1

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Masalah

Kebutuhan akan data kependudukan khususnya menyangkut kesejahteraan rakyat perlu dipenuhi secara cepat, tepat waktu dan keakuratan. Dengan data tersebut dapat diketahui sejauh mana hasil-hasil pembangunan telah menjangkau seluruh lapisan masyarakat terutama menyangkut aspek kebutuhan hidup seperti sandang,pangan,kesehatan,keamanan,kesempatan kerja dan lain sebagainya. Dengan cakupan data yang cukup luas tersebut dalam segi pengumpulan data menggunakan jasa computer diharapkan dapat memenuhi kebutuhan yang tepat waktu ,serta mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai yang diharapkan oleh pemerintah daerah. Berdasarkan hal diatas maka penulis mengangkat judul “PENERAPAN SISTEM INFORMASI SENSUS EKONOMI WILAYAH PADA KANTOR CAMAT LUBUK BEGALUNG PADANG DENGAN MENGGUNAKAN BAHASA PEMOGRAMAN

JAVA DAN DATABASE MYSQL”.

2 1.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka dapat dijelaskan rumusan masalah dalam penelitian pada Kantor Camat Lubuk Begalung dalam hal mendapatkan informasi tentang jumlah penduduk miskin yang ada di wilayah Lubuk Begalung adalah : 1. Bagaimana penerapan sistem informasi sensus ekonomi pada kantor camat lubuk begalung yang dikembangkan dapat memenuhi kebutuhan pengguna ? 2. Bagaimana database yang dibangun dapat menampung data penduduk miskin dengan baik ? 3. Bagaimana program aplikasi java dapat digunakan untuk mengakses database dengan mudah dan cepat ? 4. Bagaimana informasi yang dihasilkan dapat membantu pimpinan dalam proses penyaluran bantuan ?

1.3 Ruang Lingkup Penelitian Agar permasalahan menjadi lebih terarah dan sistematis sesuai dengan sasaran yang ingin dicapai,mengingat keterbatasan waktu, biaya dan kemampuan penulis, maka praktek kerja lapangan ini perlu dibatasi masalah yang akan dibahas yaitu :
1. Penerapan System Informasi Sensus ekomomi Wilayah Pada Kantor Camat Lubuk

Begalung Padang dibatasi sampai megetahui jumlah kk miskin dan bagaimana penyaluran bantuan itu agar bisa sampai ketangan masyarakat miskin.
2. Bahasa Pemograman yang digunakan adalah bahasa pemograman Java dan Database Mysql.

3 1.4 Hipotesis Adapun hipotesis yang dapat dijelaskan dalam penelitian ini adalah bahwa dengan menerapkan system informasi sensus ekomomi wilayah pada kantor camat lubuk begalung Padang dengan menggunakan bahasa pemograman java dan database mysql., maka data-data kk yang miskin, dapat diolah dengan mudah dan cepat dan dapat menhasilkan informasi yang membantu pimpinan dalam menyalurkan program kerja pemerintah ke masyarakat.

1.5 Tujuan dan Mamfaat Penelitian Adapun tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah sebagai berikut: 1. Membangun sebuah penerapaan sistem informasi sensus ekonomi wilayah pada kantor camat lubuk begalung yang baik dan lebih cepat. 2. Dapat membantu Kantor Camat Lubuk Begalung Padang dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bagaimana pencarian dan penyimpanan data penduduk miskin dapat menghasilkan informasi menjadi lebih cepat. Manfaat yang didapat dari penelitian adalah: a. Bagi Peneliti, menerapkan ilmu dan dapat memenuhi persyaratan mata kuliah praktek kerja lapangan (PKL). b. Bagi Camat, memudahkan dalam pengambilan keputusan dan penyalura bantuan dari BAPPEDA. c. Bagi Keluarga Miskin, memberikan kemudahan penyaluran raskim menjadi lebih cepat.

sebagai landasan teori yang dapat digunakan untuk memperkuat laporan tugas Praktek Kerja Lapangan. 2. dimana segala data tentang Kegiatan instansi ini dikumpulkan dan diolah sehingga dapat menghasilkan suatu sistem informasi yang diharapkan dapat berguna bagi siapa saja. diktat kuliah.6 Metode Penelitian Untuk memperoleh data-data sehubungan dengan penulisan Praktek Kerja Lapangan penulis melakukan beberapa penelitian yaitu : 1. Adapun spesifikasi perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan adalah: A. Penelitian Kepustakaan (Library Research) Pengumpulan data juga dilakukan dengan membaca buku-buku literatur.4 1. atau masyarakat.53 GHz . Penelitian Laboratorium (Laboratory Research) Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan komputer sebagai alat bantu dalam pengolahan data. buku-buku yang berkaitan dengan penelitian ini. lembaga. kelompok. kliping majalah. dan artikel-artikel yang berasal dari internet. Penelitian Lapangan (Field Research) Penelitian ini digunakan untuk mengetahui dan mempelajari secara mendalam mengenai latar belakang keadaan sekarang dari interaksi suatu unit social : individu.Hardware  Processor Intel Core I5 dengan kecepatan 2. 3.

Software     Sistem Operasi Microsoft Windows XP Profesional atau Windows 7 Microsoft Office 2007 Software Java Serta software pendukung lainnya. merupakan pusat pelayanan masyarakat dibawah pertanggung jawaban Walikota Padang Daerah Provinsi Sumatera Barat 1.5  RAM kapasitas 2. Karena dalam struktur . Kantor Camat Lubuk Begalung.1 Struktur Organisasi Kantor Camat Lubuk Begalung Padang Struktur organisasi merupakan alat manejer dalam membantu perusahaan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.7. 1. Dengan adanya struktur organisasi ini bawahan dapat digerakkan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan perusahaan.7 Gambaran Umum Kantor Camat Lubuk Begalung Padang Kantor Camat Lubuk Begalung merupakan salah satu unsur pelaksanaan tehnis pemerintah yang dibentuk dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat Kecamatan Lubuk Begalung sesuai dengan klasisfikasi tugas yang ditetapkan berdasarkan perundang-undang yang berlaku.00 Gb jenis DDR3 HardDisk kapasitas 80 GB merk Maxtor   LCD Laptop ukuran 14 inchi merk Axio Printer HP Deskjet F2400 B.

6 organisasi ini telah digariskan dan ditentukan tanggung jawab dan wewenang setiap karyawan baik sebagai bawahan maupun sebagai atasan.1. Dimana Kantor Camat Lbuk Begalung ini memiliki struktur organisasi yang dapat dilihat pada gambar 1. Begitu pula dengan Kantor Camat Lubuk Begalung. Berdasarkan pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa setiap organisasi yang baik adalah mempunyai struktur organisasi yang baik pula agar setiap karyawan mengetahui tugas serta wewenangnya dalam organisasi tersebut. Adapun Struktur Organisasi Kantor Camat Lubuk Begalung Padang Sumber : Kantor Camat Lubuk Begalung Padang .

7. Mefasilitasi penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan kesehatan . generasi muda.2 Pembagian Tugas dan Wewenang Adapun tugas dan wewenang dari sub bagian keempat yaitu Seksi Kesejahteraan dan Penanggulangan Bencana beradasarkan peraturan walikota padang nomor 56 tahun 2008 Pasal 8 yaitu : 1) Seksi Kesejahteraan dan Penanggulangan Bencana dipimpim oleh seorang kepala seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada camat melalui Sekretaris kecamatan. pelaksanaa. tugas seksi kesejahteraan social dan penanggulangan bencana sebagaimana dimaksud pada ayat(2). 2) Seksi Kesejahteraan dan Penanggulangan Bencana mempunyai tugas membantu camat dalam menyiapkan bahan perumusan kebijakan.1 Struktur Organisasi Kantor Kantor Camat Lubuk Begalung Padang 1. evaluasi dan pelaporan urusan kesejahteraan social dan penanggulangan bencana. keolahragaan. adalah : a. b. Melakukan pembinaan dan pengawasan kegiatan program kesehatan masyarakat. kepramukaan. c. . Melakukan pembinaan terhadap lembaga adat keagamaan . Melakukan pembinaan dan pengawasan kegiatan program pendidikan. Mefasilitasi penyelenggaraan pendidikan anak usia dini. taman kanak-kanak dan pendidikan dasar. d. e. kebudayaan. 3) Penjabaran. serta peran wanita.7 Gambar 1.

Melaksanakan penyuluhan program wajib belajar. l. Menyiapkan data-data yang berhubungan dengan permasalahan social di kecamatan. Melakukan mitigasi dan penanggulangan bencana di kecamatan . Melakukan pencegahan dan penanggulangan obat. psikotropika dan bahan berbahaya. Mengkoordinasi bantuan-bantuan social.8 f. h. narkotika. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya. zat adiktif. j. g. k. i. . Melakukan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi kesejahteraan social dan penanggulangan bencana.

Salah satu tugas dari Kantor Camat Lubuk Begalung Padang adalah berkewajiban memberikan pelayanan informasi serta penyaluran langsung Raskin kepada masayarakat Kecamatan Lubuk Begalung. Untuk penyaluran bantuan langsung seperti Beras Miskin (Raskin) yang memerlukan nama dan alamat target dibutuhkan data kemiskinan mikro.9 BAB II LANDASAN TEORI Konsep Dasar Sistem Informasi Pendataan Sensus Ekonomi Penduduk Miskin Disadari bahwa salah satu aspek penting untuk mendukung Strategi Penanggulangan Kemiskinan adalah tersedianya data kemiskinan yang akurat dan tepat sasaran. Dalam penyaluran raskin yang . Beras yang diterima dari Bulog ini harus disalurankan kepada keluarga miskin di lubuk begalung yang terdiri dari 15 Lurah. Data kemiskinan yang baik dapat digunakan untuk mengevaluasi kebijakan pemerintah terhadap kemiskinan. Pengukuran kemiskinan yang dapat dipercaya dapat menjadi instrumen tangguh bagi pengambil kebijakan dalam memfokuskan perhatian pada kondisi hidup orang miskin. serta menentukan target penduduk miskin dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas hidup mereka. Upaya pengumpulan data kemiskinan mikro ini telah dilakukan BPS. membandingkan kemiskinan antar waktu dan daerah.

Hal ini merupakan salah satu program pemerintah baik pusat maupun daerah yang penting dalam peningkatan ketahanan pangan nasional.10 telah disalurkan data – data tersebut harus disimpan dan direkat dengan baik bukti-bukti transaksinya tersebut. kecamatan 2. 3. Di samping itu. program ini dimaksudkan untuk meningkatkan akses masyarakat miskin dalam pemenuhan kebutuhan pangan pokoknya sebagai salah satu hak dasar masyarakat. Memberikan informasi mengenai pertumbuhan ekonomi Untuk mengetahui jumlah penduduk miskin yang ada di penduduk yang dapat dilihat dari jumlah penduduk miskin. . Tujuan Pendataan Penduduk Miskin Penyaluran beras bersubsidi bagi kelompok masyarakat miskin bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran Rumah Tangga Miskin. agar dapat dipertanggung jawabkan kepada pemerintah pusat. Salah satu pelayanan yang terbaik yang diberikan kepada masyarakat adalah penyaluran bantuan yang tepat waktu dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkannya: 1. Sebagai tolak ukur untuk melakukan kebijakan apa yang harus diambil oleh pimpinan untuk mengurangi jumlah keluarga miskin dan penyaluran bantuan.

2. Mudah artinya dalam mengelola data penduduk miskin dapat melakukan pengentrian. Adapun keuntungan sistem pencatatan menggunakan komputer adalah sebagai berikut 1.1 Konsep Dasar Sistem Informasi 2. dan pencarian data yang diinginkan melalui program-program komputer yang telah dibuat. Pendekatan yang lebih menekankan pada prosedur menurut Jogiyanto (2001) Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan . pengeditan. terdiri dari dua atau lebih komponen atau subsistem yang berinteraksi untk mencapai suatu tujuan.11 Teknologi Informasi Untuk Pendataan Pendataan Penduduk Miskin Pemakaian komputer pada zaman sekarang ini sudah tidak asing didengar lagi baik di instansi pemerintah maupun swasta walaupun dengan intesitas yang berbeda.1. Efektif Biaya artinya hal ini dapat dilihat melalui penggunaan kertas sebagai media pencatatan data penduduk miskin.2 Pengertian Sistem Sistem adalah kumpulan dari elemen yang saling berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Dengan demikian diketahui bahwa Kantor Camat Lubuk Begalung Padang menggunakan komputer dalam pengetikan surat dan penyimpanan beberapa data. Sistem juga dapat didefinisikan sebagai suatu kesatuan yang saling berhubungan. penghapusan. 2.

ini ditentukan dari dua hal yaitu manfaat dan biaya untuk mendapatkannya. 2.yaitu: 1. yaitu informasi harus akurat. 2. Roscoe Davis tahun 2001 sebagai berikut: ”Sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang memperkenalkan pengolahan data transaksi harian. Kwalitas dari suatu informasi tergantung dari tiga hal. bersifat manajerial dan kegitan strategis dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan”. mendukung operasi. Pada dasarnya informasi merupakan data yang penting yang memberikan pengetahuaan yang berguna.1.1. Informasi mempunyai nilai (value information).4 Pengertian Sistem Informasi Pengertian sistem informasi menurut Robert A Leitch dan K. Sumber dari informasi adalah data yaitu kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan kesatuaan yang nyata. tepat waktu. Sistem informasi terdiri dari 6 blok komponen-komponen .12 berkumpul dan bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.3 Pengertian Informasi Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Blok Masukan . Suatu informasi dikayakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkannya. dan relevan.

logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input dengan cara tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan. Blok Basis Data Basis data merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu sama lain tersimpan diperangkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. 6. menghasilkan dan mengirimkan pengeluaran. input disini termasuk metode-metode dan media untuk menagkap data yang akan dimasukan. membantu pengendalian dari sistem keseluruhan. dokumentasi yang berguna untuk semua tingkat manajemen dan semua pemakai sistem. maka perlu diterapkan pengendalian didalamnya. 5. data dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa. menyimpan dan mengakses data. 2. Blok Keluaran Merupakan informasi yang berkualitas. . Blok Kendali Supaya sistem informasi dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan. supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. menjalankan model. 3. Blok Model Blok ini terdiri dari prosedur. 4. Blok Teknologi Digunakan untuk menerima input.13 Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi.

mulai dari sistem tersebut direncanakan sampai sistem tersebut diterapkan. sehingga nantinya akan memudahkan user (pemakai) di dalam memahami sistem yang baru dirancang tersebut. maka perlu adanya suatu landasan yang memberikan penjelasan tentang rancangan suatu sistem. Adapun bentuk bagan dari Siklus Hidup Pengembangan Sistem (SDLC) beserta tahapan-tahapan yang dilalui dapat dilihat pada gambar 2. yang berciri khas terdiri dari beberapa fase yang menandai proses penganalisaan sistem dan upaya perancangan. dioperasikan dan dipelihara.14 2. Agar sistem yang dirancang dapat bernilai dan terarah.3. Tahap Analisa Sistem . Proses pengembangan sistem melewati beberapa tahapan. Didalam merancang suatu sistem. Perencanaan sistem merupakan pedoman unutk pengembangan sistem. Tahapan-tahapan ini sangat penting bagi sistem karena dapat menjadikan sistem bertahan lama.1 1. sistem analis cenderung berpedoman kepada siklus hidup pengembangan sistem.1 Siklus Hidup Pengembangan Sistem (System Development Life Cycle/SDLC) SDLC adalah sebuah metodologi yang biasa digunakan untuk mengembangkan sistem di banyak organisasi. 2. Tanpa adanya perencanaan sistem yang baik pengembangan sistem tidak akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Tahap Kebijakan dan Perencanaan Sistem Sebelum suatu sistem Informasi dikembangkan.2 Konsep Pengembangan Sistem Informasi 2. Kebijakan sistem merupakan landasan dan dukungan dari manajemen puncak untuk membuat perencanaan sistem. umumnya terlebih dahulu dimulai dengan adanya suatu kebijakan dan perencanaan untuk mengembangkan sistem itu.

Tugas ini membutuhkan pengetahuan yang cukup bagi yang melaksanakannya agar dapat memenuhi . 5 Tahap Seleksi Hasil sistem ini belum dapat diimplementasikan. Disain Sistem Secara Umum Tujuan dari disain sistem secara umum adalah untuk memberikan gambaran secara umum kepada pengguna (user) tentang sistem yang baru. Disain sistem secara umum merupakan persiapan dari disain terinci. Disain secara umum mengidentifikasi komponenkomponen sistem informasi yang akan didisain secara terinci. Disain output secara umum dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan ini. Report. yaitu membuat laporan hasil analisis 3. yaitu mengidentifikasi masalah b. yaitu memehami kerja dari sistem yang ada c. Tahap ini merupakan tahap yang kritis dan sangat penting karena kesalahan dan tahap ini akan menyebabkan kesalahan di tahap selanjutnya. Untuk itu komponen-komponen secara fisik perlu dimilki. 4. Analize.15 Tahap ini dilakukan setelah tahap perencanaan sistem dan sebelum tahap desain sistem. Karena banyaknya alternatif teknologi yang tersedia dan banyaknya penyediaan teknologi dilakukan pada tahap ini. Disain Sistem Terinci Pada tahap disain output secara umum. Komponen fisik sistem ini adalah komponen teknologi yang dapat berupa perangkat keras dan perangkat lunak. disain sistem terinci hanya dimaksudkan untuk menentukan kebutuhan output dari sistem baru. yaitu menganalisa sistem d. bagaimana dan seperti apa bentuk dari output–output tersebut. Understand. Di dalam tahap ini terdapat langkahlangkah dasar yang harus dilakukan oleh analisis sistem sebagai berikut: a. Identify.

Pengetahuan yang dibutuhkan oleh pemilih sistem diantaranya adalah pengetahuan tentang siapa yang menyediakan teknologi ini dan sebagainya. Tahap Implementasi Tahap ini merupakan tahap dimana suatu sistem siap untuk dioperasikan. dimana pada tahap ini lebih ditekankan kepada pemeliharaan sistem yang lebih mengarah kepada manajemen sistem .Untuk itu pada tahap ini seorang analis sistem juga harus memikirkan apa tindakan terbaik yang perlu dilakukan dalam pengembangan sebuah sistem. Pemilih sistem juga harus paham dengan teknik evaluasi untuk menyelesaikan sistem.16 kebutuhan rancang bangun yang telah dilakukan. Melakukan kegiatan implementasi c. Tahap ini terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut: a. 6. Tahap Perawatan Sistem Tahap ini merupakan tahap yang paling penting dan tahap akhir dalam sebuah pengembangan sistem. Tindak lanjut implementasi 7. Menerapkan rencana implementasi b. Kebijakan dan perencanaan Analisa Sistem Perancangan Sistem Secara Umum Perancangan Sistem Secara Terinci .

Data awal atau data baru. yaitu data yang belum pernah mengisi file. b. seperti data yang baru dimasukan . maka perekaman data yang cermat dan teliti perlu diterapkandan ditingkatkan.3. Pengumpulan Data Proses pengambilan data untuk diolah menjadi informasi adalah dengan membuat suatu laporan yang dirancang khusus sehingga dengan pengisian laporan yang seragam akan memudahkan pengolahan lebih lanjut dengan komputer. 3.2 Tahap Pengolahan Data Data-data yang akan diolah menjadi informasi terdiri dari dua jenis yaitu: a.17 Seleksi Sistem Implementasi Sistem Perawatan Sistem Gambar 2. 2001) 2. Klasifikasi . yaitu data yang telah ada dalam file. Data lama atau disebut data arsip. Perekaman Sehubungan dengan besarnya volume data yang akan direkam kedalam sistem perekaman data atau data entry. Tahap-tahap pengolahan data dengan komputerisasi mencakup langkah–langkah sebagai berikut: 1.1 : Siklus Pengembangan Sistem (Jogiyanto. 2.

Penyusunan Setelah data-data yang akan diolah diberikan identifikasi seperti tersebut diatas. 8. hal ini sangat dibutuhkan dalam pembuatan laporan penggajian dan lembur pegawai. Pencarian data . seperti laporan diklasifikasikan atas nip. maka data tersebut perlu diatur sedemikian rupa diman record-record diurutkan menurut nomor. Pemberian identifikasi ini disebut dengan klasifikasi. nama. 7.18 Pemberian suatu identifikasi kedalam data yang akan diolah apakah identifikasi tersebut dilakukan untuk pengolahan data yang bersangkutan perlu diberikan. 6. Penyimpanan data ini sering juga disebut storage. agar proses pencarian suatu nomor akan lebih cepat . Menyusun laporan Setelah dilakukan analisa terhadap data dan informasi yang akan dihasilkan. Unutk komputerisasi penyimpanan data dilakukan pada media penyimpanan yang sesuai dengan metoda dan peralatan yang digunakan dalam sistem pengilahan datanya seperti disket. Penyimpanan Penyimpanan data yang sejenis kedalam file perlu dibuatkan. 4. Perhitungan Dalam masalah ini proses perhitungan banyak dilakukan. Hal ini perlu mengingat pentingnya data tersebut dalam pengolahan nantinya. maka untuk itu disusun suatu bentuk laporan yang disesuaikan dengan kebutuhan . magnetik tape dan harddisk. gol. Proses perhitungan dilakukan untuk menghitung penggajian dan lembur pegawai. pengurutan ini diproses biasanya dengan proses indeks. 5. jabatan dan sebagainya.

Simbol Bagan Alir Sistem (Sistem Flow Chart) NO. Penggandaan Data sering diperbanyak sesuai dengan keinginan.3 Alat Bantu Perancangan Sistem dan Logika Program 1.1 Simbol. Menujukkan pekerjaan manual. Simbol Kegiatan Manual SIMBOL KETERANGAN Menujukkan dokumen input dan output baik untuk proses manual. Pembagian informasi atau data ini sering disebut dengan pelaksanaan komunikasi data sehingga menghasilkan informasi yang diinginkan didalam laporan-laporan.19 Pencarian data biasanya dilakukan dengan media disk. Pembagian Kerapkali ditemukan data dari satu bagian yang menggunakan data yang sama. Bagan ini menjelaskan urutan-urutan dari prosedur-prosedur yang ada di dalam sistem. Tabel 2. karena cara ini lebih cepat dalam pelayanan. . 9. mekanik atau komputer. pencarian atau pemanggilan data. 10. 2. Bagan Alir Sistem Informasi (ASI) Sistem Flow Chart merupakan bagan yang menunjukkan arus pekerjaan secara keseluruhan dari sistem. Simbol Dokumen 2. 1. Proses pencarian data atau pemanggilan data ini berdasarkan nomor dengan menggunakan cara indek.

SIMBOL Merupakan KETERANGAN kesatuan luar (entity) di lingkungan luar sistem yang dapat berupa orang. mesin atau komputer dari suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk dihasilkan arus data yang akan keluar dari Simbol Proses proses. organisasi. struktur data atau organisasi file. ini tidak tergantung pada perangkat keras. . Simbol-simbol yang digunakan antara lain : Tabel 2. Simbol Harddisk input / output menggunakan 6 Menujukkan arus dari proses. Merupakan kegiatan / kerja yang dilakukan oleh orang. Keuntungan menggunakan Data Flow Diagram (DFD) adalah memudahkan pemakai yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengerti sistem yang akan dikerjakan atau dikembangkan. atau sistem lainnya yang berada di lingkungan luarnya yang akan memberiakan input atau menerima output. Simbol Offline 5 Menujukkan simpanan offline bisa berupa file atau arsip. perangkat lunak. Simbol Kesatuan Luar 2. Menujukkan harddisk. 1. Gambaran 2.2 Simbol-Simbol Data Flow Diagram (DFD) NO. Simbol Garis Alir Data Flow Diagram (DFD) Data Flow Diagram (DFD) adalah gambaran sistem secara logikal.20 4.

Simbol Arus Data (process). Arus data sebaiknya diberi nama yang jelas dan mempunyai panahnya.21 Merupakan simpanan dari data yang dapat 3. Normalisasi Normalisasi sebagai proses untuk mengubah suatu relasi yang memiliki masalah tertentu ke dalam dua buah relasi atau lebih yang tidak memiliki masalah tersebut Aturan-aturan teknik perancangan normalisasi sebagai berikut : a) Bentuk Normal Pertama Bentuk Normal Pertama biasa dikenakan pada tabel yang belum ternormalisasi. Simbol Penyimpanan Data Arus data ini mengalir di antara proses 4. simpanan data (data store) dan kesatuan luar (eksternal entity). Suatu relasi berada dalam bentuk normal kedua jika dan hanya jika: 1) Berada pada bentuk normal pertama arti. Tabel yang belum ternormalisasi adalah tabel yang memiliki atribut yang berulang. 3. b) Bentuk Normal Kedua Bentuk Normal Kedua dapat didefinisikan berdasarkan dependensi fungsional. Nama dari arus data dituliskan di samping atau di atas garis berupa suatu file atau database di sistem komputer. Bentuk normal pertama adalah suatu relasi jika dan hanya jika setiap atribut bernilai tunggal untuk setiap baris. .

. Menyatakan simbol penghubung antar relasi atau entity. c) Bentuk Normal Ketiga Suatu relasi berada pada bentuk normal ketiga jika: 1) 2) Berada pada bentuk normal kedua Setiap atribut bukan kunci tidak memiliki dependensi transitif terhadap kunci primer 4. Menyatakan attribute atau field-field yang ada dalam suatu entity. Relasi dapat juga dikatakan sebagai penghubung dua entity yang terkait satu sama Kuat 3 The Attribute Lemah lain. Kumpulan-kumpulan atribut yang tergabung akan membentuk suatu entity. Entity Relational Diagram (ERD) Entity Relational Diagram (ERD) adalah bagian yang menunjukkan hubungan antara entity yang ada dalam sistem. Simbol-simbol yang digunakan dapat dilihat pada tabel di bawah ini :Tabel 2. Entity dapat juga dikatakan sebagai file.22 2) Semua atribut bukan kunci (atribut yang tidak merupakan bagian kunci primer) memiliki dependensi sepenuhnya terhadap kunci primer.3 Simbol-Simbol Entity Relationship Diagram (ERD) NO 1 Entity Kuat Lemah 2 Relasi SIMBOL KETERANGAN Simbol di kiri melambangkan entity atau kumpulan field-field yang tergabung menjadi satu.

23

The Primary Key Attribute

Menyatakan atribut yang berfungsi sebagai kunci(key) yang bersifat unik

4

Link

Garis sebagai penghubung antara himpunan relasi dengan himpunan entitas dan himpunan entitas dengan

5.

atributnya Bagan Alir Program (Program Flow Chart) Program Flow Chart adalah suatu bagan yang menggambarkan arus logika dari

data yang akan diproses dari awal suatu program sampai akhir program. Bagan alir terdiri dari simbol-simbol yang akan dikerjakan. Bagan alir program dapat digambarkan dengan menggunakan simbol-simbol sebagai berikut : Tabel 2.4 Simbol-Simbol Bagan Alir Program (Program Flow Chart) NO. 1. Simbol Terminal 2. Simbol Persiapan 3. Simbol Pengolahan Digunakan untuk memberikan nilai awal pada suatu variabel atau counter. Digunakan untuk pengolahan aritmatik dan pemindahan data. SIMBOL KETERANGAN Digunakan untuk menujukkan awal dan akhir program.

24

4. Simbol Keputusan 5. Simbol Penghubung 6. Simbol Penghubung Halaman Lain 7. Simbol Terdefinisi

Digunakan untuk mewakili operasi perbandingan logika.

Digunakan untuk menujukkan hubungan arus proses yang terputus dalam halaman yang sama.

Digunakan untuk menujukkan hubungan arus proses yang terputus dengan sambungannya yang ada di halaman lain.

Digunakan untuk menujukkan suatu operasi yang rinciannya ditunjukkan di tempat lain.

2.4 Gambaran Tentang Bahasa Java 2.5.1. Sekilas Mengenai Java Java pertama kali diluncurkan oleh Sun Microsystem Inc. Pada November 1995 sebagai bahasa pemograman umum (general purpose programming language) dengan kelebihan dia bisa dijalankan di web browser sebagai Applet. 2.5.2. Pengenalan IDE NetBeans NetBeans dibeli oleh Sun Microsystem dari sebuah perusahaan kecil bernama NetBeans di Chekoslowakia kemudian dilepas ke komunitas OpenSource.

25 Pada tahun 1996, Sun mengeluarkan JSDK ( Java Standard Development Kit) yang kemudian pada tahun 1997 muncul JFC ( Java Foundation Class) untuk kepentingan pembuatan aplikasi Window. Keberadaan JFC didalam Java kemudian menjadi landasan dari Java JSDK versi 1.2 dan selanjutnya (yang kemudian dikenak sebagai Java2). Kemudian muncul Java2 SDK versi 1.4 dengan menambahkan fasilitas asersi untuk dukungan design-by-contract. 2.4.2.1 Tipe Data JavaBeans IDE NetBeans yang merupakan kelas Java API sebagai interface untuk

mengakses sumber daya atau layanan dari sistem operasi., mempunyai tipe-tipe data sebagai berikut: 1. Data teks Platform Java mengandung tiga class yang berguna dalam bekerja dengan data teks diantaranya: a. Character Digunakan untuk menyimpan nilai dari suatu karakter (unicode)

tunggal. Karena karekter Unicode disusun dari nilai 16-bit, maka tipe data char adalah 16-bit unsigned integer dengan range 0 sampai 65.535.Class ini juga berisi method-method untuk memanipulasi ataupun memeriksa nilai sebuah karakter tunggal. b. String Digunkan untuk data immutable (konstan, tidak dapat diubah) yang terdiri atas banyak karakter. Objek string bisa diisi dengan nila null dan tidak akan bermasalah jika kita mencoba menampilkan hasilnya.

b.math mengandung class BigInteger dan BigDecimal. eksponensial. Class-class ini mengizinkan kita bekerja dengan angka-angka yang sangat besar dan ketelitian yang sangat tinggi. 2.2. Ia mempunyai hirarki yang menggambarkan bahwa selain dari tipe-tipe primitif. a.Number digunakan untuk menyimpan nilai bilangan.math medefenisikan sejumlah method static untuk operasi-operasi trigonometri. 1. Fungsi-fungsi Sistematis Class java. Kelas BigDecimal mengimplementasikan angka titik tetap sangat besar dan mempunyai parameter scale yang mengindikasikan seberapa banyak digit di sebelah kanan titik desimal.2 Komponen JavaBeans . Kelas BigInteger mengimplementasikan sejumlah operasi aritmatika untuk bilangan bulat sangat besar.4.lang. Angka-angka Class java.lang. Bilangan dan Matematika a.26 c. Bilangan Besar Package java. 2. java juga menyediakan objek wrapper dari tipe-tipe primitifnya. 2. logaritmik. operasi pembulatan dan lain-lain. StringBuffer Merupakan class untuk menyimpan dan memanipulasi data yang dapat berubah yang terdiri atas banyak karakter.

Component Inspector dan Source Edittor. HTML dan Plaint Text. Form Editor Jendela Form Editor merupakan daerah utama untuk membuat dan memodifikasi sebuah GUI Component Inspector Component Inspector memungkinkan kita untuk melihat komponenkomponen apa saja. GUI Editting Workspaces GUI Editing digunakan untuk merancang dan membangun GUI. baik yang tampak maupun yang tidak tampak. Form Editor. Workspaces Sebuah workspaces adalah kumpulan-kumpulan dari jendela-jendela yang saling berhubungan erat untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Disini kita mengubah properti dari komponen-komponen tersebut. 2. beberapa toolbar. Editting Editting terdiri dari jendela Explorer dan Propertiae.27 Komponen-komponen dapat diguna ulang sehingga mendukung RAD (Rapid Application development). Didalamnya terdapat Explorer. Source Edittor secara otomatis terbuka. Disini kita temukan menu bar. Jenis-jenis workspaces default. 1. Saat membuka sebuah file. yaitu: a. componen palette dan tab woskspace. Source Edittor digunakan untuk mengedit file-file java. b. . Jendela utama Disebut jendela utama karena merupakan pusat perintah pada IDE.

Kelas merupakan realisasi implementasi abstraksi yang terdapat di domain persoalan. Jendela output menampilkan pesan dari Debugger 2. Browsing Didalamnya terdapat Object Browser yang terdiri atas tiga panel dan jendela Properties. Cara deklarasi data anggota C++ kecuali memberikan variable modifier per variabel.2. kelas dideklarasikan dan didefenisikan di satu file yang sama secara langsung. yaitu: 1. Saat mengeksekusi program.4.28 c. 3. secara otomatis kelas mewarisi kelas objek. Pada Java. Deklarasi Constructor Format umum pendeklarasian dan pendefenisian constructor adalah: . d. Debugging Debugging terdiri dari jendela-jendela Debugger dan Output. Deklarasi Anggota Data Pada bagian ini akan dideklarasikan data anggota suatu kelas. Running Didalamnya terdapat jendela Execution View dan Output. Jendela-jendela ini mempunyai tab panel untuk menset breakpoint. e. Berikut ini adalah kelas-kelas JavaBeans.3 Kelas JavaBeans Penggunaan terpenting kelas adalah mendefenisikan type objek. 2. maka IDE akan secara otomatis ke Running Workspaces. Deklarasi Kelas Deklarasi kelas yang tidak menyertakan nama kelas induk. memonitor thread dan mengawasi nilai variabel-variabel.

Badan metode terdiri dari deklarasi-deklarasi dan kalimat-kalimat yang membentuk blok. Nama Constructor sama dengan nama kelas. yang dimuat dalam pasangan kurung kerawal. disebut method header karena metode ini dapat dideklarasikan didalam metode lain. . 4. Sebelumnya dapat diberi akses modifier untuk mengatur keberadaan constructor. Diikuti oleh badan metode. b. b.29 a. Baris pertama adalah deklarasi metode. Deklarasi Metode Format umum pendeklarasian dan pendefenisian metode adalah: a.

1 Analisa Sistem Analisa sistem dapat didefenisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasikan permasalahan-permasalahan. siapa yang memberikan. hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikanperbaikanya.1 Aliran Sistem Informasi Lama Analisa sistem informasi sensus ekonomi merupakan gambaran yang memperlihatkan aliran data. kesempatan-kesempatan. Itu semua perlu untuk untuk mengetahui apakah sistem yang kita bangun nantinya akan layak untuk diimplementasikan. kepada siapa diberikan. serta dari mana suatu data berasal. Pada tahap ini sangat penting untuk dilakukan dengan teliti karena tahap ini merupakan tahap kritis pengembangan suatu sistem dan tahap ini juga merupakan dasar dari tahap selanjutnya jika pada tahap ini terjadi keselahan analisa maka pada tahap berikutnya dapat dipastikan akan terjadi kesalahan.30 BAB III ANALISA DAN HASIL 3. 3. dan bagian mana yang . mulai dari proses pengolahan data sampai menghasilkan laporan.1. Dengan memahami kelemahan-kelemahan yang ada pada sistem yang sedang berjalan dapat mempermudah melakukan antisipasi dengan melakukan perbaikan-perbaikan sistem.

31 melakukan pengolahan data. Dengan adanya gambaran tersebut akan lebih memudahkan dalam tahap menganalisa sistem. Berikut ini akan digambarkan aliran system informasi sensus ekonomi pada kantor camat Lubuk Begalung Sumatra Barat. .

32 ALIRAN S TEM INFORMAS (AS LAMA) IS I I BPS BAPEDA KANTOR CAM AT Data Jumlah KK miskin di Padang KANTOR LURAH Data Jumlah KK miskin untuk Kecamatan Lubeg KK BULOG Program Kerja Raskin / Tahun BADAN PENGAW AS Data Jumlah KK miskin di Padang Data Jumlah KK miskin di Padang Disortir Proses Pembuatan Kartu Raskin Proses penyetuju an Data Jumlah KK miskin untuk Kecamatan Lubeg Program Kerja Raskin / Tahun Bantuan Beras Dari Pemerintah & berita Acara KARTU RASKIN KARTU RASKIN Bantuan Beras Dari Pemerintah & berita Acara Diisi Pembagian Beras / Kelurahan Serta berita acara Pembagian per kelurahan serta buat kelurahan serta buat surat berita acara untuk lurah untuk Kartu Raskin Terisi Pembagian per kelurahan serta buat surat berita acara untuk lurah Kartu Raskin Terisi Pengecekan Penyerahan Beras Penyerahan Beras Pembayaran Pembayaran Hitung Laporan & Jumlah Uang Raskin / Kelurahan Laporan & Jumlah Uang Raskin / Kelurahan Dihitung Daftar Nama KK Yg menerima Raskin per Bulan Daftar Nama KK Yg menerima Raskin per Bulan Gambar.3.1 Aliran Sistem Informasi Penyaluran Raskin Di Kantor Camat Lubuk Begalung .

serta laporan pembayaran uang raskin untuk masing-masing kelurahan. Maka apabila data yang akan direkap tersebut jumlahnya banyak. Dengan system yang masih manual tersebut. Jika digunakan untuk jangka waktu yang lama sebagai history maka bisa di makan rayap.33 3.3 Analisa Output Dari data-data input yang telah diproses oleh camat tersebut. Proses pembuatan laporan atau output yang dihasilkan masih menggunakan sistem manual sehingga dalam proses pengolahan data masih melakukan pencatatan.maka dihasilkanlah suatu laporan keluarga miskin dan laporan nama kelurahan. sementara waktu yang tersedia sedikit maka besar kemungkinan akan mangalami keterlambatan dalam pemberian bantuan. 3. untuk menyimpan semua back up file dan laporan dibutuhkan storage yang besar dan ruangan yang banyak.2 Evaluasi Sistem Yang Ada Dari analisa terhadap sistem yang lama maka dapat dilakukan evaluasi sistem sebagai berikut: 1.1. 2. . 3.1.

Desain sistem terdiri dari desain umum dan desain terperinci. 3. Dengan menggunakan komputer sebagai alat bantu. antara lain : a) Adanya program khusus yang membantu dalam pengolahan data jumlah KK miskin setiap tahunnya. ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu : 1. b) Adanya laporan berapa jumlah beras sekecamatan lubeg yang telah tersalurkan setiap bulannya.2 Desain Sistem Dengan adanya kelemahan-kelemahan yang ada pada sistem lama. Dalam mendesain suatu sistem tertentu diharapkan adanya perubahan-perubahan yang dapat menunjang kegiatan penyaluran bantuan program pemerintah.1. sehingga petugas mudah mencarinya jika Bappeda memerlukan nama-nama KK miskin untuk penyaluran program bantuan. Desain sistem harus mampu menghasilkan output yang menampilkan informasi yang lebih akurat dan tepat guna . Untuk dapat mencapai tujuan ini.34 3. c) Adanya laporan jumalah KK miskin sekecamatan lubeg yang dijadikan backupdata dan pengambilan keputusan oleh camat. maka penulis merancang suatu sistem informasi sensus ekonomi wilayah pada kantor camat Lubuk Begalung Padang. Pada tahap desain sistem ini dilakukan untuk memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang lengkap kepada pemrograman komputer dan ahli-ahli tehnik yang terlibat.4 Peluang Sistem Peluang yang dapat dilakukan pada desain sistem yang baru. supaya dapat memenuhi kebutuhan pemakai sistem.

media yang digunakan dan jumlah tembusanya. Data Flow Diagram. Hasil dari output harus mudah untuk dimengeri bagi pencari kerja maupun bagi pihak yang menerima hasil dari desain output tersebut dapat menginputkan lagi sesuai kebutuhan pihak yang bersangkutan. .35 2.2. Pada tahap desain secara umum ini.1 Desain Global Tujuan dari desain global adalah untuk memberikan gambaran secara umum kepada pemakai sistem tentang sistem yang baru. itu berarti pihak yang terkait terseubt tidak mengalami kesulitan dalam mengolah informasi 4. Desain sistem harus mudah dipahami. Adapun penulis disini akan merancang aliran sistem informasi (ASI) baru. Mampu memberikan kepada pada pihak yang terlibat dalam sistem baru. Komponen sistem yang dibangun disini sering sering disebut dengan rancangan secara logical yaitu bagaimana nantinya fungsi-fungsi di sistem informasi secara logika akan bekerja. Menentukan kebutuhan input dan output dari sistem baru Menentukan tipe input dan output seperti formatnya. 3. dengan metode-metode mudah diterapkan sehingga informasi yang dihasilkan mudah dipahami dan digunakan oleh pembuat programnya. 2. dan Entity Relationship Diagram (ERD). komponen sistem informasi dirancang dengan tujuan untuk dikomunikasikan kepemakai bukan untuk pemograman namun dalam hal ini tentu desain global akan membantu para spesialis komputer untuk membuatkan progamnya. Contex Diagram. Hal-hal yang diperhatikan dalam perancangan sistem secara global ini adalah : 1. 3.

3. Pada aliran penerapan sistem informasi sensus ekonomi yang dikembangkan disini pada umumnya terlihat tidak banyak mengalami perubahan yang berarti. Hal-hal yang dirancang dalam disain sistem informasi yang lama dan sistem yang baru ini diharapkan mampu dalam menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang ada pada sistem yang sedang berjalan saat ini.36 3.1. Adapun tujuan dibangunnya disain sistem yang baru ini adalah sebagai penyempurnaan dari sistem yang telah ada.2. 4. proses yang dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai berapa jumlah KK miskin yang ada di kecamatan Lubuk Begalung sehingga mudah dalam pencarian data. Namun perubahan yang mendasar disini adalah pada manajemen database untuk pengolahan data-data KK miskin. Menentukan alat input ataut peralatan Keyboard. Menentukan kebutuhan file database dan tehnologi untuk sistem baru dalam pemrosesan misalnya. Gambaran aliran sistem informasi tersebut dapat dilihat pada gambar halaman berikut ini : . Mouse dll.1 Aliran Sistem Informasi Sensus Ekonomi Baru Setelah memecahkan masalah pada tahap analisa maka disain sistem yang baru perlu dilakukan. CPU.

37 ALIRAN S TEM INFORMAS (AS BARU) IS I I BPS BAPEDA KANTOR CAMAT Data Jumlah KK miskin di Padang KANTOR LURAH Data Jumlah KK miskin untuk Kecamatan Lubeg KK BULOG Program Kerja Raskin / Tahun BADAN PENGAWAS Data Jumlah KK miskin di Padang Data Jumlah KK miskin di Padang Disortir Proses Pembuatan Kartu Raskin Proses penyetuju an Data Jumlah KK miskin untuk Kecamatan Lubeg Program Kerja Raskin / Tahun Bantuan Beras Dari Pemerintah & berita Acara KARTU RASKIN KARTU RASKIN Bantuan Beras Dari Pemerintah & berita Acara Diisi Pembagian Beras / Kelurahan Serta berita acara per Pembagian per kelurahan serta buat kelurahan serta buat surat berita acara surat berita acara untuk lurah untuk lurah Kartu Raskin Terisi Pembagian per kelurahan serta buat surat berita acara untuk lurah Kartu Raskin Terisi Pengecekan Penyerahan Beras Penyerahan Beras Pembayaran Pembayaran Hitung Laporan & Jumlah Uang Raskin / Kelurahan Laporan & Jumlah Uang Raskin / Kelurahan Hitung Daftar Nama KK Yg menerima Raskin per Bulan Daftar Nama KK Yg menerima Raskin per Bulan .

terdapat beberapa keunggulan.Bappeda memberikan program kerja raskin / tahun kepada Bulog agar bulog menyalurkan beras raskin kepada camat atas instruksi pemerintah. 2. Untuk memenuhi kebutuhan pemakai sistem sehingga mempermudah staf camat dan pemerintah dalam mengetahui sejauh mana bantuan sampai ke tangan masyarakat 3.antara lain: 1.dan menghasilkan data jumlah KK miskin untuk kecamatan Lubeg. BPS menyerahkan daftar nama KK dan jumlah KK miskin sekota Padang kepada Camat melalui Bappeda. Pada aliran sistem informasi ini perlu dibuat suatu system informasi yang berbasiskan computer. Pada kantor camat data tersebut diinputkan secara komputerisasi sehingga tersimpan dalam suatu database. Sistem yang baru dapat meningkatkan kinerja karyawan dan memiliki semangat loyalitas kerja yang tinggi. 2.38 Dari alternatif yang kami usulkan pada sistem yang baru . 3. Karena pada system lama masih terdapat pengentirin data secara manual yaitu berupa pengisian data-data dengan tulisan tangan. . Disamping itu. Adapun disain dan prosedur penyaluran beras raskin diterangkan sebagai berikut: 1. Dengan adanya program aplikasi khusus yang didukung dengan penggunaan database akan mempermudah dalam pengolahan data sensus ekonomi dan mampu menghasilkan informasi yang lebih cepat serta efektif dan efisien.

39 4. 6. Pada kantor camat. Pada kantor camat bantuan beras tersebut dilakukan pembagian untuk masingmasing kelurahan dan kemudian diserahkan kepada kelurahan beserta berita acara. 3. Dari contex diagram maka akan dapat diketahui kemana dan dari mana informasi yang ada pada sistem berjalan.2. Setelah kartu tersebut di cek dan cocok dengan data KK yang bersangkutan. Gambaran contex diagram pada sistem informasi pendataan pencari kerja akan dirancang seperti gambar dibawah ini : . 5. 7.maka KK harus menyerahkan kartu tanda keluarga miskin kepada kelurahan. Setelah terkumpulnya uang beras raskin tersebut. masing-masing uang yang disetor oleh masing-masing kelurahan akan dihitung dan diinputkan ke sistem sehingga menghasilkan laporan nama penerima beras untuk masing-masing kelurahan sekecamatan Lubeg.barulah kecamatan menyerahkan beras dan sekaligus KK membayar beras kepada kelurahan. Agar beras tersebut sampai ketangan KK .1.maka kelurahan menyerahkan uang tersebut kepada kantor camat 8.2Contex Diagram Contex Diagram merupakan gambaran umum sebuah sistem karena didalamnya terlihat sembilan karakteristik sebuah sistem.

4.40 BPS BAPED A Penyetoran Uang Raskin CAM AT Bantuan beras dari pemerintah & berita acara PROKER / TAHUN DATA JUMLAH KK MISKIN Nama Terima Bera 0.1 Pembagian beras / perkelurahan serta surat berita acara KK M ISKIN Beras Diserahkan Kartu Miskin & pembayaran beras SISTEM INFORMASI SENSUS EKONOMI Data Jumlah KK Miskin Beras diserahkan Penyetoran Uang Raskin / Kelurahan Daftar Namanama KK yang sudah terima Beras Pembagian beras dari pemerintah & berita acara Bantuan beras dari pemerintah Kartu Miskin BU LOG PROKER / TAHUN Badan pem iksa er Pembayaran uang beras KELU RAH AN Gambar 3. Contex Diagram .

41 3.3 Data Flow Diagram (DFD) Data Flow Diagram (DFD) sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisiknya dengan strukur yang jelas dan merupakan dokumentasi dari sistem yang baik.1.2.5 Data Flow Diagram (DFD) Level 0 .0 Memberikan bantuan beras dari pemerintah & berita acara 5.0 Memberikan nama terima beras kelurahan sekecamatan Badan pem iksa er Gambar 3. BPS Daftar nama2 KK miskin 1.0 bul og Bantuan beras Membayar uang beras Bayar uang kk Kartu miskin 3.0 Beras diserahkan Menyerahkan beras cam at Tanda terima beras Membagikan beras/ kelurahan serta surat berita acara 9.0 Memberikan program kerja raskin /tahun 7.0 Memberikan kartu miskin Pembagian beras serta surat berita acara 4.0 Memberikan daftar nama KK miskin di Kota Padang bapeda Program Kerja Raskin / tahun 2.0 kel ur ahan 6.

1. Pada entity relationship yang dirancang berikut ini menggambarkan bahwa pada sistem yang baru.42 3. benda yang semuanya memiliki nama yang umum. entity dalam suatu tempat. Untuk lebih jejlasnya dapat ditunjukan pada gambar 3. .4. Entity relationship akan memperlihatkan field-field dalam satu kesatuan yang disebut dengan file.7 berikut. dapat dilihat pada gambar bahwa field yang diberi garis bawah merupakan field kuncinya. dalam satu file akan terdapat file kunci yang menjadi penghubung antar file.2.1 Entity Relationship Diagram (ERD) Entity relationship digaram (ERD) adalah suatu model jaringan kerja (Network) yang menguraikan susunan data yang akan disimpan dari sistem secara abstrak. ERD menunjukan hubungan antar entity di dalam sistem. akan dibangun empat file. Dari file-file tersebut semua data mengenai pendataan tenaga kerja akan tersimpan dengan baik dalam sebuah database yang mampu memberikan informasi yang cepat dan akurat.

43 NOREG_KKM JEKEL JUMLAH ANGGOTA NM_TANGGUN GAN NAMA_KK KD_KELURAHAN TGL_LAHIR HUB KELUARGA PEKERJAAN KK MISKIN Tepat_lahir NOT NOREG_KKM TGL_LAHIR T_LAHIR JEKEL MEMILIKI TANGGUNGAN HUB KELUARGA ALAMAT MEMILIKI SETORAN KD_KELURAHAN KEMBALIAN NM_KELURAHAN TOTAL_HARGA HARGA RASKIN / KG JUMLAH BERAS YANG DITERIMA JUMLAH KK YG MENERIMA KELURAHAN MELAKSANAKAN TRANSAKSI RASKIN KD_KELURAHAN ALAMAT NO_FAKTUR TGL_FAKTUR Gambar 3.7 Entity Relationship diagram (ERD .

Adapun desain struktur program Sensus Ekonomi adalah sebagai berikut : Hierarchy Chart Sistem Informasi Sensus Ekonomi Kantor Camat Lubeg Gambar 3.8 Struktur Program .44 Struktur Program Rancangan struktur program terdiri dari modul-modul dan sub modul yang melihat hubungan antara suatu modul program dengan modul program lainya. Dalam hal ini penulis menggunakan alat dokumentasi program HIPO (Hierarchy Plus Input-Proses-Output) dalam pengembangan sistem pendataan pencari kerja untuk membuat spesifikasi programnya.

dan logika programnya.3. Dengang desain terinci ini maka penjabarannya pun akan dilakukan secara terinci dengan memperhatikan hasil yang akan didapatkan secara detail. tabel-tabel yang dapat dilihat pada layar monitor dan kertas-kertas atau cetakan dari printer. Dalam hal ini desain yang dirancang oleh penulis berdasarkan keperluan dan kepentingan untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat bagi semua pihak yang berkepentingan. 3. input. file. Desain output ini merupakan hasil akhir dari pengolahan data yang telah dirancang sebelumnya. Adapun bentuk dari desain outpunya antara lain.4 Desain Output Pada tahap desain output dirancang untuk menentukan kebutuhan output dari sistem baru. . Dengan memperhatikan kebutuhan sistem maka desain output yang penulis rancang sebanyak 2 bentuk output. Dengan adanya desain output maka hasil dari pengembangan sebuah sistem akan terlihat secara fisik oleh user dan pihak-pihak yang membutuhkanya.45 3.3 Desain Terinci Desain terinci merupakan pengembangan dari desain global sebelumnya. Jadi dengan adanya desain terinci secara langsung akan diketahui apa saja yang dihasilkan dari sistem secara langsung akan diketahui apa saja yang dihasilkan dari sistem yang baru dikembangkan tersebut. Adapun bentuk dari output itu sendiri dapat berupa laporan-laporan. pada desain terinci ini akan dibahas mengenai desain output.

keluarga x(15) Alamat x (10) 9(2) x(10) x(20 x(20) x(20) Tempat x(20) 9(10) x (10) x(15) x (10) Nm_Tanggungan x(20) Jekel x(20) Tgl lahir Hub. Laporan Daftar Nama KK Miskis di Kecamatan Lubuk Begalung Dalam informasi pencari kerja ini memberikan informasi mengenai jumlah transaksi pencari kerja yang mendaftar pada hari tersebut.keluarga x(15) x(20) x(20) x(20) x(15) .46 1.4 Desain output laporan KKM Lubeg LAPORAN KKM LUBEG KANTOR CAMAT LUBUK BEGALUNG PADANG Tahun : 9999 Kecamatan : LUBUK BEGALUNG Kelurahan : Nm_kel x(25) No. Tabel 3. 9(2) Nm_KK x(20) Tempat x(20) Jmlah Anggota Keluarga 9(10) Noreg x(10) Jekel x(20) Tgl lahir Pekerjaan x (10) Hub.

Fak 9(2) Kelurahan x(16) Jumlah KK yang menerima x(25) Jumlah beras yang diterima x(25) Jumlah uang yang disetor x(15) Tanda tangan 9(2) x(16) x(25) x(25) x(15) Padang. 99/9999 Camat Lubuk Begalung ( xxxxxxxxxxxxxxxxx ) .47 2. Laporan Terima Raskin Kelurahan Sekecamatan Lubeg LAPORAN TERIMA RASKIN KELURAHAN SE KECAMATAN LUBEG Bulan : 99/9999 No.

3. Desain Menu Login .48 3. Bahan mentah dari informasi adalah data yang terjadi dari proses-proses yang ada pada Kantor Camat Lubuk Begalung. Hasil dari informasi tidak lepas dari data yang dimasukan. desain input tersebut adalah sebagai berikut : 1. Data hasil dari proses merupakan masukan untuk sistem informasi.5 Desain Input Pada tahap desain input merupakan awal dimulainya proses informasi. Adapun desain input yang dirancang oleh penulis disini akan memperlihatkan adanya lima jenis penginputan.

10 Desain Input Kelurahan .49 2. Desain Menu Utama 3. Desain input kelurahan Entri data kelurahan digunakan untuk menginputkan kode_kelurahan dan nama kelurahan yang diambil dari file kelurahan sehingga dapat diketahui nama-nama kelurahan di kecamatan Lubeg. Gambar 3.

11 Desain Input KKM 5. desain input tersebut adalah sebagai berikut : Gambar 3. Desain input tanggungan Pada desain input pasangan digunakan untuk menginputkan nama istri/suami mengenai status hubungan dan tanggungan. . Desain Input KKM Pada desain ini akan terjadi proses penginputan data KKM yang diserahkan oleh BAPPEDA.50 4.

Gambar 3. Desain Input Transaksi Raskin Desain input transaksi raskin untuk mendata beras yang telah disebarkan ke setiap kelurahan .51 Gambar 3.13 Desain Input transaksi raskin .12 Desain Input tanggungan 6.

52 .

Maka disini penulis akan membuat rancangan untuk sensus ekonomi pada kantor camat lubuk begalung.mdb”. adapun filefile tersebut terdiri dari beberapa record. yang terdiri dari 5 file setiap file akan menampung data yang dibutuhkan dalam menghasilkan bentuk output (laporan) yang telah didesain pada desain output. setiap record akan menampung data yang akan diproses menghasilkan informasi. Desain File Kelurahan Tabel 3.53 3. 1. File berfungsi untuk mendesain dan mengorganosasikan data.3.6 Desain File Dalam perancangan sistem informasi dengan menggunakan sebuah database “Dbsensus.10 Desain File Kelurahan a) File Input Kelurahan Nama Database Nama Tabel Field Kunci : dbcamat : lurah : kodekel No 1 2 3 Field name kodekel namakel alamat Type varchar varchar varchar size 10 30 30 Description Kode kelurahan Nama Kelurahan Alamat kantor 2 Desain File KKM Tabel 3. record-record ini terdiri dari beberapa field.11 Desain File KKM b) File Input KK Miskin Nama Database : dbcamat .

54 Nama Tabel Field KUnci Foreign key : kkm : Noreg : Kode_kelurahan No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Field name Noreg Kode_kelurahan Nm_kkm Jekel Tempat Tgl_lahir Jumlah Pekerjaan Alamat Hub_kel Type varchar varchar varchar varchar varchar date varchar varchar varchar varchar size 10 10 20 20 20 8 20 30 30 20 Description Nomor Registrasi KKM Kode Kelurahan Nama KK Jenis Kelamin Tempat lahir Tanggal lahir Jumlah Anggota Keluarga Pekerjaan Alamat Hubungan Keluarga 3 Desain File Tanggungan Tabel 3.12 Desain File Tanggungan KKM c) File Input Istri Nama Database Nama Tabel Field KUnci Foreign key : dbcamat : tanggungan : Not : Noreg No 1 2 3 4 Field name Not Noreg Nm_pasangan Jekel Type varchar varchar varchar varchar size 10 10 20 15 Description Nomor Tanggungan Nomor Registrasi KKM Nama Istri Jenis Kelamin .

7 Desain Logika Program Pada tahap ini menggambarkan logika program yang akan dibuat. dalam hal ini penulis menggunakan penggambaran logika yang yang menggunakan flowchart. Tujuan yang ingin dicapai pada tahap ini adalah untuk memudahkan dalam pembuatan program yang akan .14 Desain File Pemberian Raskin d) File InputTransaksi Beras Nama Database Nama Tabel Field KUnci Foreign key : dbcamat : transaksi : No_Trans : kodekel No 1 2 2 3 4 5 6 7 Field name No_Faktur Tgl_trans kodekel KK menerima J_beras Harga_Raskin Tot J_Setoran Type varchar date varchar varchar int int int int size 10 Description No_Faktur Tanggal Transaksi 10 20 20 20 20 20 Kode kelurahan Jumlah KK yang menerima Jumlah Beras Yg diterima Harga beras /kg Total Harga Jumlah Uang yg disetor 3.55 5 6 7 Tempat Tgl_lahir Hubungan_keluarg a varchar date varchar 30 8 20 Tempat Lahir Tanggal lahir Hubungan keluarga 4 Desain File Transaksi Raskin Tabel 3.3.

dan yang paling berkompeten dalam hal desain logika program adalah para programer-programer yang akan bekerja sama dengan analis untuk mencapai tujuan sistem yang baik. Dengan flowchart yang akan digambarkan berikut menunjukan bagaimana data tersebut mulai diolah sejak diinputkan sampai program tersebut menghasilkan output dengan menggunakan simbol-simbol tertentu dalam setiap menjabarkan keadaan. Program Flowchart Menu Utama Pada flowchart menu utama ini akan memperlihatkan tampilan pertama ketika kita masuk ke aplikasi program yang telah disimpan. . Hal ini tentu akan sangat membantu pihak-pihak yang akan membangun sistem itu sendiri. input dan perulangannya.56 diterapkan pada sistem yang akan dibangun. 1. seperti proses. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa desain logika program merupakan hal yang terpenting untuk membangun sistem yang berbasis komputer.

Program Flowchart Menu Entri Menu entri merupakan program yang menampung pertama kali data yang akan dimasukan kedalam sebuah database.57 S r ta t S t V rA a e a wl T m il Mn a p eu U m ta a P = ““ il In u P p t il P = “1” il Y E tr _D ta n a T Y Mn eu Lp r n a oa P = “2” il T S p to Gma a br 3. .1 : P g mF w h rt M n U m 4 ro ra lo c a e u ta a 2.

15 : Program Flow chart M enu Entry 3. Program Flowchart Menu Laporan Program flowchart menu laporan dibawah ini akan menggambarkan bagaimana menu laporan ini dibuat berdasarkan urutan-urutan dalam pembuatan program untuk menu-menu laporan yang akan ditampilkan sebagai berikut : .58 M enu Entry Set Varariabel Tam M pil enu Entry Pil = “ “ Input P il Y Pil = “1” T Pil = “2” T Y Y Input _K elura han Input _K M K Pil = “3” T Input _Tangg ungan T Pil = “4” Y Input _Transa ksi Raskin Return G ambar 3.

59 Menu Laporan Set Varariabel Tampil Menu Laporan Pil = “ “ Input Pil Pil = “1” T Y Lap. KKM Se Kecamatan Lubeg /th Y Lap Terima Raskin kelurahan / bulan Pil = “2” T Return Gambar 3. Program Flowchart Entry Data Kelurahan Pada program flowchart entri data kelurahan ini akan menjadi tempat untuk menginputkan data mengenai jumlah kelurahan yang ada di kecamatan Lubuk Begalung : .16:Program Flowchart Menu laporan 4.

17. .60 E tri _D ta _K lu h n n a e ra a S t V ra b l e a ria e A a wl B k FileK lu ha ua e ra n T In u D ta pt a In u K pt d _K l e B c File aa S pn im a =” ” Y K _k l = v d d e k Y P sa T rk n k e n e o e si Y Sim a K pn d _k l e T m il D ta a p a P =“ d il E it” Y E it D ta d a Y U d te D ta pa a Y Y T Pil = “ a u H p s” Y H p D ta a us a T Pil = “ e k C ta ” Y P t D ta rin a T T K lu r e a =” ” Y Y T tu File K lu h n u p e ra a R tu m n e rn e u Gambar 3. Program Flowchart Entry Data KKM Flowchart Entry Data Penempatan juga untuk menginputkan data-data biodata singkat tentang kepala keluarga miskin. Program Flowchart Entry Data Kelurahan Program Flowchart Entry Data Kelurahan 5.

61 E ntri _Data _KKM Set Varariabel Awal Buka File KKM T Input Data Input noreg Baca File Sim pan =”Y” Noreg = vnoreg Y Pesan T erkoneksi Y Sim Noreg pan T pil Data am Pil = “E dit” Y E Data dit Y Update Data Y Y T Pil = “Hapus” Y Hapus Data T Pil = “Cetak” Y Print Data T T Keluar =”Y” Y T utup File Input _kkm iskin Return m enu Gambar 3.19 Program Flowchart Entry Data KKM 6. Program Flowchart Entry Tanggungan .

Entri _Tanggungan Set Varariabel Awal Buka File _inpu _tanggungan T Input Data Input not Baca File Simpan =”Y” Not = vnot Y Pesan Terkoneksi Y Simpan Noreg Tampil Data Pil = “Edit” Y Edit Data Y Update Data Y Y T Pil = “Hapus” Y Hapus Data T Pil = “Cetak” Y Print Data T T Keluar =”Y” Y Tutup File Input _tanggungan Return menu 7.62 Entri data lapor merupakan tempat untuk menginputkan data istri dari kepala keluarga miskin. Gambar 3.20 Program Flowchart Entry Data Tanggungan KKM Flowchart Entri Data Transaksi Raskin .

Entri _Transaksi _R Set Varariabel Awal Buka File _inpu _Pembelian Beras T Input Data Input Kd _Kel Baca File Simpan =”Y” Noreg = vkd Y Pesan Terkoneksi Simpan Kd _kel Tampil Data Pil = “Edit” Y Edit Data Y Update Data Y Y T Pil = “Hapus” Y Hapus Data T Pil = “Cetak” Y Print Data T T Keluar =”Y” Y Tutup File Input _Pembelian _Beras Return menu .63 Entri data Transaksi raskin merupakan tempat untuk mengentrikan data beras yang telah di sebarkan ke seluruh kelurahan sekecamatan lubeg.

Program Flowchart Laporan Terima Raskin Per/ Bulan . Laporan KKM sekecamatan lubeg / th Set Variabel awal Buka File Laporan KKM sekecamatan lubeg Tampil Laporan Baca File KKM sekecamatan Lubeg T Tampil Laporan Tutup File KKM sekecamatan Lubeg Cetak Data Return Y Cetak Laporan 9.64 8. akan memperlihatkan gambaran dari urutan tahapan yang ada pada program flowchart. Program Flowchart Laporan KKM sekecamatan Lubeg Program Flowchart Laporan KKM ini.

Laporan terima Raskin/bulan Set Variabel awal Buka File Laporan terima raskin per bulan Tampil Laporan Baca File Laporan Terima Raskin /bulan T Tampil Laporan Tutup File Laporan terima raskin / bulan Cetak Data Return Y Cetak Laporan 3.4 Modul Program .65 Program Flowchart Laporan Pencaker Tahunan ini akan menggambarkan adapun dari program yang akan dibuat.

Input Data Kelurahan Gambar 3.28 Input Data KKM c ) Input Data Tanggungan .27 Input Data Kelurahan b) Input Data KKM Gambar 3.66 Modul program ini merupakan hasil dari dan bentuk mulai dari input sampai pada laporan seperti terlihat pada gambar dibawah ini : a.

31 Input Data Pemberian Beras i) Laporan KKM Lubeg .67 Gambar 3.29 Input Data Tanggungan d) Input data pemberian Beras Gambar 3.

68 j) Laporan Terima Raskin Kelurahan /bulan .

69 BAB IV .

Sistem yang baru dapat membantu Kantor Camat yang berada di Kecamatan Lubuk Begalung dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bagaimana menangani kasus kemiskinan dengan mengetahui jumlah penduduk miskin sehingga dapat dihasilkan informasi lebih cepat. 2.1 Kesimpulan Berdasarkan pembahasan pada bab-bab sebelumnya. Dengan adanya database pada Kantor Camat diharapkan adanya pengarsipan yang teratur sehingga data-data tidak mudah hilang dan memudahkan dalam mendapatkan informasi mengenai jumlah penduduk miskin. Dengan adanya informasi mengenai jumlah penduduk miskin akan membuat tugas dari kantor camat menjadi terarah dan terjadwal sehingga pimpinan akan dengan cepat mengambil keputusan yang tepat dan cepat dalam menagani masalah sensus ekonomi 4. yang sedang Mengetahui dan menganalisis sejauh mana kemampuan sistem berjalan dalam memberikan informasi mengenai data-data penduduk miskin yang ada di Kecamatan Lubuk Begalung. Adapun kesimpulan-kesimpulan tersebut antara lain : 1. Dengan menggunakan Bahasa Pemrograman JAVA untuk sistem informasi sensus ekonomi yang membutuhkan jumlah penduduk miskin maka informasi menjadi lebih akurat dengan waktu pencarian yang relative singkat. 5.70 PENUTUP 4. maka pada bab yang lain terakhir ini penulis akan mengambil kesimpulan.2 Saran-saran . 3. 4.

Penerapan system komputerisasi secara optimal dengan menggunakan sistem yang baru untuk menjawab tantangan perkembangan zaman seperti sekarang ini. Menerapkan sistem yang baru melalui proses uji coba dan adaptasi dari sistem yang lama kesistem yang baru untuk mengetahui peningkatan dari sistem yang baru pada pendataan jumlah penduduk miskin di Kecamatan Lubuk Begalung Padang. 4. 3. Perlunya adanya koordinasi dan kerja sama yang lebih baik antar sub bagian yang satu dengan yang lainya sehingga sistem yang baru dapat dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. 2. Perlunya dilakukan pendekatan dan pengembangan sistem dimasa yang akan datang untuk menjaga kelangsungan hidup sistem tersebut. 5.71 Berdasarkan kesimpulan diatas maka dapat diberikan saran-saran yang antara lain sebagai berikut : 1. Melatih sumber daya manusia (SDM) dalam penerapan sistem yang baru sehingga system yang baru dapat berjalan dengan lancar. Daftar Pustaka .

(2003). Budi dkk. Yogyakarta: Andi Offset. Yogyakarta: Andi Offset.A Hoffer. Bambang. CA:Benjamin/Cumming Publishing Kadir. Konsep & Tuntunan Praktis Basis Data.M. Comolly T. Mudah Belajar Java. Kadir. Esensi-esensi Bahasa Pemrograman Java.72 Oetomo. Pemrograman Java. Bandung: Informatika. Just Java. Fikri dkk. Membuat Aplikasi Database dengan Java2. Yogyakarta: Andi Offed. Pengenalan Sistem Informasi. Database System-A Practical Approch to Design. Bandung : Informatika. (1989).. Jogianto. (2005). Abdul. H. Analisa & Disain Sistem Informasi . Redwood City. (1995). et all. ELex Media Komputindo Gramedia. Linden Peter Van Der. (2001). Raharjo. (2000). Dalam Agnes Heni Triyuliana. Jakarta: PT. Yogyakarta: Andi Offsed . (1996). (2005). (2007). (2005). Abdul. Perencanaan & Pembangunan Sistem Informasi. Modern Analysis and Design.M. Budi Sutedjo Dharma. Rijalul. Leman. (2002). J. Semarang: Wahana Komputer. (2006). Yogyakarta : Andi Offset. Addison-Wesley. Implementation and Management. Konsep Bahasa Pemrograman. Hariyanto. Metodologi Pengembangan Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi Offsed Binanto Iwan. (1997). Yogyakarta : Andi Offset. et all.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful