CONTOH METODE RESPON SPEKTRUM PADA SAP Karena yogyakarta berada pada zona gempa 3 (SNI – 1726 – 2002

) dan model diasumsikan berada pada tanah sedang, maka pada SAP menggunakan RS3S. Sedangkan untuk nilai faktor reduksi (R) adalah 3,5 pada tabel 3 faktor reduksi gempa (SNI – 1726 – 2002), model didefinisikan sebagai sistem rangka pemikul momen dan terdiri atas struktur beton bertulang. Cara memasukan beban gempa pada SAP 1. Mendefinisikan load pattern Pilih Define – Load Pattern

2.

Mendefinisikan Respon Spectrum Pilih Define – Functions - Respons spectrum, pilh Spectrum from file seperti pada gambar.

Setelah itu pilih add new. Akan muncul kotak dialog seperti pada gambar berikut. Beri nama sesuai yang diinginkan. Contoh (RS3S)

Pilih browse, pilih folder spectra, pilih file of type : All files (*,*) . pilih RS3S – open.

Lalu pilih add dan ok . setelah itu pilih Respon spectrum pada load case type. Cara mengistal yaitu dengan mengcopy file (. Pilih orientasinya pada Load Name.Modify/Show Load case. masukkan nilai R = 3. pilih ok Setelah itu. untuk melihat grafiknya pilih Display Graph Catatan : Jika file data RS3S belum ada.Computers and Structures – SAP 2000 – Spectra.Kemudian pilih Period vs Value.txt) ke Local Disk (C:) – program files . Mendefinisikan Load case Pilih Define – Load Cases Pilih beban gempa . gempa arah x pilih U1. maka diinstal terlebih dahulu pada program SAP. 3.5 pada scale factor dengan persamaan seperti pada gambar.

pendefinisiannya yaitu gempa yang bekerja ke suatu arah akan bekerja sebesar 0. 4.Sama halnya dengan gempa arah x. . Mendefinisikan Load Combinations Pilih Define – Load Combinations Untuk combinasi yang memasukan beban gempa. gempa arah y juga diseting seperti di atas. Lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar di bawah. bedanya hanya pada orientasinya yaitu memakai U2.3 ke arah yang lain.