ANATOMI REPTILIA

di 22:53

Pendahuluan Reptilia tergolong dalam benda hidup, kumpulan haiwan, mempunyai tulang belakang. Ciri-ciri haiwan reptilia adalah seperti berikut :• • • • •

Kulit bersisik kering. Bernafas melalui peparu. Biasanya bertelur dan telur bercangkerang keras. Sesetengah reptilia mempunyai empat kaki dan sesetengah tiada kaki. Berdarah sejuk (suhu badan berubah mengikut suhu persekitaran). Buaya Ular Penyu Reptilia merupakan hewan berdarah sejuk yang dibahagi kepada empat order yang

Contoh-contoh haiwan dari keluarga reptilia :• • •

masih hidup. Reptilia boleh di dapati diseluruh dunia dari kawasan padang pasir yang kering, di pusat bandar, sehingga beratus meter di dalam laut. Bagaimanapun reptilia tidak terdapat di kawasan kutub dan puncak gunung. Disebabkan reptilia berdarah sejuk, mereka tidak dapat mengawal suhu badan mereka. Haiwan reptilia mempunyai kulit yang bersisik atau berketul yang terdiri daripada selaput bertulang atau bergading, mempunyai kaki yang pendek atau tidak mempunyai kaki langsung. Kebanyakan reptilia bertelur (oviparous), walaupun sesetengahnya adalah (ovoviviparous), menyimpan telur di dalam perut ibu sehingga menetas. Telur reptilia mempunyai kuning telur berzat dan kulit telur yang kukuh seperti kulit. Pengeraman dilakukan dengan menggunakan haba tanah samada telur diramkan di dalam sarang seperti buaya, atau dalam tanah seperti penyu. Reptilia tidak mempunyai peringkat larva. seperti amphibia. Telur reptilia juga mempunyai kulit liat dan tidak diselaputi gel. Terdapat 5000-6000 spesies reptilia dalam empat order dan tiga sub-kelas.

Pada calotes (bunglon) perubahan ini relatif cepat. yaitu rana Sp tidak mempunyai trachea sedang mabouya Sp. Dinding larinx ini disokong oleh cartilago cricoida dan cartilago anytenoidea. Perubahan warna ini dikarenakan adanya granulea pigment dalam dermis yang terkumpul atau menyebar karena pengaruh yang bermacam-macam. Jelas sudah mempunyai trachea. Pada ular umumnya pulmo mempunyai lekukan-lekukan yang asymetri. Pada beberapa bentuk. Permukaan lapisan epidermal mengalami keratinisasi. tidak vasculer dan berfungsi terutama untuk reservoir. karena selalu dibawah kontrol sistem nervosum outonomicum. Larinx terletak di ujung anterior trachea.Sistem Integument Integument pada Reptilia umumnya tidak mengandung kelenjar keringat. seperti kulit dan mukosa. dan lama-lama akan mengelupas. Lapisan terluar dari integument yang menanduk tidak mengandung sel-sel saraf dan pembuluh darah. Sistem respirasi pada mabounya seperti ini sudah setingkat lebih tinggi bila dibandingkan dengan respirasi rana Sp. pulmo kanan selalu sangat pamang. Pada calotes (bunglon) integument mengalami modifikasi warna. bagian internal pulma terbagi tidak sempurna menjadi 2 bagian. Integument adalah jaringan penutup permukaan. Lapisan ini akan ikut hilang apabila hewan berganti kulit. Pulmo lacertilia dan ophidia ialah relatif sederhana. Sistem Respirasi Umumnya reptilia mempunyai trachea yang panjang dimana dindingnya disokong oleh sejumlah cincin cartilago. Bagian ini mati. Tractus respiratorius pada mabouya mulai dari cranial terdiri dari: . Kearah posterior trachea membentuk percabangan (bifurcatio) menjadi bronchus kanan dan bronchus kiri. yang masing-masing menuju ke pulmo kanan dan pulmo kiri. ialah bagian anterior berdinding saccuter sedang bagian posterior berdinding licin.

Kemudian alat penggantung instestinum tenue disebut mesenterium. Cecum merupakan batas antara instestinum tenve dan intestinum crassum. Pancreas terletak dalam suatu lengkung antara ventriculus dan duodenum. Antara permukaan dorsal hepar dan ventriculus terdapat suatu lipatan tipis yaitu omentum gastrohepaticum. Ventriculus pada mabouya ini berdinding musular yang tebal dari bentuk cylindris. Omentum ini melanjutkan diri ke caudal disebut omentum duodeno-hepaticum yang menghabungkan hepar dengan duodenum. ujungnya bersifat befida. Glandula digestaria. alat penggantung intestinum crassum (rectum) disebut mesorectum. esophagus. Ductus cysticus dari vesica fellea menuju jaringan pancreas bergabung dengan ductulli pancreatici. Didalam cavum oris terdapat dentes yang berbentuk canus. kemudian keluar menjadi satu ductus yang besar disebut hepato-pancreaticus atau ductus choledochus yang bermuara pada duodenum. yaitu sinister dan dekter dan berwarna coklat kemerahan. Selain itu dalam cavum oris terdapat lingua yang berpangkal pada Os hyldeum di sebelah caudal cavum oris.Larinx biffucatio trachea bronchus pulmo rima glottidis trachea Sistem Pencernaan (Digestorium). Tractus Digesntivum terdiri dari cavum oris. . cecum. empedu yang dihasilkan oleh hepar ditampung kantong yang disebut vesica fellea. terdiri dari hepar dan pancreas. Ventriculus terikat pada dinding tubuh dengan perantaraan suatu alat penggantung yang disebut mesogastrium. intestinum tenve. Pada sistem pencernaan dibedakan antara tractus digestivus dan glandula digestoria. Vesica fellea terletak pada tapi coudal lobus dexter hepatis. Dentes ini berbentuk pleurodont. Hepar terdiri atas 2 lobi. pharynx. vetriculus. Intestinum crassum berfungsi sebagai rectum. artinya menempel pada sisi samping gingiva. intestinum crassum dan cloaca. Pada mabouya tidak kita jumpai dentes palatini. sedikit melengkung ke arah medial cavum oris.

Reproduksi pada Reptilia . Sebelum kedua arcus aortae ini bertemu. Yang masuk ke atrium sinistrum ialah vanae pulmonalis yang berisi darah arterial dari pulmo. Antara atrium dan ventriculus ada sekat yang disebut apertura atriovenricularis dengan katup valvula atrioventricularis. di bagian cranioventral rongga thorax. Arcus aortae dexter dan sinister. dan sinus venosus. Dari ventruculus sinister keluar arcus aortae dexter yang membelok ke kanan dan mempercabangkan sebuah arteria yang berjalan ke arah cranial yaitu arteria carotis communis. dan vena cava inferior yang datang dari bagian caudal tubuh setelah menerima vena hepatica terlebih dulu.Systema Cardiovasulate Cor terletak di medial. Ventriculus dexter dipisah dari ventriculus sinister oleh septum ventriculorum ialah tidak sempurna sehingga darah di ventriculus dexter dan sinister untuk sebagian masih tercampur. Ia terdiri dari 2 atria. Arteria carotis communis ini akan bercabang dua menjadi arteria carotis communis dexter dan sinister yang masingmasing baik dexter maupun sinister akan bercabang lagi menjadi arteria carotis externa dan interna. masing-masing berjalan ke caudal dan keduanya bertemu di medial untuk menjadi satu pembuluh yang besar disebut aorta dorsalis. Sinus venosus menerima darah dari vanae besar. 2 ventriculus yaitu ventriculus dexter serta ventriculus sinister. Atrium dextrum dipisah dengan atrium sinistrum oleh septum atriarum. ialah vena cova superior dexta dan sinistra. kemudian juga mempercabangkan arteria subelavia dexta dan sinistra yang menuju ke extremitas anterior. Arteria carotis communis interna kiri akan membuat suatu hubungan dengan arcus aortae sinister. Dari ventriculus dexter keluar areus aortae sinister yang membelok ke kiri. arcus aortae dexter terlebih dulu mempercabangkan arteria esophagus yang menuju ke esophagus. Dari sinus venosus darah kemudian menuju ke atrium dextrum. dan arteria pulmanalis yang bercabang dua masing-masing ke pulmo. yaitu atrium dextrum dan sinistrum.

Telur ular garter atau kadal akan menetas di dalam tubuh induk betinanya. Dari epididimis sperma bergerak menuju vas deferens dan berakhir di hemipenis. Pada saat kelompok hewan reptil mengadakan kopulasi. Ovum kemudian bergerak di sepanjang oviduk menuju kloaka. yaitu epididimis. ular dan kura-kura merupakan hewan-hewan yang fertilisasinya terjadi di dalam tubuh (fertilisasi internal). Umumnya reptil bersifat ovipar. Hal . Reptil betina menghasilkan ovum di dalam ovarium. Ovum reptil betina yang telah dibuahi sperma akan melalui oviduk dan pada saat melalui oviduk. Sperma bergerak di sepanjang saluran yang langsung berhubungan dengan testis. seperti ular garter dan kadal.Jantan Memiliki alat kelamin khusus : HEMIPENIS Sepasang testis Memiliki epididimis Memiliki vas deferens Betina Memiliki sepasang ovarium Memiliki saluran telur (oviduk) Berakhir pada saluran kloaka Kelompok reptil seperti kadal. ovum yang telah dibuahi akan dikelilingi oleh cangkang yang tahan air. Hemipenis merupakan dua penis yang dihubungkan oleh satu testis yang dapat dibolak-balik seperti jari-jari pada sarung tangan karet. Namun makanannya diperoleh dari cadangan makanan yang ada dalam telur. Reptil jantan menghasilkan sperma di dalam testis. namun ada juga reptil yang bersifat ovovivipar. hanya satu hemipenis saja yang dimasukkan ke dalam saluran kelamin betina.

Bagaimanapun reptilia tidak terdapat di kawasan kutub dan puncak gunung. . Penutup Reptilia merupakan hewan berdarah sejuk yang dibahagi kepada empat order yang masih hidup.kulit dan kloaka. sehingga beratus meter di dalam laut. Namun mereka akan kembali ke daratan ketika meletakkan telurnya. Hewan reptil seperti kadal.ini akan mengatasi persoalan setelah telur diletakkan dalam lingkungan basah. walaupun sesetengahnya adalah (ovoviviparous). menyimpan telur di dalam perut ibu sehingga menetas. telur ditanam dalam tempat yang hangat dan ditinggalkan oleh induknya. paru-paru. Dalam telur terdapat persediaan kuning telur yang berlimpah. Disebabkan reptilia berdarah sejuk. Pada kebanyakan jenis reptil. mempunyai kaki yang pendek atau tidak mempunyai kaki langsung. di pusat bandar. Kloaka merupakan satu-satunya lubang untuk mengeluarkan zat-zat hasil metabolisme.Reptil yang hidup di darat sisa hasil metabolismenya berupa asam urat yang dikeluarkan dalam bentuk bahan setengah padat berwarna putih. beberapa ular dan kura-kura serta berbagai jenis buaya melewatkan sebagian besar hidupnya di dalam air. mereka tidak dapat mengawal suhu badan mereka. Haiwan reptilia mempunyai kulit yang bersisik atau berketul yang terdiri daripada selaput bertulang atau bergading. iguana laut. Kebanyakan reptilia bertelur (oviparous). Reptilia boleh di dapati diseluruh dunia dari kawasan padang pasir yang kering. Sistem Ekskresi Pada Reptil Sistem ekskresi pada reptil berupa ginjal.