LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI PERCOBAAN IV

KEHAMILAN HCG

DISUSUN OLEH :

KELOMPOK E4
 SRI NURASIAH  SUKARTIN ROHMINI  SULASTRI ISKANDAR 11264 11265 11266

TANGGAL PERCOBAAN NAMA ASDOS

: 13 NOVEMBER 2011 : FITRI

AKADEMI KEBIDANAN SALEWANGAN MAROS 2011/2012

KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul: Kehamilan HCG. Makalah ini kami susun berdasarkan hasil praktikum yang telah kami lakukan. Kami menyadari bahwa di dalam pembuatan makalah ini, berkat bantuan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak terutama kepada dosen pembimbing kami dr. ROMY HEFTA MULYA dan asisten dosen FITRI. Untuk itu dalam kesempatan ini kami menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu. Kami menyadari bahwa dalam proses penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya. Namun demikian, kami telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki sehingga dapat menyelesaikannya dengan baik dan oleh karenanya, kami dengan rendah hati dan dengan tangan terbuka menerima masukan,saran dan usul guna penyempurnaan makalah ini. Dan kami juga sangat berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca.

Maros,13 November 2011

Penulis

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG 1.2 RUMUSAN MASALAH 1.3 TUJUAN PRAKTIKUM BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB III METODOLOGI PERCOBAAN 3.1 ALAT DAN BAHAN 3.2 CARA KERJA BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 HASIL 4.2 PEMBAHASAN BAB V PENUTUP 5.1 KESIMPULAN 5.2 SARAN DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

Pada awal trimester pertama kadar HCG meningkat sehingga corpusliteum gravilitasi. HCG HCG (Human Choriotik Gonadotropin) adalah hormone yang terkandung atau terdapat pada urine/darah merupakan golongan glikoprotein. . gonadotropin yang di produksi oleh plasenta sedangkan FSH dan LH diproduksi oleh hipofisis anterior.Estrogen. Dimana disini menghasilkan steroid yang dihasilkan yaitu :Androgen.BAB I PENDAHULUAN 1. Harus diketaui bahwa hormone HCG hanya terdapat pada ibu hamil. HCG dapat dideteksi melalui 2 cara yaitu :  Melalui urine : dapat dideteksi jika usia kehamilan 1 – 2 minggu atau 7 – 14 hari setelah pembuahan  Melalui darah : dapat dideteksi jika usia 8 – 10 minggu setelah pembuahan. chromatografi. HCG dihasilkan oleh tropoblas (bakal janin). Pada termister ke 2 – 3 kadar HCG meningkat karena menghasilkan plasenta.dan Progesteron.1 Latar Belakang Makalah ini kami buat agar pembaca mengetahui adanya hormone HCG di dalam urine untuk tes kehamilan dengan tekhnik imunologik secara aglutinasi ibu dan hamil.

. .2 Rumusan Masalah a.3 Tujuan Praktikum  Untuk mengetahui apa pengertian dari HCG?  Mampu menentukan adanya hormone HCG di dalam urine untuk tes kehamilan dengan tekhnik imunologik secara aglutinasi dan chromatografi.Jelaskan hormone yang terdapat pada kehamilan HCG? 1.  Untuk mengetahui fungsi HCG.1.Apa pengertian dari HCG? b.  Untuk mengetahui macam – macam hormone steroid seks dan fungsinya.Mengapa control positif jika ditambah antiserum dapat menggumpal (positif)? d.Apa fungsi dari androgen. estrogen dan progesterone? c.

meningkatkan kalsifikasi tulang. Estriol (E3) (100%). penengkatan pertumbuhan. mempengaruhi rasa lapar dan haus. Efek meningkatkan pertumbuhan pada endometrium dan payu dara.BAB II TINJAUAN PUSTAKA Hormone steroid seks terdiri atas 3 hormon yaitu hormone androgen. Dihidroepiandrosteron (14%).OHP) (40 – 70%). efek vascular meningkatkan aliran darah. perilaku seksual dan agresif. 20α – hidroksiprogesteron (5%). laju metabolism kepekaan terhadap karbohidrat. karakteristik seks sekunder wanita. Hormone tersebut memiliki fungsi mempersiapkan uterus untuk kehamilan. karakteristik seks sekunder pada pria.  Hormon estrogen terdiri atas 3 macam yaitu Estradiol -17β (E2) (100%). anabolic ringan. osifikasi dan eritropoiesis. spermatogenesis. . mempertahankan kehamilan. hormone estrogen. hormone progesterone.  Hormone progesterone terdiri atas 3 macam yaitu progesterone (100%). 17α – hidroksiprogesteron (17α . anbolisme protein. mempersiapkan kerja endometrium untuk kerja progesterone. Hormon tersebut memiliki fungsi dalam mempersiapkan uterus untuk ovulasi dan pembuahan.  Hormone androgen terdiri atas 4 macam yaitu 5α – dihidrotestosteron (100%). mungkin berkaitan dengan perilaku seksual. Hormone tersebut memiliki fungsi dalam diferensiasi mudigah pria. Androstenedion (8%). Testosterone (50%). merangsang pertumbuhan kelenjar payudara. dan Estron (E1) (1%). neovaskularisasi.

hCG disekresikan. Seiring dengan perkembangannya. walaupun korpus letium esensial bagi kehamilan mamalia lain (Lutjen et al. tetapi setelah minggu ke – 10 kadar meningkat secara lebih nyata (Tulchinsky dan Hobel. plasenta juga menghasilkan estrogen dan progesterone. fungsi endokrin plasenta jauh lebih luas karena plasenta membentuk berbagai hormone dan releasing factors yang serupa dengan yang dihasilkan oleh hipotalamus dan organ endrokrin ibu lainnya baik sirkulasi ibu maupun sirkulasi janin sehingga produk tersebut dapat mempengaruhi fisiologi ibu dan perkembangan janin. menjadi plasenta. Perubahan endokrin pada kehamilan Perubahan fisiologis pada kehamilan dikendalikan oleh perubahan sekresi hormone. Sinsitiotrofoblas menggunakan kolesteron ibu sebagai substrat untuk membentuk progesterone. Sel ini berdiferensiasi menjadi sel trofoblas. dan dapat dideteksi. 1984).  Hormon steroid Kadar progesterone mula – mula menigkat secara bertahap. kadar sudah meningkat sampai tiga kali lipat. yang berkembang dari trofoblas. Tidak banyak perubahan dalam sekresi progesterone antara minggu ke – 5 dan ke – 10. Namun. meningkatkan produksi hormone steroid ovarium. Sinsitiotrafoblas. Pada akhir trimester pertama. terus menghasilkan hCG. kadar progesterone 50% lebih tinggi dari pada kadar face luteal dan pada aterm. Produksi 17α – hidroksi – progesterone oleh korpus luteum manusia menurun dari minggu ke – 6 samapi 9 seirin dengan peningkatan produksi dari plasenta. 1973). di sekresi vagina sebelum implantasi. yang merangsang sekresi dari korpus luteum. pengangkatan ovarium). Pengukuran metabolit progesterone menggambarkan fungsi plasenta. Biasanya hCG .  Gonadotropin chorionic manusia hCG mula – mula diproduksi oleh sel lapisan lusr blastokista. Produksi progesterone oleh plasenta sudah memadai pada minggusetelah ovariektomi (ooforektomi. Sel tropoblastik menghasilkan hCG.

 Hormone adrenal dan hipofisis Ukuran dan aktivitas kelenjar adrenal meningkat selama kehamilan.sebaliknya. Estrogen merangsang pembentukan kortisol kortisol (trans oleh adrenal dengan menghambat metabolism kortin).  Relaksi Relaksin dapat diisolasi dari korpus luteum.  Laktogen plasenta manusia Seiring dengan penurunan kadar hCG. hPL memiliki sifat serupa dengan hormone pertumbuhan dan prolaktin. Saat lacuna mulai terbentuk oleh invasi sinsitiotrofoblas hormone kemudian dapat berdifusi kedalam darah ibu. kemudian turun ke kadar renadah yang menetap selama kehamilan.10 minggu setelah pembuahan. adrenal meningkat selama kehamilan. terjadi peningkatan sekresi hPL. Zat ini mungkin disintesis di ovarium dan disimpan di plasenta. Kadar hCG yang terus – menerus rendah berkaitan gangguan perkembangan plasenta atau kehamilan. Relaksin memiliki peran dalam pelunakan ligamentum elastic tulang panggul dan telah digunakan secara klinis pada pematangan serviks selama induksi peersalinan. Hcg. Kadar hCG memiliki struktur yang sangat mirip dengar bekerja pada reseptor LH sehingga usia korpus luteum memanjang. antibody terhadap hCG diberikan kepada wanita hamil menyebabkan korfus leteum menyusut. korpus luteum dipertahankan dan sekres teron meningkat. Kadar hPL meningkat sejajar dengan ukuran plasenta dan berkorelasierat dengan berat janin dan plasenta. yaitu bersifat laktogenik dan merangsang pertumbuhan jaringan ibu dan janin.dapat dideteksi di darah ibu 8 . Kadar relaksin paling tinggi pada trimester pertama. Apabila hCG diberikan kepada wanita hamil. Pembentukan hCG maksimal pada 60 – 90 hari. Progesterone .

hCG. Kadar prolaktin meningkat secara progresif sepanjang kahamilan sampai kadarnya 20 kali lipat dari pada kadar prahamil. yang sulit dideteksi pada hamper sepanjang kehamilan. dan perubahan fungsi hati dan ginjal menyebabkan kadar T3. Jumlah gonadotrof menurun karena konsentrasi estrogen yang meningkat menghambat pelepasan FSH dan LH. Sebagian besar besar peningkatan ukuran ini disebabkan oleh peningkatan jumlah dan aktivitas sel kelenjar hipofisis anterior.meningkatkan resistensi jaringan terhadap kortisol dengan bersaing di tingkat reseptor dan mengikat protein pengikat –kortisol . Pengamatan ini mendorong digunakannya secara klinis kortisol eksogen sebagai pengobatan untuk secara klinis kortisol eksogen sebagai pengobatan untuk penyakit tersebut. walaupun konsentrasi . Estrogen merangsang sintesis TBG oleh hati 50 – 100 kali lipat yang menyebabkan peningkatan jumlah total T3 dan T4. Sekresi kortisol diatur oleh corticotrophin – releasing hormone dari hipotalus. Namun. yang mempengaruhi pekepasan ACTH.  Hormone tiroid Estrogen. estrogen. sel penghasil prolaktin meningkatkan dari 10% menjadi 50% populasi sel. TBG) berubah. di bawah pengaruh progesterone dan estrogen. dan kolesterol oleh adrenal meningkat selama kehamilan. Baik progesterone maupun estrogen bekerja secara sirnergistis untuk meningkatkan produksi mineralokortikoid.hal ini juga menyebabkan peningkatan produksi kortisol. dan globulin peningkatan tiroid (thyroid binding globulin. Sintesis andro – gen. MH. Selama kehamilan. T4. progesterone. misalnya arthritis rheumatoid dan eczema. ` Peningkatan kadar kortisol dalam darah menimbulkan efek positif pada penyakit tertentu. kelanjar hipofisis membesar secara mencolok. dan β – endorphin dari kelenjar untuk menghasilkan kortilasol.

garis tengah pembuluh membesar dan resistansi vascular turun. taut celah. dan mitokondria. Perubahan ini mengakomodasi peningkatan aliran darah ke plasenta.  System reproduksi o Pembuluh darah Pembuluh daraj uterus mengalami sejumlah perubahan yang mencolok dank has selama kehamilan. peningkatan nafsu makan. Perjalanan darah melalui arteri yang melebar dan berkelok – kelok menyebabkan uterin “souffle”. Ketiga lapisan miometrium menjadi semakin jelas karena otot uterus mengalami hiperlansi (pembentukan serat baru) dan hipertrofi (peningkatan panjang dan kerebalan serat otot yang sudah ada). dan rasa lelah. Endometrium menebal menjadi desidua. Seiring dengan kemajuan kehamilan. saat timbul ddan kecepatan potensial aksi miometrium berubah. Aliran darah uterus meningkat . . misalnya peningkatan suhu tubuh. yang dipetahankan di bawah kondisi tekanan darah yang rendah. Keadaan hamil mirip dengan hipertiroidisme pada beberapa aspek. sedangkan sel otot meningkat kandungan protein kontraktil. yang dapat didengar melalui steteskop atau dengan bantuan sonicaid. Pada 70% wanita hamil. ritikulum sarkoplasma. kelenjar tiroid membesar karena aktivitas tiroid meningkat dan pengeluaran iodium melalui ginjal meningkat.  Uterus Uterus mengalami peningkatan ukuran dan perubahan bentuk.bentuk bebas tetap dalam rentang fisiologis normal. hCG memiliki aktivitas TSH ringan sehingga zat ini merangsang pembentukan T4 dan T3 di jaringan perifer.

5 cm. daerah ini di tutupi oleh bulu pada masa pubertas. . dr. ismus membentuk Segmen Bawah Uterus (SBU). labianya mengandung jaringan erektil  klitoris (kelentit) adalah sebuah jaringan eraktil kecil yang serupa dengan penis laki – laki. labia mayora panjangnya kira – kira 7. os eksternal menyatu ke SBU. Romy Hefta Mulya dan dr. pembuluh darah dan serabut saraf. Sardina) ORGAN PEREMPUAN UNTUK PEMBENTUKAN KETERUNAN Organ untuk pembiakan atau organ reproduksi dapat dibagi dalam organ externa dan organ interna. dan jaringan otot polos.  vestibula di setiap sisi di batasi oleh lipatan labia dan bersambung dengan lapisa n vagina. adalah dua lipatan kecil dari kulit di antara lapisan atas labiamayora. sebuah batalan lemak yang terletak di dapan simpisis pubis. ismus uterus memanjang dari sekitar 7 menjadi 25 mm. dari minggu ke – 32 sampai ke – 34.  labia mayora(bibir besar) adalah dua lipatan tebal yang membentuk sisi vulva dan terdiri atas kulit dari lemak.Pada awal kehamilan.  mimfae atau labia minora (bibir kecil). Seiring dengan terjadinya pendataran (effacement) pada sekitar 36. (Sumber : Buku Ajar Biologi Reproduksi. letaknya anterior dalam vestibula. kelanjar festibularis mayor (beartholini) terletak tepat di dalam labia mayora di setiap sisi. Organ interna bersama – sama di kenal sebagai vulva dan terdiri dari atas bagian – bagian berikut :  mons veneris.

letak uterus sedikit ante fleksi pada bagian lehernya dan antr versi (meliuk agak memutar ke depan) dengan fondusnya terlatak di atas kandung kencing. Lakukan sempit di depan di sebut fornix anterior dan ysng di sisi – sisinya disebut fornix lateral. sedangkan yang di belakang disebut fornix posterior vagina.Panjang uterus adalah 5 s/d 8 cm da beratnya 3060 gr. ototnya disebut miometrium dan selaput lendir yang melapisi sebelah daalamnya disebut endometrium mentupi sebagian besar permukaan luar uterus. berbentuk buah pir. dan antara kedua lapis ini terdapat sebuah lapisan dari jaringa eraktil terdiri atas jaringan areoler.Uterus terbagi atas tiga bagian yaitu.Organ Reproduksi Bagian Dalam. Panjang vagina dari vestibula sampai uterus. Struktur : Dinding vagina terdiri dari atas tiga lapisan yaitu : lapisan dalam adalah selaput lendir (membrane mukosa) yang dilengkapi lipatan – lipatan atau rungae. Persedian darah di dapat dari arteri uterinya dan arteri ovaria.Di bawah bersambung dengan vagina dan di sebelah atasnya tuba uterinya masuk dalamnya.VAGINA vagina adalah tabung berotot yang dilapisi membrane dari jenis epithelium bergaris yang khusus. uterus adalah organ yang tebal. dan di sebelah belakang naik lebih tinggi dari yang di depan. pembuluh darah dan beberapa serabut otot tak bergaris. berotot. . yang terletak did ala velvis. UTERUS Struktur . lapisan luar adalah lapisan otot yang terdiri atas serabut longitudinal dan melingkar. dialiri pembeluh darah dan serabut saraf secara berlimpah. terletak di dalam pelvis.). dua ovarium dan tuba uterine (Fallopian). adalah uterus. dinding – dindingnya bersamabuang secara normal dan mengelilingi bagian bawah servix uteri. sehingga mempunyai rupa seakan – akan ditutupi pipilae (selaput lendir vagina terdiri sel epitel gepeng berlapis.

kedua ovarium adalah kelenjar berbentuk terletak di kanan dan kiri uterus.sesudah keluar ovarium. di sebelah kiri dan di sebelah kanan terdiri atas jaringan ikat dan otot berisi pembuluh darah dan ditutupi peritoneum. fungsi uterus.  endometrium di siapkan untuk menyiapkan penerimaan ovum yang telah dibuahi itu dan ovum itu sekarang tertanam didalamnya. OVARIUM Sruktrur .di garis tengah badan (korpus) uterus melebar ke lateral pada setiap sisi uterus sampai dinding velviks.bagian sembung pada bgian muara uterine  badan uterus melebar dari fundus ke serviks sedangkan antara badan dan serviks terdapat ISTEMUS. .membentuk ligament lebar. tuba uterine bawah danterikatdi sebelah belakang oleh ligamentum latum uteri. fundus. Ligamen-ligamen pada uterus.di antarkan melalui tuba uterine dan uterus.Ligamen ini berjalan dari sudut atas uterus kedepan dank e samping melalui analus inguinalis profundus kekanalis inguinalis.Setiap ligament panjangnya 10-12. Ligamen lebar(LIGAMEN LATU UTERI) peritoneum yang menutupi uterus .5 cm.  untuk menahan ovum yang telah di buahi selama perkembangan. Ligamentum teres uteri ada dua buah.peritoneum melipat di antara badan uterus dan kandung kencing di depannya membentuk kantong utero vasikuler.  sebutir ovum. di biji buah kenari.

dan 14 hari selanjutnya. kemudian di susul 14 hari tahap sekretorik. dengan ovum dan sel telur yang secara normal terjadi di dalam tube uteruna sebagai lanjuta hubungan kelamin. Endrometrium menjadi tebal dan lembut. Masa menstruasi berlangsung kira – kira 5 hari. (Sumber : Buku Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis. Sejumlah spermatozoa di tumpahkan ke dalam vagina. yang disekresikan oleh ovarium. Tahap ini dikendalikan oleh ustrogen. sedangkan pengeluaran ustrogen sendiri dikendalikan oleh FSH (folicle – stimulating – hormone = hormone perangsang folicle) dari hipofisis. 14 hari persiapan untuk ovulasi. Ovulasi terjadi pada 14 hari pertama. Bila hanya ovum yang tidak di buahi yang tiba dalam uterus maka pada hari ke – 28 endometrium runtuh dan menstruasi pun terjadi. dan siklus diulang sekali lagi. Parce) . pada kira – kira hari ke–21. tetapi bila tidak ada ovum yang dibuahi maka terjadi bendengungan di dalam kapiler – kapiler dan siap untuk disusul dengan masa menstruasi. Masa sesudah menstruasi adalah tahap perbaikan dan pertumbuhan yang berlangsung sembilan hari ketika selaput terlepas untuk diperbaharui. selama masa ini epithelium permukaan lepas dari dinding uterus dan pendarahan pun terjadi. siap untuk ditanami ovum yang dibuahi.Siklus menstruasi Siklus menstruasi terdiri atas perubahan – perubahan terus dan di dalam ovarium dan uterus. Endometrium disiapkan untuk kedatangan ovum yang dibuahi. Spermatozoa itu berjalan melalui uterus dan masuk melalui tuba uterine. Pembuahan adalah hasil penggabungan sel reproduktif laki – laki. Pada masa siklus menstruasi rata – rata 28 hari. yang dikembalikan oleh progesterone yang dikeluarkan oleh korpus luteum. Evelyn C. spermatozoon.

. mucosa endometrium tidak dapat dipertahankan lagi. darah keluar bersama – sama dengan lapisan endometrium (stratum spongiosa dan stratum compacta) akan terlepas berupa potongan – potongan kecil jaringan ikat dan kelenjar sebagi darah menstruasi. produksi hormone progesterone menurun. Dengan hormone progesterone yang dihasilkan oleh corpus luteum. kelenjar pada endometrium akan tumbuh berkelok – kelok menghasilkan banyak secret yang berupa cairan. akibatnya terjadi kontriksi pembuluh darah arteri. Jumlah darah yang hilang pada waktu menstruasi rata – rata 50 – 60 ml dalam waktu 2 – 7 hari. Pembuluh darah juga berkelok – kelok. Sifat utama darah menstruasi adalah tidak dapat membeku disebabkan adanya enzim proteolytic yang bmerusak zat – zat pembeku yang ada di dalam darah. corpus luteum menjadi corpus albicans. lapisan endometrium semakin menebal dan akhirnya lapisan endometrium terbagi atas tiga lapisan yaitu : o Lapisan paling luar (dekat dengan myometrium) disebut stratum balase o Lapisan tengah yang agak longgar disebut stratum spongiosa o Lapisan paling dalam merupakan lapisan yang paling padat disebut atratum compscta Apabila tidak terjadi fertilisasi.PERUBAHAN YANG TERJADI PADA ENDOMETRIUM Dinding uterus terdiri dari 3 lapisan yaitu : o Endometrium Endometrium terletak pada lapisan paling dalam o Myometrium Myometrium merupakan lapisan otot yang terletak di bagian tengah o Perimetrium Perimetrium merupakan lapisan peritoneum yang melapisi dinding sebelah luar.

fase sekresi.Graaf selama pertumbuhan folikel menjadi folikel graaf terjadi proses pembentukan dan pengeluaran hormon estrogen. FK UNHAS 2009) SIKLUS MENSTRUASI Siklus menstruasi pada wanita terdiri dari tiga fase yaitu fase proliferasi. Setiap bulan setelah haid. Fase Proliferasi Fase ini dikendalikan hormon estrogen maka disebut juga “fase estrogenic”.ovum terlepas dan terlempar keluar. hipofisis anterior mensekresikan FSH. Adanya estrogen akan menghambat pegeluaran FSH dan memacu pengeluaran LH yang dikeluarkan oleh lobus anterior hipofisis. terjadi kembali pertumbuhan endometrium dalam tiga fase.Selama membesar fase dan ini endometrium terus menebal. Hormon ini berpengaruh terhadap proses pertumbuhan dan pematangan ovum dan folikel. 2.Perubahan endometrium dipengaruhi oleh hormone estrogen . (Sumber : Buku Ajar Anatomi Umum. yaitu fase menstruasi.dan fase menstruasi. Fase Sekresi (fase progestero) Fase ini terjadi pada hari ke-14 sampai hari ke-28 dari siklus. 1. Estrogen berfungsi untuk membangun endometrium rahim menebal hingga 5-7 cm.dengan pecahnya folikel graaf. estrogen juga memengaruhi kelenjar serviks untuk menghasilkan cairan encer. ploriferasi.Folikel graaf yang pecah pada saat ovulasi berubah menjadi korpus rubrum yang mengandung banyak darah.Arteri-arteri kelenjar endometrium tumbuh.Pada tahap akhir.disebut ovulasi kira-kira ke-14 dari suatu siklus.Setelah selesai pendarahan. dan fase sekresi.Selain itu.

akan segerah terjadi perubahan yang mencegah sperma lain masuk.Setelah sperma memasuki uterus.Setelah sperma memasuki ovum.kontraksi pada dinding uterin akan membantu sperma.Bukaan tersebut akan mengeluarkan enzim pelarut pelusida pada oosit sekunder. Proses masuknya sperma akan merangsang oosit sekunder menyelesaikan pembelahan miosis keduanya. FERTILISASI KEHAMILAN Fertilisasi adalah penggabungan sperma dan ovum.Sedangkan ovum akan tetap vertil selama 24 jam setelah ovulasi.dam sel-sel evites dikeluarkan sebagai darah haid dari rongga uterus ke vagina. 3.Oleh karena hormon estrogen dan progesteron berhenti dikeluarkan.muncul bukaan dibagian okrosom sperma. .sperma akan tetap hidup selama beberapa hari.Setelah ejakulasi ke dalam saluran reproduksi wanita.mendekati ovum.mucus.kemudian membentuk pronukleus zigot yang diploid.dan progesteron yang disekresikan oleh korpus luteum sesudah ovulasi. Dengan menurunnya dan hilangnya progesterone dan estrogen FSH aktif diproduksi lagi dan siklus dimulai kembali.Jika tidak ada kehamilan korpus liteum berdegenerasi sehingga progesteron dan estrogen menurun bahkan sampai hilang. Setelah sperma bertemu dengan ovum. Fase menstruasi Tahap ini berlangsung selam 4-6 hari dalam satu siklus. Pronukleus jantan akan melebur dengan pronikleus betina.Biasanya sperma akan kehilangan ekornya saat masuk untuk membuahi ovum.Kepala sperma yang bersifat haploid membengkak dan membentuk prunukleus.Dara.maka endometrium mengalami degenerasi.

sel-sel bagian dalam di sebut embrioblas.rongga berisi cairan di sebut blastosol. 3.delapan sel dan akhirnya akan membentuk kelompok sel baru. Blastosit berdiferensiasi menjadi tiga bagian yaitu : 1.sel-sel telur disebut tropoblas. PERKEMBANGAN EMBRIO DALAM RAHIM Proses perkembangan embrio dalam rahim adalah sebagai berikut: Telur yang telah dibuahi oleh sperma akan membentuk zigot.Zigot akan tumbuh menjadi embrio dalam uterus sejak terjadi vertilisasi hingga dilahirkan.terjadilah pembelahan sel pembelahan ini terjadi saat telkur dibuahi berjalan dari oviduk ke uterus yang memakan waktu 3-5 hari.yang disebut blastosit.Setelah 24 jam. 2.empat sel.Yang merupakan suatu benda bulat seperti buah murbei yang disebut stadum atau fase morula.Inflantasi terjadi pada hari ke-7 atau ke-8 inflantasi terjadi karena sel tropoplas mengeluarkan enzim proteolitik.Akan tetapi antara bintik benih dengan trosih .Waktu kehamilan berkisar antara 266 hari atau 38 minggu. Proses perubahan morula menjadi blastosit disebut blastulasi kemudian turun keuterus menanamkan diri diindometrium atau melakukan inflantasi.Kemuadian embrioblas membelah diri sehinggah menjadi satu kelompok sel yang sedikit mennonjol yang diberi nama titik benih.kemudian zigot digerakkan oleh silia oviduk menuju ke uterus.Morula membentuk bola berongga. Sel telur yang telah dibuahi akan mengalami pembelan menjadi dua sel.

otot tulang dan jaringan ikatan jaringan lain.  Kantong kuning telur Kantong ini adalah membrane yang dibatasi endoderma. Setalah terjadi blastula maka stadium selanjutnya adalah stadium grastula. Saat embrio tumbuh.berhubungan pada suatu tempat yang disebut selom(ceolom).alat pernapasan. Cairan amnion berfungsi melindungi embrio dari gesekan dan membantu regulasi suhu tubuh embrio.membran-membran tersebut adalah kantong kuning telur. Pembentukan membran embrio Membran-membran ini berada diluar embrio yang berfungsi melindungi dan member makan embrio.Stadium fase ini disebut dengan fase blastula.Pada stadium ini.  Korion .sejumlah organ.bintik benuh mengalami pertumbuhan sel yang berbedah yang berbagi diri menjadi beberapa lapisan sel yang berbedah sifat.korion dan alantois.Pada beberapa spesies.Etoderma membentuk system saraf.amnion.Kantong kuning telur mengandung sel yang akan berkembang menjadi spermatogonium atau oogenium setelah dewasa.kantong kuning telur berfungsi menyediakan nutrisi utama bagi embrio. amnion menyelubungi embrio dan membentuk ruang yang berisi cairan amnion.Mesoderma membentuk peritoneum.  Amnion Amnion merupakan pelindung yang tebal. Saat embrio tumbuh.endoderma berkembang menjadi batas evitalium gastroinfestinum.

d) Menghasilkan beberapa hormone yang dibutuhkan untuk memelihara kehamilan. b) Memungkinkan karbondioksida dan sisa metabolisme janin berdifusi ke darah ibu. dan ekskresi. Korion ini menyelubungi amnion dan kantong kuning telur.Jika anak empat disebut guadrublets. Plasenta berbentuk pipih dan berkembang dari korion dan sebagian endometrium.Kelahiran ganda yang umum terjadi adalah kembar dua(twins).Ada dua jenis kelahiran kembar yaitu kembar . dan besi ke tubuh janin. Korion menjadi bagian utama plasenta.Korion merupakan devirat dari ektoderma dan mesoderma tropoblas.Jika anak yang dihasilkan tiga disebut triplets. terjadi pembentukan plasenta(ari-ari atau tembuni). Pembentukan Plasenta Pada bulan ketiga. saluran makanan. kalsium. protein.Kembar dua terjadi jika ada dua invidu didalam uterus pada satu masa kehamilan yang sama.dan jika lima guingtuplets. Fungsi alantois adalah untuk respirasi. KELAHIRAN GANDA Kelahiran ganda (multiple birth) adalah kelahiran dua atau lebih individu pada satu masa kehamilan yang sama.  Alantois Alantois berupa membrane vascular kecil yang merupakan tempat mula-mula pembentukan darah. Fungsi plasenta adalah sebagai berikut : a) Memungkinkan oksigen dan makanan dari darah ibu berdifusi ke darah janin. c) Menyuplai makanan seperti karbohidrat.

Kebanyakan kembar siam terjadi pada perempuan (sekitar 70-75%).Kedua embrio tumbuh menjadi petus pada rahim yang sama.pada kelahiran identik kembar yang lahir memiliki jenis kelamin yang sama.dua embrio berasal dari dua ovum yang dibuahi oleh dua sperma.Maryanti.walaupun pada akhirnya akan terlihat berbedah karena pilihan gaya hidup masing-masing.tapi juga dapat terlihat sangat berbedah. (Sumber:Biologi untuk SMA kelas XI.praternal dan identik.Pada kelahiran praternal kembar yang lahir bisa berbedah kelamin.Anakanak kembar identik memiliki penampakan yang mirip.Kembar identik berasal dari satu ovum yang dibuahi oleh satu sel sperma.Sri dkk) Hormon dalam kehamilan Proses kehamilan dipengaruhi oleh beberapa hormone.Peleburan itu menghasilkan satu zigot.yang kemudian membelah menjadi dua embrio. Pada kembar praternal. Kembar siam terjadi jika zigot yang kembar identik gagal berpisah secara sempurna.Adapun hormone yang dimaksud sebagai berikut:  Progesteron dan estrogen Hormon progestreron dan estrogen yang dihasilkan oleh korpus liteum ini berperan selama 3-4 bulan pertama masa kehamilan.HOrmon  Prolaktin ini berperan mempertahankan ketebalan endometrium untuk implantasi dan memelihara janin.anak-anak kembar pratenal dapat terlihat mirip satu sama lain. .

HCG ini melindungi kehamilan dengan cara menstimulasi produksi hormon estrogen dan progesteron sehinggah mencegah terjadinya menstruasi.Hal ini berhubungan dengan sifat estrogen yang merangsang uterus untuk sehingga mencegah kontraksi uterus.dkk .Progesteron dan estrogen juga merangsang pertumbuhan kelenjar susu tetapi setelah kelahiran hormon prolaktin yang dihasilkan kelenjar hipofisislah yang merangsang produksi air susu.sehingga dapat digunakan untuk uji kehamilan. (Sumber:Biologi untuk SMA Kelas XI.Semakin tua umur kandungan jumlah estrogen di dalam darah semakin banyak.  HCG (hormon chorionic gonadotropin) Hormon ini bekerja dari hari kedelapan hingga minggu kedelapan kehamilan.Hormon ini disekresikan oleh plasenta dan berperan memacu kelenjar susu memproduksi air susu sehingga pada waktu yang diperlukan sudah siapa digunakan oleh bayi.Nurhadi.Hormon ini dapat ditemukan pada urin wanita hamil.Sebaliknya berkontraksi jumlah progestron progesterone semakin sedikit.

muntah dan gejala kehamilan lainnya. tidak ditemukan unsur janin yang tumbuh dan berkembang seperti umumnya ditemukan pada kehamilan normal. jantung berdebar-debar. Hamil anggur banyak ditemukan pada perempuan yang berusia muda dan pada kehamilan pertama. Penyebab hamil anggur sampai saat ini belum diketahui dengan pasti. Tetapi pada hamil anggur ini penderita muntah secara berlebihan. hanya dari ayah. Umumnya pada hamil anggur ini. bukan jabang bayi yang tumbuh tetapi hanya jaringan. Bagaimana gejala-gejala hamil anggur ini? Gejalanya terjadi seperti wanita hamil pada umumnya yaitu mual-mual. Tetapi kadang-kadang ditemukan juga janin yang tumbuh pada hamil anggur dan ini dikenal dengan nama hamil anggur parsialis. Bulatan ini berisi cairan dengan dinding yang tipis (mirip dengan anggur). Jadi dengan kata lain. denyut nadi cepat. Kenapa disebut dengan hamil anggur? Karena bentuk jaringan kehamilan yang bulat-bulat menggelembung seperti buah anggur. Juga terjadinya pendarahan (ini sering kali dialami oleh penderita hamil anggur) dan pembesaran kandungan .Hamil Anggur Apakah itu hamil anggur? Hamil anggur (mola hidatidosa) adalah kehamilan abnormal yang disebabkan oleh sel dari plasenta (sel trofoblas) yang tumbuh secara berlebihan. Jadi. Jaringan gelembung tersebut tidak memiliki pembuluh darah dengan bagian sel plasenta yang tumbuh secara berlebihan. hamil anggur ini adalah hasil dari pembuahan (konsepsi)yang tidak normal yaitu hasil dari pembuahan sel telur yang tidak mengandung faktorfaktor keturunan dari ibu. pada sel plasenta (sel trofoblas) hamil anggur tidak ditemukan unsur keturunan dari ibu. Tetapi berdasarkan penelitian terakhir.

blokspot. Selain itu untuk mendiagnosa hamil anggur perlu dilakukan dengan pemeriksaan USG (ultrasonografi) karena gejala hamil anggur baru timbul setelah kehamilan cukup besar. Karena itu untuk mencegah hamil anggur tersebut. Tindakan ini cukup dilakukan satu kali dan dilakukan dengan sangat cepat sehingga seluruh jaringan dapat dikeluarkan dan komplikasi terjadinya pendarahan dapat dikurangi.com/2009/02/kehamilaan anggur 22. Jika sudah terjadi hamil anggur bagaimana penanganannya? Pengobatan hamil anggur dilakukan dengan jalan kuret hisap yaitu melakukan kuret sambil menghisap jaringan.yang sangat cepat (yang sering disamakan dengan gejala ibu yang hamil anak kembar). ibu hamil yang menderita gejala-gejala seperti yang disebutkan di atas harus cepat-cepat memeriksakan diri secara mendalam agar diketahui apakah memang menderita hamil anggur atau tidak. Umunya yang tidak dapat hamil kembali jika penanganan penderita dilakukan dengan salah sehingga terjadi komplikasi dari yang ringan sampai yang berat. Apakah wanita yang menderita hamil anggur dapat hamil kembali? Tentu saja.html) _ . Jika sudah terjadi komplikasi yang berat rahim harus diangkat dan ini yang menyebabkan penderita tidak dapat hamil kembali. (sumber:http://kedokteranfebrian. jikapenderita ditangani dengan baik dan diketahui sejak awal maka penderita dapat hamil kembali.

Test HCG secara langsung 1) Tempatkan seluruh reagen dan specimen pada temperature kamar sebelum digunakan.BAB III METODOLOGI PERCOBAAN 3. control negative hCG pada slide gelas yang telah bersih. urine sample. 2) Letakkan masing – masing satu tetes : control positif hCG. 3.1 Alat dan Bahan  Alat : Pipet Pengaduk Lampu/penerang  Bahan : Urine wanita hamil Satu set diagnostic hCG :  Indirect Pregnancy Test terdiri dari :  Antibody/antiserum/anti – HCG – control poitif  Control negative  Antigen Lateks  Direct pregnancy Test terdiri dari :  Antibody – lateks/antiserum – lateks  Control positif  Control negative  One step cassette pregnancy test terdiri dari : Alat/kaset yang memiliki bagian membrane yang telah di label dengan anti bodi anti HCG zat warna. .2 Cara Kerja a.

. 6) Putar/goyangkan slide pelan – pelan selama 2 menit dan segera dibaca hasilnya.3) Tambahkan masing – masing satu tetes anti serum β – HCG – Lateks dan campur baik – baik dengan pengaduk masing – masing. 4) Putar/goyangkan slide pelan – pelan dan tunggu 2 menit sebelum di baca hasilnya 5) Hasil akurat di baca sebelum 3 menit a. urine sample. 4) Putar/goyangkan slide pelan – pelan selama 30 detik. 5) Tambahkan masing – masing satu antigen – lateks (HCG . Test HCG secara tidak langsung 1) Tempatkan seluruh reagen dan specimen pada temperature kamar sebelum digunakan 2) Letakkan masing – masing satu tetes : control positif HCG.Lateks) dan aduk kembali. 7) Hasilnya tes supaya dibaca sebelum 3 menit. 3) Tambahkan masing – masing satu tetes antiserum β – HCG dan campur baik – baik dengan pengaduk masing – masing. control negative HCG pada slide gelas yang telah bersih.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.urin + antiserum lateks Menggumpal berarti hamil 3.2 Pembahasan Dari percobaan di atas dapat di lihat percobaan antara naracoba I dan naracoba II berbeda di karenakan dalam urine dan darah naracoba I .control negative + antiserum Tidak menggumpal berarti tidak lateks hamil 4. X : 22 tahun : 2 garis merah muda : Positive (+) : Rina suriana : 18 tahun : 1 garis merah muda : Negative (-)  Test HCG secara langsung PERCOBAAN HASIL 1.1 Hasil  Untuk One Step Cassette Pragnancy a) Nama Umur Hasil Keterangan b) Nama Umur Hasil Keterangan : Ny.control positive + antiserum Menggumpal berarti hamil lateks 2.

control negative. control positive. Jika urin yang di campur lateks terlihat menggumpal atau berkeping – keping.  Untuk tes HCG secara langsung dimana yang di pakai yaitu : objek glass. Urin dapat dideteksi pada usia kehamilan 1 – 2 mingggu. dan jika hasil yang diperoleh tidak menggumpal ataupuan berkeping – keping. 50 – 80 hari Fungsi HCG yaitu :  Merangsang pertumbuhan corpus letium  Mencegaah menstruasi .  HCG golongan glikoprotein gonadotropin yang di hasilkan oleh plasenta  HCG dapat di deteksi dalam urine dan darah. dalam darah 8 – 10.  HCG (Humasan Chorionik Gonadotropin) hormone yang mendukung perkembangan sel telur dan merangsang pelepasan telur dalam ovulasi. maka hasilnya dikatakan negative hamil. maka kami telah mengetahui cara pemeriksaan kehamilan HCG dengan cara :  One step cassette pregnancy test dimana jika 2 garis merah muda dikatakan positif hamil. Setelah melakukan percobaan ini.mengandung hormon HCG sedangkan dalam urine dan darah naracoba II tidak mengandung hormon HCG .  HCG mencapai puncaknya pada usia kehamilan. terutama pada pagi hari dan jika di tes kehamilan maka akan di temukan adanya tanda dua garis merah muda dengan alat (TES PECK) sedangkan pada orang yang tidak mengandung HCG dalam urinenya tidak mersakan hal tersebut dan jika di tes hanya di temukan 1 garis merah muda . dan jika hanya terdapat 1 garis merah muda maka dikatakan negative hamil.Tanda –tanda dari adanya hormon HCG yang terkandung dalam urine dan darah seseorang yaitu adanya rasa mual yang di rasakan . lateks dan urine.

Pada kehamilan muda pembentukan HCG meningkat sehingga mengubah corpus liteum gravilitasis yang memproduksi estrogen dan progesterone trimester I peningkatan HCG mulai menurun estrogen dan progestron tidak dihasilkan lagi. Mempertahankan endometrium  Sekresi hormone estrogen dan progesterone oleh corpus liteum setelah plasenta terbentuk sepenuhnya dan dapat menghasilkan progesterone dan estrogen sendiri.  Androgen  Sebagai deferensiasi mudaga pria  Karakteristik sekunder pria  Perilaku seksual dan agresif  Peningkatan pertumbahan  Estrogen  Mempersiapkan uterus untuk ovulasi dan payudara  Karakteristik sekunder pada wanita  Meningkatkan payudara  Mempersiapkan kerja endometrium untuk kerja progesteron  Progesterone  Mempersiapkan uterus untuk proses kehamilan  Mempertahankan kehamilan  Merangsang pertumbuhan kerja payudara pertumbuhan pada endrometrium dan . oleh corpus liteum gravisitasi melainkan oleh plasenta pada trimester II dan III plasenta menghasilkan stroid seks.

o Untuk Asdos:Dalam melaksanakan praktikum “Kehamilan HCG” kakak telah membuat kami paham dan membantu kami dalam memahami materi yang ada dalam buku penuntun praktikum.BAB V PENUTUP 5. Fungsi HCG yaitu :  Merangsang pertumbuhan corpus letium  Mencegaah menstruasi  Mempertahankan endometrium  Sekresi hormone estrogen dan progesterone oleh corpus liteum setelah plasenta terbentuk sepenuhnya dan dapat menghasilkan progesterone dan estrogen sendiri.2 Saran o Untuk Laboratorium:Kami sangat mengharapkan. Hormone steroid seks – seks dihasilkan dari : hormone Androgen. . 5. sedangkan FSH dan LH diproduksi oleh hipofisis anterior.1 Kesimpulan HCG merupakan hormone yang tersusun atas protein dan termasuk glikoprotein dan gonadotropin yang diproduksi oleh plasenta. dan Progesteron. Estrogen. Hcg dapat dideteksi melalui 2 cara yaitu melalui urin dan darah. agar alat dan bahan yang akan dipergunakan untuk praktikum dapat dilengkapi sehingga mahasiswa dapat melaksanakan praktikum dengan lancar.

Pelangi Maryati.R.1999.2006.Everlyn.Buku Ajar Fisiolog.2009.M.Buku Ajar Anatomi Umum http://kedokteranfebrian.Sardina.2011.PT.Erlangga FK Unhas.M.Pratit.blokspot.2009.Amiruddin.Gramedia Atinirmala.Buku Ajar Biologi Reproduksi C.Biologi SMA Kelas XI.Pearce.Anatomi Fisiologi untuk Paramedis.Biologi untuk SMA Kelas XI.com/2009/02/kehamilananggur_22.DAFTAR PUSTAKA        Hefta.2006.T.Sri. Html.AkbidSalewangangMaros Hefta.R.Jakarta: PT.Sardina. .

^YSZ Z`W^ZS TW^_SS Ê _SS V WZS _WTSYS babS VSZ `W^V^ VS^ S`S_ TSYSZÊTSYSZTW^a`  [Z_ bWZW^_ _WTaS TS`SSZ WS SZY `W^W`S V VS\SZ _\__ \aT_VSW^SZV`a`a\[WTaa\SVSS_S\aTW^`S_  STS S [^STT^ TW_S^ SVSS VaS \S`SZ `WTS SZY WTWZ`a __ babS VSZ `W^V^ S`S_ a` VS^ WS VSZ S^ZYSZ [`[` \[[_ \WTaa VS^S VSZ _W^STa` _S^SX STS S [^S \SZSZYZ S ^S Ê ^S  U  XSW S`Sa STS Z[^S TT^ WU SVSS VaS \S`SZ WU VS^ a` V SZ`S^S S\_SZ S`S_ STSS [^S STSZ S WZYSZVaZY S^ZYSZW^W`  `[^_ WWZ`` SVSS _WTaS S^ZYSZ W^S` WU SZY _W^a\S VWZYSZ\WZ_SÊSW`SZ SSZ`W^[^VSSbW_`TaS  bW_`TaS V _W`S\ __ V TS`S_ [W \S`SZ STS VSZ TW^_STaZY VWZYSZ S\_S Z bSYZS WSZS^ XW_`TaS^_ S [^ TWS^`[Z `W^W`S`W\S`VVSSSTSS [^SV_W`S\__   .

    bSYZS SVSS `STaZY TW^[`[` SZY VS\_ WT^SZW VS^ WZ_ W\`Wa TW^YS^_ SZY a_a_ VS^ \WTWa VS^S VSZ _W^STa` _S^SX _WUS^S TW^\S SZSZY bSYZS VS^  bW_`TaS _S\S a`W^a_ VZVZY Ê VZVZYZ S TW^_SSTaSZY _WUS^S Z[^S VSZ WZYWZY TSYSZ TScS _W^b  a`W^ VSZ V _WTWS TWSSZY ZS WT `ZYY VS^ SZY V VW\SZ SaSZ _W\` V VW\SZ V _WTa` X[^Z  SZ`W^[^ VSZ _ZY V __ Ê __Z S V_WTa` X[^Z  S`W^S _WVSZYSZ SZY V TWSSZY V_WTa` X[^Z  \[_`W^[^ bSYZS `^a`a^ZVZYbSYZS`W^V^VS^S`S_`YSS\_SZ S`aS\_SZVSS SVSS_WS\a`WZV^WT^SZWa[_S SZYVWZYS\\S`SZÊ\S`SZ S`Sa ^aZYSW _WZYYS W\aZ S ^a\S _WSSZ Ê SSZ V`a`a\ \\SW _WS\a`WZV^bSYZS`W^V^_WW\`WYW\WZYTW^S\_S\_SZaS^SVSS S\_SZ[`[` SZY`W^V^S`S__W^STa`[ZY`aVZSVSZWZYS^VSZSZ`S^S WVaS S\_ Z `W^VS\S` _WTaS S\_SZ VS^ S^ZYS W^S` `W^V^ S`S_ S^ZYSZ S^W[W^ \WTaa VS^S VSZ TWTW^S\S _W^STa` [`[` `S TW^YS^_.

^YSZ W\^[Va_ SYSZ SS SZY `W^W`S VV SS bWb_ SVSSa`W^a_VaS[bS^aVSZ`aTSa`W^ZW S[\SZ    `^a`a^a`W^a_SVSS[^YSZ SZY`WTSTW^[`[`TW^TWZ`aTaS\^ `W^W`SVVSS\Wb_[`[`Z SV_WTa`[W`^aVSZ_WS\a`WZV^ SZY WS\_ _WTWS VSSSZ S V_WTa` WZV[W`^a WZ`a\  _WTSYSZ TW_S^ \W^aSSZaS^a`W^a_W`Sa`W^a_ _WV` SZ`WXW_\SVSTSYSZWW^Z S VSZ SZ`^ bW^_Wa SYS Wa`S^ WVW\SZVWZYSZX[ZVa_Z S`W^S`S VS`S_SZVaZYWZUZYTScSTW^_STaZYVWZYSZbSYZSVSZV_WTWS S`S_Z S`aTSa`W^Z SS_aVSSZ S W^_WVSZVS^SVVS\S`VS^S^`W^ a`W^Z SVSZS^`W^[bS^S SZSZYa`W^a_SVSS _ÈV%UVSTW^S`Z S Y^`W^a_`W^TSYS`S_`YSTSYSZ S`a    .

 XaZVa_TSYSZ_WTaZY\SVSTYSZaS^Sa`W^ZW  TSVSZa`W^a_WWTS^VS^XaZVa_W_W^b__WVSZYSZSZ`S^STSVSZ VSZ_W^b_`W^VS\S`    YSWZYSWZ\SVSa`W^a_   YSWZ`a `W^W_ a`W^ SVS VaS TaS V _WTWS ^ VSZ V _WTWS SZSZ`W^V^S`S_S^ZYSZS`VSZ[`[`TW^_\WTaaVS^SVSZV`a`a\ \W^`[ZWa YSWZ Z TW^SSZ VS^ _aVa` S`S_ a`W^a_ WVW\SZ VSZ W _S\ZY WSa SZSa_ ZYaZS_ \^[XaZVa_ WSZS_  ZYaZS_W`S\ YSWZ`\SZSZYZ S   U\W^`[ZWaW\S`VSZ`S^STSVSZa`W^a_  VSZSZVaZYWZUZYVVW\SZZ SWTWZ`aSZ`[ZYa`W^[bS_aW^  YSWZWTS^     \W^`[ZWa SZYWZa`a\a`W^a_ V YS^_ `WZYS TSVSZ [^\a_ a`W^a_ WWTS^ W S`W^S \SVS _W`S\ __ a`W^a__S\SVZVZYbWb_WTWZ`aYSWZ`WTS^  XaZY_a`W^a_  aZ`aWZSSZ[ba SZY`WSVTaS_WSS\W^WTSZYSZ  _WTa`^ [ba_W_aVS WaS^ [bS^aV SZ`S^SZ WSa `aTS a`W^ZWVSZa`W^a_  WZV[W`^a V _S\SZ aZ`a WZ S\SZ \WZW^SSZ [ba SZY `WSVTaS`aVSZ[ba`a_WS^SZY`W^`SZSVVSSZ S  .

   ^a`^a^  WVaS [bS^a SVSS WWZS^ TW^TWZ`a  T TaS WZS^ `W^W`S V SZSZ VSZ ^ a`W^a_ V TScS `aTS a`W^ZW VSZ`W^S`V_WTWSTWSSZY[WYSWZ`aS`aa`W^     .

a_WZ_`^aS_   a_ WZ_`^aS_ `W^V^ S`S_ \W^aTSSZ Ê \W^aTSSZ `W^a_ VSZ V VSS[bS^aVSZ a`W^a_ S_S WZ_`^aS_TW^SZY_aZY^S Ê^S S^ _WSS S_S Z W\`Wa \W^aSSZ W\S_ VS^ VZVZY a`W^a_ VSZ \WZVS^SSZ \aZ `W^SV S_S _W_aVS WZ_`^aS_ SVSS `SS\ \W^TSSZ VSZ \W^`aTaSZ SZY TW^SZY_aZY _WTSZ S^ W`S _WS\a` `W^W\S_ aZ`aV\W^TSS^aSS\ZVWZVSSZ[Wa_`^[YWZ SZYV_W^W_SZ [W [bS^a _WVSZYSZ \WZYWaS^SZ a_`^[YWZ _WZV^ VWZVSSZ [W   X[UW Ê _`aS`ZY Ê [^[ZW  [^[ZW \W^SZY_SZY X[UW VS^ \[X__ .

baS_ `W^SV \SVS  S^ \W^`SS WaVSZ V _a_a  S^ `SS\ _W^W`[^ SZY VWTSSZ [W \^[YW_`W^[ZW SZY VWaS^SZ [W[^\a_a`Wa   ZV^[W`^a WZSV`WTS VSZ WTa` _S\ aZ`a V`SZS [ba SZY VTaS `W`S\ TS `VS SVS [ba SZY VTaS SS `W^SV TWZVWZYaZYSZ V VSS S\W^ Ê S\W^ VSZ _S\ aZ`a V_a_a VWZYSZ S_S WZ_`^aS_ SVS S_S _a_ WZ_`^aS_ ^S`S Ê ^S`S % S^ \W^_S\SZ aZ`a [baS_ VSZ  S^  S^ _WSZa`Z S ZV[W`^a V_S\SZ SSZ S aZ`aWVS`SZYSZ[ba SZYVTaS\SVS^SÊ^SS^WÊ [ba SZY `VS V TaS SZY `TS VSS a`W^a_ SS \SVS S^ W Ê % WZV[W`^a ^aZ`a VSZ WZ_`^aS_ \aZ `W^SV VSZ _a_ VaSZY _WS SY   WTaSSZ SVSS S_ \WZYYSTaZYSZ _W ^W\^[Va`X S Ê S _\W^S`[ [[Z VWZYSZ [ba VSZ _W `Wa^ SZY _WUS^S Z[^S `W^SV V VSS `aTW a`W^aZS _WTSYS SZa`S aTaZYSZ WSZ WaS _\W^S`[ [S V `a\SSZ W VSS bSYZS \W^S`[ [S `a TW^SSZ WSaa`W^a_VSZS_aWSa`aTSa`W^ZW  aTW^aaZS`[VSZ _[[YaZ`a S^SWV_bW Z S^UW    .

       .

   ZVZYa`W^a_`W^V^VS^ S\_SZ S`a 4 ZV[W`^a ZV[W`^a`W^W`S\SVSS\_SZ\SZYVSS 4 [W`^a [W`^aW^a\SSZS\_SZ[`[` SZY`W^W`SVTSYSZ`WZYS 4 W^W`^a W^W`^a W^a\SSZ S\_SZ \W^`[ZWa SZY WS\_ VZVZY _WTWSaS^  WZYSZ [^[ZW \^[YW_`W^[ZW SZY VS_SZ [W U[^\a_ a`Wa WWZS^ \SVS WZV[W`^a SSZ `aTa TW^W[ Ê W[ WZYS_SZ TSZ S _WU^W` SZY TW^a\S US^SZ WTaa VS^S aYS TW^W[ Ê W[ S\_SZ WZV[W`^a _WSZ WZWTS VSZ S^Z S S\_SZ WZV[W`^a `W^TSYS`S_`YSS\_SZ S`a 4 S\_SZ \SZY aS^ VWS` VWZYSZ  [W`^a V_WTa` _`^S`a TSS_W 4 4 S\_SZ`WZYS SZYSYS[ZYYS^V_WTa`_`^S`a_\[ZY[_S S\_SZ \SZY VSS W^a\SSZ S\_SZ SZY \SZY \SVS` V_WTa` S`^S`aU[\_U`S \STS `VS `W^SV XW^`_S_ U[^\a_ a`Wa WZSV U[^\a_ STUSZ_ \^[Va_[^[ZW\^[YW_`W^[ZWWZa^aZaU[_SWZV[W`^a`VSVS\S` V\W^`SSZSZSYSTS`Z S`W^SV[Z`^_\WTaaVS^SS^`W^VS^S WaS^TW^_SSÊ_SSVWZYSZS\_SZWZV[W`^a_`^S`a_\[ZY[_SVSZ _`^S`aU[\SU`SSSZ`W^W\S_TW^a\S\[`[ZYSZÊ\[`[ZYSZWUS^ZYSZ S` VSZ WWZS^ _WTSY VS^S WZ_`^aS_ XS` a`SS VS^S WZ_`^aS_ SVSS `VS VS\S` WTWa V_WTSTSZ SVSZ S WZ  \^[`W[ `U SZY TW^a_S S` Ê S` \WTWa SZY SVS V VSS VS^S aS VS^S SZY SZY\SVScS`aWZ_`^aS_^S`SÊ^S`S Ê VSScS`a Ê S^   .

W`WS _WW_S \WZVS^SSZ `W^SV WTS \W^`aTaSZ WZV[W`^a VSS`YSXS_W S`aXS_WWZ_`^aS_\[^XW^S_VSZXS_W_W^W_ aTW^aaS^ZS`[a           a_ WZ_`^aS_ \SVS cSZ`S `W^V^ VS^ `YS XS_W S`a XS_W % \^[XW^S_XS_W_W^W_VSZXS_WWZ_`^aS_  S_W ^[XW^S_ S_W Z VWZVSSZ [^[Z W_`^[YWZ SS V_WTa` aYS XS_W W_`^[YWZU W`S\ TaSZ _W`WS SV \[X__ SZ`W^[^ WZ_W^W_SZ   [^[Z Z TW^\WZYS^a `W^SVS\ \^[_W_ \W^`aTaSZ VSZ \WS`SZYSZ[baVSZX[W ^SSX_WSS\W^`aTaSZX[WWZSV X[W Y^SSX `W^SV \^[_W_ \WTWZ`aSZ VSZ \WZYWaS^SZ [^[Z W_`^[YWZ _`^[YWZ TW^XaZY_ aZ`a WTSZYaZ WZV[W`^a ^S WZWTS ZYYS   UWSZ `a W_`^[YWZ aYS WWZYS^a WWZS^ _W^b_aZ`aWZYS_SZUS^SZWZUW^ VSZ S W_`^[YWZ SSZ WZYSTS` \WYWaS^SZ   VSZ WSUa \WZYWaS^SZ  SZY VWaS^SZ [W [Ta_ SZ`W^[^ \[X__ SVS `SS\ S^VWZYSZ \WUSZ S X[W Y^SSX[ba `W^W\S_ VSZ `W^W\S^WaS^V_WTa`[baS_^S^SW   S_WW^W_XS_W\^[YW_`W^[   S_W Z `W^SV \SVS S^ W  _S\S S^ W % VS^_a_ [W VS^_aS`a_a_ Y^SSX SZY\WUS\SVS_SS`[baS_TW^aTSWZSV[^\a_^aT^a SZY WZYSZVaZY TSZ S VS^SWSS XS_W Z WZV[W`^a `W^a_ WZWTS^`W^S^`W^ WTW_S^ VSZ WWZS^ WZV[W`^a `aTa W^aTSSZ WZV[W`^a V\WZYS^a [W [^[ZW W_`^[YWZ   .

VSZ \^[YW_`W^[Z SZY V_W^W_SZ [W [^\a_ a`Wa _W_aVS [baS_ S `VS SVS WSSZ [^\a_ `Wa TW^VWYWZW^S_ _WZYYS \^[YW_`W^[ZVSZW_`^[YWZWZa^aZTSSZ_S\SSZY  S_WWZ_`^aS_   SS\ Z TW^SZY_aZY _WS   S^ VSS _S`a _a_.

W S^WZS W_`^[YWZ VSZ \^[YW_`W^[Z TW^WZ` VWaS^SZSS [^[Z WZV[W`^a WZYSS VWYWZW^S_S^SaUa_VS _W_W Wb`W_ VWaS^SZ_WTSYSVS^SSVVS^^[ZYYSa`W^a_WbSYZS   WZYSZ WZa^aZZ S VSZ SZYZ S \^[YW_`W^[ZW VSZ W_`^[YWZ   S`XV\^[Va_SYVSZ_a_VaSWTS         W^`_S_ SVSS \WZYYSTaZYSZ _\W^S VSZ [baW`WS WSaS_    W VSS _Sa^SZ ^W\^[Va_ cSZ`S_\W^S SSZ `W`S\ Va\ _WSS TWTW^S\S S^WVSZYSZ [ba SSZ `W`S\ bW^` _WSS  S _W`WS [baS_W`WS_\W^SWS_aa`W^a_[Z`^S_\SVSVZVZYa`W^ZSSZ WTSZ`a_\W^SWZVWS`[ba   W`WS _\W^S TW^`Wa VWZYSZ [baaZUa TaSSZ VTSYSZ [^[_[ _\W^SaSSZ `W^_WTa` SSZ WZYWaS^SZ WZ  \WS^a` \Wa_VS\SVS[[_`_WaZVW^W`WS_\W^S WS_a [baSSZ_WYW^S `W^SV\W^aTSSZ SZYWZUWYS_\W^SSZS_aS_SZ S_\W^SSSZ WSZYSZW[^Z S_SS`S_aaZ`aWTaS[ba  ^[_W_ S_aZ S _\W^S SSZ W^SZY_SZY [[_` _WaZVW^ WZ WW_SSZ \WTWSSZ [__ WVaSZ S W\SS _\W^S SZY TW^_XS` S\[V WTWZYS VSZ WTWZ`a \^aZaWa_ ^[ZaWa_ SZ`SZ SSZ WWTa^ VWZYSZ \^[ZWa_ TW`ZSWaVSZ WTWZ`a \^[ZaWa_ Y[` SZYV\[V   .

  Y[` SSZ `aTa WZSV WT^[ VSS a`W^a_ _WS `W^SV  S^ S`Sa bW^`_S_ZYYSVS^SZS`aWSSZ TW^_S^ SZ`S^S %ZYYa          .

   ^[_W_\W^WTSZYSZWT^[VSS^SSVSS_WTSYSTW^a`   Wa^ SZY `WS VTaS [W _\W^S SSZ WTWZ`a Y[`WaVSZ Y[`VYW^SSZ[W_S[bVaWZaaWa`W^a_W`WS S`W^SVS\WTWSSZ_W\WTWSSZZ`W^SV_SS``Wa^VTaS TW^SSZVS^[bVaWa`W^a_ SZYWSSZcS`a  S^   W `Wa^ SZY `WS VTaS SSZ WZYSS \WTWSZ WZSV VaS _WW\S` _WVWS\SZ _W VSZ S^Z S SSZ WTWZ`a W[\[ _W TS^aSZY W^a\SSZ _aS`a TWZVS TaS` _W\W^` TaS a^TW SZY V_WTa` _`SVa S`Sa XS_W [^aS [^aS WTWZ`a T[S TW^[ZYYS SZY V_WTa` TS_`[_`   S_`[_`TW^VXW^WZ_S_WZSV`YSTSYSZ S`a      _W_W`Wa^V_WTa``^[\[TS_ _W_WTSYSZVSSV_WTa`WT^[TS_ ^[ZYYSTW^_US^SZV_WTa`TS_`[_[ ^[_W_ \W^aTSSZ [^aS WZSV TS_`[_` V_WTa` TS_`aS_ WaVSZ`a^aZWa`W^a_ WZSZSSZV^VZV[W`^a S`Sa WSaSZ ZXSZ`S_ ZXSZ`S_`W^SV\SVSS^W S`SaW%ZXSZ`S_`W^SVS^WZS _W `^[\[\S_ WZYWaS^SZ WZ  \^[`W[` WaSVSZ WT^[TS_ WTWSV^_WZYYSWZSV_S`aW[\[_W SZY_WV`WZZ[Z[ SZY VTW^ ZSS `` TWZSZ `W`S\ SZ`S^S TZ` TWZ VWZYSZ `^[_   .

TW^aTaZYSZ \SVS _aS`a `W\S` SZY V_WTa` _W[UW[[`SVa XS_W ZV_WTa`VWZYSZXS_WTS_`aS   W`SS `W^SV TS_`aS SS _`SVa _WSZa`Z S SVSS _`SVa Y^S_`aS SVS _`SVa ZTZ` TWZa WZYSS \W^`aTaSZ _W SZY TW^TWVS SZYTW^TSYV^WZSVTWTW^S\SS\_SZ_W SZYTW^TWVS_XS`   SS`WT^[`aTaWZV[VW^STW^WTSZYWZSVTS`S_Wb`Sa YS_`^[ZXW_`ZaSS` \W^ZS\S_SZ_WaS [^YSZ W_[VW^S WTWZ`a \W^`[ZWa[`[` `aSZY VSZ S^ZYSZ S`SZ S^ZYSZ SZ`[VW^S WTWZ`a_ _`W_S^SX  WTWZ`aSZWT^SZWT^[   WT^SZWT^SZ Z TW^SVS VaS^ WT^[ SZY TW^XaZY_ WZVaZYVSZWTW^SSZWT^[WT^SZWT^SZ`W^_WTa`SVSS SZ`[ZYaZZY`Wa^SZ[Z[^[ZVSZSSZ`[_  SZ`[ZYaZZY`Wa^  SZ`[ZY Z SVSS WT^SZW SZY VTS`S_ WZV[VW^S SVS TWTW^S\S_\W_W_SZ`[ZYaZZY`Wa^TW^XaZY_WZ WVSSZZa`^_ a`SS TSY WT^[ SZ`[ZY aZZY `Wa^ WZYSZVaZY _W SZY SSZ TW^WTSZY WZSV _\W^S`[Y[Za S`Sa [[YWZa _W`WS VWcS_S  Z[Z Z[Z W^a\SSZ \WZVaZY SZY `WTS SS` WT^[ `aTa SZ[Z WZ WaTaZY WT^[ VSZ WTWZ`a ^aSZY SZY TW^_ US^SZ SZ[Z S^SZ SZ[Z TW^XaZY_ WZVaZY WT^[ VS^ YW_WSZVSZWTSZ`a^WYaS__aa`aTaWT^[  [^[Z   .

 [^[Z W^a\SSZ VWb^S` VS^ W`[VW^S VSZ W_[VW^S `^[\[TS_ [^[Z WZSV TSYSZ a`SS \S_WZ`S [^[Z Z WZ WaTaZYSZ[ZVSZSZ`[ZYaZZY`Wa^  SZ`[_ SZ`[_ TW^a\S WT^SZW bS_UaS^ WU SZY W^a\SSZ `W\S` aSaS\WTWZ`aSZVS^S aZY_SSZ`[_ SVSS aZ`a ^W_\^S__Sa^SZSSZSZVSZW_^W_ WTWZ`aSZ S_WZ`S  SVS TaSZ W`YS `W^SV \WTWZ`aSZ \S_WZ`SS^S^ S`Sa `WTaZ S_WZ`S TW^TWZ`a \\ VSZ TW^WTSZY VS^ [^[Z VSZ _WTSYSZWZV[W`^a aZY_\S_WZ`SSVSS_WTSYSTW^a` S WaZYZSZ [_YWZ VSZ SSZSZ VS^ VS^S Ta TW^VXa_ W VS^SSZZ T WaZYZSZS^T[ZV[_VSVSZ__S W`ST[_WSZZTW^VXa_ WVS^STa U WZ a\SSSZSZ_W\W^`S^T[V^S`\^[`WZS_aVSZTW_W `aTaSZZ V WZYS_SZTWTW^S\S[^[ZW SZYVTa`aSZaZ`aWWS^S WSSZ          WS^SZ YSZVS a`\W T^` SVSS WS^SZ VaS S`Sa WT ZVbVa\SVS_S`aS_SWSSZ SZY_SS SSZS SZYVS_SZ`YS V_WTa` `^\W`_ S SZS W\S` V_WTa` YaSV^aTW`_VSZ S S YaZY`a\W`_ WS^SZ YSZVS SZY aa `W^SV SVSS WTS^ VaS`cZ_ WTS^VaS`W^SVSSVSVaSZbVaVVSSa`W^a_\SVS_S`a S_S WSSZ SZY _SSVS VaS WZ_ WS^SZ WTS^ S`a WTS^   .

\^S`W^ZS VSZ VWZ` SVS WS^SZ \^S`W^ZS WTS^ SZY S^ T_S TW^TWVS WSZ\SVS WS^SZ VWZ` WTS^ SZY S^ W WZ_ WSZ SZY_SS   SVS WTS^ \^S`W^ZSVaS WT^[ TW^S_S VS^ VaS [ba SZY VTaS [W VaS _\W^SSZSSZS WTS^ \^S`WZS VS\S` `W^S` ^\ _S`a _SS SZ`S\ aYS VS\S` `W^S` _SZYS` TW^TWVS WTS^ VWZ` TW^S_S VS^ _S`a [ba SZY VTaS [W _S`a _W _\W^S WWTa^SZ `a WZYS_SZ _S`a Y[` SZY WaVSZ WTWS WZSV VaS WT^[ WVaS WT^[ `aTa WZSV \W`a_ \SVS ^S SZY _SSZS SZS WTS^ VWZ` W \WZS\SSZ SZY ^\cSSa\aZ \SVS S^Z SSSZ`W^S`TW^TWVSS^WZS\SZYS SVa\S_ZYS_ZY   WTS^ _S `W^SV S Y[` SZY WTS^ VWZ` YSYS TW^\_S _WUS^S_W\a^ZS WTSZ SSZWTS^_S`W^SV\SVS\W^W\aSZ_W`S^    aTW^[[YaZ`a WS_  S^ SZ`^V    [^[ZVSSWSSZ       ^[_W_WSSZV\WZYS^a[WTWTW^S\S[^[ZWVS\aZ[^[ZW SZYVS_aV_WTSYSTW^a`  ^[YW_`W^[ZVSZW_`^[YWZ   [^[Z \^[YW_`^W^[Z VSZ W_`^[YWZ SZY VS_SZ [W   TaSZ \W^`SS S_S [^\a_ `Wa Z TW^\W^SZ _WSS WSSZ .

^[Z Z TW^\W^SZ W\W^`SSZSZ W`WTSSZ WZV[W`^aaZ`a\SZ`S_VSZWWS^SSZZ  ^[S`Z   .

 [^[Z Z V_W^W_SZ [W \S_WZ`S VSZ TW^\W^SZ WSUa WWZS^ _a_a W\^[Va_ S^ _a_a _WZYYS \SVS cS`a SZY V\W^aSZ_aVS_S\SVYaZSSZ[WTS    [^[ZU[^[ZUY[ZSV[`^[\Z  [^[ZZTWW^SVS^S^WVWS\SZZYYSZYYaWVWS\SZ WSSZ   Z WZVaZY WSSZ VWZYSZ US^S WZ_`aS_ \^[Va_ [^[Z W_`^[YWZ VSZ \^[YW_`W^[Z _WZYYS WZUWYS `W^SVZ SWZ_`^aS_ [^[ZZVS\S`V`WaSZ\SVSa^ZcSZ`S S_WZYYS VS\S` VYaZSSZ aZ`a a WSSZWSZ `aS aa^ SZVaZYSZ aS W_`^[YWZ V VSS VS^S _WSZ TSZ SWTSZ S aS \^[YW_`^[Z _WSZ _WV` S Z TW^aTaZYSZ VWZYSZ _XS` W_`^[YWZ SZY W^SZY_SZY a`W^a_ aZ`a TW^[Z`^S_ _WZYYS \^[YW_`W^[ZW WZUWYS [Z`^S_ a`W^a_ ^[YW_`W^[Z VSZ W_`^[YWZ aYS W^SZY_SZY \W^`aTaSZ WWZS^ _a_a `W`S\ _W`WS WS^SZ [^[Z \^[S`Z SZY VS_SZWWZS^\[X__S SZYW^SZY_SZY\^[Va_S^_a_a   aTW^[[YaZ`a  WS_  a^SVV            .

23:7 \SS`aSSZYYa^ SSZYYa^[S VS`V[_S SVSS WSSZ STZ[^S SZY V_WTSTSZ [W _W VS^ \S_WZ`S _W `^[X[TS_ SZY `aTa _WUS^S TW^WTSZ aZ S \SVS SSZYYa^Z`VSV`WaSZaZ_a^SZZ SZY`aTaVSZTW^WTSZY _W\W^`aaZ SV`WaSZ\SVS WSSZ Z[^S SVVWZYSZS`S SZ TaSZSTSZYTS  SZY`aTa`W`S\SZ SS^ZYSZW`S\SVSZYSVSZY V`WaSZaYSSZZ SZY`aTa\SVSSSZYYa^VSZZVWZSVWZYSZ ZSS S SZYYa^ \S^_S_ S SZYYa^ TSZ S V`WaSZ \SVS \W^W\aSZ SZYTW^a_SaVSVSZ\SVSWSSZ\W^`SS WZS\S V_WTa` VWZYSZ S SZYYa^ S^WZS TWZ`a S^ZYSZ WSSZ SZYTaS`TaS`WZYYWWTaZY_W\W^`TaSSZYYa^aS`SZZ TW^_ US^SZ VWZYSZ VZVZY SZY `\_ ^\ VWZYSZ SZYYa^ S^ZYSZ YWWTaZY `W^_WTa` `VS W \WTaa VS^S VWZYSZ TSYSZ _W \S_WZ`S SZY`aTa_WUS^STW^WTSZ WZ WTSTSSZYYa^_S\S_SS`ZTWaVW`SaVWZYSZ\S_` W`S\ TW^VS_S^SZ \WZW`SZ `W^S^ \SVS _W \S_WZ`S _W `^[X[TS_ S SZYYa^ `VS V`WaSZ aZ_a^ W`a^aZSZ VS^ Ta SZ S VS^ S S SV S SZYYa^ Z SVSS S_ VS^ \WTaSSZ [Z_W\_ SZY `VS Z[^S S`aS_VS^\WTaSSZ_W`Wa^ SZY`VSWZYSZVaZYXS`[^ XS`[^W`a^aZSZVS^Ta SYSSZS YWSSYWSS S SZYYa^ Z WSSZ S `W^SV _W\W^` cSZ`SS\SVSaaZ S S`aaSaSaZ`SVSZYWSSWSSZ SZZ S W`S\ \SVS S SZYYa^ Z \WZVW^`S aZ`S _WUS^S TW^WTSZ VWZ a`ZSV UW\S` SZ`aZY TW^VWTS^VWTS^ aYS`W^SVZ S\WZVS^SSZZ _W^ZYSVSS[W\WZVW^`SSSZYYa^VSZ\WTW_S^SZSZVaZYSZ   ..

SZY_SZYS`UW\S` SZY_W^ZYV_SSSZVWZYSZYWSSTa SZYSSZS WTS^ S^WZS`aaZ`aWZUWYSSSZYYa^`W^_WTa`TaS SZY WZVW^`S YWSSYWSS _W\W^` SZY V_WTa`SZ V S`S_ S^a_ UW\S`UW\S` WW^_SSZ V^ _WUS^S WZVSS SYS^ VW`Sa S\SS WSZY WZVW^`S S SZYYa^ S`Sa `VS WSZ `a aZ`a WZVSYZ[_S S SZYYa^ \W^a VSaSZ VWZYSZ \WW^_SSZ   a`^S_[Z[Y^SX S^WZS YWSSSSZYYa^TS^a`Ta_W`WSWSSZUaa\TW_S^ S _aVS `W^SV S SZYYa^ TSYSSZS \WZSZYSZSZZ S WZY[TS`SZ S SZYYa^ VSaSZ VWZYSZ SSZ a^W` _S\ S`a WSaSZ a^W` _ST WZY_S\ S^ZYSZ ZVSSZ Z Uaa\ VSaSZ _S`aSVSZVSaSZVWZYSZ_SZYS`UW\S`_WZYYS_Wa^aS^ZYSZVS\S` VWaS^SZVSZ[\S_`W^SVZ S\WZVS^SSZVS\S`Va^SZY \SS cSZ`S SZY WZVW^`S S SZYYa^ VS\S` S WTS WZ`a _SS S\WZVW^`S V`SZYSZ VWZYSZ TS VSZ VW`Sa _WS ScS SS \WZVW^`S VS\S` S WTS aZ S SZY `VS VS\S` S WTSS\WZSZYSZSZ\WZVW^`SVSaSZVWZYSZ _SS_WZYYS`W^SV [\S_VS^ SZY^ZYSZ_S\S SZYTW^S` S_aVS`W^SV[\S_ SZYTW^S`^SS^a_VSZYS`VSZZ SZYWZ WTSTSZ\WZVW^`S`VS VS\S`SWTS   %È ÈWSSSZ SZYYa^ `    _aTW^``\ÈÈWV[`W^SZXWT^SZT[_\[`U[È          .

  .

.

.

 .

   S`VSZSSZ  S`  \W`  WZYSVa  S\aÈ\WZW^SZY  SSZ  ^ZWcSZ`SS  S`a_W`VSYZ[_`U   ZV^WU` ^WYZSZU W_``W^V^VS^  Z`T[V ÈSZ`_W^aÈSZ`Ê  ÊU[Z`^[\[`X  [Z`^[ZWYS`bW  Z`YWZ S`W_  ^WU`\^WYZSZU W_``W^V^VS^  Z`T[V ÊS`W_ÈSZ`_W^aÊS`W_  [Z`^[\[_`X  [Z`^[ZWYS`bW  .

ZW_`W\US__W``W\^WYZSZU `W_``W^V^VS^ S`ÈS_W` SZYWTSYSZWT^SZW SZY`WSVSTW VWZYSZSZ`T[VSZ`   S`cS^ZS   S^S W^S SW_`  _WUS^SSZY_aZY  W\S`SZ _Wa^a ^WSYWZ VSZ _\WUWZ \SVS `W\W^S`a^W SS^ _WTWaVYaZSSZ  W`SSZ S_ZY Ê S_ZY _S`a `W`W_  U[Z`^[ \[_`X   a^ZW _S\WU[Z`^[ZWYS`bW \SVS_VWYWS_ SZY`WSTW^_   .

 STSSZ S_ZY Ê S_ZY_S`a`W`W_ SZ`_W^a Ê   Ê S`W_ VSZUS\a^TSÊTSVWZYSZ\WZYSVaS_ZYÊS_ZY  a`S^ÈY[ SZYSZ_VW\WSZ Ê\WSZVSZ`aZYYa  WZ`_WTWaV TSUSS_Z S  S_Sa^S`VTSUS_WTWa WZ`  S W_`  _WUS^S`VSSZY_aZY  W\S`SZ _Wa^a ^WSYWZ VSZ _\WUWZ \SVS `W\W^S`a^W SS^ _WTWaVYaZSSZ  W`SSZ S_ZY Ê S_ZY _S`a `W`W_  U[Z`^[ \[_`X   a^ZW _S\WU[Z`^[ZWYS`bW  \SVS_VWYWS_ SZY`WSTW^_  STSSZ S_ZY Ê S_ZY _S`a `W`W_ SZ`_W^a  Ê US\a^TSÊTSVWZYSZ\WZYSVaS_ZYÊS_ZY  a`S^ÈY[ SZYSZ_VW\WSZÊ\WSZ_WSS VW`   VSZ  STSSZS_ZYÊS_ZY_S`aSZ`YWZÊS`W_   S`W_VSZ SVaWTS  a`S^ÈY[ SZYSZ _VW \WSZ Ê \WSZ _WSS  WZ` VSZ _WYW^S VTSUSS_Z S  S_Z S`W__a\S SVTSUS_WTWa WZ`             .

           S_  Z`a.

ZW`W\S__W``W ^SYZSZU  S SS a^ S_       `SaZ  YS^_W^SaVS  [_`bW W`W^SZYSZ  T SS a^ S_    ZS_a^SZS  %`SaZ  YS^_W^SaVS  WYS`bW W`W^SZYSZ   W_`  _WUS^SSZY_aZY   .

    U[Z`^[ \[_`bW  SZ`_W^a WZYYa\STW^S^`S S`W_ a^ZSZ`_W^aS`W_ WZYYa\STW^S^`S U[Z`^[ ZWYS`bW  SZ`_W^a VS WZYYa\S TW^S^` `VS S`W_    WTSS_SZ S^\W^U[TSSZVS`S_VS\S`VS`\W^U[TSSZSZ`S^SZS^SU[TS VSZ ZS^SU[TS  TW^TWVS V S^WZSSZ VSS a^ZW VSZ VS^S ZS^SU[TS  S   .

WZYSZVaZY  [^[Z   _WVSZYSZ  VSS a^ZW VSZ VS^S  ZS^SU[TS  `VS  WZYSZVaZY [^[Z   SZVS Ê`SZVS VS^ SVSZ S [^[Z   SZY`W^SZVaZYVSSa^ZWVSZVS^S_W_W[^SZY S`aSVSZ S^S_SaS SZY  V ^S_SSZ  `W^a`SS \SVS \SY S^ VSZ S V `W_  WSSZ SS SSZ V `WaSZ SVSZ S `SZVS VaS YS^_ W^S aVS VWZYSZ SS`    _WVSZYSZ \SVS [^SZY SZY `VS WZYSZVaZY   VSS a^ZWZ S `VSW^_SSZS`W^_WTa`VSZSV`W_SZ SV`WaSZ YS^_W^S aVS W`WS WSaSZ \W^U[TSSZ Z SS S `WS WZYW`Sa US^S \WW^_SSZWSSZ  VWZYSZUS^S  .

ZW_`W\US__W``W\^WYZSZU `W_`VSZSS YS^_W^SaVS VS`SSZ \[_`X S VSZ S SZ S `W^VS\S`  YS^_ W^S aVSSSVS`SSZZWYS`bWS  Z`a`W_  _WUS^SSZY_aZYVSZS SZYV\SS S`a[TW YS__U[Z`^[\[_`bWU[Z`^[ZWYS`bWS`W_VSZa^ZW Sa^Z SZY V US\a^ S`W_ `W^S` WZYYa\S S`Sa TW^W\ZY Ê W\ZYVSZSS_ SZYV\W^[W`VSWZYYa\SS`Sa\aSZ TW^W\ZYÊW\ZYSSS_Z SVS`SSZZWYS`bWS     aS_SZ [^[Z [ZSV[`^[\Z [^[ZW SZY WZVaaZY \W^WTSZYSZ _W `Wa^ VSZ W^SZY_SZY \WW\S_SZ `Wa^VSS[baS_      Y[[ZYSZ Y[\^[`WZ Y[ZSV[`^[\Z SZY V S_SZ [W \S_WZ`S  VS\S`VVW`W_VSSa^ZWVSZVS^S^ZVS\S`VVW`W_ \SVSa_SWSSZ Ê ZYYYaVSSVS^S%Ê  WZUS\S\aZUSZ S\SVSa_SWSSZ  aZY_   S`a  W^SZY_SZY\W^`aTaSZU[^\a_W`a  WZUWYSSWZ_`^aS_  Ê% S^   .

 W\W^`SSZSZWZV[W`^a  W^W_ [^[ZW W_`^[YWZ VSZ \^[YW_`W^[ZW [W U[^\a_ `Wa _W`WS \S_WZ`S `W^TWZ`a _W\WZaZ S VSZ VS\S` WZYS_SZ\^[YW_`W^[ZWVSZW_`^[YWZ_WZV^ SVS WSSZ aVS \WTWZ`aSZ   WZZYS` _WZYYS WZYaTS U[^\a_ `Wa Y^Sb`S__ SZY W\^[Va_ W_`^[YWZ VSZ \^[YW_`W^[ZW `^W_`W^  \WZZYS`SZ   aS WZa^aZ W_`^[YWZ VSZ \^[YW_`^[Z `VS VS_SZ SY [W U[^\a_ `Wa Y^Sb_`S_ WSZSZ [W\S_WZ`S\SVS`^W_`W^ VSZ \S_WZ`SWZYS_SZ_`^[V_W_ O ZV^[YWZ  WTSYSVWXW^WZ_S_aVSYS\^S  S^S`W^_`_WaZVW^\^S  W^Sa_W_aSVSZSY^W_X  WZZYS`SZ\W^`aTSSZ O _`^[YWZ  W\W^_S\SZa`W^a_aZ`a[baS_VSZ\S aVS^S  S^S`W^_`_WaZVW^\SVScSZ`S  WZZYS`SZ \S aVS^S  W\W^_S\SZW^SWZV[W`^aaZ`aW^S\^[YW_`W^[Z O ^[YW_`W^[ZW  W\W^_S\SZa`W^a_aZ`a\^[_W_WSSZ  W\W^`SSZSZWSSZ  W^SZY_SZY\W^`aTaSZW^S\S aVS^S    \W^`aTaSZ \SVS WZV^[W`^a VSZ   .

    W_\aSZ       W^a\SSZ [^[ZW SZY `W^_a_aZ S`S_ \^[`WZ VSZ `W^S_a Y[\^[`WZVSZY[ZSV[`^[\Z SZYV\^[Va_[W\S_WZ`S_WVSZYSZ  VSZ V\^[Va_[W\[X__SZ`W^[^ aZY_   S`a  W^SZY_SZY\W^`aTaSZU[^\a_W`a  WZUWYSSWZ_`^aS_  W\W^`SSZSZWZV[W`^a  W^W_ [^[ZW W_`^[YWZ VSZ \^[YW_`W^[ZW [W U[^\a_ `Wa _W`WS \S_WZ`S `W^TWZ`a _W\WZaZ S VSZ VS\S` WZYS_SZ\^[YW_`W^[ZWVSZW_`^[YWZ_WZV^ [^[ZW _`W^[V _W_ Ê _W_ VS_SZ VS^  [^[ZW ZV^[YWZ _`^[YWZVSZ ^[YW_`W^[Z UYVS\S`VVW`W_WSa US^S S`aWSa a^ZVSZVS^S  S^SZ 4 Z`a ST[^S`[^a S_SZYS`WZYS^S\SZSYS^SS`VSZTSSZ SZYSSZV\W^YaZSSZaZ`a\^S`aVS\S`VWZYS\_WZYYS SS__cSVS\S`WS_SZSSZ\^S`aVWZYSZSZUS^  4 Z`a_V[_SSWS_SZSSZ\^S`a WSSZ  SS `WS WTaS` S \SS VSZ WTSZ`a S VSS WSS S`W^ SZYSVSVSSTaa\WZaZ`aZ\^S`a      .

     O O WX`S S^VZS aaS^ _[[YTVSWcSZYSZY S^[_ %aaS^[[YW\^[Va_ WX`S S^VZS^aVVZ O  WS^UWbW^ Z %%%ZS`[ _[[YaZ`a S^SWV_ SS^`S   ^SWVS O `Z^SS ^S`` O S^ S`^ O ZS_ [[YaZ`a  WS_  WSZY [[Y  WS_  ^SZYYS %aaS^ZS`[a %È ÈWSSZSZYYa^  O ``\ÈÈWV[`W^SZXWT^SZT[_\[`U[È  `                  .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful