P. 1
Sistem Polder Dan Tanggul Laut

Sistem Polder Dan Tanggul Laut

3.0

|Views: 2,575|Likes:
Published by ILWI
Penanganan banjir secara madani di Jakarta
Penanganan banjir secara madani di Jakarta

More info:

Categories:Types, Research
Published by: ILWI on Nov 21, 2011
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

07/29/2013

Jakarta Utara
15.400,990 ha

Jakarta Barat
112.614,980 ha

Jakarta Selatan
14.572,980 ha

Jakarta Timur
18.772,990 ha

Jakarta Pusat
4.789,990 ha

Dijejali bangunan, ruang terbuka
hijau jumlahnya turun drastis
sejak awal tahun 70’an

Tabel 2-1: Jumlah dan Laju Pertumbuhan Penduduk 1971 – 2010

Sumber : Badan Pusat Statistik

Gambar 2-9: Proporsi luas wilayah kotamadya.

Beragam Masalah dan Tantangan Jakarta.

25

Wilayah DKI Jakarta seluas 66.152 hektar terbagi atas lima kotamadya.
Kotamadya terluas adalah Kotamadya Jakarta Timur (18,7 ribu ha), yang
terkecil adalah Kotamadya Jakarta Pusat (4,7 ribu ha); proporsi lengkapnya

dapat dilihat pada grafk yang diberikan pada Gambar 2-9.

Menurut proporsinya, penggunaan lahan di DKI Jakarta adalah untuk
perumahan 64,16 % (42,44 ribu ha), industri 5,7 % (3,79 ribu ha), perkantoran
11,28 % (7,46 ribu ha), taman 1,5 % (1 ribu ha), lainnya 17,59 % (11,64 ribu
ha) sebagaimana yang terlihat pada Tabel 2-2.

Kotamadya

Jenis Penggunaan Lahan tahun 2006

Perumahan

Industri

Perkantoran &
Pergudangan

Taman

Lainnya

Luas Tanah

Jakarta Selatan

10.428,44

236,08

1.757,50

190,91

1.960,07

14.537,00

Jakarta Timur

13.351,00

972,44

1.997,55

262,14

2.189,87

18.773,00

Jakarta Pusat

2.755,69

165,74

1.123,73

248,60

496,24

4.790,00

Jakarta Barat

7.464,16

185,44

1.228,70

189,23

3.547,47

12.615,00

Jakarta Utara

8.119,97

1.744,80

1.259,89

116,61

2.978,73

14.220,00

Kep. Seribu

321,35

275,17

92,70

0

491,78

1.181,00

Jumlah (2006)

42.440,61

3.579,67

7.460,85

1.007,49

11.664,16

66.152,00

2005

44.196,11

3.559,00

8.262,38

1.084,89

9.049,62

66.152,00

2004

43.788,57

4.417,87

7.445,85

914,69

9.584,40

66.152,00

2003

44.052,27

4.259,60

7.341,88

800,91

9.696,23

66.152,00

2002

44.414,00

3.764,98

7.174,63

1.009,56

9.788,81

66.152,00

Perubahan tata guna lahan di Jakarta terjadi cukup drastis dalam dekade
belakangan ini sebagaimana terlihat dalam Gambar 2-10 berikut. Dalam
gambar ini terlihat lahan hijau yang drastis mengalami penurunan dalam kurun
waktu 30 tahun.

Tabel 2-2: Luas Tanah dan Penggunaan per Kotamadya

Sumber : Jakarta Dalam Angka 2007

Beragam Masalah dan Tantangan Jakarta.

26

Jika mengacu pada Undang-Undang Penataan Ruang (UUPR) No. 26 Tahun
2007, maka ruang terbuka hijau (RTH) yang disyaratkan adalah 30 % dari total
luas wilayah, dengan perincian 20 % ruang publik dan 10 % sisanya milik
perorangan atau swasta. Dari 30 % yang diminta itu hingga kini Jakarta baru
memiliki lahan RTH sebanyak 9,79 %. Untuk mencapai angka yang ditetapkan
oleh undang-undang tersebut tentu tidak mudah. Dengan melihat angka yang
tertera dalam tabel di atas, butuh kerja keras untuk bisa menambah luas RTH
di Ibukota. Apalagi jika harus berhadapan dengan kepentingan bisnis yang
dianggap lebih menarik, daripada urusan taman atau hutan kota.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->