TUGAS KELOMPOK Psikologi kepribadian

PSIKOLOGI EKSISTENSIAL

Oleh: Everd Nandya Prasetya (1125091671) Ruhyaningtias (1125091673) Verawati (1125091676)

PSIKOLOGI FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 2011

Pendekatannya tidak didasarkan kepada riset ilmiah terkontrol selain hanya kepada pengalaman klinis. Tokoh kunci termasuk Jean Paul Sartre. Setelah belajar di Michigan State University jurusan sastra Inggris singkat (ia diminta untuk meninggalkan kampus karena menjadi editor sebuah majalah mahasiswa yang . dan kakak perempuannya mengalami gangguan psikotik. sehingga kondisi pendukung intektual Rollo May tidak pernah ada. Dia mengaku belajar lebih banyak dari air daripada sekolah yang diikutinya di Marine City. juru bicara psikologi eksistensial paling terkenal di Amerika Serikat adalah Rollo May. Eksistensialisme berada di puncaknya selama 1930-1950 di Eropa. BIOGRAFI ROLLO REESE MAY Rollo May lahir 21.April 1909. pribadi sehat mampu menantang takdirnya. Selama tahun-tahunnya sebagai psikoterapis. Menurut May. Masa kecilnya tidak terlalu menyenangkan. di Ada. Mereka mampu menyadari tidak terelakkannya kematian dan memiliki keberanian untuk hidup di masa kini. Tujuan filsafat eksistensial adalah untuk mendapatkan kembali kontak dengan pengalaman hidup dan kesadaran. Ohio. Setelah Perang Dunia II filosofi ini mendapatkan pengikut besar di Eropa. Kedua orangtuanya tidak ada yang terdidik dengan baik. anak laki-laki pertama dari enam anak pasangan Earl Tittle May dan Matie Boughton May. Selama hampir 50 tahun. Friedrich Nietzche dan Soren Kierkegaard yang filsuf sebelumnya. Martin Heidegger. Orang tuanya tidak akur dan akhirnya bercerai. dan hidup autentik dengan orang lain dan dengan diri sendiri. Albert Camus. Clair. May menemukan ketenangan dan kebebasan dari kekangan keluarga dengan bermain-main di tepi sungai St. memberi ruang sebesar mungkin pada kebebasannya. Dia melihat manusia hidup di dunia dengan pengalamannya saat ini dan bertanggung jawab sepenuhnya tentang menjadi apa diri mereka nantinya. May mengembangkan cara pandang baru terhadap manusia.SEJARAH SINGKAT PSIKOLOGI EKSISTENSIAL Eksistensialisme merupakan akar filosofis pendekatan fenomenologis dengan kepribadian. Selama masa kanak-kanak.

tempat menerima gelar sarjana muda pada 1930. dia menghadiri seminar musim panas Alfred Adler pada 1932 di sebuah tempat peristirahatan di sebuah pegunungan dekat Wina. Pada waktu itu. Memasuki tahun kedua. psychoanalysis dan psychology saat bekerja sebgai konselor bagi siswasiswa laki-laki di City College New York. May tidak masuk seminari untuk menjadi pendeta tetapi untuk mencari jawaban terakhir bagi hakikat manusia. Sejak saat itu. Di titik ini. May tidak tahu apakah dia kan hidup atau mati. Setelah May sembuh dari penyakitnya. Paul Tillich. May masuk Union Theological seminary di New York. May berteman sampai lebih 30 tahun dengan salah seorang guru. Dia mengamati bahwa pasien yang menerima kondisi penyakitnya adalah orang-orang yang cenderung mati lebih cepat. dia mulai mengembangkan sejumlah wawasan tentang hakikat penyakitnya. dia mendapat gelar Ph. kira-kira diusianya 40 tahun. Sebelum menerima gelarnya. bukannya pasif. May mulai mendengarkan suara hatinya. Dia merasa tidak berdaya sama sekali dan tidak bisa melakukan apapun kecuali menunggu diagnosa. dia menulis . May kembali ke Amerika Serikat. sementara yang berjuang melawan kondisi itu cenderung dapat bertahan dihidup sedikit lebih lama. May terkena TBC di awal usia 30 tahun dan menghabiskan waktu 3 tahun di Sanitarium Saranac New York. teolog eksistensialis. Tiga tahun kemudian. Dia melanjutkan studi psikoanalisis di William Alanson White Institute of psychiatry. suara hatinya yang berbicara kepadanya tentang keindahan. May sanggup menyelesaikan sebuah buku tentang kecemasan. May menjelajahi Eropa bagian timur dan selatan sebagai seniman.radikal). Tahun 1946. yang akan memiliki dampak besar pada pemikirannya. May membuka praktik privatnya sendiri dan dua tahun sebagai pengajar di Insitut Wlliam Allason White. D dalam psikologi klinis dari University of Columbia. 1933. May menemukan bahwa penyembuhan adalah proses yang aktif. Pengalaman kedua di Eropa. dia pindah ke Oberlin College di Ohio. May mulai merasa kesepian dan memutuskan menenggelamkan diri ke dalam pekerjaannya sebagai guru. Selama sakit dan penyembuhannya. Tujuan asli perjalanan May adalah untuk menjadi pengajar bahasa inggris di Anatolia College di Saloniki. dan mempelajari seni-seni lokal. Yunani. belum ada obat untuk TBC. membuat lukiasan. Disini ia bertemu orang-orang seperti Harry Stack Sullivan dan Erich Fromm. Tahun 1949.

Setelah 2 tahun menurun kesehatannya. sampai ia meninggal pada 22 Oktober 1994. Pengalaman autentik lebih penting daripada penjelasan yang dibuat-buat.Konsep-Konsep Dasar Dua konsep dasar eksistensialisme yaitu: a.Apakah Eksistensialisme? Eksistensialisme menurut para filsuf dan psikolog adalah: • Eksistensi lebih dahulu daripada esensi. dan tahun berikutnya diterbitkan dengan judul The Meaning of Anxiety. May menjadi profesor tamu di Harvard dan Princeton dan mengajar di banyak institut. Karya paling terkenal May. Di sepanjang karirnya. Eksistensi merujuk kepada proses.disertasi tentang kecemasan. Manusia subjektif dan objektif maka harus mencari kebenaran dengan hidup secara aktif dan autentik. esensi menandakan stagnasi dan finalitas. Setiap manusia dapat meilih apa yang bisa kita lakukan atau menghindari komitmen dan pilihan namun pada akhirnya semua kembali kepada pilihan kita sendiri. ia menghabiskan tahun-tahun terakhir hidupnya di Tiburon. 2. Manusia mencari sejumlah makna bagi hidup mereka secara sadar. • Kaum eksistensialis pada dasarnya anti teoritis. California. • • • Eksistensi menentang pemisahan. Dalam hidup perkawinannya. Eksistensi artinya muncul atau menjadi. TEORI EKSISTENSIALISME 1. Eksistensi diasosiasikan dengan pertumbuhan dan perubahan. sedangkan esensi diartikan sebgai substansi yang lebih statis dalam pergerakannya. menjadi buku terlaris seluruh negeri dan memenangkan Ralph Waldo Emerson Award untuk kelompok tulisan Humanistik. Dia juga menjadi profesor utama di University of New York dan ketua di berbagai organisasi. May sempat bercerai dua kali. Being in the world (hadir di dalam dunia) . sedangkan esensi merujuk pada produk. Love and Will.

Proses dinamis memilih. saat ini. terperangkap dalam dunia. dan Eigenwelt sekaligus. jalan yang paling jelas. Pribadi yang sehat hidup dalam Umwelt.Kaum eksistensialisme mengadopsi pendekatan fenomenologis untuk memahami kemanusiaan. berhubungan dengan orang lain sebagai manusia. Mitwelt. terlibat aktif dan setiap saat. kehangatan. berarti bahwa manusia selalu menjadi sesuatu yang berbeda. berada di sana): pengalaman individu dan interpretasi dunia di sini. kelaparan. menolak. mengambil berdiri pada kehidupan seseorang. menerima. Kematian bukan hanya jalan bagi ketidakhadiran namun. Dalam rangka untuk memahami bagaimana merasa keberadaan kita perlu menyadari cara kerja bagian dalam diri kita sendiri. Apa yang kita berpikir dan merasa sebagai makhluk sosial yang ada di dunia dengan orang lain. Nonbeing (ketidakhadiran) Kehadiran di dalam dunia mensyaratkan kesadaran diri sebagai makhluk yang hidup dan eksis. pikiran dan perasaan Anda tentang orang lain dan pikiran-pikiran dan perasaan yang Anda terima dari mereka adalah pengalaman Anda Mitwelt. b. • Eigenwelt: Secara sederhana dapat diklasifikasikan sebagai "introspeksi". Ini semua tentang upaya kita untuk memahami diri kita sendiri: pengalaman pengalaman itu sendiri. kesenangan. Rasa takut pada kematian atau ketidakmengadaan seringkali mendorong manusia untuk hidup secara bertahan dan menerima . menghargai. Namun kesadaran ini dapat membawa manusia pada kesadaran akan sesuatu yang menakutkan yaitu ketidakhadiran atau ketiadaan. orang tersebut adalah "yang-di-dunia-". dan memiliki kesadaran mendalam tentang apakah makna semua pengalaman ini bagi dirinya. Kesatuan dasar pribadi dan lingkungan disebut Dasein (harfiah dari bahasa Jerman. Manusia sebenarnya memiliki tiga komponen hadir dalam dunia secara sadar yaitu: • Umwelt: Dalam rangka untuk memahami bagaimana merasa keberadaan kita perlu menyadari sensasi fisik kita seperti rasa sakit. Manusia beradaptasi dengan dunia alamiah. dll dingin • Mitwelt: Dalam rangka untuk memahami bagaimana merasa keberadaan kita perlu menyadari hubungan sosial kita.

c) Intensionalitas Struktur yang memberikan makna bagi pengalaman dan mengizinkan manusia melakukan pilihan terhadap masa depan. . May mendefiniskan kecemasan sebagai kondisi subjektif individu yang semakin menyadari bahwa eksistensinya tidak bisa dihancurkan tetapi. menerima kondisi senilai orang lain. Kecemasan bersifat normal atau neurotik yaitu: • Menurut May kecemasan normal adalah penangkapan proposional dengan ancaman terhadap beberapa nilai yang individu memegang penting keberadaannya sebagai diri • Menurut May kecemasan neurotik adalah perasaan yang muncul ketika seseorang memutuskan untuk menyesuaikan diri. Untuk itu kita perlu menghadapi ketidaklepasan akan kematian dan menyadari bahwa ketidakmengadaan merupakan bagian tak terpisahkan dari kemengadaan.Ajaran-ajaran Eksistensialisme a) Kecemasan Manusia mengalami kecemasan ketika mereka sadar bahwa eksistensi mereka atau beberapa nilai yang diidentifikasikan dengannya tidak sesuai. dan memberikan pertumbuhan pribadi. yang merupakan bagian dari kondisi manusia. mungkin semua itu atas nama keselamatan dan keamanan. dia bisa saja jadi tidak hadir. seperti kecemasan. yang menyebabkan stagnasi psikologis dan intens perasaan bersalah. adalah subjek terapi. b) Rasa bersalah Rasa bersalah normal datang ketika seseorang tidak hidup potensinya sebagai manusia. Kecemasan neurotik. bersalah neurotik adalah hasil dari menyerah dan tidak mau mengambil risiko untuk pertumbuhan dan ekspansi diri.sedikit dari kehidupan yang dialami. 3. Sarana yang dikotomi antara subjek dan objek adalah semua pengalaman emosional dan mental harus berhubungan dengan (berniat) obyek atau peristiwa luar orang tersebut. Rasa bersalah normal dapat digunakan secara konstruktif bila diakui dan sadar berkurang oleh tindakan yang tepat.

kita tidak harus menjadi korban oleh alam. sebuah perluasan eros. tujuannya adalah penghentian. kehendak adalah kemampuan mengorganisasikan diri sehingga gerakan ke arah tertentu atau kepada tujuan tertentu bisa terjadi e) Kebebasan dan takdir  Kebebasan adalah kapasitas individu untuk mengetahui bahwa dia makhluk terbatas. mengidentifikasikan diri dengan rasa sakit atau gembira kepada orang tersebut. hal positif tanpa syarat. puas melalui hubungan. Kebebasan untuk memilih masing-masing memungkinkan kita untuk mengatasi keadaan langsung hidup kita. - Filia : persahabatan atau persaudaraan cinta. gratifikasi. Menurut May. - untuk melanjutkan pengalaman. cinta dan kehendak  Perhatian kepada seseorang berarti menyadari orang itu sebagai sesama manusia. rasa bersalah atau rasa penyesalannya. tanpa memperhatikan timbal balik. penerimaan dari orang lain dan menikmati dirinya. May mengidentifikasikan empat jenis cinta : - Seks Eros : dorongan biologis. sebuah relaksasi di hadapan yang lain. tentu saja.  Menurut May. orang lain atau diri sendiri. d) Perhatian. Menurut May perhatian adalah kondisi dimana sesuatu menjadi sangat penting. kecuali. - Agape : pemberian diri seseorang ke yang lain.kemampuan manusia untuk melihat secara selektif dan untuk memberi makna pada objek dan peristiwa-peristiwa di dunia. May membagi kebebasan menjadi dua bentuk yaitu: . cinta adalah kesenangan terhadap kehadiran orang lain dan penegasan terhadap nilai dan perkembangan mereka sama seperti dirinya sendiri. hubungan antara orang yang berpikir dan dunia luar. tujuannya adalah : keinginan untuk bersatu dengan orang lain. relaksasi. kebebasan ini kurang berkembang atau ditolak. dan untuk mencari keutuhan atau keterkaitan antara pengalaman kami dengan orang lain.

faktor genetik. rancangan alam semesta yang berbicara . mitos memberikan tema universal dengan kelahiran tentang individu. dan membimbing eksistensi manusia. ingatan kita awal menjadi mitos pribadi kita. Mungkin mengacu pada fakta-fakta ini sebagai takdir kita. thrownness menentukan kondisi di mana kita latihan kebebasan pribadi kita." f) Kekuatan mitos May setuju dengan Jung bahwa mitos memberikan ekspresi kepada kebenaran universal dari sifat manusia. cinta . yang mempengaruhi persepsi kita tentang dunia. Thrownness tidak dapat diubah. pernikahan. g) Psikopatologi Menurut May. baik (Kristus). Keterbatasan pribadi kita sendiri yang menjadi ciri keberadaan seseorang di mana ia tidak memiliki kendali: satu lahir.  Kebebasan Esensial adalah kebebasan mengada. atau "pola batas dan bakat yang merupakan 'kodrat' dalam hidup. kematian. tapi kita bisa menafsirkan. satu meninggal. h) Psikoterapi  Takdir adalah kodrat dalam hidup. apati dan kekosongan adalah sumber penyakit zaman modern. Memori dan mitos tidak bisa dipisahkan. kemerdekaan. May melihat psikopatologi sebagai kurangnya komunikasi-ketidakmampuan untuk mengetahui orang lain dan berbagi diri dengan mereka. alam menghancurkan melalui gempa bumi dan gunung berapi. literatur Besar memberikan ekspresi semua aspek penting dari sifat manusia. orang lain dan diri sendiri. melalui rancangan hidup bagi setiap dari kita. nilai dan bertindak berdasarkan fakta ini dengan cara apapun yang kita inginkan. kebebasan jahat (setan). Individuindividu yang terganggu secara psikologis menyangkal takdir mereka. ini adalah narasi yang masuk akal dalam dunia yang tidak masuk akal. Kebebasan Eksistensial adalah kebebasan untuk bertindak berdasrkan pilihan-pilihan yang dibuatnya.

Tujuannya adalah untuk membuat manusia bebas. Psikologi Fenomenologi Eksistensialisme. Fuad. Pustaka Ilalang Lamongan: . untuk membantu klien mengaktualisasikan potensi nya. DAFTAR PUSTAKA Hassan. Berkenalan Dengan Eksistensialisme. Jakarta: Pustaka Jaya Lathief. 2008. Untuk membantu klien menemukan makna dalam keadaannya putus asa. Supaat I. 2005.