitas. Secara pribadi saya. cita-cita pemerintah untuk menjadikan perguruan tinggi sebagai kekuatan moral dalam pembangunan mendorong transformasi menuju tercapainya cita-cita bangsa. berbagai upaya pembenahan perlu senantiasa dilakukan untuk menjamin terselenggaranya peran yang lebih nyata di tengah perubahan jaman dan tuntutan masyarakat yang berubah cepat. Yogi Sugito Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | i . keberadaan UB tidak saja bermanfaat bagi Kota Malang yang dikenal sebagai kota pendidikan. akuntabilitas. UB telah berkembang menjadi universitas dengan reputasi nasional dan internasional. Prof.

.....................................................6 BAB II EVALUASI PROGRAM AKADEMIK DAN SISTEM PENJAMINAN MUTU.......................2 Rencana Strategis...............................................1 Sejarah .......................................................4 Bidang Penelitian.... V PELAKSANAAN EVALUASI DIRI.........................................................8 Penelitian.............................................................................................................................................................................................16 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | ii ..........VII BAB I LATAR BELAKANG..........................................................2 Misi .........................................................................................4 Persiapan Otonomi PT.....................3 Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan................................4 Beberapa Upaya Peningkatan Kinerja dan Prestasi UB .................................................................................1 Nilai dan Sikap Dasar .................................................................................................. 8 Program Akademik.................4 Bidang Kerjasama Institusional..................................2 Visi .........................................................................DAFTAR ISI SAMBUTAN REKTOR......................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................4 Bidang Penunjang Penyelenggaraan Universitas Brawijaya...................................... I DAFTAR ISI..............................................................................................................................................3 Bidang Organisasi dan Manajemen..........................4 Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat.......................II RANGKUMAN......................................................................................14 Pengabdian Kepada Masyarakat........

...............................................................................33 BAB IV PENCAPAIAN DAN PERMASALAHAN.........................56 LAMPIRAN GAMBAR.................................................................................................................................................................17 BAB III EVALUASI KINERJA MANAJEMEN PERGURUAN TINGGI......................................51 LAMPIRAN TABEL................................................................................................25 Fasilitas..................................29 Sarana dan Prasarana...................................................91 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | iii .....................................Sistem Penjaminan Mutu....................................................................21 Sumber Daya Manusia (SDM)..............................................................21 Keuangan.............................44 BAB V INDIKATOR KINERJA...............

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | iv .

Hasil evaluasi kinerja manajemen menunjukkan antara lain bahwa porsi PNBP menunjukkan kecenderungan peningkatan dari tahun 2003 ke tahun 2004 sebesar 122. visi. UB mempunyai modal pada posisi agresif untuk perkembangan selanjutnya. sedangkan sampai dengan tahun 2007 mengalami peningkatan sebesar 326. Nilai dan Sikap Dasar. (ii) Evaluasi Kinerja Manajemen Perguruan Tinggi. dan (v) Indikator Kinerja. Berdasarkan penilaian indikator ragaan kunci atau KPI (Key Performance Indicator). dan KPI luaran (output). (iii) Pencapaian dan Permasalahan. Secara keseluruhan. baik dalam pengembangan Entreprenurial University maupun dalam upaya menjadi suatu universitas peringkat atas dalam World Class University. TPSDP. UB berada pada posisi agresif dengan pengertian kekuatan yang tinggi dapat mengatasi kelemahan internal UB. Kemudian diikuti dengan informasi utama hasil evaluasi yang meliputi (i) Bidang Akademik dan Penjaminan Mutu.64%. Hasil evaluasi bidang akademik dan penjaminan mutu sudah menunjukkan ragaan yang sangat baik dalam proses pendidikan. Momentum dalam perjalanan panjang UB selama lebih dari 45 tahun sejak ditetapkan sebagai universitas negeri pada 5 Januari 1963. dan informasi tentang upaya peningkatan kinerja dan prestasi UB yang menjelaskan antara lain persiapan otonomi UB. Kenyataan ini ditunjukkan dari hasil penilaian parameter pemetaan yang terdiri dari (i) Perspektif Keuangan. (iii) Proses Internal. untuk meningkatkan kompetensi lulusan serta untuk mencapai peringkat yang lebih tinggi dalam World Class University yang baru-baru ini menempatkan UB pada posisi 500+ THES QS World University Rankings (versi Time Higher Education Suplement) bersama-sama 7 perguruan tinggi di Indonesia. Hal ini menjadi sangat penting dengan perubahan dunia yang pesat belakanganan ini yang memberikan peluang dan tantangan. Ini tentu memerlukan kerja keras dan komitmen dari semua warga UB Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | v . UB telah menempatkan diri sebagai suatu universitas yang telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Selanjutnya akan membawa pada pemilihan indikator kinerja (KPI) yang disajikan pada bagian akhir yang dapat dibagi dua yaitu KPI upaya (input) yang mencakup proses/program (Tabel 5. Kerja keras tentu saja diperlukan untuk pengembangan selanjutnya khususnya dalam penerapan blended learning dan peningkatan publikasi internasional dari hasil penelitian. dan peluang yang tinggi dapat mengatasi ancaman ekternal UB. Bagaimanapun juga. INHERENT. Penyajian diawali dengan informasi dasar (sejarah UB. Karena itu evaluasi diri pada kesempatan ini dilakukan secara komprehensif. Sekarang. I-MHERE. dan (iv) Inovasi (Learning & Growth). Analisis evaluasi diri dibuat secara komprehensif dengan penerapan metode BSC (Balanced Scorecard) khususnya dalam pemetaan posisi UB berdasarkan faktor internal dan eksternal. Hasil evaluasi Pencapaian dan Permasalan dengan metode BSC dengan arahan dari strategi pengembangan otonomi UB menunjukkan posisi UB yang sangat baik.8% dari total PNBP. misi. tetapi juga untuk kepentingan pengembangan UB menuju Entrepreneurial University dan World Class University sebagai perwujudan dari visi dan misi UB.1). selain untuk memenuhi kepentingan AIPT (Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi). rencana strategis). Hasil evaluasi disajikan secara sistematis dengan harapan informasi yang disajikan mengalir secara lancar. (ii) Perspektif Stakeholders. penelitian. UB telah menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan pendanaan dari dana hibah kompetisi. dan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini menjadi suatu potensi dari UB dalam penggalangan dana masyarakat meskipun porsi PNBP-Akademik (yang dipungut dari mahasiswa) rata-rata masih 60. seperti A3. dan lainnya.92%.RANGKUMAN Universitas Brawijaya (UB) terus melakukan evaluasi diri secara periodik untuk mempelajari kemajuan yang telah dicapai dan kendala yang dihadapi untuk membuat rencana pengembangan selanjutnya secara tepat.

Dukungan pemerintah yang diharapkan pada tahap awal berhubungan dengan perubahan status pengelolaan UB menjadi organisasi otonom. yang telah mendapatkan persetujuan Mendiknas. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | vi .serta dukungan dari masyarakat khususnya pemerintah. dalam hal ini menjadi Badan Hukum Pendidikan. yang sudah disetujui oleh Dirjen Dikti dan Badan Layanan Umum.

antara lain: usulan menjadi BHMN. BAU. Evaluasi diri dipakai sebagai pertimbangan dalam Renstra. usulan BLU. di dalam dan di luar negeri. Proses evaluasi diri dilakukan dengan kegiatan pengumpulan data terkonsolidasi dan DSS (Decision Support System). serta berbagai kegiatan yang terkait dengan pengembangan institusi. Indikatorindikator kinerja ditentukan dengan melihat tingkat kepentingan indikator. Analisis dilakukan dengan metode Balanced Scorecard (BSC). pimpinan unit kerja lain. TPSDP. baik yang tersedia dalam berbagai dokumen maupun hasil survai. dan kepada pihak-pihak penyandang dana lain baik swasta maupun pemerintah. Dengan demikian evaluasi diri yang merupakan kegiatan rutin sejak tahun 2002 di bawah koordinasi Pembantu Rektor-I dapat dilakukan secara komprehensif. data lain didapatkan dari berbagai sumber yang tersedia di dalam kampus. unsur mahasiswa dan external stakeholders (alumni dan mitra kerja).PELAKSANAAN EVALUASI DIRI Pelaksanaan evaluasi diri (ED) merupakan bagian dari sistem tata kelola di UB. SWOT Analysis dan dikembangkan dengan mengacu pada berbagai isu strategis dan isu utama yang menjadi perhatian dalam pengembangan universitas dan untuk peningkatan kualitas. ED dilakukan oleh tim yang bekerja secara profesional. terdiri atas unsur BAPSI. Target-target capain dilakukan dengan perkiraan atas perkembangan dan perencanaan yang ada serta mengacu kepada Rencana Strategis (Renstra) universitas dan hasil monevnya setelah satu tahun terimplementasi. BAAK ditambah beberapa dosen yang berasal dari beberapa fakultas. PHK Institusi. serta berbagai pengajuan pendanaan kompetitif untuk pengembangan institusi seperti I-MHERE. yang juga dilampirkan dalam dokumen portofolio AIPT. Program Kerja Rektor. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | vii . Disamping itu. JBIC.

Ternyata aktivitas ini berdampak secara nasional sehingga UB dipercaya oleh Kementrian Riset dan Teknologi sebagai koordinator Riset Unggulan Nasional (RUSNAS) di bidang ternak sapi. Pada tahun 1963. Jawa Timur. Fakultas Pertanian melakukan berbagai aktivitas penanganan agroforestry baik di tingkat nasional maupun internasional. Sedangkan pada program pendidikan profesi terdapat 8 program dokter spesialis-I (Sp-1). memperoleh bantuan dana hibah untuk menghasilkan sapi potong yang dagingnya berkualitas setara daging sapi Brahman. Kegiatan kerjasama ini didanai oleh USAID. Fakultas yang didirikan setelah berstatus sebagai universitas negeri adalah. perikanan. Untuk mempersiapkan diri menjadi universitas negeri. dan 4 program Doube Degree.BAB I LATAR BELAKANG Sejarah Universitas Brawijaya (UB) adalah lembaga pendidikan tinggi negeri yang terletak di kota Malang. Pada program akademik terdapat 44 program studi strata satu (S-1). Selain itu. 22 program studi strata 2 (S2) dan 10 program strata tiga (S3). Kerjasama dengan Keio University di Jepang telah berhasil dikembangkan sistem pembelajaran dengan cara distance learning melalui satelit. yang berarti harus mampu mempersiapkan diri terhadap medan persaingan dalam skala yang lebih luas. 1 tanggal 5 Januari 1963. Didirikan pada tahun 1957 sebagai lembaga pendidikan tinggi swasta dengan dua fakultas yaitu Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi sebelum diubah statusnya menjadi Universitas Negeri melalui Ketetapan Menteri Pendidikan No. Fakultas Peternakan UB bekerjasama dengan Louisiana State University USA dan pemerintah Kabupaten Pasuruan. Fakultas Ilmu Administrasi bersama-sama UI. Dua fakultas tambahan tersebut adalah Fakultas Ketatanegaraan dan Ketataniagaan (saat ini menjadi Fakultas Ilmu Administrasi) serta Fakultas Pertanian. ITB. dan UGM bekerjasama dengan perguruan tinggi di Jepang mulai tahun akademik 2006/2007 oleh BAPPENAS ditunjuk untuk menyelenggarakan double degree program Business Administration. Pada saat ini UB memiliki 11 fakultas dan 1 program yang melaksanakan program pendidikan. serta ditunjuknya UB oleh Ditjen Dikti bersama-sama 7 PTN di Indonesia yang terletak di ibukota propinsi sebagai Simpul Daerah di bidang Teknologi Informasi Pendidikan Tinggi. Saat ini UB memiliki cita-cita (visi) ingin menjadi universitas kelas dunia. serta program vokasi 2 program diploma tiga (D-III). Sejak tahun 2007 UB menyelenggarakan double degree di bidang ilmu peternakan. Berbagai upaya untuk mewujudkan visinya telah membuahkan hasil antara lain bekerjasama dengan berbagai pihak. Kerjasama UB dengan University of Kentucky telah berangsung sejak tahun lalu sampai tahun 2009 dalam rangka mempersiapkan kelas internasional. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (1994). yaitu Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan (saat ini menjadi Fakultas Peternakan) dan Fakultas Teknik. Fakultas Perikanan (1982). Hal ini menunjukkan hasil kerja penyelenggaraan universitas yang sangat baik. pada tahun 1961 jumlah fakultas ditambah menjadi empat fakultas. Kegiatan semacam ini berdampak keluar antara lain diadopsi oleh SEAMOLEC untuk pengembangan sistem pembelajaran tingkat Asia. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 1 . Bekerjasama dengan International Center for Agroforestry (ICRAF) dan lembaga lembaga penelitian di luar negeri. jumlah fakultas bertambah dua lagi. Fakultas Teknologi Pertanian (1998) dan Fakultas Ilmu Sosial (2008). profesi maupun vokasi. Dengan demikian baik di forum nasional maupun internasional UB sudah memiliki reputasi yang memadai. Fakultas Kedokteran (1974). bioteknologi dan teknologi pertanian bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di Thailand dan Jepang dengan dana berasal dari Departemen Pendidikan Nasional. baik akademik. Sejarah universitas tersebut menunjukkan perkembangan yang dapat ditafsirkan sebagai perubahan yang merupakan respon universitas terhadap tuntutan masyarakat.

moral. penelitian. inovatif. dan pengabdian kepada masyarakat. dan bertanggung jawab Keterbukaan. Nilai dan Sikap Dasar Dalam melaksanakan kegiatannya sivitas akademika wajib menjunjung tinggi dan mengamalkan nilai-nilai: a. maka melalui Rapat Pleno Senat pada 17 Maret 2008. b. Semua ini mengharuskan adanya respon perubahan kinerja organisasi sesuai dengan tuntutan saat ini. Ketuhanan Etika. kemandirian. berwawasan nasional dan global Aktualisasi nilai-nilai filosofis Pancasila. Pada dasarnya. Setelah melalui proses yang cukup lama akhirnya keluar surat dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. Dalam rangka mempersiapkan diri menjadi sebuah perguruan tinggi yang otonom pada tanggal 6–7 Februari 2006 diselenggarakan Sarasehan UB Menatap Masa Depan. Menyelenggarakan proses pendidikan agar peserta didik menjadi manusia yang berkemampuan akademik dan/atau professional yang berkualitas serta berjiwa entrepreneur. menunjukkan semakin tingginya tingkat kesulitan dalam menyelenggarakan universitas. c. Perubahan kinerja organisasi akan dapat berjalan dengan baik apabila organisasi tersebut memiliki otonomi dalam pengelolaannya. transparan. dinamis serta efisien Kepeloporan. f. b.Perubahan tatanan masyarakat yang disertai dengan perubahan keperluan jenis layanan pendidikan yang sangat intensif serta tuntutan terhadap penyelenggaran pendidikan yang berkualitas. kejujuran. keadilan. kearifan dan pengabdian terbaik Keunggulan. kreativitas. Mengacu pada prinsip-prinsip organisasi yang sehat dan otonom melalui programprogram yang berkelanjutan. d. Namun demikian karena permasalahan Perundangan tentang BHMN yang tidak kunjung selesai. manusiawi. usulan ini merupakan upaya UB memperoleh status hukum sebagai Badan yang lebih otonom khususnya dalam pengelolaan keuangannya. e. Saat ini usulan UB sudah mendapatkan persetujuan Mendiknas melalui surat No 147/MPN/KU/2008 tanggal 6 Oktober 2008 dan telah diterima oleh Menkeu untuk diproses lebih lanjut. Persetujuan Senat UB untuk menjadi lembaga yang otonom telah diberikan pada 11 Desember 2004. Amal ilmiah”. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 2 . g. akuntabel dan mampu meningkatkan kesejahteraan dan daya saing bangsa Visi Menjadi universitas unggul yang berstandar internasional dan mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui proses pendidikan. menetapkan UB untuk membuat usulan menjadi Badan Layanan Umum (BLU) yang telah memliki dasar hukum yang lebih jelas. Misi a. 4022/D/T/2007 tanggal 29 Nopember 2007 bahwa usulan UB menjadi BHMN sudah memenuhi syarat dan akan diproses lebih lanjut menunggu terbitnya Undang Undang Badan Hukum Pendidikan. UUD 1945 serta hakikat penyelenggaraan pendidikan tinggi yang dilandasi “Ilmu amaliah. Membangkitkan kekuatan moral dan kesadaran tentang keberadaan penciptaan alam oleh Tuhan YME dan sadar bahwa setiap kehidupan mempunyai hak untuk dihargai.

serta perannya dalam menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas. dalam era mendatang. fakultas dan unit kerja di lingkungan universitas tengah menghadapi situasi yang kompleks. Dengan demikian. efisiensi. misalnya dalam pengembangan ilmu dan teknologi. Berikut adalah garis besar rincian Rencana Strategis yang berupa langkah-langkah strategis yang digolongkan dalam enam bidang garapan: Bidang Organisasi dan Manajemen (1) (2) Pengembangan Otonomi Pengelolaan Penyehatan Organisasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 3 . Kedua. adanya tuntutan stakeholders akan kualitas. transparansi. Peran UB dalam kancah nasional dan internasional juga sangat membanggakan. Rapat pleno Senat UB mengesahkan Renstra UB 2006-2011 pada tanggal 16 Desember 2006 setelah melalui beberapa kali revisi. Pembenahan pengelolaan dan modernisasi fasilitas pendidikan terus diupayakan untuk mewujudkan visi dan misi UB. diperlukan pembenahan pengelolaan UB guna mendukung strategi yang akan dijalankan guna memenangkan persaingan di tingkat global. sekaligus menjadikan Lembaga Perguruan Tinggi yang mampu memberikan kontribusi dalam penciptaan national competitiveness. UB telah mencanangkan menjadi entrepreneurial university berstandar internasional pada tahun 2007 yang lalu. Disadari bahwa pada saat ini dan di masa berikutnya. dan efektivitas. prestasi dosen. peluang dan perubahan dalam tatanan masyarakat serta lingkungan secara umum merupakan faktor yang selalu diperhitungkan dalam penyusunan Rencana Strategis tersebut. baik dari prestasi mahasiswa. Senat UB. Dokumen ini akan menjadi arah pengelolaan dan pengembangan UB dalam kurun 5 tahun mendatang. Analisis lingkungan menunjukkan bahwa UB dalam strateginya dapat menempuh jalan agresif. Artinya. penyebarluasan hasil penelitian. prestasi di bidang penelitian. Hal ini dimungkinkan dengan perubahan status pengelolaan UB menjadi Badan Layanan Umum. Pertama. cita-cita pemerintah untuk menjadikan Lembaga Pendidikan Tinggi sebagai kekuatan moral dalam mendorong transformasi menuju tercapainya cita-cita bangsa.c. universitas. Penyusunan dokumen Renstra UB adalah suatu upaya untuk memperoleh gambaran dari suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 5 (lima) tahun dengan memperhitungkan potensi. kompetisi pendidikan tinggi yang semakin ketat di tengah arus globalisasi. prestasi di bidang kerjasama internasional. Melakukan pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan. Untuk itulah pembenahan internal manajemen dirasakan sangat mendesak dan merupakan bagian yang diprioritaskan untuk dibenahi dalam kurun waktu 2-3 tahun ke depan. dan akuntabilitas yang tinggi. Rencana Strategis Rencana Strategis lima tahun untuk pengembangan universitas mulai tahun 2006 sampai 2011 (RENSTRA 2006-2011) merupakan hasil kerja tim yang diketuai oleh Pembantu Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama (PR IV). prestasi lulusan dan alumni. humaniora dan seni. pemberdayaan masyarakat. maupun prestasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Tantangan. serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional. pengembangan ilmu dan teknologi. Ketiga. Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa. Salah satu yang dapat dilakukan adalah perubahan menuju fleksibilitas pengelolaan keuangan dengan menonjolkan produktivitas. Pimpinan Fakultas. teknologi. diharapkan UB dapat menjadi salah satu universitas negeri dari Indonesia yang bertaraf dunia dan benar-benar dapat membantu pembangunan bangsa melalui lulusan yang berkualitas dan berjiwa entrepreneur serta IPTEK baru yang bermanfaat bagi pembangunan. Berbagai prestasi telah diraih.dengan anggota wakil wakil dari Lembaga. peluang dan kendala yang ada atau mungkin timbul. Dalam rangka mensejajarkan dirinya di tingkat internasional dan mewujudkan peran perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa.

Pendanaan pemerintah yang terbatas bagi perguruan tinggi telah menyebabkan perguruan tinggi harus lebih kreatif dan sekaligus mengembangkan perencanaan strategis yang realistis. Selain diwujudkan dalam penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat (2). penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Peningkatan Kerjasama Masyarakat untuk Pendidikan dan Penelitian Bidang Kerjasama Institusional (1). Hal ini dapat terwujud antara lain karena prestasi UB. Selain itu. 362 Milyar pada tahun 2007. Kerja sama tersebut meliputi baik di bidang pendidikan. logis. cepat. Berbagai kerjasama yang dijalin dengan lembaga di luar negeri menyebabkan banyaknya aktivitas yang berskala internasional. Kenyamanan. peningkatan pelayanan prima juga membutuhkan fleksibilitas pengelolaan keuangan. Muara dari pelayanan prima ini adalah kepuasan stakeholders UB yang meliputi mahasiswa. 190 Milyar pada tahun 2005 menjadi Rp. Meskipun demikian. Prestasi dan Soft Skill Mahasiswa Peningkatan Peran Alumni Bidang Penelitian Peningkatan Sinergi Riset dibawah Payung Penelitian Pemanfaatan Hasil Penelitian untuk Pemenuhan Kebutuhan Industri dan Masyarakat melalui Inkubator Bisnis (3) Peningkatan Publikasi Ilmiah bertaraf Internasional (4) Pengembangan Manajemen Penelitian (5) Meningkatkan Pendapatan Institusi Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (1). dosen. dan sistematis dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini anggaran UB telah naik dua kali lipat. serta pengguna hasil penelitian dan pengabdian masyarakat. baik ditingkat nasional maupun internasional. Bidang Penunjang Penyelenggaraan Universitas Brawijaya (1) (2) (3) (4) (5) (6) Tertib Administrasi dan Peningkatan Mutu Layanan Peningkatan Pengelolaan Anggaran dan Aset Pengembangan kuantitas dan kualitas SDM Peningkatan Jumlah dan Mutu Sarana dan Prasarana Peningkatan Kesejahteraan Dosen dan Tenaga Administrasi Peningkatan Keamanan. dan Keindahan Kampus Beberapa Upaya Peningkatan Kinerja dan Prestasi UB Mewujudkan pelayanan prima merupakan tekad UB sebagai Center of Excellent. Internasionalisasi. UB sebagai universitas yang terbesar di kota Malang tentu menjadi harapan utama untuk mendukung realisasi kota Malang sebagai kota pendidikan bertaraf internasional. Peningkatan Kerjasama dengan Institusi Pemerintah dan Swasta (2). dari Rp. karyawan. dan selalu seuai dengan tuntutan atau kebutuhan stakeholders. yang dibutuhkan agar UB mampu menghadapi dinamika persaingan yang cepat. pengguna lulusan.Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan (1) (2) (3) (1) (2) Pengembangan Pendidikan bertaraf internasional Peningkatan Kesejahteraan. pelayanan prima juga senantiasa diwujudkan melalui penyediaan layanan akademik dan administratif yang berkualitas. disadari bahwa kualitas pelayanan prima terutama di era global ini membutuhkan pendanaan yang tinggi. Fakultas Kedokteran UB telah diakreditasi oleh Pemerintah Malaysia bersama sama 11 PTN di Indonesia untuk dapat Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 4 . Di bidang pendidikan.

Website UB (www. sebagai upaya termasuk mengalokasikan dana yang cukup besar untuk meningkatkan kinerja universitas telah dilakukan agar dapat meningkatkan daya saing. Mulai tahun 2007 telah dijalin kerjasama dengan University of Kentucky untuk mempersiapkan kurikulum yang berstandar internasional. Jepang atas sponsor JBIC. Kerjasama institusional yang sama juga telah dibangun oleh unit-unit kerja di lingkungan UB. Sedangkan di fakultasfakultas lain baru pada beberapa matakuliah atau dalam seminar. Dengan demikian kerjasama-kerjasama yang bersifat institusional ini dapat memberikan benefit atau keuntungan yang nyata pada institusi. UB dipercaya oleh Badan Litbang Depdiknas menjadi koordinator pengembangan inkubator bisnis untuk acuan pengembangan program inkubator bisnis bagi 22 PTN. b. Berikut adalah beberapa contoh keberhasilan sivitas akademika yang diukur dengan tercapainya berbagai prestasi nasional dan internasional: a.ac. c. bekerjasama dengan Internasional Center For Research on Agroforestry (ICRAF) Fakultas Pertanian UB menangani permasalahan Agroforestry baik di Indonesia maupun di dunia internasional. Memberikan insentif bagi dosen yang hasil penelitiannya dimuat di jurnal internasional. Selain itu juga ada alokasi pendanaan untuk kegiatan training. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 5 . Program Double Degree bekerjasama dengan beberapa universitas terkemuka di Thailand. Beberapa kerjasama non-institusional khususnya yang dilakukan oleh masing-masing dosen secara individu. Selain itu. Fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Administrasi. misalnya Fakultas Kedokteran. Untuk meningkatkan kualitas dosen. Berbagai program kegiatan tersebut menunjukkan aktivitas UB yang nyata dalam beberapa tahun terakhir yang dapat menjadi modal bagi pengembangan universitas selanjutnya. dengan sponsor BKLN Depdiknas dan Bappenas. serta Belanda. Sebelumnya. Untuk mengembangkan pendidikan entrepreneurship. UB juga telah menganggarkan bantuan dana bagi dosen yang mempresentasikan hasil-hasil penelitiannya dalam seminar internasional baik di dalam negeri maupun luar negeri dan juga untuk kursus berbahasa Inggris. UB bekerja-sama dengan Universitas Waseda di Jepang dengan sponsor Japan Bank for International Cooperation (JBIC) mengembangkan program pendidikan enterpreneurship untuk perguruan tinggi level ASEAN. Kerjasama dengan Keio University sejak tahun 2001 terus dilaksanakan Distance Learning melalui satelit dengan frekwensi dan topik yang terus bertambah dari tahun ke tahun.menerima mahasiwa Malaysia untuk belajar Ilmu Kedokteran. Selain itu. e. Australia. f. dan buku teks. tertanggal 4 September 2006). Universitas akan menginventarisir seluruh kegiatan ini. Kelas khusus berbahasa Inggris telah dibuka dibeberapa fakultas. Diharapkan di masa mendatang dari propinsi Jawa Timur akan dihasilkan sapi potong yang kualitas dagingnya setara dengan daging sapi Brahman dari USA. dan menjadikannya bagian dari praktek baik sivitas akademika yang akan ditindak-lanjuti dan diformalisasikan sebagai kegiatan institusi untuk memperbesar dampaknya bagi kinerja institusi. antara lain: a. d.brawijaya. baik di dalam maupun di luar negeri. dipandang sebagai bagian awal dari rintisan kerjasama institusi.id) memperoleh peringkat ke-3 di bawah ITB dan UGM (berdasarkan penilaian Ditjen Dikti berdasarkan Keputusan Dirjen Dikti dalam surat nomor 3373/D/T/2006 tentang pemenang Website. UB juga bekerja sama dengan Louisiana State University dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan aktivitas penelitian Usaha Peternakan (sapi potong) aliansi dengan dana hibah dari USDA. telah dialokasikan dana sebesar 15 Milyar Rupiah per tahun berasal dari dana PNBP untuk studi lanjut dosen (S2 dan S3) serta sebagian untuk studi lanjut tenaga administrasi (S2) Untuk pengembangan kemampuan dosen.

c. mengundang Rektor IPB untuk berbicara tentang otonomi PT di depan para pimpinan universitas dan fakultas serta para Guru Besar dan para pimpinan mahasiswa pada Mei 2007 serta mengundang Dirjen Dikti pada bulan Juni 2007 dalam rangka persiapan otonomi dan sosialisasi UB untuk menuju otonomi PT. sebanyak 67 orang mahasiswa UB telah mengikuti berbagai kegiatan di Universitas Luar Negeri di berbagai benua. Asia. UB masuk ke dalam rangking 41 Asia Tenggara menurut Webromatics Ranking of World Universities (www. 4022/D/T/2007 tanggal 29 Nopember 2007 UB telah memenuhi syarat sebagai PTBHMN tetapi pelaksanaannya menunggu disahkannya UU–BHP oleh DPR-RI. Bahkan pada tahun 2004-2005 salah satu dari mahasiswa UB terpilih menjadi Vice President dari International Association for Agricultural Student (IAAS) dan tinggal di Brussel. Persetujuan Senat UB untuk menjadi lembaga yang otonom diberikan pada 11 Desember 2004. Hal ini menunjukkan hasil kerja penyelenggaraan universitas selama ini. Eropa dan Australia. mengundang Dirjen Dikti untuk memberikan penjelasan kepada sivitas akademika UB. UI.webromatics. Di dalam forum PIMNAS. Satu orang mahasiswa UB dari FMIPA menjadi Finalis ISOM International dalam The 11th International Scientific Olympiade on Mathematics (ISOM) tanggal 12-14 Juli 2006 di Teheran. UI. Melalui surat Dirjen Dikti No. mengharuskan adanya perubahan terutama bila mengingat semakin tingginya tingkat kesulitan dalam menyelenggarakan universitas. Dalam forum lomba robot tahun 2007 ini mahasiswa UB telah berhasil memperoleh predikat juara I. Universitas Kristen Petra. Belgia.b. yaitu mengundang para pakar dari IPB dan UGM untuk berbicara dalam workshop. Mengikuti perkembangan kebijakan yang ada.info) dan di Indonesia merupakan universitas urutan ke 5 setelah ITB. sejak tahun 2002 telah dibentuk Tim Persiapan Otonomi dan ditindak lanjuti dengan melakukan studi banding ke empat Perguruan Tinggi yang telah otonom. pada saat memperingati Dies Natalis UB yang ke 43 pada tanggal 6-7 Februari 2006 diselenggarakan Sarasehan UB Menatap Masa Depan. Perubahan tatanan masyarakat yang disertai dengan perubahan keperluan jenis layanan pendidikan yang sangat intensif serta tuntutan terhadap penyelenggaran pendidikan yang berkualitas. f. sosialisasi oleh Tim Persiapan ke fakultas-fakultas termasuk lembaga kemahasiswaan. Afrika. d. maka UB pada saat ini telah mengajukan proposal untuk berubah status menjadi BLU. Awal tahun 2007. yang dipandang sebagai suatu langkah strategis dalam proses menuju otonomi kampus. di mana UB mampu meraih Juara Umum dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNASXXI). yaitu UGM. UGM. Dengan demikian. Iran. Usulan ke Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi telah mengalami revisi sebanyak 5 kali dan telah dikunjungi oleh tim dari komisi BHMN Dewan Pendidikan Tinggi. (Versi Time Higher Education Suplement) bersama-sama 7 perguruan tinggi di Indonesia. Saat ini universitas memiliki cita-cita (visi) ingin menjadi universitas kelas dunia yang berarti harus mampu mempersiapkan diri terhadap medan persaingan dalam skala yang lebih luas. Prestasi meningkat lagi ketika kontingen UB pada PIMNAS tahun 2004 di Bandung dengan 11 emas dan tiga perak serta 6 perunggu. Kontingen UB selalu menduduki peringkat juara dan memperoleh medali emas kecuali ketika di selenggarakan di Malang justru saat itu prestasi kontingen UB paling rendah. baik di forum nasional maupun internasional UB sudah memiliki reputasi yang sangat memadai. Kegiatan yang telah dilakukan antara lain. Persiapan Otonomi PT Dalam rangka mempersiapkan diri menjadi sebuah Perguruan Tinggi yang otonom. Sejak tahun 2002 sampai dengan April 2007. ITB dan IPB. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 6 . e. Tahun 2008 UB masuk dalam ranking 500+ menurut THES QS World University Rankings. mahasiswa UB tidak pernah absen dari perolehan medali. Prestasi tertinggi dicapai tahun 2008. dan sesuai arahan Depdiknas dan DEPKEU.

implementasi riil terciptanya e-campus secara utuh akan dapat dicapai pada tahun 2008 ini. Membentuk manajemen teknologi informasi yang terintegrasi untuk mengkoordinasikan sistem teknologi informasi yang ada di UB. e. Mengajukan perubahan status menjadi PK-BLU yang saat ini sudah mendapat persetujuan Mendiknas. Saat ini UB berusaha mendata dan mengurus sertifikat tanah atas seluruh aset tanah. penghapusan progrm studi yang memiliki peminat yang sangat sedikit dan menyatukan beberapa program studi menjadi program studi yang lebih umum (progran studi di Fakultas Peternakan dan Fakutas Pertanian). aset. misalnya penyatuan lembaga penelitian dengan pengabdian masyarakat. d. maupun tempat parkir. Membentuk lembaga koordinasi kegiatan bisnis dan layanan masyarakat beserta seluruh infrastruktur dan fasilitas yang di perlukan. Hal-hal lain yang menyangkut sistem pelaksanaan manajemen yang meliputi keuangan. kelistrikan. kantin dan seluruh infrastruktur jasa. Pemanfaatan fasilitas laboratorium. Penerapan sistem penjaminan mutu ini sudah mulai dilaksanakan dari tingkat universitas sampai jurusan. berbagai inefisiensi masih saja terjadi dan perlu perbaikan. misalnya inefisiensi di dalam manajemen aset maupun proses pembelajaran dan efisiensi kurikulum dengan perampingan jumlah mata kuliah. Pembenahan masih di perlukan untuk sistem air. b. UB melakukan beberapa hal. telepon. Program I-MHERE mengembangkan kajian untuk dasar kebijakan yang antara lain akan berusaha menyelesaikan permasalahan manajemen aset seperti tersebut di atas. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 7 . Dikombinasikan dengan sumber daya yang ada dan program inherent. kelas dan ruang-ruang lain masih masih belum di dukung sistem database yang memadai. Pembenahan disertai dengan pengkajian sistem manajemen dengan dukungan pendanaan Bank Dunia melalui project I-MHERE. Mengangkat staf Rektor dan staf Pembantu Rektor yang mengacu kepada struktur organisasi PT BHP-MN. c. Membentuk Inkubator Bisnis yang berperan untuk mengkaji dan memasarkan teknologi baru hasil riset dosen dan mahasiswa menjadi unit bisnis dalam skala produksi. dan peningkatan kapasitas sistem informasi masih dalam tahapan policy study yang di harapkan akan selesai akhir 2008. f. g. jaringan internet. akademik. dan lain sebagainya. Saat ini hal yang sudah berhasil diperoleh adalah konsep AD dan ART. Untuk ini UB memperoleh dukungan pendanaan INHERENT K-1 dan telah di tunjuk oleh Ditjen Dikti sebagai titik simpul sistem jaringan internet perguruan tinggi nasional bagi perguruan tinggi di sekelilingnya. Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu dengan mengembangkan Pusat Jaminan Mutu dan seluruh prosedur mutu. Namun demikian. Beberapa pembenahan yang telah dilakukan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi manajemen.Dalam rangka menyongsong perubahan menjadi PT Otonom. yaitu sebagai berikut: a. Lembaga ini akan mengkoordinasikan seluruh kegiatan bisnis universitas baik bersifat akademik maupun non akademik untuk kepentingan memperoleh dana di luar SPP dan subsidi pemerintah. h.

Hal ini merupakan perwujudan dari visi dan misi yang telah dicanangkan UB. kreatif serta inovatif. Keterlibatan dalam sistem penerimaan mahasiswa baru secara nasional yang diselenggarakan antar perguruan tinggi semakin memperluas kesempatan belajar di UB. Sistem penerimaan mahasiswa baru tersusun atas dokumen-dokumen MP. Untuk dapat menjamin kualitas proses penerimaan mahasiswa baru. Pola seleksi yang telah berjalan bertahun-tahun telah menunjukkan standar mutu penerimaan yang cukup baik dan dapat dipertanggung jawabkan. Dukungan sistem informasi dalam proses penerimaan mahasiswa baru dapat dilihat dari tersedianya sistem pendaftaran dan pengumuman penerimaan. Lulusan yang berkualitas diharapkan mampu berperan dalam pembangunan dan pemberdayaan masayarakat baik dalam kancah nasional maupun internasional. UB memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memiliki kompetensi. Disadari bahwa kualitas dan kuantitas mahasiswa baru berperan cukup signifikan dalam kegiatan penyelenggaraan universitas. Sedangkan kuantitas yang memadai akan ikut menentukan keberlangsungan universitas serta dalam implementasi tanggung jawab sosial dalam kaitannya dengan aspek pemerataan kesempatan belajar dan efisiensi penyelenggaraan perguruan tinggi itu sendiri.BAB II EVALUASI PROGRAM AKADEMIK DAN SISTEM PENJAMINAN MUTU Program Akademik Sebagai sebuah lembaga pendidikan yang bersifat pelayanan publik. sarana prasarana. Dengan demikian faktor-faktor tersebut perlu diperhatikan secara seksama dan secara berkelanjutan dievaluasi untuk dapat memberikan umpan balik dalam upaya peningkatan kualitas yang ingin dicapai. ketersediaan sumber daya manusia dan perangkat. Sistem pendaftaran dengan memanfaatkan jaringan perbankan yang dikembangkan memungkinkan lulusan-lulusan SLTA di seluruh Indonesia secara mudah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru UB. ekuitas dan aksesibilitas. jurusan dan staf ke berbagai daerah dan sekolah memberikan daya dorong dalam perluasan aksesibilitas penerimaan mahasiswa baru. pola penerimaan mahasiswa baru melalui berbagai jalur penerimaan telah dilakukan. ketersediaan sistem perangkat lunak yang memadai. Pada sisi lain penjaminan kualitas mahasiswa baru diterapkan dengan penetapan kriteria dan mekanisme seleksi yang memadai. daya saing. Dengan dukungan website yang ada akses lulusan SMA untuk dapat mengetahui dan mendaftar di UB menjadi tidak terbatas. Namun demikian promosi dalam bentuk berita kemajuan UB (pendidikan. Sosialisasi dan promosi aktif yang dilakukan secara rutin oleh universitas. maka ketersediaan perangkat pengelolaan merupakan hal yang penting. dan sistem yang mendukung). Dalam rangka perluasan akses masyarakat dan peran universitas dalam perluasan kesempatan belajar. Lulusan yang berkualitas dipengaruhi oleh berbagai faktor utama. Kualitas mahasiswa baru yang tinggi akan berdampak pada kualitas penyelanggraan Tridharma. Sebagai sebuah institusi dengan kegiatan utama akademik maka salah satu aspek penting dalam kegiatan universitas adalah sistem penerimaan mahasiswa baru. yaitu kualitas input (mahasiswa yang masuk) dan kualitas proses (meliputi dosen. Aspek kualitas dan kuantitas penerimaan mahasiswa baru dapat dilihat dari data calon mahasiswa dan mahasiswa yang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 8 . Terlebih dengan telah semakin mudahnya akses internet di berebagai sekolah lanjutan seiring dengan kebijakan pemanfaatan TI di sekolah. Dengan pola yang ada nampaknya sampai saat ini secara efektif telah dapat menjamin mutu. penelitian dan pengabdian) melalui jalur media masa masih perlu ditingkatkan untuk semakin memperkuat brand image UB sebagai universitas yang berkualitas. fakultas.

Perluasan informasi dan menjaga daya tampung pada jumlah yang tidak terlalu besar dapat dilakukan. Tabel L. Namun demikian cacat fisik yang disandang perlu diperhatikan apakah dapat menjadi kendala utama terkait dengan bidang yang ditempuh Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 9 .2). Sebaran asal daerah mahasiswa UB saat ini UB telah menerima 2004 . memungkinkan mahasiswa dari golongan tidak mampu untuk melanjutkan studi di UB.1.3.diterima serta tingkat persaingan untuk dapat diterima. Sistem penerimaan mahasiswa baru juga telah mengatur mekanisme yang memungkinkan mahasiswa tidak mampu dan cacat fisik untuk juga mendaftar di UB. Kesempatan bagi mahasiswa cacat fisik diatur dalam suatu mekansime aturan yang memungkinakan adanya kesamaan penerimaan. Dengan memperhatikan luas kapasitas sarana dan prasara yang ada. Namun demikian sebagian sangat besar masih berasal dari Jawa Timur. hal ini dapat dilihat pada perkembangan jumlah mahasiswa (Tabel L. dapat memiliki kepastian dalam melanjutkan studi di UB. Hal in merupakan satu aspek yang perlu ditunjukkan pada masyarakat untuk meningkatkan kualitas input. Selain mahasiswa dari dalam negeri pada Gambar 2. Namun demikian dengan kecenderungan yang ada langkah antisipasi dalam peningkatan daya saing mahasiswa baru perlu dilakukan. mahasiswa UB tersebar dari berbagai propinsi di Indonesia (Gambar 2. Hal ini menunjukkan bahwa universitas sudah cukup dikenal di berbagai wilayah di Indonesia. Perluasan cakupan penerimaan mahasiswa baru dari berbagai wilayah disamping memberikan aspek perluasan akses diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas mahasiswa baru karena akan lebih meningkatkan jumlah pendaftar. Dalam konsep pengembangan kedepan direncanakan suatu mekanisme penawaran pemberian beasiswa pada golongan tidak mampu. Langkah ini cukup strategis namun perlu disinkronkan dengan upaya peningkatan penggalian sumber-sumber pembiayaan universitas.) dan penerapan pemungutan SPP secara proporsional berdasarkan kemampuan ekonomi orang tua mahasiswa.1) selain adanya kecenderungan nasional yang juga menurun. permasalahan sebaran geografis ini nampaknya juga didominasi dari faktor mobilitas masyarakat (khususnya lulusan SLTA) serta kemampuan ekonomi masyarakat. Dengan demikian upaya menjaga kualitas dapat difokuskan pada peningkatan persaingan. Semakin jauh dan akses transportasi yang semakin sulit (karena jarak dan waktu tempuh) maka prosentase mahasiswa dari wilayah provinsi bersangkutan menjadi semakin kecil. Rasio pendaftar dan yang diterima dalam empat tahun terakhir sedikit mengalami penurunan seiring dengan peningkatan daya tampung universitas (Tabel L. Berbagai ragam beasiswa yang ada (lebih dari 10% mahasiswa UB menerima beasiswa. Rasio rata-rata 1:5 pada saat ini dipandang masih cukup bagus untuk tetap memberikan jaminan kualitas mahasiswa baru.1). jika dapat memenuhi persyaratan akademik yang ditentukan. Dengan akses transportasi yang cukup mudah antara Jawa Timur (Malang) dengan Kalimantan Timur serta kemampuan ekonomi daerah secara signifikan menunjukkan peningkatan persentase mahasiswa dari wilayah ini dibandingkan wilayah lain di luar pulau Jawa. Pada sisi lain upaya sistematis untuk melakukan sosialisasi dan peran universitas berikut berbagai disiplin ilmu yang ditawarkan kepada masyarakat perlu semakin digalakkan. Variasi pola-pola rekruitmen telah dilakukan untuk menjaring calon-calon mahasiswa yang potensial dari sisi akademik. Pada saat ini. Kerjasama kemitraan daerah dan instansi memungkinkan semakin besarnya peluang ini disamping perluasan pemerataan daerah asal mahasiswa.2007 mahasiswa dari luar negeri. Selain permasalahan penyebaran informasi kualitas universitas pada lulusan-lulusan SLTA.

Kurikulum bukan hanya menentukan kualitas pembelajaran namun memiliki dampak yang cukup luas bagi mahasiswa. Pengembangan kurikulum selalu dilakukan dengan melalui proses analisis dan kajian di masing-masing PS. Hal ini merupakan keunggulan yang dimiliki UB. bukan pada bentuk primordialisme jurusan atau fakultas. Kelemahan dalam pengembangan kurikulum adalah upaya untuk melakukan resource sharing berbagai subyek pembelajaran yang memiliki kandungan yang sama. Upayaupaya memasukkan kompetensi tambahan berupa softskill dalam disain kurikulum merupakan usaha perbaikan berdasarkan masukan dari stakeholder. visi dan memiliki ke khasan dari bidang ilmunya. Implementasi kebijakan juga didukung dengan komitmen yang cukup kuat sehingga pengembangan kurikulum dapat terlaksana di program studi dengan ketersediaan anggaran dan sumber daya. fakultas dan jurusan. Penyempurnaan kurikulum terus dilakukan secara periodik sehingga selalu up todate. misi. Peningkatan mutu dari waktu ke waktu bukan hanya disebabkan oleh adanya audit. Audit mutu akademik yang dilakukan memberikan jaminan tercapainya standar mutu yang ditetapkan oleh universitas. Peningkatan kualitas kurikulum dapat dilihat dari data konsistensi perbaikan kurikulum yang tertuang dimasing-masing buku pedoman akademik dari waktu ke waktu. Kurikulum di masing-masing Program Studi di UB memiliki ciri umum universitas sebagai perwujudan dari nilai-nilai. Dari aspek manajemen perlu dikembangkan sistem informasi akademik dengan peraturan dan pelaksanaan teknis yang memungkinkan hal ini bisa berjalan lebih luas serta upaya untuk membawa pola fikir sebagai satu unit besar universitas. tujuan dari program studi yang diturunkan dari visi. Melalui pembenahan manajemen diharapkan hal ini dapat diperbaiki. desain pembelajaran lebih ditekankan kepada “active learning” yang berpusat kepada “mahasiswa”. Kurikulum disusun secara dinamis dengan memperhatikan perkembangan iptek. Koordinasi antar unit akademik dengan dukungan manajemen perlu ditingkatkan untuk mencapai efisiensi kurikulum dan peningkatan standar kompetensi yang semakin tinggi. dan penyeenggara universitas. Namun bagi mahasiswa seperti ini masih diberi kesempatan studi di UB dengan memilih program studi lain yang memungkinkan. Dosen-dosen dengan kompetensi yang baik diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan kurikulum. Sistem pembelajaran secara lengkap merupakan suatu integrasi sistem yang mencakup berbagai aspek dalam proses pembelajaran. namun juga seiring dengan peningkatan kualitas SDM yang dimiliki. Dukungan kelembagaan untuk menjaga kurikulum yang baik tertuang dalam dokumendokumen peraturan sampai dengan SPMA. misi dan tujuan universitas merupakan satu pilar utama dalam proses pembelajaran. Meskipun demikian. Pertambahan jumlah dosen dengan jenjang akademik S3 dan jabatan akademik profesor dan lektor kepala yang cukup siginifikan menunjukkan suatu potensi kekuatan sumber daya pembelajaran yang akan menjadi tambahan kekuatan UB. Upaya yang dilakukan antara lain dengan pelatihan untuk melakukan re-orientasi design pembelajaran ke arah “Student-Centered Learning (SCL)”. PJM melakukan proses monitoring dalam penyusunan kurikulum. Dari analisis kurikulum dan pembelajaran tiap-tiap MK saat ini masih belum dapat dilakukan evaluasinya terhadap relevansi kebutuhan stakeholders. Upaya ini sudah mulai dirintis melalui pelaksanaan project I-MHERE-Jurusan yang mendorong terselenggaranya perkuliahan lintas jurusan. perubahan ke arah SCL masih memerlukan waktu untuk dapat dievaluasi seberapa banyak MK dibelajarkan dengan metode SCL serta dampak pelaksanaannya terhadap kompetensi mahasiswa peserta didik. sosial budaya dan kebutuhan masyarakat. Sebagian besar isi MK masih lebih banyak berorientasi terhadap Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 10 . Misalnya untuk beberapa bidang ilmu tertentu tidak memungkinkan menerima mahasiswa buta warna. Dengan tersedianya manual prosedur penyusunan kurikulum memudahkan penyusunan kurikulum dan tercapainya standar yang ditetapkan. Kurikulum sebagai bentuk teknis dari perwujudan visi. Arah pengembangan kurikulum berbasis kompetensi memungkinkan pengembangan yang dinamis dan up-to-date.atau tidak. Sesuai dengan filosofi dan makna KBK. disebabkan akan menjadi kendala utama dalam studi dan kompetensi keilmuannya.

terutama pada sebagian kecil staf dosen yang kurang akrab dengan teknologi informasi. Ketersediaan infrastruktur untuk mendukung pelaksanaan e-Learning telah dimulai melalui server pembelajaran UB (www. 0552/J10/AK/2007 yang mewajibkan dosen untuk mengikuti pelatihan metode pembelajaran berbasis multimedia yang diselenggarakan oleh LP3-UB.0.id\vlm). IPK lulusan pun juga meningkat (Gambar 2.brawijaya.2.5 sampai dengan mendekati 4. Mahasiswa yang memanfaatkan akses ini dengan menggunakan notebook semakin banyak dan secara nyata terlihat dalam keseharian kehidupan kampus. infrastruktur dan sistem yang mendukung. maka telah dilakukan 10 kali pelatihan hingga akhir tahun 2007. Peningkatan kemampuan staf akademik dalam penguasaan metode pembelajaran terus ditingkatkan.ac. Dengan sifat evaluasi yang terbuka (isian anonym) memungkinkan mahasiswa secara obyektif memberikan penilaian. Rata-rata lama studi mahasiswa dapat dilihat pada Gambar 2. Beberapa ukuran kinerja yang dapat menunjukkan indikasi keberhasilan pendidikan dan pengajaran adalah meningkatnya IPK lulusan dan angka efisiensi edukasi (AEE). maka diperlukan SDM. Hal ini menjadikan nilai lebih UB. sehingga pola pembelajaran. Upaya penggalian umpan balik yang lebih luas dan efektif perlu ditingkatkan. Kelemahan yang ada dalam aspek ini adalah dukungan ketersediaan dan stabilitas pasokan energi listrik. Salah satu output dalam pelatihan ini adalah tersedianya materi ajar dosen dalam bentuk multimedia yang siap untuk digunakan melalui model pembelajaran elektronik (e-Learning). Secara rata-rata IPK lulusan dari waktu ke waktu mengalami kenaikan dan sampai pada nilai IPK rerata di atas 3. hal ini nampak dengan aktifnya kegiatan pelatihan oleh LP3. Mengimbangi pengembangan kurikulum yang dinamis berbasis kompetensi dengan pendekatan pembelajaran SCL. Sehingga dampak hasil evaluasi ini lebih banyak tergantung pada masing-masing individu dosen dalam menyikapinya. Berbagai aspek pembelajaran meliputi performansi pengajar. materi dan aspek lain masuk dalam proses evaluasi ini. Pembelajaran melalui e-Learning ini tumbuh dan menjadi salah satu kekuatan universitas. Upaya-upaya ini terus dilakukan meskipun terdapat beberapa kendala.3). Angka IPK ini secara statistik dapat dipandang sudah dalam kondisi ideal dengan pola penilaian yang ada. Pemanfaatan IT untuk pembelajaran memberikan peluang yang lebih baik yang memungkinkan mahasiswa dan dosen dapat beritenraksi dengan lebih dinamis dan kreatif. Ketidakstabilan pasokan energi listrik terkadang menimbulkan permasalahan kesulitan akses karena jaringan yang tersedia tidak dapat terakses. Meskipun demikian masih terdapat sebaran dalam capaian IPK yang cukup lebar dengan rentang dari kurang dari 2. Kekurangan dari mekanisme yang bagus ini adalah masih belum adanya instrument yang dapat mengikat terhadap hasil evaluasi ini. Umpan balik dilakukan dengan evaluasi terhadap proses pembelajaran oleh mahasiswa. Peningkatan infrastruktur dan manajemen sarana dan prasarana melalui project I-MHERE dan inisiatif universitas mulai dapat memberikan solusi komprehensif. Hasil monitoring PJM menyimpulkan bahwa secara umum kinerja pengajaran dan pendidikan yang telah dilakukan oleh UB adalah sangat baik.pengembangan ilmu yang belum tentu relevan dengan “market signal”. Keberhasilan dalam proses pembelajaran dan pola rekruitmen yang dilakukan dapat dilihat dari nilai IPK lulusan.inherent. evaluasi dan pembimbingan mahasiswa perlu dilakukan disamping upaya peningkatan standar proses penerimaan. Pemanfaatan IT untuk mendukung kegiatan akademik ini semakin nyata dengan ketersediaan akses nirkabel di area kampus. misalnya terkait dengan reward maupun penalty yang mungkin dapat diterapkan. Umpan balik dalam proses pembelajaran secara aktif telah dilakukan oleh berbagai jurusan baik dilakukan secara terkoordinasi oleh fakultas maupun oleh masing-masing jurusan. Evaluasi ini diharapkan dapat memberikan masukan terhadap proses pembelajaran sehingga menjadi lebih baik. Melalui Surat Edaran Rektor No. serta menurunnya lama studi. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 11 .

4 4. Pada sisi lain kondisi infrastruktur dengan penataannya serta kondisi sosial wilayah dimana universitas berada juga dapat mempengaruhi bagaimana pola hubungan ini akan terbentuk.50 kecenderungan lama studi yang semakin 4. 4 yang dilakukan proses pembelajaran menjadi 0 4.24 Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 12 .12 23.45 pendek. Suasana akademik yang sehat memberikan andil yang cukup besar dalam peningkatan kualitas penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi.84 16.40 antara lain: meningkatkan peran dosen 4.88 39. 3.1.Dengan telah tercapainya kondisi yang 7 baik pada capaian IPK maka fokus perbaikan 6 . 4.1) dan produktivitas per angkatan (Tabel L.71 15.40 Peningkatan mutu yang ada tidak terlepas 3.70 4 dilakukan pada upaya pemendekan lama 4. Rata-rata Angka Efisiensi Edukatif (AEE) Tahun Akademik 2003/2004 – 2007/2008 No 1 2 3 Program Diploma (S-0) Strata 1 Strata 2 2003/2004 (%) 2004/2005 (%) 2005/2006 (%) 2006/2007 (%) 2007/2008 (%) 29.00 hibah dari Ditjen Dikti dari berbagai pola 2005/2006 2006/2007 2007/2008 hibah yang ada.20 lebih dari 90% PS/Jurusan telah menerima 2.65 8 studi mahasiswa.73 46.55 5 8 .2.3.67 23. Rata-rata Lama Studi Lulusan S-1 fakutas.40 diselenggarakan Ditjen Dikti.42 49.46 32. angka efisiensi edukasi (Tabel 2. Kecendeungan positif ini perlu UB disikapi dengan cermat karena masih adanya sebaran-sebaran dimana mahasiswa 4. Kemampuan pengembangan diri yang terus meningkat sehingga dipercaya dalam mengelola dana pengembangan yang semakin besar (Tabel L.16 42.80 2.21 16. Upaya pengawasan yang konsisten atas penyelenggaraan kegiatan akademik perlu dilakukan agar diperoleh suatu langkah antisipasi untuk mencari solusi. Namun demikian angka ini perlu dicermati karena data di beberapa PS menunjukkan adanya akumulasi kelulusan mahasiswa dari tahun-tahun sebelumnya sehingga jumlah mahasiswa yang lulus lebih besar daripada yang masuk. diantaranya untuk meningkatkan AEE ini. Hanya program studi atau Gambar 2. Ketersediaan DSS (Decision Support System) yang sedang dikembangkan diharapkan ke depan dapat memberikan suatu gambaran komprehensif atas kondisi universitas secara cepat sehingga dapat dipergunakan sebagai landasan dalam pengembangan kebijakan.60 . 5 4 4. Nilai IPK rata-rata Lulusan S-1 UB jurusan baru yang belum pernah mendapatkan dana hibah.5) juga semakin meningkat menuju suatu kondisi AEE ideal untuk S1.80 memerlukan waktu studi yang lebih dari 6 3. Meskipun belum sampai pada kondisi ideal.35 Penasihat Akademik dan pembentukan Tim 2003/2004 2004/2005 2005/2006 2006/2007 2007/2008 Pemantau Tugas Akhir di setiap jurusan/ Gambar 2.00 yang telah menerima dana peningkatan mutu 2.53 44.20 dari banyaknya Jurusan/Program Studi di UB 3.29 33. Dengan berbagai upaya 5 6 .60 melalui hibah kompetisi yang 2. Pada saat ini 2. Tabel 2.24 40.00 3.4) dari unit-unit ini merupakan suatu keunggulan dan perlu dijaga dengan strategi dan dukungan manajemen dengan lebih baik lagi. 4 4 lebih efektif dan menunjukkan . Suasana akademik yang sehat terutama ditentukan oleh penyikapan masing-masing individu dalam berinteraksi serta bagaimana sistem dan mekanisme di dalam uiniversitas mampu mendorong ke arah suasana akademik yang sehat.65 45.60 tahun untuk menyelesaikan studi S1. Berbagai upaya yang dimaksud 4.

Malang khususnya. Aspek-aspek ini merupakan kekuatan UB untuk menuju universitas yang berkualitas. bahkan masih terdapat dosen yang hanya memiliki beban 2-4 sks tiap semester. ikut mendorong interaksi positif dalam penciptaan suasana akademik. Mahasiswa juga memiliki peran penting dalam penciptaan suasana akademik yang sehat. Hal ini juga menumbuhkan susana akademik yang baik. dalam beraktivitas di unit kegiatan mahasiswa yang melibatkan berbagai unsur mahasiswa. namun sebagian besar masih berkisar antara 4-5 jam per hari. Kota Malang yang merupakan suatu kota yang terus berkembang namun dalam lingkup kehidupan sosial yang cukup akrab antar masyarakatnya memberikan pengaruh dalam pola hidup sivitas akademika. Tata hubungan masyarakat yang terbuka ikut mendorong terciptanya hubungan yang terbuka antar sivitas akademika di dalam kampus. Dari hasil analisis yang lebih mendalam dengan mengikut-sertakan data hasil kuisioner. Kebebasan berekspresi dan berpendapat cukup terjamin dan terakomodasi baik dalam interaksi nyata langsung maupun melalui internet. Interaksi antar dosen dan mahasiswa dalam bentuk penelitian bersama. bahkan sebagian besar diantaranya sudah dihapus dan sedang dalam proses phasing out.54 18. Hal ini pada akhirnya mampu menciptakan suasana akademik yang kondusif. Sejak tahun 2005 studi ini menjadi agenda rektor yang dilakukan secara rutin setiap tahun. Studi tahun 2005 dan 2006 dilakukan untuk melihat kualitas Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 13 . olahraga dan berbagai kegiatan lain ikut mendorong hubungan kerja yang semakin kondusif dan akrab.61 Karakteristik lingkungan sosial Jawa Timur. Ketidak merataan beban ini jika tidak dapat disikapi dengan positif. Komunikasi sosial dalam gaya “Kèra Ngalam (Arèk Malang = Orang Malang)” memberikan kontribusi positif dalam penciptaan hubungan egaliter dalam kehidupan kampus. Studi tentang profil lulusan UB telah dilakukan pada tahun 2003 untuk melihat kualitas lulusan tahun 1998 hingga 2002.55 7. interaksi organisasi lintas jurusan/fakultas. pendidikan. Sampai saat ini fokus penyelenggaraan pendidikan adalah pada program pendidikan S1. Hal ini mendorong terciptanya suasana akademik yang sehat dan merupakan suatu keuntungan dari aspek letak universitas. sedangkan kegiatan pendidikan program diploma semakin dikurangi.48 27. Tidak pernah terdengar atau timbulnya demonstrasi. dialog. Peningkatan tata kelola manajemen sumber daya manusia dan sistem manajemen akademik diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan ini. Pernyataan sikap. Beberapa dosen dan tenaga non akademik terbukti bekerja melampaui 8 jam per hari. Hal ini juga merupakan kekuatan dalam pencipataan suasana akademik yang kondusif. akan berpotensi menimbulkan permasalahan dalam hubungan kerja antar dosen yang dapat memberikan dampak negatif pada penciptaan suasana akademik. kegiatan kesenian. Interkasi sosial mahasiswa dalam kampus. dan hasilnya pada tahun 2008 ini UB meraih Juara Umum Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. apalagi bentrokan antar mahasiswa menunjukkan tata hubungan yang baik. dan diskusi yang terbentuk dapat dilaksanakan dengan bebas dan bertanggung jawab. Landscape kampus yang tertata dengan asri dan sejuk dengan jarak antar gedung yang cukup dekat menimbulkan suasana tenang dan kedekatan emosional antar elemen sivitas akademika. Pada saat ini upaya pembenahan manajemen sumber daya manusia sedang berjalan dan dikembangkan. Teknologi Informasi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berekspresi melalui forum diskusi dan berinteraksi melalui e-mail maupun sarana chatting. demo. pengabdian dan kegiatan lain) ikut mendorong hubungan yang baik antara mahasiswa dengan dosen. yang cukup heterogen dan terbuka ikut memberikan andil pada sikap dan perilaku sivitas akademika.4 Strata 3 9. disimpulkan masih andanya inefisiensi pemanfaatan sumberdaya staf. dan secara bertahap ditingkatkan kapasitas penyelenggaraan program pascasarjana.59 7. Kondisi geografis dan klimatologi yang cukup nyaman ikut memberikan andil dalam pola kehidupan dan interaksi sosial. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kampus (penelitian.

d. Perbaikan kurikulum yang dilakukan secara periodik juga memperhatikan hasil dari tracer study. Beberapa kebijakan penyelenggaraan kegiatan akademik telah dikeluarkan menyikapi hasil tracer study. dilakukan melalui pengisian aktif alumni melalui halaman web. Data pelacakan alumni diperoleh melalui tracer study secara sistematik dan berkala. Penelitian Kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu program utama yang harus dicapai UB sebagai perguruan tinggi yang berorientasi entrepreneur. Dari hasil tracer study yang dilakukan didapatkan waktu tunggu lulusan relatif cukup pendek dengan waktu tunggu antara 4-6 bulan (Tabel L. Dari data yang ada nampak bahwa lulusan memiliki daya saing yang memadai dalam mencari pekerjaan. Hasil pelacakan tertuang dalam dokumen laporan tracer study. c. Dengan pola yang dikembangkan diharapkan universitas dapat secara dinamis melakukan antisipasi perubahan pasar kerja dan sekaligus kedepan diharapkan dapat berperan dalam penciptaan pasar kerja baru. Hasil studi pelacakan lulusan sangat bermanfaat sebagai dasar pertimbangan dalam penyempurnaan kurikulum dan proses pembelajaran serta dalam penentuan kebijakan akademik. dan hayati Mengembangkan pusat-pusat studi baru Melakukan monitoring dan evaluasi proses penelitian Mengembangankan sistem perolehan paten dan royalti bagi riset mahasiswa dan dosen Melakukan sosialisasi hasil-hasil penelitian Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 14 .lulusan tahun 2003 hingga 2005. antara lain adalah: a. Melakukan pelatihan penulisan buku ajar dari hasil-hasil penelitian Melakukan pelatihan jurnal terkareditasi nasional dan internasional Melakukan pelatihan proposal bagi peneliti muda bidang teknik. Fungsi inkubator bisnis yang dikembangkan diharapkan mampu memberikan kontribusi positif pada aspek ini.9). Berdasarkan studi tersebut telah teridentifikasi kualitas lulusan di 36 kabupaten/kota di Indonesia. Metode tracer study juga dilakukan melalui wawancara dengan orang tua mahasiswa. Peningkatan kualitas pembelajaran disertai dengan peningkatan soft skill diharapkan dapat tetap mempertahankan lama waktu tunggu atau bahkan dapat memperpendek waktu tunggu lulusan. 1. Pengembangan kurikulum berbasis kompetensi dan sekaligus peningakatn soft skill dan pemahaman kewirausahaan dalam kerangka entrepreneurial university diharapkan juga mendorong lulusan untuk aktif dan kreatif membuka lapangan kerja secara mandiri. Dorongan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Ingris dalam perkuliahan sebagai upaya meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris. Secara umum UB telah berhasil meningkatkan jumlah penelitian dan pengabdian masyarakat setiap tahunnya.7 – L. Hal ini nampaknya berkorelasi dengan kondisi lapangan kerja. baik dari segi kuantitas maupun pendanaan. g. b. Namun demikian daya saing lulusan nampaknya perlu ditingkatkan agar mereka mampu mendapatkan pekerjaan dengan imbalan yang lebih baik.5 juta. kesesuaian bidang pekerjaan dan gaji awal yang diterima. Bahkan. sosial ekonomi. f. Proses umpan balik ini menunjukkan adanya suatu upaya yang sistematis dalam proses peningkatan kualitas akademik. pendanaan dari pihak luar juga terus meningkat. Waktu tunggu paling panjang dialami oleh lulusan dari bidang agrokompleks. e. Hal ini dengan melihat bahwa kisaran gaji pertama yang diperoleh masih di sekitar besaran UMR dan 88% lulusan memiliki gaji ≥ Rp. Dengan pengembangan dan strategi peningkatan kualitas yang ada diharapkan daya kompetisi lulusan makin meningkat sehingga memberikan peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Usaha-usaha yang telah dilakukan UB untuk meningkatkan kinerja penelitian. ditinjau dari aspek waktu tunggu bekerja.

Tabel 2.3. Sedangkan jumlah hasil penelitian beserta dana dari berbagai sumber tahun 2005–2007 tercantum dalam Tabel 2. Jumlah paten setiap tahun juga menunjukkan trend peningkatan begitu juga dana penelitian. dana penelitian. Jumlah Hasil Penelitian dari Berbagai Sumber Dana (2005-2007) No.2 dan Tabel 2.3. Besarnya Dana Penelitian dari Berbagai Sumber (2005-2007) No. 3.285 8. 1.3. Usulan penelitian. Ketersediaan sarana dan prasarana pendukung Gambar 2. Bidang Ilmu Pengetahuan.Usaha-usaha tersebut telah menun-jukkan hasil yang bagus. Perkembangan Jumlah Aplikasi Paten UB Tabel 2. Aspek ini juga menjadi salah satu keunggulan universitas dan menunjukkan peran akademik yang semakin menonjol. Kinerja jumlah usulan penelitian yang telah dicapai oleh UB dapat dilihat pada Gambar 2.352 20. Gambar 2.062 31. 2. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 15 . Jumlah Usulan Penelitian yang semakin berkualitas mendorong semakin UB Tahun Anggaran 2003-2007 tumbuhnya kegiatan penelitian dan pengabdian. dan jumlah paten juga terus meningkat. Jumlah peningkatan paten dan dana penelitian dapat dilihat pada Gambar 2. Teknologi.700 Jumlah dosen dan mahasiswa yang semakin banyak terlibat dalam kegiatan penelitian berkorelasi dengan suasana akademik yang terbangun. Peningkatan tata kelola yang semakin baik juga ikut mendorong peningkatan ini. UB Luar UB Kerja sama Dalam Negeri Jumlah Sumber Dana Jumlah (juta rupiah) 3. Angka keikutsertaan dosen maupun jumlah anggaran yang dapat terserap dan teralokasikan menunjukkan trend positif dari waktu ke waktu. 2. 1. Jumlah kegiatan penelitian dari waktu ke waktu terus tumbuh dan berkembang. Kekuatan ini nampak terus dijaga dengan berbagai dorongan yang lebih aktif dan terstruktur oleh institusi.2. dan Tabel 2. Dalam hal kuantitas perolehan kegiatan penelitian dan pengabdian UB termasuk dalam peringkat atas untuk ajang nasional.4. 3.5. Sedangkan kegiatan pada bidang sains dan teknologi masih perlu ditingkatkan dan mendapat perhatian khusus agar semakin berdaya.5. dan Seni (IPTEKS) Sains dan Teknologi Ilmu Hayati dan Agro Sosial dan Hukum Jumlah Jumlah Hasil Penelitian dari Sumber Biaya dari Luar Biaya Dari PT Biaya Luar Negeri PT 72 56 161 137 46 353 68 586 261 46 Dari data yang ada nampak kekuatan pada sisi ilmu hayati dan agrokomplek.4.

baik dari aspek finansial maupun perijinan.).15) diharapkan mampu memberikan dorongan lebih besar pada jumlah dan kualitas penelitian maupun produktivitas ilmiah dosen. Pada sisi lain.5) dibandingkan jumlah dosen (>1000) merupakan satu kelemahan yang telah disadari. Hal ini menunjukkan satu kekuatan adanya hubungan yang erat antara penelitian dan kiprahnya dalam masyarakat. Fungsi lembagan penelitian dan pengabdian serta peningkatan kualitas manajemen dan pencatatan kegiatan perlu dilakukan. Keunggulan ini perlu terus ditingkatkan dan disinkronkan dengan manajemen sumber daya manusia sehingga akan dapat terbangun iklim meritokrasi akademik yang sehat. Hal ini harus dilakukan sehingga memungkinkan setiap individu dosen selalu aktif terlibat dalam kegiatan penelitian dari waktu ke waktu. Penghargaan atas karya ilmiah dosen dalam berbagai bentuk perlu ditingkatkan sehingga semakin mendorong produktivitas karya ilmiah dalam forum yang semakin bergengsi di tingkat internasional.Pada sisi lain diseminasi kegiatan penelitian dan upaya pelibatan komunitas yang semakin luas perlu semakin digalakkan. KKN tematik. Jumlah kegiatan pengabdian dalam penerapan IPTEK cukup mendominasi.14 dan Tabel L. Potensi idle capacity dosen yang masih tersisa akan dapat memberikan dorongan yang lebih kuat dalam meningkatkan keunggulan universitas dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam hal produktivitas sektor ini penggalakan pada sektor sains dan teknologi perlu dilakukan sehingga produktivitas karya ilmiah berupa buku menjadi lebih merata. sehingga diharapkan kedepan menjadi salah satu pilar kekuatan universitas. Peran serta pemberdayaan masyarakat berupa KKN. Hal ini perlu diintegrasikan dengan penghargaan yang layak dalam konteks pengembangan sumber daya manusia. Kerjasama dalam bentuk kegiatan pengabdaian kepada masyarakat menjadi suatu kekuatan atas eksistensi UB sebagai pelopor dan penggerak pembangunan. Hal ini juga ditunjang dengan semakin banyaknya keahlian dosen UB yang termanfaatkan oleh masyarakat. peningkatan jumlah Guru Besar dan tenaga akademik berkualifikasi S3 (Tabel L. Perolehan karya ber-HaKI yang relatif kecil (<50) (Gambar 2. Dalam perencanaan kedepan diharapkan kekuatan ini menjadi salah satu penyokong eksistensi UB dalam bentuk pemasukan finansial sehingga proporsinya akan terus semakin besar. Namun demikian upaya ini perlu diimbangi dengan meningkatkan monitoring dan tracer kepuasan mitra kerja sehingga akan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan. Jumlah karya ilmiah buku yang diterbitkan terus tumbuh dari waktu ke waktu dan menjadi salah satu kekuatan baru dan sekaligus berperan sebagai media promosi UB ke masyarakat. pemberdayaan masyarakat dan bentuk lain semakin mengukuhkan keunggulan UB dalam fungsi sosial kemasyarakatan. Kerjasama penelitian dengan mitra di luar negeri secara aktif dilakukan oleh staf UB dan didorong secara positif oleh institusi dengan pemberian dukungan yang memadai. Penghargaan dan insentif lain untuk lebih mendorong perolehan HAKI perlu dilakukankan. Langkah pemberian insentif berupa penghargaan pada dosen yang menghasilkan karya ilmiah dan dukungan universitas dalam hal pendanaan dan komitmen lain ikut mendorong tumbuhnya prioduktivitas ilmiah dalam bentuk karya ilmiah (Tabel L. Karya-karya publikasi dosen pada tingkat nasional maupun internasional yang meningkat dari waktu ke waktu semakin memperkuat citra kualitas UB dalam penyelenggaraan kegiatan akademik. Persyaratan tentang angka kredit untuk kenaikan pangkat dan sekaligus tumbuhnya budaya akademik yang sehat di kalangan dosen mendorong semakin meningkatnya karyakarya ilmiah sebagai produk kegiatan penelitian dan pengabdian. Salah satu solusi dari permasalahan ini adalah pengembangan fasilitas yang semakin memudahkan staf dalam mengajukan perolehan HaKI. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 16 .11.10 & L. Pengabdian Kepada Masyarakat Keterlibatan UB dalam pembangunan masyarakat dapat dilihat dari peran serta UB dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat maupun layanan keahlian yang merupakan keluaran dari hasil penilitian yang dilakukan.

093 Gambar 2. Sesuai dengan ketetapan Ditjen Dikti maka tugas utama PJM adalah memperoleh mandat dari Rektor untuk mengembangkan dan memantau implementasi sistem jaminan mutu UB. 2.551. Angkaangka statistik yang menunjukkan peran serta UB dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian ini cukup signifikan.600 25. Adapun besaran dana yang disediakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam kurun waktu 20052007 mencapai Rp. 1.300 20.000 160. Besarnya jumlah dana yang teralokasikan dengan kecenderungan yang stabil menunjukkan satu kekuatan dalam aspek ini.6. pelayanan masyarakat baik konsultasi bisnis maupun teknologi tepat guna.00. 6. Sinergi Pemberdayaan Masyarakat (Sibermas). program Vucer. 3. kerja sama. Wirausaha Baru. 017A/SK/2005. penerapan Iptek untuk memacu Ekspor Non-Migas (Vucer Multi Tahun). Kuliah Kerja Usaha (KKU). atau layanan jasa. Kuliah Kewirausahaan (KWU). Besar Dana dan Sumber Dana Pengabdian Kepada Masyarakat (2005-2007) No. dibentuklah Pusat Jaminan Mutu (PJM) pada tanggal 12 Pebruari 2005 dengan SK Rektor No.6.27. Dana-dana tersebut berasal baik dari dalam UB sendiri dan juga dari luar universitas melalui kegiatan yang dikompetisikan.172.4.800 155. Kerjasama institusi dengan masyarakat dan lembaga-lembaga lain di dalam maupun di luar negeri terus tumbuh dan menjadi sesuatu yang semakin meningkatkan citra UB. Jumlah kegiatan pengabdian kepada Kepada Masyarakat masyarakat juga menunjukkan tren meningkat meskipun terjadi fluktuasi terkait dengan ketersediaan sumber dana dari pemerintah.800 146.813.700 325.847.693 1. Pengabdian kepada masyarakat tersebut meliputi pelatihan. pengembangan Desa Mitra Kerja. Jumlah pengabdian masyarakat dapat dilihat pada Gambar 2. Tabel 2. 4. Jenis Pengabdian kepada Masyarakat Pelatihan tenaga penyuluh Konsultasi Penerapan IPTEK untuk Industri/ Perusahaan Penerapan IPTEK oleh pemerintah Penerapan IPTEK untuk Masyarakat Pelatihan pengusaha kecil/besar Kaji Tindak Jumlah Besarnya Dana Pengabdian Kepada Masyarakat (x 1000) dari Sumber Biaya dari UB Biaya dari Luar UB 70. Jumlah Kegiatan Pengabdian Sistem Penjaminan Mutu Peningkatan mutu secara terus menerus menjadi fokus perhatian UB.600 1. Program Pengembangan Kewirausahaan.700. Magang Kewirausahaan (MKU).966.693. Unit Jasa Usaha dan Industri (UJI). Kaji Tindak melalui program kerja sama baik dengan instansi pemerintah maupun swasta. Program Pengembangan Keuangan Pedesaan Grameen Bank. Karena itu.Berbagai macam pengabdian masyarakat telah dilakukan oleh UB. 5. Jumlah ini diharapkan akan tumbuh dengan dibentuknya pusat Inkubator Bisnis yang diharapkan dapat membuka jalinan kerjasama yang lebih luas. 7.000.157.000 2.000 40. penerapan/pengembangan Iptek.000 21.000 242.600 30.200 2. yaitu sebagai berikut: Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 17 .000 40.

Pengembangan Sistem Jaminan Mutu Akademik di UB d. 12 PS (45 %) mendapatkan nilai B dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) dan 1 PS mendapatkan nilai C (Gambar 2.7). namun hasilnya masih belum nyata diterapkan. Dengan perkembangan pembukaan PS baru yang ada komposisi PS yang belum dan sedang menjalani proses akreditasi menjadi cukup signifikan. UB telah membentuk lembaga Benefit Monitoring Evaluation (BME) yang langsung bertanggung jawab kepada Rektor. Untuk Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 18 . Mengembangkan prosedur kerja baku (Manual Prosedur/MP) untuk: Menjamin mutu dan seleksi internal proposal Program Hibah Kompetisi (PHK) dari Ditjen Dikti. Kelembagaan dan tugas tim diperbarui tiap tahun melalui SK Rektor sesuai dinamika UB. Beberapa kelemahan di dalam program akademik adalah bahwa pada saat ini 16 PS (50% dari keseluruhan PS yang terakreditasi di UB) mendapatkan nilai akreditasi A. Berdasarkan SK. Guna peningkatan mutu secara berkelanjutan. Pada awalnya. Selain PJM terdapat Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) yang bertanggung jawab di dalam kajian penyelenggaraan proses belajar mengajar. Saat ini LP3 sedang menerima proyek hibah kompetisi TPSDP untuk mendukung program-programnya. maka tugas PJM diperpanjang dengan tugas pokok melanjutkan kegiatan sebelumnya. c. (1) (2) (3) (4) (5) b. maka rektor telah memberikan mandat kepada PJM untuk mengembangkan sistem untuk meningkatkan kualifikasi akreditasi PS. Menjamin mutu usulan akreditasi Program Studi/Institusi melalui pendampingan Monitoring dan evaluasi uji coba serta implementasi manual mutu kegiatan akademik. Untuk menjaga kualitas UB secara menyeluruh maka pembukaan PS baru perlu dianalisis dengan cermat agar dapat memberikan konstribusi peningkatan PS terkareditasi A pada saat diakreditasi. universitas telah mengadopsi ‘paradigma baru’ dalam meyelenggarakan pendidikan tinggi yang dibuat oleh Ditjen Dikti Depdiknas. Untuk meningkatkan keefektifan mekanisme pengendalian mutu yang ada. Kegiatan utama LP3 selama ini adalah melakukan pelatihan Pekerti dan teknik-teknik pembelajaran untuk dosen serta evaluasi kurikulum. Dari sisi jumlah mutlak PS yang mendapatkan akreditasi A. No: 023A/SK/2006 PJM UB tanggal 13 Pebruari 2006. penelitian dan pengabdian kepada masyarakat). Menjamin mutu Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat. Berbagai kegiatan kajian telah dilakukan. Penyebarluasan praktek baik (good practices) dari suatu unit penerima PHK ke unit yang lain. Menjamin mutu pelaksanaan PHK Ditjen Dikti tersebut melalui Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pendampingan pada saat visitasi PHK dari Ditjen Dikti. lembaga ini berfungsi untuk menilai keefektifan penyelenggaraan kegiatan yang didanai oleh dana-dana hibah kompetisi dari Ditjen Dikti maupun dana-dana internal universitas.a. Sejalan dengan pelaksanaan paradigma baru. Pada perkembangan selanjutnya BME telah diubah menjadi Pusat Jaminan Mutu (PJM) yang bertugas memantau kinerja unit-unit di dalam universitas dalam bidang akademik (pendidikan. hingga tahun 2007. prioritas masih diberikan pada PS S-1. pada tahun 2008 terdapat penurunan karena terjadi proses penggabungan dari beberapa PS yang mendapat akreditasi A.

dan isu Efisiensi: (E.2). Sesuai Renstra UB (UB) tahun 2006-2011 dan arah kebijakan pengembangan pendidikan tinggi yang dicanangkan oleh Ditjen Dikti dan tertuang dalam Strategi Jangka Panjang Pendidikan Tinggi (HELTS) 2003-2010 maka UB terus berupaya berbenah diri. Dengan sumber daya yang ada UB berupaya untuk mengoptimalkan pembinaan dan pengembangan pendidikan tinggi yang mampu merangsang kinerja kolektif untuk meningkatkan mutu yang berkelanjutan berdasarkan evaluasi diri. SP4. UB telah berperan aktif dan berhasil memperoleh berbagai PHK yang ditawarkan oleh Ditjen Dikti. (I.2 dan 2. (E.1). Hal ini berguna untuk menjamin keberhasilan institusi memberikan best services.2). Rektor PR-I. agar menghasilkan lulusan yang mampu meningkatkan daya saing bangsa.1. Peningkatan Efektifitas Pusat dan Unit Jaminan Mutu. Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Dana pengembangan dapat berasal dari dana rutin maupun dana Program Hibah Kompetisi (PHK). A3. serta azas otonomi. Upaya ini terus ditingkatkan untuk mencapai standar minimum jumlah PS yang terakreditasi A sebesar 80% Untuk program studi pendi-dikan kedokteran dari Fakultas Kedokteran telah mendapat akre-ditasi internasional dari Pemerintah Malaysia. Pada saat ini. ICT grant. Melalui program SP4 tentang Fungsionalisasi Jaminan Mutu Pendidikan tahun 2006. UB sedang menyiapkan proposal lengkap PHK berbasis institusi tahun 2008. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 19 . PR-III. Sejalan dengan itu UB telah merencanakan perubahan status menjadi Badan Hukum Milik Negara pada sejak tahun 2005. Peningkatan Pemantauan dan evaluasi PBM yang Baku. Semi Que. sesuai visi dan misi yang ditetapkan serta mengembalikan kepercayaan dan peran UB sebagai entrepreneurial university dan center of excellence. Sistem telah dicoba sejak tahun 2006. TPSDP. maka kegiatan yang telah dilakukan meliputi tiga isu. Penetapan Baku Mutu Pemantauan aktivitas Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. I-MHERE sub component 2. PR-II. isu Sustainabilitas: (S) Standarisasi Pembinaan dan Pemantauan PHK. antara lain Due-like.1).itu PJM telah menyusun Manual Prosedur Pendampingan Pengusulan Akreditasi PS S-1. akses dan keadilan. dengan melaksanakan secara sungguh-sungguh mandat otonomi pengelolaan pendidikan dan mengupayakan peningkatan kesehatan organisasi penyelenggara pendidikannya. yaitu isu Internal Manajemen: (I. Senat UB Pusat Jaminan Mutu Fakultas Lembaga Biro Jurusan Pusat UPT Gambar 2.8. A2. ternyata semua terakreditasi A.8. Peningkatan Baku Mutu dan Kualifikasi Borang Akreditasi. Adapun peran fungsional PJM dalam struktur organisasi UB digambarkan dalam Gambar 2. Peran Fungsional PJM dalam struktur organisasi UB Dalam sistem penjaminan mutu dilakukan proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pendidikan secara konsisten serta berkelanjutan sehingga pengguna (stakeholders) memperoleh kepuasan. sejak saat itu 8 PS yang semula terakreditasi B dan mengusulkan perbaikan.

monevin PHK. c. Hal ini dimaksudkan untuk akselarasi pengembangan SPM dan mengakomodasi keragaman di 12 Fakultas/program di UB. Selanjutnya. Hal itu didukung oleh peningkatan kualifikasi anggota PJM tentang Sistem Penjaminan Mutu Akademik (SPMA).Prestasi Program SP4 tersebut terutama dirasakan terkait dengan keberhasilan fungsi PJM dalam seleksi internal dan pendampingan penyusunan proposal PHK.3) pembenahan sumberdaya perlu dilakukan untuk bisa melakukan fungsi penjaminan mutu secara komprehensif. Dengan berperannya GJM dan UJM di tingkat fakultas dan jururusan (Gambar L.2) diharapkan proses penjaminan mutu bisa berjalan seiring dengan dinamika unit kerja dari satuan terkecil. Untuk tugas PJM yang baru hingga 15 Januari 2008. tidak hanya di universitas namun juga di fakultas/lembaga dan jurusan. Dengan posisi dan fungsinya seperti pada struktur organisasi universitas (Gambar L. maka diperlukan percepatan pengembangan perangkat dan kelembagaan SPMA.5% untuk standarisasi 31 orang reviewer proposal PHK dan 21 orang untuk monevin. b.). 023A/SK/2006 tanggal 13 Pebruari 2006 tentang Pusat Jaminan Mutu (PJM) UB yang beranggotakan tujuh (7) orang dari lima (5) Fakultas telah diperkuat dengan memasukkan anggota baru. independen dan tidak menjabat secara struktural. Mengembangkan Sistem Penjaminan Mutu Akademik dan pelaksanaan auditnya. Hal ini dapat mempercepat peningkatan penguatan kapasitas dan kinerja PJM UB melalui konsep continuous quality improvement. Oleh karena itu. Meningkatkan pendampingan mutu usulan akreditasi Program Studi/Institusi melalui Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Internal (Monevin) Program Hibah Kompetisi (PHK) Sesuai dengan kapasitas. berdasarkan SK 010A/SK/2007 tanggal 15 Januari 2007 ditetapkan tim PJM yang baru beranggotakan 14 orang dengan kualifikasi doktor. SPM yang dikembangkan masih diprioritaskan pada bidang akademik untuk program S-1 dan belum menyentuh administrasi keuangan dan kepegawaian. Sejalan dengan dinamika kondisi dan kebutuhan UB. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 20 . yaitu sebagai berikut: a.1. menunjukkan komitmen untuk pengembangan mutu UB. pendampingan penyusunan borang akreditasi maupun dalam pengembangan sistem penjaminan mutu akademik. sharing good practices. serta peningkatan kepercayaan Ditjen Dikti pada implementasi PHK dan BAN PT yang ditandai oleh meningkatnya jumlah program studi yang terakreditasi A dari 9 PS pada akhir tahun 2005 menjadi 19 PS pada akhir tahun 2007. PJM telah menggunakan dana Monev PHK 2. kebutuhan internal dan tuntutan eksternal. PJM bekerjasama dengan Tim Koordinasi PHK dalam kegiatan Monevin PHK (Gambar L. maka SK Rektor UB No.

IOM maupun SPFP harus semakin kecil.81 83.60%.98 Dari tabel 3. tersebut terlihat bahwa rata-rata pertumbuhan total pendanaan dari tahun 2003 hingga 2008 adalah 26.05 126.45 77.93 361. Sehubungan dengan itu. TPSDP. Pertumbuhan total pendanaan UB dari tahun 2003 hingga 2008 disajikan dalam Gambar 3. dan SPFP). Kemampuan ini bukan hanya sekedar menunjukkan peningkatan indikator kesehatan finansial namun juga menunjukkan suatu perkembangan kualitas secara menyeluruh. berbagai macam usaha telah dilakukan dalam meningkatkan sumber pendanaan selain dari sumber-sumber dana yang ada.1. Proporsi PNBP dan APBN dapat dilihat dalam Gambar 3. Meskipun demikian. UB saat ini telah Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 21 .72 257.92%.96 70.86 2007 235. INHERENT.60 166. Pertumbuhan Total Pendapatan Tahun 2003-2008 UB (angka 1 = 2003 dan 6 = 2008) dalam Milyar Rupiah Porsi PNBP atas total pendanaan juga menunjukkan trend meningkat dari tahun 2003 ke tahun 2004 mencapai 122. Demikian juga dengan ketergantungan terhadap dana APBN melalui DIP dan DIK. dan lainnya.05 2005 105. seperti A3.1.1.1. Tabel 3. I-MHERE. PRE E K MBANG P ND A AN200 AN E AP T 3-20 08 160 PNBP-Akadem ik 120 PNBP-Non Akadem ik APBN n d h a l m u J 80 40 0 0 1 2 3 4 5 6 7 Gambar 3. Oleh karena itu. baik dari SPP. SPP. PNBP APBN Total Pendapatan Jumlah total pendapatan UB 2003 – 2008 dalam milyar rupiah Sumber 2003 71.59 142. sedangkan sampai dengan tahun 2007 meningkat sebesar 322. UB telah menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan pendanaan dari dana hibah kompetisi.BAB III EVALUASI KINERJA MANAJEMEN PERGURUAN TINGGI Keuangan Sumber pendanaan utama UB adalah dari APBN (DIP dan DIK) dan PNBP yang utamanya berasal dari sumbangan pendidikan mahasiswa (IOM.1.8% dari total PNBP. Diakui bahwa UB belum mampu memobilisasi dana secara optimal dari profit center-profit center yang ada meskipun sebenarnya potensi yang ada cukup besar.60 2006 156. Ke depan UB sadar bahwa porsi pendanaan dari mahasiswa.55 2004 88. Jumlah perkembangan total pendanaan UB untuk kurun waktu 2003–2008 dapat dilihat pada tabel 3.15 101.79 189. Hal ini tentunya menunjukkan potensi UB dalam penggalangan dana masyarakat meskipun porsi PNBP-Akademik (yang dipungut dari mahasiswa) rata-rata masih 60.2.7% per tahun.

mengidentifikasi berbagai macam sumber yang bisa digali melalui inkubator bisnis. Realisasi belanja untuk 5 tahun terakhir dapat dilihat pada Gambar 3. dengan proporsi belanja modal mengalami kenaikan signifikan pada tahun 2006-2008 yang dapat dilihat sebagai suatu kemampuan ekspansif dari UB dalam peningkatan mutu sarana dan prasarana. UB dengan statusnya sebagai PTN masih menggunakan sistem akuntansi negara yang utamanya berbasis kas. UB telah bertekad untuk semakin memperkecil ketergantungan terhadap dana negara melalui APBN dan dana mahasiswa. 2008 Saat ini UB sedang menggodok berbagai macam program dan kegiatan melalui inkubator bisnis.3.2. Pertumbuhan Realisasi Belanja Tahun 2003-2008 Hal krusial lain yang akan menjadi isu dalam bidang keuangan adalah sistem pengelolaan keuangan. Program ini tentunya perlu terus digalakkan oleh UB sebab untuk menjadikan UB sebagai perguruan tinggi yang berstandar internasional memerlukan pendanaan yang besar baik untuk belanja modal maupun belanja operasional. Berbagai target kinerja hanya dapat tercapai apabila dana tersedia untuk membiayai program yang direncanakan. Gambar 3. Namun.d. Proporsi Sumber Dana UB Tahun 2003 s. porsi terbesar adalah digunakan untuk pendidikan (40%). UB telah memiliki Manual Prosedur (MP) anggaran dan keuangan. Dilihat dari penggunaan anggaran PNBP di tahun 2007. Saat ini UB telah rutin membuat Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 22 . dan investasi. kualitas layanan akan semakin meningkat dan diharapkan akan berdampak langsung pada mutu kegiatan tri dharma. Ke depan. dan 38% digunakan untuk penyediaan sarana. Gambar 3. penelitian menyerap anggaran sebesar 12%. maka existing system yang berlaku di UB mempunyai banyak kelemahan anata lain dana PNBP harus disetor ke kas negara. serta berbagai bisnis lain yang bersifat non-akademik. Karena itulah. Sementara itu. prasarana. Dari tabel nampak adanya pertumbuhan yang konsisten dari waktu ke waktu.3. 10% digunakan untuk pengabdian masyarakat.

tanggal 24-26 September 2007 dengan surat tugas No. Saat ini melalui proyek I-MHERE (Indonesia Managing Higher Education for Relevance and Efficiency) UB sedang melakukan reformasi sistem keuangan menuju sistem yang lebih transparan dan akuntabel sesuai dengan Prinsip-prinsip Akuntansi Berterima Umum (PABU). 080/O/2000 tentang Organisasi dan Tata Kerja Depdiknas Inspektorat Jenderal dan berdasar surat tugas Inspektorat No. 23/ST/V. kedua sistem tersebut masih terdapat perbedaan laporan.11/OK/2006 tentang Tindak Lanjut Temuan Itjen Depdiknas. Meskipun demikian. misalnya disclosure laporan keuangan yang kurang mencukupi dan ketepatan waktu laporan yang dihasilkan. 1008/J10/KU/2007 tanggal 5 April 2007. Selain itu. Tindak lanjut ini dilakukan dalam rangka mewujudkan akuntabilitas dalam pendanaan Pada tahun 2006. tentang Tindak Lanjut Temuan Itjen Depdiknas.163/W/Itjen/VIII/2007 tanggal 23 Agustus 2007. Hasil temuan audit tersebut telah ditindak lanjuti berdasarkan surat Rektor No. tentang Tindak Lanjut Temuan Tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. 73/W/Itjen/X/2006 tanggal 17 Oktober 2006. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 23 . Sejalan dengan itu. dengan surat tugas No. Berdasarkan pada berita acara IRJEN yang dibuat di Makassar pada tanggal 22-24 Nopember 2007. perubahan UB menjadi BLU betul-betul diharapkan akan dapat menciptakan sistem pengelolaan yang lebih responsif terhadap perubahan. Pemeriksaan audit keuangan pada tahun 2007 dilakukan melalui keuangan di UB oleh Badan Pemeriksa Keuangan Negara (BPK) berdasarkan Undang-undang No. 1202/J10. UB mendapatkan pujian sangat baik dari Itjen Dikti berkaitan dengan temuan audit BPK tahun 2000-2002. Namun. Hasil temuan audit tersebut telah ditindak lanjuti berdasarkan surat Rektor/KaBAUK No.2/01/2007 tanggal 15 Januari 2007. perbaikan ini akan kurang berarti bila pengelolaan keuangan masih menggunakan sistem UB sebagai PTN.neraca dan laporan aktivitas melalui SAI (Sistem Akuntansi Instansi) dan SABMN (Sistem Akuntansi Barang Milik Negara). Oleh karena itu. maka kemampuan sumber daya manusia di bagian keuangan akan terus ditingkatkan. Audit keuangan juga dilakukan melalui monitoring dan evaluasi. Tertib adminitrasi keuangan yang berjalan ini terus dijaga dengan berbagai langkah antisipasi. perbaikan sistem akan menjadi salah satu prioritas UB sehingga status BLU menjadi pilihan. Di samping audit keuangan sebagaimana dikemukakan di atas. 21/M/Itjen/II/2007 tanggal 13 Pebruari 2007. dilaksanakan berdasarkan PABU sehingga akuntabilitas dan transparansi dapat terwujud. Diharapkan sistem ini dapat diterapkan di tahun 2009. Berdasarkan Keputusan Mendiknas No. Oleh karena itu. Auditor telah mengadakan pemeriksaan mulai 15 Januari 2007 sampai kurun waktu hampir satu bulan. BPK memberi tugas kepada para auditor BPK untuk melakukan Pemeriksaan di UB berdasarkan Surat Tugas No.220/P/Itjen/IX/2005 pada tanggal 12 September 2005 di UB telah dilaksanakan audit keuangan oleh Itjen Depdiknas. sistem yang ada masih dirasa kurang dalam hal assurance.XIII. Hasil pemeriksaan Itjen tertuang dalam berita acara pemeriksaan dan pemeriksaan pembukuan yang telah dilaksanakan oleh tim Auditor Itjen Depdiknas. pemeriksaan keuangan juga dilakukan oleh Biro Keuangan Depdiknas. Pada tahun 2007. tanggal 12 Maret s/d 1 April 2007. audit keuangan dilakukan oleh pengawas dari Itjen Depdiknas secara komprehensif mulai tanggal 2-21 Nopember 2006 ke seluruh unit kerja dan fakultas-fakultas di lingkungan UB berdasarkan surat tugas No. Tim Auditor Itjen telah mengadakan monitoring dan evaluasi tentang Tindak Lanjut Hasil Pengawasan dan Pemeriksaan yang dilakukan Itjen Depdiknas di tahun sebelumnya. bahwa semua temuan BPK telah selesai ditindaklanjuti oleh UB. 46079/ST/A303/KU/2007 tanggal 14 September 2007 untuk Monitoring dan Evaluasi Penerimaan dan Penggunaan PNBP Triwulan II dan III tahun 2007.15 tahun 2006. Audit keuangan oleh Auditor Itjen Depdiknas tahun 2007 di UB telah dilaksanakan pada tanggal 4 s/d 18 September 2007 dengan surat tugas No. Tindak lanjut temuan ini dilakukan untuk menjamin pertanggungjawaban secara administratif maupun secara finansial.1008/J10/KU/2007 tanggal 5 April 2007. Seluruh temuan BPK yang disepakati oleh pihak UB telah ditindak lanjuti UB berdasar surat Rektor No.

prasarana dan investasi.Berdasarkan keputusan Mendiknas No. Dalam implementasi kebijakan keuangan telah disusun penerapan Manual Prosedur (MP) yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya keuangan serta penjelasan hak dan tanggung jawab masing-masing pengguna dan pengelola. 22% belanja modal dan sisanya belanja sosial (beasiswa). Dilihat dari perkembangannya yang semakin besar dan tumbuh sekitar 26. Solusi sistem terus dikembangkan melalui project I-MHERE institusi dan diharapkan akan dapat diimplementasikan pada tahun 2009. Kesadaran sebagai suatu institusi akademik membawa pada pengalokasian anggaran UB yang semakin difokuskan untuk kegiatan akademik dan pengembangannya. Proporsi sumber pendanaan dari APBN dari waktu ke waktu semakin menurun dan pada saat ini dalam kisaran 33% dibandingkan tahun 2003 sebesar 49. b. Realisasi Pengembalian Pendapatan. Dalam proses penentuan biaya pendidikan mekanisme sosialisasi dan umpan balik dilakukan dengan prinsip transparansi dan keadilan. 21 tahun 2007 UB termasuk pada unit wilayah Akuntansi Jawa Timur dimana pada setiap bulan membuat Laporan Keuangan pada wilayah (Jatim) di Unair Surabaya dan diteruskan pada tingkat pusat (Depdiknas). Dari keseluruhan belanja yang dilakukan sebagian besar (41%) dipergunakan untuk belanja pegawai. Hal ini menunjukkan suatu pertumbuhan yang positif dan menjadi aspek kekuatan finansial dan modal menuju otonomi BHPMN maupun otonomi pengelolaan keuangan dalam bentuk BLU. c. Jumlah dana yang terus bertambah menuntut pengelolaan yang semakin efektif dan efisien. Realisasi Anggaran Pengembalian. Sebelum tanggal 10 setiap bulan UB diwajibkan Rekonsiliasi dengan KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) setempat dengan melaporkan penggunaan dana yang telah dipergunakan pada saat itu yang berupa: a. Sumber pendanaan universitas berasal dari APBN dan PNBP. Pada saat ini pengelolaan sistem keuangan masih menggunakan sistem yang bersifat semi manual. Langkah-langkah peningkatan kualitas pengelolaan juga dilakukan dengan peningkatan kompetensi pejabat dan pengelola keuangan. Neraca dan laporan keuangan dihasilkan dengan menggunakan sistem SAI dan SABMN. dengan penetapan biaya pendidikan secara proporsional UB menuju suatu pola pembiayaan masyarakat yang berkeadilan yang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 24 . Pada sisi lain pertumbuhan ini juga semakin menguatkan tuntutan dalam hal akuntabilitas dan transparansi pengelolaan anggaran. Proporsi ini menunjukkan kepedulian yang tinggi untuk pengalokasian anggaran pada kegiatan akademik. Dari aspek kebijakan pengelolaan keuangan ini beberapa aspek yang dipandang masih perlu dioptimalkan adalah terkait dengan transparansi dan akuntabilitas operasional. Terkait dengan hal ini maka pertanggung-jawaban dan kehatihatian dalam pengelolaan telah diterapkan sehingga tidak menimbulkan permasalahan. Realisasi Anggaran Pendapatan. Pencatatan transaksi keuangan dari masing-masing unit masih belum terintegrasi menjadi satu.4 Triliun pada tahun 2008 dari sebesar 142 Milyar pada tahun 2003. Pada saat ini penggunaan dana PNBP dialokasikan untuk pendidikan sebesar 40% dengan porsi 12% penelitian dan 10% pengabdian dan sisanya untuk sarana. 32% belanja barang. dalam struktur organisasi UB yang dikembangkan posisi dan peran Satuan Pengendalian Internal (SPI) dan Monev semakin diperkuat. d. Realisasi Anggaran Belanja. di luar audit sesuai perundangan yang ada.5% dari total pendapatan UB. pada setiap bulan.7% per tahun dengan nilai total pendapatan terestimasi mendekati 0. Pada saat ini. Hal ini dapat menjadi kendala dalam hal pengeolaan keuangan dan dalam hal pengambilan keputusan manajemen yang berkaitan dengan manajemen keuangan. Dengan demikian. Ini juga menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masayarakat dan semakin meningkatnya kualitas UB. Sumber pendanaan dari PNBP porsi akademik (berasal dari biaya pendidikan mahasiswa) masih menempati porsi yang paling besar sebagai sumber pendapatan diikuti dengan PNBP non akademik.

minimal S2 (77.030 25.09 28. Pada sisi lain dorongan yang tinggi dari pimpinan untuk melanjutkan studi S3 nampak mulai memberikan hasil pada tahun 2007 dan 2008.). Perkembangan institusi pendidikan lain bisa menjadi potensi ancaman yang apabila tidak disikapi dengan peningkatan mutu yang memadai akan berubah menjadi ancaman nyata. namun UB harus terus meningkatkan kualitasnya.3 dan Tabel L.47 2 1. Rasio Jumlah Mahasiswa/Dosen Uraian Jumlah Mahasiswa Diploma Jumlah Mahasiswa S-1 Jumlah Mahasiswa Pascasarjana Jumlah Mahasiswa Keseluruhan Jumlah Dosen Rasio Jumlah Mahasiswa S-1 / Dosen 2004 2003/ / 2004 2005 3.461 1.3. Pertanggung jawaban pemanfaatan di antaranya terwujud dengan pemanfaatan secara langsung anggaran yang ada dalam pengembangan mutu pendidikan dan peneltian serta pengabdian masyarakat.12.55 8 6 1. dan mengembalikan bisnis utama pada kegiatan pendidikan S1 dan pasca sarjana. pengabdian dan pendidikan.892 2. Dosen yang menyandang gelar S2 (53.80 7 1.687 27.419 17 2008/ 2009 1. Sumber Daya Manusia (SDM) Dalam lima tahun terakhir rasio dosen dengan mahasiswa (S1) dalam proses belajar mengajar (PBM) adalah di bawah 1:20 (Tabel 3.915 1.memungkinkan terbentuknya subsidi silang secara langsung di antara peserta didik melalui pembiayaan pendidikan.86%). Upaya mengantisipasi perkembangan ke depan dalam hal penggalangan dana dilakukan dengan melakukan pembentukan unit-unit bisnis dan pemberdayaan produktivitas penelitian. Hal ini disebabkan juga dengan semakin kompetitifnya peroleh dana-dana ini.).434 17 16 2007 / 2008 1.88%) dan S3 (24.251 22.324 872 27.424 18 25 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi .877 2.931 9 1. Jumlah mahasiswa S1 dapat ditingkatkan dengan catatan mahasiswa diploma mengalami phasing out. Proporsi dosen bergelar S3 yang relatif masih rendah ini akan berubah secara drastis dengan banyaknya staf yang saat ini sedang menempuh program S3 baik di dalam maupun di luar negeri.884 28.38 23.34 7 8 1. Pengembangan unit-unit bisnis masih tetap mengacu dengan kerangka peraturan yang ada sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum tanpa harus meninggalkan ciri utama UB sebagai institusi pendidikan.4.15 28. Tabel 3. Komposisi ini perlu dijaga dengan memperhatikan pertumbuhan mahasiswa. Hal ini menunjukkan semakin kuatnya potensi UB dalam menuju pengelolaan institusi yang semakin sehat dan berkualitas. Kebijakan rekruitmen yang mensyaratkan penerimaan dosen minimal dengan jenjang S2 merupakan satu langkah maju dalam pola rekruitmen.95 22.735 3.274 28. Rasio ini merupakan rasio ideal yang ditetapkan oleh Ditjen Dikti. Perkembangan penerimaan anggaran melalui hibah-hibah kompetisi yang diselenggarakan oleh Ditjen Dikti. Secara total rasio mahasiswa/dosen semakin membaik dengan bertambahnya jumlah staf.581 4 1.271 19 18 Ratio 2005 2006 / / 2006 2007 2. melalui dana penelitian dan melalui bentuk kerjasama lain menunjukkan trend positif. Meskipun hal ini merupakan salah satu aspek positif UB.978 23. Pembentukan Pusat Inkubator Bisnis dan Layanan Masyarakat diharapkan dapat memberikan peningkatan peran UB di masyarakat dan sekaligus sebagai media peningkatan sumber pendapatan UB.224 1. Upaya perbaikan terus perlu dilakukan secara cermat dalam penentuan besaran masing-masing sehingga akan mekanisme ini akan menjadi keunggulan UB dan sekaligus juga meningkatkan keterlibatan masyarakat secara aktif dalam operasional UB.398 1.02%) di antaranya merupakan alumni luar negeri sedang sisanya berasal dari perguruan tinggi ternama di dalam negeri (Gambar 3.508 23.

maka pada saat ini dosen tersebut mendapat kesempatan luas untuk tugas belajar. kebijakan peningkatan kompetensi melalui pelatihan menjadi salah satu investasi penting UB untuk menunjang ketersediaan SDM yang profesional. pertama beban kerja dosen tidak menyebar dengan baik meskipun perkembangan jumlah dosen relatif stabil. Persepsi dosen ini merupakan suatu aspek positif untuk terus mendorong kemajuan relevansi pelayanan akademik. pelatihan. Mereka yang mempunyai beban lebih dari 12 sks hanya 10% sampai 15%. Langkah perbaikan manajemen melalui kegiatan IMHERE institusi diharapkan dapat memberi kontribusi positif untuk peningkatan AEE.6. pelatihan dan sandwich program dari Dikti maupun UB. Pra kondisi ini sangat dibutuhkan untuk mencapai target manajerial dan akademik selama masa transisional.42% (angka ideal adalah 25%). Dosen yang mendapatkan beban kerja berlebihan didominasi oleh dosen yunior (asisten ahli) dengan 24% di antara mereka mendapatkan beban lebih dari 12 sks.4–L. pelaksanaan tri dharma bermutu dan relevansi pelayanan sarana-prasarana. karena angka AEE belum mencapai optimum.Rasio Jumlah Mahasiswa Diploma & S1/Dosen Rasio Jumlah Mahasiswa Keseluruhan/ Dosen 1600 1400 1200 1000 800 600 400 200 0 22 23 21 22 19 20 18 20 18 19 19 20 27 0 27 5 29 5 24 6 32 4 79 9 77 3 73 6 89 0 77 6 S-3 S-2 S-1 25 6 2004 44 0 2005 44 1 2006 36 4 2007 35 1 2008 Gambar 3. Tindak lanjut perbaikan yang telah dilakukan adalah pemetaan standar kompetensi SDM sesuai tupoksi. berdasarkan pendidikan. sistem manajemen belum cukup efektif dalam melakukan fungsinya untuk mendorong tercapainya AEE yang baik.4. Jumlah dosen yang mempunyai beban kerja kurang 12 sks per semester mencapai 56% (27% dari sampel mempunyai beban berkisar 6-9 sks. Peningkatan kapasitas SDM bidang akademik dan non akademik telah dirancang dan diujicobakan melalui program I-MHERE serta menjadi konsep kebijakan tentang pengembangan SDM (Gambar L. Selain itu.). dosen yunior yang semula kurang mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuannya. mendapatkan beban lebih sedikit (Gambar L. pengalaman. Pada proses belajar mengajar yang dilaksanakan di S-1 angka AEE yang dicapai adalah 17. Sementara itu. motivasi dan kinerja. 25% berkisar 2-6 sks dan 4 % kurang 2 sks). Selanjutnya. Di sisi lain dosen senior (lektor kepala dan profesor) yang mempunyai tanggung jawab dan kompetensi lebih. Upaya-upaya positif Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 26 . Perkembangan Jumlah Dosen Berdasarkan Gelar Akademik Sayangnya peningkatan pendidikan dosen melalui pendidikan pascasarjana belum memberikan dampak pada peningkatan efisiensi proses belajar mengajar. Hal ini disebabkan beberapa faktor. hasil survai juga menunjukkan kecenderungan positif dalam perencanaan pendidikan pegawai. Hasil analisis menunjukkan bahwa dosen senior tersebut mendapat tugas negara dan membantu masyarakat dalam pembangunan.7).

dalam peningkatan kompetensi ini diapresiasi oleh staff yang memandang adanya kesesuaian antara pelatihan dan kompetensi yang dimiliki (Gambar L. Prestasi dosen ini berdampak pada peningkatan suasana akademik dan mendorong prestasi penalaran mahasiswa. hasil tracer study terakhir menunjukkan mayoritas lulusan (88%) menerima gaji pertama lebih dari 1. Hal ini juga seiring dengan peningkatan IPK lulusan. Di samping itu.5 juta rupiah (Tabel L. Produktivitas penelitian. dalam kurun waktu 2005-2007. sayangnya masih ada penandatanganan MOU yang belum ditindak-lanjuti.). Terlepas dari rata-rata lama studi yang lebih lama dari seharusnya (4. kontrak kerja. Untuk itu. sejauh mana konstribusinya Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 27 .. dan bekerjasama untuk melaksanakan kegiatan pendidikan bersama (double degree dan linkage program) dan pertemuan ilmiah internasional. Dengan banyaknya dosen yang saat ini sedang dan akan menempuh pendidikan (S3) di LN. namun hasil penelitian masih kurang dimanfaatkan untuk pengkayaan bahan ajar dan pembangunan masyarakat.17. sebanyak 993 penelitian telah dilakukan oleh dosen UB. Peningkatan jumlah dosen yang mendapatkan gelar dari luar negeri mulai dirasakan sejak periode 1981-1985. Tabel L. Di masa lalu. Hal ini menunjukkan peningkatan daya saing dan penghargaan dari masyarakat pengguna lulusan terhadap alumni UB. lemahnya tindak lanjut ini terkait dengan lemahnya SDM di beberapa jurusan dan fakultas serta aspek kapasitas perencanaan. Namun. Demikian pula dengan hasil penelitian yang telah dipublikasikan dan dipatenkan. maka Renstra 2006-2011 dan Program Kerja Rektor 2007-2011 telah memprioritaskan program internasionalisasi dan mengangkat staf ahli bidang bidang kerjasama.8. Meskipun hasil-hasil penelitian sangat banyak. Penelitian tersebut didanai baik oleh universitas. maka jumlah dosen S3 lulusan LN diperkirakan akan meningkat tajam pada tahun 2011-2012. Dari hasil tracer study beberapa tahun terlihat adanya perubahan signifikan pada gaji pertama yang diterima oleh lulusan. hasil tracer study menunjukkan perkembangan kompetensi lulusan yang semakin meningkat. Puncak dosen yang kembali dari belajar dari luar negeri pada sekitar tahun 1991-1995. Selain terjadi peningkatan karya ilmiah yang telah dipatenkan.).9. Persentase dosen yang bergelar S-2 dan S-3 alumni luar negeri saat ini masih 14%.8. Indikasi ini menunjukkan bahwa pengembangan SDM sangat tergantung pada sumbangan luar negeri. non degree training. paten maupun pengabdian kepada masyarakat dari dosen sangat baik. karena sebagian besar mereka belajar ke luar negeri karena mendapat beasiswa dari lembaga donor di luar negeri. Jika pada 4 tahun yang lalu kebanyakan lulusan mendapatkan gaji kurang dari 1 juta rupiah. yang dilanjutkan dengan kunjungan-kunjungan pendek. Dari analisa keadaan ini menunjukkan bahwa faktor alumnus luar negeri ini dianggap faktor penting untuk meningkatkan kerjasama luar negeri di UB. Universitas senantiasa tetap melanjutkan beberapa usaha untuk meningkatkan kerjasama internasional melalui kunjungan kerjasama ke beberapa negara oleh pimpinan UB. dana hibah kompetisi maupun dana luar negeri dengan melibatkan 965 orang dosen. Hal ini menjadi prakondisi pada masa transisi untuk mencapai standar internasional dengan menyelesaikan masalah tersebut. Untuk itu penguatan aspek leadership di semua lini pengambilan keputusan dan tingkat koordinasi telah ditingkatkan.13. dalam kurun waktu yang sama 1609 dosen terlibat dalam pengabdian kepada masyarakat. Hal lain yang sangat penting adalah mendorong dosen agar mengubah mindset jangka pendek untuk pengembangan institusi (project base approach) ke arah mindset menyeluruh dan jangka panjang (out come base approach). Salah satu faktor pendukung adalah peningkatan kapasitas akademik dari dosen yang merata di seluruh fakultas yang ada (Tabel L.). setelah periode ini terjadi penurunan lulusan yang berasal dari luar negeri dan pada saat yang bersamaan juga terjadi penurunan kerjasama dengan lembaga-lembaga internasional. sampai dengan Tabel L. Perlu dicatat bahwa kenaikan UMR selama 4 tahun tidak signifikan.6 tahun). Informasi ini menunjukkan bahwa kemampuan sivitas akademika di UB sangat baik. Staf ahli tersebut membawahi lima staf untuk mendorong program khusus kerjasama luar negeri. Salah satu dampak banyaknya staf yang belajar di luar negeri adalah UB mulai melakukan kerjasama-kerjasama dengan lembaga-lembaga internasional.

02 % (Tabel L. karena hanya membatasi tulisan di majalah hanya dua tulisan yang diakui (ketentuan DIKTI). Akan tetapi. Sistem kenaikan pangkat di lingkungan UB mengikuti sistem nasional sebagai tenaga pengajar di lingkungan Ditjen Dikti. adanya persyaratan kenaikan pangkat yang cenderung tidak menghargai prestasi. Promosi kenaikan pangkat dan jabatan fungsional seharusnya bisa dilakukan paling tidak setiap 4 tahun sekali.dalam membangun citra dan revenue generation bagi UB? Evaluasi dan penanganan secara khusus untuk hal ini sangat dibutuhkan di masa yang akan datang. sehingga memungkinkan beberapa karya publikasi terbit pada tahun yang sama.5. Peningkatan profesionalisme sumberdaya kurang bisa dilaksanakan dengan baik melalui sistem semacam ini. tercipta keadaan yang tidak fair. Universitas sebenarnya hanya membantu mempromosikan mereka untuk naik pangkat. bahwa muatan dari ketentuan pembagian tugas menciptakan iklim akademik yang kurang kondusif. Selain itu pengakuan terhadap karya dosen ketika sedang tugas belajar pun mestinya perlu dipertimbangkan mengingat pada jenjang pendidikan doktor kegiatan utamanya adalah penelitian. masih sekitar 46% persen dosen dapat di promosikan kenaikan pangkatnya lebih dari 4 tahun (Gambar L. bukan karena pertimbangan profesional. dengan argumentasi bahwa proses publikasi di jurnal internasional bisa memakan waktu yang lama dan tidak bisa diperkirakan secara tepat periode penerbitannya. Pada sisi lain dengan dorongan dan strategi pengembangan akademik yang tepat maka diperkirakan jumlah guru besar akan naik secara signifikan pada beberapa tahun kedepan.5) yang cukup tinggi dan jumlah dosen bergelar S3 sejumlah 24. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 28 . Namun.15). Organisasi UB yang baru terkait dengan pengembangan Pusat Inkubator Bisnis. Peraturan Pemerintah menyebutkan tentang syarat-syarat. prosedur pengajuan dan jenjang kedudukan fungsional bagi staf-staf akademik. akibatnya universitas tidak punya kewenangan sendiri untuk melakukan perencanaan pengembangan sistem SDM sendiri secara otonom. Akibatnya. adalah jawaban untuk menyelesaikan problematika ini. hal ini tidak diikuti dengan peraturan pelaksana yang tegas tentang penjabaran tugas bagi semua jenjang fungsional secara rinci. Perkembangan jumlah dosen berdasar mendorong semangat berkarya di jabatan fungsional bidang akademik. Upaya sistimatis dari universitas perlu dilakukan untuk mendorong tercapainya komposisi guru besar yang memadai. Hal ini misalnya. sehingga jenjang kedudukan fungsional yang lebih tinggi seperti Guru Besar diberi beban kerja lebih sedikit daripada staf akademik yang jenjang kedudukan fungsional-nya lebih rendah. yaitu didasari oleh kemampuan mereka untuk mengumpulkan satuan kredit kenaikan pangkat tertentu dengan dasar kegiatan yang disebut Tridharma Perguruan Tinggi dan kegiatan penunjang. Universitas hanya mendukung dan memfasilitasi mereka untuk dilanjutkan ke BAKN. sementara ada dosen yang karya ilmiahnya dapat mencapai lebih dari itu di jurnal internasional. Kenaikan pangkat hanya didasari sekedar memenuhi sarat administratif kenaikan pangkat.9). Sebagai PTN saat ini UB mengikuti ketentuan kepegawaian negara sehingga prosedur pengajuan kenaikan jenjang fungsional bagi staf sering terasa kaku dan kurang Gambar 3. Keadaan yang demikian ini menunjukkan. Dilihat dari proporsi jumlah Lektor Kepala (Gambar 3. diperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah guru besar yang cukup signifikan pada 2-4 tahun ke depan. Universitas juga perlu memberikan dukungan bagi karya-karya bermutu untuk dapat diakui untuk kenaikan pangkat.

6). keadaan ini sangat berbeda dangan tenaga honorer. Tenaga akademik yang relatif muda (di bawah 35 tahun) sekitar 26 % dari keseluruhan tenaga (Tabel L.16. beberapa tahun belakangan ini UB mendapatkan tambahan dosen yang cukup signifikan.6.Gambar L.20). Dosen umumnya mendukung desentralisasi manajerial sebagai bagian dari implementasi paradigma baru perguruan tinggi. Seharusnya universitas menambah tenaga pustakawan. pustakawan). mereka sebenarnya diperlakukan kurang adil dalam promosi karirnya. Promosi karir tenaga tetap non akademis (PNS) juga relatif baik dibandingkan tenaga honorer. Sebagian besar tenaga tetap non akademik terkonsentrasi di kantor Pusat (Tabel L. Kebijakan “zero growth” untuk penerimaan pegawai negeri baru oleh pemerintah juga memberikan dampak pada sistem regenerasi pada tenaga non akademis (administrasi. membawa dampak perubahan sosial perekonomian Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 29 . sedangkan universitas hanya membantu pelaksanaan test pegawai negeri. Dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa berikut segala aktivitas perekonomian mereka. Akibatnya UB membuat kebijakan untuk menerima tenaga honorer untuk menunjang kegiatan-kegiatan akademik maupun non akademik. sehingga perencanaan pengembangan sumberdaya di lingkungan ini hanya menunggu kesempatan yang diberikan oleh Ditjen Dikti. Namun.19). dan sebagian besar tenaga menyebar di tenaga administratif sedangkan tenaga teknisi dan pustakawan kurang memadai (Gambar 3. maka pola penyebaran tenaga non akademik juga mempunyai pola yang kurang benar. mereka rata-rata dapat dipromosikan kenaikan pangkatnya sekitar 89% kurang dari 4 tahun. pada awalnya termasuk pada wilayah barat dari Kota Malang.12). perkembangan kota yang semakin melebar mengubah posisi kampus yang semula pada daerah pinggiran kota menjadi daerah yang termasuk dalam wilayah tengah kota. teknisi. Berdasarkan sebaran rentang usia dapat diperkirakan bahwa UB akan tetap mampu menjaga kualitasnya secara berkesinambungan. maupun rektorat yang seharusnya dikerjakan tenaga non akademik terpaksa harus dikerjakan tenaga akademik. Padahal pada umumnya tenaga honorer mempunyai penampilan kerja yang cukup baik. Tenaga tetap non akademik yang berada di kantor pusat sekitar 38% sedangkan sekitar 4 s.11-L. dekanat. Apabila universitas mempunyai komitmen untuk mengembangkan universitas ini menjadi research university. Sebagian besar diantara mereka setuju (69% . Hal ini nampaknya dipandang sebagai suatu solusi atas beberapa aspek kekurangpuasan dari staf (Gambar L. Tenaga honorer menerima gaji lebih rendah dibanding PNS dan menggunakan anggaran universitas untuk membiayai mereka.10) bahwa otonomi kampus merupakan bagian dari pemecahan masalah untuk pelaksanaan “good governance” untuk meningkatkan pencapaian kualitas akademik dari lembaga pendidikan tinggi.Kebijakan zero growth untuk penerimaan sumberdaya manusia akan menyebabkan pola penyebaran umur tenaga akademik tidak ideal. Sebagian besar tenaga Gambar 3. 11% pada setiap fakultas. sehingga banyak pekerjaan di mulai tingkat jurusan. Proporsi Jumlah tenaga administratif merupakan lulusan SMA hanya sedikit kependidikan di UB yang lulusan S2 (Tabel L. Fasilitas UB yang berlokasi di Jalan Veteran Kota Malang. teknisi dan laboran.). tetapi pada kenyataannya penerimaan tenaga baru justru pada tenaga administratif. Sebagian besar mereka bekerja di bawah standar kerja pegawai negeri apalagi dibandingkan dengan tuntutan standar profesionalisme. Selama ini perekrutan tenaga akademik berdasarkan alokasi anggaran dari Ditjen Dikti. Namun demikian.d. Sebagian besar pegawai tetap (Pegawai Negeri Sipil) berumur lebih dari 40 tahun.

Kelemahan dalam pada aspek ketersediaan sistem informasi sarana dan prasarana yang memadai diselesaikan melalui project I-MHERE yang sedang berjalan.masyarakat di sekitar kampus. Namun demikian potensi ancaman atas ketercukupan lahan untuk kegiatan universitas mulai nampak dengan semakin berkembangnya kebutuhan universitas. Lahan seluas 34 ha merupakan lahan laboratorium dan lahan percobaan di Propinsi Jawa Timur di luar Kota Malang. sedangkan sisanya terletak di Propinsi Lampung merupakan lahan percobaan pertanian. Pengelolaan manajemen yang transparan dan akuntabel juga memerlukan dukungan pengelolaan data dan informasi yang akurat dan terpercaya. berdampak pula dengan bertumbuh kembangnya lembaga-lembaga pendidikan tinggi lain di Kota Malang. Proses manajemen yang telah berjalan bahkan memunculkan kendala dengan berkurangnya lahan yang dimiliki. Namun demikian. Tidak dapat dipungkiri bahwa UB memegang peran cukup dominan dalam mendukung perkembangan Kota Malang menjadi salah satu kota tujuan pendidikan. Hal ini menjadikan kampus utama universitas sebagai salah satu aspek prasarana fisik yang pendukung kelayakan finansial. di mana pertumbuhan nilai aset dari lahan utama kampus berikut prasarananya tidak terlepas dari pertumbuhan universitas serta dampaknya pada pertumbuhan perekonomian masyarakat di sekitar kampus serta Kota Malang secara keseluruhan. Mekanisme pengawasan dan proses audit rutin perlu dipersiapkan untuk dapat menjaga aset-aset yang dimiliki.22. Secara psikologis maupun dari aspek praktis pada kenyataannya banyak lembaga tinggi yang didirikan di sekitar lahan kampus universitas.23) telah terjadi pengurangan aset luas tanah universitas akibat pengalihan hak kepemilikan rumah/tanah dinas menjadi milik pribadi beberapa staf dosen yang menempatinya. Hal ini secara tidak langsung juga menunjukkan kekurangan manajemen dan pengelolaan aset universitas. ternyata potensi tersebut sampai saat ini masih belum optimal termanfaatkan untuk mendapatkan nilai tambah.813. Upaya konsolidasi data serta penyimpanan dan pengelolaan dengan sistem data yang berintegritas tinggi. luasan dan pengaturan lahan yang dimiliki memiliki nilai keunggulan dalam hal aksesibilitas dan penciaptaan suasana akademik yang sehat.664 m2 (181 ha) (Tabel L. Pada tahun 2002/2003 (Tabel L. Pada sisi lain ketersediaan MP dalam hal pemanfaatan sarana dan prasarana telah ada sehingga dapat memudahkan dalam hal pengelolaan sarana dan prasarana. Pengembangan sistem informasi pengelolaanm sarana dan prasarana dikombinasikan dengan sistem pengadaan melalui e-Procurement sedang dalam proses pengembangan dan uji coba. Letak.). jika dilihat dari nilai aset yang dimiliki. Dengan keberadaan sumberdaya manusia di universitas. Dinamika sosial politik dan kondisi nasional yang relatif bergejolak setelah pergantian pimpinan pemerintahan dan perubahan iklim politik nasional menimbulkan permasalahan tersendiri. Hal ini berakibat pula pada perubahan kondisi fisik kampus relatif terhadap lingkungan sekitarnya. Secara keseluruhan universitas memiliki aset tanah dengan cakupan seluas 1. Pada sisi lain upaya menumbuh-kembangkan rasa kepemilikan dan perhatian terhadap kelangsungan aset milik universitas sebagai bagian tak terpisahkan dari keberadaan dan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 30 . Beberapa bagian lahan di kebun percobaan Tulungrejo dan Lampung sebagian akhirnya diklaim oleh masyarakat sekitar menjadi taman hutan terbuka. Dari luas tanah tersebut 55 ha terletak di dalam Kota Malang dan merupakan wilayah utama kegiatan universitas. Namun sejak tahun anggaran 2008 ini UB telah berhasil memperluas area kampus dengan membeli beberapa bidang tanah di sekitas kampus. serta konsistensi penyampaian informasi memerlukan dukungan TI yang memadai. Hal ini berdampak pula terhadap nilai aset lahan kampus yang dimiliki oleh universitas. Pada sisi lain. Pada sisi lain hasil audit juga akan dapat memberikan informasiinformasi awal sebagai suatu peringatan dini untuk segera diantisipasi. kekurang-cermatan pencatatan kepemilikan dan batas-batas kepemilikan pada masa lalu menyebabkan beberapa penurunan luas lahan yang dimiliki setelah dilakukan proses sertifikasi.

Misalnya penggunaan lift hanya untuk perpindahan lebih dari 3 lantai atau dalam hal untuk angkutan barang. Fakultas Pertanian.1 ha. Hal ini selain memperhatikan kebutuhan lahan terbuka juga dilatar-belakangi pertimbangan ekonomis dengan semakin naiknya nilai lahan per satuan luasannya. Walaupun luas lahan kampus tidak terlalu besar (hanya 55 ha). yang juga belum sepenuhnya dikelola dengan baik. pihak manajemen universitas telah menetapkan kebijakan pengembangan bangunan kearah vertikal dan pembangunan gedung baru haruslah minimal berlantai 7. Dengan membayar mahal hilangnya lahan-lahan hijau terbuka dan berubah fungsi menjadi lahan parkir tidak sebanding dengan pendapatan tambahan dari sektor restribusi parkir.461 orang yang terdiri dari mahasiswa berbagai strata pendidikan.24). Untuk mempermudah dalam pengelolaan selanjutnya lahan kampus dibagi atas 13 kelompok area pengelolaan. Program Pascasarjana. Pada saat ini permasalahan penyediaan prasarana parkir sudah menjadi suatu masalah tersendiri. Problema lain yang terus berkembang adalah penyediaan lahan parkir untuk sivitas akademika universitas. Fakultas Kedokteran. namun dengan lokasinya di tengah kota.4 ha. Permasalahan utama dalam penyediaan ruang dan kebijakan pengembangan ke atas pada masa depan adalah masalah ketersediaan sumber daya listrik dan pembudayaan untuk hemat listrik. Area tertutup yang dipergunakan untuk peruntukan bangunan seluas 14 ha terbagi untuk berbagai keperluan (Tabel L.9 ha. pusat komputer. yaitu sekitar 70% luas kampus. Hal ini tentunya akan dapat menjadi ancaman tersendiri dalam upaya mengembangkan kualitas proses belajar mengajar dan penelitian di dalam kampus. perpustakaan 0. suasana yang nyaman dan keragaman bidang ilmu yang dimiliki mendorong UB segera mewujudkannya sebagai kampus wisata. Ke-13 kelompok tersebut adalah Kantor Pusat Universitas/Kantor Rektorat. area kegiatan mahasiswa. Fakultas Hukum.27) yang tersebar diberbagai unit kerja telah tertata sesuai dengan keperluan dan kapasitas masingmasing dalam memanfaatkan. Fakultas Peternakan. Untuk mengatasi hal tersebut. Lahan kampus utama seluas 55 ha tersebut pada saat ini dimanfaatkan bersama untuk kegiatan akademik dan administratif dari berbagai macam fakultas. Hal ini tentunya berdampak positif pada kehidupan kampus secara menyeluruh. Hal ini merupakan salah satu aspek positif untuk dapat mendukung terciptanya suasana akademik yang kondusif. ruang kuliah bersama dan lain sebagainya. Pada tahun akademik 2007/2008 jumlah mahasiswa UB berjumlah 27. Dengan memperhatikan luas area tertutup yang ada. Peruntukan luas gedung dan ruang (Tabel L. Ketenangan kampus untuk menunjang suasana akademik serta kebutuhan udara bersih menjadi berkurang. dan menjadi kawasan hijau perkotaan. Dengan tidak tersedianya akses jalan umum yang membelah area kampus.5 ha. administrasi 3. terutama untuk menjaga presentase lahan terbuka yang tersedia. serta kantor pusat universitas dan kegiatan-kegiatan mahasiswa.4 ha. Fakultas Teknologi Pertanian.keberlangsungan institusi perlu dilakukan pada tingkat manajemen sampai dengan pelaksana teknis paling bawah. Lahan dan bangunan seluas tersebut di atas terasa menjadi semakin sempit dari waktu ke waktu seiring dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa. area kampus terbuka yang hijau dapat menjadi area kegiatan mahasiswa yang segar di tengah pertumbuhan kota yang pesat. Suatu upaya kebijakan terintegrasi untuk menyelesaikan permasalahan dengan tanpa menambah lahan parkir kendaraan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 31 . Area kelas menggunakan lahan seluas 5. laboratorium menempati 2. Hal ini perlu disikapi sejak dini dengan langkah-langkah manajemen yang baik dalam pengelolaan energi.7 ha dan keperluan lain seluas 0. Uji publik terbatas pada kalangan sivitas akademika dalam hal pelepasan kepemilikan aset universitas harus dilakukan untuk menjamin bahwa pelepasan aset apabila harus dilakukan telah memenuhi asas akuntabilitas dan transparansi dan mekanisme kontrol yang memadai. tanah lapang 1. Faktor eksternal lemahnya layanan publik di sektor transportasi ini disebabkan karena semakin tingginya kepemilikan kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat. Fakultas MIPA. Fasilitas Kampus lainnya: area terbuka kampus. Fakultas Teknik. Fakultas Ekonomi. nampak bahwa area terbuka masih menempati proporsi yang cukup besar. perpustakaan. Fakultas Ilmu Administrasi.26 dan L. Fakultas Perikanan.

Selain untuk memberikan kemudahan akses di segala musim. Banyaknya area-area genangan air pada musim hujan menunjukkan kurang tertatanya sistem drainase dan penataan ruang. akan terasa bahwa manajemen pemanfaatan ruang di dalam universitas masih belum dalam kondisi optimal untuk mendukung kegiatan akademik yang berkualitas. Namun demikian juga terdapat ruang-ruang besar dan kecil. peningkatan efisiensi pemanfaatan masih terbuka luas untuk dicapai. Sistem drainase dalam kampus juga memerlukan perhatian serius dalam permasalahan manajemen fisik universitas. Meningkatnya aktivitas kehidupan kampus ternyata juga memperpanjang jalannya aktivitas di dalam kampus. Ketersediaan penerangan dalam gedung pada umumnya sudah memadai sehingga memungkinkan dilangsungkannya kegiatan akademik pada malam hari. penyediaan koridor yang baik juga akan memberikan dukungan yang terbaik bagi para penyandang cacat dalam beraktivitas di kampus. Keinginan menjaga ketersediaan lahan hijau terbuka untuk menunjang suasana tenang dan segar juga mempertimbangkan mobilitas sivitas akademika dalam aktivitasnya di kampus. Staf maupun mahasiswa mulai terbiasa untuk meneruskan kegiatan akademik di kampus pada malam hari. Namun demikian. Meskipun terdapat penggunaan ruang administratif yang termasuk ruang staf akademik. Penyediaan koridor-koridor untuk menghubungkan antar gedung agar tidak menjadi hambatan dengan musim layak segera dilakukan. Pemanfatan ruang kelas secara umum masih dalam kategori cukup. Pada satu sisi. Namun demikian. Di samping menyebabkan suasana yang kurang nyaman dari aspek estetika. Semakin kecil perbandingan penggunaan ruang untuk administratif akan menunjukkan efisiensi pengelolaan dan pemanfaatan untuk kegiatan akademik. apabila dilihat lebih dalam lagi peruntukannya. Ruang kelas pada umumnya dipergunakan antara 3-6 shift per hari dengan hari perkuliahan sebanyak 5 hari dalam satu minggu.6 menunjukkan adanya ketimpangan dalam pemanfaatan ruang. Keseimbangan pemanfaatan ruangan secara keseluruhan masih dalam kategori kurang baik. Namun demikian. hal ini meningkatkan pemanfaatan sumber daya fisik yang ada di kampus. Perbandingan luas bangunan laboratorium dan perpustakaan masih berada di bawah standar yang ditetapkan dalam rencana strategis pengembangan universitas. Kondisi-kondisi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 32 .74m2/mhs masih baik. Beberapa ruang termanfaatkan sampai dengan malam hari. Selain itu ketersediaan penerangan yang mencukupi juga akan mengurangi risiko tindak kejahatan pencurian maupun yang lain. dengan melihat dampak dan keuntungan lebih luas serta dalam jangka panjang. Pada sisi lain secara tidak langsung perbandingan pemanfaatan ruang ini juga menunjukkan kurangnya perhatian kepada aspek manajemen sumberdaya untuk menjalankan kegiatan akademik dan administratif kampus. sehingga dapat dipergunakan untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan ruang. terasa bahwa ruang yang tersedia masih perlu dioptimalkan.sebaiknya segera dilakukan dan ditindaklanjuti bersama. Perbandingan luas bangunan terhadap jumlah mahasiswa dengan komposisi 4. Pada saat ini rata-rata ruang perkuliahan disediakan untuk dapat menampung mahasiswa dalam jumlah antara 30-40. Kegiatan sivitas akademika di dalam kampus pada malam hari terlihat semakin meningkat dari waktu ke waktu. Penataan sistem pembuangan air yang komprehensif perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan genangan air pada musim hujan. Kepentingan-kepentingan sektoral yang mungkin ada harus segera ditata untuk membangun suasana kampus yang kondusif dari aspek ini. kondisi banjir juga secara signifikan menghambat kegiatan akademik pada musim hujan. walaupun harus dibayar dengan penggunaan energi untuk penerangan. ketersediaan prasarana penerangan di luar gedung masih perlu ditata ulang untuk dapat memberikan rasa aman dalam berkegiatan pada malam hari di dalam kampus. Perbandingan kebutuhan ruangan antara penggunaan administratif dan akademik dengan perbandingan 1:2. Besarnya perbandingan tersebut juga menunjukkan bahwa pengelolaan universitas dilihat dari aspek manajemen sumberdaya terkait dengan ketersediaan ruang masih kurang efisien.

68 m2 per dosen memungkinkan terciptanya suasana kerja yang nyaman dan memungkinkan interaksi antara dosen dan mahasiswa dengan baik.890 Evaluasi Total Keseluruhan 1 2 3 Ruang Kuliah Ruang Lab/Praktikum/Bengkel Ruang Administrasi Rasio Mhs/ m2 1.) menunjukkan ketercukupan untuk tercapainya suasana belajar yang nyaman.1 m2 per mahasiswa (Tabel 3. SP4 dan I-MHERE). Pada sisi lain. sebagian juga diinvestasikan dalam bentuk peralatan laboratorium.260. Peralatan baru di laboratorium yang tersedia kebanyakan merupakan pengadaan peralatan-peralatan baru melalui proses pengadaan dari mekanisme pendanaan hibah kompetisi yang diselenggarakan oleh Ditjen Dikti (Due-like. Kualitas sarana dan prasarana fisik yang terus ditingkatkan semakin memperkuat keunggulan ini. Ruang kelas yang tersedia dengan rasio 1. Fasilitas pendukung pelaksanaan proses belajar mengajar di dalam ruang kelas bervariasi dari satu lokal kelas ke lokal kelas yang lain. Tabel 3.4.70 33 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | .37 Jumlah Mahasiswa atau dosen 28. Upaya yang dilakukan adalah pengembangan suatu sistem manajemen ruang kuliah secara terpusat dengan didukung sistem informasi manajemen ruang yang transparan berbasiskan teknologi informasi. Pada sisi yang lain under utilization ruang kelas yang menunjukkan rendahnya efisiensi penggunaan juga masih ditemui. Hal ini sudah diantisipasi dengan adanya pembangunan gedung baru untuk perpustakaan sehingga rasio ruang akan meningkat (prediksi terpakai tahun 2009).890 28. Hal ini menjadi salah satu faktor penting dalam upaya pengembangan kualitas Tridharma yang pada akhirnya juga akan bermuara pada peningkatan peran universitas. Laboratorium sebagai sistem pendukung pelaksanaan pendidikan. TPSDP. Manajemen pemanfaatan ruang kelas yang tersedia diusahakan tidak bersifat sektoral berdasarkan fakultas agar tercapai resource sharing ruang kelas.4. 2007 dan 2008. Pembenahan yang ada akan memperhatikan dukungannya terhadap kinerja Tridharma. Peruntukan bangunan secara spesifik dan rasio per mahasiswa Total Dalam m2 31. penelitian dan pengabdian pada masyarakat saat ini sedang diupayakan untuk lebih optimal.027. Pengadaan alat-alat mutakhir di bidang ilmu-ilmu Hayati telah disediakan dan diletakkan di bawah manajemen Sentral Ilmu Hayati.25 0. Semi Que. sentralisasi manajemen pemanfaatan ruang kelas dan perawatannya akan memberikan dampak efisiensi dalam pengelolaan anggaran untuk perawatan.890 28. PHK A3. Ruang Kuliah dan Laboratorium Ketersediaan sarana dan prasana ruang kuliah dan laboratorium dengan jumlah yang memadai merupakan kekuatan UB dalam penyelenggaraan pendidikan.over utilization yang dapat mempercepat proses kerusakan ruang/bangunan masih ditemui di beberapa tempat. Peralatan ini diadakan dengan anggaran APBN tahun 2006. walaupun belum cukup siginifikan. PHK A2.73 65.1 2. Dengan demikian peralatan yang ada akan diselaraskankan agar sesuai dengan azas kemanfaatannya baik untuk pembelajaran maupun keperluan penelitian. Dengan menghimpun dan menata ruang kelas yang ada sebagai satu kesatuan dalam mendukung kesatuan kegiatan akademik universitas diyakini di kemudian hari akan memberikan dampak efisiensi pemanfaatan ruang kelas.468.67 20. Ketersediaan ruang perpustakaan sebagai salah satu aspek dalam proses pembelajaran nampak masih kurang. Pendistribusian pemanfaatan ruangan yang merata juga akan meningkatkan waktu pakai rata-rata bangunan yang akan mengalami proses kerusakan akibat penggunaan. Ketersediaan ruang untuk dosen dengan perbandingan 5. Sarana dan Prasarana a. Permasalahan kualitas dan kuantitas peralatan laboratorium diupayakan terus ditingkatkan. Penggalangan dana masyarakat berupa biaya pendidikan maupun dana-dana penelitian yang dapat digalang.

890 28. Ketersediaan laboratorium yang bersesuaian dengan bidang-bidang pendidikan dan penelitian memberikan suatu keunggulan untuk tercapainya kegiatan akademik yang berkualitas.27 dapat dilihat bahwa kondisi bangunan yang digunakan baik untuk laboratorium maupun yang lainnya dalam kondisi sangat baik. 5. OHP.056. fasilitas pendukung pelaksanaan proses belajar mengajar di dalam ruang kelas juga sangat bervariasi dari satu lokal kelas ke lokal kelas yang lain.26 di lampiran. seperti papan tulis. Beberapa fakultas yang terlibat dalam penggunaan laboratorium ini adalah: Kedokteran.37 1.890 Rasio Mhs/ m2 5.44 1.890 28.68 0.6.51 45. Peralatan perkuliahan Jumlah 343 1679 392 1480 108 Kondisi Umum Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Jenis Peralatan LCD Projector Komputer OHP Papan tulis/ White board Lain-lain/ nb Tabel 3. 1.628. Meskipun demikian. dan LCD Projector tersedia di setiap ruang kelas. 4. Peternakan. UB membangun Laboratorium Sentral dan Ilmu-ilmu Hayati dengan peralatan canggih yang diutamakan untuk kegiatan riset dosen dan mahasiswa Pascasarjana. Perkembangan peralatan yang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 34 .098. Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana laboratorium dan ruang kuliah dipenuhi melalui dana rutin maupun dana-dana kompetitif yang diperoleh melalui hibah kompetisi dari Ditjen Dikti.244. Sebagian lagi terpenuhi dari dana-dana masyarakat (PNBP) yang dialokasikan untuk kepentingan pendidikan. Kelengkapan dan kondisi laboratorium cukup terawat dengan ketersediaan peralatan yang cukup. No.5 dan 3.96 8.5.Total Keseluruhan 4 5 6 7 8 Ruang Dosen Perpustakaan Ruang Seminar/Sidang Fasilitas Umum Lain – lain Total Dalam m2 8. sound system.67 Jumlah Mahasiswa atau dosen 1.29 0. dan Teknologi Pertanian. Peralatan kantor/administrasi Jumlah 15 350 12 150 20 Kondisi Umum Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Jenis Peralatan LCD Projector Komputer OHP Papan tulis/ White board Lain-lain/ Note book Selain itu.89 41. No 1. Artinya.641.890 28. Tabel 3.56 Rincian luas bangunan di lingkungan UB dan kondisinya disajikan dalam Tabel L. 3. Luas ruangan 2.25m2 per mahasiswa memungkinkan mahasiswa beraktivitas dengan baik. Prasarana pendukung minimal.419 28. Jumlah peralatan untuk kantor/administrasi maupun perkuliahan dapat dilihat dalam Tabel 3. MIPA.6. 2.00 4. 2. 3. Perikanan.98 10. Dari tabel L. bangunan tersebut dari segi fisik maupun fasilitas/sarana yang berada di dalamnya siap digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar serta dalam keadaan terawat. 5. Pertanian. Ketersediaan sarana dan prasarana laboratorium ini memiliki dampak positif bagi proses pembelajaran dan penelitian.

Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam pelayanan pepustakaan telah menyentuh manajemen perpustakaan. Langkah penyelesaian dengan mengembangkan sistem manajemen sarana dan prasarana yang dikembangkan melalui IMHERE institusi diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan ini.semakin meningkat dan menuju standar peralatan untuk melaksanakan kegiatan penelitian diharapkan juga berdampak pada kualitas proses pembelajaran. Jumlah tenaga perpustakaan sampai dengan 2008 adalah 59 orang dengan komposisi 2 orang S2. bahwa perpustakaan memiliki kecukupan sumber daya. Hal ini menyebabkan peningkatan yang ada tidak bisa berjalan secara kontinyu tetapi sangat tergantung pada seberapa aktif institusi memperoleh dana-dana hibah yang tersedia dari pemerintah. sebagaimana ditunjukkan oleh peningkatan anggaran untuk menambah koleksi bahan pustaka. S1 13 orang (4 orang Ilmu Perpustakaan dengan bidang ilmu lain double degree dan 9 orang bidang lain). Hal ini disebabkan oleh mahalnya harga peralatan laboratorium. Hal ini semua menunjukkan bahwa kebijakan penggunaan ruang telah menunjukkan arah yang benar. b. 12 orang D2. Diharapkan ke depan pemanfaatan peralatan yang ada menjadi jauh lebih optimal dengan akses pengguna yang semakin luas. Hal ini terkait dengan masih belum optimalnya sistem informasi manajemen sarana dan prasarana. Untuk mengatasi hal ini langkah-langkah penggalian sumber dana untuk laboratorium perlu diperluas disamping dengan memperkuat kemampuan masing-masing jurusan dalam berkompetisi untuk memperoleh dana hibah. Selain itu. yang sebagian besar untuk ruang baca dan koleksi buku. Penggunaan untuk ruang administrasi kurang dari 5% dari total luas lantai 600 m2. Ruang yang tersedia dialokasikan untuk berbagai tujuan. terutama dalam mewujudkan dan mengimplementasikan on line library sistem. perpustakaan UB telah tumbuh menjadi pusat pembelajaran dan infomasi yang dapat mendukung kebutuhan universitas. Beberapa jurusan dan fakultas juga memiliki ruang koleksi buku dan baca. Perpustakaan Perpustakaan merupakan salah satu sumber informasi utama di universitas. yang sebagian diantaranya juga telah terhubung dengan jaringan informasi lokal dengan perpustakaan universitas. SMU 20 orang. Implementasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 35 . Kualitas peralatan-peralatan di laboratorium pada umumnya dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan dana-dana blok grant dari pemerintah. Perhatian pimpinan universitas terhadap peningkatan layanan perpustakaan semakin membaik. Staf perpustakaan terdiri dari 31 orang staf penuh dan 24 orang staf paruh waktu. SLTP 2 orang dan SD 10 orang. Akibatnya di beberapa jurusan ketersediaan peralatan menjadi kurang memadai (meskipun jumlahnya sedikit). Saat ini perpustakaan UB telah menyediakan kedua bahan informasi tersebut. Perpustakaan memainkan peran penting dalam penyebaran pengetahuan baik melalui cetakan maupun elektronik yang memperkaya elemen ilmu pengetahuan. Perpustakaan universitas menempati bangunan yang cukup representatif dengan luas lantai 4200 m2 dan terletak di bagian tengah dari kampus. Ketersediaan informasi yang bisa diakses luas oleh sivitas akademika atas ketersediaan sarana dan prasarana laboratorium masih sedikit. Solusi alternatif dilakukan dengan meningkatkan kemampuan pengelolaan dalam pola resource sharing antar unit akademik. Bahan informasi elektronik sudah dapat diperoleh baik melalui CD-ROM maupun internet. Dua di antara staf penuh bergelar master dalam bidang kepustakaan. sepuluh diantaranya berpendidikan D2 kepustakaan. Perpustakaan universitas saat ini juga menunjukkan sebagai perpustakaan universitas yang progresif dengan banyak inisiatif. Kenaikan anggaran yang cukup signifkan terjadi pada tahun 1999 sampai 2008 dengan adanya pembelian beberapa jurnal dan CD ROM. Dengan jumlah 59 staf tersebut dan jumlah koleksi dan kunjungan menunjukkan.

13. Jurnal tersebut tercakup dalam beberapa basis data seperti pada Tabel L. manajemen universitas telah membantu mengembangkan sistem informasi guna mengelola koleksi buku menjadi bahan ajar dari staf edukatif. teknologi pertanian) diikuti ilmu sosial dan ilmu alam. Hal ini menunjukkan bahwa perpustakaan telah berkembang menjadi salah satu kekuatan UB dalam penyelenggaraan kegiatan akademik.114 judul jurnal ilmiah internasional. Pelatihan Seminar . Pada lima tahun terakhir jumlah koleksi perpustakaan universitas menunjukkan pertumbuhan yang signifikan (Tabel L.12.31.30 dan Tabel L. Koleksi bentuk pustaka lainnya.118 judul jurnal luar negeri (Tabel L. yaitu antara UB. Keberadaan jumlah judul jurnal selalu meningkat setiap saat sesuai dengan ketersediaan jurnal di server luar`negeri yang selalu menampilkan judul artikel terbaru.29). Untuk mengantisipasi kondisi ini. khususnya dalam penyediaan informasi. Jumlah transaksi baik manual maupun on line dari waktu ke waktu terus meningkat (Tabel L. Pembagian ini terkait erat dengan keberadaan program studi di universitas yang sebagian besar didominasi oleh ilmu terapan dan teknik. UI. On line Journal ini juga dilengkapi dengan back up data yang berupa CDROM. Hal ini untuk mengantisipasi bagi pengguna yang membutuhkan journal dengan edisi lama (back issue) cukup akses via CDROM sehingga dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan bandwidth internasional yang tersedia. Koleksi buku perpustakaan universitas terbanyak dalam bidang ilmu terapan (teknik. Terhubungnya ruang baca dengan Perpustakaan pusat semakin memudahkan para sivitas akademika untuk mendapatkan informasi pustaka yang dibutuhkan. Hal ini disebabkan karena faktor kesiapan PT masing-masing dan kesiapan SDM yang mumpuni. Perpustakaan tanpa ditunjang dengan kemampuan skill SDM yang handal sangat sulit untuk mewujudkan layanan kepada user yang memadai dalam kondisi keterbatasan dana sementara tuntutan user semakin beragam. Mulai semester ganjil 2007 Perpustakaan UB berlangganan berbagai jurnal ilmiah untuk memenuhi kebutuhan jurusan dengan total sekitar 7. Pemanfaatan TIK selanjutnya ditingkatkan untuk memberikan layanan informasi. Salah satu kerjasama dalam bentuk seminar dan workshop Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 36 Gambar 3. pertanian. Dengan demikian.). ITS. Ketersediaan koleksi yang memadai ini direspon cukup positif oleh sivitas akademika. Unair. Dengan demikian resources sharing dan efisiensi dapat dilakukan Pertukaran data antar PT (interoperability) sudah dimulai terutama dengan PT yang besar. ilmu sosial dan ilmu dasar. Ini juga ditunjukkan dengan kinerja perpustakaan yang baik dan dapat menjadi rujukan nasional untuk pengembangan perpustakaan. UPT Perpustakaan sebagai mitra (partnership) dengan ITB dalam rangka mengembangkan Gambar 3. Jurnal on line dapat diakses diseluruh jaringan serat optik UB untuk 24 jam dan gratis.teknologi informasi dan komunikasi ini makin meningkatkan efisiensi. jurnal juga menunjukkan kesamaan. Namun bedanya untuk on line datanya selalu terkini (current). Kerjasama dengan berbagai pihak telah diupayakan untuk menuju kearah kemajuan. dengan tujuan menyebarluaskan dan memberdayakan iptek sampai ke masyarakat daerah. thesis dan disertasi) menjadi koleksi pustaka perlu perbaikan. diantaranya dengan Kantor Menteri Riset dan Teknologi untuk layanan WARINTEK (Warung Informasi Teknologi). Strategi untuk menjadikan tugas akhir (skripsi. Adapun koleksi jurnal dalam CDROM (lengkap dengan artikel) secara jumlah judul jurnal mencapai 2. & ITB dengan memanfaatkan jaringan INHERENT. ILL (Inter Library Loan) dan Document Delivery Services antar Perguruan Tinggi sudah dapat terwujud walaupun masih antar PT di Jawa Timur. seperti CDROM.28).29.

informasi digital untuk lokal materialnya masing-masing yaitu dalam wacana IDLN (International Digital Library Network). Dalam upaya melengkapi informasi antar perguruan tinggi dan dirasakan bahwa masing-masing perpustakaan itu tidak ada yang lengkap, perlu diadakan kerjasama untuk silang layan diantara perpustakaan. Dalam IDLN dikembangkan koleksi tercetak menjadi dokumen elektronik yang akan lebih cepat diakses, lebih mudah dan dapat diakses secara on line. Sehingga konsep perpustakaan yang sekarang menjadi perpustakaan tanpa dinding. Untuk itu semua koleksi UB seperti laporan penelitian, tesis, disertasi, skripsi, hasil kegiatan ilmiah seperti workshop, lokakarya, seminar dimasukkan dalam dokumen elektronik yang dikenal dengan Digital Library. Kerjasama ini dilakukan tidak hanya dalam negeri bahkan sampai ke perpustakaan maupun sumber informasi yang diluar negeri pun dapat dilayani asalkan pemakai mampu menanggung biaya koneksi, maupun pengiriman dan biaya informasi itu sendiri. Kerjasama yang lain adalah membentuk paguyuban forum perpustakaan dengan nama FKP2TN (Forum Kerjasama Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri) dengan lingkup seIndonesia yang diketuai Perpustakaan UB sejak Agustus 2003. Dengan forum tersebut terdapat layanan bahwa antar mahasiswa PTN dapat saling menggunakan fasilitas perpustakaan dan mendapatkan layanan kartu SAKTI. UPT Perpustakaan juga melakukan kerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI (Balibangkes) dan Badan Tenaga Atom Nasional (Batan) dalam rangka sosialisasi dan pemanfaatan informasi bidang kesehatan dan nuklir. Kerjasama dengan PT Sampoerna yang telah berjalan 4 tahun terbina dengan baik. Sumbangan komputer, buku-buku, ruangan serta fasilitas lain termanfaatkan oleh mahasiswa UB dengan optimal. Kerjasama dengan Perpustakaan Nasional yang rutin dilakukan setiap tahun baik untuk pelatihan, workshop, seminar dsb. Hal ini terutama ditujukan untuk saling memanfaatkan sumber informasi antar Perguruan Tinggi. Ketersediaan akses on line dan semakin berkembangnya akses IT di dalam kampus nampaknya telah diantisipasi oleh perpustakaan. Sebagai upaya melestarikan aset UB yang berupa laporan penelitian, tugas akhir, thesis, disertasi serta karya ilmiah lainnya seperti hasil seminar, materi kuliah dan sebagainya, diformat dalam suatu file di server yang disebut sebagai Brawijaya Knowledge Garden (BKG) (http://digilib.brawijaya.ac.id/), yaitu suatu perubahan bentuk penyimpanan koleksi tercetak ke bentuk elektronik yang bertujuan agar kelestarian dan kecepatan serta ketepatan akses informasi secara cepat, tepat dan memadai. Kinerja Perpustakaan UB yang selalu berkembang dengan digital library dan handal menjadi daya tarik tersendiri bagi berbagai perpustakaan (baik dari kalangan perpustakaan sekolah, umum, perguruan tinggi, maupun perpustakaan lainnya) untuk dijadikan sebagai tempat pelatihan serta kunjungan maupun obyek studi banding oleh kalangan pustakawan maupun pemegang kebijaksanaan untuk mengembangkan perpustakaan (Gambar 3.12 dan 3.13). Perpustakaan UB terus dikembangkan dan dibenahi agar menjadi perpustakaan berstandar internasional. c. Fasilitas Kegiatan Mahasiswa Proses pendidikan di UB bukan hanya ditekankan pada aspek hard skills, namun juga sudah memperhatikan aspek soft skills mahasiswa. Pengembangan soft skills antara lain dilakukan melalui kegiatan-kegiatan pendidikan formal dan kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa. Berbagai prestasi telah dicapai oleh mahasiswa UB dalam berbagai ajang kegiatan mahasiswa pada tingkat nasional. Hal ini merupakan salah satu kekuatan yang dimiliki UB. Namun demikian untuk mempertahankan kekuatan yang dimiliki ini, UB perlu menghadapi ancaman dan kelemahan yang ada. Secara umum kelemahan yang dimiliki menyangkut kelengkapan fasilitas misalnya kolam renang. Kolam renang akan dibangun di kompleks GOR tahun 2009. Dengan demikian fasilitas yang tersedia sangat memadai. Setiap Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) memiliki kantor, sarana olah raga, yaitu: lapangan sepak bola, bulu tangkis, tenis meja, bola basket, bola voli, dan lain-lain sudah tersedia di kampus. Selain itu, tahun 2007-2008 telah dibangun fitness center. Pada sisi lain tuntutan untuk efisiensi pembelajaran apabila tidak
Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi

37

dikelola dengan baik akan menjadi hambatan internal bagi kegiatan mahasiswa. Langkahlangkah pengaturan manajemen waktu dan kegiatan mahasiswa perlu dikembangkan agar kegiatan dapat dilakukan tanpa mengganggu aktivitas perkuliahan. Program pengembangan minat, bakat, penalaran dan kesejahteraan mahasiswa diwadahi dalam organisasi UKM, dan dikelompokkan dalam berbagai bidang. Dukungan terhadap pengembangan dan pembinaan kemampuan mahasiswa di luar bidang akademik langsung dapat dilihat bukan hanya dari ketersediaan unit-unit kegiatan namun juga dari komitmen dukungan dana dan prasara yang memadai. Alokasi pendanaan yang semakin besar menunjukkan perhatian yang semakin serius. Hal ini terkait dengan kesadaran bahwa unit kegiatan cukup signifikan dalam meningkatkan softskill mahasiswa yang pada akhirnya berdampak pada daya saing setelah lulus. Prestasi dari kegiatan-kegiatan mahasiswa dari berbagai bidang merupakan salah satu kekuatan yang dimiliki oleh UB (Tabel L.32 dan Tabel L.33.). Prestasi pada tingkat lokal, nasional dan internasional yang sudah dicapai cukup membanggakan dan meningkat dari waktu ke waktu. Hal ini selain menunjukkan kualitas pembinaan yang memadai juga menunjukkan pemanfaatan unit-unit kegiatan secara efektif oleh mahasiswa. Dari aspek kesejahteraan mahasiswa, UB memberikan perhatian yang sangat serius dengan ketersediaan asrama mahasiswa yang dikelola oleh koperasi mahasiswa, ketersediaan poliklinik dan penyediaan beasiswa (Tabel L.3). Sarana dan prasarana untuk beraktivitas juga tersedia dengan cukup memadai untuk berekspresi dan mengembangkan diri (Tabel L.24). Hal ini merupakan daya tarik tersendiri bagi mahasiswa baru dan sekaligus menjadi suatu kekuatan UB dalam ikut mendukung penciptaan suasana kehidupan kampus yang kondusif dan pembentuklan soft skill mahasiswa. Direncanakan program tersebut akan ditingkatkan dengan pengembangan asrama berstandar internasional untuk mahasiswa baru, baik WNI maupun WNA dengan kapasitas 7000 orang. Program telah tercatat dalam Blue Book Bappenas tahun 2008. Tujuan utama dari fasilitas ini adalah menguatkan university wide program dalam penguatan spiritual quotion, soft skill, Bahasa Inggris dan pendidikan entrepreuneur. Sebagai bagian dari peningkatan UB social responsibility, bagi mahasiswa lama yang kurang mampu, UB memperoleh dana Menpera yang akan digunakan untuk merenovasi asrama yang ada dan membangun gedung baru yang lebih sehat dan nyaman. Kerjasama dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa sehingga memberikan kepuasan dan kenyamanan dalam studi di UB. Hal ini menjadi bagian dari komitmen slogan join UB be the best. Ketersediaan akses informasi yang memadai baik di perpustakaan maupun akses internet merupakan salah satu bentuk fasilitas lain yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dalam mendukung aktivitasnya di dalam kampus. Selain itu, pengembangan gazebo yang nyaman, kantin yang sehat dan ruang terbuka hijau yang asri. Berdasarkan survai (Gambar L. 13) yang dilakukan nampak bahwa kepuasan mahasiswa terhadap layanan kemahasiswaan secara umum sangat baik. Dari berbagai aspek sarana dan prasarana, pengelolaan dan pembinaan mahasiswa memberikan apresiasi yang baik. Hal ini seiring dengan prestasi yang dicapai dari kegiatan kemahasiswaan. Layanan pada mahasiswa tidak hanya diletakkan pada masalah kegiatan kemahasiswaan, namun juga bagaimana memberikan kesempatan lebih baik pada mahasiswa untuk dapat berkompetisi di pasar kerja setelah lulus. Kualitas input dan proses pembelajaran yang baik belum sepenuhnya dapat menjamin lulusan dalam memperoleh ataupun menciptakan lapangan kerja. Menyadari hal tersebut dan melihat hasil tracer study yang diperoleh maka universitas mengambil langkah dengan pengembangan bimbingan karir dan informasi kerja bagi mahasiswa dan lulusan secara sistematik. Untuk keperluan ini pembentukan tim job placement center merupakan salah satu upaya yang cukup baik. Dengan proram kerja yang dilakukan berupa penyelenggaraan bursa kerja secara berkala, pelatihan melamar kerja dan layanan penempatan kerja diharapkan berdampak terjadinya pemendekan waktu tunggu. Upaya yang sudah cukup baik ini selayaknya dilakukan justru pada saat-saat
Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi

38

mahasiswa masih belum menyelesaikan studi. Pelatihan dan pembekalan untuk melamar kerja dan pengembangan kewirausahaan perlu diperkuat untuk mahasiswa yang masih belum lulus. Hal ini untuk mendorong agar mahasiswa sudah memiliki kesiapan pada saat lulus dan menambah keyakinan diri mahasiswa. Kerjasama dan kemitraan berdasarkan prinsip kualitas dan kesejajaran telah dilakukan oleh universitas dengan perusahaan-perusahaan, baik di dalam maupun di luar negeri. Dengan kerjasama yang dilakukan perusahaan dapat secara langsung melihat kemampuan lulusan dan bagaimana mereka dipersiapkan untuk dapat berkarir secara proporsional. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing lulusan.

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri |

Evaluasi

39

Dengan ketersediaan sarana dan prasarana IT untuk kegiatan akademik ini. Dengan ketersediaan sarana mobile computer yang semakin terjangkau oleh mahasiswa. Ini berarti utilisasi sudah cukup tinggi (Tabel L. Interaksi dosen dan mahasiswa menjadi lebih dinamis dan menumbuhkan suasana belajar yang lebih nyaman dan menarik. melakukan presentasi dan melakukan pengolahan data dapat dikuasai selama menjalani proses pendidikan di UB. Dengan rasio ketersediaan bandwith yang mendekati angka 1Kbps dirasa sudah cukup memadai dalam pemenuhan standar minimum kecukupan akses. nampaknya ke depan rasio ketersediaan terminal komputer tetap (desktop) tidak perlu mencapai target 1:5 mahasiswa. Pada saat ini ketersediaan bandwidth dengan kapasitas 22 Mbps cukup memberikan kesempatan memadai bagi mahasiswa dan dosen dalam mengakses informasi di internet.d. Teknologi Informasi untuk Kegiatan Akademik Ketersediaan perangkat IT untuk mendukung proses pembelajaran sudah merupakan suatu kebutuhan dan standar minimum yang harus terpenuhi.34. lambat laun manajemen universitas mulai melihat bahwa TIK merupakan salah satu isu strategis dalam upaya penyehatan organisasi. Akses informasi melalui jaringan yang disediakan juga dapat dilakukan melalui akses nirkabel yang tersedia secara luas di dalam kampus. Kemampuan dasar untuk membuat laporan. sedangkan dosen dengan target 1:1. Dari aspek kelembagaan perkembangan sistem komunikasi suara dapat dikatakan tidak berkembang ke arah positif. Manajemen data dan informasi Kegunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam menunjang kelancaran dan keunggulan manajemen institusi pada saat ini telah memasyarakat. fasilitas lain untuk mendukung proses pembelajaran berbasis multimedia dengan teknologi informasi terus ditingkatkan penyediaannya secara menyeluruh. Berangkat dari suatu keharusan dalam penyediaan prasarana TIK. maka salah satu keunggulan yang diperoleh adalah bahwa lulusan UB memiliki kemampuan dasar IT yang memadai. Meskipun demikian nampaknya kebutuhan akan ketersediaan bandwidth internet ini menjadi faktor yang harus diperhatikan dengan fakta bahwa sampai saat ini pemakaian bandwidth berada pada kondisi maksimum dari waktu ke waktu. UB telah memiliki perjanjian lisensi kampus dengan Microsoft berupa Microsoft Campus Agreement untuk dapat menggunakan sistem operasi dan aplikasi perkantoran di lingkungan kampus secara legal. Sampai sekarang wireless access point internet (hot spot) sudah terpasang di 100 titik. Sistem komunikasi (komunikasi suara dan fax) yang saat ini masih terimplementasikan di dalam lingkungan kampus kurang berkembang dan kurang tertata dengan baik. Hal ini cukup membantu dalam meningkatkan rasio pemanfaatan IT oleh mahasiswa.) Terminal komputer yang tersedia dan dapat dipergunakan oleh mahasiswa dan dosen berada pada rasio 1:10. Untuk mendukung keperluan ini. e. Pada beberapa jurusan kecukupan ketersediaan terminal sudah memenuhi target minimal 1:5. Dengan demikian. Selain itu. Pada sisi lain aktivitas-aktivitas yang dilakukan untuk memanfaatkan aplikasi-aplikasi open source juga berkembang. yang tersebar di area kampus UB. Hal ini memungkinkan dosen maupun mahasiswa dapat mengekspresikan ide dan inovasi dalam proses pembelajaran dengan lebih mudah. Ketersediaan sarana IT dalam menunjang interaksi pembelajaran dapat dilihat pada ketersediaannya pada bagian lain dari evaluasi diri ini. mahasiswa yang memiliki perangkat mobile computer (notebook/laptop) dapat melakukan akses internet di mana saja di dalam kampus. Kurangnya penataan dalam aspek manajemen pengelolaan sumber daya komunikasi dan tidak jalannya sistem dan prosedur yang jelas dalam hal pengembangan dan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 40 . karena sudah cukup untuk memenuhi keperluan praktikum. Pengembangan ke arah perbaikan TIK merupakan salah satu isu yang cukup dominan dalam mendorong terciptanya kesehatan dan keunggulan organisasi.

Pemanfaatan fasilitas chatting mulai banyak dipergunakan. Komunikasi internet telah mulai menyentuh UB pada tahun 1994. jurusan dan unit kerja yang ada mulai mengembangkan sendiri sistem informasi untuk memenuhi kebutuhan masing-masing. dalam tahun-tahun terakhir ini manajemen universitas memberikan perhatian besar sehingga penggunaan TI dalam manajemen universitas semakin berkembang. Dengan semakin berkembangnya teknologi dan kebutuhan-kebutuhan yang ada.pemanfaatan sumber daya komunikasi menyebabkan pertumbuhan prasarana komunikasi tidak menunjukkan ke arah efisiensi dan efektivitas penggunaan teknologi komunikasi. efisien dan berdaya saing. Kesadaran publik atas penggunaan sumber daya komunikasi juga kurang tumbuh dengan baik di kalangan kampus. maka pengembangan sistem komunikasi yang tidak tertata dengan baik menimbulkan kesemrawutan jaringan kabel yang ada. Menyadari semakin meningkatnya kebutuhan. Secara institusional hal ini kurang positif karena pengembangan dan pemanfaatan TI dalam mendukung manajemen universitas masih belum menjadi suatu kebutuhan secara organisasi. Dengan demikian kemanfaatan TI dalam mendukung terselenggaranya organisasi yang sehat dengan transparansi dan akuntabilitas yang tinggi akan lebih bermakna. Hal ini menyebabkan inefisiensi sumber daya dan keuangan. Untuk mengatasi hal ini pimpinan membuat kebijakan integrasi sumber daya TIK. Upaya-upaya awal memanfaatkan teknologi VOIP (Voice Over Internet Protocol) sudah mulai dirintis dan dikembangkan dalam tahap eksperimental. Upaya pengembangan jaringan komunikasi internal dengan penataan yang baik. jika memungkinkan melalui jalur bawah tanah. masing-masing fakultas. Secara teknis hal ini kurang baik. pengembangan TI mengikuti pasang-surut perhatian manajemen universitas dalam memandang kemanfaatan TI. Kecukupan fasilitas TIK akan menjadi salah satu modal bagi budaya UB yang sehat. maka pada awal dekade 2000-an universitas membentuk suatu unit baru yang ditujukan untuk pengembangan dan pengkajian internal pemanfaatan TI (UPPTI) untuk dapat mendukung dan melengkapi kekurangan yang ada dari Puskom. Komunikasi antar staf maupun unit yang seharusnya dapat dilakukan dengan biaya yang minimal akhirnya harus menimbulkan biaya tambahan yang terbebankan ke institusi maupun pribadi staf. Karena tuntutan kebutuhan yang tidak dapat terpenuhi oleh manajemen di tingkat universitas maupun fakultas menyebabkan masing-masing unit kerja mencari solusi alternatif teknologi komunikasi dengan memasang sendiri-sendiri sambungan telepon ke provider komunikasi. Perangkat lunak yang dikembangkan dimulai dari perangkat lunak yang bersifat stand alone sampai kemudian berkembang mengikuti perkembangan TI dalam sebuah sistem multi user. Dari aspek estetika dan kenyamanan kampus. Sedangkan kesadaran pemanfaatan e-mail sudah tumbuh cukup signifikan. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 41 . Lemahnya koordinasi di tingkat universitas menimbulkan keanekaragaman sistem yang ada. namun demikian dari aspek manajemen hal ini menimbulkan beberapa permasalahan baru terkait dengan koordinasi dan sinkronisasi dengan unit-unit yang sudah mengembangkan. Dari aspek teknis hal ini berdampak positif. UB telah memanfaatkan TI dalam mendukung pelaksanaan kegiatan akademik dan administratif di dalam kampus sejak dekade tahun 1980-an. namun demikian di sisi lain juga berdampak positif pada perkembangan sumberdaya yang ada di masing-masing unit. Pemasangan sambungan telepon langsung. Cikal bakal pemanfaatan TI di lingkungan kampus UB tidak terlepas dari keberadaan UPT Pusat Komputer (Puskom) yang terbentuk pada awal tahun 1980-an. namun kebanyakan masih di kalangan dosen muda dan mahasiswa. Namun. penggunaan komunikasi seluler serta ketidak-tersediaan sistem komunikasi suara internal yang memadai meningkatkan inefisiensi penggunaan sumber daya komunikasi secara menyeluruh. Namun demikian. secara estetika menyebabkan kerapian dan kebersihan kampus menjadi berkurang. akan menjadi suatu solusi yang akan meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran serta pengelolaan fisik kampus.

kendala-kendala berupa sekat-sekat sistem dapat teratasi. Ketersediaan terminal komputer untuk mendukung proses belajar mengajar dari waktu ke waktu juga semakin meningkat. Kemauan yang kuat dari pimpinan universitas ternyata telah mendorong transformasi manajemen dengan basis teknologi informasi. Kesadaran staf untuk memanfaatkan TI guna menunjang kelancaran tugas dan pekerjaan juga merupakan sisi positif dari universitas. Hal ini berkebalikan dengan harapan sivitas akademika yang cukup tinggi akan ketersediaan kualitas dan kuantitas data (lebih dari 90% staf dan mahasiswa mengharapkan hal ini). Keleluasaan dosen untuk mengembangkan website resmi untuk menampung kegiatan akademik dosen masih belum sepenuhnya terwujud. Pengembangan bagian-bagian dari MIS universitas pada saat ini masih tergolong muda. Lebih dari 80% mahasiswa memanfaatkan komputer untuk proses pembelajaran sehari-hari. Dosen secara terbatas dapat merawat data-data pribadi dan aktivitasnya melalui website. Unit pengembangan dan implementasi e-Learning merupakan salah satu kekuatan lain dari aspek TI yang dimiliki oleh universitas. Kesadaran mahasiswa akan manfaat TI dalam proses pembelajaran merupakan salah satu kekuatan lain dari aspek TI. Ketersediaan sistem informasi manajemen untuk mendukung penyelenggaraan operasional universitas terus dikembangkan dalam berbagai bentuk untuk memudahkan manajemen pengelolaan universitas. BAPSI. unit-unit fakultas) dalam waktu dekat (pada saat UB berstatus BLU) akan terintegrasi menjadi Direktorat TIK sebagai kekuatan pengembangan yang TI yang kuat. namun sarana website mandiri dosen perlu disediakan. Kerjasama yang cukup lama dengan sederet kesuksesan dalam menjalin pengembangan real time distance learning dengan SOI (School on Internet. sosialisasi dan pelatihan-pelatihan nampaknya perlu ditingkatkan dan dicarikan terobosan agar dapat dipercepat. Kekuatan yang ada pada beberapa unit yang bekerja dalam sektor TI (Puskom. Ketercukupan infrastruktur perangkat keras dan sistem jaringan masih belum secara optimal dimanfaatkan. Prestasi dalam bidang penyampaian informasi Web yang mendapat pengakuan nasional merupakan keunggulan tambahan yang dimiliki. Dari data-data yang ada selanjutnya dimanfaatkan sebagai masukan data untuk Decision Support System (DSS) yang dikembangkan. sehingga masih terdapat kapasitas tersisa yang sebaiknya segera dimanfaatkan. Jepang) menunjukkan kekuatan sumber daya yang ada. Lebih dari 75% tenaga kependidikan menggunakan komputer untuk menunjang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 42 . Sarana pembelajaran menggunakan TI telah tersedia dan dapat diakses baik oleh dosen. manajemen internal pengelolaan fasilitas internet masih terus ditingkatkan. Kekuatan dalam bidang TI dengan beberapa pengakuan dalam taraf nasional maupun internasional belum cukup tertata untuk menjadi suatu kekuatan universitas dalam transformasi menuju institusi yang otonom. Sementara itu. Penguatan utilisasi dan adopsi teknologi pembelajaran mutakhir ini terus dilakukan. Pada saat ini kurang dari 50% dosen serta kurang dari 30% mahasiswa dapat memanfaatkan data-data internal yang ada. Upaya yang sistematis dan lebih mendasar untuk mengatasi permasalahan organisasi pengembangan dan implementasi TI di dalam kampus telah menjadi prioritas dan menjadikan TIK sebagai salah satu kekuatan universitas pada periode transisi. termasuk Aceh merupakan pengakuan tersendiri atas kekuatan bidang ini. memerlukan perhatian yang serius untuk menjadikan sebuah sistem yang handal dalam skala universitas kelas dunia serta menyediakan kebutuhan lebih dari 30 ribu orang berikut organisasi yang ada. UPPTI. mahasiswa maupun oleh masyarakat luas baik dari dalam kampus maupun dari luar kampus melalui jaringan internet. Hal ini menjadi solusi strategis bagi pemecahan masalah organisasi yang sudah teridentifikasi selama ini. Dengan demikian. Langkah konsolidasi. sehingga terinternalisasi dalam kegiatan belajar mengajar di dalam kampus.Pengembangan MIS sampai dengan saat ini terasa masih terus disempurnakan untuk memenuhi kebutuhan sivitas akademika. Pengembangan manajemen dalam hal ketersediaan sumber daya untuk support teknis perlu ditingkatkan sehingga mampu memberikan pelayanan dalam hal pengembangan dan operasional secara optimal dan dapat memanfaatkan sarana prasarana yang ada secara optimal. Kepercayaan yang diberikan untuk ikut membantu pengembangan serupa di wilayah lain Indonesia.

pekerjaan sehari-hari. juga merupakan kekuatan tersendiri untuk dapat menjadikan UB sebagai salah satu gerbang masuk dan pusat kendali penyebaran internet di wilayah Indonesia Timur. kekuatan ini masih perlu didukung oleh ketersediaan sumberdaya energi yang memadai. Hal ini tentunya di kemudian hari akan memberikan nilai tambah tersendiri bagi universitas sebagai suatu institusi yang mandiri. Hal ini menunjukkan kekuatan dengan tumbuhnya budaya TI dalam kampus. dampak positif pemanfaatan teknologi informasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 43 . Posisi geografis kampus di jantung Kota Malang merupakan salah satu kekuatan tersendiri untuk dapat dimanfaatkan untuk menjadikan UB sebagai service provider institusi pendidikan di Malang Raya. Dengan kesiapan SDM yang ada untuk penanganan jaringan komputer sudah terakui secara internasional. Akses internet gratis di kampus. Lebih dari 90% dosen menggunakan komputer untuk menunjang kegiatan Tridharma. Namun demikian. UB juga perlu segera menangani potensi lain terkait TI di sekitar kampus. Bersamaan dengan upaya perbaikan internal sistem informasi manajemen.

1. Tabel 4. Memiliki 11 fakultas.15 0. dan (iv) Inovasi (Learning & Growth) yang terkait satu sama lain dan dapat dinyatakan dalam suatu diagram alir (Gambar 4.06 Sko r 4.1). 1 Program (Bastra) dan 1 Program Pascasarjana dengan 45 PS S1.10 Evaluasi 0. peluang dan tantangan (Tabel 4. Skor maksimum untuk setiap parameter adalah 4. Balanced Scorecard UB Kekuatan No 1 Uraian Komitmen UB terhadap berbagai bidang pengembangan sangat tinggi. Data 5 tahun terakhir menunjukkan jumlah lulusan lebih dari Bobo t 0.24 2 3 0. kelemahan.05 3.23 3.1). yang mampu mengakomodasi variasi kebutuhan masyarakat akan berbagai jenis dan jenjang PT.05 0. (iii) Proses Internal. (ii) Perspektif Stakeholders.16 44 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | .00 Nilai 0. 18 PS S2 dan 7 PS S3. peluang dan tantangan (faktor eksternal). Excellent Management KualitasPrestasi Kemahasiswaan MasaTunggu AngkaEfisiensi Edukatif. Kerangka Konseptual Balanced Scorecard UB Variabel yang dilibatkan dalam metode BSC terdiri dari faktor internal dan eksternal yang dalam analisis SWOT dikenal dengan istilah kekuatan dan kelemahan (faktor internal). Prosedur& Kebijakan Sistem Keuangan& Pelaporan InternalKontrol & Pengukuran Kinerja KualitasRiset & Pengabdian Kpd. 10 PS Pend. dan bobot merupakan nilai relatif dengan total 1 (satu) untuk masing-masing unsur kekuatan. Variabel pemetaan yang diukur berdasarkan metode BSC terbagi atas empat kelompok yaitu (i) Perspektif Keuangan. Masy. Spesialis I.1. Masa Studi Kualitas Akademik Proses Internal PortalBisnis UB Proses . Setiap variabel kemudian diberi bobot dan skor yang berimbang untuk mendapatkan nilai yang digunakan dalam analisis BSC. dan 17 PS Diploma. Ini akan menghasilkan posisi UB melalui suatu pengukuran yang didasarkan atas metode BSC (Balanced Scorecard) dengan arahan dari strategi pengembangan menuju kampus otonom.BAB IV PENCAPAIAN DAN PERMASALAHAN Pemetaan capaian dan permasalahan di UB secara komprehensif telah dilakukan dalam menyikapi tantangan-tantangan dan perkembangan serta berbagai potensi keunggulan maupun kelemahan. UB . KualitasProses Belajar-Mengajar (termasukinovasi) Inovasi (Learning& Growth Pembangunan SIM PeningkatanProfesionalisme SDM melaluipeningkatanjiwa entrepreneur Peningkatan KualitasSarana & Prasarana Gambar 4. Perspektif K euang an Kemampuan mendapatkan dana(Revenue) Efisiensi Biaya Perspektif S eholders tak Kepercayaan Stakeholders kepadaUB Kepuasan& Kebanggaan Mhs thd.

memberikan beasiswa bagi sekitar 17% mahasiswa S-1.00 3. UB terus meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk menguasai bahasa asing dan teknologi informasi serta memberikan fasilitas laboratorium dan kursus tambahan pada kedua bidang tersebut.04 0.12 0. Semakin meningkatnya kualitas dosen baik dalam pencapaian gelar akademik maupun sebutan profesional yang secara langsung turut berperan dalam perbaikan kualitas proses belajar mengajar.60 0. Informasi tentang penerimaan keuangan dan penerimaan mahasiswa pada saat daftar ulang dapat diakses secara online realtime melalui komputer pejabat terkait sampai ke tingkat fakultas.17 7 0. Penyusunan rencana anggaran selalu dilakukan dengan mekanisme rapat kerja setahun sebelum pelaksanaan yang melibatkan pimpinan UB dan fakultas serta beberapa unit kerja.89 3.17 0. Beberapa penelitian dilakukan dengan kualitas yang tinggi dan berpeluang memiliki nilai tawar standar dalam kerjasama penelitian.16 0. dan telah melalui panitia seleksi di tingkat UB dan fakultas.20 Evaluasi 0.15 13 14 15 16 17 18 0.08 2.11 45 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | .05 3. Pembagian dana antara Rektorat dan Fakultas telah diatur secara tertulis dan jelas.04 0.04 0.20 5 0. Para pejabat dari tenaga kependidikan sebagian besar telah Bobo t Sko r Nilai 4 0.06 3.70 0.05 0.86%) S2.09 12 0.40 0.12 9 10 11 0. 767 (53.50 4.98 0.09 0. dan transaksi perpustakaan on line bukan saja meningkatkan kemudahan informasi bagi segenap mahasiswa dan dosen tetapi juga bagi komunitas ilmiah di luar kampus. 342 (24.04 3. Telah ada aturan untuk penghargaan bagi penerbitan bahan ajar dan publikasi ilmiah di jurnal internasional oleh dosen.35 2.03 3. UB meningkatkan kesempatan belajar yang lebih baik bagi masyarakat dengan memberikan pilihan seleksi masuk dan pemberlakukan SPP secara proporsional.14 0.02%) S3 serta 94 orang guru besar dari berbagai bidang ilmu menawarkan kualitas pendidikan bagi sejumlah besar anggota masyarakat yang akan memasuki PT. adanya digital library. Ada mekanisme pengajuan anggaran untuk jurusan/laboratorium dalam rangka pengadaan alat-alat dan perbaikan gedung laboratorium.04 3.11 0.04 2.40 3. Indeks prestasi kumulatif (IPK) lulusan S1 bertahan di atas angka 3 dengan lama studi cenderung mendekati angka rata-rata 4. Hal ini memungkinkan lulusan S1 UB dapat bersaing memasuki pasar kerja yang cukup tinggi dan variatif.13 0.22 8 0.18 6 0.04 0.05 3.12%) berkualifikasi S1. Peningkatan jumlah koleksi pustaka per tahun. serta menerima sekitar 6000 lebih mahasiswa S-1 per tahun.78 2.70 0.44 0. Semakin banyak Program Hibah Kompetisi yang diperoleh & digunakan bagi upaya perbaikan proses belajar mengajar dan inovasinya Makin banyak kerjasama dalam & luar negeri dlm proses pengembang-an atmosfir akademik yang ditindaklanjuti oleh fakultas & PS.50 0.5 tahun.50 2. Jumlah dosen mencapai 1424 orang (data tahun 2008) dengan 315 (22.03 0. dengan AEE S1 cenderung meningkat dalam kisaran lebih dari 16%.04 0.No Uraian 5000 orang per tahun dari berbagai PS. Rekruitmen pegawai dan Dosen telah mengacu pada kebutuhan berdasar rasio dosen:mahasiswa.

25 0.04 0. Terdapat unit PJM yang terus berupaya agar penggunaan dana-dana blockgrant dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas.20 0.30 Kelemahan No Uraian Jumlah dosen yang akan memasuki masa pensiun secara kumulatif selama lima tahun ke depan mencapai 10% dan 20 % lebih berumur lebih dari 55 tahun dan jumlah dosen yang bergelar S1 (20%) sehingga perlu percepatan peningkatan kemampuan akademik dosen-dosen muda melalui studi pascasarjana di dalam dan di luar negeri.04 3.09 0.09 0.04 0. Telah terjadi resource sharing pada beberapa kegiatan.09 20 0. Terdapat Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) yang terus berupaya untuk meningkatkan mutu dosen dan pengembangan model pembelajaran agar dicapai mutu lulusan dan akan berdampak pada efisiensi dan produktivitas lulusan.50 0.05 3. Pada waktu mendatang dana-dana demikian dapat menjadi salah satu sumberdana bagi kelangsungan Universitas.06 0. sitasi publikasi ilmiah. tetapi masih pada input dan proses sehingga Bobo t Skor Nilai 1 0. Jumlah Bobo t Sko r Nilai 19 0.11 3. Jumlah dana pendidikan yang berkurang dapat diantisipasi dengan meningkatkan kemampuan menyusun block grant untuk memperoleh dana pengembangan pendidikan Kurikulum dan proses belajar mengajar belum sepenuhnya berorientasi kepada dunia kerja sehingga mengurangi daya saing lulusan untuk masuk di dunia kerja.04 1.14 23 0.06 2.04 3.01 3.13 2 3 4 5 6 0. misalnya saling memanfaatkan dosen antar fakultas dan jurusan.50 2. UB memiliki unit-unit dan aset yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai unit penghasil tambahan dana bagi kegiatan Tridharma perguruan tinggi di samping potensi masyarakat yang dapat dielaborasi dan belum tersentuh selama ini.03 3. yaitu rekening rektor sehingga dipantau. Aturan pemerintah bahwa semua dana-dana yang berasal dari masyarakat telah melalui satu pintu.50 1.08 0.05 2.06 0. dan tulisan dalam bentuk buku yang dipublikasi oleh penerbit nasional perlu ditingkatkan.50 1.No Uraian mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kemampuan diri.15 22 0.09 7 11 0.30 1.30 0.10 0.09 0. Jumlah perolehan paten beroyalti. Perkembangan yang terjadi di masyarakat tidak langsung dapat segera diikuti oleh perubahan kurikulum. Beberapa Laboratorium FMIPA telah digunakan oleh sejumlah fakultas lain dalam rangka efisiensi penggunaan laboratorium. Sistem keuangan belum berorientasi pada output dan outcome.12 0. Terbatasnya relevansi antara kegiatan pendidikan dengan penelitian yang berasal dari permasalahan masyarakat dan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi penyebab lemahnya efektivitas pembelajaran mahasiswa. Jumlah lulusan yang bekerja di luar bidang studinya cukup tinggi.33 Evaluasi 0.50 1.05 0.13 21 0. masa tunggu antara 3 -6 bulan dan gaji pertama masih disekitar UMR.06 0.04 1.09 46 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | .40 0.

DPP.10 20 0. Pendapatan yang diperoleh tidak bisa diakui sebagai pendapatan UB namun merupakan bagian dari pendapatan negara bukan pajak.05 2.50 47 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | .11 23 0. Penyebab utamanya adalah ketergantungan UB pada sistem kepegawaian negara yang berlaku umum untuk pegawai negeri.60 Evaluasi Nilai 0.04 2. Ada laboratorium dan sarana lainnya masih dimanfaatkan secara terbatas oleh unit/jurusan/fakultas tertentu saja dengan alasan terbentur aturan pemerintah. Rekruitmen dosen dan karyawan jumlahnya bergantung pada jatah dari Pemerintah Pusat. listrik. manajemen tidak memiliki sistem akuntansi dan audit secara mandiri. Ada peralatan bengkel/laboratorium yang masih ketinggalan jaman sehingga mengurangi produktivitas laboratorium/bengkel.06 0.0 0.10 22 0.05 2.16 31 0. dan kota pariwisata sangat diminati sebagai tempat belajar. telepon. bahkan kadang tidak jelas.40 2. dan lain-lain) dan belum optimalnya pemanfaatan aset UB untuk mendanai kegiatan pendidikan.22 0. Unsur eksternal yang ikut memperlemah manajemen UB antara lain karena masih banyak aturan-aturan yang tidak jelas dari Menteri Pendidikan Nasional dalam otonomi keuangan khususnya sistem alokasi subsidi pendanaan. Ketergantungan penyelenggaraan UB pada sumber pendanaan dari mahasiswa (SPP.06 2.04 2.47 0. UB memiliki otonomi yang terbatas untuk meningkatkan pendapatan (revenue) dan melakukan investasi.14 27 28 29 0.00 0.14 Skor 3.14 0. SPFP. mengingat status UB sebagai PTN yang tidak otonom.06 0.10 1.18 24 0.06 3.0 0.17 15 18 0.14 0.14 0.14 Peluang No 1 Uraian Kondisi Kota Malang yang sejuk. Beberapa regulasi baik dalam bentuk Undang-Undang maupun Peraturan Pemerintah yang tidak memungkinkan UB mempunyai keleluasaan dalam mengatur dirinya sendiri.27 2. pola pengelolaan keuangan UB harus dilakukan di bawah aturan birokrasi yang kaku. Kondisi demikian menyebabkan kerentanan terhadap kerusakan dan tidak efisien penggunaannya. yang ternyata berdampak pada terbatasnya ruang gerak kemampuan berkembang UB Jumlah Bobo t Skor Nilai 13 0. Implikasinya. Bobot 0. Pemasangan jaringan untuk teknologi informasi. dan air belum direncanakan menyeluruh dalam jangka panjang dan berorientasi pada kebutuhan di masa depan sehingga banyak yang bersifat tambal sulam. kota pendidikan.00 2. Hal ini kurang menguntungkan bagi upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam ikut mendanai kegiatan pendidikan karena tidak adanya ruang akuntabilitas publik terhadap keuangan UB. Sebagai institusi pemerintah.06 0. Resource sharing ruang kuliah dan sarana lainnya belum terlaksana secara optimal.39 0.05 2.07 2.27 2. Aspek manajemen sumberdaya manusia kurang dapat membangun efektivitas dan efisiensi.60 0.No Uraian tujuan dari setiap kegiatan dalam perencanaan terabaikan.50 0.

26 2. RUU Badan Hukum Pendidikan.38 0. manajemen. Reformasi perguruan tinggi.12 0. geografi.12 2.No 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Uraian Di tengah keterbatasan pemerintah dalam pembiayaan pendidikan. bukan hanya dengan lulusan dalam negeri.32 0.11 0. tetapi juga dengan tenaga kerja asing. Institusi pendidikan dan riset regional maupun internasional. dan etos kerja sehingga akan menjadikan UB lebih profesional ke depan.92 0. ICRAF. Persaingan kerja lulusan yang semakin ketat terutama pada era global.36 0.34 0.00 Skor 1.25 0.54 2.70 2.32 0.27 0.27 1. Globalisasi dan Perdagangan bebas sangat membutuhkan kreativitas UB untuk meningkatkan nilai jualnya di pasar bebas. Jumlah Bobot 0. sister university.11 Skor 2. Jumlah Bobot 0. Peluang didapatkan melalui Blue Book (kerjasama luar negeri melalui Bappenas) Demografi. dan produk-produk hukum dan perundangan pemerintah akan mengubah secara mendasar struktur.60 0.45 0.1.000 3. dan potensi daerah Jawa Timur dan Indonesia bagian timur cukup besar untuk bersinergi dalam pengembangan daerah. serta double degree.06 2. Akses informasi yang tak terbatas dan mudah dijangkau dengan semakin pesatnya teknologi informasi. Sumberdaya manusia dan sumber dana dari dalam dan luar negeri belum banyak digali untuk dimanfaatkan semaksimal mungkin.10 0.81 0.92 Nilai 0. serta publicly funded research agencies dapat dimanfaatkan bagi pengembangan pendidikan dan riset UB. twinning.75 0.10 3.24 3.39 0.12 0.35 0.67 3.39 0.06 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 48 . tersurat keinginan pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan anggaran pendidikan yang lebih rasional.20 2. Kebijakan pemerintah agar perguruan tinggi bersifat otonom telah memberi peluang bagi UB untuk berkembang secara mandiri. seperti SEAMEO. Tawaran kerja sama dari dalam dan luar negeri yang cukup besar dalam kerangka networking.12 3.66 Nilai 0.040 4.20 1.10 3. benchmarking.20 0. Undang-Undang Sisdiknas. terutama dalam kebijakan anggaran kompetisi dan anggaran berbasis kinerja memberikan peluang bagi UB bersaing dengan perguruan tinggi lainnya. Ancaman No 1 4 5 Uraian Perkembangan teknologi yang sangat cepat menyebabkan cepat usangnya peralatan laboratorium dan peralatan TIK.

diversifikasi. Melakukan pengembangan dan inovasi layanan.4 0.6 -0.8 KELEMAHAN -0. pengembangan produk.2 0 . maupun kombinasi dari semuanya dapat dilakukan oleh UB.8 KUADRAN I 0.06 = +0. Dengan demikian.04 – 2.0 0.2 -1.8 -1.6 0.2 1. c. KUADRAN III -1. Diagram menunjukkan UB yang berada di kuadran I yang berarti UB mempunyai kekuatan yang cukup signifikan dan tidak banyak mendapatkan ancaman eksternal.0 -0. penetrasi pasar.98 Pemetaan keseimbangan skor diatas (balanced score) menghasilkan posisi UB dengan X = 1.98 (Gambar 4. pengembangan pasar.4 -0. Posisi UB dalam kuadran Analisa SWOT Pengertian lain dari posisi tersebut adalah bahwa UB memiliki kondisi yang baik untuk menggunakan kekuatan internalnya guna: (1) memanfaatkan peluang eksternal. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 49 .6 -0. Ini menunjukkan bahwa UB berada pada posisi agresif. integrasi.2 -0.30 – 2.4 -0. seperti: (1) Mengembangkan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan standar layanan minimum (SPM) yang ditetapkan (2) Membentuk kelas internasional (3) Mengembangan program studi baru (4) Mengembangkan pembelajaran berbasis TIK sehingga kualitas dan efisiensi pembelajaran dapat ditingkatkan Optimalisasi potensi dan sumber daya yang dimiliki universitas (1) Mengembangan Unit Bisnis (2) Membentuk mekanisme resource sharing untuk optimalisasi aset UB (3) Membentuk manajemen aset yang baik sehingga potensi aset UB dapat dioptimalkan (4) Membentuk sistem informasi aset sehingga efisiensi dan kondisi aset dapat selalu terpantau Meningkatkan motivasi melalui peningkatan kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia dan penanaman jiwa entrepreneur (1) Meningkatkan kualifikasi akademik dosen UB (2) Meningkatkan motivasi staf dosen dan akademik baik dengan menginkatkan kesejahteraan dan menanamkan jiwa entrepreneur.0 -1.16 dan Y = 0.6 0 .14 = +1.2). (2) mengatasi kelemahan internal.2 KEKUATAN KUADRAN IV ANCAMAN Gambar 4.2 KUADRAN II PELUANG 1.4 0 . d.Kesimpulan yang dapat ditarik dengan analisis BSC adalah bahwa posisi UB seperti berikut: Kekuatan – Kelemahan = +3.16 Peluang – Ancaman = 3. Oleh karena itu fokus strategi yang harus dilakukan UB adalah: a. Meningkatkan kualitas laporan keuangan dan menyusun sistem informasi manajemen yang berbasis kinerja b.2 UB 0 -0.2 0 . (3) menghindari ancaman ekternal.8 1 .0 1 .2.

e. Meningkatkan standar sarana dan prasarana yang digunakan dalam proses pelayanan akademik Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 50 .

Key Performance Indicator (KPI) Perspektif Keuangan Strategic Objectives (1) Meningkatkan total penerimaan (2) Mengurangi tingkat ketergantungan dari dana sumbangan pendidikan mahasiswa Measures Total Penerimaan atau pertumbuhan penerimaan Proporsi (%) dana sumbangan mahasiswa dari total penerimaan Proporsi dana APBN dari total penerimaan Proporsi dana non-mahasiswa dari total penerimaan Indeks Produktifitas (Revenue/total aset) Rasio pendapatan pendidikan per biaya layanan Indeks Kepuasan Mahasiswa Indeks Kepuasan dosen terhadap layanan administratif Peningkatan sarana dan prasarana akademik: • Rasio luas ruang kuliah/mahasiswa • Rasio ruang dosen/dosen • Rasio luas lab. dan dapat Perspektif Proses Internal (5) (6) (7) (8) Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 51 .1.1) dan KPI luaran (output). Ini terdiri dari dua kelompok yaitu KPI upaya (input) yang mencakup proses/program (Tabel 5./mahasiswa Jumlah kelas yang berfasilitas ICT Indeks Kepuasan Pengguna Layanan (termasuk layanan bisnis) UB Jumlah layanan bisnis UB Jumlah dosen yang melakukan riset Jumlah publikasi dosen di jurnal nasional dan internasional Jumlah MOU dengan pihak luar Jumlah laporan keuangan yang sesuai PABU Jumlah MP yang disempurnakan Jumlah SIM yang dibangun Kecepatan delivery informasi Kecepatan penyelesaian pembuatan ijazah dan transkrip Tenggang waktu penerbitan ijazah dan yudisium Jumlah Prestasi mahasiswa di tingkat nasional dan internasional Angka Efisiensi Edukasi Masa Studi Masa Tunggu Mahasiswa Persentase program studi yang terakreditasi A Jumlah Kelas Bahasa Inggris Nilai Rata-rata TOEIC mahasiswa Jenis seleksi masuk mahasiswa Rasio pendaftar dan yang diterima Prosentase (%) minimal kehadiran Evaluasi Perspektif Stakeholders (1) Meningkatnya kepuasan mahasiswa terhadap layanan akademik (2) Meningkatnya kepuasan dosen terhadap layanan administratif (3) Meningkatnya kepuasan stakeholder terhadap layanan UB (1) (2) (3) (4) Meningkatn ya produktifitas dosen dan karyawan Meningkatn ya kerjasama dan kemitraan Efisiensi prosedur administratif Meningkatn ya transparansi dan akuntanbilitas laporan keuangan Meningkatn ya prestasi mahasiswa Meningkatn ya penggunaan sistem informasi Terwujudny a pengendalian internal yang baik Terwujudny a sistem perencanaan yang akuntabel.BAB V INDIKATOR KINERJA Indikator ragaan kunci atau KPI (Key Performance Indicator) dikembangkan berdasarkan hasil analisis kondisi UB yang diuraikan sebelumnya. Seleksi KPI juga mengacu kerangka konseptual analisis dengan memperhatikan dinamika perkembangan yang sedang berjalan di UB akhir-akhir ini secara khusus dalam proses menuju otonomi keuangan. Tabel 5. efisien.

13.541 2 1 19 19 17 6880 8015 8685 247 274 356 50 65 75 80 86 90 8.0 500.Perspektif Inovasi (Learning & Growth) Strategic Objectives dipertanggungjawabk an (9) Meningkatk an kualitas dan kuantitas mahasiswa baru (10) Meningkatn ya proses belajar mengajar (1) Meningkatnya kesejahteraan dosen dan staf administratif (2) Meningkatnya program pendidikan berkelanjutan bagi dosen dan staf administratif (3) Meningkatnya pelatihan inovasi pembelajaran bagi dosen (4) Meningkatnya pelatihan metoda riset (5) Meningkatnya pelatihan penggunaan ICT bagi dosen dan staf administratif (6) Meningkatnya dosen bergelar S-3 Measures dosen Prosentase (%) minimal kehadiran mahasiswa Ketepatan waktu dalam perkuliahan Kecepatan pengumuman nilai Ketersediaan kurikulum dan silabus untuk setiap prodi Jumlah pendidikan dan pelatihan yang dilakukan Jumlah beasiswa bagi dosen untuk studi lanjut Jumlah peserta pelatihan Jumlah jenis pelatihan yang dilakukan Frekuensi pelatihan KPI luaran (output) yang digunakan untuk mengukur keberhasilan program yang dijalankan dari waktu ke waktu adalah sebagai berikut: N o Indikator Jumlah mahasiswa (total student body) Keketatan Persaingan Masuk (S-1) (%) Jumlah mahasiswa baru Jumlah mahasiswa asing Persentase program studi yang terakreditasi A (%) Persentase Dosen bergelar Doktor dan Master Persentase Guru Besar terhadap jumlah dosen Rasio jumlah Dosen dan Mahasiswa (S1) Rasio Ruang Kuliah dan mahasiswa Jumlah kelas yang berfasilitas ICT (%) Rasio Luas Ruang Dosen dan Dosen Rasio Bahan Pustaka dan mahasiswa Jumlah Journal on CD Rom/on line Lamanya jam layanan (jam per hari) Jumlah transaksi on line (rata-rata per bulan) Rasio luas laboratorium (m2) dan mahasiswa Besarnya bandwidth (Mpbs) % pembiayaan dari Mahasiswa % Pembiayaan APBN % Pembiayaan Kerjasama.004 7.2 1.0 02 00 00 2.79 33.4 400. 4.5 1.5 18 22 67 48. 20. 11.08 4 Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 52 .42 35. 16. 27. 8. 2. 19. 7. hibah dll 2008 2010 2012 1.38 10 12 1:17 1:18 1:19 1. 14. 6.47 30.9 60 80 100 0.64 35.92 6 33. 17.5 1 2 4:1 5:1 5:1 7.5 33. 9.7 3 3. 15. 18. 12.004 4 12 12 12 292.76 29 27 20. 5.00 7. 3. 10.4 39.

32. 26. 45. 36. 44. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | . 40.21 18 9.74 13 5. 55.53 NA 485 3. 35.5 106 5 100 40 37 20 7 238 100 100 60 60 NA NA 100 60 1 50 26 100 1285 NA 10. 22. 38.N o Indikator Ketersediaan kurikulum dan silabus setiap prodi (%) Penyesuaian kurikulum yang dilakukan setiap tahun (%) Jumlah rata-rata tatap muka per mk (%) % kehadiran mhs Lama Pembimbingan tugas akhir (S1=bulan) Besarnya nilai AEE lulusan Rata-rata lama studi lulusan Rata-rata masa tunggu lulusan (< 6 bulan) (%) Nilai rata-rata TOEIC lulusan Besarnya IPK rata-rata Lulusan Rasio dosen terlibat penelitian dan total dosen Persentase dana penelitian (PNBP dan Kerjasama). 57. 34. 52. 33. 39.5 77 515 3.57 115 6 100 50 45 30 10 288 100 100 85 70 3 75 100 65 1 60. 50. 46. 54. 23.2 42.4 83 535 3.42 4. terha-dap total dana (%) Jumah dana riset per dosen (Juta Rupiah) Jumlah hasil penelitian yang diseminarkan Jumlah laporan penelitian yang dipublikasikan dalam bentuk buku (%) Jumlah laporan penelitian yang dipublikasikan di journal terakreditasi (%) Jumlah laporan penelitian yang dipresentasikan di forum nasional maupun internasional (%) Jumlah HKI /Paten yang dihasilkan Rasio dosen terlibat pengabdian kepada masyarakat dan total dosen (%) Persentase dana pengabdian kepada masyarakat terhadap total dana (%) Jumlah kelompok masyarakat yang dilayani dalam pengabdaian masyarakat Jumlah hasil pengabdian kepada masyarakat yang diseminarkan (%) Tersedianya sarana layanan administrasi akademik yang memadai (%) Tersedianya fasilitas ICT dalam perkuliahan (%) Tersedianya pedoman dan prosedur layanan (%) Kecepatan dan ketepatan waktu surat menyurat dan proses administrasi akademik lainnya (hari) Kepuasan Mahasiswa terhadap layanan administrasi akademik (%) Tersedianya sarana layanan administrasi kemahasiswaan yang memadai (%) Tersedianya sarana kegiatan kemahasiswaan yang memadai (olahraga. 27. 47. dan kegiatan lain) (%) Tersedianya sarana pelayanan kesehatan mahasiswa – jumlah poliklinik Jumlah prestasi mahasiswa di tingkat nasional Jumlah prestasi mahasiswa di tingkat internasional Adanya sistem reward dan punishment (%) Jumlah beasiswa untuk mahasiswa berprestasi Kepuasan layanan kegiatan mahasiswa (%) Rasio penerima beasiswa dengan jumlah mahasiswa Tersedianya sarana layanan administrasi keuangan yang memadai (%) Tersedianya sarana layanan administrasi kepegawaian yang memadai (%) 2008 100 100 85 75 8 17.5 29 100 1355 80 11. 42.16 34. 29.3 4 16 7.18 38. 43. 30. 58.73 70 75 2010 100 100 100 85 6 17. 28. 51.16 125 8 100 50 49 40 11 348 100 100 95 90 2 85 100 70 1 73 32 100 1476 90 11. 41. 24.00 100 100 53 21. 31. 53.0 0 100 90 Evaluasi 2012 100 100 100 95 6 18 4. 48.5 4. 49. 25. 37. 56. kesenian.

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 54 . 62. dan pengembangan pegawai (%) Tersedianya data dan informasi kepegawaian (%) Tersedianya sarana layanan administrasi perlengkapan yang memadai (%) 2008 70 100 100 100 2010 80 100 100 100 2012 90 100 100 100 59. 61. 60. mutasi.N o Indikator Tersedianya sistem pengembangan pegawai (%) Terlaksananya monitoring pelaksanaan penerimaan. disiplin.

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 55 .

LAMPIRAN TABEL Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 56 .

243 1.331 7.889 6.781 1.465 1.954 1.594 150 228 3.347 377 27.548 632 290 2.243 7.085 632 28.835 3.071 360 1.537 (10.157 2006/2 007 1.899 2.834 1.699 637 1.708 2005/2006 45. 3 Perkembangan Jumlah Mahasiswa yang Memperoleh Beasiswa No .201 4.618 319 258 2.252 4.643 1.972 2.075 4.892 160 1.697 2008/2 009 2.013 3.149 2.72) 5. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Fakultas Fakultas Hukum Fakultas Ekonomi Fakultas Ilmu Administrasi Fakultas Pertanian Fakultas Peternakan Fakultas Teknik Fakultas Kedokteran Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan Fakultas MIPA Fakultas Teknologi Pertanian Fakultas Ilmu Sosial Prog.537 5.894 3.588 1.073 3.994 2005/2 006 1.889 (13.814 1.824 2.096 1. Rasio antara pendaftar dan yang diterima di UB Jumlah Calon Jumlah Jumlah Daya Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Tampung Mendaftar Diterima Baru *) (1) (2) (3) (4) (5) 2003/2004 51.186 1.331 (19.060 1.030 263 609 235 27.516 2.588 1.685 2.192 2007/2 008 1.794 3.1.641 1.082 (15.68) 5.644 1.705 2.251 160 1.581 2.973 1.665 1.62) 5.978 225 995 692 27.628 1.98) 5.991 (18.571 1.073 7.065 1.396 756 28.627 5. 2 Perkembangan jumlah mahasiswa UB No. 1 2 3 4 5 6 7 8 Fakultas Hukum Ekonomi Ilmu Administrasi Pertanian Peternakan Teknik Kedokteran Perikanan & Ilmu 2002/20 03 259 510 463 646 291 778 280 386 Tahun Akademik 2003/20 2004/20 2005/20 2006/20 04 05 06 07 263 240 232 160 517 499 470 355 458 478 389 286 660 556 550 350 313 279 279 191 793 806 831 469 277 276 295 172 403 336 409 243 Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 57 .930 1.13) 6.924 3.102 1.350 7.370 1.082 7. Tahun Akademik Tabel L.Tabel L.263 6.010 3.991 7.868 2006/2007 44.482 2.309 1.461 Tabel L.845 Keterangan: *) angka di dalam kurung pada kolom ‘jumlah mahasiswa yang diterima’ adalah persentase dihitung dari jumlah mahasiswa yang mendaftar.589 1.432 225 1.407 2.043 2007/2008 37.764 1.728 1.466 2004/2005 49. Bahasa dan Sastra Program Non Gelar (S-0) Program Dokter Spesialis 1 Program Pascasarjana (S2) Program Doktor (S3) Jumlah 2004/2 005 1.835 3.

73% Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 58 .475 17.383 16.457 16.057 11.27% 512 449 44 4.95% 506 342 61 4.96% 417 283 87 32 3.593 17.9 10 11 12 Kelautan MIPA Teknologi Pertanian Program Bahasa dan Sastra Program Ilmu Sosial Jumlah % thd Jumlah Mhs D-3& S-1 441 286 43 4.08% 489 410 97 6 4.

Teknik Fakultas Kedokteran Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan Fakultas Matematika & IPA Fakultas Teknologi 2003/2 004 4.89 4.50 2.975.00 90.19 70. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Fakultas Fakultas Hukum Fakultas Ekonomi Fakultas Ilmu Administrasi Fakultas Pertanian Fakultas Peternakan Fakultas.13 4.61 4.32 74.08 64.25 4.88 99.34 4.12 13.78 3.15% 28.91 92.04 6. sudah termasuk dana pendampingan **) Inherent untuk tahun 2006 Jenis PHK Tabel L.52% 37.87 Evaluasi 2007/2 008 4.249.13 2006/2 007 4.17 69.98 69.26 74.09 63.63 4.33 5.77 4.23 65.69 57.12% Lainnya ** 2.33% 18.42 2004/2 005 69.00 4.49 4.91 66.74 59 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | . Teknik Fakultas Kedokteran Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan Fakultas Matematika & IPA Fakultas Teknologi Pertanian Fakultas Ilmu Sosial Prog.78 54.00% 100.19 65.027.84 73.20 83. Produktivitas per Angkatan untuk Mahasiswa S-1 No .31 4.00 4.51 71.49 74.99 77.87 75.94 75. Bahasa dan Sastra PS Pascasarjana (S-2+S3) Rata-rata 2003/2 004 61.00% *) Data dalam juta rupiah.73 72.92% SP4 2.35 27.93 77. Data Perkembangan Perolehan Dana Program Hibah Kompetisi Jumlah Dana % 2004 2005 2006 2004 2005 2006 TPSDP 4.49 4.20 4.29 4.00 5.53 83.91 88.641.41 68.36 4.14 4.87 17.31 4.97 Tabel L.59 5.41% 37.43 70.21% 12.74% A2/A3 2.76 77.74 77.68 4.28 4.58 4.12 68.43 58.742.58 48.41 8 7 100.616.25 4.30 30.68 74.20 62.083.55 4.99 2006/2 007 78.87 80.13 42.00% 29.59% 33.04 3.30 0. 5.55 70.26 53.90 80.00% 100.09 5.84 76. Rata-rata Lama Studi Lulusan S-1 No .20 4.51 64.82 2005/2 006 4.57 55.98 4.550.02 54.00% 15.40 86.66 2004/2 005 4.56 5.52 5.78 2005/2 006 90.98 5.0 18.32 4.17 4.379.01 4.25 85.18 2007/2 008 82.03 4.00% 0.55 4.64 64.57 103.0 Jumlah 9.Tabel L.07 99. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Fakultas Fakultas Hukum Fakultas Ekonomi Fakultas Ilmu Administrasi Fakultas Pertanian Fakultas Peternakan Fakultas. 6.836.23 4.61 74.35 4.38 5.41 69.86 66. 4.46 4.27 4.95 4.783.069.41 4.11 91.91 69.88 48.62 4.19 4.50 5.76 4.78 71.17 4.166.

67 4.56 3.77 4.46 4.22 4. Bahasa dan Sastra Prog. Kedokteran Hewan Rata-rata 4.11 12 13 Pertanian Fakultas Ilmu Sosial Prog.17 4.12 4.50 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 60 . Pend.48 4.58 4.

69 4.91 3.12 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 <3 4-6 6 .23 4.75 5.7 6.38 4.88 4.61 4.8 5. Waktu tunggu lulusan UB menurut Fakultas dan Jurusan Masa Tunggu Bidang Studi Sosial (bulan) No.5 4.9 4.5 6.13 3.75 4.08 4.71 4.29 4.3 4.24 4.33 WAKTU TUNGGU THN 2006 perempua laki-laki n 4-6 <3 4-6 4-6 <3 6 .5 7.97 7 6.33 4.5 5.08 4.2 4.39 3. 1 2 3 4 5 6 PROGRAM STUDI Manajemen Ilmu Hukum Administrasi Bisnis Akuntansi Administrasi Publik Ekonomi Pembangunan WAKTU TUNGGU THN 2005 Perempua Laki-laki n 5.95 4.17 5.82 5.79 5.12 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 Masa Tunggu Bidang Studi Agrokompleks (bulan) No.Tabel L.06 5.15 4.77 7.17 WAKTU TUNGGU THN 2006 perempua laki-laki n 4-6 4-6 4-6 <3 6 .31 5.9 4.5 4.5 4.12 4-6 6 .55 WAKTU TUNGGU THN 2006 perempua laki-laki n 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 4-6 4-6 Masa Tunggu Bidang Studi Eksakta (bulan) No Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 PROGRAM STUDI Kedokteran Umum Teknik Pengairan Kimia Matematika Teknik Sipil Teknik Elektronika Teknik Mesin Biologi Statistika Perencanaan Wilayah dan Kota Teknik Arsitektur Fisika WAKTU TUNGGU THN 2005 Perempua Laki-laki n 3 3 3.22 5.3 8.73 4.5 5.07 3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 PROGRAM STUDI Produksi Ternak Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Teknologi Hasil Pertanian Teknologi Hasil Perikanan Teknologi Hasil Ternak Hortikultura Agronomi Sosial Ekonomi Pertanian Sosial Ekonomi WAKTU TUNGGU THN 2005 Perempua Laki-laki n 4.35 3. 7.33 4.12 4-6 4-6 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 4-6 <3 Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 61 .59 4.6 4.75 4 4.

13 7.75 6.68 5.25 5.12 4-6 4-6 4-6 4-6 6 .88 5.44 5.12 <3 4-6 4-6 <3 6 .27 6 WAKTU TUNGGU THN 2006 perempua laki-laki n 6 .25 5.53 5 4.95 3 4.65 6.31 6.9 5.45 5.12 4-6 4-6 4-6 4-6 4-6 6 .44 5.No. PROGRAM STUDI Peternakan Sosial Ekonomi Perikanan Teknologi Industri Pertanian Ilmu Tanah Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan Budidaya Perairan/Akuakultur Pemuliaan Tanaman Teknik Pertanian Manajemen Sumberdaya Perairan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian WAKTU TUNGGU THN 2005 Perempua Laki-laki n 5.12 4-6 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 62 .5 5.36 3.

062 0 0.515 0.025 0 0.5 63.661 0.435 -0.04 3.031 0.019 0.264 0.232 0.17 65.566 0.746 0.014 0.7 62.299 -0.265 0.242 0.297 0.138 -0.497 0.781 -0.335 0.088 -0.7 57 61.155 0.766 -0.177 -0.041 0.032 0.550 0 -0.131 0.295 0.Tabel L.266 0.472 0.86 3.094 0 0.365 -0.742 -0.11 2.2 67.568 0.537 0.667 -0.7 62.025 0.754 -0.8 62.015 -0.354 0.616 0.381 0.204 0.09 3.361 0.223 0.003 0.732 0.619 0.878 0.749 0.7 4-6 <3 <3 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 6-12 4-6 1-2 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 1-2 jt 750 rb-1 jt 1-2 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 500-750 rb 500-750 rb 750 rb-1 jt 500-750 rb 1-2 jt 750 rb-1 jt -0.432 0.003 0.146 0. Rsq si Lama mencar i kerja (bulan) Gaji pertama rata-rata Korelasi IPK & Lama Studi Korelasi Sign. Rsq EKSAKTA Kedokteran Umum Laki-laki Perempuan Arsitektur Laki-laki Perempuan Elektro Laki-laki Perempuan Mesin Laki-laki Pengairan Laki-laki Perempuan Sipil Laki-laki Perempuan Biologi Laki-laki Perempuan Fisika 2.457 0.972 0. IPK.319 0.425 0.515 0.128 0.724 0.610 0.09 3.004 0.189 0.017 0.309 0.664 0.668 0.733 -0.325 0.09 3.3 61.06 2.008 0.556 0.048 0.193 -0.528 0.445 0.950 -0.407 -0. 8.156 0.04 3.259 0.657 -0.089 0.586 0.855 -0.124 1 0.242 0.009 0.985 0.491 0.307 -0.6 53.236 0.117 -0.3 54.00 2.93 3.863 0.242 0.80 3.165 0.3 4-6 4-6 <3 6-12 -0.92 3.014 0.545 0.059 0.986 -0.097 -0.445 0.426 0.059 Kimia Laki-laki Perempuan Matematika Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 63 .86 2.031 0.717 -0.917 0.001 0.985 0.99 3.166 0.258 0. Rsq si Korelasi IPK & gaji pertama Korela Sign. Waktu Tunggu and Gaji Awal Hasil Penelusuran oleh UB (H ASIL T RACER S TUDY Program Studi IPK ratarata Lama Studi ratarata TAHUN 2005 TERHADAP LULUSAN PERIODE 1998-2002) Korelasi IPK & Lama mencari kerja Korela Sign.472 0.90 2.6 64.053 0.219 -0.604 0.213 0.360 0.050 0.182 0.013 0. Lama Studi.8 59 55.112 0.956 0.561 0 0.02 48 39.019 0.186 0.492 -0.036 0.600 -0.009 0.201 -0.492 -0.277 0 0 0.116 0.070 0.393 -0.037 0.133 0.653 -0.2 59.067 0.041 0.018 Laki-laki Perempuan 2.015 1 0.033 0.902 0.

204 0.065 0.203 0.788 0.650 -0.200 -0.95 3.923 0.168 0.634 0.97 3.251 0.832 -0.9 53.156 0.1 61.009 0.038 0.168 0.554 0.5 <3 4-6 -0.595 0.044 -0.382 -0.201 0.557 -0.725 -0.309 0.204 0.410 -0.496 0.452 0.315 -0.007 0.004 0.434 0.824 0.452 0.429 0.175 0.082 0 0 0 0 0.962 0.20 0.001 0.- Laki-laki Perempuan 2.103 0.013 0.1 55 46. Industri 3.001 Stastitika Laki-laki Perempuan SOSIAL Administrasi Negara Laki-laki Perempuan Administrasi Niaga Laki-laki Perempuan Akuntansi Laki-laki Perempuan Ekonomi Pembangunan Laki-laki Perempuan Manajemen Laki-laki Perempuan Ilmu Hukum Laki-laki Perempuan AGROKOMPLEKS Teknik Pertanian Laki-laki Perempuan Tek.16 3.183 0.2 58.418 -0.307 0.212 0.637 0.8 46.438 0.053 0.6 59.2 53.002 0.96 3.089 0.068 0.6 4-6 4-6 4-6 4-6 750 rb-1 jt 500-750 rb 750 rb-1 jt 500-750 rb -0.178 0.014 0.692 0.168 0.402 0.513 0.027 0.733 -0.323 -0.487 -0.304 0.034 0.410 0.184 0.23 3.195 0.008 0.568 0.14 65.061 0.247 0.389 0.06 2.530 0.196 0.053 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 64 .404 0.422 0.298 -0.03 3.212 0.025 0.447 -0.281 2.581 0.899 0.146 0.725 0.369 -0.29 3.461 0.120 -0.149 -0.230 0.140 0.526 0.044 0.1 56.1 50.369 -0.422 -0.077 0.022 0.433 0.099 0.526 0.136 0.12 54.223 0.026 -0.698 0.122 0.321 0.040 0.6 50.021 0.004 0.314 -0.5 58.204 0.926 2.655 -0.247 -0.098 0.145 0.452 -0.050 -0.025 0.467 0.548 0.020 0.020 0.537 0.310 0.7 60.309 0.5 56.626 0.7 50.3 4-6 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 750 rb-1 jt 1-2 jt 750 rb-1 jt 500-750 rb 1-2 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 500-750 rb 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 500-750 rb 750 rb-1 jt -0.740 -0.605 -0.449 0.448 0.324 -0.108 0.034 0.95 67.16 2.65 3.425 0 0 0 0.16 3.702 0.21 63.328 0.031 0.551 -0.105 0.81 2. Hasil Pertanian Laki-laki Perempuan Tek.002 0.478 0.16 3.1 4-6 4-6 500-750 rb 500-750 rb 750 rb-1 jt 500-750 rb -0.624 -0.94 3.366 0.472 -0.261 -0.136 0.772 0.345 0.113 0.319 0.6 52.355 0.218 -0.045 -0.523 0.395 -0.176 0.908 0.926 0.37 2.259 0.596 -0.439 0.144 -0.14 3.

482 0.905 0.747 0.86 3.864 -0.Pertanian Laki-laki Perempuan Agrobisnis Laki-laki Perempuan Agronomi Laki-laki Perempuan HPT Laki-laki Perempuan Hortikultura Laki-laki Perempuan Ilmu Tanah Laki-laki Perempuan PKP Laki-laki Perempuan 2.392 0.9 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 4-6 4-6 4-6 6-12 4-6 750 rb-1 jt 500-750rb 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt <500 rb 500-750 rb 500-750 rb 500-750 rb 500-750 rb 500-750 rb 500-750 rb 500-750 rb 750 rb-1 jt 500-750 rb 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 500-750 rb 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt -0.313 0.330 0.047 0.398 0.17 2.331 -0.478 0.225 -0.086 0.216 0.125 -0.116 0.5 58.146 0.7 59.287 0.758 0.023 -0.136 0.215 0.515 0.171 0.522 -0.3 62.396 0.270 -0.412 0.102 0.235 0 0.505 0.151 0.982 -0.539 0.535 0.016 0.3 54.041 0.557 0.041 0.862 -0.987 0.356 0.291 0.529 0.375 0.003 0.419 -0.121 0.292 -0.261 0.29 3.574 -0.698 0.307 0.20 59 55.151 0.94 3.658 0.416 0.385 0.727 0.7 57.064 -0.134 0.06 67.7 56.91 3.273 0.528 0.379 0.09 61.189 0.046 0.643 0.004 0.098 0.371 0.217 0.169 0.582 -0.002 0.5 61 59 48.057 -0.747 -0.358 -0.009 0.397 0.125 0.092 -0.797 0.060 0.354 -0.356 -0.287 -0.251 0.745 0.747 0.465 -0.069 0.281 0.3 4-6 4-6 -0.4 54.640 0.734 0.249 0.227 -0.579 0.941 0.280 0.5 62.12 3.485 0.501 0.88 2.010 0.412 -0.99 2.052 0.020 0.3 50.13 3.325 0.488 0.493 0.529 Budidaya Perairan Laki-laki Perempuan MSP PSP Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan 3.26 3.066 0.253 -0.714 0.499 0.435 -0.239 -0.176 0.229 0.329 0.95 3.961 0.382 0.007 0.289 0.570 -0.491 0.743 0.499 0.252 -0.157 0.502 0.222 0.369 0.5 62.698 0.639 0.504 0.083 0.99 2.974 0.857 -0.11 53.110 0.235 2.243 0.2 4-6 4-6 6-12 4-6 <3 6-12 6-12 -0.463 0.334 0.520 0.735 0.630 -0.127 0.083 -0.96 3.547 0.137 0.138 Sosek Perikanan Laki-laki Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 65 .127 0.138 0.608 -0.29 3.306 -0.3 54.980 -0.239 0.052 0.4 58.289 0.384 0.009 0.710 -0.339 0.771 0.257 -0.578 -0.15 2.430 0.01 3.07 3.491 0.170 2.5 4-6 6-12 -0.085 0.484 0.094 0.176 0.7 57.964 0.531 -0.604 0.489 0.202 0.215 -0.128 0.064 0.892 0.505 0.

889 -0.541 0.958 0.458 0.990 -0.644 -0.019 0.2 56.568 0.072 0.28 3.- Perempuan 3.254 Tek.334 0.139 0.272 0.002 0.88 3.018 0.433 0.101 0.90 2.168 0.372 0.484 0.290 0.980 0.141 0.138 0.186 0.2 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 -0.501 0.521 -0.743 0.12 3.91 2.092 0.6 61.534 0.415 0.251 0.235 -0.778 0.024 0.185 0.398 0.508 0.034 0.268 0.091 0.159 0.030 0.185 0.342 0.008 0.04 3.003 0.736 0.865 0.431 -0.042 0.264 0.785 0.790 0 0.25 60.138 0.4 56.186 0.785 -0.776 -0.3 63.174 -0.184 0.25 3.511 0.677 -0.521 0.602 0.992 0.499 0.569 0.862 0.603 0.376 0.09 3.069 0. Hasil Perikanan Laki-laki Perempuan NMT Laki-laki Perempuan Produksi Ternak Laki-laki Perempuan Sosek Peternakan Laki-laki Perempuan THT Laki-laki Perempuan 2.317 -0.683 0.7 53.111 0.79 2.617 0.023 0.24 54.822 -0.675 0.203 0.116 0.005 0.304 -0.1 4-6 6-12 <3 4-6 4-6 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 500-750 rb 500-750 rb 750 rb-1 jt 500-750 rb 1-2 jt 500-750 rb 750 rb-1 jt 500-750 rb -0.2 55.187 0.135 0.743 Keterangan : HPT : Hama dan Penyakit Tumbuhan Sumberdaya Perairan PSP : Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Ternak PKP : Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian NMT : Nutrisi dan Makanan Ternak MSP : Manajemen THT : Teknologi Hasil Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 66 .754 -0.430 0.386 -0.658 -0.569 0.149 0.552 0.1 55 65 57.731 -0.056 0.504 0.

Hasil Tracer Study Terhadap Lulusan 2005-2007 yang dilakukan tahun 2007 (Tracer Study dilakukan akhir tahun 2007) Jumlah gaji pertama Gaji < 1 Juta 1 Juta – 2 Juta 2 Juta – 3 Juta > 3Juta Lulusan bekerja sesuai bidang studi 152 1386 289 62 Lulusan bekerja tidak sesuai bidang studi 203 681 115 20 Waktu Tunggu Mendapatkan Pekerjaan (bulan) NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 PROGRAM STUDI Teknik Sipil Teknik Mesin Teknik Elektronika Teknik Pengairan Perencanaan Wilayah Teknik Arsitektur Kedokteran Umum Ilmu Keperawatan Ilmu Gizi Statistika Matematika Kimia Fisika Biologi Ilmu Komputer Ilmu Hukum Administrasi Bisnis Administrasi Publik Manajemen Akutansi Ekonomi Pembangunan Teknologi Hasil Perikanan Sosial Ekonomi Perikanan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Budidaya Perikanan/Akuakulktur Manajemen Sumberdaya Perairan Teknologi Industri Pertanian Teknologi Hasil Pertanian Teknik Pertanian Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Pemuliaan Tanaman Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan Sosial Ekonomi Pertanian Ilmu Tanah Agronomi Teknologi Hasil Ternak Sosial Ekonomi Peternakan Produksi Ternak Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Program Studi sastra Inggris Program Ilmu Sosial Program Ilmu Komunikasi 3-6 41 40 45 37 36 36 45 39 29 50 35 40 22 34 25 43 40 43 38 46 35 49 45 30 45 28 30 34 27 45 46 38 41 40 43 31 37 35 37 45 0 0 AKTIFIS 6-12 >12 40 19 35 25 35 20 30 33 30 34 29 35 25 30 34 28 42 29 30 20 30 35 35 25 40 39 36 30 30 45 26 31 35 25 35 22 37 25 25 29 40 25 26 25 30 25 35 35 30 25 34 39 30 40 26 40 35 39 25 30 30 24 36 26 29 30 40 20 35 22 25 44 30 33 25 40 25 39 30 25 0 0 0 0 3-6 NON AKTTIFIS 6-12 >12 40 43 17 45 35 20 35 45 20 40 30 30 45 25 30 40 30 30 50 25 25 40 35 25 35 45 25 45 30 25 30 25 45 35 40 25 25 40 35 30 40 30 35 25 45 45 25 30 41 37 22 42 35 23 35 40 25 47 26 27 33 47 20 46 27 27 40 35 25 35 30 35 45 30 25 30 35 35 25 38 37 30 30 40 25 40 35 40 25 35 47 31 22 35 40 25 47 25 28 35 45 20 40 40 20 35 25 40 35 35 30 38 22 40 40 25 35 50 25 24 0 0 0 0 0 0 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 67 .Tabel L. 9.

Aktivitas Penelitian.159.397 14.) Jumlah Paten oleh Dosen Jumlah Dosen Rata2 Jumlah Pengab.9 8 0 3 6 13 18 25 27 1.4 6.507 1.67% 20.877 2.10% % % % 1.757.80 13.587. Kpd Masy / Dosen Rata2 Jumlah Penelitian / Dosen Rata2 Dana Penelitian (juta Rp.52% 5. Ratio Mahasiswa S-1 / Dosen Fakultas Hukum Ekonomi Ilmu Administrasi Pertanian Peternakan Teknik Kedokteran Perikanan & Ilmu Kelautan MIPA Teknologi Pertanian Program Bahasa dan Sastra Program Ilmu Sosial Jumlah Ratio Mahasiswa (S1) / Dosen pada Tahun Akademik: 2001/20 2002/20 2003/20 2004/20 2005/20 2006/20 02 03 04 05 06 07 18 21 21 21 20 19 18 21 21 22 24 26 22 23 20 22 20 21 21 19 22 19 16 14 14 14 14 14 12 12 22 21 22 20 19 17 10 10 11 11 11 12 17 10 28 19 11 29 19 11 29 18 11 26 16 18 18 19 18 17 10 23 10 40 17 16 10 22 9 40 16 2001 151 2002 162 2003 165 Year 2004 197 2005 205 291 4. Kumulatif tahun 2006-2008.670. Jumlah karya publikasi yang dihasilkan menurut lingkup publikasi (nasional.346 2.186 1.44 24.563 2.04% 2. 12.) / Dosen Rata2 Jumlah paten / dosen *) Tidak termasuk dana SPP/DPP Tabel L.890 2.673.10% 3.Tabel L.12 6. 11.180 1.62% 3.224 1.48 15.6 3. internasional).490 1.436 20.16% 72 444 300 244 1.66 13.51 19. Teknologi dan Seni (IPTEKS)(*) Sains dan Teknologi Ilmu Hayati dan Agro Sosial dan Hukum Jumlah Jumlah Penelitian yang Diterbitkan dalam Jurnal Ilmiah Nasional (non Nasional * Internasional Lemlit-LPM) (Lemlit-LPM) 122 53 183 93 139 425 27 95 39 242 287 647 Tabel L.7 0 30 1.44 % % % % 37. 00 31 1.12% Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 68 . 10.83% 3.808.276 12. Pengabdian kepada Masyarakat dan Paten oleh Dosen Faculty Jumlah Pengabdian kepada Masyarakat Jumlah Aktivitas Penelitian Jumlah Dana Penelitian (Juta Rp.89 % 3. No 1 2 3 Bidang Ilmu Pengetahuan.15% 2006 300 52* 5.7 4.

Jenjang Jabatan Fungsional Dosen menurut Fakultas 2008 Tenaga Fakultas Ast.436 2007 97 144 128 149 90 243 181 98 178 71 32 16 1427 2008 96 145 126 146 89 244 173 96 178 73 25 33 1424 Tabel L. Lektor Pengaja Lektor Ahli Kepala r 1 FH 7 13 21 48 2 FE 9 25 48 48 3 FIA 3 37 19 54 4 FP 13 29 29 49 5 FPT 2 9 24 39 6 FTP 17 58 82 79 7 FK 13 49 30 65 8 FPIK 4 21 20 45 9 FMIPA 15 48 65 44 10 FTP 7 25 22 14 11 FIS 9 12 1 12 BASTRA 7 24 2 1 106 350 362 487 Jumlah 7.397 *) Program yang akan dikembangkan menjadi Fakultas Fakultas Tahun 2005 2006 96 99 148 145 128 129 146 149 97 95 234 244 174 178 98 100 172 178 71 71 32 16 1.44 24.224 1.42 34. Perkembangan Jumlah Dosen menurut Fakultas 2003 2004 Hukum 88 87 Ekonomi 140 142 Ilmu Administrasi 119 114 Pertanian 130 134 Peternakan 92 92 Teknik 225 232 Kedokteran 145 155 Perikanan & Ilmu Kelautan 83 88 MIPA 146 157 Teknologi Pertanian 56 61 Program Bahasa dan 14 25 Sastra*) Program Ilmu Sosial*) 8 Jumlah 1. 13. 14.58 25.Tabel L. Guru Besar 7 15 13 28 15 8 16 5 6 5 1 119 8.276 1.36 JML 96 145 126 148 89 244 173 95 178 73 23 34 1.20 *) Program yang akan dikembangkan menjadi Fakultas **) Jumlah Asisten Ahli cukup banyak karena rekruitmen baru tahun N o.424 100% 2004 dan 2005 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 69 .

27% 36.41 9 S1 24 23 22 21 10 39 39 33 47 20 11 26 31 5 2008 S2 55 85 73 60 46 17 1 10 1 44 80 34 11 8 76 8 S3 17 37 31 67 33 34 33 18 51 19 1 34 1 JML 96 145 126 148 89 244 173 95 178 73 23 34 1.Tabel L.42 4 Tabel L.99% 12.35% 28. Jumlah Dosen Berdasarkan Jenis Kelamin menurut Fakultas N o 1 2 3 4 5 6 7 FH FE FIA FP FPT FT FK Fakultas Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi .77% 21.61% 28.98% 43.62% 81. 15.13% 0.60% 2004 L 63 105 98 90 59 182 100 P 24 36 30 42 33 49 55 >35-45 tahun 13. 17.00% 29.17% 3.13% 25. Komposisi Dosen Berdasarkan Umur Menurut Fakultas % Fakultas Hukum Ekonomi Ilmu Administrasi Pertanian Peternakan Teknik Kedokteran Perikanan & Ilmu Kelautan MIPA Teknologi Pertanian Program Bahasa dan Sastra Program Ilmu Sosial Jumlah <=35 tahun 20. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Fakultas FH FE FIA FP FPT FT FK FPIK FMIPA FTP FIS BASTRA Jumlah S1 29 35 34 30 13 71 44 40 55 23 11 29 41 4 2006 S2 59 80 83 55 52 15 2 10 5 51 84 34 5 3 76 3 S3 11 30 12 64 30 21 29 9 39 14 25 9 JML 99 145 129 149 95 244 178 100 178 71 16 32 1.79% 24. Jumlah Dosen Berdasarkan Gelar Akademik Tertinggi Menurut Fakultas N o.00% 34.13% 0.00% 40.45% 30.31% 39.05% 29.25% 93.00% 14.00% 3.93% 26.00% 20.74% 2007 L 68 107 96 98 52 187 107 P 29 37 30 50 38 55 72 > 55 tahun 35.28% 21.04% 32.52% 17.62% 46.05% 14.23% 3.35% 17.58% 27.50% 6.87% 25.51% 14.25% 23.07% 19.05% 18.43 6 S1 27 30 22 25 11 57 29 31 51 23 11 29 34 6 2007 S2 59 83 90 58 50 16 2 12 1 56 88 34 5 3 80 9 S3 11 31 14 65 29 23 29 9 39 14 26 4 JML 97 144 126 148 90 242 179 96 178 71 16 32 1.53% 46.06% 2008 L 64 106 94 97 51 190 99 P 32 39 32 51 38 54 74 70 Tabel L. 16.75% 26.61% 2005 L 69 109 101 101 59 186 107 P 28 39 27 45 38 48 67 2006 L 69 107 99 101 58 191 108 P 30 38 30 48 37 53 70 >45-55 tahun 31.20% 17.24% 17.21% 17.46% 11.93% 4.16% 25.36% 19.00% 21.31% 39.

8 9 10 11 12 FPIK FMIPA FTP FIS Prog. Perkembangan Jumlah Staf Administrasi Menurut Fakultas Unit Kerja/Fakultas Kantor Pusat Fakultas Hukum Fakultas Ekonomi Fakultas Ilmu Administrasi Fakultas Pertanian Fakultas Peternakan Fakultas Teknik Fakultas Kedokteran Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan Fakultas Matematika & IPA Fakultas Teknologi Pertanian Fakultas Ilmu Sosial Prog. 18. Pend. 1 2 3 SD SLTP SLTA 2004 75 69 358 2005 61 66 347 2006 61 66 333 2007 60 70 329 Evaluasi 2008 78 132 443 71 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | . BASTRA Jumlah 54 100 38 88 9 33 57 23 38 2 60 106 44 3 7 95 2 38 66 27 5 18 44 6 63 109 44 9 11 96 9 37 69 27 7 21 46 7 59 108 45 9 11 94 7 37 70 26 7 21 47 2 59 109 45 13 11 93 8 36 69 28 10 23 48 6 Tabel L. 20. 19. Kedokteran Hewan Jumlah 2004 275 32 30 31 45 36 76 66 34 46 35 2 708 727 2 2007 270 34 44 34 45 37 75 60 40 51 39 2 2 5 738 - Tabel L. Prakiraan Jumlah Dosen Pensiun Fakultas Hukum Ekonomi Ilmu Administrasi Pertanian Peternakan Teknik Kedokteran Perikanan & Ilmu Kelautan MIPA Teknologi Pertanian Program Bahasa dan Sastra Program Ilmu Sosial Jumlah N o. Bahasa & Sastra Prog. Perkembangan Jumlah Staf Administrasi Menurut Pendidikan No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 200 7 3 1 5 1 4 1 2 2 1 1 200 8 3 1 1 3 3 4 9 4 1 200 9 5 4 2 3 3 9 1 201 0 2 2 5 3 2 6 20 1 1 Tahun 201 201 1 2 3 3 1 2 1 1 2 1 1 8 4 5 11 3 1 1 201 3 7 5 4 6 2 5 13 2 1 201 4 4 1 2 3 3 7 5 1 1 1 2015 4 8 3 2 5 8 5 1 21 29 27 42 24 2005 277 33 35 33 44 36 77 65 37 50 38 24 2006 273 33 34 34 43 36 76 63 38 51 40 2 2 5 730 45 28 36 2008 353 39 69 43 70 43 82 65 47 73 42 5 2 933 Tabel L.

4 5 6 DIP/SM S-1 S-2 Total Tenaga Adm. 71 142 8 723 60 173 18 725 71 178 19 728 72 180 25 736 77 177 26 933 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 72 .

2 Martadinata Lab Perikanan 3 Sumber Pasir.31 0 11. 22.0 90 54.95 3 299.447 19. Tumpang TK Binaan Unibraw 4 Pucangsongo.Tabel L.965 m2 m2 m 2 m2 3 Kota Malang Tulungrejo dan Jatikerto Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi .817. Perkembangan Jumlah Staf Administrasi Menurut Golongan Kepangkatan Golongan/Ruang Gol I Gol II Gol III Gol IV Total Tenaga Adm 2004 10 313 229 1 553 2005 2 308 386 31 727 2006 2 308 387 31 728 2007 10 320 379 27 736 2008 105 430 373 25 933 Tabel L.82 1 251.19 6 2004 551.82 1 251. Laks.109 923.98 0 2003 550.0 00 35. Data Kepemilikan Tanah UB Tahun 2008 No . 21.1 08 1.82 1 251. Tumpang Kebun Percobaan 5 Jatirejo. 6 Malang Kebun Percobaan 7 Cangar.48 1 73 Luas 516.48 1 2005 551.98 0 2002 560.54 1 92. Sumberpucung Tanah Tegalgondo. Batu Lab Perikanan 8 Probolinggo Rumah Dinas dan 9 Lap. 1 2 Lokasi Tanah dalam kampus Tanah Lab Peternakan diluar 1 Junrejo Dau kampus : Tanah Jln. Tenis Jl. 23.34 0 159.00 3 319.400 1. Cikampek Tanah di Sidang Pagar. Lampung Jumlah luas Tanah Keseluruhan Tabel L.48 1 20062008 551. Perkembangan Luas Tanah (dalam M2) Tahun Aset Tanah dalam kampus Kebun Percobaan Lokasi 2001 560.00 3 319.3 91 1.3 64 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 378.9 65 3.

02 1.28 961.40 Percobaan Barat 0 0 0 0 0 0 1.205 20.26 1.28 961.900.961 Tanah di luar kampus Malang NA NA NA 6.55 0.39 0.73 0.81 0.69 1.813. Sumberpa Perikanan sir 11.97 24.67 0.67 14. 25.6 1.232 6.63 1.108 11.65 1.40 923.37 0.63 2.25 Tabel L.10 0. 24.70 Laboratorium 0. Alokasi Peruntukan Gedung Alokasi Kantor / Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan Fasilitas Umum Jumlah Luas (M2) 20. Alokasi ruang tersedia bagi mahasiswa menurut Fakultas Fakultas Hukum Ekonomi Ilmu Administrasi Pertanian Peternakan Teknik Kedokteran Perikanan & Ilmu Kelautan MIPA Teknologi Pertanian Pascasarjana Ruang/mahasiswa (M2) Ruang Kuliah 1.961 19.85 1.40 923.28 961.54 64.5 1.24 19.50 100.281.40 923.205 19.804.Tahun Aset Lokasi 2001 2002 2003 2004 2005 20062008 Lab.58 0.40 873.19 0.46 1.88 1.25 2.316.48 0.02 0.6 1.44 3.000 54.00 M2/mhs (s-1 reg) 1.624.834.284 4 4 4 4 4 Kebun Lampung 873.70 136.232 Jumlah Tanah di Jawa 961. Probolingg Perikanan o 54.92 % 15.36 47.11 5.000 Lab.141.27 1.28 Timur 961.961 19.232 6.834.36 17.108 11.984.000 54.6 1.108 Lab.108 11.47 7.813.82 0.17 0.84 0.28 961.94 1.92 M2/mhs (total) 0.813.40 873. Sumberse Peternakan kar 20.6 1.000 54.02 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 74 .108 11.108 11.6 Jumlah 84 84 23 64 64 64 Tabel L.205 20.97 0.000 54.000 54.

883.18 292.44 24.00 50.27 6.05 3.00 11.00 139.51 16.62 25.15 100.091.71 100.99 100.99 % 1.23 8.80 120.23 3.628.35 37.033.449.905.44 6.63 155.26 237.91 71.490.324.70 1.00 24.93 2.69 6.842.50 3.00 20.622.05 21.31 862.656.38 1.910.499.00 2.00 17.52 2.41 790.50 4.05 2.36 1.771.80 1.90 100.104.95 1.383.04 4.91 100.60 19. 26.00 12.06 18.57 1.97 54.857.289.68 34.461.70 12.398.86 1.00 75 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi .21 36.44 1.84 1.74 100.45 1.Tabel L.65 29.15 2.60 49.92 0.62 49.00 11.804. Alokasi Ruang dan Gedung pada Setiap Fakultas No Fakultas Alokasi Kantor Administrasi Ruang Kuliah 1 Kantor Pusat Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 2 Faultas Hukum Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 3 Fakultas Ekonomi Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 4 Fakultas Ilmu Administrasi Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 5 Fakultas Pertanian Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 6 Fakultas Peternakan Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah Luas (M2) 422.81 5.77 785.80 32.68 9.15 1.825.57 518.81 2.909.86 28.10 8.516.23 1.

00 28.54 1.37 0.238.361.346.193.34 1.98 0.98 1.272.430.00 42.28 4.79 20.457.488.259.383.081.00 8 Fakultas Kedokteran Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 9 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 10 Fakultas MIPA Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 11 Fakultas Teknologi Pertanian Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 12 Pascasarjana Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 76 .632.69 2.62 1.00 2.59 6.00 18.38 19.500.415.30 27.00 19.033.399.96 3.232.87 822.17 2.48 100.13 120.34 2.19 47.00 100.488.91 1.80 19.37 47.61 22.926.104.62 27.144.44 403.120.13 5.74 574.20 34.00 3.23 100.22 2.14 9.17 100.25 28.54 4.86 7.526.14 0.04 3.62 1.45 1.00 12.80 3.37 546.40 23.69 98.20 25.40 2.19 2.72 28.59 100.38 144.36 23.17 9.35 7.23 0.7 Fakultas Teknik Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 3.665.80 19.00 39.13 6.287.22 436.52 11.74 16.44 100.21 31.71 31.15 3.

Mikrobiologi Pangan Lab. 29. Luas Bangunan (Kantor.500 600 108 45 45 63 55 400 42 180 149. Penginderaan Jauh dan Pemetaan Lab. 21. 22. 14. Fisiologi Ternak Lab. Kimia Tanah Lab. 23. ruang kelas. 40.000 12. 37.54 2. Kimia Pangan Lab.46 20.505. 43. 20. Pemuliaan Lab. Pengolahan Pangan Lab. Pengolahan Hasil Samping Kebun Praktikum Budidaya Pertanian Rumah kaca Laboratorium Sumber Daya Lingkungan Laboratorium Fisologi Laboratorium Pemuliaan UPT Sentral UPT Kultur Jaringan Stasiun Klimatologi UPT Ekologi Screen house Lab.12 86.0 75.4 88. 42.6 1.Ternak Perah Lab. 18. 25.690. Epidemiologi Lab. Biologi Tanah Lab.88 93 103. 13. Reproduksi Lab.44 42.7 65 Kondisi Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Status Penguasaan/ Kepemilikan UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB Evaluasi 10. Lapang Peternakan Lab. 36. 39. 15.) No Jenis Auditorium Poliklinik Internet/Computer Center Pusat Bahasa Ruang Praktik Ketrampilan dan Kemahiran Hukum Laboratorium Accounting Laboratorium Dapur Bar dan Restaurant Laboratorium Hotel Guest House Mini Office Laboratorium Sekretaris Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak Laboratorium Hijauan Pakan ternak (Rumah kaca) Lab. 41. 16. 30.813. Geographycal Information System Lab.300 48.14 19.52 33. 38. Penetasan Unggas Lab. studio dsb.5 150. 19. 24. 27. 33. 34. Fisika Tanah Lab.15 21 42 63 42 2. 31. 17. 11.58 63. 28. laboratorium. 12. 26.99 407.7 65 115 43. Sangat Baik Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Sangat Baik Sangat Baik Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 77 .7 36 21. 35. 32.06 2.Ternak Potong Lab. 27.96 86. Aneka Ternak Lab.6 193. Lingkungan Jml 15 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12 1 1 1 1 1 1 1 3 3 1 1 2 1 1 Luas (m2) 10. Pedologi.2 57.Tabel L.

Biofisika Lab.2 167. Rearing Lab. Biologi Dasar Lab. Sub Kultur Jaringan Ruang studio landskap Unit Agribisnis R. 62.8 64. Studio Lab. 77. Fisiologi dan Perkembangan Hewan Lab. 84. 51. Ekologi dan Diversitas Hewan Lab. Kultur Jaringan D3 Lab. 85.92 98. 73. Umum R. Model & Simulasi Jml 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 1 1 6 4 4 4 3 3 1 1 1 1 3 2 1 1 3 1 2 2 1 1 2 2 2 Luas (m2) 36 56.43 56. 52. Pestisida Lab. 83. Bakteriologi Lab. 67. 64. 80. Statistika Lab. Taksonomi Struktur dan Perkembangan Tumbuhan Lab. Mikologi Lab. 55. Produksi agribis Laboratorium Kimia Dasar Lab.48 124.2 223. Biokimia Lab.No 44. 75. 65. Kimia Organik Lab. Bioteknologi Lab. Kimia Analitik Lab.8 64. 49. 79. 54. Instrumen & Pengukuran Lab.2 223. Fisika Material Lab. Instrumentasi Lab.25 23. Mikrobiologi dan Genetika Lab. Kimia Fisik Lab. Kultur jaringan dan Mikroteknik Lab. 76. 63.8 83. 58. Virologi Lab. 53. Lingkungan Lab. Workshop Lab. Geofisika Lab. 61.13 6. Nematologi Lab. 72. Entomologi Lab. 86. 50. Kimia Anorganik Lab. Pengering Lab.43 64.7 56 56 166 117 39 44 152 12 120 105 30 34 38 104 123 105 Kondisi Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Status Penguasaan/ Kepemilikan UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB Evaluasi Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Sangat Baik Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 78 .0 73. 45. 78. 60. Fisika Dasar Lab.8 25.55 16 33. Fisika lanjutan Lab. 47. Jenis Lab. 46. 48. Matematika Lab. 81. Tunggu Studio R.88 45 27 135 69 36 360 223. 69. 68. 74. 56. Komputer R. 66.8 64. 70. 57. 59. 71. Fisiologi Tumbuhan.4 166. 82. GC R.

533 2004 97.57 3 259. 88.652 170. 90.202 195. Perkembangan Jumlah Judul Bahan Pustaka No .95 16.81 5 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 79 .No 87. 89.95 27.383 212. 28.750 175. Jenis Internet (cable) and Wifi/ Computer Center Laboratorium Radio Laboratorium TV Laboratorium Sosiologi Jml 6 1 1 1 Luas (m2) 338 27.881 2006 115. 1 2 Judul Kopi Jumlah 2002 81.404 2003 85.16 Kondisi Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Status Penguasaan/ Kepemilikan UB UB UB UB Tabel L.051 2005 108.

31.870 14. Pasca Sarjana Ilmu2 Sosial Pertanian. Niaga.785 39.22 5 10. Perikanan.05 4 2004 12.100 16.795 11.989 21. 30.118 Social Science Agrocomplex (TEEAL = The Essential Electronic Agricultural Library) Agricola (hanya Index & Bidang pertanian & related Abstract) Social Sciences Indeks Indek artikel bidang ilmu sosial Jumlah journal CDROM secara keseluruhan Tabel L.020 8.468 29.437 350 186.193 24.431 1. Hukum.168 31.90 5 2006 11.028 208.864 15.572 22.517 12.670 31.Tabel L.890 13.579 24. Perkembangan Jumlah Transaksi On line NO.524 24.964 4.199 31.937 11.637 11. Pasca Sarjana Ekonomi. Adm. Biologi.701 7. 1 BULAN Januari Tahun 2004 121295 2005 170661 2006 281.716 23.23 7 Tabel L.006 24.299 11.58 8 5.412 1.55 0 2.009 1.350 11. Data jumlah judul jurnal CD-ROM No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Database Bidang (Jurnal) Medical Journal Applied Science & Technology Business Research Untuk Fakultas FK. Pasca Sarjana Mulai Tahun 1994 1994 1994 1994 1993 1992 1992 Jml Judul 316 144 669 241 163 147 438 2.840 Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 80 .538 4.698 3.574 24.49 1 9. Perkembangan Jumlah Peminjam Buku Pustaka NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 11 13 FAKULTAS/PROGRAM STUDI FH FE FIA FP FPT FT FK FPIK FMIPA FTP PPS NON FAKULTAS KEPEGAWAIAN TOTAL 2003 5. Peternakan.643 35.616 27. Pasca Sarjana MIPA.882 30. FT.677 2.870 12. 29.243 651 253. Tehnologi Pertanian.386 2.293 7. MIPA.928 30.20 9 749 175 533 93.80 3 2005 15.

Pemilihan Peneliti Remaja Juara I Bid. Polkam Juara I Bid. LKTM Lingkungan Hidup Juara I Juara III 2005 (3) Juara III 2 Emas. LKTM Bidang Seni c.NO. Partisipasi dan Prestasi Mahasiswa dalam Kegiatan Pekan ilmiah Mahasiswa dan Kegiatan Inovatif-Produktif Lainnya Tingkat Nasional dan Internasional. Geofisik Juara III Bid. Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) e.854 345. IPA Juara III 4 Finalis baru akan lomba tgl.432 641. IPA Juara II Juara I Bid. IPA Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 81 . 4 Prk & 1 Perg 2008 (6) Juara Umum Juara I LKTI Hari Dharma Samudra 2008 Juara I & II Bidang IPA Juara III Bidang Biotis Juara II Bid. Nasional ( PIMNAS ) Lomba Karya Tulis Mahasiswa Tingkat Nasional ( LKTM ) a.008 470.102 532. IPS & Juara I Bid. IPA Juara II Bid. 4-6 Des 07 di Bogor Juara II Bid.604 391. LKTM Bidang IPA b. Kesra & Juara III Bid. 5 Perunggu (5) Juara III 2 Ems. Sosek & Juara III Bid.457 345. IPA & d. Polkam Juara I Bid. dalam Tiga Tahun Terakhir N o (1 ) 1 2 Jenis Kegiatan (2) Pekan Ilmiah Mahasiswa Tk. Ekonomi Juara I Bid. 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 BULAN Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember TOTAL Rata-rata perbulan Rata-rata perhari Tahun 2004 166835 142975 161547 186551 171014 140877 114591 159775 132746 97873 157708 1753787 146149 5846 2005 159891 215788 225853 209225 171014 171655 262021 277314 282594 100544 0 2246560 204232 6900 2006 281.489 0 4584859 416805 13893 Tabel L. 3 Perak Tingkat Kejuaraan 2006 2007 (4) 4 Perak. 32.138 398.478 330. Polkam & Bid.457 566. Ekonomi Juara I Bid.

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Bid. IPS Juara I Juara II 3 Juara I Seni Beroda Juara I Juara I Juara I Gemas TIK Juara I & II Juara III Juara I Juara III Juara II Juara II & III Juara II Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 82 . Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Bid. Lomba Hasil Penelitian Unggulan Terpadu (Depkominfo) Lomba Karya Inovatif Mhs. Teknologi Juara I Juara I Juara II 2008 (6) Juara I Bid. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Bid. Penulisan Ilmiah e. IPS Juara III Bid.N o (1 ) Jenis Kegiatan (2) Indonesia (PPRI) f. LKTM Indocement h. Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) b. Lomba Cipta Elektronik Nas. Masy. IPA Tingkat Kejuaraan 2006 2007 (4) (5) Juara I Bid. Pengab. Student Technoprenurship Program j. d. Penelitian 2005 (3) Juara II & III Bid. Tingkat Nasional a. Lomba Bisnis Plan Pemuda Tk. (LCEN) c.Nasional (Menpora) i. LKTM Ketenagalistrikan (HLN ke 61) g. Program Kreativitas Mahasiswa ( PKM ) Bid. Teknologi f.

Achmad Dahlan Cup III.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. 21.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. tanggal 22 – 31 Agustus di Semarang Festival Paduan Suara XX ITB 2006. Putra Juara III Kerapihan Teknik Beregu Teknik Asli Putri Juara I Kerapian Teknik Beregu Komb. tanggal 2 . tanggal 11 . 9. tanggal 2 . 17. 6.3 Agustsu 2005 di Bandung Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. 33.17 September 2006 di ITB Bandung Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ.3 Agustus 2005 di Bandung Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) IX. 8. Achmad Dahlan Cup III. 11. tanggal. (1) 1. 3. tanggal 12 .7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta International Championship for Jogja. Jenis Kegiatan (2) International Championship for Jogja. Partisipasi dan Prestasi Mahasiswa dalam Bidang Minat dan Bakat Tingkat Nasional dan Internasional No . tanggal 2 . 18.Tabel L. tanggal 26 Juli . tanggal 2 . tanggal 12 .7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta International Championship for Jogja. Tingkat Kejuaraan (3) Juara I Kerapian Teknik Beregu Komb. 4. tanggal 2 . 2.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. 5. Achmad Dahlan Cup III. 12. tanggal 2 .7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta International Championship for Jogja. tanggal 12 .7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) IX. 14. Achmad Dahlan Cup III. tanggal 2 . Achmad Dahlan Cup III. Putra Juara I Kerapian Tehnik Berpasangan Tangan Kosong Putri Juara II Seni Tunggal Putra Juara III Klas Bebas Putra Juara I Klas Tanding Perorangan Juara II Klas Tanding Perorangan Juara II Klas Bebas Beregu Pa Juara III Klas Tanding Perorangan Pesilat Terbaik Putri Juara I Baca Puisi Putri Peksiminal Juara II LIBAMA DIVISI I Nasional Juara II Katagori Putri Juara I Klas Tanding Perorangan Juara II Klas Tanding Perorangan Juara II Klas Bebas Beregu Pa Juara III Klas Tanding Perorangan Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 83 . Achmad Dahlan Cup III. tanggal 26 Juli . 10. tanggal 12 . tanggal 12 .7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta International Championship for Jogja. 20. Putra Juara I Kerapian Tehnik Berpasangan Tangan Kosong Putri Juara II Kerapihan Teknik Berpasangan Senjata Putri Juara I Kerapian Teknik Beregu Komb.7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta International Championship for Jogja. 16.16 September 2006 di Makasar Liga Bola Basket (LIBAMA) Divisi I Nasional. 15. Achmad Dahlan Cup III.7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta International Championship for Jogja.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. 12 . 13. 7. Achmad Dahlan Cup III. tanggal 12 .18 Maret 2006 Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) VIII. tanggal 12 . tanggal 12 . 19.

31 Tingkat Kejuaraan (3) 22. tanggal 26 .17 September2006 di ITB Bandung Kejuaraan Nasional Pencap Silat Antar Mahasiswa II. tanggal 2 -7 Maret 2007 di IPB Bogor Kejuaraan Nasional Pencak Silat Antar Perguruan Tinggi II 2007. tanggal 22 .26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 .31 Maret 2007 di Univ.31 Agustus 2006 di Semarang Festival Paduan Suara XX ITB 2006.26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 . 36.No . tanggal 23 . tanggal 12 . 23.26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 .18 Maret 2006 Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) VIII. 12 .26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 . Wijaya Kusuma Surabaya Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 .26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional Panahan Indoor Terpadu VII 2007. 29. 32. 26. tanggal 23 . 27. Achmad Dahlan Cup III. Wijaya Kusuma Surabaya Kejuaraan Nasional Pencap Silat Antar Mahasiswa II. 39. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 84 . 33. 30.31 Maret 2007 di Univ. tanggal 23 .26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 . 28.26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 . tanggal 12 . Wijaya Kusuma Surabaya Kejuaraan Nasional Pencap Silat Antar Mahasiswa II. 41. tanggal. Pesilat Terbaik Putri Juara I Baca Puisi Putri Peksiminas Juara II LIBAMA DIVISI I Nasional Juara II Katagori Putri Medali Perak Klas Seni Tunggal Putra Medali Perunggu Klas J Putra Medali Perunggu Klas G Putra Medali Perunggu Klas E Putri Juara I Ganda Putra Juara I Ganda Campuran Juara II Tunggal Putra Juara III Tunggal Putra Juara III Ganda Putra Juara III Ganda Putri Juara I beregu Putra Juara III Beregu Putri Juara I Perorangan Putra B Kualifikasi Jarak 18 M dan Juara II Perorangan Putra B Olympic Round Jarak 18 M Juara III Perorangan Putra B Kualifikasi Jarak 18 M Juara II Versi Jurus Tunggal Juara III Klas E Putri versi IPSI Evaluasi 38.31 Maret 2007 di Univ. Wijaya Kusuma Surabaya Kejuaraan Nasional Pencak Silat Antar Perguruan Tinggi II 2007. 34. 40. tanggal 23 . tanggal 26 . tanggal 2 -7 Maret 2007 di IPB Bogor Kejuaraan Nasional Panahan Indoor Terpadu VII 2007.26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 . 31.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. Wijaya Kusuma Surabaya Kejuaraan Nasional Pencap Silat Antar Mahasiswa II. 37. 35.31 Maret 2007 di Univ. (1) Jenis Kegiatan (2) Achmad Dahlan Cup III. tanggal 11 .16 September 2006 di Makasar Liga Bola Basket Mahasiswa (LIBAMA) Divisi I Nasional.31 Maret 2007 di Univ. 25. 24.

Pend. Nasional Pada Tanggal 17 . tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Mengikuti Kompetisi Paduan Suara Univ. 43. Juara I KPKM Bidang Ekonomi 57. Nasional Pada Tanggal 17 . tanggal 28 . 45. tanggal 28 Agt s/d 3 September 2007 di Bandung Lomba Karya Tulis Ilmiah Hari Dharma Samudra.19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk.19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. tanggal 28 . IPS dan Ilmu Pendidikan. Nasional Pada Tanggal 17 . Katolik Parahyangan IV (KPS UNPAR IV). Juara I LKTI Hari Dharma Samudra 2008 51. Wijaya Kusuma Surabaya Perisai Diri International Championship V 2007. Finalis KPKM Bidang Polkam 56. IPS dan Ilmu Pendidikan. Nasional Pada Tanggal 17 . Finalis KPKM Bidang Polkam 55. Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 17 Mei 2008 Tingkat Kejuaraan (3) Juara I Berpasangan Senjata Putri Juara I Berpasangan Tangan Kosong Putra Juara II Beregu Teknik Senjata Bebas Beregu Putra Juara I Serang Hindar Putri Juara II Versi Jurus Tunggal Putra Juara III Teknik Senjata Wajib Beregu Putra Juara III Klas B Putra Versi IPSI Juara II katagori Popule 50. 49.IPS. IPA Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 85 . 47. tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Perisai Diri International Championship V 2007. IPS dan Ilmu Pendidikan. tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Perisai Diri International Championship V 2007. pada tanggal 15 Januari 2008 di Markas Besar Angkatan Laut Jakarta Kompetisi karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang IPA.19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. Finalis KPKM Bidang Kesra 59. Juara I KKTM Bidang IPS 53.29 Maret 2008 di UB Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. Juara I KKTM Bidang IPA 52.29 Maret 2008 di UB Kompetisi karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang IPA. tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Perisai Diri International Championship V 2007. Nasional Pada Tanggal 17 .19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. 46. tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Perisai Diri International Championship V 2007.No . tanggal 28 . Finalis KPKM Bidang Ekonomi 58. tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Perisai Diri International Championship V 2007. tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Perisai Diri International Championship V 2007.29 Maret 2008 di UB Kompetisi karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang IPA.19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008 Bidang IPA. Juara I KKTM Maba Bid. Juara I KKTM Bidang Pendidikan 54. (1) 42. Jenis Kegiatan (2) Maret 2007 di Univ. 44. 48.

K 70. Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 17 Mei 2008 Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008 Bidang IPA. Juara III PPRI VII Bid. Juara I PPRI VII Bid. IPS 61. Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 17 Mei 2008 Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008 Bidang IPA. Pend.P Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 86 .T 71.19 Juli 2008 di Univ.9 Juli 2008 di LIPI Jakarta Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) VII Tahun 2008 Bidang IPS. IPS 69.IPS. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Juara I KKTM Maba Bid.19 Juli 2008 di Univ. tanggal 25 Mei s/d 19 Juni 2008 di Cisarua Bogor Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) VII Tahun 2008 Bidang IPA. tangal 6 . tanggal Tingkat Kejuaraan (3) Juara I KKTM Maba Bid. tanggal 1213 Mei 2008 di UB Seleksi tahap I Internasional Mathematic Competition For University Students (IMC) dan International Scientific Olympiad on Mathematic (ISOM). Seni 63. 62. Pend. Pend.IPS. (1) 60.9 Juli 2008 di LIPI Jakarta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. IPA 67. Pend. tanggal 14 . Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 17 Mei 2008 Seleksi tahap I Internasional Mathematic Competition For University Students (IMC) dan International Scientific Olympiad on Mathematic (ISOM). Peringkat I Wilayah VII Jawa Timur 65. Juara I KKTM Maba Bid. Juara I Poster PKM . Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 17 Mei 2008 Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008 Bidang IPA. 72. tanggal 14 .No . Jenis Kegiatan (2) Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008 Bidang IPA.IPS. tangal 6 . Juara I Penyaji PKM . IPS 68. Juara I Penyaji PKM .19 Juli 2008 di Univ. tanggal 14 . Peringkat IV 66. Pend. Juara I KKTM Maba Bid.9 Juli 2008 di LIPI Jakarta Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) VII Tahun 2008 Bidang IPS.IPS. Juara I PPRI VII Bid. Alqur'an 64. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI.M Juara I Poster PKM . tangal 6 .

87. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI.K 74.K 77. Finalis PKMI 85.19 Juli 2008 di Univ. tanggal 14 . Finalis PKM – T 81. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. tanggal 14 . Finalis KKTM Seni 2008 Finalis KKTM Seni 2008 Finalis KKTM Seni 2008 Juara I Bidang IPS Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 87 . tanggal 14 . tanggal 14 . Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI.P 75.19 Juli 2008 di Univ. tanggal 14 . Finalis PKM . tanggal 14 .19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang Seni tanggal 25 . Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. tanggal 14 . Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. 88.28 Agustus 2008 di Yogjakarta Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa (LKTIM) Tingkat Kejuaraan (3) 73.19 Juli 2008 di Univ.19 Juli 2008 di Univ. Juara II Penyaji PKM . Finalis PKM – T 80.K 78. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI.19 Juli 2008 di Univ.28 Agustus 2008 di Yogjakarta Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang Seni tanggal 25 .19 Juli 2008 di Univ. (1) Jenis Kegiatan (2) 14 .M 76. Finalis PKMI 84. Juara II Penyaji PKM .P 79. Finalis PKM . Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. tanggal 14 .19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI.No . tanggal 14 . Finalis PKM . Juara II Poster PKM . tanggal 14 . tanggal 14 .28 Agustus 2008 di Yogjakarta Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang Seni tanggal 25 .19 Juli 2008 di Univ.19 Juli 2008 di Univ.19 Juli 2008 di Univ. tanggal 14 . 86. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI.19 Juli 2008 di Univ. Finalis PKMI 82.19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Finalis PKMI 83.

16 Agustus 2008 di Depdikbud. Negeri Malang Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional (Peksiminal) Tangkai Lomba Vokal Group pada tanggal 26 29 Mei 2008 di Univ. Juara III Tangkai Lomba Keroncong Pi Peksiminal Jatim 99. tgl. 101. Juara III Tangkai Lomba Vokal Group Pa Peksiminal Jatim 98.30 Juli 2008 di Jambi Pekan Integrasi Nasional Menwa Manunggal Cakti. Telematika Juara II KRI Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 88 . (1) Jenis Kegiatan (2) Jatim. 24 . 91.9 Agustus 2008 di Semarang Lomba Cipta Elektroteknik Nasional (LCEN) tanggal di ITS Surabaya Kontes Robot Indonsesia (KRI) tahun 2008 di UI Jakarta Tingkat Kejuaraan (3) 89.29 Mei 2008 di Univ. Jatim Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa (LKTIM) Jatim. Juara II Bid. Juara II Tangkai Lomba POP Pi Peksiminas IX Juara III Tangkai Lomba Seriosa Pi Peksiminas IX Juara II Napak Tilas 67 Km 100. tgl. tgl. Nasional (Peksiminas) IX Tangkai Lomba Seriosa Putri pada tgl.16 Agustus 2008 di Depdikbud. 15 . Juara III Pemilihan Kampus Prima Olahraga Katagori Peduli Prestasi 94. 15 . tgl.29 Mei 2008 di Univ. Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional (Peksiminal) Tangkai Lomba POP pada tanggal 26 . Negeri Malang Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional (Peksiminal) Tangkai Lomba Keroncong pada tanggal 26 29 Mei 2008 di Univ. Jatim Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa (LKTIM) Jatim. Juara II Tangkai Lomba Seriosa Pa Peksiminal Jatim 97. Juara II Bidang IPS Juara III Bidang IPS Juara I Bidang IPA Juara II Bidang IPA 93. Juara I Tangkai Lomba Seriosa Pi Peksiminal Jatim 96.30 Juli 2008 di Jambi Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Tk. 102.16 Agustus 2008 di Depdikbud. 90.16 Agustus 2008 di Depdikbud. Negeri Malang Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional (Peksiminal) Tangkai Lomba Seriosa pada tanggal 26 . Nasional (Peksiminas) IX Tangkai Lomba POP Hiburan pada tgl. 24 . tgl. Negeri Malang Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional (Peksiminal) Tangkai Lomba Seriosa pada tanggal 26 . 92. Jatim Lomba Karya Inovatif Mhasiswa (LKTIM) Jatim.No . Jatim Pemilihan Kampus Prima Olahraga Katagori Peduli Prestasi tahun 2008 yang diselenggarakan oleh Kementrian Olahraga dan Pemuda (MENPORA) Jakarta. 15 . tanggal 8 . Juara I Tangkai Lomba POP Pi Peksiminal Jatim 95.29 Mei 2008 di Univ. Negeri Malang Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Tk. Jatim Lomba Karya Inovatif Mhasiswa (LKTIM) Jatim. 15 . 15 .16 Agustus 2008 di Depdikbud.

Jenis Kegiatan (2) Kejurnas Bulutangkis UNJ Cup II Antar mahasiswa se Indone sia.2 Agustus 2008 Festival Paduan Suara XXI ITB 2008 Tingkat Kejuaraan (3) Juara I ganda Putra UNJ Cup II Juara III Tunggal Putra UNJ Cup II Juara I Katagori Lagu Rakyat Indonesia Tabel L. 34. Persepsi Mahasiswa berkait dengan pengelolaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) Tiap hari 386 Tugas 882 Ya  Ketersediaan komputer di 655 kampus Tiap hari  Akses internet di kampus 89 Kuliah  Keperluan akses di kampus 873  Penggunaan Email kampus Tiap hari 55 Tiap saat  Penggunaan data digital 85 Ya  Perlu data/informasi cepat 1027 Sangat  Kepentingan basis data 960 Terpadu  Layanan internet/email 220 Universita  Penyediaan data digital 456 PUSKOM  Unit pengelola 473 Sangat  Pengembangan prasarana 97 Tl  Penggunaan komputer untuk belajar  Keperluan penggunaan  Tl terpadu Setuju 816 Kadang 538 Main 149 Tidak 461 Kadang 398 Email 89 Kadang 286 Kadang 240 Tidak 52 Penting 101 Fakultas 299 Fakultas 187 BAPSI 21 Baik 275 Tak 164 < Tak 1x/ming pernah 204 17 Lain-lain 103 < Tak 373 277 Baca Fun 48 61 < Tak 308 455 Jarang Tak 345 pernah 421 Tidak Tidak 34 11 Jurusan Tak 573 11 Jurusan Manual 436 10 UPPTI Lainnya Semua 152 113 224 Kurang Sangat 532 173 Tak 95 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 89 .No . tanggal 28 Juli . (1) 103.

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 90 .

LAMPIRAN GAMBAR Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 91 .

Unti Ludigdo Dr. Surahman.2. M.E. Ir. M.. Bid.App. MS Dr.S.Penanggungj awab Rektor Pusat Jaminan Mutu Prof. Sutiman B. Akademik Staf Akademik Femy Ir. Bisri. Noor. Yogi Sugito Dekan yang terkait Koordinator Prof. Johan A. Ir.Y. Dr.Sc Koordinator Hibah Universitas Drs. M. Yulia Nuraini. MH Koordinator Hibah A2 & A3 Ir. Djaelani Dra. Koor.Sc Koordinator TPSDP/ I-MHERE Gambar L. Integrasi Peran PJM dan Tim Koordinasi PHK dalam Monevin UB dan Peningkatan Daya Saing Proposal PHK Tahun 2005-2006. Dr. P p a F k lta im in n a u s Snt ea F k lt s au a DK N EA P ma t Dk n e r t r e b nu e a /S k ea is F k lt s au a G JM G JM K e uJu ru a e u a ru a n tta KK t Ju s na s e u Ju s n a ru U JM u KK t PJur s n t d ee u r gaa Su i t aaor m u O a is s F k lta rg n a i a u s p la s n a a e ik e ka a k d m K t aPo r m t d e u r ga Su i K t aL b r t riu e u a o ao m Ku a o a riu u ru t K t t aJu rso m eeaL b a n Gambar L. Sudarminto S.App. Endang Arisoesilaningsih Dr. Jody Moenandir Dr. Ir. M. Adm & Keu Ir. GJM dan UJM di Fakultas dan Jurusan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 92 . MSIE Dr. Sudarminto S. SH.Y. Ir.Sc Koor. Dr. Soebarinoto Prof.Nurhuda Reviewer Proposal/Monevin Asesor internal PR I Prof. Siti Romlah Koordinator SP-4 Sri Lestariningsih. Bid.1. M. MS Staf Adm & Keu Drs.

ns r laks a k e ik T lahadas ini e aat D itatas s ai k bu e u e tuhanB U L B dibe tu p aru n k adas B U aat L Gambar L.S truktur O anis i UBPK L rg as BU Snt ea U iv r ita n es s P R-I R KO ETR P R-II Pe im B U m pin L K. a L IH S K. a L3 P K.3 Struktur Organisasi UB dalam Bentuk BLU Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 93 . a B PI AS D wn e a Pna a e gws P R-III Ins s Fu s titu i ng ional K. a U IK T K. a BA AK K. Pst ua Uaa sh K mr ia o es l U s Pe un g n ur n jan U s Pe ananU u n ur lay mm Dk n ea F H Dkn ea F E Dkn ea F IA Dkn ea F P Dkn ea F T Dk n ea Ft P Dkn ea F K Dk n ea F IK P Dkn ea F IP MA Dk n ea FP T Dkn ea F IS K po ar g B hs aaa D. a In is B K. a BK A B U u Pe an A in tras iro. ir po rg Psa ac sr n aja a Faku /Program U u Pe an A ad m ltas . a L K MU Ka . Pst ua B hs a aa Ka . a BU A K. a LP PM K. a Pr u ep s tka aan K. P a JM K. S I a P K. ns r laks a dm is i Le baga m K a Arm sa a K a PA P K a P n r it n e eb a K.

40% Assisten ahli 35% 30% 25% 20% 15% 10% 5% 0% No coment < 2sks 2 - 6 sks 6 - 9 sks 9 -12 sks > 12sks Lektor kepala Lektor Guru besar

Gambar L.4 Distribusi beban kerja dosen dalam pengajaran (sampling staf)
25% Assisten ahli Lektor Lektor kepala Guru besar

20%

15%

10%

5%

0% < 1 hour 1 - 5 hour(s) 5 - 10 hours 10 - 20 hours > 20 hours

Gambar L.5 Distribusi beban kerja dosen dalam penelitian (sampling staf)

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri |

Evaluasi

94

25% Assisten ahli Lektor Lektor kepala Guru besar

20%

15%

10%

5%

0% < 1 hour 1 - 5 hour(s) 5 - 10 hours 10 - 20 hours > 20 hours

Gambar L.5 Distribusi beban kerja dosen dalam pengabdian masyarakat

Gambar L.7 Pandangan Dosen dan Tenaga Pendidikan terhadap Pengembangan SDM

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri |

Evaluasi

95

Gambar L.8 Pandangan dosen/tenaga kependidikan pada kesesuaian pendidikan dan latihan dengan kompetensi

Gambar L.9 Lama waktu promosi dosen ke pangkat yang lebih tinggi

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri |

Evaluasi

96

10 Pandangan dosen terhadap desentralisasi manajemen keuangan 90% 80% 70% 60% 50% 40% 30% 20% 10% 0% Ka rir G aj i Dosen Teknisi/Lab/UPT Administrasi At ur an Ke pe m Gambar L.90% 80% 70% 60% 50% 40% 30% 20% 10% 0% Assisten ahli Abstain Setuju Tidak Lektor Lektor kepala Guru besar Gambar L.11 Pandangan staf terhadap hal-hal yang perlu diperbaiki Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | At ur an pe ga w Ku al ita s ke rja im pi na n ai Evaluasi 97 .

12 Kepuasan staf terhadap kebijakan dan aturan yang ada 50% 40% Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 30% Evaluasi 98 .60% Gambar L.

9 B ik. 8 % S ng t a a B a a 4 erm nfa t. % Sn a a gt B ik 3 % a . 4 B ik 3 % a .1 % a 3 S h4% uda . 4 atau Fasilitas dalam Perpustakaan UB K rjaH p nMa a is aJuru a Sdi F k lta ine im una hsw s n/P au s Krn ua g B ik 1 % a .4 % a 1 K e D MU iv rs sa uF k lta in rja PKelengkapanuBuku-buku n e ita ta a s Krn ua g B ik 4 a . 1 Manfaa P M (Prog amK atifitasMa s w ) ba i t K r re ha is a g Ma is a has w K ng ura B a a 4 erm nfa t.1 % a 3 K ra u ng B ik 8 a . 3 B a a 3 erm nfa t.P ng ta nMa s w te ngK be a a nB e e hua ha is a nta e r d a iro Adm tra i Aka e ikd nK m h s w a inis s d m a e a a is a n K ra g u n B ik 1 % a . 8 K inerjaBEM Univers atau F itas akultas Sistem Pelayanan di Perpustakaan UB C up uk B ik. % Cukup B 8 B 9 aik. 3 Ckp uu B ik 1 % a . 4 % B 4% aik. 6 Kinerja BEM Universitas atau Fakultas Sn a a gt B ik 2 % a . 9 Ckp uu B ik 2 % a . 3 Sn a a gt B ik 5 % a . 3 B ik 2 % a . 8 B ik 3 % a . % Manfaat PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) bagi Mahasiswa S ng t a a B a a 3 erm nfa t.3 % a 8 B elum 3 % . Ck u up % B a a 1 erm nfa t. 0 Manfaat Kegiatan LKTM dan LKTI bagi Mahasiswa K eleng kapan B uku-bu atauF ilitasdalam ku as Perpus takaan UB T k ida T hu. 0 % B a a 3 erm nfa t. 8 % Pengetahuan Mahasiswa tentang Keberadaan Biro Administrasi Manfaat K iatanL TM danLK bag Ma is eg K TI Akademik dan i has wa Kemahasiswaan C ukup B a a 2 erm nfa t. % S istemPelayanan di PerpustakaanUB K urang aik. 4 Kinerja DPM Universitas atau Fakultas Kinerja Himpunan Mahasiswa Jurusan/PS di Fakultas Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 99 . % S ng t a a B ik. 8 % S at ang B 4% aik. 1 Ckp uu B ik 2 % a . 3 % K ng ura B a a 5 erm nfa t.

35% Baik. % -tia F k lt s paua Ckp uu B ik 1 % a . 7 P la a a K n inp d T p e y n n a t a a ia Krn ua g B ik 1 % a . emna t 2% 5 Pengetahuan Mahasiswa tentang Program M n a K aM h Mahasiswa ke Luar Negeri a fa t rid a Pertukaran asiswa(KRIMA) Krn ua g B r a fa t. 6 % Fakultas S at ang Baik. 3% 7 Ckp uu B r a fa t. emn a 3% 6 B r a f a. 3 B ik 4 % a . 3 Sistem Pelayanan Koperasi Mahasiswa Pelayanan F otokopi padaTiap Fakultas -tiap (KOPMA) Kurang Baik. emn a 8% 4 Pelayanan Fotokopi pada Tiap-tiap Fakultas M n a B a is ab g K la c ra Su iM h s w a fa t e s w a i e n a n t d a a is a T a id k T h . emn a 3% 7 Sn a a gt B r a fa t e mn a. erm n a 3% 5 B lu . e mna t 1% 1 Ckp uu B r a f a.1 % au 9 S d h4% ua. 40% Sn a a gt B r a fa t. 19% Cukup Baik. % Sn a a gt B ik 3 % a .S te P la a a K p ra i M h s w ( O M ) is m e y n n o e s a a is a K P A Krn ua g B ik 4 a .3 % e m 8 Sn a a gt B a fa t. emn a 1% 1 Manfaat PK2MABA bagi Mahasiswa Manfaat Krida Mahasiswa (KRIMA) Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 10 0 . 6 Sn a a gt B ik 3 % a . e mna t 2% 7 B r a fa t. 6% P n e h a M h s w te t n P g mB a is ab g e g ta u n a a is a n a g ro ra e s w a i Pelayananre ta i a upada Tiap-tiap M h s w B rp Kantin T la a d U a a is a e s s ta e d n i B T a id k B r a fa t 1 e m n a. erm n a 6% 5 Manfaat Beasiswa bagi Kelancaran Studi Mahasiswa M na tP 2 A Ab g M h s w a f a K M B a i a a is a Kr n ua g B r a f a. 2 Ckp uu B ik 7 a . 8 B ik 4 % a . emn a 1% 6 Sn a a gt B r a fa t. 3 Pe e ng tahua Mahas w te n is a ntangP ra Pe kar n rog m rtu a Beasiswa Luar Negeri bagi Mahasiswa Ma s w ke ha is a Pengetahuan Mahasiswa tentang Program Berprestasi atau Teladan T a id k B a fa t.

3 5% Metode PengajaranSpiritual Mahasiswa PeningkatanKecerdas an Kesenian yang Ada di Kampus K urang a % Cukup B ik. 1 Sn a a gt B ik 3 % a . 9 B ik 4 % a . 1% 1 S h uda B erkem bang . 0 Penataan T andi Kerohanian untuk Peningkatan am Mahasiswa UBuntukMendukungSuasana Akadem di UB ik Metode yang Diterapkan oleh Unit Aktivitas Kecerdasan Spiritual Mahasiswa K urang B 1% aik. 0 Manfaat Unitas Minat dan Bakat Bagi Pengembangan Kreativitas Mahasiswa Cukup B ik 1 % a . 3 T k ikP n a ra O h a aB la iri y n T rs d d e n e g ja n la r g e d a g e e ia i Kmu a ps Krn ua g C k p B ik 8 uu a . 7 S ng a at B ik. 7 B ik 3 % a . % Ckp uu B ik 2 % a . % B ik 9 a . 1% 6 yang Cukup B ik. % Sn a a gt B ik 3 % a .3 % a 8 B erkem bang .3 % a 9 B ik.5 % 2 B 4% aik.13 Hasil Survey Kepuasan Mahasiwa Terhadap Layanan Kemahasiswaan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 10 1 .1 % a 2 S ng t a a B 4% aik. 9 a % Cukup B erkem bang .3 % a 4 Penataan Taman di UB untuk Mendukung Suasana Akademik di UB Gambar L. 1 MetodeyangDiterap kanoleh Olahraga Beladiri Teknik Pengajaran UnitasPenalaran terhadap PerkembanganKem Tersedia di Mahas wa am puan Penalaran Kampus is K urang B erkembang . 3% 8 B ik.8 B 9 aik. % Metode yangDiterap oleh UnitasKeroh kan anianuntuk Metode yang Diterapkan oleh Unit Aktivitas Manfaat UnitasMinat dan Bakat Bag Peng i em an Mahasiswa Penalaran terhadap bang Perkembangan KreativitasMahas wa is Kemampuan Penalaran Mahasiswa S ng a at B 4% aik.K le g a a F s sO hR g P rm in ny n e n k p n a ilita la a a e a a a g D e ia a o hK m u is d k n le a p s Krn ua g B ik 7 a . 8 S udah. 3 B elum 4 % . 6 Kelengkapan Fasilitas Olah di Kampus MetodePeng ajaranKes enian yangAda Raga Permainan yang Disediakan oleh Kampus K urang B ik.

14. Frekwensi penggunaan TIK oleh dosen dan staf administrasi di UB Kadang 21.3% 80% Gambar L.15.6% Gambar L.Ta < 1/ming 4. Persepsi dosen tentang infrastruktur TIK di UB Ab 70% 60% Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 10 2 50% .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful