EVALUASI DIRI

UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
2008

EVALUASI DIRI
UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG 2008

Peningkatan kapasitas dan kemampuan manajerial pada semua tingkatan perlu dipantau dan dievaluasi untuk terus diperbaiki dalam upaya meningkatkan kualitas UB dalam menata masa depan melalui evaluasi diri yang lebih komprehensif dan efektif. efisiensi. Sebagai penyelenggara pendidikan tinggi. Namun demikian. Perbaikan dan penataan diri harus terus dipacu agar keinginan untuk membangun dan mengembangkan seluruh komunitas UB dapat segera tercapai sesuai dengan sasaran yang diinginkan. Kedua. adanya tuntutan stakeholders akan kualitas. Secara pribadi saya. Selama jangka waktu 46 tahun. Evaluasi diri secara menyeluruh sampai tataran subsistem organisasi atas dasar isuisu strategis di bidang manajemen. Disadari bahwa pada saat ini dan di masa yang akan datang. universitas. akuntabilitas. seperti kapasitas perencanaan. menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada segenap pihak yang telah terlibat dalam persiapan dokumen evaluasi diri sebagai pendukung Akreditasi Institusi. 1 Nopember 2008 Rektor. Saya juga sangat menghargai partisipasi segenap elemen universitas dan dukungan mereka dalam mengembangkan institusi ini. tetapi juga bagi propinsi Jawa Timur maupun negara Indonesia. 1 tanggal 5 Januari 1963. Pertama. responsibilitas sosial serta keberlanjutan organisasi menunjukkan adanya kemampuan organisasi yang sangat baik untuk tetap terus menjalankan misi dan menggapai visinya. transparansi. kualitas institusi. UB telah berkembang menjadi universitas dengan reputasi nasional dan internasional. Prof. Dr. kompetisi pendidikan tinggi yang semakin ketat di tengah arus globalisasi. dan akuntabilitas yang tinggi.SAMBUTAN REKTOR Universitas Brawijaya (UB) adalah perguruan tinggi negeri yang terletak di Kota Malang. fakultas dan unit kerja di lingkungan UB tengah menghadapi situasi yang kompleks. dengan status sebagai universitas negeri melalui Ketetapan Menteri Pendidikan No. Yogi Sugito Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | i . Malang. berbagai upaya pembenahan perlu senantiasa dilakukan untuk menjamin terselenggaranya peran yang lebih nyata di tengah perubahan jaman dan tuntutan masyarakat yang berubah cepat. Ketiga. sekaligus menjadikan Perguruan Tinggi mampu memberikan kontribusi dalam penciptaan national competitiveness. keberadaan UB tidak saja bermanfaat bagi Kota Malang yang dikenal sebagai kota pendidikan. cita-cita pemerintah untuk menjadikan perguruan tinggi sebagai kekuatan moral dalam pembangunan mendorong transformasi menuju tercapainya cita-cita bangsa.Ir.

...........................................................................................1 Sejarah ............................................2 Rencana Strategis.....................3 Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan....................4 Beberapa Upaya Peningkatan Kinerja dan Prestasi UB ................................2 Misi ......VII BAB I LATAR BELAKANG......................................4 Bidang Penunjang Penyelenggaraan Universitas Brawijaya....................................................................................................3 Bidang Organisasi dan Manajemen..................................... I DAFTAR ISI...........................................................................................................................................................................6 BAB II EVALUASI PROGRAM AKADEMIK DAN SISTEM PENJAMINAN MUTU....................... 8 Program Akademik.......................................................................... V PELAKSANAAN EVALUASI DIRI.................................................................................................4 Persiapan Otonomi PT...............................................14 Pengabdian Kepada Masyarakat.............................................................................................................................II RANGKUMAN..............................4 Bidang Penelitian.............16 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | ii ............................................................................................................................................4 Bidang Kerjasama Institusional.................................................................DAFTAR ISI SAMBUTAN REKTOR..............................................................................4 Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat........................................................................1 Nilai dan Sikap Dasar ...............................2 Visi ..........................................................................8 Penelitian.................................................................................................................................................................

..........................................................33 BAB IV PENCAPAIAN DAN PERMASALAHAN..............................................................................................................44 BAB V INDIKATOR KINERJA................................................................................................................................................Sistem Penjaminan Mutu........................................................................................................................................................29 Sarana dan Prasarana........................................56 LAMPIRAN GAMBAR........................21 Sumber Daya Manusia (SDM)......................................................25 Fasilitas...17 BAB III EVALUASI KINERJA MANAJEMEN PERGURUAN TINGGI.........91 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | iii .........................21 Keuangan..................................51 LAMPIRAN TABEL..........................................

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | iv .

penelitian.1). Kemudian diikuti dengan informasi utama hasil evaluasi yang meliputi (i) Bidang Akademik dan Penjaminan Mutu.8% dari total PNBP. (ii) Evaluasi Kinerja Manajemen Perguruan Tinggi. Selanjutnya akan membawa pada pemilihan indikator kinerja (KPI) yang disajikan pada bagian akhir yang dapat dibagi dua yaitu KPI upaya (input) yang mencakup proses/program (Tabel 5. tetapi juga untuk kepentingan pengembangan UB menuju Entrepreneurial University dan World Class University sebagai perwujudan dari visi dan misi UB. Kenyataan ini ditunjukkan dari hasil penilaian parameter pemetaan yang terdiri dari (i) Perspektif Keuangan. Analisis evaluasi diri dibuat secara komprehensif dengan penerapan metode BSC (Balanced Scorecard) khususnya dalam pemetaan posisi UB berdasarkan faktor internal dan eksternal. TPSDP. Hasil evaluasi disajikan secara sistematis dengan harapan informasi yang disajikan mengalir secara lancar. (iii) Proses Internal. Hasil evaluasi kinerja manajemen menunjukkan antara lain bahwa porsi PNBP menunjukkan kecenderungan peningkatan dari tahun 2003 ke tahun 2004 sebesar 122. Penyajian diawali dengan informasi dasar (sejarah UB. Berdasarkan penilaian indikator ragaan kunci atau KPI (Key Performance Indicator). Sekarang. UB mempunyai modal pada posisi agresif untuk perkembangan selanjutnya. seperti A3. dan informasi tentang upaya peningkatan kinerja dan prestasi UB yang menjelaskan antara lain persiapan otonomi UB. Kerja keras tentu saja diperlukan untuk pengembangan selanjutnya khususnya dalam penerapan blended learning dan peningkatan publikasi internasional dari hasil penelitian. visi. baik dalam pengembangan Entreprenurial University maupun dalam upaya menjadi suatu universitas peringkat atas dalam World Class University. dan peluang yang tinggi dapat mengatasi ancaman ekternal UB. dan KPI luaran (output). Secara keseluruhan.92%. misi.RANGKUMAN Universitas Brawijaya (UB) terus melakukan evaluasi diri secara periodik untuk mempelajari kemajuan yang telah dicapai dan kendala yang dihadapi untuk membuat rencana pengembangan selanjutnya secara tepat. Hasil evaluasi bidang akademik dan penjaminan mutu sudah menunjukkan ragaan yang sangat baik dalam proses pendidikan. Ini tentu memerlukan kerja keras dan komitmen dari semua warga UB Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | v . dan lainnya. (iii) Pencapaian dan Permasalahan. I-MHERE. rencana strategis). INHERENT. untuk meningkatkan kompetensi lulusan serta untuk mencapai peringkat yang lebih tinggi dalam World Class University yang baru-baru ini menempatkan UB pada posisi 500+ THES QS World University Rankings (versi Time Higher Education Suplement) bersama-sama 7 perguruan tinggi di Indonesia. (ii) Perspektif Stakeholders. Nilai dan Sikap Dasar.64%. Hasil evaluasi Pencapaian dan Permasalan dengan metode BSC dengan arahan dari strategi pengembangan otonomi UB menunjukkan posisi UB yang sangat baik. Karena itu evaluasi diri pada kesempatan ini dilakukan secara komprehensif. Hal ini menjadi suatu potensi dari UB dalam penggalangan dana masyarakat meskipun porsi PNBP-Akademik (yang dipungut dari mahasiswa) rata-rata masih 60. Bagaimanapun juga. UB telah menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan pendanaan dari dana hibah kompetisi. Momentum dalam perjalanan panjang UB selama lebih dari 45 tahun sejak ditetapkan sebagai universitas negeri pada 5 Januari 1963. Hal ini menjadi sangat penting dengan perubahan dunia yang pesat belakanganan ini yang memberikan peluang dan tantangan. dan pengabdian kepada masyarakat. UB berada pada posisi agresif dengan pengertian kekuatan yang tinggi dapat mengatasi kelemahan internal UB. dan (v) Indikator Kinerja. dan (iv) Inovasi (Learning & Growth). UB telah menempatkan diri sebagai suatu universitas yang telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. selain untuk memenuhi kepentingan AIPT (Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi). sedangkan sampai dengan tahun 2007 mengalami peningkatan sebesar 326.

Dukungan pemerintah yang diharapkan pada tahap awal berhubungan dengan perubahan status pengelolaan UB menjadi organisasi otonom.serta dukungan dari masyarakat khususnya pemerintah. yang telah mendapatkan persetujuan Mendiknas. dalam hal ini menjadi Badan Hukum Pendidikan. yang sudah disetujui oleh Dirjen Dikti dan Badan Layanan Umum. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | vi .

Dengan demikian evaluasi diri yang merupakan kegiatan rutin sejak tahun 2002 di bawah koordinasi Pembantu Rektor-I dapat dilakukan secara komprehensif. Indikatorindikator kinerja ditentukan dengan melihat tingkat kepentingan indikator.PELAKSANAAN EVALUASI DIRI Pelaksanaan evaluasi diri (ED) merupakan bagian dari sistem tata kelola di UB. di dalam dan di luar negeri. serta berbagai pengajuan pendanaan kompetitif untuk pengembangan institusi seperti I-MHERE. Target-target capain dilakukan dengan perkiraan atas perkembangan dan perencanaan yang ada serta mengacu kepada Rencana Strategis (Renstra) universitas dan hasil monevnya setelah satu tahun terimplementasi. PHK Institusi. dan kepada pihak-pihak penyandang dana lain baik swasta maupun pemerintah. Proses evaluasi diri dilakukan dengan kegiatan pengumpulan data terkonsolidasi dan DSS (Decision Support System). unsur mahasiswa dan external stakeholders (alumni dan mitra kerja). data lain didapatkan dari berbagai sumber yang tersedia di dalam kampus. ED dilakukan oleh tim yang bekerja secara profesional. JBIC. BAU. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Evaluasi Diri | vii . SWOT Analysis dan dikembangkan dengan mengacu pada berbagai isu strategis dan isu utama yang menjadi perhatian dalam pengembangan universitas dan untuk peningkatan kualitas. yang juga dilampirkan dalam dokumen portofolio AIPT. Analisis dilakukan dengan metode Balanced Scorecard (BSC). pimpinan unit kerja lain. serta berbagai kegiatan yang terkait dengan pengembangan institusi. baik yang tersedia dalam berbagai dokumen maupun hasil survai. Disamping itu. terdiri atas unsur BAPSI. antara lain: usulan menjadi BHMN. Program Kerja Rektor. BAAK ditambah beberapa dosen yang berasal dari beberapa fakultas. Evaluasi diri dipakai sebagai pertimbangan dalam Renstra. TPSDP. usulan BLU.

1 tanggal 5 Januari 1963. Fakultas Kedokteran (1974). yaitu Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan (saat ini menjadi Fakultas Peternakan) dan Fakultas Teknik. Saat ini UB memiliki cita-cita (visi) ingin menjadi universitas kelas dunia. Hal ini menunjukkan hasil kerja penyelenggaraan universitas yang sangat baik. serta ditunjuknya UB oleh Ditjen Dikti bersama-sama 7 PTN di Indonesia yang terletak di ibukota propinsi sebagai Simpul Daerah di bidang Teknologi Informasi Pendidikan Tinggi. Pada tahun 1963. Untuk mempersiapkan diri menjadi universitas negeri. profesi maupun vokasi. dan UGM bekerjasama dengan perguruan tinggi di Jepang mulai tahun akademik 2006/2007 oleh BAPPENAS ditunjuk untuk menyelenggarakan double degree program Business Administration. Didirikan pada tahun 1957 sebagai lembaga pendidikan tinggi swasta dengan dua fakultas yaitu Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi sebelum diubah statusnya menjadi Universitas Negeri melalui Ketetapan Menteri Pendidikan No. pada tahun 1961 jumlah fakultas ditambah menjadi empat fakultas. Pada program akademik terdapat 44 program studi strata satu (S-1). Selain itu. Fakultas Teknologi Pertanian (1998) dan Fakultas Ilmu Sosial (2008). Pada saat ini UB memiliki 11 fakultas dan 1 program yang melaksanakan program pendidikan. perikanan. yang berarti harus mampu mempersiapkan diri terhadap medan persaingan dalam skala yang lebih luas. Dengan demikian baik di forum nasional maupun internasional UB sudah memiliki reputasi yang memadai. 22 program studi strata 2 (S2) dan 10 program strata tiga (S3). Kerjasama UB dengan University of Kentucky telah berangsung sejak tahun lalu sampai tahun 2009 dalam rangka mempersiapkan kelas internasional. Fakultas Ilmu Administrasi bersama-sama UI. Berbagai upaya untuk mewujudkan visinya telah membuahkan hasil antara lain bekerjasama dengan berbagai pihak. serta program vokasi 2 program diploma tiga (D-III). dan 4 program Doube Degree. Bekerjasama dengan International Center for Agroforestry (ICRAF) dan lembaga lembaga penelitian di luar negeri. Sejarah universitas tersebut menunjukkan perkembangan yang dapat ditafsirkan sebagai perubahan yang merupakan respon universitas terhadap tuntutan masyarakat. baik akademik. Sedangkan pada program pendidikan profesi terdapat 8 program dokter spesialis-I (Sp-1). Fakultas Perikanan (1982). Sejak tahun 2007 UB menyelenggarakan double degree di bidang ilmu peternakan.BAB I LATAR BELAKANG Sejarah Universitas Brawijaya (UB) adalah lembaga pendidikan tinggi negeri yang terletak di kota Malang. Kegiatan kerjasama ini didanai oleh USAID. Fakultas yang didirikan setelah berstatus sebagai universitas negeri adalah. Jawa Timur.Ternyata aktivitas ini berdampak secara nasional sehingga UB dipercaya oleh Kementrian Riset dan Teknologi sebagai koordinator Riset Unggulan Nasional (RUSNAS) di bidang ternak sapi. Kegiatan semacam ini berdampak keluar antara lain diadopsi oleh SEAMOLEC untuk pengembangan sistem pembelajaran tingkat Asia. Fakultas Peternakan UB bekerjasama dengan Louisiana State University USA dan pemerintah Kabupaten Pasuruan. bioteknologi dan teknologi pertanian bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di Thailand dan Jepang dengan dana berasal dari Departemen Pendidikan Nasional. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 1 . Dua fakultas tambahan tersebut adalah Fakultas Ketatanegaraan dan Ketataniagaan (saat ini menjadi Fakultas Ilmu Administrasi) serta Fakultas Pertanian. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (1994). Fakultas Pertanian melakukan berbagai aktivitas penanganan agroforestry baik di tingkat nasional maupun internasional. jumlah fakultas bertambah dua lagi. Kerjasama dengan Keio University di Jepang telah berhasil dikembangkan sistem pembelajaran dengan cara distance learning melalui satelit. memperoleh bantuan dana hibah untuk menghasilkan sapi potong yang dagingnya berkualitas setara daging sapi Brahman. ITB.

Persetujuan Senat UB untuk menjadi lembaga yang otonom telah diberikan pada 11 Desember 2004. Dalam rangka mempersiapkan diri menjadi sebuah perguruan tinggi yang otonom pada tanggal 6–7 Februari 2006 diselenggarakan Sarasehan UB Menatap Masa Depan. Saat ini usulan UB sudah mendapatkan persetujuan Mendiknas melalui surat No 147/MPN/KU/2008 tanggal 6 Oktober 2008 dan telah diterima oleh Menkeu untuk diproses lebih lanjut. Namun demikian karena permasalahan Perundangan tentang BHMN yang tidak kunjung selesai. penelitian. kemandirian. Mengacu pada prinsip-prinsip organisasi yang sehat dan otonom melalui programprogram yang berkelanjutan. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 2 . dan pengabdian kepada masyarakat. e. menetapkan UB untuk membuat usulan menjadi Badan Layanan Umum (BLU) yang telah memliki dasar hukum yang lebih jelas. dan bertanggung jawab Keterbukaan. transparan. maka melalui Rapat Pleno Senat pada 17 Maret 2008. Membangkitkan kekuatan moral dan kesadaran tentang keberadaan penciptaan alam oleh Tuhan YME dan sadar bahwa setiap kehidupan mempunyai hak untuk dihargai. Setelah melalui proses yang cukup lama akhirnya keluar surat dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. kearifan dan pengabdian terbaik Keunggulan. usulan ini merupakan upaya UB memperoleh status hukum sebagai Badan yang lebih otonom khususnya dalam pengelolaan keuangannya.Perubahan tatanan masyarakat yang disertai dengan perubahan keperluan jenis layanan pendidikan yang sangat intensif serta tuntutan terhadap penyelenggaran pendidikan yang berkualitas. f. Ketuhanan Etika. b. akuntabel dan mampu meningkatkan kesejahteraan dan daya saing bangsa Visi Menjadi universitas unggul yang berstandar internasional dan mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui proses pendidikan. Semua ini mengharuskan adanya respon perubahan kinerja organisasi sesuai dengan tuntutan saat ini. d. Misi a. kreativitas. berwawasan nasional dan global Aktualisasi nilai-nilai filosofis Pancasila. g. Nilai dan Sikap Dasar Dalam melaksanakan kegiatannya sivitas akademika wajib menjunjung tinggi dan mengamalkan nilai-nilai: a. manusiawi. UUD 1945 serta hakikat penyelenggaraan pendidikan tinggi yang dilandasi “Ilmu amaliah. Amal ilmiah”. keadilan. Pada dasarnya. b. dinamis serta efisien Kepeloporan. menunjukkan semakin tingginya tingkat kesulitan dalam menyelenggarakan universitas. 4022/D/T/2007 tanggal 29 Nopember 2007 bahwa usulan UB menjadi BHMN sudah memenuhi syarat dan akan diproses lebih lanjut menunggu terbitnya Undang Undang Badan Hukum Pendidikan. moral. inovatif. kejujuran. Menyelenggarakan proses pendidikan agar peserta didik menjadi manusia yang berkemampuan akademik dan/atau professional yang berkualitas serta berjiwa entrepreneur. c. Perubahan kinerja organisasi akan dapat berjalan dengan baik apabila organisasi tersebut memiliki otonomi dalam pengelolaannya.

Dalam rangka mensejajarkan dirinya di tingkat internasional dan mewujudkan peran perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa. Dengan demikian. UB telah mencanangkan menjadi entrepreneurial university berstandar internasional pada tahun 2007 yang lalu. humaniora dan seni. diperlukan pembenahan pengelolaan UB guna mendukung strategi yang akan dijalankan guna memenangkan persaingan di tingkat global. dalam era mendatang. Berbagai prestasi telah diraih. peluang dan kendala yang ada atau mungkin timbul. Tantangan. Peran UB dalam kancah nasional dan internasional juga sangat membanggakan. baik dari prestasi mahasiswa. Rencana Strategis Rencana Strategis lima tahun untuk pengembangan universitas mulai tahun 2006 sampai 2011 (RENSTRA 2006-2011) merupakan hasil kerja tim yang diketuai oleh Pembantu Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama (PR IV). prestasi dosen. kompetisi pendidikan tinggi yang semakin ketat di tengah arus globalisasi. prestasi lulusan dan alumni. adanya tuntutan stakeholders akan kualitas. cita-cita pemerintah untuk menjadikan Lembaga Pendidikan Tinggi sebagai kekuatan moral dalam mendorong transformasi menuju tercapainya cita-cita bangsa. dan akuntabilitas yang tinggi. Hal ini dimungkinkan dengan perubahan status pengelolaan UB menjadi Badan Layanan Umum. Berikut adalah garis besar rincian Rencana Strategis yang berupa langkah-langkah strategis yang digolongkan dalam enam bidang garapan: Bidang Organisasi dan Manajemen (1) (2) Pengembangan Otonomi Pengelolaan Penyehatan Organisasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 3 . prestasi di bidang penelitian. Dokumen ini akan menjadi arah pengelolaan dan pengembangan UB dalam kurun 5 tahun mendatang. Pimpinan Fakultas. misalnya dalam pengembangan ilmu dan teknologi. Disadari bahwa pada saat ini dan di masa berikutnya. Ketiga. Salah satu yang dapat dilakukan adalah perubahan menuju fleksibilitas pengelolaan keuangan dengan menonjolkan produktivitas.dengan anggota wakil wakil dari Lembaga. universitas. Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa. serta perannya dalam menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas. Melakukan pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan. sekaligus menjadikan Lembaga Perguruan Tinggi yang mampu memberikan kontribusi dalam penciptaan national competitiveness. Artinya. pemberdayaan masyarakat. peluang dan perubahan dalam tatanan masyarakat serta lingkungan secara umum merupakan faktor yang selalu diperhitungkan dalam penyusunan Rencana Strategis tersebut. dan efektivitas. Untuk itulah pembenahan internal manajemen dirasakan sangat mendesak dan merupakan bagian yang diprioritaskan untuk dibenahi dalam kurun waktu 2-3 tahun ke depan. Pembenahan pengelolaan dan modernisasi fasilitas pendidikan terus diupayakan untuk mewujudkan visi dan misi UB. diharapkan UB dapat menjadi salah satu universitas negeri dari Indonesia yang bertaraf dunia dan benar-benar dapat membantu pembangunan bangsa melalui lulusan yang berkualitas dan berjiwa entrepreneur serta IPTEK baru yang bermanfaat bagi pembangunan. fakultas dan unit kerja di lingkungan universitas tengah menghadapi situasi yang kompleks. penyebarluasan hasil penelitian. transparansi. serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional. teknologi. Rapat pleno Senat UB mengesahkan Renstra UB 2006-2011 pada tanggal 16 Desember 2006 setelah melalui beberapa kali revisi.c. maupun prestasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Pertama. efisiensi. Penyusunan dokumen Renstra UB adalah suatu upaya untuk memperoleh gambaran dari suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 5 (lima) tahun dengan memperhitungkan potensi. Senat UB. pengembangan ilmu dan teknologi. Kedua. prestasi di bidang kerjasama internasional. Analisis lingkungan menunjukkan bahwa UB dalam strateginya dapat menempuh jalan agresif.

Internasionalisasi. Peningkatan Kerjasama dengan Institusi Pemerintah dan Swasta (2). karyawan. dosen. dan Keindahan Kampus Beberapa Upaya Peningkatan Kinerja dan Prestasi UB Mewujudkan pelayanan prima merupakan tekad UB sebagai Center of Excellent. Kenyamanan. Meskipun demikian. cepat. Selain diwujudkan dalam penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. baik ditingkat nasional maupun internasional. Bidang Penunjang Penyelenggaraan Universitas Brawijaya (1) (2) (3) (4) (5) (6) Tertib Administrasi dan Peningkatan Mutu Layanan Peningkatan Pengelolaan Anggaran dan Aset Pengembangan kuantitas dan kualitas SDM Peningkatan Jumlah dan Mutu Sarana dan Prasarana Peningkatan Kesejahteraan Dosen dan Tenaga Administrasi Peningkatan Keamanan. dan selalu seuai dengan tuntutan atau kebutuhan stakeholders. Muara dari pelayanan prima ini adalah kepuasan stakeholders UB yang meliputi mahasiswa. Hal ini dapat terwujud antara lain karena prestasi UB. Berbagai kerjasama yang dijalin dengan lembaga di luar negeri menyebabkan banyaknya aktivitas yang berskala internasional. Peningkatan Kerjasama Masyarakat untuk Pendidikan dan Penelitian Bidang Kerjasama Institusional (1). serta pengguna hasil penelitian dan pengabdian masyarakat. dari Rp. penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. UB sebagai universitas yang terbesar di kota Malang tentu menjadi harapan utama untuk mendukung realisasi kota Malang sebagai kota pendidikan bertaraf internasional. 362 Milyar pada tahun 2007. 190 Milyar pada tahun 2005 menjadi Rp. Kerja sama tersebut meliputi baik di bidang pendidikan. Selain itu. Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat (2). disadari bahwa kualitas pelayanan prima terutama di era global ini membutuhkan pendanaan yang tinggi. yang dibutuhkan agar UB mampu menghadapi dinamika persaingan yang cepat. Pendanaan pemerintah yang terbatas bagi perguruan tinggi telah menyebabkan perguruan tinggi harus lebih kreatif dan sekaligus mengembangkan perencanaan strategis yang realistis. peningkatan pelayanan prima juga membutuhkan fleksibilitas pengelolaan keuangan.Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan (1) (2) (3) (1) (2) Pengembangan Pendidikan bertaraf internasional Peningkatan Kesejahteraan. pengguna lulusan. logis. Prestasi dan Soft Skill Mahasiswa Peningkatan Peran Alumni Bidang Penelitian Peningkatan Sinergi Riset dibawah Payung Penelitian Pemanfaatan Hasil Penelitian untuk Pemenuhan Kebutuhan Industri dan Masyarakat melalui Inkubator Bisnis (3) Peningkatan Publikasi Ilmiah bertaraf Internasional (4) Pengembangan Manajemen Penelitian (5) Meningkatkan Pendapatan Institusi Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (1). Di bidang pendidikan. pelayanan prima juga senantiasa diwujudkan melalui penyediaan layanan akademik dan administratif yang berkualitas. dan sistematis dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini anggaran UB telah naik dua kali lipat. Fakultas Kedokteran UB telah diakreditasi oleh Pemerintah Malaysia bersama sama 11 PTN di Indonesia untuk dapat Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 4 .

Kerjasama dengan Keio University sejak tahun 2001 terus dilaksanakan Distance Learning melalui satelit dengan frekwensi dan topik yang terus bertambah dari tahun ke tahun. Australia. Beberapa kerjasama non-institusional khususnya yang dilakukan oleh masing-masing dosen secara individu. Berikut adalah beberapa contoh keberhasilan sivitas akademika yang diukur dengan tercapainya berbagai prestasi nasional dan internasional: a. bekerjasama dengan Internasional Center For Research on Agroforestry (ICRAF) Fakultas Pertanian UB menangani permasalahan Agroforestry baik di Indonesia maupun di dunia internasional. b. telah dialokasikan dana sebesar 15 Milyar Rupiah per tahun berasal dari dana PNBP untuk studi lanjut dosen (S2 dan S3) serta sebagian untuk studi lanjut tenaga administrasi (S2) Untuk pengembangan kemampuan dosen. Universitas akan menginventarisir seluruh kegiatan ini. Jepang atas sponsor JBIC. Kerjasama institusional yang sama juga telah dibangun oleh unit-unit kerja di lingkungan UB. Selain itu. Mulai tahun 2007 telah dijalin kerjasama dengan University of Kentucky untuk mempersiapkan kurikulum yang berstandar internasional. sebagai upaya termasuk mengalokasikan dana yang cukup besar untuk meningkatkan kinerja universitas telah dilakukan agar dapat meningkatkan daya saing. Selain itu juga ada alokasi pendanaan untuk kegiatan training. dan buku teks. f. dan menjadikannya bagian dari praktek baik sivitas akademika yang akan ditindak-lanjuti dan diformalisasikan sebagai kegiatan institusi untuk memperbesar dampaknya bagi kinerja institusi. c. Fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Administrasi. Kelas khusus berbahasa Inggris telah dibuka dibeberapa fakultas.id) memperoleh peringkat ke-3 di bawah ITB dan UGM (berdasarkan penilaian Ditjen Dikti berdasarkan Keputusan Dirjen Dikti dalam surat nomor 3373/D/T/2006 tentang pemenang Website. Berbagai program kegiatan tersebut menunjukkan aktivitas UB yang nyata dalam beberapa tahun terakhir yang dapat menjadi modal bagi pengembangan universitas selanjutnya. baik di dalam maupun di luar negeri. Selain itu. UB bekerja-sama dengan Universitas Waseda di Jepang dengan sponsor Japan Bank for International Cooperation (JBIC) mengembangkan program pendidikan enterpreneurship untuk perguruan tinggi level ASEAN. Untuk meningkatkan kualitas dosen. d. tertanggal 4 September 2006). Untuk mengembangkan pendidikan entrepreneurship. serta Belanda. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 5 . UB dipercaya oleh Badan Litbang Depdiknas menjadi koordinator pengembangan inkubator bisnis untuk acuan pengembangan program inkubator bisnis bagi 22 PTN. Sedangkan di fakultasfakultas lain baru pada beberapa matakuliah atau dalam seminar. dipandang sebagai bagian awal dari rintisan kerjasama institusi. Sebelumnya. Dengan demikian kerjasama-kerjasama yang bersifat institusional ini dapat memberikan benefit atau keuntungan yang nyata pada institusi. Program Double Degree bekerjasama dengan beberapa universitas terkemuka di Thailand. e. misalnya Fakultas Kedokteran. Website UB (www. antara lain: a.ac. UB juga telah menganggarkan bantuan dana bagi dosen yang mempresentasikan hasil-hasil penelitiannya dalam seminar internasional baik di dalam negeri maupun luar negeri dan juga untuk kursus berbahasa Inggris. Diharapkan di masa mendatang dari propinsi Jawa Timur akan dihasilkan sapi potong yang kualitas dagingnya setara dengan daging sapi Brahman dari USA.menerima mahasiwa Malaysia untuk belajar Ilmu Kedokteran.brawijaya. dengan sponsor BKLN Depdiknas dan Bappenas. UB juga bekerja sama dengan Louisiana State University dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan aktivitas penelitian Usaha Peternakan (sapi potong) aliansi dengan dana hibah dari USDA. Memberikan insentif bagi dosen yang hasil penelitiannya dimuat di jurnal internasional.

b. maka UB pada saat ini telah mengajukan proposal untuk berubah status menjadi BLU. f. UB masuk ke dalam rangking 41 Asia Tenggara menurut Webromatics Ranking of World Universities (www. mengharuskan adanya perubahan terutama bila mengingat semakin tingginya tingkat kesulitan dalam menyelenggarakan universitas. Awal tahun 2007. Dengan demikian. Persetujuan Senat UB untuk menjadi lembaga yang otonom diberikan pada 11 Desember 2004. yaitu mengundang para pakar dari IPB dan UGM untuk berbicara dalam workshop. mahasiswa UB tidak pernah absen dari perolehan medali. UI. UI. Usulan ke Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi telah mengalami revisi sebanyak 5 kali dan telah dikunjungi oleh tim dari komisi BHMN Dewan Pendidikan Tinggi. pada saat memperingati Dies Natalis UB yang ke 43 pada tanggal 6-7 Februari 2006 diselenggarakan Sarasehan UB Menatap Masa Depan. Prestasi tertinggi dicapai tahun 2008. yang dipandang sebagai suatu langkah strategis dalam proses menuju otonomi kampus. Afrika. Dalam forum lomba robot tahun 2007 ini mahasiswa UB telah berhasil memperoleh predikat juara I. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 6 . ITB dan IPB. Hal ini menunjukkan hasil kerja penyelenggaraan universitas selama ini. baik di forum nasional maupun internasional UB sudah memiliki reputasi yang sangat memadai. Perubahan tatanan masyarakat yang disertai dengan perubahan keperluan jenis layanan pendidikan yang sangat intensif serta tuntutan terhadap penyelenggaran pendidikan yang berkualitas. sejak tahun 2002 telah dibentuk Tim Persiapan Otonomi dan ditindak lanjuti dengan melakukan studi banding ke empat Perguruan Tinggi yang telah otonom. Prestasi meningkat lagi ketika kontingen UB pada PIMNAS tahun 2004 di Bandung dengan 11 emas dan tiga perak serta 6 perunggu. (Versi Time Higher Education Suplement) bersama-sama 7 perguruan tinggi di Indonesia. UGM.info) dan di Indonesia merupakan universitas urutan ke 5 setelah ITB. mengundang Dirjen Dikti untuk memberikan penjelasan kepada sivitas akademika UB. Bahkan pada tahun 2004-2005 salah satu dari mahasiswa UB terpilih menjadi Vice President dari International Association for Agricultural Student (IAAS) dan tinggal di Brussel. e. di mana UB mampu meraih Juara Umum dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNASXXI). Universitas Kristen Petra. Eropa dan Australia. Di dalam forum PIMNAS. Tahun 2008 UB masuk dalam ranking 500+ menurut THES QS World University Rankings. Belgia. Kegiatan yang telah dilakukan antara lain. sosialisasi oleh Tim Persiapan ke fakultas-fakultas termasuk lembaga kemahasiswaan. mengundang Rektor IPB untuk berbicara tentang otonomi PT di depan para pimpinan universitas dan fakultas serta para Guru Besar dan para pimpinan mahasiswa pada Mei 2007 serta mengundang Dirjen Dikti pada bulan Juni 2007 dalam rangka persiapan otonomi dan sosialisasi UB untuk menuju otonomi PT. Asia.webromatics. 4022/D/T/2007 tanggal 29 Nopember 2007 UB telah memenuhi syarat sebagai PTBHMN tetapi pelaksanaannya menunggu disahkannya UU–BHP oleh DPR-RI. Saat ini universitas memiliki cita-cita (visi) ingin menjadi universitas kelas dunia yang berarti harus mampu mempersiapkan diri terhadap medan persaingan dalam skala yang lebih luas. yaitu UGM. Mengikuti perkembangan kebijakan yang ada. Kontingen UB selalu menduduki peringkat juara dan memperoleh medali emas kecuali ketika di selenggarakan di Malang justru saat itu prestasi kontingen UB paling rendah. Satu orang mahasiswa UB dari FMIPA menjadi Finalis ISOM International dalam The 11th International Scientific Olympiade on Mathematics (ISOM) tanggal 12-14 Juli 2006 di Teheran. Melalui surat Dirjen Dikti No. Sejak tahun 2002 sampai dengan April 2007. dan sesuai arahan Depdiknas dan DEPKEU. Iran. Persiapan Otonomi PT Dalam rangka mempersiapkan diri menjadi sebuah Perguruan Tinggi yang otonom. sebanyak 67 orang mahasiswa UB telah mengikuti berbagai kegiatan di Universitas Luar Negeri di berbagai benua. c. d.

Mengangkat staf Rektor dan staf Pembantu Rektor yang mengacu kepada struktur organisasi PT BHP-MN. maupun tempat parkir. Pembenahan disertai dengan pengkajian sistem manajemen dengan dukungan pendanaan Bank Dunia melalui project I-MHERE. implementasi riil terciptanya e-campus secara utuh akan dapat dicapai pada tahun 2008 ini. Membentuk manajemen teknologi informasi yang terintegrasi untuk mengkoordinasikan sistem teknologi informasi yang ada di UB. akademik. Penerapan sistem penjaminan mutu ini sudah mulai dilaksanakan dari tingkat universitas sampai jurusan. Membentuk lembaga koordinasi kegiatan bisnis dan layanan masyarakat beserta seluruh infrastruktur dan fasilitas yang di perlukan. yaitu sebagai berikut: a. jaringan internet. UB melakukan beberapa hal. misalnya penyatuan lembaga penelitian dengan pengabdian masyarakat. f. b. dan lain sebagainya. Pemanfaatan fasilitas laboratorium. dan peningkatan kapasitas sistem informasi masih dalam tahapan policy study yang di harapkan akan selesai akhir 2008. g. Untuk ini UB memperoleh dukungan pendanaan INHERENT K-1 dan telah di tunjuk oleh Ditjen Dikti sebagai titik simpul sistem jaringan internet perguruan tinggi nasional bagi perguruan tinggi di sekelilingnya. d. kantin dan seluruh infrastruktur jasa. c. Saat ini hal yang sudah berhasil diperoleh adalah konsep AD dan ART. Lembaga ini akan mengkoordinasikan seluruh kegiatan bisnis universitas baik bersifat akademik maupun non akademik untuk kepentingan memperoleh dana di luar SPP dan subsidi pemerintah. aset. Hal-hal lain yang menyangkut sistem pelaksanaan manajemen yang meliputi keuangan. Mengajukan perubahan status menjadi PK-BLU yang saat ini sudah mendapat persetujuan Mendiknas. e. Beberapa pembenahan yang telah dilakukan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi manajemen. Pembenahan masih di perlukan untuk sistem air. kelistrikan. Saat ini UB berusaha mendata dan mengurus sertifikat tanah atas seluruh aset tanah. telepon. Membentuk Inkubator Bisnis yang berperan untuk mengkaji dan memasarkan teknologi baru hasil riset dosen dan mahasiswa menjadi unit bisnis dalam skala produksi. Program I-MHERE mengembangkan kajian untuk dasar kebijakan yang antara lain akan berusaha menyelesaikan permasalahan manajemen aset seperti tersebut di atas. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 7 . misalnya inefisiensi di dalam manajemen aset maupun proses pembelajaran dan efisiensi kurikulum dengan perampingan jumlah mata kuliah. penghapusan progrm studi yang memiliki peminat yang sangat sedikit dan menyatukan beberapa program studi menjadi program studi yang lebih umum (progran studi di Fakultas Peternakan dan Fakutas Pertanian). kelas dan ruang-ruang lain masih masih belum di dukung sistem database yang memadai. Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu dengan mengembangkan Pusat Jaminan Mutu dan seluruh prosedur mutu. Namun demikian.Dalam rangka menyongsong perubahan menjadi PT Otonom. berbagai inefisiensi masih saja terjadi dan perlu perbaikan. Dikombinasikan dengan sumber daya yang ada dan program inherent. h.

jurusan dan staf ke berbagai daerah dan sekolah memberikan daya dorong dalam perluasan aksesibilitas penerimaan mahasiswa baru. ketersediaan sistem perangkat lunak yang memadai. Sosialisasi dan promosi aktif yang dilakukan secara rutin oleh universitas. Sedangkan kuantitas yang memadai akan ikut menentukan keberlangsungan universitas serta dalam implementasi tanggung jawab sosial dalam kaitannya dengan aspek pemerataan kesempatan belajar dan efisiensi penyelenggaraan perguruan tinggi itu sendiri. Lulusan yang berkualitas dipengaruhi oleh berbagai faktor utama. Dengan dukungan website yang ada akses lulusan SMA untuk dapat mengetahui dan mendaftar di UB menjadi tidak terbatas. UB memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memiliki kompetensi. Untuk dapat menjamin kualitas proses penerimaan mahasiswa baru. penelitian dan pengabdian) melalui jalur media masa masih perlu ditingkatkan untuk semakin memperkuat brand image UB sebagai universitas yang berkualitas. kreatif serta inovatif. fakultas. Namun demikian promosi dalam bentuk berita kemajuan UB (pendidikan. pola penerimaan mahasiswa baru melalui berbagai jalur penerimaan telah dilakukan. Sistem pendaftaran dengan memanfaatkan jaringan perbankan yang dikembangkan memungkinkan lulusan-lulusan SLTA di seluruh Indonesia secara mudah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru UB. ketersediaan sumber daya manusia dan perangkat. Pada sisi lain penjaminan kualitas mahasiswa baru diterapkan dengan penetapan kriteria dan mekanisme seleksi yang memadai. Dengan pola yang ada nampaknya sampai saat ini secara efektif telah dapat menjamin mutu. Aspek kualitas dan kuantitas penerimaan mahasiswa baru dapat dilihat dari data calon mahasiswa dan mahasiswa yang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 8 . Kualitas mahasiswa baru yang tinggi akan berdampak pada kualitas penyelanggraan Tridharma. Dengan demikian faktor-faktor tersebut perlu diperhatikan secara seksama dan secara berkelanjutan dievaluasi untuk dapat memberikan umpan balik dalam upaya peningkatan kualitas yang ingin dicapai. dan sistem yang mendukung). daya saing. Dukungan sistem informasi dalam proses penerimaan mahasiswa baru dapat dilihat dari tersedianya sistem pendaftaran dan pengumuman penerimaan. Hal ini merupakan perwujudan dari visi dan misi yang telah dicanangkan UB. Sebagai sebuah institusi dengan kegiatan utama akademik maka salah satu aspek penting dalam kegiatan universitas adalah sistem penerimaan mahasiswa baru. ekuitas dan aksesibilitas. Keterlibatan dalam sistem penerimaan mahasiswa baru secara nasional yang diselenggarakan antar perguruan tinggi semakin memperluas kesempatan belajar di UB. yaitu kualitas input (mahasiswa yang masuk) dan kualitas proses (meliputi dosen. Disadari bahwa kualitas dan kuantitas mahasiswa baru berperan cukup signifikan dalam kegiatan penyelenggaraan universitas. Dalam rangka perluasan akses masyarakat dan peran universitas dalam perluasan kesempatan belajar. Pola seleksi yang telah berjalan bertahun-tahun telah menunjukkan standar mutu penerimaan yang cukup baik dan dapat dipertanggung jawabkan. Lulusan yang berkualitas diharapkan mampu berperan dalam pembangunan dan pemberdayaan masayarakat baik dalam kancah nasional maupun internasional.BAB II EVALUASI PROGRAM AKADEMIK DAN SISTEM PENJAMINAN MUTU Program Akademik Sebagai sebuah lembaga pendidikan yang bersifat pelayanan publik. Sistem penerimaan mahasiswa baru tersusun atas dokumen-dokumen MP. Terlebih dengan telah semakin mudahnya akses internet di berebagai sekolah lanjutan seiring dengan kebijakan pemanfaatan TI di sekolah. sarana prasarana. maka ketersediaan perangkat pengelolaan merupakan hal yang penting.

jika dapat memenuhi persyaratan akademik yang ditentukan.3. Namun demikian sebagian sangat besar masih berasal dari Jawa Timur. dapat memiliki kepastian dalam melanjutkan studi di UB. Sistem penerimaan mahasiswa baru juga telah mengatur mekanisme yang memungkinkan mahasiswa tidak mampu dan cacat fisik untuk juga mendaftar di UB. hal ini dapat dilihat pada perkembangan jumlah mahasiswa (Tabel L. Kesempatan bagi mahasiswa cacat fisik diatur dalam suatu mekansime aturan yang memungkinakan adanya kesamaan penerimaan. Dalam konsep pengembangan kedepan direncanakan suatu mekanisme penawaran pemberian beasiswa pada golongan tidak mampu. Hal in merupakan satu aspek yang perlu ditunjukkan pada masyarakat untuk meningkatkan kualitas input. Perluasan informasi dan menjaga daya tampung pada jumlah yang tidak terlalu besar dapat dilakukan. Rasio pendaftar dan yang diterima dalam empat tahun terakhir sedikit mengalami penurunan seiring dengan peningkatan daya tampung universitas (Tabel L.1).1. Langkah ini cukup strategis namun perlu disinkronkan dengan upaya peningkatan penggalian sumber-sumber pembiayaan universitas. Selain mahasiswa dari dalam negeri pada Gambar 2. Dengan akses transportasi yang cukup mudah antara Jawa Timur (Malang) dengan Kalimantan Timur serta kemampuan ekonomi daerah secara signifikan menunjukkan peningkatan persentase mahasiswa dari wilayah ini dibandingkan wilayah lain di luar pulau Jawa. Sebaran asal daerah mahasiswa UB saat ini UB telah menerima 2004 . permasalahan sebaran geografis ini nampaknya juga didominasi dari faktor mobilitas masyarakat (khususnya lulusan SLTA) serta kemampuan ekonomi masyarakat. Selain permasalahan penyebaran informasi kualitas universitas pada lulusan-lulusan SLTA. Tabel L. Namun demikian cacat fisik yang disandang perlu diperhatikan apakah dapat menjadi kendala utama terkait dengan bidang yang ditempuh Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 9 . Hal ini menunjukkan bahwa universitas sudah cukup dikenal di berbagai wilayah di Indonesia. Dengan demikian upaya menjaga kualitas dapat difokuskan pada peningkatan persaingan.) dan penerapan pemungutan SPP secara proporsional berdasarkan kemampuan ekonomi orang tua mahasiswa. mahasiswa UB tersebar dari berbagai propinsi di Indonesia (Gambar 2. Dengan memperhatikan luas kapasitas sarana dan prasara yang ada. Semakin jauh dan akses transportasi yang semakin sulit (karena jarak dan waktu tempuh) maka prosentase mahasiswa dari wilayah provinsi bersangkutan menjadi semakin kecil. Pada sisi lain upaya sistematis untuk melakukan sosialisasi dan peran universitas berikut berbagai disiplin ilmu yang ditawarkan kepada masyarakat perlu semakin digalakkan.1) selain adanya kecenderungan nasional yang juga menurun. Kerjasama kemitraan daerah dan instansi memungkinkan semakin besarnya peluang ini disamping perluasan pemerataan daerah asal mahasiswa. Namun demikian dengan kecenderungan yang ada langkah antisipasi dalam peningkatan daya saing mahasiswa baru perlu dilakukan.diterima serta tingkat persaingan untuk dapat diterima.2007 mahasiswa dari luar negeri. Pada saat ini. Berbagai ragam beasiswa yang ada (lebih dari 10% mahasiswa UB menerima beasiswa. Variasi pola-pola rekruitmen telah dilakukan untuk menjaring calon-calon mahasiswa yang potensial dari sisi akademik. Perluasan cakupan penerimaan mahasiswa baru dari berbagai wilayah disamping memberikan aspek perluasan akses diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas mahasiswa baru karena akan lebih meningkatkan jumlah pendaftar. memungkinkan mahasiswa dari golongan tidak mampu untuk melanjutkan studi di UB. Rasio rata-rata 1:5 pada saat ini dipandang masih cukup bagus untuk tetap memberikan jaminan kualitas mahasiswa baru.2).

Namun bagi mahasiswa seperti ini masih diberi kesempatan studi di UB dengan memilih program studi lain yang memungkinkan. Dengan tersedianya manual prosedur penyusunan kurikulum memudahkan penyusunan kurikulum dan tercapainya standar yang ditetapkan. dan penyeenggara universitas. Dari aspek manajemen perlu dikembangkan sistem informasi akademik dengan peraturan dan pelaksanaan teknis yang memungkinkan hal ini bisa berjalan lebih luas serta upaya untuk membawa pola fikir sebagai satu unit besar universitas. PJM melakukan proses monitoring dalam penyusunan kurikulum.atau tidak. Audit mutu akademik yang dilakukan memberikan jaminan tercapainya standar mutu yang ditetapkan oleh universitas. Koordinasi antar unit akademik dengan dukungan manajemen perlu ditingkatkan untuk mencapai efisiensi kurikulum dan peningkatan standar kompetensi yang semakin tinggi. desain pembelajaran lebih ditekankan kepada “active learning” yang berpusat kepada “mahasiswa”. Dukungan kelembagaan untuk menjaga kurikulum yang baik tertuang dalam dokumendokumen peraturan sampai dengan SPMA. Dari analisis kurikulum dan pembelajaran tiap-tiap MK saat ini masih belum dapat dilakukan evaluasinya terhadap relevansi kebutuhan stakeholders. misi. Sebagian besar isi MK masih lebih banyak berorientasi terhadap Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 10 . Meskipun demikian. Sesuai dengan filosofi dan makna KBK. Penyempurnaan kurikulum terus dilakukan secara periodik sehingga selalu up todate. Kelemahan dalam pengembangan kurikulum adalah upaya untuk melakukan resource sharing berbagai subyek pembelajaran yang memiliki kandungan yang sama. disebabkan akan menjadi kendala utama dalam studi dan kompetensi keilmuannya. visi dan memiliki ke khasan dari bidang ilmunya. bukan pada bentuk primordialisme jurusan atau fakultas. Melalui pembenahan manajemen diharapkan hal ini dapat diperbaiki. Misalnya untuk beberapa bidang ilmu tertentu tidak memungkinkan menerima mahasiswa buta warna. Kurikulum sebagai bentuk teknis dari perwujudan visi. Peningkatan mutu dari waktu ke waktu bukan hanya disebabkan oleh adanya audit. fakultas dan jurusan. Implementasi kebijakan juga didukung dengan komitmen yang cukup kuat sehingga pengembangan kurikulum dapat terlaksana di program studi dengan ketersediaan anggaran dan sumber daya. perubahan ke arah SCL masih memerlukan waktu untuk dapat dievaluasi seberapa banyak MK dibelajarkan dengan metode SCL serta dampak pelaksanaannya terhadap kompetensi mahasiswa peserta didik. Sistem pembelajaran secara lengkap merupakan suatu integrasi sistem yang mencakup berbagai aspek dalam proses pembelajaran. Kurikulum di masing-masing Program Studi di UB memiliki ciri umum universitas sebagai perwujudan dari nilai-nilai. Peningkatan kualitas kurikulum dapat dilihat dari data konsistensi perbaikan kurikulum yang tertuang dimasing-masing buku pedoman akademik dari waktu ke waktu. misi dan tujuan universitas merupakan satu pilar utama dalam proses pembelajaran. Pengembangan kurikulum selalu dilakukan dengan melalui proses analisis dan kajian di masing-masing PS. Pertambahan jumlah dosen dengan jenjang akademik S3 dan jabatan akademik profesor dan lektor kepala yang cukup siginifikan menunjukkan suatu potensi kekuatan sumber daya pembelajaran yang akan menjadi tambahan kekuatan UB. Upayaupaya memasukkan kompetensi tambahan berupa softskill dalam disain kurikulum merupakan usaha perbaikan berdasarkan masukan dari stakeholder. Upaya ini sudah mulai dirintis melalui pelaksanaan project I-MHERE-Jurusan yang mendorong terselenggaranya perkuliahan lintas jurusan. Kurikulum bukan hanya menentukan kualitas pembelajaran namun memiliki dampak yang cukup luas bagi mahasiswa. namun juga seiring dengan peningkatan kualitas SDM yang dimiliki. tujuan dari program studi yang diturunkan dari visi. Arah pengembangan kurikulum berbasis kompetensi memungkinkan pengembangan yang dinamis dan up-to-date. Dosen-dosen dengan kompetensi yang baik diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan kurikulum. sosial budaya dan kebutuhan masyarakat. Upaya yang dilakukan antara lain dengan pelatihan untuk melakukan re-orientasi design pembelajaran ke arah “Student-Centered Learning (SCL)”. Kurikulum disusun secara dinamis dengan memperhatikan perkembangan iptek. Hal ini merupakan keunggulan yang dimiliki UB.

Mahasiswa yang memanfaatkan akses ini dengan menggunakan notebook semakin banyak dan secara nyata terlihat dalam keseharian kehidupan kampus. Evaluasi ini diharapkan dapat memberikan masukan terhadap proses pembelajaran sehingga menjadi lebih baik. misalnya terkait dengan reward maupun penalty yang mungkin dapat diterapkan. Melalui Surat Edaran Rektor No.3).brawijaya. IPK lulusan pun juga meningkat (Gambar 2. Rata-rata lama studi mahasiswa dapat dilihat pada Gambar 2. Sehingga dampak hasil evaluasi ini lebih banyak tergantung pada masing-masing individu dosen dalam menyikapinya. Hasil monitoring PJM menyimpulkan bahwa secara umum kinerja pengajaran dan pendidikan yang telah dilakukan oleh UB adalah sangat baik. materi dan aspek lain masuk dalam proses evaluasi ini.pengembangan ilmu yang belum tentu relevan dengan “market signal”. Upaya penggalian umpan balik yang lebih luas dan efektif perlu ditingkatkan.ac. serta menurunnya lama studi. maka telah dilakukan 10 kali pelatihan hingga akhir tahun 2007. terutama pada sebagian kecil staf dosen yang kurang akrab dengan teknologi informasi. Hal ini menjadikan nilai lebih UB. 0552/J10/AK/2007 yang mewajibkan dosen untuk mengikuti pelatihan metode pembelajaran berbasis multimedia yang diselenggarakan oleh LP3-UB. infrastruktur dan sistem yang mendukung. Secara rata-rata IPK lulusan dari waktu ke waktu mengalami kenaikan dan sampai pada nilai IPK rerata di atas 3. Peningkatan infrastruktur dan manajemen sarana dan prasarana melalui project I-MHERE dan inisiatif universitas mulai dapat memberikan solusi komprehensif.id\vlm). Pemanfaatan IT untuk pembelajaran memberikan peluang yang lebih baik yang memungkinkan mahasiswa dan dosen dapat beritenraksi dengan lebih dinamis dan kreatif. Salah satu output dalam pelatihan ini adalah tersedianya materi ajar dosen dalam bentuk multimedia yang siap untuk digunakan melalui model pembelajaran elektronik (e-Learning).0.2. Angka IPK ini secara statistik dapat dipandang sudah dalam kondisi ideal dengan pola penilaian yang ada. Peningkatan kemampuan staf akademik dalam penguasaan metode pembelajaran terus ditingkatkan. Dengan sifat evaluasi yang terbuka (isian anonym) memungkinkan mahasiswa secara obyektif memberikan penilaian. Ketersediaan infrastruktur untuk mendukung pelaksanaan e-Learning telah dimulai melalui server pembelajaran UB (www. sehingga pola pembelajaran. Berbagai aspek pembelajaran meliputi performansi pengajar. evaluasi dan pembimbingan mahasiswa perlu dilakukan disamping upaya peningkatan standar proses penerimaan. Pembelajaran melalui e-Learning ini tumbuh dan menjadi salah satu kekuatan universitas. Kelemahan yang ada dalam aspek ini adalah dukungan ketersediaan dan stabilitas pasokan energi listrik. Umpan balik dilakukan dengan evaluasi terhadap proses pembelajaran oleh mahasiswa. Meskipun demikian masih terdapat sebaran dalam capaian IPK yang cukup lebar dengan rentang dari kurang dari 2. Mengimbangi pengembangan kurikulum yang dinamis berbasis kompetensi dengan pendekatan pembelajaran SCL. Pemanfaatan IT untuk mendukung kegiatan akademik ini semakin nyata dengan ketersediaan akses nirkabel di area kampus. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 11 . Ketidakstabilan pasokan energi listrik terkadang menimbulkan permasalahan kesulitan akses karena jaringan yang tersedia tidak dapat terakses. Beberapa ukuran kinerja yang dapat menunjukkan indikasi keberhasilan pendidikan dan pengajaran adalah meningkatnya IPK lulusan dan angka efisiensi edukasi (AEE). Upaya-upaya ini terus dilakukan meskipun terdapat beberapa kendala. Keberhasilan dalam proses pembelajaran dan pola rekruitmen yang dilakukan dapat dilihat dari nilai IPK lulusan.inherent. maka diperlukan SDM. Umpan balik dalam proses pembelajaran secara aktif telah dilakukan oleh berbagai jurusan baik dilakukan secara terkoordinasi oleh fakultas maupun oleh masing-masing jurusan.5 sampai dengan mendekati 4. hal ini nampak dengan aktifnya kegiatan pelatihan oleh LP3. Kekurangan dari mekanisme yang bagus ini adalah masih belum adanya instrument yang dapat mengikat terhadap hasil evaluasi ini.

Suasana akademik yang sehat memberikan andil yang cukup besar dalam peningkatan kualitas penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi. Dengan berbagai upaya 5 6 . Berbagai upaya yang dimaksud 4. Kemampuan pengembangan diri yang terus meningkat sehingga dipercaya dalam mengelola dana pengembangan yang semakin besar (Tabel L. 4 4 lebih efektif dan menunjukkan .53 44.88 39. Upaya pengawasan yang konsisten atas penyelenggaraan kegiatan akademik perlu dilakukan agar diperoleh suatu langkah antisipasi untuk mencari solusi.20 dari banyaknya Jurusan/Program Studi di UB 3. Kecendeungan positif ini perlu UB disikapi dengan cermat karena masih adanya sebaran-sebaran dimana mahasiswa 4.50 kecenderungan lama studi yang semakin 4.24 Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 12 .3. 5 4 4. angka efisiensi edukasi (Tabel 2. Tabel 2.40 antara lain: meningkatkan peran dosen 4.40 Peningkatan mutu yang ada tidak terlepas 3.65 8 studi mahasiswa.35 Penasihat Akademik dan pembentukan Tim 2003/2004 2004/2005 2005/2006 2006/2007 2007/2008 Pemantau Tugas Akhir di setiap jurusan/ Gambar 2.40 diselenggarakan Ditjen Dikti. Ketersediaan DSS (Decision Support System) yang sedang dikembangkan diharapkan ke depan dapat memberikan suatu gambaran komprehensif atas kondisi universitas secara cepat sehingga dapat dipergunakan sebagai landasan dalam pengembangan kebijakan. Suasana akademik yang sehat terutama ditentukan oleh penyikapan masing-masing individu dalam berinteraksi serta bagaimana sistem dan mekanisme di dalam uiniversitas mampu mendorong ke arah suasana akademik yang sehat.45 pendek.71 15. Pada saat ini 2. Rata-rata Lama Studi Lulusan S-1 fakutas.Dengan telah tercapainya kondisi yang 7 baik pada capaian IPK maka fokus perbaikan 6 .42 49.20 lebih dari 90% PS/Jurusan telah menerima 2.00 yang telah menerima dana peningkatan mutu 2.2.1) dan produktivitas per angkatan (Tabel L.1.4) dari unit-unit ini merupakan suatu keunggulan dan perlu dijaga dengan strategi dan dukungan manajemen dengan lebih baik lagi.55 5 8 .73 46. Pada sisi lain kondisi infrastruktur dengan penataannya serta kondisi sosial wilayah dimana universitas berada juga dapat mempengaruhi bagaimana pola hubungan ini akan terbentuk.60 .60 tahun untuk menyelesaikan studi S1.00 hibah dari Ditjen Dikti dari berbagai pola 2005/2006 2006/2007 2007/2008 hibah yang ada.16 42. 4 yang dilakukan proses pembelajaran menjadi 0 4. Nilai IPK rata-rata Lulusan S-1 UB jurusan baru yang belum pernah mendapatkan dana hibah. 3.80 2.29 33.65 45.60 melalui hibah kompetisi yang 2. Rata-rata Angka Efisiensi Edukatif (AEE) Tahun Akademik 2003/2004 – 2007/2008 No 1 2 3 Program Diploma (S-0) Strata 1 Strata 2 2003/2004 (%) 2004/2005 (%) 2005/2006 (%) 2006/2007 (%) 2007/2008 (%) 29. Meskipun belum sampai pada kondisi ideal.67 23.46 32.80 memerlukan waktu studi yang lebih dari 6 3. Hanya program studi atau Gambar 2.21 16.24 40. diantaranya untuk meningkatkan AEE ini. Namun demikian angka ini perlu dicermati karena data di beberapa PS menunjukkan adanya akumulasi kelulusan mahasiswa dari tahun-tahun sebelumnya sehingga jumlah mahasiswa yang lulus lebih besar daripada yang masuk.84 16.5) juga semakin meningkat menuju suatu kondisi AEE ideal untuk S1. 4.12 23.70 4 dilakukan pada upaya pemendekan lama 4.00 3. 4 4.

pengabdian dan kegiatan lain) ikut mendorong hubungan yang baik antara mahasiswa dengan dosen. Studi tahun 2005 dan 2006 dilakukan untuk melihat kualitas Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 13 . dialog. bahkan masih terdapat dosen yang hanya memiliki beban 2-4 sks tiap semester. yang cukup heterogen dan terbuka ikut memberikan andil pada sikap dan perilaku sivitas akademika. disimpulkan masih andanya inefisiensi pemanfaatan sumberdaya staf. Tata hubungan masyarakat yang terbuka ikut mendorong terciptanya hubungan yang terbuka antar sivitas akademika di dalam kampus. Studi tentang profil lulusan UB telah dilakukan pada tahun 2003 untuk melihat kualitas lulusan tahun 1998 hingga 2002. kegiatan kesenian.54 18. demo. Mahasiswa juga memiliki peran penting dalam penciptaan suasana akademik yang sehat. dan secara bertahap ditingkatkan kapasitas penyelenggaraan program pascasarjana. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kampus (penelitian. Peningkatan tata kelola manajemen sumber daya manusia dan sistem manajemen akademik diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan ini. olahraga dan berbagai kegiatan lain ikut mendorong hubungan kerja yang semakin kondusif dan akrab. Pernyataan sikap. Interkasi sosial mahasiswa dalam kampus.61 Karakteristik lingkungan sosial Jawa Timur. dan hasilnya pada tahun 2008 ini UB meraih Juara Umum Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI.55 7.59 7. Aspek-aspek ini merupakan kekuatan UB untuk menuju universitas yang berkualitas.4 Strata 3 9. Landscape kampus yang tertata dengan asri dan sejuk dengan jarak antar gedung yang cukup dekat menimbulkan suasana tenang dan kedekatan emosional antar elemen sivitas akademika. namun sebagian besar masih berkisar antara 4-5 jam per hari. akan berpotensi menimbulkan permasalahan dalam hubungan kerja antar dosen yang dapat memberikan dampak negatif pada penciptaan suasana akademik.48 27. Komunikasi sosial dalam gaya “Kèra Ngalam (Arèk Malang = Orang Malang)” memberikan kontribusi positif dalam penciptaan hubungan egaliter dalam kehidupan kampus. Tidak pernah terdengar atau timbulnya demonstrasi. Malang khususnya. Interaksi antar dosen dan mahasiswa dalam bentuk penelitian bersama. ikut mendorong interaksi positif dalam penciptaan suasana akademik. Hal ini juga menumbuhkan susana akademik yang baik. Teknologi Informasi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berekspresi melalui forum diskusi dan berinteraksi melalui e-mail maupun sarana chatting. Pada saat ini upaya pembenahan manajemen sumber daya manusia sedang berjalan dan dikembangkan. sedangkan kegiatan pendidikan program diploma semakin dikurangi. Kebebasan berekspresi dan berpendapat cukup terjamin dan terakomodasi baik dalam interaksi nyata langsung maupun melalui internet. Sejak tahun 2005 studi ini menjadi agenda rektor yang dilakukan secara rutin setiap tahun. dalam beraktivitas di unit kegiatan mahasiswa yang melibatkan berbagai unsur mahasiswa. Hal ini juga merupakan kekuatan dalam pencipataan suasana akademik yang kondusif. Sampai saat ini fokus penyelenggaraan pendidikan adalah pada program pendidikan S1. bahkan sebagian besar diantaranya sudah dihapus dan sedang dalam proses phasing out. Dari hasil analisis yang lebih mendalam dengan mengikut-sertakan data hasil kuisioner. Hal ini pada akhirnya mampu menciptakan suasana akademik yang kondusif. dan diskusi yang terbentuk dapat dilaksanakan dengan bebas dan bertanggung jawab. Beberapa dosen dan tenaga non akademik terbukti bekerja melampaui 8 jam per hari. Kota Malang yang merupakan suatu kota yang terus berkembang namun dalam lingkup kehidupan sosial yang cukup akrab antar masyarakatnya memberikan pengaruh dalam pola hidup sivitas akademika. apalagi bentrokan antar mahasiswa menunjukkan tata hubungan yang baik. Kondisi geografis dan klimatologi yang cukup nyaman ikut memberikan andil dalam pola kehidupan dan interaksi sosial. interaksi organisasi lintas jurusan/fakultas. pendidikan. Ketidak merataan beban ini jika tidak dapat disikapi dengan positif. Hal ini mendorong terciptanya suasana akademik yang sehat dan merupakan suatu keuntungan dari aspek letak universitas.

Dari data yang ada nampak bahwa lulusan memiliki daya saing yang memadai dalam mencari pekerjaan.lulusan tahun 2003 hingga 2005. Peningkatan kualitas pembelajaran disertai dengan peningkatan soft skill diharapkan dapat tetap mempertahankan lama waktu tunggu atau bahkan dapat memperpendek waktu tunggu lulusan. f. Hasil studi pelacakan lulusan sangat bermanfaat sebagai dasar pertimbangan dalam penyempurnaan kurikulum dan proses pembelajaran serta dalam penentuan kebijakan akademik. Waktu tunggu paling panjang dialami oleh lulusan dari bidang agrokompleks. Dari hasil tracer study yang dilakukan didapatkan waktu tunggu lulusan relatif cukup pendek dengan waktu tunggu antara 4-6 bulan (Tabel L. Pengembangan kurikulum berbasis kompetensi dan sekaligus peningakatn soft skill dan pemahaman kewirausahaan dalam kerangka entrepreneurial university diharapkan juga mendorong lulusan untuk aktif dan kreatif membuka lapangan kerja secara mandiri. Bahkan. Dengan pola yang dikembangkan diharapkan universitas dapat secara dinamis melakukan antisipasi perubahan pasar kerja dan sekaligus kedepan diharapkan dapat berperan dalam penciptaan pasar kerja baru. Metode tracer study juga dilakukan melalui wawancara dengan orang tua mahasiswa. baik dari segi kuantitas maupun pendanaan. Dorongan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Ingris dalam perkuliahan sebagai upaya meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris. Beberapa kebijakan penyelenggaraan kegiatan akademik telah dikeluarkan menyikapi hasil tracer study. Usaha-usaha yang telah dilakukan UB untuk meningkatkan kinerja penelitian. Perbaikan kurikulum yang dilakukan secara periodik juga memperhatikan hasil dari tracer study. pendanaan dari pihak luar juga terus meningkat. Proses umpan balik ini menunjukkan adanya suatu upaya yang sistematis dalam proses peningkatan kualitas akademik. kesesuaian bidang pekerjaan dan gaji awal yang diterima. Secara umum UB telah berhasil meningkatkan jumlah penelitian dan pengabdian masyarakat setiap tahunnya. dilakukan melalui pengisian aktif alumni melalui halaman web. antara lain adalah: a. d. Fungsi inkubator bisnis yang dikembangkan diharapkan mampu memberikan kontribusi positif pada aspek ini. Berdasarkan studi tersebut telah teridentifikasi kualitas lulusan di 36 kabupaten/kota di Indonesia. 1. e. Hal ini dengan melihat bahwa kisaran gaji pertama yang diperoleh masih di sekitar besaran UMR dan 88% lulusan memiliki gaji ≥ Rp. sosial ekonomi. Melakukan pelatihan penulisan buku ajar dari hasil-hasil penelitian Melakukan pelatihan jurnal terkareditasi nasional dan internasional Melakukan pelatihan proposal bagi peneliti muda bidang teknik. Data pelacakan alumni diperoleh melalui tracer study secara sistematik dan berkala. Namun demikian daya saing lulusan nampaknya perlu ditingkatkan agar mereka mampu mendapatkan pekerjaan dengan imbalan yang lebih baik. Hal ini nampaknya berkorelasi dengan kondisi lapangan kerja. dan hayati Mengembangkan pusat-pusat studi baru Melakukan monitoring dan evaluasi proses penelitian Mengembangankan sistem perolehan paten dan royalti bagi riset mahasiswa dan dosen Melakukan sosialisasi hasil-hasil penelitian Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 14 . Hasil pelacakan tertuang dalam dokumen laporan tracer study.5 juta.7 – L. b.9). g. Dengan pengembangan dan strategi peningkatan kualitas yang ada diharapkan daya kompetisi lulusan makin meningkat sehingga memberikan peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. ditinjau dari aspek waktu tunggu bekerja. c. Penelitian Kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu program utama yang harus dicapai UB sebagai perguruan tinggi yang berorientasi entrepreneur.

352 20. Angka keikutsertaan dosen maupun jumlah anggaran yang dapat terserap dan teralokasikan menunjukkan trend positif dari waktu ke waktu. Kekuatan ini nampak terus dijaga dengan berbagai dorongan yang lebih aktif dan terstruktur oleh institusi. 1. Jumlah paten setiap tahun juga menunjukkan trend peningkatan begitu juga dana penelitian.2 dan Tabel 2.3. dana penelitian. Jumlah Usulan Penelitian yang semakin berkualitas mendorong semakin UB Tahun Anggaran 2003-2007 tumbuhnya kegiatan penelitian dan pengabdian.4. dan Seni (IPTEKS) Sains dan Teknologi Ilmu Hayati dan Agro Sosial dan Hukum Jumlah Jumlah Hasil Penelitian dari Sumber Biaya dari Luar Biaya Dari PT Biaya Luar Negeri PT 72 56 161 137 46 353 68 586 261 46 Dari data yang ada nampak kekuatan pada sisi ilmu hayati dan agrokomplek.062 31. Kinerja jumlah usulan penelitian yang telah dicapai oleh UB dapat dilihat pada Gambar 2. dan Tabel 2. Usulan penelitian. Tabel 2.700 Jumlah dosen dan mahasiswa yang semakin banyak terlibat dalam kegiatan penelitian berkorelasi dengan suasana akademik yang terbangun. 3. Sedangkan jumlah hasil penelitian beserta dana dari berbagai sumber tahun 2005–2007 tercantum dalam Tabel 2. Jumlah peningkatan paten dan dana penelitian dapat dilihat pada Gambar 2. 3. 1. Teknologi. Bidang Ilmu Pengetahuan. Perkembangan Jumlah Aplikasi Paten UB Tabel 2.5. Jumlah kegiatan penelitian dari waktu ke waktu terus tumbuh dan berkembang.Usaha-usaha tersebut telah menun-jukkan hasil yang bagus. Aspek ini juga menjadi salah satu keunggulan universitas dan menunjukkan peran akademik yang semakin menonjol. 2. Ketersediaan sarana dan prasarana pendukung Gambar 2. 2.3. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 15 .285 8.5. Peningkatan tata kelola yang semakin baik juga ikut mendorong peningkatan ini.4. Dalam hal kuantitas perolehan kegiatan penelitian dan pengabdian UB termasuk dalam peringkat atas untuk ajang nasional. Gambar 2. Besarnya Dana Penelitian dari Berbagai Sumber (2005-2007) No.3.2. Jumlah Hasil Penelitian dari Berbagai Sumber Dana (2005-2007) No. UB Luar UB Kerja sama Dalam Negeri Jumlah Sumber Dana Jumlah (juta rupiah) 3. Sedangkan kegiatan pada bidang sains dan teknologi masih perlu ditingkatkan dan mendapat perhatian khusus agar semakin berdaya. dan jumlah paten juga terus meningkat.

Jumlah kegiatan pengabdian dalam penerapan IPTEK cukup mendominasi. Hal ini perlu diintegrasikan dengan penghargaan yang layak dalam konteks pengembangan sumber daya manusia. Namun demikian upaya ini perlu diimbangi dengan meningkatkan monitoring dan tracer kepuasan mitra kerja sehingga akan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan. Kerjasama dalam bentuk kegiatan pengabdaian kepada masyarakat menjadi suatu kekuatan atas eksistensi UB sebagai pelopor dan penggerak pembangunan. Potensi idle capacity dosen yang masih tersisa akan dapat memberikan dorongan yang lebih kuat dalam meningkatkan keunggulan universitas dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jumlah karya ilmiah buku yang diterbitkan terus tumbuh dari waktu ke waktu dan menjadi salah satu kekuatan baru dan sekaligus berperan sebagai media promosi UB ke masyarakat. Penghargaan atas karya ilmiah dosen dalam berbagai bentuk perlu ditingkatkan sehingga semakin mendorong produktivitas karya ilmiah dalam forum yang semakin bergengsi di tingkat internasional. Perolehan karya ber-HaKI yang relatif kecil (<50) (Gambar 2.5) dibandingkan jumlah dosen (>1000) merupakan satu kelemahan yang telah disadari. Hal ini harus dilakukan sehingga memungkinkan setiap individu dosen selalu aktif terlibat dalam kegiatan penelitian dari waktu ke waktu. Fungsi lembagan penelitian dan pengabdian serta peningkatan kualitas manajemen dan pencatatan kegiatan perlu dilakukan. Kerjasama penelitian dengan mitra di luar negeri secara aktif dilakukan oleh staf UB dan didorong secara positif oleh institusi dengan pemberian dukungan yang memadai. baik dari aspek finansial maupun perijinan. Peran serta pemberdayaan masyarakat berupa KKN. Hal ini menunjukkan satu kekuatan adanya hubungan yang erat antara penelitian dan kiprahnya dalam masyarakat. Persyaratan tentang angka kredit untuk kenaikan pangkat dan sekaligus tumbuhnya budaya akademik yang sehat di kalangan dosen mendorong semakin meningkatnya karyakarya ilmiah sebagai produk kegiatan penelitian dan pengabdian.14 dan Tabel L. KKN tematik. Pengabdian Kepada Masyarakat Keterlibatan UB dalam pembangunan masyarakat dapat dilihat dari peran serta UB dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat maupun layanan keahlian yang merupakan keluaran dari hasil penilitian yang dilakukan. Hal ini juga ditunjang dengan semakin banyaknya keahlian dosen UB yang termanfaatkan oleh masyarakat. Karya-karya publikasi dosen pada tingkat nasional maupun internasional yang meningkat dari waktu ke waktu semakin memperkuat citra kualitas UB dalam penyelenggaraan kegiatan akademik. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 16 .10 & L. Penghargaan dan insentif lain untuk lebih mendorong perolehan HAKI perlu dilakukankan. Salah satu solusi dari permasalahan ini adalah pengembangan fasilitas yang semakin memudahkan staf dalam mengajukan perolehan HaKI. peningkatan jumlah Guru Besar dan tenaga akademik berkualifikasi S3 (Tabel L. Pada sisi lain.11.Pada sisi lain diseminasi kegiatan penelitian dan upaya pelibatan komunitas yang semakin luas perlu semakin digalakkan.). sehingga diharapkan kedepan menjadi salah satu pilar kekuatan universitas. Keunggulan ini perlu terus ditingkatkan dan disinkronkan dengan manajemen sumber daya manusia sehingga akan dapat terbangun iklim meritokrasi akademik yang sehat. Langkah pemberian insentif berupa penghargaan pada dosen yang menghasilkan karya ilmiah dan dukungan universitas dalam hal pendanaan dan komitmen lain ikut mendorong tumbuhnya prioduktivitas ilmiah dalam bentuk karya ilmiah (Tabel L. Dalam perencanaan kedepan diharapkan kekuatan ini menjadi salah satu penyokong eksistensi UB dalam bentuk pemasukan finansial sehingga proporsinya akan terus semakin besar. pemberdayaan masyarakat dan bentuk lain semakin mengukuhkan keunggulan UB dalam fungsi sosial kemasyarakatan.15) diharapkan mampu memberikan dorongan lebih besar pada jumlah dan kualitas penelitian maupun produktivitas ilmiah dosen. Dalam hal produktivitas sektor ini penggalakan pada sektor sains dan teknologi perlu dilakukan sehingga produktivitas karya ilmiah berupa buku menjadi lebih merata.

Jumlah kegiatan pengabdian kepada Kepada Masyarakat masyarakat juga menunjukkan tren meningkat meskipun terjadi fluktuasi terkait dengan ketersediaan sumber dana dari pemerintah.847.813.00. Besarnya jumlah dana yang teralokasikan dengan kecenderungan yang stabil menunjukkan satu kekuatan dalam aspek ini.200 2.000 21. Kaji Tindak melalui program kerja sama baik dengan instansi pemerintah maupun swasta. 017A/SK/2005.000 2.6. Dana-dana tersebut berasal baik dari dalam UB sendiri dan juga dari luar universitas melalui kegiatan yang dikompetisikan.600 30.000 242.000 40.Berbagai macam pengabdian masyarakat telah dilakukan oleh UB.600 25. Program Pengembangan Keuangan Pedesaan Grameen Bank.693.700 325. 4. Karena itu. Pengabdian kepada masyarakat tersebut meliputi pelatihan. Wirausaha Baru.093 Gambar 2. 7. dibentuklah Pusat Jaminan Mutu (PJM) pada tanggal 12 Pebruari 2005 dengan SK Rektor No.000 160. 1.551. Sinergi Pemberdayaan Masyarakat (Sibermas).6. Jenis Pengabdian kepada Masyarakat Pelatihan tenaga penyuluh Konsultasi Penerapan IPTEK untuk Industri/ Perusahaan Penerapan IPTEK oleh pemerintah Penerapan IPTEK untuk Masyarakat Pelatihan pengusaha kecil/besar Kaji Tindak Jumlah Besarnya Dana Pengabdian Kepada Masyarakat (x 1000) dari Sumber Biaya dari UB Biaya dari Luar UB 70.800 155. Magang Kewirausahaan (MKU). Angkaangka statistik yang menunjukkan peran serta UB dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian ini cukup signifikan.000 40. 5. program Vucer. Jumlah ini diharapkan akan tumbuh dengan dibentuknya pusat Inkubator Bisnis yang diharapkan dapat membuka jalinan kerjasama yang lebih luas.700. Kerjasama institusi dengan masyarakat dan lembaga-lembaga lain di dalam maupun di luar negeri terus tumbuh dan menjadi sesuatu yang semakin meningkatkan citra UB.693 1.27. Sesuai dengan ketetapan Ditjen Dikti maka tugas utama PJM adalah memperoleh mandat dari Rektor untuk mengembangkan dan memantau implementasi sistem jaminan mutu UB. 6.4. pelayanan masyarakat baik konsultasi bisnis maupun teknologi tepat guna.600 1.800 146. atau layanan jasa. Program Pengembangan Kewirausahaan. Jumlah Kegiatan Pengabdian Sistem Penjaminan Mutu Peningkatan mutu secara terus menerus menjadi fokus perhatian UB. penerapan Iptek untuk memacu Ekspor Non-Migas (Vucer Multi Tahun).000. pengembangan Desa Mitra Kerja.172. yaitu sebagai berikut: Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 17 .966. 2. Unit Jasa Usaha dan Industri (UJI).157.300 20. Besar Dana dan Sumber Dana Pengabdian Kepada Masyarakat (2005-2007) No. Jumlah pengabdian masyarakat dapat dilihat pada Gambar 2. kerja sama. Kuliah Kewirausahaan (KWU). Tabel 2. penerapan/pengembangan Iptek. 3. Kuliah Kerja Usaha (KKU). Adapun besaran dana yang disediakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam kurun waktu 20052007 mencapai Rp.

penelitian dan pengabdian kepada masyarakat). Beberapa kelemahan di dalam program akademik adalah bahwa pada saat ini 16 PS (50% dari keseluruhan PS yang terakreditasi di UB) mendapatkan nilai akreditasi A. universitas telah mengadopsi ‘paradigma baru’ dalam meyelenggarakan pendidikan tinggi yang dibuat oleh Ditjen Dikti Depdiknas. (1) (2) (3) (4) (5) b.7). Menjamin mutu usulan akreditasi Program Studi/Institusi melalui pendampingan Monitoring dan evaluasi uji coba serta implementasi manual mutu kegiatan akademik. No: 023A/SK/2006 PJM UB tanggal 13 Pebruari 2006. prioritas masih diberikan pada PS S-1. pada tahun 2008 terdapat penurunan karena terjadi proses penggabungan dari beberapa PS yang mendapat akreditasi A. maka rektor telah memberikan mandat kepada PJM untuk mengembangkan sistem untuk meningkatkan kualifikasi akreditasi PS. Pada awalnya.a. Untuk menjaga kualitas UB secara menyeluruh maka pembukaan PS baru perlu dianalisis dengan cermat agar dapat memberikan konstribusi peningkatan PS terkareditasi A pada saat diakreditasi. Kegiatan utama LP3 selama ini adalah melakukan pelatihan Pekerti dan teknik-teknik pembelajaran untuk dosen serta evaluasi kurikulum. 12 PS (45 %) mendapatkan nilai B dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) dan 1 PS mendapatkan nilai C (Gambar 2. hingga tahun 2007. Saat ini LP3 sedang menerima proyek hibah kompetisi TPSDP untuk mendukung program-programnya. namun hasilnya masih belum nyata diterapkan. Pengembangan Sistem Jaminan Mutu Akademik di UB d. Guna peningkatan mutu secara berkelanjutan. Mengembangkan prosedur kerja baku (Manual Prosedur/MP) untuk: Menjamin mutu dan seleksi internal proposal Program Hibah Kompetisi (PHK) dari Ditjen Dikti. Berbagai kegiatan kajian telah dilakukan. Untuk Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 18 . Pada perkembangan selanjutnya BME telah diubah menjadi Pusat Jaminan Mutu (PJM) yang bertugas memantau kinerja unit-unit di dalam universitas dalam bidang akademik (pendidikan. UB telah membentuk lembaga Benefit Monitoring Evaluation (BME) yang langsung bertanggung jawab kepada Rektor. lembaga ini berfungsi untuk menilai keefektifan penyelenggaraan kegiatan yang didanai oleh dana-dana hibah kompetisi dari Ditjen Dikti maupun dana-dana internal universitas. maka tugas PJM diperpanjang dengan tugas pokok melanjutkan kegiatan sebelumnya. Menjamin mutu Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat. Menjamin mutu pelaksanaan PHK Ditjen Dikti tersebut melalui Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pendampingan pada saat visitasi PHK dari Ditjen Dikti. Penyebarluasan praktek baik (good practices) dari suatu unit penerima PHK ke unit yang lain. Selain PJM terdapat Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) yang bertanggung jawab di dalam kajian penyelenggaraan proses belajar mengajar. Kelembagaan dan tugas tim diperbarui tiap tahun melalui SK Rektor sesuai dinamika UB. Sejalan dengan pelaksanaan paradigma baru. Berdasarkan SK. Dengan perkembangan pembukaan PS baru yang ada komposisi PS yang belum dan sedang menjalani proses akreditasi menjadi cukup signifikan. Dari sisi jumlah mutlak PS yang mendapatkan akreditasi A. Untuk meningkatkan keefektifan mekanisme pengendalian mutu yang ada. c.

8. maka kegiatan yang telah dilakukan meliputi tiga isu. A2. PR-III. serta azas otonomi. I-MHERE sub component 2. Adapun peran fungsional PJM dalam struktur organisasi UB digambarkan dalam Gambar 2. (I. dengan melaksanakan secara sungguh-sungguh mandat otonomi pengelolaan pendidikan dan mengupayakan peningkatan kesehatan organisasi penyelenggara pendidikannya.itu PJM telah menyusun Manual Prosedur Pendampingan Pengusulan Akreditasi PS S-1. agar menghasilkan lulusan yang mampu meningkatkan daya saing bangsa. antara lain Due-like. Dengan sumber daya yang ada UB berupaya untuk mengoptimalkan pembinaan dan pengembangan pendidikan tinggi yang mampu merangsang kinerja kolektif untuk meningkatkan mutu yang berkelanjutan berdasarkan evaluasi diri. Sesuai Renstra UB (UB) tahun 2006-2011 dan arah kebijakan pengembangan pendidikan tinggi yang dicanangkan oleh Ditjen Dikti dan tertuang dalam Strategi Jangka Panjang Pendidikan Tinggi (HELTS) 2003-2010 maka UB terus berupaya berbenah diri. UB telah berperan aktif dan berhasil memperoleh berbagai PHK yang ditawarkan oleh Ditjen Dikti. A3. Peningkatan Efektifitas Pusat dan Unit Jaminan Mutu. Rektor PR-I. PR-II. UB sedang menyiapkan proposal lengkap PHK berbasis institusi tahun 2008. sejak saat itu 8 PS yang semula terakreditasi B dan mengusulkan perbaikan.1). Sejalan dengan itu UB telah merencanakan perubahan status menjadi Badan Hukum Milik Negara pada sejak tahun 2005. yaitu isu Internal Manajemen: (I.2). Pada saat ini.2). Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. dan isu Efisiensi: (E. isu Sustainabilitas: (S) Standarisasi Pembinaan dan Pemantauan PHK. SP4. Peningkatan Baku Mutu dan Kualifikasi Borang Akreditasi. Melalui program SP4 tentang Fungsionalisasi Jaminan Mutu Pendidikan tahun 2006. ICT grant. Hal ini berguna untuk menjamin keberhasilan institusi memberikan best services. Senat UB Pusat Jaminan Mutu Fakultas Lembaga Biro Jurusan Pusat UPT Gambar 2.1.8. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 19 . Peran Fungsional PJM dalam struktur organisasi UB Dalam sistem penjaminan mutu dilakukan proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pendidikan secara konsisten serta berkelanjutan sehingga pengguna (stakeholders) memperoleh kepuasan. Sistem telah dicoba sejak tahun 2006. (E. Peningkatan Pemantauan dan evaluasi PBM yang Baku.1).2 dan 2. Upaya ini terus ditingkatkan untuk mencapai standar minimum jumlah PS yang terakreditasi A sebesar 80% Untuk program studi pendi-dikan kedokteran dari Fakultas Kedokteran telah mendapat akre-ditasi internasional dari Pemerintah Malaysia. Penetapan Baku Mutu Pemantauan aktivitas Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. sesuai visi dan misi yang ditetapkan serta mengembalikan kepercayaan dan peran UB sebagai entrepreneurial university dan center of excellence. TPSDP. akses dan keadilan. Dana pengembangan dapat berasal dari dana rutin maupun dana Program Hibah Kompetisi (PHK). ternyata semua terakreditasi A. Semi Que.

PJM bekerjasama dengan Tim Koordinasi PHK dalam kegiatan Monevin PHK (Gambar L.2) diharapkan proses penjaminan mutu bisa berjalan seiring dengan dinamika unit kerja dari satuan terkecil.Prestasi Program SP4 tersebut terutama dirasakan terkait dengan keberhasilan fungsi PJM dalam seleksi internal dan pendampingan penyusunan proposal PHK. Hal itu didukung oleh peningkatan kualifikasi anggota PJM tentang Sistem Penjaminan Mutu Akademik (SPMA). c. menunjukkan komitmen untuk pengembangan mutu UB. yaitu sebagai berikut: a. Selanjutnya. Sejalan dengan dinamika kondisi dan kebutuhan UB. PJM telah menggunakan dana Monev PHK 2. maka SK Rektor UB No. pendampingan penyusunan borang akreditasi maupun dalam pengembangan sistem penjaminan mutu akademik. Oleh karena itu. maka diperlukan percepatan pengembangan perangkat dan kelembagaan SPMA. Untuk tugas PJM yang baru hingga 15 Januari 2008. Hal ini dimaksudkan untuk akselarasi pengembangan SPM dan mengakomodasi keragaman di 12 Fakultas/program di UB. b. Meningkatkan pendampingan mutu usulan akreditasi Program Studi/Institusi melalui Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Internal (Monevin) Program Hibah Kompetisi (PHK) Sesuai dengan kapasitas.3) pembenahan sumberdaya perlu dilakukan untuk bisa melakukan fungsi penjaminan mutu secara komprehensif. Hal ini dapat mempercepat peningkatan penguatan kapasitas dan kinerja PJM UB melalui konsep continuous quality improvement. 023A/SK/2006 tanggal 13 Pebruari 2006 tentang Pusat Jaminan Mutu (PJM) UB yang beranggotakan tujuh (7) orang dari lima (5) Fakultas telah diperkuat dengan memasukkan anggota baru. Dengan berperannya GJM dan UJM di tingkat fakultas dan jururusan (Gambar L.5% untuk standarisasi 31 orang reviewer proposal PHK dan 21 orang untuk monevin. independen dan tidak menjabat secara struktural. tidak hanya di universitas namun juga di fakultas/lembaga dan jurusan. monevin PHK. Mengembangkan Sistem Penjaminan Mutu Akademik dan pelaksanaan auditnya. kebutuhan internal dan tuntutan eksternal.). Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 20 . Dengan posisi dan fungsinya seperti pada struktur organisasi universitas (Gambar L. serta peningkatan kepercayaan Ditjen Dikti pada implementasi PHK dan BAN PT yang ditandai oleh meningkatnya jumlah program studi yang terakreditasi A dari 9 PS pada akhir tahun 2005 menjadi 19 PS pada akhir tahun 2007. berdasarkan SK 010A/SK/2007 tanggal 15 Januari 2007 ditetapkan tim PJM yang baru beranggotakan 14 orang dengan kualifikasi doktor.1. SPM yang dikembangkan masih diprioritaskan pada bidang akademik untuk program S-1 dan belum menyentuh administrasi keuangan dan kepegawaian. sharing good practices.

Tabel 3. SPP. Meskipun demikian.92%.60%. Proporsi PNBP dan APBN dapat dilihat dalam Gambar 3.98 Dari tabel 3.96 70.05 126.79 189.60 2006 156.8% dari total PNBP. sedangkan sampai dengan tahun 2007 meningkat sebesar 322. INHERENT.93 361.1. IOM maupun SPFP harus semakin kecil. PRE E K MBANG P ND A AN200 AN E AP T 3-20 08 160 PNBP-Akadem ik 120 PNBP-Non Akadem ik APBN n d h a l m u J 80 40 0 0 1 2 3 4 5 6 7 Gambar 3. seperti A3. Hal ini tentunya menunjukkan potensi UB dalam penggalangan dana masyarakat meskipun porsi PNBP-Akademik (yang dipungut dari mahasiswa) rata-rata masih 60.81 83.15 101.1. Pertumbuhan Total Pendapatan Tahun 2003-2008 UB (angka 1 = 2003 dan 6 = 2008) dalam Milyar Rupiah Porsi PNBP atas total pendanaan juga menunjukkan trend meningkat dari tahun 2003 ke tahun 2004 mencapai 122. Demikian juga dengan ketergantungan terhadap dana APBN melalui DIP dan DIK. baik dari SPP. dan SPFP).55 2004 88.1. Jumlah perkembangan total pendanaan UB untuk kurun waktu 2003–2008 dapat dilihat pada tabel 3. berbagai macam usaha telah dilakukan dalam meningkatkan sumber pendanaan selain dari sumber-sumber dana yang ada.05 2005 105.2. Pertumbuhan total pendanaan UB dari tahun 2003 hingga 2008 disajikan dalam Gambar 3. tersebut terlihat bahwa rata-rata pertumbuhan total pendanaan dari tahun 2003 hingga 2008 adalah 26. I-MHERE.86 2007 235.7% per tahun. Ke depan UB sadar bahwa porsi pendanaan dari mahasiswa. UB telah menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan pendanaan dari dana hibah kompetisi. UB saat ini telah Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 21 . Sehubungan dengan itu.1. Diakui bahwa UB belum mampu memobilisasi dana secara optimal dari profit center-profit center yang ada meskipun sebenarnya potensi yang ada cukup besar.72 257.1.60 166.59 142.45 77. PNBP APBN Total Pendapatan Jumlah total pendapatan UB 2003 – 2008 dalam milyar rupiah Sumber 2003 71. TPSDP. dan lainnya.BAB III EVALUASI KINERJA MANAJEMEN PERGURUAN TINGGI Keuangan Sumber pendanaan utama UB adalah dari APBN (DIP dan DIK) dan PNBP yang utamanya berasal dari sumbangan pendidikan mahasiswa (IOM. Oleh karena itu. Kemampuan ini bukan hanya sekedar menunjukkan peningkatan indikator kesehatan finansial namun juga menunjukkan suatu perkembangan kualitas secara menyeluruh.

2. UB telah memiliki Manual Prosedur (MP) anggaran dan keuangan. serta berbagai bisnis lain yang bersifat non-akademik.mengidentifikasi berbagai macam sumber yang bisa digali melalui inkubator bisnis. dengan proporsi belanja modal mengalami kenaikan signifikan pada tahun 2006-2008 yang dapat dilihat sebagai suatu kemampuan ekspansif dari UB dalam peningkatan mutu sarana dan prasarana. Gambar 3.3. UB dengan statusnya sebagai PTN masih menggunakan sistem akuntansi negara yang utamanya berbasis kas. Proporsi Sumber Dana UB Tahun 2003 s. Ke depan.d. Realisasi belanja untuk 5 tahun terakhir dapat dilihat pada Gambar 3. Pertumbuhan Realisasi Belanja Tahun 2003-2008 Hal krusial lain yang akan menjadi isu dalam bidang keuangan adalah sistem pengelolaan keuangan.3. 10% digunakan untuk pengabdian masyarakat. dan 38% digunakan untuk penyediaan sarana. Namun. Dari tabel nampak adanya pertumbuhan yang konsisten dari waktu ke waktu. prasarana. 2008 Saat ini UB sedang menggodok berbagai macam program dan kegiatan melalui inkubator bisnis. dan investasi. Program ini tentunya perlu terus digalakkan oleh UB sebab untuk menjadikan UB sebagai perguruan tinggi yang berstandar internasional memerlukan pendanaan yang besar baik untuk belanja modal maupun belanja operasional. maka existing system yang berlaku di UB mempunyai banyak kelemahan anata lain dana PNBP harus disetor ke kas negara. Saat ini UB telah rutin membuat Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 22 . penelitian menyerap anggaran sebesar 12%. Sementara itu. Dilihat dari penggunaan anggaran PNBP di tahun 2007. UB telah bertekad untuk semakin memperkecil ketergantungan terhadap dana negara melalui APBN dan dana mahasiswa. Berbagai target kinerja hanya dapat tercapai apabila dana tersedia untuk membiayai program yang direncanakan. porsi terbesar adalah digunakan untuk pendidikan (40%). Gambar 3. kualitas layanan akan semakin meningkat dan diharapkan akan berdampak langsung pada mutu kegiatan tri dharma. Karena itulah.

21/M/Itjen/II/2007 tanggal 13 Pebruari 2007. UB mendapatkan pujian sangat baik dari Itjen Dikti berkaitan dengan temuan audit BPK tahun 2000-2002.2/01/2007 tanggal 15 Januari 2007. Pemeriksaan audit keuangan pada tahun 2007 dilakukan melalui keuangan di UB oleh Badan Pemeriksa Keuangan Negara (BPK) berdasarkan Undang-undang No. Tim Auditor Itjen telah mengadakan monitoring dan evaluasi tentang Tindak Lanjut Hasil Pengawasan dan Pemeriksaan yang dilakukan Itjen Depdiknas di tahun sebelumnya. 46079/ST/A303/KU/2007 tanggal 14 September 2007 untuk Monitoring dan Evaluasi Penerimaan dan Penggunaan PNBP Triwulan II dan III tahun 2007. 73/W/Itjen/X/2006 tanggal 17 Oktober 2006.15 tahun 2006. tanggal 24-26 September 2007 dengan surat tugas No. perbaikan sistem akan menjadi salah satu prioritas UB sehingga status BLU menjadi pilihan. kedua sistem tersebut masih terdapat perbedaan laporan. maka kemampuan sumber daya manusia di bagian keuangan akan terus ditingkatkan. Meskipun demikian. Audit keuangan juga dilakukan melalui monitoring dan evaluasi. tentang Tindak Lanjut Temuan Tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Pada tahun 2007. misalnya disclosure laporan keuangan yang kurang mencukupi dan ketepatan waktu laporan yang dihasilkan. Oleh karena itu. Selain itu. tentang Tindak Lanjut Temuan Itjen Depdiknas. 23/ST/V. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 23 . bahwa semua temuan BPK telah selesai ditindaklanjuti oleh UB.163/W/Itjen/VIII/2007 tanggal 23 Agustus 2007. Auditor telah mengadakan pemeriksaan mulai 15 Januari 2007 sampai kurun waktu hampir satu bulan. dengan surat tugas No. 080/O/2000 tentang Organisasi dan Tata Kerja Depdiknas Inspektorat Jenderal dan berdasar surat tugas Inspektorat No. perubahan UB menjadi BLU betul-betul diharapkan akan dapat menciptakan sistem pengelolaan yang lebih responsif terhadap perubahan.neraca dan laporan aktivitas melalui SAI (Sistem Akuntansi Instansi) dan SABMN (Sistem Akuntansi Barang Milik Negara). 1008/J10/KU/2007 tanggal 5 April 2007. BPK memberi tugas kepada para auditor BPK untuk melakukan Pemeriksaan di UB berdasarkan Surat Tugas No. Berdasarkan Keputusan Mendiknas No. Hasil temuan audit tersebut telah ditindak lanjuti berdasarkan surat Rektor/KaBAUK No. Tindak lanjut ini dilakukan dalam rangka mewujudkan akuntabilitas dalam pendanaan Pada tahun 2006. Berdasarkan pada berita acara IRJEN yang dibuat di Makassar pada tanggal 22-24 Nopember 2007. sistem yang ada masih dirasa kurang dalam hal assurance. perbaikan ini akan kurang berarti bila pengelolaan keuangan masih menggunakan sistem UB sebagai PTN.11/OK/2006 tentang Tindak Lanjut Temuan Itjen Depdiknas. Saat ini melalui proyek I-MHERE (Indonesia Managing Higher Education for Relevance and Efficiency) UB sedang melakukan reformasi sistem keuangan menuju sistem yang lebih transparan dan akuntabel sesuai dengan Prinsip-prinsip Akuntansi Berterima Umum (PABU). tanggal 12 Maret s/d 1 April 2007.1008/J10/KU/2007 tanggal 5 April 2007. pemeriksaan keuangan juga dilakukan oleh Biro Keuangan Depdiknas. Audit keuangan oleh Auditor Itjen Depdiknas tahun 2007 di UB telah dilaksanakan pada tanggal 4 s/d 18 September 2007 dengan surat tugas No. Diharapkan sistem ini dapat diterapkan di tahun 2009. Seluruh temuan BPK yang disepakati oleh pihak UB telah ditindak lanjuti UB berdasar surat Rektor No. Hasil pemeriksaan Itjen tertuang dalam berita acara pemeriksaan dan pemeriksaan pembukuan yang telah dilaksanakan oleh tim Auditor Itjen Depdiknas. Tindak lanjut temuan ini dilakukan untuk menjamin pertanggungjawaban secara administratif maupun secara finansial.220/P/Itjen/IX/2005 pada tanggal 12 September 2005 di UB telah dilaksanakan audit keuangan oleh Itjen Depdiknas. audit keuangan dilakukan oleh pengawas dari Itjen Depdiknas secara komprehensif mulai tanggal 2-21 Nopember 2006 ke seluruh unit kerja dan fakultas-fakultas di lingkungan UB berdasarkan surat tugas No. Namun.XIII. Sejalan dengan itu. dilaksanakan berdasarkan PABU sehingga akuntabilitas dan transparansi dapat terwujud. 1202/J10. Di samping audit keuangan sebagaimana dikemukakan di atas. Tertib adminitrasi keuangan yang berjalan ini terus dijaga dengan berbagai langkah antisipasi. Oleh karena itu. Hasil temuan audit tersebut telah ditindak lanjuti berdasarkan surat Rektor No.

Dilihat dari perkembangannya yang semakin besar dan tumbuh sekitar 26. Proporsi ini menunjukkan kepedulian yang tinggi untuk pengalokasian anggaran pada kegiatan akademik. Realisasi Pengembalian Pendapatan. Sebelum tanggal 10 setiap bulan UB diwajibkan Rekonsiliasi dengan KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) setempat dengan melaporkan penggunaan dana yang telah dipergunakan pada saat itu yang berupa: a. 32% belanja barang. Realisasi Anggaran Belanja. Langkah-langkah peningkatan kualitas pengelolaan juga dilakukan dengan peningkatan kompetensi pejabat dan pengelola keuangan. di luar audit sesuai perundangan yang ada. Dengan demikian. 21 tahun 2007 UB termasuk pada unit wilayah Akuntansi Jawa Timur dimana pada setiap bulan membuat Laporan Keuangan pada wilayah (Jatim) di Unair Surabaya dan diteruskan pada tingkat pusat (Depdiknas). pada setiap bulan. Dari aspek kebijakan pengelolaan keuangan ini beberapa aspek yang dipandang masih perlu dioptimalkan adalah terkait dengan transparansi dan akuntabilitas operasional. Pada saat ini penggunaan dana PNBP dialokasikan untuk pendidikan sebesar 40% dengan porsi 12% penelitian dan 10% pengabdian dan sisanya untuk sarana. Dalam implementasi kebijakan keuangan telah disusun penerapan Manual Prosedur (MP) yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya keuangan serta penjelasan hak dan tanggung jawab masing-masing pengguna dan pengelola.7% per tahun dengan nilai total pendapatan terestimasi mendekati 0. Jumlah dana yang terus bertambah menuntut pengelolaan yang semakin efektif dan efisien. Dalam proses penentuan biaya pendidikan mekanisme sosialisasi dan umpan balik dilakukan dengan prinsip transparansi dan keadilan. Pada saat ini. Pencatatan transaksi keuangan dari masing-masing unit masih belum terintegrasi menjadi satu. c. Realisasi Anggaran Pengembalian. dalam struktur organisasi UB yang dikembangkan posisi dan peran Satuan Pengendalian Internal (SPI) dan Monev semakin diperkuat. prasarana dan investasi. 22% belanja modal dan sisanya belanja sosial (beasiswa). Dari keseluruhan belanja yang dilakukan sebagian besar (41%) dipergunakan untuk belanja pegawai. dengan penetapan biaya pendidikan secara proporsional UB menuju suatu pola pembiayaan masyarakat yang berkeadilan yang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 24 . Sumber pendanaan dari PNBP porsi akademik (berasal dari biaya pendidikan mahasiswa) masih menempati porsi yang paling besar sebagai sumber pendapatan diikuti dengan PNBP non akademik. Hal ini dapat menjadi kendala dalam hal pengeolaan keuangan dan dalam hal pengambilan keputusan manajemen yang berkaitan dengan manajemen keuangan. Proporsi sumber pendanaan dari APBN dari waktu ke waktu semakin menurun dan pada saat ini dalam kisaran 33% dibandingkan tahun 2003 sebesar 49. Realisasi Anggaran Pendapatan. Pada sisi lain pertumbuhan ini juga semakin menguatkan tuntutan dalam hal akuntabilitas dan transparansi pengelolaan anggaran. Hal ini menunjukkan suatu pertumbuhan yang positif dan menjadi aspek kekuatan finansial dan modal menuju otonomi BHPMN maupun otonomi pengelolaan keuangan dalam bentuk BLU. Pada saat ini pengelolaan sistem keuangan masih menggunakan sistem yang bersifat semi manual.5% dari total pendapatan UB. Neraca dan laporan keuangan dihasilkan dengan menggunakan sistem SAI dan SABMN.4 Triliun pada tahun 2008 dari sebesar 142 Milyar pada tahun 2003. Solusi sistem terus dikembangkan melalui project I-MHERE institusi dan diharapkan akan dapat diimplementasikan pada tahun 2009.Berdasarkan keputusan Mendiknas No. Terkait dengan hal ini maka pertanggung-jawaban dan kehatihatian dalam pengelolaan telah diterapkan sehingga tidak menimbulkan permasalahan. Sumber pendanaan universitas berasal dari APBN dan PNBP. b. d. Kesadaran sebagai suatu institusi akademik membawa pada pengalokasian anggaran UB yang semakin difokuskan untuk kegiatan akademik dan pengembangannya. Ini juga menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masayarakat dan semakin meningkatnya kualitas UB.

). melalui dana penelitian dan melalui bentuk kerjasama lain menunjukkan trend positif.274 28.324 872 27.424 18 25 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi .86%).251 22. namun UB harus terus meningkatkan kualitasnya.398 1. Upaya perbaikan terus perlu dilakukan secara cermat dalam penentuan besaran masing-masing sehingga akan mekanisme ini akan menjadi keunggulan UB dan sekaligus juga meningkatkan keterlibatan masyarakat secara aktif dalam operasional UB. Hal ini menunjukkan semakin kuatnya potensi UB dalam menuju pengelolaan institusi yang semakin sehat dan berkualitas. Meskipun hal ini merupakan salah satu aspek positif UB.030 25.687 27.434 17 16 2007 / 2008 1.892 2. Kebijakan rekruitmen yang mensyaratkan penerimaan dosen minimal dengan jenjang S2 merupakan satu langkah maju dalam pola rekruitmen. pengabdian dan pendidikan. Komposisi ini perlu dijaga dengan memperhatikan pertumbuhan mahasiswa.271 19 18 Ratio 2005 2006 / / 2006 2007 2. Upaya mengantisipasi perkembangan ke depan dalam hal penggalangan dana dilakukan dengan melakukan pembentukan unit-unit bisnis dan pemberdayaan produktivitas penelitian.4.419 17 2008/ 2009 1.47 2 1. minimal S2 (77.3.978 23.02%) di antaranya merupakan alumni luar negeri sedang sisanya berasal dari perguruan tinggi ternama di dalam negeri (Gambar 3. Rasio Jumlah Mahasiswa/Dosen Uraian Jumlah Mahasiswa Diploma Jumlah Mahasiswa S-1 Jumlah Mahasiswa Pascasarjana Jumlah Mahasiswa Keseluruhan Jumlah Dosen Rasio Jumlah Mahasiswa S-1 / Dosen 2004 2003/ / 2004 2005 3.38 23.877 2. Pembentukan Pusat Inkubator Bisnis dan Layanan Masyarakat diharapkan dapat memberikan peningkatan peran UB di masyarakat dan sekaligus sebagai media peningkatan sumber pendapatan UB.3 dan Tabel L. Tabel 3.15 28.80 7 1.).931 9 1.461 1.55 8 6 1. Secara total rasio mahasiswa/dosen semakin membaik dengan bertambahnya jumlah staf.224 1.95 22.12. Perkembangan institusi pendidikan lain bisa menjadi potensi ancaman yang apabila tidak disikapi dengan peningkatan mutu yang memadai akan berubah menjadi ancaman nyata. Pada sisi lain dorongan yang tinggi dari pimpinan untuk melanjutkan studi S3 nampak mulai memberikan hasil pada tahun 2007 dan 2008. Pertanggung jawaban pemanfaatan di antaranya terwujud dengan pemanfaatan secara langsung anggaran yang ada dalam pengembangan mutu pendidikan dan peneltian serta pengabdian masyarakat. Perkembangan penerimaan anggaran melalui hibah-hibah kompetisi yang diselenggarakan oleh Ditjen Dikti. Dosen yang menyandang gelar S2 (53. dan mengembalikan bisnis utama pada kegiatan pendidikan S1 dan pasca sarjana.884 28.88%) dan S3 (24. Pengembangan unit-unit bisnis masih tetap mengacu dengan kerangka peraturan yang ada sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum tanpa harus meninggalkan ciri utama UB sebagai institusi pendidikan. Proporsi dosen bergelar S3 yang relatif masih rendah ini akan berubah secara drastis dengan banyaknya staf yang saat ini sedang menempuh program S3 baik di dalam maupun di luar negeri. Jumlah mahasiswa S1 dapat ditingkatkan dengan catatan mahasiswa diploma mengalami phasing out.34 7 8 1.508 23. Hal ini disebabkan juga dengan semakin kompetitifnya peroleh dana-dana ini. Sumber Daya Manusia (SDM) Dalam lima tahun terakhir rasio dosen dengan mahasiswa (S1) dalam proses belajar mengajar (PBM) adalah di bawah 1:20 (Tabel 3.581 4 1.915 1.09 28.memungkinkan terbentuknya subsidi silang secara langsung di antara peserta didik melalui pembiayaan pendidikan. Rasio ini merupakan rasio ideal yang ditetapkan oleh Ditjen Dikti.735 3.

karena angka AEE belum mencapai optimum. mendapatkan beban lebih sedikit (Gambar L. Mereka yang mempunyai beban lebih dari 12 sks hanya 10% sampai 15%.42% (angka ideal adalah 25%). Persepsi dosen ini merupakan suatu aspek positif untuk terus mendorong kemajuan relevansi pelayanan akademik. maka pada saat ini dosen tersebut mendapat kesempatan luas untuk tugas belajar. Selain itu.Rasio Jumlah Mahasiswa Diploma & S1/Dosen Rasio Jumlah Mahasiswa Keseluruhan/ Dosen 1600 1400 1200 1000 800 600 400 200 0 22 23 21 22 19 20 18 20 18 19 19 20 27 0 27 5 29 5 24 6 32 4 79 9 77 3 73 6 89 0 77 6 S-3 S-2 S-1 25 6 2004 44 0 2005 44 1 2006 36 4 2007 35 1 2008 Gambar 3. Pra kondisi ini sangat dibutuhkan untuk mencapai target manajerial dan akademik selama masa transisional.6. dosen yunior yang semula kurang mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuannya. Upaya-upaya positif Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 26 . pengalaman. Tindak lanjut perbaikan yang telah dilakukan adalah pemetaan standar kompetensi SDM sesuai tupoksi. motivasi dan kinerja.7). sistem manajemen belum cukup efektif dalam melakukan fungsinya untuk mendorong tercapainya AEE yang baik. berdasarkan pendidikan. pelaksanaan tri dharma bermutu dan relevansi pelayanan sarana-prasarana. Sementara itu. Dosen yang mendapatkan beban kerja berlebihan didominasi oleh dosen yunior (asisten ahli) dengan 24% di antara mereka mendapatkan beban lebih dari 12 sks. Hasil analisis menunjukkan bahwa dosen senior tersebut mendapat tugas negara dan membantu masyarakat dalam pembangunan. pertama beban kerja dosen tidak menyebar dengan baik meskipun perkembangan jumlah dosen relatif stabil. pelatihan dan sandwich program dari Dikti maupun UB.). 25% berkisar 2-6 sks dan 4 % kurang 2 sks). Pada proses belajar mengajar yang dilaksanakan di S-1 angka AEE yang dicapai adalah 17. Perkembangan Jumlah Dosen Berdasarkan Gelar Akademik Sayangnya peningkatan pendidikan dosen melalui pendidikan pascasarjana belum memberikan dampak pada peningkatan efisiensi proses belajar mengajar.4.4–L. Hal ini disebabkan beberapa faktor. Selanjutnya. Di sisi lain dosen senior (lektor kepala dan profesor) yang mempunyai tanggung jawab dan kompetensi lebih. Langkah perbaikan manajemen melalui kegiatan IMHERE institusi diharapkan dapat memberi kontribusi positif untuk peningkatan AEE. Peningkatan kapasitas SDM bidang akademik dan non akademik telah dirancang dan diujicobakan melalui program I-MHERE serta menjadi konsep kebijakan tentang pengembangan SDM (Gambar L. Jumlah dosen yang mempunyai beban kerja kurang 12 sks per semester mencapai 56% (27% dari sampel mempunyai beban berkisar 6-9 sks. hasil survai juga menunjukkan kecenderungan positif dalam perencanaan pendidikan pegawai. pelatihan. kebijakan peningkatan kompetensi melalui pelatihan menjadi salah satu investasi penting UB untuk menunjang ketersediaan SDM yang profesional.

Dengan banyaknya dosen yang saat ini sedang dan akan menempuh pendidikan (S3) di LN. dan bekerjasama untuk melaksanakan kegiatan pendidikan bersama (double degree dan linkage program) dan pertemuan ilmiah internasional. Informasi ini menunjukkan bahwa kemampuan sivitas akademika di UB sangat baik. Dari analisa keadaan ini menunjukkan bahwa faktor alumnus luar negeri ini dianggap faktor penting untuk meningkatkan kerjasama luar negeri di UB. namun hasil penelitian masih kurang dimanfaatkan untuk pengkayaan bahan ajar dan pembangunan masyarakat. Di samping itu.). sampai dengan Tabel L. Di masa lalu.dalam peningkatan kompetensi ini diapresiasi oleh staff yang memandang adanya kesesuaian antara pelatihan dan kompetensi yang dimiliki (Gambar L. maka jumlah dosen S3 lulusan LN diperkirakan akan meningkat tajam pada tahun 2011-2012. Meskipun hasil-hasil penelitian sangat banyak. Staf ahli tersebut membawahi lima staf untuk mendorong program khusus kerjasama luar negeri. dalam kurun waktu 2005-2007. Selain terjadi peningkatan karya ilmiah yang telah dipatenkan. Dari hasil tracer study beberapa tahun terlihat adanya perubahan signifikan pada gaji pertama yang diterima oleh lulusan. Hal ini juga seiring dengan peningkatan IPK lulusan. Hal ini menunjukkan peningkatan daya saing dan penghargaan dari masyarakat pengguna lulusan terhadap alumni UB. Jika pada 4 tahun yang lalu kebanyakan lulusan mendapatkan gaji kurang dari 1 juta rupiah. non degree training. hasil tracer study menunjukkan perkembangan kompetensi lulusan yang semakin meningkat. karena sebagian besar mereka belajar ke luar negeri karena mendapat beasiswa dari lembaga donor di luar negeri. paten maupun pengabdian kepada masyarakat dari dosen sangat baik.13. Penelitian tersebut didanai baik oleh universitas. Peningkatan jumlah dosen yang mendapatkan gelar dari luar negeri mulai dirasakan sejak periode 1981-1985. Perlu dicatat bahwa kenaikan UMR selama 4 tahun tidak signifikan.. Salah satu faktor pendukung adalah peningkatan kapasitas akademik dari dosen yang merata di seluruh fakultas yang ada (Tabel L. kontrak kerja.9. sebanyak 993 penelitian telah dilakukan oleh dosen UB. Demikian pula dengan hasil penelitian yang telah dipublikasikan dan dipatenkan.8. hasil tracer study terakhir menunjukkan mayoritas lulusan (88%) menerima gaji pertama lebih dari 1. Puncak dosen yang kembali dari belajar dari luar negeri pada sekitar tahun 1991-1995.5 juta rupiah (Tabel L.6 tahun). Hal lain yang sangat penting adalah mendorong dosen agar mengubah mindset jangka pendek untuk pengembangan institusi (project base approach) ke arah mindset menyeluruh dan jangka panjang (out come base approach). Produktivitas penelitian. dalam kurun waktu yang sama 1609 dosen terlibat dalam pengabdian kepada masyarakat. dana hibah kompetisi maupun dana luar negeri dengan melibatkan 965 orang dosen. maka Renstra 2006-2011 dan Program Kerja Rektor 2007-2011 telah memprioritaskan program internasionalisasi dan mengangkat staf ahli bidang bidang kerjasama. Namun. sejauh mana konstribusinya Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 27 . yang dilanjutkan dengan kunjungan-kunjungan pendek. Tabel L. Untuk itu penguatan aspek leadership di semua lini pengambilan keputusan dan tingkat koordinasi telah ditingkatkan. Hal ini menjadi prakondisi pada masa transisi untuk mencapai standar internasional dengan menyelesaikan masalah tersebut. Untuk itu.). Indikasi ini menunjukkan bahwa pengembangan SDM sangat tergantung pada sumbangan luar negeri. sayangnya masih ada penandatanganan MOU yang belum ditindak-lanjuti. Prestasi dosen ini berdampak pada peningkatan suasana akademik dan mendorong prestasi penalaran mahasiswa.). Terlepas dari rata-rata lama studi yang lebih lama dari seharusnya (4. Universitas senantiasa tetap melanjutkan beberapa usaha untuk meningkatkan kerjasama internasional melalui kunjungan kerjasama ke beberapa negara oleh pimpinan UB. lemahnya tindak lanjut ini terkait dengan lemahnya SDM di beberapa jurusan dan fakultas serta aspek kapasitas perencanaan. Persentase dosen yang bergelar S-2 dan S-3 alumni luar negeri saat ini masih 14%. Salah satu dampak banyaknya staf yang belajar di luar negeri adalah UB mulai melakukan kerjasama-kerjasama dengan lembaga-lembaga internasional. setelah periode ini terjadi penurunan lulusan yang berasal dari luar negeri dan pada saat yang bersamaan juga terjadi penurunan kerjasama dengan lembaga-lembaga internasional.17.8.

dengan argumentasi bahwa proses publikasi di jurnal internasional bisa memakan waktu yang lama dan tidak bisa diperkirakan secara tepat periode penerbitannya. sementara ada dosen yang karya ilmiahnya dapat mencapai lebih dari itu di jurnal internasional. Selain itu pengakuan terhadap karya dosen ketika sedang tugas belajar pun mestinya perlu dipertimbangkan mengingat pada jenjang pendidikan doktor kegiatan utamanya adalah penelitian. Sistem kenaikan pangkat di lingkungan UB mengikuti sistem nasional sebagai tenaga pengajar di lingkungan Ditjen Dikti.dalam membangun citra dan revenue generation bagi UB? Evaluasi dan penanganan secara khusus untuk hal ini sangat dibutuhkan di masa yang akan datang. hal ini tidak diikuti dengan peraturan pelaksana yang tegas tentang penjabaran tugas bagi semua jenjang fungsional secara rinci. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 28 . Promosi kenaikan pangkat dan jabatan fungsional seharusnya bisa dilakukan paling tidak setiap 4 tahun sekali. masih sekitar 46% persen dosen dapat di promosikan kenaikan pangkatnya lebih dari 4 tahun (Gambar L. Perkembangan jumlah dosen berdasar mendorong semangat berkarya di jabatan fungsional bidang akademik.02 % (Tabel L. diperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah guru besar yang cukup signifikan pada 2-4 tahun ke depan. Peningkatan profesionalisme sumberdaya kurang bisa dilaksanakan dengan baik melalui sistem semacam ini. Organisasi UB yang baru terkait dengan pengembangan Pusat Inkubator Bisnis.5) yang cukup tinggi dan jumlah dosen bergelar S3 sejumlah 24. prosedur pengajuan dan jenjang kedudukan fungsional bagi staf-staf akademik. Universitas sebenarnya hanya membantu mempromosikan mereka untuk naik pangkat. sehingga memungkinkan beberapa karya publikasi terbit pada tahun yang sama. Hal ini misalnya. bahwa muatan dari ketentuan pembagian tugas menciptakan iklim akademik yang kurang kondusif. Keadaan yang demikian ini menunjukkan.9). bukan karena pertimbangan profesional.5. Akibatnya. akibatnya universitas tidak punya kewenangan sendiri untuk melakukan perencanaan pengembangan sistem SDM sendiri secara otonom. Namun. Universitas juga perlu memberikan dukungan bagi karya-karya bermutu untuk dapat diakui untuk kenaikan pangkat. Peraturan Pemerintah menyebutkan tentang syarat-syarat. tercipta keadaan yang tidak fair. adalah jawaban untuk menyelesaikan problematika ini. sehingga jenjang kedudukan fungsional yang lebih tinggi seperti Guru Besar diberi beban kerja lebih sedikit daripada staf akademik yang jenjang kedudukan fungsional-nya lebih rendah. Akan tetapi. Dilihat dari proporsi jumlah Lektor Kepala (Gambar 3. Sebagai PTN saat ini UB mengikuti ketentuan kepegawaian negara sehingga prosedur pengajuan kenaikan jenjang fungsional bagi staf sering terasa kaku dan kurang Gambar 3. Pada sisi lain dengan dorongan dan strategi pengembangan akademik yang tepat maka diperkirakan jumlah guru besar akan naik secara signifikan pada beberapa tahun kedepan. yaitu didasari oleh kemampuan mereka untuk mengumpulkan satuan kredit kenaikan pangkat tertentu dengan dasar kegiatan yang disebut Tridharma Perguruan Tinggi dan kegiatan penunjang.15). Kenaikan pangkat hanya didasari sekedar memenuhi sarat administratif kenaikan pangkat. Universitas hanya mendukung dan memfasilitasi mereka untuk dilanjutkan ke BAKN. Upaya sistimatis dari universitas perlu dilakukan untuk mendorong tercapainya komposisi guru besar yang memadai. karena hanya membatasi tulisan di majalah hanya dua tulisan yang diakui (ketentuan DIKTI). adanya persyaratan kenaikan pangkat yang cenderung tidak menghargai prestasi.

dekanat. teknisi dan laboran.6. dan sebagian besar tenaga menyebar di tenaga administratif sedangkan tenaga teknisi dan pustakawan kurang memadai (Gambar 3. pustakawan). Namun demikian. perkembangan kota yang semakin melebar mengubah posisi kampus yang semula pada daerah pinggiran kota menjadi daerah yang termasuk dalam wilayah tengah kota.12). Apabila universitas mempunyai komitmen untuk mengembangkan universitas ini menjadi research university. sehingga banyak pekerjaan di mulai tingkat jurusan. maka pola penyebaran tenaga non akademik juga mempunyai pola yang kurang benar.10) bahwa otonomi kampus merupakan bagian dari pemecahan masalah untuk pelaksanaan “good governance” untuk meningkatkan pencapaian kualitas akademik dari lembaga pendidikan tinggi. Akibatnya UB membuat kebijakan untuk menerima tenaga honorer untuk menunjang kegiatan-kegiatan akademik maupun non akademik.20). sedangkan universitas hanya membantu pelaksanaan test pegawai negeri. Hal ini nampaknya dipandang sebagai suatu solusi atas beberapa aspek kekurangpuasan dari staf (Gambar L.6). Seharusnya universitas menambah tenaga pustakawan. Fasilitas UB yang berlokasi di Jalan Veteran Kota Malang. keadaan ini sangat berbeda dangan tenaga honorer.16.Kebijakan zero growth untuk penerimaan sumberdaya manusia akan menyebabkan pola penyebaran umur tenaga akademik tidak ideal. maupun rektorat yang seharusnya dikerjakan tenaga non akademik terpaksa harus dikerjakan tenaga akademik. Tenaga akademik yang relatif muda (di bawah 35 tahun) sekitar 26 % dari keseluruhan tenaga (Tabel L. Dosen umumnya mendukung desentralisasi manajerial sebagai bagian dari implementasi paradigma baru perguruan tinggi. Sebagian besar diantara mereka setuju (69% . Tenaga tetap non akademik yang berada di kantor pusat sekitar 38% sedangkan sekitar 4 s. Proporsi Jumlah tenaga administratif merupakan lulusan SMA hanya sedikit kependidikan di UB yang lulusan S2 (Tabel L. Sebagian besar tenaga Gambar 3. Namun. mereka sebenarnya diperlakukan kurang adil dalam promosi karirnya. sehingga perencanaan pengembangan sumberdaya di lingkungan ini hanya menunggu kesempatan yang diberikan oleh Ditjen Dikti. Padahal pada umumnya tenaga honorer mempunyai penampilan kerja yang cukup baik.11-L. Selama ini perekrutan tenaga akademik berdasarkan alokasi anggaran dari Ditjen Dikti. tetapi pada kenyataannya penerimaan tenaga baru justru pada tenaga administratif. Sebagian besar pegawai tetap (Pegawai Negeri Sipil) berumur lebih dari 40 tahun. Sebagian besar mereka bekerja di bawah standar kerja pegawai negeri apalagi dibandingkan dengan tuntutan standar profesionalisme. Kebijakan “zero growth” untuk penerimaan pegawai negeri baru oleh pemerintah juga memberikan dampak pada sistem regenerasi pada tenaga non akademis (administrasi.d. Promosi karir tenaga tetap non akademis (PNS) juga relatif baik dibandingkan tenaga honorer. Tenaga honorer menerima gaji lebih rendah dibanding PNS dan menggunakan anggaran universitas untuk membiayai mereka. teknisi. Berdasarkan sebaran rentang usia dapat diperkirakan bahwa UB akan tetap mampu menjaga kualitasnya secara berkesinambungan. membawa dampak perubahan sosial perekonomian Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 29 . mereka rata-rata dapat dipromosikan kenaikan pangkatnya sekitar 89% kurang dari 4 tahun.Gambar L. Sebagian besar tenaga tetap non akademik terkonsentrasi di kantor Pusat (Tabel L. Dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa berikut segala aktivitas perekonomian mereka. pada awalnya termasuk pada wilayah barat dari Kota Malang.). 11% pada setiap fakultas. beberapa tahun belakangan ini UB mendapatkan tambahan dosen yang cukup signifikan.19).

664 m2 (181 ha) (Tabel L. jika dilihat dari nilai aset yang dimiliki. Pengembangan sistem informasi pengelolaanm sarana dan prasarana dikombinasikan dengan sistem pengadaan melalui e-Procurement sedang dalam proses pengembangan dan uji coba. Dengan keberadaan sumberdaya manusia di universitas.22. Pengelolaan manajemen yang transparan dan akuntabel juga memerlukan dukungan pengelolaan data dan informasi yang akurat dan terpercaya. Namun demikian potensi ancaman atas ketercukupan lahan untuk kegiatan universitas mulai nampak dengan semakin berkembangnya kebutuhan universitas. Mekanisme pengawasan dan proses audit rutin perlu dipersiapkan untuk dapat menjaga aset-aset yang dimiliki. di mana pertumbuhan nilai aset dari lahan utama kampus berikut prasarananya tidak terlepas dari pertumbuhan universitas serta dampaknya pada pertumbuhan perekonomian masyarakat di sekitar kampus serta Kota Malang secara keseluruhan. Kelemahan dalam pada aspek ketersediaan sistem informasi sarana dan prasarana yang memadai diselesaikan melalui project I-MHERE yang sedang berjalan. Secara keseluruhan universitas memiliki aset tanah dengan cakupan seluas 1. sedangkan sisanya terletak di Propinsi Lampung merupakan lahan percobaan pertanian. kekurang-cermatan pencatatan kepemilikan dan batas-batas kepemilikan pada masa lalu menyebabkan beberapa penurunan luas lahan yang dimiliki setelah dilakukan proses sertifikasi. Pada tahun 2002/2003 (Tabel L. Pada sisi lain upaya menumbuh-kembangkan rasa kepemilikan dan perhatian terhadap kelangsungan aset milik universitas sebagai bagian tak terpisahkan dari keberadaan dan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 30 . Hal ini berakibat pula pada perubahan kondisi fisik kampus relatif terhadap lingkungan sekitarnya. Beberapa bagian lahan di kebun percobaan Tulungrejo dan Lampung sebagian akhirnya diklaim oleh masyarakat sekitar menjadi taman hutan terbuka. Secara psikologis maupun dari aspek praktis pada kenyataannya banyak lembaga tinggi yang didirikan di sekitar lahan kampus universitas. luasan dan pengaturan lahan yang dimiliki memiliki nilai keunggulan dalam hal aksesibilitas dan penciaptaan suasana akademik yang sehat. Hal ini secara tidak langsung juga menunjukkan kekurangan manajemen dan pengelolaan aset universitas. ternyata potensi tersebut sampai saat ini masih belum optimal termanfaatkan untuk mendapatkan nilai tambah. Dari luas tanah tersebut 55 ha terletak di dalam Kota Malang dan merupakan wilayah utama kegiatan universitas. Pada sisi lain. Pada sisi lain ketersediaan MP dalam hal pemanfaatan sarana dan prasarana telah ada sehingga dapat memudahkan dalam hal pengelolaan sarana dan prasarana. Letak. Upaya konsolidasi data serta penyimpanan dan pengelolaan dengan sistem data yang berintegritas tinggi.813. Pada sisi lain hasil audit juga akan dapat memberikan informasiinformasi awal sebagai suatu peringatan dini untuk segera diantisipasi.). Proses manajemen yang telah berjalan bahkan memunculkan kendala dengan berkurangnya lahan yang dimiliki. serta konsistensi penyampaian informasi memerlukan dukungan TI yang memadai. Namun demikian.masyarakat di sekitar kampus. Namun sejak tahun anggaran 2008 ini UB telah berhasil memperluas area kampus dengan membeli beberapa bidang tanah di sekitas kampus. Hal ini berdampak pula terhadap nilai aset lahan kampus yang dimiliki oleh universitas.23) telah terjadi pengurangan aset luas tanah universitas akibat pengalihan hak kepemilikan rumah/tanah dinas menjadi milik pribadi beberapa staf dosen yang menempatinya. Dinamika sosial politik dan kondisi nasional yang relatif bergejolak setelah pergantian pimpinan pemerintahan dan perubahan iklim politik nasional menimbulkan permasalahan tersendiri. Tidak dapat dipungkiri bahwa UB memegang peran cukup dominan dalam mendukung perkembangan Kota Malang menjadi salah satu kota tujuan pendidikan. Hal ini menjadikan kampus utama universitas sebagai salah satu aspek prasarana fisik yang pendukung kelayakan finansial. berdampak pula dengan bertumbuh kembangnya lembaga-lembaga pendidikan tinggi lain di Kota Malang. Lahan seluas 34 ha merupakan lahan laboratorium dan lahan percobaan di Propinsi Jawa Timur di luar Kota Malang.

Fakultas Kedokteran. Hal ini merupakan salah satu aspek positif untuk dapat mendukung terciptanya suasana akademik yang kondusif. Dengan tidak tersedianya akses jalan umum yang membelah area kampus. suasana yang nyaman dan keragaman bidang ilmu yang dimiliki mendorong UB segera mewujudkannya sebagai kampus wisata. ruang kuliah bersama dan lain sebagainya.1 ha.26 dan L. Lahan dan bangunan seluas tersebut di atas terasa menjadi semakin sempit dari waktu ke waktu seiring dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa. Walaupun luas lahan kampus tidak terlalu besar (hanya 55 ha). Area tertutup yang dipergunakan untuk peruntukan bangunan seluas 14 ha terbagi untuk berbagai keperluan (Tabel L. Fakultas Teknologi Pertanian.4 ha. Fakultas Ekonomi. perpustakaan 0. Pada saat ini permasalahan penyediaan prasarana parkir sudah menjadi suatu masalah tersendiri. terutama untuk menjaga presentase lahan terbuka yang tersedia.keberlangsungan institusi perlu dilakukan pada tingkat manajemen sampai dengan pelaksana teknis paling bawah. nampak bahwa area terbuka masih menempati proporsi yang cukup besar. Hal ini tentunya akan dapat menjadi ancaman tersendiri dalam upaya mengembangkan kualitas proses belajar mengajar dan penelitian di dalam kampus. Hal ini tentunya berdampak positif pada kehidupan kampus secara menyeluruh. Fakultas Peternakan. serta kantor pusat universitas dan kegiatan-kegiatan mahasiswa. tanah lapang 1. Peruntukan luas gedung dan ruang (Tabel L. Fasilitas Kampus lainnya: area terbuka kampus.9 ha. Pada tahun akademik 2007/2008 jumlah mahasiswa UB berjumlah 27. Dengan memperhatikan luas area tertutup yang ada. pusat komputer. pihak manajemen universitas telah menetapkan kebijakan pengembangan bangunan kearah vertikal dan pembangunan gedung baru haruslah minimal berlantai 7. Fakultas Hukum. Fakultas MIPA.5 ha. Lahan kampus utama seluas 55 ha tersebut pada saat ini dimanfaatkan bersama untuk kegiatan akademik dan administratif dari berbagai macam fakultas. Fakultas Ilmu Administrasi. area kampus terbuka yang hijau dapat menjadi area kegiatan mahasiswa yang segar di tengah pertumbuhan kota yang pesat. Hal ini perlu disikapi sejak dini dengan langkah-langkah manajemen yang baik dalam pengelolaan energi. Fakultas Pertanian.4 ha. Untuk mempermudah dalam pengelolaan selanjutnya lahan kampus dibagi atas 13 kelompok area pengelolaan. Uji publik terbatas pada kalangan sivitas akademika dalam hal pelepasan kepemilikan aset universitas harus dilakukan untuk menjamin bahwa pelepasan aset apabila harus dilakukan telah memenuhi asas akuntabilitas dan transparansi dan mekanisme kontrol yang memadai. Problema lain yang terus berkembang adalah penyediaan lahan parkir untuk sivitas akademika universitas. Permasalahan utama dalam penyediaan ruang dan kebijakan pengembangan ke atas pada masa depan adalah masalah ketersediaan sumber daya listrik dan pembudayaan untuk hemat listrik. Faktor eksternal lemahnya layanan publik di sektor transportasi ini disebabkan karena semakin tingginya kepemilikan kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat. Misalnya penggunaan lift hanya untuk perpindahan lebih dari 3 lantai atau dalam hal untuk angkutan barang.24). Dengan membayar mahal hilangnya lahan-lahan hijau terbuka dan berubah fungsi menjadi lahan parkir tidak sebanding dengan pendapatan tambahan dari sektor restribusi parkir. Ke-13 kelompok tersebut adalah Kantor Pusat Universitas/Kantor Rektorat. dan menjadi kawasan hijau perkotaan. Area kelas menggunakan lahan seluas 5.7 ha dan keperluan lain seluas 0. laboratorium menempati 2. area kegiatan mahasiswa. yaitu sekitar 70% luas kampus. namun dengan lokasinya di tengah kota. Fakultas Teknik. Ketenangan kampus untuk menunjang suasana akademik serta kebutuhan udara bersih menjadi berkurang. administrasi 3.461 orang yang terdiri dari mahasiswa berbagai strata pendidikan. Fakultas Perikanan. Suatu upaya kebijakan terintegrasi untuk menyelesaikan permasalahan dengan tanpa menambah lahan parkir kendaraan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 31 . Hal ini selain memperhatikan kebutuhan lahan terbuka juga dilatar-belakangi pertimbangan ekonomis dengan semakin naiknya nilai lahan per satuan luasannya. perpustakaan. Untuk mengatasi hal tersebut.27) yang tersebar diberbagai unit kerja telah tertata sesuai dengan keperluan dan kapasitas masingmasing dalam memanfaatkan. Program Pascasarjana. yang juga belum sepenuhnya dikelola dengan baik.

Sistem drainase dalam kampus juga memerlukan perhatian serius dalam permasalahan manajemen fisik universitas. Namun demikian juga terdapat ruang-ruang besar dan kecil. hal ini meningkatkan pemanfaatan sumber daya fisik yang ada di kampus. Pada saat ini rata-rata ruang perkuliahan disediakan untuk dapat menampung mahasiswa dalam jumlah antara 30-40. Keseimbangan pemanfaatan ruangan secara keseluruhan masih dalam kategori kurang baik. Beberapa ruang termanfaatkan sampai dengan malam hari. Perbandingan luas bangunan terhadap jumlah mahasiswa dengan komposisi 4. Kegiatan sivitas akademika di dalam kampus pada malam hari terlihat semakin meningkat dari waktu ke waktu. kondisi banjir juga secara signifikan menghambat kegiatan akademik pada musim hujan. Meningkatnya aktivitas kehidupan kampus ternyata juga memperpanjang jalannya aktivitas di dalam kampus.6 menunjukkan adanya ketimpangan dalam pemanfaatan ruang. Ketersediaan penerangan dalam gedung pada umumnya sudah memadai sehingga memungkinkan dilangsungkannya kegiatan akademik pada malam hari. Staf maupun mahasiswa mulai terbiasa untuk meneruskan kegiatan akademik di kampus pada malam hari. peningkatan efisiensi pemanfaatan masih terbuka luas untuk dicapai. Besarnya perbandingan tersebut juga menunjukkan bahwa pengelolaan universitas dilihat dari aspek manajemen sumberdaya terkait dengan ketersediaan ruang masih kurang efisien. Selain untuk memberikan kemudahan akses di segala musim. Perbandingan kebutuhan ruangan antara penggunaan administratif dan akademik dengan perbandingan 1:2. Namun demikian. Keinginan menjaga ketersediaan lahan hijau terbuka untuk menunjang suasana tenang dan segar juga mempertimbangkan mobilitas sivitas akademika dalam aktivitasnya di kampus. Namun demikian. Meskipun terdapat penggunaan ruang administratif yang termasuk ruang staf akademik. Di samping menyebabkan suasana yang kurang nyaman dari aspek estetika. Penyediaan koridor-koridor untuk menghubungkan antar gedung agar tidak menjadi hambatan dengan musim layak segera dilakukan. sehingga dapat dipergunakan untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan ruang. Penataan sistem pembuangan air yang komprehensif perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan genangan air pada musim hujan. akan terasa bahwa manajemen pemanfaatan ruang di dalam universitas masih belum dalam kondisi optimal untuk mendukung kegiatan akademik yang berkualitas. walaupun harus dibayar dengan penggunaan energi untuk penerangan. apabila dilihat lebih dalam lagi peruntukannya. Ruang kelas pada umumnya dipergunakan antara 3-6 shift per hari dengan hari perkuliahan sebanyak 5 hari dalam satu minggu.sebaiknya segera dilakukan dan ditindaklanjuti bersama. ketersediaan prasarana penerangan di luar gedung masih perlu ditata ulang untuk dapat memberikan rasa aman dalam berkegiatan pada malam hari di dalam kampus. Pada sisi lain secara tidak langsung perbandingan pemanfaatan ruang ini juga menunjukkan kurangnya perhatian kepada aspek manajemen sumberdaya untuk menjalankan kegiatan akademik dan administratif kampus. Namun demikian. Kepentingan-kepentingan sektoral yang mungkin ada harus segera ditata untuk membangun suasana kampus yang kondusif dari aspek ini. Perbandingan luas bangunan laboratorium dan perpustakaan masih berada di bawah standar yang ditetapkan dalam rencana strategis pengembangan universitas. dengan melihat dampak dan keuntungan lebih luas serta dalam jangka panjang. terasa bahwa ruang yang tersedia masih perlu dioptimalkan.74m2/mhs masih baik. penyediaan koridor yang baik juga akan memberikan dukungan yang terbaik bagi para penyandang cacat dalam beraktivitas di kampus. Selain itu ketersediaan penerangan yang mencukupi juga akan mengurangi risiko tindak kejahatan pencurian maupun yang lain. Pada satu sisi. Kondisi-kondisi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 32 . Semakin kecil perbandingan penggunaan ruang untuk administratif akan menunjukkan efisiensi pengelolaan dan pemanfaatan untuk kegiatan akademik. Banyaknya area-area genangan air pada musim hujan menunjukkan kurang tertatanya sistem drainase dan penataan ruang. Pemanfatan ruang kelas secara umum masih dalam kategori cukup.

25 0.70 33 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | .4. Manajemen pemanfaatan ruang kelas yang tersedia diusahakan tidak bersifat sektoral berdasarkan fakultas agar tercapai resource sharing ruang kelas. sebagian juga diinvestasikan dalam bentuk peralatan laboratorium.890 Evaluasi Total Keseluruhan 1 2 3 Ruang Kuliah Ruang Lab/Praktikum/Bengkel Ruang Administrasi Rasio Mhs/ m2 1. Permasalahan kualitas dan kuantitas peralatan laboratorium diupayakan terus ditingkatkan. Kualitas sarana dan prasarana fisik yang terus ditingkatkan semakin memperkuat keunggulan ini. Laboratorium sebagai sistem pendukung pelaksanaan pendidikan. Peralatan ini diadakan dengan anggaran APBN tahun 2006.027. Ruang Kuliah dan Laboratorium Ketersediaan sarana dan prasana ruang kuliah dan laboratorium dengan jumlah yang memadai merupakan kekuatan UB dalam penyelenggaraan pendidikan. Tabel 3. sentralisasi manajemen pemanfaatan ruang kelas dan perawatannya akan memberikan dampak efisiensi dalam pengelolaan anggaran untuk perawatan.890 28. PHK A3. Pembenahan yang ada akan memperhatikan dukungannya terhadap kinerja Tridharma. walaupun belum cukup siginifikan. Pada sisi lain.260. Ketersediaan ruang untuk dosen dengan perbandingan 5.1 m2 per mahasiswa (Tabel 3. Dengan menghimpun dan menata ruang kelas yang ada sebagai satu kesatuan dalam mendukung kesatuan kegiatan akademik universitas diyakini di kemudian hari akan memberikan dampak efisiensi pemanfaatan ruang kelas. Dengan demikian peralatan yang ada akan diselaraskankan agar sesuai dengan azas kemanfaatannya baik untuk pembelajaran maupun keperluan penelitian. Ruang kelas yang tersedia dengan rasio 1. Sarana dan Prasarana a.468.4. penelitian dan pengabdian pada masyarakat saat ini sedang diupayakan untuk lebih optimal.37 Jumlah Mahasiswa atau dosen 28. TPSDP. Pendistribusian pemanfaatan ruangan yang merata juga akan meningkatkan waktu pakai rata-rata bangunan yang akan mengalami proses kerusakan akibat penggunaan.67 20. Fasilitas pendukung pelaksanaan proses belajar mengajar di dalam ruang kelas bervariasi dari satu lokal kelas ke lokal kelas yang lain.1 2. Peralatan baru di laboratorium yang tersedia kebanyakan merupakan pengadaan peralatan-peralatan baru melalui proses pengadaan dari mekanisme pendanaan hibah kompetisi yang diselenggarakan oleh Ditjen Dikti (Due-like. Pengadaan alat-alat mutakhir di bidang ilmu-ilmu Hayati telah disediakan dan diletakkan di bawah manajemen Sentral Ilmu Hayati.over utilization yang dapat mempercepat proses kerusakan ruang/bangunan masih ditemui di beberapa tempat. Upaya yang dilakukan adalah pengembangan suatu sistem manajemen ruang kuliah secara terpusat dengan didukung sistem informasi manajemen ruang yang transparan berbasiskan teknologi informasi.) menunjukkan ketercukupan untuk tercapainya suasana belajar yang nyaman. 2007 dan 2008.68 m2 per dosen memungkinkan terciptanya suasana kerja yang nyaman dan memungkinkan interaksi antara dosen dan mahasiswa dengan baik. Hal ini sudah diantisipasi dengan adanya pembangunan gedung baru untuk perpustakaan sehingga rasio ruang akan meningkat (prediksi terpakai tahun 2009). Peruntukan bangunan secara spesifik dan rasio per mahasiswa Total Dalam m2 31. Semi Que.73 65. SP4 dan I-MHERE).890 28. Ketersediaan ruang perpustakaan sebagai salah satu aspek dalam proses pembelajaran nampak masih kurang. Penggalangan dana masyarakat berupa biaya pendidikan maupun dana-dana penelitian yang dapat digalang. Pada sisi yang lain under utilization ruang kelas yang menunjukkan rendahnya efisiensi penggunaan juga masih ditemui. Hal ini menjadi salah satu faktor penting dalam upaya pengembangan kualitas Tridharma yang pada akhirnya juga akan bermuara pada peningkatan peran universitas. PHK A2.

89 41. Perikanan. 2. Sebagian lagi terpenuhi dari dana-dana masyarakat (PNBP) yang dialokasikan untuk kepentingan pendidikan. 3.890 28. seperti papan tulis. sound system. Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana laboratorium dan ruang kuliah dipenuhi melalui dana rutin maupun dana-dana kompetitif yang diperoleh melalui hibah kompetisi dari Ditjen Dikti. Jumlah peralatan untuk kantor/administrasi maupun perkuliahan dapat dilihat dalam Tabel 3. Beberapa fakultas yang terlibat dalam penggunaan laboratorium ini adalah: Kedokteran.056.25m2 per mahasiswa memungkinkan mahasiswa beraktivitas dengan baik.098. Perkembangan peralatan yang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 34 . Pertanian.628. 5.67 Jumlah Mahasiswa atau dosen 1. Peralatan kantor/administrasi Jumlah 15 350 12 150 20 Kondisi Umum Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Jenis Peralatan LCD Projector Komputer OHP Papan tulis/ White board Lain-lain/ Note book Selain itu.890 28. OHP.37 1. dan LCD Projector tersedia di setiap ruang kelas.Total Keseluruhan 4 5 6 7 8 Ruang Dosen Perpustakaan Ruang Seminar/Sidang Fasilitas Umum Lain – lain Total Dalam m2 8.29 0.5 dan 3. Meskipun demikian. Dari tabel L.6. Peralatan perkuliahan Jumlah 343 1679 392 1480 108 Kondisi Umum Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Jenis Peralatan LCD Projector Komputer OHP Papan tulis/ White board Lain-lain/ nb Tabel 3.51 45.98 10. 4. bangunan tersebut dari segi fisik maupun fasilitas/sarana yang berada di dalamnya siap digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar serta dalam keadaan terawat.890 28.27 dapat dilihat bahwa kondisi bangunan yang digunakan baik untuk laboratorium maupun yang lainnya dalam kondisi sangat baik. 5. Ketersediaan laboratorium yang bersesuaian dengan bidang-bidang pendidikan dan penelitian memberikan suatu keunggulan untuk tercapainya kegiatan akademik yang berkualitas. fasilitas pendukung pelaksanaan proses belajar mengajar di dalam ruang kelas juga sangat bervariasi dari satu lokal kelas ke lokal kelas yang lain. 3. Kelengkapan dan kondisi laboratorium cukup terawat dengan ketersediaan peralatan yang cukup.419 28. Peternakan.5.68 0.44 1.244.6.641. dan Teknologi Pertanian. 1. Tabel 3. Ketersediaan sarana dan prasarana laboratorium ini memiliki dampak positif bagi proses pembelajaran dan penelitian. Prasarana pendukung minimal.56 Rincian luas bangunan di lingkungan UB dan kondisinya disajikan dalam Tabel L. No. MIPA. 2.96 8. No 1. Artinya.00 4.26 di lampiran. UB membangun Laboratorium Sentral dan Ilmu-ilmu Hayati dengan peralatan canggih yang diutamakan untuk kegiatan riset dosen dan mahasiswa Pascasarjana. Luas ruangan 2.890 Rasio Mhs/ m2 5.

Hal ini disebabkan oleh mahalnya harga peralatan laboratorium. perpustakaan UB telah tumbuh menjadi pusat pembelajaran dan infomasi yang dapat mendukung kebutuhan universitas. bahwa perpustakaan memiliki kecukupan sumber daya. Implementasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 35 . Untuk mengatasi hal ini langkah-langkah penggalian sumber dana untuk laboratorium perlu diperluas disamping dengan memperkuat kemampuan masing-masing jurusan dalam berkompetisi untuk memperoleh dana hibah. Jumlah tenaga perpustakaan sampai dengan 2008 adalah 59 orang dengan komposisi 2 orang S2. Dengan jumlah 59 staf tersebut dan jumlah koleksi dan kunjungan menunjukkan. Ruang yang tersedia dialokasikan untuk berbagai tujuan. Hal ini menyebabkan peningkatan yang ada tidak bisa berjalan secara kontinyu tetapi sangat tergantung pada seberapa aktif institusi memperoleh dana-dana hibah yang tersedia dari pemerintah. Saat ini perpustakaan UB telah menyediakan kedua bahan informasi tersebut. Akibatnya di beberapa jurusan ketersediaan peralatan menjadi kurang memadai (meskipun jumlahnya sedikit). Penggunaan untuk ruang administrasi kurang dari 5% dari total luas lantai 600 m2. Hal ini semua menunjukkan bahwa kebijakan penggunaan ruang telah menunjukkan arah yang benar. Perpustakaan Perpustakaan merupakan salah satu sumber informasi utama di universitas. Bahan informasi elektronik sudah dapat diperoleh baik melalui CD-ROM maupun internet. Dua di antara staf penuh bergelar master dalam bidang kepustakaan. Solusi alternatif dilakukan dengan meningkatkan kemampuan pengelolaan dalam pola resource sharing antar unit akademik. SLTP 2 orang dan SD 10 orang. Hal ini terkait dengan masih belum optimalnya sistem informasi manajemen sarana dan prasarana. Kualitas peralatan-peralatan di laboratorium pada umumnya dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan dana-dana blok grant dari pemerintah. Perpustakaan memainkan peran penting dalam penyebaran pengetahuan baik melalui cetakan maupun elektronik yang memperkaya elemen ilmu pengetahuan. Perpustakaan universitas menempati bangunan yang cukup representatif dengan luas lantai 4200 m2 dan terletak di bagian tengah dari kampus. Selain itu. S1 13 orang (4 orang Ilmu Perpustakaan dengan bidang ilmu lain double degree dan 9 orang bidang lain). terutama dalam mewujudkan dan mengimplementasikan on line library sistem. 12 orang D2. Kenaikan anggaran yang cukup signifkan terjadi pada tahun 1999 sampai 2008 dengan adanya pembelian beberapa jurnal dan CD ROM. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam pelayanan pepustakaan telah menyentuh manajemen perpustakaan. yang sebagian diantaranya juga telah terhubung dengan jaringan informasi lokal dengan perpustakaan universitas. Perpustakaan universitas saat ini juga menunjukkan sebagai perpustakaan universitas yang progresif dengan banyak inisiatif. sepuluh diantaranya berpendidikan D2 kepustakaan. SMU 20 orang. sebagaimana ditunjukkan oleh peningkatan anggaran untuk menambah koleksi bahan pustaka. Ketersediaan informasi yang bisa diakses luas oleh sivitas akademika atas ketersediaan sarana dan prasarana laboratorium masih sedikit.semakin meningkat dan menuju standar peralatan untuk melaksanakan kegiatan penelitian diharapkan juga berdampak pada kualitas proses pembelajaran. Diharapkan ke depan pemanfaatan peralatan yang ada menjadi jauh lebih optimal dengan akses pengguna yang semakin luas. yang sebagian besar untuk ruang baca dan koleksi buku. Langkah penyelesaian dengan mengembangkan sistem manajemen sarana dan prasarana yang dikembangkan melalui IMHERE institusi diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan ini. Beberapa jurusan dan fakultas juga memiliki ruang koleksi buku dan baca. Staf perpustakaan terdiri dari 31 orang staf penuh dan 24 orang staf paruh waktu. Perhatian pimpinan universitas terhadap peningkatan layanan perpustakaan semakin membaik. b.

Ini juga ditunjukkan dengan kinerja perpustakaan yang baik dan dapat menjadi rujukan nasional untuk pengembangan perpustakaan. ilmu sosial dan ilmu dasar. Terhubungnya ruang baca dengan Perpustakaan pusat semakin memudahkan para sivitas akademika untuk mendapatkan informasi pustaka yang dibutuhkan. & ITB dengan memanfaatkan jaringan INHERENT.teknologi informasi dan komunikasi ini makin meningkatkan efisiensi.118 judul jurnal luar negeri (Tabel L.114 judul jurnal ilmiah internasional. diantaranya dengan Kantor Menteri Riset dan Teknologi untuk layanan WARINTEK (Warung Informasi Teknologi).29. Jurnal on line dapat diakses diseluruh jaringan serat optik UB untuk 24 jam dan gratis. khususnya dalam penyediaan informasi. Pembagian ini terkait erat dengan keberadaan program studi di universitas yang sebagian besar didominasi oleh ilmu terapan dan teknik. Strategi untuk menjadikan tugas akhir (skripsi. thesis dan disertasi) menjadi koleksi pustaka perlu perbaikan. UI.29). Hal ini disebabkan karena faktor kesiapan PT masing-masing dan kesiapan SDM yang mumpuni. Unair.28). Untuk mengantisipasi kondisi ini. Adapun koleksi jurnal dalam CDROM (lengkap dengan artikel) secara jumlah judul jurnal mencapai 2. pertanian. Mulai semester ganjil 2007 Perpustakaan UB berlangganan berbagai jurnal ilmiah untuk memenuhi kebutuhan jurusan dengan total sekitar 7. Pelatihan Seminar . Kerjasama dengan berbagai pihak telah diupayakan untuk menuju kearah kemajuan. ILL (Inter Library Loan) dan Document Delivery Services antar Perguruan Tinggi sudah dapat terwujud walaupun masih antar PT di Jawa Timur. Hal ini untuk mengantisipasi bagi pengguna yang membutuhkan journal dengan edisi lama (back issue) cukup akses via CDROM sehingga dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan bandwidth internasional yang tersedia. manajemen universitas telah membantu mengembangkan sistem informasi guna mengelola koleksi buku menjadi bahan ajar dari staf edukatif. Keberadaan jumlah judul jurnal selalu meningkat setiap saat sesuai dengan ketersediaan jurnal di server luar`negeri yang selalu menampilkan judul artikel terbaru. yaitu antara UB.13. Koleksi buku perpustakaan universitas terbanyak dalam bidang ilmu terapan (teknik.31.). Pada lima tahun terakhir jumlah koleksi perpustakaan universitas menunjukkan pertumbuhan yang signifikan (Tabel L. Jumlah transaksi baik manual maupun on line dari waktu ke waktu terus meningkat (Tabel L. Namun bedanya untuk on line datanya selalu terkini (current).12. Dengan demikian. Hal ini menunjukkan bahwa perpustakaan telah berkembang menjadi salah satu kekuatan UB dalam penyelenggaraan kegiatan akademik. Ketersediaan koleksi yang memadai ini direspon cukup positif oleh sivitas akademika. Jurnal tersebut tercakup dalam beberapa basis data seperti pada Tabel L. Koleksi bentuk pustaka lainnya. teknologi pertanian) diikuti ilmu sosial dan ilmu alam. UPT Perpustakaan sebagai mitra (partnership) dengan ITB dalam rangka mengembangkan Gambar 3. On line Journal ini juga dilengkapi dengan back up data yang berupa CDROM. dengan tujuan menyebarluaskan dan memberdayakan iptek sampai ke masyarakat daerah. Perpustakaan tanpa ditunjang dengan kemampuan skill SDM yang handal sangat sulit untuk mewujudkan layanan kepada user yang memadai dalam kondisi keterbatasan dana sementara tuntutan user semakin beragam. Salah satu kerjasama dalam bentuk seminar dan workshop Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 36 Gambar 3. jurnal juga menunjukkan kesamaan. ITS. seperti CDROM.30 dan Tabel L. Dengan demikian resources sharing dan efisiensi dapat dilakukan Pertukaran data antar PT (interoperability) sudah dimulai terutama dengan PT yang besar. Pemanfaatan TIK selanjutnya ditingkatkan untuk memberikan layanan informasi.

informasi digital untuk lokal materialnya masing-masing yaitu dalam wacana IDLN (International Digital Library Network). Dalam upaya melengkapi informasi antar perguruan tinggi dan dirasakan bahwa masing-masing perpustakaan itu tidak ada yang lengkap, perlu diadakan kerjasama untuk silang layan diantara perpustakaan. Dalam IDLN dikembangkan koleksi tercetak menjadi dokumen elektronik yang akan lebih cepat diakses, lebih mudah dan dapat diakses secara on line. Sehingga konsep perpustakaan yang sekarang menjadi perpustakaan tanpa dinding. Untuk itu semua koleksi UB seperti laporan penelitian, tesis, disertasi, skripsi, hasil kegiatan ilmiah seperti workshop, lokakarya, seminar dimasukkan dalam dokumen elektronik yang dikenal dengan Digital Library. Kerjasama ini dilakukan tidak hanya dalam negeri bahkan sampai ke perpustakaan maupun sumber informasi yang diluar negeri pun dapat dilayani asalkan pemakai mampu menanggung biaya koneksi, maupun pengiriman dan biaya informasi itu sendiri. Kerjasama yang lain adalah membentuk paguyuban forum perpustakaan dengan nama FKP2TN (Forum Kerjasama Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri) dengan lingkup seIndonesia yang diketuai Perpustakaan UB sejak Agustus 2003. Dengan forum tersebut terdapat layanan bahwa antar mahasiswa PTN dapat saling menggunakan fasilitas perpustakaan dan mendapatkan layanan kartu SAKTI. UPT Perpustakaan juga melakukan kerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI (Balibangkes) dan Badan Tenaga Atom Nasional (Batan) dalam rangka sosialisasi dan pemanfaatan informasi bidang kesehatan dan nuklir. Kerjasama dengan PT Sampoerna yang telah berjalan 4 tahun terbina dengan baik. Sumbangan komputer, buku-buku, ruangan serta fasilitas lain termanfaatkan oleh mahasiswa UB dengan optimal. Kerjasama dengan Perpustakaan Nasional yang rutin dilakukan setiap tahun baik untuk pelatihan, workshop, seminar dsb. Hal ini terutama ditujukan untuk saling memanfaatkan sumber informasi antar Perguruan Tinggi. Ketersediaan akses on line dan semakin berkembangnya akses IT di dalam kampus nampaknya telah diantisipasi oleh perpustakaan. Sebagai upaya melestarikan aset UB yang berupa laporan penelitian, tugas akhir, thesis, disertasi serta karya ilmiah lainnya seperti hasil seminar, materi kuliah dan sebagainya, diformat dalam suatu file di server yang disebut sebagai Brawijaya Knowledge Garden (BKG) (http://digilib.brawijaya.ac.id/), yaitu suatu perubahan bentuk penyimpanan koleksi tercetak ke bentuk elektronik yang bertujuan agar kelestarian dan kecepatan serta ketepatan akses informasi secara cepat, tepat dan memadai. Kinerja Perpustakaan UB yang selalu berkembang dengan digital library dan handal menjadi daya tarik tersendiri bagi berbagai perpustakaan (baik dari kalangan perpustakaan sekolah, umum, perguruan tinggi, maupun perpustakaan lainnya) untuk dijadikan sebagai tempat pelatihan serta kunjungan maupun obyek studi banding oleh kalangan pustakawan maupun pemegang kebijaksanaan untuk mengembangkan perpustakaan (Gambar 3.12 dan 3.13). Perpustakaan UB terus dikembangkan dan dibenahi agar menjadi perpustakaan berstandar internasional. c. Fasilitas Kegiatan Mahasiswa Proses pendidikan di UB bukan hanya ditekankan pada aspek hard skills, namun juga sudah memperhatikan aspek soft skills mahasiswa. Pengembangan soft skills antara lain dilakukan melalui kegiatan-kegiatan pendidikan formal dan kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa. Berbagai prestasi telah dicapai oleh mahasiswa UB dalam berbagai ajang kegiatan mahasiswa pada tingkat nasional. Hal ini merupakan salah satu kekuatan yang dimiliki UB. Namun demikian untuk mempertahankan kekuatan yang dimiliki ini, UB perlu menghadapi ancaman dan kelemahan yang ada. Secara umum kelemahan yang dimiliki menyangkut kelengkapan fasilitas misalnya kolam renang. Kolam renang akan dibangun di kompleks GOR tahun 2009. Dengan demikian fasilitas yang tersedia sangat memadai. Setiap Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) memiliki kantor, sarana olah raga, yaitu: lapangan sepak bola, bulu tangkis, tenis meja, bola basket, bola voli, dan lain-lain sudah tersedia di kampus. Selain itu, tahun 2007-2008 telah dibangun fitness center. Pada sisi lain tuntutan untuk efisiensi pembelajaran apabila tidak
Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi

37

dikelola dengan baik akan menjadi hambatan internal bagi kegiatan mahasiswa. Langkahlangkah pengaturan manajemen waktu dan kegiatan mahasiswa perlu dikembangkan agar kegiatan dapat dilakukan tanpa mengganggu aktivitas perkuliahan. Program pengembangan minat, bakat, penalaran dan kesejahteraan mahasiswa diwadahi dalam organisasi UKM, dan dikelompokkan dalam berbagai bidang. Dukungan terhadap pengembangan dan pembinaan kemampuan mahasiswa di luar bidang akademik langsung dapat dilihat bukan hanya dari ketersediaan unit-unit kegiatan namun juga dari komitmen dukungan dana dan prasara yang memadai. Alokasi pendanaan yang semakin besar menunjukkan perhatian yang semakin serius. Hal ini terkait dengan kesadaran bahwa unit kegiatan cukup signifikan dalam meningkatkan softskill mahasiswa yang pada akhirnya berdampak pada daya saing setelah lulus. Prestasi dari kegiatan-kegiatan mahasiswa dari berbagai bidang merupakan salah satu kekuatan yang dimiliki oleh UB (Tabel L.32 dan Tabel L.33.). Prestasi pada tingkat lokal, nasional dan internasional yang sudah dicapai cukup membanggakan dan meningkat dari waktu ke waktu. Hal ini selain menunjukkan kualitas pembinaan yang memadai juga menunjukkan pemanfaatan unit-unit kegiatan secara efektif oleh mahasiswa. Dari aspek kesejahteraan mahasiswa, UB memberikan perhatian yang sangat serius dengan ketersediaan asrama mahasiswa yang dikelola oleh koperasi mahasiswa, ketersediaan poliklinik dan penyediaan beasiswa (Tabel L.3). Sarana dan prasarana untuk beraktivitas juga tersedia dengan cukup memadai untuk berekspresi dan mengembangkan diri (Tabel L.24). Hal ini merupakan daya tarik tersendiri bagi mahasiswa baru dan sekaligus menjadi suatu kekuatan UB dalam ikut mendukung penciptaan suasana kehidupan kampus yang kondusif dan pembentuklan soft skill mahasiswa. Direncanakan program tersebut akan ditingkatkan dengan pengembangan asrama berstandar internasional untuk mahasiswa baru, baik WNI maupun WNA dengan kapasitas 7000 orang. Program telah tercatat dalam Blue Book Bappenas tahun 2008. Tujuan utama dari fasilitas ini adalah menguatkan university wide program dalam penguatan spiritual quotion, soft skill, Bahasa Inggris dan pendidikan entrepreuneur. Sebagai bagian dari peningkatan UB social responsibility, bagi mahasiswa lama yang kurang mampu, UB memperoleh dana Menpera yang akan digunakan untuk merenovasi asrama yang ada dan membangun gedung baru yang lebih sehat dan nyaman. Kerjasama dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa sehingga memberikan kepuasan dan kenyamanan dalam studi di UB. Hal ini menjadi bagian dari komitmen slogan join UB be the best. Ketersediaan akses informasi yang memadai baik di perpustakaan maupun akses internet merupakan salah satu bentuk fasilitas lain yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dalam mendukung aktivitasnya di dalam kampus. Selain itu, pengembangan gazebo yang nyaman, kantin yang sehat dan ruang terbuka hijau yang asri. Berdasarkan survai (Gambar L. 13) yang dilakukan nampak bahwa kepuasan mahasiswa terhadap layanan kemahasiswaan secara umum sangat baik. Dari berbagai aspek sarana dan prasarana, pengelolaan dan pembinaan mahasiswa memberikan apresiasi yang baik. Hal ini seiring dengan prestasi yang dicapai dari kegiatan kemahasiswaan. Layanan pada mahasiswa tidak hanya diletakkan pada masalah kegiatan kemahasiswaan, namun juga bagaimana memberikan kesempatan lebih baik pada mahasiswa untuk dapat berkompetisi di pasar kerja setelah lulus. Kualitas input dan proses pembelajaran yang baik belum sepenuhnya dapat menjamin lulusan dalam memperoleh ataupun menciptakan lapangan kerja. Menyadari hal tersebut dan melihat hasil tracer study yang diperoleh maka universitas mengambil langkah dengan pengembangan bimbingan karir dan informasi kerja bagi mahasiswa dan lulusan secara sistematik. Untuk keperluan ini pembentukan tim job placement center merupakan salah satu upaya yang cukup baik. Dengan proram kerja yang dilakukan berupa penyelenggaraan bursa kerja secara berkala, pelatihan melamar kerja dan layanan penempatan kerja diharapkan berdampak terjadinya pemendekan waktu tunggu. Upaya yang sudah cukup baik ini selayaknya dilakukan justru pada saat-saat
Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi

38

mahasiswa masih belum menyelesaikan studi. Pelatihan dan pembekalan untuk melamar kerja dan pengembangan kewirausahaan perlu diperkuat untuk mahasiswa yang masih belum lulus. Hal ini untuk mendorong agar mahasiswa sudah memiliki kesiapan pada saat lulus dan menambah keyakinan diri mahasiswa. Kerjasama dan kemitraan berdasarkan prinsip kualitas dan kesejajaran telah dilakukan oleh universitas dengan perusahaan-perusahaan, baik di dalam maupun di luar negeri. Dengan kerjasama yang dilakukan perusahaan dapat secara langsung melihat kemampuan lulusan dan bagaimana mereka dipersiapkan untuk dapat berkarir secara proporsional. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing lulusan.

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri |

Evaluasi

39

karena sudah cukup untuk memenuhi keperluan praktikum.) Terminal komputer yang tersedia dan dapat dipergunakan oleh mahasiswa dan dosen berada pada rasio 1:10. Sampai sekarang wireless access point internet (hot spot) sudah terpasang di 100 titik. Pada sisi lain aktivitas-aktivitas yang dilakukan untuk memanfaatkan aplikasi-aplikasi open source juga berkembang. Meskipun demikian nampaknya kebutuhan akan ketersediaan bandwidth internet ini menjadi faktor yang harus diperhatikan dengan fakta bahwa sampai saat ini pemakaian bandwidth berada pada kondisi maksimum dari waktu ke waktu. Kurangnya penataan dalam aspek manajemen pengelolaan sumber daya komunikasi dan tidak jalannya sistem dan prosedur yang jelas dalam hal pengembangan dan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 40 . Sistem komunikasi (komunikasi suara dan fax) yang saat ini masih terimplementasikan di dalam lingkungan kampus kurang berkembang dan kurang tertata dengan baik. Berangkat dari suatu keharusan dalam penyediaan prasarana TIK. yang tersebar di area kampus UB. e.d. Interaksi dosen dan mahasiswa menjadi lebih dinamis dan menumbuhkan suasana belajar yang lebih nyaman dan menarik. lambat laun manajemen universitas mulai melihat bahwa TIK merupakan salah satu isu strategis dalam upaya penyehatan organisasi. fasilitas lain untuk mendukung proses pembelajaran berbasis multimedia dengan teknologi informasi terus ditingkatkan penyediaannya secara menyeluruh. Manajemen data dan informasi Kegunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam menunjang kelancaran dan keunggulan manajemen institusi pada saat ini telah memasyarakat. Teknologi Informasi untuk Kegiatan Akademik Ketersediaan perangkat IT untuk mendukung proses pembelajaran sudah merupakan suatu kebutuhan dan standar minimum yang harus terpenuhi. Pengembangan ke arah perbaikan TIK merupakan salah satu isu yang cukup dominan dalam mendorong terciptanya kesehatan dan keunggulan organisasi. Dengan demikian. Dengan ketersediaan sarana dan prasarana IT untuk kegiatan akademik ini. Selain itu. Untuk mendukung keperluan ini. Dengan ketersediaan sarana mobile computer yang semakin terjangkau oleh mahasiswa. Kemampuan dasar untuk membuat laporan. Dengan rasio ketersediaan bandwith yang mendekati angka 1Kbps dirasa sudah cukup memadai dalam pemenuhan standar minimum kecukupan akses. maka salah satu keunggulan yang diperoleh adalah bahwa lulusan UB memiliki kemampuan dasar IT yang memadai. Hal ini memungkinkan dosen maupun mahasiswa dapat mengekspresikan ide dan inovasi dalam proses pembelajaran dengan lebih mudah. Hal ini cukup membantu dalam meningkatkan rasio pemanfaatan IT oleh mahasiswa.34. Pada beberapa jurusan kecukupan ketersediaan terminal sudah memenuhi target minimal 1:5. sedangkan dosen dengan target 1:1. Ketersediaan sarana IT dalam menunjang interaksi pembelajaran dapat dilihat pada ketersediaannya pada bagian lain dari evaluasi diri ini. mahasiswa yang memiliki perangkat mobile computer (notebook/laptop) dapat melakukan akses internet di mana saja di dalam kampus. melakukan presentasi dan melakukan pengolahan data dapat dikuasai selama menjalani proses pendidikan di UB. Akses informasi melalui jaringan yang disediakan juga dapat dilakukan melalui akses nirkabel yang tersedia secara luas di dalam kampus. Dari aspek kelembagaan perkembangan sistem komunikasi suara dapat dikatakan tidak berkembang ke arah positif. nampaknya ke depan rasio ketersediaan terminal komputer tetap (desktop) tidak perlu mencapai target 1:5 mahasiswa. Pada saat ini ketersediaan bandwidth dengan kapasitas 22 Mbps cukup memberikan kesempatan memadai bagi mahasiswa dan dosen dalam mengakses informasi di internet. UB telah memiliki perjanjian lisensi kampus dengan Microsoft berupa Microsoft Campus Agreement untuk dapat menggunakan sistem operasi dan aplikasi perkantoran di lingkungan kampus secara legal. Ini berarti utilisasi sudah cukup tinggi (Tabel L.

Secara institusional hal ini kurang positif karena pengembangan dan pemanfaatan TI dalam mendukung manajemen universitas masih belum menjadi suatu kebutuhan secara organisasi. Hal ini menyebabkan inefisiensi sumber daya dan keuangan. Upaya-upaya awal memanfaatkan teknologi VOIP (Voice Over Internet Protocol) sudah mulai dirintis dan dikembangkan dalam tahap eksperimental. namun kebanyakan masih di kalangan dosen muda dan mahasiswa. Kecukupan fasilitas TIK akan menjadi salah satu modal bagi budaya UB yang sehat. jurusan dan unit kerja yang ada mulai mengembangkan sendiri sistem informasi untuk memenuhi kebutuhan masing-masing. secara estetika menyebabkan kerapian dan kebersihan kampus menjadi berkurang.pemanfaatan sumber daya komunikasi menyebabkan pertumbuhan prasarana komunikasi tidak menunjukkan ke arah efisiensi dan efektivitas penggunaan teknologi komunikasi. pengembangan TI mengikuti pasang-surut perhatian manajemen universitas dalam memandang kemanfaatan TI. Dari aspek teknis hal ini berdampak positif. Lemahnya koordinasi di tingkat universitas menimbulkan keanekaragaman sistem yang ada. Menyadari semakin meningkatnya kebutuhan. Namun demikian. Perangkat lunak yang dikembangkan dimulai dari perangkat lunak yang bersifat stand alone sampai kemudian berkembang mengikuti perkembangan TI dalam sebuah sistem multi user. Dari aspek estetika dan kenyamanan kampus. Namun. Karena tuntutan kebutuhan yang tidak dapat terpenuhi oleh manajemen di tingkat universitas maupun fakultas menyebabkan masing-masing unit kerja mencari solusi alternatif teknologi komunikasi dengan memasang sendiri-sendiri sambungan telepon ke provider komunikasi. dalam tahun-tahun terakhir ini manajemen universitas memberikan perhatian besar sehingga penggunaan TI dalam manajemen universitas semakin berkembang. Dengan demikian kemanfaatan TI dalam mendukung terselenggaranya organisasi yang sehat dengan transparansi dan akuntabilitas yang tinggi akan lebih bermakna. Cikal bakal pemanfaatan TI di lingkungan kampus UB tidak terlepas dari keberadaan UPT Pusat Komputer (Puskom) yang terbentuk pada awal tahun 1980-an. maka pada awal dekade 2000-an universitas membentuk suatu unit baru yang ditujukan untuk pengembangan dan pengkajian internal pemanfaatan TI (UPPTI) untuk dapat mendukung dan melengkapi kekurangan yang ada dari Puskom. Pemanfaatan fasilitas chatting mulai banyak dipergunakan. akan menjadi suatu solusi yang akan meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran serta pengelolaan fisik kampus. jika memungkinkan melalui jalur bawah tanah. Pemasangan sambungan telepon langsung. Komunikasi internet telah mulai menyentuh UB pada tahun 1994. efisien dan berdaya saing. UB telah memanfaatkan TI dalam mendukung pelaksanaan kegiatan akademik dan administratif di dalam kampus sejak dekade tahun 1980-an. namun demikian di sisi lain juga berdampak positif pada perkembangan sumberdaya yang ada di masing-masing unit. Kesadaran publik atas penggunaan sumber daya komunikasi juga kurang tumbuh dengan baik di kalangan kampus. Upaya pengembangan jaringan komunikasi internal dengan penataan yang baik. Komunikasi antar staf maupun unit yang seharusnya dapat dilakukan dengan biaya yang minimal akhirnya harus menimbulkan biaya tambahan yang terbebankan ke institusi maupun pribadi staf. Secara teknis hal ini kurang baik. Dengan semakin berkembangnya teknologi dan kebutuhan-kebutuhan yang ada. namun demikian dari aspek manajemen hal ini menimbulkan beberapa permasalahan baru terkait dengan koordinasi dan sinkronisasi dengan unit-unit yang sudah mengembangkan. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 41 . penggunaan komunikasi seluler serta ketidak-tersediaan sistem komunikasi suara internal yang memadai meningkatkan inefisiensi penggunaan sumber daya komunikasi secara menyeluruh. maka pengembangan sistem komunikasi yang tidak tertata dengan baik menimbulkan kesemrawutan jaringan kabel yang ada. masing-masing fakultas. Sedangkan kesadaran pemanfaatan e-mail sudah tumbuh cukup signifikan. Untuk mengatasi hal ini pimpinan membuat kebijakan integrasi sumber daya TIK.

Kesadaran mahasiswa akan manfaat TI dalam proses pembelajaran merupakan salah satu kekuatan lain dari aspek TI. termasuk Aceh merupakan pengakuan tersendiri atas kekuatan bidang ini. Penguatan utilisasi dan adopsi teknologi pembelajaran mutakhir ini terus dilakukan. Pengembangan bagian-bagian dari MIS universitas pada saat ini masih tergolong muda. Langkah konsolidasi. Hal ini menjadi solusi strategis bagi pemecahan masalah organisasi yang sudah teridentifikasi selama ini. unit-unit fakultas) dalam waktu dekat (pada saat UB berstatus BLU) akan terintegrasi menjadi Direktorat TIK sebagai kekuatan pengembangan yang TI yang kuat. Jepang) menunjukkan kekuatan sumber daya yang ada. Ketersediaan sistem informasi manajemen untuk mendukung penyelenggaraan operasional universitas terus dikembangkan dalam berbagai bentuk untuk memudahkan manajemen pengelolaan universitas. Keleluasaan dosen untuk mengembangkan website resmi untuk menampung kegiatan akademik dosen masih belum sepenuhnya terwujud. mahasiswa maupun oleh masyarakat luas baik dari dalam kampus maupun dari luar kampus melalui jaringan internet. UPPTI. Prestasi dalam bidang penyampaian informasi Web yang mendapat pengakuan nasional merupakan keunggulan tambahan yang dimiliki. Pada saat ini kurang dari 50% dosen serta kurang dari 30% mahasiswa dapat memanfaatkan data-data internal yang ada. Sarana pembelajaran menggunakan TI telah tersedia dan dapat diakses baik oleh dosen. sehingga terinternalisasi dalam kegiatan belajar mengajar di dalam kampus. sehingga masih terdapat kapasitas tersisa yang sebaiknya segera dimanfaatkan. Unit pengembangan dan implementasi e-Learning merupakan salah satu kekuatan lain dari aspek TI yang dimiliki oleh universitas. Sementara itu. Lebih dari 80% mahasiswa memanfaatkan komputer untuk proses pembelajaran sehari-hari. memerlukan perhatian yang serius untuk menjadikan sebuah sistem yang handal dalam skala universitas kelas dunia serta menyediakan kebutuhan lebih dari 30 ribu orang berikut organisasi yang ada. BAPSI. sosialisasi dan pelatihan-pelatihan nampaknya perlu ditingkatkan dan dicarikan terobosan agar dapat dipercepat. Hal ini berkebalikan dengan harapan sivitas akademika yang cukup tinggi akan ketersediaan kualitas dan kuantitas data (lebih dari 90% staf dan mahasiswa mengharapkan hal ini). namun sarana website mandiri dosen perlu disediakan. Dari data-data yang ada selanjutnya dimanfaatkan sebagai masukan data untuk Decision Support System (DSS) yang dikembangkan. Dengan demikian. Lebih dari 75% tenaga kependidikan menggunakan komputer untuk menunjang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 42 . Upaya yang sistematis dan lebih mendasar untuk mengatasi permasalahan organisasi pengembangan dan implementasi TI di dalam kampus telah menjadi prioritas dan menjadikan TIK sebagai salah satu kekuatan universitas pada periode transisi. manajemen internal pengelolaan fasilitas internet masih terus ditingkatkan.Pengembangan MIS sampai dengan saat ini terasa masih terus disempurnakan untuk memenuhi kebutuhan sivitas akademika. kendala-kendala berupa sekat-sekat sistem dapat teratasi. Pengembangan manajemen dalam hal ketersediaan sumber daya untuk support teknis perlu ditingkatkan sehingga mampu memberikan pelayanan dalam hal pengembangan dan operasional secara optimal dan dapat memanfaatkan sarana prasarana yang ada secara optimal. Kesadaran staf untuk memanfaatkan TI guna menunjang kelancaran tugas dan pekerjaan juga merupakan sisi positif dari universitas. Ketersediaan terminal komputer untuk mendukung proses belajar mengajar dari waktu ke waktu juga semakin meningkat. Kekuatan yang ada pada beberapa unit yang bekerja dalam sektor TI (Puskom. Kerjasama yang cukup lama dengan sederet kesuksesan dalam menjalin pengembangan real time distance learning dengan SOI (School on Internet. Ketercukupan infrastruktur perangkat keras dan sistem jaringan masih belum secara optimal dimanfaatkan. Kepercayaan yang diberikan untuk ikut membantu pengembangan serupa di wilayah lain Indonesia. Kemauan yang kuat dari pimpinan universitas ternyata telah mendorong transformasi manajemen dengan basis teknologi informasi. Kekuatan dalam bidang TI dengan beberapa pengakuan dalam taraf nasional maupun internasional belum cukup tertata untuk menjadi suatu kekuatan universitas dalam transformasi menuju institusi yang otonom. Dosen secara terbatas dapat merawat data-data pribadi dan aktivitasnya melalui website.

Akses internet gratis di kampus. dampak positif pemanfaatan teknologi informasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 43 . Dengan kesiapan SDM yang ada untuk penanganan jaringan komputer sudah terakui secara internasional. Lebih dari 90% dosen menggunakan komputer untuk menunjang kegiatan Tridharma. kekuatan ini masih perlu didukung oleh ketersediaan sumberdaya energi yang memadai. Hal ini tentunya di kemudian hari akan memberikan nilai tambah tersendiri bagi universitas sebagai suatu institusi yang mandiri. juga merupakan kekuatan tersendiri untuk dapat menjadikan UB sebagai salah satu gerbang masuk dan pusat kendali penyebaran internet di wilayah Indonesia Timur. UB juga perlu segera menangani potensi lain terkait TI di sekitar kampus. Bersamaan dengan upaya perbaikan internal sistem informasi manajemen.pekerjaan sehari-hari. Posisi geografis kampus di jantung Kota Malang merupakan salah satu kekuatan tersendiri untuk dapat dimanfaatkan untuk menjadikan UB sebagai service provider institusi pendidikan di Malang Raya. Namun demikian. Hal ini menunjukkan kekuatan dengan tumbuhnya budaya TI dalam kampus.

23 3. Data 5 tahun terakhir menunjukkan jumlah lulusan lebih dari Bobo t 0.24 2 3 0.16 44 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | .BAB IV PENCAPAIAN DAN PERMASALAHAN Pemetaan capaian dan permasalahan di UB secara komprehensif telah dilakukan dalam menyikapi tantangan-tantangan dan perkembangan serta berbagai potensi keunggulan maupun kelemahan.1). dan bobot merupakan nilai relatif dengan total 1 (satu) untuk masing-masing unsur kekuatan. Prosedur& Kebijakan Sistem Keuangan& Pelaporan InternalKontrol & Pengukuran Kinerja KualitasRiset & Pengabdian Kpd. 18 PS S2 dan 7 PS S3. UB . Balanced Scorecard UB Kekuatan No 1 Uraian Komitmen UB terhadap berbagai bidang pengembangan sangat tinggi. (iii) Proses Internal. Excellent Management KualitasPrestasi Kemahasiswaan MasaTunggu AngkaEfisiensi Edukatif. Kerangka Konseptual Balanced Scorecard UB Variabel yang dilibatkan dalam metode BSC terdiri dari faktor internal dan eksternal yang dalam analisis SWOT dikenal dengan istilah kekuatan dan kelemahan (faktor internal).05 0. yang mampu mengakomodasi variasi kebutuhan masyarakat akan berbagai jenis dan jenjang PT. peluang dan tantangan (faktor eksternal).06 Sko r 4.10 Evaluasi 0. kelemahan. Ini akan menghasilkan posisi UB melalui suatu pengukuran yang didasarkan atas metode BSC (Balanced Scorecard) dengan arahan dari strategi pengembangan menuju kampus otonom. Tabel 4. dan (iv) Inovasi (Learning & Growth) yang terkait satu sama lain dan dapat dinyatakan dalam suatu diagram alir (Gambar 4. (ii) Perspektif Stakeholders.1. 10 PS Pend. peluang dan tantangan (Tabel 4. Masa Studi Kualitas Akademik Proses Internal PortalBisnis UB Proses . Perspektif K euang an Kemampuan mendapatkan dana(Revenue) Efisiensi Biaya Perspektif S eholders tak Kepercayaan Stakeholders kepadaUB Kepuasan& Kebanggaan Mhs thd. Spesialis I.05 3. Variabel pemetaan yang diukur berdasarkan metode BSC terbagi atas empat kelompok yaitu (i) Perspektif Keuangan. dan 17 PS Diploma. 1 Program (Bastra) dan 1 Program Pascasarjana dengan 45 PS S1. KualitasProses Belajar-Mengajar (termasukinovasi) Inovasi (Learning& Growth Pembangunan SIM PeningkatanProfesionalisme SDM melaluipeningkatanjiwa entrepreneur Peningkatan KualitasSarana & Prasarana Gambar 4.00 Nilai 0. Setiap variabel kemudian diberi bobot dan skor yang berimbang untuk mendapatkan nilai yang digunakan dalam analisis BSC.1).1. Masy.15 0. Skor maksimum untuk setiap parameter adalah 4. Memiliki 11 fakultas.

13 0.70 0.5 tahun. Beberapa penelitian dilakukan dengan kualitas yang tinggi dan berpeluang memiliki nilai tawar standar dalam kerjasama penelitian.09 0. Para pejabat dari tenaga kependidikan sebagian besar telah Bobo t Sko r Nilai 4 0.11 45 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | .16 0.50 4.50 0.70 0. UB terus meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk menguasai bahasa asing dan teknologi informasi serta memberikan fasilitas laboratorium dan kursus tambahan pada kedua bidang tersebut. serta menerima sekitar 6000 lebih mahasiswa S-1 per tahun.04 0.05 3. Semakin banyak Program Hibah Kompetisi yang diperoleh & digunakan bagi upaya perbaikan proses belajar mengajar dan inovasinya Makin banyak kerjasama dalam & luar negeri dlm proses pengembang-an atmosfir akademik yang ditindaklanjuti oleh fakultas & PS.08 2.04 2. Rekruitmen pegawai dan Dosen telah mengacu pada kebutuhan berdasar rasio dosen:mahasiswa. Peningkatan jumlah koleksi pustaka per tahun. UB meningkatkan kesempatan belajar yang lebih baik bagi masyarakat dengan memberikan pilihan seleksi masuk dan pemberlakukan SPP secara proporsional.04 0.18 6 0.04 0. dan telah melalui panitia seleksi di tingkat UB dan fakultas.11 0.78 2.No Uraian 5000 orang per tahun dari berbagai PS. dan transaksi perpustakaan on line bukan saja meningkatkan kemudahan informasi bagi segenap mahasiswa dan dosen tetapi juga bagi komunitas ilmiah di luar kampus.20 Evaluasi 0.15 13 14 15 16 17 18 0.03 3.44 0.05 0.17 0.12 9 10 11 0.17 7 0. Informasi tentang penerimaan keuangan dan penerimaan mahasiswa pada saat daftar ulang dapat diakses secara online realtime melalui komputer pejabat terkait sampai ke tingkat fakultas.40 3.00 3. Jumlah dosen mencapai 1424 orang (data tahun 2008) dengan 315 (22.04 3. Telah ada aturan untuk penghargaan bagi penerbitan bahan ajar dan publikasi ilmiah di jurnal internasional oleh dosen. 342 (24.20 5 0.04 0. Hal ini memungkinkan lulusan S1 UB dapat bersaing memasuki pasar kerja yang cukup tinggi dan variatif.12 0.02%) S3 serta 94 orang guru besar dari berbagai bidang ilmu menawarkan kualitas pendidikan bagi sejumlah besar anggota masyarakat yang akan memasuki PT. Ada mekanisme pengajuan anggaran untuk jurusan/laboratorium dalam rangka pengadaan alat-alat dan perbaikan gedung laboratorium. adanya digital library. dengan AEE S1 cenderung meningkat dalam kisaran lebih dari 16%.12%) berkualifikasi S1. memberikan beasiswa bagi sekitar 17% mahasiswa S-1.22 8 0.60 0.89 3.06 3. Semakin meningkatnya kualitas dosen baik dalam pencapaian gelar akademik maupun sebutan profesional yang secara langsung turut berperan dalam perbaikan kualitas proses belajar mengajar. Indeks prestasi kumulatif (IPK) lulusan S1 bertahan di atas angka 3 dengan lama studi cenderung mendekati angka rata-rata 4.40 0.03 0.14 0.86%) S2.04 0.05 3.98 0.09 12 0.35 2. 767 (53.04 3.50 2. Pembagian dana antara Rektorat dan Fakultas telah diatur secara tertulis dan jelas. Penyusunan rencana anggaran selalu dilakukan dengan mekanisme rapat kerja setahun sebelum pelaksanaan yang melibatkan pimpinan UB dan fakultas serta beberapa unit kerja.

04 1. Aturan pemerintah bahwa semua dana-dana yang berasal dari masyarakat telah melalui satu pintu. Jumlah dana pendidikan yang berkurang dapat diantisipasi dengan meningkatkan kemampuan menyusun block grant untuk memperoleh dana pengembangan pendidikan Kurikulum dan proses belajar mengajar belum sepenuhnya berorientasi kepada dunia kerja sehingga mengurangi daya saing lulusan untuk masuk di dunia kerja.09 20 0.No Uraian mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kemampuan diri.09 0.05 3.05 0. Terdapat Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) yang terus berupaya untuk meningkatkan mutu dosen dan pengembangan model pembelajaran agar dicapai mutu lulusan dan akan berdampak pada efisiensi dan produktivitas lulusan.13 21 0. Sistem keuangan belum berorientasi pada output dan outcome.08 0.03 3. Pada waktu mendatang dana-dana demikian dapat menjadi salah satu sumberdana bagi kelangsungan Universitas.10 0.09 0.04 0.01 3. tetapi masih pada input dan proses sehingga Bobo t Skor Nilai 1 0. Telah terjadi resource sharing pada beberapa kegiatan.04 3. Jumlah lulusan yang bekerja di luar bidang studinya cukup tinggi.33 Evaluasi 0.06 0.15 22 0.05 2. dan tulisan dalam bentuk buku yang dipublikasi oleh penerbit nasional perlu ditingkatkan.50 1.30 Kelemahan No Uraian Jumlah dosen yang akan memasuki masa pensiun secara kumulatif selama lima tahun ke depan mencapai 10% dan 20 % lebih berumur lebih dari 55 tahun dan jumlah dosen yang bergelar S1 (20%) sehingga perlu percepatan peningkatan kemampuan akademik dosen-dosen muda melalui studi pascasarjana di dalam dan di luar negeri.20 0.30 1.50 2. Terdapat unit PJM yang terus berupaya agar penggunaan dana-dana blockgrant dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Beberapa Laboratorium FMIPA telah digunakan oleh sejumlah fakultas lain dalam rangka efisiensi penggunaan laboratorium. masa tunggu antara 3 -6 bulan dan gaji pertama masih disekitar UMR.50 1.50 1.13 2 3 4 5 6 0.14 23 0.11 3. Perkembangan yang terjadi di masyarakat tidak langsung dapat segera diikuti oleh perubahan kurikulum.04 1.30 0.04 3.25 0.09 7 11 0.06 0. sitasi publikasi ilmiah. misalnya saling memanfaatkan dosen antar fakultas dan jurusan.09 0.06 0.50 0.40 0. Terbatasnya relevansi antara kegiatan pendidikan dengan penelitian yang berasal dari permasalahan masyarakat dan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi penyebab lemahnya efektivitas pembelajaran mahasiswa.04 0.09 46 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | . Jumlah Bobo t Sko r Nilai 19 0. UB memiliki unit-unit dan aset yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai unit penghasil tambahan dana bagi kegiatan Tridharma perguruan tinggi di samping potensi masyarakat yang dapat dielaborasi dan belum tersentuh selama ini.12 0. yaitu rekening rektor sehingga dipantau. Jumlah perolehan paten beroyalti.06 2.

17 15 18 0. kota pendidikan.06 0. Rekruitmen dosen dan karyawan jumlahnya bergantung pada jatah dari Pemerintah Pusat.00 0. Ketergantungan penyelenggaraan UB pada sumber pendanaan dari mahasiswa (SPP.14 Skor 3. yang ternyata berdampak pada terbatasnya ruang gerak kemampuan berkembang UB Jumlah Bobo t Skor Nilai 13 0.60 0.40 2. bahkan kadang tidak jelas.06 0.No Uraian tujuan dari setiap kegiatan dalam perencanaan terabaikan. manajemen tidak memiliki sistem akuntansi dan audit secara mandiri. Sebagai institusi pemerintah.05 2.06 3.50 47 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | . Resource sharing ruang kuliah dan sarana lainnya belum terlaksana secara optimal.05 2.06 0. UB memiliki otonomi yang terbatas untuk meningkatkan pendapatan (revenue) dan melakukan investasi.07 2.22 0. Penyebab utamanya adalah ketergantungan UB pada sistem kepegawaian negara yang berlaku umum untuk pegawai negeri. Bobot 0.10 20 0.14 Peluang No 1 Uraian Kondisi Kota Malang yang sejuk. Aspek manajemen sumberdaya manusia kurang dapat membangun efektivitas dan efisiensi.16 31 0. dan lain-lain) dan belum optimalnya pemanfaatan aset UB untuk mendanai kegiatan pendidikan. Unsur eksternal yang ikut memperlemah manajemen UB antara lain karena masih banyak aturan-aturan yang tidak jelas dari Menteri Pendidikan Nasional dalam otonomi keuangan khususnya sistem alokasi subsidi pendanaan.18 24 0.05 2. dan kota pariwisata sangat diminati sebagai tempat belajar. Implikasinya.04 2.39 0. Kondisi demikian menyebabkan kerentanan terhadap kerusakan dan tidak efisien penggunaannya.14 27 28 29 0. Pemasangan jaringan untuk teknologi informasi.60 Evaluasi Nilai 0.11 23 0.04 2.14 0.50 0.27 2. Hal ini kurang menguntungkan bagi upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam ikut mendanai kegiatan pendidikan karena tidak adanya ruang akuntabilitas publik terhadap keuangan UB.10 1. Pendapatan yang diperoleh tidak bisa diakui sebagai pendapatan UB namun merupakan bagian dari pendapatan negara bukan pajak. mengingat status UB sebagai PTN yang tidak otonom. Ada peralatan bengkel/laboratorium yang masih ketinggalan jaman sehingga mengurangi produktivitas laboratorium/bengkel. DPP.00 2.06 2. dan air belum direncanakan menyeluruh dalam jangka panjang dan berorientasi pada kebutuhan di masa depan sehingga banyak yang bersifat tambal sulam. Ada laboratorium dan sarana lainnya masih dimanfaatkan secara terbatas oleh unit/jurusan/fakultas tertentu saja dengan alasan terbentur aturan pemerintah. Beberapa regulasi baik dalam bentuk Undang-Undang maupun Peraturan Pemerintah yang tidak memungkinkan UB mempunyai keleluasaan dalam mengatur dirinya sendiri. SPFP.10 22 0.0 0.14 0.47 0.27 2. telepon.14 0.0 0. listrik. pola pengelolaan keuangan UB harus dilakukan di bawah aturan birokrasi yang kaku.

serta double degree.27 1.24 3. dan etos kerja sehingga akan menjadikan UB lebih profesional ke depan. bukan hanya dengan lulusan dalam negeri.11 Skor 2.040 4.66 Nilai 0. Kebijakan pemerintah agar perguruan tinggi bersifat otonom telah memberi peluang bagi UB untuk berkembang secara mandiri.No 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Uraian Di tengah keterbatasan pemerintah dalam pembiayaan pendidikan.10 0.81 0. RUU Badan Hukum Pendidikan.26 2.12 2. tetapi juga dengan tenaga kerja asing. Peluang didapatkan melalui Blue Book (kerjasama luar negeri melalui Bappenas) Demografi.67 3.20 0.92 0.39 0. serta publicly funded research agencies dapat dimanfaatkan bagi pengembangan pendidikan dan riset UB.12 0. sister university.39 0. Reformasi perguruan tinggi.70 2.06 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 48 .10 3.36 0.1. Jumlah Bobot 0.35 0. Jumlah Bobot 0. Tawaran kerja sama dari dalam dan luar negeri yang cukup besar dalam kerangka networking.92 Nilai 0. Globalisasi dan Perdagangan bebas sangat membutuhkan kreativitas UB untuk meningkatkan nilai jualnya di pasar bebas.32 0.20 1. benchmarking. geografi. Akses informasi yang tak terbatas dan mudah dijangkau dengan semakin pesatnya teknologi informasi. dan produk-produk hukum dan perundangan pemerintah akan mengubah secara mendasar struktur. Institusi pendidikan dan riset regional maupun internasional.12 3. terutama dalam kebijakan anggaran kompetisi dan anggaran berbasis kinerja memberikan peluang bagi UB bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.32 0.25 0.00 Skor 1.34 0. dan potensi daerah Jawa Timur dan Indonesia bagian timur cukup besar untuk bersinergi dalam pengembangan daerah. Persaingan kerja lulusan yang semakin ketat terutama pada era global. tersurat keinginan pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan anggaran pendidikan yang lebih rasional.10 3.12 0.000 3.11 0.60 0. seperti SEAMEO. Sumberdaya manusia dan sumber dana dari dalam dan luar negeri belum banyak digali untuk dimanfaatkan semaksimal mungkin.45 0. manajemen.38 0. Ancaman No 1 4 5 Uraian Perkembangan teknologi yang sangat cepat menyebabkan cepat usangnya peralatan laboratorium dan peralatan TIK.54 2. twinning. ICRAF.27 0.75 0.06 2.20 2. Undang-Undang Sisdiknas.

0 1 . pengembangan pasar.Kesimpulan yang dapat ditarik dengan analisis BSC adalah bahwa posisi UB seperti berikut: Kekuatan – Kelemahan = +3. penetrasi pasar.2).8 1 .2 0 .16 dan Y = 0. pengembangan produk.06 = +0.6 -0. diversifikasi.2 -0. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 49 .8 KELEMAHAN -0. (2) mengatasi kelemahan internal. c.98 (Gambar 4. Oleh karena itu fokus strategi yang harus dilakukan UB adalah: a.4 0.2 1.14 = +1. maupun kombinasi dari semuanya dapat dilakukan oleh UB.2 0 . Dengan demikian.6 0.0 0. Meningkatkan kualitas laporan keuangan dan menyusun sistem informasi manajemen yang berbasis kinerja b. Ini menunjukkan bahwa UB berada pada posisi agresif.16 Peluang – Ancaman = 3.6 0 .2 -1.0 -0. d.2 KUADRAN II PELUANG 1.2. Melakukan pengembangan dan inovasi layanan.0 -1.4 -0.8 -1.98 Pemetaan keseimbangan skor diatas (balanced score) menghasilkan posisi UB dengan X = 1. Posisi UB dalam kuadran Analisa SWOT Pengertian lain dari posisi tersebut adalah bahwa UB memiliki kondisi yang baik untuk menggunakan kekuatan internalnya guna: (1) memanfaatkan peluang eksternal.04 – 2.2 UB 0 -0. integrasi.4 -0. Diagram menunjukkan UB yang berada di kuadran I yang berarti UB mempunyai kekuatan yang cukup signifikan dan tidak banyak mendapatkan ancaman eksternal.2 KEKUATAN KUADRAN IV ANCAMAN Gambar 4.8 KUADRAN I 0. KUADRAN III -1. (3) menghindari ancaman ekternal. seperti: (1) Mengembangkan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan standar layanan minimum (SPM) yang ditetapkan (2) Membentuk kelas internasional (3) Mengembangan program studi baru (4) Mengembangkan pembelajaran berbasis TIK sehingga kualitas dan efisiensi pembelajaran dapat ditingkatkan Optimalisasi potensi dan sumber daya yang dimiliki universitas (1) Mengembangan Unit Bisnis (2) Membentuk mekanisme resource sharing untuk optimalisasi aset UB (3) Membentuk manajemen aset yang baik sehingga potensi aset UB dapat dioptimalkan (4) Membentuk sistem informasi aset sehingga efisiensi dan kondisi aset dapat selalu terpantau Meningkatkan motivasi melalui peningkatan kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia dan penanaman jiwa entrepreneur (1) Meningkatkan kualifikasi akademik dosen UB (2) Meningkatkan motivasi staf dosen dan akademik baik dengan menginkatkan kesejahteraan dan menanamkan jiwa entrepreneur.6 -0.4 0 .30 – 2.

e. Meningkatkan standar sarana dan prasarana yang digunakan dalam proses pelayanan akademik Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 50 .

/mahasiswa Jumlah kelas yang berfasilitas ICT Indeks Kepuasan Pengguna Layanan (termasuk layanan bisnis) UB Jumlah layanan bisnis UB Jumlah dosen yang melakukan riset Jumlah publikasi dosen di jurnal nasional dan internasional Jumlah MOU dengan pihak luar Jumlah laporan keuangan yang sesuai PABU Jumlah MP yang disempurnakan Jumlah SIM yang dibangun Kecepatan delivery informasi Kecepatan penyelesaian pembuatan ijazah dan transkrip Tenggang waktu penerbitan ijazah dan yudisium Jumlah Prestasi mahasiswa di tingkat nasional dan internasional Angka Efisiensi Edukasi Masa Studi Masa Tunggu Mahasiswa Persentase program studi yang terakreditasi A Jumlah Kelas Bahasa Inggris Nilai Rata-rata TOEIC mahasiswa Jenis seleksi masuk mahasiswa Rasio pendaftar dan yang diterima Prosentase (%) minimal kehadiran Evaluasi Perspektif Stakeholders (1) Meningkatnya kepuasan mahasiswa terhadap layanan akademik (2) Meningkatnya kepuasan dosen terhadap layanan administratif (3) Meningkatnya kepuasan stakeholder terhadap layanan UB (1) (2) (3) (4) Meningkatn ya produktifitas dosen dan karyawan Meningkatn ya kerjasama dan kemitraan Efisiensi prosedur administratif Meningkatn ya transparansi dan akuntanbilitas laporan keuangan Meningkatn ya prestasi mahasiswa Meningkatn ya penggunaan sistem informasi Terwujudny a pengendalian internal yang baik Terwujudny a sistem perencanaan yang akuntabel. Ini terdiri dari dua kelompok yaitu KPI upaya (input) yang mencakup proses/program (Tabel 5. Seleksi KPI juga mengacu kerangka konseptual analisis dengan memperhatikan dinamika perkembangan yang sedang berjalan di UB akhir-akhir ini secara khusus dalam proses menuju otonomi keuangan. Key Performance Indicator (KPI) Perspektif Keuangan Strategic Objectives (1) Meningkatkan total penerimaan (2) Mengurangi tingkat ketergantungan dari dana sumbangan pendidikan mahasiswa Measures Total Penerimaan atau pertumbuhan penerimaan Proporsi (%) dana sumbangan mahasiswa dari total penerimaan Proporsi dana APBN dari total penerimaan Proporsi dana non-mahasiswa dari total penerimaan Indeks Produktifitas (Revenue/total aset) Rasio pendapatan pendidikan per biaya layanan Indeks Kepuasan Mahasiswa Indeks Kepuasan dosen terhadap layanan administratif Peningkatan sarana dan prasarana akademik: • Rasio luas ruang kuliah/mahasiswa • Rasio ruang dosen/dosen • Rasio luas lab.1. dan dapat Perspektif Proses Internal (5) (6) (7) (8) Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 51 .BAB V INDIKATOR KINERJA Indikator ragaan kunci atau KPI (Key Performance Indicator) dikembangkan berdasarkan hasil analisis kondisi UB yang diuraikan sebelumnya. efisien. Tabel 5.1) dan KPI luaran (output).

27. 19.5 1 2 4:1 5:1 5:1 7.42 35. 6. 16.541 2 1 19 19 17 6880 8015 8685 247 274 356 50 65 75 80 86 90 8. 8. 7.5 18 22 67 48. 9.76 29 27 20.38 10 12 1:17 1:18 1:19 1.64 35.47 30.2 1. 3. 17.08 4 Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 52 . 11. 5.0 500.4 39.7 3 3. 14.5 33.92 6 33. hibah dll 2008 2010 2012 1. 4.00 7. 2.0 02 00 00 2.79 33.9 60 80 100 0.4 400.5 1.Perspektif Inovasi (Learning & Growth) Strategic Objectives dipertanggungjawabk an (9) Meningkatk an kualitas dan kuantitas mahasiswa baru (10) Meningkatn ya proses belajar mengajar (1) Meningkatnya kesejahteraan dosen dan staf administratif (2) Meningkatnya program pendidikan berkelanjutan bagi dosen dan staf administratif (3) Meningkatnya pelatihan inovasi pembelajaran bagi dosen (4) Meningkatnya pelatihan metoda riset (5) Meningkatnya pelatihan penggunaan ICT bagi dosen dan staf administratif (6) Meningkatnya dosen bergelar S-3 Measures dosen Prosentase (%) minimal kehadiran mahasiswa Ketepatan waktu dalam perkuliahan Kecepatan pengumuman nilai Ketersediaan kurikulum dan silabus untuk setiap prodi Jumlah pendidikan dan pelatihan yang dilakukan Jumlah beasiswa bagi dosen untuk studi lanjut Jumlah peserta pelatihan Jumlah jenis pelatihan yang dilakukan Frekuensi pelatihan KPI luaran (output) yang digunakan untuk mengukur keberhasilan program yang dijalankan dari waktu ke waktu adalah sebagai berikut: N o Indikator Jumlah mahasiswa (total student body) Keketatan Persaingan Masuk (S-1) (%) Jumlah mahasiswa baru Jumlah mahasiswa asing Persentase program studi yang terakreditasi A (%) Persentase Dosen bergelar Doktor dan Master Persentase Guru Besar terhadap jumlah dosen Rasio jumlah Dosen dan Mahasiswa (S1) Rasio Ruang Kuliah dan mahasiswa Jumlah kelas yang berfasilitas ICT (%) Rasio Luas Ruang Dosen dan Dosen Rasio Bahan Pustaka dan mahasiswa Jumlah Journal on CD Rom/on line Lamanya jam layanan (jam per hari) Jumlah transaksi on line (rata-rata per bulan) Rasio luas laboratorium (m2) dan mahasiswa Besarnya bandwidth (Mpbs) % pembiayaan dari Mahasiswa % Pembiayaan APBN % Pembiayaan Kerjasama. 20. 13. 18. 15.004 7.004 4 12 12 12 292. 12. 10.

57 115 6 100 50 45 30 10 288 100 100 85 70 3 75 100 65 1 60. 40. 29.5 4. 49. kesenian. 26. 36. 51.N o Indikator Ketersediaan kurikulum dan silabus setiap prodi (%) Penyesuaian kurikulum yang dilakukan setiap tahun (%) Jumlah rata-rata tatap muka per mk (%) % kehadiran mhs Lama Pembimbingan tugas akhir (S1=bulan) Besarnya nilai AEE lulusan Rata-rata lama studi lulusan Rata-rata masa tunggu lulusan (< 6 bulan) (%) Nilai rata-rata TOEIC lulusan Besarnya IPK rata-rata Lulusan Rasio dosen terlibat penelitian dan total dosen Persentase dana penelitian (PNBP dan Kerjasama). dan kegiatan lain) (%) Tersedianya sarana pelayanan kesehatan mahasiswa – jumlah poliklinik Jumlah prestasi mahasiswa di tingkat nasional Jumlah prestasi mahasiswa di tingkat internasional Adanya sistem reward dan punishment (%) Jumlah beasiswa untuk mahasiswa berprestasi Kepuasan layanan kegiatan mahasiswa (%) Rasio penerima beasiswa dengan jumlah mahasiswa Tersedianya sarana layanan administrasi keuangan yang memadai (%) Tersedianya sarana layanan administrasi kepegawaian yang memadai (%) 2008 100 100 85 75 8 17.53 NA 485 3. 50.18 38. terha-dap total dana (%) Jumah dana riset per dosen (Juta Rupiah) Jumlah hasil penelitian yang diseminarkan Jumlah laporan penelitian yang dipublikasikan dalam bentuk buku (%) Jumlah laporan penelitian yang dipublikasikan di journal terakreditasi (%) Jumlah laporan penelitian yang dipresentasikan di forum nasional maupun internasional (%) Jumlah HKI /Paten yang dihasilkan Rasio dosen terlibat pengabdian kepada masyarakat dan total dosen (%) Persentase dana pengabdian kepada masyarakat terhadap total dana (%) Jumlah kelompok masyarakat yang dilayani dalam pengabdaian masyarakat Jumlah hasil pengabdian kepada masyarakat yang diseminarkan (%) Tersedianya sarana layanan administrasi akademik yang memadai (%) Tersedianya fasilitas ICT dalam perkuliahan (%) Tersedianya pedoman dan prosedur layanan (%) Kecepatan dan ketepatan waktu surat menyurat dan proses administrasi akademik lainnya (hari) Kepuasan Mahasiswa terhadap layanan administrasi akademik (%) Tersedianya sarana layanan administrasi kemahasiswaan yang memadai (%) Tersedianya sarana kegiatan kemahasiswaan yang memadai (olahraga. 57.3 4 16 7. 32. 23. 33.00 100 100 53 21.73 70 75 2010 100 100 100 85 6 17. 24. 56. 54. 30.5 29 100 1355 80 11. 27. 35. 52. 55. 53.5 106 5 100 40 37 20 7 238 100 100 60 60 NA NA 100 60 1 50 26 100 1285 NA 10.42 4.0 0 100 90 Evaluasi 2012 100 100 100 95 6 18 4. 25. 58.21 18 9. 38. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | . 47. 34.16 34.2 42. 42. 44. 31.74 13 5. 28. 48.16 125 8 100 50 49 40 11 348 100 100 95 90 2 85 100 70 1 73 32 100 1476 90 11.5 77 515 3.4 83 535 3. 37. 39. 22. 45. 46. 41. 43.

61. dan pengembangan pegawai (%) Tersedianya data dan informasi kepegawaian (%) Tersedianya sarana layanan administrasi perlengkapan yang memadai (%) 2008 70 100 100 100 2010 80 100 100 100 2012 90 100 100 100 59. mutasi. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 54 . 62. disiplin. 60.N o Indikator Tersedianya sistem pengembangan pegawai (%) Terlaksananya monitoring pelaksanaan penerimaan.

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 55 .

LAMPIRAN TABEL Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 56 .

699 637 1.251 160 1.370 1. Rasio antara pendaftar dan yang diterima di UB Jumlah Calon Jumlah Jumlah Daya Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Tampung Mendaftar Diterima Baru *) (1) (2) (3) (4) (5) 2003/2004 51.764 1.548 632 290 2.571 1.685 2.835 3.728 1.263 6.643 1.331 (19.102 1.010 3.350 7.978 225 995 692 27.013 3.889 (13.192 2007/2 008 1.899 2.537 5.201 4.889 6.075 4.835 3.930 1.407 2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Fakultas Fakultas Hukum Fakultas Ekonomi Fakultas Ilmu Administrasi Fakultas Pertanian Fakultas Peternakan Fakultas Teknik Fakultas Kedokteran Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan Fakultas MIPA Fakultas Teknologi Pertanian Fakultas Ilmu Sosial Prog. Bahasa dan Sastra Program Non Gelar (S-0) Program Dokter Spesialis 1 Program Pascasarjana (S2) Program Doktor (S3) Jumlah 2004/2 005 1. 3 Perkembangan Jumlah Mahasiswa yang Memperoleh Beasiswa No .043 2007/2008 37.781 1.432 225 1.396 756 28.814 1.309 1.482 2.581 2.991 (18.060 1.537 (10.243 7.972 2.082 (15.924 3.588 1.588 1.071 360 1.665 1.Tabel L.516 2.68) 5.644 1.708 2005/2006 45.589 1.030 263 609 235 27.13) 6.465 1.98) 5. 1 2 3 4 5 6 7 8 Fakultas Hukum Ekonomi Ilmu Administrasi Pertanian Peternakan Teknik Kedokteran Perikanan & Ilmu 2002/20 03 259 510 463 646 291 778 280 386 Tahun Akademik 2003/20 2004/20 2005/20 2006/20 04 05 06 07 263 240 232 160 517 499 470 355 458 478 389 286 660 556 550 350 313 279 279 191 793 806 831 469 277 276 295 172 403 336 409 243 Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 57 .065 1.331 7.954 1.627 5.994 2005/2 006 1.186 1.641 1.618 319 258 2.073 7.347 377 27.62) 5.1.157 2006/2 007 1.834 1.991 7.973 1. Tahun Akademik Tabel L. 2 Perkembangan jumlah mahasiswa UB No.892 160 1.082 7.845 Keterangan: *) angka di dalam kurung pada kolom ‘jumlah mahasiswa yang diterima’ adalah persentase dihitung dari jumlah mahasiswa yang mendaftar.096 1.794 3.461 Tabel L.894 3.243 1.868 2006/2007 44.72) 5.705 2.628 1.085 632 28.149 2.594 150 228 3.252 4.824 2.073 3.697 2008/2 009 2.466 2004/2005 49.

475 17.27% 512 449 44 4.057 11.9 10 11 12 Kelautan MIPA Teknologi Pertanian Program Bahasa dan Sastra Program Ilmu Sosial Jumlah % thd Jumlah Mhs D-3& S-1 441 286 43 4.457 16.383 16.95% 506 342 61 4.73% Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 58 .96% 417 283 87 32 3.08% 489 410 97 6 4.593 17.

77 4.26 74.58 4. sudah termasuk dana pendampingan **) Inherent untuk tahun 2006 Jenis PHK Tabel L.31 4.52% 37.15% 28. Data Perkembangan Perolehan Dana Program Hibah Kompetisi Jumlah Dana % 2004 2005 2006 2004 2005 2006 TPSDP 4.69 57.91 92.12 68.13 2006/2 007 4.069. Bahasa dan Sastra PS Pascasarjana (S-2+S3) Rata-rata 2003/2 004 61.35 4.50 5.21% 12. Teknik Fakultas Kedokteran Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan Fakultas Matematika & IPA Fakultas Teknologi Pertanian Fakultas Ilmu Sosial Prog.99 77.09 5.20 83.0 18.82 2005/2 006 4.32 4.12 13. 4.17 4.12% Lainnya ** 2.01 4.62 4.46 4.61 4.73 72.0 Jumlah 9.02 54.61 74.641.52 5.34 4.55 4.083.49 74.98 69.08 64.68 4.35 27.92% SP4 2.98 4.00 4.23 65.33% 18.20 62.50 2.91 69.00% 0.58 48.11 91.99 2006/2 007 78.38 5.00% 15.68 74.550.91 88.55 4.00% 29.00 5. Teknik Fakultas Kedokteran Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan Fakultas Matematika & IPA Fakultas Teknologi 2003/2 004 4.17 4.03 4.53 83.76 4.76 77.95 4.94 75.04 6. Rata-rata Lama Studi Lulusan S-1 No .28 4.836.51 71.25 85.43 58.74 77.66 2004/2 005 4.33 5.57 103.97 Tabel L.64 64.23 4.20 4.30 0.78 71.91 66.249.09 63.18 2007/2 008 82.41 68.49 4.78 54.783.43 70.89 4.30 30.41 8 7 100.41 69.975.74 59 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | .17 69.51 64.59 5.25 4.74% A2/A3 2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Fakultas Fakultas Hukum Fakultas Ekonomi Fakultas Ilmu Administrasi Fakultas Pertanian Fakultas Peternakan Fakultas.57 55.63 4.78 2005/2 006 90.04 3.13 4.84 76. 5.42 2004/2 005 69.87 Evaluasi 2007/2 008 4.55 70.56 5.379.19 65.027.14 4.29 4.88 99.36 4.87 17.00% *) Data dalam juta rupiah.00% 100.88 48.616.20 4. Produktivitas per Angkatan untuk Mahasiswa S-1 No .84 73.41% 37.93 77.00 4.41 4.59% 33.13 42.31 4.19 4.00 90.78 3.00% 100.25 4.40 86.86 66.26 53.Tabel L.32 74.87 75.742.49 4.166.27 4.98 5.90 80.07 99. 6. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Fakultas Fakultas Hukum Fakultas Ekonomi Fakultas Ilmu Administrasi Fakultas Pertanian Fakultas Peternakan Fakultas.19 70.87 80.

22 4.50 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 60 . Kedokteran Hewan Rata-rata 4.67 4.58 4.17 4.56 3.46 4.48 4. Bahasa dan Sastra Prog.12 4.77 4. Pend.11 12 13 Pertanian Fakultas Ilmu Sosial Prog.

3 8.5 4.Tabel L. 1 2 3 4 5 6 PROGRAM STUDI Manajemen Ilmu Hukum Administrasi Bisnis Akuntansi Administrasi Publik Ekonomi Pembangunan WAKTU TUNGGU THN 2005 Perempua Laki-laki n 5.75 4 4.06 5.75 5. Waktu tunggu lulusan UB menurut Fakultas dan Jurusan Masa Tunggu Bidang Studi Sosial (bulan) No.75 4.97 7 6.5 7.77 7.12 4-6 4-6 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 4-6 <3 Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 61 .17 5.2 4.91 3.31 5.5 4.5 5.22 5.08 4.73 4.55 WAKTU TUNGGU THN 2006 perempua laki-laki n 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 4-6 4-6 Masa Tunggu Bidang Studi Eksakta (bulan) No Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 PROGRAM STUDI Kedokteran Umum Teknik Pengairan Kimia Matematika Teknik Sipil Teknik Elektronika Teknik Mesin Biologi Statistika Perencanaan Wilayah dan Kota Teknik Arsitektur Fisika WAKTU TUNGGU THN 2005 Perempua Laki-laki n 3 3 3.08 4.38 4.33 4.29 4.17 WAKTU TUNGGU THN 2006 perempua laki-laki n 4-6 4-6 4-6 <3 6 .12 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 Masa Tunggu Bidang Studi Agrokompleks (bulan) No.23 4.13 3.88 4.71 4.39 3.59 4.79 5.5 6.61 4.33 4.69 4.12 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 <3 4-6 6 .95 4.5 5.24 4.12 4-6 6 .07 3.9 4.3 4.9 4.8 5. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 PROGRAM STUDI Produksi Ternak Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Teknologi Hasil Pertanian Teknologi Hasil Perikanan Teknologi Hasil Ternak Hortikultura Agronomi Sosial Ekonomi Pertanian Sosial Ekonomi WAKTU TUNGGU THN 2005 Perempua Laki-laki n 4.6 4.15 4.7 6.35 3.82 5. 7.5 4.33 WAKTU TUNGGU THN 2006 perempua laki-laki n 4-6 <3 4-6 4-6 <3 6 .

45 5.12 4-6 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 62 .95 3 4.88 5.65 6.44 5.25 5. PROGRAM STUDI Peternakan Sosial Ekonomi Perikanan Teknologi Industri Pertanian Ilmu Tanah Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan Budidaya Perairan/Akuakultur Pemuliaan Tanaman Teknik Pertanian Manajemen Sumberdaya Perairan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian WAKTU TUNGGU THN 2005 Perempua Laki-laki n 5.68 5.13 7.31 6.5 5.36 3.53 5 4.12 4-6 4-6 4-6 4-6 6 .No.9 5.12 4-6 4-6 4-6 4-6 4-6 6 .12 <3 4-6 4-6 <3 6 .25 5.75 6.27 6 WAKTU TUNGGU THN 2006 perempua laki-laki n 6 .44 5.

445 0.781 -0. IPK.491 0.319 0.365 -0.528 0.155 0.242 0.749 0.407 -0.11 2.265 0. Rsq si Lama mencar i kerja (bulan) Gaji pertama rata-rata Korelasi IPK & Lama Studi Korelasi Sign.2 59.733 -0.537 0.7 57 61.299 -0.189 0.664 0.223 0.7 4-6 <3 <3 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 6-12 4-6 1-2 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 1-2 jt 750 rb-1 jt 1-2 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 500-750 rb 500-750 rb 750 rb-1 jt 500-750 rb 1-2 jt 750 rb-1 jt -0.917 0.146 0.117 -0.354 0.213 0.732 0.062 0 0.7 62.003 0.742 -0.133 0.041 0.610 0.242 0.165 0.325 0.2 67.018 Laki-laki Perempuan 2.138 -0.032 0.112 0.3 61.619 0.037 0.5 63.295 0.497 0.025 0.04 3.193 -0.985 0.855 -0. 8.393 -0.550 0 -0.381 0.667 -0.116 0.668 0.435 -0.426 0.166 0.131 0.93 3. Lama Studi.067 0.6 53.545 0.17 65.515 0.025 0 0.86 2.8 62.99 3.015 1 0.031 0.264 0.92 3.492 -0.7 62.097 -0.950 -0.432 0.089 0.09 3.232 0.754 -0.009 0.878 0.724 0.561 0 0.8 59 55.204 0.09 3.472 0.3 4-6 4-6 <3 6-12 -0.053 0.515 0.219 -0.335 0.586 0. Waktu Tunggu and Gaji Awal Hasil Penelusuran oleh UB (H ASIL T RACER S TUDY Program Studi IPK ratarata Lama Studi ratarata TAHUN 2005 TERHADAP LULUSAN PERIODE 1998-2002) Korelasi IPK & Lama mencari kerja Korela Sign.031 0.014 0.492 -0.360 0.041 0.86 3.307 -0.036 0.902 0.566 0.019 0.445 0.009 0.277 0 0 0.201 -0.600 -0.266 0.177 -0.124 1 0.128 0.001 0.02 48 39.088 -0.863 0.059 0.050 0.236 0.746 0.568 0.008 0.616 0.019 0.003 0.094 0 0.361 0. Rsq si Korelasi IPK & gaji pertama Korela Sign.004 0.297 0.457 0.259 0.6 64.00 2.90 2.182 0.04 3.985 0.3 54.070 0.015 -0.186 0.048 0.661 0.425 0.653 -0.242 0.258 0.156 0.Tabel L.986 -0.604 0.556 0.309 0.717 -0.013 0.017 0.972 0.80 3.014 0.956 0.657 -0.472 0.033 0.766 -0.09 3.06 2.059 Kimia Laki-laki Perempuan Matematika Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 63 . Rsq EKSAKTA Kedokteran Umum Laki-laki Perempuan Arsitektur Laki-laki Perempuan Elektro Laki-laki Perempuan Mesin Laki-laki Pengairan Laki-laki Perempuan Sipil Laki-laki Perempuan Biologi Laki-laki Perempuan Fisika 2.

324 -0.013 0.496 0.136 0.740 -0.526 0.195 0.145 0. Hasil Pertanian Laki-laki Perempuan Tek.204 0.692 0.251 0.725 -0.099 0.144 -0.345 0.200 -0.581 0.315 -0.29 3.103 0.034 0.7 50.3 4-6 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 750 rb-1 jt 1-2 jt 750 rb-1 jt 500-750 rb 1-2 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 500-750 rb 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 500-750 rb 750 rb-1 jt -0.452 0.146 0.626 0.422 -0.223 0.002 0.321 0.021 0.725 0.184 0.298 -0.038 0.513 0.20 0.382 -0.203 0.478 0.422 0.410 -0.634 0.788 0.044 0.452 -0.178 0.8 46.168 0.96 3.523 0.014 0.434 0.105 0.448 0.136 0.94 3.045 -0.530 0.14 65.438 0.259 0.824 0.218 -0.- Laki-laki Perempuan 2.899 0.596 -0.156 0.637 0.108 0.595 0.176 0.467 0.526 0.6 52.025 0.97 3.247 -0.025 0.410 0.044 -0.03 3.201 0.323 -0.120 -0.605 -0.487 -0.204 0.389 0.404 0.461 0.425 0 0 0 0.175 0.06 2.926 0.031 0.908 0.319 0.196 0.1 55 46.050 -0.95 3.1 4-6 4-6 500-750 rb 500-750 rb 750 rb-1 jt 500-750 rb -0.168 0.923 0.230 0.554 0.027 0.14 3.12 54.733 -0.772 0.077 0.6 4-6 4-6 4-6 4-6 750 rb-1 jt 500-750 rb 750 rb-1 jt 500-750 rb -0.113 0.004 0.261 -0.149 -0.004 0.449 0.65 3.6 50.022 0.452 0.7 60.053 0.247 0.168 0.089 0.007 0.402 0.832 -0.447 -0.418 -0.23 3.37 2.001 0.433 0.307 0.5 56.309 0.009 0.962 0.369 -0.624 -0.183 0.81 2.309 0.548 0.001 Stastitika Laki-laki Perempuan SOSIAL Administrasi Negara Laki-laki Perempuan Administrasi Niaga Laki-laki Perempuan Akuntansi Laki-laki Perempuan Ekonomi Pembangunan Laki-laki Perempuan Manajemen Laki-laki Perempuan Ilmu Hukum Laki-laki Perempuan AGROKOMPLEKS Teknik Pertanian Laki-laki Perempuan Tek.140 0.212 0.034 0.472 -0.366 0.122 0.020 0.16 2.026 -0.568 0.314 -0.1 61.429 0.212 0.2 58.204 0.098 0.702 0.2 53.21 63.369 -0.395 -0.310 0.1 56.95 67.002 0.1 50.065 0.082 0 0 0 0 0.650 -0.926 2.655 -0.551 -0.16 3. Industri 3.355 0.698 0.6 59.16 3.328 0.053 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 64 .008 0.281 2.5 <3 4-6 -0.040 0.068 0.304 0.537 0.9 53.557 -0.061 0.5 58.020 0.439 0.16 3.

102 0.171 0.116 0.531 -0.170 2.069 0.17 2.003 0.5 58.505 0.643 0.369 0.398 0.640 0.339 0.4 58.138 Sosek Perikanan Laki-laki Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 65 .289 0.88 2.251 0.334 0.098 0.639 0.3 54.4 54.488 0.202 0.064 0.382 0.041 0.243 0.215 0.771 0.3 50.539 0.493 0.982 -0.023 -0.270 -0.083 0.215 -0.412 0.06 67.235 2.941 0.329 0.582 -0.330 0.094 0.574 -0.010 0.225 -0.281 0.041 0.257 -0.491 0.7 56.419 -0.504 0.604 0.09 61.857 -0.280 0.485 0.086 0.501 0.057 -0.002 0.86 3.239 0.797 0.734 0.273 0.064 -0.235 0 0.016 0.522 -0.974 0.987 0.287 -0.698 0.385 0.435 -0.379 0.727 0.306 -0.12 3.980 -0.136 0.5 62.3 54.138 0.747 -0.007 0.7 57.482 0.083 -0.287 0.249 0.356 0.01 3.291 0.465 -0.354 -0.009 0.557 0.169 0.375 0.325 0.396 0.905 0.20 59 55.157 0.520 0.137 0.371 0.578 -0.110 0.26 3.047 0.261 0.608 -0.714 0.698 0.95 3.331 -0.151 0.478 0.134 0.99 2.128 0.463 0.384 0.961 0.758 0.535 0.745 0.529 0.747 0.964 0.060 0.307 0.121 0.547 0.11 53.392 0.127 0.085 0.2 4-6 4-6 6-12 4-6 <3 6-12 6-12 -0.125 -0.491 0.092 -0.710 -0.239 -0.313 0.13 3.Pertanian Laki-laki Perempuan Agrobisnis Laki-laki Perempuan Agronomi Laki-laki Perempuan HPT Laki-laki Perempuan Hortikultura Laki-laki Perempuan Ilmu Tanah Laki-laki Perempuan PKP Laki-laki Perempuan 2.046 0.484 0.743 0.3 62.529 Budidaya Perairan Laki-laki Perempuan MSP PSP Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan 3.356 -0.052 0.96 3.502 0.5 4-6 6-12 -0.151 0.5 62.07 3.216 0.416 0.515 0.7 57.020 0.066 0.009 0.217 0.658 0.505 0.146 0.052 0.229 0.735 0.579 0.499 0.29 3.528 0.125 0.358 -0.489 0.176 0.7 59.189 0.29 3.5 61 59 48.127 0.292 -0.227 -0.864 -0.747 0.253 -0.222 0.004 0.15 2.99 2.91 3.9 4-6 <3 4-6 4-6 4-6 4-6 4-6 4-6 6-12 4-6 750 rb-1 jt 500-750rb 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt <500 rb 500-750 rb 500-750 rb 500-750 rb 500-750 rb 500-750 rb 500-750 rb 500-750 rb 750 rb-1 jt 500-750 rb 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 500-750 rb 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt -0.862 -0.3 4-6 4-6 -0.430 0.499 0.412 -0.397 0.892 0.289 0.94 3.176 0.252 -0.630 -0.570 -0.

484 0.111 0.203 0.334 0.658 -0.069 0.754 -0.3 63.7 53.790 0 0.139 0.568 0.116 0.235 -0.992 0.376 0.617 0.018 0.504 0.534 0.731 -0.304 -0.743 Keterangan : HPT : Hama dan Penyakit Tumbuhan Sumberdaya Perairan PSP : Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Ternak PKP : Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian NMT : Nutrisi dan Makanan Ternak MSP : Manajemen THT : Teknologi Hasil Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 66 .092 0.072 0.138 0.2 4-6 4-6 4-6 <3 4-6 4-6 -0.785 0.433 0.138 0.25 60.458 0.958 0.290 0.91 2.90 2.042 0.174 -0.552 0.521 -0.4 56.25 3.019 0.184 0.04 3.431 -0.186 0.101 0.24 54.677 -0.008 0.09 3.342 0.603 0.508 0.521 0.980 0.002 0.990 -0.499 0.- Perempuan 3.541 0.186 0.005 0.168 0.003 0.023 0.79 2.675 0.743 0.091 0.430 0.822 -0.264 0.776 -0.024 0.272 0.644 -0.602 0.785 -0. Hasil Perikanan Laki-laki Perempuan NMT Laki-laki Perempuan Produksi Ternak Laki-laki Perempuan Sosek Peternakan Laki-laki Perempuan THT Laki-laki Perempuan 2.185 0.736 0.1 55 65 57.569 0.683 0.034 0.056 0.187 0.2 55.862 0.372 0.6 61.398 0.28 3.889 -0.501 0.1 4-6 6-12 <3 4-6 4-6 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 750 rb-1 jt 500-750 rb 500-750 rb 750 rb-1 jt 500-750 rb 1-2 jt 500-750 rb 750 rb-1 jt 500-750 rb -0.030 0.185 0.149 0.251 0.317 -0.135 0.141 0.778 0.511 0.2 56.415 0.88 3.865 0.386 -0.268 0.12 3.159 0.254 Tek.569 0.

9. Hasil Tracer Study Terhadap Lulusan 2005-2007 yang dilakukan tahun 2007 (Tracer Study dilakukan akhir tahun 2007) Jumlah gaji pertama Gaji < 1 Juta 1 Juta – 2 Juta 2 Juta – 3 Juta > 3Juta Lulusan bekerja sesuai bidang studi 152 1386 289 62 Lulusan bekerja tidak sesuai bidang studi 203 681 115 20 Waktu Tunggu Mendapatkan Pekerjaan (bulan) NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 PROGRAM STUDI Teknik Sipil Teknik Mesin Teknik Elektronika Teknik Pengairan Perencanaan Wilayah Teknik Arsitektur Kedokteran Umum Ilmu Keperawatan Ilmu Gizi Statistika Matematika Kimia Fisika Biologi Ilmu Komputer Ilmu Hukum Administrasi Bisnis Administrasi Publik Manajemen Akutansi Ekonomi Pembangunan Teknologi Hasil Perikanan Sosial Ekonomi Perikanan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Budidaya Perikanan/Akuakulktur Manajemen Sumberdaya Perairan Teknologi Industri Pertanian Teknologi Hasil Pertanian Teknik Pertanian Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Pemuliaan Tanaman Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan Sosial Ekonomi Pertanian Ilmu Tanah Agronomi Teknologi Hasil Ternak Sosial Ekonomi Peternakan Produksi Ternak Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Program Studi sastra Inggris Program Ilmu Sosial Program Ilmu Komunikasi 3-6 41 40 45 37 36 36 45 39 29 50 35 40 22 34 25 43 40 43 38 46 35 49 45 30 45 28 30 34 27 45 46 38 41 40 43 31 37 35 37 45 0 0 AKTIFIS 6-12 >12 40 19 35 25 35 20 30 33 30 34 29 35 25 30 34 28 42 29 30 20 30 35 35 25 40 39 36 30 30 45 26 31 35 25 35 22 37 25 25 29 40 25 26 25 30 25 35 35 30 25 34 39 30 40 26 40 35 39 25 30 30 24 36 26 29 30 40 20 35 22 25 44 30 33 25 40 25 39 30 25 0 0 0 0 3-6 NON AKTTIFIS 6-12 >12 40 43 17 45 35 20 35 45 20 40 30 30 45 25 30 40 30 30 50 25 25 40 35 25 35 45 25 45 30 25 30 25 45 35 40 25 25 40 35 30 40 30 35 25 45 45 25 30 41 37 22 42 35 23 35 40 25 47 26 27 33 47 20 46 27 27 40 35 25 35 30 35 45 30 25 30 35 35 25 38 37 30 30 40 25 40 35 40 25 35 47 31 22 35 40 25 47 25 28 35 45 20 40 40 20 35 25 40 35 35 30 38 22 40 40 25 35 50 25 24 0 0 0 0 0 0 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 67 .Tabel L.

436 20. 12. 00 31 1.877 2. Kumulatif tahun 2006-2008.7 4.44 % % % % 37.563 2.44 24.51 19. Ratio Mahasiswa S-1 / Dosen Fakultas Hukum Ekonomi Ilmu Administrasi Pertanian Peternakan Teknik Kedokteran Perikanan & Ilmu Kelautan MIPA Teknologi Pertanian Program Bahasa dan Sastra Program Ilmu Sosial Jumlah Ratio Mahasiswa (S1) / Dosen pada Tahun Akademik: 2001/20 2002/20 2003/20 2004/20 2005/20 2006/20 02 03 04 05 06 07 18 21 21 21 20 19 18 21 21 22 24 26 22 23 20 22 20 21 21 19 22 19 16 14 14 14 14 14 12 12 22 21 22 20 19 17 10 10 11 11 11 12 17 10 28 19 11 29 19 11 29 18 11 26 16 18 18 19 18 17 10 23 10 40 17 16 10 22 9 40 16 2001 151 2002 162 2003 165 Year 2004 197 2005 205 291 4.159.83% 3.66 13.7 0 30 1.) / Dosen Rata2 Jumlah paten / dosen *) Tidak termasuk dana SPP/DPP Tabel L.80 13.15% 2006 300 52* 5.180 1. internasional).04% 2. 10.52% 5. Pengabdian kepada Masyarakat dan Paten oleh Dosen Faculty Jumlah Pengabdian kepada Masyarakat Jumlah Aktivitas Penelitian Jumlah Dana Penelitian (Juta Rp.12 6. 11.186 1.10% % % % 1.10% 3.) Jumlah Paten oleh Dosen Jumlah Dosen Rata2 Jumlah Pengab.673.12% Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 68 .670.346 2.276 12. Kpd Masy / Dosen Rata2 Jumlah Penelitian / Dosen Rata2 Dana Penelitian (juta Rp.490 1.Tabel L.4 6. No 1 2 3 Bidang Ilmu Pengetahuan.397 14. Aktivitas Penelitian.9 8 0 3 6 13 18 25 27 1.890 2.62% 3.89 % 3. Teknologi dan Seni (IPTEKS)(*) Sains dan Teknologi Ilmu Hayati dan Agro Sosial dan Hukum Jumlah Jumlah Penelitian yang Diterbitkan dalam Jurnal Ilmiah Nasional (non Nasional * Internasional Lemlit-LPM) (Lemlit-LPM) 122 53 183 93 139 425 27 95 39 242 287 647 Tabel L.507 1.757.6 3.67% 20.587.224 1.48 15.16% 72 444 300 244 1.808. Jumlah karya publikasi yang dihasilkan menurut lingkup publikasi (nasional.

58 25. Guru Besar 7 15 13 28 15 8 16 5 6 5 1 119 8.276 1.224 1.436 2007 97 144 128 149 90 243 181 98 178 71 32 16 1427 2008 96 145 126 146 89 244 173 96 178 73 25 33 1424 Tabel L. 14.20 *) Program yang akan dikembangkan menjadi Fakultas **) Jumlah Asisten Ahli cukup banyak karena rekruitmen baru tahun N o. Jenjang Jabatan Fungsional Dosen menurut Fakultas 2008 Tenaga Fakultas Ast. 13. Lektor Pengaja Lektor Ahli Kepala r 1 FH 7 13 21 48 2 FE 9 25 48 48 3 FIA 3 37 19 54 4 FP 13 29 29 49 5 FPT 2 9 24 39 6 FTP 17 58 82 79 7 FK 13 49 30 65 8 FPIK 4 21 20 45 9 FMIPA 15 48 65 44 10 FTP 7 25 22 14 11 FIS 9 12 1 12 BASTRA 7 24 2 1 106 350 362 487 Jumlah 7.36 JML 96 145 126 148 89 244 173 95 178 73 23 34 1. Perkembangan Jumlah Dosen menurut Fakultas 2003 2004 Hukum 88 87 Ekonomi 140 142 Ilmu Administrasi 119 114 Pertanian 130 134 Peternakan 92 92 Teknik 225 232 Kedokteran 145 155 Perikanan & Ilmu Kelautan 83 88 MIPA 146 157 Teknologi Pertanian 56 61 Program Bahasa dan 14 25 Sastra*) Program Ilmu Sosial*) 8 Jumlah 1.42 34.Tabel L.397 *) Program yang akan dikembangkan menjadi Fakultas Fakultas Tahun 2005 2006 96 99 148 145 128 129 146 149 97 95 234 244 174 178 98 100 172 178 71 71 32 16 1.44 24.424 100% 2004 dan 2005 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 69 .

17% 3.00% 40.87% 25.00% 3.43 6 S1 27 30 22 25 11 57 29 31 51 23 11 29 34 6 2007 S2 59 83 90 58 50 16 2 12 1 56 88 34 5 3 80 9 S3 11 31 14 65 29 23 29 9 39 14 26 4 JML 97 144 126 148 90 242 179 96 178 71 16 32 1.98% 43.05% 18.23% 3.00% 34.50% 6.25% 23.31% 39.42 4 Tabel L. 16.61% 28.Tabel L.77% 21.93% 4.35% 17. Komposisi Dosen Berdasarkan Umur Menurut Fakultas % Fakultas Hukum Ekonomi Ilmu Administrasi Pertanian Peternakan Teknik Kedokteran Perikanan & Ilmu Kelautan MIPA Teknologi Pertanian Program Bahasa dan Sastra Program Ilmu Sosial Jumlah <=35 tahun 20.41 9 S1 24 23 22 21 10 39 39 33 47 20 11 26 31 5 2008 S2 55 85 73 60 46 17 1 10 1 44 80 34 11 8 76 8 S3 17 37 31 67 33 34 33 18 51 19 1 34 1 JML 96 145 126 148 89 244 173 95 178 73 23 34 1.79% 24.74% 2007 L 68 107 96 98 52 187 107 P 29 37 30 50 38 55 72 > 55 tahun 35.04% 32.36% 19.46% 11. 17. Jumlah Dosen Berdasarkan Jenis Kelamin menurut Fakultas N o 1 2 3 4 5 6 7 FH FE FIA FP FPT FT FK Fakultas Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi .00% 20.16% 25.06% 2008 L 64 106 94 97 51 190 99 P 32 39 32 51 38 54 74 70 Tabel L.60% 2004 L 63 105 98 90 59 182 100 P 24 36 30 42 33 49 55 >35-45 tahun 13.00% 29.99% 12.61% 2005 L 69 109 101 101 59 186 107 P 28 39 27 45 38 48 67 2006 L 69 107 99 101 58 191 108 P 30 38 30 48 37 53 70 >45-55 tahun 31.62% 46.21% 17.93% 26.13% 25. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Fakultas FH FE FIA FP FPT FT FK FPIK FMIPA FTP FIS BASTRA Jumlah S1 29 35 34 30 13 71 44 40 55 23 11 29 41 4 2006 S2 59 80 83 55 52 15 2 10 5 51 84 34 5 3 76 3 S3 11 30 12 64 30 21 29 9 39 14 25 9 JML 99 145 129 149 95 244 178 100 178 71 16 32 1.25% 93.28% 21.53% 46.20% 17.24% 17.58% 27. Jumlah Dosen Berdasarkan Gelar Akademik Tertinggi Menurut Fakultas N o.00% 21.05% 29.75% 26.05% 14.52% 17.35% 28.07% 19.31% 39. 15.13% 0.13% 0.00% 14.45% 30.27% 36.51% 14.62% 81.

Pend. 20. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 200 7 3 1 5 1 4 1 2 2 1 1 200 8 3 1 1 3 3 4 9 4 1 200 9 5 4 2 3 3 9 1 201 0 2 2 5 3 2 6 20 1 1 Tahun 201 201 1 2 3 3 1 2 1 1 2 1 1 8 4 5 11 3 1 1 201 3 7 5 4 6 2 5 13 2 1 201 4 4 1 2 3 3 7 5 1 1 1 2015 4 8 3 2 5 8 5 1 21 29 27 42 24 2005 277 33 35 33 44 36 77 65 37 50 38 24 2006 273 33 34 34 43 36 76 63 38 51 40 2 2 5 730 45 28 36 2008 353 39 69 43 70 43 82 65 47 73 42 5 2 933 Tabel L. 19. Bahasa & Sastra Prog. 1 2 3 SD SLTP SLTA 2004 75 69 358 2005 61 66 347 2006 61 66 333 2007 60 70 329 Evaluasi 2008 78 132 443 71 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | . Prakiraan Jumlah Dosen Pensiun Fakultas Hukum Ekonomi Ilmu Administrasi Pertanian Peternakan Teknik Kedokteran Perikanan & Ilmu Kelautan MIPA Teknologi Pertanian Program Bahasa dan Sastra Program Ilmu Sosial Jumlah N o. Perkembangan Jumlah Staf Administrasi Menurut Pendidikan No.8 9 10 11 12 FPIK FMIPA FTP FIS Prog. 18. Kedokteran Hewan Jumlah 2004 275 32 30 31 45 36 76 66 34 46 35 2 708 727 2 2007 270 34 44 34 45 37 75 60 40 51 39 2 2 5 738 - Tabel L. BASTRA Jumlah 54 100 38 88 9 33 57 23 38 2 60 106 44 3 7 95 2 38 66 27 5 18 44 6 63 109 44 9 11 96 9 37 69 27 7 21 46 7 59 108 45 9 11 94 7 37 70 26 7 21 47 2 59 109 45 13 11 93 8 36 69 28 10 23 48 6 Tabel L. Perkembangan Jumlah Staf Administrasi Menurut Fakultas Unit Kerja/Fakultas Kantor Pusat Fakultas Hukum Fakultas Ekonomi Fakultas Ilmu Administrasi Fakultas Pertanian Fakultas Peternakan Fakultas Teknik Fakultas Kedokteran Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan Fakultas Matematika & IPA Fakultas Teknologi Pertanian Fakultas Ilmu Sosial Prog.

4 5 6 DIP/SM S-1 S-2 Total Tenaga Adm. 71 142 8 723 60 173 18 725 71 178 19 728 72 180 25 736 77 177 26 933 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 72 .

Perkembangan Jumlah Staf Administrasi Menurut Golongan Kepangkatan Golongan/Ruang Gol I Gol II Gol III Gol IV Total Tenaga Adm 2004 10 313 229 1 553 2005 2 308 386 31 727 2006 2 308 387 31 728 2007 10 320 379 27 736 2008 105 430 373 25 933 Tabel L.54 1 92. Laks.0 00 35.95 3 299. 23. 22.98 0 2003 550. Tumpang Kebun Percobaan 5 Jatirejo.31 0 11.34 0 159.48 1 2005 551.19 6 2004 551.Tabel L. 6 Malang Kebun Percobaan 7 Cangar.82 1 251.48 1 20062008 551.98 0 2002 560. Sumberpucung Tanah Tegalgondo. Perkembangan Luas Tanah (dalam M2) Tahun Aset Tanah dalam kampus Kebun Percobaan Lokasi 2001 560.9 65 3.82 1 251.1 08 1.00 3 319. Batu Lab Perikanan 8 Probolinggo Rumah Dinas dan 9 Lap.3 91 1.817.48 1 73 Luas 516.965 m2 m2 m 2 m2 3 Kota Malang Tulungrejo dan Jatikerto Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi . 21.109 923.3 64 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 378. Tenis Jl. Cikampek Tanah di Sidang Pagar.00 3 319.0 90 54.82 1 251. 1 2 Lokasi Tanah dalam kampus Tanah Lab Peternakan diluar 1 Junrejo Dau kampus : Tanah Jln. Data Kepemilikan Tanah UB Tahun 2008 No . 2 Martadinata Lab Perikanan 3 Sumber Pasir.400 1.447 19. Lampung Jumlah luas Tanah Keseluruhan Tabel L. Tumpang TK Binaan Unibraw 4 Pucangsongo.

624.804.39 0.44 3.94 1.232 6.70 136.281.02 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 74 .000 54.37 0.48 0.232 6.40 923.40 Percobaan Barat 0 0 0 0 0 0 1.97 0.26 1.11 5.000 54.00 M2/mhs (s-1 reg) 1.5 1.97 24.63 2.82 0. Sumberse Peternakan kar 20.834.02 1.000 54.316.000 54.28 Timur 961.50 100.28 961.6 1.67 14.46 1.54 64.961 19.65 1.69 1.813. Alokasi Peruntukan Gedung Alokasi Kantor / Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan Fasilitas Umum Jumlah Luas (M2) 20.Tahun Aset Lokasi 2001 2002 2003 2004 2005 20062008 Lab.25 2.24 19.000 54. Probolingg Perikanan o 54.108 11.205 19.108 11. 25.25 Tabel L.6 Jumlah 84 84 23 64 64 64 Tabel L.205 20.108 Lab.92 % 15.40 923.000 Lab.6 1.984.813.88 1.47 7.232 Jumlah Tanah di Jawa 961.28 961.40 923.17 0.02 0.813. 24.19 0. Sumberpa Perikanan sir 11.55 0.108 11.961 Tanah di luar kampus Malang NA NA NA 6.108 11.58 0.141.205 20.6 1.67 0.900.961 19.70 Laboratorium 0.834.284 4 4 4 4 4 Kebun Lampung 873.40 873.73 0.63 1.84 0.92 M2/mhs (total) 0.10 0.28 961.85 1.28 961. Alokasi ruang tersedia bagi mahasiswa menurut Fakultas Fakultas Hukum Ekonomi Ilmu Administrasi Pertanian Peternakan Teknik Kedokteran Perikanan & Ilmu Kelautan MIPA Teknologi Pertanian Pascasarjana Ruang/mahasiswa (M2) Ruang Kuliah 1.36 47.108 11.6 1.27 1.40 873.36 17.81 0.

91 100.398.771.52 2.104.449.883.00 12.41 790.26 237.10 8.905.289.842.63 155.23 3.86 1.91 71.80 120.00 24.15 100.36 1.499.71 100.00 20.857.05 21.44 1.27 6.Tabel L.81 5.00 11.35 37.383.86 28.00 139.90 100.57 518.70 1.69 6.324.65 29.92 0.909.38 1.05 2.70 12.033.00 50.461.50 3.99 100.97 54. Alokasi Ruang dan Gedung pada Setiap Fakultas No Fakultas Alokasi Kantor Administrasi Ruang Kuliah 1 Kantor Pusat Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 2 Faultas Hukum Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 3 Fakultas Ekonomi Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 4 Fakultas Ilmu Administrasi Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 5 Fakultas Pertanian Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 6 Fakultas Peternakan Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah Luas (M2) 422.21 36.05 3.490.622.57 1.80 32.93 2.60 19.74 100.00 2.00 17.99 % 1.81 2.628.77 785.656.15 2.45 1.804.23 1.06 18.44 6.31 862. 26.95 1.00 75 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi .68 9.00 11.04 4.18 292.23 8.80 1.091.62 25.60 49.84 1.50 4.825.910.44 24.51 16.68 34.62 49.516.15 1.

00 42.36 23.00 2.40 23.91 1.37 47.13 6.488.238.7 Fakultas Teknik Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 3.34 1.38 144.383.96 3.430.144.193.14 9.23 100.665.04 3.44 403.80 19.35 7.44 100.500.38 19.62 27.45 1.00 39.86 7.19 47.033.72 28.98 1.14 0.232.23 0.104.74 16.13 120.632.081.61 22.17 100.59 100.488.399.457.00 12.00 8 Fakultas Kedokteran Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 9 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 10 Fakultas MIPA Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 11 Fakultas Teknologi Pertanian Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah 12 Pascasarjana Kantor Administrasi Ruang Kuliah Laboratorium Perpustakaan / Ruang Baca Fasilitas Umum Jumlah Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 76 .54 4.37 546.415.00 100.69 98.30 27.361.25 28.13 5.34 2.28 4.17 9.87 822.48 100.21 31.00 19.79 20.00 28.259.00 3.62 1.00 18.98 0.59 6.526.37 0.69 2.120.80 19.15 3.20 25.287.52 11.71 31.54 1.80 3.346.926.22 2.20 34.19 2.272.40 2.62 1.74 574.22 436.17 2.

2 57.000 12.46 20.500 600 108 45 45 63 55 400 42 180 149.Ternak Perah Lab.813. Pedologi. Epidemiologi Lab. 41. 27. Geographycal Information System Lab. 21. Penginderaan Jauh dan Pemetaan Lab.4 88. 23.6 193.Ternak Potong Lab.6 1.52 33. 29. 30.44 42. Aneka Ternak Lab. 15. Pengolahan Pangan Lab.54 2. studio dsb. 14.Tabel L. 33.5 150. 39. 25. 11. Luas Bangunan (Kantor. Lingkungan Jml 15 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12 1 1 1 1 1 1 1 3 3 1 1 2 1 1 Luas (m2) 10. Reproduksi Lab. 42. Pengolahan Hasil Samping Kebun Praktikum Budidaya Pertanian Rumah kaca Laboratorium Sumber Daya Lingkungan Laboratorium Fisologi Laboratorium Pemuliaan UPT Sentral UPT Kultur Jaringan Stasiun Klimatologi UPT Ekologi Screen house Lab. 32. 43.300 48. Biologi Tanah Lab. 22. Sangat Baik Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Sangat Baik Sangat Baik Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 77 . laboratorium. 26.7 65 115 43. 17.690. 38.7 65 Kondisi Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Status Penguasaan/ Kepemilikan UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB Evaluasi 10.58 63. 27. Mikrobiologi Pangan Lab. Penetasan Unggas Lab. 20. 16.) No Jenis Auditorium Poliklinik Internet/Computer Center Pusat Bahasa Ruang Praktik Ketrampilan dan Kemahiran Hukum Laboratorium Accounting Laboratorium Dapur Bar dan Restaurant Laboratorium Hotel Guest House Mini Office Laboratorium Sekretaris Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak Laboratorium Hijauan Pakan ternak (Rumah kaca) Lab.15 21 42 63 42 2. Kimia Pangan Lab.0 75. 36.505. 35. 12.99 407. 37. Lapang Peternakan Lab. 18. 40. Kimia Tanah Lab. 19. 28.12 86. Fisika Tanah Lab.14 19. 13. 31. Fisiologi Ternak Lab.7 36 21. 34.96 86.06 2. ruang kelas. 24.88 93 103. Pemuliaan Lab.

Komputer R. Lingkungan Lab.25 23. Fisika lanjutan Lab. 77. 53. 71. Nematologi Lab. 84. Mikrobiologi dan Genetika Lab. Workshop Lab. Studio Lab. 68.8 64. 73. Kultur jaringan dan Mikroteknik Lab. Kimia Fisik Lab. 64. 83. Kultur Jaringan D3 Lab. 45. 86. Fisika Dasar Lab.4 166. Fisika Material Lab. 82.8 25. Bakteriologi Lab.43 64. 50.2 223. Fisiologi dan Perkembangan Hewan Lab. 67. 48. Biofisika Lab. Model & Simulasi Jml 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 1 1 6 4 4 4 3 3 1 1 1 1 3 2 1 1 3 1 2 2 1 1 2 2 2 Luas (m2) 36 56. 57. Matematika Lab. Tunggu Studio R. 63.8 64. 58. 60. Umum R. 47. Fisiologi Tumbuhan. Biokimia Lab. 72.43 56. Geofisika Lab. 62.13 6. 79. 46. Bioteknologi Lab. 75. 61. Produksi agribis Laboratorium Kimia Dasar Lab. Instrumen & Pengukuran Lab. 66. 49. 74. Kimia Analitik Lab. 85. Rearing Lab. Kimia Organik Lab. 52. Biologi Dasar Lab. Mikologi Lab. Ekologi dan Diversitas Hewan Lab. 81.88 45 27 135 69 36 360 223.7 56 56 166 117 39 44 152 12 120 105 30 34 38 104 123 105 Kondisi Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Status Penguasaan/ Kepemilikan UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB UB Evaluasi Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Sangat Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Sangat Baik Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 78 .0 73.2 223. 56. 59. Sub Kultur Jaringan Ruang studio landskap Unit Agribisnis R. Statistika Lab. 51. Kimia Anorganik Lab. Jenis Lab. 69. Instrumentasi Lab. 76.2 167.92 98. Taksonomi Struktur dan Perkembangan Tumbuhan Lab. Virologi Lab. 78. Pengering Lab.8 64.8 83.48 124. 80. 54. 70. 65.No 44. Entomologi Lab. 55. Pestisida Lab.55 16 33. GC R.

81 5 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 79 .533 2004 97.881 2006 115. 90.051 2005 108.95 27. Perkembangan Jumlah Judul Bahan Pustaka No .750 175. 28.95 16.383 212. 1 2 Judul Kopi Jumlah 2002 81. 88.16 Kondisi Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Status Penguasaan/ Kepemilikan UB UB UB UB Tabel L.404 2003 85.No 87. 89. Jenis Internet (cable) and Wifi/ Computer Center Laboratorium Radio Laboratorium TV Laboratorium Sosiologi Jml 6 1 1 1 Luas (m2) 338 27.652 170.202 195.57 3 259.

989 21.23 7 Tabel L.670 31. FT.49 1 9.937 11. 29.90 5 2006 11.785 39.22 5 10.100 16. Adm.890 13.199 31.350 11.020 8.293 7.299 11.524 24.716 23. Tehnologi Pertanian. Pasca Sarjana MIPA.637 11.118 Social Science Agrocomplex (TEEAL = The Essential Electronic Agricultural Library) Agricola (hanya Index & Bidang pertanian & related Abstract) Social Sciences Indeks Indek artikel bidang ilmu sosial Jumlah journal CDROM secara keseluruhan Tabel L.643 35. Hukum.55 0 2.386 2.412 1.795 11. 30.698 3.579 24.468 29. Perkembangan Jumlah Peminjam Buku Pustaka NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 11 13 FAKULTAS/PROGRAM STUDI FH FE FIA FP FPT FT FK FPIK FMIPA FTP PPS NON FAKULTAS KEPEGAWAIAN TOTAL 2003 5.574 24. Pasca Sarjana Ilmu2 Sosial Pertanian. Data jumlah judul jurnal CD-ROM No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Database Bidang (Jurnal) Medical Journal Applied Science & Technology Business Research Untuk Fakultas FK. Pasca Sarjana Mulai Tahun 1994 1994 1994 1994 1993 1992 1992 Jml Judul 316 144 669 241 163 147 438 2.20 9 749 175 533 93. MIPA.80 3 2005 15.538 4.006 24.928 30. Perikanan. Niaga. 31.009 1. Peternakan.517 12.572 22.701 7.028 208.840 Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 80 .882 30.677 2.243 651 253. 1 BULAN Januari Tahun 2004 121295 2005 170661 2006 281.437 350 186.05 4 2004 12.616 27.Tabel L.870 14. Pasca Sarjana Ekonomi.870 12.864 15. Biologi.964 4.431 1.58 8 5. Perkembangan Jumlah Transaksi On line NO.193 24.168 31.

LKTM Bidang IPA b.008 470. Polkam Juara I Bid. Kesra & Juara III Bid.457 566.432 641. Ekonomi Juara I Bid.138 398. 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 BULAN Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember TOTAL Rata-rata perbulan Rata-rata perhari Tahun 2004 166835 142975 161547 186551 171014 140877 114591 159775 132746 97873 157708 1753787 146149 5846 2005 159891 215788 225853 209225 171014 171655 262021 277314 282594 100544 0 2246560 204232 6900 2006 281. IPA Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 81 . Pemilihan Peneliti Remaja Juara I Bid. IPA Juara II Bid. 5 Perunggu (5) Juara III 2 Ems. IPS & Juara I Bid. Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) e. 4-6 Des 07 di Bogor Juara II Bid. Partisipasi dan Prestasi Mahasiswa dalam Kegiatan Pekan ilmiah Mahasiswa dan Kegiatan Inovatif-Produktif Lainnya Tingkat Nasional dan Internasional. LKTM Bidang Seni c. Nasional ( PIMNAS ) Lomba Karya Tulis Mahasiswa Tingkat Nasional ( LKTM ) a. Geofisik Juara III Bid.489 0 4584859 416805 13893 Tabel L. 4 Prk & 1 Perg 2008 (6) Juara Umum Juara I LKTI Hari Dharma Samudra 2008 Juara I & II Bidang IPA Juara III Bidang Biotis Juara II Bid.604 391. LKTM Lingkungan Hidup Juara I Juara III 2005 (3) Juara III 2 Emas. 3 Perak Tingkat Kejuaraan 2006 2007 (4) 4 Perak. Polkam Juara I Bid.457 345. IPA Juara II Juara I Bid.102 532. IPA Juara III 4 Finalis baru akan lomba tgl. dalam Tiga Tahun Terakhir N o (1 ) 1 2 Jenis Kegiatan (2) Pekan Ilmiah Mahasiswa Tk.478 330.NO.854 345. 32. Sosek & Juara III Bid. IPA & d. Polkam & Bid. Ekonomi Juara I Bid.

(LCEN) c. Lomba Bisnis Plan Pemuda Tk. LKTM Indocement h. IPS Juara III Bid. LKTM Ketenagalistrikan (HLN ke 61) g. Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) b. Student Technoprenurship Program j. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Bid. IPS Juara I Juara II 3 Juara I Seni Beroda Juara I Juara I Juara I Gemas TIK Juara I & II Juara III Juara I Juara III Juara II Juara II & III Juara II Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 82 . Program Kreativitas Mahasiswa ( PKM ) Bid. Lomba Hasil Penelitian Unggulan Terpadu (Depkominfo) Lomba Karya Inovatif Mhs. Pengab. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Bid. Penulisan Ilmiah e.N o (1 ) Jenis Kegiatan (2) Indonesia (PPRI) f. Lomba Cipta Elektronik Nas. Penelitian 2005 (3) Juara II & III Bid.Nasional (Menpora) i. Teknologi Juara I Juara I Juara II 2008 (6) Juara I Bid. Tingkat Nasional a. Teknologi f. IPA Tingkat Kejuaraan 2006 2007 (4) (5) Juara I Bid. d. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Bid. Masy.

Achmad Dahlan Cup III. 15. 10. tanggal 2 . 13.7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta International Championship for Jogja. tanggal 12 . Achmad Dahlan Cup III. 7. tanggal 2 . 14. Achmad Dahlan Cup III. tanggal 12 . 4. 19. Achmad Dahlan Cup III. 18.7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta International Championship for Jogja.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. Achmad Dahlan Cup III. tanggal 2 . tanggal 12 . tanggal 2 . 33. tanggal 26 Juli . tanggal 12 .18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ.3 Agustsu 2005 di Bandung Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. 3.16 September 2006 di Makasar Liga Bola Basket (LIBAMA) Divisi I Nasional. tanggal 2 . tanggal 12 . tanggal 11 .18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ.Tabel L. 5. tanggal. Tingkat Kejuaraan (3) Juara I Kerapian Teknik Beregu Komb. 12 . 9.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. 8.7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta International Championship for Jogja. Partisipasi dan Prestasi Mahasiswa dalam Bidang Minat dan Bakat Tingkat Nasional dan Internasional No . 17.7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta International Championship for Jogja.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. tanggal 2 . 21. Jenis Kegiatan (2) International Championship for Jogja.17 September 2006 di ITB Bandung Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ.7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta International Championship for Jogja.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ.7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) IX. Putra Juara III Kerapihan Teknik Beregu Teknik Asli Putri Juara I Kerapian Teknik Beregu Komb. tanggal 22 – 31 Agustus di Semarang Festival Paduan Suara XX ITB 2006. Achmad Dahlan Cup III.7 Juli 2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta International Championship for Jogja. 20.18 Maret 2006 Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) VIII. Achmad Dahlan Cup III. Achmad Dahlan Cup III. tanggal 26 Juli . Putra Juara I Kerapian Tehnik Berpasangan Tangan Kosong Putri Juara II Kerapihan Teknik Berpasangan Senjata Putri Juara I Kerapian Teknik Beregu Komb. (1) 1. 16. 12. 2. tanggal 2 . tanggal 12 . tanggal 12 . tanggal 12 . Putra Juara I Kerapian Tehnik Berpasangan Tangan Kosong Putri Juara II Seni Tunggal Putra Juara III Klas Bebas Putra Juara I Klas Tanding Perorangan Juara II Klas Tanding Perorangan Juara II Klas Bebas Beregu Pa Juara III Klas Tanding Perorangan Pesilat Terbaik Putri Juara I Baca Puisi Putri Peksiminal Juara II LIBAMA DIVISI I Nasional Juara II Katagori Putri Juara I Klas Tanding Perorangan Juara II Klas Tanding Perorangan Juara II Klas Bebas Beregu Pa Juara III Klas Tanding Perorangan Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 83 . 6. 11.3 Agustus 2005 di Bandung Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) IX.

33. Wijaya Kusuma Surabaya Kejuaraan Nasional Pencak Silat Antar Perguruan Tinggi II 2007.26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 . 35. 24. Wijaya Kusuma Surabaya Kejuaraan Nasional Pencap Silat Antar Mahasiswa II. tanggal 23 .26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 .31 Agustus 2006 di Semarang Festival Paduan Suara XX ITB 2006. (1) Jenis Kegiatan (2) Achmad Dahlan Cup III. 36. tanggal 23 . tanggal 12 .26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 . 12 .26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 . Wijaya Kusuma Surabaya Kejuaraan Nasional Pencap Silat Antar Mahasiswa II. tanggal 2 -7 Maret 2007 di IPB Bogor Kejuaraan Nasional Panahan Indoor Terpadu VII 2007. Achmad Dahlan Cup III. 37. 27. tanggal 23 . tanggal 26 . 28. 41. tanggal 26 . 34. Pesilat Terbaik Putri Juara I Baca Puisi Putri Peksiminas Juara II LIBAMA DIVISI I Nasional Juara II Katagori Putri Medali Perak Klas Seni Tunggal Putra Medali Perunggu Klas J Putra Medali Perunggu Klas G Putra Medali Perunggu Klas E Putri Juara I Ganda Putra Juara I Ganda Campuran Juara II Tunggal Putra Juara III Tunggal Putra Juara III Ganda Putra Juara III Ganda Putri Juara I beregu Putra Juara III Beregu Putri Juara I Perorangan Putra B Kualifikasi Jarak 18 M dan Juara II Perorangan Putra B Olympic Round Jarak 18 M Juara III Perorangan Putra B Kualifikasi Jarak 18 M Juara II Versi Jurus Tunggal Juara III Klas E Putri versi IPSI Evaluasi 38. Wijaya Kusuma Surabaya Kejuaraan Nasional Pencap Silat Antar Mahasiswa II. tanggal. tanggal 12 . Wijaya Kusuma Surabaya Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 . tanggal 22 . 39.18 Maret 2006 Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ.26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional Panahan Indoor Terpadu VII 2007.18 Maret 2006 Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) VIII. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 84 . 32.31 Maret 2007 di Univ. 30. tanggal 23 . 25. 31. 23.17 September2006 di ITB Bandung Kejuaraan Nasional Pencap Silat Antar Mahasiswa II.26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 . 29. tanggal 11 .31 Maret 2007 di Univ.26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 . tanggal 2 -7 Maret 2007 di IPB Bogor Kejuaraan Nasional Pencak Silat Antar Perguruan Tinggi II 2007.16 September 2006 di Makasar Liga Bola Basket Mahasiswa (LIBAMA) Divisi I Nasional.No .31 Maret 2007 di Univ.31 Tingkat Kejuaraan (3) 22.31 Maret 2007 di Univ.26 Mei 2007 di UB Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada tanggal 21 . 40.31 Maret 2007 di Univ. 26.

Katolik Parahyangan IV (KPS UNPAR IV).29 Maret 2008 di UB Kompetisi karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang IPA. tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Perisai Diri International Championship V 2007. tanggal 28 . Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 17 Mei 2008 Tingkat Kejuaraan (3) Juara I Berpasangan Senjata Putri Juara I Berpasangan Tangan Kosong Putra Juara II Beregu Teknik Senjata Bebas Beregu Putra Juara I Serang Hindar Putri Juara II Versi Jurus Tunggal Putra Juara III Teknik Senjata Wajib Beregu Putra Juara III Klas B Putra Versi IPSI Juara II katagori Popule 50.29 Maret 2008 di UB Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Perisai Diri International Championship V 2007.29 Maret 2008 di UB Kompetisi karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang IPA. tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Perisai Diri International Championship V 2007. IPS dan Ilmu Pendidikan. tanggal 28 .19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Perisai Diri International Championship V 2007.19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. Juara I KKTM Bidang IPA 52. 44.19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. Juara I KKTM Bidang IPS 53.No . Finalis KPKM Bidang Polkam 55. IPA Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 85 .IPS. Nasional Pada Tanggal 17 . tanggal 28 . tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Perisai Diri International Championship V 2007. 43. Nasional Pada Tanggal 17 . 45. tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Perisai Diri International Championship V 2007. Pend. tanggal 2-7 Juli 2007 di Bandung Mengikuti Kompetisi Paduan Suara Univ. 49. Jenis Kegiatan (2) Maret 2007 di Univ. Nasional Pada Tanggal 17 . Juara I LKTI Hari Dharma Samudra 2008 51. Juara I KKTM Bidang Pendidikan 54. Wijaya Kusuma Surabaya Perisai Diri International Championship V 2007. 48. 47. IPS dan Ilmu Pendidikan. 46.19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008 Bidang IPA. (1) 42. IPS dan Ilmu Pendidikan. tanggal 28 Agt s/d 3 September 2007 di Bandung Lomba Karya Tulis Ilmiah Hari Dharma Samudra. Juara I KKTM Maba Bid. Nasional Pada Tanggal 17 . pada tanggal 15 Januari 2008 di Markas Besar Angkatan Laut Jakarta Kompetisi karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang IPA. Nasional Pada Tanggal 17 . Juara I KPKM Bidang Ekonomi 57. Finalis KPKM Bidang Kesra 59. Finalis KPKM Bidang Ekonomi 58.19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. Finalis KPKM Bidang Polkam 56.

IPS. Pend. Juara I KKTM Maba Bid. Juara I PPRI VII Bid. tangal 6 . tangal 6 . tanggal 14 .19 Juli 2008 di Univ. tanggal Tingkat Kejuaraan (3) Juara I KKTM Maba Bid. Juara I KKTM Maba Bid. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Pend. IPS 61. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 17 Mei 2008 Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008 Bidang IPA. Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 17 Mei 2008 Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008 Bidang IPA. (1) 60.19 Juli 2008 di Univ. tanggal 14 . Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 17 Mei 2008 Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008 Bidang IPA. Jenis Kegiatan (2) Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008 Bidang IPA. IPS 69. Juara I Penyaji PKM . tanggal 25 Mei s/d 19 Juni 2008 di Cisarua Bogor Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) VII Tahun 2008 Bidang IPA.M Juara I Poster PKM . Pend. IPA 67. Juara I PPRI VII Bid. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. IPS 68. tanggal 14 .P Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 86 . 62. tangal 6 .K 70. Peringkat IV 66.IPS. Peringkat I Wilayah VII Jawa Timur 65. Juara I KKTM Maba Bid.9 Juli 2008 di LIPI Jakarta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI.IPS.IPS.9 Juli 2008 di LIPI Jakarta Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) VII Tahun 2008 Bidang IPS.T 71. 72. Seni 63. Pend.9 Juli 2008 di LIPI Jakarta Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) VII Tahun 2008 Bidang IPS. tanggal 1213 Mei 2008 di UB Seleksi tahap I Internasional Mathematic Competition For University Students (IMC) dan International Scientific Olympiad on Mathematic (ISOM). Alqur'an 64.No . Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 17 Mei 2008 Seleksi tahap I Internasional Mathematic Competition For University Students (IMC) dan International Scientific Olympiad on Mathematic (ISOM).19 Juli 2008 di Univ. Juara I Poster PKM . Juara III PPRI VII Bid. Juara I Penyaji PKM . Pend.

tanggal 14 .K 74. Finalis PKM . 87. tanggal 14 .19 Juli 2008 di Univ. Juara II Poster PKM .28 Agustus 2008 di Yogjakarta Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang Seni tanggal 25 .P 79. Juara II Penyaji PKM .K 77. tanggal 14 . Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. (1) Jenis Kegiatan (2) 14 . tanggal 14 .M 76. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI.19 Juli 2008 di Univ.19 Juli 2008 di Univ. Juara II Penyaji PKM . 88. Finalis PKMI 85.28 Agustus 2008 di Yogjakarta Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa (LKTIM) Tingkat Kejuaraan (3) 73. tanggal 14 .19 Juli 2008 di Univ.19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI.K 78. tanggal 14 . tanggal 14 . tanggal 14 . Finalis PKM . tanggal 14 .No . Finalis PKMI 84.19 Juli 2008 di Univ. Finalis PKM .19 Juli 2008 di Univ.28 Agustus 2008 di Yogjakarta Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang Seni tanggal 25 . Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Islam Sultan Agung Semarang Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang Seni tanggal 25 .19 Juli 2008 di Univ. tanggal 14 .19 Juli 2008 di Univ. Finalis PKM – T 80.P 75.19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Finalis PKMI 83. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Finalis KKTM Seni 2008 Finalis KKTM Seni 2008 Finalis KKTM Seni 2008 Juara I Bidang IPS Evaluasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 87 . Finalis PKMI 82. 86. tanggal 14 . Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. tanggal 14 .19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI.19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI. Finalis PKM – T 81.19 Juli 2008 di Univ.

Juara III Tangkai Lomba Vokal Group Pa Peksiminal Jatim 98.29 Mei 2008 di Univ. Nasional (Peksiminas) IX Tangkai Lomba Seriosa Putri pada tgl. Juara I Tangkai Lomba Seriosa Pi Peksiminal Jatim 96.No . 24 .16 Agustus 2008 di Depdikbud. 15 .30 Juli 2008 di Jambi Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Tk.16 Agustus 2008 di Depdikbud. Negeri Malang Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional (Peksiminal) Tangkai Lomba Seriosa pada tanggal 26 . 91. Juara III Pemilihan Kampus Prima Olahraga Katagori Peduli Prestasi 94. Juara II Bid. Negeri Malang Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional (Peksiminal) Tangkai Lomba Vokal Group pada tanggal 26 29 Mei 2008 di Univ. 90.29 Mei 2008 di Univ.16 Agustus 2008 di Depdikbud. Negeri Malang Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional (Peksiminal) Tangkai Lomba Seriosa pada tanggal 26 . Telematika Juara II KRI Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 88 . Negeri Malang Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Tk. Juara III Tangkai Lomba Keroncong Pi Peksiminal Jatim 99. tgl. tgl.16 Agustus 2008 di Depdikbud. Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional (Peksiminal) Tangkai Lomba POP pada tanggal 26 . 15 . Jatim Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa (LKTIM) Jatim.29 Mei 2008 di Univ. Jatim Lomba Karya Inovatif Mhasiswa (LKTIM) Jatim. Juara II Bidang IPS Juara III Bidang IPS Juara I Bidang IPA Juara II Bidang IPA 93. Juara II Tangkai Lomba POP Pi Peksiminas IX Juara III Tangkai Lomba Seriosa Pi Peksiminas IX Juara II Napak Tilas 67 Km 100. 102. 15 .9 Agustus 2008 di Semarang Lomba Cipta Elektroteknik Nasional (LCEN) tanggal di ITS Surabaya Kontes Robot Indonsesia (KRI) tahun 2008 di UI Jakarta Tingkat Kejuaraan (3) 89. Jatim Lomba Karya Inovatif Mhasiswa (LKTIM) Jatim. Jatim Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa (LKTIM) Jatim. Juara I Tangkai Lomba POP Pi Peksiminal Jatim 95. tgl. tgl. Nasional (Peksiminas) IX Tangkai Lomba POP Hiburan pada tgl. tgl. tanggal 8 .30 Juli 2008 di Jambi Pekan Integrasi Nasional Menwa Manunggal Cakti. 15 . Jatim Pemilihan Kampus Prima Olahraga Katagori Peduli Prestasi tahun 2008 yang diselenggarakan oleh Kementrian Olahraga dan Pemuda (MENPORA) Jakarta. Juara II Tangkai Lomba Seriosa Pa Peksiminal Jatim 97. 24 . Negeri Malang Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional (Peksiminal) Tangkai Lomba Keroncong pada tanggal 26 29 Mei 2008 di Univ. (1) Jenis Kegiatan (2) Jatim. 15 . 92.16 Agustus 2008 di Depdikbud. 101.

2 Agustus 2008 Festival Paduan Suara XXI ITB 2008 Tingkat Kejuaraan (3) Juara I ganda Putra UNJ Cup II Juara III Tunggal Putra UNJ Cup II Juara I Katagori Lagu Rakyat Indonesia Tabel L. tanggal 28 Juli . Jenis Kegiatan (2) Kejurnas Bulutangkis UNJ Cup II Antar mahasiswa se Indone sia. Persepsi Mahasiswa berkait dengan pengelolaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) Tiap hari 386 Tugas 882 Ya  Ketersediaan komputer di 655 kampus Tiap hari  Akses internet di kampus 89 Kuliah  Keperluan akses di kampus 873  Penggunaan Email kampus Tiap hari 55 Tiap saat  Penggunaan data digital 85 Ya  Perlu data/informasi cepat 1027 Sangat  Kepentingan basis data 960 Terpadu  Layanan internet/email 220 Universita  Penyediaan data digital 456 PUSKOM  Unit pengelola 473 Sangat  Pengembangan prasarana 97 Tl  Penggunaan komputer untuk belajar  Keperluan penggunaan  Tl terpadu Setuju 816 Kadang 538 Main 149 Tidak 461 Kadang 398 Email 89 Kadang 286 Kadang 240 Tidak 52 Penting 101 Fakultas 299 Fakultas 187 BAPSI 21 Baik 275 Tak 164 < Tak 1x/ming pernah 204 17 Lain-lain 103 < Tak 373 277 Baca Fun 48 61 < Tak 308 455 Jarang Tak 345 pernah 421 Tidak Tidak 34 11 Jurusan Tak 573 11 Jurusan Manual 436 10 UPPTI Lainnya Semua 152 113 224 Kurang Sangat 532 173 Tak 95 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 89 . (1) 103. 34.No .

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 90 .

LAMPIRAN GAMBAR Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 91 .

Yulia Nuraini.Y. Yogi Sugito Dekan yang terkait Koordinator Prof. Adm & Keu Ir. Bisri. Dr.S. Jody Moenandir Dr. Soebarinoto Prof.1. M.App. MS Dr. M.Y.Penanggungj awab Rektor Pusat Jaminan Mutu Prof. Sudarminto S.App. Bid. MS Staf Adm & Keu Drs. Siti Romlah Koordinator SP-4 Sri Lestariningsih. GJM dan UJM di Fakultas dan Jurusan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 92 . Ir. Integrasi Peran PJM dan Tim Koordinasi PHK dalam Monevin UB dan Peningkatan Daya Saing Proposal PHK Tahun 2005-2006. M. Sudarminto S. Dr. Koor. Johan A. Surahman. Unti Ludigdo Dr. M. Ir. Akademik Staf Akademik Femy Ir. Noor. M.Nurhuda Reviewer Proposal/Monevin Asesor internal PR I Prof. SH. Ir. MSIE Dr.2. Endang Arisoesilaningsih Dr. Ir.Sc Koordinator Hibah Universitas Drs.Sc Koordinator TPSDP/ I-MHERE Gambar L. Dr.Sc Koor.E.. Djaelani Dra. P p a F k lta im in n a u s Snt ea F k lt s au a DK N EA P ma t Dk n e r t r e b nu e a /S k ea is F k lt s au a G JM G JM K e uJu ru a e u a ru a n tta KK t Ju s na s e u Ju s n a ru U JM u KK t PJur s n t d ee u r gaa Su i t aaor m u O a is s F k lta rg n a i a u s p la s n a a e ik e ka a k d m K t aPo r m t d e u r ga Su i K t aL b r t riu e u a o ao m Ku a o a riu u ru t K t t aJu rso m eeaL b a n Gambar L. MH Koordinator Hibah A2 & A3 Ir. Sutiman B. Bid.

a BK A B U u Pe an A in tras iro. ir po rg Psa ac sr n aja a Faku /Program U u Pe an A ad m ltas . a L IH S K. ns r laks a k e ik T lahadas ini e aat D itatas s ai k bu e u e tuhanB U L B dibe tu p aru n k adas B U aat L Gambar L.3 Struktur Organisasi UB dalam Bentuk BLU Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 93 . Pst ua Uaa sh K mr ia o es l U s Pe un g n ur n jan U s Pe ananU u n ur lay mm Dk n ea F H Dkn ea F E Dkn ea F IA Dkn ea F P Dkn ea F T Dk n ea Ft P Dkn ea F K Dk n ea F IK P Dkn ea F IP MA Dk n ea FP T Dkn ea F IS K po ar g B hs aaa D. a B PI AS D wn e a Pna a e gws P R-III Ins s Fu s titu i ng ional K. a Pr u ep s tka aan K. a L3 P K. a In is B K. Pst ua B hs a aa Ka . a LP PM K. a BU A K. P a JM K.S truktur O anis i UBPK L rg as BU Snt ea U iv r ita n es s P R-I R KO ETR P R-II Pe im B U m pin L K. ns r laks a dm is i Le baga m K a Arm sa a K a PA P K a P n r it n e eb a K. a BA AK K. a L K MU Ka . a U IK T K. S I a P K.

40% Assisten ahli 35% 30% 25% 20% 15% 10% 5% 0% No coment < 2sks 2 - 6 sks 6 - 9 sks 9 -12 sks > 12sks Lektor kepala Lektor Guru besar

Gambar L.4 Distribusi beban kerja dosen dalam pengajaran (sampling staf)
25% Assisten ahli Lektor Lektor kepala Guru besar

20%

15%

10%

5%

0% < 1 hour 1 - 5 hour(s) 5 - 10 hours 10 - 20 hours > 20 hours

Gambar L.5 Distribusi beban kerja dosen dalam penelitian (sampling staf)

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri |

Evaluasi

94

25% Assisten ahli Lektor Lektor kepala Guru besar

20%

15%

10%

5%

0% < 1 hour 1 - 5 hour(s) 5 - 10 hours 10 - 20 hours > 20 hours

Gambar L.5 Distribusi beban kerja dosen dalam pengabdian masyarakat

Gambar L.7 Pandangan Dosen dan Tenaga Pendidikan terhadap Pengembangan SDM

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri |

Evaluasi

95

Gambar L.8 Pandangan dosen/tenaga kependidikan pada kesesuaian pendidikan dan latihan dengan kompetensi

Gambar L.9 Lama waktu promosi dosen ke pangkat yang lebih tinggi

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri |

Evaluasi

96

90% 80% 70% 60% 50% 40% 30% 20% 10% 0% Assisten ahli Abstain Setuju Tidak Lektor Lektor kepala Guru besar Gambar L.11 Pandangan staf terhadap hal-hal yang perlu diperbaiki Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | At ur an pe ga w Ku al ita s ke rja im pi na n ai Evaluasi 97 .10 Pandangan dosen terhadap desentralisasi manajemen keuangan 90% 80% 70% 60% 50% 40% 30% 20% 10% 0% Ka rir G aj i Dosen Teknisi/Lab/UPT Administrasi At ur an Ke pe m Gambar L.

60% Gambar L.12 Kepuasan staf terhadap kebijakan dan aturan yang ada 50% 40% Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | 30% Evaluasi 98 .

3 Ckp uu B ik 1 % a . % Manfaat PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) bagi Mahasiswa S ng t a a B a a 3 erm nfa t. 3 Sn a a gt B ik 5 % a . % S ng t a a B ik. 0 % B a a 3 erm nfa t.1 % a 3 S h4% uda . 0 Manfaat Kegiatan LKTM dan LKTI bagi Mahasiswa K eleng kapan B uku-bu atauF ilitasdalam ku as Perpus takaan UB T k ida T hu. % Sn a a gt B ik 3 % a . Ck u up % B a a 1 erm nfa t. 9 B ik. % Cukup B 8 B 9 aik.P ng ta nMa s w te ngK be a a nB e e hua ha is a nta e r d a iro Adm tra i Aka e ikd nK m h s w a inis s d m a e a a is a n K ra g u n B ik 1 % a . 8 % Pengetahuan Mahasiswa tentang Keberadaan Biro Administrasi Manfaat K iatanL TM danLK bag Ma is eg K TI Akademik dan i has wa Kemahasiswaan C ukup B a a 2 erm nfa t. 3 B ik 2 % a . 4 Kinerja DPM Universitas atau Fakultas Kinerja Himpunan Mahasiswa Jurusan/PS di Fakultas Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 99 . 1 Manfaa P M (Prog amK atifitasMa s w ) ba i t K r re ha is a g Ma is a has w K ng ura B a a 4 erm nfa t. 8 % S ng t a a B a a 4 erm nfa t. 9 Ckp uu B ik 2 % a . % S istemPelayanan di PerpustakaanUB K urang aik. 3 B a a 3 erm nfa t. 6 Kinerja BEM Universitas atau Fakultas Sn a a gt B ik 2 % a . 8 K inerjaBEM Univers atau F itas akultas Sistem Pelayanan di Perpustakaan UB C up uk B ik. 8 % S at ang B 4% aik.4 % a 1 K e D MU iv rs sa uF k lta in rja PKelengkapanuBuku-buku n e ita ta a s Krn ua g B ik 4 a . 3 % K ng ura B a a 5 erm nfa t. 4 B ik 3 % a . 4 atau Fasilitas dalam Perpustakaan UB K rjaH p nMa a is aJuru a Sdi F k lta ine im una hsw s n/P au s Krn ua g B ik 1 % a .1 % a 3 K ra u ng B ik 8 a . 4 % B 4% aik.3 % a 8 B elum 3 % . 8 B ik 3 % a . 1 Ckp uu B ik 2 % a .

3% 7 Ckp uu B r a fa t. 3 Sistem Pelayanan Koperasi Mahasiswa Pelayanan F otokopi padaTiap Fakultas -tiap (KOPMA) Kurang Baik. 3 Pe e ng tahua Mahas w te n is a ntangP ra Pe kar n rog m rtu a Beasiswa Luar Negeri bagi Mahasiswa Ma s w ke ha is a Pengetahuan Mahasiswa tentang Program Berprestasi atau Teladan T a id k B a fa t. % Sn a a gt B ik 3 % a . erm n a 3% 5 B lu . 40% Sn a a gt B r a fa t.3 % e m 8 Sn a a gt B a fa t. emn a 3% 6 B r a f a. 2 Ckp uu B ik 7 a . 35% Baik. e mna t 1% 1 Ckp uu B r a f a. emn a 8% 4 Pelayanan Fotokopi pada Tiap-tiap Fakultas M n a B a is ab g K la c ra Su iM h s w a fa t e s w a i e n a n t d a a is a T a id k T h .1 % au 9 S d h4% ua. emn a 1% 6 Sn a a gt B r a fa t. 6% P n e h a M h s w te t n P g mB a is ab g e g ta u n a a is a n a g ro ra e s w a i Pelayananre ta i a upada Tiap-tiap M h s w B rp Kantin T la a d U a a is a e s s ta e d n i B T a id k B r a fa t 1 e m n a. % -tia F k lt s paua Ckp uu B ik 1 % a .S te P la a a K p ra i M h s w ( O M ) is m e y n n o e s a a is a K P A Krn ua g B ik 4 a . 8 B ik 4 % a . emn a 3% 7 Sn a a gt B r a fa t e mn a. 3 B ik 4 % a . emna t 2% 5 Pengetahuan Mahasiswa tentang Program M n a K aM h Mahasiswa ke Luar Negeri a fa t rid a Pertukaran asiswa(KRIMA) Krn ua g B r a fa t. erm n a 6% 5 Manfaat Beasiswa bagi Kelancaran Studi Mahasiswa M na tP 2 A Ab g M h s w a f a K M B a i a a is a Kr n ua g B r a f a. emn a 1% 1 Manfaat PK2MABA bagi Mahasiswa Manfaat Krida Mahasiswa (KRIMA) Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 10 0 . e mna t 2% 7 B r a fa t. 6 % Fakultas S at ang Baik. 6 Sn a a gt B ik 3 % a . 19% Cukup Baik. 7 P la a a K n inp d T p e y n n a t a a ia Krn ua g B ik 1 % a .

1% 6 yang Cukup B ik. 1% 1 S h uda B erkem bang . 6 Kelengkapan Fasilitas Olah di Kampus MetodePeng ajaranKes enian yangAda Raga Permainan yang Disediakan oleh Kampus K urang B ik. 3 B elum 4 % . % Sn a a gt B ik 3 % a . % Metode yangDiterap oleh UnitasKeroh kan anianuntuk Metode yang Diterapkan oleh Unit Aktivitas Manfaat UnitasMinat dan Bakat Bag Peng i em an Mahasiswa Penalaran terhadap bang Perkembangan KreativitasMahas wa is Kemampuan Penalaran Mahasiswa S ng a at B 4% aik.3 % a 8 B erkem bang .1 % a 2 S ng t a a B 4% aik. % B ik 9 a . 0 Penataan T andi Kerohanian untuk Peningkatan am Mahasiswa UBuntukMendukungSuasana Akadem di UB ik Metode yang Diterapkan oleh Unit Aktivitas Kecerdasan Spiritual Mahasiswa K urang B 1% aik. 1 Sn a a gt B ik 3 % a . % Ckp uu B ik 2 % a .3 % a 4 Penataan Taman di UB untuk Mendukung Suasana Akademik di UB Gambar L. 7 B ik 3 % a .8 B 9 aik. 9 B ik 4 % a . 3 T k ikP n a ra O h a aB la iri y n T rs d d e n e g ja n la r g e d a g e e ia i Kmu a ps Krn ua g C k p B ik 8 uu a . 9 a % Cukup B erkem bang .3 5% Metode PengajaranSpiritual Mahasiswa PeningkatanKecerdas an Kesenian yang Ada di Kampus K urang a % Cukup B ik. 3% 8 B ik.3 % a 9 B ik. 0 Manfaat Unitas Minat dan Bakat Bagi Pengembangan Kreativitas Mahasiswa Cukup B ik 1 % a . 1 MetodeyangDiterap kanoleh Olahraga Beladiri Teknik Pengajaran UnitasPenalaran terhadap PerkembanganKem Tersedia di Mahas wa am puan Penalaran Kampus is K urang B erkembang .13 Hasil Survey Kepuasan Mahasiwa Terhadap Layanan Kemahasiswaan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 10 1 .5 % 2 B 4% aik.K le g a a F s sO hR g P rm in ny n e n k p n a ilita la a a e a a a g D e ia a o hK m u is d k n le a p s Krn ua g B ik 7 a . 7 S ng a at B ik. 8 S udah.

3% 80% Gambar L. Persepsi dosen tentang infrastruktur TIK di UB Ab 70% 60% Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008 Diri | Evaluasi 10 2 50% . Frekwensi penggunaan TIK oleh dosen dan staf administrasi di UB Kadang 21.Ta < 1/ming 4.15.14.6% Gambar L.