P. 1
Kognitif Anak Usia Dini

Kognitif Anak Usia Dini

|Views: 99|Likes:
Published by Muthia Dinni

More info:

Published by: Muthia Dinni on Nov 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/04/2012

pdf

text

original

TUGAS DETEKSI DINI DAN STIMULASI PADA ANAK

"PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI"

Disusun oleh: Siti Muthia Dinni 08/272788/PS/05648

FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS GADJAHMADA YOGYAKARTA

melihat. Skema Dalam teori Piaget. 4. Anak-anak yang lebih tua memiliki skema yang meliputi berbagai strategi dan perencanaan untuk mengatasi masalah. Skema bayi disusun oleh tindakan sederhana yang diterapkan pada objek-objek tertentu. Asimilasi Asimilasi terjadi ketika anak-anak memasukkan informasi baru ke dalam skemaskema yang ada. 3. . aksi atau representasi mental yang mengorganisasikan pengetahuan. Akomodasi Akomodasi terjadi ketika anak-anak menyesuaikan skema-skema mereka dengan informasi dan pengalaman-pengalaman baru. contohnya tindakan menyusu. Proses-proses Perkembangan Piaget yakin bahwa proses-proses penting tersebut meliputi: 1.2011 Perkembangan Kognitif anak usia dini Teori Jean Piaget Teori Piaget adalah teori komprehensif yang menjelaskan bagaimana faktor biologis dan pengalaman membentuk perkembangan kognitif. Saat mencapai masa dewasa. menggenggam. Piaget menekankan bahwa anak-anak membangun dunia kognitif mereka sendiri secara aktif. menyusun beragam skema dalam jumlah amat besar. 2. bukan melalui proses pasif penuangan informasi. Organisasi Adalah pengelompokan perilaku-perilaku dan pemikiran-pemikiran yang terisolasi ke dalam sistem yang lebih teratur dan lebih tinggi. A.

Ia akan memahami bahwa ibunya akan segera kembali. Pada tahap ini. Melainkan hanya hilang atau tidak ada untuk sesaat dan hal tersebut akan kembali. Piaget membagi tahapan ini menjadi 6 subtahapan yaitu: a.5. Kebiasaan adalah skema yang didasarkan pada suatu refleks yang seluruhnya terpisah dari stimulus yang mendatangkannya. Ini merupakan pemahaman yang sangat penting bagi anak-anak. berawal dari kelahiran sampai usia 2 tahun. bukan berarti seseorang atau objek itu benar-benar tidak ada lagi. b. Refleks-refleks Sederhana (0-6 minggu) Sensasi dan tindakan dikoordinasikan melalui perilaku refleks. Perpindahan ini terjadi karena anak mengalami konflik kognitif kognitif dalam usahanya memahami dunia sampai akhirnya dapat menyelesaikan konflik tersebut dan mencapai suatu keseimbangan pemikiran. 0-2 tahun Tahap perkembangan pertama menurut Piaget. Salah satu hal terpenting yang seorang bayi capai pada tahun-tahun pertamanya adalah berkembangnya kemampuan memahami “permanensi objek” atau kemampuan untuk memahami bahwa ketika seseorang atau objek hilang atau tidak nampak dihadapannya lagi. Penyeimbangan Adalah suatu mekanisme yang diajukan Piaget untuk bagaimana anak-anak berpindah dari suatu tahapan pemikiran ke tahapan pemikiran berikutnya. a) Infants. Reaksi sirkuler primer adalah sebuah skema yang didasarkan pada usaha menghasilkan kembali suatu kejadian yang 3 . membantu mereka untuk membangun serta memiliki rasa aman dan nyaman bila ibunya pergi untuk sesaat. tahapan ini disebut sebagai tahapan Sensorimotor. Kebiasaan-kebiasaan yang pertama dan reaksi-reaksi sirkuler primer (6 minggu-4 bulan) Bayi mengkoordinasi sensasi dengan dua tipe skema yaitu : kebiasaan dan reaksi sirkuler primer. bayi menyusun pemahaman duniawi dengan mengkoordinasi pengalaman sensoris (contohnya melihat dan mendengar) dengan aksi motorik sederhana.

fungsi simbolik sangat berperan dalam perkembangan bahasa dan kemampuan dalam menggunakan aktivitas penyelesaian masalah secara lebih efisien. Skema-skema internalisasi (18-24 bulan) Bayi mengembangkan kemampuan menggunakan simbol-simbol promitif yang memampukan bayi berpikir tentang kejadian-kejadian konkret tanpa harus memperagakannya atau merasakannya. Hal ini menyebabkan perolehan yang cepat dalam kemapuan berbahasa dan kecenderungan berfikir egosentris.awalnya terjadi secara kebetulan. kemampuan anak-anak dalam mengemukakan kejadian secara mental meningkat secara lebih kompleks dan fleksibel. Koordinasi terhadap reaksi sirkuler sekunder (8-12 bulan) Mengkoordinasikan pandangan dan sentuhan. berkembang dengan sangat progresif. Menandai dimulainya keingintahuan manusia dan minat terhadap kesenangan baru. kemampuan untuk menggunakan simbol seperti kata-kata. gerakan menjadi lebih terarah. Early childhood. Reaksi-reaksi sirkuler tersier. dan gesture untuk merepresentasikan objek dan kejadian dalam dunianya. c. Fungsi ini juga memfasilitasi perkembangan kemampuan mental imagery. Reaksi-reaksi Sirkuler Sekunder (4-8 bulan) Bayi menjadi lebih berorientasi pada objek. Tahap ini dibagi menjadi dua tahapan yaitu tahap prekonseptual (2-4 tahun) dan . f. Pada masa ini. Dengan demikian. 2-7 tahun Pada umur 2-7 tahun. dan keingintahuan (12-18 bulan) Reaksi sirkuler tersier adalah skema dimana bayi secara sadar mengeksplorasi berbagai kemungkinana baru atas objek-objek di sekitarnya. dan fantasy. Kognisi berkembang cepat pada masa preschool dan early elementary school. e. Skema yang dibentuk oleh bayi tidaklah dibentuk dengan sengaja. kesenangan baru. fungsi simbolik. Perkembangan fungsi ini memungkinkan seorang anak mampu menggunakan representasi mental dari pengalaman-pengalaman mereka dan membuat mereka mampu belajar banyak tentang dunia mereka. 2. dreams. Selain itu. d. image. anak memasuki tahap periode preoperasional. berpindah dari keasyikan dirinya sendiri.

Namun demikian. Atribusinya berada pada inanimate object. Kecenderungan berfikir animistik mengakibatkan anak-anak pada tahap perkembangan ini mengira barang mati sebagai barang hidup dan memperlakukan mereka sebagaimana benda hidup. anak-anak pada tahap ini belum mampu untuk dapat menempatkan kelompok objek dalam rangka berdasarkan dimensi tertentu. (2) reversibility (3) centration : gagasan bahwa seseorang dapat membalikkan atau membatalkan operasi tertentu. : pemusatan perhatian seseorang pada satu dimensi atau karakteristik dari suatu obyek atau situasi. Hal-hal tersebut meliputi karakteristik : (1) conservation : gagasan bahwa mengubah suatu obyek atau penampilan substansi tidak mengubah atribut dasar atau properti. terdapat beberapa aspek yang belum dapat dipahami anak pada tahap perkembangan ini. atau kualitas tingkat yang berbeda membutuhkan kapasitas untuk abstraksi. Sebagai contoh. mengukur. seorang anak menggunakan operasi mental tertentu seperti cara mengklasifikasi. 5 . baik fisik maupun mental. anak-anak pada tahap early childhood mengalami perkembangan yang sangat progresif. atau benda-benda yang berkaitan. Sebagai contoh mengurutkan tongkat dari panjang ke pendek. was yang diubah bentuknya tetap lah was yang sama. Tahap prekonseptual dikarakteristikan dengan kecenderungan berfikir animistik dan egosentrik. Sedangkan kecenderungan berfikir egosentris merupakan kecenderungan anak untuk melihat dunia dari perspektifnya sendiri dan mengalami kesulitan untuk melihat sesuatu dari sudut pandang yang lain. Pada tahap intuitif. (4) horizontal decalage : gagasan bahwa ketidakrataan di prestasi kognitif anak-anak mencerminkan kenyataan bahwa pemahaman tentang konservasi benda-benda yang berbeda.tahap intuitif (4-7 tahun). Namun demikian. Secara keseluruhan pada aspek kognitif. zat.

Child Psychology : A Contemporary Viewpoint. D. Garbarino. E.(2003). J.DAFTAR PUSTAKA Hetherington. R. Updates 5th ed.Stott.. M & Parke. . Josey-Bass Publishers: San Francisco. M. and Faculty of Erikson Institute. Mc Graw Hill: New York..(2003). What Children Can Tell Us. F.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->